medialaspela
RABU - SELASA
13 - 19 NOVEMBER 2019
Edisi No 187 12 HALAMAN
Yo Kite Punye Jembatan Bangka Sumatra
Duduk Satu Meja
Lada Jaya PANGKALPINANG - Bangsa Indonesia khususnya Negeri Serumpun Sebalai sedang memperjuangkan kejayaan rempah khususnya lada. Hanya dengan duduk satu meja kejayaan lada bisa terwujud. Demikian benang merah nara sumber Capacity Building di Fakultas Pertanian Universitas Bangka Belitung. Ir Caecilia Afra Widyastuti MSi selaku Senior Expert GI, Value Chain dan Private Sector Development berpesan bahwa Lada Putih Muntok atau White Paper tidak akan bisa berlanjut dan jaya kalau
pemangku kepentingan lada Kepulauan Bangka Belitung saling konflik. "Karena Lada Putih Muntok yang berkelanjutan ini bisa menguntungkan buat semua pihak, memberikan kesejahteraan buat masyarakat lokal, serta ramah lingkungan, dan kepuasaan pembeli," kata Ceacilia kepada
Cari Solusi Angkat Harga
INDEX Hal 3. Hal 6. Hal 9. Hal 12.
BALUN IJUK – Ketua BP3L, Zainal Arifin mengimbau agar semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama mencari solusi mengembalikan kejayaan lada,
JUARA INTERNASIONAL LAGI - Barongsai Bodhi Dharma Shaolin WBangka (BDSB) kembali meraih juara. Kali ini BDSB JUARA 1 dalam acara Kejuaraan Barongsai Tonggak Internasional di Belitung. BDSB disupport oleh PT Bangka Cakra Karya, Ir Thomas Jusman MM, Toko Emas Kongki Jaya, Bambang Pati Jaya, Bong Se Fui Gemilang Jaya, Anton de Locomotief.
2
PELANGI DAERAH
RABU - SELASA
13 - 19 NOVEMBER 2019
Pemkot Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan PA N G K A L P I N A N G – Pemerintah Kota Pangkalpinang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan Bagi Penatausahaan, yang digelar di Ruang Pertemuan OR Kantor Walikota Pangkalpinang, Selasa (12/10/2019). Dalam sambutanya mewakili Walikota Pangkalpinang, Erwandi selaku Asisten Pemerintah III mengungkapkan laporan keuangan pemerintah daerah sangat mempengaruhi pemberian opini BPK.
“Organisasi Perangkat Daerah sebagai entitas akuntansi yang merupakan bagian dari entitas laporan keuangan pemerintah daerah, hal ini sangat mempengaruhi pemberian opini BPK terhadap kecukupan pengungkapan kewajaran penyampaian kepatuhan terhadap peraturan,” jelasnya. Ketaatan pengelolaan pun dituntut untuk sesuai dengan ketentuan yang diharapkan dan mampu meningkatkan hasil pemeriksaan kearah yang lebih baik. Pada tata kelola keuangan daerah, selalu ada perubahan
peraturan yang diharuskan untuk selalu menyesuaikan dan menerapkan ketentuan yang baru. “Ini harus kita pahami dan harus kita kuasai, sebagai pengelolah keuangan daerah agar terhindar dari kesalahan prosedur,” jelasnya. “Untuk itu dengan adanya kegiatan ini, saya berharap ini dapat dimanfaatkan, karena penyusunan RKPD tahun 2019 kita mengemban tugas yang cukup berat, dimana kita harus mampu mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian yang baru kita peroleh dalam masa dua tahun ini,” terangnya. (dnd)
Pengusaha Muda Basel Suhardi Joy Siap Maju di Pilkada Basel 2020
MAU NG A S A P ? N A IKL
MAU NG PASAN? IKLA
TOBOALI – Pengusaha muda Bangka Selatan (Basel) Suhardi Joy digadang-gadang masuk dibursa Pilkada Basel tahun 2020 mendatang. Ia memastikan diri untuk siap berkompetisi di ajang pesta demokrasi yang digelar 5 tahun sekali itu. Ia mengatakan pencalonan dirinya di Pilkada Basel nanti yakni sebagai bakal calon wakil Bupati. Secara mental sudah ia siapkan dengan visi misi membangun Bangka Selatan lebih baik lagi. “Secara Individu saya siap untuk bertarung di Pilkada Bangka Selatan Tahun 2020 sebagai Bakal Calon Wakil Bupati,” Kata dia di Toboali, baru-baru ini. Ia menuturkan , jika ada pihak yang memiliki visi dan misi yang sama untuk membangun Bangka Selatan menjadi lebih baik maka itu tentunya menjadi motivasi bagi dirinya untuk membangun Basel. “Tentunya demi pembangunan dan kebaikan Bangka Selatan kita tidak perlu neko-neko. Ketika memiliki visi dan misi yang sama mari kita berjalan bersama dan beriringan untuk Bangka Selatan maju,” ujarnya. Ia menjelaskan dirinya maju sebagai bakal calon lantaran merasa terpanggil dan mendapat dorongan dari masyarakat agar Bangka Selatan berubah jadi semakin baik lagi. Sebelum menyampaikan niat
untuk mencalonkan diri sebagai Balon Wakil Bupati Basel dirinya sempat meminta restu dengan pengusaha nasional asal Babel yakni Datuk away Azhar, DR.sugiharto, Wabendum DPP Hanura, Tellie Ghozalie dan juga pengusaha nasional lainnya serta beberapa beberapa elit politik di Jakarta. “Alhamdulillah sejauh ini niat saya mencalonkan diri sebagai Balon Wabup Bangka Selatan mendapat dukungan dan respon positif, baik dari keluarga besar saya, masyarakat, teman-teman satu perusahaan/group maupun teman-teman elit politik dan pengusaha-pengusaha sukses di Jakarta yang menyatakan siap untuk mensuport saya, tetapi semua akan kita lihat demi kemajuan Bangka Selatan lebih baik ke depan,” kata Hardi Joy yang juga duduk sebagai Ketua DPC Hanura Basel. Sekarang Suhardi Joy terus melakukan komunikasi politik dengan beberapa partai politik baik di Kabupaten maupun Provinsi dan juga tingkat Pusat. “Dipolitik kan banyak hal yang dibutuhkan, kita sama-sama paham terutama ongkos politik, elektabilitas dan kursi partai sebagai syarat awal maju di Pilkada 2020,” ujar Suhardi Joy. Ia mengatakan dalam waktu dekat dirinya akan mengambil formulir pendaftaran ke sejumlah partai politik agar dapat berpartisipasi sebagai Calon Wabup di Pilkada Bangka Selatan.(pra)
