Page 1


2

HARIAN VOKAL

KAMIS

NASIONAL

7 Maret 2013/24 Rabiul Akhir 1434 H

Konflik Sabah Paksa Ratusan TKI Pulang LINTAS SBY Diminta Atasi Konflik Pertanahan JAKARTA (VOKAL)ÇŚ ƒÂ?›ƒÂ?Â?›ƒ Â?ĥѥ –ƒÂ?ƒŠ ›ƒÂ?‰„‡Ž—Â?•‡Ž‡•ƒ‹†‹Â?ƒÂ?ƒ•ƒÂ?’ƒ‹–ƒŠ—Â?ʹͲͳʹ ‹Â?‹•‡Â?‹–ƒ”ͳͲǤͲͲͲÂ?ĥѥ›ƒÂ?‰Â?ƒ•—Â?Â?‡  ÇĄÂ?ƒÂ?ƒ„—Â?ƒÂ?•ƒŒƒÂ?‡ŽƒŽ—‹”‡˜‹•‹‘Â?‘Â? ‰”ƒ”‹ƒČ‹ČŒÇĄÂ?‡Žƒ‹Â?Â?ƒÂ?”‡•‹†‡Â?—•‹Ž‘ƒÂ?ÇŚ „ƒÂ?‰ —†Š‘›‘Â?‘ Č‹ČŒ Œ—‰ƒ Šƒ”—• –—”—Â?Ǥ ”‡•‹†‡Â? †‹Šƒ”ƒ’Â?ƒÂ? Â?ƒÂ?’— Â?‡Â?ƒÂ?‰ƒÂ?‹ Â?ĥѥ–ƒÂ?ƒŠÂ?Š—•—•Â?›ƒ›ƒÂ?‰Â?‡Ž‹„ƒ–Â?ƒÂ?Â?ÂƒÇŚ ŽƒÂ?‰ƒÂ? Č€‘Ž”‹†ƒÂ?’‡Â?‰—•ƒŠƒÂ„Â‡Â•ÂƒÂ”ÇĄ›ƒÂ?‰ •‡”‹Â?‰Â?ƒŽ‹Â?‡Â?‰ƒŽƒŠÂ?ƒÂ?”ƒÂ?Â›ÂƒÂ–ÇĄ›ƒÂ?‰Â?‡Â?ƒÂ?‰ –‹†ƒÂ? Â?‡Â?Â?’—Â?›ƒ‹ Â?‡Â?—ƒ–ƒÂ? ƒ’ƒ’—Â?Ǥ ‡Â?‹Â?‹ƒÂ?†‹—Â?‰Â?ƒ’Â?ƒÂ?‡–—ƒƒÂ?ŒƒÂ‡Â”Â–ÂƒÇŚ Â?ƒŠƒÂ? „†—Ž ƒÂ?ƒÂ?ƒŒƒ†ƒŽƒÂ?†‹•Â?—nj •‹Dz‡ˆ‘”Â?ƒ•‹‰”ƒ”‹ƒ†ƒÂ?‡•‡ŒƒŠ–‡”ƒƒÂ?ÂƒÂ‡Â”ÇŚ ÂƒÂŠÇł„‡”•ƒÂ?ƒƒÂ?‹Ž‡–—ƒƒÂ?•—•‰”ƒ”‹ƒ†ƒÂ? —Â?„‡”†ƒ›ƒ ŽƒÂ?    Â?ƒÂ?‰ ”‹ŠƒÂ?–‘”‘ †‹ ‡†—Â?‰Č€  ƒÂ?ÂƒÂ”Â–ÂƒÇĄƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇ¤ ‡Â?—”—– ƒÂ?ƒÂ?ÂƒÂŒÂƒÇĄÂ?ƒŽƒ—Â?ƒ•ƒŽƒŠ–ƒÂ?ƒŠ ‹Â?‹ –‹†ƒÂ? †‹–ƒÂ?‰ƒÂ?‹ •‡”‹—•ǥ Â?ƒÂ?ƒ Â?‡‰ƒ”ƒ ‹Â?‹ „‹•ƒ Â?ƒ”ƒÂ?Ǥ Â‡Â„ÂƒÂ„ÇĄ ”ƒÂ?›ƒ– Â?ƒÂ?–‹Â?›ƒ –ƒÂ? Žƒ‰‹ „‹•ƒÂ?‡Â?‹Ž‹Â?‹–ƒÂ?ƒŠ†ƒÂ?Œ—•–”—†‹Â?—ƒ•ƒ‹‘Ž‡Š Â?‡Ž‘Â?’‘Â?’‡Â?Â‘Â†ÂƒÂŽÇĄ›ƒÂ?‰„‹•ƒÂ?‡Â?‰ƒÂ?…ƒÂ?Â?‡nj Ž‡•–ƒ”‹ƒÂ? Ž‹Â?‰Â?—Â?‰ƒÂ?ÇĄ Â?‡–ƒŠƒÂ?ƒÂ? ’ƒÂ?‰ƒÂ?ÇĄ •‡Â?ƒŽ‹‰—•Â?‡Â?ƒÂ?Â?—”ƒÂ?ǤDzÂƒÂ†ÂƒÂŠÂƒÂŽÇĄ–ƒÂ?ÂƒÂŠÇĄÂƒÂ‹Â”ÇĄ †ƒÂ? —†ƒ”ƒ ‹Â?‹ Šƒ”—• †‹Â?—ƒ•ƒ‹ ‘Ž‡Š Â?‡‰ƒ”ƒ —Â?–—Â?Â•Â‡Â„Â‡Â•ÂƒÂ”ÇŚÂ„Â‡Â•ÂƒÂ”Â?›ƒÂ?‡Â?ƒÂ?Â?—”ƒÂ?”ƒÂ?›ƒ– ƒ†ƒŽƒŠÂ?‡Â?Œƒ†‹Â?ƒ•ƒŽƒŠ’”‹Â?•‹’†ƒŽƒÂ?”‡˜‹•‹ Ǥƒ”‡Â?ƒ‹–—ǥ”‡•‹†‡Â?Šƒ”—•–—”—Â?–ƒÂ?ÇŚ ‰ƒÂ?—Â?–—Â?Â?‡Â?›‡Ž‡•ƒ‹Â?ƒÂ?Â?‘Â?’Ž‡Â?•‹–ƒ•–ƒÂ?ƒŠ ‹Â?‹ǥdzÂ?ƒ–ƒÂ?›ƒǤ ‘͡–ƒŠ—Â?ͳ͝͸Ͳ‹Â?‹Â?‡Â?ƒÂ?‰Šƒ”—• †‹”‡ˆ‘”Â?ÂƒÂ•Â‹ÇĄ Â?‡•Â?‹ •—†ƒŠ ƒ†ƒ   

‘Ǥ  –ƒŠ—Â? ʹͲͲͳ –‡Â?–ƒÂ?‰ ”‡ˆ‘”Â?ƒ•‹ ƒ‰”ƒ‹ƒ †ƒÂ? ’‡Â?‰‡Ž‘ŽƒƒÂ? •—Â?„‡” †ƒ›ƒ ƒŽƒÂ? Č‹ČŒÇĄ „‡”‹Â?—–•‡Â?–‘”ƒŽƒ‰ƒ”Â?‡Â?’—Â?›ƒ‹’ƒ›—Â?‰ Š—Â?—Â?›ƒÂ?‰–‡‰ƒ•†ƒÂ?Œ‡Žƒ•—Â?–—Â?Â?‡Â?‰ƒ–—”  ÇĄ ‹Â?Â‡Â”Â„ÂƒÇĄ ‡Š—–ƒÂ?ƒÂ?ÇĄ  ”ƒÂ?•nj ’‘”–ƒ•‹†ƒÂ?•‡„ƒ‰ƒ‹Â?›ƒǤ Dz‡ŽƒÂ?ƒ‹Â?‹ƒ†ƒ”—ƒÂ?‰†‹–‡Â?‰ƒŠ›ƒÂ?‰–‹†ƒÂ? •‡Â?’ƒ– †‹—”—• •‡’‡”–‹ ’‡Â?„ƒ–ƒ•ƒÂ? ŽƒŠƒÂ?ÇĄ  Č‹ÂŠÂƒÂ?’‡Â?‰—•ƒŠƒƒÂ?Š—–ƒÂ?ČŒ–‡”Œƒ†‹Â?‡–‹Â?ÇŚ ’ƒÂ?‰ƒÂ?Â?‡’‡Â?‹Ž‹Â?ƒÂ?ÇĄ†ƒÂ?’‡Â?‰—ƒ•ƒƒÂ?–ƒÂ?ƒŠ —Â?–—Â? —•ƒŠƒ ’”‘†—Â?–‹† Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–Ǥ ÂƒÂ†Â‹ÇĄ Šƒ”—• ƒ†ƒ  ›ƒÂ?‰ „‹•ƒ Â?‡Â?Œ‡Â?„ƒ–ƒÂ?‹ ŠƒŽ –‡”•‡„—– •‡„ƒ‰ƒ‹ ’ƒ›—Â?‰ Š—Â?—Â?Ǥ Â?–—Â? ‹–—nj ŽƒŠ„‡”‹Â?‹•‹ƒ–‹ˆÂ?‡Â?„—ƒ–‡”–ƒÂ?ÂƒÂŠÇŚ ƒÂ?ÇĄ†‡Â?‰ƒÂ?–‡–ƒ’Â?‡Â?Œƒ‰ƒ„‡”ŽƒÂ?—Â?›ƒǤ ‡–ƒ’Â?‡Â?‰ƒ…—’ƒ†ƒ’”‹Â?•‹’Â?‡ƒ†‹ŽƒÂ?ÇĄ–ƒÂ?ƒŠ Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ? ŠƒÂ? ”ƒÂ?›ƒ– ›ƒÂ?‰ „—Â?ƒÂ? —Â?–—Â? †‹‡Â?Â•Â’ÂŽÂ‘Â‹Â–ÂƒÂ•Â‹ÇĄ †ƒÂ? Â?‡Â?›‡Ž‡•ƒ‹Â?ƒÂ? „‡”„ƒ‰ƒ‹ Â?‘Â?ˆŽ‹Â?’‡”–ƒÂ?ƒŠƒÂ?Žƒ‹Â?Â?Â›ÂƒÇĄÇłƒÂ?‹Ž‡–—ƒ‘nj Â?‹•‹

Ǥ —Â?…‹Â?Â›ÂƒÇĄÂ?ƒ–ƒ ƒÂ?ƒÂ?ÇĄƒ†ƒ†‹”‡•‹†‡Â? —Â?–—Â? ’‡Â?›‡Ž•ƒ‹ƒÂ? ”‡ˆ‘”Â?ƒ•‹  ‡”–ƒÂ?ƒŠƒÂ? ‹Â?‹Ǥ‡Â?Â‰ÂƒÂ’ÂƒÇŤÂ‡Â„ÂƒÂ„ÇĄ—Â?–—Â?Â?‘Â?ˆŽ‹Â?–ƒÂ?ƒŠ›ƒÂ?‰ Â?‡Ž‹„ƒ–Â?ƒÂ? Č€‘Ž”‹†ƒÂ?’‡Â?‘†ƒŽÂ„Â‡Â•ÂƒÂ”ÇĄ–ƒÂ?ÇŚ ’ƒ Â?‡–‡”Ž‹„ƒ–ƒÂ? ’”‡•‹†‡Â? •‡„ƒ‰ƒ‹ ’ƒÂ?‰Ž‹Â?ƒ –‡”–‹Â?‰‰‹ǥ Â?ƒÂ?ƒ –ƒÂ? ƒÂ?ƒÂ? ’‡”Â?ƒŠ •‡Ž‡•ƒ‹Ǥ Dz‡nj ŽƒÂ?Œ—–Â?›ƒ’‡”Ž—Â?‡Â?„—ƒ–ˆ‘”Â?ƒ–›ƒÂ?‰Œ‡Žƒ•†ƒÂ? –‡‰ƒ••‡Â?‹•ƒŽ†‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?Â?‡ŽƒŽ—‹Â?Â‡Â†Â‹ÂƒÂ•Â‹ÇĄ†ƒÂ? Šƒ”—•ƒ†ƒ’—–—•ƒÂ?•‡…ƒ”ƒĠÂ?‹Â?‹•–”ƒ–‹ˆÂ?‡’‡nj Â?‹Ž‹Â?ƒÂ?’‡”–ƒÂ?ƒŠƒÂ?ÇĄÂ?ƒ”‡Â?ƒ„ƒÂ?›ƒÂ?Â?ĥѥ•‡–nj ‡ŽƒŠ†‹…‡Â?†‹Č‹ƒ†ƒÂ?‡”–ƒÂ?ƒŠƒÂ?ƒ•‹‘Â?ÇŚ ÂƒÂŽČŒ–‹†ƒÂ?Â–Â‡Â”Â…ÂƒÂ–ÂƒÂ–ÇĄÇł–‡‰ƒ• ƒÂ?ƒÂ?Žƒ‰‹Ǥ ƒŽ ‹Â?‹ǥ Â?ƒ–ƒ ƒÂ?ƒÂ?ÇĄ –‡Â?–— •ƒŒƒ Â?‡Â?Œƒ†‹ Â?‡”Œƒ „‡•ƒ” „ƒ‰‹ Â?Â‡Â‰ÂƒÂ”ÂƒÇĄ „‹Žƒ –‹†ƒÂ? Â?‡‰ƒ”ƒ Â?‡‰ƒ”ƒ‹Â?‹„‹•ƒÂ?ƒ”ƒÂ?†ƒÂ?”ƒÂ?›ƒ–Â?ƒÂ?‹Â?–‡”nj ’‹Â?‰‰‹”Â?ƒÂ?Ǥ ‡Â?‹Â?‹ƒÂ? ’—Žƒ —Â?–—Â? ’‡Â?‡”‹Â?ÇŚ –ƒŠ †ƒ‡”ƒŠ Šƒ”—• Â?‡Â?‹Ž‹Â?‹  ‡Â?†ƒ ›ƒÂ?‰ Â?Š—•—•Â?‡Â?‰ƒ–—”’‡”–ƒÂ?ƒŠƒÂ?†‹Â†ÂƒÂ‡Â”ÂƒÂŠÇĄƒ‰ƒ” –‹†ƒÂ?–‡”Œƒ†‹Â?‘Â?’Ž‹Â?ƒ•‹Â?ĥѥ–ƒÂ?ƒŠ†‡Â?‰ƒÂ? ’‡Â?‡‹”Â?–ƒŠ Â’Â—Â•ÂƒÂ–ÇĄ •‡•—ƒ‹  ‘ Í´Í´ ƒŠ—Â? ͳ͝͝͝ –‡Â?–ƒÂ?‰ ‡Â?‡”‹Â?–ƒŠƒÂ? †ƒ‡”ƒŠǤ (san)

Pendaftaran SNMPTN Ditutup Besok JAKARTA (VOKAL)ÇŚƒ–— Šƒ”‹ Žƒ‰‹ ’‡Â?Â†ÂƒÂˆÂ–ÂƒÇŚ ”ƒÂ?‡Ž‡Â?•‹ƒ•‹‘Â?ƒŽƒ•—Â?‡”‰—”—ƒÂ?‹Â?‰nj ‰‹ ‡‰‡”‹ Č‹ČŒ †‹–—–—’Ǥ ‡Â?”‡–ƒ”‹• Â?—Â? ƒÂ?‹–‹ƒ ÇĄ ‘…ŠÂ?ƒ– ƒŠƒ„ Â?‡Â?—–—”Â?ƒÂ? ’‡Â?†ƒˆ–ƒ”ƒÂ?  ƒÂ?ƒÂ? †‹nj –—–—’ —Â?ƒ–Č‹ÍşČ€ÍľČŒ’—Â?—ŽʹʹǤͲͲ Ǥ ‘…ŠÂ?ƒ– Â?‡Â?‰ƒ–ƒÂ?ƒÂ?ÇĄ Š‹Â?‰‰ƒ ƒ„— Č‹Í¸Č€ÍľČŒ ’—Â?—Žͳ͜Ǥ;;Œ—Â?ŽƒŠ’‡Â?†ƒˆ–ƒ” Â?‡Â?…ƒ’ƒ‹ ͳǤ͚͝ʹǤͳͲ͡Ǥ ‡„ƒÂ?›ƒÂ? ͚ͲͲǤ͚͝ͳ †‹ ƒÂ?–ƒ”ƒÂ?›ƒ•—†ƒŠÂ?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?†ƒˆ–ƒ”—ŽƒÂ?‰ǤĚśƒ”‹ ͚ͲͲǤ͚͝ͳ›ƒÂ?‰•—†ƒŠ†ƒˆ–ƒ”—ŽƒÂ?‰͸͜;ǤͲ͝͡†‹nj ƒÂ?–ƒ”ƒÂ?›ƒ•—†ƒŠ†‹ˆ‹Â?ƒŽ‹•ƒ•‹Ǥƒ”‹›ƒÂ?‰•—†ƒŠ †‹ˆ‹Â?ÂƒÂŽÂ‹Â•ÂƒÂ•Â‹ÇĄ ͡͸͡Ǥ͚͡ͺ •—†ƒŠ †‹”‡Â?‘Â?‡Â?Â†ÂƒÂ•Â‹ÇĄĚś Â?ƒ–ƒÂ?›ƒÂ?‡–‹Â?ƒ†‹Š—„—Â?‰‹ǥƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇ¤ ‡Â?—”—– ‘…ŠÂ?ƒ– ’‡Â?†ƒˆ–ƒ”ƒÂ?  ÇŚ –‹†ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?†‹’‡”’ƒÂ?ŒƒÂ?‰Žƒ‰‹Ǥ‡”’ƒÂ?ÇŚ ŒƒÂ?‰ƒÂ? ™ƒÂ?–— Â?‡Â?—Â?‰Â?‹Â?ƒÂ? ƒÂ?ƒÂ? †‹„‡”‹Â?ƒÂ? ’ƒ†ƒ–ƒŠƒ’ˆ‹Â?ƒ•Ž‹•ƒ•‹†ƒÂ?”‡Â?‘Â?‡Â?†ƒ•‹ǤĚśÂ?ÇŚ –—Â? ™ƒÂ?–—Â?›ƒ •ƒÂ?’ƒ‹ „‡”ƒ’ƒ ŽƒÂ?ƒ ƒÂ?ƒÂ? Â†Â‹Â„Â‡Â”Â‹Â–ÂƒÂŠÂ—ÇĄĚśÂ?ƒ–ƒÂ?›ƒǤ(ymg,hab)

 áˆť  áˆş áˆşáˆť áˆťÇŚƒ–—•ƒÂ? –‡Â?ƒ‰ƒ Â?‡”Œƒ

Â?†‘Â?‡•‹ƒáˆş áˆť›ƒÂ?‰„‡Â?‡”Œƒ†‹‡‰‡”‹ƒ‰‹ƒÂ? ƒ„ƒŠƒŽƒ›•‹ƒÂ?‡Â?‹Ž‹Š’—ŽƒÂ?‰Â?‡Â?ƒÂ?’—Â?‰ ŠƒŽƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?‹„ƒ–Â?‘Â?ˆŽ‹Â?ƒÂ?–ƒ”ƒÂ?‡Ž‘Â?’‘Â?„‡”•‡Â?ÇŚ Œƒ–ƒ‡•—Ž–ƒÂ?ƒÂ?—Ž— ‹Ž‹’‹Â?ƒ‡Žƒ–ƒÂ?†‡Â?‰ƒÂ? ƒ’ƒ”ƒ–Â?‡ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?ƒŽƒ›•‹ƒ†‹•ƒÂ?ƒǤ Aspar, salah seorang TKI yang bekerja di Kunak, Sabah, Rabu (6/3) memilih pulang ke kampung halaman bersama empat orang anaknya karena khawatir kondisi keamanan di Sabah Malaysia semakin parah. Ia juga mengaku sejak terjadi konflik di Sabah sempat terjadi tembak-menembak di Kota Kunak yang membuat warga negara Indonesia (WNI) di wilayah itu kelabakan. "Iya. Tembak-menembak juga sempat terjadi di Bandar Kunak tak jauh dari tempat kerjaku," ujar Aspar, TKI asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan saat ditemui di Pelabuhan Internasional Tunon Taka Nunukan. Namun, dia mengatakan, kepulangannya bukan semata-mata akibat konflik yang terjadi di Sabah tetapi dokumennya (paspor) yang dimiliki pun telah berakhir masa berlakunya. Beberapa TKI lainnya asal Lahad Datu yang ditemui mengatakan pulang ke kampung halaman untuk mengamankan diri bersama keluarga karena ketakutan akibat

konflik di Sabah tersebut. "Kami pulang kampung dulu. Kami takut karena sering mendengar suara tembakan." Dikatakannya, sejak konflik antara kelompok bersenjata Kesultanan Sulu Filipina dengan pemerintah Sabah sejumlah pertokoan dan kantor perbankan di Lahad Datu tutup. Meskipun sering terdengar tembak-menembak, namun TKI tidak pernah diganggu oleh kelompok bersenjata tersebut. Hal yang sama dikemukan, Saleh, TKI yang pulang kampung akibat konflik di Sabah. Bersama sembilan orang keluarganya Saleh terpaksa pulang kampung karena khawatir kondisi keamanan di Sabah semakin parah. Ia mengatakan, saat sejumlah pertokoan dan kantor perbankan tutup hampir tidak dapat menarik simpanannya. INT "Kami pulang karena takut. RATUSAN –‡Â?ƒ‰ƒÂ?‡”Œƒ Â?†‘Â?‡•‹ƒČ‹ ČŒ›ƒÂ?‰„‡Â?‡”Œƒ†‹‡‰‡”‹ƒ‰‹ƒÂ?ƒ„ƒŠƒŽƒ›•‹ƒ’—ŽƒÂ?‰Â?‡ŽƒŽ—‹‡Žƒ„—ŠƒÂ? Â?–‡”Â?ƒ•‹‘Â?ƒŽ—Â?‘Â? Jadi kemungkinan kami kem- ƒÂ?ƒƒ„—’ƒ–‡Â?—Â?—Â?ƒÂ?ƒŽ–‹Â?ƒÂ?‹„ƒ–Â?‘Â?ˆŽ‹Â?›ƒÂ?‰„‡”Â?‡’ƒÂ?ŒƒÂ?‰ƒÂ?ƒÂ?–ƒ”ƒÂ?‡Ž‘Â?’‘Â?„‡”•‡Â?Œƒ–ƒ ‹Ž‹’‹Â?ƒ‡Žƒ–ƒÂ?†‡Â?‰ƒÂ?ƒ’ƒ”ƒ–Â?‡ƒÂ?ƒÂ?ÇŚ bali ke Malaysia setelah situ- ƒÂ?ÂƒÂŽÂƒÂ›Â•Â‹ÂƒÇĄƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇ¤ asinya sudah aman," ujar TKI asal Bulukumba dan bekerja di sebuah pabrik terigu di Lahad datu sejak dua tahun lalu.(( ymg,hab ymg,hab))

Kelangsungan ISG Butuh Perpres

DPR Setujui Revisi KUHAP dan KUHP JAKARTA (VOKAL) (VOKAL)-Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui usulan pemerintah untuk merevisi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Dalam rapat kerja dengan Kementerian Hukum dan HAM hari ini, Rabu, 6 Maret 2013, seluruh fraksi yang hadir sepakat untuk melanjutkan pembahasan dua RUU ini ke tahap selanjutnya. Perwakilan Fraksi Partai Demokrat, Himmayatul Alyah, mengatakan, selama ini banyak persoalan yang timbul akibat masalah kesenjangan hukum. Dia menyebutkan, Komnas HAM telah menerima lebih dari 6.000 pelanggaran yang dilakukan penegak hukum terhadap masyarakat terkait dengan penanganan kasus. "Seperti penyiksaan tersangka dan pengarahan saat rekonstruksi kasus," katanya di kompleks gedung parlemen Senayan, Rabu (6/3). Oleh karena itu, Demokrat menyetujui perubahan undang-undang tersebut. "Menyetujui untuk direspons

lebih lanjut," katanya. Demikian pula dengan pembahasan KUHP, Demokrat sepakat menerimanya. Paskalis Kossay, perwakilan dari Fraksi Partai Golkar, mengatakan, baik KUHAP maupun KUHP memang layak diubah karena umurnya yang uzur. Perubahan itu untuk menyesuaikan dengan perkembangan yang terjadi di Indonesia. "Maka revisi merupakan suatu keniscayaan untuk dilakukan," ujar dia. Atas kesepakatan itu, Wakil Komisi Hukum Aziz Syamsuddin mengatakan akan menindaklanjuti pembahasan tersebut dengan membentuk panitia khusus, tim perumus, dan tim sinkronisasi. Dia berharap kedua beleid itu akan selesai pada periode 2013 ini. Menanggapi kesepahaman itu, Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin bersyukur. Menurut dia, Kementerian akan mendukung proses ini. "Kami akan memberikan dukungan penuh dan mengikuti irama dari Komisi III," kata dia. (ymg,hab)

JAKARTA (VOKAL)(VOKAL)-Kelangsungan pelaksanaan Islamic Solidarity Games (ISG) Juni 2013 di Riau yang terancam gagal sangat butuh dukungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dukungan tersebut berupa penerbitkan peraturan presiden (Perpres) sebagai payung hukum untuk pelunasan hutang Rp147 miliar oleh Pemprov Riau kepada kontraktor Kerjasama Operasi (KSO) yang membangun Stadion Utama Riau. "Presiden harus bertanggung jawab, ini sudah menyangkut marwah bangsa. Kalau ISG gagal, nama Indonesia di mata dunia juga akan negatif, ternyata Indonesia tidak mampu hanya asal bicara saja," kata anggota DPR asal Riau, Lukman Edy di Jakarta, Selasa (5/3). Seperti diketahui, pelaksanaan ISG terancam gagal karena kontraktor meminta hutang Pemprov Riau melalui kerja sama operasi (KSO) segera dilunasi, terutama pembangunan Main Stadium atau Stadium Utama. Namun, Pemprov Riau terkendala payung hukum untuk melunasi hutang tersebut karena takut terkena pidana, meskipun anggaranya telah dianggarkan di APBD 2013. Karena itu, Pemprov Riau menyerahkan hal ini ke pemerintah pusat agar memberikan celah hukum agar dana tersebut bisa dicairkan. Atas masalah ini, Lukman mendesak Presiden segera mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) yang bertujuan sebagai dasar hukum untuk

menyelesaikan masalah hutang tersebut. "Jadi Presiden tidak bisa menyerahkan masalah ini ke daerah lagi. ISG ini tanggung jawab pemerintah pusat, tanggungjawab Presiden. Makanya Presiden harus keluarkan Perpres sebagai dasar hukum untuk membayar kontraktor agar pelaksanaan ISG tidak terganggu," kata calon Gubernur Riau ini sembari mengisyaratkan bila SBY tidak mengeluarkan Perpres, pelaksanaan ISG bisa gagal. "Saya yakin tidak akan ada daerah

yang mau menjadi tempat pelaksanaan ISG, kecuali Riau. Ya, kalau Presiden tidak mau me ngeluarkan Perpres, ISG akan terlaksana se-adanya saja. Kalau sudah begitu yang malu bukan hanya Riau, nama Indonesia akan tercoreng dimata negara-negara peserta yang nota bene negara Islam," katanya. Lukman berharap agar pelaksanaan ISG tetap digelar di Riau, karena pemindahan lokasi pelaksanaan ISG (san) juga bukan solusi yang baik.(san)

INT

MAHARANY BUNGKAMÇŚƒŠƒ•‹•™‹…ƒÂ?–‹Â?ƒŠƒ”ƒÂ?›—…‹‘Â?‘„—Â?‰Â?ƒÂ?•ƒƒ–Â?‡Â?ÇŚ ‹Â?‰‰ƒŽÂ?ƒÂ?‰‡†—Â?‰‘Â?‹•‹‡Â?„‡”ƒÂ?–ƒ•ƒÂ?‘”—’•‹Č‹ČŒ†‹ ƒÂ?ÂƒÂ”Â–ÂƒÇĄ•‡—•ƒ‹Â?‡Â?ŒƒŽƒÂ?‹ ’‡Â?‡”‹Â?•ƒƒÂ?ƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇ¤ƒŠƒ”ƒÂ?›†‹’‡”‹Â?•ƒ•‡„ƒ‰ƒ‹•ƒÂ?•‹—Â?–—Â?Â?‡Ž‡Â?‰Â?ƒ’‹„‡”nj Â?ĥ–‡”•ƒÂ?‰Â?ƒ–‡”Â?ƒ‹–†—‰ƒƒÂ?Â?‘”—’•‹’‡Â?‰—”—•ƒÂ?‹Â?’‘”†ƒ‰‹Â?‰•ƒ’‹†‹‡Â?‡Â?–‡”‹nj ƒÂ?‡”–ƒÂ?‹ƒÂ?ǤƒŠƒ•‹•™‹Œ—”—•ƒÂ? ÂŽÂ?—‘Â?—Â?‹Â?ƒ•‹Â?‹˜‡”•‹–ƒ•‘‡•–‘’‘ ƒÂ?ƒ”–ƒ ‹–—‡Â?‰‰ƒÂ?Â?‡Â?„‡”‹Â?ƒÂ?’‡”Â?›ƒ–ƒƒÂ?Â?‡’ƒ†ƒ™ƒ”–ƒ™ƒÂ?†ƒÂ?ŽƒÂ?‰•—Â?‰Â?‡Â?‹Â?‰‰ƒŽÂ?ƒÂ?

‡†—�‰�‡�‰‰—�ƒ�ƒ�–ƒ�•‹Ǥ

Mendagri Usulkan Restrukturisasi Birokrasi JAKARTA (VOKAL) (VOKAL)-Mendagri Gamawan Fauzi mengusulkan restrukturisasi organisasi birokrasi dalam rangka efisiensi dan efektifitas kinerja kementerian, lembaga dan pemerintah daerah (pemda). "Kemendagri sendiri saat ini sedang melakukan audit organisasi birokrasi. Audit tersebut diperlukan untuk mengetahui seberapa besar organisasi ini diperlukan dan bebas tugasnya bagaimana," kata Mendagri saat membuka Rapat Koordinasi Na-

jabat eselon V atau essional Kebijakan Peelon IV. Jadi tidak semerintah di Bidang muanya mempunyai Pemerintahan kesamaan kebutuUmum, di Jakarta, han," katanya. Rabu (6/3). Menurut GamMendagri mengaawan, dengan dilakutakan, audit organisakan audit terhadap si dilakukan juga darestrukturisasi organlam rangka untuk isasi itu akan ditemumelihat berapa jumkan sejumlah pejabat lah pejabat dan diGAMAWAN FAUZI yang tidak aktif lagi. rektorat yang diperlukan. "Hasil audit misalnya men- Selain itu, tidak menutup juga kegatakan ada organisasi yang tidak mungkinan untuk melakukan memerlukan fungsi dan tugas pe- penggabungan atau merger ter-

BURSA

hadap dua atau lebih bidang organisasi. "Misalnya, bisa saja Badan Diklat (Pendidikan dan Pelatihan) dan Litbang (Penelitian dan Pengembangan) dijadikan satu, tapi fungsi Litbang tetap ada hanya tidak memerlukan pejabat eselon I," katanya. Kemendagri saat ini memiliki 12 pejabat eselon I yang menduduki lima jabatan staf ahli menteri dan tujuh direktorat jenderal (Ditjen). Kelima staf ahli menteri tersebut terbagi atas Bidang Hukum, Politik dan Hubungan Antarlem-

baga, Bidang Pemerintahan, Bidang Pembangunan dan Kemasyarakatan, Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kependudukan, serta Bidang Ekonomi dan Keuangan. Sedangkan untuk Ditjen terdiri atas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Pemerintahan Umum, Otonomi Daerah (Otda), Bina Pembangunan Daerah, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), serta Keuangan Daerah. (san)

TOMOTIF Foto Mobil

Hub : JIMMI VOKAL HP 0852 6321 8709

ZUL HAFENDI HP 0852 7183 9096

INNOVA V Th 2005 Innova V Tahun 2005 BM, Warna Silver Metalik Harga hub : 0812 7525 003

AVANZA G Th 2008 Avanza G Tahun 2008 BM, Warna Silver Metalik Harga hub : 0812 6822 2976

LGX Th 2004 LGX Tahun 2004 BM, Warna Biru Metalik Harga hub : 0812 7525 003

COLT T 120 55 Mitsubishi Colt T120 55 Tahun 2011 BM, Warna Putih Harga hub : 0852 6567 4821

STRADA 4x4 DC Mitsubishi Strada GLS 4x4 DC Tahun 2006, BM Warna Merah/Silver Metalik Harga hub : 0812 6822 2976

FORD DC 4x4

NISSAN X GEAR

Ford DC 4x4 Tahun 2004, BM, Warna Silver Harga hub : 0852 6567 4821

Nissan X GEAR Tahun 2008, Warna Silver Harga hub : 0853 7530 6430 (Wahab)

PASANG IKLAN

AVANZA G Th 2010

CRV Th 2009

Toyota Avanza G Tahun 2010, Warna Abu-abu Harga hub : 0853 7530 6430 (Wahab)

Penanggung Jawab/RedakturÇŁHASAN BASRIL

Honda CRV 2.4 T Tahun 2009, Warna Hitam Harga hub : 0853 7530 6430 (Wahab)

INNOVA G Th 2008 Toyota Innova G Tahun 2008, Warna Silver Harga hub : 0853 7530 6430 (Wahab)

X GEAR Th 2008 Nissan X Gear Tahun 2008, Warna Silver Stone Harga hub : 0853 7530 6430 (Wahab)

VIOS Th 2007 Toyota Vios G Tahun 2007, Warna Silver Harga hub : 0853 7530 6430 (Wahab)

MOBIL ANDA di sini

Laris Manis ‡”™ƒŒƒŠƒÂ?ÇŁ 


3

INTERNASIONAL KAMIS

HARIAN VOKAL

7 Maret 2013/ 25 Rabiul Akhir 1434 H

LINTAS Pasangan Australia Asuh 300 Anak BRISBANEÇŚ†ƒ „‡”„ƒ‰ƒ‹ …ƒ”ƒ ‘”ƒÂ?‰ —Â?–—Â? Â?‡Â?‰nj Šƒ„‹•Â?ƒÂ? ™ƒÂ?–—Â?‡–‹Â?ƒ ’‡Â?•‹—Â?Ǥ ƒ•ƒÂ?‰ƒÂ? ƒÂ? †ƒÂ? ‡”Â?‹‡‘”Â?‹…Â?ÇĄ•‡ŽƒÂ?ƒʹ͸–ƒŠ—Â?–‡”ƒÂ?Š‹”ǥÂ?‡Â?Œƒ†‹ ‘”ƒÂ?‰–—ƒƒ•—Š„ƒ‰‹•‡Â?‹–ƒ”;ͲͲƒÂ?ƒÂ?ÇŚÂƒÂ?ƒÂ?†‹”—Â?ƒŠ Â?‡”‡Â?ƒ †‹ ‘‰ƒÂ?ÇĄ ȋ•‡Â?‹–ƒ” ͡Ͳ Â?Â? †ƒ”‹ ”‹•„ƒÂ?Â‡ČŒÇĄ —‡‡Â?•ŽƒÂ?†Ǥ ƒÂ? ‘”Â?‹…Â? ›ƒÂ?‰ •‡Â?ƒ”ƒÂ?‰ „‡”—•‹ƒ ͚Ͳ –ƒŠ—Â? Â?‡Â?‰‡”–‹„‡–—Ž•—Â?ƒ†—Â?ƒÂ?›ƒÂ?‡Â?Œƒ†‹‘”ƒÂ?‰–—ƒƒ•—ŠǤ ‡”Â?ƒŠ•ƒ–—Â?ƒŽ‹†‹ƒÂ?‡Â?‰ƒÂ?„‹Ž•‡‘”ƒÂ?‰ƒÂ?ƒÂ?ŽƒÂ?‹nj ŽƒÂ?‹›ƒÂ?‰„‡Ž—Â?’‡”Â?ƒŠÂ?‡Â?‹Ž‹Â?‹’‹›ƒÂ?ƒČ‹Â„ÂƒÂŒÂ—Â–Â‹Â†Â—Â”ČŒ •‡„‡Ž—Â?Â?›ƒǤ ›‘Â?›ƒ‘”Â?‹…Â?Â?‡Â?„‡Ž‹Â?ƒÂ?„ƒŒ—–‹†—”—Â?–—Â?Â?ÇŚ Â›ÂƒÇĄ †ƒÂ? •‹ „‘…ƒŠ ŽƒÂ?‰•—Â?‰ –‡”–‹†—” •‡–‹ƒ’ Â?ƒŽƒÂ?ÇĄ •‡‰‡”ƒ •‡–‡ŽƒŠ †‹ƒ Â?‡Â?…‹—Â? „ƒ— ’‹›ƒÂ?ƒÂ?›ƒǤ ƒÂ? †ƒÂ? ‡”Â?‹‡ •—†ƒŠ Â?‡Â?‹Â?ƒŠ •‡ŽƒÂ?ƒ ;͜ –ƒŠ—Â?ÇĄ †ƒÂ? Â?‡Â?Œƒ†‹ ‘”ƒÂ?‰–—ƒ ƒ•—Š •‡–‡ŽƒŠ Â?‡”‡Â?ƒ ’‡Â?•‹—Â?Ǥ ƒÂ?Â?‡Â?‹Ž‹Â?‹ƒÂ?ƒÂ?†ƒÂ?…—…—†ƒ”‹’‡”Â?ƒ™‹Â?ƒÂ?’‡”nj –ƒÂ?ƒÂ?Â›ÂƒÇĄ–‡–ƒ’‹†‡Â?‰ƒÂ?‡”Â?‹‡ǥÂ?‡”‡Â?ƒ–‹†ƒÂ?Â?‡nj Â?‹Ž‹Â?‹ƒÂ?ƒÂ?Ǥymg,hab

