Majalah YDBA Edisi I Tahun 2022

Page 1

MAJALAH

EDISI

APRIL 2022

PENTINGNYA PENGOLAHAN

LIMBAH

PADAT

BAGI UMKM

Panen buah naga non residu kualitas terbaik asal Banyuwangi.


DAFTAR

ISI TOPIK UTAMA

03 Mengenal Lebih Dekat tentang Limbah

17 YDBA Mewakili Yayasan Astra dalam Indonesian - German Energy Transition Symposium

05 Apakah itu 6R? 18 Apresiasi YDBA untuk Pewarta 07 Contoh-contoh Limbah Padat 08 Pengolahan Limbah Padat Berdasarkan Bidang UMKM

KEGIATAN YDBA 10 Kolaborasi KADIN dengan YDBA dalam Pembinaan UMKM di Tanah Air 11 Gathering Semangat Kolaborasi Tumbuh Bersama UMKM 13 YDBA Hadiri Focus Group Discussion Kementerian Keuangan RI 14 Peraturan Pajak Terbaru untuk UMKM dalam Mewujudkan Indonesia Maju 15 YDBA Menyelenggarakan Sosialisasi Kompetisi 5R dan QCC Secara Virtual kepada UMKM 16 Ngobrol Pinter bersama AstraPay dengan tema "Tantangan & Peluang UMKM Menghadapi Tahun 2022"

19 #YukExplore UMKM Indonesia Binaan YDBA di Bontang & Paser Kalimantan Timur

REVIEW PRODUK UMKM 21 Eggs Breaker Machine : Solusi Cepat Memecahkan Telur dengan Teknologi Mesin 22 Matahari Handicraft Flower untuk Mempercantik Dekorasi Rumah Anda 23 Renyah dan Kaya Protein: Keripik Ikan Bawis "Abadi Rasa" Buah Tangan Khas Kota Bontang 24 Si Manis Merah Merona "Dragon Fruit" Hasil Budidaya UMKM Mitra Tani Banyuwangi

PROFIL UMKM 25 AC Mobil Rusak? Serahkan kepada Bengkel Rotary Bintaro


DARI

REDAKSI Semangat Pagi Sahabat Hebat di manapun berada, Pandemi memang belum berakhir, namun kita sebagai masyarakat dunia juga masih menghadapi dampak dari perubahan iklim yang perlahan-lahan mulai terasa dan dapat mengancam ekosistem makhluk hidup. Untuk mengurangi dampak perubahan iklim, kita semua pastinya dapat berkontribusi. Sebagai salah satu pelaksana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Astra International Tbk di bidang UMKM, Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) senantiasa terus memberikan awareness kepada UMKM terkait isu global sehingga UMKM pun bisa menciptakan iklim usahanya yang ramah lingkungan. Maka dari itu, pada edisi perdana Majalah YDBA di tahun 2022 ini, redaksi mengangkat tema tentang “Pentingnya Pengolahan Limbah Padat bagi UMKM”.

UMKM, dengan tujuan tercapainya inovasi dan kolaborasi yang dilakukan bersama. Kegiatankegiatan selama bulan Januari hingga April 2022 yang sudah dilakukan antara lain Kolaborasi KADIN dengan YDBA dalam Pembinaan UMKM di Tanah Air, Gathering Semangat Kolaborasi Tumbuh Bersama UMKM, YDBA Hadiri Focus Group Discussion Kementerian Keuangan RI, Peraturan Pajak Terbaru untuk UMKM dalam Mewujudkan Indonesia Maju, Sosialisasi Kompetisi 5R dan QCC Secara Virtual kepada UMKM, Ngobrol Pinter bersama AstraPay, Keterlibatan YDBA dalam Indonesian - German Energy Transition Symposium, Apresiasi YDBA untuk Pewarta, serta #YukExplore UMKM Indonesia Binaan YDBA di Bontang dan Paser, Kalimantan Timur.

Limbah produksi merupakan salah satu hal yang familiar bagi UMKM, dan seringkali limbah produksi akan langsung dibuang saja tanpa diproses terlebih dahulu. Mari kita kenali tentang limbah, contoh-contoh limbah, serta cara pengolahannya melalui rubrik Topik Utama. Redaksi akan lebih memfokuskan kepada awareness tentang pengolahan limbah padat mengingat jenis limbah ini paling sering ditemukan pada UMKM serta memiliki berbagai alternatif cara pengolahannya.

Beberapa produk UMKM Binaan YDBA seperti Eggs Breaker Machine, Matahari Handicraft Flower, Keripik Ikan Bawis, serta Dragon Fruit akan diulas oleh redaksi dalam rubrik Review Produk UMKM. Selain itu, rubrik Profil UMKM kembali hadir membahas tentang salah satu bengkel binaan YDBA yang sudah memiliki beberapa cabang yaitu Bengkel Rotary Bintaro.

Pada rubrik Kegiatan YDBA akan membahas mengenai berbagai kegiatan yang sudah dilakukan oleh YDBA bersama para stakeholder yang terkait serta

Akhir kata, semoga Majalah YDBA edisi kali ini dapat meningkatkan kesadaran pembaca khususnya pelaku UMKM agar dapat lebih peduli dengan sampah atau limbah yang dihasilkan serta mulai mencoba untuk mengolahnya. UMKM Indonesia bisa dan hebat!

SUSUNAN REDAKSI

REDAKTUR PELAKSANA

STAFF REDAKSI

PENERBIT

Penasihat Pemimpin Umum Penanggung Jawab Pemimpin Redaksi

Nurlaily Prabandari Agustin Ardam Rafif Trisilo Anastasia Pangastuti

Edison Monoarfa Aloysius Daniel Harbianto Yeyen Hermawati

Yayasan Dharma Bhakti Astra

: Gita Tiffany Boer : Sigit P. Kumala : Ida R. M. Sigalingging : Rahmat Handoyo

KORESPONDEN Suyanto (LPB Tegal), Wisni Kristanti (LPB Yogyakarta), Eko Wandiro (LPB Banyumas), Hafiza R. Dharmaputri (LPB Klaten), Hendra (LPB Pama Banua Etam), Suryo Aji (LPB Pama Bessai Berinta), Atmaji Priyo Hutomo (LPB Pama Daya Taka), Anugrah (LPB Tarikolot), Dimas Wahyu Ashary (LPB Solo), Dani Kurnia (Project Lebak), Azzuhri Tri Ahara (LPB Banyuwangi), Yunita Nursan Hasanah Loilatu (LPB Manggarai Barat), dan Egi Nugraha (LPB Cakung).

Majalah YDBA berfungsi sebagai media komunikasi dan informasi bagi seluruh UMKM Binaaan YDBA dan stakeholders dalam upaya untuk meningkatkan wawasan pengetahuan dan informasi serta tali silaturahmi. Diberikan secara gratis dan tidak diperjualbelikan. Redaaksi menerima kiriman tulisan dan foto sesuai dengan misi majalah. Redaksi berhak mengedit tulisan tanpa mengubah isi dan maknanya.

