medialaspela
KAMIS - RABU
17 - 23 OKTOBER 2019 Edisi No 183 12 HALAMAN
Yo Kite Punye Jembatan Bangka Sumatra
Catatan Gathering Para Pemimpin Redaksi ke Belitung
Good Mining Optimumkan Berkah Timah TIMAH di Kepulauan Bangka Belitung itu anugerah dan berkah yang tiada duanya. Berkah itu semakin berlimpah manakala pengambilannya dari perut bumi dengan menggunakan kaidah-kaidah yang indah (good mining practice). Manakala korporasi menjalankan usahanya pada masa kini, terasa sekali tak ada lagi yang bisa disembunyikan. Transparansi dan akuntabilitas sudah menjadi keniscayaan yang harus dipatuhi oleh korporasi jaman ini. Tak terkecuali PT Timah Tbk. Selama dua hari, Pemimpin Redaksi Media Massa Kepulauan Bangka Belitung
berkesempatan diundang oleh PT Timah cq Humas untuk melihat langsung dari dekat penambangan dengan konsep good mining practise dan berkelanjutan. Kunjungan ke penambangan yang berbasis good mining practice menjadi signifikan ketika timah Indonesia menjadi primadona perusahaan teknologi raksasa dunia seperti Apple dan Samsung. Friends of the Earth, mengklaim bahwa timah dalam komponen yang dipasok ke Apple antara lain diperoleh melalui penambangan ilegal di Pulau Bangka. Penambangan ilegal ini disebutkan "merusak hutan tropis, membunuh terumbu karang, dan mengganggu kehidupan masyarakat
sekitar" di kepulauan yang dimaksud. Tiga Pulau Terlampaui Nahkoda PT Timah Tbk Riza Pahlevi Thabrani sadar betul dalam menjaga performance perusahaan serta sekaligus menjawab “gugatan” berbagai pihak seperti masalah lingkungan hidup, tambang ilegal, keselamatan kerja penambang serta transformasi menyiapkan pariwisata. Riza Pahlevi bersama Direksi dan keluarga besar PT Timah mencanangkan pilot project mekanisme penam-
Ganggu Pelantikan Presiden Jokowi
TNI Polri Siap Hadang Anarki INDEX Hal 3 Hal 5
TNI POLRI kembali menegaskan akan menindak tegas siapa pun yang berlaku anarkistis atau dengan cara yang inkonstitusional. Tak terkecuali apabila ada pihak yang ingin menggagalkan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.
Hal 12
Kampung Reklamasi Aik Jangkang
Taman Bunga Matahari Pesona Wisata Edukasi "Siapa pun yang melakukan tindakan anarkis, inkonstitusional, cara-cara yang kurang baik akan berhadpan dengan TNI dan Polri. Termasuk ingin menggagalkan pelantikan presiden dan wapres terpilih hasil pemilu, akan berhadapan dengan TNI." tandas Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto. Hadi juga memas-
“Be bright, sunny and positive. Spread seeds of happiness. Rise, shine, and hold your head high.” ITULAH filosofi kehidupan yang dipetik oleh Valenshia Maudy, Owner Kedai MOMO tatkala ia riang ria berjingkat-jingkat ‘menyapa’ Bunga-bunga Matahari kuning indah yang terhampar
2
EKONOMI BISNIS
Temui Menhub, Erzaldi Minta Akomodir Pembangunan Pelabuhan Tanjung Ular di 2020 JAKARTA – Berbagai gerakan rill dilakukan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, dalam rangka menggenjot perekonomian di Bangka Belitung. Termasuk menemui secara langsung Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi di Jakarta, Rabu (16/10/2019). Dalam pertemuan itu, Erzaldi menyampaikan permintaan kepada Menteri Perhubungan agar dapat mengakomodir anggaran pembangunan Pelabuhan Tanjung Ular, Bangka Barat, Bangka Belitung, melalui APBN 2020. “Karena, tahapan dokumennya sudah hampir tuntas, hanya tinggal sedikit perbaikan dokumen SID dan 1 dokumen izin lingkungan yang belum bisa diselesaikan lantaran masih menunggu pengesahan Perda RZWP3K,” kata Erzaldi. Ia menyampaikan, begitu juga dengan 2 pelabuhan yang ada di Belitung Timur, yaitu Pelabuhan Dendang dan Manggar, Erzaldi juga menyampaikan harapan untuk bisa dapat diakomodir dalam APBN 2020 mendatang. Menurut Gubernur, apabila Pelabuhan Tanjung Ular yang berbatasan dengan Pulau Sumatera itu, bisa segera dibangun, maka dampak perekonomiannya akan sangat besar bagi masyarakat Bangka Belitung pada umumnya dan masyarakat Bangka Barat pada khususnya. “Pelabuhan Tanjung Ular, dari pandangan Gubernur, akan membuka aksesibilitas dan konektivitas Bangka Belitung ke Pulau Sumatera dan Pulau Jawa,” ujarnya. Sama halnya dengan Pelabuhan Dendang dan Manggar, ditegaskan Erzaldi, pembangunannya akan menimbulkan multiplier effect yang besar bagi masyarakat Belitung Timur dan masyarakat Bangka Belitung secara keseluruhan. Menteri Perhubungan merespons positif permintaan Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman untuk mengakomodir usulan pembangunan Pelabuhan Tanjung Ular dan pembangunan Pelabuhan di Belitung Timur. Dalam waktu bersamaan, Menteri Perhubungan Budi Karya, meminta jajarannya membantu Pemerintah Daerah untuk percepatan penyelesaian dokumen yang masih diperlukan. Bila perlu, kata Menteri Perhubungan, dikonsinyir saja, supaya cepat. Dalam Pertemuan, Gubernur didampingi Deputy Kemaritiman Bidang Infrastruktur Ridwan Djamaludin dan Kepala Dinas Perhubungan Bangka Belitung, sedangkan Menteri Perhubungan didampingi Dirjen Perhubungan Laut dan Direktur Kepelabuhanan.(*)
MAU NG PASAN? IKLA
KAMIS - RABU
17 - 23 OKTOBER 2019
Melati Erzaldi Paparkan “UMKM Babel Mendunia” PANGKALPINANG - Salah satu Narasumber pada kegiatan Rakorda Pemberdayaan KUMKM adalah Korwil International Council for Small Business (ICSB) Babel yang merupakan Ketua TP PKK Babel, Melati Erzaldi, Ia memaparkan materi mengenai UMKM Bangka Belitung Mendunia melalui Pengenalan Program ICSB. Disampaikan Melati, ICSB Bangka Belitung adalah perpanjangan ICSB Indonesia yang berada di Provinsi Bangka Belitung yang konsen pada pembinaan dan pengembangan bisnis kecil dan menengah. Dengan Visi menjadi platform global yang mendukung Usaha Kecil dan Menengah, mempunyai misi mendedikasikan untuk kepentingan dan Kemajuan Usaha Kecil secara Global. ICSB yang terdiri dari unsur pemerintah, akademisi, peneliti dan dunia usaha baik kecil, menengah maupun besar, dijelaskan dia, guna mendorong percepatan pengembangan UMKM dan start up di Bangka Belitung. Di bidang perekonomian, ulas Melati, ICSB dapat menambah pertumbuhan dan perkembangan UMKM di Bangka Belitung, meningkatkan peluang ekspor dari Bangka Belitung, menambah pendapatan daerah (Income), memperluas lapangan pekerjaan dan mendorong terciptanya bisnis berbasis teknologi. Beberapa program seperti
UMKM Bangka Belitung Academy, kata Melati, menjadi salah satu program unggulan melalui scholarship yang mampu meningkatkan pengembangan UMKM di Bangka Belitung. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Toni Batubara, mengungkapkan sejak diberlakukannya Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, maka Pemerintah Daerah mempunyai kewenangan yang seluas-luasnya untuk melaksanakan pembangunan dalam upaya mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat, pemerataan dan keadilan yang didasarkan pada prinsip- prinsip demokrasi. Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM), dipaparkan Toni, menjadi urusan wajib dalam
melaksanakan program pembangunan ekonomi berbasis potensi daerah, melalui upaya peningkatan pengembangan skala usaha KUMKM, upaya peningkatan akses anggota KUMKM terhadap perbankan, peningkatan pengawasan dan pembinaan koperasi, serta meningkatkan kapasitas KUMKM terhadap akses permodalan, pendampingan teknis, pengawasan dan pelatihan manajemen dalam pengembangan KUMKM. “Visi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung “Bangka belitung sejahtera, provinsi maju yang unggul di bidang inovasi agropolitan dan bahari dengan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang efesien dan cepat berbasis teknologi”, sedangkan misi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung melipu-
ti bidang perekonomian, pertambangan, pariwisata, perkebunan dan perikanan,” kutip Toni. Untuk mencapai Visi dan Misi Provinsi tersebut, diungkapkannya, terus diupayakan untuk meningkatkan pemberdayaan KUMKM dengan menetapkan kebijakan dan program yang tepat demi berhasilnya rencana pembangunan di bidang ekonomi kerakyatan. Pengembangan ekonomi kerakyatan dilakukan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan kapasitas lembaga ekonomi masyarakat, seperti koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah serta menciptakan sentra-sentra pembangunan produk unggulan wilayah pedesaan, kecamatan, kabupaten/kota sesuai dengan kultur dan potensi wilayah.(*)
Stand Humas dan Protokol Belitung Raih Juara Terbaik III BIATTEX 2019 TANJUNGPANDAN – Upaya Pemerintah Kabupaten Belitung dalam mempromosikan potensi daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat mendapatkan hasil menggembirakan. Stand Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Belitung berhasil meraih juara terbaik III pada event Batu Investment, Agriculture, Tourism and Trade Expo (BIATTEX) 2019. Kegiatan yang diselenggarakan PT Furindo Arta Mas tersebut berlangsung di Lippo Plaza Kota Batu, Malang, Jawa
Timur, 10-13 Oktober kemarin. Stand humas dan protokol menampilkan berbagai hal. Mulai dari media informasi terkait pemerintah daerah, potensi pariwisata hingga beragam produk UMKM mitra pemerintah. Satu di antaranya produk batik khas Belitung dari Sepiak Belitong. Project Manager PT Furindo Artha Mas Hendra Rachmadi mengatakan, status terbaik III diberikan kepada Stand Setda Kabupaten Belitung karena
dekorasi yang unik dan bagus. Ini tentu menjadi daya tarik bagi pengunjung agar datang melihat beragam produk yang ditampilkan. “Melalui konsep yang sudah tepat tersebut, kalau bisa pada event promosi selanjutnya ditambah dengan menampilkan Bujang Dayang Belitung sebagai ikon yang diharapkan semakin menarik pengunjung,” kata Hendra. Bupati Belitung H Sahani Saleh memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih. Ia berharap event selanjutnya dapat direncanakan lebih baik lagi. “Terpenting esensi juara adalah manfaat di dalamnya yak-
ni membawa ketenaran Belitung di pentas nasional. Kemudian akan membuat rasa suka publik kepada Belitung semakin tinggi. Ujungnya adalah pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya. Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Belitung Zakina menyampaikan, ke depan akan berupaya lebih baik lagi. Di antaranya konsep presentasi dan perencanaan yang lebih matang dalam mempromosikan segenap potensi dan peluang investasi. “Tujuannya agar lebih dikenal masyarakat luar, nasional, dan international melalui strategi-strategi marketing promotion yang up to date, inovatif dan kreatif serta merangkum semua kepentingan menuju Belitung Belitung yang maju, mandiri, dan berdaya saing di segala sektor kehidupan pembangunan berkelanjutan,” ucap Zakina. (din)
KAMIS - RABU
LINTAS PERISTIWA 3
17 - 23 OKTOBER 2019
Kapolres Basel Ngopi Kamtibmas Bersama LSM, Ormas dan Pers Bahas Isu-Isu Kamtibmas di Basel
