Skip to main content

KBN Magazine #007

Page 1

Selamat & Sukses ATAS BEROPERASINYA

RSU PEKERJA KBN SEBAGAI MITRA BPJS KESEHATAN MULAI 1 FEBRUARI 2016

FASILITAS:

SPESIALIS:

UGD 24 JAM LABORATORIUM R A D I O L O G I ( C T- S CA N , U S G , MAMMOGRAFI, X-RAY) FARMASI FISIOTERAPI

PRIMA BETON Jl. Sungai Tiram No.1 Kawasan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara Telp. (021) 44854268 Fax. (021) 44854116 E-mail: kbn_primabeton@yahoo.co.id

PENYAKIT DALAM OBSGYN ANAK BEDAH PA R U ANASTESI RADIOLOGI

KBN LOGISTICS

Jl. Raya Cakung Cilincing, Tanjung Priok, Jakarta 14140. Telp. (021) 44820074, Fax. (021) 44833782

KBN MAJALAH DWI BULANAN SHIPPING LOGISTIC - WAREHOUSE - PORT

IGD

RUMAH SAKIT UMUM PEKERJA KBN

24

Jl. Raya Cakung-Cilincing Tanjung Priok, Jakarta 14140. Telp : (021) 29484848 Fax. : (021) 29482875

JAM

EDISI 007 |

MARET - APRIL 2016 |

KBN | 3


Contents

LAPORAN UTAMA

ISTIMEWA

SHIPPING

UPAYA OTORITAS PELABUHAN UTAMA TANJUNG PRIOK TURUNKAN 12 DWELLING TIME GALANGAN KAPAL

INDONESIA BERPOTENSI JADI INDUSTRI GALANGAN KAPAL TERBESAR DUNIA 14

9

GEBRAKAN BARU PUSAT LOGISTIK BERIKAT >> Jangan

INFRASTRUKTUR

HARAPAN BARU KA CEPAT JAKARTA-BANDUNG

Lewatkan...

DARI REDAKSI 5 LOGISTIK YANG TAK LOGIS DARI ANDA 6 FASILITAS REST AREA TOL CIPALI MENGECEWAKAN 6 PARAHNYA KEMACETAN DI CAKUNG

33 RAPAT KERJA KBN 2016 TAMPIL BEDA 34 PERLU BELAJAR DARI PENGALAMAN TAHUN 2015. 35 KUNJUNGAN KERJA KOMISI C DPRD DKI JAKARTA: DIRUT KELUHKAN LAMBANNYA IZIN DERMAGA C-04 MARUNDA. 36 DIREKSI SAMBUT BAIK USULAN FORKOM.

opini 7 TRANSFORMASI BISNIS VERSUS ARUS LIAR PERUBAHAN

INDUSTRI 19 DIMULAI, AKREDITASI KAWASAN INDUSTRI. LOGISTIK 21 KBN LOGISTICS INCAR PELANGGAN PEMERINTAH DAN KORPORASI BESAR KARIR 22 SAFRIZAL: JADI SOPIR ANGKOT UNTUK BAYAR KULIAH. 23 DOKTER EMPAT PATONAH: MERANTAU GARA-GARA KLINIK PRAKTIKNYA DIKEPUNG BANYAK ULAR MISTERIUS. SEPUTAR KBN 26 KOMJENPOL BUDI WASESO: BANDAR NARKOBA IDEALNYA DIPENJARA DENGAN PENJAGAAN PARA BUAYA. 28 SINERGI PT KBN-BGR JAJAKI BISNIS PLB 28 KARYAWAN KBN LAKUKAN PEMERIKSAAN NARKOBA. 29 JALIN KERJASAMA DENGAN POLDA METRO JAYA: KBN MAKIN KONDUSIF BAGI INVESTOR. 30 TINGKATKAN KINERJA, KBN MULAI TERAPKAN INASOP.

|

KBN

PROPERTI 51 CO-WORKING SPACE: INOVASI RUANG KERJA MODERN OTOMOTIF 53 TOYOTA C-HR: MENGGODA PECINTA CROSSOVER DUNIA. TEKNO & GADGET 54 ADU INOVASI UNTUK MEMENANGI PASAR GADGET. 56 KECEMASAN DUNIA: ROBOT AKAN JADI MUSUH MANUSIA. 57 MENUNGGU MOBIL OTONOM GOOGLE TURUN KE JALAN RAYA.

METRO 17 PESONA KOTA IMPIAN BARU DI UTARA JAKARTA.

4

15

37 MOU DENGAN KEJATI JAKARTA: BIARKAN KBN LEBIH FOKUS MENGURUS BISNIS. 38 ANTISIPASI BANJIR, KBN SIAPKAN 15 POMPA 39 APEL BERSAMA SBU PELAYANAN LOGISTIK UNTUK MENCAPAI TARGET RKAP 2016. 39 KBN CANANGKAN DIMULAINYA ERA DIGITAL. 40 MELONGOK IPA CAKUNG: JAGA KUALITAS, AIR DITES TIGA KALI SEHARI 41 JARINGAN BARU SIAP PASOK AIR KONSUMEN KBN MARUNDA. 42 KBN RAIH TOP PROPERTY AWAD 2016 KAWASAN INDUSTRI. 43 RSU PEKERJA KBN KINI MELAYANI PASIEN BPJS. 44 KOPKAR KBN PROYEKSIKAN LABA 2016 RP4,9 MILIAR. KBN PEDULI 45 KBN SUMBANG KEBUN HIDROPONIK UNTUK PENGHUNI PANTI. 47 PENGUSAHA TAHU H. ROHYADI: JUJUR MEMBAWA BERKAH. 49 PEMILIK BEDAH RUMAH: TERIMA KASIH BANYAK KBN...

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

RELIGI 58 MASJID DARUSSALAM KBN MENUJU STANDARDISASI ISO: 9001. 60 RATUSAN UMAT KRISTIANI DI LINGKUNGAN KBN RAYAKAN NATAL BERSAMA. KELUARGA 61 HINDARI ANAK KETAGIHAN SMARTPHONE KESEHATAN 63 7 MANFAAT AJAIB ALPUKAT BAGI KESEHATAN. PAJAK & REGULASI 64 MENGHITUNG PPH SEWA TANAH DAN BANGUNAN. RILEKS 65 MALL GRAND CAKUNG INFO PENTING 66 JADWAL SHALAT & TELEPON PENTING.


7 Dari Redaksi Opini

Logistik yang Tak Logis

T

PENERBIT P T KBN (P ers ero ) PELINDUNG Di r ek si P T KBN ( Pers ero ) KETUA DEWAN PENGARAH Gemp a Nu r sams u Yas in WAKIL KETUA I Toh a M u zaqi WAKIL KETUA II R ev i n d o M u l t i Ma to nda ng PEMIMPIN REDAKSI M ar y oto DEWAN REDAKSI Gempa Nursamsu Yasin, Toha Muzaqi, Revindo M. Matondang, Maryoto REDAKSI Tumpak Manurung Asqarini Ibnu Mukhlisin FOT OG R AGER R i z ky Wa l iadi An d i DI ST R I B US I Y on Su d i y o no Jok o Su p r i jatno SEKRETARIAT Sovie Rahmawati Trikartika Nindy IKLAN & PROMOSI Sol w ati REKENING BANK Bank BNI Syariah Cabang KBN a/n Majalah PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) No. Rek. 4488991007

ALAMAT REDAKSI Kantor Pusat PT KBN (Persero), Jl. Raya Cakung-Cilincing, Jakarta 14140. E-MAIL majalahkbn@gmail.com WEBSITE www.kbn.co.id PELAKSANA PRODUKSI CV Matra Mandiri Redaksi menerima artikel/tulisan/foto dan materi lain yang sejalan dengan visi dan misi majalah ini. Redaksi berhak menyunting tanpa mengurangi esensi tulisan. COVER FOTO BERSAMA MOU POLDA METRO JAYA - PT KBN PERSERO. FOTO: MAY

AK seperti namanya, logistik yang seharusnya serba logis, tapi justru banyak area abu-abu. Area yang tidak jelas. Wilayah yang sering disebut sebagai daerah yang hanya diketahui orang tertentu saja. Mungkin karena selalu remang-remang itulah yang membuat urusan logistik ini dari masa ke masa selalu tidak jelas. Penuh permainan di sana. Orang Betawi pinggiran menyebutnya sebagai ‘ora danta’. Selalu dikuasai kalangan tertentu saja membuat wilayah logistik selama republik ini berdiri selalu tak rasional. Dalam hal tarif, misalnya, sering terkesan asal. Padahal, di zaman modern yang serba digital, semua inginnya serba transparan dan bisa dihitung besaran biayanya. Sudah terlanjur, selama ini banyak pemain mengatur area abu-abu itu. Dari masa ke masa, di situlah rupanya ditakdirkan jadi rezeki para mafia. Di Pelabuhan Tanjung Priok, salah satu contoh riil permainan itu telah bertahun-tahun bercokol, bahkan beranak-pinak dengan nyaman di sana. Sebenarnya ulah mereka sudah lama diketahui publik, termasuk aparat hukum dan pemerintahan negeri ini. Namun, rupanya tidak ada yang punya nyali untuk memutus mata rantainya. Malah yang selama ini terjadi, aparatur yang harusnya berpihak pada kepentingan negara justru ikut masuk dalam lingkaran masalah itu. Nyaman selama puluhan tahun tak terusik, kini sedikit demi sedikit grey-area itu mulai terkuak. Adalah keberanian seorang Jokowi yang mulai bikin gerah para ‘pemain’ di sana. Perang terhadap mafia pelabuhan dan logistik ini membuat semua yang selama ini hidup dalam zona serba enak mulai kocar-kacir. Tapi, rupanya Presiden Jokowi tak cuma sampai di situ. Atas nama negara ia terus berusaha menutup semua lubang tikus demi mengefisienkan mata rantai pasokan barang. Manjur dengan gebrakan dwelling time, kini Jokowi mengatur siasat baru dengan menggulirkan Pusat Logistik Berikat (PLB). PLB ini akan memutus mata rantai produksi, distributor, dan retail yang selama ini jadi masalah. Sebagian praktisi masih meragukan efektivitas PLB ini. Namun, sebagian besar optimis implementasi kebijakan ekonomi ini akan memutus masalah supply-chain yang selama ini bikin biaya logistik tak kunjung turun. Pergulatan baru Presiden Jokowi tentang PLB kali ini sengaja kami angkat sebagai laporan utama, karena diyakini akan menurunkan angka dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok. Selain itu pada edisi ini juga kami suguhkan kisah menarik para pejabat karier di KBN yang ternyata tak semua mulus. Ada yang di waktu kuliah terpaksa harus berjuang dengan jadi sopir angkot karena ketiadaan biaya dari orang tua. Sementara, ada yang orangtuanya kaya-raya mengalami peristiwa lain yang cukup misterius -- tempat praktik dokternya dikepung ular-ular misterius. Kunjungan Kepala BNN Komjen Pol. Budi Waseso ke KBN yang mendapat sambutan cukup antusias kalangan karyawan dan investor juga kami suguhkan untuk Anda. Buwas -- begitu sapaan mantan Kabareskrim ini sering disapa -- bicara panjang-lebar tentang ulah bandar narkoba dalam upaya merusak generasi bangsa ini. Selamat menikmati sajian kami kali ini. Salam... K

Maryoto, Editor

in

Chief

MAJALAH

KBN VERSI DIGITAL

KINI BISA DIAKSES GRATIS DI

.issuu.com

www

EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 5


Dari Anda

FASILITAS REST AREA TOL CIPALI MENGECEWAKAN Redaksi yth, Pada liburan akhir tahun lalu dalam perjalanan dari Jakarta ke Yogyakarta saya dan keluarga melintasi jalan tol terpanjang di Indonesia yang membentang dari Cikopo sampai Palimanan Cirebon. Seperti jalan tol lainnya, di ruas jalan tol tersebut tersedia fasilitas pendukung rest area di sejumlah titik. Rest area tersebut biasanya disediakan toilet, sarana ibadah, SPBU, dan kantin serta area komersial lain. Tentu semua fasilitas itu sangat membantu para pengguna tol Cipali. Namun, sayang dari pengalaman beberapa kali menggunakan rest area yang ada terkesan pihak pengelola, yakni PT Lintas Marga Sedaya (LMS) terkesan lebih mementingkan kepentingan komersialnya berupa pembangunan kios-kios untuk disewakan dan mengabaikan layanan intinya seperti sarana ibadah dan toilet. Pada saat Natal, misalnya, di rest area arah Palimanan beberapa area peristirahatannya tidak tersedia air untuk toilet dan mushola. Padahal, keberadaan air di dua tempat tersebut sangat vital. Kejadian yang sama terjadi saat kembali dari Yogyakarta menjelang tahun baru. Malah, di sebuah rest area musholanya tergenang air, akibat bocor yang parah. Lebih mengerikan lagi, plafon masjidnya nyaris jebol karena tak kuat menahan limpahan air hujan. Belum bicara soal kebersihan, di mana di hampir semua toilet di Cipali rata-rata kotor, bau, dan pada musim hujan tercecer tanah merah di manamana karena minimnya perawatan. Saya sempat menanyakan kepada seorang petugas, dan betapa terkejutnya petugas itu menyebut, “ya begitulah kalau pengelola lebih mementingkan pembangunan area komersia, fasilitas yang seharusnya jadi prioritas malah terkesan dinomorduakan. Bukan hanya soal toilet, sarana ibadah, dan kebersihan yang jadi masalah. Premanisme di sejumlah rest area juga begitu kental terjadi di area perparkiran. Tidak adanya pengawasan yang rutin membuat para petugas di lapangan sering berbuat over acting. Masyarakat pengguna jalan tol Cipali yang sudah membayar mahal tentu mengharapkan pelayanan yang memadai. Sekarang memang kondisi jalan tolnya masih mulus, karena memang masih baru, namun bila nanti kondisinya sudah rusak, ditambah dengan

6

|

KBN

ANTARA

kondisi rest area yang ‘brengsek’ tentu masyarakat akan berpikir ulang untuk melintas di Cipali. Semoga masukan ini menjadi perhatian bagi pihak-pihak terkait untuk berbenah diri demi meningkatkan ke-

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

puasan pelanggan tol, dalam hal ini tol Cipali. Rianti Santoso Cilincing, Jakarta Utara

PARAHNYA KEMACETAN DI CAKUNG Redaksi Yth, Tiap hari saya bersama rekan sekerja selalu melintasi Jalan Raya Cakung, tepatnya jalan yang menghubungkan antara Taman Modern sampai Terminal Pulogadung. Di sepanjang jalan tersebut hampir setiap hari selalu kemacetan. Kemacetan bukan saja pada pagi hari, tapi juga siang, sore, bahkan malam hari. Bertahun-tahun melintasi ruas jalan itu saya tahu persis salah satu penyebabnya: banyaknya pak ogah alias pengatur jalan amatir yang banyak mencari nafkah di setiap persimpangan jalan tersebut. Aksi para pak ogah ini diperparah oleh kedisiplinan para pengguna jalan yang sering main serobot jalur, bahkan melawan arus. Lengkaplah, tiap hari kemacetan di ruas jalan itu bak benang-kusut yang kadang polisi saja tampak tak berdaya mengatasinya. Kemacetan makin parah karena kecenderungan mereka hanya mementingkan para pengguna jalan yang mau menyeberang dan membayar saja, sehingga merugikan pengguna jalan lainnya yang jalan lurus yang berarti tak perlu merogoh kocek recehan untuk mereka. Padahal, para pengguna jalan yang mau putar arah atau menyeberang di jalur itu sebenarnya jumlahnya relatif kecil dibanding yang berjalan lurus. Tapi, karena prioritas pada para penyeberang yang diharapkan memberi uang, terjadilah kemacetan di jalur lurusnya. Pemandangan seperti ini sebenarnya tidak perlu terjadi, bila aparat Pemkot Jakarta Timur bersama kepolisian setempat bersikap tegas menindak para polisi cepek ini. Pelanggaran mereka sudah jelas, namun selama ini terkesan dibiarkan. Akhirnya, masyarakat pengguna jalan jadi terganggu, karena tiap hari harus melintasi jalur dengan kerawanan kemacetan yang tinggi itu. Percuma saja infrastruktur jalannya sudah bagus kalau penegakan aturannya memble. Sia-sialah keinginan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama untuk menjadikan Jakarta yang bebas macet, kalau ternyata tidak diikuti oleh jajaran di bawahnya. Hendra Permana Setyaji Pulogebang, Jakarta Timur


Opini

Transformasi Bisnis versus Arus Liar Perubahan

B

ERITA tentang penutupan atau pengalihan pabrik elektronik Toshiba dan Panasonic dari Indonesia beberapa waktu lalu cukup menyita perhatian publik. Sejumlah politisi, tanpa melihat secara jernih persoalan ini, langsung mengkaitkan de-ngan membanjirnya investasi dari China belakangan ini. Sejumlah politisi di sejumlah media, termasuk media sosial langsung menuding – semua karena pemerintah Jokowi-JK terlalu memanjakan investor dari China dan mulai mengabaikan peran Jepang dalam perekonomian Indonesia, di masa lalu. Agaknya terlalu berlebihan bila tersingkirnya sejumlah bisnis Jepang di Indonesia akhir-akhir ini karena kecenderungan pemerintahan baru yang lebih memanjakan China. Justru, dalam berbagai hal, boleh jadi bisnis Jepang di Indonesia, bahkan dunia mungkin sudah tidak relevan lagi dengan perkembangan baru yang begitu cepat bergulir. Kasus kereta cepat Jakarta-Bandung yang kemudian dimenangi China, boleh jadi pelajaran penting pebisnis Jepang di Indonesia yang masih menerapkan paradigma lama. Sayang, di luar konteks bisnis, kemudian publik dibuat gaduh oleh politisasi proyek ini. Terhambatnya setiap kepentingan

ILUSTRASI/ISTIMEWA

Jepang di Indonesia selama ini memang selalu jadi bahan perdebatan politik kalangan tertentu. Di masa lalu, ketika pabrik Sony di Cikarang ditutup pun, jadi polemik berkepanjangan tentang iklim investasi di negeri ini. Padahal, sejumlah raksasa industri lain juga pernah hengkang dari Indonesia. Dan banyak pula yang tanpa gejolak. Sony saat itu hijrah murni karena faktor upah buruh. Jepang datang ke sini kan sebagai pedagang, yang dikejar tentulah keuntungan. Dengan ongkos buruh yang relatif murah, mereka bebas memilih mau pindah ke negara yang biaya tenaga kerjanya relatif murah. Syukur-syukur bila ditunjang berbagai fasilitas lain yang lebih baik. Bagi pebisnis, perpindahan area bisnis itu sebenarnya sesuatu yang biasa. Namun, menjadi tak biasa ketika banyak pihak menafsirkannya lain – kalau tidak mau dibilang berlebihan. Ketika Yahoo ‘terbang’ dari Indonesia ke Singapura, misalnya, toh gaungnya tak begitu terdengar. Padahal, meskipun tidak padat karya, secara aset, Yahoo sangat kuat dibanding Panasonic atau Toshiba. Lebih dari itu, Yahoo merupakan raksasa bisnis teknologi informasi dengan kapitalisasi besar. Secara bisnis, bila usaha di sebuah negara tak lagi menguntungkan, atau

singkatnya, malah merugi dan jadi beban bisnis secara keseluruhan ya lebih baik ditutup. Ini juga berlaku ketika baru-baru ini kantor pusat Yahoo menutup sejumlah kantor cabangnya di sejumlah kota di dunia, termasuk salah satunya di Amerika Serikat. Masih dalam ingatan kita, ketika beberapa waktu lalu pabrikan mobil Ford menutup aktivitasnya di Indonesia. Penutupan ini semata-mata karena dari sisi bisnis kurang menguntungkan. Produsen otomotif dari negeri Paman Sam ini tak kuat lagi melawan raksasaraksasa baru otomotif dari Asia, seperti Jepang dan Korea yang mampu menguasai pasar Indonesia. Selain ‘cabut’ dari Indonesia, Ford juga menutup usahanya di sejumlah negara di dunia, termasuk di antaranya di Jepang. Ke depan tentu akan banyak perubahan terjadi di belahan bumi ini. Di era digital sekarang ini, tentu akan lebih banyak terjadi, sesuatu yang di masa lalu tidak mungkin terjadi, akan terjadi. Amerika Serikat yang kini dengan pertumbuhan sangat kecil, begitu pun dengan negara-negara Eropa yang ekonominya kurang menggembirakan terus mencermati pertumbuhan di Asia, khususnya China yang luar biasa besar. Di tengah pelemahan ekonomi dunia 2015 lalu saja, China masih mampu mempertahankan angka pertumbuhan ekonomi hampir menyentuh angka 7 persen. Padahal, di Jepang sendiri angka pertumbuhannya sangat kecil. Kebangkitan di negara-negara Asia, khususnya China, India, dan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara kini tengah mencemaskan Amerika Serikat dan Eropa. Membanjirnya produkproduk China yang kemudian diikuti dengan investasi di berbagai bidang dari negeri tirai bambu itu merupakan ancaman serius bagi dunia. Kasus tergesernya produk-produk Jepang seperti Panasonic dan Toshiba, atau Sony yang lebih awal sudah keluar dari Indonesia tak bisa dilepaskan dari pergeseran konsumen di Indonesia yang mulai bergeser dari produk-produk mahal dengan brand kuat, ke arah produk yang lebih murah, tapi dengan kualitas yang tak jauh beda dengan produk ternama dari Jepang dan Amerika Serikat. EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 7


:: Opini

Di tengah menguatnya dollar terhadap rupiah, bukan saja barang-barang elektronik saja yang akan terus tertekan, tapi juga otomotif Jepang di Indonesia. Ini sudah mulai terjadi, menyusul adanya PHK di sejumlah perusahaan otomotif asal Jepang. Di Jepang sendiri yang dulu dikenal sebagai negeri inovator, kini mulai terpuruk yang ditandai dengan pertumbuhan ekonomi negeri itu yang terus mengalami pelambatan. Raksasa-raksasa elektronik Jepang seperti Sony, Panasonic, Sharp, Sanyo, dan juga Toshiba sedang menuju jurang kehancuran. Ada kegetiran yang mencekam di balik gedung-gedung raksasa yang menjulang di sana. Industri elektronika mereka yang begitu digdaya 20 tahun silam, pelan-pelan memasuki lorong kegelapan yang terasa begitu perih. Tahun lalu, Sony diikuti Panasonic dan Sharp mengumumkan angka kerugian triliunan rupiah. Harga-harga saham mereka rontok berjatuhan di pasar modal. Sanyo bahkan harus rela menjual dirinya lantaran sudah hampir kolaps. Sharp berencana menutup divisi AC dan TV Aquos-nya. Sony dan Panasonic akan mem-PHK ribuan karyawan mereka. Dan Toshiba? Sebentar lagi divisi notebook-nya dikhawatirkan juga akan bangkrut menyusul produk televisinya yang sudah mati lebih dulu. Serbuan produk Korea Selatan, seperti Samsung dan LG begitu telak menghantam produk Jepang. Sampung dan LG bukan saja menggerus produk elektronik, tapi juga gadget, dan perangkat-perangkat canggih lain. Sony yang dulu dipandang paling perkasa, kini jadi lunglai seperti robot yang bodoh dan tolol ketika menghadapi Apple. Di luar Korea, serbuan produk sejenis dari China, Taiwan, dan sebagian India mulai menggeser dominasi Jepang selama ini. Pertanyaannya sekarang, kenapa perusahaan-perusahaan top Jepang itu kini seperti pecundang? Menurut pengamat mengenai ekonomi Jepang, setidaknya ada tiga penyebab yang sangat mendasar yang patut kita ambil sebagai perenungan. Pertama, factor Harmony Culture Error. Dalam era digital seperti saat ini, kecepatan adalah kunci. Speed in decision making. Speed in product development. Speed in product launch. Dan persis di titik vital ini, perusahaan Jepang termehek-mehek lantaran budaya mereka yang menga-

8

|

KBN

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

Industri sebagai sebuah karya inovasi merupakan bisnis yang akan terus berubah mengikuti gelagat para konsumen. gungkan harmoni dan konsensus. Datanglah ke perusahaan Jepang, dan Anda pasti akan melihat kultur kerja yang sangat mementingkan konsensus. Top manajemen Jepang bisa rapat berminggu-minggu sekedar untuk menemukan konsensus mengenai produk apa yang akan diluncurkan. Dan begitu rapat mereka selesai, Samsung atau LG sudah keluar dengan produk baru, dan para senior manajer Jepang itu hanya bisa melongo. Budaya yang mementingkan konsensus membuat perusahaan-perusahaan Jepang lamban mengambil keputusan (dan dalam era digital ini artinya sebuah tragedi). Budaya yang menjaga harmoni juga membuat ide-ide kreatif yang radikal nyaris tidak pernah bisa mekar. Sebab mereka keburu mati: dijadikan tumbal demi menjaga “keindahan budaya harmoni�. Kedua, faktor Seniority Error. Dalam era digital, inovasi adalah oksigen. Inovasi adalah nafas yang terus mengalir. Sayangnya, budaya inovasi ini tidak kompatibel dengan budaya kerja yang mementingkan senioritas serta budaya sungkan pada atasan. Sialnya, nyaris semua perusahaan-perusahaan Jepang memelihara budaya senioritas. Datanglah ke perusahaan Jepang, dan hampir pasti Anda tidak akan menemukan Senior Managers dalam usia 30-an tahun. Never. Istilah Rising Stars dan Young Creative Guy adalah keanehan. Promosi di hampir semua perusahaan Jepang menggunakan metode urut kacang. Yang tua pasti didahulukan, no matter what. Dan ini dia: di perusahaan Jepang, loyalitas pasti akan sampai pensiun. Jadi terus bekerja di satu tempat sampai pensiun adalah kelaziman. Lalu apa artinya semua itu bagi inovasi? Kematian dini. Ya, dalam budaya senioritas dan loyalitas permanen, benih-benih inovasi akan mudah layu, dan kemudian semaput. Masuk ICU lalu mati. Ketiga factor Old Nation Error. Faktor terakhir ini mungkin ada kaitannya

dengan faktor kedua. Dan juga dengan aspek demografi. Jepang adalah negeri yang menua. Maksudnya, lebih dari separo penduduk Jepang berusia diatas 50 tahun. Implikasinya: mayoritas Senior Manager di beragam perusahaan Jepang masuk dalam kategori itu. Kategori karyawan yang sudah menua. Di sini hukum alam berlaku. Karyawan yang sudah menua, dan bertahun-tahun bekerja pada lingkungan yang sama, biasanya kurang peka dengan perubahan yang berlangsung begitu cepat. Siapa yang tidak mau berubah dan terlalu asyik dengan dirinya sendiri tanpa memikirkan APA YG DIINGINKAN KONSUMEN, ya bakal ditinggalkan. Inilah yang dialami pabrik Panasonic dan Toshiba, dan mungkin perusahaan Jepang lainnya di Indonesia, dan di belahan dunia lain. Transformasi bisnis penting untuk menyelamatkan bisnis dari kehancuran. Realita di pasar gadget kita sebagai contoh. Produk Xiaomi (Mi) asal China yang canggih, dan secara teknologi nyaris menyamai fitur-fitur iPhone-nya Apple menjual produknya di Indonesia dengan harga yang hanya 20% bahkan kurang dari itu. Gila! Tapi, itulah yang jadi kelebihan Xiaomi mendesak pasar produk lain yang sudah mapan dan lama bercokol di atas bumi untuk bergeser. Begitu pun Lenovo yang telah menjadi raksasa setelah mengakuisi raksasa IBM terus membombardir pasar dengan gadget-gadget canggih dan murahnya, terus memaksa produkproduk asal Amerika dan juga Jepang harus tiarap, lalu angkat kaki dari sejumlah penjuru muka bumi. Sony yang menjadi salah satu produk kebanggaan negeri samurai itu boleh saja terus berusaha untuk bangkit dengan produk-produk barunya, tapi produk-produknya terus kalah saing dengan pabrikan asal China dan Korea. Fakta ini tentu merupakan pelajaran buat kita semua para pengendali bisnis di Indonesia. Fenomena ini mengingatkan industri kita yang tidak boleh terus-menerus asyik dengan paradigma lama, karena arus liar perubahan terus menggerogoti kemapanan. Kita harus selalu pro aktif meneliti semua perubahan untuk memetakan letak masalah dan di mana peluang bisa digali. Industri sebagai sebuah karya inovasi merupakan bisnis yang akan terus berubah mengikuti gelagat para konsumen. K

TITOK MARYOTO S


Laporan Utama

GEBRAKAN BARU PUSAT LOGISTIK BERIKAT

ISTIMEWA

P

EMERINTAH tampaknya begitu serius menurunkan biaya logistik nasional yang kini masih terlalu mahal ketimbang yang ada di negara tetangga ASEAN, seperti Singapura dan Malaysia. Setelah menekan habis-habisan dwelling time, kini Pusat Logistik Berikat (PLB) jadi salah satu gebrakan berikutnya. Ada saja yang meragukan efektivitasnya, tapi lebih banyak yang mengapresiasi sebagai sebuah langkah maju. Swasta dan BUMN mulai ancang-ancang menanam investasi di proyek PLB. EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 9


:: Laporan Utama

PLB, Si ‘Sexy’ yang Tawarkan Banyak Insentif Pajak & Cukai Dengan adanya PLB akan mendekatkan produsen dengan distributor, bahkan pembeli, yang secara langsung mengurangi rantai pasokan yang selama ini bikin biaya logistik tak kunjung turun.

P

EMERINTAH meresmikan berdirinya Pusat Logistik Berikat (PLB) di sejumlah kota di Indonesia. Pelaksanaan paket ekonomi jilid II yang keluar Oktober 2015 lalu ini diharapkan akan menurunkan biaya logistik Indonesia yang masih bertengger di kisaran 24-27% produk domestic bruto (PDB). PLB didasari payung hukum Peraturan Pemerintah Nomor 85/2015 tentang perubahan atas PP Nomor 32/2009 tentang Tempat Penimbunan Berikat serta Permenkeu Nomor 272/PMK.04/2015 tentang Pusat Logistik Berikat. PLB tersebar di sejumlah daerah di Indonesia. Ada kapas serta produk susu dan turunannya di Cikarang, spare part otomotif di Karawang, peralatan penunjang hulu migas di Balikpapan, produk pertanian di Marunda, dan penimbunan BBM di Merak. Pusat Logistik Berikat merupakan gudang logistik multi fungsi untuk menimbun barang impor atau lokal dengan kemudahan fasilitas perpajakan berupa penundaan pembayaran bea masuk dan tidak dipungut PPN atau PPNBM, serta fleksibilitas operasional.

Insentif Menarik

Pemerintah menyiapkan berbagai insentif untuk menarik minat investor menanamkan modalnya di bisnis ini. Ada lima jenis insentif yang disediakan pemerintah untuk calon penghuni PLB. Pertama, perusahaan yang menyimpan barang ke dalam PLB dari tempat lain di luar daerah pabean dalam jangka waktu tertentu berhak mendapat penangguhan bea masuk.

10

|

KBN

Kedua, perusahaan tersebut tidak dipungut pajak dalam rangka impor. Ketiga, Ditjen Bea dan Cukai diminta membebaskan cukai untuk perusahaan yang ingin masuk ke kawasan PLB. Keempat, barang yang berpindah dari PLB satu ke PLB lainnya juga berhak mendapat fasilitas serupa ditambah pembebasan PPN atau PPNBM. Serta kelima adalah bebas PPN dan PPN-BM juga berlaku untuk barang yang dimasukkan dari tempat lain dalam daerah pabean maupun dari kawasan ekonomi khusus, kawasan bebas, atau kawasan ekonomi lainnya ke kawasan PLB yang ditujukan untuk ekspor. Pemerintah optimistis pembangunan pusat logistik berikat (PLB) akan dapat mengurangi biaya logistik dan produksi. Jokowi mengatakan, saat ini dunia telah mengalami perubahan ekstrem dan kompleks. Kompetisi dan persaingan kini menjadi realitas sehari-hari, bahkan bukan saja individu atau perusahaan, persaingan tersebut sudah mengarah pada persaingan antar negara.