ALAMAT REDAKSI

HUBUNGI KAMI

IKUTI MEDIA SOSIAL KAMI

Yayasan Dharma Bhakti Astra Jl. Gaya Motor I No. 10 Sunter II, Jakarta Utara

Telp Fax E-mail Website

Facebook Fanpage Instagram Twitter YouTube

: (021) 65310146 : (021) 65310147 : hello@hebatnyaukm.org : ydba.astra.co.id

: Yayasan Dharma Bhakti Astra : @ydba_astra : @ydba_astra : Yayasan Dharma Bhakti Astra


MAJALAH YDBA

03 | TOPIK UTAMA

Mengenal Lebih Dekat

Tentang Limbah Limbah adalah bahan pembuangan yang tidak terpakai yang berdampak negatif bagi masyarakat jika tidak dikelola dengan baik. Limbah merupakan sisa produksi, baik dari alam maupun dari hasil kegiatan manusia.

Limbah memiliki beberapa karakteristik umum, antara lain berukuran mikro, bersifat dinamis, serta penyebarannya yang berdampak luas dan berjangka panjang. Jika dilihat dari jenis karakteristiknya, limbah dibagi menjadi tiga karakteristik yaitu: 1. Fisik, terbagi menjadi zat padat dan non padat seperti bau, suhu, dan warna kekeruhan. 2. Kimia, terdiri dari bahan organik, Biological Oxygen Demand (BOD), Dissolved Oxygen (DO), Chemical Oxygen Demand (COD), Puissance d’Hydrogen Scale (pH), dan logam berat. 3. Biologi, terdiri dari pengaruh benda hidup dan benda tak hidup, yang digunakan untuk mengukur kualitas air terutama air yang dikonsumsi sebagai air minum dan air bersih.

Berdasarkan sumbernya, limbah dikelompokkan menjadi enam jenis, antara lain: 1. Limbah Domestik, yaitu limbah yang berasal dari kegiatan rumah tangga dan kegiatan usaha seperti pasar, restoran, dan gedung perkantoran. 2. Limbah Industri, yaitu limbah yang merupakan sisa atau buangan dari hasil proses industri. 3. Limbah Pertanian, yaitu limbah yang berasal dari daerah atau kegiatan pertanian maupun perkebunan. 4. Limbah Pertambangan, yaitu limbah yang berasal dari kegiatan pertambangan, hasilnya berupa material tambang seperti logam dan batuan. 5. Limbah Wisata, misalnya dari sarana transportasi atau tumpahan minyak dan oli yang dibuang oleh kapal dan perahu motor di kawasan wisata bahari. 6. Limbah Medis, yaitu limbah yang berasal dari dunia Kesehatan, misalnya obat-obatan dan beberapa zat kimia.


MAJALAH YDBA

Sedangkan jika berdasarkan jenis senyawanya, limbah dibagi menjadi tiga jenis, antara lain: 1. Limbah Organik, yaitu limbah yang berasal dari makhluk hidup alami dan sifatnya mudah membusuk atau terurai. Contohnya seperti dedaunan, kulit telur, kulit pohon, kotoran hewan, kotoran manusia, sisa-sisa sayuran, dan tulang hewan. 2. Limbah Anorganik, adalah jenis yang tidak dapat atau sulit terurai dan busuk secara alami oleh mikroorganisme pengurai. Contohnya yaitu sisa sabun cuci, sampah kantong plastik, sisa kain yang sudah tidak dapat digunakan, limbah pabrik, limbah minyak, sampah botol plastik bekas minuman, dan sampah dari logam. 3. Limbah B3, adalah limbah yang dapat mencemarkan, membahayakan lingkungan kesehatan, dan kelangsungan makhluk hidup akibat sifat-sifat senyawanya. Contoh limbah ini yaitu logam berat, zat kimia seperti pestisida, sianida, sulfida, fenol, aerosol, desinfektan, dan insektisida, pembersih lantai, gas kompor, pembersih kaca, plastik, deterjen, bahan pencelup, pembuka sumbat saluran air kotor, hair spray, pewarna rambut, pembersih toilet, kamper, obat anti nyamuk, baterai, cat kuku, oli dan aki mobil, minyak rem, pembersih karburator, cat dan tiner, lem, pembunuh tikus, semir sepatu, genteng asbes, dan pupuk.

TOPIK UTAMA | 04

Jika berdasarkan bentuk atau wujud, limbah dibagi menjadi tiga yaitu: 1. Limbah cair, adalah sisa dari hasil usaha atau kegiatan yang berwujud cairan seperti limbah cair domestik, limbah cair industri, rembesan dan luapan, serta limbah air hujan. 2. Limbah padat, adalah sisa hasil kegiatan industri maupun aktivitas domestik yang berbentuk padat. Contohnya yaitu kertas, plastik, serbuk besi, serbuk kayu, kain, dan lain-lain. 3. Limbah gas, yaitu limbah yang memanfaatkan udara sebagai media. Bila gas seperti O2, N2, NO2, CO2, dan H2 mengalami penambahan melampaui kandungan udara alami, maka akan menurunkan kualitas udara dan mengganggu kesehatan. Limbah suara, yaitu limbah yang berupa gelombang bunyi yang merambat di udara. Limbah suara dapat dihasilkan dari mesin kendaraan, mesin-mesin pabrik peralatan elektronik, dan sumber-sumber lainnya. Pada edisi kali ini, kita akan fokus membahas terkait limbah padat sebagai salah satu jenis limbah yang sering dihasilkan oleh UMKM. Sumber: detik.com, environment-indonesia.com


05 | TOPIK UTAMA

Apakah Itu

MAJALAH YDBA

6R

Limbah atau sampah hasil kegiatan sehari-hari dan kegiatan usaha sebaiknya tidak langsung dibuang begitu saja. Limbah padat hasil produksi bisa diolah kembali oleh UMKM menjadi sesuatu yang bermanfaat dengan menerapkan 6R. Apakah yang dimaksud dengan 6R?

Reduce (Kurangi Pemakaian) • Saat berbelanja bahan baku, usahakan untuk menggunakan tas belanja sendiri atau bawa sendiri dengan menggunakan tangan. • Usahakan belanja bahan baku dalam ukuran besar karena bila dalam kemasan kecil akan memproduksi sampah lebih banyak. • Buat undangan acara dalam bentuk email atau pesan singkat seperti WhatsApp untuk mengurangi produksi sampah kertas. Jika harus menggunakan keras pastikan bolak-balik penggunaannya.

• Ganti penggunaan sedotan plastik dengan sedotan besi atau bambu. • Membeli atau mengkonsumsi yang benar-benar dibutuhkan bukan yang diinginkan. Reuse (Pemakaian Kembali) • Bawa botol minum sendiri yang bisa diisi ulang daripada membeli air kemasan yang sekali pakai saat di luar rumah. • Menganjurkan konsumen untuk membeli makanan menggunakan wadah sendiri atau menyediakan kemasan daur ulang. • Sisa plastik belanja dapat digunakan sebagai wadah tempat sampah.


MAJALAH YDBA

TOPIK UTAMA | 06

www.alinea.id

Recycle (Mendaur Ulang)

• Ember rusak bisa menjadi tempat sampah atau pot tanaman. • Botol air kemasan bisa menjadi tempat detergen. • Kaos bekas bisa menjadi keset / pel / lap. • Sampah organik dapat diubah menjadi pupuk kompos.

Repair (Memperbaiki Barang) • Usahakan tidak perlu membeli barang baru dan memperbaiki barang lama sehingga bisa dipakai lagi.

Refuse (Menolak Membeli) • Menolak dan menghindari pemakaian bahan yang menggunakan plastik dan lebih memilih bahan yang lebih alami.

