Page 1

SELASA, 4 AGUSTUS 2009

32 HALAMAN/Rp3.000,-

Pencarian Pesawat Terganggu Cuaca Laporan Wartawan JPNN - Editor: Suprapto SENTANI - Upaya tim SAR melakukan pencarian pesawat Twin Otter Merpati MZ 9760D yang hilang setelah 15 menit take off dari Bandara Sentani, Jayapura, belum berhasil. Padahal, tim SAR sudah mengerahkan lima pesawat. Pencarian terganggu cuaca yang sangat buruk. Pencarian terhadap pesawat yang mengangkut 15 orang itu dimulai sejak pukul 05.45 hingga 13.30 WIT. Danlanud Jayapura yang juga Ketua Tim SAR Kol. Pnb. Suwandi Miharja mengatakan, pencarian tidak bisa dilakukan sampai sore karena terkendala cuaca. Pencarian akan dilanjutkan hari ini (Selasa) pukul 07.00 WIT. ’’Kami terkendala cuaca di lokasi pencarian, yaitu di Pegunungan Bintang,” ungkapnya dalam keterangan persnya kepada wartawan di Hanggar Auri Sentani kemarin. Bahkan, saking buruknya cuaca, tak semua lokasi berhasil disisir tim SAR. Ditambahkan, cepat tidaknya hasil pencarian sangat ditentukan kondisi cuaca setempat. Dengan demikian, jika cuaca mendukung, sudah pasti tanda-tanda hilangnya pesawat bisa diketahui, dan bangkai pesawat serta para korban dapat ditemukan. Sementara dari pantauan Cenderawasih Pos (grup Radar Lampung) di Hanggar Auri, tim SAR tampak sibuk melakukan koordinasi dan memantau serta menganalisis perkembangan proses pencarian pesawat tersebut tiap menitnya. Baca PENCARIAN Hal. 4 FOTO YAN CIKAL/JPNN

PENJAGAAN KHUSUS: Seorang anggota Brimob Polda Banten dengan dilengkapi senjata SS1 mencermati para penumpang yang akan menyeberang ke Pulau Sumatera melalui kapal roro di Pelabuhan Merak kemarin (3/8). Penjagaan khusus ini terus dilakukan untuk mempersempit ruang gerak para teroris.

KEBUT PEMBUATAN PASPOR HIJAU

Libur, Imigrasi Layani CJH Laporan A. Karim/JPNN Editor: Suprapto JAKARTA - Menteri Agama Maftuh Basyuni serta Menteri Hukum dan HAM Andi Matalatta meneken surat kesepakatan bersama (SKB) tentang penerbitan paspor hijau bagi calon jamaah haji (CJH). Imigrasi selain membuka loket khusus, juga melayani pembuatan paspor CJH setiap hari, termasuk Sabtu dan Minggu. Dalam SKB itu dijelaskan bahwa CJH Indonesia akan memenuhi persyaratan Kerajaan Arab Saudi dengan mengguna-

kan paspor internasional. Dengan SKB itu dipastikan bahwa tradisi penggunaan paspor cokelat berakhir mulai hari ini. Andi Matalatta usai menandatangani SKB tersebut menegaskan, dengan adanya peraturan ini diharapkan tak ada lagi CJH yang gelisah karena berbagai hal, seperti dikenai biaya tambahan dan sebagainya. ’’Tidak ada biaya tambahan karena ongkos pembuatan paspor biasa, yang untuk kali pertamanya digunakan sebagai dokumen perjalanan haji itu, seluruhnya ditanggung pemerintah. Dalam

hal ini adalah Depag dan biayanya sudah termasuk dalam BPIH atau ongkos naik haji,” tegas Andi. Ia juga menjelaskan akan membuat help desk bagi pelayanan jamaah haji pada Direktorat Imigrasi. Dia mengimbau agar CJH tidak sampai terganggu atau sampai gagal menunaikan ibadah hanya lantaran pengurusan dokumen paspor. Dia bahkan menegaskan siap menindak jika ada oknum imigrasi yang tertangkap tangan tidak memberikan pelayanan yang maksimal kepada jamaah haji.

’’Saya sendiri yang akan mengecek pelaksanaannya di lapangan nanti. Karena mereka tamu Allah, bukan sembarang orang,” tegasnya. Andi menegaskan bahwa ada 108 kantor imigrasi di seluruh Indonesia. Untuk keperluan pengurusan dokumen paspor CJH tinggal datang ke kantor imigrasi untuk diambil foto dan sidik jarinya. ’’Atau bila perlu minta pendampingan kepada petugas Depag,” terang dia. Andi menambahkan, bagi jamaah haji yang sudah memiliki paspor dan minimal masih berlaku enam bulan, agar tidak mengurus paspor hijau lagi. Imbauan itu Baca LIBUR Hal. 4

Gaji PNS Hanya Naik 5 Persen Anggaran dalam RAPBN 2010

Laporan Wartawan JPNN Editor: Suprapto JAKARTA - Tahun depan, pemerintah masih menaikkan gaji untuk pegawai negeri sipil (PNS), TNI/Polri, serta pensiunan. Namun, penambahannya hanya 5 persen, lebih kecil dibanding kenaikan gaji tahun ini sebesar 15 persen. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, dalam RAPBN 2010, alokasi anggaran belanja pegawai direncanakan Rp161,7 triliun atau naik sekitar Rp28 triliun (21 persen) dari perkiraan realisasi tahun 2009. Kenaikan anggaran pegawai ini untuk memperbaiki kinerja birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Alokasinya, antara lain, untuk memperbaiki penghasilan aparatur negara dan pensiunan melalui kenaikan gaji pokok dan pensiun pokok rata-rata 5 persen. Kemudian, pemberian gaji dan pensiun bulan ke-13 serta kenaikan uang makan atau lauk-pauk bagi TNI/Polri dari Rp35.000 per hari menjadi Rp40.000 hari. Juga, kenaikan uang makan bagi PNS pusat dari Rp15.000 per hari kerja

FOTO M. ALI/JPNN

KOMPAK: Presiden SBY (tengah), Wapres Jusuf Kalla (kanan), dan Ketua DPR Agung Laksono sesaat sebelum rapat paripurna luar biasa penyampaian RAPBN 2010 beserta nota keuangannya di gedung DPR/MPR, Jakarta, kemarin. Ketiga petinggi ini seakan mengisyaratkan pamitan, terkecuali SBY yang tetap memerintah lima tahun ke depan.

menjadi Rp20.000 per hari kerja. ’’Dengan langkah-langkah perbaikan penghasilan pegawai yang telah dilaksanakan selama periode 2004-2009, maka pendapatan PNS golongan terendah telah

dapat kita tingkatkan 2,5 kali, yaitu dari Rp674.000 per bulan pada tahun 2004 menjadi Rp1.721.000 pada 2009,” kata presiden dalam pidato pengantar nota keuangan RAPBN 2010 di depan rapat

Depdiknas

RAPBN 2010 APBNP 2009 Rp51,8 T Rp60,3 T

Dephan

Rp40,7 T

Rp32,8 T Rp39 T

DPU

Rp34,3 T

Depag

Rp26 T

Rp25 T

Polri

Rp25,8 T

Rp24,6 T

Depkes

Rp20,8 T

Rp18,8 T

Dephub

Rp16 T

Rp18,6 T

Sumber: Nota Keuangan RAPBN 2010

paripurna luar biasa DPR, Jakarta, kemarin (3/8). Pada tahun 2010 mendatang, pemerintah juga berencana memberikan remunerasi kepada beberapa kementerian/ lembaga yang telah dan sedang melakukan reformasi birokrasi. Baca GAJI Hal. 4

Nazly Hilmy, Ph.D., Pelopor Berdirinya Bank Jaringan di Indonesia

Minim Pendonor, Tulang Sapi Bisa Gantikan Tulang Manusia Belum banyak orang Indonesia yang tergerak untuk mendonorkan organ atau sel jaringan tubuhnya. Padahal, kesadaran itu akan banyak menyelamatkan masa depan orang lain. Dan, Nazly Hilmy, Ph.D. mencurahkan sebagian besar hidupnya untuk hal satu ini. Laporan Titik Andriyani, JAKARTA Editor: Suprapto DI Indonesia, bank jaringan kali pertama didirikan oleh Pusat Aplikasi Teknologi Isotop Badan Tenaga Nuklir (Batan) Indonesia pada 1989 silam. Pendirinya seorang perempuan, Nazly Hilmy. Maka, tak salah bila banyak yang me-

FOTO TITIK ANDRIYANI//JPNN

MENGABDI: Nazly Hilmy, pendiri bank jaringan di Pusat Aplikasi Teknologi Isotop Batan.

Ingin Berlangganan, Hubungi: (0721) 782306 - 7410327

nyebut bahwa dia adalah pelopor berdirinya bank jaringan di Indonesia. Pada akhir 1980-an, Nazly tergerak hatinya melihat makin banyaknya kebutuhan akan berbagai sel jaringan manusia. Misalnya, membran amnion atau selaput plasenta bayi yang sangat membantu merangsang pertumbuhan kulit saat luka. Atau sel jaringan tulang yang bisa mempercepat proses penyambungan tulang patah akibat kecelakaan. Namun, saat itu belum ada satu pun lembaga yang memproduksi sel jaringan di Indonesia, apalagi dengan sterilisasi radiasi. ’’Fungsinya, bagaimana lembaga kami memproduksi sel secara massal,” ujar Nazly di rumahnya kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Selain Batan, saat ini RSUD dr. Soetomo Surabaya Baca MINIM Hal. 4

FOTO AFP

ALAT BANTU

Karyawan Cyberdyne, perusahaan robot Jepang, mendemonstrasikan pakaian robot yang berfungsi membantu pergerakan orang lanjut usia dan mereka yang tidak dapat berjalan. Pihak Cyberdyne dibantu Profesor Yoshiyuki Sankai dari Tsukuba University kini sedang memproduksi massal alat tersebut.

Pemilu Ulang Tuba Butuh Rp5,5 Miliar Laporan Dina Puspasari Editor: Suprapto BANDARLAMPUNG – Komisi Pemilihan Umum Tulangbawang (KPU Tuba) membutuhkan dana Rp5,5 miliar untuk pemilu ulang calon anggota DPR RI dari kabupaten tersebut. Kebutuhan dana pemilu ulang itu secepatnya diajukan ke KPU Pusat untuk dibiayai dari APBN. Ketua KPU Tuba Novi Marzani usai rapat konsultasi dengan KPU Pusat, KPU provinsi, dan panwaslu kemarin menyatakan, pihaknya mengusulkan dana tersebut ke KPU Pusat. Kebutuhan dana itu diharapkan sepenuhnya ditanggung pusat. Ketua KPU Lampung Edwin Hanibal menambahkan, anggaran untuk penghitungan ulang sebesar Rp142,5 juta. Jika pemungutan ulang dilaksanakan, Edwin membenarkan pernyataan Novi bahwa KPU akan menganggarkan Rp5,5 miliar. Baca PEMILU Hal. 4

Dua Polisi dan Marinir Gadungan Ditahan Laporan M. Ma’ruf/Widisandika - Editor: Suprapto METRO – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Metro kembali menahan dua anggotanya dan satu warga sipil berinisial S karena kasus narkoba. Sementara, satu anggota lainnya berinisial Briptu G tidak ditahan. Oknum polisi yang ditahan adalah Briptu Wisnu dan Briptu Deni. Kapolresta Metro AKBP Waris Agono menjelaskan, penahanan terhadap dua oknum anggotanya karena hasil tes urinenya dinyatakan positif mengandung psikotropika dan ada barang bukti. Sementara, meski tes urine Briptu G juga positif, tidak ditemukan barang bukti saat dilakukan penggeledahan. Menurut Kapolresta yang menolak menyebutkan nama lengkap S dan G, penangkapan anggota itu berawal dari laporan masyarakat bahwa ada pesta narkoba di salah satu rumah di 16 Metro Barat, Kamis dini hari (30/7). Dirinya bersama tim kemudian mengecek dan akhirnya menggerebek lokasi. Beberapa orang yang ada di lokasi kemudian diinterogasi, termasuk S.

Baca DUA Hal. 4

www.radarlampung.co.id


METRO BISNIS

2

SELASA, 4 AGUSTUS 2009

Sarana Komunikasi Bisnis

KRITERIA WANITA TERFAVORIT RADAR LAMPUNG 2009

KUPON GEBYAR RADAR LAMPUNG

● USIA MINIMAL 35 TAHUN ATAU SUDAH BERKELUARGA BULAN AGUSTUS 2009 ● MEMPUNYAI PENGALAMAN MEMIMPIN ORGANISASI/PERUSAHAAN Caranya : ❐ Kumpulkan dukungan Anda, dengan cara mengirimkan Kupon Wanita Terfavorite ❐ Isi data wanita terfavorite yang Anda dukung ❐ Satu amplop bisa berisi lebih dari 1 kupon suara ❐ Kirimkan ke Graha Pena Lampung Jl. Sultan Agung No. 18 Kedaton

BERHADIAH UTAMA UANG TUNAI

Nama Wanita Terfavorit pilihan anda

4 AGTS 2009

: .........................................................................................................................

Jabatan

: .........................................................................................................................

Nama Pendukung

: .........................................................................................................................

No. Tanda Pengenal Pendukung

: .........................................................................................................................

Alamat

: .........................................................................................................................

PKK Miliki Website Laporan Eka Yuliana Editor: Irwansa BANDARLAMPUNG– Tak perlu pusing untuk mencari info terbaru tentang PKK Provinsi Lampung dan Kota Bandarlampung. Kini telah hadir situs resmi dua organisasi tersebut, masingmasing www.pkk-provlampung. com dan www.pkk-bandarlam pung.com. Situs resmi ini dibuat oleh Telkom dalam rangka hibah murni. Launching ini sebelumnya telah digelar di Medan dan Sumbagsel (Palembang, Bangka Belitung, Jambi, serta Bengkulu). Setelah secara resmi di-launching di Lampung kemarin (3/8), road-

show berlanjut ke Pekanbaru. Selain hibah, akan ada pembentukan ahli teknologi. Telkom akan menggelar pelatihan dalam dua bentuk, yakni untuk menjadi admin. Seseorang dari Tim Penggerak PKK yang ditunjuk akan dilatih sebagai administrator situs ini. Lalu, secara umum juga akan digelar pelatihan teknologi untuk seluruh anggota PKK. ’’Ini agar para ibu tidak gagap teknologi,” kata Hermanto, perwakilan Telkom. Secara resmi, situs PKK provinsi di-launching Ibu Gubernur Lampung Truly Sjachroedin. Untuk PKK Kota Bandarlampung oleh Nurpuri Eddy Sutrisno. (*)

APRESIASI: Wali Kota Bandarlampung Drs. Eddy Sutrisno, M.Pd. saat menerima penghargaan dari BNI kemarin.

FOTO EKA YULIANA

BNI Anugerahi Wali Kota Penghargaan Laporan Eka Yuliana Editor: Irwansa BANDARLAMPUNG ––Dalam rangka hari jadinya yang ke-63, BNI menggelar berbagai kegiatan. Salah satunya, menganugerahi penghargaan bagi Wali Kota Bandarlampung Drs. Eddy Sutrisno, M.Pd. Orang nomor satu di Bandarlampung itu dinilai sebagai tokoh panutan yang banyak berkontribusi terhadap pembangunan di kota ini. Baik dalam pembangunan infrastruktur maupun ekonomi. Pemimpin Wilayah 3 PT Bank Negara Indonesia Bambang Sapto Adji mengatakan, Eddy Sutrisno merupakan tokoh masyarakat yang dapat men-

jadikan Bandarlampung lebih baik. ’’Pak Eddy juga pernah mendapatkan penghargaan dari pemerintah, jadi memang sudah terbukti karyanya,” ujar dia. Pemberian penghargaan ini, kata dia, dilakukan oleh seluruh BNI di Indonesia. Untuk Sumatera, ada tiga provinsi yang diberikan kesempatan untuk memberikan apresiasi. Yakni Jambi, Sumatera Selatan, dan Lampung. Tujuannya untuk menggalakkan tokoh masyarakat agar terus berkontribusi dalam program Ayo Menabung. Nominasi penerima penghargaan dilakukan oleh tim khusus dari Jakarta. Menurut Bambang, ini tahun pertama pemberian apresiasi. Dalam sambutannya, Bambang

mengungkapkan, kini di Lampung telah terdapat 14 outlet. ’’Peningkatan jumlah ATM dan outlet ini merupakan bukti BNI untuk meningkatkan pelayanan kepada nasabah,” paparnya. Acara pemberian penghargaan ini digelar di rumah dinas wali kota kemarin. Turut hadir Wakil Wali Kota Bandarlampung Kherlani, Sekretaris Kota Sudarno Eddi, Kapoltabes Bandarlampung Syauqie Ahmad, muspida, jajaran pimpinan BNI, serta tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Eddy mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan kepadanya. Semoga, kata dia, dunia perbankan Lampung terus menujukkan kemajuan. (*)

Bukit Randu Berikan Beasiswa Laporan Eka Yuliana/ Editor: Irwansa BANDARLAMPUNG - PT Bukit Randu Sentosa kembali membuktikan kepeduliannya terhadap lingkungan sekitar dan dunia pendidikan. Sebanyak 42 siswa yang merupakan anak asuh menerima beasiswa dari Bukit Randu. Program ini telah dilaksanakan sejak 2001. Awalnya hanyalah program beasiswa, sejak 2005 ditambah program anak asuh bagi siswa SMP. Penerima beasiswa itu meliputi 10 anak dari SDN 1 Kebonjeruk, 10 anak dari MI NU Tanjungkarang, 10 anak MI YPRI Tanjungkarang, 2 anak dari SMP Gotongroyong, dan 10 anak putra putri karyawan Bukit Randu. Operation Manager Bukit Randu Yesti Herlina dalam sambutannya mengatakan, yang mendapat program ini adalah anak-anak yang bertempat tinggal di sekitar Bukit Randu yang memiliki keinginan sekolah, berprestasi, dan kurang mampu. ’’Lokasi sekolah mereka juga berada di sekitar sini,” katanya. Sedangkan untuk putra putri karyawan adalah yang berprestasi di sekolahnya. Masing-masing anak mendapatkan uang sekolah atau uang buku selama satu tahun. Kemudian seragam sekolah dua setel dan perlengkapan sekolah. Masalah pendidikan tentunya bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau Dinas Pendidikan semata. Tetapi, kata Yesti, juga merupakan masalah kita semua. Oleh karena itu, perusahaan ini berupaya membantu mencerdaskan anak bangsa melalui program ini. Selain itu, program ini juga bertujuan membantu warga kurang mampu di lingkungan Kebonjeruk serta membantu dan menciptakan anak berwawasan. Camat Tanjungkarang Timur (TkT) Budiman A.S. yang turut menghadiri acara tersebut menyambut baik program ini. (*)

9.890

DIBUTUHKAN SEGERA Kami membutuhkan Min Lulusan SMU/ Sederajat, D3, S1 untuk posisi :

1. Manager Cabang 2. ADM 3. Staf Gudang

LOWONGAN 1. FRONTLINER (CS, TELLER) 2. ADMINISTRASI KOMPONEN GAJI: Gaji pokok, Tunj : cuti, Tunj:Premium,THR, Jamsostek, Askes, pendidikan perbankan. KUALIFIKASI UMUM: ❐ Pria / wanita ❐ Sehat jasmani & Rohani ❐ Usia Max 25 Thn ❐ Pendidikan min. D3/S1 Segala Jurusan ❐ IPK min 2.50 ❐ Pria min 165 cm, Wanita min 155 cm ❐ Berpenampilan menarik ❐ Kemampuan komunikasi baik, Ramah & Service Oriented. ❐ Menguasai Komputer (MS Word & Excel). ❐ Bersedia menyimpan ijazah. Berdomisili di daerah setempat. PENEMPATAN: Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Pangkal Pinang. KELENGKAPAN DOKUMEN: Surat lamaran lengkap, Daftar riwayat hidup, Ijasah, Transkip nilai, Akte lahir, Kartu keluarga, Surat keterangan sehat, Surat keterangan catatan dari kepolisian.Pas foto 3x4 dan fotoseluruh badan Kirimkan lamaran:

1. Pria/wanita Usia Max 27 thn 2. Tidak dlm Kul/Krja 3. Diutamakan blm menikah 4. Berkas lamaran + CV 5. Fc KTP, Fc Ijasah, Pas photo 3x4, 2Lbr

Lamaran diantar langsung Ke :

PT. FEDERAL INTERNATIONAL FINANCE CABANG KOTABUMI KEBUTUHAN CR FILED: 1. Siap ditempatkan di wilayah Indonesia 2. Punya kendaraan pribadi dan SIM C 3. Mampu bekerja dalam team & target 4. Lulusan SLTA (min nilai 7) & D3 sederajat (IPK 2.5) 5. Usia 18 - 27 tahun (Agustus 2009)

Jika Anda orangnya kirim lamaran Anda Lengkap dengan : Ijazah dan Transkip Nilai, CV, Foto Berwarna, FC KTP, FC STNK, FC SIM C

PT. OUTSOURCING INDONESIA RUKO GRAHA MUI - JL. Dr. Hakim NO. 1125 A RT 20/07 KEL. Sei Pangeran - KEC. ILIR TIMUR 2 PALEMBANG 30129 (up. Bpk. Mula) Telp.0711-312067/0856-43232663 Fax. 0711- 318073 atau email: recruitmentoi@mail.com

Syarat :

KE Jl. ALAMSYAH RATU PRAWIRANEGARA KOTABUMI LAMPUNG UTARA SAMPAI 7 HARI SETELAH IKLAN INI

CEA GROUP Jl. S. Parman No.16 Dpn SQUIDNET Plg lmbt 1 minggu stlh iklan terbit.

PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM No.Pol. : Peng/04/VIII/2009/Bid/Dokkes Bidang Kedokteran dan kesehatan akan mengadakan Pelelangan Umum Pengadaan Bahan/ Alkes Habis Pakai untuk Pemeriksaan Kesehatan Berkala Anggota Polri TA. 2009 dengan Pasca Kualifikasi. Bagi Penyedia Barang/Jasa di bidang usaha (CV/distributor bahan/alkes) kualifikasi perusahaan kecil yang berminat dapat mendaftarkan diri dan melihat pengumuman lebih rinci di Papan Pengumuman Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Lampung Jl. Drs. Warsito No.1 Bandar Lampung Bandar Lampung, 3 Agustus 2009 TTD PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA BID. DOKKES POLDA LAMPUNG


SELASA, 4 AGUSTUS 2009

METRO BISNIS

3

Pesta Rakyat BRI Sambangi Pringsewu Laporan Agus Suwignyo Editor: Irwansa PRINGSEWU - Setelah sukses menggelar Pesta Rakyat Simpedes (PRS) di Bandarjaya, Lampung Tengah (Lamteng), 25-26 Juli, acara serupa kembali diadakan BRI di Pringsewu (12 Agustus). Kegiatan yang dipusatkan di lapangan Pendapa Pringsewu itu berlangsung meriah. Berbagai acara yang digelar mampu menarik perhatian warga. Seperti bazar dan hiburan. Juga games menarik dengan aneka hadiah. Kemeriahan sangat terasa saat pelepasan pawai Pesta Rakyat oleh Pj. Bupati Pringsewu Ir. Hi. Masdulhaq. Pawai ini terdiri marching band, sepeda hias, becak hias, dan gerobak hias. Ditambah lagi hiburan yang dibawakan siswa SMA Xaverius Pringsewu, SMK Karya Bhakti, serta pelajar lainnya. Kemudian pemukulan beduk yang dilakukan Asisten II Pemkab Pringsewu Kalmansyah. Ia didampingi Pimpinan Cabang (Pinca) BRI Pringsewu Linton Hutapea, AMBM BRI Bhakti Agung S., kepala unit BRI, Camat Drs. Nasrun Yusuf, serta Wakapolsek Iptu Chairul. Tak berhenti di situ, pada malam harinya masyarakat juga dihibur Bilabong Band dengan artis Vika Stardut dan Pipit Bule serta dipandu MC Cindy dan Amel. Games dengan uang kaget bagi penonton menjadikan Pesta Rakyat itu semakin merakyat. Bahkan bagi mereka yang ingin berbelanja, BRI cabang Pringsewu juga menyediakan 20 stan yang menjajakan aneka produk. Di mana kesemuanya merupakan pengusaha yang menjalankan usahanya memanfaatkan program BRI cabang Pringsewu. Puncak acara Pesta Rakyat ditandai pengundian Simpedes semester I tahun 2009. (*)

FOTO EKA YULIANA

BERI PENGHARGAAN: Vice President Lautan Berlian Dewa Astawa berpose bersama pengguna setia kendaraan niaga Mitsubishi pada acara Truck Campaign 2009 di Graha Wangsa tadi malam.

Sebanyak 87 Truk Terjual Mitsubishi Truck Campaign 2009 Sukses Laporan Eka Yuliana Editor: Irwansa BANDARLAMPUNG Truck Campaign 2009 yang digelar PT Lautan Berlian Utama Motor –diler resmi kendaraan Mitsubishi Lampung– di Graha Wangsa, Bandarlampung, semalam berlangsung sukses. Sebanyak 87 unit kendaraan niaga (truk) berhasil terjual. Perhelatan akbar tersebut dihadiri Yasuo Kataoka, perwakilan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor. Program nasional ini digelar dalam rangka 39 tahun eksistensi truk Mitsubishi di Indonesia. Selain itu, acara ini juga sebagai bentuk apresiasi Mitsubishi kepada pengguna kendaraan niaga Colt Diesel dan Fuso.

Vice President Lautan Berlian Dewa Astawa mengatakan, acara akbar tahun ini bertema Pasti Usahanya, Pasti Mitsubishi. Menurutnya, tema ini selaras dengan keunggulan kendaraan niaga Mitsubishi yang memberikan keuntungan bagi penggunanya. Yakni kualitas fungsi dasar truk yang terbukti andal, brand image yang kuat, serta kenyamanan dan purnajual yang kompetitif. Dalam acara yang dimeriahkan penyanyi ibu kota Cintia Sari ini, Mitsubishi juga memberikan penghargaan kepada konsumen setianya, terutama pengguna Colt Diesel dan Fuso serta best driver. Even yang dipandu dua artis ibu kota, Yeyen dan Temon, ini digelar PT Krama Yudha Tiga Berlians Motors (KTB) –agen

tunggal Mitsubishi di Indonesia– bekerja sama dengan diler resmi Mitsubishi. Agen tunggal dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC) dan Mitshubishi Fuso Truck dan Bus Corporation (MFTBS) ini menggelar Truck Campaign 2009 sejak Juli hingga Agustus 2009. Menurut Dewa, akan ada 77 acara Truck Campaign yang digelar di seluruh Indonesia. Dalam sambutannya, Dewa berharap konsumen tetap memilih Lautan Berlian sebagai mitranya. ’’Kami juga terus memberikan layanan terbaik, mulai security hingga front office,” tukasnya. Dewa menjelaskan, kendaraan niaga Mitsubishi terdiri dua tipe, yakni Colt Diesel untuk light truck dan Fuso untuk medium truck. Kendaraan ini terus berkembang sesuai permintaan dan kebutuhan pasar di Indonesia.

BRI

Saat ini, Colt Diesel memiliki 11 varian, sementara Fuso terdiri lima varian. Semua tipe truk Mitsubishi memiliki fungsi melengkapi segala macam kebutuhan bisnis. Mulai distribusi, perkebunan, kehutanan, hingga pertambangan dengan keunggulan dan ketangguhan kendaraan yang sudah teruji. Seluruh kendaraan niaga dari Mitsubishi Fuso telah dilengkapi mesin standar Euro 2 yang ramah lingkungan. Dalam acara tadi malam, Lautan Berlian juga memberi penawaran khusus untuk pembelian kendaraan Mitsubishi. Khusus tadi malam, uang muka mulai 10 persen dengan suku bunga kredit 4,95 persen. ’’Kami juga memberi harga khusus untuk semua mobil, kecuali Pajero Sport,” kata Rudi Yunus, sales manager Lautan Berlian. (*)


BERITA UTAMA

4 Libur... agar para jamaah tidak salah persepsi. ’’Nanti tinggal distempel haji saja paspornya. Kalau mereka mengurus lagi, malah akan menyulitkan diri,” kata Andi. Ditambahkan, pihaknya akan berupaya melayani paspor bagi jamaah haji baik di hari Sabtu maupun Minggu. Imigrasi akan membuka loket pelayanan khusus jelang pemberangkatan jamaah haji ini. ’’Jadi untuk hari Sabtu dan Minggu, kami tetap bisa melayani jamaah. Nanti ada loket-loket khusus di kantor imigrasi untuk pelayanan jamaah haji,” tegasnya. Terpisah, Kanwil Depag Provinsi Lampung mengaku belum punya data berapa jumlah CJH Lampung tahun ini yang menggunakan biaya penyelenggaraan

Sambungan dari Hal. 1

MAFTUH BASYUNI

ibadah haji (BPIH) khusus. ’’Sebab, mereka daftarnya melalui biro perjalanan haji langsung ke pusat. Tidak melalui Depag kabupaten/kota masingmasing seperti CJH BPIH umum,”

kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Ibadah Haji Kanwil Depag Lampung Drs. Hi. Nadhori Mauli di kantornya kemarin (3/8). Meski demikian, lanjutnya, untuk membuat paspor tetap harus ada rekomendasi dari Kanwil Depag. Sama seperti CJH umumnya. ’’Hingga saat ini, CJH BPIH khusus yang sudah meminta rekomendasi untuk pembuatan paspor baru satu orang,” katanya tanpa menyebutkan CJH dimaksud. Sementara itu dari 6.224 CJH Lampung yang akan berangkat tahun ini, menurutnya, ada 966 lagi yang belum melunasi BPIH. Masing-masing 308 CJH Bandarlampung, Lampung Selatan (246), Lampung Utara (55), Lampung Barat (25), Tanggamus (111), Tulangbawang (46), Lam-

Gaji... ’’Diharapkan pada tahun 2011 nanti, seluruh proses reformasi birokrasi akan tuntas dilaksanakan pada seluruh kementerian/ lembaga,” kata SBY. Pemerintah juga mengalokasikan anggaran khusus untuk tunjangan profesi guru sebesar

pung Tengah (70), Waykanan (17), Lampung Timur (35), dan Metro (53). Bagi yang belum melunasi masih diberi kesempatan hingga 13 Agustus. ’’Jika pada batas akhir tersebut belum juga melunasi, maka yang bersangkutan akan kita cancel dan dimasukkan waiting list. Tidak menutup kemungkinan bukan untuk 2011 karena kuota tahun itu sudah penuh,” ancamnya. Karena itu, saran Nadhori, CJH yang belum melunasi BPIH segera melunasinya. Ini sebelum kesempatannya dialihkan kepada CJH lainnya. ’’Pastinya, kami benar-benar tidak akan memberikan toleransi bagi yang terlambat atau tidak sesuai deadline,” tegasnya. (*)

Sambungan dari Hal. 1 Rp8,9 triliun. Anggaran itu disalurkan lewat dana alokasi umum (DAU) ke daerah. Tunjangan itu diberikan kepada guru dan dosen yang memiliki sertifikat pendidik sebagai penghargaan atas profesionalitasnya, sesuai dengan kewenangannya.

Selain itu, untuk melanjutkan kebijakan di 2009 tentang penghasilan minimal golongan terendah guru sebesar Rp2 juta per bulan, dalam RAPBN 2010 masih dialokasikan dana tambahan tunjangan kependidikan bagi guru sebesar Rp7,9 triliun.

Dua... Kepada polisi, S mengaku memperoleh barang haram itu dari Deni. Polisi kemudian mengembangkan kasus ini dan menanyai Deni. Yang bersangkutan mengaku membelinya dari Wisnu seharga Rp300 ribu. Saat itu juga, Wisnu yang sedang bersama G duduk bersama dimintai keterangan. ’’Kepada kami, Wisnu mengatakan mendapat barang itu dari seseorang bernama Bowo di Bandarlampung,” papar Kapolresta. Selanjutnya, tim melakukan penggerebekan di rumah G dan berhasil mendapatkan barang bukti alat pengisap sabu dan beberapa plastik perekat. Polisi juga menemukan barang haram dalam sebuah saku jaket warna hitam. Namun, jaket itu diakui milik Wisnu yang dititipkan di rumah G. ’’Wisnu pun mengakuinya. Keduanya memang ber-

SELASA, 4 AGUSTUS 2009

Jawa Pos News Network

’’Kita semua berharap dengan ditingkatkannya alokasi anggaran ini, kesejahteraan para guru dan dosen akan semakin membaik. Dan akhirnya, sesuai harapan rakyat, mutu pendidikan kita akan meningkat lebih tinggi lagi,” ujar SBY. (*)

Sambungan dari Hal. 1 sahabat,” terangnya. Tidak berhenti di situ. Polisi kemudian melanjutkan penggerebekan di rumah Wisnu. Di sana, polisi menemukan lima paket sabu-sabu di dalam lemari pakaian Wisnu. Orang tua tersangka yang mengetahui hal itu sangat shock dan tidak percaya anaknya terlibat perkara narkoba. Kepada polisi, mereka mengaku tidak tahu jika anaknya menyimpan barang terlarang itu. Lebih lanjut Kapolresta menerangkan, ketiganya ditahan guna penyelidikan lebih lanjut. Hal itu juga sebagai bukti keseriusan Polri menegakkan disiplin di tubuh korps baju cokelat itu. ’’Tidak ada yang kebal hukum. Sanksi akan diberikan jika mereka terbukti melalui putusan pengadilan. Sementara ini, ketiganya ditahan, namun tidak untuk G. Dia hanya wajib lapor dan masih diperiksa satnarkoba,”

ujar Kapolresta di ruangannya kemarin. Sebelumnya, akhir Juni lalu, Polresta Metro mengamankan empat tersangka yang diduga pengedar dan pengguna sabu. Dua di antaranya juga oknum polisi bernama Bripka Samsional dan oknum PNS di Kejari Metro, Margono. Keduanya ditangkap di rumah Bripka Samsi di Jl. Kartini, Purwosari, Metro Utara, dan ditengarai tengah pesta sabu. Terpisah, tim gabungan intel marinir dan Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Lanal Lampung sekitar pukul 22.45 semalam membekuk Dani Rubianto (30), pria yang kerap mengaku sebagai anggota marinir. Pria tunakarya yang sehari-harinya tinggal menumpang di sebuah hotel di wilayah Telukbetung Selatan itu dibekuk saat berada di kompleks Pelabuhan Panjang. ’’Saya baru seminggu ini (me-

ngaku, Red) marinir, Mas,” terangnya di markas Denpomal Lanal Lampung. Warga Cibubur Kranggan Permai, Pondok Gede, itu mengaku merantau ke Lampung untuk mencari pekerjaan. Ketika dibekuk, dirinya mengaku sersan kepala dari Kesatuan Marinir Jakarta. ’’Namun setelah diselidiki, yang bersangkutan tak mempunyai identitas lengkap yang menunjukkan dirinya anggota marinir sehingga yang bersangkutan terpaksa diamankan,” terang Letnan Dua Laut (PM) Rudi Hartono dari Kesatuan Denpomal Lanal Lampung. Diduga, Dani juga hampir berhasil menggaet seorang wanita sebelum aksinya berhasil dibongkar. Menurut Rudi, pihaknya segera menyerahkan Dani ke Mapoltabes Bandarlampung dalam penanganan proses hukum lanjutan. (*)

Pemilu... ’’Kalau seluruh formulir C.1 lengkap, maka tidak ada pemungutan suara ulang dan hanya menghabiskan Rp142,5 juta itu,” kata Edwin saat konferensi pers usai rapat kemarin. Kepala Biro Hukum KPU Pusat W.S. Santoso menjelaskan, batas waktu yang diberikan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mengumpulkan formulir penghitungan suara di TPS (C.1) adalah pada 24 Agustus mendatang. Namun, Novi optimistis besok (5/8) seluruh formulir yang ada sudah dikumpulkan. ’’Kami berharap KPU Tuba dapat melaksanakan keputusan MK dengan melaksanakan amar putusan untuk penghitungan atau pemungutan suara ulang,” kata Santoso kepada wartawan. Santoso mengatakan, KPU menjadwalkan rencana penghitungan ulang pada 15 Agustus. Sedangkan pemungutan suara ulang direncanakan 13 September.

