Page 1

Sulbar Ekspres Korannya Orang Sulbar

Senin, 6 Februari 2012

Langganan: Rp 40.000

WARGA Kalumpang Bonehau berunjukrasa di Bundaran Kantor Gubernur Sulbar.

Unhas Kaji Plus-Minus PLTA Rakyat Kalumpang-Bonehau Kukuh Tolak Relokasi MAMUJU — Rencana Pemprov Sulbar untuk membangun PLTA Karama terus berjalan. Jumat 3 Februari, Pemprov Sulbar dan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar menandatangani nota kesepakatan untuk melakukan kajian terhadap seluruh kondisi di wilayah yang terkena dampak langsung pembangunan tersebut. Dalam kesepakatan yang ditandatangani Jumat kemarin di Auditorium Kantor Gubernur Sulbar, pihak Unhas akan membentuk sebuah tim yang terdiri dari beberapa unsur diantaranya dari bidang sosiologi, antropologi, ekonomi, dan demografi. Tim ini bertugas melakukan kajian dari lintas disiplin ilmu guna mempelajari dan memberikan laporan kepada Pemprov Sulbar tentang dampak yang akan terjadi jika pembangunan PLTA Karama itu tetap berjalan. “Kami belum mengetahui dan belum melihat Kalumpang dan Bonehau sehingga nanti ada tim yang akan turun. Kita akan melakukan kajian bersama seluruh stakeholders seperti tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, mahasiswa, serta sejumlah pihak lain untuk mendapatkan masukan yang lebih objektif,” papar Rektor Unhas Prof. Dr. dr. Idrus Paturusi. Idrus menyatakan, Unhas akan melaksanakan kerjasama ini secara profesional dan penuh tanggung jawab selaku institusi akademik yang mengedepankan integritas, independensi, serta nilai-nilai pendidikan. Untuk itu, Idrus menyatakan tidak SulbarEkspres

akan terpengaruh oleh tekanan atau hal lain di luar objektifitas dan akan memberikan laporan sesuai kondisi lapangan. “Wajar saja kalau masyarakat tidak setuju. Kita harus mempelajari apa yang tidak disetujui melalui suatu komunikasi. Tidak mudah membuka cara berfikir masyarakat karena masing-masing punya pemikiran yang beda,” sebut Idrus saat menyampaikan sambutan. Rencananya, tim yang diisi sejumlah akademisi bertitel profesor dan doktor ini akan melakukan kajian selama tiga bulan. Hasil kajian tersebut akan menjadi rekomendasi mengenai apa yang harus dilakukan Pemprov Sulbar. Tak Berfikir Menyengsarakan Rakyat Sementara itu, Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh menyatakan kerjasama ini adalah lanjutan dari berbagai kerjasama tahun-tahun sebelumnya seperti penyusunan program Bangun Mandar maupun Gernas Pro-Kakao. Hal ini berdasarkan kesepahaman tentang kerjasama pemerintahan dan pembangunan dalam rangka optimalisasi lembaga masing-masing. Anwar meyakinkan, Pemprov Sulbar tidak pernah berfikir ingin menyengsarakan masyarakatnya. Sehingga ia berharap agar apa yang akan dilaksanakan ini dapat diterima semua pihak. “Saya akan menghormati apapun hasil kajian dari Unhas. Tentunya lembaga pendidikan yang merupakan terbesar di

REKTOR UnhasProf. Dr. dr. Idrus Paturusi dan Gubernur Anwar Adnan Saleh, usai penandatangan kesepakatan rencana aksi penkajian dampak pembangunan PLTA.

Indonesia Timur ini akan menjaga kredibilitas dan komitmen sehingga akan menghasilkan kajian yang akademis dan transparan. Jangan ada dusta di antara kita,” sebut Anwar. Sebelumnya, Anwar Adnan Saleh telah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan BUMN terkemuka di China yang bernama China Gezhouba Group Corporation (CGGC) untuk melakukan pembangunan PLTA Karama pada tahun 2010 lalu. Penandatanganan itu dilakukan di hadapan Wakil Presiden RI Boediono dan Perdana Menteri China Wen Jiabao. Gubernur Anwar Adnan Saleh bahkan telah melakukan kunjungan ke negeri China guna melihat PLTA terbesar di dunia Three Gorges yang dibangun CGGC untuk melakukan perbandingan bangunan dan teknologi. Tolak Relokasi Sementara itu, ratusan warga Kecamatan Kalumpang dan Bonehau, tetap bersikukuh enggan direlokasi dari tempat bermukim mereka saat ini. Dalam aksi yang mereka lakukan sejak Jumat lalu di Bundaran Kantor Gubernur Sulbar, disampaikan bahwa sangat tidak adil jika hasil kajian Unhas yang harus

www.sulbarekspres.webs.com

menjadi tolak ukur apakah relokasi akan dilakukan atau tidak. “Ini aneh sekali. Kok hajat hidup kami harus ditentukan oleh hasil kajian orang lain. Memangnya mereka memahami kultur kami, pola hidup kami, dan bagaimana cara kami menjunjung tinggi adat istiadat kami?” kata Kalvin Kalambo, koordinator aksi. Menurut Kalvin, ulah Pemprov Sulbar sudah menimbulkan ketersinggungan yang amat besar bagi masyarakat Kalumpang Bonehau. Betapa tidak, pemerintah menyusun rencana relokasi tanpa sedikit pun melibatkan masyarakat dan tokoh adat (Tobara’) Kalumpang Bonehau. “Kami pada dasarnya tidak mau menghambat pembanguan, tapi kalau pemerintah juga memperlakukan kami secara tidak wajar. Maka siapapun di Kalumpang Bonehau akan melakukan perlawanan,” papar Kalvin. Sementara itu, secara berangsur warga Kalumpang dan Bonehau terus berdatangan ke Kantor Gubernur Sulbar. Setiap kelompok yang datang dikoordinir langsung oleh Tobara’nya masingmasing. Tobara’ juga hendak menyampaikan beberapa hal penting, termasuk sumpah yang pernah diucapkan saat Anwar Adnan Saleh mengikuti upacara adat di Kalumpang pada 25 Februari 2008 silam. (**) E-Mail: sulbarekspres@gmail.com


Mamuju Ekspres 2 Sulbar Ekspres Dampak Abrasi Meluas di Pulau Ambo MAMUJU — Abrasi pantai tidak hanya membuat garis pantai menyempit, tapi bila dibiarkan begitu saja akibatnya bisa menjadi lebih berbahaya. Berbagai usaha telah dilakukan masyarakat untuk mengatasi masalah abrasi. Untuk mengatasi masalah abrasi di beberapa wilayah di Kabupaten Mamuju, pemerintah secara bertahap melakukan pembangunan alat pemecah ombak serta penghijauan hutan mangrove di sekitar pantai yang terkena abrasi tersebut. Namun itu belum bersifat menyeluruh. Dalam mengatasi masalah abrasi ini, tentu ada saja hambatan-hambatan dan juga kesulitan-kesulitan yanag dihadapi, misalnya dalam pembangunan alat pemecah ombak diperlukan biaya yang sa-

ngat mahal dan juga wilayah tempat pembangunannya sangat luas, sehingga untuk membangun alat ini di seluruh pantai yang terkena abrasi akan memerlukan waktu yang sangat lama dan juga biaya yang sangat mahal. Upaya penanaman tanaman bakau di pinggir pantai juga banyak hambatannya. Tanaman bakau hanya dapat tumbuh pada tanah gambut yang berlumpur. Hal ini akan menjadi sangat sulit karena sebagian besar pantai di Mamuju merupakan perairan yang dasarnya tertutupi oleh pasir. Meskipun sangat sulit, tapi jika masalah abrasi ini tidak segera ditanggu-

langi, maka bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan luas pulau-pulau di Mamuju banyak akan berkurang. Bahkan lebih dari itu, perkampungan warga akan hilang. Dampak abrasi yang cukup besar juga terjadi di Kecamatan Kepulauan Balabalakang. Daerah yang menjadi gugusan pulau terluar di perairan Kabupaten Mamuju, dilanda bencana itu. Salah satu pulau yang paling merasakan dampaknya adalah Pulau Ambo. Salah satu pulau berpenghuni kecamatan itu, merasakan dampak abrasi yang begitu besar. Dampak dari abrasi tersebut relatif lebih besar ketimbang yang terjadi di Kecamatan Tapalang Mamuju, beberapa waku lalu.

Abd Malik, salah seorang guru SD-SMP Satu Atap Pulau Ambo, mengungkapkan, bencana abrasi di Pulau Ambo sudah lama berlangsung. Puncaknya pada Desember 2011 hingga sekarang. Warga yang bermukim di bagian barat Pulau Ambo adalah yang paling menderita. Sebab rumah mereka berhadapan langsung dengan laut lepas. Warga yang menjadi hanya bisa mengungsi ke daera yang lebih aman. “Rumah mereka rusak. Tidak ada yang tersisa lagi. Bahkan ada beberapa rumah sangat parah. Bayangkan ada rumah yang terbongkar mulai dari bagian atap hingga pondasinya,” ungkap Malik, Sabtu, 4 Feb-

