Page 1

FAJAR BALI Aktual, Tajam, dan Dinamis

KAMIS, 17 APRIL 2014 | TAHUN XIV

Satu Perempuan Lolos ke Dewan Kota

KE HAL. 11

Pak Gubernur JKBM Bantu Proses Persalinan Kartu Jaminan Kesehatan Bali Mandara ( JKBM) kembali membantu masyarakat kecil yang memerlukan biaya pengobatan. Kali ini manfaat kartu JKBM dirasakan oleh I Gusti Ayu Desi Lantari, seorang ibu dua anak. Anak FB/AGUNG keduanya telah laI Gusti Ayu Desi Lantari hir enam hari lalu tepatnya 11 April 2014 dengan selamat dan sehat melalui proses operasi sesar di rumah sakit umum Semarapura. KE HAL. 11

Dompet

FAJAR BALI

UNTUK membantu masyarakat Bali yang sebagian masih miskin dan memerlukan bantuan, atas izin Gubernur Bali Nomor : 460/08928/III/BPMP/2014, Tertanggal: 27 Maret 2014, Harian Umum Fajar Bali bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bali, BK3S Provinsi Bali dan PT. Bank Pembangunan Daerah Bali terhitung mulai tanggal 2 April 2014 membuka Dompet Dana Punia Fajar Bali, yang terbuka untuk umum. Bantuan Anda berupa uang/barang (natural) lainnya, dapat kami terima melalui dompet ini, dengan langsung ke Kantor Harian Umum Fajar Bali Jl. Indra Jaya No.8 Ubung Kaja Denpasar Telpon (0361) 411283 atau melalui Bank BPD, Nomor rekening: 050.02.02.02377-7 atas nama PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS. Semua bantuan anda kami akan muat di Surat Kabar Fajar Bali, dan pada saatnya nanti, kami salurkan secara terbuka kepada masyarakat Bali yang memerlukan. Penyaluran bantuan, baik berupa uang maupun barang (natural), akan kami pertanggungjawabkan secara rutin tiap 3 bulan sekali. Kami mohon uluran tangan Anda, untuk dapat membantu anggota masyarakat yang masih memerlukan uluran tangan kita bersama, dengan menyisihkan sebagian dari apa yang kita miliki. Terima kasih (Penerbit)

NAMA PENYUMBANG DOMPET DANA PUNIA FAJAR BALI 464 465 466 467 468

JUMLAH

Drs. I Wayan Sudana,M.Si Denpasar Drs. I Wayan Nuranta,M.H Denpasar Drs.I.B. Ngurah Yama,M.Si Denpasar I Gede Pranajaya,SH Denpasar Drs. I Made Windia,M.Kes Denpasar

Partai Demokrasi DENPASAR-Fajar Bali Ketangguhan PDIP Indonesia pada Pileg 2014 juga berPerjuangan (PDIP) imbas pada hilangnya tampaknya masih satu kursi Partai Golkar. Golkar pada Pileg 2009 terlalu tangguh bagi mampu meraih 9 kursi, sejumlah partai yang kini hanya mendapat 8 bertarung dalam kursi. Kehilangan terbesar dirasakan oleh Partai Pemilu Legislatif Demokrat yang tahun (Pileg) 9 April 2014 2014 ini harus rela menlalu. Terbukti PDIP Metta Dewinta Wandy empati 6 kursi. Padahal mendominasi sebelumnya (periode 2009-2014) raihan kursi Demokrat perolehan suara sehingga sama dengan Golkar yaitu 9 kursi. mampu merebut 18 kursi dari Berdasarkan perolehan kursi mas45 kursi DPRD Kota Denpasar. ing-masing partai, formasi keanggotaan DPRD Kota Denpasar nantinya dipastiNamun yang menarik adalah, kan dihuni oleh PDIP, Golkar, Demokrat, cuman satu perempuan yang Gerindra, Hanura, PKS, dan NasDem. lolos ke dewan kota, ia adalah Keanggotaan DPRD Kota Denpasar pun diisi oleh muka lama dan baru. srikandi dari Partai Golkar. FB/IST

FORMASI PEROLEHAN SUARA CALEG YANG LOLOS KE DPRD KOTA DENPASAR

(Izin Gubernur Bali : 460/08928/III/BPMP/2014)

ALAMAT

PDIP Rebut 18 Kursi di Dewan Kota Denpasar, Demokrat Menciut Jadi 6 Kursi

KE HAL. 11

Dana Punia

NO. NAMA

Rp 100,000 Rp 50,000 Rp 30,000 Rp 50,000 Rp 50,000

DAFTAR PENYUMBANG SELANJUTNYA DI HALAMAN 2

TIDAK TERBIT Pembaca budiman, sehubungan dengan peringatan wafatnya Isa Al Masih, Jumat (18/4) Fajar Bali tidak terbit. Fajar Bali akan kembali berada di tengah-tengah pembaca pada Sabtu (19/4). Demikian harap pembaca maklum. Redaksi

Tingkat Bunga Penjaminan Simpanan Periode 15 Jan 2014 s/d 14 Mei 2014

DAPIL 4 DENTIM : PDIP : 1. I Gusti Ngurah Gede (3.846) 2. I Wayan Warka (2.994) 3.  Ketut Buda (2.905) 4.   Putu Gede Menala Wesnawa (2.077)

FB/IST

Golkar : 1. Putu Metta Dewinta Wandy (3.114) 2. IB Mayun Komala Putra (2.161) KE HAL. 11

BPR

Rupiah

Valuta Asing

Rupiah

7,50%

1,50%

10,00% 514/I/BGS

Bali Permata Tours TIRTAYATRA KE INDIA

BRKT: MARET, APRIL, JUNI, AGUSTUS, SEPTEMBER SINGAPORE - MALAYSIA 4H/3M AUSTRALIA, JEPANG, KOREA, VIETNAM

SINGAPORE 3 H/2M GUNUNGSALAK 2H/1M BANGKOK-PATTAYA 4H/3M JOGYAKARTA 3H/2M HONGKONG 4H/3M BEIJING 4H/3M KUTAI 3H/2M PAKET TOUR KE KAPAL PESIAR - CARIBBEAN CRUISE - HOLLAND AMERICA LINE

BOOKING TICKET PESAWAT & HOTEL

HUB: 0361-7807850 / 7426100, 0361-264915, 08123900846, KETUT SUDIARSA, SE 026/VI/W-020

TARIAN-Sejumlah seniman membawakan Tari Satya Wira pada pagelaran kesenian serangkaian kegiatan World Hindu Wisdom Meet 2014 di Taman Budaya Denpasar, Bali, Rabu (16/4). Pertemuan selama tiga hari tersebut dihadiri tokoh Hindu dari 25 negara untuk membahas pengembangan pendidikan dan lembaga pendidikan Hindu.

Caleg Stres Bisa Temuan Golkar Berpotensi ke MK Diberi Terapi Agama DENPASAR-Fajar Bali PemilihanLegislatiftelahberlalu. Sedikit demi sedikit hasilnya pun mulai nampak. Calon Legislatif (Caleg) yang berpotensi menduduki kursi parlemen diam-diam menggelar pesta. Sebaliknya, Caleg gagal sibuk menghitung rupiah yang terbuang. Ironisnya, ada oknum beberapa Caleg mulai menunjukkan euforia kegagalan dengan cara di luar akal sehat. Menyoroti fenomena ini, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) I Gusti Ngurah Sudiana pun bersikap.  Ngurah Sudiana meminta agar masyarakat Bali menjaga kondusifitas. Utamanya, seluruh calon anggota legislatif yang kalah diharapkan tidak bertindak anarkis. Disampaikan pula, KE HAL. 11

I Gusti Ngurah Sudiana

DENPASAR-Fajar Bali Setumpuk laporan Partai Golongan Karya (Golkar) terkait indikasi pembengkakan suara ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bali rupanya tak membuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) gentar. Rabu (16/4) kemarin, KPU mengklaim belum menerima laporan tembusan dari Bawaslu.  Tapi, jika  indikasi itu terbukti, bukan tidak mungkin penghitungan suara ulang akan digelar. Bahkan, pihak yang merasa dirugikan juga dipersilakan mengejar keadilan hingga ke Mahkamah Konstitusi (MK). Komisioner KPU Provinsi Bali, I Wayan Jondra memaparkan, pihaknya belum men-

dapat laporan rinci tentang indikasi penggelembungan suara di TPS 11 Desa Abian Base, Mengwi, Badung. Walau demikian, ia berjanji segera akan melakukan koordinasi dengan Bawaslu Bali. Diakui,

mencuatnya masalah ini sempat membuatnya tersentak. Proses penghitungan suara di tingkat TPS dan desa sudah berlalu. Anehnya, mengapa saksi-saksi dari Partai Politik KE HAL. 11

014/VI/KTR

Tanyakan Cawapres Demokrat, ARB Kontak ke SBY JAKARTA-Fajar Bali Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie disebutkan sudah menjalin komunikasi politik dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam pembicaraan itu, Aburizal sempat menanyakan tentang peserta konvensi yang bisa diajukan sebagai calon wakil presiden. “Bang Ical (Aburizal) sudah

bicara dengan Pak SBY lewat telepon dan bicara skenario-skenario ke depan. Kami juga tanyakan siapa dari Demokrat yang mau dicalonkan untuk cawapres. Kata SBY, ‘belum selesai’. Nanti kalau sudah ada kepastian, baru akan dikabari ke Bang Ical,” ujar Wakil Ketua Umum Partai Golkar Fadel Muhammad, Rabu (16/4). Menurut Fadel, Aburizal sudah

Sumber : PRESS-002/LPS/I/2014 BANK UMUM

Harga Eceran Rp. 3.000,-

mengajukan permintaan untuk bertemu dengan SBY. Namun, pertemuan itu belum terealisasi hingga kini. Fadel memperkirakan, Aburizal akan bertemu dengan SBY setelah Aburizal berlibur di Bali dalam beberapa hari ini. “Jadi sampai sejauh ini, antara Golkar dan Demokrat memang belum ada komitmen apa pun. Menunggu pertemuan Bang Ical

dengan SBY,” kata mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu. Fadel menjelaskan, pendekatan terhadap Partai Demokrat tidak hanya untuk memenuhi syarat 25 persen suara dalam mengajukan calon presiden dan wakil presiden. Namun, kata Fadel, Partai Golkar memiliki kerja sama yang baik selama berkoalisi dengan Partai Demokrat. Dia mencontohkan, ban-

yak elite Partai Golkar yang menjadi menteri pada masa pemerintahan SBY, termasuk Aburizal. “Kami ingin membuat koalisi nasionalis namanya. Isi koalisi ini adalah gabungan dari partai-partai nasional,” ujar Fadel. Berdasarkan hasil hitung cepat, Partai Golkar berada di posisi kedua dengan perolehan suara 15,01 persen. Partai berlambang

KE HAL. 11

WAKIL KLUNGKUNG DI DPRD BALI

Ipar Suwirta ‘Tumbangkan’ Incumbent Golkar SEMARAPURA-Fajar Bali Pada periode tahun 2009-2014, Kabupaten Klungkung yang mendapat tiga  kursi untuk duduk di DPRD Bali diwakili oleh Ketut Mandia, Tjokorda Gde Ngurah dan Ngakan Made Samudra. Namun dalam Pileg 9 April lalu, situasinya sudah mulai berubah. Di mana posisi wakil dari Golkar ditumbangkan oleh politisi Gerindra, Nengah Wijana. Sedangkan untuk perolehan suara terbanyak diraih oleh Ketut Mandia (PDIP) dengan perolehan suara mencapai 16.904 suara. Ketut Mandia juga ditopang oleh suara partai sehingga total raihan suara dirinya mencapai 30.622 suara.

FB/SARJANA

Ngakan Made Samudra

Suara Caleg incumbent ini merajai di semua kecamatan. Sementara itu, yang memastikan lolos lagi ke

Nengah Wijana

FB/SARJANA

kursi DPRD Bali adalah Caleg incumbent Ngakan Made Samudra (Demokrat) dengan perolehan

I Ketut Mandia

FB/SARJANA

suara 13.118, perolehan suara total 19.033. Nengah Wijana (Gerindra) yang

juga ipar Bupati Klungkung dengan mengejutkan berhasil menyingkirkan wakil dari Golkar, Tjokorda Gde Ngurah. Perolehan suara Nengah Wijana sendiri 8.306 suara, dengan suara total 16.033. Perolehan suara partai inilah yang menyelamatkan Wijana sehingga bisa mulus melenggang ke DPRD Bali. Sedangkan Tjokorda Gde Ngurah perolehan suara pribadinya mencapai 7.784 dan ditopang suara partai Golkar dan Caleg dibawahnya menjadi 13.879 suara. Perolehan suara ini tidak bisa membawa dirinya ‘merebut satu kursi’ ke DPRD Bali. Padahal Tjok Ngurah sendiri KE HAL. 11

444/XII/BGS

ONLINE: www.fajarbali.com

Layouter: Kasturie

join facebook.com/fajar.bali


METROKOTA

2

FAJA R BALI

Kamis, 17 April 2014, Tahun XIV

Bule Belanda Laporkan KPN Denpasar

AKBP Hery Wiyanto resmi menjabat Kabid Humas Polda Bali menggantikan Kombes Hariadi. Upacara serah terima jabatan (sertijab) dilaksanakan, Rabu (16/4) dipimpin Kapolda Irjen Albertus Julius Benny Mokalu.

Persetubuhan ABG Marak

DENPASAR-Fajar Bali Kasus persetubuhan anak dibawah umur terus terjadi. Kali ini dialami dua gadis remaja berinisial IK (16) tinggal di Jalan Raya Sesetan Denpasar dan AKS (16) tinggal di Jalan Cokroaminoto, Denpasar. Dua kasus yang terjadi di dua tempat berbeda ini sudah dilaporkan ke Polresta Denpasar. Sumber kepolisian Polresta Denpasar mengungkapkan, kasus persetubuhan awal dilaporkan oleh seorang ibu rumah tangga berinisial HR (34). Pelapor mengaku bahwa anaknya berinisial IK disetubuhi seorang lelaki yang dikenal sudah lama. Persetubuhan itu terjadi di sebuah kamar kosan di Jalan Ceningan Sari, Denpasar, pada Sabtu (12/04) sekitar pukul 21.00 Wita. Terlapor dalam hal ini berinisial NS (30) asal Buleleng. Pelapor mengaku tidak senang atas prilaku terlapor yang telah menyetubuhi anaknya yang notabene masih dibawah umur. Selain terlapor usianya tidak sepadan dengan anaknya, persetubuhan itu dilakukan terlapor pada saat anaknya dalam keadaan tidak sadar. “Anak saya disetubuhi oleh terlapor dalam keadaan tidak sadar,” ujar pelapor dalam laporannya ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Denpasar, pada Senin (14/04) lalu. Jajaran unit PPA juga menerima kasus persetubuhan anak dibawah umur yang dilaporkan oleh AKS tinggal diseputaran Jalan Cokroaminoto, Denpasar. Pelajar bersekolah di Denpasar ini melaporkan telah disetubuhi oleh pacarnya sebanyak 3 kali di sebuah lokasi penginapan di Jalan Kargo, tepatnya areal patung kuda citra Land, Denpasar. Menurut korban, persetubuhan itu terjadi pada Minggu (13/04) malam. Perbuatan tak senonoh itu terjadi saat korban diajak oleh pacarnya berinisial IR (terlapor) jalan jalan. Namun sekitar pukul 21.00 WIta, ternyata korban di ajak ke TKP dan disetubuhi sebanyak tiga kali. Korban menyatakan saat persetubuhan terjadi, dia menolak namun terlapor berusia 21 tahun itu tetap memaksakan kehendaknya. Bahkan terlapor merayu korban akan menikahinya. Namun ternyata janji itu bohong belaka. Setelah persetubuhan terjadi, terlapor tidak ada kabar beritanya. Akibatnya, korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta Denpasar pada Selasa (15/04). Dikonformasi terpisah, Kasubag Humas Polresta Denpasar AKP IB Made Sarjana mengatakan belum menerima laporan persetubuhan anak di bawah umur. R-005

Dompet

Dana Punia

FAJAR BALI

DAFTAR NAMA PENYUMBANG NO.

469 470 471 472 473 474 475 476 477 478 479 480 481 482 483 484 485 486 487 488 489 490 491 492 493 494 495 496 497 498 499 500 501 502 503 504 505 506 507 508 509 510 511 512 513

NAMA

I Komang Mastika,S.Sos,M.Si Dra. Gusti Ayu Eka Mahyuni I Made Alit Suastawa,BA Dra.A.A. Sagung Wiriastuti I Ketut Kerta, SIP Ida I dewa Ayu Raka Warsiki Sagung Agung Mas Mertha,SH Ida Bagus Anom Arta,S.Sos I Made Sunarta,SE I Kt Lawa Adiyana,S.Sos.MKM Drs. I Nyoman Sunarya,M.Si Ni Wayan Pitamin,SH Drs. I Made Jaya Kusuma I Wayan Nuada,S.Sos,M,Si Drs. I Gst A Komang Kusuma I Gd Pt Setia Gunawan,SE.M.Si Dra. Ida Ayu Raka Nilawati I Wayan Rissiko,S.Sos Ni wayan Sarini,S.Ag Nyoman Dani,BSc A.A Istri Raka Pradnyani,SH N P Lakmi Saridewi,SSTP,M.Si Sri Lestari Ngara,S.IP Ni Wayan Widiasih Gusti Ayu Ariani Gusti Ayu Nurata Ni Nyoman Renci Made Suseni Anak Agung Gde Jendra Bambang Satriawan,S.Kom Komang Suardana Kadek Swastika,S.Sos Dw Gd Indra Mahardika,S.STP.M.AP Wayan Eka Putra,S.STP M.Si Cok Istri Putri Puspawati,S.Sos Ni Luh Ratna Ayu, S.IP,M.Si Nym Gde Karang Astyana,SE I Gst Ngh Kardiasa Ni Luh Aniek Laksmidewi,S.T A.A Gde Gunaparta,SE Ni Ketut Windari,SE Ni Nyoman Sumiati,SE I Gede Indra Suteja I Dw Nyoman Oka Wirawan I Wayan Darmayasa

ALAMAT

Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar

Total Jumlah Yang Diterima Hari ini Saldo Per 16 April 2014 Total Keseluruhan

JUMLAH

Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp

25,000 25,000 25,000 25,000 25,000 25,000 25,000 20,000 25,000 25,000 25,000 25,000 25,000 25,000 25,000 25,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 40,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000 15,000

DENPASAR-Fajar Bali Seorang warga negara asing (WNA) asal Belanda, Marcel Navest sepertinya gerah dengan tingkah pola dan kelakuan Kepala Pengadilan Negeri (KPN) Denpasar Sugeng Riyono yang pernah menangani perkaranya. Pasalnya, perkara gugatan yang diajukan harus gugur ditangan orang nomor satu dijajaran PN Denpasar itu. Marcel yang sangat fasih berbahasa Indonesia itu, Rabu (16/5) kemarin akhirnya curhat kepada wartawan. Selain curhat, diam-diam ternyata Marcel sudah melaporkan Sugeng ke Komisi Yudisial (KY) di Jakarta. Bahkan tidak main-main, Marcel rela ke Jakarta untuk membawa laporanya itu. "Laporan masuk pertanggal 17 Maret lalu," kata Marcel kepada wartawan, kemarin. Marcel menuturkan, Hakim dalam memutus perkaranya sangat tidak etis atau sudah melanggar etika. Dimana, dalam perkara gugatan yang diajukan oleh Mercel salah satu tergugat dalam pemilik Hotel Kuta Paradiso. Marcel mengaku tidak terima ketika Hotel Kuta Paradiso digunakan sebagai tempat Munas IKAHI. Sebab pemilik hotel yang terletak di Jalan Kartika Plaza itu sedang berperkara di PN Denpasar. "Munas IKAHI PN Denpasar sebagai tuan rumah. Lalu kepada Ketua PN Denpasar memilih Kuta Paradiso sebagai tempatnya. Padahal kita tahu bahwa hotel itu sedang bermasalah di PN Denpasar," sebut Marcel.

