Issuu on Google+

SABTU 20 OKTOBER

33

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2012

Dua Tahun Kang Anas dan Kang Yusuf Bertakhta Memimpin Banyuwangi

Ekonomi Melejit, Pungli di Birokrasi Jalan Terus Oleh: A. CHOLIQ BAYA

TANGGAL 20 Oktober 2012 ini pasangan Abdullah Azwar Anas dan Yusuf Widyatmoko genap dua tahun bertakhta sebagai bupati dan wakil bupati Banyuwangi. Meski masa pemerintahannya tergolong muda, ternyata beberapa capaian yang diraih dalam memajukan daerah ini lumayan cepat. Apalagi, kalau dibandingkan dengan beberapa daerah te-

tangga. Visi, semangat, dan dinamisasi, yang terjadi di bumi berjuluk Sunrise of Java ini cukup bagus dan menjanjikan. Secara pribadi, saya sangat mengapresiasi beberapa langkah, program, kebijakan, dan kerja keras yang dilakukan keduanya. Salah satu yang paling spektakuler adalah kerja keras “melipat jarak”, yakni mendekatkan

daerah ini dengan pihak luar melalui pengoperasian Bandara Blimbingsari, Rogojampi. Perjalanan Banyuwangi-Surabaya yang biasanya ditempuh via darat dalam waktu 7 hingga 8 jam, dengan pesawat dari Blimbingsari kini cukup ditempuh 40 menit. Kerja keras yang dilakukan di awal tahun masa pemerintahan Kang Anas dan Kang Yusuf itu benar-

benar menjadi pengungkit kemajuan Banyuwangi. Apalagi, pesawat yang beroperasi di Blimbingsari terus mengalami peningkatan yang cukup pesat. Awalnya dilayani pesawat Grand Caravan berpenumpang 9 orang, kemudian meningkat ke pesawat Fokker 50, dan meningkat lagi ke pesawat M-60 ■

 Baca Ekonomi...Hal 43

Puluhan

Rumah

Retak Retak Imbas Pemasangan Tiang Pancang IPAL CHOLIQ BAYA/RaBa

NYANGRAI: Finalis Miss Coffee International 2012 memasak kopi di Umah Osing Sanggar Genjah Arum, Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, kemarin.

Nyangrai dengan Tungku dan Kayu GLAGAH - Sebanyak 14 finalis Miss Coffee Internasional 2012 mengikuti nyangrai kopi di Sanggar Genjah Arum, Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, kemarin (19/10). Nyangrai kopi merupakan tahap penilaian sebelum memasuki final Miss Coffee Internasional 2012 di Bali. Sebelum mengikuti kegiatan nyangrai, 14 finalis mengikuti kunjungan lapangan di perkebunan kopi

HAJI

Maktab Berjarak 2 Km CALON jamaah haji (CJH) Banyuwangi kloter 73 dan 74 akhirnya tiba di Makkah kemarin (19/ 10). Saat ini CJH Banyuwangi yang tergabung dalam kloter 73 menempati maktab 9 (penginapan 9) nomor 203 dan 204 di wilayah Mahbas Jin. Maktab tersebut berjarak kurang-lebih 2 Kilometer (Km) dari Masjidilharam. Sementara itu, CJH Banyuwangi yang tergabung dalam kloter 74 berada di wilayah Aziziyah yang jaraknya hampir sama dengan kloter 73. Untuk mengambil jarak terdekat masuk ke Masjidilharam, para jamaah yang tingH. Latief Harun gal di Maktab Mahbas Langsung dari Makkah Jin dan sekitarnya daPembimbing KBIH pat melalui wilayah Sabilillah Maulud Nabi (rumah tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW/perpustakaan) dan masuk melalui pintu Al-Marwah, pintu Ali , pintu AlAbbas, atau pintu As-Salam sebagai pintu-pintu terdekat di Masjidilharam. Sementara itu, setelah tiba di Makkah, kegiatan jamaah langsung padat. Setelah istirahat sambil menata tas dan koper, jamaah juga langsung menunaikan umrah wajib. Untuk melaksanakan umrah wajib, beberapa jamaah dibagi menjadi beberapa rombongan. Hal itu dilakukan agar lebih aman. Sebab, saat ini Masjidilharam sudah disesaki jamaah. “Apalagi mendekati puncak haji, seluruh jamaah dari Madinah dan jamaah lain yang akan masuk Makkah sudah mulai berdatangan,” kata pembimbing KBIH Sabilillah Banyuwangi, H. Latif Harun ■  Baca Maktab...Hal 43

milik PTPN XXVI di Belawan, Bondowoso. Selain itu, mereka juga berkesempatan mengunjungi pabrik kopi di Perkebunan Kalibendo, Banyuwangi. Usai mengunjungi pabrik kopi Perkebunan Kalibendo, 14 finalis itu berkunjung ke Sanggar Genjah Arum, Desa Kemiren. Di tempat itu, mereka banyak melakukan serangkaian kegiatan. Setiba di Sanggar Genjah Arum, puluhan pe-

 Baca Puluhan...Hal 43 DAMPAK GETARAN: Tembok musala retak di Dusun Tratas, Desa Kedungringin (kiri). Sebuah tiang pancang terpasang separo lebih di proyek bangunan IPAL Terpadu, Dusun Tratas, Desa Kedungringin, Muncar (bawah).

Cleaning Service Ngaku Perwira Ditangkap saat Kunjungi Pacar ROGOJAMPI - Gara-gara mengaku anggota polisi dengan pangkat inspektur polisi dua (ipda), Sulih, 33, warga Kp Bahari, Kelurahan/Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, ditangkap warga sekitar Terminal Rogojampi kemarin (19/10). Polisi gadungan itu datang ke Banyuwangi karena ingin mengunjungi Erni, kenalannya yang tinggal di Desa/Kecamatan Rogojampi. Lantaran kedoknya terungkap, dia pun diserahkan ke petugas polsek setempat. “Tersangka masih kita periksa,” cetus Kanitreskrim Polsek Rogojampi, Ipda Winardi. Terungkapnya kedok polisi gadungan itu bermula saat tersangka yang bekerja di Provinsi Jambi itu ingin menemui Erni. Perempuan tersebut dikenal melalui pesawat telepon seluler (ponsel). “Sulih terpikat dengan Erni, lalu datang ke Banyuwangi,” katanya. GADUNGAN: Sulih diperiksa Mapolsek Rogojampi kemarin.

di

Saat datang, Sulih dijemput Erni di Terminal Rogojampi. Selanjutnya, dia diajak ke rumah saudara Erni di Desa Rogojampi. Kepada Erni, Sulih mengaku anggota Polri berpangkat ipda. “Setelah bertemu Erni, tersangka akan pulang lewat Terminal Rogojampi,” jelas Ipda Winardi. Rencana kepulangan Sulih itu ternyata tidak dikehendaki keluarga Erni. Apalagi, mereka curiga kartu anggota yang ditunjukkan tersangka dengan jabatan Kanit II Satreskrim Polres Tanjab Barat itu tidak seperti kartu anggota Polri pada umumnya. “Foto dalam kartu anggota polisi milik tersangka ini berpakaian preman,” kata Winardi. Sulih ternyata sadar pengakuannya sebagai anggota Polri diragukan keluarga pacarnya. Oleh karena itu, tersangka pun bergegas pamit untuk pulang ke Jambi. Saat terburu-buru pulang di terminal Rogojampi, Erni meneriakinya dengan sebutan polisi gadungan. “Dia pun ditangkap warga dan diserahkan ke polsek,” jelas Winardi. Sulih mengakui bukan anggota Polri. Dia mengaku bekerja di Polres Tanjab Barat, Jambi, sebagai cleaning service. “Kartu anggota Polri itu milik anggota Polres Tanjab Barat. Fotonya diganti foto tersangka,” jelas Ipda Winardi. (abi/c1/bay)

FOTO-FOTO: ALI NURFATONI/RaBa

AGUS BAIHAQI/RaBa

Menyaksikan Lomba Nginang di Desa Kemiren

Bikin Gigi Nenek Tetap Kuat dan Sehat Tembakau tak hanya identik dengan rokok. Ada juga penikmat tembakau dengan cara nginang, yakni menggosokkan tembakau ke gigi dan gusi. Bahkan, kini tradisi nginang dilombakan di Desa Kemiren. AF. ICHSAN RASYID, Glagah SIANG itu, ruas jalan utama Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, tampak lebih ramai dari biasa. Ratusan warga tampak menyemut di tepi jalan. Mereka menyaksikan lomba nginang yang dihelat di depan rumah-rumah warga

http://www.radarbanyuwangi.co.id

rempuan itu disambut beberapa kesenian khas Banyuwangi. Bahkan, 14 finalis itu ikut bermain musik tradisional gedhogan khas suku Osing menggunakan alu dan lumpang. Mereka terlihat enjoy memukul alu bersama pemain musik tradisional warga Osing. Tidak hanya itu, sebelum nyangrai kopi, mereka juga ikut membuat batik khas Banyuwangi ■ Baca Nyangrai...Hal 43

MUNCAR - Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Terpadu di Dusun Tratas, Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, menimbulkan petaka bagi warga setempat. Belasan rumah warga dan sebuah musala rusak. Kerusakan itu dipicu getaran mesin pemasang tiang pancang. Insiden itu terjadi pukul 18.00 Kamis kemarin (18/10). Guncangan terasa kuat hingga radius 70 meter. Mayoritas bangunan yang berada di radius 70 meter retak-retak. Rumah warga yang rusak berjumlah 17 unit. Sebuah musala yang lokasinya berada di sisi timur proyek tersebut juga retak ■

Rumah warga retak kena imbas proyek IPAL

nek itu terlihat beradu ketangkasan meracik ramuan tembakau, sirih, kapur, gambir, dan pinang. Setelah ramuan jadi bulatan, mereka menggosokkan ke gigi dan gusi masing-masing. Dalam lomba nginang itu, ada beberapa hal yang dinilai, yakni kelengkapan peralatan nginang, busana, dan tata cara menginang. Cara berdialog sesama peserta juga masuk penilaian. Tidak hanya itu, panitia juga mensyaratkan peserta menyampaikan pantun GALIH COKRO/RaBa saat nginang. Pantun itu TUA: Salah satu peserta nginang di Desa Kemiren kemarin. juga masuk penilaian datersebut. diikuti puluhan perempuan yang lam Nginang 2012 ini ■  Baca Bikin...Hal 43 Yang menarik, lomba nginang itu sudah berusia lanjut. Puluhan ne-

