Page 1

medialaspela

JUMAT - KAMIS

20 - 26 SEPTEMBER 2019 Edisi No 179 12 HALAMAN

Yo Kite Punye Jembatan Bangka Sumatra

Premier Film Martabak Bangka

“Penonton Haru dan Baper” Film Martabak Bangka memiliki pesan moral dalam menjalani hidup dalam kebersamaan dan indah dalam perbedaan. Film ini menyajikan begitu banyak warna yang bakal bikin para penonton terharu, menangis, tertawa dan baper. Seluruh tim, krew, dan para pemain/cast telah membuat film Martabak Bangka ini dengan hati.” Gracella Angellyca Bintang Film Martabak Bangka/ Puteri Remaja Indonesia/ Indonesia Girl 2018

KPK Jangan

GUBERNUR Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman memimpin konvoi bersama Vespa Mania, Rabu (18/9-2019) dalam rangka Premier Film Martabak Bangka. Turut dalam konvoi yang mengambil start dari Taman Sari Sungailiat dan finish di Pantai Batu Bedaun itu antara lain Kapolda Babel, Brigjen Istiono Danrem 045/ Gaya, Kolonel Inf Dadang Arif Abdurahman Produser Arbi Leo Pemeran utama Martabak Bangka, Ramon Y.

Pernah Surut! KETUA Umum Ikatan Alumni Lemhannas Program Pendidikan Singkat Angkatan XXI (IKAL PPSA XXI) Komjen Pol (Pur) Arif Wachjunadi menegaskan seluruh pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru diminta agar jangan pernah surut untuk menghadapi berbagai tantangan demi masa depan Indonesia. Penegasan itu disampaikan XXI (IKAL PPSA XXI) Komjen Pol (Pur) Arif Wachjunadi Arif Wachjunadi dalam press release pernyataan sikap yang diterima LASPELA Media Group, Senin (16/9/2019). Arif juga menandaskan adan-

ya penolakan terhadap pimpinan KPK yang baru dapat saja terjadi

di lembaga negara lainnya. Penolakan terjadi karena mer-

eka yang menolak merasa terancam akan keberadaannya dengan berbagai alasan. Namun yang perlu dipahami, kata Arif KPK itu lembaga negara dan pemerintah tidak akan menerima tekanan dari pihak manapun. Bahkan, jika pegawai KPK melawan, bisa saja kondisi itu akan menjadi bumerang bagi para pegawai KPK.

Sikap Dewan Pers terhadap RUU KUHP

Hapus Pasal Penghalang Kemerdekaan Pers DEWAN PERS mendesak agar UU Pidana jangan mengganggu kemerdekaan pers dan menghalangi kerja jurnalistik. Selain itu Dewan Pers juga mendesak agar sejumlah pasal ditiadakan dalam proses pembahasan

Rancangan Undang-Undang tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) yang hari-hari ini sedang berlangsung. Desakan penghapusan sejumlah pasal itu disampaikan Agung Dhamajaya, Anggota Dewan Pers dalam pernyataan persnya (18/9-2019). Dalam materi RUU KUHP,

INDEX Hal 7 Hal 12


2

EKONOMI BISNIS

JUMAT - KAMIS

20 - 26 SEPTEMBER 2019

Veni Bumbu Targetkan Pasar Nasional PANGKALPINANG – Veni Bumbu menjadi pelapor bumbu instan pertama di kota Pangkalpinang, hal ini dibuktikan Venny dengan mendapatkan Pin Emas dari Pemerintah kota (Pemkot) Pangkalpinang. Venny Andriani selaku owner Veni Bumbu, merasa bangga dengan penghargaan yang didapatnya ini. “Saya merasa sangat bangga dan menjadi prestasi yang sangat luar biasa dengan penghargaan yang saya terima, dan Veni Bumbu menjadi pelapor bumbu instan pertama di kota Pangkalpinang,” tuturnya. Menurut Venny dengan hal ini, menunjukkan Pemerintah sangat memperhatikan UMKM di Pangkalpinang dan sangat mengapresiasi UMKM.

Lada dan Gula Aren Belitung Jadi Komoditas Ekspor yang Sangat Menggiurkan TANJUNGPANDAN - Bupati Belitung H Sahani Saleh mengatakan ekspor Lada dan Gula Aren di Kabupaten Belitung sekarang sangat menjanjikan. “Produk dari argo kita adalah lada dan gula aren saat ini yang mulai dikemas oleh masyarakat, kalo jenis buah-buahan tropis untuk kebutuhan kita didalam saja, tapi kali untuk sekarang yang bisa di ekspor itu,” kata Bupati Belitung Sahani Saleh saat menghadiri acara Coaching Clinic, penguatan sistem inatrade dan implementasi surat keterangan asal (SKA) serta updates kebijakan perdagangan luar negeri di Hotel BW Suite Belitung, Rabu (18/09/2019). Selain itu bisa saja ekspor dari segi tambang kata Sanem, namun untuk saat ini ia sudah membatasi sedikitnya dari tambang. “Terutamakan lada ini sudah turun temurun, nah dari segi mineral tambang seperti kaolin, tanah liat ada juga, tapi sekarang kita sudah membatasi itu semua, nah dari sisi lainnya juga bisa ikan,” tuturnya. Menurutnya, mineral-mineral diluar timah misalnya seperti kaolin, tanah liat, pasir, harus dijadikan industri tersendiri, dan sedang ia susun segala persiapannya dengan minimal harus barang setengah jadi. “Ekspor lada kita kan selama ini melalui Asosiasi Eksportir Lada Indonesia (AELI), nah ini diekspor tersebar ke Amerika Serikat dan Eropa, kita berharap itu nanti ekspornya langsung dari kita, kita bisa terpantau jadinya berapa-berapa saja jumla nantinya,” ujar Sanem. Sanem menerangkan, dengan alur ekspor lada yang terlalu panjang itu sebenarnya sangat mempengaruhi harga lada yang selalu terpuruk saat ini. (din)

“Dengan ini alhamdulillah Pemerintah mengapresiasi, dan Pemerintah telah mengakui potensi Veni Bumbu,” terangnya. Penghargaan ini, kata Venny membuat dirinya semakin semangat dalam mengembangkan usahanya, bahkan dia menargetkan produk Bumbunya akan menembus pasar nasional. “Saya ingin menargetkan Veni Bumbu ini dapat menembus pasar nasional, menembus pasar di 34 Provinsi di Indonesia,” harapnya. Sebagai langkah mewujudkan keinginan untuk memasarkan di pasar nasional Venny pun mengajak Investor untuk bergabung bersama dirinya. “Ayok para investor mari berinvestasi di Venny Bumbu, karena Veni Bumbu punya potensi untuk itu, saya yakin Veni Bumbu akan menembus pasar nasional,” ajaknya. (dnd)

Ketum HIPMI Babel: Peran HIPMI untuk Memajukan Perekonomian Babel JAKARTA – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) telah memilih ketua umum baru pada perhelatan Musyawarah Nasional yang berlangsung pada 16 -17 September 2019 di Jakarta. Mardani H. Maming dinyatakan resmi terpilih menjadi Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI untuk periode 20192022 mendatang. Pengusaha asal Kalimantan Selatan tersebut meraih 146 suara atau atau 95,42 persen dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-16 HIPMI. Ketua Umum HIPMI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) R. Indra Sandy mengatakan dengan terpilihnya Ketua Umum BPP HIMPI, diharapkan dapat membuat HIPMI ke depannya lebih baik. “Hal tersebut bisa diwujudkan melalui program-program yang lebih baik. HIPMI di sini bertanding dengan bersanding tidak ada perpecahan dan tentunya dapat menjunjung teguh persahabatan dan persaudaraan,” ujarnya dalam acara Munas XVI HIPMI di Golden Ballroom, Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (17/9/2019). Menurut Indra, Munas tahun ini berjalan lancar dan bermanfaat bagi semuanya. Diketahui dalam Munas XVI HIPMI kali ini ada beberapa hal yang menjadi topik pembahasan seperti ekonomi dari daerah untuk Indonesia ada beberapa rujukan. Terutama secara nasional, yang akan berdampak pada Bangka Belitung artinya salah satunya adalah UU kewirausahaan pemuda. Nanti bagaimana startup, UMKM pemuda yang dibawa itu akan lebih fokus kepada pemerintah pusat. “UU kewirausahaan ini adalah ide original dari Ketum HIPMI yakni Bahlil Lahadalia untuk disahkan di DPR RI agar menjadi landasan hukum bagi startup, UMKM,” terangnya. Dengan demikian, lanjut Indra, diharap-

kan munculah pengusaha-pengusaha baru untuk membangkitkan ekonomi daerah. Karena, ekonomi sekarang bukan lagi berpusat di kota-kota besar, tetapi harus bergerak di daerah-daerah ke nasional, bahkan harus sampai ke internasional. Oleh karena itu, pentingnya UU ini adalah salah satunya yaitu bagaimana dana-dana yang ada di berbagai macam intuisi pemerintah ini dapat berkolaborasi, sehingga betul-betul meningkatkan jumlah pengusaha. “Kemudian pengusaha-pengusaha ini akan memberikan kontribusi terhadap perekonomian negara secara nasional,” ia menuturkan. Jumlah Pengusaha di Indonesia 1,6% Indra menjelaskan, sebelum masa kepimpinan Ketum HIPMI Bahlil Lahadalia ini, jumlah pengusaha di Indonesia itu baru 1,6%. Sementara apresiasi dari kami kepada Ketum HIPMI Bahlil Lahadalia, dalam kepemimpinan beliau dapat meningkatkan angka pengusaha mencapai 3,1%. Ini masih jauh dari negara-negara tetangga rata-rata di atas 4% hampir semua. Idealnya pengusaha di negara itu, jumlah pengusahanya minimal ada di angka 8-10%. Baru bisa dikatakan negara maju yang

