Page 1

medialaspela

KAMIS - SENIN

26 - 30 SEPTEMBER 2019

Edisi No 180 12 HALAMAN

Yo Kite Punye Jembatan Bangka Sumatra

Konsultasi Publik Dokumen Antara RZWP3K

Ricuh! Kita Kawal Perda Zonasi! Oleh: Wina Destika, Agus Ismunarno dan Abdullah Randi PERJALANAN Peraturan Daerah Rencana Zonasi dan Wilayah Pesisir Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) sudah sampai tahap Rapat Konsultasi Publik Dokumen Antara yang berlangsung di Ruang Pasirpadi, Kantor Gubernur, Jum'at (20/9/2019) siang. Rapat Konsultasi Publik diawali dengan

Meniadakan Zona Tambang di Wilayah IUP Bernilai Belasan Triliun

PHRI: RZWP3K Tinjau Ulang

PT Timah Ancam Tuntut Rugi

ulang dilakukan karena berpotensi merugikan sektor pariwisata. "Rencana penetapan zona 0,2 mil tersebut ditinjau ulang karena akan berdampak besar terhadap kepariwisataan daerah. Kalau itu ditetapkan, seperti apa wajah Bangka yang dikenal sebagai kawasan pariwisata," kata Pengurus PHRI Babel, Sumin di

PT TIMAH Tbk mengancam akan menuntut ganti rugi apabila pemerintah meniadakan zona tambang di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) milik perusahaan BUMN itu di wilayah Belitung Timur. Berdasarkan dokumen antara yang disetujui DPRD Babel, di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur

PENGURUS Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kepulauan Bangka Belitung meminta peraturan daerah tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) ditinjau ulang. Peninjauan

Tambahkan Zonasi Tambak Garam Alternatif Mata Pencaharian Masyarakat Pesisir

UU 22 tahun 1999 jo UU 32 tahun 2004 jo UU 23 tahun 2014 jo UU 9 tahun 2015 tentang Pemerintahan daerah, memuat mengenai otonomi daerah dimana hak, wewenang, dan kewajiban

daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan

INDEX Hal 6 Hal 12


2

EKONOMI BISNIS

KAMIS - SENIN

26 - 30 SEPTEMBER 2019

Lahirkan Konglomerat Baru dan Pemerataan Ekonomi

HIPMI akan Kumpulkan 100 Nama ke Presiden Jokowi JAKARTA – Hasil Musyawarah Nasional (Munas) yang diselenggarakan pada tanggal 16-17 September 2019 di The Sultan Hotel Jakarta yaitu terpilihnya Mardani H. Maming sebagai ketua umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) 2019-2022. Ketua Umum BPP HIPMI 2019-2022, Mardani H. Maming mengatakan akan mempersiapkan 100 nama untuk diberikan sesuai dengan pidato Presiden Jokowi yang mengatakan bahwa Indonesia perlu adanya konglomerat baru. Mardani H. Maming sendiri juga sudah menyiapkan program kerja untuk bisa melahirkan konglomerat baru dengan peningkatkan kualitas pengusaha nasional. “Perlu lahirkan konglomerat-konglomerat baru untuk di Indonesia. Kita sebagai pengusaha apalagi bergabung di HIPMI harus menjadi pemain utama dan tuan di negeri kita sendiri. Insyallah kita akan segera berikan 100 nama untuk Bapak Presiden. Pak Jokowi minta 20 nama, kita akan berikan 100 nama pengusaha yang kompeten dan punya track record yang jelas, mudah-mudahan 100 nama ini bisa diterima semuanya oleh Bapak Presiden untuk memberikan pemerataan ekonomi di seluruh Indonesia,“ kata Mardani di Jakarta kemarin. Mardani juga menjelaskan bahwa dari pidato Presiden Jokowi, ia akan melihat siapa saja yang memiliki peluang untuk menjadi konglomerat baru dari daerah-daerah agar adanya pemerataan ekonomi di seluruh Indonesia. Ia menyambut baik komitmen Presiden Jokowi untuk bisa membantu pengusaha melalui pemerintahan karena konglomerat baru lahir pasti perlu adanya campur tangan pemerintah. “Betul sekali apa yang sudah di katakan abang kami Bahlil Lahadalia, bahwa Gubernur, Bupati, Presiden hingga Menteri sudah mengalami pergantian tapi konglomerat di Indonesia masih itu-itu saja. Perlu sekali pengusaha-pengusaha muda ini bisa naik kelas karena para pengusaha daerah memiliki banyak potensi. Sinergitas antara HIPMI dan pemerintah harus semakin kuat,” kata Mardani. CEO PT Batulicin 69 dan PT Maming 69 ini juga mengatakan peningkatkan kualitas pengusaha ini perlu dilakukan, Ia ingin HIPMI bisa tumbuh bersama jika konglomerat yang sudah ada bisa memperkuat tetapi juga pengusaha-pengusaha lain bisa naik kelas menjadi konglomerat baru agar bisa menciptakan kolaborasi. “Saya berharap pintu yang sudah di buka oleh Pak Presiden Jokowi bisa mendorong lahirnya konglomerat baru karena bagi saya sulit jika dari pemerintah tidak membuka pintu itu. Agar pengusaha muda ini bisa berkolaborasi dan menghasilkan lapangan pekerjaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik lagi secara nasional,” tutup Mardani.(*)

Citilink Dikabarkan akan Terbangi Belitung Oktober Nanti TANJUNGPANDAN – Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie mengabarkan citilink akan membuka rute penerbangan baru tujuan Jakarta melalui Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma. “Penambahan rute baru Tanjungpandan menuju Halim Perdana Kusuma Jakarta ini inisiatif dari Citilink dan untuk itu kami ucapkan terima kasih. Rute

ini tentunya akan menambah potensi kunjungan wisatawan ke Belitung,” kata Isyak Meirobie kepada Laspela, Jum’at lalu. Jika selama ini Citilink terbang dari Tanjungpandan menuju Jakarta hanya pagi hari saja, kali ini, maskapai tersebut merencanakan menambah rute pada sore hari. “Dalam hal ini disikapi untuk menampung aspirasi dan kebutuhan dari masyarakat Indonesia

yang ingin berkunjung ke Belitung maupun sebaliknya, dan ini tentunya akan menambah potensi kehadiran wisatawan ke Belitung,” tutur Isyak. Menurut Isyak, bulan-bulan ini menjadi bulan yang cukup potensial, dimana untuk bisa mendatangkan wisatawan lebih banyak. “Selain cuaca baik masih belum hujan, kita juga bersiap-siap menyambut kehadiran Air Asia apalagi ditambah citilink seper-

ti ini tentunya gerbang bterbuka akan semakin luas,” ucapnya. Isyak berharap dengan adanya penerbangan baru ini wisatawan yang datang ke Belitung akan semakin banyak, juga arus keluar masuk masyarakat menjadi lebih mudah. “Kita berharapnya dengan ada lagi penerbangan baru ini semakin meningkatkan kunjungan wisatawan kita, arus keluar masuk masyarakat menjadi lebih mudah, harga semakin terjangkau,” tutupnya. (din)

Transmart Direncanakan akan Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia Dibuka November Mendatang Berikan Edukasi Pasar Modal Kepada Masyarakat Belitung Sementara sebanyak 150 orang tenaga kerja diserap untuk bekerja PANGKALPINANG – PT Trans Retail Indonesia (Transmart) direncanakan akan dibuka pada November mendatang, hal ini diungkapkan Suhartini Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja kota Pangkalpinang. Senin (23/9/2019). Perencanaan peresmian dikatakannya akan dilaksanakan pada 8 November 2019. “Menurut informasi dari pihak transmart sendiri, mereka merencanakan peresmian pada 8 November mendatang,” ujarnya.

di Hypermarket transmart. Untuk pendaftar pencari kerja tahun ini pun Disnaker telah menerima 600 pelamar. “Target kita semua akan mendapat kerja,” tuturnya. Ia berharap dengan hadirnya Perusahaan Ritel milik Chairul Tanjung ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Pangkalpinang. “Dapat menyerap tenaga kerja kita dan membantu masyarakat kita,” harapnya. Ia pula menambahkan pada 2 hingga 3 oktober mendatang akan ada penerimaan karyawan untuk wahana permainan anak-anak. (dnd)

TANJUNGPANDAN – Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (GI BEI) Akademi Manajemen Belitung (AMB) mengadakan belajar investasi bareng forum calon investor di Hotel Harlika, Tanjungpandan, Sabtu (21/09/2019). Dikatakan Direktur Galeri Bursa Efek Indonesia Akademi Manajemen Belitung (AMB) Juliana Palit, acara tersebut memberikan edukasi pasar modal ke seluruh masyarakat Belitung, Pihaknya akan menyampaikan materi seputar investasi. Materi tersebut akan disampaikan langsung oleh narasumber kegiatan dari Kepala BEI Bangka Belitung, juga dari First Asia Sekuritas (FAS) sebagai pengisi materi sehingga masyarakat bisa datang langsung belajar teknis. “Ini untuk semua kalangan, Umum. Kalau dulukan orang mikirnya investasi saham itu mesti punya uang besar, ratusan juta, puluhan juta atau kalangan tertentu, ‘pengusaha aja nih’ enggak, mahasiswa pun udah bisa. Karena syaratnya cuma KTP dan Kerening tabungan,” ujar Juliana. Disampaikan Juliana, untuk ikut investasi dalam bentuk saham ini tidak perlu mengeluarkan banyak dana. Bahkan dengan hanya uang 100 ribu rupiah saja sudah bisa ikut berinvestasi saham modal. “Nanti bisa datang ke acara kita, program kita, edukasi pasar modal. Ada 3 hingga 4 program seriap bulannya untuk masyarakat Belitung. Nanti kita usahakan untuk selalu kontinyu, nanti dapat ilmu baik itu teknikal menggunakan aplikasi syarat untuk tabungan saham semuanya jelas di situ,” katanya. Nantinya, para peserta ini akan diberi edukasi sehingga mereka, terutama masyarakat Belitung mengerti dengan cara kerja Bursa Efek. Bukan hanya menanam saham saja, tetapi tidak mengerti apa yang harus dilakukan. “Kami menyarankan untuk yang baru pemula, belajar, 100 ribu dulu. Jadi dari semua ilmu yang kita kasih tolong diimplementasikan, dicoba. Nanti dari 100 ibu, jadi tidak ada uang besar dulu. Jadi kitas kasih edukasi belajar dulu nih, mengenal dulu saham, bagaimana mainnya, bagaimana waktu yang tepat untuk jual belinya,” sarannya. Untuk pemain saham sendiri disampaikan Juliana, memiliki dua jenis, yaitu trader dan investor. Trader sendiri adalah orang yang melakukan jual beli saham dengan waktu singkat. Sedangkan investor adalah orang yang menginvestasikan uangnya (membeli saham ke suatu perusahaan) dengan jangka waktu yang lama. (din)


