Issuu on Google+

RADAR KOTA BUMI Bersama Membangun Lampura

SABTU, 30 MEI 2009

8 HALAMAN / Rp1.500

Duel di Pos Lantas, Satu Tewas Mandor V Pedagang Rokok Laporan Furkon Ari Editor: Kohar Mega

KOTABUMI - Di duga salah paham, pengawas proyek bangunan baku hantam dengan pedagang rokok di Pos Lantas Tugu Lampura sekitar

pukul 08.30 Wib kemarin (29/5). Akibatnya, Madharis (65) warga Sukung, kelurahan Kelapa Tujuh, kecamatan Kotabumi Selatan, Lampura, yang kesehariannya berjualan rokok di kios samping SPBU Sukung jalan Alamsyah RPN Kotabumi ini tewas dengan luka memar di kepala,

pendarahan pada hidung dan pendarahan di telinga. Sedangkan, lawannya, Tanzili Djupri (41), warga Perumahan Bukit Kemiling Permai, Blok O, Kecamatan Kemiling, Bandarlampung, yang bekerja di PT Sinder Rindo Prima Mandiri sebagai mandor dalam pelaksanaan proyek

renovasi SPBU Sukung Kotabumi sudah diamankan di Mapolres Lampura guna penyidikan lebih lanjut. Berdasarkan keterangan Tanzili saat di periksa petugas, kejadian bermula saat dirinya mempertanyakan permasalahan yang terjadi

antara Madharis (korban, red) dengan anak buahnya, Sutrimo alias Romo (32), buruh yang sedang merenovasi SPBU. Dimana Romo dituduh Madharis membeli rokok di warungnya dengan menggunakan uang palsu pecahan Rp50 ribu. “Saya hanya Baca DUEL Hal.7

Riyanto Kalapas Anak Kotabumi Laporan Ade Putri Setiawati Editor: Kohar Mega

klik...klik Koran....Koran....Koran.... Demi membantu orang tua anak ini rela menggantikan waktu bermainnya dengan menjual Surat Kabar di depan kantor Pemda Lampura setiap paginya.

FOTO DEDY KURNIAWAN

CINDERAMATA : Wakil Bupati Lampung Utara, Drs. Hi. Rohimat Aslan memberikan cinderamata kepada mantan Kalapas anak Klas II. A Kotabumi, Drs. Subiyantoro, BC.IP pada acara pisah sambut di Pusiban Agung Kotabumi kemarin (29/5).

KOTABUMI - Kepala Lembaga permasyarakatan (Kalapas) anak klas II.A Kotabumi, kabupaten Lampung Utara diganti. Dari pejabat lama Drs. Subiyantoro, BC.IP kepada pejabat baru Riyanto, BC.IP, S.H. Acara pisah sambut yang digelar di Pusiban Agung Kotabumi itu dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Lampura, Drs. Hi. Rohimat Aslan, Ka. Kanwil Departemen hukum dan Ham provinsi Lampung, I Gede Widiarta, Kapolres Lampura AKBP Laksa Widiyana, Dandim 0412 Letkol (inf) RL.Simanjuntak, kepala Pengadilan Negeri Kotabumi Budhy Hertantiyo,S.H,M.H, Kepala Kejaksaan Negeri Kotabumi E.Soeprihanto,S.H. Baca RIYANTO Hal.7

23 Tim Sepak Bola Siap Berlaga di Bupati Cup 2009 Laporan Cw2 Editor: Kohar Mega

FOTO DEDY KURNIAWAN

KOTABUMI - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) cabang kabupetan Lampung Utara sudah menerima dan menetapkan 23 tim sepakbola yang berasal dari seluruh kecamatan dalam wilayah Lampura untuk mengikuti per-

lombaan sepakbola ’Bupati Cup tahun 2009’ di Hari Ulang Tahun (HUT) Lampura ke-63, yang digelar sejak tanggal 1-14 Juni 2009 mendatang di Stadion Sukung Kotabumi. Hanya saja, pada tanggal 7 Juni, pertandingan sepakbola di liburkan, karena ada pertandingan persahabatan tahap dua antara tim Persilu Divisi 3 Lampura Versus (vs) PSBL Divisi I Bandarlampung.

Dari 23 tim sepakbola itu, dibagi menjadi empat group. Diantaranya, group A terdapat 6 tim, yakni tim sepakbola dari kecamatan Abung Selatan, Abung Tengah, Sungkai Jaya, Abung Kunang, Bukitkemuning, dan Bungamayang. Kemudian group B ada 6 tim, yakni kecamatan Abung Barat, Abung Pekurun, Abung Timur, Sungkai Barat, Tanjungraja dan Kotabumi

Kota. Sementara di group C terdapat 6 tim, diantaranya tim sepakbola kecamatan dari Abung Semuli, Sungkai Utara, Muara Sungkai, Blambangan Pagar, Hulu Sungkai, dan Abung Tinggi. Sedangkan, group D ada 5 tim, yakni dari kecamatan Sungkai Selatan, Kotabumi Selatan, Abung Surakarta, Kotabumi Utara dan Sungkai Tengah.

’’Dalam lomba kali ini setiap tim dikenakan biaya pendaftaran dan partisifasi sebesar Rp100 ribu. Selain itu, mengikuti technical meeting dan pengundian waktu pertandingan,’’ ujar tim pelaksana perlombaan sepakbola ’Bupati Cup 2009’, Sutri Wiyono kepada Radar Kotabumi di ruang kerjanya kemarin (29/5). Baca TIM Hal.7

Pemkab Diminta Konsisten Terapkan Perda Peminat NBA Laporan Susi Daryani Editor: Kohar Mega

KOTABUMI - Pemerintah kabupaten Lampung Utara harus konsisten menerapkan peraturan daerah (Perda) KTP SIAK yang telah disyahkan oleh DPRD beberapa waktu lalu. Hal tersebut disampaikan wakil ketua komisi

D DPRD Lampur Drs. Hi. Zainul Arifin kepada koran ini, kemarin (29/5). Dikatakan Zainul, belum tuntasnya permasalahan pembuatan KTP di Lampung Utara karena pemda setengah hati dalam menjalankan amanat perda yang telah disyahkan.” Untuk mengesahkan perda itu tidak mudah seperti membalikkan telapak

tangan. Karena melalui proses panjang dengan banyak menguras energi dan biaya. Kenapa sampai sekarang tidak dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya. Apalagi, untuk tingkat daerah perda merupakan peraturan tertinggi yang harus dihormati eksistensinya, karena tidak ada peraturan lain yang lebih tinggi kedu-

dukannya apalagi hanya sekedar Momerandum of Understanding (MoU).” Inikan lucu, kapasitas perda kalah dengan MoU,” tuturnya. Apa yang disampaikan oleh anggota DPRD Lampura itu untuk menyikapi keluhan masyarakat Lampung Utara mengenai proses pembuatan KTP. Selain biaya Baca PEMKAB Hal.7

Pustu Abung Semuli Tak Mampu Tampung Pasien Terkendala Sarana dan Prasarana Laporan Cw2 Editor: Kohar Mega

ABUNG SEMULI - Untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, baik yang berada di wilayah perkotaan maupun pedesaan, maka pemerintah kabupaten Lampung Utara melalui dinas/instansi terkait mendirikan pos pelayanan

Harian Radar Lampung Group Untuk Wilayah Lampura dan Waykanan

terpadu (Posyandu) di semua lini dalam wilayah kabupaten Lampura. Seperti hal di kecamatan Abung Semuli, sudah ada 26 posyandu yang tersebar di tujuh desa, yaitu desa Sukamaju, Semulijaya, Semuliraya, Papanasri, Sidorahayu, Gunungkeramat dan Gunungsari. “ hanya ada satu pos kesehatan desa (Poskesdes) yang berpusat di desa Semuliraya,” ujar kepala seksi (Kasie) pembangunan kecamatan Abung Semuli, Jono kepada Radar Kotabumi diruang

kerjanya kemarin. Selain itu, ada 4 puskesmas pembantu (pustu) yang berada di desa Sukamaju, Papanasri, Sidorahayu dan desa Gunungkeramat. Namun, dari poskesdes dan pustu yang tersebar di semua penjuru desa di kecamatan Abung Semuli ini masih belum mampu menampung pasien yang datang. Hal itu dikarenakan sarana dan prasana perlengkapan tempat berobat belum memadai secara optimal. “Karena itu, diharapkan kepada

instasi terkait dapat mendukung dan melengkapinya,” harapnya. Dikatakan Jono, puskesmas, poskesdes dan pustu merupakan tempat masyarakat berobat. Apabila sarana dan prasarana tidak menunjang, dapat membuat pasien khawatir dengan mutu pelayanannya. “Karena itu, sarana dan prasarana harus memadai,” ujarnya. Selain itu, ada beberapa masyarakat yang ikut dalam program Baca PUSTU Hal.7

Free Throw Conga Tinggi Ada Murid SD Singkirkan Mahasiswa RANGKAIAN roadshow NBA Madness presented by Jawa Pos berakhir di Surabaya kemarin (29/ 5). Pada hari pamungkas itu, acara diselenggarakan di dua tempat. Pagi di kampus Universitas Surabaya (Ubaya), lewat tengah hari di SMP Negeri 6 Surabaya. Di kampus Ubaya, kawasan Tenggilis, para mahasiswa antre menjajal permainan-permainan yang ditawarkan. Ada Honda Beat 3Point Shootout, NBA 2 Ball, dan NBA Free Throw Conga. Saking besarnya peminat, NBA Free Throw Conga sampai dihelat dua sesi. Baca PEMINAT Hal.7

Homepage : www.radarkotabumi.com


2

LAMPURA SIKEP

RADAR KOTABUMI

SABTU, 30 MEI 2009

www.radarkotabumi.com

Rakyat Mengharapkan Pemimpin Tegas Laporan Cw1 Editor : Susi Daryani

LAMPURA-Pemilihan presiden (pilpres) mendatang, rakyat mengharapkan calon pemimpin yang tegas dan mampu mengakomodir keinginan seluruh lapisan rakyat Indonesia. Selain itu memiliki keberanian dalam menentukan Kebijakan serta mampu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Rebuplik Indonesia (NKRI). Lalu, penolakan terhadap intervensi asing dalam hal penentuan kebijakan serta mampu mengurangi pinjaman ke luar negeri yang dapat mempengaruhi perpolitikan dalam negeri. ”Kami siap mendukung sepenuhnya kepemimpinan yang tegas cepat, tanggap serta mampu menjaga keutuhan bangsa indonesia. Mengingat keamanan bangsa dan negara tergantung pada

INFORMASI

siapa yang memimpin,” ujar aktivis Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Lampung Utara (Lampura) Taufik dan Ariyansyah kepada Radar Kotabumi kemarin (29/5). Untuk mewujudkan hal tersebut, diharapkan dalam menentukan kepemimpinan masa depan bangsa indonesia akan ditentukan melalui pemilihan presiden (Pilpres) 08 Juli 2009 mendatang. ”Masyarakat Lampura harus melakukan penilaian seobjektif mungkin sehingga tidak salah dalam menentukan pilihan ke depan,”sarannya. Menurutnya, selain sosok pimpinan yang tegas juga diharapkan pemimpin yang berbudi luhur serta bertakwa kepada Allah SWT. Dengan kepemimpinan yang taqwa kepada Allah SWT dan takut akan dosa-dosa, Insyallah ke depan bangsa indonesia akan lebih baik lagi. ”Yang terpenting

capres dan cawapres dipercaya rakyat dalam memimpin Indonesia,” ulasnya. Ditambahkan Ariyansyah, selama 5 tahun terakhir ini bangsa indonesia cukup baik handaknya dalam kepemimpinan selanjutnya diharapkan lebih baik lagi. Dan dalam pelaksanaan pilpres yang tinggal 1 bulan lagi ini diharapkan masyarakat dapat memilih sesuai hati kecilnya. Untuk calon incumbent seperti Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla (SBY-JK) seharusnya mundur dulu dari kursi kepresidenan.” Masak iya Kepala Desa, Bupati, Gubernur, diharuskan mundur dari jabatannya SBY-JK tetap enak-enakan aja. Mencalonkan diri namun belum mengundurkan diri,” ujarnya. Bertolak dari hal di atas, tidak mundurnya calon incumbent karena dalih belum ditetapkan sebagai calon presiden (capres) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kenapa keduanya telah melakukan hal yang dapat mempengaruhi pemilih seperti iklan melalui media untuk misi pemenangan pilpres telah disenandungkan ke seluruh penjuru Indonesia. “Tidak menutup kemungkinan pilpres mendatang para kandidat incumbent menggunakan anggaran rakyat. Seperti halnya di kabupaten Lampura saat pilkada september 2008 lalu yang menyisakan defisit anggaran sehingga harus ditutupi dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD),”urainya secara rinci.(*)

TELEPON PENTING

POLRES LAMPUNG UTARA POLSEK SUNGKAI SELATAN POLSEK SUNGKAI UTARA POLSEK ABUNG SELATAN POLSEK ABUNG SEMULI POLSEK BUKIT KEMUNING KODIM 0412 PIKET KODIM 0412 PLN DPRD LAMPUNG UTARA PEMDA LAMPUNG UTARA POLISI PIKET AMBULANCE PEMADAM KEBAKARAN GANGGUAN TELPON PDAM HOTEL DUTA HOTEL SETIA BUDI HOTEL SRIKANDI RUMAH SAKIT UMUM RYACUDU UNIT GAWAT DARURAT RSUR PENGADILAN NEGERI KOTABUMI