FB/EL

Marcel menunjukkan bukti, melaporkan KPN Denpasar kepada Komisi Yudisial

Dengan begitu, Marcel akhirnya merasa curiga bahwa pada saat Munas IKAHI itu bisa jadi terjadi negosiasi antara KPN Denpasar dengan pemilik hotel. "Sebab usai Munas, perkara kami diputus dan kami dikalahkan. Jadi kami curiga antara KPN Denpasar dengan pemilk hotel terjadi deal-deal tertentu," tegas Marcel yang mengaku lebih sering tinggal di NTB ini. Nah, karena merasa ada yang aneh dibailik munas IKAHI dan putusannya perkaranya, maka Marcel mengaku tidak ada jalan lain kecuali membawa temuanya itu ke Komisi Yudisial (KY). Dalam laporannya, kata Mar-

cel, pihaknya juga menyertakan beberapa bukti, termasuk berita tentang Munas IKAHI yang memang diselenggarakan di tanggal 27-29 Oktober 2013 silam. "Kalau tidak percaya tinggal browsing saja di google semua ada kok. Bahkan di website MA juga ada kok yang menyebut bahwa Munas IKAHI itu dilaksanakan di Kuta Paradiso," tandasnya. Selain melaporkan ke KY, Marcel mengaku dalam waktu dekat ini, pihaknya akan membawa perkara ini ke Komisi III DPR RI. "Kita lihat saja nanti, yang jelas saat ini masih ke KY dulu. Nanti kalau tidak ada tang-

gapan, bisa saja saya laporkan ke Presiden RI," pungkas Marcel. Sementara itu, KPN Denpasar, Sugeng Riyono yang ditemui ditempat terpisah mengatakan siapapun yang akan melapor tidak akan dihalangi. "Itu hak mereka, silahkan saja kalau mau melaporkan,"kata Sugeng sambil tersenyum. Sementara terkait penggunaan Hotel Paradiso, Sugeng mengaku tidak ada kaitanya dengan perkara. Karena itu kewenangan penuh dari panitia pusat. "Kami memang tuan rumah, tapi sejatinya kami juga perserta. Mengenai pemilihan Hotel Para-

diso, itu karena fasilitas memadai dan terjangkau," tangkis Sugeng. Sementara terkait putusan yang mengalahkan penggugat, Sugeng mengaku itu sudah sesuai dengan fakta persidangan. Dimana, kata Sugeng, penggugat tidak mampu menunjukan bukti-bukti kepelikan. Sedangkan tergugat malah mampu menunjukan bukti jual beli serta akta notarisnya,"sebut Sugeng sembari mengatakan kalau dirinya belum menerima tembusan laporan itu. "Saya belum malah belum terima bukti kalau kami dilaporkan,"tandasnya. W-007

DENPASAR-Fajar Bali Kaburnya tahananan Polsek Kuta Utara, Komang Arya Sandi alias Paluk (32) berimbas pada empat anggota jaga Polsek Kuta. Para petugas jaga ini sudah menjalani pemeriksaan Propam Polres Badung. Tak hanya petugas jaga, Kapolsek Kuta Utara AKP Reinhard A.N juga ikut diperiksa. Pemeriksaan terhadap jajaran Polsek Kuta Utara ini dibenarkan Kapolres Badung AKBP Komang Suartana, Rabu (16/4) kemarin. Ditegaskannya, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap anggota Polsek Kuta Utara. Nantinya, para petugas jaga tersebut akan diberikan sanksi tegas terkait kaburnya tersangka Paluk yang terlibat kasus pencurian motor itu. Selain itu, Kapolsek Kuta Utara AKP Reinhard AN juga ikut

diperiksa. Hanya saja, Kapolres belum bisa memastikan sanksi tegas apa yang akan diberikan kepada jajaran Polsek Kuta Utara. Sebab, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan Propam Polres Badung. “Sanksi pasti ada. Tapi kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman. Apabila ditemukan kesalahan terhadap anggota, pasti kami berikan sanksi tegas,” katanya. Secara rinci, kata Kapolres, sejauh ini Kasi Propam Polres Badung sudah melakukan proses pemeriksaan terhadap lima anggota Polsek Kuta Utara, termasuk Kapolsek Kuta Utara. “Semuamasihmenjalanipemeriksaan. Dari Kapolseknya, anggota SPK, petugas penjaga tahanan, pe-

nyidik dan Bamin (Bintara Administrasi)masihmenjalanipemeriksaan intensif,” ucapnya. Kapolres menduga, kaburnya tahanancuranmoriniterjadikarena anggota terlalu fokus pada pengamanan pemilu legislatif, sehingga ada indikasi kelalaian. Untuk itu, Kapolres meminta kepada seluruh jajarannya agar tetap waspada dan selalu melakukan pengecekan terhadap tahanan. “Kepada seluruh jajaran agar terus meningkatkan kewaspadaan,” pintanya. Diberitakan, tersangka Paluk kabur dari tahanan Polsek Kuta Utara dengan cara menggergaji terali besi. Kasus ini baru diketahui petugas jaga tahanan dan tidak melihat tersangka berada di dalam tahanan. Tersangka Paluk diketahui adalah pelaku pencurian motor yang ditangkap belum lama ini. R-005

Tahanan Kabur, Kapolsek Diperiksa Propam

Rp 1,135,000 Rp 1,135,000 Rp 21,617,000 Rp 22,752,000 532/II/BLAS

 Pemimpin Umum/Penanggung Jawab: IGMA Wisnu Mataram  Pemimpin Redaksi: Emanuel Dewata Oja  Redaktur Pelaksana & Koordinator Liputan: Agung Paramita (Penanggung Jawab Hal. Utama & Jurnalis Sekolah)  Redaktur: Gde Carmyaka (Penanggung Jawab Hal. Daerah), Hence Silalahi (Penanggung Jawab Hal. Otomotif & Metrokota), Blasius Besu (Penanggung Jawab Hal. Pendidikan), Supriyono (Penanggung Jawab Hal. Ekonomi & Kesehatan), I.B. Putu Bagus (Penanggung Jawab Hal. Kota Plus & Politik)  Desain Grafis/Tata Letak: Kasturi, Somayasa, Wiadnyana, Baiq Sohra  Staf Redaksi: Eliazar Patun, Heru Prasetyo, Hery Subagyo, Rony P Bagus, Destya Aryanti, Ketut Suarja, A.A. Gede Agung, I.G.A. Diah Niti (Pemprov Bali)  Manajer Administrasi & Sekretaris Redaksi: IGKA Mertha Yoga  Daerah: Putu Puspa Artayasa (Gianyar), Gede Sarjana (Klungkung), Made Doni Darmawan (Tabanan), Wayan Sumertha (Bangli), Ketut Budiasa (Karangasem), IB. Wisnaya (Buleleng), Pramono (Negara)  Direktris: IGA Galuh Ardhaningrat  Keuangan: IGPA Putri Juliawati  Manajer Pemasaran dan Sirkulasi : IB. Sudarsana  Rekening: Bank BPD Bali Cabang Mangupura No.: 009.01.11.000160, Bank BRI KCP Gatot Subroto Denpasar No.: 0572-01-000064-30-0 a/n PT. ARTHA MEDIA FAJAR BALI UTAMA PRESS  Alamat Redaksi Sirkulasi/Iklan: Jl. Indrajaya No. 8, Ubung Kaja, Denpasar. Telepon: (0361) 411283 (hunting), Fax.: (0361) 411283, e-mail: berita_fajar@yahoo.co.id, berita_fajar@fajarbali.co.id. Tarif Iklan: Umum BW: Rp. 35.000 mm/klm, Umum FC: Rp. 55.000 mm/klm, Keluarga/Sosial: Rp. 20.000 mm/klm, Iklan Lelang/Neraca: Rp 15.000,-/mmk, Advertorial: Rp. 15.000 mm/klm, Baris: Rp. 20.000/baris, Tarif Iklan Jaket (Coat Ad): Rp 225.000/mmk.  Penerbit: PT. Artha Media Fajar Bali Utama Press  Percetakan: PT. Temprina

WARTAWAN FAJAR BALI DALAM MELAKUKAN KEGIATAN JURNALISTIK SELALU DIBEKALI KARTU PENGENAL DIRI, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN. Layouter: Soma


KOTAPLUS Apresiasi Inovasi Pemerintah tentang Pengelolaan Sampah

3

FAJA R BALI

Kamis, 17 April 2014, Tahun XIV

Gde Agung Terima Kunjungan Dubes Amerika Serikat

MANGUPURA–Fajar Bali Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Robert Blake, menyatakan itu saat mengunjungi Pemkab Badung, Rabu (16/4) kemarin. Kehadirannya di Badung didampingi Komjen Amerika Serikat di Bali, Joseph S.Curtin dan Komjen Amerika Serikat di Surabaya, Joaquin F. Monseratte Rombongan Dubes tersebut diterima Bupati Badung, AA Gde Agung, Sekda Badung, Kompyang R. Swandika, dan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Badung, Putu Eka Merthawan. Menurut Robert Blake, kedatanganya ke Kabupaten Badung selain menanyakan tentang pengalaman Bupati Badung saat kuliah di Harvad Universty. Apakah sudah mengaplikasikan teori-teori yang telah didapat saat kuliah dulu. “Kami ingin tahu apa permasalahan yang ada di Kabupaten Badung, serta bagaimana pemecahanya dari sang pemimpin kabupaten ,”ujarnya. Lebih lanjut Blake men-

gatakan, pihaknya mengapresiasi terhadap inovasi yang telah dilakukan Bupati dalam menjalankan kepemimpinan selama ini. “Dari beberapa penjelasan yang kami dengar Bupati Badung sudah banyak melakukan inovasi untuk masyarakatnya,”terangnya. Sementara Bupati Badung saat menerima rombongan Dubes tersebut memaparkan, secara umum kondisi perekonomian Kabupaten Badung sangat baik. “Pelajaran yang di dapat di Harvad University, sangat memberikan manfaat dalam menjalankan kepemimpinan kami di Kabupaten Badung. Segala teori yang didapat Bupati Badung di Harvad menjadi pola pikir untuk membuat perubahan yang baru terhadap tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Pola pikir yang dimaksud adalah bagaimana mendukung sistem kepegawaian yang berpikir secara out of the box. Memimpin dalam perubahan itu “lead the change” adalah langkah nyata mengadopsi pelajaran

FB/HERY

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Robert Blake mengapresiasi terhadap inovasi yang telah dilakukan Bupati dalam menjalankan kepemimpinan selama ini, mengarah pada perubahan yang lebih baik.

TERIMA DUBES AS: Bupati Badung AA Gde Agung menyerahkan foto dewi saraswati di Washington DC kepada Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia, Robert Blake disaat kunjungannya ke Puspem Badung

yang diterima di Harvad university. Lebih lanjut Pangelingsir Puri Mengwi ini mengatakan, dengan mengubah pola pikir pegawai ini diharapkan pegawai bisa berinovasi untuk memecahkan permasalahan yang ada. “Salah satu contoh kegiatan inovatif pasca belajar di Harvad

University adalah bagaimana mereposisi pengelolaan sampah. Seperti pembuatan pengelolaan sampah terpadu yang berbasis masyarakat dipedesaan yang mengedepankan program partisipatif. Dengan langkah tersebut, masalah sampah bisa tertangani secara tuntas,”ungkapnya. Bupati juga menjelaskan,

Roadshow TEPPA UKP4

mengenai penanganan sampah plastik yang bisa nantinya dicontoh kabupaten lain. “Kami mempunyai program Gelatik dan beberapa program lainya untuk menangani persoalan sampah plastik hal ini menjadi inovasi untuk kita bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan,”ungkapnya.W-014*

Bupati Gde Agung disaat menerima Tim Evaluasi dan Pengawasan Penyerapan Anggaran (TEPPA) Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) pada roadshownya di Kabupaten Badung

MANGUPURA–Fajar Bali Tim Evaluasi dan Pengawasan Penyerapan Anggaran (TEPPA) Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) mengadakan roadshow di Kabupaten Badung, Rabu (16/4) kemarin di Puspem Badung. Dalam roadshow ini TEPPA UKP4 membawakan tema “Mendorong partisipasi masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan bersinergi dalam pelaksanaan anggaran belanja pusat dan daerah”. Acara tersebut dihadiri Asisten Ahli Kepala UKP4 Demak Tampubolon bersama Tim TEPPA UKP4, Bupati Badung

A.A. Gde Agung, Anggota DPRD Badung IB Sunarta, Sekda Badung Kompyang R. Swandika, Perwakilan Pejabat Penghubung UKP4 Provinsi Bali, Ketua TP PKK Badung Ny. Ratna Gde Agung, Ketua Dharma Wanita Persatuan Badung Ny. Kompyang R. Swandika serta SKPD dan komponen masyarakat. Bupati Gde Agung memberikan apresiasi kepada TEPPA UKP4 yang memberi kepercayaan kepada Kabupaten Badung sebagai tempat pelaksanaan roadshow sekaligus Kabupaten Badung ditetapkan menjadi pilot administrasi unit atau daerah uji pendampingan pelaksanaan

FB/HERY

Badung Ditetapkan Menjadi Pilot UKP4 APBD 2014. Diharapkan melalui roadshow TEPPA dapat mendorong partisipasi masyarakat yang lebih luas dalam pelaksanaan belanja APBN maupun APBD tahun 2014 yang diharapkan menjadi jembatan antara pemerintah dengan masyarakat untuk terlibat dalam pelaksanaan APBN dan APBD yang lebih baik. “Bagi kami Pemkab Badung, partisipasi masyarakat merupakan pondasi dalam pelaksanaan pembangunan, karena tingkat partisipasi masyarakat tersebut sangat menentukan tingkat keberhasilan pembangunan itu sendiri,” jelasnya. Pada kesempatan tersebut Kepala Bappeda dan Litbang I Wayan Suambara memaparkan tentang gambaran umum Kabupaten Badung serta proses pembangunan Kabupaten Badung mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan pembangunan hingga tahap pengawasan yang berkorelasi terhadap serapan anggaran. Selain itu dijelaskan pula proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) melalui proses musrenbang desa/kelurahan, kecamatan, konsultasi publik sampai Musrenbang RKPD. “Proses penyusunan RKPD tersebut pesertanya tak hanya lingkup SKPD namun juga melibatkan

anggota DPRD dan komponen masyarakat seperti tokoh adat dan sekaa teruna,” ungkapnya. Asisten Ahli Kepala UKP4 Demak Tampubolon menjelaskan, sesuai surat UKP4 yang disampaikan kepada Pemkab Badung dengan no. B-44/UKPPPP/03/2014 perihal panduan roadshow TEPPA dimana Tim TEPPA memandang perlu untuk melakukan sosialisasi tetang partisipasi masyarakat dalam pengelolaan anggaran daerah. Beliau mengungkapkan pelaksanaan UKP4 di Badung sudah sangat baik, sehingga Tim TEPPA menetapkan Badung menjadi pilot UKP4. Ditambahkan, kegiatan roadshow TEPPA UKP4 ini bertujuan memberikan informasi pertisipasi masyarakat dalam pengelolaan keuangan daearah, sehingga masyarakat akan memperoleh manfaat yang optimal dalam rangka pelaksanaan APBD. Selain itu mendorong pemerintah daerah untuk berkomitmen mewujudkan langkah-langkah partisipasi masyarakat dalam hal instrumen hukum aspek-aspek partisipasi masyarakat, transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah serta koordinasi dengan kelompok masyarakat yang terorganisir.

Pejabat penghubung TEPPA Provinsi Bali Boy Jaya Wibawa juga menyambut baik kegiatan roadshow TEPPA UKP4 tersebut. Menurutnya sesungguhnya output dari sosialisasi ini yakni dapat menjembatani antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan 9 pemerintah kabupaten/kota di Bali dengan masyarakat dalam rangka peningkatan pengelolaan APBD yang lebih baik. Sosialisasi ini juga untuk mengetahui tingkat pencapaian pembangunan daerah dan tingkat kinerja daerah. “Sosialisasi ini juga untuk mengetahui sejauhmana keseriusan pemerintah daerah dalam menyelesaikan program kegiatan yang telah dijalankan dalam tahun anggaran yang berjalan,” jelasnya. W-014

Seniman Denpasar Mantapkan Persiapan Jelang Tampil di TMII Jakarta DENPASAR-Fajar Bali Jelang tampil di Anjungan Bali Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, tim kesenian yang diperkuat ratusan seniman Kota Denpasar yang dipercaya untuk mengisi acara pentas budaya, Selasa (15/4) kemarin melakukan persiapan terakhir di Studio Nabeshima, Penatih, Dentim. Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, I Made Mudra, didampingi Kabid Seni I Ketut Suaryadala dan Kasi DokPem, Made Sudiana yang ikut menyaksikan latihan mengatakan, pentas budaya yang digelar mulai Sabtu (19/4) adalah dalam rangka memeriahkan HUT ke-39 TMII yang rutin digelar setiap tahun. Pada kegiatan kali ini para seniman nantinya akan mengisi dua kegiatan pentas seni dan budaya. Masing-masing Sabtu (19/4) malam berupa pementasan Tari Maskot Denpasar yaitu Tari Jempiring dan Tari Tenggek plus pagelaran Drama Tari Ritus Legong dengan judul “Dewi Uma” dikemas dalam acara “Pesona Budaya”. Keesokannya tepat pada puncak peringatan HUT TMII dipentaskan pula Drama Tari kolosal dengan judul “Sang Sutasoma” berdurasi satu jam di Gedung Garuda. Dengan pengatur lakon Komang Astita, penata tari Made Sukada, peñata tabuh Ketut Suandita dibantu para pembina lainnya. Pementasan ini diharapkan mampu memberi pesan positif sekaligus hiburan segar bagi para undangan yang hadir diantaranya para pejabat negara. Dikatakan pula, dalam menyukseskan kegiatan ini pihaknya telah melakukan persiapan sejak pertengahan bulan Maret lalu dengan melibatkan seluruh seniman baik tari, maupun tabuh di samping membentuk panitia permanen. Untuk lancarnya kegiatan ini pihaknya juga telah menyiapkan tiga barung (set) gamelan seperti, semar pegulingan, gong gede dan gong kebyar yang khusus di bawa dari Bali kecuali gong kebyar pihaknya berupaya pinjam di Jakarta. “Diambilnya kisah Sutasoma mengingat cerita ini banyak memberikan pesan moral tentang bangkitnya sebuah kesadaran diri manusia tentang arti penting sebuah kesadaran yang didasari atas Dharma atau kebenaran sejati,”jelas Mudra. Dengan kemeriahan panggung yang ditata sedemikian rupa, serta gerak lincah para penari dan penabuh Mudra yakin  pementasan nanti akan mendapat apresiasi yang luar biasa dari masyarakat Kota Jakarta. R-004

KPU Tunggu Rekomendasi Panwas Coblos Ulang di Wanasari

DENPASAR-Fajar Bali Desakan dilakukannya coblos ulang (pemilihan ulang) oleh saksi PDI Perjuangan di 3 TPS di Lingkungan/Dusun Wanasari, Kampung Jawa, Desa Dauh Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, disikapi KPU Kota Denpasar.CoblosulangdiWanasarimenurutKPUmemungkinkanapabila semua laporan yang disampaikan bisa dibuktikan dan benar. Hanya saja, untuk melaksakan pemilihan ulang KPU masih menunggu rekomendasi dari pihak Panwaslu Kota Denpasar. “Bisa saja dilakukan pemilihan ulang di Wanasari. Kalau laporan yang disampaikan salah satu parpolpesertapileginibenardanbisadibuktikan,”ungkapKetuaKPUKota Denpasar, I Gede John Darmawan dikonfirmasi, Rabu (16/4) kemarin. John Darmawan mengaku sampai saat ini belum menerima terusan laporan dari panwas terkait i masalah di tiga TPS di Wanasari yang diprotes oleh kubu Banteng Moncong Putih itu. Jika pemilih menggunakan KTP jumlahnya banyak asal memang alamatnya sama., aturannya diperbolehkan bagi warga atau pemilih yang tidak mendapat formulir C6 (pemberitahuan memilih). “Kalau memang dari lingkungan Wanasari memilih dengan KTP karena tidak dapat C6, itu tidak masalah. Tapi kalau KTP luar atau lain wilayah itu sudah pelanggaran,” tandas John. Ketua Panwaslu Kota Denpasar I Wayan Sudarsana, yang dikonfirmasi terpisah mengaku telah menerima laporan resmi dari pihak PDIP, Selasa (15/4) malam. Pihaknya mengaku masih mempelajari dan mengkaji. “Mereka (perwakilan PDIP) datang tadi malam (Selasa malam). Jadi belum sempat dibaca detail laporannya. Rencananya hari ini (kemarin) kami akan rapat terkait pelaporan itu,”aku Sudarsana. Diberitakan sebelumnya, saat pembacaan hasil rekapitulasi perolehan suara pleno di Denpasar Utara, Ketut Suteja Kumara,  salah seorang saksi PDIP menyampaikan interupsinya. Pihaknyamemintadiperlihatkannama-namapemilihyangmenggunakan KTP yang memilih di TPS-TPS di lingkungan Kampung Jawa Wanasari, Desa Dangin Puri Kaja. Pasalnya pihaknya curiga ada indikasi penggelembungan suara, lantaran dinilai adanya ratusan pemilih yang menggunakan KTP ilegal alias bukan di tempat yang seharusnya (lain wilayah). Itu terlihat dari kode nomor NIK untuk wilayah Denut adalah 517104. Sedangkan pemilih yang menggunakan KTP yang dipermasalahkannya, menggunakan kode 517102. Kode itu diyakini merupakan kode untuk wilayah di Denpasar Utarasel. Bukan Denpasar Utara.R-004

Bank Mandiri Region XI Siap Wujudkan The Best Bank In Asean

DENPASAR-Fajar Bali B ank M a ndiri Ka ntor Wilayah (Kanwil) XI Denpasar membukukan pertumbuhan kredit sebesar 24 persen pada akhir 2013. Pertumbuhan kredit ini juga diwarnai dengan rasio Non Performing Loan sebesar 0,98 persen. CEO Kanwil XI Bank Mandiri Denpasar Kuki Kadarisman mengatakan, selain pertumbuhan kredit, fee based income juga tumbuh sebesar 25,6 persen di tahun 2013. Dilihat dari segmentasi lanjutnya, kenaikan penyaluran kredit ini juga terjadi di seluruh bisnis dengan pertumbuhan tertinggi pada segmen mikro yang mencapai 58,4 persen. Kuki menambahkan, pihaknya juga turut menyalurkan pembiayaan khusus dengan skema penjaminan pemerintah yaitu melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dimana KUR ini tercatat sampai dengan akhir tahun 2013 lalu telah dis-

alurkan kepada 6.587 debitur. “Kami ingin terus tumbuh agar dapat berperan optimal dalam mendorong laju perekonomian Bali dan Nusa Tenggara (Nusra). Pencapaian kami saat ini merupakan perkembangan yang menggembirakan karena kredit yang disalurkan terus meningkat dan semakin memperkuat Bank Mandiri dalam menjalankan peran sebagai lembaga intermediasi,” kata Kuki seusai acara Media Gathering di Sanur (16/4) kemarin. Jelas Kuki, kepercayaan masyarakat kepada Bank Mandiri Kanwil XI Denpasar juga terus tumbuh yang ditunjukkan dengan naiknya penghimpunan dana pihak ketiga (DPK). Dari capaian ini sambungnya, total dana murah (giro dan tabungan) yang berhasil dikumpulkan sampai dengan triwulan IV tahun lalu mencapai komposisi 76,59 persen. Hal ini ucap Kuki, terutama didorong oleh pertumbuhan

Kuki Kadarisman

tabungan yang mencapai 21,3 persen. Sebagai upaya untuk meningkatkan pengumpulan dana masyarakat melalui peningkatan kenyamanan bertransaksi, pihaknya terus mengembangkan jaringan kantor cabang, jaringan elektronik maupun jaringan layanan lainnya. Hingga Desember 2013 sebut Kuki, Bank Mandiri Kanwil XI Denpasar telah menambah 22 unit kantor cabang sehingga

jumlahnya kini menjadi 74 unit dari 52 unit. Selain itu ungkapnya, pihaknya kini menambah Electronic Data Capture (EDC) sebanyak 3.120 mesin sehingga total kini menjadi 12.736 mesin EDC. “Selain itu, Bank Mandiri Kanwil XI Denpasar juga diperkuat dengan adanya 423 unit ATM yang tersebar di Bali Nusra,” ungkap Kuki. Kuki membeberkan, di tahun 2013 lalu Bank Mandiri Kanwil XI Denpasar memperoleh beberapa penghargaan yang diantaranya sebagai The Best Of Bali Service Excellence Champion dan sebagai Official Banking Partner dalam acara internasional KTT APEC lalu. “Atas kinerja yang baik dan didukung dengan pengembangan infrastruktur, Bank Mandiri Kanwil XI Denpasar siap mendukung Bank Mandiri menjadi The Best Bank in Asean di tahun 2020 nanti,”jelas Kuki dengan nada optimis.W-011

710/IV/BLSA

Layouter: Zohra


4

DAERAH 45 Ribu Sate Lilit Capai MURI

FAJA R BALI

Kamis, 17 April 2014, Tahun XIV

Tabuh Kreasi Sanggar CW Pukau Penonton

Untuk memecahkan MURI, pemerintah Kabupaten Gianyar memproduksi 45 ribu Sate Lilit atau sate yang dibuat dengan tangan dililitkan pada batang.