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

“‎Realitas kompetisi itu, tiap detik, menit, jam, kompetisi itu kita hadapi. Dan kita tidak bisa keluar lagi dan mengatakan tidak untuk kompetisi. Semua harus dihadapi,” kata Jokowi di PLB Kawasan Cakung, Jakarta, Kamis (10/3). Menurutnya, persaingan tersebut harus dihadapi dengan kerja keras, serta membangun sistem yang efisien, salah satunya dengan membangun Pusat Logistik Berikat (PLB) ini. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan, biaya logistik di Indonesia harus lebih murah dibandingkan negara tetangga Singapura dan Malaysia. Menurutnya, saat ini biaya logistik di Indonesia mencapai dua hingga dua setengah kali lipat dibandingkan kedua negara itu. “Kita harus bisa. Pada era persaingan, era kompetisi, kalau kita tidak lebih murah, ya kalah kompetisinya. Biaya logistik dan transportasi di lndonesia masih sangat tinggi, 24-27% dari Produk Domestik Bruto,” kata Presiden Jokowi usai meresmikan Pusat Logistik Berikat (PLB)


:: Laporan Utama

di Cilincing, Jakarta Utara, baru-baru ini. Presiden Jokowi mengatakan, pemerintah terus membuat terobosan baru untuk menekan biaya logistik dan transportasi agar setara dengan Singapura dan Malaysia. “Masih tinggi sekali. Sekali lagi, harganya harus sama seperti negara lain. Ya, Singapura dan Malaysia yang efisien.

kelemahan dan keterbatasan sehingga ongkos logistik tetap tinggi, yaitu sampai 27% bagi pengusaha. Karena itu, pada September 2015 lalu pemerintah mengeluarkan paket kebijakan jilid II yang hasilnya berupa penerbitan PP Nomor 85 Tahun 2015 tentang Perubahan PP Nomor 32 Tahun 2009 tentang Tempat Penimbunan Berikat dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 272/2015 tentang Pusat Logistik Berikat. Wakil Ketua Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) Mahendra Rianto mengatakan pembangunan Pusat Logistik Berikat (PLB) bertujuan meningkatkan industri dalam negeri secara menyeluruh. Dengan PLB akan mendekatkan produsen dengan distributor. Mahendra menyebut PLB bukan hanya menjadi area penyimpanan atau pergudangan barang tetapi juga tempat pertemuan antara produsen langsung dengan pembeli. PLB diharapkan bisa mengefisiensikan rantai pasokan yang secara otomatis menurunkan biaya logistik. Pusat Logistik Berikat (PLB) dibutuhkan bagi industri dalam negeri, terutama tekstil. Menurut Mahendra, dengan adanya PLB tekstil, dapat memangkas rantai pasok bahan baku tekstil sehingga biaya logistiknya bisa ditekan. “Ini tentu membuat industri tekstil

dalam negeri bisa menjadi lebih kompetitif dan berdaya saing,” ucap Mahendra di Jakarta, awal Maret lalu. Dirinya mencontohkan barang mentah industri tekstil seperti kapas, biasanya biasanya dipasok dari Pakistan. Kemudian, kapas tersebut disimpan oleh trader di Singapura dan Malaysia dan dikirimkan ke Indonesia untuk diolah di industri tekstil. “Dari pengiriman kapas ini ada berbagai macam biaya, biaya transportasi maupun bea masuk. Coba hitung, berapa kali cost yang dikeluarkan itu?” Keinginan Presiden Jokowi untuk sesegera mungkin menurunkan biaya logistik juga diapresiasi kalangan pengusaha logistic. Deputy Chief Executive Officer (CEO) PT Kamadjaja Logistics, Ivy Kamadjaja menyatakan siap membantu pemerintah menarik perusahaan yang selama ini menyampan berbagai jenis barang kebutuhan industri di Singapura dan Malaysia. “Pemerintah meminta kami mendukung sektor industri barang konsumsi, khususnya makanan dan minuman. Jadi fokusnya ke industri itu. Tapi tidak tertutup kemungkinan untuk mendukung industri lainnya,” jelas dia. K

KO MPA S/ SP / T R IB UN / SIN DO / A N T / M Y

11 PERUSAHAAN PENYEDIA PLB Kita bersaing. Angkanya kira-kira sama mereka,” katanya. Dia berharap semua barang yang saat ini disimpan di berbagai gudang di Singapura dan Malaysia dapat secepatnya dipindahkan ke PLB di negeri ini. Saat ini, terdapat 11 PLB yang tersebar di Balikpapan, Jakarta, Cikarang, Cibitung, dan Bali. “Semuanya harus dipindahkan ke sini. Konsumsi dan produksinya di sini. Sebanyak 45% konsumsinya di sini. PDB ada di Indonesia sekitar 45%. Pasti inflasi akan jatuh lebih rendah lagi, karena harga barang akan lebih murah. Kuncinya tinggal satu di biaya transportasi. Kalau biaya logistik sudah murah, ganti biaya transportasi. Biaya transportasi ada di infrastruktur, perbaikan pelabuhan, jalan tol, bandara, dan jalur Kereta Api,” katanya. Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, kebijakan ini merupakan peningkatan sistem kepabean dari semula gudang berikat menjadi PLB. Gudang berikat dinilai masih memiliki

1. PT Cipta Krida Bahari di Kawasan Industri Cakung, Jakarta. Anak usaha PT ABM Investama Tbk ini menyediakan PLB seluas 10 hektare (ha) untuk industri minyak dan gas bumi (migas) dan industri pertambangan. 2. PT Petrosea Tbk di Balikpapan. Areal PLB milik perusahaan ini mencapai seluas 4 ha dan pendukung logistik berikat untuk industri minyak dan gas bumi (migas) dan industri pertambangan. 3. PT Pelabuhan Penajam Buana Taka di Balikpapan. Perusahaan ini menyediakan PLB seluas 6 ha untuk industri minyak dan gas bumi (migas) dan industri pertambangan. 4. PT Kamadjaja Logistics di Cibitung Bekasi, Jawa Barat. Perusahaan ini membangun PLB dengan areal lahan seluas 1 ha untuk mendukung industri makanan dan minuman. 5. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia di Karawang, Jawa Barat. Perusahaan ini menyediakan PLB seluas lebih dari 1 ha untuk mendukung industri otomotif. 6. PT Agility International di Halim dan Pondok Ungu. Perusahaan membangun PLB seluas 1 ha untuk menimbun barang-barang untuk keperluan iondustri makanan dan minuman, dan kosmetik. 7. PT Gerbang Teknologi Cikarang (Cikarang Dry Port) di Kawasan Industri Jababeka. Perusahaan ini menyiapkan fasilitas untuk menimbun kebutuhan untuk industri tekstil (kapas) dengan luas areal 1 ha. 8. PT Dunia Express Transindo (Dunex) di Jakarta Utara dan Karawang dengan luas areal PLB mencapai lebih dari 1 ha. Perusahaan ini memiliki fasilitas untuk mendukung penimbunan industri tekstil (kapas). 9. PT Krishna Cargo di Benoa dan Denpasar. Perusahaan ini membangun PLB mendukung untuk penimpunan industri kecil dan menengah. 10. PT Vopak Terminal Merak. Perusahaan ini akan membangun PLB seluas 6 ha untuk mendukung penimbunan barang industri tekstil sintetis (bahan kimia). 11. PT Dahana (Persero) di Subang, Jawa Barat., perusahaan BUMN ini akan membangun PLB untuk penimbunan bahan peledak di industri migas dan pertambangan. EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 11


Shipping

Upaya Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok Turunkan Dwelling Time KBN/MAY

Pelan tapi pasti, dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok terus menurun dan kini sudah sesuai harapan Presiden Joko Widodo menjadi 4,7 hari. Targetnya, akhir tahun ini bisa ditekan menjadi sekitar 4,1 hari. Setelah semua infrastruktur jadi, diperkirakan bisa menurun drastis sampai 3 hari atau hampir menyamai di Singapura.

A

NGKA itu bisa dicapai bila pelabuhan baru, New Priok di Kalibaru mulai bisa difungsikan sebagian pada semester kedua ta-

hun ini. Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok yang baru, Capt. Arifin Soenarjo dalam wawancaranya dengan majalah KBN di kantornya, (16/2) menyebutkan, institusi yang dipimpinnya terus berusaha menurunkan dwelling time tersebut semaksimal mungkin. Tentu banyak kendala terjadi di sana. Sebab, pelayanan barang dan jasa khususnya petikemas atau dwelling time merupakan kerja yang melibatkan banyak pihak. Setidaknya 18 instansi yang kini di bawah koordinasi Otoritas Pelabuhan. Karena melibatkan begitu banyak instansi itulah, menurunkan dwelling time bukan persoalan mudah. Tapi, dari hari ke hari menurut Arifin Soenarjo, kini angkanya terus menurun.

12

|

KBN

“Berbagai upaya terus kita perbaiki guna memaksimalkan pelayanan petikemas di pelabuhan,” kata Arifin Soenarjo. Untuk pengurusan dokumen yang selama ini jadi masalah, terus diupayakan agar dipercepat. Kalau sebelumnya, banyak barang dokumennya yang belum selesai ketika barang sampai di pelabuhan, kini sudah tidak ada lagi. Begitu barang dikirim, dokumen langsung dikerjakan, sehingga begitu barang sampai urusan dokumen selesai. Selama ini ada masalah mendasar pengertian dwelling time antara Otoritas Pelabuhan Kementerian Perhubungan dengan Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan. Menurut Kemenhub, dwelling time dihitung sejak barang dibongkar dari kapal sampai keluar wilayah pelabuhan. Sedangkan, menurut Bea Cukai, dwelling time dihitung dari barang dibongkar sampai selesai proses pengurusan dokumen

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

atau closing dokumen. Akibat perbedaan penafsiran ini, perhitungan mengenai dwelling time menjadi berbeda-beda. Dalam versi Bea Cukai, meski barang sudah keluar pelabuhan akibat overbrengen (OB), YOR penuh di atas 65% dan harus keluar, jika belum closing dokumen masih dihitung dwelling time. Untuk mengatasi hal ini, Otoritas Pelabuhan akhir tahun lalu telah mengambil langkah membentuk Crisis Centre yang berisi perwakilan seluruh instansi yang ada dan beroperasi di Pelabuhan Tanjung Priok yang mencapai 18 instansi atau lembaga terkait. “Melalui Crisis Centre ini, semua masalah yang muncul akan dibantu difasilitasi oleh perwakilan mereka di crisis centre. Dengan itu, pelan tapi pasti pelayanan arus barang khususnya dwelling time bisa terus ditekan,” katanya. Pengurusan dokumen yang selama ini masih dilakukan manual selain lama, juga berisiko terhadap adanya praktik pungli dan sejenisnya. Karenanya, dalam waktu dekat segera akan diberlakukan sistem yang terintegrasi secara online di bawah koordinasinya. Sistem yang diberi nama inaport hasil kerja sama Kementerian Perhubungan dan PT Telkom Indonesia itu akan memberi kepastian berbagai komponen biaya yang ada di pelabuhan. Selain unguk menghapus biayabiaya siluman, keberadaan jaringan inaport online ini untuk transparansi kepada publik. “Inaport nantinya bisa diakses siapa pun. Masyarakat, terlebih para importir maupun eksportir bisa tahu di mana posisi barang dan berapa biaya yang harus dibayar kepada negara atas layanan yang diberikan berbagai instansi di sini,” kata Arifin Soenarjo. Selain akan semakin menurunkan angka dwelling time, bila ini sudah terealisasi, secara otomatis akan menurunkan biaya logistik. Untuk diketahui, biaya logistik di Indonesia sampai sekarang masih tergolong tinggi. Ada yang menyebut sampai pada kisaran sekitar 20%. Nah, dengan sistem online diharapkan akan mengurangi biaya logistik yang cukup signifikan. Dengan penurunan biaya logistik lewat laut, diharapkan akan merang-


:: Shipping

sang tumbuhnya transportasi lewat laut. Baik untuk moda antar pulau, maupun pengiriman dari dan ke ke sejumlah negara. Upaya lain yang terus dilakukan Otoritas Pelabuhan terkait dwelling time yakni dengan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) tenaga kerja bongkar-muat (TKBM) di pelabuhan. Sejak tahun lalu sudah ratusan SDM usia lanjut TKBM yang telah dipensiun oleh Pelindo II. Sementara yang masih aktif terus menjalani pelatihan guna meningkatkan kemampuan. “Sekarang menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN, TKBM kita harus bisa bersaing. Kalau nggak, jangan sampai pekerjaan itu jatuh ke pekerja dari negara lain di ASEAN yang secara kualitas lebih baik,” kata Arifin Soenarjo. Secara rutin, pihak-pihak terkait kepelabuhan, mulai kesyahbandaran, Pelindo II, pengusaha terminal peti kemas, dan institusi terkait lain terus melakukan koordinasi demi upaya yang berkesinambungan untuk menurunkan dwelling time tersebut. Arifin yakin, bila semua pihak bekerja sebaik-baiknya, bukan tidak mungkin impian Indonesia untuk mengejar dwelling time 3 hari bisa tercapai. Optimisme Arifin Soeharjo tidak berlebihan, terlebih sebentar lagi New Port (Kalibaru) milik Pelindo II segera difungsikan. Begitu pun tol arah pelabuhan Priok dan New Priok segera tersambung dengan ruas tol yang lain. Bila ditambah dengan difungsikannya tol Tanjung Priok dan tersambungnya jalur kereta api, mimpi pelabuhan Tanjung Priok punya dwelling time di angka 3-an bukan mimpi lagi. “Seiring dengan pembenahan masalah dokumen yang nantinya serba online, saya kira kita akan sama, atau paling tidak mendekati Singapura,” kata Arifin. Bila arus keluar-masuk barang kepelabuhan di Tanjung Priok nantinya benar-benar lancar, implikasinya akan terasa pada nadi ekonomi negeri ini semakin membaik. Tarif logistik secara otomatis juga akan turun. Penurunan ini pada akhirnya akan berdampak pada menurunnya harga barang-barang di pasara dalam negeri. Karenanya, membenahi Pelabuhan Tanjung Priok sangat penting dalam upaya meningkatkan daya saing ekonomi nasional dan internasional. K

TITOK MS

Tugas Besar dengan Fasilitas Minimalis

O

KEMENTAN.GO.ID

TORITAS Pelabuhan (OP) Utama Tanjung Priok merupakan coordinator kegiatan pemerintah dan pengusahaan di pelabuhan. Sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KP 199 2015, Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok berfungsi sebagai pengatur, pengendali, dan pe-ngawasan kegiatan kepelabuhanan yang diusahakan secara komersial. Tugas besar ini memberi beban kepada Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok untuk memberi kontribusi pada negara berupa pemasukan non pajak sebesar Rp120 milyar pada tahun 2016 ini. Sayang, beban yang tidak ringan ini kurang diimbangi dengan fasilitas yang tersedia. Kantor yang ada sekarang jauh dari memadai. Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok kini begitu kecil ketimbang sejumlah perusahaan yang berada di bawah koordinasinya. Bukan hanya itulahan yang digunakan sangat sempit, sehingga untuk parkir begitu sulit. Belum lagi dilihat dari jumlah SDM yang jauh dari memadai. “Kita sedang mengupayakan agar Otoritas Utama Pelabuhan Tanjung Priok ini bisa jadi Badan Layanan Umum (BLU), sehingga bisa mengatur anggaran sendiri,” kata Kepala Kantor OP Utama Tanjung Priok, Arifin Soenarjo, di kantornya, barubaru ini. Dengan di-BLU-kan, OP Utama Tanjung Priok, lebih fleksibel dalam menga-

tur layanannya di Tanjung Priok. Lebih dari itu OP juga bisa memberi tunjangan yang memadai pada para tenaga pelaksana yang ada. Peningkatan penghasilan yang diikuti dengan penambahan SDM, pada akhirnya akan memberi dampak akhir pada servis yang lebih profesional. Muara dari pelayanan yang lebih baik, lanjut Arifin Soenarjo, tentu pada pendapatan bagi negara yang tentu akan mengalami peningkatan. Kini, dengan SDM sebanyak 60-an orang dirasa jauh dari memadai. Memang SDM yang ada bisa dimaksimalkan, tapi tetap punya banyak keterbatasan. Terlebih bila melihat tantangan ke depan di mana pertumbuhan bisnis di Pelabuhan Tanjung Priok akan meningkat dengan drastis sejalan dengan beroperasinya New Port di Kalibaru. Bicara soal kepelabuhan, Arifin Soenarjo begitu semangat. Maklum, ia sudah puluhan tahun mengabdi di lingkungan perhubungan laut. Beberapa kali ia sudah menjabat sebagai otoritas pelabuhan di daerah, menjadi kepala syahbandar, dan bahkan sebelum jabatan yang sekarang pernah ikut membenahi Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP). Arifin Suharjo yang masuk STIP saat diguncang kasus bullying itu melihat dengan STIP di-BLU-kan, institusi pendidikan itu bisa mandiri dalam mengelola anggarannya. K

MAY

EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 13


Galangan Kapal

Indonesia Berpotensi Jadi Industri Galangan Kapal Terbesar Dunia ISTIMEWA

Setidaknya terdapat 200 perusahaan industri perkapalan/galangan kapal di Indonesia yang mampu memproduksi kapal baru ataupun memperbaiki kapal.

S

EJALAN dengan visi Presiden Joko Widodo dalam pidato pelantikannya yang ingin menjadikan Indonesia berjaya di sektor kelautan dan maritim, sejumlah keberhasilan mulai tampak. Selain industri galangan kapal nasional kini bangkit, sejumlah perusahaan galangan kapal manca negara pun berminat menanamkan investasinya di Indonesia. Pengusaha galangan kapal dari Korea Selatan merupakan salah satu yang menyatakan kesiapannya untuk ekspansi ke Indonesia. Kementerian Perindustrian akan mengenalkan mitra perusahaan galangan tersebut dengan sejumlah perusahaan serupa di Indonesia. Menteri Perindustrian, Saleh Husein mengaku menyampaikan program tol laut Presiden Jokowi membutuhkan banyak kapal dan ini peluang bagi investor galangan kapal sehingga ini saat yang tepat. ‎Kemenperin juga mendorong agar Korsel mengembangkan industri komponen kapal. Menurut Saleh, dengan kebutuhan kapal yang tinggi dan instruksi Presiden Joko Widodo kepada kementerian, lembaga dan BUMN untuk membeli kapal dari galangan kapal, maka industri komponen kapal mendapat peluang untuk tumbuh. Galangan kapal Indonesia dinilai Menteri Saleh telah memiliki kemampuan produksi dan berpengalaman bekerja sama dengan galangan luar negeri. Korsel juga diminta bermitra dengan galangan kapal domestik. Kemenperin memacu industri kapal dengan insentif berupa Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP) untuk impor komponen kapal dan PPN Tidak

14

|

KBN

Dipungut untuk perusahaan pelayaran yang membeli kapal dari galangan nasional. Menurut Ketua Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo), Eddy Kurniawan Logam, jumlah pesanan industri galangan kapal meningkat 100% lebih tahun 2016. Peningkatan jumlah pesanan ini sangat positif dalam meningkatkan peran industri maritim. PT Pertamina dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjadi pemasok order terbesar. “Nilai pesanan Pertamina sekitar Rp 4 triliun, sedangkan KKP mengajukan order pembuatan 3.325 unit kapal. Galangan kapal dalam negeri tahun ini baik yang besar kecil atau menengah akan sangat sibuk,� ujar Ketua Iperindo Eddy Kurniawan Logam, beberapa waktu lalu. Saat ini ada sekitar 200 perusahaan industri perkapalan/galangan kapal di Indonesia yang mampu memproduksi kapal baru ataupun memperbaiki kapal. Industri perkapalan masuk dalam kategori industri strategis dan berprospek cerah di masa depan. Nantinya akan ada 50% lebih anggota Iperindo ambil bagian dalam pembuatan kapal-kapal tersebut, menurut Eddy. Sementara itu, sisanya masih mengandalkan pemesanan dari swasta. Pengusaha galangan kapal mengaku optimis pengadaan 3.325 kapal di tahun 2016 yang dilakukan oleh Kementerian

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

Kelautan dan Perikanan (KKP) dapat sukses terlaksana. Dengan adanya pengadaan kapal tersebut, para pengusaha meyakini industri galangan kapal yang selama ini lesu bahkan berada di titik terendah dapat kembali bergairah kembali. Sementara Sunardi Said, Direktur Operasional dari PT Wahana Indonesia mengatakan dengan adanya pengadaan kapal melalui sistem E-Katalog dapat membuat perusahaan lebih mendapatkan kesempatan untuk ikut serta dalam pengadaan kapal tersebut karena dilakukan secara terbuka atau transparansi. Tetapi, menurut Sunardi, dalam pembuatan kapal pihaknya mengkhawatirkan pengadaan material yang terkadang sulit didapatkan terutama pembuatan kapal di daerah. Untuk material kapal, Sunardi menuturkan perusahaannya harus menunggu kiriman barang dari Jakarta ataupun Surabaya terlebih dahulu . Sekretaris Jenderal KKP, Sjarief Widjaja mengatakan pengadaan kapal di tahun 2016 sebanyak 3.325 buah merupakan kerja bersama secara nasional antara pemerintah dan pengusaha untuk membantu nelayan Indonesia agar lebih memiliki kesejahteraa yang baik di masa mendatang. K

ANT/REPUBLIKA/KKP/INVESTOR DAILY/BERITADAERAH


Infrastruktur

Harapan Baru KA Cepat Jakarta-Bandung ISTIMEWA

Proyek pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung diharapkan bisa menggenjot perekonomian nasional dan lokal. Di sejumlah negara, kereta cepat telah dijadikan jurus ampuh pemerintah untuk pengembangan wilayah. Meski demikian, pemerintah tetap mengawasi segala proses yang berkaitan dengan isu-isu lingkungan dalam pembangunan kereta cepat ini.

D

I hadapan warga Bandung, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno menjelaskan berbagai hal tentang proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung ini, termasuk mengapa BUMN Indonesia lebih memilih menggandeng China daripada Jepang dalam proyek pengembangan kereta cepat Jakarta-Bandung sepanjang 142 kilometer (km) itu. Rini menyebut proposal kereta cepat dari Jepang lebih berat karena mengandalkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan jaminan pemerintah. “Kalau yang skema Jepang itu investornya pemerintah, jadi kita harus menaruh uang yang berasal dari APBN,” ujar Rini di acara Sosialisasi dan Dialog Publik Pembangunan Kereta Cepat di Grand Hotel Panghegar, Jalan Merdeka, Bandung, Jumat (19/2/2016). Hal itu menurutnya berat, karena saat ini APBN lebih ditekankan untuk pembangunan di luar Jawa. “Padahal pemerintah ingin menekankan pemanfaatan APBN untuk pemban-

gunan di luar. Itu utamanya kenapa kita pilih China,” tuturnya. Dengan skema yang ditawarkan China, seluruh pendanaan bersifat komersil dari investor. Pemerintah tidak memberikan jaminan untuk proyek ini. “Jadi investor dan bank akan mendorong ini harus bisa jadi dan selesai supaya dikembalikan. Tidak ada jaminan pemerintah,” jelas Rini. Rini menjelaskan konsesi pengoperasian kereta cepat selama 50 tahun sangat diperlukan agar investor bisa menghitung waktu pengembalian investasi dengan jelas. “Mereka dapat hak konsesi 50 tahun sementara bank memberi pinjaman selama 40 tahun untuk dikembalikan,” tuturnya.

Pengembangan Wilayah

Presiden Joko Widodo, 21 Januari lalu telah melakukan proses peletakan batu pertama pembangunan kereta cepat ini di Walini, Bandung Barat. Presiden menilai dimulainya pembangunan kereta cepat ini merupakan bagian dari percepatan pembangunan

nasional. Dia berharap kehadiran kereta cepat akan menambah daya saing Indonesia pada tingkat global sehingga bisa memenangkan kompetisi antarnegara. “Negara yang efisien yang mempunyai kecepatan dalam membangun, itu yang akan jadi pemenang dalam persaingan antarnegara,” kata Jokowi pada pidato peresmian kereta cepat tersebut. Kebun Teh Mandalawangi Maswati Kabupaten Bandung Barat milik PT Perkebun an Nusantara VIII dipilih sebagai lokasi peletakan batu pertama sekaligus tempat awal pembangunan. Selain akan dilewati rel kereta cepat, lokasi tersebut juga akan dibangun Transit Oriented Development (TOD) yang akan menyatu dengan pembangunan kota baru Walini. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengungkapkan pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung akan terus dilanjutkan. Ia beralasan ini merupakan proyek nasional yang bisa menggenjot perekonomian nasional dan lokal. Aher akan tetap mengawasi segala proses yang berkaitan dengan isu-isu lingkungan dalam pembangunan kereta cepat ini. Proyek kereta cepat di sejumlah negara telah dijadikan jurus ampuh pemerintah untuk pengembangan wilayah. Untuk kasus China, pada setiap kota yang disinggahi kereta cepat mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 0,6 sampai 1 persen. Demikian juga yang terjadi di Jepang, Iran, dan negara-negara lain. Pemerintah Indonesia yakin gambaran yang sama akan terjadi pada proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, yang EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 15


:: Infrastruktur

ISTIMEWA

diprediksi akan membuka lapangan kerja baru, mengurangi kemiskinan, dan menggerakkan sektor ekonomi usaha mikro, kecil, dan menengah. Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) Hanggoro Budi Wiryawan mengatakan dimulainya pembangunan proyek ini akan menjadi bagian dari instrumen pengembangan sentra ekonomi baru di sekitar kawasan yang dilalui kereta api. Pasca-groundbreaking, pekerjaan konstruksi langsung dikerjakan yang ditargetkan akan rampung pada 2018, sehingga kereta dapat beroperasi pada 2019. Dari sisi modal langsung luar negeri, investasi mandiri untuk proyek kereta cepat ini senilai 5,573 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 78 triliun. Sumber dana berasal dari konsorsium BUMN Indonesia dan konsorsium Cina Railways, dengan skema business to business. Konsorsium BUMN terdiri dari PT Wijaya Karya Tbk, PT Jasa Marga Tbk, PT Kereta Api Indonesia, dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII. Keempat perusahaan ini telah membentuk PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), selanjutnya berkolaborasi dengan konsorsium Cina mendirikan perusahaan patungan dengan nama PT KCIC untuk membangun kereta cepat koridor Jakarta-Bandung. Proyek kereta cepat akan menyerap 39 ribu pekerja pada saat konstruksi, 20 ribu konstruksi TOD dan pada saat operasional TOD mencapai 28 ribu orang. “Pada tahap awal, KCIC akan mengadakan 11 set EMU, di mana satu set terdiri dari delapan kereta,” kata Hanggoro. Setiap kereta nantinya mampu mengangkut 583 orang sekali jalan, atau dalam situasi puncak kereta dapat digabungkan menjadi dua set sehingga total penumpang bisa lebih dari seribu orang. Dalam sehari, skenario kereta cepat akan beroperasi selama 18 jam. Pengoperasian kereta cepat, lanjut Hang goro, membutuhkan pasokan listrik sekitar 75-100 megawatt. Untuk itu, rencananya KCIC bekerja sama dengan PT PLN di mana dalam jangka panjang perusahaan akan membangun power plant mandiri untuk memastikan tidak ada gangguan pasokan listrik saat kereta beroperasi. Presiden China Railways Corperation Sheng Guangzu berharap kerja sama Indonesia-Cina terus berkelanjutan. Apalagi kerja sama ini memberikan nilai positif dan bagus bagi perekonomian kedua negara. Keberadaan pembangunan kereta ini, menurut Sheng, penting

16

|

KBN

Presiden Jokowi melihat maket KA Cepat Jakarta-Bandung saat ground-breaking

dalam memperkuat kerja sama pragmatis Indonesia-Cina ke depannya. Kerja sama akan diarahkan pada pembangunan infrastruktur yang saling menguntungkan. Sheng bahkan berjanji akan mendukung pembangunan poros maritim Indonesia. Ia lantas berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang mengawal kelancaran proyek tersebut.

Persoalan Lingkungan

Dalam perjalanannya, proyek kereta cepat ini mengundang kritik dan pertentangan. Salah satunya datang dari LSM Wahana Lingkungan Hidup (Walhi). Manager Kebijakan Walhi Muhnur Satyahaprabu menyebut pembangunan jalur kereta cepat koridor Jakarta-Bandung merupakan proyek ajaib. Sebab, sebagaimana namanya, prosesnya pun serba cepat dengan banyak teknis perizinan yang didobrak. Ia melihat proses amdal kereta cepat sangat kilat. Padahal, wajarnya harus melewati dua musim alias setahun. Pakar hukum lingkungan dari Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung Asep Warlan Yusuf mengkhawatirkan posisi kajian tata ruang dan lingkungan serta amdal yang sangat mentah. Berdasarkan PP 27/2012 tentang izin lingkungan, izin amdal harus didahului diskusi publik dan mengakomodasi pendapat masyarakat yang terkena dampak proyek. Setelah itu dihimpun, akan tampak gamblanglah soal potensi bencana dan mitigasinya. Direktur Kemitraan Lingkungan Dirjen Perhutanan Sosial KLHK Widodo Sambodo menegaskan pelaksana proyek kereta cepat harus dapat memastikan jaminan keselamatan lingkungan dan manusia tak terganggu ketika konstruksi bergulir. Jangka waktu 30 hari pasca-

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

groundbreaking harus dimanfaatkan untuk mematangkan kajian soal mitigasi bencana dan jaminan keselamatan selama konstruksi dan ketika kereta dioperasikan kelak. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehu tanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar mengungkapkan izin amdal kereta cepat tidak serba mendadak apalagi dilalui dengan proses abal-abal. Ia menegaskan perizinan amdal telah melewati berbagai kajian dan percepatan tanpa mengurangi kualitas. “Desember 2015 sudah sosisalisasi di beberapa kabupaten, pada 13 Januari dokumen sudah lengkap dan semua persyaratan terpenuhi,” ujarnya. Komisi V DPR RI yang membawahi bidang transportasi dan infrastruktur dalam rapat kerja dengan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan di Gedung MPR/DPR/DPD RI Jakarta, Kamis (25/2) meminta agar Menhub bisa memastikan penelaahan izin teknis bisa dilakukan dengan hati-hati sesuai standar yang ada. Menurut menteri Jonan dari hasil penelaahan bersama PT KCIC, hingga 11 Februari lalu ada sejumlah hal yang harus dipenuhi dan dilengkapi perusahaan tersebut. Sejumlah klausul dalam perjanjian, antara lain masalah tanah tempat aset-aset PT KCIC berdiri dan ketika nanti konsesi selesai dan aset diserahkan kepada pemerintah dengan kondisi laik operasi, berpotensi menimbulkan masalah. Kementerian Perhubungan, kata Jonan pada dasarnya siap melakukan pengkajian terkait proses perizinan teknis, pihaknya menunggu kelengkapan data dan tambahan data yang dibutuhkan dari PT KCIC. K

TRIBUN, ANTARA, DETIK, REPUBLIKA, MERDEKA


Metro

Pesona Kota Impian Baru di Utara Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Ahok berencana membangun Port of Jakarta dengan menggabungkan lima pulau sekaligus, yakni Pulau M, N, O, P, dan Q. Port of Jakarta akan menyerupai Port of Rotterdam yang menjadi salah satu pelabuhan penting di Eropa.

