Issuu on Google+

HARIAN UMUM

LINGKAR JABAR

SUARA RAKYAT JAWA BARAT Edisi 136 - Tahun 1 - Senin, 03 September 2012

Redaksi/Iklan: Telp./Fax. 0251 -8663605 Redak

https://www.lingkarjabar.net

Rp. 2.000

Akhirnya Pemkab Bogor Sidak Pabrik Indocement

8 | Infotainment

Nikita Willy TAK MAU MANJA, MENGURUS DIRI SENDIRI

Indeks

9 | Dugaan Mafia CPNS,

Akademisi Tuding Walikota Ikut Tanggungjawab

CIREBON (LJ) – Ketenangan Walikota Cirebon, Subardi, selaku Kepala Daerah di wilayah pemasok udang bakal terusik setelah munculnya dugaan mafia CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) dilingkungan RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) yang melibatkan pejabat setempat berinisial HS

11 | Sindikat Penjual Harimau Sumatera di Bogor Ditangkap KAB.BOGOR (LJ) - Tiga orang pelaku yang diduga sebagai tersangka pencurian satwa liar, dibekuk Tim Gabungan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Jawa Barat, didampingi enam orang petugas dari Mapolsek Ciawi, di Kampung Pandansari, Kecamatan Ciawi, Sabtu (1/9) lalu.

Sampaikan Temuan Keluhan dan Saran Anda ke: 081210781404 email: lingkarjabar@yahoo.com

lingkarjabar

@lingkarjabar

“Untuk mengetahui kondisinya, saya sudah perintahkan BLHD turun ke lokasi pada Senin (hari ini, Red),” KAB BOGOR (LJ) - Keluhan warga Kamurang Desa Citeureup, Kecamatan Citeureup - Kabupaten Bogor, terkait dengan masalah pencemaran udara debu hitam yang dituding warga berasal dari salah satu pabrik semen milik PT Indocement Tbk, akhirnya direspon oleh Bupati Rachmat Yasin. Dia mengaku baru mengetahui peristiwa pencemaran udara di lingkungan masyarakat yang tinggal di perkampungan dekat pabrik Indocement dari wartawan dan pemberitaan di media massa. Sehubungan dengan keluhan warga itu,

Jangan Takut Bicara ! Tempat Hiburan Malam meresahkan Warga Bogor

Kepala Daerah di Bumi Tegar Beriman ini mengaku sudah memerintahkan pimpinan di Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) untuk melakukan pengecekan ke Kampung Kamurang dan juga lokasi pabrik yang dituding warga sebagai sumber pencemaran debu hitam. “Untuk mengetahui kondisinya, saya sudah perintahkan BLHD turun ke lokasi pada Senin (hari ini, Red),” ungkap RY sapaan akrab Bupati kepada

Bersambung ke hal 11

Setahun Dikerjakan, Revitalisasi GOR Pajajaran Belum Rampung

Semakin maraknya tempat hiburan malam di Kota Bogor membuat kami sangat resah, apalagi jam operasionalnya bisa sampai pagi hari. Selain meresahkan tempat-tempat tersebut sering dijadikan tempat berbuat mesum atau kejahatan, tolong kepada pihak pemerintah dapat memperhaƟkan keluhan warga asli bogor......

081255899xxx

Dimana Hati Nurani Staff RSUD Bayu Asih Pemkab Purwakarta Sungguh miris mendengar kabar bahwa masyarakat kabupaten Purwakarta yang Ɵdak mampu ditolak oleh pihak RSUD Bayu Asih, biarpun warga miskin, kami juga sebagai manusia yang seharusnya di perhaƟkan penuh dan mendapatkan pelayanan dengan baik oleh pemerintah........

0856325511xxx

Info Pertanahan: Oleh ARN Consultant

Menyelesaikan Sengketa Pertanahan Dengan Mediasi (3)

belum rampung. Padahal, bantuan yang diperoleh itu, amanah yang harus dijalankan dengan baik oleh Pemkot Bogor. Apalagi, Bogor salah satu kota terdekat dengan Jakarta, sehingga diharapkan bisa menjadi proyek percontohan yang baik bagi daerah lain. Namun, sejak kucuran anggaran diterima Pemkot Bogor

Bersambung ke hal 11

BANDUNG (LJ) - Badan Musyawarah Masyarakat Sunda (Bamus) menilai saat ini cukup banyak orang Sunda menjadi politisi, birokrat dan kaum profesional yang handal dan memiliki peran penting di lembaga penyelanggara negara, baik di instansi pemerintahan, TNI/Polri, Legislatif maupun swasta. Karena itu, Bamus menyatakan pada 2019 mendatang sudah saatnya Indonesia dipimpin oleh tokoh dari Sunda. Untuk itu, Bamus bertekad untuk menyiapkan langkah dan upaya guna mewujudkan hal itu. “Pada 2019 saya targetkan Pres-

iden harus dari orang Sunda. Sebagai simbol kebangkitan orang Sunda,” kata Ketua Bamus Indra Prawira kepada wartawan, Minggu (2/9). Sebenarnya, kata Indra, sekarangpun banyak orang Sunda yang mampu menjadi pemimpin. Namun memang tidak banyak yang berada pada posisi pengambil kebijakan seperti Menteri dan lain sebagainya. Ke depannya, kata dia, orang Sunda harus bisa lebih banyak berbicara di tingkat Nasional. “Sekarang juga sebenarnya banyak orang Sunda yang memimpin, contohnya sebagai Diplomat.

Bersambung ke hal 11

Sindikat Pemalsu BPKB di Jabar Diburu Polisi BANDUNG (LJ) - Menyusul upaya pemberantasan aksi kriminalitas pemalsuan STNK dan BPKB di lingkungan Polda Jabar, kantor Samsat Bandung Tengah berhasil membongkar aksi jahat sindikat pemalsuan Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Kasus ini terungkap saat seorang pemilik kendaraan akan memperpanjang STNK lima tahunan di Samsat Bandung Tengah, Sabtu (1/9). Untuk menguak siapa dalang dan pelakunya, tim Polda Jabar kini tengah menyelidikinya.

Perwira Administrasi (Pamin) Samsat Bandung Tengah Ipda Pol Mukti Ningsih menyebutkan sindikat itu terungkap setelah pihaknya mengecek secara fisik dan mendata kendaraan dengan sistem komputerisasi kendaraan yang akan melakukan perpanjangan STNK. “Kita sudah menyita empat unit kendaraan dengan BPKB aspal (asli tapi palsu). Semuanya terbukti kalau legalitasnya dipalsukan,” katanya kepada wartawan, Minggu (2/9).

Bersambung ke hal 11

Tas Disangka Isi Bom Gegerkan Masyarakat Kota Bogor BOGOR (LJ) - Sebuah tas travelling yang diduga berisi bom membuat geger masyarakat Kota Bogor. Tas tersebut ditemukan seorang warga di areal Show Room Honda di Jalan Raya Pajajaran, Bogor Utara-Kota Bogor, Minggu (2/9) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Sempat membuat tegang selama beberapa jam ketika tim penjinak bahan peledak Gegana dari Brimob Kelapa Dua-Depok berupaya mengevakuasi tas itu, ternyata setelahg diperiksa tim Gegana isi tas tersebut hanya berisi sejumlah sejumlah baju, buku dan sarung. “Setelah dilakukan evakuasi dan pemeriksaan oleh tim Jihandak Gegana, isi tas travelling tersebut bukan bom atau bahan peledak. Isinya cuma bajubaju, peralatan belajar dan buku-buku pelajaran

poto oleh : Andri

Namun, hal ini tidak dapat dijadikan alasan untuk tidak menggunakan lembaga ADR di bidang pertanahan berdasarkan 2 (dua) alasan, yaitu : Pertama, di dalam setiap sengketa perdata yang diajukan di muka pengadilan, hakim selalu mengusulkan untuk penyelesaian secara Keputusan Presiden Nomor 55 tahun 1993 tentang Pengadaan Tanah bagi Pelaksanaan Pembangunan untuk Kepentingan Umum, (“Keppres No.53 tahun 1993”) dan Peraturan Menteri Negara Agraria / Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 1 tahun 1994 yang merupakan peraturan pelaksanaan Keppres No. 55 tahun 1994. Kemudian apabila sudah ada putusan hakim yang mempunyai kekuatan hukum yang pasti, maka Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota setempat melalui Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi yang bersangkutan mengusulkan permohonan pembatalan suatu Keputusan Tata Usaha Negara di bidang Pertanahan yang telah diputuskan tersebut di atas. Permohonan tersebut harus dilengkapi dengan laporan mengenai semua data yang menyangkut subjek dan beban yang ada di atas tanah tersebut serta segala permasalahan yang ada. Kewenangan administratif permohonan pembatalan suatu Surat Keputusan Pemberian Hak Atas Tanah atau Sertifikat Hak Atas Tanah adalah menjadi kewenangan Kepala Badan Pertanahan Nasional termasuk langkah-langkah kebijaksanaan yang akan

BOGOR (LJ) - Dana hibah revitalisasi sarana Gedung Olahraga (GOR) Pajajaran sebesar Rp 9,9 miliar dikucurkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) setelah menandatangani kesepakatan pada 1 Oktober 2010 lalu. Namun hingga kini, pengerjaan proyek fisik GOR kebanggaan Kota Bogor itu masih saja molor alias

pada Desember lalu, selama satu tahun lebih belum ada realisasinya. Tak heran, jika dana yang seharusnya digunakan untuk kepentingan publik dinilai sejumlah pihak rawan dikorupsi. Revitalisasi GOR Pajajaran yang sedang dikerjakan itu, hingga kini masih belum diketahui kapan akan selesai. Kolam Renang Mila Kencana misalnya, seharusnya sudah selesai dalam pekerjaannya, hingga kini tempat tersebut belum bisa dioperasionalkan. Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Bappeda Kota Bogor, Alan Tandiar, menyatakan pihaknya tak terlibat dalam proyek revitalisasi GOR tersebut. Artinya, semua data tentang revitalisasi GOR Padjajaran termasuk maket atau miniatur pembangunan tak ada di Bappeda. “Kalau Bappeda itu hanya perencanaan keseluruhan pembangunan yang ada di APBD,” ujar Alan. Alan justru melimpahkan prosedurnya kepada Dinas Pengawas Pembangunan dan Permukiman (Wasbangkim)

Tokoh Sunda Disiapkan Menjadi Presiden di 2019

Kapolsek Bogor Utara Kompol H. Taujiri tengah membopong tas yang diduga berisi bom

serta buku tentang agama. Untuk sementara, itu dulu yang bisa kami sampaikan, karena kami masih menyelidiki dan mengembangkan kasus ini. Sepertinya ini bukan teror bom ya, mungkin orang ini lupa, sehingga meninggalkan tasnya disini,” kata Kapolres Bogor Kota AKBP Hilman kepada wartawan di lokasi. Dari informasi yang dihimpun, sebelum tas travelling itu menjadi sumber kegaduhan, seorang petugas parkir yang juga warga Kampung Kalibata RT.04/03 Bantarjati-Bogor Utara bernama Muslih (42), pada sore hari sekira pukul 15.00 WIB melihat seorang pria berambut ikal berkulit sawo matang

Bersambung ke hal 11


OPINI Catatan Redaksi

Pejabat Hedonis yang Melupakan Amanah Usia Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sudah 67 tahun. Sebuah umur yang relatif matang dalam konteks lembaga pemerintahan di Indonesia. Namun, tudingan miring terhadap tingkah laku anggota DPR pun tak kunjung surut. Yang teranyar, studi banding ke Brazil yang dilakukan 13 anggota Pansus RUU Desa. Kegiatan yang belangsung hingga 1 September 2012 itu dinilai berlebihan karena menghabiskan uang negara sebesar Rp 1,6 miliar. Padahal, beberapa waktu lalu, kritik tajam kembali menghampiri para anggota DPR terkait studi banding setelah reses ke beberapa negara Eropa. Komisi I, misalnya, melakukan studi banding ke Jerman, Afsel, Ceska, dan Polandia. Alasannya, ingin mengunjungi Kedubes RI di negara-negara itu sekaligus Kementerian Pertahanan Jerman terkait informasi pabrikan tank Leopard. Sementara Komisi VIII juga melakukan kunjungan kerja ke Norwegia dan Denmark dengan alasan mencari masukan dalam penyusunan RUU. Ini kenyataan miris yang sedang terjadi pada wilayah elite politik kita. Satu bentuk pemandangan kontras ketika melihat kenyataan menyedihkan yang menimpa masyarakat kecil, yang terpaksa membakar diri bersama anaknya karena tidak sanggup lagi menanggung biaya hidup, sementara para anggota dewan kita menghambur-hamburkan uang ke luar negeri yang tak jelas hasilnya. Kenapa tidak jelas? Sebab, jika mengacu pada data Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK), kinerja legislasi DPR dari tahun ke tahun masih saja jauh dari target. Sebagai contoh, tahun 2005, dari target 55 UU, hanya terselesaikan 14. Tahun 2006, dari 76 UU hanya mampu menghasilkan 39. Pada tahun 2007, dari target 78 UU, hanya selesai 40. Sementara tahun 2008, dari 81, hanya selesai 61 UU. Adapun pada tahun lalu, DPR hanya menghasilkan 24 UU dari target 93. Pada titik inilah, kunjungan DPR ke luar negeri bisa disebut sebagai praktik hedomisme belaka. Karena, nyatanya, meski menggunakan puluhan miliar uang negara, kerja anggota dewan tak kunjung membaik. Padahal, DPR merupakan lembaga penting, berwibawa dan terhormat karena salah satu fungsi pentingnya adalah menyusun undang-undang. Karena itu, jangan sampai lembaga yang memiliki kewenangan agung itu semakin buram warnanya akibat perilaku hedonis beberapa pejabat di dalamnya. Dalam pandangan sejumlah ahli, hedonisme adalah pandangan hidup yang menganggap bahwa orang akan menjadi bahagia dengan mencari kebahagiaan sebanyak mungkin dan sedapat mungkin menghindari perasaan-perasaan yang menyakitkan. Dalam pengertian lebih luas, seseorang yang telah terjangkit penyakit hedonisme ini cenderung memiliki pandangan gaya instan: melihat sesuatu perolehan harta dari hasil akhir bukan proses untuk membuat hasil akhir. Dengan begitu, ia akan melakukan berbagai rasionalisasi atau pembenaran atas apa yang telah dilakukannya. Moral-etik dan norma-hukum dilanggar demi memuja kesenangan. Selain itu, mereka juga memiliki relativitas kenikmatan di atas rata-rata yang tinggi. Artinya, sesuatu yang bagi masyarakat umum sudah masuk ke tataran kenikmatan atau dapat disebut enak, namun baginya tidak. Sebagai contoh, bagi orang pada umumnya, memiliki kendaraan roda empat seharga ratusan juta tergolong luar biasa. Karena, sama-sama tidak kepanasan dan kehujanan ketika di jalan, tapi tidak bagi orang yang hedonis, harga mobil harus mencapai miliaran rupiah sebagai bentuk prestis. Orang hedonis kerap memenuhi banyak keinginan-keinginan spontan. Sebab, benteng penahan kesenangan mereka sangat sedikit sehingga ketika orang menginginkan sesuatu harus segera dipenuhi. Tidak ada pertimbangan secara luas bagi mereka sebelum menentukan apakah keinganannya itu dipenuhi atau tidak. Jika menguntungkan secara pribadi, keputusan itu akan segera diambil. Gaya hidup hedonisme inilah yang sekarang ini - pelanpelan namun pasti - sedang menjangkit para anggota DPR kita. Seolah-olah, kekuasaan yang melekat pada dirinya identik dengan aneka privilese berupa fasilitas dan pelayanan. Perasaan ‘naik level sosial’ ketika menduduki suatu jabatan telah menjadi jerat yang membuat mereka enggan memasuki ruang kesederhanaan hidup yang secara universal bisa dirasakan dari pusaran kepedulian. Jika ini tidak segera diatasi, maka perkembangan politik di Indonesia akan segera dipenuhi kesenjangan antara orang kaya dan miskin. Seorang pemimpin atau pejabat semestinya memberi keteladanan. Ing ngarsa sung tulada, begitu kata Ki Hadjar Dewantara. Pejabat dituntut mampu berempati, bersimpati, dan punya rasa sepenanggungan dengan lingkungan dan masyarakat yang harus dilayaninya. Ingat, posisi pejabat adalah melayani, bukan dilayani. Banyak pakar menyebutkan, seorang pemimpin atau pejabat haruslah mampu menjadi inspirator dan sang pendobrak. Ia harus menjadi contoh yang baik, khususnya pola hidup sederhana. Kini, kita merindukan sosok pejabat seperti Pak Hoegeng, Baharuddin Lopa, ataupun Dahlan Iskan yang menyisakan sejarah langka hingga seolah menjadi mitos bahkan kerap dianggap aneh. Kenapa menjadi mitos dan aneh? Sebab, mereka menjadi minoritas di antara mayoritas pejabat lainnya yang miskin kesehajaan dan keteladanan. Karena, sejatinya, pejabat itu diberi hak dan tanggung jawab untuk berpendapat dan bertindak atas nama negara. Artinya, ketika kita menjumpai pejabat absen dari pengertian di atas, sebenarnya ia sudah tidak patut lagi disebut pejabat. Sebab, hal itulah yang membedakan antara pejabat dengan rakyat biasa. Semoga para pejabat di negeri ini bisa melakukan instropeksi diri...

Renungan “Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut”

Bobodoran Asal-Usul Technology “Touch Screen” Kieu Caritana Baraya: Dina hiji poe aya hiji Ilmuwan Manca Nagara arek dahar di WARTEG. Tiap PENGUNJUNG nudatang ditanya ku Pelayan Warteg Pelayan: “Makan pake apa?” Pengunjung nempelkeun jarina dina kaca (nunjuk dahareun nu aya dbalik kaca) Pelayan:… “Makan pake apa lagi?” Pengunjung nempelkeun deui jarina kana kaca Pelayan: “Apa lagi?” Pengunjung tuluy menempelkeun jarina deui kana kaca… Sababaraha deƟk Ɵ harita dahareun teh geus siap di sajikeun. SANG ILMUWAN Olohok kagum, ternyata technology di Indonesia luar biasa majuna. Ti harita manehna teh ngajiplak jang dipake dina TV, LAPTOP, PDA Blackberry Torch dan Ipad……. Kitu ceunah caritana ....

Redaksi Menerima kiriman Tulisan Artikel tentang berbagai topik dan peristiwa. Dimohon untuk tidak mengirimkan tulisan berbau pornografi, menghina SARA, mendiskreditkan pihak tertentu dan memecah belah NKRI. Kirim ke lingkarjabar@yahoo.com (kode : artikel) DIHIMBAU KEPADA SEMUA PIHAK UNTUK TIDAK MEMBERIKAN

IMBALAN ATAU SESUATU KEPADA WARTAWAN LINGKAR JABAR YANG SEDANG MENJALANKAN TUGAS JURNALISTIK

Penerbit PT. PANCA LINGKAR MEDIA Griya Indah Bogor Blok R No. 8 Jl. KH. M. Soleh Iskandar Kota Bogor - Telp./ Fax . 0251-8663605 SIUP : 517/345/PK/B/BPPTPM/V/2012 NPWP : 31.493.964.6.404.000 email : lingkarjabar@yahoo.com Rekening : Bank BCA Cabang Juanda No. Rek: 0953025563 WARTAWAN LINGKAR JABAR ADALAH YANG TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI DAN DILENGKAPI KARTU PERS ATAU SURAT TUGAS

Edisi 136 - Tahun 1 - Senin, 03 September 2012

2

Iman & Taqwa

Sampaikan Walau Satu Ayat (2) Oleh: Mawlana Syaikh Nazim Adil al-Haqqani

Nilai-nilai tersebut adalah pakaian terbaik bagi kalian. Jika kalian tidak mengenakan pakaian itu, kalian akan diusir, karena ego kalian tidak pernah merasa cukup. Dan Neraka juga akan berkata, “Wahai Tuhanku, jika ada lebih banyak lagi, Aku mohon agar mereka dikirimkan kepadaku. Kirimkanlah padaku orang-orang dengan keinginan egonya, mereka akan temukan bahwa apa yang mereka inginkan ada pada levelku.” Setelah Revolusi Perancis, tembok besar yang mencegah orang untuk bersikap patuh menjadi hancur. Jangan dikira bahwa itu semua terjadi demikian-bahwa mereka mendobrak pintu Bastille. Itu adalah peristiwa simbolik bahwa Setan membuka penjara Bastille untuk mengeluarkan semua orang yang tidak patuh, yang tidak pernah menundukkan dirinya kepada Allah Azza wa Jalla. Dan Kerajaan ini mewakili Kerajaan Allah di bumi. Dan sebagaimana disebutkan dalam semua Kitab Suci, bahwa setiap bangsa sejak awal hingga 1789 masing-masing mempunyai seorang Raja, orang-orang menundukkan kepala kepada mereka, bukannya mengangkat kepalanya, dan menunduk kepada Raja berarti secara tidak langsung patuh terhadap Tuhan Pemilik Surga. Tetapi ketika dinding pemisah antara rakyat dan Raja dihancurkan, semua orang yang tidak patuh,bepara pemberontak, kalajengking dan naga, semua orang liar yang telah

“Aku berlindung kepada Allah dari pengetahuan yang tidak membawa manfaat kepada orang yang bersangkutan, atau bagi kemanusiaan. Aku juga berlindung kepada Allah dari kejahatan ego yang hanya menginginkan kesenangan dan kenikmatan fisik, tidak ada yang lain.” dipenjara keluar. Juga beberapa filsuf, dan scientist yang bodoh, yang Atheis dan tidak percaya kepada adanya Tuhan Yang Mahakuasa. Mereka menulis banyak buku yang mendorong orang agar orang tidak patuh kepada siapa saja. Apa yang mereka katakan adalah seperti ketika Allah swt menciptakan ego kita. Ketika Ego ditanya oleh Allah, siapakah engkau, maka Ego menjawab,”Engkau adalah engkau, dan Aku adalah aku,” begitu kata ego.

Ego tidak pernah mau menunduk kepada Tuhannya dan berkata, “Aku adalah hamba-Mu, dan Engkau adalah Penciptaku, Tuhan Pemilik Surga.” Dia tidak pernah mau menundukkan kepalanya di Hadirat Ilahi, sampai Allah swr memerintahkannya untuk dikurung dalam api Neraka yang panas Selama 1000 tahun. Tetapi dia tetap tidak datang dan menunduk. Kemudian dia dipindahkan ke dalam Neraka yang dingin selama 1000 tahun pula, ..... bersambung....

Kisah Sufi

Keadilan Khalifah Umar Bin Khattab dengan seorang Yahudi (2) “Tulang itu berisi ancaman Khalifah: Amr bin Ash, ingatlah kamu. Siapapun engkau sekarang, betapapun tingginya pangkat dan kekuasaanmu, suatu saat nanti kamu pasti akan berubah menjadi tulang yang busuk” Adil bagi Semua Golongan Sejak diangkat menjadi gubernur Mesir oleh Khalifah Umar bin Khattab, Amr bin Ash menempati sebuah istana megah yang di depannya terhampar sebidang tanah kosong berawa-rawa, dan diatasnya hanya terdapat gubuk reyot yang hampir roboh. Selaku gubernur, ia menginginkan agar di atas tanah tersebut, didirikan sebuah masjid yang indah dan mewah agar seimbang dengan istananya. Apalagi Amr bin Ash tahu bahwa tanah dan gubuk itu ternyata milik seorang yahudi. Maka yahudi tua pemilik tanah itu dipanggil menghadap

istana untuk merundingkan rencana Gubernur Amr bin Ash. “Hei Yahudi, berapa harga jual tanah milikmu sekalian gubuknya? Aku hendak membangun masjid di atasnya.” Yahudi itu menggelengkan kepalanya, “Tidak akan saya jual, Tuan.” “Kubayar tiga kali lipat dari harga biasa?” tanya Gubernur menawarkan keuntungan yang besar. “Tetap tidak akan saya jual” jawab si Yahudi. “Akan kubayar lima kali lipat dibanding harga yang umum!” desak Gubernur. Yahudi itu mempertegas jawabannya, “Tidak.” Maka sepeninggal kakek beragama Yahudi itu, Amr bin Ash memutuskan melalui surat untuk membongkar gubuk reyotnya dan mendirikan masjid besar di atas tanahnya dengan alasan kepentingan bersama dan memperindah pemandangan mata. Yahudi pemilik tanah dan gubuk tidak bisa berbuat apa-apa menghadapi tindakan penguasa. Ia cuma mampu menangis dalam hati. Namun ia tidak putus asa memperjuangkan haknya. Ia bertekad hendak mengadukan perbuatan gubernur tersebut kepada atasannya di Madinah, yaitu Khalifah Umar bin Khattab. Sungguh ia tak menyangka, Khalifah yang namanya sangat tersohor itu tidak mempunyai istana yang mewah. Ia bahkan diterima

Khalifah di halaman masjid Nabawi, di bawah sebatang pohon kurma yang rindang. “Ada keperluan apa Tuan datang jauh-jauh kemari dari Mesir?” tanya Khalifah Umar. Walaupun Yahudi tua itu gemetaran berdiri di depan Khalifah, tetapi kepala negara yang bertubuh tegap itu menatapnya dengan pandangan sejuk sehingga dengan lancar ia dapat menyampaikan keperluannya dari semenjak kerja kerasnya seumur hidup untuk dapat membeli tanah dan gubuk kecil, sampai perampasan hak miliknya oleh gubernur Amr bin Ash dan dibangunnya masjid megah diatas tanah miliknya.