Pengungsi Suriah Tembus 1 Juta DAMASKUSÇŚ‡Â?„ƒ‰ƒÂ?‡Â?’‡”Â?‹”ƒÂ?ƒÂ?Œ—Â?ÇŚ ŽƒŠ ’‡Â?‰—Â?‰•‹ —”‹ƒŠ –‡ŽƒŠ Â?‡Â?‡Â?„—• Íł Œ—–ƒǤ —Â?ŽƒŠ ’‡Â?‰—Â?‰•‹ †‹ Â?‡‰ƒ”ƒ –‡–ƒÂ?‰‰ƒ —”‹ƒŠ Â?‡Â?‹Â?‰Â?ƒ– •‡ŒƒÂ? ƒ™ƒŽ –ƒŠ—Â? ‹Â?‹Ǥ ‡–‡Â?‰ƒŠ †ƒ”‹ ’‡Â?‰—Â?‰•‹ –‡”•‡„—– Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ? ƒÂ?ƒÂ?ÇŚÂƒÂ?ƒÂ?Ǥ ‡nj „ƒ‰‹ƒÂ? „‡•ƒ” ’‡Â?‰—Â?‰•‹ ƒÂ?ƒÂ?ÇŚÂƒÂ?ƒÂ? ‹–— „‡”—•‹ƒ †‹„ƒ™ƒŠͳͳ–ƒŠ—Â?†ƒÂ?Â?‡Â?†‡”‹–ƒ”ƒ—Â?ƒƒÂ?‹„ƒ– ’‡’‡”ƒÂ?‰ƒÂ?Ǥ ‡„ƒ‰‹ƒÂ? „‡•ƒ” ’‡Â?‰—Â?‰•‹ Â?‡Â?…ƒ”‹ ’‡”Ž‹Â?†—Â?ÇŚ ‰ƒÂ? †‹ ‘”†ƒÂ?Â‹ÂƒÇĄ ‡„ƒÂ?‘Â?ÇĄ —”Â?‹ǥ ”ƒÂ?ÇĄ †ƒÂ? ‡•‹”Ǥ Ěś—”‹ƒŠ–‡ŽƒŠÂ?‡Â?…ƒ’ƒ‹•Â?ƒŽƒ’‡Â?—Š„‡Â?…ƒÂ?ÂƒÇĄĚś—Œƒ” ‘Â?‹•‹‘Â?‡”  —Â?–—Â? ’‡Â?‰—Â?‰•‹ǥ Â?–‘Â?‹‘ —nj –‡””‡•Ǥƒ”‡Â?ƒ‹–—ǥ‹ƒÂ?‡Â?†‡•ƒÂ?–”ƒ‰‡†‹•‡‰‡”ƒ†‹nj Š‡Â?–‹Â?ƒÂ?Ǥ ‹ƒ Â?‡Â?’‡”‹Â?‰ƒ–Â?ƒÂ? •—Â?„‡” †ƒ›ƒ —Â?ÇŚ –—Â? Â?‡Â?‡Â?—Š‹ Â?‡„—–—ŠƒÂ? ’‡Â?‰—Â?‰•‹ †‹ Â?‡‰ƒ”ƒ –‡–ƒÂ?‰‰ƒ—”‹ƒŠŒ—‰ƒ–‡”„ƒ–ƒ•Ǥ ƒÂ?›ƒÂ?†ƒ”‹’‡Â?‰—Â?‰•‹–‡”•‡„—–•ƒƒ–‹Â?‹Š‹†—’ †ƒŽƒÂ? Â?‘Â?†‹•‹ •—Ž‹– †‡Â?‰ƒÂ? •ƒÂ?‹–ƒ•‹ Â?—”ƒÂ?‰ †ƒÂ? Â?‡Â?—”ƒÂ?‰ƒÂ? •—Â?„‡” ‡Â?‡”‰‹ —Â?–—Â? Â?‡Â?‰Šƒ†ƒ’‹ Â?—•‹Â?†‹Â?‰‹Â?Ǥymg,hab

Vietnam Larang Polantas Gendut Bertugas HANOIÇŚ‡’‘Ž‹•‹ƒÂ?‹‡–Â?ƒÂ?ÇĄƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČ€Í´Í˛ÍłÍľČŒÇĄÂ?‡nj Â?—–—•Â?ƒÂ? —Â?–—Â? Â?‡Žƒ”ƒÂ?‰ ’ƒ”ƒ ’‘Ž‹•‹ ‰‡Â?†—– †ƒÂ? „‡”–—„—Š ’‡Â?†‡Â? „‡”–—‰ƒ• Â?‡Â?‰ƒ–—” ŽƒŽ— Ž‹Â?–ƒ• †‹ ‹„—Â?‘–ƒ ƒÂ?‘‹†ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?Â?‡Â?„‡”‹Â?ƒÂ?–—‰ƒ•ĠÂ?‹Â?ÇŚ ‹•–”ƒ•‹—Â?–—Â?Â?‡”‡Â?ƒǤ ‡’—–—•ƒÂ? ‹Â?‹ ƒ†ƒŽƒŠ —’ƒ–ƒ ‡’‘Ž‹•‹ƒÂ? ‹‡–Â?ƒÂ? —Â?–—Â?Â?‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–Â?ƒÂ?…‹–”ƒÂ?›ƒ†‹Â?ƒ–ƒ™ƒ”‰ƒǤ ‹Â?…‹ƒÂ?•‘ƒŽƒ–—”ƒÂ?„ƒ”—–‡”Â?ƒ‹–„‡”ƒ–„ƒ†ƒÂ?†ƒÂ? –‹Â?‰‰‹„ƒ†ƒÂ?’‘Ž‹•‹ŽƒŽ—ŽƒŽ—Ž‹Â?–ƒ•„‡Ž—ŽÂ?†‹’‡”‘Ž‡ŠǤ ƒÂ?—Â?ÇĄ‡’ƒŽƒ‘Ž‹•‹ƒŽ—‹Â?–ƒ• ƒÂ?‘‹‘Ž‘Â?‡Žƒ‘ ‹Â?Š ŠƒÂ?‰ Â?‡Â?‰ƒ–ƒÂ?ƒÂ? ’‹ŠƒÂ?Â?›ƒ –‡Â?‰ƒŠ „‡Â?‡”Œƒ Â?‡Â?†ƒˆ–ƒ”’‘Ž‹•‹nj’‘Ž‹•‹›ƒÂ?‰ƒÂ?ƒÂ?†‹–ƒ”‹Â?†ƒ”‹–—‰ƒ• Žƒ’ƒÂ?‰ƒÂ?Â?›ƒǤ Ěś‘Ž‹•‹†‡Â?‰ƒÂ?’‡”—–‰‡Â?†—–ƒ–ƒ—–‡”ŽƒŽ—’‡Â?†‡Â?ÇĄ ƒÂ?ƒÂ?†‹„‡”‹Â?ƒÂ?–—‰ƒ•†‹„‡ŽƒÂ?ƒÂ?‰Â?‡Œƒƒ‰ƒ”Â?‡”‡Â?ƒ –‹†ƒÂ?„‡”Š—„—Â?‰ƒÂ?†‡Â?‰ƒÂ?Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ÂƒÂ–ÇĄĚśÂ?ƒ–ƒ‹Â?Š ŠƒÂ?‰Ǥ Ěś Â?‹ƒ†ƒŽƒŠ•ƒ–—•–”ƒ–‡‰‹Â?ƒÂ?‹Â?‡Â?…‹’–ƒÂ?ƒÂ?…‹–”ƒ „ƒ”— ’‘Ž‹•‹ ŽƒŽ— Ž‹Â?–ƒ• ƒÂ?‘‹ ’ƒ†ƒ ʹͲͳ;ǥ̜ ŽƒÂ?Œ—– †‹ƒǤymg,hab

Penanggung Jawab/RedakturÇŁHASAN BASRIL

Israel Siksa Bocah Palestina di Tahanan JAKARTA-Bocah-bocah Palestina, yang ditahan tentara Israel, menjadi sasaran penganiayaan tertata dan meluas, yang melanggar hukum antarbangsa, kata laporan UNICEF pada Rabu (6/3). Organisasi Anak-anak Perserikatan Bangsa-bangsa (UNICEF) memperkirakan 700 anakanak Palestina berusia 12-17, sebagian besar laki-laki, ditangkap, diperiksa dan ditahan tentara, polisi dan badan keamanan Israel setiap tahun di wilayah dudukan Tepi Barat. UNICEF menyatakan mengetahui beberapa contoh perlakuan kejam, tak manusiawi atau merendahkan atau hukuman sesuai dengan Konvensi Hak Anak-anak dan Konvensi Menentang Penyiksaan. Kementerian luar negeri dan tentara Israel menolak langsung menanggapi temuan tersebut. Menurut laporan itu, perlakuan buruk terhadap anak di bawah umur Palestina biasa dimulai dengan penangkapan, sering dilakukan pada tengah malam oleh tentara bersenjata berat, dan berlanjut ke penuntutan dan hukuman. "Pola perlakuan buruk itu termasuk menutup mata anakanak dan mengikat tangan mereka dengan plastik, pukulan dan hardikan selama perjalanan ke tempat pemeriksaan, termasuk penggunaan pengekangan menyakitkan," kata laporan itu. Dikatakannya, anak-anak, sebagian besar ditangkap karena melemparkan batu, mengalami kekerasan dan ancaman selama diperiksa, dipaksa men-

gaku dan tidak memiliki jalan langsung ke pengacara atau keluarga selama pemeriksaan. "Perlakuan tidak sesuai dengan hak anak-anak berlanjut selama pengadilan, termasuk membelenggu anak-anak, menolak jaminan dan mengenakan hukuman penjara dan mengirim anak-anak ke luar wilayah dudukan Palestina untuk menjalani hukuman di wilayah Israel," kata laporan itu. Ulah tersebut tampak meluas, tertata dan terlembaga, tambahnya. UNICEF mendasarkan temuan itu pada lebih dari 400 perkara terekam sejak 2009 serta naskah hukum, laporan kelompok pemerintah dan swadaya masyarakat dan wawancara dengan anak-anak Palestina serta pejabat Israel dan Palestina serta pengacara. Laporan itu menyatakan Israel membuat beberapa "perubahan baik" dalam beberapa tahun belakangan dalam memperlakukan anak-anak Palestina, termasuk aturan baru mengikat tangan untuk mencegah rasa sakit dan cedera. Ia juga mencatat perbaikan tatanan tentara dalam 2010, yang mewajibkan polisi Israel memberitahu orangtua tentang penangkapan anak-anak mereka dan memberitahu anak-anak bahwa mereka memiliki hak berembuk dengan pengacara.ymg,hab



SBY BERTEMU ANGELA MERKELÇŚ”‡•‹†‡Â?—•‹Ž‘ƒÂ?„ƒÂ?‰—†Š‘›‘Â?‘Č‹Â?ƒÂ?ƒÂ?ČŒ„‡”Œƒ„ƒ––ƒÂ?‰ƒÂ?†‡Â?‰ƒÂ?ƒÂ?•‡nj Ž‹” ‡”Â?ƒÂ?Â?‰‡Žƒ‡”Â?‡Ž†ƒŽƒÂ?’‡”–‡Â?—ƒÂ?„‹Žƒ–‡”ƒŽ†‹ƒÂ?–‘”ƒÂ?•‡Ž‹” ‡”Â?ƒÂ?ÇĄ†‹‡”Ž‹Â?ÇĄ‡Žƒ•ƒČ‹ÍˇČ€ÍľČŒÇ¤‡Žƒ‹Â?„‡”nj –‡Â?—†‡Â?‰ƒÂ?ƒÂ?•‡Ž‹” ‡”Â?ƒÂ?Â?‰‡Žƒ‡”Â?‡Žǥ”‡•‹†‡Â?—•‹Ž‘ƒÂ?„ƒÂ?‰—†Š‘›‘Â?‘†ƒÂ?Â?‹—†Š‘›‘Â?‘„‡”–‡Â?— †‡Â?‰ƒÂ?†‹ƒ•’‘”ƒ Â?†‘Â?Â‡Â•Â‹ÂƒÇĄ†‹‡”Ž‹Â?ÇĄ ‡”Â?ƒÂ?Ǥ…ƒ”ƒ†‹Šƒ†‹”‹†‹ƒ•’‘”ƒ†ƒ”‹ÍťÂ?Â‡Â‰ÂƒÂ”ÂƒÇĄ›ƒ‹–— ‡”Â?ƒÂ?ÇĄÂ—Â•Â–Â”ÂƒÂŽÂ‹ÂƒÇĄ‡nj ŽƒÂ?Â†ÂƒÇĄÂ—Â•Â–Â”Â‹ÂƒÇĄ‡Â?‘ǥ Â?‰‰”‹•ǥ‡”ƒÂ?…‹•ǥ—•‹ƒ†ƒÂ?’ƒÂ?›‘ŽǤ

MNLF Terlibat dalam Konflik Sabah MANILA-Anggota pasukan milisi Filipina yang seharusnya melucuti persenjataanya pada 1990-an sebagai bagian dari perjanjian damai ternyata terlibat dalam pertempuran mematikan di Malaysia. Pemimpin kelompok milisi tersebut mengakui itu, Selasa (5/3). Nur Misuari, yang mendirikan Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF) pada akhir 1960-

an, mengonfirmasi 'pejuang pembebasan' dari kelompoknya adalah bagian dari milisi yang dikirim oleh Sultan Sulu untuk mengklaim negara bagian Sabah, Malaysia. "Saya tidak bisa menyangkal bahwa sebagian dari mereka adalah anggota pejuang pembebasan MNLF," ujar Misuari dalam jumpa pers di Manila seperti dilaporkan oleh AFP, Se-

lasa. Hanya saja, ia berkeras tidak terlibat secara personal dalam konflik terebut. "Mereka pergi ke sana tanpa sepengetahuan saya. Saya tidak memerintahkan siapa pun untuk bergabung ke sana sehingga sangat tidak bertanggung jawab bila ada tuduhan yang menyalahkan kami," ujar Misuari menegaskan.ymg,hab

Presiden Dicintai Rakyatnya Itu Tiada ˆ In Memoriam Hugo Chavez RAKYAT Venezuela berduka. Presidennya , Hugo Chavez telah meninggal dalam usia 58 tahun. Berita kematiannya disampaikan langsung Wakil Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Rabu (6/3). Chavez sakit parah akibat kanker selama lebih dari satu tahun. Dia menjalani beberapa operasi di Kuba, namun kesehatannya dikabarkan terus menurun.

HUGO CHAVEZ

Nicolas Maduro mengumumkan meninggalnya Chavez, diapit oleh para pemimpin politik dan militer. "Kami telah menerima infor-

masi yang paling sulit dan tragis bahwa...Comandante Presiden Hugo Chavez meninggal hari ini pukul 04.25," kata Maduro dalam pidato yang disiarkan televisi nasional. Hingga kini penyakit lain yang diderita Hugo Chavez tak pernah diungkap ke publik. Menteri Informasi Ernesto Villegas mengatakan, kondisi Chavez terus menurun sebelum akhirnya meninggal. Chavez baru saja kembali ke Venezuela pada bulan lalu. Ia semula menjalani perawatan kanker di Kuba, tetapi tak pernah muncul

di hadapan publik lagi. Warga Venezuela mendesak agar kondisi kesehatan Chavez diumumkan secara terperinci ke publik. Berbagai spekulasi mengenai penyakit Chavez sebenarnya sudah beredar. Chavez, Presiden Venezuela selama 14 tahun, menderita kanker di panggulnya. Chaves membuka kepada publik tentang penyakitnya pada Juni 2011. Chavez sampai harus dioperasi empat kali, termasuk perawatan kemoterapi dan radiasi. Baru pada Mei 2012 Chavez mengatakan telah sembuh dari kanker tersebut setelah menjalani serangkaian penanganan kesehatan itu. Operasi terakhir berlangsung pada Februari tahun lalu. Tak lama, pada Desember 2012, Chavez mengumumkan perlu menjalani operasi kanker lanjutan di Kuba. Dia juga menyebut Wakil Presiden Nicolas Maduro sebagai penerusnya. Namun berbagai kabar men-

gungkapkan Chavez memutuskan nasib negaranya, meski terbaring di rumah sakit. Venezuela Berkabung Venezuela mengumumkan hari berkabung selama tujuh hari untuk Hugo Chavez yang meninggal dunia pada umur 58 tahun akibat terkena kanker, setelah 14 tahun menjadi presiden. Ribuan pendukung Chavez turun ke

jalan-jalan di Caracas, ibu kota Venezuela, untuk mengekspresikan duka mendalam mereka. Para pemimpin negara-negara Amerika Latin mulai berdatangan di Caracas untuk menyampaikan bela sungkawa. Di antara mereka terlihat Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner dan Presiden Bolivia Evo Morales.ymg,hab

Perwajahan: PEPEN


4

OPINI Membangun Kebanggaan Melalui ISG KAMIS 7 Maret 2013/25 Rabiul Akhir 1434 H

HARIAN VOKAL

TAJUK

Riau 'Surga' Koruptor PROVINSI ‹ƒ—Žƒ›ƒÂ?†‹•‡„—–•‡„ƒ‰ƒ‹ĚľÂ•Â—Â”Â‰ÂƒĚľ „ƒ‰‹’ƒ”ƒÂ?‘”—’–‘”Â?ƒ”‡Â?ƒ„ƒÂ?›ƒÂ?Â?ĥѥ†—‰nj ƒƒÂ? Â?‘”—’•‹ †‹ †ƒ‡”ƒŠ ‹Â?‹ ›ƒÂ?‰ –‹†ƒÂ? †‹—•—– •ƒÂ?ƒ •‡Â?ƒŽ‹ ‘Ž‡Š ’‡Â?‡‰ƒÂ? Š—Â?—Â? ƒ–ƒ— •‡Â?ÇŚ ’ƒ–†‹—•—–Â?ƒÂ?—Â?„‡ŽƒÂ?ƒÂ?‰†‹’‡–‹‡•Â?ƒÂ?ȋ†‹†nj ‹ƒÂ?Â?ƒÂ?ČŒƒ–ƒ—„ƒŠÂ?ƒÂ?†‹Íľȋ†‹Š‡Â?–‹Â?ƒÂ?’‡nj Â?›‹†‹Â?ƒÂ?Â?Â›ÂƒČŒ†‡Â?‰ƒÂ?ƒŽƒ•ƒÂ?–‹†ƒÂ?…—Â?—’„—Â?–‹Ǥ ƒŠÂ?ƒÂ? „‡„‡”ƒ’ƒ –ƒŠ—Â? ÂŽÂƒÂŽÂ—ÇĄ ’‡”Â?ƒŠ ƒ†ƒ Â?ÂƒÇŚ •—•†—‰ƒƒÂ?Â?‘”—’•‹Â„Â‡Â•ÂƒÂ”ÇĄÂ?‡Ž‹„ƒ–Â?ƒÂ?•‡Œ—Â?ÇŚ ŽƒŠ ’‡”—•ƒŠƒƒÂ? ›ƒÂ?‰ „‡”‰‡”ƒÂ? †‹ •‡Â?–‘” Â?‡nj Š—–ƒÂ?ƒÂ?ÇĄ†‹Íľ‘Ž‡Š‘Ž†ƒ‹ƒ—ǤÂƒÂ†ÂƒÂŠÂƒÂŽÇĄ•—†ƒŠ Â?‡Â?Œƒ†‹ ’‡Â?‰‡–ƒŠ—ƒÂ? Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– „ƒŠ™ƒ „‡„‡”ƒ’ƒ ’‡–‹Â?‰‰‹ •‡Œ—Â?ŽƒŠ ’‡”—•ƒŠƒƒÂ? Â?‡nj Š—–ƒÂ?ƒÂ?•—†ƒŠ†‹–‡–ƒ’Â?ƒÂ?‘Ž†ƒ‹ƒ—•‡„ƒ‰ƒ‹ –‡”•ƒÂ?‰Â?ƒ–‡”Â?ƒ‹–Â?ĥѥ–‡”•‡„—–Ǥ ‡Œ—Â?ŽƒŠÂ?ĥѥ†—‰ƒƒÂ?Â?‘”—’•‹„‡•ƒ”Žƒ‹Â?ÇŚ Â?›ƒ†‹‹ƒ—›ƒÂ?‰Œ—‰ƒ•‡Â?’ƒ–†‹—•—–’‡Â?‡‰ƒÂ? Š—Â?—Â?ÇĄ Â?ƒÂ?—Â? „‡ŽƒÂ?ƒÂ?‰ƒÂ? –‹†ƒÂ? Œ‡Žƒ• Žƒ‰‹ ’‡”Â?‡Â?„ƒÂ?‰ƒÂ? ’”‘•‡• Š—Â?—Â?Â?›ƒ ƒ†ƒŽƒŠ Â?ÂƒÇŚ •—•†—‰ƒƒÂ?Â?‘”—’•‹’‡Â?‰ƒŽ‘Â?ƒ•‹ƒÂ?†ƒÂ?ƒ ƒ„—’ƒ–‡Â?‡Â?‰Â?ƒŽ‹•’ƒ†ƒÂ?ƒ•ƒ’‡Â?‡”‹Â?Â–ÂƒÂŠÇŚ ƒÂ?—’ƒ–‹›ƒÂ?•—”‹œƒŽ—Â?–—Â?’”‘›‡Â?ÂŽÂƒÂ›ÇŚ –—Â? †‹ —Žƒ— —’ƒ– †ƒÂ? „ƒÂ?–—ƒÂ? —Â?–—Â? ‘Â?ÇŚ †‘Â?‡•ƒÂ?–”‡Â?ÂŽƒ›–—Â?’‹Â?’‹Â?ƒÂ?ƒÂ?Œ‹ —nj Â?‹ŽƒÂ?‰†‹ƒ„—’ƒ–‡Â? Â?†”ƒÂ?ÂƒÂ›Â—ÇĄ ƒ™ƒƒ”ƒ–Ǥ ƒŠ—Â?ŽƒŽ—Â?ĥѥ‹Â?‹•‡Â?’ƒ–Â?‡Â?„ƒŽ‹†‹•‡Ž‹†‹nj Â?‹ƒ„‡•‘Ž”‹ǥÂ?ƒÂ?—Â?Â?‹Â?‹•—†ƒŠ–ƒÂ?ƒ†ƒŽƒ‰‹ Â?ƒ„ƒ”Â?›ƒǤ ĥѥ „‡•ƒ” Žƒ‹Â?Â?›ƒ ›ƒÂ?‰ Â?ƒ„ƒ”Â?›ƒ Œ—‰ƒ •‡Â?’ƒ– †‹—•—– •ƒŽƒŠ •ƒ–— Ž‡Â?„ƒ‰ƒ ’‡Â?‡‰ƒÂ? Š—Â?—Â?•‡…ƒ”ƒ†‹ƒÂ?ÇŚÂ†Â‹ÂƒÂ?ÇĄÂ?ƒÂ?—Â?Â?‡Â?—†‹ƒÂ? –‹†ƒÂ? Œ‡Žƒ• Â?‡ŽƒÂ?Œ—–ƒÂ?Â?Â›ÂƒÇĄ ƒ†ƒŽƒŠ †—‰ƒƒÂ? Â?‘nj ”—’•‹ †ƒÂ?ƒ ’”‘›‡Â? Â?—Ž–‹›‡ƒ”• †‹ ƒ„—’ƒ–‡Â? ‹ƒÂ?’ƒ†ƒÂ?ƒ•ƒ’‡Â?‡”‹Â?–ƒŠƒÂ?—’ƒ–‹”™‹Â? ǤƒŽƒ—’—Â?„‡ŽƒÂ?ƒÂ?‰ƒÂ?Â?ƒÂ?–ƒÂ?—’ƒ–‹‹ƒÂ? ”™‹Â?  †‹Œƒ–—Š‹ Â?—Â?—Â?ƒÂ? ’‡Â?Œƒ”ƒ ‘Ž‡Š Â?ƒŒ‡Ž‹•ŠƒÂ?‹Â?‡Â?‰ƒ†‹ŽƒÂ?‹Â?†ƒÂ?‹†ƒÂ?ƒ‘nj ”—’•‹ Č‹‹’‹Â?Â‘Â”ČŒ ‡Â?ƒÂ?Â„ÂƒÂ”Â—ÇĄ „—Â?ƒÂ?ŽƒŠ –‡”Â?ƒ‹– Â?ĥѥ’”‘›‡Â?Â?—Ž–‹›‡ƒ”•–‡”•‡„—–ǥÂ?‡Žƒ‹Â?Â?ƒÂ? Â?ĥѥÂ?‘”—’•‹‹œ‹Â?Â?‡Š—–ƒÂ?ƒÂ?Ǥ ƒ•‹Š „ƒÂ?›ƒÂ? Žƒ‰‹ Â?ĥѥ †—‰ƒƒÂ? Â?‘”—’•‹ Žƒ‹Â?Â?›ƒ †‹ ‹ƒ— ›ƒÂ?‰ •—†ƒŠ †‹Žƒ’‘”Â?ƒÂ? Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–Â?‡’‡Â?‡‰ƒÂ?Š—Â?—Â?ÇĄ„ƒŠÂ?ƒÂ?•—†ƒŠ †‹—•—– ’‡Â?‡‰ƒÂ? Š—Â?—Â?ÇĄ Â?ƒÂ?—Â? „‡ŽƒÂ?ƒÂ?‰ƒÂ? Â?‡Â?‰Š‹ŽƒÂ?‰ „‡‰‹–— •ƒŒƒǤ  ‡Š‹Â?‰‰ƒ  Â?—Â?…—Ž Â?‡…—”‹‰ƒƒÂ?†‹–‡Â?‰ƒŠÂ?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–„ƒŠ™ƒ–‡nj ŽƒŠ –‡”Œƒ†‹ ’‡”•‡Â?‘Â?‰Â?‘ŽƒÂ? ƒÂ?–ƒ”ƒ ’ƒ”ƒ ’‡Žnj ƒÂ?—Â?‘”—’•‹†‡Â?‰ƒÂ?‘Â?Â?—Â?’‡Â?‡‰ƒÂ?Š—Â?—Â? —Â?–—Â?Â?‡Â?‡Â?‰‰‡ŽƒÂ?Â?ƒÂ?„‡”„ƒ‰ƒ‹Â?ĥѥ†—‰nj ƒƒÂ?Â?‘”—’•‹†‹‹ƒ—Ǥ ‡Â?Œƒ†‹ –‡”•ƒÂ?‰Â?ƒ Â?‘”—’•‹ †‹ Â‹ÂƒÂ—ÇĄ  Œ—‰ƒ –‹†ƒÂ? –‡”ŽƒŽ— Â?‡Â?ƒÂ?—–Â?ƒÂ? Č‹Â?‡…—ƒŽ‹ Â?ĥѥ Â?‘nj ”—’•‹Â?›ƒ †‹–ƒÂ?‰ƒÂ?‹  ‘Â?‹•‹ ‡Â?„‡”ƒÂ?–ƒ•ƒÂ? ‘”—’•‹ȀČŒÇĄÂ?ƒ”‡Â?ƒ–‡–ƒ’„‹•ƒ„‡„ƒ•Č‹Â–‹†ƒÂ? Šƒ”—• Â?‡Â?†‡Â?ƒÂ? †‹ ’‡Â?ÂŒÂƒÂ”ÂƒČŒ Š‹Â?‰‰ƒ ’‡Â?Â‰ÂƒÇŚ †‹ŽƒÂ?Â?‡Â?Œƒ–—ŠÂ?ƒÂ?˜‘Â?‹•Ǥ ƒŠÂ?ƒÂ?•‡–‡ŽƒŠ†‹˜‘Â?‹•„‡”•ƒŽƒŠ‘Ž‡Š’‡Â?ÇŚ ‰ƒ†‹ŽƒÂ?’—Â?ÇĄ–‡”’‹†ƒÂ?ƒÂ?‘”—’•‹†‹‹ƒ—–‹†ƒÂ? ’‡”Ž—Â?ÂŠÂƒÂ™ÂƒÂ–Â‹Â”ÇĄÂ?ƒ”‡Â?ƒ–‡–ƒ’„‹•ƒ„‡„ƒ•Ǥ—Â?ÇŚ –‹Â?Â›ÂƒÇĄ •ƒƒ– ‹Â?‹ ƒ†ƒ †—ƒ ƒÂ?‰‰‘–ƒ  ‹ƒ— †ƒ”‹ ƒ”–ƒ‹ ‡Â?‘Â?Â”ÂƒÂ–ÇĄ ›ƒÂ?Â?‹ ŠƒÂ?•‹” ÂƒÂ…ÂŠÇŚ Â?ƒÂ? Č‹Â?ƒÂ?–ƒÂ? —’ƒ–‹ Â?†”ƒ‰‹”‹ Â—ÂŽÂ—ČŒ †ƒÂ? ‡Â?‰Â?— ÂœÂ—Â™Â‹Â”ÇĄ Š‹Â?‰‰ƒ Â?‹Â?‹ Â?ƒ•‹Š Â„Â‡Â„ÂƒÂ•ÇĄ ’ƒ†ƒŠƒŽ ’‡Â?‰ƒ†‹ŽƒÂ?•—†ƒŠ Â?‡Â?Œƒ–—ŠÂ?ƒÂ?Â˜Â‘ÇŚ Â?‹•„‡”•ƒŽƒŠ–‡”Šƒ†ƒ’Â?‡†—ƒÂ?›ƒ•‡ŒƒÂ?„‡„‡”nj ƒ’ƒ „—ŽƒÂ? ŽƒŽ—Ǥ ‡Žƒ‹Â? ‹–— Â?‡†—ƒÂ?Â›ÂƒÇĄ Œ—‰ƒ Â?ƒ•‹Š –‡”…ƒ–ƒ– •‡„ƒ‰ƒ‹ ƒÂ?‰‰‘–ƒ  ‹ƒ— †ƒÂ? –‡Â?–—Â?›ƒ –‡–ƒ’ Â?‡Â?‡”‹Â?ƒ ‰ƒŒ‹ •‡„ƒ‰ƒ‹ ƒÂ?‰‰‘–ƒ‡™ƒÂ?Ǥ ƒ”ƒ’‡Œƒ„ƒ–†‹‹ƒ—›ƒÂ?‰•—†ƒŠÂ?‡Â?ŒƒŽƒÂ?‹ Â?ƒ•ƒŠ—Â?—Â?ƒÂ?•‡„ƒ‰ƒ‹Â?ƒ”ƒ’‹†ƒÂ?ƒÂ?‘”—’•‹ ’—Â?–‹†ƒÂ?’‡”Ž—Â?Šƒ™ƒ–‹”Â?ƒ”‹”Â?›ƒ†‹„‹”‘Â?Â”ÂƒÇŚ •‹ ƒÂ?ƒÂ? –ƒÂ?ƒ–Ǥ ‡„ƒ„ Â?ƒ•‹Š ’—Â?›ƒ ’‡Ž—ƒÂ?‰ —Â?–—Â?†‹ƒÂ?‰Â?ƒ–Â?‡Â?„ƒŽ‹•‡„ƒ‰ƒ‹’‡Œƒ„ƒ–Ǥ‘Â?ÇŚ –‘ŠÂ?›ƒ —ŽŠ‡”ǥ ›ƒÂ?‰ Â?‹Â?‹ Â?‡Â?Œƒ„ƒ– •‡„ƒ‰ƒ‹ ‡’ƒŽƒ ‹Â?ĥ ‡Š—–ƒÂ?ƒÂ? ”‘˜‹Â?•‹ ‹ƒ— †ƒÂ? Â?…‹Â? ˆ”‹œƒŽ ›ƒÂ?‰ Â?‹Â?‹ Â?‡Â?Œƒ„ƒ– ‡’ƒŽƒ ‹†ƒÂ?‰ ‘Â?—Â?‹Â?ƒ•‹ †‹ ‹Â?ĥ ‡”Š—„—Â?‰ƒÂ? ‘Â?—Â?‹Â?ƒ•‹ †ƒÂ? Â?ˆ‘”Â?ƒ–‹Â?ƒ ƒ„—’ƒ–‡Â? Â?ÇŚ †”ƒ‰‹”‹ —Ž—Ǥ ‹Â?‰‰ƒÂ?‹Â?‹ǥ‹ƒ—Â?‡Â?ƒÂ?‰Â?ƒ•‹ŠĚľÂ•Â—”‰ƒÂ?ÇŚ Â›ÂƒĚľ„ƒ‰‹’ƒ”ƒÂ?‘”—’–‘”Ǥȗ͓

P ojok Sindir - Pemerintah Tak Tegas Atasi Konflik

PESTA Olahraga Islam Solidarity Games (ISG) III Juni 2013 di Riau merupakan event Akbar internasional yang menjadi ajang pertarungan harga diri dan sekaligus mempererat silahurrahmi antar negara-negara Islam. Awalnya ajang akbar ini diadakan pada tahun 2005 di Arab Saudi yang diikuti oleh 57 anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Ketika itu warga non Muslim di negaranegara anggota juga diizinkan mengambil bagian dalam ajang ini. Berikutnya ajang kedua dijadwalkan berlangsung Bulan Oktober 2009 di Iran, kemudian ajang tersebut dijadwalkan kembali pada April 2010. Namun akhirnya dibatalkan setelah terjadi perselisihan antara Iran dan dunia Arab atas penggunaan istilah Teluk Persia pada logo ajang Islamic Solidarity Games, sebagai nama yang paling umum di dunia Arab bagi daerah Teluk Arab. Perselisihan nama ini telah menjadi sumber ketidakharmonisan antara negara-negara Arab dan Iran yang telah terjadi berulang-ulang kali. Barulah Pada tahun 2005 pertama kali ISG dilakukan di Arab Saudi, dan yang kedua tahun 2010 di selenggarakan di Iran. Sedangkan untuk tahun 2013 yang ketiga dilakukan di Riau, Indonesia. Prospek Ekonomi Sebagai tuan rumah ISG di Riau,

+ Mengalah kalah....?

MASIH segar dalam ingatan, setelah krisis ekonomi global 2008 muncul kesadaran dan dorongan kuat agar regulasi atas sektor keuangan diperkuat. Hal ini dilandasi pemahaman bahwa sistem ekonomi pasar bebas yang telah dipraktikkan secara membabibuta dan menghalalkan segala cara untuk meraup untung sebesar-besarnya telah memberi andil menjebloskan sejumlah korporasi besar dalam rangkaian kebangkrutan, mulai dari Lehman Brothers, Morgan Standley, dan Merrill Lynch. Banyak pakar ekonomi terkemuka sepakat bahwa akar utama penyebab berkepanjangannya krisis perekonomian global dan rusaknya sistem keuangan global pada umumnya adalah global imbalances (ketidak-seimbangan global). Ketidak-seimbangan yang dimaksud adalah makin tidak produktif, makin malas, dan makin konsumtifnya perekonomian di negara-negara maju. Produk-produk manufaktur mereka kalah bersaing dengan murahnya produk-produk China maupun India sehingga neraca perdagangan dan transaksi berjalan mengalami defisit yang kian besar. Alih-alih mereka mencoba membangkitkan perekonomian dengan mendorong produktivitas, justru sisi konsumtiflah yang coba digenjot untuk terus mengkamuflase kemajuan, modernitas, dan gaya hidup glamour. Tatkala besaran pendapatan tak lagi memadai, maka utang menjadi pilihan utama agar gaya hidup tersebut dapat terus dipertahankan.

Surat Pembaca

Mohon Penjelasan Camat Marpoyan Damai PAK Camat Marpoyan Damai yang terhormat, saya ingin penjelasan dari Bapak tentang prosedur pengambilan e-KTP. Begini ceritanya, KTP biru milik saya hilang, tapi foto kopinya masih ada. Apakah saya harus menyerahkan membayar Rp300 ribu untuk mengurus KTP asli yang hilang tersebut? Karena hal ini seperti yang saya alami beberapa hari lalu, oleh oknum petugas Anda di Kantor Kecamatan Marpoyan Damai. Karena, setahu saya, selama foto kopi KTP masih ada, lalu didukung

Pemimpin Umum H Yusrizal Koto Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab

Tun Akhyar Wakil Pemimpin Redaksi Hasan Basril Pemimpin Perusahaan Hj. Bety Marlina Wakil Pemimpin Perusahaan Gerri Nasri

‡Â?ƒÂ?‰‰—Â?‰ ÂƒÂ™ÂƒÂ„Č€‡†ƒÂ?–—”ǣ HASAN BASRIL

Oleh Aripianto kan pemerintah dapat seiring sejalan dengan langkah dan gerak dunia usaha. Nah untuk tahun 2013 ini, belum terlambat untuk menjalankan kebijakan afirmatif bagi penumbuhkembangan pelaku usaha tempatan, agar lebih profesional dan memiliki daya saing untuk bersanding dan bertanding dengan praktisi bisnis, baik nasional maupun mancanegara. Hal itu terutama dalam menghadapi pemberlakuan Asean Economic Community (AEC) tahun 2015. Paling tidak, dengan cara memberikan kesempatan usaha yang proporsional. Apalagi mengingat event akbar ISG yang dilakukan di Riau menjadi ikon memperkenalkan Riau ke kancah internasional, sehingga menjadi kebangaan bangsa di mata internasional dalam membangunan ekonomi masyarakat. Perkenalkan Riau Selain memperagaakan olahraga, event ISG juga akan menampilkan seni budaya Melayu. Ini sebagai ajang untuk memperkenalkan Provinsi Riau di kancah internasional. Sebab itu sudah seharusnya didukung semua lapisan masyarakat, karena memiliki manfaat yang baik dengan Provinsi Riau untuk memperkenalkan olahraga, seni maupun budaya Melayu di kancah internasional.

Kita harapkan semua pihak ikut serta berpartisipasi aktif dalam pelaksanaannya pada Juni 2013 mendatang. Apalagi ini sangat sesuai visi misi Riau 2020, menjadikan Riau sebagai Pusat Kebudayaan Melayu di Asia Tenggara. Dengan diselenggarakannya ajang ISG berskala internasional ini, maka sudah tentu akan membawa nilai positif terhadap Provinsi Riau. Sudah seharusnyalah, segala persiapan penyelengaraan ISG ini harus dipersiapkan dengan matang, sehingga dalam penyelengaraan tepat waktu. Apalagi helat olahraga Islam ini akan dihadiri sebanyak 57 negara Islam di dunia. Panitia nasional dan daerah ISG tengah melakukan persiapan intensif, termasuk masalah manajemen penyelenggaraan, pelaksanaan pertandingan, transportasi, konsumsi, akomodasi dan berbagai keperluan lainnya. Dari 57 negara peserta ISG ini, 25 negara di antaranya sudah mendaftar dan peserta sudah mencapai 4.000 orang serta yang terbesar dari negara Iran yang jumlahnya mendekati 400 peserta Dalam rangka mensukseskan ISG 2013, Provinsi Riau sebagai tuan rumah telah menyiapkan dana sekitar Rp45 miliar. Begitu pula para voluentir (sukarelawan) yang akan terlibat pada iven ISG 2013 tersebut, ada sekitar 520 orang untuk penerjemah Bahasa

Inggris, 218 bahasa Arab dan 152 bahasa Prancis. Serta bantuan dari pemerintah pusat di Jakarta, berjanji akan membantu dana penyelenggaraan helat akbar ISG 2013 di Provinsi Riau sebesar Rp200 miliar. Persiapan Riau sebagai penyelenggara, dalam event bertaraf internasional, ISG III terus digesa. Bahkan disampaikan oleh Gubernur Riau HM Rusli Zainal yang sekaligus Ketua Umum Panitia Daerah ISG III 2013 mengatakan Riau sudah mempersiapkan berbagai persiapan sebagai tuan rumah yang kini mencapai progres 98 persen. Sebagai tuan rumah, diharapkan kegiatan ini dapat berjalan lancar dan sukses termasuk serta segala kesiapan venues. Hanya saja tinggal menyesuaikan agenda yang telah ditetapkan bersama, agar semua venues yang akan digunakan sudah berstandar internasional. Tentunya besar harapan kita sebagai masyarakat Riau yang mewakili Indonesia di kancah internasional ini semoga menjadi kemuliaan bagi rakyat Indonesia, khususnya Riau bila event ini terselenggara dengan sukses.