: 0724 21052 : 0724 25665 : 0724 25662 : 0724 25632 : 0828 7058984 : 0724 91110 : 0724 21082 : 0724 21138 : 0724 23737-21166 : 0724 21042-22443-22529 : 0724 21007-21087-21329 : 110 : 118 : 113 : 2117 : 0724 22097 : 0724 25888 : 0724 21216 : 0724 21310 : 0724 22095 : 0724 21035 : 0724 21181

KEJAKSAAN NEGERI KOTABUMI

: 0724 21137

DICARI MEMBER “KOKOPELLI” (Produk Bucheri) Sepatu, Tas, Busana dan Aksesoris lainnya Untuk wilayah Lampung Utara dan Way Kanan BERMINAT HUB: Line Center Lampung. Telp. (0721) 7475004 dan 081369-64-5454

BERGABUNGLAH SEGERA !! BONUS MENARIK MENANTI ANDA

STIH Muhammadiyah Gelar Loka Karya FOTO : ADE PUTRI SETIAWATI

Laporan Ade Putri S. Editor : Susi Daryani

LAMPURA-Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Muhammadiyah Kotabumi, Lampung Utara (Lampura) menggelar kegiatan loka karya penataan pedoman sistem tata kelola program Hibah Kopetensi bebasis institusi (PHKI) bertempat di ruang praktikum hukum STIH Kotqbumi. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari tanggal 29 hingga 30 Mei 2009 peruntukan bagi staf dan dosen setempat. Sebab, diselenggarakannya kegiata tersebut untuk menyusun buku panduan tata kelola yang bertujuan untuk mempermudah serta meningkatkan kinerja staf dan dosen STIH Muhammadiyah Kotabumi. Ketua pelaksana kegiatan, Kasmawati,SH.M.Hum menjelaskan, kegiatan lokakarya tersebut akan menghadirkan 3 pembicara diantaranya, dari Universitas Lampung, Prof. Dr. Sumanto. SH.MH dengan materi reword and punisment, Dekan fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jogyakarta (UMY), M.. Endrio Susilo. SH. Mcl dengan materi Jobdes, dan Surya Budi Lesmana. ST. MT, dengan

Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Muhammadiyah Kotabumi, menggelar kegiatan loka karya penataan pedoman sistem tata kelola program Hibah Kopetensi berbasis institusi (PHK-I) yang di gelar selama dua hari di Kampus STIH Kotabumi kemarin (29/5).

materi pengelolaan, pengadaan barang dan jasa. “Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, sistem tata kelola di STIH Muhammadiyah Kotabumi ini akan lebih baik lagi,”ujar Kasmawati. Lebih lanjut Kasmawati menjelaskan, terselenggaranya kegiatan tersebut berdasarkan hasil revisi terhadap proposal PHK-I. Sebab, merupakan bagian dari salah satu dari 3 program pengembangan yang diusulkan. Adapun tiga program yang diusulkan ujar Kasma, antara lain, program utama penataan sistem tatakelola, yang terbagi atas dua antara lain penataan pedoman sistem tatakelola, dan pengembangan mekanisme pengelolaan sumber daya. Kedua, program utama pena-

taan dan peningkatan mutu manajemen yang terbagi menjadi 3 bagaian, peningkatan mutu manajemen program akademik, peningkatan mutu manajemen keuangan dan peningkatan mutu menajemen sarana dan prasarana. Lalu, ketiga program utama penataan sistem evaluasi dan penjamin muti yang terdiri dari dua antara lain penataan mekanisme penjamin mutu STIH Muhammadiyah Kotabumi dan penataan penjamin mutu sarana dan pra sarana pembelajaran. “Program pengembangan ini direncanakan untuk dilaksanakan dalam waktu 3 tahun (20092011),” ujarnya lagi. Sekedar diketahui, STIH Muhammadiyah Kotabumi merupakan salah satu pemenang PHKI pada proses seleksi tahun 2008,

PMI Lampura Gelar Donor Darah Laporan Cw1 Editor : Susi Daryani

LAMPURA-Palang Merah Indonesia bukan sekedar donor darah buktinya dalam sebulan terakhir ini, telah dilakukan 2 kali kegiatan berupa bhakti sosial penyerahan bantuan kepada masyarakat yang dilakukan PMI cabang Lampung Utara (Lampura). Kegiatan Bhakti sosial berupa penyaluran batuan dari PMI pusat dan PMI cabang Lampura. Penyaluran Bantuan pertama dilakukan di kelurahan tanjung aman, kecamatan Kotabumi Selatan dan kali ini

FOTO : CW1

Pengurus Cabang Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lampung Utara menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga Lingkungan I kelurahan Sribasuki, kecamatan Kotabumi, Lampura. Tampak Ketua PMI Lampura, dr. Hj. Maya Natalia Manan, M.Kes didampingi lurah Sribasuki Untung Suropati saat menyerahkan bantuan kemanusiaan ke masyarakat rawan banjir kemarin (29/5).

dilakukan di kelurahan Sribasuki, kecamatan Kotabumi. Dalam pelaksanaan PMI Cabang Lampura melibatkan kader Palang Merah Remaja (PMR) Sekolah Menengah Atas (SMA) Kemala Bhayangkari. ”PMI bukan sekedar donor darah, banyak yang dapat diperbuat seperti kegiatan sosial penyaluran bantuan bagi daerah rawan banjir. Dengan disalurkannya bantuan ini, mudah-mudahan dapat meringankan beban masyarakat,” ujar ketua PMI Cabang Lampura dr.Hj. Maya Natalia Manan, M.Kes., dalam sambutannya dihadapan masyarakat yang tinggal dibantaran kali umban, LK I kelurahan Sri Basuki, kemarin (29/5). Dikatakan Maya sapaan akrab dr. Hj Maya Natalia Manan. M.Kes. PMI merupakan organisasi sosial kemanusiaan yang dituntut peduli kondisi masyarakat rawan bencana banjir. Khususnya untuk wilayah-wilayah rawan bencana banjir seperti kelurahan tanjung aman, cempedak, dan kelurahan sribasuki khususnya yang dilalui aliran sungai (kali umban, red). ” Selain kali umban masih ada sungai yang sering meluap saat terjadi musim penghujan seperti sungai abung yang melalui kelurahan Kota Alam, kotabumi udik, kotabumi pasar, kotabumi ilir dan kelurahan Sindang Sari,” lanjutnya. Maya menambahkan, selain menyalurkan bantuan dari PMI pusat, PMI Cabang Lampura telah menghimpun bantuan dari para donatur khusus dari para dokter dan simpatisan PMI yang ada di lampura. Adapun jenis bantuan yang disampaikan berupa baby kits (perlengkapan bayi, red) dan sembako dalam bentuk foot farcel. ”Pemberian ini tidak seberapa dibandingkan dengan penderitaan yang dirasakan para keluarga yang berada dibantaran kali umban saat terjadi bencana banjir. Kami berharap dengan adanya bantuan ini dapat mengajak pihak lain untuk membantu dan memberikan sedikit rezeki untuk disalurkan kepada masyarakat di wilayah rawan bencana,”katanya.

RADAR KOTABUMI & WAYKANAN Bersama Membangun Lampura & Waykanan

dan sebagai tindak lanjut dari hal ini, maka pelaksanaan program pengembangan seperti apa yang telah diusulkan dalam proposal PHK-I, STIH Muhammadiyah Kotabumi diharuskan untuk menyusun rencana implementasi program (RIP) untuk pelaksanaan tahun 2009. “Dalam program pengembangan yang diusulkan STIH-M dalam PHK-I proses seleksi tahun 2008 lalu, dengan mengusung thema yang bertajuk peningkatann kapasitas institusional dan mutu manajemen perguruan tinggi, dengan tujuan program pengembangannya agar dapat menyehatkan organisasi STIH Muhammadiyah Kotabumi, dengan pengelolaan secara profesional dengan prinsip good university governance (GUG) yang mengutamakan mutu pelayanan,”urainya secara rinci. (*)

Lebih jauh Maya menambahkan, dirinya mengharapkan perhatian khusus dari pemerintah daerah melalui instansi terkait. Untuk memprioritaskan pembangunan didaerah rawan banjir sehingga daerah banjir tahunan tidak terjadi lagi, apalagi banyak sekali talud dipinggir sungai kali umban yang sudah rusak. ”Sehingga jika terjadi hujan air bah akan keluar melalui talud yang rusak dan masuk kerumah warga. PMI berharap kepada Pemda melalui instansi terkait untuk melakukan upaya antisipasi. Kepada masyarakat didaerah rawan diharapkan dapat berprilaku hidup sehat dengan cara tidak membuang sampah sembarangan, apa lagi membuang sampah di aliran sungai yang mengakibatkan pendangkalan terhadap sungai,” imbuhnya. Sementara lurah Sribasuki, Untung Suropati didamping jajaran kelurahan mengucapkan banyak terima kasih kepada PMI yang telah membantu masyarakat kelurahan Sribasuki. Dirinya mengetahui kondisi masyarakat saat bencana banjir datang lebih dari 60 kepala keluarga (KK) rumahnya terendam oleh luapan air yang berasal dari sungai way umban. ” Mudahmudahan bantuan yang disampaikan PMI dapat bermanfaat bagi masyarakat kelurahan Sribasuki,” paparnya. Untung menambahkan, bencana banjir sudah ada di kelurahan sri basuki sejak tahun 1968 lalu kemudian berhasil dihentikan karena dibuatkan talud pada aliran sungai way umban sekitar tahun 1995. Kemudian banjir mulai terjadi lagi mulai sejak tahun 2007 lalu.” Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, khusus masyarakat di daerah rawan banjir,” paparnya. Dari Pantauan radar kotabumi tampak hadir pengurus PMI Cabang Lampura lainnya seperti Drs. Murni Rizal, dr. Maya Metisa dan komandan Korp Suka Rela Pardi. Sekretaris PMI Ahmad Hadi Wijaya. (*)

Pemimpin Umum/Redaksi: Ibnu Khalid. Wakil Pemimpin Redaksi: Kohar Mega. Redaktur Pelaksana: Hermansyah, Susi Daryani. Asisten Redaktur: Furkon Ari. Staf Redaksi: Ade Putri Setiawati. Pracetak: Dedi Jenggot, Dedy Cunil, Turisiah. Pemasaran: Dedi Novianto. Iklan: Maria Nusa. Keuangan: Zona Dwi Tami. Manager Produksi: Budi Susantiono. Percetakan: PT Lampung Intermedia. Penerbit: PT Wahana Semesta Kotabumi Media. Komisaris: Suparno Wonokromo. Direktur Utama: Ardiansyah. Direktur: Junaidi Djohan. General Manager: Ibnu Khalid. Alamat Redaksi/Iklan/Pemasaran: Jl. Soekarno-Hatta No. 411, Kotabumi Selatan, Lampung Utara. Telp (0724) 25403, Fax (0724) 327439. Homepage: www.radarkotabumi.com Email: radarkotabumi@yahoo.com Perwakilan: Jl. Ki Maja, Komplek Ki Maja Icon Wayhalim Bandarlampung, Telp: (0721) 786414/ 786014 fax: (0721) 709228. Telp (0721) 770777, 770666. Jl. Sultan Agung No. 18, Kedaton, Bandarlampung. Telp (0721) 789750-782306. Isi diluar tanggungjawab percetakan. WARTAWAN RADAR KOTABUMI & WAYKANAN DILARANG MENERIMA UANG MAUPUN BARANG DARI SUMBER BERITA. WARTAWAN RADARKOTABUMI & WAYKANAN DIBEKALI KARTU PERS YANG SELALU DIKENAKAN SELAMA BERTUGAS.

HOTLINE REDAKSI/IKLAN/PEMASARAN:

0813 79848777


KOTABUMI BETTAH

SABTU, 30 MEI 2009

www.radarkotabumi.com

RADAR KOTABUMI

3

Jelang Laga Bupati Cup, Stadion Sukung Belum Diperbaiki Laporan Cw2 Editor: Furkon Ari

KOTABUMI - Menyambut pertandingan sepakbola Bupati Cup 2009 yang akan berlangsung mulai Senin (1/6), di Stadion Sukung Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara (Lampura), nampaknya menjadi pusat perhatian bagi klubklub besar sepakbola kecamatan yang ada di wilayah Lampura. Sayangnya, kondisi sarana dan prasarana stadion itu mulai kumuh atau tidak di perhatikan oleh instansi terkait. Seperti atap stadion dari seng yang rusak, tempat duduk penonton sebagiannya bolong dan hilang, serta tembok stadion yang hingga kini dibiarkan roboh. Jika hujan turun, maka air hujan tersebut mengenai para penonton. Tempat duduk penon-

ton terlihat kumuh berjamur dan menghitam, plang siger dalam stadion sudah rusak dan berkarat, tembok bagian kiri depan dekat pintu masuk banyak terdapat lukisan dan coretan. Bahkan yang perlu diperhatikan lagi, tembok stadion di sebelah kanan yang hingga kemarin belum diperbaiki oleh pihak terkait. ”Padahal, pelaksanaan pertandingan sepakbola Bupati Cup 2009 tinggal dua hari lagi. Namun, kondisi stadion Sukung Kotabumi belum juga diperbaiki,” ujar Riyanto, salah seorang pedagang yang mangkal di halaman parkir stadion Sukung Kotabumi kepada Radar Kotabumi kemarin (29/5). Menurut Yanto panggilan akrab Riyanto, sudah lebih satu tahun kondisi stadion rusak. Rusaknya stadion tersebut, disebabkan kurangnya perhatian dan pembenahan dari pihak instansi terkait.

