Page 1


Contents

I DOK KBN

L aporan

INVESTASI

MABES POLRI JAMIN KEAMANAN BISNIS DI LINGKUNGAN KBN

UTAMA

16

SINERGI

PERTAMA! 3 BUMN UPACARA 17 AGUSTUS BERSAMA DI DESTINASI WISATA

KBN MENUJU HOLDING BUMN SEKTOR KAWASAN

15 SEPUTAR KBN

WAPRES JUSUF KALLA KUNJUNGAN KERJA KE KBN 23

7

>> Jangan Lewatkan... DARI REDAKSI 5. H OL D I N G DIRECTIONAL 6. ENERGI BARU PENGEMBANGAN LAPORAN UTAMA 10. WAWANCARA ASDEP III K-BUMN, HENDRIKA NORA O. SINAGA: HOLDING AKAN MEMBAWA MANFAAT UNTUK SEMUA STAKEHOLDER INDUSTRI 11. RUMAH PERLINDUNGAN PEKERJA PEREMPUAN DI KBN JADI PILOT PROJECT 14. 5 KAWASAN INDUSTRI SEPAKAT SIAPKAN RUMAH PERLINDUNGAN PEKERJA INVESTASI 14. MABES POLRI DUKUNG KEAMANAN BISNIS & INDUSTRI DI LINGKUNGAN KBN SINERGI 17. PERTAMA! 3 BUMN UPACARA 17 AGUSTUS DI DESTINASI WISATA LAMPUNG 18. KBN - LIPI AKAN BANGUN PELABUHAN RISET 18. OPTIMALKAN PERUSAHAAN, KBN-PNRI BERSINERGI 19. KBN - BTN TEKEN MOU LAYANAN PERBANKAN. 20. DUKUNGAN KBN DI PELUNCURAN LINKAJA 21. RIBUAN WARGA KALIANDA IKUTI JALAN SEHAT BUMN 22. KBN TURUT MENYUKSESKAN BUMN MUDIK BARENG 2019. SEPUTAR KBN 23. WAPRES KUNJUNGI KBN.

4

|

KBN

| EDISI 019 | TAHUN IV - 2019

24. SISI DARAT DERMAGA C-04 SELESAI. 25. KOMISARIS KBN KUNJUNGAN KERJA KE WTP & DERMAGA C-04 26. RSU PEKERJA RAIH “BATANG EMAS” KAIZEN FESTIVAL NASIONAL 2019 27. KBN-PELABUHAN ROTTERDAM TEKEN MOU KERJASAMA. 29. DUKUNG PENINGKATAN MUTU SDM, KBN TERIMA 17 MAHASISWA MAGANG. 30. PELEPASAN 24 PEGAWAI PURNABAKTI. 31. KEJAKSAAN AGUNG BERSAMA KBN GELAR PENERANGAN HUKUM 32. PENANDATANGANAN PAKTA INTEGRITAS: JAJARAN KBN HARUS JAUHI KORUPSI. 33. 60 PERUSAHAAN IKUT “TOUR HOSPITAL” RSU PEKERJA. 34. KARYAWAN KBN DIGEMBLENG DI KAMPUS ASTHA HANNAS. 35. RSU PEKERJA AKAN BUKA LAYANAN HEMODIALISA & REHAB MEDIK. 36. KBN SIAP MASUK KE ERA DIGITAL 4.0 LEWAT PENERAPAN SISTEM ERP 37. KBN RAIH “TURN-ROUND STRATEGY” ANUGERAH BUMN TRACK 2019 39. HUB KE-33 KBN: DIREKSI BEBERKAN CAPIAN KORPORASI & RENCANA EKSPANSI. 40. KBN LAKUKAN SURVEI KEPUASAN PELANGGAN 41. KBN BERSAMA 21 INVESTOR CHINA KUNJUNGI TAKALAR. 42. BANK INDONESIA KUNJUNGI INVESTOR MANUFAKTUR DI KBN 43. PARA BIDAN DI JAKARTA UTARA JADIKAN RSU PEKERJA MITRA RUJUKAN PERSALINAN. 44. WARNA-WARNI SEMARAK HUT KE-74 KEMERDEKAAN RI. 46. KBN PERINGATI HARI KELAHIRAN PANCASILA MANAJEMEN 48. PENTINGNYA PENGELOLAAN KEUANGAN PEKERJA MILENIAL.

OLAHRAGA & SENI 51. TIM SBU KAWASAN CAKUNG: SANG JUARA PORSENI KBN 2019. 52. KBN PELOPORI KOMPETISI PAINTBALL ANTAR BUMN 2019 53. KBN JUARA PAINTBALL BUMN 2019 54. TIM PUSAT I JUARA VOCAL GROUP PORSENI KBN 2019. 55. GRAND FINAL PUTRI MODEL MUSLIMAH 2019 SUKSES DIGELAR DI BALLROOM KBN. 56. SINTIA HABSARI, PUTERI MODEL MUSLIMAH 2019. KBN PEDULI 57. 10 PENGGIAT BANK SAMPAH KOTA IKUT KURSUS PANGKAS RAMBUT GRATIS.

58. KBN BAGIKAN SEMBAKO & SUSU BALITA UNTUK WARGA KECAMATAN TARUMAJAYA. 59. KBN GELAR NIKAH GRATIS. 60. 55 ANAK DI LINGKUNGAN KBN IKUT KHITANAN MASSAL. 61. KBN SUMBANG 1.000 AL-QURAN 62. PENYERAHAN DANA BERGULIR UNTUK CALON MITRA BINAAN: MITRA BINAAN HARUS TEKUN & JELI MEMBACA PELUANG USAHA. RELIGI 63. PERINGATAN IDUL ADHA 1440 H: PANITIA BAGIKAN 4.000 KANTONG DAGING QURBAN. 64. BUKA BERSAMA MENTERI PAN-RB. KESEHATAN 65. GAYA HIDUP MODERN ANCAMAN SERIUS DIABETES.


7 Dari Redaksi Opini

Holding

P

PENERBIT P T K B N ( P e rsero) PELINDUNG Direksi PT KBN (Persero) KETUA DEWAN PENGARAH Toha Muzaqi PEMIMPIN REDAKSI Maryoto DEWAN REDAKSI Toha Muzaqi Tumpak Manurung Maryoto REDAKSI R o f a n N u r iswa n I b n u M u k h l isin K i k y R i z k ia F O T O GR A GE R Ji h a d i D W i c a ksono MARKETING Solwati D IS T R IB U SI Y o n S u d i y on o Jo k o S u p r i j a tn o SEKRETARIAT Sovie Rahmawati REKENING BANK Bank BNI Syariah Cabang KBN a/n Majalah PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) No. Rek. 4488991007 ALAMAT REDAKSI Sekretariat Perusahaan Kantor Pusat PT KBN (Persero), Jl. Raya Cakung-Cilincing, Jakarta 14140. E-MAIL majalahkbn@gmail.com kbntop@gmail.com PELAKSANA PRODUKSI CV MATRA MANDIRI 08170025000 0 8 2 2 2 5 9 5 60 0 0 REDAKSI MENERIMA ARTIKEL/TULISAN/FOTO DAN MATERI LAIN YANG SEJALAN DENGAN VISI DAN MISI MAJALAH INI. REDAKSI BERHAK MENYUNTING TANPA MENGURANGI ESENSI TULISAN. COVER DEPAN FOTO FRONT OFFICE KANTOR PUSAT KBN PERSERO

EMBENTUKAN holding (induk) perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus bergaung sepanjang pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla (20142019) ini. Tahun ini saja, pemerintah melalui Kementerian BUMN – dan Kementerian Keuangan menargetkan pembentukan 4 holding baru, yakni; infrastruktur, perumahan, penerbangan dan farmasi. Holding BUMN sektor kawasan yang selama dua tahun terakhir juga intensif ikut dalam pembahasan, sudah dalam tahap penyelesaian (finalisasi), terlebih setelah ada keputusan penunjukan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Persero sebagai ketua induk (holding). Sosialisasi tentang holding ini terus berjalan di BUMN-BUMN yang nantinya akan jadi anak usaha. Ini penting agar sebelum Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur holding itu keluar, semua sudah tahu dan paham tentang rencana dan dampak dari pembentukan Holding untuk mendongkrak holding tersebut. Untuk diketahui bersama, pemekinerja BUMN dan membuat rintah membentuk holding sematapengelolaan perusahaan mata untuk mendongkrak kinerja secara profesional dan perusahaan agar dapat berkembang kompetitif. lebih besar. Selain itu, holding juga untuk membuat BUMN berjalan secara profesional dan kompetitif, sehingga ke depan memberi dampak lebih besar bagi negara. Holding BUMN dibentuk dengan cara mengalihkan saham negara pada suatu BUMN untuk ditempatkan sebagai Penyertaan Modal Negara (PMN). Pengalihan saham ini, tidak mengakibatkan berkurangnya saham negara secara absolut. Memang harus diakui, pembentukan holding BUMN tak selalu berjalan mudah. Sebab, harus dikaji mendalam dan rinci agar benar-benar memberi keuntungan bagi negara. Para pengamat ekonomi biasanya menilai holding bisa dianggap berhasil bila lebih banyak memberi manfaat ketimbang mudharat. Rencana pembentukan holding BUMN sektor kawasan yang kami nilai penting untuk masa depan KBN, sehingga kami sajikan pada laporan utama edisi kali ini. Laporan ini dilengkapi dengan wawancara khusus dengan Asisten Deputi III Kementerian BUMN seputar rencana holding tersebut. Selain itu banyak laporan-laporan menarik lain di sektor industri, investasi, olahraga, seni, dan tentunya kepedulian lingkungan (CSR). Di sektor bisnis, KBN begitu gencar melakukan aksi korporasi. Belakangan ini KBN begitu banyak menjalin kerjasama dengan BUMN maupun swasta dalam dan luar negeri. Sejumlah investor China, misalnya sudah diundang ke Takalar, dalam rangka kelanjutan rencana investasi industri di Sulawesi Selatan. KBN juga menggandeng perusahaan dari banyak negara lain, seperti yang terbaru perusahaan asal Belanda yang bergerak di bidang kepelabuhanan, PT Port Rotterdam Indonesia. Diinisiasi Kementerian Perindustrian, perusahaan negara kincir angin ini telah meneken MoU untuk kajian tentang pelabuhan yang terintegrasi dengan industrial park di Takalar. Selamat membaca...! Maryoto

Editor in Chief

FOTO: TITOK MS/KBN

KONTEN MAJALAH KBN VERSI DIGITAL BISA DIAKSES MELALUI WWW.ISSUU.COM & WWW.INFOKBN.COM

EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

|

5


Direktional

Rahayu Ahmad Junaedi DIREKTUR PENGEMBANGAN KBN

Energi Baru Pengembangan

T

AK terasa kita sudah memasuki kuartal ketiga 2019. Sudah begitu banyak langkah-langkah untuk me-ngantarkan perusahaan ini semakin baik ke depan. Namun, sebelum mengurai panjang-lebar, ada baiknya untuk sedikit menengok ke belakang untuk melihat sejauh mana berbagai upaya untuk pengembangan KBN itu sudah berjalan pada jalur yang tepat? Atau masih perlu pembenahan dan penyelarasan di sana-sini? Penataan kawasan yang sudah tampak sejak awal tahun 2019 tampak masih berlangsung. Penerapan sistem clustering, digitalisasi, perparkiran dengan ERP, dan lainlainnya terus dikebut dengan target sebelum akhir tahun bisa difungsikan. Juga dirasa mendesak untuk dibangun surveillance system CCTV command center yang bisa memantau semua sudut bisnis KBN. Masih terkait digitalisasi, manajemen juga melihat makin mendesaknya untuk membangun digitalisasi proses bisnis di Rumah Sakit Umum (RSU) Pekerja. Hal ini sejalan dengan makin naiknya angka kunjungan pasien dan kinerja rumah sakit yang terus membaik. Tren bisnis Pusat Logistik Berikat (PLB) yang terus berkembang akhir-akhir ini membuat KBN juga akan merespon dengan menambah luasan lahan sesuai kebutuhan customer. Bahkan KBN, sesuai kebutuhan bisnis berencana membuka operasional PLB di pelabuhan. Namun dari semua itu yang akhir-akhir ini cukup menarik dan menguras perhatian tentulah langkah KBN yang tengah mempersiapkan sebuah kawasan industri baru yang terintegrasi di Takalar, Sulawesi Selatan. Segala daya upaya tengah tercurah bagi terwujudnya kawasan industri recycling non ferrous metal yang boleh jadi akan menjadi yang terbesar di Indonesia itu. Mitra dari China berencana menginvestasikan puluhan

triliun bagi pemindahan bisnis tersebut dari China ke Sulsel itu. KBN bersama Pemprov Sulawesi Selatan begitu serius melakukan berbagai persiapan, mulai dari perizinan, perbaikan infrastruktur, dan lain sebagainya. Bagaimanapun ini semacam ‘energi baru’ bagi pengembangan KBN ke depan. Ini tentu tak jauh beda dengan rencana KBN bergabung dengan holding BUMN Sektor Kawasan yang tengah dalam proses finalisasi. Bagaimanapun holding bukan saja akan memperkuat sektor permodalan, tapi juga akan banyak keuntungan lain. Paling tidak nanti akan ada supplay chain yang terintegrasi. Untuk mendukung rencana ekspansi di pelabuhan Patimban misalnya, KBN bisa mendapat dukungan lahan dari induk holding PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) sebagai induk holding atau anggota holding PT Sang Hyang Seri di mana keduanya memiliki lahan yang sangat luas di kawasan tersebut. Begitu pun untuk logistik, beton, dan lainnya yang jadi unit bisnis KBN bisa men-support anggota holding lain yang membutuhkan. Antar anggota holding tidak ada lagi yang bergerak sendiri-sendiri, saling bersaing, tapi jadi saling membantu dan menguatkan. Ini boleh jadi merupakan energi baru yang diharapkan mampu memberi kontribusi finansial yang sebesar-besarnya bagi perusahaan. Semua gerak langkah KBN pun tentunya membutuhkan dukungan semua stakeholder baik dalam maupun luar agar bisa berjalan sesuai harapan dan memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan perusahaan.***

Saatnya bergandengan tangan, bahu-membahu untuk memberi kontribusi finansial yang lebih maksimal bagi perusahaan.

6

|

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

Jakarta, 27 September 2019


Laporan Utama

I DOK^KBN

KBN MENUJU HOLDING BUMN SEKTOR KAWASAN EBANYAK 11 badan usaha milik negara (BUMN) bergabung dalam wadah holding BUMN Sektor Kawasan. Pembentukan holding BUMN dilakukan pemerintah untuk mendongkrak kinerja BUMN dan membuat pengelolaan perusahaan profesional dan kompetitif. Berapa total nilai buku dari kumpulan perusahaan plat merah ini? Lalu, bagaimana dengan masa depan pegawai BUMN yang segera berganti status kepegawaiannya?

S

EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

|

7


:: Laporan Utama

I MAY^KBN

Sosialisasi holding BUMN kawasan di KBN.

S

ETELAH kurang lebih dua tahun bergulir, rencana Kementerian BUMN membentuk holding sektor kawasan mulai menampakkan wujudnya. BUMN Sektor Kawasan disebut-sebut akan dikukuhkan sebagai nama holding baru yang banyak dinaungi BUMN kawasan industri itu. Sedianya, Kementerian BUMN semula akan meluncurkan pembentukan holding itu pada September 2019. Namun, rencana tersebut kemungkinan akan mundur sampai ada pengumuman susunan kabinet yang baru. Yang pasti, sosialisasi di level komisaris dan direksi sudah dilakukan. Bahkan, pada Agustus lalu, pemaparan di hadapan jajaran BUMN yang masuk dalam holding tersebut sudah dilakukan. Salah satunya yang terjadi di PT KBN Persero, salah satu BUMN yang masuk sebagai salah satu anggota holding tersebut. Puluhan pejabat dan karyawan PT

8

|

KBN

| EDISI 019 | TAHUN IV - 2019

Holding ini akan menciptakan sinergi antar-anak perusahaan melalui koordinasi, pengendalian, serta pengelolaan yang dilakukan oleh induk perusahaan. Kawasan Berikat Nusantara (Persero) mengikuti sosialisasi pembentukan holding BUMN sektor kawasan yang digelar di kantor pusat KBN, pada 2 Agustus 2019 itu. Sosialisasi dihadiri Asisten Deputi Bidang Usaha Konstruksi, Sarana dan Prasarana Perhubungan III Kementerian BUMN, Hendrika Nora O. Sinaga, Direktur Utama PT KBN (Persero) HM Sattar Taba, Direktur Keuangan KBN Daly Mulyana, dan

Direktur SDM dan Umum PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), J. Nanang Marjianto, dan Ketua Forum Komunikasi (Forkom) KBN. Kehadiran direksi PT RNI itu tak lepas dengan ditunjuknya PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) menjadi induk holding BUMN sektor kawasan tersebut. Dalam paparan dijelaskan tentang 11 perusahaan yang masuk holding sektor kawasan; yakni PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Persero, PT Kawasan Industri Medan (Persero), PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) atau PT KIW, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), PT Sang Hyang Seri (Persero), dan Kawasan Industri Lampung (KAIL). Untuk diketahui, holding company atau perusahaan induk berperan sebagai pemegang saham dalam beberapa perusahaan anak (subsidiary company), dengan tujuan agar meningkatkan kinerja perusahaan


:: Laporan Utama

dan memungkinkan terciptanya nilai pasar perusahaan (market value creration). Asisten Deputi Bidang Usaha Konstruksi, Sarana dan Prasarana Perhubungan III Kementerian BUMN, Hendrika Nora O Sinaga mengatakan, pembentukan holding BUMN sektor kawasan ini merupakan tuntutan arus globalisasi dan dinamika bisnis yang mengharuskan adanya supply-chain yang terintegrasi. “Dengan terbentuknya holding ini, BUMN yang bergerak di sektor kawasan industri akan semakin maju dan efisien. Tantangan dari luar yaitu pasar global hari ini menuntut daya saing yang tinggi, sementara tantangan dari dalam yaitu BUMN harus berkontribusi besar menjadi agen perubahan.,” katanya. Karenanya, BUMN tidak dapat lagi bergerak sendiri-sendiri, diperlukan sinergi dan kerjasama, bukan justru melakukan persaingan antar BUMN. Sehingga dengan holding BUMN, diharapkan dapat maksimal mengelola potensi negara kita secara mandiri. Hendrika Nora O Sinaga menyebut bila salah satu anggota holding akan ekspansi tentu akan mendapat dukungan dari perusahaan sesama anggota holding. Yang jelas menurut Nora O Sinaga, pembentukan holding ini akan memberikan sejumlah keuntungan bagi perusahaan. Pertama, yang pasti akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pengembangan teknologi jauh lebih baik. Dengan begitu, tingkat pelayanan yang akan diberikan kepada masyarakat atau konsumen akan lebih maksimal. Dengan kapasitas holding yang besar tentu bisa membuat lebih banyak produk-produk yang dibutuhkan oleh masyarakat maupun pemerintah. “Penetrasinya juga akan semakin luas, dari jaringan hanya puluhan misalnya bisa jadi ratusan. Inklusi keuangan pun akan ikut meningkat,” katanya.

Dengan kapasitas yang akan jauh lebih kuat, holding juga dapat dengan mudah bekerjasama dengan mitra internasional seperti misalnya dalam hal kerjasama pengembangan produk. Karenanya, Nora O Sinaga berharap holding BUMN sektor kawasan ini secepatnya terbentuk. Sementara itu Direktur SDM dan Umum PT RNI, J. Nanang Marjianto dalam paparannya mengharapkan adanya pembentukan holding ini akan menciptakan sinergi antaranak perusahaan melalui koordinasi,

holding, diharapkan, biaya pembangunan yang besar bisa ditopang bersama anggota holding. Adanya holding menurut Direktur Utama PT KBN (Perse-ro) HM Sattar Taba akan banyak memberi manfaat atau keuntungan bagi perusahaan. Dirut KBN ini merasakannya ketika masih menjabat sebagai Direktur Utama Semen Tonasa yang tergabung dalam holding BUMN semen yaitu Semen Indonesia. Ini merupakan holding BUMN yang pertama terbentuk. I MAY^KBN

KBN Logistics melayani investor.

pengendalian, serta pengelolaan yang dilakukan oleh induk perusahaan. Masing-masing akan memainkan perannya masing-masing, sehingga akan menghasilkan value creation, efisiensi, dan menambah kapasitas. RNI yang punya lahan luas bersama anggota holding tentu ingin mengembangkan sebagian lahan yang dimiliki agar lebih produktif dan berkontribusi bagi negara. Salah satunya yang dalam kajian untuk dibangun sarana pendukung pelabuhan Patimban, Subang. Di luar itu, untuk mendukung upaya pemerintah di bidang pengembangan perkotaan, di antara lahan yang dimiliki di Subang bisa dikembangkan jadi kota mandiri. Untuk pengembangan ini tentu membutuhkan modal yang tidak kecil. Dengan

“Kalau holding BUMN kawasan sudah berjalan, dampaknya akan dirasakan oleh KBN juga. Bisnis kawasan ini akan lebih menjanjikan, laba dan pendapatan akan lebih baik. Sebab ada efisiensi biaya. Banyak peluang usaha. Kawasan ini bisa mendunia,” katanya. Sattar mengungkapkan, bila KBN membutuhkan dana untuk pengembangan kawasan di luar Jakarta, bisa sharing dengan sesama anggota holding BUMN kawasan. “Seperti kita tahu bahwa PT RNI punya lahan yang cukup luas di dekat Pelabuhan Patimban. Kita bisa kelola lahan itu menjadi kawasan pendukung pelabuhan tanpa harus membeli lahan,” jelas Sattar Taba. : TIM

EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

|

9


:: Laporan Utama

>> WAWANCARA ASDEP III KEMENTERIAN BUMN, HENDRIKA NORA O. SINAGA

Holding akan Membawa Manfaat untuk Semua Stakeholder

Sejauh mana persiapan menuju pembentukan holding BUMN Sektor Kawasan? Kita sudah melakukan kajian bisnis pembentukan holding sektor kawasan ini dengan kementerian keuangan dan juga akan dilanjutkan dengan kementerian dan lembaga terkait. Kita juga mulai melaksanakan sosialisasi kepada seluruh karyawan dan pemangku kepentingan yang masing-masing tergabung di dalam holding ini. Ada semacam kekhawatiran dengan dampak setelah menjadi holding. Bagaimana menurut Anda? Dengan adanya holding ini sebenarnya banyak sekali manfaat yang kita peroleh antara lain dari sisi keuangan akan meningkatkan level atau pendanaan dari seluruh anggota grup, sehingga akan mempercepat akses pendanaan. Bagi KBN sendiri, misalnya, dampaknya dapat mempercepat pengembangan bisnis. Kemudian yang kedua akan dapat cash flow dari masing-masing anggota holding. Dari sisi non keuangan kita mengharapkan adanya sentralisasi fungsi-fungsi. Ke depan mungkin pemasaran atau idenya ke depannya akan tersentralisasi sehingga akan lebih kuat. Contoh lain lagi misalnya pengadaan barang dan jasa. Jadi banyak sekali fungsi-fungsi yang bisa kita contoh yang