ekonomi nya tidak hanya bergantung pada sisi pemerintahan saja, tetapi pengusaha-pengusaha juga berkontribusi untuk membangun negara sendiri. Termasuk serapan tenaga kerja, dan perputaran uang di suatu negara. “Jadi saya berharap khususnya di wilayah Bangka Belitung dapat mengambil peran penting. Seperti kita tahu Babel memiliki banyak komoditas, banyak SDA, dan banyak perencanaan-perencanaan karena Babel itu sangat geostrategis,” ungkapnya. Karena akses jarak penerbangan dari Babel ke Jakarta itu tidak lebih dari 50 menit, dan 1 jam lebih menuju ke Singapura. Dengan geostrategis Babel, kita juga mendengar kabar akan banyak proyek-proyek nasional dan infrastruktur yang akan berkembang di Babel. Sejatinya, kata Indra diharapkan pada HIPMI pengusaha muda Babel khususnya dari Himpi pusat dapat mengambil peran lebih besar, dalam produk-produk nasional maupun komoditas komoditas nasional. “Bahkan langkah yang lebih strategis ke depannya, saya harap peran ini dapat memajukan Babel dengan rasa cintanya HIPMI Babel di kampung halamannya dan tentunya secara luas di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” harap Indra.(san/ar)


JUMAT - KAMIS

LINTAS PERISTIWA 3

20 - 26 SEPTEMBER 2019

Bupati Bateng Serahkan Sertifikat Tanah Gratis NAMANG – Bupati Bangka Tengah(Bateng), H. Ibnu Saleh, menyerahkan 100 sertifikat tanah gratis kepada masyarakat Desa Namang didampingi Kepala BPN Bateng, Maulana Arbanidi, di Kantor Desa Namang, Kamis(19/9/2019). Bupati Ibnu mengatakan bahwa sertifikat tanah yang diberikan secara gratis ini akan bermanfaat bagi masyarakat kedepannya. Masyarakat dapat memanfaatkan sertifikat tanah sebagai agunan pinjaman untuk modal usaha ke pihak perbankan. “Sertifikat tanah ini bisa diagunkan ke pihak bank, kalaupun tidak, simpan saja baik- baik di tempat aman,” kata Ibnu. Bupati Ibnu juga mengimbau kades/ lurah, dan camat untuk lebih aktif mendata pemukiman warga yang belum bersertifikat untuk kemudian berkoordinasi dengannya untuk dikaji bersama, lalu di-

usulkan ke pihak BPN untuk tahun depan diterbitkan sertifikat tanah gratis. Kepala BPN Bateng, Maulana Arbani, mengatakan bahwa pembagian sertifikat tanah ini merupakan rangkaian dari Program Pendaftaran Tanah Sistematif Lengkap (PTSL), yang dilak-

sanakan pihakya di Tahun 2019, yang merupakan kegiatan dari hasil usulan Bupati Ibnu bersama perangkat desa dan kecamatan se Bateng. “Yang telah diterbitkan akan kita bagikan ke masyarakat seperti di Desa Namang ini,” kata Maulana.

Kades Namang, Wahid, mengucapkan terimakasih kepada Bupati Ibnu bersama BPN Bateng yang telah peduli dengan masyarakat Desa Namang di bidang pertanahan. “Kami bahagia, mudah- mudahan bermanfaat bagi kami masyarakat Namang,” kata Wahid.(*)

BKKBN Babel Bersama STKIP Muhammadiyah Kampanyekan Bonus Demografi kepada Generasi Milenial PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui BKKBN Perwakilan Bangka Belitung dan STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung bekerjasama mengkampanyekan pentingnya memanfaatkan peluang bonus demografi kepada ratusan mahasiswa baru STKIP Muhammadiyah Babel. “BKKBN RI gencar mengkampanyekan bonus demografi dengan melibatkan semua pihak meski terlambat, namun lebih baik agar nanti kelompok usia produktif menjadi modal pembangunan, bukan beban pembangunan,” kata Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo dalam mengisi kuliah umum kependudukan kepada mahasiswa baru STKIP Muhammadiyah Babel, pada Kamis (12/9/2019) malam. Diakui Hasto, meski sedikit terlambat untuk mengkampanyekan bonus demografi ini, tapi setidaknya lebih baik daripada tidak sama sekali. “Yang kita khawatirkan di bonus demografi nanti, jika modal pendidikan rata-rata di Indonesia hanya 8 atau 6 tahun, bonus demografi bukan menjadi berkah namun musibah jika yang produktif menjadi konsumtif atau beban pembangunan,” ujarnya. Ia mengatakan, Era bonus demografi adalah masa dimana banyaknya kelompok usia produktif lebih banyak dari non produktif sehingga rasio ketergantungan cukup menggembirakan karena menurunnya angka kematian Ibu dan berkurangnya angka kelahiran bayi karena berhasilnya penggunaan alat kontrasepsi. “Dengan mengkampanyekan bonus demografi kepada generasi milenial, kita memberi gambaran ke mereka agar menjadi manusia yang berkompeten, profesional dan meningkatkan soft skill dibandingkan hard skill agar kesuksesan mudah diraih,” terangnya. Harto menjelaskan, berdasarkan penelitian secara biologis di dunia, kelompok produktif yang ideal untuk menikah dan melahirkan berada di usia 20-35 tahun. “Sehingga usia bayi yang dilahirkan akan ideal dan ibunya juga sehat. Dan usia tersebut akan banyak jumlahnya di era bonus demografi,” imbuhnya. Sementara, Wakil Ketua 1 STKIP Muhammadiyah, Maulina Hendrik mengatakan, sejak delapan tahun berdiri, ini pertama kalinya STKIP Muhammadiyah Babel menggelar kuliah umum kependudukan yang diikuti 330 mahasiswa baru STKIP Muhammadiyah Babel. “BKKBN sangat luar biasa karena selalu melibatkan kami dalam menyelesaikan isu-isu permasalahan kependudukan yang ada di Babel,” ucapnya. Maulina menambahkan, selain menggencarkan kampanye bonus demografi, STKIP Muhammadiyah Babel bersama BKKBN Babel juga bekerjasama untuk mengabdi kepada masyarakat dan mengikat janji dengan mencanangkan PIC remaja sejak 2012 lalu. “Di kegiatan ini bersama BKKBN Babel kita mantapkan langkah untuk kedepan agar SDM di Babel lebih cerah dan menjadi SDM unggul,” harapnya.(wa)

Effendi Gazali: Saya Setuju Jika BKKBN Naik Tingkat Jadi Lembaga Kementerian PANGKALPINANG – Pakar Komunikasi Prof Effendi Gazali setuju jika Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) naik tingkat menjadi lembaga kementerian di pemerintah pusat. “Meski baru secara lisan, setidaknya sudah ada suara dukungan untuk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) naik tingkat menjadi lembaga kementerian di pemerintah pusat,” kata Effendi dalam sambutannya pada kegiatan Serasehan Nasional tentang Pembangunan Berwawasan Kependudukan diselenggarakan di Bangka Belitung (Babel), Jum’at (13/9/2019), yang bertempat di Ballroom Gale Gale Restaurant Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah. Diakui Effendi, bahwa tidak hanya dirinya yang mendukung BKKBN menjadi Kementerian kedepannya, tetapi ada juga dari Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Peneliti Senior R Siti Zuhro. “Saya dan Prof Siti zuhro sangat mendukung, saya rasa pak Menteri PPN juga mengatakan bagus usulan itu supaya negara hadirnya lebih terasa,” ujarnya. Disampaikan Effendi, dipedomani dari tugas BKKBN untuk saat ini, bukan lagi sekedar menurunkan angka kelahiran dalam keluarga. Tentunya setelah terbentuk menjadi kementerian, BKKBN disarankannya dapat mengembangkan grand design pada fungsi dan perannya. “Karena ada persoalan mencegah pernikahan dini yang agak serius dan yang paling penting itu stunting, biar tidak terjadi stunting lagi. 30 persen lho angkat stunting di Indonesia, tinggi betul itu,” jelasnya. Effendi melihat, tugas dan peran BKKBN untuk sekarang ini bukan lagi seperti badan/lembaga kelas B. Tapi sepakat kelembagaan BKKBN ini harus ditingkatkan menjadi Kementerian Kependudukan/Kepala BKKBN.(wa)