Sambungan dari Hal. 1 Menurut dia, penghitungan dan atau pemungutan ulang hanya dilakukan pada TPS yang C.1-nya tidak lengkap. Dijelaskan, terdapat seribuan C.1 dari 1.327 C.1 yang tidak lengkap dari 26 kecamatan se-Tuba. Edwin melanjutkan bahwa Panwaslu Lampung telah bersedia meminjamkan C.1 untuk penghitungan ulang. Jika memang diperlukan, kata Edwin, panwaslu sudah menyatakan bersedia meminjamkan C.1. Diketahui, amar putusan tersebut keluar setelah MK mengabulkan gugatan caleg DPR RI dari Partai Hanura untuk dapil dua, Elza Syarief. Putusan MK tersebut bernomor 84/PHPU.CVII/2009 tanggal 24 Juni 2009. Pemungutan suara ulang sendiri akan mengubah perolehan suara secara keseluruhan dari dapil dua, khususnya Tuba. Sembilan caleg yang masuk dalam kuota juga diperkirakan berubah

Pencarian... Di tempat yang sama, kopilot Hellio Courier Pilatus PK-JAA Yajasi Sidney Johnsen yang juga ikut mencari pesawat tersebut mengatakan, cuaca buruk menjadi kendala melakukan pencarian pesawat. Awalnya setelah take off dari Bandara Sentani pukul 08.01 WIT, cuaca baik dan mendukung. Tapi ketika memasuki daerah Pegunungan Bintang, cuaca mulai tidak bersahabat. Kopilot Yajasi ini tak berhenti begitu saja. Dia terus mencari selama tiga jam, tapi tak menemukan pesawat nahas tersebut. ’’Saya terbang tiga jam, tapi belum menemukan tanda-tanda hilangnya pesawat di lokasi yang saya cari,” pungkasnya. Lalu, bagaimana dengan pencarian hari ini? Danlanud Jayapura Suwandi mengatakan, area pencarian 135 mil mulai Bandar Udara Sentani dan lebar pencariannya 22 nautical mile. Untuk mendukung pencarian tersebut, akan ada penambahan kekuatan, yakni dengan menggunakan pesawat Twin Otter milik Merpati dari Merauke. Istri Pilot Terus Menangis Musibah hilangnya pesawat komersial Twin Otter milik Mer-

Sambungan dari Hal. 1 pati Airlines di Papua Minggu lalu itu membuat keluarga korban terguncang. Salah satu di antara mereka adalah Ny. Emin (36), istri Qadrianova (41), kapten pilot Merpati yang nahas itu. Ketika koran ini mendatangi rumahnya di Jalan Irama Utama, Perumahan Citra Raya, Kelurahan Cikupa, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, ibu dua anak tersebut sedang mengurung diri di kamar sambil terus-menerus terisak. Ketika pintu kamar itu terbuka separo, terlihat Ny. Emin sedang dihibur beberapa kerabatnya. Kedua matanya tampak sembab. Hidungnya basah. Sesekali HP-nya berdering. Dia berbicara di HP itu sambil terus menangis sesenggukan. Dua anaknya, Febiyan (8) dan Raina Talita (1), berada di kamar lain. Beberapa wartawan sempat bertatap muka dengan Ny. Emin. Tapi, ketika disodori beberapa pertanyaan, ibu muda tersebut tak menjawab dan tiada terasa sepasang garis putih laksana kristal jatuh membasahi pipi. Selly, adik perempuan Qadrianova, mengatakan, kakak iparnya itu berharap pesawat Merpati segera ditemukan dan

Minim... dan RS Dr. M. Djamil Padang sudah memiliki bank jaringan. Sebelum mendirikan bank jaringan, perempuan 71 tahun itu sering mengikuti forum internasional. Pada 1976, dia bergabung dengan IAEA (International Atomic Energy Agency). Di situ, dia mengikuti banyak proyek IAEA. Salah satunya proses sterilisasi radiasi atau mensterilkan alat kesehatan dengan radiasi. Alat sterilisasi itu disebut iridiator. Selain itu, selsel yang tersimpan di bank jaringan perlu disterilkan dengan alat khusus. Ketika itu, kata dia, Batan hanya memiliki empat iridiator. Karena itu, untuk mengembangkan alat ini agar bisa diproduksi dalam jumlah banyak, Batan mengalihkan teknologi ke swasta. Sebuah perusahaan swasta di Cibitung, Bekasi, dipercaya memproduksi iridiator. Setelah itu, ilmu tersebut terus berkembang. Pada 1983, sterilisasi radiasi produk bank jaringan mulai dilakukan. Empat tahun kemudian, bank jaringan mulai memproduksi berbagai sel jaringan seperti membran amnion maupun sel jaringan tulang. Setelah itu, produknya mulai dipasarkan. Untuk memasarkannya, Bank Jaringan Batan bekerja sama dengan beberapa rumah sakit. Misalnya, RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta dan RS Dr. M. Djamil Padang. Dia menjelaskan, bank jaringan adalah organisasi kesehatan nirlaba. Tujuan didirikannya instansi itu untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan mensterilkan sel jaringan tubuh manusia. Sel-sel ini akan sangat berguna bila terjadi tragedi kebakaran, kecelakaan, atau bencana alam yang mengakibatkan banyak korban luka. Selain itu, keberadaannya akan membantu proses operasi. Tentu saja sesuai jenis operasi dan jenis sel yang tersimpan di bank jaringan. Lantaran instansi itu bersifat nirlaba, produk sel jaringan yang dihasilkan tidak diperjualbelikan. Penerima hanya mengganti biaya screening. ’’Tidak boleh ambil keuntungan,” tegasnya. Nazly menceritakan, sebelum bank jaringan didirikan, Indonesia kerap mengimpor sel jaringan dari luar negeri. Padahal, harganya jauh lebih mahal.

dari rekapitulasi yang telah dilakukan KPU Pusat. Berdasarkan catatan Radar Lampung, sembilan caleg DPR RI terpilih dari dapil dua yaitu Aziz Syamsuddin dan Riswan Tony dari Partai Golkar; Atte Sugandi dan Usmawarnie Pieter (Partai Demokrat); Abdul Hakim (PKS); Itet Trijajati dan Sanusi Husin (PDIP); Gunadi Ibrahim (Gerindra); dan Alimin Abdullah (PAN). Dapil II DPR RI sendiri terdiri Lampung Tengah, Lampung Utara, Tulangbawang, Waykanan, Lamtim. Sementara, selain Santoso, rapat kemarin juga dihadiri Jaksa Pengacara Negara Puji Basuki Sutiono dan staf KPU Pusat Pandu Pusanto. Kemudian, Ketua Panwaslu Lampung Desmy Putra Jayasinga dan anggota Riko Firmansyah, serta Ketua KPU Tuba Novi Marzani dan anggotanya Embun Putranto, M. Rozi, dan Hariyanto. (*)

tidak terjadi apa-apa terhadap kakaknya. ’’Kakak saya berharap suaminya dapat ditemukan dan segera pulang berkumpul dengan anak-anak,” ujarnya. Dedi Sumardi, kakak Qadrian –panggilan akrab Qadrianova, mengatakan, adiknya itu telah bekerja di maskapai penerbangan Merpati 16 tahun dan menjadi kapten pilot enam tahun. Dia bertugas di wilayah Indonesia bagian timur sekitar lima hari lalu. Selama 16 tahun tersebut, Dedi baru kali ini mendengar Qadrian mendapatkan musibah. ’’Kami selalu kontak dengan pihak maskapai terkait kabar terkininya. Barusan kami dapat kabar bahwa saat ini pesawat sedang disisir oleh tim SAR,” ungkapnya. Dedi menyatakan, tak ada firasat apa pun yang dirasakan keluarga bahwa Qadrian akan hilang. Dua hari sebelum melakukan penerbangan, korban sempat memberikan kabar kepada istrinya dan menanyakan keadaan anak-anaknya. Menurut rencana, lanjutnya, keluarga yang terdiri ibu korban, Ankhait (67), dan adik bungsunya yang datang dari Padang akan berangkat ke Papua. (*)

Sambungan dari Hal. 1 Di antara sel jaringan yang tersimpan saat ini, yang paling banyak adalah membran amnion dan sel tulang. Membran amnion yang merupakan selaput pembungkus plasenta bayi mengandung hormon yang berguna untuk pertumbuhan jaringan kulit yang rusak. Membran amnion biasanya dipakai untuk pasien luka bakar. Sementara sel tulang berguna untuk pasien patah tulang. Dalam perkembangannya, bank jaringan bukan hanya menerima donor sel jaringan, tapi juga donor organ. Menurut Nazly, pendonor sel jaringan harus dipastikan tidak mengidap penyakit berbahaya. Misalnya hepatitis, tuberkulosis, atau kanker. Tujuannya, agar tidak terjadi penularan penyakit dari pendonor kepada penerima donor. ’’Karena itu, kami selalu menyeleksi ketat pasien yang hendak mendonorkan organnya,” jelas Nazly yang saat ini sudah pensiun dari manajemen bank jaringan. Saat ini bank jaringan kerap kekurangan pendonor. Bukan hanya pendonor sel jaringan, tapi juga pendonor organ. Padahal, di negara-negara maju seperti Amerika, warga tak segan memutuskan menjadi pendonor. ’’Identitas pendonor wajib dirahasiakan. Mereka juga tak boleh menerima uang dari penerima donor. Sebab, ini sifatnya sukarela,” terangnya. Lantaran pendonor amat minim, bank jaringan RSUD dr. Soetomo Surabaya dan Batan sejak 2000 lalu mendirikan Asosiasi Bank Jaringan Indonesia. Pusatnya di Surabaya. Nazly ketika itu didapuk sebagai wakil ketua. Dia bersama rekan seprofesinya getol menyosialisasikan dan menjaring para pendonor. ’’Donor organ sifatnya sukarela, tak pernah ada paksaan. Kami hanya menyosialisasikan,” ujar alumnus sekolah farmasi ITB itu. Asosiasi itu menampung orang-orang yang bersedia mendonorkan organnya ketika meninggal dunia nanti. Pendonor diberi kartu keanggotaan. Mereka juga mengisi surat pernyataan siap mendermakan organnya ketika meninggal dunia. Selain itu, untuk mengantisipasi kekurangan donor organ tubuh, sejak beberapa tahun lalu bank jaringan mengadakan penelitian dengan memproses tu-

lang sapi sebagai pengganti tulang manusia. Penelitian itu cukup berhasil. Ke depan, pengembangan tulang sapi akan semakin sering dilakukan. Tergerak dengan apa yang digeluti selama ini, Nazly berkeinginan agar kelak juga bisa mendonorkan organ tubuhnya ketika meninggal dunia. ’’Saya siap jadi pendonor. Daripada tubuh saya tidak terpakai, lebih baik saya sumbangkan untuk menyelamatkan banyak orang,” ungkapnya. Nazly merelakan beberapa bagian tubuhnya diambil untuk donor. Agar instansi yang dipimpinnya terus bergerak maju, Nazly rajin bergabung dengan forum internasional. Sejak 1984, dia bergabung dengan Pacific Association of Tissue Bank. Tiap tahun Nazly mengikuti kongres. Bahkan, dia pernah menjabat sekretaris jenderal asosiasi tersebut selama tujuh tahun. Selama itu pula dia berkiprah mengembangkan instansinya. Ketika bidang penelitian itu belum banyak diminati, Nazly mencoba merangkul generasi di bawahnya. Setiap tahun dia mengirimkan anak buahnya ke luar negeri untuk memperdalam bidang kesehatan tersebut. Kini, ketika Nazly pensiun, sudah banyak kader yang mampu menggantikan posisinya. Meski pensiun, bukan berarti aktivitasnya berhenti. Dia tetap menjadi konsultan di lembaga tersebut. Lantaran keberhasilannya memimpin instansi itu, perempuan kelahiran Meulaboh, Nanggroe Aceh Darussalam itu pernah mendapat penghargaan Satya Lencana Wira Karya dari Presiden Soeharto pada 1990. Penghargaan itu juga sebagai pengakuan atas keberhasilannya mentransformasi alih teknologi iridiator bank jaringan dari pemerintah ke swasta. Setelah rehat dari bank jaringan, saat ini Nazly banyak memberi pelatihan, seminar, dan perkuliahan di berbagai negara Asia. ”Saya tidak ingin ilmu yang saya kembangkan bertahun-tahun mandek sampai di sini,” ujar perempuan kelahiran 1938 itu. Nenek empat cucu itu juga sudah menelurkan berbagai karya dan buku tentang bank jaringan. Bukunya menjadi salah satu referensi di beberapa perguruan tinggi di Indonesia dan luar negeri. (*)


BERITA UTAMA

SELASA, 4 AGUSTUS 2009

5

Jawa Pos News Network

Kuasa Hukum Antasari Protes Laporan Wartawan JPNN Editor: Adi Pranoto

JAKARTA - Perpanjangan penahanan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Antasari Azhar menuai reaksi keras. Tim kuasa hukum Antasari akan mengajukan keberatan ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta setelah Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menyetujui perpanjangan penahanan bagi tersangka kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen tersebut. ’’Besok (hari ini,’Red), kami akan ajukan keberatan. Kami minta, PT mengevaluasi keputusan PN itu,” terang Ari Yusuf Amir, kuasa hukum An-

tasari, di Jakarta kemarin (3/8). Langkah tersebut mengacu pada pasal 29 KUHAP yang memberikan ruang untuk mengajukan keberatan. Dia menilai, perpanjangan penahanan kliennya itu bukan karena kebutuhan pemberkasan. Alasannya, pengajuannya dilakukan jauh sebelum masa penahanan habis, yakni pada 6 Juli. ’’Ini agak aneh, karena seperti sudah direncanakan,” katanya. Alumni Fakultas Hukum UII Jogjakarta itu juga menyayangkan tidak jelasnya alasan perpanjangan terhadap Antasari. Padahal, sesuai dengan pasal 29 KUHAP diatur bahwa penahanan diberikan dengan dasar yang dijelaskan. ’’Ini nggak jelas. Tidak disebutkan ala-

sannya. Sementara ketentuannya harus detail,” jelas Ari. Juniver Girsang, kuasa hukum lainnya, juga menganggap masa penahanan kliennya terlalu lama. ’’Kalau tidak cukup bukti, berjiwa besar saja. Tapi kalau ada bukti, ya segera diproses,” katanya ditemui di PN Jaksel kemarin. Seperti diberitakan, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Chrysnandha Dwi Laksana mengatakan PN Jaksel sudah menyetujui perpanjangan penahanan Antasari selama 30 hari, hingga 31 Agustus. Terpisah, Jaksa Agung Muda Pidana Umum (JAM Pidum) Abdul Hakim Ritonga mengatakan, pihaknya masih menunggu berkas Antasari dilengkapi oleh penyidik. Se-

belumnya, jaksa telah memberikan petunjuk ke penyidik untuk kelengkapan berkas Antasari. ’’Kapan bisa P-21 (lengkap), kami menunggu dari penyidik,” katanya. Bagaimana dengan target menyidangkan Antasari pada bulan Agustus” Ritonga menegaskan, pihaknya tetap mengupayakan target itu bisa terpenuhi. ’’Kami terus mengusahakan. Ini masih awal (Agustus),” terang Ritonga yang akan segera promosi menjadi wakil jaksa agung itu. Di bagian lain, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Sukarna mengatakan, pihaknya sudah mencoba melengkapi berkas yang masih dinilai kurang oleh jaksa. (*)

Syahrial Terancam 5 Tahun Laporan Wartawan JPNN Editor: Adi Pranoto

JAKARTA - Kasus dugaan suap alih fungsi hutan lindung untuk pembangunan Tanjung Api-Api, Sumatera Selatan, kembali menggelinding. Kemarin, Pengadilan Tipikor menyidangkan mantan Gubernur Sumsel Syahrial Oesman yang didakwa memberikan suap Rp5 miliar kepada para anggota Komisi IV DPR RI. Dalam surat dakwaan yang dibacakan Jaksa Zet Tadung Alo, Syahrial dituding telah melanggar pasal 5 (1) UU Pengadilan Tipikor. Itu merupakan norma yang mengatur pemberian suap kepada pegawai negeri lain. Karena tudingan itu, Syahrial terancam hukuman lima tahun penjara. Menurut Zet, Syahrial disangka bersama-sama dengan Direktur PT Chandratex Indo Artha Chandra Antonio Tan memberikan sejumlah uang dalam bentuk mandiri traveller cheque (MTC) dan BNI cek

Syahrial Oesman multiguna (CMG) kepada sejumlah legislator. Di antaranya Sarjan Tahir, Yusuf Erwin Faisal, Hilman Indra, Azwar Chesputra, dan Fachri Andi Leluasa. Chandra, Sarjan, dan Yusuf saat ini telah dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Tipikor. Chandra diganjar hukuman tiga tahun penjara, sedangkan Sarjan dan Yusuf divonis lebih berat, masing-masing 4,5 tahun penjara. Sementara Hilman, Azwar, dan Fachri segera diadili dalam persidangan berbeda. ’’Pemberian uang itu agar anggota DPR tersebut memproses dan mempercepat rekomendasi persetujuan usulan pelepasan kawasan

hutan lindung,” ungkap Zet. Ihwal pemberian uang itu, kata Zet, bermula saat usulan alih fungsi hutan yang diajukan Pemprov Sumsel ke Dephut tak mendapatkan respons. Khawatir proyek pembangunan pelabuhan terbengkalai, Syahrial meminta Sekda Sofyan Rebuin untuk mencari anggota DPR Dapil Sumsel yang bisa membantu mempercepat proses tersebut. ’’Saat itu, Sofyan berhasil menemui Sarjan Tahir,” ungkapnya. Setelah pertemuan dengan Sarjan, Sofyan menyampaikan kepada Syahrial bahwa dana yang dibutuhkan untuk memproses izin tersebut sejumlah Rp5 miliar. ’’Syahrial memerintahkan Chandra untuk menyiapkan dana tersebut,” ujarnya. Chandra’ketika itu tidak menolak permintaan tersebut, sebab dirinya merupakan calon investor pembangunan pelabuhan. Chandra kemudian menyerahkan dana tersebut kepada para anggota komisi IV dalam dua tahap, yakni pada bulan Oktober 2006 dan Juni 2007. Masingmasing Rp2,5 miliar. (*)


BERITA UTAMA

6

SELASA, 4 AGUSTUS 2009

Jawa Pos News Network

Teken Fakta Integritas Kader PAN

MK Gelar Sidang Perdana Sengketa Pilpres Laporan Wartawan JPNN Editor: Senen JAKARTA – Pasangan capres dan cawapres Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono adalah satu-satunya peserta pemilu presiden yang tidak menggugat sengketa hasil pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK). Ketua MK Mahfud M.D. meminta pasangan yang tidak menggugat menerima apa pun putusan MK, karena gugatan sengketa hasil pemilu itu untuk keadilan demokrasi. ’’Saat nanti hasil MK diputuskan, pasangan yang dinyatakan menang (terpilih) harus menerima apa pun putusan MK,” kata Mahfud dalam keterangan persnya di gedung MK, Jakarta, kemarin (3/8). Sidang perdana gugatan hasil pilpres dimulai hari ini (4/8). Pasangan MegawatiPrabowo dan Jusuf Kalla-Wiranto akan beradu bukti dengan KPU dalam sidang MK. Mahfud menyatakan, saat datang ke MK, semangat para pemohon bukan untuk mempersoalkan kalah dan menang. Mereka lebih mengedepankan kebenaran, kualitas demokrasi, dan tegaknya konstitusi. Dalam hal ini, MK menghargai hak konstitusional setiap warga, baik yang memanfaatkan untuk menggugat maupun tidak. ’’Kita juga harus percaya itu,” kata Mahfud. Dalam hal ini, ada bukti positif dari tekad para capres dan cawapres yang mengajukan gugatan ke MK. Mahfud menyatakan, sampai saat ini tidak satu pun hakim yang menerima telepon atau SMS dari kuasa hukum setiap calon. ’’Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada yang berusaha memengaruhi, apalagi menekan MK,” terangnya. Dia juga menegaskan, independensi MK tidak hanya dari peserta pemilu, tapi juga dari opini publik maupun media massa. Mahfud menegaskan, MK akan menegakkan keadilan

substantif. Dalam arti, yang tercantum dalam UU secara formal bisa saja dipersalahkan oleh MK jika secara materi dan pokok masalahnya melanggar keadilan. ’’Sebaliknya, apa yang secara prosedur salah, bisa saja dibenarkan jika materi dan pokok permasalahannya sudah adil,” katanya. Dalam hal ini, MK bisa saja mengabaikan isi UU, sepanjang ada fakta yang menyimpang di persidangan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan finalisasi terhadap berkas jawaban materi gugatan dari pemohon sengketa hasil pilpres. Finalisasi itu dilakukan melalui koordinasi dengan ketua KPU provinsi melalui persiapan pengumpulan barang bukti dan argumentasi yang kuat di persidangan. ’’Finalisasi berkas jawaban untuk pemohon selesai hari ini (kemarin, Red),” kata anggota KPU I Gusti Putu Artha di selasela rapat koordinasi dengan tim advokasi hukum KPU. Dia mengatakan, berkas jawaban itu segera dikirim ke MK sehingga bisa digunakan dalam sidang sengketa pilpres perdana hari ini (4/8). ’’Berkas jawaban ini merupakan bukti bahwa kita serius dalam menghadapi sidang sampai tingkat bawah,” ujar Putu. Dia mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan formulir rekapitulasi suara di tingkat kabupaten/kota (form DB). Putu menyatakan bahwa tidak ada penggelembungan suara dalam pemungutan dan penghitungan suara pilpres. Secara terpisah, Koordinator Tim Hukum dan Advokasi Mega -Prabowo Gayus Lumbuun mengatakan, Megawati akan menghadiri sidang sengketa pilpres perdana di MK pada hari ini. Kehadiran Megawati sekaligus membuktikan keseriusan mereka dalam memperjuangkan hak politik rakyat. ’’Saya sudah mengonfirmasi langsung ke beliau (Mega, Red),’’ kata Gayus. (*)

Laporan/Editor: Senen

FOTO IST

BERJANJI: Ketua Plt DPW PAN Lampung Irfan Nuranda Djafar (kanan) menyaksikan penandatanganan fakta integritas kader seluruh calon anggota DPRD PAN terpilih di Hotel Arinas Bandarlampung kemarin.

Pimpin DPRD, PDIP Prioritaskan Ketua DPC Laporan Wartawan JPNN Editor: Senen JAKARTA - Partai besar seperti Partai Demokrat (PD), PDIP, dan Partai Golkar (PG) bakal mendominasi pimpinan DPRD. Itu terjadi setelah UU Susduk MPR, DPR, DPD, dan DPRD secara tegas mengatur bahwa pimpinan dewan diberikan kepada partai yang menang di daerah tersebut. Ditambah dengan perintah KPU untuk tidak ragu-ragu melantik anggota

DPRD, kini parpol besar itu menyiapkan para kader yang akan memimpin parlemen di daerah. Sekjen DPP PDIP Pramono Anung mengatakan, PDIP berhak mendapatkan kursi pimpinan DPRD hampir di semua daerah. Baik posisi ketua maupun wakil ketua. Sebab, UU juga mengatur bahwa pos wakil ketua otomatis diduduki oleh peraih suara nomor dua dan seterusnya. Karena itu, DPP PDIP telah membuat petunjuk pelaksanaan (juklak). Dia menjelaskan, untuk posisi pimpinan DPRD Kabupaten/Ko-

ta, DPP PDIP meminta agar prioritas diberikan kepada ketua DPC atau sekretaris DPC. Bila tidak ada di antara keduanya yang menjadi caleg terpilih, kader yang didelegasikan duduk di kursi pimpinan DPRD diputuskan melalui rapat pleno DPC. Mekanisme serupa berjalan untuk level DPRD Provinsi. Tentu, konteksnya disesuaikan menjadi DPD PDIP. ’’Soal kepemimpinan dan loyalitas harus dipertimbangkan. Begitu juga jumlah perolehan suara saat pemilu legislatif,” jelas Pram, sapaan Pramono Anung. Bagaimana soal pimpinan DPR mengingat PDIP berhak atas posisi wakil ketua? ’’Itu nanti diputuskan melalui rapat pleno DPP partai,” jawabnya. Ketua Bappilu DPP PD Yahya Sacawiria mengatakan, partainya juga sudah menyiapkan juklak penjaringan pimpinan DPRD. Dalam waktu dekat, mereka akan membentuk tim sembilan. Tim itu bertugas menyeleksi 23 nama caleg DPRD terpilih di setiap daerah untuk diajukan ke DPP.

Penjaringan calon pimpinan DPRD Provinsi melibatkan unsur DPP lima orang dan DPD empat orang. Penjaringan calon pimpinan DPRD Kabupaten/Kota terdiri atas DPP empat orang, DPD tiga orang, dan DPC dua orang. ’’Supaya lebih fair, mereka bukan anggota legislatif dari PD di daerah tersebut,” ujarnya. PD juga mematok standar lumayan tinggi. Salah satunya memprioritaskan yang berpendidikan minimal S-1. Meski UU Pemilu mengatur syarat anggota DPRD minimal berpendidikan SMA atau sederajat. ’’Kalau memang tidak ada yang S-1, baru boleh diambil yang berpendidikan SMA,” ujarnya. Selain itu, dalam juklak, syarat lain yang diatur adalah minimal tiga tahun menjadi pengurus harian atau ketua badan/lembaga PD, mempunyai latar belakang ketokohan di masyarakat, dan dapat diterima secara sosial-politik oleh fraksi lain. ’’Perolehan suara juga penting. Nggak lucu kan ketua DPRD, tapi perolehan suaranya kecil,” imbuh Yahya. (*)

BANDARLAMPUNG Seluruh calon anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota dari Partai Amanat Nasional (PAN) terpilih se-Provinsi Lampung kemarin menandatangani kesepakatan fakta integritas kader. Kegiatan yang digelar di Hotel Arinas Bandarlampung ini setelah acara pelatihan pembekalan calon anggota DPRD PAN. Adapun materi kesepakatan fakta integritas kader yang ditandatangani calon anggota DPRD PAN terpilih tersebut. Pertama, memegang teguh komitmen dan peduli dalam mengemban amanah rakyat dan partai, serta memperjuangkan kepentingan publik. Kedua, senantiasa menjaga nama baik partai dan personal individu anggota DPRD untuk tidak melakukan perbuatan tercela atau amoral. Ketiga, patuh dan taat terhadap aturan partai, kebijakan partai, serta hukum yang berlaku. Keempat, punya komitmen membesarkan partai dan menjaga citra partai dengan baik dalam masyarakat. Terakhir, senantiasa taat kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga nilai-nilai perjuangan mempunyai nilai di depan-Nya. Menurut Irfan Nuranda Djafar, ketua Plt DPW PAN Lampung, fakta integritas tersebut ditandatangani oleh seluruh calon anggota DPRD PAN Provinsi dan Kabupaten/Kota terpilih. Irfan berharap bahwa fakta integritas tersebut dilaksanakan para kader PAN yang ada di legislatif. Partai akan memberikan apresiasi bagi kader PAN di dewan yang benar-benar berjuang untuk kepentingan rakyat. Kader PAN juga harus menjalankan tugas dan fungsi dewan secara optimal (fungsi budgeting, legislasi, dan controling), sehingga memunculkan kepercayaan (trust) dari rakyat. Ia juga menambahkan, partai juga akan tegas memberikan sanksi bagi para kader yang tidak taat (mbalelo) terhadap keputusan dan kebijakan partai. Menurut Mukadi Ida Setiawan, ketua panitia pelaksana, bahwa pelatihan pembekalan calon anggota DPRD PAN Provinsi dan Kabupaten/Kota memiliki tema Memperkuat Komitmen dalam Mengemban Amanat Rakyat dan Partai. (*)

PENGUMUMAN PENGADAAN BARANG/JASA NO. 600 / 02 / PAN /II.01/2009 Panitia Pengadaan Barang/Jasa Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Barat akan menyelenggarakan Pengadaan Barang/jasa ,Melalui Sumber Dana APBD Perubahan Tahun Anggaran 2009,Meliputi : Jasa Pemborongan ( Pasca Kualifikasi ) ; Bidang Arsitektur Sub Bidang Bangunan Non Perumahan lainnya ,termasuk perawatannya: No Program/Kegiatan/Pekerjaan Jml Kualifikasi Pagu Paket Dana (Rp) I PROGRAM PENDIDIKAN MENENGAH 1 Kegiatan Penambahan 4 Kecil 1.800.000.000 Ruang Kelas Sekolah 2 Kegiatan Rehabilitasi Sedang 1 Kecil 401.000.000 berat bangunan sekolah II PROGRAM WAJIB BELAJAR PENDIDIKAN DASAR 9 TAHUN 1 Kegiatan Penambahan Ruang 2 Kecil 800.000.000 Kelas Sekolah 2 Kegiatan Rehabilitasi Sedang 1 Kecil 340.000.000 berat bangunan sekolah Syarat Pendaftar : 1. Pendaftar adalah direktur atau penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akte pendirian perusahaan /perubahannya,dengan menunjukkan surat Kuasa direktur asli di atas kop perusahaan bermaterai Rp.6000,- dan dicap perusahaan. 2. Menada tangani Pakta Integritas dan menyerahkan copy data perusahaan 1 ( satu ) rangkap ( dijilid ) untuk tiap paket yang diminati serta menunjukkan aslinya berupa : a) Akte Pendirian perusahaan dan perubahan. b) Sertifikat Badan Usaha ( SBU ) yang masih berlaku. c) KTP direktur dan KTP kuasa direktur yang masih berlaku. Waktu Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen: Tempat : Dinas Pendidikan kabupaten lampung barat Jalan Mawar No.5 liwa Lampung barat. Tanggal : 05 s/d 24 Agustus 2009 Waktu : 09.00 - 11.30 WIB dan 13.30 - 14.30 WIB ( Hari Kerja ) Rincian Paket pekerjaan ,ruang lingkup kegiatan,perkiraan nilaipaket dan Syaratsyarat pengadaan barang/jasa dapat dilihat di papan pengumuman Liwa.04 Agustus 2009 PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN LAMPUNG BARAT


SELASA, 4 AGUSTUS 2009

7

Metro, Lamteng, Lamtim, Waykanan

Dinonaktifkan, Suwandhy Maju Pilkada

DPC PD Lampura dan Tuba tak Disiplin Laporan Dina Puspasari Editor: Trufi Murdiani BANDARLAMPUNG – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPC PD) Lampung Utara dan Tulangbawang dinilai tidak disiplin karena belum melengkapi berkas para calon ketua DPRD setempat. Ketua DPD PD Lampung Zulkifli Anwar mengatakan, berkas yang belum dilengkapi adalah surat pengantar dari DPC PD. Hingga kemarin petang, kata dia, berkas calon ketua DPRD dari Lampura dan Tuba yang belum masuk. Berkas calon yang belum lengkap akan dikembalikan untuk dilengkapi hingga 12 Agustus 2009. ’’DPD PD telah menegur para ketua DPC untuk disiplin dan mengutamakan kepentingan partai,” kata Zulkifli melalui sekretarisnya, Fajrun Najjah Ahmad, kepada Radar Lampung tadi malam. Sementara, kemarin Tim 9 unsur DPD sudah melakukan pembagian tugas untuk memverifikasi berkas sebelas calon ketua DPRD Lampung. Langkah ini, kata Fajar –sapaan akrab Fajrun Najjah Ahmad –, guna mempercepat proses kerja Tim 9 secara menyeluruh. Tim 9 unsur DPD yang bertugas verifikasi berkas calon pimpinan DPRD Lampung adalah Imam Ghozali dan Farid Riza. Selain itu, lanjutnya, Tim 9 unsur DPD juga memverifikasi berkas calon pimpinan untuk DPRD kabupaten/kota. Untuk Bandarlampung dilakukan oleh Hi. Darussalam, Lampung Selatan (Alqodri A.R.), Metro (Hi. Tasinudin), dan Lampung Timur (Khairil Anwar). Kemudian Lampung Tengah (H.M. Zen P.S.