Senin, 6 Februari 2012

Dampak Abrasi di Pulau Ambo

ruari, malam. Sebenarnya bencana di Pulau Ambo sudah lama terjadi. Namun sampai sekarang belum ada bantuan atau upaya yang dilakukan pemerintah untuk menangani bencana tersebut. Seharusnya pihakpihak yang mengurusi penanganan dari dampak bencana alam turun tangan. “Kami ini juga warga Kabupaten Mamuju yang membutuhkan perhatian yang sama dengan warga di kecamatan lain. Kami syukur karena daerah itu sudah menjadi kecamatan. Tapi itu belum cukup, karena seharusnya penetapan Balabalakang menjadi sebuah kecamatan diikuti dengan peningkatan laju pembangunan,” ungkap Malik. Sejauh ini, kata Malik, belum ada bantuan yang diterima warga yang korban abrasi di Pulau Ambo. Penyebabnya banyak, diantaranya jarak menuju daerah itu cukup jauh. Kemudian tidak ada akses kemunikasi selular. Sehingga proses koordinasi pemerintah setempat dengan pemerintah kabupaten agak tersendat. Sementara biaya yang harus dikeluarkan untuk transportasi dari Balabalakang ke Mamuju tidak sedikit. “Harapan kami, pemerintah bisa segera mengambil tindakan, agar dampak

abrasi di sana tidak semakin meluas,” sebutnya. Kemungkinan, imbuh Malik, dampak abrasi juga terjadi di beberapa pulau lain di Kepulauan Balabalakang. Hanya saja ia belum memastikan berapa jumlah korban abrasi di pulau lain di dekat Pulau Ambo yang menjadi korban abrasi. “Riilnya hanya bisa diketahui jika ditinjau langsung. Saya juga tidak mau mengira-ngira. Tapi khusus di Pulau Ambo, semakin hari dampak abrasinya semakin besar,” ujar guru muda ini. (**)


Senin, 6 Februari 2012

Mamuju Ekspres

3

Sulbar Ekspres VISI PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU “Gerakan Membangun Mamuju, Menuju Masyarakat Maju dan Mandiri (Gerbang Maju)”

MISI PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU - Meneruskan layanan pendidikan dan kesehatan gratis yang semakin dimantapkan. - Ekonomi yang berbasis UKM dan lembaga ekonomi desa serta menghidupkan pasar rakyat. - Percepatan pertumbuhan dengan memperkuat daya tahan ekonomi yang didukung oleh pembangunan pertanian, infrastruktur dan energi. - Mewujudkan pemerintahan bersih dan baik, berlandaskan pada keimanan yang bermuara pada peningkatan layanan sistem satu atap. - Mendorong terciptanya Mamuju sebagai ibukota provinsi yang berwawasan lingkungan.

Drs. H. Suhardi Duka, MM Bupati

Ir. Bustamin Bausat Wakil Bupati

Drs. H. Habsi Wahid, MM Sekda

H Suhardi Duka

Pemkab-Nestle Bangun Demplot Kakao

MAMUJU — Kerjasama Pemerintah Kabupaten Mamuju dengan salah satu produsen makanan, Nestle, dalam pengembangan dan penelitian kakao, mulai berjalan. Demplot ini merupakan tempat pengujian atau demonstrasi hasil penelitian dan pengembangan tanaman kakao. Tujuannya, mencapai hasil panen yang melimpah dan berkualitas. Penempatan demplot tersebut dipusatkan di Desa Tadui Kecamatan Mamuju. Luas lahan yang digunakan sekira sepuluh hektar. Saat mengunjungi demplot kakao tersebut, Minggu 5 Februari, Bupati Mamuju H Suhardi Duka, mengatakan, kerjasama ini sangat memberi manfaat. Meski baru berjalan sekira tujuh bulan, namun perkembangan yang ditunjukkan tim teknis sudah mulai kelihatan. “Kami sengaja mendatangkan sejumlah insinyur kakao dri Jember. Di sini mereka akan tinggal selama tujuh tahun. Tugas mereka adalah melakukan penelitian dan pengembangan tanaman kakao, sekaligus mengajari petani membudidayakan kakao dengan benar,” sebut Suhardi. Suhardi berharap, melalui program ini para petani lokal dapat belajar dan bisa mempraktikkan teknis pembubidayaan kakao yang memenuhi standar. Kemudian dari hasil penelitian ini ada jenis bibit kakao yang bisa dijamin kualitas dan hasil produksinya. “Karena bibit unggul tersebut akan kita sebar nantinya kepada masyarakat,” harap Suhardi. Di tempat sama, Tim Teknis Penelitian dan Pengembangan pada Demplot Kakao PemkabNestle, Hary Wahono, mengatakan, pada area tersebut terdapat banyak jenis bibit kakao yang dikembangkan dan diteliti. Hasil dari proses tersebut akan dibandingkan. Setiap bibit yang dikembangkan dengan berbagai teknik, akan dilihat kualitas buah dan biji kakaonya.

“Mana bibit yang paling memiliki kualitas biji paling bagus, maka itulah yang akan direkomendasikan untuk dikembangkan petani di daerah ini,” ujar Wahono. Dalam menjalankan program ini, selain melakukan pengembangan tanaman kakao, Hary juga melakukan penelitian. Makanya di perkebunan tersebut ada tempat penelitian bibit, tempat pemeliharaan bibit yang dibuat khusus agar tidak terganggu serangga atau hewan perusak lainnya. “Disini kami membandingkan hasil setiap jenis tanaman kakao,” ujarnya. Beberapa jenis kakao yang diteliti, diabtaranya; Somatic Embriogenetis (SE), Sambung Pucuk, Tanam Biji, Sulawesi I, Sulawesi II, Entris III dan IV, akar bengkok dan akar lurus, dan banyak jenis lagi. Semua bibit itu akan disandingkan dengan kualitas kakao lokal. Pihaknya juga mempraktikan cara membudidayakan kakao yang standar dengan teknik budidaya kakao yang umum dilakukan petani lokal. Dalam menanam biji atau bibit kakao, setiap lubang yang digali tiba bisa langsung ditanami. Tetapi dibiarkan mengendap beberapa lama, setelah itu baru bisa ditanami. “Inilan teknik menanam kami yang berbeda dengan petani lokal,” sebut Hary. Hary menyampaikan, tempat pengembangan tersebut tidak hanya menjadi pusat penelitian saja. Melainkan petani-petani kakao lokal bisa menjadikannya tempat belajar teknik budidaya kakao yang sesuai standar. “Kenapa harus begitu, agar biji kakao yang kita hasilkan juga sesuai standar pasar,” sebutnya. Ada banyak pengetahuan tentang pembudidayaan tanaman kakao yang belum pernah didapatkan petani akan dipraktikkan dalam kawasan pengembangan dan penelitian kakao milik Pemkab Mamuju. (*)


Politik

4

Senin, 6 Februari 2012

Sulbar Ekspres

LSI: Demokrat Tak Lagi Nomor Satu JAKARTA — Partai Demokrat turun tahta ke posisi ketiga di bawah Partai Golkar dan PDI Perjuangan. “Lingkaran Survei Indonesia adalah yang pertama mengabarkan Partai Demokrat sudah turun tahta,” kata peneliti LSI, Barkah Patimahu, dalam konfrensi pers, di Kantor LSI, Minggu 5 Februari. “Partai itu tidak nomor satu. Konfrensi pers mengenai Demokrat turun tahta dilakukan pada Juni 2011,” timpal Barkah. Menurutnya, saat itu banyak yang skeptis termasuk pimpinan Demokrat. Kini, kata dia, mata pimpinan Demokrat semakin terbuka, mengakui kebenaran survei itu. “Aneka survei lembaga kredibel kini mulai membenarkan temuan Lingkaran Survei Indonesia,” ujarnya. Menurutnya, pimpinan Demokrat mulai “grasa-grusu” untuk berbenah. Tapi, jelas dia, karena respon pimpinan Demokrat yang “too little and too late”, partai itu merosot lagi. “Untuk pertama kalinya sejak 2009, Demokrat terpuruk hanya ke rangkin tiga,” tegasnya. Ia menjelaskan, dukungan Demokrat kini hanya 13,7 persen, di bawah PDI Perjuangan, 14,2 persen, dan Partai Golkar 18,9 persen. “Di Bulan Juni 2011, Golkar sudah mengalahkan Demokrat,

tapi selisihnya masih di bawah tiga persen. Kini, Januari-Februari 2012, Golkar sudah melampaui Demokrat di atas lima persen. Bahkan PDIP juga melampui Demokrat,” ujarnya. Ini warning kedua yang diberikan LSI kepada Demokrat. Jika pimpinan Demokrat masih saja melakukan respon “too little and too late, maka akan kembali ke khitahnya seperti di tahun 2004. “Hanya menjadi partai papan tengah

saja,” jelasnya. Dalam simulasi pertanyaan di survei, kata dia, trend itu cukup tergambar. “Jika publik semakin tak puas dengan cara Demokrat merespon kasus Wisma Atlet, yang menunjukan Demokrat tak serius memberantas korupsi, dukungan atas Demokrat akan jatuh lebih jauh lagi di bawah 10 persen,” ungkapnya. Menurutnya, kasus Wisma Atlet memang bukan satu-satunya variabel yang membuat Demokrat terpuruk.

Demokrat sangat lekat sekali dengan citra SBY. “Turun naik pamor SBY juga memengaruhi dukungan publik atas Demokrat,” jelasnya. Bulan Januari-Februari 2012, kepuasan publik atas kinerja SBY memang ada di lampu merah, di bawah 50 persen. “Tepatnya, hanya 48,3 persen pemilih yang menganggap kinerja SBY selaku presiden baik,” katanya. Menurutnya, tingkat kepuasan itu merosot dibandingkan di Bulan Januari 2011 yang diangka 56,7 persen. “Merosotnya kinerja SBY di mata publik ikut juga menambah merosotnya Partai Demokrat,” ujarnya. Ia menegaskan, survei ini tidak bisa menentukan variabel mana yang paling banyak berkontribusi atas merosotnya pamor Demokrat. Seperti menurunnya kinerja SBY atas kasus korupsi skandal Wisma Atlet yang menjadi penyebab utama pamor Demokrat merosot? Namun, kata dia, dari Focus Grup Discussion (FGD) yang dilakukan di tujuh kota, umumnya peserta FGD menganggap menurunnya pamor Demokrat sebanyak 70 persen disebabkan oleh kasus korupsi Wisma Atlet. “Hanya sekitar 30 persen disebabkan oleh merosotnya pamor SBY sendiri,” ujarnya. (*)

Anas Tak Dinonaktifkan, Anggie Dipecat JAKARTA — Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjamin posisi Anas Urbaningrum sebagai ketua umum (Ketum) DPP Partai Demokrat. SBY yang juga Presiden RI menegaskan hingga saat ini tidak penonkatifan Anas yang terpilih sebagai Ketum dalam kongres yang digelar di Bandung 2010 lalu. “Saya menekankan bahwa saat ini tidak ada penonaktifan Anas sebagai ketua umum, karena kita menghormati keputusan proses hukum yang dijalankan KPK saat ini,” kata SBY perihal isu yang melanda Demokrat akhir-akhir ini di kediaman pribadinya di Cikeas, Bogor, Minggu 5 Februari. SBY menjelaskan pihaknya akan menunggu sampai ada keputusan terhadap dugaan keterlibatan Anas dalam kasus wisma atlet. Kata dia, Demokrat tidak akan mengambil tindakan apa pun tanpa ada landasan hukum. “Saya menghormati dan menunggu sampai tuntasnya kasus hukum itu, tidak boleh mengambil tindakan apapun tanpa dasar yang tidak dipertanggungjawabkan,” lanjutnya. Meskipun begitu lanjut SBY, pihaknya akan menindak tegas bila ada kader partai berlambang mercy terbukti bersalah.

