Page 1

MAJALAH

DES 2015

BALI REALISTIS,

EKSOTIS & DINAMIS

Traveling

Figur Inspirasi

CANDI BAWAH LAUT DAYAN TARIK PEMUTERAN

I NYOMAN SUWIDJANA PINATIH

MAJALAHBALI.COM

4

Cover Story 12

SUBAK SITUS ROLE MODEL KAWASAN 38 ASIA TENGGARA


daftar isi

6

4

16

CULTURE

TREND FASHI’ON

TRADISI MEKOTEK WARISAN BUDAYA KEJAYAAN KERAJAAN MENGWI

10

IT’S A WRAP TREN MIDI WRAP SKIRT DENGAN SENTUHAN GOLD DAN SPORTY TWIST

34

TRAVELING BLUE POINT SURGANYA PESELANCAR

14

KULINER MENCICIPI SATE LILIT KHAS BALI

SENI

20

FACEBOOK MAJALAH BALI

MAJALAH

BALI

REALIASTIS,

TARI JANGER TARI PERGAULAN MUDA MUDI BALI

24

TWITTER @majalahbali

ISSUU majalahbali

PEMIMPIN UMUM I GEDE AGUS ARIMBAWA | PEMIMPIN REDAKSI NI PUTU SEPTIARINI DEWI | EDITOR I KETUT ADI PUTRA. PHOTOGRAPHI WAHYU KUNCORO | DESIGN GRAPHIS/LAYOUT GALIH PRANATHA | KONTRIBUTOR HENDRIANTO, NAOMI JULIANA KORE RATU, KOMANG MYGA GIDA, PUTU RIPA APRIANA

EKSOTIS & DINAMIS

2 | MAJALAH B A L I Edisi Desember 2015

PENERBITAN | KANTOR REDAKSI & IKLAN JL. PULAU MENJANGAN 61X DENPASAR • TELP. 081 999 600008 • E-MAIL : REDAKSI@MAJALAHBALI.COM


DAPATKAN INFORMASI

TERBARU & TERUPDATE MAJALAHBALI.COM FACEBOOK

TWITTER

ISSUU

MAJALAH BALI

@majalahbali

majalahbali


HOT SPOT

Candi Bawah Laut

Daya Tarik Wisata Pemuteran

B Segala hal berbau Atlantis pasti menjadi daya tarik. Pura bawah air di Pemuteran, Bali misalnya, tahun 2010 sempat geger karena disebut sebagai peninggalan kerajaan bawah air. Wisatawan menyebutnya Taman Pura.

4 | MAJALAH B A L I Edisi Desember 2015

eberapa tahun lalu, foto candi bawah laut beredar di dunia maya. Candi tersebut, yang berada di Teluk Pemuteran, Buleleng, yakni sebelah utara Bali, sempat disebut sebagai peninggalan Atlantis. Tapi keraguan muncul ketika candi yang terbuat dari batu itu terlihat utuh, tidak terkorosi air laut. Rupanya, bangunan candi tersebut sengaja ditenggelamkan oleh

sekelompok penggiat lingkungan sebagai upaya konservasi. Mulai tahun 2000, berbagai benda seni ditenggelamkan di teluk tersebut. Nama lokasi ini adalah Taman Pura. Menyelam di sini, Anda akan menemukan bangunan candi lengkap dengan patung-patung seperti Buddha dan Ganesha. Semua benda seni ini dibeli langsung dari pengrajin setempat.


HOT SPOT

Situs BBC menyebutkan proyek ini melibatkan beberapa pemilik hotel, nelayan, jasa agen penyelaman, ilmuwan, serta penggiat konservasi lingkungan. Selain untuk tujuan konservasi, proyek ini juga punya nilai ekonomi dan pariwisata. Anda bisa menyambangi candi bawah air ini lewat jasa agen penyelaman yang tersebar di Kabupaten Buleleng. Sekarang, benda-benda seni itu berhasil tertutup oleh koral warna-warni. Terlebih lagi, masyarakat setempat mengusung konsep Bio Rock yang bisa menciptakan koral baru dengan cara yang sama sekali berbeda. “Kami menggunakan aliran listrik untuk mempercepat pertumbuhan terumbu karang,” manajer proyek Bio Rock, Komang Astika Kerangka besi ditenggelamkan ke dasar laut. Tak hanya didiamkan, tapi juga dialiri listrik sebesar 6-10

volt. Listrik ini dialiri terus menerus sampai terumbu karang dianggap sudah ‘dewasa’. Cara ini bisa menghidupkan terumbu karang 2-6 kali lebih cepat dibanding biasanya. Proyek Bio Rock tersebut sudah berlangsung di Desa Pemuteran selama 14 tahun. Saat ini, sudah ada 90 kerangka yang ditumbuhi terumbu karang sehat di perairan Pantai Pemuteran. Bersama Taman Pura, proyek Bio Rock menjadi highlight para penyelam di Teluk Pemuteran. Anda bisa menghubungi dive operator untuk menyelam ke Taman Pura, antara lain Sea Rovers dan Reef Seen Bali. Anda akan dibawa ke kedalaman 5-30 meter, dengan visibilitas antara 5-20 meter. Walaupun Taman Pura bukan proyek yang terhitung baru, namun namanya masih awam di kalangan wisatawan. Padahal, Taman Pura masuk dalam Top 10 Underwater Sights dalam buku “Lonely Planet: 1000 Ultimate Sights”. Edisi Desember 2015 MAJALAH B A L I | 5


AKOMODASI

B HOTEL BALI & SPA

TAWARKAN KONSEP

MODERN LIVING Bali memang eksotik dari dulu hingga saat ini, daya tarik budaya Bali telah membawa orang dari berbagai negara untuk datang ke Bali. Mereka berbondong-bondong datang hanya untuk merasakan sisi eksotik Bali. Namun pergeseran zaman tak dapat dipungkiri telah mengikis keeksotikan budaya Bali sedikit demi sedikit, apalagi semakin banyak hotel-hotel yang tidak lagi menyajikan presentasi Budaya Bali dalam menyambut maupun memberikan hiburan kepada para tamu yang menginap. Ini tentu menjadi tantangan yang harus segera disikapi dengan bijak agar arah pembangunan Bali ke depan jauh lebih baik, bukan justru terdegradasi di berbagai sektor.

Ulayun Nyunda Director of Sales & Marketing B Hotel Bali & Spa

T

umbuh di dalam keluarga yang jauh dari dunia pariwisata laki-laki bernama lengkap Ulatun Nyunda ini awalnya mengenal Pulau Bali dari orang-orang Bali yang merantau ke Jakarta di samping ia sendiri sering membaca dan mendengar tentang sisi eksotik Bali yang sudah diangkat ke berbagai media massa. Namun gambaran tentang sisi eksotik Bali dirasakan Ulatun semakin tergerus tatkala arus modernitas semakin merangsek ke berbagai jantung kehidupan masyarakat Bali, sangat jauh berbeda dari saat pertama kali ia menjejakkan kaki di Pulau Bali pada tahun 1994 di mana nuansa natural dan ketenangan masih sangat kental. Meski demikian, Ulatun menyadari perubahan Bali yang sedemikian cepat memang tidak bisa dielakkan seiring pertumbuhan ekonomi dan potensi bisnis, tentunya semua ini terkait dengan pesatnya kemajuan 6| MAJALAH B A L I Edisi Desember 2015

pariwisata Bali. Bagi pria kelahiran Buntok (Kalimantan Tengah) 22 September 1970 ini, kesenian dan upacara adat Bali menjadi sungguh daya tarik yang luar biasa, bahkan ada pameo yang beredar di

masyarakat, barangsiapa sudah meminum air dari alam Bali pasti akan kembali lagi ke Bali. Inilah benih-benih kecintaan Ulatun terhadap Bali. Awal ketertarikan Ulatun terjun di dunia pariwisata, sebenarnya


AKOMODASI

karena ia tertarik melihat sosok guide yang asyik memandu turis dan memberikan terjemahan di Jakarta. Namun tidak adanya lembaga pendidikan pariwisata yang memadai di Jakarta kala itu kemudian mendorong Ulatun mengambil program diploma jurusan ekonomi akuntansi di STEI Indonesia Jakarta. Mimpi terjun ke dunia pariwisata baru terwujud saat ia diterima bekerja di bagian keuangan B Hotel Jakarta. Karena kebutuhan perusahaan, Ulatun ditugaskan sebagai Director of Sales and Marketing B Hotel Bali yang berada di Jalan Imam Bonjol No. 508, Denpasar. Sembari bekerja, Ulatun pun berhasil meraih gelar sarjana dari Universitas Mahasaraswasti yang semakin memantapkan pengetahuannya sebagai seorang pekerja profesional. Dari pengalaman bekerja di B Hotel, Ulatun belajar bagaimana tingkah laku banyak orang dari berbagai latar belakang yang berbeda, bagaimana menghandle tamu, bagaimana harus bersabar,

bagaimana mengantisipasi persoalan yang bisa muncul sewaktu-waktu, dan bagaimana membantu menyelesaikan permasalahan tamu yang benarbenar membutuhkan bantuan. Itu semua merupakan sisi menarik yang disadari Ulatun bisa ditemukan saat bekerja di bidang hospitality. Banyak dari wisatawan juga merasa nyaman datang ke Bali karena masyarakat Bali sangat welcome dan tidak segan-segan menolong orang yang sedang kesusahan. Menyikapi berbagai persoalan yang berkembang di bidang pariwisata, putra dari pasangan Banyim Nyunda dan Mastiana ini memandang ke depan seluruh stakeholder pariwisata perlu memikirkan bagaimana strategi mempertahankan kebudayaan Bali dalam bisnis pariwisata. Sisi kultural mana yang hendak diwajibkan bagi para pelaku pariwisata Bali, terutama yang bergerak di bidang perhotelan. Variasi konsep hotel yang diterapkan dalam hotel-hotel di Bali saat ini ada yang mengusung budaya, modernitas, simply, elegan dan easy, namun belum ada

kesepakatan aspek mana dari budaya Bali yang ingin ditampilkan sebagai kekhasan konsep hotel yang ada di Bali. B Hotel sendiri mengusung konsep family orientation dan group, sehingga manajemen membidik pangsa pasar wisatawan yang datang dalam jumlah besar. Tidak mengherankan jika B Hotel sering menangani keluarga-keluarga yang berlibur ke Bali, karyawan perusahaan yang ingin berlibur ke Bali, atau pertemuan-pertemuan pegawai pemerintahan. Belakangan ini B Hotel juga mulai menawarkan paket bagi pasangan yang ingin melangsungkan wedding maupun honey moon di hotel. Dari sisi arsitektural bangunan sendiri, B Hotel memiliki keunggulan lobby dan restoran yang luas, area kolam yang memanjang, dengan 235 kamar yang siap menampung wisatawan dalam jumlah besar. Demi menunjang kenyamanan wisatawan B Hotel juga menyediakan fasilitas fitness, business corner, dan area bermain bagi anak-anak. Di samping persoalan yang berkenaan dengan konsep hotel, persoalan pembangunan

Edisi Desember 2015 MAJALAH B A L I | 7


DESTINASI AKOMODASI

infrastruktur di Bali masih menjadi persoalan yang serius. Banyak destinasi wisata yang bagus, tetapi infrastruktur jalannya rusak, toiletnya kumuh, dan sarana parkirnya tidak ditata dengan apik, sehingga mengurangi kenyamanan para wisatawan yang hendak berkunjung ke sana. Terkait hal ini, peran pemerintah sangat diperlukan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata di Bali. Menghadapi persaingan sumber daya manusia di bidang pariwisata ke depan, suami dari Zumaneti ini tetap optimis sumber daya manusia lokal dapat menjadi profesional di bidang pariwisata yang berdaya saing asalkan kompetensinya terus ditingkatkan seiring kebutuhan riil dan tantangan yang ada di lapangan. Saat ini saja tidak sedikit orang Bali yang sudah memiliki pengalaman kerja profesional di bidang pariwisata dari luar negeri, seperti di Vietnam dan Thailand, sehingga pemberlakuan MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) dapat dilihat sebagai peluang sekaligus tantangan. Sebagai pelaku pariwisata, Ulatun mengingatkan jika para stakeholder pariwisata Bali hanya mengikuti laju arus zaman, Bali sepuluh tahun ke depan akan disesaki dengan condotel, privat building, 8 | MAJALAH B A L I Edisi Desember 2015

dan sedikit-demi sedikit alam dan budaya Bali tergerus demi alasan pembangunan Bali yang modern. Untuk mengantisipasi hal ini pemerintah perlu segera melakukan pemerataan pembangunan di kawasan Bali Barat, Timur, dan Utara. Dengan pemerataan pembangunan, pemerataan penyebaran penduduk pun diyakini akan mengikuti secara otomatis. Di samping itu, pemerintah juga perlu melakukan pengawasan yang ketat dalam izin pendirian bangunan di Bali agar Bali tidak sekadar menjadi tempat bagi para pemodal dari luar Bali melakukan permainan jual beli property secara masif yang sama sekali tidak memikirkan kelangsungan kehidupan masyarakat lokal Bali ke depan. Kepada generasi muda Bali, Ulatun berharap agar mereka bisa menjaga taksu Bali sebagai cultural island. Dengan langkah itu sisi eksotik Bali

niscaya tidak akan habis dimakan waktu. Selain itu, demi menambah daya saing dalam peta percaturan bisnis pariwisata ke depan, generasi muda Bali juga harus membekali diri dengan keterampilan berbahasa asing yang memadai, sehingga akses ke dunia internasional bisa lebih terbuka, tentunya tanpa mengabaikan pengembangan bahasa Bali sendiri sebagai jati diri kebudayaan yang harus dijaga dari masa ke masa.