KAMIS - SENIN

LINTAS PERISTIWA 3

26 - 30 SEPTEMBER 2019

Bupati Mulkan Minta Pihak Berwajib Usut Tuntas Pelaku Penyelewengan Dana BUD SUNGAILIAT — Bupati Bangka Mulkan sesalkan adanya penggelapan dana Beasiswa Utusan Daerah(BUD) yang dilakukan oleh salah satu oknum ASN beberapa hari lalu. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Mulkan usai melaksanakan giat Jumat bersih, baru-baru ini. “Seharusnya mereka berikan kepada anak - anak kita yang masih menempuh pendidikan kenapa disalahgunakan,” sesalnya. Menurutnya, para ASN seharusnya menjadi contoh yang baik agar bisa ditiru oleh masyarakat. “Karena ASN itu kan suatu contoh yang baik, kalau ASN dan Pemerintah saja tidak baik, bagaimana masyarakat bisa mencotohnya,” ungkapnya. Dikatakan Mulkan, Pemkab Bangka dalam APBD sudah menganggarkan untuk BUD tersebut senilai tiga Milyar pertahun. “Beasiswa kan sudah kita anggarkan tiga Milyar setahun, banyak juga mahasiswa kita yang kuliah di UNJA, ITB, IPB, UDAYANA, YOGYA, ini kan bukan kesalahan kita tetapi kesalahan oknum itu kan,” terangnya. Mulkan juga mengharapkan agar kasus tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak yang berwajib. “Saya serahkan kepada yang berwajib untuk melakukan pengembangan-pengembangan apakah masih ada oknum lain yang menyalahgunakan itu. Dan saya tidak akan melindungi dan tidak akan memberikan toleransi, kalau salah kenapa harus kita lindungi,” tegasnya.(mah)

Wabup Basel Jenguk Atlet Catur yang Terbaring Lemas di Rumahnya TOBOALI – Wakil Bupati Bangka Selatan (Basel), Riza Herdavid menyambangi Anasrullah atlet catur Basel bertaraf nasional di kediamannya. Anas yang bergelar Master Nasional (MN) catur, terlihat terbujur lemas di pembaringan kasur yang telah usang di ruang keluarga. Riza mengatakan, kedatangan dirinya ke kediaman Anas MN untuk melihat keadaan at-

let catur yang sedang melawan penyakit diderita Anas MN. “Kita jenguk Anas sebagai bentuk kepedulian Pemkab Basel kepada atlet Basel yang saat ini sedang berjuang melawan penyakitnya,” kata Riza kepada wartawan, kemarin. Tak hanya itu, Riza juga telah memanggil Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (DPKO), Dinas Kesehatan Basel dan Direktur RSUD Basel untuk bergerak cepat meninda-

klanjuti penyakit Anas MN. “Kita telah memanggil Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Basel agar bisa melakukan tindakan medis dan bantuan kepada Anas,” sebutnya seraya mendoakan dan memberikan bantuan santunan untuk anas berobat. Sementara itu, ketua Cabor Percasi Basel, Antoni berharap Pemkab Basel dapat membantu untuk kesembuhan Anas MN

Demokrat Tetapkan Dian Rasyid Jadi Pimpinan DPRD

20 Hektar Sawah Alami Kekeringan Akibat Kemarau Panjang TANJUNGPANDAN – Lahan Pertanian Sawah seluas 20 hektar di Kabupaten Belitung, mengalami kekeringan dikarenakan kemarau panjang di daerah itu sejak tiga bulan terakhir. “Ada 20 hektar sawah mengalami kekeringan karena sawah tersebut murni tadah hujan sehingga sekarang kondisinya kering,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung, Destika Effenly saat ditemui Laspela, baru-baru ini. Destika menyebutkan adapun lahan sebanyak 20 hektar tersebut tersebar di beberapa kecamatan yaitu di Membalong, Badau dan Sijuk, Selat Nasik, namun kecamatan Membalong yang memiliki lahan sawah kekeringan paling besar mencapai 8 hektar. Destika merinci luas keseluruhan tanaman padi dan sawah di kabupaten Belitung mencapai sekitar 700 hektar, kebun lada seluas sekitar 6.000 hektar dan kebun hortikultura seluas 1.000 hektare. ia menyebutkan, selain berdampak kepada tanaman padi kondisi kekeringan tersebut juga berdampak terhadap jenis pertanian lainnya. “Namun untuk tanaman hortikultura kondisi kekeringan ini masih bisa diatasi oleh para petani. Karena mereka menggunakan pompa air untuk penyiraman,” katanya. Mengatasi permasalahan tersebut, pihaknya mendorong agar petani nantinya dapat mengasuransikan sawah mereka melalui program pemerintah yaitu Asuransi Usaha Tani Pertanian. “Hanya saja kemarin masih banyak petani yang belum mengurus asuransi tersebut,” ungkapnya. Menurut Destika, hal tersebut penting dilakukan guna mengurangi resiko kerugian dari tanaman padi dan sawah yang puso atau gagal panen. “Apabila nanti kondisi diserang hama atau kemarau petani-petani kami bisa terbantu dengan kondisi itu,” tuturnya. Oleh karenanya, Destika berharap di tahun 2020 mendatang agar petani di kabupaten Belitung menjadi anggota asuransi tersebut, untuk membantu pertanian mereka apabila mengalami masalah. “Tahun depan kita giatkan sosialisasi, dan petani kan tidak bayar,” pungkasnya. (din)

atlet catur Basel. “Kami beserta keluarga dan pengurus catur Basel berharap mudah-mudahan ada solusi dan bantuan dari Pemkab Basel,” harapnya. “Kami atas nama ketua dan pengurus percasi Basel beserta keluarga Anasrullah mengucapkan terima kasih kepada bapak Wakil Bupati Basel Riza Herdavid telah sudi mampir meluangkan waktu untuk melihat atlet catur kami yang sakit dirumahnya,” ujarnya. (pra)

Tekan Ruang Gerak Pelaku Karhutla Polres Basel Lakukan Sayembara

TOBOALI – Dalam menindak pelaku kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukum Bangka Selatan (Basel), Polres Basel akan melakukan sayembara bagi masyarakat yang dapat memberikan informasi pelaku Karhutla. Kasat Reskrim Pokres Basel, AKP. Albert Daniel Tampubolon seizin AKBP. S Ferdinand Suwarji mengatakan sayembara bagi pelaku Karhutla untuk menekankan pelaku Karhutla di Basel yang sulit diungkapkan pelakunya. “Pihak Polres akan lakukan sayembara bagi siapa yang dapat memberikan info secara akurat dan detail dalam pembuktian pelaku tangkap tangan yang melakukan Karhutla di wilkum Polres Basel,” kata Albert kepada wartawan, Senin (23/9). Ia menyebutkan, bagi masyarakat yang dapat memberikan info akurat pelaku tangkap tangan, Polres Basel akan memberikan imbalan dan identitas informan akan dirahasiakan. “Informan yang berhasil memberikan informasi akurat dan detail pelaku Karhutla akan diberikan imbalan berupa materi atau uang dan akan dijaga identitasnya,” sebutnya. Ancaman Pidana Menunggu Kasat Reskrim Polres Basel AKP. Al-

bert Daniel Tampubolon seizin Kapolres Basel AKBP. S Ferdinand Suwarji mengatakan dalam penanganan kebakaran hutan Polres Basel dan Kejari Basel telah melakukan koordinasi terkait penerapan pelaku Karhutla. “Rakor bersama Kasi Pidana Umum Kejari Basel dan Dinas Lingkuhan hidup Basel bahwa telah sepakat untuk menerapkan penindakan langsung kepada pelaku secara pidana umum bagi pelaku Karhutla di kabupaten Bangka Selatan,” kata Albert. Ia menuturkan, maraknya Karhutla di Basel, menjadi tugas berat Polres Basel untuk menjerat pelaku Karhutla. Dan sampai saat ini apabila terjadi Karhutla di Basel, Polres Basel akan lakukan penyelidikan. “Terjadinya Karhutla di Basel semua masih penyelidikan. Kedepan apabila terjadi Karhutla kita akan langsung lakukan pemriksaan dan melakukan penyelidikan di lapangan,” tuturnya. Menurut dia, Satreskrim Polres Basel saat ini masih terkendala dalam menangani kasus Karhutla, pasalnya saksi dan alat bukti di lapangan menjadi kendala utama Kepolisian dalam mengungkapkan pelaku Karhutla. “Kendalanya yakni kesulitan di lapangan dengan minimnya saksi, kemudian kendala alat bukti yang sulit dikumpulkan sehingga agak susah menetapkan pelakunya,” ujarnya. (pra)

PANGKALPINANG – Partai Demokrat akhirnya menetapkan Rosdiansyah (Dian) Rasyid sebagai pimpinan DPRD kota Pangkalpinang. Partai Demokrat diketahui akan menduduki sebagai salah satu wakil ketua, setelah di pileg 17 April 2019 lalu menduduki suara terbanyak kedua di parlemen kota Pangkalpinang. Penetapan Dian Rasyid ini, setelah DPP Partai Demokrat mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tertanggal 9 September 2019. SK tersebut langsung ditandatangani Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan Sekretaris Jendral DR. Hinca IP Pandjaitan. “Alhamdulillah SK telah saya terima, SK yang ditandangani pada 9 September lalu sudah saya terima,” ungkap Dian. SK tersebut nantinya akan diserahkan kepada DPRD kota Pangkalpinang untuk segera ditindak lanjuti. Sementara Pelantikan Pimpinan DPRD dijadwalkan akan dilaksanakan pada 30 September mendatang. (*)


4

PELANGI SERUMPUN SEBALAI

Bupati Harap PSR di Basel Dapat Menopang Kesejahteraan Rakyat Saya berharap kepada PPL dan para pekebun dapat mengikuti kegiatan sosialisasi dengan baik agar ilmu yang disampaikan dapat terserap dengan baik dan di aplikasikan di lapangan.”

TOBOALI – Pemerintah kabupaten Bangka Selatan (Basel) menggelarkan sosialisasi peremajaan kelapa sawit rakyat pada Selasa (24/9) di Ballroom Wendy Coffee. Adapun peserta sosialisasi peremajaan kelapa sawit rakyat diikuti 53 Kepala desa (Kades) se Basel. Bupati Basel dalam hal ini diwakili Sekda Basel Achmad Ansyori mengatakan peremajaan kelapa sawit ini merupakan upaya peningkatan produksi dan produktivitas peremajaan kelapa sawit khususnya perkebunan rakyat yang ada di Kabupaten Bangka Selatan Ia menjelaskan, luas areal perkebunan kelapa sawit rakyat di Bangka Selatan saat ini 21.05 6 hektar dengan tingkat produksi 3942 9,38 ton dan produktivitas 3,8 ton per hektar. “Mengingat cukup besarnya potensi yang bisa dikembangkan menjadikan sektor perkebunan menjadi salah satu yang diprioritaskan di Kabupaten Bangka Selatan khususnya kelapa sawit,” kata Ansyori. Ia menuturkan, apabila sumber daya terus dikelola secara baik serta penggunaan teknologi budidaya yang sempurna, maka target pemerintah untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan pekebun di Basel akan bisa diwujudkan. Dengan adanya kegiatan sosialisasi peremajaan kelapa sawit rakyat, ia berharap bisa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pekebun serta dapat meningkatkan produksi dan produktivitas kelapa sawit di Basel sehingga berimplementasi pada peningkatan perekonomian masyarakat. “Saya berharap kepada PPL dan para pekebun dapat mengikuti kegiatan sosialisasi dengan baik agar ilmu yang disampaikan dapat terserap dengan baik dan di aplikasikan di lapangan,” ujarnya. “Dengan harapan kedepan kegiatan ini dapat menjadi stimulan bagi pekebun dan penyuluh sebagai ujung tombak dalam mensukseskan pelaksanaan kegiatan ini,” sebutnya. (pra)

26 - 30 SEPTEMBER 2019

PHRI Babel Bersama ACI Gelar Seminar Daya Saing Usaha Tahun 2019 Wendo: ACI Bersama BPD PHRI Babel Ingin Mengetahui Survey Daya Saing Usaha yang Ada di Babel

BANGKA TENGAH – Badan Pengurus Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Kepulaua Bangka Belitung bersama Asia Competitiveness Institute (ACI) menggelar seminar survey terkait daya saing usaha tahun 2019, yang berlangsung di Hotel Novotel, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (25/9/2019). Ketua BPD PHRI Babel, Bambang Patijaya yang diwakili Sekretaris BPD PHRI Babel, Wendo Irwanto mengatakan adapun tujuan dari seminar yang di gagas oleh Asia Competitiveness Institute (ACI) bersama BPD PHRI semata-mata untuk mengetahui survey daya saing usaha yang ada di Bangka Belitung. “Mereka (ACI-red) mengadakan seminar ini ingin mengetahui secara global daya saing usaha di

babel,” katanya. Wendo menyebutkan ada sebanyak 63 pertanyaan yang diberikan kepada peserta seminar, diantaranya terkait perusahaan, pengusaha, karyawan, regulasi pemerintah, sosial politik dan sebagainya. “Dan survey yang didapat ini adalah dari peserta kalangan dunia usaha yang hadir pada kegiatan seminar tersebut,” ujarnya.