10

|

KBN

| EDISI 019 | TAHUN IV - 2019

ke depannya kita harapkan akan meningkatkan efisiensi biaya. Disamping itu juga kita mengharapkan adanya koordinasi yang lebih intens antar anggota holding. Hal ini baik dari sisi standarisasi operasional kawasan. Kemudian adanya peningkatan layanan terhadap yang ada di kawasan dan kemudian penciptaan bisnis-bisnis lain pendukung yang ada di dalam kawasan, sehingga semua dukungan finansial dan dukungan itu diharapkan ke depannya khususnya dalam 5 tahun ini akan semakin mempercepat keunggulan bisnis dan penciptaan nilai tambah tidak hanya bagi KBN tapi seluruh anggota holding yang terbentuk di dalam kawasan. Sebagian karyawan masih cemas dengan perubahan status sebagai karyawan BUMN. Bagaimana menurut Anda? Holding ini saya kira membawa manfaat bagi semua stakeholder, khususnya kepada karyawan. Ke depannya kita harapkan dengan adanya yang tadi yang sudah saya sampaikan penciptaan nilai tambah ini akan meningkatkan lebih cepat lagi kinerja perusahaan. Kalau kinerja perusahaan meningkat tentunya ini dampaknya terhadap kesejahteraann karyawan. Secara khusus lagi kepada karyawan saya sampaikan bahwa tidak akan mengubah sistem tata kelola yang saat ini sudah dilaksanakan oleh PT KBN terhadap karyawan. Jadi mungkin kita mengharapkan karyawan sudah dapat mendukung rencana ini. Ini mayoritas BUMN kawasan industri, tapi kenapa RNI yang non kawasan industri ditunjuk sebagai induk? Itu karena RNI sahamnya semua dimi-

liki pemerintah RI, sehingga penunjukannya dari sisi investasi untuk menghindari dilusi. Lebih dari itu, RNI sudah punya 11 anak perusahaan di mana saat ini perusahaan-perusahaan yang ada di dalamnya -- yang terdiri dari empat sektor nantinya dengan adanya pembentukan holding ini akan bertambah lagi 8 perusahaan anggota holding baru, sehingga jadi 11 + 8 menjadi 19 dalam satu keluarga besar. Kita mengharapkan juga adanya percepatan peningkatan kualitas peningkatan kompetensi dari para para karyawan dan ke depannya kita juga mengharapkan ini akan bisa menjadi ladang pembelajaran juga kepada seluruh karyawan dan bisa meningkatkan atau memperluas karir karyawan. Berapa nantinya total valuasi aset dari holding baru ini? Secara konsolidasi RNI total asetnya saat ini ada Rp13,5 triliun. Nanti dengan ditambah lagi 8 anggota yang baru ini, kalau di KBN saja saya lihat total asetnya ada 2 triliun ya mungkin akan bertambah sekitar 5 sampai 6 triliun, jadi 13,5 T tambah 5 sampai 6 mungkin nanti kekuatannya total bisa menjadi 17-18 triliuan secara nilai buku per 2018. Tapi mungkin angka detailnya saya belum tahu persis. Tapi kira-kira nanti seperti itu. Akan ada pertambahan aset sekitar 5-6 triliun. Bagaimana mensinergikan masingmasing perusahaan yang kulturnya berbeda-beda, sebagian bergerak dengan tempo cepat, sebagian lagi lambat? Tempo lambat dan tempo cepat tentunya itu banyak faktor yang menyebabkannya. Tapi ke depannya RNI sebagai induk holding nanti, saya yakin mampu mengkoordinasikannya. RNI yang akan mengatur semua itu. Nanti akan memimpin semua laju pembentukan bisnis dari masing-masing anggota holding, apa yang membuat lambat, dan apa yang bisa membuat laju bisnisnya itu cepat, tentunya. : M A Y // F O T O : T I T O K


Industri

Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan di KBN Jadi Pilot Project

I MAY^KBN

Menteri PPPA apresiasi KBN jadi pionir pembangunan rumah perlindungan pekerja perempuan.

M

ENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Prof Dr Yohana Susana Yembise, Dip.Apling, MA menetapkan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan di KBN sebagai pilot project bagi kawasan industri lain di tanah air. “Rumah Perlindungan Perempuan di KBN ini bisa jadi role model atau replikasi bagi perusahaan atau kawasan industri lain di negara ini,” kata Menteri PPPA usai melakukan pengguntingan pita tanda peresmian rumah perlindungan perempuan di KBN, Selasa (24/9). Menteri PPPA didampingi Direktur Pengembangan KBN, Rahayu Ahmad Junaedi, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi DKI Jakarta, dan sejumlah pejabat di lingkungan Jakarta Utara memberi apreasi yang tinggi bagi KBN yang telah jadi pionir mewujudkan rumah perlindungan pekerja perempuan. KBN yang mayoritas pekerjanya perempuan menurut Menteri Yohana didorong untuk juga membangun semacam penitipan bayi (daycare center) atau tempat bermain anakanak. Di tempat tersebut, para pekerja perempuan bisa datang dan membawa anak-anak sambil ditinggal bekerja berjam-jam. Kala waktu istirahat datang, para pekerja perempuan bisa menengok anaknya. Kalau tempat penitipan anak seperti yang terdapat di banyak negara di luar negeri tersebut berhasil diwujudkan, hal ini menurut menteri luar biasa. “Bisa pecahkan rekor pertama yang bisa memenuhi Peraturan Menteri No.5 Tahun 2015,” kata Menteri Yohana. Menurut Menteri Yohana, perempuan sebagai ibu rumah tangga dan juga hakhak anak harus tetap diperhatikan. Itu

Peresmian Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan di KBN.

merupakan amanah UU. “Anak-anak punya hak yang sama untuk hidup, dijaga dan mendapat perlindungan negara,” katanya. Menteri PPPA sangat bersyukur pada KBN yang telah memperhatikan pekerja perempuan. “Semoga KBN tetap maju dan selalu mendapat berkah dari Tuhan Yang Maha Esa, sehingga perempuanperempuan yang bekerja di perusahaan-perusahaan di sini semakin hebat, sejahtera, dan terpenuhi hak-haknya,” katanya. Direktur Pengembangan PT KBN Persero, Rahayu Ahmad Junaedi menyebutkan, pencanangan kawasan KBN bebas dari tindak pelecehan seksual sejalan dengan upaya manajemen untuk memberikan pelayanan bagi para pengusaha, khususnya para pekerja perempuan di dalam kawasan KBN. Upaya ini telah menarik simpati dari berbagai organisasi perjuangan perempuan yang ditunjukkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. “KBN berterima kasih telah diapresiasi sebagai pilot project kawasan industri yang memberikan perlindungan hak pekerja perempuan di Indonesia. Kita patut bersyukur KBN menjadi salah satu dari lima kawasan industri yang menjadi pilot project tersebut,” kata Dirbang.

Realisasi rumah perlindungan pekerja perempuan menurut Dirbang bertujuan untuk tetap menjaga hak pekerja perempuan sekaligus meningkatkan tali silaturahmi dan hubungan kerjasama yang lebih baik antara PT KBN dengan pekerja yang ada di KBN dengan para pengusaha yang melakukan kegiatan di dalam kawasan KBN. Hubungan harmonis antara pekerja dan para investor akan turut berkontribusi bagi bisnis KBN yang dalam skala yang lebih luas akan membawa manfaat terhadap pertumbuhan perekonomian Indonesia. Usai peresmian, Menteri PPPA Yohana melihat dari dekat ruangan demi ruangan rumah perlindungan pekerja perempuan tersebut. Pada kesempatan itu, menteri juga berdialog dengan relawan dan petugas yang ada di rumah perlindungan perempuan KBN. Sebelumnya, sebanyak 5 kawasan industri meneken kesepakatan untuk penyiapan rumah perlindungan pekerja perempuan. Kelima kawasan industri tersebut adalah PT KBN Persero, Karawang International Industrial City (KIIC); Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC); Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER); Bintan Industrial Estate (BIE), Kepulauan Bintan. : TIM EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

|

11


:: Industri

I MAY^KBN

Penandatanganan MoU di Kementerian PPPA.

5 Kawasan Industri Sepakat Siapkan Rumah Perlindungan Pekerja Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan bertujuan untuk menguatkan upaya perlindungan terhadap pekerja perempuan.

L

IMA kawasan industri di lima DKI Jakarta, Banten, Jabar, dan Jatim sepakat untuk mendirikan rumah perlindungan pekerja. Rumah tersebut bertujuan untuk meningkatkan perlindungan bagi perempuan pekerja dari segala bentuk kekerasan dan diskriminalisasi di kawasan industri. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPPA) menginisiasi digelarnya penandatanganan MoU bersama 5 (lima) kawasan industri sekaligus meluncurkan rumah perlindungan pekerja perempuan di kawasan industri tersebut, di kantor Kemen PPPA, (16/08/2019). Kawasan industri yang terlibat

12

|

KBN

| EDISI 019 | TAHUN IV - 2019

dalam MoU ini adalah Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung di Jakarta Timur, DKI Jakarta; Karawang International Industrial City (KIIC) di Kab. Karawang, Jawa Barat; Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC) di Kota Cilegon, Banten; Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) di Kab. Pasuruan, Jawa Timur; Bintan Industrial Estate (BIE) di Kota Bintan, Kepulauan Riau. Hadir pada penandatanganan MoU tersebut selain Sekjen dan Deputi Perlindungan Perempuan Kemen PPPA, juga lima direksi kawasan industri, dan sejumlah aktivis dan relawan LSM perempuan. “Data Catatan Tahunan Komnas Perempuan 2019, menunjukan angka kekerasan di ranah publik mencapai 3.915 kasus (28%), di mana kekerasan seksual menempati peringkat pertama sebanyak 2.521 kasus (64%), diikuti berturut-turut kekerasan fisik 883 kasus (23%), kekerasan psikis 212 kasus (5%), dan kategori khusus yakni trafiking 158 kasus (4%), dan kasus

pekerja migran 141 kasus (4%),” ungkap Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan, Prof Vennetia R. Danes dalam sambutannya. Vennetia menjelaskan bahwa pada ranah publik, khususnya di tempat kerja, perempuan kerap menjadi kelompok yang rentan mengalami kekerasan baik secara seksual, psikis maupun fisik di sektor industri – pabrik, perkantoran, perniagaan besar, perkebunan, pelayanan dalam transportasi publik seperti kapal laut, pesawat, industri hiburan dan lainlain. Ada pun tiga jenis kekerasan seksual yang paling banyak terjadi di ranah komunitas adalah pencabulan sebanyak 1.136 kasus, perkosaan 762 kasus, dan pelecehan seksual 394 kasus. Sekretaris KemenPPPA, Pribudiarta Nur Sitepu menegaskan bahwa pemerintah melalui Kemen PPPA terus berupaya dalam memberikan perlindungan bagi perempuan pekerja dari segala diskriminasi dan ekploitasi serta meningkatkan produktivitas mereka di sektor industri, yaitu melalui Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penyediaan Sarana Kerja yang Responsif Gender dan Peduli Anak di Tempat Kerja. Selanjutnya, Permen ini diimplemetasikan menjadi Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif (GP2SP) yang diselenggarakan Kemen PPPA bersama Kementerian Kesehatan, Kementerian Tenaga Kerja dan Kementerian Dalam Negeri. “Beberapa perusahaan di sektor industri juga mulai memiliki inisiatif memberikan perlindungan bagi pekerjanya khususnya kaum perempuan. Namun, upaya ini perlu didukung oleh sistem yang tersinergi dengan baik antara pekerja, perusahaan, dan pihak lain serta berkaitan dengan persoalan perlindungan perempuan dan penanganan kasus kekerasan. Hal inilah yang menjadi dasar kami menginisiasi pembentukan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan di lima Kawasan Industri,” ungkap Pribudiarta. : MY


Investasi

Mabes Polri Dukung Keamanan Bisnis dan Investasi di Lingkungan KBN MoU KBN dengan Mabes Polri.

I SEKPER^KBN

MOU KBN - Mabes Polri untuk memberikan rasa aman bagi para investor yang berbisnis di lingkungan kawasan industri KBN yang dalam waktu dekat akan terintegrasi dengan pelabuhan.

P

T Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Persero dan Mabes Polri menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pengamanan kawasan yang berlangsung di Ballroom KBN, Rabu (3/7/2019). MoU diteken masing-masing oleh Direktur Utama PT KBN Persero, HM Sattar Taba dan Asisten Operasi Polri, Irjen Pol Drs Martuani Sormin Siregar, MSi. Hadir pada kesempatan tersebut

14

|

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

Komisaris Utama KBN, Irjen Pol (Purn) Ngadino, Direktur Keuangan Daly Mulyana, dan para pejabat KBN serta sejumlah pejabat terkait di lingkungan Mabes Polri, Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Utara dan pimpinan wilayah di Kodya Jakarta Utara. KBN sengaja menggandeng Mabes Polri dalam upaya pengamanan untuk memberikan rasa aman bagi para investor yang berbisnis di lingkungan kawasan industri KBN yang dalam waktu dekat akan terintegrasi dengan pelabuhan. Direktur Utama PT KBN Persero HM Sattar Taba dalam kata sambutannya antara lain menyebutkan MoU ini sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan bisnis dan kepastian investasi di lingkungan PT KBN. Sebab, setiap kali ada investor datang yang mau menanamkan investasinya, salah satu pertanyaan pertama yang selalu dikemukakan tentang jaminan keamanan. Dan dengan MoU ini jaminan keamanan itu kita wujudkan. Asisten Operasi (Asops) Polri, Ir-

jen Pol Drs Martuani Sormin Siregar, MSi dalam sambutannya mengharapkan agar keamanan jangan dianggap sebagai biaya karena akan terasa sangat mahal, tapi harus dianggap sebagai aset. Dengan MoU ini, Mabes Polri dengan jajaran Direktorat Pengamanan Obyek Vital (PamObvit) siap memberi rasa aman investasi di lingkungan PT KBN. Dalam MoU yang baru ditandatangani antara lain tercantum tentang pemberian bantuan pengamanan dan penegakan hukum, pertukaran data dan informasi dalam hal penegakan hukum, optimalisasi sarana dan prasarana, dan peningkatan kapasitas SDM khususnya dalam hal pengamanan kawasan yang dilakukan Polri. Setelah penandatanganan MoU ini diharapkan Polri dapat mengatur SOP terhadap penegakan hukum dan pengamanan aset PT KBN serta ditindaklanjuti dengan pembentukan pokja khusus yang akan berkordinasi secara berkesinambungan dengan tim KBN dalam hal pelaksanaan poin-poin kerja sama tersebut. : MY

HOTLINE

PENGADUAN/ KELUHAN PELANGGAN PT KBN PERSERO

(

(021) 4482-0909 ext 1703, Faks: (021) 4482-0052 e-mail: pelayanan@kbn.co.id


Foto bersama selepas pelaksanaan upacara HUT Kemerdekaan RI di Lampung.

Sinergi

Pertama! 3 BUMN Upacara 17 Agustus di Destinasi Wisata Lampung

I SEKPER^KBN

Upacara kali ini menjadi istimewa karena dilaksanakan di salah satu objek wisata di Lampung Selatan.

T

IGA perusahaan badan usaha milik negara (BUMN), masing-masing PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Persero, PT Bukit Asam, dan PT Brantas Abipraya (Persero) menggelar upacara HUT ke-74 RI di obyek wisata, Lampung M. Beach, Kalianda, Lampung Selatan, Sabtu (17/8/2019). Bertindak sebagai inspektur upacara, Direktur Sumber Daya Manusia PT Bukit Asam Tbk, Joko Pramono. Upacara dimulai tepat pukul 08.00 WIB, diikuti lebih kurang 400 peserta yang terdiri atas jajaran manajemen ketiga perusahaan BUMN tersebut, perwakilan BUMN di Provinsi Lampung, pemerintah daerah setempat, perwakilan masyarakat Lampung, serta peserta Program Siswa Mengenal

Nusantara 2019 asal Provinsi Maluku Utara. Pelaksanaan upacara kali ini menjadi istimewa karena dilaksanakan di salah satu objek wisata di Lampung Selatan. Upacara di tempat wisata M. Beach yang dikenal juga dengan Pantai Merak Belatung atau Pantai Embe itu dipilih sebagai salah satu ikon Lampung Selatan yang diharapkan dapat menjadi promosi wisata bagi daerah itu. Pelaksanaan upacara tersebut salah satu rangkaian kegiatan BUMN Hadir untuk Negeri (BHUN). Dengan mengangkat tema “SDM Unggul Indonesia Maju�, upacara peringatan HUT Ke-74 Republik Indonesia di tempat itu berlangsung khidmat dan lancar. Pada kesempatan tersebut, Bukit Asam, Brantas Abipraya, dan Kawasan Berikat Nusantara yang ditunjuk sebagai koordinator BHUN Provinsi Lampung menyerahkan sejumlah bantuan pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat Lampung. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Direktur SDM Bukit Asam Joko Pramono kepada perwakilan penerima bantuan. Bantuan di antaranya

berupa program renovasi 10 rumah masyarakat, sarana air bersih, elektrifikasi untuk 50 rumah tangga, MCK 50 pintu, serta beasiswa untuk pelajar. Upacara peringatan HUT RI di tempat itu juga disemarakkan dengan berbagai kegiatan, seperti Jalan Sehat 5 Km, aneka perlombaan, pengobatan gratis, pameran hingga kuliner gratis. Sebagai wadah promosi usaha kecil menengah di Lampung, diadakan pula pameran UKM setempat dan mitra binaan dari BUMN di Lampung. Kegiatan itu diharapkan menjadi promosi produk UKM kepada masyarakat sehingga dapat terus mendorong terciptanya lapangan pekerjaan di Lampung. Sinergi ini merupakan kelanjutan dari program BUMN Hadir untuk Negeri yang dicanangkan pada bulan Ramadhan, Mei lalu. Dalam Safari Ramadhan dan Buka Puasa Bersama, ketiga BUMN waktu itu menyalurkan santunan dan bingkisan Ramadhan untuk 1.000 anak yatim dan bantuan renovasi untuk 5 rumah ibadah/panti asuhan/pesantren. : MAY/SEKPER EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

|

15


DISEWAKAN


BANGUNAN PABRIK PERGUDANGAN DEPO KONTAINER

HUBUNGI PEMASARAN PT KBN PERSERO

021-44820909

Ext. 1221, 1224, 1229


:: Sinergi

KBN-LIPI akan Bangun Pelabuhan Riset

P

T Kawasan Berikat Nusantara (Persero) bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) akan bekerja sama membangun Pelabuhan Khusus Kawasan Riset dan Pelabuhan Umum berorientasi bisnis. Rencananya, pelabuhan tersebut akan menggunakan lahan milik KBN di Marunda, Jakarta Utara. Pada tahap awal kerjasama, kedua belah pihak terlebih dahulu mempelajari secara mendalam mengenai skema KPBU (Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha) sebagai sumber dana investasi. Tim Teknis PT KBN bersama-sama dengan Tim Teknis LIPI akan segera melakukan pertemuan dengan KPBU khusus membahas hal ini. "Perlu dilakukan kajian lebih lanjut mengenai model misnis yang saling menguntungkan, di mana pihak LIPI

I SEKPER^KBN

Tukarmenukar cinderamata usai MoU KBN-LIPI.

terpenuhi kebutuhan risetnya dan KBN dapat meningkatkan pendapatan dan value bagi perusahaan," kata Direktur Utama KBN, H.M. Sattar Taba

usai rapat di Gedung LIPI, Jakarta, 29 April 2019. : MY/SEKPER

Optimalkan Perusahaan, KBN-PNRI Bersinergi [

P

I SEKPER^KBN

T Kawasan Berikat Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan Perusahaan Umum Percetakan Negara Republik Indonesia (Perum PNRI). Komitmen sinergi di antara dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini diteken oleh Direktur Utama PT KBN (Persero) HM Sattar Taba bersama Direktur Utama Perum PNRI Djakfaruddin Junus di Hotel

18

|

KBN

Dirut PT KBN Persero dan Dirut PNRI menunjukkan nota MoU yang baru diteken.

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

Harris Kelapa Gading, Jakarta, Selasa, 30 Juli 2019. Hadir pada kesempatan tersebut Direktur Keuangan KBN Daly Mulyana, Direktur Pengembangan KBN Rahayu Ahmad Junaedi, jajaran pejabat KBN dan PNRI. Dengan adanya MoU ini, PT KBN (Persero) berkomitmen untuk menggunakan produk dan jasa yang dimiliki Perum PNRI. Begitu juga sebaliknya,

Perum PNRI akan menggunakan produk-produk dan jasa milik KBN. Kedua perusahaan milik negara ini juga menjajaki kerja sama pemanfaatkan lahan seluas 1,1 hektar yang terletak di sebelah kantor Perum PNRI di Jalan Percetakan Negara, Jakarta yang posisinya sangat strategis di tengah kota. “Saya harap KBN bisa memanfaatkan lahan kami yang sangat strategis ini sehingga bisa menjadi produktif. Misalnya untuk Pusat Logistik Berikat, yang bisa digunakan oleh para pengusaha memasok barang kebutuhan masyarakat yang dijual di mal. KBN punya keahlian mengelola Pusat Logistik Berikat,� kata Direktur Utama Perum PNRI, Djakfaruddin Junus. Direktur Utama KBN, HM Sattar Taba menyambut baik kerja sama dengan PNRI. Dia menegaskan, banyak peluang bisnis yang bisa dioptimalkan ketika kedua perusahaan itu bersinergi. : MAY/SEKPER


:: Sinergi

[

[

KBN–BTN Teken MoU Layanan Perbankan

I MAY^KBN

P

T Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Persero melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) dengan PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk, di Ballroom KBN, Senin (9/4/2019). Kerjasama ini terkait penyediaan jasa layanan perbankan untuk pegawai. Direktur Keuangan PT KBN Daly Mulyana dalam sambutannya menyebutkan kalau kerjasama tersebut sebagai bentuk sinergi BUMN. “Kalau sebelumnya bentuk

kerjasama antara KBN-BTN merupakan kelembagaan, sekarang sudah menjadi one family jadi lebih kekeluargaan,” kata Dirkeu KBN, Daly Mulyana. Sementara itu, Direktur Consumer Banking PT BTN, Budi Satria mengharapkan kerjasama ini berlangsung dengan baik untuk PT KBN (Persero) maupun PT BTN (Persero) serta berlanjut dan ke depannya ada peluang kerjasama yang lebih luas untuk kemajuan bersama. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Keuangan PT KBN Daly Mulyana dan pihak PT BTN diwakili oleh Direktur Consumer Banking, Budi Satria, didampingi Kepala Divisi NSLD PT BTN Tbk, Suryanti Agustinar, Kepala Kanwil 2 PT BTN Jakarta Banten, Dewi Fitrianingrum, dan Kepala Divisi SHAD

[

Kerjasama di bidang penyediaan jasa layanan perbankan untuk pegawai.

Penandatanganan MoU antara PT KBN Persero dengan PT BTN. Pihak KBN dilakukan Dirkeu Daly Mulyana dan BTN oleh Direktur Consumer Banking, Budi Satria.

PT BTN Tbk, Joni Prasentianto. Dalam rangkaian ini, KBN dan BTN menggelar dialog interaktif yang menampilkan sejumlah pembicara. Kegiatan ini bukan saja ditujukan untuk para milenial, tapi juga karyawan pada umumnya, utamanya bagi mereka yang bersiap memasuki masa pensiun. Lewat dialog tersebut, para peserta mendapat pengetahuan baru dalam mengelola keuangan dari para pembicara dan motivator. : MAY EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

|

19


:: Sinergi

I SEKPER^KBN

Dirkeu bersama tim KBN bersama pendukung peluncuran LinkAja.