Seharusnya, sebelum pertandingan sepakbola dimulai terlebih dahulu dari jauh-jauh hari pihak instansi terkait memperbaiki dan merenovasi bagian-bagian yang terlihat rusak. Sehingga pada saat pertandingan sepakbola berlangsung, tidak lagi terlihat bangunan yang rusak. ”Apalagi mau merayakan hari ulang tahun (HUT) Lampura ke63, pasti banyak kegiatan ataupun perlombaan yang akan digelar di stadion Sukung ini,” katanya. Ditemui terpisah, Sutri Wiyono selaku tim pelaksana lomba sepakbola Bupati Cup 2009, membenarkan kondisi stadion yang rusak. Namun, penyebab rusaknya bagian dari stadion itu tidak diketahui pasti. Ada empat bagian yang perlu diperhatikan dan diperbaiki, yakni atap tempat penonton yang sudah bolong dan hilang, tempat duduk penonton yang sudah jamuran, plang bergambar siger sudah

rusak, coretan dan lukisan di badan tembok serta tembok yang rubuh. Karena itu, pihaknya hanya dapat mengusulkan kepada pemerintah daerah bagaimana mengatasi permasalahan rusaknya bangunan stadion tersebut. ”Pada saat perlombaan, kami tidak kenakan tiket masuk kepada para penonton dan suporter. Tapi, saya khawatir kerusakan di bagianbagian stadion Sukung dapat membuat penonton dan suporter membludak menyaksikan pertandingan sepakbola Bupati Cup 2009 ini,” kata Yono, seraya menambahkan pihaknya akan berbuat semaksimal mungkin untuk melengkapi sarana dan prasarana, seperti tempat untuk penonton, suporter, dan klub sepakbola. Dan diharapkan bagian stadion yang rusak tersebut, dapat segera diperbaiki dan di renovasi oleh instansi terkait. (*)

Membangun melalui Mobile Lifestyle Laporan Ade Putri Setiawati Editor: Furkon Ari

KOTABUMI - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Telkomsel diselenggarakan serentak setiap GeraiHALO dan GraPARI di Indonesia. Perayaan HUT kali ini mengambil tema Untuk Indonesia, yang berarti Telkomsel benar-benar hadir untuk masyarakat Indonesia. Acara tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng. ”Memasuki usia ke-14 ini, Telkomsel ingin menghadirkan layanan telekomunikasi yang bisa diandalkan dan tetap nomor satu di Indonesia,” ujar Sutato, branch manager Telkomsel Lampung, beberapa waktu lalu. Pada acara yang dihelat di GraPARI di Jl. Antasari, Bandarlampung, ini Telkomsel juga memberikan bantuan buku ke sejumlah sekolah di Lampung. Ini merupakan sumbangsih mereka terhadap dunia pendidikan. Secara simbolis, Sutato menyerahkan bantuan tersebut kepada para kepala sekolah penerima bantuan. Yakni SMAN 5 Bandarlampung, SMAN 9 Bandarlampung, SMAN 10 Bandarlampung, SDN 1 Hajimena, SMAN 3

RUSAK. Jelang laga sepakbola Bupati Cup 2009 dalam HUT Lampura ke-63, yang akan berlangsung di stadion Sukung Kotabumi. Nampaknya, tidak mendapat respon dari pemerintah daerah. Pasalnya, sarana dan prasarana bagian dalam stadion tersebut banyak yang rusak dan perlu direnovasi. Tampak atap seng tempat duduk penonton, rusak parah. Foto diambil kemarin (29/5). FOTO CW2

DCC Perbaiki 50 Unit Komputer Laporan Cw2 Editor: Furkon Ari

SEMARAK. Perayaan HUT ke14 Telkomsel beberapa waktu lalu, diselenggarakan serentak di setiap GeraiHALO dan GraPARI di Indonesia. FOTO DOK.

Metro, dan SMK Al Iman Unit II. Dalam acara tersebut, Telkomsel juga memberikan cenderamata kepada lima pelanggan setianya yang merayakan hari jadinya bersamaan dengan HUT Telkomsel, yakni tanggal 26 Mei. Mereka adalah H. Shahibun M. Dersalin, Deddy Mawardi, S.H., Malina, Muhammad Rafli, S.H., dan Andi Efendi Rusdi, S.H. Juga diserahkan hadiah bagi dua pelanggan Lampung yang memenangkan undian Telkomsel Poin. Masingmasing Bambang Nugroho dari Tulangbawang dan Azhari dari

Bandarlampung yang meraih Rp10 juta. Diusianya yang ke-14 ini, Telkomsel semakin menunjukan kepeduliannya membangun bangsa melalui mobile lifestyle. ”Saat ini telepon seluler sudah menjadi kebutuhan pokok dan bagian gaya hidup. Masyarakat kota hingga pelosok desa, dewasa hingga anakanak dengan berbagai profesi, dimana pun dan kapanpun terlihat selalu dekat dengan ponselnya,” papar Sutato. Sebagai service leader industri telekomunikasi Indonesia, Tel-

komsel siap memandu memasuki era mobile lifestyle yang sering diidentikkan dengan gaya hidup masyarakat modern. Beragam kepeloporan layanan mobile lifestyle telah dihadirkan Telkomsel. Seperti layanan 3G, Telkomsel Flash, BlackBerry, mobile wallet T-Cash, m-Music, push e-mail, mobile banking, dan yang baru saja diluncurkan kali pertama di Indonesia iPhone 3G. ”Kami menyadari gaya hidup penuh mobilitas seperti saat ini tidak akan berarti tanpa didukung jaringan terluas dan berkualitas,” pungkasnya. (*)

KOTABUMI - Dian Cipta Cendikia (DCC) Lampung kampus Kotabumi, Lampung Utara (Lampura), merawat dan memperbaiki 50 unit komputer pentium III dan IV yang terdapat di dua laboratorium A dan B. Tujuannya, untuk mengurangi tingkat kerja prosesor pada saat membuka dan menjalankan berbagai software program, serta menghapus file yang tidak terpakai dan menghilangkan virus yang sudah merebak di komputer. ”Saya merawat dan memperbaiki semua komputer ini, guna menciptakan suasana fasilitas belajar dan mengajar yang baik. Dan mengantisipasi terjadinya kerusakan pada software dan hardware komputer,” ujar Dosen programer DCC Lampung kampus Kotabumi, Hadi Saputra kepada Radar Kotabumi kemarin (29/5). Dikatakan Hadi, ketika mahasiswa sedang libur, ia dibantu Juliyanto, S. Kom, meluangkan waktunya untuk berbenah-benah

merawat dan memperbaiki komputer. Walaupun tidak ada kerusakan pada komputer, ia dan rekannya terus memantau keadaan software dan hardware komputer tersebut. Sehingga perawatan komputer tetap terjaga, serta kemungkinan kecil kerusakan tidak terjadi. Selain merawat dan memperbaiki komputer, mereka juga meng-instal ulang semua komputer yang ada di Laboratorium A dan B dengan menambah beberapa program software yang masih belum lengkap. ”Sebelum menambah software komputer, terlebih dahulu saya mengecek hardwarenya. Sebab, jika belum dicek maka kita tidak akan dapat mengetahui apa penyebab kerusakan komputer itu,” katanya. Selain itu, lanjut Hadi, pihaknya juga meng-instal anti virus terbaru yang sudah ter-update, yang dapat menahan dan memusnahkan virus untuk masuk ke dalam komputer. Sehingga, pada saat belajar mahasiswa tidak perlu khawatir dengan kerusakan akibat virus. Selain itu, kami juga menghimbau kepada mahasiswa-mahasiswi agar tidak sembarangan

memasukkan data ke dalam komputer kampus. Sebelum mendapat petunjuk dan aturan dari pihak kampus. ”Dalam sehari, saya dan Juliyanto dapat memperbaiki sebanyak 5-10 komputer yang di instal ulang,” ungkapnya. Ia juga menjelaskan kerusakan pada Software komputer, biasanya akibat dari virus yang berasal dari flashdisc mahasiswa yang asal masuk data tanpa terlebih dahulu di scan anti virus. Selain itu, hilangnya file system juga disebabkan oleh arus listrik yang terputus secara mendadak. Komputer yang terinfeksi virus dapat merusakkan data-data penting, seperti data tulisan, musik, video, gambar dan animasi. Bahkan, sistem perangkat lunak komputer juga dibuat tidak dapat beroperasi. Karena itu, diharapkan kepada seluruh mahasiswa DCC kampus Kotabumi dapat menjaga dan merawat software hardware komputer. Sehingga tingkat kerusakan pada komputer tidak akan terjadi. ”Kemungkinan, perawatan dan perbaikan komputer ini akan selesai dalam tiga hari kedepan,” jelasnya. (*)


4

HEADLINE

RADAR KOTABUMI

Pemkab Hentikan Subsidi Lumbok Resort Laporan/Editor: Wartawan RNN

BALIKBUKIT- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) awalnya merencanakan menjadikan Kawasan Wisata Terpadu (KWT) Lumbok resort sebagai salah satu ikon unggulan wisata Lambar. Tapi kini nyaris berbalik dan menjadi salah satu aset mati, alias terbengkalai dibumi beguai jejama sai betik. Pasalnya, di tahun anggaran 2009, biaya untuk KWT itu tidak lagi disubsidi oleh Pemkab setempat. Sekedar diketahui, pembangunan KWT Lumbok ditahun anggaran 2007 menghabiskan dana puluhan milyar. Tapi, kini bangunan hotel yang terbilang mewah dan megah dikaki danau ranau itu kondisinya hampir diujung tanduk. Sebab, pembiayaan yang dikeluarkan oleh Pemda mulai mandek ditahun 2009 ini. Sejak bangunan itu berdiri, Pemkab Lambar hanya membuang uang untuk mensubsidi kebutuhan biaya operasioanl setiap bulannnya, bahkan pemkab setempat justru merugi setiap bulannya. itu terjadi karena target perolehan yang dikenakan dari huniaan kamar di objek wisata tersebut tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan Pemkab setempat yang mencapai ratusan juta rupiah. Dihentikannya pembiayaan untuk kawasan wisata lumbok membuat objek wisata itu, dapat dipastikan menyusul beberapa proyek pemerintah yang sebe-

lumnya menjadi proyek unggulan dan menghabiskan dana ratusan juta, misalnya dermaga Tembakak di Karya Penggawa, Terminal Simpang Kerbang Pesisir Tengah. Menanggapi hal itu, Anggota komisi C DPRD Lambar,Yohansyah Akmal.S.H., mengatakan pembangunan KWT Lombok yang lebih kurang menghabiskan dana lebih dari 30 Milyar, merupakan akibat dari kesalahan perencanaan dari pemerintahan periode sebelumnya. Ditegaskannya, seharusnya, Pemkab Lambar sebelum membangun KWT Lumbok itu terlebih dahulu melihat dari segi azaz kepentingannya dan manfaat dari hasil pembangunan itu sendiri. “Sekarang yang ada bukan mendongkrak PAD tetapi justru menghabiskan APBD,” tegasnya. Yohansyah menilai bahwa pembangunan KWT Lumbok pada saat itu, sifatnya hanya mengedepankan ego dan kepentikan person dalam menuju kepentingan tertentu. “Kayaknya sih waktu itu indikatornya hanya mengedepankan kepentingan saja, tanpa melihat aspek kepentingan pemerintah dan masyarakat,” imbuhnya. Karena itu, dirirnya menilai wajar jika yang berkaitan dengan pembangunan KWT Lumbok diusut, karena dana pemerintah yang dihabiskan untuk membangunan proyek itu tidak sedikit. “Kalau memang perlu semua yang terlibat dengan pembangunan proyek itu diusut semuanya,” pungkasnya. (*)

Soal IMB, KPTSP Undang Camat-Dinas PU Laporan/Editor: Wartawan RNN

BALIKBUKIT - Pengambilan wewenang dalam pengurusan izin mendirikan bangunan (IMB) oleh Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (KPTSP) Kabupaten Lambar dari kecamatan ke tingkat kabupaten belum berjalan sepenuhnya. Pasalnya, pelimpahan wewenang kepengurusannya baru dilakukan awal Mei 2009. “Kita dalam waktu dekat

DAFTAR HARGA RATA-RATA BORONGAN, ECERAN KOMODITI BAHAN POKOK PENTING DAN STRATEGIS LAINNYA DI KABUPATEN LAMPUNG UTARA 29 MEI - 01 JUNI 2009

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12 13 14 15 16 17 18 19 20 21