Penulis adalah Kader GMNI Pekanbaru d an Mahasiswa PKn/FKIP/ Universitas Riau

Pengendalian Modal Global

+ Banyak kepentingan kah...? - Pemko Pekanbaru Mengalah Soal Cik Puan

sudah tentu masyarakat Riau sangat mengharapkan digelarnya event internasional ini membawa prospek ekonomi Riau yang tumbuh dengan pesat dan bersaing secara nasional maupun global. Ini dapat dilihat dengan pembangunan-pembangunan sektor ekonomi, pembangunan infrastruktur, serta pembangunan budaya masyarakat Riau. Jika kita amati geliat ekonomi Riau sepanjang tahun 2011 lalu, menggambarkan wajah yang cukup baik. Memang indikator ekonomi makro Riau secara kuantitatif menunjukkan performa yang bagus, di mana angka pertumbuhan ekonomi Riau 2011 masih tinggi di atas ratarata nasional (data BPS per Februari 2012 sebesar 7,63%), di atas angka nasional sebesar 6,5%. Demikian juga angka inflasi, relatif terkendali di angka 5,9%. Sedangkan pada tahun 2012 pemerintah menargetkan pertumbuhan 7,1 Persen pada 2012. Ini cukup rasional bila diimbangi dengan tingkat suku bunga kredit yang rendah. Begitu juga dengan penyediaan dan pembenahan infrastruktur dan energi, khususnya listrik yang memadai. Dunia usaha Riau, pada tahun 2012 lalu telah terbangun spirit Riau Inkorporasi dengan diwujudkan dalam nafas dan aktivitas pembangunan. Kebijakan dan program pengembangan perekonomian yang dijalan-

data lain, apakah hal itu menjadi masalah? Karena sepengetahuan saya kalau data ada, rasanya tidak perlu menjadi masalah. Kalau itu dipermasalahkan, berarti sangat lemah wawasan staf Kantor Camat Marpoyan Damai. Padahal kita ketahui, kalau sekarang masyarakat sudah banyak yang pintar, dan jangan lagi dibodoh-bodohi. Terimakasih.

Wita Jalan Bawal, Marpoyan Damai

Hingga satu titik dicapai manakala utang telah bertumpuk dan menimbulkan lingkaran setan serta memicu krisis, baik pada skala individu (household level), skala korporasi (corporate level), dan skala pemerintahan suatu negara (country level). Akan tetapi, kini, tekanan dan semangat untuk melakukan reformasi sistem keuangan global dan reformasi ekonomi pasar secara fundamental kian pudar laksana lalu bersama angin (gone with the wind). Makin banyaknya indikator perekonomian global yang menunjukkan tandatanda pemulihan kiranya telah melenakan dan menyurutkan semangat dan tekad reformasi ekonomi global sebagaimana telah dicanangkan sebelumnya. Selain itu, masing-masing pemerintahan telah sibuk bersigegas menyelamatkan diri sendiri sehingga banyak menelurkan berbagai kebijakan ekonomi yang tak sejalan dan saling sengkarut. Gambarannya sebagai berikut: kebangkrutan korporasi dan penurunan permintaan agregat memicu penurunan aktivitas perekonomian yang pada gilirannya mendorong terjadinya gelombang PHK besar-besaran. Pada titik ini, secara teoritis, negara diharapkan muncul memainkan peran dengan mengucurkan stimulus ekonomi yang diimbangi den-

Oleh Gregorius Teguh Santoso gan penerapan sistem pajak yang memadai. Dengan kata lain, surutnya peran sektor swasta dalam perekonomian seyogi-anya diimbangi dengan membesarnya peran negara agar denyut nadi perekonomian global tetap berdetak. Dalam hal ini diperlukan modal alias anggaran belanja yang cukup, namun apa lacur? Tak ada dana mencukupi karena anggaran negara tengah berada dalam kondisi negatif alias defisit terjerat utang. Di sisi lain, karena beban utang negara yang tak terelakkan, kebijakan penghematan anggaran negara untuk mengurangi tumpukan utang makin menekan permintaan agregat yang kemudian memicu jumlah pengangguran. Jadilah, peran negara yang diharapkan justru tak muncul dan makin memperumit persoalan. Kebijakan ekonomi (economic policy) yang tak sejalan inilah yang menurut Organisasi Buruh Internasional (ILO) harus diretas dengan menelurkan suatu kebijakan komprehensif dan sejalan. Situasi kuldesak alias jalan buntu nan tak berujung mesti diurai bersama. Bahkan tak kurang dari IMF sendiri memandang bahwa capital control (pengendalian modal) merupakan salah satu tool kit (alat bantu) dalam proses stabilisasi ekonomi global. Salah satu pelaku

ekonomi yang diharapkan mampu menjadi garda depan implementasi capital control tersebut adalah negara. Tak berlebihan kiranya jika dikatakan bahwa kembalinya peran Negara bukanlah suatu 'pengingkaran' atas ruh kapitalisme dan ekonomi pasar bebas itu sendiri, melainkan sebagai upaya intervensi untuk menjamin agar ekonomi pasar tetap dapat bertahan. Dalam hal ini, tak ada salahnya kita kembali mengingat beberapa agenda penting global yang pernah diajukan oleh Minsky (1991). Pertama, pemerintah dalam koordinasi nyata dengan para pelaku usaha swasta global seyogyanya berperan aktif dalam mengurai masalah pengangguran, khususnya pengangguran usia muda/produktif, dan berfungsi layaknya employer of last resort. Pada titik ini, kerelaan kerja sama para pelaku bisnis global diharapkan dalam bentuk pembayaran pajak yang makin signifikan, utamanya dari hasil usaha mereka di manca-negara. Upayaupaya pengalihan basis produksi yang gencar dijalankan selama ini, misalnya, adalah bagian dari penghindaran pajak yang dilakukan secara sistematis oleh para korporasi multi-nasional (MNC) tersebut.

Dibawa ke Mana Kasus Duta Palma? KABUPATEN Â?†”ƒ‰‹”‹ —Ž—Â?‡Â?ÇŚ Œƒ†‹Â?ƒ‰Â?‡––‡”•‡Â?†‹”‹„ƒ‰‹’‡”—nj •ƒŠƒƒÂ? ›ƒÂ?‰ „‡”‰‡”ƒÂ? †‹ „‹†ƒÂ?‰ ’‡”Â?‡„—Â?ƒÂ?Ǥ —–ƒÂ? Ž—ƒ• †‡Â?‰ƒÂ? –‹Â?‰Â?ƒ–Â?‡•—„—”ƒÂ?–ƒÂ?ƒŠ›ƒÂ?‰…—Â?ÇŚ —’ –‹Â?‰‰‹ǥ Â?‡Â?Œƒ†‹ ƒŽƒ•ƒÂ? Â?‡Â?ƒ’ƒ †—ƒÂ?ƒ„—’ƒ–‡Â?‹Â?‹†‹’‹Ž‹Š•‡„ƒ‰ƒ‹ –‡Â?’ƒ–‹Â?˜‡•–ƒ•‹Ǥ ƒ›ƒÂ?‰Â?Â›ÂƒÇĄ„ƒÂ?›ƒÂ?’‡”—•ƒŠƒƒÂ? †‹ †—ƒ Â?ƒ„—’ƒ–‡Â? ‹Â?‹ Â?‡ŽƒÂ?‰‰ƒ” ƒ–—”ƒÂ?›ƒÂ?‰„‡”ŽƒÂ?—†‹Â?‡‰‡”‹‹Â?‹Ǥ ƒÂ?•‡†‹Â?‹–’—Žƒ–‡”Œƒ†‹Â?›ƒ’”ƒÂ?–‹Â? Â?‘”—’•‹ Â?‡ŽƒŽ—‹ ’”ƒÂ?–‹Â? •—ƒ’ †ƒÂ? ’‡Â?‰‰‡Žƒ’ƒÂ? ’ƒŒƒÂ? †ƒŽƒÂ? —•ƒŠƒ ’‡”Â?‡„—Â?ƒÂ?•ƒ™‹–‹–—Ǥ ƒÂ?›ƒÂ? ‹œ‹Â? —•ƒŠƒ ’‡”Â?‡„—Â?ƒÂ? Č‹ ČŒ›ƒÂ?‰†‹Â?‡Ž—ƒ”Â?ƒÂ?‘Ž‡Š’‡Â?‡”nj ‹Â?–ƒŠ †ƒ‡”ƒŠ •‡–‡Â?’ƒ– †‡Â?‰ƒÂ? –”ƒÂ?•’ƒ”ƒÂ?•‹†ƒÂ?ƒÂ?—Â?–ƒ„‹Ž‹–ƒ•›ƒÂ?‰ •ƒÂ?‰ƒ–Ž‡Â?ƒŠǤĥѥ›ƒÂ?‰Â?‡Â?›‡”‡– —’ƒ–‹—‘Žǥ—Žƒ™‡•‹‡Â?Â‰ÂƒÂŠÇĄ†‹Â?ÂƒÇŚ Â?ƒ ’‡”—•ƒŠƒƒÂ? Â?‡Â?›—ƒ’ „—’ƒ–‹ –‡”Â?ƒ‹– ‘’‡”ƒ•‹ ’‡”—•ƒŠƒƒÂ? •ƒ™‹– ›ƒÂ?‰†‹Â?‹Ž‹Â?‹ ƒ”–ƒ–‹Â—Â”Â†ÂƒÂ›ÂƒÇĄÂ?‡”—nj ’ƒÂ?ƒÂ?…‘Â?–‘ŠÂ?ĥѥ’”ƒÂ?–‹Â?Â?‘”—’nj •‹†‹’‡”Â?‡„—Â?ƒÂ?•ƒ™‹–Ǥ ‹ Â?Š—ǥ „‡„‡”ƒ’ƒ ’‡”—•ƒŠƒƒÂ? ›ƒÂ?‰ „‡”Â?ƒ—Â?‰ †‹  —–ƒ ƒŽÂ?ƒ —•ƒÂ?–ƒ”ƒ ”—’ǥ•‡’‡”–‹ƒÂ?…ƒ‰”‘ ‡•–ƒ•‹ Č‹ČŒÇĄ ‡Â?…ƒÂ?ƒ Â?ƒŽ ƒÂ?‹

Č‹ČŒÇĄƒŽÂ?ƒͳǥ‡”–—ƒŠÂ?‡Â?ƒƒ•ƒ Č‹ČŒÇĄ‡„‡”‹†ƒ—„—”Č‹ČŒ†ƒÂ?ƒÂ?›— ‡Â?‹Â?‰–ƒÂ?ƒČ‹ČŒ†‹–—†‹Â?‰Â?‡ŽƒÂ?‰nj ‰ƒ” ’‡”ƒ–—”ƒÂ? Â?‡Â?‡Â?–‡”‹ƒÂ? –‡”Â?ƒ‹– †‡Â?‹Â?‡Â?†ƒ’ƒ–Â?ƒÂ?ŠƒÂ?‰—Â?ƒ—•ƒŠƒǤ —–ƒƒŽÂ?ƒ—•ƒÂ?–ƒ”ƒ ”‘—’ †ƒÂ?   Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ? Â’Â‡Â”Â—Â•ÂƒÇŚ ŠƒƒÂ? ›ƒÂ?‰ „‡”Â?ƒ•ƒŽƒŠ †ƒÂ? –‹†ƒÂ? ’‡†—Ž‹ †‡Â?‰ƒÂ? Ž‹Â?‰Â?—Â?‰ƒÂ? †ƒÂ? Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–•‡Â?‹–ƒ”Â?›ƒǤ‡”Ž‡„‹ŠŽƒ‰‹ ’‡”—•ƒŠƒƒÂ?‹Â?‹ƒ†ƒÂ?ƒ•ƒŽƒŠ–ƒÂ?ƒŠ †‡Â?‰ƒÂ? Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–Ǥ ‡”—•ƒŠƒƒÂ? ‹Â?‹ Œ—‰ƒ Â?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? ’‡Â?…‡Â?ƒ”ƒÂ?Ž‹Â?‰Â?—Â?‰ƒÂ?†ƒÂ?’‡Â?„—nj Â?ƒƒÂ?ŽƒŠƒÂ?‰ƒÂ?„—–›ƒÂ?‰•‡Šƒ”—•Â?›ƒ Â?‡Â?Œƒ†‹Â?ƒ™ƒ•ƒÂ?Š—–ƒÂ?Ž‹Â?†—Â?‰Â?ÂƒÂ”Â‡ÇŚ Â?ƒ’‡Â?‡”‹Â?–ƒŠÂ?‡Žƒ”ƒÂ?‰’‡Â?„—Â?ƒƒÂ? ŽƒŠƒÂ?‰ƒÂ?„—–Ž‡„‹Š†ƒ”‹ÍľÂ?‡–‡”ǤÂƒÇŚ Žƒ—ƒ–—”ƒÂ?’‡”‹œ‹Â?ƒÂ?Â?›ƒ•ƒŒƒ•—†ƒŠ †‹ŽƒÂ?Â‰Â‰ÂƒÂ”ÇĄ„ƒ‰ƒ‹Â?ƒÂ?ƒÂ?—Â?‰Â?‹Â?Â?‡”‡nj Â?ƒ ’‡†—Ž‹ †‡Â?‰ƒÂ? Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– †ƒÂ? Ž‹Â?‰Â?—Â?‰ƒÂ?•‡Â?‹–ƒ”Â?›ƒǤ Â‡Â”Â„ÂƒÂ”Â—ÇĄÂ?‡Â?Œƒ†‹•‘”‘nj –ƒÂ? Â?‡†‹ƒ Â?ƒ••ƒ ƒÂ?ÂŠÂ‹Â”ÇŚÂƒÂ?Š‹” ‹Â?‹ Â?ƒ”‡Â?ƒ –‡”Ž‹„ƒ– •‡Â?‰Â?‡–ƒ †‡Â?‰ƒÂ? Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–†‹•‡Â?‹–ƒ”™‹Žƒ›ƒŠ‘’nj ‡”ƒ•‹‘Â?ƒŽÂ?›ƒǤ —†ƒŠ „‡”—ŽƒÂ?‰ Â?ƒŽ‹ Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–Â?‡Â?›ƒÂ?’ƒ‹Â?ƒÂ?–—Â?–—nj –ƒÂ?Â?‡’ƒ†ƒ—’ƒ–‹†ƒÂ? Â?Š— –‡”Â?ƒ‹– ŠƒÂ? ‰—Â?ƒ —•ƒŠƒ †ƒÂ? ŒƒÂ?Œ‹

Dewan Redaksi Redaksi: H Yusrizal Koto, Tun Akhyar, Hasan Basril, Hj. Bety Marlina, Gerri Nasri. Ombusdmen : H. Aji Dheri. Redaktur Pelaksana Pelaksana: Ridwan Alkalam. Koo Koorr dinator Liputan Liputan: Budi Suseno. Redaktur Redaktur: Idrus Yamin, Delfi Indra, Zukri Subayang, Marzuli Adi, Fitri Mayani, Saaduddin Badra. Reporter Reporter: Andika, Dairul Riyadi, Adek Hernita, Ryan Yutri Varios, Zulfikri, Indra Jaya, Abdul Mutholib, Mokhtiar, Zulkifli, Mayonal Putra. Sekreta ris Redaksi: Desi Arsianti. Sekretaris Biro Daerah: Dumai Dumai: Parno Sali (Kepala), Yusrhel, Vernando. Pelalawan Pelalawan: Pandapotan Marpaung (Kepala), Giona Puga, Farikhin. Siak: Zulfahmi (Kepala), Soleman. Bengkalis Bengkalis: Bakhtaruddin (KeHilir: Mulyadi (Kepala), Muhamad Faisal. Indragiri Hulu Hulu: Prasetia (Kepala), Obrin pala). Indragiri Hilir B. Rokan Hilir Hilir: Asbinsyah Pasaribu (Kepala). Rokan Hulu Hulu: Paber Siahaan (Kepala), Maulana Ishaq. Kampar Kampar: Apriyaldi. Kuantan Singingi Singingi: Said Mustafa Husin (Kepala), Reflizar . Meranti: Sawaluddin (Kepala). Jakarta Jakarta: Syafruddin AL (Kepala), Surya Irawan, Daryadi Pribadi, Lenni Handayani. P erwajahan/Pracetak erwajahan/Pracetak: Pepen Prengky (Kepala), Andixer, Abdawiza, Rinto Harmiko, Zulqifli, Alib Destiyono, Idris Muchni, Hasan Sholihin.

’‹ŠƒÂ?’‡”—•ƒŠƒƒÂ?›ƒÂ?‰–ƒÂ?’‡”Â?ƒŠ †‹”‡ƒŽ‹•ƒ•‹Â?ƒÂ?ǤƒÂ?‰Ž‡„‹ŠÂ?‡Â?…‡Â?ÇŚ ‰ƒÂ?‰Â?ƒÂ? ÂŽÂƒÂ‰Â‹ÇĄ ’‡”—•ƒŠƒƒÂ? ‹–— Â•Â‡ÂƒÇŚ Â?ƒÂ?–‹†ƒÂ?Â?ƒ—–ƒŠ—ƒ–ƒ—…—‡Â?†‡Â?ÇŚ ‰ƒÂ? •‡‰ƒŽƒ –‡–‡Â? „‡Â?‰‡Â? ’‡”nj Â?‹Â?–ƒƒÂ?Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–‹–—Ǥ ‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ ƒ„—’ƒ–‡Â? Â?Š— •‡Šƒ”—•Â?›ƒ –‹†ƒÂ? Â?‡Â?†‹ƒÂ?Â?ƒÂ? Â?ƒ•ŽƒŠ‹Â?‹†ƒÂ?Â?‡Â?‹Â?†ƒÂ?–‡‰ƒ•’‡nj ”—•ƒŠƒƒÂ? ›ƒÂ?‰ Â?‡ŽƒÂ?‰‰ƒ” ƒ–—”ƒÂ? ’‡”—Â?†ƒÂ?‰nj—Â?†ƒÂ?‰ƒÂ?‹–—Ǥ‹Žƒ†‹„nj ‹ƒ”Â?ƒÂ?ÇĄ „‹•ƒ Â?‡Â?‹…— –‡”Œƒ†‹Â?›ƒ Â?‘Â?ˆŽ‹Â?•‘•‹ƒŽǤ’ƒ’—Â?’‡”—•ƒŠƒƒÂ?ÇŚ Â?Â›ÂƒÇĄŠƒ”—•–—Â?†—Â?’ƒ†ƒƒ–—”ƒÂ?›ƒÂ?‰ „‡”ŽƒÂ?—Ǥ‹Žƒ–‹†ƒÂ?ÇĄ’‡”—•ƒŠƒƒÂ?•‡nj ”—’ƒŒ—‰ƒƒÂ?ƒÂ?„‡”„—ƒ–›ƒÂ?‰•ƒÂ?ƒ †‹Â?ÂƒÂ•ÂƒÇŚÂ?ƒ•ƒÂ?‡Â?†ƒ–ƒÂ?‰Ǥ ‹Â?†ƒÂ?ƒÂ?–‡‰ƒ•†‹’‡”Ž—Â?ƒÂ?ƒ‰ƒ” ‹Â?˜‡•–ƒ•‹›ƒÂ?‰Â?ƒ•—Â?Â?‡™‹Žƒ›ƒŠ Â?ÇŚ †”ƒ‰‹”‹ —Ž— Â?Š—•—•Â?Â›ÂƒÇĄ „‡Â?ÂƒÂ”ÇŚÂ„Â‡ÇŚ Â?ƒ”•‡•—ƒ‹†‡Â?‰ƒÂ?ƒ’ƒ›ƒÂ?‰†‹‹Â?‰‹Â?ÇŚ Â?ƒÂ? Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–Ǥ ƒŽƒŠ •ƒ–— •‘Ž—•‹ Â?‡Â?‰ƒ–ƒ•‹Â?‘Â?ˆŽ‹Â?Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–†‡Â?ÇŚ ‰ƒÂ?’‡”—•ƒŠƒƒÂ?’‡”Â?‡„—Â?ƒÂ?ƒ†ƒŽƒŠ †‡Â?‰ƒÂ?’‡Â?‡”ƒ’ƒÂ?•‹•–‡Â?Â?‡Ž‘Â?’‘Â? Â?‡„—Â?Â?‡Žƒ’ƒ•ƒ™‹–”ƒÂ?›ƒ–Č‹ČŒÇ¤ ‡”ƒÂ?Š‹”ǥ •‡Â?‹–ƒ” ͳ͡Ǥ͚ͳ͜ Š‡Â?–ƒ” Â?ƒ™ƒ•ƒÂ?Š—–ƒÂ?†‹ ƒÂ?ƒÂ?ƒ•‹‘Â?ƒŽ ‡••‘‹Ž‘ Č‹ČŒ ›ƒÂ?‰„‡”ƒ†ƒ †‹ ‡ŽƒŽƒ™ƒÂ? †ƒÂ? Â?†”ƒ‰‹”‹ —Ž—ǥ „‡nj

Kedua, sektor finansial harus direformasi secara besar-besaran dan fundamental tak hanya pemulas bibir ataupun pemulas wajah yang menutupi bopeng-bopeng perekonomian pasar bebas global tanpa menghujam dalam akar permasalahan sebenarnya (real root cause). Aksi nyata untuk meregulasi sistem keuangan global menjadi kian diperlukan tidak saja untuk mengurai benang kusut permasalahan saat ini tetapi juga guna mengantisipasi berulangnya masalah serupa di masa datang. Kendati harus diakui, sebagaimana pernah dirasakan oleh ekonom terkemuka Charles P Kindleberger bahwa satu-satunya topik yang tak pernah using dalam ilmu ekonomi adalah krisis. Artinya, krisis ekonomi akan tetap berulang dan akan terus terjadi serta menjadi suatu bussiness landscape baru yang tak bisa lepas dari dinamika perekonomian global itu sendiri. Namun, ini janganlah dijadikan pembenaran (excuse) untuk melakukan pembiaran makin meningkatnya potensi kesenjangan global yang bisa meledak sewaktu-waktu. ***

Penulis adalah pengajar Global Marketing Fakultas Ekonomi-Bisnis, Universitas Surabaya.

Kolom Kami

MARZULI ADI Redaktur Harian Vokal ”—„ƒŠÂ?‡Â?Œƒ†‹’‡”Â?‡„—Â?ƒÂ?Â?‡Žƒ’ƒ •ƒ™‹–Ǥ‡Žƒ‹Â?Œƒ†‹Â?‡„—Â?Â•ÂƒÂ™Â‹Â–ÇĄ;ʹͺ ŠƒŽƒ‹Â?Â?›ƒÂ?‡Â?Œƒ†‹Â?‡„—Â?Â?ÂƒÂ”Â‡Â–ÇĄˆ—Â?‰nj •‹Žƒ‹Â?•‡Ž—ƒ•;͜ÂŠÂƒÇĄ’‡Â?„ƒŽƒÂ?ƒÂ?Ž‹ƒ” Â?‡Â?‰ƒÂ?‹„ƒ–Â?ƒÂ? –ƒÂ?†—•Â?›ƒ ŽƒŠƒÂ? ͳǤ͡;͜Šƒ†ƒÂ?•‡Â?ƒÂ?„‡Ž—Â?ƒ”;Ǥͺ͜͸Ǥ ‡Â?‰ƒÂ? „ƒÂ?›ƒÂ?Â?›ƒ ƒÂ?–‹ˆ‹–ƒ• –‡”•‡„—–ǥƒÂ?Š‹”Â?›ƒƒÂ?ƒÂ?ƒ•‹‘Â?ÇŚ ƒŽ‡••‘‹Ž‘•ƒƒ–‹Â?‹–‹†ƒÂ?Žƒ‰‹Â?‡nj Â?‹Ž‹Â?‹ Ž—ƒ• ͺ;ǤͲ͸ͺ Š‡Â?–ƒ” •‡•—ƒ‹ †‡Â?‰ƒÂ?  ‡Â?–‡”‹ ‡Š—–ƒÂ?ƒÂ? ‘Â?‘” Ǥʹ͡͡Ȁ‡Â?Š—–nj

ȀʹͲͲ͜ •‡Ž—ƒ• ;ͺǤ͚͡͸ Šƒ ›ƒÂ?‰ †‹–ƒÂ?„ƒŠ ͜͜Ǥ͜͝ʹŠƒŽ‡™ƒ–‡Â?–‡”‹‡Š—nj –ƒÂ?ƒÂ? ‘Â?‘” Ǥ͸͸;Ȁ‡Â?Š—–nj

Č€ ʹͲͲ͝ •‡Š‹Â?‰‰ƒ Ž—ƒ•Â?›ƒ Â?‡Â?Œƒ†‹ ͺ;ǤͲ͸ͺŠƒǤ***

Iklan: Harmen Fadly (Manajer), Zulkifli (Koordinator Iklan Pku), Jimmi Endrik (Staf Iklan), Soeparto HAR (Kepala Perwakilan Jakarta), Joni Ardikesuma (Manajer Iklan Jakarta), Edriwan (Koordinator Dumai-Duri), Yudia Martin (Adm. Iklan), Sartana (Desain Iklan). Perwakilan Jakarta : Soeparto Har (Kepala), Joni Ardi Kesuma (Manajer Iklan Jakarta). Kantor Biro Redaksi Jakarta Jakarta: Gedung IJW Lt.3 Jalan Proklamasi No.91 Jakarta Pusat 10320, Telp-Fax : 021-319 31117. Produksi: Feri Irawan, Prima Aldino, Hendra P, Marco MW, Suheri S, Suardi CS, Rudi A, Ilham M, Roy F, Alimi Wahid, Jupri Cahyono, Abdul Rahmad, Rahmad Suanto, Jamilus. Sirkulasi irkulasi: Nasruddin Syahri (Manajer), Bambang Ariyanto(Koordinator), Herianto, Dewi Susanti (Adm. Sirkulasi). Keuangan : Abdy Suhenda(Manajer), Willy Yasnita Zain (Adm Keuangan). TI: ukum Sudarmawan (Kepala), Bayu. Penasihat H Hukum ukum: Syamsul Rakan Chaniago SH,MH, Rudy P Tampubolon SH, Drs Mishar MSi, Zainal Abidin SH, Hasrizal. Alamat Redaksi umai Redaksi: Jalan Durian No.16F Telp 0761 - 863466 Kota Pekanbaru. Kantor D Dumai umai: Gedung YUBE Grup Jalan Cempedak No. 88 Dumai Telp 0765 - 439013. Percetakan: Jalan Palas Mekar Umban Sari No.9A Rumbai-Pekanbaru. Kantor Biro Iklan Jakarta Jakarta: Gedung Maya Indah Jalan Kramat Raya No.3 G Jakarta Pusat Telp (021) 3903112, Fax (021) /P ercetakan arif IIklan klan 3929630. Penerbit enerbit/P /Percetakan ercetakan:: PT. INTI VOKAL MEDIA.. T Tarif klan::Bisnis/Produk Rp35.000/mm kolom (FC) Rp17.500/ (BW mm kolom(BW (BW); Sosial/Duka Cita/Ucapan Selamat : Rp10.000/mm kolom (FC) Rp5.000/mm kolom (BW) (BW); Iklan Baris : Rp15.000/baris (minimal 3 baris). Iklan Mini Kolom Rp50.000/terbit.

Redaksi Harian Pagi Vokal menerima tulisan, artikel, dari pembaca yang berisi usulan, saran dan kritikan yang membangun. Redaksi tidak memuat tulisan yang berisi hasutan, fitnah dan mengandung unsur SARA. Kirimkan tulisan anda melalui email: harianvokal@gmail.com atau antarkan langsung ke Kantor Redaksi Harian Pagi Vokal Jalan Durian No.16F Pekanbaru dan Gedung YUBE GROUP Jalan Cempedak No 88 Dumai. ‡”™ƒŒƒŠƒÂ?ÇŁ ƒ•ƒÂ?Š‘Ž‹Š‹Â?


5

HUKUM dan KRIMINAL KAMIS

HARIAN VOKAL

7 Maret 2013/ 25 Rabiul Ahir 1434 H

LINTAS Gudang Distributor Sembako Digerebek BBPOM PEKANBARU (VOKAL)ÇŚ Â?–—Â? Â?‡Â?‰ƒÂ?–‹•‹’ƒ•‹ Â?ƒ”ƒÂ?Â?›ƒ ’‡”‡†ƒ”ƒÂ? „ƒ”ƒÂ?‰ ›ƒÂ?‰ –‹†ƒÂ? Â?‡Â?‹Ž‹Â?‹ Â‡Â†ÂƒÂ”ÇĄ ƒŽƒ‹ ‡•ƒ” ‡Â?‰ƒ™ƒ•ƒÂ? „ƒ– †ƒÂ? ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ? Č‹ČŒ „‡”•ƒÂ?ƒ ‘Ž†ƒ ‹ƒ— Â?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? ’‡Â?‰‡nj ”‡„‡Â?ƒÂ?†‹•ƒŽƒŠ•ƒ–—‰—†ƒÂ?‰†‹•–”‹„—–‘”’‡Â?Œ—ƒŽƒÂ? „ƒ”ƒÂ?‰ †‹ͺ ƒŽƒÂ? Â‹ÂƒÂ—ÇĄ ‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ? ƒ›—Â?‰ ‡Â?ÂƒÂŽÂ‹ÇĄ ƒ„— Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇ¤ ƒŽƒÂ?‘’‡”ƒ•‹‰ƒ„—Â?‰ƒÂ?ÇĄ’‡–—‰ƒ•„ƒŽƒ‹„‡”Šƒ•‹Ž Â?‡Â?‰ƒÂ?ƒÂ?Â?ƒÂ? ’—Ž—ŠƒÂ? Â?ƒ”–‘Â? ’‡”Â?‡Â? Šƒ…Â?ÇĄ ’—Ž—ŠƒÂ? Â?ƒ”–‘Â? •ƒ”†‡Â? Â?‡”Â?  ƒ…Â?‡”‡Žǥ ’—Ž—ŠƒÂ?Â?ƒ”–‘Â?ƒ’‘ŽŽŽ‘’ƒÂ?†ƒÂ?ÇĄ„‡„‡”ƒ’ƒÂ?ƒ”–‘Â? Â?‹Â?—Â?ƒÂ? Â?ƒŽ‡Â?‰ Â?‡”Â? Â‡Â•Â…ÂƒÂˆÂ‡ÇĄ •‡”–ƒ „‡„‡”ƒ’ƒ Â?ƒ”–‘Â?Â…Â‘ÂŽÂƒÇŚÂ…Â‘ÂŽÂƒǤ ‡Â?—ƒ„ƒ”ƒÂ?‰›ƒÂ?‰†‹ƒÂ?ƒÂ?Â?ƒÂ?–‡”—•†‹’ƒ•‘Â? †ƒ”‹ƒŽƒ›•‹ƒ›ƒÂ?‰–‹†ƒÂ?Â?‡Â?‹Ž‹Â?‹”‡‰‹•–‡”†ƒÂ?‹œ‹Â? ‡†ƒ”Ǥ –ƒˆŽ‡šƒÂ?†‡”Â?‡Â?‰ƒ–ƒÂ?ƒÂ?ÇĄ‘’‡”ƒ•‹›ƒÂ?‰ †‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? ‹Â?‹ •‡–‡ŽƒŠ ƒ†ƒÂ?›ƒ Žƒ’‘”ƒÂ? †ƒ”‹ Â?ÂƒÇŚ •›ƒ”ƒÂ?ƒ–Ǥ ’ƒŽƒ‰‹ „‡„‡”ƒ’ƒ ™ƒÂ?–— ŽƒŽ— ’‹ŠƒÂ? Â?‡’‘Ž‹•‹ƒÂ?Œ—‰ƒ„‡”Šƒ•‹ŽÂ?‡Â?‰‡”‡„‡Â?‰—†ƒÂ?‰Â?‹Ž‹Â? ‹Â?‹•‹ƒŽ Ǥ ‡ŽƒÂ?Œ—–Â?Â›ÂƒÇĄ ’‹ŠƒÂ? –‡”Â?ƒ‹– ŽƒÂ?‰•—Â?‰ Â?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? ’‡Â?‰‡”‡„‡Â?ƒÂ? †‹ –‡Â?’ƒ– ›ƒÂ?‰ •—†ƒŠ Â?‡Â?Œƒ†‹•ƒ•ƒ”ƒÂ?Ǥ Ěś‡–‡ŽƒŠ Â?‹–ƒ ’‡”‹Â?•ƒ –‡”Â?›ƒ–ƒ †‹†ƒŽƒÂ? ‰—†ƒÂ?‰ –‡”Â?›ƒ–ƒ ƒ†ƒ „ƒ”ƒÂ?‰ ›ƒÂ?‰ –‹†ƒÂ? Â?‡Â?‹Ž‹Â?‹ ”‡‰‹•–‡”Ǥ ‡Â?—†‹ƒÂ? „ƒ”ƒÂ?Â‰ÇŚÂ„ÂƒÂ”ÂƒÂ?‰ ‹Â?‹ ƒÂ?ƒÂ? Â?‹–ƒ ƒÂ?ƒÂ?Â?ƒÂ? †ƒÂ? †‹•‹–ƒ —Â?–—Â? ’‡Â?‡”‹Â?•ƒƒÂ? Ž‡„‹Š ŽƒÂ?Œ—– Ǥ ‡Â?‡Â?–ƒ”ƒ’‡Â?‹Ž‹Â?‰—†ƒÂ?‰†‹Œ‡”ƒ–†‡Â?‰ƒÂ?—Â?†ƒÂ?‰nj —Â?†ƒÂ?‰ ’ƒÂ?‰ƒÂ? ‘ ͳͺ –ƒŠ—Â? ʹͲͳʹǤ ‡Â?‰ƒÂ? ƒÂ?…ƒÂ?ƒÂ?Í´–ƒŠ—Â?’‡Â?ÂŒÂƒÂ”ÂƒÇĄĚśÂ?ƒ–ƒŽ‡šƒÂ?†‡”Ǥ (zkf)

Halte Bus Tempat Aksi Kejahatan

HP BB Milik Irayani Lenyap Disambar OTK PEKANBARU (VOKAL)ÇŚ ÂƒÂ–Â‹ÇŚÂŠÂƒÂ–Â‹ÂŽÂƒÂŠ †‡Â?‰ƒÂ? –‹†ƒÂ? ƒÂ?•‹Â?‡ŒƒŠƒ–ƒÂ?ǤÂ‡Â„ÂƒÂ„ÇĄÂ?‡Œƒ†‹ƒÂ?Â?›ƒ–‹†ƒÂ?Â?‡Â?ƒÂ?†ƒÂ?‰ ™ƒÂ?–—†ƒÂ?Ž‘Â?ƒ•‹Â?›ƒǤ ƒŽ‹Â?‹ŽƒŠ›ƒÂ?‰†‹ƒŽƒÂ?‹ ”ƒ™ƒ–‹ Č‹Í´Í´ČŒÇĄ ™ƒ”‰ƒ ƒŽƒÂ? ÂƒÂŽÂ‹Â†Â‘ÇĄ ‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ? —Â?ÂƒÂŒÂƒÂ†Â‹ÇĄ ‡Â?ƒÂ?„ƒ”—ǤƒÂ?‹–ƒ‹Â?‹Šƒ”—•Â?‡Š‹ŽƒÂ?‰ƒÂ?•‡„—ƒŠ Â’ Â?‡”‡Â?Žƒ…„‡””››ƒÂ?‰†‹ŒƒÂ?„”‡–‘”ƒÂ?‰–ƒÂ?†‹Â?‡Â?ƒŽ Č‹ČŒ•ƒƒ–Â?‡Â?—Â?‰‰—Œ‡Â?’—–ƒÂ?†‹ŠƒŽ”‡„—•ǤÂ?‹„ƒ– Â?‡Œƒ†‹ƒÂ? –‡”•‡„—– Â?‘”„ƒÂ? Â?‡Â?‰ƒŽƒÂ?‹ Â?‡”—‰‹ƒÂ? •‡„‡•ƒ”’͡Œ—–ƒǤ ‡Œƒ†‹ƒÂ? ‹–— Â„Â‡Â”ÂƒÂ™ÂƒÂŽÇĄ •ƒƒ– Â?‘”„ƒÂ? ”ƒ›ƒÂ?‹ǥ Â?ƒ”›ƒ™ƒÂ? Â•Â™ÂƒÂ•Â–ÂƒÇĄ •‡†ƒÂ?‰ Â?‡Â?—Â?‰‰— Œ‡Â?’—–ƒÂ? •‡„—ƒŠ ŠƒŽ–‡ †‡Â?ƒ– †‹ ƒŽƒÂ? —†‹”Â?ƒÂ? †‡Â?ƒ– ƒŽƒÂ? ƒÂ?”ƒ–—ŽƒÂ?‰‹ǥ ‡Â?ƒÂ?„ƒ”—Ǥ ƒÂ?—Â? Â–Â‹Â„ÂƒÇŚÂ–Â‹Â„ÂƒÇĄ •‡Â?‹–ƒ” ’—Â?—Žͳ͚Ǥͳ͡ ÇĄÂ?‘”„ƒÂ?›ƒÂ?‰–‡’ƒ–„‡”†‹”‹†‹ŠƒŽ–‡ †‹ŠƒÂ?’‹”‹‘Ž‡Š‘”ƒÂ?‰›ƒÂ?‰–‹†ƒÂ?–ƒÂ?†‹Â?‡Â?ƒŽǤ‘”„ƒÂ? ›ƒÂ?‰ •ƒƒ– ‹–— •‡†ƒÂ?‰ Â?‡Â?‡‰ƒÂ?‰  Â?‡”‡Â? Žƒ…Â?ÇŚ „‡””› –‹’‡ ͚͝ͺͲ ™ƒ”Â?ƒ Š‹–ƒÂ?ÇĄ †‹•ƒÂ?„ƒ” ƒ–ƒ— †‹ŒƒÂ?„”‡–‘Ž‡Š’‡ŽƒÂ?—Ǥ ‡„‡Ž—Â?Â?›ƒ Â?‘”„ƒÂ? •‡Â?’ƒ– „‡”–‡”‹ƒÂ? Â?‹Â?–ƒ –‘Ž‘Â?‰Ǥ ƒÂ?—Â? ’‡ŽƒÂ?— ›ƒÂ?‰ Â?‡Â?‰‰—Â?ƒÂ?ƒÂ? •‡’‡†ƒ Â?‘–‘” –‡”•‡„—– ŽƒÂ?‰•—Â?‰ Â?ƒ„—” Â?‡Â?„ƒ™ƒ –‡Ž‡’‘Â? ‰‡Â?‰‰ƒÂ?Â?›ƒǤ‡Â?‡Â?–ƒ”ƒ•ƒƒ–Â?‡Œƒ†‹ƒÂ?™ƒ”‰ƒ›ƒÂ?‰ •‡†ƒÂ?‰ Â?‡Â?—Â?‰‰— „—• †‹ŠƒŽ–‡ –‡”•‡„—– ŠƒÂ?›ƒ „‡„‡”ƒ’ƒ‘”ƒÂ?‰•ƒŒƒǤ ‡Â?‰ƒŽƒÂ?‹ Â?‡Œƒ†‹ƒÂ? –‡”•‡„—–ǥ Â?‘”„ƒÂ? ŽƒÂ?‰•—Â?‰ Â?‡Žƒ’‘”Â?ƒÂ?Â?‡Œƒ†‹ƒÂ?–‡”•‡„—–Â?‡’‹ŠƒÂ?‡’‘Ž‹•‹ƒÂ?Ǥ ‹ŠƒÂ? ‡’‘Ž‹•‹ƒÂ?’—Â? ŽƒÂ?‰•—Â?‰ Â?‡Â?‡”‹Â?ƒ †ƒÂ? Â?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? ’‡Â?‡”‹Â?•ƒƒÂ?–‡”Šƒ†ƒ’Â?‘”„ƒÂ?Ǥ ƒ„‹† —Â?ĥ ‘Ž†ƒ Â‹ÂƒÂ—ÇĄ  ‡”Â?ƒÂ?Â•Â›ÂƒÂŠÇĄ Â?‡’ƒ†ƒ™ƒ”–ƒ™ƒÂ?Â?‡Â?„‡Â?ƒ”Â?ƒÂ?Â?‡Œƒ†‹ƒÂ?–‡”•‡„—–Ǥ ‘”„ƒÂ? –‡ŽƒŠ †‹Â?‹Â?–ƒ‹ Â?‡–‡”ƒÂ?‰ƒÂ? †ƒÂ? Â?‹Â?–ƒ ’‡ŽƒÂ?—Â?›ƒ †‹–ƒÂ?‰Â?ƒ’Ǥ Ěś‹–ƒ –‡ŽƒŠ Â?‡Â?‡”‹Â?ƒ Žƒ’‘”ƒÂ?Â?Â›ÂƒÇĄ †ƒÂ? •ƒƒ– ‹Â?‹ •‡†ƒÂ?‰ Â?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? ’‡Â?›‡nj Ž‹†‹Â?ƒÂ?ÇĄĚś—Œƒ”Â?Â›ÂƒÇĄƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇ¤(zkf)