ISTIMEWA

G

UNA meminimalisir dampakdampak negatif dari proyek tersebut, Pemprov DKI akan melakukan pengendalian bertahap. “Hal ini bertujuan untuk menghindarkan serta meminimalisir potensi-potensi dampaknya terhadap lingkungan,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKi Jakarta, Tuty Kusumawati, di Jakarta, beberapa waktu lalu, menanggapi kekhawatiran beberapa pihak terhadap dampak dari reklamasi Pantai Utara Jakarta yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurut Tuty, pengembang harus melalui berbagai tahapan sebelum memperoleh izin pelaksanaan reklamasi. “Jadi ada syarat tertentu yang harus dipenuhi lebih dulu secara bertahap,” jelas Tuty Kusumawati. Pemprov DKI, Tuty menambahkan, menggunakan sejumlah produk hukum sebagai acuan kebijakan, seperti Keppres Nomor 52 Tahun 1995 tentang Reklamasi Pantai Utara Jakarta. Perda DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 1995 tentang Penyelenggaraan Reklamasi dan Rencana Tata Ruang Kawasan

Pantura Jakarta juga tak ketinggalan untuk dijadikan acuan sebagai dasar pelaksanaan proyek ini. Pada 2011, Kementerian Lingkungan Hidup telah menyelesaikan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk menyempurnakan rencana tata ruang Kawasan Strategis Pantura Jakarta. Menurut Tuty, ada sejumlah kajian yang harus ditempuh sebelum pelaksanaan proyek. Sebagai dasar untuk memperoleh izin lingkungan, misalnya, perlu dilaksanakan kajian amdal di setiap pulau reklamasi. Sementara, untuk memperoleh izin membangun prasarana reklamasi secara spesifik wajib dilakukan kajian hidrodinamika, dampak perubahan iklim, banjir, dan kajian teknis lainnya. Dalam membangun reklamasi, lanjut Tuty, ada mekanismenya agar semua yang akan dilaksanakan sesuai tatanan EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 17


:: Metro

dan aturan yang berlaku. “Masyarakat tidak perlu khawatir karena tujuan Pemprov DKI adalah mencari solusi untuk pro-blem yang dihadapi ibukota saat ini dan di masa depan,� papar Tuty Kusumawati. Reklamasi pantai menjadi salah satu program yang direncanakan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Rencananya reklamasi akan dilakukan untuk membangun 17 pulau di pesisir utara Jakarta dan akan dibangun oleh beberapa perusahaan pengembang. Perusahaan tersebut yaitu PT Muara Wisesa Samudera satu pulau; PT Pelindo menggarap satu pulau; PT Manggala Krida Yudha satu pulau; PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk sebanyak empat pulau; PT Jakarta Propertindo dua pulau; PT Jaladri Kartika Ekapaksi satu pulau; PT Kapuk Naga Indah lima pulau; dan dua pulau lainnya masih belum dilirik investor. Ada beberapa perizinan yang harus dipenuhi pengembang sebelum melakukan reklamasi yaitu izin prinsip reklamasi, izin pelaksanaan reklamasi, dan izin pemanfaatan reklamasi. Dalam izin prinsip, pengembang wajib melakukan kajian seperti thermodinamika, Detail Enginering Desain (DED), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), Rencana Pengelolaan Lingkungan (RPL), dan kajian lainnya. Kajian tersebut akan dinilai oleh tim independen di bawah koordinasi Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD). Setelah terpenuhi, pengembang akan mendapatkan izin pelaksanaan. Hingga saat ini, baru dua perusahaan pengembang yang mendapat izin pelaksanaan yaitu PT Muara Wisesa Samudera, anak perusahaan Grup Agung Podomoro, untuk reklamasi Pulau G pada 2014 dan PT Kapuk Naga Indah, anak perusahaan Agung Sedayu Group, untuk reklamasi pulau C, D, dan E pada 2012 di era kepemimpinan Gubernur Fauzi Bowo. Izin pelaksanaan reklamasi Pulau G (Pluti City) oleh PT Muara Wisesa Samudera diterbitkan pada 23 Desember 2014. Izin tersebut tertuang dalam keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 2238 tahun 2014. Ada pun pelaksanaan reklamasi yang dimaksudkan dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta tersebut terbatas pada pembangunan tanggul penahan, pengurugan material, dan pematangan lahan untuk pembentukan pulau baru. Pulau G akan memiliki luas sekitar 160 hektare. Fasilitas Pulau G di antaranya ruko dan vila sebanyak 1.200 unit, apartemen 15.000 unit, hotel, perumahan,

18

|

KBN

pusat belanja, taman seluas 8 hektare, serta outdoor dan indoor plaza seluas 6 hektare. Biaya pembuatan Pulau G sebesar Rp4,9 triliun. Pengerukan rencananya dilakukan pada akhir 2015 dan selesai pada 2018. Tahap pertama dilakukan untuk pembangunan ruko, villa, serta taman dengan luas total 30 hektare. Namun reklamasi Pulau G ditentang oleh berbagai pihak. Izin reklamasi pun digugat oleh Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) pada pertengahan September lalu. Pemberian izin reklamasi pulau G ke Muara Wisesa dinilai dapat merusak lingkungan dan merugikan nelayan. Proses gugatan masih berlangsung hingga saat ini. Selain Pulau G, Ahok berencana membangun Port of Jakarta dengan menggabungkan lima pulau sekaligus. Kelima pulau tersebut adalah Pulau M,N,O,P, dan Q. Rencana tersebut terjadi setelah Ahok melakukan kunjungan kerja ke Rotterdam, Belanda pada akhir September lalu. Ahok berharap, Port of Jakarta dapat menyerupai Port of Rotterdam yang menjadi salah satu pelabuhan penting di Eropa. Selain itu, Ahok juga berencana akan membangun rumah susun khusus nelayan di sekitar wilayah reklamasi. Terdapat 17 Pulau yang akan dibangun dengan berbagai fungsi, pulau tersebut diberikan nama dari A hingga Q. Pulau A untuk kawasan pertokoan tepi laut; Pulau B untuk kawasan outdoor dengan background tematik; Pulau C untuk taman burung (pengetahuan dan wisata). Pulau D untuk kawasan olahraga terbuka dengan standar internasional, Pulau E untuk kawasan olahraga air dan wisata

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

pantai, Pulau F untuk kompleks olahraga, rumah sakit serta pusat pengembangan olahraga internasional; Pulau O,P, Q kawasan industri, perdagangan dan logistik; Pulau L untuk kawasan lembaga jasa dan keuangan. Izin melakukan reklamasi yang diterbitkan Gubernur Jakarta ditentang sejumlah pihak. Sejumlah argumentasi dipaparkan oleh mereka yang menolak yaitu membahayakan berbagai ekosistem mangrove dan padang lamun di sekitar wilayah reklamasi, menghilangkan fungsi mangrove untuk menahan terjadinya abrasi dan intrusi air laut, reklamasi diduga berbalut kepentingan ekonomi dan hanya menguntungkan investor serta masyarakat kelas ekonomi menengah saja, merusak ekosistem kawasan pesisir, dan izin AMDAL rentan dimanipulasi. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) termasuk salah satu yang menentang reklamasi. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyebut, kajian Balitbang KKP terhadap reklamasi yaitu bisa menyebabkan degradasi lingkungan. Sementara itu, pendukung reklamasi menyebut, langkah ini untuk menjawab kebutuhan hunian dan keterbatasan daratan; kawasan reklamasi bisa membentuk rekayasa pulau yang diklaim mencegah banjir rob; meningkatkan investasi kawasan pesisir; mengembangkan kawasan permukiman terpadu di dalam kota; mengatasi persoalan kemacetan kota; serta menambah ruang publik. “Salahnya reklamasi di mana? Membuat Jakarta banjir? Belum ada reklamasi juga sudah banjir karena penurunan muka bumi,� tutur Ahok beberapa waktu lalu. K CNN IND . /KO M PA S/PEM BARUAN/M Y


Industri

Dimulai, Akreditasi Kawasan Industri MULAI tahun 2016 ini Kementerian Perindustrian akan memberlakukan akreditasi kawasan industri di seluruh Indonesia. Standardisasi kawasan industri nantinya akan dijadikan tolok ukur dalam mengevaluasi serta menilai kinerja perusahaan pengelola.

U

NTUK mendukung kebijakan tersebut, Kementerian Perindustrian telah menyusun rancangan Standar Kawasan Industri sebagai amanat UU No.3/2014 tentang perindustrian, khususnya pasal 105 di mana setiap perusahaan kawasan industri wajib memenuhi standar kawasan industri yang ditetapkan oleh Menteri Perindustrian. Demikian antara lain dikatakan Menteri Perindustrian, Saleh Husen saat memberikan penghargaan kawasan industri tahun 2015 yang berlangsung di Jakarta, pertengahan Desember 2015. “Penghargaan malam ini merupakan yang terakhir kali, karena tahun depan telah diganti dengan akreditasi kawasan industri,” kata Menteri Perindustrian, Saleh Husen. Dengan pemberlakuan standar kawasan industri diharapkan dapat meningkatkan daya saing kawasan industri nasional untuk menghadapi persaingan dengan kawasan-kawasan industri yang ada di tingkat regional. Menurut Menteri Perindustrian, kawasan industri memegang peranan yang sangat strategis dalam pembangunan industri nasional kita karena memberikan jaminan dan kepastian lokasi bagi investasi, khususnya di sektor industri. Beberapa waktu lalu pemerintah telah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi di mana pengembangan kawasan industri menjadi perhatian utama pemerintah, karena bertujuan mendorong pengembangan kawasan industri yang atraktif

TOTO/SHIPPING.ID

sebagai pendekatan wilayah dalam mempercepat pemulihan industri agar tidak menimbulkan pemutusan hubungan kerja dan meningkatkan daya saing industri agar sejajar dengan negara-negara lain, sehingga menjadi daya tarik investasi. Standardisasi dan akreditasi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing kawasan industri nasional dalam menghadapi kompetisi dengan kawasan-kawasan industri di tingkat regional. “Peningkatan daya saing ini penting mengingat peran strategis kawasan industri,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Dedi Mulyadi di Jakarta, 2015 lalu. Dedi mengatakan, ada beberapa kriteria yang digunakan dalam menyusun standardisasi kawasan industri. Kriteria dimaksud meliputi manajemen, pelayanan, infrastruktur, lingkungan, dan sosial budaya. “Jika, misalnya, ada suatu kawasan industri yang tidak lolos akreditasi dalam memenuhi standar, akan ada rekomendasi untuk perbaikan,” kata Dedi. Akreditasi kawasan industri membutuhkan persiapan matang. Ini termasuk pembangunan kelembagaan yang memberi sertifikasi. Pemberian penghargaan bagi kawasan industri yang sudah dilaksanakan sejak 2013 merupakan embrio bagi pelaksanaan akreditasi.

Positif

Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia Sanny Iskandar mengatakan, pihaknya melihat sisi positif

terkait keberadaan standar kawasan industri tersebut. Menurut Sanny, manfaat yang terasa, antara lain, adanya fungsi pengendalian pemerintah atas realisasi pengembangan masing-masing kawasan industri agar sesuai dengan pedoman teknis yang ideal. Sanny mengatakan, dengan adanya akreditasi yang mengacu standar tersebut, calon investor juga akan mendapat informasi lebih jelas mengenai kawasan industri yang hendak dia masuki. “Ibaratnya jika hotel ada yang bintang tiga, empat, atau lima, dengan adanya standar tersebut investor akan lebih bisa punya gambaran tentang kawasan industri terakreditasi yang dipilih,” ujar Sanny. Menurut Direktur Pengembangan Fasilitas Industri Wilayah I Ditjen PPI, I Gusti Putu Suryawirawan, standardisasi kawasan industri digunakan sebagai tolok ukur dalam mengevaluasi serta menilai kinerja perusahaan pengelola. Dengan demikian, pemerintah akan memiliki data dan informasi yang detail ter kait perkembangan industri dalam negeri. Selain itu, pemerintah juga akan memberlakukan akreditasi kawasan industri untuk menyusun peringkat kinerja pengelola. Fungsi akreditasi salah satunya digunakan oleh pemerintah sebagai dasar pemberian bantuan perbaikan infrastruktur di dalam kawasan yang dalam lima tahun ke depan dianggarkan mencapai Rp6 triliun. K

M AY/ R E V I N D O

EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 19


Logistik

KBN Logistics Incar Pelanggan Pemerintah dan Korporasi Besar KBN

TAK puas hanya jadi ‘pemain’ di lingkungan PT KBN (Persero), kini unit bisnis KBN Logistics menyasar kalangan pemerintahan dan korporasi besar. Sejumlah instansi telah menerima uluran tangan KBN Logistics.

T

AK berlebihan bila KBN Logistics mematok target meraih pendapatan tahun 2016 sebesar Rp114,907 miliar. Pendapatan terbesar diperkirakan berasal dari pergudangan sebesar Rp60,511 miliar dan forwarding Rp54,396 miliar. Dalam RKAP 2016, KBN Logistics memperkirakan adanya kenaikan laba sebesar 48,6 miliar dibanding tahun lalu yang hanya sebesar Rp71 miliar. KBN Logistics yang memikul tanggungjawab sebagai tulang punggung perusahaan yakin target pendapatan sebesar Rp114,907 miliar akan tercapai, bahkan terlampaui. Optismisme itu bisa dilihat dari sejumlah sumber pendapatan lama yang berpeluang untuk ditingkatkan dan sumber baru yang segera memberikan income. Salah satu yang diharapkan berkontribusi besar bagi KBN Logistics adalah adanya depo logistik di Blok F SBU Cakung seluas 8,5 hektar. Meski baru bisa dioperasikan hanya kira-kira September mendatang, dari depo ini diperkirakan akan memberi pemasukan sekitar Rp18 miliar. Depo Blok F KBN Cakung ini nantinya akan menampung petikemas isi yang merupakan bagian tak terpisahkan dari program dry port PT KBN Cakung. “Pekerjaan segera dilelang dan mudah-mudahan paling lambat September sudah bisa dioperasikan,” kata General Manager KBN Logistics, Safrizal, ketika ditemui di kantornya, baru-baru ini. Selain lahan logistik baru di Blok F KBN Cakung, ada sejumlah titik yang dikelola SBU Logistics, yakni di Blok

A-07 (2.700 meter persegi) dan A-08 (2.700 meter persegi) yang segera direnovasi dan ditargetkan mampu berkontribusi masing-masing Rp6,2 miliar pada empat bulan terakhir tahun ini. Sejumlah pabrik di KBN Cakung yang habis sewanya habis nantinya juga akan direnovasi untuk dikelola sendiri sebagai area pergudangan. “Kita akan mengoptimalkan setiap lahan yang menganggur menjadi area komersil yang mampu menyumbang penghasilan kepada perusahaan,” kata Safrizal. Selain Cakung, sejumlah titik pendapatan bagi KBN Logistics juga akan dimaksimalkan. Sebut saja lahan yang ada di C-01 dan E-01 KBN Marunda. Blok E01 Marunda diharapkan mampu menyumbang Rp3,6 miliar. SBU Pelayanan Logistik yang mengelola forwarding diperkirakan akan mendapatkan tambahan penghasilan yang signifikan dari sektor menyusul disepakatinya kerjasama dengan sejumlah instansi pemerintah dan BUMN. Sebut saja kerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan dan PT KAI (Persero), serta Perum Bulog dan PT Holcim yang diharapkan akan menyumbang angka pemasukan perusahaan. GM KBN Logistics, Safrizal mengatakan, bila sebelumnya SBU Logistik hanya menunggu order datang, kini operasi jemput bola dilakukan jajaran KBN Logistics. Hal ini demi memaksimalkan sarana dan prasana yang dimiliki guna mendongkrak pendapatan. Ternyata banyak yang tertarik dengan tawaran dari KBN Logistics karena

lebih terjamin, lebih aman, dan ketepatan waktu yang dipandang lebih bisa diandalkan. Kepercayaan besar ini kini diimbangi Safrizal dengan pembenahan dan peningkatan profesionalisme jajaran KBN Logistics. SDM sebagai bagian penting dalam pelayanan jasa menjadi tumpuan harapan akan sukses-tidaknya programprogram kerja yang sedang dijalankan. Melihat betapa strategisnya SDM, Safrizal didukung segenap karyawan mempelopori adanya “Pakta Integritas”. Ini merupakan pionir di KBN, di mana sebuah SBU dengan berani membuat kesepakatan demi meningkatkan kinerja perusahaan. Dengan Pakta Integritas tersebut, setiap karyawan, apa pun jabatannya, harus siap mengabdikan dirinya secara total bagi perusahaan. Bahkan, ada klausul di mana bila ternyata pada saat dibutuhkan karyawan tidak bisa menerima panggilan telepon, secepatnya harus menelepon balik sebagai wujud tanggungjawab. Para pengemudi yang kebanyakan merupakan tenaga kerja tidak tetap juga mendukung kesepatan tersebut. Bahkan, dalam apel akbar SBU Pelayanan Logistik, beberapa waktu lalu, semua mendukung Pakta Integritas tersebut. Bagi siapa pun jajaran SBU Logistik yang tidak menjalankan kesepatan tersebut tentu sudah ada sanksi yang menghadang. Namun, bila dari pakta ini mampu memenuhi RKAP 2016, akan disediakan bonus khusus yang siap mengganjar insan KBN Logistics. K

M ARYOTO

EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 21


Karir

Safrizal Jadi Sopir Angkot untuk Bayar Kuliah PEKERJA keras, jujur dan religius. Itulah sosok yang lekat dengan keseharian Safrizal, General Manager (GM) SBU Pelayanan Logistik PT KBN (Persero). Tak banyak yang tahu, semua itu terbentuk sejak masih kecil. Bahkan, ketika kuliah ia sempat jadi sopir angkot hanya untuk biaya kuliah. 22

|

KBN

J

ABATANNYA kini memang cukup mentereng. Terlebih, KBN Logistics termasuk unit bisnis yang diharapkan mampu memberi kontribusi terbesar bagi PT KBN Persero. Target pendapatan yang dicanangkan pada Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2016 tidak main-main, Rp114 miliar lebih dengan target kenaikan laba mencapai 38%. Untuk merealisasikan hal itu tentu bukan pekerjaan enteng. Jadi salah satu tumpuan bisnis perusahaan tak membuat Safrizal seperti mendapat beban berat. Ia tampil biasa saja. Bahkan, seolah tidak ada pesimisme terpancar dari raut wajahnya.

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

Ayah tiga anak buah pernikahannya dengan wanita asal Kebumen, Sapti Rahayu ini selalu optimis menghadapi setiap tantangan. “Kalau kita terus bekerja keras dan selalu ingat kepada-Nya, insya Allah ada campur tangan Tuhan dan keinginan itu saya yakin akan tercapai,” kata Safrizal ketika ditemui di kantornya, gedung Mawar, KBN, baru-baru ini. Bicara soal campur tangan Tuhan, Safrizal mengaku dari dulu banyak mendapat pertolongan Tuhan. Mulai dari urusan sekolah, anak, sampai berbagai pekerjaannya sekarang. Termasuk ketika Koperasi Karyawan (Kopkar) KBN yang dipimpinnya tahun lalu mendapat penghargaan sebagai salah satu koperasi jasa terbaik di Indonesia. “Tanpa campur tangan Tuhan, mungkin Kopkar belum tentu akan mendapat penghargaan bergengsi itu,” katanya. Maka tak berlebihan ketika beberapa bulan ini diberi amanah menjadi ‘komandan’ di KBN Logistics, selain terbiasa datang jauh lebih awal ketimbang anak buahnya, Saf – begitu sapaan akrabnya – juga memberi contoh kepada bawahannya yang muslim untuk shalat dhuha sebelum bekerja. Dhuha merupakan cerminan seseorang yang tidak sombong. Dengan shalat dhuha, menurutnya, kita memohon kepada Tuhan agar apa yang kita inginkan diridhoi dan dikabulkan. Di lingkungan KBN Logistics, Safrizal mengaku lebih suka menerapkan manajemen diskusi. Dengan dialog ia bisa mengeksplorasi bawahan secara lebih maksimal. Sehingga, dengan komunikasi dua arah itu itu diharapkan setiap karyaan akan selalu memberi inovasi dan pemikiran-pemikiran positif bagi perbaikan bisnis yang dijalankan KBN Logistik. “Dari dulu saya menghindari sikap yang mengarah ke otoriter dan lebih suka dengan pendekatan yang lebih personal. Saya kira masing-masing sudah tahu tugas dan pekerjaannya masing-masing, dan saya tinggal memonitor apa yang dikerjakan,” kata Safrizal. Dari manajemen berdiskusi yang ditradisikan di lingkungan barunya itu sampai melahirkan apa yang se-ring disebut “Pakta Integritas”. Ketika itu untuk pertama kali ‘diproklamirkan’ dalam sebuah acara di KBN, ba-nyak pejabat di levelnya


:: KARIR FOTO-FOTO: KBN/MAY

KEMBANGKAN MANAJEMEN DISKUSI.Safrizal (kanan) bersama Manajer Angkutan KBN Logistics.

yang terkejut. Beragam komentar pun muncul. Tapi, karena apa yang dilakukannya murni demi kebaikan roda perusahaan, ia jalani kesepakatan itu dengan ikhlas dan sepenuh jiwa.

Sopir Angkot

Kerja keras, jujur dan selalu ikhlas memang sudah jadi bagian yang membentuk seorang Safrizal sejak kecil. Ia lahir dan besar di Kuala Simpang, Aceh Timur, 53 tahun silam. Anak keempat dari 6 bersaudara ini adalah putera seorang PNS di Dinas Kesehatan, Aceh Timur. Nama aslinya sebenarnya Safrizal Hasibuan. Namun, karena ketika itu menyandang marga di daerah konflik, Aceh mengundang kecemasan, akhirnya orang tua tak mau mencantumkan marga pada semua anaknya. Masa-masa kecil dilewati di Aceh Timur. Orang tua mendidik anak-anaknya dengan keras, termasuk kepada Safrizal. Sehabis maghrib setiap anak wajib ikut mengaji. Waktu SD, karena sekolah masuk siang, pagi hari harus ikut sekolah madrasah. Pendalamannya pada agama tak diragukan lagi. Bahkan, waktu SMP pernah mewakili sekolah maju dalam beberapa kegiatan MTQ sampai kemudian meraih juara III tingkat provinsi. Di tingkat SMA, Saf juga dikenal siswa yang cerdas. Ia malah pernah mendapat bea siswa untuk masuk IKIP Negeri Medan. Namun, karena kurang berminat ia coba-coba mendaftar di Fakultas Ekonomi jurusan Akuntansi Universitas Sumatera Utara (USU). Di luar dugaan, Saf berhasil diterima lewat jalur Sipenmaru. Meski demikian, kelulusannya ini memberikan beban

tambahanan pada keluarga. Terlebih, ketiga kakaknya juga masih kuliah. Beruntung, kakak sulungnya tak lama kemudian lulus dan bekerja, sehingga bisa membantu uang kuliah untuk Saf. Namun, selepas ayahnya pensiun, beban ekonomi keluarga semakin berat. Terlebih ketika itu adik-adiknya mulai masuk kuliah. Di atas kertas ia tak mungkin untuk melanjutkan kuliah. Di situlah, kemudian Saf berpikir untuk bisa menutup kebutuhannya sendiri. Maklum, secara hitung-hitungan, uang pensiun ayahnya jauh dari cukup untuk menutup biaya kuliah anak-anaknya. “Waktu itu agar kuliah nggak terhenti, saya sampai harus jadi sopir Sudaku (semacam angkutan kota, pen.),” jelas Safrizal mengenang masa-masa sulitnya. Kuliah sambil mencari uang dijalani Safrizal sampai akhirnya lulus pada tahun 1990. Merasa di Jakarta peluang untuk berkarier lebih terbuka, ia pun merantau ke Ibukota. Di sini ia kebetulan diterima sebagai staf akunting pada Pengelola Kawasan Berikat Indonesia (PKBI). Ketika PKBI merger dengan PT KBN (Persero), Saf dipercaya sebagai kepala seksi di kantor PKBI MM2100 Cibitung, Bekasi. Tak lama kemudian jabatannya naik sebagai Kepala Cabang Medan. Ketika mendapat jabatan mentereng di Medan, ayahnya menurut Safrizal begitu bangga. Tapi, satu hal yang selalu diingat yakni pesan orang tuanya agar selalu bekerja dengan jujur dan amanah. “Mungkin orang tua waktu itu khawatir karena ‘godaannya’ memang besar,” kata Safrizal. Kembali dari Medan, Safrizal kemudian dipercaya sebagai Kepala Cabang KBN

Tanjung Priok, Kepala Bagian Keuangan di Kantor Pusat KBN, Kepala Bagian SBU Cakung, Manajer Properti Non Industri, Manajer Kerja Sama Operaasi (KSO) sampai akhirnya sebagai GM KBN Logistics. Sebagian besar karier Safrizal dihabiskan terkait operasional perusahaan. Ia mengaku banyak berhubungan dengan pihak luar. Tak berlebihan bila ia merasa sangat tertantang dengan jabatan barunya ini. “Saya ingin KBN Logistik tidak hanya main di sekitar KBN, tapi keluar dengan orientasi corporate. Main di level corporate atau pemerintah, nilainya sangat material, pasti, dan lebih menjanjikan,” katanya. Demi mengejar target yang sudah dicanangkan, Saf kini rajin membangun relasi dengan mitra. Meski begitu sibuk, Saf mengaku komunikasi dengan keluarga tetap menjadi bagian yang penting. Keluarga baginya merupakan bagian penting yang memberi support atas kariernya. Kalau pulang tidak terlalu malam, ia selalu berusaha untuk shalat berjamaah bersama istri, dan ketiga anaknya, masing-masing; Haikal, Naufal, dan Nabil. Setelah itu biasanya ditutup dengan makan malam bersama. “Keluarga, bagi saya sumber kekuatan dan inspirasi,” tutur pria yang kini berusia 53 tahun ini. Anak-anak yang dari kecil sudah dibekali ilmu agama yang kuat selalu dilibatkan untuk selalu mendoakan bagi orang tuanya agar dimudahkan dalam setiap langkahnya. Begitu pun sebagai orang tua, ketika ada anaknya sedang punya masalah dan perlu dibantu, orang tua langsung ikut mencari solusi dan menguatkan lewat doa bersama. “Pernah ketika anak pertama risau karena teman-temannya sudah diterima di PTN, sementara dia belum diterima, kita sekeluarga ikut bantu dengan shalat tahajud dan dhuha. Alhamdulillah, ketika dia sedang pontang-panting cari kampus baru, ternyata Allah kasih kemudahan. Berkat campur tangan Tuhan, anak sulung saya ketika itu diterima di Universitas Indonesia,” kata Safrizal mengenang. Kepada anak-anaknya, Safrizal, seperti yang juga pernah disampaikan orang tuanya terdahulu, ia selalu menekankan pentingnya kejujuran dan keikhlasan. Nilai-nilai agama, kebaikan, dan kejujuran itulah yang kemudian juga coba terapkan dalam keseharian di tempat kerja. Karena baginya, segala upaya manusia harus disertai permohonan pada sang Maha Pencipta. Amin.... K

M ARYOTO

EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 23


:: KARIR

FOTO-FOTO: KBN/MAY

LANTARAN terlalu laris, tempat praktiknya di Jatiwangi, Kuningan pernah mendadak dimasuki banyak ular. Bahkan, gara-gara matanya yang sipit, rumah sekaligus tempat praktiknya juga dijarah massa. Itulah dua peristiwa penting yang takkan pernah terlupakan dari ingatan seorang dr Empat Patonah yang kini menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Pekerja (RSUP) KBN.

dr Empat Patonah

Merantau Gara-gara Klinik Dikepung Ular Misterius

P

ENGALAMAN pahit di masa lalu itu tidak menyurutkan kebiasaannya untuk menolong sesama. Ia yakin cobaan kan selalu datang. Tapi, di balik itu ia yakin Allah akan selalu memberi keberkahan. Posturnya yang mungil kadang membuat orang lain meragukan akan kemampuannya. Bahkan, gara-gara matanya yang sipit -- membuat orang lain mengira keturunan China. Padahal, dugaan ini salah besar. “Saya ini asli Kuningan. Orang tua saya asli sana,” jelas dr Empat Patonah dengan logat Sundanya yang kental. Empat Patonah lahir dan besar dari

24

|

KBN

keluarga muslim yang taat di Kijoho, Kuningan. Ayahnya adalah seorang pengusaha yang sukses di bidang ekspor-impor kayu. Selain itu keluarganya juga berbisnis berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk usaha pakan ternak. Anak keenam dari 9 bersaudara sejak kecil hidup dalam kecukupan ekonomi. Meski demikian, ia tidak pernah dimanja dengan harta. Keluarga begitu kuat mendidik anaknya agar mandiri, kuat dalam agama, dan maju dalam pendidikan. “Kami anak-anak semua dididik seperti militer di mana disiplin begitu ketat. Begitu subuh, harus bangun dan mandi dan shalat shubuh bersama. Setelah itu semua harus belajar,” kenang dok-

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

ter Empat. Selepas belajar, acara pagi yang rutin yakni makan bersama. Setelah itu masing-masing sibuk dengan sekolah dan orang tua dengan pekerjaannya. Sepulang sekolah, jam 02.00 WIB harus tidur sampai jam 04.00 WIB. Setelah itu harus belajar sampai maghrib. Dari kegiatan maghrib di masjid harus dilanjutkan dengan mengaji Al Quran yang kemudian disambung dengan makan malam dan belajar antara pukul 07.0009.00 malam. Kewajiban lain, tengah malam sekitar pukul 02.00 WIB, semua harus menjalankan shalat tahajud. Pengaturan yang begitu ketat dijalaninya dengan ikhlas. Tidak ada niat untuk


:: KARIR

membantah apa yang diingini orang tua. “Kalau nggak patuh, siap-siap saja dipentung,” kata dr Empat. Kedisiplinan yang diberikan orang tua kepada 9 anaknya tak sia-sia. Sekarang kakak dan adik-adiknya – semua sarjana, kebanyakan dokter. Tak berlebihan bila Pemkab Kuningan pernah memberi penghargaan keluarganya sebagai keluarga percontohan yang sukses menjalankan keluarga sakinah, mawadah, dan warohmah. “Saya kaget waktu itu nggak dikasih tahu, ketika pulang kampung dikalungi bunga dan diarak keliling kota pake becak,” kenang dr Empat. Bagi yang tidak biasa, pendidikan orang tua yang begitu disiplin memang berat. Tapi, pada dasarnya itu hanya merupakan upaya agar anak-anak sukses. Orang tua biasanya juga menekankan agar anak-anaknya menjadi pribadi yang jujur, amanah, dan bermanfaat bagi banyak orang. Terbiasa mandiri dan disiplin ternyata tak membuat sekolahnya terganggu. Justru dari SD sampai SMA ia selalu keluar sebagai siswa dengan prestasi akademik yang membanggakan. Selepas SMA, Empat Patohan melanjutkan di Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi di Jakarta. Setelah meraih gelar dokter, ia kembali mengabdi di kampung halamannya di Jatiwangi, Kuningan sebagai kepala puskesmas. Dalam waktu singkat, puskesmas yang dipimpinnya berkembang pesat sampai melampaui target. Keberhasilan ini membuat ia secara khusus diminta untuk memimpin tiga puskesmas sekaligus. Meski sibuk, untuk menambah penghasilan sebagai PNS yang waktu itu hanya digaji Rp480 ribu, dokter Empat membuka praktik di rumah. Ternyata, dari mulut ke mulut banyak yang kemudian mendatangi kliniknya untuk mencari kesembuhan. “Dari awal saya pake tarif seikhlasnya. Terserah pasien mau kasih berapa?” katanya. Tidak jarang yang tak punya uang hanya bawa petai, pisang, mangga, bahkan beras. Malah banyak yang miskin nggak bawa apa pun tetap dilayani dengan baik. Dengan tarif seikhlasnya itu membuat pasiennya kian hari, kian membludak. Bahkan, sering sebelum subuh sudah banyak yang antre di depan rumah. Bukan hanya warga sekitar, tapi banyak juga yang jauh dari tempat tinggalnya. “Saya sempat tanya kenapa mereka kok lebih senang berobat pada saya, jawabnya karena setiap berobat ke klinik saya kok katanya sembuh. Subhanallah… Sampai ada sugesti begitu,” tutur

SENYUM, SAPA, SALAM. dr Empat Patonah (tengah berkerudung biru) bersama jajaran RSU Pekerja KBN.

dr Empat tak menyangka. Ratusan pasien yang mengantre tiap hari membuat laci tempat praktiknya waktu itu penuh dengan uang. Bingung lihat uang yang begitu banyak, akhirnya atas saran orang tuanya sebagian disumbangkan ke masyarakat sekitar yang tidak mampu. Kebetulan waktu itu juga ada program pemerintah untuk membantu keluarga miskin yang menderita penyakit kusta. Pada saat bersamaan ia bantu warga yang kurang mampu. “Saya senang bukan saja bisa membantu mengobati masyarakat, tapi bisa berbagi. Ini kebahagiaan yang tak ternilai dengan apa pun,” katanya. Meski demikian, ujian tak luput menghampiri dr Empat Patonah. Di tengah pasien yang selalu ramai, di tahun kedua praktiknya ia mulai terusik oleh cobaan misterius -- rumahnya mendadak didatangi banyak ular. Di ruang tamu, di ruang praktik, di tempat obat, bahkan di lemari obat -- di mana-mana ada ularnya. “Banyak tamu saya yang kaget dikira saya pelihara ular. Antara percaya dan tidak, saya sendiri juga heran dari mana ular-ular itu kok mendadak ada di manamana? Tapi, saya anggap itu ujian. Saya tetap bekerja seperti biasa,” katanya ketika itu. Namun, ternyata lama-kelamaan dr Empat tak tahan juga. Apalagi ketika itu ketiga anaknya masih kecil-kecil. Tak tahan dengan ular yang mendadak ada di setiap bagian rumahnya, ia pun kemudian memilih ikut suami merantau ke Jakarta. Ia memulai karier dari nol lagi. Ketika pulang ke kampung pada tahun 1998, rumah yang dulu jadi tempat praktiknya itu habis dijarah massa. Tidak ada ular lagi di sana. Bahkan, plang papan nama pun sudah hilang. Kata orang pintar di kampung, banyak yang tersaingi oleh praktik dr Empat Patonah yang

bikin klinik sejenis jadi tidak laku. Di Ibukota, dr Empat Patonah mengubah haluan dengan tidak terlalu banyak membuka praktik dokter lagi. Ia lebih senang mendalami usaha rumah sakit. Didukung suami yang sudah lama berpengalaman di rumah sakit dan kakakadiknya yang banyak jadi dokter, ia merintis sejumlah klinik dan rumah sakit bersalin. Usahanya kini sudah berkembang di sejumlah wilayah di Jakarta. Dokter Empat Patonah bergabung dengan KBN sebagai dokter di klinik KBN. Setelah masa kontrak kerjasama antara manajemen KBN dengan Pertamedika habis, Dokter Empat Patonah kini dipercaya sebagai Direktur Utama RSUP KBN. Penampilannya yang gesit dan relasinya yang luas membuat RSUP KBN dalam waktu singkat mengalami kemajuan yang berarti. Selain sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, kini juga sudah terakreditasi. “Saya bersyukur banget karena keduanya akhirnya bisa terealisasi. Biarin kalau semula banyak yang meragukan apa yang saya lakukan. Yang terpenting, biarpun sampai pontang-panting saya bisa membuktikan. Ini sungguh keberkahan dari Allah Swt,” kata dr Empat. Dengan infrastruktur rumah sakit yang bagus ditunjang dengan peralatan yang canggih, kini dr Empat Patonah tinggal mengelola rumah sakit umum dan untuk pekerja ini dengan baik. Ia tak segan untuk terus-menerus memberi arahan kepada ‘anak buah’nya untuk selalu memberikan layanan yang terbaik kepada pasien. “Saya selalu mengarahkan semua yang bekerja di sini, khususnya di bagian perawatan untuk selalu sopan, ramah, dan melayani dengan ikhlas,” katanya mengakhiri. K

MAY

EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 25


Seputar KBN

Kepala BNN Komjen Pol. Budi Waseso (atas) melakukan sosialisasi tentang penyalahgunaan narkoba di hadapan ratusan investor KBN.