Jaya), Lampura (Nurdin Bangsaraja), dan Tuba (Hi. Bisman Ali). Menurut dia, tim diberikan waktu hingga Rabu (5/8) untuk memverifikasi. Setelah lengkap, baru dilaporkan kepada ketua DPD PD Lampung melalui sekretaris. Selanjutnya, menjadwalkan pertemuan dengan Tim 9 secara keseluruhan. Diketahui, untuk menjaring ketua DPRD Lampung, PD telah membentuk Tim 9. Tim ini disahkan DPP PD dengan Surat Tugas No. 105/ST/DPP.PD/VII/ 2009 tanggal 30 Juli 2009 yang ditandatangani Ketua Umum DPP PD Hadi Utomo dan Sekjen Hi. Marzuki Alie. Fajar mengatakan, personel dari DPP adalah Darwin Z. Saleh, M.B.A.; Hi. Heriyanto, S.E., M.M.; Atte Sugandhi; Peter Tjik Dien; dan Ir. Made Sudiarsa. Dari DPD adalah Hi. Zulkifli Anwar, Hi. Fajrun Najjah Ahmad, A. Imam Ghozali, dan Farid Riza. ’’Rencananya dalam beberapa hari ke depan Tim 9 mengadakan pertemuan untuk menentukan langkah ke depan,” kata Fajar. Menurut dia, Tim 9 bertugas sesuai ketentuan yaitu memverifikasi berkas, melakukan fit and proper test, serta merekomendasikan minimal dua nama. Selanjutnya, DPP PD menindaklanjuti dengan mengadakan rapat pengurus harian dan Tim 9 untuk menentukan satu nama. Sementara, sebelas orang yang telah terdaftar untuk pimpinan DPRD Lampung adalah Firman Yani, Yandri Nazir, Yudi Carlo, Bambang Iman Santoso, dan Benny Uzer. Kemudian Yasminie Asyik, Marwan Cik Asan, Imer Darius, Dendi Ramadhona Kaligis, Toto Herwantoko, dan Sugiharto A.W. (*)

Laporan Dina Puspasari Editor: Trufi Murdiani

FOTO DINA P.

JAJAKI PARPOL: Suwandhy kembali menegaskan niatnya maju pada Pilkada Waykanan di kediamannya kemarin.

Merujuk UU Susduk Pilkada Tuba Barat dan Mesuji Laporan Dina Puspasari Editor: Trufi Murdiani BANDARLAMPUNG – Pilkada Tuba Barat dan Mesuji yang merupakan daerah otonomi baru (DOB) hasil pemekaran masih menunggu pembahasan Undang-Undang Susunan dan Kedudukan (UU Susduk) anggota DPRD setempat oleh panitia khusus. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tuba juga masih menunggu revisi Peraturan KPU No. 02/2007 tentang Pengisian Kursi di Daerah Pemekaran. ’’Itu masih menjadi kendala kita untuk menggelar pilkada di Tuba Barat dan Mesuji,” kata Ketua KPU Tuba Novi Marzani B.M.Y.,

S.Sos. kepada wartawan di Kantor KPU Lampung kemarin. Namun, lanjutnya, prinsipnya KPU Tuba siap menggelar pilkada di dua DOB tersebut. Lembaganya juga sudah melakukan koordinasi dengan Pemkab Tuba sebagai kabupaten induk. Hasilnya, kata Novi, Pemkab Tuba siap menganggarkan dana untuk Pilkada Tuba Barat dan Mesuji. Baik pemkab maupun KPU juga menginginkan pilkada dapat dilakukan secepatnya pada 2010. Dilanjutkan, KPU Tuba siap menyelenggarakan Pilkada Mesuji dan Tuba Barat. Apalagi, sebagai KPU kabupaten induk, lembaga ini telah memiliki daftar pemilih tetap (DPT) di dua DOB itu dan siap melakukan pemutakhiran data untuk pilkada. Hal itu disampaikan anggota KPU Tuba Muhammad Rozi belum lama ini. Menurut dia, kesiapan penyelenggaraan

juga dilakukan berdasarkan Pileg 9 April dan Pilpres 8 Juli 2009. Dalam dua pemilu itu, KPU Tuba juga mengakomodasi penyelenggaraan di Mesuji dan Tuba Barat. Dipaparkan, total DPT Tuba pada pilpres lalu adalah 586.087 pemilih. Rinciannya, 283.514 mata pilih di Tuba, 127.302 di Mesuji, dan 175.271 di Tuba Barat. Untuk mata pilih di Mesuji, kata Rozi, tersebar di tujuh kecamatan. Yakni Wayserdang, Simpangpematang, Mesuji Timur, Mesuji, Pancajaya, Tanjungraya, dan Rawajitu Utara. Sementara, Tuba Barat terdapat delapan kecamatan. Yakni Tumijajar, Tuba Udik, Tuba Tengah, Pagardewa, Gunungterang, Gunungagung, Lambukibang, dan Waykenanga. ’’Karena kami telah memiliki data DPT-nya, itu akan memudahkan dalam pemutakhiran data,” ujar Rozi. (*)

BANDARLAMPUNG – Mantan Sekkab Waykanan Drs. Akhmad Suwandhy Natapradja menyatakan tekadnya untuk maju sebagai calon bupati setempat periode 2010–2015. Kini dirinya tengah menjajaki sejumlah parpol besar untuk mendapatkan perahu dalam pencalonannya. Suwandhy mengikrarkan diri untuk maju pada 17 November 2008 di rumah dinasnya. Waktu itu juga banyak pihak yang mendorongnya maju sebagai calon bupati. Bahkan, dukungan juga disampaikan Bupati Waykanan Tamanuri. ’’Ketika itu, Pak Bupati mendorong saya untuk maju dan mulai bersosialisasi,” kata Suwandhy saat menggelar konferensi pers di kediamannya kemarin. Namun, terus Suwandhy, dengan berjalannya waktu, Tamanuri berubah pikiran dan mendorong anaknya sendiri untuk maju sebagai calon bupati. ’’Tak lama berselang, saya pun dinonaktifkan sebagai Sekkab dengan alasan sudah memasuki masa pensiun,” tegasnya. Penonaktifannya dari jabatan eselon tertinggi di struktural Pemkab Waykanan itu pada Juli lalu dengan SK bupati. Suwandhy menjelaskan, dirinya tidak mau merasa down dengan kenyataan menyakitkan itu. Dia bahkan bisa berkonsentrasi pada pencalonannya. Ini ditandai mulai melakukan penjajakan dengan sejumlah parpol untuk mengusungnya dalam pilkada. Dia optimistis akan memperoleh dukungan dari parpol, termasuk dari PDIP Waykanan yang kini dipimpin oleh Tamanuri. ’’Sekarang kan baru tahap penjajakan. Semuanya ada kemungkinan. Saya yakin akan mendapatkan perahu dari parpol,” ujar Suwandhy. Terkait pendampingnya sebagai calon wakil bupati, Suwandhy mengatakan bahwa orang tersebut harus mencintai Waykanan. Namun, Suwandhy enggan membeberkan kriteria calon pendampingnya tersebut. ’’Dari golongan apa saja. Baik itu birokrat, politisi, dan pengusaha bisa, saya combine asalkan dia mencintai Waykanan,” pungkas Suwandhy menyebutkan batasan kategori calon pendampingnya. (*)


8

SELASA, 4 AGUSTUS 2009

Bandarlampung, Lampung Selatan, Pesawaran

Terjadi Kekosongan Bupati/Wali Kota? Laporan Dina Puspasari Editor: Senen BANDARLAMPUNG – Sejumlah pemerintah kota dan kabupaten di Lampung pada 2010 memungkinkan terjadi kekosongan jabatan bupati/wali kota berikut wakilnya. Sesuai pasal 58 huruf q UU No. 12/2008 tentang Perubahan Kedua atas UU No. 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah, bupati/wali kota termasuk wakilnya yang ingin maju harus mengundurkan diri sejak mendaftar ke KPU. Diketahui, pada 2010 akan dilakukan pilkada di sejumlah kabupaten/kota. Sementara, sejumlah bupati/wali kota dan wakilnya akan maju kembali sebagai calon kepala daerah dan wakil kepala daerah. Di antaranya di Bandarlampung, Eddy Sutrisno dan Kherlani yang kini sebagai wali kota-wakil wali kota sudah menyatakan dirinya akan maju pada Pilkada 2010. Di Lampung

Selatan, Bupati Wendy Melfa juga akan maju pada Pilkada 2010. Menurut Ketua KPU Bandarlampung As’ad Muzammil, pihaknya akan berkoordinasi dengan KPU Lampung terkait masalah ini. Sehingga selama pelaksanaan pilkada, pemerintahan di Bandarlampung tak terganggu kendati wali kota-wakil wali kotanya mencalonkan diri. Sebelumnya, diketahui bahwa Eddy Sutrisno telah menegaskan pencalonannya kembali dalam Pilkada 2010. Hal ini disampaikan kepada wartawan usai launching buku biografi dirinya, Dari Kuli Karung ke Kursi Wali Kota, dan surat kabar mingguan Tapis Berseri di Hotel Nusantara belum lama ini. Eddy mengatakan, dirinya memang belum melakukan komunikasi politik dengan parpol yang dipimpinnya, yakni DPD II Partai Golkar Bandarlampung. Eddy menegaskan akan mengikuti mekanisme yang ditetapkan partai terkait pilkada. (*)

Sejumlah Balon Merapat PDIP Laporan/Editor: Senen BANDARLAMPUNG – Sejumlah bakal calon (balon) wali kota Bandarlampung merapat ke DPC PDIP setempat. Umumnya, mereka melakukan pendekatan agar partai berlambang kepala banteng moncong putih itu dapat digunakan pada Pilkada 2010. ’’Secara formal memang belum ada. Namun, secara nonformal sudah ada sejumlah balon wali kota yang melakukan komunikasi dengan kami,” kata Sekretaris DPC PDIP Bandarlampung Wiyadi kemarin. Ditanya siapa saja yang telah merapat ke PDIP, caleg PDIP terpilih ini mengaku tidak hafal seluruhnya. Namun, di antaranya adalah Eddy Sutrisno, Kherlani,

dan Herman H.N. Termasuk Ketua DPC PDIP Bandarlampung Yose Rizal. Terkait siapa kemungkinan yang bakal diusung PDIP pada Pilkada 2010, Wiyadi menjelaskan kalau hal itu sangat tergantung pengurus parpol. Mulai dari tingkat bawah hingga DPP. Sebab, dalam rekrutmen calon kepala daerahwakil kepala daerah dari PDIP atas usulan pengurus dari bawah. Sebagai parpol pemenang Pilkada 2005 di Bandarlampung, PDIP akan hati-hati dalam menentukan calon. Sehingga calon yang akan diputuskan nanti benar-benar bermanfaat, baik kepada partai maupun masyarakat. Diketahui, pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Eddy Sutrisno-Kherlani pada Pilkada 2005 diusung oleh PDIP. (*)

Mengaku Dijahili di Pilkada 2005 Laporan Dina Puspasari Editor: Senen

FOTO DINA PUSPASARI

SURATI MENDAGRI: Tim dari KPU Pusat melakukan rakor dengan KPU provinsi dan kabupaten/kota se-Lampung untuk membahas pileg ulang di Tulangbawang dan pilkada kemarin.

KPU Surati Mendagri Laporan Dina Puspasari Editor: Senen BANDARLAMPUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat menggelar rapat konsultasi dengan KPU Lampung dan kabupaten/kota terkait penyelenggaraan sejumlah Pilkada 2010 kemarin. Forum yang dipimpin Kepala Biro Hukum KPU Pusat W.S. Santoso menyepakati bahwa KPU akan menyurati menteri dalam negeri (Mendagri) terkait standarisasi anggaran pilkada. Ketua KPU Lampung Edwin Hanibal, S.H., M.H. mengatakan bahwa dalam waktu dekat KPU Pusat juga akan merevisi peratu-

ran-peraturan terkait pilkada. Kemudian akan diadakan rapat konsultasi lanjutan dengan KPU Lampung setelah pelantikan anggota DPRD kabupaten/kota terpilih. ’’Rapat tersebut dalam rangka membahas detail persoalan-persoalan seputar penyelenggaraan pilkada, termasuk rencana pilkada serentak di beberapa kabupaten/kota,” kata Edwin diamini Ketua KPU Bandarlampung As’ad Muzammil kepada Radar Lampung seusai rapat di KPU Lampung kemarin. Edwin menambahkan, forum tersebut belum menyepakati waktu penyelenggaraan sepuluh pilkada kabupaten/kota pada 2010. KPU kabupaten/kota yang

akan menyelenggarakan pilkada hanya diminta untuk melaporkan waktu berakhirnya masa bakti bupati/wali kota di daerahnya masing-masing. KPU juga belum menyepakati waktu pelaksanaan pemungutan suara akan digelar serentak atau tidak. Menurut Edwin, pilkada kabupaten/kota tetap akan mengacu dan menggunakan UU No. 32/2004 tentang Pemda, perubalhan terhadap UU No. 32/2004. Serta peraturan dan putusan terkait pilkada. Anggota KPU Lampung Handi Mulyaningsih menambahkan, belum ditentukannya waktu penyelenggaraan pilkada yang serentak dikarenakan habisnya masa jabatan bupati/wali kota ber-

beda-beda antardaerah. Jadi, kata dia, waktunya tidak dapat disamakan. Diketahui, ada sejumlah daerah yang masa bakti kepala daerahnya selesai 2010. Pertama, pasangan Eddy Sutrisno-Kherlani yang dilantik 12 September 2010. Kemudian Zulkifli AnwarWendy Melfa dilantik 4 Agustus 2010; serta Bupati dan Wakil Bupati Waykanan Tamanuri-Bustami Zainudin pada 22 Agustus 2010. Selanjutnya, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro Lukman Hakim-Djohan pada 18 Agustus 2010 dan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Lamtim Satono-Noverisman Subing pada 1 September 2010. (*)

BANDARLAMPUNG – Merasa suara Sjachrazad Z.P. ’’dijahili’’ pada Pilkada 2005, Gerakan Masyarakat Bandarlampung untuk Sjachrazad (Gambus) siap mengawalnya pada Pilkada 2010. Bahkan, lembaga pemenangan nonpartai ini mengatakan sudah menyiapkan kepengurusan hingga tingkat kelurahan dalam 13 kecamatan se-Bandarlampung. Koordinator Gambus Gurmewa mengatakan, jika Acad –panggilan akrab Sjachrazad– tidak menjadi wali kota periode mendatang, kerja lembaganya akan sia-sia. ’’Ini karena target kami, Acad maju sebagai gubernur Lampung pada 2014,” kata Gurmewa. Gambus, kata dia, juga siap mengawal proses dan tahapan pilkada. Utamanya dalam mengawal suara Acad. Menurut dia, ini karena pada Pilkada Bandarlampung 2005, suara Acad ’’dijahili’’ lawan politiknya. ’’Kami siap mengawal hingga Acad jadi wali kota,” pungkas Gurmewa. Acad senada. Dia mengaku, pernyataan Gurmewa tersebut merupakan fakta. ’’Itu benar terjadi. Suara saya memang dijahili,” ujarnya. Diketahui, Acad memungkinkan maju lantaran mendapat dukungan dari elemen masyarakat. Dukungan kepada Acad disampaikan secara resmi oleh Gambus di Restoran Green Leaf, Minggu (2/8) malam. Mendapat dukungan tersebut, Acad masih malumalu. Dirinya mengaku tidak ingin terburu-buru dan masih akan mengikuti dinamika politik menjelang Pilkada 2010. ’’Saya sudah dua kali maju dan keok. Kalau saya maju untuk kali ketiganya tapi tetap kalah, kan malu,” kata Acad. (*)


9

SELASA, 4 AGUSTUS 2009

Persembahkan Gelar untuk Friedel KEMENANGAN Aston Villa dalam adu penalti lawan Juventus kemarin tak lepas dari peran kiper Brad Guzan. Penjaga gawang 24 tahun asal Amerika Serikat (AS) itu sukses menepis dua algojo Juve. Yakni penendang pertama Vicenzo Iaquinta dan penendang kelima Alessandro Del Piero. Padahal, Guzan hanya penjaga gawang kedua di Villa. Kiper utama Villa adalah Brad Friedel. Kiper 38 tahun yang juga asal AS itu memang tidak dibawa ke Peace Cup. Meski cadangan Friedel, Guzan merasa bangga dengan seniornya itu. ’’Brad Friedel memang tetap di level tinggi meski sudah tidak muda lagi. Saya justru banyak belajar darinya. Dia bukan saingan karena dia banyak membantu karir saya,’’ ungkap Guzan kepada Sky Sports. Gelar Peace Cup secara khusus juga dipersembahkan Guzan kepada Friedel. ’’Saya ingin berterima kasih sebesar-besarnya kepadanya karena dia adalah guru bagi saya,’’ imbuh kiper dengan 13 caps bersama timnas AS itu. Guzan digaet Villa dari Chivas USA pada 11 Juli 2008. Dia baru sekali tampil di ajang Premier League Inggris. Yakni ketika menggantikan Friedel yang terkena kartu merah saat Villa kalah 0-5 dari Liverpool di Stadion Anfield pada 22 Maret lalu. Total, Guzan sudah tampil tujuh kali dengan kesempatan bermain lebih banyak didapatnya di ajang Piala UEFA. (jpnn)

BRAD GUZAN (kiri)

FOTO JAVIER BARBANCHO/REUTERS

DRAMATIS: Aston Villa menjuarai turnamen pramusim Peace Cup 2009 setelah di final menundukkan Juventus melalui adu penalti.

Laporan Wartawan JPNN Editor: Nizwar SEVILLA – Kontestan Premier League patus mewaspadai Aston Villa musim ini. Kombinasi pemain utama dan akademi–The Villans –julukan Villa– makin padu. Skuad Martin O’Neill telah membuktikannya di ajang Peace Cup 2009. Mereka menaklukkan salah satu raksasa Italia sekaligus favorit juara Juventus lewat adu penalti 4-3 (0-0) di Estadio La Cartuja, Seville, kemarin dini hari WIB (3/8). Juve lebih diunggulkan juara karena penampilan impresifnya sejak awal turnamen. Tiga laga disapu bersih, termasuk mengalahkan tim bertabur bintang Real Madrid 2-1 di semifinal. Selain itu, Nyonya Tua –julukan Juve– turun dengan kekuatan terbaiknya, minus cederanya Diego Ribas. Beda dengan Villa. Bintang penyerang Emile Heskey absen di final karena skors. Tapi, Villa justru tampil lebih lepas dibandingkan Juve. Kendati Nyonya Tua lebih banyak menguasai bola, Villa mencatat tembakan ke gawang lebih banyak. Sayang, tidak ada gol di waktu normal (2 x 45 menit).

4 Aston Villa

Juventus

Peace Cup 2009

Begitu pula di babak tambahan 2 x 15 menit, meski Juve telah memasang empat penyerangnya sekaligus. Alhasil, pemenang harus ditentukan lewat adu penalti. Dewi Fortuna akhirnya berpihak ke Villa karena empat dari enam algojonya sukses. Dua penendang yang gagal adalah Steve Sidwell dan Chris Herd. Sebaliknya, tiga dari enam eksekutor Juve gagal seperti Vicenzo Iaquinta, Alesandro Del Piero, dan Nicola Legrottaglie. ’’Saya minta maaf atas kegagalan mengeksekusi penalti. Seandainya tendangan saya menjadi gol, kami bakal juara,’’ ujar Del Piero yang bertindak sebagai eksekutor kelima sebagaimana dilansir’La Gazzetta dello Sport.

Gagal dalam penalti memang menyakitkan bagi striker 34 tahun Juve itu. Sebab, Del Piero nyaris tidak pernah meleset dalam urusan tendangan 12 pas. ’’Selain kiper lawan yang bagus, saya terlalu tergesa-gesa,’’ imbuh topskor sepanjang masa Bianconeri –julukan lain Juve– tersebut. Direktur Juve Alessio Secco tahu Del Piero merupakan pemain Bianconeri yang paling kecewa atas kekalahan kemarin. ’’Alex (sapaan akrab Del Piero) adalah pemain yang paling merana di ruang ganti. Tapi, dia tahu bahwa ini sebatas pramusim dan Juve bakal lebih baik lagi ke depan,’’ terangnya kepada Tuttosport. Sementara itu, kubu Villa menyambut

FINAL PEACE CUP 2003 PSV Eindhoven

v

Olympique Lyon

1-0

2005 Tottenham Hotspur

v

Olympique Lyon

3-1

2007 Olympique Lyon

v

Bolton Wanderers

1-0

2009 Aston Villa

v

Juventus

4-3 (Penalti)

GUSUR DOMINASI BIG FOUR Laporan Wartawan JPNN Editor: Nizwar HONGKONG – Premier League telanjur identik dengan empat klub elite Manchester United, Chelsea, Arsenal, dan Liverpool. Kandidat juara pun tidak akan jauh-jauh dari keempat klub itu. Namun, Manajer Tottenham Hotspurs Harry Redknapp cukup optimistis musim ini dia mampu membawa timnya mendobrak dominasi big four itu. Redknapp paham betul, tahun ini kompetisinya akan lebih berat. Terutama dengan Manchester City yang mulai menggeliat. Tim yang kini dimiliki konsorsium Abu Dhabi superkaya itu telah mengumpulkan beberapa pemain hebat yang pasti menambah daya dobrak tim. ’’Musim ini pasti sulit sekali untuk menembus empat besar. Machester City sudah melakukan perubahan besar di skuadnya. Justru sangat mengherankan kalau mereka tidak finis di big four. Tapi, kami akan berusaha,’’ papar ayah Jamie Redknapp itu di sela tur Spurs ke Asia sebagaimana dilansir AFP kemarin. Selain empat tim besar di atas,

memang hanya City yang punya kans untuk menggusur siapa pun yang terlena. Namun, Redknapp percaya dengan tambahan beberapa pemain, Spurs siap melakukan hal yang sama. Kini dia sedang mengejar defender Newcastle Sebastien Bassong.

’’Tentu kami juga punya cukup banyak pemain bagus. Tapi, kami masih membutuhkan tambahan untuk meningkatkan kekuatan tim. Bassong pemain yang oke. Saya sangat menginginkan dia. Dia bisa membuat lini belakang kami semakin tang-

3

guh,’’ papar pelatih 62 tahun itu. Sayangnya, sebelum sukses mendatangkan penggawa baru, Tottenham sudah pasti kehilangan pemain. Dia adalah striker Darren Bent yang resmi pindah ke Sunderland. Namun, Redknapp lagi-lagi yakin dia

akan segera mendapatkan pemain yang dia butuhkan untuk melengkapi skuad. Di luar faktor pemain, Spurs disebutnya punya kelebihan dibanding calon-calon lawan musim depan. Antara lain, fisik dan mental pemain yang terasah di Asia. Menurut dia, cuaca Asia yang panas merupakan persiapan fisik yang bagus untuk menghadapi musim depan. Hal ini diamini gelandang tengah Jermain Jenas. ’’Pertandingan di Asia, terutama Hongkong, sangat berat. Tapi, kami mendapat banyak pelajaran. Yang paling penting, kami berhasil menemukan ritme permainan,’’ kata Jenas. ’’Sangat penting bagi saya dan teman-teman mendapatkan tempaan fisik superketat. Ini penting untuk menghadapi liga yang intens dengan cuaca tidak bersahabat itu,’’ tambahnya. Dalam tur ke Asia, Spurs mengalahkan Hull City di Beijing untuk memenangkan trofi Barclays. Namun, Minggu malam lalu mereka menyerah 0-2 kepada klub Hongkong, South China. ’’Saya melakukan banyak perubahan strategi kemarin. Saya mencoba-coba skema baru dan ternyata tidak jalan,’’ aku Redknapp. (*)

antusias gelar Peace Cup. Sekalipun bukan trofi resmi, setidaknya memacu motivasi skuad Martin O’Neill memburu gelar perdana sejak Piala Liga Inggris 1997. ’’Tim kami tampil luar biasa di final. Saya nyaris tidak percaya,’’ ucap O’Neill kepada’AVTV. ’’Saya juga terkesan dengan penampilan pemain muda kami.’Salah satunya, Marc Albrighton. Saya banyak memberinya kesempatan dan dia memanfaatkannya dengan baik,’’ tambah pelatih berkebangsaan Irlandia Utara itu. Peace Cup 2009 merupakan edisi keempat. Turnamen ini diselenggarakan Yayasan Summon Peace Football dan diakui secara resmi oleh FIFA. Ajang tahun ini diselenggarakan di lima kota di Spanyol. Sementara, tiga edisi sebelumnya dihelat di Korea Selatan. Bagaimana dengan Peace Cup 2011? Panitia menyatakan ada tujuh kota yang mengajukan diri sebagai tuan rumah. Yakni London, Liverpool, Manchester (ketiganya di Inggris), Madrid dan Bilbao (keduanya di Spanyol), Glasgow (Skotlandia), dan Buenos Aires (Argentina). ’’Kontestan pada 2011 kembali delapan klub seperti tiga edisi awal,’’ kata Michael D’Arcy, juru bicara Peace Cup 2009, kepada The Herald. (*)


10

SELASA, 4 AGUSTUS 2009

De Rossi Tepis Tawaran Arsenal Laporan Wartawan JPNN Editor: Nizwar ROMA – Niat bos Arsenal Arsene Wenger untuk menggaet gelandang AS Roma Danielle De Rossi sulit terwujud. Meskipun sudah menyiapkan dana sebesar 30 juta pounds (setara dengan Rp492,7 miliar, kurs 1 pounds = Rp16.409), kecil kemungkinan gelandang 26 tahun itu bergabung ke Emirates. De Rossi ternyata ogah pindah ke London. Padahal, Roma sendiri tergoda untuk melego salah satu pemain lantaran tengah membutuhkan fresh money. ’’Tidak. Saya tak akan mau pindah ke Arsenal. Saya ingin tinggal di sini, dan Roma sudah menyatakan saya tidak akan dijual,’’ tegasnya seperti dikutip The Sun. Menurut De Rossi, dia mendengar rencana Arsenal ketika tengah berlibur. Dari surat kabar, dia mengetahui bahwa tim yang berbasis di London Utara itu sudah

Danielle De Rossi

menyiapkan dana besar demi menarik dia dari Roma. De Rossi memutuskan untuk bertanya langsung kepada petinggi klub tentang kemungkinan dia dijual. ’’Saya sempat ketakutan dengan harga yang mereka tawarkan kepada Roma. Saya berpikir,

mungkin inilah saatnya klub menjual saya. Tapi, klub selalu meyakinkan bahwa saya tidak akan dilego, dan itu sangat melegakan,’’ ungkap pemain yang sudah berkostum Gialorossi sejak 2001 itu.. Seperti diberitakan, Wenger mengantongi modal sebesar 40 juta pounds (Rp656,37 miliar) untuk belanja pemain. Manajer asal Prancis itu memang butuh mendatangkan gelandang untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Emmanuel Adebayor dan Kolo Toure. Keduanya baru saja pindah ke Manchester City. Spekulasi yang beredar, lebih dari separo modal itu bakal dihabiskan untuk memburu De Rossi. Wenger sudah menyatakan ketertarikan yang luar biasa kepada produk asli Roma tersebut. ’’Saya ingin membangun lini tengah yang lebih bergairah. Saya melihat agresivitas dan kreativitas dari De Rossi. Dia adalah pemain timnas Italia yang paling energik,’’ papar Wenger kepada Goal. (*)

untuk Alonso Laporan Wartawan JPNN Editor: Nizwar MADRID – Masa depan gelandang Xabi Alonso di Liverpool akhirnya menemui titik terang. Meski sudah sejak tiga pekan lalu santer diberitakan bakal pindah ke Real Madrid, kedua klub baru mencapai kesepakatan atas harga pemain 27 tahun tersebut kemarin (3/8). Seperti dilaporkan Sport, dia resmi berlabuh ke Santiago Bernabeu dengan nilai transfer 32 juta euro (sekitar Rp447,91 miliar). Minggu malam (Senin pagi WIB, Red), perwakilan kedua klub bertemu di Barcelona. Madrid diwakili Jose Angel Sanchez. Sedangkan The Reds (julukan Liverpool) mengirim juru rundingnya, Christian Purslow. Menurut harian Spanyol AS, raksasa Spanyol yang baru saja mengeluarkan dana gila-gilaan untuk menggaet Cristiano Ronaldo dan Kaka itu memberikan penawaran awal sebesar 30 juta euro (sekitar Rp419,92 miliar). Tapi, jumlah itu masih jauh di bawah label harga yang dipasang Liverpool, yakni 35 juta euro (sekitar Rp 489,9 miliar). Sedangkan Marca menyatakan, Liverpool membanderol gelandang timnas Spanyol itu dengan nilai 40 juta euro (setara dengan Rp559,8 miliar). Tapi, mereka bersedia menurunkan harga dengan batas paling rendah 35 juta euro. Ketika perundingan itu berlangsung, Alonso sendiri tengah berada di Catalunya untuk mengikuti pertandingan persahabatan dalam rangka peresmian stadion baru Espanyol. Dia langsung memuji lang-

kah yang dibuat kedua pihak mengenai statusnya musim depan. ’’Senang sekali mendengar Madrid dan Liverpool akhirnya melakukan

pembicaraan serius tentang saya,’’ ungkap Alonso seperti dikutip Goal. Itu merupakan komentar pertama Alonso mengenai rumor kepindahan dirinya ke Madrid. Sebelumnya, dia sama sekali enggan mengeluarkan pernyataan. Terlebih tentang kedatangannya di Barcelona akhir pekan lalu. ’’Sudah lama saya memutuskan untuk jaga jarak dengan semua rumor yang berkembang. Posisi saya dalam hal ini sudah sangat jelas, dan semua orang bisa melihatnya,’’ papar mantan pemain Real Sociedad itu. Sementara itu, The Reds tidak berlama-lama mencari pengganti Alonso. Ketika pembicaraan dengan Madrid masih berjalan, mereka sudah bergerilya mendekati gelandang Roma Alberto Aquilani. Kemarin, Liverpool mengklaim sudah mencapai kesepakatan harga pemain 26 tahun tersebut. Marca menyebutkan, Roma menerima tawaran The Reds sebesar 18 juta euro (Rp251 miliar) untuk Aqui-lani. Belum ada pernyataan resmi dari Roma, tapi dia diperkirakan bakal menandatangani kontrak berdurasi empat tahun dengan bayaran 4 juta euro (Rp55,9 miliar) per musim. (*)

Xabi Alonso

Milan Siapkan Tawaran Terakhir Laporan Wartawan JPNN Editor: Nizwar MILAN – Minim fresh money membuat AC Milan kesulitan menekan Sevilla demi mendapatkan Luis Fabiano. Dan, mereka pun sudah menyiapkan penawaran terakhir. Jika masih ditolak, kemungkinan besar Rossoneri menyerah. Seperti disebutkan di situs resmi Milan, petinggi klub telah mengirim agen FIFA Ernesto Bronzetti ke Sevilla untuk mengajukan angka terakhir. Penawaran itu

diperkirakan sekitar 18 juta euro (setara dengan Rp251,95 miliar, kurs 1 euro = Rp13.997) plus beberapa insentif. Nilai itu kemungkinan bisa naik lagi, tapi Milan tidak akan berani jika Sevilla meminta 20 juta euro (sekitar Rp279,94 miliar). Untuk melengkapi aksi, klub berjuluk Il Diavolo Rosso itu juga mengirim agen FIFA lainnya, Peppino Trini. Kalau Bronzetti bertugas mendekati petinggi Sevilla, Trini dikirim ke London. Dia harus melobi Rio Group, sebuah perusahaan yang memiliki 65 persen saham Fabiano.

Belum ada respons resmi dari Sevilla atas tawaran baru Milan ini. Meskipun agen Fabiano, Jose Fuentes, sudah jelas mengatakan bahwa Sevilla memang berniat menjual bomber timnas Brazil tersebut. Apalagi, topskor Piala Konfederasi 2009 itu sendiri mulai main mata dengan raksasa Serie A itu sejak musim kompetisi Eropa berakhir. ’’Saya sudah bicara dengan petinggi klub dan mereka tidak keberatan Fabiano pergi. Ini berarti Milan selangkah lagi mendapatkan dia. Tinggal menyepakati harga saja,’’ beber Fuentes

kepada Sky Sport Italia. Kendati demikian, kolektor 17 gelar scudetto Serie A itu sudah menyiapkan antisipasi jika akhirnya Fabiano gagal berlabuh di San Siro. Mereka membidik striker Roma Julio Baptista. Menurut Il Coriere Dello Sport, pihak Milan sudah melakukan pendekatan secara pribadi, namun belum membuat penawaran resmi. Pemain berjuluk The Beast itu merupakan target yang lebih realistis ketimbang Fabiano. Harganya ditaksir jauh lebih rendah daripada Fabiano, yakni sekitar 9 juta euro (setara Rp125,9 miliar). (*)


11

SELASA, 4 AGUSTUS 2009

REWARD MENUNGGU JOSE Laporan M. Syaiful Amri Editor: Nizwar BANDARLAMPUNG – Raihan medali Lampung dalam Kejurnas Karate Piala Mendagri XIII dan Mendiknas II memang masih jauh tertinggal. Meski demikian, target untuk bisa sukses dalam penyelenggaraan dan prestasi terwujud sudah. Itu menyusul keberhasilan M. Jose Rizal merebut emas dari partai kumite best of the best. Jose pun meraih

trofi paling bergengsi, yakni Piala Mendagri. Ketua Harian Pengprov Forki Lampung Hannibal mengatakan, ada rencana untuk memberikan reward terhadap atlet berprestasi di kejurnas tersebut. ’’Bentuk penghargaannya memang belum kami putusakan. Mudah-mudahan, Wali Kota Bandarlampung Eddy Sutrisno merespons hal ini, termasuk dari KONI Lampung,’’ kata Kadispora Bandarlampung. Artinya, selain Jose, atlet lain yang meraih masing-ma-

sing tiga medali perak dan perunggu akan mendapat penghargaan. ’’Ya, minimal ada kenang-kenangan untuk mereka. Ini bentuk dukungan untuk memotivasi,’’ bebernya. Wakil Ketua Bidang Litbang Andrian Teja Kesuma mengungkapkan, secara kuantitas Lampung lebih baik dibandingkan dua tahun sebelumnya. Tapi, Lampung juga harus belajar dari Sumatera Utara

yang notabene merupakan kontingen yang bisa membayangi kekuatan DKI Jakarta. ’’Sumut luar biasa dan baiknya Lampung juga belajar atas Sumut, khususnya dalam proses pembinaan,’’ sarannya. (*)

PSBL Tambah 4 Pemain Anyar Laporan M. Syaiful Amri Editor: Nizwar BANDARLAMPUNG – Setelah M. Guntur Triadi, PSBL Bandarlampung U-18 bakal kedatangan empat pemain anyar. Mereka adalah Egha Putra Mahardika, Alexsandro, Wayan, dan M. Abduh, keempatnya dari Diklat Ragunan, Jakarta. Pelatih Sudaryanto mengungkapkan, hadirnya sejumlah pemain baru itu untuk memenuhi target menuju final yang dihelat di Senayan, Jakarta, akhir tahun ini. Untuk diketahui, pada Piala Soeratin U-18, PSBL bakal bertarung di zona IV wi-

layah Sumatera pada 4 Oktober 2009. ’’Rencana kehadiran empat pemain baru itu sudah kami bicarakan dengan Deriansyah, manajer tim. Lobi pun sudah berjalan. Tinggal tunggu jadwal mereka bergabung,’’ terang Sudaryanto didampingi asisten pelatih Huzairin di selasela sesi latihan di Stadion Pahoman kemarin. Dengan hadirnya empat pemain baru itu, tentu membuat seleksi makin kompetitif. Bahkan, bukan tidak mungkin sejumlah pemain yang telah memperkuat PSBL U-18 terpaksa degradasi. ’’Persaingan memang kami manage untuk lebih kompetitif agar

pemain-pemain juga lebih termotivasi, meskipun pelaksanaan kompetisi masih panjang,’’ imbuh mantan kapten PON XI Jakarta 1981 itu. Terpisah, Deriansyah meminta seluruh pemain lebih disiplin dalam menjalani agenda latihan. ’’Semua pemain harus bisa menjalani sesi latihan. Skorsing akan kami lakukan jika pemain tak mematuhi aturan,’’ tandas Deriansyah dengan menginformasikan sejauh ini ada tiga pemain yang mendapat skorsing untuk tidak diperkenankan untuk bergabung mengikuti latihan. Mereka adalah Ardiansyah (kiper), Murdik (libero), dan Reza (stopper). (*)

BEST OF THE BEST: M. Jose Rizal (sabuk biru) saat menundukkan karateka Bengkulu.