Rethink (Memikirkan) • Berpikir lebih dari sekali sebelum membeli / mengkonsumsi suatu barang.

Sumber: aetra.co.id, cnnindonesia.com


MAJALAH YDBA

07 | TOPIK UTAMA

Contoh Limbah Padat Limbah padat dapat diklasifikasikan menjadi enam kelompok sebagai berikut:

pengadaan.web.id

Sampah Abu (Ashes)

id.theasianparent.com

Sampah Organik Mudah Busuk (Garbage) Merupakan limbah padat semi basah, yaitu bahan-bahan organik yang mudah membusuk atau terurai mikroorganisme. Contohnya yaitu sisa makanan, sisa dapur, sampah sayuran, dan kulit buah-buahan.

Merupakan limbah padat berupa abu, biasanya hasil pembakaran. Sampah ini mudah terbawa angin karena ringan dan tidak mudah membusuk. Sampah Bangkai Binatang (Dead Animal) Adalah semua limbah berupa bangkai hewan, misalnya tikus, ikan, dan hewan ternak yang sudah mati.

satuharapan.com elevenia.com

Sampah Anorganik dan Organik Tak Membusuk (Rubbish) Yaitu limbah padat anorganik atau organik cukup kering yang sulit terurai oleh mikroorganisme sehingga sulit membusuk. Selulosa, kertas, plastik, kaca, dan logam, adalah beberapa contohnya.

Sampah Sapuan (Street Sweeping) Yaitu limbah padat hasil sapuan jalanan yang berisi berbagai sampah di jalanan, seperti dedaunan, kertas, dan plastik. Sampah Industri (Industrial Waste) Merupakan semua limbah padat yang berasal dari buangan industri. Komposisi sampah tergantung dari jenis industrinya.


MAJALAH YDBA

TOPIK UTAMA | 08

Pengolahan Limbah Padat Berdasarkan Bidang UMKM Bidang Manufaktur Sisa buangan industri seperti plastik bekas dapat didaur ulang melalui proses pencacahan menjadi alat-alat rumah tangga seperti gagang sapu, piring plastik, alat pel air, dan lain-lain. Hal ini seperti yang dilakukan oleh CV Harapan Mandiri di Desa Tarikolot, Citeureup, Bogor, Jawa Barat. UMKM tersebut mengambil limbah plastik bekas dari berbagai wilayah seperti Bogor, Jakarta, dan Tangerang. Dalam sebulan, limbah plastik bekas yang didaur ulang sebanyak 1,5 ton dengan biaya sekitar Rp 24.000.000,-

Proses pencacahan plastik bekas yang akan diolah menjadi produk-produk rumah tangga di CV Harapan Mandiri Bogor, Jawa Barat.

Bidang Kerajinan Limbah produksi seperti sisa kain dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk kerajinan lainnya berukuran mini. Misalnya salah satu UMKM yang memproduksi baju batik di Yogyakarta, Nena Collection, memanfaatkan potongan kain batiknya menjadi variasi produk kerajinan yang lain seperti gantungan kunci, boneka jerapah, dan sarung bantal yang dapat dijual kembali. Dalam sebulan potongan kain batik yang diolah mencapai lima kilogram.

Beberapa contoh produk Nena Collection yang merupakan hasil olahan sisa kain batik.


MAJALAH YDBA

09 | TOPIK UTAMA

Kelompok Tani Susah Senang di Paser, Kalimantan Timur, sedang mengikuti pendampingan pengolahan tandan kosong kelapa sawit menjadi pupuk organik.

Bidang Pertanian Jika ada bagian dari tanaman budidaya tidak terpakai, ada kemungkinan bisa diolah lagi menjadi pupuk organik, seperti yang saat ini sedang dipelajari oleh Kelompok Tani Susah Senang di Paser, Kalimantan Timur. Kelompok tani binaan YDBA dan PT Pamapersada Nusantara ini mengolah tandan kosong saat panen kelapa sawit menjadi pupuk organik melalui proses pencacahan. Dalam satu bulan Kelompok Tani Susah Senang dapat menghasilkan limbah tandan kosong sebanyak kurang lebih satu ton.

Bidang Peternakan Untuk menghemat biaya, pakan hewan ternak bisa didapatkan melalui sisa hasil pertanian. Komunitas Peternak Mandiri di Sangatta, Kalimantan Timur, mengolah batang jagung dari UMKM Pertanian melalui proses fermentasi menjadi pakan hewan ternak. Dalam sebulan batang jagung yang difermentasikan sebanyak sepuluh ton.

Bidang Kuliner Bagi para UMKM Kuliner di Bontang dan Paser, Kalimantan Timur, sisa makanan hasil produksi seperti sayuran dan buah-buahan bisa juga ditimbun ke tanah. Sampah organik tersebut akan diuraikan oleh organisme-organisme pengurai sehingga akan membuat tanah menjadi lebih subur. Hasil olahan batang jagung yang diproses fermentasi menjadi pakan hewan ternak di Komunitas Peternak Mandiri di Sangatta, Kalimantan Timur


MAJALAH YDBA

KEGIATAN YDBA | 10

Ketua Pengurus YDBA, Sigit P. Kumala (kiri) saat menunjukkan Miniatur Pembinaan UMKM Bengkel Roda-4 YDBA kepada Anggota KADIN Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan di YDBA Gallery.

Kolaborasi

KADIN

dengan YDBA dalam pembinaan UMKM di Tanah Air Ketua Pengurus YDBA, Sigit P Kumala menerima kunjungan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan di YDBA Gallery, Jakarta pada Selasa 4 Januari 2022. Turut hadir secara virtual Kepala Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan KADIN Prof. Bambang Brodjonegoro, Ph.D.

Ketua Pengurus YDBA, Sigit P. Kumala (ketiga kanan) saat menunjukkan produk UMKM binaan YDBA kepada Anggota KADIN Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan di YDBA Gallery.

Ketua Pengurus YDBA, Sigit P. Kumala (kiri) saat menunjukkan produk UMKM kuliner binaan YDBA kepada Anggota KADIN Badan Pemberdayaan Ekonomi.

Kunjungan KADIN ke YDBA dilakukan untuk menjalin kolaborasi YDBA dan KADIN dalam pembinaan UMKM di tanah air. Dalam kesempatan yang luar biasa ini turut hadir anggota KADIN ke YDBA Gallery antara lain Bukalapak, Tokopedia, Tanihub, BRI Argo/ PT Bank Raya Indonesia Tbk, Aruna Fisheries dan Triputra. Dalam kunjungan tersebut, Sigit menjelaskan tentang Ekosistem Pembinaan UMKM, Persebaran LPB, produk unggulan UMKM Binaan YDBA, serta kolaborasi dan inovasi yang sudah dilakukan oleh YDBA bersama dengan stakeholders.


MAJALAH YDBA

11 | KEGIATAN YDBA

YDBA Selenggarakan

“Semangat Kolaborasi Tumbuh Bersama UMKM”

Gathering Grup Astra

Dalam rangka memperkuat silaturahmi dan menjalin potensi kolaborasi bersama Grup Astra dalam mengembangan UMKM di Indonesia, YDBA pada tanggal 27 Januari 2022 mengadakan acara Gathering PIC Purchasing dan PIC CSR Grup Astra secara virtual. Kegiatan dihadiri oleh 55 orang PIC Purchasing & PIC CSR dari 33 perusahaan Grup Astra dan disambut secara virtual oleh Ketua Pembina YDBA, Gita Tiffany Boer serta Ketua Pengurus YDBA, Sigit P. Kumala. Kegiatan gathering diawali dengan menyampaikan sekilas informasi mengenai YDBA dan program pengembangan UMKM yang tengah diijalankan oleh YDBA.