Menurutnya, Demokrat akan memberhentikan bagi siapa saja yang melakukan korupsi, termasuk menindak kader yang melanggar kode etik. Sebagaimana diketahui, Anas Urbaningrum yang juga mantan ketua PB HMI diminta oleh internal Demokrat untuk mengundurkan diri. Pasalnya, tingkat elektabilitas Demokrat terus menurun menyusul terungkapnya “ketua besar” dalam sidang terdakwa kasus korupsi wisma atlet M Nazaruddin.

Bukan hanya, Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi DPP Partai Demokrat, Ruhut Sitompul tapi juga Hayono Isman yang juga anggota Dewan Pembina. “Gak elok nantinya kalau sudah dijadikan tersangka baru mundur,” kata Ruhut, kemarin. Dipecat dari Kepengurusan PD Dengan menyandang status baru sebagai tersangka dalam perkembangan kasus suap wisma atlet, Wasekjen PD yang

juga anggota DPR RI, Angelina Sondakh resmi dipecat dari kepengurusan PD. Hal ini ditegaskan langsung oleh SBY. “Yang jadi tersangka pasti diberhentikan dari DPP, proses tengah berjalan. Jangankan tersangka, dengan kode etik kami berikan sanksi, nanti masyarakat akan ikuti. Ini untuk menegakkan prinsip kode etik dan moral di tengah masyarakat,” tegas SBY mempertegas status mantan putri Indonesia tersebut. SBY pun kembali mengingatkan seluruh kader PD khususnya kepada anggota PD di DPR RI, untuk tidak coba-coba tergiur dengan godaan melakukan tindak pidana korupsi. Karena perbuatan tersebut akan merusak citra partai secara keseluruhan. “Ini bagai nila setitik rusak susu sebelanga. Saya masih mendengar, satu dua kader melakukan perbuatan tidak terpuji, di daerah misalnya. Begitu terbukti, walau tidak termasuk ranah hukum, akan ada sanksinya,” kata SBY. Sebagaimana diketahui, setelah berstatus sebagai saksi, status Angelina Sondakh akhirnya ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka. Anggota DPR RI Komisi X tersebut, diduga ikut terlibat dalam kasus suap yang juga menyeret mantan bendahara umum PD, Nazaruddin. (jpnn)


Senin, 6 Februari 2012

Parlementaria Sulbar Ekspres

5

Dewan Verifikasi Calon Desa Baru POLEWALI — Tidak berselang lama Panitia Pemekaran Calon Desa Tandakan Kecamatan Binuang, Polman, mengajukan proposal usulan pemekaran desa tersebut, Komisi I DPRD Polman, langsung melakukan verifikasi faktual awal ke wilayah calon Desa Tandakan, Sabtu 4 Februari. Kunjungan tersebut sengaja

anggota Komisi I Muhiddin Muchtar, serta Anggota Komisi II Andi Muhtaddin. Sementara dari pemuka masyarakat hadir pula Kepala Lingkungan Tandakan, Lurah Ammasangan, serta Camat Binuang. Dalam pertemuan tersebut pemuka masyarakat menyampaikan berbagai alasan pemekaran yang telah diajukan proposalnya ke DPRD Polman. Tiga lingkungan persiapan meliputi Tandakan, Sarampu dan Sappoang untuk wilayah Kecamatan Binuang. Memang ada rencana pemekaran desa sebanyak 12 desa, tapi di DPRD sudah masuk 20 proposal desa, makanya pemekaran terhadap jatah 12 desa akan dilakukan uji kelayakan secara ketat. (ftr/ham)

Rubrik Khusus DPRD Provinsi Sulawesi Barat

--Radar Sulbar/Ridwan Alimuddin--

PARLEMENTARIA

dilakukan guna mendengar langsung aspirasi warga yang bermukim calon desa yang akan memekarkan itu. Bertempat di Lingkungan Tandakan, pertemuan dilangsungkan antara pemuka tokoh masyarakat dengan anggota Komisi I DPRD Polman. Dalam pertemuan ini, DPRD mengutus Wakil Ketua Komisi I Amiruddin dan

KETUA DPRD Sulbar H Hamzah Hapati Hasan saat menghadiri penandatanganan kerjasama antara Pemprov Sulbar dengan Universitas Hasanuddin, akhir pekan lalu.


Opini

6

Senin, 6 Februari 2012

Sulbar Ekspres

Korannya Orang Sulbar

Sulbar Ekspres Terbit 14 Desember 2011

e -mail: sulbarekspres@gmail.com Penerbit: PT. RADAR SULBAR Direktur Eksekutif: Muhammad Ilham Pemimpin Umum/ Pemimpin Redaksi/ Penanggungjawab: Muhammad ilham Reporter: Ishaka M. Toib Jamhur Anjasmara Jawaluddin Firdaus Paturusi Syamsuddin HB Syamsuddin Layoter/Desain Grafis: Chalid Mawardi Staf Pemasaran: Mulyadi Awaluddin Staf Administrasi: Haswindah Penasehat Hukum: Ridwan J. Silamma, SH Percetakan: PT Fajar Utama Intermedia Harga Langganan: Rp 40.000/bulan Harga Iklan: Iklan Umum/Display Berwarna (FC): Rp 15.000/mmk Hitam putih (BW): Rp 10.000/mmk Iklan Reguler: Rp 8.000/mmk Iklan dukacita: Rp 5.000/mmk Advertorial FC: Rp 10.000.000/hlm Advertorial BW: Rp/5.000.000/hlm Rekening Bank: Alamat Kantor Pusat: Jl. Jend. Sudirman No. 50 Mamuju Sulawesi Barat. Perwakilan Jakarta: Jl. Kebayoran Lama No 17. Telp. 021-5322632 (Andi Syamsuri) Perwakilan Makassar: Graha Pena Makassar Jl Urip Sumoharjo No 20. Telp. 0411-5238913 (Sumarlin) Perwakilan Surabaya: Jl. Pasar Kembang Ruko Green Flowers Blok B1 No. 20 Telp. 081342763676 (Syukri)

Dalam Melaksanakan Tugas Jurnalistik, wartawan Sulbar Ekspres Dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima maupun meminta imbalan dari nara sumber.

Mengenang Masa Kecil Rasulullah BAGI umat Islam di seluruh belahan dunia ini, bulan Rabiul Awal yang sedang kita jalani hari ini merupakan bulan yang bersejarah karena kelahiran manusia agung bernama Muhammad Bin Abdullah. Untuk mengenang kelahiran orang suci ini, di Indonesia dan sebagian negara muslim lainnya digelar hajatan besar yang lazim disebut maulid atau maulud nabi dengan berbagai even yang mengiringi peringatan tersebut. Tulisan ini mengajak pembaca untuk mengenang kembali sejarah agung masa kecil sang Rasul, mudah-mudahan dapat diambil ibrah dan mempertebal iman kita kepada kerasulan beliau. Sebagaimana yang diyakini oleh hampir seluruh umat Islam di Indonesia, Rasulullah dilahirkan di Makkah pada hari Senin tanggal 12 Rabiul Awal tahun Gajah. Disebut tahun Gajah karena saat itu terjadi ekspedisi Raja Abrahah ke Makkah dengan pasukan bergajahnya, sementara di tanah Arab belum dikenal perhitungan tahun dengan angka layaknya tahun Masehi. Agak berbeda dengan tanggal tersebut, Shafiuyyurrahman al-Mubarakfuri dalam kitab al-Rahiq al-Makhtum (1978) menuturkan bahwa Rasulullah dilahirkan di Makkah pada hari senin tanggal 9 Rabiul Awal bersamaan dengan tanggal 20 atau 22 April 571 Masehi. Sesaat setelah dilahirkan, beliau dibawa oleh sang kakek (Abdul Muththalib) ke dalam kabah dan diberikan sebuah nama yang belum pernah dikenal di kalangan bangsa Arab, yaitu Muhammad yang berarti orang terpuji. Bertepatan dengan kelahiran Rasulullah telah terdapat tanda-tanda yang mendukung kerasulan beliau, antara lain robohnya sepuluh balkon Istana Kisra, padamnya api yang menjadi sembahan kaum Majusi dan runtuhnya beberapa gereja di sekitar Buhairah (Lihat Muhammad al-Ghazali, Fiqh alSirah). Wanita pertama yang beruntung dapat memberikan susunya kepada Rasulullah adalah Tsuwaibah yang merupakan hamba shaya Abu Lahab yang saat itu juga sedang menyusui anaknya yang bernama Masruh. Wanita ini pernah pula menyusui paman Rasulullah yaitu Hamzah Bin Abdul Muththalib. Lalu untuk menjaga anakanak mereka tertular penyakit yang melanda kota maju seperti Makkah kala itu, ada tradisi di kalangan bangsa Arab untuk mencari wanita dari suku pedalaman Arab untuk menyusui bayi mereka. Selain itu, diharapkan agar tubuh bayi menjadi kuat, ototnya menjadi kokoh dan keluarga yang menyusui dapat mengajarkan bahasa Arab yang fasih kepadanya. Karenanya, setelah disusui oleh Tsuwaibah, Rasulullah

