Issuu on Google+

Sulbar Ekspres Korannya Orang Sulbar

Kamis, 9 Februari 2012

Langganan: Rp 40.000

PT BNM Lirik Kakao Sulbar

3

ara Mandiri Benteng Neg kan T P — JU U MAM enanam nanya akan m ar. (BNM) renca ktor perkakaoan di Sulb kan se ai a p ad p am i is as d st inve n ini sudah aa h sa u er p Keinginan . intah daerah kepada pemer ulbar) la Disbun S a p e (K O L BE MUKHTAR

Rakyat Kalumpang-Bonehau Jangan Goyah

KETERLIBA TAN KETERLIBAT PT Nestle dalam pembubidayaan kakao di Sulbar, memberi manfaat yang cukup besar kepada masyarakat.

5

camatan rakat di Ke amuju a sy a M — JAKARTA Kabupaten M gawal an Bonehau d g an p pak men m u al K inta tetap kom it Listrik Tenim d at ar B i bangk Sulawes angunan Pem proses pemb Karama. A) aga Air (PLT ta DPR RI) GA (Anggo G N E M S SALIM

SulbarEkspres

www.sulbarekspres.webs.com

E-Mail: sulbarekspres@gmail.com


Mamuju Ekspres

2

Kamis, 9 Februari 2012

Sulbar Ekspres

Demi Mutu Kakao, Pemprov Gandeng Nestle KETIKA program Gerakan Nasional Peningkatan Mutu dan Produksi Kakao (Genas Pro Kakao), diluncurkan pada 2009 lalu, muncul keraguan mengenai kualitas bibit yang akan digunakan dalam menyukseskan program tersebut. Namun keraguan tersebut tidak membuat Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh, berhenti melangkah. Ia meyakini program tersebut akan membuahkan hasil maksimal. Untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi di tengah perjalanan program gernas, dibangunlah kerjasama dengan sejumlah pihak dengan menghadirkan teknologi baru dalam pengembangan dan peningkatan mutu kakao. Salah kerjasama yang dibangun adalah dengan PT Nestle. Perusahaan yang menjadikan kakao sebagai kebutuhan utama dalam mengembangkan hasil produksinya ini, juga ikut terlibat membantu Pemprov Sulbar dalam meningkatkan kualitas biji kakao provinsi ini. Akhirnya dibukalah Demplot Kakao pada lahan seluas lima hektar yang dipinjampakaikan Bupati Mamuju, Suhardi Duka, di Desa Tadui Kecamatan Mamuju, Mamuju. Keterlibatan PT Nestle dalam pembubidayaan kakao di Sulbar, memberi manfaat yang cukup besar kepada masyarakat. Hal ini mereka lakukan karena perusahaan tersebut juga sangat berkepentingan dalam mendapatkan hasil panen kakao guna menunjang setiap produk yang mereka pasarkan di seluruh dunia. “Saya tidak akan berpenah berhenti dan terus berupaya membantu petani dalam meningkatkan mutu dan produksi kakao. Saya menganggap kerjasama dengan PT Nestle akan sangat menguntungkan kita. Mereka membantu kita mengembangkan kakao berkualitas. Hasilnya nanti akan mereka beli juga,” urai Anwar Adnan Saleh. Anwar mengemukakan, dari 80 persen penduduk Sulbar yang bermatapencaharian sebagai petani, 60 persen diantaranya merupakan petani kakao. Sehingga pemerintah sangat bertanggungjawab memajukan dan meningkatkan derajat ekonomi mereka. Kerjasama dengan PT Nestle tidak muncul begitu saja. Tapi melalui proses yang panjang. Setelah melaku-

kan beberapa kali pertemuan di Singapura, Malaysia, dan Jakarta, akhirnya Gubernur berketetapan untuk mengundang pihak Nestle menanamkan investasinya di Sulbar. “Nestle juga tidak sulit diyakinkan. Karena informasi tentang potensi kakao daerah ini sudah mereka tahu melalui internet. Dan ini sudah diakui oleh mereka,” ungkap Anwar. Itu sebabnya, hari ini, 9 Faberuari 2011, Asosiasi Kakao Internasional dan Nestel akan menginjakkan kaki di Sulbar guna meresmikan demplot atau kebun percontohan dan pengembangan pasca panen kakao. Selain itu, rombongan yang diobawa Nestle ingin melihat seperti apa perkembangan jenis-jenis bibit kakao yang dibudidayakan di demplot tersebut. Mulai dari bibit hasil sampung pucuk, entris Sulbar 1 dan Sulbar 2 sebagai bibit yang telah menjadi ciri khas daerah ini. Ada beberapa alasan mengapa Nestle ingin melihat kedua entris

tersebut, sebab varietas itulah yang kemudian dinaikkan statusnya menjadi entris Sulawesi 1 dan Sulawesi 2 dan digunakan secara nasional. Apalagi entris Sulawesi 1 dan Sulawesi 2 telah mendapat sertifikasi dari Kementerian Pertanian. Khusus pada kualitas bibit di demplot kakao yang dikembangkan bersama PT Nestle di Desa Tadui, masa produksi tanamannya sudah lebih cepat. Paling cepat bibit tersebut setelah ditanaman sudah bisa berproduksi pada usia enam bulan. “Saya belum bisa memberi gambaran seperti apa kualitas buanya, tapi saya yakin hasilnya akan sangat memuaskan. Karena demplot ini juga berfungsi sebagai pusat penelitian tanaman kakao,” tambah Anwar. Latih 1.500 Petani Gubernur menjelaskan, pada demplot kakao Tadui, direncanakan juga pemberian pelatihan terhadap petani kakao Subar. Itu dalam rangka meningkatkan keahlian

membudidayakan tanaman kakao. Ini juga bagian dari kerjasama dengan PT Nestle sebagai bentuk pemberdayaan petani. Rencananya pada tahun ini, sekitar 1.500 petani kakao di Sulbar akan diberikan pelatihan. Siharapkan dengan cara ini, petani memiliki kemampuan untuk meningkatkan produksi kakao dengan menggunakan teknologi budidaya yang lebih baik. Dan pada 2013, di demplot tersebut akan dilatih sekitar 3.000 petani kakao. “Dengan program ini, petani kita tidak sekedar menanam, memupuk, dan memanen kakao. Tapi mereka tahu bagaimana caranya menghasilkan biji kakao berkualitas,” ujar Anwar. Nestle sebagai produsen makanan dan minuman asal Swis, juga telah menyatakan niatnya menanamkan modalnya untuk membangun pabrik pengolahan kakao di Sulbar. Itu sebagai ransangan terhadap upaya pengembangan daerah ini menjadi sentra perkebunan dan industri kakao. Dikatakan, produksi kakao di Sulbar mencapai 135.000 ton per tahun dengan luas lahan perkebunan sekitar 185.000 hektar. Jika semua tanaman kakao petani memiliki kualitas tinggi dan dikelola secara baik, maka derajat ekonomi masyarakat dan daerah ini juga semakin meningkat. Lengkapi Fasilitas Keseriusan Pemprov Sulbar dalam meningkatkan mutu dan produksi kakao, juga ditunjukkan dengan akan disiapkannya sejumlah fasilitas pendukung pada demplot kakao PT Nestle, di Desa Tadui. Fasilitas itu berupa laboratoium pengujian bibit hingga tempat tinggal bagi bara tenaga teknis yang mendapingi petani dalam mengelola demplot tersebut. “Harapan saya, setiap orang berbicara tentang kakao, maka hanya satu daerah yang ada di kepala mereka, yakni Sulbar. Saya ingin kakao berkualitas menjadi branding provinsi ini. Makanya sebagai kepala pemerintahan, saya tidak mau berhenti mengembangkan progam peningkatan mutu dan produksi kakao,” kata Gubernur Sulbar dua periode ini. (ham)


Kamis, 9 Februari 2012

Mamuju Ekspres

3

Sulbar Ekspres VISI PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU “Gerakan Membangun Mamuju, Menuju Masyarakat Maju dan Mandiri (Gerbang Maju)”

MISI PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU - Meneruskan layanan pendidikan dan kesehatan gratis yang semakin dimantapkan. - Ekonomi yang berbasis UKM dan lembaga ekonomi desa serta menghidupkan pasar rakyat. - Percepatan pertumbuhan dengan memperkuat daya tahan ekonomi yang didukung oleh pembangunan pertanian, infrastruktur dan energi. - Mewujudkan pemerintahan bersih dan baik, berlandaskan pada keimanan yang bermuara pada peningkatan layanan sistem satu atap. - Mendorong terciptanya Mamuju sebagai ibukota provinsi yang berwawasan lingkungan.