Komjen Pol. Budi Waseso

FOTO-FOTO: KBN/MAY

SOSIALISASI ANTI NARKOBA DI KBN

Bandar Narkoba Idealnya Dipenjara dengan Penjagaan Buaya

Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso ingin menyelesaikan darurat peredaran narkoba dengan cara-cara yang extraordinary. BNN ingin memulihkan kepercayaan masyarakat tentang upaya ‘perang terhadap narkoba’ oleh BNN itu sangat serius. 26

|

KBN

B

ICARA soal narkoba dalam acara sosialisasi yang digelar di Gedung Serbaguna kantor pusat KBN, Kamis (10/3), Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Budi Waseso tetap keras, bahkan kadang meledakledak. Menurutnya, memberantas narkoba di saat sudah dalam status darurat, perlu langkah-langkah tak biasa yang kadang bagi orang awam memang tidak rasional. Tapi, itu perlu dilakukan agar negeri ini tidak sampai terjadi lost generation. Ketika bertemu Presiden Joko Widodo untuk mengutarakan tentang perlunya penjara khusus bagi para bandar narkoba, misalnya, Buwas -- begitu sapaan akrab

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

Komjen Pol. Budi Waseso -- punya ide untuk memenjarakan para bandar besar narkoba dengan penjara khusus di mana di sana penjaganya kawanan buaya. Ini lantaran masyarakat sudah tidak percaya kalau dijaga oleh manusia. Buwas juga khawatir kalau penjara dijaga masih manusia, pasti akan kurang efektif. Lihat saja apa yang terjadi sekarang. Mulai dari proses penyidikan sampai eksekusi pun banyak oknum yang ‘mempermainkannya’. Kalau penjaga penjara itu masih manusia, bandar narkoba yang bisa beli apa saja, termasuk yang menjaga penjara, masalah peredaran narkoba bukannya tambah reda, tapi makin merajalela. Nah, bila penjara itu dijaga oleh para


:: Seputar KBN

buaya, tidak mungkin para bandar itu menyogok buaya yang memang tidak doyan duit. Para bandar akan pikir-pikir lolos dari penjara karena di sekelilingnya sudah dijaga para buaya yang pasti akan melumatnya dengan lahap. Mengerikan... Di luar dugaan, Presiden merespon positif ide tersebut, dan menantang Buwas kalau perlu punya ide yang lebih gila agar hasilnya bisa lebih cepat. Sebab, kondisinya memang sudah darurat. “Saya sekarang sedang merancang bagaimana agar ide yang agak gila-gilaan ini benar-benar terwujud,” kata Buwas saat memberikan sosialisasi tentang bahaya narkoba di kantor pusat PT KBN (Persero), Kamis (10/3). Di hadapan para direksi KBN, pejabat, karyawan, dan ratusan investor yang mengikuti sosialisasi ini, Budi Waseso bercerita banyak tentang ulah para bandar narkoba yang begitu pandai mempermainkan hukum. Didampingi pemandu acara kondang, Ira Koesno, Buwas blak-blakan memberi contoh kasus terpidana mati pemilik pabrik shabu, Freddy Budiman yang sampai sekarang tak kunjung divonis mati, bahkan selalu berupaya untuk mengulangi perbuatan jahatnya -- demi untuk memperpanjang proses hukumnya tak kunjung selesai, bahkan bertambah panjang dan rumit. Padahal, dampak dari perbuatan pelaku sebagai produsen narkoba telah ‘membunuh’ begitu banyak generasi muda negeri ini. Saat ini Indonesia telah menjadi pasar narkoba yang potensial yang jadi incaran para pedagang besar dari manca negara. Kawasan Berikat Nusantara (KBN) yang lokasinya dekat dengan pelabuhan, tempat di mana arus barang impor tinggi, rawan dan perlu diwaspadai dijadikan target pasar narkoba. Dari berbagai kasus penyelundupan narkoba, berbagai cara yang tak lazim bisa dilakukan para pedagang dari manca negara. Bahkan, menurut Buwas, dirinya baru mendeteksi jaringan penjualan narkoba internasional sebelum mengedarkannya ke Indonesia menampung narkobanya di Malaysia dan sejumlah negara ASEAN. Pebisnis narkoba makin lama juga makin canggih dalam mencari target pasarnya. Bila dulu hanya anak-anak muda yang suka dugem atau keluar malam, sekarang tidak sedikit yang menyasar kalangan agamis. Bahkan, yang cukup mengagetkan, di Jawa Timur ada pesantren yang sudah dimasuki narkoba. Ini karena pengedar sudah berhasil melakukan penyesatan terhadap para korbannya. Di situ, kyai dan para santri disesatkan

Kepala BNN dan Dirut KBN menandatangani prasasti “KBN kawasan bebas narkoba”.

oleh pengedar dengan menyebut bahwa dengan mengkonsumsi ineks atau ekstasi akan kuat dalam dzikir, bahkan bisa tahan sampai semalaman. Dengan kuat dzikir, amal berlipat, dosa bisa diampuni, dan akan mendapat ganjaran amal yang berlebih. Padahal, pemahaman itu keliru dan dampaknya malah merusak jiwa kyai dan santri. Menurut Buwas, itu hanya salah satu cara jahat pengedar meracuni generasi muda kita. Para bandar dan pengedar bisa masuk lewat berbagai kamuflase demi mencari korban baru. Di sinilah perlu kewaspadaan para orang tua untuk selalu memantau anak-anaknya. Perlu diberikan pengertian yang memadai tentang bahaya narkoba. Dan yang tak kalah penting, berikan bekal ilmu, agama, dan kasih sayang pada anak secara baik, agar anak tidak mudah terbuai bujuk rayu penjaja narkoba. Mantan Kabareskrim ini berterima kasih pada PT KBN (Persero) yang memberi dukungan penuh bagi pemberantasan narkoba di lingkungan KBN. BNN mengharapkan KBN yang saat ini menjadi tempat kegiatan kurang lebih 85.000 orang pekerja bisa jadi role model pelaksanaan kampanye anti narkoba di tempat lain. Direktur Utama PT KBN Persero, HM Sattar Taba mendukung program BNN dan bertekad mewujudkan KBN bebas dari penggunaan dan peredaran narkotika dan obat-obat terlarang. Komitmen itu sudah diwujudkan dengan mewajibkan sebanyak 670 pekerja tetap, harian lepas, bahkan jajaran direksi untuk melakukan test urine oleh BNP DKI Jakarta. Lebih dari itu, sebagai wujud keseriusan dan dukungan ini di hadapan Kepala BNN

dan jajaran, juga telah dibacakan Pakta Integritas oleh Direktur Operasional PT KBN (Persero), Sudiro Agung Dananto yang antara lain menegaskan dukungan dan upaya untuk bersama-sama ikut memberantas peredaran narkoba, dan bila sampai ada yang terlibat siap untuk diproses secara hukum. Pada kesempatan tersebut, disaksikan para direksi KBN dan stakeholder lain, Kepala BNN Komjenpol Budi Waseso, Dirut KBN Sattar Taba, dan Ketua Ormas Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan (PMPP) menandatangani prasasti yang menyatakan, “KBN Kawasan Bebas Narkoba”. Apa yang dilakukan KBN mendapat apresiasi dari Komjen Budi Waseso. Ia pernah menantang kementerian-kementerian untuk melakukan pemeriksaan narkoba, namun sejauh ini belum ada respon positif. Bahkan, saat jajaran aparatur di bawah Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan hal serupa tidak ada yang menyatakan kesiapannya. Padahal, tes urine untuk membuktikan seseorang terlibat narkoba atau tidak, penting agar siapa yang terlibat untuk diambil tindakan. Saat ini peredaran narkoba bukan saja di tengah masyarakat biasa, bahkan di kompleks Kostrad pun terjadi. Pengungkapan peredaran di lingkup TNI dengan melibatkan pengedar oknum polisi, tentara, politisi, dan lainnya setidaknya membukakan mata kita semua bahwa penyalahgunaan dan peredaran narkoba di negeri ini memang sudah darurat, sehingga pemberantasannya pun perlu cara-cara yang tidak biasa. K

TIM

EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 27


:: Seputar KBN

Sinergi PT KBN - BGR Jajaki Bisnis PLB KBN/MAY

Dirut PT BGR (Persero) Agus Andiyani (tengah baju putih) bersama direksi saat kunker bersama Sekper dan GM KBN Cakung (kanan).

J

AJARAN direksi PT Bhanda Ghara Reksa (BGR) Persero melakukan kunjungan kerja k kantor PT KBN (Persero), (8/3). Kunjungan ini sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) yang pernah diteken tahun lalu antara Dirut PT KBN dan PT BGR. Delegasi PT BGR yang dipimpin Direktur Utama Agus Andiyani diterima langsung Dirut PT KBN Persero, HM Sattar Taba didampingi Direktur Administrasi dan Keuangan, Gempa Nursamsu Yasin, Direktur Operasional Sudiro Agung Da-

nanto, dan para kepala divisi dan bagian yang berkait dengan pemasaran, logistik, dan pergudangan. Sekretaris Perusahaan PT KBN Persero, Toha Muzaqi usai pertemuan tersebut mengatakan, pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari MoU tahun lalu. PT BGR dan PT KBN yang core bisnisnya hampir sama yakni pergudangan dan logistik ingin bersinergi untuk membangun pusat logistik berikat (PLB). Dalam kongsi yang kemungkinan nantinya diwujudkan dalam bentuk anak perusahaan baru ini, nantinya benar-be-

nar fokus mengelola PLB. PLB yang baru digulirkan Presiden Jokowi merupakan gudang berikat di mana nantinya akan memutus mata rantai supply-chain, sehingga bisa mengurangi biaya logistik. Produsen nantinya bisa berhubungan dengan distributor, bahkan langsung kepada pengecer. Saat ini sudah ada 11 PLB di seluruh Indonesia. Sebagian besar PLB tersebut saat ini dimiliki swasta. Mendukung kebijakan pemerintah, ada baiknya bila dua BUMN yang bergerak di bidang pergudangan dan logistik ini bersatu memanfaatkan potensi yang ada untuk membangun PLB. Kunjungan yang kemudian diikuti dengan peninjauan aset pergudangan dan lahan logistik, serta rencana dermaga di Zona C-04 Marunda membuat PT BGR tampaknya antusias untuk bermitra dengan KBN. “Pihak BGR yakin kalau KBN mau bergandeng tangan dengan BGR akan melahirkan kemitraan yang kuat dan saling melengkapi satu sama lain,� kata Kepala Bagian Pemasaran PT KBN, Wirdiono. PT BGR yang unggul dalam penerapan teknologi dan jaringan pemasaran akan menjadi kuat dengan dukungan KBN yang punya potensi besar di pergudangan, logistik, dan kepelabuhan. K

MAY

Karyawan KBN Lakukan Pemeriksaan Narkoba

S

EBANYAK 620 dari 670 karyawan-karyawati PT KBN Persero telah melakukan pemeriksaan urin di Rumah Sakit Umum Pekerja KBN, Jakarta, Kamis (2/3). Sementara itu, sekitar 50 karyawan yang pada hari itu tidak bisa datang untuk pemeriksaan harus melakukan pemeriksaan pada kesempatan lain di kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Jakarta. Para karyawan yang melakukan tes urine BNP Provinsi DKI Jakarta ini meliputi jajaran direksi, pejabat di tingkat kepala divisi, kepala bagian, pelaksana (karyawan tetap), tenaga kontrak, honorer, dan tenaga harian lepas. Penanggungjawab program, Sekretaris Perusahaan, Toha Muzaqi mengatakan, pelaksanaan pemeriksaan narkoba ini

28

|

KBN

merupakan kewajiban sebagaimana diatur dalam surat direksi PT KBN sebagai tindak lanjut dari Inpres 12/2011 tentang pemberantasan dan penyalahgunaan narkoba bagi instansi pemerintah. Tes urine dilakukan sangat teliti dengan menggunakan 5 lima parameter. Pemeriksaan berlapis ini tidak memberi celah bagi pengguna narkoba untuk bebas dari indikator yang ada. Sebelum pemeriksaan, para karyawan

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

terlebih dahulu diberikan penyuluhan oleh Drs Sapari Partodiharjo, Apt. M.Kes dari Badan Narkotika Provinsi DKI Jakarta. K

MY/FOTO: ANDI


:: Seputar KBN

FOTO-FOTO: KBN/MAY

JALIN KERJASAMA DENGAN POLDA METRO JAYA

KBN Makin Kondusif bagi Investor Kepolisian sedang siapkan standar operasional pengamanan.

P

T Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Persero menjalin kerjasama keamanan dengan Polda Metro Jaya. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Direktur Utama PT KBN Persero, HM Sattar Taba dan Kepala Polda Metro Jaya, Irjen Pol. Drs Muhammad Tito Karnavian di kantor Mapolda Metro Jaya, (3/3). Dirut PT KBN Persero, Sattar Taba mengatakan, investor di lingkungan KBN memerlukan jaminan rasa aman dalam kegiatan bisnisnya. KBN sebagai penyedia lahan bisnis industri, properti, pergudangan, logistik, bahkan kepelabuhan, tidak mau dipusingkan dengan masalah keamanan. Karenanya, kerjasama antara KBN dan Polda Metro Jaya begitu penting karena memberi peluang bagi KBN untuk lebih fokus pada urusan bisnis yang dijalankan. Terlebih sebagai kawasan industri untuk proses ekspor (export processing zone) di mana di dalamnya melibatkan hampir 85.000 buruh rawan akan konflik ketenagakerjaan. Untuk diketahui saat ini KBN memiliki total lahan 598,05 hektar terletak di kawasan Cakung 176,7 hektar, Tanjung

Priok 8 hektar, dan kawasasn Marunda 413, 35 hektar. Selain investor lokal (PMDN), banyak investor dari manca negara seperti Malaysia, Singapura, Korea, China, dan Taiwan menjalankan bisnisnya di KBN. Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian dalam sambutannya me-nyatakan kesiapannya untuk bekerja sama guna menjaga dan meningkatkan pemanfaatan aset perusahaan yang bernilai strategis agar memiliki daya guna bagi pembangunan nasional. Kerjasama ini diharapkan memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak dengan partisipasi yang saling mengisi, berkoordinasi untuk menjaga aset negara dan berkontribusi menjaga keamanan dan stabilitas nasional, sehingga tercipta keadaan yang kondusif bagi para investor untuk menjalankan usahanya di Indonesia. Di tengah upaya pemerintah untuk mendatangkan investor dari manca negara, menurut Kapolda, sudah menjadi kewajiban kepolisian untuk mengamankan kawasan strategis seperti KBN menjadi kawasan yang nyaman dan aman untuk berinvestasi. Standar Operasional Direktur Pengamanan Obyek Vital (Pam Obvit) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Aan Suhanan mengatakan, sistem pengamanan di KBN akan dibagi dalam

tiga katagori yakni; pengamanan pada saat situasi aman, akan dilaksanakan oleh internal PT KBN (Persero), dan pada situasi rawan. Pengamanan akan dilakukan secara bersama-sama oleh kedua belah pihak baik oleh KBN maupun kepolisian dengan kendali dari kepolisian. Pada situasi sangat rawan, pengamanan dilaksanakan bersama dengan kepolisian dan dibantu oleh TNI sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. “Kita sedang menyusun SOP (standar operasional prosedur, pen.)-nya,� kata Kombes Aan Suhanan usai penandatanganan perjanjian kerjasama antara Dir Pam Obvit dengan KBN, (8/3). Selain ikut menjaga keamanan di lingkungan PT KBN, sebanyak 30 personel yang tiap hari ditugaskan di KBN juga akan memberikan penyuluhan, sosialisasi tentang keamanan, dan lainnya kepada petugas keamanan yang ada di KBN. Sementara itu untuk memudahkan pemantauan keamanan, Direktur Operasional PT KBN, Sudiro Agung Dananto sesuai arahan dari pihak Polda Metro Jaya untuk memasang kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik. Kamera pe-ngawas nantinya akan terintegrasi di titik di mana aparat keamanan nantinya bisa dengan cepat mengambil tindakan bila terjadi suatu peristiwa. K

TIM KBN

EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 29


:: Seputar KBN

Tingkatkan Kinerja, KBN Mulai Terapkan INASOP Penerapan Indikator Aspek Operasional (INASOP) menuntut setiap karyawan berkinerja baik, mampu bersinergi dengan unit terkait agar mampu memenuhi target yang sudah ditetapkan dalam RKAP.

FOTO-FOTO: KBN/MAY

Sekretariat Perusahaan

S

ETELAH dicanangkan selama satu tahun lalu, akhirnya pelaksanaan Indikator Aspek Operasional (INASOP) di lingkungan PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) dijalankan. Komitmen untuk menjalankan INASOP ditandatangani para pejabat mulai tingkat kepala seksi (supervisor) sampai eselon I (kepala divisi/general manager) di Gedung Serbaguna, Februari lalu. Dengan penandatanganan tersebut, komitmen karyawan KBN dalam upaya pencapaian target RKAP 2016 yang sudah dicanangkan tidak bisa ditawar-tawar lagi. Semua pejabat harus bekerja keras menjalankan tugas dan fungsinya sebagaimana sudah ditetapkan dalam INASOP tersebut. INASOP yang berbasis kinerja akan menjadi tolok ukur keberhasilan seorang pejabat dalam mengemban tugas dan fungsinya. Siapa yang berkinerja baik nanti akan mendapat rewards. Begitu pun sebaliknya, yang tidak mencapai target yang sudah ditetapkan, tidak akan mendapat penghargaan. Direktur Administrasi dan Keuangan Gempa Nursamsu Yasin dalam sambutan pembukaan meminta agar semua jajaran yang terlibat penandatangan INASOP ini harus melakukan perubahan pola pikir dan berani meninggalkan zona nyaman sehingga berani mengambil tindakan untuk melakukan yang terbaik dalam rangka memajukan perusahaan yang ditunjang dengan motivasi yang tinggi seluruh karyawan dan meningkatkan sinergi antar unit kerja. “Dengan penerapan INASOP semua

30

|

KBN

SBU Pengelolaan Air

harus berusaha lebih baik. Harus siap untuk berkompetisi. Karena, biarpun jabatan sama, penghasilan belum tentu sama. Semua didasarkan pada kinerjanya,” kata Gempa Nursamsu Yasin. Sementara itu, Direktur Operasi Sudiro Agung Dananto berharap di tahun 2016, segenap elemen perusahaan harus mampu bekerja keras, bergandeng tangan dan saling terbuka, saling memberi melalui sinergi antar unit kerja, antar bagian, antar SBU agar target perusahaan yang sudah ditetapkan pemegang saham bisa tercapai, bahkan terlampaui. “Ada baiknya mulai sekarang lupakan ego sektoral. Juga jangan sampai ada pejabat yang tidak tahu tugas dan tanggungjawab yang dibebankan. Seandainya ada yang tak sanggup kerja, boleh angkat tangan, kibarkan bendera putih sekarang juga,” kata Sudiro Agung. Dengan penerapan INASOP ini, lanjut Sudiro, setiap karyawan harus bekerja sesuai dengan job desk yang diemban.

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

SBU Prima Beton

SBU Priok Marunda

Saat ini kinerja perusahaan Tahun 2016 sudah berjalan dua bulan, namun untuk sepuluh bulan ke depan, dengan penerapan INASOP diharapkan dapat memperoleh manfaat sebagaimana yang diharapkan. Direktur Utama PT KBN Persero, HM Sattar Taba mengharapkan agar pejabat terkait yang menandatangani INASOP harus bertanggungjawab ikut mengelola perusahaan dengan baik. Segenap karyawan harus mendukung langkah pim-


:: Seputar KBN

Divisi Akuntansi Keuangan & PKBL

Divisi SDM & Umum

Divisi SPI

Divisi Keamanan

SBU Pengelolaan Logistik

SBU Cakung

pinan untuk menjadikan perusahaan ini dengan core bisnis yang berkelanjutan. Menurut HM Sattar Taba, fokus utama yang menjadi tanggung jawab kita adalah pencapaian pendapatan perusahaan yang optimal sebagaimana yang dituang-

Divisi Perencanaan

Divisi Pemasaran

kan dalam RKAP 2016. Sebelum penandatangan INASOP, masing-masing divisi atau unit bisnis dipimpin kepala divisi atau general manajer bersama jajarannya mengucap janji untuk melaksanakan INASOP ini

dengan kerja keras dan penuh tanggungjawab. Setelah itu dengan disaksikan jajaran direksi, penanggungjawab diivisi dan unit bisnis menandatangani INASOP tersebut. K T I M KB N

EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 31


:: Seputar KBN

Rapat Kerja KBN 2016 Tampil Beda FOTO-FOTO: KBN/MAY

Hajat besar tahunan rapat kerja perusahaan PT KBN (Persero) untuk membahas rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) berlangsung dengan baik, akhir Januari lalu. Raker selain untuk menyusun RKAP sekaligus untuk menyatukan pola pikir, sikap dan tindakan dari seluruh pemangku kepentingan.

R

APAT Kerja (Raker) PT KBN Persero 2016 yang berlangsung di Gedung Serba Guna (27/1) berlangsung dalam suasana yang berbeda dari biasanya. Suasana tampak cair dan kekeluargaan. Tatanan tempat duduk yang mengutamakan saling berhadaphadapan melengkapi suasana raker yang jauh dari kekakuan. Mengusung tema besar Tingkatkan Kinerja, Utamakan Kepentingan Perusahaan untuk Mencapai Target RKAP 2016, raker ini seperti tahun-tahun sebelumnya untuk membahas rencana kerja perusahaan selama satu tahun ke depan. Adu argumen dan kritik konstruktif antar unit kerja mulai dari bagian, divisi, atau unit bisnis terjadi. Semua peserta diberi keleluasaan untuk menyampaikan pendapat, saran, dan kritik. Namun, semua masih dalam koridor demi kemajuan perusahaan. Rapat kerja secara lengkap diikuti oleh dewan komisaris, direksi, kepala divisi, kepala bagian serta kepala seksi. Ketua Panitia Raker 2016 Toha Muzaqi dalam sambutannya menyebutkan, ada sejumlah perbedaan pelaksaan ra-ker tahun ini dibanding tahun sebelumnya. Di antaranya moderator dan notulis diserahkan kepada kepala bagian dan kepala seksi dari unit kerja yang ada di KBN. Para penyaji tidak lagi didampingi para notulis dan moderator dari divisi yang sama seperti tahun lalu. “Selain itu, yang beda, tahun ini ada doorprize yang diundi di setiap sesi. Mereka yang beruntung karena tiba di tempat tepat

Para pejabat eselon I PT KBN (Persero) berfoto bersama direksi (atas). Bawah: Direktur Operasi KBN, menyerahkan hadiah doorprize.

waktu bila namanya disebut panitia berhak atas sejumlah hadiah hiburan,� kata Toha Muzaqi. Direktur Utama PT KBN (Persero) HM Sattar Taba yang hadir dalam raker mengharapkan semua jajaran kompak untuk mencapai target sebagaimana tertuang dalam RKAP 2016. Komisaris Utama PT KBN Persero, Agus Wantoro yang membuka raker ini melihat rapat kerja ini sebagai langkah untuk mewujudkan sinergitas pola pemahaman dan pelaksanaan dari RKAP. Suatu rencana, kata Agus Wantoro, dapat diimplementasikan dengan baik manakala kita mampu memahami rencana tersebut dengan baik. Dalam artian, harus ada satu persepsi, satu pola pemikiran, satu pola sikap, dan satu pola tindak dari seluruh pemangku kepentingan. Dalam rapat kerja tersebut, masing – masing divisi maupun SBU mempresen-

tasikan hasil pekerjaan di tahun sebelumnya dan memaparkan rencana dan target kerja untuk tahun 2016. Semua peserta harus mampu meningkatkan kinerja dan mengutamakan kepentingan perusahaan serta menyamakan persepsi dan tujuan yaitu mencapai target RKAP 2016. Direktur Operasi PT KBN Persero, Sudiro Agung Dananto dalam sambutannya meminta semua jajaran PT KBN untuk membudayakan kebersamaan dan keterbukaan dalam perencanaan dan menjauhi sikap saling menyalahkan bila di kemudian hari hasilnya di luar target. Pada kesempatan tersebut masingmasing divisi memaparkan kinerja di tahun 2015 dan rencana kerjanya di tahun 2016 lengkap dengan target-target yang ingin dicapai. Audiens dengan bebas memberikan masukan dan kritik kepada penyaji. Adu argumentasi tak terhindarkan, namun

EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 33


:: Seputar KBN

pemapar menerima dengan baik setiap kritik yang membangun. Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB itu dibagi dalam beberapa sesi yang diisi dengan pemaparan dari masingmasing divisi dan SBU. Untuk menarik para peserta datang tepat waktu, panitia sengaja menyediakan doorprize di setiap sesi. Sejumlah poin penting yang kemudian jadi kesimpulan rapat diperoleh dalam raker tersebut. Di antaranya tentang perlunya business gathering yang akan dilakukan 3 bulan sekali, efisiensi

biaya operasional, perlunya SDM yang terampil dan profesional, peningkatan pelayanan, perlunya sinergi antar divisi dan bagian, dan perlunya konsisten menjalankan GCG dan diterapkannya indikator aspek operasional (INASOP). Padatnya acara membuat semua peserta tampak lelah. Di saat stamina peserta tampak menurun, acara pembagian grand doorprize dari direksi mampu menghidupkan suasana yang saat itu hampir pukul 23.00 WIB. Sejumlah smartphone malam itu dibagikan kepada peserta.

Ternyata, di luar skenario, panitia juga mendapat dukungan dari sejumlah kepala divisi untuk ikut memeriahkan bagi-bagi doorprize dengan menyumbangkan hadiah berupa smartphone dan uang jutaan rupiah. “Moga-moga tahun depan hadiahnya lebih besar dan lebih banyak, biar tambah semangat ikut raker,� kata seorang peserta raker yang belum kebagian hadiah doorprize. K

IBNU/ANDI/ASQA/MAY

Perlu Belajar dari Pengalaman Tahun 2015

KBN/MAY

Agus Wantoro, Komisaris Utama PT KBN Persero

D

ALAM sambutan rapat kerja PT KBN (Persero) 2016 yang berlangsung di Gedung Serba Guna, Komisaris Utama PT KBN Persero, Agus Wantoro menyinggung tentang kinerja perusahaan selama 2015 dan harapannya di tahun 2016 ini. Menurut Agus Wantoro, selama 2015, kinerja SBU-SBU masih belum menggembirakan, kecuali beberapa SBU yang mencapai target. Realisasi fisik investasi tahun

2015 juga masih terkendala oleh proses perizinan. Begitu pun dengan berbagai masalah di bidang pemasaran terkait administrasi sewa, capaian target, akurasi data asset, dan strategi pemasaran dan network. Kompleksnya penanganan piutang dan masalah hukum yang berkembang ikut memperumit laju korporasi tahun lalu. Semua kabar yang kurang menggembirakan ini, menurut Agus Wantoro, harus jadi bahan pelajaran dan pengalaman berharga agar pada tahun ber-

jalan bisa jadi acuan untuk lebih berhati-hati dan lebih cermat dalam menyusun perencanaan dan pelaksanaan program kerja. Tahun 2016, lanjut Agus Wantoro, merupakan tahun yang penuh tantangan dan persaingan global, khususnya di dalam lingkup regional, yaitu dengan telah bergulirnya perdagangan bebas ASEAN (ASEAN Free Trade), di mana akan melahirkan masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) yang ditandai dengan terciptanya kesatuan pasar dan basis produksi, sehingga arus pertukaran dan lalu lintas barang, jasa, investasai dan modal dalam jumlah besar dan tenaga terampil akan terjadi di negaranegara di kawasan ASEAN. Perkembangan MEA tersebut akan berdampak positif bagi Indonesia, utamanya dalam peningkatan komoditi ekspor dan impor yang nantinya akan meningkatkan produk domestic bruto (PDB). Namun, di sisi lain barang-barang impor akan mengalir bagaikan air bah ke Indonesia yang tentunya dapat mengancam eksistensi industri lokal. Guna menyongsong peluang dan ancaman tersebut, PT KBN (Persero) telah melakukan antisipasi melalui transformasi bisnis dengan pemantapan pengelolaan bisnis utama dan pendukung di bidang penyewaan, serta creative breakthrough (terobosan) dengan konsep swakelola terhadap bisnis strategis dan kompetitif. K

34

|

KBN

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

MAY


:: Seputar KBN

KUNJUNGAN KERJA KOMISI C DPRD DKI JAKARTA KE KBN

Dirut Keluhkan Lambannya Izin Dermaga FOTO-FOTO: KBN/MAY

Tertundanya izin pembangunan dermaga membuat PT KBN Persero kehilangan potensi pendapatan ratusan miliar rupiah per tahun.