FOTO M. SYAIFUL AMRI

ANTUSIAS: Penonton memadati setiap laga Sunday League. FOTO ERWIN SAJJAH

Karate Lampung Butuh PPLP Laporan M. Syaiful Amri Editor: Nizwar BANDARLAMPUNG – Perkembangan karate Lampung jauh tertinggal dengan daerah lain, terutama DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, maupun Sumatera Utara. Penyebabnya, Lampung tidak memiliki pusat pendidikan dan latihan pelajar (PPLP) yang mengakomodasi atlet-atlet berprestasi. Pelatih karateka Lampung Muchlas mengakui hal itu. Namun, sebenarnya, lanjut dia, Pengprov Forki Lampung sudah menyiapkan sarana bagi PPLP seperti GOR Wayhalim

maupun sarana lainnya. ’’Bahkan Forki telah melakukan langkah-langkah penting seperti mengajukan program PPLP ke Dispora Lampung, meskipun hingga kini belum terealisasi,’’ ungkapnya. Selain itu, kata mantan karateka nasional itu, minimnya sumber daya manusia (SDM), khususnya pelatih, menjadi pendorong terpuruknya kondisi prestasi Lampung. Misalnya dari sisi lisensi. Hanya segelintir wasit yang memegang lisensi nasional. ’’Walaupun, kita tahu Forki telah melakukan upaya-upaya signifikan untuk merangsang bangkitnya karate di Sai Bumi Ruwa Jurai ini,’’ ujar pria ber-

kacamata ini. Muchlas cukup yakin jika ada dorongan dari semua pihak, terutama KONI Lampung dan Pemprov Lampung, karateka Lampung secara progress bisa lebih meningkat. ’’Salah satu contohnya adalah kesuksesan M. Jose Rizal memboyong Piala Mendagri XIII. Bahkan, ia pun berhasil meraih medali emas di Kejuaraan Asia di Malaysia pada Juni lalu. Ini sebuah bukti bahwa karateka Lampung harus didukung,’’ terangnya. Terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lampung Hermansyah, M.U.R.P. mengatakan, pihaknya menyambut baik usulan Pengprov Forki Lam-

pung. Usulan ini sebenarnya telah direalisasikan secara bertahap sejak 2008. Namun, karena kondisinya belum memungkinkan, maka penetapan PPLP menunggu rampungnya pembangunan wisma atlet. ’’Pertama, kita tinggal menunggu rampungnya wisma atlet sebagai asrama atlet karateka dan cabang olahraga lainnya di PKOR Lampung. Kedua, pembicaraan lanjutan dengan Pengprov Forki tentang PPLP juga belum deal. Yang pasti, Dispora menganggap hal ini juga penting. Apalagi, karateka masuk dalam 15 cabor prioritas Lampung pada PON XVIII Riau 2012,’’ beber Hermansyah. (*)

Belut FC Belum Terkalahkan Laporan M. Syaiful Amri Editor: Nizwar BANDARLAMPUNG – Belut FC layak menjadi kandidat kuat juara Sunday League musim ini. Hingga pekan kedelapan kemarin, mereka belum terkalahkan. Demynarto dkk. membungkam Bhayangkara 9-4. Dengan hasil itu, posisi Belut FC di puncak klasemen sementara grup B tak tergoyahkan. Mereka mengemas 24 poin dari delapan kemenangan beruntun. Dalam laga yang berlangsung di The Dome Sport Arena, Demynarto bermain cukup dominan. Ia melesakkan tiga gol kemenangan. Lima gola lain-

nya masing-masing dihasilkan Imam Sutadi, M. Nurdin, Amalludin Chaidar, Fiqri, Imam Maliki, dan Hadiyanto. ’’Sudah tiga pekan, Belut FC menapaki posisi teratas. Tim ini berkembang cukup pesat. Padahal, pada pekan-pekan pertama Belut FC hanya mampu bertahan di papan tengah klasemen sementara,’’ ujar Hendra Mukri, komite pertandingan Sunday League, kemarin. Kontradiktif dengan juara bertahan musim lalu, Monza FC yang hingga pekan kedelapan hanya mampu menempati posisi kelima dengan 18 poin dari delapan kali bermain, enam kali menang, dan dua kali kalah. ’’Merosotnya Monza FC cukup wajar. Apalagi,

beberapa pemain utamanya hengkang ke sejumlah klub besar pada ajang ini. Tapi, Monza masih punya peluang untuk bisa merebut kembali gelar juara,’’ ujar Hendra. Dari grup A, Subanus FC juga tetap menempati posisi teratas. Kepastian itu setelah tim yang dimanajeri Fauzan Sibron itu menang tipis 6-5 atas Futsal Team. Enam gol Subanus FC dilesakkan Meigy Trisan, Sulaiman Budi dengan dua gol, dan Ramli yang menyumbangkan tiga gol. Sedangkan lima gol Futsal Team diciptakan Dedi Ronara dua gol dan tambahan masing-masing satu gol oleh Achmad Ichmanudin, Budi Hartono, dan Septo Ari Wibowo. (*)


12

SELASA, 4 AGUSTUS 2009

DUA PEGULAT LAMPUNG RONTOK Laporan M. Syaiful Amri Editor: Nizwar BANDARLAMPUNG – Kontingen gulat Lampung harus menelan pil pahit di hari pertama kejurnas (kajuaraan nasional) gulat antar-PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar) di GOR Cendrawasih, Jayapura, Papua, kemarin. Dua wakil Lampung yang dijagokan bisa mendulang medali tumbang dari lawan-lawannya. Satria Jaya Abli yang turun di kelas 42 kg kalah telak dari Ikhsan wakil Kalimantan Timur dengan kedudukan 6-0. Sementara Jatmiko di kelas 58 kg terhenti langkahnya oleh pegulat unggulan asal Kalimantan Selatan, Burhanuddin. Jatmiko kalah angka 7-5. ’’Start Jatmiko di kejurnas ini sebenarnya sudah cukup baik. Anda bayangkan, ia berhasil mengalahkan pegulat unggulan dari Kutaikartanegara Hendrik de-

ngan kedudukan 5-0. Padahal Jatmiko minim pengalaman, terlebih ia baru kali pertamanya turun di kejurnas ini,’’ ungkap Pelatih PPLP Gulat Lampung Fauzi Arbie lewat sambungan telepon semalam. Untuk final kelas 42 kg, kata dia, wakil Riau yakni Andi Hardian bakal menghadapi Johansyah (Sumbar). Sedangkan untuk final kelas 58 kg, akan bertemu Trideni juga dari Sumbar menghadapi Ahmad Satria dari Bengkulu. ’’Pertandingan akan dilangsungkan besok (hari ini, Red),’’ ujarnya. Fauzi mengatakan, Lampung masih memiliki peluang untuk mencuri medali dari kelas 76 kg atas nama Olo’an Marhata, pegulat PPLP yang berstatus pelajar SMA Lentera Harapan Bandarlampung, dan Husin yang turun di kels 54 kg. ’’Kondisi kedua pemain fit. Mereka siap tarung. Soal siapa lawannya saya sendiri belum tahu, karena drawing pertandingan baru diundi besok,’’ ujar pelatih yang juga guru SMAN 2 Bandarlampung itu. (*)

Perbasasi Tunggu Keputusan PB Laporan M. Syaiful Amri Editor: Nizwar BANDARLAMPUNG – Pengprov Perbasasi Lampung telah mengantongi nama-nama pemain yang diterjunkan dalam kejurnas (kejuaraan nasional) sofbal, Desember mendatang. Pengprov tinggal menunggu keputusan PB (Pengurus Besar) Perbasasi soal penetapan jadwal dan tuan rumah pelaksanaannya. Ketua Harian Pengprov Perbasasi Lampung Feri Perisal Parinusa mengatakan, setelah PB menetapkan tanggal pelaksanaan dan tuan rumah kejurnas, maka pengprov akan bergerak cepat memanggil nama-nama pemain yang berpotensi dapat mengikuti seleksi. ’’Tidak hanya dari ajang Palapa Cup IV, tim scorer telah mencatat beberapa pemain junior yang berpotensi dari ajang Limolasa Cup di Metro, maupun ajang kejuaraan antar perkumpulan yang berakhir pada pertengahan Juli lalu,’’ terangnya. Ada beberapa tahap dalam penyusunan

tim inti. Pertama, pengumuman dan pemanggilan pemain dari beberapa klub. Lalu seleksi tahap pertama, kedua. Selanjutnya penetapan tim inti. ’’Untuk seleksi sofbal putra, tahap pertama kita panggil 40 orang, kedua 20 orang, dan seleksi akhir 18 orang. Sedangkan untuk putri minimal 15 putri,’’ jelas dia. Dari informasi yang didapat, ada beberapa daerah yang telah mengajukan diri sebagai tuan rumah. Di antaranya Sulawesi Selatan, Moanado (Sulawesi Utara), Kalimantan Timur (Kaltim), dan DKI Jakarta. ’’ Kaltim, Banten, dan DKI berpeluang besar menjadi tuan rumah, karena sarana dan akomodasi cukup memadai,’’ imbuhnya. Lampung memang tidak mengajukan diri sebagai tuan rumah. Kondisi ini akibat sarana yang tidak memungkinkan. ’’Liga Sofbal Indonesia (LSI) III saja kita gagal, akibat ketidaksiapan lapangan,’’ tandasnya. Untuk program latihan, tidak berbeda sepeti kejurnas-kejurnas sebelumnya. ’’Pemusatan latihan, dan melakukan uji coba,’’ pungkas dia. (*)

Emas Lewat Golden Score Laporan Wartawan JPNN - Editor: Nizwar

FOTO JPNN

LAWAN BERAT: Daud Jordan saat latihan di Pontianak, Kalimantan Barat.

Cino Tantang Juara Kelas Bulu WBO Oriental Laporan Wartawan JPNN Editor: Nizwar JAKARTA – Kepiawaian Daud ’’Cino’’ Jordan di ring tinju kembali diuji. Sambil menunggu jadwal pertarungan yang diagendakan Golden Boy Promotion (GBP) di Amerika Serikat, juara kelas bulu (57,1 kg) versi WBO Oriental itu akan melakukan pertarungan pemanasan, tetapi beresiko tinggi. Cino dihadapkan melawan juara kelas bulu versi WBO Aspac Youth, Ricky Sismundo dari Filipina. Ricky adalah juara baru kelas bulu (57,1 kg) versi WBO Aspac Youth. Sabuk juara menjadi miliknya, setelah dia berhasil menjatuhkan lawannya, Yohaes Jordan, adik kandung Daud Jordan, pada perebutan gelar yang lowong pada 27 Juni lalu di Pon-

tianak. Pertarungan yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus mendatang, di Studio Indosiar, Jl. Daan Mogot, Jakarta Barat, itu berstatus perebutan gelar versi WBO Oriental. Sehingga resiko terberat dalam duel tersebut berada di tangan Cino. ’’Jika Cino kalah, sabuk juara kelas bulu WBO Oriental miliknya harus diserahkan pada lawannya, Ricky Sismundo. Sebaliknya, jika Ricky Sismundo yang kalah, Cino tidak berhak atas sabuk juara yang dimiliki petinju asal Filipina itu,’’ kata Pino Bahari, manajer bisnis DB (Daniel Bahari) Promotion, di Jakarta, kemarin. Bahkan, jika Sismundo hanya kalah angka, dia masih berhak atas sabuk juara WBO Aspac Youth. ’ ’Kalau Sismundo kalah

KO, gelanya akan dinyatakan lowong,’’ jelasnya. Sismundo merupakan juara baru di kelas bulu versi WBO Youth. Dia berhak atas sabuk setelah dalam pertarungan 12 ronde berhasil menang TKO ronde ketiga dari Yohanes Jordan, adik kandung Cino, pada pertarungan 27 Juni lalu di Pontianak. ’’Selain untuk menambah jam terbang dan membuat pukulan saya semakin terasah, saya akan memanfaatkan pertarungan tersebut untuk membalas kekalahan adik saya, Yohanes,’’ kata Cino. Untuk mematangkan persiapan, Cino berencana akan segera terbang ke Jakarta menuntaskan program latihan. Jika tidak ada kendala, Cino akan tiba di Jakarta pada Jumat mendatang (7/8). Dia akan menuntaskan seluruh program latihannya di Jakarta. (*)

JAKARTA – Lagu Indonesia Raya akhirnya berkumandang di arena Asian Martial Arts Games (AMA) I, di Bangkok, Thailand, kemarin (3/8). Itu setelah Krisna Bayu mempersembahkan medali emas dari cabang judo. Judoka berusia 35 tahun itu berhasil mengalahkan judoka India Anil Kumar melalui golden score di final. Gelar juara yang diraih Bayu melalui perjuangan menegangkan. Pemenangnya harus ditentukan lewat perpanjangan waktu tiga menit setelah kedua judoka berbagi angka 0-0 pada pertarungan normal, lima menit. Bayu pantas meraih apresiasi tinggi. Bukan saja menjadi atlet pertama Indonesia yang mendapatkan emas, tetapi dia mendapatkan medali bergengsi itu dalam usianya yang sudah tergolong tua untuk olahraga yang sesungguhnya membutuhkan power dan ditunjang kesiapan fisik, serta stamina yang mapan. Selain itu, gelar bergengsi yang diraih Bayu diperoleh dari pertarungan di kelas 100 kg atau di luar kelas spesialisnya 90 kg. Bertarung menghadapi lawan dengan bobot badan lebih 10 kg dari kebiasaan sebelumnya tentu saja membuat Bayu mengalami kesulitan untuk mengalahkan lawannya. Celakanya lagi, saat pertarungan final, Bayu tidak bisa tampil maksimal karena tangan kanannya cedera. (*)

Tuan Rumah OCA Laporan Wartawan JPNN - Editor: Nizwar JAKARTA - Olympic Council of Asia (OCA) membuat terobosan baru dengan menggelar even olahraga berskala internasional di daerah yang menjadi atau bekas konflik. Di Indonesia, kegiatan olahraga itu dilaksanakan di Maluku. ’’Penyelenggaraan even olahraga tersebut merupakan bagian dari program OCA untuk ikut berpartisipasi memulihkan daerah-daerah konflik atau bekas konflik,’’ kata Ketua Umum KON/KOI Rita Subowo usai pertemuan OCA di Bangkok. Menurut Rita, yang juga anggota OCA, penyelenggaraan even olahraga tersebut akan dilangsungkan tahun ini juga. Jumlah cabang yang dipertandingkan berkisar 5–6 cabor. ’’Tidak hanya Maluku. Even semacam ini juga sudah pernah digelar di Aceh. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian OCA terhadap pembinaan olahraga dan memperbaiki hubungan masyarakat di daerah konflik atau bekas wilayah konflik,’’ ujarnya. (*)


ENTERTAINMENT

SELASA, 4 AGUSTUS 2009

09.00 Espresso 10.00 Cagur Naik Bajaj 11.30 Topik Siang 12.00 Klik! 14.30 Super Inggo 15.30 Panji Sang Penakluk 2 16.00 Buka Kartu 16.30 Topik Petang 17.00 Mati Gaya 17.30 Mantap 19.00 Segerrr.... 20.00 4 M 21.30 Tawa Sutra Bisaa Ajaa 23.00 Kena Deh

09.00 Pretty Cure Max Heart 09.30 FTV Drama 11.30 Patroli 12.00 Fokus Siang 12.30 Happy Song 14.30 KISS Sore 15.30 Naruto4 16.00 Impian Sang Putri 17.00 Kasih dan Amara 18.00 Tangisan Isabella 19.00 Muallaf 20.00 Imayah 21.30 Boys Before Flowers 23.00 Five Angels

10.00 Kasih Dalam Sepotong Roti 12.00 Liputan 6 Siang 12.30 Luping 13.30 Kasak Kusuk 14.03 Playlist 16.03 Kepompong 17.30 Asem Manis Cinta 19.00 Melati untuk Marvel 20.30 Cinta Fitri Season Ramadan 21.30 Telanjur Cinta 22.33 Cowok-Cowok Takut Pacar

09.00 Sketsa 09.30 D’ Show 10.30 Jelang Siang 11.00 Insert 12.30 Missing Lyrics 16.00 Insert Sore 16.30 Orang Ke 3 The Series 17.00 Reportase Sore 17.30 Tangan Di Atas 18.00 Suami Suami Takut Istri 19.00 Gossip With Love 21.30 Miami Vice 23.30 Rollerball

07.30 Siapa Lebih Berani 09.00 Dahsyat 11.00 Silet 13.00 ITS 15.30 OB Shift 2 16.00 Mata-Mata 16.30 Minta Tolong 17.30 Tarzan Cilik 18.00 Manohara 19.00 Cinta Dan Anugerah 20.30 Dewi 22.00 Deddy Corbuzier Master Mentalist

11.30 Sidik 12.30 Go Show 13.00 Layar Kemilau 15.00 1001 Cerita 16.00 Casper 17.00 Ninja Warrior 18.00 Ben 7 19.00 Mukjizat Cinta 20.00 Kisah Hikmah Hijrah. 21.00 Goda Gado 22.00 Curhat Dengan Anjasamara 23.00 Republik Cinta Midnite 00.00 Yukita Tawa

17 11.05 Expedition 11.30 Megapolitan 12.05 Metro Siang 13.05 Sports Club 13.30 Metro Realitas 14.05 Public Corner 15.05 Election Update Sore 16.05 Metro Files 17.05 Discover Indonesia 17.30 Metro Hari Ini 19.05 Suara Anda 21.05 Top Nine News 21.30 Auto Zone 23.30 Metro Sports

10.00 MTV Gaya Bebas 11.00 MTV Ampuh 12.00 Abdel & Temon Bukan Superstar 13.00 Global Siang 14.00 Transformer : Animated Series 14.30 Kabayan Liplap 15.00 Spectacular Spiderman 15.30 Mata Angin 16.00 Impianku 16.30 Berita Global 17.00 Spongebob Squarepants 18.00 Eureka 7

07.30 I Gosip Pagi 09.00 Dorce 10.00 Dengarlah Aku 10.30 60 Minutes 12.00 I Gosip Siang 12.30 Bocah Petualang 14.00 Cita-Citaku 14.30 Tom & Jerry 16.00 Jejak Petualang 17.30 Party 18.00 Plester 18.30 On The Spot 21.00 OKB 23.30 Begadang

T E L E V I S I

Diburu Interpol Laporan Net Editor: Erwin Sajjah PERJALANAN hidup Manohara Odelia Pinot benar-benar bak sinetron. Setelah berada di atas angin, roda kehidupan Manohara terancam berputar di bawah. Pasalnya, Ibunda Manohara, Daisy Fajarina, diburu Interpol. Menurut Ratna, pemerintah Prancis dan Interpol Prancis sudah mengirim surat ke Indonesia, bahkan ke seluruh dunia untuk menangkap Daisy. Tetapi, Interpol Indonesia belum menangkap Daisy. ’’Daisy tidak hanya dicari di Prancis, tapi juga di seluruh dunia. Ini tentunya aneh kenapa dia belum ditangkap. Padahal, dia bukan lagi tersangka, tapi sudah menjadi terpidana. Itu merupakan putusan Pengadilan Prancis yang sah,” beber Ratna Sarumpaet dari Ratna Sarumpaet Crisis Center. Ratna mendampingi mantan pembantu Manohara, Shaliha Lanti, mengadu ke Kedubes Prancis di Jl. M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, kemarin (3/8). Shaliha

DAISY FAJARINA mengaku pernah diperkosa ayah tiri Manohara, Reiner Noack Pinot, pada Maret 2007. Pinot telah menjalani hukuman di

Prancis, namun Daisy kabur. ’’Kami bukan memfitnah. Tapi memang ini merupakan sebuah kebenaran dan sudah final berkekuatan hukum tetap. Statement dia (Daisy) di media seolah-olah terus memusuhi saya. Padahal, saya tidak merasa menjelek-jelekkan Daisy karena saya tidak mengarang,” jelas Ratna. Daisy menjadi buruan Interpol karena mendapat empat tuntutan. Pertama, belum memenuhi keputusan Pengadilan Prancis. Kedua, pemalsuan identitas Shaliha. Ketiga, melakukan penganiayaan terhadap Shaliha. Keempat, penggelapan masalah bisnis. Sementara itu, Daisy Fajarina, menuding mantan pembantunya, Shaliha Lanti, dibantu Kerajaan Kelantan. Hal itu diakui Ratna Sarumpaet. Shaliha memang dibantu Kerajaan Kelantan untuk datang dari Prancis ke Indonesia demi memenjarakan Daisy. ’’Kelantan memang membantu dan menolong Shaliha. Khususnya masalah biaya. Tapi tidak ada hubungan antara kasus Shaliha dengan Manohara-Tengku Fakhry,” jelas Ratna. (*)

Yang Penting Bisa Tetap Menyanyi Laporan Wartawan JPNN Editor: Erwin Sajjah VINA Panduwinata tidak akan pernah melupakan kata-kata almarhum ayahnya, Panduwinata. Saat itu, sang ayah menyebut bahwa berprofesi sebagai penyanyi adalah mulia. Atas dasar itu pula untuk mensyukuri pencapaian usia dan karirnya, Vina akan menggelar mini konser bertajuk Fantastic Gold Vina Panduwinata di Planet Hollywood Café, 7 Agustus mendatang, bertepatan dengan perayaan ulang tahunnya yang ke-50. Menurut Vina, pesan sang ayah itu sangat membekas dan menjadi salah satu kekuatannya untuk terus berkarir. ’’Menurut beliau, saya harus bersyukur karena diberi kesempatan bekerja. Dan, menurut dia, menyanyi itu mulia karena bisa membuat orang lain gembira. Itu saya tanamkan dalam hati,” terangnya saat ditemui di Planet Hollywood, Jakarta, kemarin. Pada 2006 dan 2008 Vina menggelar konser tunggal besar-besaran. Setelah itu, dia banyak ditanya orang apakah akan menghelat konser lagi untuk menandai usia setengah abad? ’’Saya selalu jawab, iya, ingin. Tapi, terlepas apakah itu konser besar atau tidak, saya tidak tahu,” jawabnya. Ternyata, lanjut Vina, situasi saat ini tidak memungkinkan untuk digelar konser tunggal besar-besaran. Negara sedang fokus pada pemilu sehingga banyak biaya tersedot ke sana. (*)

Vina Panduwinata


SOCIETY

18

WPOP Wajib Sampaikan SPT Tahunan PPh PENG-03/WPJ.28/BD.0502/2009 MELALUI surat pengumuman No.03/WPJ.28/BD.0502/2009, Departemen Keuangan Republik Indonesia DJP (Direktorat Jenderal Pajak) Kantor Wilayah Bengkulu dan Lampung menyampaikan surat pemberitahuan (SPT) tahunan pajak penghasilan (PPh) wajib pajak orang pribadi (WPOP). Mengingatkan kembali masyarakat bahwa bagi yang telah memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP) wajib menyampaikan SPT tahunan PPh. Sehubungan hal tersebut,

dengan ini diberitahukan hal sebagai berikut: Pertama, formulir SPT tahunan PPh dapat diperoleh di seluruh Kantor Pelayanan Pajak (KPP), Kantor Pelayan Penyuluhan dan Konsultasi Penyuluhan (KP2KP), pojok pajak, atau diunduh (download) di www.pajak.go.id. Kedua, SPT tahunan PPh diisi dengan benar, jelas, lengkap, dan ditandatangani oleh wajib pajak yang bersangkutan. Ketiga, Apabila terdapat PPh kurang bayar, agar

dilakukan pembayarannya melalui Bank Persepsi atau kantor pos sebelum SPT disampaikan. Lalu, keempat, SPT tahunan PPh yang telah diisi agar disampaikan langsung atau melalui jasa kiriman tercatat ke KPP atau KP2KP terdekat, atau melalui pojok pajak. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi KPP, KP2KP, atau Kring Pajak 500200. Tertanda, Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung Rizal Admeidy. (adv)

SELASA, 4 AGUSTUS 2009

Massage Urat-Urat, Pengobatan, dan Refleksi Ada juga Paket Pelangsingan Alami ANDA masih belum menemukan tempat urut yang pas meski telah berobat ke mana-mana, sedangkan Anda beraktivitas setiap hari? Anda pasti butuh pengobatan agar fit total. Karena itu, Anda tak perlu khawatir karena akan menemukan sensasi pengobatan yang luar biasa di Massage Urat-Urat, Pengobatan, dan Refleksi Armiana di Jl. Ratu Dibalau Gg. Damai Raya Ujung 54, atau tepatnya di depan Masjid Baitussalam, Tanjungsenang, Bandarlampung. Armiana menyediakan fasilitas urut lengkap, mulai urut biasa, massage, lulur, hingga mandi rempah. Selain itu, Armiana juga menyediakan paket pelangsingan alami yang khasiatnya sudah tidak diragukan lagi. Armiana menjadi sarana yang pas bagi Anda dan keluarga karena bisa membantu mengatasi berbagai penyakit. Seperti masuk angin, pegal linu, totok wajah, lelah, kaki kesemutan, rema-

tik, ambeien, lemah syahwat, ejakulasi dini, buka aura, keseleo, serta berbagai penyakit lainnya. ’’Saya memperoleh dan mendalami ilmu pijat di Malaysia selama empat tahun. Dengan bekal ilmu itu, kemudian saya buka praktik di sini,” ungkap Armiana yang mengaku telah membuka praktik sejak tahun 2003. Selain itu, jelasnya, Armiana juga melayani pengobatan stroke serta pijat yang disertai shiatsu. Armiana praktik pukul 07.00–20.00 setiap hari. ’’Tapi, ini tidak kaku. Artinya, kalau memang ada pasien yang membutuh-

kan pertolongan cepat, kami akan tetap melayani,” jelas Armiana. Selain urut, Armiana juga memberikan jamu dari rempah-rempah alami kepada pasiennya yang berkhasiat untuk membantu melancarkan peredaran darah serta mengendurkan sarafsaraf sehingga bisa memberikan efek rileks kepada pasiennya. Adapun paket yang ditawarkan Armiana untuk paket standar (80 menit) adalah Rp50 ribu. Lalu paket plus mantap hemat (120 menit) Rp100 ribu, termasuk pengobatan dan paket double termasuk urut, pengobatan, mandi rempah (130 menit) hanya Rp150 ribu. ’’Pasien saya sudah banyak, mulai kalangan masyarakat biasa hingga pejabat daerah. Saya bersyukur karena pengobatan kami diterima dengan baik dan terbukti berhasil,” ungkap Armiana. Makanya segera kunjungi kami: Armiana Massage Urat-Urat, Pengobatan, dan Refleksi di dekat Kantor Lurah Tanjungsenang, Bandarlampung, atau telepon 0721-7592216, 781346, atau 081540025679. (adv)

Hypnotherapy Atasi Berbagai Penyakit ANDA mempunyai masalah-masalah kesehatan yang sudah lama diderita namun tak kunjung sembuh? Baik yang berkaitan dengan medis maupun psychosomatic (yang berhubungan dengan kejiwaan)? Datang saja ke Widi Mandiri Hypnotherapy Clinic Center. Terapi melalui hipno (hipnoterapi) 75% dipercaya dapat mengobati berbagai macam penyakit/masalah, termasuk psychosomatic. Seperti mengatasi problem seks, stres, depresi, takut pada sesuatu, fobia, trauma, sulit tidur, latah, gagap, cemas, gampang marah, panik/gelisah, mudah gugup, homo/lesbi, kurang percaya diri. Bisa juga untuk menghilangkan kebiasaan merokok, minum alkohol, narkoba, menghilangkan stres karena problem rumah tangga/pekerjaan/putus cinta, meningkatkan motivasi kerja/be-

Widi Nugroho saat menerapi salah satu pasiennya.

lajar, menurunkan berat badan, ingin mempunyai keturunan, melahirkan tanpa rasa sakit, dan bisa memprogram hal positif ke pikiran bawah sadar. Sedangkan untuk penyakit medis seperti ginjal, jantung, paru-paru,

darah tinggi, maag, diabetes, stroke, hepatitis, liver, asma, radang usus, migrain, tumor kanker, kista, wasir, parkinson, alergi, encok, pinggang, asam urat, kolesterol, patah tulang, komplikasi, dll. diatasi dengan metode lain. Metode dipelajari dari puluhan tradisi/metode pengobatan, serta dari saripati orang-orang terbaik di dunia. Terapi dijamin aman, cespleng karena banyak yang sudah membuktikan, berkualitas, tanpa magic, serta tanpa obat/jamu/suntikan. Selain itu, Widi juga melayani privat secara instan. Mulai dari privat prana sakti, buka indra keenam, dan totok ajaib. Jadi, tunggu apa lagi? Segera datang ke Widi Mandiri Hypnotherapy Clinic Center di Jl. Pulau Morotai No. 1 A/B BDL, telp. (0721) 7477333, HP 08154030006 (maaf tidak terima SMS), atau website www.widimandiri.com. Klien juga bisa menentukan jadwal terapi dengan menghubungi nomor di atas. (adv)


19

SELASA, 4 AGUSTUS 2009

Makin Dekat di Hati

LIVERPUDLIAN Jersey El Nino Terlaris di Pasaran Laporan Wartawan JPNN Editor: Nizwar

LIVERPOOL – Ikon Liverpool masih Steven Gerrard. Dia produk asli sekaligus kapten Liverpool. Tapi, soal penjualan jersey (kostum), Gerrard kalah dari Fernando Torres. Kaus nomor 9 milik Torres lebih laku di pasaran. Sebelum Fernando Torres bergabung pada 2007 dari Atletico Madrid, kostum Liverpool yang paling diburu Liverpudlian –sebutan fans Liverpool– adalah kostum nomor 8 milik Steven Gerrard. Dia sosok paling populer di Stadion Anfield. Tidak heran, Gerrard telah membela The Reds –julukan Liverpool– sejak 1998. Dia dikenal loyal. Ban kapten juga melingkar di lengannya. Terlepas

Fernando Torres

dari itu, dia salah seorang gelandang terbaik di Inggris bahkan dunia. Tapi, kedatangan Torres memberikan sedikit perubahan. El Nino –julukan Torres– memberikan dampak positif bagi Liverpool di dalam dan luar lapangan. Di dalam lapangan, gol-golnya dinanti jutaan Liverpudlian di penjuru dunia. Selama dua musim membela Liverpool, Torres telah 38 gol di Premier League. Sedangkan di luar lapangan, dia telah memberikan pemasukan yang besar bagi Liverpool dalam penjualan kostum nomor 9 Liverpool ke seluruh dunia. ’’Semua pemain sangat penting artinya dalam penjualan atribut klub. Nmaun, tidak bisa dimungkiri ada salah satu yang punya arti krusial,’’ papar Ian Ayre, direktur komersial Liverpool, kepada News of The World seperti dilansir Goal. ’’Fernando merupakan ikon global dan pemain sepak bola yang luar biasa. Dia kian hari kian terkenal. Untuk urusan komersial, dia mendapatkan perhatian yang luar biasa besar. Torres kini menjadi penjual kostum terbanyak di klub ini,’’ tutur Ayre. Dia mengakui, kostum nomor 9 milik Torres terjual lebih banyak melampaui nomor 8 milik Gerard. Tapi, dia tidak yakin terjadi selisih yang besar terkait penjualan kostum kedua pemain. Sementara ini, Torres lebih unggul. ’’Menjadi merek global, kami punya peluang yang besar untuk terus meningkatkannya. Tapi, kami juga tahu bahwa semua ini bukan hanya melulu soal penjualan kostum,’’ papar Ayre. Seiring dengan waktu, citra Torres akan terus meningkat.