Wendo mengungkapkan bahwa hasil survey daya saing usaha tahun 2018 Babel berada pada peringkat 21 atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yakni pada peringkat 26. “Namun secara kondisi finansial bisnis dan tenaga kerja Babel turun dari peringkat 15 menjadi 24,” tuturnya. Ia menerangkan adapun faktor menurunnya finansial tersebut, diantaranya tarik menarik

antar sektor pertambangan dan pariwisata, harga hasil pertanian seperti lada, karet, sawit terus menurun dan banyak lagi faktor lainnya. Ditambahkannya pula, untuk hasil dari pertemuan ini, survey daya saing usaha ini akan di presentasikan pada bulan November 2019 mendatang di Negara Singapura “Hasil survey tahun 2019 akan menjadi tolak ukur bagi pengusaha akan sektor mana yang paling bagus diinvestasikan. Sehingga semakin meningkatnya daya saing usaha di Babel maka akan lebih bagus. Hasil survey bisa menjadi rujukan kebijakan regulasi Pemerintah Babel,” tutupnya. Adapun peserta yang hadir dalam kegiatan itu lebih dari 20 orang yang terdiri dari Kadin, anggota PHRI, REI, Perwira, Hipmi dan pengusaha di bidang perhotelan, properti, perkebunan.(wa)

SJ Sungailiat Siap Menjadi Tuan Rumah Porkesremen dan Jambore Keswa Ke 7 ORARI Belitung Berikan Air Bersih Gratis Bagi Masyarakat TANJUNGPANDAN - Kemarau panjang yang kini melanda Belitung sudah berbulan-bulan mengakibatakan kekeringan di hampir seluruh desa. Hal ini pun membuat Organisasi Radio Amatir Indonesia(ORARI) kabupaten Belitung ikut prihatin melihat kondisi warga yang harus mencari air ke sungai-sungai. ORARI beinsiatif membagiakan air bersih secara gratis kepada masyarakat. Kepala Organisasi Radio Amatir Indonesia(ORARI) kabupaten Belitung, Embot Carang Mengatakan pihaknya sengaja membantu masyarakat yang mengalami kekeiringan dengan membagikan air bersih secara gratis menggunakan mobil tangki bermuatan 8 Ton.

“Kami lihat dari masyarakat sampai jalan kaki ngambil air ke sungai-sungai, jadi kami terbuka hatinya untuk membantu mereka,” kata Embot Carang saat ditemui Laspela, Minggu,(22/09/2019). Ia mengatakan, semua kalangan masyarakat bisa menerima air bersih yang mereka bagikan, dan dalam satu hari pihak Orari membagikan tiga tangki mobil air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kita posting salah satu nomor kita di media sosial, kabarin saja daerah mana, jadi nanti kita droping sesuai dengan kebutuhan mereka lah, dan kita liat dulu benar ndak memang kekeringan,” ucapnya. ORARI sendiri sampai saat ini sudah membantu masyarakat yang kekeringan air sejak dua minggu terakhir kepada enam Desa dan beberapa masjid yang juga mengalami kekeringan. (din)

Rakorda PDIP, Ini Pesan yang Disampaikan Sekjen PDIP kepada Kader Partai PANGKALPINANG – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Bangka Belitung yang telah memberikan kepercayaan kepada PDI Perjuangan yang dapat memenangkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada Pilpres yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. “Kemenangan ini kami jadikan sebagai bentuk tanggung jawab dari seluruh kader partai untuk dapat mengemban tugas dengan menggunakan kekuasaan politik untuk rakyat,” kata Hasto. Ia menyebutkan, PDI Perjuangan jadi jembatan penghubung

KAMIS - SENIN

yang sangat baik antara masyarakat Bangka Belitung dengan pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. “Sehingga melalui pertemuan yang ke dua kalinya ini sebagai tujuan untuk melakukan langkah-langkah konsolidasi, karena dalam Kongres ke-5 PDIP telah menyatakan ini sebagai partai pelopor yang harus berdisiplin dalam Ideologi, organisasi, politik, dan disiplin dalam teori, disiplin dalam pergerakan untuk rakyat,” jelas Hasto. Hasto mengatakan, hal ini dilakukan agar seluruh pergerakan kepartaian ditujukan untuk partai wong cilik dan untuk menggunakan kekuasaan dengan sebaik-baiknya, tentunya dengan tidak melakukan korupsi.

“Saya tegaskan disini apabila mereka yang melakukan korupsi akan kami seketika dan tidak pandang bulu tidak akan mendapatkan pembelaan partai,” tegasnya. Selain itu, dijelaskan Hasto, pertemuan ini juga dimaksud sebagai persiapan pilkada serentak Tahun 2020 mendatang. Untuk itu PDIP membuka diri terhadap calon-calon putra-putri terbaik dari Babel yang ingin menjadi calon kepala daerah untuk mendaftarkan diri melalui PDIP. “Mereka nantinya yang mendaftar akan diikutkan dalam sekolah partai bagi yang mendapatkan rekomendasi dan semua harus mengikuti spikotes dan ada pintu DPP, DPD, dan pintu DPC yang bisa dipakai untuk pendaftaran itu,” terangnya.

Ia menambahkan, PDIP sendiri melihat untuk peta daerah apapun pilkada ini rakyat yang menentukan. “Sehingga kami melakukan survey dalam perspektif ideal kami mendorong kader internal partai, tapi kami juga siap untuk bekerjasama, karena segalanya ada dari kalangan pegawai negeri, profesi dokter, arsitek, tokoh agama sebagainya yang ingin mengabdikan diri dalam bentuk pemerintahan, dan kami juga membuka ruang untuk itu. Dan nanti kami akan kombinasikan, jadi bisa dari kader dan juga bisa kombinasikan dengan tokoh-tokoh agama. Dan kami bisa juga mendukung mereka yang punya dedikasi dan komitmen kepada masyarakat Babel,” tutupnya.(wa)

SUNGAILIAT –– Kabupaten Bangka akan menjadi tuan rumah di event tingkat Nasional yakni Pekan Olahraga dan Kesenian Rehabilitan (Porkesremen) Serta Jambore Kesehatan Jiwa (Keswa) Ke-7 ) yang akan dilaksanakan pada 02 – 05 Oktober 2019 mendatang. Acara yang sudah menjadi agenda rutin dua tahunan tersebut akan diikuti lebih dari 400 atlet yang berasal dari 51 Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di seluruh Indonesia. Acara ini juga dimaknai sebagai memperingati Hari Kesehatan Jiwa (HKJ). Bambang Eko Sunaryanto selaku ketua asosiasi Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat Indonesia mengatakan bahwa kedatangannya dari Jakarta untuk meninjau kesiapan Pemerintah Kabupaten Bangka selaku tuan rumah untuk acara Porkesremen tersebut. “Guna memohon perizinan kepada Bupati terhadap kelancaran dan kesuksesan acara Porkesremen 2019 yang akan dipusatkan di Kota Sungailiat ini,” ungkapnya, Jumat kemarin. Menurutnya, Porkesremen 2019 ini akan melombakan berbagai cabang olahraga, seni dan budaya. “Dalam acara ini nantinya akan melombakan berbagai cabang olahraga yakni Bulutangkis, Catur, Tenis Meja, Volley. Futsal, untuk cabang seni yakni Adzan, Khutbah, Tilawah, kemudian menyanyi dan menari,” jelasnya. Acara tersebut juga di maksudkan untuk menggali potensi, minat bakat dari para rehabilitan sehingga bisa mengembangkan keahliannya serta percaya diri untuk menjadi individu yang mandiri di masyarakat. “Mengurangi stigma di masyarakat dari anggapan negatif masyarakat terhadap gangguan kesehatan jiwa, karena mungkin masih ada gangguan jiwa yang diremehkan atau dikucilkan,” ungkapnya. Pihaknya juga mengatakan, gangguan kesehatan jiwa bisa di didik untuk menjadi manusia yang mandiri serta mampu bersosialisasi seperti masyarakat pada umumnya. “Bahwa gangguan jiwa ini dapat disembuhkan dapat dimandirikan kemudian dapat bersosialisasi untuk menghidupi diri sendiri ataupun keluarganya,” terangnya. Ia mengharapkan kepada seluruh stakeholder agar bersama-sama dalam menanggulangi gangguan kesehatan jiwa yang ada di masyarakat. “Saya sangat berharap kepada seluruh stakeholder untuk aktif menanggulangi gangguan kesehatan jiwa di masyarakat, serta memberikan lapangan pekerjaan bagi para rehabilitan atau mantan pasien gangguan jiwa,” harapnya. (mah)


KAMIS - SENIN

26 - 30 SEPTEMBER 2019

Bupati Belitung Resmikan Pelangi Waterpark TANJUNGPANDAN – Bupati Belitung H Sahani Saleh meresmikan pelangi Waterpark di jalan pelang pelangi residence Tanjungpandan, Belitung, Minggu (22/9/2019). Sanem memberikan Apresiasi kepada pelangi Waterpark karena dengan kehadiran wisata buatan air ini menjadi pendukung pariwisata yang ada di Belitung. “Memang harus ada tempat-tempat semacam ini, dan tidak semata-mata mengandalkan ke indahan alam. Tetapi harus ada wisata buatan yang seperti ini, yang sesuai mengikuti perkembangan zaman khususnya bagi anak-anak,” kata Sanem saat ditemui Laspela Kata Sanem, pelangi water park merupakan jenis wisata air yang sangat bagus. Ia juga berharap mudah-mudahan ke depan ini menjadi suatu icon wisata di Belitung. Karena itu pemerintah sangat mendukung akan fasilitas yang disediakan. “Selain memberikan edukasi kepada anak-anak, tempat ini juga memberikan kenyamanan, dalam segi fasilitas wisata air tempat ini sudah standar. Edukasi yang dimaksud itu memberikan semacam latihan renang dan dulunya tidak bisa berenang maka sekarang bisa berenang,” ujarnya. Ia juga berterimakasih kepada Pelangi Waterpark, untuk produk makanan yang dijualkan tidak menggunakan berbahan plastik. “Produk yang di jual di sini tidak menggunakan kemasan plastik, ini salah satu konsep yang saya berikan dukungan kepada mereka kami juga memberikan meminta agar ditingkatkan,” ucapnya.(din)

