Skip to main content

Media Satya Laskar Pelangi

Page 1

Digital

SABTU

12 NOV 2016

|

4 HALAMAN

Menerangi Bumi Serumpun Sebalai

“Ponsel Itu Sahabat” LAUDYA CYNTHIA BELLA (28) mengungkapkan telepon genggam itu sudah seperti sahabat yang selalu setia mendampinginya kapan dan di mana saja. Pernyataan itu disampaikan ketika berkunjung ke media kompas.com. Ia mengaku, "Smartphone itu udah kayak sahabat, udah kayak jiwa, udah harus yang kemana-mana kita bawa." Pemain film Surga yang Tak Dirindukan ini sampai-sampai mengatakan lebih rela ketinggalan dompet daripada ponsel. Diakui Bella, ia merasa canggung jika tak ditemani oleh "sahabat genggam"-nya itu. Bella mengakui, "Kalau lupa bawa handphone, enggak bawa dompet kan bisa nelepon. Tolong dong ambilin duitnya. Kalau lupa bawa handphone, enggak bisa ngapa-ngapain." Ketika lupa membawa ponsel, Bella pasti berusaha untuk mengambilnya lagi. "Balik lagi. Puter balik. Kalau ketinggalan puter balik, ambil lagi di rumah. Pasti inget ya. 'Eh handphone, handphone' he-he-he," kata dara kelahiran Surabaya 24 Februari 1988 itu. Ada tiga hal penting dan paling diperhatikan oleh artis peran Laudya Cynthia Bella (28) dalam memilih ponsel.Yang pertama adalah kameranya. Ia membutuhkan kamera dengan resolusi bagus ketika pergi ke luar kota atau luar negeri, baik untuk kepentingan pribadi ataupun pekerjaan. “Kayaknya sangat sayang sekali kalau kamera aku kurang bagus, aku bawa pergi keluar. Jadi aku harus pilih kameranya bagus, yang fotonya juga nanti makin bagus. Buat di-posting di Instagram juga cantik," kata Bella. Kedua adalah kemampuan baterai telepon genggam itu. Dengan aktivitasnya yang padat dan mobilitas yang tinggi, ia membutuhkan ponsel yang tahan lama. Bella tak cuma memanfaatkan fitur kameranya, tetapi juga media sosial atau aplikasi pesan singkat yang banyak menyerap daya baterai. "Aku untuk nyimpen dokumen, untuk notesnya itu kepakai sekali untuk nyimpen apapun yang harus aku lakukan dan inget. Kalendernya juga aku pake karena ada google calender, bisa nge-blast schedule. Pasti ya WhatsApp, LINE, SMS," tambah Bella. (kcm/*)

Jokowi dan Sri Mulyani soal Target Ekonomi

Jangan Ditepuki, Target Peringkat 40 PRESIDEN JOKO WIDODO menyampaikan kondisi perekonomian yang terjadi di Indonesia dan meminta kepada segenap pihak terutama investor untuk yakin kendati kenaikannya masih tersendat-sendat. Jokowi menegaskan, "Kita patut optimistis walaupun ini naiknya sedikit-sedikit, pada triwulan satu 4,94 persen, triwulan kedua pada posisi 5,18 persen. Triwulan tiga yang diumumkan dua hari lalu ada di 5,02 persen dan harapannya di triwulan empat nanti bisa 5,1 atau 5,2 persen.". Jokowi menyimpulkan, optimisme pertumbuhan ekonomi saat ini masih ada dan harus terus dipelihara karena pada kondisi bersamaan ekonomi negara lain justru turun. Optimisme Jokowi itu disampaikan saat resmikan gelaran Indonesia Infrastructure Week (IIW) 2016 di Jakarta Convention Center (JCC), beberapa hari lalu. Hal kedua yang disampaikan Jokowi dalam sambutannya adalah terkait kemudahan dalam melakukan bisnis di Indonesia. Dia menuturkan bahwa posisi Indonesia untuk kemudahan melakukan bisnis dua tahun lalu menempati peringkat 120 dunia. Level ini kemudian naik menjadi ke-109 pada 2015 dan saat ini mulai membaik dengan menempati peringkat ke-91. Raihan tersebut sontak mendapat tepukan meriah dari hadirin yang datang ke acara pembukaan IIW 2016. Melihat hal tersebut, Jokowi lantas meminta para hadirin untuk tidak bertepuk tangan dan berpuas hati. Jokowi kembali menandaskan, "Jangan ditepuki dulu karena target saya di peringkat ke-40 supaya tidak tertinggal jauh dari Singapura, Malaysia, dan Thailand. Kita masih ke-91, sedangkan Singapura ke-2, Malaysia ke-23, dan Thailand ke-46. Ini PR yang harus dikejar." Gelaran IIW 2016 sendiri diharapkan Jokowi mampu menghadirkan realisasi transaksi antara swasta, baik dalam maupun luar