CULTURE

Tradisi Makotek Warisan Budaya Kejayaan Kerajaan Mengwi Perayaan kemenangan dalam berperang setiap daerah tentu berbeda. seperti yang dirayakan desa adat Munggu, Badung, Bali. Tradisi itu dinamakan Mekotek yang diperingati pada Hari Raya Kuningan. Dan tradisi Mekotek ini sekarang menjadi ikon baru pariwisata Bali.

ĂŻSejumlah pemuda menahan susunan kayu yang roboh saat tradisi ĂŹ MekotekĂŽ pada perayaan Hari Raya Kuningan di Desa Munggu, Kabupaten Badung, Bali

Gerebek Mekotek atau lebih dikenal dengan Mekotek merupakan salah satu tradisi di Bali yang hanya ada di desa Munggu, kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Lokasinya tidak begitu jauh dari objek wisata Tanah Lot. Perayaannya tepat pada Hari Raya Kuningan atau 10 hari setelah Hari Raya Galungan. Pelaksanaan upacara Mekotek pada walnya diselenggarakan untuk menyambut armada 10 | MAJALAH B A L I Edisi Desember 2015

perang kerajaan Mengwi yang melintas di daerah Munggu yang akan berangkat ke medan laga, juga dirayakan untuk menyambut pasukan saat mendapat kemenangan perang dengan kerajaan Blambangan di Pulau Jawa. Dulu pada jaman kolonial Belanda tradisi ini pernah ditiadakan, tapi kemudian terjadi bencana, tiba-tiba 11 orang meninggal di kalangan warga Munggu, kemudian melalui perundingan yang alot dengan

pihak kolonial, perayaan ini bisa kembali dirayakan sampai sekarang ini. Wisata Bali selain menikmati keindahan alamnya juga menyaksikan tradisi unik, ini bisa memberikan pengalaman baru sepanjang liburan anda. Betapa kayanya negeri ini dengan berbagai keunikan dan perbedaan yang menjadikan warna-warni indah saat berlibur bersama keluarga. Perayaan mekotek ini dulunya


Sejumlah pemuda menahan susunan kayu yang roboh saat tradisi "Mekotek" pada perayaan Hari Raya Kuningan di Desa Munggu, Kabupaten Badung, Bali

CULTURE

menggunakan tombak dari besi, yang memberikan semangat pasukan ke atau dari medan perang, namun seiring perubahan waktu dan untuk menghindari peserta terluka, maka tombak diganti dengan tongkat dari pulet yang sudah dikuliti yang panjangnya sekitar 2 – 3.5 meter. Perayaan di Hari raya Kuningan, peserta berpakaian pakaian adat madya, berkumpul di Pura Dalem Munggu, hampir seluruh warga yang terdiri 15 banjar dari umur 12 – 60 tahun ikut merayakannya. Kemudian tongkat kayu diadu sehingga menimbulkan bunyi “tek tek� di kimpulkan sehingga membentuk sebuah kerucut/ piramid, bagi yang punya nyali ataupun yang mungkin punya kaul naik kepuncuk kumpulan tongkat kayu dan berdiri diatasnya seperti komando yang memberikan semangat bagi pasukannya. Hal yang sama juga dilakukan oleh kelompok yang lain, membentuk tongkat seperti kerucut dan nantinya akan dipertemukan antara satu dengan yang lainnya. Komando yang berdiri diatas kumpulan tongkat akan memberi komando layaknya panglima perang dan menabrakanya dengan kelompok lain, dengan diiring sebuah gamelan sehingga memacu semangat peserta upacara. Walupun sedikit membahayakan tepi memang cukup menyenangkan, tidak jarang yang terjatuh tidak bisa sampai puncak, tapi semua gembira, senang, tidak ada amarah, inti lain yang dapat dipetik dari tradisi Grebek Mekotek atau perang kayu, perang tak selalu menyebabkan permusuhan dan korban jiwa. Keunikan tradisi sering dijadikan tontonan wisata oleh wisaman yang kebetulan liburan di Bali.Salah satu warga akan naik ke ujung tongkat lalu dijatuhkan yang merupakan lambang bentuk perlawanan rakyat terhadap kesewenang-wenangan

pemimpinnya. Perang yang diikuti oleh ratusan warga dengan menggunakan kayu tersebut tentu saja tidak menimbulkan permusuhan maupun korban jiwa. tradisi Mekotek kini tetap dilestarikan sebagai wisata tradisi Bali.

Edisi Desember 2015 MAJALAH B A L I |11


FIGUR

I NYOMAN SUWIDJANA PINATIH

PUTRA JEMBRANA

BERKIPRAH LAMPAUI KENANGAN

Sebagian orang sudah meyakini, bahwa nasib itu sudah ditakdirkan sedemikian rupa sejak ia dilahirkan. Ada yang kaya hidup bahagia dan ada yang miskin hidup apa adanya. Semuanya bergantung bagaimana kita menjalankannya. Untuk mencapai suatu kebahagiaan, kita mesti berani melawati semua tantangan dengan iman yang tegar. Seperti yang dikisahkan I Nyoman Suwidjana Pinatih, keterlibatannya bersama masa serba berkekurangan membuatnya untuk tidak bersikap acuh dengan nasib dan pasrah pada keadaan. Niat, usaha, serta kerja keras untuk mengubah keadaan yang lebih baik adalah senjatanya untuk melawan takdir. Letox Suwidjana yang begitu akrab disapa, lahir di desa Jembrana dari pasangan I Ketut Sangka Pinatih dengan Ni Luh Suwiring. Anak ke tiga dari enam bersaudara ini tumbuh dalam keluarga petani. Kehidupan keluarganya sangat bergantung dari hasil kerja keras bercocoktanam. Keadaan seperti itu, membuatnya berbeda dengan kehidupan anakanak pada umumnya, kegirangan untuk bermain hal apa saja tidak ia rasakan, karena lebih banyak waktu bekerja untuk membantu orangtua. Adakalanya ia mencari uang, dengan 12 | MAJALAH B A L I Edisi Desember 2015

I Nyoman Suwidjana Pinatih saat masih menempuh pendidikan di National Louis University Michigan Ave, Chicago

menjual pisang, daun pisang, dan apa saja yang bisa dijual untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Pada saat Gunung Agung meletus tahun 1963, keadaan ekonomi keluarga semakin parah窶不emua tanaman mati dan hingga berbulan-bulan mereka hanya bisa makan ubi, nasi bungkil pisang dan nasi jagung hasil dari sisa panen sebelumnya. Badannya kurus tak terurus, merasakan hidup di tanah subur yang seketika berubah menjadi tandus. Saat itu ia masih bocah polos yang duduk di bangku kelas 4 sekolah rakyat (SR) Penyaringan, Jembrana. Peristiwa itu begitu melekat dalam kenangannya, karena terjadi sesudah ibunya meninggal. Waktu terus berlalu

dan ia pun tak bisa berkompromi dengan peluh, setelah tamat dari SMP Penyaringan, ia melanjutkan sekolah di STM Nasional Tulang Ampyang, Denpasar. Jauh dari keluarga, mengajarkannya untuk hidup hemat, tiap bulan hanya dikirim beras, pisang dan kalaupun ada rejeki ditambah dengan sedikit uang. Setelah tamat STM ia pun mengikuti tes AKBRI di bandung, impian tak berpihak padanya dan pulang ke Bali dengan kegagalan. Semuanya itu tak mematahkan semangat, tahun 1970 ia mengikuti kursus perhotelan yang di selenggarakan Bali Beach. Setelah mengikuti kursus selama enam bulan, hal yang sangat menggembirakan banginya karna berkesempatan untuk bekerja di Kartika Plaza Hotel sebagai housekeeping. Imbalan yang diterima kemudian disimpan sebagai bekal keseharian dan sebagiaannya untuk keluarganya di desa. Saat itulah ia bertemu dengan Ni Made Lastini, istrinya, yang kebetulan bekerja di tempat yang sama . Dua tahun menjalin cinta dan setelah itu memilih untuk menikah. Setelah menikah, ia berhenti bekerja di Kartika Plaza Hotel dan memilih menjadi guide. Selama menjadi guide, ia bertemu dengan sepasang suami-istri dari Amerika yang datang berlibur selama tiga hari. Sebelum mereka pulang, ia ditawarkan untuk ikut ke Amerika agar bisa bekerja dan menanggung


figur

biaya sekolah selama disana. Saat itulah ia memberanikan diri untuk pergi, walau harus meninggalkan istrinya yang sedang hamil. Semua itu dilakukannya semata-mata untuk memperbaiki nasib keluarganya. Istrinya selalu mendukung dengan apa yang sudah direncanakannya. Satu bulan di Amerika, istrinya di Bali melahirkan seorang anak laki-laki. Kegelisahan pun bergulat bersama waktu yang dibendung selama lima setengah tahun. Waktu yang lama baginya menyimpan rasa rindu dan hanya mampu berpasrah pada Tuhan agar selalu menyertai istri dan anaknya. Lewat pena ia goreskan isi hati diatas kertas, lewat surat ia titipkan pesan dan berharap mampu membawa kabar untuk keluarganya saat itu. Semua itu di jalaninya dengan kesetiaan, niat dan kerja keras demi istri dan anaknya. Semuanya tak sia-sia dan setelah itu ia pun pulang dengan membawa gelar sarjana (S1) di National Luis University dan Ohaio University (S2), Amerika. Ia pulang menjemput istri dan anaknya di Bali untuk pindah ke Jakarta, karena ia di terima untuk bekerja di kampus Universitas Indonesia (UI) sebagai dosen. Pada tahun 2000, ia terpilih mewakili Indonesia untuk bekerja di lembaga penelitian ekonomi ASEAN di Singapura dan selama dua tahun disana, ia di tugaskan ke hongkong dan tak lama disana, ia kembali bekerja di Bank Jepang yang ada di jakarta. Dinamika kehidupan kembali melanda keluarganya saat terjadi krisis moniter pada tahun 1998. Ia pun kembali ke bali dan memberanikan diri untuk meminjam uang agar membeli tanah yang kini berubah menjadi hotel. Namanya Puri Kelapa Garden Cottages Hotel, yang mana menjadi tempat penginapan favorit orang-orang Belanda, Belgia, dan Jerman bila berlibur di Bali. terletak di daerah Sanur yang tidak jauh dari pantai matahari terbit, pantai Shindu. Bangunannya terkesan klasik dengan gaya design Bali dan menawarkan pemandangan taman tropis yang hijau di sekeliling kamar-kamar. Tidak hanya itu, berbagai macam hidangan khas barat dan asia di warung taman

dan paviliun tempat makan bergaya terbuka atau duduk santai di tepi kolam outdoor yang indah. Semuanya itu adalah hasil dari niat dan kerja keras yang sungguhsungguh mampu mengubah hidupnya. Kenangan pahit yang dilaluinya kini terasa manis dinikmati dari hasil kegigihannya. Sedikit ia sering menoleh mengenang masamasa yang dilaluinya, terkadang tak ada yang lebih kemarau dari pada kenangan. Karenanya hujan air mata tak akan terjagah, di batas lelah ingatannya. Sejalan dengan perkembangan zaman, pembangunan di Bali kini semakin pesat dan menjadi salah satu tantangan terbesar untuk tetap mempertahankan usaha miliknya. Sosok yang pernah mendapat gelar Master illmu Ekonomi di Amerika ini, mampu menerawang bagaimana kehidupan perekonomian di bali kedepan. Menurutnya, masyarakat bali sekarang ini sudah ketinggalan untuk bersaing dengan investor-investor asing yang bisa saja mempengaruhi budaya Bali sendiri. Solusi baginya adalah agar pemerintah membatasi pertumbuhan yang cepat itu dan menyesuaikan dengan kemampuan orang Bali. rasa takut seperti kembali ke masa lalu seakan mampu mengajarkannya, bahwa kitalah yang harus menetukan suatu kehidupan, bukan untuk mengajarkan sifat yang serakah, tetapi suatu harapan agar jangan kita yang di miskinkan. Kepada anak-anaknya dan generasi muda Bali, I Nyoman Suwidjana Pinatih selalu mengajarkan agar janganlah mudah putus asa dan jangan menyerah dengan keputusan orang-orang luar, kita dilahirkan dan dibesarkan dari budaya, ini adalah pariwisata-pariwisata budaya dan bahkan terhadap sesama, kita di warisi sifat agar saling bertoleransi. Menciptakan daya persaingan yang sehat dalam perekonomian bukan sekedar pelarian untuk saling menghargai, melainkan niscaya setitik embun untuk menyegarkan hidup sesama kita agar tak kembali kerontang dipagut penderitaan.