Dukungan KBN di Peluncuran LinkAja LinkAja merupakan pelopor e-money yang dapat melakukan sistem tarik tunai tanpa menggunakan kartu ATM. Apa lagi kelebihan lainnya?

L

AYANAN dompet digital (e-Wallet) LinkAja akhirnya diluncurkan di Jakarta, (30/6/2019). PT KBN Persero, salah satu BUMN yang ikut mendukung program uang digital tersebut ikut ambil bagian dalam peluncurannya yang berlangsung megah di Senayan, Jakarta. Direktur Keuangan KBN Daly Mulyana dan segenap pejabat dan karyawan KBN terlibat dalam pe-

20

|

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

luncuran yang berlangsung di Jakarta tersebut. KBN menjadi bagian dari 15 ribu orang direksi dan karyawan perusahaan BUMN yang ikut memadati acara yang berlangsung di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan tersebut. LinkAja merupakan layanan financial technology (fintech) besutan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dalam bisnis, LinkAja dikelola PT Fintek Karya Nusantara. Sebagai informasi, LinkAja merupakan dompet digital gabungan dari delapan perusahaan BUMN, antara lain Telkomsel, Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Negara Indonesia (BNI), Jiwasraya, Pertamina, dan Danareksa. Ujicoba pemakaian LinkAja telah dimulai sejak 22 Februari 2019 lalu. Pada tahap awal, peleburan layanan keuangan elektronik ini mulanya disebut T-Cash, dan kemudian berganti nama menjadi LinkAja sejak 21 Februari 2019 lalu.

LinkAja mengklaim bahwa mereka merupakan pelopor e-money Provider yang dapat melakukan sistem tarik tunai tanpa menggunakan kartu ATM, dan hal itu sudah dapat dilakukan diseluruh ATM mana saja. LinkAja juga akan memberikan kemudahan bagi setiap pengguna jalan tol. Pasalnya kini sudah ada 20 gerbang tol di Jakarta dan Bali yang pelayanannya sudah dapat dilakukan dengan menggunakan LinkAja dan hal tersebut akan terus dikembangkan ke kota lainnya yang bekerjasama dengan Jasamarga. Kehadiran LinkAja mendapat apresiasi dari Menteri BUMN, Rini Soemarno. Menteri BUMN optimis LinkAja bisa besar. “Insya Allah ini jadi unicorn baru plat merah,� katanya berharap. Semoga..!!! : SEKPER/BBS/MY


:: Sinergi

Karyawan 3 BUMN peserta jalan sehat.

Dirkeu KBN menyerahkan hadiah sepeda kepada peserta jalan sehat yang beruntung. I SEKPER^KBN

Ribuan Warga Kalianda Ikuti Jalan Sehat BUMN Kegiatan ini sangat positif khususnya bagi milenial yang kini cenderung kurang banyak mengolah fisik karena pengaruh smartphone.

R

IBUAN masyarakat Kalianda Lampung Selatan ‘tumpah-ruah’ ke jalan mengikuti jalan sehat sejauh 5 kilometer dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 Republik Indonesia, Minggu (18/8/2019). Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Pemkab Lampung Selatan dengan PT Bukit Asam, PT Brantas Abipraya (Persero) dan PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero). Turut hadir dalam acara dalam rangkaian program BUMN Hadir Untuk Negeri di Provinsi Lampung ini Staf Ahli Bupati Bidang Ekobang dan Kemasyarakatan Lampung Selatan, Burhanuddin. Burhanuddin menyambut baik

kegiatan jalan sehat ini yang menurutnya sangat positif terutama bagi generasi milenial saat ini cenderung kurang banyak mengolah fisik karena kemajuan teknologi saat ini memungkinkan semua bisa dikerjakan dengan jari saja melalui smartphone yang membuat generasi sekarang kurang bersosialisasi dan kurang berolahraga untuk kesehatan tubuh. Burhanudin berharap ke depan banyak kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh BUMN di Lampung Selatan, apalagi beberapa waktu lalu beberapa daerah di Lampung Selatan juga telah menerima bantuan program BUMN Hadir Untuk Negeri. “Kami mengucapkan terimakasih kepada Kementerian BUMN yang telah melaksanakan agenda BUMN Hadir Untuk Negeri di sini, banyak manfaatnya melalui bhakti sosial, jalan sehat dan kegiatan lainnya, mudah-mudahan dapat terus dilakukan ke depan terutama di Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Burhanuddin. Menurut Direktur SDM PT Bukit Asam, Joko Pramono, jalan sehat

ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang diadakan BUMN di Kabupaten Lampung Selatan dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 Republik Indonesia. Menurut Joko, salah satu tujuannya memacu para generasi millenial hidup sehat dengan banyak berolahraga, sebab di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Selain jalan sehat, pada waktu yang bersamaan pihak panitia juga menyelenggarakan pasar murah, pameran mitra binaan, cek kesehatan gratis dan donor darah bagi masyarakat Kalianda, Lampung. Sinergi tiga perusahaan negara ini merupakan kelanjutan dari program BUMN Hadir untuk Negeri yang dicanangkan pada bulan Ramadhan, Mei lalu. Dalam Safari Ramadhan dan Buka Puasa Bersama, ketiga BUMN waktu itu telah menyalurkan santunan dan bingkisan Ramadhan untuk 1.000 anak yatim dan bantuan renovasi untuk 5 rumah ibadah/panti asuhan/ pesantren. : RRI-NET/SEKPER/MY EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

|

21


:: Sinergi

KBN Turut Menyukseskan BUMN Mudik Bareng 2019 [ Para peserta mudik bareng KBN begitu bersemangat meneriakkan yel-yel.

KBN peduli masyarakat sekitar yang ingin berlebaran di kampung halaman dengan aman dan nyaman.

U

NTUK kedua kalinya KBN turut berpartisipasi menyukseskan mudik bareng 2019. Tahun ini, KBN memberangkatkan 350 orang pemudik ke sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Para pemudik merupakan warga sekitar Kantor Pusat KBN. Mereka diberangkatkan menggunakan 7 bus; 3 bus menuju Yogyakarta (lewat jalur selatan) dan 4 bus lagi dengan tujuan Solo melewati jalur utara. Pelepasan peserta mudik gratis itu dilakukan Direktur Utama PT KBN (Persero) HM Sattar Taba, didampingi Direktur Keuangan Daly Mulyana, dan Direktur Pengembangan Rahayu Ahmad Junaedi, serta sejumlah pejabat KBN lainnya, (29/5/2019) pagi dari samping kantor pusat KBN. Menurut Sattar Taba, kegiatan mudik gratis yang diselenggarakan KBN merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat sekitar. KBN ingin membantu masyarakat bisa pulang

22

|

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

I MAY^KBN

kampung dengan aman dan nyaman, sehingga bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga tercinta. “Kita perlu berbuat, kita mengirimkan bapak ibu semua untuk bertemu dengan keluarga. Mari kita doakan BUMN bisa terus menjadi pondasi untuk pembangunan negara. Kedua,

doakan pula KBN supaya dapat menjadi lebih baik dan maju di masa depan,� kata Sattar Taba. Selain itu, PT KBN (Persero) juga turut berpartisipasi dalam acara Mudik Gratis BUMN Tahun 2019 yang bertema #MudikBarengAsyikLancar. Untuk diketahui, pada mudik tahun ini, BUMN memberangkatkan 250.000 peserta untuk menuju kampung halamannya di sejumlah kota di Jawa dan Sumatera. Pada kesempatan ini, satu bus tujuan Kuningan dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang diberangkatan bersama-sama dengan BUMN lain di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Direktur Pengembangan PT KBN (Persero) RA Junaedi yang turut hadir berharap para peserta dapat sampai ke rumah bertemu dengan keluarga masing-masing dengan selamat dan dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga. : T I T O K M S

KBN Adakan Media Gathering

M

ENGAMBIL tempat di sebuah restoran ternama di bilakangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, awal Juli 2019 lalu, jajaran PT KBN Persero mengadakan media gathering dan halal-bihalal sebagai bagian dari upaya memperat hubungan yang selama ini telah terjalin dengan baik dengan jajaran media massa. Direktur Utama KBN HM Sattar Taba dan Direktur Pengembangan, Rahayu A Junaedi menyempatkan berdialog dengan puluhan wartawan ibukota tentang perkembangan peru-

sahaan KBN terkini. Pada kesempatan tersebut, KBN melalui sekretaris perusahaan, Toha Muzaqi menegaskan keinginannya untuk terus mempererat tali silaturahmi dengan jajaran wartawan media massa sebagai bagian dari transparansi. : TIM


Seputar KBN

Wapres Kunker ke KBN “Berikan dukungan dan layanan yang terbaik kepada pelaku industri yang telah beroperasi.”

W

AKIL Presiden Jusuf Kalla mengimbau segenap jajaran pegawai PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Persero untuk memberikan pelayanan yang baik kepada yang memanfaatkan kawasan tersebut untuk menanamkan investasi. Industri sangat penting bagi perekonomian nasional. Bukan saja

I SEKPER^KBN

I TOTO^KBN

meningkatkan ekspor, tapi tentunya menyerap banyak tenaga kerja. “Karena itulah maka karyawankaryawan yang ada di KBN ini harus memberikan suatu dukungan dan juga layanan yang terbaik kepada yang memanfaatkan tempat ini,” kata Wapres dalam kunjungan kerjanya di kantor pusat KBN, beberapa waktu lalu. Wapres Jusuf Kalla didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan kunjungan kerja ke KBN untuk melihat secara langsung pengembangan bisnis di perusahaan yang mengelola kawasan industri tersebut. Kalla menjelaskan KBN seluas 600 hektare di Jakarta itu perlu dijaga dan bisnisnya dikembangkan. Wapres menjelaskan cara menjaganya yakni dengan menjaga industri

I MAY^KBN

yang telah beroperasi, serta menyediakan infrastruktur dan sistem yang baik untuk mendukung iklim usaha. “Kawasan itu penting karena suatu industri di negara-negara seperti kita perlu sinergi dan perlu adanya kawasan yang saling melengkapi,” ujar Kalla menjelaskan peran penting kawasan berikat. Direktur Utama PT KBN (Persero) HM Sattar Taba memberi paparan tentang perkembangan perusahaan dan rencana pengembangan bisnis ke depan. Dalam kunjungan itu Wapres meresmikan kantor Pusat PT KBN (Persero) yang baru dengan menandatangani prasasti. Kalla juga meresmikan Masjid Darussalam KBN yang berada di dalam komplek Kantor Pusat KBN. : TIM EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

|

23


:: Seputar KBN

I PT ADHI KARYA (PERSERO)

Sisi Darat Dermaga C-04 Selesai

P

Foto udara bagian sisi darat dermaga C-04 Marunda.

BUP yang baru dibentuk harus berpacu mengurus izin usahanya agar pekerjaan sisi laut segera dimulai.

EMBANGUNAN dermaga Marunda C-04 dari sisi daratan hampir mendekati penyelesaian. Konstruksi jalan dermaga sisi KBT (Kanal Banjir Timur) sepanjang 776 meter maupun dermaga dari sisi laut sepanjang 350 meter sudah tampak mulus. Tinggal sebagian kecil titik yang masih dalam proses penyelesaian akhir. Project Engineering Manager PT Adhi Karya (Tbk) di proyek C-04, Rinto Tampubolon, ketika ditemui di lokasi proyek menyebutkan pihaknya sudah membangun perkerasan belakang dermaga, pekerjaan drainase, back up area, dan perkerasan jalan akses belakang dermaga serta fabrikasi material precast (sheet pile, concrete spun pile, slab, beam dan tetrapod). Untuk seluruh pekerjaan yang berada di darat menurut Rinto Tampubolon dijadwalkan selesai pertengah Oktober 2019. Sebelumnya, ketika menerima kunjungan dewan komisaris KBN, Rinto mengungkapkan tentang keterlambatan pembentukan BUP (badan usaha pelabuhan) yang akan mengganggu jadwal penyelesaian pembangunan dermaga secara keseluruhan. Sebab, tanpa BUP tidak dimungkinkan untuk melakukan pekerjaan dari sisi laut. BUP sebelumnya memang ditargetkan selesai paling lambat pada November 2018, namun karena berbagai

24

|

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

kendala mengalami keterlambatan. Info terkini, pada September 2019, BUP sudah berdiri dan kini tengah melengkapi izin usahanya. Keterlambatan ini tentu akan berdampak pada jadwal pekerjaan pengerukan (dredging -8,00 LWS) dan juga sejumlah pekerjaan lain yang harus dilakukan lewat sisi laut dan membutuhkan perizinan BUP tersebut. Terseoknya urusan perizinan dikhawatirkan akan berimplikasi pada membengkaknya biaya, juga mengganggu jadwal penyelesaian dan beroperasi sebagaimana sudah dicanangkan sebelumnya. Itulah yang sebelumnya dipertanyakan jajaran komisaris dalam pertemuan dengan pihak Adhi Karya di lokasi proyek beberapa waktu lalu. Kepala Divisi Perencanaan dan Pengawasan PT KBN Persero, Lussi Erniawati menjelaskan PT KBN melalui anak perusahaan barunya, PT Marunda Bandar Indonesia (PT MBI) segera mengupayakan perizinan pada instansi-instansi terkait. Hal ini sangat penting agar pekerjaan di sisi laut secepatnya dapat berjalan sesuai rencana. Proyek Dermaga Marunda C-04 senilai Rp1,081 triliun dikerjakan oleh sinergi tiga BUMN, yakni PT Adhi Karya Tbk sebagai pelaksana dan PT Yodya Karya sebagai konsultan perencana serta PT Indra Karya (Persero) untuk konsultan manajemen konstruksi. Seluruh kebutuhan beton ready-mixed proyek ini dipercayakan kepada KBN Beton. Menurut rencana, KBN membangun dermaga multipurpose di Marunda Zona C-04 untuk mendukung pelabuhan Tanjung Priok. : MY


:: Seputar KBN

Komisaris KBN Kunjungan Kerja ke WTP & Dermaga C-04

Kunker Dekom KBN dan jajaran di proyek Dermaga C-04 Marunda. I MAY^KBN

Kunjungan untuk melihat apa saja masalah yang dihadapi di lapangan dan langkah apa untuk mencari solusinya.

D

EWAN Komisaris PT KBN Persero melakukan kunjungan kerja ke salah satu mitra penyedia air KBN, yakni PT Prisma Pusaka Artha Raya (PPAR) di Marunda, Selasa (2/7/2019). Kunjungan dilanjutkan dengan melihat dari dekat proses pembangunan dermaga yang berada di Marunda C-04. Kunjungan kerja yang dipimpin Komisaris Utama, Irjen (Pol) Purn Ngadino dengan didampingi anggota masing-masing Prof Ermaya S

dan Adjat serta komite audit dan staf untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif di lapangan. “Kunjungan ini untuk melihat langsung apa yang ada di lapangan, apa masalah yang dihadapi dan bagaimana dalam menentukan langkah ke depannya,� ujar Ketua Dewan Komisaris Ngadino di hadapan jajaran Direktur Utama Prisma Water (PPAR), Aulia R Putera dan sejumlah pejabat terkait dari KBN. Pada kesempatan tersebut, komisaris KBN mendapatkan penjelasan panjang-lebar dari manajemen PPAR tentang berbagai masalah produksi air bersih untuk industri di KBN dan berbagai langkah yang sudah dilakukan, termasuk tantangannya ke depan. Sementara dari SBU Air melengkapi dengan berbagai paparan terkait distribusi air dan upayanya untuk memenuhi kebutuhan

air untuk industri di kawasan Marunda dan sekitarnya. Dalam kunjungannya ke dermaga C-04, rombongan yang diterima Manajer Proyek Adhi Karya (Persero), Rinto mendapat penjelasan seputar perkembangan proyek dan permasalahan yang dihadapi di lapangan. Untuk diketahui, pelaksana konstruksi dermaga ini dikerjakan oleh Adhi Karya (Persero) dengan dukungan material beton dari anak usaha KBN, SBU Prima Beton. Pada kesempatan tersebut, komisaris KBN antara lain mendapat masukan tentang perpanjangan kontrak pekerjaan konstruksi yang sudah diteken untuk setahun ke depan dan pengerukan tahap I (-4,00 meter) serta rencana pekerjaan ikutan lainnya sampai berdirinya anak usaha baru Badan Usaha Pelabuhan (BUP). : MAY EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

|

25


:: Seputar KBN

RSU Pekerja Raih “Batang Emas” Kaizen Festival Nasional 2019

I DOK.RSU PEKERJA

Upaya terus berinovasi untuk perubahan berkesinambungan jajaran RSU Pekerja KBN mendapat apresiasi di tingkat nasional.

R

UMAH Sakit Umum Pekerja (RSUP) KBN meraih penghargaan “Batang Emas” untuk katagori “Perbaikan berkesinambungan” (continues improvement) pada Kaizen Festival Nasional (KFN) 2019 yang diadakan di Solo, awal September lalu. Tim RSUP KBN tampil gemilang lewat ide-ide yang dinilai inovatif di bidang penanganan ICU (intensive care unit). Kaizen Festival sendiri merupakan ajang tahunan bagi pencarian ide-ide baru untuk perubahan layanan medis yang diikuti ratusan rumah sakit di seluruh Indonesia. Meski penghargaan “Batang Emas” untuk RSU Pekerja belum masuk katagori yang terbaik, namun prestasi yang diperoleh tersebut cukup membanggakan segenap jajaran RSU Pekerja. Terlebih RSUP baru kali pertama mengikuti ajang festival tersebut. Pada festival yang diprakarsai RS Pelni itu, tim RSU Pekerja membawa inovasi baru untuk antisipasi pasien ICU yang harus terlentang tiduran saja, sementara kesadarannya biasanya menurun. Pada kasus seperti ini biasanya akan timbul luka atau lecet di area tertentu. Untuk menghindari pasien lecet biasanya dengan penanganan dengan alat bantu berupa kasur decubitus. Untuk mencari alternatif pengganti decubitus yang selain harganya relatif mahal dan menyiasati kondisi darurat, tim kaizen RSU Pekerja mencari pengganti sejenis yang lebih murah dan mudah didapatkan. Inovasi baru yang dihadirkan berupa balon-balon karet tangan yang ditem-

26

|

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

Tim kaizen RSU Pekerja KBN berfoto bersama direksi di KFN 2019.

patkan di daerah-daerah tertentu yang berpotensi menimbulkan lecet ternyata dapat menggantikan kasur decubitus. Inovasi ini menciptakan penghematan biaya penanganan dari Rp60.000 menjadi hanya Rp11.000. Inilah yang mungkin jadi nilai tambah dan mendapat apresiasi tinggi dewan juri di Kaizen Festival di Solo tersebut. Bagi RSUP KBN sendiri, menurut Dirut RSU Pekerja dr Merty Supriharti, manajemen perubahan asal Jepang ini sudah mulai diterapkan sejak 2019. Seperti yang telah dilakukan di RS Pelni, dari 11 unit layanan yang ada di RSU Pekerja, masing-masing unit kerja dipacu untuk selalu mengidentifikasi masalah yang ada di unit masing-masing, lalu harus mencari ide-ide baru bagi pencarian solusi yang lebih baik. Perubahan ke arah yang lebih baik ini tak selalu dengan perubahan yang drastis, tapi sedikit demi sedikit pun tak jadi masalah. Yang terpenting ada perubahan ke arah yang lebih baik, dari sisi waktu, biaya, pelayanan. “Waktu tunggu pasien pasien yang misalnya awalnya perlu waktu 1112 menit dan sekarang menjadi 10 menit itu pun harus diapresiasi. Sebab, efisiensi itu bukan hanya dari faktor biaya, tapi juga waktu dan bisa kualitas layanan. Yang penting tidak puas sampai di situ dan harus mencoba menjadi

lebih baik lagi,” kata dr Merty. Dalam penerapan kaizen ini, jangan sampai ada pernyataan dari para pegawai di masing-masing unit menyebut tidak ada masalah. “Suatu kali unit tertentu bilang tidak ada masalah, saya yakin di situ justru banyak masalah,” katanya. Keterlibatan RSU Pekerja di Kaizen Festival ini bukan saja bisa unjuk kebolehan lewat inovasi-inovasi baru, tapi juga bisa sekaligus mengadopsi ide-ide baru dari rumah sakit lain yang dirasa berguna dalam upaya perbaikan layanan untuk pasien. Salah satunya yang akan diaplikasikan RSUP KBN menurut dr Merty adalah tentang surveillance Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) di setiap unit yang dinilai lebih cepat. Dengan sistem temuan baru ini akan memudahkan pihak terkait dalam menentukan langkah atau atau tindakan. Yang pasti dengan terus aktif dalam event-event inovatif seperti Kaizen Festival ini, RSU Pekerja KBN akan selalu update dalam inovasi kesehatan dan pelayanan. Tentu dampak paling nyata dari semua ini bisa dirasakan dalam pelayanan yang tentunya akan lebih baik, dan lebih baik lagi di masa depan. : TITOK MS


:: Seputar KBN

KBN – Pelabuhan Rotterdam Teken MoU Kerjasama I MAY^KBN

[

KBN yang tengah berupaya menggaet investor-investor China untuk mengembangkan kawasan Takalar sebagai kawasan industri yang terintegrasi dengan kepelabuhanan dilihat KPAII sebagai perusahaan yang cocok bergandengan tangan dengan PT Pelabuhan Rotterdam Indonesia dan kemudian mempertemukan dalam bentuk kerjasama bisnis. Direktur Pengembangan PT KBN Persero, Rahayu Ahmad Junaedi usai penandatanganan MoU menjelaskan, kerjasama ini begitu penting mengingat KBN tengah mengembangkan kawasan industri di Takalar. Penandatangan Pada tahap MoU antara PT awal menuKBN (Persero) - PT rut Rahayu Pelabuhan Rotterdam Indonesia. A Junaedi, kerjasama dengan Pelabuhan Rotterdam terkait studi-studi dengan isu-isu kawasan industri yang terintegrasi dengan pelabuhan di Takalar, Sulsel. Setelah itu para pegawai KBN juga diikutsertakan dalam pelatihan-pelatihan dengan Pelabuhan Rotterdam. Tujuan akhir dari kerjasama tersebut tentulah pengembangan industrial park yang terintegrasi dengan pelabuhan di Takalar. PT Pelabuhan Rotterdam Indonesia menurut salah satu direkturnya, Andre Toet, telah berpengalaman mengembangkan industrial park yang terintegrasi dengan pelabuhan. Di Indonesia, PT Pelabuhan Rotterdam juga telah menjalin kerjasama pengembangan kawasan industri dan pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatera Utara. Bekerjasama dengan Dirjen Perhubungan Laut, pihaknya tengah melakukan studi kelayakan bagi pembangunan pelabuhan Kuala Tanjung II, Sumut. “Dengan MoU ini kita ingin KBN bisa membangun sebuah kerjasama tingkat internasional bagi pengembangan industrial park di Takalar,� kata Rahayu A Junaedi.

Kerjasama ini untuk membangun sebuah kerjasama tingkat internasional bagi pengembangan industrial park yang terintegrasi dengan pelabuhan Takalar.