Drs. H. Suhardi Duka, MM Bupati

Ir. Bustamin Bausat Wakil Bupati

PT BNM Lirik Kakao Sulbar MAMUJU — PT Benteng Negara Mandiri (BNM) rencananya akan menanamkan investasi pada sektor perkakaoan di Sulbar. Keinginan perusahaan ini sudah disampaikan kepada pemerintah daerah. Kepala Dinas Perkebunan Sulbar Mukhtar Belo, mengatakan, perusahaan nasional itu akan bekerjasama dengan pemprov. Perusahaan tersebut tidak hanya membeli, juga memberikan bantuan bibit kepada petani di provinsi itu secara gratis. Kemudian hasil kakaonya ketika berkembang, akan dibeli PT BNM untuk dipasarkan. Menurutnya, kerja sama investasi itu merupakan peluang bagi pemerintah dan masyarakat dalam mengembangkan tanaman kakao. Karena tidak ada lagi hambatan dalam memasarkan komoditas itu. Ia mengungkapkan, potensi kakao di Sulbar sangat besar karena tingkat produksinya mampu mencapai 135.000 ton per tahun dengan luas lahan sekitar 185.000 hektar. Mukhtar menjelaskan, PT Benteng Negara Mandiri akan membangun kerjasama dengan perusahaan lokal dalam hal penyediaan pupuk bagi petani kakao. Tetapi pengusaha lokal yang menjadi mitra perusahaan tersebut harus bergerak pada sektor perdagangan kakao. “Yang menjadi mitra dari PT Benteng Negara Mandiri adalah perusahaan lokal yang berperan sebagai penampung atau pembeli biji kakao hasil perkebunan masyarakat,” kata Mukhtar Belo. Dalam penyaluran pupuk tersebut, PT Benteng Negara Mandiri akan menyediakan pupuk kebutuhan petani. Modelnya seperti kredit tanpa bunga. Petani bisa mengambil pupuk melalui mitra yang telah ditunjuk PT Benteng Negara Mandiri. Untuk pembayaran atas pengambilan pupuk tersebut, petani cukup menukarnya dengan biji kakao mereka. “Kalau nilai kakao tersebut lebih banyak, itu terserah petaninya apakah akan mengabil pupuk lagi atau mengabil

uang hasil penjualan kakaonya,” ujar Mukhtar Pada hal lain, ketersediaan pupuk yang sesuai dengan kebutuhan petani kakao di Sulbar, masih sulit didapatkan. Sebab setiap pupuk yang direkomendasikan pemerintah untuk digunakan petani, hanya bisa disediakan melalui proses tender. Akibatnya, petani harus menunggu lama menunggu pupuk tersebut disiapkan rekanan. “Nah dalam rentan waktu dua hingga empat bulan menunggu pupuk, tanaman kakao petani rentan terserang hama penyakit,” kata Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Sulbar, H Mukhtar Belo, saat mengunjungi Demplot Kakao di Desa Tadui, Kecamatan Mamuju, Mamuju, Selasa 7 Februari. Menurut Mukhtar, untuk menjawab permasalahan tersebut, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sulbar dapat mengambil peran dengan bertindak sebagai penyedia pupuk bagi kebutuhan petani. Sehingga setiap kebutuhan petani dapat diperoleh dengan mudah di BUMD. “Tetapi pupuk tersebut harus sesuai dengan yang direkomendasikan pemerintah berdasarkan analisis kebutuhan pupuk petani. Dan lebih penting lagi, pupuk tersebut harus sesuai dengan kondisi tanaman dan tanah di daerah ini,” ujar Mukhtar. Hanya saja, sambung Mukhtar, ia tidak bisa memaksakan rencana tersebut untuk dilaksanakan oleh BUMD, sebab lembaga itu juga sudah punya perencanaan sendiri dalam mendongkrak perekonomian daerah ini. “Tapi tidak ada salahnya kalau BUMD mengambil peran dalam membantu petani kita dengan bertindak sebagai penyedia pupuk,” sebutnya lagi. (ham)

H Mukhtar Belo

Drs. H. Habsi Wahid, MM Sekda


Politik

4

Kamis, 9 Februari 2012

Sulbar Ekspres

Polman Haus Figur Visioner POLEWALI — Kabupaten Polewali Mandar (Polman) masih haus akan hadirnya sosok pemimpin visioner dan inovatif. Sebab kompleksitas permasalahan di daerah ini hanya bisa dijawab oleh pemimpin yang punya konsep dan program yang terarah. Itu disampaikan Anggota DPRD Polman Abd Rahim, setelah mengamati fenomena sosial dan politik daerah ini beberapa bulan terakhir. Menurutnya, pada Pemilukada 2013 nanti, yang menjadi penentu adalah rakyat. Dengan kedaulatan yang dimiliki, seharusnya masyarakat mampu menyaring dan menghasilkan pemimpin yang memang punya komitmen untuk kemajuan daerah itu. “Bukan semata-mata demi kekuasaan dan jabatan,” papar Rahim, Rabu 8 Februari.

Ia menyebutkan, munculnya beberapa figur calon bupati dan wakil bupati Polman, baik yang menyatakan diri secara terbuka maupun yang masih setengah-setengah, merupakan hal positif bagi daerah itu. Artinya, semakin banyak figur yang maju, maka semakin besar pula ruang bagi masyarakat untuk menyeleksi calon pemimpinnya. Dalam perspektif Rahim, apresiasi kepada sejumlah figur baik dari tokoh masyarakat maupun dari poltisi yang telah lebih awal menyatakan sikapnya akan maju Pemilukada, patur diberikan. “Hanya saja memang tidak terpungkiri jika sampai saat ini belum ada figur yang memiliki kekuatan kosep dalam menerjemahkan kebutuhan rakyat di masa mendatang,” tuturnya. Figur yang ada saat ini, sambung Rahim, meski memiliki kapabilitas untuk bertarung, namun mereka belum tentu memiliki konsep untuk kepentingan masyarakat Polman. Kebanyakan maju atas motivasi kekuasaan. (ftr/ham)

PKS Pantau Elektabilitas Cabup-Cawabup

A. Cabup: Abd Latif Abbas (anggota DPRD Polewali Mandar) Zainal Abidin (anggota DPRD Sulbar) Andi Ibrahim Masdar (anggota DPRD Sulbar) Najamuddin Ibrahim (Wakil Bupati Polewali Mandar) B. Cawabup M. Natsir Rahmat (Sekab Polman) M. Taufan (anggota DPRD Sulbar) Arifuddin Toppo (Kadispora Polman) Gazali Patonangi (Ketua DPD PKS Polman) Sahabuddin Sunusi (anggota DPRD Polman) Sumber: Wakil Ketua DPW PKS Sulbar

POLMAN

Figur Cabup dan Cawabup yang Bakal Disurvei PKS:

POLEWALI — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulbar, dalam tempo yang tidak lama lagi akan menggelar survei terhadap sejumlah figur yang nantinya akan diusung sebagai calon bupati dan calaon wakil bupati (cabup dan cawabup) Polman. Wakil Ketua DPW PKS Sulbar, Abd Latif Abbas, mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) agar segera melakukan survei. Sebab tahapan Pemilukada Polman 2013 akan segera dimulai oleh penyelenggara pemilu. “Kami meminta DPP PKS kiranya segera melakukan survei cabub dan

cawabub. Ini demi mempercepat ruang komunikasi dan komitmen dengan partai politik lainnya,” pinta Latif. Menurut Latif, berdasarkan hasil diskusi di internal jajaran pimpinan wilayah PKS Sulbar, partai memutuskan akan melakukan survei secara acak terhadap sejumlah figur. “PKS akan mensurvei beberapa nama saja, dan itu telah kami usulkan ke DPP. Tindaklanjutnya seperti apa, kami sedang menunggu keputusanya,” tutur Latif. Ia menambahkan di dalam daftar nama yang akan disurvei oleh PKS, namanya tertera sebagai salah satu deretan nama calon. Keputusan untuk menerima itu berdasarkan hasil komunikasi politik dengan sejumlah relasi politiknya, diantaranya dengan Ketua DPP PDK Sulbar Arifin Nurdin, yang telah memberinya semangat untuk maju. “Dalam komunikasi saya degan pak Arifin, PDK akan mendorong kadernya, yakni, Taufan untuk menjadi cawabub, saya secara pribadi menyambut baik dan menyatakan siap maju,” kunci Latif. (ftr/ham)