Sesuai dengan tujuan diselenggarakannya acara ini, YDBA juga menyampaikan berbagai program potensial yang dapat dikolaborasikan dengan Grup Astra, dimana YDBA memiliki empat program yang dapat dioptimalkan Grup Astra, antara lain program ayah angkat dan offtaker bagi UMKM, program supplier development, program CSR dan program pembiayaan UMKM. Keempat program tersebut tentunya dapat dijalankan berdasarkan kebutuhan dari Grup Astra itu sendiri. Selain menyampaikan keempat program tersebut, YDBA juga menyampaikan kegiatan kolaborasi yang selama ini telah berjalan dengan Grup Astra.

Kebersamaan seluruh peserta Gathering Semangat Kolaborasi Tumbuh Bersama UMKM.


MAJALAH YDBA

KEGIATAN YDBA | 12

Turut hadir dalam sesi sharing Grup Astra yang telah berkolaborasi dengan YDBA, yaitu Direktur PT United Tractors Tbk, Edhie Sarwono dan Division Head of Environment & Social Responsibility (ESR) Astra, Diah Suran Febrianti. Dalam sharing tersebut, Edhie menyampaikan apresiasi kepada YDBA sebagai partner yang dapat dipercaya dalam menjalankan community development. PT United Tractors Tbk sendiri memiliki program community development dengan tujuan untuk memandirikan masyarakat di sekitar lokasi berdirinya perusahaan tersebut. Sehingga dibutuhkan partner dalam menjalankan program pengembangan masyarakat yang dapat menghasilkan champion program. Sesuai dengan pengalaman kolaborasi PT United Tractors Tbk dan YDBA, Edhie menyampaikan YDBA merupakan organisasi profesional dengan people yang mendukung, standar kerja yang teruji dan menghasilkan pencapaian yang mumpuni. Oleh karena itu, PT United Tractors Tbk sendiri, tahun ini mempercayakan kembali YDBA sebagai partner dalam mengembangkan UMKM di wilayah Cakung dengan mendirikan LPB Cakung yang akan diresmikan pada akhir Maret 2022.

Pemaparan Sekilas YDBA dan Programnya.

Sambutan oleh Ketua Pembina YDBA, Gita Tiffany Boer.

Sedangkan, Diah Suran Febrianti menyampaikan sharing-nya setelah berkolaborasi dengan YDBA dalam pengembangan UMKM dan Desa Sejahtera Astra (DSA) di beberapa wilayah di Indonesia. Divisi ESR Astra sendiri telah berkolaborasi dengan YDBA dalam mengembangkan DSA dan perluasan UMKM binaan di wilayah Banyumas, Banyuwangi dan Manggarai Barat NTT.

Sharing Kolaborasi oleh Direktur PT United Tractors Tbk, Edhie Sarwono.

Dalam perjalanan kolaborasi tersebut, Diah menyampaikan poin penting yang menjadi perhatian setelah berkolaborasi dengan YDBA, antara lain harus memiliki obyektif dalam setiap program yang akan dijalankan dan setiap pihak yang terlibat harus memiliki kontribusi dan komitmen dalam menjalankan setiap rencana yang telah disepakati oleh pihak tersebut. Diah juga menyampaikan bahwa YDBA menjadi partner yang gesit dalam mencari peluang dan aktif dalam mencari solusi dari problem yang ada di lapangan.

Sharing Kolaborasi oleh Division Head ESR Astra, Diah Suran Febrianti.

Ke depan, Edhie maupun Diah berharap, kolaborasi yang sama bisa diciptakan Grup Astra lain dengan YDBA untuk mengembangkan UMKM agar tumbuh bersama sesuai semangat Astra di HUT ke-65 tahun ini.


MAJALAH YDBA

13 | KEGIATAN YDBA

YDBA Hadiri

Focus Group Discussion KEMENTERIAN KEUANGAN RI

William Soeryadjaya pada tahun 1980 dengan tujuan membina dan mengembangkan UMKM di Indonesia. Pendirian YDBA ini sejalan dengan cita-cita Astra “Sejahtera Bersama Bangsa” dan butir pertama Catur Dharma Astra, menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. Tiffany juga menyampaikan, bahwa Astra melalui YDBA telah membina lebih dari 12.000 UMKM yang bergerak di bidang manufaktur, bengkel, kerajinan & kuliner serta pertanian di seluruh Indonesia. Dari UMKM yang dibina, sejak asesmen kemandirian dilakukan pada tahun 2015 hingga kini, terdapat 857 UMKM yang telah naik kelas.

Sri Mulyani saat membuka kegiatan FGD yang dihadiri oleh 3 narasumber dan seluruh Tim Kemenkeu di Indonesia.

kepada seluruh peserta yang hadir, untuk jangan pernah lelah mencintai negeri ini dengan bersama-sama berkolaborasi menghasilkan pencapaian untuk Indonesia yang lebih baik.

Pada tanggal 31 Januari 2022, YDBA dipercaya menjadi salah satu narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) Sinergi Pemberdayaan UMKM yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI secara virtual. Kegiatan FGD sendiri dihadiri oleh Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani serta 2 narasumber lainnya dari Plataran Indonesia dan Bank Indonesia serta seluruh Tim Kemenkeu yang tersebar di Indonesia.

Ketua Pembina YDBA, Gita Tiffany Boer saat membuka pemaparan YDBA dalam membina UMKM.

Dalam pembukaan FGD tersebut, Sri Mulyani menyampaikan pentingnya Semangat Gotong Royong atau dikenal kolaborasi/ sinergi dengan berbagai pihak untuk bersama melakukan pemberdayaan UMKM. Dalam FGD yang diselenggarakan selama 3 jam ini, Sri Mulyani berpesan

Ketua Pembina YDBA sekaligus Direktur PT Astra International Tbk, Gita Tiffany Boer yang hadir dalam kegiatan FGD ini menyampaikan 4 pilar kontribusi sosial Astra untuk Indonesia, salah satunya Astra Kreatif yang dijalankan oleh YDBA yang didirikan oleh pendiri Astra Oom

Sedangkan Ketua Pengurus YDBA, Sigit P. Kumala dalam FGD tersebut turut memaparkan mengenai program yang tengah dijalankan YDBA dalam membina UMKM di Indonesia. Sigit juga memaparkan beberapa case pembinaan beserta pencapaiannya yang dihasilkan oleh UMKM Manufaktur di Tegal dan Klaten, UMKM Pertanian di Lebak Banten dan UMKM Kuliner di Mataram.

Ketua Pengurus YDBA, Sigit P. Kumala saat memparkan program pembinaan UMKM yang dilakukan YDBA.

Sigit berharap pembinaan UMKM ini bisa dioptimalkan dengan berkolaborasi bersama stakeholder, salah satunya Kementerian Keuangan RI. Sehingga harapan Menteri Keuangan untuk menjadikan Indonesia lebih baik dari terwujud.