Edisi Desember 2015 MAJALAH B A L I |13


destinasi

BLUE POINT SURGANYA PESELANCAR Daerah Bali Selatan memang memiliki objek wisata pantai yang indah dengan karakter tebing yang menjulang tinggi, ombak yang bagus dan pasir putih.

Bosan berkunjung ke pantai yang landai dengan pesisir pantai yang luas dan datar? Biasanya jenis pantai ini juga umumnya ramai dikunjungi wisatawan. Nah, mungkin kali ini Anda perlu mengunjungi pantai yang berbeda, yaitu Pantai Suluban. Berada di Desa Pecatu yang terletak di ujung selatan Kabupaten Badung, Bali, pantai ini menawarkan eksotisme spektakuler sebuah pantai yang letaknya tersembunyi di balik batuan karang. Dikutip dari Indonesia Travel, kata suluban berasal dari bahasa Bali, yaitu menyulub yang artinya berjalan atau lewat di bawah sesuatu. Pemberian nama ini disesuaikan dengan ciri khas pantainya dimana untuk sampai di pesisir pantai berair jernih berwarna biru ini, Anda perlu menuruni anak tangga melewati lorong atau celah sempit di antara batuan karang raksasa. Beberapa karang bahkan serupa gua yang seolah menjadi pintu masuk ke pesisir pantai. Garis Pantai Suluban memang tidak terlampau luas, seolah terselip di antara karang-karang raksasa. Akan tetapi, keindahan panorama alam lautnya sungguh sangat memesona. Pantai yang berpasir putih ini memiliki ge14| MAJALAH B A L I Edisi Desember 2015


destinasi

lombang ombak yang besar, cocok untuk berselancar. Apabila Anda enggan menuruni tangga dan melalui celah-celah di antara karang raksasa, keindahan pantai cantik nan eksotis yang juga dikenal dengan nama Blue Point ini tetap dapat dinikmati dari atas batuan karang dengan panorama langsung ke lautan lepas. Di atas batuan karang ini, terdapat gazebo dan banyak restoran atau warung makan; tempat yang tepat untuk duduk santai menikmati keindahan Pantai Suluban. Tebing-tebing tinggi yang dilengkapi fasilitas penunjang bagi wisatawan berupa gazebo adalah tempat yang sempurna untuk bersantai sambil menikmati pemandangan alam yang sungguh cantik dan memesona. Gazebo ini terletak di ketinggian sekira 20 meter dari garis pantai.

batu karang ini. Apabila Anda gemar berselancar, tentu menarik untuk menjajal liuk ombak Pantai Suluban yang telah mengundang banyak wisatawan asing untuk datang. Hanya saja, mengingat banyaknya karang di dekat bibir pantai, peselancar harus berenang agak ke tengah untuk mendapatkan ombak yang besar dan menantang. Kebanyakan wisatawan yang datang adalah wisatawan mancanegara yang ingin berselancar dan menantang ombak besar di Pantai Suluban.

Perjalanan menuju Pantai Sulubah dapat ditempuh sekira 1 jam perjalanan dari Denpasar. Jarak pantai Suluban dari kota Denpasar adalah 32 kilometer ke arah selatan melalui kawasan wisata Kuta, Bandara Ngurah Rai Tuban, dan Desa Jimbaran. Anda dapat menyewa mobil, motor, atau menggunakan jasa agen wisata dari bandara untuk sampai ke pantai ini. Biasanya, ada paket-paket wisata mengunjungi kawasan Bali Selatan yang terkenal memiliki pantai-pantai yang dikelilingi tebing karang atau bukitbukit.

Dari gazebo, dapat dengan jelas terlihat atraksi para peselancar di lepas pantai. Ini juga merupakan tempat yang sering dijadikan spot pengambilan foto oleh fotografer dengan objek para peselancar atau pun kecantikan pantai yang tersembunyi di balik tebing dan Edisi Desember 2015 2015 MAJALAH MAJALAH BBAALLI I || 15 15


akomodasi

Wapa di Ume Resort & Spa

Optimis Usung Konsep Tradisional

I Gusti Ngurah Swijana GM Wapa di Ume Resort & Spa

J

angan heran bila Anda memasuki kamar-kamar yang ada di Wapa di Ume Resort and Spa, anda tidak menemukan satu pun pesawat televisi layaknya di akomodasi penginapan lainnya. Hal demikian memang sengaja dilakukan oleh pihak manajemen Wapa di Ume untuk memunculkan kesan tradisional pada setiap

16 | MAJALAH B A L I Edisi Desember 2015

kamar yang ada di sana. Eits, jangan mengira akan ada banyak komplain yang berdatangan, justru kebijakan tersebut membuat banyak wisatawan mancanegara malah merasa nyaman. Tanpa adanya suara kebisingan dari pesawat televisi, para tamu yang menginap merasakan sensasi Bali tempo dulu yang jauh dari kata modernisasi. Lantas apa

lagi yang dilakukan oleh pihak manajemen untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung resort yang terletak di Ubud ini? I Gusti Ngurah Swijana, General Manager Wapa di Ume, punya jawabannya. Sebelum menjadi seorang GM di Wapa di Ume, Swijana sempat mengenyam pendidikan kepariwisataan di BPLP (sekarang menjadi Sekolah Tinggi Pariwisata


akomodasi

Bali). Bukan tanpa alasan, Swijana mengambil konsentrasi di bidang hospitality. Alasannya sederhana, ia ingin merasakan pengalaman berinteraksi dengan banyak orang terutama mereka yang merupakan warga negara asing. Harapannya kian menjadi nyata tatkala Swijana meraih kesempatan untuk melaksanakan training di Singapura. Setelah beberapa bulan mengikuti pelatihan kerja di negeri dengan ikon patung singa itu, peluang lain mulai terbuka untuknya. Pria kelahiran Getasan, 5 Oktober 1975 ini mendapat kesempatan bekerja di kapal pesiar. Tentu saja peluang itu tidak disia-siakannya. Selama kurang lebih satu tahun ia bekerja di atas lautan lepas untuk menerapkan ilmu di bidang hospitality yang telah didapatnya semasa di bangku kuliah dulu. Kemudian putra pasangan I Gusti Nyoman Sadia dan I Gusti Putu Wija ini kembali ke tanah kelahirannya di Bali untuk bekerja di salah satu restoran. Semua pekerjaan itu dilakoninya dengan senang hati tanpa ada rasa beban sedikit pun. Semangatnya dalam bekerja tidak lain karena adanya motivasi untuk membenahi perekonomian keluarga. Memang, Swijana terlahir di keluarga yang tidak bisa dikatakan serba berkecukupan. Orangtuanya hanya berprofesi sebagai petani penggarap di sawah yang membuat penghasilan mereka sangat minim. Kondisi itu memaksa Swijana untuk ikut turun tangan membantu pekerjaan orangtuanya. Adik dari I Gusti Ayu Suweni ini seringkali terjun ke sawah untuk membantu menghalau hewan-hewan yang berniat merusak tanaman padi atau hanya sekedar membawakan bekal makan siang untuk orangtuanya. Ia juga turut memelihara hewan ternak yang nantinya dapat dijual sehingga ikut menambah pundipundi rupiah yang mereka miliki. Hidup dalam keluarga yang tidak mampu secara finansial membuat Swijana berangan-angan ingin menjadi orang berpunya. Timbul hasrat untuk memiliki karir

yang bisa membawa ekonomi keluarganya ke tingkat yang lebih baik lagi. Karena itulah ia ingin mengenyam bangku sekolah setinggi-tingginya, bahkan bila perlu hingga ke perguruan tinggi. Alhasil, anak petani tersebut berhasil membuktikan, bahwa mereka yang lahir dalam kondisi sederhana bisa mencapai kesuksesan bila tetap tekun dalam berusaha. Setelah tamat kuliah dan bekerja di luar negeri, pelan-pelan kondisi keuangan keluarganya berubah. Dalam waktu singkat ia mampu meningkatkan status ekonomi keluarganya yang semula serba pas-pasan menjadi berkecukupan. Baginya, kunci utama dalam mencapai kesuksesan adalah disiplin dalam bekerja. Tatkala seseorang menjalani setiap langkah dalam hidupnya

dengan menjunjung kedisiplinan, niscaya setiap hal yang dilakoni pasti akan berjalan dengan lancar dan minim hambatan. Selain itu rasa bakti terhadap orangtua juga menjadi nilai hidup yang terus ia junjung karena setiap langkah yang dibarengi restu orangtua niscaya akan menemui keberhasilan. Setelah melanglang buana dari satu tempat bekerja ke tempat lainnya, akhirnya Swijana melabuhkan pilihannya untuk bekerja di Wapa di Ume Resorts and Spa yang berlokasi di Jalan Suweta Banjar Bentuyung, Ubud, Bali. Menurutnya, resort yang satu ini memiliki konsep yang unik, berbeda dari tempat menginap lainnya yang ada di Ubud khususnya dan di Bali pada umumnya. Kesan tradisional sangat kental terasa di area resort ini. Selain karena lokasinya berada

Edisi Desember 2015 MAJALAH B A L I | 17


akomodasi

di area persawahan di Ubud, desain arsitektur dan interiornya juga menonjolkan kesan klasik dan tradisional. Bahkan untuk memperkuat konsep tradisional itu, di setiap kamar yang ada di resort tersebut tidak difasilitasi dengan pesawat televisi. Hal itu sengaja dilakukan agar setiap tamu yang datang merasakan pengalaman situasi seolah-olah berada di Bali masa lampau. Ketiadaannya sentuhan modern itu juga dapat dipertegas dengan pencabutan pesawat telepon dalam kamar apabila memang dikehendaki oleh pengunjung. Lokasi resort yang berada di area persawahan pun memberikan atmosfer tersendiri di sekeliling area resort. Bagaimana tidak, sejauh mata memandang hamparan sawah berwarna hijau dengan sedikit corak kekuningan mata memandang. Beberapa pohon kelapa yang berdiri tegak di sekitar resort pun menambah pesona eksotika khas Pulau Bali bagi pengunjung yang bersantai di sekitar resort. Bagi Swijana, kepuasan tamu merupakan hal yang nomor satu. Maka selain memanjakan mata pengunjung dengan panorama yang memukau, pelayanan terhadap mereka pun diberikan dengan semaksimal mungkin. Begitu menginjakkan kaki di pintu masuk resort, tamu yang datang akan disambut dengan senyum ramah para staf yang berpakaian khas Bali. Setiap tamu yang datang dilayani dengan setulus hati, seolaholah seluruh staf yang ada telah menjadikan para tamu sebagai bagian dari keluarga Wapa di Ume. Memang suasana kekeluargaan sangat dijunjung tinggi oleh pihak manajemen. Dengan menganggap setiap tamu seperti keluarga sendiri, tentulah sangat mudah memberikan pelayanan yang maksimal dan menyenangkan para tamu. Staf di Wapa di Ume sering menyapa tamu mereka dengan memanggil nama pengunjung sehingga memberikan personal