R

OMBONGAN Komisi C DPRD DKI Jakarta di melakukan kunjungan kerja ke kantor PT (Persero) Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Pusat, (4/2). Delegasi komisi anggaran ini dipimpin ketua Komisi C, Santoso didampingi Wakil Ketua Cinta Mega (PDIP), Sekretaris James Arifin Sianipar (Nasdem), dan sejumlah anggota. Kunjungan Komisi C ini diterima Direktur Utama PT KBN (Persero), Sattar Taba, didampingi Direktur Operasional Sudiro Agung Dananto, dan Direktur Administrasi dan Keuangan, Gempa Nursamsu Yasin, dan jajaran manajemen PT KBN Persero. Pada kesempatan tersebut, Komisi C ingin secara langsung mendengar tentang perkembangan terakhir PT KBN Persero, mulai dari sisi bisnis maupun keuntungan. Para wakil rakyat dari DPRD DKI ini perlu menanyakan mengingat Pemprov DKI memiliki sebanyak 26,85% PT KBN Persero. Direktur Utama PT KBN Persero, Sattar Taba, pada kesempatan tersebut menjelaskan panjang-lebar tentang perkembangan bisnis KBN. Kepada para anggota dewan, Sattar Taba menjelaskan tentang terjadinya penurunan laba KBN sekaligus tidak tercapainya rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) 2015. Menurut Sattar, faktor ekonomi dunia yang mempengaruhi nilai tukar rupiah dan ekonomi nasional sangat mempengaruhi roda bisnis di KBN. Dampaknya, sejumlah rencana investasi asing di KBN tertunda. Sementara menyangkut tidak tercapainya RKAP 2015 lebih pada sejumlah proyek investasi yang sedianya sudah

Direksi PT KBN Persero menerima kunjungan kerja Komisi C DPRD DKI Jakarta. Bawah: Rencana tapak Dermaga Marunda Zona C-04.

Rencana Dermaga Marunda Zona C-04

dikerjakan dan mendatangkan income bagi perusahaan, ternyata izinnya tak kunjung selesai. Salah satu yang berpotensi besar bagi pendapatan perusahaan yakni pembangunan dermaga di Zona C Marunda yang izinnya belum selesai. Sebenarnya, sesuai ketentuan, RKAP 2015 yang tak mungkin terealisasi bisa direvisi paling lambat 31 Juli tahun berjalan, namun karena jajaran manajemen masih berharap ada perkembangan baru sampai di kwartal kedua, sehingga tak melakukan revisi. Sattar Taba meminta dukungan para anggota dewan untuk segera terealisasinya izin dermaga tersebut. Sebab, rencana ini sudah dicanangkan Presiden Joko Widodo begitu terpilih sebagai presiden, karena bisa jadi coastal shipping, yakni mengurangi beban angkutan darat di Pantura antara Jakarta dengan tujuan Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Keberadaan dermaga begitu penting, karena bisa meringankan kongesti di Tanjung Priok. Ini sekaligus mendukung

program pemerintah untuk menurunkan angka dwelling time yang masih tinggi. Selain itu, dengan dermaga baru ini diharapkan akan menurunkan biaya logistik. Tertundanya izin pembangunan dermaga membuat PT KBN Persero kehilangan potensi pendapatan ratusan miliar rupiah per tahun. Dirut Sattar Taba mengeluhkan rumitnya perizinan pembangunan dermaga untuk sebuah badan usaha milik negara. Ia membandingkan dermaga lain yang dibangun swasta di dekat Marunda yang begitu cepat terealisasi. Sejumlah anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta menyambut baik ‘curhat’ Dirut KBN Sattar Taba tersebut dan berkeinginan untuk mendorong agar proses perizinan segera diselesaikan. Ketua Komisi C, Santoso mendorong agar DKI punya kawasan khusus, karena kawasan seperti KBN ini sangat strategis. Pada kesempatan tersebut tercetus wacana untuk meningkatkan kepemilikan saham Pemprov DKI Jakarta menjadi 49%, namun langkah itu tidak selalu mudah, karena perlu kajian dari berbagai pihak. Yang paling memungkinkan dilakukan KBN setelah perizinan keluar yakni dengan menggandeng PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk membangun dermaga tersebut. K

ANDI/IBNU/ASQA/MAY

EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 35


:: Seputar KBN

Direksi Sambut Baik Usulan Forkom FOTO-FOTO: KBN/MAY

Usulan yang disampaikan Forkom mulai dari olahraga bersama, family gathering, sampai kesejahteraan pekerja dan mereka yang purna tugas.

Ujang Misbah

A

DA kabar gembira di ujung acara penandatangan Indikator Aspek Operasional (INASOP) yang digelar di Gedung Serbaguna, PT KBN (Persero) beberapa waktu lalu. Di ujung acara, Direktur Utama PT KBN HM Sattar Taba mendadak meminta pengeras suara. Rupanya ada kabar gembira untuk segenap jajaran PT KBN Persero. Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di KBN itu mengumumkan tentang diterimanya 4 (empat) usulan yang disampaikan Ketua Forum Komunikasi (Forkom) PT KBN Persero, Ujang Misbah beberapa jam sebelumnya. Pengumuman sang Dirut pun disambut tepuk tangan dari kepala seksi sampai pejabat eselon I di lingkungan KBN yang siang itu memenuhi Gedung Serba Guna. Menurut Ketua Forkom KBN, Ujang Misbah, salah satu usulan penting yang diajukan yakni perjanjian kerjasama (PKB) antara serikat pekerja dengan

36

|

KBN

manajemen. Untuk diketahui, PKB merupakan bagian dari hubungan industrial Pancasila (HIP) yang di dalamnya diatur hak-hak dan kewajiban karyawan. Dalam PKB yang merupakan revisi dua tahunan itu antara lain berisi usulan baru menyangkut peningkatan kesejahteraan karyawan. Forkom mengusulkan revisi tunjangan jabatan yang lebih tegas antara kepala seksi dengan jabatan di atasnya seperti kepala bagian dan kepala divisi mengingat tanggungjawabnya yang jauh lebih berat. Dalam draf usulan, Forkom yang membawahi 500-an karyawan juga mengusulkan kenaikan jumlah pesangon bagi karyawan yang pensiun. Namun, Ujang tak mau merinci lebih detil besaran yang disampaikan ke direksi karena masih dalam tahap pembahasan. Usulan lain yang diajukan yakni perlunya upacara pelepasan karyawan yang purna bhakti. “Kita ingin ada seremonial, kumpul-kumpul untuk silaturahmi sebagai tanda penghormatan terhadap mereka yang memasuki masa pensiun. “Dulu memang ada dan digabung dalam upacara bendera hari-hari tertentu. Tapi, rasanya kurang pas. Banyak yang tak tahu siapa-siapa yang memasuki masa pensiun. Kalau dibikin acara tersendiri, tentu akan beda,” kata Ujang Misbah. Kalau usulan ini diterima direksi, sedikitnya 19 karyawan KBN yang telah pensiun 2015 lalu akan dilepas secara resmi oleh pimpinan KBN tahun ini. Dua usulan di atas kini masih dalam pembahasan di tingkat direksi. Sementara dua usulan yang secara lisan sudah

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

disetujui direksi yakni perlu diadakannya Family Gathering dan olahraga bersama di kantor KBN. Family Gathering yang akan melibatkan seluruh karyawan KBN dan keluarga ini paling tidak akan melibatkan 2.400 peserta. Kegiatan untuk silaturahmi antara pimpinan, karyawan, dan keluarga ini dulu rutin dilakukan, namun tiga tahun terakhir ini absen. Dari kegiatan ini diharapkan para direksi dan jajaran manajemen KBN bisa bersilaturahmi langsung dengan para karyawan dan keluarganya. Lewat acara ini diharapkan ada semangat kebersamaan dan kekeluargaan sebagai bagian dari keluarga besar PT KBN (Persero). Rutinitas di masa lalu lainnya yang kini diusulkan untuk digalakkan untuk para karyawan yakni olahraga bersama. Di masa lalu terpaksa dihentikan oleh pimpinan KBN, karena mengganggu jam kerja. Direktur Utama PT KBN Persero, HM Sattar Taba menyambut baik rencana dihidupkan kembali olahraga bersama ini dengan catatan tidak sampai mengganggu jam kerja. Konsekuensinya, olahraga bersama dilakukan mulai pukul 07.00 dan harus berakhir pukul 08.00 WIB. “Pak Dirut hanya memberi toleransi paling lama 30 menit. Jadi, kita sepakat untuk mematuhi itu,” kata Ujang. Rencananya, kegiatan olahraga bersama ini akan diadakan setiap Jumat. Hanya saja kapan dimulai, Forkom akan menyusun lebih dulu jadwalnya. K

MAY


:: Seputar KBN

Biarkan KBN Lebih Fokus Mengurus Bisnis FOTO-FOTO: KBN/MAY

KBN kembali jalin kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Sebagai pengacara negara, kejaksaan akan memberi bantuan hukum untuk setiap permasalahan hukum yang dihadapi PT KBN (Persero).

M

AU konsentrasi bekerja untuk mencari untung bagi negara, PT KBN (Persero) tidak mau terlalu dipusingkan oleh urusan hukum. Karenanya, PT KBN kembali menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk menyelesaikan setiap persoalan hukum yang muncul. Nota Kesepakatan Bersama atau Memorandum Of Understanding (MoU) antara PT KBN (Persero) dengan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta diteken di kantor Kejaksaan Tinggi Jakarta, Selasa (23/2) lalu. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Sudung Situmorang, SH, MH dan Direktur Utama PT KBN (Persero) HM Sattar Taba yang disaksikan oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, para asisten, Kajari se-DKI Jakarta, Dewan Komisaris PT KBN (Persero), Dewan Direksi PT KBN (Persero), para GM dan kepala divisi PT KBN. Kerja sama antara Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dengan PT KBN (Persero) ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya permasalahan hukum perdata dan tata usaha negara yang dihadapi oleh PT KBN (Persero), sehingga untuk mengatasinya memerlukan bantuan kejaksaan yang berdasarkan peraturan Perundang-Undangan mempunyai tugas dan wewenang memberikan bantuan hukum, pelayanan hukum, penegakan hukum, pertimbangan hukum, dan tindakan hukum lainnya di bidang hukum perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) yang dikenal sebagai jaksa pengacara negara (JPN). “Ini merupakan sinergi antara jaksa pengacara negara dengan PT KBN (Per-

Penandatanganan MoU antara PT KBN (Persero) dengan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

sero). Ada masalah dengan perdata, nanti segera dikoordinasikan dengan kejaksaan. Sehingga KBN lebih fokus ke bisnis,” kata Kejati DKI Jakarta, Sudung Situmorang usai penandatanganan MoU. Kejaksaan tidak mau melihat KBN ‘tersandera’ lagi oleh permasalahan hukum yang kadang membelit. Manajemen KBN akan lebih fokus pada kinerja, mencari untung untuk memberikan kontribusi yang sebesar-besarnya bagi negara. “Ini sejalan dengan keinginan Bapak Presiden sebagai tahun percepatan. Jadi, setiap permasalahan, khususnya menyangkut hukum, harus segera diselesaikan,” kata Sudung. Kesepakatan bersama ini merupakan yang kedua kalinya. Tak beda dengan keseAgung Dipo pakatan pertama, MoU ini juga akan berlaku untuk dua tahun ke depan. Dengan adanya kerjasama dengan pengacara negara, baik dari lingkup Kejaksaan Negeri, Kejaksaan Tinggi, dan Kejaksaan Agung akan membuat PT KBN (Persero) lebih tenang dalam menjalankan roda perusahaan. “Dengan adanya kerjasama dengan pengacara negara, kita jadi lebih tenang dalam menjalankan bisnis,” kata Direktur Utama PT KBN (Persero), Sattar Taba.

Dalam sambutannya, Dirut Sattar Taba mengemukakan sejumlah masalah yang sering membelit KBN. Sebut saja tentang PPTI (Perjanjian Penggunaan Tanah Industri) di lingkungan KBN yang kemudian banyak masuk ke ranah hukum. Tarif yang dikenakan kepada para penyewa selama ini, menurut Sattar Taba, sangat murah. Dari sekitar 595 hektar lahan KBN di mana kurang lebih 90% kini sudah tersewa, mayoritas yang tersewa itu dari segi tarif berpotensi merugikan negara. Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, Agung Dipo mengaku banyak masalah hukum terkait KBN yang masuk ke Kejari Jakut untuk segera diselesaikan. “Saya sudah seleksi mana-mana yang masuk ranah perdana, mana yang pidana. Mana yang perlu gelar perkara, dan mana yang harus segera dinaikkan ke tahap berikutnya,” kata Agung Dipo. Dengan adanya kerjasama ini, menurut Kejari, nantinya kalau ada gugatan, JPN akan selalu hadir sebagai pengacara negara, mewakili kepentingan pemerintah baik di dalam maupun di luar pengadilan. K

MAY/IBNU/ANDI

EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 37


:: Seputar KBN

Antisipasi Banjir, KBN Siapkan 15 Pompa KBN/MAY

Pada uji coba saat hujan deras lalu, genangan air dalam waktu singkat kembali kering.

Eceng gondok dan tumpukan sampah yang membuat aliran air dari KBN ke Kali Sepat dan Gendong tersumbat.

B

ERBEDA dengan tahun lalu yang di mana kawasan KBN Cakung hanya menyediakan 8 pompa, tahun ini sedikitnya ada tambahan 7 pompa baru guna menanggulangi kemungkinan bencana banjir di KBN Cakung. General Manager SBU Cakung, Irwandi didampingi Manajer Pelayanan Kawasan Ucu Nurcahya menegaskan, pihaknya sekarang lebih tenang karena sudah tersedia 15 pompa yang setiap saat bisa difungsikan sebagai antisipasi banjir besar. Dari 15 pompa yang terdapat di sejumlah titik, tentu tidak akan dioperasikan sekaligus. Pompa baru akan digunakan dengan melihat debit air yang masuk kawasan. Bila curah hujan meninggi, sehingga debit air di pos pemantau menunjukkan angka sampai 2 – 2,1 baru semua pompa difungsikan. Menurut Manajer Pelayanan Kawasan Ucu Nurcahya, selama ini pompa penyedot air terletak di sejumlah titik. Seperti di pond A terdapat 4 pompa dengan masing-masing mampu menyedot 500-600 liter/detik. Di pond B dekat pos polisi terdapat dua pompa dengan kapasitas pompa 500 liter/detik, di pond C terdapat 6 pompa dengan masing-masing berkapasitas 600 liter/detik. Dua tempat lain masing-masing di di pond PT Tainan Jl. Irian sebanyak satu pompa dengan debit 500 liter/detik dan yang terbaru di Blok F terdapat dua pompa dengan kapasitas pompa 600 liter per detik. Menghadapi musim hujan sekarang ini, SBU Kawasan Cakung selalu melakukan piket jaga. Setidaknya setiap hari ada 6 orang yang secara tetap berjaga-jaga terhadap segala kemungkinan terjadi di kawasan Cakung. Dibanding tahun lalu, musim hujan sekarang debitnya tidak terlalu tinggi. Beberapa kali hujan lebat, tapi baru difungsikan beberapa pompa genangan air langsung kering. Bahkan, beberapa

38

|

KBN

kali defisit, akibat kurangnya air yang disedot. “Bila hujan sangat lebat, di jalanan biasanya sedikit tergenang, tapi biasanya dalam waktu singkat akan kering, karena langsung tersedot ke pembuangan,” kata Ucu Nurcahya. Setelah penambahan pompa, masalah terbesar sekarang yakni pada pembuangan akhir air yang masih terkendala saluran ke Cakung Drain. Kementerian Pekerjaan Umum belum mengeluarkan izin untuk alir air ke Cakung Drain. “Sudah dicek Dirjen Sumber Daya Air dari Kementerian PUPR, semoga sebentar lagi untuk trase ke sana keluar izinnya,” ujar Kepala Divisi Perencanaan dan Pengembangan PT KBN Persero, Bustomi. Untuk sementara, aliran pompa

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

lebih diarahkan ke Kali Gendong di sebelah utara, dan Kali Sepat di bagian Selatan. Sayangnya, Kali Sepat saat ini kondisinya memprihatinkan. Selain terus mengalami penyempitan karena pengurugan untuk permukiman liar, di banyak titik kali tersebut dipenuhi sampah dan tumbuhan eceng gondok. Pada saat hujan deras beberapa waktu lalu, genangan di dalam kawasan KBN hanya belasan centimeter karena langsung disedot melalui sejumlah titik pompa pembuangan. “Karena pompa berfungsi dengan baik, hanya dalam hitungan kurang dari satu jam, air langsung kering. Malah, di beberapa titik pompa terpaksa dimatikan karena kekurangan air yang disedot,” kata Ucu Nurcahya. K

MAY

Hotline Iklan

KBN 08984676167 (SOLWATI) 08170025000 (MARYOTO) MAJALAH


:: Seputar KBN

Apel Bersama SBU Pelayanan Logistik untuk Mencapai Target RKAP 2016 KBN/IBNU

Direktur Operasi PT KBN Sudiro Agung Dananto saat memberi sambutan pada apel bersama jajaran KBN Logistics.

D

ALAM rangka mencapai target RKAP 2016, SBU Pelayanan Logistik PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) menggelar apel akbar yang bertempat di Gedung Serbaguna Kantor Pusat PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero), Cakung, Jakarta Utara, Senin (25/1). Apel tersebut bertujuan untuk berkoordinasi dan menyamakan persepsi serta komitmen untuk mencapai target yang telah ditetapkan di tahun 2016. Apel dipimpin oleh Direktur Operasi PT

Kawasan Berikat Nusantara (Persero) Sudiro Agung Dananto, didampingi oleh General Manager SBU Pelayanan Logistik, Safrizal serta para pejabat SBU Pelayanan Logistik PT KBN (Persero). Sebagai langkah nyata komitmen dari seluruh karyawan SBU Pelayanan Logistik, dibuat Pakta Integritas yang ditandatangani oleh GM, manajer dn supervisor yang menyatakan bahwa seluruh karyawan SBU Pelayanan Logistik bersedia bekerja lebih dari jam kerja yang telah ditentukan perusahaan dan siap dihubungi 24 jam. “Apabila kami tidak

menjalankan pakta integritas tersebut, kami siap dikenakan sanksi,” tegas Safrizal. Direktur Operasi mengapresiasi dan mendukung penuh semangat yang ditunjukkan oleh seluruh karyawan SBU Pelayanan Logistik PT KBN (Persero) dan siap berkoordinasi dengan seluruh unit kerja terkecil yang ada di SBU Pelayanan Logistik. “Yang harus ditekankan adalah kebersamaan, keterbukaan, dan rasa saling memiliki,” ujar Sudiro. Diharapkan dengan semangat ini, apa yang sudah ditargetkan bisa tercapai dan bahkan dilampaui. SBU Pelayanan Logistik atau sering disebut KBN Logistics merupakan salah satu unit bisnis KBN yang didorong mampu memberi kontribusi terbesar bagi perusahaan menyusul berbagai proyek investasi di tahun 2016 yang diharapkan mampu memberi tambahan pendapatan. KBN Logistics sesuai Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan 2016 menargetkan pendapatan Rp114,9 miliar lebih. Pendapatan ini diperoleh dari depo logistik dan forwarding yang diperkirakan mengalami kenaikan sebesar Rp48,6 miliar lebih. K

I B NU / M AY

KBN Canangkan Dimulainya Era Digital

D

ALAM upaya menyebarkan informasi tentang PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Persero yang seluasluasnya kepada masyarakt, KBN mencanangkan dimulainya era digitalisasi informasi. Pencanangan dilakukan oleh Direktur Operasi PT KBN Persero di hadapan sejumlah pejabat eselon I sampai III, (19/2). Menurut Dirops Sudiro A. Dananto, kemajuan era teknologi informasi belakangan ini harus dimanfaatkan secara maksimal guna menunjang informasi dan pemasaran tentang KBN kepada masyarakat luas. Nantinya, semua tenant, mitra, dan relasi PT KBN bisa mengakses semua informasi tentang KBN melalui website yang

kini tengah bekerja sama dengan KBN. “Segala kritik, masukan, dan permasalahan harus kita hadapi. Kita harus berubah, dan tidak bisa tidur nyenyak lagi,”

kata Sudiro Agung. Dengan pencanangan ini, nanti sekecil apa pun informasi tentang KBN akan segera hadir di internet. Lewat internet pula nantinya KBN bisa menginformasikan tentang berbagai hal yang ada dalam perusahaan. “Ada komunikasi dua arah yang akan terjadi. Jadi, kalau ada informasi dari luar tentang KBN, nantinya KBN juga bisa memberikan jawaban. Jadi, ada keseimbangan dalam pemberitaan,” kata Sudiro. Dengan pencanangan era digital ini, nantinya informasi tentang KBN akan semakin luas karena akan disebarkan lewat beberapa media sosial. K

MAY/NOE

EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 39


:: Seputar KBN

MELONGOK INSTALASI PENGOLAHAN AIR BERSIH PT KBN PERSERO

Jaga Kualitas, Air Dites Tiga Kali Sehari KBN/TITOK MS

Tak mau ambil risiko dengan kualitas, air bersih produksi instalasi pengolahan air Cakung selalu diperiksa secara terjadwal. Paling tidak sehari tiga kali. Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan, air bersih hanya untuk memenuhi kebutuhan cuci, mandi, toilet, dan sejenisnya dan bukan untuk digunakan sebagai air minum.

A

Petugas SBU Pengolahan Air KBN secara rutin mengecek jaringan pipa air bersih.

IR bersih merupakan kebutuhan vital bagi sebuah kawasan industri. Tak terkecuali di lingkungan kawasan industri KBN yang memiliki luas hampir 500 hektar dengan ratusan investor dan tidak kurang 85.000 buruh. Sulit dibayangkan apa yang bakal terjadi bila air dari PDAM tiba-tiba mati dan tidak ada air. Mengantisipasi masalah air tersebut, maka PT KBN kemudian menyiapkan sendiri kebutuhan air bersih untuk kalangan industri di kawasannya. Sementara itu, air dari PDAM meski masih mengalir, karena keterbatasan hanya dialirkan untuk sebagian kecil pelanggan. PT KBN Persero memiliki instalasi pengolahan air (IPA) sendiri yang dikelola secara khusus oleh SBU (Strategic Business Unit) Pengelolaan Air yang dipimpin langsung oleh seorang manajer. IPA SBU Pengolahan Air ini berada di pojok sebelah barat KBN Cakung, sementara sumber air yang digunakan merupakan air domestik yang mengalir ke Kali Sepat dan Kali Tekek, di sebelah utara KBN. Air baku yang dipompa dari dua su-

40

|

KBN

ngai tersebut kemudian dialirkan dalam kolam besar di bagian barat, dan kemudian dialirkan ke kolam kedua yang berada di sampingnya. Dari sini air baku masuk IPA berkapasitas 2X30 liter/detik yang pada akhirnya dihasilkan air bersih. Air bersih ini kemudian dialirkan kepada ratusan pelanggan yang ada di lingkungan KBN Cakung. Air bersih di sini, sebagaimana disyaratkan Kementerian Kesehatan, hanya siap untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, cuci, dan kebutuhan toilet – dan bukan untuk bisa diminum. Meski demikian, agar kualitasnya tetap terjaga, selalu dilakukan tes laboratorium paling tidak 3 kali sehari. “Biarpun hanya untuk kategori air bersih, kita sangat menjaga kualitas. Jangan sampai air yang kita produksi di luar ketentuan Permenkes,” kata Manajer SBU Pengelolaan Air, Dadoek Siswandono ketika ditemui di kantornya, baru-baru ini. Membawahi 19 personel lapangan, Dadoek membagi tugas dalam tiga shift yang siaga 24 jam. Tenaga pelaksana dan teknis masing-masing 3 orang, dan perawatan 6 orang. Sejauh ini tidak ditemukan masalah

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

teknis berarti. Satu hal yang sering terjadi adalah kebocoran di tingkat distribusi. Perusahaan mensyaratkan tingkat kebocoran maksimum 10%. Dengan berbagai upaya, kini SBU Pengelolaan Air mampu menekan di bawah 10%. Dilihat dari sisi pendapatan, SBU Pengelolaan Air tahun lalu menyumbang pendapatan Rp29,7 miliar dan mencetak laba dengan kenaikan 11,45% dibanding tahun sebelumnya. Tahun 2016 ini jajaran SBU Air mematok pendapatan mencapai Rp33,87 miliar atau sebesar 114% dibanding tahun sebelumnya. Manajer SBU Air, Dadoek Siswandono menjelaskan, naik-turunnya pendapatan dari SBU air sangat dipengaruhi oleh investor besar yang menjadi pelanggannya. Seperti yang terjadi di tahun 2015 lalu misalnya, ketika sebuah perusahaan besar membuat kebijakan mengurangi penggunaan air, secara otomatis sangat menekan pemasukan. “Beruntung kita bisa mengefisienkan dari sisi operasional, sehingga tetap memberi keuntungan yang lumayan bagi perusahaan,” kata Dadoek Siswandono. K

MAY


:: Seputar KBN

Jaringan Baru Siap Pasok Air ke Konsumen KBN Marunda Menggunakan teknologi terkini gravitasi sedimentasi, WTP baru ini menjanjikan kualitas air yang lebih baik.

P

T KBN Persero dalam waktu dekat segera mengoperasikan instalasi pengolahan air baru di Marunda. Proyek water treatment plant (WTP) hasil kerjasama dengan PT Prisma Indowater Marunda ini tinggal dalam proses penyelesaian akhir. Direktur Operasional PT KBN Persero, Sudiro Agung Dananto, menegaskan, bila instalasi dan semua ketentuan sudah selesai, WTP baru Marunda akan segera dioperasikan. Instalasi ini diproyeksikan akan mendukung pasokan air yang telah ada lebih dahulu dari PT Aetra. Menurut Kepala Divisi Pemasaran PT KBN Persero, Agus Hendardi, kebutuhan air di Marunda terus meningkat seiring dengan terus bertambahnya penyewa. Saat ini sesuai kebutuhan, PT Prisma Indowater siap memasok 30.000 meter kubik/bulan, namun nantinya bila permintaan konsumen meningkat, bisa diupgrade mencapai 100 ribu meter kubik/ bulan. Dalam nota kesepahaman, Prisma menyebut kesiapannya untuk memasok air bersih dengan standar tertentu dan harga yang kompetitif dari PDAM.

Direksi PT Prisma Indowater saat meninjau kesiapan IPA Marunda yang siap beroperasi.

KBN/TOTOK M

Yang menarik, dalam perjanjian ada opsi di mana PT KBN pada tahun ke-10 bisa memiliki bagian saham atau opsi mengambil penuh semua saham. “Kesepakatan ini secara bisnis memberi keuntungan bagi KBN, terlebih, kualitas air yang dihasilkan lebih bagus, karena menggunakan teknologi yang lebih baru,” kata Agus Hendardi. Direktur Utama PT Prisma Indowater Marunda, Maryanto Kadri, didampingi Direktur Operasional, Onny Soetardjo ketika ditemui di WTP Marunda membenarkan pihaknya menggunakan teknologi pengolahan air sistem gravitasi sedimentasi. Teknologi ini tergolong baru yang dikerjakan oleh putra-putri bangsa sendiri yang prosesnya sangat ramah lingkungan. Dibanding pengolahan air sejenis, teknologi ini sangat minim memerlukan bahan kimia. “Teknologi pengolahan dengan sistem gravitasi sedimentasi ini lebih unggul karena dari segi operasi ada bagian-bagian yang secara mekanikal tak digunakan dalam proses pengolahan air,” kata Maryanto Kadri. Pihak Prisma mengaku memilih teknologi ini karena sangat efisien dari segi penggunaan listrik. Jadi kebutuhan listrik lebih banyak digunakan hanya untuk mendorong air air baku yang diambil dari Banjir Kanal Timur (BKT) atau untuk memompa ke jaringan konsumen bila nantinya sudah terhubung dengan jaringan yang dimiliki PT KBN Persero.

Untuk diketahui, Water Treatment Plant (WTP) atau Instalasi Pengolahan Air (IPA) adalah sistem atau sarana yang berfungsi untuk mengolah air dari kualitaas air baku (influent) terkontaminasi untuk mendapatkan perawatan kualitas air yang diinginkan sesuai standar mutu atau siap untuk dikonsumsi. Water Treatment Plant (WTP) atau Instalasi Pengolahan Air (IPA) merupakan sarana yang penting di seluruh dunia yang akan menghasilkan air bersih dan sehat untuk dikonsumsi. Dalam proses ini setidaknya ada lima tahapan penting yang harus dilalui, yakni koagulasi (penggumpalan), flokulasi, sedimentasi, filtrasi, dan desinfeksi. Apa yang dilakukan di Prisma Indowater, air baku dari Banjir Kanal Timur (BKT) dialirkan ke IPA di KBN Zona C-01 melalui pipa sepanjang kurang lebih 2.600 meter yang kemudian diproses melalui kelima tahapan di atas sampai akhirnya menghasilkan air bersih. Uji coba tentang kualitas air telah dilakukan beberapa waktu lalu. Dan dari uji PH, polutan, dan lainnya sangat baik. Dari uji laboratorium, air dari Kali BKT tidak mengandung bahan berbahaya beracun (B3), sehingga jauh lebih aman. Bahkan, bila diperlukan, air bersih yang dihasilkan bisa ditingkatkan menjadi air siap minum. “Tapi, itu tergantung dari kebutuhan. Kalau memang KBN minta, tentu akan kita upayakan,” kata Maryanto. K

TOTO M.

EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 41


:: Seputar KBN

FOTO-FOTO: KBN/MAY

Direktur Operasi PT KBN Sudiro A. Dananto saat menerima penghargaan dari Property Awards 2016

KBN Raih TOP Property Award 2016 Kawasan Industri

P

T KBN (Persero) meraih penghargaan TOP Property Award 2016 untuk katagori kawasan industri. Penghargaan diserahkan langsung oleh Pemimpin Redaksi Majalah Property-In selaku penyelenggara TOP Property Award 2016, David S Simatupang kepada Direktur Operasi PT KBN (Persero) Sudiro Agung Dananto di Hotel Mulia Jakarta, baru-baru ini. Penghargaan ini bagi KBN menurut Direktur Operasi PT KBN Persero, Sudiro Agung Dananto, sebagai komitmen manajemen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan dan mitra KBN. “Penghargaan ini sekaligus untuk mengubah pandangan kita semua tentang pelayanan untuk mencapai predikat TOP, yakni Terpercaya, Optimal, dan Prima sebagaimana yang jadi jargon KBN,� kata Sudiro Agung Dananto. TOP Property Award 2016 merupakan ajang penghargaan untuk dunia properti. Pada event pertama ini, panitia memberikan penghargaan untuk beberapa katagori seperti apartemen, pusat perbelanjaan, kota mandiri,m superblock, hotel, bank, broker, produk support property, kawasan industri, dan lainnya.

42

|

KBN

Penghargaan ini merupakan komitmen manajemen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan dan mitra.