MAJALAH YDBA

KEGIATAN YDBA | 14

Sosialisasi dengan Direktorat Jendral Pajak (DJP).

Peraturan Pajak Terbaru untuk UMKM dalam Mewujudkan Indonesia Maju

Kesempatan yang luar biasa kali ini YDBA menyelenggarakan Sosialisasi secara visual bersama Direktorat Jendral Pajak (DJP) terkait dengan Peraturan Pajak terbaru Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) untuk UMKM pada Kamis, 27 Januari 2022. Turut hadir dalam Sosialisasi Virtual yaitu Ketua Pengurus YDBA Sigit P. Kumala, Advisor YDBA, Tonny Sumartono, Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2 Humas) DJP Dion Madrinur. Ditengah upaya untuk mewujudkan Indonesia Maju, Pandemi COVID-19 menjadi salah satu guncangan untuk perekonomian serta timbulnya tekanan fiskal yang signifikan sehingga terjadinya opportunity loss hingga -2,07%. Ditahun 2022 ini, terdapat kebijakan baru yang disepakati oleh pemerintah yaitu UU HPP. Pada Undang-undang HPP terbaru tahun 2022 mengatur Penetapan Batasan Omzet Tidak dikenai Pajak Penghasilan bagi Orang Pribadi.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) 23/2018 Pengusaha yang menghitung PPh dengan tarif final 0,5 % dan memiliki peredaran bruto sampai dengan Rp 500.000.000,- setahun dikenai pajak. Namun HPP terbaru tahun 2022 mengatur bahwa orang pribadi dan pengusaha yang memiliki peredaran bruto sampai dengan Rp 500.000.000,- setahun tidak di kenai pajak atau dengan tarif 0% namun apabila orang pribadi atau pengusaha yang memiliki omzet penghasilan diatas Rp 500.000.000,dalam setahun tetap dikenakan sebesar 0,5%. Dalam sosialisasinya, Inge Diana selaku Tim P2 Humas DJP mengungkapkan bahwa perubahan ini sebagai bentuk keberpihakan Pemerintah kepada masyarakat dan usaha kecil. Kini DJP menyediakan fitur terbaru yang dapat di unduh pada Google Playstore maupun Appstore tersedia bagi UMKM, khususnya untuk UMKM yang kesulitan memisahkan pencatatan penghasilan harian dan pembuatan billing setiap bulannya seperti yang disampaikan oleh Dwi Astuti Tim P2 Humas DJP.


MAJALAH YDBA

15 | KEGIATAN YDBA

YDBA Menyelenggarakan

Sosialisasi Kompetisi

5R dan QCC

Secara Virtual Kepada UMKM YDBA menggelar sosialisasi secara virtual dalam Rangka Kegiatan Kompetisi 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin) dan QCC (Quality Control Circle) bagi UMKM pada Senin, 21 Februari 2022. Sosialisasi dihadiri oleh Untung Armedhya Lubis selaku Instruktur Pasca YDBA. Sosialisasi bertujuan untuk memberikan informasi kepada UMKM yang telah menerapkan 5R dan QCC untuk mengikuti kompetisi tersebut. Dengan sosialisasi ini dapat mendorong UMKM untuk menerapkan 5R dan QCC secara konsisten. Hadiah yang diberikan kepada teman-teman UMKM yang mengikuti kompetisi ini mencapai puluhan juta rupiah dilengkapi dengan sertifikat pemenang. Dalam sambutannya Kepala Departemen Training dan Mentoring Aloysius Daniel menyampaikan bahwa “Kegiatan ini bukan hanya kompetisi saja, tetapi justru menjadi ajang belajar satu sama lain”. Pokok bahasan dalam Sosialisasi ini yaitu mensosialisasikan kepada UMKM tentang pentingnya menerapkan 5R dan QCC secara konsisten. Poin yang disampaikan oleh Untung Armedhya Lubis mengenai permasalahan yang sering muncul ketika penerapan 5R

Kepala Departemen Training dan Mentoring YDBA, Aloysius Daniel dalam memberikan sambutan kepada peserta Sosialisasi Kompetisi 5R dan QCC YDBA secara virtual.

Pemaparan materi oleh Untung Armedhya Lubis.

Pemberian materi mengenai “Problem Type” oleh Instruktur Pasca YDBA, Untung Armedhya Lubis.

dan QCC serta penyelesaian masalah (Problem Solving) di tempat kerja dengan beberapa pendekatan QC-Step. Karena pada hakikatnya bahwa penerapan 5R dan QCC ini penting diikuti oleh UMKM dikarenakan dengan adanya 5R dan QCC maka terciptanya iklim lingkungan kerja yang positif bagi perusahaan. Sesi akhir dari sosialisasi mengenai 5R dan QCC yaitu adanya sesi diskusi dari pertanyaan-pertanyaan peserta ZOOM meeting. Para peserta cukup antusias untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang telah diselenggarakan oleh YDBA.


MAJALAH YDBA

KEGIATAN YDBAYDBA | 16

Ngobrol Pinter Bersama ASTRAPAY dengan Tema

Tantangan dan Peluang UMKM dalam Menghadapi Tahun 2022

Sambutan Acara Ngobrol Pinter oleh Sekretaris Pengurus YDBA, Ida R.M Sigalingging.

untuk memperluas inklusi keuangan digital dengan menghadirkan fitur pembayaran QRIS.

Pemberian Materi Mengenai Peluang dari UMKM oleh Vice President Marketing Astrapay, Amar Ibrahim.

Pada Selasa, 8 Maret 2022, telah berlangsung Ngobrol Pinter yang diselenggarakan oleh YDBA Bersama Astrapay dengan membahas topik mengenai Tantangan dan Peluang UMKM Dalam Menghadapi Tahun 2022. Hadirnya digitalisasi berperan besar dalam merubah kehidupan masyarakat. Termasuk mengubah pola transaksi masyarakat dari pembayaran tunai menuju digital. Adanya pandemi Covid-19 mempercepat pengadopsian penggunaan pembayaran digital bagi konsumen maupun pedagang (merchant) di berbagai sektor khususnya pedagang online. Astrapay sebagai dompet elektronik merupakan produk digitalisasi yang simple, aman, dan

bisa dipercaya yang memudahkan pedagang dan pembeli dalam bertransaksi. Fitur pembayaran yang terdapat pada Astrapay pun beragam dalam pembayaran kebutuhan sehari-hari seperti pembayaran listrik, PDAM, pembayaran pulsa, pembayaran Tiket Mode Transportasi Umum, Pembayaran Servis Kendaraan, dan lain-lain. Astrapay dilengkapi juga dengan Fitur MauPaylater dengan metode beli sekarang bayarnya nanti. Astrapay telah mendapatkan lisensi sejak tahun 2020 sebagai dompet elektronik (E – Money) dari Bank Indonesia sebagai wujud komitmen yang diberikan Astrapay untuk menjamin standar keamanan data pengguna. Hadirnya Astrapay mendukung Program dari Bank Indonesia

Berdasarkan data riset ditemukan bahwa jumlah pengguna merchant QRIS di tahun 2021 mencapai 96% yang didominasi oleh pelaku UMKM di 34 Provinsi dan lebih dari 480 Kota/Kabupaten di Indonesia. Ditemukan peluang pengguna aktif digital dan pembelian online didominasi oleh generasi muda di Indonesia melingkupi Post Gen Z dan Gen Z. Sebesar 80% Generasi muda di Indonesia aktif melakukan transaksi online sebesar 33% melalui Banking Apps dan sebanyak 39% pengguna Scan QR Codes. Sehingga penyampaian yang optimal oleh Merchant kepada konsumen dapat melalui Media Sosial berupa Facebook, Instagram, YouTube dan TikTok.