Oleh: M Arqom Pamulutan diserahkan kepada seorang wanita dari bani Sad bin Bakr yang bernama Halimah Binti Abu Dzuaib untuk disusui atau dikelan dengan Halimah al-Sadiyyah. Ketika Rasulullah diserahkan kepada Halimah untuk disusui, Bani Sad dalam keadaan paceklik. Hanya sedikit persediaan makanan dan kekakayaan yang mereka miliki. Sehingga para wanita Bani Sad yang sedang menyusui anak mereka mengadu nasib untuk mengambil upahan menyusui anak-anak orang kota Makkah, termasuk di antara mereka adalah Halimah. Setibanya di Makkah Halimah langsung mencari bayi untuk disusui, namun ia tidak mendapat bayi untuk disusui kecuali seorang anak yatim bernama Muhammad yang setiap kali ditawarkan kepada mereka selalu ditolak lantaran ayah bayi tersebut sudah meninggal dunia sedangkan mereka datang mengharap imbalan yang memadai dari ayah sang bayi. Lalu setelah semua wanita bani Sad yang lain telah mendapatkan bayi dan mulai bersiap untuk pulang, ia berkata kepada suaminya: Demi Allah, aku tidak ingin kembali bersama teman-temanku tanpa membawa bayi untuk disusui. Demi Allah, aku benar-benar akan mendatangi anak yatim itu dan membawanya. Dituturkan oleh Halimah, bahwa ketika ia pertama kali menggendong Rasulullah ia seolah tidak merasakan beban apa-apa. Suami Halimah berkata,Demi Allah, tahukah engkau Halimah, engkau telah mengambil satu jiwa yang penuh barakah. dijawab olehnya Halimah: Demi Allah aku pun berharap demikian. Setibanya di perkampungan Bani Sad, Halimah mendapati tanahnya yang ia tinggalkan karena kepergiannya ke Makkah seolah menjadi tanah yang subur. Domba-domba milik mereka yang sebelumnya kurus dan kelaparan menjadi gemuk karena kekenyangan dan air susu mereka menjadi banyak

sehingga dapat diperah. Begitulah, selama dua tahun menyusui Rasulullah keluarga Halimah merasakan barakah yang luar biasa dari Allah SWT. Selama itu pula Rasulullah tumbuh dengan baik dan pesat tidak seperti kebanyakan bayi-bayi lainnya. Diriwayatkan Ibnu Hisyam dalam kitab Sirah al-Nabawiyah (1959: 162165), bahwa setelah dua tahun menyusui Rasulullah, Halimah membawa beliau kepada Aminah ibunda Rasulullah dalam keadaan masih berharap agar tetap diizinkan memelihara beliau karena masih merasakan berkah kehadiran beliau di sisi mereka. Lalu ia merayu Aminah dengan berkata: Kiranya nyonya sudi membiarkan anak nyonya ini tetap bersama kami hingga menjadi besar, karena saya kahwatir dia akan terserang penyakit yang biasa menjakar di Makkah. Karena rayuan Halimah tersebut akhirnya Rasulullah diizinkan bersamanya sampai berusia 4 tahun, itupun setelah ada peristiwa pembelahan dada Rasulullah oleh malaikat Jibril. Peristiwa ini diriwayatkan imam Muslim dari Anas, bahwa ketika Rasulullah bermain-main dengan anak lainnya datanglah Jibril memegangi dan menelentangkan beliau. Lalu Jibril membelah dada dan mengeluarkan hati serta segumpal darah dari dada beliau seraya berkata: Ini adalah bagian setan yang ada dalam dirimu. Lalu Jibril mencucinya di sebuah bejana dari emas dengan air zamzam dan memasukkan kembali ke dada beliau. Melihat hal tersebut anak-anak lainnya berlarian mencari ibu susu mereka dengan mengatakan bahwa Muhammad telah dibunuh. Hal ini membuat Halimah khawatir sehingga mengembalikan rasulullah kepada ibunda beliau di usia 4 tahun. Demikianlah manusia agung yang bulan ini kita peringati kelahirannya, sejak masih balita sudah mendatangkan kebaikan kepada siapa saja yang bersama beliau. Semoga dari kisah ini kita dapat mengambil pelajaran dan menjadi makin yakin akan kerasulan beliau seraya berdoa agar dapat bersama beliau dan merengkuh berkah Allah yang ada pada beliau. Allahumma Amin. Wallahualam. (*)


Senin, 6 Februari 2012

Ekonomi-Bisnis Sulbar Ekspres

7

Grand Clarion Tambah 1.700 Kamar MAKASSAR — Jumlah pengguna fasilitas perhotelan diperkirakan akan semakin besar, khususnya di kawasan Indonesia Timur. Sektor MICE (meetings, incentives, conferences and exhibitions), menjadi faktor utama yang mendorong okupansi perhotelan. Pasarnya pun sangat menjanjikan. Ini membuat Grand Clarion Development Hotel, grup Hotel Grand Clarion, menargetkan untuk membuka kurang lebih 1.700 kamar hotel di tahun 2013 mendatang. 1700 kamar tersebut ditunjang dengan membuka enam hotel di sejumlah wilayah. “Enam hotel akan kita buka, yaitu Grand Clarion Kendari dengan 200 kamar, Grand Clarion Jakarta 216 kamar, Grand Clarion Surabaya 669 kamar, Rinra Hotel 222 kamar, Perintis Hotel Makassar 150 kamar, dan Grand Clarion Palu sebanyak 222 kamar,” jelas komisaris Grand Clarion, Willyanto Tanta didampingi Direktur Utama Grand Clarion Anggiat Sinaga. Menurut Willy, semua hotel tersebut berbintang empat, kecuali hotel Perintis yang letaknya di Kawasan Bandara Sultan Hasanuddin, yang berbintang tiga. Investasi untuk membangun hotel tersebut pun cukup besar. “Satu kamar bintang empat itu dananya sampai Rp500 juta. Untuk bintang tiga, Rp400 juta,” tambah Owner Grand Clarion, Wilianto Tanta. Investasi yang digunakan untuk membangunnya, lanjut Wilianto, 70 persennya menggunakan fasilitas pembiayaan perbankan. Anggiat, menambahkan, paling lambat hotelhotel tersebut sudah mulai beroperasi pada bulan Juni 2013 mendatang. Saat ini, hotel Grand Clarion Group sudah memiliki tiga hotel yang eksis, yakni Quality Plaza Hotel Makassar dengan 91 kamar, Grand Palace Hotel 61 kamar, dan Grand Clarion Hotel 605 kamar. Dia menambahkan, Penambahan jumlah kamar tersebut akan membuat Clarion menyerap tenaga kerja sekitar 2500 orang. “50 persen di antaranya kita rekrut dari Sulsel. Sekitar empat bulan sebelum beroperasi, kita akan umumkan pendaftarannya,” tambah Anggiat. Tentunya, calon tenaga kerja akan dibina di Quality Tourism School (QTS), lembaga pelatihan milik Clarion. Menurut Anggiat, pasar perhotelan di kawasan Timur sangat menjanjikan. Hal ini karena, kawasan ini tengah berkembang. “Untuk Hotel Grand Clarion di Surabaya, kita berniat membuka di sana karena Surabaya akan menjadi tuan rumah Asian Games tahun 2019 mendatang,” tambah Willianto. Anggiat menambahkan, Clarion juga tak menutup diri untuk membangun kerjasama dengan sejumlah pengusaha lokal. Jika ada pengusaha yang ingin berkerjasama, Clarion memberi kesempatan berinvestasi maksimal 30 persen. (fnn)

Willyanto Tanta

Office: Jln. Jend. Sudirman No.50 Mamuju-Sulbar Contact: 081355610516 - 081241843180


Olahraga

8 ERAP dicemooh suporternya sendiri lamalama membuat bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo gerah. Memang, pasca kekalahan Madrid dari Barcelona bulan lalu, hubungan Ronaldo dan fans Los Blancos memang memburuk. Suporter yang kecewa mencemooh CR7 yang dianggap tak mampu menunjukkan performa terbaiknya. Keinginannya untuk bermain lebih lama lagi di Madrid pun sudah hilang. Seperti diberitakan oleh Express, Ronaldo yang diboyong oleh Madrid di tahun 2009 dengan rekor transfer sebesar ÂŁ80 juta atau sekitar Rp1 triliun dari Manchester United merindukan permainan di Premier League yang telah membesarkan namanya. Khususnya dengan sang mantan manajer, Sir Alex Ferguson yang dianggapnya sebagai figur ayah dan juga mentor. Menurut sebuah sumber, CR7 ingin pindah ke Inggris karena ia menganggap Premier League

lebih menghargainya sebagai pemain. Sedangkan di Spanyol, ia kerap menjadi bulan-bulanan suporter dan juga media yang kerap mengkritiknya jika dirinya bermain jelek. Pamornya di La Liga juga masih kalah dengan bintang Barcelona, Lionel Messi. Jika ia pindah di akhir musim nanti, maka klub besar seperti Manchester City dan Chelsea sudah siap untuk menampungnya. Tapi, bisa saja MU akan kembali memboyongnya ke Old Trafford dan mendapatkan pemain bernomor punggung tujuh itu kembali. Terlebih sejak kepindahannya ke tim yang diasuh oleh Jose Mourinho itu, MU belum bisa menemukan pemain yang permainannya setara dengan CR7. Di musim ini, ia telah membukukan 24 gol dari 20 pertandingan di La Liga. Musim 2010-2011 dirinya menjadi top skorer dengan perolehan 40 gol dari 34 penampilannya bersama Los Blancos di La Liga. (int)