18 | MAJALAH B A L I Edisi Desember 2015

touch tersendiri. Selain itu dalam memesan menu makanan, tamu Wapa di Ume dapat menyesuaikan selera mereka sendiri. Misalnya saja bagi tamu yang memiliki alergi terhadap bahan makanan tertentu, maka pihak Wapa di Ume akan menghindari penggunaan bahan makanan tersebut. Demikian juga pada penyajian minUmen. Menurut Swijana, langkah-langkah demikian ternyata ampuh memunculkan rasa nyaman di kalangan pengunjung. Review positif pun berdatangan untuk Wapa di Ume yang bisa dilihat di berbagai situs pemesanan

online di internet. Maka tidak heran bila ada saja tamu yang selalu ketagihan untuk datang dan datang lagi ke Wapa di Ume. Beberapa tamu yang selalu melakukan kunjungan ulang yaitu dari Negara Jepang, Australia, dan negaranegara di Eropa. Bahkan ada pula yang berkunjung hingga sepuluh kali ke Wapa di Ume. Seperti layaknya penginapan lainnya yang ada di Bali, Wapa di Ume menyediakan beragam fasilitas kepada pengunjung seperti kolam renang yang langsung mengarah pada pemandangan


sawah serta fasilitas berupa spa. Ada yang menarik pada faslitas tambahan di Wapa di Ume yaitu tersedianya kegiatan cooking class yang memang disediakan untuk pengunjung yang ingin belajar cara memasak makanan khas Bali. Tidak hanya sekedar memasak di dapur saja namun mereka berkesempatan untuk merasakan pengalaman berbelanja di pasar tradisional yang ada di dekat resort. Para tamu pun dapat berinteraksi langsung dengan para pedagang serta melakukan tawar-menawar dengan para penjual di pasar tersebut. Ketika belajar memasak pun, tamu Wapa di Ume dituntut untuk menggunakan alatalat memasak yang masih tradisional seperti misalnya kompor berupa tungku api. Tentu saja pengalaman tersebut jarang atau sama sekali tidak pernah mereka rasakan di negara asal mereka. Kini setelah menginjak usia yang ke-20 tahun, Wapa di Ume tidak pernah melepaskan image sebagai ecohotel. Swijana menjelaskan bahwa konsep Wapa di Ume selalu menjunjung kearifan lokal yang ada di Bali, yakni konsep Tri Hita Karana. Penjabaran konsep Tri Hita Karana antara lain diwujudkan dengan hubungan yang baik antara manusia dengan Tuhannya, antara manusia dengan sesama manusia, dan antara manusia dengan lingkungan sekitarnya yang selalu diaplikasikan di dalam pengelolaan resort ini. Dalam menciptakan hubungan yang baik dengan Yang Maha Kuasa, pihak manajemen telah menyediakan uang kas Suka-Duka untuk memfasilitasi karyawan yang ingin melaksanakan Tirta Yatra (kunjungan ke tempattempat suci, red) ke luar Pulau Bali maupun yang masih berada di area Bali sendiri. Untuk menjaga hubungan

antara sesama manusia, para staf diharapkan untuk lebih menjaga hubungan yang harmonis antara sesama staf maupun dengan para pengunjung. Sedangkan dalam menjaga kelestarian lingkungan, pihak Wapa di Ume senantiasa mengelola pembuangan limbah dengan cara-cara khusus, sehingga tidak merusak alam di sekitarnya. Hasil dari pengaplikasian konsep Tri Hita Karana tersebut, yaitu selama tiga kali berturut-turut Wapa di Ume Resorts and Spa sukses meraih perdikat platinum dalam penghargaan Tri Hita Karana Awards. Sebagai pengelola Wapa di Ume, Swijana berusaha meningkatkan motivasi kerja para stafnya dengan memberikan reward bagi mereka yang memiliki prestasi kerja yang baik. Hal itu dibuktikan dengan adanya pemilihan Employee of the Year yang dipilih setiap hari ulang tahun Wapa di Ume. Beberapa kandidat dipilih hingga akhirnya diputuskan salah satunya akan diberi penghargaan sebagai pegawai terbaik serta mendapat hadiah yang mampu memotivasi seluruh staf agar terus meningkatkan pelayanannya terhadap para tamu di resort tersebut. Di sela-sela kesibukannya menghandle Wapa di Ume, Swijana selalu menyempatkan diri untuk menikmati waktu luang bersama keluarga. Suami dari I Gusti Suartini tersebut senantiasa memanfaatkan hari libur sebaik-baiknya untuk bercengkerama dengan tiga anaknya yaitu I Gusti Ngurah Aditya Prananda, I Gusti Ngurah Bayu Prananda,dan I Gusti Ayu Sharlita. Itu menjadi kebahagiaan tersendiri yang diperoleh di samping berbagai prestasi kerja yang telah dicapai Swijana.

akomodasi

Edisi Desember 2015 MAJALAH B A L I | 19


kuliner

Dari sekian banyak kuliner khas Bali, sate lilit merupakan salah satu andalan yang patut untuk dicoba

S

ate lilit awalnya merupakan hidangan khas dari daerah Klungkung. Meski demikian, hidangan ini sekarang mudah ditemukan di banyak lokasi di seputar Bali, seperti Denpasar, Badung, dan Gianyar. Karena itulah, sate lilit telah menjadi kuliner khas dari Bali, selain babi guling dan lawar. Dibanding sate-sate yang dapat ditemui di berbagai daerah, sate lilit memiliki keunikan tersendiri. Sate yang umumnya ditemukan berupa potongan-potongan daging yang ditusukkan dengan sebuah tusuk. Sementara, sate lilit lebih menyerupai gumpalan adonan yang membalut tusuk sate. Sate lilit terbuat dari daging yang dilumatkan menjadi adonan. Adonan ini lalu dibumbui dan dibakar hingga mengeluarkan aroma harum yang khas. Aroma kunyit dan serai yang dominan menjadi pemikat untuk mencicipi kuliner ini. Keunikan lainnya, meski tidak dihidangkan bersama bumbu kacang seperti sate ayam atau kambing, rasa pedas dari bumbubumbu yang meresap di dalam adonannya dijamin membuat lidah Anda menari. Rasa pedas dalam sate lilit berasal dari campuran berbagai bumbu yang dicampurkan ke dalam adonan. Bumbu-bumbu tersebut antara lain terdiri bawang merah, bawang putih, serai, dan daun jeruk. Campuran berbagai bumbu tersebut menghasilkan rasa pedas, manis, dan gurih dengan sentuhan rempah yang akrab di lidah masyarakat Indonesia. Sementara, daging yang biasanya 20 | MAJALAH B A L I Edisi Desember 2015

Mencicipi Sate Lilit

Khas Bali dijadikan bahan untuk sate lilit adalah daging ikan laut seperti tuna. Bagi yang tidak menyukai daging ikan, beberapa penjaja sate lilit juga menyediakan sate lilit yang dibuat berbahan daging ayam. Karena berbahan dasar daging ikan, panganan yang satu ini aman dikonsumsi oleh semua umat

beragama. Sate lilit biasanya disajikan bersama beberapa jenis hidangan lainnya. Hidangan yang biasa menjadi pendamping sate lilit antara lain sate tuna dan pepes tuna. Ditemani nasi hangat dan sambal matah yang nikmat, hidangan sate lilit akan terasa semakin lengkap dan mantap.


NOW PLAYING SINGLE Genre : Drama, Komedi Rilis Perdana : 17 Desember 2015 Studio : Soraya Intercine Films Sutradara : Raditya Dika Produser : Sunil Soraya Penulis Naskah : Raditya Dika Pemain : Raditya Dika, Annisa Rawles, Pandji Pragiwaksono, Pevita Pearce, Babe Cabita, Chandra Liow, Elvira Devinamira, Tinna Harahap, Rina Hasyim, Dede Yusuf, Dewi Hughes Ebi (Raditya Dika) adalah seorang anak muda naif yang belum mempunyai pekerjaan. Ebi bahkan masih sering meminta uang dari ibunya setiap kali ibunya datang ke Jakarta. Ebi juga seorang single forever atau jomblo dari lahir yang belom pernah pacaran. Ini karena setiap kali Ebi mendekati perempuan, Ebi selalu saja ditolak. Intinya, kehidupan Ebi layak untuk dikasihani. Suatu hari, adik Ebi, Alva, yang lebih ganteng dan sukses darinya mengumumkan dia hendak menikah. Karena inilah, Ebi pun mencari pacar untuk dibawa ke pernikahan Alva. Agar harga dirinya di depan ibunya masih bisa diselamatkan.

PEANUTS Genre : Animasi, Keluarga Rilis Perdana : 06 November 2015 Studio : 20th Century Fox Sutradara : Steve Martino Produser : Paul Feig, Craig Schulz, Bryan Schulz, Cornelius Uliano, Pemain : Noah Schnapp, Hadley Belle Miller, AJ Tecce, Noah Johnston, Venus Schultheis, Alexander Garfin, Francesca Capaldi, Mar Mar, Mariel Sheets, Rebecca Bloom, William Alexander Wunsch, Anastasia Bredikhina, Bill Melendez

Film ini diadaptasi dari novel karya Mary Shelley tentang sebuah mahluk yang diproduksi melalui eksperimen ilmiah. Mengisahkan seorang pemuda bernama Igor (Daniel Radcliffe) yang merupakan seorang asisten muda dan bersahabat dengan mahasiswa kedokteran bernama Victor Von Frankenstein (James McAvoy). Mereka berdua menciptakan sosok monster seram yang akan membahayakan jiwa mereka sekaligus seluruh kota.

Edisi Desember 2015 MAJALAH B A L I | 21


akomodasi

pertiwi resort & spa

Menjaga Culture

Sebagai Konsep Bersaing di Dunia Pariwisata Pertiwi Resort & Spa berlokasi di kawasan Ubud, merupakan salah satu objek yang pantas untuk menjadikan tempat persinggahan tuk melepas lelah dari hingar-bingarnya keramaian kota. Menancapkan fondasi agar tetap kokoh untuk menghadapi persaingan yang Sejalan dengan perkembangan ekonomi dan infrastruktur yang begitu pesat, tempat ini menawarkan suatu keindahan kepada wisatawan untuk lebih dekat dengan alam. Tampak kenyamanan dengan suasana yang tenang, menandakan penginapan tersebut sudah siap menjamin peningkatan mutu bagi tamu yang ingin beristirahat.