CW pukau penonton di Stage Balai Budaya

GIANYAR- Fajar Bali Penampilan sanggar Cenik Wayah (CW) Ubud memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-243 di open Stage Balai Budaya Gianyar, mendapat sambutan hangat penonton yang memadati lapangan Astina Raya, Gianyar, Selasa (15/4) malam. Lewat garapan musik dan tari bertajuk “Pucuk Bang”, mereka menampilkan tabuh kreasi kolaborasi antara gamelan smara dhana dan selonding dengan nada yang unik dan klasik. Pementasan tabuh kreasi dengan penanggung jawab sanggar CW, Cokorda Ngurah Suyadnya (Cok Wah), juga mengiringi tarian legong kontemporer, puisi berjudul pucuk bang yang dibacakan Gung Mas Ruscita. Selanjutnya dipentaskan musik klasik yang didominasi suara biola. Pertunjukan terakhir mereka berupa teater, dimana lima penari yang tubuhnya hanya dibalut plastik menari meliak-liuk di atas lukisan kanvas berukuran 7 x 4 meter. Selanjutnya dengan gerakan tubuh menari mereka menaburkan cat warna warni sehingga tercipta lukisan abstrak. Menurut Pembina sanggar CW I Wayan Sudirana, konsep yang mendasari penggarapan adalah perenungan akan makna pucuk bang yakni keberanian berkreativitas. Dengan menampilkan komposer-komposer dan koreografer muda seperti I Wayan Diana Putra, Putu Adi Septa, Putu Gde Suardika, Gde Sukariana, Ida Ayu Ratih Wagiswari dan Kadek Agus Budiarta dan dibawah arahan pembimbing sekaligus konseptor Wayan Sudirana, diharapkan garapan ini menjadi sebuah bahan pemikiran ke depan dan juga bahan pertimbangan untuk keberanian berkreativitas dan kemajuan seni yang ada di Gianyar. “Ini merupakan sebuah refleksi lahirnya karya musik dan tari yang terbingkai dalam tema dan pemaknaan pucuk bang, dan secara khusus digarap untuk Gianyar sebagai daerah seni, pembelajaran untuk penikmat seni, dan kebangkitan keberanian berkreativitas dalam berkesenian,” jelasnya. Sanggar CW berdiri pada tahun 2003. Adapun prestasi yang diraih adalah juara 1 Festival Gong Kebyar Anak-Anak 2005 se-Bali. Di samping itu juga sanggar ini sering mendapat project bersama orang asing untuk memainkan tabuh ciptaan orang asing tersebut. Sampai saat ini Sanggar Cenik Wayah Ubud masih aktif melakukan pementasan 1x seminggu yaitu pada hari Kamis, yang terletak di Cafe Lotus atau Puri Saraswati Ubud. W-005

GIANYAR-Fajar Bali “Sate lilit itu tidak ada di dunia, sate lilit itu hanya ada di Bali, “ kata Bupati Gianyar, Anak Agung Bharata ketika dimintai keterangan soal rencana Festival Kuliner sate lilit pada HUT Kota Gianyar pada saat jumpa pers, Rabu (16/4). Didampingi Sekda Gianyar, Ida Bagus Gaga Adi Saputra, Agung Bharata mengatakan lomba sate lilit yang diselenggarakan pada tanggal 20 April di Kabupaten Gianyar secara khusus membuat sate khas Gianyar yakni sate lilit Lebih. Tim Kreatif Pemkab Gianyar I Wayan Kujus Pawitra mengatakan produksi yang dikemas dalam lomba sate lilit pada Festival Kuliner bertepatan HUT Kota Gianyar tersebut pihaknya melibatkan

FB/Artayasa

GIANYAR- Fajar Bali Gianyar sangat terkenal dengan gudangnya seni. Hal ini terbukti dengan banyaknya para seniman yang ada di Kabupaten Gianyar. I Nyoman Cetug (84) misalnya. Salah satunya Tokoh seniman yang berkecimpung di bidang pembuatan tatahan barong adalah sosok pria yang lahir di Banjar Kebon Singapadu tahun 1932 . Ia merupakan salah satu pengukir tatahan barong di Singapadu bersama sama dengan I Wayan Tangguh, Ida Bagus Nyoman Rai di Puri Saren Kangin Singapadu. Kak Cetug panggilan seniman Pekak Cetug nama yang biasa dipanggil, dikenal ramah dan santun di masyarakat. Kak Cetug memiliki satu orang istri bernama Ni Nyoman Musni, dan memiliki 5 orang anak dengan 11 orang cucu. Sosok pria lugu dan sederhana ini telah menekuni seni di bidang ukir sejak usianya produktif. Tidak hanya dibidang seni ukir saja yang dilakoni pria ini, seni lain seperti membuat gelungan arja, menari,

Bupati Agung Bharata memberikan keterangan pers soal pemecahan MURI melilit sate

4.500 siswa dan siswi dari pelajar se-kabupaten Gianyar dengan 1 ton luluh atau bahan sate. “Dari 4.500 peserta, akan dibagi menjadi 45 regu,” katanya. Satu sate beratnya 10 gram

dengan panjang 5 centimeter itu akan diproduksi sebanyak 45 Ribu. Dalam produksi sate lilit tersebut, pihaknya akan menutup total sepanjang jalan raya Buruan yang digunakan untuk mem-

Daya Tahan Stres Orang Bali Tinggi

produksi pada tanggal 20 April pada pukul 15.00 wita. “Lomba ini sekaligus merangsang anak-anak sekolah untuk memproduksi sate lilit,” ucapnya. Kujus menerangkan lomba

keadaan alam yang lebih sejuk, serta berkaitan dengan tingkat spiritualitas.”Sampai kini tak ada yang berobat ke sini mudah-mudahan tidak ada”, tambahnya lagi. Soal tingkat hunian RSJP Bali di Bangli ini, dia mengatakan angka hunian per-April mencapai 320 orang. Kabupaten yang mendominasi yakni Gianyar. Pasien dari Gianyar kini mencapai 88 pasien (60 0rang laki-laki dan 28 perempuan). Berikutnya dari Denpasar yang mencapai 62 orang (43 laki-laki dan 19 perempuan). Tertinggi ke tiga kabupaten Karangasem mencapai 54 pasien (36 laki-laki dan 18 perempuan). Sihombing belum berani memberi kesimpulan penyebabnya Gianyar penyumbang gangguan jiwa tertinggi,. “Kami belum berani katakan penye-

Belum Ada Caleg Gagal Berobat ke RSJP Bangli BANGLI-Fajar Bali Banyaknya kalangan yang khawatir kalau Caleg /Calon DPD gagal bakal masuk reumah sakit jiwa ternyata hanya tinggal kekhawatiran. Caleg dan calon anggota DPD yang merasa dirinya gagal, menyusul telah kelihatannya hasil rekapitulasi

Bupati Sambangi Seniman Ukir Barong

Bupati ketika berkunjung ke rumah seniman ukir barong

FB/Artayasa

membuat wayang kulit dan ahli bermain gambelan juga ditekuninya. Atas karya karyanya tersebut kak Cetug sempat dianugrahi penghargaan Wija Kusuma oleh Bupati Gianyar pada tahun 2001 yang pada saat itu dijabat oleh Tjokorda Gde Budi Suryawan. Penghargaan ini diberikan atas pengabdiannya dalam mengemban, membina dan mengembankan seni. Menurut cerita menantu pekak Cetug, Nyoman Wija (58), 3 tahun belakangan ini kondisi pekak Cetug kurang sehat mengingat faktor usia yang semakin tua. Pekak Cetug mengidap penyakit hernia, katarak dan telinganya hanya berfungsi satu untuk mendengar. Semenjak menderita sakit Pekak Cetug tidak pernah lagi berkarya, sehari-harinya dia hanya bisa duduk sambil bercanda dan menemani cucunya. Serangkaian Hari Jadi Kota Gianyar yang ke243, Bupati Gianyar Anak Agung Gde Bharata, Rabu (16/4) mengunjungi kediaman Pekak Cetug. Kunjungan Bupati Bharata sebagai bentuk kepedulian Pemkab Gianyar terhadap para seniman yang telah mengharumkan nama Gianyar. Dalam kesempatan tersebut Bupati memberikan bingkisan kepada pekak Cetug dan berjanji terus memantau kondisi kesehatan pekak Cetug melalui instansi terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan. Dalam kesempatan itu, Bupati Agung Bharata mendoakan agar Kak Cetug selalu diberikan kesehatan. Meski anak cucunya belum ada yang bisa meneruskan bakatnya Agung Bharata berharap, cucu atau seniman lain dapat menersukan bakat yang dimiliki Pekak Cetug. W-005

Gapura Desa

penghitungan suara di daerah politik masing-masing, tetapi sampai kini tak ada politisi dimaksud yang masuk rumah sakit jiwa propinsi Bali di Bangli. Wakil Direktur (Wadir) RSJP Bali di Bangli Drs. Maris Sihombing , Apt, M.Kes ketika ditanya soal kemungkinan adanya hal tersebut, Rabu (16/4) mengatakan bahwa setelah dilakukan pengecekan, tidak ada politisi dimaksud yang berobat ke RSJP Bangli. Ya mudah-mudahjan tidak, setelah saya cek tidak ada Caleg gagal yang berobat ke sini”, ujar Sihombing. Namun dia tidak berani mengatakan kalau sesungguhnya Caleg ga-

gal tidak ada yang mengalami ganguan kejiwaan. “Siapa tahu kalau ga berobat kesini mereka berobat ke rumah sakit swasta”, tambahnya lagi. Meski demikian Sihombing menilai tingkat daya tahan orang Bali terhadap stres masih lebih baik dibanding daerah lain. Dia mengatakan itu dalam kenyataan caleg gagal di luar daerah sudah berbuat anehaneh. Lalu apa penyebab daya tahan setres orang Bali masih lebih baik? Dia mengatakan hal itu dimungkinkan oleh beberapa hal seperti tingkat ekonomi yang relatif lebih baik, tingkat kekerabatan yang lebih baik,

sate lilit merupakan bagian festival kuliner. Selain lomba melilit sate juga digelar lomba babi guling, bikin jaje Bali serta ngelawar atau membuat racikan khas masakan Bali. W-005

babnya, karena hal itu butuh penelitian”, ujarnya. Namun ada dugaan-dugaan yang muncul dimana di kabupaten Gianyar persaingan ekonomi cukup tinggi yang memuarakan adanya kesenjangan ekonomi yang sangat tinggi. Hal ini memicu adanya tingkat stres. Sedangkan dugaan mengenai besarnbya gangguan kejiwaan warga Karangasem, ada dugaan yang muncul berkaitan dengan daerah yang banyak tandus alias kering, yang menyebabkan adanya tekanan ekonomi. Ditanya soal jumlah tempat tidur, RSJP Bangli kata Sihombing memiliki 400 tempat tidur, terdiri dari ruang kelas III 312 tempat tidur, untuk pasien JKBM, kelas II 5 tempat tidur, kelas I 5 tempat tidur dan kelas utama 10 tempat tidur, dimana kelas utama kini kosong dari pasien. (W-002)

Suwirta Minta PKK Amalkan dan Hayati Mars PKK

SEMARAPURA-Fajar Bali Dalam peringatan HKG PKK Kabupaten Klungkung ke 42, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta membuka kegiatan lomba dalam peringatan HKG PKK, Rabu (16/4) kemarin di Ruang Rapat Praja Mandala. Peringatan HKG PKK ke 42 tersebut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Bali, Ny. Ayu Pastika, Jajaran SKPD yang terkait, Ketua Panitia HKG PKK Klungkung Ny. Ketut Janapria serta dihadiri oleh Anggota PKK serta peserta lomba HKG PKK Kabupaten Klungkung. Kegiatan lomba dalam peringatan HKG PKK ke 42 merupakan salah satu program kerja Tim Penggerak PKK Kabupaten Klungkung tahun 2014. Jenis lomba yang akan dilaksanakan adalah lomba penyuluhan KDRT, lomba penyuluhan BKB, lomba penyuluhan HATINYA PKK, lomba penyuluhan PHBS di Posyandu dan lomba merangkai Bunga Podium.

FB/SARJANA

Bupati Suwirta berharap Mars PKK dihayati dan diamalkan

Lomba ini diikuti oleh wakil dari masing-masing kecamatan dan khusus lomba merangkai bunga diikuti oleh seluruh organisasi wanita se-Kabupaten Klungkung. Kegiatan lomba ini dilakukan selama 3 hari dari tanggal 16, 17 dan 21 April 2014 di Ruang Rapat Praja Mandala. Dari laporan Ketua Panitia

HKG PKK Klungkung Ny. Ketut Janapria mengatakan bahwa diadakannya lomba kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan dan meningkatkan kemampuan kader menjadi lebih baik dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Bupati Suwirta menyampaikan bahwa apa yang menjadi program kerja dan pedo-

man dalam melaksanakan pembangunan sebenarnya sudah dituangkan dalam lirik Mars PKK. Secara tidak langsung kita sudah diajak untuk membangun Keluarga yang sejahtera, serta kita diajak menumbuhkan sikap gotong royong baik dalam keluarga maupun masyarakat. Baik dalam mendidik anak maupun dalam menyikapi lingkungan sekitarnya, jangan hanya mengandalkan pembantu maupun tukang kebun. “Sampai kepada kita diajak untuk mengembangkan koperasi, karena hanya koperasilah yang kepentingannya diperuntukkan orang banyak,” ajak Suwirta. Pada kesempatan itu, Bupati Suwirta berharap agar seluruh anggota PKK tidak hanya sekedar menyanyikan lagu Mars PKK tetapi harus dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.W-010

Sangga Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Desa

Dharma Shanti Nyepi Caka 1936 di Klungkung

Bangun Sikap Menyama Braya Sesama Umat SEMARAPURA-Fajar Bali Pemerintah Kabupaten Klungkung, Selasa (15/4) lalu menggelar Dharma Shanti nyepi tahun baru caka 1936 di Balai Budaya, Ida I Dewa Agung Istri Kanya, Semarapura. Dharma Shanti dihadiri Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta, Wakil Bupati, Made Kasta, unsur Muspida, Ketua PHDI Provinsi Bali I Gusti Ngurah Sudiana, PHDI Kabupaten Klungkung dan Ketua MMDP Klungkung. Selain itu, dharmasanti juga menghadirkan para sulinggih se-Kabupaten Klungkung dan Bendesa serta tokoh masyarakat lainnya. Dharma Shanti Nyepi diawali dengan pembacaan sloka. Pelaksanaan Dharma Shanti yang digelar setiap peralihan pergantian tahun baru caka mempunyai makna sebagai salah satu bentuk

konsep wujud sikap menyama braya/silaturahmi antar sesama umat beragama dalam rangka meningkatkan spitualitas rohani dalam upaya menciptakan kerukunan beragama. Nyoman Suwirta dalam sambutannya menyatakan, sebagai umat Hindu sudah sewajibnya menumbuhkembangkan rasa kebersamaan dalam menjaga keharmonisan dalam memaknai konsep Tat Twam Asi. Relevansi pelaksanaan hari raya Nyepi yang berarti Sipeng menurut Bupati Suwirta memberikan makna kepada umat sedharma untuk senantiasa dapat merefleksikan diri akan arti dari kehidupan untuk senantiasa mulat sarira dan Anyekung Jnana. Bupati Suwirta juga menekankan kepada umat hindu dimanapun berada untuk bersatu padu, mengisi Bali yang lebih baik yang

tentunya dengan cara-cara yang terhormat. Pelaksanaan Nyepi pada tahun sebelumnya juga menjadi bahan evaluasi yang harus dilaksanakn oleh semua umat, sehingga pada tahun berikutnya hari raya Nyepi bisa berjalan lebih hikmat yang dilaksanakan oleh seluruh umat. “Bagaimana kita semua membuat alam beserta isinya menjadi lebih shanti,” jelas Suwirta. Diakhir sambutannya, Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh umat atas lancar dan tertibnya pelaksanaan brata penyepian di Kabupaten Klungkung. Sementara itu, dalam dharma shanti tahun ini juga diisi dengan penyerahan punia kepada para sulinggih se-Kabupaten Klungkung dan dharmawacana oleh Ketua PHDI Provinsi Bali, I Gusti

FB/SARJANA

FB/Artayasa

Bupati Suwirta mengahturkan punia kepada Sulinggih saat perayaan Dharma Shanti Nyepi 1936 di Balai Budaya Klungkung

Ngurah Sudiana tentang makna hari raya Nyepi dan dharma

shanti Nyepi sebagai momen untuk saling memaafkan.W-010 Layouter: Soma


FAJA R BALI

Kamis, 17 April 2014, Tahun XIV

Bupati Eka Tinjau Pelaksanaan UN SMA/SMK di Tabanan

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat menijau pelaksanaan Ujian Nasional di SMA 1 Penebel, kemarin.