TOBOALI – Kapolres Bangka Selatan (Basel) AKBP. S. Ferdinand Suwarji menggelarkan kopi Kamtibmas bersama LSM, Ormas dan Awak Media yang ada di Basel di Yang Yang Cafe, Rabu (16/10) malam. Kopi Kamtibmas kali ini, Kapolres mengajak dialog santai membahas isu-isu yang dapat mengganggu Kamtibmas di Basel. Dari isu yang saat ini lagi santer diperbincangkan diantaranya, Kasus Pornografi, Tambang Timah dan kasus penolakan warga Kecamatan Lepar Pongok terhadap perusahaan kelapa sawit PT. SNS. Ketua Pokja Jurnalis Basel, Dedi Irawan menuturkan hasil data dilapangan isu-isu yang dapat menimbulkan konflik horizontal di Basel sehingga berpotensi mengganggu Kamtibmas di Basel. Kali ini, Dedi membahas isu penolakan warga Desa Penutuk dan Desa Kumbung di Kecamatan Lepar Pongok yang dua pekan lalu membuat suasana kurang kondusif di Kecamatan Lepar Pongok. “Terdapat isu PT. SNS atas perluasan lahan perkebunan kelapa sawit oleh PT. SNS, karena dua pekan lalu puluhan warga sempat mendatangi kantor desa dan ketika itu suasana memanas sehingga antara warga dan pihak perusahaan PT. SNS membuat kesepakatan bahwa perusahaan dilarang melakukan perluasan perkebunan kelapa sawit,” kata Dedi, Rabu (16/10). Tak hanya itu, ia juga menyentil kasus penolakan warga Desa Penutuk dan Kumbung terkait pembangunan dermaga oleh PT. SNS yang diduga telah melanggar Undang-undng Perda Kabupaten Basel. Pasalnya, PT. SNS telah merusak hutan mangrove untuk membangun dermaga labuh demi kepentingan perusahaan. Demi menjaga Kamtibmas di Kecamatan Lepar Pongok, Ia berharap Polres Basel dapat meredam dan menindaklanjuti keresahan warga. “Dan kemarin ada juga isu membangun dermaga ilegal sehingga kembali memicu konflik antara warga dan pihak perusahaan PT. SNS,” ujarnya. Hal senada diutarakan Dede Adam, ia sangat menyayangkan perbuatan yang dilakukan oleh PT. SNS yamg telah merusak hutan Mangrove di Kecamatan Lepar Pongok. “Untuk itu saya meminta Polres Basel untuk bertindak tegas menindak secara hukum kepada PT SNS yang sudah melanggar Undang-undang Lingkungan Hidup dan Perda Kabupaten Basel dengan merusak hutan mangrove,” tandasnya. Menanggapi hal itu, Kapolres Basel AKBP. S. Ferdinand Suwarji mengatakan Polres Basel akan terus memantau dan mengikuti isu Kamtibmas di Kecamatan Lepar Pongok. “Kita tetap memantau dan mengamati serta mengikuti terus isu dari pemberitaan PT SNS yang ada di Kecamatan Lepar Pongok dan kita akan tetap menjaga situasi kamtibmas di Lepong dan daerah sekitar,” sebutnya. (pra)
Belitung Sudah 12 Kali Gelar Wonderful Sail to Indonesia TANJUNGPANDAN Rangkaian kegiatan Wonderful Sail To Indonesia 2019 di Pulau Belitung akan dilaksanakan di Pantai Tanjung Kelayang, pada 16-20 Oktober 2019. Rencananya ada sekitar 66 yacht dari 13 negara peserta akan hadir dalam event tersebut. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung Hermanto mengatakan Sail Indonesia 2019 di Belitung bakal lebih banyak menampilkan tradisi adat dan seni budaya khas Belitung kepada para wisatawan. Sebab Sail Indonesia kali ini bukan lagi kali pertama di adakan di Belitung, namun sudah dilaksankan yang ke 12 kalinya sejak tahun 2007 lalu. “Tahun ini mungkin agak berbeda dari tahun-tahun yang lalu, dulunya kita selalu mengadakan di rumah adat seperti itu, tapi tahun ini kita lebih memperkenalkan wisata Geopark kita, dan salah satunya ke geosite-geosite yang ada,” kata Hermanto saat ditemui Laspela, Rabu(16/10/2019)
Hermanto mengatakan Sail Indonesia ini diadakan di beberapa daerah pariwisata lainnya, salah satunya ingin memperkenalkan potensi kemaritiman Belitung sebagai bagian promosi kepariwisataan. “Tentunya untuk masing-masing daerah punya ciri khasnya sendiri-sendiri lah ya, kalau kita kan sudah punya kepakeman kita sendiri lah ya, harus melibatkan
sekian banyak yang bisa mereka temui di sini, intinya kita harus menunjukan kepada mereka bahwa kita ini memang layak menjual wisata bahari ini,” tuturnya. Lebih lanjut ia mengatakan, dengan sudah berpengalamannya Belitung mengadakan Sail Indonesia ini sudah banyak sekali inovas-inovasi yang selalu ditingkatkan setiap tahunnya. “Sudah semakin banyak
Wawako Berharap Masyarakat Aktif dalam Pemantauan Wilayah Rawan Konflik PANGKALPINANG – Upaya Pemerintah dalam meminimalisir terjadinya konflik sosial memerlukan peran aktif dari masyarakat, Wakil Walikota Pangkalpinang Muhammad Sopian mengungkapkan, kerukunan masyarakat menjadi modal utama menggapai kesatuan dan persatuan. “Peran aktif masyarakat sangat diperlukan untuk menekan terjadinya konflik sosial, dan ini merupakan ujung tombak dalam rangka kesatuan dan persatuan dalam suatu bingkai Replublik Indonesia,” tuturnya dalam kegiatan Penguatan Masyarakat Di Daerah Rawan Bencana Dan Konflik Sosial, yang digelar di Ruang Pertemuan Dinas Sosial dan PPA, Rabu (16/10/2019). Masyarakat juga dituntut harus cepat tanggap jika mengetahui terjadinya konflik pada suatu wilayah meskipun konflik yang terjadi sangat kecil.
“Kalau kita tidak cepat tanggap, inilah cikal bakal sebuah konflik, masyarakat harus memantau dan mencegah dengan cepat melaporkan kepada RT/RW, Lurah, Camat dan OPD-OPD,” terangnya. Peluang terjadinya konflik, dituturkan Sopian sangat besar, jika ada masukan dan ajakan yang salah yang bertentangan dengan ideologi, sosial, agama dan kebudayaan. “Untuk itu, kita tidak bisa mengharapkan dari Pemerintah saja, karena mungkin ini tidak terpantau. Untuk itu kami sangat butuh masyarakat,” tuturnya. Ia juga mengharapkan seluruh komponen masyarakat, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat tokoh pemuda, budayawan untuk dapat memantau dan mendeteksi wilayah rawan konflik. “Sehingga akan mudah bagi kita untuk mengatasi jika konflik itu masih kecil, karena jika konflik yang terjadi sudah besar, semakin besar juga upaya kita dalam menyelesaikan, baik dana dan tenaga,” sebutnya. (dnd)
Warga Toboali Keluhkan Langkanya Gas Elpiji 3 Kilogram Kapolres Basel: Kita Akan Ikut Awasi Pendistribusiannya
TOBOALI – Rinto warga kota Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) meminta Polres Basel untuk ikut mengawasi distribusi tabung gas elpiji subsidi 3 kilogram di Toboali. Pasalnya, beberapa ibu-ibu rumah tangga mengeluh dengan langkanya peredaran gas
pekembangan setiap tahunnya, jadi kita berharap kehadiran mereka justru dapat memberikan dampak kepada masyarakat dan kita akan selalu memberikan kesan yang terbaik kepada mereka ketika mereka berkunjung ke Belitung, dan sekarang sudah ada 31 yacht yang sudah tiba dari beberapa negara dan itu akan terus bertambah hingga besok” ucap Hermanto. (din)
elpiji 3 kilogram di kota Toboali. “Sempat kita menemui salah satu pangkalan gas elpiji 3 kilogram yang ada di Toboali dan menanyakan langkanya gas 3 kilogram di Toboali, hanya saja jawaban dari pihak pangkalan kalau mereka sudah mendistribusi gas 3 kilogram normal-normal saja,” ujarnya. Dan ini membuat pertanyaan bagi warga kota To-
boali, menurut dia kalau distribusi gas elpiji 3 kilogram normal tapi mengapa ada keluhan ibu-ibu rumah tangga dengan susahnya mendpat gas elpiji 3 kilogram di kota Toboali. Dan sebagai warga kota Toboali, mereka berharap Polres Basel ikut mengawasi pendistribusian gas elpiji 3 kilogram di Basel pada umumnya dan di Toboali pada khususnya, karena apabila hal ini terjadi ka-
tanya pula dapat mengganggu kamtibmas di Basel. Mendengar pernyataan itu, Kapolres Basel AKBP. S. Ferdinand Suwarji menanggapi serius dan akan ikut mengawasi pendistribusian gas elpiji 3 kilogram di Basel. “Terimakasih pak, kita akan ikuti dan akan mengawasi saat pendistribusian gas elpiji 3 kilogram di Basel,” tutur Kapolres. (pra)
Sosialisasikan RPP
KPU Bateng Undang Pemilih Muda KOBA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), mengenalkan Rumah Pintar Pemilu (RPP) dengan mengundang siswa- siswi SMA/ SMK/ MA Se- Bateng, kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 16,17,dan 18 oktober 2019, di Kantor KPU Bateng, Rabu (16/10/2019). Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi siswasiswi tentang pemilu, memberikan informasi terkait sejarah pemilu, dan meningkatkan kualitas pemilih muda dalam memberikan hak suaranya di tempat pemungutan suara (TPS) saat pemilihan kepala daerah di Bangka Tengah pada tanggal 23 September 2020 nanti. Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Hendra Sinaga, berharap agar ilmu yang diperoleh dari RPP dapat disebarluaskan, baik kepada teman, keluarga, maupun masyarakat umum sehingga nantinya partisipasi masyarakat meningkat. “Semoga ilmu yang diperoleh dari sini dapat meningkatkan kualitas para pemilih muda, dan partisipasi masyarakat,” kata Hendra. Hendra menambahkan bahwa sebelum masuk ke RPP, siswa- siswi disuguhkan video dokumentasi tentang sejarah pemilu, mulai dari pelaksanaan pemilu zaman dahulu sampai sekarang, dengan tujuan agar siswa- siswi mengetahui secara lengkap tentang sejarah pemilu di Indonesia.(*)
4
PELANGI SERUMPUN SEBALAI
Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Lantik PWPM Babel Periode 2018-2022 PANGKALPINANG - Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Bangka Belitung periode 20182022 resmi dilantik ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, di gedung rektorat lantai 4 STKIP Muhammadiyah, Sabtu, (12/10/2019). Ketua Umum PP Muhammadiyah, Sunanto (Cak Nanto) mengatakan pemuda muhammadiyah harus bisa bekerjasama dalam mencapai tujuan dakwah amar ma’ruf nahi munkar. “Tanpa ada jiwa ikhlas, maka anda akan terdiam, kekuatan kita adalah berjuang dengan keikhlasan,” ujar Cak Nanto. Menurut Cak Nanto, Organisasi ialah tempat mengaktualisasikan diri dalam merubah nasib, bukan tempat memberikan sesuatu yang menjurus pada suatu jabatan. Tapi pengurus organisasilah yang justru harus memberikan sesuatu pada organisasi kepemudaan. “Karena Organisasi kita adalah dakwah, maka tugas kita adalah mencerahkan, dan setiap pengurus harus mempunyai kesabaran, karena organisasi dakwah butuh perjuangan,” tutur dia. Cak Nanto meminta kepada ketua yang baru dilantik untuk segera menguzlahkan pengurus yang sudah lama dan tidak mempunyai efektivitas dalam ortom pemuda, sehingga nantinya peran pemuda dalam berkemajuan dapat dicapai. Ia juga berpesan dalam menyampaikan dakwah Muhammadiyah tak perlu dengan cara menghakimi, namun lebih kepada cara elegan yang terbungkus dalam etika yang santun. “Kita tidak perlu berdakwah dengan gaya kasar, Jangan paling hebat, paling agamis. Berdakwalah dengan santun. Itu ciri pemuda muhammadiyah,” ucapnya. Pria asli Sumenep Madura ini juga berharap kepada Pemda dan Pemerintah memberikan ruang interaksi kepada Pemuda Muhammadiyah dalam memberikan sumbangsih pemikiran yang dapat memajukan bangsa. “Ini saya rasa penting, sehingga adanya transfer kader dalam memberikan pemikiran untuk memajukan bangsa, termasuk kader Muhammadiyah dapat menjadi pemimpin daerah,” harapnya. Dalam acara pelantikan ini dihadiri ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, staf Ahli Gubernur bidang kemasyarakatan, Toni Batu Bara, ketua KPU Babel, Davitri, Mantan Rektor UBB Prof. Bustami Rahman, Komisioner Bawaslu Babel, Jefri, Unsur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Babel, Perwakilan Polda Babel, Perwakilan Korem 045 Gaya dan tamu undangan lainnya.(*)