M

empertahankan apa yang sudah menjadi ciri khas dari Pertiwi Resort & Spa ini adalah bukan hal yang mudah untuk dipertahankan. Bersaing dengan hotel dan villa yang bertengger disekelilingnya, merupakan tantangan terbesar 22 | MAJALAH B A L I Edisi Desember 2015

untuk dihadapi. Tidak seluruh pihak baik dari ingin terlepas dari staf maupun jajaran unsur natural, pimpinannya. tradisional dan budaya Salah satu adalah salah satu nama yang cukup keunikan tersendiri berpengaruh yang diwujudkan untuk dalam pengelolaan menarik wisatawan, penginapan tersebut mengingat pulau Bali adalah Ayu Sukareni Ayu Sukareni terlahir dari budaya dan Corporate Resort Manager yang merupakan sangat melekat dengan Corporate Resort alam sekitar. Selain itu pelayanan Manager Pertiwi Hotels Group hospitality terus dioptimalkan guna (Pertiwi Resort & spa, Pertiwi memanjakan para pengunjung Bisma 1 and Pertiwi Bisma 2). hotel. Konsistensi yang di wujudkan Sosok wanita ini bekerja secara ini tidaklah terlepas dari kerja sama profesional dengan memberikan


akomodasi

seluruh kemampuannya pada pekerjaan yang telah digeluti selama dua tahun belakangan ini. Ayu Rista yang akrab disapa, terlahir dari kedua orang tua yang bekerja sebagai pengusaha kecil, dimana mereka harus bahu-membahu menghidupi ketiga buah hatinya. Siapa sangka, menjabat sebagai Corporate Resort Manager yang selalu tampil rapih dan ramah ini ternyata telah dididik hidup disiplin, kerja keras, dan mandiri sejak usia dini. Bersikap sosial dan selalu berinteraksi dengan lingkungan sekitar, membentuk dirinya menjadi semakin berkembang. Setiap waktu luangnya di isi dengan kegiatan yang bisa bermanfaat baginya, seperti; mengikuti kursus, belajar kelompok dan sesekali waktu mengikuti kegiatan tari yang di bentuk olehnya. Keinginannya untuk terus belajar terbukti saat mendapat nilai yang baik pada saat mengikuti kursus Bahasa Inggris dan di izinkan untuk bekerja di Travel Agent selama hampir 12 tahun. Dari situlah ia belajar banyak tentang bagaimana menjadi seorang sales dan marketing dan banyak berinteraksi dengan banyak orang atau costumer. Pada saat umur dua puluh satu pun, ia sudah menduduki jabatan sebagai salah satu manager di perusahaan itu. Tidak mudah baginya untuk membagi waktu antara pekerjaan dan kegiatan lain bersama keluarga atau teman-temannya, tapi dengan kesungguhan semuanya mampu dijalaninya. Setelah itu Ia pun memanfaatkan kesempatan untuk melamar dan di terima untuk bekerja di Pertiwi Resort & Spa. Ia dipercaya untuk menjadi Corporate Resort Manager oleh atasan untuk mengelola penginapan itu. Tantangan yang besar baginya, tapi dengan dukungan dari

Ownernya sendiri, ia bertekad untuk memanfaatkan kesempatan itu dengan sebaikbaiknya. Ditambah lagi dukungan yang besar dari orangtua, suami dan anak-anaknya, merupakan sumber penyemangat yang mampu membuat ia lebih percaya diri serta optimis dalam menjalankan setiap pekerjaan. Posisi yang baik itu tidak membuatnya menjadi pribadi yang angkuh. Ia pun selalu tegas dan bersifat profesional di hadapan para staf hotel lainnya, namun selalu mengedepankan prinsip kekeluargaan dan berkomunikasi baik dengan rekan kerjanya. Salah satu strateginya untuk menjalin hubungan yang baik itu dengan cara mengadakan acara kumpul bersama staf-staf hotel atau event anniversary perusahaan itu sendiri. Selain itu, strategi yang digunakan oleh wanita tamatan Diploma Jurusan Pariwisata ini untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat adalah terus melakukan perbaikan seperti dari properti itu sendiri, fasilitas, kebersihan, dan pelayanan harus lebih baik, sehingga mampu menarik perhatian pengunjung untuk dapat menikmati keindahan dan ketenangan dari Pertiwi Resort & Spa. Keputusan dari Ayu Sukareni untuk tetap menjaga konsep natural, tradisional, dan culture di Pertiwi Resort & Spa merupakan salah satu keunikan tersendiri untuk memikat hati pengunjung. Di sambut dengan kesejukan pemandangan kebun seakan menjadikan kawasan ekowisata yang indah dan infrastruktur desain villa gaya Bali dengan sentuhan modern, menawarkan suatu situasi yang lekat akan kebudayaan Bali. ketenangan serta kenyamanan pengunjung untuk beristirahat di Pertiwi Resort & Spa ini, sangatlah

pantas untuk dinikmati sambil melepas lelah dari hiruk-pikuknya kesibukan seharihari. Bersantai di pinggir kolam sambil berjemur atau menikmati menu makanan di restaurant yang dikelilingi pemandangan taman tropis yang asri dan bersih, merupakan konsep yang selalu di perhatikan Ayu Sukareni. Kini Pertiwi Resort & Spa ramai dikunjungi oleh wisatawan dari Eropa, Australia dan Asia yang masih mempercayai sebagai tempat peristirahatan sambil menikmati destinasi pariwisata yang menjanjikan. Terletak sangat strategis untuk menjangkaui tempat-tempat indah di kawasan Ubud, menjadikannya tempat yang layak untuk disinggahi. Keramahan staf-staf yang berasal dari orang lokal sendiri, memiliki potensi yang lebih baik untuk mendukung dan menjaga lingkungan sekitar penginapan ini. Mengingat bahwa mereka memiliki motivasi jauh lebih tinggi agar terus memperhatikan dan memudahkan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat serta lingkungan sekitar, sehingga masih bisa menjaga dan menjunjung tinggi kebudayaan Bali. Mengintegritaskan suatu hasil yang baik, tentunya dibutuhkan kerjasama yang baik antara pemimpin dan stafnya. Sebagai wanita yang diajarkan disiplin sejak dini, Ayu Sukareni mampu mengaplikasikan sifatnya itu dalam setiap pekerjaan. Ketekunan dan ingin terus belajar adalah fondasi baginya untuk menjadi tumpuan agar terus lebih baik lagi dalam menjalankan tugas. Sifat merasa belum puas dengan karya-karya yang di tuangkannya saat ini, belum menjadikan suatu keberhasilan baginya. Hal itulah yang menjadi cambuk untuknya dan rekan-rekan kerja, bahwa sebuah kesuksesan hari ini bukanlah sebuah keberhasilan, tetapi sebuah proses di saat satu titik itu menemukan perasaan “i feel this great� dan merasa itu sudah benar, disanalah mungkin kesuksesan itu benarbenar dirasakan.

Edisi Desember 2015 MAJALAH B A L I | 23


Budaya

Tari Janger Tari Pergaulan Muda Mudi Bali Tari Janger adalah salah satu kesenian khas Bali yang diciptakan awal 1930-an

24 | MAJALAH B A L I Edisi Desember 2015


budaya

T

arian pergaulan muda-mudi dengan nyanyian ini dibawakan 10 penari secara berpasangan, yaitu kelompok putri yang dinamakan janger dan kelompok putra yang dinamakan kecak. Mereka menari sambil menyanyikan lagu “Janger” secara bersahutan. Lagu “Janger” sendiri banyak dikenal karena sering dinyanyikan oleh tim paduan suara Indonesia dalam kejuaraan internasional. Gerakan janger tergolong sederhana namun penuh keceriaan. Musik yang menjadi latar belakang tari adalah gamelan batel atau tetamburan dan gender wayang. Jika kecak merupakan perkembangan dari paduan suara pria maka tari janger merupakan perkembangan dari paduan suara wanita. Janger ditampilkan berkelompok yang

dikategorikan dalam tari Bali, janger termasuk tari balih-balihan, yaitu untuk memeriahkan upacara maupun untuk hiburan. Kisah yang diangkat dalam tarian ini antara lain Arjuna Wiwaha, Sunda Upasunda dan sebagainya. Gerak tariannya sendiri merupakan gerak tari klasik bali yang kebanyakan dengan posisi bersimpuh atau duduk bersila. Hal unik dari Janger yang membuat banyak perbedaan pendapat bukan terletak pada tarianya, namun lebih kepada kostum yang dikenakan penarinya. Penari Janger umumnya mengenakan busana berupa gelungan janger, badong gelang kanan, sabuk, kain, oncer dan ompak-ompak, serta diperlengkapi kipas. Sedangkan untuk penari kecak memakai busana meliputi: kain kekancutan, sabuk, ampok-ampok, badong, gelang kana dan udeng.

Janger ditampilkan berkelompok yang terdiri dari lelaki dan perempuan. Para laki-laki biasanya duduk dalam dua baris yang saling berhadapan dan para perempuan duduk di dua baris yang lainya, jadi mereka akan membentuk sebuah persegi. terdiri dari lelaki dan perempuan. Para laki-laki biasanya duduk dalam dua baris yang saling berhadapan dan para perempuan duduk di dua baris yang lainya, jadi mereka akan membentuk sebuah persegi. Awal munculnya tari janger bermula dari nyanyian bersautan antar kelompok petani wanita untuk menghilangkan kelelahan. Dari aktivitas para petani wanita yang menghibur diri karena lelah bekerja itulah berkembanglah menjadi tari janger. Sampai saat ini tari janger menjadi ajang perkenalan pemuda antara desa. Oleh karena itu, tarian ini berkembang di masing-masing desa dengan beragam jenis tarian dan gayanya sendiri namun umumnya berkisah tentang pasangan yang sedang dimabuk asmara dan berupaya saling merajuk satu sama lain. Lirik lagunya diadaptasi dari nyanyian “Sanghyang”, sebuah tarian ritual. Jika

Secara umum tari janger dapat dijumpai di seluruh daerah di Bali, masing-masing daerah memiliki variasi tersendiri sesuai dengan selera masyarakat setempat. Apabila Anda ingin melihat tarian janger maka perlu menghubungi Sekaa (organisasi pemuda) yang khusus mementaskan janger, antara lain ada Janger Kedaton (Denpasar) dan Janger Singapadu (Gianyar). Di Denpasar ada kelompok yang terkenal yaitu Janger Kedaton di wilayah Denpasar Timur (Kesiman). Pilihan lain ada janger dari Tabanan dengan kemunculan muncul Dag (tokoh berpakaian tentara Belanda yang tugasnya memberi aba-aba kepada para penari). Ada juga janger Desa Metra, Bangli yang dipentaskan dengan penarinya kesurupan menari sambil menginjak bara api. Janger dari Desa Sibang juga menarik karena diiringi gamelan gong kebyar atau janger dari Desa Bulian, Buleleng yang khusus dipentaskan bagi warga desa yang mengalami tunawicara. Edisi Desember 2015 MAJALAH B A L I | 25


KESEHATAN

26 | MAJALAH B A L I Edisi Desember 2015


AQUARIUS 20 JANUARI -18 FEBRUARI Anda masih menyimpan luka masa lalu. Sebaiknya, atur liburan di Desember ini untuk meredam kekacauan dalam hati Anda. Tak perlu mahal. Anda bisa merancang liburan sederhana. Hal terpenting adalah soal esensi liburan itu. Tak ada artinya Anda berlibur jauh-jauh, tapi hati Anda tetap merasa kosong.

TAURUS 21 APRIL - 20 MEI Anda diliputi dengan perasaan cinta di Desember ini. Puncak kesibukan Anda ada di pertengahan bulan. Saat tibanya liburan panjang, orang-orang terdekat akan mencurahkan perhatian mereka untuk Anda. Sepertinya, ada kemungkinan pula Anda akan berkenalan dengan tetangga baru.

LEO

PISCES 19 FEBRUARI - 20 MARET Dalam hal pekerjaan, Anda menjadi sosok penting karena memiliki keahlian dan kekuasaan yang tak semua orang miliki. Di Desember ini, peruntungan Anda sepertinya juga bagus. Siap-siap saja mendapat kejutan yang tak terduga. Anda akan mendapat kesempatan emas yang selama ini Anda tunggu dan tentu saja, Anda tahu apa yang harus Anda lakukan.

GEMINI 21 MEI - 20 JUNI Anda menjadi pribadi yang matang dan kuat di Desember ini. Hal inilah yang menjadi daya tarik Anda. Jadi jangan heran jika banyak orang yang sepertinya naksir dengan Anda. Dalam hal karier, Anda sedang bersemangat untuk mengerjakan semua pekerjaan, tidak peduli apakah hal itu Anda suka atau tidak. Sikap profesional Anda tunjukan dalam hal ini.

21 JULI - 20 AGUSTUS Anda begitu pemberani dan percaya diri. Hal inilah yang mengantar Anda menuju proyek-proyek penting untuk kemajuan karier. Kreativitas Anda tinggi di Desember ini. Tapi, kehidupan asmara Anda tampaknya belum begitu baik. Anda butuh waktu menyendiri untuk merenungkan hal tersebut, sehingga bisa melihat permasalah dengan pasangan secara jernih.

SCORPIO 21 OKTOBER - 20 NOV Anda harus patuh dengan target dan jadwal yang sudah Anda susun sendiri sepanjang Desember ini. Tabunglah uang dengan baik karena Anda punya target dalam hidup yang membutuhkan biaya lebih banyak. Jangan tergoda dengan ajakan teman untuk berlibur dengan biaya tinggi. Anda tak perlu khawatir teman-teman akan mengjauhi Anda, selama penolakan atas ajakan mereka disampaikan secara baik. Yakinlah, teman-teman Anda bisa memaklumi penolakan mereka.

VIRGO

ARIES 21 MARET - 20 APRIL Bulan Desember menjadi bulan yang super sibuk bagi Anda. Ada banyak hal yang harus Anda pelajari kembali, berkenaan dengan pekerjaan. Di pertengahan ini, mungkin ada sedikit ganjalan dalam karier Anda, tapi berusahalah untuk menghadapinya secara tenang. Hari-hari sibuk itu pun akhirnya akan selesai di liburan panjang Natal dan penyambutan Tahun Baru 2016. Persiapkan dengan baik untuk rehat bersama keluarga dan teman-teman terdekat.