Apalagi, dia telah menyatakan keinginannya bertahan di Anfield. Bahkan, dia menyatakan, meski klub-klub Liga Primera Spanyol mengeluarkan banyak duit memboyong bintang, Premier League tetap lebih menarik. ’’Kompetisi lain masih harus banyak belajar dari Premier League. Begitu pula Liga Primera. Real Madrid telah membeli Kaka dan (Cristiano) Ronaldo dan Barcelona punya Xavi dan (Lionel) Messi, tapi Premier League tetap di depan,’’ papar Torres. Suami dari Olalla Domuez Liste itu punya pandangan berbeda soal kejayaan. Dia tidak menilai dari banyaknya gelar yang akan diboyong. Tapi, seberapa berharga gelar yang mampu dicapai. Memenangi Premier League bersama Liverpool akan sangat berharga. ’’Memenangkan Premier League rasanya akan seperti memenangkan Euro 2008 bersama Timnas Spanyol,’’ ungkap mantan pemain Atletico Madrid tersebut. Wajar, dia punya pandangan seperti itu. Sebab, The Reds telah puasa gelar di Premier League sejak 1990. Itu artinya, sudah 19 tahun Liverpudlian tidak melihat klub kebanggaannya menjadi klub nomor satu di tanah Inggris. (*)

Perenang Perang Doping Teknologi Laporan Wartawan JPNN Editor: Nizwar ROMA – Dunia olahraga renang bergerak dinamis sejak awal 2008. Ratusan rekor dunia terpecahkan. Puncaknya terjadi pada Olimpiade Beijing 2008. Sebanyak 65 rekor tercipta dan 25 di antaranya melampaui rekor dunia. Begitu besarnya perubahan yang terjadi menimbulkan kecurigaan. Teknologi pakaian renang alias swimsuit dituding sebagai penyebabnya. Yang menjadi pemicunya adalah LZR Racer yang diproduksi oleh Speedo. Para perenang yang memakai pakaian renang berteknologi NASA (Badan Antariksa Amerika Serikat) tersebut, termasuk bintang AS Michael Phelps, dengan mudah mencatat rekor. Para kompetitor Speedo pun tak tinggal diam. Dengan respons yang disebutkan penuh amarah, mereka berlomba-lomba memproduksi pakaian renang berteknologi. Sebenarnya, persaingan teknologi pakaian renang terjadi secara ketat sejak 2000. Speedo memperkenalkan Fastskin untuk Olimpiade Sydney 2000. Idenya ketika itu bahwa pakaian yang dikenakan perenang bisa memecah gelombang, terinspirasi dari bagian badan hiu. Pakaian tersebut memungkinkan perenang meluncur lebih cepat di air. Seorang ilmuwan yang berperan besar pada perkembangannya adalah Rick Sharp. Sharp merupakan seorang ahli fisiologi di Iowa State University. Ketika itu, dia sedang meneliti dan menguji beberapa hal yang berpengaruh pada peningkatan dalam performa olahraga. ’’Speedo datang pada saya dan meminta saya membantu mereka dengan riset dan pengembangan,’’ ujar Sharp. Dengan bantuan Sharp dan beberapa ahli lainnya, termasuk Stephen Wilkinson dari NASA, Speedo menguji banyak pakaian yang bisa meningkatkan kecepatan para perenang. Mereka merancang desain sekaligus mencari bahan yang paling tepat untuk tujuan tersebut. ’’Pada dasarnya, persoalannya adalah mendapatkan bahan pakaian yang bisa mengurangi gesekan terhadap air sebanyakbanyaknya,’’ terang Sharp. Maka tim Speedo menemukan bahan yang dimaksud, yaitu polyurethane. Tak hanya kedap air. Bahan tersebut membuat pemakainya lebih ramping dan licin. Bahan itulah yang diadopsi LZR Racer pada 2008. ’’Kulit jadi tak berguncang ketika mereka meluncur di air,’’ ujar Sharp. Speedo mengklaim, 89 persen medali yang dihasilkan pada 2008 –termasuk 94 persen peraih medali emas– dimenangkan oleh perenang yang memakai LZR Racer. (*)


20

SELASA, 4 AGUSTUS 2009

Laporan Wartawan JPNN Editor: Nizwar STANFORD – Partai final turnamen WTA (Asosiasi Tenis Wanita) Stanford Classic berakhir dengan kejutan. Petenis Amerika Serikat (AS) Venus Williams gagal menyempurnakan persiapannya menuju grand slam AS Terbuka. Dalam final yang berlangsung dini hari kemarin WIB, dia menyerah pada Marion Bartoli (Prancis) dengan 2-6, 7-5, 4-6. Kemenangan ini terasa sangat spesial bagi Bartoli karena sekaligus menjadi kemenangan perdananya di turnamen tenis WTA yang berkelas premier. Kemenangan itu sekaligus membayarkan dendamnya atas kekalahan dari Venus pada final grand slam Wimbledon edisi 2007. ’’Menyenangkan bisa melawan Venus lagi. Saya membawa banyak memori bagus dari Wimbledon,’’ ungkap Bartoli yang di Stanford Classic menempati unggulan kedelapan. Sebenarnya, Bartoli mendapatkan kesempatan besar untuk memenangkan laga dengan straight set. Dia sudah unggul 5-4 di set kedua. Sayangnya, tiga game berikutnya direbut Venus untuk memaksakan berlangsungnya set ketiga. Namun, Bartoli tak mudah terpuruk pada set ketiga. Dia mampu mencuri satu servis Venus untuk menutup pertandingan dengan kemenangan. Petenis 24 tahun itu pun mampu menghapus kenangan buruk pada final turnamen yang sama tahun lalu. Tahun lalu, dia dikalahkan petenis Kanada Aleksandra Wozniak. ’’Jika saya terus bermain seperti ini, saya punya kesempatan untuk bermain bagus di AS Terbuka. Selanjutnya, dapat menembus peringkat lima besar,’’ ujar Bartoli seperti dilansir oleh Associated Press. Bartoli mengakui, dia sangat puas dengan penampilan sepanjang pekan di Stanford. Kepercayaan dirinya pun meningkat menjelang AS Terbuka yang dimulai 31 Agustus 2009. Pujian pun dilontarkan oleh Venus untuk Bartoli. Juara Stanford Classic 2002 itu menilai Bartoli bermain lebih baik. ’’Marion bermain baik. Saya bertarung dengan diri sendiri dan tidak berkonsentrasi ke lapangan. Saya tidak biasa menghadapi situasi seperti itu,’’ ucap Venus. (*)

FOTO EZRA SHAW/AFP

GELAR PERTAMA: Marion Bartoli meraih gelar pertamanya tahun ini setelah menundukkan Venus Williams di final Stanford Classic kemarin.

Massa Ingin Cepat Comeback Laporan Wartawan JPNN Editor: Nizwar BUDAPEST – Perkembangan positif terus menyertai proses pemulihan yang harus dijalani oleh Felipe Massa. Pembalap tim Ferrari yang sempat mengalami koma itu sudah bisa meninggalkan rumah sakit di Budapest kemarin (3/8) waktu setempat. Selanjutnya, dia langsung dipulangkan ke negara asalnya, Brazil. Massa meninggalkan Rumah Sakit AEK Budapest setelah menjalani perawatan selama sembilan hari. Dia masuk rumah sakit pada Sabtu (25/7) setelah mengalami kecelakaan dalam kualifikasi kedua di GP Hungaria. Massa diharapkan tiba di Sao Paulo, Brazil, Senin pagi waktu setempat. Dia diterbangkan dengan sebuah pesawat pribadi dan ditemani oleh istrinya, Raffaela, yang kini tengah mengandung enam bulan. Turut serta FOTO VIKTOR VERES/ REUTERS dalam pesawat tersebut, dokter pribadi TINGGAL PEMULIHAN: Pembalap Ferrari Felipe Massa sebelum terbang ke Brazil. Massa, Dino Altman. ’’Saya sudah lebih baik,’’ kata Massa selama dua hari untuk menjalani serangkaian dokter harus menjelaskan pada saya. Saya merasa jauh lebih baik sekarang dan saya dalam sebuah pernyataan yang disampaikan tes sebelum diizinkan kembali ke rumah. Massa telah menjalani operasi tulang ingin pulih secepat mungkin untuk kembali sebelum penerbangan dilakukan. ’’Saya hanya mengalami sedikit masalah pada mata tengkoraknya yang retak karena terhantam mengendarai Ferrari,’’ tegasnya. Posisi massa sebagai pembalap utama kiri saya. Saya ingin segera kembali ke Bra- per mobil Rubens Barrichello yang telontar zil dan menjalani tahap pemulihan,’’ de- dan menghantam helmnya. Cederanya sema- Ferrari digantikan oleh juara dunia tujuh mikian seperti dikutip oleh Associated Press. kin parah setelah dia meluncur dalam ke- kali, Michael Schumacher. Sabtu (1/8), Dari Bandara Sao Paulo, Massa akan adaan tak sadar hingga menghantam dinding Schumi sempat mengunjungi Massa di rumah sakit di Budapest. Keduanya sempat dibawa ke rumah sakit setempat dengan pembatas dari ban. ’’Saya tak ingat apa-apa. Karena itu, para berbincang selama sekitar tiga jam. (*) menggunakan helikopter. Dia akan tinggal


SELASA, 4 AGUSTUS 2009

21

Kota Baru Beralih ke Jatiagung Natar Sudah Terlalu Padat Laporan Segan Petrus S. Editor: Ary Mistanto

Rubrik Coffee Morning berisi tanggapan pihak terkait untuk merespons SMS-SMS yang masuk ke Radar Lampung. Jawaban kali ini disampaikan Kasatlantas Poltabes Bandarlampung AKP DEDI DEWHANTO, S.I.K.

Tilang Angkot Nakal TOLONG angkot yang ugal-ugalan ditilang. Kemudian, anak SMP dan SMA yang bawa motor dan mobil ditilang juga karena banyak yang ugalugalan. Yang pasti belum layak bawa kendaraan dan tidak punya surat izin mengemudi (SIM). Baca TILANG Hal. 22

FOTO RADAR LAMPUNG

BANDARLAMPUNG - Natar yang sejak awal digadanggadangkan bakal calon Lampung new city atau kota baru Lampung akhirnya batal. Pemerintah provinsi (pemprov) mengalihkan lokasi lahan kota baru ke Jatiagung, Lampung Selatan. Lahan PTPN VII Natar yang akan dijadikan area perkantoran sejauh ini masih tarik ulur dan menunggu persetujuan menteri negara (Menneg) BUMN. ’’Pak Gubernur sudah mengajukan permintaan kepada Menneg BUMN agar lahan PTPN VII Unit Kedaton di Jatiagung segera diberikan kepada pemprov. Lahannya seluas 1.172 hektare. Kalau memang disetujui, pembangunan kota baru dilaksanakan di Jatiagung,” kata Asisten II Bidang Ekubang M. Natsir Ari kepada wartawan kemarin. Pengalihan ini, terus Natsir, berdasarkan hasil foto udara Baca KOTA Hal. 22

MAKIN PADAT: Wilayah Natar, Lampung Selatan, semakin padat sehingga rencana menjadikannya sebagai kota baru batal.

Hanya Dua Randis Dicoret Laporan Ary Mistanto Editor: Ade Yunarso BANDARLAMPUNG - Panitia Anggaran (Panang) DPRD Bandarlampung memang menambah anggaran prioritas di tiga satuan kerja (satker). Yakni Dinas Kesehatan (Diskes), Dinas Pendidikan (Disdik), dan Dinas Pekerjaan Umum (PU). Tambahan dana itu antara lain diperoleh dari dicoretnya dua dari tiga kendaraan dinas (randis) yang diusulkan pimpinan dewan. Total mencapai Rp450 juta atau satu mobil Rp150 juta. Mereka juga memangkas pos belanja tidak langsung (pega-

Struktur APBDP 2009 I. Pendapatan Asli Daerah

Induk (Rp)

Perubahan (Rp)

a. Pajak Daerah b. Retribusi Daerah c. Lain-Lain PAD yang Sah d. Pengolahan Kekayaan Daerah Dipisahkan

44.700.000.000 16.405.236.600 6.450.518.263 2.353.554.978

45.500.000.000 16.855.236.600 6.550.518.263 3.103.554.978

61.557.848.704

64.557.848.704

II. Dana Perimbangan a. Bagi Hasil Pajak SUMBER: PANANG DPRD BANDARLAMPUNG

wai) sampai Rp1,628 miliar. Randis yang diusulkan untuk tiga pimpinan dewan itu masingmasing Nissan Terrano SpiritS2. Saat ini, randis dua pimpinan dewan adalah Mitsubishi Kuda. Sementara, ketua memakai Nissan Terrano Spirit-S2.

Dengan tambahan dana itu, Disdik mendapat suntikan Rp600 juta dari anggaran semula Rp51,5 miliar. Tambahan diperuntukkan kegiatan rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI) Rp500 juta dan rehabilitasi gedung SD Negeri 3 Gedongair

Rp100 juta. Sedangkan untuk Diskes yang dalam APBD induk dianggarkan Rp35,6 miliar, pada APBD perubahan ditambah Rp6,915 miliar. Dengan rincian, dana jaminan kesehatan daerah Rp1 miliar dan pengadaan sarana alat kesehatan Rp5,915 miliar. Perubahan anggaran juga terjadi di Dinas PU. Dari pagu anggaran pada APBD induk Rp73, 66 miliar, dalam APBDP ditambah Rp2,5 miliar. ’’Ini untuk meningkatkan sarana perkotaan dan drainase yang tidak terakomodasi dalam anggaran induk,” terang anggota panang Johan Arifin dalam paripurna kemarin. (*)

Cabuli ABG, Dibui 11 Tahun

Melihat Kerja ATC di Bandara Radin Inten II

Puas jika Berhasil, Capek tak Ada Libur The sky is vast, but there is no room for error. Ungkapan itu sangat tepat untuk menggambarkan beratnya pekerjaan seorang air traffic control (ATC). Salah sedikit, nyawa taruhannya.

BANDARLAMPUNG - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjungkarang memvonis Aang Priyangga (19) sebelas tahun penjara. Selain itu, terdakwa kasus pencabulan anak di bawah umur tersebut didenda Rp60 juta subsider enam bulan kurungan. ’’Saya terima putusan ini,” ungkap Aang kemarin. Vonis itu lebih rendah diban-

Laporan Taufik Wijaya, BANDARLAMPUNG Editor: Ade Yunarso ’’CLEAR for take off!” ujar Dwi Candra Yuniar (33), seorang ATC senior di Bandara Radin Inten II, Brantiraya, Natar, Lampung Selatan. Ia memberikan informasi dari ruang tower setinggi 25 meter sekitar pukul 15.30 WIB Kamis (30/7). Tidak lama, pesawat Boeing 737 seri 200 milik sebuah maskapai penerbangan terlihat di langit bandara. Hanya hitungan detik, pesawat masuk landasan pacu sepanjang 2,5 kilometer (km). Sesungging senyum tercipta di bibir Candra –demikian bapak dua anak

Laporan Abdurrahman Editor: Ade Yunarso

FOTO TAUFIK WIJAYA

DITUNTUT CERMAT: Candra dan Vidya tengah mengawasi lalu lintas udara.

itu biasa disapa. Tanpa dapat dihalangi, rasa puas terpancar di wajahnya diiringi napas lega. Suara pilot pesawat yang baru lepas landas terdengar lagi dari speaker

di desk control. Sama seperti sebelumnya, tidak ada sepenggal bahasa Indonesia yang mereka gunakan dalam berdialog. Baca PUAS Hal. 22

ding hukuman yang diminta jaksa penuntut umum (JPU) Deasy, S.H. JPU menuntut Aang lima belas tahun penjara dan denda Rp50 juta subsider lima bulan bui. Ketua majelis hakim Jesden Purba, S.H. menerangkan, terdakwa secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 81 ayat 2 Undang-Undang RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Berdasar keterangan saksi dan bukti di persidangan, terdakwa mencemari korban Al (17) sebanyak empat kali. Baca CABULI Hal. 22


METROPOLIS 22 Tilang...

SELASA, 4 AGUSTUS 2009

Bukan Sekadar Berita

Dari Hal 21

Mohon tindak lanjutnya. Terima kasih. (08976042686) JAWABAN TERIMA kasih atas informasinya. Sebenarnya untuk mengantisipasi hal ini, kami sudah menyebar anggota polantas di jalan raya yang ditempatkan di pos-pos polisi. Tugas polantas sendiri, selain mengatur lalu lintas, juga menegakkan hukum di jalan raya. Jadi jika melihat angkot ugal-ugalan, polantas langsung menindaknya. Tidak hanya itu, satlantas poltabes sendiri memiliki tim speed yang berpatroli di seluruh jalan yang masuk wilayah hukum Poltabes Bandarlampung. Dalam kesempatan ini, saya juga berharap kepada masyarakat menginformasikan kepada kami jika melihat hal tersebut. Contohnya dengan mencatat nomor pintu angkot yang ugal-ugalan. Pemilik angkot itu akan kami panggil atau anggota polantas di lapangan langsung bertindak mengejar angkot tersebut. Masyarakat bisa melaporkannya dengan menelepon ke call center 112 atau SMS center ke 1121. Informasi itu pasti kami tindak lanjuti. (wirahadikusumah/ade yunarso)

Kota... yang menyebutkan lahan milik PTPN VII Unit Kedaton masih sangat strategis untuk pembangunan kota baru. ’’Namun, suratnya masih diajukan kepada Menneg BUMN,” ungkapnya. Berdasar hasil foto udara, lanjut Natsir, Natar sudah terlalu padat untuk dijadikan lokasi pembangunan kota baru. Ia juga menyatakan, arus lalu lintas di Natar secara perlahan mengalami peningkatan dari sisi jumlah kendaraan. ’’Natar tidak lagi strategis untuk pembangunan kota baru. Sedangkan, Jatiagung sangat strategis karena lokasinya bisa menjangkau kabupaten/kota dengan waktu yang relatif singkat,” ujar mantan kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lampung ini. Untuk diketahui, permasalahan utama kota baru adalah lahan. Sebelumnya, kota baru rencananya berlokasi di Natar. Namun, program terobosan Gubernur Sjachroedin Z.P. ini terhambat

Cabuli... Pertama pada 4 September 2008. Terdakwa saat itu memberi korban minum air putih. Entah apa isinya, anak baru gede (ABG) tersebut kemudian mengantuk dan lemas. Setelah itu, terdakwa melampiaskan nafsu bejatnya. Perbuatan terdakwa dilakukan di rumah teman korban di Kelurahan Sumurputri, Telukbetung Utara (TbU). ’’Kedua pada Januari 2009 sebanyak tiga kali,” papar Jensen.

Acad Tidak Tahu Bansos Bermasalah Laporan Abdurrahman Editor: Ade Yunarso BANDARLAMPUNG - Sidang lanjutan dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) pengadaan bahan bangunan untuk 160 rumah miskin di Lampung Utara dan Lampung Tengah kembali digelar. Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjungkarang kemarin, mantan Kepala Dinas Sosial (Kadissos) Provinsi Lampung Drs. Sjachrazad Z.P. hadir untuk memberi kesaksian. Acad –sapaan akrabnya––mengatakan, dirinya tidak tahu proyek bermasalah. Ia baru menyadari setelah kasus mencuat. ’’Berdasar laporan panitia pemeriksaan barang (P2B) dan panitia pelaksana kegiatan (PPK), proyek telah sesuai ketentuan,” terangnya. Adik kandung Gubernur Lampung Drs. Sjachroedin Z.P. itu mengaku diri-

Sambungan dari Hal 21 pada persetujuan mengenai lahan PTPN VII. Persetujuan pembangunan Lampung new city terkesan tarik ulur. Padahal, Pemprov Lampung sudah menyusun masterplan kota baru yang menggunakan tiga alternatif pada site plan kawasan perkantoran pemprov dan DPRD Lampung. Ketiga alternatif yang digunakan tersebut mengandung nilai simbolisasi budaya dan pemaknaan simbolis budaya setempat. Nilai simbolisasi budaya ini akan menjadi corak dan ornamen tersendiri pada perkantoran pemprov dan DPRD Lampung, serta jajaran instansi vertikal seperti polda, korem, dan pengadilan tinggi. Site plan kawasan perkantoran pemprov pada tiga alternatif memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Misalnya, kelebihan alternatif pertama, yakni kaya muatan budaya dan sentralisasi pusat pemerintahan serta area publik berupa alun-alun. (*)

Sambungan dari Hal 21 Terdakwa pernah mengancam agar siswi SMA swasta di Bandarlampung itu menurutinya. Buruh tersebut mengatakan akan mencemarkan nama baik korban. Lantaran takut, Al menuruti keinginan warga Jl. Wolter Mongonsidi, TbU, itu. Namun lamakelamaan, Al tidak tahan. Ia melaporkan perbuatan terdakwa ke polisi yang kemudian menangkap lelaki itu pada Mei 2009. (*)

nya tidak pernah mengecek pelaksanaan proyek dan hanya menerima laporan. ’’Makanya saya berpikir tidak ada masalah dengan proyek itu,” tandas dia. Saksi lainnya yang hadir di persidangan adalah Retinawati, pegawai negeri sipil (PNS) di Dissos Lampung. Dia yang saat itu kepala Bagian Tata Usaha (TU) Dissos Lampung mengaku mengeluarkan surat perintah membayar (SPM). Ini ia lakukan karena tidak mengetahui proyek yang menggunakan dana APBN 2005 senilai Rp580 juta lebih tersebut bermasalah karena diduga belum dilaksanakan seluruhnya. ’’Sebab, dalam laporan berita acara, bantuan itu telah dilaksanakan dan disampaikan kepada masyarakat,” ungkapnya di hadapan majelis hakim yang diketuai Tani Ginting, S.H. dengan anggota Sriwidiastuti, S.H. dan Ristati, S.H. Saksi lainnya, Suratman Adat, menambahkan, dari delapan puluh rumah

yang terdata untuk mendapatkan bansos, hanya sepuluh rumah di Kelurahan Kotaalam, Kotabumi Selatan, Lampura, yang memperolehnya. Dalam persidangan kemarin, jaksa penuntut umum (JPU) Hutamrin, S.H. menghadirkan tujuh saksi yang keterangannya memberatkan terdakwa Lukmansyah. Saksi lain adalah Hasan, Didin, Sirin, dan Kertawani, warga Kotaalam, Kotabumi Selatan, yang menerima bantuan. Seperti diketahui, selain Lukmansyah, dua terdakwa lain dalam kasus ini adalah Darusman yang merupakan rekanan dalam proyek itu beserta Toni Supradi (PPK). Ketiga terdakwa dijerat pasal 2 dan 3 UU No. 31/1999 jo UU No. 20/2001. Yaitu tentang Perubahan atas UU No. 31/ 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat I ke-I KUHP. Mereka diancam pidana maksimal 20 tahun penjara dan denda Rp1 miliar. (*)

Perampok Gagal Jarah 2 Toko Laporan Taufik Wijaya Editor: Ade Yunarso BANDARLAMPUNG - Percobaan perampokan kembali terjadi. Rolling door dua kantor di Jalan Wolter Monginsidi, Tanjungkarang Pusat (TkP), kemarin ditemukan rusak. Masing-masing kantor PT Oto Multiartha (sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang pembiayaan kredit mobil) dan Oke Shop Nokia yang terletak bersebelahan. Kerusakan ini kali pertama ditemukan Ahmad Firdaus Majid (35), sekuriti perusahaan tersebut. Menurutnya, saat ia datang ke kantor pukul 07.20 WIB, rolling door terbuka selebar 50 sentimeter. Saat ia periksa, pintu kantor dari kaca juga rusak. Kantor tersebut jika malam memang tidak ada yang menunggu. Sementara tugas penjagaan dipercayakan pada Agus Santosa (34). Berdasarkan keterangan Hasan –demikian sapaan

Puas... Mereka memakai bahasa Inggris yang menjadi bahasa baku dalam dunia penerbangan. Seusai menjalankan tugasnya, suami Nia (33) ini langsung menyerahkan seluruh tugasnya pada awak ATC yang saat itu bertugas sebagai asistennya, Vidya Lestari Purba. Candra lalu meninggalkan desk control dan menyapa Radar Lampung yang sejak tadi terus memperhatikan gerak-geriknya. Seraya menyalakan sebatang rokok Marlboro putih, Candra mulai menceritakan tugas dan fungsi ATC. Secara sederhana, tugas pokok seorang ATC adalah memantau setiap pergerakan pesawat terbang di suatu wilayah udara tertentu. Baik dalam kondisi normal ataupun abnormal. Dengan kata lain, peran seorang ATC dapat disamakan dengan polisi yang mengatur lalu lintas di jalan raya. Untuk sedikit memberikan gambaran, ada satu film Pushing Tin yang dibintangi Angelina Jolie, John Cusack, dan Billy Bob Thornton. Di film itu digambarkan jelas bagaimana keputusan seorang ATC dapat menentukan keselamatan sebuah penerbangan. Layaknya jalan raya, di udara juga telah dibuat jalur-jalur imajiner khusus untuk rute pesawat. Atau biasa disebut air ways. Untuk wilayah Lampung, jalurjalur ini belum terlalu padat. Namun untuk Jakarta, Makassar, Batam, Bali, dan daerah lain sangat padat. Di sinilah dituntut kemampuan ATC untuk berpikir cepat.

Agus Santosa– kali terakhir ia mengecek kantor pukul 04.00. Saat itu, ia belum melihat kondisi yang janggal. ’’Waktu saya keliling, semua masih aman-aman saja. Saya lalu kembali berkeliling (mengecek kompleks pertokoan lain). Setelah itu sekitar pukul 05.30, saya pulang ke rumah,” ujar warga Kaliawi, TkP, ini. Jika keterangan Hasan ini benar, aksi percobaan perampokan tersebut diperkirakan antara pukul 04.0005.00. Pelaku diperkirakan lebih dari dua orang. Mereka tergolong lihai. Pasalnya, sebuah sistem keamanan yang dipercayakan pada alat bermerek Progard Indolok Security dapat dengan mudah mereka akali. ’’Sebelum masuk, kabel alarm sudah mereka potong sehingga alat tidak bereaksi saat pintu dibobol. Pelaku juga sempat masuk karena pintu ruang tengah terbuka. Untung semua barang berharga disimpan di brankas sehingga tak ada yang hilang,” terang Ahmad. (*)

Sambungan dari Hal 21 Dalam hitungan detik, ATC harus mampu menentukan jalur mana yang akan digunakan sebagai lintasan sebuah pesawat. Pasalnya sederhana. Di udara, pesawat tidak dapat mengerem. Jadi salah perhitungan sedikit saja, antarpesawat dapat tabrakan. Bagi penerbang, keberadaan ATC adalah pertolongan ekstra untuk menambah keamanan. Penerbang dapat meminta bantuan ATC jika terjadi keraguan dalam penerbangan. Misalnya, posisi pesawat pada waktu melakukan pendaratan. Sementara bagi ATC, jika terlihat pesawat melenceng dari arah seharusnya, mereka harus bereaksi. Jika mungkin, sesuai keadaan, menganjurkan untuk go around (gerakan berputar) untuk kemudian mencoba kembali melakukan pendaratan. Tidak heran bila ada yang mengatakan bahwa ATC adalah rekan terdekat penerbang di samping unit-unit yang lain. Karena salah satu kriteria terbang IFR (instrument flight rules) adalah komunikasi antara penerbang dengan ATC secara langsung maupun tidak. Komunikasi ini telah dimulai saat penerbang akan melakukan pendaratan sampai nanti terbang kembali. Sesuai prosedur, penerbang tidak diperkenankan menghidupkan mesin pesawat tanpa izin ATC. Hal ini membuktikan betapa sentralnya peran mereka. ’’Dalam prosedur ATC telah mencakup faktor safety, keteraturan, dan efisiensi. Misalnya izin start engine, ini dilatarbelakangi alasan efisiensi bahan bakar,”

paparnya. Jika penerbang tiba-tiba menghidupkan mesin tanpa seizin ATC, jika nanti kehabisan bahan bakar di tengah jalan, itu menjadi kesalahan penerbang sendiri. Dengan tanggung jawab dan risiko sedemikian besar, tidak heran ATC memiliki tingkat stres tinggi. Guna mencegah external pressure atau lebih dikenal pemicu kecelakaan, ATC harus terbebas dari masalah pribadi maupun lainnya. Urusan keluarga atau harus mengejar jadwal, misalnya, adalah contoh kasus yang memicu keputusan terburu-buru. Sebagai manusia biasa, tekanan bagi awak ATC dapat mempengaruhi keputusan dalam mengatur lalu lintas udara. Karenanya, untuk menjadi ATC tidak mudah. Selain dituntut memiliki pendidikan khusus, di Indonesia ada Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI). Dulu dikenal API (Akademi Penerbangan Indonesia), kemudian berubah menjadi STPI. STPI selama sejarahnya lebih dikenal dengan nama Curug, yang merupakan nama suatu daerah di Tangerang, Banten, tempat STPI berada. Selain segi pendidikan, se-orang ATC juga dituntut memiliki kemampuan analisis dan akademis yang baik. Selain itu, kondisi kesehatan prima. Belum lagi, seperti diungkapkan Kepala Bandara Radin Inten II Drs. Darmadji yang pernah sepuluh tahun menjadi ATC, kemampuan bahasa Inggris. Ini mutlak bagi ATC sebelum yang

bersangkutan memperoleh surat tanda kecakapan personel (STKP), semacam lisensi surat izin mengemudi (SIM). Candra sendiri menjalani pendidikannya sejak 1995-1997. Setelah lulus, ATC biasanya harus bekerja selama dua tahun sebelum bisa menjadi pengatur/ controller atau senior ATC. Setelah lulus, mereka ditempatkan di menara pengatur (tower). ATC harus mendapatkan rating seperti halnya penerbang yang memerlukan tipe rating untuk menerbangkan satu jenis pesawat. ’’Saya baru ditempatkan di Branti pada 1998, artinya sudah sebelas tahun pekerjaan ini saya jalani,” ujarnya. Untuk menunjang pekerjaannya, seorang ATC secara prosedural harus didampingi asisten yang sewaktu-waktu menggantikan peran mereka bila dirasakan kinerja yang bersangkutan kurang optimal. Tugas ATC sebagai controller harus diganti orang lain setiap dua jam sekali. Tujuannya me-refresh ketegangan. Selain asisten, ruang tower dilengkapi master control, alat berbentuk meja yang berisi panel-panel bandara. Seperti panel menghidupkan lampu landasan pacu dan lain-lain. Selain itu, dalam ruangan yang diharuskan memiliki pandangan 360 derajat, terdapat desk control (DC) yang berisi weather display console yang secara on-line memberi informasi cuaca di seputaran bandara. Sehingga dapat langsung diinformasikan pada penerbang manakala diperlukan.

Di alat berbentuk meja dengan ukuran sekitar 1 x 2 meter dan tinggi 1 meter ini terdapat pula crash bell. Fungsinya untuk menyiagakan pemadam kebakaran dan sekuriti di saat darurat. Di sini juga terdapat jam digital berukuran besar dengan angka berwarna merah untuk membantu ATC mengestimasi kedatangan pesawat. Tepat di atas DC terdapat lampu yang dimodifikasi seperti sebuah senjata berukuran besar lengkap dengan pelatuknya. Alat ini disebut gun light yang berfungsi untuk memberi sinyal pada pesawat saat sistem komunikasi yang biasa menggunakan radio berfrekuensi VHF terganggu. Di lampu ini ada suatu mekanisme yang mampu mengatur lampu berubah warna menjadi merah, hijau, dan kuning. Sama seperti lampu lalu lintas, lampu di gun machine juga memiliki arti serupa. Selain itu, dalam keadaan darurat lampu ini dapat digunakan untuk mengirimkan sinyal morse. Perlengkapan pendukung lain adalah teropong binocular untuk mempermudah pantauan langsung. Disinggung mengenai suka dukanya selama menjadi petugas ATC, Candra mengaku banyak sekali yang ia temukan. Namun, arek Suroboyo ini seraya bergurau mengakui dirinya sangat puas manakala pesawat yang dipandunya selamat. ’’Kalau dukanya, paling-paling gak ada waktu libur dan capek naik turun tangga jika mau ke ruangan,” tambahnya. (*)


METROPOLIS

SELASA, 4 AGUSTUS 2009

23

Bukan Sekadar Berita

Densus 88 Amankan Satu Ton Mercon Laporan Wirahadikusumah - Editor: Ade Y. BANDARLAMPUNG - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polda Lampung mengamankan satu ton petasan alias mercon. Bahan peledak (handak) itu diangkut truk yang melintasi Jl. Soekarno-Hatta, Rajabasa, pukul 22.00 WIB Minggu (2/8). Direktur Reserse Kriminal Polda Lampung Kombespol Darmawan Sutawijaya membenarkan hal itu. Kendati demikian, lulusan Akpol tahun 1988 itu mengaku belum mengetahui kronologis penangkapannya. Terpisah, Wakadensus 88 Antiteror Polda Lampung Kompol Anwari menjelaskan, keberadaan truk itu diketahui dari hasil penyelidikan anggotanya. ’’Informasinya, petasan dibawa dari Jakarta menuju Lampung dengan truk,” jelasnya. Polisi saat itu belum mengetahui wilayah kabupaten mana yang menjadi tujuan pemasaran handak tersebut. Namun berkat kegigihan petugas, truk diketahui dan berhasil diamankan. Petasan itu kini diamankan di kantor korps polisi berlambang burung hantu tersebut di Jl. SoekarnoHatta, Labuhandalam, Kedaton. ’’Saya hanya ingat nama pengemudinya Sudirman,” jelas Anwari. Selain Sudirman, terus dia, ada satu lagi penumpang kendaraan. ’’Tapi, saya lupa karena berkasnya ada di kantor,” terang dia. Namun, mereka tidak ditahan. Usai pemeriksaan, keduanya dilepaskan dan hanya dikenai wajib lapor. (*)

Terindikasi Salah Penanganan Laporan Maria Ulfa - Editor: Ary Mistanto BANDARLAMPUNG – Dokter Murdoyo, Sp.A. mengatakan, kematian Dewi Ayu (1,5), pasien gizi buruk asal Kabupaten Pesawaran, kemungkinan disebabkan adanya kelalaian perawat. Namun, ia masih menyelidikinya. Jika salah pemasangan, lanjut Murdoyo, maka cairan tersebut akan lari ke jaringan dan mengakibatkan pembengkakan. Sedangkan apabila infus diberikan terlalu cepat, ini pun mengakibatkan cairan tersebut bakal lari ke jantung. ’’Apalagi si pasien memiliki kelainan jantung. Ya, mungkin saja ada kelalaian. Tapi, saya belum tanyakan langsung ke perawatnya. Besok (hari ini) baru akan saya beri tahu,” katanya ditemui wartawan di ruang Alamanda kemarin. Ia melanjutkan, jika melihat kondisi pasien warga Tugusari Desa Halanganratu, Negerikaton, Kalirejo, Kabupaten Pesawaran, itu ada kemungkinan bertahan. Walaupun dapat bertahan, kondisinya tidak akan kembali tumbuh normal Dijelaskannya, bayi tersebut memiliki kelainan sejak lahir seperti cacat pada bagian telinga, kelainan saraf, dan kakinya kaku. ’’Selain infus, pasien ini diberikan bermacam obat, dan saya tidak tahu obat apa saja karena yang menangani dokter umum,” paparnya kemarin (3/8). (*)

Lintas

FOTO DISKOMINFO LAMPUNG

SIMAK: Wakil Gubernur Lampung M.S. Joko Umar Said saat menghadiri paripurna penyampaian laporan pertanggungjawaban APBD Lampung 2009 kemarin.