Sistem OSS Permudah Perizinan Masyarakat Bateng PANGKALAN BARU - Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah (Bateng) lakukan sosialisasi perizinan sistem Online Single Submission (OSS) yang diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Dan Tenaga Kerja (DPMPPTSPTK) Bateng, di Hotel Aston Sollmarina, Kecamatan Pangkalan Baru, Selasa (15/10/2019). Pelayanan perizinan OSS ini juga merupakan salah satu inovasi yang dilakukan Pemda Kabupaten Bateng dalam mewujudkan pelayanan prima, yakni mempermudah pengurusan berbagai perizinan dalam berusaha. Bupati Bangka Tengah, H. Ibnu Saleh, yang diwakili Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia dan Kemasyarakatan, Drs. Pittor, MM, menyampaikan bahwa perlunya sosialisasi dalam rangka memberikan kemudahan dalam pelayanan dan transparansi informasi publik. “Saya mengimbau kepada para pengusaha yang belum memenuhi persyaratan tentang perizinan agar dipersiapkan segala sesuatunya untuk menghindari hal- hal yang tidak diinginkan,” Jelas Pittor. Pittor menambahkan bahwa semua perizinan harus dimiliki dalam berusaha, karena hal ini merupakan syarat mutlak dalam berusaha, dan berharap agar kegiatan ini dapat diikuti para peserta dengan serius agar proses perijinan secara online dapat berjalan dengan baik dan dapat meningkatkan partisipasi perusahaan yang ingin berinvestasi di Kabupaten Bateng. Kepala Dinas DPMPPTSPTK Bateng, Kartina, menyampaikan bahwa kegiatan ini bermaksud untuk membangun investasi dengan kemudahan perizinan berusaha guna penyerapan tenaga kerja untuk menciptakan Bateng Unggul. “Pengguna pelayanan dapat menggunakan layanan perizinan berusaha dimanapun, tidak terbatas harus ke kantor pemerintah saja namun sudah dapat menikmati pelayanan perizinan dari rumah atau kantor pelaku usaha,” jelas Kartina.(*)
KAMIS - RABU
17 - 23 OKTOBER 2019
Akibat Aktifitas Penambang di Laut Bangka
Syamsudin Akui Tangkapan Ikan Menurun SUNGAILIAT – Syamsudin warga Kelurahan Matras kabupaten Bangka mengeluh dengan adanya aktifitas penambangan dilaut khususnya di perairan Sungailait Bangka yang efeknya jelas berdampak terhadap hasil tangkapan ikan yang semakin menurun. “Teman-teman juga berniat menjual mesin perahunya untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka,” ungkapnya baru-baru ini. Hal tersebut dikarenakan banyak dari kalangan nelayan merasa putus asa dan tidak sanggup lagi mengeluarkan biaya operasional untuk pergi melaut. “Hanya bisa sampai 4 ekor ikan jenis parang parang yang kita dapat biasanya. Ditambah biaya melaut sampai Rp100 ribuan. Bagaimana mau turun (melaut) pengeluaran yang dikeluarkan lebih tinggi,” terangnya. Akibat aktifitas penambangan laut tersebut juga dapat menye-
babkan terumbu karang yang merupakan tempat ikan bertelur kini dipenuhi limbah lumpur. “Banyak nelayan terpaksa menempuh puluhan mil demi menangkap ikan. Sebelumnya kita biasanya sekitar 3 mil jarak dari
pantai sudah lumayan mendapat tangkapan. Tapi sekarang ini kami melaut sangat jauh sekali,” ungkapnya. Nelayan asal Lingkungan Kualo ini berharap agar pemerintah daerah (pemda) dapat lebih
Hadapi Akhir Tahun, KPPN Tanjungpandan Adakan Sharing Komunikasi dan Motivasi TANJUNGPANDAN - Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tanjungpandan mengadakan Sharing Komunikasi dan Motivasi dengan tema Sinergi Membangun Negeri Bersama Satuan Kerja & Pegawai. Yang diikuti oleh Pengelola Keungan 42 Satuan Kerja(Satker) mitra kerja KPPN Tanjungpandan. Acara tersebut diselenggarakan di Aula KPPN Tanjungpandan, Selasa (15/10/2019). Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tanjungpandan Yen Yen Nuryeni mengatakan sharing komunikasi itu diselengarakan dalam rangka menghadapi akhir tahun, yang dimana biasanya preasure pekerjaan akan lebih sangat tinggi. “Jadi saya mengapresiasi para pengelola keuangan ini istilahnya saya sebut dengan penggawa APBN, karena mereka pahlawan yang tidak terlihat dibalik pembangunan, jadi saya ingin memberikan apresiasi kepada meraka apa ya yang bisa KPPN berikan,” ungkap Yen Yen Nuryeni. Lebih lanjut wanita yang kerap dipanggil Yen yen itu mengatakan, sahring komunikasi tersebut untuk membangkitkan motivasi dan memberikan suntikan semangat para pengelola keungan agar tetap mengelola keungan dengan baik. “Dengan adanya deadline, waktu yang semakin pendek, pekerjaan yang semakin banyak, nah ternyata gayung bersambut ada pak Aqua yang memang pakar komunikasi, dengan momen yang sangat pas untuk Sosialisasi langkah-langkah akhir tahun,” ucapnya Yen-yen juga mengingatkan pengelola keuangan harus dapat melakukan manajemen waktu sehingga dapat menga-
tur skala prioritas dalam menyelesaikan pekerjaan. “Ini dulu intinya, karena akan sangat banyak pekerjaan, jadi managemen waktu yang bagus itu sangat penting, kalau tidak nanti mereka itu akan tertekan, jangan sampai akhir tahun pada masuk rumah sakit, jadi harus maping pekerjaan sampai dengan akhir tahun, sehingga kalo pengelolaan keuangannya bagus kita bekerja dengan amanah dan tetap happy,” tuturnya Ia pun mengharapkan setelah kegiatan sharing komunikasi itu selesai, para pengelola keungan nantinya bisa memiliki modal, spirit motivasi dalam menghadapi akhir tahun nantinya. Sementara itu Pakar Komunikasi & Motivator Nasional Aqua Dwipayana yang menjadi pembicara di acara sharing komunikasi tersebut mengatakan betapa pentingnya komunikasi itu dalam aktifitas sehari-hari terutama dalam menuntaskan pekerjaan-pekrjaan yang menjadi rutinitas. “Bagaimana memperkuat komunikasi internal, karena kan tadi saya bilang yang namanya atasan ga bisa bekerja sendiri tanpa bawahan, dan yang paling mendasar sekali adalah bagaimana antar orang-orang satu kantor itu saling menghargai, kalo komunikasi internal bagus eksternalnya juga pasti bagus,” jelas Aqua Dwipayana Ia juga sangat mengapresiasi para pengelola keuangan yang turut hadir dalam kegiatan sharing komunikasi tersebut, sebab menurutnya para pengelola keungan tersebut adalah tokoh-tokoh yang pekerjaanya sangat vital. “Yang kalau mereka tidak hati-hati dampaknya bisa fatal, sebanyak 42 satker itu mereka mengelola berapa besar tu uang APBN, sementara kalo kita bicara soal uang satu sen pun harus di pertanggung jawabkan,” ucapnya. (din)
memikirkan nasib kalangan para nelayan. “Ini (melaut) mata pencaharian kami. Kami sebagai nelayan juga mempunyai hak atas sumber daya yang ada di sini. Tolonglah kami,” ucapnya. (mah)
Pemprov Babel Sosialisasikan Road Map Reformasi Birokrasi kepada ASN
PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mensosialisasikan Road Map Reformasi Birokrasi kepada 140 ASN dilingkungan Pemprov Babel. Sosialisasi Road Map Reformasi Birokrasi dibuka oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman diwakili Asisten Bidang Bidang Administrasi Umum Setda Babel, Darlan, Rabu, (15/10/2019) pagi, di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel. Didampingi Kepala Biro Organiasai Setda Babel, Eliyana, Asisten Darlan dalam sambutannya menjelaskan, Road Map Reformasi Birokrasi Pemprov Babel tahun 2018 – 2022 adalah pedoman, sekaligus arah dalam mempersiapkan dan melaksanakan Reformasi Birokrasi di lingkungan Pemprov Babel. “Kita harus memiliki strategi yang tepat agar capaian reformasi Birokrasi dapat kita laksanakan dengan maksimal,” katanya. Peran Road Map Reformasi Birokrasi, menurut Darlan, sangat penting, mengingat memerlukan arah dalam pelaksanaannya. Oleh sebab itu, sejatinya Road Map Reformasi Birokrasi sudah di susun pada tahun 2018, namun melihat berbagai kebijakan dan rekomendasi dari Kementrian PAN RB, sehingga Road Map Reformasi mengikuti perubahan yang sudah ditetapkan. Dengan adanya sosialisasi Road Map Reformasi Birokrasi, diharapkan Darlan, dapat menjadi arah bagi semua OPD dalam melaksanakan Reformasi Birokrasi, terutama dalam penyusunan rencana aksi pelaksanaan Reformasi Birokrasi di masing – masing unit atau perangkat daerah yang harus selaras dengan Road Map Reformasi Birokrasi di tingkat Pemprov Babel. “Saya minta kepada semua peserta untuk mengikuti acara ini dengan sungguh-sungguh sampai selesai,” tuturnya. Eliyana Kepala Biro Organisasi Setda Babel juga meminta kepada kepala OPD di linngkungnya masing-masing untuk membuat tim Road Maf Reformasi Birokrasi. “Kami minta masukan bapak/ ibu, untuk pengayaan Road Map ini, sehingga akan mengetaui apaapa saja nantinya bisa diperbaharui,” ujarnya. Usai dibuka, kegiatan sosialisasi Road Map Reformasi Birokrasi dilanjutkan dengan paparan Road Map Reformasi Birokrasi Pemprov Babel oleh Wardati, Pejabat Administrator Biro Organisasi.(*)
KAMIS - RABU
PELANGI TOKOH
17 - 23 OKTOBER 2019
2.966 Peserta Sudah Mendaftarkan di Pornas Korpri Babel PANGKALPINANG – Usai menjadi tuan rumah perhelatan akbar, yaitu Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Nasional pada 11 hingga 13 Oktober 2019, bulan November mendatang, Bangka Belitung akan kembali “diserbu” ribuan orang dari penjuru tanah air. Kedatangan mereka bukan untuk melakukan aksi demonstrasi, melainkan dalam rangka sebuah event olahraga tingkat Pegawai Negeri atau yang biasa dikenal dengan Korp Pegawai Republik Indonesia (Korpri). Berdasarkan data yang masuk ke Panitia Panitia Pelaksana Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri Pusat, hingga Oktober ini, sebanyak 2.966 Peserta sudah resmi mendaftar untuk turut serta dalam ajang Pornas Korpri di Bangka Belitung. Naziarto selaku Ketua Panitia Pelaksana Pornas Korpri Pusat mengatakan, kenapa Pornas Kopri dilaksanakan di Bangka Belitung? Itu adalah keinginan Bangka Belitung, dimana Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman sangat ingin ada event-event nasional di Bangka Belitung. “Kesempatan menjadi tuan rumah jangan disia – siakan, karena dari taget 2.500 yang akan hadir di Bangka Belitung, ternyata dari catatan Panitia Pusat 2.966 peserta yang sudah resmi mendapatar. Kemungkinan akan hadir bisa mencapai 3.000 atau 4.000 peserta,” ungkap Naziarto dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Persiapan lanjutan Pornas Korpri 2019, di Ruang Tanjung Pesona, Selasa (15/10/2019). Pihaknya sangat mengharapkan kepada Panitia Daerah, nantinya dapat mengakomodir tamu-tamu yang datang tersebut, jangan sampai memalukan nama Provinsi Bangka Belitung. Sementara itu, Pj. Sekda Bangka Belitung, Yulizar dalam arahan singkatnya mengatakan, untuk lebih memeriahkan kegiatan Pornas Korpri ke-15 di Bangka Belitung, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung akan sesegera mungkin menyurati setiap OPD di lingkungan Pemertintah Provinsi Bangka Belitung, untuk segera membuat spanduk, dengan beberapa tema yang sudah ditetapkan, sehingga menjadi pilihan nantinya. Selain itu, dikatakan Yulizar, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung juga akan membuat acara gala diner dan pembukaan yang dilakukan dengan baik dan meriah nantinya. Di tempat yang sama, Ketua Korpri Provinsi Bangka Belitung, Yan Megawandi memaparkan kejelasan lokasi-lokasi yang akan digunakan dalam pertandingan oleh para Peserta Pornas Kopri ke- 5 di Babel. Rakornas Persiapan Lanjutan Pornas Korpri 2019, turut dihadiri Jajaran Dewan Pengurus Korpri Provinsi Bangka Belitung, diantara Kepala BKSPDMD Bangka Belitung, perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Bangka dan Kota Pangkalpinang, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Bangka Belitung, Perwakilan Polda Bangka Belitung, Kepala Dinas PUPR, Perwakilan Dishub, Dinas Kominfo, Dispudpar, Dispora dan PHRI, dan sejumlah OPD terkait lainnya di Lingkungan Pemprov Bangka Belitung.(*)