Proyek lingkungan pun berdampak pada lingkungan sekitar

Petugas cleaning service ngaku perwira polisi

Ngaku anggota KPK sekalian, kan sudah terbiasa bersih-bersih

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


34

Sabtu 20 Oktober 2012

ADVERTORIAL PENDIDIKAN

STAI IBRAHIMY GENTENG

Gandeng Damandiri, Berdayakan Masyarakat Berbasis Masjid GENTENG - Sebagai wujud dharma bakti perguruan tinggi, yaitu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ibrahimy terus berupaya mendorong para dosen untuk melakukan penelitian dengan mengakses peluang yang ada di Kementerian. STAI Ibrahimy baru sedikit bisa mengalokasikan dana untuk sekadar mendorong para dosen melakukan penelitian. Sejauh ini ada beberapa dosen yang telah melakukan penelitian dan sebagian hasilnya dimuat dalam jurnal ilmih Ar-Risalah dan media. Setahun terakhir, bersama perguruan tinggi (PT) lain di Banyuwangi, STAI Ibrahimy telah menjalin kerjasama dengan Pemkab Banyuwangi. Kerja sama ini melalui Badan Perencanaan PembanguFOTO-FOTO: ISTIMEWA/RaBa nan Kabupaten BanyuwaPINDAH TALI: Lima tahun terakhir STAI Ibrahimy, menjalin kerjasama dengan Pemprov Jatim untuk menyelenggarakan program ngi untuk melakukan pene- peningkatan mutu guru madrasah diniah. litian dengan tema yang didengan mengfungsikan masjid, tidak terakhir STAI Ibrahimy, telah menjalin sesuaikan dengan ciri khas masing- masjid. “Program ini merupakan kerjasama sebatas hanya sebagai ibadah ritual. kerjasama dengan Pemerintah Promasing PT. Dalam bidang pengabdian masyara- antara STAI Ibrahimy Genteng dengan Tapi juga sebagai tempat pemberda- vinsi Jatim untuk menyelenggarakan kat, kegiatan ini cukup banyak dila- Yayasan DAMANDIRI, Jakarta dan UIN yaan umat. “Hingga 2012 ini, lanjut Ha- program peningkatan mutu guru Makukan dilakukan di institusi ini. Mi- Maliki, Malang, “ kata Ketua STAI Ibra- syim, sudah ada 22 masjid yang ter- drasah Diniah (Madin). “Program ini salnya, melalui lembaga penelitian himy, Drs. H. Moh. Hasyim, MM, M.Pd. sebar di 22 desa di Kabupaten dimaksudkan untuk memberi kesemProgram ini secara teknis berbentuk Banyuwangi, yang menjalin kerjasama patan kepada guru madin, dari semasyarakat. Beberapa tahun terakhir jumlah pondok pesantren di Batelah dilakukan pengabdian masya- pemberdayaan dalam hal pendidikan, dengan STAI Ibrahimy,” sebutnya. Di sisi lain, Hasim juga menye- nyuwangi, untuk menempuh study S1 rakat di desa tertentu, melalui program kesehatan, ekonomi dan lingkungan pos pemberdayaan keluarga berbasis hidup. Kegiatan ini dilaksanakan butkan, bahwa selama lima tahun di STAI Ibrahimy,” pungkasnya. (adv)

zdfg;l

zdfg;l

SELAMAT: Para wisudawan STAI Ibrahimy Genteng angkatan XVI sesaat setelah selesai diwisuda.

ESTAFET: Mahasiswa yang telah lulus sarjana diharapkan bisa menjadi penerus bangsa untuk meningkatkan pembangunan nasional.

SAMBUTAN: Ketua STAI Ibrahmiy Genteng Drs. H. Moh. Hasyim, MM, M.Pd.

Hari Ini Mewisuda 216 Mahasiswa SEMENTARA itu, sebanyak 216 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ibrahimy Genteng akan mengikuti prosesi wsiuda sarjana Srata Satu (SI), Sabtu (20/10) pukul 08.00 hari ini. Selain para wisudawan, acara yang diselenggarakan di gedung lantai dua Aula KHR. As’ad Syamsul Arifin, Kampus STAI Ibrahimy Genteng itu akan dihadiri oleh para wali wisudawan, para pejabat, tamu undangan, dan alumni kampus hijau tersebut. Bacaan salawat, himne STAI Ibrahimy, lagu kebangsaan serta sejumlah lagu daerah yang dibawakan oleh kru paduan suara mahasiwa juga akan mengiringi prosesi wisuda, sehingga menambah kesakralan acara tersebut. “Acaranya akan dimulai pukul 08.00. Kami berharap para wisudawan dan tamu undangan bisa hadir sebelum jam itu,” harap Ketua STAI Ibrahimy Drs. H. Moh. Hasyim, MM. M.Pd. (adv)

ADVERTORIAL

Disbudpar Gelar Lomba Lagu Pop Daerah BANYUWANGI - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi menggelar lomba lagu pop daerah Banyuwangi. Lomba yang digelar dalam rangkaian Hari Jadi Banyuwangi ke-241 itu akan dilaksanakan tanggal 4 November 2012 mendatang. Dinas Pariwisata Banyuwangi melalui Kabid Kebudayaan, Setyo Puguh Widodo menjelaskan, lomba nyanyi ini dibagi menjadi dua kategori yaitu kategori A; remaja pria berumur 16 hingga 21 tahun dan kategori B; remaja wanita berumur 16 hingga 21 tahun. Setyo menjelaskan pendaftaran lomba dibuka tanggal 17 Oktober hingga 27 Oktober 2012. Teknikal meeting tanggal 28 Oktober 2012 pukul 10.00 di River Side Futsal Perumahan Griya Dadapan Indah regency di Jalan Raya Jember, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi. Selain itu, audisi akan digelar tanggal 4 November 2012 dan semi final tanggal 30 November. “Final akan digelar 1 Desember pukul 16.00 di Gedung Wanita Banyuwangi,” katanya. Dijelaskan, lomba ini

TOHA/RaBa

Setyo Puguh W

memperebutkan hadiah senilai Rp. 7 juta dengan kategori juara 1 hingga juara harapan tiga. Adapun jenis lagu yang dilombakan ada beberapa criteria. Lagu wajib bagi peserta pria adalah Tanah kelahiran, Ngelali, Kali lo. Sementara bagi peserta wanita, lagu yang dinyanyikan berjudul Semembyar, Donge Mekar, Moto Walangen. “Untuk lagi pilihan ada beberapa dan disediakan panitia, untuk itu silakan daftar di Sdr Ricky, Café VW 0888801004894 atau Mia MS 085655847397. Pendaftaran lomba gratis,” ungkapnya. (adv)

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/ Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. 

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.



Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


35

Sabtu 20 Oktober 2012

Spesialis Pecah Kaca Mobil Keok Beraksi Dekat Pasar Hewan, Tertangkap di Gumitir GLENMORE - Dua penjahat yang selama ini diduga sebagai spesialis pecah kaca mobil di sejumlah tempat di Banyuwangi akhirnya berhasil ditaklukkan aparat gabungan Polsek Glenmore dan Kalibaru kemarin siang. Mereka adalah Deka Priatama, 26, dan Eko Setiawan, 27. Deka tercatat sebagai warga Lingkungan Mangunjaya, Desa Mangungjaya, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Komering Ilir, Provinsi Lampung. Eko sebagai penduduk Dusun Tegalsari, Desa Tegalrejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang. Selain menangkap kedua tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor V-Ixion tanpa pelat nomor

dan dua buah pecahan busi motor yang digunakan untuk memecah kaca mobil. Mereka ditangkap polisi di Jalan Raya Gunung Gumitir, perbatasan Banyuwangi dan Jember. Sebelum dibekuk, kedua nya meme cah kaca mobil Innova bernopol KT 1391 CI yang sedang parkir di tepi Jalan Raya Jember, barat Pasar Hewan, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore. Mobil yang sedang parkir di selatan jalan raya itu milik Subakat, 51, warga Dusun Sumberjoyo, Desa Kumendung, Kecamatan Muncar. “Ketika tersangka memecah kaca mobil, anggota kami yang kebetulan sedang ngepam dekat lokasi mendengar kejadian tersebut,” kata Kapolsek Glenmore AKP Subardi melalui Kanitreskrim Aiptu Abdul Karim. Mendengar suara kaca mobil dipecah, anggota polisi bernama Eko tersebut langsung tang-

gap. Dia langsung melihat ke dalam kendaraan Innova tersebut. Ternyata benar, ada pelaku di dalam mobil tersebut dan hendak mengambil sesuatu. Begitu melihat ada polisi, seorang pelaku langsung keluar mobil, lalu berlari menuju rekannya yang sudah menunggu di atas motor V-Ixion. “Keduanya tancap gas menuju arah barat, lalu kita kejar,” cerita Karim. Selain melakukan pengejaran, dirinya juga kontak dengan rekannya di Polsek Kalibaru agar melakukan penghadangan. “Upaya itu membuahkan hasil. Kedua pelaku berhasil kami tangkap di Gunung Gumitir dan langsung kita bawa ke Polsek Glenmore,” tandas Karim. Sampai kemarin polisi masih memintai keterangan keduanya terkait aksi pecah kaca mobil yang belakangan marak di Banyuwangi. (azi/c1/aif)

Tiga Penambang Digulung Ombak Dua Selamat, Satu Belum Ditemukan

ABDUL AZIZ/RaBa

LOKASI TENGGELAM: Saat mandi di Pantai Lampon inilah ketiga korban terseret ombak.

PESANGGARAN - Ganasnya ombak Pantai Lampon, Desa/ Kecamatan Pesanggaran, membawa petaka. Sore kemarin, tiga warga Cluring yang sedang mandi di pantai tersebut dikabarkan terbawa arus. Dua orang berhasil diselamatkan, sedangkan satu orang dinyatakan hilang. Dua orang yang selamat belum diketahui identitasnya. Korban yang hilang bernama Arifin, 27, warga Dusun Bendorejo, Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring. “Tadi malam yang dua

orang yang selamat sudah diantar pulang. Korban yang hilang sampai sekarang masih belum ditemukan,” ujar Heru, warga yang tinggal di Pantai Lampon. Berdasar informasi yang dia terima, ketiga warga Cluring tersebut datang ke Lampon untuk menambang emas di Gunung Tumpang Pitu di malam hari. Pada pukul 17.00, mereka bermain di pantai. Ketiganya tertarik mandi karena ombak sedang kecil. “Nggak tahunya, mereka terbawa arus saat mandi,” tutur Heru. Kapolsek Pesanggaran AKP Supriyadi ketika dikonfirmasi mengenai hal itu membenarkan hilangnya nelayan di Pantai Lampon. “Kamis terus melakukan pencarian,” kata Supriyadi. (azi/c1/aif)

Semen Holcim Latih Tukang Bangunan

IST

TUMBUH PESAT: Ahmad Hanif (kiri) bersama tim Semen Holcim di sela-sela acara pelatihan.

GENTENG--Ingin membuat bangunan yang kuat dan tahan lama maka gunakanlah semen Holcim. Begitulah slogan untuk tiap orang yang menginginkan bangunan yang kuat dan tahan lama, cukup dengan air yang lebih sedikit, pekerjaan lebih cepat dan tahan lama. Holcim yang dikenal sebagai pelopor dan inovator di sektor industri semen yang tercatat sebagai sektor yang tumbuh pesat seiring pertumbuhan pasar perumahan, bangunan umum dan infrastruktur. Untuk wilayah Banyuwangi dan Situbondo U.D Makmur Jaya Perkasa yang berlokasi di jajag, serta sebagai owner bussiness Daniel Andriwijaya adalah sebagai distributor tunggal untuk semen Holcim. (bukan U.D Hanif Muawanah sebagai distributor--seperti yang diberitakan kemarin). “Berkat kerjasama dengan para mitra, pada tahun 2008 U.D Makmur Jaya Perkasa mendapatkan superbrand,” kata Heri yang menjabat sebagai T.S.O ( Teritorry Sales Officer ) dari Holcim. Sementara itu, pelatihan yang diselenggarakan pada (18/10) yang berlokasi di Desa