P

T Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Persero dan PT Pelabuhan Rotterdam Indonesia sepakat menjalin kerjasama. Kesepakatan tersebut tertuang dalam MoU (Memorandum of Understanding) yang diteken Direktur Pengembangan KBN Rahayu Ahmad Junaedi dan Andre Toet, Direktur PT Pelabuhan Rotterdam Indonesia. Penandatanganan yang berlangsung di Kementerian Perindustrian tersebut, Kamis (19/9) disaksikan Direktur Jendral Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII), Doddy Rahadi. Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional merupakan institusi yang bertugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang ketahanan industri, iklim usaha, fasilitas industri, percepatan penyebaran dan pemerataan pembangunan industri, serta akses industri internasional.

: MAY EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

|

27


:: Seputar KBN

GUDANG MULTIGUNA PILIHAN BARU GUDANG FUNGSIONAL DENGAN UKURAN YANG SESUAI KEBUTUHAN ANDA HUBUNGI PEMASARAN PT KBN PERSERO

021-44820909 Ext. 1221, 1224, 1229

28

|

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019


:: Seputar KBN

KBN Terima Mahasiswa Program Magang Bersertifikat I MAY^KBN

Serah terima mahasiswa magang baru dan pelepasan alumni.

Setelah ikut magang, tugas akhir mahasiswa biasanya sudah seperti pegawai yang sesungguhnya.

D

ALAM upaya turut mendukung program peningkatan mutu lulusan perguruan tinggi, PT KBN kembali menerima 17 mahasiswa peserta program PMMB (Program Magang Mahasiswa Bersertifikat) baru. Mereka mendapat kesempatan untuk praktik magang di unit-unit kerja yang sesuai jurusan atau fakultas mahasiswa selama 6 bulan ke depan. Penerimaan peserta baru PMBB dilakukan di kantor pusat KBN Pusat, Kamis (5/9/2010) oleh perwakilan 9 kampus asal 17 mahasiswa PMMB baru tersebut menempuh studi, dan diterima oleh Direktur Keuangan PT KBN Persero, Daly Mulyana. Dari 17 mahasiswa baru PMMB tersebut berasal dari 9 perguruan tinggi, bukan saja di Jawa tapi juga

luar Jawa dari berbagai jurusan yang terkait dengan lini bisnis KBN. Masing-masing berasal dari London School of Public Relations (LSPR) Jakarta, Politeknik Pos Indonesia, UIN Jakarta, Universitas Islam Malang, Politeknik APP Jakarta, Politeknik Negeri Bali, Bina Insani dan STIAMI Jakarta. Pada saat bersamaan KBN juga melepas 12 mahasiswa PMMB tahap I yang sudah melakukan magang selama 6 bulan. Pelepasan alumni ditandai dengan penyerahan sertifikat magang oleh Dirkeu KBN Daly Mulyana kepada 12 mahasiswa tersebut. “Kami mengharapkan semoga sertifikat ini berguna bagi masa depan mahasiswa PMMB ini. Minimal untuk tahap awal bisa jadi lampiran saat melamar pekerjaan,” harap Direktur Keuangan KBN, Daly Mulyana kepada para alumni dan pembimbing dari 6 kampus asal mahasiswa tersebut. Perwakilan mahasiswa yang baru menyelesaikan magang menyatakan rasa terima kasihnya telah mendapat kesempatan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah di dunia kerja. Mereka mengaku telah mendapat pengalaman yang sangat

berharga yang diharapkan bisa jadi bekal dalam memasuki dunia kerja. Wakil Direktur III (Bidang Kemahasiswaan) Politeknik Pos Indonesia, Hilman Setiadi, SE, S.Pd, MT mewakili pihak kampus menyatakan rasa terima kasih yang tak terhingga para mahasiswa peserta PMMB telah mendapat kesempatan magang di KBN. “Manfaat dari magang jelas sekali. Paling tidak sekarang kalau mahasiswa yang telah magang bikin tugas akhir presentasi, pengetahuannya sudah cukup luas, malah sudah seperti pegawai beneran,” kata Hilman Setiadi. Soal kendala, Hilman Setiadi mengakuinya, khususnya bagi mahasiswa yang sedang tugas akhir. Hal ini karena magang harus dilakukan di tempat jauh dan harus aktif setiap hari mengakibatkan komunikasi dengan pembimbing tugas akhir tak bisa intens. Ini yang mungkin ke depan perlu diperbaiki bersama dengan bidang kurikulum di kampus tempat mahasiswa belajar. Tentang keinginan agar KBN mengadakan perekrutan karyawan magang, Dirkeu Daly Mulyana mengharapkan agar mahasiswa mengikuti mekanisme yang sudah diatur Forum Human Capital (FHC) BUMN. FHC terdiri dari para pengambil keputusan tentang SDM dari semua BUMN. Tiap tahun FHC selalu mencari generasi terbaik bangsa untuk direkrut sebagai pegawai BUMN. Tahun 2019 ini misalnya ada sekitar 900.000-an tenaga muda melamar secara online. Dari jumlah tersebut, setelah melalui beberapa rangkaian proses seleksi yang sangat ketat akhirnya terpilih sebanyak 3.500 pelamar. Mereka ini nantinya ditempatkan di sejumlah BUMN sesuai kebutuhan dari masingmasing perusahaan. : MAY EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 | KBN

|

29


:: Seputar KBN

Pelepasan 24 Pegawai Purnabakti

Di antara para pegawai KBN yang purna bakti dari berbagai unit kerja dan jabatan menyempatkan diri berfoto bersama usai mengikuti upacara HUT ke-33 KBN di halaman kantor pusat.

[

D

IREKTUR Utama PT KBN Persero, HM Sattar Taba melepas 24 pegawai KBN yang telah memasuki masa purna bakti. Pelepasan secara resmi dirangkaikan dalam peringatan HUT Ke-33 PT KBN Persero, 28 Juni 2019. Para pegawai purna bakti atau keluarga yang mewakili dilibatkan dalam upacara khusus memperingati ulang tahun tersebut. Pada momen tersebut, direksi menyerahkan tanda tenang-kenangan berupa perhiasan emas. Dari 24 pegawai tersebut mulai dari staf sampai level pejabat tertinggi atau selevel kepala divisi. Sebagian besar pegawai memang purnabakti karena telah menginjak usia 56 tahun, yakni batas usia

30

|

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

pensiun, tapi sebagian lagi karena meninggal dunia ataupun mendapat penugasan di tempat lain sebagai direksi. Direktur Utama KBN HM Sattar Taba pada kesempatan itu atas nama perusahaan menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras selama ini turut menjadikan KBN sebagai perusahaan yang makin besar dan membanggakan. Dirut tetap meminta doa dari keluarga besar pegawai pensiun untuk mendoakan agar KBN semakin maju. Sebelum memasuki masa purna tugas, setiap pegawai sudah mengikuti pembekalan yang diadakan bagian SDM perusahaan. Pembekalan mulai dari sisi mental dan pengetahuan usaha yang diharapkan bisa jadi bekal di kemudian hari.

I MAY^KBN

MEREKA YANG MEMASUKI PURNA TUGAS;

Divisi Manajemen Operasional; Safrizal Divisi SDM & Umum; Luthfi Djoko Djumeno, Darkum Divisi Pemasaran & Pelayanan; Susy Mahdewi. Divisi SPI; Aang Muharam, Rosmaida Divisi Perencanaan & Pengawasan; Wasman Sekretaris Perusahaan; Makmun. SBU Pelayanan Logistik; Nata, Abdurrahman, Sughaib, Syafei, Mohamad. SBU Kawasan Cakung; Erwin Satria Nugraha, Hadi Sutrisno, Andrianus Budi Wibowo, Rusdi SBU Kepelabuhanan; Suyono SBU Manajemen Properti Non Industri; Irwan Hafil SBU Priok Marunda; Somad, Purwiastuti, Asmad, Sumariyo Munandar, Iwan. : MAY/SDM & UMUM


:: Seputar KBN

Kejaksaan Agung Bersama KBN Gelar Penerangan Hukum

K

EJAKSAAN Agung Republik Indonesia bekerja sama dengan PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) menyelenggarakan acara Penerangan Hukum dengan tema “Merajut Asa dan Karya bersama Kejaksaan Hadir untuk Negeri” yang berlangsung di Hotel Harris Kelapa Gading Jakarta, (30/7/2019). Sosialisasi hukum ini diikuti segenap komisaris dan direksi, pejabat menengah dan eselon I di lingkungan PT KBN dan para direksi serta pejabat di lingkungan BUMN Kawasan Industri. Antara KBN dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta sendiri selama ini telah mengadakan kerjasama yang dituangkan dalam bentuk Kesepakatan Bersama (Memorandum of Understanding/MoU). Direktur Utama PT KBN (Persero) HM Sattar Taba pada kata sambutannya menyebut kegiatan bersama Kejagung RI - KBN ini sangat penting sebagai bekal pengetahuan bagi para pimpinan BUMN bidang kawasan industri. “Kita butuh bimbingan pengetahuan terkait perdata dan pidana

Tukar-menukar piagam antara KBN dan Kejaksaan Agung usai acara penerangan hukum.

I TITOK^KBN

dari Kejaksaan Agung, karena pejabat BUMN ini termasuk penyelenggara negara,” kata Sattar Taba. Tampil sebagai pembicara Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, B. Maria E.E, SH, MH dan Erny Veronica Maramba, SH., M.Hum yang merupakan jaksa yang bertugas di Kejaksaan Agung RI. Keduanya membahas tentang berbagai persoalan hukum, baik pidana maupun perdata, khususnya yang terkait dengan BUMN/ BUMD. Pokok bahasan yang menarik ini membuat pada sesi tanya-jawab pembicara mendapatkan pertanyaan yang bertubitubi dari peserta. Pertanyaan mulai soal posisi direksi dan komisaris BUMN sebagai penyelenggara negara, anak usaha BUMN yang masuk pengawasan negara, masalah PPTI, penyele-

Tukar-menukar piagam dan cindera mata antara KBN dan Kejaksaan Agung.

[

Penerangan hukum ini begitu penting sebagai bekal pengetahuan hukum bagi para pimpinan BUMN kawasan industri.

saian sengketa pidana dan perdata, holding dan masalah lainnya, khususnya yang terkait dengan lingkup bisnis BUMN Kawasan Industri. Terkait dengan sengketa tentang Perjanjian Penggunaan Tanah Industri (PPTI) yang sering bermasalah, B. Maria EE menyarankan agar dalam membuat perjanjian PPTI pengelola kawasan industri untuk menyebutkan segala sesuatunya secara detail berupa butir perjanjian. Ini penting agar di kemudian hari tidak timbul masalah yang bisa merugikan para pihak.

: MAY EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

|

31


:: Seputar KBN

PENANDATANGANAN PAKTA INTEGRITAS

Jajaran KBN Harus Jauhi Korupsi

I MAY^KBN

Semua harus yakin KBN bisa bangkit, berkembang, kalau semua punya komitmen yang sama untuk menghindari korupsi.

S

32

|

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

[

EBANYAK 185 pejabat di lingkungan PT KBN Persero selama 2019 ini telah menandatangani pakta integritas pemberantasan korupsi di kantor pusat KBN. Pertama sebanyak 150 pegawai pada awal April 2019 dan yang kedua Juli 2019 sebanyak 35 pegawai yang baru diangkat. Penandatanganan pakta “No Korupsi” ini disaksikan langsung jajaran direksi PT KBN. KBN merespon kasus OTT (operasi tangkap tangan) KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) terhadap sejumlah petinggi BUMN. Sebagai badan usaha negara, KBN mengambil momentum tersebut untuk ikut mendukung upaya pemberantasan korupsi. Direktur Keuangan KBN, Daly Mulyana menyebutkan, langkah ini sebenarnya bukan yang pertama. Sebelumnya, pada pengangkatan pejabat baru beberapa tahun lalu sudah dilakukan. Selain pelantikan, pada saat yang sama ditandatangani pakta integritas anti korupsi. Namun, kali ini semua pejabat lama dan baru secara bersama-sama kembali menandatangani pakta integritas. Pimpinan KBN dalam rapatnya beberapa waktu lalu menurut Dirkeu memandang perlu dilakukan upaya preventif bagi segenap jajaran KBN untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang mengarah pada korupsi. “Diawali dari beberapa kasus OTT (operasi tangkap tangan, red.) KPK yang terakhir menimpa dua BUMN,

Penandatangan pakta integritas pemangku jabatan KBN yang pertama (atas) dan yang kedua (bawah).

I TOK^KBN

KBN berharap kejadian serupa tidak terjadi di KBN,” kata Dirkeu KBN, Daly Mulyana. Dirkeu berharap, KBN sebagai salah satu BUMN jangan sampai dianggap sebagai perusahaan yang tidak ‘bersih’. Dengan penandatanganan pakta integritas, bila di kemudian hari sampai kejadian yang tak diinginkan terjadi, ada bukti hitam di atas putih yang bersangkutan telah melanggar komitmen yang telah ditandatangani di mana masing-masing jelas sanksinya. Dirkeu berharap, jangan sampai korupsi terjadi di KBN. Karena bukan saja akan membawa aib bagi institusi, tapi juga memalukan pribadi, keluarga, dan lingkungan. Sementara itu Direktur Pengembangan, Rahayu Ahmad Junaedi meminta para pejabat yang telah

menandatangani pakta integritas untuk mensosialisasikan pada para pelaksana yang dipimpinnya. “Tolong yakinkan anak buah untuk menjauhi penyakit korupsi. Jangan anggap enteng penyakit korporasi ini. Kita yakin KBN bisa bangkit, berkembang, kalau semua punya komitmen yang sama untuk menghindari korupsi,” kata Dirbang. Kasus korupsi lewat OTT di BUMN akhir-akhir ini, lanjut Dirbang, tak lepas dari lemahnya pengawasan terhadap anak buah. Para pelaksana di lapangan paling rentan tergoda oleh korupsi. Ini yang perlu jadi perhatian para pemangku jabatan untuk mengawasi pelaksana di lapangan sebaik mungkin. : MAY


:: Seputar KBN

Peserta sedang melihat-lihat fasilitas persalinan di RSUP KBN.

60 Perusahaan Ikut Tour Hospital RSU Pekerja Tour hospital untuk memberi kesempatan kepada peserta tour melihat dari dekat sejauh mana kemajuan pelayanan kesehatan yang kini diberikan RSU Pekerja.

R

SU Pekerja KBN menggelar sosialisasi bagi para pengambil keputusan di bidang manajemen SDM lewat gelaran bertajuk “HR Meets: Build Greet Performance Through Health Employee” yang berlangsung di aula Lt 8 RSUP Pekerja, (14/08/2019). Sebanyak 60 perusahaan di ring 1 RSU Pekerja KBN, mulai dari Kelapa Gading, Cilincing, Cakung, dan Tanjung Priok ambil bagian. Dengan mengikuti kegiatan ini, mereka yang kebanyakan datang dari para pengambil keputusan di bidang SDM, mendapat pengetahuan baru tentang kesehatan tenaga kerja. Sebelum mengikuti dialog interaktif, para peserta diajak berkeliling rumah sakit. Tour hospital ini sebenarnya untuk memberi kesempatan kepada peserta melihat dari dekat

sejauh mana kemajuan yang dicapai RSU Pekerja beserta fasilitas dan layanan yang siap diberikan kepada masyarakat sekitar. Pada kesempatan tersebut, rombongan mendapat kesempatan melihat fasilitas yang tersedia di setiap lantai. Mulai dari ICU, rawat inap, persalinan, layanan dokter, dan lain sebagainya. Para peserta bisa melihat dari dekat peralatan yang tersedia di RSU Pekerja, mulai dari mammografi, CT-scan, rontgen, dan lainnya. Undangan dengan leluasa bisa bertanya kepada petugas terkait tentang pelayanan yang ada di setiap unit. Seperti ketika melihat-lihat ruang bersalin, para peserta mendapat penjelasan yang begitu rinci tentang kesiapan RSU Pekerja memberi layanan persalinan. Di unit ini, para pegawai akan bisa memanfaatkan BPJS Kesehatan atau jaminan perusahaan. Didukung dokter spesialis bedah dan juga ginekologi, RSU Pekerja siap melayani pasien setiap saat, dokter juga siaga on call 24 jam. Direktur Utama RSU Pekerja KBN, dr Merty Supriharti menyebut tour hospital merupakan bagian dari

upaya memperkenalkan pelayanan yang ada di RSU Pekerja yang diharapkan akan semakin lengkap dalam waktu-waktu mendatang. Tour hospital merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya RSU Pekerja pernah mengajak para bidan di Jakarta Utara, utamanya yang bertugas di Kecamatan Cilincing dan sekitarnya untuk melihat dari dekat keberadaan RSU Pekerja KBN, khususnya dalam ikut menurunkan kematian ibu dan anak saat persalinan. Salah seorang manajer SDM sebuah perusahaan konstruksi di kawasan Cakung yang ikut dalam tour ini mengaku senang bisa melihat dari dekat RSU Pekerja KBN. Ia sempat kaget melihat fasilitas gedung dan layanan yang dimiliki RSU Pekerja yang menurutnya cukup lengkap dan modern seperti yang dimiliki seperti rumah sakit besar kelas B. Dengan dukungan manajemen RS Pelni yang dikenal bagus, ia yakin RSU Pekerja ke depan akan jadi rumah sakit kebanggaan masyarakat Jakarta Utara dan sekitarnya. Dirut RSU Pekerja kepada peserta menyebut tengah menyiapkan dua layanan baru yakni hemodialisa (cuci darah) dan rehabilitasi medik yang dalam waktu dekat segera beroperasi. Usai tour hospital, para peserta mengikuti talkshow yang diikuti ratusan peserta. Acara ini menghadirkan tiga pembicara utama yang sesuai tema semua bicara yang terkait dengan kesehatan tenaga kerja. Para pembicara yang terlibat adalah; dr Felix Satria, Sp.PD mengupas tentang “Hipertensi di Lapangan Kerja”, dr Erlangga Samoedro, Sp.P(K) yang mengurai tentang “Penyakit Paru Akibat Kerja”, dan ketiga dr Mana Rizal A. Hakim yang secara khusus bicara tentang “Total Health Solution AdMedika RSU Pekerja”. “Kami berharap dengan mengikuti acara ini peserta dapat nilai tambah tentang pengetahuan kesehatan, khususnya terkait dengan kesehatan kerja,” kata dr Merty Supriharti. : MY EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

|

33


Peserta dan mentor berfoto bersama di depan kampus.

Karyawan KBN Digembleng di Kampus Astha Hannas

P

ULUHAN karyawan PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) mengikuti pelatihan Bela Negara dan materi Revolusi Mental di kampus Astha Hannas, Subang, Jawa Barat, pada 24-27 April 2019.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pelatihan dan pendidikan bagi karyawan perseroan. Hadir dalam kegiatan tersebut Komisaris PT KBN (Persero) Prof DR Ermaya, Direktur Keuangan PT KBN (Persero) Daly Mulyana, dan Kepala Bagian SDM PT KBN

(Persero) Djoko Triyono. Pelatihan selama empat hari tersebut mencakup materi revolusi mental, out bond, sholat berjamaah, dan senam pagi.

: SEKPER

Kementerian Perindustrian Republik Indonesia telah menetapkan PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) sebagai kawasan Obyek Vital Nasional (OVN) kategori kawasan industri. Dengan predikat ini tentu semakin memberikan jaminan kenyamanan berinvestasi dari berbagai ancaman dan gangguan keamanan. Segera bergabung bersama ratusan investor lain yang telah menjadi bagian dari PT KBN (Persero).

PT KAWASAN BERIKAT NUSANTARA (PERSERO) EXPORT PROCESSING ZONE

34

|

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

I SEKPER^KBN

:: Seputar KBN


:: Seputar KBN

RSU Pekerja Akan Buka Layanan Hemodialisa & Rehab Medik I MAY^KBN

Penambahan fasilitas ini merupakan bagian dari program RSU Pekerja dalam upaya memenuhi semaksimal mungkin harapan masyarakat sekitar akan pelayanan kesehatan.

RSU Pekerja KBN

R

UMAH Sakit Umum Pekerja (RSUP) KBN semakin lengkap melayani masyarakat. Dalam waktu dekat, RSU Pekerja menghadirkan peralatan cuci ginjal (hemodialisa/HD) dan rehabilitasi medik (remed). Semua fasilitas itu diadakan menurut Direktur Utama RSU Pekerja dr Merty Supriharti semata-mata untuk memenuhi tuntutan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang lebih baik di RSU Pekerja. Semula ditargetkan pada awal Septembe sudah terpasang dan siap operasi, namun ternyata ada sedikit kendala, sehingga sedikit tertunda peluncurannya. Namun, secara umum tidak ada masalah berarti. Untuk mendukung peralatan

hemodialisa (HD), RSU Pekerja telah mengantongi izin dari Pernefri (Persatuan Nefrologi Indonesia) sekaligus menyiapkan dua dokter yang ahli HD, satu dokter spesialis penyakit dalam berpengalaman di RS Pelni dan satu lagi dokter umum dengan sertifikasi Pernefri. Selama ini menurut Dirut RSU Pekerja, sebagian masyarakat yang anggota keluarganya yang mengalami gagal ginjal menanyakan kapan RSU Pekerja akan punya peralatan HD. Pertanyaan itu menantang RSU Pekerja untuk menghadirkannya. Dengan kerjasama pihak ketiga, sekarang instalasi HD untuk pasien yang ingin cuci darah sudah siap difungsikan. Masyarakat yang berkepentingan dengan rehabilitasi medik juga meng-

inginkan RSU Pekerja juga menyiapkan unit rehabilitasi medik. Hanya menunggu beberapa bulan, unit ini terealisasi dan yang menggembirakan layanan baru ini bisa menggunakan kartu BPJS Kesehatan. Berbagai pelayanan disiapkan di unit ini. Mulai dari fisioterapi, peralatan ultrasound untuk mengatasi nyeri otot, infrared untuk rasa pegal-pegal, ataupun masalah saraf dan ortopedi. Meskipun pasien unit ini biasanya hanya rawat jalan, namun melihat animo masyarakat akan pelayanan rehabilitasi medik dalam waktu dekat kapasitasnya akan cepat terpenuhi. Dirut RSU Pekerja yakin kalau kapasitas di unit ini terpenuhi secara otomatis langsung menaikkan tingkat kunjungan rumah sakit. Penambahan fasilitas merupakan bagian dari program RSU Pekerja dalam upaya memenuhi semaksimal mungkin harapan masyarakat sekitar dengan tidak mengabaikan layananlayanan lain yang sebelumnya sudah tersedia. Untuk diketahui bersama, meski masih mengantungi izin rumah sakit tipe C, namun sebagian kalangan masyarakat menyebut RSU Pekerja punya nilai plus karena kelengkapan dan kecanggihan peralatan medis yang tersedia. Seperti tersedianya CT Scan 64 slice (kebanyakan RS setipe baru 16 slice), CT Scan jantung, Calsium core (untuk mengukur kadar Kalsium darah), dan mammografi (rumah sakit tipe C lain jarang tersedia). Rencana ke depan RSU Pekerja akan dilengkapi dengan peralatan echo, yakni alat pendeteksi jantung yang belakangan banyak digunakan di poli jantung. Penambahan fasilitas baru untuk para penderita jantung ini tentu ujungnya untuk melayani kesehatan masyarakat sekitar yang lebih baik. : MAY EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

|

35


:: Seputar KBN

KBN Siap Masuk ke Era Digital 4.0 Lewat Penerapan Sistem ERP [ Penandatanganan nota kesepahaman sistem ERP KBN - Telkom.