CANCER 21 JUNI - 20 JULI Anda menjadi sosok utama dalam mengendalikan semua urusan dalam rumah. Hal ini cukup menguras energi, tapi Anda bisa melaluinya dengan baik dengan cara Anda sendiri. Di liburan panjang akhir tahun, Anda lebih senang menghabiskan waktu dengan keluarga.

LIBRA

21 AGUSTUS - 20 SEP

21 SEP - 20 OKTOBER

Permasalahan yang sekiranya membebani Anda selama ini lambat laun akan menemukan titik solusi di Desember ini. Pikiran Anda terfokus kepada keluarga dan rumah. Jangan merasa lemah dan putus asa. Anda pasti bisa melalui dilema dalam hidup Anda dengan baik. Manfaatkan liburan akhir tahun bersama keluarga dan teman-teman tercinta.

Di Desember ini, Anda menjadi sosok yang berperan penting dalam pelbagai urusan, baik yang menyangkut tentang keluarga atau lingkungan sekitar Anda. Beberapa harapan Anda akan terwujud di bulan ini. Saat liburan, Anda bisa memanfaatkannya dengan memberi perhatian kepada siapa saja. Tahukah Anda, senyum dan sapa ramah Anda kepada orang-orang di sekitar Anda bisa menjadi motivasi untuk mereka dan memberi kedamaian dalam hati mereka.

SAGITARIUS 21 NOV - 20 DESEMBER Wow, sepertinya Desember menjadi waktu yang sangat menyenangkan bagi Anda. Pasalnya, di bulan ini, pekerjaan Anda berjalan baik tanpa masalah apa pun. Anda juga akan sangat menikmati masa liburan panjang. Bersiaplah untuk mendapat kejutan dan keberuntungan dalam hidup yang tak pernah Anda sangka sebelumnya.

CAPRICORN 21 DESEMBER - 19 JAN Anda mendapatkan wawasan dan pengalaman baru yang sangat penting untuk hidup Anda. Di Desember ini, sosok Anda yang berani dan penuh keyakinan bisa membuat orang-orang ĂŹ sulitĂŽ bersahabat dengan Anda. Pekerjaan berjalan baik dan menyenangkan. Dalam hal asmara, tampaknya keberuntungan berpiha kepada Anda.

Edisi Desember 2015 MAJALAH B A L I | 27


KLASIFIKA akomodasi

LEGIAN BEACH HOTEL LURE OF LEGIAN Legian Beach Hotel sits as an oasis within bustling and vibrant environment of Legian, it is remarkable to discover the four hectares of gardens and parklands, which is the beautifully calming setting for Legian Beach Hotel. The vast tropical gardens of 40,000 square metres are fringed by the colourful destination on three sides and the famed beachfront on the fourth. Bali’s international airport is approximately a 30-minute drive. Jalan Melasti Legian, Kuta, Bali 80361 ph. +62 361 751711 | fx. +62 361 752651 |e. info@legianbeachbali.com

THE MAGANI HOTEL & SPA FUN AND FRIENDLY HOTEL IN LEGIAN The Magani Hotel & Spa is located on Melasti Street in Legian area, close to various lifestyle shops and the international bars and restaurants, within easy walking distance to Kuta and Legian Beach and only 25-minute drive to Ngurah Rai International Airport. Jalan Melasti, Legian Kelod, Legian - Bali, Indonesia 80361 ph. +62 361 765 188 | w. maganihotel.com

ASTON KUTA AND RESIDENCE Aston Kuta Hotel and Residence is situated in a quaint area of Kuta, a short walk from the world-famous Kuta Beach. Located 5 minutes from Bali’s international airport, this property offers a stylish and comfortable atmosphere for visitors traveling to this beautiful resort town. All accommodations are well appointed and come with a range of standard amenities. There are also banquet and meeting facilities, a business center, gymnasium, swimming pool, and 24hr room service. Jalan Wana Segara No. 2 - 5, Kuta, Bali 80361 ph. +62 361 754999 | fx. +6221 2949-2248 | web AstonBaliHotels.com

THE LOKHA UBUD RESORT, VILLAS AND SPA The Lokha Ubud is a charming hotel located in the traditional Balinese village of Keliki on the outskirts of cultural Ubud. It has been designed to celebrate local artistry and embraces the natural beauty of the surrounding environment. The Lokha Ubud anticipates the needs of seasoned travellers with a collection of 16 luxury villas, 52 guest rooms and lifestyle facilities in a relaxed resort setting. Jl. Keliki, Tegallalang, Kec. Gianyar, Bali 80561 ph. +62 361 8493366 | fx. +62 361 849 33 67 | e. info@thelokhaubud.com

MAYA UBUD RESORT AND SPA Maya Ubud Resort & Spa is bordered by the Petanu River valley to the east and the verdant rice fields of Peliatan on the west. The ten-hectare tract of land is a tranquil haven of tropical gardens and 108 architect-designed thatched private pool villas and luxury guestrooms. Travelling time from Bali’s international airport to Maya Ubud is around one hour. Jalan Gunung Sari Peliatan, P.O. Box 1001, Ubud, Bali 80571, Indonesia ph. +62 361 977 888 | f. +62 361 977 555 | e. info@mayaubud.com

28 | MAJALAH B A L I Edisi Desember 2015


KLASIFIKA WISATA DAN PETUALANGAN

BALI ADVENTURE TOURS

CANGGU CLUB BALI

PANDAWA MARINE ADVENTURES

Bali Adventure Tours adalah operator wisata yang menyelenggarakan aktifitas-aktifitas bertaraf internasional. Mulai dari arung jeram di Bali, river kayaking (kayak di sungai), white water rafting di Bali, trekking di hutan, hingga bersepeda di pegunungan. Bali Adventure Tours juga memiliki dan mengelola fasilitas-fasilitas kelas dunia seperti Elephant Safari Park, sebuah tempat dimana Anda dapat menyentuh, memberi makan dan menunggangi gajah menjelajahi hutan tropis di Bali

Enjoy a wide selection of cuisine, ranging from contemporary western and innovative Indonesian or Balinese specialties in a fresh atmosphere within the environment of the real Bali’s Village. Share the joy and satisfaction with other, to feel a wonderful experience of having a meal at corner of the rice field, while viewing the rice paddies and the wave of the coconut tree leaves, as well as listening to the various tiny little bird singing.

Pandawa Marine Adventures has been established as the best water sports in Bali. We have taken over more than one hundred thousand people per year, including Indonesian celebrities and overseas movie stars enjoying Marine adventure here.

Jalan Pratama 106 Tanjung Benoa, Nusa Dua Bali Indonesia. ph. +62 361 778585, 774422, fx. +62 361 774545 w. pandawamarineadventures.com

Jl. By Pass Ngurah Rai Pesanggaran (80361) ph. +62 361 721480 | fx. +62 361 721481 e. info@baliadventuretours.com

Jl. Raya Goa Gajah, Br Teges, Peliatan, Ubud 80571 Bali – Indonesia Ph. +62-0361-975656 | fx. +62-361-975655 Email: info@bebektepisawahrestaurant.com

KCBJ TOURS AND TRAVEL

ISLAND EXPLORER CRUISES

BOBY’s SURF CAMP

Kuta Cemerlang Bali Jaya Tours and Travel, established in 1983, organizes tours and travel within Indonesia and beyond. We are in the business of providing Tours and Travel products and services for local and international traveling customers, focusing for client’s benefits in a one stop travel shopping. KCBJ is also member of ASITA, ASTINDO & IATA accredited agent which are very necessary for a worldwide networking

“Bali Fun Ship” is a 26m fast catamaran with a capacity of 150 passengers. The only boat with a “jacuzzi” and a water slide from the top deck straight into the water Departing from Benoa Harbour, Bali the crossing time approximately 40 minutes to Lembongan Island Be adventurous on a truly ‘Fun Ship’! Enjoy your morning refreshments as you cruise through Benoa Harbour, past Nusa Dua and Sanur on your voyage to Lembongan Island. The fun continues as you arrive on Lembongan Island and enjoy the water activities and a great BBQ buffet lunch.

Bobby’s Surf Camp is the first and original camp at G-Land, operating for more than 30 years and popular by surf legends from the US and Australia. Located on the southeast tip of Java, along the eastern shoreline of Gragajan Bay in a large jungle preserve called Alas Purwo National Park, G-Land offers an unforgettable adventure experience for all level of surfers except first timers

Jl. Raya Kuta 127 Kuta 80361 Bali - Indonesia ph. +62 361 751517 | fx. +62 361 752777 e. sales@kcbtours.com

Jl. Wisata Tirta I No 2 Pelabuhan Benoa, Bali ph. +62 361 728088 | fx.+62 361 728089 e. sales@bali-activities.com

8b Kuta Beach st Kuta, Bali, Indonesia 80361 Ph. +62 361 755588 | +62 361 762364 fx. +62 361 755690 w. www.grajagan.com e. bobby@grajagan.com

Edisi Desember 2015 MAJALAH B A L I | 29


KLASIFIKA SPA dan Perawatan

SANG SPA UBUD

BALI RATU SPA

KAIANA SPA

SANg Spa is famous for its combination of a full body treatments packages, such as Holistic SANg Spa Package & Eat Pray Love Spa Package. Based on a survey conducted by the founder of SANg Spa, the facts that make the guests return again and even recommend to their friends are due to several things, namely, the hospitality of the entire team (Smile and Friendly), openly (Welcome), ready to assist and provide services in total (Full Attention), also improves the quality of service by listening to the input or feed back given by the guests (open minded and quality control). Technically Hygiene and sanitation is very important as well.

Bali Ratu is committed to natural total beauty care. Offering a wide range of products suitable to tropical climate and made of natural ingredients processed by modern technology for women who believe that external beauty is equally as important as internal beauty. Greatly inspired by Indonesian culture and tradition to provide external treatments to beautify the face and body, and nurturing supplements to assist beauty from within. With Bali Ratu products, you will experience the wonder of looking good outside & feeling great inside.

Kaiana Spa & Salon offers a luxurious menu of services including massages, facials, manicures and pedicures. Visit our friendly team of proffesionals for all your hair, beauty and bridal requirements. Relax and be pampered as you enjoy our treatments!

Jalan Jembawan No. 13B, Ubud, Bali ph. +62 361 9277222 web. sangspaubud.com

SEKAR JAGAT SPA Discover what real Balinese spa feels like and spend some quality time with authentic Bali spa treatments at our well established place. Sekar Jagat Spa with its unique natural setup, private outdoor and air-con treatment rooms and its all Balinese professional team offers best overall value and a pleasant ambience. Jalan By Pass Ngurah Rai Jimbaran Mumbul, Nusa Dua - Bali - Indonesia ph. +62 361 770210 or 0821 4480 2000 web. BalineseSpa.com

30| MAJALAH B A L I Edisi Desember 2015

Jalan Raya Pengosekan, Ubud - Bali ph. +62-85100425612 | fx. +62-361-978369 web. baliratuspa.com

At Kaiana Spa we offer two main type of package. We have our Spa Packages, such as our “Bali Lotus” which include a delightful mix of massage and other services. Our Body and Face packages, specifically focus on anti aging, and renewal and include facials, massage and hyrda therapies. Pop in to our salon to find out more… Jl. Raya Seminyak, Made’s Warung 2nd floor ph. +62 (361) 730562, 737076 e. info@kaianaspa.com web. www.kaianaspa.com

REFRESH FOOT REFLEXOLOGY & MASSAGE

BALI TANGI SPA

Refresh Foot Reflexology & Massage adalah Spa dengan konsep sederhana namun elegan dengan tujuan untuk menjaring tamu domestik, ekspatriat, pasar asia, dll dengan menyediakan perawatan relaksasi seperti : Reflexology, Massage, Shiatsu & Thai Massage dengan harga yang kompetitif.

BALI Tangi Spa di Jalan Tukad Unda III, Renon, Denpasar, hadir dengan menu treatment tradisional natural holistik. Tarif untuk merasakan sensasi massage dengan produk herbal cukup terjangkau mulai Rp 60 ribu-Rp 180 ribu.