PELANGI EDUKASI

5

1500 Peserta Lomba HUT Himpaudi ke 14 Padati GSG KOBA - Himpunan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Bangka Tengah (Bateng), menyelenggarakan Lomba Mewarnai yang diikuti oleh oleh anak- anak dari 25 TK/ PAUD se- Kecamatan Koba di Gedung Serba Guna (GSG) Koba. Jumat, (20/9/2019). Sekitar 1.500 orang mengikuti berbagai kegiatan diantaranya lomba mewarnai, tari kreasi bunda PAUD, sosialisasi Gemar Makan Ikan, Dongeng Ceria Anak PAUD, dan Parenting Gema Cermat. Ketua Himpaudi Bateng, Hj. Iriani Melita Ibnu Saleh, mengaku senang melihat anak- anak semangat mengikuti rangkaian acara, Iriani menyampaikan bahwa pentingnya mendidik perilaku anak- anak

di usia TK/ PAUD, anak- anak belajar dengan cara meniru sehingga orangtua atau tenaga pendidik ha-

rus bisa menjadi contoh yang baik untuk anak- anak. “Kita sebagai orangtua dan

pendidik harus bisa menjadi teladan bagi anak- anak kita,” kata Iriani. (jon)

Kunjungi MTs Fastabiqul Khoirot Peringati HAN 2019

Gubernur Dorong Siswa Bersemangat Kejar Cita-cita

Erzaldi dan Bunda PAUD Bergembira Bersama Anak-anak PAUD/TK PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman dan Bunda PAUD Babel, Melati Erzaldi, bergembira bersama Anak-anak PAUD/TK perwakil PAUD/TK se-Babel, saat Pembukaan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2019 di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Babel. Pada kegiatan HAN tahun 2019 Senin (23/9/2019) pagi, mengusung tema “Kita anak Indonesia kita Gembira” itu, Erzaldi bermain sambil diiringi lagu Ular Naga Panjangnya sesaat sebelum membuka secara resmi Kegiatan tersebut. Erzaldi berharap agar hak anak dapat terpenuhi. Salah satu hak yang menjadi apresiasi Ia adalah batas usia menikah yang diakui negara saat ini, menjadi 19 tahun. Dimana menurutnya, merupakan hal baik, karena salah satu permasalahan yang ada saat ini adalah Pernikahan Dini sebagai salah satu penyebab stunting. “Kegiatan ini, dilaksanakan untuk mengingatkan kita semua betapa indahnya sebuah keluarga yaitu bapak ibu dan anak, serta jangan lupa bahwa anak anak ini, mempunyai hak yaitu pendidikan, waktu bermain dan untuk mendapatkan pelayanan. Perkembangan otak manusia 75 persen optimal terjadi pada usia 0 hingga 9 tahun. Untuk itu, pada usia ini, tepat kiranya untuk pembentukan karkaternya,” ujarnya. Sebelumnya, Bunda Paud Babel, Melati Erzaldi mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian kesadaran serta peran aktif setiap individu, keluarga, masyarakat, dunia usaha dan media, pemerintah, serta negara dalam memberikan perhatian perlindungan dan pengasuhan keluarga yang berkualitas dan memberikan pemahaman bahwa anak adalah generasi cita – cita perjuangan bangsa. Karenanya, kata Melati, anak harus memiliki bekal keimanan, kepribadian, kecerdasan, ketrampilan, jiwa dan semangat kebangsaan, berbudi luhur, cerdas dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pada kesempatan itu juga disosialisasikan tentang Kartu Identitas Anak (KIA) yang harus dimiliki oleh anak – anak. Pemerintah mendorong dengan cara bekerjasama dengan pihak swasta memberikan diskon khusus bagi pemegang KIA ini. Diharapkan, dengan demikian seluruh anak di Babel akan memiliki KIA. Erzaldi dan Bunda PAUD Babel juga memberikan bingkisan dan tabungan kepada Zahra salah satu anak dari Kabupaten Belitung yang tampil dan mampu menghafalkan ayat Suci Alquran hampir 30 Juz. Erzaldi kepada Zahra dalam kesempatan itu, juga menjanjikan akan memberikan Beasiswa. Turut hadir dalam kegiatan HAN tingkat Provinsi Babel itu, Forkopimda, Wakil Ketua TP PKK Babel Laksmi Abdul Fatah, Kepala DP3CSKB Babel Susanti dan ratusan Anak perwakilan PAUD, TK, SD, SMP dan SMA Se Babel.(*)

310 Siswa dari Berbagai Sekolah Ikuti Kegiatan Kemah Hijau Sahabat Alam

Sungai Upang akan Dijadikan Kawasan Biodeversity SUNGAILIAT — Bangka Flora Society (BFS) kembali menggelar Kemah Hijau Sahabat Alam di kawasan Biodeversity Sungai Upang Desa Tanah Bawah Kecamatan Puding Besar yang dilaksanakan pada 2022 September 2019. Kegiatan tersebut terselenggara atas kerjasama BFS dengan Pemerintah Kecamatan Puding Besar dan Komunitas Salam Upang, yang diikuti oleh 310 peserta yang berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Bangka. Pembukaan perkemahan ditandai dengan pelepasan layang-layang ke udara yang dilakukan oleh Bupati Bangka yang diwakili oleh Surtam, Staf Ahli Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Dalam sambutannya, Surtam memberikan apresiasi atas kegiatan perkemahan tersebut dalam upaya melestarikan alam. “Kami menyambut baik kegiatan ini untuk melestarikan alam. Tempat wisata seperti ini cukup unik dibandingkan daerah lain yang menawarkan wisata pantai. Potensi lainnya yakni ikan endemik, ikan tapah menjadi daya tarik tersendiri serta kesenian tari kedidi di desa Tanah Bawah ini dapat dipadukan ” ujar Surtam. Dalam kesempatan yang sama, Camat Puding Besar, Ismir, mengharapkan kepada para peserta Kemah Hijau bisa menjadi agen perubahan, minimal bisa memberikan arti positif terhadap lingkungan sekitarnya serta ada perubahan perilaku untuk terus melestarikan alam. “Berkaitan dengan kebakaran yang terjadi, harus dicari yang bertanggung jawab membuat kerusakan. Semua diharapkan perannya untuk

menjaga lingkungan dan jangan ada lagi pembukaan lahan dengan cara membakar,” ungkap Ismir. Dian Rossana Anggraini selaku Ketua Bangka Flora Society berkomitmen akan menjadikan Sungai Upang menjadi kawasan Biodeversity. “Kami berkomitmen untuk menjadikan sungai Upang menjadi kawasan Biodeversity. Kebakaran yang melanda kawasan sungai ini termasuk pulau Anggrek yang telah menampung lebih dari 240 spesies anggrek menjadi pelajaran untuk kita semua. Dalam kondisi habis terbakarpun sungai Upang ini masih cantik, sehingga kita tidak boleh patah semangat, tetapi menjadi cambuk bagi kita untuk lebih giat dalam melestarikan lingkungan. Beberapa anggrek langka berhasil diselamatkan dari kebakaran. Setelah ini kami bersama kawan-kawan Salam Upang akan membangun pulau Anggrek itu kembali,” ujar peraih Penghargaan Kalpataru ini. Dian juga mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang selalu diselenggarakan di setiap tahunnya. “Kami membatasi jumlah peserta karena lokasi perkemahan terbatas pasca kebakaran kemarin. Kemah Hijau Sahabat Alam ini merupakan kegiatan tahunan Bangka Flora Society. Peserta dibekali dengan berbagai pengetahuan tentang menjaga lingkungan. “Berbagai agenda kemah lainnya antara lain dialog sahabat alam, jelajah alam, permainan ramah lingkungan, lomba orasi dan yel-yel peduli lingkungan, memanah, bermain layang-layang, menyusuri sungai dengan perahu serta berbagai kegiatan positif lainnya,” ujar Dian yang didampingi Fahmi Andika, Sekretaris BFS. (mah)

LABUH AIR PANDAN – Giat Natak Kampung yang dilakukan orang nomor satu di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Jumat (20/9/2019) ke Desa Labuh Air Pandan, ternyata tidak hanya sampai pada Panen Cabe saja, namun berlanjut ke lokasi lain, yakni mengunjungi Madrasah Tsanawiyah (MTs) Fastabiqul Khoirot. Kedatangan Gubernur Babel Erzaldi Rosman ke MTs Labuh Air Pandan itu, sontak membuat para siswa yang tengah mengikuti mata pelajaran terkejut, dan tidak percaya kalau saat itu mereka dikunjungi pemimpin tertinggi di Negeri Serumpun Sebalai. Seperti biasa, Erzaldi setibanya di area MTs, langsung menuju ke ruangan kelas untuk bertemu langsung dengan para siswa. Saat berada di dalam salah satu kelas, Gubernur dengan sifatnya penyayang kepada anak-anak, menyapa satu per satu siswa yang ada di kelas tersebut. Kepada para siswa MTs, Erzaldi mendorong agar siswa MTs Fastabiqul Khoirot untuk selalu semangat dalam mengejar cita – cita. Tapi, jangan lupa, seraya berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar cita – cita yang diinginkan dapat terwujud. Dalam kesempatan itu, Erzaldi sempat melontarkan pertanyaan kepada sejumlah siswa terkait dengan cita – cita yang diinginkan para siswa di kemudian hari. Dari pertanyaan itu, sebagian besar mereka menjawab bahwa mereka bercita – cita sebagai pilot, polisi. Atas jawaban siswa tersebut, Ia spontan memberikan saran supaya ke depan dari para siswa MTs ini, muncul seorang agropreneur yang mampu mengelola pertanian. “Saya mencontohkan, Nabi Muhammad SAW, selain mengajarkan dan menyebarkan agama Islam, Nabi Muhammasd juga seorang pedagang,” jelasnya. Ia berharap agar siswa MTs ini, tidak selalu berpikir memiliki profesi yang selama ini ada. Menjadi seorang agropreneur itu, menurut Gubernur, merupakan sebuah profesi yang baik. Bantu Pembangunan Jembatan Selesai berkunjung ke MTs Fastabiqul Khoirot, Gubernur Erzaldi didampingi sejumlah Pejabat Pemprov Babel dan Kabupaten Bangka, melanjutkan peninjauan jembatan yang ada di Labuh Air Pandan. Jembatan yang terbuat dari kayu itu, selama ini digunakan masyarakat untuk menuju desa kota kapur, dan saat ini jembatan tersebut sudah putus, bagian jembatan sudah tidak ada lagi. Kades Labuh Air Pandan Badaruddin berharap adanya perhatian pemerintah provinsi untuk memberikan bantuan untuk pembangunan tersebut. Gubernur pada kesempatan itu menyampaikan, Ia akan memberikan bantuannya atas pembangunan jembatan tersebut, agar masyarakat memiliki akses dari Labuh Air Pandan ke kota kapur dan begitu sebaliknya.(*)


6

PELANGI SPORT

KAMIS - SENIN

26 - 30 SEPTEMBER 2019

Atlet Kayak Asal Belitung Harumkan Nama Indonesia di Osaka TANJUNGPANDAN – Teddy, atlet Stand Up Paddle (SUP) asal Belitung berhasil mengibarkan Bendera Sang Merah Putih di atas podium ketiga dalam event internasional bertajuk Osaka SUP Open 2019 di Jepang, Sabtu (21/09/2019) kemarin. Teddy asal kelahiran Desa Tanjung Tinggi, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung tahun 1998 silam itu berhasil menyabet juara III di kelas sprint 1 km man dengan catatan waktu 6,03. Teddy sendiri merupakan perwakilan dari team SUP Indonesia kategori man yang didukung oleh