22 23

Jenis K omoditi Beras Kw alitas 1 Kw alitas 2 Ketan Hitam Ketan Putih Gula Pasir Merah Gara m Beryodium Non Y odium M inyak Goreng Merk Bimoli Tanpa merek/curah Tepung terigu Segitiga biru Biasa Kacang-kacangan Kacang hijau Kacang tanah Kacang kedelai Susu Kental M anis Merk B endera Merk Indomilk Telur ayam Telur ayam negeri/ras Telur ayam kampung Daging Daging sapi murni Daging ayam potong Daging ayam kampung M entega Merk simas Merk Blu e Band Sayur-sayuran W ortel Kol Kentang Cabe merah Raw it Buncis Baw ang merah Baw ang putih Kelapa kupas Jagung pipilan Kopi Biji Kelapa Sawit Jahe Ubi kayu/singkong Karet slab Lada Hitam Coklat/kakao Sabun Detergent Merk rinso Semen Baturaja Tiga roda Padang Kujang/Holsim Min yak Tanah Pupuk Urea SP-36 KCL NPK ZA

Harga Borongan Eceran

Stock

6.400/K g 4.800/K g 7.500/K g 6.800/K g

6.500/K g 4.900/K g 8.000/K g 7.000/K g

Cukup Cukup Cukup Cukup

7.750/K g 7.000/K g

8.000/K g 7.500/K g

Cukup Cukup

1.000/K g -

1.000/K g -

Cukup Tidak ada

12.000/liter 9.500/liter

12.000/Liter 10.000/liter

Cukup Cukup

7.200/K g 6.600/K g

7.500/K g 7.000/K g

Cukup Cukup

10.500/Kg 12.500/K g 6.500/K g

11.000/K g 13.000/K g 7.000/K g

Cukup Cukup Cukup

7.500/K g 7.300/K g

8.000/K g 7.500/K g

Cukup Cukup

12.500/K g 1.500/K g

13.000/K g 1.750/K g

Cukup Kurang

63.000/K g 18.000/K g 34.000/K g

65.000/K g 20.000/K g 35.000/K g

Cukup Cukup Cukup

14.000/K g 34.000/K g

15.000/K g 35.000/K g

Cukup Cukup

3.500/K g 2.500/K g 5.500/K g 11.000/K g 13.000/K g 4.500/K g 11.500/Kg 3.500/K g 1.800/Kg 1.900/Kg 11.500/Kg 1.000/Kg 4.500/Kg 350/Kg 4.700/Kg 19.000/Kg 19.000/Kg

4.000/K g 3.000/K g 6.000/K g 12.000/K g 14.000/K g 5.000/K g 12.000/K g 4.000/K g 2.000/Kg 1.800/Kg 11.000/K g 900/K g 4.500/Kg 340/K g 4.500/Kg 18.500/K g 18.500/K g

Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup

13.000/Kg

13.200/K g

Cukup

49.000/Kg 50.000/Kg 49.500/Kg 49.500/Kg 3.300/liter

50.000/Zak 51.000/Zak 50.000/Zak 50.000/Zak 3.500/liter

Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup

58.000/Kg 77.500/Kg 320.000/Kg 87.000/Kg 51.500/Kg

60.000/Zak 77.500/Zak 320.000/Zak 87.500/Zak 52.000/Zak

Cukup Habis Habis Habis Habis

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lampung Utara PERANA PUTERA, S.H., M.H Pembina Tingkat I NIP. 19660310 199103 1 008

akan mengadakan rapat koordinasi dengan seluruh camat dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk membahas tentang petunjuk pelaksana dan petunjuk teknis (juklak-juknis) sehingga kegiatan ini akan berjalan sesuai dengan prosedurnya,” kata Kasubag TU KPTSP Ruliansyah mendampingi Kepala KPTSP Edi Yusuf,S.Sos.M.H kepada Radar Lambar (Grup Radar Kotabumi), kemarin. Dijelaskannya, kepengurusan izin IMB ini sepenuhnya akan dikeluarkan oleh KPTSP, sementara

pihak kecamatan hanya mengeluarkan surat rekomendasi IMB yang akan disampaikan ke KPTSP. “Surata rekomendasi masuk ke KPTSP, baru kami akan meneruskannya ke Dinas PU karena dinas itu yang mengetahui bagian fisik dan tata ruang. Setelah dicek oleh Dinas PU dilapangan maka jikalayak kita akan mengeluarkan surat izin yang dimaksud,” ungkapnya. Dalam rapat koordinasi dengan camat dan Dinas PU itu, pihknya juga akan membahas

tentang mekanisme mengenai tim, serta koordinator lapangan dan peran dari pihak terkait, karena selama ini yang mengetahui dan memahami teknis dilapangan serta jumlah yang telah memiliki izin dan yang tidak memiliki izin.”Jadi hingga saat ini kita belum menerima jumlah data dari setiap kecamatannya,” ungkap Ruliansyah. Lanjut Ruliansyah, dalam kepengurusan izin ini nanti, masyarakat jangan merasa resah karena pihaknya juga masih meli-

batkan kecamatan dan pihaknya juga akan membentuk tim dalam melakukan pelayan masyarakat dilapangan, dan pihak masyarakat yang ingin langsung untuk mengadakan kepengurusan. “Kita juga siap untuk membantu dengan syarat harus sesuai dengan prosedur yang telah kita sepakati nantinya, dengan begitu mudah-mudahan kedepannya kepengurusan IMB ini akan berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan,” pungkasnya.(*)

Bayi 8 Bulan Menderita Hydro Cepallus Laporan/Editor: Wartawan RNN

PRINGSEWU—Kemiskinan orang tua masih menjadi faktor utama terlambatnya penanganan kesehatan pada balita. Aprodi salah satunya, bayi berusia 8 bulan warga Gunung Terang kecamatan Bulok Tanggamus penderita Hydro Cepallus harus menjalani perawatan di rumah sakit. Mengingat kepalanya terus membesar , penangannya kini terpaksa dilakukan di RSUAM Bandarlampung. Tak ada biaya, pengakuan polos itu diutarakan Jarmi (35) orang tua Aprodi. Pekerjaan suaminya

Armin (38) yang hanya sebagai buruh kasar di Tanggerang Banten membuat mereka tak dapat berbuat banyak untuk perobatan anak pertamanya itu. ” Suami saya hanya buruh, bahkan ketika dikabari anaknya sakit belum dapat pulang karena tak ada ongkos. Katanya masu cari pinjaman dulu” aku Jarmi. Penyakit yang diderita anaknya itu sebenarnya pernah diobati, bahkan saat usianya masih 4 bulan menjalani perawatan di RSU Pringsewu.” Karena waktu itu kondisinya membaik kemudian boleh pulang dan menjalani perawatan dirumah” jelasnya. Keadaan ini tak bertahan lama,

selang beberapa bulan kemudian Aprodi kembali sakit.Selain kepalanya terus membesar , tubuhnya juga kerap kejang.” Kalau sudah kejang kasihan melihatnyanya mas.tapi mau bagaimana lagi kondisi ekonomi kami tak punya ” akunya. Karena kondisinya tak membaik kemudian dibawa lagi ke rumah sakit, bahkan dianjurkan untuk dibawa ke RSUAM Bandarlampung.” Kepala anak saya membesar, seperti ada airnya’ujar Jarmi sambil membelai-belai kepala anaknya sementara keluarganya yang lain berkemas karena Aprodi akan dibawa ke RSUAM oleh pamannya. (*)

FOTO : WARTAWAN RNN

Kepala Aprodi terus membesar balita tersebut diduga terkena Hydrocepallus

Karyawan Bank Tripanca Kembali Tuntut Pesangon Laporan/Editor : Wirahadikusumah/RNN

No

SABTU, 30 MEI 2009

www.radarkotabumi.com

BANDARLAMPUNG – Empat puluh mantan karyawan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tripanca Setiadana mendatangi bekas kantornya pukul 10.00 WIB kemarin. Mereka menemui dua utusan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Likuidasi untuk mempertanyakan kejelasan pembayaran pesangon. Awalnya, mereka hanya berkumpul di lantai dua kantor Bank Tripanca di Jl. Laksamana Malahayati No. 138, Telukbetung Selatan, Bandarlampung itu. Satu jam kemudian, mereka merangsek menuju lantai tiga untuk menemui tim LPS dan Likuidasi. Aksi itu sempat memanas. Para mantan karyawan membentakbentak tim LPS dan Likuidasi yang datang ke Lampung hanya untuk mengurus pembayaran klaim nasabah tahap II. ”Bapak jangan ngurusin nasabah saja, tapi mantan karyawan bank ini juga harus diurusi. Kami meminta kejelasan uang pesangon. Kalau begini, kami tidak percaya sama

tim LPS,” bentak Siska, salah satu mantan karyawan, diamini rekanrekannya. Siska menambahkan, tim LPS beberapa bulan lalu berjanji tidak hanya mengurusi nasabah, namun juga bersamaan dengan pengurusan tanggung jawab perusahaan terhadap mantan karyawan Bank Tripanca. ”Mana janji itu? Jangan janji-janji saja!” ujarnya dengan nada tinggi. Massa lantas mendesak tim LPS untuk menelepon kantor LPS di Jakarta menanyakan nasib pesangon mereka. Salah satu tim LPS segera menghubungi melalui telepon selulernya. ”Penjelasan dari Jakarta, untuk uang pesangon kawan-kawan masih dalam tahapan perhitungan oleh tim di sana,” jelas salah satu anggota tim LPS itu. Namun, mantan karyawan tidak puas. ”Sampai kapan? Kami sudah bosan dikasih janji-janji terus. Berapa bulan lagi? Satu bulan, dua bulan, apa tiga bulan? Jawab Pak! Kami butuh kepastian,” pungkas Mamat. Utusan tim LPS mengaku tidak dapat memberikan kepastian. ”Kami tidak tahu. Itu bukan urusan kami. Yang jelas masih dalam tahapan perhitungan. Itu informasi dari Jakarta,” timpal tim LPS lagi.

Setelah puas membentak-bentak tim LPS, akhirnya puluhan mantan karyawan Bank Tripanca memberikan deadline kepastian pembayaran uang pesangon pada Selasa (2/6) mendatang. ”Jika tidak, pada Rabu (3/6) kami akan ramairamai mengadu ke DPRD provinsi. Kami akan adukan bahwa LPS tidak bisa mengurus nasib para mantan karyawan Bank Tripanca,” teriak Mamat. Menjelang salat Jumat, tim LPS menghentikan pertemuan. Wartawan koran ini sempat mengikuti utusan LPS dan Likuidasi ke ruangan mereka. Namun sayang, mereka tak mau berkomentar dan tidak bersedia menyebutkan nama masing-masing. ”Maaf, kami tidak berhak berkomentar. Untuk pembayaran pesangon, bukan urusan kami. Di sini kami hanya mengurusi pembayaran klaim nasabah tahap II,” elak salah satu tim LPS kepada Radar Lampung (Grup Radar Kotabumi). Mereka juga bungkam soal pelaksanaan pembayaran klaim nasabah tahap II. Namun, setelah terus didesak, pria yang saat ditemui memakai baju putih lengan panjang itu menjelaskan bahwa pembayaran

akan dilaksanakan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Telukbetung, Selasa (2/6). Total pembayaran sebesar Rp4,706 miliar. Dana sebesar itu untuk membayar 5.027 nasabah umum Bank Tripanca. Kedatangan para karyawan Bank Tripanca Setiadana kemarin itu kali keduanya. Kali pertama mereka mendatangi bekas kantornya pada Jumat (15/5). Ketika itu, sekitar empat puluh dari 138 mantan karyawan Bank Tripanca menemui tim likuidasi, juga menyoal pesangon. Mereka sebelumnya di-PHK pada 30 April lalu. Masing-masing karyawan Bank Tripanca Setiadana yang di-PHK mendapatkan Surat Keputusan Tim Likuidasi Nomor Kep-002/TL-TS/IV/2009 tentang PHK. Dalam SK itu disebutkan, dengan PHK massal, pesangon yang merupakan hak karyawan akan

dibayarkan menggunakan dana talangan dari LPS. Hak karyawan berupa gaji bulan April 2009 juga akan dibayarkan menggunakan dana talangan dari LPS. Hak karyawan berupa uang makan serta uang transpor bulan April 2009 akan dihitung berdasarkan kehadiran sesuai peraturan perusahaan dan juga dibayarkan dengan dana talangan dari LPS. Sementara itu, untuk pembayaran tahap I, LPS sudah melakukannya sejak 15 April 2009. Kala itu, BRI yang ditunjuk sebagai bank pembayar. LPS membayar 1.080 nasabah khusus tabungan pelajar senilai Rp61.232.399. Selain itu, satu deposito individual milik instansi swasta Rp1.061.876.235 dan nasabah multiple account milik empat instansi swasta yang seluruhnya berjumlah Rp6.502.910.958. (*)

Sobrie: Kami Belum Terima Laporan Laporan/Editor: Wartawan RNN

GUNUNGSUGIH - Sekretariat Penanggulangan Bencana Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) mengaku belum menerima laporan, data rinci luas lahan pertanian di Dusun 5 hingga 9 di Kampung Buminabung Ilir, Kecamatan Buminabung, yang tergenang air beberapa hari yang lalu. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Sekretariat Penanggulangan Bencana Daerah Lamteng Ir. A. Sobrie Wertha, M.Si kepada Radar Lamteng (Grup Radar Kotabumi) kemarin (29/5). “Yang jelas, kami akan mempelajari data laporan dari peristiwa tersebut. Soalnya, memang sejauh ini kawasan yang dilintasi Sungai Wayseputih merupakan daerah yang rawan banjir. Salah satunya di Buminabung Ilir tersebut, termasuk di beberapa wilayah lainnya,” ujarnya. Sobrie juga mengungkapkan, hampir setiap tahun sungai-sungai di Lamteng berpotensi meluap, apalagi saat musim hujan.