Umar bin Khattab mendadak merah padam mukanya. Dengan murka ia berkata, “Perbuatan Amr bin Ash sudah keterlaluan.” Sesudah agak reda emosinya, Umar lantas menyuruh Yahudi tersebut mengambil sebatang tulang dari tempat sampah yang treronggok di dekatnya. Yahudi itu ragu melakukan perintah tersebut. Apakah ia salah dengar? Oleh sang Khalifah, tulang itu digoreti huruf alif lurus dari atas ke bawah, lalu dipalang di tengah-tengahnya menggunakan ujung pedang. Kemudian tulang itu diserahkan kepada si kakek seraya berpesan, “Tuan. bersambung.....

Kunci Meraih Pertolongan Allah KH Abdullah Gymnastiar “Saat kau bermunajat, kecilkanlah dirimu sekecil-kecilnya di hadapan Allah, dan besarkanlah Allah sebesar-besarnya semampu kau membesarkanNya. Niscaya rahmat dan pertolongan Allah akan mengalir kepadamu”. Abdullah bin Abbas pernah bercerita. “Suatu hari aku berjalan di belakang Rasulullah SAW. Saat itu beliau bersabda, ”Nak, kuajarkan kepadamu beberapa kata: Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu. Jagalah Allah, niascaya Dia akan senantiasa bersamamu. Bila kau minta, maka mintalah kepada Allah. Bila kau meminta pertolongan, mintalah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah, jika semua manusia bersatu untuk memberikan sebuah kebaikan kepadamu, niscaya mereka tidak dapat melakukannya kecuali dengan sesuatu yang telah ditulis untukmu. Jika semua manusia bersatu untuk mencelakakanmu, niscaya mereka tidak dapat mencelakakanmu kecuali dengan sesuatu yang telah ditetapkan atasmu. Pena telah diangkat dan tinta telah kering”. Hadis yang diriwayatkan Imam Tirmidzi ini diungkapkan pula dalam redaksi berbeda.“Jagalah Allah, niscaya engkau akan mendapati-Nya di

hadapanmu. Kenalilah Allah diwaktu lapang, niscaya Dia akan mengenalmu di waktu susah. Ketahuilah bahwa apa yang luput darimu tidak akan menimpamu, dan apa yang menimpamu tidak akan luput darimu. Ketahuilah bahwa kemenangan seiring dengan kesabaran, jalan keluar seiring dengan cobaan dan kemudahan seiring dengan kesulitan”. Saudaraku, redaksi hadis ini singkat, padat namun cakupan maknanya teramat dalam dan luas. Dalam hadis Rasulullah Saw. memberikan kuncikunci bagaimana mendapatkan pertolongan Allah. Satu pesan utama hadis ini adalah “penghambaan” kepada Allah. Laa haula walaa quwwata illa billahil. Tiada daya maupun upaya selain atas kekuatan Allah. Saat kita menyadari kekerdilan diri di hadapan Allah, maka pertolongan Allah akan mendatangi kita. Bukankah kita makhluk lemah, sedangkan Allah Maha Menggenggam segalanya? Aa pernah bertanya kepada seorang guru, “Bagaimana caranya agar doa kita cepat dikabul oleh Allah?”. Beliau menjawab, “Saat kau berdoa, saat kau munajat, atau saat kau sujud, kecilkanlah

dirimu sekecil-kecilnya di hadapan Allah, dan besarkanlah Allah sebesar-besarnya semampu kau membesarkannya. Niscaya rahmat dan pertolongan Allah akan mengalir kepadamu.” Jadi, kunci terpenting agar kita ditolong Allah adalah dengan sungguh-sungguh menghamba kepada-Nya.Saat kita ingin dimuliakan Allah, maka akuilah kehinaan kita di hadapan Allah. Saat kita ingin dilebihkan, maka akui kekurangan kita di hadapan Allah. Saat kita ingin dikuatkan Allah, maka akui kelemahan kita di selemah-lemahnya di hadapan Allah. Imam Ibnu Atha’ilah berkata, “Buktikan dengan sungguh-sungguh sifat-sifat kekuranganmu, niscaya Allah akan membantumu dengan sifat-sifat kesempurnaan-Nya. Akuilah kehinaanmu, niscaya Allah menolongmu dengan kemuliaan-Nya. Akuilah kekuranganmu, niscaya Allah menolongmu dengan kekuasaan-Nya. Akuilah kelemahanmu, niscaya Allah akan menolongmu dengan kekuatan-Nya.” Saudaraku, sekali lagi, kekuatan terbesar yang kita miliki bukanlah kekuatan fisik, intelektual, bersambung....

Penasihat H. HARIS THAHIR • Pemimpin Umum PIYARSO HADI • Pemimpin Perusahaan FARIDA PARADWIKORIJATY • Pemimpin Redaksi & Penanggung Jawab COKY PASARIBU • Dewan Redaksi ENANG SUTRIYADI, - PIYARSO HADI - FARIDA PARADWIKORIJATY - COKY PASARIBU - H. RM. DANANG DONOROSO - H. DIDI CHOSIDIN - H. TARWONO - FUZI MARKUNAH - RIZKI ASTAKA • Redaktur Pelaksana M. BASIR • Asiten Redaktur : MUHAMMAD ALI • Staf Redaksi : DEDE SUHENDAR - IWAN R. - JASON SEMBIRING - ASEP SUPRIADI - ANDREAS TAIRAS • INDRIANI • ANDRI Fotographer : E. SUTRIYADI - RANGGA• Desain & Artistik : H. SANDI SANJAYA - DODI DHARMANTO • Perwakilan : (Bekasi) SAFA ARIS MUZAKAR (Kepala) - SUGENG BIANTORO - RIBAH SETIAWAN - ADI TOTALOR - HISAR PS - RIZAL R.P • (Depok) HARLIS SYAM - FERRY M.S. • (Cianjur) RUSDI AGUS SHOLEH • (Garut) BADEN ABDURACHMAN - MOCH JULIADI • (Sukabumi) HEPIE HERMAWAN (Kepala) - WAHID - HILMAN SUDAKTA - ELYAS G. • (Kota Bandung) FERRY ARDIANSYAH - HERI JUHANA (Kab. Bandung) KI AGUS N FATAH - UDEN SOBIRIN • R. GINDO • RUSTANDI (Sumedang) YAYAT H. HARI M. • (Karawang) RUSLI • (Subang) ALIM MUNANDAR - H. ADE RACHMAT • (Purwakarta) TRYAS HENDRAYANA• (Cirebon) SUBAGIO (Kepala), WASTIJA, APIP, HENDI, KHOLIL, • (Indramayu) HERMAN • (Kuningan) DEDE P. • (Tasikmalaya) CECEP • (Garut) RIZAL • (Ciamis) ABDUL ROJAK • (Banjar) AEP • (Majalengka) GARIB SETIA - SAMSUL• Koresponden : M. NASIR - ADE SURYADI - ASEP BUDI KURNIAWAN - M. SATIRI - HANDOYO - ASWIN - WAHID - TRI AHMAD KUSMANTO - FARIDILLAH - VICTOR HARIANJA - TUMPAL PANJAITAN• Marketing Iklan: KENNY FARAH CAROLINE SAPULETE - AMALLIA RETNO SAPUTRI • Koordinator Sirkulasi: SALEHUDIN NURANGGA • Pengembangan Usaha & Iklan : IWAN RIDWAN - YUDHI KURNIAWAN - A. SAFITRI HANDAYANI - RENDY M. ADAM - ARN CONSULTANT Sirkulasi : AGUS MUDRAZAT - SUSAN WIJAYANTO - YANTO - WARDI• Bagian Umum : IAN - ANDRI


LINGKAR MEGAPOLITAN

Edisi 136 - Tahun 1 - Senin, 03 September 2012

Mutasi Pejabat Kota Bekasi Menuai Kritikan

BEKASI (LJ) – Sebanyak 30 pejabat eselon IV, III dan II telah di mutasi oleh Walikota Bekasi, beberapa waktu lalu, menuai kritikan tajam dari sejumlah stakeholder. Pasalnya, pelantikan yang dilakukannya itu, dinilai banyak pelanggaran dan sarat kepentingan bagi Walikota Bekasi, Rahmat

Effendi. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun LINGKAR JABAR, ditengarai mutasi itu tidak mengacu pada daftar urut kepangkatan (DUK). Seperti Lurah Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Ombot yang dilantik menjadi

Diserang Jutaan Tikus, Petani Terancam Gagal Panen

LKPJ Bupati 2010 Disoal

Laporan Disdik Tidak Dikaji Dewan KAB.BEKASI (LJ) - Seperti pepatah mengatakan sedalamdalamnya bangkai di kubur akan tercium juga, hal itu yang terjadi di Dinas Pendidikan (disdik) Kabupaten Bekasi, terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tatuh 2010, untuk kegiatan disdik yang selama ini di laporkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kenyataan di lapangan hasilnya sangat fiktip. Dari informasi yang dihimpun LINGKAR JABAR, beberapa kegiatan yang telah dilakukan Disdik tahun 2010 lalu, yang telah di LKPJ Bupati kepada DPRD Kab.Bekasi pada kenyataannya fiktip. Salah satunya pembangunan 3 RKB dan pagar sekolah di SMPN 2 Cabang Bungin, yang anggarannya dari APBD tahun 2010 sebesar Rp.500 juta, dan di LKPJ Bupati tahun 2010 di hal IV-54 s/d 55 tertulis “Pembangunan RKB 3 lokal & Pemagaran SMPN 2 Cabang Bungin. Dengan pagu anggaran sebesar Rp.500 juta,- realisasi keuangannya sebesar Rp 473.817.000,- atau 94.76% dan realisasi fisik mencapai 100%. Keluagan dari kegiatan tersebut adalah terlaksananya pembebasan lahan SDN Pantai Hurip 03 dengan hasil tersedianya lahan untuk pembangunan sarana belajar”. Sedangkan untuk kegiatan pembebasan lahan SDN Pantai Hurip 03, dibiayai dari APBD TA 2010 tertulis Rp.75.000.000,kenyataan di SMPN 2 Cabang Bungin 3 RKB yang dimaksud memang ada, tetapi untuk pembangunan Pemagaran tidak ada alias fiktif, ironisnya di papan proyek tetulis nama kegiatan 3 RKB dan pemagaran SMPN 2 Cabang Bungin, dengan nilai Rp.397.150.000,- yang di kerjakan oleh CV DASA CIPTA. Kepala Bagian Perencanaan Disdik Herri Herlangga, saat di konfirmasi LINGKAR JABAR, terkait temuan tersebut mengakui ada kesalahan di LKPJ Bupati pada tahun 2010. “Itu bukan kesalahan dan tanggung jawab saya, yang bertanggung jawab pada kesalahan laporan tersebut adalah kepala Disdik, Rusdi.M. Biomed yang menjabat pada saat itu,” ujar Herri saat di temui LINGKAR JABAR, di ruang kerjanya. Herri mengatakan, jangan Disdik saja di salahkan, tetapi DPRD Kab.Bekasi juga patut di salahkan. Karena LKPJ Bupati tahun 2010, sebelum di terima dan di sah kan DPRD seharusnya di periksa atau di kroscek kebenaran dari laporan terebut. “Dewan kan mempunyai tim yang tugasnya memeriksa kebenaran laporan Bupati tersebut di lapangan, sebelum di terima dan di sahkan dewan LKPJ Bupati tersebut” ujarnya. Ditempat terpisah, Jhon Happy Manurung, Ketua Umum LSM Komisi Pemantau Korupsi Nasional (KPKN) mengatakan, ini harus benar-benar dikaji agar permasalahan ini dapat dilakukan dengan baik. “Apa hak Disdik menyalahkan DPRD Kab Bekasi, justru para oknum pejabat disdik yang tidak benar kinerjanya, karna melalui siswa/i telah melakukan pemerasan terhadap orangtua siswa/i dengan dalih rapat komite,” tuturnya. Tambah dia, disdik jangan lempar batu sembunyi tangan, seharusnya disdik bekerja sangat profesional dan konsekwen. Hal itu, juga dikatakan Ronggur Lumban Toruan, Ketua Umum LSM KP3N, penegak hukum diharapkan agar secepatnya menindaklanjuti temuan ini. “Kegiatan tersebut, teridikasi adanya dugaan korupsi dan pembohongan publik yang dilakukan oleh disdik Kab.Bekasi. Dan diharapkan penegak hukum tidak tebang pilih,” Ujar Ronggur. Q HSR

BEKASI (LJ) – Jutaan hama tikus menyerang ladang tanaman padi milik para petani di Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Peristiwa tahunan ini, diperkirakan dapat mengancam gagal panennya ribuan hektar sawah di Kecamatan tersebut. Hingga koran ini diturunkan, belum ada upaya maksimal dari Dinas Pertanian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, untuk membantu para petani yang diprediksi mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Ketua Kelompok Tani Desa Sukarapi, Herman SR menyatakan, jutaan tikus

Tidak Hadir Instansi Pemerintah Disoal wilayah seharusnya independent, berpihak kepada masyarakat banyak, jangan takut pada siapapun, karena kedatangan Awing Asmawi kewilayah bukan untuk kampanye sebagai calon Wali Kota Bekasi melainkan untuk membantu aspirasi masyarakat yang selama ini belum terakomodir pekerjaan fisik maupun nonfisik, terangnya. Sementara itu sebagai perwakilan dari masyarakat RW 15 Sobirin menyambungkan aspirasinya mengatakan, kami meminta kepada Awing Asmawi sebagai penyambung lidah masyarakat untuk pemerintah lebih memperhatikan para generasi pemuda lebih agresif memberikan motivasi kegiatan sosialnya,”saya mengharapkan adanya dana yang lebih baik lagi untuk kegiatan para pemuda Yang selama ini saya melihat Kota Bekasi masih fasip di wilayahnya “, ujarnya.Sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa

Lintas Jelang Pilkades, Camat Gelar Deklarasi Damai KAB.BEKASI - Menjelang pemilihan kepala desa (Pilkades) yang akan digelar pada 9 September 2012 mendatang. Camat Cikarang Barat, Abdul Karim, mengundang seluruh calon kepala desa (kades) untuk menandatangani deklarasi damai. Penandatangan deklarasi damai yang dikemas dengan halal bi halal di Kecamatan Cikarang Barat itu, dihadiri oleh seluruh para calon kades. “Kesempatan halal bi halal dengan seluruh para calon kades dan para tokoh masyarakat se-Kecamatan Cikarang Barat, kami manfaatkan untuk menandatangani deklarasi damai menjelang Pilkades nanti,” ujar Camat Cikarang Barat, Abdul Karim kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Deklarasi damai itu, jelas Abdul Karim, bertujuan agar pada saat Pilkades tercipta rasa aman dan damai. “Deklarasi damai itu menyebutkan, siapapun kepala desa yang terpilih agar dapat menciptakan kondisi aman, damai dan kondusif,” terangnya. Abdul berharap, dengan ditandatanganinya deklarasi damai itu, semua pihak dan para calon kades dapat menghormati dan menjalankan komitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama Pilkades berlangsung. Q IAN

Halal Bi Halal Keluarga Besar PDI Perjuangan Kota Depok DEPOK - Kebersamaan dapat menjadi modal dalam memupuk kekuatan untuk membesarkan Partai, dengan demikian tujuan organisasi partai dapat tercapai guna kepentingan anggota dan masyarakat hal itu sesuai cita-cita bersama dalam membangun kemakmuran bangsa. Demikian hal itu dikatakan Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Depok , Hendrik T.A, dihadapan ratusan kader partai PDIP Kota Depok, kemarin. Pada acara Halal Bihalal keluarga Besar DPC PDIP Kota Depok, kemarin di Aula Ganesa, Sukmajaya , Kota Depok. Mengusung tema “ Indahnya Kebersamaan “Dihadiri Dewan Pertimbangan Cabang , jajaran pengurus PDIP Kota Depok, PAC, Pengurus Ranting, Anak Ranting, Anggota DPRD Tingkat I Jawa Barat, dan Anggota DPRD II Kota Depok Hendrik mengatakan, sebagaimana telah dicontohkan oleh para pendiri partai pada waktu lalu. Selain itu, semua anggota dan kader partai selayaknya dapat lebih mempererat tali silahturahmi, dengan demikian, perjuangan para pendahulu partai menjadi tidak siasia. “Untuk itu semua harus dapat memelihara dan meneruskan perjuangannya, dengan cara memupuk kesatuan dalam kebersamaan yang dinamis namun harmonis,” harapnya. Sementara Dewan Pertimbangan Cabang,Kota Depok, Wing Iskandar mengatakan dengan menjalin kebersamaan, maka diharapkan dapat menjadi ketetapan. Selain itu,para anggota kader partai, agar segera bersiap-siap menghadapi agenda besar yang akan berlangsung beberapa waktu mendatang, seperti Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa barat, Pemilu legislative, Pilpres. Senada dengan itu dikatakan Anggota DPRD Prop Jabar dari fraksi PDIP Ahmad Riza al Habsyi, dalam rangka menghadapi kegiatan besar pada waktu mendatang, ia mengajak para kader PDIP Kota Depok untuk merapatkan barisan membangun kebersamaan dengan mengoptimalkan kinerja seluruh perangkat organisasi untuk kemajuan dan keberhasilan cita-cita organisasi Partai. Q YAS/HRS

Panwaslu Kota Depok Seleksi Calon Panwascam

Awing Asmawi Reses 2, KOTA BEKASI (LJ)- Ketidak hadiran salah satu perwakilan dari instansi pemerintah dalam hal ini para Lurah dan Camat pada Reses 2 yang diadakan Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat (F. Demokrat) Awing Asmawi wilayah Kelurahan Cimuning, Perumahan Bekasi Timur Regency jalan Murai 14 blok H RT 10 RW 15 sangat disayangkan oleh ketua DPAC Demokrat Mustika Jaya Nio Helen dan masyarakat, kemarin. “Saya sangat menyayangkan sekali dengan ketidak hadiran salah satu perwakilan dari istansi pemerintah dalam menampung aspirasi masyarakat untuk memajukan wilayahnya sendiri pada reses 2 yang diadakan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, padahal sebelumnya Camat Mustika Jaya Nadih Arifin pernah berbicara dengan saya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, “katanya. Menurutnya, kami menginginkan kepada pembina

lurah definitif menggantikan lurah sebelumnya yang sudah pensiun.Berdasarkan data terhimpun, Ombot diketahui memiliki golongan kepangkatan III B, padahal Sekretaris Kelurahan Pekayon, Ikhsan Syahroni memiliki golongan kepangkatan III C. Dipaksakannya pelantikan Ombot sebagai Lurah Pekayon disinyalir karena yang bersangkutan masih kerabat dekat Walikota Bekasi, Rahmat Effendi.Padahal, sesuai keterangan sumber LINGKAR JABAR mengatakan, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bekasi, Padlin Kamal pernah berjanji akan melakukan mutas sesuai dengan DUK. “Saat itu kami dikumpulkan di Gedung Patriot membahas Peraturan Walikota Bekasi No 2 tentang Disiplin pegawai. Ternyata buktinya nihil,” ujar sumber yang memohon namanya tidak dipublikasikan, kemarin. Terpisah, Kepala BKD Kota Bekasi, Padlin Kamal menolak dugaan nepotisme pada pelantikan Lurah Pekayon yang dikait-kaitkan dengan Walikota Bekasi, Rahmat Effendi. Dia beralasan tidak ada istilah karena kerabat Walikota Bekasi, seorang pejabat dilantik dan menduduki sebuah jabatan. “Ga ada istilah itu bang,” ujar Padlin Kamal melalui pesan singkatnya. Namun demikian, Padlin Kamal kembali berjanji jika ditemukan pejabat yang menduduki jabatan memiliki golongan kepangkatan lebih rendah dari anak buahnya, akan disesuaikan dengan normatifnya. “Yang pasti bila ada akan disesuaikan dengan normatifnya. Rotasi berikutnya akan disesuaikan,’ kelitnya. Q ARS

3

Barat dari F. Demokrat yang juga calon Wali Kota Bekasi Awing Asmawi mengatakan, segala bentuk aspirasi yang disampaikan oleh para tokoh masyarakat dan pemuda akan tampung untuk disampaikan kepada Pemkot Bekasi dan Provinsi Jawa Barat, “ saya mengingatkan kepada para tokoh masyarakat dan pemuda dalam aspirasinya sebaiknya menggunakan profosal yang lebih profesional lagi,” ucapnya. Lebih lanjut dia memaparkan, untuk APBD Kota Bekasi tahun 2012 ini Rp. 2,4 triliun yang dibagi - bagi buat 12 Kecamatan dan 56 Kelurahan di Kota Bekasi, “ kalau dana dikelola dengan benar dan merata dibagikan pada wilayah KKota Bekasi, saya yakin masyarakat akan merasa puas melihatnya baik pekerjaan fisik maupun nonfisik. Sudah dana tidak besar turun kewilayah tapi salah digunakan “oknum”, pungkasnya. Q ADI

yang menyerang areal persawahan tersebut, selalu terjadi menjelang panen. Beberapa cara untuk menghalau jutaan tikus itupun sudah sering dilalukan oleh para petani. Namun, cara tradisional untuk mengusir hama tersebut tidak maksimal. “Para petani sudah berusaha membasmi tikus dengan cara membuat perangkap, tetapi cara itu tidak efektif untuk mengatasi serangan hama tikus. Kami sudah pasrah dengan kondisi saat ini,” tutur Herman yang didampingi Kanitserse Polsek Tambelang, Aiptu Haryono kepada LINGKAR JABAR, Minggu (2/9). Herman menjelaskan,

para petani di Kecamatan Tambelang ada upaya yang dilakukan oleh Pemkab Bekasi, agar membantu para petani untuk mengatasi serangan jutaan hama tikus tersebut. Lanjut dia, salah satu cara yang dinilai paling efektif untuk membasmi adalah dengan membunuh tikustikus tersebut. Namun, cara tersebut tidak akan berjalan jika para petani dan warga tidak saling bahu-membahu memburu hama pengerat itu. “Yang paling efektif adalah dengan memburu tikus-tikus itu, dengan bekerjasama dengan Pemkab Bekasi, untuk menyelesaikan masalah tersebut,” pintannya. Q TAM

DEPOK (LJ)-Pengawas Pemilihan Umum Kepala Daerah ( Panwas Pemilukada ) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2013 Kota Depok, mulai melakukan seleksi Panitia Pengawas tingkat kecamatan ( Panwascam ) Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur,kemarin. Pemilihan panitia tersebut, dimaksudkan untuk melengkapi struktur Perangkat organisasi pengawas dalam penyelenggaraan Pemilukada Gubernur dan wakil Gubernur mendatang di kota Depok. Keterangan Ketua Pengawas Pemilukada Kota Depok Sutarno, didampingi Sekretaris Panwaslu, Suhendra Hamzah mengatakan, para calon anggota panitia Panwascam yang ikut seleksi telah memenuhi syarat usia minimal 25 tahun dengan pendidikan minimal SLTA. Saat pendaftaran dimulai, tercatat mencapai 100 orang, namun mereka yang lulus seleksi tahap pertama untuk kelengkapan administrasi sebanyak 78 orang.” Selain itu sesuai amanat UU, kita juga memperhatikan keterwakilan perempuan dalam proses seleksi itu yaitu yang menyangkut kuota 30 % berhak menjadi anggota Panitia Pengawas Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur mendatang,” ujarnya, seraya menambahkan, saat ini, pihaknya sedang melakukan seleksi tahap kedua berupa tes tertulis yang diikuti 75 orang . Lebih lanjut Sutarno menjelaskan, untuk tahapan seleksi kali ini, akan menjaring 66 orang,selanjutnya mereka harus mengikuti seleksi tahap akhir berupa Fit and Propertest, sehingga nantinya menjaring sebanyak 33 orang. “Mereka ini, nantinya akan bertugas pada 11 kecamatan , dimana setiap kecamatan diisi oleh 3 orang anggota Panitia Pengawas kecamatan untuk Pemilukada Gubernur dan wakil gubernur tahun 2013,” paparnya. Sementara itu Nababan dan Risani peserta calon panitia Panwascam yang ikut dalam Seleksi mengatakan bahwa dirinya mengikuti seleksi bertujuan untuk menegakan Demokrasi dalam pemilukada , serta agar dapat mencegah kesalahan yang cenderung disengaja serta dapat mencegah diskriminasi sehingga Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawabarat tahun 2013 dapat berjalan sukses tanpa ekses .Q YAS/HRS

