Issuu on Google+

Warkah al-Basyar Vol. IX/2010

17

Menyuarakan Risalah Agama untuk Keadilan PENANGGUNG JAWAB KH. Husein Muhammad

REDAKTUR AHLI

KH. Syarif Usman Yahya, KH. A. Ibnu Ubaidillah Syathori KH. A. Chozin Nasuha, KH. Syakur Yasin, KH. Maman Imanulhaq, KH. Wawan Arwani, Ny. Hj. Hamidah, KH. Faqihuddin Abdul Kodir.

03 September 2010 M/24 Ramadhan 1431 H

Sebuah Perjuangan Hidup, Dibalik Minimnya Perlindungan Oleh Agus Supriyanto*

PEMIMPIN REDAKSI Marzuki Wahid

REDAKTUR PELAKSANA Alimah

DEWAN REDAKSI

Nurul Huda SA, Roziqoh, Alifatul Arifiati, Ali Mursyid, Satori, Rosidin, Obeng Nurosyid.

SETTING Lay-OUT an@nd

DISTRIBUTOR

Ihabbudin, Lili, Jamal (Cirebon), Fitrullah, Agus Idris, Masyithoh (Indramayu).

PENERBIT

fahmina institute Jl. Suratno No. 37 Cirebon Jawa Barat 45124 Telp./Fax. (0231) 203789,

WEBSITE

http://www.fahmina.or.id

E-Mail

fahmina@fahmina.or.id, red_albasyar@fahmina.or.id

PRINTING

Teguh Gemilang

Warkah al-Basyar terbit tiap hari Jumat. Warkah al-Basyar menerima tulisan dua halaman quarto satu spasi. Tema tulisan seputar agama dan realitas kehidupan dengan perspektif advokasi yang berbasiskan tradisi/khasanah pesantren. Redaksi berhak mengedit tanpa mengurangi substansi tulisan.

Vol. IX [edisi 17] tahun 2010

Derita “Pahlawan Devisa” merupakan sebuah kisah nyata yang tidak pernah akan ada habisnya bila dikisahkan. Fenomena tersebut sangat dekat dan berada di sekitar kita. Namun masih banyak pihak yang sengaja tutup mata dengan penderitaan mereka, padahal mereka dan kita adalah sama; “Warga Negara Indonesia”.

S

etelah sang suami menghilang dan tidak diketahui keberadannya, Titi Siswanti, tenaga kerja Indonesia (TKI) asal kabupaten Brebes, kini menjadi tulang punggung kehidupan keluarga. Untuk memenuhi kebutuh­an sehari-hari dan membesarkan kedua orang anak yang kini sudah mulai memasuki usia SD serta kelas 3 Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama, bukan merupakan tugas yang mudah bagi seorang single parent berlatar belakang pendidik­an SLTP.

Institut Studi Islam Fahmina Menerima Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2010-2011

 Fakultas Syariah  Fakultas Ushuluddin  Fakultas Tarbiyah




03 September 2010 M/24 Ramadhan 1431 H

Keputusannya untuk bekerja keluar negeri hadir bukan karena paksaan orang lain. Melainkan dorongan atas kondisi dan keinginan kuat, untuk merubah nasib menuju kondisi ekonomi yang lebih baik. Keberangkatannya kali ini merupa­ kan keempat kalinya setelah sebelumnya ia bekerja sebagai TKI di negara Malaysia, Oman dan Kuwait. Pengalamannya bekerja di luar negeri tidak seperti yang dibayangkan sebelumnya, mendapatkan majikan yang baik, gaji lancar, dan semua kebutuhan tercukupi. Apa yang dialami Titi justru lebih banyak penderitaan yang menghiasi hari-harinya selama bekerja di luar negeri. Ketika bekerja di Malaysia, ia diberangkatkan melalui jalur darat di wilayah Kalimantan perbatasan dengan wilayah Kuching. Sementara ketika bekerja di negara Oman, ia sempat terjatuh dari lantai II sehingga terpaksa dipulangkan sebelum kontrak kerja selesai. Begitu pula ketika di negara Kuwait, ia tidak luput dari siksaan majikan di mana ia bekerja. Derita “Pahlawan Devisa” meru­ pakan sebuah kisah nyata yang tidak pernah akan ada habisnya bila dikisahkan. Fenomena tersebut sangat dekat dan berada di sekitar kita. Namun masih banyak pihak yang sengaja tutup mata dengan penderitaan mereka, padahal mereka dan kita adalah sama; “Warga Negara Indonesia”. Realitas tersebut sangat mungkin akan terjadi lagi dikemudian hari, jika pemerintah tidak segera membenahi sistem untuk melindungi warga negaranya.



Perlindungan Berorientasi Pencegahan Apa yang dilakukan Titi dengan bekerja ke luar negeri adalah bagian dari upaya yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW agar bekerja untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Begitupun Firman Allah SWT dalam surat al-A’raf ayat 10 yang berbunyi; “Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi itu (sumber) penghidupan” (Q.S. al-A’raf: 10). Dalam pandangan Islam, mendapat­kan pe“Sesungguhny kerjaan itu adalah hak setiap orang, menempatkan baik laki-laki maudi muka bum pun perempuan. Meski dalam ba­ adakan bagimu nyak ayat al-Qur’ân itu (sumber) p dan al-Hadîst anjuran be­ker­ja hanya (Q.S. al-A ditujukan kepada laki-laki, tetapi tidak mungkin suatu anjuran baik hanya diperuntukkan laki-laki. Jika tidak ada penegasan yang khusus, maka anjuran itu diperuntukkan laki-laki dan perempuan sekaligus. Karena bekerja mencari penghidupan itu bagian dari amal saleh, sebagaimana ditegaskan al-Qur`an, maka tak dibedakan antara laki-laki dan perempuan untuk bekerja. Pemerintah dalam hal ini adalah berkewajiban melakukan perlindungan terhadap warga negaranya. Namun realitasnya masih belum maksimal. Hak untuk mendapatkan pekerjaan Vol. IX [edisi 17] tahun 2010