“Nah, saat ini yang sering menjadi korban luapan air sungai (banjir) adalah kawasan yang beradai di sekitaran pinggiran sungai. Dan perlu diketahui bahwa lahan yang berada sekitar 100 meter dari bantaran sungai, merupakan daerah kawasan konservasi. Artinya, jika terjadi banjir ataupun lainnya, bukanlah menjadi tanggungjawab penuh pemerintah atau negara,” paparnya. Apalagi selama ini, kata Sobrie, sebagian yang tergenang air setiap kali terjadi banjir banyak yang berada di daerah pinggiran bantaran sungai. “Yang jelas, terkait dengan peristiwa banjir yang melanda di wilayah Lamteng, nantinya akan kami data dan dipelajari. Apabila, kawasan banjir terjadi bukan di kawasan konservasi, maka bisa dipertimbangkan kembali,” tukasnya. Sekadar mengingatkan, sekitar 400 hektare (ha) tanaman padi petani dari Dusun (5,6,7,8,9), Kampung Buminabung Ilir, Kecamatan Buminabung terancam puso (gagal panen). Itu setelah lahan pertanian petani tersebut terendam air akibat luapan banjir Sungai Wayseputih yang terjadi sejak 20 Mei 2009 lalu. Penuturan Yadi (25) dan Sutris (32), petani Dusun 6, Kampung Buminabung ilir, banjir tersebut merupakan air kiriman dari hulu Sungai Wayseputih. Karena, di wilayah Buminabung sendiri sudah lama tidak hujan. Air meluap dari Sungai Wayseputih dan menggenangi sawah mereka yang berada di sekitar daerah aliran sungai (DAS) Wayseputih. Lokasi sawah tersebut merupakan sawah lebung. Akibat banjir tersebut, Yadi yang memiliki sawah 1 ha mengalami kerugian lebih kurang Rp1 Juta. Sujiman, Koordinator Penyuluh Buminabung menjelaskan, bahwa banjir tersebut terjadi hampir setiap tahun yakni pada Bulan April – Mei. Penyebabnya, meluapnya air Sungai Wayseputih dari hulu. Namun, biasanya banjir hanya terjadi 2-3 hari, lalu air surut dan tanaman hanya mengalami kerusakan ringan sampai sedang (tidak puso), dan padi masih dapat dipanen. “Untuk banjir saat ini, sudah 1 minggu air belum surut juga, sehingga tanaman padi terancam puso,” tuturnya. (*)


6

POLITIK

RADAR KOTABUMI

SABTU, 30 MEI 2009

www.radarkotabumi.com

DPT Pilpres Lamsel 639.812 Pemilih

Panwas Himbau Tim Sukses Pilpres Lapor Laporan : Wartawan RNN

SUKADANA-Anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Lampung Timur, Surya Alam menghimbau kepada seluruh tim sukses pasangan calon presiden-wakil presiden segera melaporkan rencana kegiatan masing-masing. Pasalnya, sesuai jadwal yang telah ditetapkan KPU, masa kampanye pasangan capres-wapres akan dilaksanakan mulai Selasa (2/6) hingga Sabtu (4/7) mendatang. Mengingat pelaksanaan kampanye hanya tinggal beberapa hari lagi. Namun, hingga kemarin belum ada satupun tim sukses yang berkoordinasi dengan Panwaslu terkait rencana mereka menggelar kampanye di wilayah Lamtim. Memang lanjutnya, tim sukses tidak wajib melaporkan rencana kegiatan mereka ke Panwaslu. Menurutnya, demi memudahkan pengawasan dan menjaga situasi yang kondusif selama berlangsung masa kampanye, Surya berharap tim sukses tetap berkoordinasi dengan Panwaslu di tingkat kabupaten hingga kecamatan. Selain berkoordinasi tentang rencana kegiatan, tim sukses juga dihimbau untuk melaporkan susunan pengurus dan lokasi posko pemenangan masing-masing. Sementara itu, Surya juga berharap KPU Provinsi dan Kabupaten untuk mengirimkan jadwal kampanye di wilayah Lampung kepada Panwaslu. Sebab, pelaksanaan kampanye hanya tinggal beberapa hari lagi, namun jadwal kampanye masing-masing calon belum diterima Panwaslu Lamtim. Atas dasar tersebut ulasnya, guna mempersiapkan pengawasan pelaksanaan Pilpres di wilayah Lamtim, sejak Selasa hingga kemarin Panwaslu masih melakukan evaluasi terhadap kinerja Panwaslu tingkat Kecamatan. “Evaluasi telah berakhir hari ini (kemarin, red), namun hasilnya masih akan kami plenokan,”pungkas Surya Alam. (*)

KPUD-PDK Adu Bukti Fisik di Sidang Laporan : Wartawan RNN

KALIANDA –Pembuktian bukti fisik dari para pihak termohon (KPUD) maupun pemohon (PDK) merupakan agenda sidang lanjutan gugatan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) Lampung Selatan di Mahkamah Konstitusi (MK) yang dijadwalkan pukul 16.00 Wib, Jumat (29/5) kemarin. Menurut anggota KPUD Lampung Selatan, Dra. Erlina mengatakan, jadwal sidang lanjutan ketiga ini agendanya adalah mengenai pembuktian fisik kedua belah pihak baik pemohon maupun termohon yang dimulai pukul 16.00 Wib, Jumat (29/ 5). “Kita sudah mempersiapkan bukti fisik seperti form C1, form DB, dan form DA yang telah disahkan berdasarkan rapat pleno KPUD, khususnya di TPS 6 dan 8 yang dipersengketakan oleh PDK Lamsel,”kata Erlina kepada wartawan harian ini melalui telpon genggamnya Jumat (29/5) kemarin. Meski dalam sidang lanjutan itu agendanya adalah pembuktian fisik, pihaknya tetap membawa para saksi yang telah dipersiapkan sebelumnya. “Pada sidang lanjutan ini kita juga tetap membawa saksi sebanyak 6 orang untuk yang mengikuti sidang secara langsung melalui Video Conference di Unila,”kata Erlina lagi. Diketahui, untuk sidang lanjutan ketiga gugatan PDK ini yang bertolak ke Jakarta adalah Ketua KPUD Lamsel, M Abdul Hafid, S.Si dan satu anggota yakni Dwi Riyanto, SE beserta 3 Saksi dari PPK dan KPPS dua TPS yang dipersengkertakan. Dihubung terpisah, Ketua DPD Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) Lamsel, Nivolin CH, SE juga mengaku telah menyiapkan bukti fisik yang akan dibeberkan pada sidang lanjutan yang dimohonkan partainya itu. “Tim kuasa hukum kita dipusat sudah menerima semua bukti fisik berupa form C1 serta surat pernyataan dari KPPS setempat termasuk dengan saksi yang telah kita persiapkan dari Partai Gerindra ini,”kata Nivolin melalui telpon genggamnya. Dikatakannya, mengenai gugatan yang dimohonkan partainya itu secara intens itu akan diadvokasi oleh tim ahli hukum yang telah dipersiapkan oleh DPP PDK dipusat. “Seluruh persengketaan PDK yang ada baik di Daerah kabupaten atau provinsi di Indonesia itu serahkan dengan tim hukum yang telah dibentuk oleh DPP PDK. Jadi kita tinggal tunggu saja hasil sidang lanjutan ini apa hasilnya?,”tegasnya.(*)

Laporan : Wartawan RNN

FOTO : WARTAWAN RNN

Jelang Pilpres-Anggota Panwaslu Kabupaten Lamtim Dri Santoso saat mengevaluasi kinerja sejumlah anggota Panwascam

Jadwalkan Pelantikan UJe Laporan Wartawan RNN

BANDARLAMPUNG – Direktorat Jendral Otonomi Daerah (Ditjen Otda) Departemen Dalam Negeri memerintahkan agar pemerintah provinsi (pemprov) Lampung melaksanakan persiapan pelantikan gubernur dan wakil gubernur (wagub) terpilih, Sjachroedin Z.P. dan M.S. Joko Umar Said pada 2 Juni 2009 nanti. Demikian kepastian itu diungkapkan Sekprov Ir. Irham Jafar Lan Putra M.H. seusai rapat persiapan pelantikan gubernur dan wagub Lampung terpilih yang digelar di Gedung Pusiban Kantor Gubernur, kemarin. “Rapat persiapan ini terlaksana atas dasar perintah surat direktur jendral Otda,” kata Irham kepada wartawan. Mantan Asisten I Bidang Pemerintahan Pemprov Lampung ini mengatakan, berbagai persiapan telah dilakukan pemprov bersama Sekretariat DPRD setempat dan Poltabes Bandarlampung. “Pelantikan gubernur tanggal 2 Juni tetap dilaksanakan. Hanya saja, keputusan presiden (keppres) tentang pengangkatan dan pelantikan belum turun dari presiden,” ungkapnya. Namun begitu, Irham memastikan bahwa Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto akan bertemu dengan Presiden

Susilo Bambang Yudhoyono untuk membicarakan keppres gubernur dan wagub Lampung terpilih. “Malam ini (Kemarin, Red), Mendagri akan bertemu presiden di kediaman presiden. Pertemuan itu untuk membahas soal keppres gubernur dan wagub Lampung,” terangnya. Rapat persiapan yang berlangsung selama tiga jam tersebut, pemprov mengundang Polda Lampung, Poltabes Bandarlampung, PLN wilayah Lampung, dan satuan kerja terkait di lingkungan pemprov. Menyambut prosesi pelantikan, pemprov sudah menyiapkan taruf berkapasitas untuk 5000 undangan yang digelar di Lapangan Korpri Kantor Gubernur. “Taruf ini akan dipasang layar datar. Kami memasangnya untuk masyarakat dan simpatisan yang tidak dapat menyaksikan pelantikan pasangan gubernur dan wagub terpilih oleh Mendagri di dalam gedung DPRD,” tukas Irham lagi. Di tempat terpisah, Kabag Umum Sekretariat DPRD Lampung Budi Heryanto S.H. memastikan 1000 undangan sebagian sudah siap disebarkan kepada para tamu undangan. “Undangan belum seluruhnya dibagikan, masih ada tersisa. Saat ini, kami masih menunggu monogram dari Depdagri,” kata Budi di ruang kerjanya, kemarin. Sementara itu, Kapoltabes

Bandarlampung Kombespol Drs. Syauqie Achmad, S.H, M.B.A., M.M., M.Hum. merinci pengamanan pada acara pelantikan terdiri dari ring I, II, dan III. Ring I meliputi gedung DPRD Lampung sebagai lokasi pelaksanaan pelantikan, ring II mencakup areal sekitar Balai Keratun Kantor Gubernur dan lahan parkir gedung DPRD dan Pemprov Lampung, ring III berada di Lapangan Korpri Kantor Gubernur. “Personil pengamanan yang ditempatkan pada ring I sebanyak 346 orang, ring II mencapai 225 personil, dan ring III 340 personil. Sedangkan, untuk pengamanan kereta kencana yang mengiringi pasangan gubernur dan wagub dikawal 60 personil,” urai Syauqie. Mantan Wakapolwiltabes Surabaya ini mengungkapkan, gedung DPRD Lampung yang menjadi lokasi pelaksanaan pelantikan gubernur dan wagub akan steril dari simpatisan dan masyarakat yang ingin menyaksikan pelantikan. “Seperti biasanya, areal yang menjadi tempat pelantikan disterilkan dari orang yang berlalu-lalang. Selain itu, kami juga tidak memperbolehkan tamu undangan membawa ponsel ke dalam gedung,” tegasnya. Pada bagian lain, puluhan orang melakukan sweeping ruang kerja ketua dan unsur pimpinan DPRD Lampung kemarin. Massa dari Komite Masyarakat Pene-

gakkan Hukum dan Keadilan Lampung (KMPHKL) itu juga memeriksa satu persatu ruangan yang ada di gedung dewan tersebut. Mereka mengaku ingin mencari Ketua DPRD Lampung Indra Karyadi. Tanpa pengawalan ketat satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Lampung, massa memaksa masuk ke ruang kerja ketua DPRD setempat. Namun, ruangan tersebut kosong. Aksi arogan massa itu dilakukan mulai pukul 10.00 WIB. “Dimana Indra Karyadi? Cari sampai dapat!,” teriak massa yang menginginkan Indra Karyadi dicopot dari ketua DPRD Lampung. Belum cukup sampai di situ. Sebagian massa juga memasuki ruangan komisi dan fraksi di DPRD Lampung. Mereka sempat menggedor ruangan Fraksi Partai Golkar yang sedang terkunci. Sebelum mengakhiri sweeping, massa juga memeriksa toilet yang berada di lantai satu. Ketua KMPHKL Ihsan yang memimpin langsung aksi itu mengatakan mereka secara khusus mencari ketua DPRD Lampung Indra Karyadi yang dituduh sebagai biang kerok kesimpangsiuran pelantikan gubernur dan wagub Lampung. “Indra Karyadi adalah biang kerok di Lampung. Saya siap mati dan siap di penjara, asal Lampung kondusif. Kedatangan kami ini bukan untuk kepentingan Sjachroedin,” kata Ihsan. (*)