Kodim 0508 Depok Gelar Halal bi Halal DEPOK (LJ)- Keluarga Besar Prajurit TNI, dari jajaran Komando Distrik militer (Kodim) 0508 Depok, menggelar Halal bi Halal, dengan penuh kehangatan dan suka cita, kemarin. Acara tersebut, dihadiri Komandan Kodim 0508, letkol Inf, Kasdim, kepala seksi, Koramil, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana cab XXII Kodim 0508 Depok Koorcab rem 051 PD Jaya, Erlina Maya Rahmayanti dan seluruh anggota TNI Jajaran Kodim 0508 Depok. Dandim 0508 Depok, Letkol Inf, Zamroni, mengatakan seluruh prajurit TNI yang berada dibawah naungan Kodim 0508 Depok ini, dapat lebih mempererat tali silahturahmi. “Kegiatan yang dilakukannya ini, dapat menghadapi berbagai keadaan antara lain, untuk tetap tegar, bersyukur, dan jangan berkecil hati. Selain itu, saya juga berharap, untuk tetap menjaga dan memelihara keamanan serta membantu aparat Kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Depok,” kata Zamroni kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Sementara itu, Ketua Persit, Kartika Chandra Kirana, menyatakan sebagai istri prajurit harus pandai dalam mengelola dan memanfaatkan keuangan rumah tangga masing-masing, sehingga akan tercipta kesejahteraan keluarga dan kerukunan dalam rumah tangga yang harmonis. Q YAS/HRS


LINGKAR BOGOR K3S Berikan Kadeudeuh PERCATI BOGOR - Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Bogor, menyerahkan kadeudeuh ke penghuni panti anak Raksa Putra yang berlokasi, jalan Sindang Barang, Kecamatan Bogor Barat, di kantor Persatuan Cacat Tubuh Indonesia (PERCATI) Kota Bogor.Santunan diserahkan Ketua K3S Hj. Tjutju Aim Halim Hermana, didampingi, Sekretaris KKKS, Hj.Aisyah Wan Grani Wakil Ketua 1 dan pengurus K3S lainnya yakni, Hj. Rika Riana Riska Dewi, kemarin. Santunan yang diberikan berupa Perlengkapan sekolah, Kain Sarung, sebanyak 50 paket dan juga uang kadeudeuh. Selain Panti Raksa Putra Pengurus. Sedangkan kepada (PERCATI) diberikan bantuan berupa paket sembako.Ketua K3S, Tjutju Aim Hermana, mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini, merupakan kepedulian pengurus K3S. Selain itu kegiatan ini merupakan realisasi program kerja K3S Kota Bogor. “Mudahmudahan melalui silaturahmi dengan saling berbagi sedikit akan meringankan para penghuni panti dan para penyandang cacat,“ imbuhnya. Q ALI

Petugas Gabungan Bongkar Kios, Pemilik Histeris BOGOR - Sedikitnya, lima bangunan kios semi permanen yang berdiri di perempatan Simpang Semplak, Kelurahan Cilendek, Barat Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, akhirnya dibongkar oleh petugas gabungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.Aksi pembongkaran itu, dilakukan sekitar pukul 09.00 wib. Petugas gabungan terdiri dari Satpol PP Kota Bogor, Kecamatan Bogor Barat, Kelurahan Cilendek Barat, Polsek Bogor Barat, Koramil Bogor Barat, dan Dinas PU Bina Marga Kota Bogor, yang langsung melakukan aksi pembongkaran tersebut.Dari informasi yang dihimpun LINGKAR JABAR, pengelola dan pemilik kios histeris ketika petugas melakukan pembongkaran yang dilakukannya. Bahkan, pemilik bangunan mau tidak mau terpaksa mengamankan barang miliknya yang akan dibawa. Pembongkaran terpaksa dilakukan karena pihak pengelola telah menempati lokasi tersebut telah melebihi batas waktu yang telah ditentukan. Ke lima bangunan yang dibongkar meliputi kios tambal ban, warung tegal, pedagang kopi dan makanan ringan.Lurah Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, R.Istiwahyungsih, mengatakan, lima bangunan yang dibongkar berdiri diatas tanah seluas 434 meter persegi. Tanah tersebut telah dibeli oleh pemkot Bogor melalui PU Bina Marga. “Pemiliknya Marni telah diberikan ganti rugi oleh Pemerintah Kota Bogor sesuai aturan,“ pungkasnya. Q ALI

KNPI Kota Bogor Gelar Halal Bi Halal BOGOR - Keluarga besar Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bogor, menggelar, halal bil halal, di Sekretariat DPD KNPI Jalan Pemuda No.4 Komplek GOR, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, kemarin. Kegiatan yang mengusung tema “Dengan kesucian hati, kita pererat solidaritas pemuda” menghadirkan penceramah Ustd Sofian Sidik, di hadiri, Kapala Kantor Pemuda dan Olahraga, Taufiq qurahman mewakili Walikota Bogor, Ketua PPI, Kun Nurhadiat, Ketua PPM Andi Iswara, Ketua FKPPI Rizal Pancako, Ketua PWI Perwakilan Kota Bogor, H. Tarwono, dan para ketua OKP, pengurus Kecamatan dan organisasi kepemudaan di Kota Bogor. Ketua DPD KNPI Kota Bogor Muhammad Ridho Suganda, mengatakan, pentingnya silaturahim di antara pemuda harus tetap terjalin, apalagi DPD KNPI dengan para OKP dan pengurus Kecamatan harus tetap solid sebagaimana yang dicita-citakan bersama para pemuda. Ridho menyatakan, mempersiapkan diri sebagai generasi penerus harus menjadi satu tujuan sesuai dengan kemampuan masing-masing. “Ketika harus sudah siap ketika terjun ke masyarakat, dengan memegang teguh amanah yang telah diberikan oleh masyarakat,“ ingatnya. Q ALI

Pasar Kebon Kembang Siap Bersolek BOGOR (LJ) - Membayangkan sebuah pasar pasti identik dengan kotor dan bau yang tak sedap,tetapi persepsi seperti itu tidak berlaku bagi pengelola pasar Kebon Kembang (Pasar Anyar) PD Pasar Pakuan Jaya,Kota Bogor selaku pihak pengelola pasar. Hal itu disampaikan oleh Rizal Utami selaku Kepala Bagian (Kabag) Operasional PD.Pasar Pakuan Jaya,menurutnya pihak pengelola akan segera membenahi kios-kios di beberapa blok yang ada di pasar kebon kembang, “kami akan membenahi kioskios di beberapa blok agar tercipta suasana yang nyaman bagi pedagang dan pembeli,” ucapnya. Di pasar Kebon Kembang sendiri terbagi menjadi dua categori para pedagang,yakni pedagang binaan dan pedagang musiman, perbedaan untuk pedagang binaan dan pedagang musiman yakni para pedagang binaan mempunyai Kartu Ijin Pemakaian Tempat Berdagang (KIPTB) yang dapat di perpanjang masa perijinannya selama 6 bulan sekali.Sedangkan pedagang musiman tidak mempunyai perijinan apapun,untuk jumlah pedagang binaan di pasar kebon kembang sebanyak 360 pedagang. Sedangkan untuk pedagang musiman sendiri kami dari pihak pengelola pasar tidak menjumlah total semua para pedagang musiman karena para pedagang musiman sifatnya hanya di waktu-waktu tertentu saja menjajakan dagangannya contohnya seperti pada hari raya Lebaran kemarin. Untuk para pedagang binaan, pihak pengelola hanya

mengambil retribusi sebesar Rp 3.000.-/hari, retribusi tersebut meliputi tarif jasa kios Rp 1.000.-,retribusi kebersihan Rp 1.000.- dan tarif keamanan Rp 1.000.-, tetapi untuk pedagang musiman pihak pengelola tidak pernah memberikan tempat untuk berjualan di pasar kebon kembang. Untuk Renovasi gedung pasar kebon kembang akan dilakukan bagi tiga blok pasar diantaranya blok A, blok B dan Blok E “Rencana renovasi gedung di beberapa blok yang ada di pasar kebon kembang yakni blok A,B dan Blok E yang rencananya terealisasi pada akhir tahun 2012 mendatang” ucap pria asal Sumatera tersebut. lebih lanjut ia mengatakan renovasi tersebut dilakukan karena usia gedung pasar kebon kembang memang sudah harus mendapatkan peremajaan “di beberapa Blok khususnya di Blok E kios-kios disana memang sudah harus direnovasi karena dilihat dari umur gedungnya sendiri,apalagi di Blok tersebut bekas terjadi kebakaran”terangnya. Dalam waktu dekat ini pihak pengelola Pasar akan segera merelokasi para pedagang yang berada di pinggir jalan tepatnya di depan pintu masuk pasar kebon kembang akan segera di relokasi ke tempat penampungan sementara “rencananya pada bulan September 2012 pihak pengelola akan segera merelokasi para pedagang yang berada di pinggir jalan khususnya yang menghalangi pintu-pintu masuk pasar kebon kembang,dan kami pun sudah menyiapkan penampungan bagi mereka yakni di Blok F” terangnya.Q AME

Edisi 136 - Tahun 1 - Senin, 03 september 2012

4

MA Dapat Tanah Hibah Dari Pemkab Bogor KAB.BOGOR (LJ) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, menghibahkan aset tanah seluas 2.000 meter persegi kepada Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia melalui Pengadilan Negeri (PN) Cibinong. Tanah hibah ini, berlokasi di sebelah barat kantor PN Cibinong Jalan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Bertempat di Pengadilan Negeri (PN) Cibinong Kabupaten Bogor, Penyerahan tanah hibah ini ditandai dengan penandatanganan berita acara penyerahan yang dilakukan oleh Bupati Bogor bersama Kepala PN Cibinong. Rencananya tanah hibah dari Pemkab Bogor ini akan digunakan oleh PN Cibinong untuk lahan bagi pembangunan ruang sidang anak, gedung mediasi, ruang perpustakaan, ruang arsip, gudang, dan faktor penunjang lainnya. Bupati Bogor, Rachmat Yasin (RY) menyatakan, hibah tanah ini dilakukan semata-mata untuk membantu PN Cibinong dalam menegakan hukum di wilayah Kabupaten Bogor. “Dengan hibah tanah ini, mudah-mudahan status PN Cibinong dapat ditingkatkan statusnya menjadi kelas 1A secepatnya,” kata RY kepada LINGKAR JABAR, usai acara Halal bi Halal, belum lama ini. RY menambahkan, peningkatan status PN Cibinong dari kelas 1B menjadi kelas 1A dirasa sangat penting mengingat wilayah Kabupaten Bogor sangat luas dan memiliki permasalahan di bidang hukum yang beragam. “Mudah-mudahan dengan hibah tanah ini dapat membantu kinerja PN Cibinong di wilayah Kabupaten

Bogor yang luas, dan tentunya dengan permasalahan hukum yang beragam,” tambahnya. Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat Sareh Wiyono berharap MA segera memproses kenaikan kelas PN Cibinong. “Saya harap dengan hibah tanah ini dapat membuat MA segera memproses kenaikan kelas PN Cibinong menjadi kelas 1A,” harap Sareh yang pernah menjabat sebagai Ketua paling pertama di PN Cibinong. Sementara itu, Ketua MA, Hatta Ali, mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemkab Bogor atas hibah tanah ini. “Terima kasih atas bantuan Pemkab Bogor atas hibah tanahnya, hal tersebut mencerminkan bahwa Pemkab Bogor sangat peduli terhadap kinerja PN Cibinong dalam menegakan hukum di wilayahnya,” ujarnya.Hatta, juga sangat

Chrisnawati: Soal Pendidikan dan Kesehatan Perlu Segera Dibenahi KAB.BOGOR (LJ)Kedua DPD partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Bogor, Chrisnawati menilai, masalah pendidikan, kesehatan dan olahraga perlu segera dibenahi oleh pemerintah daerah. Pasalnya, ketiga bidang ini, masih menjadi permasalahan serius dan tidak pernah tuntas penanganannya. “Sudah berapa kali terjadi pemilihan pimpinan daerah, tapi ketiga bidang ini nyaris tak pernah mengalami perubahan. Seharusnya, tugas mengkritis kebijakan pemerintah daerah adalah anggota dewan tapi kenapa hal itu tak pernah gencar mereka lakukan,” tegasnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Menurut dia, ketiga bidang yang menjadi sorotannya ini, pada hakekatnya sangat berhubungan erat dengan keberhasilan pembangunan sebuah daerah dan kesejahteraan rakyat. “Semakin membaiknya kesejahteraan masyarakat, tentunya, bidang-bidang yang saya maksud juga akan baik, tapi sebaliknya bila tingkat kesejahteraan rakyatnya rendah, sudah pasti hal yang saya maksud akan terpuruk,” tegasnya. Menyikapi hal ini, wanita kelahiran Gresik tahun 1969 silam, bertekad, untuk melakukan berbagai perubahan secara politis, dengan cara berjuang meraih kursi di parlemen DPRD Kabupaten Bogor. “Tekad saya sudah bulat untuk melakukan perubahan agar pemerintahan sekarang lebih berpihak kepada masyarakat luas khususnya mereka yang kurang mampu. Motivasi ini hanya sebagian kecilnya saja,” jelas alumni dari fakultas Fisikom Universitas Juanda (Unida) itu. Isteri dari Ir.Arjatiman ini optimis, lewat Partai Nasdem dia dapat melakukan gerakan perubahan, meskipun partai yang menjadi kendaraan terbilang sangat baru. “Pastinya saya sangat optimis, apalagi Partai Nasdem memiliki nilai lebih yang tidak dimilikinya oleh partaipartai lain. Sekarang ini, masyarakat sudah jenuh dengan partai yang hanya menjual nama rakyat, dan mementingkan hasrat individual dan kepentingan golongan saja,” jelasnya.Soal kesetaraan gender, dia menambahkan, kedudukan perempuan saat ini tidak harus kalah dari kaum laki-laki. Menurutnya, dalam hal ini kedudukan perempuan harus ada kesamaan dengan kaum pria, seperti kekuatan emansipasi yang harus signifikan menentukan fokus terjun ke politik dalam pendekatan bersama kaum ibu-ibu, bahwasannya kaum perempuan harus juga bisa mengayomi sesama perempuan. Namun tentunya harus sesuai dengan kaidah serta norma yang ada. Optimismenya untuk menjadi wakil rakyat mendapat dukungan penuh sang suami yang kerap memberikan motivasi dan dorongan untuknya. Bahkan keluarganya mendukung dia untuk menjadi pemimpin daerah, menjadi F1 atau minimal menjadi F2. “Semua target kedepan sudah dipersiapkan, apabila amanah tersebut dikehendaki serta mendapat ridho-Nya, saya siap, duduk di kursi F1 atau F2,” pungkasnya, seraya menambahkan bahwa partai Nasdem berbeda dengan parpol lain. Apalagi jika figur yang terlibat di dalamnya mampu mengemban kepercayaan kepada masyarakat, bukan hanya mengumbar janji-janji yang mungkin kedepannya akan tidak baik, “ tukasnya. Ibu empat orang putri masing-masing Rahayu Eka Mulya, Restu Nur Fajri, Shynta Maharani, Safira Indah Larasati, menjelaskan, tengah melakukan upaya pendekatan untuk meraih simpati. Dimulai dari konsolidasi, sosialisasi terhadap tokoh masyarakat , tokoh agama di dapil 3. Mayoritas, kalangan majlis taklim kaum ibu, memberikan dukungan penuh minatnya terjun ke dunia politik.“Langkah awal sosialisasi, baru saya lakukan di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Ciawi, Megamendung dan Cisarua. Saya akan terjun langsung kebeberapa wilayahnya, yang ada di dapil tiga, “ paparnya.Q ASP

mengapresiasi keinginan banyak pihak untuk meningkatkan status PN Cibinong menjadi kelas 1A. Atas dasar tersebut, lanjut dia, menegaskan akan segera menindak lanjuti kenaikan kelas PN Cibinong menjadi kelas 1A melalui Sekretaris MA. “Dengan adanya perluasan tanah, serta peningkatan jumlah penduduk di Kabupaten Bogor yang telah mencapai kurang lebih lima juta penduduk, akan segera kita tindak lanjuti keinginan PN Cibinong untuk naik kelas menjadi 1A, oleh karena itu saya perintahkan Sekretaris MA untuk segera memprosesnya,” tegasnya. Hal itu, juga di sampaikan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, menyambut baik atas hibah tanah ini dan berpesan kepada PN Cibinong agar meningkatkan kinerjanya. “Dengan hibah tanah ini, hendaknya membuat PN Cibinong lebih

bersemangat lagi untuk meningkatkan kinerjanya,” ungkapnya.Menanggapi hal tersebut, Kepala PN Cibinong, Sumpeno, menjelaskan bahwa tanah hibah ini akan digunakan semaksimal mungkin untuk menunjang kinerja PN Cibinong dalam menegakan hukum di Kabupaten Bogor. “Tanah yang dihibahkan oleh Pemkab Bogor, akan kami gunakan membangun sarana penunjang kinerja kami untuk menegakan hukum di Kabupaten Bogor,” jelasnya. Pada kesempatan kali ini, Ketua MA juga berkesempatan untuk meresmikan Masjid Al-Jimahelah yang ada di lingkungan PN Cibinong. Peresmian Masjid ini ditandai dengan penandatanganan prasasti, pelepasan balon ke udara, serta peninjauan Masjid oleh Ketua MA didampingi para petinggi MA, Gubernur Jawa Barat, Bupati Bogor, serta para undangan. Acara pun dilanjutkan dengan halal bi halal keluarga besar Pengadilan Tinggi Jawa Barat bersama para ketua, wakil ketua & panitera atau sekretaris Pengadilan Negeri se - Jawa Barat, serta para undangan yang menghadiri acara ini. Acara ini turut pula dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Irfan Suryanagara, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Jawa Barat, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Iyus Djuher didampingi oleh para Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bogor Ade Munawaroh, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Nurhayanti, serta para SKPD di lingkup Pemkab Bogor. Q DED/ALI

Peningkatan Jalan Cigombong Ditinggal Kabur KAB.BOGOR (LJ) – Pemenang tender peningkatan Jalan Benteng Duren Gede, di Desa Tugujaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, dengan luas panjang 1.390 meter dan lebar 3 meter yang menelan anggaran sebesar Rp.640.704.000,- dimenangkan oleh CV Kurnia Kencana, dalam pekerjaannya telah di tinggalkan oleh pemborong tersebut. Pasalnya, perusahaan kontraktor tersebut, belum membayar upah kerja para karyawan yang sudah lama bekerja tentang peningkatan jalan tersebut. Informasi yang dihimpun LINGKAR JABAR, tender peningkatan jalan tersebut, dengan SPMK Nomor 620/A.040-15.1039/TINGJLN/SPMK/DBMP tertanggal 05 Juli 2012 lalu, tidak lagi melanjutkan pekerjaannya. Bahkan perusahaan kontraktor yang tidak diketahui kantornya, telah membiarkan (menghilang-red) hingga dalam pekerjaanya menjadi terbengkalai. Bahkan, dalam pekerjaannya tidak akan rampung dalam 120 hari kelender. Pasalnya, sejak beberapa minggu terakhir CV Kurnia Kencana hanya menumpukan matrial dan meninggalkan hutang baik ke para pekerja maupun ke pemilik vila. Bahkan operator alat berat telah mengancam akan menarik peralatannya bila tidak ada kejelasan dari pemenang tender Ditempat terpisah, CV Sinar Persada pemenang tender pembuatan dinding penahan tanah pada ruas Jalan Cisalada–Benteng Kecamatan Cigombong, yang menelan anggaran Rp.943.250.000,- dengan SPMK Nomor

620/G.003-17.100/TPT-JLN/SPJPK/DBMP kedapatan menggunakan pasir sungai yang kualitasnya rendah. Padahal dinding tebing ini sangat vital bagi kelancaran arus kendaraan dimana ruas ini kerap kali terjadi longsor. Sementara itu, pelaksanaan proyek di wilayah Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, yang dilaksanakan di 12 desa, dipastikan berjalan sesuai target. Proyek yang meliputi 13 bidang tersebut, pelaksanaannya sudah mencapai 75 persen. “Hasil monitoring kami di lapangan, pelaksanaan proyek telah mencapai sekitar 75 persen dan dipastikan berjalan sesuai target,“ kata Kepala Seksi Pembangunan Kecamatan Caringin, Udung Saidun, Kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Dijelaskannya, total anggaran yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, untuk Kecamatan Caringin, mencapai RP.44,9 miliar dan dibantu dari dana APBD sebesar 16 miliar. “Dari 12 desa, tahun ini yang menerima bantuan proyek dengan anggaran terbesar yakni Desa Pancawati yang menelan anggaran hampir mencapai enam miliar,“ jelasnya. Hingga koran ini diturunkan, banyak kalangan menyayangkan kurangnya pengawasan dari PU Bina Marga Kabupaten Bogor, sehingga anggaran pemerintah yang seharusnya dapat digunakan untuk kegiatan lain dapat dipastikan dicurahkan pada kegiatan tersebut. Untuk itu, perlu ketegasan Pemkab Bogor dan juga aparat penegak hukum sehingga kucuran dana dapat terealisasi dengan benar. Q WHD/ASP

Selama 35 Tahun Indocement Baru Memberikan Pengobatan Gratis BOGOR (LJ) - Terkait timbulnya pencemaran Udara yang di sebabkan oleh PT.Indocement beberapa minggu ini,pada Sabtu (1/9) Pihak CSR (Corporate Sosial Responsibility) dari PT. Indocement memberikan pengobatan secara cuma - cuma kepada seluruh warga Rt 01 S/d Rt 06, Rw 02 kalimurang Desa Citereup kabupaten Cibinong. Untuk memberikan pelayanan kepada warga Kalimurang yang berjumlah sekitar 340 kepala Keluarga (KK) yang selama ini lingkungannya tercemari oleh debu hitam milik PT.Indocement,pihaknya menurunkan 4 (Empat) Dokter Ahli dan berbagai macam obatobatan yang tergolong cukup bagus bagi berbagai macam penyakit. Ali Sadikin Staff CSR Indocement menuturkan bahwa pengobatan gratis yang dimotori oleh PT. Indocement dan bekerja sama dengan pihak desa Citereup dimulai pada pukul 08.00 Wib sampai dengan selesai,pihak Indocement mengadakan pengobatan gratis ini bukan terkait dengan timbulnya debu hitam yang mencemari lingkungan dari warga sekitar Kalimurang. “Pengobatan Gratis ini memang setiap 3 bulan sekali kita adakan melalui puskesmas keliling PT. Indocement,” ucapnya. Tetapi hal itu dibantah oleh beberapa warga kalimurang desa Citereup,Utang Muchtar (61) mengatakan bahwa selama 35 Tahun ia bermukim di Rt 02/02 desa kalimurang, baru pertama kali ini pihak Indoce-

ment memberikan pengobatan gratis yang selengkap dan semeriah ini “baru pertama kali ini saya dan warga kalimurang merasakan pengobatan yang sebagus ini,selama ini pengobatan yang diterima warga Kalimurang hanya pengobatan biasa yang sudah di canangkan oleh pemerintah melalui pengobatan posyandu yang peruntukannya hanya untuk bayi dan para lansia” Bisa dikatakan lengkap karena dilihat dari para dokter yang ditugaskan berasal dari para dokter ahli dan obat-obatan yang diberikan PT.Indocement dan bukan merupakan obatobat Generik. Menurut pantauan dari LINGKAR JABAR di lapangan, warga Kalimurang desa Citereup yang memanfaatkan pengobatan gratis ini,warga banyak berdatangan untuk mengobati penyakit-penyakit seperti batuk dan gatal - gatal pada kulit,itu bisa dilihat dari obat-obatan yang diberikan apoteker dari pihak INDOCEMENT dimulai dari syrup obat batuk dewasa dan anak, salep gatal untuk kulit luar dan berbagai macam obat lainnya.Bila dikalkulasikan bisa mencapai 40% warga yang berobat untuk mengobati penyakit tersebut dan sisanya hanya mengeluhkan penyakit-penyakit ringan. Kulsum (70) warga Rt 04/02 Kalimurang desa Citereup mengaku selama puluhan tahun mengidap penyakit pernapasan seperti batuk,dan sekarang ditambah lagi dengan pencemaran debu hitam di lingkungan warga semakin menambah parah penyakit yang

dialaminya. “Alhamdulillah, baru sekarang nenek bisa berobat ke dokter,dan dapat minuman susu,”ucap nenek Kulsum dengan wajah tuanya yang menyiratkan kebahagiaan. Kepala Desa Citereup Budi Mulyamin mengatakan pihak desa Citereup dan warga Kalimurang berterima kasih dengan diadakannya pengobatan gratis bagi warga di lingkungannya “ saya merasa senang sekali dengan adanya pengobatan yang memang seharusnya lebih memperhatikan para warga disekitar perusahaan “raksasa” tersebut,karena selama ini warga kalimurang memang tidak pernah merasakan pengobatan seperti ini”ucapnya. Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa pencemaran debu hitam yang berimbas kepada warga Kalimurang tersebut saat ini memang belum ada laporan yang langsung terkena Infeksi pernapasan akut (ISPA) “Sampai saat ini pihak desa Citereup belum mendapatkan laporan dari warga tentang adanya warga yang terkena penyakit Pernapasan Akut,dan jika memang ada laporan seperti itu pihak desa Citereup akan langsung memberikan pertolongan bagi warga kami,”tuturnya. “Kami berharap pihak Indocement dapat segera memberikan solusi yang nyata kepada warga masyarakat Kalimurang tentang pencemaran debu hitam ini,memang dua hari ini sudah tidak terlihat debu hitam yang biasanya sangat mengganggu kesehatan warga” ujar kepala Desa Citereup. Q