I MAY^KBN

Dengan sistem ini diharapkan akan memperbaiki sistem internal dan transparansi dari laporan keuangan maupun sistem kontrak kerjasama di KBN.

B

ERTEPATAN HUTnya yang ke-33, jajaran KBN mencanangkan rencana ekspansi dan masuk ke era digital lewat penerapan sistem ERP (Enterprise Resource Planning). Terkait ekspansi usaha, Dirut KBN HM Sattar Taba dalam pidato upacara ulang tahun di halaman kantor KBN, Jumat (28/6) menye-

36

|

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

but kini tengah menyiapkan pengembangan tersebut ke Takalar (Sulsel) dan Patimban, Subang (Jabar). “Untuk perluasan perusahaan di Talakar, Sulawesi Selatan kami sedang melakukan kerjasama dengan perusahaan dari Tiongkok,” jelas Dirut KBN kepada wartawan. Saat ini, lanjut HM Sattar Taba, pihaknya sedang menyelesaikan dokumen pertanahan untuk lahan yang dibutuhkan seluas 4.500 ha. KBN juga sedang memproses pengurusan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) atas nama Pemda Sulawesi Selatan dan Kabupaten Takalar dengan Hak Guna Bangunan (HGB) atas nama PT KBN (Persero). Selain itu saat ini juga sedang dijajaki kerjasama pembukaan kilang minyak melalui sinergi BUMN. Sementara itu pada kesempatan terpisah, Direktur Pengembangan KBN, Rahayu Ahmad Junaedi berkomitmen meningkatkan sistem industri ke era digital 4.0 dengan menerapkan sistim Enterprise Resource Planning (ERP). Komitmen itu

ditandai dengan penandatanganan bersama antara KBN dan pejabat Telkom Indonesia, Jumat (28/6). “Seperti tema yang sengaja kami angkat pada HUT Ke-33 ini “Menuju Smart Industrial 4.0” ini merupakan salah satu upaya kami dalam menghadapi industry digital 4.0 yakni dengan meluncurkan sistem database ERP,” kata Rahayu A Junaedi. Dengan sistem ini diharapkan akan memperbaiki sistem internal dan transparansi dari laporan keuangan maupun sistem kontrak kerjasama di KBN. “Paling tidak semua data nantinya akan tersimpan dengan baik dalam sistem," ujar Dirbang. Pada kesempatan tersebut, Direktur Pengembangan KBN juga telah mengukuhkan sejumlah personel yang akan terlibat dalam program ERP ini. : MAY


:: Seputar KBN

I SEKPER^KBN

[

KBN Raih ‘Turn-Round Strategy’ BUMN Track 2019 Penghargaan kategori khusus ini diberikan kepada KBN karena perusahaan dinilai telah mampu keluar dari krisis lewat aksi bisnisnya.

K

BN kembali mendapat apresiasi publik di ajang Anugerah BUMN Track 2019 dengan meraih penghargaan bergengsi “Turnround Strategy”. Penghargaan kategori khusus ini merupakan prestasi baru bagi KBN yang sebelumnya juga meraih predikat sebagai perusahaan yang mampu keluar dari krisis lewat aksi bisnisnya. Penghargaan ini menurut penilaian Dewan Juri, karena PT KBN (Persero) mampu mentransformasikan diri dari strategi lama sebagai penguasa lahan menjadi pengelola lahan. Ketua Dewan Juri Anugerah BUMN 2019, Tanri Abeng menjelaskan

bahwa KBN telah melalui tiga tahapan proses seleksi sebelum meraih penghargaan tersebut. Diawali seleksi kuesioner, dilanjutkan dengan wawancara pendalaman materi kuisioner di hadapan Dewan Juri dan berakhir dengan proses wawancara Direksi. Seleksi administrasi hingga penilaian akhir langsung ditangani oleh Tanri Abeng bersama dewan juri profesional seperti akademisi Universitas Indonesia Toto Pranoto, Direktur Eksekutif INDEF Eny Sri Hartati, Direktur Eksekutif PPM Manajemen Bramantyo Djohanputro dan lain-lain. Berbeda dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, penilaian pemenang pada tahun ini tidak lagi memisahkan kategori BUMN dan Anak Perusahaan BUMN, maupun BUMN Tbk dan Non Tbk,. Kategori pemenang hanya dibagi atas dua kategori utama, yakni Big Corporate sebagai perusahaan dengan revenue di atas Rp3 triliun dan Emerging Corporate yakni perusahaan dengan revenue di bawah Rp3 trilun. PT KBN (Persero) masuk katagori Emerging

Mantan Meneg BUMN Tanri Abang menyerahkan Anugerah BUMN Track 2019 kategori “TurnRound Strategy” kepada Direktur Pengembangan KBN, Rahayu A. Junaedi

Corporate. Dari 90 peserta, sebanyak 30 BUMN kategori Big Corporate dan 45 BUMN Emerging Corporate mengikuti tahap final penjurian. Direktur Utama PT KBN (Persero) HM Sattar Taba bersyukur atas diraihnya penghargaan ini. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Komisaris, Direksi, Manajemen dan Karyawan KBN yang telah bekerja solid menjalankan trasformasi perusahaan. ”Penghargaan ini merupakan pengakuan atas hasil kerja seluruh jajaran perusahaan,” kata Sattar Taba yang pada malam penganugerahan tidak bisa hadir karena ada agenda perusahaan yang tidak bisa ditinggalkan di luar Jakarta. Direktur Pengembangan PT KBN (Persero) Rahayu Ahmad Junaedi mengatakan, penghargaan Anugerah BUMN 2019 untuk kategori BUMN Turn-around Strategy menjadi pelecut bagi KBN untuk terus bertransformasi sebagai BUMN pengelola lahan. ”Dewan Juri Anugerah BUMN 2019 ini berbobot semua, dan mereka memberikan apresiasi tinggi atas apa yang sudah dilakukan KBN,” kata Rahayu Ahmad Junaedi usai menerima penghargaan. Malam penganugerahan itu dihadiri oleh Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil dan Menteri Informatika, Rudiantara. : TIM/SEKPER KBN EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

|

37


Menuju

232

VISI PERUSAHAAN Menjadi kawasan industri yang terintegrasi dengan pelabuhan, berwawasan lingkungan dan bertaraf internasional.

MISI PERUSAHAAN 1. PT KBN (Persero) selaku BUMN mewujudkan manajemen berstandar internasional dengan menjunjung tinggi etika bisnis dan semangat kebersamaan, serta bertindak proaktif, efisien, dan inovatif dalam setiap karya. 2. Mempertahankan dan menunjang Sistem Logistik Nasional (SISLOGNAS) berupa tersedianya sarana logistik, pergudangan, dan penyediaan lahan. 3. Mengelola Dermaga Multi Purpose dan Dermaga untuk Lokal dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi regional dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). 4. Mendorong pengembangan industri padat modal dan tepat guna sesuai ISO 14001. 5. Memperdayakan dan mensinergikan unit-unit usaha strategik untuk meningkatkan nilai tambah secara berkesinambungan. 6. Mengembangkan komitmen terhadap peningkatan kesejahteraan pemangku kepentingan (stakeholders), terutama pemegang saham, karyawan, dan masyarakat sekitar. 38

|

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019


:: Seputar KBN

:: HUT KE-33 PT KBN

Direksi Beberkan Capaian Korporasi & Rencana Ekspansi

I MAY^KBN

Meraih laba yang menggembirakan, KBN akan melakukan ekspansi bisnis ke luar Jakarta.

P

ERINGATAN HUT Ke33 PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) (PT KBN) diperingati dengan menggelar upacara bendera di kantor pusat KBN Jakarta, (28/6/2019). Dalam kesempatan ini, Direktur Utama PT KBN HM Sattar Taba menyampaikan beberapa capaian yang telah dicapai oleh perusahaan yang dipimpinnya. Dirut KBN dalam kata sambutannya antara lain membeberkan bila pada tahun 2018 berhasil meraup laba Rp149,784 miliar dengan posisi neraca pada Desember 2018 pada Rp 2,17 triliun. Laporan tersebut telah diaudit dengan opini 'Wajar Dalam Semua Hal Material’. KBN juga memperoleh penilaian sangat baik dari tim independen Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dengan skor good corporate governance (GCG) 88,07. Tidak sampai di situ PT KBN juga mendapatkan Kriteria Perusahaan Kinerja Unggul (KPKU) oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan skor 480,5. Dengan skor ini, maka PT KBN tergolong kategori Good Performance. Penilaian ini diberikan kepada perusahan BUMN dalam pencapaian kinerja dari segi finansial dan non finansial. Dirut KBN juga mengutarakan

Tiup lilin HUT ke-33 KBN.

rencana ekspansi bisnis KBN ke Takalar dan Patimban, Subang. “Mohon doa bagi segenap jajaran KBN agar rencana ini berjalan lancar, karena akan menentukan masa depan KBN,” harap Dirut.

Aksi Sosial Selain upacara bendera dan sejumlah program digelar, dalam rangkaian HUT Ke-33 KBN, panitia juga melakukan berbagai aksi sosial, mulai dari donor darah sampai pemberian santunan anak yatim mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-33 PT KBN Persero, Jumat (28/6). Rangkaian HUT Ke-33 dibuka dengan kegiatan donor darah para pegawai dan mitra KBN yang berlangsung di RSU Pekerja KBN, (26/6). Sementara itu pada upacara HUT KBN, Direksi KBN juga menyerahkan cinderamata berupa emas kepada sejumlah karyawan purna bakti. Manajemen KBN bersama pengurus yayasan Darussalam juga mengadakan pemberian nasi boks

boks bagi 3.000-an jamaah Masjid Darussalam KBN. Pada kesempatan tersebut, Dirut KBN HM Sattar Taba bersama jajaran panitia malah ikut turun langsung membagikan nasi kotak kepada sejumlah jamaah. Sementara pada sore hari direksi dan pejabat KBN terlibat langsung pemberian santunan anak yatim pada ratusan anak yatim dari Jabodetabek. Selain pemberian santunan, tasyakuran ini juga diisi dengan pembacaan ayat Suci Al Quran dan pengarahan dari Dirut KBN. “Puji Syukur kepada Tuhan YME, karena atas rahmat dan karunianya serta pertolongannya pada hari ini 28 Juni 2019 PT. KBN (Persero) genap berusia 33 tahun dan kami mohon doanya kepada yang hadir di sini untuk terus mendoakan agar perusahaan ini ke depan lebih maju, lebih berkembang,” kata Dirut KBN.

: MAY

EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

|

39


:: Seputar KBN

PT KAWASAN BERIKAT NUSANTARA (Persero)

KEBIJAKAN K3 “Sejalan dengan Visi dan Misi Perseroan, maka Manajemen PT KAWASAN BERIKAT NUSANTARA (Persero) bertekad untuk mencapai kinerja setinggi-tingginya dalam pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan menjadikannya salah satu prioritas dan aktivitas operasional.� Pimpinan dan seluruh karyawan/i PT KAWASAN BERIKAT NUSANTARA (Persero) bertekad untuk mencapainya melalui upaya: 1. Komitmen untuk mentaati hukum, peraturan perundangan, persyaratan dan standar- standar yang terkait dengan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). 2. Berkolaborasi dan berkomitmen dalam mengidentifikasi, mengeliminasi, atau melakukan pengendalian bahaya dan risiko K3 terhadap karyawan, pelanggan, mitra kerja, dan masyarakat sekitar. 3. Niat dan tindakan hidup sehat, aman, dan selamat di tempat kerja maupun di rumah harus dijalankan oleh seluruh karyawan untuk mencapai tujuan tidak terjadinya kecelakaan, cedera, dan penyakit akibat kerja. 4. Perusahaan secara terus-menerus melakukan upaya peningkatan kinerja K3. 5. Selalu menyediakan informasi/petunjuk/pelatihan/supervisi terhadap sistem kerja yang aman bagi karyawan, pelanggan, mitra kerja, tamu, dan masyarakat sekitar area kerja. 6. Rencana perbaikan kinerja K3 jangka panjang ditetapkan melalui tujuan, sasaran, dan program K3 secara berkelanjutan. 7. Optimalisasi dan kerjasama yang baik dengan pemerintah setempat, partner bisnis, dan pemangku kepentingan harus selalu ditingkatkan dalam mencapai tujuan K3. Kebijakan ini wajib dipahami, dijalankan, dan dipelihara oleh seluruh personil yang bekerja untuk dan atas nama PT KAWASAN BERIKAT NUSANTARA (Persero) dan disosialisasikan kepada pihak-pihak terkait serta ditinjau dan dikembangkan secara terus-menerus sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan perusahaan.

40

|

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

MAJALAH KBN VERSI DIGITAL BISA DIUNDUH (DOWNLOAD) GRATIS DI:

www.kbn.co.id


:: Seputar KBN

Pemprov Sulawesi Selatan berkomitmen untuk memberi kemudahan perizinan investasi bagi para investor. Pihaknya menyediakan karpet merah untuk semua yang berkaitan dengan dunia usaha.

I SEKPER^KBN

Para investor tidak perlu ragu karena sejak awal Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah telah berkomitmen untuk memberikan kemudahan perizinan investasi bagi para investor. Menanggapi rencana KBN menggandeng investor China, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menyambut dengan tangan terbuka. Pemerintah Provinsi Sulsel berkomitmen menyediakan karpet merah untuk semua yang berkaitan dengan dunia usaha. “Kawasan Berikat Nusantara ini ada investasi cukup besar. Dan Sulsel berpotensi mengembangkan industri itu. Ini sudah menjadi komitmen kita untuk mempermudah dunia usaha, kalau bisa dipermudah kenapa harus dipersulit,” ungkap Nurdin. Nurdin mengaku, siap mendukung mega proyek ini mulai dari proses perizinan hingga ketersediaan lahan. Ke depan untuk membahas tindak lanjut pembangunannya, Pemprov Sulsel akan bersinergi bersama Pem-

Direksi KBN bersama investor China saat peninjauan lapangan di Takalar, Sulsel.

[

P

T Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Persero telah mendatangkan 21 investor asal China untuk melihat potensi berinvestasi di Kawasan Industri Baru di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan pada 22 Mei 2019 pada Mei 2019 lalu. Direktur PT KBN Persero HM Sattar Taba sudah mengantar para pebisnis logam non besi tersebut untuk bertemu sekaligus beraudiensi secara langsung dengan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah di Sulsel, Mei lampau. Para investor China kemudian meninjau langsung kondisi riil di lapangan lahan dan keadaan kawasan industri baru yang akan membutuhkan 10.000 tenaga kerja baru tersebut. Para investor mendapat penjelasan langsung dari Gubernur Sulsel tentang potensi investasi yang bisa dilakukan di Sulsel. Saat ini menurutnya masih terdapat puluhan ribu hektar yang dapat dimanfaatkan, seperti di Bantaeng 10.000 hektar, Palopo 5.000 hektar dan di Takalar seluas 30.000 hektare.

[

[

KBN Bersama 21 Investor China Kunjungi Takalar

kab Takalar. Bisnis industri kata Nurdin Abdullah, bisa berkontribusi besar mendorong peningkatan ekonomi negara, terkhusus untuk Sulsel. Direktur Pengembangan KBN, Rahayu Ahmad Junaedi mengatakan, Sulsel menjadi salah satu daerah yang ditawarkan untuk menjadi kawasan industri logam selain Kuala Tanjung di Sumatera Utara dan Rembang, Jawa Tengah. Menurut Didi, sapaan akrabnya, Takalar menjadi kandidat terkuat dengan sejumlah syarat yang bisa dipenuhi. “Merupakan kesempatan besar, apalagi logam, alumunium, tembaga, dan seng yang merupakan non ferrous adalah bahan baku utama untuk pembuatan kendaraan. Kita bisa mengolahnya di sini,” ungkap EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

|

41


:: Seputar KBN

[

I SEKPER^KBN

Foto bersama tim investor, KBN, Pemprov Sulsel di Takalar.

Didi saat mengantar investor China, di Takalar, (16/5). Untuk merealisasikan proyek ini pihaknya menyediakan investasi sebesar Rp40 triliun. Investasi tersebut disiapkan untuk pembangunan infrastruktur, pabrik, dan sejumlah sarana dan prasarana. Didi menambahkan, dana tersebut murni merupakan dana dari investor dan tidak menggunakan APBN. “Konsep yang akan dibangun dalam proyek ini yaitu bussiness to bussiness,” tuturnya. Kabupaten Takalar dinilai potensial untuk menjadi kawasan industri logam dengan adanya sejumlah aspek yang dipenuhi. Misalnya saja wilayah strategis dengan jarak tempuh dari Pelabuhan Makassar sekitar 25 kilometer. Ada pun daya dukung lainnya, Takalar memiliki wilayah geografis dengan kawasan pantai dan waterfront yang bisa dimanfaatkan menjadi lahan pembangunan pelabuhan khusus. Takalar juga memiliki ketersediaan air yang melimpah. Secara total untuk pembangunan kawasan industri logam tersebut membutuhkan lahan seluas 1.000 hektar. Untuk pembangunannya, akan dilakukan secara bertahap. Saat ini Pemerintah Kabupaten Takalar sudah menyediakan lahan seluas 750 hektar. “Kita juga melihat daya dukung energinya. Takalar dekat dengan Jeneponto yang sudah memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). Banyak pertimbangan untuk menjadikan pengembangan kawasan

42

|

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

industri di sana,” jelas Junaedi. Direktur KBN Sattar Taba menjelaskan, pembangunan kawasan industri logam tersebut dinilai bisa mendukung target kinerja KBN

selama lima tahun ke depan. Ia menyebut, KBN menargetkan laba sebesar Rp1,5 triliun dalam waktu lima tahun ke depan. “Pada 2018, laba KBN sebesar Rp149,7 miliar dengan aset Rp2,1 triliun. Yang paling penting hasilnya dan pemanfaatan tenaga kerja,” kata Sattar. Selain laba, pengembangan kawasan industri logam ini juga tetap mengacu pada pemberdayaan masyarakat. Yang paling utama adalah terbukanya lapangan kerja baru dengan melibatkan masyarakat di kawasan pengembangan kawasan industri logam. : ANTARA/BISNIS/SINDO/MY

Bank Indonesia Kunjungi Investor Manufaktur di KBN Delegasi BI melihat bisnis garmen di KBN Cakung.

B

ANK Indonesia DKI Jakarta melakukan kunjungan ke sejumlah investor manufaktur, khususnya industri garmen yang ada di lingkungan PT KBN Persero. Delegasi yang dipimpin Kepala Tim Advisory Ekonomi dan Keuangan Bank Indonesia DKI Jakarta, M Cahyaningtyas tersebut diterima oleh Direktur Pengembangan PT KBN, Rahayu Ahmad Junaedi.

I SEKPER^KBN

Setelah mendapat berbagai masukan dari Dirbang KBN, rombongan dari Bank Indonesia mengunjungi investor yang menjadi tenant PT KBN. Dari para investor, delegasi BI mendapatkan berbagai informasi seputar industri garmen di DKI Jakarta. Sebagai BUMN, PT KBN (Persero) selalu terbuka dan kooperatif bagi instansi pemerintah maupun pihak lain yang berkepentingan. : SEKPER


:: Seputar KBN

Para Bidan di Jakut Jadikan RSU Pekerja Mitra Rujukan Persalinan Para bidan di Cilincing, Jakarta Utara yang tour hospital ke RSU Pekerja KBN.

I DOK. RSU PEKERJA

Para bidan mengajak RSU Pekerja ikut serta dalam upaya menurunkan angka kematian paska persalinan di Kecamatan Cilincing dan sekitarnya.

T

IDAK kurang dari 60 bidan yang bertugas di wilayah Cilincing, Jakarta Utara dan sekitarnya melakukan kunjungan (hospital tour) ke RSU Pekerja KBN, baru-baru ini. Kegiatan ini selain untuk edukasi tentang persalinan dan penyakit paska kelahiran juga untuk melihat sejauh mana kesiapan RSU Pekerja sebagai rujukan bagi persalinan, khususnya yang harus melalui operasi cesar. Para bidan diajak berkeliling mengunjungi setiap layanan yang ada di RSU Pekerja, termasuk di antaranya unit persalinan yang dilengkapi berbagai fasilitas yang cukup lengkap dan modern. “Dari pertemuan ini para ibu-ibu bidan kebanyakan berharap RSU Pekerja jadi rujukan untuk ibu-ibu yang akan melahirkan dengan operasi cesar,” kata Dirut RSU Pekerja KBN,

dr Merty Supriharti yang bersama jajaran menerima kehadiran para bidan. Hadir pada kesempatan tersebut Ketua IBI (Ikatan Bidan Indonesia) Ranting Cilincing, bidan Kurtis. Para bidan mengaku ingin bermitra dengan RSU Pekerja. Hal ini mengingat angka kematian ibu melahirkan di Jakarta Utara sampai sekarang masih tergolong tinggi. Untuk menekan angka kematian tersebut secara preventif,

berbagai upaya terus dilakukan. Salah satunya dengan menjalin kerjasama dengan rumah sakit yang siap melakukan operasi cesar saat persalinan. RSU Pekerja menyambut baik keinginan para bidan tersebut dan berharap gandengan tangan ini mampu ikut menurunkan angka kematian bayi dan ibu melahirkan di wilayah Jakarta Utara, khususnya di daerah Cilincing dan sekitarnya. “Jajaran RSU Pekerja siap mendukung keinginan tersebut. Kami berkomitmen untuk selalu siap melakukan operasi dengan menyiagakan dokter bedah cesar,” kata Dirut RSU Pekerja, dr Merty Supriharti. Selain menyiapkan tenaga-tenaga medis berpengalaman, RSU Pekerja juga menyiapkan sarana dan prasarana lain yang mendukung persalinan. Ini merupakan wujud nyata dari RSU Pekerja dalam upaya turut menurunkan angka kematian dalam proses persalinan di Jakarta Utara dan sekitarnya. : MAY

EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

|

43


:: Seputar KBN :: Regulasi

arn w a n ar

i

k a r a Sem 4 7 E K HUT W

R.I.

K 44

|

KBN

URANG afdol rasanya apabila peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia tanpa sesuatu yang beda. Rupanya itu yang membuat peringatan HUT RI seperti yang diadakan di kantor pusat KBN tahun ini mengu| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

sung tema pakaian pejuang dan adat dari berbagai daerah di Nusantara. Seru... Pada HUT Ke-74 RI tahun ini para peserta sampai pe-mimpin upacara semua mengenakan busana khas daerah dengan berbagai corak dan warna. Direktur Utama PT KBN Persero Sattar Taba yang menjadi pemimpin upacara pagi itu mengenakan busana khas Makassar. Tampak hadir Direktur Pengembangan Rahayu Ahmad Junaedi, para pejabat serta ratusan karyawankaryawati KBN kali ini tak mengenakan pakaian seragam kerja seperti biasanya. Para peserta upacara dari masing-masing divisi mengam-


:: Seputar KBN

I MAY^KBN

bil tema pakaian daerah atau perjuangan tertentu. Ada pakaian adat Batak, Padang, Jawa, Lampung, Bali, Sunda, Bugis, dan lainnya. Sementara itu semua petugas upacara mengenakan seragam tentara, mirip yang dikenakan para pejuang di era kemerdekaan dulu. Pemandangan langka ini cukup menarik. Usai usai upacara bendera, para peserta berkumpul dan memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan foto bersama dengan jajaran direksi maupun para kepala divisi masing-masing. Meski terkesan merepotkan, namun spirit kemerdekaan yang tertoreh tentu lebih mendalam ketimbang kalau dengan seragam biasa yang sudah tiap hari dikenakan. Bila kebiasaan baik ini ditradisikan setidaknya mampu mengingatkan pada para generasi bangsa ini tentang pentingnya persatuan di tengah keberagaman. : MAY EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

| 45


:: Seputar KBN

KBN Peringati Hari Kelahiran Pancasila

I MAY^KBN

Upacara bendera kelahiran Pancasila di KBN.