5
Sang Lurah yang Kini Pimpin Pemuda Muhammadiyah Babel PANGKALPUNANG Mungkin banyak yang belum mengetahui siapa sosok ketua Pemuda Muhammadiyah Bangka Belitung (Babel) periode 20182022. Dia adalah Andika Saputra, SH, MH. Pemuda asli kota Pangkalpinang 36 tahun yang lalu memulai pendidikannya di Sekolah dasar negeri no 42 Pangkalpinang, SMP hingga SMA di kota Muntok Kabupaten Bangka Barat. Menempuh pendidikan tinggi di Univeristas Muhammadiyah Palembang Sumatera Selatan di Fakultas Hukum. Selama kuliah disana, Andika tercatat sebagai aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Palembang. Andika pernah masuk dalam kepengurusan inti IMM Palembang sebagai Ketua Bidang Organisasi Pimpinan Cabang IMM Kota Palembang (2004-2005). Dan Master Hukumnya diambil Andika di STIH Pertiba Pangkalpinang. Di tahun 2009, Andika diterima sebagai CPNS di kota Pangkalpinang, meski seorang birokrat namun jiwa organisastoris yang dimilikinya tak mampu dibendung. Andika tetap berorganisasi di Muhammadiyah yang menempanya hingga menjadi ketua Pemuda Muhammadiyah Bangka Belitung periode 2018-2022. Kini, Andika Saputra mendapat amanah sebagai seorang lurah di kelurahan Kacang Pedang kota Pangkalpinang, provinsi kepulauan Bangka Belitung. Sebelum menjadi ketua PWPM periode 2018-2022, Andika juga tak asing lagi di jajaran pengurus PWPM Babel, Andika merupakan sekretaris PWPM periode 2016-2018 bersama Rusdiar ketua PWPM waktu itu yang juga ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bangka Belitung. Dengan dedikasi dan pengabdiannya di Muhammadiyah, Andika terpilih sebagai ketua PWPM secara aklamasi dari rapat internal 11 tim formatur hasil Muswil kala itu. 11 tim formatur tersebut didapatkan dari hasil pemilihan voting suara Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah se Bangka Belitung ditambah suara dari Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Bangka Belitung. Bersama sekretaris Sobpri Aryanto, SPd dan bendahara, Af-
rizal, SPd. Kini Pemuda Muhammadiyah Bangka Belitung siap menjawab segala tantangan tataran kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk mengawasi dan mengawal segala pembangunan infrastryktur dan non infrastruktur di segala lini di wilayah Provinsi Bangka Belitung. Pemuda Muhammadiyah Bangka Belitung juga kata Andika, siap memberikan kontribusi pemikiran dan solusi atas permasalahan yang terjadi di Bangka Belitung. Sebagai pemuda juga kata Andika, siap menerima masukan dari ayahanda Pimpinan Wilayah Muhammadiyah untuk tetap istiqomah menjalankan dakwah amar ma’ruf nahi munkar. Meski tongkat komando pemuda berada di tangan Andika, namun dirinya tetap mengedepankan musyawarah dalam menentukan segala kebijakan. Suami dari Lokita Purnamasari ini pun menjelaskan program besar yang akan diambil pemuda Muhammadiyah dalam kepemimpinnanya adalah “GERAKAN MEMBANGUN BERSAMA” filosofinya adalah karena melalui kebersamaan dalam melakukan suatu aksi dan Gerakan akan membawa sebuah perubahan yang besar untuk perserikatan dan bangsa. Gerakan ini juga kata Andika berlandaskan pada gerakan dakwah kemasyarakatan, nalar solutif, aktif, trampil serta unggul dalam menghadapi era digitalisasi saat ini. Gerakan dakwah kemasyarakatan. Secara subtantif adalah gerakan dakwah kemasyarakatan Muhammadiyah dijiwai oleh spirit Al-Qur’an Surat Ali Imran 104 yang mengemban misi yad’u ila al khayr (mengajak pada kebajikan, yakni ajaran Islam), wa ya’ muruna bi al-maruf
(menyeru pada kebaikan), wa nahy ‘an al munkar (mencegah dari kemunkaran). “Kami sangat menyadari betul, bahwa belakangan ini konsep dakwah dan gerakan dakwah di kalangan Pemuda Muhammadiyah menjadi persoalan yang mendasar. Seakan-akan urusan dakwah hanya diserahkan pada Ayahanda di Pimpinan Wilayah Muhammadiyah sampai pada level daerah. Padalah, jika Pemuda Muhammadiyah dapat mengambil peran, bahwa lahan dakwah tidak hanya semata dilakukan di Masjid atau pondok pesantren, dapat juga dilakukan dakwah di Penjara, dan dakwah ekologis yang disampaikan pada Pemerintah dan masyarakat penambang di Bangka Belitung,” jelas Ayah dari Syaakirah Tshaabitah Divianputri, Sasikirana Dwiputri dan Sandrina Damara Tryputri ini. Model dakwah seperti itu lanjutnya merupakan salah satu contoh agar Pemuda Muhammadiyah dapat berperan untuk membumikan gerakan dakwah sebagaimana yang sudah dilakukan oleh Kyai Dahlan pendiri Muhammadiyah. Gerakan penguatan kaderisasi. Muhammadiyah selain sebagai organisasi dakwah yang tak kalah pentingnya juga sebagai organisasi kader. Proses kaderisasi merupakan hal yang urgen di Pemuda Muhammadiyah. Kenyataannya sekarang kata Andika, Pemuda Muhammadiyah Bangka Belitung, bahwa tidak semua proses kaderisasi di setiap daerah berjalan dengan baik. Hal inilah yang mendorong dimasa kepemimpinannya harus berupaya secara serius melakukan pemetaan perkaderan serta menjawab dengan program-program kaderisasi yang dilakukan secara terorganisasi dan berkesinambungan.
“Problem perkaderan tidak dapat hanya diserahkan pada sistem perkaderan formal yang dijalankan sekali setahun yaitu Baitul Arqom. Dengan begitu, kedepan perlu di bentuk Tim Instruktur perkaderan di Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah yang tanggungjawabnya ialah mempersiapkan buku pedoman perkaderan dan kuliah kader 3 (tiga) bulan, seminggu sekali. Sehingga materi-materi kaderisasi seperti nilai-nilai Al-Islam, Ideologi Muhammadiyah, Ideologi Gerakan Muhammadiyah, dan pengembangan wawasan kebangsaan dapat terinternalisasi dengan baik,” ungkap Andika. Meski saat ini pemuda Muhammadiyah banyak melahirkan para tokoh baik nasional maupun daerah (ruang publik) dan akademisi, tapi menurut Andika yang memiliki prinsip hidup berfastabiqul khairat (berloma-lomba dalam hal kebaikan) ini ada sesuatu hal yang harus didesain dengan baik di era digitalisasi saat ini. Menurutnya pula, Pemuda harus mengedepankan nalar pemikiran yang solutif agar melahirkan generasi yang peduli terhadap pemberdayaan masyarakat, nalar gerakan aktif dalam melakukan sebuah perubahan untuk umat, bangsa dan perserikatan, nalar gerakan Terampil bagaimana pemuda Muhammadiyah Babel harus mengedepankan bakat yang dimiliki setiap kader Muhammadiyah yakni dalam bidang dakwah dan pengkajian Islam untuk menjalankan visi misi Islam Berkemajuan, serta nalar Gerakan unggul yaitu pemuda harus unggul dalam melakukan sebuah peradaban yang besar untuk negeri serumpun sebalai ini. “Prinsip gerakan ini merupakan identitas visi kepemimpinan yang hendak dicapai untuk “BERGERAK MEMBANGUN BERSAMA”. Dalam AD/ART terdapat prinsip-prinsip atau azas-azas organisasi yang harus dipegang didalam pengembangan organisasi. Hanya dengan komitmen yang kuatlah PEMUDA MUHAMMADIYAH dapat hadir sebagai organisasi yang modern karena memang organisasi kita ini telah memiliki unsur-unsur organisasi yang lebih lengkap, dan bermuara pada organisasi yang dicintai oleh seluruh lapisan masyarakat bukan hanya dicintai oleh pimpinan dan anggota saja. ” ulasnya.(you)
Pemkab Belitung Perkirakan Kunjungan Wisatawan akan Bertambah TANJUNGPANDAN - Wakil Bupati Kabupaten Belitung, memberikan apresiasi atas dikelolanya bandara Internasional H.AS. Hanandjoeddin oleh Angkasa Pura II. Dengan kehadiran Angkasa Pura dalam mengembangkan bandara diharapkan dapat meningkatkan layanan kepariwisataan di Belitung. “Bupati dan jajaran sudah lama memproses ini. Jadi kami mengawal ini sejak awal. Bupati juga sudah berkali – kali ke Kemenhub dan Angkasa Pura II dan setelah proses yang panjang verifikasi secara administrasi dan diserahkanlah bandara tersebut untuk dikelola AP II,” katanya saat ditemui Laspela, Senin (15/10/2019).
Wabup mengatakan, dengan dikelolanya bandara tersebut oleh AP II jelas akan memberikan dampak yang baik terutama bagi dunia kepariwisataan di daerah Belitung. “Jadi ini seperti satu rangkaian yang Belitung sedang nanti-nanti setelah kehadiran maskapai AirAsia, dalam waktu dekat akan ada kerja sama dengan maskapai Jet Star oleh pihak Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di tahun depan 2020 pertengahan tahun akan mulai terbang,” jelasnya. Orang nomor dua di Kabupaten Belitung itu pun setidaknya menagetkan pada tahun 2020 minimal angka kunjungan wisatawan ke Belitung tembus lima ratus ribu wisatawan. “Targetnya pasti 2020 minimal angka 500 ribu harus tembus, 2021
kita harus naik jadi 700ribu, 2023 kita harus sampai satu juta, itu tidak mudah dengan syarat terminal sudah baru, dengan kearifan lokal nantinya, harapan saya bukan hanya pengunjung tapi transaksi komoditi,” tuturnya Menurut Isyak, demi kemajuan pariwisata Belitung ke depannya dibutuhkan terminal di Bandar udara yang memberikan suasana nyaman bagi para wisatawan. Kemudian juga dibutuhkan, kapasitas yang lebih guna menampung dan memperlancar pergerakan penumpang baik yang akan berkunjung atau keluar dari Belitung. “Dengan kehadiran Angkasa Pura II kami akan lebih optimis bahwa “hospitality tidak bisa dipisahkan dari pariwisata karena kenyamanan orang itu dimulai dari ketika pertama
dia landing,” ujarnya. Isyak menambahkan dengan kehadiran AP II maka nantinya akan terjadi beberapa perubahan nantinya di Bandara Internasonal H.AS. Hanandjoeddin seperti pembangunan Apron, taxi way, fasilitas kargo, sehingga diyakini akan mampu menampung pergerakan sekitar 1 – 1,3 juta penumpang. “Sehingga akan membuat maskapai optimis dan ketika wisatawan landing di sebuah terminal yang tematik, modern dan mencerminkan Belitung, dan nyaman dia akan
berfoto dan berkirim cerita kepada kawan-kawan bahwa Belitung nyaman,” pungkasnya.(*)
6
CEREMONY
KAMIS - RABU
BNPB Tanam 5000 Pohon Endemik Indonesia di Bangka Tengah Doni Monardo: Sebagai Bentuk Wadah Pelestarian Lingkungan
BANGKA TENGAH - Sebagai rangkaian kegiatan bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Nasional 2019, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo melakukan penanaman bibit pohon di Area Bandara Depati Amir, Kabupaten Bangka Tengah, Sabtu (12/10/2019. Penanaman bibit pohon jenis endemik ini dilakukan secara sim-
bolis dengan dihadiri juga Gubernur Babel Erzaldi Rosman, Walikota Pangkalpinang Maulana Aklil, Wakapolda, Danrem 045/Gaya, Dandim 0413/Bangka,dan diikuti tamu undangan lainnya. Usai penanaman bibit pohon di area bandara tersebut, dilanjutkan dengan peresmian 'Kelekak Nusantara' yang berlokasi di Desa Terak, Kabupaten Bangka Tengah. Kegiatan ini diresmikan langsung Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo.