AME


KHUSUS

LINGKAR R JABAR J Edisi 136 - Tahun 1 - Senin, 03 September 2012

5

Kegitan halal bi Halal sekaligus Peresmian Masjid Al-Jimahelah, Jum’at (31/8) lalu, di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, di resmikan secara langsung oleh Ketua MA, Hatta Ali. Peresmian Masjid ini ditandai dengan penandatanganan prasasƟ, pelepasan balon ke udara, serta peninjauan Masjid oleh Ketua MA, HaƩa Ali, Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat Sareh Wiyono, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Kepala PN Cibinong, Sumpeno, BupaƟ Bogor, Rachmat Yasin (RY), Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Irfan Suryanagara, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Jawa Barat, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Iyus Djuher didampingi oleh para Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bogor Ade Munawaroh, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor NurhayanƟ, serta para SKPD di lingkup Pemkab Bogor. Q ALI

Warga Cluster Rosalina

Gelar Halal bi Halal dan Lomba Anak Keluarga besar Cluster Rosalina RT 03 RW 15 Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, menggelar Halal bi Halal dan Lomba Anak, di lapangan terbuka Taman Rose, Minggu, (2/9). Ketua RT 03, Permana Kusuma mengatakan, kegiatan yang dilakukannya ini, dalam rangka mempererat tali sillatulrahmi antar warga RT 03 RW 15 Cluster Rosalina, serta memperingaƟ HUT RI ke-67. “Kami selaku pengurus dan jajaran paniƟa pelaksana, sengaja menggelar acara ini, untuk menjalin tali sillatulrahmi sesama warga dan berbagai rangkaian kegiatan seperƟ Tausiah dan Lomba Anak-anak yang dilakukan. Dan kegitan yang dilakukannya sering kali kami lakukan pada seƟap tahunnya,” kata Permana kepada LINGKAR JABAR, usai melakukan kegiatan tersebut, dengan meriah. Q ALI


LINGKAR PRIANGAN Antisipasi Peristiwa Solo TNI – Polri Bogor Kota Gelar Operasi BOGOR – Operasi yang dilakukan oleh Polres Bogor Kota khususnya Satuan Sabhara (Satsabhara) bersama dengan anggota Kodim 0606 Kota Bogor menggelar Operasi gabungan, pada Minggu (2/9).Kegiatan yang dipimpin oleh Kasat Sabhara, AKP. Arif Gunawan Operasi ini dimulai dari Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0606 Kota Bogor di Jl. Sudirman untuk selanjutnya berpatroli di wilayah Kota Bogor. Menurut Kabag Ops Polres Bogor Kota, Kompol. Syahroni kegiatan Patroli skala besar dengan melibatkan unsur TNI ini adalah untuk antisipasi perkembangan situasi,terutama di lingkungan kota Bogor “Untuk di Kota Bogor sebetulnya meskipun tidak ada kejadian seperti di Solo pun, kita melaksanakan antisipasi seperti ini yaitu operasi gabungan,hanya saja dengan adanya peristiwa di Solo itu,kita lebih tingkatkan lagi keamanan di kota Bogor,”ujarnya. Untuk sasaran operasi gabungan ini adalah lebih kepada pelayanan masalah Kamtibmas (Keamanan,Ketertiban Masyarakat). Selain itu,pihak Kepolisian Dan TNI memfokuskan juga pada pelaku kejahatan,dimana mereka mudah-mudahan mengurungkan niatnya,bahkan patroli tersebut juga dapat mengungkap suatu kejahatan. Operasi gabungan tersebut dimulai dari Makodim, lalu menyusuri Jl. Pemuda, Wr. Jambu, Soleh Iskandar menuju Semplak, kemudian menuju Sindang Barang, Gunung Batu, Veteran, Kapten Muslihat, Juanda, Bondongan lalu menuju BNR dan kampung sawah. Saat melakukan penyisiran di lokasi BNR, petugas patroli membubarkan keramaian para remaja yang berkumpul dengan sepeda motor, setelah mereka membubarkan diri, perjalanan dilanjutkan menuju Kampung Sawah yang berdasarkan informasi akan digelar balapan liar. Saat berada di kawasan jembatan Kampung Sawah (Ceger) kecamatan Bogor Timur, petugas kembali membubarkan kerumunan masa yang sebelumnya dilakukan pemeriksaan oleh aparat gabungan ini “Alhamdullilah, hingga berakhir kita tidak menemukan perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum, kita hanya menemukan beberapa minuman keras yang ditinggalkan para pemiliknya saat bergerombol,dan kami pun menghimbau agar para pelaku kerumunan itu untuk pulang dan tidak melakukan perbuatan melanggar hukum,”ujarnya. Dari hasil operasi gabungan yang berakhir pada pukul 03.00 Wib, petugas gabungan yang menggelar operasi hanya berhasil menyita sejumlah minuman keras berlabel Vodka dan jenis minuman lainnya.Q AME

Edisi 136 - Tahun 1 - Senin, 03 septrmber 2012

Disdukcasip Kab.Bandung

Optimis Program e-KTP Rampung 100 Persen

KAB.BANDUNG (LJ)-Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcasip) Kabupaten Bandung sejak beberapa waktu lalu melakukan penanganan langsung perekaman KTP elektronik (e-KTP) bagi para wajib KTP yang domisilinya berdekatan dengan kantor tersebut. “Khusus untuk wajib KTP yang ada di Desa Pamekaran Soreang dan

sudah memiliki surat panggilan dari kantor desanya, silahkan datang ke kantor Disdukcasip untuk dilakukan perekaman data e-KTP, jadi mereka tidak usah datang ke kantor kecamatan Soreang,” ucap Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcasip) Kabupaten Bandung Salimin, pada Wartawan kemarin. Menurutnya, lokasi Desa Pamekaran

Rencana Bandara Karawang Langgar RT RW

b d k t llangsung d t berdekatan dengan K Kantor Disdukcasip Kabupaten Bandung. Perekaman e-KTP yang dilakukan Disducasip menurut Salimin, merupakan salah satu upaya pihaknya untuk mempercepat proses perekaman yang ditargetkan harus selesai pada bulan Oktober 2012 mendatang. Lebih lanjut Salimin mengungkapkan, target pencapaian perekaman e-KTP untuk Kabupaten Bandung sesuai dengan program Kementerian Dalam Negeri sebesar 2.281.484 jiwa, sementara wajib KTP yang ada mencapai 2.806.228 jiwa dari jumlah penduduk sebanyak 3.236.150 jiwa. “Sisa wajib KTP yang tidak masuk dalam data Kementerian Dalam Negeri, menjadi kewajiban Pemkab Bandung dalam pendanaannya,”ungkapnya. Diakui Salimin, sejak dilakukan perekaman e-KTP April 2012 lalu, sampai Agustus 2012 telah selesai 41,46% atau 945.806 jiwa. Ia optimis sampai akhir Oktober mendatang bisa mencapai 75%. “Syukur-syukur bisa 100%, walaupun itu sangat berat, mengingat kendala yang dihadapi sangat berat, terutama jumlah peralatan yang diserahkan oleh Kemendagri sangat minim, sementara jumlah

jib KTP di K b t B d wajib Kabupaten Bandung mencapai 2 juta lebih,”akunya. Disebutkan, jumlah peralatan yang diberikan Kemendagri ke masingmasing kantor kecamatan sebanyak 2 unit. Jumlah itu menurutnya kurang mencukupi. Upaya lain yang dilakukan untuk mengejar target perekaman, diantaranya dilakukan melalui cara jemput bola. Cara yang satu ini sudah dilakukan oleh beberapa kecamatan dengan melakukan perekaman di masing-masing kantor desa yang letaknya sangat berjauhan dengan pusat kantor kecamatan. “Alhamdulillah dengan cara ini, masyarakat tidak terbebani oleh ongkos transportasi lagi,”pungkas Salimin . Sementara data menunjukan, Kecamatan Baleendah merupakan salah satu kecamatan yang memiliki jumlah wajib KTP di Kabupaten Bandung sebesar 160.617 orang, disusul Kecamatan Rancaekek 112.110 orang dan Kecamatan Pangalengan 104.946 orang. Sementara jumlah wajib KTP yang terkecil berada di Kecamatan Cilengkrang sebanyak 33.683 orang, KecamataRancabali 34.819 Orang dan Kecamatan Cangkuang 42.680 Orang . Q UDN

Partai Hanura Siap Dukung Ahmad Heryawan

Operator e-KTP Kecamatan Caringin Ditolak Pemdes Pancawati

KAB.BOGOR,- Program nasional elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP ) yang saat ini dilaksanakan serentak diseluruh Indonesia, ditargetkan selesai pada Oktober 2012. Tak mau ketinggalan, pemerintahan Kecamatan Caringin terus berupaya menyelesaikan perekapan e-KTP agar sampai pada batas waktu yang ditentukan, yakni dengan menjemput bola atau menyambangi ke tiap tiap wilayah desa. Namun sayangnya, upaya yang dianggap efektif ini, tidak direspon pemerintah desa (Pemdes) setempat. Seperti kegiatan jemput bola e-KTP di Desa Pancawati Jum’at pekan lalu, Pemdes Pancawati menolak kehadiran staf kecamatan dan operator e-KTP, dengan alasan takut terbebani biaya kegiatan, seperti pembayaran listrik dan kebutuhan logistik lainnya. “ Kami cukup mengerti, kekhawatiran itu, namun sama sekali hal itu tidak mendasar. Karena program ini sama sekali tidak memberatkan warga atau pemdes setempat, karena tidak ada pungutan apapun, “ kata Camat Caringin Yudi Santosa kepada LINGKAR JABAR Jumat pekan lalu. Namun demikian, pihaknya tetap akan melanjutkan kegiatan tersebut dengan cara berkeliling manyambangi wilayah RT/RW menggunakan kendaraan operasional kecamatan. “ Pastinya masyarakat pemohon e-KTP akan lebih senang dengan cara ini. Karena dengan cara ini, mereka tak perlu repot membagi waktu dan biaya, ketimbang harus dating ke kantor kecamatan seperti sebelumnya, “ kilahnya. Tentang kabar yang menyebutkan penolakan perekapan disebabkan karena tidak adanya koordinasi kepada pemdes, Yudi membantah, menurutnya, pihaknya telah melayangkan surat koordinasi kepada pemdes sejak jauh-jauh hari sebelum hari pelaksanaan. Namun karena tak mendapat kejelasan dari pemdes, akhirnya perekapan dilakukan di rumah salah seorang warga. “ Itu tidak benar, jauh-jauh hari kami (kecamatan) telah menginformasikan hal ini kepada pemdes, namun tidak digubris. Dan perlu diketahui, ini program pemerintah bersifat nasional, jadi tidak ada yang berhak mencekal apalagi berniat menghalangi program, “ tegasnya. Camat menjelaskan dari sekitar 72 ribu warga pemohon e-KTP di kecamatan Caringin, 58 ribu diantaranya sudah mengikuti perekaman (enrollment). Bahkan sebanyak 42 ribu e-KTP sudah selesai dan siap dibagikan. “Tinggal menunggu perintah saja, kapan waktu dibagikannya. Dan kami optimis, program e-KTP akan mencapai target sebelum waktu yang ditentukan,” jelasnya. Asep, warga Kampung Pasir Tengah RT 01/07, Desa Pancawati yang rumahnya dijadikan lokasi pelaksanaan pembuatan e-KTP mengatakan, perekapan berlangsung lancar hingga sore hari. Sementara itu, Kades Pancawati, Ipan Sopandi saat dikonfirmasi LINGKAR JABAR melalui telpon selularnya, tak memberikan keterangan apapun. Q ASP

6

BANDUNG, (LJ).-Rencana pembangunan bandar udara (Bandara) oleh pemerintah pusat diwilayah Karawang dinilai dapat merusak ekologi, apalagi lokasi yang ditetapkan adalah kawasan resapan konservasi air dan lindung. Dengan kata lain, pembangunan tersebut akan melanggar Perda No 22 Tahun 2010 tentang rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) provinsi Jawa Barat. “Jadi sebaiknya pembangunan Bandara karawang, untuk tidak dilaksanakan atau harus dihentikan.Dalam perda itu,menunjukkan kalau Karawang masuk pada wilayah pembangunan (WP) Purwasuka (Purwakarta, Subang dan Karawang ) tidak diperuntukan untuk pembangunan bandara. Sehingga RTRW Kabupaten Karawang pun harus mengacu kepada RTRW Provinsi Jawa Barat,” kata Direktur Eksekutif Walhi Jabar, Dadan Ramdan, dalam rilisnya, kemarin. Rencana pemerintah pusat membangunan bandara Karawang, mendapat dukungan dana dari JICA dijelaskan Dadan, bahwa sebaiknya,sebelum dilakukan pembangunan harus ada pengkajian amdal di lokasi dan sekitarnya dilakukan, karena sesuai amanat Undang-Undang No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) dimana pemerintah dan pemerintah daerah diwajibkan membuat Kajian Lingkungan Hidup Strategis ( KLHS) sebagai dasar penyusunan rencana tata ruang wilayah sebagaimana yang diatur dalam pasal 15,16,17,18 dan 19 dalam undang-undang ini.”Sementara kita tahu, saat ini, Pemkab Karawang belum melakukan penyusunan KLHS,” katanya. Kabupaten Karawang merupakan salahsatu kabupaten di wilayah di utara Jawa Barat yang memiliki luas sekitar 1.753,27 Km2 atau 175.327 Ha, 3,73 % dari luas Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan data Dinas Kehutanan Jawa Barat, luas hutan negara sebagai kawasan lindung yang tersedia hanya sekitar 15.865 Ha atau sekitar 9,05% dari total luasan wilayah Kabupaten Karawang itu sendiri,” kata Direktur Eksekutif Walhi Jabar, Dadan Ramdan, dalam pernyataannya, Dia menambahkan, kalau memang dipaksakan pembangunan bandara, dikhawatirkan bisa berdampak secara ekologi dan akan turut memasifkan alihfungsi lahan, mengurangi kawasan resapan konservasi air dan lindung. Selain itu dipastikan pembangunan bandara akan menggusur petani dan buruh tani hilang tanah dan mata pencahariannya,” katanya. Q FER

BANDUNG (LJ) - Dukungan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) kepada Ahmad Heryawan pada pilgub Jabar 2013 mendatang,bukan berarti partai tersebut mengincar posisi wakil gubernur. “Dukungan kami bukan berarti sebagai strategi mengincar jabatan wakil gubernur. Kami murni mendukung dia, tidak ada komitmen politik antara kami dengan dia,” ujar

Ketua Umum Partai Hanura Wiranto usai membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I DPD Partai Hanura Jabar di Hotel Horison Jalan Pelajar Pejuang Kota Bandung, kemarin. Menurutnya, sampai saat ini, kader partainya belum siap maju dalam kancah pilgub Jabar, bahkan partai ini mendukung bila ada kader lain yang potensial bisa tampil

dan ikut membangun Jawa Barat. Komitmennya adalah, bagaimana untuk bersama-sama menyejahterakan masyarakat,” tandasnya. Menanggapi dukungan politis Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengaku dukungan politis yang diberikan partai tersebut kepada dia akan memudahkannya dalam upaya membangun Jawa Barat mendatang.“Saya mengucapkan terimakasih atas dukungan yang diberikan Hanura. Saya akui mempermudah perjuangan membangun Jabar,” kata Heryawan usai pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I DPD Partai Hanura Jabar di Hotel Horison Jalan Pelajar Pejuang Kota Bandung, kemarin. Dia berharap Partai Hanura bisa bersama-sama membangun Jabar lebih baik. “Deal-dealnya seperti yang disebutkan Pak Wiranto yakni bersama-sama membangun Jawa Barat,” jelasnya.Q FER

Kota Bandung Adakan Kerjasama Dengan Kota Shenzhen Cina BANDUNG (LJ)Kota Bandung untuk yang kesekian kali melakukan kerjasama dengan kota yang ada diluar negeri dengan julukan kota saudara (sister city). Kota Bandung dan Kota Shenzhen sepakat membentuk hubungan persahabatan antarkota untuk lebih meningkatkan pengertian dan persahabatan timbal balik antarpenduduk dari kedua kota. Kesepakatan ditandatangani Wali Kota Bandung Dada Rosada dan Wali Kota Shenzhen Xu Qin, di Hotel Trans Bandung kemarin. Kedua kota sepakat mengadakan kerjasama dalam berbagai bidang seperti, pertukaran dan kerjasama bidang bisnis, perdagangan, ilmu pengetahuan dan teknologi, pelayanan finansial, kebudayaan, pariwisata, pendidikan, olahraga dan kesehatan. Selain itu kedua kota sepakat untuk pertukaran kunjungan kerja antara Kota

Bandung dan Shenzhen dan sepakat untuk tetap memperkuat kerjasama antara perusahaan swasta dan institusi penelitian dalam bidangbidang yang meliputi, pariwisata, kebudayaan, industri tekstil, industri MICE, dan bidang-bidang lainnya yang akan dibicarakan lebih lanjut. Menurut Dada kerjasama ini merupakan kerjasama keenam kalinya dengan kota yang ada di dunia. Sebelumnya Kota Bandung kerjasama sebagai sister city dengan Suwon di Korea Selatan, Fort Wort di Amerika Serikat, Braunschweig, di Jerman, Ying Kou dan Liu Zhou dari Cina. Lebih lanjut dikatakan Dada kerjasama untuk mempercepat pembangunan. “Mereka lebih maju dari kita, dan mereka serius untuk membantu kita, begitu juga dengan walikotanya,imbuhnya seraya mengatakan, keseriusan mereka dibuktikan dengan mem-

berikan beasiswa kepada mahasiswa Bandung yang ingin belajar di sana. “Nantinya kita juga akan melakukan pertukaran pelajar, mahasiswa dan birokrat,” jelasnya. Dada juga mengakui apabila Kota Shenzhen lebih maju, seperti industri Pariwisata, tekstil IT, lingkungan hidup dan seni budaya. Pariwisata di sana lebih hidup dan maju, pertunjukan seninya sangat bagus, kita juga ingin meniru pariwisata seperti mereka, karena Kota Bandung juga punya potensi untuk bisa seperti mereka,” tegasnya. Dada berharap, kerjasama ini bisa terus dilakukan, dan berjalan lama sehingga dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. “Sekarang kan baru tanda tangan, nantinya terus lakukan evaluasi, agar dapat berjalan secara terus menerus, seperti yang sudah kita lakukan dengan kota Braunschweig,” ujarnya.

Depicab SOKSI Kota Bandung Lantik Pengurus PAC BANDUNG(LJ)- Dewan Pimpinan Cabang (Depicab) SOKSI (Sentra Organisasi Karya Swadiri Indonesia ) Kota Bandung terus melakukan konsolidasi organisasi,hal tersebut dengan melakukan pelantikan pengurus dewan pimpinan anak cabang kecamatan Panyileukan dan dewan pimpinan ranting tingkat kelurahan bertempat di perumahan Cluster Mutiara 2 Panyileukan Kota Bandung,Minggu (2/9). Ketua Depicab Kota Bandung H. Solih Cucu pada kesempatan tersebut mengatakan,organisasi pendiri partai Golkar ini harus terus berkiprah di tengah masyarakat dengan program-program yang nyata bisa dirasakan masyarakat seperti melakukan perbaikan lingkungan seperti membuat betonisasi jalan lingkungan,penanaman pohon produktif serta setiap kader harus aktif disetiap kegiatan kemasyarakatan,ujar mang cucu sapaan akrabnya. Hadir pada kegiatan tersebut Ketua Depiadar SOKSI Wilayah XI Jawa Barat H.Ali Hasan,Sip,Dewan Penasehat SOKSI Kota Bandung Ir.Iwa Kartiwa,para Ketua Depiancab Se Kota Bandung,jajaran pengurus dan tamu undangan. Menurut Wakil Ketua Depicab SOKSI Kota

Bandung,Sunardi SH yang didampingi Mahdi mengatakan pada LINGKAR JABAR pelantikan pengurus SOKSI Kecamatan Panyileukan ini merupakan amanat organisasi yang mana,hal ini merupakan pergantian antar waktu melanjutkan kepengurusan 2010-2015 karena ketua sebelumnya mengundurkan diri,jelasnya. Lebih lanjut dikatakannya selain pelantikan pada kesempatan ini juga dilakukan acara silaturahim halal bil halal keluarga besar SOKSI kota dengan diisi acara tausiyah dan hiburan,imbuh nardi sapaan akrabnya seraya mengatakan momen ini merupakan awal konsolidasi kepengurusan dewan pimpinan ranting tingkat keluraha se kota Bandung,yang nantinya Insya Allah sebanyak 151 kelurahan sudah terbentuk.”Saat ini tinggal 10 persen lagi yang belum terbentuk,”ujarnya. Selain itu diungkapkannya konsolidasi ini merupakan untuk pemenangan dan mendukung calon dari Partai Golkar pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat,Pemilukada Walikota Bandung,Pilpres dan Pemenangan Partai Golkar pada tahun 2014 mendatang,papar Surandi yang juga seorang pengacara ini. Q FER

Q

FER/HER


LINGKAR PRIANGAN

Edisi 136 - Tahun 1 - 03 September 2012

Gerombolan Sepeda Motor Mengacak-Acak Cianjur

CIANJUR (LJ)- Selama dua hari terakhir, Sabtu (1/9/) malam hingga Minggu (2/9), suasana kota Cianjur mencekam, pasalnya gerombolan sepeda motor kembali berulah di sejumlah titik ruas jalan protokol dengan menyerang warga yang mereka temui. Aksi nekat gerombolan bermotor ini mengakibatkan banyak korban terluka terkena bacokan senjata tajam, serta satu buah motor dibakar. Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi gerombolan bermotor ini

terjadi di beberapa titik, seperti di depan Pasar Muka Ramayana, Jalan HOS Cokroaminoto, dan Jalan Siliwangi. Di Pasar Muka Ramayana, puluhan gerombolan bermotor menggunakan sekitar 12 motor ini mengeroyok dua orang remaja yang sedang mengendarai motor. Satu orang remaja bernama Asep Giman (18), warga Kampung Rawa Ekek Desa Sukadana Kecamatan Campaka, mengalami luka sabetan samurai di bagian pelipisnya dan luka lebam