TABANAN-Fajar Bali Memasuki pelaksanaan Ujian Nasional ( UN ) SMA/SMK hari terakhir, Rabu ( 16/4) kemarin, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tabanan Putu Santika, Camat Penebel Putu Agus Hendra Manik dan Camat Baturiti Putu Adi Supraja meninjau pelaksanaan UN di dua SMA di Kabupaten Tabanan yakni SMA I Penebel dan SMA I Baturiti. Pelaksanaan UN hari terakhir di dua sekolah tersebut berlangsung lancar dan aman. Menurut Kepala Sekolah SMA I Penebel Nyoman Surjana, jumlah peserta UN tahun ini adalah 165 orang, 93 siswa dari jurusan IPA dan 72 siswa jurusan IPS. Seluruh peserta bisa mengikuti UN dengan lancar sampai hari terakhir pelaksanaan. “ Pelaksanaan UN tahun ini berjalan dengan lancar, dimana seluruh siswa bisa mengikuti dengan baik dan tidak ada yang absen. Kami berharap pencapaian kelulusan juga bisa seperti tahun lalu, yakni lulus seratus persen,” ujarnya. Surjana menambahkan, untuk menghadapi pelaksanaan UN tahun ini telah dilakukan beberapa persiapan seperti, mengikuti ujian try out dari Provinsi dan les di sekolah selama satu semester. “ Kami telah melakukan beberapa persiapan agar pelaksanaan UN bisa berjalan dengan maksimal, seperti memberikan les selama satu semester dan ujian try out dari Provinsi. Kami optimis dengan usaha yang dilakukan, para siswa kami bisa menjawab soal dengan baik dan mudah-mudahan bisa lulus sesuai dengan harapan,” imbuhnya. Sementara di SMA I Baturiti pelaksanaan UN juga berjalan dengan lancar. Menurut Kepala Sekolah SMA I Baturiti I Nyoman Wija, total peserta yang mengikuti UN di sekolah ini sebanyak 132 orang. Yang terdiri dari dua jurusan yaitu, IPA dan IPS. “ Sampai pelaksanaan hari terakhir, seluruh peserta bisa mengikuti dengan lancar. Kami berharap nilai para siswa nantinya tidak mengecewakan,” ujarnya. Bupati Eka dalam kesempatan tersebut mengatakan bagus tidaknya nilai yang diproleh para siswa semua tergantung pada individu masing-masing, karena seberapa besar pun usaha yang ditempuh pihak sekolah jika tidak dibarengi dengan niat belajar para siswanya, usaha tersebut tidak akan bisa berjalan maksimal. “Semua tergantung dari niat individu masing-masing, kalau mau dapat nilai bagus para siswa harus bisa mengatur waktu dengan baik antara belajar dan istirahat, agar hasil ujian juga sesuai dengan yang diharapkan,” ujarnya, sambil berharap pelaksanaan UN khususnya di Kabupaten Tabanan bisa berjalan dengan baik dan sukses, karena UN merupakan program nasional yang wajib diikuti oleh seluruh siswa di Indonesia. Hal senada juga disampaikan Putu Santika. Meskipun tahun ini ada beberapa siswa SMA/SMK di Tabanan yang tidak bisa mengikuti ujian, hal ini tidak menyurutkan semangat siswa lainnya untuk mengikuti ujian. W-004

Banyak Pengusaha Jasa Konstruksi tak Bisa Ikut Tender

NEGARA- Fajar Bali Pengurusan izin SBU (Sertifikat Badan Usaha) dari para rekanan Jembrana ke Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Bali ternyata belum selesai hingga sampai sekarang. Hal ini membuat, para pengusaha jasa konstruksi di Jembrana tak dapat mengikuti tender proyek. Para pengusaha jasa konstruksi mengurus izin karena izin untuk usaha jasa konstruksi habis masa berlakunya. Bila habis harus kembali mengurus izinnya ke LPJK. Terkait itu, Ketua Badan Pertimbangan Gapensi (Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia) Cabang Jembrana, H. Yahya Muhammad, Rabu (16/4) kemarin proses pengurusan izin di LPJK Bali, terkesan lambat, sehingga izinnya sampai sekarang belum rampung juga. Padahal pada proses tender proyek sudah dimulai. Karena belum mengantongi izin, sehingga perusahaannya tak dapat mengikuti tender. “Pengajuan izinnya sudah,saya ajukan bulan Maret lalu, tetapi sampai sekarang belum selesai juga. Ketika saya tanya, katanya masih dalam proses. Saat mengajukan izin, sudah terbayar semuanya,” ujarnya. Dibanding dulu, jauh lebih mudah, bila belum selesai dapat surat rekomendasi dari LPJK, dan dapat mengikuti proses tender. Bila seluruh rekanan atau pengusaha jasa konstruksi, izinnya terhambat, maka dapat menghambat pembangunan nanti. Seluruh pengusaha jasa konstruksi di Jembrana jumlahnya hingga ratusan. Namun hanya 30 persen yang izinnya masih hidup, sedangkan sisanya dapat dipastikan izinnya sudah tak berlalu, sehingga haru mencari SBU lagi. Namun sayang tender proyek di Jembrana sudah jalan, namun izinya belum juga terbit. “Jika seperti ini, sama artinya tak bisa ikut tender,” terangnya. H Yahya mengaku kiprahnya dalam bekerja di jasa konstruksi sudah cukup lama, sekitar 25 tahun. Cuma sekarang, dia merasa heran, sistemnya cukup rumit

dan dipastikan akan merugikan para pengusaha terutama di Jembrana. “Kalau sebelumnya, hanya tiga hari, dapat langsung jadi, tapi sekarang hampir sebulan juga belum kelar,” ujarnya heran. Bila seperti ini sistemnya, dia berharap dikembalikana saja ke pemerintah.”Kalau seperti ini dapat merugikan pengusaha,” terangnya. Hal senada juga dikatakan diungkapkan beberapa pengusaha jasa konstruksi. Harapannya, proses izinnya supaya cepat selesai. W-003

DAERAH Guide Perlu Belajar Marketing Ta n t a n g a n Pe m k a b Buleleng untuk dunia pariwisata tampaknya tidak hanya fokus pada perbaikan Infrastruktur menuju Obyek wisata semata, para pemandu wisata (guide) yang menjadi ujung tombak pariwisata Buleleng juga harus memiliki keterampilan yang baik agar citra pariwisata Buleleng dapat meningkat.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana saat tatap muka dengan para guide

SINGARAJA – Fajar Bali Atas dasar itulah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk menggelar seminar Pemandu Wisata Se-Kabupaten Buleleng yang digelar di Hotel Melka Lovina, Rabu (16/4) kemarin. Dalam seminar sehari yang di buka langsung Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana tersebut, secara khusus orang nomer satu di Buleleng ini mewajibkan kepada para guide agar mulai belajar marketing yang baik sebagai salah satu nilai jual kepada para wisatawan. Pasalnya tuntutan saat ini tidak hanya diperlukan Guide yang cakap berbahasa asing semata tapi bagaimana bisa

serta menjual sejarah tentang obyek wisata. ”Nilai history-nya yang lebih kita jual, banyak sejarah tentang Buleleng yang sangat menarik, tapi jangan sampai guide tidak tahu makna dan sejarah yang terkandung,”ujarnya kepada para peserta yang berprofesi Pemandu Wisata (Guide), Kelompok Sadar Wisata (Darwis) serta Tourist Information Service (TIS). Selain itu, lanjut Bupati pihaknya mengaku telah menginstruksikan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk mulai flashback dan me-mapping potensi serta karakteristik wisatawan asing yang datang ke Buleleng 5 tahun terakhir, se-

TABANAN-Fajar Bali Setelah dua tahun melakukan perbaikan, akhirnya pembangunan pelinggih Pura Pasek Gelgel Lodalang, Kukuh, Marga telah rampung. Rampungnya pembangunan tersebut dirangkaikan dengan pemelaspasan dan ngenteg linggih di pura tersebut. Hadir dalam upacara dewa yadnya tersebut Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan didampingi SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan, LSM Balanusa Putu Eka Putra Nurcahyadi dan Camat Marga, Made Murdika, Rabu (16/4) kemarin. Bertepatan dengan Buda Kliwon Gumbreg, pesemetonan pasek Gelgel Lodalang Marga melaksanakan upacara dewa yadnya pemelaspasan dan ngenteg linggih. Jero Bendesa Adat Kukuh I Gede Subawa mengatakan pembangunan yang dilaksanakan sejak dua tahun lalu ini menghabiskan dana hingga Rp. 750 juta. Dimana dana tersebut selain bersumber dari bantuan pemerintah juga berasal dari urunan pengempon pura yang mencapai 57 KK. “Dengan semangat kebersamaan inilah akhirnya kami bisa mem-

bangun pura. Kami berharap dengan keberadaan pura ini mampu meningkatkan sradha bakti kehadapan Tuhan serta mendukung segala bentuk program pemerintah,” ungkapnya. Atas semangat yang ditunjukkan pesemetonan Pasek Gelgel ini, Bupati menyatakan rasa bangganya. Karena dengan kebersamaan, masyarakat Tabanan dapat membangun daerahnya ke arah yang lebih baik. “Dengan tali silaturahmi yang dimiliki pesemetonan ini, saya berharap mampu mendukung segala bentuk program pemerintah,” harapnya. Diirinya juga mengimbau kepada pesemetonan pasek gelgel, Marga untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah. Karena apapun bentuk permasalahan dapat diselesaikan jika masyarakat mau bersatu dan mendukung satu dengan yang lainnya. Pada kesempatan tersebut Bupati beserta rombongan juga melaksanakan persembahyangan bersama dan menandatangani prasasti. Sebagai bentuk kebersamaan, Bupati menyerahkan punia kepada panitia. W-004

5 POTRET FAJAR BULELENG

FB/Agus

Pemelaspasan dan Ngenteg Linggih di Pura Pasek Gelgel, Marga

604/III/BLAS

hingga arah pariwisata Buleleng bisa lebih terarah.”Saat ini wisatawan yang datang sudah sangat heterogen baik dari Negara maupun usianya, kalau guidenya bagus dalam mempromosikan kita yakin semakin banyak wisatawan yang datang ke Buleleng,”imbuhnya dengan penuh harapan. W-008

Para peserta seminar

Gelar Seminar, FPK Siap Jaga Kondusifitas Buleleng Sebagai daerah yang dinilai memiliki dinamika politik tinggi, perlahan tapi pasti kondusifitas Buleleng mulai terjaga selain kesadaran masyarakat yang semakin meningkat berkat peran Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) juga tidak bisa dikesampingkan. Sebagai wadah komukasi dan kerjasama antar warga FPK dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga kondusifitas Buleleng yang terbaru dibuktikan pada pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) 2014, dimana suasana kondusif sesuai dengan harapan masyarakat. Dalam seminar yang dibuka Assisten I Setda Buleleng I.B Surya Manuaba total diikuti 50 peserta dengan menghadirkan narasumber dari Kodim 1609, Akedimisi serta Pembina FPK. W-008

Hari Lahir MBO Munduk Malang Diperingati

TABANAN-Fajar Bali Generasi muda saat ini diharapkan mampu menyegarkan kembali ingatan mereka akan sejarah, salah satunya dengan memperingati lahirnya monumen bersejarah. Hal ini memerlukan kesadaran kolektif, karena kita tidak akan bisa seperti sekarang kalau kita tidak ingat akan sejarah. Demikian disampaikan Sekkab Tabanan Nyoman Wirna Ariwangsa saat menghadiri peringatan Hari lahir MBO (Markas Besar Operasi ) DPR RI Sunda Kecil ke 68 di Dusun Munduk Malang Desa Dalang Kecamatan Selemadeg, Rabu (16/4) kemarin. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Dandim 1619/ Tabanan Letkol Rudi Hermawan, Camat Selemadeg Timur Gusti Putu Ngurah Darma Utama, para veteran serta masyarakat setempat. Bupati Tabanan dalam sambutan tertulis dibacakan Wirna Ariwangsa mengatakan, setiap peristiwa bersejarah

pasti akan meninggalkan kenangan yang mendalam, tidak terkecuali peristiwa heroik yang pernah terjadi di Dusun Munduk Malang. Hal ini menyisakan jejak sejarah yang seharusnya dikenang oleh para generasi muda untuk tetap menjaga api semangat yang melatarbelakangi peristiwa tersebut. “ Bangunan bersejarah seperti monument Munduk Malang menjadi sarana bagi kita semua untuk menyegarkan kembali ingatan kita akan sejarah. Kami sangat menghargai upaya yang telah dirintis oleh berbagai elemen masyarakat di Desa Dalang untuk terus memperingati sejarah berdirinya monument Munduk Malang,” ujarnya. Pihaknya menegaskan agar peringatan ini tidak menjadi sebatas peringatan semata, namun bagaiman kita dapat memberikan makna kontruktif sebagai upaya untuk menjaga warisan semangat yang diberikan pejuang kita ter-

dahulu. “ Jadikan peringatan ini sebagai cambuk bagi kita semua untuk terus berusaha memberikan yang yang terbaik bagi bangsa dan negara seperti yang telah dilakukan oleh pejuang kita terdahulu,” imbuhnya. Ketua panitia Wayan Sudarta menyatakan apresiasi serta terima kasihnya kepada semua pihak yang telah ikut mensukseskan pelaksanaan peringatan Hari lahir MBO DPR RI Sunda Kecil tahun ini. Menurutnya kegiatan ini juga diharapkan mampu mengenang kembali serta sebagai bentuk apresiasi kita terhadap perjuangan para pahlawan. “ Mudah-mudahan perjuangan MBO sunda kelapa bisa menajdi inspirasi bagi kita semuaif, khususnya generasi muda agar senantiasa melakukan hal-hal yang positif, karena kemerdekaan tidak diraih dengan mudah, sudah seharusnya kemerdekaan itu kita isi dengan hal-hal positif,” tandasnya. W-004

608/III/BLAS

Layouter: Soma


KAMIS, 17 APRIL 2014 | TAHUN XIV

kamis, 6 maret 2014 | TAHUN XIV

‘Sakura’ Sekolah Favorit Sarat Prestasi

UN Tingkat SMA/SMK Berjalan Lancar

Disdikpora Badung Kembali Targetkan Kelulusan 100%

Kadisdikpora Badung Ketut Widia Astika

U

jian Nasional (UN) ya n g s e l a m a i n i menjadi tolok ukur keberhasilan siswa, sekolah, guru, kepala dinas, kepala daerah hingga Menteri kembali dilaksanakan

di seluruh Indonesia. Sesuai data di Dinas Pendidikan Kabupaten Badung, UN tahun ini di tingkat SMA/ SMKA diikuti 3369 siswa SMA dan 3744 siswa SMK. Lantas bagaimana para siswa menilai tentang pelaksanaan UN? Nampaknya masih tidak sedikit yang beranggapan, UN seakan-akan adalah hal yang sangat menakutkan di kalangan siswa. Padahal, kualitas siswa seb e n a r nya mampu untuk menjawab soalsoal yang diujikan, mereka seakan ke h i l a n gan kepercayaan diri. Karena, di mata siswa nilai UN benarbenar menentukan. Masih di tahun i n i , j u ga b a nya k pihak yang mengatakan bahwa pelaksanaan UN sudah lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, karena pemerintah telah melakukan berbagai cara untuk meminimalisir kecurangan. Kemudian juga berbicara pendistribusiannya, dilakukan dengan sangat ketat. Pendistribusian soal UN ke kabupaten dan kota dilaksanakan melalui Polres/Polresta. Menjelang dikirim ke sekolah, soal diinapkan di polsek-polsek. Soal baru diantar pada Senin pagi dan diantarkan ke sekolah-sekolah dengan dikawal polisi. Khusus untuk di Kabupaten Badung, Dinas Pendidikan memastikan pelaksanaan ujian nasional di seluruh Kabupaten Badung telah berjalan lancar, tertib, aman dan tidak menerima laporan kecurangan. Bahkan guna menjaga ketertiban dan keamanan

saat pelaksanaan UN, selain peserta dan pengawas, tidak dibenarkan memasuki ruang ujian. Meskipun seorang pejabat daerah sekalipun, peraturan UN tahun ini mempertegas agar kepala daerah yang melakukan peninjauan ke lokasi UN, untuk tidak memasuki rungan dengan alasan apapun. Berangkat dari itu semua, jika setiap unsur yang terlibat dalam pelaksanaan UN dapat memahami dan mengikuti aturan yang telah ditentukan, sudah dipastikan pelaksanaan UN tahun ini akan berlangsung jujur dan lebih tertib. Untuk mengetahui lebih lengkapnya pelaksanaan UN tingkat SMA/SMK di Kabupaten Badung, berikut adalah wawancara Tim Fajar Mangupura bersama Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Badung, Ketut Widia Astika.

B i s a te r l e b i h d a h u l u digambarkan, seperti apa pelaksanaan UN tingkat SMA/ SMK tahun 2014 ini? Untuk pelaksanaan UN tingkat SMA/SMK di tahun 2014, secara umum untuk di wilayah Kabupaten Badung dapat berjalan baik lancar tertib dan aman. Untuk kesiapan sekolah, kesiapan siswa, kesiapan naskah dan pendistribusiannya juga jauh lebih baik jika dibandingkan dari tahun lalu. Jadi sekali lagi dapat saya pastikan, kondisinya berjalan baik dan lancar hingga hari terakhir sekarang ini (kemarin-red). Jumlah siswa SMA/SMK yang mengikuti UN tahun 2014 ini? Sesuai data di Dinas Pendidikan Kabupaten Badung, UN tahun ini di tingkat SMA/ SMKA diikuti 3369 siswa SMA dan 3744 siswa SMK. Namun dari semua data itu, tercatat ada salah satu siswa kami yakni dari SMAN I Kuta Selatan tidak bisa mengikuti UN karena sakit. Siswa tersebut akan melakukan ujian susulan, dan mudah-mudahan yang bersangkutan siap mengikuti UN susulan nanti. Target apa saja yang dimiliki Disdikpora Badung di UN 2014 tahun ini? Berbicara target, tentunya masih sama seperti tahun-tahun berikutnya, yakni

kami menargetkan kelulusan 100%. Yang jelas upaya itu telah kita maksimalkan, dengan persiapan-persiapan yang telah kita lakukan sebelumnya seperti melakukan pembelajaran yang baik, di bawah bimbingan ortu juga mereka belajar. Kemudian juga dari pihak kita di Kabupaten Badung, dengan telah beberapa kali melakanakan try out gratis. Artinya disini (Pemkab Badung), semua stakeholder terkait sangat berperan aktif untuk mensukseskan target kelulusan 100%.

Bagaimana dengan target pencapaian nilai tertinggi? Kita sih berharap anak didik kita bisa bisa mendapatkan nilai tertinggi di UN 2014. Namun realistisnya, kami tetap pada target utamanya yakni menginginkan kelulusan 100%. Dan alangkah baik, kita bisa meluluskan 100% dengan nilai unggul. Itu yang paling utama kita inginkan.

Dengan pos anggaran pendidikan yang begitu tinggi di Kabupaten Badung. Anda melihat target yang ingin dicapai di dunia pendidikan diarahkan seperti apa? Pertama tentunya menginginkan agar masyarakat Badung cerdas. Artinya semua penduduk Badung tidak ada yang tidak sekolah. Bahkan Pemkab Badung lah yang merintis lebih awal wajib belajar 12 tahun, semua itu harapannya agar tidak ada masyarakat yang tidak sekolah dengan alasan miskin.Kemudian juga bersinggungan dengan peningkatan IPM. Dari tahun ke tahun, dan melalui proses angka IPM terbukti meningkat secara signifikan. Kemudian, setelah semua masyarakat Badung mendapat pendidikan, maka yang juga telah menjadi perhatian Pemkab Badung adalah bersinggungan dengan peningkatan kualitas sarana prasarana pendidikan, seperti gedung-gedung sekolah mulai dari SD, SMP sampai SMA/SMK. Bahkan bila kemudian menyinggung perhatian, bukan hanya sekolah negeri saja yang diperhatikan, namun pemerintah juga memperlakukan sama sekolah swasta. Ini bisa dilihat ketika sekolah negeri mendapat pendamping bos, sekolah swasta pun juga mendapat-

kan pendamping bos. Lanjut, ketika berbicara perhatian, Pemkab Badung disini juga memperhatikan kualitas dan para pendidiknya. Selain ada tunjangannya, untuk guru yang mengabdi sebagai guru, dan bukan PNS, dari APBD juga dibantu dengan memberikan insentif. Intinya ada perhatian dari sisi peningkatan kualitas kesejahteraan guru. Tenaga Pengajar, apakah jumlahnya sudah mencukupi? Kekurangannya tidak signifikan, terus terang kami di Badung utamanya untuk tenaga pengajar sekolah dasar, guru kelas SD memang kurang dan Pemkab sendiri juga sudah mengupayakannya. Namun disini juga perlu kita luruskan, yang dimaksud guru kurang itu adalah guru PNS nya yang kurang, tidak berarti kalau kita bilang kurang guru, berarti di sekolah kekurangan guru. Untuk melengkapi itu, maka diangkatlah guru non PNS. Namun demikian, walaupun masih ada guru yang statusnya belum PNS, jerih payah mereka juga sudah dihargai oleh Pemkab Badung. Lantas, sudah idealkah jumlah dari tenaga pengajar yang ada di Kabupaten Badung? Kalau kita gabung antara guru non PNS dan PNS, saya melihat sudah lengkap. Disini juga perlu kita pahami bersama, dengan adanya sertifikasi guru, maka guru wajib mengajar minimal 24 jam tatap muka per minggu. Dengan penataan dan pendataan itu, bahkan ada sebagian guru kita sebenarnya sudah kelebihan di pelajaran-pelajaran tertentu. Kemudian juga berkaitan dengan tidak sedikitnya Krama Badung sebagai guru yang bertugas di luar, kadangkadang sulit masuk ke Badung. Bukan kita tidak mau menerima dan mempersulitnya, karena untuk mata pelajaran tertentu memang sudah sulit untuk masuk. Artiknya kita tidak mempersulit bagi yang ingin pindah ke Badung, hanya saja memang kebutuhannya yang mungkin tidak sesuai, terkecuali bila mereka guru SD, kita upayakan terima, hanya saja terkadang ditempat asalnya mereka justru tidak dilepas. W-014

M

asa depan cerah dapat dicapai melalui pendidikan yang berkualitas. Nah, kalau adik-adik lulusan SMP ingin mencari destinasi sekolah selanjutnya, tidak salah bila menentukan sekolah dengan bijak. Dengarkan nasihat orang tua, kakak, dan guru, serta carilah informasi mengenai sekolah tujuan kamu sehingga kamu dapat mengambil keputusan terbaik berdasarkan pertimbangan yang matang. Untuk mencapai masa depan yang cerah, dapat dibantu oleh pendidikan yang berkualitas. Salah satu pilihan yang tepat bila mencari SMA terbaik yang mampu mencetak siswa berprestasi adalah SMA Negeri 1 Kuta Utara. Salah satu SMA Negeri favorit di Kabupaten Badung ini memiliki segudang prestasi membanggakan, baik itu muridnya sampai tenaga pengajarnya pun sarat prestasi. Seperti apa saja prestasi yang telah diraih SMAN I Kuta Utara (Sakura)? Berikut adalah wawancara tim Fajar Mangupura bersama Kepala Sekolah SMAN I Kuta Utara, Drs. I Ketut Kertha, MPd. Bisa terlebih dahulu diceritakan, seperti apa gambaran dari SMA Negeri I Kuta Utara? SMA Negeri I Kuta Utara sejak tahun 2009 telah menyandang status Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). Penentuan RSBI sendiri berdasarkan beberapa persyaratan, diantaranya dinilai dari prestasinya, suasananya yang kondusif, kinerja semua stafnya baik, dan salah satunya adalah persyaratan S2 bagi para pengajaranya yang harus 30 persen. Dan dengan semua persyaratan itu, SMAN 1 Kuta Utara mampu menyandang status RSBI. Hanya saja kemudian, tepatnya di tahun 2012 Keputusan MK menghapuskan RSBI. Tentu sebagai mantan sekolah RSBI, telah memiliki berbagai prestasi yang dipersyaratkan sebelumnya. Lanjut dari gambaran para

pengajarnya, di SMAN I Kuta Utara ada guru yang telah berhasil pembuat bahan ajar di tingkat nasional. Sedangkan dari prestasi para muridnya, banyak diterima di perguruan tinggi favorit seperti di Brawijaya, Universitas Indonesia (UI), UGM dan universitas favorit lainnya. Tidak lupa juga yang menjadi tolak ukur sekolah favorit, di SMA N Kuta Kutara proses belajar mengajar berada di tempat kondusif. Terjaganya kekompakan guru, dan disiplin yang bagus. Itulah sedikit tidaknya gambaran mengapa sekolah ini menjadi favorit, karena berlatar belakang kedisiplinan yang bisa diandalkan.