RABU - SELASA
CEREMONY
13 - 19 NOVEMBER 2019
Lion Dance Internasional Championship Pertama Diadakan di Pinggir Pantai BELITUNG - Event internasional Lion Dance atau yang lebih di kenal dengan barongsai yang diselengarakan oleh Persatuan Liong Dan Barongsai Seluruh Indonedia(PLBSI) berhasil memukau para penonton serta turis atau wisatawan di pantai Tanjung Kelayang, Minggu(10/11/2019) Event Internasional tersebut termasuk kompetisi barongsai pertama diadakan di pinggir pantai di Indonesia. Yang berhasil menarik enam negara tetangga Indonesia seperti China, Singapore, Vietnam, Laos, Kamboja, Malaysia. Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie mengatakan, Belitung Cup Asiania Lion Dance Campionship yang pertama ini berjalan sukses, ini juga termasuk membangun sport tourism men-
jadi lebih hidup. “Saya berharap tahun depan bukan enam negara lagi yang datang, bisa jadin15an lah, dengan persiapan lebih panjang dengan anggaran yang lebih besar, dan sebelumnya kita ragu pendopo Tanjung Kelayang siap ga, ternyata siap, jadi Belitung tuh lebih kreatif dan inovatif dalam hal-hal demikian,” ucapnya Sementara itu, Nurdin Purnomo selaku ketua umum Persatuan Liong Dan Barongsai Seluruh Indonedia(PLBSI) mengucapkan Terimaksih kepada pemerintah daerah Belitung yang sudah memberikan suport hingga acara tersebut sukses hingga selesai. “Ini baru pertama kali disini, bahkan baru pertama di Indonesia Asiania nya, Asinia itu adalah Asia dan Australia, karena ini pertama kali jadi kita belum bisa banyak-banyak negara dan pesertanya, dan ininsekaligus menunjang pariwisata Belitung juga, semoga tahun depan kita akan lebih baik lagi dari ini,” kata Nurdin Sedangkan untuk pemenang lomba kategori Tonggak di menangkan oleh Indonesia sebagai juara pertama, yang kedua dari tim A Vietnam, dan
3
yang ketiga Tim B Vietnam, Sedangkan untuk kategori Tradisional dimenangkan sebagai juara pertama oleh Singapura, yang kedua Malaysia, dan Yang ketiga dengan point yang sama tim Indonesia dan Laos. Riswan Surya(Ayong) sebagai pemain barongsai asal Bangka tersebut sebelumnya sudah bertekad keras dalam hati bahwa dirinya dan tim harus menang dalam event ini. “Kalo nyangka sih enggk ya, cuma terus bertakad aja dalam hati bahwa harus menang, tang penting kita herusaha dulu ya, kita berjuang sekuat mungkin kalo kita sudah hetekad yakin saja pastinkita bisa,” tutur Ayong Sedangkan latihan untuk perlombaan ini sudah dipersiapkan tim sejak satu bulan yang lalu namun untuk latihan rutin seminggu sebanyak tiga kali latihan. Dan ternyata sudah banyak sekali memenangkan lomba barongsai di negara-negara lain. (adv/din)
PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BANGKA SELATAN
Justiar: Tingkatkan Kesadaran Mencintai Negeri yang Diwariskan Leluhur dan Pahlawan Kita TOBOALI – Tanggal 10 November bangsa Indonesia merayakan Hari Pahlawan di Tanah Air tercinta. Momentum perayaan ini ten-
tunya bukan hanya sekedar hadiah, melainkan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah rela mengorbankan jiwa, raga dan hartanya untuk memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan. Yang melatarbelakangi tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan adalah peristiwa pertempuran hebat yang terjadi di Surabaya antara arek-arek Suroboyo dengan ser-
dadu NICA yang diboncengi Belanda. Momentum peperangan di Surabaya tersebut menjadi legitimasi peran militer dalam perjuangan merebut kemerdekaan. Sehingga nilai kepahlawanan tersemat dalam sebuah perjuangan melawan agresi militer. Dan untuk memobilisasi kepahlawanan secara militeristik, makanya 10 November dijadikan Hari Pahlawan. Dan pada, Senin (11/11) sebagai
peringatan atas jasa pahlawan, Pemerintah Daerah Bangka Selatan menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan di halaman kantor Bupati Bangka Selatan dan diikuti jajaran Sekretariat Daerah Basel. Dan sebagai inspektur upacara, Bupati Bangka Selatan, Drs. H. Justiar Noer menyebutkan upacara peringatan ini merupakan bentuk kecil atas penghargaan bagi para pahlawan yang telah berjuang untuk memerdekakan Bangsa Indonesia atas penjajahan. “Dari upacara peringatan ini, semoga kita dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai negeri yang telah diwariskan
oleh leluhur dan pahlawan kita,” kata Bupati disela-sela upacara peringatan hari Pahlawan di halaman kantor Bupati, Senin (11/11) pagi. Ia juga mengingatkan agar persatuan dan kesatuan untuk tetap dijaga dan dikuatkan sehingga tak goyah ketika ada tangan-tangan jahil yang berupaya menganggu. “Dengan persatuan, segala bentuk kejahilan, provokasi upaya merusak bangsa ini akan dapat dibendung,” ujarnya. Sebagai orang nomor satu di Bangka Selatan, ia berpesan kepada seluruh elemen masyarakat Bangka Selatan untuk selalu berjuang demi menjaga keutuhan negeri dan menjadi generasi muda yang dapat mengharumkan nama baik bangsa dan negeri ini. (adv/pra)