Cianjur Tetapkan Status Siaga Bencana Kekeringan

Empat Desa di Cidahu Tidak Terdanai PNPM Tonggoh yang mengusulkan untuk madrasah diniyah dengan volume masing-masing diniyah 7 meter x 17 meter. “Ke empat kegiatan di empat desa ini tidak terdanai di TA 2012 dan sangat besar kemungkinannya TA 2013 daapt terdanai. Itu bisa terlaksana manakala para pelakunya dapat berkompetisi dengan baik,”kata FK MP, Brata Kusuma Camat Cidahu, Ateng Sujana mengakui bahwa kegiatan MAD ini memang mengalami keterlambatan, akibatnya ada beberapa kegiatan di desa yang mengalami kendala. Namun begitu, dia meminta semua pihak dapat saling bahu membahu dan bekerja keras mengatasi kendala tersebut. Bendahara Badan Kordinasi Antar Desa (BKAD), Wahid meminta seluruh pelaku baik ditingkat kecamatan maupun desa memahami tupoksinya agar seluruh rangkaian tahapan kegiatan dapat berjalan sesuai ketentuan. Selain itu, Kepala Desa harus memantau secara arif dan bijaksana terhadap Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dan Kelompok Pemberdaya Masyarakat Desa (TPMD) yang selanjutnya di ambil langkah tegas. Sebab, dari pemantauannya sejak Januari hingga Agustus kedua lembaga ini kurang aktif. Apalagi ada desa yang masuk ranking pertama tapi pelakunya tidak aktif, tentunya perlu dievaluasi dan penyegaran.“Ini harus benar-benar diperhatikan kepala desa bila menginginkan kegiatan desanya berjalan dengan baik,” tandas Wahid. Q

gatakan aksi brutal gerombolan bermotor belakangan ini kerap meresahkan masyarakat Cianjur. IMI Cianjur sebagai sebuah organisasi otomotif tentunya mengecam keras aksi-aksi itu karena sudah bisa dikategorikan perbuatan kriminal. “Apapun bentuk tindak kekerasan tidak dibenarkan. Perlu ada ketegasan dari aparat penegakan hukum menindak setiap pelaku kekerasan, termasuk gerombolan motor saat ini. Apalagi sampai memaksa masuk ke rumah warga serta melakukan penganiayaan. Ini jelas murni kriminal, dan siapapun pelakunya harus ditindak,” tegas Gawel diamini Adi, Minggu (2/9). Tidak hanya aparat kepolisian saja yang mesti turun tangan menangani fenomena gerombolan bermotor belakangan ini. Tapi juga aparat penegak hukum lainnya mesti ikut terlibat agar kondisi keamanan dan ketertiban di Cianjur tetap kondusif. “Harus ada bentuk pengamanan dari aparat TNI maupun Polri menyikapi fenomena gerombolan bermotor akhir-akhir ini. Bagaimana masyarakat Cianjur mau aman dan nyaman pergi ke luar rumah jika setiap harinya selalu dihantui ancaman gerombolan motor,” kata dia.Q (RUS)

Yance Klaim Dapat Dukungan Pondok Pesantren se Jabar

CIANJUR (LJ) Kemarau panjang hampir tiga bulan terakhir dan menimpa sekitar 18 kecamatan di Kabupaten Cianjur. Pemkab Cianjur menetapkan status siaga bencana kekeringan. Penetapan status siaga bencana ini diperkuat terbitnya Surat Penyataan Siaga Darurat Bencana Nomor: 360/2328/BPBD tertanggal 25 Juni 2012. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur Asep Suhara memaparkan, penetapan darurat siaga bencana kekeringan ini, mulai diberlakukan selama enam bulan terhitung 25 Juni 201225 November 2012. Kesiapsiagaan ini merupakan bentuk antisipasi kemungkinan bencana kekeringan. “Kita sudah menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan ini sejak 25 Juni 2012 yang dituangkan dalam Surat Keputusan Bupati Cianjur. Dalam surat itu, bupati mengimbau kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kabupaten Cianjur untuk bisa mengerahkan segala potensi sumber daya yang ada dalam rangka siaga darurat bencana yang bisa ditimbulkan akibat bencana kekeringan yang melanda Cianjur,” kata Asep kepada wartawan, kemarin.Menurut Asep, BPBD Kabupaten Cianjur hanya bersifat mengkoordinasikan dengan setiap OPD. Artinya, jika suatu saat bencana kekeringan melanda, setiap OPD harus segera menyiapkan kebutuhan berkaitan dengan anggaran.“Misalnya saja di suatu wilayah membutuhkan pembuatan sumur air. Kita akan mengordinasikannya dengan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Pertambangan (PSDAP). Nanti dinas terkait membuat rencana anggaran biaya (RAB) termasuk kaitan teknisnya. Alokasi biayanya sendiri nanti mengambil dari dana siaga bencana,” kata dia. Q (AGS)

SUKABUMI (LJ) – Empat desa di kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi tidak terekam anggaran usulan sarana prasarana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MP) tahun anggaran (TA) 2012. Hal itu terungkap dalam Musyawarah Antar Desa (MAD) yang digelar Tim Pelaksana Dana Operasional Kegiatan (TP DOK), Iwan Ari Gunawan bersama Fasilitator Kecamatan (FK) Brata Kusuma dan Fasilitator Teknik (FT), Otto Widadi yang dibuka Camat Cidahu, H Ateng Sujana, SIP didampingi Kapolsek AKP Athena Rustandi dan Danposramil, Pelda Rasmita di Aula Kecamatan Cidahu, kemarin, yang dihadir para Kepala Desa, PJOK, BPUPK, BKAD, FT GSC (Nano Sukmana), UPK, KPMD, TPK dan seluruh pelaku PNPM dari delapan desa. Menurut FK MP, Brata Kusuma, pada TA 2012 ranking prioritas pendanaan usulan Simpan Pinjam Perempuan (SPP) Desa Tangkil menduduki peringkat pertama dengan 10 kelompok dan penerima manfaat sebanyak 100 orang. Peringkat kedua Desa Girijaya sebanyak 4 kelompok dan pemanfaat sebanyak 43 orang. Tempat ketiga diduduki Desa Pasirdoton sebanyak 3 kelompok dengan pemanfaat 31 orang.Untuk usulan sarana dan prasarana yang usulannya diluar SPP desa yang tidak terdanai antara lain rabat beton Desa Jayabakti, Desa Pasirdoton dan Desa Girijaya sepanjang 1.630 Meter dengan lebar 2,5 meter. Desa Tangkil dan Desa Pondokaso

pada bagian wajahnya setelah dikeroyok gerombolan bermotor. Sementara satu orang rekannya, Sugiawan Sigit (18), berhasil melarikan diri dari aksi brutal gerombolan motor. “Saya rencananya mau main ke rumah teman di Jebrod. Tapi jalanjalan dulu ke Ramayana. Pas di Ramayana berpapasan sama gerombolan motor. Waktu itu kira-kira ada 12 motor. Lima orang menghentikan motor saya. Tanpa sebab langsung mengeroyok dan menyabetkan samurainya ke arah muka saya,” kata Asep di Mapolres Cianjur, Minggu (2/9). Asep pun minta pertolongan kepada warga sekitar. Meski nyawanya selamat, namun nahas, sepeda motornya raib, diduga dibawa gerombolan bermotor. Aksi gerombolan motor bermotor berlanjut ke Jalan HOS Cokroaminoto. Sementara di Gang Kartini Jalan Siliwangi, mereka juga membacok dua orang remaja tanggung. Malahan di Gang Kirana, gerombolan bermotor ini berani mengobrak-abrik rumah ketua RT setempat dan diduga melakukan penganiayaan. Ketua IMI Korwil Kabupaten Cianjur Deni ‘Gawel’ Sunarya didampingi Humas Adi Supriyadi men-

(WHD)

CIANJUR (LJ)- Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jabar Irianto MS Syafiuddin alias Yance yang juga calon Gubernur Jawa Barat dari Partai Golkar, mengklaim mendapatkan dukungan hampir semua pondok pesantren (pontren) di Jawa Barat. Hal ini menjadikan modalnya untuk melenggang menuju Jabar satu pada 2013.”Syukur Alhamdulillah, hampir semua Pondok Pesantren yang ada di Jawa Barat menyatakan dukungan kepada saya untuk menjadi Gubernur Jawa Barat nanti,” kata Yance saat menghadiri halal bilhalal di Pontren Al Fatmah Pasir Hayam Kabu-

paten Cianjur, kemarin. Pihaknya bertekad akan terus menghidupkan pontren di Jawa Barat sebagai suatu gerakan untuk pembentukan akhlak. Apalagi kalau melihat di daerahnya bahwa setiap muslim wajib mengenakan jilbab, tidak hanya dikalangan pesatren saja, tapi juga masyarakat umum. “Salah satu filter untuk menyaring derasnya tekhnologi saat ini adalah pendidikan pesantren. Makanya kita akan terus dorong pesantren agar lebih berkembang,” tegas Yance yang mantan bupati Indramayu. Sementara itu Pimpinan Pondok Pesantren Al Fatmah

di Pasir Hayam, Kabupaten Cianjur, juga menyatakan mendukung penuh niat Irianto MS Syafiuddin mencalonkan diri menjadi Gubernur Jawa Barat pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jabar 2013. Dukungan tersebut disampaikan pimpinan Pontren saat Yance menghadiri acara halal bilhalal di pontren tersebut”Pada pelaksanaan Pilgub mendatang kami siap memenangkan Kang Yance menjadi Gubernur Jawa Barat 2013 mendatang. Mudah-mudahan bisa terwujud,” kata Pimpinan Pontren Al Fatmah KH Abdulah Usman Akiki Pimpinan Pontren Al Fatmah. Dikatakan Abdullah, kedatangan Yance ke Pontren yang dipimpinnya merupakan untuk kedua kalinya. “Keberadaan pontren kita memang masih baru. Tapi meski begitu, kita sudah memiliki bangunan sendiri, majelis taklim, SMP plus, SMK perbankan, perguruan tinggi sekolah ilmu tarbiyah, serta STIE. Apa yang menjadi modal kami saat ini, tentunya Pontren Al Fatmah mendukung penuh Kang Yance jadi Gubernur Jawa Barat,” kata dia. Q (RUS)

Soal Sampah Dikhawatirkan Merusak Situs Megalitikum Gunung Padang

7

Dua Motor Diduga Milik Gerombolan Motor Dibakar

SUMEDANG- Dua sepeda motor yang diduga milik anggota geng motor, malam dinihari dibakar warga kelurahan Talu, Kecamatan Sumedang Utara.Menyusul adanya aksi kekerasan dan pengrusakan oleh gerombolan bermotor beberapa waktu lalu di sejumlah titik di Sumedang.Menurut Kasatreskrim Polres Sumedang AKP Suparma, aksi gerombolan bermotor yang telah melakukan pengrusakan sangat disesalkan, dan pihaknya telah memintai keterangan saksisaksi dan sejumlah tindakan pemeriksaan.Aksi gerombolan bermotor, dilakukan diwilayah alun-alun Tegalkalong, Sumedang Utara.Di tempat ini, mereka melakukan pengrusakan gerobak pedagang kaki lima dan dua unit kendaraan bermotor roda dua yang sedang diparkir di sekitar Alunalun,jelasnya.Warga yang menyaksikan kejahatan gerombolan bermotor ini, langsung melakukan pengejaran tapi tak berhasil menangkap para pelau. Aksi massa dilanjutkan dengan melakukan penyisiran sejumlah titik yang dianggap menjadi basis gerombolan bermotor. Hasilnya, dua unit sepea motor yang diduga milik anggota gerombolan,lalu dibakar massa. Q (YAT)

Bahaya Kekeringan Mengancam, Warga Diminta Hemat Air

SUKABUMI-Masyarakat Kota Sukabumi diminta untuk menghemat air bersih, menyusulnya ancaman kekeringan yang melanda sejumlah daerah di Indonesia termasuk kota dan kabupaten Sukabumi. Selain itu, warga dimintai mewaspadai dampak negatif yang mungkin saja bisa timbul akibat kemarau tahun ini.“Ancaman lain, bisa saja munculnya serangan penyakit dan bahaya kebakaran. Karena itu, saya minta warga untuk terus mewaspadai secara dini, musim kemarau ini,” harap Walikota Sukabumi, Mokhamad Muslikh Abdussyukur, kemarin.Walikota Sukabumi juga menghimbau agar segenap lapisan warga masyarakat, khususnya warga masyarakat Kota Sukabumi, bila mengalami musibah, agar segera menghubungi dan melaporkannya kepada aparat dinas, instansi dan lembaga terkait, atau kepada aparat kelurahan dan kecamatannya masing-masing. “Tujuannya, agar kita dapat memberikan penganganan secepat mungkin dan ditangani secara terpadu dan terkoordinir,” paparnya. Sementara Direktur PeQ END Daerah Air Minum Tirta Bumi Wibawa (PDAM rusahaan TBW) Kota Sukabumi, Helmi Sutikno, didampingi Kepala Unit Pelayanan Tangki PDAM TBW Kota Sukabumi, Eri Murdiana menjelaskan, dalam tiga bulan terakhir ini, jumlah pesanan air bersih dari warga masyarakat, terus meningkat. Setiap harinya bisa mencapai 35 sampai 40 tangki, atau mengalami peningkatan sebesar 100 persen, dibanding hari-hari biasa yakni antara 15 sampai 20 tangki. Pada umumnya, mereka yang membutuhkan air bersih tersebut, mayoritas berasal dari warga masyarakat Kabupaten Sukabumi, diantaranya dari warga masyarakat Kecamatan Cisaat, Kecamatan Sukaraja, Kecamatan Cireunghas dan sekitarnya. Sedangkan untuk wilayah Kota Sukabumi, hingga saat ini masih terbilang normal. Q (HEP)

Polres Cimahi Gelar Operasi Gabungan

CIANJUR (LJ)- Banyaknya pengunjung yang datang ke situs Megalitikum Gunung Padang di Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur ternyata menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi Wahana Lingkungan Hidup (Walhi). Pasalnya, dengan semakin banyaknya pengunjung dipastikan juga mempengaruhi peningkatan volume sampah. Jika hal itu tidak ditangani dengan baik akan berdampak luas. Koordinator Simpul Bodebekpunjur (Bogor, Depok, Bekasi, Puncak, Cianjur) Walhi Jabar, Eko Wiwid mengatakan, tidak hanya masalah sampah yang dikawatirkan, masalah keutuhan batu situs juga menjadi perhatian. Semakin banyak pengunjung, semakin rawan keutuhan batu situs bisa terjaga. “Salah satu yang kami khawatirkan adalah soal pengelolaan sampah yang tidak teratur. Sejak awal sebelum ramai seperti sekarang ini,

kami sudah khawatr. Bisa dibayangkan jika setiap pengunjung yang datang membawa sampah setengah ons, dikali jumlah pengunjung sebanyak 5.000 orang selama liburan, sudah berapa banyak sampahnya,” kata Eko kepada wartawan, kemarin. Melihat kondisi tersebut, pihaknya meminta Pemerintah Pusat khususnya Bidang Kepariwisataan dan Kebudayaan, untuk segera melakukan tindakan atas terjadinya pencemaran sampah yang terjadi di Gunung Padang. “Tidak hanya masalah sampah yang harus segera ditangani, tapi masalah proteksi terhadap keberadaan Gunung Padang dengan membuat zonasi situs untuk kepentingan penyelamatan situs dan ekologi sekitar situs, harus segera dilakukan. Jangan sampai seluruh pengunjung dibiarkan masuk keareal situs hingga tidak terkontrol,” paparnya. Secara

terpisah Wakil Bupati Cianjur, Suranto mengatakan, untuk memelihara, merenovasi dan memperbaiki fasilitas di kawasan Situs Gunung Padang bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, namun juga harus bekerja sama dengan masyarakat setempat. Selain itu masyarakat setempat juga harus diperhatikan kesejahteraannya dengan tanpa menghilangkan keaslian seni dan budaya yang ada dilingkungan kawasan situs Gunung Padang. “Kita harus terus menjaga dan melestarikan keberadaan situs megalit Gunung Padang ini dan mendukung aktifitas para peneliti agar mampu mengungkap misteri yang terkandung didalamnnya sebagai kekayaan budaya Indonesia. Saya menghimbau agar masyarakat yang ingin melihat situs ini agar menjaga kebersihan dan tidak diperkenankan melakukan pengrusakan,” kata Suranto. Q (RUS)

CIMAHI- Polres Cimahi menggelar operasi kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Cimahi,pada sejumlah titik, pusat kota, pusat ekonomi perlintasan jalan tol dan wilayah perbatasan serta sejumlah titik lainnya yang dinilai rawan. Dalam operasi gabungan, kemarin itu, selain itu, merazia kendaraan bermotor roda empat dan roda dua, petugas juga melakukan razia benda-benda mencurigakan dan berbahaya.Dalam kegiatan kali ini, sebanyak 110 anggota yang terdiri dari unsur polri, TNI dan lainnya, mulai melakukan kegiatan sejak pukul 22.00 WIB sampai selesai. Menurut Kapolres Cimahi AKBP Anwar melalui Kabag. Ops Polres Cimahi Kompol Ijang Syafei,mengatakan, sasaran operasi malam ini, terutama sekali adalah terhadap kepemilikan senjata tajam, senjata api, dan benda-benda mencurigakan lainnya.“Adapun terhadap kendaraan bermotor, kita melakukan pemeriksaan secara intensif, karena kami mengantisipasi adanya terorisme,” tuturnya. Q (HER)


SENI BUDAYA DAN PANTURA Tari Ronggeng Gunung

Q

A

bahwa kesenian Ronggeng Gunung berkait erat dengan kisah Dewi Samboja (www. korantempo.com). Dewi Samboja adalah puteri ke-38 dari Prabu Siliwangi yang bersuamikan Angkalarang. Konon, suatu saat suami sang Dewi yaitu Angkalarang mati terbunuh oleh Kalasamudra (pemimpin bajak laut dari seberang lautan). Dewi Samboja sangat bersedih hatinya karena suami yang dicintainya telah meninggal dunia dan ia sangat marah kepada Kalasamudra yang telah membunuh suaminya. Untuk menghilangkan kesedihan dan sekaligus kemarahan puterinya atas kematian Angkalarang, maka ayahandanya, yaitu Prabu Siliwangi memberikan wangsit kepada Dewi Samboja. Isi wangsit tersebut adalah bahwa untuk dapat membalas kematian Angkalarang dan membunuh Kalasamudra, Dewi Samboja harus menyamar sebagai Nini Bogem, yaitu sebagai seorang penari ronggeng kembang. Dan, berdasar wangsit itulah, Dewi Samboja mulai belajar menari ronggeng dan seni bela diri. Singkat cerita, pergelaran ronggeng di tempat Kalasamudra pun terjadi. Dan, ini berarti kesempatan bagi Dewi Samboja untuk membalas kematian suaminya. Konon, ketika sempat menari bersamanya, Dewi Samboja mewujudkan niatnya, sehingga perkelahian pun tidak dapat dihindari. Perkelahian itu baru berakhir ketika Dewi Samboja dapat membunuhnya.Versi keempat mirip dengan versi ketiga, hanya jalan ceritanya yang berbeda. Dalam versi ini perkawinan antara Dewi Siti Samboja dan Raden Anggalarang, putra Prabu Haur Kuning dari Kerajaan Galuh, tidak. direstui oleh ayahnya. Untuk itu, pasangan suami-isteri tersebut mendirikan kerajaan di Pananjung, yaitu daerah yang kini merupakan Cagar Alam Pananjung di obyek wisata Pangandaran. Suatu saat kerajaan tersebut diserang oleh para perompak yang dipimpin oleh Kalasamudra, sehingga terjadi pertempuran. Namun, karena pertempuran tidak seimbang, akhirnya Raden Anggalarang gugur. Akan tetapi, istrinya, Dewi Siti Samboja, berhasil menyelamatkan diri.dan mengembara. Dalam pengembaraannya yang penuh dengan penderitaan, sang Dewi akhirnya menerima wangsit agar namanya diganti menjadi Dewi Rengganis dan menyamar sebagai ronggeng. Di tengah kepedihan hatinya yang tidak terperikan karena ditinggal suaminya, Dewi Rengganis berkelana dari satu tempat ke tempat lainnya. Tanpa terasa, gunung-gunung telah didaki dan lembah-lembah dituruni. Namun, di matanya masih terbayang bagaimana orang yang dijadikan tumpuan hidupnya telah dibunuh para perompak dan kemudian mayatnya diarak lalu dibuang ke Samudera Hindia. Bersambung...

8

Artist

1

Tarian Bersejarah dari Selatan Jawa Barat SAL USUL Ciamis adalah SAL-USUL suatu daerah yang ada di Jawa Barat. Di sana ada tarian khas yang bernama Ronggeng Gunung. Tari Ronggeng Gunung sebenarnya masih dalam koridor terminologi ronggeng secara umum, yakni sebuah bentuk kesenian tradisional dengan tampilan seorang atau lebih penari. Biasanya dilengkapi dengan gamelan dan nyanyian atau kawih pengiring. Penari utamanya adalah seorang perempuan yang dilengkapi dengan sebuah selendang. Fungsi selendang, selain untuk kelengkapan dalam menari, juga dapat digunakan untuk menggaet lawan (biasanya laki-laki) untuk menari bersama dengan cara mengalungkan ke lehernya. Ada beberapa versi tentang asal-usul tarian yang tumbuh dan berkembang di kalangan masyarakat Ciamis Selatan (masyarakat: Panyutran, Ciparakan, Burujul, Pangandaran dan Cijulang) ini. Versi pertama mengatakan bahwa Ronggeng Gunung diciptakan oleh Raden Sawunggaling. Konon, ketika kerajaan Galuh dalam keadaan kacau-balau karena serangan musuh, Sang Raja terpaksa mengungsi ke tempat yang aman dari kejaran musuh. Dalam situasi yang demikian, datanglah seorang penyelamat yang bernama Raden Sawunggaling. Sebagai ungkapan terima kasih atas jasanya yang demikian besar itu, Sang Raja menikahkan Sang Penyelamat itu dengan putrinya (Putri Galuh). Kemudian, ketika Raden Sawunggaling memegang tampuk pemerintahan, beliau menciptakan tarian yang bernama Ronggeng Gunung sebagai sarana hiburan resmi di istana. Penarinya diseleksi ketat oleh raja dan harus betul-betul mempunyai kemampuan menari, menyanyi, dan berparas cantik, sehingga ketika itu penari ronggeng mempunyai status terpandang di lingkungan masyarakat. Versi kedua berkisah tentang seorang puteri yang ditinggal mati oleh kekasihnya. Siang dan malam sang puteri meratapi terus kematian orang yang dicintainya. Selagi sang puteri menangisi jenasah kekasihnya yang sudah mulai membusuk, datanglah beberapa pemuda menghampirinya dengan maksud untuk menghiburnya. Para pemuda tersebut menari mengelilingi sang puteri sambil menutup hidung karena bau busuk mayat. Lama-kelamaan, sang puteri pun akhirnya ikut menari dan menyanyi dengan nada melankolis. Adegan-adegan tersebut banyak yang menjadi dasar dalam gerakan-gerakan pada pementasan Ronggeng Gunung saat ini. Versi ketiga yang ditulis oleh Yanti Heriyawati dalam tesisnya yang berjudul “Doger dan Ronggeng, Dua Wajah Tari Perempuan di Jawa Barat”. Versi ini menyatakan

LINGKAR R JABAR J Edisi 136 - Tahun 1 - Senin, 03 septrmber 2012

INFOTAINMENT

Nikita Willy

Tak Mau Manja, Mengurus Diri Sendiri

A

RTIS peran Nikit Nikita Will Willy ttak k mau menjadi manja ain untuk mengdengan didandani oleh orang lain hadiri acara yang tak formal. Kekasih pesepak bola naturalisasi Diego Michiels ini suk merias ternyata lebih suka bersolek sendiri, termasuk wajahnya. Bahkan, Nikita juga acapkali menata rambutnya sendiri supaya lebih efisien dan tidak tergantung pada penata rambut. a“Biasa make-up sendiri, kecuali di acara besar. Jadi, sekalian saya belajar juga, biar enggak manja. Kalau acara formal, sama orang dan kelihatan lebih tebal. Sementara, kalau di sini, lebih tipis,” jelas Nikita dalam wawancara di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, akhir pekan kemarin. Nikita, yang mulai menata sendiri dandanannya ketika menghadiri pesta ulang tahun teman baiknya, juga terbiasa menata rambutnya sendiri. ya “Rambut juga, kalau pergi-pergi saja, saya g, tapi sendiri (yang menatanya). Tadinya, panjang, i, simple untuk Mama minta potong, akhirnya potong. Jadi, dandan,” ujar Nikita. engaku kerap memilih Dalam kesempatan itu, Nikita juga mengaku am lemak omega-3 unmengonsumsi minyak ikan, yang kaya asam ak. Karena kandungan tuk membantu proses tumbuh kembang otak. tin mengonsumsinya. gizi di dalamnya, Nikita pun mengaku rutin nya. “Aku rutin minum minyak dari ikan,” katanya. Tak cuma mengonsumsi minyak ikan, Nikita juga mengaku njaga kebugaran tukerap melakukan suntik vitamin untuk menjaga buhnya. “Terus dua minggu sekali di lokasi shooting selalu diset agar tubuh tetap untik vitamin, dan itu sangat berguna banget fit,” ungkap dara kelahiran Jakarta 29 Juni 1994 itu. deal, Nikita Willy Untuk menjaga berat badannya tetap ideal, n yang disantapnmengaku tidak pernah membatasi hidangan ya. Pemain sinetron dan film yang mulai menekuni tarik suapannya karena ia ara ini merasa belum perlu membatasi santapannya masih dalam masa pertumbuhan. m pertumbuhan, “Aku kan masih remaja, masih dalam si makanan. Sejadi aku rasa enggak perlu lah membatasi ni. Namun, unmuanya dimakan aja,” ucap dara cantik ini. olahraga di gym tuk mengimbangi itu, akunya, ia rajin berolahraga kalau tak sibuk shooting. “Biasanya, kalau lagi break dari gu nge-gym tershooting, aku bisa setiap hari kecuali Minggu nggu sekali ya,” us. Tapi, kalau lagi shooting, paling seminggu terangnya. Sementara itu, untuk merawat wajah dan tubuhnya, pemain film Bestfriend dan pelantun lagu “Ku Tetap Meggu sekali. “ Aku nanti” ini mengaku datang ke salon seminggu biasanya ke salon seminggu sekali untuk hair mask, massage, on. Biasanya, kalo creambath, luluran aja. Aku jarang creambath di salon. aku lakukan itu sendiri di rumah,” ujarnya.. Q DOD