Penanggung Jawab/Redaktur: IDRUS YAMIN

Saksi Sebut Jaminan Merupakan Lahan Sengketa ˆ Sidang Kredit Macet BRK Rumbai

 áˆť  áˆş  áˆťÇŚƒÂ?–ƒÂ? ‡’ƒŽƒ ’‡”ƒ•‹‘Â?ƒŽ áˆşáˆť   ƒÂ?Â?‹ƒ—‡’”‹ƒ„ƒÂ?‰‡Â?„ƒÂ?–——Â?Â„ÂƒÂ‹ÇĄÂ?”‹ŽÂƒÂ—†ǥ ›ƒÂ?‰Â?‡Â?Œƒ†‹–‡”†ƒÂ?™ƒÂ?ĥѥÂ?”‡†‹–Â?ƒ…‡–•‡Â?‹Žƒ‹’;ǥͳ Â?‹Ž‹ƒ”Ǥ‡Â?„ƒŽ‹Â?‡Â?ŒƒŽƒÂ?‹’‡”•‹†ƒÂ?‰ƒÂ?†‹‡Â?‰ƒ†‹ŽƒÂ? ‹’‹Â?‘”ǥ‡Â?‰ƒ†‹ŽƒÂ?‡‰‡”‹áˆşáˆť‡Â?ƒÂ?Â„ÂƒÂ”Â—ÇĄƒ„—áˆşÍ¸Č€ÍľáˆťÇ¤ Persidangan yang pimpin Pasti Tarigan SH, selaku ketua majelis hakim. Jaksa Penuntut Umum (JPU)Bambang AP SH dan Tengku Harly SH menghadirkan Amir Husin, Ketua tim penyelamat kredit bermasalah Bank Riau Kepri, sebagai saksi. Kepada majelis hakim, saksi menjelaskan bahwa, Bank Riau Kepri Rumbai pernah mencairkan kredit kepada 112 debitur di Koperasi Tani Nelayan Andalan (KTNA), Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Kuantan Singingi. Pencairan kredit pada tahun 2006 itu, Jumlah

kreditnya sebesar Rp 5 miliar lebih. " Dari 112 debitur, sebanyak 81 debitur yang bermasalah. Pasalnya, tanah yang diagunkan merupakan tanah sengketa. Sehingga tidak bisa dikuasai oleh bank," ungkap Amir. Setelah diselidiki, jelas Amir lagi, permasalahannya terletak pada proses awal pengajuan kredit. Dimana beberapa syarat yang diajukan tidak dipernuhi. Diantaranya, izin proses pemberian kredit tidak pernah diberikan seksi operasional ke

pemimpin cabang bank. Selain itu, pengajuan kredit tidak disertai dengan agunan tambahan. KTNA hanya mengagunkan tanah yang akan dibeli memakai uang kredit, dan tanah yang diagunkan atau dijaminkan itu masih dalam sengketa," jelasnya. Untuk pelanggaran lainnya, notisi atau pertimbangan pemberian kredit dibuat setelah kredit ini cair," sambung Amir Tidak hanya notisi, pihak operasional bank, tutur Amir, tidak pernah turun ke lokasi tanah yang diagunkan. " Wawancara ke calon debitur di Desa Margosari, Kuantan Singingi, juga tidak pernah dilakukan pihak bank," terangnya. Hingga saat ini, jumlah tunggakan kredit bernilai Rp 4,1 miliar, dan Itu sudah termasuk bunga kredit," tutur Amir mengakhiri kesaksiannya.

Mayat Affandi Ditemukan Tersangkut di Tali Kapal PEKANBARU (VOKAL)- Setelah tiga hari tenggelam, mayat Ahmad Afandi (25), warga Putri Tujuh, Pekanbaru akhirnya ditemukan oleh seorang nelayan Pelabuhan Sungai Duku, Rabu (6/3). Korban ditemukan tak jauh sekitar beberapa kilometer dari tempat kejadian perkara dengan kondisi atau keadaan yang telah membusuk atau berbau, tepatnya didekat Masjid Nurul Iman, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru. Dari informasi yang dirangkum dilokasi kejadian, korban ditemukan oleh seorang nelayan bernama Johanes, yang berada di Sungai Duku, saat sang nelayan tersebut sedang memancing. Penemuan korban saat itu Rabu (6/3), sekitar

pukul 10.00 WIB. Awalnya, saksi tak yakin kalau mayat korban seorang manusia. "Saya kira, itu benda yang mengapung. Setelah Saya lihat, mirip manusia. Ketika itu, mayat korban sedang mengapung deket kapal yang sedang bersandar," katanya kepada wartawan, saat didampingi Kapolsek KP3, Sungai Duku, AKP Harmawi. Sementara menurut Kapolsek, korban yang ditemukan seorang nelayan tersebut, hanyut dibawa arus sungai sehingga sulit ditemukan oleh tim pencarian. Penemuan Korban masih didaerah pinggiran sungai duku. "Ya kemungkinan mayat terbawa arus sungai yang deras," ujar Harmawi. Sebelumnya, dalam pen-

carian, lanjut Kapolsek, mengatakan pihaknya telah melakukan pencarian kurang lebih 6 jam. Namun, dalam pencarian ternayat korban telah ditemukan oleh sang nelayan. Dari pantauan Harian Vokal dilokasi kejadian, korban saat ditemukan, sejumlah kerabat dan keluarga korban tak kuasa melihatnya jasad Afandi tak bernyawa lagi. Dari infromasi yang berkembang, korban tewas akibat masalah pribadi, namun Polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Untuk diketahui, jasad seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Pekanbaru itu, nekat mengakhiri hidupnya dengan terjun ke Sungai Siak, Minggu (3/3) sekitar pukul 19.30 WIB. (zkf)

Diluar persidangan, JPU Bambang AP kepada Riauterkini mengatakan, bahwa kerugian negara akibat kredit macet ini bernilai Rp3,1 miliar. Hal Itu dihitung dari 81 debitur. "Setiap debitur mendapatkan Rp 45 juta dan ada juga yang lebih," katanya. Dalam perkara ini, jaksa juga menyeret Ali Siyus, ketua KTNA dan Khairul Rusli (DPO),

Pimpinan Cabang Bank Riau Kepri Rumbai. Akibat perbuatannya, ketiga terdakwa dijerat dengan pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 junto pasal 18 Undang-Undang (UU) No.31/1999, sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU No.20/2001 tentang pemberantasan korupsi junto pasal 55 ayat 1 ke 1," papar Bambang (ymg,sad)

Tak Pulang Sehari Semalam

Bunga Ternyata Sudah Tak Perawan Lagi PEKANBARU (VOKAL)- Orang Tua mana yang menerima kalau anak kesayangannya sudah tak perawan. Hal inilah yang menimpa, Bunga (14), bukan nama sebenarnya, warga Jalan Melati, Kecamatan Tampan, Pekanbaru yang mengaku telah berhubungan dengan kekasihnya. Mendengar dan mengetahui peristiwa tersebut, sang ibu korban, Herlina Juliati (47), langsung melaporkan kejadian tersebut kepihak Kepolisian. Kronologis kejadian berawal, saat Herlina, ibu korban cemas dan khawatir anaknya tak pulang-pulang. Bahkan anaknya yang baru duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini tak memberikan kabar kepada dirinya. Setelah itu, Herlina, menyuruh kakaknya untuk mencari korban atau adiknya tersebut. Setelah sampai dirumah, korban ditanya oleh sang ibu, namun korban enggan bercerita kemana ia pergi. Karena anaknya sebelumnya sedang dekat dengan seorang lelaki, Herlina, menyuruh dan meminta bidan atau dokter mencek keadaan atau kondisi korban. Setelah didesak, ternyata benar, anak perempuannya telah me-

lakukan hubungan dengan seorang laki-laki yang tak lain tetangganya bernama, Hendrawan, 17 tahun. Bunga, mengaku ia telah melakukan hubungan intim layaknya suami istri dengan pelaku dirumahnya. Mendengar keterangan sang anak, ia langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Tampan, Pekanbaru. Polisi yang mendapatkan laporan tersebut, langsung menggiring pelaku dari rumahnya di Melati Blok F, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, dan melakukan pemeriksaan. Kabid Humas Polda Riau, AKBP Hermansyah ketika dikonfirmasi mengatakan, saat ini proses peristiwa laporan pencabulan tersebut masih dalam penyelidikan. "Kita telah menerima laporan tersebut, pelaku juga telah diperiksa dan kini Polisi masih melakukan pemeriksaan mendalam." Katanya kepada wartawan, Rabu (2/6) kemarin. Lebih lanjutnya, Polisi juga menyinta sejumlah Barang Bukti (BB) seperti pakaian korban dan lainnya untuk bahan penyidikan," tambah Kabid Humas. (zkf)

8 Tersangka Judi Diamankan Polresta Pekanbaru PEKANBARU (VOKAL)-Satuan Reskrim Poltabes Pekanbaru terus melakukan pemberantaran perjudian yang kini marak ditengah masyarakat. Hasilnya, mereka menangkap

delapan tersangka yang sedang bermain judi di Jalan Ahmad Yani, Gg Istiqomah, Pekanbaru. Selain Selain mengamankan para tersangka, Polisi juga menyinta sejumlah

Barang Bukti (BB) seperti kartu remi atau kartu song. Dari informasi yang dirangkum, penggerebekan tersebut dilakukan Sat Res Polresta Pekanbaru, pada Minggu, (3/3) lalu, sekitar pukul 15.00 WIB. Penggerebekan dilakukan, atas informasi atau laporan masyarakat bahwa adanya kegiatan judi.

Saat dilakukan penyelidikan, ternyata benar informasi atau laporan tersebut, langsung melakukan penggerebekan. Dalam aksinya Polisi berhasil mengamankan 8 tersangka diantarnya bernama Yosep Alias Ateng. Untuk penyelidikan dan pengembangan, para tersangka diamankan di Mapolresta Pekanbaru. Polisi juga hingga kini masih melakukan pemeriksaan

mendalam dan intensif. Kabid Humas AKBP Hermansyah, ketika dikonfirmasi mengatakan, membenarkan penggerebekan Sat Polresta Pekanbaru. Saat ini pemeriksaan atau penyelidikan sedang ditangani pihak Kepolisian. "Laporan penggerebekan kini ditangani Polisi," ungkapnya kepada wartawan, Rabu (6/3).(zkf)

Perwajahan: HASAN SHOLIHIN


6

KAMIS 7 Maret 2013/25 Rabiul Akhir 1434 H

HARIAN VOKAL

KURS Mata Uang AUD EUR HKD JPY KRW MYR SGD

Jual

Beli

9,914.90 12,692.55 1,257.58 10,445.54 8.94 3,139.04 7,839.40

9,811.41 12,563.09 1,244.89 10,337.26 8.85 3,104.50 7,759.38

Harga Sumber TBS : Bank Indonesia Umur Tanaman 3Tahun 4Tahun 5Tahun 6Tahun 7Tahun 8Tahun 9Tahun >=10 Thn

EKONOMI Tol Trans Sumatera Dibangun Tahun Ini

Lama (Rp/Kg) Rp984,77 Rp1.100,92 Rp1.178,58 Rp1.212,14 Rp1.258,73 Rp1.297,90 Rp1.338,88 Rp1.376,80

Baru (Rp/Kg) Rp1.030,23 Rp1.151,72 Rp1.232,95 Rp1.268,08 Rp1.316,82 Rp1.357,79 Rp1.400,68 Rp1.440,34

Sumber : Disbun Riau

LINTAS Alfamart Akan Bangun Rumah Albi di Pekanbaru

„ Diperkirakan Selesai Tahun 2025

„ Hubungkan 10 Kota Pusat Pertumbuhan Ekonomi

JAKARTA (VOKAL) - Jalan Tol Trans Sumatera siap dibangun tahun ini oleh BUMN konstruksi PT Hutama Karya (HK). Targetnya, tol yang sepanjang 2.700 km dan menghubungkan 10 kota di Sumatera tersebut akan selesai tahun 2025. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto (Djokir) mengatakan secara total akan dibangun 24 ruas jalan tol. Sehingga memang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan tol ini. "Saya kira tahun ini bisa groundbreaking, ya 2025 lah selesai. Pokoknya HK akan mulai pembebasan tanah. Secara total ada 24 ruas ada beberapa tahap mungkin selesai 2025. Tapi itu okelah karena beberapa ribu kilometer," kata Djokir usai Rapat Koordinasi (rakor) di kantor Menko Perekonomian, Lapangan Banteng, Rabu (6/3) Untuk tahap pertama, menurutnya pembangunan akan dimulai dengan 3 ruas. Ini terdapat di wilayah Medan, Palembang dan Lampung. "Medan-Binjai, Palembang-Indra-

laya, sama Lampung-kemana gitu belum ditetapkan. Semua ini dibangun HK tapi pertamanya 3 itu dulu," jelasnya. Terkait pembebasan lahan, menurutnya akan diserahkan sepenuhnya kepada HK. Ia meyakini proses pembebasan tidak akan terlalu sulit bilan dibandingkan di Jawa. "Ya pembebasan tanah dimana-mana ada masalah cuma kalau yang membebaskan badan usaha itu bisa lebih fleksibel, mungkin ya," tuturnya. Jalan Tol Trans Sumatera yang saat ini dalam tahap persiapan pelaksanaan, akan menghubungkan 10 kota pusat pertumbuhan ekonomi, yaitu dari Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Jambi, Palembang, Padang, Tanjung Pi-

INT

JALAN TOL TRANS SUMATERA - ‡Â?Â?‘‡”‡Â?‘Â?‘Â?‹ƒÂ? ƒ––ƒƒŒƒ•ƒČ‹Â?ƒÂ?ƒÂ?ČŒ„‡”„‹Â?…ƒÂ?‰†‡Â?‰ƒÂ?‡Â?–‡”‹ƒŠŽƒÂ?

•Â?ƒÂ?ȋ–‡Â?Â‰ÂƒÂŠČŒ†ƒÂ?‡Â?–‡”‹Œ‘Â?‘‹”Â?ƒÂ?–‘Č‹Â?Â‹Â”Â‹ČŒ•ƒƒ–”ƒ’ƒ–Â?‘‘”†‹Â?ƒ•‹†‹ ƒÂ?ÂƒÂ”Â–ÂƒÇĄƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇ¤ƒ’ƒ––‡”•‡„—–Â?‡Â?ÇŚ „ƒŠƒ•’‡Â?—‰ƒ•ƒÂ? —–ƒÂ?ƒƒ”›ƒ—Â?–—Â?Â?‡Â?‰—•ƒŠƒÂ?ƒÂ?ŒƒŽƒÂ?–‘Ž–”ƒÂ?•—Â?ƒ–‡”ƒǤ

nang, Lampung, Bengkulu dan Serang. Total panjang jalan tol ini akan membentang sepanjang 2.700 km. Tahap pertama akan dibangun pada awal

tahun 2013 dengan panjang 300 km. Proses persiapan yang dilakukan selama 20122014 antara lain pembebasan

DPRD Minta Pertamina Bedakan Harga Pertamax

PEKANBARU (VOKAL) ÇŚ—Â?„‡”Žˆƒ”‹ƒ”‹Œƒ›ƒ „Â?Ǥ•‡„ƒ‰ƒ‹’‡Â?‹Ž‹Â?Œƒ”‹Â?‰ƒÂ?Â?‹Â?‹Â?ƒ”Â?‡–ŽˆƒÂ?ƒ”– Â?‡Â?„ƒŽ‹ Â?‡Â?„—ƒ– •ƒ–— ‰‡„”ƒÂ?ƒÂ? „ƒ”— †ƒŽƒÂ? Â?‡Â?„‡”‹Â?ƒÂ? Žƒ›ƒÂ?ƒÂ?Â?›ƒ Â?‡’ƒ†ƒ Â?‘Â?•—Â?‡Â? ›ƒÂ?Â?‹ †‡Â?‰ƒÂ?Â?‡Â?›‡†‹ƒÂ?ƒÂ?†—ƒ”—ƒÂ?‰ƒÂ?•‡”„ƒ‰—Â?ƒ›ƒÂ?‰ †‹„‡”‹Â?ƒÂ?ƒĚś—Â?ƒŠŽ„‹̜Ǥ ‡Žƒ–‹‘Â?ƒÂ?ƒ‰‡”—Â?„‡”Žˆƒ”‹ƒ ƒ”‹† ‡ŽÂ?‹ǥ Â?‡’ƒ†ƒ™ƒ”–ƒ™ƒÂ?ÇĄƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÂ?‡Â?‰ƒ–ƒÂ?ƒÂ?ÇĄ”—Â?ƒŠŽ„‹ ›ƒÂ?‰Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ?•ƒ–—”—ƒÂ?‰Â?Š—•—•›ƒÂ?‰ƒ†ƒ†‹Â‰Â‡Â”ÂƒÂ‹ÇŚ ‰‡”ƒ‹ŽˆƒÂ?ƒ”–‹Â?‹†‹„ƒÂ?‰—Â?Â?‡ŽƒŽ—‹’”‘‰”ƒÂ?…‘”’‘”ƒ–‡ •‘•‹ƒŽ”‡•’‘Â?•‹„‹Ž‹–›Č‹ČŒ›ƒÂ?‰†ƒ’ƒ–†‹Â?ƒÂ?ˆƒƒ–Â?ƒÂ?‘Ž‡Š Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–•‡Â?‹–ƒ”•‡„ƒ‰ƒ‹™ƒ†ƒŠ—Â?–—Â?„‡”Â?—Â?’—Žǥ Â„Â‡Â”Â•Â‘Â•Â‹ÂƒÂŽÂ‹Â•ÂƒÂ•Â‹ÇĄ „‡”‹Â?–‡”ƒÂ?•‹ǥ „‡”Â?—•›ƒ™ƒ”ƒŠ †ƒÂ? „‡”ƒ‰ƒÂ?ƒÂ?–‹˜‹–ƒ•Žƒ‹Â?Â?›ƒǤ Ěś Â?‹ Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ? •ƒŽƒŠ •ƒ–— ’”‘‰”ƒÂ? Â?‹–ƒ •‡„ƒ‰ƒ‹ „‡Â?–—Â?Â?‡’‡†—Ž‹ƒÂ?–‡”Šƒ†ƒ’Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–Â?Š—•—•Â?›ƒ Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–›ƒÂ?‰ƒ†ƒ†‹‡Â?ƒÂ?„ƒ”—‹Â?‹ǥ̜Œ‡Žƒ•Â?›ƒǤ ‹•‡„—–Â?ƒÂ? ÂƒÂ”Â‹Â†ÇĄ–—Œ—ƒÂ?†‹†‹”‹Â?ƒÂ?Â?›ƒ”—Â?ƒŠŽ„‹ ƒ†ƒŽƒŠ•‡Žƒ‹Â?—Â?–—Â?Â?‡Â?ƒÂ?ˆƒƒ–Â?ƒÂ?”—ƒÂ?‰–ƒÂ?–‡”’ƒÂ?ƒ‹ ›ƒÂ?‰ƒ†ƒ†‹‰‡”ƒ‹ŽˆƒÂ?ÂƒÂ”Â–ÇĄŒ—‰ƒ—Â?–—Â?Â?‡Â?‰ƒÂ?‘Â?‘†‹” Â?‘Â?—Â?‹–ƒ• Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– •‡Â?‹–ƒ” ›ƒÂ?‰ Â?‡Â?„—–—ŠÂ?ƒÂ? –‡Â?’ƒ–—Â?–—Â?„‡”ƒÂ?–‹˜‹–ƒ••‡”–ƒÂ?‡Â?…‹’–ƒÂ?ƒÂ?Š—„—Â?‰ƒÂ? –‹Â?„ƒŽ„ƒŽ‹Â?›ƒÂ?‰„ƒ‹Â?ƒÂ?–ƒ”ƒŽˆƒÂ?ƒ”–†ƒÂ?Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–Ǥ Ěś—Â?ƒŠŽ„‹‹Â?‹Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ?„‡Â?–—Â?’‡Â?‰ƒ„†‹ƒÂ?ŽˆƒÂ?ƒ”– Â?‡’ƒ†ƒ Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– Â?Š—•—•Â?›ƒ ›ƒÂ?‰ Â?‡Â?„—–—ŠÂ?ƒÂ? ”—ƒÂ?‰—Â?–—Â?„‡”ƒÂ?Â–Â‹Â˜Â‹Â–ÂƒÂ•ÇĄÇłÂ?ƒ–ƒÂ?›ƒǤ ‹”—Â?ƒŠŽ„‹‹Â?‹ǥ–‡”ƒÂ?‰ ÂƒÂ”Â‹Â†ÇĄÂ?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–†ƒ’ƒ– Â?‡Â?ƒÂ?ˆƒƒ–Â?ƒÂ?„‡”ƒ‰ƒÂ?ˆƒ•‹Ž‹–ƒ•†‹ƒÂ?–ƒ”ƒÂ?›ƒƒ†ƒŽƒŠ ”—ƒÂ?‰ƒÂ?„‡”njÇĄÂ?Â‡ÂŒÂƒÇŚÂ?—”•‹ǥ•‘—Â?†•›•–‡Â?†ƒÂ?Â?ƒÂ?ƒ” Â?ƒÂ?†‹Ǥ DzƒÂ?‹„‡”Šƒ”ƒ’—Â?ƒŠŽ„‹‹Â?‹Â?‡Â?„‡”‹Â?ƒÂ?Â?ƒÂ?ˆƒƒ– ›ƒÂ?‰„ƒ‰—•„ƒ‰‹Ž‹Â?‰Â?—Â?‰ƒÂ?•‡Â?‹–ƒ”†ƒÂ?„‡Â?ÂƒÂ”ÇŚÂ„Â‡Â?ƒ” †ƒ’ƒ–†‹‰—Â?ƒÂ?ƒÂ?•‡„ƒ‹Â?ÇŚÂ„ÂƒÂ‹Â?Â?›ƒ‘Ž‡ŠÂ?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ÂƒÂ–ÇĄ–‹†ƒÂ? †‹•ƒŽƒŠ‰—Â?ƒÂ?ƒÂ?ÇĄÇł—Œƒ”Â?›ƒǤ Â?–—Â?•ƒƒ–‹Â?‹ǥŽƒÂ?Œ—– ÂƒÂ”Â‹Â†ÇĄ’‡Â?„ƒÂ?‰—Â?ƒÂ?”—Â?ƒŠŽ„‹ †‹‘–ƒ‡Â?ƒÂ?„ƒ”—‹Â?‹Â?ƒ•‹Š†ƒŽƒÂ?–ƒŠƒ’’‡Â?…ƒ”‹ƒÂ?Ž‘Â?ƒ•‹ ›ƒÂ?‰–‡’ƒ–‘Ž‡Š’‹ŠƒÂ?Â?ƒÂ?ƒŒ‡Â?‡Â?ŽˆƒÂ?ƒ”–ǤĚśƒÂ?‰Œ‡Žƒ• Â?‹–ƒ–‡ŽƒŠÂ?‡™ƒ…ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?—Â?–—Â?Â?‡Â?„ƒÂ?‰—Â?†—ƒ”—Â?ƒŠ Ž„‹‹–—†‹‘–ƒ‡Â?ƒÂ?„ƒ”—‹Â?‹Â?ƒÂ?–‹Â?Â›ÂƒÇĄĚś—…ƒ’Â?›ƒǤ(abd)

Anggota Komisi B Beda Pendapat Soal Masa Depan RAL

DisbunTakKunjung TindakPKS'Nakal'

Logitech Luncurkan Keyboard K310

PEKANBARU(VOKAL)-‡Â?†ƒ–‹•—†ƒŠƒ†ƒÂ?‡–‡–ƒ’ƒÂ? Šƒ”‰ƒƒÂ?†ƒÂ?—ƒŠ‡‰ƒ”Č‹ČŒ•ƒ™‹–†‹”‘˜‹Â?•‹Â‹ÂƒÂ—ÇĄ •‡•—ƒ‹Šƒ•‹Ž”ƒ’ƒ–Ǥ ƒÂ?—Â?ÇĄÂ?‡Â?›ƒ–ƒƒÂ?†‹Žƒ’ƒÂ?‰ƒÂ?Â?ƒ•‹Š„ƒÂ?›ƒÂ?†‹–‡Â?—‹ ’‡”—•ƒŠƒƒÂ?’‡”Â?‡„—Â?ƒÂ?Â?‡Â?‹Ž‹Â?‹ƒ„”‹Â?‡Žƒ’ƒƒ™‹– Č‹ČŒÂ?‡Â?„‡Ž‹•ƒ™‹–’‡–ƒÂ?‹ǥ†‡Â?‰ƒÂ?Šƒ”‰ƒ†‹„ƒ™ƒŠ Šƒ”‰ƒ›ƒÂ?‰†‹–‡–ƒ’Â?ƒÂ?–‹Â?’‡Â?‡–ƒ’ƒÂ?Šƒ”‰ƒǤ Ěś‡Â?ƒÂ?‰†ƒŽƒÂ?•‡–‹ƒ’•‡’‡Â?ƒÂ?‹–—ƒ†ƒ‹Â?‡Â?‡–ƒ’ƒÂ? ƒ”‰ƒ‡Â?„‡Ž‹ƒÂ?•ƒ™‹–›ƒÂ?‰†‹Â?‡†‹ƒ–‘”‹‹Â?ĥ ‡”Â?‡„—Â?ƒÂ?Č‹‹•„—Â?ČŒ‹ƒ—Ǥ‡–ƒ’‹Â?‡Â?›ƒ–ƒƒÂ?†‹Žƒ’ƒÂ?‰ƒÂ? ‹–—Â?ƒ•‹Šƒ†ƒ’‡–ƒÂ?‹•ƒ™‹–›ƒÂ?‰Â?‡Â?‰‡Ž—Š’‡Â?„‡Ž‹ƒÂ? –‹†ƒÂ?•‡•—ƒ‹Â?‡–‡–ƒ’ƒÂ?†‹–‡–ƒ’Â?ƒÂ?–‹Â?Ǥ”–‹Â?Â›ÂƒÇĄ‹Â?‹Â?ƒÂ? Â?ƒ•‹Šƒ†ƒ›ƒÂ?‰Â?ƒÂ?ƒŽ†‹Â‹ÂƒÂ—ÇĄĚśÂ?ƒ–ƒ‡–—ƒÂ?—Â? •‘•‹ƒ•‹ ‡”Â?‡„—Â?ƒÂ? Â?–‹ ƒÂ?›ƒ– Č‹•’‡Â?Â’Â‹Â”ČŒ Â‹ÂƒÂ—ÇĄ ‡–‹‘Â?‘Â?‡’ƒ†ƒHarian VokalÇĄƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÂ?‡ŽƒŽ—‹•ƒÂ?ÇŚ „—Â?‰ƒÂ?•‡Ž—Ž‡”Ǥ ‡Â?‰ƒÂ?ƒ†ƒÂ?›ƒÂ?‡Œƒ†‹ƒÂ?‹Â?‹ǥ•—†ƒŠÂ?‡•–‹Â?›ƒ‹•„—Â? •‡„ƒ‰ƒ‹ ‹Â?•–ƒÂ?•‹ „‡”™‡Â?ƒÂ?‰ Â?‡ŽƒŽ—‹ –‹Â? ›ƒÂ?‰ –‡ŽƒŠ †‹„‡Â?–—Â?—Â?–—Â?Â?‡Â?‹Â?†ƒÂ?–‡‰ƒ•’‡”—•ƒŠƒƒÂ?’‡”Â?‡„—Â?ƒÂ?Ǥ Ěś‡„ƒ‰ƒ‹™ƒ†ƒŠ†ƒÂ?’‡”™ƒÂ?‹ŽƒÂ?†ƒ”‹’‡–ƒÂ?‹ǤƒÂ?‹•‡”‹Â?‰ Â?‡Â?†ƒ’ƒ–Žƒ’‘”ƒÂ?Â?ƒ•‹Šƒ†ƒÂ?›ƒ’‡”—•ƒŠƒƒÂ?’‡”Â?‡„—Â?ƒÂ? ›ƒÂ?‰Â?‡Â?‹Ž‹Â?‹ÇĄÂ?‡Â?„‡Ž‹•ƒ™‹–’‡–ƒÂ?‹†‹„ƒ™ƒŠ Šƒ”‰ƒ•–ƒÂ?†ƒ”›ƒÂ?‰†‹–‡–ƒ’Â?ƒÂ?ÇĄ•‡Š‹Â?‰‰ƒ’‡–ƒÂ?‹•ƒ™‹–‹ƒ— †‹”—‰‹Â?ƒÂ?—ŽƒŠ’‹ŠƒÂ?’‡”—•ƒŠƒƒÂ?Ǥ ƒ”—•Â?›ƒ‹–—Â?ƒÂ? †‹–‹Â?†ƒÂ?‹•„—Â?ÇĄĚśÂ?ƒ–ƒÂ?›ƒǤ ƒÂ?—Â? Â?‡Â?›ƒ–ƒƒÂ?Â?›ƒ •ƒÂ?’ƒ‹ •ƒƒ– ‹Â?‹ǥ •ƒÂ?„—Â?‰ ‡–‹‘Â?‘ǥ’‡Â?‹Â?†ƒÂ?ƒÂ?–‡‰ƒ•–‡”Šƒ†ƒ’’‡”—•ƒŠƒƒÂ?Â?ƒÂ?ƒŽ –‡”•‡„—–‘Ž‡Š‹•„—Â?–‹†ƒÂ?Â?—Â?Œ—Â?‰†‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?Ǥ ‡–‹‘Â?‘Â?‡Â?‰ƒ–ƒÂ?ƒÂ?•‡…ƒ”ƒ—Â?—Â?Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–’‡–ƒÂ?‹ •ƒ™‹–†‹‹ƒ—Â?‡Â?‰‡Ž—ŠÂ?ƒÂ?ŠƒŽ–‡”•‡„—–Ǥ‡’‡”–‹ŠƒŽÂ?Â›ÂƒÇĄ Â„ÂƒÂ”Â—ÇŚÂ„ÂƒÂ”Â— ‹Â?‹ ’‡–ƒÂ?‹ •ƒ™‹– †‹ ƒ„—’ƒ–‡Â? ‡ŽƒŽƒ™ƒÂ? Â?‡Â?‰‡Ž—ŠÂ?ƒÂ?’‡”—•ƒŠƒƒÂ?†‹•ƒÂ?ƒÂ?‡Â?„‡Ž‹ †‡Â?‰ƒÂ?Šƒ”‰ƒ’͝ͲͲ’‡”Â?‹Ž‘Â?›ƒǤĚśƒŽƒ—Â?ƒ•ƒŽƒŠŠƒ”‰ƒ Â?‡Â?ƒÂ?‰†‹ƒÂ?—‹Â?‘Â?Â’Â‡Â–Â‹Â–Â‹ÂˆÇĄ–ƒ’‹•‡Šƒ”—•Â?›ƒ’‡”—•ƒŠƒƒÂ? Â?‡Â?‡–ƒ’Â?ƒÂ?Šƒ”‰ƒÂ?›ƒ›ƒÂ?‰™ƒŒƒ”Ǥƒ•ƒÂ?Â‹Â›ÂƒÇĄ†‹•ƒŽƒŠ •ƒ–—’‡”—•ƒŠƒƒÂ?„‹ŽƒŒ—ƒŽÂ•ÂƒÂ™Â‹Â–ÇĄ•‡’‡”–‹†‹Žƒ’‘”Â?ƒÂ? ’‡–ƒÂ?‹Â?‡•’‡Â?’‹”‹–—’‘–‘Â?‰ƒÂ?Šƒ”‰ƒÂ?›ƒ•ƒÂ?’ƒ‹‡Â?ƒÂ? ’‡”•‡Â?ÇĄ ƒ’ƒ ‹Â?‹ –‹†ƒÂ? Â?‡–‡”ŽƒŽ—ƒÂ? †‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? ’‹ŠƒÂ? ’‡”—•ƒŠƒƒÂ?ÇĄĚśÂ?ƒ–ƒÂ?›ƒǤ ‡–‹‘Â?‘•ƒÂ?‰ƒ–„‡”Šƒ”ƒ’–‹Â?›ƒÂ?‰†‹„‡Â?–—Â?‹•„—Â? ‹Â?‹–—”—Â?Â?‡Žƒ’ƒÂ?‰ƒÂ?Â?‡Â?ƒÂ?–ƒ—’‡”„—ƒ–ƒÂ?’‡”—•ƒŠƒƒÂ? Â?ƒÂ?ƒŽǤ ‹Â?ÂƒÇĄÂ?‘Â?†‹•‹•‡’‡”–‹‹Â?‹–‹†ƒÂ?•‡‰‡”ƒ†‹ƒÂ?–‹•‹’ƒ•‹ Â?ƒÂ?ƒ’ƒ”ƒ’‡–ƒÂ?‹Â?‡Žƒ’ƒ•ƒ™‹––‡Â?–— ƒÂ?ƒÂ?„ƒÂ?‰Â?”—–Ǥƒ”ƒ’‡–ƒÂ?‹•ƒ™‹–‹Â?‹ –‹†ƒÂ?Â?—Â?‰Â?‹Â?Â?‡Â?Œ—ƒŽŠƒ•‹ŽÂ?‡„—Â?Â?›ƒ Â?‡’ƒ†ƒ’ƒ”ƒ–‡Â?‰Â?—ŽƒÂ?Ǥƒ’‹†‹•‹•‹Žƒ‹Â? „‹ŽƒÂ?‡Â?Œ—ƒŽÂ?‡’‡”—•ƒŠƒƒÂ?Â?ƒŽƒŠ †‹„‡”‹Â?ƒÂ?Šƒ”‰ƒŒƒ—Š†‹„ƒ™ƒŠ•–ƒÂ?†ƒ”Ǥ Ěś Â?‹Œƒ†‹†‹Ž‡Â?ƒ„ƒ‰‹’ƒ”ƒ’‡–ƒÂ?‹Â?‡Žƒ’ƒ •ƒ™‹–Ǥ ƒ”‡Â?ƒ Â‹Â–Â—ÂŽÂƒÂŠÇĄ ‹•„—Â? Šƒ”—• •‡…‡’ƒ–Â?›ƒ„‡”–‹Â?†ƒÂ?ÇĄĚś—Â?‰Â?ƒ’Â?›ƒǤ(rul)

JAKARTA(VOKAL)-Logitech kembali menghadirkan produk terbarunya jajaran keyboard canggih Logitech Washable Keyboard K310, yang tahan terhadap tumpahan air sekaligus dapat dicuci dan direndam ke dalam air selalu bersih dan terjaga dari kuman-kuman yang menempel. Dengan cara mem-

‡Â?ƒÂ?‰‰—Â?‰ÂŒÂƒÂ™ÂƒÂ„Č€Â”Â‡Â†ÂƒÂ?–—”ǣFITRI MAYANI

PEKANBARU(VOKAL)- Badan Usaha Milih Daerah (BUMD) Provinsi Riau bidang jasa penerbangan, PT. Riau Airlines (RAL) sampai kini belum jelas tindaklanjutnya. Apakah kembali dioperasikan atau justru ditutup saja. Menanggapi hal ini, anggota Komisi B DPRD Riau berbeda pendapat. Noviwaldi Jusman mengatakan DPRD Riau bersedia membahas dan menganggarkan kembali dana untuk RAL, namun dengan tawaran jalur rintis dan bukan jalur gemuk. "Syaratnya RAL harus terbang di jalur rute perintis, Pekanbaru-Dumai, Pekanbaru-Rengat dan Pekanbaru-Tembilahan. Kalau masih tetap di rute gemuk Pekanbaru-Jakarta, itu bunuh diri,"ujar Noviwaldi, Rabu (6/3). Disebutkan Noviwaldi, jika RAL terbang di rute perintis tersebut, Maka akan menguntungkan Riau dari sisi perekonomian. "Jika ide ini diterima, akan memudahkan investor masuk, selain itu dari sisi transportasi juga terbantu sehingga bisa mendukung perekono-

mian Riau," ungkapnya. Ke depannya, kelemahan dan kerugian yang dihadapi oleh RAL selama ini bisa dievaluasi melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Maka, dia mendorong agar segera dilakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). "Jika ada kendala dan kerugian selama ini, maka itu bisa dibahas. Kalau mau diteruskan, berikan konsep kedepannya kepada kami," katanya. Sementara itu, Mansyur HS mengatakan RAL tidak menarik lagi untuk dibahas. Sebab, tidak mungkin lagi RAL dioperasikan dengan sistem apapun. Sehingga, menurutnya RAL ditutup saja. "Tidak menarik lagi itu dibahas. Sebaiknya RAL ditutup saja, sebab kita tak mau dirugikan untuk kedua kalinya," ungkap politisi PKS ini. Dia menyatakan, komisi B tidak akan menganggarkan kembali bila masih terkait dengan RAL. Apalagi, katanya, saat ini tidak ada kejelasan manajemen.