4 GOOD GOVERNMENT
RABU - SELASA
13 - 19 NOVEMBER 2019
LAGI, PEMKAB BANGKA RAIH PENGHARGAAN Bupati Mulkan Menerima Penghargaan Platinum Indonesia Health Forum 2019
NOVEMBER adalah bulan penuh prestasi bagi PEMKAB Bangka. Setelah menerima penghargaan sebagai Pemda dengan pelayanan publik terbaik di Indonesia dari MENPAN-RB, kali ini Bupati Bangka, Mulkan kembali menerima penghargaan dari Kementrian Kesehatan dan INDONESIA HEALTHCARE FORUM. Penghargaan diberikan kepada Bupati sebagai Pemda dengan Pe-
layanan dan pengelolaan PSC atau pelayanan penanggulangan kegawatdaruratan terbaik dan terinovatif di Indonesia mengalahkan Cirebon, Bantul, dan Tulungagung sehingga diganjar Platinum Award dan sekaligus pemenang favorit pilihan netizen Indonesia. Bupati Mulkan menyatakan bahwa Platinum Award untuk PSC Terinovatif yang diraih Kabupaten Bangka setelah melalui beberapa proses dari mulai seleksi administrasi, masuk 10 besar, kemudian 5 besar dan penjurian dilakukan langsung oleh Ketua IndoHCF DR.dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS dan Kementrian Kesehatan dr. Budi Sylvana, MARS mendatangi lokasi POS 119 SIMPATIK di RSUD DR. Eko Maulana Ali Belinyu. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Mentri Kesehatan
Dr. dr. Terawan Agus Putranto, didampingi oleh Ketua INDOHCF DR.dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS di Hotel Santika Premier ICE BSD City Tanggerang Banten, pada hari Sabtu 9 November 2019. Pada acara ini Bupati didampingi langsung Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala PSC 119 Bangka dan Direktur RSUD DR. Eko Maulana Ali Belinyu. POS 119 SIMPATIK (Sistem Pelayanan Cepat Emergensi Medik) PSC 119 Sepintu Sedulang Kabupaten Bangka berhasil mengukir prestasi di tingkat nasional pada ajang Innovation Indohcf Award III tahun 2019 kategori SPGDT yaitu Inovasi milik PSC 119 Sepintu Sedulang Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka. Inovasi ini merupakan pengembangan dari PSC 119 Sepintu Sedulang dengan membuka POS baru di wilayah Kecamatan Riau Silip dan Belinyu yang berlokasi di RSUD DR. Eko Maulana Ali Belinyu. Bupati Mulkan, SH, MH menyatakan Prestasi ini mer-
upakan keberhasilan bersama karena adanya kerjasama yang baik antar seluruh Stakeholder pembangunan, masyarakat di Kabupaten Bangka serta Instansi terkait. Bupati Bangka mendukung penuh dan sangat apresiasi dengan kerja PSC 119 SS Dinkes Kabupaten Bangka yang melayani kejadian gawat darurat di Kabupaten Bangka secara gratis 24 jam serta berkomitmen akan memperioritaskan Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Bangka. Selanjutnya Bupati memberikan ucapan terimakasih kepada seluruh stakeholder, terutama PSC SPGDT dan DINKES yang telah bekerja keras mewujudkan pelayanan terbaik. Juga kepada seluruh OPD yang telah memberikan kontribusi. “Penghargaan ini, kami persembahkan untuk seluruh masyarakat kabupaten Bangka yang telah mendukung sepenuhnya program-program pemerintah Kabupaten Bangka,” ucapnya. Sementara dr. Then Suyanti, MM selaku Kepala Dinas Kesehatan mengakui kinerja dan keberhasilan yang dicapai oleh PSC 119 SS Dinkes Kabupaten Bangka
Museum of The Legend Belinyu, Perspektif Peradaban Masa Lampau BELINYU - Kota Belinyu sebagai suatu kota yang terbentuk secara administratif ditetapkan oleh Pemerintahan Hindia Belanda untuk mempermudah dalam kegiatan penambangan Timah. Dalam hal perjalanan waktu, secara bertahap dilakukan pembangunan dalam rangka mendukung kegiatan penambangan timah dengan membangun infrastruktur baik bangunan, pembukaan jalan-jalan baru dan yang
paling tersohor adalah PLTU Mantung yang diresmikan pada tahun 1901 sebagai pembangkit listrik terbesar seAsia Tenggara. Perencanaan yang dibuat oleh pemerintahan hindia Belanda mengacu kepada desain Eropa tempo dulu sehingga sangat menarik dalam pengkajian riset dikemudian hari. Sebagai perusahaan penambangan timah yg dahulunya bernama Banka Tin Winning, PT.TIMAH, Tbk. yang merupakan salah satu perusahaan BUMN berniat membangun Museum of The Legend dan membuat suatu perencanaan kawasan Heritage Belinyu yang sebelumnya telah dibangun Museum Timah Indonesia di Kota Mentok dan Kota Pangkalpinang. Penambangan timah yang selama ini berlangsung sampai saat ini memberikan kontribusi membangun peradaban yang ada di Pulau Bangka khususnya di Belinyu. Untuk mendukung niatan tersebut, PT. TIMAH mengadakan kegia-
tan seminar bertajuk “Kawasan Heritage Belinyu dalam Perspektif dan Pengembangan” yang dilaksanakan oleh PT. TIMAH, Tbk tanggal 7 November 2019 di Gedung Krida Stania Kec. Belinyu Kab. Bangka dan yang dibuka oleh Staff Ahli Bupati Bangka bidang Perekonomian Syafarudin, SE. mewakili Bupati Bangka. Dalam sambutannya Syafarudin mengatakan sangat mendukung sekali pembangunan Museum of The Legend Belinyu tersebut. “Dengan membangun “Museum of The Legend Belinyu” juga bertujuan untuk merangkai kembali sejarah yang ada, membangun kejayaan penambangan timah di Belinyu dimasa lampau sekaligus mendukung pariwisata khususnya di Kabupaten Bangka,” ungkapnya.