negeri, untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan infras- hingga kuartal III ini dinilai cukup baik, meski dari sisi truktur di Indonesia. belanja pemerintah mengalami pelemahan. Oleh karena Pasalnya, anggaran pendapatan belanja negara (APBN) itu, pemerintah masih memiliki cukup anggaran untuk yang ada diakui Jokowi hanya Rp 1.500 triliun dalam lima mendanai aktivitas hingga akhir tahun. tahun, sedangkan kebutuhan anggaran untuk pembangunan "Kita memiliki cash yang muncul September lalu, infrastruktur mencapai Rp 5.500 triliun. cukup untuk mendanai aktivitas Oktober ini. Pada No"Artinya ada kekurangan 75 persen dan ini yang bisa vember dan Desember, terutama penerimaan cukai akan mengisinya swasta dengan skema-skema yang kita tawar- meningkat," ujarnya. kan ke dunia usaha," tambahnya. Sri Mulyani menambahkan, sampai akhir tahun ini, IIW 2016 merupakan ajang pertemuan para pemangku pemerintah juga masih akan menerbitkan surat berharga kepentingan di bidang infrastruktur terbesar di Indonesia. negara (SBN) untuk pendanaan 2016 sekitar Rp 98,7 triPerhelatan yang akan menghadirkan pameran Konstruksi liun. Menurutnya, pemerintah hingga akhir tahun masih Indonesia, The Big 5 Construct Indonesia, Indonesia In- memiliki opsi untuk melakukan prefunding domestik. ternasional Infrastructure Conference & Exhibition, Expo "Kita akan terus memantau kondisi pasar bond atau Comm Indonesia, dan Airport Security Indonesia tidak surat berharga dalam dan luar negeri. Kami koordinasi saja memamerkan berbagai proyek, produk, dan teknologi dengan BI untuk melihat jumlah likuiditas yang ada," terkait infrastruktur, tetapi juga mendiskusikan tantangan tandasnya. (kcm) dan peluang yang ada. “Event ini memberikan kesempatan bagi para calon investor, pemilik dana, dan institusi keuangan untuk mengenal dan menangkap peluang yang ada di bidang pembangunan infrastruktur,” ujar CEO Infrastructure Asia Alan Solow. Konferensi dan pameran ini diikuti lebHal 2 ih dari 600 peserta yang berasal lebih dari 37 negara, 2.002 pembicara, dan 1.600 delegasi yang akan mendiskusikan isu-isu infrastruktur Hal 4 nasional penting, sekaligus tantangan dan solusi yang dapat mempercepat agenda infrastruktur

INDEX

Strategi Sri Mulyani Sementara Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan meningkatkan belanja kementerian dan lembaga (K/L), baik di pusat maupun daerah. Upaya tersebut dilakukan agar pertumbuhan ekonomi Indonesia pada akhir 2016 bisa mencapai 5,1 persen. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengatakan, hingga akhir tahun, belanja negara, baik pusat maupun daerah, akan mencapai 96 persen dari target atau sekitar Rp 600,6 triliun. Sementara itu, penerimaannya diperkirakan hingga akhir tahun akan mencapai Rp 486,1 triliun. "Untuk penerimaannya, kita memperkirakan berdasarkan estimasi shortfall yang masih sama Rp 219 triliun, maka penerimaan dari seluruh pendapatan dalam negeri Rp 486,1 triliun. Jadi total operasi fiskal kita netto Rp 224,5 triliun," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (10/11/2016) malam. Di sisi lain, penerimaan yang berasal dari program pengampunan pajak (tax amnesty)