Miliki 1,98 gram Shabu, Icn Dicokok Polres Basel

PPK Mamin Setda Ta 2017 Ditetapkan Tersangka Kasus Tipikor Mamin TOBOALI – YW (40) selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada fungsional pelaksanaan kegiatan fasilitas makan minum Bupati dan wakil Bupati, pada Sekretariat Daerah (Setda) Bangka Selatan (Basel) dan perlengkapan administrasi pada Setda Basel tahun anggaran 2017 ditetapkan tersangka oleh tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Basel. Ditetapkan YW sebagai tersangka pada tanggal 5 September 2019, berdasarkan surat perintah (Sprint) penyidikan dan YW sudah dimintai keterangan dengan status sebagai tersangka. Ditetapkan tersangka YW selaku PPK pada pengendalian kegiatan berdasarkan alat bukti penyidik dari keterangan saksi dan surat ahli. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Basel, Safrianto Zuriat Putra mengatakan tersangka YW sudah ditetapkan tersangka, tetapi belum dilakukan penahanan. “Penyidik sedang melakukan penyidikan dan menunggu perkembangan penyidikan dan tim jaksa penyidik belum ada tindakan penahanan secara paksaan terhadap YW, karena masih dinilai koperatif,” ujarnya. YW juga sudah mengembalikan kerugian sebesar Rp. 50 juta secara bersama dengan pengembalian sisa pada tiga orang terpidana kemarin. Disinggung terkait ada penambahan tersangka baru, Kajari menyebutkan sampai saat ini tidak ada pihak sejauh ini untuk diminta pertanggung jawabkan kasus tipikor mamin. Ditetapkan YW sebagai tersangka berdasarkan hasil dari 19 orang saksi,

tidak sebanyak kemarin dan Kajari juga akan menurunkan 5 orang jaksa untuk lakukan penyidikan terhadap tersangka YW dan 5 orang jaksa penuntut umum (JPU). Ia disangkakan dengan Pasal primer 2, pasal 3, pasal 9 jo pasal 18 UU no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah UU no 20 tahun 2001 tentang perubahan UU no 31 tahun 1999 tentang Tipikor jo pasal 55 ayat (1) ke -1 KUHP ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun dan singkatnya 4 tahun penjara. (pra)

TOBOALI – Polres Bangka Selatan (Basel) kembali ungkap kasus penangkapan narkoba di jalan Suka Damai Kelurahan Tanjung Ketapang Kecamatan Toboali, Kabupaten Basel, Rabu (18/9) sekira pukul 01.00 Wib. Pelaku, Icn (20) warga Jalan Suka Damai Kelurahan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali diciduk dikediamannya saat mengemas paketan narkoba jenis shabu. “Tersangka Icn (40) ditangkap berdasarkan Nomor LP : LP/ A-513/IX/2019/SPK/BABEL/RES BASEL, tanggal 17 September 2019 di rumahnya Jalan Suka Damai Kelurahan Tanjung Ketapang Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan,” kata Kabag Ops, Kompol Rusnoto kepada wartawan, Rabu (18/9). Ia menjelaskan, adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni 1 paket sedang narkotika jenis sabu bruto 0,95 gram, 6 paket kecil narkotika jenis sabu bruto 1,03 gram, 1 buah plastik besar kosong, 1 buah wadah bedak merk Marks, 1 helai kertas rokok dan 1 buah plastik kecil kosong. “Pada Pukul. 20.00 Wib personil satuan narkoba mendapat info dan langsung ke sasaran dengan didampingi ketua RT setempat, setelah berhasil diamankan pelaku membenarkan barang haram itu miliknya dan selanjutnya pelaku diamankan guna proses lebih lanjut,” sebutnya. (pra)


4

PELANGI SERUMPUN SEBALAI

Pemkab Belitung akan Naikkan Pendapatan Petugas Damkar Non PNS TANJUNGPANDAN Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie menginginkan peningkatan fasilitas, upah dan infrastruktur Pemadam Kebakaran (Damkar) Belitung, Rabu (18/09/2019). Menurut Isyak, Kinerja Damkar Belitung patut diberi aplus karena kerja keras mereka yang siap siaga memadamkan kebakaran yang hampir setiap hari beberapa bulan terakhir. Peningkatan fasilitas dan infrastruktur ini diharapkan nantinya para pekerja Damkar dapat bekerja lebih aman. “Kita jangan cuma suruh mereka bekerja, tetapi mereka harus sefety, bajunya harus standar, topinya, maskernya dan lain-lain. Dan juga kita harus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka yang non PNS,” kata Isyak. Menurut Isyak, gaji para pemadam kebakaran ini masih dibawah standar yaitu hanya dibawah tiga juta rupiah. Padahal pekerjaan mereka ini bisa dibil-

ang pekerjaan yang sangat sulit. “Bayangkan, mereka memadamkan api selama berjam-jam, masuk hutan keluar hutan, panggilannya gak jelas mau kapan pun, pasti berangkat, pas waktu mereka lagi baring berangkat, baju belum kering sudah berangkat, jadi dengan gaji dibawah 3 juta itu sangat tidak

manusiawi,” ujarnya. Dikatakan pula oleh Isyak, permasalahan ini akan jadi "PR" besar mereka untuk mengingatkan TAPD dan DPRD untuk bersama-sama meningkatkan dan mensejahterahkan internal pemerintah terlebih dahulu, terutama untuk pekerja damkar ini.

Bahkan kata Isyak, di tahun ini Pemkab akan menambahkan armada dua unit pemadam dan 30 baju damkar. Ia juga menginginkan kedepannya, damkar Belitung dapat mengintegrasikan panggilan darurat 119, sehingga memudahkan masyarakat dalam meminta bantuan.(din)

JUMAT - KAMIS

20 - 26 SEPTEMBER 2019

9 Desa di Kabupaten Bangka akan Melaksanakan Pilkades Serentak SUNGAILIAT — Sebanyak Sembilan Desa yang ada di wilayah Kabupaten Bangka akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak. Pemilihan tersebut akan dilaksanakan pada 3 november 2019 mendatang. Dalam hal ini, Kepala Dinsos Pemdes Bangka, Arman Agus mengatakan saat ini para calon kades masing-masing sedang diseleksi dengan berbagai tes yakni tertulis dan wawancara. “Saat ini calon-calon kades ini kita tes dulu. Sebelumnya mekanisme, sosialisasi serta panitia penyeleksian dengan BPD sudah dilakukan semua,” ungkapnya, Rabu (18/09/19). Adapun Desa yang akan melaksanakan Pilkades tersebut yakni Desa Riding Panjang Merawang, Jurung, Air Anyir, Air Duren, Riding Panjang Belinyu, Petaling Banjar, Kace Timur, Mapur dan Kimak. Arman juga mengatakan bahwa tes tertulis dan wawancara yang dilakukan saat ini dikhususkan bagi desa dengan calon kades lebih dari lima orang. “Kalau calonnya lebih dari lima orang harus ikut tes tertulis dan wawancara, sesuai Peraturan Permendagri Nomor 65 Tahun 2017,” jelasnya. Soal yang ditanyakan dalam tes tertulis dan wawancara tersebut juga terkait dengan sistem pemerintahan dan peraturan-peraturan dalam desa secara umum. “Mereka (para calon kades) diberikan waktu 90 menit untuk menjawab, jadi seperti ujian anak sekolah,” tambahnya. Namun untuk sesi tes dan wawancara tersebut hanya diikuti oleh enam desa saja yakni desa kimak, mapur, riding panjang belinyu, air duren, petaling banjar dan kace timur. “Keenamnya ini ikut tes karena calonnya banyak tapi hari ini yang kita tes dulu empat desa, sementara dua desa lainnya yakni petaling banjar dan kace timur menyusul 10 oktober nanti,” ungkap Arman.(mah)

Dirikan Stand di Pangkalpinang Fair

BPJS Ajak Masyarakat Hidup Lebih Sehat Udara di Belitung Masuki Kategori tidak Sehat

Jajaran Forkopimda Bagikan Masker Gratis TANJUNGPANDAN - Dilanda kiriman kabut asap dari Kalimantan sejak tiga hari terakhir membuat udara di Kabupaten Belitung semakin tidak sehat. Jajaran Forkopimda Kabupaten Belitung bagikan sebanyak 20 ribu masker kepada masyarakat secara gratis, untuk menjaga kesehatan bersama di Satam Square, Selasa(17/09/2019). “Kegiatan hari ini berdasarkaan koordinasi bersama dengan Polres, Kodim, dan juga tentunya Pemerintah Daerah kita bersinergi untuk mengatasi masalah yang sedang melanda kita yaitu kebakaran hutan dan lahan, ada juga kiriman asap dari pulau Kalimantan,” kata Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak lagi membakar sampah, hutan dan lahan, juga membuang puntung rokok sembarangan, agar polusi yang sedang melanda Belitung tidak semakin parah. “Nah karena sudah terjadi ada kiriman asap juga dari Kalimantan, makanya kita hari ini bagi-bagi masker gratis dari Dinkes, RSUD, RS Utama, TNI POLRI, dan lain-lain juga,” ucapnya. Ia pun berharap kabut asap kiriman yang sedang menimpa Belitung segera berakhir, agar masyarakat Belitung kembali menghirup udara segar. “Mari kita jaga bersama-sama, agar udara di pulau kita kembali bersih, dan semoga ini cepat berakhir agar tidak adanya efek samping dari udara buruk seperti ini,” harapnya.(din)

PANGKALPINANG – BPJS Kesehatan ikut berpatisipasi dalam memeriahkan HUT 262 Pangkalpinang pada momen Pangkalpinang Fair. Surya salah satu staf Komunikasi Publik menjelaskan stand BPJS disini hadir untuk memudahkan masyarakat, baik masalah pengaduan masyarakat yang sudah mendaftar maupun masyarakat yang belum mendaftar JKN-KIS. “BPJS ikut berkontribusi dalam HUT 262 Pangkalpinang, disini masyarakat dapat melakukan pendaftaran hingga pengaduan, terkhusus untuk masyarakat yang belum mendaftar,” tuturnya. Senin (16/9/2019). Ia melanjutkan, terlebih Pangkalpinang Fair dimulai dari hari minggu kemarin. Dimana pada hari libur tentunya

lebih memudahkan bagi masyarakat dalam berlayanan. Tidak hanya itu, lanjutnya pula event ini juga menjadi upaya BPJS dalam mencapai progres pecapaian Universal Head Coverage (UHC) yaitu cakupan semesta penduduk Pangkalpinang. UHC BPJS sendiri

telah mencapai 84.96 persen. “Dan sebenarnya pencapaian UHC itu 95 persen, berarti tinggal sedikit lagi kita untuk mencapai UHC, untuk itu kami sangat mengutamakan pelayanan kami kepada masyarakat,” terangnya. Ia pun berharap, dengan HUT