Penghargaan ini diberikan kepada lebih dari 100 merek di Indonesia yang

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

dalam Bahasa konsumen disebut sebagai merk atau produk yang banyak dikenal konsumen, memiliki nilai investasi yang tinggi, berkualitas, menciptakan emotional benefit, dan direkomendasikan oleh konsumen. Pemenang dipilih melalui hasil survei terhadap 2.100 responden di 9 kota di Indonesia (Jakarta, Bekasi, Bogor & Depok, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan dan Makassar) yang dilakukan oleh perusahaan riset independen SurveyOne dengan menggunakan metode multistage random sampling. Terpilihnya PT KBN Persero menjadi salah satu kawasan industri dalam ajang penghargaan ini merupakan kebanggaan tersendiri di tengah persaingan antar kawasan industri yang semakin ketat belakangan ini. Ahli pemasaran sekaligus penggagas TOP Property Award 2016, Handi Irawan D, mengharapkan penghargaan ini dapat dipakai sebagai sarana evaluasi (benchmarking) perusahaan untuk menilai kinerja merek atau produknya dalam hal popularitas, kualitas, dan investasi dibandingkan dengan kompetitor. K

IBNU/QQ/ANDI/MAY


:: Seputar KBN

RSU Pekerja KBN Kini Melayani Pasien BPJS

R

UMAH Sakit Umum Pekerja KBN sejak 1 Februari 2015 resmi melayani pasien yang menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan. Hal ini memberi peluang kepada masyarakat luas, khususnya di sekitar rumah sakit KBN untuk mendapatkan layanan kesehatan secara mudah dan terjangkau. Direktur Utama RSU Pekerja KBN, dr Empat Patonah ketika ditemui di kantornya membenarkan bila rumah sakit yang dipimpinnya kini sudah resmi melayani pasien BPJS Kesehatan. Sejumlah pasien yang ditemui di ruang registrasi pasien di lantai 2 rumah sakit menyambut baik program tersebut. Seorang ibu dari Kampung Kandang, Kelurahan Sukapura, Jakarta Utara yang membawa anaknya yang menderita demam berdarah menyatakan rasa terima kasihnya anaknya bisa dirawat di rumah sakit yang tergolong megah dan berfasilitas lengkap itu. Dirut RS dr Empat Patonah yang sehari-hari selalu turun ke lapangan ikut memantau pelaksanaan BPJS Kesehatan juga banyak menerima ucapan terima kasih dari pasien. Para pasien merasa senang bisa dirawat di rumah sakit yang megah, dengan pelayanan yang ramah dan baik. “Kita memang selalu meminta setiap tenaga medis maupun karyawan di bagian apa pun di lingkungan RSUP KBN untuk selalu melayani setiap pengunjung dengan senyum dan sapa dengan

FOTO-FOTO: KBN/MAY

ramah,� kata dr Empat Patonah. Dengan penerimaan yang baik dan layanan yang profesional diharapkan kabar baik tentang rumah sakit ini secara berantai akan diteruskan pada keluarga, teman, relasi, dan yang lainnya. Diakuinya, banyak pasien BPJS yang mengaku sangat puas dirawat di rumah sakit baru ini. Mereka seolah menepis opini pasien BPJS Kesehatan selalu diidentikkan pelayanan yang minimalis dan apa adanya. Karena, ternyata di RSUP KBN mendapatkan pelayanan yang prima. RSU Pekerja KBN yang kini bisa diakses melalui Jl. Raya Raya Sukapura merupakan salah satu rumah sakit yang didukung tenaga medis dan non medis berpengalaman, serta dilengkapi dengan peralatan medis yang modern dan lengkap.

Fasilitas yang dimiliki RSUP KBN antara lain UGD 24 jam, laboratorium, radiologi (CT-scan, USG, mammografi, XRay), farmasi, dan fisioterapi. Sementara itu selain didukung sejumlah dokter umum, pelayanan spesialis meliputi penyakit dalam, obstetri dan ginekologi, anak, bedah, paru, anastesi, dan radiologi. RSU ini merupakan satu-satunya rumah sakit yang berbasis pekerja yang ada di Indonesia. Selain melayani para pekerja, kini RSU ini juga melayani warga sekitar yang membutuhkan pelayanan kesehatan dengan kualitas yang prima. Untuk keterangan lebih lanjut bisa menghubungi telepon:

(021)29484848 K

MAY

EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 43


:: ::Seputar SeputarKBN KBN

Para pengurus Kopkar berfoto bersama jajaran direksi PT KBN dan Kepala Kantor Koperasi Jakarta Utara.

Kopkar KBN Proyeksikan Laba 2016 Rp4,9 Miliar

KBN/MAY

Kenaikan laba diperoleh dari usaha baru perparkiran dan pengadaan ban.

D

I tengah gejolak ekonomi nasional pada 2015 lalu, Koperasi Karyawan (Kopkar) PT KBN Persero masih mampu membukukan laba Rp3,85 miliar atau naik 20% dibanding tahun 2014. Sementara kenaikan laba tahun 2016 ini dalam Rencana Kerja & Anggaran Koperasi (RKAK) diperkirakan mencapai Rp4,9 miliar atau naik sebesar 29%. Demikian antara lain hasil kesimpulan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kopkar KBN yang berlangsung di gedung Serbaguna, kantor pusat KBN, akhir Desember 2015. RAT tahun 2015 dihadiri Direktur Operasional PT KBN Persero, Sudiro Agung Dananto, Direktur Administrasi dan Keuangan, Gempa Nursamsu Yasin, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jakarta Utara, para pengurus Kopkar dan anggota.

44

|

KBN

Ketua Kopkar KBN, Safrizal menyebutkan, kenaikan sisa hasil usaha (SHI) 2015 yang cukup signifikan didapat dari perolehan usaha baru berupa lahan parkir di kawasan Marunda dan pengadaan ban untuk seluruh SBU Logistik. Sementara itu pendapatan di tahun 2016 diproyeksikan mencapai Rp20,07 miliar atau naik sekitar 15,97% dari perolehan tahun 2015 sebesar Rp17,306 miliar. Kenaikan pendapatan antara lain diperoleh dari pos kenaikan kontrak kerja sesuai UMP, pengadaan mobil untuk disewakan sebagai mobil dinas PT KBN, pengembangan usaha pengadaan pasir di SBU Prima Beton Kawasan Marunda, penyediaan tenaga kerja untuk RSUP KBN, dan sejumlah usaha yang berpotensi meningkatkan pendapatan dan SHU. Guna meningkatkan kinerja manajemen, koperasi yang pada tahun lalu keluar sebagai salah satu koperasi jasa terbaik di Indonesia ini akan terus melakukan penyempurnaan sistem dan prosedur koperasi, meningkatkan fungsi pengawasan, kualitas SDM dan mencari usaha-usaha baru dalam upaya meningkatkan pendapatan. Meski demikian, atas aspirasi pengurus, Kopkar diminta untuk memberikan

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

prioritas pemberian pinjaman kepada anggota untuk keperluan: biaya perawatan rumah sakit, biaya kontrak rumah atau renovasi rumah, biaya pendidikan, dan masalah lain yang bersifat darurat. Bahkan, dalam upaya mendukung suksesnya pendidikan, pengurus sepakat untuk memberikan tunjangan pendidikan anak sekolah pada saat ajaran baru sebesar Rp400 ribu dan tunjangan hari raya (THR) sebesar Rp500.000 untuk setiap anggota. Kopkar PT KBN saat ini beranggotakan 450 orang yang terdiri dari 193 orang di kantor pusat, 72 orang di SBU Priok Marunda, 46 orang di SBU Cakung, dan 139 orang dari SBU Pelayanan Logistik. Para direksi dalam sambutannya meminta agar jajaran pengurus Kopkar lebih peka dalam menangkap peluangpeluang bisnis baru. Tahun 2015 lalu, Kopkar KBN terpilih menjadi salah satu koperasi jasa terbaik se-Indonesia. Penilaian terbaik ini selain mengacu pada manajemen, juga pada SHU yang diperoleh setiap tahunnya yang terus meningkat. Kopkar KBN merupakan salah satu koperasi di lingkunan BUMN yang sudah meraih prestasi gemilang di tingkat nasional. K

IBNU/ASQA/ANDI/MAY


KBN Peduli

Para pejabat KBN melakukan panen perdana pokcay yang ditanam secara hidroponik. Seluruh hasil panen buah dan sayuran diserahkan untuk membantu panti asuhan dan panti jompo Yayasan Hj. Hasmah Noor.

KBN Sumbang Kebun Hidroponik untuk Penghuni Panti

Di tengah padatnya permukiman, ada pemandangan langka di sana. Mulai dari mulut gang tampak asri oleh rerimbunan tanaman cabe dan buah yang sedang berbuah lebat. Lebih ke bagian dalam kini terdapat rumah hijau yang benarbenar menyejukkan mata.

G

REEN house itu berada di Jl. RE Martadinata RS Paru-paru Ancol, tepatnya di Komplek Masjid Al-Mutaqien RT 024 RW 001 Keluragahan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Di areal seluas 70an meter persegi itu kini terdapat tanaman aneka sayuran dan buah-buahan yang ditanam secara hidroponik. Proyek ini merupakan hasil kerjasama Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT KBN (Persero) dan Yayasan Hj. Hasmah Noor. Melalui program CSR, pihak KBN

FOTO-FOTO: KBN/MAY

memberikan bantuan pembangunan hidroponik dan perlengkapannya sebesar Rp74 juta kepada pihak yayasan. Hasil dari bantuan itu diwujudkan dalam bentuk kebun sayuran dan buah dengan konsep hidroponik itu diserahkan kepada pengurus yayasan untuk mendukung operasional panti asuhan dan panti jompo yang ada. Teknik hidroponik dipilih menurut wakil ketua yayasan, Untung Raharjo, karena dinilai paling sesuai untuk daerah tersebut. Ini tampak dari hasil panen perdana yang dilakukan perwakilan dari PT KBN (Persero), Sekretaris Perusahaan EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 45


:: KBN Peduli

Toha Muzaqi dan Kepala PKBL Rohbinurwati, baru-baru ini. Dalam panen perdana tersebut tampak tanaman sayuran pokcai yang begitu hijau, segar, berkualitas sangat baik. Begitu pun tampak buah melon yang ditanam dengan teknik hidroponik berbuah dengan baik. Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas. Air yang ditampung dalam sebuah tangka air dialirkan melalui pipapipa di mana pada bagian pipa tertentu tanaman ditancapkan, sehingga akar akan mendapat nutrisi dari air. Pada bagian atas tertutup oleh plastik, sehingga air dan sinar matahari tidak bisa masuk secara langsung. Untuk menjaga kelembaban dan temperatur dalam ruang hidroponik disemprotkan air ke udara, dengan pengaturan yang disesuaikan dengan suhu dalam ruangan. Menanam dengan media hidroponik, menurut Imam salah satu pelaksana program tersebut, selain hemat tempat juga memberi hasil yang memuaskan. Tanaman hidup dengan subur karena pengaturan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan tumbuhan. “Hasil buah dan sayuran dari sini benar-benar sehat, karena tidak menggunakan bahan-bahan kimia. Bahkan, pupuk yang jadi nutrisi untuk sayur dan buah kita buat sendiri secara alami dan benarbenar ramah lingkungan,” kata Imam.

Penghuni panti jompo sedang membuat kerajinan dengan menggunakan mesin jahit bantuan PT KBN (Persero).

Satu hal yang lebih menguntungkan, pola hidroponik ini selain memberikan hasil yang memuaskan, waktu panennya relatif lebih singkat. Tidak perlu lahan yang luas, dan hasil aman dari penyakit. “Memang biayanya relatif masih mahal, tapi dilihat dari segi kualitas sangat tinggi,” kata Untung Raharjo. Untuk sementara, hasil dari kebun hidroponik ini untuk dikonsumsi para penghuni panti dari yayasan jompo yang dikelola Yayasan Hasmah Noor. Ke depan, bila sudah berlebih akan dipasarkan untuk kalangan tertentu di sekitar Jakarta Utara. Lebih dari itu, kebun hidroponik ini menurut Imam Maulana dari Yayasan Hasmah Noor bermanfaat bagi warga sekitar, khususnya dalam upaya memanfaatkan lahan terbatas untuk berkebun. Selama ini

banyak warga sekitar Jakarta Utara, bahkan dari kawasan lain yang mengunjungi kebun hidroponik ini untuk sekadar melihat dan mencari tahu bagaimana berkebun hidroponik. Hidroponik bila dikembangkan dengan baik akan mampu menggerakkan warga pemukiman padat menjadi lokasi yang bernilai ekonomis, ramah lingkungan, hijau, dan tentunya asri. Pada kesempatan itu, rombongan dari KBN sengaja mengikutsertakan sejumlah pengurus Paguyubuan Karyawan dan Pensiunan PT KBN (P2K). Keikutsertaan P2K ini diharapkan Direktur Administrasi dan Keuangan PT KBN Persero, Gempa Nursamsu Yasin bisa memberi wawasan dan inspirasi bisnis bisnis P2K ke depan. K

MAY

PT KAWASAN BERIKAT NUSANTARA (Persero) EXPORT PROCESSING ZONE, INDUSTRIAL ESTATE, LOGISTIC, WAREHOUSING AND PORT H OT LINE PEMA SA RA N

021- 48820909 EXT.1602-1605 46

|

KBN

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016


:: KBN Peduli

Jujur Membawa Berkah H. Rohyadi Pengusaha tahu

Berawal sebagai penjual tahu di Pasar Klender di tahun 1986, Rohyadi memutar haluan dengan menjadi pembuat tahu. Ternyata, usaha tersebut berkembang lumayan pesat. Kini dari pabriknya di daerah Pengarengan, Pulogadung, tiap hari mampu memproduksi tidak kurang dari 70.000-an potong tahu.

D

ARI tahu H. Rohyadi kini mampu menghidupi sekian banyak tenaga kerja di pabriknya, serta ratusan pedagang di pasar yang menjadi bagian dari mata rantai bisnis tahunya. “Awalnya saya hanya karena pengin mencoba bikin tahu sendiri. Abis, sebagai penjual tahu, sering diledhek tementemen pasar, “bisa nggak bikin tahu? Masa’ hanya jadi penjual saja…” Ternyata, kelakar dari teman-teman dekatnya itulah yang melecut keinginannya untuk memproduksi tahu sendiri. Ia mengawali dengan partai kecil, lumayan berhasil. Kemudian berkembang dengan membeli mesin dan peralatan produksi lain. Kebetulan rumahnya di Jatinegara Kaum saat itu juga berdekatan dengan Kali Cipinang. Pas untuk mengalirkan limbah cair bahan tahu itu. Jadilah, Haji Rowo – begitu sebagian karyawan menyapanya sehari-hari – menjadi produsen tahu. Ia jadi berpikir

FOTO-FOTO: KBN/MAY

keras bagaimana membuat tahu yang enak dan disukai masyarakat. Awalnya, ia masih mengikuti apa yang dilakukan produsen tahu lainnya. Salah satunya menambahkan bahan pe-ngawet. Namun, hati nuraninya tersadar, ia tak mau terus-menerus membohongi konsumen. “Saya kok nggak tega setiap ditanya tahunya pakai pengawet apa nggak, dan dijawab tidak, padahal, sekalipun sedikit pakai,” kata H Rohyadi mengenang masa lalu. Karena tak mau terus-menerus berbohong pada konsumen, H Rohyadi pun langsung memutuskan untuk membuang bahan-bahan berbahaya itu hanya demi keuntungan bisnisnya. Ia kemudian benar-benar memproduksi tahu tanpa bahan pengawet. “Memang tak tahan lama, tapi tak apalah. Yang penting saya jalani usaha ini dengan jujur, berkah, dan tidak membohongi masyarakat,” katanya. Awalnya, muncul sejumlah kekhawatiran. “Jangan-jangan tidak laku. Atau, EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 47


:: KBN Peduli

bisa jadi tahu akan cepat basi dan tidak bisa dijual. Tapi, alhamdulillah, semua lancar-lancar saja. Sampai sekarang apa yang dulu sempat saya khawatirkan tidak terjadi,” katanya. Rupanya Tuhan begitu besar membantu niat baiknya untuk selalu berlaku jujur. Buktinya, usaha Pak Haji Rowo – bukan mengecil, tapi terus berkembang. Sayang, di tengah usahanya yang mulai bersinar ketika itu, tahun 1993, lahan yang digunakan untuk produksi tahu terkena penggusuran untuk normalisasi kali Cipinang. Pabrik tahu H Rohyadi bersama sejumlah pengusaha tahu lainnya kemudian memindahkan pabrik di daerah Pengarengan, Pulogadung, Jakarta Timur. Saat itu, lahan digunakan masih kosong. Bahkan, untuk mencapainya perlu perjuangan ekstra, karena jalannya masih berlumpur. Tapi, sekarang lahan di sekitar pabrik kini sudah penuh dengan permukiman. Sekarang dengan 7 tenaga produksi ditambah 3-4 tenaga pendukung, pabriknya terus berkembang. Puluhan ribu potong tahu tiap hari beredar di sejumlah pasar di Jakarta Timur, seperti Pasar Pulogadung, Pasar Klender, Pasar Pulojahe, Pasar Bulak, Pasar Rawamangun, dan lainnya. Soal kualitas, H Rohyadi selalu mengutamakan kualitas. Tahu produksinya dikenal punya tekstur dan rasa yang khas. Tidak berpengawet, yang dulu sempat jadi kekhawatiran cepat basi, justru bisa jadi keunggulan produknya. Konsumen tahu, tahu bikinannya murni tanpa campuran, sehingga aman dan jauh dari was-was. “Biarpun tanpa pengawet buatan, tak cepat basi, karena sebelum diedarkan tahu yang sudah matang itu dimasak lagi,” kata H Rohyadi. Tahu kuning, tahu bandung, tahu cina, dan tahu batangan produksinya selalu laris di pasaran. Kualitas yang baik ini membuat permintaan sebenarnya terus meningkat. Namun, karena minimnya tenaga kerja yang dimiliki, ia belum bisa melayani semua. “Kesulitan selama ini masalah tenaga kerja yang tidak stabil. Jadi, produksinya tak bisa dinaikkan,” kata pria asal Pekalongan berusia 59 tahun yang sudah tiga tahun menjadi bagian dari Program Kemitraaan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT KBN (Persero) ini. Dari pabrik tahu ini, H Rohyadi selain sudah bisa naik haji bersama istrinya, Hj Kusniati, juga mampu menyekolahkan beberapa anaknya sampai mengenyam pendidikan sampai sarjana. Di usia tuanya, H Rohyadi tinggal

48

|

KBN

Para pekerja di pabrik tahu milik H. Rohyadi sedang mencetak tahu (atas. Sementara bawah tampak pekerja sedang memasak ampas tahu untuk diolah menjadi tempe oncom yang masih bernilai ekonomis lumayan menguntungkan.

mengawasi bagaimana laju usahanya. Dua anaknya sudah lama dipercaya untuk mengurus usaha ini. Mereka dipersiapkan akan menjadi penerus pabrik tahu yang jadi gantungan hidup puluhan keluarga ini. Meski begitu, sebagai pengusaha tentu tidak semuanya berjalan dengan mulus. Ada saja ujian dating menghampiri. Sebut saja yang terjadi tahun lalu, ketika produksi sedang diusahakan bisa meningkat secara signifikan, musibah justru menghampiri. Pabrik terbakar. Hampir semua alat produksi hangus, tak sempat diselamatkan. “Kerugian sekitar Rp150-an juta. Tapi, saya terus berusaha untuk bangkit, karena para karyawan dan orang-orang pasar yang ikut jadi bagian dari pemasaran tahu saya begitu mendukung saya,” kata H Rohyadi.

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

Bagi H Rohyadi, musibah itu hanya jadi semacam teguran, dan ia menyerahkan sepenuhnya pada Yang Maha Kuasa. Banyak hikmah bisa dipetik dari peristiwa itu. Satu hal yang terpenting, jangan sampai karena kejadian itu malah menjauhi Sang Pencipta, Allah Swt. Ia bersyukur setelah setahun kejadian itu, kini usahanya terus berkibar. Malah, dari usaha tahu itu selain bisa membantu ekonomi para pekerja, rasa syukur atas perkembangan usahanya ia wujudkan dalam bentuk bangunan sarana ibadah di dekat tempat usahanya. Kerja keras dan kejujurannya dalam membangun usaha kecil yang didasari keimanan pada Tuhan bisa memberi inspirasi kepada kita semua. Amin…!!! K

SYAM/ROFII/MAY


:: KBN Peduli

PEMILIK RUMAH YANG DIBEDAH KBN:

Terima Kasih Banyak KBN...

S

ATU rumah yang dihuni tiga keluarga, yakni Mansyur (sulung), Sulaeman, dan adiknya kini berdiri kokoh dan tampak lebih mentereng ketimbang sekelilingnya. Dua pasang keluarga bersama seorang adik bungsu kini bisa lebih tenang menghuni rumah di gang sempit Kampung Tikar RT 007/004 Kelurahan Semper Barat, Jakarta Utara. “Kami sekeluarga sekarang bisa dengan tenang menghuni rumah ini. Terima kasih banyak KBN yang telah membantu renovasi rumah ini, sampai bagus begini,” ujar Mansyur (35) yang bersama istri dan anaknya menghuni rumah tersebut. Mansyur, 35, sulung dari lima bersaudara dalam keluarga tersebut atas nama keluarga juga mengungkapkan rasa terima kasih yang tak terhingga atas renovasi rumah peninggalan kedua orang tuanya yang hanya berukuran 7x4 meter persegi itu. Sebelum mendapat bantuan KBN, rumah tersebut memang menjadi perhatian warga sekitar yang selalu melintas di gang samping rumah. Dari jalanan batu batako dari kapur putih sudah tampak lapuk karena dimakan usia. Begitu pun di bagian atapnya, gentengnya sudah banyak yang kosong karena terjatuh. Sebagian besar kayu yang menahan genteng juga sudah hancur dimakan rayap. Dari bagian dinding sebelah luar tampak rumah itu sudah tampak miring, dan tinggal menghitung hari untuk ambruk. Banyak yang mengkhawatirkan kalau ada hujan deras atau angin kencang bisa langsung roboh, dan penghuni rumah atau warga yang melintas jadi korban. Menurut penuturan keluarga, kalau hujan, setidaknya 40% air hujan dari langit mengalir ke dalam rumah karena atap yang bocor tadi. Bahkan, batako dinding sebelah luar yang berbatasan dengan gang pernah menimpa dua anak yang saat itu sedang main ikan. Satu anak Sulaeman (pemilik rumah) dan satu lagi anak tetangga. “Beruntung tidak sampai begitu parah, sehingga cukup dibawa ke klinik. Saya nggak membayangkan kalau batako yang ambrol itu besar atau tiba-tiba ambruk semuanya,” kata Mansyur. Dari kejadian itu, Mansyur yang seharihari hanya menjadi petugas kebersihan mendapat simpati dari para tetangganya

Berkat bantuan KBN, rumah yang semula nyaris ambruk itu kini telah berdiri kokoh lagi. “Terima kasih yang tak terhingga KBN... Semoga semua kebaikan ini akan dibalas oleh Allah, Tuhan Yang Maha Esa...” FOTO-FOTO: KBN/MAY

Rumah baru keluarga Mansyur setelah dibangun (kiri). Inzet: Foto rumah sebelum direnovasi.

untuk menggalang bantuan. Syafruddin alias Bek, salah satu tenaga di bagian logistik PT KBN Persero yang begitu getol mencari bantuan dengan cara membawa list maupun proposal. Sekretaris Perusahaan PT KBN (Persero), Toha Muzaqi yang juga Bendara Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Darussalam menjadi salah satu sasaran. Toha Muzaqi menaruh simpati, bukan saja karena salah satu pemilik rumah itu, Sidik pernah jadi merbot masjid, tapi karena keluarga tersebut benar-benar tidak punya uang untuk perbaikan rumah. “Mereka memang benar-benar miskin. Jangankan untuk memperbaiki rumah, buat makan sehari-hari saja, saya tahu kembang-kempis,” kata Toha Muzaqi. Dari situ, DKM berinisiatif untuk membantu. Ternyata, gayung bersambut dari PKBL KBN dan juga pihak-pihak yang berempati. Terkumpullah, dana saweran dari lingkungan KBN sebesar Rp35 juta. Setelah dana terkumpul, dicarilah pemborong yang siap merenovasi sesuai spesifikasi yang sudah ditetapkan. Pemilik tidak perlu merogoh kocek sedikit pun. Dalam waktu singkat, renovasi pun selesai dilakukan. Bahkan, pemborong

yang ikut menaruh empati atas renovasi rumah tersebut ikut memberi bantuan berupa peningkatan kualitas bangunan. “Sebenarnya dari spek tidak diplester dan tidak dikeramik, tapi karena saya juga ingin berbagi, saya kasih bonus itu untuk mereka,” ujar pemborong. Kini, sebuah rumah yang dibuat dalam tiga petak dengan kondisi yang layak huni -- bebas dari kebocoran dan rasa was-was sudah diwujudkan. Renovasi rumah yang dulu hanya mimpi bagi keluarga besar Mansyur ini akhirnya bisa diwujudkan lewat gotong-royong kemanusiaan. “Atas nama keluarga saya mendoakan agar orang-orang yang memberi bantuan, khususnya keluarga besar KBN mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah Swt…” kata Sulaeman, anak nomor tiga. Meski kecil total luas hanya 28 meter persegi, rumah itu dibagi tiga. Satu dihuni Mansyur dan anak istri, satu lagi untuk Sidik dan istri, dan satu petak lagi untuk si bungsu, Umi. “Kalau renovasi udah selesai, kami sekeluarga besar ingin pengajian sebagai tanda syukur atas kebaikan KBN membantu kami merenovasi rumah ini,” kata Mansyur. K

MAY

EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 49


Properti

Sebuah co-working space yang cukup nyaman untuk bekerja di Jakarta.

ISTIMEWA

C O - W O R K I N G S PA C E Inovasi Ruang Kerja Modern

Di era web 2.0 dan serba mobile seperti saat ini, bekerja tak selalu harus di belakang meja. Tempat dengan atmosfer nyaman, penuh dengan fasilitas penunjang melakukan pekerjaan Anda, serta fasilitas wi-fi yang memadai, bisa menjadi ruang kerja Anda. Dengan biaya yang relatif ringan, akan mendorong perusahaan baru dengan modal pas-pasan bisa berkantor di kawasan bergengsi dengan sewa harian. Wow...

M

EMAHAMI pergeseran gaya para pekerja ini, beberapa co-working space pun bermunculan di Jakarta. Bahkan, di sejumlah wilayah sekitar Ibukota, seperti Bekasi, Cibubur, Tangerang, dan Depok juga mulai menjamur tempat yang menyediakan ruang kerja bersama ini. Seperti layaknya tempat nge-gym, Anda bisa berlangganan untuk menggunakan tempat dan semua fasilitas yang tersedia untuk menyelesaikan pekerjaan Anda. Co-working space, memang merupakan konsep yang terbilang masih fresh di Indonesia. Co-working space pada dasarnya merupakan konsep ruang kerja yang dapat digunakan secara bersama-sama dengan startup atau perusahaan lain. Namun berbeda dari menyewa kantor atau gedung, pengelola co-working space menawarkan sesuatu yang akan memanjakan para pekerja serta memungkinkan tiap unit usaha dapat

berkolaborasi secara positif. Tujuannya tentu tidak lain untuk memberikan atmosfir ruang kerja yang nyaman serta meningkatkan produktivitas pekerja. Berkantor bersama (co-working) yakni berbagi ruang kerja dengan menyewa ruang kantor secara bersama-sama, namun masing-masing bekerja secara independen. Berbeda dengan lingkungan kantor biasa, co-working space digunakan oleh individu atau organisasi dari profesi dan bidang berbeda-beda. Bukan sekadar tempat kerja, co-working space yang belakang kini menjadi tren ditujukan sebagai tempat bekerja tanpa ada �rasa kantor� di dalamnya. Perbedaan yang mendasar antara co-working space dengan tempat perkantoran lain yakni adanya aspek komunitas kerja di dalamnya. Umumnya layanan co-working space dikembangkan di sebuah gedung perkantoran yang besar. Pada lantai yang telah dipermak menjadi bilik-bilik kerja, co-working space di tawarkan dalam bagian-bagian terpisah. Namun dari sisi desain interior, bagian-bagian tersebut sebenarnya EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 51


:: Properti

terhubung satu sama lain bahkan pada beberapa pengembang co-working space justru melepas sekat antar ruang kerja tiap klien sehingga penyewa yang terdiri beberapa unit usaha tersebut dapat saling “bersentuhan” satu sama lain. Pada umumnya dalam sebuah coworking space juga menerapkan kriteria tertentu untuk perusahaan atau startup yang ingin bergabung. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas serta terkadang memiliki tema usaha tertentu. Sebagai contoh ada co-working space yang hanya menerima klien yang bergerak dalam bidang pembuatan software dan aplikasi. Dengan adanya pengelompokan ini tentu menjadi potensi tambahan bagi tiap individu untuk mendapatkan pengetahuan baru dari “tetangga” kerjanya. Selain itu yang menjadi ciri khusus lain dari co-working space adalah kesan “homy” yang ditawarkan. Tidak seperti kantor konvensional yang umumnya mempunyai desian interior monoton, co-working space datang menawarkan atmosfer tempat kerja yang lebih santai serta mengutamakan kenyamanan. Ruangan dengan cat modern minmalis dan beragam furniture aneka bentuk yang tersebar di seluruh area kerja tinggal di pilih sesuai dengan kebutuhan atau mood pekerja. Selain itu juga ada fasilitas pendukung lain seperti layanan cetak dokumen, jaringan internet serta terkadang ada juga yang menyediakan bar berisi cemilan serta minuman ringan. “Co-working space biasanya jadi wadah di mana profesional, freelancer, start-up bahkan pelajar atau mahasiswa dari berbagai latar berbeda bisa bertemu, berkenalan, bahkan berbagi ide serta mewujudkannya,” tutur Rendy Latief, CEO Conclave, sebuah coworking space di bilangan Jakarta Selatan. Kendati tren coworking space dipicu dari banyak start-up yang belum memiliki kantor resmi, namun pengguna ruang kolaborasi tersebut lebih majemuk. ”Banyak freelancer atau profesional yang memang membutuhkan sebuah tempat bekerja nyaman,” katanya. Sebagian besar pengguna Conclave sendiri berasal kalangan profesional. ”Mereka datang pagi, bekerja selama beberapa jam, kemudian pergi lagi misalnya untuk meeting dengan klien,” ungkapnya. Selanjutnya, ada banyak sekali freelancer yang memanfaatkan ruang kerja di Conclave. ”Baru kemudian start-up yang belum memiliki kantor sendiri mengingat sewa kantor di Jakarta amat mahal,” ia menambahkan. Pendiri dan CEO Local.co.id Sayed

52

|

KBN

Coworking space biasa-nya jadi wadah di mana profesional, freelancer, startup bahkan pelajar atau mahasiswa dari berbagai latar berbeda bisa bertemu, berkenal-an, bahkan berbagi ide serta mewujudkannya. Tren coworking space dipicu dari banyak start-up yang belum memiliki kantor resmi, namun pengguna ruang kolaborasi tersebut lebih majemuk. Konsumennya lebih banyak profesional yang membutuhkan tempat bekerja yang nyaman. Muhammad mengaku mulai membangun usahanya dari sebuah co-working space. ”Dulu saya adalah profesional. Mulanya hanya menggunakan co-working space untuk menyelesaikan pekerjaan kantor,” ungkapnya. Namun, setelah mulai berkenal-an dengan sesama pengguna, akhirnya Sayed memutuskan untuk mendirikan perusahaan sendiri. ”Kini saya menggunakan co-working sebagai kantor dan tempat menjaring freelancer untuk menjadi anggota di perusahaan saya,” ujar Sayed.