PANTURA Soal Pembuatan Sumur Artesis

Pemkab Purwakarta Tak Miliki Anggaran

K

AB PURWAKARTA (LJ). AB.PURWAKARTA (LJ) – Keluhan ratusan kepala keluarga (KK) didua RW di Desa Cibinong Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta terhadap kesulitan mandapatkan pasokan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga, seperti MCK (mandi cuci dan kakus) langsung mendapat respon dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM). Bahkan dinas tersebut menghimbau kepada aparat pemerintah tingkat bawah, baik desa maupun kecamatan segera mengajukan permohonan bantuan pembuatan sumur bor artesis untuk mengantisipasi krisis air bersih yang dirasakan warga. “Agar warga tak kesulitan mendapatkan air bersih dimusim kemarau ini, kami himbau agar desa dan kecamatan yang sudah mulai merasakan dampak kekeringan secepatnya mengajukan bantuan tersebut. Nantinya, kami dari Pemkab Purwakarta akan mengajukannya ke pemerintah provinsi Jawa Barat

” ungkap Tarsamana ataupun pusat pusat,” Setiawan, Kepala DESDM Kabupaten Purwakarta kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Ditanya kenapa harus mengajukan bantuan ke provinsi atau pusat, kata dia, karena untuk membuat sumur bor artesis Pemkab Purwakarta dinilai belum mampu melakukannya. Alasannya, anggaran yang dikeluarkan cukup besar untuk pembuatan sumur tersebut. “Kalau pemkab yang bagun, darimana biayanya. Terlebih yang mengalami krisis kekeringan air bukan hanya satu kecamatan, melainkan se kabupaten,” jelas Tarsamana. Seperti diberitakan sebelumnya, sekitar 500 KK yang terdapat di RW 03 dan RW 04 Desa Cibinong Kecamatan Jatiluhur, sudah beberapa minggu ini kesulitan mendapatkan air bersih. Hal itu terjadi akibat sumur milik warga yang selama ini menjadi andalan, menyusut drastis. Padahal lokasi pemukiman penduduk tersebut, lokasinya

tidak jauh dari waduk Jatiluhur Jatiluhur. Untuk memenuhi kebutuhan mandi cuci dan kakus (MCK), warga di kedua RW itu terpaksa memanfaatkan sumber air dari Sungai Cikembang. Itupun kondisinya saat ini menjadi kotor, selain banyak yang menggunakan air, Sungai Cikembang juga tercemar limbah dan banyak warga yang memanfaatkannya sebagai kakus. Jika kondisi ini terus berlarut, besar kemungkinan akan banyak warga terserang penyakit. Sebab kesadaran masyarakat terhadap lingkungan, sangat kurang. Padahal, air merupakan kebutuhan pokok warga yang harus di jaga kebersihannya. Karenanya mereka berharap, Pemkab Purwakarta segera turun tangan untuk mengatasi kesulitan air bersih. “Kesulitan air bersih ini kami sudah laporkan kepihak pemerintah desa dan kecamatan agar disampaikan ke Pemkab, sehingga lingkungan kami bisa segera dibantu,” tukas Maesaroh, warga Desa Cibinong. Q YAS

Kenaikan UMK 2013 Tunggu Hasil Survei

K

AB PURWAKARTA (LJ)Meski belum bisa menentukan besaran kenaikan gaji yang akan diterima buruh atau pekerja di Kabupaten Purwarata, namun Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) telah memprediksi, akan ada kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2013 mendatang. Salah satu diindikator kenaikan UMK itu pada penambahan item dalam penentuan Kebutuhan Hidup Layak (KHL). “Para pengusaha akan mentaati dan merespon setiap keputusan regulasi, termasuk pula berkaitan dengan penambahan item yang menjadi patokan penentuan KHL,” kata Darus Krisdanu Purwana, Sekretaris Apindo KAbupaten Purwakarta kepada LINGKAR JABAR,Jumat (31/8) terkait rencana kenaikan UMK di Purwakarta. Ia mengatakan, rencana kenaikan UMK tersebut berdasarkan adanya peraturan perundang-undangan dari 46 menjadi 60 item KHL. Beberapa item penambahan tersebut, di antaranya

berkaitan penyelarasan penggunaan BBM dari minyak tanah ke gas dan adanya penambahan daya listrik yang digunakan dari 450 watt menjadi 900 watt. Sedangkan kebutuhan pulsa yang belakangan didesak buruh agar menjadi salah satu item, sambung dia, tidak bisa masuk dalam kategori. Hanya saja, besaran KHL belum bisa ditentukan sebelum adanya survei lapangan guna mengecek harga-harga barang. “Makanya Apindo akan mengakumulasi kebutuhan berdasarkan 60 item KHL tersebut,” ujarnya. Jika sudah dilakukan survei, lanjut dia, pihaknya bisa melihat berapa sebenarnya kebutuhan riil masyarakat. Meskipun demikian, jika item KHL bertambah, maka secara otomatis UMK juga akan naik. Sedangkan untuk lokasi survei, tim yang dibentuk Apindo akan memilih dua tempat survei yakni Pasar Rebo dan Pasar simpang. Kedua pasar tradisional ini, Sambung Darius, sering dijadikan rujukan dan tempat survei KLH setiap tahun-

nya. Dan hasil survei merupakan besaran riil, mengenai harga barang yang berlaku.”Untuk itu, kami akan lakukan survei terhadap kedua pasar itu sebagai dasar penentuan kenaikan UMK,” paparnya. Sementara Anda Wisata, salah seorang buruh yang bekerja pada perusahaan asing di kawasan industri Kota Bukit Indah (KBI) Kabupaten Purwakarta menyatakan, meskipun jumlah item KHL ada penambahan, namun dinilai masih sangat kurang. Pasalnya, hitungan itu diselaraskan dengan status buruh lajang. Sedangkan keadaan buruh saat ini, katanya, banyak yang sudah bekeluarga yang otomatis kebutuhan sehari-hari juga bertambah. Beberapa waktu lalu, lanjut Anda, buruh menginginkan agar lebih dari 120 item menjadi patokan KHL. Namun pada kenyataannya, hanya 60 dari 46 item sebelumnya yang disetujui. “Jadi kami minta agar kenaikan UMK dilihat juga dengan kondisi atau status para pekerja,” tukasnya. Q YAS

Kepsek Gelatik Ngaku Takut Masuk Kantor

C

IREBON (LJ)- Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gelatik Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon, Suryaman mengaku takut apabila menempati ruangan kantornya. Kenapa, sebab kondisi bangunan kantornya itu sudah memprihatinkan dan nyaris ambruk.“Setiap hari perasaan takut saat didalam ruangan kantor pasti ada, karena kondisi

atap atau plapon sudah habis dimakan rayap,” akunya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Ia mengatakan, walaupun sekolahnya sudah pernah mendapat bantuan pembangunan ruang kelas baru dari Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, namun ruangan kerjanya belum diperbaiki sama sekali. Dan itu mulai dari tahun 1978 atau semenjak berdirinya sekolah tersebut. Tak hanya atap plapon saja yang nyaris ambruk, lamanya umur bangunan itu menyebabkan dinding bangunan retak-retak. Sehingga, kata Suryaman, kondisi itu mempengaruhi kenyamanan dan mengancam nyawanya. “Kami berharap ada bantuan perbaikan dari Pemkot terutama Dinas pendidikan terkait kondisi kantor yang memang sudah tak layak huni tersebut,” paparnya. Selama ini, lanjutnya, pihak sekolah sudah mengajukan bantuan kepada dinas terkait, namun tak tahu kenapa sampai sekarang bantuan itu belum juga turun. Suryaman menambahkan, untuk persoalan ruang kelas disekolahnya itu sudah hampir mencukupi dan masih layak, karena dari jumlah siswa sebanyak 171 terdapat 6 kelas. “Tapi masih ada kekurangan yang harus dibantu pemerintah agar kualitas pendidikan disekolahnya meningkat, yakni persoalan membeler yang masih kurang,” tukasnya. Q AGS-C12


LINGKAR CIREBON

Edisi 136 - Tahun 1 - Senin, 03 septrmber 2012

Dugaan Mafia CPNS

Lintas

Akademisi Tuding Walikota Ikut Tanggungjawab

KOTA CIREBON (LJ)– Ketenangan Walikota Cirebon, Subardi selaku kepala daerah diwilayah pemasok udang bakal terusik setelah munculnya dugaan mafia CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) dilingkungan RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) yang melibatkan pejabat setempat berinisial HS. Pasalnya, kalangan akademisi Kota Cirebon menuding Walikota harus bertangungjawab

terhadap kasus yang saat ini tengah diselidiki jajaran Polsek Utara Barat (Utbar). “Sebagai Walikota harus bertangungjawab dalam masalah ini. Toh yang menempatkan pejabat dilingkungan pemerintahan semua melalui hak prerogatif pemimpin daerah,” ungkap Irsad Sidik, akademisi yang juga pengamat hukum kepada LINGKAR JABAR kemarin.

Ia mengatakan, kejadian ini bisa dikaitkan dengan penempatan pejabat yang dinilai asal dan tidak melihat dari SDM (sumber daya manusia) berdasarkan kemampuannya oleh Walikota.Apabila ingin diperbaiki, lanjutnya, harus mengubah semuanya, mulai dari pimpinan rumah sakit, dilanjutkan dengan bawahannya. Baginya, seorang pimpinan harus memiliki kemampuan managerial yang tinggi. Sistem perekrutan CPNS pun harus diubah agar tidak ada oknum yang bermain. “Kalau mau diperbaiki harus mulai dari atas baru ke bawah, sistem perekrutan PNS pun harus diubah juga,” tegas Irsad yang juga mantan Ketua KPU. Terjadinya mafia CPNS di RSUD Gunung Jati merupakan kesalahan fatal. Karena bagaimanapun, RSUD Gunung Jati tidak berhak menerima pagawai baru, yang mempunyai hak menerima pegawai baru atau PNS adalah Pemkot melalui BKD (Badan Kepegawaian Daerah). “Jelas ini pelanggaran dan harus ditindak tegas pimpinan daerah,” ujar dosen hukum

Penyandang Cacat Dapat Bantuan Alat

Unswagati Cirebon ini. Sementara, jajaran Polsek Utbar sudah melakukan pemeriksaan terhadap tiga saksi, yakni Sulani, Yayat Sudrajat dan Herpani. Rencananya pihak kepolisian akan kembali memanggil lima saksi untuk membongkar kasus tersebut. “Minggu depan kita akan fokus pada pemeriksaan lima nama yang diduga merupakan korban HS. Nama-nama seperti S, SP, DA, AS, dan NH,” ujar Kapolsek Utbar, Kompol Hasanudin. Hasanudin mengaku, kesulitan dalam penyelidikan kasus mafia CPNS, karena para saksi yang telah diperiksa tidak terlalu banyak bicara. Hal lain, para korban tidak segera melaporkan kasus yang dialaminya kepada polisi. “Kesannya para korban tutup mulut karena tidak mau melaporkan kasus mafia CPNS ini kepada kepolisian. Sehingga kita kesulitan mengungkap kasus ini. Makanya bagi siapa yang merasa telah menjadi korban agar segera melaporkan,” jelasnya. Q

NAN/SUP/TUS(C.12)

KAB CIREBON –Sebanyak 196 buah alat bantu fisik yang diperuntukan untuk membantu penyandang cacat di Kabupaten Cirebon telah diberikan Dinas Sosial (Dinsos). Bantuan sebanyak itu untuk meringankan beban para penyandang cacat saat akan melakukan aktivitas.“Terhitung sejak tahun 2007 hingga 2012, Dinsos telah mengeluarkan bantuan alat untuk penyandang cacat sebanyak itu,” ungkap Dadang Heryadi, Kepala Bidang (Kabid) Pemulihan Sosial pada Dinsos Kabupaten Cirebon kepada LINGKAR JABAR, kemarin.Ia mengatakan, dinasnya tidak hanya memberikan bantuan berupa alat bantu fisik saja, tetapi agar penyandang cacat yang ada di wilayah Cirebon mandiri, mereka diberikan bantuan modal dan dilatih keterampilan. “Untuk bantun fisik diantaranya kursi roda, tongkat ketiak, Headring (alat dengar) dan tongkat putih untuk tuna netra. Sedangkan untuk bantuan modal dan keterampilan akan dilakukan setiap tahun,” ujarnya.Persyaratan untuk mendapatkan alat bantu fisik, menurut Dadang cukup mudah. Mereka hanya memberikan data pendukung, seperti melampirkan foto kecacatannya, memiliki kartu keluarga, surat keterangan tidak mampu (SKTM) dan pengantar dari desa setempat yang menerangkan bahwa orang tersebut benar-benar cacat. “Bantuan ini tentunya kami prioritaskan bagi keluarga yang kurang mampu,” paparnya. Ia berharap, alat bantu tersebut bisa bermanfaat dan dimanfaatkan dengan baik oleh para penyandang cacat. “Jangan sampai alat bantu ini hanya dimanfaatkan di rumah saja, setidaknya juga digunakan di luar rumah kalau memang itu dapat menunjang mobilitasnya,” tukas Dadang yang diamini Kasi Pemulihan Penyandang Cacat Bidang Pemulihan Sosial, Mimin Rusmiati, dan Kasi Pemulihan Anak dan Tuna Sosial Bidang Pemulihan Sosial, Uun Kurniasih. Q

Proyek Jalan Diduga Asal Jadi

KAB CIREBON (LJ)- Proyek pembangunan penghubung antara Desa Suranenggala Lor Kecamatan Greget menuju Kertasura Kecamatan Kapetakan yang dikerjakan CV Andrian disoal LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat). Karena dalam pelaksanaan pembangunannya diduga kuat dilakukan secara asal dan tidak mengacu kepada bestek. “Kalau kita lihat dari pelaksanaan proyek itu, pengusaha tak mengindahkan aturan sesuai yang tercantum dalam bestek,” ungkap Wegi Al Tasya, Ketua LSM PPC (Peduli Pribumi Cirebon) kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Ia menilai, pengusaha rekanan pemerintah itu sengaja tidak mempertimbangkan

kualitas jalan penghubung kedua kecamatan tersebut. Hal itu terlihat pada pelaksanaan pembangunan kontruksi jalan dengan tidak melapisi bangunannya terlebih dulu. “Masa pelaksana proyek langsung menimpanya dengan hotmix tanpa dilapisi bahan kontruksi lainnya,” ujarnya. Dalam pelaksanaan hotmixpun, pengusaha telah melakukan pengurangan volume pekerjaan. Pasalnya, jalan yang dibangun itu hanya mengunakan hotmix tak lebih setebal 1 cm, bahkan cenderung kurang dari 1 cm. “Kita menduga, pihak pelaksana hanya mementingkan keuntungan semata dibandingkan dengan kualitas pekerjaan. Buktinya ketebalan

hotmix sangat tipis sekali,” papar Wegi. Buruknya pengerjaan jalan desa itu, tak lepas dari peran pengawas Dinas Bina Marga atau Cipta Karya yang tidak maksimal menjalankan kinerjanya. Sebab, pengusaha tidak mungkin berani melakukan pengurangan volume pekerjaan jika pengawasannya dilaksanakan secara ketat. “Sebagai warga Cirebon, kita merasa prihatin dengan kondisi seperti itu. Terlebih anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan proyek nilainya mencapai Rp 560.071.000,” paparnya. Wegi mendesak agar pemerintah segera turun kelokasi peroyek dan melihat kondisi jalan yang dibangun mengunakan duit rakyat tersebut. “Kalau dibiarkan saja, kita pastikan umur jalan yang sudah dibangun duit ratusan juta itu tak akan tahan lama,” tegasnya. Sementara, ketika LINGKAR JABAR berhasil mengkonfirmasi pihak CV Andrian melalui telepon gemgamnya, Turba perwakilan pengusaha yang memenangkan tender membenarkan, apabila melaksanakan pekerjaan itu adalah perusahaannya, namun untuk pelaksanaan di lapangan pihaknya menyerahkan kepada mandor bernama Suminta. “Sebenarnya yang menghendel atau melaksanakan proyek, salah seorang wakil rakyat Kabupaten Cirebon bernisial U,” tukas Turba, melalui pesan singkatnya. Q

WAS(C.12)

Warga Kesulitan Dapatkan Air Bersih

KAB. CIREBON (LJ) – Warga Kabupaten Cirebon khususnya yang berada di Desa Kedawung, Kecamatan Kedawung terpaksa harus mengambil air bersih untuk kebutuhan rumah tangganya ke desa lain. Pasalnya, sumur yang dimiliki mereka sudah mengalmi kekeringan, begitu juga dengan kondisi sungai di Jl. Sultan Ageng Tirtayasa yang keberadaannya bisa dimanfaatkan untuk MCK (mandi cuci dan kakus) sudah mulai kering. Seperti dikatakan Karmin (47), warga Desa Kadawung, untuk mendapatkan air bersih dirinya mengambil ke Desa Sutawinangun yang jarak tempuhnya mencapai 25 kilom-

eter. “Ya, walaupun jaraknya jauh terpaksa kami lakukan,” keluhnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Menurut dia, mulai pagi hari sebanyak empat jerigen dibawanya untuk mendapatkan air bersih dengan menggunakan sepeda motor ke desa tetangganya tersebut. Ia mengaku, hal itu sudah terjadi sejak dua minggu lalu atau persisnya ketika aliran sungai di Jl. Sultan Ageng Tirtayasa kekeringan. “Empat jerigen air yang didapat di desa itu, hanya bisa mencukupi untuk kebutuhan satu hari. Sebab, selain digunakan sebagai keperluan MCK, air bersih itupun kami pakai un-

tuk minum,” paparnya.Hal senada juga dikatakan Sutinah (42), warga Desa Kadawung lainnya. Ibu rumah tangga itupun mengeluhkan kondisi wilayahnya yang sudah mulai kesulitan mendapatkan air bersih. “Sebelum sungai yang berada dijalan itu kering, kami selalu memanfaatkannya untuk kebutuhan rumah tangga. Tapi sekarang kondisinya kering, kami harus mendapatkan pasokan air bersih dengan mengambil ke desa lain,” jelasnya. Itupun lanjutnya, agar mendapatkan air bersih warga harus antri. Kenapa, karena tak hanya warga Kadawung saja yang mengambil air ke Desa Sutawinangun, tetapi warga desa lain yang kondisinya sudah kesulitan airpun mulai berdatangan. “Kami minta perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon untuk membantu kesulitan air bersih ini,” tukasnya. Dari pantauan dilokasi sungai di Jl. Sultan Ageng Turtayasa, kondisi sungai yang berasal dari Desa Cirebongirang, Kecamatan Talun itu sudah tidak lagi terdapat air, sehingga tak terlihat aktivitas warga dilokasi tersebut. Padahal dua pekan terakhir, sungai itu banyak dimanfaatkan warga untuk kebutuhan mencuci maupun kakus. Q GYO/PIP(C.12)

9

Puso Hantui Petani Kabupaten Cirebon

KAB. CIREBON (LJ) – Gagal panen (puso) menghantui para petani di Kabupaten Cirebon dimusim kemarau tahun ini. Bahkan dari data Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Kehutanan Kabupaten Cirebon, lahan padi yang saat ini sudah mengalami kekeringan seluas 11.568 hektar.Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Kehutanan, Ali Efendi mengatakan, belasan ribu hektar lahan padi yang kekeringan itu dibagi beberapa kategori. Untuk lahan yang dinyatakan puso sebanyak 3.149, sementara kondisi kekeringan berat seluas 2.128 hektar dan tanaman padi yang masuk kategori kekeringan tingkat sedang sekitar 2.927 hektar, serta kekeringan tingkat ringan seluas 3.364 hektar. “Diprediksikan bila kondisi cuaca hingga bulan September 2012 ini masih musim kemarau, lahan tanaman padi yang terancam mengalami kekeringan sekitar 4.096 hektar,” katanya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Dari seluruh lahan pertanian di wilayah Kabupaten Cirebon, diperkirakan kekeringan sudah mencapai 75 persen. Adapun lahan padi yang kekeringan itu, kondisi tanamannya masih bagus. Namun, pasokan air untuk mengaliri area sawah sudah tak lagi tersedia. “Karena irigasi untuk mengaliri lahan pesawahan sudah tidak lagi tersedia akibat kering,” paparnya. Ia menambahkan, upaya mengatasi meluasnya kekeringan tersebut, dalam waktu dekat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon akan mengefektifkan penggunaan pompa air di lahan sawah yang masih tersedia air. Selain itu juga, mengambil air dari sumur pantek serta mengintensifkan gilir giring yakni jadwal pembagian air antar kelompok tani. “Jadi para petani maupun kelompoknya membutuhkan pompa air, bisa meminjam ke dinas,” tukas Ali. Wilayah yang mengalami kekeringan saat ini meliputi Kecamatan Susukan, Arjawinangun, Gegesik, Panguragan, Kapetakan, Kaliwedi, Suranenggala, Pangenan, G Gunung Jati, Mundu, Astanajapura, Lemahabang, Waled, Ciledug, Losari dan lainnya. Q GYO/HEN(C.12)

GYO/HEN(C.12)

PDAM Turunkan Bantuan KAB CIREBON- Ratusan warga yang bertempat tinggal di Desa Karangkendal Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon berebut mendapatkan air bersih bantuan dari PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum). Sebab sejak tiga bulan terakhir, warga sangat kesulitan mendapatkan pasokan air untuk kebutuhan rumah tangganya. “Wajar saja kalau kami dan warga disini harus rebutan begitu ada bantuan dari PDAM, toh selama ini kami sangat sulit mendapatkan air untuk MCK (Mandi Cuci dan Kakus),” ungkap Rasidi, warga setempat yang terlihat membawa 3 jerigen saat pembagian air bersih itu.Ia mengaku, selama kekeringan melanda wilayahnya, warga terpaksa harus mengeluarkan kocek untuk mendapatkan air bersih sebagai kebutuhan sehari-hari. “Setiap hari kami harus membeli air bersih dengan biaya yang lumayan besar,” akunya.Rasidi berharap, bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon melalui BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) itu terus dilakukan. Mengingat, kondisi sumur warga maupun saluran air PDAM sudah tidak mengalir sama sekali.Sementara, kekecewaan nampak terlihat diraut wajah Sumaenah, karena tidak kebagian bantuan air bersih yang diberikan PDAM. Padahal, air bersih tersebut sudah sangat ditunggunya untuk mencukupi kebutuhan. “Kami berharap Pemkab Cirebon dalam pembagian air ini jangan hanya sekali dua kali dalam sehari, tapi harus sering dan minimal 10 tangki. Karena jumlah warga di sini cukup banyak dan sangat membutuhkan air bersih,” katanya. Q

GYO(C.12)

FSON Ramaikan Kota Cirebon KOTA CIREBON – Ribuan pehoby sepeda onthel berkeliling Kota Cirebon dalam ajang tahunan Festival Sepeda Onthel Nusantara (FSON) ke-3. Mulai berkeliling Kota Cirebon Minggu (2/9) pagi pukul 07.00 WIB. Mereka hadir dari berbagai daerah se-nusantara. Rute akan dimulai dari Gedung Negara di Krucuk, kemudian masuk ke jalan Slamet Riyadi, Jalan Wahidin, serta melintasi Jalan Tuparev Bypass. Memasuki Korem, peserta selama 30 menit untuk istirahat. Kemudian peserta melanjutkan perjalanan menuju Gua Sunyaragi, terus ke Tamansari, masuk Jalan Cipto, belok ke kanan Jalan Sudarsono, Kesambi, kemudian ke Pasar Balong dan ke Keraton Kasepuhan untuk istirahat. “Selepas istirahat di Keraton Kasepuhan, peserta akan bergerak kembali ke Gedung Negara melalui Jalan Aryodinoto, Yos Sudarso, Benteng, Jalan Sisimangaraja, Veteran, kemudian masuk ke Jalan Siliwangi dan berakhir di Gedung Negara,” kata Acep Surya, ketua pelaksana kegiatan sepeda onthel, kepada LINGKAR JABAR, kemarin,Acep mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk menjalin silaturahmi antar pecinta sepeda onthel se-nusantara. “Festival Sepeda Onthel tahun ini mengambil tema ‘Gemuruh Onthel Caruban Nagari’. Selain sebagai ajang silaturahmi, juga memperkenalkan seni dan budaya khas Cirebon kepada seluruh peserta dari berbagai daerah di Indonesia,” ungkapnya. Sebelumnya, para peserta FSON, Sabtu (1/9) malam dihibur oleh berbagai penampilan kesenian yang berlangsung di halaman kantor BKPP wilayah III Cirebon di Krucuk Kota Cirebon. Q NAN/HEN(C.12)