Pesta Gol Arsenal ke Gawang Rovers

ARSENAL kembali menunjukkan kelasnya. The Gunners tampil memukau akhir pekan ini setelah mengalahkan 10 pemain Blackburn Rovers dengan skor 7-1 pada lanjutan pertandingan Premier League di Stadion Emirates, Sabtu 4 Februari 2012. Blackburn harus bermain dengan 10 orang di pertandingan ini setelah bek Gael Givet mendapat kartu merah

pada menit 43. Pada babak pertama, Arsenal sudah unggul 3-1 berkat gol Van Persie (2 gol) dan tembakan Alex Oxlade-Chamberlain. Adapun gol The Rovers dicetak gelandang sayap, Morten Gamst Pedersen. Meski sudah unggul 2 gol, Arsenal tak menurunkan intensitas serangan mereka di babak kedua. Melalui permainan cepat di kedua sayap, tuan

rumah terus mengepung pertahanan Blackburun. Hasilnya, empat gol tambahan pun tercipta. Hujan gol di babak ke-2 dicurahkan oleh Mikel Arteta (51'), OxladeChamberlain (54'), Van Persie (62'), Thierry Henry (90'). Dengan kemenangan ini, Arsenal naik dua tingkat ke posisi lima klasemen dengan 40 poin. Adapun Blackbsurn tetap di peringkat 18 dengan 18 angka. (int)

Cristiano Ronaldo

CR7 akan ke Inggris K

Senin, 6 Februari 2012

Sulbar Ekspres


Senin, 6 Februari 2012

Hiburan

9

Sulbar Ekspres

Melanie Subono

Menulis Tak Perlu Banyak Pertimbangan M

ENERBITKAN sebuah buku, Melanie Subono terilhami dari hobinya minum kopi. Judul CERITA SEGELAS KOPI juga diambil dari kebiasaannya yang tidak pernah minum kopi menggunakan cangkir. Putri dari promotor kenamaan Adrie Subono ini mengaku lebih suka minum kopi dari gelas yang besar. "Proses menulis itu menurut saya yang orangnya mood-mood-an, ga perlu ada batas. Setiap kali gue memikirkan batas itu di awal menulis, itu sebenernya yang bikin proses kreatif gue lama. Boleh ga ya gue nulis 'elo gue', boleh ga ya... ini sebenernya yang harus kita akhiri, ga ada yang jadi," tutur Melanie. Melanie sendiri lebih suka menulis secara blakblakan dan tidak terlalu banyak pertimbangan untuk

menjadi kreatif. Setiap orang memang berbeda-beda pendapatnya tentang menulis. Beberapa menganggap bahwa menulis itu harus dengan pakem-pakem yang sudah ditentukan dari ejaan yang disempurnakan, namun beberapa lagi memilih untuk menulis dengan bebas, termasuk Melanie. "You know what? I dont care. Kan ada editor, ada segala macem kan? itu kan tugas mereka. Elu sebagai seorang seniman, lupain aja. Apalagi gue ga ada latar belakang seorang jurnalistik. Kalau gue sih lebih suka, bebasin gue. Tapi balik lagi, terserah lu. Kan bedabeda tipe orang," pungkasnya saat dijumpai dalam acara bedah buku CERITA SEGELAS KOPI di Gramedia, Malang Town Square, Malang pada hari Jumat (3/ 2) malam. (int)

Dia Cuma Teman Curhat LAMA tak bertemu dengan sahabat lamanya, artis cantik Arumi Bachsin langsung saja mau ketika ditawari untuk menjadi model video klip artis Indra Mustafa. Dulu, Arumi mengaku kalau dirinya memang sempat dekat sosok Indra sebagai tempat curhat. "Memang kami hubungannya pertemanan, bahkan sahabat baik. Banyak yang dicurhatin, mulai dari masalah pribadi sampai konyol-konyolan. Sempat miss contact, terus sekarang ketemu lagi, makanya aku langsung terima," ujar Arumi saat ditemui disela-sela pembuatan video klip Curiga Demi Cinta di Rumah Pekayon, Pejaten, Jakarta Selatan, Minggu (22/1). Saat disinggung soal kedekatan keduanya, Arumi mengaku kalau dirinya tak lagi canggung saat bekerja bareng dengan Indra. "Karena sudah tahu kartunya masing-masing, jadi nggak ada lagi jaim-jaiman ya," ujar Arumi. Namun meski begitu, Arumi enggan menjawab tentang kemungkinan akan adanya kedekatan yang lebih dalam bahkan menjadi sepasang kekasih nantinya di kemudian hari. "Orangnya baik, nggak pernah menjerumuskan, dia selalu kasih masukan supaya menyelesaikan masalah dengan wise dan secara kepala terbuka. Tapi kalau pacaran, masalahnya pacar gue banyak. Bukan masalah pacar sebenarnya, tapi masalahnya aku lagi ada yang mendekati," ujar Arumi. Lalu bagaimana dengan Indra sendiri memandang Arumi? "Dia itu sudah kayak adik, manja banget, ke sini-sininya dia semakin terbuka, menceritakan halhal yang ajaib, sampai hal yang aneh. Arumi itu cewek cantik, blonde, bule-bulean. Kalau gua sih jujur suka sama aktingnya dia," pungkas Indra. (int)

Arumi Bachsin


Pendidikan

10

Senin, 6 Februari 2012

Sulbar Ekspres

Peneliti Kutub Selatan Hilang Kontak Enam Hari Tak Ada Kabar PEKAN lalu, dunia ilmiah diramaikan dengan kabar gembira bahwa sekelompok peneliti Rusia yang melakukan penggalian pada lapisan es di kutub selatan sudah semakin mendekati bagian bawah lapisan tersebut. Diperkirakan, mereka akan segera bertemu dengan danau bawah es yang sudah 20 juta tahun tak tersentuh cahaya matahari. Namun, setelah enam hari berselang, peneliti di seluruh dunia mulai khawatir, karena tidak mendapatkan kabar apa pun lewat radio dari para peneliti tersebut. Sebab, nasib mereka tidak diketahui di saat musim dingin Antartika yang mematikan sudah semakin dekat. “Jika Anda ada di luar ruangan, kondisi sangat dingin. Suhu bisa mencapai minus 30 sampai 40 derajat Celsius,” kata David Pearce, seorang mikrobiolog, dikutip dari FoxNews,

Sabtu 4 Februari 2012. “Jika Anda membuka mata, cairan di mata akan mulai membeku. Lubang hidung akan membeku, cairan dalam mulut juga demikian,” ucapnya. Pearce sendiri mengepalai tim peneliti dari British Antarctic Survey

yang melakukan misi yang sama seperti tim Rusia. Bedanya, mereka tidak menggali ke Danau Vostok, melainkan Danau Ellsworth, danau lain di antara 370 buah danau yang ada di bawah lapisan es Antartika. Tetapi, bagi tim Rusia, waktu semakin menipis.

“Mereka harus keluar dari sana pada 6 Februari ini,” kata Pearce. “Jika musim dingin dimulai, dari temperatur yang sudah ekstrem saat ini, suhu masih akan kembali turun hingga 40 derajat Celcius,” ucapnya. Sebelumnya, tim Rusia sendiri terus berkomunikasi dengan Pearce dan rekan-rekan lain, sesama peneliti ekspedisi Antartika ketiga tersebut. Tim-tim lain juga telah mengamati kemajuan tim Rusia dan saling berbagi catatan selama beberapa hari terakhir. Namun, saat ini, tidak ada yang mengetahui nasib mereka. “Kami tengah menunggu dengan cemas,” kata Pearce. Pearce, yang sudah 15 tahun bekerja di Antartika sangat mengetahui kondisi di sana. Vostok merupakan kawasan yang tepat ada di tengahtengah kutub selatan. Di sana, temperatur Bumi berada di posisi paling rendah yakni sempat mencapai 89,4 derajat Celsius di bawah nol. (net)

Telepon Satelit Mudah Disadap PENELITI keamanan mengingatkan bahwa telepon satelit yang digunakan oleh beberapa institusi untuk melakukan pembicaraan darurat mudah disadap dan dapat diuraikan. Akademisi dari Jerman mengatakan telah memecahkan dua sistem enkripsi yang digunakan untuk melindungi sinyal telepon satelit. Dengan telepon satelit setiap orang dengan peralatan chip komputer dan radio dapat berbicara diamdiam pada panggilan pada seluruh benua. Ratusan ribu pengguna satelit telepon diperkirakan dapat terpengaruh. “Kami mampu sepenuhnya membalikkan bangunan algoritma enkripsi yang digunakan,” kata Benedikt Driessen dan Ralf Hund dari Universitas Bochum, dalam laman Telegraph, akhir pekan lalu. Mereka mengumumkan laporan yang bertitel “Don’t Trust Satellite Phones”.