„ Cang gih dan Tahan Air Canggih bersihkan debu-debu yang halus hingga direndam dan dicuci di dalam bak cuci piring pun dapat dilakukan untuk membersihkan keyboard ini. Tidak saja mudah dibersihkan, keyboard ini juga sangat nyaman untuk mengetik dengan tampilan familiar dan bentuknya yang ramping, dengan di-

MARNO

PELUNCURAN-—”Â?‹ƒ†‹Š—–ƒÂ?–‘ǥ‘—Â?–”›ƒÂ?ƒ‰‡”‘‰‹–‡…Š Â?†‘Â?‡•‹ƒČ‹Â?ƒÂ?ÇŚ ƒÂ?ČŒÇĄ”ǤÂ?‹•ƒ”—Â?Â‹ÂƒÂ™ÂƒÂ–Â‹ÇĄŠÇĄÂ’ÇĄ‡–—ƒƒ„‘”ƒ–‘”‹—Â?‹Â?”‘„‹‘Ž‘‰‹  Ǥ Č‹Â?Â‹Â”Â‹ČŒ•ƒƒ–’‡Ž—Â?…—”ƒÂ?Â?‡Â?—Â?Œ—Â?Â?›ƒ’”‘†—Â?„ƒ”—Â?›ƒ‘‰‹–‡…Š̺ƒ•Šƒ„Ž‡ ‡›„‘ƒ”†;ͳͲǥ‡Žƒ•ƒČ‹ÍˇČ€ÍľČŒ†‹ƒ…‹ˆ‹…Žƒ…‡ ƒÂ?ƒ”–ƒǤ

Dia juga mendorong agar segera terlaksana RUPS. Sementara itu, wakil ketua komisi B, Ramli FE mengatakan bahwa 3 unit pesawat RAL yang terparkir di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sudah menjadi sarang ular. Kondisi pesawat tersebut tidak mungkin lagi menyelamatkan RAL. "Tiga unit pesawat di halim itu sangat memprihatinkan. Bisanya hanya dijual (dalam bentuk) rongsokan saja. Ini saja tak terurus bagaimana kita mau menyelamatkan RAL," katanya. Sebelumnya, Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Riau, Irhas Irvan memastikan PT Riau Air akan segera melaksanakan RUPS Luar Biasa (RUPS-LB) pada 8 Maret ini. RUPS-LB ini sendiri sangat menentukan seperti apa kelanjutan perusahaan penerbangan daerah tersebut. Menurut Irhas, RUPS-LB akan digelar di Hotel Jatra Pekanbaru. Para pemegang saham, para komisaris serta seluruh pihak terkait lainnya dijadwalkan akan hadir. (ynl)

mensi 436 x 140 x 19 mm. “Kita semua pasti pernah mengalami situasi di mana minuman soda, kopi atau bahkan makanan yang sedang kita nikmati di depan komputer secara tidak sengaja tersenggol dan air di dalamnya tertumpah di atas keyboard. LogitechŽ Washable Keyboard K310 telah dirancang dengan inovasi khusus dari Logitech agar tidak saja tahan percikan dan tumpahan air, namun juga dapat dicuci bahkan direndh dalam bak cuci piring sehingga keyboard ini mudah dibersihkan, selalu tampak baru karena karakter-karakter pada keyboard didesain tidak akan pudar meski dicuci berulang kali, serta siap berfungsi mendukung produktivitas tanpa menimbulkan rasa was-was terhadap banyaknya kuman yang menempel dan dapat mengganggu kesehatan kita.� Ungkapnya kepada Harian Vokal, Kurniadih Sutanto, Country Manager Logitech Indonesia, Selasa (5/3) di Pacific Place Jakarta. Tingkat interaksi yang tinggi

lahan dan pengkajian besaran dana dukungan pemerintah atau Viabilty Gap Funding (VGF). (ymg,bos)

PEKANBARU(VOKAL) - Penjualan Pertamax di beberapa SPBU di Pekanbaru dinilai tidak transparan karena harga yang dipajang pihak SPBU khusus untuk pertamax saja, sedangkan Pertamina memiliki dua jenis BBM non subsidi berlabel Pertamax yaitu Pertamax 92 dan Pertamax Plus yang memiliki harga yang berbeda. Seperti disampaikan Wakil Ketua Komisi I Kamaruzaman bahwa beberapa SPBU di Pekanbaru tidak transparans terhadap harga Pertamax. Mereka hanya menyebutkan bahwa harga Pertamax Rp12.100 per liter tanpa menyebutkan Pertamax 92 atau plus. “Kita tahu bahwa jenis Pertamax ada dua macam yaitu Pertamax 92 dan Pertamax Plus, sedangkan antara dua pertamax ini memiliki perbedaan harga yang cukup tinggi, di sinilah persoalan tersebut terjadi, ketika konsumen ingin membeli Pertamax plus namun yang diberikan Pertama 92 artinya ada kerugian dari konsumen,� jelas Kamaruzaman. Mestinya SPBU memberikan

dengan keyboard saat ini – khususnya di kalangan pelajar, profesional, hingga pengguna komputer di rumah maupun di tempat publik seperti Warnet, menjadikan perangkat ini harus diperhatikan kebersihannya. “Aktivitas yang melibatkan jari dan tangan kita di sela-sela kegiatan berkomputasi juga demikian banyak. Kita tidak sadar telah mentransfer kuman dari perangkat satu ke keyboard yang kita gunakan, atau sebaliknya. Agar intensitas bersentuhan dengan kuman terkurangi tanpa harus mengganggu produktivitas, LogitechŽ Washable Keyboard K310 dapat menjadi pilihan terbaik bagi siapapun yang aktif, membutuhkan perangkat pendukung yang andal dan sekaligus peduli terhadap kebersihan dan kesehatan�. LogitechŽ Washable Keyboard K310 telah dirancang khusus agar dapat direndam dalam air hingga kedalaman 30 cm (11 inci). Lubang drainase

petunjuk harga yang jelas kepada konsumen apakah yang dibeli mereka Pertamax 92 atau Pertamax Plus sehingga tidak ada konsumen yang dirugikan. PT Pertamina juga hanya menyosialisasikan perbedaan antara Pertamax 92 dan Pertamax Plus, dari perbedaan warna saja yaitu Pertamax 92 berwarna biru dan pertamax Plus memiliki warna merah yang harganya cukup tinggi dibandingkan pertamax 92. “Jika ini tidak disosialisasikan kepada masyarakat maka akan banyak masyarakat yang tertipu ketika mereka membeli Pertamax, bisa saja harga yang dipasang oleh SPBU adalah harga Pertamax Plus namun yang diberikan kepada konsumen adalah Pertamax 92,� tutur Kamaruzaman. Apabila kondisi ini tidak secepatnya dirobah oleh pihak SPBU maka DPRD akan melakukan sidak dan melakukan pemanggilan kepada seluruh pemilik SPBU yang telah melakukan pembohongan kepada masyarakat ini, tutup Kamaruzaman. (fik)

pada sisi belakang akan memudahkan dan mempercepat proses pengeringan keyboard sehabis dicuci. Setiap karakter pada tombolnya dicetak dengan laser dan memiliki lapisan UV yang memastikan agar tidak pudar, walau dicuci secara terus-menerus. Selain higienis, keyboard ini juga sangat tangguh karena tombolnya dapat tahan hingga lima juta kali penekanan. LogitechÂŽ Washable Keyboard K310 telah dilengkapi FKey, pad angka, serta 12 Hot Key yang akan memberikan kemudahan dan kecepatan dalam mengakses multimedia, e-mail dan internet. Tidak dibutuhkan software dalam penyetelan keyboard, cukup hubungkan kabel USB ke notebook atau PC Anda dan keyboard canggih ini pun langsung siap digunakan. LogitechÂŽ Washable Keyboard K310 dapat digunakan pada sistem operasi Windows XP, Windows Vista, dan Windows 7. (marno)

‡”™ƒŒƒŠƒÂ?ÇŁ   


7

SAMBUNGAN KAMIS

HARIAN VOKAL

7 Maret 2013/25 Rabiul Akhir 1434 H

3 Calon........................................................................................Sambungan Hal 1 MENURUT Sekjen Kemendagri, ada tiga alasan mengapa usulan calon pengganti Wan Syamsir Yus yang diusulkan RZ yakni, yakni Syamsurizal, Ramli Walid dan Zaini Ismail tidak bisa diproses sekarang. Pertama, Gubernur Riau telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus PON Riau dan IUPHHK/HT di Pelalawan. Kedua, pada September 2013 di Riau akan digelar pemilihan Gubernur Riau yang akan memilih gubernur definitif yang baru. Sedangkan alasan ketiga, jika usulan Rusli Zainal diproses, maka Sekda yang terpilih harus bisa diterima oleh Gubernur Riau yang baru, tidak boleh diganti.

“Atas dasar gubernur sudah tersangka, akan ada Pilkada dan kalau diproses sudah tidak bisa diganti lagi dan harus diterima gubernur definitif yang baru. Jadi kita harus memperhatikan kondisi yang ada,� katanya. Diah menegaskan, langkah untuk memproses usulan calon Sekda baru, yakni Syamsurizal, Ramli Walid dan Zaini Ismail disaat Gubernur Riau menjadi tersangka dan akan ada Pilkada Gubernur, akan menimbulkan persoalan baru. “Kalau usulan kita proses, gubernur definitif tidak boleh mengganti Sekda dan harus dilantik. Ini bisa menjadi masalah lagi, karena kalau gubernurnya tak suka atau tak

cocok Sekda mengusulkan pengganti lagi, tidak bisa begitu,� katanya. Karena itu, Mendagri berketetapan untuk tidak memproses usulan Gubernur Riau Rusli Zainal soal nama calon pengganti Sekda Provinsi Riau Wan Syamsir Yus. “Kalau belum diproses, maka gubernur definitif tetap bisa mengusulkan calon lagi jika tidak setuju usulan yang lama atau menambah calon lagi,� katanya. Untuk mengisi kekosongan Sekda Provinsi Riau, lanjutnya, Mendagri akan menunjuk Plt berdasarkan usulan dari Wakil Gubernur Riau, HR Mambang Mit, bukan lagi usulan Gubernur Riau Rusli Zainal karena telah ditetapkan tersangka

oleh KPK. “Pak Wagub (HR Mambang Mit) akan kita panggil ke Kemendagri untuk mengusulkan Plt Sekda. Nanti Wagub kita minta ajukan satu nama pejabat eselon II di daerah untuk menjadi Plt Sekda. Pemanggilan Pak Wagub sedang kita jadwalkan,� katanya. Sekjen Kemendagri ini menambahkan, jabatan Plt Sekda Provinsi Riau akan berlangsung hingga terpilihnya Gubernur Riau definitif hasil Pilgub 2013 dan terpilihnya Sekda definitif. “Jabatan Plt Sekda sampai terpilih gubernur definitif dan Sekda definitif. Tetapi usulan baru kita proses jika gubernur definitif sudah ada,� tambahnya. (san)

Koruptor......................................................................................Sambungan Hal 1 PENAHANAN PENAHANAN, bukan diberi status tahanan kota. Sebab, jika pencuri kecil-kecilan seperti yang dilakukan masyarakat kebanyakan kelas bawah, sejak ditangkap, tetap ditahan hingga masa persidangan,� ujar Dodi Haryono kepada Harian Vokal, Rabu (6/3) di Pekanbaru. Kebijakan itu menurut Dodi yang juga Dosen Fakultas Hukum, Universitas Riau (UR) itu sangat ironis. Sebab, saat ini Kejati Riau terkesan melakukan pembiaran kepada terpidana kasus korupsi yang sudah divonis yang masih melakukan banding untuk tetap bebas menghirup udara segar. “Ini diskriminasi penegakan hukum. Karena itu diminta Kejati Riau tidak membiarkan terpidana korupsi bebas berkeliaran jika penetapan vonis hukum majelis hukum sudah ada. Jika tetap dibiarkan, maka aturan hukum di mata masyarakat tidak berjalan,� ujarnya. Sudah banyak contoh kata Dody, terpidana telah yang

dijatuhi vonis hukum tapi tidak ditahan ternyata kabur. Sehingga membuat Kejati Riau memasukkan terpidana dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). “Namun agaknya ‘dosa-dosa’ yang sama terulang kembali, karena tidak belajar dari pengalaman sebelumnya,� kata Dodi. Kritikan yang sama juga dilontarkan Direktur Esekutif Indonesia Monitoring Development (IMD) Raja Adnan kepada Harian Vokal, Selasa (4/ 3). “Seharusnya, terpidana yang telah dijatuhi vonis bersalah majelis hakim harus ditahan. Kendati melakukan banding ke Mahkamah Agung (MA), akan sangat aneh didengar oleh siapapun. Makanya, di sinilah letak kelemahan penegakan hukum tersebut,� ujar Raja Adnan. Ironis, kata Adnan, tidak sedikit para terpidana korupsi yang telah dijatuhi vonis hukum namun melakukan banding ke MA itu, masih bisa ‘berkeliaran’ seenaknya. Pa-

dahal cara itu berpotensi bagi mereka untuk kabur. Terpidana Tak Ditahan Data yang dihimpun Harian Vokal, ada beberapa terpidana tersandung kasus korupsi yang bebas alias tidak ditahan oleh Kejaksaan. Misalnya, Raja Thamsir Rahman dalam tervonis kasus korupsi APBD Kabupaten Inhu, serta terpidananya Tengku Azuwir dalam kasus genset Kabupaten Rohul. Serta terpidana yang lainnya. Selain itu, Nader Taher terpidana kasus penyelewengan fasilitas kredit Bank Mandiri, Darlis Ilyas kasus penyimpanganya pengadaan Bahan Bangunan Rumah (BBR) di Kabupaten Rokan Hulu dan Kuansing, Ibrahim pengadaan BBR Rohul dan Kuansing, Muhammad Roem terpidana proyek mesin genset. Juga ada Hendri Mailizar terpidana kasus korupsi di Perum Bulog Riau, Syarif Abdullah terpidana kasus korupsi Perum Bulog Riau, M Syafii

Matondang sebagai terpidana kasus korupsi Perum Bulog Riau, Zul Bukhari sebagai terpidana kasus korupsi Perum Bulog Riau, Erwin S terpidana korupsi penyimpang DAK Kuansing. Kemudian, Ir Romi terpidana kasus korupsi penyimpangan DAK proyek reboisasi Kuansing tahun 2002, Ramlan Zas terpidana kasus pos bantuan dan pengeluaran APBD Rohul. Serta Ir Mujiono terpidana kasus korupsi penyalahgunaanya wewenang keuangan fiktif. Ir Agus Sukaryanto kasus pidana wewenang keuangan fiktif. Terkait tudingan bobroknya penegakan hukum di Kejati Riau ini, dikonfirmasi kepada Kepala Seksi Penkum dan Humas Kejati Riau Andri Ridwan, Selasa (4/3), mengatakan, memang semua terpidana berstatus tahanan kota jikalau mengajukan banding ke MA, dan ini merupakan kewenangan penyidik di pengembangan kasus. (rul)

Camat..........................................................................................Sambungan Hal 1 MENURUTNYA MENURUTNYA, mereka adalah pemilik sah lahan tersebut dan memiliki dengan surat keterangan ganti rugi (SKGR) tanah yang diterbitkan tahun 2011. Anehnya, SKGR itu dikeluarkan sendiri oleh Hamdani ketika menjabat sebagai Penghulu. “Kami ini memiliki SKGR yang diterbitkan Hamdani ketika masih menjabat. Tapi lahan kami ini juga dijual olehnya, dengan memalsukan tanda tangan kami. Inikan jelas penipuan,� katanya sembari memperlihatkan contoh SKGR atas namanya. Pada kesempatan itu juga, Muslim yang juga menjadi korban mengatakan, dirinya sudah meminta Penghulu Sungai Gajah saat ini, Kamar-

zaman untuk membantu menyelesaikan masalah ini. Namun tampaknya hingga kini dia tidak juga bertindak. “Kami sudah meminta Penghulu Sungai Gajah yang baru menyelesaikan dan mengembalikan lahan warga. Bahkan kami sempat mendemo Penghulu ini, tapi tidak ada hasilnya. Camat Kubu, Asrul juga tak menanggapi. Padahal, tanah kami masing-masing seluas 20.000 M2 dirampas paksa,� katanya. Sementara itu, Ketua Umum LIPUN Riau, Djamhordin BA didampingi Sekretaris Umum, Elhami mengatakan, pihaknya siap membantu menyelesaikan masalah ini sesuai dengan PP No 71 Tahun 2000 tentang Tugas LSM.

“Kita siap memberikan bantuan kepada masyarakat yang memang membutuhkan bantuan dari LIPUN Riau. Karena ini sesuai dengan PP No71 Tahun 2000. Makanya terkait data-data yang disampaikan ini akan dipelajari secepatnya, dan mempertanyakan kepada oknum-oknum aparat pemerintah yang menjual lahan warga ini,� katanya. Camat Bentak Wartawan Sementara itu, Camat Kubu Asrul yang berhasil dikonfirmasi wartawan Harian Vokal melalui telepon selulernya 08530767XXXX, Rabu (6/3) bukannya memberi jawaban, malah membentak wartawan. Bentakan itu meluncur setelah wartawan menjelaskan persoalan yang terjadi, serta duga-

an keterlibatan Camat Kubu. “Siapa Anda? Untuk apa tanya iktu, kalau mau tau datang saja ke Kubu. Saya tak mau konfirmasi melalui telepon,� ucap Asrul dengan nada tinggi dan bergegas mengakhiri pembicaraan. Jika Asrul enggan memberikan jawaban dengan baik, namunh Penghulu Sungai Gajah, Kamarzaman sama sekali tidak mengangkat telepon selulernya 08217137XX XX yang dihubungi. Tiga kali panggilan yang dilakukan tidak diresponnya, yang terdengar hanya nada sambung seorang perempuan yang berbasa-basi. Begitu pula pesan singkat konfirmasi yang dikirimkan melalui SMS juga tidak dibalas. (rul,rid)

Ronaldo.......................................................................................Sambungan Hal 1 IMBANG 1-1 pada leg pertama yang digelar di Santiago Bernabeu. Namun tidak seperti biasanya, Ronaldo menolak melakukan selebrasi. Ia menolak merayakan gol karena tak ingin mengecewakan fans klub yang pernah dibelanya. Bahkan seperti yang dilansir Marca, Rabu (6/3), Ronaldo meminta maaf kepada fans Setan Merah. Ia mengangkat tangannya dengan menyiratkan maaf kepada pendukung yang meneriakkan namanya. “Penerimaannya sulit dipercaya. Ini merupakan momen spesial untuk saya. Saya tidak bisa menjelaskan apa yang saya rasakan. Para suporter membuat saya malu karena saya tidak bermain seperti biasanya. Namun demikikan, saya telah membantu tim dan saya merasa sedikit senang. Di sisi lain saya merasa sedih Manchester United tersingkir,�ungkap jebolan Sporting Lisbon itu di situs resmi klub. Pada laga tersebut, Madrid lebih banyak menguasai pertandingan, tetapi minim mengancam gawang MU di awal. Sementara itu, MU dengan sabar menunggu serangan balik dan beberapa kali sempat membuat kesempatan emas. Kesempatan pertama baru terjadi pada menit ke-14. Dari sebuah serangan balik, Ryan Giggs mengirimkan umpan silang ke tiang jauh. Di sana sudah ada Robin van Persie yang melepaskan tendangan voli, tetapi masih bisa diamankan Raphael Varane ke luar lapangan. Memasuki menit ke-21, MU mendapatkan peluang besar membuka keunggulan. Sepak pojok Giggs disambut sunPenanggung Jawab/Redaktur: RIDWAN ALKALAM

dulan Nemanja Vidic yang masih mengenai tiang gawang. Bola muntah juga gagal diselesaikan Danny Welbeck karena kencangnya pantulan bola hasil sundulan Vidic. Setelah terus mengendalikan permainan, Madrid baru mendapat kesempatan pada menit ke-28. Umpan lambung Sami Khedira disambut Cristiano Ronaldo yang lolos dari pengawalan bek-bek MU. Namun, sepakan Ronaldo bisa diblok Rio Ferdinand yang bergegas mundur mengamankan gawang MU dari ancaman. Pada menit ke-34, MU kembali mendapat peluang emas. Berawal dari umpan Patrice Evra, Van Persie menerima bola dengan dada dan kemudian berbalik badan untuk melepaskan tembakan keras. Kiper Diego Lopez bisa mementahkan sepakan Van Persie. Namun, bola muntah mengarah ke Welbeck. Sayangnya, Welbeck gagal memaksimalkan peluang tersebut setelah Lopez dengan sigap menutup ruang tembaknya. Pada akhir babak pertama, Madrid melakukan pergantian pemain. Angel di Maria mengalami cedera otot kaki dan harus ditarik keluar untuk diganti Kaka. Pertandingan itu berakhir tanpa gol hingga turun minum. Tiga menit seusai jeda, publik Old Trafford bergemuruh. Kapten Madrid, Sergio Ramos, menceploskan bola ke gawang sendiri dan membuat MU unggul 1-0. Gol tersebut berawal dari kesempatan emas Van Persie yang masih bisa diblok pemain belakang Madrid. Bola mengarah ke Luis Nani yang mengirimkan umpan silang mendatar ke depan mulut

gawang Madrid. Welbeck menyambar pelan umpan tersebut. Ramos mencoba mengeblok bola, tetapi salah mengantisipasi dan membuat bola malah masuk ke gawang sendiri. Pada menit ke-56, MU terpaksa bermain dengan 10 pemain akibat Nani menerima kartu merah. Nani dianggap wasit melakukan pelanggaran keras dengan menendang dada Alvaro Arbeloa. Ini menjadi awal petaka buat Setan Merah. Dengan defisit satu pemain, MU semakin bertahan sepanjang laga. Kesempatan ini mampu dimanfaatkan Madrid. Pemain pengganti, Luka Modric, membuat publik Old Trafford terdiam setelah sepakan kerasnya menggetarkan jala MU pada menit ke-66. Tiga menit kemudian, Madrid semakin panas. Umpan silang mendatar Gonzalo Higuain ke tiang jauh dimaksimalkan dengan sempurna oleh Ronaldo, yang menolak

merayakan gol itu di depan pendukung MU. Ia hanya mengangkat dua tangan tanda meminta maaf kepada publik Old Trafford. Madrid kini unggul agregat 3-2 atas MU. Tertinggal agregat dan harus mencetak dua gol membuat MU menampilkan dua pemain bertipe menyerang. Wayne Rooney dan Ashley Young dimasukkan untuk menambah daya gedor tim. Meski bermain dengan 10 orang, MU mampu membuat beberapa peluang emas untuk mencetak gol. Pada menit ke82, sundulan Michael Carrick mengarah ke gawang, tetapi bisa diselamatkan dengan baik oleh Lopez. Dua menit kemudian, peluang beruntun dari Van Persie dan Rooney juga bisa dimentahkan dengan sempurna oleh Lopez. Hingga pertandingan berakhir, skor tetap bertahan 2-1 untuk kemenangan Madrid. Madrid lolos dengan keunggulan agregat 3-2 atas MU. (ymg,sad)

Susunan Pemain MU: 1-David de Gea; 2-Rafael da Silva (7-Antonio Valencia 87), 5-Rio Ferdinand, 15-Nemanja Vidic, 3-Patrice Evra; 16-Michael Carrick, 23-Tom Cleverley (10-Wayne Rooney 72); 17-Luis Nani, 19-Danny Welbeck (18-Ashley Young 81), 11-Ryan Giggs; 20-Robin van Persie Cadangan: 13-Andres Lindegaard; 6-Jonny Evans, 26Shinji Kagawa, 14-Javier Hernandez Pelatih: Sir Alex Ferguson MADRID: 41-Diego Lopez; 17-Alvaro Arbeloa (19-Luka Modric 59), 2-Raphael Varane, 4-Sergio Ramos, 5-Fabio Coentrao; 6-Sami Khedira, 14-Xabi Alonso; 22-Angel di Maria (8-Kaka 45), 10-Mesut Oezil (3-Pepe 71), 7-Cristiano Ronaldo; 20-Gonzalo Higuain Cadangan: 13-Antonio Adan; 18-Raul Albiol, 21-Jose Callejon, 9-Karim Benzema Pelatih: Jose Mourinho Wasit: Cuneyt Cakir (Turki)

INT

TOLAK GUGATAN PENGUSAHA ÇŚ‡Œ—Â?ŽƒŠ„—”—Š„‡”—Â?Œ—Â?”ƒ•ƒ†‹‡Â?‰ƒ†‹ŽƒÂ?ƒ–ƒ•ƒŠƒ‡‰ƒ”ƒƒÂ?Œ—Â?‰’‹Â?ƒÂ?‰ †‹ƒ–ƒÂ?ÇĄƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇ¤‹„—ƒÂ?„—”—Š›ƒÂ?‰–‡”‰ƒ„—Â?‰†ƒŽƒÂ? ÇĄ ‡†‡”ƒ•‹‡”‹Â?ƒ–‡Â?‡”Œƒ‡–ƒŽ Â?†‘Â?‡•‹ƒČ‹ ÇŚ  ČŒÇĄ‡”‹Â?ƒ–—”—Š‡Ž—”—Š Â?†‘Â?‡•‹ƒČ‹ ČŒÂ?‡Â?‘ŽƒÂ?‰—‰ƒ–ƒÂ?’‹Â?†‘†ƒÂ?ƒ†‹Â?ƒ–ƒ•’—–—•ƒÂ? —„‡”Â?—”‡’—nj Žƒ—ƒÂ?‹ƒ—›ƒÂ?‰Â?‡Â?‡–ƒ’Â?ƒÂ?’ƒŠ‹Â?‹Â?—Â?‘–ƒČ‹ČŒƒ–ƒÂ?ʹͲͳ;•‡„‡•ƒ”’ʹǥͲ͜Œ—–ƒǤ

Siswa.........................................................Sambungan Hal 1 MEMBAYAR uang jaminan Rp7 juta hingga Rp8 juta. Bahkan untuk siswa yang memilih Fakultas Kedokteran Universitas Riau (UR), Haryati mewajibkannya membayar uang jaminan Rp26 juta. Haryati berdalih, kebijakan itu diambilnya agar semua siswa yang lulus jalur PBUD di UR tidak ada yang membatalkan kuliah di UR karena alasan ketiadaan biaya, sehingga SMAN 5 terhindar dari black list (dilarang ikut program PBUD tahun berikutnya) yang ditetapkan UR. Untuk menghindari SMAN 5 dari ancaman black list program PBUD UR, Haryati bahkan tega mengatakan, “kalau tidak mampu jangan ikut program PBUD� (baca Harian Vokal edisi Kamis, 28 Februari 2013, halaman 23). Pernyataan Haryati ini jelas sangat melukai perasaan para siswa berprestasi yang berasal dari keluarga miskin, khususnya di SMAN 5 Pekanbaru. Pernyataan Haryati tersebut juga dinilai terkesan sangat arogan dan tidak sensitif. Sehingga tidak mengherankan bila Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Muhammad Fadri marah dan memutuskan memanggil Haryati dan Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru Zulfadhil untuk memberikan penjelasan melalui hearing (rapat dengar pendapat) di Gedung DPRD Pekanbaru. Rapat dengar pendapat yang diagendakan Komisi III DPRD itu akhirnya dilaksanakan Senin, 4 Maret 2013. Selain Kadis Pendidikan Pekanbaru Zulfadhil dan Kepala SMAN 5 Pekanbaru Haryati, juga hadir kepala SMA lainnya yang ada di Pekanbaru. Celakanya, hasil rapat itu justru sangat tidak berpihak kepada siswa miskin yang berprestasi, karena DPRD, Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru dan para kepala SMA sepakat bahwa siswa peserta program PBUD wajib membayar uang jaminan, untuk mencegah siswa yang lulus jalur PBUD membatalkan kuliah di UR, sehingga sekolah terhindar dari black list. Kita memahami kecemasan pihak sekolah mendapat sanksi black list dari UR, namun kita tidak boleh membiarkan siswa berprestasi kehilangan hak

masuk UR melalui jalur PBUD hanya karena orangtuanya tidak mampu membayar uang jaminan jutaan, bahkan hingga puluhan juta yang ditetapkan pihak sekolah. Bagi mereka yang kaya, apa lagi pejabat yang memiliki peluang untuk memanfaatkan jabatannya mendapatkan banyak uang dengan mudah, membayar uang jaminan jutaan maupun puluhan juta jelas bukan masalah. Tapi, bagi keluarga miskin, pasti sangat sulit, bahkan tidak mungkin mampu menyediakannya. Dengan demikian, kesepakatan DPRD Pekanbaru, Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru dan para kepala SMA, telah menutup peluang bagi siswa miskin di Pekanbaru untuk melanjutkan pendidikan ke UR melalui jalur PBUD. Kesepakatan ini jelas sangat tidak adil dan zalim. Di sisi lain, UR juga akan dirugikan, karena ada kemungkinan di antara siswa miskin yang terganjal masuk UR karena ketiadaan biaya itu, justru berpotensi untuk meningkatkan citra UR melalui prestasi akademiknya bila saja mendapat kesempatan kuliah di UR. Bukan hanya UR yang akan dirugikan, tapi masyarakat Riau dan Bangsa Indonesia. Siswa berprestasi dari keluarga miskin memang tidak akan mampu membayar uang jaminan jutaan, apa lagi puluhan juta rupiah sebelum mereka dinyatakan lulus masuk perguruan tinggi negeri, namun bila sudah dipastikan lulus, orangtuanya pasti akan berjuang mendapatkan dana untuk biaya kuliah anaknya. Berbagai cara akan mereka tempuh, mungkin menjual tanah, menggadaikan sawah, meminjam uang kepada tengkulak dan berbagai cara lainnya. Bahkan ada orangtua yang berani meminjam uang dengan kompensasi, sang pemberi pinjaman boleh menjadikan anaknya sebagai menantu setelah tamat kuliah dan bekerja nantinya. Namun cara-cara ekstrim mendapatkan uang tersebut jelas tidak akan mereka lakukan sebelum anaknya dipastikan diterima di perguruan tinggi. Karena masuk melalui jalur PBUD sudah terkunci mati, maka siswa miskin hanya bisa

berharap masuk ke perguruan tinnggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Celakanya, pada SNMPTN tahun ini tidak ada ujian tulis, namun hanya berdasarkan nilai rapor yang dikirimkan pihak sekolah ke Panitia SNMPTN. Dengan sistim ini, terbuka pula celah bagi pihak sekolah nakal untuk ‘menyingkirkan’ siswa miskin, dengan merekayasa nilai rapor siswa dari keluarga kaya. Memang ada sanksi bagi sekolah yang ketahuan merekayasa nilai rapor siswanya, namun kita tidak begitu yakin sanksi itu akan ‘menakutkan’ semua sekolah. Buktinya, hingga kini Panitia SNMPTN sudah menemukan puluhan sekolah yang melakukan kecurangan. Namun dipastikan masih banyak lagi sekolah yang tidak terbongkar kecurangannya karena lemahnya sistim pengawasan. Bila gagal masuk perguruan tinggi negeri, maka kemungkinan kuliah di perguruan tinggi swasta bagi siswa miskin jelas sangat tipis, sebab biaya kuliah di perguruan tinggi swasta sangat mahal. Dengan demikian, sistim pendidikan di Indonesia saat ini cenderung menzalimi siswa berprestasi dari keluarga miskin, karena berbagai kebijakan yang diterapkan pemerintah, perguruan tinggi dan sekolah menghalangi mereka untuk bisa masuk kuliah di perguruan tinggi negeri. Sedangkan biaya kuliah di perguruan tinggi swasta yang sangat mahal tidak terjangkau oleh mereka. Terakhir mari kita renungkan tiga penggalan hadits Rasulullah SAW berikut ini: “Jauhilah kezaliman, sesungguhnya kezaliman adalah kegelapan pada hari kiamat. . . . .� (HR Al Bukhari). “Waspadalah terhadap doa orang yang dizalimi. Sesungguhnya antara dia dengan Allah tidak ada tabir penyekat� (Mashabih Assunnah). “Tiadalah kamu mendapat pertolongan dan rezeki (dari Allah), kecuali karena (menolong) orang-orang yang lemah dari kalangan kamu� (HR Al Bukhari).