2

EKONOMI BISNIS

SABTU

Momentum Hari Lajang 2016

Alibaba Raup Keuntungan Rp66 T Dalam Sejam JAKARTA, LASPELAHanya dalam waktu satu jam, perusahaan internet raksasa e-commerce Alibaba meraup nilai transaksi hingga US$5 miliar atau setara Rp66 triliun pada perayaan Hari Lajang yang jatuh pada Jumat, 11 November 2016 kemarin. Perolehan itu 30 persen lebih banyak dibanding nilai transaksi satu jam pertama di Hari Lajang tahun lalu. "Pada 2013 lalu, 35 miliar yuan (Rp66 triliun) adalah nilai transaksi total selama satu hari, sekarang kita bisa memperolehnya dalam satu jam saja," ujar CEO Alibaba, Daniel Zhang, seperti dikutip Reuters. Hari Lajang yang ditandai dengan angka 11-11 di kalender merupakan ajang belanja terbesar di China yang dirayakan 24 jam tanpa henti. Pertama

Peningkatan penjualan di Hari Lajang tahun ini diperkirakan bakal mengangkat nilai penjualan Alibaba pada kuartal 3 setelah pendapatan mereka naik 55 persen di kuartal sebelumnya. Pencapaian itu akan menenggelamkan prediksi sejumlah analis. Hari Lajang yang resmi berlangsung tepat tengah malam dimulai dengan merilis kloter pre-order yang kerap dilakukan pelanggan untuk menghindari kehabisan stok. Tak heran hanya dalam lima menit, nilai transaksi yang masuk ke kas Alibaba bisa mencapai miliaran dolar AS. kali diperkenalkan pada 2009, ajang ini menjadi tolak ukur performa Alibaba dan menjadi petunjuk perubahan tren belanja online masyarakat China. Ajang belanja besar-besaran ini juga menunjukkan bah-

wa ponsel adalah medium belanja utama bagi masyarakat China. Penjualan Alibaba tahun lalu tercatat sekitar 84 persen transaksi dalam dua jam pertama dilakukan via ponsel dan tablet.

Soal Elpiji Oplosan, Disperindag Babel Intensifkan Pengawasan PA N G K A L P I N A N G , LASPELA -Pengoplosan gas elpiji ilegal masih marak dilakukan perusahaan, distributor maupun pangkalan gas yang ada di wilayah Bangka Belitung. Pengoplosan tersebut dilakukan mulai dari gas elpiji 3 kg hingga tabung yang 12 kg. "Pengoplosan tabung gas ini masih banyak terjadi di sini, mengenai jumlah pasti belum diketahui," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Babel, Yuliswan, di ruang kerjanya, Jumat (11/11) kemarin. Ia mengatakan, pengawasan terhadap para distributor dan pangkalan ini akan dilakukan dengan rutin dan intensif. Hal tersebut sudah sangat meresah-

kan masyarakat umum. Permainan yang dilakukan sangat terstruktur dan rapi. "Kami akan intensifkan untuk mengawasi masalah ini (oplos elpiji-red) ke distributor dan pangkalan gas. Ini sangat merugikan kita semua, harus segera ditindak," tegasnya. Yuliswan lantas menghimbau masyarakat apabila ada hal-hal yang mencurigakan yang dilakukan distributor atau pangkalan gas, segera laporkan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Babel dan Kepolisian. "Kalau ditemukan indikasi pengoplosan, segera berikan laporan kepada kami. Kami akan menindak tegas bersama aparat kepolisian mengenai kegiatan itu," tegasnya. Distributor dan pangkalan gas yang resmi dari Pertamina men-