Parlementaria

5 Rakyat Kalumpang-Bonehau Jangan Goyah

Kamis, 9 Februari 2012

Sulbar Ekspres

JAKARTA — Masyarakat di Kecamatan Kalumpang dan Bonehau Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat diminta tetap kompak mengawal proses pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Karama. Menyikapi pertemuan antara Gubernur Sulbar dengan belasan tokoh adat dari dua kecamatan tersebut, Anggota DPR RI Dapil Sulbar, Salim Mengga berharap kepentingan masyarakat tetap dikedepankan. Pasca pertemuan dengan Gubernur, para tokoh masyarakat Kalumpang-Bonehau diminta tetap konsiisten terhadap tuntutan mereka, khususnya menyangkut keberlangsungan hidup masyarakat yang mereka wakili. “Kita berharap masyarakat tetap kompak. Seluruh tokoh harus konsisten, jangan ada yang lari,” tutur Salim, Rabu 8 Februari di Kompleks DPR RI. Demikian pula kepada Bupati Mamuju selaku pemimpin pememerintahan setempat, diimbau tetap mengawal apa yang menjadi tuntutan masyaraktnya. “Bupati juga harus konsisten,” ketus Salim. Terhadap rencana mega proyek PLTA Karama, Salim mendukung sepanjang diawali dengan kajian ilmiah menyangkut berbagai aspek. Seperti, ekonomi, sosiologis dan budaya

yang telah mendarah daging di masyarakat Kalumpang dan Bonehau. “Harus ada dan disampaikan ke publik melalui media. Ini yang perlu dilakukan sebelum proyek itu dilaksanakan,” sebut Ketua Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat ini. Visibility studinya, kata Salim, adalah bagian dari proses sosialisasi. “Visibility studi diungkap di media agar rakyat bisa memberikan partisipasi. Partisipasi ini bukan hanya setuju atau tidak, tapi semacam jalan tengah yang mungkin tidak terlihat pemerintah atau peneliti,” urainya. Terutama pada aspek kultural atau budaya. “Ada sisi di masyarakat sering kali tidak bisa terjamah oleh para ahli. Harus diperhatikan aspek budaya ini,” tandas Salim. Dukungan dan harapan terkait pembangunan PLTA Karama juga telah disampaikan perwakilan Sulbar di Senayan. Anggota DPR dari Fraksi PAN Hendra Singkarru dan Anggota DPD RI Syibli Sahabuddin menyatakan pembangunan PLTA sangat penting asal tidak mengesampingkan hak-hak rakyat yang memang menjadi sasaran pembangunan itu sendiri. (rul/fmc)

Salim Mengga

Maju di Musda, Fendra Konsolidasi JAKARTA — Menghadapi Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat (PD) Sulawesi Barat, Fendra mulai tingkatkan konsolidasi. Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PD Majene ini mengaku siap menahkodai DPD PD Sulbar periode selanjutnya. Untuk itu komunikasi kepada pihak-

Menurutnya, Musda Demokrat untuk memilih ketua baru perlu segera dilakukan, mengingat sejumlah agenda politik akan segera bergulir di Sulbar. Terutama dalam menyambut Pilpres 2014 mendatang. Konsolidasi internal, kata dia, perlu kembali diperkuat. Karenanya berbagai masalah internal

perlu pembenahan secepatnya. “Perlu penguatan kembali. Insya Allah kita akan benahi,” papar Fendra. Meski menyampaikan niatnya untuk maju di Musda PD, namun Fendra tetap menghargai kandidat lain yang juga akan meramaikan pemilihan ketua PD Sulbar tahun ini. (rul/fmc)

Rubrik Khusus DPRD Provinsi Sulawesi Barat

--Radar Sulbar/Muhammad Ali Akbar--

PARLEMENTARIA

pihak terkait mulai ia kencangkan. Termasuk dengan DPP PD sendiri. “Saya tetap maju, sudah ada komunikasi,” tegas Fendra di Jakarta, Rabu 8 Februari. Dikatakan bahwa rencana Musda akan dibicarakan dalam waktu dekat. “Akan dibahas pada rapat nanti tanggal 12 Februari,” sebut Fendra.

KETUA DPRD Sulbar H Hamzah Hapati Hasan dan Anggota DPRD Sulbar, Mervie Parasan, Marigun Rasyid, dan Sukardi M. Noor, saat meninjau Poltekes Sulbar, Rabu 8 Februari 2012. Dalam kunjunga ini Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh dan Wagub Sulbar Aladin S. Mengga, juga melakukan pertemuan dengan mahasiswa Poltekes.


Opini

6

Kamis, 9 Februari 2012

Sulbar Ekspres

Korannya Orang Sulbar

Sulbar Ekspres Terbit 14 Desember 2011

KPK, Berkhianatlah Pada Politisi

e -mail: sulbarekspres@gmail.com Penerbit: PT. RADAR SULBAR Direktur Eksekutif: Muhammad Ilham Pemimpin Umum/ Pemimpin Redaksi/ Penanggungjawab: Muhammad ilham Reporter: Ishaka M. Toib Jamhur Anjasmara Jawaluddin Firdaus Paturusi Syamsuddin HB Syamsuddin Layoter/Desain Grafis: Chalid Mawardi Staf Pemasaran: Mulyadi Awaluddin Staf Administrasi: Haswindah Penasehat Hukum: Ridwan J. Silamma, SH Percetakan: PT Fajar Utama Intermedia Harga Langganan: Rp 40.000/bulan Harga Iklan: Iklan Umum/Display Berwarna (FC): Rp 15.000/mmk Hitam putih (BW): Rp 10.000/mmk Iklan Reguler: Rp 8.000/mmk Iklan dukacita: Rp 5.000/mmk Advertorial FC: Rp 10.000.000/hlm Advertorial BW: Rp/5.000.000/hlm Rekening Bank: Alamat Kantor Pusat: Jl. Jend. Sudirman No. 50 Mamuju Sulawesi Barat. Perwakilan Jakarta: Jl. Kebayoran Lama No 17. Telp. 021-5322632 (Andi Syamsuri) Perwakilan Makassar: Graha Pena Makassar Jl Urip Sumoharjo No 20. Telp. 0411-5238913 (Sumarlin) Perwakilan Surabaya: Jl. Pasar Kembang Ruko Green Flowers Blok B1 No. 20 Telp. 081342763676 (Syukri)

Dalam Melaksanakan Tugas Jurnalistik, wartawan Sulbar Ekspres Dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima maupun meminta imbalan dari nara sumber.

IBARAT kapal, KPK kini sedang oleng. Lima nahkoda yang mengemudikannya diisukan mengalami perpecahan. Padahal mereka belum genap dua bulan mengayuh kapal tersebut sejak dilantik pertengahan Desember 2011. Adakah ini pertanda KPK bakal tenggelam?

Dari informasi yang berkembang, konflik pimpinan KPK dilatarbelakangi perbedaan pandangan dalam penetapan tersangka baru kasus Wisma Atlet dan Proyek Olahraga Hambalang. Tersangka baru yang dimaksud menyeret dua nama elite Partai Demokrat. Sebelumnya juga sudah terjadi perbedaan pandangan dalam peningkatan status Miranda S Goeltom sebagai tersangka baru kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) BI. Konflik ini bisa terjadi disinyalir karena masih adanya perbedaan kepentingan di antara pimpinan KPK. Berpijak pada proses pemilihan mereka yang berjalan cukup alot di DPR, tentu bayang-bayang partai politik belum dapat dihilangkan sepenuhnya pada pimpinan KPK. Bukan tidak mungkin ada pimpinan KPK yang masih terjebak pada politik balas budi kepada partai politik tertentu yang berjasa memilih mereka. Akibatnya sangat wajar bila sikap netralitas dan independen sulit untuk dikedepankan. Konflik adalah sesuatu yang niscaya dalam organisasi. Tidak ada organisasi yang lepas dari konflik. Dalam teori organisasi, konflik kadang dibutuhkan untuk menunjang kinerja. Ada korelasi bahwa bila konflik rendah maka kinerja organisasi juga rendah. Namun harus diingat bila konflik tinggi bukan berarti kinerja juga ikut terdongkrak. Malah sebaliknya, konflik yang tinggi cenderung bersifat disfungsional. Yang terbaik adalah konflik yang optimal, sehingga mendatangkan kinerja yang maksimal. Pertanyaannya apakah konflik yang melanda pimpinan KPK sekarang termasuk konflik yang optimal? Masih sulit untuk mengukurnya. Yang jelas konflik ini sudah berjalan cukup lama. Tidak ada bantahan, namun juga belum ada pengakuan dari pihak yang bertikai. Beritanya kini sudah menjadi

Oleh: Zulkarnain konsumsi publik, mengaburkan upaya KPK dalam menjalankan tugasnya. Dalam desain pemberantasan korupsi, bila konflik ini dibiarkan berlarut-larut, sungguh tidak bisa ditolerir. Bukannya mendatangkan kinerja tinggi, kita khawatir malah menjadi blunder. Sulit untuk percaya bahwa pemberitaan konflik ini tidak menganggu kinerja KPK. Mereka bisa tersandera opini publik. Di tengah gencarnya upaya mengikis penyimpangan uang negara bagi pimpinan KPK sekarang, semestinya konflik ini segera dihentikan. Dua bulan memang waktu yang belum lama untuk menunjukkan kinerja, tapi alangkah baiknya setiap waktu dimanfaatkan untuk fokus pada pekerjaan. Disamping masih semakin banyaknya persoalan korupsi di masa depan, kasus-kasus lama pun perlu penyelesaian disegerakan. Latar belakang yang berbeda, tidak seharusnya membuat pimpinan KPK terseret arus konflik. Kalaupun ada perbedaan pandangan, sebaiknya diselesaikan di internal organisasi. Publik cukup diberitahukan tentang hal-hal yang strategis. Misalnya ada penetapan tersangka baru, penahanan terhadap tersangka, ataupun peningkatan kasus dari penyelidikan ke penyidikan. Sampai sekarang harapan besar bagi penegakan hukum dalam pemberantasan korupsi di negeri ini masih disematkan kepada KPK. Lewat kepemimpinan yang baru, banyak pihak menaruh kepercayaan tinggi lembaga superbody ini mampu bergerak cepat menuntaskan kasuskasus besar. Kinerja mereka dalam