Penulis adalah Pemimpin Umum Harian Voka Vokall

Polisi..........................................................Sambungan Hal 1 TERAKHIR Tim memasuki ruangan Sekda Pelalawan. Terkait penggeledahan tersebut, Kasat Reskrim, AKP Bimo Ariyanto SIK SH, yang memimpin penggeledahan menyebutkan kedatangan mereka untuk melakukan koordinasi dengan pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan. Ketika disinggung soal adanya selisih data invoice tersebut, Kasat Reskrim mengungkapkan memang ada selisih data sembari mencontohkan

tagihan dari PLN 150 tapi dibuat 200. “Kita melengkapi data mulai dari tahun 2008 hingga April 2009 sambil menunggu audit dari BPKP. Soalnya ada selisih data invoice tagihan PLN ke Pemda berbeda dan data invoice yang dikeluarkan Pemda untuk pembayaran tagihan. Diperkirakan kerugian negara mencapai Rp600 juta,� ujar Bimo Ariyanto kepada Harian Vokal, Rabu (6/3). Ditanyakan mengenai isu surat kaleng ke pihak kepo-

lisian tantang AM yang menjadi tersangka, Kasat Reskrim menyatakan penyelidikan ini dilakukan murni dari laporan masyarakat. “Jadi, tidak ada ceritanya surat kaleng yang menyatakan ada karyawan PLN yang baru bekerja, tapi sudah kaya sampai beristri empat. Kita tidak bahas sampai ke sana. Namun yang penting ini laporan masyarakat murni hingga sampai AM Supervisor Penagihan tersebut menjadi tersangka,� (fkh) pungkasnya.(fkh)

Umrah........................................................Sambungan Hal 1 IA ketahui kepada suami tercinta. “Kebetulan dari aku karena sudah pernah jadi persiapnnya lebih fokus sama suami. Karena ini pertama kalinya kan dia berangkat, aku banyak support dia, banyak support dari keluarga ada yang baru pulang haji, tanya cuaca dan ling-

kungan di sana,� tutur Dewi di Terminal 2D Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Rabu (6/3). Baik Dewi maupun sang suami mengaku tak ada persiapan khusus pada perjalanan umroh kali ini. Ia justru lebih memperhatikan suaminya, yang baru pertama kali pergi ke Tanah Suci. Baginya, perja-

lanan umroh ini sekaligus dijadikan sebagai sarana memperkaya ilmu agama, sehingga menambah wawasan. “Kami Ingin mendekatkan dan mengerti agama kita. Selain kita beribadah juga mau menambah wawasan ibadah,� pungkas wanita kelahiran Bra(ymg,hab) sil ini.(ymg,hab) Perwajahan: ZULQIFLI


8

KAMIS

7 Maret 2013/25 Rabiul Akhir 1434 H

Advertorial

HARIAN VOKAL

  áˆş áˆť  áˆş áˆşáˆť áˆťÇŚ”‘˜‹Â?•‹ ‹ƒ— •‹ƒ’ Â?‡Â?‰‰‡Žƒ” •ŽƒÂ?‹… ‘Ž‹†ƒ”‹–›

ƒÂ?‡•áˆş  áˆťÂ?‡nj;’ƒ†ƒ —Â?‹Â?‡Â?†ƒ–ƒÂ?‰Ǥ‡•‹ƒ’ƒÂ?‹–—Ž‡„‹Š†‹Â?ƒ”‡Â?ƒÂ?ƒÂ?‹ƒ— •—†ƒŠÂ?‡Â?‹Ž‹Â?‹•‡Œ—Â?ŽƒŠˆƒ•‹Ž‹–ƒ•’‡Â?†—Â?—Â?‰•‡’‡”–‹•–ƒ†‹‘Â?†ƒÂ?‹Â?ˆ”ƒ•–”—Â?–—” ’‡Â?—Â?ŒƒÂ?‰Žƒ‹Â?Â?›ƒǤ “Kita tentu sangat optimis. Selain karena telah didukung stadion yang berkelas internasional, juga infrastruktur penunjang seperti jalan, jembatan, bandara,â€? kata Kepala Biro Humas Setdaprov Riau Chairul Rizki kepada Harian Vokal, beberapa waktu lalu. Menurut Riski, kesiapan ini telah terbukti dengan telah suksesnya pagelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau. Untuk itu, Riau sendiri tidak memerlukan persiapan khusus untuk sarana dan prasaran penunjang perhelatan ISG. Selain itu, Riau juga merupakan

salah satu provinsi yang kondusif di Indonesia. Sehingga sangat wajar Riau mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah perhelatan akbar negara-negara Islam tersebut. “Kita sebelumnya pernah melakukan perhelatan skala international juga. Jadi, ketika nanti kita mengadakan ISG, saya rasa tidak akan ada masalah. Karena perhelatan internasional yang pernah kita lakukan sebelumnya juga tidak ada masalah, seperti pertemuan Selatan mengenai cagar biosfer (mok) beberapa waktu lalu,� ungkapnya.(mok)

KETUA ‘Â?‹–‡Ž‹Â?’‹ƒ†‡ Â?†‘Â?‡•‹ƒČ‹KOIČŒ‹–ƒ—„‘™‘Č‹Í´Â?Â‹Â”Â‹ČŒ†‹†ƒÂ?’‹Â?‰‹‡–—ƒ ’ƒÂ?‹–‹ƒŽ‘Â?ƒŽ •ŽƒÂ?‹… ‘Ž‹†ƒ”‹–› ƒÂ?‡•›ƒÂ?•—”‹œƒŽ†ƒÂ?’‡Œƒ„ƒ–Žƒ‹Â?Â?›ƒÂ?‡Â?‰—Â?Œ—Â?‰‹˜‡Â?—•ƒ–Ž‡–‹Â?†‹’‘”–‡Â?–‡”—Â?„ƒ‹Ǥ

Gubri: ISG Suatu Kehormatan PEKANBARU(VOKAL)-Gubernur Riau HM Rusli Zainal mengatakan ditunjukanya Provinsi Riau sebagai penyelenggara Islamic Solidarity Games (ISG) pada Juni mendatang merupakan suatu kehormatan yang harus dilaksanakan. Jika pertandingan berskala internasional ini sukses, maka akan berdampak positif terhadap Riau. Menurut Gubri, untuk mewujudkannya tentu seluruh pihak diharapkan saling mendukung terhadap tugas yang diembankan kepada Riau tersebut. Pemprov Riau juga akan berusaha maksimal agar pertandingan olahraga negara-negara Islam tersebut sukses digelar di Riau. “Kita akan berusaha

semaksimal mungkin. Tentunya seluruh masyarkat juga harus saling mendukung,� kata Gubri. Pemprov sendiri sudah mempersentasekan tentang kesiapan Riau kepada Pemerintah Pusat. Bahkan melalui beberapa kunjungan dari delegasi Islamic Solidarity Sport Federation (ISSF) juga sudah disampaikan. Termasuk di antaranya dengan melakukan kunjungan langsung ke sejumlah stadion eks PON yang akan dipergunakan untuk ISG. Bukti kesiapan Riau sebagai tuan rumah ISG yakni dengan telah diterimanya Bendera ISG. Penyerahan tersebut sebagai tanda dimulainya

persiapan ISG ke-3 tahun 2013 di Riau yang langsung diserahkan oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Prince Nawaf Faisal Fahd Abdul Aziz selaku President ISSF kepada Rusli Zainal dalam sidang Islamic Solidarity Sport Federation yang dipusatkan di Ques House King Faisal Fahd Abdul Aziz, Arab Saudi. Pemprov Riau sendiri juga sudah menggelar syukuran atas ditunjuknya Riau sebagai penyelenggara ISG III ini. Turut hadir dalam acara syukuran tersebut Ketua DPD RI Irman Gusman, anggota DPD RI Gafar Usman, Ketua DPRD Riau Johar Firdaus, tokoh masyarakat dan sejumlah pejabat di (mok) lingkungan Pemprov Riau.(mok)

GUBERNUR ‹ƒ——•Ž‹ƒ‹Â?ƒŽ„‡”†‹ƒŽ‘‰†‡Â?‰ƒÂ?‡Â?”‡–ƒ”‹•‡Â?‡Â?–‡”‹ƒÂ?‡Â?—†ƒ†ƒÂ?ŽƒŠ”ƒ‰ƒ—Ž‹—Â?’—nj Â?‹‹Â?†ƒ”•‘Č‹Â?ƒÂ?ƒÂ?ČŒÇ¤

Digelar Konferensi Imam Sedunia

GUBERNUR ‹ƒ——•Ž‹ƒ‹Â?ƒŽČ‹Í´Â?ƒÂ?ƒÂ?ČŒÂ?‡Â?‹Â?’‹Â?”ƒ’ƒ–’‡”•‹ƒ’ƒÂ? •ŽƒÂ?‹…‘Ž‹†ƒ”‹–› ƒÂ?‡•Č‹  ČŒ†‡Â?‰ƒÂ?Ketua‘Â?‹–‡Ž‹Â?’‹ƒ†‡ Â?†‘Â?‡•‹ƒ Č‹KOIČŒ‹–ƒ—„‘™‘Č‹Í´Â?Â‹Â”Â‹ČŒÇĄ‡–—ƒ ’ƒÂ?‹–‹ƒŽ‘Â?ƒŽ •ŽƒÂ?‹…‘Ž‹†ƒ”‹–› ƒÂ?‡•›ƒÂ?•—”‹œƒŽ†ƒÂ?’‡Œƒ„ƒ–Žƒ‹Â?Â?›ƒǤ

PEKANBARU(VOKAL)Pada tanggal 3-8 Juni mendatang akan dilaksanakan konferensi imam sedunia yang akan berlangsung di Kota Pekanbaru. Kegiatan ini akan dihadiri oleh 200 lebih imam masjid yang berasal dari berbagai negara. Kepala Biro Humas Setdaprov Riau, Chairul Riski mengatakan, pertemuan akan dipusatkan di Masjid An-Nur Pekanbaru. Selain itu, katanya, juga akan dilakukan wisata religi ke beberapa daerah seperti peninggalan Istana Kerajaan Siak, Islamic Center Rokan Hulu dan Kampar, Masjid Raya Senapelan, dan Masjid Jamik Al-

Ikhsan Kampar. “Kegiatan ini bagian dari rangkaian ISG,� kata Riski. Dijelaskannya, tujuan diselenggarakan konferensi tersebut guna menyatukan persepsi dan visi para imam masjid di seluruh dunia. Kemudian juga untuk menyelaraskan aksi para imam masjid di seluruh dunia negara-negara muslim dalam pembinaan umat yang berkeadaban, serta mendirikan sebuah organisasi yang mewadahi para imam masjid sedunia untuk melaksanakan program pembangunan. “Salah satu imam yang akan hadir adalah Muasis Ikhwan Muslimin Mesir, Dr

Yusuf Qardhow dan Ketua jamaah tabligh di India, Maulana Saad. Dua orang ini juga dikenal telah memberikan kontribusi perkembangan Islam,� katanya. Saat ini, sambungnya, para panitia lokal sedang mempersiapkan rencana kegiatan tersebut. Ketua Ikatan Cendikiawan Islam (ICMI) Riau Tengku Dahril dipercaya sebagai panitia pertemuan tersebut. Gubernur Riau HM Rusli Zainal selaku kepala daerah juga dijadwalkan akan menghadiri konferensi imam sedunia tersebut. “Ini juga untuk mendukung visi misi Riau (mok) 2020,� kata Riski.(mok)

Sambut ISG dengan Antusias PEKANBARU(VOKAL)Masyarakat Riau mendukung pelaksanaan Islamic Solidarity Games (ISG) yang akan digelar di Riau pada Juni mendatang. Selain dalam rangka pengembangan olahraga, ISG yang akan berlangsung di Riau juga akan berdampak positif dalam hal promosi daerah. Akademisi dari Universitas Islam Riau (UIR), Indra menilai momen ini harus disambut dengan antusias oleh seluruh lapisan masyarakat. Apalagi ISG nantinya bukan hanya dihadiri dua atau tiga negara, tetapi 57 negara Islam yang sebagian besar di antaranya adalah negara kaya. “Ada banyak aspek kalau kita ingin melihat. Bisa dari olahraganya, promisi daerah, investasi, termasuk yang berkaitan dengan budaya dan kultur sesama negara Penanggung Jawab: ZUKRI

Islam,� kata Indra. Khusus untuk olahraga, katanya, tentunya juga sebagai ajang memperbaiki kualitas para atlet demi mengharumkan nama bangsa. Dampak ini tentu harus dimanfaatkan untuk membangkitkan momen dunia olahraga di Indonesia. Begitu juga dengan promosi daerah, karena para pesertanya negara kaya sehingga harus ditangkap sebagai peluang investasi. enurutnya, jika semua momen tersebut mampu dimanfaatkan Riau terutama sebagai daerah penyelenggara, diyakini akan dapat memberikan dampak yang luar biasa. Karena sejatinya di zaman sekarang ini yang namanya industri bukan hanya dilihat dari sebuah usaha. Tetapi industri juga bisa didapatkan dari olahraga. Kemudian negara-negara yang

sudah sukses menyelenggarakan suatu pertandingan, semuanya akan berdampak positif bagi daerah itu sendiri. “Jika kita melihat dari manfaat, tentu tidak ada alasan untuk menolaknya,� te-

rangnya. Sementara itu, tokoh masyarakat Riau, Azaly Djohan mengatakan, ISG harus disambut dan didukung dengan suka cita. Sebab iven tersebut merupakan ajang

PANITIA •ŽƒÂ?‹…‘Ž‹†ƒ”‹–› ƒÂ?‡•Č‹  ČŒÂ?‡Â?‰‹Â?—–‹”ƒ’ƒ–’‡”•‹’ƒÂ?Ǥ

pertandingan olahraga negaranegara Islam. “Sebagai masyarakat Riau, kita harus bangga dengan digelarnya acara ini di Riau,� kata Azaly. Selain itu, dia juga mengatakan

ISG secara tidak langsung dapat mempromosikan Riau ke tingkat dunia. “Ini kan kegiatan yang skalanya international, dan Riau bisa diuntungkan secara promosi. Banyak hal di Riau ini yang bisa dipromosikan ke dunia international, terutama negara-negara Islam. Kita adalah provinsi dengan budaya Melayu yang sangat kental dengan budaya Islam,� ujar Azaly. Azaly menambahkan, dari segi perekonomian Riau juga diuntungkan dengan adanya ISG. “Dari segi perekonomian kita juga diuntungkan. Bidang perhotelan dan penerbangan akan terkena dampak positif acara ini juga. Kemudian kerajinan-kerajinan di Riau juga bisa diekspos sehingga menambah pemasukan bagi para pengrajin kita,� ungkap (mok) Azaly.(mok) Perwajahan : ANDIXER


10 HARIAN VOKAL

KAMIS 7 Maret 2013/24 Rabiul Ahir 1434 H

6.000 Batang Besi Angker Disegel Kemendag LINTAS

„ Inspeksi Mendadak di Dumai

SMS Penipuan Makin Marak DUMAI(VOKAL)ÇŚ‡•ƒÂ? •‹Â?‰Â?ƒ– Č‹SMSČŒ Â?Ԡѥ ’‡Â?‹’—ƒÂ? ›ƒÂ?‰ Â?‡Â?›‡„—–Â?ƒÂ?  ‡”–ƒÂ?‹Â?ƒ Â?‡Â?‡”‹Â?ƒ Ž‘™‘Â?‰ƒÂ? Â?‡”Œƒ †‡Â?‰ƒÂ? •›ƒ”ƒ– ’‡Â?ÇŚ †‹†‹Â?ƒÂ?;ǥÍł†ƒÂ?Í´†‹‡”–ƒÂ?‹Â?ƒ•‡Â?ƒÂ?‹Â? Â?ƒ”ƒÂ?Ǥ Â?ˆ‘”Â?ƒ•‹ ’ƒŽ•— ›ƒÂ?‰ †‹•‡„ƒ”Â?ƒÂ? †ƒ”‹ Â?‘Â?‘” Ͳͺ͡ʹʹʹʹ;͝͝ͺ͜Ǥ ƒŽƒÂ? SMS ‹–—ǥ ’‡ŽƒÂ?ƒ” †‹Â?‹Â?–ƒ Â?‡Â?‰‹”‹Â?Â?ƒÂ? „‡„‡”ƒ’ƒ ’‡”•›ƒ”ƒ–ƒÂ? Â?‡ ”‡–ƒÂ?‹Â?ÂƒÇĄ•‡’‡”–‹Â„Â‹Â‘Â†ÂƒÂ–ÂƒÇĄ’ƒ•’Š‘–‘Íś͸ǥÂ?‘Â?‘” HP •‡”–ƒ‡Â?ƒ‹ŽÂ?‡pt.pertamina788@yahoo.co.idǤ ‡Â?›‹Â?ƒ’‹ ŠƒŽ –‡”•‡„—–ǥ ‡’ƒŽƒ —„Ž‹… Â‡ÂŽÂƒÇŚ – ‹‘Â?• ‡…–‹‘Â? ‡ƒ† ‡”–ƒÂ?‹Â?ƒ 

 —Â?ÂƒÂ‹ÇĄ ‡ˆ”‹œ‘Â?›ƒÂ?‰†‹Â?‘Â?ˆ‹”Â?ƒ•‹ ƒ”‹ƒÂ?‘Â?ƒŽ–‡”Â?ƒ‹– Â?‡„‡Â?ƒ”ƒÂ?†‹„—Â?ƒÂ?›ƒŽ‘™‘Â?‰ƒÂ?‹Â?‹Â?‡Â?‡‰ƒ•Â?ƒÂ?ÇĄ ŠƒŽ ‹–— –‹†ƒÂ? „‡Â?ƒ”Ǥ ƒ Â?ƒŽƒŠ Â?‡Â?›ƒ”ƒÂ?Â?ƒÂ? ƒ‰ƒ” •‹’‡Â?‡”‹Â?ƒSMS Â?‡Žƒ’‘”Â?‡‘Ž‹•‹Ǥ ‡Â?—”—– ‡ˆ”‹œ‘Â?ÇĄ ‹•— –‡Â?–ƒÂ?‰ Â?Ԡѥ ’‡Â?‹nj ’—ƒÂ?‹Â?‹•—†ƒŠ†‹Â?—ƒ–†‹•‡Œ—Â?ŽƒŠÂ?‡†‹ƒŠƒ”‹ƒÂ? ›ƒÂ?‰ ƒ†ƒ †‹ ‘–ƒ —Â?ÂƒÂ‹ÇĄ •‡’‡”–‹ Harian VokalÇĄ Tribun Pekanbaru, Riau Pos†ƒÂ?Dumai PosǤ‡Žƒ‹Â? ‹–—ǥ —•ƒ–Œ—‰ƒ•—†ƒŠ’ƒ•ƒÂ?‰‹Â?ŽƒÂ?‹Â?„ƒ—ƒÂ? †‹Â?‘”ƒÂ?Kompas, Republika, Tempo†ƒÂ?Jawa Pos ƒ‰ƒ” Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– •‡ŽƒŽ— ™ƒ•’ƒ†ƒ †‡Â?‰ƒÂ? Â?Ԡѥ ’‡Â?‹’—ƒÂ? ‹Â?‹Ǥ Ěś‡Â?”—–Â?‡Â? ‡”–ƒÂ?‹Â?ƒ Â?‡Â?ƒÂ?‰ •‡†ƒÂ?‰ †‹„—Â?ƒ †‹ www.pertamina.com †‡Â?‰ƒÂ? •‹•–‹Â? ’‡Â?†ƒˆ–ƒ”ƒÂ? ‘Â?ÂŽ ‹Â?‡Ǥ ‡–ƒ’‹ ›ƒÂ?‰ † ‹‰—Â?ƒÂ?ƒÂ? ‡”–ƒÂ?‹Â?ƒ—Â?–—Â?Â?‡Â?ƒÂ?‰‰‹Ž…ƒŽ‘Â?Â?ƒ”›ƒ™ƒÂ?‹–— †‡Â?‰ƒÂ? Â?‡Â?‰—Â?ƒÂ?ƒÂ? ‡Â?ƒ‹Ž rekruitmen@pertamina.comǤ—Â?ƒÂ?•‡’‡”–‹›ƒÂ?‰–‡”•‡„—–†‹ÂƒÂ–ÂƒÂ•ÇĄĚś Œ‡Žƒ•‡ˆ”‹œ‘Â?Ǥ ƒ–ƒ‡ˆ”‹œ‘Â?ÂŒÂ—Â‰ÂƒÇĄÂ?Ԡѥ’‡Â?‹’—ƒÂ?‹Â?‹•—†ƒŠ †‹Žƒ’‘”Â?ƒÂ?Â?‡‡”–ƒÂ?‹Â?ƒ—•ƒ–†ƒÂ?–‡”Â?›ƒ–ƒŠƒŽ ‹Â?‹ –‹†ƒÂ? ŠƒÂ?›ƒ –‡”Œƒ†‹ †‹ ‘–ƒ —Â?ƒ‹ Â•ÂƒÂŒÂƒÇĄ –ƒ’‹ Œ—‰ƒ †‹„‡„‡”ƒ’ƒ †ƒ‡”ƒŠ Žƒ‹Â?Â?›ƒǤ ĚśƒŽƒÂ? ’‡Â?‡nj ”‹Â?ƒƒÂ? Â?ƒ”›ƒ™ƒÂ?ÇĄ ‡”–ƒÂ?‹Â?ƒ – ‹†ƒÂ? ’‡”Â?ƒŠ Â?‡Â?‹Â?–ƒ —ƒÂ?‰ ’‡Â?†ƒˆ–ƒ”ƒÂ? ƒ–ƒ— —ƒÂ?‰ •‡Ž‡Â?•‹ †‡Â?‰ƒÂ?ƒŽƒ•ƒÂ?—Â?–—Â?ƒÂ?‘Â?‘†ƒ•‹†ƒÂ?–”ƒÂ?•’‘”–ƒ•‹ Â?‡’ƒ†ƒ ’‡•‡”–ƒ •‡Ž‡Â?•‹ǥ̜ –ƒÂ?„ƒŠÂ?›ƒǤ Â?–—Â? ‹–—ǥ ‡”–ƒÂ?‹Â?ƒ 

 —Â?ƒ‹ Â?‡Â?„ƒŽ‹ Â?‡Â?‰‹Â?„ƒ— ƒ‰ƒ” Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– ™ƒ•’ƒ†ƒ †‡Â?‰ƒÂ? Â?Ԡѥ•‡’‡”–‹‹Â?‹ǤĚś‹–ƒÂ?‹Â?–ƒÂ?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–•‡ŽƒŽ— ™ƒ•’ƒ†ƒ †‡Â?‰ƒÂ? ‹Â?ˆ‘”Â?ƒ•‹ ’‡Â?‹’—ƒÂ? ‹–—Ǥ Â‡Â”Â–ÂƒÇŚ Â?‹Â?ƒ•‡ŽƒÂ?ƒ‹Â?‹–‹†ƒÂ?’‡”Â?ƒŠÂ?‡Â?„—ƒ–‹Â?„ƒ—ƒÂ? ƒ–ƒ— Â?‡Â?„‡”‹ ‹Â?ˆ‘”Â?ƒ•‹ –‡Â?–ƒÂ?‰ ’‡Â?‡”‹Â?ƒƒÂ? Â?ƒ”›ƒ™ƒÂ? Â?‡ŽƒŽ—‹ SMSǤ ‹Â?ƒ Â?ƒ•‹Š ƒ†ƒ Â?ÂƒÂ•Â›ÂƒÇŚ ”ƒÂ?ƒ–›ƒÂ?‰Â?‡Â?‡”‹Â?ƒ‹Â?ˆ‘”Â?ƒ•‹•‡’‡”–‹‹–—ǥ–‘Ž‘Â?‰ ŒƒÂ?‰ƒÂ? †‹‰—„”‹• Â?ƒ”‡Â?ƒ ‹–— ’‡Â?‹’—ƒÂ? •‡Â?ÂƒÂ–ÂƒÇĄĚś –ƒÂ?†ƒ•‡ˆ”‹œ‘Â?Ǥ(ysl)

Amris Minta Pemko Segera Kirim Proposal DUMAI(VOKAL)-Â?‰‰‘–ƒ  —Â?ÂƒÂ‹ÇĄ Â?”‹• Â?‡Â?‰‹Â?‰ƒ–Â?ƒÂ? ‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ ‘–ƒ Č‹‡Â?Â?Â‘ČŒ —Â?ƒ‹ —Â?–—Â? •‡‰‡”ƒ Â?‡Â?‰‹”‹Â?Â?ƒÂ? ’”‘’‘•ƒŽ Â?ĥѥ –ƒÂ?ƒŠ Â?‘Â?•‡•‹Â?‡’ƒ†ƒ‘Â?‹•‹ƒ•‹‘Â?ƒŽ ƒÂ?œƒ•‹ƒÂ?—•‹ƒ Č‹‘Â?Â?ĥ ČŒÇ¤ Ěś‹–ƒ Â?‡Â?‰‹Â?‰ƒ–Â?ƒÂ? ‡Â?Â?‘ •‘ƒŽ ’‡Â?›‡Ž‡•ƒ‹Â?ƒÂ? Â?ĥѥ –ƒÂ?ƒŠ Â?‘Â?•‡•‹Ǥ ‡„‡”ƒ’ƒ ™ƒÂ?–— ›ƒÂ?‰ ÂŽÂƒÂŽÂ—ÇĄ ‘Â?Â?ĥ  Â?‡Â?‹Â?–ƒ —Â?–—Â? Â?‡Â?„—ƒ– †ƒÂ? Â?‡Â?‰‹”‹Â?Â?ƒÂ?Â’Â”Â‘Â’Â‘Â•ÂƒÂŽÇĄ•—’ƒ›ƒ•‡‰‡”ƒ†‹–‹Â?†ƒÂ?ŽƒÂ?Œ–—‹ Â?ĥѥ–ƒÂ?ƒŠÂ?‘Â?•‡•‹‹Â?‹ǥ̜—Œƒ”Â?”‹•ǥƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇ¤

ƒ Â?‡Â?Œ‡Žƒ•Â?ƒÂ?ÇĄ †ƒŽƒÂ? ’‡”–‡Â?—ƒÂ? ›ƒÂ?‰ †‹‰‡Žƒ” †‡Â?‰ƒÂ?‘Â?Â?ĥ ’ƒ†ƒ‡•‡Â?„‡”•‹ŽƒÂ?ÇĄ‡Â?Â?‘ —Â?ƒ‹ †‹„‡”‹Â?ƒÂ? ™ƒÂ?–— •‡ŽƒÂ?ƒ –‹‰ƒ „—ŽƒÂ? —Â?–—Â? •‡‰‡”ƒ Â?‡Â?›‹ƒ’Â?ƒÂ? ’”‘’‘•ƒŽ ›ƒÂ?‰ „‡”‹•‹Â?ƒÂ? †ƒ–ƒ •‡Œƒ”ƒŠ†ƒÂ?ˆƒÂ?–ƒÂ?‡Â?‹Â?‹ƒÂ?–‡Â?–ƒÂ?‰Â?‡„‡”ƒ†ƒƒÂ?–ƒÂ?ƒŠ Â?‘Â?•‡•‹†‹—Â?ƒ‹Ǥ ”‘’‘•ƒŽ›ƒÂ?‰†‹Â?‹Â?–ƒƒÂ?ƒÂ?†‹Œƒ†‹Â?ƒÂ?†ƒ•ƒ”„ƒ‰‹ ‘Â?Â?ĥ  —Â?–—Â? Â?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? ’‡Â?‹Â?Œƒ—ƒÂ? Â?‡ Žƒ’ƒÂ?‰ƒÂ? †ƒÂ? Â?‡Žƒ’‘”Â?ƒÂ?Â?›ƒ Â?‡’ƒ†ƒ ”‡•‹†‡Â?Ǥ ‡”–‡Â?—ƒÂ?‹–—†‹Šƒ†‹”‹ƒŽ‹Â?‘–ƒ—Â?ÂƒÂ‹ÇĄ‡Â?‡Â?–”‹ƒÂ? ‡Š—–ƒÂ?ƒÂ?ÇĄ‡Â?‡Â?–”‹ƒÂ?‡”–ƒÂ?ƒŠƒÂ?†ƒÂ?’‡”™ƒÂ?‹ŽƒÂ? Š‡˜”‘Â?ƒ…‹ˆ‹Â? Â?†‘Â?‡•‹ƒČ‹ ČŒÇ¤ ĚśƒŽƒÂ? ”ƒÂ?‰Â?ƒ —’ƒ›ƒ Â?‡Â?‰ƒÂ?„‹Ž †ƒÂ? Â?‡Â?›‡nj ”ƒŠÂ?ƒÂ?Â?›ƒ Â?‡’ƒ†ƒ Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ÂƒÂ–ÇĄ ‘Â?Â?ĥ  Â?‡Â?„‡”‹Â?ƒÂ?™ƒÂ?–—•‡ŽƒÂ?ƒ–‹‰ƒ„—ŽƒÂ?Â?‡’ƒ†ƒ‡Â?Â?‘ —Â?ƒ‹—Â?–—Â?Â?‡Â?„—ƒ–†ƒÂ?Â?‡Â?›‡”ƒŠÂ?ƒÂ?’”‘’‘•ƒŽ ›ƒÂ?‰„‡”‹•‹Â?ƒÂ?†ƒ–ƒ†ƒÂ?ˆƒÂ?–ƒÂ?‡Â?‰‡Â?ƒ‹Â?ĥѥ–ƒÂ?ƒŠ Â?‘Â?•‡•‹Ǥ”–‹Â?Â›ÂƒÇĄƒ”‡–‹Â?‹•—†ƒŠŠƒ”—•†‹•‡”ƒŠÂ?ƒÂ?ÇĄĚś Â?ƒ–ƒÂ?”‹•Ǥ ƒÂ?’ƒ– •ƒƒ– ‹Â?‹ǥ Â?‡Â?—”—– ‹Â?ˆ‘”Â?ƒ•‹ ›ƒÂ?‰ †‹–‡”‹Â?ƒÂ?Â›ÂƒÇĄÂ?”‹•ŠƒÂ?›ƒÂ?‡Â?‰‡–ƒŠ—‹„ƒŠ™ƒ’”‘nj ’‘•ƒŽ–‡”•‡„—––‡ŽƒŠ†‹•‡Ž‡•ƒ‹Â?ƒÂ?Ǥ‘ƒŽ•—†ƒŠ†‹Â?‹”‹Â? ƒ–ƒ—„‡Ž—Â?ÇĄ‹ƒ–‹†ƒÂ?†ƒ’ƒ–Â?‡Â?ƒ•–‹Â?ƒÂ?Ǥ Ěś‡’ƒ•–‹ƒÂ?Â?›ƒ „‘Ž‡Š –ƒÂ?›ƒ †‡Â?‰ƒÂ? ƒÂ?‹Ž ƒŽ‹Â?‘–ƒ —Â?ƒ‹ •‡„ƒ‰ƒ‹ Â?‡–—ƒ ‹Â? ‡Â?›‡Ž‡•ƒ‹ƒÂ? ĥѥ ƒÂ?ƒŠ ‘Â?•‡•‹ǥ ƒ–ƒ— •‡…ƒ”ƒ –‡Â?Â?‹• Â?‡’ƒ†ƒ ƒ„ƒ‰ ‡”–ƒÂ?ƒŠƒÂ? ‡Â?”‡–ƒ”‹ƒ– ‡Â?Â?‘ —Â?ÂƒÂ‹ÇĄĚś —Œƒ”Â?›ƒǤ Č‹Â?Â†Â‘ČŒ

 áˆşáˆťÇŚ ‡„ƒÂ?›ƒÂ?͸ǤͲͲͲ„ƒ–ƒÂ?‰ „ƒŒƒ–—ŽƒÂ?‰ƒÂ?„‡–‘Â?áˆşÂ„Â‡Â•Â‹ ƒÂ?‰Â?Â‡Â”áˆťÂ?‘Â?•–ƒÂ?†ƒ” Â?ƒ•‹‘Â?ƒŽ Â?†‘Â?‡•‹ƒáˆş áˆť †‹•‡‰‡Ž‡Â?‡Â?–‡”‹ƒÂ? ‡”†ƒ‰ƒÂ?‰ƒÂ?áˆş‡Â?‡Â?Â†ÂƒÂ‰áˆť  †ƒŽƒÂ?‹Â?•’‡Â?•‹Â?‡Â?ÇŚ †ƒ†ƒÂ?†‹‰—†ƒÂ?‰”‹Â?ƒ ‡–‘Â?ÇĄ ƒŽƒÂ?‡ŽƒÂ?ƒ’ Â—ÂŒÂ—ÂŠÇĄ‘–ƒ—Â?ÂƒÂ‹ÇĄƒ„— áˆşÍ¸Č€ÍľáˆťÇ¤ LAPORAN: VERNANDO/DUMAI Direktorat Jenderal (Dirjen) Standarisasi dan Perlindungan Konsumen (SPK) Kementerian Perdagangan RI, Nus Nuzulia Ishak menegaskan, besi angker sebagai produk non makanan wajib ber-SNI sebelum diedarkan ke konsumen. "Sebanyak 6 ribu batang besi ini kita sita dan tidak boleh diedarkan karena tidak mengikuti aturan wajib SNI dan

VERNANDO

DIREKTUR ‡Â?†‡”ƒŽ–ƒÂ?†ƒ”‹•ƒ•‹†ƒÂ?‡”Ž‹Â?†—Â?‰ƒÂ?‘Â?•—Â?‡Â?Č‹ČŒ‡Â?‡Â?–‡”‹ƒÂ?‡”†ƒ‰ƒÂ?‰ƒÂ?ÇĄ—•—œ—Ž‹ƒ •ŠƒÂ?ȋ–‡Â?Â‰ÂƒÂŠČŒÂ?‡Â?‹Â?Œƒ—‰—†ƒÂ?‰”‹Â?ƒ‡–‘Â?ÇĄ ƒŽƒÂ? ‡ŽƒÂ?ƒ’Â—ÂŒÂ—ÂŠÇĄƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇ¤‡„ƒÂ?›ƒÂ?͸ǤͲͲͲ„ƒ–ƒÂ?‰„‡•‹–—ŽƒÂ?‰ƒÂ?„‡–‘Â?›ƒÂ?‰–‹†ƒÂ?•–ƒÂ?†ƒ”†‹•‡‰‡Ž†ƒŽƒÂ?‹†ƒÂ?‹–—Ǥ

tidak boleh jatuh ke tangan konsumen," tegasnya. Dia menjelaskan, barang bukti besi disita oleh pemerintah dalam rangka perlindungan terhadap konsumen

agar terhindar dari penggunaan produk yang tidak melalui ketentuan resmi perundangan yang berlaku. Sidak produk non pangan ini dalam rangka kunjungan kerja

ADVERTORIAL PEMKO DUMAI

YUSRHEL

DARI Â?‹”‹Â?‡Â?ƒÂ?ƒÂ?ÇĄƒŽ‹Â?‘–ƒ—Â?ƒ‹ Šƒ‹”—ŽÂ?™ƒ”†‹†ƒÂ?’‹Â?‰‹‡’ƒŽƒ‹Â?ĥ‡Â?ƒ‰ƒ‡”Œƒ†ƒÂ?”ƒÂ?•Â?‹‰”ƒ•‹ ‘–ƒ—Â?ÂƒÂ‹ÇĄ Â?‹”—††‹Â?ÇĄ‹Â?’‹Â?ƒÂ?‡”‹†ƒÂ?Â—Â•ÂƒÂ–ÇĄ—†‹ —Â?ƒ™ƒÂ?ÇĄ•‡”–ƒ ’‡”ƒ•‹‘Â?ƒŽ‡”‹†ƒÂ? —Â?ÂƒÂ‹ÇĄƒÂ?†ƒ ”ƒ™ƒÂ?Â?‡Â?‹Â?Œƒ—’‡ŽƒÂ?•ƒÂ?ƒƒÂ?–‡•–‡”–—Ž‹•‡Â?…ƒÂ?‡”†‹—Â?ÂƒÂ‹ÇĄƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇ¤

Dirjen bersama Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) RI Lucky S Slamet selaku Wakil Ketua Tim ini ke Kota Dumai. Sidak Tim juga menemukan puluhan unit printer dan fotocopi impor multi fungi yang tidak teregister dan belum dilengkapi informasi produk berbahasa Indonesia di Toko Dumai Elektronik Centre Jalan Hasanuddin, Kecamatan Dumai Kota. Peredaran produk non makanan minuman ini diwajibkan teregister dan berlabel informasi produk berbahasa Indonesia, karena dari hasil sidak tim menemukan mesin ini tidak berlabel resmi bahasa Indonesia. Namun, terhadap barang mesin printer kategori elektronik impor ini, Tim tidak melakukan penyitaan, melainkan peringatan dan penegasan supaya pemilik barang segera melengkapi kewajiban yang dipersyaratkan pemerintah. "Barang bukti besi produk

baja tualangan beton ini tidak memenuhi syarat penandaan label SNI, dan selanjutnya akan diserahkan ke instansi terkait yaitu dinas perdagangan dan industri Dumai agar dilakukan tindakan sesuai peraturan pemerintah," terang Nus. Pihak Kementrian menegaskan supaya Dinas Perindag Dumai lebih mengingkatkan pengawasan terhadap peredaran barang ke konsumen secara berkala dengan melihat ketentuan 3 parameter yang dipersyarakan dalam kegiatan perdagangan barang. "Kita akan terus menerus melakukan pengawasan barang beredar ke beberapa daerah setelah ini. Disperindag Dumai kita minta agar menggiatkan upaya pengawasan dalam rangka memberikan perlindungan kepada konsumen agar mendapatkan produk yang nyaman, sehat dan aman," demikian Dirjen menyatakan. (***)

471 Pencaker Ikuti Tes Tertulis KLH Minta Pelindo dan DUMAI(VOKAL)-Sebanyak 471 pencari kerja yang telah lulus seleksi oleh pihak PT Meridan, mengikuti tes tertulis di Sekolah Tinggi Tekhnologi (STT) Dumai, Rabu (6/3). Kegiatan yang dibuka langsung oleh Walikota Dumai, H Khairul Anwar, ini merupakan upaya keras yang telah dilakukan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dumai untuk merekrut tenaga kerja lokal di sejumlah perusahaan di Kota Dumai. 471 orang Pencaker yang mengikuti tes tertulis ini terdiri dari 430 peserta yang merupakan lulusan SMA dan 41 orang lagi merupakan tamatan S1. Pada kesempatan itu, pimpinan PT Meridan Pusat, Budi Gunawan dalam sambutanya mengatakan, PT Meridan saat ini terus melakukan pengembangan usaha. Tak terlepas pula, penambahan pekerja semakin berpeluang banyak. Namun demikian, tentunya tes tertulis bagi pencaker tempatan diharapkan bisa bersaing semaksimal mungkin guna mendapatkan pekerjaan yang dibuka PT Meridan sendiri. "PT Meridan saat ini telah berkembang pesat di wilayah Riau, terutama di Kota

Dumai. Jadi saya harapkan kepada peserta pencaker tempatan bisa bersaing semaksimal mungkin. Pulang seperti ini saya harapkan bisa menjadi manfaat baik bagi anak tempatan dalam mendapatkan peluang kerja yang sudah dibuka lebar perusahaan PT Meridan," harapnya. Walikota Dumai, Khairul Anwar dalam sambutanya mengatakan, jika ingin berhasil dalam tes terulis kiranya peserta untuk menyiapkan "Duit" dalam artian Doa, Upaya, Ikhtiar, dan Tawakal. Upaya yang dilakukan PT Meridan untuk merekrut anak tempatan patut diberikan apresiasi tinggi. Pada kesempatan itu, Khairul Anwar juga mengharamkan yang namanya titip menitip saudara untuk mendapatkan kerja di perusahaan. Karena, yang mendapatkan murni anak tempatan dan bukan titipan Walikota Dumai mapun Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dumai. Jadi, jangan sampai timbul asumsi negatif dalam tes tertulis ini. "Jadi, mari diutamakan anak tempatan atau yang memiliki KTP Dumai. Jika ada

ada KTP luar Dumai mohon untuk dicoret. Upaya ini sendiri sangat bagus guna mendukung program pemerintah dalam pengetasan angka pengangguran di Dumai. Program ini sendiri jangan hanya sebatas dilakukan sekali saja. Saya harapkan program ini berkelanjutan," harapnya. Kemudian untuk perekrutan pencaker tempatan, Khairul juga perusahaan lainnya seperti PT Wilmar Group, PT Chevron Pacific Indonesia, PT Surya Dumai Sejati, dan perusahaan swasta yang ada di Dumai juga membuka kesempatan kepada anak tempatan bekerja. Maka dari itu, langkah yang diambil Disnakertrans Dumai perlu diacungi jempol selama ini. "Saya juga memberikan apresiasi kepada Kadisnakertrans Dumai, karena telah menciptakan inovasi-inovasi terbaru dalam menjalankan program pengurangan angka pengangguran di Dumai. Padahal, Pak Amiruddin baru saja dilantik, namun inovasi terobosan terbaru sudah dilakukan dengan upaya nyata sperti ini. Saya minta ini terus dilanjutkan," pintanya. (ysl)

Syahbandar Tak Lepas Tangan

„ Pencemaran di Pelabuhan Sering Terjadi DUMAI(VOKAL) -Kantor Lingkungan Hidup Kota Dumai meminta PT Pelindo dan Syahbandar Kota Dumai tidak lepas tangan atas terjadinya pencemaran di kawasan pelabuhan. Karena itu, setiap kali terjadinya pencemaran di kawasan pelabuhan, mereka wajib ikut bertanggung jawab. "Atas berbagai kejadian dugaan pencemaran di kawasan pelabuhan, maka Pelindo dan Syahbandar tak bisa mengelak dari tanggung jawab. Apa yang saya sampaikan ini menanggapi anggapan berbagai elemen masyarakat yang menilai pihak Pelindo dan Adpel selama ini terkesan kurang tangga," kata Basri kepada wartawan, Rabu (6/3). Menurutnya, tanggung jawab tersebut diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2010 tentang Perlindungan Kawasan Maritim. Dalam PP tersebut ditegaskan, pengelola kawasan pelabuhan wajib melakukan penanggulangan pencemaran lingkungan. Selain itu, juga diatur dalam Peraturan

Presiden (Pelpres) Nomor 19 Tahun 2008 tentang Tanggung Jawab Penanggulangan Pencemaran di Laut. "Karena itu, berdasarkan ketentuan tersebut, kami minta kepada Pelindo dan Syahbandar meningkatkan penanggulangan pencemaran," katanya. Begitu pula dengan PT Pelindo sebagai pemilik lahan yang menyewakan lahannya kepada 13 perusahaan di kawasan tersebut harus benar-benar memperhatikan standar operasional prosedur (SOP) dalam perlindungan dan pengelolahan lingkungan hidup. KLH Dumai sendiri telah meberikan tenggat waktu kepada PT Inti Benua Perkasatama (IBP) selama tiga bulan untuk membenahi instalasi pengolah air limbah (IPAL). KLH katanya hanya bertanggung jawab atas pengendalian pencemaran. Dia mengakui bahwa pihaknya telah melaksanakan tanggung jawab sesuai dengan tugas dan pokok dan fungsinya (Tupoksi) selaku Kepala BLH Dumai. (ysl)

Asosiasi Importir Siap Bangun Labor Karantina SMS Anda ke0812 7643 124 +6283185870XXX Assalamualaikum wr wb.pak wako,pak DPR KOTA DUMAITOLONG DI PERHATIKAN KERJA pada 2 kader PDI PERJUANGAN .kerja nya cuma main proyek tak jelas terima kasih.