Pedagang Minta Jaminan Penuh

KAB. CIREBON (LJ) – Masih banyak pedagang Pasar Pasalaran, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon yang memilih tetap bertahan dan belum pindah ke lokasi pasar sementara dalam beberapa hari terakhir sebelum renovasi di mulai. Mereka baru akan pindah setelah Pemerintah Kabupaten Cirebon memberi jaminan penuh bahwa renovasi tidak akan berlangsung lebih dari empat bulan. Jum’at (31/8). Selain jaminan waktu renovasi, keengganan pedagang untuk pindah dipicu juga oleh kondisi pasar sementara yang dinilai tidak layak dan sangat tidak aman. Keluhan terutama disampaikan dari para pedagang perhiasan

emas yang tegas menolak ditempatkan di lokasi sementara tersebut. “Bagi kami, kondisi tempat penampungan sementara jelas jauh dari aman, karena barang dagangan kami semuanya berharga. Tidak mungkin setiap hari kami membawa dagangan pulang dan pergi dari rumah ke pasar sementara,” ujar Slamet (49), pedagang perhiasan emas Pasar Pasalaran Weru kepada LINGKAR JABAR. Jika selama renovasi ia dipaksa keluar dari Pasar Pasalaran, Slamet lebih memilih untuk tutup toko. Walaupun resiko yang dialaminya, ia akan kehilangan penghasilan selama empat bulan dan tujuh orang pegawai teran-

cam jadi pengangguran. Keluhan serupa disampaikan pedagang sembako Pasar Pesalaran, Bandi (60). Ia mengaku sedikit kecewa dengan kondisi pasar sementara yang hanya dibuat dari material bilik dan bambu tanpai kunci pengaman. “Meski begitu, saya tetap akan pindah, karena renovasi memang awalnya merupakan aspirasi para pedagang,” ujarnya. Bandi menambahkan, buruknya kondisi pasar sementara membuat dirinya terpaksa mengeluarkan dana pribadi untuk membenahi kios berukuran sekitar 3 x 2 meter tersebut. Untuk pembenahan dirinya telah menghabiskan uang sekitar Rp 2,5 juta. Sementara,pengurus Ikatan Pedangan Pasar Pasalaran Weru (IP3W) Us Us Ruhiyat menegaskan, pada prinsipnya tidak ada pedagang yang menolak renovasi. Namun, pedagang tidak ingin renovasi dimulai tanpa kejelasan soal waktu dan anggaran proyek senilai Rp 5 miliar itu. Us Us menilai, untuk merehab lantai dan atap pasar tersebut idealnya dibutuhkan dana Rp 1,5 juta permeter persegi. Dengan kata lain, renovasi pasar seluas 9.000 meter persegi itu akan menyedot biaya sekitar Rp 13,5 miliar. “Jadi dengan dana Rp 5 miliar saya pikir tidak akan cukup. Kalaupun cukup pasti tidak layak,” katanya. Q GYO/PIP(C.12)


PENDIDIKAN & KESEHATAN

Info Kesehatan Melindungi Diri dari Flu Menjaga Ketahanan Tubuh Anda dapat menghindari terkena flu jika Anda memiliki ketahanan tubuh yang kuat. Cara untuk memperkuat ketahanan tubuh terhadap virus adalah dengan mengkonsumsi makanan bergizi, terutama buahbuahan dan sayuran segar yang mengandung vitamin C. Istirahat atau tidur cukup setiap hari dapat memperkuat ketahanan tubuh Anda. Yang tidak kalah pentingnya adalah dengan berolahraga secara teratur. Selain meningkatkan ketahan tubuh, Anda juga dapat mencegah agar daya tahan tubuh tidak melemah. Salah satu penyebab melemahnya sistem imun tubuh adalah stres. Untuk itu perlu menghindari stres. Kurang tidur juga dapat menyebabkan berkurangnya daya tahan tubuh, maka penting agar Anda tidur cukup setiap malam. Tidur juga dapat membantu menghilangkan stres. Mengobati Flu Jika Anda sudah terjangkit flu, Anda dapat melakukan hal-hal agar penyakit Anda tidak bertambah parah. Beristirahat jika terkena flu. Istirahat atau tidur dapat memperkuat sistem imun tubuh. Jika Anda bekerja, mungkin Anda bisa meminta ijin untuk beristirahat di rumah. Dengan tinggal di rumah juga menjadi cara agar Anda tidak menulari penyakit ini kepada orang lain. Perbanyak minum air putih. Air putih dapat membantu tubuh agar tidak dehidrasi, karena saat flu banyak cairan yang dikeluarkan oleh tubuh. Air ini juga dapat mendorong dan membuang racun-racun yang ada dalam tubuh. Melindungi diri dari flu berarti Anda melindungi keluarga dari sasaran penularan virus pada Anda. Jangan anggap remeh flu atau influenza dan hendaknya selalu meningkatkan daya tahan tubuh. Cara mencegah flu adalah mencegah tertularnya virus tersebut ke dalam tubuh anda. Cuci tangan setiap saat dengan sabun. Cucilah tangan anda kapan saja saat merasa tangan anda tidak bersih dan baru saja berada di tempat umum. Selain itu juga menjaga pola makan dan asupan vitamin yang diperlukan untuk menjaga daya tahan tubuh sehingga tidak akan kalah dengan virus yang memasuki tubuh anda. Vitamin C dapat diutamakan, diambil dari buah dan sayur. Olahraga yang teratur juga dapat membantu tubuh untuk melatih daya tahan. Jika sudah terlanjur terkena flu, anda harus merawatnya supaya tidak tambah parah. Istirahat pada saat terkena flu wajib hukumnya. Istirahat dilakukan dengan tidur bisa membantu sistem imunitas berkonsentrasi menghadapi virus dalam tubuh anda. Tinggal di rumah adalah satu-satunya cara untuk merawat penyakit flu dan tidak menularkannya kepada orang lain. Selain itu perbanyak minum air putih akan mendorong pembersihan racun-racun yang dihasilkan oleh virus dan sistem kekebalan tubuh.

Edisi 136 - Tahun 1 - Senin, 03 September 2012

Perdarahan di Saluran Cerna, Salah Satu Penyakit Berbahaya

BOGOR (LJ) - Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Prof.Idrus Alwi, Sp.PD, mengungkapkan perdarahan pada saluran cerna bisa dikategorikan dalam penyakit yang sering menjadi penyebab pasien dibawa ke unit gawat darurat (UGD). Dampak penyakit ini bisa membahayakan keselamatan jika terkena organ tubuh lain. Perdarahan pada saluran cerna bisa terjadi di mana saja sepanjang saluran pencernaan, mulai dari mulut sampai anus. Penyebabnya pun beragam. Menurut dia, penyebab perdarahan saluran cerna bagian atas bisa karena varises esofagus atau juga karena tukak peptikum yang disebabkan adanya kerusakan pada mukosa lambung atau usus dua belas jari akibat adanya asam lambung yang normalnya ada di lambung dalam proporsi tertentu. Varises esofagus adalah pembesaran abnormal pembuluh darah vena di esofagus bawah. Biasanya varises esofagus tidak bergejala, kecuali jika sudah robek dan berdarah. Gejala akibat perdarahan esofagus antara lain buang air kehitaman, muntah darah, tekanan darah turun, sampai anemia. Perdarahan juga bisa disebabkan karena infeksi Helicobacter Pylori

yang ditularkan melalui makanan dan minuman, serta penggunaan obat-obatan yang merusak dinding lambung. Gejalanya pun berbeda-beda. Pada perdarahan di saluran cerna

bagian atas seperti lambung atau usus dua belas jari, gejala yang umum adalah muntah darah hitam yang keluar bercampur asam lambung (hematemesis), dan buang air besar kehitaman

BOGOR (LJ) - Institut Pertanian Bogor (IPB) merayakan Dies Natalis ke-49 yang jatuh pada tanggal 1 September, dengan mengangkat tema Inovasi IPB untuk ketahanan pangan nasional yang telah mencapai 510 inovasi baru. Yang membanggakan bagi keluarga besar IPB, sebanyak 179 inovasi IPB telah mendapatkan penghargaan dari Kementrian Riset dan Teknologi (Kemristek) RI. “Selama 49 tahun IPB terus bergerak dalam bidang inovasi. Memastikan benih yang ditanam petani kualitasnya bagus dan efisien. Selama ini IPB telah menghasilkan 510 inovasi baru,” kata Rektor IPB Prof Herry Suhardiyanto, usai upacara perayaan Dies Natalis di lapangan rektorat Andi Hakim Nasoetion Kampus Dramaga, Bogor, Jabar, Sabtu (1/9) lalu. Herry menyebutkan, dari 510 inovasi yang telah dihasilkan IPB, 179 inovasi mendapat penghargaan dari Kemristek. Selama lima tahun berturut-turut inovasi IPB selalu mendominasi dalam penghargaan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Herry mengatakan, yang menjadi tantangan IPB ke depan adalah mewujudkan inovasi yang ada agar dapat di-

manfaatkan masyarakat luas. “Memang baru 10 persen inovasi yang dihasilkan digunakan di masyarakat. Kita mendorong agar semua inovasi yang dihasilkan dapat diwujudkan,” ujar Rektor. Menurutnya, kendala yang dihadapi dalam mewujudkan seluruh inovasi IPB karena adanya “miss” antara pengguna inovasi dan pembuat inovasi. Sehingga karya yang dihasilkan oleh IPB tidak seluruhnya diwujudkan. Untuk mewujudkan itu, lanjut Herry, perlu adanya keberpihakan masyarakat khususnya

HOBI

RUMAH

JASA

MOTOR

DIJUAL GUITAR LESSON ( dvd & buku tab gitar) Barang Ori Luar Berupa Lesson Gitar Harga: Rp 200 000 Lokasi: Jawa Barat - Cianjur Hp: hub : 08197817093

Dijual Rumah Hook Di Puri Nirwana 3 bgr. Kamar Tidur: 2, Ukuran : 102 m² Lokasi: Jawa Barat - Bogor Harga: Rp 170 000 000 Hubungi 085883360951 Azie

TUKANG TAMAN BOGOR, Jual Tanaman Hias, jual aneka rumput, jasa pembuatan taman, landscape DLL Alamat : Jl.Raya Parung citayam Tajurhalang bogor Hubungi 08567154677 - Eko

Dijual Vespa Super Harga: Rp 4 000 000 (nego) Warna : Biru Lokasi: Jawa Barat - Bogor hubungi Icot - 089638716860

DIJUAL GITAR BASS merek prince MURAAAHH Harga: Rp 350 000 Lokasi: Jawa Barat - Indramayu Hub No 081909335518 kokohscost OLAHRAGA Dijual Alat kebugaran “JYoga - Up & Down” Harga: Rp 800 000 Lokasi : Jawa Barat - Bekasi Hubungi : Linna HP. 0852 1778 8141

Dijual Rumah di komplek baturaden ciwastra Kmr Tidur: 3, Ukuran: 100 m² Harga : Rp 260 000 000 Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hubungi 022 - 92307573 - Budi

Dijual Treadmill Manual Harga: Rp 1 800 000 Lokasi: Jawa Barat-Bandung Hubungi : Idris HP. 085228829991

Dijual Rumah dengan view kota bandung Harga: Rp 2 750 000 000 Ukuran: 370 m² Kamar Tidur: 4 Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hubungi icha : 081312085022

Dijual Air Climber Alat Fitness Praktis Harga: Rp 650 000 Lokasi: Jawa Barat - Bogor Hubungi : Babe Shop HP. 081585828666

Dijual Rumah nyaman dan sejuk Harga: Rp 875 000 000 Kamar Tidur: 5 Ukuran: 180 m² Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hubungi Silva/ bu Hany CP: 085624331105 / 0856208007

APARTEMEN

RUKO

Disewakan apartemen setiabudhi , Ukuran: 48 m² Harga sewa: Rp 6 juta perbln Lokasi: Jawa Barat - Bandung hubungi: Christopher 081910006100 Disewakan Apartment Grand Setiabudi Bandung Harga : Rp. 50 Juta / Tahun Lokasi: Jl. Setiabudi 130-134 Bandung - Jawa Barat Hubungi: Rizal (08121471598)

Dijual Ruko Bogor Trade Mall Blok : 2F -B12 - 005 Luas : 70560 M² Lokasi : Jawa Barat - Bogor 087770122012 Saleh Kios Rama Pajajaran Dikontrakan Kios Yang Bisa Dijadikan Counter Hp Di Jalan Rama No. 38 Pajajaran Bandung Biaya Kontrak Per Tahun Rp. 8.300.000 Hubungi Demansour 087822489260

(melena). “Pada perdarahan akubat tukak peptikum bisa dilakukan pemeriksaan endoskopi sehingga luka atau sumber perdarahan dapat dideteksi dan dihentikan dengan hemoklip,” kata dr.Chaidir Aulia, Sp.PD, dari RS.Pondok Indah Jakarta, dalam siaran pers yang diterima sejumlah media massa, akhir pekan kemarin, terkait dengan dengan pelaksanaan acara pertemuan ilmiah tahunan PAPDI . Sementara itu pada sebagian besar kasus dispepsia yang bergejala nyeri ulu hati, mual, muntah, kembung, pengobatan bisa dilakukan dengan empirik terapi atau obat-obatan selama 4-6 minggu. “Bila keluhan berlanjut, sebaiknya bisa dirujuk ke dokter spesialis penyakit dalam. Demikian juga bila ada gejala berbahya seperti turunnya berat badan, anemia, buang air kehitaman, atau pasien berusia di atas 45 tahun,” paparnya. Sementara itu perdarahan pada saluran cerna bawah, misalnya pada kasus hemoroid atau keganasan. “Darah segar yang keluar dari anus bisa merupakan hemoroid atau robekan di anus,” kata dr.Chaidir. Penanganan hemoroid bisa bermacam-macam tergantung pada stadiumnya. Q CPS

IPB Ciptakan 510 Inovasi Baru di Ketahanan Pangan

generasi muda untuk menggunakan hasil-hasil karya dalam negeri. “Jika kita bersama-sama melakukan keberpihakan akan hasil karya sendiri. Ini tentunya akan mendorong perbaikan bagi penggunaan inovasi anak bangsa,” katanya seraya menambahkan, dalam Dies Natalis IPB ke-49 tahun sesuai dengan temannya “inovasi IPB untuk ketahanan pangan nasional”, IPB akan terus berupaya untuk mewujudkan ketahanan pangan dunia.Dia mengatakan, agar pangan dapat dipenuhi terutama

SERVICE HANDPHONE Hardware & Software Alamat: BEC Bandung Lt.LG blok G10 Hubungi : 022-93936376 - Ega BENGKEL MOTOR Terima Service berbagai merek motor Sedia suku cadang dan aksesoris Lokasi Jl.Nyi Mas gandasari Junjang-Arjawinangun Telp. 082 128 855 779 YULIA SALON Melayani : Creambath, gunting rambut ,Make up,keriting dll Dan menerima Tata Rias pengantin Discount harga 20 % Buka jam 9 pagi tutup jam 6 sore, Lokasi jl. By pass Jenun Arjawinangun Telp. 081 320 009 411 MOBIL Dijual Toyota Hardtop Tahun pembuatan: 1980 Kapasitas Mesin: 4000 cc Kilometer: 450 000 - 499 999 Harga: Rp 75 000 000 Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hubungi : Lancar Mobil 02270017745 Dijual Futura DRV 2003 Tahun pembuatan: 2003 Kilometer: 15 000 - 19 999 Kapasitas Mesin: 1493 cc Lokasi: Jawa Barat - Karawang Harga: Rp 75 000 000 Hubungi / SMS : 08155041678 (soetoro)

Dijual Vega R DB 2007 Harga: Rp 7 300 000 Tahun pembuatan: 2007 Lokasi: Jawa Barat - Bogor Hubungi Hendri - 02192912505 Dijual Vario bandung mulus Harga: Rp 8 800 000 Tahun pembuatan: 2008 Lokasi: Jawa Barat - Bandung hubungu Erwan - 082130249444 Dijual Vespa Super Tahun 1966 , Plat B Kondisi mulus , Harga 5.000.000 hubungi 085776000089 HANDPHONE Dijual Samsung champ black masih komplit baru dipake 3bulan Harga: Rp 425 000 Lokasi: Jawa Barat - Bogor hubungi Dewi Sri Mulyatini 087870685519 Dijual Galaxy Gio S5660 masih garansi Harga: Rp 1 450 000 Lokasi: Jawa Barat - Purwakarta Hubungi - Fauzan 088211264032

Dijual Blackberry curve 8310 lengkap dus, charge, memori 4 gb.. Bandung - Jawa Barat Harga Rp 750 000 Hubungi: Agnes Nila kresnawati - 08812133585 Dijual Samsung Galaxy Young (GSM) Full Set warna hitam Silver Bandung - Jawa Barat Harga Rp 1 000.000 Hubungi : Fusan - 085317683072 KOMPUTER Dijual Laptop acer 4738z *intel dual core *ram 1gb (sudah upgrade 2gb) *hdd 320gb Harga: Rp 2 800 000 Lokasi: Jawa Barat - Cibinong Hubungi Farel - 085716610766 Dijual Mousepad gambar by request membuat mousepad (alas mouse) yang bergaya dan unik bisa menggunakan gambar sendiri. Harga: Rp 30 000 Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hubungi Denny Stefanus 087818129199

dari produksi dalam negeri, perlu kerja keras dan ketekunan. “Indonesia bagian dari masyarakat dunia. Dengan kondisi lahannya yang subur memiliki kewajiban untuk meningkatkan ketahanan pangan. Dan kita (Indonesia) juga harus bisa membantu negara lain yang kurang subur untuk mencukupi kebutuhan pangannya. Ini menjadi tantangan IPB ke depan agar dapat mendorong ketahanan pangan nasional,” katanya. Perayaan Dies Natalis IPB berlangsung semarak dengan sekitar 4.000 lebih mahasiswa baru IPB hadir menyaksikan upacara. Kegiatan Dies Natalis IPB diisi dengan pertunjukkan seni dan juga kampanye beras analog yang akan dihadiri Menteri Pertanian Suswono, dan Menteri Pendidikan Muh Noeh. Sebelumnya, Majelis Wali Amanat Institut Pertanian Bogor mendorong inovasi yang telah diciptakan dapat direalisasikan untuk kehidupan masyarakat luas. “MWA mendorong agar inovasi-inovasi yang telah dilahirkan IPB agar bisa diaplikasikan ke masyarakat sehingga lebih bermanfaat,” kata Ketua Majelis Wali Amanat IPB, Prof Dr Ir Muhamad Achmad Chozin, MAgr. Q ALS

Iklan Baris

Iklan Baris

IklanMINI

Dijual Rumah minimalis Rumah baru dibangun 3 tahun dijual karena mau pindah lokasi Kamar Tidur: 5 Lokasi: Jawa Barat - Bandung Harga: Rp 350 000 000 Hubungi 081809523388 Rosyati A.

10

SALEH NURANGGA

0251 - 8653016/087770122012

Dijual Usb vacuum cleaner ini bisa digunakan untuk membersihkan debu-debu yang menempel di keyboard komputer Anda. Harga: Rp 161 000 , Hub: Prayogo 087869772469 AUDIO Dijual Polkaudio Tsi 100 Spesifikasi Produk: Speaker type Bookshelf Lokasi: Jawa Barat - Bogor Harga: Rp 2 500 000 Hubungi Mulyana - 022-61420730 BENGKEL BENGKEL LAS LISTRIK WIDA SARI Jl Raya Narogong Km. 21.5 RT. 01/08 Rawa Hingkik Lokasi :Cileungsi - Bogor (Depan Perum. Cileungsi Hijau) Hubungi Oma Sualiaman 08129342380/081932976548 (021) 82497139

KEHILANGAN Telah Hilang 1 (satu) Buah Buku BPKB kendaraan Sepeda Motor Yamaha Mio CW tahun 2012,warna Hitam, No BPKB : H-00128233, Noka MH328D204AK440465 Nosin 28D-1440526 Nopol : E 3820 LN Atas Nama NAMIN Alamat Gg. Sidodadi Rt/ Rw. 001/009 Desa Junjang, Kec. Arjawinangun Kab. Cirebon. Diketahui hilang terjadi pada Hari Senin Tanggal 20 Agustus 2012 sekira jam 10.00 Wib. Dalam perjalanan dari ciwaringin menuju Arjawinangun.

Dijual Laptop compaq preserio cq40 Harga: Rp 2 500 000 Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hubungi Asep Nurjaman 087722789956 Dijual Sony vaio vpcca35fg - black Harga: Rp 3 000 000 Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hubungi Bapak Aseng 085763286470 (NO SMS)

Telah Beredar Album Terbaru Tarling Dangdut “ Candra Lelana Bangkit “

Dengan lagu-lagu hitsnya Iyeng Permata-Maman S Diproduksi oleh CV Alan Jaya Record Untuk dapatkan kaset dan cd nya Hubungi Di Alamat : Jl by pas Arjawinangun - Cirebon Kontak Person: 085314567948

PANGGILAN Dengan ini memanggil kepada : 1. Sdr. INDRA GUNAWAN (eks Perwakilan Bandung) 2. Sdr. MAMAN SUHARMAN (eks Perwakilan Cirebon) 3. Sdr. SUDIRMAN (eks Perwakilan Indramayu) 4. Sdr. JOKO WARIHNYO (eks Perwakilan Depok) 5. Sdr. ENDANG YUSUF (Eks Perwakilan Purwakarta) Untuk hadir ke kantor HU. LINGKAR JABAR, Griya Indah Bogor Blok.R No.8, Jl. Soleh Iskandar, Kota Bogor Telp. (0251) 8653016 - 8664342 atau Konfirmasi langsung ke 081210781404, 087870707004, 087880036777, untuk menyelesaikan kewajiban saudara dengan pihak manajemen kantor. Atas perhatiannya, diucapkan terima kasih. Pemimpin Umum, PIYARSO HADI


POLKUM

Edisi 136 - Tahun 1 - Senin, 03 September 2012

Lintas

Sindikat Penjual Harimau Sumatera di Bogor Ditangkap

KAB.BOGOR (LJ) - Tiga orang pelaku yang diduga sebagai tersangka pencurian satwa liar, dibekuk Tim Gabungan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Jawa Barat, didampingi enam orang petugas dari Mapolsek Ciawi, di Kampung Pandansari, Kecamatan Ciawi, Sabtu

(1/9) lalu. Ketiga pelaku yang berhasil dibekuk tersebut diantaranya, Bastian (29), Cucu Ali (65), dan Ikhwan (21). Dari tangan pelaku, petugas berhasil menyita dua ekor Harimau Sumatera yang telah diawetkan. Wakapolsek Ciawi, AKP Ricky Wowor kepada wartawan

mengatakan, dalam penangkapan itu, pihaknya hanya bersifat mendampingi tim Gabungan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Jawa Barat. Dan lokasi penangkapan, diduga sebagai gudang pencurian satwa liar. “Kami langsung melakukan penggerebekan setalah menerima

11

PKS Ogah Kalah di Pilwakot Bandung 2013

laporan dari balai besar, “ ujarnya. Saat ini, kata dia, kedua pelaku diamankan di Mapolsek Ciawi untuk penyidikan lebih lanjut bersama tim gabungan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Jawa Barat. Sementara itu, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat, Joko Prihatno menjelaskan, kasus ini terungkap setelah melalui proses penyamaran dan bekerjasama dengan pihak Mapolsek Ciawi. Pelaku berhasil diringkus sekitar jam 20:30 WIB. Ketiganya merupakan warga Desa Pandansari, diringkus dikediaman salah seorang pelaku (Bastian-red). Sedangkan Cucu Hidayat (65) diamankan petugas saat berada dirumahnya yang beralamat di Kampung Kebon Jahe RT 01/03, Kecamatan Cisarua-Bogor. Para pelaku diduga merupakan sindikat penjual hewan satwa liar. “Para pelaku saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif, kami memang tengah gencar memburu pelaku penjualanb satwa liar yang dilindungi. Pengembangan akan dilakukan untuk membongkar sindikat-sindikatnya,” jelas Joko. Dari keterangan pelaku, setiap satu ekor harimau sumatera dibandrol pelaku dengan harga Rp35 Juta. Menurutnya, setelah dilakukan pemeriksaan, pihaknya akan berkordinasi dengan Balai Besar PSDA Jawa Barat dibantu Korwas PPNS Polres Bogor untuk menitipkan penahanan para tersangka. “Mereka akan ditahan di Mapolres Bogor, dan diancam dengan UU N0.5 Tahun 1990 Ayat 2 dengan ancaman kurungan maksimal 5 tahun penjara serta denda sebesar Rp. 100 Juta,” pungkas Wakapolsek. ASP

BANDUNG - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan tak mau kalah untuk yang kedua kalinya dalam Pemilihan Walikota Bandung periode 2013-2018 mendatang. Para bakal calon walikota dan mesin partai diminta untuk bekerja keras untuk meraih kemenangan. Hal itu diungkapkan Ketua DPW PKS Jabar Tate Qomarudin saat acara Silaturrahim & Tabligh Akbar DPD PKS Kota Bandung di GOR KONI, Minggu (2/9). “Seperti lagu, cukup sekali aku merasa kegagalan pilkada. Jangan sampai terulang lagi kekalahan yang kedua dalam pilwalkot mendatang,” ujarnya. Seperti diketahui, saat ini PKS telah mengusung 3 nama bakal calon walikota yaitu Oded M Danial, Haru Suandaru dan Yudi Widiana Adia. “Para bakal calon sekarang sudah mulai digadanggadang dan disosialisasikan,” tuturnya. Ia mengatakan, faktor kekalahan saat pilwalkot 2008 lalu yaitu karena salah satu calon, yang kemudian menang, adalah calon incumbent yaitu Walikota Bandung Dada Rosada. Kali ini, karena tidak ada calon incumbent, Tate menyatakan optimis dapat memenangkan pilwalkot 2013 mendatang.

