OKSILASARI
Masterplan & Building Development of Villa Sersan Bajuri (2023)

Urbane Indonesia
Project Type: Masterplan & Architecture
Role: Project Architect











Competition of Ibu Kota Nusantara
Representative House / Legislative Building (2022)
Urbane Indonesia
Project Type: Masterplan & Architecture
Role: Assistant of Project Architect





Visioning and Masterplan of Grand Boutique Center (2022)

Urbane Indonesia
Project Type: Masterplan & Architecture
Role: Project Architect



Alam Sutera (2021)

Urbane Indonesia
Project Type: Architecture
Role: Assistant of Project Architect












Indec Diagnostic Pulogadung (2021)

Urbane Indonesia
Project Type: Architecture
Role: Assistant of Project Architect








Masterplan Kawasan Wisata
Gunung Kemukus (2019-2020)
Stuppa Indonesia
Project Type: Masterplan
Role: Project Manager




Project Type: Renovation & Revitalization
Role: Assistant of Project Architect








Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN)
Bandungan Gedongsongo Segmen 4 (2019)
Stuppa Indonesia
Project Type: Renovation & Revitalization
Role: Assistant of Project Architect
Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN)
Rest Area Sleman Barat (2018)

Stuppa Indonesia
Project Type: Visioning Masterplan
Role: Assistant of Project Architect



in Collaboration with Karunia Ayu
Project Type: Interior Renovation
Role: Project Architect







2nd Floor
in Collaboration with Yudhistira Dwi Ananda
Project Type: Interior Renovation
Role: Project Architect

Project Type: Interior Renovation
Role: Project Architect









Competition of Parametric Bamboo for Post Disaster Reconstruction (2021)
In Collaboration with Jossie Torres, John Paul Macatdon, Muhammad Helmi Falah Nur
Project Type: Construction Competition
Role: Project Architect

Competition of Resilience by Design
New Resilience of Public Cemetery in Pondok Rangon (2020)
In Collaboration with Fadhila Neurita Sari Rahman, Mesabia Pramudita Modouw, Karunia Ayu
Project Type: Visioning Competition
Role: Project Architect

Competition of Shelter Design
Compact Catenary (2018)

In Collaboration with Pramashella Noor Shabrina, Putri Asdhanti
Project Type: Visioning Competition
Role: Project Architect

modul shelter 4m x 4m 10 - 12 orang kompatibel

modul kamar mandi
1,5m x 1,2m 2 buah

SITEPLAN
Shelter Compact Catenary diaplikasikan pada Gua Jomblang, yang terletak di Gunungkidul, Daerah IstimewaYogyakarta
mezzanine
penambahan mezzanine menciptakan ruang pasif dengan fungsi gudang

area basah
modul kamar mandi menciptakan area basah termasuk tempat pengumpulan sampah

ruang pasif
penambahan mezzanine menciptakan ruang pasif dengan fungsi gudang

ruang pasif
penggunaan ruang pasif di atas modul kamar mandi sebagai tempat sistem trasi air
catenary bentuk stalaktit yang sering ditemukan di dalam gua


catenary
adaptasi bentuk catenary sebagai elemen pembentuk ruang pada shelter


struktur modul
modul shelter yang diikat dengan struktur baja ringan

cladding
pelingkupan modul shelter dengan material prefabrikasi bercitra alam

Compact Catenary shelterdapat menampung pengunjung sekitar 10-12 orang dengan luasan ruang utama sebesar 4 m x 5m


SHELTER SEBAGAI PERLINDUNGAN
Fasad dapat berubah apabila terjadi perubahan cuaca: kerai diturunkan sebagai perlindungan communalspacedari tampias air hujan




SHELTER SEBAGAI MODUL
Shelter Compact Catenary menggunakan sistem prefabrikasi yang dapat diaplikasikan di

pengunjung SAMPEL 1 Merupakan bentuk dasar modul shelter

penambahan modul shelter menjadi tiga, diikuti penambahan modul kamar mandi menjadi dua kamar


SHELTER SEBAGAI ZONA TRANSISI
Bentuk catenary yang ditemukan dalam gua diaplikasikan dalam shelter yang membentuk ruang-ruang fungsional seperti tempat duduk dan pemisah area aktif - pasif Pola catenary menjadi daya tarik bagi fasad, sebagai zona transisi pengunjung merasakan sensasi ruang ‘kompak’sebelum memasuki gua yang asli.


INOVASI STRUKTUR
Struktur utama menggunakanWF Steel dengan sistem struktur hanging anchor seperti offshore. Sistem ini memungkinkan modul shelter untuk dipindah dengan cukup praktis tanpa terlalu banyak melukai tanah.
Meskipun sistem ini sangat dipengaruhi oleh jenis tanah, namun mayoritas jenis tanah di Indonesia dapat mengakomodir.
SAMPEL 1
Kondisi shelter pada tanah berkontur miring






INOVASI MATERIAL EKSPLODAMETRI
Konsep material berupa prefabrikasi dengan citra alam; sepenuhnya menggunakan material yang dijual di pasaran untuk menguatkan konsep modul namun dengan bahasa kayu dan warna gua pada umumnya, agar menyatu dengan alam.