‡Â?ƒ†ƒÂ?‡„ƒÂ?ƒ”ƒÂ? ‘†‹Â?Ͳ;Ͳ;  ‘Ž”‡•–ƒ Šƒ›ƒÂ?‰Â?ƒ”ƒ —Â?ƒ‹ ‡”–ƒÂ?‹Â?ƒ—Â?ƒ‹ Penanggung Jawab/RedakturÇŁMARZULI ADI

;ͺʹͲͺ ;ͳ;Ͳ; ;͚ͳʹ; ;ͳͲͲ͚ ;͸͜͝ʹ ;ͺ;͸͚ ͜;͝ʹͲͲ

„ Impor Bawang Via Dumai Penting DUMAI(VOKAL)-Demi memenuhi kebutuhan bawang di Riau, Asosiasi Importir Dumai siap memfasilitasi pembangunan laboratorium karantina agar impor bawang dapat dilakukan melalui Dumai. Sejauh ini, bila mengandalkan bawang lokal yang dihasilkan dari provinsi terdekat, dinilai tidak akan mencukupi. Hal ini disampaikan oleh CEO PT Yube Sejati Grup, H Yusrizal Koto di hadapan Direktur Jenderal Standarisasi dan Perlindungan Konsumen (SPK) Kementerian Perdagangan, Nus Nuzulia Ishak yang berkunjung ke Dumai, Rabu (6/3). Yusko mengatakan, dengan keberadaan laboratorium karantina, impor bawang dapat

dilakukan melalui pelabuhan Dumai. "Dumai selama ini tidak diperbolahkan menjadi daerah impor bawang, tapi akan ditinjau ulang kembali. Berdasarkan pertemuan dengan Kementerian Perdagangan, syarat mutlak yang harus dipenuhi adalah laboratorium karantina," ujarnya. Menurut Yusko, secara geografis pelabuhan Dumai potensial sebagai lokasi impor bawang untuk memenuhi kebutuhan Provinsi Riau. Sebagai daerah yang tidak menghasilkan bawang, Riau sangat ketergantungan dengan provinsi tetangga seperti Sumatera Barat dan Sumatera Utara. "Kita siap untuk membangun laboratorium karantina

dalam rangka membantu pemerintah untuk memenuhi kebutuhan bawang. Namun pengelolaannya tetap di bawah naungan pemerintah," kata Yusko. Dirjen SPK Kementerian Perdagangan, Nus Nuzulia Ishak menambahkan, selain

laboratorium yang terakreditasi, peralatan lain juga harus dipenuhi agar Dumai dapat menjadi lokasi impor bawang. Pada dasarnya, dia sepakat jika pelabuhan Dumai dianggap potensial. Laboratoriun karantina, katanya, kelak akan dikelola oleh pemerintah dae-

rah setempat. "Ini sebenarnya menjadi kewenangan Kementrian Pertanian. Saya akan bantu untuk menyampaikan hal ini kepada kementrian terkait. Yang penting, segala ketentuan dan aturan-aturannya dapat terpenuhi," kata Nus. (ndo)

YUSRHEL

CEO —„‡‡Œƒ–‹ ”—’ǥ —•”‹œƒŽ‘–‘Č‹Â’Â‡Â‰ÂƒÂ?‰Â?Â‹ÂšČŒÂ?‡Â?„‡”‹Â?ƒ•—Â?ƒÂ?†ƒÂ?’‡Â?†ƒ’ƒ–Â?‡’ƒ†ƒ‹”Œ‡Â?‡Â?‡Â?–‡”‹ƒÂ? ‡”†ƒ‰ƒÂ?‰ƒÂ? †‹ƒŽƒ‹‡†‹ƒÂ?ƒÂ?ƒŽ‹Â?‘–ƒ—Â?ƒ‹ ƒŽƒÂ?—–”‹Â—ÂŒÂ—ÂŠÇĄƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇ¤ ‡”™ƒŒƒŠƒÂ?ÇŁ   


KAMIS

11

HARIAN VOKAL

7 Maret 2013/25 Rabiul Akhir 1434 H

LINTAS Pemkab Ambisi Rebut Piala Adipura SIAK(VOKAL)ÇŚ‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ ƒ„—’ƒ–‡Â? ‹ƒÂ?ÇĄ •ƒÂ?‰ƒ– „‡”ƒÂ?„‹•‹ Â?‡”‡„—– ‹ƒŽƒ †‹’—”ƒ –ƒŠ—Â? ‹Â?‹Ǥƒ„—’ƒ–‡Â?‹ƒÂ?•‡Â?†‹”‹•—†ƒŠÍľÂ?ƒŽ‹„‡”–—”—– –—”—– Â?‡Â?’‡”‘Ž‡Š ’‹ƒ‰ƒÂ? †‹’—”ƒǤ ‹†ƒÂ? Š‡”ƒÂ? Œ‹Â?ƒ ‡Â?Â?ƒ„ ‹ƒÂ? „‡”Œ—ƒÂ?‰ •‡Â?—ƒ– –‡Â?ƒ‰ƒ —Â?–—Â? Â?‡”‡„—–‹ƒŽƒ†‹’—”ƒ–ƒŠ—Â?‹Â?‹Ǥ ‡’ƒŽƒ‹†ƒÂ?‰‡Â?—Ž‹ŠƒÂ?ƒÂ?’ƒÂ?‹Â?‰Â?—Â?‰ƒÂ? †‹ƒ†ƒÂ?‹Â?‰Â?—Â?‰ƒÂ? ‹†—’ǥ›ƒ‹ˆ—ŽÂ?ƒ”Â?‡’ƒ†ƒ ƒ”‹ƒÂ? ‘Â?ƒŽ †‹ ”—ƒÂ?‰ Â?‡”ŒƒÂ?›ƒ Â?‡Â?‰ƒ–ƒÂ?ƒÂ?ÇĄ ‡Â?‡”‹Â?–ƒŠƒ„—’ƒ–‡Â?‹ƒÂ?•ƒƒ–‹Â?‹•‡†ƒÂ?‰ˆ‘Â?—• †‡Â?‰ƒÂ? Â?‡„‡”•‹ŠƒÂ? Â?‘–ƒǤ Ěś—Â?ƒÂ? Â?ƒ”‡Â?ƒ ƒÂ?ƒÂ? †‹ƒ†ƒÂ?ƒÂ? ’‡Â?‹Žƒ‹ƒÂ? †‹’—”ƒ Â•ÂƒÂŒÂƒÇĄ Â?‡Žƒ‹Â?Â?ƒÂ? Â?‡„‡”•‹ŠƒÂ? Â?‘–ƒ —Â?–—Â? •‡ŽƒÂ?ƒÂ?›ƒǤ —Â?ƒ Â?‡Â?…ƒ’ƒ‹ ŠƒŽ –‡”•‡„—–ǥ ’‡Â?‡nj ”‹Â?–ƒŠ Â?‡Â?‰ƒ†ƒÂ?ƒÂ? •‘•‹ƒŽ‹•ƒ•‹ —Â?–—Â? Â?‡Â?Œƒ‰ƒ Ž‹Â?‰Â?—Â?‰ƒÂ?Â?—Žƒ‹†ƒ”‹ƒÂ?ƒÂ?ÇŚÂƒÂ?ƒÂ?•‡Â?‘ŽƒŠ•‡’‡”–‹ Â?‡Â?‰ƒŒƒ”Â?ƒÂ? „—†ƒ›ƒ —Â?–—Â? Â?‡Â?„—ƒÂ?‰ •ƒÂ?’ƒŠ ’ƒ†ƒ –‡Â?’ƒ–Â?Â›ÂƒÇĄĚś Â?ƒ–ƒÂ?Â›ÂƒÇĄ ‡Â?‹Â? Č‹ÍśČ€ÍľČŒÇ¤ ›ƒ‹ˆ—ŽÂ?ƒ”Â?‡Â?…‡”‹–ƒÂ?ƒÂ?ÇĄ†—Ž—†‹”‹Â?›ƒ•‡”‹Â?‰ Â?‡Â?„—ƒÂ?‰•ƒÂ?’ƒŠ•‡Â?„ƒ”ƒÂ?‰ƒÂ?ǤƒÂ?—Â?Â?‹Â?‹‹ƒ •ƒ›ƒ•ƒ†ƒ”„‡–ƒ’ƒ’‡Â?–‹Â?‰Â?›ƒÂ?‡Â?Œƒ‰ƒŽ‹Â?‰Â?—Â?‰ƒÂ?Ǥ Ěś‡Â?ƒ”ƒÂ?‰•ƒ›ƒ•ƒÂ?‰ƒ–Â?ƒ”ƒŠŒ‹Â?ƒÂ?‡Ž‹Šƒ–ƒ†ƒ‘”ƒÂ?‰ Â?‡Â?„—ƒÂ?‰•ƒÂ?’ƒŠ•‡Â?„ƒ”ƒÂ?‰ƒÂ?ÇĄĚś–‡”ƒÂ?‰›ƒ‹ˆ—ŽǤ ‡Â?—”—– Â›ÂƒÂ‹ÂˆÂ—ÂŽÇĄ Â?‡„‡”•‹ŠƒÂ? Â?‘–ƒ •ƒÂ?‰ƒ–ŽƒŠ ’‡Â?–‹Â?‰–‡”Ž‡„‹Šƒ„—’ƒ–‡Â?‹ƒÂ?Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ?•ƒŽƒŠ •ƒ–— †ƒ‡”ƒŠ ’ƒ”‹™‹•ƒ–ƒ ›ƒÂ?‰ „ƒÂ?›ƒÂ? †‹Ž‹”‹Â? ’ƒ”ƒ ‹Â?˜‡•–‘” ‹Â?Â˜Â‡Â•Â–Â‘Â”ÇĄ „ƒ‹Â? †ƒ”‹ †ƒŽƒÂ? Â?ƒ—’—Â? Ž—ƒ” Â?‡‰‡”‹Ǥ‡Â?‰ƒÂ?ƒ†ƒÂ?›ƒ‹Â?Â˜Â‡Â•Â–Â‘Â”ÇĄÂ?‡”‡Â?ƒ–‡Â?–—Â?›ƒ Œ—‰ƒ•ƒÂ?‰ƒ–Â?‡Â?„ƒÂ?–—’‡”‡Â?‘Â?‘Â?‹ƒÂ?†‹‹ƒÂ?‹Â?‹ •‡Â?†‹”‹ǥ•‡’‡”–‹–‡”„—Â?ƒÂ?›ƒ’‡Ž—ƒÂ?‰Â?‡•‡Â?’ƒ–ƒÂ? Â?Â‡Â”ÂŒÂƒÇĄ ’ƒŒƒÂ? „ƒ‰‹ Â?‡‰ƒ”ƒ †ƒÂ? Žƒ‹Â?Â?›ƒǤ ƒŽ ‹–— –‡Â?–—Â?›ƒ Œ—‰ƒ Â?‡Â?„—ƒ– Â?‡•‡ŒƒŠ–‡”ƒƒÂ? Â?ÂƒÂ•Â›ÂƒÇŚ ”ƒÂ?ƒ––‡”—–ƒÂ?ƒÂ?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–•‹ƒÂ?Ž‡„‹Š–‡”ŒƒÂ?‹Â?Žƒ‰‹Ǥ Ěś—Â?ƒÂ?ŠƒÂ?›ƒÂ?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–†ƒÂ?•‹•™ƒ•ƒŒƒ›ƒÂ?‰ Šƒ”—• Â?‡Â?Œƒ‰ƒ Ž‹Â?‰Â?—Â?‰ƒÂ? Š‹†—’ǥ –‡–ƒ’‹ Œ—‰ƒ ’ƒ„”‹Â?’ƒ„”‹Â?›ƒÂ?‰„‡”ƒ†ƒ†‹‹ƒÂ?†‹–—Â?–—––—”—– „‡”’ƒ”–‹•‹’ƒ•‹ †‡Â?‰ƒÂ? –‹†ƒÂ? Â?‡Â?„—ƒÂ?‰ Ž‹Â?„ƒŠ •‡…ƒ”ƒ •‡Â?„ƒ”ƒÂ?‰ƒÂ?Ǥ ‡Žƒ‹Â? „‡”†ƒÂ?’ƒÂ? „ƒ‰‹ Ž‹Â?‰Â?—Â?‰ƒÂ?ÇĄ Ž‹Â?„ƒŠ ’ƒ„”‹Â? Â?‡Â?’‡Â?‰ƒ”—‹ ‡Â?‘nj •‹•–‡Â?Š‡™ƒÂ?›ƒÂ?‰Š‹†—’ǥ̜’—Â?‰Â?ĥÂ?›ƒǤ (lin)

Pemkab Anggarkan Rp 500 M untuk Bangun Infrastruktur

  áˆş áˆť  áˆş áˆşáˆť áˆťÇŚ‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ ƒ„—’ƒ–‡Â? áˆş‡Â?ÇŚ Â?ÂƒÂ„áˆť‹ƒÂ?Â?‡Â?‰ƒÂ?‰‰ƒ”Â?ƒÂ?†ƒÂ?ƒ•‡Â?‹Žƒ‹’͡ͲͲÂ?‹Ž‹ƒ” —Â?–—Â?’‡”„ƒ‹Â?ƒÂ?‹Â?ˆ”ƒ•–”—Â?–—”ŒƒŽƒÂ?›ƒÂ?‰Â?ƒ•‹Š„‡Ž—Â? –‡”•‡Â?–—Šƒ•’ƒŽǤ”‹‘”‹–ƒ•—–ƒÂ?ƒƒ†ƒŽƒŠ–‡”Šƒ†ƒ’ŒƒŽƒÂ? ’‘”‘•†ƒÂ?†‡•ƒǤ Hal ini diungkapkan Bupati Siak, Syamsuar usai menghadiri pertemuan bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) di Ruang Melati Kantor Gubernur Riau, Rabu (6/3). "Tahun ini kita anggarkan hampir Rp500

miliar. Ini dikarenakan infrastruktur di Siak masih banyak yang harus dibangun," jelasnya. Menurut Syamsuar, fokus utama pembangunan jalan ini untuk masyarakat desa dan jalan poros. Ini tentunya untuk memu-

dahkan aktivitas warga setempat. "Kami memprioritaskan jalan poros dan desa," jelasnya. Dalam pembangunan infrastruktur ini, Kabupaten Siak juga melakukan budget sharing bersama Pemprov Riau. Sekitar Rp90 miliar yang dikucurkan Pemprov Riau untuk infrstruktur Siak ini. "Iya, provinsi juga memberikan bantuan untuk infrastruktur. Ada sekitar Rp90 miliar," imbuhnya. Sebelumnya, masyarakat di

Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Sulit SIAK(VOKAL)ÇŚ‡–—ƒ‘Â?‹•‹

‹ƒÂ?ÇĄ—Â?ƒ”†‹ „ƒÂ?›ƒÂ?Â?‡Â?‡”‹Â?ƒÂ?‡Ž—ŠƒÂ?Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–Â?‡Â?‰‡Â?ƒ‹ •—Ž‹–Â?›ƒ Â?‡Â?„ƒ›ƒ” ’ƒŒƒÂ? Â?‡Â?†ƒ”ƒƒÂ? „‡”Â?‘–‘”Ǥ ‡Ž—ŠƒÂ? ‹–— †‹•ƒÂ?’ƒ‹Â?ƒÂ? Â?‡ŽƒŽ—‹ ’‡•ƒÂ? •‹Â?‰Â?ƒ– ƒ–ƒ—’—Â? †‹•ƒÂ?’ƒ‹Â?ƒÂ? ŽƒÂ?‰•—Â?‰ Â?‡’ƒ†ƒÂ?›ƒǤ Ěśƒ›ƒ „ƒÂ?›ƒÂ? Â?‡Â?‡”‹Â?ƒ Â?‡Ž—ŠƒÂ? –‡Â?–ƒÂ?‰ ’‡Â?„ƒ›ƒ”ƒÂ? ’ƒŒƒÂ? Â?‡Â?†ƒ”ƒƒÂ? „‡”Â?‘–‘” ›ƒÂ?‰ ’”‘•‡•Â?›ƒ†‹’‡”•—Ž‹–‘Ž‡Š’‹ŠƒÂ?–‡”Â?ÂƒÂ‹Â–ÇĄĚś—Â?‰Â?ƒ’ —Â?ƒ”†‹Â?‡’ƒ†ƒŠƒ”‹ƒÂ?˜‘Â?ÂƒÂŽÇĄƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇ¤ ‡Â?—”—– —Â?ÂƒÂ”Â†Â‹ÇĄ Œ‹Â?ƒ Â?‡Â?ƒÂ?‰ ’‡Â?„ƒ›ƒ”ƒÂ? ’ƒŒƒÂ?‹–—†‹’‡”•—Ž‹–ǥ†‹Â?Šƒ™ƒ–”‹Â?ƒÂ?†ƒ’ƒ–Â?‡Â?„—ƒ– Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ––‹†ƒÂ?Â?ƒ—Žƒ‰‹Â?‡Â?„ƒ›ƒ”’ƒŒƒÂ?Â•Â‡Â„ÂƒÇŚ ‰ƒ‹Â?ƒÂ?ƒ Â?‡•–‹Â?›ƒǤ ƒŽƒŠ •ƒ–— Â?‡Ž—ŠƒÂ? ‹–— ‹ƒŽƒŠ ’ƒ†ƒ•ƒƒ–ƒÂ?ƒÂ?Â?‡Â?„ƒ›ƒ”’ƒŒƒÂ?ÇĄ„‹Žƒ–‹†ƒÂ?„ƒ™ƒ ›ƒÂ?‰„‡”•ƒÂ?‰Â?—–ƒÂ?•ƒŒƒƒ–ƒ—Â?‡Â?„ƒ™ƒ –‹†ƒÂ?†‹Žƒ›ƒÂ?‹†ƒÂ?‹–—Ǥ Ěś –—–‹†ƒÂ?Šƒ”—•–‡”Œƒ†‹Â?ƒ”‡Â?ƒŠƒ”—•ƒ†ƒ’‡Â?ƒ–ƒƒÂ? „ƒ‰ƒ‹Â?ƒÂ?ƒ Â?‡Â?ƒÂ?…‹Â?‰ Â?‡•ƒ†ƒ”ƒÂ? Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– †ƒŽƒÂ?Â?‡Â?„ƒ›ƒ”’ƒŒƒÂ?Ǥƒ›ƒ„‡”Šƒ”ƒ’’‹ŠƒÂ?–‡”Â?ƒ‹– „‹•ƒÂ?‡Â?ƒ–ƒÂ?‡Â?„ƒŽ‹†ƒÂ?Â?‡Â?„‡”‹Â?ƒÂ?Â?‡Â?›ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ? •‡”–ƒ ’‡Žƒ›ƒÂ?ƒÂ? ›ƒÂ?‰ „ƒ‹Â? „ƒ‰‹ Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–Ǥ ‹Žƒ †‹„‹ƒ”Â?ƒÂ?ÇĄ’‡Â?†ƒ’ƒ–ƒÂ?†ƒ”‹•‡Â?–‘”’ƒŒƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?–‹†ƒÂ? Â?ƒÂ?•‹Â?ÂƒÂŽÇĄĚś’—Â?‰Â?ĥ—Â?ƒ”†‹Ǥ(sol)

Sekda Buka MTQ Kecamatan Koto Gasib

HUMAS

BUPATI ‹ƒÂ?ÇĄ ›ƒÂ?•—ƒ”Č‹Â?ƒÂ?ƒÂ?ČŒÂ?‡Â?ƒ’ƒ”Â?ƒÂ?‡Žƒ›ƒÂ?ƒÂ?†Â?‹Â?‹•–”ƒ•‹‡”’ƒ†—‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?†‹Šƒ†ƒ’ƒÂ?’ƒ”ƒ…ƒÂ?ƒ– •‡nj”‘˜‹Â?•‹—•ƒ‡Â?‰‰ƒ”ƒÂƒÂ”ÂƒÂ–ÇĄ†‹”—ƒÂ?‰‡Žƒ–‹ƒÂ?–‘” —„‡”Â?—”‹ƒ—†‹‡Â?ƒÂ?Â„ÂƒÂ”Â—ÇĄƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇ¤

Bupati Bagikan Pengalaman kepada Camat se-NTB „ Paparkan Program Paten PEKANBARU(VOKAL) PEKANBARU(VOKAL)-Bupati Siak, H Syamsuar mengekpos Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) di hadapan para camat se-Provinsi Nusa Tenggara Barat, di ruang Melati Kantor Gubernur Riau di Pekanbaru, Rabu (6/3). Pada kesempatan itu, Bupati menceritakan biografi pengalaman kerjanya yang pernah menjadi sekretaris camat dan Camat. "Atas dasar itulah kami telah melimpahkan sebagian kewenangan kepada camat. Sebagai wujud atau bentuk percepatan pembangunan yang merata hingga ke pelosok desa dalam rangka pelayanan terhadap masyarakat," ujarnya. Di samping itu, kendala kendala seperti keadaan geografis dan infrastruktur kabupaten yakni jarak antar kecamatan ke ibukota kabupaten yang cukup jauh. Panjang lebar Bupati Siak menyampaikan program-pro-

gram dalam rangka pencapaian visi dan misi kabupaten Siak, seperti kebijakan dan program prioritas, pembangunan sumber daya manusia. "Kami juga akan melaksanakan kegiatan Sistem Administrasi Terpadu Kecamatan bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri," ungkap Bupati. Bapak Gubernur Riau, kata Bupati, telah mengusulkan ke Kementerian Dalam Negeri tentang Kabupaten Siak sebagai kabupten percontohan terkait bidang pelayanan masyarakat. Sebelumnya Wagubri H Mambang Mit membuka sekaligus menjadi moderator dalam rangka kunjungan kerja Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat ke Provinsi Riau. Mengingat sangat besarnya manfaat penyelenggaraan Paten ini, Gubernur Riau mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Riau Nomor 100/TAPEM/0604

ǣ Ͳ͚͸͜njʹͲͳͳͲ ǣ Ͳ͚͸͸nj͡ͳͲ͡Ͳ ǣ Ͳ͚͸ͳnj͝͝;͜͜͜ ǣ Ͳ͚͸ͳnj͝ͳ͜͜ͺ ǣ Ͳ͚͸͸nj͡ͳͲ͸ͳ ǣ Ͳ͚͸ͳnj͡ͲͺͲ;; ǣ Ͳ͚͸ͳnj͝ʹ͝ͳ͝ ǣ Ͳ͚͸͜njʹͲͲͳͳ ǣ Ͳ͚͸͜nj;ʹʹͳͳ; ǣ Ͳ͚͸͜njʹͲ;͚͜ ǣ Ͳ͚͸͜njʹͲͳͲͺ ǣ Ͳ͚͸͜njʹͲͲͲͲ ǣ Ͳ͚͸͜njʹͲͲ͚;

Penanggung Jawab/RedakturÇŁMARZULI ADI

Tanggal 15 Februari 2010 tentang Implementasi Kebijakan Pelimpahan Sebagian Kewenangan Bupati/Walikota kepada camat dan Pearturan Gubernur Riau Nomor 59 Tahun 2012 tentang Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan. "Diharapkan pada tahun 2014 nanti seluruh kecamatan di Provinsi Riau sudah menerapkan Paten seperti yang telah dilakukan oleh Pemetintah Kabupaten Siak sebagai pilot project di Indonesia," harap Wagubri. Turut hadir pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat dan rombongan berjumlah 128 orang termasuk camat 64 orang, Asisten Pemerintahan Sekda Prov Riau, Wakil Bupati Sumbawa Barat, Wakil Bupati Bima, pimpinan SKPD dari Provinsi NTB serta sejumlah pejabat dari Provinsi Riau dan Kabupaten Siak. Acara selanjutnya adalah diskusi atau tanya jawab. (rls/ymg/mza)

KOTOGASIB(VOKAL) KOTOGASIB(VOKAL)-Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, H Amzar secara resmi membuka kegiatan MTQ tingkat Kecamatan Kotogasib yang digelar di Desa Sengkemang, Selasa (5/3) malam. Pelaksanaan MTQ ini diharapkan dapat meningkatkan keinginan masyarakat untuk mensiarkan serta memahami Aquran dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Salam sambutannya, Sekdakab Siak, H Amzar mengatakan, pelaksanaan MTQ secara berjenjang yang sudah dilaksanakan sejak puluhan tahun merupakan program pemerintah bekerja sama dengan pengurus LPTQ. "Saya harap masyarakat dapat meramaikan acara ini. Sesuai dengan tujuannya menyiarkan serta memahami membaca alquran, diharapkan masyarakat dapat mengetahui, memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari," kata Sekda. Lebih jauh dikatakan Sekda, MTQ tingkat Kecamatan Kotogasib ini merupakan yang 13 kalinya di laksanakan di Kabupaten Siak. Terakhir nantinya akan diadakan di Kecamatan Sungai Mandau. Pemda sudah memberikan perhatian terhadap guru ngaji, MDA dan tetap dijalankan secara bergulir. "Mudah-mudahan ada pembinaan sehingga Kecamatan Kotogasib bisa meraih prestasi di tingkat MTQ Kabupten Siak," harap Amzar. Hikmah penting yang dapat

diambil MTQ ini adalah mempererat silatuhrahmi, menjalin persatuan dan kesatuan. MTQ ini hendaknya dapat juga mengurangi sendi-sendi kehidupan yang telah melanggar agama. "Kita juga sudah memprogramkan Magrib Mengaji. Kita orang tua harus mampu memilah walaupun ada tantangan. Jangan kita meniru merusak sendi-sendi kehidupan. Untuk menyampaikan sesuatu ada alur dan jalur sesuai ketentuan. Kemajuan juga harus kita pelihara dan disyukuri," pungkas Sekda. Sementara itu, Camat Kotogasib, Arlisman dalam sambutannya menyebutkan, MTQ tingkat Kecamatan Kotogasib bertujuan untuk menjalin serta meningkatkan rasa cinta terhadap Alquran. Dengan momen ini, kiranya dapat meningkatkan rasa pesatuan serta meningkatkan rasa mencintai Alquran. MTQ ini juga merupakan seleksi untuk menghadapi MTQ tingkat kabupaten nanti. "Ini juga menjadi ajang seleksi  bagi qari-qariah yang akan mewakili Kecamatan Kotogasib di MTQ tingkat kabupaten yang sebentar lagi akan di selenggarakan di Kecamatan Bunga Raya" ujar Arlisman. Hadir dalam acara itu, Asisten III, Jamaludin, Kabag Humas Siak Julfikri, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Kotogasib, Kepala Desa Sengkemang M James, seluruh kepala UPTD di Kecamatan Kotogasib, Kepala Desa se- Kotogasib, tokoh agama, masyarakat, dan kafilah dari 11 desa. (sol)

HUMAS

SEKRETARIS ƒ‡”ƒŠƒ„—’ƒ–‡Â?‹ƒÂ?ÇĄ Â?œƒ”Â?‡Â?ƒ„—Š„‡†—‰›ƒÂ?†ƒ†‹„—nj Â?ƒÂ?›ƒ‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?‘–‘‰ƒ•‹„†‹‡•ƒ‡Â?‰Â?‡Â?ƒÂ?‰ǥ‡Žƒ•ƒČ‹ÍˇČ€ÍľČŒÂ?ƒŽƒÂ?Ǥ

Surat 'Sakti' Ringankan Hukuman „ Terdakwa Narkoba Hanya Divonis 4 Bulan

‘Ž”‡•‹ƒ� ‘Ž•‡�—�‰ƒ‹’‹– ‘Ž•‡�‹�ƒ• ‘Ž•‡� ‡”ƒ™ƒ�‰ ‘”ƒ�‹Ž—�‰ƒ‹’‹– ‘”ƒ�‹Ž‹�ƒ• ‘”ƒ�‹Ž‡”ƒ™ƒ�‰ —�ƒŠƒ�‹–‹ƒ� ‡�ƒ†ƒ�‡„ƒ�ƒ”ƒ� ƒ�–‘”‘•†ƒ� ‹”‘

�ˆ‘”�ƒ•‹ ‡Ž�‘� 

"Saat ini masyarakat itu kesulitan untuk melintasi jalan tersebut, selain itu jalan itu juga satusatu yang bisa menembus ke Kecamatan Dayun. Apalagi disaat musim hujan," ujar Toha. Selain itu, Toha berharap Pemkab) Siak untuk segera memperbaiki jalan lintas penghubung. Ia berharap sekurang-kurangnya dapat pengerasan agar pada musim penghujan masyarakat tidak kepayahan lagi melewati jalan ,mza) tersebut. (ymg ymg,mza)

ADVERTORIAL PEMKAB SIAK

Camat Survei Kesiapan Berumbung Baru DAYUN(VOKAL)ÇŚƒÂ?ƒ–ƒ›—Â?ÇĄƒ”™‘–‘Â?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? •—”˜‡‹ Â?‡ ‡•ƒ ‡”—Â?„—Â?‰ ƒ”— —Â?–—Â? Â?‡Ž‹Šƒ– Â?‡•‹ƒ’ƒÂ?†ƒŽƒÂ?Â?‡Â?‰Šƒ†ƒ’‹’‡Â?‹Ž‹ŠƒÂ?Â?‡’ƒŽƒ†‡•ƒ ›ƒÂ?‰ •‡„‡Â?–ƒ” Žƒ‰‹ ƒÂ?ƒÂ? †‹‰‡Žƒ”Ǥ —”˜‡‹ †‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? Â?‡Â?‰‹Â?‰ƒ–Â?ƒ•ƒŒƒ„ƒ–ƒÂ?‡’ƒŽƒ‡•ƒ‡”—Â?„—Â?‰ ƒ”—•ƒƒ–‹Â?‹ƒÂ?ƒÂ?„‡”ƒÂ?Š‹”—ŽƒÂ?’”‹ŽÂ?‡Â?†ƒ–ƒÂ?‰Ǥ Ěś‡Â?ƒÂ?‹Â? Â?‡Â?†‡•ƒÂ?Â?›ƒ Â?ƒ•ƒ Œƒ„ƒ–ƒÂ? Â?‡’ƒŽƒ Â†Â‡Â•ÂƒÇĄ’‹ŠƒÂ?Â?‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?–‡ŽƒŠÂ?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?ŽƒÂ?‰Â?ÂƒÂŠÇŚ ŽƒÂ?‰Â?ƒŠ ’‡”•‹ƒ’ƒÂ? ’‡Â?›‡Ž‡Â?‰‰ƒ”ƒƒÂ? ’‡Â?‹Ž‹ŠƒÂ? Â?‡’ƒŽƒÂ†Â‡Â•ÂƒÇĄĚś†‡Â?‹Â?‹ƒÂ?†‹•ƒÂ?’ƒ‹Â?ƒÂ?ƒÂ?ƒ–ƒ›—Â?ÇĄ ƒ”™‘–‘ƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇ¤ ƒ–ƒÂ?Â›ÂƒÇĄ †ƒŽƒÂ? Â?‡Â?‰Šƒ†ƒ’‹ ’‡Â?‹Ž‹ŠƒÂ? ‡’ƒŽƒ ‡•ƒ‡”—Â?„—Â?‰ÂƒÂ”—ǥ–‡”†ƒ’ƒ–†—ƒ’‡”•‘ƒŽƒÂ?›ƒÂ?‰ Šƒ”—• †‹•‡Ž‡•ƒ‹Â?ƒÂ? •‡…‡’ƒ–Â?›ƒ ›ƒÂ?Â?‹ ™ƒÂ?–— Â?ƒ•ƒ Œƒ„ƒ–ƒÂ?Â?‡’ƒŽƒ†‡•ƒ›ƒÂ?‰ƒÂ?ƒÂ?„‡”ƒÂ?Š‹”—ŽƒÂ?’”‹Žǥ †ƒÂ?Â?‡†—ƒ„‡Ž—Â?†‹ŽƒÂ?–‹Â?Â?›ƒƒ†ƒÂ?‡”Â?Â—Â•Â›ÂƒÂ™ÂƒÇŚ ”ƒ–ƒÂ?‡•ƒČ‹ČŒ›ƒÂ?‰Â?‡Â?ƒÂ?‰•—†ƒŠŽƒÂ?ƒ†‹„‡Â?–—Â?Ǥ ĚśÂ?–—Â? ‹–—ǥ †ƒŽƒÂ? ™ƒÂ?–— †‡Â?ƒ– ‹Â?‹  ƒÂ?ƒÂ? •‡…‡’ƒ–Â?›ƒ†‹ŽƒÂ?–‹Â?Â?ƒ”‡Â?ƒÂ?ƒ•ƒŒƒ„ƒ–ƒÂ?Â?‡’ƒŽƒ†‡•ƒ ƒÂ?ƒÂ?„‡”ƒÂ?Š‹”—ŽƒÂ?’”‹ŽʹͲͳ;‹Â?‹ǥ̜–‡”ƒÂ?‰ƒ”™‘–‘Ǥ ‹•‡„—–Â?ƒÂ? ÂƒÂ”Â™Â‘Â–Â‘ÇĄ †‹Šƒ”ƒ’Â?ƒÂ? †‡Â?‰ƒÂ? †‹ŽƒÂ?–‹Â?Â?›ƒ ÇĄ ’”‘•‡• ’‡Â?„‡Â?–—Â?ƒÂ? Â?Â‡Â’ÂƒÇŚ Â?‹–‹ƒƒÂ? ’‡Â?›‡Ž‡Â?‰‰ƒ”ƒ ’‡Â?‹Ž‹ŠƒÂ? Â?‡’ƒŽƒ †‡•ƒ †ƒ’ƒ– •‡‰‡”ƒ †‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?Ǥ ĚśƒÂ?–— –‹Â?‰‰ƒŽ „‡nj „‡”ƒ’ƒ Šƒ”‹ Žƒ‰‹ †ƒÂ? Â?‹–ƒ „‡”Šƒ”ƒ’ ’‹ŠƒÂ? †‡•ƒ •—†ƒŠ Â?‡Â?†ƒ’ƒ–Â?ƒÂ? ‘”ƒÂ?Â‰ÇŚÂ‘Â”ÂƒÂ?‰ ›ƒÂ?‰ ƒÂ?ƒÂ? †‹–—Â?Œ—Â? •‡„ƒ‰ƒ‹ ’ƒÂ?‹–‹ƒ ’‡ŽƒÂ?•ƒÂ?ƒ ‹ŽÂ?ÂƒÂ†Â‡Â•ÇĄĚś —Œƒ”ƒ”™‘–‘Ǥ ‹Â?ƒ–ƒÂ?ƒÂ?Â?Â›ÂƒÇĄ ’‹ŠƒÂ? †‡•ƒ †ƒÂ? Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– †‹Šƒ”ƒ’Â?ƒÂ?—Â?–—Â?„‹•ƒ•ƒŽ‹Â?‰„‡Â?‡”Œƒ•ƒÂ?ƒ†ƒŽƒÂ? ŠƒŽ ’‡Â?›‡Ž‡Â?‰‰ƒ”ƒƒÂ? ‹ŽÂ?ƒ†‡•Ǥ ƒÂ?‰ƒÂ? •ƒÂ?’ƒ‹ Â?ƒ•ƒŒƒ„ƒ–ƒÂ?•—†ƒŠ„‡”ƒÂ?Š‹”Â?ƒÂ?—Â?Â?‡’ƒÂ?‹–‹ƒƒÂ? ‹ŽÂ?ƒ†‡•„‡Ž—Â?Œ—‰ƒ–‡”„‡Â?–—Â?Ǥ (sol)

dua kecamatan yakni Kecamatan Kotogasib dan Dayun, tepatnya di Desa Sialang Sakti dan Desa Senggemang mengharapkan adanya perhatian Pemkab Siak terkait kondisi jalan penghubung yang sangat parah. Kepala Desa (Kades) Sialang Sakti, Toha Anasrudin kepada wartawan mengatakan, jalan penghubung tersebut cukup ramai dilintasi masyarakat. Mereka cukup kesulitan untuk melintasinya, apalagi disaat musim hujan.