Sebagai kepala sekolah dan sebagai guru, kabarnya Anda pernah berprestasi sampai tingkat Nasional? Benar sekali, penghargaan Satya Lencana Pendidikan di tahun 2009, yang langsung diberikan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono. Beliau memberikan penghargaan terhadap orang yang berprestasi, salah satunya di bidang pendidikan, dan pada waktu itu kami sempat menjadi peraih penghargaan itu. Dan lebih mengesankan lagi, Kabupaten Badung menjadi satu-satunya Kabupaten/ Kota yang mendapatkan penghargaan Bupati sekaligus Kepala Sekolahnya.

Penilaiannya barangkali karena saya pernah jadi guru teladan di tahun 1994. Saya juga pernah menjadi Juara Nasional Kedua untuk katagori Kepala Sekolah berprestasi di tahun 2007, dan di tahun 2009 menerima penghargaan Satya Lencana. Selain itu semua, saya juga ikut di pusat sebagai peserta kajian pendidikan luar negeri yang dikirim oleh direktorat. Dan barangkali juga, karena saya juga telah menyelesaikan S3 di tahun 2010, makanya saya juga mendapatkan penghargaan pendidikan di Propinsi Bali yakni penghargaan Widya Kusuma tahun 2011. Kemudian berbicara keseriusan Pemkab Badung di dunia pendidikan, Bapak melihatnya seperti apa? Sangat luar biasa, istilahnya dari A sampai Z. Salah satunya di bidang pen-

didikan, 3 hal yang sangat diperhatikan Pemkab Badung, yakni sarana prasarananya, muridnya hingga sampai kesejahteraan gurunya. Bicara sarana dan prasarana, Pemkab Badung sangat serius melengkapi sekolah-sekolah dengan kebutuhan yang diperlukan. Di Badung tidak ada sekolah yang tidak lengkap sarana belajarnya. Beliau (Bupati), juga memfasilitasi guru yang ingin studi, dibantu kalau tidak salah sampai Rp 7,5 juta. Berkenaan dengan insentif, juga sudah diberikan lebih, jika dibandingkan dengan Kabupatan lainnya. Bahkan khusus untuk guru, di tahun 2011 beliau memberikan baju PGRI ke seluruh pengajar di Kabupaten Badung, dan tidak ada di

Bisa diceritakan, penilaian seperti apa hingga akhirnya dapat meraih penghargaan itu. Serta penghargaan apa saja yang pernah Bapak raih?

FB/HERY

Kabupaten lain seperti itu. Menyangkut SDM di SMAN I Kuta Utara, apakah saat ini sudah ideal? Di SMAN I Kuta Utara, dari segi administrasi yang mengisyaratkan 20 persen harus S2, kami justru kita sudah 36 persen dari segi legalitasnya. Dari segi kemampuan, tentu kami akan berusaha terus. Dari segi akademisnya, sekarang hampir 65 persen tenaga pengajarnya sudah bersertifikasi yang menunjukkan sebagai guru professional.

Pertanyaan terakhir. Fenomena setelah UN, siswa akan meluapkan kegembiraannya dengan corat-coret baju sampai bahkan konvoi di jalan. Antisipasinya? Dari awal sudah kita sampaikan, lulus bukan akhir, tapi awal dari langkah berikutnya. Kita tekankan ke mereka, apa gunanya luapan emosional yang justru dapat merugikan diri sendiri bahkan sampai merugikan orang lain. Untuk mengantisipasi itu, salah satu strateginya, adalah setelah pengumuman kelulusan biasanya kita akan mengajak semua murid untuk mengadakan kegiatan positif seperti outbound. Kemudian untuk mengantisipasi corat-coret, kita tetapkan aturan ketika mereka akan mengambil ijasahnya, maka harus menggunakan baju sekolah yang bersih. Tidak hanya itu saja, kita juga telah melakukan pendekatan ke orang tua siswa. W-014

Kepala Sekolah SMAN I Kuta Utara, Drs. I Ketut Kertha, MPd.

jelasnya. Kompyang R. Swandika mengungkapkan, bahwa dalam penilaian MDGs, Badung mengajukan 2 program unggulan yakni pendidikan dan kesehatan. Dijelaskan, dari besaran APBD Badung tahun ini Rp. 3,2 Trilyun, untuk bidang pendidikan dianggarkan dana sebesar 21 persen, prosentase tersebut telah melebihi dari apa yang diamanatkan oleh UndangUndang yakni 20 persen. “Dari tahun 2005 hingga sekarang anggaran pendidikan di Badung selalu diatas 20 persen dan pernah 28 persen. Ini sudah menjadi komitmen dan keberpihakan Bupati terhadap sektor pendidikan,” ungkapnya. Anggaran 21 persen tersebut mencakup tiga kegiatan antara lain sarana prasarana pendidikan, anak didik dan tenaga kependidikan. Khusus untuk siswa, ada program beasiswa miskin dimana siswa SD diberikan bantuan Rp. 1 juta/ siswa/tahun, SMP Rp. 1,5 juta/ siswa/tahun dan SMA/SMK Rp. 2 juta/siswa/tahun. Selain itu juga ada program bantuan siswa miskin yang berprestasi.

FB/HERY

K

pejabat terkait. Risa Pertiwi menyampaikan, kunjungan ke Badung ini merupakan lanjutan penilaian dari penganugrahan Indonesia MDGs Award tahun 2014. Menurut Risa, tahun ini ada 443 program yang dinilai, 239 diantaranya merupakan program pemerintah daerah di Indonesia. Dari program tersebut 114 program masuk dalam program unggulan yang dinilai, dari 114 program unggulan tersebut digodok lagi menjadi 64 program unggulan. “Kabupaten Badung menjadi salah satunya dan satu satunya kabupaten di Bali yang program unggulannya masuk nominasi,” jelasnya. Ia juga sangat mengapresiasi atas dua program unggulan yang diajukan Pemkab Badung yakni Bidang pendidikan (pendamping BOS tingkat SD hingga SMA) dan kesehatan (HIV/AIDS). “Program dana pendamping BOS kami nilai sangat sesuai dengan butir ke-2 dari MDGs. Ini merupakan kebijakan Bupati Badung yang sangat memperhatikan kemajuan bidang pendidikan,”

VISI SMA NEGERI 1 KUTA UTARA

D. Standar Kompetensi Lulusan Terbinanya sekolah unggul dalam Untuk mencapai standar mutu mutu, berpijak dalam budaya pendidikan yang dapat dipertangbangsa yang terdidik, beriman dan gungjawabkan secara nasional, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha kegiatan pembelajaran di sekolah mengacu pada Standar Kompetensi Esa serta berbudi pekerti luhur Lulusan yang telah ditetapkan Visi tersebut di atas mencerminkan oleh BSNP sebagai berikut ini. cita-cita sekolah yang berorientasi 1. Menunjukkan sikap percaya ke depan dengan memperhatikan diri dan bertanggung jawab atas potensi kekinian, sesuai dengan perilaku, perbuatan, dan pekernorma dan harapan masayarakat. jaannya Untuk mewujudkannya, Seko- 2. Rata-rata nilai Ujian Akhir Nal a h m e n e n t u k a n l a n g k a h - sional (UAN), program bahasa, langkah strategis yang din- ilmu alam dan ilmu-ilmu sosial yatakan dalam Misi berikut: 3. Proposi lulusan yang diterima di PTN minimal 30% dari siswa MISI SMA NEGERI 1 KUTA yang mengikuti UNPTN dan menjadi pavorit di kabupaten Badung. UTARA 1. Dapat melaksanakan pendidikan 4. Memiliki kelompok KIR dan berbasis kurikulum tingkat satuan mampu menjadi finalis tingkat pendidikan secara efektif dan kabupaten dan provinsi, dan setiap dapat berkembang secara oftimal tahun mampu mengirim kelompok sesuai dengan potensi yang dimiliki  KIR minimal 2. Menumbuhkembangkan kuri- 10 jenis ke tingkat nasional kulum tingkat satuan pendidikan 5. Memiliki tim olah raga miniberdasarkan prinsip model, serta isu mal 4 cabang dan mampu mepenting sehingga mudah disesuai- jadi finalis tingkat kabupaten kan dengan perkembangan jaman. 6. Memiliki tim kesenian yang 3. Dapat melaksanakan pembelaja- mampu tampil pada acara tingkat ran berbasis KTSP yang diharapkan kabupaten dicapai oleh siswa,sistem penca- 7. Mempunyai kelompok penpaian dan indikator pencapaian cinta mata pelajaran ilmu hasil belajar diumumkan secara alam dan komputer agar tertulis sejak perencanaan dimulai siap bertanding di olim4. Dapat mengembangkan konsep piade dan menjadi finasilabus berbasis kemampuan dasar lis di tingkat kabupaten 5. Melaksanakan langkah-langkah dalam IMO, IPHO, ICHO, pengembangan silabus berbasis IBO dan IOI serta memiliki kelompok dekemampuan dasar 6. Dapat mengembangkan sistem bating in english. pengujian berbasis kemampuam 8. Memiliki tim dasar sehingga diperoleh standar j u r n a l i s t i k s i a p kompetensi dan kemampuan dasar, tanding minimal di pengembangan idikator serta tingkat kabupaten. acuan norma dan acuan kriteria 9. Meningkatkan minat 7. Dapat menentukan karakteristik baca di perpustakaan ujian, sehingga tersusun sistem ujian sekolah dan pengemberkelanjutan, bentuk tes, ke- bangan majalah sekos a h i h a n d a n ke a b s a h a n te s lah yang tertib setiap 8. Dapat menyusun tehnik pen- tahun minimal 1 kali skoran, tes kognitif, instrumen 10. Menghargai keanekaragaman agama, afektif, tes 9. psikomotorik serta soal ujian akhir bangsa, suku, ras, dan 10. Melaksanakan evaluasi tes, evalu- golongan sosial ekonomi asi hasil tes, serta manfaat dan hasil dalam lingkup global pelaporan kepada siswa, guru dan 11. Membangun dan menerapkan informasi dan sekolah  11. Meningkatkan fasilitas media pengetahuan secara logis, kripembelajaran dan bahan ajar di tis, kreatif, dan inovatif 12. Menunjukkan kemamperpustakaan 12. Meningkatkan SDM guru dan puan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif dalam pegawai 13. Meningkatkan prestasi akademik p e n g a m b i l a n k e p u t u s a n 13. Menunjukkan kemampuan lulusan 14. Meningkatkan prestasi ekstra mengembangkan budaya belajar untuk pemberdayaan diri kurikuler 14. Menunjukkan sikap kompetitif 15. Menumbuhkan minat baca 16. Meningkatkan kemampuan ber- dan sportif untuk mendapatkan hasil yang terbaik bahasa asing 17. Meningkatkan wawasan keba- 15. Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan harian masalah kompleks C. Tujuan Sekolah Tujuan sekolah sebagai bagian 16. Menunjukkan kemampuan mendari tujuan pendidikan nasional ganalisis gejala alam dan sosial adalah meningkatkan kecerdasan, 17. Memanfaatkan lingkungan pengetahuan, kepribadian, akhlak secara produktif dan bertangmulia, serta keterampilan untuk gung jawab hidup mandiri dan mengikuti 18. Berpartisipasi dalam kependidikan lebih lanjut, serta ber- hidupan bermasyarakat, berpedoman pada visi dan misi seko- bangsa, dan bernegara secara lah serta faktor pendukung, maka demokratis dalam wadah Negasampai tahun 2007 dapat dicapai. ra Kesatuan Republik Indonesia

dak henti-hentinya mensuport anggaran, tahun ini Pemkab membantu dana operasional KPA sebesar Rp. 1,3 M. Salah satu program unggulannya adalah “Badung Getting to Zero”. Ada tiga hal yang ingin dicapai melalui program tersebut yakni mencekah kematian, mencegah kasus baru dan tidak ada diskriminasi. Selain itu pemkab juga mendukung penuh dalam penyediaan sarana prasarana dan tahun ini sedang proses pembangunan Kantor KPA dan PMI Badung.  W-014

Gede Hadika Kresna, salah satu siswa berprestasi di SMA N I Kuta Utara

UN Tolok Ukur Kemampuan Siswa Menyerap Pelajaran

Kompyang R. Swandika saat menerima kunjungan Tim MDGs Pusat di Puspem Badung Untuk dana pendamping BOS, Badung sudah menganggarkan pendamping BOS untuk SD, SMP bahkan pendamping BOS untuk siswa SMA/SMK. Sementara itu untuk bidang kesehatan, Badung menganggarkan dana sebesar 14 persen lebih yang melebihi batas minimal 10 persen. Anggaran kesehatan diarahkan untuk program Jaminan Kesehatan Krama Badung (JKKB) Manguwaras sebagai Jamkesda-nya Badung yang dimulai sejak tahun 2012 hingga sekarang. Untuk HIV/ AIDS, Pemkab Badung juga ti-

19. Mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya 20. Mengapresiasi karya seni dan budaya 21. Menghasilkan karya kreatif, baik individual maupun kelompok 22. Menjaga kesehatan dan keamanan diri, kebugaran jasmani, serta kebersihan lingkungan 23. Berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif dan santun 24. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat 25. Menghargai adanya perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain 26. Menunjukkan keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis 27. Menunjukkan keterampilan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara dalam bahasa Indonesia dan Inggris 28. Menguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan tinggi

Bupati Gde Agung Tinjau Pelaksanaan UN

Tim MDGs Pusat Apresiasi Program Pendidikan Badung abupaten Badung merupakan satu-satunya Kabupaten di Bali yang masuk dalam nominasi Millinium Development Goals Award tahun ini. Sebagai tindaklanjut penilaian MGDs, utusan dari Tim MDGs Pusat saat berkunjung ke Badung sekaligus mengkroscek data yang diterima dengan kenyataan yang ada di lapangan. Kehadiran 2 (dua) orang Tim MDGs Pusat, langsung disambut Sekda Badung Kompyang R. Swandika di Puspem Badung, Mangupraja Mandala. Dalam penerimaan itu Kompyang R. Swandika didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra IB Yoga Segara, Kepala Bappeda Litbang I Wayan Suambara, Kadis Kesehatan I Gede Putra Suteja serta Kadisdikpora I Ketut Widia Astika. Pada kesempatan tersebut utusan Tim MDGs Pusat dr. Risa Pertiwi dan dr. Nisa Firdaus mengungkapkan rasa kagumnya terhadap Puspem Badung dan merasa tersanjung atas penerimaan secara langsung dari Plt. Bupati Kompyang R. Swandika beserta

7

Visi dan Misi SMA N 1 Kuta Utara

Bupati Badung A.A. Gde Agung saat meninjau langsung pelaksanaan UN  di SMAN 1 Mengwi

LEGAAAA.... Usai melewati hari terakhir pelaksanaan UN, siswa SMU Negeri I Kuta Utara tanmpak menunjukkan raut wajah lega. Pada moment tersebut, Kepsek Kuta Utara Drs. Ketut Kertha berpesan agar seluruh siswa tidak meluapkan emosinya ke kegiatan yang sifatnya justru dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Disisi lain, tampak juga siswa mengucapkan terima kasih ke para pengajar, atas bimbingan belajar yang telah mereka dapatkan di SMU Negeri I Kuta Utara.

Bupati Badung A.A. Gde Agung didampingi Kadisdikpora Badung Ketut Widia Astika serta Kabag Humas dan Protokol A.A. Raka Yuda berkesempatan meninjau langsung pelaksanaan UN  di SMAN 1 Mengwi, Selasa (15/4) lalu. Pada peninjauan tersebut Bupati diterima Kepala SMAN 1 Mengwi, I Made Oka Haryana. Dalam kesempatan tersebut Bupati Gde Agung menegaskan

komitmen Pemerintah Kabupaten Badung untuk melaksanakan UN yang jujur dan berprestasi. “UN ini merupakan salah satu tolok ukur untuk mengukur kemampuan siswa dalam menyerap pelajarannya di SMA atau SMK serta merupakan indikator capaian keberhasihan pembangunan pendidikan di Kabupaten Badung. Untuk itu perlu kiranya pelaksanaan UN yang jujur dan

FB/HERY

6

berprestasi itu tetap dijaga,” tegas Gde Agung. Lebih lanjut dikatakan, pemerintah mengupayakan pelaksanaan UN tidak menjadi beban bagi siswa, salah satunya dengan mengikutsertakan peserta UN dalam try out UN gratis baik yang dilaksanakan Disdikpora Badung, Provinsi maupun try out yang dilaksanakan salah satu media di Bali. “Semua itu merupakan upaya pemerintah untuk mengenalkan siswa dengan bentuk ujian sehingga pada saat UN mereka tidak kaget melihat ujian dan diharapkan dapat mencapai prestasi yang lebih baik dari tahun kemarin,” ungkap Gde Agung. Sementara itu Kepala Sekolah SMAN 1 Mengwi, I Made Oka Haryana melaporkan peserta UN di SMAN 1 Mengwi berjumlah 241 siswa yang terdiri dari kelas IPA 165 siswa, kelas IPS 57 siswa dan kelas bahasa 19 orang yang terbagi dalam 13 ruang ujian. “Untuk kehadiran siswa mengikuti UN hingga hari kedua ini adalah semua hadir dan tidak ada

kendala dalam distribusi soal ujian,” lapor Oka Haryana. Pengawas UN dari Satuan Pendidikan Universitas Udayana, Kadek Karang mengatakan, pelaksanaan UN tahun 2014 di SMAN 1 Mengwi ini berjalan lancar dan tidak ada masalah baik terkait kehadiran siswa maupun masalah distribusi soal. Kadisdikpora Badung I Ketut Widia Astika menyampaikan jumlah peserta UN SMA Tahun 2014 di Badung sebanyak 7.113 siswa yang terdiri dari SMK sebanyak 3.744 siswa dan SMA sebanyak 3.369 siswa. Dari keseluruhan peserta ada 1 siswa dari SMAN 1 Kuta Selatan tidak  dapat mengikuti UN karena demam berdarah. “Kami akan terus memantau kondisi siswa tersebut. Jika memungkinkan siswa tersebut akan melaksanakan ujian susulan dari tanggal 22 sampai 24 April mendatang di sekolah. Akan tetapi jika masih opname, atas seijin dokter serta orang tua siswa kami akan laksanakan ujian susulan di rumah sakit,” katanya. W-014 Layouter: Zohra


PENDIDIKAN

8

Wedakarna Kunjungi Pusat Pendidikan Dasar di Los Angeles USA

Desa Adat Sebaiknya Bangun PAUD/TK Hindu Citra rektor yang selama ini hanya mengurusi pendidikan tinggi tidak sepenuhnya benar, mengingat selama ini sebagian besar rektor di Indonesia melupakan semangat mengayomi pendidikan dasar dan menengah yang merupakan tempat untuk menanamkan karakter kebangsaan. Dan harapan agar di Bali Berdaulat dibidang pendidikan terus digelorakan oleh Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III ( Rektor Universitas Mahendradatta Bali ) termasuk saat bertemu dengan sejumlah pejabat pendidikan di Kota Los Angeles, Amerika Serikat. DENPASAR-Fajar Bali ”AS adalah contoh baik dari bagaimana penanaman karakter itu dipupuk sejak dini. AS memiliki jumlah imigran dan komunitas foreign born terbesar didunia. Ini yang menjadikan negara ini multietnik, tapi kebhinekaan ini berhasil dimanajemen menjadi sebuah kekuatan bangsa. Anak – anak sekolah disini sangat bangga dengan indetitas bangsa mereka walau dari berbagai latar belakang ras. Ini beda dengan Indonesia, sebuah negara Nusantara kaya, tapi sekarang malah mendewakan budaya

suatu negara lain.. Bali harus bisa menanamkan karakter ini.Dan ini saya rasa tugas rektor juga untuk memberikan jembatan kepada insan pendidikan dasar dan menengah khususnya di Bali.”ungkap Dr. Wedakarna yang juga Sekretaris APTISI Wilayah Bali ini. Dan untuk itulah, dirinya berharap agar setiap wilayah adat di Bali, baik Desa Adat maupun Banjar Adat disarankan untuk mendirikan pusat pendidikan anak usia dini (PAUD) dan juga TK Hindu. Hal ini didasari akan serbuan sekolah – sekolah nonHindu yang kini sudah banyak

Rektor Universitas Mahendradatta Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat berkunjung berbincang dengan siswa PAUD/ TK Di Duarte Prep School, Los Angeles Amerika Serikat

melanda Bali, disamping secara potensial desa adat memiliki aset yang belum dimaksimalkan. ”Saya rasa, Desa Adat atau Banjar Adat di Bali tidak pernah kekurangan aset untuk membangun sekolah PAUD / TK. Banyak banjar adat yang memiliki bangunan yang bisa dikembangkan untuk menjadi pusat pendidikan Hindu. Selain bisa menjadi pemasukan banjar adat, bisa juga menjadi

media untuk mensubsidi dana LPD bagi proses pendidikan. Kasian generasi muda Bali, harus bersekolah ditempat asing yang belum tentu pro dengan budaya Hindu Bali.”ungkap Dr. Wedakarna. L a l u b a g a i m a n a c a ra mendirikan PAUD / TK Hindu diwilayah adat ? ”Saya rasa sangat mudah, karena hanya perlu izin di kabupaten saja. Dan saya yakin, pemerintah akan mempermudah syaratnya.