Surplus PAD Cuma Rp99 Juta Laporan Segan Petrus S. Editor: Ade Yunarso BANDARLAMPUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengklaim pendapatan tahun lalu surplus. Namun, kenaikan hanya Rp99,67 juta atau Rp1,723 miliar dari target Rp1,623 miliar. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Lampung M.S. Joko Umar Said dalam rapat paripurna penyampaian nota laporan pertanggungjawaban (LPj.) keuangan pelaksanaan APBD Lampung tahun 2008 di ruang sidang DPRD setempat kemarin. Wagub merinci surplus pendapatan antara

lain diperoleh dari kelompok pendapatan asli daerah (PAD) yang meliputi pos pendapatan pajak daerah seperti pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor (PKB-BBNKB); retribusi daerah; dan dana perimbangan pemerintah pusat yang terealisasi Rp817,632 miliar dari target sebesar Rp790,692 miliar. ’’Total realisasi penerimaan PAD Rp891,78 miliar dari target Rp812,84 miliar. Pos pajak daerah memberikan kontribusi terbesar sekitar 86,86 persen dari total penerimaan PAD. Dana perimbangan juga melebihi target sebesar Rp26,94 miliar,” terangnya. Meski begitu, lanjut Joko, anggaran belanja pemprov cukup tinggi dengan jumlah

Rp1,803 miliar. Ia menyatakan, anggaran dihemat sehingga baru terealisasi Rp1,711 miliar. Ia membeberkan, penghematan anggaran bertujuan membiayai pembangunan yang langsung menyentuh rakyat. Sehingga pencapaian pembangunan pada tahun lalu sedikit mengalami kemajuan. Menurutnya, perkembangan pembangunan yang mulai membaik berdasarkan indikator perekonomian daerah seperti PDRB dan inflasi. ’’Nilai PDRB Lampung tahun lalu atas dasar harga konstan untuk migas Rp34,41 triliun dan nonmigas Rp33,95 triliun. Sedangkan, inflasi memperlihatkan tendensi yang terus membaik,” jelas mantan asisten IV

Dibeber di Mabes, BPK, dan KPK Laporan Wirahadikusumah/ Dwi P. Editor: Ary Mistanto

PERISTIWA

Maling Kesiangan Dimassa SAAT warga disibukkan aktivitas pagi hari, Iwan Setiawan (22), warga Jl. Laksamana Malahayati, Pesawahan, Telukbetung Selatan (TbS), malah sibuk merusak teralis rumah Triyanto (34), warga Jalan Hasanudin, Gunungmas, Telukbetung Utara (TbU), Sabtu (1/8) pukul 05.30 WIB. Tak pelak, ia babak belur setelah dipergoki warga. Dari pengakuan tersangka, aksi tersebut dilakukannya seorang diri. Dalam menjalankan aksinya, ia menggunakan sebuah gunting besi untuk merusak teralis agar dapat masuk ke dalam rumah dan menguras barang-barang berharga di dalamnya. Buruh serabutan ini mengaku nekat melakukan aksi pencurian karena dorongan ekonomi. (taufik w./ary m.)

Sakit, Narapidana Tewas MARULI Manurung (25), narapidana Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Wayhui, Lampung Selatan, tewas dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hi. Abdul Moeloek (RSUDAM) Minggu (2/8) pukul 18.00 WIB. Dari hasil viusm, tidak ditemukan adanya tandatanda kekerasan di tubuh napi yang ditahan karena kasus narkoba ini. Napi yang sudah delapan bulan menjalani hukuman itu diduga depresi karena ditinggal pergi oleh istrinya sehingga jatuh sakit. (maria ulfa/ary mistanto)

Bidang Administrasi Pemprov Lampung ini. Secara garis besar, tambah Joko, LPj. keuangan pelaksanaan APBD 2008 terdiri hal-hal yang berkaitan target dan realisasi penerimaan dalam APBD. Lalu penjelasan kepada publik terkait hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Lampung. ’’Ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kami kepada publik,” ujarnya. Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Lampung Indra Karyadi kemarin memulai pembahasan hasil pemeriksaan BPK terhadap penggunaan keuangan APBD tahun 2008. Seluruh fraksi di lembaga legislatif tersebut hari ini (4/8) memberikan pandangannya terhadap LPj. keuangan pemprov. (*)

FOTO DISKOMINFO LAMPUNG

KAMPANYE: Taman Santap Gubernuran dipadati ratusan siswa sekolah dasar di sekitar Telukbetung Utara dan Selatan. Dinas Kelautan dan Perikanan Lampung sedang mengampanyekan makan ikan.

Ayo Budayakan Makan Ikan! Laporan Segan Petrus S. Editor: Ary Mistanto ADA yang berbeda di Taman Santap Gubernuran kemarin pagi. Taman ini dipadati ratusan siswa sekolah dasar (SD) di sekitar Telukbetung Utara (TbU) dan Telukbetung Selatan (TbS). Ternyata, mereka tengah asyik mengikuti acara makan ikan yang digelar Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Lampung. Kepala DKP Lampung Setiato mengatakan, sebanyak 325 ekor ikan yang sudah masak dibagikan kepada para siswa SD. ’’Kegiatan ini bertujuan mengampanyekan kembali minat orang tua siswa dan pelajar agar lebih memprioritaskan konsumsi ikan sebagai lauk sehari-hari,” katanya. Saat ini, lanjut Setiato, daya tarik orang tua dan anak-anak terhadap

ikan masih rendah. Itu dibuktikan dengan rendahnya konsumsi ikan di provinsi ini setiap tahunnya. Secara keseluruhan, realisasi konsumsi ikan di Lampung hanya 26 kilogram per kapita/tahun. Artinya, terus Setiato, masyarakat Lampung yang mengonsumsi ikan satu hari kurang dari satu ons. Ia mengakui daya beli masyarakat terhadap ikan, baik yang berasal dari perairan laut maupun tawar, masih sangat rendah. ’’Kita kalah dengan Jepang yang sudah mengonsumsi ikan sebanyak 60 kilogram per kapita/tahun. Padahal, ikan adalah lauk yang mengandung kesehatan dan kecerdasan bagi anak-anak,” ujar mantan kepala Badan Perwakilan Pemprov di Jakarta ini. Ia memastikan upaya promosi gemar makan ikan dan bazar hasil perikanan untuk mengajak seluruh

elemen masyarakat agar lebih meningkatkan daya beli terhadap ikan. ’’Ke depan, kita juga akan memproduksi ikan yang murah. Contohnya, budi daya ikan gurame dan nila,” tandasnya. Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Lampung juga menggelar lomba masak ikan yang diikuti seluruh pemerintah kabupaten/kota (pemkab/pemkot). Adalah Pemkab Lampung Utara yang menjadi juara pertama pada lomba tersebut. Sedangkan, Pemkab Lampung Barat meraih juara kedua dan Pemkab Mesuji menempati posisi ketiga. Atas hasil tersebut, Pemkab Lampura berhak mewakili Lampung pada lomba masak ikan di tingkat nasional pada akhir tahun ini. ’’Penilaian lomba masak ikan ini meliputi kreativitas, penyajian, penampilan, penguasaan materi, gizi, higienis, dan rasa,” pungkas Setiato. (*)

BANDARLAMPUNG – Penyidikan kasus tindak pidana korupsi penempatan kas daerah Pemkab Lampung Tengah (Lamteng) sebesar Rp28 miliar dan Lampung Timur Rp107 miliar pada BPR Tripanca Setiadana (Bank Tripanca) terus dikebut. Kamis (6/8), Sat. III Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) Direktorat Reserse Kriminal Polda Lampung akan menggelar perkara ini di Bareskrim Mabes Polri. Keesokan harinya, Jumat, dilangsungkan gelar perkara di hadapan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ’’Ketika gelar perkara di Bareskrim dilakukan, di saat yang bersamaan penyidik kita juga akan memeriksa mantan Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (PPKD) Lamteng Herman Hazbullah,” ujarnya. Sedangkan Sekkab Lamteng Musawir Subing diperiksa Jumat (7/8). ’’Pekan lalu kan mereka tidak hadir. Kalau Pak Musawir alasannya sakit, sedangkan Pak Herman Hazbullah karena ada di luar kota,” ujarnya di Mapolda Lampung kemarin. Terpisah, Panitia Khusus (Pansus) Tripanca Gate DPRD Lamtim

akan berkoordinasi dengan Polda Lampung hari ini (4/8). Ketua Pansus Tripanca Gate Umar menjelaskan, koordinasi dengan Polda Lampung tersebut dilakukan guna meminta kejelasan terkait perkembangan penyidikan dugaan penyimpangan penempatan dana APBD 2008. Pansus berharap Polda Lampung mempercepat penyidikan dugaan penyimpangan penempatan kas daerah di BPR Tripanca. Pertimbangannya, selain mengakibatkan kerugian negara, kebijakan penempatan kas daerah di BPR Tripanca juga menyebabkan Lamtim mengalami kesulitan keuangan. Imbasnya, banyak program pembangunan yang semestinya dapat dilaksanakan di tahun ini tidak dapat dianggarkan melalui APBD 2009. ’’Seharusnya, bila dana yang tersimpan di BPR Tripanca dapat digunakan untuk menutupi dana bagi hasil minyak bumi yang mengalami penurunan dari Rp47 miliar menjadi Rp12 miliar,” papar Umar, kemarin. Ditambahkan, kalau memang Polda Lampung belum dapat menuntaskan penyidikan persoalan tersebut karena masih menunggu izin dari presiden untuk meminta keterangan bupati Lamtim, pansus juga berencana berkoordinasi dengan Sekretariat Negara guna mendesak percepatan penerbitan izin tersebut. (*)


METROPOLIS 24

SELASA, 4 AGUSTUS 2009

Bukan Sekadar Berita

DARI KECAMATAN KE KECAMATAN PEMBACA YTH. RUBRIKASI ini disediakan bagi Anda yang ingin menyampaikan peristiwa di lingkungan sekitar. Baik itu berita maupun foto. Diutamakan yang ber-hubungan dengan pelayanan publik. Naskah bisa dikirimkan ke e-mail redaksi @radarlampung.co.id atau arbi_0000@ yahoo.co.id. Bisa juga melalui nomor 07217313000 atas nama Alam Islam.

Pembuatan KTP/KK Tetap Jadi Andalan Laporan Widisandika Editor: Alam Islam BANDARLAMPUNG – Kecamatan yang ada di Bandarlampung siap memberikan pelayanan pada pameran pembangunan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI. Salah satunya dengan memberikan pelayanan pembuatan kartu tanda penduduk dan kartu keluarga (KTP dan KK). Camat Sukabumi Mansi, S.H. mengatakan, selama pameran pembangunan, proses pembuatan KTP/KK yang selama ini dilakukan di kantor kecamatan akan ditambah jamnya. Dengan adanya proses pembuatan KTP/ KK di arena pameran diharapkan dapat membantu masyarakat. Ia mengungkapkan, seperti tahun-tahun sebelumnya, ke-

camatan tak mempunyai stan tersendiri di anjungan Kota Bandarlampung. Karenanya, proses pembuatan KTP/KK menyatu dengan Kantor Disdukcapil Kota Bandarlampung. ’’Selama pameran, kami akan menempatkan staf secara bergantian untuk melakukan pelayanan pembuatan KTP/KK. Bagi mereka yang belum sempat membuat di kantor kecamatan, dapat membuatnya di pameran pembangunan,” terangnya. Disamping berpartisipasi melalui pelayanan pembuatan KTP/ KK pada saat pameran pembangunan, pihak kecamatan melalui Forum Camat juga berencana ikut serta dalam pawai mobil hias. Rencananya, pawai mobil hias menyambut HUT RI itu akan dilangsungkan pada tanggal 9 Agustus dan mengambil rute jalur-jalur protokol kota Bandarlampung. (*)

Sweeping Wajib Pajak Laporan Ary Mistanto Editor: Alam Islam BANDARLAMPUNG – Upaya mendongkrak target pajak bumi dan bangunan (PBB) dilakukan Pemkot Bandarlampung dengan melakukan penagihan door to door. Sebagai langkah awal, kemarin Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (PPKA) memanggil seluruh camat dan lurah. ’’Selama ini target PBB terlalu kecil. Kita melihat ada yang harus dibenahi hingga ke tingkat penagihan kelurahan. Makanya, tim akan kita solidkan,” terang kepala DPPKA Drs. Samsurijal Ari di hadapan seluruh aparatur kecamatan dan kelurahan di ruang tapis berseri. Ia menambahkan, target pajak tahun ini dipatok Rp28,450 miliar untuk se-Kota Bandar-

FOTO ARY MISTANTO

SWEEPING: Penagihan PBB akan dilakukan dengan cara door to door. Hal ini terungkap dalam pertemuan antara camat dan lurah dengan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (PPKA) Bandarlampung kemarin.

lampung. Namun hingga bulan Juni, baru terealisasi Rp2,077 miliar. ’’Ini jauh sekali. Harus ditingkatkan. Utamanya go-lon-

gan masyarakat umum yang masuk dalam kategori kecil,” ujarnya. Samsurijal menambahkan,

dari 13 kecamatan, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama membagi wajib pajak menjadi tiga wilayah. Wilayah pertama mencakup KPP Pratama Kedaton yang meliputi Kecamatan Kedaton, Rajabasa, Tanjungsenang, Sukabumi, dan Sukarame. Di wilayah ini target yang dipatok Rp8,104 miliar, namun terealisasi baru Rp718 juta. Wilayah selanjutnya adalah KPP Pratama Telukbetung yang mencakup Kecamatan Telukbetung Selatan, Telukbetung Utara, Telukbetung Barat, dan Panjang. Di wilayah ini pun sama, target tak tercapai. Dari Rp12,285 miliar baru terealisasi Rp433 juta. Terakhir, KPP Pratama wilayah Tanjungkarang yang mencakup Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Tanjungkarang Timur, Tanjungkarang Barat, dan Kemiling. Tak berbeda jauh, di

Kembangkan Sektor Pariwisata Laporan Widisandika Editor: Alam Islam

Tutup TPS, Maksimalkan Pengambilan dari Rumah Laporan Widisandika Editor: Alam Islam BANDARLAMPUNG – Seluruh tempat pembuangan sampah (TPS) di Kecamatan Sukarame tidak akan difungsikan. TPS tersebut tersebar di tiga titik, yakni TPS Waydadi, Wayhalim Permai, dan Sukarame. Sekretaris Kecamatan Sukarame Asrori mewakili Camat Emil Ryadi mengatakan, penutupan TPS itu akan dilakukan secara bertahap. TPS pertama adalah TPS Waydadi yang telah ditutup sejak satu tahun terakhir. Lalu, menyusul TPS Wayhalim Permai yang dihentikan operasinya pada awal 2009 lalu. ’’Saat ini tinggal penutupan TPS Sukarame yang rencananya akan dilakukan dalam waktu dekat,” terangnya. Pihaknya memperkirakan, penutupan TPS Sukarame akan dilakukan dalam jangka waktu dua pekan ke depan. Nantinya, seluruh TPS di Kecamatan Sukarame tak akan difungsikan sebagai tempat transit sampah.

Asrori mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan kecamatan berencana menutup seluruh TPS. Faktor pertama adalah TPS tersebut telah over kapasitas. Hal ini sebabkan banyaknya pembuangan sampah liar yang masuk ke TPS. Sementara, infrastruktur pengangkut sampah yang dimiliki kecamatan hanya berupa empat buah mobil truk pengangkut sampah. Alhasil, mobil-mobil sampah tersebut harus kerja ekstra dengan berulang kali mengangkuti sampah dari TPS. Faktor kedua adalah lokasi TPS yang tidak strategis. ’’Seperti TPS Sukarame. Itukan dekat puskesmas,” ungkap Asrori. Kemudian faktor terakhir adalah kondisi TPS yang sudah tak layak lagi. Lebih jauh Asrori menuturkan, ke depan, pihak kecamatan merancang suatu sistem pengambilan sampah yang dinilai lebih efektif. Yaitu memaksimalkan pengambilan sampah dari rumah ke rumah. ’’Hal itu yang akan dimaksimalkan nantinya,” terangnya. (*)

lokasi ini target tak tercapai. Dari Rp7,762 miliar terealisasi Rp925 juta. Minimnya pendapatan PBB ini, membuat Asisten III Drs. Ishak memprotes kebijakan KPP Pratama yang melakukan penarikan pajak tanpa memberikan laporannya. ’’Ketika yang kecil-kecil diserahkan ke lurah dan camat. Sementara yang besar-besar ditarik KPP. Ini yang akhirnya simpang siur. Satu tugas yang sama dilakukan dua unit kerja. Mestinya, tim penagih ikut memberikan laporannya,” katanya. Rapat yang dipimpin Sekretaris Kota Sudarno Eddi itu juga sempat berlangsung tegang. Pasalnya, sejumlah camat tak hadir. Tak pelak, ia langsung menegur M. Zein selaku ketua Forum Camat Bandarlampung untuk mengingatkan rekan-rekannya. (*)

FOTO DOKUMEN RADAR

POTENSI: Bila dikelola dengan baik, kawasan TPI Lempasing bisa menjadi potensi wisata yang menarik.

Tempatkan Sembilan Bidan PTT Laporan Widisandika Editor: Alam Islam BANDARLAMPUNG – Sembilan bidan PTT akan ditugaskan membantu pelayanan kesehatan di Kecamatan Tanjungkarang Timur (TkT). Jumlah tersebut rencananya akan ditambah hingga sebelas bidan sesuai dengan jumlah kelurahan yang ada di kecamatan tersebut.

Nantinya, bidan-bidan tersebut akan ditugaskan di pos kesehatan kelurahan (poskeskel) di setiap kelurahan. Mereka berada di bawah koordinasi puskesmas. Ada tiga puskesmas yang menjadi koordinator para bidan, yakni Puskesmas Satelit, Puskesmas Campangraya, dan Puskesmas Kampungsawah. ’’Mereka bertugas memberikan pelayanan kesehatan terhadap warga di setiap poskeskel,”

kata Camat Tanjungkarang Timur Budiman P.M. Menurutnya, penambahan personel tenaga kesehatan bertujuan agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat di tingkat kelurahan yang wilayahnya jauh dari puskesmas. Diharapkan, hal ini akan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Rencananya, para bidan ini akan melakukan pelayanan kesehatan selama satu tahun ke de-

pan. ’’Namun apabila memungkinkan, penugasan para bidan tersebut dapat diperpanjang menjadi tiga tahun lagi,” terang Budiman. Lebih jauh Budiman mengatakan, selama di poskeskel, para bidan akan melakukan pelayanan kesehatan termasuk membantu persalinan dan pemeriksaan kesehatan ibu dan anak. ’’Mereka tetap akan dibantu pihak kelurahan, sehingga pelayanan kesehatan dapat terpantau,” paparnya. (*)

BANDARLAMPUNG – Potensi wisata di Kecamatan Telukbetung Barat (TbB) bisa diandalkan untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD). Sektor pariwisata ini antara lain Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lempasing dan keramat makam Tubagus Yahya yang terletak di Kelurahan Sukamaju. ’’Lempasing itu menyimpan potensi pariwisata. Karena banyak orang yang berkunjung ke tempat itu bukan hanya sekadar membeli,” kata Camat TbB M. Zein. Ditambahkan, pengunjung TPI Lempasing juga terdiri atas warga masyarakat yang ingin bersantai sambil menikmati suasana pantai. Termasuk melihat aktivitas nelayan di tempat tersebut. ’’Bila dikelola dengan baik, TPI Lempasing ini bisa menjadi potensi wisata yang menarik,” katanya seraya mengatakan, pengelolaan Lempasing merupakan wewenang Dinas Kelautan dan Perikanan. Untuk potensi lain seperti makam keramat Tubagus Yahya, M. Zein mengatakan bahwa Pemprov Lampung telah merespons dengan cara melakukan pendataan terkait objek-objek wisata yang ada. ’’Itu bisa masuk kategori objek wisata ziarah,” terangnya. Di samping itu, organisasi kepemudaan juga telah melakukan pendataan terkait keberadaan makam tersebut. (*)


PROOTONOMI SELASA, 4 AGUSTUS 2009

Potensi Alam Kabupaten Pesawaran

Optimalkan Pengelolaan SDA Laporan Agus Suwignyo Editor: Adi Pranoto

GEDONGTATAAN - Kabupaten Pesawaran memiliki letak geografis pada titik 104º 54' sampai dengan 105º 14' bujur timur dan 5º 7' sampai dengan 5º 48' lintang selatan. Pemekaran Kabupaten Lampung Selatan ini memiliki luas 1.173,77 km persegi dengan potensi sumber daya alam (SDA) yang cukup melimpah. Kondisi geografis berada di daerah yang relatif bergelombang. Kemiringan tanah kurang dari enam derajat yang melandai dari arah barat daya ke arah utara

timur laut dengan ketinggian tempat 50–150 m di atas permukaan laut. Tekstur tanah perpaduan lempung dan liat bersruktur granur dan jenis tanah podzolik merah kuning dan sedikit berpasir merupakan potensi yang menanti untuk digarap. Kandungan sumber daya mineral dan energi yang cukup besar ini, seperti disampaikan oleh Pj. Bupati Pesawaran Hi. Djunaidi Djaya, S.H., M.H. akan dimanfaatkan seoptimal mungkin. Sehingga, nantinya dapat benar-benar bermanfaat untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. ’’Dalam pengelolaan itu, pemerintah tak dapat menjalankannya sendiri. Diperlukan si-

nergis pemerintah dan masyarakat untuk menggali dan memanfaatkan potensi SDA,” kata Djunaidi Djaya. Sejumlah potensi pertambangan dan energi (tamben) di Pesawaran berdasarkan akumulasi data-data sekunder penelitian yang terdahulu telah dilakukan antara lain bahan galian golongan A (vital) yaitu potensi batubara di Kecamatan Kedondong. Bahan galian golongan B (strtegis) berupa potensi mangaan dan emas dmp di Kecamatan Kedondong. Untuk bahan galian C, di Pesawaran terdapat 13 jenis yang tersebar di tujuh Kecamatan Kabupaten Pesawaran. Ke-13 ba-

han galian C tersebut antara lain Batu Andesit, Betont, Marmer, Batu Kapur, Zeolit, Silika, Pasir Kuarsa, irtu, Granit, Obsidian, Tanah liat, Breksi Vulkanik, dan Perlit. Termasuk di dalamnya, potensi sumber air yang terbagi atas potensi air bawah tanah dan air permukaan. Potensi air bawah tanah (ABT) dan air Permukaan (AP) cukup melimpah di Kecamatan Gedongtataan, yaitu DAS Way Sekampung dan Das Way Semangka. Pengelolaan tamben diharapkan mampu mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pertambangan. Pada 2009 dari penerimaan sektor

pajak bahan galian Golongan C sebesar Rp100. Karenanya, pengembangan sekaligus pemanfatan SDA tersebut telah menjadi komitmen Distamben. Namun, tetap mengacu pada keseimbangan alam. Di mana dalam pemanfaatannya juga tak semata memandang dari segi ekonomis saja dalam artian tak melakukakn eksploitasi berlebihan. Distamben juga tetap mengedepankan kepentingan generasi yang akan datang dalam pemanfataan SDA di Pesawaran. ’’Jadi sudah melalu kajian dan dukungan database baik pada tahap eksplorasi, studi kelayakan maupun eksplorasi.” (*)

25

POTENSI PERTAMBANGAN DAN ENERGI 1. Batu Andesit - Terletak di Desa Gedunggumenanti, Kecamatan Tegineneng - Luas sekitar lima hektare - Spesifikasi batuan yang berkualitas dapat menunjang kebutuhan mineral/ untuk pembangunan fisik 2. Emas Dmp - Berada di Desa Babakanloak, Kecamatan Kedondong - Saat ini dikelola oleh PT Napal Umbar Picung (NUP) 3. Marmer dan Batu Kapur - Lokasinya berada di Desa Lumbirejo, Kecamatan Negerikaton - Jumlahnya tidak begitu besar 4. Air Bawah Tanah - Suplai terbesar di Kecamatan Gedongtataan, Tegineneng, Padangcermin dan Waylima - Pemanfaatan potensi ini telah dilakukan di antaranya oleh PT Nusantara VII dan PT Multi Lapindo Abadi Lestari Sumber: Distamben Pesawaran

Prioritaskan Masyarakat dan Jaga Lingkungan Laporan Agus Suwignyo Editor: Adi Pranoto

FOTO AGUS SUWIGNYO

TEKAD MAJUKAN PESAWARAN: Pj. Bupati Pesawaran Djunaidi Djaya, S.H., M.H. bertekad memajukan kabupaten yang dipimpinnya. Salah satunya dengan pemanfaatan SDA yang dimiliki secara optimal.

Peran Strategis Distamben dalam Kelola SDA Laporan Agus Suwignyo Editor: Adi Pranoto

GEDONGTATAAN - Sesuai bidang tugasnya, Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) berupaya mengelola potensi SDA. Dengan visi dan misi yang diemban, selain meningkatkan kualitas aparaturnya sekaligus melakukan pembinaan dan penataan wilayah, serta pengawasan terhadap usaha di bidang pertambangan dan energi yang ada di wilayah kabupaten tersebut. Berbagai langkah kini te-

ngah diupayakan sebagai bahan acuan sekaligus pemacu untuk mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki dalam mengimplementasikan visi dan misi tersebut. Menurut Kepala Distamben Pesawaran Drs. Dimyadi Roni, tujuan pembangunan dinas yang dipimpinnya pada 2008– 2013 di antaranya penerapan visi dan misi organisasi dalam mekanisme kerja dan masyarakat. Kemudian meningkatkan kualitas SDM aparatur Distamben melalui pengiriman staf untuk mengikuti Diklat. Serta me-

ningkatkan pembinaan dan penyuluhan kepada para pelaku pertambangan dalam upaya optimalisasi eksploitasi penambangan berwawasan lingkungan. Lalu, meningkatkan kualitas informasi dan data akurat dalam rangka promosi untuk menarik minat di bidang tamben. Distamben memegang peran strategis dalam pengelolaan SDA. Di antaranya melakukan pengembangan eksplorasi eksploitasi sumber daya mineral dan energi nonmigas di luar radio aktif, serta air bawah tanah (ABT). Penetapan serta peman-

faatan sumber daya mineral dan energi nonmigas, nonradio aktif, dan air bawah tanah (ABT). Lalu, Pengawasan terhadap pelaksanaan pertambangan umum. Dikatakannya, sejumlah faktor yang menyebabkan pembangunan usaha pertambangan mempunyai peran dan posisi yang strategis, di antaranya potensi bahan galian dan mineral sebagai SDA banyak terdapat di wilayah Pesawaran yang belum tentu dimiliki daerah-daerah lain merupakan kekayaan alam yang sangat strategis dalam menunjang pembangunan.

Kondisi geologi Pesawaran memiliki potensi sumber daya mineral, khususnya pertambangan umum (bahan galian golongan A, B, dan C) energi (panas bumi), potensi air bawah tanah (ABT), dan air permukaan (AP). Bahkan, dari hasil studi paleotektonik menyebutkan bahwa wilayah Pesawaran merupakan daerah bekas terbentang aktivitas vulkanisme yang memungkinkan terjadinya proses-proses hidrotemal. Proses hidrotemal ini menyebabkan terjadinya aliterasi dan munculnya berbagai bahan mineral (mineral logam). (*)

GEDONGTATAAN – Kalangan DPRD Pesawaran mendukung langkah pemkab setempat dalam upaya pemanfaatan sumber daya alam (SDA) secara maksimal. Wakil rakyat mengingatkan agar pemanfaatan SDA tetap mengacu kepada kepentingan masyarakat dengan memperhatikan kelestarian lingkungan. ’’Pembangunan berorientasi pada kelestarian SDA dan lingkungan. Keterlibatan masyarakat lokal juga menjadi titik tekan yang mesti dikedepankan oleh pelaku usaha di Pesawaran, termasuk di bidang pemanfaatan SDA,” terang Ketua Komisi C DPRD Pesawaran Nurdin. Dikatakan Nurdin, perlu penanganan menyeluruh dan keterlibatan semua pihak dalam mendorong kesinergisan pembanguan berwawasan lingkungan, termasuk dalam pemanfaatan SDA. Hal ini harus mendapat titik tekan mengingat pemanfaatan SDA tak hanya berpikir saat ini, tapi juga jauh ke depan. Menyinggung pemanfaatan potensi alam yang dimiliki Pesawaran, terutama di bidang

pertambangan dan energi, dikatakan oleh politisi asal PAN itu, kabupaten ini cukup kaya. Hanya pihak terkait masih belum maksimal mengolahnya menjadi potensi yang dapat dikedepankan untuk kemajuan Pesawaran. ’’Kami minta Dinas Pertambangan dan Energi dapat memanfaatkan potensi alam ini. Sehingga nantinya dapat benarbenar terkelola untuk kemajuan masyarakat dan pembangunan Pesawaran,” harap Nurdin. Yang tak kalah pentingnya selain pengusaha, elemen masyarakat lainnya juga perlu terlibat di dalamnya. Terutama dalam proses pengawasan yang memiliki porsi yang besar. Begitu juga dalam pengelolaannya, pemberdayan masyarakat lokal juga menjadi penentu keberhasilan dan kelanggengan pengelolan usaha. Yang perlu juga mendapat perhatian adalah soal pertambangan disosialisasikan secara menyeluruh ke lapisan masyarakat. Bahkan pada jajaran pemerintahan sendiri, termasuk kepala Desa. Jangan sampai karena kurangnya pemahaman akan pengetahuan pertambangan menimbulkan konflik di masyarakat dan aparat pemerintahan. (*)

FOTO AGUS SUWIGNYO

PUSAT AWAL: Kantor Dinas Pertambangan dan Energi Pesawaran yang menjadi pusat awal penggarapan potensi SDA.