Muhammad Riski selaku Direktur SDM PT. Timah yang hadir juga dalam kegiatan tersebut dalam paparannya mengatakan bahwa rencana pembangunan Museum of The Legend juga bertujuan untuk memberikan suatu pemahaman kepada masyarakat. “BUMN dengan jargon Hadir untuk Negeri akan mengimplementasikan niat yang bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana penambangan timah membentuk suatu peradaban dan mempengaruhi kebudayaan yang ada di Pulau Bangka,” ujarnya. Kajian secara akademis juga dipresentasikan oleh para pakar-pakar ilmu budaya dari UGM Prof. Dr. Bambang Purwanto, pakar heritage design Prof. Kiemas Ridwan Kurniawan, ST., M.Sc., PhD dari UI, Sosiolog dan juga putra kelahiran Belinyu Prof. Dr. Bustami Rahman, M.Sc., sejarawan Bangka Belitung Drs. Akhmad Elvian, dan penulis buku Korpus Mapur, Islamisasi di Pulau Bangka sekaligus tokoh
serta terus memantau dan mengevaluasi PSC 119 SS Kabupaten Bangka sebagai Penanganan Pra Rumah Sakit di Kabupaten Bangka. (adv/*)
muda kelahiran Belinyu Teungku Sayid Deqy, SE. Masyarakat Belinyu sangat menyambut baik akan berdirinya Museum of The Legend tersebut dengan memberikan masukan-masukan agar dikemudian hari Museum bukan hanya sebagai tempat menyimpan benda-benda peninggalan zaman dahulu namun sesuatu yang tidak berwujud seperti legenda rakyat, hikayat, pantun, mitos, tarian dan lain-lain juga dapat disajikan didalam museum sehingga pemahaman kepada generasi dapat diterima dengan baik. Sementara itu, Eri Lesmana selaku Pembina Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Kabupaten Bangka turut hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan bahwa ide membangun museum of the legend ini sangat bagus dan mendukung pariwisata di utara pulau Bangka. Dengan bertambahnya destinasi kawasan heritage dan museum akan menarik wisatawan baik lokal, nusantara maupun mancanegara untuk berkunjung dan menikmati sajian sejarah yang unik. “Diharapkan juga dapat membantu perekonomian masyarakat sekitar melalui legenda kuliner Belinyu,” kata Eri. Dalam seminar tersebut dihadiri oleh Direktur SDM PT. TIMAH, Tbk Muhammad Riski, unsur MUSPIKA Kec. Belinyu, para lurah, para kades, tokoh masyarakat, praktisi sejarah dan budaya. (adv/*)
RABU - SELASA
13 - 19 NOVEMBER 2019
CPNS BANGKA SELATAN 5
6 CPNS PROVINSI BABEL
RABU - SELASA
13 - 19 NOVEMBER 2019
RABU - SELASA
13 - 19 NOVEMBER 2019
CPNS PROVINSI BABEL
7
8 CPNS PANGKALPINANG
RABU - SELASA
13 - 19 NOVEMBER 2019
RABU - SELASA
PELANGI BABEL 9
13 - 19 NOVEMBER 2019
PT PLN (Persero) dan Pemerintah Daerah Pastikan Listrik di Belitung akan Kembali Normal
TANJUNGPANDAN – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung, pastikan aliran listrik di Belitung akan segera kembali normal, setelah sebelumnya mengalami gangguan sistem. “Pada pekan ini baik Sabtu atau Minggu kondisi dua PLTU sudah kembali normal sehingga kondisi ke-
listrikan akan kembali seperti awal, dimana sebelumnya mengalami gangguan” kata General Manager PT PLN (Persero) UIW Bangka Belitung, Abdul Mukhlis, Selasa(12/11/2019) Menurutnya, pihaknya telah melakukan upaya memulihkan kembali kelistrikan di Belitung setelah terjadinya kerusakan pada “governoor” PLTU Suge unit 1 kapasitas daya 16,5 MW dan trafo 35 MVA pembangkit mobile power plant (MPP). “Kemarin kami berhasil memper-
Oleh: Andini Dwi Hasanah
baiki PLTU kapasitas 16 MW dan Mobile Power Plant (MPP) 25 MW sehingga sudah cukup untuk melistriki Belitung saat ini,” katanya. Ia menjelaskan, PT PLN (Persero) terus berupaya melakukan pemulihan kondisi kelistrikan di Belitung, bahkan dengan mempekerjakan pekerja selama 24 jam penuh dalam upaya perbaikan pembangkit tersebut.