Competition of Resort Hotel Design
Bolon ni Holong (2018)

In Collaboration with Prawita Candra Sari, Aldy Putra Ismayogi
Project Type: Visioning Competition
Role: Project Architect






DINING AND RESTO

Jayaboard Sheetrock 12mm


angka Plafon CJaya
Penggunaan produk Jayaboard di dalam Lobby diantaranya untuk ceiling dan juga lapisan dinding
modi kasi karena perubahan orientasi dari horizontal


Kombinasi warna coklat memberikan kesan tenang ketika di dalam lobby. Terdapat juga sebuah axis lurus dimana para pengunjung dapat langsung melihat dermaga di bibir Danau Toba.
6jenis

Jayaboard Sheetrock
Adesif15
JayaCompound UBCote
Rangka Plafon CJaya clean - nish tahan api praktis
Linea Slim Ceiling System
Firestop

i vertikal

FIRESTOP WALL DETAIL




JAYABELL WALL DETAIL

Menggunakan Jayabell sebagai pelapis dinding, dimana Jayabell memiliki kemampuan menyerah suara dengan baik
SHEETROCK WALL DETAIL

depan menggunakan



Jayaboard Sheetrock
Adesif15
JayaCompound UBCote

Rangka Jaya BMSFurring
Linea Slim Ceiling System
clean - nish tahan api praktis
Jayabell accoustic expert

DINING AND RESTO

Jayaboard Sheetrock
Adesif15

JayaCompound UBCote
Rangka Plafon CJaya
clean - nish estetik modern praktis




Panel gipsum digunakan sebagai elemen
estetika pada fasad depan kapel. Memberikan kesan tradisional dengan penyelesaian warna -
Panel diukir dengan teknologi laser cutting agar menjadi eksterior dan ditempel pada tembok dengan Adesif15.
Jayaboard Sheetrock
5jenis
Adesif15

JayaCompound UBCote
Rangka Plafon JayaFurring clean - nish hangat praktis
Linea Slim Ceiling System
FIN CEILING
Panel gipsum digunakan sebagai elemen
estetika pada interior kapel. Memberikan k
penyelesaian karakteristik kayu. Pemasangan lampu pada spesi antar n ceiling untuk memberi kesan pencahayaan yang dinamis
Panel dipotong dengan teknologi laser cutting agar menjadi 40 bagian dan disambung dengan JayaCompound UBCote dan disusun dengan interval 250mm pada bentang 10m.

digantung miring pada struktur baja utama


Teras-Sharing

In Collaboration with Architecture UGM 2013i
Project Type: Visioning Exhibition
KONSEP MAKRO
INTEGRATED FARMING DISTRICT




TERAS
SHARING
Ruang pertanian publik terintegrasi dengan fungsi komunal.
RUANG KOMUNAL
1 2
RUANG KOMUNAL
PERTANIAN PENGOLAHAN
3
Pemecahan ketiga tower didasarkan

PROFIL SITE CENTRAL FARM:
Lokasi | Tegalasri, Kampung Mulungan Wetan
RT 02/ RW 15 Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta
Luas | ± 1,8 Ha

Akses distribusi

Akses utama
Site dibagi oleh akses utama dan akses distribusi.

Bentuk tabung dapat menerima cahaya matahari secara merata. 3 Massa bangunan menyesuaikan kebutuhan komoditas tower pertanian

Podium mengintegrasikan 3 massa. Berfungsi sebagai area pengolahan dan ruang komunal.


Transformasi massa menyudut agar memperkecil permukaan yg terpapar angin. Pertanian pada level tinggi membutuhkan pengaturan angin yang baik.

Pemecahan slab untuk penerimaan sirkulasi cahaya lebih merata.

TERASERING lebih memaksimalkan cahaya yang masuk ke bangunan.











UNIT FARMING & MARKET
Bangunan modular yang menggabungkan kegiatan bertani terintegrasi dengan jual beli untuk mempermudah distribusi bahan pangan. Pengelolaan dilakukan oleh masyarakat sekitar






segi 4 dipilih agar dapat diaplikasikan pada site-site yang lain

Masa semi-privat dinaikkan untuk menambah ruang pertemuan. Masa publik bagian atas
Atap kampung untuk mengangkat unsur lokal.


Jebor (Former Roof Tile Factory) Jatiwangi art Factory as Village Culture Center (2017)
Project Type: Bachelor Final Project
Jebor (Roof Factory) Jatiwangi Art Factory
AsVillage Cultural Center
Final Project Studio with Score A- (8 Credits)
Desa Jatisura, Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat
Labdo Pranowo, ST, M.Sc.
Selectedas1of25Participantsof








Jatiwangi is a rural urbane, has a long and popular history as the biggest tile and clay industry. And not only as main livelihood of community, but also the main cultural componentthatgrownanddevelopedinsociety.
However, Jatiwangi’s identity as the local industry is on a transition to the new industry because the demand of tile production has been decreased by time to time, and the fact leads to number of abandoned jebor (roof factory), as an interesting architecture local topology in Jatiwangi.
JatiwangiArtFactory,oneofacommunityengagedinartand culture, had tried to improve view on soil not only as tile, but alsoasartandculture.
The number of jebor, community, and material are great potency that can be developed to cultural village, with Jatiwangi Art Factory as cultural center and generator of village’sactivity.
The design will preserved the variety of jebor around Jatiwangi, placed in Jatiwangi Art Factory’s existing jebor, as wellastheadditionofseveralbuildingmassesforotherspace needed,adaptedtothecontext.


DesignTransformation



4










































































Historical Park (2016)

Project Type: Bachelor Academic Project

The New Architecture and Planning Campus (2016)
Project Type: Bachelor Academic Project
Senses
Universitas Gadjah Mada
The New Architecture and Planning Campus
Project Studio with Score A- (8 Credits)
Jalan Gra ka, Depok, Sleman, DIY
Ir. Adi Utomo Hatmoko, M. Arch.
Architecture known as a eld of study which accommodates art and engineering and everything in between, so it needs to be designed with special representation of architecture itself.
But the latest facts, the existing campus was designed with some guidelines from Universitas Gadjah Mada that made it‘a little bit too’ conventional and ‘a little bit too’academic, so it caused boredom and statical things, although there is no speci c problem with the existing building.
using for exposed
Studio as the most transparent area