Gendoh membuktikan jika para peserta lomba mendapatkan hasil yang luar biasa. Selain sebagai tambahan ilmu pengetahuan dan skill tentang bangunan, para peserta terkesan dengan kelebihan dan keunggulan dari semen Holcim. “Semen Holcim benar-benar luar biasa dan bukan isapan jempol, jika dikatakan semen Holcim adalah semen yang berkualitas,” kata salah satu peserta pelatihan. Untuk mendapatkan produk-produk dari Semen Holcim, tidak perlu jauh-jauh karena untuk Banyuwangi dan Situbondo produk Semen Holcim sudah tersebar luas, mulai dari Desa Gendoh, Sragi, Songgon, Jajag dan sebagainya. Untuk wilayah Genteng, produk Semen Holcim bisa didapat dengan mudah di U.D Hanif Muawanah yang lokasi tepatnya ada di Canga’an. Sebagai bukti kongkrit, untuk bangunan mulai dari Gedung MAN Srono, MAN Genteng, irigasi di Kaligung, Tegaldlimo, Badewang, Songgon, Jajag serta bangunan RS Al-Huda, STIKES Banyuwangi dan perumahan elit, mereka menggunakan Semen Holcim. (adv)

Selamat Datang Menpora Andi Mallarangeng Pagi Ini Jadi Saksi Wisuda Sarjana di Kampus Uniba BANYUWANGI - Pentingnya peran pemuda dalam kehidupan sehari-sehari terhadap masyarakat menjadi salah satu isu penting kedatangan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), DR. Andi Mallaranggeng di acara Wisuda ke-5 mahasiswa Uniba di Kampus Universitas PGRI Banyuwangi (Uniba) Kertosari, pagi ini (20/10). Hal ini terungkap dalam ramah tamah antara Rektorat Uniba, Kemenpora, HMI (Himpunan Mahasiswa Indonesia) Komisariat Banyuwangi dan ulama di Rumah Makan (RM) Pondok Wina Banyuwangi, Jumat (19/10) kemairn. Pertemuan itu membahas peran pemuda dalam mengembangkan potensi dan kemampuannya melalui kegiatan pemberdayaan, penyadaran dan pengembangan kepemimpinan, kepeloporan serta kewirausahaan. “Sehingga mampu menjadi pemuda yang maju, mandiri, dan berkarakter serta berdaya saing melalui optimalisasi peran pemuda sebagai agen perubahan, kekuatan moral dan kontrol sosial,” kata Rektor Uniba, Drs. H. Teguh Sumarno saat memberikan sambutannya dalam acara ramah tamah tadi malam.  Teguh menjelaskan, para pemuda dan stakeholders kepemudaan di Banyuwangi diharapkan sinergi dengan pemerintah daerah. Guna mewujudkan tujuan kepemudaan yang mampu mendorong tercapainya pembangunan di Kabupaten Banyuwangi dan pembangunan nasional.  Sementara itu, Menpora Andi Mallarangeng menjelaskan, pemuda bukanlah orang yang mudah kehilangan orientasi kemajuan. Pemuda haruslah mampu me-

SIDROTUL MUNTAHA/RaBa

SILATURRAHMI: Menpora Andi Mallaranggeng (kanan) bersama Rektor Uniba H. Teguh Sumarno saat di RM Pondok Wina tadi malam. Kedatangan Menpora disambut berbagai kalangan.

negakkan baja pada pundaknya untuk tetap tegak dalam memangku tanggung jawab sebagai agent of change (agen perubahan). Untuk menyambut tongkat estafet kepemimpinan, kalangan kaum muda harus mempersiapkan diri dengan menumbuhkembangkan jiw jiwa-jiwa kepemimpinan sedini mungkin. Organisasi-organisasi Organ kepemudaan harus dapat dijadikan dija sebagai wahana untuk melatih profesionalisme profesi dan kemandirian sehingga kapan kapanpun dibutuhkan kaum muda siap tampil ke d depan memimpin bangsa ini. kepe Jiwa-jiwa kepemimpinan dapat ditumbuhkankembangka kankembangkan misalnya melalui jalur in-

telektualisme, peka terhadap realitas, kesiapan memimpin, dan mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok dan golongan. Program pemerintah dalam pengembangan jiwa kepemimpinan bagi pemuda adalah salah satu program yang sangat strategis, karena secara langsung bersentuhan dengan pencapaian tujuan pembangunan nasional. “Oleh karena itu, kegiatan yang dilakukan Kemenpora melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi yang sering dilaksanakan itu merupakan salah satu ikhtiar guna meningkatkan peran pemuda untuk meningkatkan dan menumbuh kembang-

kan jiwa dan semangat kepemimpinan pemuda Banyuwangi,” tegasnya. Selain dihadiri Rektor Uniba, pertemuan ramah tamah ini juga dihadiri beberapa pengurus HMI Banyuwangi, seperti Saiful Bahri (mahasiswa Uniba), dr. Taufik (Dosen Universitas Bhakti Indonesia/UBI). Dari kalangan ulama, ada KH. Sokeh Mansur, KH. Burhan Banani, KH. Marzuki dan KH. Abdul Wahid. Sementara dari Kemenpora, hadir Andi Mallarangeng, Deputi Bidang Harmonisasi dan Kemitraan DR. Lalu Wildan, Staf khusus bidang Kemitraan Prof. DR. Faishal Abdullah, Staf khusus Kepemudaan

Ir. M. Fakhrudin. Tidak ketinggalan ajudan dan protokol Kemenpora. Saiful Bahri menjelaskan, HMI tidak hanya sekadar menjadi Himpunan Mahasiswa Islam. Lebih dari itu HMI akan menjadi Harapan Masyarakat Indonesia (HMI). Gerakan dan perjuangan HMI sebagai generasi muda memastikan bahwa spirit perjuangan para aktifis HMI itu dijiwai dan disemangati oleh semangat dan jiwa kepahlawanan dan keteladanan. ”Sebagai generasi muda yang terdidik, anggota HMI memikul peran utama dalam melakukan perubahan bangsanya melalui pengembangan potensi generasi muda,” katanya. (adv/aif )

Uniba Berhasil Mencetak Atlit SEMENTARA itu, keberhasilan mahasiswa Uniba dalam menyukseskan PON XVII di Riau bulan September lalu mendapat apresiasi dari Menteri Andi Mallarangeng. Seperti diketahui, salah satu atlit mahasiswa Uniba turut andil dalam memberikan medali emas di ajang lari 100 meter.“Keberhasilan atlit Uniba ini merupakan salah satu wujud keberhasilan pendidikan Uniba terhadap mahasiswanya,” kata Rektor Uniba Drs. H. Teguh Sumarno. Dijelaskan, selama ini Uniba berhasil memberikan prestasi luar biasa terhadap kemajuan dunia olah raga di Banyuwangi, selain tingkat

local, prestasi atlit Uniba sudah bisa mencapai ketingkat nasional. Misalnya, dari cabang tenis meja, mahasiswa Uniba juga meraih dua medali emas. atlit Taekwondo Uniba juga berhasil menjuarai posisi. “Ini membuktikan jika Uniba mampu menciptakan mahasiswa yang nyata-nyata berhasil mengharumkan nama Banyuwangi. Semoga ini bisa ditiru oleh mahasiswa lain agar mampu menciptakan prestasi lainnya,” cetusnya. Sementara itu, perhatian Kemenpora terhadap prestasi atlit ini disambut dengan program “Indonesia Emas” yang bertujuan

untuk memunculkan atlet-atlet profesional atau siap bersaing di kejuaraan internasional. Program ”Indonesia Emas” adalah program untuk penjaringan atlet-atlet elite Indonesia untuk menjuarai atau memenangkan pertandingan internasional. Baik itu level Asia Tenggara, Asia, atau bahkan dunia. Program tersebut tidak terfokus pada satu cabang olahraga, melainkan mereka untuk seluruh cabang olahraga. Dengan adanya program “Indonesia Emas” ini, diharapkan Indonesia dapat lebih bersaing dikancah kejuaraan dunia. (adv/aif)


KOMUNIKASI BISNIS

36

Sabtu 20 Oktober 2012

Suzuki Moge Inazuma Mampir Banyuwangi

Dijajal Klub Motor, Langsung Dibilang Luar Biasa BANYUWANGI—Responsif, nyaman, dan mantap, setidaknya ini yang dirasakan kalangan media massa dan elektronik, yang sempat menjajal Suzuki Inazuma 250 CC. Bahkan para awak media lokal sempat mencoba ketangguhan mesin Inazuma. Sedangkan, para bikers yang melakukan touring dari Jakarta, mulai tanggal 12 Oktober 2012 hingga finish di Bali, Denpasar, 20 Oktober 2012 adalah para awak media massa yang berasal dari beberapa daerah di Indonesia. “Ada peserta dari Tegal, Makassar, Manado, Banjarmasin, Semarang, Lombok, dan Bali,” sebut Widjang Djendrawa, Marketing Sales Suzuki Indomobil Jakarta saat ditemui di sela-sela jeda istirahat di Rumah Makan Watudodol, Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kamis (18/10). Widjang menjelaskan, rangkaian touring itu adalah pengenalan motor Inazuma yang menempuh jarak 12.000 km. Rute dimulai dari Jakarta menuju Ciater, Bandung; Baturaden, Purwokerto; Jogyakarta; Sarangan; Bromo, dan berakhir di Kuta, Bali. Sementara itu, Direktur Marketing PT. Dian Pratama Mandiri (DPM) group-diler Suzuki R-2 wilayah Banyuwangi, Situbondo, dan Jember, Jemmy Sundoyo mengapresiasi touring Inazuma. Sebagai tuan rumah di Banyuwangi, pihaknya juga mengundang berbagai kalangan untuk menyaksikan kehadiran motor gede (moge) bermesin 250 CC itu.

TOHA/JP RaBa

JAWA-BALI: Peserta touring adalah jurnalis dari berbagai kota besar yang menjajal Inazuma (kiri). Seorang anggota Banyuwangi Tiger Club mencoba suspensi Suzuki Inazuma (atas).

“Selain konsumen, kami juga mengundang klub motor yang ada di Banyuwangi, agar mereka bisa menyaksikan dan menjajal Inazuma. Konsumsi bahan bakarnya cukup irit yakni 1:39,1 liter bisa menempuh 39 km. Untuk sekelas moge cukup irit ,” kata Jemmy. Jemmy menjelaskan, untuk mendukung kehadiran Inazuma, pihaknya telah melakukan investasi cukup besar. Investasi itu dalam rangka mendukung setting peralatan servis Inazuma, yang dilengkapi software. Artinya, saat ada konsumen yang ingin menyervis Inazuma di cabang

MANTAB: Inazuma 250 CC.

BANYUWANGI • Rumah & Gudang •

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Tanah & Bangunan •

• Kontak Jodoh •

Dijual Tnh & Bangnn di Sumberayu Muncar, SHM 2074, LT 1650m2, LB 200m2, cck utk gudg & perumahn, TP. H: 082145163392

Pengusaha, mapan, mndambakan gadis/Janda muslimah, 25th s/d 40th. Hub: 087759999544

• Arya Agen Properti • Anda ingin jual/beli rumah seken atau baru di Banyuwangi? Arya Agen Properti 081336659258

• Persada Regency• Dijual rumah dan gudang, luas lahan 600 meter persegi, alamat dusun Umbulrejo, desa Bangorejo, kecamatan Srono. harga nego 350 juta. Telp 082131512745

• Jl. Ikan Gurami • Dijual rmh Jl. Ikan Gurami 20 LT894 LB515, SHM, hub: 08175214082 / 08883855586

• Rumah Kebalenan • Dijual rmh Ls tanah 2 kpl, ls bangunan 150m2, lok Kebalenan. H: 082334968779

Pahe dijual tanah dpn Perum persada regency kertosari, jl ikan wader pari, hub 081217908788.

SITUBONDO • Beli Tanah Hadiah Mobil• Tnh 9408m2 Jl. Argopuro 11 Stb 900Rb/ m2, 8985m2 Jl. Argopuro 9B Stb 600Rb/m2, 9598m2 Jl. Ry Pantura KM214 Sby 150Rb/ m2. H: 082333008871.