Jalan Sunset Boulevard 89 – Kavling 12 – 13 Kuta – Bali – 80361 ph. +62 361-4727398 or + 62 361- 4727399 e. info@refreshbodysoul.com

Office Jalan Kebo Iwa No 168 Denpasar - Bali ph. +62 361 415489 | fx. (0361) 415941 BBM. 2AD9E7DA web. www. balitangi.com


KLASIFIKA RESTO DAN BAR

WARUNG MINA Warung Mina adalah warung makan dengan gaya masakan yang memiliki ciri khas tersendiri, serta dimanjakan dengan lokasi makan yang bernuansa alami, mulai dari bale bengong (gazebo), kolam ikan, taman yang asri, serta diiringi oleh gambelan rindik khas Bali yang meletakkan Warung Mina semakin alami. Jalan Jaya pangus GG. Taman Baru No. 5 Peguyangan, Denpasar Bali ph. +62 361 – 464621 f. +62 361 – 464029 e. info@warungminagroup.com

BALI BUDA RESTAURANT A place that values food and the way in which it is eaten. We make it consciously using slow food concepts, Bali Buda Real Food by Real People. Bali Buda began in 1994 with a passion for bringing the best we could find to people looking for the best to feed themselves and their families. As we grew, and continue to grow, it is a constant challenge to keep up with the demand and to supply the best food we possibly can. But we try our hardest to deliver honest and wholesome food. We still make our bread with pure people power, even though we bake over 500 loaves of bread each morning before the sun rises. Jl. Jembawan 1 Ubud ph. +62 361 299467 web. www.balibuda.com

BEBEK TEPI SAWAH RESTAURANT

BEBEK BENGIL RESTAURANT

Enjoy a wide selection of cuisine, ranging from contemporary western and innovative Indonesian or Balinese specialties in a fresh atmosphere within the environment of the real Bali’s Village. Share the joy and satisfaction with other, to feel a wonderful experience of having a meal at corner of the rice field, while viewing the rice paddies and the wave of the coconut tree leaves, as well as listening to the various tiny little bird singing.

Bebek Bengil also called as Dirty Duck is located in the main road of Jalan Hanoman Ubud. The main menu is certainly Ducks, cook professionally same like dishes that are usually presented in the hotel.

Jl. Raya Goa Gajah, Br Teges, Peliatan, Ubud 80571 Bali – Indonesia Ph. +62-0361-975656 | fx. +62-361-975655 Email: info@bebektepisawahrestaurant.com

JIMBARAN ROOFTOP BAR & LOUNGE

Jalan Hanoman, Padang Tegal, Ubud, Bali 80571 Indonesia ph. +62 361 975489 / 977675 fx. +62 361 975489 e. bebekbengil.original@gmail.com / bebekbengil@indo.net.id

WARUNG MADE’S

Harris Hotel Bukit Jimbaran, popular among business and leisure travellers, recently reintroduced Jim’bar’N rooftop bar & lounge, its newly redesigned signature dining and entertainment concept. Perched on the six-storey hotel’s rooftop on Ungasan hill, south of Bali, Jim’bar’N rooftop bar & lounge offers amazing food and beverages, top-notch service and daily themed programs and promotions. With a panoramic view of Jimbaran Bay and the infinite Indian Ocean, Jim’bar’N Rooftop Bar & Lounge is the ultimate getaway from crowded Kuta.

Mades warung was established in 1969 and has become a social eating and meeting venue for locals, expats and tourists alike. It has grown from a traditional roadside warung into a cosmopolitan restaurant serving a variety of local and international food in Bali. Br. Seminyak, Kuta, Bali, Indonesia ph. +62 361 732130 web. madeswarung.com

Jl. Raya Uluwatu Pecatu, Jimbaran ph. +62 361 8468777 Edisi Desember 2015 MAJALAH B A L I | 31


akomodasi

Ari Wibowo Hotel Manager Padma Resort Legian

P

Padma Resort Legian

Kedepankan

Harmonisasi dengan Alam

32| MAJALAH B A L I Edisi Desember 2015

encapaian cemerlang pria yang akrab disapa Ari dalam dunia perhotelan tidaklah terjadi secara instan. Anak pertama dari enam bersaudara yang patut menjadi panutan untuk adikadiknya adalah suatu kebanggaan yang pantas di rasakan oleh orangtua, Suharto Toha dan Danhiar. Tetap membawa keaslian agar mampu menghadapi persaingan, merupakan kiat-kiatnya selama menjabat sebagai Hotel Manager di Padma Resort Legian semenjak February 2015 hingga sekarang ini. Tidak diragukan lagi, belajar banyak dari pengalaman selama bekerja di hotel-hotel berbintang di Indonesia dan luar negeri adalah kunci keberhasilannya. Di tambah lagi dengan ikut aktif dalam organisasi dan terpilih menjadi Chairman Hotel Front Liner Association Indonesia sejak tahun 2014, membuat dirinya lebih muda untuk mempromosikan Padma Resort Legian agar lebih terkenal di kanca nasional dan internasional. Pencapaian yang di raihnya lagi di buktikan pada saat bulan Oktober 2015 mendapatkan sertifikat Internasional yang memberikan penilaian baik tentang kebersihan dan keunikan dari Padma Resort Legian itu sendiri, HAACP sertifikat. Tidak hanya itu, Padma Resort juga pernah mendapat Awards yang diselenggarakan oleh Bali Now Megazine dan menduduki posisi second runner up the best Japanese Restaurant di Bali. Semuanya itu menjadi kebanggaan


akomodasi

dan motivasi baginya dan staf-staf hotel Padma Resort untuk bisa tampil lebih baik lagi kedepannya. Padma Resort Legian yang berdiri sejak dua puluh lima tahun ini, tetap berdiri kokoh menunjukan eksistensinya dalam membantu mengembangkan dunia pariwisata di daerah Legian, Bali. hal yang tidak mudah bagi Ari yang merupakan tamatan Diploma di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung pada bidang Manajemen Divisi Kamar, untuk tetap menjaga dan meneruskan apa yang sudah menjadi tugas sekaligus tantangan baginya. Ia pun mengetahui apa yang menjadi kelebihan dari Padma Resort Legian ini, dimana letaknya yang strategis berada di dipinggiran

bibir pantai Kuta. Ditambahnya lagi bangunan berlatar terbuka, langsung ke arah pantai yang diberi nama Sky Beach Club, merupakan tempat hiburan yang dilengkapi kolam renang bagi wisatawan yang ingin menikmati dan menonton musik DJ yang didatangkan dari Internasional. Uniknya, hampir dari semua bagian yang ada dalam Padma Resort ini di hiasi oleh hamparan pemandangan warna-warni alam flora yang menyegarkan wisatawan yg datang. Tempat yang pantas untuk berelaksasi, tempat santai ditemani taman dan pohon-pohon yang asri, bersih yang mampu menyejugak. Jalanan setapak menjadi penghubung antara bangunan, dihiasi tanaman segar memanjakan mata. Kebersihan,

keramahan serta dekat dengan alam adalah keunikan Padma Resort sekaligus strategi untuk bersaing. Menurut Hotel Manager Padma Resort Legian, hal ini adalah cara untuk memperkenalkan dan mencerminkan kebudayaan Bali, yang dekat dan bersahabat dengan alam serta membawa Bali menjadi pusat hiburan yang sehat―yang tidak melanggar asusila dan juga norma-norma yang berlaku, mengingat pulau Bali adalah tempat yang hidup dengan budaya. Tidaklah salah kalau Padma Resort Legian ini merupakan surga tenang di bayang-bayang hiruk pikuknya Legian dikala matahari terbenam.

Edisi Desember 2015 MAJALAH B A L I | 33


tips

TIPS LIBURAN KE BALI Selalu ada pengalaman pertama untuk setiap tempat. Jika Anda berencana melakukan perjalanan ke Bali untuk pertama kalinya, berikut beberapa tips praktis merencanakan wisata di Bali.

TRANSPORTASI Sangat mudah memilih moda transportasi menuju Bali. Ada banyak cara menuju Bali. Paling gampang tentu saja naik pesawat. Tiket-tiket promo dengan harga di bawah Rp 400.000 sekali jalan sudah banyak ditawarkan. Semua maskapai Indonesia pernah menawarkan tiket-tiket murah ini. Pastikan Anda memesannya jauh-jauh hari, bahkan satu tahun sebelumnya untuk mendapatkan tiket murah. Jalur lainnya adalah melalui darat, Anda bisa naik bus menuju Bali, terutama jika Anda tinggal di Pulau Jawa, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Harganya variatif tergantung jaraknya. Dari Jakarta ke Bali biasanya sekitar Rp 300.000.

WAKTU Sepanjang tahun merupakan waktu yang baik untuk berwisata ke Bali. Hal ini karena Bali menawarkan beragam aktivitas dan tempat wisata. Di kala hujan, Anda bisa saja mengunjungi museum dan pusat kesenian. Namun, jika Anda mengincar pantai atau wisata bahari dan gunung, maka pilih di musim-musim kemarau atau bulan-bulan minim hujan, sekitar antara April sampai September. Selain itu, Anda perlu memperhatikan musim padat kunjungan atau high season maupun peak season. Di masa-masa ini, harga-harga akan naik, terutama untuk tiket pesawat, rental mobil, dan akomodasi. Kenaikan harga bisa mencapai 25 persen. Musim padat kunjungan adalah pada bulan Juni-Agustus dan November-Januari. Tak hanya harga yang naik, saat ini pun Bali akan ramai dipadati turis. Jadi bersiap untuk kondisi jalanan yang lebih macet dan obyek wisata yang lebih ramai.

MENGINAP Nah, sebelum Anda mencari tahu akomodasi di Bali, tanyakan terlebih dahulu, daerah mana di Bali yang ingin Anda kunjungi. Biasanya, untuk turis yang pertama kali ke Bali akan langsung menuju daerah selatan Bali yang memang pusat keramaian wisata di Bali. Daerah selatan yang tenar adalah kawasan Kuta. Di Kuta banyak tempat penginapan. Sesuaikan dengan bujet yang Anda miliki. Jika Anda mencari penginapan murah di bawah Rp 300.000 per malam, Anda bisa mencarinya di kawasan sekitar Gang Poppies (1 dan 2), Jalan Three Brothers, Jalan Raya Tuban, Gang Puspa Ayu, sampai Jalan Bakung Sari. Masuk ke gang-gang kecil dari jalan utama seperti Jalan Raya Kuta dan Jalan Raya Tuban, maka Anda akan menemukan hotel-hotel kecil ala guesthouse yang murah. Beberapa malah seperti kos-kosan dengan harga bisa di bawah Rp 100.000.

DESTINASI Jika Anda tidak terlalu senang dengan keramaian dan hingar bingar khas Kuta, Anda bisa pilih destinasi lain di Bali. Coba daerah Sanur, Jimbaran, dan Nusa Dua yang lebih tenang. Ketiganya berdekatan dengan pantai. Hanya saja hotel-hotel di Nusa Dua tergolong mahal karena berkonsep kawasan resort. Anda juga bisa memilih menginap di kawasan Ubud yang terkesan masih alami. Namun tak ada pantai di kawasan ini. Han-

34| MAJALAH B A L I Edisi Desember 2015

ya saja, Ubud berada di kabupaten Gianyar. Gianyar memiliki banyak obyek wisata yang menarik, seperti kebun binatang, taman safari, wisata budaya, gunung, sampai pantai. Pilihan lain adalah kawasan Lovina, Singaraja, Harga-harga di sini masih murah, baik hotel maupun makanan. Namun jaraknya jauh dari bandara, sekitar tiga jam. Di timur Bali, daya tarik paling dominan adalah kawasan Candidasa di Karangasem dengan pantainya yang masih relatif tak

ramai. Banyak penginapan murah maupun resort mahal di kawasan ini. Pilihan lain adalah Nusa Lembongan. Sementara Bali Barat, Anda bisa mencoba menginap di kawasan Canggu yang terkenal sebagai tempat selancar atau di sekitar Tanah Lot. Jika Anda penyuka gunung dan udara sejuk, kawasan Jatiluwih atau di seputar Gunung Batukaru bisa menjadi pilihan. Kawasan ini pun relatif masih sepi.