S

EGENAP jajaran pegawai dan pejabat Kawasan Berikat Nusantara (Persero) menggelar upacara peringatan hari kelahiran Pancasila, di Kantor Pusat KBN, Cakung, Jakarta pada Sabtu (1/6/2019). Direkur Utama PT KBN (Persero) HM Sattar Taba didampingi Direktur Keuangan Daly Mulyana dan Direktur Pengembangan Rahayu Ahmad Junaedi memimpin upacara hari lahirnya Pancasila ini. Dalam upacara tersebut, Dirut KBN membacakan sambutan Plt. Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Hariyono yang antara lain memaparkan tentang Pancasila seba-

gai dasar negara, Ideologi negara dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para “pendiri bangsa”. Pancasila merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan YME buat bangsa Indonesia. Walaupun kita sebagai bangsa masih belum secara sempurna

berhasil merealisasikan nilai-nilai pancasila. Berkat Pancasila sebagai bintang penuntun keberagaman yang ada dapat dirajut menjadi identitas nasional dalam wadah dan slogan “Bhinneka Tunggal Ika”. : MAY

KBN Lakukan Survei Kepuasan Pelanggan

Industri garmen di KBN Kawasan Cakung. I MAY^DOK.

U

NTUK mendapatkan masukan dari para pelanggan, PT KBN (Persero) bekerjasama dengan

46

|

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

Zeta Research melakukan survei kepuasan pelanggan. Survei dilakukan pada 100 perusahaan di lingkungan KBN dengan rentang

waktu Juli-Agustus 2019. Dalam presentasinya di hadapan Direktur Pengembangan KBN, Rahayu A Junaedi, baru-baru ini, Shandy Dwi F dari Zeta Research menjelaskan hasil survei yang telah dilakukan. Menurut data yang diperoleh bisa disimpulkan bahwa, tingginya UMP merupakan faktor utama mantan pelanggan meninggalkan Jakarta sebagai tempat untuk berinvestasi. Selain itu, para investor menyebut kondisi infrastruktur akses dan bangunan menjadi faktor utama untuk memilih sebuah kawasan sebagai tempat untuk berinvestasi. : SEKPER/DIV.PEMASARAN


EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

| 47


[

Manajemen

PENTINGNYA PENGELOLA KEUANGAN PEKERJA MIL

Ada tiga kesalahan yang dilakukan milenial dalam mengelola keuangan. Apa saja? tidak ada perencanaan keuangan untuk masa depan, tidak ada kontrol atas uang yang dimilikinya dan tidak ada persiapan dana darurat.

Prita Ghozie

K

AUM milenial yang akan jadi penerus generasi bangsa mendapat perhatian banyak pihak. Gaya hidupnya yang berbeda dari generasi-generasi sebelumnya patut dicermati. Itulah yang menjadi perhatian penting dalam dialog interaktif tentang “Pen-

48

|

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

gelolaan Keuangan Milenial� yang diadakan di ballroom KBN Cakung, beberapa waktu lalu. Perbincangan yang digagas tim milenial KBN ini cukup menarik. Panitia sengaja mendatangkan Prita Ghozie sebagai pembicara. Dengan gayanya yang cukup komunikatif, dosen, CEO & financial planner ini


:: Manajemen

[

AAN LENIAL

I TOK^KBN

memaparkan sejumlah fakta, argumen, dan solusi keuangan kaum milenial. Pembicara lain Diki Irawan dari PT BTN Persero menggenapi talkshow dengan mengupas program “KPR GAESS”. Menurut Prita Ghozie, para pekerja muda milenial harus lebih bijak

Jika kesalahan-kesalahan dalam pengelolaan keuangan ini tidak diperbaiki, maka pekerja milenial bisa bangkrut pada usia 50-an tahun saat pensiun.

dalam mengelola keuangan. Hal ini penting agar mereka bisa mencapai tujuan keuangan yang diimpikannya seperti membeli rumah, menyiapkan dana pernikahan hingga dana pensiunan. “Ada tiga kesalahan yang dilakukan milenial dalam mengelola keuangan yaitu tidak ada perencanaan keuangan untuk masa depan, tidak ada kontrol atas uang yang dimilikinya dan tidak ada persiapan dana darurat,” kata Prita. Milenial cenderung menghabiskan uang untuk pengalaman seperti belanja, kulier, dan jalan-jalan. Apalagi didukung adanya gadget yang terus menawarkan iming-iming promo dan diskon. Belum belanja online yang belakangan marak dilakukan milenial, sering membuat keuangan jadi lost control. “Jika kesalahan-kesalahan dalam pengelolaan keuangan ini tidak diperbaiki, maka pekerja milenial bisa bangkrut pada usia 50-an tahun saat pensiun. Survei menunjukkan hampir 85 persen masyarakat urban tidak siap untuk pensiun,” lanjut Prita. Untuk menghindari hal ini, Prita menyarankan milenial untuk belajar mengelola keuangan dengan lebih baik. Pengelolaan keuangan ini dimulai dari memahami prioritas keuangan, bijak mengelola pendapatan untuk mewujudkan tujuan keuangan.

“Milenial harus bisa mengelola gaji/pendapatan dengan baik. Idealnya tiap bulan kita harus mengalokasikan 5 persen untuk amal, 10 persen dana darurat, dan 30 persen biaya hidup. Selain itu, usahakan menyisihkan 30 persen untuk bayar utang, 15 investasi dan 10 persen untuk gaya hidup,” jelas Prita. Selain mengelola pendapatan bulanan, hal yang tak kalah penting dalam pengelolaan adalah investasi. Ini penting untuk persiapan pensiunan. “Banyak instrumen yang bisa pakai untuk investasi mulai dari reksa dana, saham, properti hingga membuka usaha,” imbuhnya. Di hadapan para peserta yang sebagian pegawai milenial, Prita menyebutkan bahwa sebagai manusia kita wajib untuk mengelola hal-hal yang wajib, butuh, dan ingin. Kalau semuanya hanya yang wajib saja, kebutuhan dan keinginan tidak dipenuhi maka kita sebagai manusia secara psikologis menjadi tidak tenang. Kalau kita tidak tenang jadi kita akan mencari-cari hal-hal yang sebetulnya tidak efisien, tidak efektif, dan lain sebagainya. Di sini milenial harus pandai mengelola keuangan. Pengelolaan itu membutuhkan beberapa metode. Setidaknya ada empat metode bisa diterapkan, tergantung dari kebutuhan. Mulai dari metode komitmen, metode sederhana, metode berimbang, dan metode nilai hidup. Sementara itu, Didi Irawan dari PT Bank BTN memaparkan program pembiayaan perumahan “KPR Gaess” yang dirancang khusus untuk milenial. Diki mendukung ajakan Prita Ghozie agar milenial bukan hanya memikirkan belanja, kuliner atau jalan-jalan, tapi juga beli rumah. Milenial harus punya resolusi misalnya tahun 2019 atau tahun 2020 nanti harus punya rumah. Sebab, rumah bukan saja sebagai tempat tinggal, tapi juga investasi masa depan yang nilainya terus bertambah. : MAY EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

|

49


BALLROOM KBN Untuk Berbagai Keperluan Resepsi Anda >>

LOKASI STRATEGIS >> PELAYANAN PRIMA

M

ENCARI tempat resepsi yang strategis sekaligus repersentatif di Jakarta Utara, khususnya di daerah Cilincing, Marunda, Cakung, dan sekitarnya bukan masalah yang mudah. Tidak banyak fasilitas untuk penyelenggaraan resepsi yang ingin kita gelar di kawasan ini. Nah, menjawab kebutuhan masyarakat sekitar akan kebutuhan sarana resepsi yang memadai, PT KBN Persero kini menyediakan fasilitas ballroom dengan kapasitas maksimal sampai 750 undangan bernama BALLROOM KBN. Ballroom ini berdiri di atas gedung seluas 980 meter persegi yang didukung listrik 80.000 watt, ruang pendingin (AC), sound system, masjid, dan area parkir. Pas sekali buat yang ingin menggelar resepsi pernikahan (wedding), karena selain ballroom yang memadai juga dilengkapi ruang rias pengantin dan ruang keluarga. Satu hal yang menjadi kelebihan, selain tempatnya nyaman, tentu karena fasilitas parkir yang tersedia sangat luas. Ini yang mungkin tak dimiliki ballroom mana pun di kawasan ini. Lebih lengkap lagi, di sini keamanan cukup terjamin. Bagi yang membutuhkan fasilitas keuangan, di sekitar gedung banyak terdapat fasilitas bank berupa gerai ATM Mandiri, BNI, BRI, Bank DKI dan lainnya. Soal lokasi, Ball Room KBN lokasinya sangat strategis. Anda tinggal selangkah ke KBN. Begitu pun ketika kembali. Bagi Anda yang menggunakan tol JORR dari arah Selatan, misalnya, tinggal keluar (exit) di KBN. Begitu pun sebaliknya. Kini juga tersedia gerbang tol baru menuju Tanjung Priok

50

|

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

I MAY^KBN

dan sekitarnya, yang terletak tidak jauh dari pintu keluar kantor pusat KBN, yang tentu semakin memudahkan Anda. Bagi yang ingin menggunakan jalur arteri, selain Jalan Raya Cakung-Cilincing, ada sejumlah ruas jalan menuju Ballroom KBN, seperti Kelapa Gading, Rorotan, Sukapura, maupun Cilincing dan Marunda. Sejumlah angkutan umum juga tersedia dari Cakung maupun Tanjung Priok. Mau menggunakan transportasi kereta api? Anda bisa menggunakan KRL Commuter Line Jabodetabek dan turun di Stasiun Cakung, Pondok Kopi, atau Klender Baru. Pokoknya, Ballroom KBN lokasinya sangat strategis sehingga mudah dijangkau dari arah mana pun dan moda transportasi apa pun. MAY / KBN

Untuk informasi & reservasi pelayanan PRIMA kami, silakan hubungi 021-44820909 ext. 1602, 1605


Olahraga & Seni

>> TIM SBU KAWASAN CAKUNG

Sang Juara Porseni KBN 2019

T

IM olahraga SBU Cakung tampil sebagai juara umum Pekan Olahraga & Seni (Porseni) KBN 2019. Kemenangan ini membuat trofi juara umum tahun ini harus ‘terbang’ dari SBU Priok Marunda (Prima) ke SBU Cakung. Direktur Keuangan PT KBN Persero, Daly Mulyana atas nama direksi KBN langsung menyerahkan trofi kebanggaan tersebut kepada General Manager (GM) SBU Cakung, Indra Dwijanto yang tampil ke atas panggung bersama tim olahraga SBU Cakung. Luapan kegembiraan seketika pecah di tempat upacara penutupan eks pabrik Hwa Shin di Blok A.15 KBN Cakung. Lewat persaingan yang cukup ketat, akhirnya SBU Kawasan Cakung tahun ini mampu meraih juara umum Porseni. Di luar dugaan, tahun ini tim Cakung memupus harapan tim Prima untuk kembali mempertahankan sebagai juara umum. Predikat yang sudah tiga tahun terakhir selalu diperolehnya. Sebenarnya kalau melihat dari 7 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan, tim Priok Marunda mampu merebut 6 medali, sementara tim Cakung hanya mengantongi 5 piala. Namun, dilihat dari sisi kualitas, Tim Cakung lebih banyak mengantongi posisi juara I (emas) dan II (perak) ketimbang tim Prima yang hanya mampu menyumbangkan 1 emas, sementara sisanya juara II dan III. Tambahan yang memperkuat piala bagi tim Cakung adalah diperolehnya predikat pemain basket paling senior yang diraih Setiabudi. Tim Cakung tahun ini tampil

Tim SBU Cakung dengan piala bergilir juara umum Porseni 2019. I MAY^KBN

gemilang dengan meraih juara I untuk cabang bowling, bulutangkis, dan bola voli. Sementara tim Prima hanya meraih medali emas untuk cabang tenis meja. Berpindahnya trofi juara umum dari SBU Marunda ke Cakung mengindikasikan dinamika yang baik di masing-masing tim. “Ini bagus agar masing-masing pimpinan unit kerja ke depan bisa lebih fokus untuk mempersiapkan cabor apa yang akan diunggulkan pada Porseni berikutnya,” pesan Direktur Keuangan Daly Mulyana dalam kata sambutan penutupan. Ketua Panitia Porseni, Anom Wibisono memaparkan dari semua unit kerja dan mitra yang ada, panitia mengkelompokkan dalam beberapa tim sesuai peta kekuatan, masingmasing tim tersebut; Pusat 1 (Perencanaan & Pemasaran), Pusat 2 (SDM, Sekper, PKBL), Pusat 3 (SPI, Akuntansi, Manajemen Informasi), tim RSUP & Kopkar, SBU Kawasan Cakung, SBU Kawasan Marunda, SBU Kawasan Prima, SBU Logistik, SBU 2 (Air, PLB, MO, Keamanan). Tidak satu pun tim yang tidak sam-

pai menggondol satu pun piala dari 7 cabor yang dipertandingkan. Dibanding tahun sebelumnya, tahun ini terjadi penambahan cabang olahraga baru yakni bowling. Cabor ini menurut Dirkeu Daly Mulyana diharapkan bisa jadi ajang kompetisi bowling antar BUMN tahun depan. Porseni KBN 2019 digelar dalam rangka peringatan HUT KBN ke-33 sekaligus peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI. SELENGKAPNYA PARA JUARA TERSEBUT: 1. FUTSAL, juara I: Tim Pusat 2 (SDM, Sekper, PKBL), juara II: tim SBU Prima, juara III: tim RSUP & Kopkar. 2. BOWLING, juara I: SBU Cakung, juara II SBU Prima, juara III Pusat 3 (SPI, Akuntansi, Manajemen Informasi). 3. BULUTANGKIS, juara I: SBU Cakung, juara III Pusat 2, juara III Tim 2 SBU 2 Divisi (Air, PLB, MO, Keamanan). 4. TENIS MEJA, juara I SBU Prima, juara II SBU Cakung, juara III Pusat 3. 5. BASKET, juara I: Pusat 1 (Pemasaran dan Perencanaan), juara III SBU Cakung, juara III SBU Prima 6. BOLA VOLI, juara I SBU Cakung, juara II SBU 2 (Air, PLB, MO, Keamanan), juara III SBU Prima. 7. VOCAL GROUP, juara I Pusat 1, juara II SBU Logistik, juara III SBU Prima. : TOTO EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

|

51


:: Olahraga & Seni

Dirkeu KBN menembakkan senapan paintball sebagai penanda dimulai kompetisi paintball antar BUMN I/2019.

KBN Pelopori Kompetisi Paintball Antar BUMN 2019 I MAY^KBN

Penyelenggara dan pemain kompetisi paintball ini mayoritas kaum milenial. Mereka mencoba mandiri dengan tidak tidak meminta anggaran perusahaan.

P

T KBN Persero untuk pertama kalinya mengadakan “Kompetisi Paintball Antar BUMN 2019” yang berlangsung di Blok A.15 KBN SBU Cakung, 27-29 Agusutus 2019. Kegiatan ini masih berkaitan dalam rangka ikut memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-74. Sebanyak 16 tim dari sejumlah BUMN ikut ambil bagian dalam acara ‘perang-perangan’ ini. Direktur Keuangan PT KBN Persero, Daly Mulyana melakukan tembakan

52

|

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

paintball ke titik sasaran sebagai tanda pembukaan kompetisi yang mayoritas diikuti para milenial tersebut. Tampil sebagai peserta selain dua tim dari KBN, antara lain PT Pelindo II, PT Jamkrindo, PT Bank BTN, PT Indra Karya, PT Adhi Karya, PT Perum Bulog, Sucofindo, PT Bina Karya, PT Dahana, dan Perum Perumnas. Dalam pembukaan tampak hadir Direktur Pengembangan KBN, Kepala Bagian Humas & Protokol Kementerian BUMN, sejumlah kepala divisi/GM KBN, serta sejumlah pimpinan tim dari sejumlah BUMN yang ikut serta. Direktur Keuangan PT KBN Persero, Daly Mulyana saat membuka kompetisi tersebut, Selasa (27/8) menyebutkan bahwa ajang ini merupakan bukti bahwa di antara sesama BUMN tidak saja bersinergi dalam bisnis, tapi juga bisa berkompetisi dalam olahraga.

Tahun ini KBN memulai dengan memulai kompetisi paintball antar BUMN, tahun depan akan ditambah dengan cabang olahraga lain bowling yang ternyata banyak diminati kaum milenial. Dirkeu menyebutkan dalam event ini, para penyelenggara mayoritas anak-anak milenial. Mereka tidak meminta anggaran perusahaan, tapi masing-masing tim berkontribusi dengan dukungan sponsor. Inilah yang menurut Daly Mulyana perlu diapresiasi. “Kami mengharapkan dengan kegiatan ini milenial bukan saja meningkatkan semangat untuk juara lewat kompetisi, tapi juga mampu mengasah semangat entrepreneurship milenial,” kata Dirkeu KBN Daly Mulyana. Sementara itu Kabag Humas dan Protokol Kementerian BUMN, Ferry Andrianto menyambut baik kompetisi paintball yang digagas KBN tersebut. Masyarakat awam tentu


:: Olahraga & Seni

I MAY^KBN

KBN Juara Paintball BUMN 2019

D [

Sebelum bertanding mentor menjelaskan tentang aturan main dan pentingnya menjaga keselamatan setiap peserta.

mengenal olahraga ini kala mengikuti outbond di suatu tempat yang penuh tantangan, tapi kini KBN secara kreatif menghadirkannya dalam bentuk kompetisi. Positifnya lagi, kejuaraan ini diadakan di antara BUMN setelah beberapa tahun KBN sudah mengujicobanya di lingkungan internal. Langkah KBN yang ‘membawa’ kompetisi paintball berskala lebih besar -- antar BUMN – tentu sangat positif, karena secara tidak langsung ikut memperkuat tagline keluarga besar Kementerian BUMN, “One Nation, One Vision, One Family”. Sebagai keluarga besar BUMN, Ferry Ardianto berpesan agar lewat kompetisi ini bukan saja menciptakan semangat berkompetisi, tapi juga tetap menjaga persatuan. Kemenangan jangan dijadikan satusatunya tujuan, namun semangat untuk bersinergi itulah yang harus kita genggam erat di antara sesama insan BUMN. “Kepada yang ikut kompetisi ini, pesan saya, jaga “fair-play”. Jangan sekali-kali nodai nilai-nilai sportivitas!”. Selain permainan paintball, di lingkungan eks pabrik garmen tersebut juga digelar bazaar aneka produk milenial dan para sponsor. : MAY

UA tim paintball KBN masing-masing Entry Weapon Charge dan KBN Warrior keluar sebagai juara I dan II Kompetisi Paintball Antar BUMN 2019 yang digelar di eks pabrik garmen SBU Cakung, 27-29 Agustus 2019. Sementara itu, Billenial Squad, tim jagoan Bulog tampil sebagai juara III setelah mengalahkan tim Dahana. Persaingan antar tim yang masuk semifinal tampak begitu ketat. Empat tim kuat yakni Dahana, Billenial Squad, maupun Entry Weapon Charge dan Warrior berebut tempat terbaik di puncak kompetisi setelah menyingkirkan tim-tim lain seperti Javana, Port Snipper, BTN KGS, dan Fighter. Melalui permainan yang ketat dan adu strategi serta taktik bermain yang jitu, akhirnya dua tim dari KBN Marunda yakni Entry Weapon Charge dan KBN Warrior tampil dalam babak final. Meski panggung final semua dikuasai tim KBN, masing-masing tetap bermain seru. Babak pertama dan kedua dilewati dengan nilai seri, sehingga perlu babak tambahan sebagai penentuan. Di sini KBN Warrior harus mengakui keunggulan Entry Weapon Charge. Babak final ini sekaligus menutup kompetisi paintball antar BUMN yang baru kali pertama diadakan tersebut. Penutupan kompetisi paintball antar BUMN yang diikuti 16 tim ini ditandai dengan penyerahan piala dan penghargaan yang dilakukan Direktur Keuangan KBN, Daly Mulyana, di lokasi yang sama, Kamis petang

(29/8). Closing ceremony dihadiri sejumlah pimpinan dari peserta BUMN, di antaranya tampak Deputy Branch Manager BTN Kelapa Gading Square, Denny Kriswana, sejumlah pejabat lingkup KBN dan tim peserta kompetisi. Pada kata sambutannya, Dirkeu mengapresiasi kerja tim panitia dan

para peserta yang telah ikut mengantarkan kompetisi ini berjalan sangat sukses dan layak dijadikan agenda tahunan. Dirkeu juga menyatakan rasa terima kasih yang tak terhingga atas dukungan berbagai BUMN dan swasta yang ikut mendukung penyelenggaraan event ini. Sejumlah tim dari BUMN lain ketika ditemui di lokasi kompetisi mengaku senang bisa mengikuti kejuaraan paintball ini. Para peserta yang semuanya kaum milenial mengaku siap maju lagi pada kompetisi tahun depan. Kesuksesan ini bagi KBN bisa jadi acuan untuk menggelar kompetisi serupa tahun depan. Dirkeu Daly Mulyana mengisyaratkan pada kompetisi tahun depan ditambah satu cabang olahraga baru, bowling yang sudah sukses dipertarungkan di level internal KBN. : TO

EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

|

53


:: Olahraga & Seni

I MAY^KBN

Vocal Group Pusat I ketika berlaga. Tim ini akhirnya keluar sebagai juara I.

Tim Pusat I Juara Vocal Group Porseni KBN 2019 Di luar dugaan, kualitas vokal para peserta vocal group cukup bagus, sehingga kompetisi seperti ini rencananya akan dijadikan agenda rutin tahunan.