Desa adat sudah punya massa juga, selain itu sekarang umat Hindu sudah semakin militan. Jadi tidak perlu khawatir. Dan menurut saya sangat penting menciptakan label sekolah TK atau PAUD Hindu, karena dengan memakai nama Hindu, masyarakat jadi lebih militan, disamping desa adat sebagai pengelola PAUD/TK bisa merebut anggaran di kementrian pendidikan dan kementrian agama. Saya minta persiapkan dengan baik, masih ada dua bulan hingga Juni untuk mempersiapkan. Cita – cita saya, dari 1500 desa adat di Bali, ada 50% saja PAUD/ TK Hindu, pasti Bali Berdaulat. Selain itu,jika kita kreatif membangun sekolah, pasti juga membantu sarjana – sarjana pendidikan yang kini banyak menganggur. Jadi akan ada multiflyer efek. Masalah sistem saya belajar banyak dari Amerika Serikat. Dan AS akan siap membagi ilmu untuk Bali. ”ungkap President World Hindu Youth Organization ( WHYO ) ini.*

FAJA R BALI

Kamis, 17 April 2014, Tahun XIV

Bapppepar Terima Mahasiswa Baru

Gedung Bapppepar untuk proses pembelajaran (insert) Direktur Bapppepar I Wayang Dayung

MANGUPURA-Fajar Bali Balai Pendidikan Pelatihan Perhotelan dan Pariwisata (Bapppepar) Nusa Dua meberikian pelayanan kepada mahasiswa berdasarkan konsep Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Bapppepar merupakan lembaga pendidikan yang berorientasi pada pendidikan life skill. Direktur Bapppepar Nusa Dua, Drs. I Wayan Dayung, M.Si. di Bapppepar Nusa Dua Rabu (15/4) menjelaskan, ko n s e p K B K , m a h a s i s wa

504/I/KTR

690/II/BLAS

dibekali dengan pengetahuan manajemen perhotelan yang dipadukan dengan keterampilan. Tujuannya, agar mempermudah para lulusan untuk mendapat pekerjaan sesuai dengan bidangnya. Sedangkan life skiil, para mahsiswa diberikan pendidikan dan pelatihan dengan komposisi 30 persen teori dan 70 persen praktik. Saat ini Bapppepar mulai menerima mahsiswa baru tahun akdemik 2014/2015. Bapppepar memiliki program studi (prodi), D-1 tingkat dasar dan D-2 tingkat madya dengan lokasi kampus sangat strategis, karena berada di pusat pariwsata Nusa Dua. D-1 dengan jurusan, front desk attendant hotel, housekeeping attendant, food and beverage attendant (waiter) hotel dan restoran dan commis hotel dan restoran. Prodi D-2 dengan jurusan, font office supoervisior hotel, concierge/bell captain hotel, food nad beverage supervisor hotel dan restoran erta demi chef hotel dan restoran. Dayung menuturkan, untuk mengeksiskan proses pembelajaran, Bapppepar memanfaatkan instruktur yang berpengalaman dan memiliki keahlian pada bidangnya, dengan kualifikasi pendidkan S1 dan S2. M a h a s s iwa B a p p p e p a r h a m p i r s e l u r u nya s u d a h bekerja di industri, sehingga untuk praktik langsung di hotel tempat mahassiwa bekerja tidaklah mengalami kesulitan. Namun, akatanya, institusi ini juga menyedikan laboratorium agar mahasiwa juga dapat praktik di kampus. Laboratorium tersbut terdiri dari, laboratorium kitchen, restoran dan tata graha. Sementara itu khusus untuk praktik kerja lapangan Bapppepar juga menjalin kerjasama dengan sejumlah hotel dan restoran khususnya hotel dan restoran yang berada di Nusa dua, kawasan Kuta, Jimbaran, Uluwatu, sehingga mahasiwa yang belum bekerja dapat melaksanakan praktik di hotel dan restoran tersebut. Selain itu agar lulusan dapat bekerja di kapal pesiar, Bapppepar juga telah merintis kerja sama melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan agen kapal pesiar CTI group Bali yakni, kapal pesiar Norwegian Cruise Line Dsiney Cruise Line dan Royal Carribean Internasional. Dayung mengatakan, Bapppepar dalam mengantar lulusan ke pintu gerbang hotel dan restoran berpedoman pada visi, menjadikan Bapppepar terdepan untuk menciptakan tenaga kerja profesional, berkualitas, bermutu dan memiliki daya saing yang kompetitif. Biaya pendidkan relative murah, karena telah disubsidi oleh yayasan. Bapppepar yang bernaung di bawah payung Yayasan Penddikan Gajah Wahana, sangat peduli terhadap dunia pendidikan untuk mencerdaskan bangsa. Yayasan ini juga menaungi Universitas Teknologi Indonesia (UTI), SMK Pariwsata Nua Dua, SMK Kesehatan Gana, TK, SD dan SMP. Khusus untuk SMK Pariwsata Nusa Dua memiliki program keahlian, tata boga, akomodasi perhotelan, tata niaga dan teknologi informasi. Sedangkan SMK Kesehatan dengan kompetensi keahlian, analis, dan SMK Kesehatan tahun ini mengikuti Ujian Nasional (UN) perdana. W-001 Layouter: Soma


EKONOMI

FAJA R BALI

Kamis, 17 April 2014, Tahun XIV

9

Industri Pariwisata Tetap Optimistis

Sepi Pembeli, Penjual Motor Bekas Menjerit

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar tak khawatir kunjungan wisatawan bakal turun, menyusul banyaknya maskapai yang mengurangi sejumlah rute penerbangan. “Kalau menurut saya tidak terlalu (besar dampaknya), karena ada yang nambah juga kan, Lion Air nambah, Sriwijaya Air nambah,” sebut dia ditemui di sela-sela diskusi yang digelar Soegeng Sarjadi Syndicate, di Jakarta, Selasa (15/4). Sapta Nirwandar tasi udara bakal dikuasai asing. “Masih banyak kebutuhan kita. Utamanya penerbangan yang jarak pendek. Itu yang perlu kita pompa,” kata Sapta. “Point to point enggak bisa disaingin lah. Gimana mau nyetop dari Kuala Lumpur ke Indonesia. Kan mereka punya penumpang sendiri. Kecuali kita mau buka

FB/IST

JAKARTA-Fajar Bali Memang, kata dia, sangat disayangkan maskapai pelat merah seperti Merpati harus kehilangan banyak rute bahkan tak beroperasi. Namun, di sisi lain, dia menuturkan pemerintah optimistis pertumbuhan kunjungan wisatawan masih bisa ditingkatkan. “Kan banyak

juga yang point to point. Dari Singapura atau Kuala Lumpur ke Bali atau Lombok,” kata dia mencontohkan. Meski banyak operator asing yang membuka rute langsung, Sapta menilai, hal itu tidak akan mematikan industri penerbangan dalam negeri. Dia menampik, bahwa jasa transpor-

Bali-Jogja (mungkin dikuasai asing),” papar Sapta. Seperti diberitakan, Januari 2014, PT Merpati Nusantara Airlines terpaksa menghentikan pelayanannya lantaran kondisi finansial perusahaan yang buruk, dan utang yang lebih dari Rp 6,7 triliun. Tinggal 3 unit pesawat propeller yang dimiliki Merpati. Pemerintah kini tengah mengupayakan restrukturisasi. Namun 19 rute Merpati kini sudah dilelang. Di luar Merpati, sejumlah maskapai juga terpaksa mengurangi rute penerbangan lantaran harga avtur naik, dan apresiasi dollar AS. Pada 1 Februari 2014, AirAsia Indonesia menutup rute penerbangan Makassar-Jakarta. Tak lama berselang, PT Tigerair Mandala juga menutup sementara 11 rute yang diop-

erasikannya, antara lain rute Jakarta, Pekanbaru, Denpasar dan Surabaya. Rute sementara ditutup mulai Februari hingga April ini. “Penghentian dilakukan untuk mengevaluasi rute karena kondisi pasar kurang bagus, karena dollar sedang naik, harga avtur naik,” papar Lucas Suryanata, Public Relation Manager Tigerair Mandala, beberapa bulan lalu. Sementara itu, maskapai Sky Aviation dipastikan juga berhenti beroperasi untuk sementara. Pasalnya, Sky masih menunggu investor baru yang mau menyuntikkan dana untuk operasional maskapai. “Ya sementara kami tutup. Saat ini kami sedang menungggu pembicaraan dengan investor baru,” kata Sutito Zainudin, General Manajer Marketing PT Sky Aviation. KP

Cerah, Prospek Bisnis Baju Adat Bali

dapat dilihat dari masih banyaknya peminat jenis fasion adat ini. Hal tersebut disampaikan

JAKARTA-Fajar Bali Suku bunga acuan Bank Indonesia (rate) diprediksi naik 50 basis poin ke level 8 persen di penghujung 2014, setelah sejak November 2013 lalu posisinya dipertahankan di 7,5 persen.”Kami memperkirakan BI rate berpeluang naik 50 basis poin di 8 persen, akhir tahun,” kata ekonom Standard Chartered Eric Sugandi, di Jakarta, Rabu (16/4).

Meski demikian, dia belum berani meramalkan kapan suku bunga acuan BI naik. Yang jelas, suku bunga perlu dinaikkan guna mengantisipasi tekanan terhadap perekonomian Indonesia. “BI rate di tahun ini bisa dinaikkan atau bisa saja ditunda di tahun depan,” lanjutnya. Sementara ekonom senior Standar Chartered Bank, Fauzi Ichsan, membeberkan, alasan BI

rate sulit diturunkan. Pertama, prospek bunga jangka pendek Amerika Serikat ke depan akan naik. Kedua, prospek kenaikan harga bahan bakar minyak. Negaranegara maju seperti Uni Eropa dan Inggris saat ini masih menjaga suku bunga mereka untuk pemulihan ekonomi, kecuali Amerika Serikat yang terlihat mulai ancang-ancang menaikkan

FB/AGUNG

DENPASAR-Fajar Bali Bisnis baju adat Bali saat ini masih berprospek cerah. Ini

pemilik sekaligus distributor baju adat Bali Arka Jaya, Hery Artanto, Jl. Turi No. 6, Kesiman, Denpasar Timur, saat disambangi di tempat usahannya Rabu (16/4) kemarin. Dikatakan, biasanya para konsumen yang datang kebanyakan dari kaula muda dan ibu-ibu PKK guna mencari jenis baju kebaya yang lagi in sekarang. Jenis kebaya yang banyak diburu, jenis kain kebaya Sofia Stret dengan kisaran harga paling banyak diburu mulai Rp 40 ribu sampai Rp 300 ribu per picisnya. “Untuk pembeli di toko saya ini kebanyakan para konsumen menggunakannya untuk sembahyang dan kegiatan para ibu-ibu di banjar. Dengan model yang diburu adalah model yang sedang trand sekarang dengan harga yang terjangkau yang banyak diminati,” paparnya. Dalam sehari dirinya mengaku bisa menjual baju adat Bali tiga sampai empat picis dengan omset kotor yang diraup perbulan bisa mencapai Rp 15 Juta. Untuk pemasara produknya tersebut dirinya melakukan dengan bantuan pelanggan lama dan dengan menggunakan jaringan marketing antar butik-butik. Hery juga menjual produknya dengan memanfaatkan me-

Beberapa model baju adat Bali yang dipajang di salah satu etalase butik baju adat Bali di Denpasar.

dia online sebagai sarana promosinya. “Dalam perbulan saya bisa meraup keuntungan kotor sebesar Rp 15 juta dengan sistem pemasaran produk selain menggunakan tim penjual, juga memanfaatkan teknologi dengan menggunakan Internet untuk memperkenalkan produk yang pengen saya tawarkan,” ungkapnya. Menurut dirinya, untuk saat ini prospek bisnis baju adat Bali masih bagus dan juga untuk ke depannya akan berprospek cerah, karena menurut dia di Denpasar sendiri para konsumen hampir setiap hari raya besar, para konsumen khusunya kaum perempuan pasti berkeinginan membeli kebaya yang baru, tentunya dengan model dan jenis kain yang berbeda. Hal senada juga disampaikan pemilik butik Permaisari Jl. Wr. Supratman No. 121, Denpasar, Amelya Artamti. Amelya yang sudah delapan tahun bergelut di bisnis baju adat Bali mengatakan, terkadang pasti ada saja fase naik turunya. Tetapi untuk ke depan prospek baju adat Bali diyakininya masih bagus, karena dilihat dari model dan jenis kain yang terus bergantiganti hampir setiap tahunnya ,

suku bunga. Dikhawatirkan, jika BI menaikkan suku bunga dalam waktu dekat, akan menyebabkan inflasi. Pasalnya di dalam negeri, konsumsi BBM bersubsidi sendiri diperkirakan bakal menjebol batas toleransi APBN. “Prospek kenaikan BBM dan dampak terhadap kenaikan inflasi akan menyulitkan BI menaikkan suku bunga acuan,” tukasnya. KP

sehingga hal tersebut membuat para konsumen terus ingin mengoleksinya. “Sejak saya terjun ke bisnis baju adat Bali ini sampai sekarang saya tetap optimis, bisnis ini ke depanya masih bisa berjalan bagus seiring dengan perkembangan jaman,” jelasnya. Ditambahkan, untuk keuntungan kotor yang diperoleh perbulan dari bisnis ini dirinya mengaku tidak dapat memprediksi, tetapi secara umum omset yang didapat dari usaha yang sudah ditekuninya cukup lama ini sudah cukup untuk membayar gaji tujuh karyawan bordir perbulannya dan juga cukup menutup biaya kontrak toko pertahunnya. M-004

FB/AGUNG

Rute Penerbangan Banyak yang Tutup

Beberapa jenis sepeda motor bekas yang dipajang di salah satu penjual sepeda motor bekas di Denpasar.

DENPASAR-Fajar Bali Sepinya para peminat motor bekas memasuki bulan ini sangat dirasakan dan dikeluhkan oleh para pelaku usaha dibidang ini. “Untuk bulan ini saya rasa pembeli motor bekas menurun minatnya, jika dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya,” papar pengelola usaha motor bekas Sekar Tunjung Motor Jl. WR. Supratman No. 216, Denpasar, I Nyoman Teken, Rabu (16/4) di tempat usahanya kemarin. Diakatakan, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya dimana bisa menjual motor bekas sebanyak 15 sampai 20 unit sepeda motor dengan harga berkisar mulai dari tiga juta sampai empat juta per unitnya, bulan-bulan sekarang dirinya mengaku hanya bisa melego kurang lebih tiga sampai empat motor bekas dengan berbagai merek dalam sebulannya. “Untuk bulan lalu saya rasa penjualan paling banyak bisa diraih. Bisa mencapai puluhan unit sepeda motor terjual dalam sebulan, dan jika dibandingkan sekarang penjualannya agak lesu,” keluhnya. Dilajutkan, tahun perakitan sepeda motor bekas yang diminati konsumen diusahanya dari bulan lalu sampai sekarang masih tetap di atas tahun 2010. Hal yang sama juga dirasakan pengelola bisnis sepeda motor Merte Sari Motor, masih di sepanjang jalan yang sama. Nengah mengeluhkan dengan keadaan sepi pembeli yang sama menghampirinya memasuki bulan ini. Menurut dia memang penurunan jumlah penjualan sepeda motor bulan April sangat turun drastis, apa lagi sekarang ditambah dengan adanya gempuran promo dari deler motor baru yang menawarkan uang muka sangat rendah hanya Rp 500 ribu. “Ya, bulan April ini sepi pembeli dan hampir tidak bisa menutup modal dari usaha ini, apalagi ditambah sekarang dengan penawaran DP rendah yang dilakukan oleh dealer-dealer motor baru, sehingga semakin membuat usaha kami ini menjadi tidak menentu,” tutupnya. M-004

BI Rate Diprediksi Bisa Tembus 8 Persen

517/I/IGR

Peresmian Kantor Pusat BPR Adiartha

Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Adiartha resmi membuka kantor pusat yang jauh lebih megah. Opening kantor pusat yang berlokasi di Jalan Raya Sempidi No 45 ini berlangsung sukses, Rabu (16/4) kemarin.

FB/HERY

Ngurah Budiawan

MANGUPURA-Fajar Bali Pada pembukaan BPR Adiartha tersebut turut hadir perwakilan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Rohman Pamungkas, Wakil Ketua Umum Perbarindo Pusat, Erwin, Ketua DPD Perbarindo Bali yang diwakili Ketut Darna, para pe-

megang saham dan karyawankaryawati BPR Adiartha, serta tamu undangan lainnya. Ngurah Budiawan, selaku Direktur Utama BPR Adiartha, mewakili para pemegang saham dan dewan komisaris dalam sambutannya mengucapkan, terima kasih kepada para undangan yang telah berkenan hadir dalam acara pembukaan kantor pusat BPR Adiartha. Ngurah Budiawan juga menyampaikan, pembangunan kantor pusat baru ini tujuannya tidak lain adalah untuk lebih meningkatkan pelayanan berbasis jaringan online. “Dengan sudah adanya infrastruktur yang jauh lebih baik, maka peningkatan pelayanan akan kami utamakan,” kata Ngurah Budiawan. Kembali dijelaskan Ngurah Budiawan, untuk saat ini pengelolaan asset di BPR Adiartha sudah mendekati nilai Rp 90 miliar, dengan rasio-rasio kecukupan modal yang selalu diatas OJK. “Kreditnya mencapai 85% atau setara dengan Rp 68 Miliar. Dan bahkan dari total kredit tersebut, 65% nya terserap ke sektor UMKM dengan nilai mencapai Rp 48 miliar,” jelas dia. Berangkat dari nilai tersebut, dan telah terbangun juga kantor pusat yang jauh lebih

FB/HERY

Dengan Gedung Baru, Targetkan Omzet 2 Kali Lipat

Prosesi menggunting pita dari perwakilan OJK, Rohman Pamungkas menandakan kantor pusat BPR Adiartha resmi di buka.

representative, maka kini BPR Adiartha pun langsung mematok peningkatan omzet, yakni menargetkan omzet 2 kali lipat dari nilai omzet yang ada sekarang ini. “Kami sudah mempelajari karakteristik customer, yakni ingin dimanjakan, diberi kenyamanan dan kemudahan. Salah satu jawaban dari keinginan customer itu adalah kita bangun infrastruktur atau kantor mewah dengan fasilitas IT canggih. Dengan terbangunnya kantor baru, maka kami yakin kepercayaan nasabah akan makin kuat dan makin meningkat,” tutur Ngurah Budiawan dengan

nada optimis. Sementara itu, untuk produk unggulan yang ditonjolkan, Ngurah Budiawan menyampaikan, bahwa BPR Adiartha menonjolkan produk tabungan berbunga tinggi, produk deposito berbunga tinggi, yang bisa diambil setiap saat tanpa pinalti. “Syaratnya penempatan minimalnya harus Rp 50 juta,” tutup dia sembari menambahkan, BPR Adiartha sendiri sudah berdiri sejak tahun 1991. Selain berkantor pusat di Jalan Raya Sempidi, BPR Adiartha juga memiliki kantor cabang di Denpasar dan Kuta. W-014

728/IV/KTR

Layouter: Zohra


POLITIK

10

FAJA R BALI

Kamis, 17 April 2014, Tahun XIV

Kader Golkar Siap Jadi Ketua DPRD Karangasem Dari penghitungan sementara, tampaknya kursi DPRD Karangasem akan didominasi oleh partai Golkar. Golkar diprediksi meraih 13 kursi, disusul PDI Perjuangan dengan raihan 12 kursi. Perolehan kursi Golkar pada Pileg 2014 ini meningkat 4 kursi dibanding Pileg 2009 lalu yang hanya meraih 9 kursi. AMLAPURA-Fajar Bali Jika mengacu peraturan sebelumnya, partai yang memperoleh kursi terbanyak berhak mendapatkan jatah ketua dewan, maka bisa dipastikan salah satu kader Golkar akan menjadi Ketua DPRD Karangasem masa bakti 2014-2019. Salah seorang kader Golkar yang berpeluang menjadi ketua dewan adalah I Wayan Tama.