262 Pangkalpinang ini, BPJS dapat mewujudkan masyarakat dengan hidup yang lebih sehat. “Kami BPJS akan terus berupaya untuk mendekatkan diri ke masyarakat dan mewujudkan dan mengajak masyarakat untuk hidup lebih sehat,” tuturnya. (dnd)

Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Babel Berharap Anggota DPRD Basel Periode 2019-2024 Dapat Menjaga Amanah Rakyat TOBOALI – Pelantikan anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan yang dilaksanakan pada 17 September 2019 kemarin di Gedung DPRD Bangka Selatan, dihiasi berbagai ucapan selamat atas pelantikan dan terpampang banyak sekali dihalaman kantor DPRD Basel. Sabpri Aryanto Selaku Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Bangka Belitung mengatakan

sebagai generasi muda sangat menanti gebrakan kinerja 25 anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan periode 2019-2024. “Kita juga berharap anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan dapat mengunakan jabatan untuk kepentingan masyarakat banyak, mewakili aspirasi masyarakat dan menjalankan fungsi sebagai anggota Legislatif yaitu Legislasi, Anggaran dan Pengawasan dalam 5 tahun ke depan untuk tetap membawa kepentingan besar untuk kemajuan Bang-

ka Selatan dan selalu mendengarkan serta menyampaikan aspirasi masyarakat Bangka Selatan,” ujar Sabpri. Sabpri yang juga pemuda kelahiran Toboali Bangka Selatan ini, berharap, agar mereka wakil rakyat dapat Menjaga amanah rakyat menjadi nafas perjuangan bagi para legislator yang telah dilantik. Dan mampu bersinergi dengan baik bersama Pemkab Bangka Selatan dalam proses pembangunan dan lain sebagainya.

Selain itu dia juga berharap agar anggota legislatif kedepan bisa memberikan warna terbaik untuk pemuda kabupaten Bangka Selatan, terutama program dan kegiatan pemuda di Kabupaten Bangka Selatan. ” Ya Anggota Dewan baru harus mampu lebih dekat dengan masyarakat kedepannya. Sehingga masyarakat merasa bahwa mereka memiliki wakil rakyat yang baik dan berkontribusi untuk kepentingan masyarakat banyak serta pembangunan,” sebutnya.(*)


JUMAT - KAMIS

20 - 26 SEPTEMBER 2019

Narkoba dan Asusila Penyakit yang Rentan Terjadi di Kalangan Generasi Muda SUNGAILIAT – Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bangka melakukan sosialisasi penanganan masalah penyakit masyarakat bagi generasi muda, di Hotel Novilla Sungailiat, Selasa (17/09/19). Kegiatan tersebut mengusung tema Melalui Sosialisasi Penanganan Masalah Penyakit Masyarakat bagi Generasi Muda, Kita Tingkatkan Kepedulian Berantas Penyakit Masyarakat. Dalam kesempatan tersebut Bupati Bangka, Mulkan mengatakan, tujuan digelarnya kegiatan tersebut yakni untuk meningkatkan kepedulian pencegahan penyakit masyarakat, sehingga setelah kegiatan tersebut, kedepan harus ada tindak lanjutnya. “Harus ada tindak lanjutnya. Kalau sosilisasi hanya menyampaikan ini tidak boleh itu boleh, selesai, tapi harus ada tindak lanjut setelah itu. Ini harus kita pikirkan kedepan bentuk nyatanya seperti apa,” ungkapnya. Menurutnya, berbagai macam penyakit masyarakat yang sangat rentan terhadap generasi muda masa sekarang yakni narkoba, tindakan asusila dan lain sebagainya, dikarenakan tidak adanya wadah bagi anak muda dalam menyalurkan bakatnya. “Suatu peralihan kreatifitas anak muda sangat diperlukan. Agar mereka jangan sampai terjerumus, berteman dengan hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya. Mulkan menerangkan, kenakalan remaja dipengaruhi oleh beberapa aspek yang menyebabkan para pemuda dapat terjerumus ke narkoba ataupun tindakan asusila. “Oleh karena itu, dengan bermacam-macamnya penyakit anak muda, harus ditarik benang merah tentang kenapa mereka bisa melakukan hal itu. kan bisa saja karena mereka kurang dari pada kegiatan, aktivitas mereka setelah sepulang sekolah,” tuturnya. Untuk itu, saat ini pihaknya sedang merencanakan suatu wadah maupun kegiatan bagi para pemuda, yang mempunyai bakat dengan tempat penyaluran dan pembinaan bakat tersebut. “Tempat penyaluran bakat yang harus kita pikirkan bersama. Nanti bakal ada gelanggang kebudayaan kesenian sehingga mereka mempunyai aktivitas,” terang Mulkan.(mah)

PELANGI EDUKASI

5

Pangkalpinang Dihiasi Keindahan Lukisan Mural Art PANGKALPINANG – Sedikitnya 27 Tim Pelukis Mural Art menunjukkan bakat seninya di bangunan beton yang ada di Pangkalpinang. Lukisan-lukisan indah ini sebagai wujud serta memeriahkan hari jadi kota Pangkalpinang ke 262. Keindahan lukisan artistik ini tampak terlihat di kawasan dinding jalan trem, Pangkalpinang, hasil karya tangan Milenial Bangka. Salah satu yang peserta lomba, Putri Mardiastry, mahasiswa UBB ini mengaku sengaja ikut lomba melukis bersama 4 temannya, mereka melukis jargon-jargon dari kota Pangkalpinang. “Kami melukis identitas-identitas kota Pangkalpinang, seperti Kantor Walikota, Masjid Jamik, dan air mancur tudung saji yang ada di Alun-alun Taman Meredeka,” terangnya. Senin (16/9/2019). Ia menjelaskan, dihari kedua pengerjaan lukisan Mural Art ini penyelesaian lukisan timnya telah mencapai 80 persen. “Mungkin sudah selesai 80 persen, dan mudah-mudahan besok selesai dengan tepat waktu dan mendapat penilaian dengan baik,” jelasnya. Mengikuti lomba ini pun, diungkapkan Putri adalah inisiatif dari Timnya sendiri. “Ini inisiatif kami sendiri, selain menyalurkan hobi, hal ini juga dapat mem-

percantik kota Pangkalpinang,” ungkapnya. Ia pun berharap kedepan, Pemerintah kota Pangkalpinang dapat terus menyelenggarakan kegiatan lomba Mural Art ini di lokasi lain. “Jika disini sayang lukisan-lukisan yang sudah jadi, tidak mungkin ditimpa,” katanya. Sementara itu, Faisal Selaku Kordinator lomba Mural Art me-

ngungkapkan antusiasme masyarakat sangat tinggi dalam mengikuti lomba ini. “Masyarakat sangat antusias sekali dalam mengikuti lomba ini, pesertanya pun bukan hanya berasal dari Pangkalpinang, namun juga dari Selan, Sungailiat dan daerah lainnya,” ungkapnya. Batas waktu untuk melukis pun dijelaskannya sampai pukul

17.00 WIB pada tanggal 17 Sepetember 2019. “Dan siangnya akan dilakukan penilaian dan diumumkan pemenangnya pada malam puncak HUT Pangkalpinang,” lanjutnya. Ia berharap, masyarakat dapat menjaga Mural art ini. “Saya harap masyarakat dapat menjaga ini, agar tetap bersih dan rapi,” harapnya. (dnd)

Tim Bidkum Polda Babel Sasar Selat Nasik, Gelar Sosialisasi Bijak Bermedsos SELAT NASIK – Bermedia Sosial merupakan hak setiap individu, namun yang melakukan dengan penuh kebijaksanaan sangat jarang kita jumpai. Sebagai langkah pencegahan atas bijak bermedia sosial yang memberikan informasi yang sesuai, tak ditambah-tambahi dan beretika, maka diperlukan suatu edukasi kepada masyarakat. Hal ini pula yang melatarbelakangi Tim Bidang Hukum (Bidkum) Polda Babel menggelar sosialisasi Bijak dalam menggunakan media sosial guna mewujudkan SDM Unggul Indonesia Maju. Acara ini dilaksanakan di SMKN 1 Selat Nasik, kabupaten Belitung provinsi kepulauan Bangka Belitung, Rabu 18 September 2019. Tim yang turun terdiri dari Ipda Minarno SH, Bripka Bareg Herry Yanto, SH, MH, Bripka Mahayudin Anshori, SH dan Briptu Sandi ini memberikan materi UU no 19 Tahun 2016 terkait ITE. “Tentu sangat disayangkan, jikalau kita tak bijak dalam bermedsos maka tentu pelaku kejahatan informasi akan dikenakan UU ITE,” ujar Ipda Minarno, saat memberikan materi.