“Kami mengupayakan ada satu PLTU lagi yang segera masuk ke dalam sistem sehingga suplainya akan lebih besar,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie mengatakan Pemkab Belitung senantiasa berkoordinasi dengan PLN mengenai langkah yang ditempuh dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. “Tadi sudah dijelaskan minggu ini ada satu pembangkit lagi yang dihidupkan kapasitas 1 x 16 MW dan
kalau itu kembali normal maka semua akan kembali baik,” katanya. Wabup meminta, masyarakat tetap mempercayai upaya perbaikan yang sedang dilakukan saat ini, dan kondisi kelistrikan di Belitung dipastikan akan segera kembali normal. “Percayalah kepada kami bahwa kami tidak tidur dan diam kami menyampaikan aspirasi dan menjadi jembatan penghubung masyarakat dengan PLN,” ujarnya. (din)
10
PELANGI BABEL
RABU - SELASA
13 - 19 NOVEMBER 2019
BKKBN Babel Resmi Canangkan Bhakti Sosial PKK KB Kesehatan Tingkat Provinsi
PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui BKKBN Bangka Belitung resmi mencanangkan Bhakti Sosial PKK KB Kesehatan Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Tahun 2019, Senin, (11/11/2019) pagi, di Alun-alun Taman Merdeka, Kota Pangkalpinang. Pencanangan Bhakti Sosial PKK KB Kesehatan Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut diresmikan oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Provinsi Babel, Syahruddin. Dengan dihadiri unsur Forkopimda Babel, Kepala BKKBN Provinsi Babel, Ketua dan Wakil Ketua PKK Provinsi dan Kabupaten, Kota se- Babel, serta sejumlah OPD terkait di lingkup Pemprov Babel, dan disambut meriah masyarakat sekitar. Adapun kegiatan tersebut mengusung tema “Kita Gerakkan Keluarga dan Masyarakat Hidup Sehat Menuju Indonesia Sejahtera”. Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Babel, Syahruddin dalam sambutannya mengatakan, melalui bhaksos PKK KB Kesehatan ini, diharapkan target-target yang sudah ditetapkan, sejak awal tahun anggaran bisa tercapai dengan baik terhadap target program KKBPK, program kesehatan, maupun target-target dari PKK itu sendiri. “PKK sebagai salah satu organisasi sosial dan kemasyarakatan yang mempunyai 10 program pokok PKK harus dijalankan, untuk memberdayakan keluarga dalam mencapai kesehateraan keluarga,” katanya. Ia menyampaikan, khsusnya program ke 7, 9 dan 10 yaitu kesehatan, kelestarian lingkungan hidup dan perencanaan kesehatan telah dilakukan secara nyata dan mendapat pengakuan yang luas. “Posyandu sebagai wadah kegiatan masyarakat di pedesaan dan perkotaan, dibentuk dari, oleh dan untuk masyarakat dalam melakukan layanan sosial,” ujar Syahruddin. Sementara itu, Kepala BKKBN, diwakili Direktur Bina Kesehatan KB jalur Pemerintah Qomari, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Babel yang telah memberikan dukungan terhadap Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Kekeluargaan (KKBPK) di Provinsi Babel. Dijelaskannya, program tersebut diantaranya
pembentukan kampung KB di seluruh Kabupaten dan Kota serta Program Kegiatan Pencanangan Bhakti Sosial PKK KB Kesehatan Tingkat Provinsi Babel ini. “Pembentukan Kampung KB ini, untuk meningkatan sinergisitas bagi semua intansi dan lintas sektor terkait yang memiliki peran dalam pembangunan keluarga,” terangnya. Selain itu, Ketua PKK Provinsi Babel, Melati Erzaldi Rosman menjelaskan, tujuan umum kegiatan ini adalah untuk meningkatkan cakupan pelayanan yang merata, kemudian dalam upaya kesehatan lingkungan di rumah dan permukiman yang bersih dan sehat, serta berkualitas dalam program PKK. “Sedangkan tujuan khususnya salah satunya yaitu meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan kesehatan dan program KKBPK,” jelasnya. Disisi lain, Kepala BKKBN Babel, Etna Estelita menyebutkan pembentukan kampung KB ini akan menciptakan sinergisitas bagi semua Instansi dan lintas sektor terkait yang memiliki peran dalam pembangunan keluarga. “Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dengan 10 program pokok bertujuan untuk memberdayakan keluarga dalam mencapai kesejahteraan keluarga,” tuturnya. Ia menambahkan, keterpaduan kegiatan ini melibatkan kelompok masyarakat untuk dapat meningkatkan taraf kesehatan, pemberdayaan keluarga dibidang ekonomi serta menjadi peserta KB. “Untuk itu, diharapkan keterpaduan kegiatan ini dapat menangkal dampak krisis ekonomi, yang mengakibatkan menurunnya daya beli masyarakat berdampak pada kelangsungan pemakaian alat kontrasepsi, status gizi dan kesehatan masyarakat, khususnya anak dan balita terutama di kalangan keluarga miskin dan tertinggal,” tutupnya. Usai dicanangkan, Staf Ahli Gubernur dan Ketua PKK Provinsi Babel, didampingi Wakil Ketua PKK Provinsi, Kabupaten dan Kota serta Kepala BKKBN Babel, memberikan hadiah kepada pemenang lomba KKBPK, dilanjutkan dengan peninjauan stand bazar.(wa)
RABU - SELASA
CONNECTION
13 - 19 NOVEMBER 2019
11