Sekretaris DPD II Golkar Karangasem ini memperoleh 4.850 suara. Selain I Wayan Tama, kandidat lain yang berpeluang adalah I Nengah Sumardi. Ketua PK Bebandem yang nota bene adik dari Ketua DPD II Golkar Karangasem I Wayan Geredeg ini, sementara memperoleh 4.545 suara. Dikonfirmasi terpisah, baik I Wayan Tama maupun I Nen-

gah Sumardi sama-sama siap menjadi ketua dewan apabila ditugaskan oleh partai. Bahkan Wayan Tama mengklaim perolehan suaranya paling tinggi di antara caleg Golkar lainnya. “Jika memang partai menugaskan saya sebagai Ketua DPRD Karangasem, sudah pasti siap,” ujar Tama, Rabu (16/4) kemarin. Sesuai dengan data yang didapat Fajar Bali, tiga kader Golkar yang diprediksi lolos sebagai wakil rakyat untuk Dapil 1 (Karangasem), yakni I Nengah Sudarsa dengan 3.519 suara, I Ketut Badra 3038 suara, dan I Komang Mustika Jaya dengan 2467 suara. Sedangkan untuk di Dapil 2 (Manggis-Bebandem), dari 3

I Nengah Sumardi

I Wayan Tama

kursi yang diperoleh, I Wayan Tama meraih suara tertinggi dengan 4.850 suara, disusul I Nengah Sumardi dengan perolehan 4.545 suara, dan I Nyoman Sumadi dengan raihan 2.087

suara. Dapil 3 yang meliputi kecamatan Selat, Rendang, dan Sidemen, Golkar juga menempatkan tiga wakilnya, masing-masing I Komang Rena dengan suara

Hasil Sementara Pileg Untuk DPRD Kabupaten Karangasem 2014-2019

I. Dapil 1 Kota Karangasem 9 Kursi

III. Dapil 3 (Selat,Rendang,Sidemen) 11 Kursi

No Partai 1 Nasdem 2. PDIP 3. PDIP 4. PDIP 5. Golkar 6. Golkar 7. Golkar 8. Gerindra 9. Hanura

Nama Calon Jumlah Suara I Made Juwita 1.901 Gusti Ayu Mas 3.840 Sumantri I Komang Sudanta 2.470 I Nyoman Winata 2.154 I Nengah Sudarsa 3.519 I Ketut Badra 3.038 I Komang 2.467 Mustika Jaya I Wayan Putra 1.154 Tanaya I Ketut Sulandra 1.399

Status New Comer Incumbent

No Partai 1 Nasdem 2. PDIP 3. PDIP 4. PDIP 5. Golkar 6. Golkar 7. Golkar 8. Gerindra 9. Demokrat 10. Demokrat 11. PKS

Nama Calon Jumlah Suara I Ketut Susinta 1.871 I Made Wirta 3.932 I Wayan Sunarta 2.803 I Wayan Sudira 2.703 I Wayan Tama 4.850 I Nengah Sumardi 4.545 I Nyoman Sumadi 2.087 I Made Latra 1.285 Agung Puspada 3.226 I Ketut Kerta 2.897 Marjuhin 3.290

Status New comer Incumbent Incumbent Incumbent Incumbent Incumbent New comer New comer Incumbent New comer Incumbent

II. Dapil 2 (Bebandem-Manggis) 11 Kursi

New Comer Incumbent New Comer New Comer New Comer Incumbent

New Comer

Caleg yang berpeluang meraih kursi DPRD Provinsi dari Dapil Karangasem I Wayan Kari Subali Ni Kadek Darmini Ni Made Sumiatai Ni Putu Yuli Artini I Nengah Sulinggih I Gusti Putu Widjera I Komang Wirawan

(Nasdem) Incumbent (PDIP) New Comer (PDIP) Incumbent (Golkar) New Comer (Gerindra) New Comer (Demokrat) Incumbent (PKPI) New Comer

20.312 15.571 14.074 21.368 6.321 6.273 5.261

Perolehan Suara Calon DPD di Kabupaten Karangasem

1. A A Ngr Ratmadi,SH 2. A A Putu Ngrh Wirawan 3. Ir A A Kartika Putra 4. Dw Ayu Pt Sri Wigunawati 5. Drs. Dewa Md Suamba Negara 6. Dewa. Pt Budarsa 7. Drs. Erlangga Mantik 8. Gd Pasek Suardika,SH.MH 9. I GN Kesuma Kelakan,ST.Msi 10. I Gd Darma Wijaya,SE.MM 11. Drg. I Gd Pt Wirya, Mkes 12. Dr. IGst Gede Djestawana,SKM 13. I Gst Kt Adi Kertayasa,SH 14. I Gst Ngr Susila 15. I Kd Arimbawa 16. I Kt Pesta 17. Drs I Kt Putra Suarthana,MM 18. I Md Arimbawa, SH.MM 19. I Md Arjaya, SE.Msi 20. Ir Md Dana M Tangkas 21. Drs I Md Karang 22. Ir I Md Suarnatha 23. Ir I Md Sudiana,SH 24. I Md Sunarsa,SH 25. I Md Sundayana,S.Kep,Msi 26. I Md Wakil Sedana 27. Drs I Ngh Parwatha,SE 28. I Ngh Wiratha,SE 29. Drs I Nyoman Cendikiawan,SH 30. I Wy Artha Dipa,SH,MH 31. I Wy Gd Suyatartha,SE 32. I Wyn Sudirta,SH 33. I Wy Sukla Arnata,SH,MH 34. Ida Bgs Putra D Mantra,PhD 35. Drs Ida Bgs Arnawa 36.Ida Bgs Pt Astina,SH 37. Ida Bgs Raka Wiryanatha 38. Drs H Masrur Makmur M.Pdl 39. Putu Arsana Atmaja,ST 40. Ir. Rataya B Kentjanawaty 41. Dr Shri IGN Arya Wedakarna

* Jumlah Suara Sah * Suara tidak sah * Jlh DPT * Golput

: : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : :

8.190 4.067 2.212 7.255 4.272 2.456 6.500 13.959 6.035 4.435 2.948 92 4.176 2.029 18.174 2.141 913 2.057 3.999 2.268 2.256. 2.210 2.321 392 3.385 557 11.487 6972 2.794 24.178 5.646 45.185 6.617 1.294 497 565 387 6.802 3.260 2.005 15.312

241.627 40.311 378.091 75.068

No Partai Nama Calon Jumlah Suara 1 Nasdem I Kadek Sujanayasa 3.800 2. PDIP I Wayan Sumatra 5.356 3. PDIP I Wayan Sumerta 4.295 4. PDIP I Wayan Suastika 3.736 5. Golkar I Komang Rena 4.833 6. Golkar Gusti Lanang 3.676 Hendrawan S 7. Golkar Gusti Agung 3.600 Dwi Putra 8. Gerindra Ida Bagus Adnyana 2.528 9. Demokrat I Wayan Madeg 2.802 Mariarta 10. Hanura Ni Putu Sriani 2.166 11. PKPI I Nyoman Ada 1.824 IV. Dapil 4 Kubu 7 Kursi

No Partai Nama Calon 1. Nasdem I Nengah Rinten 2. PDIP I Made Dauh Suprapta 3. Golkar I Nyoman Musna Antara 4. Golkar I Komang Sartika 5. Gerindra Putu Deni Suryawan Giri 6. Demokrat I Nyoman Karya Kartika 7. PKPII Made Dikep V. Dapil 5 Abang 7 Kursi

Status New comer Incumbent Incumbent Incumbent New Comer Incumbent Incumbent

New Comer New Comer New comer New Comer

Jumlah Suara Status 1.908 New Comer 1.741 New Comer 4.060

Incumbent

2.662

Incumbent

3.192 2.541 2.418

No Partai Nama Calon Jumlah Suara 1. Nasdem I Putu Sudita 1.359 2. PDIP I Gede Dana 5.780 3. PDIP I Wayan Geden 1.988 4. Golkar I Nyoman Mardana 3.492 Wimbawa 5. Golkar Ida Ayu Wayan 2.455 Sutejawati 6. Gerindra I Made Dipta 1.764 7. Demokrat I Gede Bendesa 2.365 Muliawan

Incumbent New Comer New Comer Status New Comer Incumbent New Comer New Comer New Comer New Comer New Comer

Semua Incumbent PDIP Lolos di Dapil 2, Gerindra “Curi” Satu Kursi PDIP TABANAN-Fajar Bali Prediksi calon legislatif yang lolos bertarung di Dapil 2 Kecamatan Selemadeg Timur, Selemadeg, Selemdeg Barat dan Pupuan, masih didominasi caleg incumbent PDIP. Incumbent yang dipastikan lolos adalah I Ketut Suryadi, Made Suardika (Selemadeg) , I Wyn Edy Nugraha Giri (Seltim) , I Made Ekadana (Selbar) dan Gede Purnawan (Pupuan ). Sementara itu pendatang baru dari PDIP yang diprediksi lolos adalah Agung Darma Putra dan I Gst Omardani. Perolehan tujuh kursi PDIP di Dapil 2 ini berkurang satu dari 8 kursi yang diraih pada Pemilu 2009 lalu. Dapil 3 PDIP (4) : - Nyoman Arnawa - Nyoman Suta. - Wayan Tamba. - Nyoman Sudiana

Gerindra (1) : - Wayan Wiryadana

Golkar (1) : - Nyoman Wirama Putra

Sedangkan Partai Golkar meloloskan satu orang caleg pendatang baru yaitu Budi Adnyana. Partai Demokrat tetap kebagian satu kursi yakni calon incumbent I Gede Rimayasa. Partai Gerindra berhasil menempatkan Putu Gede Juliastrawan sebagai wakilnya di DPRD Tabanan dengan mencuri satu kursi milik PDIP pada periode sebelumnya. Merosotnya perolehan kursi PDIP tidak hanya terjadi di Dapil 2 saja, namun terjadi juga di Dapil 1 (Tabanan-Kerambitan). Pileg 2009 lalu, PDIP meraih 7 kursi, namun pada Pemilu 2014 ini PDIP hanya kebagian 6 kursi. W-004

Demokrat (1): - Ketut Semara Putra

sementara 4.833, I Gusti Lanang Hendrawan Sidemen 3.676 suara, serta I Gusti Agung Dwi Putra dengan 3.600 suara. Dapil 4 (Kubu), Golkar menempatkan dua wakilnya yang merupakan Incumbent yakni, I Nyoman Musna Antara dengan perolehan 4.060 suara, serta I Komang Sartika dengan raihan 3.192 suara. Sedangkan Dapil 5 (Abang), Golkar menempatkan dua pendatang baru sebagai wakilnya di DPRD Karangasem. Kedua new comer ini adalah I Nyoman Mardana Wimbawa dengan suara sementara 3.492 suara, dan Ida Ayu Wayan Sutejawati dengan raihan 2.455 suara. Sementara, persaingan untuk

memperebutkan tujuh jatah kursi Dapil Karangasem untuk DPRD Provinsi Bali pun terbilang cukup ketat. Dari hasil hitung sementara, dua srikandi asal PDIP yakni NI Kadek Darmini (new comer) dan Ni Made Sumiati (incumbent) diprediksi akan melenggang ke Renon. Sedangkan dari NasDem, perolehan suara incumbent I Wayan Kari Subali cukup tangguh untuk dikalahkan lawan-lawannya. Begitu juga Golkar masih tetap menguntit meloloskan satu orang wakilnya, yakni Ni Putu Yuli Artini. Selain itu, Partai Gerindra, Demokrat , dan PKPI juga diprediksi bakal meloloskan wakilnya ke DPRD Provinsi Bali, M-005.

Partisipasi Pemilih Pileg 2014 di Klungkung Lampau Target Terbesar di Nusa Penida

SEMARAPURA-Fajar Bali Partisipasi pemilih pada Pileg 2014 di Kabupaten Klungkung yang mencapai 79,24 %, melampau target 75 % yang ditetapkan oleh KPU Pusat. Bahkan juga melampau target yang dicanangkan oleh KPU Bali yaitu sebesar 78 %. Demikian disampaikan Ketua KPU Kabupaten Klungkung, Made Kariada saat dihubungi Rabu (16/4) kemarin. “Ini cukup menggembirakan, padahal sebelumnya kami targetkan partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS hanya 75% sebelumnya,” terang Made Kariada. Dia juga menjelaskan bahwa partisipasi di Kecamatan Dawan mencapai 78,89% dari jumlah pemilih atau DPT sebanyak 30.521 pemilih. Untuk Kecamatan Klungkung dengan DPT sebanyak 45.217, partisipasi pemilih mencapai 77,16%. Untuk Kecamatan Banjarangkan dengan

Made Kariada

jumlah DPT 34.128 tingkat partisipasinya mencapai 78,89% dan Nusa Penida dengan DPT 43.655 dengan tingkat partisipasi pemilih sebanyak 82%. Kariada juga menjelaskan bahwa pada Pemilihan Gubernur dan Pemilihan Bupati yang lalu, partisipasi pemilih di Kabupaten Klungkung hanya mencapai 71%. “Partisipasi sewaktu Pilgub dan

Pilkada Bupati sama, dengan ratarata 71%,” ungkapnya. Dengan tingkat partisipasi melampaui target nasional ini, Kariada menjelaskan bahwa komunikasi antara caleg, parpol dan konstituen sudah nyambung dan komunikatif. Selain itu, Kariada juga menjelaskan tingkat emosi antara konstituen dengan calegnya sudah berjalan baik sehingga bisa meningkatkan partisipasi pemilih untuk datang ke TPS. Disisi lain, kata Kariada, Nusa Penida yang diprediksi partisipasi pemilihnya rendah, pada Pileg 9 April lalu mencapai rekor tertinggi dengan tingkat partisipasi 82%. “Kami sebelumnya meragukan tingkat partisipasi masyarakat Nusa Penida, namun dalam Pileg kali ini partisipasinya sangat luar biasa,” terang Kariada. Kedepannya diharapkan tingkat partisipasi ini bisa meningkat hingga mencapai 90%. W-010

Perolehan Suara Sementara DPRD Kabupaten

1. Dapil Kecamatan Gianyar PDIP Anak Agung Wira 4.115 Incumbent Luh Suciningsih 3.584 Newcomer Pande Purwata 2.279 Newcomer Partai Demokrat Anak Agung Gde 2.819 Bawa Hartawan I Wayan Yuliarta 2, 44 Partai Nasdem Drh Anak Agung Gde Alit Golkar I Made Suteja Gerindra Ida Bagus Nyoman Rai

1.994 4.618 1.856

Incumbent Incumbent Incumbent

Newcomer Newcomer

2. Dapil Blahbatuh/ Tampaksiring PDIP Drs I Made 4.343 Incumbent Wardana NI Made 3,676 Newcomer Ratnadi, SE Gusti Nyoman Yasa 3.385 Newcomer Golkar I Gusti Ngurah Anom Masta, SE Gerindra Cokorda Gde Pemayun SH Demokrat I Ketut Jata

2.102

newcomer

2,128

newcomer

4.394

Incumbent

Partai Hanura I Nyoman Artawa 2.605 Putra, Sip

Incumbent

3. Dapil Sukawati PDIP I Ketut Sudarsana I Ketut Sumadhi Ida Bagus Anon Surya Dipayana Ni Luh Yuniati Putu Gede Perbiantara

3.926 3.613 3.155

newcomer newcomer incumbent

1.755

newcomer

1,592

incumbent

4. Dapil Ubud PDIP I Made Budiasa 5,018 I Nyoman Amerthayasa 3,028

Incumbent Newcomer

Golkar Cokorda Putra Indrayana

Gerindra I Made Wirasila Demokrat 1 I Made Janji

3,145 2, 509

1994

Golkar I Kadek Era Sukadana 3,192 Gerindra I Made Dana

2,107

PKPI I Made Tekun

2.984

Demokrat I Ketut Karda

1.672

5. Dapil Payangan/Tegallalng PDIP I Ketut Sudiasa 3, 549 I Wayan Suartana 3, 464 Ngakan Putu Tirta 2,861 Golkar I Made Togog 3,975 Cokorda Wisnu 2,597 Gerindra I Gst Ngr Agus Supriadi 1,962 Demokrat I Gde Sudiarta 3031

Incumbent newcomer

newcomer

Newcomer newcomer

Incumbent Incumbent Newcomer newcomer Incumbent Incumbent Newcomer newcomer

Incumbent

Hanura (1): - Nyoman Satia Yasa Nasdem (1) : - Ngurah Sanjaya

Dapil 4

Nasdem Demokrat Hanura Gerindra Golkar PDI-P

; Ida Ayu Candrawati ; IGM Purnayasa ; antara I Ketut Yoga Bagia Asmara dan Ketut Suwardiana ( belum pasti ) ; Made Sri Labantari ; Md Sutaya dan Wyn Gindra ; Putu Eka Nurcahyadi, Wyn Sudiana, AA Ngurah Mayun, Made Suharta dan I Made Edy Wirawan

750/IV/IGR

Layouter: Soma


SAMBUNGAN 11 Pesawat Kepresidenan Diuji Coba di Aceh-Papua MA Yappenatim Bantah Sunat Bantuan Siswa Miskin

FAJA R BALI

Kamis, 17 April 2014, Tahun XIV

GIANYAR–Fajar Bali Madrasah Aliyah (MA) Yappenatim membantah jika disebut pihaknya menyunat bantuan puluhan siswa miskin. Pihak sekolah beralasan pemotongan itu sebagai dana operasional siswa bersangkutan selama satu tahun. Informasi yang dihimpun koran ini, Rabu (16/4) , MA Yappenatim selama ini mendapat dana bantuan berupa beasiswa untuk siswa miskin dari Kementerian Agama (Kemenag). Beasiswa tersebut berlabel Bantuan Siswa Miskin (BSM) yang menurut pihak sekolah berganti nama menjadi Bantuan Khusus Murid (BKM). Besaran beasiswa sendiri beragam, yakni Rp 500 ribu dan Rp 1 juta per siswa setiap tahunnya. Terakhir, MA Yappenatim menerima BKM pada tahun ajaran 2013-2014 lalu dengan jatah 86 siswa yang menerima bantuan. “Kami usulkan semua siswa di sini, tapi tahun 2013 yang dapat 86 siswa,” terang Kepala MA Yappenatim Andriyani, saat ditemui

kemarin. Setiap tahun, pihaknya sendiri selalu mengajukan siswanya ke Kanwil Kemenag Bali untuk mendapat beasiswa tahunan tersebut. “Kami ajukan semua karena semua yang sekolah di sini gratis dan termasuk kategori miskin,” imbuhnya. Kabar yang beredar, selama ini puluhan siswa yang menerima dana bantuan tersebut dipotong ratusan ribu rupiah oleh pihak sekolah. Kabar itu sendiri dibenarkan Andriyani, namun ia menampik tudingan sebagai bentuk pemotongan dana beasiswa. “Mereka di sini kan sekolah gratis, jadi dana itu untuk biaya operasional mereka, termasuk seragam,” kelit Andriyani. Besaran pemotongan itu sendiri menurut Andriyani sebesar Rp 200 ribu per siswa. “Semua sama Rp 200 ribu, yang terima Rp 500 ribu dan Rp 1 juta juga sama,” tambahnya. Disinggung soal legalitas pemotongan dana bantuan itu, Andriyani juga berdalih sudah mendapat persetujuan siswa

bersangkutan dan wali murid. “Karena mereka sekolah di sini gratis jadi nggak ada yang keberatan (dengan pemotongan, Red),” dalihnya. Jika ada 86 siswa yang menerima dana bantuan, maka pihak sekolah diperkirakan mendapat dana hasil penyunatan tersebut mencapai Rp 17 juta lebih. “Dana itu tidak untuk Kepala Sekolah, saya tidak pegang dana itu,” lanjut Andriyani. Kendati diklaim sudah mendapat persetujuan orangtua siswa, tetap saja pemotongan dana itu mendapat gunjingan dari beberapa wali murid. Pasalnya, selama ini MA Yappenatim juga sudah mendapat dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk keperluan operasional di sekolah. Sejumlah orangtua siswa pun menyebut pemotongan dana itu sebagai bentuk pungutan liar di sekolah. “Sudah ada BOS dan donasi kok masih potong dana beasiswa,” sindir salah seorang wali murid yang namanya enggan

dikorankan baru-baru ini. Kasus ini sendiri sejatinya sudah mendapat perhatian dari Unit Tipikor Polres Gianyar. Bahkan, Andriyani mengakui baru-baru ini sudah diperiksa petugas Polres Gianyar terkait kasus tersebut. Pihak Polres dikabarkan mendapat surat kaleng terkait aksi penyunatan beasiswa tersebut. “Dari Polres dan BPKP sudah periksa, hasilnya tidak ada temuan, karena memang dana itu langsung ditransfer dari Kanwil ke rekening siswa,” beber Andriyani. Akibat disorotnya kasus tersebut, Andriyani pun mengakui tahun 2014 ini sekolahnya tidak mendapat jatah beasiswa BKM. “Ya mungkin karena masalah ini jadi tahun ini nggak dapat sama sekali,” tandasnya. Padahal di awal tahun, pihaknya mengaku sudah mengusulkan nama-nama penerima beasiswa BKM ke Kanwil Kemenag Bali. “Setiap tahun kami selalu usulkan, tapi untuk tahun ini nggak dapat,” pungkas Andriyani. W-005