membuat gebrakan untuk menjadikan negara ini bersih, belum tergantikan dengan lembaga hukum lainnya. Dalam melaksanakan tugas, pimpinan KPK hendaknya meninggalkan segala hal yang berbau politik. Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa lemahnya penegakan hukum di negeri ini karena telah terkontaminasi kepentingan politik. Hukum tidak lagi menjadi panglima, tapi politiklah yang menentukan arah penegakan hukum. Kemana politik berhembus, kesitulah hukum terbawa. Keberanian pimpinan KPK dalam memutus rantai politik merupakan langkah besar dalam grand strategi pemberantasan korupsi. Yakinlah bahwa selagi kaki-kaki mereka terikat rantai kepentingan kelompok tertentu, jangan harap korupsi akan lepas dari negeri ini. Percayalah bahwa selagi ingatan mereka digerogoti iming-iming kemenangan dari suatu kelompok sewaktu terpilih dulu, pemberantasan korupsi hanya menjadi nyanyian sunyi. Ketika sudah duduk di kursi pimpinan KPK, jangan lagi memikirkan siapa atau partai apa yang mendukung dulu. Pikirkanlah bahwa harapan masyarakat sangat besar kepada mereka. Kalaupun dulu ada janji dengan partai politik tertentu, tidak ada salahnya sekali ini diingkari demi kepentingan negara. Wajar kiranya sesekali para politisi itu dikhianati. Masih adakah keberanian itu dimiliki pimpinan KPK sekarang? Jalan masih panjang untuk membuktikan janji. Tapi tidak elok pula jalan itu diawali dengan langkah yang gontai. Konflik yang terjadi saat ini merupakan warming agar tidak terseok di masa datang. Mari kita ingatkan mereka agar tidak memperpanjang konflik. Dipandang dari segi apapun, itu tidak baik bagi organisasi penting seperti KPK. Sebab mengutip alunan lagu Melayu, bila nahkoda berkecai (terpecah), alamatlah kapal bakal tenggelam. (*)


Ekonomi-Bisnis

Kamis, 9 Februari 2012

Sulbar Ekspres

7

17 BUMN Dinjeksi Rp 12 T JAKARTA -- Roda restrukturisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus menggelinding. Kali ini, restrukturisasi keuangan perusahaan pelat merah dilakukan melalui Penyertaan Modal Negara (PMN). Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, berdasar update data hingga Januari 2012, terdapat 17 BUMN yang menerima PMN untuk tahun anggaran 2012. "Nilainya Rp 12,05 triliun," ujarnya dalam jawaban tertulis yang disampaikan ke Komisi VI DPR, kemarin. Angka itu turun signifikan dibandingkan dengan yang disampaikan Kementerian BUMN saat pembahasan APBN 2012 lalu, yakni Rp 62,28 triliun untuk 41 BUMN. Rencananya, PMN yang telah ditetapkan sebagai peraturan pemerinah (PP) tersebut akan disuntikkan kepada BUMN melalui tiga skema. Yakni dana segar, konversi Rekening Dana Investasi/Subsidiary Loan Agreement (RDI/SLA), dan penetapan Bantuan Pemerintah Yang Belum Ditetapkan Statusnya (BPYBDS). Data Kementerian BUMN menunjukkan, empat BUMN yang menerima suntikan dana segar sebagai PMN adalah PT PAL sebesar Rp 648 miliar, PT Merpati Nusantara Airlines Rp 561 miliar, PT Askrindo (Persero) Rp 800

miliar, dan PT Jamkrindo Rp 1,2 triliun. Lalu, tiga BUMN yang mendapatkan PMN melalui konversi RDI/SLA adalah PT Pupuk Iskandar Muda Rp 1,338 triliun, PT Inhutani Rp 1,338 triliun, dan PT Dirgantara Indonesia Rp1,571 triliun. Kemudian, 11 BUMN yang mendapat PMN melalui BPYBDS adalah Perum Antara Rp 25,927 miliar, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Rp 7,662 miliar, PT Angkasa Pura I Rp 1,388 triliun, PT Pengerukan Indonesia (Rukindo) Rp 58,698 miliar, serta PT Pelabuhan Indonesia IV Rp 252,523 miliar. Selain itu, ada PT Pelabuhan Indonesia I Rp 48,167 miliar, PT ASDP Rp 686,755 miliar, Perum Jasa Tirta I Rp 1,131 miliar, PT Angkasa Pura II Rp 1,911 triliun, dan PT Pelabuhan Indonesia II Rp 209,730 miliar. Dalam program restrukturisasi, Kementerian BUMN meminta PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) yang selama ini lebih banyak mengurusi restrukturisasi BUMN kecil bermasalah sehingga menghabiskan energi, diarahkan agar fokus pada restrukturisasi BUMN berpotensi. "Adapun untuk BUMN kecil bermasalah, nanti direstrukturisasi dengan strategi akuisisi oleh BUMN sehat," katanya. (jpnn)

Nama Lionel Messi jadi Merek Anggur "Leo". Nama Leo sendiri merujuk kepada sapaan akrab Lionel Messi.

NAMA Lionel Messi akan hadir di bar dan restoran April mendatang. Sebuah perusahaan anggur Argentina akan menjadikan nama bintang Barcelona itu sebagai brand. The Bodega Valentin Bianchi, perusahan yang terletak di Provinsi Mendoza, Argentina ini akan meluncurkan minuman anggur merek "Leo". Nama Leo sendiri merujuk kepada sapaan akrab Lionel Messi. Messi sendiri tidak memprotes namanya bakal dijadikan merek minuman beralkohol. Valentin Bianchi mengaku sudah mendapat dukungan penuh dari pemain bernomor punggung nomor 10 itu. Penggunaan nama Messi sebagai nama dagang merupakan proyek yang dilakukan bersama Leo Messi

Foundation. Sebagian keuntungan dari penjualan nantinya akan disumbangkan untuk amal bagi anak-anak miskin. "Usaha ini akan berkolaborasi dengan Leo Messi Yayasan untuk melanjutkan proyek-proyek yang difokuskan pada kesehatan bayi dan pendidikan, serta membangun kegiatan olahraga sebagai bagian penting dari perjuangan melawan kemiskinan," demikian pernyataan The Bodega Valentin Bianchi seperti yang dikutip goal.com, Rabu 8 Februari. "Ini adalah aspek mendasar dari Foundation, yang sejak 2008 telah bekerja tanpa lelah untuk melakukan misinya ke depan, bertindak untuk membantu anak-anak berisiko dan remaja," tambahnya. Kemitraan ini akan menjadi proyek pertama untuk membantu pendanaan yayasan milik Messi. Sebelumnya, Leo Messi Foundation mendanai sendiri fasilitas olahraga baru di Rosario, serta beasiswa kepada siswa di Barcelona Argentina belajar kedokteran anak. (jpnn)

Office: Jln. Jend. Sudirman No.50 Mamuju-Sulbar Contact: 081355610516 - 081241843180


8

Olahraga

Kamis, 9 Februari 2012

Sulbar Ekspres

Eh, Lorenzo Baru Bikin SIM BARCELONA - Siapa sangka kalau Jorge Lorenzo ternyata belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sepeda motor. Bahkan, untuk mendapatkan SIM tersebut ia masih harus 'belajar naik motor' di negeri asalnya. Dalam situs resmi MotoGP diungkapkan bahwa 'rahasia' Lorenzo itu membuat heboh jejaring sosial. Saat ini, Lorenzo baru lulus di ujian teori untuk mendapatkan SIM motor beberapa minggu lalu, tapi untuk ujian praktik belum dia lakukan. Sebab, untuk menghadapi ujian praktik ini, Lorenzo harus lebih dahulu belajar mengendarai motor yang baik dan benar di jalanan umum. Mungkin dia seorang pebalap yang kencang dilintasan, tapi di jalanan umum, Lorenzo ternyata baru belajar. Agar bisa lulus ujian praktek SIM tersebut, Lorenzo mengikuti kursus dan melakukan latihan naik motor di kawasan Gunung Montjuic di Barcelona. "Saya mendapat lisensi mobil saya pada (umur) 18 dan sejauh ini saya belum merasa perlu untuk mendapatkan lisensi motor saya, karena tidak diperlukan untuk dapat bersaing. Tapi sekarang saya membutuhkannya agar saya bisa naik motor di jalan dan berjalan-jalan di kota dan saya akan mendapatkannya," kata juara dunia MotoGP 2010 itu. Untuk melatih dirinya naik motor, Lorenzo mempergunakan Yamaha YBR 250 dan berusaha untuk melakukan beberapa manuver. Menggunakan helm khasnya dan pelindung lutut serta jaket, Lorenzo meliuk-liuk di jalanan. "Guru saya Javi adalah satu-satunya orang di dunia yang menyuruh saya berkendara lebih lambat ketika naik motor, dan saya harus memperhatikannya jika saya ingin lulus ujian. Jika Anda jalan cepat, Anda tidak lulus," ujar pria Spanyol ini. "Saya harus memperlambat diri. Saya tidak pernah membawa pelan motor saya. Setiap kali naik motor saya selalu saja pergi secepat mungkin. Tetapi sekali Anda mengubah pemikiran Anda maka berjalan cepat di trek dan berjalan normal di jalan adalah hal yang mudah," tuntasnya. (net)

Lamborghini Aventador seharga Rp 9 miliar.