• Rental Mobil • Bwi Rent menyewakan CRV, Innova, Avanza, dll, D/T, sopir. Hubungi: 081333317110

• Agen Voucher Pulsa SIP • Dicari Agen untuk produk baru: Voucher Pulsa SIP - Satu voucher FISIK isi ulang PULSA ke SEMUA operator GSM & CDMA. Hubungi: 0896 6288 8888 & 0896 94 888 999

• Agen Voucher Tokenku • Dicar i Agen untuk produk bar u: VOUCHER TOKENKU - voucher FISIK isi ulang PLN Prabayar. Hubungi: 0896 6288 8888 & 0896 94 888 999

• Rumah + Tanah • Djl Rmh+tnh SHM,Lt300,LB200,Jl Ciliwung 29.Tnh SHM500m, Jl.Tangkuban Perahu. Hrg 450 jt nego. 08124900784

• Rumah Jl. Let. Sulaiman • Dijual rmh Jl. Letnan Sulaiman 57 Bwi, luas tanah 233 M2, Luas bangunan 133 M2, sertifikat SHM IMB,garasi ada, hub: 0333-424720 atau 0331-422772.

• Rumah Pajajaran • Jual rmh SHM siap huni, LT 235m2, LB 115m2. Jl. Pajajaran II no.47 Tamanbaru, 085732321000

SITUBONDO • Jl. Plaosan • Djl Rmh LT=195m2, LB=195m2. 5K.Tdr. Jl. Plaosa No.4 STB Hub:085335812288

motor Inazuma 250 CC menggunakan rantai silent chain, yang tanpa perawatan atau pelumasan kembali, karena di dalam rantai sudah ada gemuk. Jadi saat kena debu, hujan, dan panas tidak berpengaruh banyak. Ditambahkan, sebagai diler Suzuki R-2 terbesar, DPM akan memberikan programprogram dan hadiah menarik untuk masyarakat. Misalnya, untuk kepemilikan Inazuma dengan uang muka Rp 10 jutaan. Bahkan untuk program pelayanan konsumen, DPM group memberikan program pesta oli gratis di semua cabang DPM group yang memasang umbul-umbul. Dan bengkel resmi (Beres) DPM group yang dimulai tanggal 28-29 Oktober 2012 dengan tajuk “Pesta Oli Gratis” yang akan di helat ke tiga kalinya dalam waktu 3 bulan terakhir 28-29 Oktober 2012. (adv/irw)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Lemari Etalase •

• Carry Futura ‘94 •

• Pajero Sport ‘10 •

• Daihatsu Ayla •

Dijual Lemari Etalase P150XL90XT250 & 4 rak Dsply P238L53T250. Kond bgs ex. TK. Chicha Bwi/7779889/082141474733

Dijual Carry Futura 1.3 Relvan th ‘94, P Bwi, harga nego. Hub: 085233896483

Pajero Sport Exceed th 2010, warna hitam, tangan pertama, ex dokter, istimewa. Hubungi: 081358864541

Indent skarang juga AYLA harga mulai Rp. 80 Juta-an. All New Xenia DP mulai Rp. 25 Juta-an, Terios, Sirion, Luxio, Gran Max. Disc Gede. Hub HADI 081 233 432 555 / 0815 5970 5555

• Kerjasama Usaha • Ingin berpathner, kerjasama serius u/ pembiayaan pengembangan usaha yg sudah ada. Keuntungan 100% dlm 36 bln diberikan lgsg tiap bln, serius? Hub: 8926109

��� Toyota Vios ‘05 • Dijual Toyota Vios th 2005, kondisi mesin bagus, atas nama pembeli, warna tinggal pilih. Hrg 77jt nego. H: 085258552222

• Mits. Kuda Grandia • Mits Kuda Grandia DSL ‘02 coklat 100 Jt, istimewa, brg d Probolinggo. 08123481534

• Vios & Daihatsu Zebra •

• Honda Genio ‘94 •

• Promo Daihatsu Ayla • Daihatsu Ayla buruan Inden hrg mlai 70 jutaan, Xirion disc 12jt, Xenia 5jt, Terios 7jt, Grandmax 6jt, Luxio 10jt, DP murah. H: Vira 081336244377

Djl Vios 2005 hitam plat P Bwi 83 jt nego. Daihatsu Zebra box 2002, 43 jt nego, brg istmw. H: 08179671110, 082334662339

SITUBONDO

Dijual Honda Genio ‘94 hitam, manual R16, N. Malang, Hrg 74jt. Hub: 085 233 922888

• Pindah Tempat •

• Kijang G ‘94 •

Mulai 15 Okt 2012 Pelayanan Jamsostek dr. Pitoyo pindah tempat di Perumdin Pusk. Suboh (Selatan Kec. Suboh)

SITUBONDO

Djl Kijang G ‘94, abu2 metalik, nusa long, PS/PW/CL, AC/double audio, ban bru, mesin djamin, 69jt nego. H: 085234780456

• Avanza ‘10 •

• Honda Stream ‘02 •

Djl Avanza ‘10 G, silver, no. msh panjang & P asli, istimewa sekali, hubungi 081336666171

Djl Honda Stream ‘02 istimewa, 1700cc, hitam, plat N Problg, bln 6, Hub: 08124987000

• Isuzu Panther Turbo ‘07 •

• Daihatsu Luxio ‘10 •

• Nissan Grand Livina ‘07 •

Dijual Isuzu Panther TBR 54 F Turbo LS tahun 2007 hitam, harga 172,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Daihatsu Luxio 1.50 MT.PS tahun 2010, hitam metalik, harga 105,5 juta, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Nissan Grand Livina XV tahun 2007 abu-abu metalik, harga 149,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Toyota Innova ‘09 •

• Kijang Krista ‘10 •

• Honda Jazz ‘10 •

Dijual Toyota Kijang Innova JXW40 tahun 2009 silver metalik, harga 161,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota Kijang Krista uf 81 Grand Lux tahun 2004, silver metalik, harga 130 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Honda Jazz rs 2010, harga Rp. 205 juta nego, cash/kredit, bsa tukar tambah. Hubungi: 082142194111, 081335897888

• Honda Jazz ‘07 •

• Kijang LGX •

• Honda Jazz ‘06 •

Dijual Honda Jazz 2007 isdi, warna silver stone, pajak baru, ban baru, sangat istimewa, hubungi 085234627497 / 087755565914

Dijual Kijang LGX 1.8 hitam, pajak panjang, harga 137,5 juta nego, cash/ kredit atau tukar tambah, hubungi: 082142194111, 081335897888

Dijual Honda Jazz 06 idsi manual, silver stone, harga 135 juta nego, cash/ kredit atau tukar tambah, hubungi: 082142194111, 081335897888

BANYUWANGI

• Perum Mendut Hijau • Djual rmh Perum Mendut Hijau Blok B no 1-2, dpn Pos Satpam, sertifikat SHM IMB, hubungi: 081937620001 / 082141147299

DPM Jalan Basuki Rahmat, Banyuwangi, maka mekanik akan memasukkan software ke dalam Inazuma. Dengan begitu akan terbaca mana bagian motor yang rusak. “Sehingga pengerjaan servis Inazuma sangat efektif dan tepat dengan software ini,” tandasnya. Suzuki Inazuma, kata Jemmy, lebih mudah dikendarai, karena menggunakan sistem injeksi yang bernama ISC (Idle Speed Control). ISC memudahkan start engine. Oli menggunakan 10.40 WE SGO jaso MA, yang mampu tetap stabil pada cuaca ekstrem. Motor itu menggunakan sensor H02 sensor, yang berfungsi mengoreksi hasil akhir sisa pembakaran, dengan tujuan campuran bahan bakar tetap sesuai kebutuhan. Rantai

BANYUWANGI BANYUWANGI • Toko + Rumah Genteng • Djl Toko+rumah tkt2, full prabot, strtgs. Jl. Kembar Lt 310/490m2, uk. 10x31m, marmer, ksn jati, Tk Sriwijaya Jl. Gajahmada 274 Gtg-Bwi. H. Sugiarto, 081233499888, 03170338181

• Jl. Agus Salim • Dijual Ruko 2Lt, lok Jl. KH. Agus Salim blkg Untag, Bwi. Hub: 081233669969

• Ruko Rogojampi • Djl/dkntrakkn min 3th Ruko 3KT, 2km Jl. Raya Gtg-Bwi 217 Rgojampi (sltan Ktr Pos) hrg nego. H: 081324084036, 081234774984

LOWONGAN KERJA

• LBB Paedagogia • LBB “Paedagogia”, terima les privat - Terapi Anak Berkebutuhan Khusus. Hubungi: 085258688175

BANYUWANGI

• STNK •

Hlg STNK Nopol P 3518 VK, an. Sugianto. Pringgodani RT03/02 Watukebo, Wngsorejo

• Operator Kebab Turki •

Hlg STNK Nopol P 6953 ZF, an. Naimatul Jannah. Krajan RT 01/02 Parangharjo, Songgon

Dbtuhkn cpt Operator Kebab Turki, min lls SD, berminat Hub: 085749240494 Dedi

Hlg STNK Nopol P 5756 WS, an. Hikmah. Secawan RT01/02 Ds. Dadapan, Kabat

• Sales Motoris & Admin • Bth Sales Motoris & Admin Sido Muncul. Lam lgsg Jl. Ikan Wijinongko 11, Bwi

• Galangan Kapal •

Persyaratan: Wnt, D3. Krm lsgsg ke: PANDU LOGISTICK Jl. Basuki Rachmat 198-200 Stb, 0338-675556/5550444, lamaran ditutup tgl 26 Okt 2012

Dibutuhkan segera Desainer Grafis bisa Corel & Photoshop, berminat kirim lamaran langsung ke Percetakan Sakila, Jl. Kolonel Sugiono 29 Bwi,Telp.416163 / 081336777779

Dibutuhkan

Hlg ijazah SD,SMP,SMK&Serttifikat kelautan, BST SCRB, AFF, ATT DSR,BK PLAUT, Pasport a/n Joko Dwi Hartono. Hub 081237924932 imbalan sepantasnya sbg ucpan terima kasih.