Algoritma enkripsi dikenal sebagai GMR-1 dan GMR-2, dan standar yang digunakan oleh operator telepon satelit, termasuk Inmarsat dan Thuraya, operator yang memimpin sektor ini. Teknologi mereka secara luas digunakan di Timur tengah dan Afrika, termasuk untuk aplikasi beberapa militer. Kepada Telegraph, Driessen mengatakan bahwa peralatan dan software yang dibutuhkan untuk mencegat dan mendekripsi panggilan telepon satelit dari ratusan ribu pengguna akan dihargai sedikitnya US$2.000. Sistem pertunjukannya mengambil setengah jam dari uraian panggilan, namun kekuatan komputer akan memungkinkan pembicaraan diamdiam dalam waktu yang nyata. Dengan publikasi detail bagaimana untuk mengakhiri enkripsi, para peneliti

berharap untuk mendorong ETSI, organisasi yang mengatur standar untuk menciptakan algoritma yang kuat. Sebuah masalah utama dengan GMR-1 dan GMR2, lanjut Driessen, bahwa detail keduanya terjaga kerahasiannya sehingga para ahli sekuriti tidak mampu mengujinya. “Ini sebenarnya sudah terjadi pada telepon mobile setelah enkripsi mereka menunjukkan kelemahan,” kata Driessen. “Mereka kini mengungkapkan algoritma enkripsi daripada menjaga rahasia mereka, jadi mereka dapat diuji. Ini tidak terjadi pada telepon satelit,” tambahnya. Sebagai sebuah hasil, organisasi sensitif menyebarkan lapisan tambahan dari software chip dalam telepon satelit mereka. Para ahli telah lama menduga bahwa badan pemerintah berbicara diamdiam dan serangan gelap lainnya untuk

mampu memonitor jaringan telepon satelit dalam skala luas, jadi menggunakan software enkripsi tambahan adalah cukup umum, namun bukan standar. “Banyak badan pemerintah termasuk militer membuat komunikasi mereka melalui teknologi yang mereka miliki,” kata Bjoern Rupp, Chief Executif GSMK Cryptophone, sebuah perusahaan enkripsi. “Bagaimanapun mereka seringkali masih bergantung pada telepon satelit untuk komunikasi dengan lokal, kantor pusat, atau orang rumah,” katanya. “Dengan pengumuman ini, berarti telah menunjukkan bahwa handset satelit bangunan enkripsi pada panggilan sejauh ini tak aman, yang bisa menimbulkan ancaman yang cukup besar untuk angkatan bersenjata dan warga sipil,” tutupnya. (net)


Kesehatan

Senin, 6 Februari 2012

Sulbar Ekspres

11

Makan Apel Tiap Hari Ampuh Cegah Stroke

J

ANGAN pernah meremehkan sebutir apel. Selain rasanya yang manis, Apel juga banyak memiliki kandungan vitamin, mineral serta unsur lain seperti fitokimia, serat, tanin, baron, asam tartar, dan lainnya yang sangat diperlukan bagi tubuh untuk mencegah dan menanggulangi berbagai penyakit. Percaya atau tidak, memakan satu buah apel atau pir setiap harinya ternyata dapat memangkas risiko Anda terkena stroke sebesar 50 persen. Para ahli nutrisi meyakini, kandungan senyawa quercetin pada kedua contoh buah tersebut memainkan peran penting dalam melawan stroke. Peneliti mengatakan, biokimia tersebut mampu untuk mengurangi peradangan, yang berhubungan dengan pengerasan pembuluh darah pada penyakit kardiovaskular. Peneliti di Universitas Wageningen, Belanda, melibatkan sekitar 20.000 orang dewasa. Mereka menemukan, relawan yang makan lebih banyak buah berdaging putih dan sayuran mempunyai risiko lebih kecil menderita stroke lebih dari 10 tahun. Mereka memperhitungkan, risiko stroke menurun sembilan persen setiap mengonsumsi 25 gram apel atau pir setiap harinya. Mengingat bahwa rata-rata ukuran

apel atau pir mempunyai berat antara 100 gram dan 125 gram, itu berarti, dalam satu hari akan mengurangi risiko stroke antara 36-45 persen. "Mengkonsumsi sejumlah besar buah dan sayuran berwarna putih mungkin berguna dalam mencegah stroke. Misalnya, makan satu buah apel sehari merupakan cara mudah untuk meningkatkan asupan buah putih dan

sayuran," kata Linda Oude Griep, penulis utama studi tersebut, yang mempublikasikan penelitiannya dalam Stroke: Journal of American Heart Association. "Namun, pada buah-buahan dan kelompok sayur-sayuran berwarna lain mungkin akan melindungi Anda terhadap penyakit kronis lainnya. Oleh karena itu, tetap penting untuk

TEH HIJAU

TEH HIJAU

untuk Kesehatan Payudara MUNGKIN sebagian besar wanita telah mendengar khasiat teh hijau untuk kesehatan payudaranya. Namun, barangkali sebagian masih meragukan kebenarannya. Kini keraguan tersebut telah terjawab. Senyawa yang terkandung dalam teh hijau memang dapat melindungi payudara dari serangan kanker. Hal itu terungkap dari studi awal yang dilakukan oleh beberapa peneliti Amerika Serikat. Dalam percobaan itu, mereka memberikan seduhan teh hijau kepada beberapa tikus, sedangkan yang lainnya hanya memperoleh air biasa. Ternyata, tikus yang meminum teh hijau mendapat manfaat yang menggembirakan. Ukuran tumor payudaranya makin mengecil dan keganasannya pun berkurang dibanding tikus yang hanya meminum air biasa.

Selain itu, tumor tikus yang meminum teh kemudian tumbuh lebih lambat dan tidak lagi menyerang sel-sel yang sehat. Tentu saja, temuan ini makin memperkuat dugaan bahwa teh sangat bermanfaat bagi kesehatan payudara wanita. Soalnya, berdasarkan pengamatan sejauh ini di negara-negara yang rajin mengkonsumsi teh hijau setiap hari, tingkat kanker payudara wanitanya sangat rendah. Bagi mereka, teh dianggap sebagai salah satu makanan sehat. Selain itu, peneliti utamanya, Dr. Gail Sonenshein, bahkan mengatakan bahwa

mengkonsumsi banyak buah dan sayuran," tambahnya Peneliti mengungkapkan, keberadaan senyawa quercetin (pelawan stroke) tidak hanya terdapat pada apel dan pir saja, melainkan juga pada raspberry, tomat, anggur merah, brokoli, dan bawang. Sementara itu, Dr. Sharlin Ahmed dari The Stroke Association mengatakan, pesan utama dari temuan itu ingin menunjukkan bahwa buah dan sayuran adalah makanan yang baik untuk mengurangi risiko stroke, apapun warnanya. "Sungguh menarik melihat temuan ini bahwa buah dan sayuran berdaging putih, seperti apel dan pir, dapat mengurangi risiko stroke. Namun, ini seharusnya tidak menghalangi orang untuk tetap mengonsumsi buah dan sayuran dengan warna lain. Karena semua jenis buah dan sayur memiliki manfaat kesehatan dan tetap menjadi bagian penting dari diet seimbang," katanya. "Setiap orang dapat mengurangi risiko stroke dengan diet sehat seimbang yang rendah lemak jenuh dan garam, berolahraga secara teratur dan memastikan bahwa tekanan darah Anda dalam batas normal," tandasnya. (int)

teh sama sekali tidak mempunyai efek samping yang merugikan. Karena itu, orang tidak perlu takut mengkonsumsi tiga hingga lima cangkir teh per hari. Tidak ada masalah apabila orang rajin minum teh hijau sebagai langkah pencegahan. Dosen biokimia dari Fakultas Kedokteran Universitas Boston ini menambahkan, teh hijau terutama dapat mencegah kanker payudara yang diakibatkan oleh faktor lingkungan. Namun, ia menganjurkan agar pasien yang sedang menjalani radiasi atau kemoterapi kanker payudara perlu

konsultasi dengan dokter sebelum ia mencoba minum banyak teh. Menurut studi yang dipublikasikan dalam Journal of Cellular Biochemistry edisi Juli 2001 tersebut, kandungan senyawa polifenol yang sangat banyak dalam teh tersebut berperan sebagai pelindung terhadap kanker. Polifenol tergolong dalam antioksidan yang sangat ampuh. Senyawa ini akan menetralkan radikal bebas yang menjadi penyebab kanker tersebut. Radikal bebas sendiri terbentuk secara alami dalam tubuh. Molekul ini dapat merusak sel-sel manusia. Orang menduga bahwa molekul inilah salah satu penyebab kanker, termasuk berbagai jenis penyakit lain seperti penyakit jantung dan penuaan. Menurut studi tersebut, daun teh hijau yang telah dikeringkan terdiri dari 40% polifenol. Selain dapat memerangi kanker payudara, zat ini juga diyakini dapat menurunkan risiko kanker lambung, paru-paru, usus besar, dubur, hati, dan pankreas. (int)


Polewali Ekspres

12

Senin, 6 Februari 2012

Sulbar Ekspres

PEMERINTAH KABUPATEN POLEWALI MANDAR Terciptanya Pemerintahan Yang Baik dan Terpercaya Berdasarkan Nilai Agama dan Budaya

Ali Baal Masdar Bupati

Nadjamuddin Ibrahm Wakil Bupati

Nashir Rahmat Sekda

Kelangkaan LPG 3 Kg Resahkan IRT POLEWALI — Belum genap setahun program konversi minyak tanah (mitan) ke Liquefied Petroleum Gas (LPG), di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) para ibu rumah tangga (IRT) mulai resak karena kesulitan mendapatkan LPG isi 3 Kilogram (Kg).Kelangkaan ini terjadi di tingkat pengecer. Bahkan kelangkaan LPG sudah berlangsung sepekan. Salah seorang IRT, Hj Allang, mengatakan, akibat kelangkaan itu ia harus menelusuri beberapa pengecer dan pangkalan LPG 3 Kg di Polewali. Meski masih bisa mendapatkan LPG, namun ia harus menempuh jarak yang cukup jauh. Menurutnya, disaat stok gas tersedia terdapat lebih dari dua kios yang menjadi pengecer LPG 3 Kg di sekitar rumahnya, namun dalam sepekan sudah kehabisan stok. “Terpaksa saya harus meminta kepada suami saya untuk mencari LPG ketempat lain. Untung masih ada pengecer gas di Sarampu yang masih memiliki stok gas,” ungkap Hj Allang. Kelangkaan gas LPG 3 Kg, juga dibenarkan Edi, salah seorang pengecer di Takatidung, Polewali. Saat ditemui dikiosnya, Minggu 5 Fabruari, Edi mengatajan, kelangkaan LPG 3 Kg sudah berlangsung nyaris sepekan lebih. Sampai saat ini belum ada informasi resmi dari distributor terkait penyebab kelangkaan. “Makanya stok kami di sini, sudah beberapa hari ini sudah kosong. Belum ada tanda-tanda akan adanya stok baru. Warga di sekitar tempat saya berjualan juga sudah mulai resah karena kelangkaan ini,” tutur Edi. Ia menambahkan, beberapa pengecer justru heran akibat kelangkaan LPG 3 Kg ini. Sebab beberapa waktu lalu pihak distributor telah menjanjikan jika LPG di Polman tidak akan mengalami kelangkaan, karena dalam dua kali sepekan selalu dikontrol oleh pihak Pertamina. (ftr/ham)