MAJALAH YDBA

17 | KEGIATAN YDBA

YDBA Mewakili Yayasan Astra dalam

Indonesian - German Energy Transition Symposium Dalam konteks G7 dan G20 di tahun 2022, beberapa yayasan di Jerman dan Indonesia telah menyepakati kerjasama yang lebih dalam untuk mendukung aksi perubahan iklim dan ambisi yang lebih tinggi di skala global. Melalui Foundations Platform F20, dapat menjadi wadah bagi 70 yayasan di seluruh dunia untuk dapat saling bekerja sama menjelang KTT G7 di Jerman, KTT G20 pada bulan Oktober di Bali/Indonesia dan hingga COP 27 di Mesir pada bulan November 2022 mendatang. YDBA mewakili yayasan-yayasan Astra berpartisipasi dalam Foundations Platform F20 untuk menyampaikan pandangan-pandangannya terkait isu lingkungan, perubahan iklim, serta transisi energi. Saat pelaksanaan Indonesian –

Ketua Pengurus YDBA, Sigit P. Kumala (baris kedua paling kanan) bersama para perwakilan yayasan Indonesia dan Jerman serta tim Foundations Platform F20.

German Energy Transition Symposium pada 22 Maret 2022 secara virtual, Ketua Pengurus YDBA, Sigit P. Kumala, menyampaikan tiga agenda utama, antara lain pengenalan Astra dan YDBA, pengembangan UMKM oleh YDBA, serta usulan-usulan pengembangan energi terbarukan untuk UMKM. YDBA mengusulkan tiga poin supaya UMKM dapat berpartisipasi dalam transisi energi, antara lain (1) Sosialisasi secara komprehensif dan intensif kepada pelaku UMKM, (2) Pemerintah dan stakeholders perlu mendukung UMKM dalam mendapatkan permodalan dan teknologi untuk melakukan investasi dalam transisi energi ini. (3) UMKM pun harus sudah siap dengan area kerjanya yang kondusif untuk mengimplementasikan transisi energi.

Ketua Pengurus YDBA, Sigit P Kumala sedang melakukan presentasi dalam simposium.


MAJALAH YDBA

KEGIATAN YDBA | 18

Telah dibuka Pendaftaran

Apresiasi YDBA untuk Pewarta 2022 Terdapat 3 Kategori: Pewarta Tulis dengan Pemberitaan Terbaik

Pewarta Foto dengan Pemberitaan Terbaik

Pemberitaan Berkualitas Terbanyak

Hadiah Pemberitaan Terbaik Juara 1 Uang Tunai Rp 8 Juta + Voucher Produk UMKM Senilai Rp 3 Juta

Juara 2 Uang Tunai Rp 5 Juta + Voucher Produk UMKM Senilai Rp 2 Juta

Juara 3 Uang Tunai Rp 3,5 Juta + Voucher Produk UMKM Senilai Rp 1 Juta

Hadiah Pemberitaan Berkualitas Terbanyak

Uang Tunai Rp 8 Juta + Voucher Produk UMKM senilai Rp 3 Juta

Pewarta submit pemberitaan periode 28 Maret – 27 Juli 2022 di link bit.ly/SubmitApresiasiYDBA

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sdri. Agustin di email agustin@ydba.astra.co.id atau Whatsapp 0857 2304 9092


MAJALAH YDBA

19 | KEGIATAN YDBA

#YukExplore UMKM Indonesia Binaan YDBA di Untuk mengenal lebih dalam dan mengetahui keberlanjutan usaha UMKM Indonesia, khususnya binaan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA), hari ini 29 Maret 2022 YDBA menyelenggarakan kegiatan #YukExplore UMKM Indonesia.

Bontang & Paser

Kalimantan Timur

#YukExplore UMKM Indonesia kali ini diadakan YDBA secara virtual di wilayah Bontang dan Paser, Kalimantan Timur dengan tema “Wujudkan Sustainability UMKM melalui Community Development”.

mengenai bisnis yang dijalankan dengan berbagai inovasi yang menjadikan usahanya tetap eksis dan berkembang hingga kini.

Kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Pengurus YDBA, Ida R. M. Sigalingging; Bendahara Pengurus YDBA, Handoko Pranoto; CSR Departement Head PT Pamapersada Nusantara, Maidi Irvan; Koordinator Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Pama Bessai Berinta Bontang, Suryo Aji, Koordinator LPB Pama Daya Taka Paser, Atmaji Priyo Hutomo serta tim YDBA di beberapa wilayah dan para pewarta yang hadir secara virtual.

Dirintis oleh Nur Aini pada tahun 2009, usaha kuliner ini fokus pada produksi amplang dengan satu varian. Semangatnya untuk terus belajar dan mengembangkan 2Nay, Nur Aini memutuskan untuk menjadi binaan LPB Pama Bessai Berinta pada tahun 2016.

Dalam #YukExplore ini, para peserta berkesempatan untuk mengunjungi UMKM Kuliner 2Nay binaan LPB Pama Bessai Berinta dan UMKM Perikanan Syufuan Hadi binaan LPB Pama Daya Taka. Keduanya berbagi cerita

UMKM Kuliner 2Nay

Berbagai program pembinaan diikuti oleh Nur Aini, seperti Pelatihan Basic Mentality & Kewirausahaan, Pelatihan Digital Marketing, Pelatihan Sistem Jaminan Halal, dan berbagai program fasilitasi pemasaran serta fasilitasi pembiayaan. Dengan menerapkan ilmu selama mengikuti program pembinaan, menjadikan Nur Aini aware bahwa bisnis yang dijalankan harus memiliki keunggulan. Sehingga, Nur Aini terdorong untuk melakukan berbagai inovasi produk yang bisa menarik perhatian customer. Saat ini, Nur Aini memiliki beberapa varian amplang yang menjadi best seller di berbagai pasar. Varian tersebut, antara lain amplang tenggiri, amplang cumi dan amplang kepiting. Bukan hanya soal varian, legalitas usaha juga menjadi perhatian Nur Aini dalam menjalankan usahanya. Kini, produk yang diproduksi Nur

Suasana #YukExplore UMKM Indonesia di Bontang Kalimantan Timur.


MAJALAH YDBA

KEGIATAN YDBA | 20

Koordinator LPB Pama Bessai Berinta, Suryo Aji saat memperlihatkan produk UMKM Kuliner 2Nay yang di display di Galeri LPB dalam kegiatan #YukExplore UMKM Indonesia yang diselenggarakan YDBA.

Aini berhasil mendapatkan sertifikasi halal yang menjadikan produknya dipercaya oleh para customer. Produk 2Nay saat ini dipasarkan di berbagai wilayah, antara lain Galeri Pama di Bandara Balikpapan, Galeri Pama di Bandara Banjarmasin, Galeri UMKM YDBA di Jakarta, seluruh mini market di wilayah Bontang serta di platform online untuk menjangkau customer lebih luas lagi. UMKM Perikanan Syufuan Hadi Syufuan Hadi merupakan UMKM Binaan LPB Pama Daya Taka Paser yang fokus pada bisnis pemijahan dan pembesaran dalam sektor perikanan.