Hlg STNK Nopol P 4765 WK, an. Bambang Wahono, Jl. Semeru 26 RT05/01 Panderejo

Proses Cpt Tenaga Krja utk GALANGAN Kapal di Jepang : Gj. USD 1800-USD 2500, Australia: Gj. USD 1800-USD2500, Non Peng. Umur Max.45thn Biaya bs ptng Gaji. Hub. 021-4208223. 08112427889 PT. B.J.P (tdk trma SMS)

Customer Service/Admin

• Ijazah & Seritifikat •

• Desainer Grafis •

HlgSTNKNopolP4360XH,an.Moh.Halil,H,Drs, Msi. Jl. Kopral Talab 29 RT01/01 Tukangkayu Hlg STNK Nopol P 5070 ZA, an. Idi Yuswantoro, Krajan 01/06 Ketapang, Kalipuro Hlg STNK Nopol P 6087 YN, an. Sumiatun. Wonosari RT 01/02 Tamansuruh Glagah Hlg STNK Nopol P 4380 ZK, an. Eva Rosita. Pakis RT 01/04 Songgon, Songgon Hlg STNK Nopol P 3337 ZD, an. Syaifudin. Dsn. Krajan RT 02/03 Ds. Kelir, Kalipuro Hlg STNK Nopol P 8560 VN, an. Candra Andinata. Jl. Yos Sudarso 23 RT03/01 Jajag, Gambiran Hlg STNK Nopol P 8231VG, an.Nuris Abdul Karim. Kepundungan RT01/02 Kpndungan, Srono


BALJEBOL

Sabtu 20 Oktober 2012

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

Oknum Satpol PP Tertangkap saat Nyabu

JELANG IDUL ADHA

Hewan Qurban Diawasi Ketat LUMAJANG—Jelang pelaksanaan Idul Qurban, pengawasan terhadap hewan semakin intensif dilakukan. Itu dilakukan agar hewan yang digunakan sebagai qurban oleh masyarakat layak. Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Peternakan, Gatot Subiantoro, yang melakukan pengetatan-pengetatan terhadap hewan ternak, khusunya hewan qurban belakangan ini. “Iya, diawasi lebih ketat,” kata Gatot kepada sejumlah wartawan, kemarin. Dia menjelaskan, pengawasan yang dilakukan oleh kantornya adalah untuk memastikan bahwa hewan-hewan qurban tersebut layak untuk dijadikan hewan qurban seperti anjuran agama. Dengan begitu, maka masyarakat yang melaksanakan ibadah qurban tidak merasa dikecewakan. Kawasan yang menjadi tempat pengawasan hewan tersebut tambah dia adalah sejumlah tempat-tempat penjualan hewan qurban. “Pasar-pasar hewan menjadi salah satu sasaran pengawasan,” imbuhnya. Sejumlah sentral hewan qurban yang biasanya banyak bermunculan menjelang idul qurban juga tidak lepas dari target kantor peternakan. Kemarin, Kantor Peternakan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah hewan ternak yang mulai bermunculan di Lumajang. Kasi Kesehatan Hewan Kantor Peternakan Lumajang, Muhammad Syamsuddin mengatakan, pemeriksaan terhadap hewan ternak yang dilakukan pihaknya kemarin terbatas. “Karena waktunya Jumat,” ucapnya. (wan/sh/jpnn)

RADAR JEMBER

SIAP DISEMBELIH: Persediaan kambing di salah satu bursa hewan qurban di Lumajang.

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan meng atasnamakan pe tugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak ber tang gungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pema sa ngan iklan baris secara resmi di Radar Banyuwangi.

41

LUMAJANG

Bersama Karyawan Bank dan 3 Temannya

HAFID ASNAN/RADAR JEMBER/JPNN

SIMPATI: Kapolres memberi bantuan pada keluarga Munapi, korban longsor di Lempeni Tempeh kemarin.

Korban Tertimbun Pasir Dapat Bantuan LUMAJANG – Nasib tragis yang menimpa dua penambang pasir asal Desa Lempeni, Tempeh, Lumajang membuat Mapolres Lumajang turut prihatin. Kemarin satuan bayangkara ini memberikan bantuan kepada dua keluarga korban. Gerakan kepedulian ini diharapkan bisa mendorong pihak lain karena korban adalah satu-satunya sumber pendapatan keluarganya. Bantuan ini termasuk yang

pertama diterima korban. Menyusul dua korban yakni Muhammad Sastro wardoyo yang masih duduk di kelas 2 SMP dan Munapi,40, yang tewas tertimbun pasir saat menambang. Padahal kedua penambang ini adalah tulang punggung keluarga. Munapi meninggalkan seorang anak yang masih duduk di bangku SD dan seorang istri. Sementara korban Muhammad Sastro kondisinya lebih parah. Sedangkan

Muhammad Sastro masih duduk di bangku SMP Pasirian kelas 2. Meski masih pelajar, namun Sastro menjadi tulang punggung keluarga yang menjadi sumber penghidupan satusatunya. Ayahnya Sahid, mengalami kebutaan permanen. Sementara ibunya hanya sebagai ibu rumah tangga. “Sepulang sekolah Sastro langsung menambang pasir,” ujar ibu korban, Poniti. (fid/sh/jpnn)

JEMBER – Satuan Reskoba Polres Jember panen tangkapan peng guna narkoba jenis sabusabu kemarin (19/10). Dalam pe nangkapan kali ini, mereka ber hasil mengamankan lima pe laku pengguna sabu. Salah satu diantaranya yakni Syaiful Bahri alias Ipung, 41, warga Jalan Bungur Gang Tugu No 38 RT 3/ RW 8 Gebang, Patrang, yang juga oknum anggota Satpol PP Jember. Selain Ipung, pihak kepolisian juga berhasil mengamankan pengguna sabu lainnya Yudi Surya, 38, Jalan Melati V Blok Kecubung No 2 Gebang, Patrang, yang juga masih tercatat sebagai karyawan sebuah bank swasta di Jember. Polisi juga menangkap Hoirul Hidayat, 37, warga Jalan Nusa Indah I/E 37 Lingkungan Pagah, Kelurahan Jember Lor, Patrang dan Ahmad Afandi, 32, warga Jalan Mawar No 28 RT 2/ RW 2 Slawu, Patrang. Kasatreskoba Polres Jember AKP Edy Sudarto saat dikonfirmasi sejumlah wartawan menuturkan, penangkapan terhadap empat tersangka ini berawal dari informasi masyarakat tentang maraknya peredaran narkoba di kawasan Gebang. Dari hasil penyelidikan, petugas akhirnya menangkap ter-

sangka Hoirul Hidayat di rumahnya di Slawu, Patrang, saat yang bersangkutan memakai sabu. “Dari Hoirul, kita juga berhasil diamankan satu poket SS seberat 0,05 gram,” jelas Edy. Pihak kepolisian pun terus melakukan pengembangan terhadap pelaku lainnya. Hingga keesokan harinya petugas berhasil mengembangkan penyelidikan dan menangkap tiga tersangka lainnya secara bergiliran selama dua hari. “Yang selanjutnya tertangkap Ipung, lalu berhasil diamankan lagi dua pelaku lainnya yakni Afan dan Yudi,” tuturnya. Disebutkan juga, tiga tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari salah seorang yang bernama Syaiful Bahri alias Ipung. Edi menjelaskan, meskipun Ipung bertindak sebagai penyuplai barang pada pelaku lainnya, dari hasil pemeriksaan sementara, Ipung dan seluruh pelaku masih dikategorikan sebagai pengguna, bukan pengedar. “Dari analisis saya, keempatnya masih dalam takaran pengguna,” jelasnya. Hal ini dilihat dari kondisi, baik ekonomi maupun fakta yang ditemukan belum bisa dikatakan pengedar, namun memang ada penyuplai kepada jaringan SS ini. Oleh karena itu, dari keterangan Ipung mendapatkan SS dari seseorang di Surabaya. (jum/ ram/har/jpnn)


42

Sabtu 20 Oktober 2012

Sirkuit Balapan Diuji Coba BANYUWANGI - Persiapan kejuaraan balap sepeda memperebutkan Piala Bupati Banyuwangi 2012 mulai memasuki tahap krusial. Kejuaraan balap sepeda yang akan dimulai 4 November itu sudah menyiapkan gambaran sirkuit yang akan digunakan. Sirkuit untuk lomba MTB cross country, misalnya. Panitia penyelenggara yang dimotori pengurus ISSI Banyuwangi sudah melakukan finalisasi sirkuit yang akan digunakan. Sesuai yang direncanakan, lomba nomor tersebut akan digelar 4 November di sirkuit kawasan GOR Tawang Alun. Ketua panitia sekaligus sekretaris ISSI, Bambang Sutrisno mengatakan, sirkuit MTB cross country sudah dipersiapkan. Bahkan, beberapa bagian sudah diuji coba dengan melakukan race di track yang akan digunakan lomba. “Sirkuit sudah siap dan beberapa pembalap sudah melakukan uji coba. Meski belum sempurna, tapi lintasan itu sudah bisa digunakan balapan,” ujar pensiunan Pertamina itu. Sekadar diketahui, dalam kejuaraan bertajuk Bupati Cup 2012 itu, ada tiga kategori yang akan dipertandingkan, yakni MTB cross country, BMX, dan road bike. Kategori MTB cross country akan dilaksanakan di GOR Tawang Alun pada 4 November mendatang. Nomor tersebut terdiri atas empat kelas, yaitu pemula under 16 tahun, men elite usia 17 hingga 29 tahun, master A usia 30 hingga 39 tahun, dan master usia di atas 40 tahun. Kategori BMX yang akan dimainkan 24 hingga 25 November di Sirkuit Persilona, Muncar, terdiri atas lima kelas. Lima kelas itu adalah pewee under 12 tahun, pemula under 16 tahun, junior 17 hingga 18 tahun, woman elite usia bebas,

GALIH COKRO/RaBa

SIAP DIPAKAI: Atlet balap sepeda mencoba sirkuit MTB cross country di GOR Tawang Alun kemarin.

Dihantui Eksodus Pemain BANYUWANGI - Ketidakjelasan masa depan Persewangi di pentas Divisi Utama musim depan dipastikan berdampak multidimensi. Hal itu juga dirasakan para pemain yang pernah membela Laskar Blambangan musim lalu. Bila belum ada kejelasan, beberapa pilar mengancam akan hengkang dari tim yang bermarkas di Stadion Diponegoro tersebut. Kepada koran ini, beberapa pemain mengaku masih menunggu perkembangan Persewangi di musim depan. Mereka masih setia mendekam di Banyuwangi agar tetap bisa berkostum merah-hitam. Hanya saja, saat ini para pemain butuh kepastian terkait jaditidaknya Persewangi berkiprah di kompetisi Divisi Utama musim depan. Sebab, godaan dari sejumlah tim sudah datang. Maklum, dibandingkan tim lain, Persewangi sangat terlambat. Sejumlah peserta kompetisi jauh hari sudah melakukan seleksi pemain untuk persiapan menghadapi kompetisi musim depan.

DOK.RaBa

Yusuf Efendi

Tidak heran, kini tak sedikit pula pemain Persewangi yang berniat pindah. Mereka adalah Yusuf Efendi, Anis Mujiono, dan Raul Setiawan. Ketiga pemain yang kini bergabung di Solo Selection dalam uji coba menghadapi Timnas Under 23 itu mulai

digoda tim lain. Yusuf bahkan kabarnya sudah mendapat tawaran masuk skuad Persiba Bantul. “Tawaran ada, tapi belum pasti,” kata Yusuf. Hal senada juga diungkapkan bek kiri Persewangi, Anis Mujiono. Dia mengaku masih ingin melihat perkembangan Persewangi. Dia sebenarnya ingin bertahan di Persewangi. Hanya saja, pemain binaan PSS Sleman itu juga tidak menampik kemungkinan hijrah. Namun, dia belum mengungkap ke mana dia akan berlabuh. “Masih belum ada gambaran,” ujarnya singkat. Setali tiga uang, Raul juga menyatakan siap merumput di luar Banyuwangi bila nanti Persewangi tidak ikut kompetisi. Hanya saja, dia berharap Persewangi memastikan diri musim depan tetap di Divisi Utama. (nic/c1/als)

dan men elite untuk usia di atas 18 tahun. Kategori terakhir yang akan dipertandingkan adalah road bike pada 9 Desember. Ada empat kelas yang akan dipertandingkan, yakni executive race non-atlet dan nonmantan atlet. Kelas lainnya adalah pemula under 16 tahun, junior under 18 tahun, dan men elite. Ketua panitia balap sepeda Bupati Cup 2012, Bambang Sutrisno menyatakan, kegiatan tersebut merupakan even pemanasan menjelang pelaksanaan Banyuwangi tour d’Ijen yang akan digelar Desember mendatang. Selain bakal diikuti biker lokal Banyuwangi, juga bakal diikuti pembalap dari semua penjuru Jawa Timur. “Total hadiah mungkin ini paling besar sepanjang sejarah di Jawa Timur, yakni Rp 90 juta,” katanya. (nic/c1/als)

INFOPOLITIK

GUS DUR-PKB: Joni Subagio saat memberi sambutan dalam peringatan 1.000 hari Gus Dur.