Jadikan Pusat Kebudayaan Eks Lokasi Pasar Tinambung

POLEWALI — Pasca relokasi pedagang pasar Tinambung ke lokasi pasar baru Talolo, 1 Februari lalu, timbul sengketa kepemilikan lahan eks pasar Tinambung. Sengekata ini melibatkan Pemkab Polman dengan keturunan Maraqdia Puayi di Tinambung. Pihak pemerintah menginginkan di lokasi eks pasar Tinambung akan dibangun pusat olahraga, sementara versi Maraqdia Puayi akan dijadikan pemukiman warga. Menyikapi masalah itu, DPRD

Polman melalui Wakil Ketua I Andi Mappangara, menyampaikan agar pihak yang bersengketa dapat duduk bersama membicarakan masalah tersebut agar tidak menimbulkan permasalahn baru di Tinambung. “Jadi mungkin sekiranya ini diterima, kami menyarankan bagaimana jika eks pasar Tinambung dijadikan sebagai pusat kebudayaan Balanipa. Dengan begitu pemerintah maupun orang orang yang merasa memilih hak atas lokasi itu dapat memanfaatkannya, terlebih bagi

masyarakat,” jelas Mappangara. Menurut Mappangara, menjadikan eks lokasi pasar Tinambung sebagai pusat kebudayaan Balanipa akan jauh memberikan manfaat bagi semua pihak, baik bagi pemerintah daerah maupun bagi keluarga besar Maraqdia Puayi. Sebab keduanya akan bersama-sama mengelola jika nantinya pusat kebudayaan itu terwujud, sebab ada tanggung jawab pada kedua belah pihak untuk mempertahankan tradisi keturunan mereka. (ftr/ham)


Senin, 6 Februari 2012

Majene Ekspres

13

Sulbar Ekspres

H. Kalma Katta (Bupati)

H. Fahmi Massiara (Wakil Bupati)

H. Syamsiar Muchtar (Sekkab)

Akses Pendidikan Terganjal Buruknya Infrastuktur Jalan MAJENE — Predikat Kabupaten Majene sebagai ikon pendidikan di Provinsi Sulbar, sepertinya masih belum setara dengan realitas pendidikan di daerah ini. Dukungan infrastruktur yang menjadi penunjang kelancarakan aksesibilitas pendidikan, belum tersedia dengan baik. Kondisi jalan menuju beberapa sekolah di sejumlah desa di Majene masih cukup memprihatinkan. Salah satunya di Desa Lombang Kecamatan Malunda. Seorang Pengajar dari Indonesia Mengajar (IM), Noveri Maulana, Minggu 5 Februari, mengungkapkan, pola pikir masyarakat akan sangat dipengaruhi adanya berbagai fasilitas penunjang yang dapat dengan mudah

di akses oleh kelompok masyarakat. Seperti yang tampak pada warga Desa Lombang. Saat ini mereka sangat membutuhkan pembangunan jalan yang menghubungkan desa mereka dengan Ibu Kota Kecamatan Malunda. “Akses jalan di tempat saya mengabdikan diri saat ini masih sangat minim. Bayangkan jalan menuju ke sebuah sekolah harus di tempuh oleh seorang guru dengan berjalan kaki selama beberapa jam. Karena sangat sulit bila harus dilalui dengan menggunakan kendaraan bermotor, apalagi saat ini tengah musim hujan,” ungkapnya. Noveri mengemukakan, kualitas pendidikan yang ada di desa sangat dipengaruhi dengan ketersediaan akses jalan. Untuk sementara kondisi yang ia

temukan adalah jalan rusak. Sebagian guru yang mengajar di beberapa sekolah bukan merupakan penduduk yang bermukim di sekitar Desa Lombang. Sehingga aktivitas belajar mengajar seringkali tidak dapat berjalan dengan optimal. “Bila hujan, gurunya tidak hadir. Beberapa kali saya harus melakukan pembelajaran kepada murid mulai dari kelas I hingga kelas VI. Jadi bila hujannya berlangsung selama satu minggu, gurunya juga tidak hadir selama satu minggu,” lanjutnya. Noveri mengakui kondisi tersebut disebabkan oleh akses jalan kabupaten menuju ke Desa Lombang sangat memprihatingkan, sehingga aktivitas belajar mengajar tidak dapat berjalan

baik. Padahal kemauan belajar anak di desa tersebut sangat tinggi. “Saya berharap selain akses jalan yang mendapatkan perhatian oleh pemkab, fasilitas lain juga berupa buku bacaan bagi anak sekolah dasar dapat di sediakan. Karena masyarakat di desa tersebut sangat kekurangan referensi,” katanya. Noveri menambahkan bila dalam proses belajar mengajar terdapat beberapa orang peserta didik yang turut membawa adiknya ke ruang kelas mereka, karena orang tuanya berangkat ke kebun. Bahkan beberapa siswa diantaranya mengikuti pelajaran dengan duduk di lantai karena kekurangan bangku dan meja belajar. (**)

Operasional LPMP Tunggu Permendikbud MAJENE — Pengoperasian secara resmi Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sulbar di Rangas Kecamatan Banggae Timur, Majene, tinggal selangkah lagi. Izin operasional yang selama ini diperjuangkan dipusat oleh Pemprov Sulbar dan Pemkab Majene telah diterbitkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Pemerintah Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Dengan terbitnya izin operasional itu, pengunaan LPMP Sulbar saat ini tinggal menunggu Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) untuk menjadi salah satu Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) di

Indonesia. Kepala LPMP Suselbar, Daswaty, mengatakan, izin operasional LPMP Sulbar dari Kemenpan telah terbit sejak beberapa waktu lalu. “Izin operasioanal LPMP dari Kemenpan sudah terbit sejak Desember 2011 lalu. Sekarang kita tinggal nunggu lahirnya Permendikbud,” ujar Daswaty. Terkait rencana Gubernur Sulbar Anwar Adanan Saleh untuk menggunakaan LPMP sebagai gedung perkuliahan sementara bagi mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Daswaty mengaku, tidak mempermasalahkan itu. “Terserah Kemendikbud-lah kalau memang diizinkan.

Apalagi yang minta itu adalah pak Gubernur yang selama ini banyak andil untuk memperjuangkan izin operasional. Kalau beliau yang minta sama menteri tentu lain suasananya,” ujarnya. Hal sama juga diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sulbar Jamil Barambangi. Ia mengaku izin operasioanal LPMP Sulbar telah ada dan tinggal menungggu Permendikbud dalam rangka penyusunan stuktur di LPMP Sulbar. Bahkan. kata Jamil, Daftar Isian Pengunaan Anggaran (DIPA) LPMP Sulbar 2012 sudah ada. Hanya saja, masih melekat pada LPMP Sulsel.

“Sudah ada Dipa-nya bahkan sudah disebutkan disitu LPMP Sulbar hanya saja masih melekat di LPMP Sulsel,” jelasnya. Menurut dia, jika Permendikbud sudah ada, maka LPMP Sulbar segera beroperasi secara resmi sebagai salah satu UPT sekaligus menjadi LPMP yang ke 28 di Indonesia. Sehubungan rencana penggunaan LPMP Sulbar untuk dijadikan gedung perkuliahan sementara mahasiswa Unsulbar, Jamil menilai rencana tersebut sudah dalam proses di Kemendibud. “Semuanya sudah dalam proses, kita tunggal tunggu saja hasilnya nanti,” pungkasnya. (din/ham)


Mamasa Ekspres

14

Senin, 6 Februari 2012

Sulbar Ekspres

PEMERINTAH KABUPATEN MAMASA Empat Strategi Pembangunan Kabupaten Mamasa

1 Mewujudkan tata kepemerintahan yang baik/good governance. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Gerakan 2 Pembangunan Berbasis Masyarakat (Gerbang Sismark). 3 Mendorong berkembangnya dunia usaha dan para pelaku bisnis. Mengaktualisasikan nilai-nilai agama dan norma budaya dalam 4 kehidupan bermasyarakat.

Ramlan Badawi Bupati

Benhard Buntutiboyong Sekkab

ICW Tuding Kejari Abaikan Proses Hukum JAKARTA — Sorotan terhadap Kejaksaan Negeri Polewali terkait vonis kasasi mantan bupati Mamasa Obed Nego Depparinding terus berdatangan. Peneliti Indonesian Corruption Watch (ICW) Abdullah Dahlan, mengatakan sikap pihak Kejari yang tidak melakukan eksekusi penahanan terhadap Obed sebagai bentuk pengabaian terhadap proses hukum yang berlaku. “Semua masyarakat berada di posisi sama dalam hukum. Proses peradilan itu jangan diabaikan. Harusnya dari awal eksekusi di kejaksaan harus dilakukan. Apalagi sudah ada vonis kasasi,” jelas Abdullah Dahlan di Jakarta, Minggu 5 Februari. Seperti diketahui, Mahkamah Agung (MA) telah menjatuhkan vonis kasasi kepada Obed serta 23 anggota DPRD Mamasa periode 2004-2009, selama 1 tahun 8 bulan. Hanya saja

Obed tidak menjalani putusan ini, hingga turunnya vonis Peninjauan Kembali (PK) yang membebaskannya dari segala hukuman. Kejari selaku eksekutor dianggap bertanggung jawab karena tidak melakukan eksekusi penahanan, sesuai amar putusan kasasi dari MA. “Problem dia (Obed,red) tidak ditahan adalah masalah di peradilan kita saat ini. Para pihak, termasuk kejaksaan itu harus bertanggung jawab,” imbuh Abdullah. Eksekusi ini diperlukan guna menjaga agar para terdakwa tidak melarikan diri, menghilangkan barang bukti atau melakukan tindakan pelanggaran lainnya. “Apalagi sudah ada vonis. Soal PK, itu lain hal. Bagaimanapun, proses peradilan harus berjalan, siapa pun orangnya,” tegasnya. Sebaliknya, ICW menyebut sikap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang telah memberhentikan Obet saat mendapat vonis kasasi sebagai tindakan tepat.