BPJS Ketenagakerjaan dan Consina. “Saya bangga dan senang dengan perjuangan Teddi. Dengan persiapan minim dan persiapan sangat singkat Teddi bisa membuktikan bahwa dari Belitung bisa lahir bibit-bibit unggul dalam prestasi olahraga,” Kata Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie melalui pesan whatshapp, Minggu (22/9/2019). Meskipun demikian, Isyak berharap Teddi tidak puas dengan capaiannya saat ini dan terus berlatih untuk mengikuti event-event bertaraf internasional lainnya. Dan dengan naiknya Teddy ke podium nomor 3 di Jepang itu kata Isyak, sebagai salah satu pem-

buktian bahwa Belitung dan Indonesia sanggup untuk meraih prestasi yang tinggi di bidang olahraga Internasional. “Saya sangat Bangga, ini adalah awal yang baik, saya harap Teddy bersedia nantinya mengikuti berbagai even-even lainnya, dan saya berharap Teddy juga mempersiapkan diri dan tidak terlena sehingga prestasinya semakin gemilang,” ujar Isyak. Sementara itu, Tim Manajer Ryco Arnaldo mengatakan bahwa Teddi mengikuti dua kategori lomba di SUP Osaka Open 2019 yaitu sprint 1 km man dan pro amateur 10 km yang digelar sore ini. (din)


KAMIS - SENIN

26 - 30 SEPTEMBER 2019

GREETINGS

7


8

PELANGI DAERAH

Sopian AP: Harus Ada Peningkatan Pembangunan Pertanian di Basel TOBOALI – Presidium kabupaten Bangka Selatan (Basel), Sopian AP Minta Pemda Jadikan Sektor Pertanian Skala Prioritas. Menurut Sopian, karena sektor tersebut merupakan bidang yang masih terbesar menyediakan lapangan pekerjaan secara informal dinegara ini. “Karena pendapatan perkapita, kesejahteraan masyarakat masih sangat tergantung kepada produktifitas pertanian,” ujar Sopian. Dalam peningkatan pembangunan dibidang pertanian lanjut tokoh muda Basel ini, Pemda dituntut untuk memberikan kemudahan, salah satunya mengenai status lahan, dimana masyarakat semakin hari semakin sulit dalam mengembangkan lahan pertanian karena status lahan yang ada masih menyisakan lahan dengan status hutan produksi, bahkan hutan lindung yang jelas jelas dibatasi pemanfaatannya. Sofian juga menjelaskan saat ini teknologi untuk sistem pertanian berkelanjutan belum bisa secara maksimal disediakan. Bahan- bahan anorganik yang

Karena pendapatan perkapita, kesejahteraan masyarakat masih sangat tergantung kepada produktifitas pertanian.” digunakan petani secara tradisional dari tahun ke tahun telah menjadi penyebab unsur hara dan kesuburan tanah menurun sehingga berdampak pada produktifitas tanah. “Dengan demikian benang merah kesulitan petani di Bangka Selatan yaitu mau bertahan untuk mengelola lahan yang ada kesuburan tanah dan produktifitas tanah sudah rusak, mau buka lahan baru dibatasi oleh status lahan, kalau dilihat dari hal ini mau dibawa kemana pertanian kita,” ungkapnya. Bila hal ini terus berlanjut, kata Sopian, hal ini tentu akan mengancam peningkatan pendapatan dan kesejahteraan para Petani. “Sehingga melalui hari Tani Nasi-

onal tahun ini, kita sama sama berharap agar pemerintah khususnya pemerintah daerah dapat lebih mengkhususkan perhatianya kepada status lahan dan peningkatan teknologi pertanian,” harapnya.(*)

KAMIS - SENIN

26 - 30 SEPTEMBER 2019

Babel Jadi Tuan Rumah Pada Rakornas Kominfo se-Indonesia BANGKA TENGAH – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi tuan rumah pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Komisi Informasi (Kominfo) se-Indonesia. Kegiatan ini digelar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, guna mengoptimalkan keterbukaan informasi dalam mewujudkan Indonesia berdaya saing global, yang berlangsung di Hotel Novotel, Kabupatem Bangka Tengah, Rabu (25/9/2019). Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari mulai dari tanggal 25-27 September 2019. “Ini merupakan kali pertama Babel menjadi tuan rumah Rakornas Kominfo yang diikuti oleh peserra dari seluruh Indonesia,” ujar Pj Sekda Babel, Yulizar Adnan saat pembukaan kegiatan Rakornas Kominfo. Dalam kesempatan tersebut Yulizar mengucapkan selamat datang di Negeri Serumpun Sebalai dan memaparkan potensi di Provinsi Babel kepada peserta yang hadir dari berbagai daerah. “Provinsi Babel bagian dari Sumsel namun pada tahun 2000 Babel membentuk provinsi sendiri yang terdiri dari dua pulau utama yakni pulau Bangka dan Belitung,” ujarnya. Yulizar menjelaskan, harus dipahami bahwa kebutuhan akan informasi sangat besar dikalangan masyarakat dan tidak terpisahkan dari khidupan sehari-hari. “Setiap menit, setiap jam kita mencari informasi terkait suatu kejadian saat ini dan informasi lainnya yang tidak hanya terjadi di sekitar kita tapi seluruh dunia,” jelasnya. Menurut dia, diera digital sekarang ini, informasi sangat cepat beredar tidak terkecuali ke pelosok terpencil. “Zaman digital ini mempermudah tersebarnya informasi hingga kepelosok sekalipun. Belum satu menit informasi sudah bisa dijangkau luas,” ucapnya. Dengan demikian, menurutnya lagi, Kominfo bahkan masyarakat harus ikut serta bijak menggunakan media digital dengan cara memberikan informasi-informasi yang baik dan memberikan faedah yang membangun. “Perlu adanya sosialisi dampak positif maupun negatif penyebaran informasi kekhalayak umum. Setiap orang berhak menerima info publik dan ini menjadi tanggung jawab kita untuk berikan info yang baik,” tuturnya. Untuk mewujudkan daya saing global, pemerintah harus partisifatif menjaga agar informasi yang beredar memberikan faedah. “Tema yang kita angkat hari ini memiliki makna besar. Keterbukaan merupakan budaya bagi kepemerintahan,” ungkapnya. Refolusi industri saat ini mengedepankan teknologi yang harus disesuaikan dengan aturan Undang-undang. Ia berharap Rakornas tersebut dapat menghasilkan keputusan yang berdampak positif terhadap keterbukaan informasi sekarang ini. Ia menjelaskan, perekonomian di Babel mengandalkan berbagai sektor diantaranya pertambangan, industri, perdagangan, pariwisata, jasa dan sebagainya. “Provinsi Babel juga terkenal akan pertambangan dan lada putihnya yang mendunia dengan kualitas terbaik,” imbuhnya. Tidak hanya komoditi pertanian, kuliner Babel pun semakin beragam dengan varian rasa yang khas dan enak. “Hampir semua kuliner kita yang menonjol dari bahan baku hasil laut,” tutupnya. (wa)

Belum Lama Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak

Kini Kasus Sodomi Terjadi di Kabupaten Bangka SUNGAILIAT — Bupati Mulkan mengecam keras terhadap pelaku kasus sodomi anak di bawah umur yang terjadi Minggu (22/09/19) kemarin di Sungailiat Kabupaten Bangka. Pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut, apalagi Kabupaten Bangka belum lama ini sudah menerima penghargaan layak anak dan mendapat penghargaan RBRA. “Inikan menjadi perhatian kita, apalagi kita kan baru saja mendapatkan penghargaan kabupaten layak anak serta mendapat penghargaan dari kementrian PPPA terkait Ruang Bermain Anak (RBA) menjadi Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA),” ungkapnya. Senin (23/09/19). Atas adanya kejadian tersebut Mulkan sangat kecewa dengan sikap perbuatan masyarakatnya yang tidak berprikemanusiaan. “Kita sangat mengutuk sekali adanya masyarakat kita yang berbuat seperti itu terhadap anak-anak kita,” kesalnya. Untuk mengatasi masalah penyakit remaja yang terjadi di Kabupaten Bangka, Pihaknya juga saat ini melakukan berbagai kegiatan sosialisasi kepada masyarakat. “Kita bukan saja memberikan dalam bentuk sosialisasi tetapi harus yang kongkrit, yakni dengan memberikan kegiatan-kegiatan yang positif supaya mereka (anak-anak) tidak memiliki waktu luang,” tegasnya. Selain itu, untuk mengurangi waktu luang para anak-anak, Pemkab Bangka menyediakan Gelanggang Olah Raga (GOR) dan sanggar seni sebagai wadah anak dalam menyalurkan berbagai macam potensi dan bakat anak. “Dan kami akan melakukan upaya-upaya dan juga membentuk gelanggang ataupun sanggar untuk kesenian kita, dan inilah cara kita untuk mengurangi waktu luang anak-anak kita yang terbuang sehingga mereka bisa memanfaatkan waktu tersebut dengan baik,” imbuhnya. (mah)


KAMIS - SENIN

PELANGI BABEL 9

26 - 30 SEPTEMBER 2019

Gubernur Berharap Anggota DPRD Babel yang Baru Dilantik Bekerja Secara Profesional PANGKALPINANG – Gubernur Provinsi Kepulauan Bangkak Belitung, Erzaldi Rosman mengucapkan selamat bagi DPRD Babel terpilih masa jabatan 2019-2014 yang baru saja diambil sumpah/ janjinya, Selasa (24/9/2019) di aula DPRD Babel. “Berlangsungnya pelantikan dan sumpah/janji tersebut berarti sejak hari ini pula ibu bapak sekalian sudah bisa mulai melaksanakan kewajibannya bekerja sebagai anggota DPRD Provinsi Babel,” ujar Erzaldi saat memberikan sambutan pada Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRD Babel 2019-2024, di Gedung DPRD Babel, Selasa (24/9/2019). Ia menyebutkan, rapat paripurna DPRD dengan agenda khusus melaksanakan sumpah dan janji adalah merupakan puncak dari seluruh rangkaian proses pelaksanaan Pemilu pemiliha Legislatif yang secara filosifi berkedudukan sebagai suatu sarana demokrasi yang dimaksud untuk mempresentasikan kedaulatan rakyat kedalam tatanan keperintahan NKRI yang berdasarkan pancasila. “Pelaksanaan pengucapan sumpah janji ini bukan hanya seremonial belaka

akan tetapi adalah tanggung jawab kepada masyarakat yakni tanggung jawab pelaksanaan tugas atas jabatan yang diemban. Melalui sumpah/janjii yang sudah diucapkan tanggung jawab terbesar adalah kepada Allah SWT,” ujarnya. Anggota DPRD diharapkan untuk fokus disegala bidang diantaranya ekonomi, pendidikan, politikus, budaya yang masih membutuhkan perjuangan yang keras dan terus menerus dalam membangun kemitraan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Dengan demikian sebagai wakil rakyat harus dapat mengaktualisasikan apa yang menjadi tanggung jawab kalian pada saat menjalankan fungsi konstitusional yaitu fungsi legislasi, fungsi anggaran, maupun fungsi pengawasan,” kata Erzaldi. Ia menambahkan, sebagai wakil rakyat semua anggota DPRD harus kerja dengan profesional dengan penuh dedikasi untuk memperjuangkan aspirasi rakyat dan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Babel. “Harapan saya dengan dilantiknya anggota DPRD yang baru dilantik bisa menampung aspirasi masyarakat dengan baik sehingga pembangunan bisa dirasakan oleh masyarakat luas sehingga Babel semakin maju dan bermartabat,” tutupnya.(wa)