DARI HALAMAN 1

dasikan untuk hitung ulang, tentu akan kami lakukan. Kami tidak bisa mengambil keputusan berdasarkan inisiatif sendiri, harus melalui rekomendasi Bawaslu,” tegasnya. M e n u r u t J o n d r a , berdasarkan Peraturan KPU nomor 26 tahun 2013, harusnya penghitungan suara ulang dilakukan di hari penghitungan suara resmi. Artinya begitu proses hitung di tingkat TPS usai  dan ada kejanggalan, maka dapat dilakukan penghitungan suara ulang.  Sesuai jadwal,  proses hitung suara ulang  di tingkat kecamatan hanya sampai pada Kamis (17/4) hari ini.  Jadi kalau sampai hari ini belum ada rekomendasi dari Bawaslu, maka hitung ulang versi KPU tidak dapat dilakukan. Seandainya pihak DPD Partai Golkar tetap merasa tidak adil, maka dapat melaporkan temuan ini ke MK.  Nantinya, MK-lah yang akan memutus proses hitung ulang dilakukan atau tidak. “Rekap suara di kecamatan hanya sampai tanggal 17 April (hari ini). Kalau besok (hari ini)  tidak ada rekomendasi

hitung ulang, maka temuan ini  berpotensi dilaporkan  ke MK. Apakah itu keputusan MK hitung ulang, kami tunggu rekomendasi saja.  Apakah ada pemungutan suara ulang tergantung pengadilan,” papar Jondra. Komisioner KPU Provinsi Bali lainnya, Ni Luh Putu Ayu Winariati juga menyampaikan hal yang senada.  Ia menambahkan, jalur pelaporan yang ditempuh oleh DPD Golkar sudah benar. Yakni, melalui Bawaslu  dan dapat juga melenggang ke MK. Tapi, ditegaskannya, data yang dipegang oleh Bawaslu maupun KPU sama.  Dengan demikian, sebelum ada rekomendasi,  KPU dan Bawaslu akan mencocokkan data. Jika memang ada ketimpangan, maka laporan DPD Golkar Bali segera akan ditindaklanjuti.  Sekali lagi ia mengatakan, bahwa munculnya masalah-masalah seperti ini bukan mutlak kesalahan penyelenggara pemilu di tingkat TPS. Melainkan, seluruh pihak yang bertugas untuk melakukan pengawasan secara berlapis.  Apalagi, proses penghitungan

suara di tingkat TPS banyak yang dilakukan hingga dini hari. Dengan demikian, tidak menutup kemungkinan karena faktor lelah menjadi pemicu kekeliruan.  “Kalau memang ada selisih, akan direkomendasikan. Apapun rekomendasi Bawaslu,  kalau memungkinkan untuk ditindaklanjuti akan ditindaklanjuti,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Selasa (15/4) lalu, sekitar pukul 17.30 wita,  Sekretaris DPD Partai Golkar Bali, Komang Purnama melaporkan indikasi kecurangan Pileg ke kantor Bawaslu. Ia melaporkan bahwa di sejumlah TPS di kabupaten tertentu telah terjadi kecurangan fatal. Yakni, ada indikasi penggelembungan suara di rekapitulasi formulir C1. Ia menyontohkan, untuk perolehan suara Partai Demokrat di TPS 11, Desa Abian Base, Mengwi, Badung.  Dibeberkannya, di TPS tersebut seharusnya Calon Legislatif (Caleg) untuk DPR RI dari Partai Demokrat hanya memperoleh 84 suara. Namun, dalam rekapan perolehan suara justru dituliskan 184 suara. W-019

yang terlihat masih lemas Rabu (16/4) kemarin. Dikatakan, untuk kelahiran anak keduanya, ia tidak terlalu was-was lagi memikirkan biaya yang akan dikeluarkan setelah proses persalinan selesai. Rasa khawatir sudah tidak lagi bercokol di pikirannya karena sudah ada kartu yang benar-benar bisa memberi-

kan banyak manfaat terutama untuk masyarakat kecil yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Desi juga mengaku, pelayanan yang diberikan rumah sakit saat itu sangat baik terhadap dirinya. Sehingga nyaris tidak ada hambatan ketika dirinya menjalani proses persalinan. “Saya sangat ber-

terimakasih dengan adanya program Bali Mandara dari Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Besar harapan saya agar program ini dikembangkan lagi karena sudah nyata kualitasnya dirasakan masyarakat, terutama saya sendiri”, tutup ibu asal Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Semarapura ini. M-004

Temuan Golkar Berpotensi ke MK (Parpol) dan pengawas di tingkat TPS maupun desa bergeming. Harusnya, jika memang ada keganjilan ataupun protes bisa disampaikan saat proses penghitungan suara di tingkat TPS berakhir.  Sehingga,  penyelenggara pemilu di tingkat itu segera mengambil langkah antisipasi, baik berupa penghitungan suara ulang, atau pelaporan sedini mungkin. Apabila masalah sudah seperti sekarang ini, tentu semua pihak dinilai kecolongan.  Namun, Jondra menegaskan, kini bukan saatnya untuk mencari-cari kesalahan. Baik KPU maupun Bawaslu segera akan berkoordinasi.  KPU sifatnya hanya menunggu keputusan dan hasil kajian dari Bawaslu. Jika memang terbukti ada indikasi penggelembungan suara, maka akan dilakukan penghitungan suara ulang di TPS yang keakuratan datanya diragukan.  Proses penghitungan suara ulang pun tidak dapat serta merta dilakukan. Harus sesuai jadwal, dan sudah direkomendasikan terlebih dahulu oleh Bawaslu. “Kalau Bawaslu merekomen-

JKBM Bantu Proses Persalinan DARI HALAMAN 1 Menurut wanita kelahiran Gianyar, 5 Desember 1991, bukan kali ini saja dirinya menggunakan kartu JKBM dalam proses persalinan. Sebelumnya anak pertamanya juga telah dibantu kartu JKBM untuk biaya persalinan. “Biaya persalinan kedua anak saya ini dibantu oleh JKBM” papar Desi

Tanyakan Cawapres Demokrat DARI HALAMAN 1

pohon beringin ini membutuhkan total gabungan suara mencapai 25 persen untuk memenuhi syarat pencalonan presiden dan wakil presiden. Sejak 2012, Partai Golkar sudah mendeklarasikan Aburizal

Caleg Stres DARI HALAMAN 1 selama masa rekapitulasi perolehan suara belum tuntas, maka masa-masa rawan belum berlalu. Oleh karena itu, seluruh Caleg diminta memandang kekalahan atau kemenangan selama pesta demokrasi adalah hal yang wajar. BaikCalegyangmenangataupun kalah wajib memberikan contoh kepada masyarakat. Menunjukkan bahwa Caleg adalah tokoh-tokoh terhormat dan memiliki sikap yang bijaksana. “Jika melakukan tindakan anarkis, itu dapat mencoreng citra, tidak hanya individu bersangkutan, namun juga Bali secara keseluruhan,” ujar Ngurah Sudiana beberapa waktu lalu. Tak hanya mengimbau agar

sebagai bakal calon presiden mereka. Saat ini, partai tersebut masih merahasiakan sejumlah nama yang akan dipasangkan sebagai wakil Aburizal. Ia mengatakan, pengumuman pasangan capres-cawapres yang akan diusung Partai Golkar akan dilakukan pada akhir bulan ini. KP menghindari tindakan anarkis, pihaknya juga berharap tidak muncul Caleg stres.  Jika pun sampai ada yang stres, tidak ada salahnya selain diberikan terapi kesehatan juga dibarengi dengan terapi agama. “Yang tidak terpilih, mari terus lanjutkan yadnya untuk Pulau Bali yang lebih baik, sedangkan yang menang harus segera belajar memahami tupoksi karena sesungguhnya membawa beban pembangunan yang berat untuk ke depan,” harapnya.  Caleg yang terpilih juga diminta menjalin kerja sama yang baik dengan pihak eksekutif. Menjalankan fungsi pengawasan dengan sungguh-sungguh, sehingga kesejahteraan masyarakat Bali dapat tercapai. W-019

BANDA ACEH-Fajar Bali Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi menjelaskan uji coba pesawat baru kepresidenan dilakukan dari Provinsi Aceh hingga ke Papua. Ia menjelaskan bahwa rute penerbangan perdana uji coba pesawat kepresidenan itu telah dirancang yakni pertama dari Sabang (ujung barat Indonesia), kemudian melintasi Pulau Miangas di bagian utara hingga Merauke (Papua), ujung paling timur Indonesia. Sebagai pesawat kepresiden pertama sekali dalam sejarah dimiliki Indonesia, maka untuk memastikan segala sesuatunya baik saat presiden menggunakannya maka semuanya sudah teruji dan bisa berjalan lancar seperti diharapkan. Pesawat Kepresidenan RI dengan nomor penerbangan A-001 itu mendarat mulus di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu sekitar pukul 11.30 WIB. Selanjutnya, pesawat akan terbang ke Mana-

FB/IST

do. Mensesneg menjelaskan, rombongan yang ikut dalam uji coba tersebut adalah pihak terkait dengan penerbangan pesawat kepresidenan, kru, tim teknis, ahli dan pejabat di lingkungan SekretariatNegara yang berkaitan dengan tugas-tugas perjalanan dinas Kepala Negara, baik di dalam maupun luar negeri. Dalam uji coba tersebut, Wamen Pertahanan Letjen TNI (Purn) Sjafrie Syamsuddin, KSAU Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia, dan Kepala BIN Letjen TNI Purn Marciano

Norman juga tercatat sebagai penumpang pesawat kepresiden RI. Pesawat baru kepresidenan berwarna biru itu memiliki dua mesin CFM56-7, dan tahun manufakturnya adalah pada 2013 tersebut memiliki kemampuan terbang dengan ketinggian maksimum diperkirakan mencapai 41.000 kaki. Sedangkan tingkat ketahanan pesawat bisa mencapai sekitar 10 jam dengan kecepatan jelajah maksimum 0,785 mach dan kecepatan maksimum 0,85 mach. AN

Satu Perempuan Lolos ke Dewan Kota DARI HALAMAN 1 Wajah-wajah baru terutama datang dari Partai Gerindra (5 orang), PDIP (6), Golkar (3), Demokrat (3), Hanura (3), PKS (2), dan NasDem (1). Dari wajah baru yang akan meramaikan kursi legislatif Denpasar, Golkar tercatat satu-satunya partai yang mampu meloloskan caleg perempuannya. Adalah Putu Metta Dewinta Wandy, caleg perempuan dari dapil Denpasar Timur menyabet salah satu kursi yang diperoleh Golkar.

Pendatang baru (new comer) yang cukup mengejutkan berasal dari Partai Gerindra. Periode 2009 Gerindra memperoleh 2 kursi (Komang Swastika dan Kadek Ari Sucitha), sekarang meningkat menjadi 5 kursi. Komang Swastika kini lolos ke DPRD Provinsi, sedangkan Kadek Ari Sucitha terpental dari keanggotaan dewan. Tambahan kursi juga diperoleh PKS. Partai besutan Anis Matta ini menambah 1 kursi dari sebelumnya 2 kursi menjadi 3 kursi. Demikian halnya Ha-

nura yang dulu hanya mendapat 1 kursi kini merangsek merebut 4 kursi. Menariknya IB Kiana yang pada periode 2004-2009 lolos ke dewan dengan kendaraan PNIM, kemudian pada 2009 tidak lolos, kini dalam Pileg 2014 justru lolos dengan kendaraan Hanura. Sebagai pendatang baru, Partai NasDem hanya mampu merebut satu kursi. Raihan kursi semata wayang ini diperoleh mantan politisi Golkar asal Puri Peguyangan, AA. Ngurah Gede Widiada. R-004

FORMASI PEROLEHAN SUARA CALEG YANG LOLOS KE DPRD KOTA DENPASAR

Gerindra : Wayan Narsa (1.710) Demokrat : I Made Sukarmana (1.428) Hanura : I Gede Made Arya Jembawan (673) DAPIL 3 DENUT : PDIP : 1.    Suteja Kumara (4.288) 2.      Eko Supriadi (4.001) 3.      I Made Suweta (2.232) 4.      I Wayan Darsa (1.992) Golkar : 1.      Putu Oka Mahendra (5.064) 2.      I Wayan Suwirya (2.343) Demokrat : AA Susruta Ngurah Putra (2.197) Hanura : I Nyoman Tamayasa (908) Gerindra : IB Made Wirajaya (2.044) Nasdem : AA Gede Widiada (2.101)

PKS: Umar Dany (1.572) DAPIL 2 DENBAR : PDIP : 1. AA Putu Gede Wibawa (3.784) 2. I Ketut Beji (2.053) Golkar : I Wayan Duaja (1.749) Gerindra : I Kompyang Gede (1.603) Hanura : AA Made Sumenadi (1.531) Demokrat : AA Alit Putra (1.657) DAPIL 1 DENBAR : PDIP: 1. IB Kompyang Wiranata (5.579) 2. I Nyoman Karisantika (3.006) 3. I Nyoman Tananjaya (2.569) Golkar : AA Gede Mahendra (2.640) Gerindra :

I Made Muliawan Arya (2.621) Demokrat : AA Ketut Asmara Putra (5.157) PKS: Hilmun Nabi (1.518) DAPIL 5 DENSEL : PDIP : 1. I Kadek Agus Arya Wibawa (5.771) 2. I Wayan Suadi Putra (4.363) 3. I Made Setiadi (3.014 4.  I Nyoman Darsa (2.722) 5.  AA. Ketut Sujana (2.706) Golkar : 1. I Wayan Mariyana Wandhira (3.411) 2. I Wayan Sugiarta (2.657) Demokrat: 1. AA Gede Putra Ariewangsa (4.006) 2. I Gede Semara (2.346) Gerindra : I Ketut Budiarta (2.226) PKS : Muhammad Nuh Fatah (910) Hanura : IB  Ketut Kiana (498)

Ipar Suwirta ‘Tumbangkan’ Incumbent Golkar DARI HALAMAN 1 adalah incumbent yang duduk di Komisi I DPRD Bali. Yang tak kalah mengejutkan adalah perolehan suara Putu Tika Winawan dari Partai Hanura. Dirinya meraih suara 11.741 dan ditopang den-

gan suara partai sehingga menjadi 13.894 suara. Tika Winawan mengungguli suara dari Tjokorda Gede Ngurah. Bahkan sebelumnya, informasi lain menyebutkan suara Putu Tika Winawan ini mencapai 18.000 lebih. Tika Winawan

juga bertanya-tanya, kenapa suara dirinya yang mencapai 18.000 bisa hilang dan menjadi 13.894 suara. “Saya pasrah. Lima tahun berjuang lagi. Ini akan kami evaluasi, mencari dimana kesalahannya,” jelas Winawan.W-010

Dudonan Karya Pujawali Ngusabha Kedasa Pura Ulun Danu Batur Icaka 1936 Warsa 2014

026/VI/FB/MHM

Layouter: Kasturie


The Urban PUNO

About Our Brand Product Promotion Price Location

12

FAJA R BALI

KAMIS, 17 APRIL 2014 | TAHUN XIV

‘Damn I Love Indonesia’

Hadir di Kuta

Karya Anak Bangsa, Untuk Lebih Bangga Jadi Bagian Indonesia anyak cara dilakukan untuk membuktikan cinta kepada tanah air. Daniel Mananta melakukannya dengan membuat label kaus. Melalui karya yang diberi judul Damn I Love Indonesia, Daniel membuktikan kecintaannya kepada Indonesia. Selain itu, Pria kelahiran 14 Agustus 1981 itu juga telah berhasil memikat beberapa selebriti dunia untuk mengenakan kaus itu. Seperti apa kisah perjalanan bisnis presenter Indonesian Idol tersebut? Berikut wawancara khusus, saat Daniel Mananta berkunjung ke Dapur Redaksi Harian Umum Fajar Bali belum lama ini. Bisa terlebih dahulu diceritakan ide ‘Damn I Love Indonesia’, apa yang membuat kamu membuat brand produk seperti itu? Ide membuat ‘Damn I Love Indonesia’ sendiri berawal dari ketakutan Gue melihat banyak remaja Indonesia yang tidak mengetahui budaya di negaranya sendiri. Bahkan lebih parahnya lagi, banyak dari mereka yang tidak mengetahui nama pahlawan atau pun tokoh-tokoh yang berpengaruh di Indonesia. Damn I Love Indonesia sendiri lebih karena merupakan bentuk dari kekhawatiran atas budaya Indonesia yang sekarang, generasi muda lebih bangga untuk nge-fans sama budaya luar. Dan ada kekhawatiran budaya Indonesia bakal punah. Nah, supaya jangan sampe terjadi, Gue menaikkan image budaya Indonesia dengan me-repackage ke dalam bentuk yang lebih modern. Tentunya lewat cara yang mudah. Yaitu bikin kaus yang tulisannya sekaligus untuk mengenalkan budaya bangsa kita. Kenapa mengambil nama Damn I Love Indonesia? Nama itu sebenernya saya ambil dari nama saya sendiri “Damn”

SIAPA KITA ….? Damn ‘I Love Indonesia’ pertama kali diluncurkan pada tanggal 28 Oktober 2008, yang terletak di FX Lifestyle Center lantai 6. Konsep merek itu sendiri adalah untuk menggabungkan kekayaan Indonesia, budaya tradisional dengan budaya pop remaja saat ini. Dari sini, generasi muda dapat belajar lebih banyak tentang budaya mereka sendiri, serta bangga memakainya sebagai pernyataan fashion mereka. Selain telah memiliki sejumlah toko di seluruh Indonesia, produk ‘Damn I Love Indonesia’ juga hadir di toko online: damniloveindonesia.com.

MISI

Membuka informasi kepada dunia, mengenai kekayaan kebudayaan Indonesia.

PROMOSI

Kami memiliki keunikan dalam melakukan promosi Strategi promosi : ✤ Dari dukungan selebriti ✤ Lebih itu, produk kami secara teratur ditampilkan di media (cetak dan elektronik) , terutama pada Hari nasional , dan terutama di HUT Kemerdekaan .

Nokia E72

Pada tahun 2009 , ‘Damn I Love Indonesia’ bekerjasama dengan Nokia E72 . Ini termasuk road show ,Billboard, selebaran dan radio ad-libs selama 6 bulan . Kerja sama ini berlanjut dengan Nokia menyediakan 6 ponsel dari Nokia E72 untuk kompetisi desain pada: damniloveindonesia.com

Nokia E72 In 2009, Damn I love Indonesia had FB/HERY the honor to work with Nokia E72. Daniel Mananta saat berkunjung ke dapur redaksi Harian Umum Fajar Bali diterima oleh IGA. Galuh ThisDirektur includes road shows, Ardhaningrat Billboards, ßyers and radio ad-libs for 6 months.

diambil dari nama saya DAniel MaNanta, dan I Love Indonesia karena saya cinta Indonesia.

Ceritakan dong, bagaimana para selebriti dunia bisa mengenakan kaus tersebut?

Lalu, produk apa aja yang menjadi item dari Damn I Love Indonesia ini?

Berawal dari tahun berapa ide tersebut dapat terealisasi?

Jadi, waktu itu Maroon 5 datang ke Indonesia untuk konser, gue minta tolong Melanie Subono, yang mendatangkan band itu untuk memberikan kaus-kaus itu ke mereka. Mereka tanda tangani kaus itu dan difoto. Dan cara yang sama juga Gue lakukan kepada artis-artis dunia yang sedang berkunjung ke Indonesia. Itu merupakan salah satu cara promosi gue. Harapannya setelah balik ke negaranya, kaus itu tetap dipakai dan banyak yang tanya tentang Indonesia.

Merintis bisnis ini berawa l d e n g a n m o d a l s e a d a nya . Tepatnya pada hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2008, bisnis itu diluncurkan. Kini setelah lima tahun lebih berlalu, bisnis itu sudah mulai maju. Dan yang terbaru, Gue akan membuka sebuah distro di Bali, tepatnya di pertokoan Beach Walk Kuta. Untuk lauchingnya akan dilakukan tanggal 17 April 2014.

David Beckham, Adam Levine (vokalis Maroon 5), dan Javier Zanetti (pesebakbola Inter Milan). Bahkan, Adam Levine mengenakan kaus itu saat tampil di panggung. Tidak hanya itu, kaus-kaus itu juga dipakai beberapa bule di bandara Changi Singapura. Dan meski sudah cukup stabil, Daniel tak akan pernah berhenti

Ada kaos, jaket, jeans, topi, belt, dan sekarang lagi coba produksi sepatu. Menurut saya ini adalah cara yang paling mudah untuk memperlihatkan kecintaan terhadap Indonesia tinggal pake kaos Damn I Love Indonesia, kamu udah ngasih tahu ke dunia kalo kamu cinta banget sama Indonesia.

Selain Maroon 5, artis dunia siapa saja yang telah mengenakan kaus tersebut?

HARGA

berinovasi. Gue tak akan berhenti mengenalkan Indonesia This budaya cooperation continues with Nokia providing 6 phones of Nokia melalui desain-desain kaus. E72 for design competitions on Kenapa damniloveindonesia.com kemudian akhirnya

berinisiatif membuka cabang di Bali?

Sebenarnya keinginan untuk buka di Bali sudah sejak jauh-jauh hari sebelumnya. Bahkan tidak sedikit para fans dan peminat Damn I Love Indonesia menginginkan agar kami segera membuka cabang di Bali. Pertanyaan terakhir. Khusus di Bali, apakah ada muatan lokal yang nantinya bakal diadopsi ke desain kaos ‘Damn I Love Indonesia’?

Te n t u s a j a a d a , s a l a h s a tunya yang begitu melekat te n t a n g B a l i a d a l a h ga m b a r barongnya. Tidak hanya itu, proses adat istiadatnya juga menarik untuk di kreasikan ke sebuah kaos. Tentu saja juga berkaitan dengan keunikankeunikan lainnya, yang masih berkaitan dengan budaya dan adat Bali itu sendiri. W-014

penggemar setia.

LOKASI

Dengan produk-produk edisi terbatas dan kontrol kualitas yang ketat, kami menjual produk kami dengan relatif premium harga , membuat pelanggan kami menghargai produk yang lebih baik dan memastikan untuk memiliki

Kami menargetkan 33 Lokasi di seluruh Propinsi di Indonesia. Yang terbaru kami akan buka di Kuta, Bali. Untuk orang-orang di luar Indonesia dapat memesannya melalui di toko online kami : damniloveindonesia.com

KESAN DARI FANS DAN MASYARAKAT

‘Damn I Love Indonesia’ tumbuh sangat bagus dan menjadi bahan pembicaraan khususnya di kalangan remaja. Di jaringan Sosial saja, kami memiliki lebih dari 30.000 pengikut di twitter (@ damniloveindo) , 13 ribu fans di grup facebook kami ‘ Damn I Love Indonesia’ by Daniel Mananta, dan terakhir tapi paling tidak lebih dari 2,2 juta pengikut di Daniel Mananta di Twitter (@ vjdaniel).

Langdon Beckham Keane

701/IV/BGS Layouter: Kasturie

FAJAR BALI EDISI EDISI 17 APRIL 2014