FER

Wiranto Minta Kader Hanura Berjuang untuk Heryawan BANDUNG - Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Jenderal (Purn) TNI Wiranto meminta pengurus dan kader Hanura di Jabar mendukung penuh Ahmad Heryawan. Hanura bertekad bulat mengusung Aher, sapaan Heryawan, dalam Pilgub Jabar 2013. “Saya instruksikan agar sungguh-sungguh bekerja keras, cerdas, dan tuntas, menyukseskan calon gubernur yang kita usung,” ucap Wiranto dalam sambutan Rakerda I DPD Partai Hanura Jabar yang digelar di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang 45, Kota Bandung, Sabtu (1/9). “Tidak ada kata-kata berpaling muka, dan tak berubah hati, untuk mendukung Ahmad Heryawan,” tambah Wiranto bersuara tegas. Lebih lanjut Wiranto menuturkan, pada Maret lalu pengurus pusat Partai Hanura memutuskan tekad bulat dan mengukuhkan secara terbuka kepada masyarakat mendukung penuh Ahmad Heryawan sebagai cagub Jabar 2013. Di hadapan 1.500 kader Hanura Jabar yang hadir di acara tersebut, Wiranto menyebutkan, keputusan mengusung Aher itu tidak asal-asalan. “Mendapat 69 penghargaan itu tidak mudah. Lima saja susah. Selain itu, kesejahteraan sudah mulai nampak kemajuan. Maka lanjutkan kepemimpinan Ahmad Heryawan. Jangan dihentikan,” ucap Wiranto. HER

Sambungan Hal 1 Hari... LINGKAR JABAR usai menghadiri kegiatan halalbihalal di Pengadilan Negeri (PN) Cibinong, akhir pekan kemarin. Sayangnya, Bupati RY yang selama ini dikenal terbuka dan berbicara lugas tanpa batas jika ditanya wartawan, terkesan menolak berkomentar lebih jauh terkait dengan tudingan pencemaran udara yang dialamatkan warga kepada pabrik semen terbesar di Indonesia tersebut. Demikian pula dengan para pejabat instansi terkait bidang lingkungan di Pemkab Bogor,

tak ada satupun pejabat yang mau berkomentar terkait dengan dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh pabrik Indocement. Keluhan ratusan warga Kamurang yang ada di 5 RT pada lingkungan RW 02, itu juga mendapat perhatian dari kalangan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) di Kabupaten Bogor. Bahkan, kalangan LSM menilai pencemaran udara yang berasal dari pabrik semen tak hanya dirasakan warga Kamurang saja, melainkan warga lainnya

yang berlokasi tak jauh dari lokasi perusahaan tersebut. “Tapi mereka (warga, Red) sepertinya takut untuk berbicara atau mengadukan ke media,” ujar Ay Sogir, Ketua LSM Gerak Kabupaten Bogor kepada LINGKAR Jabar, kemarin. Menurut dia, akibat sikap diam warga yang setiap hari dipaksa menghirup udara kotor dari pabrik untuk melaporkan persoalan tersebut, tidak sedikit warga yang diduga sudah terkena penyakit Ispa (insfeksi saluran pernapasan akut) terutama

terhadap anak-anak dan balita. “Saya berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor segera mengecek lingkungan warga dan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di sekitar lokasi pabrik Indocement, berapa jumlah warga yang sudah terkena penyakit Ispa tersebut,” ujarnya. Sogir menambahkan, masalah ini tentunya menjadi tanggungjawab bersama, baik Pemkab Bogor maupun pemerintahan tingkat bawah. Kenapa, sebab bila dibiarkan pencemaran lingkungan terus

Setahun... Kota Bogor. Sedangkan pengendapan dana sekaligus anggaran Revitalisasi GOR ada pada kewenangan bagian keuangan Sekretaris Daerah Kota Bogor. “Anggaran terserap berapa, bagaimana teknis dan lain sebagainya, bagian Keuangan Setda yang tahu,” kilahnya. Ditempat terpisah, Kepala Bidang Tata Bangunan pada Wasbangkim Kota Bogor, Asep Yayat, ketika dikonfirmasi LINGKAR JABAR justru mengaku tak mengetahui persoalan revitalisasi GOR

hidup sesuai pasal 98 Setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan yang mengakibatkan dilampauinya baku mutu udara ambien, baku mutu air, baku mutu air laut, atau kriteria baku kerusakan lingkungan hidup, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 10 tahun dan denda paling sedikit Rp 3 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar,” jelas Sogir. Sementara itu, pada Sabtu (1/9) lalu, tim CSR (Bilikom) Indocement menggelar aksi pengobatan gratis di

Kampung Kamurang, Desa Citereup, untuk melayani masyarakat di kampung tersebut yang hendak memeriksakan kesehatannya. Staf Humas Indocement, Rizky, yang ditemui di lokasi mengatakan kegiatan pengobatan kepada masyarakat ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan perusahaannya untuk melayani masyarakat. “Ini tidak tidak ada hubungannya dengan keluhan warga terkait debu hitam,” tegas Rizky.

siap membantu mendirikan gedung,” katanya. Sebagai langkah untuk menuju era kebangkitan orang Sunda ini, jelas Indra, melalui Bamus akan menghidupkan kembali tradisi Jawara dan Pesantren. Karena seperti diketahui, sejak dulu pesantren dikenal sebagai pencetak sumber daya manusia (SDM). Sedangkan semangat Jawara atau pendekar, adalah berani, tangguh dan jujur. “Pesantren sejak dulu pencetak SDM di negeri ini, tapi di era orde baru disterilkan. Pesantren hanya boleh ngurus soal keagamaan saja. Kami akan menghidupkan dan menggali kembali nilai-

nilai kepemimpinan melalui pesantren ini. Sedangkan semangat Jawara, sangat penting atau sama seperti semangat Bushido di Jepang,” tandasnya. Sekedar informasi, tokoh Sunda yang sekarang ini sedang bersinar antara lain Komjen Nanan Soekarna, Ketua Komisi VII DPR RI Agun Gunandjar Sudarsa, Ketua DPP Partai Hanura Yuddy Chrisnandi, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf, Ketua DPW PPP yang juga Bupati Bogor Rachmat Yasin dan politisi Partai Demokrat, Saan Mustofa.

yang letaknya tak jauh dari show room Honda. Tak berapa lama, sejumlah petugas Polsek Bogor Utara mendatangi lokasi sambil membawa detektor logam. Setelah dipindai beberapa menit, petugas mendeteksi adanya bahan metal atau logam di dalam tas itu. Tak mau terjadi peristiwa membahayakan keselamatan masyarakat, petugas Polsek Bogor Utara langsung menghubungi Polres Bogor Kota yang kemudian diteruskan ke Markas Brimob Kelapa Dua untuk meminta kehadiran tim Gegana. Tak berapa lama, Kepala Polres Bogor Kota AKBP Hilman mendatangi lokasi bersama sejumlah petinggi Polres. Selanjutnya, aparat

kepolisian menutup satu lajur Jalan Pajajaran dari arah Warung Jambu ke Baranangsiang untuk melokalisir lokasi penemuan benda yang diduga bom. Informasi penemuan benda diduga bom itu pun seketika membuat geger masyarakat sekitar yang kemudian berbondong-bondong mendatangi lokasi. Sementara itu, pihak show room yang ditemui wartawan mengaku pihaknya tidak mengetahui sama sekali soal penemuan tas yang diduga berisi bom. “Justru kami tahunya dari warga yang melaporkan kepada kami adanya soal tas yang diduga bom pada malam ini,” ungkap seorang pegawai show room. AME

DED

Tokoh... itu. “Tak tahu saya, bukan saya yang tangani itu (proyek GOR Pajajaran, Red),” ucapnya. Dari informasi yang dihimpun LINGKAR JABAR, alasan yang disampaikan Komite Revitalisasi GOR Pajajaran, saat ini masih dalam pekerjaan dan jika sudah selesai 100 persen, nantinya akan diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Pihaknya masih ada yang harus di selesaikan. Padahal, dalam pekerjaan

itu, yang seharusnya sudah ditargetkan berakhir pada bulan Juli lalu, hingga kini belum juga selesai (molor-Red). Sementara itu, Ketua Komite Revitalisasi GOR Pajajaran, Agus Teguh, ketika akan diminta konfirmasi oleh LINGKAR JABAR, tak berhasil dihubungi. Telepon genggamnya tidak aktif alias mati. Demikian pula disambangi ke lokasi proyek, Agus tak berhasil ditemui.

oleh Kombes Pol Rahmat Sidharta (saat itu menjabat Dirlantas Polda Jabar). Tetapi pada BPKB aspal ditanda tangani oleh Kombes Pol Sulistiono (yang pada tahun 2002) belum menjabat Dirlantas Polda Jabar. “Kejangggalan lain dari Nopol. Nopol pada kendaraan isuzu Panther milik Ahmad D 16 DO, padahal nopol tersebut sesuai data yang ada pada sistem komputer Samsat diperuntukkan bagi kendaraan Vios,” paparnya. Untuk itu, sesuai dengan himbauan Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Jabar, tambah Ipda Mukti, kepada

masyarakat yang akan membeli kendaraan terutama kendaraan second (bekas) diminta agar terlebih melakukan pengecekan terlebih dahulu ke Samsat terdekat, agar identitas kendaraan yang akan dibeli jelas identitas dan legalitasnya. “Saat ini kendaraan dan BPKB aspal tersebut ditahan di Samsat Bandung Tengah untuk penyelidikan lebih lanjut. Dan kasus ini akan dilimpahkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar guna membongkar sindikat yang telah merugikan masyarakat pemilik kendaraan bermotor itu,” pungkas Ipda Mukti. HER

ALI

Sindikat... Dia mengungkapkan, hal ini dialami salah satu pemilik kendaraan Ahmad yang membeli satu unit kendaraan Isuzu Panther LS tahun 2001 dengan Nomor Polisi (Nopol) D 16 DO dari seseorang di Purbalingga Jateng. Saat akan membayar pajak, petugas mencurigai BPKB yang dibawa Ahmad. Kecurigaanpun petugas pun terbukti setelah dilakukan pengecekan, baik secara fisik maupun legalitas data. ternyata BPKB milik Ahmad aspal, dan salah satu indikasinya yakni dari pejabat yang harus menandatangani BPKP pada tahun 2002 pada BPKB yang asli ditandatangani

terjadi, khawatir kesehatan warga sekitar lokasi pabrik akan terganggu. Bahkan, tegas Syogir, kalau memang ingin bersikap transparan, Pemkab dapat menggandeng LSM atau elemen masyarakat lainnya untuk memonitoring dampak buruk akibat pengoperasian pabrik semen. “Harus ada yang mendalami masalah itu, bila pihak perusahaan sengaja melakukan pencemaran maka harus ditindak sesuai Undangundang nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan

Orang Sunda banyak yang berperan di kancah Internasional, atau para pejabat eselon II banyak yang dari Sunda. Tapi selama ini belum terorganisasi dengan baik, sehingga seperti jalan sendirisendiri,” ujarnya. Karenanya, kata dia, sekarang Bamus telah melakukan pendataan orang-orang Sunda dimanapun berada. Termasuk yang ada di luar negeri. Dan, respons mereka sangat baik, serta siap bersama-sama saling memajukan. “Saya sudah kontak orangorang Sunda dari berbagai kalangan dan termasuk yang ada di luar negeri. Bahkan yang dari Amerika, mereka

FER

Tas... dan mengenakan celana pendek datang ke Show Room Honda sambil menenteng tas travelling. Pria tak dikenal itu menaruh tas tersebut di dekat pintu masuk Show Room. “Tak lama kemudian, pria itu pergi lagi. Saya sendiri tak mencurigainya, karena saya pikir itu salah seorang konsumen atau pedagang yang hendak menawarkan barang dagangannya,” papar Muslih kepada LINGKAR JABAR. Tapi sampai show room ditutup, tas itu tak ada yang memindahkan atau mengambilnya. Setelah menunggu beberapa jam, akhirnya Muslih dan sejumlah warga melaporkan keberadaan benda tak bertuan itu ke Polsek Bogor Utara

PEMASANGAN IKLAN

HUB. : 085776000023 (SOLEH) atau (0251) 8653016 (Amel/Kenny)


OLAHRAGA

Edisi 136 - Tahun 1 - Senin, 03 septrmber 2012

12

WASTIJA

Jurnalis di Cirebon

Pembinaan olahraga di tanah air sebaiknya tak hanya bergantung pada dukungan atau kucuran dana dari pemerintah saja. Para pengurus cabang olahraga, dibawah koordinasi dan bimbingan KONI Pusat, tentunya bisa lebih kreaƟf dan inovaƟf dengan merangkul kalangan usahawan atau perusahaan-perusahaan besar untuk dijadikan sponsor utama/bapak angkat. Saya rasa Ɵdak sulit kok untuk merangkul kalangan pengusaha, asalkan dari pengurus cabang olahraga Ɵdak menjadikan cabang olahraga yang diurusnya untuk kepenƟngan pribadi dan kelompoknya (mencari keuntungan) serta memanfaatkannya secara efisien dan efekƟf untuk pembinaan atlet. Jangan seperƟ sekarang ini, banyak pengurus cabang olahraga yang hanya memikirkan keuntungan pribadi dan kelompoknya saja.

Lintas Arena Achilles Motorsport Festival Digelar di Sirkuit Sentul BOGOR - Achilles Motorsport Festival (AMF) seri kedua kembali digelar pada Sabtu-Minggu (1-2/9) ini di Sentul International Circuit, Bogor, Jawa Barat. Acara ini menjadi bukti konsistensi PT. Multistrada Arah Sarana, Tbk (PT. MASA) selaku produsen ban Achilles di dunia motorsport Indonesia. “Achilles Motorsport Festival 2012 Seri Kedua lahir dari wujud kepedulian PT. MASA terhadap perkembangan dunia otomotif yang kian pesat di Indonesia. Pada kesempatan ini Achilles kembali menurunkan pembalap andalannya dalam kategori Achilles Super GT dengan kelas GT3 yaitu Renaldi Hutasoit dalam balutan Achilles ATR Sport 2.” ujar M. Zein Saleh, Senior Marketing Manager PT. MASA, akhir pekan kemarin. AMF Seri 2 kali ini terdiri dari 4 kategori lomba. Kategori pertama adalah Achilles Super GT. Kategori tersebut terbagi menjadi 2 kelas, yaitu kelas GT3 dan Non-GT3. Dengan dukungan Achilles ATR Sport dan ATR Sport 2 untuk meningkatkan performa para pembalap, mobil-mobil papan atas seperti Ferrari, Lamborghini dan Porsche akan beradu ketangkasan di atas aspal dalam kelas GT3. Sementara pada kelas Non-GT3, kejuaraan akan digelar dengan bersifat Open Tire. Kategori kedua adalah Indonesia Retro Race (IRR). IRR akan dibagi menjadi dua kelas yaitu R1600 dan R2000 yang diperuntukkan bagi semua jenis ban (Open Tire). Kategori ketiga adalah Jakarta Ban Achilles Mercedes Series. Setelah ketiga kategori tersebut berlangsung, 4 besar dari masing-masing kelas akan kembali memperebutkan title juara dalam Achilles Superchamp Duel. Q CPS

88 Pelatih Futsal Indonesia Digembleng di Vietnam DEPOK - Pelatih futsal tim nasional Vietnam, Sergio Gargelli, akan memberikan kursus kepelatihan kepada 80 pelatih Indonesia. Kursus kepelatihan yang digagas VSport ini bakal digelar di Vidi Arena pada 1 dan 2 September. “Sebagai pemilik VSport, kami ingin memberikan kontribusi untuk perkembangan futsal indonesia,” kata Direktur VSport, Vivin C Sungkono, kepada wartawan, akhir pekan kemarin. Vivin mengaku yakin, materi yang diberikan Gargelli akan sangat bermanfaat. Gargelli memang pelatih yang cukup berkualitas. Pelatih berkebangsaan Italia tersebut sukses memberikan medali perak bagi Vietnam di SEA Games 2011. Sementara itu, Gargelli yang memegang lisensi kepalatihan UEFA menyatakan, materi coaching clinic merupakan hasil pengalaman dan analisis ilmu kepelatihan di seluruh dunia terutama Spanyol. Gargelli mengaku telah menyiapkan program pelatihan meliputi sistem pertahanan, penyerangan, transisi serta tendangan bebas serta tata cara melakukan tendangan sudut. “Materi-materi ini belum pernah diberikan oleh pelatih sebelumnya. Saya berharap coaching clinic bisa membantu perkembangan futsal di Indonesia,” ujar Sergio. Terlepas dari itu, Gargelli berharap, kursus kepelatihan bisa membuka pikiran para pelatih futsal sehingga mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang ilmu kepelatihan futsal. Q CPS

STOP PRESS!!! Sehubungan dengan adanya keluhan dan informasi tentang oknum yang mengaku Wartawan/Karyawan LINGKAR JABAR, maka diberitahukan kepada seluruh Instansi Pemerintahan, TNI/POLRI dan Swasta, untuk berhati-hati dan mengkonfirmasi kepada redaksi LINGKAR JABAR melalui telepon (0251) 8653016 dan HP. 081210781404087770002354. Wartawan/Karyawan LINGKAR JABAR yang resmi, dilengkapi Kartu Pers/Surat Tugas atau namanya tercantum dalam box redaksi.

Persib Memburu

Sang Pengatur Serangan Serangan

B

ANDUNG - Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman mengaku sudah mengantongi 21 pemain, jika playmaker Persela Lamongan Gustavo Lopez bisa bergabung bersama timnya menghadapi kompetisi Indonesian Super League (ISL) 2012/2013. Tetapi kenyataannya, pemain asal Argentina tersebut sangat tidak mungkin direkrut. Sehingga, Djanur (sapaan akrab Djadjang Nurdjaman) kembali berusaha mencari nama lain, untuk mengisi posisi playmaker. “Saya pikir, kemarin Gustavo bisa bergabung bersama kita. Makanya saya umumkan kita sudah punya 21 pemain. Tapi kenyataannya sulit. Zah Rahan juga sulit karena masih terikat kontrak dengan klub lain. Mau tidak mau kita harus cari lagi penggantinya,” ungkap Djanur kepada wartawan, Sabtu (1/9) lalu. Meski demikian, Djanur mengaku sudah mengantongi calon penggantinya yang diharapkan mampu mengatur tempo permainan Maung Bandung, menghadapi kompetisi Indonesian Super League (ISL) 2012/2013. “Gustavo sulit kita dapatkan. Tapi kita sudah punya calon lain, untuk meng-

isi posisi playmaker. Yang jelas pemain itu harus mampu mengisi posisi pengatur serangan,” ujarnya. Mengenai siapa yang menjadi calon pengganti tersebut, Djanur ogah membeberkan. Ini karena pemain tersebut belum mencapai kesepakatan dengan manajemen Persib, untuk meneriman tawaran untuk bergabung. “Nanti. Kita belum deal. Tapi ini kita dapat dari tawaran agen. Saya tidak bisa bilang namanya. Karena kita punya saingan dengan klub lain. Sabar saja. Kalau sudah deal, akan kita umumkan,” ucapnya Terkait dengan 20 pemain tersebut, Djanur mengaku komposisinya berdasarkan pemain lama yang dipertahankan dan sudah terikat kesepakatan bersama manajemen Persib. “20 pemain itu, ada dari pemain lama dan pemain baru yang sudah deal sama kita. Semuanya sebenarnya sama kita sudah tidak ada masalah lagi. Tapi ada beberapa pemain baru, yang masih ada urusan dengan klub lamanya. Sehingga kita belum bisa pastikan, dia kapan bisa bergabung bersama kita,” ucapnya.Sementara itu, perekrutan Kenji Adachihara makin memperjelas upaya

Persib meredam pemain-pemain yang musim lalu mempermalukan Maung Bandung. Kenji adalah pemain Persiba kedua yang sudah mencapai kesepakatan dengan Persib. Sebelumnya, Persib juga sudah sepakat untuk menggunakan jasa gelandang Asri Akbar. Keduanya adalah pemain yang berperan besar saat Persiba mengalahkan Persib 3-2 di Bandung, 15 April 2012 lalu. Itulah satu-satunya kekalahan yang diderita Persib di kandang sendiri pada kompetisi Indonesia Super League musim lalu. Jika Asri Akbar mencetak dua gol ke gawang Cecep Supriatna waktu itu, maka Kenji adalah penyerang yang berhasil membuat pertahanan Maman Abdurrahman porak-poranda. Kenji pun memiliki kecepatan dan intuisi yang tajam dalam menerobos pertahanan Persib. Kenji bersama rekannya sesama pemain Jepang, Shohei Matsunaga betul-betul menghadirkan ancaman di pertahanan Persib. Mereka pun mampu memanfaatkan kecepatan serangan balik yang dimotori Asri Akbar yang saat itu lebih banyak beroperasi dari sektor sayap. Q CPS

Skuad U-22 Asah Kemampuan Bermain dan Perubahan Taktik

S

ENAYAN - Tim nasional (timnas) U-22 terus melakukan persiapan menjelang laga melawan timnas Malaysia U-22 pada ajang SCTV Cup. Pada sesi latihan di Lapangan C Senayan, Jakarta, Sabtu (1/9), skuat Garuda Muda fokus mengasah kemampuan dalam hal mekanisme permainan. Misalnya melatih kekompakan, mengatur ritme permainan dan menerapkan perubahan sistem permainan di saat pertandingan sedang

berjalan.“Kesalahan lebih sering saat berganti sistem, dari menyerang menjadi bertahan. Sebaliknya juga begitu. Jadi, kekurangan ini perlu diminimalisasi agar tidak membuat permainan menjadi blunder buat tim,” kata asisten pelatih Timnas U-22, Liestiadi, kepada wartawan seusai sesi latihan, Sabtu (1/9) kemarin. Perbaikan mekanisme permainan salah satunya dilakukan dengan meningkatkan kemampuan transisi para pemain. Transisi maksudnya, perpindahan

strategi dari keadaan menyerang menjadi bertahan. Liestiadi mengatakan, latihan itu menjadi salah satu fokus yang kini ditingkatkan skuat Garuda Muda. Menurutnya, pemain sering merasa gugup dan mengalami kesalahan dalam dinamika permainan. Liestiadi mengakui, beberapa pemain Indonesia memang terlihat lebih unggul dalam hal kecepatan dibanding pemain tim lain. Namun, itu semua akan sia-sia jika tidak ada kerja sama tim yang baik. Liestiadi beralasan,

sepak bola adalah permainan tim bukan individu. Liestiadi juga mengkritisi mental pemain yang sering gugup kala mendapatkan serangan balik. Seperti diketahui, timnas yang diarsiteki Aji Santoso telah memulai pemusatan latihan pada Senin (27/8). Sejumlah bentuk latihan juga telah dilakukan untuk mematangkan persiapan melawan Malaysia. Pada beberapa sesi latihan pertama, skuat Garuda Muda difokuskan untuk mempertebal kemampuan bertahan. Alasannya, komu-

nikasi Andik Vermansyah dan kawan-kawan di lini belakang dinilai belum kompak. Timnas U-22 akan meladeni Malaysia U-22 pada 9 September 2012 di Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta. Selain sebagai laga persahabatan, laga ini sangat diperlukan sebagai persiapan menghadapi SEA Games 2013 mendatang. Selain timnas U-22, timnas senior juga akan mendapatkan kesempatan bertanding melawan timnas Korea Utara satu hari berselang. Q CPS


HU LINGKAR JABAR SENIN 03 SEPTEMBER 2012