Doni mengatakan ada 34 jenis pohon endemik Indonesia yang ditanam. Dan tersebar di desa-desa wilayah Kabupaten Bangka Tengah
17 - 23 OKTOBER 2019
termasuk di Kelekak Nusantara Bukit Mangkol . "BNPB bersama dengan BPBD Babel, dan Pemkab Bangka Tengah telah mempersiapkan 5.000 bibit pohon dan pupuk untuk penanaman 34 jenis pohon endemik Indonesia ini," katanya. 34 jenis pohon endemik ini didapatkan dari 34 provinsi yang menjadi peserta dalam kegiatan yang berskala nasional tersebut. "Kami (BNPB-red) bersama pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kabupaten Bangka Tengah, juga telah mempersiapkan sumber daya manusia untuk merawat tanaman endemik Indonesia tersebut, seperti emboni, metoa, sagu dan lainnya," ujarnya. Menurut dia penanaman pohon endemik Indonesia di Kelekak Nusantara ini sebagai bentuk wadah pelestarian lingkungan, ekosistem, mencegah bencana, serangan hama tanaman pertanian dan lainnya. "Dengan adanya peresmian Kelekak Nusantara ini nantinya hama tanaman pertanian seperti padi akan berkurang, karena tikus dan hama lainnya akan mencari makanan atau bersarang di dalam hutan Kelekak ini," ungkapnya. Penanaman pohon yang dilakukan di Bukit Mangkol ini kata Doni untuk mengembalikan kondisi hutan Bukit Mangkol seperti sediakala yang penuh keasrian . Kemudian menjadikannya sebagai wisata ekosistem endemik. "Tentu harapan kita Bukit Mangkol yang rusak ini menjadi lebih baik. Selain melakukan penghijauan juga untuk mencegah dari resiko tanah longsor," tutupnya.(adv/wa)
Kepala BNPB Buka Pameran Pengurangan Risiko Bencana 2019 PANGKALPINANG - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo membuka Pameran Pengurangan Resiko Bencana (PRB) 2019, yang
berlangsung di Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang, Jum'at (11/10/2019) pagi. Doni Monardo mengatakan tujuan pameran ini diselenggarakan agar masyarakat Bangka bisa meningkatkan riset terkait kebencanaan terutama yang berpotensi terjadi di
Bangka Belitung. "Pameran ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi seluruh pihak yang memiliki kepedulian, kapasitas dan kemampuan untuk terus menerus menemukan inovasi terkait bencana", kata Doni Monardo saat membuka pameran PRB 2019 secara sim-
bolis memotong pita didampingi Kepala BMKG dan Wakil Gubernur Bangka Belitung. Ia menjelaskan, komitmen terkait penanggulangan bencana harus terus dijaga, terutama mitigasi bencana, mitigasi dengan pendekatan mengubah pola pikir masyarakat untuk menjaga alam. "Pemerintah daerah, masyarakat dan akademisi di Bangka Belitung harus menyelamatkan lingkungan dengan menanam vegetasi yang cocok untuk ditanam di Bangka Belitung", ujarnya. Ketua Panitia Pameran, Yolak Dalimunthe mengatakan, pameran bertema "Mengurangi Resiko Bencana Berbasis Ekosistim dan Investasi" ini berlangsung 11-13 Oktober 2019 pukul 08.00-19.00 wib dan terbuka untuk umum. "Ada 69 peserta dan 102 booth yang terdiri dari Kementerian / Lembaga, Pemerintah Daerah, lembaga swadaya masyarakat dan swasta yang bergerak di bidang kebencanaan," ungkap Yolak. Sementara itu, Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah mengatakan, pameran Pengurangan Risiko Bencana ini termasuk rangkaian acara Bulan Pengurangan Risiko Bencana 2019 yang diadakan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. "Semoga kegiatan PRB 2019 khususnya pameran ini memberi dampak yang baik untuk masyarakat Bangka Belitung," tutupnya. (adv/wa)
KAMIS - RABU
CEREMONY 7
17 - 23 OKTOBER 2019
Rakornas PRB 2019 Hasilkan 10 Rekomendasi BANGKA TENGAH - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengurangan Resiko Bencana (PRB) 2019, menghasilkan 10 rekomendasi dalam Upaya pengurangan risiko bencana 2020 - 2024, untuk segera melaksanakan pembangunan yang peka terhadap risiko bencana dan meningkatkan investasi pengurangan risiko yang terpadu dan menyeluruh di tingkat masing-masing. Upaya tersebut dituangkan dalam bentuk rencana strategi dan aksi, yakni pertama, penguatan data, informasi, dan literasi bencana, termasuk melalui penyusunan atau pemutakhiran dokumen kajian risiko bencana (KRB) yang inklusif dan pengembangan program-program komunikasi, informasi, dan edukasi rawan bencana.
Kedua, penguatan sistem, regulasi, dan tata kelola bencana, termasuk melalui pemanfaatan hasil-hasil kajian saintifik dan kearifan lokal. Ketiga, peningkatan sumber daya manusia, sarana-prasarana, dan logistik kebencanaan, terutama melalui penguatan kelembagaan BPBD dan desa/kelurahan. Keempat, integrasi kerjasama kebijakan dan penataan ruang berbasis risiko bencana melalui penguatan perangkat penataan ruang dan regulasi terkait, berikut penegakannya. Kelima, penguatan penanganan darurat bencana termasuk melalui percepatan implementasi, standar pelayanan minimum penanggulangan bencana dan program kesiapsiagaan bencana berbasis keluarga. Keenam, kerangka kerja (prabencana) atau pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi (pascabencana) di daerah terdampak bencana, terutama
melalui program-program pengurangan risiko bencana komunitas berbasis penghidupan (livelihoods) di daerah rawan bencana dan pemulihan pasca bencana yang berorientasi pada pemulihan penghidupan masyarakat. Ketujuh, penguatan sistem mitigasi multi ancaman bencana terpadu terutama yang memberikan perlindungan bencana secara langsung pada masyarakat yang tinggal di desa dan kelurahan rawan bencana. Kedelapan, pendanaan yang memadai termasuk melalui pengembangan mekanisme-mekanisme pendanaan inovatif dan kerjasama dengan lembaga usaha. Kesembilan, restorasi dan perlindungan ekosistem alami serta area penyangga untuk meningkatkan fungsi perlindungan dan pengurangan risiko, serta fungsi pendukung penghidupan masyarakat yang disediakan ekosistem. Kesepuluh, pembangunan ketangguhan infrastruktur (layanan dasar dan tanggap darurat), terutama yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat, seperti hunian, sekolah, sarana kesehatan, pasar, tempat ibadah, kantor, dan objek-objek vital lainnya. "Itulah garis besar rencana strategi dan aksi dlam upaya pengurangan risiko bencana tahun 2020 - 2024," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni
Monardo, dalam sambutannya pada Rakornas PRB yang berlangsung di Hotel Novotel, Kabupaten Bangka Tengah, Minggu (13/10/2019). Ia menambahkan, rincian kerangka strategi/aksi ini akan diberikan pada seluruh daerah, agar rekomendasi ini diwujudkan dengan menjunjung tinggi kesetiakawanan, perspektif gender dan inklusi. Terlebih Indonesia memiliki sejumlah resiko bencana yang sangat besar. Dimana Indonesia memiliki 500 gunung berapi, dan gunung api ini adalah gunung yang terbanyak di dunia, 127 adalah gunung api yang aktif. Di Pulau Sumatera terdapat Gunung Sinabung masih aktif, antara Pulau Sumatera dan Jawa ada Gunung Krakatau. "Oleh karenanya dengan pendekatan pentahelix di mana akademisi, pengusaha, pemerintah, komunitas atau masyarakat dan media turut berperan dalam setiap aksi pengurangan risiko bencana," jelasnya. Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan moment kegiatan puncak peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana sangat luar biasa, yaitu moment memberikan pemahaman bagi untuk mengurangi risiko terhadap terjadinya bencana serta upaya yang hendaknya harus dilakukan. Pada puncak peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana 2019
Komunitas Bikers Penuhi Pantai Terentang KOBA – Jambore Bikers yang merupakan bagian dari perhelatan Peringatan Pengurangan Resiko Bencana Tahun 2019 ramai diikuti oleh komunitas bikers dari dalam dan luar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Acara yang berlangsung di Pantai Terentang, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), diawali dengan acara ramah tamah yang dibuka oleh Bupati Bateng,
H. Ibnu Saleh, dan dihadiri oleh Kapolres Bateng, Danramil 413-04/ Koba, Para asisten, Kepala OPD, serta ratusan bikers yang telah tiba di lokasi dari berbagai daerah dari Sumatra dan Jawa, Jumat (11/10/2019). Dalam sambutan, Bupati Ibnu meminta panitia memberikan pelayanan terbaik bagi tamu-tamu daerah yang telah hadir, serta membawa semua peserta untuk jalan- jalan menikmati indahnya wisata alam yang ada di Bateng. “Saya berharap kegiatan ini tidak dinikmati orang muda saja, tapi juga untuk orang tua agar bisa memanfaatkan wisata pantai ini,” Kata Ibnu. Kabid Perhubungan Disperkimhub Bateng, Fani Hendra Saputra, mengungkapkan bahwa pihaknya akan memberikan pelayanan yang terbaik guna menyukseskan acara tersebut serta menyatakan bahwa acara berjalan dalam situasi kondusif, “Acara hari ini berlangsung kondusif, kami berikan pelayanan terbaik kepada setiap peserta yang hadir,” ungkap Fani. Ketua Pelaksana, Fajar, mengatakan bahwa ada 200 unit motor atau 250 driver yang telah tiba di lokasi Jambore di Pantai Terentang, para driver tersebut berasal dari Prabumulih, Palembang, Lampung, Betung, Jambi, Lubuk Linggau, Padang, dan Indramayu. “Saya berpesan agar driver mengutamakan safety, dan jaga kesehatan karena akan touring wisata,” kata Fajar.