Menjalankan bisnis sejak tahun 2020, Syufuan bergabung bersama LPB Pama Daya Taka untuk meningkatkan kompetensi dalam bisnisnya. Beberapa program yang diikuti, antara lain pelatihan dan pendampingan pemijahan serta pendampingan siklus budidaya & manajemen pakan. Melalui program tersebut Syufuan mampu melakukan pemijahan ikan secara mandiri dan melakukan proses budidaya yang sudah sesuai standar dengan produktivitas mencapai 30.000 s/d 40.000 ekor dalam satu kali siklus pemijahan. Dalam menjalankan bisnisnya, Syufuan Hadi juga selalu mengutamakan kualitas bibit

Sambutan Sekretaris Pengurus YDBA, Ida R. M. Sigalingging dalam acara #YukExplore UMKM Indonesia yang diselenggarakan YDBA untuk mengenal lebih dalam dan mengetahui keberlanjutan usaha UMKM Indonesia, khususnya binaan YDBA.

dan melakukan edukasi budidaya kepada customer yang membeli bibit ikan tersebut. Bibit yang menjadi unggulan Syufuan untuk dibudidayakan, yaitu varietas lele Arab dengan keunggulan tahan terhadap cuaca ekstrim dan serangan penyakit, rasa lebih lezat ketika dimasak serta waktu pemeliharaan yang lebih cepat. Selalu belajar dan menggali pengetahuan budidaya perikanan lebih dalam, melakukan evaluasi terhadap proses budidaya serta tidak berhenti berinovasi dalam menjalankan bisnis, menjadi tips Syufuan dalam menjalankan usaha di bidang perikanan ini.

CSR Department Head PT Pamapersada Nusantara, Maidi Irvan (kanan bawah) saat menyampaikan latar belakang PT Pamapersada Nusantara mendirikan LPB berkolaborasi dengan YDBA saat kegiatan #YukExplore UMKM Indonesia yang diselenggarakan YDBA.


MAJALAH YDBA

21 | REVIEW PRODUK UMKM

EGGS BREAKER MACHINE SOLUSI CEPAT MEMECAHKAN TELUR DENGAN TEKNOLOGI MESIN

Kegiatan untuk memecahkan telur kerap kali menjadi permasalahan bagi pelaku usaha di bidang kuliner. Semakin pesat perkembangan teknologi saat ini memudahkan pekerjaan menjadi lebih cepat, sehingga waktu berjalan lebih efektif. Bersama dengan YDBA, UMKM binaan LPB Solo yaitu PT Solo Mechatronic Indonesia (SMI) menjawab solusi dengan Mesin Pemecah Telur (Eggs Breaker Machine). Eggs Breaker Machine merupakan pemecah telur yang meniru pekerjaan tangan manusia, memecahkan telur menggunakan pisau khusus dengan kapasitas kecepatan minimal dapat memecahkan sebanyak 1.500 butir/jam dan kecepatan maximal mencapai 5.400 butir/ jam. Melalui penyangga khusus

yang terdapat di mesin, telur-telur yang rusak akan dikeluarkan secara terpisah. Keunggulan yang terdapat pada Eggs Breaker Machine memisahkan putih telur dari kuningnya melalui pengaturan kecepatan yang halus sesuai dengan mode kerja yang dipilih oleh operator. Untuk satu produk mesin yang diproduksi oleh PT SMI dibandrol dengan harga Rp 300.000.000,- sampai dengan Rp 400.000.000,- PT SMI melayani pemesanan secara custom/ pemesanan sesuai dengan permintaan konsumen. Termasuk dengan permintaan speed dan permintaan ukuran mesin yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

Apabila pesanan Anda mengalami kerusakan secara minor, PT SMI memberikan fasilitas pelayanan kerusakan dengan mendatangkan montir khusus ketempat Anda. Namun kerusakan secara mayor, konsumen dapat mengirimkan mesin ke workshop PT SMI yang berlokasi di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah. Tertarik dengan Produk Eggs Breaker Machine ini? Anda dapat menghubungi Koordinator LPB Solo, Dimas Wahyu Ashary No. HP: 0877 39218643 Email: solo@ydba.astra.co.id


MAJALAH YDBA

REVIEW PRODUK UMKM | 22

Matahari

Handicraft Flower untuk Mempercantik Dekorasi Rumah Anda Rumah terasa membosankan? Coba hias rumah Anda dengan dekorasi rumah yang estetik agar rumah menjadi lebih nyaman dan kamu tidak merasa bosan ketika dirumah saja. Anda bisa mendapatkan dekorasi rumah yang unik dan estetik dari UMKM Binaan YDBA yaitu Matahari Handy Craft Flower berasal dari Kota Yogyakarta. Salah satu produk yang unik hasil dari UMKM Matahari Handy Craft Flower ini menggunakan limbah kulit jagung untuk bahan baku produksi. Sejak tahun 2012 Yuni Noor Hastuti menekuni kerajinan tangan Matahari Handy Craft Flower yang berasal dari limbah kulit jagung. Kini telah memproduksi berbagai macam dekorasi bunga seperti Bunga Matahari, Bunga Teratai, Bunga Melati, Bunga Kipas dan lain sebagainya. Matahari Handy Craft Flower menjual produk dengan paket berupa Pot serta satu ikat bunga dengan harga yang affordable yaitu Rp 500.000,- dibandingkan dengan membelinya secara ecer.

Sejak tahun 2015 Matahari Handy Craft Flower telah bergabung dengan YDBA. Melalui pelatihan dan pendampingan yang pernah diikuti mengenai pemanfaatan pemasaran melalui media sosial saat ini Matahari Handy Craft Flower memasarkan produknya melalui media sosial @matahari_craft_bunga_kering. Tidak hanya memasarkan produk melalui Instagram, Matahari Handy Craft Flower saat ini sudah merambah ke e-commerce Shopee. Serta melakukan kerja sama dengan gerai souvenir di Daerah Kasongan, Bantul Yogyakarta. Kalian bisa mendapatkan barang ready stock di Galery Matahari Handy Craft Flower yang beralamat di Minggiran, Mantrijeron Kota Yogyakarta.