NU DAN PKB: KH. Aly Makki Zaini menyebut hanya PKB yang lancar komunikasinya dengan NU.

FOTO-FOTO: AGUS BAIHAQI/RaBa

KADER NU: Ketua MWC NU Rogojampi Nanang Nur Ahmadi dan ketua GP Ansor Syukran Makmun Hidayat membaur bersama para tokoh PKB.

DA’I KONDANG: KH. Abdul Gofar mengajak warga NU untuk tetap di PKB.

Para Kiai Sebut Partai NU Hanya PKB KOMPAK: Para kiai, pengurus NU, Ansor hadir bersama dalam acara PKB.

SEMANGAT: Pengurus bersama kader PKB bertekad besarkan PKB.

DPC PKB Banyuwangi Peringati 1.000 Hari Wafatnya Gus Dur ROGOJAMPI - Acara peringatan 1.000 hari wafatnya KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang digelar oleh DPC PKB Kabupaten Banyuwangi, berlangsung semarak kemarin siang (19/10). Acara yang dilaksanakan di kantor MWC NU Kecamatan Rogojampi itu dihadiri seluruh pengurus partai dan anggota FKB DPRD Banyuwangi. Para Pengurus Anak Cabang (PAC) di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Banyuwangi hadir bersama para Pengurus Ranting (PR). Bukan itu saja, sejumlah pengurus PC NU Kabupaten Banyuwangi KH. Aly Makki Zaini bersama KH. Abdul

Gofar, juga datang bersama ketua GP Ansor Banyuwangi Syukron Makmun Hidayat dan sekretarisnya Mashud. “PKB ini hanya satu-satunya partai milik NU,” cetus ketua tanfidz DPC PKB Banyuwangi, H. Joni Subagio. Dalam sambutannya, Joni menyebut banyak partai yang mengaku miliknya NU. Mereka juga mengklaim kalau selama ini berjuang untuk kepentingan NU. Padahal itu tidak benar. “Hanya PKB yang kelahirannya dibidani PB NU,” katanya dengan suara lantang. Joni menyebut, saat ini kondisi partai berlambang bola dunia yang dikitari bintang sembilan itu masih solid. Bahkan, sejumlah kiai yang sempat keluar dari PKB, kini berbondongbondong kembali ke PKB. “Gus Dur adalah pendiri dan berjuang di PKB,” ujar wakil ketua DPRD

Banyuwangi ini. Gus Dur yang pernah menjadi ketua dewan syuro DPP PKB, hingga sampai saat ini menjadi panutan bagi warga PKB. Perjuangan dan ajarannya menjadi dasar bagi PKB dalam membangun umat dan bangsa. “Gus Dur ini bagi PKB adalah rais akbar,” ungkapnya. Wakil tanfidziyah PC NU Banyuwangi KH. Ali Makki Zaini yang diminta memberi sambutan dalam acara itu menyebut, sampai saat ini hanya PKB yang bisa enak diajak komunikasi dengan NU. Perjuangan PKB untuk NU juga terlihat jelas. “Sampaikan ini pada yang di bawah, ajak mereka bersamasama lagi,” katanya. Sebagai puncak acara, dua mubaligh kondang KH. Makhrus Aly dari Benculuk, Cluring; dan KH Abdul Gofar dari Rogojampi,

memberi tausiyah kepada para pengurus PKB yang hadir. “Warga NU itu partainya ya hanya PKB, mari bersama membesarkan,” ajak Kiai Makhrus. Tidak mau kalah, KH. Gofar dalam ceramahnya menyebut bidang garapan NU itu ada tiga. Ketiga program NU itu adalah pendidikan, sosial, dan perekonomian. “Garapan NU ada tiga. Tapi kalau partainya ya hanya satu, yakni PKB,” ungkap KH. Gofar. Selain menggelar ceramah agama, dalam peringatan 1.000 hari wafatnya Gus Dur itu juga dilaksanakan tahlilan bersama. Untuk tahlilan ini, dipimpin oleh ketua Dewan Syuro DPC PKB Banyuwangi KH. Masrukin Abah Hidayat. Sedang doa dipimpin sesepuh Pagar Nusa Banyuwangi, KH. Dzulqurnain. (abi/als)


BERITA UTAMA

Sabtu 20 Oktober 2012

43

HALAMAN SAMBUNGAN

Status Gunung Raung Waspada

ALI NURFATONI/RaBa

MENINGKAT: Gunung Raung dipotret dari perkebunan Bayu Kidul, Desa Sumber Arum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi.

BANYUWANGI - Ini peringatan bagi warga yang tinggal di lereng Gunung Raung, perbatasan Banyuwangi dan Bondowoso. Aktivitas gunung berapi itu naik beberapa hari terakhir ini. Pusat Vulkanologi, Mitigasi Bencana, dan Geologi (PVMBG) Bandung, menaikkan status gunung tersebut dari normal (level I), menjadi waspada (level II). “Status Gunung Raung di wilayah Banyuwangi statusnya kita naikkan jadi waspada,” cetus Kepala PVMBG Bandung, Surono. Saat dihubungi melalui ponsel, Surono menyebut kenaikan status dari normal menjadi waspada itu dimulai pukul 21.00 Kamis lalu (18/10). “Status kita naikkan menjadi waspada karena ada gerakan vulkanik,” katanya. Dari data yang diterima, jelas dia, pada Kamis lalu ada getaran tremor vulkanik. Berdasar rekaman itu,

pihaknya langsung menaikkan status gunung berapi tersebut. “Meski tidak terlalu berbahaya, masyarakat harus waspada,” pintanya. Meski dianggap tidak berbahaya, tapi Surono meminta masyarakat tidak mendekati puncak gunung. Selama berstatus waspada, batas pendakian adalah satu kilometer dari puncak gunung. “Andai meletus, tidak separah 2010 lalu,” sebutnya. Surono menyebut, Gunung Raung tergolong cukup tinggi. Embusan asap dan abu bisa jadi akan menyebar ke sekitar pegunungan tersebut. Makanya, warga diminta berhati-hati. “Abu dan asap juga agak berbahaya, bisa mengandung racun,” cetusnya. Sementara itu, Kepala Pos Pengamatan Gunung Raung di Desa Sumber Arum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, Balok Suryadi,

mengakui status Gunung Raung naik sejak 18 Oktober 2012. ‘’Status mulai kita naikkan tadi malam sekitar pukul 21.00,” jelasnya kemarin. Dengan status itu, kata Balok, pihaknya meminta masyarakat tidak mendekati gunung dengan radius satu kilometer. “Radius satu kilometer dari puncak gunung itu tidak boleh ada aktivitas manusia alias dikosongkan,” jelasnya. Menurut Balok, aktivitas vulkanik gunung itu menunjukkan peningkatan sejak sehari sebelumnya.’’ Berdasar pantauan seismograf, gempa tremor terjadi berulang-ulang. Sampai saat ini, masih terus terjadi,” terangnya. Dengan adanya peningkatan status itu, Balok berharap pendakian ke Raung dihentikan sementara. Para pendaki boleh mendaki jika status sudah normal. (abi/ton/c1/bay)

Rumah Warga Temboknya Retak n PULUHAN... Sambungan dari Hal 33

Praktis, begitu melihat tembok rumah retak, warga berhamburan keluar rumah. Semula mereka mengira getaran itu adalah gempa bumi. “Orang-orang keluar rumah semua. Getaran itu dikira gempa. Bahkan, warga yang hendak Salat Magrib juga kaget,” ungkap Suwandi, warga setempat, kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Diperoleh keterangan, musibah yang menimpa warga itu terjadi pada hari pertama pemasangan tiang pancang. Di hari pertama itu pula sebuah alat berat menancapkan satu

tiang pancang. Namun, saat tiang pancang masuk sedalam 4 meter sudah mengalami masalah. Targetnya, tiang pancang itu masuk sedalam 6 meter. Hal itu menyebabkan warga sekitar proyek tersebut resah. Warga menilai proyek tersebut di luar batas normal. “Bayangkan, malam hari masih kerja terus,” cetus Suwandi. Khotib, salah satu sub pelaksana proyek, mengakui bahwa ada masalah dalam proses pe masangan tiang pancang. Ketika dipasang, tiba-tiba terjadi gangguan kecil sehingga me nimbulkan guncangan. “Memang terjadi kecelakaan,” aku Khotib.

Meski begitu, dia berjanji musibah tersebut tidak akan terulang. Sebab, kendala yang sempat ditemui sudah diantisipasi. “Mudah-mudahan nggak ada masalah lagi,” terang warga Banyuwangi itu. Sementara itu, terkait kerusakan rumah warga tersebut, tiga pilar Kecamatan Muncar langsung meninjau lokasi kejadian kemarin. Mereka juga memberikan warning kepada pelaksana proyek untuk memperhatikan ru mah warga yang rusak. ’’Rom bo ngan muspika sudah menyampaikan kepada kami agar mem perhatikan rumah warga yang retak,” tandas Khotib. (ton/c1/aif)

Warga yang Rumahnya Retak 1. Suwandi 2. Muktawi 3. Mulyanto 4. Sarjuni 5. Wawan 6. Mbok Seni 7. Mbok Sri 8. P.Endrik 9. Lehan 10. Kamsun 11. Sulaiman 12. P.Jono 13. Mbok Wiji 14. Slamet Sugiati 15. Pranoto 16. Mak Yem 17. Paino 18. Bangunan musala

Kerap Dikritik, Tetap Kebal dan Tebal Muka n EKONOMI... Sambungan dari Hal 33

Kini, M-60 milik Merpati ditemani pesawat ATR 72-50 milik Wings Air. Bahkan, penerbangan dari Banyuwangi ke Surabaya yang semula dilayani seminggu 3 tiga kali, mulai 1 Mei tahun lalu sudah dilayani setiap hari. Tak hanya itu, sejak 20 September kemarin penerbangan dari Banyuwangi–Surabaya dan sebaliknya sudah dilayani dua operator penerbangan; Merpati Nusantara dan Wings Air. Termasuk, untuk meningkatkan kelas bandara yang semakin ramai penumpang itu juga diimbangi dengan penambahan landasan pacu sepanjang 500 meter dari yang sudah ada sekarang, 1400 meter. Perkembangan arus penumpang di bandara yang cukup signifikan itu juga diikuti naiknya pertumbuhan ekonomi. Di tahun 2009, sebelum Anas dan Yusuf menjabat, pertumbuhan ekonomi Banyuwangi 6,05 persen. Di awal keduanya menjabat, tahun 2010, pertumbuhan ekonomi naik menjadi 6,22 persen. Di tahun 2011 naik lagi menjadi 6,9 persen. Kini, pada semester awal 2012 atau di tahun kedua Anas memerintah, pertumbuhan ekonomi Banyuwangi naik cukup fantastis, yakni 7,22 persen, menyalip nasional yang hanya 6,4 persen. Melejitnya pertumbuhan ekonomi itu juga diikuti meningkatnya arus investasi. Minat orang berinvestasi di Banyuwangi hingga akhir 2011 kemarin menyodok ke urutan ketiga dari 38 daerah di Jatim. Padahal, tahun sebelumnya masih berada di urutan 37. Realisasi investasi asing hingga semester I tahun 2012 menyodok ke urutan kedua di Jatim. Bagusnya ekonomi Banyuwangi juga bisa dilihat dari penggunaan kredit modal kerja yang mencapai 63,66 persen. Padahal, di daerah lain kredit yang bersifat konsumtif lebih besar. Volume kredit perbankan di Banyuwangi mengerucut ke sektor pertanian, perdagangan, industri, dan jasa dunia usaha. Data di Bank Indonesia (BI) Cabang Jember, pada September 2012, non performing loan (NPL) perbankan Banyuwangi cukup rendah 2,32% di bawah batasan yang ditetapkan BI sebesar 5%. Berarti kemampuan membayar kredit di Banyuwangi sangat tinggi. Sementara itu, kemajuan yang bisa dilihat se cara fisik dan dirasakan masyarakat ada lah perbaikan jalan. Ya, jalan-jalan rusak yang banyak dikeluhkan warga dan sering menghiasi pemberitaan di media massa, kini sudah mulus. Di tahun kedua ke pemimpinan Anas-Yusuf, jalan yang