Lebih Nyaman dari Cafe

Bagaimana cara bekerja di coworking space? Anda cukup menjadi anggota, dan memilih jenis paket yang terdiri dari berbagai fasilitas. Conclave, misalnya, menyediakan ruangan dengan ukuran tertentu untuk digunakan sebagai kantor dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibanding menyewa ruang kantor di sebuah gedung. Sebagian pengguna menilai bekerja di coworking space lebih nyaman dibanding bekerja di kafe. Sebab, sebuah coworking umumnya didesain layaknya sebuah kantor. Misalnya memiliki meja dan kursi dengan colokan listrik untuk laptop maupun gadget (tanpa ada sekat pembatas atau cubicle), serta koneksi internet dan fasilitas printer. Meski demikian, desain bangunan maupun interiornya justru mengusung

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

suasana atau ambience yang tenang, santai, bahkan, nyaman layaknya sebuah coffee shop. Soal fasilitas, co-working tidak kalah dibanding kantor biasa. Misalnya koneksi internet cepat, ruang rapat, ruang auditorium, bahkan ada juga ruang gaming dan shower bagi mereka yang bergadang. Di beberapa tempat, paket sewa yang diberikan sudah mencakup layanan free flow coffee maupun snack. Menurut CEO Conclave Rendy Latief, sebuah co-working space memang diciptakan sebagai bagian ekosistem yang mendukung pertumbuhan startup atau industri kreatif. ”Co-working sudah menjamur di Indonesia. Namun yang benar-benar coworking space ya yang membebaskan semua orang untuk menggunakannya, bukan hanya mereka yang sudah punya bentuk sebuah startup,” ungkapnya. Jika mengharuskan pengguna memiliki sebuah bentuk atau konsep startup atau bisnis, lanjut Rendy, maka lebih tepat disebut inkubator start-up. Alasan Memilih Co-working Space: 1. Memungkinkan kolaborasi positif baik antar karyawan maupun dengan perusahaan klien lain. Utamanya untuk co-working space yang terfokus pada satu bidang, bisa menjadi awal sebuah perusahaan gabungan yang lebih besar. 2. Kesempatan mengembangkan diri bagi tiap individu. Mempunyai lingkungan kerja layaknya co-working space memungkinan kita untuk unjuk gigi menampilkan kualitas kerja. Bukan tidak mungkin kita mendapatkan peluang pekerjaan yang jauh lebih baik dari perusahaan lain. 3. Kondisi kerja yang santai namun tetap efektif dan efisien. Terdapat berbagai fasilitas disamping ruang kerja yang memang didesain senyaman mungkin. 4. Waktu penggunaan ruangan yang bisa diatur. Umumnya pengelola co-working space menawarkan paket harian, mingguan, bulanan bahkan per tahun. Paket tersebut bisa dipilih dan disesuaikan dengan budget bisnis. 5. Harga yang lebih hemat. Jika dibandingkan dengan membangun kantor sendiri atau menyewa gedung, konsep co-working space menawarkan harga yang lebih hemat. Bahkan ada beberapa pengelola co-working space yang memberikan ruang kerja secara gratis, namun terdapat klasifikasi yang harus dipenuhi oleh startup atau perusahaan yang ingin bergabung. K

M AY/ B E R BAGAI S U M B E R


Otomotif

Toyota C-HR

MENGGODA PENCINTA CROSSOVER DUNIA

P

RODUSEN mobil terbesar dunia, Toyota tampaknya tak mau tinggal diam pasarnya terus digerogoti pesaingnya, Honda. Merasa pasar crossover terus dipersempit competitor, tahun ini Toyota pun akan merilis SUV baru bertitel Toyota C-HR. Melihat tampilan pada mobil prototype konsepnya yang belakangan bocor di internet, sekilas mirip crossover milik Honda dan juga Mazda (CX-3 dan CX-5). Namun, melihat tampangnya dari depan dan belakang yang menawan, public tampaknya mulai tergoda dengan si C-HR yang kabarnya tak jauh beda dengan prototype yang pernah dipamerkan Toyota pada Paris Motor Show 2014 lampau. Pertanyaan pun muncul, kapan C-HR akan ada di showroom-showroom? Sayang, belum ada informasi resmi tentang C-HR ini. Hanya disebutkan, Toyota akan mulai memproduksi tahun ini dan akan dipasarkan secara global. Untuk Eropa akan mengandalkan pabriknya di Turki. Yang jelas, Toyota akan menjual crossover ini bukan hanya di Eropa, tapi juga Amerika dan Asia, termasuk Indonesia, tentunya yang belakangan penggemar otomotif negeri

ISTIMEWA

ini begitu tertarik dengan crossover. CH-R diyakini akan menjadi bintang baru, dibangun di atas platform Toyota New Global Architecture (TNGA) yang modern. Tampilan C-HR ini terlihat sangat stylish, dan memiliki tampang depan yang agresif serta tampilan grille yang ramping. Bergerak ke bagian belakang, dapat terlihat bahwa model ini memiliki tampilan roda yang sedikit menggembung serta body plastik cladding. Untuk bagian atas mobil, crossover ini memiliki atap yang landai, sebuah sudut beltline, dan tampilan jendela belakang yang kecil. Kali ini desain crossover Toyota terasa lebih berani, sebab banyak garis tegas yang membuat karakter C-HR menjadi sporty dan berkarakter tangguh. C-HR ini memiliki ground clearance yang tinggi dengan lekukan roda yang berotot dan agresif. Crossover ini tampil dengan warna beraksen two tone, yaitu hitam pada bagian atap dan silver mendominasi. Sayang, produsen otomotif asal Jepang itu belum membocorkan spesifikasi teknis

dari crossover ini. Tetapi diprediksi C-HR akan naik pada platform TNGA sama seperti Toyota Prius dan akan hadir beberapa mesin yang berbeda termasuk powertrain hybrid. Jika prediksi ini benar, varian hybrid kemungkinan akan memiliki siklus Atkinson mesin 1.8-liter empat silinder, dua motor listrik, dan transmisi continuously variable yang dikontrol secara elektronik. Pengaturan ini memungkinkan Prius untuk menghasilkan output maksimum gabungan dari 121 tenaga kuda. K

M AY/ B E R B AGA I S U M B E R

EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 53


Tekno & Gadget

Adu Inovasi untuk Memenangi Pasar PERANG produk telepon pintar (smartphone) kini semakin seru menyusul menguatnya pasar Xiaomi dan Lenovo -- keduanya asal Cina -yang kini mulai merangsek naik menggeser produk Korea Selatan dan Amerika Serikat.

X

IAOMI yang sebelumnya dilihat sebagai pembuat smartphone dengan kualitas mirip Apple dan dijual dengan harga jauh lebih murah demi menguasai pasar, kini justru sudah selangkah lebih maju dalam hal kamera. Keunggulan inilah yang diperkirakan jadi alat Xiaomi untuk menguasai pasar dunia. Merebut pasar dengan keunggulan kamera juga dilakoni Samsung. Samsung, raksasa asal Korea Selatan yang pada awal Maret lalu baru merilis Samsung Galaxy S7 dan Galaxy S7 Edge membawa teknologi Dual Piksel pada smartphone terbaru Galaxy S7 dan S7 Edge, yang memungkinkan kamera menangkap fokus dengan waktu singkat yakni 0,2 detik. Kamera utama 12 megapiksel (MP) yang dibenamkan di smartphone terbaru Galaxy S7 dan Galaxy S7 Edge juga didukung bukaan lensa f1.7 untuk menghasilkan detail gambar dalam kondisi minim cahaya atau backlight sekalipun. Bukan itu saja, dua smartphone terbaru Samsung itu juga memanjakan gamer dengan fitur Vulkan API. Dengan fitur ini pengguna dapat bermain game dengan detail grafis berkualitas dan mampu meredam lagging. Meski resolusi kamera Galaxy S7 dan S7 Edge menurun menjadi 13 Megapiksel (MP) dari seri sebelumnya yang beresolusi 16 MP, smartphone ini tetap diklaim memiliki kualitas kamera yang paling ‘buas’ dari semua smartphone lain hingga saat ini. Sementara itu Xiaomi besutan China mempertontonkan smartphone terbarunya Mi5. Xiaomi Mi 5 dikabarkan bakal hadir dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 820, dengan spesifikasi lain masih dirahasiakan. Meski demikian, kini, bocoran me-

ISTIMEWA

ngenai spesifikasi Mi5 mulai terungkap media. Sebuah situs belanja online telah memajang spesifikasi Xiaomi Mi5. Perangkat tersebut akan mengusung layar 5,5 inci dengan 2560 x 1440 piksel. Tidak ada informasi mengenai teknologi panel, namun dapat diasumsikan bahwa layar panel akan dibekali teknologi IPS. Dari segi dapur pacu, Xiaomi Mi5 akan dipersenjatai prosesor Qualcomm generasi terbaru Snapdragon 820, RAM 4GB dengan sejumlah pilihan memori penyimpanan yaitu 16GB, 64GB dan 128GB. Perangkat tersebut juga akan dilengkapi kamera belakang 20 MP dan kamera depan 8MP, serta dukungan jaringan 4G LTE-FDD dan baterai 3.800 mAh. Dalam situs tersebut Xiaomi Mi5 ditawarkan dengan harga yang dinilai cukup kompetitif yakni 599 dolar AS. Xiaomi Mi 5 yang kabarnya kini menempel di posisi kedua wearable setelah Apple, kabarnya akan dibekali dengan layar berukuran 5,7 inci dengan kerapatan 1920 x 1080. Layar Mi 5 ini akan dilindungi oleh Corning Gorilla Glass 4 yang semakin memperkuat daya tahan layar. Selain itu teknologi canggih lainnya adalah layar Mi 5 ini dilengkapi dengan teknologi 2,5D yang membuat tampilan

menjadi jauh lebih hidup. Bahkan untuk urusan layar, beberapa media asing mengungkapkan bahwa Mi 5 memiliki bazel layar yang sangat tipis pada sisi kiri dan kanannya. Salahsatu fitur paling keren di Mi 5 adalah kamera utamanya. Kamera Mi 5 memang bisa dikatakan sebagai salah satu yang terbaik di dunia karena sudah mengusung teknologi 4-axis OIS (optical image stabilization). Perlu diketahui, fitur OIS mampu membuat hasil jepretan lebih stabil dan anti blur. Pada sektor kamera, sepertinya Xiaomi Mi 5 tidak ingin kalah dari pesaingnya. Beberapa hari lalu Presiden Xiaomi mengunggah foto yang diambil dengan Xiaomi Mi 5. Foto tersebut memperlihatkan objek burung yang sedang bergerak. Namun hebatnya foto tersebut tidak terlihat blur dan tetap fokus. Jika kita melihat kualitas foto yang diunggah bisa diperkirakan Xiaomi Mi 5 menggunakan kamera utama sebesar 16 MP dengan dilengkapi laser focus. Sedangkan kamera depan, kabarnya Mi 5 menggunakan kamera 8 MP. Masih terkait smartphone besutan China, Lenovo kembali memperkuat pasarnya dengan memperkenalkan Lenovo VIBE P1 Turbo yang memberikan inovasi baru di lini Power Series (Power Player). Indonesia merupakan negara tempat diluncurkan Lenovo VIBE P1 Turbo de-

EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 55


:: Tekno & Gadget

ngan kapasitas RAM 3GB, sementara di negara baru diperkenalkan Lenovo VIBE P1 dengan kapasitas RAM 2GB. Lenovo VIBEUntuk mendukung performa, perangkat tersebut mengusung prosesor 64-bit Qualcomm Snapdragon 615 octa-core berkecepatan 1,5GHz. VIBE P1 Turbo dibekali dengan kapasitas baterai sebesar 5000 mAh yang dapat berfungsi sebagai OTG (On-The-Go) Charging untuk mengisi baterai ponsel lain yang juga membutuhkan tambahan daya. Handset dengan body berbahan material logam itu hadir dengan teknologi nirkabel NFC (Near-Field Communication) dan finger print scanner yang tersedia di tombol Home. Selain itu, perangkat yang dibanderol Rp3,9 juta tersebut juga dilengkapi kamera belakang 13MP dan kamera depan 5MP, serta layar Gorilla Glass 3.

Sementara itu, bicara soal iOS, tahun ini Apple juga akan meluncurkan generasi terbaru iPhone yang santer disebut sebagai iPhone 7. Kabarnya, iPhone 7 akan membawa cukup banyak perubahan dan akan diluncurkan September tahun ini. iPhone 7 kabarnya akan menggunakan kamera 12 MP sebagai kamera utama. Istimewanya beberapa rumor mengatakan iPhone 7 akan menggunakan kamera ganda dengan teknologi Optical Image Stabilization (OIS). Apple akan menerapkan teknologi EMI –Electromagnetic interference yang akan ditanamkan pada produk iPhone 7, untuk mengurangi gelombang elektromagnetik. Teknologi EMI juga ini dihadirkan untuk meningkatkan performa smartphone Apple mendatang. Sebelumnya, teknologi EMI pernah digunakan Apple untuk papan sirkuit dan chip yang ada di iPhone sebelumnya dan

juga Apple Watch. Namun Apple kini berencana bakal menggunakan teknologi ini untuk beragam chip di iPhone 7, seperti prosesor, frekuensi radio, Wireless LAN, Bluetooth, dan modem. Teknologi interferensi elektromagnetik ini memungkinkan komponen internal iPhone7 menjadi lebih sempurna untuk meningkatkan kepadatan integrasi chip, juga dapat meningkatkan kapasitas baterai. Namun, dengan dibenamkannya teknologi ini juga akan berimbas terhadap melambungnya biaya produksi. Sejumlah media memperkirakan, iPhone7 mungkin akan ditanami dengan prosesor A10 terbaru, menggunakan pengenalan sidik jari layar tersembunyi, dan akan terus menggunakan pola 3D Touch, disamping itu mungkin akan dilengkapi dengan fitur anti-air dan debu. K

ANTARA/LIPUTAN6/SUARA/MAY

Kecemasan Dunia: Robot akan Jadi Musuh Manusia

P

ENGGUNAAN tangan robot oleh Tawan, pemilik bengkel di Bali yang menghebohkan media sosial baru-baru ini tentu mengagetkan kita semua. Banyak yang tak menyangka seorang tukang las di bengkel menggunakan tangan robotik untuk menunjang aktivitas kesehariannya. Tawan yang salah satu tangannya difabel untuk bekerja sehari-hari mendapat bantuan ilmuwan dibuatkan tangan robotik. Bahannya dari barang-barang bekas yang ada di sekelilingnya. Bantuan berteknologi tinggi inilah yang kemudian bikin heboh. Banyak yang tak percaya dan sebagian malah mencemooh dan melecehkan atas kenyataan ini. Namun, kejadian ini mengingatkan akan pentingnya robot dalam kehidupan modern. Mark Zuckerberg sendiri beberapa waktu lalu menyatakan bahwa mau tidak mau masa depan dunia ini memang memerlukan kemajuan teknologi robotik. Bayangan seperti tokoh Jarvis dalam film “Iron Man” bukan mustahil dalam waktu dekat akan hadir di hadapan kita. Mark Zuckenberg sendiri kini secara serius tengah mengembangkan apa yang dinamakan “kecerdasan buatan” (artificial intelligence/AI) yang akan bermanfaat dalam keseharian. Pendiri dan CEO Facebook itu akan menggunakan AI untuk membangun sebuah robot yang digerakkan oleh program komputer un-

56

|

KBN

ISTIMEWA

tuk membantunya melakukan berbagai pekerjaan di rumahnya. “Tantangan pribadi saya untuk 2016 adalah untuk mengembangkan sebuah “AI” (artificial intelligence atau kecerdasan buatan) sederhana untuk menjalankan (pekerjaan) di rumah saya dan membantu saya dengan tugas-tugas saya,” tulisnya dalam posting pada laman Facebook-nya. Kecerdasan buatan atau kecerdasan yang ditambahkan kepada suatu sistem yang bisa diatur dalam konteks ilmiah atau Intelegensi Artifisial (bahasa Inggris: Artificial Intelligence atau hanya disingkat AI) didefinisikan sebagai kecerdasan

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

entitas ilmiah. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan syaraf tiruan dan robotika. Banyak hal yang kelihatannya sulit untuk kecerdasan manusia, tetapi secara informatika relatif tidak bermasalah. Seperti contoh: mentransformasikan persamaan, menyelesaikan persamaan


:: Tekno & Gadget

integral, membuat permainan catur atau Backgammon. Di sisi lain, hal yang bagi manusia kelihatannya menuntut sedikit kecerdasan, sampai sekarang masih sulit untuk direalisasikan dalam informatika, seperti pengenalan obyek/muka, bermain sepak bola, dan lainnya. Zuckerberg menambahkan bahwa ia akan mulai dengan “menjelajahi” teknologi yang sudah tersedia. “Lalu saya akan mulai mengajari (robot “AI”) untuk bisa memahami suara saya guna mengendalikan segala sesuatu di rumah kami, musik, lampu, suhu dan sebagainya,” tulisnya. “Saya akan mengajarkannya untuk mengizinkan teman-teman saya masuk rumah, dengan melihat wajah mereka ketika mereka membunyikan bel di pintu.” Dia menambahkan bahwa “AI” itu juga akan digunakan untuk membantu merawat anak perempuannya yang baru lahir, Max. “Saya akan mengajarkan robot untuk memberi tahu saya jika ada sesuatu yang terjadi di kamar Max, yang perlu saya periksa saat saya ada di ruang lainnya,” tulisnya. Beberapa ilmuwan atau pakar teknologi terkemuka lainnya seperti Stephen Hawking dan Elon Musk telah menyatakan kekhawatiran mereka terhadap platform “AI”, dengan mengatakan bahwa “AI” bisa berakhir dengan “melawan” manusia. Zuckerberg memberi tanggapan atas kekhawatiran seperti yang pernah tergambar dalam sejumlah film robotik itu. “Saya pikir kita bisa membangun “AI” sehingga bekerja untuk kita dan membantu kita,” tulisnya. “Beberapa orang memiliki ketakutan soal bagaimana “AI” merupakan bahaya besar, tapi hal itu tidak masuk akal bagi saya dan kemungkinan itu terjadi jauh lebih kecil, dibandingkan dengan (bahaya akibat) bencana seperti meluasnya wabah penyakit, kekerasan, dan lainnya,” ujar Zuckerberg. Semua yang dikatakannya memang terinspirasi seperti dari film Iron Man, di mana Jarvis si AI yang mengurus semua kegiatan di dalam rumahnya Tony Stark. Begitu juga saat visualisasi pekerjaan lewat virtual reality, seperti di film. Hal ini bukan hal yang tidak mungkin terjadi, karena Oculus Rift yang terkenal lewat teknologi virtual reality-nya juga sudah dimiliki oleh Facebook. Di tambah dengan teknologi motion capture yang semakin canggih, rasanya teknologi yang ditampilkan pada film Iron Man bisa jadi

terwujud di tahun ini. Ditambah lagi dengan segala aset dan finansial yang dimiliki oleh Facebook, maka teknologi tersebut bisa lebih cepat lagi terwujud. Seperti yang Mark kemudian katakan, bahwa sebagian dari potongan puzzle teknologi tersebut sudah dimiliki oleh Facebook. Seperti internet gratis lewat internet.org miliknya, lalu Oculus yang dibeli untuk user interface ataupun hardware penghubung ke teknologi tersebut, dan Messenger yang

dikembangkan sebagai wadah platform komunikasi antara user dengan AI tersebut nanti. Jika teknologi tersebut bisa terwujud dalam tahun ini, maka mungkin hal tersebut bisa berupa berita gembira ataupun berita menyeramkan. Karena hal tersebut bisa juga berarti bagaikan Senjakala Manusia, di mana semua sudah serba dikendalikan oleh digital. K

MAY/ NATIONAL GEOGRAPHIC, CHIP, VOA, ENSIKLOPEDIA

Menunggu Mobil Swakemudi Google Melaju di Jalan Raya

M

OBIL Pintar Google memasuki babak akhir pengujian di Amerika. Meski demikian kontroversi tentang mobil Google masih terjadi. Banyak kekhawatiran mobil canggih yang mengandalkan kecerdasan buatan ini berakhir seperti dalam film-film sains yang pernah ada. Bulan Februari 2016 ini, organisasi keamanan jalan raya nasional Amerika memberi tahu Google bahwa menurut aturan hukum, komputer yang mengendalikan mobil swakemudi alias yang bisa mengemudikan diri sendiri bisa dianggap sebagai pengemudi – perbedaan yang, sampai sekarang, hanya diterapkan pada manusia. Mobil Google yang bisa menyetir sendiri akan mendapat status yang sama dengan mobil yang dikemudikan manusia, sehingga membuat mobil bisa diproduksi tanpa setir dan pedal rem, kopling maupun gas. Badan Keamanan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA) -- yang menetapkan peraturan di jalan raya Amerika Serikat -- mengungkapkan hal tersebut dalam sebuah surat ke Google, yang diungkapkan ke masyarakat umum barubaru ini. Sampai saat ini, mobil yang tidak dikemudikan oleh sopir manusia dianggap tidak layak jalan. Namun kemajuan teknologi membuat NHTSA mengubah perspektifnya. “Jika tidak ada manusia di dalam yang benar-benar mengemudi kendaraan maka lebih masuk akal untuk mengidentifikasi sopir sebagai apa pun (bukan siapa pun) yang mengemudikannya,” begitulah pernyataan NHTSA. “Dalam hal ini, untuk peralatan kendaraan bermotor, Sistem Mengemudi Sendiri yang sebenarnya menyetir kendaraan,” ujarnya. Artinya sistem kemudi Google maju selangkah untuk bisa dikemudikan di jalan umum karena dengan ‘lampu hijau’ dari NHTSA maka mobil itu memenuhi persyaratan untuk bisa mengikuti ujian Standar Keselamatan Motor Amerika Serikat Lembaga pengawas keselamatan jalan raya AS (NHTSA) menyebutkan sistem kemudi cerdas rancangan Google bisa dipertimbangkan oleh badan hukum federal. Google dikabarkan tengah mencari partner untuk mengembangkan mobil selfdriving-nya tersebut dan mengincar beberapa pabrikan mobil terkemuka seperti Ford dan Toyota untuk merealisasikan mobil pintar tersebut. K

M AY/ B E R BAGA I S U M B E R

EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 57


Religi

Jamaah masjid Darussalam KBN usai menjalani shalat Jumat. KBN/MAY

Masjid Darussalam KBN Menuju Standardisasi ISO:9001 Pembenahan bukan saja meliputi administrasi, tapi juga ketertiban pelaksanaan ibadah di masjid.

T

AK hanya perusahaan saja yang perlu tertib administrasi dan dan memenuhi kaidah manajemen mutu, Masjid Darussalam di lingkungan KBN pun sedang bersolek untuk meraih sistem manajemen mutu ISO 9001:2008. Ketua Yayasan Darussalam, Gempa Nursamsu Yasin ingin memberi contoh pada masyarakat bahwa pengelolaan yayasan, sekalipun orientasinya sosial segala sesuatunya diupayakan terarah dan terukur.

58

|

KBN

Sekretaris Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Darussalam yang juga Bendahara Yayasan Darussalam yang menaungi masjid tersebut membenarkan adanya upaya untuk meraih ISO 9001. “Kita sedang mempersiapkan untuk menjadikan masjid ini punya manajemen yang baik yang berstandar internasional,” kata Toha Muzaqi. Wakil Ketua Yayasan Darussalam yang sekaligus Wakil Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Darussalam, Lutfi Sriyono menjelaskan, tahun 2016 ini segala persiapan mengarah pada manajemen mutu mulai dilaksanakan. Targetnya, akhir tahun ini, Masjid Darussalam bisa mulai melaksanakan ISO 9001:2008 itu secara penuh. Perjalanan menuju ISO 9001 bisa dilihat dari pengaturan di hampir semua aktivitas masjid. Mulai dari kebersihan, pelaksanaan ibadah, operasional seharihari, administrasi keuangan, dan lainnya. Tak jauh beda yang diterapkan di perusahaan, menurut ketentuan dalam

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

ISO 9001, semua petugas lanjut Lutfi, perlu melakukan absensi kedatangan dan kepulangan. “Kalau kita terlambat satu menit, ya seperti karyawan KBN pada umumnya uang transportnya juga kena potong,” kata seorang petugas masjid. Petugas juga harus melakukan kegiatan secara terukur, seperti untuk pelaksanaan kebersihan, setiap pagi dan sore ada lembar cek list untuk kebersihan toilet dan tempat wudhu. Selain itu bila terjadi masalah, seperti lampu penerangan yang mati, tidak bisa serta-merta langsung menggantinya yang baru, tapi perlu dicari tahu di mana kerusakan terjadi.Begitu pun, untuk perbaikan fisik masjid, semuanya ada standar operasionalnya. Cukup berat dan merepotkan bagi pengurus masjid. Tak berlebihan, bila sampai saat ini baru tercatat dua masjid di Indonesia yang menjalankan ISO 9001:2008 ini, satu masjid Al Ikhlas di Jatipadang Pasar Minggu, dan satu lagi Al Akbar di Surabaya.


:: Religi

Meski bukan perusahaan, masjid seperti Darussalam di KBN perlu menerapan ISO ini agar manajemen pengelolaannya lebih baik. Dengan manajemen yang lebih baik dipercaya akan memberi kenyamanan dalam beribadah dan meningkatkan pahala. Dengan berstandar ISO 9001, pengelolaan keuangan masjid yang transparan dan akuntabel secara tidak langsung akan memberi kepercayaan kepada umat dan jamaah masjid. Untuk diketahui Yayasan Darussalam yang secara resmi baru berdiri setahun lalu, sejak awal memang telah berkomitmen untuk mengelola tiga masjid di KBN Cakung, yakni Darussalam, Nurul Yaqin, dan Al Hidayah secara profesional. Pembenahan menuju masjid berstandar ISO 9001 itu menurut salah satu pelaksana Masjid Darussalam, Ustadz Azis dilakukan secara bertahap. Salah satu yang tengah digalakkan sekarang yakni dengan membiasakan para jamaah untuk shalat Jumat dengan shaf yang rapat dan rapi, tidak ada tempat kosong. “Kami tidak henti-hentinya meminta jamaah untuk rapi dalam shaf dulu.

Bahkan, sampai kita beri waktu khusus untuk rapat dan rapi, dan tidak memanfaatkan tempat yang bukan semestinya untuk shalat Jumat,” kata Ustadz Aziz. Dari perjalanan waktu yang ada, banyak kemajuan diraih. Jamaah masjid yang mayoritas buruh di sejumlah pabrik di kawasan KBN lama-kelamaan dapat mengikuti arahan yang diberikan pengurus masjid. Di samping shalat wajib secara berjamaah yang kini rutin dilakukan, Masjid Darussalam juga aktif menggelar berbagai peringatan agama seperti Maulid Nabi, Idul Fitri, Idul Adha, Tahun Baru Hijrah, dan lainnya. Sehari-hari (kecuali hari libur), sehabis shalat Dhuhur juga diadakan ceramah agama menghadirkan para ustadz kenamaan. Semua dijalankan dengan standar operasional yang diatur dalam manajemen ISO 9001. Masjid Darussalam yang sarat aktivitas, menurut Ustadz Azis sebenarnya sudah mampu mandiri. Hal ini berkat sumbangan jamaah dan donatur tetap sejumlah dermawan, serta adanya usaha yang dijalankan yayasan, seperti perparkiran, penyewaan los, dan lain sebagainya.

Untuk mendukung ekonomi masyarakat sekitar, Masjid Darussalam juga mendirikan sarana pembiayaan Baitulmal sejak 2012 lampau. Dari modal awal hanya beberapa juta saja, kini sudah berkembang menjadi puluhan juta. “Lembaga pembiayaan bagi hasil ini untuk membantu umat yang membutuhkan modal dari cengkeraman rentenir,” jelas Ustadz Aziz. Dengan anggaran yang tersedia tiap bulan, menurut Ustadz Azis, Masjid Darussalam mampu menutup operasional masjid, termasuk untuk memberikan santunan kepada anak yatim piatu di sekitar KBN dan operasional Taman Pendidikan Al Quran (TPA) di Kampung Sawah yang merupakan pilot project Masjid Darussalam. “Kita bersyukur dengan anggaran yang ada masih bisa memberi honorarium tenaga pengajar di TPA itu, dan setiap peserta juga tidak dikenakan biaya. Ini memang murni untuk benteng aqidah dari keluarga ekonomi lemah di daerah itu,” jelasnya. K MAY

Tingkatkan Wawasan dan Memotivasi Spiritual Karyawan, KBN Adakan Ceramah Agama Islam

D

ALAM rangka meningkatkan wawasan dan ilmu pengetahuan serta memberikan motivasi terhadap spiritualitas karyawan, khususnya bagi pemeluk agama Islam, PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) menyelenggarakan ceramah agama di Masjid Darussalam Kan-

tor Pusat KBN, Kamis (18/2). Hadir pada acara tersebut, Direktur Utama PT KBN (Persero) H.M Sattar Taba, Direktur Administrasi & Keuangan Gempa Nursyamsu Yasin, pejabat dan karyawan di lingkungan PT KBN Persero. Ceramah agama dibawakan oleh Ustad Ahmad Zainuddin LC pembimbing umroh dan ahli sejarah Islam dari Universitas Al Azhar Kairo Mesir, Ustad Iwan Zawawi. Sesuai dengan tema ceramah yaitu “Mencintai Allah SWT dan Rosulullah SAW”, diharapkan semoga seluruh karyawan yang hadir dapat menimba ilmu dan wawasan tentang sejarah Islam serta meniru teladan Rasulullah SAW. Direktur Utama KBN, HM Sattar Taba pada kesempatan tersebut meminta para karyawan untuk selalu mendekatkan diri pada Allah Swt. Dirut meyakini untuk keluar dari kesulitan, biasanya selalu ada campur-tangan Tuhan dalam menyelesai-

kan masalah. Di akhir acara, dibagikan santunan untuk anak yatim dan doa bersama agar tujuan yang diharapkan tercapai. K

I B NU / AND I / Q Q/ F OTO: M AY

EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 59


:: Religi

Ratusan Umat Kristiani di Lingkungan KBN Rayakan Natal Bersama FOTO-FOTO: KBN/MAY

Umat harus selalu jadi penerang bagi sekitarnya. Kehidupan boleh pasang-surut, ekonomi bisa naik-turun, namun hubungan vertikal dengan Tuhan harus tetap terjaga dalam iman. Searah jarum jam: Pendeta Sukamto Limbong memberikan khutbah Natal. Direktur Administrasi dan Keuangan Gempa Nursamsu Yasin mewakili direksi tampak hadir bersama Direktur Operasional Sudiro A Dananto dan istri. Bawah: Jamaah umat Kristiani memenuhi gedung Serbaguna KBN.

R

ATUSAN umat Kristiani yang sehari-hari beraktivitas di lingkungan PT KBN (Persero), mulai dari karyawan-karyawati KBN dan anak usaha, investor, buruh, dan pedagang merayakan Natal Bersama bertema “Terang Hadir ke Dunia” di gedung Serbaguna KBN, (18/12) lampau. Hadir dalam perayaan Natal bersama di lingkungan PT KBN ini, Maurits Napitupulu sebagai perwakilan dari dewan komisaris PT KBN (Persero), Direktur Utama PT KBN (Persero) HM Sattar Taba, bersama Direktur Operasi Sudiro Agung Dananto sebagai Pembina POUK beserta keluarga, Direktur Administrasi & Keuangan Gempa Nursamsu Yasin dan sejumlah pejabat PT KBN Persero. Ketua Panitia Natal KBN 2015 Henry Mauritz Rajagukguk pada laporannya menyebutkan, perayaan Natal kali ini

60

|

KBN

diselenggarakan secara sederhana dan khidmat. Dalam rangkaian perayaan tersebut, sebagai wujud kepedulian KBN khususnya jemaat umat kritiani yang ada di lingkungan KBN menyelenggarakan bakti sosial yang bertempat di Panti Asuhan Pondok Kasih Agape Gading Griya dan Panti Asuhan Al-Khairiyah Kebantenan, Jakarta Utara. Natal bersama ditandai dengan penyalaan lilin oleh perwakilan Dewan Komisaris Maurits Napitupulu, perwakilan direksi HM Sattar Taba, perwakilan investor yang diwakili Fransiskus T. Mujiono, Ketua Panitia Natal Henry M. Rajagukguk, serta Pendeta Sukamto Limbong yang diiringi dengan pembacaan narasi tentang makna penyalaan lilin yang sesuai dengan tema “Terang Hadir Ke Dunia” dan makna sebuah pengorbanan. HM Sattar Taba mewakili direksi dalam sambutannya menyambut baik perayaan Natal bersama karena dapat menjadi

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

simbol persaudaraan dan kebersamaan yang tentunya sangat bermakna. Sementara perwakilan dewan komisaris, Maurits Napitupulu berharap dengan semangat natal dapat membawa terang bagi KBN agar ke depan semakin maju. Ada pun pendeta Sukamto Limbong dalam pesan Natal menekankan perlunya umat untuk selalu jadi penerang bagi sekitarnya. Kehidupan, menurut Limbong, boleh saja pasang-surut. Perekonomian bisa naik-turun. Tapi, hubungan secara vertikal dengan Tuhan harus tetap terjaga dalam iman. Karena terang Tuhan akan mengindahkan kita sekeluarga dalam kehidupan sehri-hari. Natal bersama 2015 ditutup dengan doa safaat oleh Pendeta Sukamto Limbong yang dilanjutkan dengan ramahtamah di antara para undangan dengan iringan iringan lagu-lagu dari Naibaho Group, Vokal Grup Seruni dari KBN, dan OK Tugu. K T I M


Keluarga ISTIMEWA

Banyak orang tua begitu memanjakan anak dengan perangkat teknologi modern seperti gadget atau smartphone. Sayang, sering mereka lupa menyadari bahwa di balik penggunaan perangkat itu justru akan menimbulkan berbagai efek buruk bagi anak.