Gubernur Erzaldi Resmi Buka Rakornis Regional Sumatera TANJUNGPANDAN - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman membuka secara resmi Rapat Koordinasi Teknis Provinsi Se Sumatera dengan pemukulan Gong, yang dilaksanakan di Belitung 24-27 September 2019, di BW Suite Hotel. Selasa(24/09/2019) “Dua bulan yang kemarin telah kita laksanakan Rakor Gubernur se Sumatera makanya terbitlah Memorandum of rafflesia ini adalah kesepakatan Gubernur ada 11 item, dan salah satunya item kita itu adalah jembatan Sumatera Bangka,” ujar Erzaldi Selain fokus pada jembatan, rakornis juga membahas pengembangan KEK yang ada di Pulau Bangka, serta pengembangan pelabuhan Tanjung Batu di Belitung. “Jadi ini adalah rencana aksi dan implementasinya sehingga lebih kuat lagi masuk kepada RPJM,” katanya. Menurut Erzaldi, rakornis yang diselenggarakan ini sebetul-

nya inisiatif dari para Gubernur se Sumatera, untuk menindaklanjuti rakor gubernur sebelumnya, dan diperkuat kembali dengan rencana aksi sehingga nanti langsung di bawa ke Bappenas. “Sehingga pembangunan di Sumatera ini komprehensif sekali dan saling berkolerasi antara satu dan lainnya, Negara kita ini kan besar, jadi kerja sama antar provinsi pun kalo kita manfatkan betul-betul secara optimal ini akan mengasilkan secara optimal juga,” sebutnya. Ditambahkannya pula, jika konektifitas dan jalur transportasi bisa di bangun dengan baik maka

akan membangun kepercayaan para Gubernur untuk bersama-sama meningkatkan pertumbuhan ekonomi lebih pesat. “Karena konektifitas ini kan menjadi susuatu hal yang betul-betul kita harapkan, sumbangan PDRB untuk wilayah sumatera ke PDRB Nasional itu 21,5% memang ini dibawah nasional yaitu 24,5% , tetapi kita sudah terbesar setelah jawa ini belum dilakukkan secara optimal, kalo konektifitas itu sudah berjalan dengan optimal pasti akan meningkatkan pertumbuhan dengan pesat,” pungkasnya. (din)


10

PELANGI BABEL

26 - 30 SEPTEMBER 2019

Yusmiati Mulkan Jabat Ketua PMI Bangka Periode 2019-2024

Pemprov Babel Kerjasama Pemanfaatan Kawasan Hutan dengan PT Wira Hutan Bangka PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), melalui Dinas Kehutanan Provinsi Babel, menjalin kerjasama dengan PT. Wira Hutan Bangka, mengenai Pemanfaatan Kawasan Hutan, pada Hutan Produksi Kotawaringin, Kabupaten Bangka, Provinsi Babel. Sebagai tindaklanjut kerja sama itu, Senin (23/9/2019) sore, di Ruang Romodong, Kantor Gubernur Babel, kedua belah pihak yakni Pemprov Babel diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Babel, Yanuar, dan Direktur PT. Wira Hutan Bangka Manish Ishwar Nathani, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU). Penandatanganan MoU dengan nomor 522/Dishut/02/ MoU/WHB tersebut, dihadiri Marwan selaku Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Babel beserta perakilan OPD terkait di lingkup Pemprov Babel. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Babel, Yanuar mewakili Gubernur Babel Erzaldi Rosman, dalam sambutan singkatnya mengatakan, kerja sama ini diharapkan nantinya membawa dapak kesejahteraan bagi masyarakat Babel, khsusnya bagi masyarakat sekitar pendirian perusahaan PT. Wira Hutan Bangka. “Saya paraf dulu, nanti pak Gubernur yang menandatangani. Pada intinya, kami sangat berterima kasih sekali den-

KAMIS - SENIN

gan adanya kerja sama ini. Dengan adanya MoU ini, minimal dapat mensejaterakan masyarakat Babel, karena dengan membuka lahan 1.900 hektar akan menyerap tenaga kerja dan PAD bagi kita, atau ada hahal lain dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat kami,” ungkapnya. Oleh sebab itu, lajut Yanuar, Pemprov Babel, sangat senang dengan adanya investasi di Babel. “Kalau tanaman jagung, 3 bulan sudah menghasilkan,” kata Yanuar. Sementara itu, Direktur Operasional PT. Wira Hutan Bangka Erwin, mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kehutanan Provinsi Babel dan Pemprov Babel atas dukungannya terhadap MoU ini. Dengan adanya MoU ini, mudah-mudahan, kata Erwin, dapat meningkatkan perbaikan dan peningkatan perekonomian serta insfrastuktur dan penyerapan pendapatan asli daerah. “Kita sering diskusi, konsep awal memberdayakan masyarakat. Mohon diingatkan jika kami ada salah pada saat operasional,” harap dia. Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Babel, Marwan menjelaskan, PT. Wira Hutan Bangka bergerak di bidang pangan, dan nantinya akan membuka lahan seluas 1.900 hektar dan berusaha menanam Jagung. MoU Pemprov Babel dengan PT. Wira Hutan Bangka, lanjut Marwan, nantinya akan dibawa ke Kementerian Kehutanan. “Hari ini (kemarin-red), MoU akan dilakukan untuk salah satu kelengkapan dokumen,” imbuhnya.(*)

SUNGAILIAT — Yusmiati Mulkan secara resmi dilantik sebagai ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangka periode 2019-2024. Yusmiati yang juga merupakan ketua TP PKK Bangka ini mengatakan akan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan semaksimal mungkin guna mewujudkan program kerja dalam membantu masyarakat. “Alhamdulillah saya diberikan kepercayaan dan tanggung jawab untuk memimpin PMI Bangka ini lima tahun kedepan, tentu ini menjadi sebuah tanggung jawab yang tidak ringan bagi kami dan seluruh pengurus yang baru saja dilantik,” ungkapnya. Yusmiati sendiri yakin bahwa semua program kerja selama lima tahun kedepan akan terlaksana dengan baik. “Dengan adanya komitmen dan kerjasama yang baik antara pengurus, staff dan para relawan serta dukungan dari pemerintah daerah, InsyaAllah tujuan kita semua dapat terwujud,” harapnya. Ia juga meminta kepada seluruh pengurus untuk memantapkan niat serta bersungguh-sungguh dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan pedoman dan gerakan PMI dan Bulan Sabit Merah. “Mari bersungguh-sungguh dan niat yang iklhas untuk bersama-sama memajukan PMI Kabupaten Bangka ini dengan berprinsip pada pedoman dan gerakan dasar PMI dan Bulan Sabit Merah Internasional untuk kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesatuan, kerelaan dan kesemestaan,” terangnya.

Pihaknya juga mengharapkan agar kepada seluruh pengurus dan para relawan untuk siap dan siaga dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. “Saya berharap penuh kepada para pengurus yang baru saja dilantik berarti harus siap terjun kelapangan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, karena setetes darah yang saudara sumbangkan, telah menyelamatkan nyawa bagi orang lain,” tuturnya. Sebelumnya 14 orang pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangka masa bakti 2019 – 2024 secara resmi dilantik. Pelantikan tersebut berlangsung di OR. Setda Bangka, Senin (23/09/19). Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Bangka Mulkan, Wabup Bangka Syahbudin, Sekretaris PMI Provinsi Babel, Ketua PMI Bangka Yusmiati Mulkan serta para relawan aktif donor darah sukarela PMI Kabupaten Bangka. Dalam sambutannya Bupati Bangka Mulkan yang juga sebagai Pelindung PMI Bangka mengingatkan kepada para pengurus, agar semua program kerja dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan visi misi PMI itu sendiri. “Yang pertama adalah kedisiplinan didalam kepengurusan, karena kalau kita tidak disiplin ya otomatis apa yang diharapkan oleh masyarakat tidak akan terpenuhi,” ujar Mulkan. Menurutnya, selain kedisiplinan, para pengurus juga harus menjaga kekompakan agar program-program ker-

ja yang telah dibuat dapat tercapai secara maksimal. “Harus adanya kekompakan antar semua pengurus, karena kalau para pengurus ini tidak kompak maka program kerja tidak akan mungkin tercapai,” tambahnya. Selain itu, Mulkan juga menegaskan bahwa PMI bukan hanya sekedar simbol, tetapi kedepan harus lebih maju dan lebih baik lagi dibanding tahun sebelumnya. “Tujuan kita kedepan bahwa PMI ini bukan sekedar simbol saja, tetapi harus lebih maju dan lebih eksis lagi sesuai dengan harapan-harapan masyarakat kita yang ada di Kabupaten Bangka ini,” kata Mulkan. Hingga saat ini PMI Kabupaten Bangka memiliki 120 orang yang aktif sebagai pendonor darah sukarela. Acara tersebut juga diisi dengan pemberian penghargaan yang diberikan langsung oleh Bupati Mulkan kepada para relawan donor darah sukarela yang telah mendonorkan darahnya kepada masyarakat secara ikhlas. (mah)

Pemuda Muhammadiyah Minta DPRD Babel Jalani Amanah Rakyat PANGKALPINANG – 45 Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung sudah diambil sumpah dan janji jabatan untuk masa bhakti 2019-2024 di gedung parlemen DPRD Babel, Selasa (24/9/2019). Dari jumlah anggota DPRD Babel itu, lebih dari separuh adalah wajah baru yang diharapkan mampu menambah kinerja DPRD Babel ke arah yang lebih baik. Meski duduk di kursi empuk dewan, tak lantas legislator tersebut akan duduk manis. Banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terlebih saat ini ekonomi Babel mengalami stagnan bahkan mengarah kurang baik. Belum lagi lambannya penyelesaian perda RTRW yang

semuanya harus segera dituntaskan. Banyak harapan masyarakat kepada para legislator ini. Seperti yang diungkapkan ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Bangka Belitung, Andika Saputra kepada Laspela. Andika meminta agar legislator yang baru dilantik hari ini mampu mengawasi dan mengontrol regulasi yang dilahirkan melalui kebijakan pemerintah daerah agar uang rakyat dapat terserapkan kepada kepentingan masyarakat Bangka Belitung. “Banyak sekali PR yang harus segera dituntaskan oleh para anggota DPRD Bangka Belitung Periode 2019-2024 kali ini. Bukan hanya Pengambilan sumpah janji Anggota DPRD saja, karena sumpah janji harus menjadi momen yang diresapi karena makna sakraln-

ya oleh para pelayan masyarakat untuk menjaga amanah yang telah diberikan masyarakat dan lebih mendahulukan tugas dan kewajiban serta fungsinya sebagai pelayan masyarakat,” tuturnya. Andika juga meminta agar anggota DPRD Babel periode 2019-2024 tidak hanya berpikir untuk mencari atau mengamankan posisi di DPRD maupun meminta komisi “basah” saja, karena sebagai pelayan masyarakat harus mementingkan percepatan pembangunan dan selalu mengedepankan aspirasi masyarakat Bangka Belitung. “Semoga 45 pelayan masyarakat bisa membawa perubahan yang begitu baik dan dapat bersinergi dengan pemerintah provinsi Bangka Belitung untuk mempercepat pembangunan,” harapnya.(*)