jual gas elpiji sudah ada hitungan mengenai keuntungannya. Misalkan, tabung gas 3 kg harga sebesar Rp 20.000/tabung dioplos ke 12 Kg butuh 4 tabung yakni sebesar Rp 80.000 modalnya, terus dijual dengan harga Rp 160.000 /tabung 12 kg. Jadi, untungnya hampir 100 persen. "Praktik ini sangat merugikan masyarakat dan sudah meresahkan," tuturnya. Menurut Yuliswan, pelaku dalam praktik pengoplosan elpiji telah melanggar peraturan perundang-undangan yang ada dan mengenai ancaman hukuman pidananya sangat berat. "Atas perbuatannya, para pelaku bisa dijerat dengan pidana yakni tentang UU No. 22 Tahun 2011 tentang minyak gas dan bumi, UU No. 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen," terangnya. (ar)

Adu Diskon Namun Alibaba bukanlah satu-satunya perusahaan e-commerce yang panen untung di Hari Lajang. JD.com, rival utama Alibaba di China, dan sejumlah perusahaan lain ikut ambil bagian di hari besar

itu. Mereka adu sikut dengan menawarkan diskon besar untuk menarik pelanggan. Di sisi lain, ketatnya kompetisi di Hari Lajang menimbulkan dampak negatif. Tayangan iklan palsu dan statistik rekaan jadi pemandangan normal di masa-masa promosi jelang Hari Lajang di China. Hal itu menimbulkan kekhawatiran dari pihak regulator China. Pekan ini pemerintah China baru saja memperingatkan situs belanja online untuk tidak membuat strategi penjualan yang melanggar ketentuan. Sebelumnya, komisi persaingan usaha Amerika Serikat (SEC) baru memeriksa Alibaba mengenai skema penulisan laporan penjualan di Hari Lajang. Alibaba berusaha meredakan kecurigaan dengan menyebut penyelidikan oleh SEC itu tidak berkaitan dengan pelanggaran hukum apa pun. (cnni)

12 NOV 2016


SABTU

POLITIK DAMAI

12 NOV 2016

3

Rayakan HUT ke-5 NasDem

Paloh: Tugas Partai Mengedukasi Masyarakat JAKARTA, LASPELAKEWENANGAN besar partai politik dalam konstitusi jangan hanya dimaknai untuk mengurusi pencalonan pemimpin nasional dan kepala daerah. Partai politik seharusnya menjalankan pula tugas pendidikan kepada masyarakat agar mengetahui hak dan kewajibannya dalam berdemokrasi. Demikian pidato politik Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dalam peringatan HUT ke-5 Partai NasDem di Jakarta, Jumat (11/11) kemarin. "Bukan sekadar soal hak privilese untuk memilih presiden, wakil presiden, gubernur, bupati, wali kota, membuat UU, dan mengubah UU. Memang itu tugas dan hak privilese par-

pol. Namun, ada lagi tugas lebih mulia yang tidak kalah penting dan strategis, yakni bertanggung jawab dalam pendidikan politik dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Ini tugas paling mulia," kata Surya Paloh. Surya melanjutkan, dalam menjalankan misi restorasi dan gerakan perubahan selama ini, pihaknya berpegang kepada Pancasila sebagai dasar negara. Idoelogi negara ini, disebutnya berperan sebagai pemersatu. "Karena itu, ketika Pancasila sebagai ideologi kebangsaan ditinggalkan, tidak mendapat penghormatan layaknya di bumi Pancasila, NasDem harus bangkit Saudara-Saudaraku. Ini misi kita," tegas Surya. Salah satu fenomena yang juga disorot Surya dalam pidato politiknya ialah tentang keseimbangan dalam menjalankan

hak dan kewajiban dalam berdemokrasi. Utamanya, dalam kebebasan berpendapat. Surya meminta hal itu dijalankan dengan melaksanakan pula kewajiban demokrasi. "Demokrasi bisa memberikan faedah dan manfaat kepada kita semua sebagai satu bangsa apabila ada kesadaran penuh dalam menjalankan demokrasi. Kesadaran yang penuh, bukan yang setengah-setengah," tandas Surya. Dalam peringatan HUT ke-5 Partai NasDem yang berlangsung sederhana, Surya memotong tumpeng dengan didampingi oleh anggota Majelis Tinggi Partai NasDem Lestari Moerdijat dan Karli Boenjamin serta Ketua Mahkamah Partai NasDem, Saur Hutabarat. (mi/*)