Explore Bangka Tengah Tak hanya bikers, Ribuan peserta dari 34 Provinsi se-Indonesia lainnya juga ikut serta dalam meriahkan kegiatan Bulan Penanggulangan Risiko Bencana (PRB) 2019, dengan melakukan eksplorasi ke berbagai desa di Kabupaten Bangka Tengah. “Dikunjungan ini para peserta melihat lebih dekat masyarakat dan kebudayaan di Bangka Belitung, serta melaksanakan kegiatan penanaman pohon,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo di sela-sela melakukan kunjungan field trip dan penanaman pohon, ke Kabupaten Bangka Tengah, Sabtu (12/10/2019). Ia mengatakan, Bangka Belitung termasuk relatif aman dari berbagai macam bencana, baik gempa bumi, gunung berapi, maupun tsunami. “Insya Allah di Babel tidak ada bencana, karena sepanjang sejarah yang tercatat, belum pernah ada gempa dan tsunami di wilayah Bangka, dan ini adalah barokah, karunia dari Allah SWT,” ujar Doni. Lebih lanjut, Doni mengatakan kegiatan penanaman pohon ini sangat perlu dilakukan, terutama dilahan-lahan kritis, mengingat Bangka Belitung memiliki banyak lokasi bekas tambang yang dapat menjadi potensi bencana alam, jika hanya selalu di eksploitasi namun tidak ditanam kembali. Selain mengenai penanaman pohon kembali sebagai antisipasi bencana banjir, masyarakat juga harus mewaspadai kebencanaan pada lahan gambut yang mengalami pengeringan, karena potensi kebakaran di lahan gambut dapat menjadi semakin besar jika terjadi pengeringan. “Ini disebabkan oleh fungsi penyerapan air pada gambut yang sangat kering akan sulit dilakukan, karena gambut sudah tidak berfungsi sebagai tanah, dan sifatnya pun sama seperti kayu kering,” jelasnya.(adv/wa/jon)
juga diselenggarakan Deklarasi Integrasi Bangsa menjaga NKRI Tangguh Bencana oleh seluruh perwakilan Provinsi di Indonesia. Sebelumnya Kepala BPBD Babel, Mikron Antarariksa dalam laporannya menyampaikan, Pelaksanaan Bulan PRB Nasional sudah dilakukan sejak 2013. “Tujuan PRB ini, adalah sarana untuk memperkuat pemahaman pemerintah, lembaga usaha dan masyarakat terhadap aktivitas PRB secara investasi ketangguhan,” terang Mikron. Dalam Bulan PRB 2019 di Babel, dikatakan Mikron, diisi dengan berbagai macam kegiatan, diantaranya Seminar, Pemeran, Jambore Biker se-Sumatera, Lomba Kreativitas, Lomba Karya Tulis Kebencanaan, Field Trip, Fun Walk, dan lainnya. “Dalam Peringatan Bulan PRB kali ini, jumlah peserta yang datang ke Babel kurang lebih 2.500 orang,” tutup Mikron.(adv/wa)
8
PELANGI DAERAH
Pengembangan Belitung Mangrove Park Dibiayai dari Hibah ICCTF TANJUNGPANDAN – Indonesia Climate Change Trust Fund yang mengelola dana hibah dari USAID telah menyalurkan pendanaan mitigasi berbasis lahan untuk Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang sebagai Taman Wisata Mangrove dalam Upaya Rehabilitasi Ekosistem dan Sekuestrasi Karbon. Sejak 2017 hingga 2018 Program rehabilitasi kawasan pesisir eks-tambang timah ini dikelola oleh Yayasan Terumbu Karang Indonesia (Terangi) bersama dengan masyarakat Desa Juru Seberang yaitu kelompok Hutan Kemasyarakatan Seberang Bersatu (HKm Seberang Bersatu). Program rehabilitasi kawasan pesisir ini mengintervensi lahan eks-tambang timah yang kini dikenal sebagai Belitung Mangrove Park (BMP). Hal ini dikatakan oleh Direktur Lingkungan Hidup Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Medrilizam dalam kegiatan scalling up dan media visit di Belitung Mangrove Park(BMP), Desa
Juru Seberang, Tanjungpandan, Jumat (11/10/2019). Proyek Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF) di Belitung tersebut telah dilakukan berupa rehabilitasi hutan mangrove dan hutan pantai bekas tambang timah berbasis masyarakat. Lokasi yang dijadikan proyek itu, yakni kawasan Belitung Mangrove Park (BMP) yang dikelola HKm Seberang Bersatu. “Kegiatan di Belitung Mangrove Park ini adalah kegiatan dari ICCTF yang mana salah satu tujuan besarnya adalah membantu upaya pemerintah dalam menurunkan emisi gas rumah kaca yang sudah menjadi target pada 2020 maupun 2030,” ujar Medrilizam. Belitung Mangrove Park ini sudah digagas ICCTF, dimana ICCTF memberikan kontribusi awal untuk membantu Hkm Juru Sebrang untuk mulai mengembangkan atau merehabilitasi lahan mangrove di Hkm Juru Sebrang. “Dimana dulunya ini adalah lahan tambang, nah kita mencoba merehabilitasi lahan bekas tambang ini dengan menanam mangrove sehingga nanti diharapkan ada uapaya penyerapan emisi karbon dan juga sekaligus melindun-
MAU NG PASAN? IKLA
gi ekosistem pantai dengan harapan juga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat,” jelasnya. Menurtnya, ini bisa menjadi multipel benfit yang bisa menghasilkan dari hanya satu kegiatan kecil, Tentunya ICCTF tidak bekerja sendiri, ICCTF juga bekerja sama dengan pemerintah daerah dan juga masyarakat setempat. “Nah dengan kaloborasi yang awalnya hanya bisa dibilang sederhana saja, dan kemudian ini, alhamdulillah ini berkembang cukup pesat dan akhirnya bisa mensinergikan program baik yang ada kementrian lembaga maupun juga kontribusi dari CSR, juga partisipasi dari masyarakat itu sendiri,” tuturnya.(din)
KAMIS - RABU
17 - 23 OKTOBER 2019
Pertahankan Predikat WTP
Pemkab Bangka Belajar ke Kabupaten Sleman SLEMAN — Pemerintah kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyajarta dipilih Pemkab Bangka sebagai tempat belajar bagaimana mempertahankan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian terkait pengelolaan keuangan daerah. Pemerintah Kabupaten Sleman diketahui sudah delapan kali berturut-turut mendapatkan opini WTP. Kegiatan belajar yang diberi nama Studi tiru ini dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Sleman pada Jumat 11 Oktober 2019. Rombongan disambut langsung oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo beserta sekda dan beberapa kepala OPD. Bupati Bangka, Mulkan yang memimpin rombongan, mengatakan saat ini Pemkab Bangka sudah mendapatkan WTP dan terus berusaha mempertahankan opini dari BPK RI tersebut. “Kita ingin belajar sama mereka (kabupaten Sleman) dan mencari kiat-kiatnya agar dapat mempertahankan WTP ini, seolah-olah mereka sudah biasa, sementara apa yang disampaikan pak inspektorat kita tadi (saat pertemuan) kita masih deg-degan,” ungkapnya. Menurutnya, masih ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh Pemkab Bangka yak-
ni menjalankan dengan baik e-planning, e-budgeting dan e-monev. “Yang perlu kita lakukan ini yang pertama e-planning kita, e-budgeting dan e-monev, jika ketiganya sudah kita lakukan dengan baik, maka tidak akan ada lagi keragu-raguan kita nanti,” terang Mulkan. Selain itu, pihaknya juga akan belajar dan meniru program yang telah dilakukan oleh Kabupaten Sleman lainnya seperti sektor ekonomi, sosial, pariwisata serta tata kelola pemerintahan (SAKIP). “Kita sengaja memilih Sleman ini karena memang mereka sudah berhasil meraih berbagai penghargaan secara nasional bahkan SAKIP mereka sudah mendapat predikat A,” tambahnya. Mulkan mengakui bahwa masih ada evaluasi dan pencapaian program yang belum tercapai selama satu tahun kepemimpinannya, sehingga perlu melihat daerah lain dalam menjalankan program daerah. Sementara itu Bupati Sleman, Sri Purnomo menyambut baik kedatangan Bupati Bangka beserta rombongan dan memberikan beberapa masukan untuk membangun daerah. “WTP delapan kali berturut-turut yang kami dapatkan ini tidak lepas dari kerjasama tiap OPD yang menjalan program-programnya,” ungkap Bupati Sleman.(*)
Babel Miliki 31 Warisan Budaya tak Benda PANGKALPINANG – Mungkin, sebagian besar masyarakat di Bangka Belitung (Babel), belum mengetahui sampai saat ini, berapa banyak Lembar Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia di Bangka Belitung. Berdasarkan data yang disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Babel, Rivai, melalui Kabid Kebudayaan Disbudpar Babel, Engkus Kuswenda, sampai saat ini, Provinsi Babel sudah memiliki sebanyak 31 WBTB. “Dengan ditetapkannya 4 WBTB di tahun 2019 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, dan diterima langsung oleh Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah di Istora GBK, Jakarta, Selasa (08/10/2019) malam, jadi total keseluruhan WBTB Indonesia yang ada di Babel yang telah ditetapkan sejak tahun 2013 hingga 2019 ini, alhamdulillah menjadi 31 WBTB Indonesia asli Provinsi Babel,” ujar Engkus, di ruang kerjanya, Kamis pekan lalu. Khususnya tambahan 4 WBTB yang diterima pada 2019, dikatakan Engkus, terdiri dari Pantiau Ubi dari Kabupaten Bangka Barat, Gangan Buntal Darat dari Kabupaten Belitung Timur, Nirok Nanggok dari Kabupaten Belitung Timur, dan Lesong Ketintong yang juga dari Kabupaten Belitung Timur. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, dijelaskan Engkus,
terus berupaya bagaimana bisa melestarian WBTB itu, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Babel. “Ada 4 upaya yang kami lakukan untuk pelestarian WBTB di Babel, Pertama, Perlindungan. Yaitu, melakukan penelitian atau kajian, pendaftaran ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia sampai akhirnya ditetapkan menjadi WBTB Indonesia. Kedua, Pengembangan, dengan melakukan Seminar, Diskusi, Focus Group Discussion (FGD) tentang WBTB,” ungkap Engkus. Ketiga, lanjut Engkus, Pemanfaatan, yakni melakukan penyebarluasan informasi tentang WBTB, pergelaran seni budaya, pengemasan bahan ajar, pengemasan bahan kajian dalam bentuk buku, pengembangan wisata. Dan yang Keempat, Pembinaan, adalah melakukan pelatihan dan fasilitasi dukungan berkenaan WBTB tersebut. Engkus tak memungkiri, dalam pelestarian sejumlah WBTB itu, dibutuhkan pendanaan. Sumber pendanaan WBTB Indonesia yang ada di Babel, dilakukan melalui pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Babel, APBD Kabupaten/ Kota se-Babel dan juga masyarakat. “Kita seluruh lapisan masyarakat di Babel patut bangga dan mensyukuri atas telah ditetapkannya Warisan Budaya Tak Benda Indonesia yang berasal dari Babel ini,” tutup Engkus.(*)
KAMIS - RABU
PELANGI BABEL 9
17 - 23 OKTOBER 2019
M. Amin Merupakan Wajah Baru Sebagai Pimpinan DPRD Babel PANGKALPINANG – Empat Pimpinan DPRD Babel Periode 20192024 telah resmi dilantik setelah mengucapkan sumpah/janji Jabatan Pemimpin DPRD Babel yang dilaksanakan diruang Paripurna DPRD Babel, Rabu (16/10/2019). Adapun empat nama yang dilantik tersebut adalah Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya dari PDI Perjuangan, Wakil Ketua I Hendra Apollo dari Partai Golkar, Wakil ketua II M Amin dari Partai Gerindra dan Wakil Ketua III Amri Cahyadi dari PPP. Dari empat nama tersebut, ada satu wajah baru yang menduduki jabatan pimpinan DPRD Babel, yakni M. Amin dari Partai Gerindra. Hal tersebut melihat tiga nama lainnya yang merupakan wajah lama di pimpinan DPRD Babel seperti Didit Srigusjaya, Hendra Apollo dan Amri Cahyadi yang sempat menjadi Wakil Ketua DPRD Babel periode 20142019. Didampingi Istri tercinta, Amin yang resmi dilantik dan duduk untuk pertama kalinya sebagai pimpinan DPRD Babel, tentunya mengaku bangga dan senang, jabatan ini sebagai kepercayaan yang yang tinggi oleh masyarakat kepadanya dan tak menjadikan hal tersebut sebagai sebuah masalah. “Berbekal pengalaman politik yang panjang dan pengalaman menjadi anggota DPRD selama 4 periode, ten-