Ulang Tahun, CR7 Beli Lamborghini MADRID - Bergaji besar dan dikenal sebagai penggila mobil mahal, Cristiano Ronaldo punya cara sendiri untuk merayakan ulang tahunnya. CR7 menghadiahi dirinya sendiri dengan membeli Lamborghini Aventador seharga Rp 9 miliar. Tepatnya pada 5 Februari lalu Ronaldo merayakan hari jadinya. Pesepakbola Real Madrid bernama lengkap Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro itu tahun ini menginjak usia yang ke-27. Tak ada acara khusus dikabarkan digelar mantan pemain terbaik dunia itu untuk merayakan ulang tahunnya. Tapi CR7 jelas tahu benar bagaimana membuat hari jadinya begitu berkesan: dia membeli Lamborghini Aventador, yang di Indonesia harganya dibanderol Rp 9 miliar. Aventador LP700-4 yang dibeli Ronaldo merupakan produk terbaru dari Lamborghini, dan merupakan penerus mobil legendaris pabrikan asal Italia itu, Murcielago. Dengan banderol semahal itu, Aventador merupakan salah satu mobil termahal di dunia saat ini. Tapi nilai tersebut jelas tak seberapa buat Ronaldo. Real Madrid membayarnya sekitar Rp 2,9 miliar setiap pekan, atau Rp 11,6 miliar setiap bulan. Disebutkan kalau Aventador dibekali mesin V12 dengan kapasitas 6,5 liter dan punya 700 tenaga kuda. Mobil tersebut bisa melesat dari 0 sampai 100km/jam hanya dalam 2,9 detik. Demikian dikutip dari Marca. Dengan gaji besar yang dia terima sejak masih bermain di Manchester United, Ronaldo sudah lama punya hobi mengoleksi mobil mewah. Beberapa mobil yang ada digarasinya kini adalah Bentley GT, Bentley Continental GTC, Ferrari F430, Ferrari 599 GTB Fiorano, Porche 911, Phantom Rolls Royce, BMW M6, Mercedes Benz C Class, Porche Cayenne dan beberapa mobil mewah lainnya. (net)


Kamis, 9 Februari 2012

Hiburan

9

Sulbar Ekspres

DIBAYAR MAHAL, Dewi Perssik Buka Rahasia KETERGANTUNGAN terhadap seni peran layar lebar membuat penyanyi dangdut Dewi Perssik total mendalami akting. Berawal dari sinetron Mimpi Manis (2006-2007), mantan istri Saipul Jamiell ini kian tergila-gila dengan dunia peran. Pasca merampung sinetron perdananya, wanita yang memiliki nama asli Dewi Mulya Agung ini merambah dunia layar lebar lewat Film TIREN (MATI KEMAREN) tahun 2008. Di awal karirnya menjejakkan kaki di dunia layar lebar Dewi langsung melahap 3 film sekaligus dalam kurun waktu satu tahun. Tercacat KU TUNGGU JANDAMU (2008), SETAN BUDEG (2008) dan TIREN (MATI KEMAREN) (2008). Debut Dewi di dunia perfilman semakin mulus ketika wanita kelahiran 18 Desember 1985, Jember - Jawa Timur ini dipercaya untuk berakting dalam film SUSUK POCONG (2009), PAKU KUNTILANAK (2009), TIRAN (2010), LIHAT BOLEH PEGANG JANGAN (2010), ARWAH GOYANG KARAWANG (2011), PACAR HANTU PERAWAN (2011), dan ARWAH KUNTILANAK DUYUNG (2011). Kesuksesan putri pasangan H. Moch Aidil (ayah) dan Hj. Sri Muna (ibu) ini memerankan beberapa karakter dalam layar lebar bukan karena terlatih dan handal dalam memerankan karakternya, namun karena ada sesuatu yang tak dimiliki oleh artis lain. Tak heran jika talenta Dewi dalam berakting tersebut kabarnya dihargai oleh para produser dengan harga Rp. 500 juta. Harga tersebut di luar biaya akomodasi dan transportasi yang dibutuhkan oleh Dewi untuk sekali bermain film. Dengan bandrol yang fantastis tersebut, Dewi bisa disebut sebagai salah satu bintang film termahal di Indonesia saat ini.

Nominasi Grammy Awards 2012

? a y n a r a Siapa Ju

GRAMMY AWARDS ke-54 sudah siap digelar. Bertempat di Staples Center, Los Angeles, acara bergengsi dunia musik itu dipastikan akan diadakan pada 12 Februari 2012 mendatang. Dengan host LL Cool J, acara ini akan menampilkan serangkaian penampilan panggung spektakuler musisi papan atas yang disertai pengumuman pemenang yang berhasil membawa pulang gelar penyanyi terbaik tahun ini. Siapa aja sih nominasinya? So far, Kanye West-lah peraih nominasi terbanyak di ajang ini. Ada 7 nominasi yang berhasil dikantonginya, meski tidak termasuk Best Album dan Record of The Year. Sementara itu, berada di belakangnya ada Adele, Foo Fighters, dan Bruno Mars yang masing-masing mendapat 6 nominasi.

Keluarga Berantakan, Titi Kamal Butuh Sule SEJAK menikah dengan Christian Sugiono, Titi Kamal memang mulai mengurangi kesibukan di dunia hiburan. Sempat berpikir untuk konsentrasi di dunia musik saja, wanita cantik ini rupanya kangen juga dengan dunia akting. Alhasil, dia pun bergabung dalam film perdana Sule yang berjudul SULE AY NEED YOU. Dalam film layar lebar ini, Titi bakal bekerja sama dengan pelawak-pelawak senior seperti Andre Taulany, Nunung, Indro Warkop dan Sule sendiri. Demi mengobati kerinduan pada dunia akting, Titi pun tak berpikir dua kali ketika menerima tawaran bermain dalam film ini. "Iya sekarang lagi syuting film SULE AY NEED YOU sama Andre, Sule, Nunung, Indro Warkop, banyak yang laen juga. Soalnya dah kangen main layar lebar. Tadinya mau konsen nyanyi dulu, tapi lama-lama kangen juga, akhirnya ikutan film," ungkap Titi saat ditemui di lokasi syuting film SULE AY NEED YOU di RS Royal Progress, Sunter, Jakarta Utara pada Senin (6/2). Ketika ditanya soal perannya dalam film ini, Titi mengungkapkan bahwa dirinya akan berperan sebagai Ayla yang seorang putri calon walikota. Dengan kondisi keluarga yang berantakan, Ayla pun turut terbawa menjadi pribadi yang nakal pula. Untungnya ada sopirnya, Sule yang akhirnya membuatnya sadar. (net)


Pendidikan

10

Kamis, 9 Februari 2012

Sulbar Ekspres

BBM Batal Mendarat Di Android Dan iOS SALAH Satu hal yang menjadi daya tarik Smartphone BlackBerry dibanding dengan Smartphone yang lain adalah adanya BlackBerry Messenger atau yang lebih dikenal dengan BBM. Aplikasi ini merupakan salah satu kunci keberhasilan RIM dengan ponsel BlackBerry-nya. Tak heran jika rumor terkait aplikasi BBM yang akan datang untuk perangkat iOS dan Android pun ramai dibicarakan akhir-akhir ini. Namun sayangnya, rumor tentang BBM yang bisa berjalan pada perangkat iOS dan Android sepertinya akan menjadi isapan jempol belaka, pasalnya menurut informasi dari Phonearena disebutkan bahwa RIM akan menghentikan rencana untuk membawa aplikasi BBM pada platform lain. (net)

Iklan Akan Masuk Ke Aplikasi Mobile Facebook Mulai Awal Mei PADA awal bulan Maret nanti, Facebook akan memasukan iklan ke aplikasi mobile miliknya yang ada di Android, iPad, iPhone dan BlackBerry. Dikutip dari Mashable, Pihak Facebook telah mendiskusikan proposalnya dengan beberapa agen iklan terkemuka. Tampaknya Facebook sedang mencari kenaikan sumber pendapatan sebelum go public. Pada bulan

Desember tahun lalu Facebook juga sudah memulai penggunaan sponsor stories, namun sepertinya bagi Facebook itu belum cukup. Saat ini, setengah dari 845 pengguna Facebook berasal dari perangkat mobile. Tentu saja ini adalah sumber pendapatan yang sangat potensial bagi Facebook. Mereka menyadari, jika perangkat mobile luput dari

sentuhan iklan, maka akan berefek sangat serius terhadap pendapatan perusahaan. Memang keberadaan iklan terkadang mengganggu, namun semua perusahaan pasti bertujuan untuk mendapatkan keuntungan bukan? Terlebih layanan yang ada diberikan secara gratis, jadi tentunya tampilan iklan bukanlah sebuah gangguan yang besar. (net)

Facebook Semakin Rentan Virus, Inilah Cara Menghadapinya BAGI yang memiliki akun Facebook, mungkin anda pernah mendapat kiriman pesan dari teman anda beruap link dan menyuruh anda untuk mengkik link tersebut. Berhati-hatilah, jika link tersebut mencurigakan, bisa jadi itu adalah sebuah virus. Dalam laporannya, vendor sekuriti Check Point menyatakan banyak di antara link di facebook yang mengandung virus. Menurut

penelitian mereka, sebanyak 20% dari keseluruhan link mengarahkan penggunanya untuk membuka virus. CheckPoint juga mengungkap berbagai data lain tentang rentannya keamanan di Facebook. Sebanyak 4 juta pengguna Facebook menerima pesan spam setiap hari. Kemudian 600 ribu log in kena hack atau dibajak orang lain.