POLITIC

Pungli Layanan e-KTP di Kecamatan

Kemendagri Minta Pemda Tindak Tegas JAKARTA, LASPELA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta agar pihak pemerintah daerah (Pemda) dalam hal ini para bupati dan walikota bisa tegas menindak oknum kecamatan yang melakukan pungutan liar (pungli) dalam pelayanan KTP elektronik (e-KTP). Hal itu disebutkan Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, Zudan Arief Fakhrulloh saat dihubungi, Jumat (11/11). Menurut dia, untuk menindak petugas di kecamatan, itu menjadi kewenangan dari kepala daerah, karena mereka bagian dari SKPD. “Namun kalau untuk petugas di dinas dukcapil, Kemendagri punya kewenangan buat memberikan tindakan. Bisa langsung kami pecat, seperti di Batam kemarin,” kata Zudan. Sedangkan untuk para oknum pelaku pungli di tingkat RT/RW, kata dia tak bisa juga diawasi langsung pemerintah. Apalagi harus ada sanksi administrasi kepada mereka. Solusi dari Kemendagri adalah mendorong daerah melakukan percepatan pelayanan data kependudukan. Dia mengatakan, saat ini pemerintah tengah mengupayakan program salam 30 menit dan salam 10 menit. Itu untuk pelayanan data dalam ben-

tuk akte kelahiran, kematian, nikah, dan kartu keluarga. Sedangkan untuk e-KTP ditarget bisa selesai maksimal 1 hari. “Kalau mau cepat untuk urus e-KTP, memang sebaiknya dilakukan di dinas kabupaten/ kota, bukan di kecamatan. Nantinya, bila sudah cepat, maka tidak ada lagi pungli,” ujar dia. Daftar dari Rumah Terkait masalah antrian, kata dia pihaknya akan mencoba menerapkan sistem seperti di Kota Bandung. Dengan begitu, masyarakat tak perlu menunggu lama untuk mengurus administrasi kependudukannya. Bisa tanya lebih awal kapan waktunya untuk dilayani. “Jadi daftar dari rumah. Lalu dapat nomor antrian dan jam berapa ke kantornya akan diinformasikan. Jadi tak harus mengantre,” kata Zudan. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo saat di Kabupaten Grobokan juga meminta agar pemda memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk soal data kependudukan yakni e-KTP. Namun masyarakat juga diimbau untuk aktif mengurus administrasi kependudukannya. Pemerintah melalui Kemendagri juga tengah mengupayakan adanya pencetakan e-KTP di tiap-tiap kecamatan. Dengan begitu, tak perlu lagi masyarakat harus mendatangi dinas dukcapil daerah untuk merekam data. Dan prosesnya juga lebih cepat ke depannya. (kdn)

Wacana Pemekaran Bangka Utara Kembali Mencuat KELUHAN warga terkait kejelasan pembentukan Bangka Utara menjadi daerah otonom tidak bergaung lagi. Janji-janji untuk pemekaran wilayah sampai sekarang belum ada titik terangnya. Demikian curhatan warga Desa Kampung Sunda, Belinyu Kabupaten Bangka kepada wartawan LAS PELA. Pernyataan warga yang menolak disebutkan namanya tersebut merupakan wujud kekecewaan dirinya karena Belinyu yang tertinggal kerap dimanfaatkan para paslon di 'Musim' kampanye Pilkada, dengan janji politik pemekaran Belinyu menjadi Kabupaten Bangka Utara. Namun hal itu hingga sekarang terwujud. "Dulu setiap mau ada Pilkada pasti ada yang janji-janji akan mekarkan Bangka Utara, tapi gak dipenuhi. Bukan hanya saya yang kesal tapi banyak masyarakat Belinyu. Mana bukti Bangka Utara? Bilangnya Belinyu akan maju," keluhnya. Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dapil Kabupaten Bangka, Aksan Visyawan menilai, tertinggalnya Belinyu imbas dari tidak dimekarkannya Bang-