tu telah cukup bagi saya untuk mengenal dan mengetahui dinamika yang akan dihadapi sebagai wakil rakyat,” kata Amin kepada wartawan usai pelantikan. Ia menyampaikan, menjadi pimpinan DPRD Babel hingga 5 tahun mendatang, akan mengedepankan prinsip kekeluargaan dari hati ke hati untuk merajut hubungan yang harmonis antar pimpinan dan anggota DPRD Babel agar peran dan fungsi DPRD dapat berjalan maksimal demi kepentingan Masyarakat Bangka Belitung. “Tentu kita mengikuti aturan berlaku, kita akan lebih mengedepankan kedekatan antar anggota dari hati ke hati dan saya sudah 4 periode menjadi anggota DPRD dan pernah juga menjadi ketua komisi jadi saya rasa tidak canggung lah karna semuanya teman akrab hanya sebagai pimpinan DPRD aja yang baru,” ungkapnya. Setelah dilantik sebagai salah satu pimpinan DPRD Babel, Amin menambahkan, dimana dirinya akan mulai menjalankan tugas sebagai pimpinan DPRD dan segera berkordinasi dengan pimpinan dan anggota DPRD lainnya untuk segera menyelesaikan berbagai permasalahan yang telah menanti. “Insya allah segera kita selesaikan permasalahan-permasalahan yang sudah menanti kami dan kawan-kawan di DPRD yang sekarang, mudah-mudahan dengan intensitas pertemuan dan pembahasan yang tinggi kita dapat menjalankan tugas kita dengan baik hingga 5 tahun mendatang,” tutupnya. (wa)
DPRD Babel Fokus Selesaikan Perda RZWP3K PANGKALPINANG – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Didit Srigusjaya yang baru dilantik menjadi pimpinan definitif periode 2019-2024 menyatakan, akan fokus selesaikan Peraturan Daerah (Perda) Rencana Zonasi dan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau (RZWP3K) agar pembangunan daerah tidak terhambat. “Raperda RZWP3K harus diselesaikan, karena jika diperlambat akan berpengaruh terhadap investor yang akan masuk ke Babel dan akan menghambat pembangunan,” kata Didit kepada wartawan usai rapat paripurna pengucapan sumpah/janji jabatan pimpinan DPRD periode 20192024, yang berlangsung di ruang rapat Paripurna DPRD Babel, Rabu (16/10/2019). Sebagai langkah percepatan, dirinya mempercayakan para wakilnya di DPRD untuk mendorong percepatan penyelesaiannya, karena kedepan Didit tidak akan banyak
terlibat dalam urusan internal. namun secara keseluruhan kata Didit, dirinya tetap akan melakukan pengawasan dan kontrol terhadap anggota DPRD Babel. “Saya akan lebih banyak fokus membangun hubungan keluar dan untuk urusan internal dengan anggota saya percayakan kepada wakil ketua. Terpenting koordinasi dan komunikasi yang baik,” ucapnya. Menurut dia, pengesahan Raperda RZWP3K kemarin belum tuntas dikarenakan terjadi perdebatan
dari berbagai pihak. “Dalam perancangan Raperda tidak ada yang kurang, hanya saja banyak perdebatan lantaran adanya masukan-masukan dari berbagai pihak sehingga belum ketemu titik terangnya,” terangnya. Didit menegaskan akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan Raperda tersebut demi kelancaran pembangunan dan perekonomian daerah. “Kita targetkan tahun 2019 ini bisa selesai untuk mempercepat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi,” tutupnya.(wa)
10
PELANGI BABEL
DPRD Babel Gelar Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah Janji Pimpinan PANGKALPINANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Belitung menggelar rapat Paripurna pengucapan sumpah/janji jabatan pimpinan DPRD periode 2019-2024, yang berlangsung di ruang rapat Paripurna DPRD Babel, Rabu (16/10/2019). Penetapan Pimpinan DPRD Babel tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri Nomor : 161.19-5352 Tahun 2019 tentang Peresmian, Pengangkatan Pimpinan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tertanggal 11 Oktober 2019. “Sebanyak empat nama yang mengucapkan sumpah/janji dan resmi duduk sebagai pimpinan DPRD Babel periode 2019-2024 yakni Ketua DPRD Didit Srigusjaya dari PDI Perjuangan, Wakil Ketua Hendra Apollo dari Partai Golkar, M Amin dari Partai Gerindra dan Amri Cahyadi dari PPP,” kata Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Babel, Syaifuddin. Pengucapan sumpah/janji jabatan keempat Pimpinan DPRD Babel tersebut dipandu oleh Ketua Pengadilan Tinggi, Kornel Sianturi S.H., M. Hum dan disaksikan oleh ratusan tamu undangan. Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya dalam sambutannya menyampaikan siap untuk menjalankan tugas dan wewenang sebagai pimpinan DPRD dengan amanah demi terwujudnya masyarakat sejahtera. “Berlandaskan semangat Pancasila dan Undang-undang kita bersatu semangat dan jiwa, kita akan berusaha mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan terbuka mendengarkan aspirasi masyarakat,” katanya. Ia menyebutkan, untuk meningkatkan peran dan fungsi DPRD tidak mudah sehingga butuh kerjasama dan kerja keras. “Misi dan visi kami menjadi janji kami kepada masyarakat semoga Allah meridoi segala niat baik kami dan kita butuh dukungan masyarakat dan pemerintah untuk kemajuan bersama,” jelasnya. Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah saat menghadiri rapat Paripurna berharap agar pimpinan DPRD yang baru dilantik, dapat mengemban amanah rakyat dan bertanggung jawab terhadap sumpah/janji jabatan yang telah diucapkan. “Dengan demikian, saudara sebagai wakil rakyat agar dapat mengaktualisasikan apa yang menjadi kehendak rakyat pada saat menjalankan fungsi konstitusionalnya yaitu fungsi legislasi, fungsi anggaran, maupun fungsi pengawasan,” ucapnya.(wa)
KAMIS - RABU
17 - 23 OKTOBER 2019
Pemprov Babel Bentuk Komisi Etik BLP dan Konsolidasi PBJ PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) membentuk Komisi Etik Biro Layanan Pengadaan (BLP) dan Konsolidasi Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) di Lingkungan Pemprov Babel. Kepala BLP Setda Bangka Belitung, Kurniawan menjelaskan, tujuan adanya Komisi Kode Etik BLP dan Konsolidasi PBJ adalah untuk menjaga martabat, kehormatan, citra dan kredibilitas Personel BLP, sehingga bertindak jujur, mandiri, tidak berpihak, dan penuh rasa tanggungjawab berdasarkan peraturan perundang-undangan. “Kode Etik yang telah di susun pergub nya melalui Peraturan Gubernur Bangka Belitung No. 46 tahun 2018, maka kita membuat turunannya berupa Komite Etik,”
kata Kurniawan, saat Rapat Pembentukan Komisi Etik BLP dan Konsolidasi PBJ di Ruang Tanjung Pendem Kantor Gubernur Bangka Belitung, Rabu (16/10/2019). Jadi, ditegaskan Kurniawan, dengan adanya Peraturan Gubernur No. 46 tahun 2018 itulah, Pemprov Bangka Belitung membentuk Komite Etik BLP.
Sementara itu, Pj Sekda Bangka Belitung, Yulizar Adnan dalam arahannya mengatakan sebuah Komisi Etik dibentuk juga berdasarkan hasil rekomendasi yang dilakukan Korsupgah KPK. “Kita sudah memiliki Pergub Bangka Belitung No. 46 Tahun 2018,” ujar Yulizar. Yulizar mengharapkan dengan adanya Komite Etik
BLP dan Konsolidai PBJ, dapat memberikan dampak positif dalam pengawasan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Rapat pembentukan Komisi Etik BLP juga dihadiri Inspektur (Kepala Inspektorat) Pemprov Babel, dan Perwakilan Biro di Lingkup Setda Pemprov Babel.(*)
Gubernur dan Kapolda Sepakat Mencegah dan Menegakkan Hukum Terhadap Ilegal Mining PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, dan Kapolda Babel Brigjen Pol Istiono, sepakat mencegah dan menegakkan hukum terhadap Ilegal Mining. Itu diwujudkan dengan menandatangani kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel dengan Polda Babel tentang Pencegahan dan Penegakan Hukum Illegal Mining di Wilayah Babel. Penandatanganan Kesepakatan antara Pemprov Babel dan Polda, berlangsung di Gedung Tribrata Polda Babel, Selasa (15/10/2019) pagi,
turut disaksikan Kepala Biro Hukum Setda Babel, Maskupal, dan sejumlah unsur terkait lainnya. Erzaldi mengatakan, dengan adanya penandatangan kesepakatan, Pemprov Babel dengan Polda Babel saling bersinergi dalam melakukan langkah strategis guna mencegah dan penegakan hukum di wilayah Babel. “Polda Babel yang te-
lah melakukan langkah dalam mengoptimalkan pencegahan dan penegakan hukum khususnya Illegal Mining di Wilayah Babel,” ujarnya. Erzaldi menjelaskan, aktivitas pertambangan sangat mempengaruhi perekonomian di Babel, dimana masyarakat banyak yang bekerja di pertambangan dan menggunakan bahan bakar solar maupun premium. Terkait dengan penjualan solar di SPBU, Erzaldi mengungkapkan, Pemerintah akan melakukan kerja sa-
ma dengan Pertamina dalam pengaturan penjualan solar kepada masyarakat, khususnya truk – truk yang selama ini mengantri di lokasi SPBU menggunakan kartu kendali. “Solar – solar yang dibeli tersebut belum tentu digunakan, namun banyak yang menjualnya kepada para penambang timah,” tegas Erzaldi. Sementara itu, Kapolda Babel, Istiono mengatakan, kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dalam pencegahan dan penegakan hukum terhadap Illegal Mining di Babel. “Adanya kerja sama yang sinergis ini, diharapkan akan memberikan manfaat yang baik dan kontribusi bagi pembangunan di Babel,” tutupnya.(wa)
KAMIS - RABU
CONNECTION
17 - 23 OKTOBER 2019
11
Wisata Edukasi di Kampung Reklamasi Aik Jangkang. Bersama Corina A. Negura, Maudy MOMO berkata, “A sunflower field is like a sky with thousand suns.” Seraya terhanyut dalam keindahan ribuan bunga matahari, senja itu Maudy bersama puluhan wanita dengan lincah mengayunkan smart phonenya, mengabadikan momen langka; dirinya dan bunga matahari. “Amazing. Ternyata tanah bekas tambang timah di Pulau Bangka bisa menjadi media tanam buat Bunga Matahari. Kampung Reklamasi Aik Jangkang ini bisa menjadi wisata edukasi alternatif buat study tour siswa-siswa kita,” puji Maudy MOMO yang aktif di dunia wisata kuliner di ibukota provinsi, Pangkalpinang. Maudy MOMO merupakan satu dari ribuan pengunjung yang memberikan apresiasi kepada PT Timah yang telah berhasil “menyulap” lahan eks penambangan timah menjadi taman wisata edukasi dan ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya. Selain menikmati Taman Wisata Bunga Matahari, PT Timah menghadirkan mini zoo di Kampung Reklamasi bersama Alobi, komunitas pecinta binatang menjadi Pusat Penangkaran Satwa (PPS). Kita bisa melihat berbagai satwa dilindungi belasan buaya, siamang, rusa hingga berbagai burung diantaranya burung elang dan kaka tua.
Manajemen PT Timah yang dinahkodai oleh Direktur Utama Riza Pahlevi Thabrani saat memulai proyek Kampung Reklamasi mengatakan kawasan wisata ini terbilang baru namun sudah banyak dikunjungi wisatawan. “Kami ingin kawasan eks tambang ini menjadi lahan yang produktif; menjadi taman wisata edukasi bernilai ekonomi dan bisa dinikmati masyarakat sekitar,” kata Riza Pahlevi. Kawasan Aik Jangkang, kata Riza Pahlevi, merupakan bekas tambang izin usaha pertambangan (IUP) milik PT Timah. "Luasnya mencapai 31 hektare. Pada tahap awal kita tanami buah-buahan, Pohon Pelawan dan Ketapang, sedangkan di kolong (lubang bekas tambang) kita budaya ikan. “Kenapa dinamakan Kampung Reklamasi karena daerah ini ke depan akan dijadikan tempat tujuan wisata baik wisatawan lokal maupun luar. Konsepnya Wisata Edukasi yang bernilai ekonomis" kata Riza. Selain budidaya ikan, kolong bekas tambang dikembangkan sebagai wisata Aik. Selain berkano dan berwisata Aik, pengunjung juga bisa melihat habitat hewan langka serta penangkaran. Selain hamparan bunga matahari, ada berbagai tanaman warung hidup dan buah-buahan, seperti sayuran hidroponik, peternakan bioflok ikan lele dan beberapa penelitian tanaman.
Seni Bernilai Ekonomi Pepatah bijak berkata, "Berkebun adalah seni yang menggunakan bunga dan tanaman sebagai cat dan tanah dan langit seperti kanvas."