P

EKAN Olahraga & Seni (PORSENI) KBN 2019 yang digelar dalam rangkaian HUT Ke-33 menggelar lomba vocal group (VG) antar unit kerja. Sebanyak 6 tim berlaga dalam kontes yang berlangsung di Ballroom KBN, Selasa (30/7/2019). Di bawah persaingan antar tim yang begitu ketat, tim Pusat I yang personelnya terdiri atas Divisi Pemasaran dan Perencanaan berhasil tampil sebagai yang terbaik dan berhak meraih juara I. Sementara itu tim Logistik dan Prima (Priok Marunda) masing-masing meraih

54

|

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

juara II dan III. Dewan juri yang terdiri atas Fabian, Dody, dan Poppy (dari KBN) menyebut persaingan dari masingmasing tim begitu ketat. Namun, juri yang lebih menekankan pada penilaian dalam olah vokal (bukan sisi entertainer-nya), mengabaikan tim dari Pusat II dan SBU Cakung, serta tim Kopkar KBN yang mendapat apresiasi begitu baik dari penonton yang hadir di ballroom harus tersisih. Sebaliknya, tim dari Pusat I dan Logistik yang memang didominasi vokalis-vokalis handal meraih angka tertinggi, masing-masing 262,3 dan 247,5. Tim ini masing-masing diperkuat oleh para personel Exprozo Band yang cukup berpengalaman di pentas tarik suara. Menurut Ketua Porseni, Djoko Triono, vocal group Porseni ini merupakan yang pertama kali diada-

kan. Di luar dugaan, kualitas peserta cukup bagus, sehingga di tahuntahun mendatang akan diagendakan secara rutin tahunan. Direktur Keuangan KBN, Daly Mulyana yang turut hadir menyaksikan aksi sejumlah tim mengapresiasi ajang lomba vocal group ini sebagai penyeimbang kegiatan olahraga yang selalu diadakan setiap tahun. Kalau tahun ini di olahraga ada yang baru, yakni bowling, sementara di seni ada lomba vokal, tahun depan perlu juga diadakan olah seni yang lain, misalnya lomba stand up comedy. Melihat aksi sejumlah tim di atas panggung, tampaknya ajang stand up comedy bakal cukup diminati para karyawan-karyawati KBN yang mau unjuk kebolehan. : TITOK


:: Olahraga & Seni

Grand Final Putri Model Muslimah Sukses Digelar di Ballroom KBN I MAY^KBN

Finalis Puteri Muslimah 2019 di Ballroom KBN.

A

JANG Grand Final Putri Model Muslimah (PMM) 2019 sukses digelar di Ballroom KBN, Minggu (28/7). Kegiatan dalam rangka memeriahkan KBN Wedding Expo I 26-28 Juli 2019 itu berlangsung cukup meriah menyedot ratusan undangan dari Ballroom KBN berbagai cukup representatif daerah. sebagai tempat untuk Direktur Pengemmenggelar event, rabangan pat, pameran, dan juga KBN, resepsi pernikahan, Rahayu dan lainnya. Ahmad Junaedi yang hadir dalam pembukaan mengapresiasi acara tersebut sebagai bagian untuk pengenalan KBN kepada masyarakat. Lewat event yang merupakan bagian dari HUT Ke-33 KBN pula Ballroom KBN akan semakin dikenal masyarakat. Pada hari terakhir KBN Wedding Expo ini juga digelar fashion show busana pengantin dari berbagai daerah dan muslimah. Peserta berasal dari

sejumlah sanggar yang ada di Jakarta dan sekitarnya. Dirbang Rahayu A Junaedi menginginkan apa yang telah terlaksana dengan baik di ballroom KBN ini disampaikan kepada kerabat dan orang dekat. Semua jadi catatan penting bahwa Ballroom KBN cukup representatif sebagai tempat untuk menggelar rapat, pameran, dan juga resepsi pernikahan. Fasilitas lengkap, akses mudah, parkirnya sangat luas. Buktinya, pada ajang PMM yang melibatkan ratusan bahkan ribuan orang dari berbagai kalangan, mulai dari agen model, sanggar rias, kate-ring, dan berbagai kebutuhan pengantin cukup sukses digelar di tempat ini. Pada ajang PMM 2019 ini, panitia berhasil menjaring 91 peserta dari seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut kemudian terseleksi menjadi 20 besar. Mereka kemudian dikarantina untuk memperoleh pengetahuan tentang inteligensia, mengasah potensi diri, kepribadian, dan tentu saja yang tak kalah penting aspek-aspek penting yang harus dipahami dunia model. Penyelenggara PMM 2019 Rizki Amalia Putri menyebut, peserta mendaftar secara daring (online) maupun offline.

Dari 91 peserta, mayoritas peserta masih berasal dari Jakarta, Jabar, dan Banten. Ada yang datang dari kalangan mahasiswa, karyawati, polisi wanita, bahkan pengusaha dan pendidik. Tingkat persaingan antar peserta begitu ketat. Ini membuat dewan juri, Andi Tenri Shafira (finalis Puteri Indonesia Jabar 2018) dan Syifa Fatimah (Puteri Muslimah Indonesia 2017) mengaku perlu berpikir ekstra keras untuk menentukan kontestan terbaiknya. Menurut juri, penilaian pada babak 20 besar, bukan saja ketika mereka tampil di atas panggung unjuk kebolehan sesuai passion-nya, tapi juga sudah dipantau sejak masih dalam karantina. Dari 20 besar juri tampak tidak mengalami kesulitan dalam penentuan 10 besar. Namun, saat penentuan menjadi 5 besar, juri mengaku mengalami kesulitan dalam penilaian karena potensi masing-ma-sing finalis persaingannya sangat ketat. Namun, pada akhirnya juri menentukan 5 kontestan yang masuk babak ini yakni Sumatera Selatan, Jawa Barat 3, Banten 3, Riau, dan Sumbar. Akhirnya, kontestan Sumbar, Sintia Habsari melaju sebagai pemegang juara I atau Puteri Model Muslimah 2019, sementara kontestan dari Riau secara otomatis tampil sebagai runner up (juara II). Sintia Habsari yang sehari-hari bekerja sebagai karyawati PT Permata Karya Jasa (anak usaha PT PGN) tampil memukau sejak awal sampai akhir penentuan. Pertanyaan juri di babak akhir mampu dijawab dengan cerdas oleh magister hukum yang sudah sudah sering menang kontes model ini. Bagi Ballroom KBN, ini merupakan uji pertama menggelar kontes berskala besar. Kesuksesan ini semoga diikuti dengan event-event lain di masa depan. : MY EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

|

55


:: Olahraga & Seni

[ Sintia Habsari, karyawati anak usaha PGN.

Sintia HABSARI

S

I MAY^KBN

INTIA HABSARI, kontestan asal Sumatera Barat tampil sebagai juara I malam Grand Final Putri Model Muslimah (PMM) 2019 yang diadakan di Ballroom KBN, Minggu (28/7). Magister hukum yang sehari-hari bekerja di sebuah anak usaha PT PGN ini menyingkirkan 90 kontestan lain dari seluruh Indonesia Cantik, anggun, dan cerdas. Sejak awal Sintia Ingin terus mem- Habsari meberi inspirasi bagi diri mang sudah saya dan wanita lain diperkirakan agar para wanita terus bakal menjadi peraih bekerja keras meraih juara I mimpi untuk hidup Grand Final yang lebih baik. Putri Model Muslimah (PMM) yang diadakan di Ballroom KBN, Jakarta, Minggu (28/7/2019). Penonton semakin yakin ketika Sintia pada saat masuk tiga besar mampu menjawab pertanyaan dewan juri dengan cerdas dan tepat. Dan, benar saja, ketika diumumkan kontestan Sumatera Selatan meraih juara III, tinggal

56

|

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

PUTERI MODEL MUSLIMAH 2019 kontestan Sumatera Barat dan Riau yang harus bertarung. Di sini keyakinan penonton Cinthia akan meraih juara I semakin kuat. Ternyata, dugaan publik itu benar adanya. Dewan juri mengukuhkan gadis asal Bukittinggi berusia 27 tahun itu sebagai juara I Grand Final Putri Model Muslimah 2019. Master hukum yang masih singel ini berhasil menyingkirkan 90 peserta lain dari seluruh Indonesia. Babak demi bakal mampu Sintia lalui dengan meyakinkan. Berawal dengan masuk 20 besar, kemudian 10 besar, 5 besar, dan 3 besar. Dan babak 3 besar inilah yang menurut pengakuan gadis Minang ini benar-benar jantungnya berdegup paling kencang. “Alhamdulillah saya mendapat kesempatan untuk menjadi juara I,” kata sulung dari 5 bersaudara ini penuh haru saat penyematan mahkota juara di atas kepalanya.

Berkali-kali mengikuti kontes model, namun lebih sering gagalnya ketimbang jadi pemenang. Bahkan, untuk juara di level bawah. Tapi, rupanya hari Minggu (28/7) kemarin, benarbenar hari kemenangan yang sudah sekian lama dinantikan. Seperti pertanyaan penentuan dari dewan juri tentang arti sukses, rupanya jawabannya tentang pentingnya proses untuk menuju tangga kesuksesan seolah mengisyaratkan akan kemenangannya. “Terus terang saya ingin memberi inspirasi bagi diri saya, keluarga, dan para wanita lain agar terus belajar, terus bekerja keras untuk meraih mimpi untuk hidup yang lebih baik,” kata Sintia tentang alasannya mengikuti kompetisi model seperti PMM ini. Dukungan dari tempatnya bekerja diakuinya sangat memberi ‘energi’ lebih bagi perjuangan Cinthia di kontes seperti PMM ini. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung saya. Moga kemenangan ini akan menambah spirit saya untuk meraih yang lebih tinggi lagi,” ujarnya. : MAY


KBN Peduli

10 Penggiat Bank Sampah Koja Ikut Kursus Pangkas Rambut Gratis I MAY^KBN

[

Dengan ketrampilan, KBN yakin peserta punya bekal untuk mandiri, meningkatkankan taraf hidup keluarga yang pada akhirnya ikut mengentaskan kemiskinan masyarakat.

S

EBANYAK 10 warga penggiat program bank sampah Kecamatan Koja mendapat kesempatan mengikuti kursus pangkas rambut gratis yang diadakan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT KBN Persero. Pelatihan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Perusahaan PT KBN (Persero) Toha Muzaqi didampingi Kepala Bagian PKBL Fitriani dan disaksikan oleh Ketua Bank Sampah Kecamatan Koja Gus ‘In, CEO Takato Pangkas Rambut Andi

Rachman, mentor Takato Pangkas Rambut Fery Diansyah. Kursus berlangsung di aula gedung Mawar KBN Cakung mulai 9 -20 September 2019 dengan mendatangkan mentor penata rambut berpengalaman, Ferry Diansah dari Takato. Selain pangkas rambut, PKBL KBN yang kini bekerja sama dengan program bank sampah Kecamatan Koja juga akan memberikan pelatihan sablon. Pelatihan yang kedua ini akan berlangsung setelah pelatihan pangkas rambut usai. Kepala Bagian PKBL KBN, Fitriani menjelaskan, setiap peserta akan mendapat seperangkat alat pangkas dan sertifikat kepelatihan. Diharapkan setelah 10 hari menjalani kursus intensif, para peserta bisa mandiri dengan cara membuka usaha pangkas rambut atau barber shop. Disinggung tentang sejumlah peserta yang datang dari kalangan perempuan, sementara pangkas rambut itu lebih ditujukan untuk pangkas pria,

Para peserta kursus pangkas rambut gratis yang diadakan PKBL tampak antusias mengikuti penjelasan dari mentor yang tengah mempraktikkan teknik mencukur yang benar.

Fitriani menyebutkan, para peserta perempuan tersebut juga bersemangat mengikuti karena ingin membuka barber shop untuk konsumen pria. Seorang satpam yang ikut dalam kursus ini mengaku sangat bersyukur bisa diikutsertakan dalam kursus ini. Baginya, ketrampilan yang dimiliki bisa jadi bekal setelah pensiun. “Rencana dari sebagian uang pesangon mau buat buka tempat pangkas rambut,� katanya. Kegiatan ini menurut Fitriani merupakan salah satu bentuk kepedulian dari PT KBN (Persero) terhadap warga di lingkungan terdekat perusahaan. Selain kegiatan pelatihan pangkas rambut, PKBL KBN juga sering menggelar kursus sablon percetakan, salon muslimah, dan lainnya. Dengan ketrampilan yang dimiliki, PKBL KBN ingin peserta yang mendapat kesempatan pelatihan bisa ikut mengentaskan kemiskinan atau meningkatkan taraf hidup keluarga. : MY EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

|

57


:: KBN Peduli

KBN Bagikan Sembako & Susu Balita untuk Kecamatan Tarumajaya

M

58

|

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

I MAY^KBN

[

ASIH dalam rangkaian HUT ke-33, PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) membagikan 150 paket sembako dan 400 boks susu untuk balita kepada Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, (17/7/2019). Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Sekretaris Perusahaan KBN, Toha Muzaqi dan diterima oleh Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Tarumajaya, Wahid di ruang pertemuan kantor Kecamatan Tarumajaya. Hadir pada kesempatan tersebut, selain jajaran dari PT KBN juga para pejabat tingkat kecamatan, kepala desa dan sekdes, serta 17 kepala seksi dan pengurus 17 Posyandu di Kecamatan Tarumajaya. Sekper KBN, Toha Muzaqi pada kata sambutannya menyebutkan bantuan sembako dan susu balita merupakan wujud kepedulian KBN dalam program BUMN Hadir untuk Negeri. “Bantuan ini merupakan wujud kepedulian kami BUMN KBN kepada masyarakat Tarumajaya sebagai lingkungan terdekat KBN,” kata Toha Muzaqi. Sementara itu, Kasie Pemerintahan Kecamatan Tarumajaya, Wahid atas nama camat dan jajaran Kecamatan Tarumajaya menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih atas perhatian KBN pada masyarakat Tarumajaya. Wahid menilai dari waktu ke waktu perhatian KBN pada masyarakat Tarumajaya semakin besar dan diharapkan di waktu-waktu mendatang semakin meningkat. Wahid merinci, kalau sekarang baru bisa membantu untuk balita di 17 Posyandu, siapa tahu pada masa-masa yang akan datang bisa

Penyerahan bantuan di Kecamatan Tarumajaya, Kab Bekasi.

I MAY^KBN

ditingkatkan untuk semua Posyandu di Tarumajaya yang jumlahnya 135 posyandu. “Kalau kali ini dalam rangkaian ulang tahun KBN, besok lagi untuk kegiatan lain yang melibatkan masyarakat Tarumajaya tentu kami akan selalu menyambut dengan tangan terbuka,” kata lanjutnya. Kepala Bagian PKBL KBN, Fitriani menyebutkan, bantuan sembako untuk Kecamatan Tarumajaya yang diserahkan KBN sebanyak 233 paket di mana masing-masing paket berisi 5 kg beras, 1 kg minyak goreng, dan 1 kg gula dengan nilai masingmasing Rp99.000. Sementara susu balita @400 gram yang diserahkan pada waktu bersamaan sebanyak

1.440 boks. Tarumajaya yang terdiri atas 8 desa merupakan salah satu wilayah kecamatan di Kabupaten Bekasi yang dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini mendapatkan bantuan CSR KBN. Mulai dari program bhakti sosial kesehatan, sembako murah, pembangunan toilet gratis, program ketrampilan, dan lainnya. Tarumajaya merupakan kawasan permukiman yang tumbuh sangat pesat. Banyak pengembang membangun hunian baru untuk para pekerja yang beraktivitas di kawasan Jakarta Utara dan sekitarnya.

: MAY


:: KBN Peduli

KBN Gelar Nikah Gratis Di zaman yang makin canggih ini mestinya pernikahan bisa dibikin mudah dan terjangkau, tapi nyatanya biayanya tinggi. KBN membantu mencarikan solusi.

P

T Kawasan Berikat Nusantara (Persero) menyelenggarakan nikah gratis di Ballroom KBN yang berlokasi di area kantor pusat KBN, Cakung, Jakarta. Kegiatan nikah gratis ini merupakan rangkaian KBN Wedding Expo 2019 yang diadakan Jumat, 26 Juli 2019. “Nikah gratis ini digelar dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-33 KBN. Kami menyediakan ballroom dengan dekorasi yang mewah, dan juga penghulu,” kata Direktur Keuangan PT KBN (Persero), Daly Mulyana. Dirkeu menjelaskan, ide menyelenggarakan nikah gratis ini dilatarbelakangi rasa prihatin dengan tingginya biaya resepsi pernikahan. Hal ini tentu saja menyulitkan pasangan yang ingin meresmikan hubungan ke jenjang pernikahan. Dengan adanya kegiatan nikah gratis ini, tentu akan sangat membantu para calon mempelai. “Di zaman yang makin canggih ini mestinya pernihakan bisa dibikin mudah. Tapi faktanya makin sulit karena biaya yang tinggi. KBN membantu mencarikan solusi dengan menggelar nikah gratis,” katanya. Nikah gratis pada Jumat (26/7) menjadi pembuka gelaran PT KBN Persero bersama mitra IGS. “Nikah Massal” yang semula akan jadi salah satu program unggulan dalam rangkaian HUT ke-33 KBN ini terpaksa diganti menjadi “Nikah Gratis”. Hal ini karena dari puluh-

I MAY^KBN

Pasangan pertama yang ikut nikah gratis KBN.

an pendaftar yang masuk ternyata sebagian besar masih bermasalah dari sisi legalitas surat-menyurat, sehingga panitia memutuskan hanya yang memenuhi syarat saja yang dilaksanakan. “Masalah serius menyangkut legalitas, menyangkut surat-surat mereka yang mendaftarkan. Daripada menimbulkan masalah di kemudian hari, terpaksa kita ganti jadi nikah gratis, walaupun peserta tak sebanyak yang kita targetkan di awal,” kata Sekretaris Perusahaan KBN, Toha Muzaqi yang juga pengurus Yayasan Darussalam. Sepasang calon pengantin yakni Devi Asriani dan Syaiful merupakan salah satu yang berhasil memanfaatkan kesempatan ini. Pihak pengantin perempuan yang semula akan menikah secara sederhana di rumahnya di kawasan Tanah Merah, Jakarta Utara, akhirnya dipindah di Ballroom KBN. Semua kebutuhan pernikahan mulai dari busana pengantin, tempat, bahkan jamuan resepsi disediakan di ballroom. Dan pagi itu, di hadapan penghulu Slamet Hariyanto dari KUA Cilincing, keduanya resmi menjadi sepasang suami-istri.

“Terus terang saya sangat terbantu sekali adanya program ini. Coba kalo mengadakan sendiri, nggak cukup 30 jutaan,” kata Cecep Asmara, orang tua Devi Asriani. Pria asal Karawang, Jawa Barat itu mengaku mendengar program ini dari tetangganya yang bekerja di lingkungan KBN Cakung. Ia mencoba mendaftarkan anaknya yang memang mau menikah. Meski sebenarnya hari pernikahan masih agak lama, setelah pihak keluarga calon suami menyetujui akhirnya dipercepat. Akhirnya, pada Juamt (26/7) itu pun tamu-tamu yang diundang berdatangan ke ballroom KBN tempat dihelat resepsi pernikahan tersebut. Meskipun sebagian tamunya harus memberikan ucapan selamat di antara pengunjung dan peserta pameran, tapi rata-rata mereka memahaminya. Yang pasti, bagi kedua mempelai hari itu merupakan hari yang spesial. Paling tidak, di antara 20-an pasangan yang mendaftarkan diri, pasangan Devi-Syaiful yang paling beruntung. : MAY EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

|

59


:: KBN Peduli

55 Anak di Lingkungan KBN Ikut Khitanan Massal Di luar dugaan peminat cukup tinggi. Ini akan jadi pertimbangan ke depan untuk menaikkan jumlah peserta khitan massal.

S

60

|

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

I MAY^KBN

masa liburan sekolah. Lebih dari itu, banyak anak-anak yang senang kalau dikhitan bersama temanteman sebayanya. “Khitan itu salah satu fase penting dalam kehidupan manusia, khususnya bagi umat Islam. Semua anak wajib dikhitan. Oleh karena itu kami membantu anak-anak dari keluarga yang membutuhkan bantuan untuk dikhitan secara gratis,” kata Direktur Pengembangan KBN, Rahayu Ahmad Junaedi yang membuka khitanan massal tersebut. Seluruh biaya khitanan, termasuk uang saku dan akomodasi dari dan ke tempat khitan disiapkan KBN. Menurut Direktur Utama RSU Pekerja KBN, dr Merty Supriharti untuk mendukung bakti sosial ini pihaknya menyiapkan tiga orang dokter untuk menangani 55 anak tersebut. “Ruangan dan peralatan juga

Direktur Utama RSU Pekerja disaksikan Direktur Pengembangan KBN menyaksikan penyerahan bingkisan kepada peserta khitanan massal.

[

EBANYAK 55 anak dari lingkungan seputar KBN mengikuti kegiatan khitanan massal yang berlangsung di Rumah Sakit Umum & Pekerja KBN, Cakung, (10/7/2019). Acara yang berlangsung dalam rangkaian bakti sosial HUT Ke-33 KBN itu berlangsung cukup sukses. Khitanan massal gratis yang baru kali pertama diadakan menarik animo masyarakat yang cukup tinggi. Di luar dugaan hanya dalam hitungan hari, menurut Ketua Panitia Toha Muzaqi, kuota langsung penuh, bahkan berlebih. Dalam kuota sebenarnya hanya menerima 50 anak, namun di luar dugaan pendaftar membludak. Bahkan, sampai menjelang pelaksanaan acara menurut Toha Muzaqi, sejumlah RW masih mengirim puluhan nama yang diikutsertakan dalam khitanan massal ini. “Ini untuk jadi catatan panitia agar ke depan bisa menggelar kegiatan serupa dengan target yang lebih besar,” kata Toha Muzaqi. Animo masyarakat yang besar diduga terkait dengan kegiatan ini yang diadakan bertepatan dengan

kami siapkan secara lengkap. Ini merupakan bentuk partisipasi kami dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-33 KBN dan juga pengabdian kepada masyarakat,” kata dr Merty. Kegiatan khitanan massal gratis ini dinilai sejumlah orang tua yang anaknya ikut dikhitan sangat membantu warga sekitar. Para orang tua yang anaknya dikhitan menyatakan rasa terima kasihnya kepada KBN yang telah ikut membantu meringankan beban hidup masyarakat sekitar. : MAY


:: KBN Peduli

I SEKPER^KBN

Penyerahan Al Quran di Bandung Barat.

KBN Sumbang 1.000 Al-Qur’an Bantuan 1.000 Al Qur’an untuk warga Langensari, Maribaya, Bandung Barat diserahkan melalui pengurus MUI setempat.

K

BN Sumbangkan 1.000 Al-Qur’an PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) menyumbangkan 1.000 Al-Qur’an untuk Desa Langensari di Bandung Barat, Jawa Barat pada Minggu, (26/5/2019).

Sumbangan Al-Qur’an diserahkan oleh Sekretaris Perusahaan PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) Toha Muzaqi kepada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Langensari, Otang Suntana. Toha Muzaqi menjelaskan, sumbangan 1.000 Al-Qur’an ini merupakan realisasi atas janji yang disampaikan Direktur Utama PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) H.M. Sattar Taba ketika mengikuti kegiatan Rakor BUMN di Sespimti Polri, Maribaya, pada Maret lampau. “Waktu itu beliau berjanji akan menyumbang 1.000 Al-Qur’an untuk Desa Langensari. Dan di bulan

suci Ramadan ini janji tersebut ditunaikan,” kata Toha Muzaqi usai penyerahan sumbangan di Desa Langensari. Otang Suntana menyambut baik kepedulian PT KBN (Persero) kepada desanya. Al-Qur’an dari perusahaan BUMN ini dibagikan kepada warga Desa Langensari untuk tadarus di bulan Ramadan. “Bantuan ini sangat tepat mengingat sebentar lagi 10 hari terakhir (Nuzulul Qur’an) sehingga banyak yang berlomba-lomba mengkhatamkan Al-Qur’an dan mencari pahala sebanyak-banyaknya,” kata Otang Suntana. : SEKPER EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

|

61


:: KBN Peduli

Dirkeu KBN secara simbolis menyerahkan bantuan dana bergulir PKBL. I MAY^KBN

>> PENYERAHAN DANA BERGULIR UNTUK CALON MITRA BINAAN

Mitra Binaan Harus Tekun & Jeli Membaca Peluang KBN selalu memberi apresiasi kepada mitra yang dengan baik memanfaatkan fasilitas pendanaan yang diberikan, sehingga usahanya lebih berkembang.