Untuk mengamakan akun facebook anda, PCMag memberikan memberikan beberapa tips yang nampaknya sangat berguna, yakni. - Membuat password yang terdiri dari angka, simbol dan huruf, sehinggga tidak mudah diketahui orang lain. - Tidak menerima permintaan teman yang mencurigakan atau tidak dikenal dengan baik - Mengawasi apa yang dikirim dan di-share oleh teman Facebook - Jangan mengklik link yang mencurigakan


Kesehatan

Kamis, 9 Februari 2012

11

Sulbar Ekspres

Sudah Makan Buah? Meski dikenal sebagai negara tropis yang kaya akan buah-buahan, ternyata hanya 15 persen penduduk Indonesia yang rutin mengonsumsi buah. Sepintas rasanya memakan buah setiap hari sama sekali tidak menyulitkan. Rasanya pun bervariasi. Tinggal pilih mau yang manis atau asam. Yang jelas rasanya menyegarkan apalagi jika sebelumnya disimpan di dalam lemari es. Tapi, penelitian membuktikan hanya 15 persen penduduk Indonesia yang mengonsumsi buah sebanyak lima porsi per hari. Porsi tersebut merupakan rekomendasi para ahli kesehatan dan ahli pangan. Angka 15 persen tadi terasa ironis. Apalagi jika mengingat Indonesia merupakan negara tropis yang mempunyai keanekaragaman buah. Ganti dengan Sari Buah “Biasanya orang malas memakan buah-buahan karena sifatnya yang bulky atau padat sehingga perut mudah sekali kenyang,“ jelas Prof. Dr. Ir. Made Astawan, MS., ahli pangan dan buahbuahan. Buah memang termasuk makanan padat yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Karenya, Astawan menyarankan agar Anda mengolah buah menjadi cairan agar lebih mudah dicerna seperti dalam bentuk jus, “Zat gizinya juga lebih mudah diserap dan dapat dicerna dalam waktu singkat,“ tambah penulis buku Khasiat Warna-warni Makanan ini. Meski tak memiliki kandungan gizi sebanyak buah mentah, rutin meminum sari buah lebih membantu tubuh daripada tidak sama sekali mengonsumsi. Sari buah yang diperoleh dari bagian buah melalui proses pengempaan, penghancuran, atau penggilingan buah dengan atau tanpa penambahan gula ini pun memiliki banyak manfaat. Di antaranya enjoyment , “Mengonsumsinya lebih praktis, banyak pilihan, dan tersedia dalam berbagai kemasan juga ukuran,“ ucap Astawan. Sari buah juga memiliki efek refreshment karena mengombinasikan rasa manis dan asam. “Asam didapat dari asam-asam organik pada buah dan rasa manis dari gula buah atau fruktosa,“ tambahnya. Sari buah juga bisa mengatasi dehidrasi. Dan sama halnya dengan buah, sari buah juga memiliki nutrisi yang berguna bagi tubuh. “Tapi, semua itu tergantung dari jenis lahan tempat tumbuh buah, kematangannya, metode produksi buah, dan berapa persen kandungan sari

buahnya,“ urai Astawan. Minuman sari buah seperti jus biasanya memiliki minimal 35 persen, sementara minuman rasa buah hanya memiliki 10 persen sari buah. Yang justru harus lebih diperhatikan ketika Anda memilih minuman sari buah atau minuman rasa buah adalah proses pengolahannya. Jika tak sempat membuat jus buah sendiri, maka pilihlah jus buah dalam kemasan yang diolah UHT yang menggunakan suhu tinggi (100-120 derajat Celsius). Metode ini menurut Astawan lebih menguntungkan. “Makin tinggi suhu, makin sebentar prosesnya sehingga lebih banyak zat gizi dan zat non-gizi yang bisa diselamatkan.“ Perhatikan pula pengemasannya. Beberapa produsen jus buah saat ini menggunakan teknik pengemasan aseptik enam lapis. Gunanya untuk menangkal kebocoran, tidak tembus oleh cahaya, udara, dan mikroba, dan mampu mempertahankan nilai gizi juga cita rasa. Menangkal Penyakit Mengonsumsi buah sangat diperlukan agar tubuh senantiasa sehat. “Untuk hidup sehat optimal, manusia membutuhkan zat gizi dan zat non-gizi yang berimbang, salah satunya dari buah. Sehingga konsumsi buah itu mutlak perlu,“ tegas Astawan. Sebut saja vitamin C, asam folat, mineral makro (kalium, kalsium, magnesium, fosfor), mineral mikro (besi, tembaga, zinc , mangan) yang merupakan zat gizi. “Vitamin C berguna sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas penyebab penuaan dini dan aneka kanker, meningkatkan penyerapan zat besi untuk mencegah anemia, membentuk kolagen, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh,“ urai Astawan yang ditemui di acara

Jakarta Food Editor’s Club. Asam folat pun tak kalah berguna. Selain mencegah anemia, kandungannya bisa mencegah cacat pada janin dalam kandungan. “Buah yang mengandung magnesium dan kalium juga bertindak sebagai muscle relaxant sehingga risiko kram bisa diminimalkan. Kandungan Kalium pada buah lebih tinggi daripada kandungan Natrium, jadi buah sangat baik untuk menurunkan tekanan darah,“ tambah pengajar di Institut Pertanian Bogor ini. Beda Warna, Beda Khasiat National Cancer Institute menganjurkan agar kita mengonsumsi lima kelompok bahan pangan berwarna setiap hari. Yaitu merah, putih, biru atau ungu, kuning, dan hijau. Pasalnya setiap warna menunjukkan keberadaan senyawa bioaktif yang berkhasiat untuk mencegah penyakit tertentu. Inilah yang dinamakan komponen non-gizi pada

buah. Antara lain serat pangan, komponen bioaktif, dan pigmen pemberi warna. Pigmen pemberi warna dan komponen bioaktif memang unik. “Warna merah pada tomat dan semangka, misalnya. Kandungan bioaktifnya mencegah penyakit jantung dan kanker kolon. Warna merah ungu seperti pada anggur, mencegah gumpalan darah, alzheimer , dan kanker,“ urai Astawan. Lain lagi dengan warna jingga kekuningan yang dimiliki jeruk, pepaya, dan nanas. Alfa-karoten, beta-karoten, vitamin C, dan asam folat yang dimiliki buahbuahan ini bisa mencegah penyakit paru-paru dan penyakit jantung. Warna hijau dari alpukat, apel hijau, melon, dan kiwi sangat berguna untuk menangkal katarak, degenerasi makular, aterosklerosis, dan kanker. Dari sekian banyak manfaat buah tadi, tak ragu lagi, kan, mengonsumsi buah? Yuk, “warnai” piring dengan buah! (net)


Polewali Ekspres

12

Kamis, 9 Februari 2012

Sulbar Ekspres

PEMERINTAH KABUPATEN POLEWALI MANDAR Terciptanya Pemerintahan Yang Baik dan Terpercaya Berdasarkan Nilai Agama dan Budaya

Ali Baal Masdar Bupati

Nadjamuddin Ibrahm Wakil Bupati

Nashir Rahmat Sekda

Bahas Program SDM ke Lemhanas

Legislator Polman Silang Pendapat Lagi

POLEWALI — Ada banyak keistimewaan hak yang dimiliki DPRD. Mulai dari urusan anggaran, kesitimewaan di mata hukum, hingga hak-hak lain yang melekat pada kedudukan sebagai perwakilan rakyat di parlemen. Namun dalam urusan memanfaatkan keistimewaan yang dimiliki, anggota DPRD Polman kerap bersitegang bahkan pecah kongsi. Setelah beberapa waktu lalu mereka sibuk berdebat soal rencana rental kendaraan dinas atau membeli kendaraan dinas, kini para anggota dewan silang pendapat ketika membahas anggaran untuk peningkatan kapasitas wawasan kedewanan mereka. Sebagian anggota dewan menginginkan ikut program Lembaga Ketahanan Nasional) Lemhanas, sebagian lagi menolak program itu dan lebih memilih program peningkatan sumberdaya manusia (SDM) yang rutin diprogramkan setiap tahun. Pada proses pembahasan APBD Polman 2012 lalu, disulkan program aspirasi penambahan kapasitas SDM melalui program Lemhanas. Sehingga