KALIANDA –Anggota Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Hargito.S.Ag mengutarakan, jumlah pemilih pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 8 Juli mendatang untuk di Lampung Selatan bertambah sebanyak 17.925 mata pilih dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Legislatif (Pileg) yang hanya mencapai 621.887 mata pilih. Dengan rincian DPT 330.700 untuk pemilih laki-laki dan 309.112 untuk pemilih perempuan. Dengan demikian total jumlah mata pilih 639.812 Pemilih. Menurutnys, hasil penetapan ini berdasarkan rapat pleno penetapan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lampung Selatan pada Kamis (28/5) hingga pukul 17.45 Wib. “Hari ini (kemarin-red) DPT ini sudah kita kirim kan ke KPU Provinsi dan selanjutnya akan dikerim ke KPU Pusat. Dikatakan Hargito, penambahan jumlah daftar pilih untuk Lamsel ini terjadi di seluruh kecamatan yang ada di wilayah Lamsel. Banyaknya pemilih yang bertambah itu didominasi oleh para pemilih pemula yang sudah dap[at menggunakan hak pilih pada Pilpres mendatang. “Prediksi kita DPT akan bertambah sekitar 15 ribu ternyata terbukti. Hal ini karena seluruh kecamatan yang ada di Lamsel itu bertambah,”ujar Hargito kepada Radar Lamsel (grup Radar Kotabumi,red) di kantor KPUD setempat di Jalan Raden Intan Kalianda itu Jumat (29/5) kemarin. Masih kata Hargito, pihaknya berharap DPT ini telah mengakomodasi seluruh pemilih yang ada di Lamsel. Hal ini tentunya didasari dengan adanya penambahan jadwal validasi yang dilakukan oleh panitia pemuktahiran data dan pemilih (PPDP) ditingkat desa. Dirinya juga menegaskan jika masih ada masyarakat Lamsel yang belum masuk dalam DPT maka tidak dapat memberikan hak politiknya pada Pilpres mendatang. “Kalaupun masih ada masyarakat yang belum terdaftar dalam DPT itu artinya kurangnya partisipasi masyarakat untuk ikut andil dalam pendataan pemilih pada Pilpres ini. Karena masa perpanjangan DPS itu telah dilakukan sebanyak 2 kali,”himbau Hargito.(*)

Anggota KPU Bingung Dengan Keluarnya Nomor Sama Laporan : Wartawan RNN

BANDARLAMPUNG-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung mengeluarkan berita acara pleno tentang pemberian sanksi pembatalan dan penetapan

pasangan calon terpilih. Berita acara tersebut dibuat pada Jumat (22/5) dengan nomor 270/172/ KPU-LPG/V/Tahun 2009. Sementara, nomor yang sama juga digunakan KPU Lampung untuk menetapkan hasil pemilu perolehan kursi parpol dan caleg

DPRD Lampung terpilih. Nomor tersebut digunakan pada Rabu (20/ 5) lalu pada saat pleno penetapan di Gedung Pusiban Kantor Pemprov Lampung. “Nomor itu sudah pernah dipakai sebelumnya, jadi nomornya ganda,” kata Sekretaris KPU Lampung Ir Fahrizal, MA kepada wartawan di kantornya kemarin. Fahrizal mengakui, dirinya merasa bingung dengan keluarnya berita acara dengan nomor yang sama tersebut. Dikatakan, berita acara empat halaman tersebut tidak ada arsipnya di sekretariat KPU. ”Saya justru mendapatkannya dari faksimili yang dikirimkan seseorang dari

Jakarta,” ujarnya. Dalam berita acara yang ditandatangani anggota KPU Lampung minus Handi Mulyaningsih itu, KPU menyimpulkan pasangan cagub-cawagub nomor 6 Sjachroedin ZP-Joko Umar Said (UJ) telah melakukan pelanggaran Pasal 85 ayat (1) dan (2) UU 32/ 2004 jo Pasal 68 ayat (1) dan (2) PP 6/2005. Disebutkan dalam kesimpulan berita acara itu, akibat hukum yang timbul adalah pemberlakuan sanksi pembatalan sebagai pasangan calon oleh KPUD. Kemudian, konsekuensi hukumnya dalam bentuk pembatalan UJ dari kepesertaan Pilkada Lampung tahun 2008.

DIJUAL MOBIL Chevrolet Pick Up th 2006, pajak / KIR baru gigi S, TIP, AC, kondisi memuaskan harga Rp 36 jt hub : Rahmat Agung Steam, Kotabumi Lampung Utara Tlp 0724. 021404 Nissan Grand Livina 1.8 XV / MT Th 07, Wrn Hitam Hrga Nego an. Sendiri Hb (0724) 25189 / 08154181350.

KEHILANGAN KEHILANGAN STNK R2 NO.POL BE 8042 JN, NO.KA ; MH1HB32127K178473, NO.SIN ; HB32E-1170449. An. Drs. Suroso. KEHILANGAN STNK R2 NO.POL BE 5088 JL, NO,KA ; MH1HB31166K297957, NO.SIN ; KB31E-1294059. An. Idris. KEHILANGAN STNK R2 NO.POL BE 8951 JQ, NO.SIN ; MC21E-1085542, NO.KA ; MH1MC21178K084968. An. Misbachul M. KEHILANGAN R2 NO.POL BE 6236 JZ, NO.KA ; MHDBF110DWJ, 387148, NO.SIN ; E109-ID386737. An. Dinas Kesehatan

Dari penerapan sanksi tersebut, implikasinya adalah pembatalan Keputusan KPU Lampung nomor 398/SK/KPU-LPG/ Tahun 2008 tentang penetapan hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilkada Lampung 2008. Selanjutnya, empat anggota KPU Lampung melakukan perbaikan rekapitulasi hasil penghitungan suara. Perbaikan yang dilakukan pada 22 Mei 2009 itu, KPU Lampung menetapkan pasangan calon nomor 3 M Alzier Dianis Thabranie-Bambang Sudibyo (Abang) sebagai pasangan calon terpilih. Ini karena pasangan ini memperoleh suara terbanyak dan memenuhi syarat perolehan suara minimal 30 persen serta ditindaklanjuti dengan SK KPU Lampung. Untuk memenuhi ketentuan PP 6/2005, anggota KPU Lampung menyampaikan pasangan calon terpilih kepada pimpinan DPRD Lampung. Tujuannya, untuk dapat disahkan pengangkatannya oleh presiden sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Sementara, pukul 23.00 Kamis (28/5), massa pendukung UJ mendatangi kantor KPU Lampung di Jalan Jenderal Sudirman, Bandarlampung. Mereka membawa satu truk pasir dan dua ribu batu bata untuk menyemen dua gerbang kantor KPU. “Kami membawa ini semua untuk memenuhi pernyataan Ketua KPU Lampung Edwin Hanibal melalui surat kabar. Dia menantang untuk menyemen kantornya setelah penyegelan ruangannya beberapa hari lalu,” kata Koordinator Gerakan Masyarakat Lampung Bersatu (GMLB) Heri Ch Burmelli saat melakukan demonstrasi ke KPU Lampung kemarin. (*)


RUWA JURAI

SABTU, 30 MEI 2009

RADAR KOTABUMI

www.radarkotabumi.com

Jago Merah Hanguskan Rumah Warga Pematang Sawa

Tabrakan Beruntun, Jalinsum Macet 30 Menit FOTO RNN

TABRAKAN : Tampak petugas kepolisian sedang mengevakuasi mobil Fuso pasca tabrakan yang terjadi di jalinsum, Lampung Tengah.

Korban Tenggelam Belum Ditemukan Laporan/Editor: Edi Herliansyah/RNN

TANGGAMUS - Jago merah hanguskan rumah milik Mahyadi ( 45 ), warga Pekon Guring, Kecamatan Pematang Sawa, Tanggamus, Kamis ( 28/05) sekitar Pukul 17.10 WIB. Akibat musibah tersebut, rumah serta isinya habis di lalap si jago merah. Kerugian diperkirakan mencapai 50 juta lebih. Informasi yang dihimpun Radar menyebutkan, api diperkirakan berasal dari depot bensin dan

minyak tanah milik korban. Dimana korban menjual bensin dan minyak tanah eceran, yang tempatnya berada di depan rumah. Untungnya, api tidak sempat menjalar ke rumah warga lainnya. Karena begitu mengetahui kalau ada rumah terbakar, masyarakat setempat secara bersama-sama memadamkan api. Sijago merah berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.50 Wib. Camat Pematang Sawa, Drs. Suyanto ketika dikonfirmasi Radar Jum’at (29/5) kemarin, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Karena saat kejadian, pemilik rumah sedang berada diluar. Selain itu, peristiwa tersebut juga terjadi pada sore hari. Sehingga warga di seputaran rumah korban, dengan cepat mengetahui adanya kebakaran dan api bisa segera dijinakkan. Namun lanjutnya, akibat kebakaran itu rumah dan isinya tidak ada yang bisa diselamatkan. Karena kobaran api begitu cepat meluluh lantakkan kediaman Mahyadi, kerugian diperkirakan mencapai 50

juta lebih. ”Besarnya nilai kerugian tersebut, selain rumah dan isinya, juga bahan-bahan material bangunan untuk merenovasi rumah seperti, kayu kasau, papan dan kepih serta sepanel juga ikut terbakar,” ujarnya. Sebelumnya, pada Rabu (27/ 5), Zuhdi (67) warga Pekon Betung, Kecamatan Pematang sawa, tenggelam diperairan laut Way Nipah, Teluk Semangka, saat sedang mencari ubur-ubur. Korban menurut Camat Suyanto, hingga kemarin sekitar Pukul 14.00 Wib, belum berhasil ditemukan. (*)

membatasi usia para pemain yang akan berlaga dalam bupati cup 2009,” terangnya. Selain itu, diperbolehkan juga bagi seluruh tim mengambil atau mendatangkan para pemain dari luar kecamatan lain. Asalkan ada pernyataan surat pindah klubnya dengan mengacu pada peraturan persepakbolaan. ”Kemungkinan kecil, masing-masing tim kecamatan akan mendatangkan pemain dari tingkat Provinsi, karena membutuhkan waktu yang lama

untuk menyesuaikan diri dengan klub yang dibelanya,” katanya seraya mengatakan, pihaknya juga telah menyiapkan 10 wasit dari tingkat nasional (C1), provinsi (C2), dan kabupaten (C3). ”Sepuluh wasit itu kami datangkan dari pengurus cabang Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) cabang Lampura. Diharapkan dapat menjadi pemimpin pertandingan secara sportif dan bertanggung jawab,”ungkapya. Dijelaskannya, dalam kegia-

tan technical meeting yang adakan kamis (28/5) di stadion Sukung Kotabumi, pihaknya memberi pengarahan tentang tata cara sistem pertandingan, mekanisme pertandingan, menjaga sportifitas bermain dan menganggap lawan sebagai sahabat dalam pertandingan. Namun, apabila suporter, pemain, oficial dan pelatih membuat keonaran atau kerusuhan pada pertandingan, maka akan dikualifikasi tim yang membuat kerusuhan tersebut. (*)

mengambil pisau di kiosnya dan melukai saya,” kata Tanzili. Karena terluka, pelaku berlari ke Pos Sat Lantas yang berjarak 15 meter dari lokasi kejadian dan diikuti oleh Madharis. Di pos itulah Tanzili menceritakan kejadian yang sebenarnya, dan petugas berusaha menyelesaikan permasalahan tersebut serta mengamankan pisau yang di pegang oleh Madharis. Tanpa diketahui petugas, keduanya kembali bertengkar hingga Madharis terjatuh tak sadarkan diri akibat dipukul Tanzili. Melihat korban tak sadarkan diri, petugas langsung memba-

wanya ke RSUR. Dan di RSUR itulah, korban Madharis menghembuskan nafas terakhirnya. ”Saya pukul pipi kanannya pakai tangan sebanyak satu kali, dengan maksud membela diri. Karena dia (Madharis, red) memukul kepala saya terlebih dahulu,” akunya. Sementara itu, Sutrimo alias Romo membantah kalau dirinya membeli rokok menggunakan uang palsu pecahan Rp50 ribu. Menurutnya, ia membeli sebungkus rokok dengan menggunakan uang pecahan seribu sebanyak lima lembar. ”Pagi tadi (kemarin, red), sekitar pukul 07.30 WIB saya beli

rokok gudang garam hijau di kios Madharis dengan menggunakan uang ribuan sebanyak lima lembar,” ungkap Romo. Kasatreskrim Polres Lampura, AKP Adi Sumirat ketika ditemui di ruang kerjanya kemarin membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap pelaku serta meminta keterangan saksi-saksi yang melihat kejadian itu. ”Pelaku telah kita amankan, dan kami juga masih meminta keterangan sejumlah saksi mengenai kasus ini,” pungkas Adi Sumirat. (*)