Amanah Undang-undang PT Timah Tbk sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan timah berkomitmen melakukan reklamasi di lahan-lahan bekas tambang
TNI tikan bahwa TNI akan mendukung pengamanan Polri dengan menempatkan prajuritnya di beberapa titik sekitar Gedung MPR/DPR. "Seperti yang saya sampaikan, tugas TNI mendukung, memberikan perbantuan kepada Polri, dalam tugas keamanan dan ketertiban masyarakat," jelas Hadi. Sementara Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan Polri tak ingin mengambil resiko dicap sebagai bangsa yang buruk jika dalam hari pelantikan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) terjadi kekacauan akibat unjuk rasa. Hal itu disampaikan Tito saat menanggapi perihal tak terbitnya surat tanda terima pemberitahuan (STTP) unjuk rasa jelang dan saat hari pelantikan. Foto Resmi Jokowi Tak hanya pelantikan saja yang kini terus dipersiapkan, persiapan untuk pemerintahan pun telah dimulai. Kementerian Sekretariat Negara pada Rabu (16/10) merilis foto resmi kenegaraan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. ng jawab Paspampres," terang Hadi Tjahjanto. "Ring dua di bawah tanggung jawab TNI, dan ring tiga adalah di bawah tanggung jawab gabungan antara TNI, Polri, dan unsur lainnya," lanjutnya. (*/ags)
yang digarapnya sebagaimana dokumen AMDAL dan Dokumen Rencana Reklamasi. Anggi Siahaan, Kepala Bidang Humas PT Timah Tbk, mengatakan reklamasi itu merupakan kewajiban paska tambang sudah diatur oleh UU Nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral Dan Batu Bara (Minerba) pasal 96 dan diikat oleh perpu Nomor 78 tahun 2010 Pasal 2 ayat (1) tentang Reklamasi pasca tambang. "Menariknya, sejak dikeluarkannya Kepmen ESDM Nomor 1827K/30/ MEM/2018 dimungkinkan dilakukan reklamasi bentuk lain,’’ kata Anggi. Kenapa reklamasi sempat berhenti di masa lalu, Anggi mengatakan eksploitasi tambang oleh masyarakat secara ilegal di atas IUP PT Timah yang telah direklamasi menjadikan reklamasi tidak efektif, bahkan rusak kembali. “PT Timah sebagai BUMN menunjukkan juga kehadiran negara. Pada momen yang tepat, komitmen terus membangun negeri tetap kami tunjukkan. Kami terus berupaya mengelola lahan bekas tambang menjadi lahan produktif, dengan menggandeng stakeholder multipihak,’’ papar Anggi. Konsep 4 E Kampung Reklamasi ini berkonsep 4 E; Education, Ecology, Environment, Economy. Dirut Riza Pahlevi dan jajaran direksi sangat intens mendorong reklamasi di Aik Jangkang ini dengan penyediaan sarana/fasilitas, materi sesuai konsep secara bertahap. “Kebetulan Direktur Utama kami Pak Riza sangat mencintai satwa teruta-
ma kearifan lokal. Beliau menggandeng Alobi Babel untuk berkegiatan dalam rangka penyelamatan satwa untuk kemudian dilepas liarkan,” kata Yahya Nugraha, Kepala Proyek Kampoeng Reklamasi TIMAH Aik Jangkang. Yahya mengatakan Kampung Reklamasi diarahkan agar berdampak edukasi dan percontohan. Selain itu, kata Yahya, Kampung Reklamasi berdampak pada ekologi yakni menata kembali lahan reklamasi sedemikian rupa sehingga mempunyai nilai. “Dampak environmental yakni kepedulian/komitmen kepada lingkungan tambang dan sekitar. Sedang dampak ekonomi adalah terjadinya efek domino bahwa lahan eks tambang bisa bernilai ekonomi. Bukan hanya menggunakan metode revegetasi melainkan bentuk bentuk lainnya yg beragam,” kata Yahya yang juga menjabat sebagai Kepala Divisi Sarana dan Administrasi Umum. Model reklamasi diterapkan di Aik Jangkang, kata Yahua, adalah revegatasi tanaman keras, buah buahan, sayuran, biji bijian, agro wisata, wisata Aik, wisata bunga, kolam wisata, kolam produksi ikan Aik tawar, bumi perkemahan, PPS Mini Zoo, percontohan PLTS, hidroponik, kolam ikan sistem biofloc, kebun buah, ternak, kearifan lokal, penyelamatan satwa, pembibitan, wahana Aik (kolong), peternakan sapi potong/perah, kegiatan out bond/out doors dan lain lain. PT Timah dalam mengelola Kampung Reklamasi menggandeng semua aspek stake holder untuk ikut men-
dukung dan sumbang saran, menjadi wahana pendidikan, kerjasama dengan desa/pemuda sekitar, juga masyarakat babel pada umumnya “Kegiatan Kampung Reklamasi ini didukung oleh Dirjend Gakum Rasio Ridho Sani. Selain itu Taman Puti Kayu Palembang juga meyumbangkan beberapa hewannya untuk dirawat di PPS Mini Zoo Kampoeng Reklamasi Timah Aik Jangkang. Kebetulan tersedia lahan cukup luas untuk Pelestarian Satwa,” kata Yahya. Spot Instagramable Taman Bunga Matahari memang memiliki pesona yang tinggi. “Spot Bunga Matahari merupakan salah satu spot andalan yg instagramable. Ke depan akan dikembangkan dengan tanaman lain seperti bougenvill, kaktus, dan perluasan lahan secara bertahap. Marie Williams mengtakan, “True friends are like bright sunflowers that never fade away even over distance and time.” Langkah PT Timah itu mengonfirmasi dan mendorong proses Negeri Laskar Pelangi, Negeri Serumpun Sebalai yang sedang bertransformasi secara bertahap dari mining to tourism. Kampung Reklamasi adalah sebuah bukti bahwa kawasan eks tambang bukanlah kawasan tak berguna. Ketika digarap dengan sikap peduli dan hati, ternyata bisa mencipta Taman Bunga Matahari. Helen Keler meneguhkan setiap dari kita yang berkehendak baik buat negeri ini, “Keep your face to the sunshine and you cannot see the shadows. It's what sunflowers do.” Semoga!
Good Mining bangan yang baik di Kawasan Batu Besi Damar, Kabupaten Belitung Timur. Awal Maret 2018. Berdiri di lahan 604 hektare di wilayah Izin Usaha Penambangan (IUP) Desa Damar, Kecamatan Damar, Belitung Timur (Beltim), PT Timah telah satu tahun memulai model penambangan yang selama ini diharapkan. Kawasan “Batu Besi” kini dikelola langsung oleh PT Timah melalui Unit Penambangan Timah Primer (UPTP). Sebelumnya Batu Besi dikelola mitra PT Timah Tbk, yakni PT Alfaco dan Construktor untuk mengekspolitasi kandungan bjih timahnya. Danang Goro Wicaksono, Kepala UPTP PT Timah Tbk mengatakan, “Sebelum kita menerapkan good mining practise tanah di Batu Besi berupa bukit tanah dan kolong air yang meneyerupai danau Toba.” Ttim Unit Penambangan Timah Primer di Batu Besi baru menggarap 1 blok (400 meter) dari 5 blok di IUP milik BUMN tambang itu. Lahan yang sudah rusak itu ditata kembali untuk penambangan, pengolahan timah, infrastruktur dan perbaikan jalan. Danang sesudah 20 tahun bersama di Kaltim Prima Coal (KPC) kini bergabung dengan PT Timah. ‘Kami sangat mengutamakan kesehatan dan keselamatan kerja serta kenyamanan karyawan yang beroperasi 24 jam non stop,” kata Danang.
Penggalian secara open pit (terbuka) di blok tiga menjangkau kedalaman 20 meter dan akan melakukan eksplorasi optimum pada kedalaman 40 meter dengan target produksi 1.000 ton per tahun. “Good mining practice kami, kata Danang, mengacu pada UU No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Khususnya Pasal 95 dan 96, Dimana di dalam Pasal 95 menyebutkan bahwa pemegang IUP wajib menerapkan kaidah teknik pertambangan yang baik. Amanah pasal 96 menyebutkan bahwa pemegang IUP wajib melaksanakan teknik pertambangan yang baik, yang meliputi antara lain ketentuan keselamatan dan kesehatan kerja pertambangan, keselamatan operasi penambangan, pengelolaan dan pemantauan lingkungan pertambangan termasuk reklamasi dan pasca tambang, “Amanah tersebut kami jalankan di Batu Besi dengan target 1.000 ton per tahun. Kelihatannya menghabiskan biaya operasional yang tinggi, namun dalam jangka panjang, proyek ini akan sangat berkelanjutan produktif dan ekonomi,” kata Danang. Selain Pilot Proyek Tambang Batu Besi milik PT Timah Tbk dipersiapkaan untuk penambangan timah primer jangka panjang setelah timah alluvial semakin terbatas, Selain di
Batu Besi di Desa Damar Kabupaten Belitung Timur, penambangan timah primer metoda open pit juga dilakukan di Pemali, Tempilang, dan Desa Paku di Kecamatan Payung. Hormati HAM Dalam proyek Batu Besi Danang menerapkan pendekatan yang sangat manusiawi dan “ngewongke” baik kepada karyawannya maupun masyarakat lingkungan open pit. Pendekatan ini sangat dialogal sehingga penghormatan hak asasi manusia (HAM) otomatis tercipta. “Ketika kita mulai menggarap proyek Batu Besi ini, kita mengedepankan dialog, musyawarah dan mengakomodir keinginan masyarakat serta berorientasi menyejahterakan masyarakat sekitar. Rekrutmen karyawan atau penempatan karyawan pun kita prioritaskan putra setempat,” ungkap Danang. Mantan Ketua Komnas HAM Nurkholis sekaligus pendiri The Global Law Firm memberikan apresiasi kepada PT Timah Tbk yang telah menerapkan proses transparansi dan melaksanakan good mining practice. “Ini adalah prinsip-prinsip bisnis yang mau tidak mau harus dipenuhi. PT Timah sangat dialogal terhadap prinsip-prinsip HAM dalam praktek bersama masyarakat sekitar,” kata Nurkholis. Sedang General Manager PT Ti-
mah Tbk Ahmad Syamhadi mengajak semua pihak untuk menghindari titik konflik dan bersama-sama menuju ke titik temu dalam setiap permasalahan antara korporasi dengan masyarakat sekitar. “Kita harus mensyukuri Kepulauan Bangka Belitung ini menerima anugerah berkah berlimpah berupa timah. Mari kita ambil timahnya tanpa menimbulkan musibah. Kita berdialog, berkomunikasi mencari solusi terbaik,” harap Ahmad Syamhadi. Last but not least. Penambangan timah di masa lalu meninggalkan catatannya tersendiri; tuduhan ilegal, merusak lingkungan dan banyak mengorbankan nyawa. Nah, pada masa kini, kita memberikan apresiasi manakala BUMN PT Timah berkomitmen melakukan penghormatan terhadap HAM dalam aksi bisnisnya seperti disaksikan Para Pemimpin Redaksi di Batu Besi maupun komitmen-komitmen korporasi yang disampaikan Ahmad Syamhadi. Semoga, bagi PT Timah langkah maju ini merupakan track strategi bisnis internal “sekali kayuh tiga pulau terlampaui”. Sedang bagi para penambang timah lainnya, langkah good mining practise PT Timah ini menjadi ajakan dan bench mark bahwa penghormatan terhadap HAM dan lingkungan itu menjadikan timah semakin optimum menjadi berkah. Semoga!!!
12 GOOD GOVERNMENT
Bupati Bangka Terima Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik se-Indonesia
Ransel Si Dora Pemacu OPD Agar Lebih Inovatif
JAKARTA – Kabupaten Bangka Provinsi kepulauan Bangka Belitung patut berbangga, aplikasi layanan publik yang diberi nama Ransel Si Dora yang dibuat Dinas Kesehatan Bangka masuk kategori Top 45 inovasi terbaik layanan publik seluruh Indonesia. Bupati Bangka Mulkan pun berkesempatan menerima penghargaan itu langsung dari wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres, Selasa 15 Oktober 2019. Aplikasi Bank Darah yang dibuat inovatif itu dinilai pemerintah pusat memudahkan masyarakat Bangka mendapatkan darah maupun data pendonor. “Cukup masuk ke dalam web Bangka. go. id yang terkoneksi ke aplikasi ketersediaan darah di Kabupaten Bangka. Di dalam aplikasi tersebut terdapat data pendonor yang
sudah bisa mendonorkan darah,stok darah yang tersedia secara cepat,” ujar dr. Then kepala Dinkes kabupaten Bangka. Dr. Then menjelaskan, sebelum mendapatkan top 45 terbaik layanan publik ini, pihaknya juga terlebih dahulu masuk nominasi Top 99 terbaik layanan publik. Dalam menuju Top
99 itu, pihaknya berhasil menyisihkan ribuan proposal yang masuk ke kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. Bupati Bangka, Mulkan S.H, M.H ditemui usai pemberian penghargaan mengungkapkan jika penghargaan top inovasi 45 pelayanan publik se Indonesia ini merupakan suatu prestasi yang cukup membanggakan dan hendaknya menjadi pemacu bagi OPD lain untuk berinovasi. “ Kami selaku kepala daerah sangat berbangga sekali dan mengucapkan
terimakasih kepada leading sektor yang telah meningkatkan inovasi. Inovasi ini merupakan suatu motivasi kepada Pemkab Bangka agar terus meningkatkan inovasi pelayanan publik,”kata Mulkan. Dengan inovasi ini diharapkan Mulkan menjadi suatu pemacu dan rangsangan bagi OPD lain untuk melakukan inovasi agar ada aplikasi dan gerakan inovasi lainnya yang mempermudah masyarakat untuk mendapatkan layanan mudah, cepat dan canggih berbasiskan teknologi informasi. “Kedepan , kepada seluruh OPD di Pemkab Bangka saya berharap ada aplikasi lain untuk pelayanan publik, seperti dari Dinas pangan, Dinas Pertanian, RSUD dan OPD lain,” tuturnya. Dia juga berharap agar masyarakat Kabupaten Bangka dapat terbantu dengan adanya aplikasi Ransel Si Dora untuk mendapatkan bantuan ketersediaan darah di Kabupaten Bangka. Pemkab Bangka pula kata Mulkan akan memberikan reward kepada pendonor aktif. (adv/mah)
KAMIS - RABU
17 - 23 OKTOBER 2019