Kegiatan Produksi Merangkai Bunga dari Limbah Kulit Jagung. Kumpulan Bunga dari Limbah Kulit Jagung


MAJALAH YDBA

23 | REVIEW PRODUK UMKM

Renyah dan Kaya Protein :

Keripik Ikan Bawis “ABADI RASA” Buah Tangan Khas Bontang Kecil, berduri dan amis mengingatkan kita dengan ciri khas ikan dari perairan Bontang Kalimantan Timur yaitu Ikan Bawis. Biasanya ikan bawis dijadikan sebagai menu pelengkap favorit masyarakat Kota Bontang yaitu Gami Bawis atau Sambal Bawis. Melimpahnya tangkapan ikan bawis di perairan Kota Bontang menjadi alasan pelaku usaha di bidang kuliner mengolah Ikan Bawis menjadi lauk pauk, namun Ikan bawis diolah menjadi cemilan sehat dan bercita rasa gurih hanya di Kota Bontang Kalimantan Timur. Abadi Rasa merupakan UMKM yang sudah berdiri sejak tahun 2013 milik Sumarni. Memiliki keunggulan dengan menggunakan ikan bawis segar yang diperoleh dari nelayan setempat serta memproduksi setiap hari untuk menjaga kualitas produknya. UMKM Keripik Ikan Bawis Abadi Rasa merupakan UMKM Binaan LPB Pama Bessai Berinta sejak tahun 2016. Saat ini telah mengantongi sertifikat pendukung seperti Sertifikat Izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan Sertifikat Halal

sehingga aman dikonsumsi oleh masyarakat. Keripik bawis Abadi Rasa memiliki dua varian rasa yaitu varian rasa original dan varian rasa pedas yang diminati oleh konsumen. Abadi Rasa memiliki inovasi jenis cemilan selain keripik Ikan Bawis yaitu Keripik Usus, Teri Crispy dan Pempek. Produk keripik ikan bawis dijual dengan kisaran harga Rp 16.000,- per 85 gram. Keripik Ikan Bawis Abadi Rasa dapat dijumpai di pusat perbelanjaan oleh-oleh Khas Kota Bontang dan kunjungi media sosial Facebook Sumarni Sni dan Instagram @sumarnisni untuk pemesanan online. Untuk Anda yang penasaran dengan lezatnya olahan Ikan Bawis Khas Kota Bontang Kalimantan Timur dapat menghubungi Sumarni sebagai pemilik UMKM Abadi Rasa pada nomor 0852-4810-7072 (WhatsApp) atau menghubungi Koordinator LPB Pama Bessai Berinta, Suryo Aji 0812-8903-3080.


MAJALAH YDBA

REVIEW PRODUK UMKM | 24

Si Manis Merah Merona “Dragon Fruit” Hasil Budidaya UMKM Mitra Tani Banyuwangi Manis, merah merona siapa yang tidak tergoda untuk mencicipi buah yang kaya manfaat ini. Warna merah yang dihasilkan buah naga dinilai mengandung senyawa antioksidan yang tinggi seperti Vitamin C, Vitamin B, Magnesium, Batelain dan karotenoid sehingga ampuh untuk melawan radikal bebas. Buah naga memiliki kandungan khasiat yang besar untuk menjaga imunitas tubuh, membantu penyembuhan diabetes dan melancarkan pencernaan. Keunggulan Buah Naga yang dimiliki Produk UMKM Mitra Tani Binaan YDBA Banyuwangi yaitu budidaya buah naga dilakukan dengan sistem organik sehingga menghasilkan buah naga yang sehat minim dari residu bahan kimia yang berbahaya. Selain itu buah naga Mitra Tani Banyuwangi ini memiliki rasa yang lebih manis. Sumartini mengatakan bahwa kualitas buah naga yang baik dapat dilihat dari warna kulit buah naga menunjukkan warna merah magenta,

kulitnya yang tipis, sirip yang lurus dan lentur serta tahan lama untuk disimpan. Ketika musim panen tiba buah naga di bandrol dengan harga Rp 7.000,- sampai dengan Rp 25.000,- per kilogram. Untuk konsumen luar kota dapat melakukan pemesanan dengan minimal order 1 karton atau sebanyak enam kilogram. Pengiriman luar kota dipastikan aman sampai ditempat tujuan karena Mitra Tani Banyuwangi melakukan packing yang aman menggunakan karton tebal dan menggunakan peti buah ketika orderan mencapai kapasitas 25 kilogram.

Saat ini pemasaran Buah Naga Mitra Tani Banyuwangi dipasarkan secara lokal ke beberapa daerah seperti Jogja, Bali, Jepara, Solo dan beberapa kota lainnya. Pemasaran Produk Mitra Tani Banyuwangi telah mendistribusikan produknya kepada minimarket Indomaret yang tersebar di daerah Banyuwangi Jawa Timur. Apabila Anda tertarik untuk membeli Produk Buah Naga UMKM Mitra Tani Banyuwangi Jawa Timur, dapat menghubungi Sumartini pemilik Budidaya Buah Naga Banyuwangi 0813 3682 5055 (WhatsApp) atau Koordinator LPB Banyuwangi Azzurri 0857 3118 4532 (WhatsApp).

Panen Buah Naga Non Residu Kualitas Terbaik Asal Banyuwangi.


25 | PROFIL UMKM

YDBA MAJALAH YDBA

AC Mobil Serahkan Kepada Rusak? Rotary Rotary Bintaro merupakan layanan jasa bengkel spesialis perawatan dan penyediaan suku cadang Air Conditioner (AC) mobil. Mulai berdiri sejak tahun 2000 yang berlokasi di Jakarta Selatan, tak membuat Rotary Bintaro berpuas diri. Hal ini yang membuat Rotary Bintaro terus melakukan inovasi dan berkembang pesat hingga saat ini memiliki sepuluh cabang yang tersebar di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi. Keberhasilan yang dicapai oleh Rotary Bintaro ini tak lepas dari sosok Ferry Jensen, sang pendiri PT Rotary Gemilang.

Bintaro

Rotary Bintaro salah satu bengkel binaan YDBA sejak tahun 2015, yang saat ini sudah masuk kategori Mandiri. Memiliki pengalaman yang matang di industri reparasi, kini Rotary Bintaro berhasil menjadi market leader dan role model perluasan layanan AC mobil. Misi yang dibawa oleh Rotary Bintaro yaitu ingin memberikan layanan yang prima dan berkualitas kepada pelanggan, menyediakan solusi dari permasalahan sistem pendingin udara kendaraan serta meningkatkan edukasi manfaat layanan kepada seluruh stakeholders. Jasa servis AC mobil yang ditawarkan oleh bengkel Rotary Bintaro telah menggunakan mesin canggih dan terkomputerisasi seperti flushing machine, fogging machine, endoscopy machine, cooling machine dan ozon machine. Suku cadang AC yang terdapat di Bengkel Rotary Bintaro bervariasi dari segala jenis merek mobil sehingga konsumen tidak perlu khawatir apabila memiliki merek kendaraan mobil yang suku cadangnya terbatas.

Perawatan scaled AC Mobil dilakukan oleh SDM yang profesional.


MAJALAH YDBA

PROFIL UMKM | 26

Pengecekan keluhan kerusakan AC Mobil di Bengkel Rotary Bintaro.

Rotary Bintaro bengkel tidak hanya memberikan pelayanan jasa reparasi AC saja, namun memberikan pelayanan sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) kepada pelanggan dengan memperhatikan keluhan dari konsumen dan menyediakan fasilitas untuk konsultasi gratis secara online maupun datang ke bengkel Rotary Bintaro. Keunggulan fasilitas yang ditawarkan oleh Bengkel Rotary Bintaro yaitu tidak membongkar dashboard mobil, sehingga konsumen memiliki waktu yang jauh lebih efisien.

Melalui pelatihan dan pendampingan yang pernah diikuti mengenai pemasaran melalui Digital Marketing, kini Bengkel Rotary Bintaro telah memasarkan produknya secara aktif melalui akun media sosial yaitu Instagram @rotarybintaro, serta kanal YouTube Rotary Bintaro. Tidak hanya melakukan pemasaran melalui media sosial, Rotary Bintaro cukup aktif dalam memberikan edukasi kepada konsumen mengenai keluhan kerusakan yang kerap kali terjadi pada AC mobil.