Menurutnya, penonaktifan tersebut memang harus segera dilakukan. “Ada vonis, otomatis harus berhenti,” ketusnya. Tanggal 18 Januari lalu, MA telah mengabulkan PK Obed Cs dan memerintahkan rehabilitasi nama baik para terdakwa. Putusan PK Obed ini disambut ribuan masyarakat Mamasa dengan melakukan unjuk rasa mendukung Obed untuk kembali diangkat sebagai Bupati Mamasa Sulawesi Barat. Kementerian Dalam Negeri sendiri mengaku belum dapat menentukan sikap secepatnya. Juru bicara Kemendagri menyampaikan, Mendagri terlebih dulu akan melakukan konsultasi kepada MA dan sejumlah pakar hukum. Untuk itu, Mendagri meminta kepada Bupati Ramlan Badawi, selaku pengganti Obed untuk tetap menjalankan tugas pemerintahan sebagai Bupati Mamasa. Menyikapi putusan PK Obed, pakar hukum tata negara Irman Putra Sidin

mengatakan, pembebasan dan pemulihan nama baik terhadap mantan bupati itu, merupakan hal yang terbaik. Namun, putusan ini tidak otomatis memberi peluang bagi Obed untuk kembali ditetapkan sebagai bupati Mamasa. “Kalau pemberhentiannya sudah permanen, ya sudah,” jelas Irman, sore kemarin.kemarin. Ia menyarankan agar Obed tetap berbesar hati menerima kondisi yang terjadi saat ini, termasuk keberadaan pejabat bupati Ramlan. “Kan bisa mencalonkan lagi di Pilkada bupati atau gubernur. Itu bisa kedepan dilakukan karena sudah dipulihkan nama baiknya, tidak pernah melakukan pelanggaran,” urai Irman. Irman juga membenarkan sikap Mendagri yang sangat berhati-hati dalam menyikapi putusan PK Obed Cs. Dikatakan bahwa setiap putusan perlu kajian mendalam sebelum mengambil langkah. “Memang harus dipelajari dulu,” tandasnya. (fmc)


Senin, 6 Februari 2012

Matra Ekspres

15

Sulbar Ekspres

H. Agus Ambo Djiwa H. Muhammad Saal HM. Natsir (Bupati) (Wakil Bupati) Sekkab

Upah Karyawan Astra Sudah Proporsional PKK Ikut Bangun Daerah

BUPATI Matra Agus Ambo Djiwa saat memimpin pertemuan antara perwakilan PT Astra Agro Lestari wilayah Celebes dengan SPSI, di Kantor Bupati Matra, Jumat 3 Fabruari 2012.

PASANGKAYU -- Ancaman mogok kerja yang disampaikan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) pada beberapa anak perusahaan PT Astra Agro Lestari (AAL), langsung disikapi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Utara (Matra). Caranya, Pemkab Matra menggelar pertemuan dengan menghadirkan pihak PT AAL dan perwakilan SPSI, Jumat 3 Februari, lalu. Dalam pertemuan itu dikupas mengenai rencana mogok kerja SPSI dan tuntutan kenaikan upah kerja. Dalam dialog yang difasilitas Dinas tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Matra ini, Bupati Matra H Agus Ambo Djiwa mengatakan, masalah ini timbul karena adanya miskomunikasi antara pihak PT AAL dengan dengan SPSI. "Aksi mogo dipastikan memberikan dampak bukan hanya kerugian bagi perusahaan, namun pada sektor sekonomi daerah," ungkap Agus. Agus juga menyampaikan agar pihak perusahaan segera memberikan penjelasan ke SPSI untuk menghin-

ADM anak perusahaan PT Astra Agro Lestari (AAL) Tbk wilayah Celebes menghadiri pertemuan dengan SPSI.

dari kesalahpahaman yang terjadi. "Saya minta pihak perusahaan memberikan penjelasan,"pintanya.

Menjawab permintaan Bupati, perwakilan PT AAL, Triyanto, menjelaskan, implentasi standar upah

yang diterapkan perusahaan sudah sangat proporsional. Tri menegaskan, upah minimum yang diterapkan perusahaan sebesar Rp1.291.000. Nilai ini melebihi dari Upah Minimun Kerja (UMK) daerah yang hanya sebesar Rp. 1.275.000. "Tidak ada satupun karyawan yang menerima upah dibawah UMK," klaimnya. Lain halnya dikatakan Ketua SPSI PT Pasangkayu, Jamal La'bi. Menurut dia, realisasi upah diberlakukan secara bervariasi. Pemberlakuan sesuai UMK sebesar 16 persen hanya dirasakan 70 persen karyawan pada anak perusahaan PT AAL wilayah Celebes dan 30 persen lainnya hanya kenaikannya hanya sekitar 6,5 persen. "Akibatnya terjadi kesenjangan," kata Jamal. Sayangnya dalam pertemuan tersebut belum melahirkan kesepakatan yang jelas. Namun pasca pertemuan itu diharapkan adanya pertemuan ulang antara perusahaan dengan SPSI. Pemerintah hanya sebagai fasilitator untuk mencari kejelasan agar kemelut tidak terus terjadi. (sym/ham)


Matra Ekspres Membangun Lebih SMART

16

Senin, 6 Februari 2012

Regulasi Lemah, Picu Konflik Agraria PASANGKAYU — Banyaknya konflik agraria yang terjadi di sejumlah daerah Indonesia, termasuk di Kabupaten Mamuju Utara (Matra), disebabkan berbagai faktor. Satu diantaranya adalah lemahnya penerapan Undang-undang Pokok Agraria (UUPA). Hal itu disampaikan Anggota DPD-RI, M Asri Anas, saat berkunjung ke Matra guna penyelesaian konflik lahan antara perusahaan perkebunan kelapa sawit dengan masyarakat, Sabtu 4 Februari. Menurut Asri, seluruh perusahaan perkebunan sawit di Matra kerap menimbulkan konflik dan persoalan dengan pemerintah dan masyarakat. Letak masalahnya karena undang-undang pokok agraria, pertanian, perkebunan dan kehutanan, isinya lebih cenderung berpihak kepada pengusaha ketimbang masyarakat. Masalah lain, tidak adanya data soal Hak Guna Usaha (HGU) masing-masing perusahaan perkebunan sawit menjadikan pemerintah daerah (pemda) sulit mengindentifikasi konflik dan mencari penyelesaiannya. Sementara itu, Asisten I Pemprov Sulbar Akhsan Djalaluddin menyampaikan, dalam waktu dekat, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulbar akan mengundang semua pimpinan perusahaan perkebunan sawit yang ada di Mamuju dan Matra guna untuk melakukan pengukuran. Pengukuran ini dilakukan untuk mengembalikan HGU perusahaan sehingga tidak lagi terjadi konflik. Pemicu terjadinya konflik lahan yang kerap terjadi di Matra, selain tidak transparannya pihak perusahaan tentang luas pengelolaan HGU, juga karena ketidak kejelasan tapal batas area kelola. Asri Anas yang tergabung dalam Komite II DPD RI membidangi perkebunan, mengungkapkan, laporan yang

masuk ke DPD soal konflik lahan di Matra sudah mencapai sekitar 15 kasus, salah satu dari 15 kasus tersebut yakni kasus antara masyarakat dengan PT Unggul dengan objek sengketa seluas 300 hektar. Masalah ini akan menjadi prioritas penyelesaian, sementara kasus lainnyadiserahkan ke Pemprov Sulbar dan Pemkab Matra. Ditegaskan, proses penyelesaian semua sengketa yang terjadi di Matra tidak mungkin dilakukan secara bersamaan. Sehingga penyelesaian dilakukan berdasarkan klaster kasus. Ia juga berjanji, soal sengketa lahan seluas 300 hektar antara PT Unggul dengan masyarakat akan dituntaskan kurun waktu 30 hari. Sementara itu, Bupati Matra H Agus Ambo Djiwa, mengatakan, dalam penyelesaian konflik lahan perkebunan, pemerintah akan bertindak sebagai mediator dan bukan pengambil keputusan. Kasus ini diserahkan ke DPD RI untuk diselesaikan. Lain halnya disampaikan Koodinator PT AAL Wilayah Celebes I Made Suwarna. Ia menampik kalau program pemberdayaan masyarakat oleh PT Astra dinilai masih sangat minim. Made menyebutkan, program IGA bagi petani sawit di Matra sudah mencapai sekitar 10.300 hektar dan plasma mencapai sekitar 8.000 hektar. Bahkan bukan hanya itu, program lainnya seperti perbaikan sarana jalan, kesehatan, dan pendidikan juga merupakan program yang terus di lakukan PT Astra. Ia berharap konflik yang terjadidi daerah lain seperti di Mesuji itu tidak terjadi di Matra. Peran pemerintah daerah memediasi permasalahan sangat penting bagi PT Astra. “Terhadap kasus ini, kami sangat membutuhkan peran pemerintah daerah untuk dapat memediasi secara objektif,� pintanya. (sym/ham)

ANGGOTA DPD RI M Asri Anas bersama Bupati Matra Agus Ambo Djiwa dan unsur Muspida Matra menggelar dialog terbuka dengan para SKPD lingkup Matra, pimpinan perusahaan perkebunan kelapa sawit dan masyarakat akhir pekan kemarin.

Sulbar Ekspres  

Edisi 06 Februari 2012

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you