dalam numenklatur pembiayaan di DPRD Polman tercantum besaran anggaran pembiayaan program Lemhanas Rp 480 juta dengan estimasi pembagian Rp 15 juta per anggota DPRD. Namun belakangan pasca penetapan APBD, sejumlah anggota dewan di pengusul penambahan kapasitas SDM melalui program Lemhanas, justru ramai-ramai menolak program tersebut dengan berbagai dalih. Mulai dari alasan tidak punya waktu, hingga beralasan sakit dan tidak mampu. Mereka malah berkeinginan agar program Lemhanas dikonversi menjadi program peningkatan SDM tanpa melalui Lembahas. Alasan lain, mengikuti program peningkatan SDM di Lemhanas, terlalu makan biaya. Jika mengikuti program Lembahas sebanyak sekali, maka ketika mereka mengikuti program SDM di lembaga lain justru bisa empat kali dengan nilai yang setara. Dalam rapat pimpinan di DPRD Polman, sejumlah anggota dewan

akhirnya mendapat penjelasan, bahwa program peningkatan SDM di Lemhanas berbeda dengan program SDM biasa. Di Lemhanas, anggota dewan tidak mendapatkan cashback seperti yang terjadi pada program SDM biasa. Usai mendapatkan penjelasan, mereka akhirnya memutuskan untuk melakukan konversi ke SDM biasa. Akibatnya beda pendapatpun dalam rapat tidak terhindarkan. Kelompok yang menolak ikut Lembahas menyalahkan sejumlah unsur pimpinan yang menyetujui program tersebut tanpa konfirmasi. Sementara faksi yang menerima program pendidikan di Lemhanas juga tetap bertahan dengan alasan program ini telah disetujui dan masuk dalam APBD. Sehingga tidak ada alasan untuk menolak dan mengubah mata anggaran untuk program peningkatan SDM anggota dewan ke Lemhanas. “Saya juga merasa heran, kenapa tiba tiba program Lemhanas ini dianggarkan hingga 32 orang tanpa melalui kongfirmasi kepada kami lebih dulu. Saya lebih memilih SDM biasa daripada Lemha-

nas,” kata Muhiddin Muchtar, Anggota Komisi I DPRD Polman, dalam rapat pimpinan diperluas. Pernyataan Muhiddin, langsung mendapat sanggahan dari pimpinan Komisi III, Hamzah Haya. Menurutnya, program Lemhanas bukan program yang dipaksakan masuk ke dalam APBD. Tapi program tersebut didasarkan pada aspirasi anggota melalui pimpinan komisinya masing-masing. Itu dilakukan saat rasionalisasi anggaran di tingkat Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Panitia Anggaran (Panggar) Eksekutif. “Jadi ini bukan program asal-asalan, tapi ini aspirasi anggota dewan juga melalui ketuanya. Itu sebabnya dimasukan dalam APBD 2012. Dan akan menjadi sebuah kesalahan jika kemudian itu diubah hanya karena alasan yang tidak masuk akal,” kecam Hamzah. Sayangnya, hingga akhir rapat tidak ada kesimpulan yang diambil. Anggota dewan tetap terpecah menjadi dua faksi. Ada yang bertahan pada program Lembahanas dan ada juga yang menolak. (ftr/ham)


Majene Ekspres

Kamis, 9 Februari 2012

13

Sulbar Ekspres

H. Kalma Katta (Bupati)

H. Fahmi Massiara (Wakil Bupati)

H. Syamsiar Muchtar (Sekkab)

Mutasi Kasek Menuai Kecaman MAJENE — Kabupaten Majene yang dinobatkan sebagai Kota Pendidikan di Sulbar, sepertinya masih harus berbenah. Gelombang mutasi yang menggelinding di Pemkab Majene, ternyata banyak menghempas tenaga pendidik. Situasi itu tidak lepas dari pengamatan Dewan Pendidikan Majene. Lembaga ini menilai srus mutasi yang didorong Bupati Majene Kalma Katta, adalah hal yang aprosedural. Sebab ada beberapa tenaga pendidikan yang diangkat menjadi kepala sekolah (kasek) justru tidak melalui uji calon kasek. Kemudian terdapat pula dalam lampiran Surat Keputusan (SK) tersebut salah seorang lasek atas nama Kaimuddin yang sudah lama meninggal dunia, tapi ikut dalam daftar PNS yang dimutasi. Dewan Pendidikan juga menilai kasek yang diangkat tidak diusulkan oleh pengawas sekolah. “SK pengangkatan kepala sekolah ini juga tidak diparaf, itu menandakan kalau usulan ini tidak melalui pertimbangan tim pengangkatan kepala sekolah. Yang lebih parah lagi

karena ada kepala sekolah yang sudah meninggal ikut dimutasi,” beber Ketua Dewan Pendidikan Majene, HM Rusbi Hamid, kemarin. Mestinya, setiap calon kasek diusulkan oleh pengawas sekolah, bukan diusulakan langsung Dinas Pendidikan kepada Bupati. Dewan Pendidikan juga khawatir karena mutasi kali ini bisa mempengaruhi hasil pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang sebentar lagi akan digelar. Dalam rapat itu Dewan Pendidikan sepakat segera mengeluarkan rekomendasi untuk selanjutnya disampaikan kepada Komisi III DPRD Majene yang membidangi pendidikan. Namun sebelum menyerahkan rekomendasinya, Dewan Pendidikan terlebih dahulu akan melakukan rapat koordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Majene. “Seharusnya mutasi ini telebih dahulu dibahas oleh baperjakat internal Dinas Pendidikan dengan melibatkan pengawas dan UPTD, makanya sepeti ini, biar kepala sekolah yang sudah meninggal juga dimutasi,” ulas Rusbi.

Sekretaris Dewan Pendidikan Majene, Jainuddin Sayadul, juga angkat bicara. Menurut dia, mutasi dilakukan lingkup Disdik tidak berdasarkan kebutuhan. Kebijakan itu dianggap menyalahi mekanisme dan belum sesuai moment yang ada. Beberapa lasek diangkat justru tidak displin dalam menjalankan tugas. Ia juga mendapat informasi bahwa ada seoarang guru TK diangkat jadi lasek mengantikan kepala sekolah-nya, sementara yang digantikan hingga kini tidak jelas dimana ditempatkan. Anggota Dewan Pendidikan lainnya, Rustam Rauf mengharapkan kedepannya Dewan Pendidikan diberikan hak untuk memberi pertimbangan dalam mutasi di lingkup Disdik tanpa harus menyerahkan lagi ke BKDD. Sebab dari sana memungkinkan terjadi perubahan. “Kita harus segera malukukan klarifikasi kepada Dinas Pendidikan karena mutasi ini sudah hangat diperbincangkan di masayakat bahkan saya beberapa kali mendapat telpon dan SMS terkait mutasi ini,” kata Hasri Hanafi.

Kadisdik tak Hadir, Dewan Pendidikan Kecewa Gune menyikapi, persoalan mutasi kasek. Dewan Pendidikan kemudian mengundang Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Majene, Abd. Hamid, guna menjelaskan permasalahan tersebut, sore kemarin. Sayangnya, Kadisdik tidak dapat memenuhi permintaan tersebut. Yang hadir hanya Kepala Bidang Pendidikan Dasar Jamaluddin Lasinrang dan Pengawas Disdik Rustam. Dalam pertemuan ini, Jamaluddin Lasinrang, menjelaskan, mekanisme proses mutasi lasek dan pengawas sekolah harus melibatkan berbagai pihak termasuk melalui tim pertimbangan pengangkatan kepala sekolah. “Kalau secara formalnya mutasi dilakukan degan melibatkan Kepala Bidang dan Pengawas pada semua jenjang,” urai Jamal. Namun penjelasan itu tidak memuaskan Dewan Pendidikan. Itu sebabnya Rusbi Hamid akan segera mengeluarkan rekomendasi untuk diteruskan kepada DPRD Majene. (din/ham)


Mamasa Ekspres

14

Kamis, 9 Februari 2012

Sulbar Ekspres

PEMERINTAH KABUPATEN MAMASA Empat Strategi Pembangunan Kabupaten Mamasa

1 Mewujudkan tata kepemerintahan yang baik/good governance. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Gerakan 2 Pembangunan Berbasis Masyarakat (Gerbang Sismark). 3 Mendorong berkembangnya dunia usaha dan para pelaku bisnis. Mengaktualisasikan nilai-nilai agama dan norma budaya dalam 4 kehidupan bermasyarakat.