Lada Jaya negerilaskarpelangi.com, Rabu (13/11/2019). Menurut Caecilia, untuk bisa mencapai kejayaan Lada Putih Muntok harus bekerjasama dari pihak pemerintah, universitas, Asosiasi Bisnis diantaranya AELI, APLI (Asosiasi Petani Lada Indonesia) dan dari NGO. "Jadi siapapun harus bekerjasama agar Lada Putih Muntok ini menjadi brand yang bagus, dan semua pihak harus selalu sosialisasikan bahwa Lada Putih Muntok ini merupakan Lada terbaik dan berlanjut," kata Caecil. Ia menjelaskan, untuk harga Lada Putih ini akan bersiklus setiap 10 tahun sekali dimana pada tahun 2015 itu yang tertinggi dan ini akan turun menyentuh paling rendah dan nantinya akan naik lagi. "Jadi kalau hari ini media mengatakan harga Lada 40 ribu dan pohon-pohon lada akan dibabat, maka nanti petani lada Babel tidak akan menikmati pada saat harga naik. Karena sejak ditanam dan dipanen itu 3 tahun, jadi kenapa di kita ini harganya rendah, karena pada saat di harga tinggi sekali kita menikmati hasil, tapi Vietnam dan Brazil menanam besar-besaran, sehingga harga di kita menjadi jatuh," ungkapnya. Untuk menyiasati hal ini, lanjut Ceacilia maka diharapkan kepada media untuk selalu memberitakan harga lada putih dunia, jangan yang diangkat konfliknya. Menurut Ceacilia, untuk resi gudang sendiri dirinya berang-
gapan bahwa tidak efektif untuk meningkatkan harga lada, karena yang menjadi pertanyaan disini siapa yang pegang resi gudang, karena harga tergantung supply and demand. "Kalau mau meningkatkan kesejahteraan bisa harga, tapi bisa juga dengan produktivitas dengan penerapan GAP atau budidaya baik dan benar, karena bisa meningkatkan pendapatan harga," jelasnya. Ia menambahkan, untuk ketelusuran produk harus ada data dasarnya dan indikasi geografi harus bisa ditelusuri kembali. "Alasanya jika ada masalah di penjualan satu container, kita gak rusak satu container, kita hanya menanyakan nomor containernya berapa, dan lottnya nomor berapa dan diproduksi hari apa, jadi pada saat ada masalah maka 4 jam bisa ditelusuri kembali," tuturnya. Sementara, Fajar Sulaeman selaku Deputy Director for Geographical Indications mengatakan tujuan dari kegiatan ini, pihaknya memberikan sosialisasi kendala apa yang dihadapi, karena Lada Putih Muntok ini didaftar sebagai indikasi geografis dan ini sudah di lindungi dan sudah memiliki sertifikatnya. "Kehadiran kita disini membantu masyarakat Babel, bagaimana bisa mengembangkan nama Lada Putih Muntok untuk dikenal seluruh dunia, namun kalau tidak ada peran dan kerjasama dengan pihak terkait, maka ini sangat
disayangkan, karena sertifikatnya sudah di lindungi. Dan untuk di luar ke luar pun harganya sangat tinggi," terangnya. Fajar mengajak stakeholder untuk duduk bersama mencari solusi dari permasalahan ini, guna membangun untuk produk daerahnya sendiri. "Hal ini berguna untuk memudahkan masyarakat Babel dengan dukungan dari pemerintah dan bekerjasama dengan kita tentu kita sangat mendukung," imbuhnya. Ia menambahkan, untuk Lada Putih Muntok ini harus dilindungi dan dijaga, dan indikasi geografisnya tetap terjaga. "Diharapkan peran dari pemerintah maupun stakeholder sangat penting dan harus duduk bersama bahwa ini untuk masyarakat Babel dan dari pihak Pertanian merupakan ujung tombak," tutupnya. Branding Dunia Sementara Nurmala Martin Expert di Bidang Branding dan Promosi menyampaikan perlunya sinergi dari pemangku kepentingan masalah lada untuk intensif dalam memenuhi branding Muntok White Pepper. Ada beberapa langkah yang harus dilakukan oleh pemangku kepentingan Muntok White Pepper dalam membranding, mempromosikan serta marketing. Muntok White Pepper masih harus berkompetisi dengan brand brand negara lain seperti Vietnam. (*)
BP3L Gelar Capacity Building IG
BALUN IJUK – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terkait Indikasi Geografi (IG), Badan Pengelolaan Pengembangan dan Pemasaran Lada (BP3L) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung gelar capacity building di Kampus UBB, Kabupaten Bangka, Rabu (6/11/2019) pagi. Ketua BP3L Babel, Zainal Arifin mengatakan, kegiatan capacity building perlu dilaksanakan untuk menyadarkan kembali kurangnya pemahaman terkait IG di kalangan masyarakat. “Berita yang beredar bahwa beberapa pihak menyalahkan BP3L, baik dari harga lada sampai munculnya mafia. Padahal harga lada yang kita khawatirkan itu bukan BP3L, AELI atau bursa yang menentukan, karena itu merupakan mekanisme perdagangan masyarakat dunia. Kalau urusan harga adalah pelaku usaha bukan BP3L,” ujarnya. Menurut Zainal, perlu adanya kegiatan tersebut agar pemahaman semua elemen masyarakat terbuka, bahwa harga lada ini
bukan ditentukan oleh BP3L. “Untuk itu, saya mengimbau masyarakat lebih cerdas menyaring informasi, jangan sampai opini dari oknum-oknum tertentu menyesatlan pemahaman masyarakat,” jelasnya. Dalam kegiatan tersebut, disampaikan Zainal, BP3L Babel juga mengundang para mahasiswa karena mahasiswa dianggap merupakan corong, memiliki pemikiran yang tajam berwawasan dan mudah mencerna informasi yang disampaikan. “Kita berharap agar mahasiswa bisa menyampaikan kembali informasi dari materi yang diberikan kepada masyaralat luas,” ungkapnya. Ditambahkan Zainal, yang terpenting sekarang bagaimana membentuk konsep yang akan dilaksanakan, sehingga bisa menaikkan harga komoditi di Babel. Tidak ada untungnya kalau hanya berpolemik saja tanpa ada jalan solusinya. “Ada baiknya semua kalangan bersatu dan dapat duduk bersama untuk memberikan solusi terbaik dalam meningkatkan harga komoditi tanpa harus saling menyalahkan,” tutupnya. (wa)