03 September 2010 M/24 Ramadhan 1431 H

dan kebebasan memilih pekerjaan pada dasarnya dilindungi UUD 1945 dan sudah dijamin dalam konstitusi kita, Pasal 27 Ayat 2, bahwa, “Setiap warga negara berhak atas penghidupan yang layak bagi kemanusiaan”. Pengaturan lebih lanjut diatur melalui UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, UU Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia dan Keputusan Presiden R.I Nomor 36 tahun 2002 tentang Ratifikasi Konvensi ILO. Perlindungan TKI adalah segenap ya Kami telah upaya yang dilakukan untuk melin­ kamu sekalian dungi calon TKI/ mi dan Kami TKI dalam mewujudkan terjaminnya u di muka bumi pemenuh­an hak, penghidupan” sesuai dengan peraturan perundangA’raf: 10). undang­an. Baik sebelum berangkat, selama bekerja maupun sesudah bekerja. Upaya perlin­dungan hendaknya dilakukan mulai dari proses awal di daerah, meng­ingat beberapa alasan di antaranya; pertama, daerah lebih mengetahui keadaan dan kebutuhan dasar calon TKI dan keluarganya karena mereka adalah warga daerah tersebut. Kedua, permasalahan dalam persiapan keberangkatan muncul dari daerah tersebut seperti pemalsuan dokumen, umur dan kurangnya informasi akurat yang diterima calon TKI. Ketiga, jika terjadi permasalahan maka pihak yang langsung menanggung Vol. IX [edisi 17] tahun 2010

masalah adalah keluarga TKI yang tinggal di daerah tersebut. Keempat, perekrutan CTKI tidak berdiri sendiri, ada pihak lain seperti sponsor atau kantor cabang PPTKIS yang melakukan perekrut­an di lapangan. Dalam hal ini, daerah memiliki kedudukan sangat penting dan strategis dalam mempercepat pembenahan kinerja pembinaan, penempatan dan perlindungan TKI sampai ke tingkat yang paling bawah dan paling dekat dengan TKI. Karena pada dasarnya masalah/kasus-kasus yang dihadapi oleh TKI di luar negeri berawal dari proses rekrutmen di lapangan. Selama ini perlindungan TKI selalu berkonsentrasi pada pusat kekuasaan saja, sehingga tidak menyentuh persoalan dasarnya, oleh karenanya mari kita menggeser perspektif perlindungan, dari perlindungan yang berorientasi pada penanganan kasus TKI di luar negeri, menuju ke perlindungan yang lebih berorientasi pada pencegahan/ pengurangan terjadinya kasus. Dengan demikian maka perlindungan dapat dilakukan lebih dini, mulai dari tingkat yang kecil. Mewujudkan TKI yang bermartabat dan sejahtera, merupakan amanat konsitusi yang harus segera dilaksanakan. Mengingat gelar “pahlawan devisa” yang selama ini melekat tidak akan berarti apaapa, selama sisi perlindungannya masih jauh dari harapan.[] Agus Supriyanto adalah Pemerhati masalah buruh migran, tinggal di Brebes.




03 September 2010 M/24 Ramadhan 1431 H

I n s tit u t Studi Islam Fahmina

Ters Bea edia sisw a

SK. Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, No. Dj.I/557/2009

Menerima Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2010-2011

Fakultas Syariah

 Ahwal Syakhshiyyah (AS)  Ekonomi dan Perbankan Syariah (EPS) Periode KETIGA : 1 Agustus – 15 September 2010

Seleksi : 17 September 2010 Pengumuman : 20 September 2010 Daftar Ulang : 15-20 September 2010

Fakultas Ushuluddin  Tafsir Hadits (TH)  Pemikiran Islam (PI)  Tasawuf (TS)

Biaya Pendidikan

Fakultas Tarbiyah  Pendidikan Agama Islam (PAI)

Syarat Pendaftaran 1. Mengisi formulir pendaftaran 2. Fotocopy ijazah/STTB MA, SMU, SMK, atau yang sederajat, yang dilegalisir sebanyak 3 lembar. 3. Fotocopy NEM/Nilai UN yang dilegalisir sebanyak 3 lembar. 4. Pas photo berwarna, 3x4 (2 buah). 5. Membayar biaya pendafaran Rp. 100.000,-

Tempat Pendaftaran

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

SPP/semester (bisa di angsur per bulan) Uang Pembangunan (bisa diangsur 4 kali) Ujian Tengah Semester Ujian Akhir Semester KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) Uang Kegiatan Kemahasiswaan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus Jaket Almamater

Rp.

600.000

Rp. 1.000.000 Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

75.000 75.000 15.000 50.000 100.000 95.000

Mencetak Kader Penulis dan Peneliti Handal

KAMPUS SWASEMBADA Jl. Swasembada No. 15 Majasem - Karyamulya Kota Cirebon Jawa Barat 45132 Telp./Fax. (0231) 483005

Kontak Person: Nurul Huda (081328447100) Ade Duryawan (081320426771) Nana Cahana (085224603171)

Mutiara Hikmah

“Dan janganlah kamu ceburkan diri kamu ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik.”



(Q.S. al-Baqarah [2]: 195). Vol. IX [edisi 17] tahun 2010


Warkah al-Basyar Vol. IX Edisi 17 Th. 2010