KAMIS - SENIN

CONNECTION

26 - 30 SEPTEMBER 2019

11

Tinjau Ulang Pangkalpinang, Sabtu. Penyusunan rancangan Perda RZWP3K Babel, kata Sumin, agar tidak menyampingkan kepentingan usaha pariwisata dan daerah tangkapan nelayan harus diberi jarak cukup jauh dari sektor pertambangan. Rancangan penyusunan sementara RZWP3K Babel dicantumkan batas yang ditetapkan untuk penambangan 0,2 mil atau sekitar 320 meter

dari pesisir. Lebih lanjut ia mengatakan, "Rencana tersebut jelas kami tolak, terutama untuk diterapkan di kawasan pariwisata di Sungailiat karena jarak 0,2 mil tersebut terlalu dekat." Menurut dia, daerah kawasan pariwisata yang ada di Sungailiat sudah dari dahulu menjadi andalan daerah dan warga untuk berekreasi dan di sekitarnya juga sebagai lokasi

tangkap nelayan. Untuk itu diharapkan susunan dokumen antara RZWP3K Babel dapat dikaji ulang secara objektif dan melibatkan pengurus dan anggota PHRI Babel. "Apa yang mau dijual kepada wisatawan kalau kawasan pantai yang menjadi objek andalan pariwisata di Sungailiat diganggu kepentingan sektor lain," katanya. (wina destika)

Tambak Garam perundang-undangan. Urusan pemerintahan konkuren yang diserahkan ke daerah menjadi dasar pelaksanaan otonomi daerah diantaranya sebagai urusan pilihan yaitu terkait urusan kelautan dan perikanan. UU 27 tahun 2007 jo UU 1 tahun 2014 tentang Pengelolaan wilayah pesisir dan pulau kecil. Pasal 7 ayat (1) mengamanahkan bahwa perencanaan pengelolaan pesisir harus melalui Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K). Hal ini diperkuat dengan UU 32 tahun 2014 tentang Kelautan, Pasal 13 ayat (2) mengamanahkan bahwa pembangunan kelautan diselenggarakan diantaranya melalui kebijakan pengelolaan ruang laut dan perlindungan lingkungan laut dan kewenangannya di provinsi. Hal ini berimplikasi pada penetapan alokasi ruang yang akan dikelola di pesisir Bangka Belitung (Babel) harus dinaungi perda RZWP3K sehingga pengelolaannya menjadi legal. Namun demikian, perda RZWP3K harus matang dan hati-hati sebab sekali ditetapkan maka akan berlaku untuk 20 tahun ke depan yang dapat ditinjau kembali setiap 5 tahun sekali, kecuali jika ada perubahan lingkungan strategis berdasarkan undang-undang maka dapat ditinjau lebih dari satu kali dalam 5 tahun. Proses konsultasi publik RZWP3K Babel tanggal 20 September 2019 berlangsung alot dan dihujani interupsi karena tarik menarik kepentingan yang bersinggungan diantaranya kepentingan pertambangan dengan kepentingan nelayan. Pembangunan kelautan di Bangka Belitung (Babel) diharapkan dapat mengelola potensi sumberdaya kelautan agar terjadi pertumbuhan ekonomi di masyarakat pesisir sehingga kesejahteraan dapat terdistribusi dengan mempertimbangkan daya dukung baik secara ekologi, ekonomi, maupun sosial. Tentu, potensi reneweable resources dan non-reneweable resources harus dioptimalkan untuk mendukung pembangunan kelautan. Tidak ada yang salah dengan eksploitasi mineral timah karena Babel merupakan anugrah Allah Swt dengan

dan Nusa Tenggara.

potensi timah yang besar dan sudah berlangsung ratusan tahun. Khusus untuk pembangunan wilayah pesisir membutuhkan solusi jangka panjang seperti alternatif mata pencaharian masyarakat pesisir yang berkelanjutan. Salah satu contoh bahwa kegiatan pertambangan tidak dapat berdekatan dengan pemanfaatan sumberdaya perikanan selama prakteknya tidak mengikuti kaidahkaidah lingkungan, dimana ketika suatu wilayah fishing ground memperoleh pelumpuran atau kotoran Total Suspended Solid (TSS) dari aktivitas pertambangan maka ikan akan menjauh dari fishing base sehingga nelayan mengeluarkan biaya ekstra untuk memburu ikan yang semakin menjauh. Terumbu karang terganggu akibat pasokan TSS yang berlebihan di suatu wilayah akibatnya kesejahteraan nelayan sulit terwujud Solusi Tambak Garam Secara umum bahwa masyarakat pesisir selalu didominasi oleh nelayan, terdapat alternatif solusi yang dapat dilakukan di wilayah pesisir tanpa mengganggu kepentingan nelayan diantaranya usaha garam. Kebutuhan garam sebesar 1500 ton per bulan dengan komposisi untuk Pulau Bangka 400 ton garam konsumsi dan 600 ton garam industri, serta Pulau Belitung 150 ton garam konsumsi dan 350 ton garam industri tidak dibarengi dengan produksi oleh masyarakat di wilayah ini dan informasinya didatangkan dari Padang Sumatera Barat, Pulau Jawa,

Sebenarnya garam di Babel dapat diproduksi. Sudah beberapa kali ujicoba dengan metode penguapan konvensional dan berhasil diantaranya di Desa Lubuk, Desa Rebo, Desa Perlang yang dilakukan kelompok masyarakat (pokmas) dan didampingi oleh Iskindo Babel, apalagi jika sudah ada sentuhan teknologi. Ujicoba ini merupakan langkah progresif yang mematahkan opini bahwa Babel dipandang sebagai wilayah yang kurang cocok untuk usaha garam karena faktor iklim. Proses ujicoba pembuatan garam ini dari sekitar 50 liter air laut bisa menghasilkan garam krosok sekitar 500 gram (0,5 kg) dalam jangka waktu 10 hari. Pokmas juga menyatakan siap untuk usaha alternatif menjadi petambak garam. Di Palu, satu pokmas terdiri dari 15 KK dengan lahan 15 hektar menghidupi keluarganya dengan penghasilan di atas UMR. Upaya pokmas ini perlu didukung oleh pemerintah daerah sehingga sangat layak untuk memasukkan alokasi ruang mengenai tambak garam dalam RZWP3K. Belum Terlambat Tambak garam Babel layak dimasukan ke dalam RZWP3K sebagai alternatif mata pencaharian masyarakat pesisir. Mengapa demikian, karena setelah ditelaah dalam Laporan Antara Dokumen RZWP3K tidak memuat sedikitpun mengenai usaha garam dengan alasan tidak ada kajian ke arah itu. Ini belum terlambat, selagi RZWP3K belum disahkan maka sangat penting untuk memasukkan alokasi ruang tambak garam. Masyarakat pesisir pasti membutuhkan alternatif usaha, ketika peluang itu ada dan tidak dimanfaatkan maka kita tidak bisa maju dan berlarut-larut saling mempertahankan ego sektoral namun minim problem solving. Sudah saatnya Babel dapat memproduksi garam bahkan swasembada garam dimana multiflier effect ke arah yang lebih baik pasti dapat diwujudkan. Mari bersama bangun pesisir Babel.

Ricuh! Sambutan Ketua DPRD Babel, Didiet Srigusjaya. Kemudian Didiet memimpin Rapat dengan memberi kesempatan berbagai elemen untuk menyampaikan sarana dan masukannya. Di tengah kesibukannya Gubernur Babel Erzaldi Rosman hadir dan kemudian menggantikan Didit memimpin Rapat Konsultasi tersebut. Berbagai elemen pertambangan, nelayan, pariwisata serta LSM menyampaikan pandangan dan kepentingannya. Suasana dan tensi diskusi meninggi ketika pembicara yang memperkenalkan diri sebagai Wiwit perwakilan nelayan Bangka Selatan menyebut salah satu perusahaan timah sebagai biang konflik. Pemilihan kata biang konflik ini memicu reaksi perwakilan perusahaan timah Rizal dan terjadilah adu mulut disertai aksi merangsek mendekati Wiwit. Sementara Bupati Belitung, Sahani Saleh mengancam Kabupaten Belitung akan memisahkan diri dari Provinsi Babel jika diskresi yang diajukan pihaknya ditolak DPRD dan Pemprov Babel. Tidak mau ambil risiko, Satpol PP yang bersiaga sejak Rapat Konsultasi Publik digelar, langsung bertindak melerai dan menjauhkan kedua pihak yang konflik. Gubernur pun segera melakukan pernyataan penutup dan menyudahi proses Konsultasi Publik. Tegas Walau Pro Kontra Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengatakan jalannya konsultasi publik tak sesesuai dengan yang seharusnya. "Sebetulnya pada rapat konsultasi publik RZWP3K ini tidak ada lagi tanya jawab, karena ini forum tandatangan yang selanjutkan di bawalah ke tahap berikutnya. Kalau begini terus, ya tidak maju-maju tahapannya," kata Erzaldi kepada wartawan usai rapat konsultasi publik RZWP3K, yang berlangsung di Ruang Pasirpadi. Erzaldi mengatakan, pembahasan

RZWP3K Babel pasti akan memiliki pro dan kontra. "Langkah berikutnya bagaimana kita mengakomodir pro dan kontra ini. Maka Pansus dan Pokja RZWP3K selanjutnya akan mengakomodir sikap masyarakat yang pro dan kontra itu," lanjur Gubernur Erzaldi. Konsultasi Publik ini, rinci Gubernur Erzaldi, bukan persetujuan. Ia mengatakan, “Ya konsultasi, dokumen antara RZWP3K (sesuai hasil pembahasan Pansus) ingin seperti ini-ini, paraf. Yang tidak setuju dengan ada catatan. Itu lah yang akan dibahas ke pusat. Sejauh mana bukti catatan tersebut.� Sekali lagi Erzaldi menegaskan, "Yang tidak setuju ini kan ada catatan, nah nanti itulah yang akan kita bahas dipusat sejauh mana bukti daripada catatan tersebut." Ia menyebutkan, masukan-masukan masing-masing perwakilan akan diuji berdasarkan data ilmiah. PT Timah yang memperjuangkan agar suatu kawasan tetap menjadi zona pertambangan, nelayan yang memperjuangkan zona perikanan tangkap, dan masing-masing kelompok perwakilan akan diuji. "Misalnya PT Timah bilang timah di situ ada 10 ribu ton. Mana datanya? Selama datanya ada, diperiksa oke. Kemudian nelayan berapa hasil melautnya, diperiksa, oke. Oke PT Timah, bor, tetapi setelah nambang, apa kewajiban pasca tambangnya bagi nelayan. Sekarang ada kebijakan blue print pemberdayaan masyarakat. Tidak bisa sembarangan," tandas Erzaldi. Menganggapi kericuhan di akhir Rapaat Konsultasi Gubernur Erzaldi juga menyayangkan pernyataan salah satu perwakilan nelayan Bangka Selatan, Wiwit yang menyebut PT Timah sebagai biang kerok pro dan kontra saat ini. "Seharusnya Wiwit ini tidak boleh ngomong seperti itu . Karena PT Timah juga ada kontribusinya. Nelayan juga ada kontribusinya," jelas Erzaldi. (*)

Tuntut Rugi dinyatakan zero tambang alias tidak ada wilayah pertambangan. Penolakan ini disampaikan Ali Syamsuri mewakili PT Timah bersama Kepala Bidang Komunikasi PT Timah Anggi Siahaan dalam Konsultasi Publik Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) yang digelar di ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur Babel, Jumat (20/9/2019). Perwakilan PT Timah Tbk, Ali Syamsuri menjelaskan, potensi kerugian negara jika IUP PT Timah di Beltim tidak masuk zona penamban-

gan mencapai belasan triliun. Nilai ini baru dari potensi cadangan, belum termasuk biaya pajak, dan eksplorasi "Belasan triliun itu baru berdasarkan sumber daya yang ada di sana. Belum termasuk pajak, biaya eksplorasi yang dikeluarkan," katanya. Pada forum tersebut, Ali menegaskan, pihaknya akan mengupayakan sejumlah langkah hukum terkait hal ini. Tak hanya berpotensi pada kerugian negara, rencana penetapan Raperda RZWP3K, dinilai akan mengganggu kepastian berusaha bagi perusahaan plat merah itu.