TIM Dikatakan Yono, panggilan angkrapnya Sutri Wiyono, program ini merupakan kalender tahunan pemerintah Lampura. Jadi, pihak KONI hanya sebagai tim pelaksana kegiatan. Dalam pertandingan ini nantinya, semua tim dari kecamatan akan bermain selama 25 pertandingan. Dengan limit waktu sehari dua kali pertandingan, yakni pertandingan pertama dari pukul 14.00-16.00 WIB dan pertandingan kedua pukul 16.00-18.00 WIB. “Panitia tidak

Dari halaman 1

DUEL bertanya apa benar anak buah saya membeli rokok dengan uang palsu,” ujarnya. Selanjutnya, Madharis balik bertanya tentang kapasitasnya dalam persoalan itu.” Saya sebagai penanggung jawab seluruh pekerja yang sedang melakukan renovasi SPBU,” jawabnya. Lalu, dirinya meminta kepada Madharis untuk menunjukkan uang palsu itu. Namun, Madharis marah serta mengambil pisau yang ada di dalam kiosnya dan langsung menyerang hingga mengenai siku kanannya. ”Ketika saya meminta dia (Madharis, red) menunjukkan uang palsu tersebut, ia marah serta

Dari halaman 1

7

Laporan/Editor: Wartawan RNN

BUMIRATUNUBAN - Lima kendaraan tabrakan beruntun di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di Kampung Bumiratu, Kecamatan Bumiratu Nuban, Lampung Tengah (Lamteng), sekitar pukul 09.00 WIB kemarin (29/5). Meski tidak ada korban jiwa, namun Jalinsum sempat macet selama 30 menit. Selain itu, empat dari lima kendaraan tersebut mengalami ringsek bagian depan maupun belakang. Data yang di dapat wartawan koran ini di lokasi kejadian, terlihat anggota Satlantas Polres

Lamteng yang dipimpin Kanitlakalantas Ipda Kadek Ary dan Kanit Patroli Iptu Suhardo yang dibantu para sopir sedang mengevakuasikan satu persatu kendaran yang terlibat insiden tersebut. Menurut Hendra (24), sopir truk Fuso BG 8862 AI bermuatan biji plastik menerangkan, kejadian itu berawal kendaraan trailer berhenti mendadak di depannya. Sebelum kejadian, Hendra dari Palembang beriringan dengan kendaraan lainnya membawa biji plastik ke Jakarta. ‘’Ketika melintas Jalinsum tepatnya Kampung Bumiratu, Bumiratu Nuban, tiba-tiba kendaraan trailer didepan saya menge-

rem mendadak. Dengan spontan saya mengerem mendadak, tapi mobil saya sempat menyenggol mobil bak trailer, dan bak belakang Fuso saya langsung ditabrak truk Fuso BG8188MC yang sopri kawan saya Irwan, hingga bagian depan mobilnya ringsek,’’ terangnya. Selanjutnya, saat Fuso BG 8188 MC menabrak bak belakang Fuso BG8862AI tiba-tiba Toyota Kijang BE2932BW dan mini bus carry BE2469F yang berada dibelakang juga saling tabrakan. ‘’Sehingga dari kejadian, keempat mobil tersebut mengalami ringsek. Sedangkan, kendaraan trailer yang belum diketahui identitas melarikan diri,’’ kata Hendra. (*)

harga KTP belum sesuai dengan ketentuan dalam perda, seharusnya Dinas kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) membuat selebaran atau pengumuman di setiap lokasi pembuatan KTP atau di kantor-kantor kecamatan yang ada,” harapnya. Sebelumnya, bupati Lampung Utara Drs. Hi. Zainal Abidin,M.M mengatakan, untuk merealisasikan pencabutan Momerandum of Understanding (MoU) KTP SIAK bersidik jari itu, sampai saat ini pemkab sedang

melakukan upaya intensif. Dengan melakukan pengkajian secara menyeluruh terhadap perjanjian kerjasama antara pemerintah daerah kabupaten Lampung Utara dengan kepolisian Republik Indonesia resort Lampung Utara (Kapolres). “Mari kita berdoa bersama agar semua dapat terealisasi sesuai dengan yang diharapkan, sekaligus menjadi kenang-kenangan anggota DPRD Lampura dan Kapolres atas pengabdiannya kepada masyarakat,” ujarnya. (*)

roadshow di Ubaya. ”Setelah baca koran, dia (Hendrawan, Red) minta diantar ke Ubaya untuk mencoba permainan NBA Madness,” ungkap sang ibu. ”Terima kasih, Hendrawan sudah boleh mencoba,” tambahnya. Pukul 14.00, roadshow bergeser ke SMP Negeri 6 Surabaya. Sejak dimulai, murid-murid sekolah di Jalan Jawa itu seolah ingin menunjukkan bahwa mereka tidak kalah dengan anak-anak SMA atau mahasiswa. Di sana, bukan hanya murid yang heboh. Guru-guru sampai kepala sekolah ikut berbaur menyambut roadshow yang diselenggarakan tim DBL Indonesia tersebut. Kepala SMPN 6 Idris membuka roadshow dengan melakukan free throw. Lalu, para guru dan murid berlomba, ikut berpartisipasi. Ada empat permainan di lapangan basket sekolah tersebut. Yaitu, DHL Speed Challenge,

Honda Beat 3-Point Shootout, NBA 2 Ball, dan NBA Free Throw Conga. Guru biologi Mudjo Diantono berhasil bertahan sampai akhir dalam NBA Free Throw Conga. Dia menyingkirkan tiga rekan sesama guru plus enam murid. ”Menyenangkan sekali bisa menang di permainan yang seru itu,” paparnya. NBA Madness presented by Jawa Pos dibuka 4-7 Juni nanti di Tunjungan Plaza 3. Grizz, maskot Memphis Grizzlies, bakal tampil sebagai bintang tamu di weekend pertama tersebut. Setelah itu, acara berlanjut ke Mal Galaxy (11-14 Juni), Royal Plaza (18-21 Juni), dan berakhir di Supermal Pakuwon Indah (25-28 Juni). Pada weekend penutup, bakal hadir bintang New York Knicks David Lee dan enam personel Miami Heat Dancers, juara dance team NBA selama empat tahun berturut-turut. (*)

ganitation (ISO) 9001-2000 dari SAI sebagai audit global eksternal yang berpusat di negara Australia, serta setiap enam bulan sekali tim dari konsultasi AIMS Jakarta memeriksa, dan menjadi kepercayaan dari dinas Kesehatan (diskes) provinsi Lampung sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat di Lampura. Selain itu, terdapat enam program kesehatan wajib, yakni promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan ibu dan anak termasuk Keluarga Berencana (KB), perbaikan gizi masyarakat, serta pencegahan dan penanggulangan penyakit menular dan pengobatannya. Sedangkan, delapan kegiatan kesehatan pengembangan yang telah dilaksanakan, seperti upaya kesehatan usia lanjut (unsia), mata dan pencegahan kebutaan, telinga/pencegahan gangguan pendengaran, kesehatan jiwa, pencegahan dan penanggulangan gigi,

perawatan kesehatan masyarakat, bina kesehatan tradisional (batra), dan upaya kesehatan sekolah (UKS). ”Dalam sebulan terdapat lebih dari 3000 pasien yang berobat di Puskemas ini. Karena itu kami harus memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang ingin berobat,” ujar kepala puskemas unit swadana Kotabumi II Lampura, Dr. Hj. Maya Metissa, M. Kes. Bukan hanya itu, tambahnya, puskesmas setempat memiliki fasilitas yang menunjang, seperti melayani fasilitas kartu Jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas), Askes pegawai negeri sipil (PNS), umum, dan jaminan pemeliharaan kesehatan anak sekolah (JPKAS), KIA-KB, MTBS, Poli gigi, laboratorium, klinik sanitasi, klinik gizi, dan pelayanan tindakan cepat. Bahkan, puskesmas ini juga memiliki sarana dan prasarana peralatan dan obat-obatan yang memenuhi berstandar nasional. (*)

PEMKAB tinggi, sistem birokrasinya berbelit-belit sehingga memberatkan masyarakat. “Kami bingung dengan proses pembuatan KTP. Perdanya sudah disahkan, namun biaya yang harus di keluarkan masih tinggi,” ujar Permadi Waluyo, warga Kotabumi Selatan. Menurut Waluyo, seharusnya pemberlakuan harga KTP berangsur berubah sejak ditetapkannya menjadi perda sehingga masyarakat tidak di buat bingung saat membuat KTP. “Apabila pemberlakuan

Dari halaman 1

PEMINAT Salah satu yang ikut tampil adalah Sumiati, mantan bintang DetEksi Basketball League (DBL) dan pemain basket Jawa Timur di PON XVII 2008 yang kini kuliah di Ubaya. Dia menjajal dua permainan, Honda Beat 3-Point Shootout dan NBA Free Throw Conga. ”Permainannya seru sekali. Tidak seperti basket yang biasa saya mainkan,” tutur mahasiswi jurusan psikologi semester dua tersebut. Meski diselenggarakan di kampus, ternyata bukan hanya mahasiswa yang menjajal permainan. Hendrawan Tedihardjo, murid SD Santo Carolus, Surabaya, ikut tampil. Bahkan, dia berhasil menyingkirkan lawan-lawannya di NBA Free Throw Conga. ”Saya hanya ingin mencoba. Nggak nyangka, ternyata bisa menang,” ucapnya. Riany, ibu Hendrawan, menyatakan sengaja datang melihat

Dari halaman 1

PUSTU keluarga berncana (KB). Tahun 2008 lalu, wanita usia subur (WUS) yang ikut KB di kecamatan setempat sebanyak 7942 orang. Sedangkan, pasangan usia subur (PUS) sebanyak 4768 orang. Untuk KB, mayoritas masyarakat setempat memakai pil KB, dan jarum suntik. “ Sedikit sekali yang memakai inplam, spiral, medis operasi pria dan medis operasi wanita,” katanya. Untuk pasien Askes dan Jamkesmas hanya membayar jasa konsultasi dan obat-obatan gratis. Sedangkan, pasien umum membayar semua pengobatan, mulai dari jasa konsultasi dan oba. Berbeda dengan puskesmas unit swadana Kotabumi II, kecamatan Kotabumi Selatan, Lampura yang merupakan satu-satunya pusat pelayanan kesehatan masyarakat yang berkwalitas baik. Terbukti dari penghargaan sertifikat International Standart Or-

Dari halaman 1

RIYANTO Kepala kantor wilayah depkumham provinsi Lampung I Gede Widiarta merasa terharu menyaksikan acara pisah sambut tersebut. Ia mengucapkan selamat jalan kepada pejabat lama Drs. Subiyantoro, BC.IP dan bisa melaksanakan tugas dengan baik di tempat yang baru sebagai Kalapas Kendiri, Jawa Timur. Dan, selamat datang pada pejabat baru, Riyanto, BC.IP, S.H di provinsi Lampung pada umumnya dan Lampura khususnya. “Saya mengharapkan kepada saudara Riyanto dapat bekerjasama dengan semua pihak di kabupaten Lampura,” ujarnya. Pada kesempatan itu, wakil bupati Lampura Drs.Hi.Rohimat Aslan mengatakan, serah terima jabatan dan alih tugas merupakan

Dari halaman 1 hal yang biasa terjadi di dalam organisasi pemerintah. Karena itu, atas nama pemerintah daerah mengucapkan terimakasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada Drs. Subiyantoro, BC.IP yang telah menunjukan kerjasamanya dan rasa kebersamaan dengan jajaran pemerintah daerah kabupaten Lampura, dan selamat melaksanakan tugas di tempat baru. Dan kepada pejabat baru, Riyanto, BC.IP, S.H selamat datang dan selamat bertugas di kabupaten ini. “Dengan pengalaman selama memangku jabatan Kalapas Anak Klas II B di Muara Enim, Sumatera Selatan, dapat dilanjutkan di kabupaten Lampura,” harapnya. Sementara itu, Drs. Subi-

yantoro, BC.IP menyatakan, selama lima tahun menjabat kalapas anak Klas II.A Kotabumi semua dapat di kerjakan dengan. Karena itu, berat rasanya meninggalkan Lampura. Tetapi, karena tugas semuanya harus dijalankan. “Saya mohon maaf kepada semua pihak yang ada di kabupaten Lampura jika selama bertugas ada yang kurang berkenan dihati, serta tidak lupa saya mengucapkan selamat datang kepada pejabat yang baru,” ujarnya. Sedangkan, Riyanto mengharapkan dukungan semua pihak untuk dapat menjalankan tugas dengan baik selama di Lampura. ”Saya mengharapkan dukungan semua pihak untuk memulai tugas di kabupaten Lampura,” harapnya. (*)