Ia melanjutkan, perpecahan bangsa yang mengakibatkan runtuhnya rasa persatuan saat ini diakibatkan informasi yang tidak benar dan mengarah kepada informasi adu domba. ” Makanya saya berpesan kepada adikadik sekalian bijaklah dalam bermedsos. Karena bila tidak, dapat memecahkan bangsa,” pesannya. Sementara itu, Firdaus perwakilan SMKN 1 Selat Nasik mengungkapkan rasa bahagianya atas edukasi melalui sosialisasi yang diberikan tim bidkum. Menurutnya sosialisasi ini merupakan sosialisasi pertama yang pernah dilakukan Satker Kepolisian di selat Nasik. ” Kami dari pihak sekolah sangat mengapresiasi sosialisasi edukasi ini, ini merupakan ilmu yang dapat kami ambil terutama untuk anak didik kami agar tidak bermedia sosial melewati batas, dan ternyata dalam bermedia sosial juga sangat menjunjung tinggi etika,” ujar Firdaus. Pihak sekolah juga lanjut Firdaus akan meneruskan informasi yang didapat untuk diteruskan kepada masyarakat lainnya di selat nasik. Kegiatan sosialisasi yang dilakukan tim bidkum polda Babel ini juga didampingi Kepolisian Sektor Selat Nasik.(*)


6 IN MEMORIAM

JUMAT - KAMIS

20 - 26 SEPTEMBER 2019


JUMAT - KAMIS

20 - 26 SEPTEMBER 2019

CEREMONY 7

25 Anggota DPRD Basel Masa Jabatan 2019-2024 Resmi Dilantik ka Selatan masa jabatan 2019-2024 resmi dilantik oleh Kepala Pengadilan Negeri Sungailiat Fatimah, pada Selasa (17/9) di Gedung Mahligai DPRD Basel. Hadir dalam acara pelantikan tersebut Wakil Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel) Abdul Fatah, Bupati Kabupaten Basel Justiar Noer, Wakil Bupati Basel Riza Herdavid, Kepala Kejaksaan Negeri Basel Safrianto, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemkab Basel. Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD periode 2014-2019 Sipi-

oni, dalam sambutannya Sipioni menyampaikan selamat kepada 25 angTOBOALI – Melalui rapat pargota DPRD Basel yang telah dilanipurna DPRD Basel dalam rangka tik, dan selamat mengemban amanah pengucapan sumpah atau janji semasyarakat. banyak 25 anggota DPRD BangIa pun meminta maaf kepada masyarakat jika selama kepemimpinannya terdapat kesilapan baik kata-kata maupun perbuatan. “Saya mengucapkan selamat kepada anggota terpilih, dan saya juga meminta maaf jika selama saya memimpin terdapat kesilapan, baik kata-kata maupun perbuatan,” kata Sipioni, Selasa (17/9). Selanjutnya Sekretaris DPRD Basel, Hartini Berikut ke-25 Anggota DPRD Basel 2019-2024 membacakan salinan surat kepuDapil I Kecamatan Toboali Dapil III, Kecamatan Tukak Sadai dan Lepar Pongok tusan gubernur Babel tentang 1. Abu Hairi, PKB 1. Solman, PDIP peresmian pem2. Iskandar, Partai Gerindra 2. Armadi, PAN berhentian den3. Erwin Asmadi, PDIP 3. Kamarudin, Demokrat gan hormat an4. Berry Febrianto, Golkar ggota DPRD 5. Rozali Maknun, Nasdem Dapil IV, Kecamatan Payung, Simpang Rimba, Pulau Besar basel masa ja6. Musani, PKS batan 2014-2019, 7. Syafri, PPP 1. Muslim, PKB dan gubernur ju8. Toni, PAN 2. Yogi Maulana, Gerindra 9. Wendi, Demokrat 3. Herwandi, Gerindra ga mengucap10. Mirna, PBB 4. Dian Sersanawati, PDIP kan terima kasih 5. Umar Dani, Golkar atas jasa paDapil II Kecamatan Air Gegas 6. Samsir, PKS ra anggota de7. Hendri, Demokrat wan yang sudah 1. Muzani Abdullah, Gerindra menyelesaikan 2. Rusdiono, PDIP tugas selama ma3. Surianto, Golkar sa jabatannya. 4. Samson Asrimono, Demokrat Melalui su5. Mukimin, PBB rat keputusan

tersebut, gubernur sekaligus berbicara tentang peresmian pengangkatan anggota DPRD Basel tahun 2019-2024, yang dipanggil satu persatu oleh sekretaris DPRD untuk maju ke depan dan diambil sumpahnya. Setelah pengambilan sumpah, dilakukan acara selanjutnya adalah pemilihan pimpinan DPRD sementara, yang mana pimpinan tersebut ditentukan oleh parpol yang memperoleh kursi terbanyak. Untuk ketua DPRD Basel sementara dijabat oleh Erwin Asmadi dan Yogi Maulana sebagai Wakil Ketua sementara, yang mana peralihan pimpinan DPRD ini ditandai dengan penyerahan palu pimpinan DPRD lama dengan ketua DPRD sementara. Dalam kesempatan itu, Erwin mengatakan jika sebagai pimpinan DPRD sementara ia akan selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah, terkait program-program apa saja yang akan dilaksanakan. “Artinya kan kita harus menyelaraskan visi dan misi yang telah ditetapkan,” ujar Erwin, Selasa (17/9) kepada wartwan. Ia juga berharap agar bulan depan sudah bisa dibentuk pimpinan definitif di DPRD Basel, dan DPRD Basel pun akan segera membentuk fraksi. Dalam kesempatan yang sama, Bupati Basel Drs. H. Justiar Noer mengucapkan selamat kepada semua

anggota DPRD terpilih, semoga dapat menjalankan amanah rakyat dengan baik sekaligus membangun kinerja pemerintahan yang visioner, responsif, inovatif, dan transparan. “Pada kesempatan kali ini juga saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada anggota DPRD masa bakti 2014-2019,” ujar Justiar. Acara pun diakhiri dengan pembacaan doa, dan foto bersama antara anggota DPRD yang baru saja dilantik dengan Bupati dan Wakil Bupati Basel, Kapolres Basel, Kajati Basel, dan beberapa tamu undangan lainnya. (adv/pra)


8

PELANGI DAERAH

JUMAT - KAMIS

20 - 26 SEPTEMBER 2019

Me Hoa dan Batianus Siap Jalankan Perintah Partai KOBA – Keseriusan Me Hoa dan Batianus dalam menjalankan amanat partai ditunjukkan dengan kesiapkan dirinya untuk maju dalam pencalonan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) mendatang. Me Hoa SH MH yang saat ini menjabat sebagai Ketua sementara DPRD Bateng periode 2019-2024 dengan perolehan suara 2.855. Saat ditanya oleh Awak Media siapa figur dari PDIP yang akan maju untuk Pilkada di Kabupaten Bangka Tengah 2020 mendatang dirinya mengatakan jika partai mengamanatkan dirinya untuk maju maka dia pun menyatakan siap. “Sebenarnya banyak figur-figur terbaik PDIP yang ada di Kabupaten Bangka Tengah namun saat ini partai masih melakukan survei dan juga di partai PDIP jika sudah menjabat menjadi Ketua DPRD maka harus fokus menjalankan tugasnya namun jika keputusan partai merekomendasikan saya untuk maju Pilkada, maka Saya siap menjalankan perintah partai,” ujarnya kepada Laspela, Selasa,(17/09/2019). Dirinya melanjutkan perintah partai ini berlaku untuk seluruh Anggota DPRD terpilih

yang ditunjuk untuk bertarung dalam Pilkada nanti. “Kita tunggu saja ya siapa yang akan dicalonkan dari Partai PDIP karena yang akan direkomendasikan adalah mereka yang terbaik,”ungkap Me Hoa. Sementara Batianus SE yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua sementara DPRD Bateng dengan perolehan suara tertinggi se Bateng 3.128, mengatakan untuk saat ini Partai Golkar masih wait and see dan terus melakukan survei untuk mencari calon terbaik dari Partai Golkar. “Partai Golkar saat ini masih terus melakukan survei untuk mencari siapa yang akan diusung dalam Pilkada mendatang namun jika dirinya dipercayakan oleh partai untuk maju maka saya pun siap menjalankan perintah partai,”tukasnya Ia menegaskan keputusan akhir dari hasil survei akan disampaikan nanti karena team saat ini lagi bekerja mencari calon terbaik untuk diusung. “Partai Golkar hanya melakukan koalisi dengan satu partai untuk dapat mengusung calon dalam Pilkada mendatang dan doakan semoga Golkar mendapatkan calon terbaik,”pungkasnya.(hfe)