Ramlan Badawi Bupati

Benhard Buntutiboyong Sekkab

Keputusan Mendagri Bergantung Fatwa MA

JAKARTA — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) masih menunggu penjelasan dari Mahkamah Agung (MA) terkait putusan PK mantan Bupati Mamasa Sulawesi Barat Obed Nego Depparinding. “Saya sudah menulis surat kepada MA,” ujar Mendagri Gamawan Fauzi di kompleks Kemendagri Jakarta, kemarin. Putusan PK (Peninjauan Kembali) dari MA tersebut dinilai Kemendagri masih memerlukan pendalaman. Khsusnya terkait peluang Obed kembali menjadi bupati Mamasa. Karena masih menunggu fatwa dari MA tentang putusan PK tersebut, Mendagri berharap seluruh pihak di daerah dapat tetap bersabar. “Kita masing menunggu fatwa MA ya,” lanjut Gamawan. Adapun maksud fatwa, sebagai

penjelasan dan penegasan tentang isi putusan PK MA nomor 186 PK/ PID.SUS/2011, tertanggal 18 Januari 2012. Pembebasan dan pemulihan nama baik tercantum dalam amar putusan MA tersebut. Olehnya, Mendagri mengaku butuh waktu lebih guna mengkaji putusan PK ini. Utamanya menyangkut peluang Obed untuk kembali menjabat bupati Mamasa. Seperti yang disampaikan juru bicara Kemendagri Reydonnizar Moenoek. “Atas dasar apa dan bagaimana mengembalikan Obed kepada posisinya selaku bupati. Dan dengan cara bagaimana pula kita mengembalikan bupati sekarang ke posisi wakil,” urainya. Pasca turunnya putusan PK pembebasan Obed, ribuan masyarakat Mamasa melakukan aksi damai dengan harapan

agar Obed dapat dilantik kembali menjadi bupati Mamasa. Menghindari berkembangnya pro kontra di daerah, Ketua Umum Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB), Salim S Mengga meminta para elit lebih elegan menyikapi kondisi yang berkembang. “Dalam mengambil langkah, para pemimpin di Sulbar sebaiknya mematangkan perencanaan, memahami semua sejak awal. Sebab ini bisa menimbulkan konflik horizontal. Rakyat tidak tau apa-apa,” ujarnya. Sebelumnya, Indonesia Corruption Watch (ICW) menyebut sikap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang telah memberhentikan Obed saat mendapat vonis kasasi sebagai tindakan tepat. Menurutnya, penonaktifan tersebut memang harus segera dilakukan. “Ada

vonis, otomatis harus berhenti,” cetusnya. Tanggal 18 Januari lalu, MA telah mengabulkan PK Obed Cs dan memerintahkan rehabilitasi nama baik para terdakwa. Putusan PK Obed ini disambut ribuan masyarakat Mamasa dengan melakukan unjuk rasa mendukung Obed untuk kembali diangkat sebagai Bupati Mamasa. Kementerian Dalam Negeri sendiri mengaku belum dapat menentukan sikap secepatnya. Juru bicara Kemendagri menyampaikan, Mendagri terlebih dulu akan melakukan konsultasi kepada MA dan sejumlah pakar hukum. Untuk itu, Mendagri meminta kepada Bupati Ramlan Badawi, selaku pengganti Obed untuk tetap menjalankan tugas pemerintahan sebagai Bupati Mamasa. (**)


Kamis, 9 Februari 2012

Matra Ekspres

15

Sulbar Ekspres

H. Agus Ambo Djiwa H. Muhammad Saal HM. Natsir (Bupati) (Wakil Bupati) Sekkab

Tahun Ini Ada Daerah yang Dimekarkan JAKARTA -- Pembentukan daerah baru melalui pemekaran daerah dari daerah induknya bisa disahkan DPR RI pada tahun ini, namun daerah apa yang dimekarkan itu, Komisi II belum secara resmi memutuskannya. Anggota Komisi II DPR RI yang juga anggota Panja Pemekaran Daerah Abdul Malik Haramain menuturkan lebih lanjut, pemekaran daerah itu sudah dibahas panjang di Komisi II bersama pemerintah pusat melalui Kemendagri, dengan sedikitnya 20 daerah masuk dalam daftar agenda prioritas pemekaran. Dari 20 daerah itu, mana yang nantinya akan dimekarkan lebih dahulu pada tahun ini, hal ini masih belum diputuskan. “Yang prioritas dimekarkan lebih dahulu ini masih dalam perdebatkan di Komisi II, sehingga hal ini belum diputuskan,” ujarnya ketika ditemui usai mengikuti rapat gabungan antara Komisi II, III dan VIII bersama Menteri Dalam

Negeri, di Senayan, untuk dimekarkan lebih Jakarta, Rabu 8 Februari. dahulu. Namun lanjutnya, Berikutnya adalah pihaknya di Komisi telah daerah-daerah terluar menyepakati mengenai yang terisolir dari pemsyarat –syarat daerah bangunan dan jaraknya tersebut mendapat jauh dari rentang kendali prioritas utama dimekarpemerintahan ibukota kan secepatnya, salah daerah tersebut, sehingga satunya adalah daerah diharapkan segera tersebut berada di daerah dimekarkan menjadi satu perbatasan atau daerah daerah baru. terluar dengan Negara Mengenai adanya tetangga, utamanya kebijakan moratorium dengan Negara Malaysia. dari pemerintah pusat atas Abdul Malik Haramain Beberapa daerah yang usulan pemekaran daerah, Anggota Komisi II DPR RI berada diwilayah perMalik, mengatakan batasan dengan Negara tetangga, kebijakan moratorium pemekaran khususnya diwilayah Kalimatan dan daerah tidak dikenal dalam UU PemerinSumatera mendapat porsi yang prioritas tah Daerah, sehingga pihaknya di

Komisi II sampai hari ini tetap membahas dan menerima usulan pemekaran yang datang disampaikan daerah. “Kami masih terus membahas pemekaran daerah bersama pemerintah hingga saat ini, dengan kesepakatan bersama pemerintah, kita akan sangat berhati-hati dalam memekarkan suatu daerah tersebut, seluruh aspek harus dipenuhi oleh calon daerah yang diusulkan mekar sesuai ketentuan peraturan perundangundangan mengenai pembentukan, pemekaran dan pengabungan daerah,” tuturnya. Dijelaskannya lebih lanjut, terhadap 20 daerah yang telah masuk dalam daftar prioritas pemekaran, dalam masa sidang sekarang pihaknya akan menjadwalkan melakukan membahasan bersama pemerintah pusat. Sebelumnya pada masa sidang lalu, Komisi II nyaris tak membahas mengenai pemekaran daerah. (fmc)


Matra Ekspres Membangun Lebih SMART

16

Kamis, 9 Februari 2012

Kepala Daerah Diminta Data Ulang Serikat Pekerja JAKARTA - Kepala daerah, khususnya yang menjadi tempat basis kawasan industri, diminta segera melakukan verifikasi dan pendataan ulang keberadaan serikat pekerja atau serikat buruh (SP/SB) yang berada di wilayahnya. Hal tersebut bertujuan agar memperkuat legitimasi keterwakilan pekerja/ buruh yang diwakili SP/SB di Dewan Pengupahan, saat melakukan proses penetapan upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimun sektoral kabupaten/kota (UMSK) pada tahuntahun mendatang. Demikian hal tersebut dikemukakan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar kepada kepala daerah, saat membuka seminar ketenagakerjaan ╜Strategi Outsourcing Berkeadilan dalam Koridor Hukum Indonesia╜ di Jakarta, Rabu 8 Februari. Dalam proses penetapan upah minimum oleh Dewan Pengupahan dibutuhkan keterlibatan dan kerjasama

dari unsur pekerja/buruh melalui SP/SB dan unsur pengusaha. Oleh karena itu diperlukan adanya pemetaan SP/SB dalam waktu dekat ini, kata Muhaimin. Muhaimin berharap dengan verifikasi dan pendataan ulang SP/SB diharapkan memperkuat posisi Dewan Pengupahan sekaligus memberdayakan organisasi SP/ SB yang benar-benar berpihak dan mengelola kepentingan para anggotanya. Keberadaan SP dan SB ini diharapkan mampu menampung dan mengakomodasi aspirasi dan pemenuhan hak-hak dasar pekerja dan buruh, tuturnya. Apalagi jika dilakukan melalui komunikasi dan kerjasama yang baik dengan pengusaha, kata Muhaimin, maka akan memberi manfaat bagi peningkatan produktivitas perusahaan yang pada akhirnya akan memberi keuntungan bagi perusahaan dan pekerjanya. Berdasarkan data dari pihaknya, di Indonesia tercatat ada 5 Konfederasi SP/ SB, 91 Federasi SP/SB. Dengan 437 (SP/ SB) tingkat perusahaan dan 170 SP/SB BUMN. Sedangkan total jumlah anggota SP/SB seluruhnya mencapai 3.4 juta orang. Dikesepatan itu, Muhaimin juga menyampaikan menghargai komitmen para Gubernur yang benar-benar akan memberdayakan Dewan Pengupahan dalam proses penetapan upah minimum. â•œPara gubernur telah menyatakan komitmennya untuk menyediakan lebih besar anggaran ketenagakerjaan, termasuk keperluan biaya survei kebutuhan hidup layak (KHL), katanya. Permasalah pengupahan terhadap buruh, juga sempat meledak di Kabupaten Mamuju Utara (Matra). Pekan lalu Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Matra yang ada di sejumlah perusahaan perkebunan dan pengelolaan kelapa sawit menuntut agar upah mereka dinaikkan. Bahkan ancaman mogok kerja oleh 3.000 karyawan perusahaan kelapa sawit sempat di dengungkan. Untungnya, masalah tersebut segera dibahas dalam dialog yang difasilitas Pemkab Matra dengan mempertemukan SPSI dengan pihak perusahaan. Sayangnya dalam perteuan itupun pihak perusahaan sudah merasa menaikkan gaji para karyawannya, namun sebagian besar karyawan menganggap kenaigan upah tersebut tidak merata. (fmc/ham)


Sulbar Ekspres