OPINI

26

SELASA, 4 AGUSTUS 2009

Fenomena Menarik SNM-PTN 2009

TAJUK

Sinyal Kuat Recovery KRISIS finansial global diyakini sudah masuk fase akhir. Tak hanya di Indonesia. Keyakinan itu juga sudah melanda seantero dunia. Indikasinya terlihat dari membaiknya pasar finansial negara-negara maju. Hampir semuanya mencetak level tertinggi baru. Misalnya, indeks harga saham di Bursa Efek New York (NYSE) yang telah kembali di atas 9.000. Padahal, setelah Presiden AS Barrack Obama dilantik, indeks Dow Jones di NYSE sempat terjun ke 6.500-an. Di Asia, indeks saham Nikkei di Jepang dan Hangseng di Hongkong juga telah menembus posisi tertinggi baru. Indeks Nikkei kembali bertengger di atas 10.000 dan Hangseng di atas 20.000. Fenomena serupa terjadi di Eropa, Amerika Selatan, dan negaranegara Asia lainnya. Selain secara makro, secara mikro juga terlihat banyak korporasi yang tak membukukan kerugian. Bahkan, tak sedikit yang angkanya di atas ekspektasi. Dalam laporan keuangan semester pertama yang dipublikasikan, tergambar sejumlah perusahaan raksasa di Amerika dan Jepang mencatat untung besar. Meski tak sebesar sebelum krisis, sudah ada tren peningkatan. Angka pengangguran dan data perumahan di negeri Paman Sam juga menunjukkan perbaikan. Semua itu membawa sentimen positif ke pasar global. Indonesia sendiri termasuk lebih cepat recovery daripada negara lain. Akhir pekan lalu, indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah mencapai titik tertinggi sejak Juli 2008. Kurs rupiah terhadap dolar AS pun sudah kerasan di bawah Rp10.000 per USD. Dua indikator itu setidaknya sudah menggambarkan bahwa fundamental perekonomian nasional kian kukuh. Seperti halnya korporasi global, perusahaan-perusahaan publik di tanah air juga banyak yang membukukan keuntungan besar pada paro pertama tahun ini. Sebut saja perusahaan rokok PT HM Sampoerna Tbk. dan PT Gudang Garam Tbk. Perbankan yang mestinya banyak bersinggungan dengan krisis finansial global pun justru membukukan peningkatan profit yang luar biasa. Sejumlah bank papan atas seperti Bank Mandiri, BRI, BCA, dan BNI berhasil mendulang kenaikan laba signifikan. Sebut saja laporan keuangan BCA semester I 2009 menunjukkan kenaikan laba bersih 35,9 persen, sedangkan profit Bank Mandiri melejit 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kontribusi terbesar pendapatan mereka berasal dari bunga kredit yang notabene dibayar oleh sektor riil. Setidaknya hal ini memperlihatkan bahwa roda dunia usaha masih berputar normal untuk membayar cicilan. Di samping mereka, tak sedikit pula perusahaan lain yang mencatat laba. Apalagi ditambah stabilnya indikator moneter yang diperlihatkan dari suku bunga dan inflasi. Bahkan, pekan ini ada peluang suku bunga acuan BI rate kembali dikoreksi ke 6,5 persen setelah bank sentral melihat inflasi terus melandai. Suku bunga sebesar itu adalah yang terendah sepanjang sejarah. Nah , berangkat dari situlah banyak kalangan yakin krisis segera berlalu. Syaratnya, tak ada kejadian nonekonomi yang mendadak di kemudian hari. Kini tugas akhir di tangan pemerintah agar situasi kondusif itu tertata dan terpelihara. (*)

Ada fenomena menarik dalam seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNM-PTN) 2009 kali ini. Yakni soal perubahan minat, kualitas peserta, dan adanya kekosongan kursi di PTN. Dari sisi peminatan, jurusan kedokteran dan teknik industri (untuk IPA) dan psikologi (untuk IPS) masih menduduki peringkat tertinggi. Jurusan kedokteran favorit, misalnya, kualitas intake yang diterima bila dibuat skala 0–100 adalah minimal di atas nilai 96. Jurusan teknik terpopuler, seperti Teknik Industri ITB, mempunyai kualitas intake minimal di atas 94. SEMENTARA itu, peminat untuk pendidikan guru sekolah dasar (SD) dan peminat ilmu sains murni meningkat tajam. Kualitas nilai dari camaba guru SD dan ilmu sains pun meningkat drastis. Fenomena tersebut bisa menggugah optimisme kita akan peningkatan daya saing kualitas pendidikan dan pengembangan ilmu sains dasar sebagai basis ilmu terapan (teknologi) pada masa mendatang. Adanya peningkatan peminatan dan kualitas di bidang ilmu sains dasar (MIPA) menunjukkan ’’hipotesis awal” bahwa pendidikan ilmu sains di tingkat pendidikan dasar dan menengah (dasmen) telah berjalan baik. Bila kondisi itu mampu dipertahankan, kualitas dan daya saing pendidikan akan semakin baik. Adapun peminatan yang masih rendah adalah jurusan-jurusan yang berhubungan dengan kelautan, perikanan, dan pertanian. Rendahnya peminatan bidang-bidang itu tentu berimplikasi serius pada masa

mendatang. Sebab, isu global warming (pemanasan global) akan berdampak cukup serius tanpa adanya kekuatan ilmu kelautan, perikanan, dan pertanian yang memadai. Dari sisi keseimbangan gender, SNM-PTN kali ini mencatat adanya keseimbangan antara laki-laki dan perempuan pada camaba yang diterima (meningkat 15 persen). Adanya keseimbangan itu meningkatkan indikator pencapaian target sesuai dengan Renstra Dikti 2010–2014. Berikutnya soal kekosongan kursi PTN. Menurut saya, hal itu terjadi karena tiga hal. Pertama, tingginya persaingan pada jurusan favorit sehingga mereka yang sebenarnya nilai ujiannya tinggi (pandai) tidak diterima karena kapasitas kursi yang terbatas. Sebagai contoh, pada jurusan favorit tertentu yang dipilih hanya sebagai pilihan tunggal, ternyata nilai yang tidak diterima berkisar 86–94 (skala 100). Dengan hanya mencantumkan satu pili-

Gb[^ Prof. Ir. PRIYO SUPROBO, M.S., Ph.D. Rektor ITS, Koordinator Penilaian SNM-PTN 2009

han, mereka yang pandai terpaksa menganggur sementara atau masuk PTS yang sesuai dengan minatnya. Kedua, jurusan tersebut memang ’’dianggap” tidak favorit seperti kelautan, perikanan, dan pertanian. Ketiga, adanya fenomena sekitar 42 program studi kosong di IBT (Indonesia bagian timur) yang tidak terpenuhi karena peminat di tempat tersebut memilih PTN di Jawa. Kekosongan kursi PTN tersebut sangat disayangkan, mengingat bahwa biaya bangku PTN lebih murah daripada PTS. Dengan munculnya fenomena-fenomena tersebut, apa yang harus dilakukan? Dengan rendahnya peminatan bidangbidang strategis bagi kepentingan nasional seperti kelautan, perikanan, dan pertanian, harus dicari jalan keluarnya. Satu di antaranya, memberikan suatu

insentif dan inisiatif strategis bagi bidang-bidang tersebut. Insentif dan inisiatif strategis tersebut dengan sendirinya akan meratakan keketatan persaingan dan menaikkan peminatan pada bidang-bidang yang dianggap tidak potensial. Insentif strategis bisa berupa pemberian subsidi dalam bentuk SPP lebih murah bagi bidang-bidang tersebut. Selain itu, riset-riset yang berhubungan dengan ketiga bidang itu perlu dialokasikan lebih besar dalam konteks penanggulangan global warming. Inisiatif strategis bisa berupa pengembangan content dan context bidang tersebut dengan mengemasnya secara lebih baik dari sisi state of the art (kemutakhiran) ilmu pengetahuan tersebut. Misalnya, kelautan bisa dihubungkan dalam konteks pengembangan energi kelautan terbaharukan (ocean engineering), pertanian bisa dikemas dalam bioteknologi (rekayasa genetika). Dengan insentif dan inisiatif strategis, pada akhirnya terjadi keseimbangan pasar. Jurusan favorit akan bergeser seimbang dengan jurusan yang sebelumnya tidak favorit. Dibutuhkan kerja cerdas dan kreatif secara bersama-sama, baik PTN maupun PTS. Untuk memberikan insentif strategis, dana pemerintah sebesar 20 persen untuk alokasi pendidikan tentu tidak menjadi masalah. Sedangkan untuk in-

sentif strategis, solusi rendahnya peminatan tersebut berkaitan juga dengan rendahnya minat kuliah di PTN luar Jawa akibat disparitas penjaminan baku mutu pendidikan. Beberapa insentif strategis yang bisa dilakukan adalah PTN di luar Jawa melakukan double degree dan twinning program dengan PTN favorit di Jawa. Misalnya, kuliah tiga tahun di PTN luar Jawa dan satu tahun di PTN favorit di Jawa yang ijazah kelulusannya diakui oleh kedua institusi pendidikan tersebut. Selain rendahnya peminatan, masalah berikut yang perlu dicarikan solusi adalah camaba pandai (nilainya tinggi) tapi terpaksa tidak diterima karena salah strategi. Jumlah mereka cukup banyak. Beberapa solusi yang bisa ditawarkan adalah membuat seleksi penerimaan gabungan antara PTN dan PTS yang terakreditasi. Dengan demikian, SNMPTN 2011 bisa berubah menjadi bursa SNM- PT 2011. Hal itu akan mengefisienkan kualitas proses seleksi karena sistem transparansi seperti bursa komoditas diterapkan sejak SNM-PTN 2010. Rektor PT, baik PTN maupun PTS, bisa melakukan ’’jual-beli” camaba yang pandai (nilainya bagus) bila tidak diterima di PT pilihannya dengan memberikan tawaran perlakuan khusus, misalnya SPP lebih murah dan insentif lain. (*)

RUANG ini khusus bagi Anda yang berjiwa merdeka. Kirimkan apa pun pendapat Anda tentang apa saja. Baik berupa komentar, kritik, atau saran. Setiap pendapat yang masuk sedapat mungkin tidak akan diedit. Pendapat bisa dikirim lewat surat ke alamat redaksi, fax. di nomor (0721) 789752, e-mail: redaksi@ radarlampung.co.id atau radarlpg@indo.net.id. Sertakan identitas yang masih berlaku. Atau kirimkan Podium Rakyat Anda melalui SMS. Caranya, ketik: POD (Isi Podium). Contoh: POD Mohon pembangunan jalan. Lalu kirim ke No. Matrix: 08154056789. Podium melalui SMS diutamakan yang menyangkut persoalan-persoalan pelayanan publik.

Mohon Pembenahan Jalan Rumah Ibadah KEPADA pihak terkait, mohon pembenahan jalan di dekat tempat ibadah di Jalan Pagar Alam Gg. Mushola, Kelurahan Segalamider, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Bandarlampung. Terima kasih. (08976004980)

Minta Perubahan Nama Kecamatan BAPAKBupati Lampung Timur, kami masyarakat Kecamatan Sekampung Udik mohon diganti namakecamatan kami. Soalnya, kurang pas dengan keadaan yang ada. Terima kasih. (081379821004)

Mohon Introspeksi BAPAK Bupati dan Wakil Bupati Lampung

Deputy General Manager: Ibnu Khalid Pemimpin Redaksi: Suprapto Wakil Pemimpin Redaksi Ade Yunarso, Ismail Komar Redaktur Pelaksana: Nizwar Redaktur Senior: Purna Wirawan, Eko Nugroho Redaktur: E. Sajjah (fotografer)

Utara, terbukti sudah apa yang dikhawatirkan apabila Bapak dilantik. Hal-hal yang dikhawatirkan masyarakat lemah terbukti. Mohon introspeksi. (081379542577)

Menyoal Honorer BUKAN hanya di Pemprov Lampung yang banyak honorer. Di Pemkab Tulangbawang juga banyak. Mohon dirumahkan karena banyak yang belum database dan banyak juga yang tidak ada kerjaan di kantor. (081930152347)

Keluhkan Pekerjaan Jalan Cenderung Asal-asalan BAPAK Bupati dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Waykanan, mohon ditinjau ulang proyek perbaikan jalan di Kampung Srimenanti, Kecamatan Negarabatin. Kami kecewa dengan CV Lensa Dinamika karena pekerjaannya asalasalan. Yang mereka bangun tidak sesuai de-

Asisten Redaktur: Alam Islam, Hendarto, Irwansa Staf Redaksi: Senen, Ary Mistanto, Nurlaila Yanti, Syaiful Amri, Indah Sumaputri, Segan P.S., Dina Puspasari, Wirahadikusumah, Widisandika (Bandarlampung), Muhammad Ma’ruf (Metro), Dwi Prihantono (Lamtim), Kohar Mega (Lampura), Edy Herliansyah,

Agus Suwignyo (Tanggamus), Yusuf A.S. (Tulangbawang), Gede Putu Kristanto (Lamteng), Abdurahman (Lamsel), Hermansyah (Waykanan) Copy Editor: Abdul Karim (Koordinator), Rudy Saputra Sekretaris Redaksi: Masriani Pracetak: Riswadi (Kabag), Ripto Piss, Helmi Jaya, Nopriyadi, Farabi Lincoln, Hendrawan Poerbantara, Wartawan Jawa Pos News Network di luar negeri:

ngan nilai kontrak. (081368123258)

ucapkan terima kasih. Semoga polisi dapat menjadi aparat yang selalu menjadi teladan yang baik bagi warga negara. Terima kasih. (08976060575)

Harapkan Perilaku Aparat Selalu Baik SELAMAT pagi, Pak. Kami warga Indonesia, warga Bandarlampung khususnya, mengucapkan selamat dan terima kasih atas kerja kerasnya dalam pemberantasan kriminalitas di kota ini. Namun, satu hal yang kami kecewakan tentang perilaku oknum polisi yang suka terima mel dengan dalih pelanggaran kendaraan bermotor. Padahal, surat-surat kami lengkap. Apabila kami melanggar, tolong jangan jadikan kelemahan kami itu sebagai sarana kami didenda. Contohnya seperti yang saya dan warga Waykanan alami di daerah Bandarjaya, Lampung Tengah. Kami hanya mohon agar ada pendidikan akhlak yang baik agar oknum polisi berpruilaku kurang baik di jalan-jalan dengan terima mel dididik dengan baik. Atas perhatian dan dan rasa cinta di tanah air Indonesia, kami

Malaysia (Abdul Muis), Hongkong (Dany) Email: redaksi@radarlampung.co.id Homepage: www.radarlampung.co.id Wakil Pemimpin Umum: Abdurrahman Pemimpin Perusahaan: Taswin Hasbullah Wakil Pemimpin Perusahaan: Purna Wirawan Pemasaran: Sanusi Pane (Kabag), Hery, Agus,

Berharap BNI di Kotaagung YTH. Pimpinan Bank Negara Indonesia (BNI) Lampung. Mohon dibuka cabang BNI di Kotaagung, ibu kota Kabupaten Tanggamus. Lebihlebih, sekarang Pringsewu sudah jadi kabupaten sendiri. Terima kasih. (085838288780)

Keluhkan Biaya KTP dan KK di Gisting BAPAK Camat Gisting, Tanggamus, kenapa tanda tangan formulir pembuatan kartu keluarga (KK) dan kartu tanda penduduk (KTP) begitu mahal? Terima kasih. (081369237306)

Bravo Polda Lampung! DUKUNGAN buat jajaran kepolisian daerah Lampung agar tetap senantiasa siaga dan melaksanakan tugas dengan semangat Tribrata-nya. Seluruh masyarakat Lampung mendukung demi terciptanya keamanan dan ketenteraman di negeri ini untuk para petugas yang sedang bekerja. Ingatlah, Tuhan pasti membalas setiap amal perbuatan yang kita lakukan. Jangan ragu melakukan tugas serta kewajiban dan tetap semangat. Bravo Polda Lampung! (08978904125)

Kedaton Medical Center Rawan Motor Hilang BAPAK Kapoltabes Bandarlampung, hampir setiap minggu motor hilang. di Gedungmeneng, tepatnya di Kedaton Medical Center (KMC). Mohon turunkan personel Bapak untuk mengintai dan menyelidikinya. Terima kasih. (085269825822)

Marlinda, Supriyadi, Roby Junasari, Adi Irawan Iklan: Desti Mulyati (Kabag), Leny, Sochib, Adi, Nopy, Aspandar Nasution, dan Falma (Perwakilan Jakarta)

No. Rek. 007.149.0467 BCA Cabang Telukbetung No Rek 0200.721.799 Bank atas nama PT Wahana Semesta Lampung

Event Organizer (EO): Liris Vawina (Kabag) Keuangan: Sarri Octarini (Kabag), Anna Susanti (Kasir), Ipang (Akunting)

Penerbit: PT Wahana Semesta Lampung

Personalia dan Umum: Faradiba (Kabag), Aris, Didik S, Hary, Munadi BNI Cabang Tanjungkarang

Komisaris: Lukman Setiawan, H Mahtum Direktur Utama: Suparno Wonokromo

Komisaris Utama: Alwi Hamu

Direktur: Ardiansyah Percetakan: PT Lampung Intermedia Pencetak: Budi S. (Kabag), Suparman, Z. Arifin, Pujianto, Jenianto, Alim, Joko Alamat: Jalan Sultan Agung No. 18 Kedaton, Bandarlampung, Telp. (0721) 789750782306, Faks. (0721) 789752, 773930 Isi di luar tanggung jawab percetakan.


LAMPUNG RAYA

SELASA, 4 AGUSTUS 2009

Pelabuhan Masih Dijaga Ketat

Gaji Tuminah tak Jelas Laporan Wartawan RNN Editor: Trufi Murdiani CANDIPURO – Janji PT Marcoria Putra sebagai perusahaan yang memberangkatkan Tuminah (26), TKI asal Desa Bumijaya, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan, bekerja ke Arab Saudi untuk memenuhi perjanjian kontrak dan membayarkan sisa gajinya, belum terealisasi. PT Marcoria Putra yang menjanjikan menyelesaikan sisa gaji Tuminah selama sebulan sejak akhir Juni lalu hingga kini belum ada kejelasan. ’’Saat beraudiensi dengan pihak Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dissosnakertrans) Lamsel sebulan lalu, perusahaan itu berjanji akan menyelesaikan gaji Tuminah dalam waktu sebulan. Namun, hingga kini belum ada kabar lagi,” kata Didi, suami Tuminah, di kediamannya, Desa Bumijaya, kemarin (3/8). Ia juga menagih janji PT Marcoria Putra yang akan menanggung asuransi istrinya. ’’Pada audiensi itu, mereka juga mengatakan asuransi akan secepatnya dicairkan. Namun, hingga kini gaji maupun asuransi belum terealisasi,” sesalnya. Ditegaskannya, jika dalam sepekan nanti belum ada kabar dari perusahaan itu mengenai gaji dan asuransi bagi Tuminah, pihaknya mengancam akan melaporkan kepada pihak berwajib. ’’Itu adalah hak istri saya. Jangan sampai beban istri saya yang mengalami penyiksaan fisik di Arab Saudi bertambah dengan adanya kasus ini,” tandasnya. Sementara itu, ketika akan dikonfirmasi mengenai hal tersebut dan ditelepon ke nomor ponsel perwakilan PT Marcoria Putra, meskipun aktif tidak dijawab. Begitu pula dengan Kadissosnakertrans Lamsel Aksa Djamili, S.E., kendati nomor ponselnya aktif tidak menjawab. Sebelumnya diberitakan, pihak PT Marcoria Putra berjanji untuk memenuhi perjanjian kontrak. ’’Kita tengah mengupayakan itu. Mudah-mudahan dalam waktu sebulan, semua permasalahan mengenai gaji yang tidak sesuai dengan kontrak dapat terpenuhi,” kata Pimpinan PT Marcoria Putra Cabang Lampung Nur Asmalena Desi saat beraudiensi dengan Kadissosnakertrans Lamsel Aksa Djamili, S.E., Tuminah, dan Didi di ruang kerja Kadissosnakertrans, Senin (6/7). (*)

JALAN PEKON

DPRD Tinjau Kerusakan KOMISI C DPRD Tanggamus akan meninjau kerusakan jalan di Pekon Talangrejo sebagaimana laporan kepala pekon setempat, Helmi Yusuf. Menurut Helmi, jalan sepanjang ½ setengah kilometer di jantung kabupaten itu rusak parah. ’’Usia jalan sudah 13 tahun dan belum pernah diperbaiki. Karena itu, kami mengharapkan Dinas PU Tanggamus merenovasi jalan ini. Apalagi kerusakannya dimulai dari depan kantor Dinas PU,” ujarnya. Sementara, anggota Komisi C DPRD Tanggamus Ibnu Nizar mengimbau warga agar bersabar. ’’Tunggu saja. Dalam dua pekan ini, kami akan menanyakan kepada instansi terkait apa penyebab rusaknya jalan itu dan kapan direnovasi,” katanya. Belum direnovasinya jalan itu karena keterbatasan dana. (rnn/trufi m.)

TAMBANG ILEGAL

Kejaksaan Mulai Pulbuket KANTOR Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Pringsewu mulai mengumpulkan bukti dan keterangan (pulbuket) terkait kasus penambangan liar di Pekon Panggungrejo, Kecamatan Sukoharjo. Selain pemilik tambang, Camat Sukoharjo D.M. Fitri juga dipanggil untuk dimintai keterangan. Kepala Kacabjari Pringsewu Atik Rusmiati Ambarsari, S.H. didampingi Kasubsi Pidana Umum Koko Erwanto, S.H. dan Kasubsi Intel Sri Astuti, S.H. membenarkan telah mengundang camat Sukoharjo untuk memberikan penjelasan tentang kegiatan penambangan yang dilakukan secara ilegal di wilayahnya. ’’Dari keterangannya, diketahui bahwa para penambang tidak mengantongi izin penambangan resmi yang dikeluarkan dinas terkait. Mereka hanya mengantongi surat izin lingkungan,” kata Atik. (rnn/trufi m.)

27

Lamsel-Tanggamus-Pesawaran-Pringsewu

Laporan Wartawan RNN Editor: Trufi Murdiani BAKAUHENI – Penjagaan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, masih diperketat pasca-pengeboman di Jakarta pada Jumat (17/7). Kendati demikian, hingga kemarin petugas kepolisian belum menemukan barang berbahaya jenis peledak yang dikirim melalui jalur penyeberangan Bakauheni. Sudah dua pekan pengetatan penjagaan dilakukan di pintu keluar-masuk Pelabuhan Bakauheni untuk menutup akses masuk teroris ke Lampung. Namun, pasukan gabungan yang diterjunkan, yakni samapta, satintel, buser, satlantas, dan Densus 88, masih terus melakukan peme-

riksaan terhadap setiap penumpang, baik orang maupun kendaraan di pintu gerbang Pulau Sumatera itu. ’’Sudah dua pekan lebih pemeriksaan di pintu keluar-masuk pelabuhan dilakukan, walaupun belum ada orang-orang yang dicurigai sebagai pelaku bom di kawasan Mega Kuningan, Jakarta,” kata Kepala Polisi KPPP Bakauheni AKP I Made Bayu Sutha, S.I.K. kemarin. Antisipasi penyebaran barang berbahaya melalui jalur laut dan penyelundupan orang-orang juga terus ditingkatkan. ’’Tingkat kewaspadaan harus terus ditingkatkan, walaupun kini suasana sudah mulai tenang. Dengan suasana seperti ini, dikhawatirkan pelaku pengeboman justru mulai berani berkeliaran dan melintas di

Pelabuhan Bakauheni,” katanya. Made mengaku belum dapat memastikan kapan pasukan yang ditugaskan di Pelabuhan Bakauheni ditarik. ’’Kami menunggu perintah Kapolres. Kapan tim gabungan akan ditarik, saya pun belum tahu,” ujarnya. Sejumlah alat pendeteksi bahan terlarang juga masih disiagakan di pintu keluar-masuk pelabuhan. ’’Untuk alat deteksi, kami hanya memaksimalkan alat deteksi yang ada saat ini. Setiap kendaraan dan penumpang yang melintas diperiksa ketat,” katanya. Selain mengantisipasi penyelundupan pelaku bom di Jakarta dan bahan peledak, pemeriksaan juga dilakukan mengantisipasi peredaran narkoba antarpulau (Sumatera–Jawa) namun polisi belum menemukan narkoba. (*)

Pemandian Waypanas Potensial BERPROSPEK

Laporan Wartawan RNN Editor: Trufi Murdiani

FOTO RNN

BARANG BUKTI: Daun ganja kering ini ditemukan dari pelajar sekolah menengah di Kalianda, Lampung Selatan.

Lagi, Pelajar Bawa Narkoba Ditangkap Laporan Wartawan RNN Editor: Trufi Murdiani KALIANDA – Satu lagi pelajar ditangkap karena kedapatan membawa narkoba. RS (16), pelajar salah satu SMA di Kalianda, diciduk Satnarkoba Polres Lampung Selatan pada Minggu (2/8) sekitar pukul 18.15 WIB di rumahnya, Jl. Veteran, Bumiagung, Kecamatan Kalianda. Itu merupakan hasil pengembangan dari penangkapan dua pelajar pembawa narkoba yang ditangkap sebelumnya oleh Satreskrim Polsek Penengahan pada Minggu (2/8) sekitar pukul 00.30 WIB. RS diduga kuat sebagai pengedar narkoba jenis ganja di wilayah Lamsel. Ketika penggerebekan di rumahnya, polisi mengamankan sisa-sisa ganja berupa ranting daun ganja beserta alat pengisapnya. Diduga, daun ganja kering itu sudah habis dijual kepada pembeli di Kalianda. RS yang ditemui di ruang pemeriksaan Satnarkoba Polres Lamsel kemarin mengaku, barang haram itu dibelinya dari seseorang di luar Lamsel

❐ UNIT 2 : KRIS CELL 081272881234, CHANDRA CELL 081379308338; ❐ RAWA JITU : PERDANA CELL 085669669789, EDI CELL 081541449874, JAVAS CELL 081379111611, ILMI CELL 0815408069690; ❐ BANDAR LAMPUNG : F ONE CELL 0721-7522009, VIVA CELL 0721-7542882, PRIMATEL 0721-782890; ❐ METRO : EAZY LINK 0725-42505, WIJAYA KUSUMA 081272222722; ❐ KOTA GAJAH : PERKASA CELL 0811790221

untuk dijual kepada teman-temanya. ’’Ganja itu saya beli dari seseorang untuk saya pakai sendiri dan sebagian saya jual lagi,” katanya. Tersangka lainnya, FP (17) yang juga teman sekolah RS dan tertangkap lebih dahulu bersama AA (16), pelajar SMA di Penengahan, mengaku mendapatkan barang dari RS. FP membeli ganja tersebut Rp20 ribu per paket. ’’Saya baru sekali membeli ganja dari RS dan tidak saya jual lagi karena mau saya pakai sendiri,” akunya. Kasatnarkoba Polres Lamsel AKP Ferizal, S.I.K. mewakili Kapolres AKBP Drs Umar Dani mengatakan, ketiga tersangka pemakai dan pengedar narkoba golongan I jenis ganja yang masih pelajar tetap diperiksa leboh lanjut. Menurutnya, ketiganya akan dijerat UU No. 22/1997 pasal 82 jo 78 tentang Narkoba Golongan I dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. ’’Kasus ini tetap akan kami tindak lanjuti, walaupun para tersangka masih duduk di bangku sekolah menengah. Kini kami sedang melakukan pengembangan lebih dalam tentang pemilik maupun pemasok narkoba jenis ganja itu,” terang Ferizal kemarin. (*)

WONOSOBO – Objek wisata pemandian air panas di Pekon Waypanas, Kecamatan Wonosobo, Tanggamus, sangat potensial. Namun, masih terbengkalai sehingga pengunjung enggan mendatanginya. Terbukti, jalan untuk menuju ke lokasi wisata itu berkelok-kelok, licin, dan terjal. Di kanan-kiri jalan yang belum diaspal itu dipenuhi semak belukar lebat. Warga sekitar mengharapkan Pemkab Tanggamus melalui dinas terkait menge-

Mata air panas di Pekon Waypanas, Kecamatan Wonosobo, Tanggamus, potensial sebagai objek wisata. FOTO RNN

lola tempat wisata tersebut agar pengunjung merasa nyaman. Kepala Pekon Waypanas Idham Kholid mengatakan, objek wisata pemandian air panas sa-

ngat potensial karena didukung kondisi yang menarik seperti air panas yang alami. ’’Itu aset untuk memperoleh PAD ,’’ terangnya kemarin. (*)

PENGUMUMAN PENGADAAN JASA KONSULTANSI Nomor : 600/01/UMUM.29/II.03/PU/TBB/VIII/2009 Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi Kabupaten Tulang Bawang Barat, akan Melaksanakan Pengadaan Jasa Konsultansi dengan Metode Pra Kualifikasi Tahun Anggaran 2009 dengan ketentuan sebagai berikut : Pekerjaan : Pembuatan Masterplan Gedung Perkantoran Bidang : Arsitektur Sub Bidang : Jasa Nasehat / Pra-Desain, Desain danAdministrasi KontrakArsitektural Pagu Dana : Rp 250.000.000,Sumber Dana : APBD Bagi Rekanan yang berminat dapat mendaftar dan mengambil Dokumen Prakualifkasi pada : Tanggal : 5 Agustus 2009 s/d 14 Agustus 2009 (hari kerja) Pukul : 10.00 WIB s/d 13.00 WIB Tempat : Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi Kabupaten Tulang Bawang Barat, JL. Raden Intan Gang PU, Pulung Kencana Tulang Bawang Barat Persyaratan Pendaftaran dan Keterangan lebih rinci dapat dilihat di Papan Pengumuman Di Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi Kabupaten Tulang Bawang Barat, JL. Raden Intan Gang PU, Pulung Kencana Tulang Bawang Barat. Tulang Bawang Barat, 4 Agustus 2009 KETUA PANITIA


LAMPUNG RAYA

28

SELASA, 4 AGUSTUS 2009

Lambar-Lampura-Waykanan-tuba

Mayat Pengojek Ditemukan dalam Karung Laporan Wartawan RNN Editor: Purna Wirawan

BUKITKEMUNING - Warga Dusun Amintapis, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bukitkemuning, Lampung Utara, sekitar pukul 17.00 WIB Minggu (2/8) geger. Mereka menemukan sesosok mayat laki-laki yang telah membusuk di dalam karung plastik dengan posisi tangan dan leher terikat tali tambang. Belakangan diketahui, mayat yang diduga sudah empat hari tersebut bernama Supriadi (24), warga Dusun Talangbindu, Desa Tanjungbaru, Bukitkemuning, yang baru sekitar enam bulan bekerja sebagai tukang ojek. Hal itu diketahui setelah pihak keluarga korban mengenali dari pakaian yang dikenakannya, tanda tali (kendit, Red) yang terikat di pinggang, dan bekas luka di kaki kanan. Hingga berita ini diturunkan, anggota polsek setempat belum

dapat memastikan motif pembunuhan tersebut. Sementara, sepeda motor Yamaha Vega R warna silver BE 5252 JS yang dipakai korban untuk mengojek juga belum diketahui keberadaannya. Kabag Ops Polres Lampura Kompol Riyadi Nugroho didampingi Kapolsek Bukitkemuning AKP Ujang Saad mewakili Kapolres Lampura AKBP Budi Wibowo ketika ditemui di ruang kerjanya mengatakan, mayat Supriadi ditemukan kali pertama oleh anak-anak desa setempat yang sedang mandi di sungai. Anak-anak tersebut awalnya mencium bau tidak sedap. Selanjutnya, mereka mencari tahu dari mana asal bau busuk itu. Setelah diperiksa, ternyata bau busuk itu berasal dari sesosok mayat yang berada di dalam karung plastik. Kemudian, anak-anak itu memberitahukan warga setempat yang langsung melaporkan penemuan itu ke Polsek Bukitkemuning.

Mendapat informasi itu, anggota polsek menuju lokasi dan langsung membawa mayat Supriadi ke Puskesmas Bukitkemuning untuk divisum. ’’Menurut keterangan pihak puskesmas, mayat itu sudah empat hari dalam karung,’’ kata Riyadi. Saat di puskesmas itulah, keluarga korban mengenali dan menjelaskan bahwa mayat tersebut adalah Supriadi yang telah empat hari menghilang. ’’Pihak keluarga mengenali mayat tersebut (Supriadi) dari pakaian yang dikenakannya. Kemudian, setelah divisum, jenazah korban langsung dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan,’’ terang Kabag Ops. Dilanjutkan Riyadi, pihaknya saat ini terus mendalami kasus tersebut. ’’Polisi belum bisa memastikan motif di balik pembunuhan itu karena harus diketahui dahulu kapan dan dengan siapa korban terakhir bertemu,’’ pungkas Riyadi. (*)

FOTO RNN

SHOCK: Subli (55) dan Yuyun (45) memperlihatkan foto Supriyadi yang ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan saat ditemui di rumahnya di Dusun Talangbindu, Bukitkemuning, kemarin.

PEMBEGAL BIDAN

Satu Tersangka Ditembak JAJARAN Kepolisian Sektor Tanjungraya, Kabupaten Mesuji, berhasil menangkap satu dari lima tersangka pembegalan terhadap Hidayati Laila (23), bidan desa yang bertugas di Kampung Bujungburing, Kecamatan Tanjungraya, Mesuji. Dia adalah Edi Putra (28), warga Gunungraya, Kecamatan Pubian, Lampung Tengah. Bahkan, saat ditangkap, tersangka terpaksa dihadiahi timah panas pada kaki kanannya karena mencoba kabur dan melawan dengan menggunakan sebilah badik (sejenis pisau) yang diambilnya dari balik pinggangnya. Kapolres Tuba AKBP Benny Ali, S.I.K., S.H. melalui Kapolsekta Tanjungraya AKP Edi Santoso R. mengatakan peristiwa yang menimpa warga Kampung Bujungburing, Kecamatan Tanjungraya, Mesuji, berlangsung sekitar pukul 06.30 WIB kemarin (3/8). Ketika itu, korban hendak berangkat kerja dari Brabasan menuju Pustu setempat yang terletak di Kampung Bujungburing. Namun di tengah jalan, korban dihadang lima orang yang menggunakan senjata tajam dan senjata api. Karena takut, korban pun langsung menyerahkan motornya begitu saja, sehingga para pelaku dengan leluasa membawa kabur motor Kharisma BE-5787 GT tersebut. (yusuf a.s.)

DUGAAN KORUPSI

Kejari Selamatkan Rp275 Juta SELAMA hampir sepuluh bulan, Kejaksaan Negeri Menggala, Tulangbawang, berhasil mengembalikan uang negara sekitar Rp275 juta. Uang tersebut berasal dari penyelewengan dana Badan Usaha Milik Daerah sebesar Rp230 juta. Selain itu, ditambah Rp45 juta pengembalian uang negara dari Badan Lingkungan Hidup Pemkab Tuba sehingga total Rp275 juta. Kajari Menggala Rustam Gaus, S.H. mengatakan, target dari penyidikan tindak pidana korupsi tersebut adalah pengembalian uang negara, bukan banyaknya orang masuk dalam tahanan. Namun, penahanan perlu dilakukan agar dapat memberikan efek jera terhadap pelaku yang selama ini telah menyalahgunakan wewenangnya. Sementara terkait penyidikan terhadap lima kontraktor yang sedianya dilakukan kemarin, hanya tiga kontraktor yang datang. Sisanya berhalangan hadir karena sakit dan satu di antaranya tengah berada di Bandarlampung untuk suatu keperluan. Karena itulah dalam minggu ini, pihaknya kembali akan melayangkan panggilan kedua kepada dua rekanan tersebut agar penyidikan segera tuntas. (yusuf a.s.)