diperbaiki panjangnya mencapai 250 km (APBD dan P-APBD 2012). Termasuk, memperbaiki jalan-jalan amburadul menuju tempat wisata andalan, seperti Ijen, Plengkung dan Sukamade. Padahal, tahun sebelumnya jalan yang dibangun hanya 90 Km. Banyak warga mengapresiasi dengan memasang baliho ucapan terima kasih kepada bupati. Selain itu, program pembenahan ruang terbuka hijau (RTH) yang sudah dimulai di tahun pertama pemerintahannya, kembali diteruskan. Setelah Taman Sri Tanjung, Taman Blambangan, dan makam Pahlawan dipercantik, kini lapangan Maron, Genteng, yang dipercantik dengan taman. Taman Blambangan juga dipercantik lagi. Beberapa RTH di kecamatan dan pembatas jalan juga tak ketinggalan dibenahi. Aneka polemik renovasi RTH sempat mencuat, tapi akhirnya mereda begitu saja setelah tahu manfaatnya pasca-taman itu jadi. Sebagai kepedulian sosial, kebijakan memberi bantuan ke tempat ibadah dan santunan kepada guru swasta, guru ngaji, para khuffadz (penghafal Alquran) dan beasiswa yang sudah dimulai sejak tahun pertama berkuasa, di tahun kedua tetap diteruskan. Bahkan, kebiasaan yang kini semakin gencar dilakukan adalah menyantuni anak yatim dan fakir miskin. Hampir di setiap acara yang dihadiri bupati, ada santunan anak yatim dan fakir miskin. Menjelang masuk tahun ketiga, Anas-Yusuf mulai intens mengenalkan Banyuwangi ke dunia internasional. Terbukti, banyak even bertaraf internasional yang mulai bulan November mendatang hingga Desember akan digelar di Banyuwangi. Mulai Parade Gandrung Sewu, Banyuwangi Jazz Festival, Banyuwangi Ethno Carnival, International Power Cross Championship, International Banyuwangi Tour de Ijen, dan Festival Kuwung. Meski telah banyak melakukan perubahan di Bumi Blambangan, terutama di bidang ekonomi, bukan berarti duet Anas-Yusuf telah berhasil menyejahterakan rakyat. Terutama, dalam mengentas kemiskinan dan pengangguran di Bumi Blambangan. Secara riil, tidak saya temukan data angka pengangguran dan kemiskinan hingga tahun 2011, apalagi di tahun 2012. Namun, kenyataan yang bisa dijadikan parameter, beberapa industri yang diharapkan bisa menyerap tenaga kerja saat ini masih sedang dan akan dibangun. Seperti pabrik semen Bosowa dan terminal bahan bakar LNG di Bulusan, pabrik gula termodern di Glenmore, pengalengan ikan di Muncar, kawasan industri di Wongsorejo, hotel berbintang di

Kalipuro, dan masih banyak lagi. Semua masih belum terealisasi dalam menyerap tenaga kerja dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Tapi, berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS), indeks pembangunan manusia (IPM) Banyuwangi mengalami peningkatan cukup tajam dari 68,8 menjadi 72,8 pada tahun ini. Sementara itu, dari sisi kinerja pelayanan terhadap masyarakat, peran per so nel pemerintah belum terlalu ada kemajuan signifikan. Meski sudah ada beberapa regulasi baru yang dibuat di era pemerintahan AnasYusuf, tapi belum bisa menghilangkan budaya buruk lama birokrasi. Khususnya, mengenai kinerja yang lamban, birokratis, suka melakukan pungli, mark-up anggaran, kongkalikong tender proyek, dan kebiasaan minta komisi kepada pelaksana proyek. Cepatnya langkah bupati dalam merealisasikan visi dan programnya belum bisa diikuti oleh para perangkatnya. Terutama, dalam memberikan pelayanan ke pada masyarakat. Budaya berjargon ‘’ada uang urusan lancar, tak ada uang urusan berbulanbulan’’ masih belum bisa hilang. Bahkan, di beberapa SKPD, kebiasaan me-mark-up anggaran sudah menjadi budaya sekaligus ‘’lahan basah’’. Mereka mau memberi pekerjaan kepada pihak yang ditunjuk asal nilai kontraknya bisa di-mark-up. Cara lain, para personel di SKPD tidak lagi malu alias berani terang-terangan minta komisi kepada pihak pelaksana proyek. Persentase komisinya variatif, sekitar 10-20 persen dari nilai proyek. Kalau tidak mau diajak kongkalikong, jangan harap dapat proyek atau pekerjaan dari SKPD. Praktik semacam itu jelas tidak sejalan dengan misi pemerintah dalam menciptakan good governance and clean government. Inilah yang patut disayangkan, bahkan menjadi catatan buruk dalam peme rintahan Anas-Yusuf. Apalagi, kritik terhadap masalah ini sudah berkali-kali disuarakan. Anehnya, mereka tetap kebal dan tebal muka alias tak punya malu. Atau mungkin nunggu ada aparat penegak hukum menghentikan permainan kotor itu? Kalau memang tidak ingin ada aparatnya terjerat hukum, Anas-Yusuf harus cepat bertindak. Akan lebih baik ‘’rumah kotor’’ itu dibersihkan sendiri daripada dibersihkan orang lain. Semoga memasuki tahun ketiga masa kekuasaan Anas-Yusuf yang akan dimulai besok tidak ada lagi praktik kongkalikong di jajaran SKPD. Mari kita pantau bersama demi terciptanya Banyuwangi yang lebih baik, lebih bersih, dan lebih berwibawa. (cho@jawapos.co.id)

GALIH COKRO/RaBa

TRADISIONAL : Finalis Miss Coffee International 2012 menyaksikan seni barong pitik-pitikan di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, kemarin.

Kopi Indonesia Kurang Promosi n NYANGRAI... Sambungan dari Hal 33

Pada kesempatan itu, pimpinan Sanggar Genjah Arum, Setiawan Subekti, memberikan tali asih kepada para finalis berupa selendang dan sarung batik. Selendang dan sarung batik itu dikenakan pada saat peserta nyangrai kopi. Yang menarik, nyangrai yang diikuti para finalis miss coffee itu tidak menggunakan peralatan canggih, melainkan menggunakan alat tradisional. Mereka nyangrai kopi menggunakan kayu bakar dan tungku yang terbuat dari tanah. Mereka rela berpanas-pana san dan berkeringat demi nyangrai kopi hingga matang. Saat nyangrai, ada yang terlihat sudah biasa dan ada pula yang masih canggung. Peserta dari Afrika Utara dan Myanmar terlihat sangat piawai menyangrai kopi. Hasil sangrai

kopi kedua miss coffe itu terlihat sempurna dan tidak gosong. “Saya baru pertama kali lihat kebun kopi dan nyangrai kopi di Indonesia. Di Jepang tidak pernah lihat kebun kopi,” ujar Sizuka, miss coffee asal Jepang. Sizuka yang kurang fasih berbahasa Inggris itu tetap menggunakan bahasa Jepang dalam berkomunikasi. Sizuka mengaku puas dan senang mengikuti nyangrai kopi yang dilakukan di Banyuwangi. Dengan kegiatan itu, dia mengaku mendapatkan pengetahuan baru yang bisa dikembangkan di negara asalnya. Penyambutan yang dilakukan warga Banyuwangi diakui cukup berkesan dan menyenangkan. Menu yang disajikan lezat dan ke senian yang ditampilkan luar biasa meriah. “Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah atas penyambutan yang luar biasa ini. Peserta cukup berkesan dan

senang berada di Banyuwangi,” ujar Pranoto, salah seorang panitia penyelenggara Miss Coffee Internasional 2012. Sementara itu, para finalis miss coffee dari Indonesia, Bianca Beatrice, mengaku terta rik mengikuti miss coffee karena ingin mempromosikan kopi Indonesia. Indonesia merupakan salah negara produsen kopi berkualitas tinggi di dunia. Hanya, selama ini kopi Indonesia kurang mendapat promosi yang memadai. Melalui miss coffee, dia dapat mempromosikan kopi Indonesia. Dia juga mengajak seluruh rakyat Indonesia mengonsumsi kopi produk lokal. Kualitas kopi Indonesia tidak kalah dengan produk kopi dari negara lain. “Bahkan, tidak jarang kopi asal Indonesia dikirim dan dijual lagi ke Indonesia,” kata perempuan yang akan mem buka café di Jakarta dengan menu khusus kopi itu. (afi/c1/bay)

Jalan Kaki Seratus Meter n MAKTAB... Sambungan dari Hal 33

Dalam melakukan umrah wajib, jamaah menggunakan bus me nuju Masjidilharam.

Bus yang disediakan pe merintah Arab Saudi itu bisa ditumpangi secara gratis. Jarak terminal bus Mahbas Jin ke pintu Ali de kat. Kurang dari lima menit. Setelah melewati

terowongan, bus sampai di terminal pintu Ali. Dari sini para jamaah turun dan berjalan kaki. “Sekitar 100 meter ke Masjidilharam,” ka tanya. (*/c1/bay)

Anggap Politik Masalah Teknis n DAMBA... Sambungan dari Hal 44

Dia mencontohkan pe ristiwa Fathul Makkah atau pembebasan Makkah. Kala itu, Nabi Muhammad datang dengan jumlah pasukan yang besar, mengepung untuk mem bebaskan Makkah. “Kala itu, Nabi Muhammad membebaskan pasukan membawa panji-panji sendiri dari berbagai kabilah dan kelompok-kelompok lain. Namun, mereka memiliki satu tu juan, yakni pembebasan Makkah dari kaum musyrik,”

terangnya. Nabi Muhammad hanya mengatur strategi penempatan panji-panji yang berbeda-beda itu agar punya satu tujuan. Pasukan tersebut ada yang menunggang kuda, berjalan kaki, memegang perisai, panah, pe dang, dan tombak. “Bagi saya itu masalah teknis saja,” terangnya. Tentang bagaimana langkah politiknya ke depan, Kiai Zaim enggan menjawab se cara gamblang. “Pilihan itu pasti ada. Namun, yang penting tidak salah tatanan, dan tujuannya harus baik. Yang bisa dicotohkan saat

ini adalah koalisi. Koalisi itu lebih indah, terutama yang berlatar belakang atau berbasis Islam,” paparnya. Kiai Zaim mengajak bercermin pada suksesi di Turki. Partai-partai Islam di negara itu meski berbeda karakter tapi saat memilih pemimpin, mereka berkoalisi. Sehingga, mereka mampu meraih satu kemenangan. “Fondasi sudah ter bangun. Ada komunitas yang sudah terbangun. Tinggal menjadikan bangunan itu sebagai rumah politik yang betulbetul memberi keteduhan umat,” tegasnya. (habis/c1/als)