ka Utara saat pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Harusnya, kata "Wong" Belinyu ini, daerah paling utara di Pulau Bangka ini akan menjadi daerah yang maju, jika saat pembentukan provinsi 16 tahun lalu itu Belinyu sudah dimekarkan. "Mengapa itu bisa terjadi karena pengambilan keputusan zaman pemekaran, karena Bangka Utara-Belinyu tidak jadi Kabupaten pada saat itu orangnya tinggal kita cek siapa orangnya. Jadi karena tidak diambil peluang itu, sampai kini Belinyu menginduk ke kabupaten Bangka atau Sungailiat," jelas Aksan. Hal itu pun, kata Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini, membuat daerah Belinyu yang di masa lalu daerah maju, kini bak ‘kota mati’. " Jadi Belinyu berdiri sendiri, tidak otonomi daerah tidak ada APBD sendiri sehingga pembangunannya lambat dibanding Muntok, Toboali. Dulu Koba itu lebih kecil dari Belinyu kota besar setelah Sungailiat dan Pangkalpinang, sekarang malah tertinggal jauh. Belinyu itu seperti mundur 30 tahun, secara listrik lebih jelek dari 30 tahun lalu," tutup Aksan. (ar)


SABTU

PELANGI EDUKASI

12 NOV 2016

4

Pendidikan Karakter Jadikan Siswa Berakhlak Mulia PAKAR pendidikan Prof Arief Rachman mengatakan, pengembangan pendidikan berkarakter di Indonesia bertujuan mewujudkan peserta didik yang berakhlak mulia, berbudi pekerti luhur, cerdas, bertanggung jawab, dan demokratis. "Pendidikan di sekolah harus dikembalikan pada kepentingan pembentukan akhlak mulia dan budi pekerti," kata Arief Rachman dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu lalu.

Pendidikan yang sukses, menurut Arief yang juga Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, adalah pendidikan yang mampu mengantarkan siswa menjadi anak bertakwa, berkepribadian matang, berilmu mutakhir dan berprestasi, serta mempunyai rasa kebangsaan dan berwawasan global. Karena itu, pria kelahiran Malang, Jawa Timur itu menyayangkan banyaknya guru yang masih menekankan pembelajaran pada aspek kognitif (ilmu pengetahuan) dan ku-

rang menekankan pada aspek afektif (sikap). Hal tersebut mengakibatkan pembinaan akhlak mulia dan budi pekerti belum tercapai dengan sempurna. Dia menyebut kecenderungan sifat guru yang stabil dan tidak stabil. "Jadilah guru yang berhati tenang dan sejuk, bersemangat, gembira dan hangat. Guru itu harus hati-hati, tenggang rasa, damai, terkendali, dapat dipercaya dan emosinya seimbang. Ia juga harus optimistis, aktif, bermasyarakat,

berorientasi gembira, pemimpin yang merdeka, fleksibel dan memahami perbedaan, dan senang berkomunikasi," katanya. Sebaliknya, lanjut dia, jangan menjadi guru yang dingin, gampang sedih, atau malah gampang bergejolak dan panasan. Guru tidak boleh gampang murung, tegang, tidak bersemangat, penuh perhitungan, kaku, dingin, pendiam, pasif, perasa, tidak tenang, agresif negatif, dan berubah-ubah. Di sisi lain, katanya, pola asuh orang tua juga menentu-

kan pembentukan karakter dan akhlak anak. Orang tua yang menerapkan pola asuh suri tauladan akan lebih baik ketimbang pola asuh yang otoriter, melindungi, dan membebaskan anak. Perilaku orang tua yang memberi suri tauladan akan menghasilkan anak yang hormat kepada orang tua, senang berdiskusi, berkesadaran tujuan hidup, merasa diperlu-