Joko: Pemda Dorong Buka Ruang Properti
Solusi Harga bukan saling menuduh atau melempar kesalahan. “Ada baiknya pemangku kepentingan tidak membuat opini menyesatkan tanpa ada solusi. Mari kita duduk bersama untuk mencari solusinya dan langkah apa yang harus kita ambil, guna meningkatkan harga komoditi lada demi kesejahteraan masyarakat,” kata Zainal usai menghadiri capacity building di Kampus UBB, Kabupaten Bangka, Rabu (6/11/2019) pagi. Ia menyampaikan, harga komoditi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terutama lada mengalami
keanjlokan yakni berada pada kisaran Rp 40 ribu. Kondisi tersebut mengundang berbagai opini dari berbagai kalangan bahkan saling menyalahkan. “Untuk itu, guna meningkatkan harga lada salah satunya harus tingkatkan kualitas, sistem dari hulu kehilir harus lebih baik, cara budidayanya dan sebagainya,” ujar Zainal. Ia menyebutkan, pihaknya siap dan berupaya untuk melakukan tugasnya sesuai dengan SOP BP3L. “BP3L bukan berbentuk komersil tetapi edukasi dan kita akan terus berupaya memberikan yang ter-
baik,” jelasnya. Namun, Zainal meminta kepada semua unsur harus menyatukan konsep untuk meningkatkan harga komoditi lada dan bergerak bersama-sama sehingga menjadi kekuatan dalam bertindak. “Kita harus menyatukan dan memadukan kekuatan masing-masing untuk mewujudkan keinginan kita bersama dalam meningkatkan harga komoditi demi kesejahteraan masyarakat. Komoditi Babel juga bisa dikelola sendiri misal menjadikannya sebagai oleh-oleh khas Babel dan sebagainya,” tutupnya.(wa)
PANGKALPINANG – Sektor Properti beberapa waktu terakhir memang menujukkan gairah yang menurun, bukan hanya pengaruh dari Indonesia namun juga dari global. Ini diungkapkan Joko Slamet Utomo selaku Wakil Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI), saat menghadiri Musyawarah Daerah DPD REI Bangka Belitung (Babel) yang ke enam. Jumat (1/11/2019). “Sektor properti pada akhir-akhir ini memang kurang bergairah, bukan hanya iklim Indonesia namun juga global, namun saya yakin ini bukan dari masalah dari sektor Propertinya karena properti merupakan kebutuhan manusia, hanya saja properti ikut-ikutan turun karena masalah lain,” terangnya. REI sendiri harus mampu dalam melewati hal ini, dan bersama harus meneliti permasalahan yang terjadi. Peran Pemerintah dalam mendorong dalam membuka ruang akses sangat di butuhkan dan memberikan kemudahan. “Kita memohon pada Pemerintah bahwa kondisi seperti ini Pemerintah harus mendorong membuka ruang
dan memberikan kemudahan kepada teman-teman untuk bisa menjalankan kegiatan ini dengan semangat kembali, karena kita ini satu, kita bersama untuk melakukan kebaikan dan menjadikan perubahan bagi setiap masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah,” tuturnya. Ia menjelaskan dua tujuan sektor Properti, ialah membantu masyarakat memiliki rumah, dan menggerakkan perekonomian masyarakat. “Jika satu rumah membutuhkan 5 tenaga, 50 ribu bata, dan alat-alat lainnya dan membutuhkan 170 industri terkait, sudah berapa ribu tenaga yang terserap dalam bidang ini,” tuturnya. “Untuk itu, kita harus teguh, REI harus teguh, kita harus jadi developer yang tangguh, kita juga harus berbenah diri meningkatkan profesionalisme, SDM kita di masing-masing Perusahaan kita,” tutupnya. Sementara itu, Fery Insani selaku Kepala Bappeda Provinsi Babel, mengungkapkan REI sangat berperan dalam memberikan kemudahan masyarakat untuk mendapatkan rumah. “Mudah-mudahan kedepan, REI akan terus berkontribusi dalam pembangunan dan semakin berjaya, dan terus konsisten,” harapnya. (dnd)
12
CEREMONY
RABU - SELASA
13 - 19 NOVEMBER 2019
Dirjen IKP Kemenkominfo Buka SAIK 2019 PANGKALANBARU – Direktur Jenderal (Dirjen) Informasi Komunikasi dan Publik (IKP) Kemenkominfo RI, Widodo Muktiyo, secara langsung membuka kegiatan Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik (SAIK) 2019, yang berlangsung di Hotel Novotel, Kabupaten Bangka
Tengah, Kamis (24/10/2019). Pembukaan kegiatan SAIK tingkat nasional 2019 tersebut didampingi Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Abdul Fatah, yang digelar di Kota Pangkalpinang dan Bangka Tengah, berlangsung selama tiga hari terhitung 23-25 Oktober 2019. Pada hari pertama, 23 Oktober, telah digelar Jalan Sehat, dilanjutkan Public Expose & Public Service Exhibitions, dan Pembukaan Festival Pertunjukan Rakyat Tingkat Nasional 2019. Di hari kedua, 24 Oktober pembukaan SAIK, dilanjutkan dengan Pertemuan Bakohumas Tingkat Nasional 2019 dan diisi dengan Seminar Kehumasan, Coaching Class – Perumusan Strategi, dan Gala Dinner dan Festival Pertunjukan Rakyat Tingkat Nasional 2019. Untuk hari ketiga, 25 Oktober kegiatan yang dilaksanakan diantaranya, Komunikasi Bimtek Pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat, dan Anugerah Media Humas (AMH) 2019. Dirjen IKP Kemenkominfo, Widodo Muktiyo dalam sambutannya mengatakan, dengan terlaksananya SAIK 2019 di Bangka Belitung yang dimeriahkan dengan sejumlah kegiatan, menjadi bagian yang sangat penting di tengah peradaban bangsa Indonesia yang memasuki peradaban teknologi tinggi.