Erzaldi: Rencana Trans Bangka dan Belitung Sudah Masuk RPJMN PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Penataan dan Pengembangan Jalan yang diselenggarakan di ruang rapat Gubernur, Jumat pekan lalu. Pertemuan tersebut diikuti Kepala Dinas PUPR Babel, Noviar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Babel, Eko Kurniawan, Staf Khusus Gubernur Babel, Rhino, Staf Ahli Kota Pangkalpinang dan instansi terkait lainnya. Erzaldi mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel telah mengajukan rencana pembangunan Trans Bangka dan Trans Belitung ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) pada saat dilaksanakan konsultasi Regional Penyusunan Rancangan Awal RPJMN 2020-2024 yang dilaksanakan di Medan. “Rencana pembangunan Trans Bangka dan Trans Belitung sudah masuk ke dalam RPJMN kita kemarin waktu kita koordinasi dengan Bappenas,“ ungkap Erzaldi. Selain itu, Erzaldi menegaskan, dalam pembangunan jalan yang telah direncanakan tersebut juga sudah dikomunikasikan langsung ke Menteri /Kepala Bappenas Bambang Brojonegoro. Dijelaskannya, permasalahan – permasalahan yang dihadapi terutama permasalahan jalan yang melewati kawasan hutan lindung pantai dan melewati kawasan gambut, terutama untuk kawasan gambut diharapkan dicari jalan yang lain, sehingga kawasan gambut tidak dipergunakan sebagai jalan. Menurut Erzaldi, apabila jalan melalui kawasan hutan lindung pantai dapat dipinjampakaikan, namun untuk kawasan gambut perlu analisa yang lebih mendalam, dan dicari jalur alternatif lainnya. Dalam pengembangan jalan ke depan, ditambahkan Erzaldi, itu perlu dipikirkan hal – hal yang lebih diperlukan dalam memanfaatkan moda transportasi lainnya berupa jalur kereta api ataupun moda transportasi lain, agar dipikirkan lebih komprehensif dan matang. Terkait dengan jalan yang direncanakan akan dijadikan jalur di Pangkalpinang, Erzaldi berpandangan, dicari jalur yang lebih efisien dan efektif serta kawasan tersebut tidak padat penduduk. Diharapkan, kata dia, dengan jalur yang direncakan juga akan mengurangi volume kendaraan.(*)


JUMAT - KAMIS

PELANGI BABEL 9

20 - 26 SEPTEMBER 2019

Ubah Prilaku BAB Sembarangan

Desa Aik Ketekok Jadi Desa STBM TANJUNGPANDAN - Desa Aik Ketekok Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, ditetapkan sebagai Desa pencanangan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Selasa, (17/09/2019). Penetapan STBM itu, dilakukan oleh Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie dengan ditandai pemukulan gong di Aula Kampus Akademi Manajemen Belitung (AMB). Desa ini ditetapkan sebagai STBM, lantaran sejak beberapa tahun belakang sudah menjalankan program Stop BAB (Buang Air Besar) Sembarangan (SBS). Pilar pertama (SBS) STBM tersebut, sudah dilakukan oleh Desa Aik Ketekok 100 persen. Dikatakan Kepala desa Aik Ketekok Antony, sebelumnya Desa Aik Ketekok ini sudah masuk desa ODF (Open Defecation Free) atau desa dengan tingkat individu dalam suatu kelompok tidak buang air besar sembarangan lagi. “Kita tingkatkan jadi desa STBM karena dari segi pendidikan dan letak geografis, kita sudah mapan dan sudah mampu dan tidak mungkin rasanya Desa Aik Ketekok ini BAB (Buang Air

Besar) sembarangan, dan kita sudah menuju ke kota dan masyarakatnya sudah mengerti pentingnya hidup higienis dan sehat,” ujar Antony. Selanjutnya, Antony juga mengatakan akan mempertahankan gelar STBM tersebut dengan program desa mereka dengan cara membantu masyarakat memperbaiki sanitasi yang rusak di masyarakat mereka. Sementara itu, Kelapa Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Suhandri mengatakan, Desa Aik Ketekok ini memang sudah layak mendapatkan gelar STBM tersebut karena masyarakat di Desa Aik Ketekok seluruhnya telah memenuhi syarat STBM yaitu tidak buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum di rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga dan penerapan sistem pengolahan air limbah. “Tinggal kita memicu 12 desa berikutnya, karena yang paling berat itu mencapai desa ODF, buang air besar sembarangan itu, apa lagi kita di daerah perairan, daerah pantai. Jadi masyarakat-masyarakat yang berada di pinggir pantai, itu agak sulit kita mengedukasinya supaya membuat jamban sesuai dengan standar yang kita inginkan,” ujar Suhandri.(din)

Pakar Hukum: Perda tak Bisa Hapus IUP JAKARTA – Pakar hukum administrasi dan tata negara dari Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung, Asep Warlan Yusuf, berpendapat bahwa peraturan daerah (Perda) salah kaprah jika mengatur bahkan mencabut atau menghapus Izinan Usaha Pertambangan ‎(IUP). ‎”Enggak bisa, Perda Zonasi itu hanya menetapkan peruntukkan sesuai dengan daya dukung dan tampung ruangnya. Jadi itu dimensinya darat, air, udara,” kata Asep kepada wartawan, Rabu (18/9/2019). Pria bergelar profesor dan menyandang jabatan fungsional sebagai guru besar ‎di Unpar ini menyampaikan keterangan menanggapi soal pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Zonasi dan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) yang sedang dibahas DPRD Provinsi Bangka Belitung (Babel). Dalam raperda tersebut, bahwa Panitia Khusus (Pansus) akan menghapuskan sejumlah IUP‎ milik PT Timah dan beberapa perusahaan swasta. Menurut Asep, perizinan pertambangan diatur oleh ketentuan atau rezim pertambangan. “Hal-hal yang berkaitan dengan

kegiatan, itu harus dengan perundang-undangan lain. Izin itu untuk kegiatan usaha pertambangan, itu enggak bisa dicabut diatur dalam tata ruang,” ujarnya. ‎Dalam tata ruang itu menyangkut 5 aspek yakni menyangkut fisik, kegiatan, sumber daya, hak-hak masyarakat, dan wewenang pemerintah. Untuk wewenang pemerintah daerah ini bukan izin kaitannya dengan pertambangan, tapi terkait penguasaan ruang. ‎”Izin itu bukan kaitannya dengan tambang, izin itu terkait penguasaan ruang. Ini tidak diatur karena IUP itu izin pertambangan, tidak boleh dihapuskan oleh Perda, Tata Ruang atau Zonasi bukan wadahnya,” ujar dia. Selain itu, secara urutan udang-undang sebagaimana ‎ketentuan dalam Pasal 7 Ayat (1) Undang-Undang

(UU) Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan bahwa Perda Provinsi itu berada paling bawah sebelum Perda Kabupaten atau Kota. “Iya, di bawah UU, jauh. Jadi tidak boleh dia (Perda) melampaui substansi yang bukan wewenangnya. Buka kewenangan pemda untuk mengatur poin izin pertambangan,” katanya. “Bahkan hemat saya, ketika wewenang pemda pun bukan di tata ruang, tapi di perizinan, pertambangan, bukan lagi di Perda itu, itu salah kaprah hemat saya‎ Perda mengatur perizinan penambangan,” kata Asep menambahkan. Asep menyampaikan, sangat aneh jika Raperda RZWP3K Babel tersebut sampai disahkan. Pemerintah pusat pun harus mengevaluasi karena ketentuan tersebut akan menimbulkan tumpang tindih aturan. “Oleh sebab itu, bagusnya dicegah dari sekarang, bahwa itu bukan wadahnya, bukan substansinya mengatur izin pertambangan‎ berkaitan dengan Perda tata ruang. Kacau soal perizinan, tata ruang sudah mengambil substansi di luar tata ruang,” tutupnya.(*)


10

PELANGI BABEL

Darurat Asap, DLH Bangka Imbau Masyarakat untuk Mengurangi Tingkat Polusi SUNGAILIAT — Akibat musim kemarau yang terjadi beberapa bulan ini di wilayah Kabupaten Bangka khususnya, dibeberapa titik sudah mulai adanya kabut dan asap tebal yang menyelimuti daerah tersebut. Menyikapi hal ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi tingkat polusi yang mengakibatkan pencemaran udara di wilayah tersebut. “Kepada masyarakat diharapkan untuk tidak menebang pohon dihutan ataupun dilingkungannya karena akan mengurangi sumber air kita, serta tidak membakar lahan perkebunan, sampah dan sabagianya karena hal itu akan berdampak pada polusi udara kita,” ungkap Insyira Subagia selaku Kabid Pengendalian dampak lingkungan. Terkait masalah pencemaran udara sudah diatur berdasarkan PP No. 41 Tahun 1999 tentang pengendalian dampak lingkungan dan Peraturan menteri Lin-

gkungan Hidup No. 2 Tahun 2010 tentang pengendalian pencemaran udara. Pihaknya mengatakan bahwa, Baku mutu udara sudah ditentukan berdasarkan PP No. 41 Tahun 2019 yakni, Carbon monoksida dengan Baku mutunya 30.000, Sulfur Dioksida (SO2) 900, Nitrogren Dioksida (NO2) 400, Ozon (03) 235. “Apabila baku mutunya lebih dari angka tersebut itu berarti kondisi udara kita sangat rentan terhadap penyakit,” terangnya Dengan adanya hal tersebut, lanjut dia Pemerintah Daerah dalam hal ini juga mengajak kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatannya terutama pada anak-anak kecil. “Untuk di titik-titik tertentu yang mengalami kabut asap yang tebal, dalam beraktifitas harus menggunakan masker, hal itu untuk meminimalisir udara kotor yang masuk kedalam paru-paru kita,” imbaunya. Berdasarkan pantaunnya, wilayah Kabupaten Bangka sendiri sudah mendekati status berbahaya. “Secara kasat mata saja, sudah dapat kita ketahui adanya kabut asap, ini berarti pencemaran udara sudah meni ngkat di wilayah kita,” sebutnya.(mah)