fashion

Tren Midi Wrap Skirt Dengan Sentuhan Gold Dan Sporty Twist

1. Fabricca Mini Shoulder Bag, (Price upon request) / M2MALLETIER 2. Long Sleeve Skinny Ribbed Crop, Rp. 239.000 / Topshop 3. Sun and Moon Gold Plated Multi Stone Earrings, (Price upon request) / Percossi Papi 4.Black & Gold Timepiece, Rp.3.000.000 / Void Watches 5. Cara Delevingne Stretch Jersey Sports Bra, Rp. 1.280.000 / DKNY 6.Color-block cotton-crepe wrap skirt, (Price upon request) / Fendi 7. Oversize Metallic Leather Clutch, (Price upon request) / Clare V 8. Stan Smith Leather Sneakers, 65 Rp. 1.510.000 / Adidas Originals

Edisi Desember 2015 MAJALAH B A L I | 35


where to go RESTO AND BAR

BALE UDANG Enjoy Bale Udang’s various menu choices, not to forget its’ Prawn Dishes Specialty. Jl. Nakula No. 88, Sunset Road Tel: +62 361 3700660 Baleudang.com SAWAH INDAH RESTO Jl. Raya Goa Gajah Peliatan Ubud Tel: + 62 361 972547 sawahindah.com KAFE BATAN WARU Jl. Dewi Sita Ubud Tel: +62 361 977528 batanwaru.com CP LOUNGE UBUD Jl. Wenara Wana Ubud Tel: +62 361 978954 cp-lounge.com OUEENS OF INDIA Jl. Suweta, Ubud Tel: +62 361 977399 bali.queenstandoor.com

HOTELS AND RESORT

WINA HOLIDAY VILLA Imagine being warmly welcomed at Wina Holiday Villa – on the most popular and beautiful beach located at Kuta Bali, just 3 minutes walk from the famed Kuta beach. Be embraced by traditional Jalan Pantai Kuta, Bali 80361-Indonesia. T. +62 361 753 063 | F. +62 361 751 569 E: winahvsales@holidayvilla.com.my SEGARA VILLAGE HOTEL Segara Village Hotel in Sanur is a sanctuary of tropical charm that recreates the ambience of a traditional Balinese community. Jalan Segara Ayu, Sanur, T. +62 361 288407 PURI BAGUS CANDIDASA Simple yet unforgettable is the Deluxe Beachfront Resort of Puri Bagus Candidasa Phone. (62 363) 41131 • Fax. (62 363) 41290 • Email. info@ candidasa.puribagus.com

NOMAD Jl. Raya Ubud Tel: +62 361 977169 OOPS RESTO AND BAR Jl. Raya Ubud Tel: +62 361 8434300 SAREN INDAH RESTO Jl. Raya Nyuh Kuning Tel: +62 361 971471 sarenrestaurant.com

BAKUNG SARI HOTEL Just two kilometers from Bali’s International Airport. Bakungsari Hotel located down to the shopping center and night life entertainment of Kuta Jalan Kubu Anyar, Kuta - Bali T +62 361 751868

36| MAJALAH B A L I Edisi Desember 2015

ART AND CULTURE

BARONG DANCE Suwung, Daily Kesiman, Daily Batubulan, Daily Br Abasan Singapadu, Daily Padang Galak, Daily

: 09.30-10.30 AM : 09.30-10.30 AM : 09.30-10.30 AM : 09.30-10.30 AM : 09.30-10.30 AM

KECAK DANCE Uluwatu Temple, Daily Padang TegalUbud, Daily Desa Baha Mengwi,

:18.00-19.00 PM :18.00-19.30 PM : On Request basis

KECAK AND FIRE DANCE Boan Kangin Gianyar, every Monday Wednesday and Friday Batu Bulan, Daily

: 18.00 - 19.30 PM : 18.00-19.30 PM : 18.30-21.00 PM

LEGONG DANCE Peliatan Stage Peliatan, every Friday : 18.30-19.30 PM Puri Dalem Puri Peliatan, every Saturday : 18.30-19.30 PM Puri Peliatan - Ubud, every Sunday : 19.30-21.00 PM Puri Saren-Ubud, every Sunday : 19.30-21.00 PM MUSEUM BALI Jl. Mayor Wisnu No.1 Dangin Puri,Denpasar +62 361 222680

BALI TRICK ART Jl. Sunset Road No.789 Kuta balitrickart.com +62 361 8496624

NEKA ART MUSEUM Jalan Raya Sanggingan Campuhan, Kedewatan,Ubud, museumneka.com +62 361 975074

MUSEUM RUDANA Jl. Cok Rai Pudak No.44,Ubud +62 361 975779

ARMA UBUD Jl. Raya Pengosekan Ubud +62 361 976659 MUSEUM LE MEYEUR Jl. Hang Tuah,Denpasar +62 361 286201

MUSEUM PURI LUKISAN Jl. Raya Ubud,Ubud museumpurilukisan.com +62 361 971159 KAFE BATAN WARU Jl. Pertigaan Banda No.1 Takmung, Banjarangkan, Takmung nyomangunarsamuseum. com +62 366 22256


WHATíSON

1

METIS Lounge NEW YEARíS EVE 2015 Metis Bali

Put an extraordinary end to 2015! Party Clubbing & Dancing Further Information Table reservation to: lounge@metis. com Reserv. / Booking: advisable Any weather: yes Streaming: no Event Details & Program DJ Ben Burgess, Joe White and Tarzan Janggle

2

Countdown Party at Rock Bar Bali Rock Bar Bali NY Eve Celebration at the famous Rock Bar Party Clubbing & Dancing Main Artist / Performer 360 DEGREES OF SHEER GLAMOUR, ON THE ROCKS Taking the concept of ì on the rocksî to a whole new level, this innovative open-top bar is perched on natural rock 14 meters above Jimbaran Bay and accessed via an inclinator that traverses the cliff-face. Further Information Reserv. / Booking: advisable Any weather: no Streaming: no Languages or translations: Eng., Indon. Tickets Booking URL (www.): www.ayanaresort.com/en/reservation/dining Event Details & Program COUNTDOWN PARTY with DJ Martin Denev & DJ Shammui

3

KU DE TA CAROLS By The Sea XíMAS LUNCH at KU DE TA Party Clubbing & Dancing, Culinary & Cooking Further Information Reserv. / Booking: advisable Any weather: yes Streaming: no Languages or translations: Eng., Indon.

Edisi Desember 2015 MAJALAH B A L I | 37


cover story

Sawah berundak dan aktivitas petani menjadi pemandangan yang banyak menarik wisatawan lokal maupun mancanegara datang ke Bali. Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Konferensi Pelestarian Sedunia pada 2017 mendatang yang akan berlangsung di Ubud, Bali.

Subak situs Role Model

Kawasan Asia Tenggara

S

ubak merupakan lanskap budaya Provinsi Bali. Ia dijadikan salah satu contoh model untuk situs-situs lain di kawasan Asia Tenggara. Menurut Dirjen Kebudayaan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Kacung Marijan, subak sebagai lanskap telah menjadi konsep yang sangat erat kaitannya antara manusia dan budaya, yang juga menjadi filosofi dari budaya Bali. Ia menjelaskan konsep tri hita karana adalah tiga filosofi bagi orang Bali. Manifestasi itu dapat dilihat dari 38| MAJALAH B A L I Edisi Desember 2015

setiap sistem subak selalu ada pura, pertanian, dan lingkungan. Pada konsep subak ini orang atau manusia ditempatkan dalam pusat organisasi. Peran manusia mengoordinasikan dari subak tersebut. “Pengelolaan the Culture Landscape of Bali harus terinteragsi, menyeluruh, dan lintas sektoral yang melibatkan kementerian terkait. Tidak hanya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tapi juga Kementrian Pariwisata,” kata Kacung Marijan, saat acara workshop dari UNESCO, bertajuk “Dalam Pariwisata

Berkelanjutan di Situs Warisan Budaya Dunia”, di Denpasar, Menurut Marijan, dalam pengelolaan subak harus melibatkan pemerintah tingkat provinsi dan juga kabupaten. Pengelolaan yang terintegrasi haruslah menjamin pelestarian di aspek warisan benda maupun warisan hidup, atau lainnya dari situs warisan budaya dunia. Masyarakat adalah inti dari sistem subak. Shahbaz Khan, Direktur UNESCO Jakarta pun mengapresiasi Kemendikbud, Kementerian Pariwisata dan Pemerintah Provinsi Bali dalam


cover story melestarikan dan mengelola situs budaya Bali.

Harus Dilindungi

Lanskap Subak di Bali yang sudah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia menghadapi tantangan, antara lain alih fungi lahan dan minimnya regenerasi petani. Pemerintah diingatkan agar melindungi subak yang berperan penting dalam kebudayaan Bali. Itulah benang merah sarasehan berjudul Transformasi Kertamasa dalam Pertanian di Bali, yang termasuk rangkaian Pesta Kesenian Bali XX-XVI, di Taman Budaya, Denpasar. Ketua Pusat Penelitian Subak Universitas Udayana, Bali, I Wayan Windia, mengatakan subak yang merupakan organisasi tradisional berbasis sosio-kultural, rentan intervensi dari pihak luar, terutama kapitalisme. “Kapitalisme itu bercirikan eksploratif dan eksploitatif,” kata Windia. Dia menjadi salah seorang pembicara. Ratusan hektare lahan sawah di Bali beralih fungsi tiap tahun. Peralihan fungsi lahan sawah juga berdampak rusaknya sistem irigasi pertanian, yang berpengaruh terhadap subak. Alih fungsi lahan menjadi tantangan bagi subak dan krama (anggota) subak. Mengapa melindungi subak amat perlu? Demikian selintas sejarah untuk mengerti makna subak. Subak, organisasi pengairan tradisional untuk pertanian, dikenal di Bali sejak abad 11 Masehi. Pada Juni 2012, UNESCO menetapkan lanskap subak sebagai Warisan Budaya Dunia. Lanskap subak yang termasuk antara lain subak Jatiluwih di Kabupaten Tabanan, yang berada dalam kawasan Catur Angga Batukaru. Jatiluwih yang semakin ramai dikunjungi wisatawan itu menarik minat investor membangun fasilitas pariwisata di sekitar sana. Pengamat pertanian dari Universitas Udayana (Unud) Denpasar Prof I Wayan Windia melihat pesatnya perkembangan

Hamparan sawah di Desa Jatiluwih, Tabanan, Bali. Sawah dengan sistem pengairan Subak ini mendapat pengakuan UNESCO sebagai salah satu situs Warisan Dunia. Subak adalah salah satu bentuk demokrasi tertua di dunia. Jadi sistem pengairan Subak membagi air untuk persawahan, pura atau tempat ibadat dan bagi masyarakat. sektor pariwisata di Bali telah mengorbankan sektor pertanian.

(moratorium) hotel, hal itu tidak pernah terealisasi.

“Padahal pertanian berkaitan erat dengan ekonomi Bali karena jika kebudayaan Bali hancur maka semua sektor ekonomi di Pulau Dewata akan hancur,” kata Ketua Pusat Penelitian Subak Unud di Denpasar tersebut.

Hal itu terjadi karena daerah-daerah di Bali masih membutuhkan pendapatan asli daerah. “Semua itu menyebabkan runtuhnya kebudayaan Bali, padahal merupakan landasan bagi semua sektor kehidupan di Bali,” ujarnya. Windia mengutip pendapat ahli antropologi bahwa kelemahan pembangunan di Indonesia, termasuk Bali adalah proses pembangunan terlalu bersifat melihat kepentingan jangka pendek.

Menurut Windia, hal itu bisa terjadi karena semua sektor ekonomi di Pulau Dewata dilandasi oleh kebudayaan masyarakat setempat, khususnya pengembangan sektor pariwisata yang kini menjadi tumpuan harapan sebagian besar masyarakat setempat. Padahal hasil penelitian Sceto bahwa Bali hanya siap menampung 24 ribu kamar hotel bertaraf internasional. Namun kenyataannya sekarang ada sekitar 4.000 hotel berkapasitas 90 ribu kamar atau hampir empat kali lipat. Windia menjelaskan, meskipun pemerintah sejak lama mewacanakan penghentian pembangunan

Hal itu bisa terjadi, karena sekarang biaya politik yang sangat mahal, sistem politik yang ditandai dengan banyaknya politik uang dan pandangan elite yang hanya menyukai ekonomi, pertumbuhan, dan teknologi. Mereka kurang tertarik terhadap aspek sosial, pemerataan, dan kebudayaan. Fenomena seperti ini akan terus terjadi, kalau sistem politik Indonesia tidak direformasi.

Edisi Desember 2015 MAJALAH B A L I | 39


Majalah Bali Edisi Desember 2015  
Advertisement