Gigi Menjadi Lebih Kuat n BIKIN... Sambungan dari Hal 33

“Kita akan memilih penginang terbaik. Peserta merupakan utusan masing-masing RT,” ujar anggota panitia lomba, Masduki. Beberapa peserta mengaku senang mengikuti lomba nginang tersebut. Pada saat masih kecil, mereka tidak pernah nginang. Kebiasaan nginang mereka lakukan pada usia dewasa. Salah satu pe-

serta, Mbah Sumiati, mengatakan bahwa nginang memiliki tujuan dan arti tersendiri. Perempuan nginang karena ingin giginya kuat. Walau usianya sudah uzur, tapi giginya tetap utuh dan tidak mudah dimakan kuman. “Nginang bikin gigi kuat,” tutur Mbah Sumiati. Selain itu, nginang bagi seorang perempuan juga memiliki arti, yakni pertanda sudah memiliki suami. Perempuan yang belum bersuami tidak mungkin nginang. (c1/bay)


44

Sabtu 20 Oktober 2012

KAKANG BAMBANG SUGIARTO

& EMBUG

Jadi Marketing Dagangan Istri JIKA ingin menambah penghasilan keluarga, cara yang ditempuh Bambang Sugiarto ini tidak ada salahnya dicontoh. Kesibukannya sebagai wartawan salah satu televisi, tak membuatnya risi memasarkan kue pia basah ke sejumlah tempat. Bambang mengaku menjalankan semua itu tanpa beban. Apalagi, pekerjaan tersebut hanya dia lakukan seminggu sekali. Tanpa terasa sudah dua tahun lebih dia menekuni pekerjaan itu. “Tidak ada alasan untuk malu dalam melakukan pekerjaan yang halal. Memang ada yang mencibir, tapi tak sedikit yang justru memuji,” terangnya. Dia menegaskan, dirinya

tertarik memasarkan kue pia basah yang diproduksi istrinya itu bukan karena gajinya sebagai wartawan tidak cukup. Tetapi, lebih karena mendukung sang istri yang hobby membuat kue. “Hasilnya tidak mengecewakan. Terbukti, sekarang saya sudah punya banyak pelanggan tetap. Sehingga, tak sulit memasarkan pia itu,” ungkapnya. Bambang mengaku tak repot menjadi marketing pia basah sang istri. Apalagi, bapak dua anak itu dulu pernah berprofesi sebagai pedagang. “Saya membawa pia dari Jember setiap Senin pagi. Siang hari saya pasarkan. Pasti habis. Alhamdulillah omzet terus meningkat. Sudah janji Tuhan akan menambah rezeki hamba yang mencari rezeki dengan jalan halal,” tandasnya. (pri/c1/als)

MARIA ULFA

Menyukai Setengah Hati BERMACAM-macam alasan orang menyukai sebuah lagu. Ada yang karena aransemennya mantap, atau karena syairnya sesuai dengan pengalaman pribadi. Itu juga terjadi pada diri Maria Ulfa. Cewek lajang asal Desa Olean itu begitu menggandrungi lagu Setengah Hati-nya Ada Band. Menurut dia, syair dan lagu yang mengisahkan tentang cinta bertepuk sebelah tangan itu sangat menggugah jiwanya. Meski demikian, dia tidak mau terbuka kenapa begitu menyukai lagu mellow tersebut. “Suka saja, terutama syairnya aku suka,” katanya. Saat ditanya apakah sesuai dengan pengalaman pribadi, Ulfa hanya

tersenyum. Yang pasti, menurut dia, lagu-lagu yang dibawakan Ada Band banyak yang disukainya. “Sebenarnya bukan hanya lagu Setengah Hati yang aku suka, banyak lagu Ada Band lainnya yang saya terkesan,” imbuhnya. Diakui, dirinya terkadang menyukai sebuah lagu karena pengalaman pribadi. “Kalau Ada Band vokalisnya kan ganteng. Pokoknya saya suka banget ama Ada Band,” imbuhnya. (pri/als) ISTIMEWA

EDY SUPRIYONO/RaBa

Pelantikan Pejabat Berlangsung Tertutup

NUR HARIRI/RaBa

INDAH: Seorang pekerja saat membuat lukisan timbul di taman pinggir sungai Kelurahan Dawuhan kemarin (19/10).

Bangun Taman di Bantaran Sungai SITUBONDO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo melalui Dinas Lingkungan Hidup tampaknya terus melakukan penghijauan di sejumlah tempat di Kabupaten Situbondo. Salah satunya mempercantik bantaran sungai. Seperti yang terjadi di Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota, kemarin. Sejumlah pekerja tengah menyelesaikan pembuatan taman di bantaran Sungai Dawuhan.

Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi, taman yang panjangnya sekitar 100 meter itu terlihat lebih indah. Itu karena taman tersebut dilengkapi relief atau lukisan timbul di pagar taman. Menurut salah seorang pekerja, Fendi, warga Kelurahan/Kecamatan Panji, pengerjaan taman di pinggir sungai itu terdiri atas tiga kelompok pekerja. Pertama adalah pekerja yang membuat bangunan.

Kedua adalah kelompok yang bekerja membuat relief. Nanti, setelah relief selesai dibuat, giliran kelompok ketiga yang akan menyelesaikan pekerjaannya, yakni menanam rumput agar terlihat hijau, sehat, dan bersih. Di taman di Jalan Olean itu juga ada beberapa imbauan agar masyarakat hidup bersih dan sehat demi kelangsungan hidup dan agar bumi tetap asri. (mg1/c1/als)

Ratusan Kayu Jati Diamankan

NUR HARIRI/RaBa

BARANG BUKTI: Ratusan gelondong kayu jati milik Fauzan yang diduga illegal diamankan polisi.

BUNGATAN - Ratusan gelondong kayu jati yang diduga ilegal milik Fauzan, 28, warga Dusun Lamparan, Desa Patemon, Kecamatan Bungatan, berhasil diamankan Tim Buru Sergap (Buser) Polres Situbondo di Desa/Kecamatan Bungatan, Situbondo, kemarin (19/10). Diperoleh keterangan, setelah Tim Buser Polres Situbondo mendapat informasi tentang pengiriman kayu jati yang diduga ilegal, petugas langsung bergerak cepat untuk menghadang truk yang dikemudikan Misto itu. Sekitar pukul 02.00 dini hari, truk bernopol P 8353 E yang mengangkut ratusan gelondong kayu jati itu dihadang polisi. Selanjutnya, polisi langsung menangkap pelaku dan menggelandang mereka ke Mapolres Situbondo beserta satu truk

yang mengangkut ratusan gelondong kayu jati sebagai barang bukti. Kepada polisi, Fauzan mengaku bahwa kayu jati yang berukuran sekitar dua meter itu rencananya akan dikirim ke salah seorang pedagang bernama Deni di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Jangkar. “Kayu jati desa ini akan saya jual kepada DN di Jangkar,” ujar Fauzan saat memberikan keterangan kepada polisi. Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi, membenarkan penangkapan tersebut. “Kami sengaja mengamankan kedua pelaku untuk melakukan penyelidikan. Sebab, kami khawatir kayu itu ilegal. Karena pada saat ditangkap, kedua orang itu hanya bisa menunjukkan surat jalan yang berlaku hingga 18 Oktober 2012,” kata Wahyudi. (mg1/c1/als)

KHR. Azaim Ibrahimy Setengah Tahun Memimpin Ponpes Sukorejo (2-Habis)

Damba Politik yang Tidak Salah Tatanan Kiai Azaim juga memiliki ketertarikan terhadap dunia politik. Politik seperti apa yang dia idam-idamkan? EDY SUPRIYONO, Banyuputih MENERUSKAN perjuangan KHR. Ahmad Fawaid tidak hanya membuat sejumlah pihak menghubung-hubungkan posisi Kiai Azaim di dunia pesantren. Kiai muda yang masih belum memiliki pendamping hidup itu juga acapkali dikaitkan dengan dunia politik. Pasalnya, sang paman menghabiskan sisa umurnya berjuang di dunia politik praktis. Saat berbincang dengan Jawa Pos Radar Banyuwangi, Kiai Zaim mengakui bahwa secara bergulir langsung atau tidak langsung ada pihak yang mempertanyakan posisinya dalam dunia politik. Dia akui, dua

DOK.RaBa

TRAH KIAI AS’AD: Kiai Zaim dan Kiai Kholil (kanan) berbincang dalam sebuah acara di Alun-alun Situbondo beberapa waktu lalu.

pendahulunya, yakni Kiai Fawaid dan Kiai As’ad, adalah tokoh yang aktif di dunia politik. “Perbedaannya, Kiai As’ad dulu pernah menjadi praktisi politik. Kemudian, menjelang akhir hayatnya tidak lagi. Paman (Kiai Fawaid) sebaliknya. Menjelang akhir hayatnya

adalah seorang praktisi politik,” papar Kiai Zaim. Menurut putra almarhumah Nyai Zainiyah As’ad dan almarhum KH. Dhofir Munawar tersebut, dirinya sangat memegang teguh wasiat sang mahaguru Abu Yazid Ahmad. Dakwah dan politik Sayyid Abu

Yazid Ahmad adalah assyiyasah assholihah. “Yakni politik yang bersih, politik yang baik, politik yang kembali kepada keteladanan Nabi Muhammad,” ungkapnya. Bagi kiai yang bermukim di Makkah sekitar sepuluh tahun itu, pengertian politik tidak sesempit yang dimaknai sejumlah pihak. Dia berpendapat, ketika pesantren sebagai benteng Islam dan sebagai lembaga pendidikan, maka selama itu pula harus selalu eksis di masyarakat. “Itu kan sebenarnya merupakan bagian dari politik. Jadi, kalau saya dikatakan tidak berpolitik, tidak benar secara mutlak. Tapi, politik yang bagaimana yang harus saya tampilkan yang menjadi pilihan ke depan?” tanya kiai berjambang itu. Dalam pemikiran Kiai Zaim, setiap langkah politik pasti memiliki tujuan. Itu tak ubahnya pasukan perang n  Baca Damba...Hal 43

SITUBONDO - Serah-terima dan pelantikan 19 pegawai negeri sipil (PNS) eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Situbondo berlangsung tertutup di ruang Graha Wirapati Praja atau ruang rapat Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto, kemarin (19/10). Tertutupnya pelantikan pejabat tersebut untuk menekan kebocoran informasi di kalangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo. “Memang tertutup,” kata Bupati Dadang Wigiarto usai pelantikan. Ditambahkan, dalam mutasi kali ini pihaknya sangat khawatir adanya pihak-pihak yang justru akan mencari kesempatan dan menunggangi, baik secara politik maupun secara moral. “19 pejabat yang kita lantik itu akan mengisi kekosongan jabatan,” kata Bupati Dadang. Data yang berhasil dikum-

NUR HARIRI/RaBa

ISI BUKUTAMU: Pelantikan 17 pejabat dilakukan di ruang rapat bupati.

pulkan, mutasi dan pelantikan para PNS yang dipimpin langsung Bupati Dadang itu terdiri atas 2 golongan, yakni pejabat eselon III sebanyak 2 pejabat, dan eselon IV sebanyak 17 pejabat. 19 pejabat yang baru dimutasi dan dilantik itu akan menempati sejumlah posisi strategis, seperti kepala seksi

(kasi) dinas-dinas yang telah ditentukan. Sementara itu, di beberapa instansi di lingkungan pemerintah Kabupaten Situbondo, ternyata masih ada sejumlah jabatan yang kosong, di antaranya di Dinas Perdagangan, Dinas PU, dan Inspektorat. (mg1/c1/als)


Radar Banyuwangi | 20 Oktober 2012