JUMAT - KAMIS

20 - 26 SEPTEMBER 2019

Erzaldi Ingin Program Bank Sumsel Babel Lebih Pro Masyarakat

PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman bersama sejumah OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel menggelar pertemuan dengan Diretur Utama (Dirut) Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin dan Direktur Pemasaran Anthonius Prabowo Argo beserta jajaran Bank Sumsel Babel. Pertemuan tersebut dilaksanakan Senin (16/9/2019) sore, di ruang utama rapat kerja Gubernur Babel. Dalam pertemuan itu, Gubernur Babel Erzaldi menyampaikan beberapa poin keinginannya kepada pihak Bank Sumsel Babel, dengan tujuan agar Bank Sumsel Babel kedepanya memiliki program-program berdampak yang lebih baik lagi buat masyarakat di Provinsi Babel. “Programnya itu, harus lebih pro

lagi pada masyarakat di Provinsi Babel dan lebih greget lagi, bagi masyarakat,” katanya. Salah satu keinginan Erzaldi, adalah membantu para pelaku UMKM, Investor dan para nelayan melalui program yang ada di Bank Sumsel Babel, serta para ASN di lingkungan Pemprov Babel, yang telah membantu Bank Sumsel Babel dalam peminjaman kreditnya. “Coba di cek data investor dan para pelaku UMKM serta para nelayan. Jangan terlalu mengandalkan ASN, dan ASN juga di bantu dengan benar. Sebab, ASN di Provinsi juga membantu Bank Sumsel melalui pinjamannya,” tegas Erzaldi. Ia menjelaskan, pada tahun 2020 yang akan datang, Pemprov Babel akan melakukan program yang betul-betul pro terhadap masyarakat, salah satunya program pertanian padi. Oleh sebab itu, diharapkan pihak Bank Sumsel Babel membantu program tersebut, khususnya untuk para petani padi. “Saya di tahun 2020, melakukan program yang betul-betul pro pada masyarakat, termasuk para petani, misalnya saja padi, saya berkeinginan ada pinjaman disalurkan ke petani padi tersebut,” jelasnya. Selain itu, Erzaldi juga mengharapkan Bank Sumsel Babel membantu klub bola Ba-

bel United, yang saat ini lagi proses pengembangan. “Kita punya Babel United, tolong di bantu, dan Babel United dikelola oleh SDM profesional, akan di bangun stadion dan bangun hotel,” tambahnya. Menanggapi sejumlah keinginan dan aspirasi orang nomor satu di Babel, Dirut Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin, mengucapakan terima kasih kepada Gubernur Babel atas masukanya, sebab aspirasi yang disampaikan, tentunya untuk membangun Bank Sumsel Babel lebih baik lagi kedepanya. “Kedepan komunikasi akan terus lebih di intenskan dan dijalankan untuk lebih menjelaskan apa-apa yang telah Bank Sumsel Babel lakukan selama ini,” ungkapnya. Megenai beberapa masukan, pihaknya akan mencatat dan menindaklanjutinya dalam rapat internal Bank Sumsel Babel. “Masuknya kontraktor dan data UMKM serta KUR sudah ada datanya. Kita akan berusaha membantu para nelayan dan pertanian melalui dana KUR. Masukan bapak terima kasih, dan kami catat. Bank Sumsel Babel berharap menjadi Bank besar, Bank bapak-bapak sekalian dan bank yang mampu memberikan kontribusi lebih baik lagi kepada masyarakat, terutama kontribusi dalam pembangunan daerah,” tutupnya.(*)


JUMAT - KAMIS

CONNECTION

20 - 26 SEPTEMBER 2019

11

Pers Wajib Soroti Janji Pemilu PERS INDONESIA Indonesia mempunyai kewajiban untuk memantau dan menyoroti janji Pemilu yang disampaikan oleh Para Caleg dan Presiden terpilih pasca pelaksanaan Pemilu 2019 Pemantauan ini sangat perlu dilakukan agar marwah hasil Pemilu 2019 tidak menciderai rakyat dengan janji-janji kosong para wakil rakyat dan Presiden RI. Demikian saran yang disampaikan Anggota Dewan Pers, Asep Setiawan dan M Agung Dharmajaya serta Andi Budi Yulianto Divisi Pengawasan/Humas/Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Babel dalam Workshop

Peliputan Pasca Pemilu 2019 di Novotel, (19/0-2019). Workshop dipandu oleh Agus Ismunarno, Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Kepulauan Bangka Belitung. “Tagih janji kampanye itu bisa dilakukan dengan tagline 100 Hari Kinerja DPRD. Apa yang dikerjakan oleh DPRD selama 100 hari pertama mereka menjadi legislator. Sesuai dengan janjinya atau mereka mengingkarinya?’ saran Asep Setiawan Para nara sumber juga berkesimpulan, media massa di Kepulauan Bangka Belitung sudah melakukan perannya dalam mengawal pemilu dengan menjadi penyejuk dan peredaman di kala media sosial memanaskan suhu

politik Pemilu 2019 yang berpotensi chaos, konflik dan segregasi. “Peran penyejuk pers atau media massa itu tetap diharapkan pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 termasuk Babel yang akan menggelar Pilkada di empat kabupaten,” saran Agung. Sementara Andi Budi Yulinto berharap sinergitas dan kemitraan bersama media massa di Babel ditingkatkan dalam mengawal Pilkada 2020. “Dari evaluasi Bawaslu Babel ternyata masih terjadi politik uang yang masif namun belum bisa kita buktikan. Padahal politik uang di Pemilu merupakan cikal bakal terjadinya korupsi. Kita harus mencegahnya dari awal yakni di Pemilu,” harap Andi. (ags)

Kemerdekaan Pers kata Agung, Dewan Pers menyatakan sejumlah pasal berpotensi mengancam kemerdekaan pers dan bertentangngan dengan semangat yang terkandung dalam UU Pers 40/1999 tentang Pers, utamanya pasal 2; ”Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berasakan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan , dan supremasi hukum.” Keputusan penetapan RUU KUHP menjadi Undang Undang, saran Agung, hendaknya terlebih dahulu mendengar pendapat publik secara luas, tidak hanya berdasar pada pertimbangan kewenangan semata. “Dengan demikian Dewan Pers berharap penetapan Undang Undang tersebut tidak dilakukan pada masa akhir periode keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) 2014-2019,” harap Agung. RUU tersebut, kritik Agung, juga memuat sejumlah pasal yang multitafsir, memuat “pasal karet”, serta tumpang tindih dengan undang-undang yang ada yang menyebabkan UU Pidana bisa mengganggu kemerdekaan pers dan menghalangi kerja jurnalistik. Pasal-pasal tersebut adalah :

Jangan Pernah Surut Dua Pemimpin dari KPK Pernyataan itu sebagai bentuk dukungan IKAL PPSA XXI terhadap Pimpinan KPK yang baru terpilih, apalagi dua dari lima unsur Pimpinan KPK yang baru adalah Alumnus Lemhannas RI PPSA XXI yakni Irjen Pol Firli Bahuri (Ketua KPK) dan Lili Pintauli Siregar (Wakil Ketua KPK). Sedangkan tiga lainnya adalah Nawawi Pomolango, Nurul Ghufron dan Alexander Marwata. Menurut Arif Wachjunadi, dukungan perlu diberikan agar pimpinan KPK yang baru tidak merasa sendiri. PPSA sendiri merupakan pendidikan tertinggi di Lemhannas yang merupakan pendidikan pimpinan nasional strategis setara dengan pendidikan bintang dua yang diikuti oleh para PATI dari TNI/Polri dan sipil terpilih. Dikatakan, adanya dua anggota IKAL PPSA XXI yang duduk dalam Pimpinan KPK yang baru membuat keluarga besar PPSA XXI merasa bertanggungjawab untuk mendukung secara moral atas apa yang dihadapi oleh para pimpinan KPK yang baru. “Ini adalah tanggungjawab kami juga untuk memberi dukungan moral kepada para pimpinan KPK, apalagi dua di antaranya adalah anggota PPSA XXI. Bahkan satu di antaranya yakni Irjen Pol Firli terpilih menjadi Ketua KPK yang baru. Kami

benar-benar mengikuti tahap demi tahap dari proses seleksi dan pemilihan Capim KPK yang baru dan sepakat untuk memberi dukungan penuh kepada seluruh pimpinan KPK yang baru agar dapat bekerja dengan baik,” ujar Arif Wachjunadi. Salah satu unsur Pimpinan KPK dari Alumnus Lemhannas RI-PPSA XXI Lili Pintauli Siregar (bertopi depan) dan Irjen Pol Firli Bahuri (tengah bersyal) di antara para peserta Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXI. Foto : Istimewa Mantan Sestama Lemhannas RI ini mengatakan, gejolak yang terjadi di KPK diikuti oleh rekan-rekan IKAL PPSA XXI dan berharap gejolak tersebut segera selesai. Sebagai keluarga, PPSA XXI tidak pernah meninggalkan sendirian para anggotanya ketika menghadapi kesulitan. “Sejak menjadi alumnus, kami memiliki tradisi yang kuat dalam bersilaturahmi. Dengan silaturahmi yang kuat itu, kami menjadi keluarga besar. Kami tidak menginginkan satu di antara kami merasa kesulitan sendiri. Kami bangga bahwa ada dua anggota kami yang menjadi pimpinan KPK. Dan tentu secara moral, tidak hanya Pak Firli dan Ibu Lili yang kami dukung, tetapi seluruh pimpinan KPK terpilih karena sudah melalui proses

yang benar. Dengan dukungan ini diharapkan bahwa seluruh pimpinan KPK semakin kuat dalam melaksanakan tugasnya,” ujar Arif Wachjunadi. KPK pimpinan Firli Bahuri, menurut Arif Wachjunadi, menghadapi tantangan yang sangat berat. Tantangan sudah muncul dari proses penetapan capim KPK dan PPSA XXI mengikuti proses tersebut. “Karena yakin Pansel Capim KPK yang ditunjuk Presiden Joko Widodo sangat kompenten, maka kami mengambil sikap untuk tidak mengomentari apa pun selama proses bahkan termasuk ketika isu-isu yang mendiskreditkan para calon dan pansel mulai muncul di permukaan. Kami tidak ingin mengganggu proses yang sedang terjadi. Kami meyakini, para Capim KPK memiliki rekam jejak yang jelas. Mereka yang duduk di kelas PPSA sangat tahu pola-pola permainan seperti yang terjadi di KPK. Sehingga kami merasa harus bersuara untuk memberi semangat dan menguatkan mental para pimpinan KPK terpilih,” tegas mantan Sestama Lemhannas RI ini. Arif Wachjunadi sendiri mengaku, secara khusus PPSA XXI belum bertemu dengan Firli Bahuri dan Lili Pintauli Siregar sejak mereka menyatakan akan mengikuti tes capim KPK. (*)

i. Pasal 217-220 (Bab Tindak Pidana Terhadap Martabat Presiden dan Wakil Presiden) perlu ditiadakan karena merupakan penjelmaan ketentuan-ketentuan tentang penghinaan terhadap Presiden dan Wakil Presiden dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang sudah dicabut oleh Mahkamah Konstitusi (MK) berdasarkan Putusan Nomor 013-022/