RADAR WAYKANAN

8

SABTU, 30 MEI 2009

Bersama Membangun Waykanan

11 Gerbong Masih Melintang di Jalan KA Babaranjang yang Anjlok di Perbatasan Laporan/Editor: Hermansyah

BLAMBANGAN UMPU Sampai dengan pukul 17.00 Wib, kemarin (29/5), dari 14 gerbong kereta api yang terjatuh dari rel, baru 3 gerbong yang berhasil diangkat. Sedangkan, 11 gerbong lainnya masih melintang dijalan. Karena itu, PT. Kerata Api Indonesia belum dapat mengoperasikan semua KA yang melalui jalur Waykanan-Lampung Utara. “Target kami sampai pukul 22.00 Wib kemarin, semua rangkaian gerbong yang jatuh dapat dinaikkan keatas rel sehingga kembali normal,” ujar Zakaria, Humas PT KAI Tanjung Karang

yang berhasil di konfirmasi Radar Kotabumi kemarin (29/5). Hanya saja, sejak Kamis sampai hari ini (Sabtu) PT KA masih membatalkan semua jurusan dan mengembalikan biaya pembelian tiket sampai 100 persen. Menurut Zakaria, dengan kondisi alam yang tidak berpihak kepada timnya, apalagi kondisi tempat terjatuhnya KA di daerah terjal dan berbukit, dirinya merasa pesimis dengan target yang telah ditentukan. “Namanya kerja kita harus optimis untuk mencapai target, namun dengan kondisi sekarang ini saya hanya dapat menyatakan Insya Allah pada pukul 22.00 wib, lintasan sudah dapat dilalui oleh KA,”ungkapnya. Sedangkan mengenai penyebab tergelincirnya Kereta Babaranjang tersebut, Zakaria enggan menjawab secar detail. “Apa penyebab hingga terjadi

Juni, Gaji ke-13 Dibayar Laporan/Editor : Wartawan/RNN

METRO - Pembayaran gaji ke-13 pegawai negeri sipil (PNS) di Kota Metro rencananya akan dibayarkan pada Juni mendatang. Kendati begitu, pemerintah Kota Metro melalui dinas pendapatan, pengelolaan keuangan dan aset daerah (DPPKA) belum dapat memastikan tanggal pembayaran gaji ke-13 tersebut. ”Sampai saat ini kami belum menerima petunjuk pelaksana pembayaran gaji ke-13 ini. Namun, diperkirakan pembayarn gaji ke-13 ini akan dilakukan pada Juni mendatang,” terang Kepala DPPKA Kota Metro M. Natsir, melalui Sekertaris DPPKA Iskandar saat ditemui Radar Metro (grup Radar Kotabumi), kemarin (29/5). Menurutnya, besarnya gaji ke-13 yang akan dibayarkan pada PNS di Kota Metro tersebut kurang lebih sekitar Rp15 miliar. Jumlah ini dihitung berdasarkan jumlah seluruh PNS se-Kota Metro yang mencapai 4.818 pegawai. ”Jumlah pengeluaran ini juga telah disesuaikan dengan besarnya jumlah pengeluaran pembayaran gaji pegawai di Kota Metro setiap bulannya,” paparnya. Dikatakannya, pada pembayaran gaji ke-13 PNS di Kota Metro tersebut tidak dilakukan pemotongan gaji pada PNS yang telah mempunyai tanggungan pada bank daerah. Gaji ke-13 tersebut akan dibagikan secara utuh sesuai dengan gaji per golongan setiap bulannya. ”Pada pembayaran gaji ke-13 ini PNS akan dapat merasakan seluruh pembayaran tanpa potongan. Meskipun PNS tersebut mempunyai tanggungan peminjaman uang melalui bank daerah,” jelasnya. Lebih lanjut, Iskandar mengemukakan, dengan dibayarkannya gaji ke-13 tersebut diharapkan membantu para PNS untuk meningkatkan kesejahteraannya terutama pegawai yang telah mempunyai tanggungan di bank. ”Apalagi pada musim saat ini pendaftaran siswa mulai dilakukan. Ini diharapkan dapat membantu perekonomian para pegawai,” pungkasnya. (*)

musibah ini, ada tim khusus yang berhak memberi keterangan. Saat ini mereka (tim khusus) sedang melakukan penelitian tentang penyebab kejadian, apakah karena paktor alam, atau dikarenakan human eror,” tegas Zakaria. Sementara itu, anjloknya Kereta Api bukan hal baru bagi masyarakat Waykanan. Karena, sudah sering terjadi. “ Namun, kereta api masih merupakan satusatunya sarana transportasi yang lancar, dan masyarakat tetap setia menggunakannya,” pungkasnya. Sekedar diketahui, sekitar pukul 17.30 Wib, Kamis (28/5), sebanyak 14 gerbong KA Babaranjang anjlok di Km 138/g perbatasan antara Stasiun Negeri Agung kabupaten Waykanan dengan Stasiun Tulung Buyut Sungkai Utara Lampung Utara. Akibatnya, operasional kedua jalur di batalkan sementara. “Kami memperoleh kabar

tentang anjloknya gerbong KA Babaranjang sekitar pukul 17.35, hal itu dikarenakan komunikasi telepon dari lokasi kejadian sangat sulit,” ujar Wahidin selaku kepala Stasiun Kereta Api Blambangan Umpu kemarin malam. Menurut Wahidin, dari 40 rangkaian gerbong Babaranjang yang penuh Batubara dari Tanjung Enim Sumatera Selatan dengan tujuan Tanjung Karang tersebut terdapat 14 gerbongnya lepas dari lintasan rel, bahkan ada yang sampai melintang, sehingga membuat rusak bantalan beton yang dijadikan landasan. “Sebelum bantalan rel kereta api ini dilakukan perbaikan, secara otomatis kami belum bisa melakukan apa-apa, sehingga dapat dipastikan sementara 24 jam kedepan pengoperasian kereta api penumpang ataupun kereta barang terpaksa dihentikan hingga waktu yang belum diketahui,” ungkapnya. (*)

Pengeboman Ikan di Pesisir Marak Pemkab Segera kirim Kapal Patroli Laporan/Editor: Wartawan/RNN

LEMONG - Sejumlah nelayan diwilayah Pesisir terutama di Kecamatan Lemong Kabupaten Lambar mengeluh terkait maraknya dugaan aksi pengeboman ikan dipantai itu. Hal tersebut disampaikan Camat Lemong Husni Arifin, S.I.P kepada Sekkab Drh.Havazo Pian, Kamis (28/ 5). “Saya berharap kapal patroli yang ada di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) segera diturunkan ke Pesisir, hal ini untuk mengantisipasi terjadinya aksi pengeboman ikan dipantai yang dilakukan kapal-kapal dari luar,” kata dia. Masih kata Husni, pihaknya khawatir jika kapal patroli itu tidak segera dioperasionalkan diwilayah pesisir maka selain aksi pengeboman itu merusak kelestarian biota laut juga akan mengancam pendapatan para nelayan yang mengandalkan hasil penjualan ikan untuk menutupi kebutuhan keluarga. “Para nelayan mengalami kesulitan melakukan pengejaran terhadap oknum yang melakukan pengeboman itu karena kapal yang digunakan nelayan itu masih menggunakan kapal tradisional sehingga pengejaran itu tidak membuahkan hasil, artinya nelayan hanya bisa melakukan pengusiran itu akibat minimnya sarana

trasportasi yang dimiliki. Mudahmudahan dengan dialokasikannya kapal patroli ini, pantai pesisir terhindar dari aksi illegal fishing,” ujarnya. Keluhan camat Lemong itu, direspon oleh Sekkab Drh. Havazo Pian bahkan mantan Kepala DKP itu memerintahkan kepala DKP agar segera mengalokasikan kapal patroli yang saat ini masih stand bay didepan kantor dinas itu. “Ada baiknya kapal patroli itu segera dialokasikan ke wilayah pesisir sehingga petugas bisa melakukan pemantauan ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti aksi pengeboman ikan. Karena tujuan diberikannya bantuan kapal itu tidak lain untuk melakukan penjagaan sekaligus pemantauan disekeliling laut,” kata Havazo. Terpisah, Kabid Pengendalian, Pengawasan Sumberdaya dan Usaha Bambang Supeno, A.Pi mendampingi Kepala DKP Ir.Nata Djudin Amran mengatakan, rencananya dalam waktu dekat kapal patroli bantuan dari Pemerintah Pusat itu akan dialokasikan ke wilayah pesisir. ”Saat ini kita sedang mencari lokasi yang pas untuk tempat dimana kapal tersebut akan diletakkan, karena dalam penempatan kapal ini kita harus hati-hati karena jangan sampai rusak,” kata dia seraya menambahkan, soal penempatan kapal ini, pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan pimpinan. (*)

PELANTIKAN. Pj. Bupati Tuba Barat, kemarin melantik 348 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkab setempat. FOTO: WARTAWAN RNN

Penjabat Bupati Lantik 348 Pejabat Laporan/Editor: Yusuf AS/ RNN

MENGGALA - Setelah melantik 14 pejabat eselon II hari Selasa (26/5), kemarin Penjabat Bupati Tuba Barat, H. Syaifullah Sesunan, S.H., M.H., kembali melantik 348 pejabat eselon III dan IV di lingkungan pemerintah setempat. Pelantikan digelar di halaman Kantor Bupati Tuba Barat dengan disaksikan sejumlah pejabat eselon II, unsur Muspida, dan tokoh masyarakat serta undangan dari berbagai kampung. Rinciannya, pejabat eselon III sebanyak 171 orang termasuk 8 camat yang merupakan pimpinan wilayah daerah Tuba Barat. ,

Sementara pejabat eselon IV sebanyak 177 orang yang juga bertugas di lingkungan pemerintahan dan kecamatan. Kemarin para camat yang dilantik adalah Camat Tulangbawang Udik, M. Rasidi, S.H. Camat Tumijajar, Drs. Ismed, M.H. Camat Tulangbawang Tengah, Achsan Adam, S.Sos. Camat Pagardewa Nahkoda, S.H, M.H. Camat Gunungterang Ibrahim DM, S.H. Camat Gunungagung, Drs. Agus Waluyo. Camat Way Kenanga, Drs. Erson BR. Camat Lambukibang,Drs. M. Ali Akhmadi, M.M. Syaifullah, meminta agar seluru pejabat yang diantik kemarin tidak berhenti berkomunikasi dengan Kabupaten Tuba selaku kabupaten induk. Karena

mereka lebih berpengalaman dalam melaksanakan tugas sementara Tuba Barat baru belajar dan baru diresmikan dalam hitungan bulan. Terbentuknya Tuba Barat ini menurutnya juga merupakan jerih payah tokoh masyarakat dan eselon III harus menghormati jerih payah masyarakat dan melayani masyarakat dan melayani dengan sungguh-sungguh. Selain itu bagi pejabat yang belum berpamitan dengan kabupaten induk yang merupakan tempat awalnya bertugas agar segera melakukannya. Sehingga secara etika itu harus dilakukan “Jangan lupa mengucapkan terima kasih atas pembinaan senior-senior yang ada di kabupaten induk selama ini,”katanya. (*)

KPU Siap Gelar Pilkada 2 DOB Laporan/Editor: Wartawab/ RNN

MENGGALA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulangbawang (Tuba) menyatakan kesiapannya menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) di dua daerah otonomi baru (DOB) yakni Kabupaten Mesuji dan Tuba Barat. Hal ini disampaikan Ketua KPU Tuba Novi Marzani BMy, S.Sos., menanggapi desakan digelarnya pilkada dari beberapa elemen belum lama ini. Menurut Novi, pihaknya kini masih berkonsentrasi terhadap Pemilu Presiden (Pilpres) 8 Juli mendatang. ”Jika memang pilkada menjadi tanggungjawab KPU

induk untuk menggelarnya, tentu kami harus siap. Mengingat, tugas KPU sendiri adalah sebagai penyelenggara pemilu. Oleh karena itu, kami pun dituntut untuk menyelesaikan dengan baik yang menjadi agenda daerah maupun nasional,” tukasnya. Lebih jauh diuraikannya, pihaknya belum dapat memastikan apakah penyelenggaran pilkada di kedua DOB tersebut masih menjadi kewenangan KPU induk untuk menggelarnya. Mengingat, hingga kini belum terbentuk struktur organisasi KPU di masing-masing kabupaten. ”Tidak terdapat persoalan yang mendasar untuk penyelenggaranya. Yang menjadi poin penting adalah terselenggaranya

demokasi sesuai dengan asasnya,” lanjutnya. Sementara itu, kesiapan untuk menggelar pilkada di kedua DOB tersebut bukan isapan jempol semata. Selain telah memiliki pengalaman dalam menggelar pesta demokrasi, KPU yang ada sendiri telah memiliki persiapan seandainya pilkada digelar dalam waktu dekat. Langkah itu sebagai antisipasi jika pilkada digelar sebelum terbentuknya KPU masing-masing DOB. Sebelumnya, Bupati Tuba DR. H. Abdurachman Sarbini mendesak agar pilkada di kedua DOB tersebut segera digelar. Mance-sapaan akrabnya-, optimis pilkada di kedua DOB tersebut terselenggara dalam tahun 2009. (*)

PEMBERITAHUAN Diberitahukan kepada seluruh pelanggan Surat Kabar Harian Radar Kotabumi bahwa saudara SHOBIRIN SYAHRIL BR., bukan lagi sebagai Karyawan SKH Radar Kotabumi. Karena itu segala tindakan yang dilakukannya bukan menjadi tanggung jawab kami. Ttd, MANAJEMEN NB: Diharapkan Kepada saudara SHOBIRIN segera datang ke Redaksi SKH Radar Kotabumi untuk menyelesaikan semua urusan paling lambat satu minggu sejak diterbitkannya pemberitahuan ini. Jika tidak datang sampai limit waktu yang ditentukan, maka segala urusan akan kami serahkan kepada pihak yang berwajib.


Radar Kotabumi I Sabtu, 30 Mei 2009