Dishut Lambar Setengah Hati Laporan Wartawan RNN Editor: Purna Wirawan

BALIKBUKIT - Kepercayaan masyarakat Lampung Barat terhadap kinerja Dinas Kehutanan dan Pengelola Sumber daya Alam (Dishut dan PSDA) setempat dalam mengungkap kasus illegal logging, tampaknya, semakin lama kian berkurang. Ini dikarenakan lambannya instansi itu dalam menangani kasus melanggar hukum tersebut. Bahkan, ada sebagian warga yang menuding dinas ini setengah hati dalam menangani setiap kasus yang ditemukan di lapangan. Seperti halnya penanganan kasus perambahan hutan di Register 9 B Gunungseminung yang melibatkan Sadi bin Karno (43), warga Pekon Lumbok Timur, Kamis (30/7) lalu. Informasi yang dihimpun, kasus illegal logging ini melibatkan Karmadi, peratin Lumbok Barat, Kecamatan Sukau. Namun hingga kemarin, Dishut dan PSDA belum melakukan pemanggilan atau memeriksa peratin dimaksud sehingga menimbulkan pertanyaan sejumlah warga. Bahkan, rencana Dishut dan PSDA bersama tim saksi ahli dari Dishut Provinsi Lampung turun ke lapangan juga batal dengan alasan tidak jelas. ’’Saat ini (kemarin, Red), saya berada di Bandarlampung. Jadi, saya belum tahu apakah tim saksi ahli Dishut provinsi sudah turun ke lapangan atau belum, silakan saja hubungi Rizal,” kata Kasatpolhut Drs. Bambang Irawan mendampingi Kadishut dan PSDA Lambar Ir. Hi. Warsito kepada Radar Lambar

(grup Radar Lampung) kemarin. Dikonfirmasi secara terpisah, salah seorang staf di Dishut dan PSDA Rizal mengatakan, rencana pihaknya bersama tim saksi ahli Dishut provinsi turun lapangan ditunda hingga Rabu (5/8). ’’Itu disebabkan, pihak Dishut provinsi tidak bisa datang karena ada rapat di Bandarlampung,” kilahnya. Mengenai pemeriksaan peratin Pekon Lumbok Barat, kata Rizal, beberapa waktu lalu, pihaknya telah mengajukan permohonan izin pemeriksaan kepada bupati. Namun, izin tersebut hingga kini belum turun. Rencananya besok, pihaknya bersama tim dari provinsi akan turun untuk mengetahui lebih jauh masalah tersebut. ’’Besok ke kantor Dishut saja,” kata Rizal lagi. Dilain pihak, Ketua Komisi B DPRD Sunadi Bastam meminta Dishut dan PSDA betul-betul serius menangani kasus perambahan hutan yang melibatkan peratin itu. Itu penting, jangan sampai membuat kepercayaan masyarakat Lambar terhadap Dishut dan PSDA hilang. Apalagi, informasi yang beredar dikalangan masyarakat bahwa dalam penanganan kasus ini Dishut dan PSDA ada permainan. Sebab, komisi B sudah mendapat informasi bahwa sejumlah kasus illegal logging yang ditangani Dishut selalu diselesaikan dengan uang. ’’Saya minta kepada Dishut supaya serius menangani kasus ini hingga tuntas. Jangan sampai ada permainan dalam penanganan kasus illegal logging yang terjadi di Pekon Lumbok. Apalagi ada upaya untuk menghilangkan barang bukti. (*)

Pencuri Motor Pol. PP Ditangkap Laporan Hermansyah Editor: Purna Wirawan

BLAMBANGANUMPU – Pengejaran yang dilakukan aparat Polsekta Blambanganumpu, Waykanan, membuahkan hasil. Adi Putra bin Tajri (21), warga Oganlima, Lampung Utara, pelaku pencurian sepada motor (curanmor) Yamaha Yupiter Z milik Tono, anggota Pol PP setempat, berhasil diringkus Minggu (2/8) malam. Selain tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti (BB) sepeda motor milik korban. Sekadar diketahui, curanmor itu

dilakukan tersangka Sabtu (1/8) malam lalu. Saat itu, motor diparkir korban di depan rumah seorang kerabatnya di Dusun Liok, Kampung Lembasung. ’’Sekitar pukul 21.00 WIB Sabtu malam minggu lalu, kami mendapatkan laporan di Dusun Liok telah terjadi curanmor. Untuk itu, kami langsung turun melakukan olah TKP sekaligus mengumpulkan keterangan dari tetangga korban. Dari keterangan beberapa warga, kami dapat menyimpulkan siapa pelaku dan ke arah mana mereka membawa motor hasil curiannya itu,” ujar Kasatreskrim Polres Waykanan AKP Hendriansyah,

S.H. mendampingi Kapolres AKBP Lukas Akbar Abriari, S.I.K., M.H., kepada Radar Lampung kemarin. Setelah mengetahui siapa pelaku dan arah pelariannya, pihaknya langsung melakukan pengejaran dan mencari cara yang tepat agar saat ditangkap pelaku tidak dapat lagi mengelak. ’’Sekitar pukul 20.00 WIB Minggu malam, tim gabungan Satreskrim Polres Waykanan dan Polsekta Blambanganumpu berhasil menangkap pelaku di rumahnya di Oganlima lengkap dengan BB sepeda motor milik korban,” tambah Hendriansyah. (*)

PENGUMUMAN PELELANGAN Nomor : 004/PAN-JK/08/2009 Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung akan mengadakan seleksi umum Pengadaan Jasa Konsultansi Bidang Pendidikan Sub bidang Sistem dan Evaluasi Pendidikan dengan sumber dana APBD TA 2009 untuk pekerjaan: Nilai Pagu No Kode Paket Pekerjaan 1. PDMA Pengembangan Design Penjamin Rp. 300.000.000,Mutu Akademik Pendidikan Menegah (SMA) Pendaftaran/Pengambilan Dokumen Prakualifikasi Tanggal : 4 Agustus s/d 13 Agustus 2009 Pukul : 08.30 WIB s/d 12.00 Tempat : Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung A l a m a t : Jl. Amir Hamzah Gotong Royong Bandar Lampung 35119 Persyaratan : 1.Pendaftar adalah direktur atau yang diberi kuasa yang namanya tercantum dalam akte pendirian perusahaan/perubahannya dengan membawa surat kuasa bermaterai Rp.6.000,- dan menyerahkan foto copy KTP pemberi kuasa dan yang diberi kuasa dengan menunjukkan aslinya. 2.Menyerahkan foto copy Akte Pendirian Perusahaan/Perubahan, KTP Direktur, SBU dengan Bidang dan Subbidang dan menunjukkan aslinya. 3.Untuk hal-hal yang belum jelas dapat ditanyakan pada panitia pengadaan. Bandar Lampung, 4 Agustus 2009 Panitia Pengadaan Jasa Konsultansi


LAMPUNG RAYA

SELASA, 4 AGUSTUS 2009

29

Lamteng-Metro-Lamtim

Giliran 4 Santri Darul Uliyah Suspect Flu Babi Laporan Wartawan RNN Editor: Abdurrahman

FOTO ZULKARNAIN

TANAM PERDANA: Bupati Lampung Timur Satono saat penanaman perdana padi nonhibrida di Desa Mandalasari, Matarambaru, kemarin.

KASUS RSUAY

Penahanan Diperpanjang PENAHANAN tersangka dugaan korupsi pembangunan gedung kamar operasi (GKO) Rumah Sakit Umum Ahmad Yani (RSUAY) Kota Metro kembali diperpanjang. Perpanjangan penahanan tersangka dilakukan sejak 1–31 Agustus 2009. Kajari Kota Metro Rio Wilyarto mengatakan, pihaknya meminta perpanjangan penahanan empat tersangka karena hingga kini audit BPKP belum rampung. Sekadar mengingatkan, Ke empat tersangka dalam kasus ini adalah Direktur RSUAY nonaktif Hendarsyah, Direktur PT Sinar Makmur Pratama Suwarso, konsultan pengawas Masykur, dan kuasa direktur PT Sinar Makmur Pratama, Tantowi. (rnn/abdurrahman)

DIARE

Penderita Bertambah PENDERITA diare di Kota Metro meningkat. Pada Mei 2009, jumlah penderita penyakit ini sebanyak 284 orang. Namun, pada akhir Juni 2009 Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Metro mencatat penderita penyakit ini menjadi 358 orang. Dengan demikian, selama satu bulan jumlah penderita diare bertambah 74 orang. Kadiskes Kota Metro Hernowo melalui Kasi Penanggulangan Penyakit Luar Biasa Eko Hendro mengatakan, meningkatnya penyakit diare disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat. ’’Apalagi pada musim kemarau banyak debu bertebangan yang kemudian hinggap di makanan. Ini merupakan salah satu pemicu terjadinya diare,” ungkapnya kepada Radar Metro (grup Radar Lampung) kemarin. (rnn/abdurrahman)

Puluhan Ha Padi Diserang Wereng Laporan RNN/Gede P.K. Editor: Abdurrahman GUNUNGSUGIH – Puluhan hektare (ha) tanaman padi di Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah, terserang hama wereng. Hal ini dapat mengakibatkan petani setempat terancam puso atau gagal panen. Guna mengatasi masalah ini, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (Distan dan TPH) Lamteng sudah menyalurkan sejumlah pestisida kepada para petani untuk mengatasi hama wereng tersebut. Kasi Perlindungan Tanaman Indiranti Oktarini, S.P. mewakili Kadistan dan TPH Lamteng Ir. Zulkifli menjelaskan, pihaknya kini terus melakukan pemantauan terhadap keberadaan OPT (organisme pengganggu tanaman) mulai dari hama tikus hingga wereng. ’’Pada musim kemarau ini, kemunculan hama wereng sangat berpotensi menyerang tanaman padi pada musim gadu. Karena itu, para petani diminta agar terus mewaspadai dan mengantisipasinya,” terangnya kepada Radar Lamteng (grup Radar Lampung) kemarin. Dikatakannya, di samping dapat menggunakan pestisida, hama wereng

juga dapat diatasi dengan menggunakan agens hayati. Yakni memberdayakan musuh alami hama tanaman. Sementara itu, sebelumnya pihaknya juga sudah menyalurkan sejumlah bantuan kepada para petani untuk membasmi hama tikus yang menyerang di sebagian besar kecamatan di Lamteng. Sedikitnya sekitar 750 kilogram belerang, 200-an boks emposan, dan 60 kilogram umpan tikus sudah disalurkan untuk mengatasi lahan pertanian yang terserang hama tikus pada musim gadu 2009. Ia menegaskan, pihaknya juga terus mengantisipasi terjadinya serangan hama tikus di sebagian besar areal pertanian di Lamtenga. ’’Setidaknya, kami akan menyiapkan bantuan berupa belerang, emposan, dan umpan tikus untuk membasmi hama tikus. Untuk mendapatkan bantuan ini, tentunya para petani harus menyertai data luas areal yang terserang hama tikus serta diketahui dari OPT dan unit pelaksana teknis daerah (UPTD) di masing-masing wilayah,” terangnya. Dikatakan, pihaknya juga nantinya meminta bantuan dari Pemprov Lampung jika stok bantuan ini sudah habis. Di samping itu, petani diharapkan agar sejak dini rajin turun ke sawah mengamati tanaman padi yang sudah ditanam. (*)

Satu Ditangkap, Enam Lainnya Buron Laporan Wira H./RNN Editor: Abdurrahman GUNUNGSUGIH – Kerja keras tim gabungan Polda Lampung dan Polres Lampung Tengah mulai membuahkan hasil. Setelah melakukan pengejaran selama empat hari, mereka berhasil meringkus satu dari tujuh kawa-

nan perampok yang membawa kabur mobil truk Toyota Dyna berwarna merah BG 8196 G yang bermuatan delapan ton kopi di Jalinsum Kampung Terbanggibesar, Kecamatan Terbanggibesar, Lamteng, Kamis (30/7). Tersangka yang berhasil dibekuk adalah Amir (23). Warga Dusun Bendosari, Kampung Komering Putih, Kecamatan Gu-

nungsugih, Lamteng, ini berhasil dibekuk Tim Reskrim Polres Lamteng di kediamannya pukul 14.00 WIB kemarin. Selain tersangka, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa mobil Toyota Dyna milik korban Ruslani yang berisi 68 karung seberat delapan ton yang belum sempat dijual para pelaku. ’’Tersangka berhasil dibekuk

setelah petugas melakukan penyelidikan dengan menyisir keberadaannya,” terang Direktur Reserse Kriminal Polda Lampung Kombespol Darmawan Sutawijaya kemarin. Mantan Kapolres Kutai Kertanegara itu menegaskan, pihaknya masih memburu pelaku lainnya. ’’Ini terus kami lakukan untuk menangkapnya,” katanya. (*)

METRO – Serangan penyakit gejala mirip flu babi atau H1N1 di Kota Metro meluas. Setelah menyerang santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darul A’mal (DA) dan Ponpes Roudlotul Quran (RQ) di Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat, kini giliran santri Ponpes Darul Uliyah (DU) yang diserang. Hingga kemarin, tercatat empat santri ponpes yang beralamat di Jl. Satelit, Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur, ini yang jatuh sakit bersamaan. Mereka adalah Isnaeni (16), Desi Asustira (15), Sulitiawati (15), dan Umi (15). Keempatnya langsung dievakuasi ke Ponpes Tuma’ninah Yasin (TY). Selain me-

reka, santri yang jatuh sakit kemarin adalah Gita (15) dari Ponpes RQ. Menurut Rifqi, koordinator kependidikan Ponpes DU, santri bernama Umi mulai sakit sejak dua hari lalu. Namun, hingga kemarin pagi kondisinya belum sembuh. Beberapa santri lain malah ikut tertular. Mereka mengalami demam tinggi lebih dari 38 derajat Celsius dan batuk-batuk. Setelah itu, pihaknya kemudian menghubungi Dinas Kesehatan (Diskes) dan membawa mereka ke Ponpes TY. Di sana, para santri dikompres dan diperiksa kesehatannya oleh petugas medis yang berjaga. ’’Santri kami hanya 32 anak. Namun, yang sakit hanya empat anak itu,” ujar Rifki. Sementara berdasarkan pantauan Radar Metro (grup Radar Lampung), puluhan santri yang

dirawat di Ponpes TY umumnya sudah membaik. Namun, mereka tetap diminta tinggal di ponpes dalam rangka observasi. ’’Kita ingin memastikan mereka sembuh benar,” terang Riri, petugas medis yang berjaga di Ponpes TY. Di lain pihak, Kadiskes Kota Metro Hernowo mengaku belum menerima hasil uji laboratorium dari Puslitbang Depkes untuk mengetahui penyakit yang diderita santri. Hernowo berharap hasil uji laboratorium sudah diketahui minggu ini. ’’Kami tidak dapat memastikan kapan hasil uji laboratorium ini diketahui. Kami sudah berusaha menghubungi, tapi belum juga diketahui hasilnya,” terangnya. Dikatakannya, untuk jumlah santri yang menderita penyakit batuk serta ciri-ciri penyakit flu babi itu kini sebanyak 37 santri. (*)

PENGUMUMAN LELANG UMUM Nomor : 027/30/P/2009 Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, mengadakan pelelangan umum pasca kualifikasi dengan sumber Dana APBD Tahun Anggaran 2009 dengan ketentuan syarat-syarat sebagai berikut : I. Paket Pekerjaan Pengadaan Bibit Kelapa Sawit, Karet, Kakao dan Lada, lokasi Kab. Lampung Utara, Lampung Tengah, Pring Sewu, Way Kanan, Lampung Timur, Lampung Barat, Tanggamus, Pesawaran dan Tulang Bawang. II. Pendaftaran/ Pengambilan Dokumen Lelang 1. Tempat : Kantor Dinas Perkebunan Provinsi Lampung 2. Hari/Tanggal : Rabu-Rabu / 5-12 Agustus 2009 3. Waktu : 09.00 s.d 12.00 WIB III. Penjelasan Pekerjaan (Aanwijzing) 1. Tempat : Kantor Dinas Perkebunan Provinsi Lampung 2. Hari/Tanggal : Selasa / 11 Agustus 2009 3. Waktu : 09.00 sampai selesai. IV. Syarat-syarat 1. Menyerahkan copy Akte Pendirian Perusahaan, dan Perubahannya (bila ada perubahan) dan menunjukkan aslinya. 2. Menyerahkan copy Tanda Regestrasi Usaha Perbenihan (TRUP) yang masih berlaku dan menunjukkan aslinya. 3. Menyerahkan copy Sertifikat Registrasi Perusahaan yang dikeluarkan oleh yang berwenang dan menunjukkan aslinya. 4. Pendaftar adalah Direktur dengan menyerahkan copy KTP dan menunjukkan KTP aslinya 5. Jika pendaftar dikuasakan / Kuasa Direktur (nama pemberi dan penerima kuasa tertera dalam Akte Pendirian Perusahaan/Perubahannya) dengan menyerahkan Surat Kuasa (diatas Kop. Perusahaan yang bermaterai Rp. 6.000,-) dan copy KTP pemberi kuasa dan penerima kuasa dengan memperlihatkan aslinya. 6. Sebelum pendaftaran dan pengambilan Dokumen Lelang, Direktur/Kuasa Direktur penyedia jasa harus menandatangani Pakta Integritas dan di cap stempel perusahaan. V. Pengumuman lebih rinci dapat dilihat pada : Papan Pengumuman Kantor Dinas Perkebunan Provinsi Lampung Jl. Basuki Rahmat No. 8 A Telp. 0721 487865 - 487866 Fax. 487865, Bandar Lampung. Bandar Lampung, 4 Agustus 2009. Panitia Pengadaan Barang/Jasa

PERUMAHAN

BERINGIN RAYA LANGKAPURA Hunian Nyaman di Alam Bebas Banjir TERSEDIA TYPE RUMAH MULAI DARI T.36 - T.45 - T48-T55 - T70 & RUKO

KAMI HADIR JUGA DI PERUMAHAN

“SUKARAJA INDAH” Kec. Gd.Tataan Lampung Selatan

FASILITAS  Lokasi terjangkau angkutan umum  Sarana dan Prasarana lengkap.  Sarana Pendidikan TK-SD-SLTP-SLTA  Lokasi Pasar  Sarana pemakaman umum  Dll.

DP. RINGAN DAPAT DIANGSUR SELAMA MASA PEMBANGUNAN TANPA BUNGA

PT. SINAR WALUYO Perwakilan Lampung Jl. Jend. Sudirman No. 94 Telp. 253800 - 261 371 Rawa Laut Bandar Lampung


PENDIDIKAN

30

SELASA, 4 AGUSTUS 2009

Menuju Masyarakat Cerdas Berkualitas

PAUD RAJAWALI

TK AISYIYAH I

Wajibkan Gurunya Sarjana Laporan Ferdy Kurniawan Ewditor: Abdul Karim

FOTO FERDY KURNIAWAN

FULL BERMAIN: Cara belajar anak-anak didik PAUD Rajawali.

Belajar dengan Permainan Laporan Ferdy Kurniawan Editor: Abdul Karim BANDARLAMPUNG – PAUD Rajawali di Jl. Adisucipto No. 14, Tanjungagung, Tanjungkarang Timur, mengajak anakanak didiknya belajar menggunakan berbagai permainan. Salah satunya, alat permainan edukatif (APE) untuk melatih keterampilan motorik kasar dan halus serta membantu anak belajar banyak hal seperti matematika. Penyelenggara PAUD Rajawali Hasnah Ujang mengatakan, PAUD-nya tersebut membuka dua kelas. Yaitu usia 3 hingga 4 tahun untuk kelompok bermain serta usia 4 hingga 5 tahun untuk anak siap melanjutkan ke pendidikan selanjutnya. Adapun metode yang diberikan pengajar kepada peserta didiknya berorientasi pada prinsipprinsip perkembangan dan kebutuhan anak dengan menggunakan pendekatan tematik kreatif dan inovatif. Termasuk pendidikan agama Islam yang diajarkan sejak usia dini dengan menanam-

kan akhlak yang benar, bermain secara edukatif, dan pengenalan materi dengan praktik langsung seperti salat berjamaah. Beberapa program kegiatan yang dilakukannya mencakup hafalan surat pendek, ayat pilihan seperti ayat kursi, serta praktik salat, wudu, dan iqra. ’’Tujuannya agar peserta didik kami memiliki wawasan yang lebih luas dan mempunyai keseimbangan antara dunia dan akhirat,” ungkapnya. Ia menambahkan, pada usia mereka ini sebenarnya sangat mudah untuk diarahkan. Sehingga, pihaknya pun berupaya memberikan contoh yang baik. Secara tidak langsung, mereka akan mengikuti apa yang dipelajari. ’’Misalnya berdoa sebelum belajar, mengajarkan anak menabung, menolong orang tua di rumah, dan menghormati orang yang lebih tua,” pungkasnya. Harapannya tidak lain agar peserta didik dapat berbakti kepada kedua orang tuanya serta menjadi anak yang cerdas dan berkembang dalam naungan lingkungan yang sehat dan islami. (*)

BANDARLAMPUNG – TK Aisyiyah I merupakan salah satu taman kanak-kanak tertua berlandaskan Islam di Bandarlampung. Karenanya dalam proses pembelajarannya lebih menekankan pada pendidikan agama. Seperti cara bersosialisasi, praktik wudu, salat lima waktu, baca dan tulis Alquran dengan metode iqra, serta hafalan doa sehari-hari dan ayat-ayat pendek Alquran. Menurut Kepala TK Satunah, sejak berdiri tahun 1961 dan kini telah meluluskan 7.306 siswa, TK ini memang berupaya lebih menekankan pendidikan agama. Yaitu dengan menciptakan pendidikan prasekolah yang kondusif, demokratif islami, dan diridai Allah Swt. ’’Itu semua kami lakukan setiap hari. Dengan harapan, sesuai sifat-sifat alaminya, anak-anak tumbuh dengan pe-

nuh keimanan dan ketakwaan,” ungkapnya. Lebih jauh Satunah mengatakan, pendidikan prasekolah (TK) mengalami perkembangan sangat pesat. Itu pula yang berdampak terhadap penurunan jumlah murid selama dua tahun belakangan ini. ’’Sehingga mau tidak mau, kami selaku pihak sekolah juga melakukan perubahan agar tidak ketinggalan dengan yang lainnya dengan cara meningkatkan kualitas guru dalam mengajar,” imbuhnya. Karena itu, para gurunya diwajibkan mengambil pendidikan sarjana pendidikan. ’’Alhamdulillah delapan tenaga pengajar kami pun sudah menyelesaikan sarjananya,” tutur dia. Dampaknya, tahun ini jumlah muridnya mengalami peningkatan. Dari sebelumnya hanya 57 siswa, kini bertambah cukup signifikan. Yakni 94 siswa. TK yang beralamat di Jl. Ikan Lumba-lumba No. 34, Telukbetung Selatan,

FOTO FERDY KURNIAWAN

BERBAUR: Murid-murid TK Aisyiyah bermain bersama.

ini juga mempersiapkan generasi Islam berwawasan modern dengan memperkenalkan dasar bahasa Inggris melalui sistem belajar sambil bermain. Kemudian guna membangkitkan kepekaan jiwa sosial anak, TK ini punya kegiatan

rutin membawa peserta didik berkunjung ke yayasan untuk bakti sosial. ’’Misalnya ke yayasan yatim piatu. Ini juga agar anak-anak didik kami bersyukur karena masih mempunyai keluarga lengkap,” pungkasnya. (*)

PAUD ASY-SYUKRU

Jaga Komunikasi Baik Laporan Ferdy Kurniawan Editor: Abdul Karim BANDARLAMPUNG – Selalu menjaga hubungan baik dengan wali murid. Itulah yang dilakukan PAUD Asy-Syukru setiap saat. Salah satu upayanya, sejak awal ketika masuk tahun ajaran baru, pihak sekolah mengajak wali murid bergabung dengan Persatuan Orang Tua Murid Guru (POMG). Para wali murid pun dilibatkan dalam kegiatan anak-anaknya. Khususnya jika menyangkut kegiatan seperti perlombaan atau melakukan kunjungan ke luar sekolah. ’’Wali murid juga kami jadikan panitia pada acara-acara tersebut. Misalnya ketika mengadakan acara perlombaan 17 Agustus 2009 mendatang atau kunjungan ke tempat wisata,” ujar Sekretaris PAUD Mulyati kemarin (3/8). Ditambahkannya, untuk membina

hubungan baik dalam rangka sama-sama memantau perkembangan peserta didiknya tersebut bukan hanya lewat katakata. Karena itu, PAUD di Jl. P. Diponegoro No. 134/39, Sumurbatu, Telukbetung Utara, ini lebih mengedepankan komunikasi dengan para wali muridnya. ’’Kami juga selalu melakukan komunikasi dengan wali murid tentang perkembangan anaknya selama berada di sekolah. Kemudian memberikan arahan apa yang harus diajarkan kepada anaknya agar dapat berkembang sesuai usianya,” ungkapnya. Tujuannya untuk membentuk dan mengembangkan perilaku positif anak usia dini sehingga siap berkembang dan bersaing di masa mendatang. ’’Karena, sekolah merupakan rumah kedua bagi anak-anak. Sehingga komunikasi antara pihak sekolah dengan wali murid tentang perkembangan anak ketika berada di sekolah juga harus berjalan,” tukasnya. (*)

FOTO FERDY KURNIAWAN

SIMAK DONGENG: Tutor PAUD Asy-Syukru mendongengi murid-muridnya.


SELASA, 4 AGUSTUS 2009

SELASA, 4 AGUSTUS 2009

PRAMUKA

Kemah Jelang Ramadan EMPAT ratus penegak pramuka kemarin (3/8) mengikuti kemah jelang Ramadan di Bumi Perkemahan IAIN Raden Intan Bandarlampung. Mereka terdiri atas siswa SMA sederajat utusan kabupaten/ kota se-Provinsi Lampung. Ketua Kwartir Gerakan Pramuka Lampung Ir. Rachmat Abdullah mengatakan, kemah rutin tahunan tersebut merupakan arena pertemuan bagi penengak pramuka se-Provinsi Lampung. Tujuannya meningkatkan kualitas dan kuantitas pramuka penegak. ’’Sekaligus mempersiapkan mental dan fisik dalam rangka menyongsong bulan suci Ramadan. Ini sejalan tujuan gerakan Pramuka sebagaimana tertuang dalam AD/ART Gerakan Pramuka. Antara lain membentuk kader bangsa dan pembangunan yang beriman dan bertakwa, serta berwawasan ilmu pengetahuan dan teknologi,” terang Rachmat saat membuka kegiatan tersebut. Kader dimaksud, lanjutnya, adalah pribadi yang memiliki sikap dan perilaku positif serta tahan mental, moral, dan spiritual. Bagi insan beragama, ketahanan tersebut dibentuk dan ditumbuhkembangkan melalui pendidikan agama. (abdulkarim)

PENDIDIKAN

31

Menuju Masyarakat Cerdas Berkualitas

Unila-Yokohama University MoU Riset Laporan/Editor: Abdul Karim

FIELDTRIP

FH-UBL Perkaya Wawasan FOTO ABDUL KARIM

FAKULTAS Hukum Universitas Bandar Lampung (FH-UBL) mengunjungi beberapa lembaga/ institusi di Jakarta, Jogjakarta, dan Bali. Di antaranya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Mahkamah Konstitusi (MK), Dirjen HAKI, dan masingmasing pemerintah daerah tiga kota besar tersebut. Itu dalam rangkaian fiedltrip (kunjungan studi) yang diikuti 87 mahasiswa fakultas hukum setempat selama sepuluh hari (2–11/8). ’’Kali pertama yang akan kita kunjungi adalah lembaga pemerintahan seperti KPK, MK, dan Dirjen HAKI,” ujar Dekan Fakultas Hukum UBL Bambang Hartono via rilisnya kemarin (3/8). Bambang mengatakan, kegiatan ini bertujuan memperkaya wawasan dan pengetahuan mahasiswa secara langsung tentang berbagai lembaga/ instansi yang berkaitan disiplin ilmunya. ’’Ini juga agar mahasiswa tidak hanya tahu atau melihat melalui aktivitas dan kegiatan lembaga-lembaga/ instansi tersebut melalui media cetak/elektronik,” tandasnya. Bersamaan, lanjutnya, 67 mahasiswa Magister Manajemen UBL angkatan 36 juga mengadakan kegiatan serupa. Di antara instansi yang dikunjunginya yaitu Dinas Pariwisata Provinsi Denpasar. (ferdy kurniawan/abdul karim)

BUKA PERKEMAHAN: Ketua Kwartir Gerakan Pramuka Lampung Ir. Rachmat Abdullah menyematkan tanda dimulainya perkemahan songsong Ramadan di Bumi Perkemahan IAIN Raden Intan Bandarlampung kemarin (3/8).

BANDARLAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) dan Yokohama University, Jepang, resmi bekerja sama. Itu setelah kedua belah pihak menandatangani memorandum of understanding (MoU)-nya dalam International Seminar on Sustainable Biomass Production and Utilization: Chalenes and Opportunities di Hotel Sheraton Lampung kemarin (3/8). Pihak Unila ditandatangni Rektor Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Haryanto, M.S. langsung. Demikian Yokohama University, oleh rektornya Prof. Dr. Kunio Suzuki. Dalam sambutannya, Kunio berharap bahwa kerja sama tersebut tidak sekadar formalitas. Tetapi bisa benar-benar terea-

lisasi. Karena itu sebagai bukti keseriusannya, Yokohama University menghibahkan seperangkat interaktive multimedia system (IMS). ’’Melalui IMS inilah, Unila dan Yokohama University nantinya bisa berinteraksi secara leluasa. Baik itu dalam perkuliahan maupun presentasi hasil-hasil riset kedua perguruan tinggi,” ujarnya. Menurutnya, Unila adalah perguruan tinggi pertama di dunia yang menerima hibah IMS. Sebab, IMS sendiri merupakan pengembangan video teleconference lebih canggih oleh pakar Yokohama University bekerja sama dengan Sony Corporate yang sebelumnya telah diuji coba di Tiongkok, Keinya, dan Malaysia. ’’Melalui IMS ini, perkuliahan jarak jauh dua negara pun bisa seperti dalam satu ruangan. Bisa benarbenar interaktif,” pungkasnya. (*)

Danardana Tinggalkan KBPL Laporan Segan Petrus S. Editor: Abdul Karim BANDARLAMPUNG – Sejumlah staf Kantor Bahasa Provinsi Lampung (KBPL) kemarin (3/8) berisaktangis. Itu saat prosesi serah-terima jabatan (sertijab) Kepala Kantor Bahasa dari Drs. Agus Sri Danardana, M.Hum. kepada Drs. Muhammad Muis, M.Hum. di aula kantor bahasa setempat. Selama 5,2 tahun pengabdiannya menjadi Kepala Kantor Bahasa Lam-

pung, Danardana memang banyak meninggalkan pesan dan kesan kepada jajarannya. Salah satunya, upaya membangun kantor bahasa di Jl. Beringin, Talang, Telukbetung Selatan, Bandarlampung. ’’Semuanya memang harus terjadi. Ada pertemuan dan ada juga perpisahan. Meski banyak kesan, saya juga masih banyak tugas yang belum tercapai,” katanya kepada harian ini. Danardana menyatakan bahwa salah satu tugas yang belum berhasil dicapainya adalah kerja sama antara kantor bahasa dengan pemerintah

provinsi dan kabupaten/kota se-Lampung. ’’Saya akui kerja sama dengan instansi lain, termasuk pemerintah daerah belum tercapai. Itu karena ada sikap egois,” ungkapnya. Namun begitu, Danardana sudah berpesan kepada kepala Bahasa Lampung baru, Muhammad Muis, agar segera menjajaki kerja sama dengan instansi pemerintahan dan swasta di provinsi ini. ’’Harus diakui, kantor ini tidak dapat berdiri sendiri. Karenanya, kantor ini memang perlu menjalin kerja sama dengan instansi lainnya,” tukasnya. (*)

FOTO ABDUL KARIM

BEBER HASIL RISET: Peneliti dari university Jepang dan beberapa perguruan tinggi tanah air membeber hasil riset dalam seminar internasional di Hotel Sheraton Bandarlampung kemarin (3/8).


SELASA, 4 AGUSTUS 2009

32

Merawat Ponsel Touchscreen PENAMPILAN gaya tidak hanya terlihat dari pakaian yang dikenakan. Aksesori pelengkap seperti anting-anting atau kalung juga menambah cantik penampilan. Tidak hanya itu. Ponsel pun bisa membuat penampilan semakin modis. Kini kian banyak model ponsel yang dikeluarkan produsen. Salah satunya adalah ponsel dengan layar sentuh. Bentuk dan fitur-fitur yang dimiliki membuat ponsel jenis ini banyak dicari. Seperti Ria (17). Gadis manis yang tinggal di Jl. dr. Warsito Gg. Rajabasa 1, Telukbetung Utara, ini mengaku dirinya terlihat makin gaya dengan model ponsel layar sentuh. ’’Ya, mengikuti kecanggihan teknologi saja. Apalagi menggunakan ponsel model ini lebih mudah,” tukasnya.

Hal sama diungkapkan Sisi (21), mahasiswi Sastra Inggris Teknokrat. Menurutnya, kini memang zaman hi-tech. Karena itu, perkembangan teknologi juga harus diikuti. ’’Misalnya ponsel touchscreen. Selain lebih oke, fitur-fitur yang ditawarkan juga lebih lengkap,” aku warga Jl. Sultan Agung Gg. Perdana Jaya No. 29, Wayhalim, ini. Nada sama diungkapkan Nofika (14) dan Fitri (15). Menurut mereka, ada keasyikan tersendiri saat menggunakan ponsel layar sentuh. ’’Kita tinggal sentuh layar, lalu buka menu yang di-

inginkan. Nggak perlu pencet-pencet lagi,” kata mereka. Ungkapan sedikit berbeda disampaikan Dora (25) yang tinggal di Jl. Buton No. 3B, Jagabaya II, Sukarame. Ia tidak memiliki alasan khusus memilih ponsel layar sentuh. Namun, ponsel model ini lebih mudah diaplikasikan. Selain itu, model ponsel tersebut banyak dipakai eksekutif muda ’’Tinggal sentuh menggunakan pensil kecil yang disediakan pada handphone dan tidak harus capek menekan tombol,” kata cewek berkulit putih yang tercatat sebagai mahasiswi ekstensi Fakultas FISIP Unila ’’Walaupun harganya sedikit mahal, dengan fitur handphone yang lengkap saya rasa wajar saja. Ponsel ini seperti komputer mini,” timpal Riski, mahasiswi jurusan ekonomi Darmajaya, ini. (maria ulfa/alam islam).

Model:

Ria Indrayani, Renius Histalessy, Novika Ardila Putri Harahap, Fitri (Model Lampung Manajemen by Edwin)

Foto-Foto: Alam Islam

PONSEL touchscreen menjadi alternatif pilihan sebagai alat komunikasi. Selain terlihat mewah, pengoperasiannya juga mudah. Tapi ingat, layar touchscreen biasanya sangat sensitif. Jika tidak hati-hati, ponsel tersebut akan mudah rusak. Berikut beberapa tip untuk merawat ponsel touchscreen agar tidak cepat rusak dan tahan lama. Biasanya pada ponsel baru, bagian touchscreen sudah dipasang screen protector. Untuk keamanan, sebaiknya screen protector tidak dilepas. Bila screen protector sudah rusak, lebih baik membeli screen protector yang baru dan original. Lebih baik membeli yang sesuai dengan ukuran layar ponsel. Untuk paket pembelian ponsel, biasanya akan disertakan alat untuk menyetuh layar seperti stylus. Pergunakan alat tersebut sebaiknyabaiknya dan jangan sampai hilang atau rusak. Jangan sekali-kali menggunakan benda lain selain stylus untuk menyentuh layar ponsel. Apalagi benda-benda tajam dan runcing. Ini akan mengakibatkan layar tergores dan mudah rusak. Tentunya menurunkan harga jual. Jangan menekan layar terlalu keras, meski menggunakan stylus untuk menyentuh touchscreen ponsel. Ini bertujuan agar tidak meninggalkan bekas di layar. Jangan pernah memasukan ponsel touchscreen ke dalam saku celana atau baju yang ketat. Ini akan mengakibatkan layar tertekan dan mudah tergores. Apabila mau dimasukkan ke saku, sebaiknya memakai pelindung ponsel. (net/alam islam)

RADAR LAMPUNG | Selasa, 4 Agustus 2009  

ePaper RadarLampung

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you