PUU-IV/2006; ii. Pasal 240 dan 241 (penghinaan terhadap Pemerintah), serta Pasal 246 dan 247 (penghasutan untuk melawan penguasa umum) perlu ditiadakan karena sifat karet dari kata “penghinaan” dan “hasutan” sehingga mengancam kemerdekaan pers, kebebasan berpendapat dan berekspresi; iii. Pasal 262 dan 263 (penyiaran berita bohong); iv. Pasal 281 (gangguan dan penyesatan proses peradilan); v. Pasal 304-306 (tindak pidana terhadap agama); vi. Pasal 353-354 (Penghinaan terhadap Kekuasaan Umum dan Lembaga Negara); vii. Pasal 440 (pencemaran nama baik); viii. Pasal 446 (pencemaran orang mati); Lebih lanjut Dewan Pers mengharapkan agar Anggota DPR 2019-2024 dapat memenuhi asas keterbukaan sebagaimana diatur dalam Pasal 5 huruf g Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan dalam proses RUU KUHP dengan memberikan kesempatan seluruh lapisan masyarakat yang seluas-luasnya untuk memberikan masukan mulai dari perencanaan, penyusunan, pembahasan, pengesahan atau penetapan, dan pengundangan secara transparan dan terbuka. (ags/press release)

Penonton Haru Tungka, dan Pemeran kelahiran Bangka Tengah yang juga Miss Indonesia Girl/Putri Remaja Indonesia 2018. Gubernur Erzaldi mengajak masyarakat Indonesia untuk menonton Film Martabak Bangka, Film Laskar Pelanginya Bangka. "Warga Babel dan Indonesia, mari tonton Film Martabak Bangka The Movie di bioskop terdekat," ajak Gubernur Babel, Erzaldi Rosman. Gubernur Erzaldi yang ikut main di film tersebut mengatakan selain mengisahkan tentang Martabak Bangka tapi juga mengisahkan tentang keindahan pantai di Bangka ini serta semangat keharmonisanya. Gubernur mengaku film ini sangat bagus dan merupakan salah satu film yang diharapkan dapat mempopulerkan objek wisata yang ada di Bangka Belitung beserta kuliner dan kehidupan beragamnya. "Dulu ada Laskar Pelangi, nah ini ada Martabak Bangka The Movie. Semoga kedepan menyusul film lainnya," harap Erzaldi. Bangka Membanggakan Menonton filmnya, Kapolda Babel

Brigjen Pol Istiono mengaku Martabak Bangka The Movie ini tidak hanya menampilkan kebudayaan dan keberagamaan keindahan objek wisata di Bangka. "Bangka ini merupakan salah satu daerah yang patut dibanggakan. Selain memiliki keberagaman budaya, masyarakatnya hidup harmonis dalam perbedaan suku, agama, ras, antar golongan,” kata Kapolda Istiono sambil mengajak masyarakat untuk menontonnya. Ramon Y. Tungka, pemeran utama merasa senang karena bisa menonton film perdananya di Pulau Bangka. “Menonton bersama masyarakat Bangka, kita bisa langsung melihat respons mereka,” kata Ramon sambil mengapresi semua pihak, termasuk warga Babel yang ikut berperan dalam film yang dibikin pada 2018 tersebut. Film berdurasi 115 menit ini menampilkan beberapa scene seperti destinasi wisata seperti Pantai Batu Bedaun dan Jembatan EMAS. Gracella Angellyca, Putri Remaja Indonesia 2018/Indonesia 2019 mengaku bahagia menjadi salah satu pemain dalam film ini merupakan suatu kebanggaan besar bagi saya dan rekan kerja lainnya. (ags)


12

CEREMONY

JUMAT - KAMIS

20 - 26 SEPTEMBER 2019

Malam Puncak HUT 262 Pangkalpinang Berakhir Meriah PANGKALPINANG – Malam Puncak HUT 262 Pangkalpinang berlangsung meriah dengan berbagai atraksi yang menakjubkan. Rabu (17/9/2019) malam. Di awali dengan Tari Sambut, Tari Kreasi, Tari Campak, Barongsai dan Pencak Silat, mampu membuat masyarakat terpukau. Walikota Pangkalpinang, Maulan Ak-

lil (Molen) mengungkapkan, 10 bulan kepemimpinannya, ini lah yang hanya dapat diberikannya untuk memperingati HUT 262 Pangkalpinang. “Untuk sementara, hanya ini yang dapat kami berikan kepada masyarakat dalam memperingati HUT 262 Pangkalpinang, berikan saya dan pak Sopian untuk memberikan yang lebih baik lagi nanti,” tuturnya. Molen berjanji kedepan dirinya akan menyajikan hiburan kepada masyarakat dengan lebih luar biasa lagi dengan pelayanan yang lebih bagus dari hari ini. Ia pun meminta masyarakat untuk menjaga kota Pangkalpinang walaupun hanya hal-hal kecil. “Seperti buang sampah jangan sembaragan, jangan ambil barang-barang orang, lahan parkir yang rapi, dan berikan senyuman kepada para pendatang,” terangnya. Pada malam puncak itu juga Walikota berkesempatan memberikan hadiah kepada juara berbagai lomba, dan pengesahan rumah DP Nol rupiah serta wilayah Ketapang sebagai wilayah mak sahang. “Seperti rumah coklatnya malaysia, disini kita akan perkenalkan sahang, pokoknya semua tentang sahang,” tuturnya. Ada pula perlombaan kelurahan terbersih dan terjorok, Dan siapa yang menyandang kelurahan terbersih dan terjorok akan dipajang disetiap sudut kota. Penutupan kegiatan HUT 262 Pangkalpinang pun ditutup Molen dengan pemukulan bedug, didampingi Wakil Walikota Pangkalpinang, Muhammad Sopian, Sekda Kota Pangkalpinang Radmida Dawam dan jajaran Forkopimda kota Pangkalpinang, serta menghadirkan grup artis nasional HIVI untuk meng-

hibur masyarakat kota Pangkalpinang. Tua Tunu Diresmikan Jadi Kampung Melayu Kampung Tua Tunu Kelurahan Tua Tunu Indah resmi menyandang kampung melayu di kota Pangkalpinang provinsi kepulauan Bangka Belitung. Peresmian langsung dilakukan oleh Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) di Masjid kayu Tua Tunu, Selasa (17/9/2019). Dengan peresmian tersebut maka secara otomatis kampung Tua Tunu kampung Melayu hadir sebagai salah satu destinasi wisata religi di kota Pangkalpinang. “Kita tarik perhatian wisatawan, agar berkunjung ke wisata kampung melayu ini, ini juga bukan hanya sekedar slogan. Ini harus benar-benar diterapkan,” ujar Molen disela-sela peresmian. Molen menerangkan, kampung Melayu ini akan menghadirkan kekentalan adat melayu dengan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman. Termasuk sebagai sentral syiar Islam di kota Pangkalpinang. “Di awal masuk kampung tua tunu, ada gerbang selamat memasuki kampung Melayu, dimana saat masuk bapak-bapak harus menggunakan kopiah dan ibu-ibunya menggunakan hijab,” terangnya. Sebagai sarana pendukung destinasi wisata religi tersebut, Pemkot kedepan kata Molen akan memperbaiki dan mengaspal jalanjalan masuk sepanjang masjid kayu. Disamping men-

galir i listrik dan pemasangan air melalui PDAM. “Jadi rapi kampung melayu ini, tapi mohon dibantu jadikanlah kampung melayu ini aman dan damai, tidak ada kasus-kasus kemalingan,” pesannya. Molen juga mengharapkan dengan kehadiran kampung melayu ini dapat melahirkan hafiz-hafiz Al-quran baik muda maupun tua. “Saya ingin hafiz-hafiz Al-quran ada di Tua Tunu dengan ibadahnya yang kuat ada di kampung melayu ini, kampung melayu juga tempat guru-guru ngaji, dan saya ingin ketika orang luar kesini takjub melihat kampung melayu yang sebenarnya,” harapnya. (Adv/dnd)

Profile for Paudar Wahyudi

KPK Jangan Pernah Surut  

Media Satya Laskar Pelangi

KPK Jangan Pernah Surut  

Media Satya Laskar Pelangi

Advertisement