Hindari Anak Ketagihan Smartphone

A

PA saja dampak buruknya? Dan bagaimana cara mengatasi dampak dari smartphone bagi anakanak? Itulah pertanyaan yang sering kita dengar dari para orang tua. Pertumbuhan otak terlalu cepat Antara 0-2 tahun, pertumbuhan otak anak-anak berkembang sangat cepat, dan berlanjut hingga umur 21 tahun. Beberapa penelitian menunjukkan perkembangan otak yang terlalu ba-nyak terpapar teknologi seperti telepon pintar, internet, dan TV menyebabkan anak-anak menjadi kurang konsentrasi, alami gangguan kognitif dan proses belajar, temperamental serta kurang bisa kendalikan diri.

Menghambat perkembangan

Ketika anak bermain gadget, mereka cenderung tidak banyak bergerak. Penggunaan teknologi membatasi gerak fisik, sehingga menghambat pertumbuhan. Sebuah penelitian di Amerika Serikat menunjukkan sepertiga jumlah anakanak yang mulai bersekolah mengalami hambatan perkembangan fisik, dan rendahnya kemampuan membaca serta pencapaian prestasi di sekolah.

Risiko kegemukan

Beberapa peneliti menunjukkan hubungan antara gadget dengan obesitas. Anak-anak yang diperbolehkan bergadget-ria di kamar mereka cenderung lebih mudah terkena risiko kegemukan. Padahal 30% anak-anak yang mengalami

obesitas akan lebih mudah berpotensi terkena diabetes, serangan jantung, dan stroke.

Susah tidur

Dari penelitian, diketahui sekitar 60 % orangtua kurang mengawasi anaknya yang bermain smartphone, tablet atau video game. Sementara 75% orangtua membiarkan anak-anaknya bermain gadget di kamar tidur. Selain itu, 75% anak-anak usia 9-10 tahun mengalami kesulitan tidur, akibat terlalu banyak bermain gadget. Hal ini bisa berdampak pada prestasi anak di sekolah.

Gangguan mental

Sepertinya tidak mungkin anak-anak yang masih kecil bisa mengalami gangguan kejiwaan. Namun, sejumlah studi menyimpulkan, penggunaan teknologi yang berlebihan bisa berpotensi menjadi penyebab tingkat depresi pada anak, kecemasan, kurang konsentrasi, autisme, bipolar, dan perilaku menyimpang lainnya.

Perilaku agresif

Media komunikasi yang menyuguhkan aksi kekerasan dapat menyebabkan anak menjadi agresif. Apalagi kini banyak media atau video game yang menampilkan perilaku kekerasan fisik dan seksual. Amerika Serikat bahkan memasukkan bentuk kekerasan dalam media sebagai risiko kesehatan masyarakat karena pengaruh negatifnya terhadap anak-anak.

Jadi pelupa

Berbagai macam bentuk teknologi media memproses informasi dengan cepat. Jika anak terlalu cepat memproses informasi, mereka malah cenderung kurang bisa berkonsentrasi dan daya ingatnya menurun. Jika anak-anak tidak bisa berkonsentrasi, maka efek sampingnya mereka akan alami kesulitan belajar.

Jadi kecanduan

Orangtua yang terbiasa dengan gadget, kerap membuat anak merasa tak diperhatikan dan juga asyik sendiri dengan smartphone atau tabletnya. Akibatnya, hal itu menjadi kebiasaan dan bisa menimbulkan kecanduan. Penelitian Gentile menyebutkan, 1 dari 11 anak usia antara 8-18 tahun kecanduan teknologi gadget.

Kena radiasi

Telepon seluler dan berbagai teknologi nirkabel mengeluarkan radiasi yang berbahaya bagi kesehatan. Anak-anak yang sering bermain gadget berisiko sering terpapar radiasi tersebut. Padahal, sistem kekebalan dan otak mereka sedang dalam masa pertumbuhan.

Tidak berkelanjutan

Anak-anak adalah masa depan kita, namun tidak ada masa depan bagi anakanak yang terlalu banyak menggunakan teknologi canggih, demikian diungkapkan peneliti Cris Rowan. Menurutnya, edukasi yang berasal dari gadget tidak akan lama bertahan dalam ingatan anakanak. Dengan demikian, pendekatan pendidikan melalui gadget tidak akan

EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 61


:: Keluarga

berkelanjutan bagi mereka, sehingga perlu dibatasi. “Anak-anak kita lebih betah berlamalama dengan smartphone, tablet, dan perangkat gadget lainnya? Karena perangkat itu dianggap lebih memahami daripada orang tuanya. Maka tidak ada cara lain, kita yang hidup di era digital saat ini, harus lebih menarik dari gadgetgadget itu” kata artis yang peduli masalah anak, Neno Warisman. Dijelaskan, untuk bisa menjadi yang lebih menarik dari gadget, orang tua harus memiliki kapasitas ilmu yang lebih dari anak. “Para orang tua harus bergairah mencari dan terus menambah ilmu agar bisa menjawab rasa penasaran dan pertanyaan anak-anak kita” katanya. Selain itu, orang tua juga harus senang bercanda. “Contohnya untuk memberikan sebuah perintah, sampaikan dengan cara yang lebih ceria, penuh canda

sehingga akan terasa ringan bagi anakanak” ungkapnya. Yang tak kalah penting, lanjut dia, orang tua harus sering melakukan kontak bersentuhan (skin to skin), sering kontak pandangan mata (eye to eye), dan melakukan hal-hal kecil di rumah dengan melibatkan anak. Ahli psikolog anak, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, mengatakan dengan bermain gadget di dekat anak, mereka akan tertarik untuk terus-menerus mencari tahu tentang gadget. Yang ditakutkan, anak akan menggantungkan masa pembelajarannya dengan gadget. “Kurang-kurangi main gadget di dekat anak. Nanti dia lihat kita main, terus dia mau minta main juga,” imbuhnya. Vera menambahkan, jika sang anak terus-terusan main gadget, mereka hanya akan mendapatkan pembpelajaran kognitifnya saja, dan cenderung tidak aktif mengeksplor pembelajaran yang lainnya.

“Berbeda dengan anak yang aktif belajar tanpa gadget. Tidak hanya kognitif, namun sensor dan motoriknya pun akan ikut terlatih,” paparnya. Lalu kapan waktu yang tepat memberikan gadget pada anak? Pemberian hak untuk memiliki gadget pribadi pada anak harus anda pertimbangkan usia anak anda. Hasil penelitian yang dilansir dalam situs Cashinyourgadgets.co.uk menemukan 13% orang tua memberikan gadget pada anak berusia 10 tahun sedangkan persentase terbanyak yaitu pada usia 13 tahun ke atas sekitar 45%. Hal ini dapat menjadi acuan pada orang tua bahwa pemberian kepemilikan gadget sebaiknya tidak terburu-buru akan tetapi pertimbangkan kesiapan anak anda untuk mengikuti aturan main dalam penggunaan gadget tersebut. K

B E R BAGAI S UM B E R / M AY

Kementerian Perindustrian RI telah menetapkan PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) sebagai kawasan Obyek Vital Nasional (OVN) katagori kawasan industri. Dengan predikat ini tentu semakin memberikan kenyamanan berinvestasi dari berbagai ancaman dan gangguan keamanan. Segera bergabung bersama ratusan investor lain yang telah menjadi bagian dari PT KBN (Persero), kawasan industri dengan manajemen mutu berstandar internasional. PT KAWASAN BERIKAT NUSANTARA (PERSERO) EXPORT PROCESSING ZONE, INDUSTRIAL ESTATE, LOGISTIC, WAREHOUSING & PORT 62

|

KBN

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016


Kesehatan

Sebagian orang mencoba menghindari makan alpukat karena mengandung lemak. Tapi, ternyata lemak yang ada lemak tak jenuh. Justru di dalam daging alpukat terkandung banyak zat dan mineral yang sangat dibutuhkan tubuh. Apa saja? ISTIMEWA

7 Manfaat Ajaib Alpukat bagi Kesehatan

A

LPUKAT merupan salah satu jenis buah yang telah dikenal oleh sebagian besar dari kita. Dengan tekstur daging buah yang lembut menjadikan buah ini mudah dikonsumsi dan sangat lezat di lidah. Tidak sedikit dari kita membuat jus dari buah yang satu ini. Di balik rasanya yang lezat ternyata buah ini juga mengandung berbagai nutrisi penting yang diperlukan oleh tubuh. Alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal, antioksidan, dan beta karoten. Lemak jenis ini tak hanya mencegah penyakit jantung tetapi juga meningkatkan fungsi ingatan. Jumlah yang direkomendasikan untuk dikonsumsi adalah 65 gram, dan satu cangkir alpukat mengandung 23 gram lemak baik. Begitu banyaknya manfaat dari buah alpukat ini, sehingga, tak mengherankan banyak yang menyebutnya sebagai buah ajaib. Apa saja yang terkandung dalam buah alpukat? Lemak sehat Alpukat mengandung lemak, namun jangan salah, lemak yang ada di alpukat adalah lemak baik, porsinya mencapai sekitar tiga perempat dari jumlah kalori dari buah alpukat. Artinya lemak memiliki kandungan yang cukup tinggi dalam buah alpukat ini. Kandungan lemaknya adalah lemak tak jenuh tunggal, dalam bentuk asam oleat. Lemak tak jenuh tunggal yang dianggap sebagai lemak baik yang dapat mengurangi kadar ko-

lesterol jahat dalam darah, menurunkan risiko stroke dan jantung disease. Protein Setiap alpukat terdiri dari sekitar 4 gram protein, kandungan ini jauh lebih banyak dibandingan dengan buah lain. Gula Gula dalam buah ini nilainya cukup kecil, sebelah buah avocado terdiri dari 0.2 g gula, jadi tidak terlalu berbahaya untuk anda yang khawatir akan gula darah. Vitamin dan Mineral Seperti buah lainnya, alpukat juga memiliki kandungan vitamin dan mineral yang sangat tinggi. Ia memiliki kandungan kalium (kandungannnya lebih besar daripada pisang). Selain itu, alpukat kaya akan vitamin K, vitamin B9, vitamin B6, vitamin B5 vitamin C, dan vitamin E.2 Serat Buah yang berukuran sedang mengandung 11 gram serat, hampir setengah dari serat harian yang dibutuhkan oleh tubuh. Mengapa alpukat merupakan buah yang sangat dianjurkan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan organ jantung? Hal ini karena buah alpukat mengandung sumber asam oleat tak jenuh tunggal, vitamin E, folat, kalium, pitosterol serta sumber serat penting. Semua nutrisi tersebut berperan besar terhadap kesehatan jantung yang terus meningkat. Alpukat juga menjadi nutrisi yang sangat lengkap untuk kulit anda. Ini dikarenakan, alpukat mengandung lemak

tak jenuh tunggal, asam lemak omega 9, sumber antioksidan, vitamin E, vitamin C serta kolagen. Semua nutrisi tersebut membantu menyehatkan kulit anda dari waktu ke waktu. Alpukat juga cocok bagi Anda yang sedang melakukan program penurunan berat badan. Sebab, dengan mengkonsumsi buah alpukat akan membuat kondisi perut berada dalam keadaan kenyang yang lebih lama. Secara otomatis pula akan menekan nafsu makan berlebih yang anda miliki. Untuk mencegah diabetes, alpukat pun ternyata salah satu yang cocok. Ini dikarenakan, kandungan lemak tak jenuh tunggal dan kalium dalam buah alpukat dapat meningkatkan fungsi kerja hormon insulin dan menetralkan kadar glukosa dalam darah anda. Buah alpukat yang mengandung lemak tak jenuh tunggal, vitamin E, vitamin C serta pitosterol juga sangat baik untuk mengurangi berbagai jenis peradangan pada tubuh anda. Masih ada yang lain dari manfaat buah alpukat yakni meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan mencegah stroke. Meningkatkan imunitas karena dalam setiap buah alpuat mengancung vitamin C yang tinggi, sementara mencegah stroke karena di dalam setiap daging buah alputa terkandung vitamin E yang bisa menurunkan oksidasi kolesterol dalam tubuh. K

TITOK M/BERBAGAI SUMBER

EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 63


Pajak & Regulasi KBN/DOK.

Menghitung PPh Sewa Tanah dan Bangunan

D

ALAM dunia bisnis sewamenyewa tanah dan bangunan hampir sulit dihindari. Namun, masih sedikit masyarakat yang mengetahui komponen pajak apa saja yang harus diperhatikan dalam sewa-menyewa tanah dan bangunan itu. Secara umum, dalam sewa-menyewa tanah dan bangunan terkandung apa yang dinamakan Pajak Penghasilan sebagaimana diatur dalam UU No.36 tahun 2008 tentang perpajakan. Pajak penghasilan atau sering disingkat PPh itu sendiri terdiri atas PPh pasal 21, PPh pasal 22, PPh pasal 23, PPh pasal 24, dan PPh pasal 4 ayat 2 (final) . PPh atas persewaan tanah dan atau bangunan dalam UU No.36 tahun 2008 telah diatur di dalam pasal 4 ayat (2) yang disebutkan sebagai pajak yang bersifat final. PPh yang bersifat final atau rampung adalah jenis PPh dengan perlakuan tersendiri di mana pengenaan pajak telah dianggap selesai pada saat dipotong dari penghasilan atau disetor sendiri oleh wajib pajak (WP) ybs ke kas negara. Perlakuan atas pajak ini tercermin pada tiga karakteristik yang melekat padanya: (1) Penghasilan yang telah dikenakan PPh final tidak boleh digabung dengan penghasilan lainnya ketika WP menghitung PKP dalam SPT tahunan. (2) Biaya yang dikeluarkan untuk mendapat, menagih dan memelihara penghasilan yang telah dikenakan PPh final tidak boleh menjadi pengurang dalam menghitung PKP di SPT tahunan WP. (3) Pajak terutang yang telah dibayar sendiri atau dipotong/dipungut oleh pihak lain atas penghasilan yang dikenakan PPh bersifat final, tidak dapat dikreditkan oleh WP ybs pada saat penghitungan pajak dalam SPT tahunan.

Perhitungan

Pada kesempatan ini, penulis mencoba membahas tentang penghasilan

64

|

KBN

Alwi Rasyid Narasumber Perpajakan PT KBN (Persero)

dari transaksi persewaan tanah dan atau bangunan yang merupakan salah satu sumber penghasilan/pendapatan pada PT (Persero) Kawasan Berikat Nusantara. PPh ini dilandasi oleh dasar hukum; (1) Pasal 4 ayat (2) UU No.36 tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan, (2) Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2002, dan (3) Peraturan Menteri Keuangan, KMK No.120/KMK/2002. Berdasarkan pasal 4 ayat (2) UU Pajak, Penghasilan yang disebut di sini adalah penghasilan yang diterima orang pribadi atau badan dari persewaan tanah dana tau rumah rumah, rumah susun, apartemen, kondominium, gedung perkantoran, rumah kantor, toko, rumah toko, gudang dan bangunan industri. Besarnya PPh terutang bagi wajib pajak pribadi dan badan yang menerima penghasilan dari persewaan tanah dana tau bangunan adalah 10%X jumlah bruto nilai persewaan tanah dana tau bangunan dan bersifat final. Yang dimaksud jumlah bruto nilai persewaan adalah semua jumlah yang dibayarkan atau terutang oleh pihak yang menyewa dengan nama dan dalam bentuk apa pun yang berkaitan dengan tanah dana tau bangunan yang disewa, termasuk biaya pemeliharaan, biaya keamanan, dan service charge, baik dari yang perjanjiannya dibuat secara terpisah maupun yang disatukan dengan perjanjian persewaan yang bersangkutan.

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

Sementara pemotongan pajak penghasilan pasal 4 ayat (2) adalah sebagai berikut; (1) Apabila penyewa adalah badan pemerintah, subjek pajak badan dalam negeri, penyelenggara kegiatan, BUT, KSO, perwakilan perusahaan luar negeri lainnya, maka pajak penghasilan yang terutang wajib dipotong oleh penyewa dan penyewa wajib memberikan bukti potong kepada yang menyewakan atau yang menerima penghasilannya. (2) Sedang apabila penyewa adalah orang pribadi atau bukan subjek pajak penghasilan yang terutang wajib dibayar sendiri oleh pihak yang menyewakan. Pajak penghasilan pasal 4 ayat (2) dinyatakan terutang pada saat pembayaran atau terutangnya sewa. Penyetoran dan pelaporannya adalah sbb; (1) Pajak penghasilan yang terutang harus dilunasi melalui pemotongan oleh penyewa dan disetorkan ke bank persepsi atau kantor pos dengan memakai sarana surat setoran pajak (SSP) selambat-lambatnya tanggal 10 bulan berikutnya setelah bulan pembayaran atau terutangnya sewa. Bukti pemotongan dan SSP, penyewa memberikan kepada yang menyewakan sebagai tanda bukti pemotongan dan penyetoran. (2) Pajak penghasilan yang telah dipotong dan disetor oleh WP wajib dilaporkan ke kantor pelayanan pajak di mana WP pemotong terdaftar. Batas waktu pelaporan SPT masa paling lambat tanggal 20 bulan berikutnya setelah bulan pembayaran atau terutangnya sewa. (3) Apabila penyewa bukan pemotong pajak (bukan subjek pajak), maka pajak penghasilan yang terutang wajib disetor dan dilaporkan sendiri oleh pihak yang menyewakan. K

MT


RILEKS

Mall GRAND CAKUNG

Pusat Kuliner & Meeting Point di Jakarta Timur

Alex Kartasa

Direksi Mall Grand Cakung

M

ALL GRAND CAKUNG merupakan pusat perbelanjaan yang berada di lokasi yang sangat strategis, tepat di depan supermarket Giant, Ujung Menteng, Jl. Sultan Hamengku Buwono IX km 2 Jakarta Timur. Kawasan ini merupakan perlintasan yang dikelilingi oleh pusat perkantoran, kawasan pabrik, dan perumahan. Dibuka sejak 2008, Mall Grand Cakung terdiri atas 4 (empat) lantai dan luas bangunan kurang lebih 24.000 meter persegi dengan kios sebanyak 600 unit. Mall Grand Cakung selama ini dikenal sebagai pusat handphone terlengkap di Jakarta Timur, pusat kuliner dan meeting point paling komplit. Mall ini

juga merupakan salah satu pusat Gemstone terbesar. Untuk melengkapi kebutuhan para pengunjungnya, Alex Kartasa selaku direksi Mall Grand Cakung mengatakan terus menggandeng beberapa tenant besar seperti Mitra 10, Alfa Midi, New Home Center, Gallery ATM Center, BNI Motor Drive Thru dan lainnya. Untuk kebutuhan entertainment, Mall Grand Cakung juga menghadirkan Malibu Spa & KTV (termewah se-Jakarta Timur, namun dengan harga terjangkau) The Artist Family Karaoke, serta arena olahraga billiard. Dengan konsep sebagai Meeting Point, Pusat Kuliner di Jakarta Timur, kini Mall Grand Cakung telah menghadirkan sejumlah tenant resto se-

perti Warung Tekko, Gokana, BMK, Dunkin Donuts, Bakso Lapangan Tembak Senayan, Gal’El Cafe, dan dalam waktu dekat hadir pula Kentucky Fried Chicken (KFC) dan Warung Nasi Ampera, serta para pedagang fashion dan aksesoris pria/ wanita. Didukung area parkir dan outdoor yang cukup luas, Mall Grand Cakung menjadi pilihan tepat untuk semua perusahaan dan komunitas yang ingin mengadakan event-event besar dengan berbagai fasilitas yang diberikan manajemen Mall Grand Cakung. “Kami selalu menjadikan semua pihak sebagai mitra usaha yang saling memberikan manfaat positif,� ujar Alex Kartasa mengakhiri perbincangan dengan majalah KBN. K Adv.

EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 65


Info Penting

JADWAL WAKTU SHOLAT DKI JAKARTA

TELEPON PENTING KEPOLISIAN

MARET 2016 Tanggal Imsyak Shubuh Terbit 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31

Dhuha Dzuhur Ashr

Maghrib Isya

04:32 04:42 05:56 06:20 12:07 15:11 18:14 19:24 04:32 04:42 05:56 06:20 12:07 15:10 18:13 19:23 04:32 04:42 05:56 06:20 12:07 15:09 18:13 19:23 04:33 04:43 05:56 06:20 12:07 15:08 18:13 19:22 04:33 04:43 05:56 06:20 12:06 15:08 18:12 19:22 04:33 04:43 05:56 06:20 12:06 15:08 18:12 19:21 04:33 04:43 05:56 06:20 12:06 15:09 18:11 19:21 04:33 04:43 05:56 06:20 12:06 15:09 18:11 19:20 04:33 04:43 05:56 06:20 12:05 15:09 18:11 19:20 04:33 04:43 05:56 06:20 12:05 15:10 18:10 19:19 04:32 04:42 05:56 06:20 12:05 15:10 18:10 19:19 04:32 04:42 05:56 06:20 12:05 15:10 18:09 19:18 04:32 04:42 05:56 06:20 12:04 15:11 18:09 19:18 04:32 04:42 05:56 06:20 12:04 15:11 18:08 19:18 04:32 04:42 05:55 06:19 12:04 15:11 18:08 19:17 04:32 04:42 05:55 06:19 12:03 15:12 18:07 19:17 04:32 04:42 05:55 06:19 12:03 15:12 18:07 19:16 04:32 04:42 05:55 06:19 12:03 15:12 18:07 19:16 04:32 04:42 05:55 06:19 12:03 15:12 18:06 19:15 04:32 04:42 05:55 06:19 12:02 15:13 18:06 19:15 04:32 04:42 05:55 06:19 12:02 15:13 18:05 19:14 04:32 04:42 05:55 06:19 12:02 15:13 18:05 19:14 04:31 04:41 05:55 06:19 12:01 15:13 18:04 19:13 04:31 04:41 05:54 06:18 12:01 15:13 18:04 19:13 04:31 04:41 05:54 06:18 12:01 15:13 18:03 19:12 04:31 04:41 05:54 06:18 12:00 15:14 18:03 19:12 04:31 04:41 05:54 06:18 12:00 15:14 18:02 19:11 04:31 04:41 05:54 06:18 12:00 15:14 18:02 19:11 04:31 04:41 05:54 06:18 12:00 15:14 18:01 19:10 04:30 04:40 05:54 06:18 11:59 15:14 18:01 19:10 04:30 04:40 05:53 06:17 11:59 15:14 18:00 19:10

APRIL 2016 Tanggal Imsyak Shubuh Terbit Dhuha Dzuhur Ashr Maghrib Isya 01 04:30 04:40 05:53 06:17 11:59 15:14 18:00 19:09 02 04:30 04:40 05:53 06:17 11:58 15:14 17:59 19:09 03 04:30 04:40 05:53 06:17 11:58 15:14 17:59 19:08 04 04:30 04:40 05:53 06:17 11:58 15:14 17:59 19:08 05 04:29 04:39 05:53 06:17 11:58 15:14 17:58 19:07 06 04:29 04:39 05:53 06:17 11:57 15:14 17:58 19:07 07 04:29 04:39 05:53 06:17 11:57 15:14 17:57 19:07 08 04:29 04:39 05:52 06:16 11:57 15:14 17:57 19:06 09 04:29 04:39 05:52 06:16 11:56 15:14 17:56 19:06 10 04:29 04:39 05:52 06:16 11:56 15:14 17:56 19:06 11 04:28 04:38 05:52 06:16 11:56 15:14 17:56 19:05 12 04:28 04:38 05:52 06:16 11:56 15:14 17:55 19:05 13 04:28 04:38 05:52 06:16 11:55 15:14 17:55 19:04 14 04:28 04:38 05:52 06:16 11:55 15:14 17:54 19:04 15 04:28 04:38 05:52 06:16 11:55 15:14 17:54 19:04 16 04:28 04:38 05:52 06:16 11:55 15:14 17:53 19:03 17 04:27 04:37 05:52 06:16 11:54 15:14 17:53 19:03 18 04:27 04:37 05:51 06:15 11:54 15:14 17:53 19:03 19 04:27 04:37 05:51 06:15 11:54 15:14 17:52 19:03 20 04:27 04:37 05:51 06:15 11:54 15:14 17:52 19:02 21 04:27 04:37 05:51 06:15 11:54 15:14 17:52 19:02 22 04:27 04:37 05:51 06:15 11:53 15:14 17:51 19:02 23 04:26 04:36 05:51 06:15 11:53 15:14 17:51 19:02 24 04:26 04:36 05:51 06:15 11:53 15:14 17:51 19:01 25 04:26 04:36 05:51 06:15 11:53 15:14 17:50 19:01 26 04:26 04:36 05:51 06:15 11:53 15:14 17:50 19:01 27 04:26 04:36 05:51 06:15 11:52 15:13 17:50 19:01 28 04:26 04:36 05:51 06:15 11:52 15:13 17:49 19:00 29 04:26 04:36 05:51 06:15 11:52 15:13 17:49 19:00 30 04:26 04:36 05:51 06:15 11:52 15:13 17:49 19:00

66

|

KBN

| EDISI 007 | MARET - APRIL 2016

POLDA METRO JAYA (Emergency) 112 Pelayanan Masyarakat 523-4313 Pelayanan Masyarakat 523-4046 Pelayanan Masyarakat 523-4555 Pelayanan Masyarakat 570-7992 Direktorat Pam Obvit 526-4073 Direktorat Lalu Lintas 5708013 Piket Lantas 523-4244 Patroli Jalan Raya (PJR) 8570-4164 TMC 5296-0770 / 527 5090 Yanmas SIM 544-6362 Yanmas STNK 523-4246 STNK Keliling 7088-3322 PATWAL 841-3630 Detasement Provost (Propam) 570-8016 Bidang Humas 570-9250 Derek Polda 523-4540 Piket Polda 523-4555 POLRES JAKUT 4393-1017 4393-1055 POLSEK METRO KOJA 4393-1100 POLSEK METRO PENJARINGAN 669-3773 POLSEK METRO PADEMANGAN 641-5152 POLSEK METRO PULAU SERIBU 440-9465 POLSEK METRO CILINCING 440-4640 Pos Pol KBN Cakung 4494-9212 Pos Pol Marunda 4485-0946 POLSEK METRO TANJUNG PRIOK 4393-1680 POLSEK METRO KELAPA GADING 453-2439 Pos Pol Kelapa Gading Timur 4584-5465 Badan SAR Nasional 115 / 352-1111 Badan SAR Jakarta 550-1111 SATKORLAK BANJIR382-2212 / 081-192-0203 Propinsi DKI JAKARTA 382-3113 / 350-0000 Posko Banjir Jakarta Utara 439-30152 / 439-34751 PEMADAM KEBAKARAN 113 Sudin Jakarta Utara 439-31063

RUMAH SAKIT

RS Cipto Mangunkusumo 391-8301 RSPAD Gatot Subroto 344-1008 RS MMC Kuningan 520-3435 RS Harapan Kita Slipi 568-2424 RS Pertamina Pusat 720-0290 RS Medistra 521-0200 RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso 640-1412 RS Fatmawati 750-1524 RS PondoK Indah 750-2322 RS Puri Cinere 754-5488 RS Husada Mangga Besar 626-0108 RS Pelni Petamburan 548-0608 RS Sumber Waras Grogol 568-2011 RS Graha Medika Kb Jeruk 5369-5666 RS PGI Cikini 314-9669 RS ST Carolus 390-4441 RS Islam Jakarta 424-4208 RSAL. Dr Mintohardjo 570-3081 RS Budi Kemuliaan 384-2828 RS YARSI 424-1859 RS Persahabatan 4786-9335 RS UKI Cawang 809-2317 RS Polri Kramat Jati 809-0559 RS Mitra Keluarga Jatinegara 280-0666 RS Mitra Keluarga Kelapa Gading 458-52700 RS Mitra Keluarga Kemayoran 654-5555 RS AU Halim PK 472-3402 RS Pasar Rebo 840-0109 RS Atma Jaya Pluit 669-1909 RS Koja 4393-8478 RS Bunda Menteng 319-22005 RS Gading Pluit 452-0201 RS Hermina Podomoro 640-4910 RS Internasional Bintaro 745-5500 RSKO Fatmawati 769-5461 RS Pantai Indah Kapuk 588-0911 RS Pertamina Jaya Achmad Yani 421-1911 RS Pluit 668-4686 RS Tarakan 350-3150 RS Cengkareng 5437-2874

JALAN TOL

SENKOM TOL Cikampek 822-6666 SENKOM TOL Dalam Kota 801-1735 SENKOM TOL Janger 919-9999 SENKOM TOL Jagorawi 917-7777 SENKOM TOL TB Simatupang 920-1111 SENKOM TOL Cipularang 022-2021-666 SENKOM TOL Wiyoto Wiyono 651-8350 SENKOM Jasa Marga 80880123 PJR TOL CIKAMPEK 849-71122 PJR TOL JANGER 591-3648 PJR TOL JAGORAWI 877-93621 ATCS (Gangguan Lampu Lalu Lintas) 384-4022


San Diego Hills Memorial Park

Hallo, saya Yetty...

Yetty adalah Senior FSC (Family Service Counselor). Yetty setiap hari bertugas di Taman Pemakaman San Diego Hills Memorial Park di Karawang Barat, yang selalu siap di lokasi untuk mendampingi Bapak/Ibu, dari memberikan segala informasi yang diperlukan, cara memilih dan pembelian lahan, sampai mendampingi dan memandu acara kedukaan saat lahan tersebut akan digunakan. FSC memang bertugas dari awal hingga akhir mendampingi dan melayani Bapak/Ibu dan keluarga. San Diego Hills Memorial Park and Funeral adalah Taman Pemakaman modern yang diperuntukkan bagi semua agama. Di lahan seluas 500 hektar yang hanya berjarak lima ratus meter di selatan exit tol Karawang Barat 2 km 46, San Diego Hills membagi

bukit-bukit indah yang dimilikinya menjadi berbagai macam mansion, yang memiliki keunikan dan keindahannya masing-masing, sesuai dengan keinginan Bapak dan Ibu semua. Sangat berbeda dengan konsep taman pemakaman pada umumnya, San Diego Hills Memorial Park yang dinobatkan National Geographic sebagai “Taman Pemakaman Terindah di Dunia� ini, menghadirkan keindahan, kenyamanan, dan keamanan bagi siapa pun. Selain lahan pemakaman yang sangat indah dan tenang dengan kontur berbukit-bukit mirip dengan lapangan golf, San Diego Hills juga dilengkapi dengan fasilitas Chapel, Dome, Foodmart, Resto Italia La Colina, Kolam Renang, Jogging

Track, dan area parkir yang luas. Bukan rahasia umum lagi jika keindahan San Diego Hills menjadikannya sering dijadikan lokasi syuting film, sinetron, iklan, music video, dan juga lokasi photo pre wedding. Jika Bapak dan Ibu tertarik dan ingin mendapatkan informasi yang lengkap dan komprehensif tentang San Diego Hills Memorial Park, Yetty selalu siap membantu Bapak dan Ibu. Silakan hubungi Yetty di:

0821-1006-3388 08568555538 atau

0819-9090-3388

atau bisa juga mengirim e-mail di:

yettysandiego@gmail.com

(www.marketingsandiegohills.com)

EDISI 007 | MARET - APRIL 2016 |

KBN | 67


Mall

GRAND CAKUNG

+

Area Parkir Outdoor Luas, Aman Nyaman

Cafe Gal’El

Warung Tekko

Busana

Tas & Aksesoris

Malibu Spa & KTV

Malibu Spa & KTV

Mall

GRAND CAKUNG

4680 2345

Maji Kopihaus

Pusat Handphone

The Artist Karaoke

Jl. Sultan Hamengku Buwono IX (d.h. Jl Raya Bekasi Km 25) Cakung, Jakarta Timur

Depan Giant, Ujung Menteng mallgrandcakung

mallgrandcakung

Dunkin Donut

Kamera

9 Feet Billiard


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
KBN Magazine #007 by MAJALAH KBN JAKARTA, INDONESIA - Issuu