"Teknologi saat ini, masyarakat akan menghadapi berbagai kemudahan, tetapi juga akan menghadapi berbagai ancaman dan tantangan terhadap temuan teknologi yang ada," ujarnya. Ia menyampaikan, Festival Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik (SAIK) 2019 menjadi momentum bagi generasi muda Bangka Belitung untuk menumbuhkkan kecerdasan penggunaan digital dengan lebih pandai dengan memilih konten positif di dunia maya. "Saya mengharapkan generasi muda bisa menyemarakkan kegiatan SAIK dan memanfaatkan untuk menjadi lebih cerdas. Dan komunitas dan informasi tidak bisa dilepaskan. Kolaborasi komunikasi untuk memperkuat kedaulatan bangsa. Komunikasi teknologi harus punya bermanfaat bagi bangsa dan generasi muda untuk menjadi orang yang cerdas," ucapnya. Lanjut Widodo, generasi cerdas sudah seharusnya bisa memilih informasi. "Gunakan smartphone untuk kepentingan belajar menuntut ilmu. Hati-hati menggunakan smartphone, sebab sekali menulis salah di media sosial akan menjadi catatan dalam jejak digital," ungkapnya. Dirjen IKP mengingatkan arti penting jejak digital yang bisa memengaruhi karir di masa depan. "Je-
jak digital dapat dilihat ketika ingin mencari kerja nanti. Oleh karenanya, gunakan smartphone dengan bertanggung jawab, ingat dengan waktu. Semarakkan festival ini untuk menjadi masyarakat maju dan sejahtera," harap Widodo Muktiyo. Sementara itu, Wagub Abdul Fatah dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Pejabat dilingkup Kemenkominfo, dan peserta pertemuan Bakohumas seluruh Indonesia di Bumi Serumpun Sebalai. "Saya berharap, melalui kegiatan ini, akan lahir kebijakan-kebija-
kan yang ditujukan untuk menambah informasi dan komunikasi yang menyatukan, mendamaikan dan menunjukkan sebagai bangsa berdaulat dengan berdasarkan nilai-nilai luhur bangsa, yaitu Pancasila," kata Wagub. Selain itu, Ia juga berharap melalui SAIK 2019, menjadi aksi nyata dalam upaya meningkatkan informasi dan komunikasi dari pemerintah kepada masyarakat, menyampaikan suatu inovasi, gagasan strategi melalui arus komunikasi dan informasi.(adv/wa)
Perhelatan AMH Jadi Penutup Rangkaian SAIK
Widodo Muktiyo: Humas adalah Profesi yang Strategis dan Dibutuhkan Masyarakat PANGKALPINANG - Perhelatan Anugerah Media Humas (AMH) menjadi penutup rangkaian kegiatan Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik (SAIK) 2019. Dalam hal ini, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Widodo Muktiyo, menyampaikan apresiasinya kepada para pemenang. Menurutnya Humas adalah profesi yang sangat strategis dalam menyampaikan informasi kebi-
jakan pemerintah kepada masyarakat. “Yang utama sebetulnya apresiasi bersama bahwa humas adalah profesi yang sangat strategis dan dibutuhkan masyarakat, bertugas menyampaikan informasi untuk bisa sampai ke masyarakat. Kalau istilah Presiden, ‘tidak hanya send, tapi deliver’. Mari kita apresiasi diri kita malam ini,” kata Dirjen IKP, Widodo Muktiyo saat membuka Malam Anugerah Media Humas 2019 di Novotel Bangka Hotel and Convention Center, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Jumat (25/10/2019). Dalam sambutannya, Dirjen Widodo turut menyampaikan pesan
Menteri Kominfo, Johnny G. Plate, yang menyatakan akan terus mensupport kegiatan kehumasan pemerintah. “Saya mewakili Menkominfo, beliau sangat senang bisa bersama-sama dengan jajaran Kominfo dan akan terus mensupport kegiatan Bakohumas. Bahkan secara spesifik Kementerian Kominfo akan menyejajarkan komunikasi dan informatika. Komunikasi sama pentingnya dengan informatika,” jelas Dirjen Widodo mengutip pesan Menteri Kominfo. Sebagai ajang penganugerahan atas prestasi karya humas pemerintah di seluruh Indonesia, AMH 2019 bertujuan untuk menciptakan semangat kompetisi positif di lingkungan humas yang berbasis kinerja, seka-
ligus memberi peluang peningkatan kualitas kinerja humas pemerintah. Tak hanya itu, AMH diharapkan dapat memacu humas pemerintah dan Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) untuk memperkuat perannya dalam melakukan diseminasi informasi terkait program pemerintah kepada masyarakat. Seperti tahun-tahun sebelumnya, ada 5 (lima) kategori media yang dilombakan dalam AMH 2019, yaitu kategori Siaran Pers/Pemberitaan, Penerbitan Media Internal (In-house Magazine), Media Sosial, Website, dan kategori Stan Pameran Instansi. Perspektif komunikasi publik, kreativitas, serta etika dan estetika, merupakan sebagian dari unsur yang dinilai Dewan Juri yang berasal dari praktisi media, praktisi media sosial, dan pakar teknologi informasi dan komunikasi. Turut bergabung sebagai tim Dewan Juri, Tenaga Ahli Kementerian Kominfo Bidang Literasi Digital, Donny Budi Utoyo, serta presenter berita Prita Laura dan Alfito
Deanova. Tercatat ada 169 instansi yang mengirimkan karyanya untuk dilombakan dalam Anugerah Media Humas 2019. Ada perubahan dalam Klasifikasi Pemenang AMH tahun ini. Jika di tahun 2018 lalu klasifikasi pemenang tiap kategori dibagi berdasarkan Terbaik I, II, dan III tingkat Pusat dan Daerah, maka tahun ini Klasifikasi Pemenang tiap kategori dibagi sesuai instansi, yaitu Kementerian/Lembaga Terbaik, BUMN/D Terbaik, Perguruan Tinggi Negeri Terbaik, Pemerintah Daerah Provinsi Terbaik, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Terbaik. Sementara untuk kategori Stan Pameran Instansi, terdapat penambahan klasifikasi pemenang yaitu Terinformatif dan Nusantara. Festival Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik (SAIK) 2019 merupakan kegiatan tahunan yang digelar oleh Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. SAIK 2019 melibatkan pejabat humas dari Kementerian/Lembaga, BUMN/D, Perguruan Tinggi Negeri se-Indonesia, Diskominfo Provinsi/Kabupaten/ Kota se-Indonesia, hingga Lembaga Komunikasi Sosial Media Pertunjukan Rakyat dan Kelompok Informasi Masyarakat.(adv/wa)