"Izin usaha PT Timah sudah clear and clean, tapi peruntukannya kemudian berubah jadi peruntukkan lain. PT Timah perusahaan yang berkontribusi kepada pendapatan negara yang juga dilindungi undang-undang, dengan kondisi ini tidak mendapatkan kepastian berusaha," jelasnya. Tolak Peruntukan Lain Sementara itu, Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan mengatakan PT Timah tentunya akan tetap mempertahankan IUP dan menolak rencana peruntukkan

lain di kawasan IUP PT Timah. "Jika kawasan IUP PT Timah tidak dialihkan ke zona lain, ini akan berimplikasi pada banyak hal. Salah satunya, ialah sustainibility perusahaan, dampak kepada tanggungjawab terhadap tenaga kerja, mitra usaha, masyarakat, juga perekonomian Babel dan Negara. Sebagai salah satu produsen timah terbesar di dunia, PT Timah harus terus berproduksi dengan pertambangan yang berkelanjutan," kata Anggi. "Kami akan melakukan sejumlah upaya, terkait upaya hukum, tentunya

juga dilakukan kajian, sebagaimana disampaikan tadi, point utama adalah perusahaan berkomitmen untuk mendukung pembangunan daerah," tutupnya. Menanggapi rencana gugatan PT Timah apabila IUP tak diakomodir, Gubernur Babel Erzaldi berharap nantinya dapat diselesaikan. “Ini kan punya negara masa jeruk makan jeruk. Jangan ada. Kita duduk bersama. Kalau sudah meneliti, ya kita buktikan, dan mengakhiri pro dan kontra ini harus dengan ketegasan,� tandas Gubernur Erzaldi. (*)


12 GOOD GOVERNMENT

KAMIS - SENIN

26 - 30 SEPTEMBER 2019

45 Anggota DPRD Babel Masa Jabatan 2019-2024 Resmi Dilantik Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2019-2024 digelar Selasa (24/9/2019). Sidang paripurna pelantikan ini dipimpin Didit Srigusjaya, Ketua DPRD Kepulauan Babel 2014-2019.

Didampingi wakil ketua, antara lain Hendra Apollo, Dedi Yulianto dan Toni Purnama. PANGKALPINANG - PelanSebelum pelantikan dilakukan, tikan dan pengambilan sumpah 45 surat keputusan tentang pemberanggota Dewan Perwakilan Rakyat hentian anggota DPRD Kepulauan Babel periode 2014-2019 dan pengangkatan Berikut Nama-nama Anggota DPRD Babel 2019-2024 anggota DPRD Berdasarkan Daerah Pemilihan: Kepulauan Babel 2019-2024 dibaDapil I (Kota Pangkalpinang) Dapil IV (Kabupaten Belitung/Belitung Timur) cakan oleh Sek1. Ferdiansyah, Parta Gerindra 1. Beliadi, Partai Gerindra retaris DPRD Ba2. Hendriyansen,PDIP 2. Taufik Mardin, PDIP bel Syaifuddin, 3. Efredi Effendy, Partai Golkar 3. Junaidi Rahman, PDIP SH. Kemudian, 4. Johansen Tumanggor, Partai Nasdem 4. Yoga Nursiwan, Partai Golkar satu per satu na5. Dody Kusdian, PKS 5. Zarkani, Partai Nasdem ma anggota De6. Dede Purnama, PPP 6. Erwandi Rani, Partai Nasdem wan yang dilantik 7. Nico Plamunia, Partai Demokrat 7. Hellyana, PPP berdasarkan surat 8. Rudi Hartono, Partai Demokrat keputusan (SK) Dapil II (Kabupaten Bangka Tengah) 9. Eka Budiarta, PBB Mendagri dipang1. Fitra Wijaya, Partai Gerindra 2. Didit Srigusjaya, PDIP Dapil V (Kabupaten Bangka Barat) gil. Setelah itu, 3. Adet Mastur, PDIP 1. Yus Derahman, Partai Gerindra dilakukan pen4. Algafry Rahman. Partai Golkar 2. Ariyanto, PDIP gambilan sumpah. 5. H Mulyadi, Partai Nasdem 3. Heryawandi, Partai Golkar Kegiatan 6. M Yunus, PPP 4. Sukirman, Partai Nasdem dilanjutkan den5. Bong Ming-Ming, PKS gan pemilihan Dapil III (Kabupaten Bangka Selatan) 6. Azwari Helmi, PPP pimpinan semen1. M Amin, Partai Gerindra 7. Arbiyanto, Partai Demokrat tara. Dalam pemi2. Rina Tarol, PDIP lihan ini, Didit Sri3.Toni Mukti, PDIP Dapil VI (Kabupaten Bangka) gusjaya dari PDIP 4.Marsidi Satar, Partai Golkar 1. Jawarno, Partai Gerindra 5.Toni Purnama, PPP 2. Herman Suhadi, PDIP dipercayai sebagai 6. Aditya Rizki Pradana, Partai Demokrat 3. Rustamsyah, PDIP pimpinan sementara dan wakilnya

Hendra Apollo dari Partai Golkar. Setelah ditetapkan, Didit langsung mengambil alih sidang paripurna pelantikan anggota DPRD Babel periode 2019-2024. "Hari ini kita sudah menyaksikan pelantikan dan pengambilan sumpah janji anggota DPRD Babel masa jabatan 2019-2024. Diharapkan kepada 45 anggota DPRD Babel yang baru dilantik ini dapat mengemban amanah masyarakat," kata Didit. Atas nama Pimpinan dan Anggota DPRD Babel, Didit mengucapkan terimakasih dan memberi apresiasi tinggi kepada KPU dan Bawaslu serta aparat keamanan yang sudah menjaga sekaligus melaksanakan pesta demokrasi dengan situasi yang aman dan kondusif, baik Pemilihan legislatif dan Pemilihan Presiden. "Mudah-mudahan situasi yang kondusif saat pesta demokrasi ini terus dapat ditingkatkan di masa mendatang," ujarnya. Didit menyampaikan, dalam lima tahun melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai anggota DPRD Babel masa jabatan 2019-2024 harus berkomitmen melanjutkan dan menjalankan tugas sebagai wakil rakyat yang mampu mengakomodir kepentingan masyarakat.

"Dipundak kita masyarakat menaruh harapan yang besar agar masyarakat Babel semakin maju dan sejahtera. Dengan begitu kita harus bekerja amanah dan penuh tanggung jawab," ucapnya. Pengambilan sumpah dan janji anggota DPRD Babel masa jabatan 2019-2024 dilakukan oleh Hakim Pengadilan Tinggi, Cornel Sianturi dan disaksikan langsung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, serta seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), keluarga dan pendukung anggota DPRD Babel yang terpilih serta tamu undangan lainnya. (adv/wa/utari marissa)

IR. RUDIANTO TJEN ANGGOTA DPR - RI

Siapkan Strategi Jelang Pilkada

PDIP Babel Gelar Rakorda Secara Tertutup PANGKALPINANG - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dengan mengusung tema "PDIP Solid Bergerak untuk Indonesia Raya" yang diselenggarakan di Hotel Sahid,

Pangkalpinang, Rabu (25/9/2019). Wakil Bendahara Umum PDI P, Rudianto Tjen mengatakan rakorda bertujuan untuk mensosialisasikan hasil kongres PDIP beberapa waktu lalu serta mempersiapkan langkah-langkah atau strategi dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang. "Target kita untuk memenangkan mulai dari pemilihan kepala daerah. Kebetulan di bulan September 2020 ada empat kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada. Jadi ada target-target dan ada strategi semua akan kita sosialisasikan," kata Rudianto kepada wartawan usai rakorda. Ia menyampaikan, beberapa poin-poin yang dibahas da-

lam rakorda yakni bagaimana cara kader partai dalam menghadapi kondisi politik saat ini dan bagaimana membina masyarakat agar masyarakat betul-betul bisa bersama PDIP untuk membangun dan mengembangkan daerahnya. "Oleh karena itu, dengan digelarnya rakorda internal tersebut, saya berharap, PDIP ikut berlaga dalam Pilkada Serentak Tahun 2020 dan dapat memenangkannya. Karena tekad kita untuk membangun daerah kita ini supaya masyarakat kita makmur dan sejahtera," ungkapnya. Rudianto menambahkan, terkait persiapan calon yang akan diusung pada Pilkada mendatang, saat ini PDIP mulai berkomunikasi dengan segala komponen masyarakat dan ti-

dak menutup kemungkinan akan ada calon eksternal dari partai lain jika memiliki visi dan misi yang sama. "Jika kita sepaham mau membangun daerah kita, ini bisa saja terjadi koalisi dengan partai-partai yang ada di Bangka Belitung. Semua partai membuka diri, kita berusaha melakukan yang terbaik untuk daerah Bangka Belitung ini. Semoga setelah rakerda ini, kita sudah punya keputusan melakukan penjaringan dan memulai proses tersebut," imbuhnya. Sementara itu, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Bangka Belitung yang telah memberikan kepercayaan kepada PDI Perjuangan yang dapat memenangkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pilpres yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. "Kemenangan ini kami jadikan sebagai bentuk tanggung jawab dari seluruh kader partai untuk dapat mengemban tugas dengan

menggunakan kekuasaan politik untuk rakyat," kata Hasto. Ia menyebutkan, PDI Perjuangan jadi jembatan penghubung yang sangat baik antara masyarakat Bangka Belitung dengan pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. "Sehingga melalui pertemuan yang ke dua kalinya ini sebagai tujuan untuk melakukan langkah-langkah konsolidasi, karena dalam Kongres ke-5 PDIP telah menyatakan ini sebagai partai pelopor yang harus berdisiplin dalam Ideologi, organisasi, politik, dan disiplin dalam teori, disiplin dalam pergerakan untuk rakyat," jelas Hasto. Hasto mengatakan, hal ini dilakukan agar seluruh pergerakan kepartaian ditujukan untuk partai wong cilik dan untuk menggunakan kekuasaan dengan sebaik-baiknya, tentunya dengan tidak melakukan korupsi. "Saya tegaskan disini apabila mereka yang melakukan korupsi akan kami pecat seketika dan tidak pandang bulu tidak akan mendapatkan pembelaan partai," tegasnya. (adv/wa)

Profile for Paudar Wahyudi

Ricuh! Kita Kawal Perda Zonasi!  

Media Satya Laskar Pelangi

Ricuh! Kita Kawal Perda Zonasi!  

Media Satya Laskar Pelangi

Advertisement