“Teladani Spirit Mendikbud Janji Revitalisasi Pahlawan Bangsa” MANGGAR, LASPELA- Peringatan Hari Pahlwan 10 November sangat memberikan makna berarti bagi Wakil Bupati Belitung Timur (Beltim), Burhanuddin. Sebagai anak mantan pejuang kemerdekaan, Burhanuddin mengatakan jika momen peringatan Hari Pahlawan tahun ini adalah momentum merefleksikan kembali pengorbanan para pahlawan untuk meraih kemerdekaan bangsa. Hal ini disampaikan Aan, sapaan akrap Burhanuddin, usai menghadiri Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2016 di Halaman Upacara Kantor Bupati Beltim, Kamis (10/11/2016). Aan menyatakan, ada nilai yang terkandung dalam makna hari pahlwan, yakni nilai untuk mengingatkan generasi muda selaku penerus kemerdekaan untuk menjunjung tinggi perjuangan. “Peringatan Hari Pahlawan bagi saya selaku pribadi sangat berarti. Ini artinya perjuang yang dilakukan oleh leluhur kita, telah memberikan nilai kepada kita selaku generasi muda untuk meneruskan perjuangan mereka, menghormati perjuangan mereka dan wajib menjunjung tinggi nilai-nilai luhur yang telah mereka berikan kepada kita,” kata Aan. Menurutnya, saat ini nilai-nilai perjuangan, sikap rela berkorban serta patriotisme pada masyarakat Indonesia mulai berkurang. Ia pun mempertanyakan sikap mental di kalangan pemuda sekarang. “Sikap rela berkorban, bekerja tanpa pamrih, masih ada? Siap gak kita untuk bekerja secara tulus ikhlas? Berjuang tanpa pamrih? Sikap mental itu kan sekarang sudah mulai luntur diantara kita sebagai bangsa,” ujarnya. Untuk itu, dengan adanya momen peringatan Hari Pahlawan Ia mengajak agar generasi muda lebih profesional dalam mengisi kemerdekaan. “Melalui momen Hari Pahlawan kita kembali tumbuhkan sikap nilai kejuangan yang telah dicontohkan dari leluhur kita,” ajaknya. Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2016 Kabupaten Beltim dipusatkan di Kantor Bupati Beltim. Upacara dipimpin Kapolres Beltim, AKPB. Nono Wardoyo dan diikuti oleh Forkominda, Pimpinan SKPD, mantan pejuang, vetaran dan janda, ratusan pegawai pemerintah, TNI, Polri, serta pelajar. (ril/stf)

Gedung Sekolah

Pemda Diminta Berpartisipasi

JAKARTA, LASPELAKementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan segera melakukan perbaikan dan peningkatan kapasitas gedung sekolah di seluruh Indonesia. Yang menggembirakan, standar perbaikan sekolah bukan inpres lagi. ”Kami akan lakukan reha-

bilitasi pada gedung-gedung sekolah yang rusak ringan, sedang dan juga rusak berat. Nanti akan dibuat standarnya sesuai dengan kebutuhan belajar masa kini, agar menunjang program penguatan karakter di sekolah,” kata Mendikbud Muhadjir Effendy, Jumat (11/11). Menurutnya, Kemdikbud sudah menyiapkan skema revitalisasi sekolah yang dirancang agar sehat dan nyaman untuk kegiatan belajar siswa.

Namun, pemda juga diminta berpartisipasi agar sekolah kekinian yang diharapkan bisa terealisasi. Guru besar Universitas Negeri Malang itu juga menyampaikan pentingnya kegiatan belajar yang tidak terpaku pada metode pengajaran di dalam kelas. Guru harus bisa mendidik siswa melalui beragam cara dan meningkatkan aktivitas pembelajaran di luar kelas. “Saya ingin ekosistem sekolah dapat menjadi sumber belajar. Sebagian besar kegiatan belajar harus di luar kelas,” ucapnya. (jpn/stf)

kan, dan memiliki tempat bertanya. Selain itu, kata Arief, memberi suri tauladan akan mem-

bentuk anak menjadi mudah bersosialisasi, berprinsip, dewasa, dan mampu menjaga nama baik keluarga. (oz/stf)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Media Satya Laskar Pelangi by Paudar Wahyudi - Issuu