M

EMASUKI tahun 2019, Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) KBN kembali membantu para calon mitra usaha kecil. Pada triwulan pertama 2019, PKBL mengucurkan sebanyak Rp887,5 juta dana bergulir untuk 34 calon mitra binaan. Penyerahan dana bergulir kepada calon mitra secara simbolis dilakukan oleh Direktur Keuangan PT KBN Persero, Daly Mulyana didampingi Kepala Bagian PKBL KBN, Fitriani, (11/04/2019). Penyaluran kali ini tak beda dengan tahun sebelumnya yang masih didominasi oleh UMKM bidang jasa perdagangan, jasa dan produksi yang

62

|

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

berada di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Bekasi. Di hadapan calon mitra binaan, Direktur Keuangan Daly Mulyana menyampaikan bahwa pada tahun 2019 ini ia mengaku sudah dua kali berbicara di hadapan mitra PKBL. Pertama di hadapan para mitra yang mendapatkan apresiasi dan menerima hadiah jalan-jalan ke Bogor. Dan yang kedua para calon mitra yang baru akan menerima pinjaman untuk pertama kali. “Mereka mereka mendapatkan kesempatan jalan-jalan ke Bogor itu karena usahanya lancar. Selain itu tentu mereka bayarnya juga lancar. Yang bersangkutan sudah ikut pinjaman dana PKBL sekali atau malah lebih dari dua kali. Nah, itu kita apresiasi berupa penghargaan jalan-jalan,” ujar Dirkeu. Selain melihat UMKM yang memproduksi atau mengolah produk di Bogor, mereka juga melihat bagaimana cara mereka memproduksi secara bersih dan sehat. Lalu, bagaimana mereka mengemas dengan baik. Memberi label/merk dan izinnya dari

Dinas Kesehatan. Awalnya boleh jadi mereka hanya memasarkan di lingkungan terdekat tempat tinggalnya, namun setelah berkembang meluas sampai jauh. Dirkeu berharap para mitra binaan untuk tekun dan pandai membaca peluang usaha. Diharapkan pinjaman berbunga rendah dari PKBL bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan usaha. Kalau usahanya lebih baik, bayar cicilannya lancar, tentu punya peluang untuk mendapat apresiasi untuk jalan-jalan ke tempattempat yang bisa jadi inspirasi usaha. Kepala Bagian PKBL Fitriani pada kesempatan tersebut mengingatkan kepada mitra agar tepat waktu dalam pembayaran cicilan dana kemitraan. Hal ini penting untuk menjadi perhatian, agar ke depan setiap mitra lebih mudah untuk melakukan peminjaman berikutnya. Seperti sebelumnya, untuk menambah wawasan dalam berusaha, para mitra binaan mendapatkan berbagai pengetahuan terkait bisnis dari sejumlah nara sumber. Di antaranya tentang pembukuan yang disampaikan oleh Desi Herdiyanti dari bagian Akuntansi KBN, Dodi Dermawan selaku Ketua Umum UMKM sekaligus pelaku bisnis usaha kecil, dan tentang pemasaran secara online oleh Setiawan dari Belanja.com. Sementara itu pada pencairan tahap II, (10/7/2019), PKBL KBN kembali menyalurkan dana kemitraan sebesar Rp747,5 juta untuk 32 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolik oleh Direktur Keuangan PT KBN (Persero) Daly Mulyana dan diterima salah satu mitra. “Program penyaluran dana kemitraan kepada UMKM ini merupakan bentuk kepedulian KBN terhadap masyarakat sekitar agar perekonomiannya berkembang. KBN tidak hanya membantu permodalan, tapi juga memberi pembinaan agar usaha yang dijalankan lebih bagus dan lebih maju lagi,” harap Daly Mulyana. : MAY


Religi

>> PERINGATAN IDUL ADHA 1440 H DI MASJID DARUSSALAM KBN PUSAT

Panitia Bagikan 4.000 Kantong Daging Qurban “Jangan pernah merusak iman kita dan selalu mengingat Allah, satusatunya sembahan kita.”

P

I MAY^KBN

satunya sembahan kita,” kata khotib Ustadz Syaefuddin. Seperti tradisi Idul Adha tahun sebelumnya, momen yang dinantikan para jemaah yakni bersilaturahmi sambil menikmati jamuan yang sudah disiapkan KBN. Para jamaah yang pada umumnya membawa keluarga besarnya dijamu dengan aneka hidangan nikmat secara gratis. “Ini yang beda dari KBN sejak dulu. Selalu menjamu para jamaah usai shalat Iedul Fitri maupun Iedul Adha. Terima kasih banyak KBN, semoga menjadi berkah,” ujar salah seorang jamaah dari Kampung Kandang, yang mengaku tak pernah melewatkan shalat hari raya di Masjid KBN. Rangkaian perayaan Iedul Adha 1440 ditutup dengan penyembelihan hewan qurban dan membagikannya kepada mereka yang berhak menerima. Tahun ini Masjid Darussalam KBN menurut Ketua Panitia Iedul Qurban, Toha Muzaqi, menerima 19 sapi dan 12 kambing. Hewan qurban tersebut datang dari kantor KBN Pusat, sejumlah investor dan tenant, serta keluarga besar Dirut KBN, HM Sattar Taba. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12

Dirut KBN HM Sattar Taba menyerahkan sapi qurban kepada panitia qurban Masjid Darussalam KBN Pusat.

[

ERAYAAN Idul Adha 1440 H (2019) di lingkungan PT KBN Persero dipusatkan di Masjid Darussalam kantor KBN Pusat, Minggu (11/8). Ratusan jamaah dari lingkungan KBN Cakung dan warga sekitar mengikuti shalat Iedul Adha yang berlangsung Minggu pagi itu. Usai shalat Iedul Adha yang dipimpin ustadz Saerodji itu, jamaah dengan khusuk mengikuti khutbah yang dibawakan ustadz Syaefuddin Safar yang antara lain menyorot tentang perilaku manusia yang sering mengikuti bujukan setan. Masih relevan dengan kisah di zaman Ismail a.s., banyak manusia sekarang yang kadang dengan lantang menyuarakan keadilan, tapi menurut penceramah, dia sendiri sebenarnya berlaku dzolim pada sesama umat manusia. Tidak sedikit di antara manusia tersebut mengumbar nafsu syetan. Masih suka berbuat syirik dan zina, padahal itu sebenarnya harus dihindari. Banyak budaya Barat juga mencoba mempengaruhi nilai-nilai keislaman kita. Seperti propaganda tentang persamaan hak dan gender antara laki dan perempuan yang digaungkan sejumlah aktivis yang sejatinya antara laki dan perempuan itu jelas tidak sejalan dengan ajaran Islam. Khotib mengingatkan kepada segenap jemaah untuk selalu menjaga tauhid. Sebab, menurutnya, sebesar apa pun dosa Anda kalau segera bertobat dan kembali ke jalan yang benar, banyak istighfar, rajin bersedekah dan benar-benar akan melakukan sesuatu yang baik insya Allah akan mendapat pengampunan dari Allah Swt. “Jangan pernah merusak iman kita dan selalulah mengingat Allah, satu-

sapi dan 12 kambing disembelih di KBN, sementara 7 sapi didistribukan ke sejumlah instansi. Hewan qurban yang disembelih di KBN akan dibagi ke dalam 4.000 kantong. Setiap kantong yang antara lain berisi setengah kilo daging dan jeroan itu dibagikan kepada para petugas kebersihan, tenaga harian lepas, supir trailer, outsourcing satpam, warga ring I KBN seperti Kelurahan Sukapura, Semper Barat, Semper Timur, Rorotan, masyarakat sekitar KBN Marunda, Kampung Kandang, Kampung Beting, Kalibaru, Cakung Drain, dan yayasan yatim piatu dan dhuafa. Dirut KBN HM Sattar Taba usai menyerahkan hewan kurban dari keluarganya kepada panitia berpesan kepada panitia untuk menjaga betul penatalaksanaan dalam qurban ini sesuai dengan agama Islam, agar apa yang telah dilakukan benar-benar mendapat ridho dan bernilai ibadah dari Allah Swt. : MAY EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

| 63


:: Religi

Buka Bersama Menteri PAN-RB

M

ENTERI Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Komjen Pol (Purn.) Syafruddin berbuka puasa bersama segenap jajaran pejabat dan pegawai KBN di Ballroom PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) di Cakung, Jakarta, (30/5/2019). MenPAN RB hadir mewakili Wakil Presiden Jusuf Kalla yang berhalangan. Menpan Syafruddin disambut oleh Direktur Utama PT KBN (Persero) HM Sattar Taba yang juga selaku Ketua Umum Badan Pengurus

>>

Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS). Acara buka puasa bersama ini memang digelar oleh KKSS. Tokoh-tokoh asal Sulawesi Selatan hadir dalam acara ini, di antaranya adalah Staf Khusus Wakil Presiden, Muhammad Abduh, para pengurus KKSS, serta ratusan anak yatim dan dhuafa dari berbagai penjuru Jabodetabek. Pada kesempatan tersebut, Menpan Syafruddin didampingi HM Sattar Taba secara simbolis memberikan santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa. “Di bulan suci ini, kami dari KKSS ingin berbagi kebahagiaan bersama anak yatim dan dhuafa,” kata Sattar Taba.

HALAL-BIHALAL

I SEKPER^KBN

|

S

YUKURAN HUT ke-33 PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) ditutup dengan santunan anak yatim dan dhuafa di Masjid Darussalam KBN, Cakung, Jakarta, (28/6/2019). Sekitar 1.000 anak yatim dan dhuafa yang merupakan warga sekitar KBN dan warga Jabodetabek ikut ambil bagian. Hadir dalam acara santunan anak yatim itu Direktur Utama PT KBN (Persero) HM Sattar Taba, Direktur Pengembangan Rahayu Ahmad

: SEKPER

Segenap jajaran komisaris, direksi, pejabat dan karyawan PT KBN Persero mengadakan halal-bihalal di Ballroom KBN Cakung. Acara ini juga diisi dengan siraman rohani. Dengan hati yang suci, segenap keluarga besar KBN siap bekerja bahu-membahu mensukseskan tujuan perusahaan dan mempersembahkan karya terbaik bagi negara.

64

KBN Berbagi Kebahagiaan dengan Santuni Ribuan Anak Yatim

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

Junaidi, para kepala divisi dan general manager (GM), serta puluhan karyawan KBN. Pada kesempatan tersebut jamaah membacakan surat Yasin, berdzikir, dan memanjatkan doa untuk kelancaran dan kesuksesan bisnis KBN. Acara santunan anak yatim ini menurut Dirut KBN juga sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat dan rezeki yang diberikan oleh Allah kepada KBN yang kini telah menginjak usia 33 tahun. “Di hari yang bahagia ini, kami ingin berbagi kebahagiaan bersama anakanak yatim dan dhuafa,” kata Sattar Taba. : MAY/SEKPER


Kesehatan

Gaya Hidup Modern Ancaman Serius Diabetes Mengikuti kegiatan senam secara rutin dapat mengurangi risiko penderita diabetes.

Gaya hidup sehat dan beraktivitas olah fisik tubuh bisa jadi solusi untuk mengurangi risiko penderita diabetes.

A

NGKA penderita diabetes di kota besar seperti Jakarta cenderung terus mengalami peningkatan. Tren ini diakibatkan gaya hidup tidak sehat yang membuat masyarakat terlena. Fakta ini wajib diwaspadai, terlebih kini diabetes telah menjadi penyebab kematian ketiga di Indonesia setelah stroke dan jantung. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut masyarakat dunia yang menderita diabetes diperkirakan sudah mencapai 422 juta jiwa. Angka ini empat kali lebih banyak dari 30 tahun lalu. Indonesia menduduki peringkat keenam dunia dengan jumlah diabetes terbesar, yakni 10,3 juta jiwa. Bahkan, penderita diperkirakan akan mencapai 30 juta orang pada 2030. Khusus di Jakarta, data dari hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan tahun 2018 menunjukkan, prevalensi diabetes meningkat dari 2,5% menjadi 3,4% dari total 10,5 juta jiwa penduduk. Artinya, sekitar 250.000 penduduk

I MY^KBN

di DKI Jakarta menderita diabetes. Jumlah ini belum menggambarkan fakta sesungguhnya karena sebagian warga tidak sadar menderita sebab belum memeriksakan diri. Dari 10,5 juta penduduk Ibu Kota, baru sekitar 5,3% atau 566.000 yang sudah melakukan pengecekan diabetes. Selain kesadaran memeriksakan diri yang rendah, pelayanan kesehatan yang belum memadai juga diduga memberi pengaruh pada tingginya prevalensi diabetes. Saat ini pelayanan kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas belum cukup untuk mengobati diabetes. Melihat tren jumlah penderita yang meningkat, maka dibutuhkan kepedulian yang tinggi untuk dapat mengendalikan penyakit ini. Apalagi, diabetes tidak hanya persoalan kesehatan. Penyakit yang disebabkan oleh kadar gula darah tinggi ini juga menimbulkan beban ekonomi yang besar. Sebagai gambaran kita bisa melihat besarnya biaya yang harus dikeluarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) untuk menangani penyakit ini, terutama jika terjadi komplikasi yang memicu penyakit lain seperti liver, jantung, dan ginjal. Tahun lalu, menurut Deputi Direksi Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan Primer BPJS Kesehatan Dwi Martining-

sih, negara mengeluarkan dana hingga Rp15,4 triliun untuk penyakit kronis. Tertinggi diabetes yakni mencapai Rp6,1 triliun. Angka ini diperkirakan akan terus membengkak seiring dengan peningkatan prevalensi diabetes sebagaimana terjadi di Jakarta. Untuk itu, gaya hidup sehat adalah jawaban untuk bisa terhindar dari penyakit ini. Selain menghentikan kebiasaan merokok, berolahraga secara teratur adalah salah satu solusi untuk menjauhkan diri dari diabetes. Mengapa olahraga? Sebab, aktivitas olah fisik ini yang dapat membantu tubuh melawan lemak, meningkatkan massa otot, meningkatkan keseimbangan, mengurangi stres, termasuk mengurangi kebutuhan tubuh kita akan insulin. Namun, karena alasan kesibukan masyarakat kota dalam beraktivitas, tidak sedikit yang kemudian merasa malas ketika diminta oleh dokter berolahraga sebagai solusi untuk tetap sehat. Anggapannya adalah olahraga butuh waktu dan persiapan khusus, sedangkan rutinitas sehari-hari sudah menggerus waktu, terutama mereka yang bekerja kantoran. Anggapan keliru inilah yang semestinya segera diubah. Padahal dengan olahraga fisik, khususnya bagian atas, tubuh akan membutuhkan lebih banyak glukosa untuk pasokan energi. Glukosa akan dilepaskan ke aliran darah dan glukosa pastinya membutuhkan insulin untuk otot-otot Anda. Maka bila Anda tidak memiliki cukup insulin, kadar glukosa dalam tubuh dapat meningkat drastis setelah melakukan olahraga angkat beban ini. Melansir dari situs diabetes.uk, olahraga yang dinilai aman dan membantu menurunkan kadar gula darah penderita diabetes seperti jalan cepat dan jogging. Karena, beberapa aktivitas fisik bagian atas dinilai menyebabkan kadar gula darah meningkat dibandingkan olahraga yang mengandalkan tubuh EDISI 020 | TAHUN IV - 2019 |

KBN

| 65


:: Religi

bagian bawah. Selain jalan cepat, penderita diabetes juga disarankan melakukan olahraga aerobik dan anaerobik yang merupakan kombinasi gerakan tubuh dengan oksigen dan tanpa oksigen. American College of Sports Medicine (ACSM) pun merekomendasikan olahraga tersebut untuk penderita diabetes karena membantu menurunkan gula darah secara efektif. Selain olahraga, yang tak kalah penting tentu menjaga pola makan. Menurut Physiologicnyc, setidaknya ada empat pola makan untuk menjaga kadar gula darah tetap normal. 1. Makan setiap 3-4 jam sekali. Mengapa begitu? Karena menahan lapar hanya akan membuat Anda makan berlebihan ketika tiba jam makan. Tentu dengan catatan makanan yang dikon-

sumsi aman bagi pengidap diabetes. 2. Mengurangi gula. Rekomendasi konsumsi harian gula adalah 25 gram per hari, syukur-syukur kurang dari jumlah itu. 3. Makan Buah, tapi jangan berupa jus. Buah mengandung serat, yang akan membantu meningkatkan keteraturan buang air besar dan memperkuat dinding usus serta memperlambat laju penyerapan gula. 4. Pentingnya mengontrol porsi karbohidrat yang dikonsumsi. Makan karbohidrat sebagai sumber tenaga tetap jadi keharusan, namun dianjurkan berupa karbohidrat kompleks seperti beras merah, buncis, outmeal, roti gandum, pasta, ubijalar dan lain sebagainya. : MAY/BERBAGAI SUMBER

PT KAWASAN BERIKAT NUSANTARA (PERSERO)

KEBIJAKAN & STRATEGI LINGKUNGAN :: KEBIJAKAN

Manajemen PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) berkomitmen untuk melaksanakan Sistem Manajemen Lingkungan di dalam operasional perusahaan dengan konsisten dan akan melakukan perbaikan berkelanjutan (continual improvement) sesuai kebutuhan, dengan cara: 1. Mematuhi dan memenuhi semua persyaratan lingkungan mulai dari tahap perencanaan sampai dengan tahap pelaksanaan/operasional. 2. Melibatkan seluruh karyawan dari level tertinggi sampai dengan terendah. 3. Mencegah terjadinya pencemaran lingkungan dan pemakaian sumber daya alam yang berlebihan. 4. Melaksanakan monitoring dan evaluasi lingkungan untuk mengetahui efektivitas Sistem Manajemen Lingkungan. :: STRATEGI

1. Membuat perencanaan dan perancangan yang berpedoman kepada ketentuan lingkungan, sehingga dihasilkan produk ramah lingkungan. 2. Mewajibkan tenant/investor memiliki dokumen lingkungan dan izin lingkunga serta melaporkannya setiap 6 (enam) bulan. 3. Melakukan monitoring dan implementasi pelaksanaan dokumen lingkungan para tenant/investor. 4. Mewajibkan tenant/investor penghasil limbah produksi untuk mengolah air limbahnya sesuai persyaratan baku mutu. 5. Melaksanakan kerjasama pengelolaan limbah domestik dengan PT PAL JAYA. 6. Mewajibkan tenant/investor melaksanakan pemeriksaan emisi boiler dan genset setiap 6 (enam) bulan. 7. Melaksanakan pemeriksaan uji emisi kendaraan bermotor setiap 6 (enam) bulan. 8. Melaksanakan efisiensi pemakaian listrik, air, dan alat tulis kantor. 9. Larangan pemakaian air tanah di dalam kawasan. 10. Mempertahankan ruang terbuka hijau dan daerah resapan air hujan. 11. Melaksanakan pengelolaan limbah berbahaya dan beracun (B3). 12. Melaksanakan evaluasi lingkungan kawasan setiap 6 (enam) bulan dan melaporkannya kepada instansi pemerintah terkait. 13. Memberikan sanksi bagi pelanggar ketentuan lingkungan.

66

|

KBN

| EDISI 020 | TAHUN IV - 2019

TELEPON PENTING KEPOLISIAN

POLDA METRO JAYA (Emergency) 112 Pelayanan Masyarakat 523-4313 Pelayanan Masyarakat 523-4046 Pelayanan Masyarakat 523-4555 Pelayanan Masyarakat 570-7992 Direktorat Pam Obvit 526-4073 Direktorat Lalu Lintas 5708013 Piket Lantas 523-4244 Patroli Jalan Raya (PJR) 8570-4164 TMC 5296-0770 / 527 5090 Yanmas SIM 544-6362 Yanmas STNK 523-4246 STNK Keliling 7088-3322 PATWAL 841-3630 Detasement Provost (Propam) 570-8016 Bidang Humas 570-9250 Derek Polda 523-4540 Piket Polda 523-4555 POLRES JAKUT 4393-1017 4393-1055 POLSEK METRO KOJA 4393-1100 POLSEK METRO PENJARINGAN 669-3773 POLSEK METRO PADEMANGAN 641-5152 POLSEK METRO PULAU SERIBU 440-9465 POLSEK METRO CILINCING 440-4640 Pos Pol KBN Cakung 4494-9212 Pos Pol Marunda 4485-0946 POLSEK METRO TANJUNG PRIOK 4393-1680 POLSEK METRO KELAPA GADING 453-2439 Pos Pol Kelapa Gading Timur 4584-5465 Badan SAR Nasional 115 / 352-1111 Badan SAR Jakarta 550-1111 SATKORLAK BANJIR382-2212 / 081-192-0203 Propinsi DKI JAKARTA 382-3113 / 350-0000 Posko Banjir Jakarta Utara 439-30152 / 439-34751 PEMADAM KEBAKARAN 113 Sudin Jakarta Utara 439-31063

RUMAH SAKIT

RS Cipto Mangunkusumo 391-8301 RSPAD Gatot Subroto 344-1008 RS MMC Kuningan 520-3435 RS Harapan Kita Slipi 568-2424 RS Pertamina Pusat 720-0290 RS Medistra 521-0200 RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso 640-1412 RS Fatmawati 750-1524 RS PondoK Indah 750-2322 RS Puri Cinere 754-5488 RS Husada Mangga Besar 626-0108 RS Pelni Petamburan 548-0608 RS Sumber Waras Grogol 568-2011 RS Graha Medika Kb Jeruk 5369-5666 RS PGI Cikini 314-9669 RS ST Carolus 390-4441 RS Islam Jakarta 424-4208 RSAL. Dr Mintohardjo 570-3081 RS Budi Kemuliaan 384-2828 RS YARSI 424-1859 RS Persahabatan 4786-9335 RS UKI Cawang 809-2317 RS Polri Kramat Jati 809-0559 RS Mitra Keluarga Jatinegara 280-0666 RS Mitra Keluarga Kelapa Gading 458-52700 RS Mitra Keluarga Kemayoran 654-5555 RS AU Halim PK 472-3402 RS Pasar Rebo 840-0109 RS Atma Jaya Pluit 669-1909 RS Koja 4393-8478 RS Bunda Menteng 319-22005 RS Gading Pluit 452-0201 RS Hermina Podomoro 640-4910 RS Internasional Bintaro 745-5500 RSKO Fatmawati 769-5461 RS Pantai Indah Kapuk 588-0911 RS Pertamina Jaya Achmad Yani 421-1911 RS Pluit 668-4686 RS Tarakan 350-3150 RS Cengkareng 5437-2874

JALAN TOL

SENKOM TOL Cikampek 822-6666 SENKOM TOL Dalam Kota 801-1735 SENKOM TOL Janger 919-9999 SENKOM TOL Jagorawi 917-7777 SENKOM TOL TB Simatupang 920-1111 SENKOM TOL Cipularang 022-2021-666 SENKOM TOL Wiyoto Wiyono 651-8350 SENKOM Jasa Marga 80880123 PJR TOL CIKAMPEK 849-71122 PJR TOL JANGER 591-3648 PJR TOL JAGORAWI 877-93621 ATCS (Gangguan Lampu Lalu Lintas) 384-4022


Profile for MAJALAH KBN JAKARTA, INDONESIA

MAJALAH_KBN_Indonesia Edisi 020 2019  

Advertisement