SIAK(VOKAL) SIAK(VOKAL)-Seorang terdakwa narkoba divonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Siak hanya 4 bulan penjara, setelah mendapatkan surat 'sakti' dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Pekanbaru yang berisikan bahwa terdakwa sedang menjalani pengobatan sebagai pecandu narkotika golongan 1 jenis sabu-sabu. Mahendra, seorang terdakwa narkotika golongan 1 jenis sabusabu divonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Siak hanya 4 bulan penjara, Selasa (5/3),. Sebelumnya, terdakwa dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU), Iwan Riko selama 6 bulan penjara. Dalam persidangan itu, majelis hakim diketuai langsung

Ketua PN Siak, Irfanudin yang dibantu hakim anggota. Sesuai dengan dakwaan JPU, terdakwa Mahendra dikenakan pasal 112 dan 127 Undang-undang (UU) Narkotika. Dalam proses sidang, terdakwa hanya terbukti melanggar pasal 127 dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. Namun, terdakwa memiliki bukti surat kecanduan dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dan dalam masa perobatan jalan. Selain itu, barang bukti sabu-sabu seharga Rp300 ribu itu sudah habis dihisap, yang ada hanya alat penghisapnya saja. Humas PN Siak, Rizal Taufani yang juga salah satu hakim ang-

gota dalam perkara tersebut mengatakan, dalam persidangan terdakwa hanya terbukti melanggar pasal 127 UU Narkotika. Terdakwa juga mempunyai surat sari RSJ Pekanbaru tentang perobatan pencandu narkoba. "Dalam proses sidang terdakwa yang disangkakan dengan pasal 112 dan 127, namun yang terbukti hanya 127 saja. Selain itu, terdakwa juga mempunyai suart dari RSJ untuk rehabilitasi dan berobat jalan. JPU menuntutnya 6 bulan dan kita vonis 4 bulan," terang Rizal, Rabu (6/3). Perbedaan Vonis Perbedaan vonis terjadi pada tiga terdakwa lainnya yakni Salim Lingga, Nur Dianti dan Lia, yang disangkakan dengan pasal yang sama yakni 112 dan 127. Tetapi

tiga terdakwa ini tidak memiliki surat 'sakti' dari RSJ seperti terdakwa Mahendra. Mereka di persidangan terbukti dengan pasal 112 dengan minimal hukuman 4 tahun penjara. Dalam persidangan Senin (4/ 3) lalu, tiga terdakwa tersebut dihukum penjara selama 4 tahun dan harus membayar denda Rp800 juta atau digantikan penjara lagi selama 2 bulan. Dalam persidangan, majelis hakim yang diketuai Irfanudin mengatakan, fakta di persidangan para terdakwa memiliki dan menggunakan narkotika golongan 1 jenis sabusabu. Pasal yang dikenakan kepada masing-masing terdakwa yakni pasal 112 ayat (1) dan 127 Undang-undang (UU) Narkotika. Selain itu, majelis hakim juga

telah memeriksa keterangan para saksi-saksi pada persidangan sebelumnya, dan juga telah menyita barang bukti di antaranya 1 pompa isap sabusabu, mancis dan 2 bungkus sabu-sabu. "Majelis hakim juga telah mempertimbangkan hal-hal yang dapat dipertimbangkan di antaranya yang memberatkan para terdakwa yakni perbuatan mereka meresahkan masyarakat, perbuatan mereka tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkoba. Sementara untuk hal yang meringankan terdakwa yakni para terdakwa mengakui perbuatannya, berjanji tidak akan mengulanginya lagi, dan mengakui kesalahannya," jelas ketua majelis hakin. (sol) Perwajahan: ZULQIFLI


12

HARIAN VOKAL

KAMIS

LINTAS Petani Mengeluh, Harga Karet Turun Lagi PASIRPENGARAIAN (VOKAL)ÇŚ‘Â?†‹•‹ …—ƒ…ƒ ›ƒÂ?‰–‹†ƒÂ?•–ƒ„‹ŽÂ?‡”‡Â?ƒ•‡”‹Â?‰Š—ŒƒÂ?†‹ƒ„—’ƒ–‡Â? ‘Â?ƒÂ? —Ž—ǥ †‹Â?‡Ž—ŠÂ?ƒÂ? ’‡–ƒÂ?‹ Â?ƒ”‡–Ǥ ‡Žƒ‹Â? Â?‡”‡Â?ƒ –‹†ƒÂ? „‹•ƒ Â?‡Â?ƒÂ?‹Â? Č‹Â?‡Â?‘–‘Â?Â‰ČŒ Â?ÂƒÂ”Â‡Â–ÇĄ ’‡Â?‰Šƒ•‹ŽƒÂ? Â?‡”‡Â?ƒ Â?‡Â?—”—Â? †”ƒ–‹•Ǥ ƒÂ?‰ Â?‡Â?„—ƒ– ’‡–ƒÂ?‹ Â?‡Â?‰‡Ž—Š †ƒÂ? Â”Â‡Â•ÂƒÂŠÇĄ Šƒ•‹Ž ’ƒÂ?‡Â? Â?ƒ”‡– ›ƒÂ?‰ –‹†ƒÂ? •‡„ƒÂ?†‹Â?‰ †‡Â?‰ƒÂ? Â?‘Â?†‹•‹…—ƒ…ƒŒ—‰ƒ†‹’‡”’ƒ”ƒŠ†‡Â?‰ƒÂ?Šƒ”‰ƒŒ—ƒŽ Â?ƒ”‡–Â?‡”‡Â?ƒÂ?‡–‘Â?‡Œ—‰ƒÂ?‡”‘•‘–Ǥ‡’‡”–‹’‡Â?ƒÂ? ‹Â?‹ǥŠƒ”‰ƒÂ?ƒ”‡–›ƒÂ?‰†‹Œ—ƒŽ’‡–ƒÂ?‹…—Â?ƒ’ͳͳǤ͚ͺͺ ’‡” Â?‰ Â?‡ŽƒŽ—‹ Â?‡Ž‘Â?’‘Â?Ǥ ‡†ƒÂ?‰Â?ƒÂ?ÇĄ †—ƒ ’‡Â?ƒÂ? •‡„‡Ž—Â?Â?›ƒ Šƒ”‰ƒ Â?ƒ”‡– Â?ƒ•‹Š „‡”ƒ†ƒ †‹ƒ–ƒ• ’ͳʹǤͲͲͲ’‡”Â?‰Â?›ƒǤ Ěśƒ†ƒ †—ƒ ’‡Â?ƒÂ? †ƒÂ? –‹‰ƒ ’‡Â?ƒÂ? •‡„‡Ž—Â?Â?Â›ÂƒÇĄ Šƒ”‰ƒÂ?ƒ”‡–›ƒÂ?‰Â?‹–ƒŒ—ƒŽÂ?‡–‘Â?‡ǥÂ?ƒ•‹Š„‡”ƒ†ƒ †‹ƒ–ƒ• Â”ÂƒÂ–ÂƒÇŚÂ”ÂƒÂ–Âƒ ’ͳʹǤͲͲͲ ’‡” Â?‰Â?Â›ÂƒÇĄ Â?ƒÂ?—Â? ’‡Â?ƒÂ? ‹Â?‹ Â?ƒ”‡– ›ƒÂ?‰ Â?‹–ƒ Œ—ƒŽ Â?‡ŽƒŽ—‹ Â?‡Ž‘Â?’‘Â? ŠƒÂ?›ƒ ’ͳͳǤ͚ͺͺ ’‡” Â?‰Â?›ƒǤ ƒŽƒ— –‹†ƒÂ? Â?‡ŽƒŽ—‹ Â?‡Ž‘Â?’‘Â?ÇĄÂ?ƒÂ?ƒŠƒ”‰ƒŒ—ƒŽÂ?›ƒ„‹•ƒŒƒ—Š†ƒ”‹Šƒ”‰ƒ Â?‡Ž‘Â?’‘Â?†ƒÂ?‹Â?‹…—Â?—’Â?‡”‡•ƒŠÂ?ƒÂ?Â?Â‹Â–ÂƒÇĄÂ?ƒ”‡Â?ƒ ’‡Â?‰Šƒ•‹ŽƒÂ?Â?‹–ƒ„‡”Â?—”ƒÂ?‰ÂŒÂƒÂ—Šǥƒ’ƒŽƒ‰‹•ƒƒ–‹Â?‹ Â?‘Â?†‹•‹ Â?—•‹Â? ’‡Â?‰Š—ŒƒÂ?ÇĄĚś —Â?‰Â?ƒ’ ‡Â?†‹ǥ •ƒŽƒŠ •‡‘”ƒÂ?‰’‡–ƒÂ?‹Â?ƒ”‡–†‹‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?ƒÂ?„ƒŠǤ ‡Â?†‹†ƒÂ?’ƒ”ƒ’‡–ƒÂ?‹Â?ƒ”‡–Žƒ‹Â?Â?›ƒ†‹‘Â?ƒÂ? —Ž— Â„Â‡Â”ÂŠÂƒÂ”ÂƒÂ’ÇĄ ƒ‰ƒ” •‡–‹ƒ’ ’‡Â?ƒÂ?Â?›ƒ Šƒ”‰ƒ Œ—ƒŽ Â?ƒ”‡–Šƒ•‹Ž•ƒ†ƒ’ƒÂ?’‡–ƒÂ?‹„‹•ƒ–‡”—•Â?‘”Â?ƒŽ†ƒÂ? •–ƒ„‹ŽǤ ƒ”‡Â?ÂƒÇĄ –ƒÂ?’ƒ ƒ†ƒÂ?›ƒ …ƒÂ?’—” –ƒÂ?‰ƒÂ? ’‡Â?‡”‹Â?Â–ÂƒÂŠÇĄ Â?ƒÂ?ƒ Šƒ”‰ƒ Â?ƒ”‡– ›ƒÂ?‰ †‹„‡Ž‹ ‘Ž‡Š ’ƒ”ƒ –‘Â?‡ Ž‘Â?ƒŽ ȋ–‡Â?’ƒ–ƒÂ?ČŒ –‹†ƒÂ? „‡”’‹ŠƒÂ? Â?‡ ’‡–ƒÂ?‹ǥ •‡Â?‡Â?–ƒ”ƒ Â?‘Â?‘†‹–‹ —Â?‰‰—ŽƒÂ? Šƒ•‹Ž ’‡”Â?‡„—Â?ƒÂ?†‹‘Â?ƒÂ? —Ž—•‡–‡ŽƒŠ‡Žƒ’ƒÂƒÂ™Â‹Â–ÇĄ Â?ƒ”‡–Œ—‰ƒÂ?‡”—’ƒÂ?ƒÂ?Â?‘Â?‘†‹–‹—Â?‰‰—ŽƒÂ?Žƒ‹Â?Â?›ƒǤ Ěś Â?‹Šƒ”—•ƒ†ƒÂ?›ƒ…ƒÂ?’—”–ƒÂ?‰ƒÂ?’‡Â?‡”‹Â?Â–ÂƒÂŠÇĄ †ƒŽƒÂ? Â?‡Â?‰ƒ–—” Šƒ”‰ƒ „‡Ž‹ Â?ƒ”‡– ‘Ž‡Š ’ƒ”ƒ –‘Â?‡Ǥ ‡Š‹Â?‰‰ƒ Šƒ”‰ƒ Â?ƒ”‡– ›ƒÂ?‰ Â?‹–ƒ Œ—ƒŽ –‡”—• •–ƒ„‹Ž •‡–‹ƒ’’‡Â?ƒÂ?Â?Â›ÂƒÇĄĚśŠƒ”ƒ’‡Â?†‹Ǥ(ymg,sad)

Modus Baru Penipuan

KuponBerhadiahMobil dalamKemasanRokok PASIRPENGARIAN (VOKAL)ÇŚԠѥ„ƒ”—„‡Â?–—Â? ’‡Â?‹’—ƒÂ?ƒŽƒÂ?—’‘Â?Â?‡Â?‰‹Â?‹Â?‰Â?ƒÂ?Šƒ†‹ƒŠÂ?‘„‹Žǥ Â?‹Â?‹ •—†ƒŠ Â?‡”ƒÂ?„ƒŠ †ƒŽƒÂ? Â?‡Â?ƒ•ƒÂ? ”‘Â?‘Â?Ǥ ƒŠÂ?ƒÂ? Â?Ԡѥ ’‡Â?‹’—ƒÂ? ‹–—ǥ Â?‡Â?…ƒÂ?–—Â?Â?ƒÂ? ’‡”—•ƒŠƒƒÂ?”‘Â?‘Â?ÇĄŒ—‰ƒÂ?‡Â?›‡”–ƒÂ?ƒÂ?‹œ‹Â?†ƒ”‹‘Ž†ƒ ‡–”‘ ÂƒÂ›ÂƒÇĄ •‡”–ƒ ‡’—–—•ƒÂ? ‡Â?Â†ÂƒÂ‰Â”Â‹ÇĄ ›ƒÂ?‰ †‹•ƒŠÂ?ƒÂ?Â?‘–ƒ”‹•Ǥ ›ƒ”‹• Â•ÂƒÂŒÂƒÇĄ ™ƒ”‰ƒ ‡Ž—ƒ”ƒŠƒÂ? ƒ•‹” ƒÂ?Â‰ÂƒÇŚ ”ƒ‹ƒÂ?ÇĄ‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?ƒÂ?Â„ÂƒÂŠÇĄƒ„—’ƒ–‡Â?‘Â?ƒÂ? —Ž— Č‹Â‘ÂŠÂ—ÂŽČŒÇĄ‹ƒÂ?Žˆ‹ƒÂ?–‡”–‹’—ǥŠƒ†‹ƒŠ›ƒÂ?‰†‹‹Â?‹Â?‰nj Â?ƒÂ? †ƒ”‹ Â?—’‘Â?ÇĄ „‡”Šƒ†‹ƒŠ Íł —Â?‹– Â?‘„‹Ž †ƒ”‹ ’‡”—•ƒŠƒƒÂ?”‘Â?‘Â? ƒÂ?’‘”Â?ÂƒÇĄ„Â?Ǥ ‡Â?‰ƒÂ?—ƒÂ? Žˆ‹ƒÂ?ÇĄ †‹ Â?‡†‹ƒÂ?ƒÂ?Â?Â›ÂƒÇĄ ƒ„— ȋ͸Ȁ Í´ČŒÇĄ Â?—’‘Â? „‡”Šƒ†‹ƒŠ †‹–‡Â?—Â?ƒÂ?Â?ƒÂ?Â?›ƒ †ƒŽƒÂ? „—Â?‰Â?—• ”‘Â?‘Â? ƒÂ?’‘‡”Â?ƒǤ ƒŠÂ?ƒÂ? •ƒƒ– †‹„ƒ…ƒ Â?—’‘Â? –‡”•‡„—–ǥ ƒ†ƒ Šƒ†‹ƒŠ Íł —Â?‹– Â?‘„‹Ž Œ‡Â?‹• ‘Â?†ƒ ÇĄ †ƒÂ? †‹…ƒÂ?–—Â?Â?ƒÂ? †‹ Â?—’‘Â? •—”ƒ– ’‡Â?„‡”‹–ƒŠ—ƒÂ? ’‡Â?‡Â?ƒÂ?‰ ‘ǣ ;ͲͺͺȀȀȀȀ Ͳ͚Ȁ ȀʹͲͳ;Ǥ ƒŠÂ?ƒÂ?†ƒŽƒÂ?Â?—’‘Â?‹–—ǥŒ—‰ƒ†‹–—Ž‹•Â?ƒÂ?„ƒŠ™ƒ —Â?–—Â? ’‡Â?„‡”‹ƒÂ? Šƒ†‹ƒŠ •‡•—ƒ‹ Â?‡’—–—•ƒÂ? ‡Â?Â†ÂƒÂ‰Â”Â‹ÇĄ ‡’Â?‡Â?Ȁʹ͚͚͡Ȁ ȀͳȀʹͲͳ;ǥ Â?‡Â?—nj †‹ƒÂ? ‡’•‘• ‘ǣ Ͳͳʹͺ͚Ȁ‡’•‘•ȀͳʹͲͳ;ǥ •‡ŽƒÂ?ÇŚ Œ—–Â?›ƒ ‹”Œ‡Â? ƒŒƒÂ? ‘ǣ ;ʹ͡Ȁnj͸͡ͺȀͲ͡ȀͳȀ ʹͲͳ;Ȁǥ „‡”Â?‹—–Â?›ƒ Â?‡’—–—•ƒÂ? ‡Â?†ƒ ƒÂ?ƒ”–ƒ ‘ǣ ͳʹ͡͝Ȁ͚͡ͺȀnj ȀͳȀʹͲͳ; †ƒÂ? Â?‡’—–—•ƒÂ? ‘Ž†ƒ ‡–”‘ ƒ›ƒ ‘ǣ ‘Žǣ Â?‡–Ȁͳ͚͡ȀȀͲ͚ȀͳȀʹͲͳ;Ǥ ƒŠÂ?ƒÂ? †ƒŽƒÂ? Â?—’‘Â? ‹–—ǥ ƒ†ƒ Â?‡–‡”ƒÂ?‰ƒÂ? Â?‡’‘Ž‹•‹ƒÂ? ‘Ǥ‘ŽǤ ÇŁȀͳ͚͡ȀČ€ ȀʹͲͳ;ǥ †‹–ƒÂ?†ƒ–ƒÂ?‰ƒÂ?‹ƒÂ?‰‰ƒŽÍł ƒÂ?—ƒ”‹ʹͲͳ;ǥ ‡Â?ƒ”ƒŽ ƒÂ?ƒ‰‡” Ǥ  ƒÂ?’‘‡”Â?ÂƒÇĄ „Â?ÇĄ ”•Ǥ Ǥ ƒ›— ĥÂ?‹–‘ǥ†ƒÂ?†‹–ƒÂ?†ƒ–ƒÂ?‰ƒ‹ƒ’‘Ž†ƒ‡–”‘ ƒ›ƒ ‹”ŽƒÂ?–ƒ• ‘Â?„‡• ‘Ž ”Ǥ ‘Â?†”‘ ‹”‘Â?‘ǥ  ÇĄ ‡’ƒ–‡Â?‡Â? ‡—ƒÂ?‰ƒÂ?   ‹”‡Â?–‘”ƒ– ƒŒƒÂ? ‹” ‡Â?† ƒŒƒÂ? ”•Ǥ ƒ”Â?‹Â? ƒ•—–‹‘Â? †ƒÂ? †‹ •ƒŠÂ?ƒÂ? ‘–ƒ”‹•‹Â?•ƒ”ƒÂ?Œƒ‹–ƒÂ?ÇĄ Ǥ Žˆ‹ƒÂ?ÇĄÂ?‡Â?‰ƒÂ?—•—†ƒŠ•‡”‹Â?‰Â?‡Â?†ƒ’ƒ–Â?ƒ”–— ‹•‡Â?‰nj‹•‡Â?‰ „‡”Šƒ†‹ƒŠ •‡’‡”–‹ ‹–—ǥ Â?‡–‹Â?ƒ †‹Š—nj „—Â?‰‹ Â?‘Â?‘” –‡Ž’‘Â? –‡”–‡”ƒ Â?ƒŽƒŠ Â?‡Â?‹Â?–ƒ •‡Œ—Â?ŽƒŠ—ƒÂ?‰Ǥ ƒÂ?‡Â?‹Â?–ƒ’‹ŠƒÂ?‡’‘Ž‹•‹ƒÂ?•‡‰ƒ”ƒ Â?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?’‡Â?›‡Ž‹†‹Â?ƒÂ?„‹Žƒ’‡”Ž—’‡Â?ƒÂ?‰Â?ƒ’ƒÂ? –‡”Â?ƒ‹–Â?Ԡѥ’‡Â?‹’—ƒÂ?‹–—Ǥ Dzƒ™ƒÂ?•ƒ›ƒ†—Ž—•—†ƒŠ’‡”Â?ƒŠÂ?‡Â?›‡”ƒŠÂ?ƒÂ? —ƒÂ?‰Š‹Â?‰‰ƒÂ’;ͲÂŒÂ—Â–ÂƒÇĄ–ƒ’‹–‡”Â?›ƒ–ƒ•‡–‡ŽƒŠ—ƒÂ?‰ †‹•‡”ƒŠÂ?ƒÂ?ÇĄÂ?‘„‹ŽÂ?›ƒ–‹†ƒÂ?†ƒ–ƒÂ?‰ÂŒÂ—Â‰ÂƒÇĄÂ?‡Â?—†‹ƒÂ? †‹–ƒÂ?›ƒ†‹Â?ƒÂ?ƒ–‡Â?’ƒ––‹Â?‰‰ƒÂ?•‡ŽƒŽ—„‡”’‹Â?Â†ÂƒÂŠÇŚ ’‹Â?Â†ÂƒÂŠÇĄÇł—Œƒ”Žˆ‹ƒÂ?Ǥ(ber)

Sekretariat DPRD

0762-91460

Polres

0762-91110

Polsek Ujungbatu

0762-61110

Polsek Kunto Darussalam

0762-62515

Pemadam Kebakaran

0852713373707

Kantor Bappeda

0762-91530

Kajari Pasirpengaraian

0762-91226

Pengadilan Negeri

0762-91677

Kantor Pos Pasirpengaraian

0762-91221

Rumah Sakit Umum Daerah

0762-91777

Bank Riau Pasirpengaraian

0762-91260

BRI Pasirpengaraian

0762-91161

Bank Mandiri Ujungbatu

0762-61147

PLN Ranting Pasirpengaraian

0762-91260

Penanggung jawab/redaktur:SAADUDDIN BADRA

7 Maret 2013/ 25 Rabiul Akhir 1434 H

ADVERTORIAL PEMKAB ROHUL

WAKIL —’ƒ–‹‘Š—Ž  ƒˆ‹–›—Â?”‹Â?‡Â?„‡”‹Â?ƒÂ?ƒ”ƒŠƒÂ?’ƒ†ƒ’‡Â?‹Â?Œƒ—ƒÂ?†‡•ƒ”‰ƒ—Ž‹ƒ„‡”•ƒÂ?ƒ•‡Ž—”—Š’‡•‡”–ƒ”ƒÂ?‘‘”•‡nj”‘˜‹Â?•‹‹ƒ—†‹‡•ƒƒ”‰ƒÂ—ÂŽÂ‹ÂƒÇĄƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇ¤



Pemkab Komit Berdayakan Ekonomi Masyarakat  

  áˆş áˆť     áˆşáˆť áˆťÇŚ‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ ÂƒÂ„Â—ÇŚ ’ƒ–‡Â?‘Â?ƒÂ? —Ž—„‡”Â?‘Â?‹–Â?‡Â?—Â?–—Â?Â?‡Â?’‡”nj †ƒ›ƒÂ?ƒÂ?‡Â?‘Â?‘Â?‹Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–•‡Š‹Â?‰‰ƒÂ?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– †‡•ƒŽ‡„‹Š•‡ŒƒŠ–‡”ƒǤ‘Â?‹–Â?‡Â?‹Â?‹†‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?†‡Â?‰ƒÂ? ’‡Â?‰‡Â?„ƒÂ?‰ƒÂ?†ƒÂ?Â?‡Â?•‡ŒƒŠ–›‡”ƒƒÂ?Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–†‡•ƒ Â?‡ŽƒŽ—‹’”‘‰”ƒÂ?—•ƒŠƒ‡Â?‘Â?‘Â?‹Â†Â‡Â•ÂƒÇŚÂ•Â‹Â?’ƒÂ?’‹Â?ŒƒÂ? áˆşÇŚáˆťƒ–ƒ—ƒ†ƒÂ?•ƒŠƒ‹Ž‹Â?‡•ƒáˆşÂ†Â‡Â•áˆť Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Rokan Hulu H Hafith Syukri saat melakukan kunjungan ke BUMdes Mitra Usaha Mulya Desa Marga Mulia, Rabu (6/3). Kunjungan ini juga diikuti oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pengembangan Desa (BPMPD) Riau, Abdul Lafis juga Kepala BPMPD Rokan Hulu, Budhia Kasino, juga perwakilan kabupaten/kota se-Riau. Menurut Direktur BUMdes Mitra Usaha Mulya, Desa Marga Mulya, di Kecamatan Rambah Samo, Santoso, bahwa saat ini unit usahanya sudah beragam peluang usaha Usaha Ekonomi Desa (UED) seperti simpan pinjam, jasa angkutan 1

unit dum truck baik itu hasil kebun, Sarana Produksi Pertanian (Saprodi), usaha pengelolaan pasar mensinergikan dengan program bantuan PNPM dan pendistribusian gas LPG. "Dalam perkebangan keuangan BUMDes dana aset sudah Rp3,5 Miliar, pituang Rp2,2 Miliar, termasuk modal Rp1, 3 Miliar, laba usaha tahun 2012 Rp170 juta dan berupa tabungan Rp1,5 Miliar," kata Santoso. Dalam Dialog dengan BPMPD Riau serta peserta BPMPD kabupaten/kota se Riau juga pengurus BUMdes Mitra Usaha Marga Mulya, Desa Marga Mulya, juga melihat cara menyimpan uang, pengurus BUMdes men-

dapat gaji dengan memadai kemudian bagi peminjam adanya suku bunga ditetapkan 3 persen, memberikan penghargan pada warga penabung, pengamanan uang simpan di bank, penyimpanan dan pelayanan dipercepat. Persoalan BUMDes hingga saat ini, masih ada tunggakan nasabah, selain itu minimnya infrastruktur jalan, karena cuaca yakni musim hujan sehingga hasil petani menurun, maka meminta jalan lebih diperhatikan pemerintah. Ungkap Santoso, untuk menanamkan dan membangun kepercayaan masyarakat dengan melakukan penataan terhadap pengurus BUMDes, melakukan kordinasi dengan bendahara-bendahara organisasi desa, seperti wirid, kepemudaan dan lainnya agar menyimpang uang di BUMDes, termasuk penghematan waktu kalau menyimpan uang di Bank setidak menghabis waktu setengah hari. Wabup Hafith Syukri, berpesan, agar perserta singkro-

nisasi bisa mengambil nilai-nilai positif, termasuk upaya pemerintah untuk meningkat ekonomi desa, sinergi tetap diharapkan semua desa di Rokan Hulu akan mendapat jatah bantuan terkait pengembangan usaha ekonomi desa. Hafit, berharap agar Pemrov Riau bisa memberikan bantuan, baik itu tekhnis maupun dengan berpa materi dengan eksisnya BUMDes Marga Mulya akan lebih banyak dari daera mengadakan studi banding, Transparansi keuangan BUMDes, 35 desa dari Inhu, terkait BUMDes. "Pemerintah daerah, tetap komit memberikan pelayanan serta peningkatan ekonomi rakyat itu sebagai program pririotas, maka adanya kordinasi baik pemerintah kabupaten dan provinsi maka masyarakat lebih sejahtera lagi," harap Wabup. Kepala BPMPD Riau H Abdul Lafis, perlu komuniasinya baik, mediatornya baik, tahun anggaran tahun 2013 ini akan dikondisikan untuk pemkab

sebanyak 60 desa, BUMDes Marga Mulya sudah membawa nama Provinsi Riau, pimpinan itu harus menjemput bola, berteman dengan siapa saja, bisa membina hubungan formal dan informal, "Target Pemprov Riau, khususnya Gubernur Riau H Rusli Zainal, bagaimana ekonomi masyarakat itu bisa meningkat, sebelumnya sudah ada bantuan keuangan mikro, tidak adanya pendampingan dan kurangnya pengawasan, dampaknya malah sering berurusan dengan hukum terkait pengembangan ekonomi desa, kasempatan bagi pegawai camat memberikan uang jalan sebagai pendamping program," kata Lafis. Jelas Lafis lagi, bahwa pemberdayaan desa, rapat di kantor camat, study banding ke desa meninggalkan uang kita di Rokan Hulu, program itu dimulai dari tahun 2005, BUMDes bisa menyerap ribuan tenaga kerja juga mampu meningkatkan ekonomi (ymg,sad) desa.(ymg,sad)

KPUD Rohul Lantik PPS 10 Kecamatan Bupati Minta TRCK Buat Standar Bangunan Pasar dan Rumah Ibadah

PASIRPENGARAIAN PASIRPENGARAIAN-Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melantik anggota PPS 10 kecamatan di tiga titik. Pelantikan tersebut dilakukan di Hotel Gelora Bhkati Pasir Pengaraian, Rabu (6/ 3). Hadir pada acara itu Wakil Bupari Rohul H Hafit Syukri, unsur Forkopinda Rohul, camat dan seluruh anggota PPS. Ketua KPUD Rohul, Jonaidi Dasa usai pelantikan mengatakan, pelatih tersebut dilaksanakan sebagai rangkaian kegiatan untuk pelaksanaan Pemilukada Gubri yang akan dilakukan September mendatang. Anggota PPS tersebut nantinya akan diberikan bimbingan teknis (Bimtek) terkait dengan pelaksanaan Pemilu. Setelah PPK dan PPS dilantik akan dilanjutkan dengan singkronisasi tentang data DP 4 yang sudah dusampaikan oleh pemerintahm ke KPU yang berjumlah 400.823 dari penduduk 610.110 jiwa. Menurut Junaidi data DP 4 yang disampaikan Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Kabupaten Rohul belum bisa dijadikan sebagai data akurat untuk pemilihan. Sebab, pada data tersebut kemungkinan ada warga

yang meninggal, pindah alamat atau masuk ke kota lain. Karena itu, data tersebut harus disingkoronkan dengan data baru. Ia juga meminta kepada PPS yang sudah dilantik agar menjelankan tugasnya dengan netral dan tidak memihak kepada satu calon, kendatipun ada salah seorang calon Gubri yang berasal dari Kabupaten Rohul. "Walaupun ada warga Rohul yang mencalonkan diri untuk menjadi Gubri,namun PPS dan PPK harus netral pada pelaksanaan tersebut sehingga tidak ada satu calon gubernur yang di-

rugikan," katanya. Sementara itu Wakil Bupati Rohul H Hafit Syukri menghimbau kepada PPS agar dalam melakukan pendataan penduduk benarbenar mendatangi rumahnya masing-masing, agar setiap warga itu terdata. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya golongan putih (Golput) di daerah-daerah. "Untuk pemilihan gubernur nantinya tidak ada Golput di Rohul, untuk itu sebagai petugas pendataan penduduk PPS harus jeli melakukannya sehingga tidak ada satu orang wargapun yang (ber) tertinggal,"ujarnya.(ber)



KETUA‘Š—Ž ‘Â?ƒ‹†‹ƒ•ƒÂ?‡ŽƒÂ?–‹Â?Íś‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?†‹ ‘–‡Ž ‡Ž‘”ƒ ƒÂ?–‹ƒ•‹”‡Â?‰ƒ”ƒ‹ƒÂ?ÇĄƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇ¤

PASIRPENGARAIAN N-Bupati Rokan Hulu (Rohul) H Achmad meminta agar Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (TRCK) Rohul membuat standar pembangunan pasar tradisional dan rumah ibadah. Tujuannya agar pemenuhan kebutuhan masyarakat dapat terlayani secara maksimal. Hal tersebut disampaikan Bupati Rohul, Achmad, Selasa (5/3). Ia menjelaskan, untuk pemenuhan kebutuhan insfrastruktur di seluruh wilayah di Rohul harus seimbang dan berkualitas. Bupati Rohul di dampingi Setdakab Rohul H Damridan Ketua Bappelitbang Hen Irfan menerangkan, pasar desa atau pasar terdisional itu harus mendatangkan out came atau in came, bagi masyarakat. Standar untuk pasar tradisonal itu misalnya dilakukan di Rambah Hilir, jadi pasar itu tidak hanya sekedar transaksi, tapi benar-benar memenuhi kebutuhan masyarakat. “Pasar itu harus mengandung

nilai-nalai seni budaya, nilai pendidikan, hiburan, los pasar harus bisa multi fungsi, itu harus dikonsep dari TRCK,�ucap Achmad. Bupati juga menyampaikan untuk pembangunan tersebut harus dilakukan inventarisir, kalau bisa bangunan pasa itu bisa tahan lama dipakai masyarakat, kemudian letaknya pun harus strategis, jangan baru 2 tahun sudah roboh dan reot-roet, jadi pekerjaan itu benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, TRCK Rohul juga lakukan inventarisasi rumahrumah suluk atau masjid. Jadi baik masjid dan rumah-rumah suluk bisa membuat jamaah itu nyaman beribadah serta sebagai media untuk mengembangkan pengetahuan jamaah dalam ilmu agama. “Secara simultan harus ada skala prioritas dan acuan, khususnya biaya perawatan, 16 kecamatan Masjid Besar harus diakomodir dengan baik,�pungkas Achmad. (ber)

Disdikpora Setiap Pagi Gelar Hafalan Alquran Bersama PASIR PANGARAIAN (VOKAL) KAL)-Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disadikpora) Rokan Hulu setiap paginya menggelar hafalan Al Quran bersama seluruh pegawai, baik PNS maupun tenaga honorer. Kegiatan ini dilakukan dalam mewujudkan program menghafal Al Quran sesuai dengan intruksi dan arahan Bupati Rohul, Achmad.

Kepala Disdikpora Rohul, H M Zen disela-sela hafalan Al Quran, Selasa (5/2) pagi menyatakan, dirinya bersama seluruh pegawai Disdikpora, bertekad melakukan pembinaan guna bisa hafalan Al Quran. “Setiap paginya, kita bersama-sama hafalan Al Quran sampai ayat 40 surat Al Baqarah di aula. Bahkan saat ini dari hasil pelaksanaan hafalan yang kita

lakukan, sudah ada pegawai kita yang hafal 4,5 juz ayat Al Quran, dan nantinya akan kita umrohkan bersama sejumlah guru teladan. Intinya, kita siap menjalankan intruksi Bupati, dimana masing-masing Satker minimal ada 5 pegawainya hafal Al Quran,�terang HM Zen. Selain ditingkat pegawai dan pejabat Disdikpora, HM Zen mengakui, untuk program Ro-

hul menghafal Al Quran, juga sudah diterapkan dan dilaksanakan bagi murid SD di kelas IV ke atas. Dimana murid SD tersebut, diharapkan bisa hafal ayat-ayat pendek. Dan untuk diterapkan ke kalangan guru (muslim), menurut HM Zen belum bisa diterapkan, karena faktor kesibukan mengajar. “Kita juga siap untuk membina 5 pegawai kita hafal Al

Quran, sesuai untruksi Bupati. Pada intinya, dengan melakukan kegiatan hafal Al Quran bersama-sama setiap pagi sebelum bekerja, diharapkan memotovasi seluruh pegawai kita agar hafal Al Quran, yang berarti Disdikpora sudah ikut merealisasikan program Rohul menghafal Al Quran di negeri seribu suluk ini,�kata Kadisdikpora ini. (ber) Perwajahan:ABDAWIZA


13 KAMIS 7 Maret 2013/25 Rabiul Ahir 1434 H

HARIAN VOKAL

LINTAS ‡”†ƒÂ?ƒ†‹ƒÂ?–ƒÂ? BENGKALIS(VOKAL)ÇŚ—•ƒ„ƒ“ƒŠ ‹Žƒ™ƒ–‹Ž —”ƒÂ? Č‹ČŒ –‹Â?‰Â?ƒ– Â?‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ? •‡njƒ„—’ƒ–‡Â? ‡Â?‰Â?ƒŽ‹• ƒÂ?ƒÂ? †‹ŽƒÂ?•ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ? ’ƒ†ƒ „—ŽƒÂ? ƒ”‡– ‹Â?‹Ǥ ‡•—ƒ‹ ÂŒÂƒÂ†Â™ÂƒÂŽÇĄ Â?‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ? ›ƒÂ?‰ ’‡”–ƒÂ?ƒ Â?ƒŽ‹ Â?‡ŽƒÂ?•ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?–‹Â?‰Â?ƒ–Â?‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?‹–—ƒ†ƒŽƒŠ ‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?ƒÂ?–ƒÂ?Ǥ’‡”†ƒÂ?ƒ‹–—†‹‰‡Žƒ” —Â?ƒ– Č‹ÍşČ€ÍľČŒ „‡•‘Â?Ǥ ̾̾‡Â?ƒÂ?‰ǥ„‡”†ƒ•ƒ”Â?ƒÂ?ÂŒÂƒÂ™ÂƒÂŽÇĄÂ?‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?›ƒÂ?‰ ’‡”–ƒÂ?ƒ Â?‡Â?›‡Ž‡Â?‰‰ƒ”ƒÂ?ƒÂ?  –‹Â?‰Â?ƒ– Â?‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?ƒ†ƒŽƒŠƒÂ?–ƒÂ?Ǥ Â?•›ƒŽŽƒŠ‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ? ‹Â?‹ ƒÂ?ƒÂ? Â?‡Â?‰‰‡Žƒ”  ’ƒ†ƒ –ƒÂ?‰‰ƒŽ Íş ƒ”‡– „‡•‘Â?ǥ̾̾ —Œƒ” ƒ„ƒ‰ ‡•”ƒ ‡–†ƒÂ?ƒ„ ‡Â?‰Â?ƒŽ‹•

Â?ƒÂ? ƒÂ?‹Â?ÇĄ•‡’‡”–‹†‹ŽƒÂ?•‹”ŠƒŽŽ‘”‹ƒ—Ǥ…‘Â?ÇĄƒ„— Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇ¤ ‹Â?ƒ–ƒÂ?ƒÂ?ÇĄ „‡”†ƒ•ƒ” ÂŒÂƒÂ†Â™ÂƒÂŽÇĄ •‡–‡ŽƒŠ  †‹ ƒÂ?–ƒÂ?ÇĄƒÂ?ƒÂ?†‹ŽƒÂ?Œ—–Â?ƒÂ?†‡Â?‰ƒÂ?‹ƒÂ?‡…‹Ž’ƒ†ƒ –ƒÂ?‰‰ƒŽͳ͡ÂƒÂ”Â‡Â–ÇĄÂ?‡Â?—†‹ƒÂ?‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?ƒÂ?†ƒ— ’ƒ†ƒ–ƒÂ?‰‰ƒŽͳ͚ƒ”‡–†ƒÂ?‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?—Â?‹–„ƒ–— ’ƒ†ƒŠƒ”‹ƒ„–—Č‹Í´ÍľČ€ÍľČŒÇ¤‡ŽƒÂ?Œ—–Â?›ƒ’ƒ†ƒ–ƒÂ?‰‰ƒŽ ʹ͡ ƒ”‡– ƒÂ?ƒÂ? †‹•‡Ž‡Â?‰‰ƒ”ƒÂ?ƒÂ?  –‹Â?‰Â?ƒ– Â?‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ? †‹ ‹Â?‰‰‹”Ǥ —ƒ Šƒ”‹ •‡–‡ŽƒŠ ‹–—ǥ ›ƒ‹–— ’ƒ†ƒ –ƒÂ?‰‰ƒŽ Í´Íš ƒ”‡– Â?‡Â?›—•—Ž ‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ? —’ƒ–Ǥ ̾̾—ƒ Â?‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ? ÂŽÂƒÂ‰Â‹ÇĄ ›ƒÂ?Â?‹ ‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ? —’ƒ– –ƒ”ƒ ƒÂ?ƒÂ? Â?‡Â?›‡Ž‡Â?‰‰ƒ”ƒÂ?ƒÂ?  –‹Â?‰Â?ƒ– Â?‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?’ƒ†ƒ–ƒÂ?‰‰ƒŽÍ´Íşƒ”‡–Ǥ‡„ƒ‰ƒ‹’‡Â?—–—’ǥ  †‹ŽƒÂ?•ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ? †‹ ‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ? ‡Â?‰Â?ƒŽ‹• ’ƒ†ƒ –ƒÂ?‰‰ƒŽÍ´ÍťÂƒÂ”‡–ǥ̾̾’—Â?‰Â?ĥÂ?›ƒǤ(ymg, del)

‡Â?„ƒÂ?‰—Â?ƒÂ? —’ƒ– ƒÂ?‰ƒÂ? ƒÂ?›ƒ ‡”‘”‹‡Â?–ƒ•‹”‘›‡Â? RUPAT(VOKAL)Č‚‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ ƒ„—’ƒ–‡Â? Č‹‡Â?ÇŚ Â?ÂƒÂ„ČŒ ‡Â?‰Â?ƒŽ‹• Â?‡ŽƒŽ—‹ ƒ†ƒÂ? ‡Â?‰‡Ž‘ŽƒƒÂ? ‡”„ƒ–ƒ•ƒÂ? Č‹ČŒ †‹–—Â?–—– •‡”‹—• Â?‡Â?ƒŒ—Â?ƒÂ? Â?ƒ™ƒ•ƒÂ? ’—Žƒ— –‡”Ž—ƒ” ›ƒÂ?‰ ƒ†ƒ †‹ ‡‰‡”‹ —Â?Œ—Â?‰ƒÂ?ÇĄ›ƒÂ?Â?‹—Žƒ——’ƒ–Ǥ‡Â?„ƒÂ?‰—Â?ƒÂ?—nj Žƒ——’ƒ–‹–—Š‡Â?†ƒÂ?Â?›ƒ–‹†ƒÂ?ŠƒÂ?›ƒ„‡”‘”‹‡Â?–ƒ•‹ ’”‘›‡Â?ÇĄ–ƒ’‹Šƒ”—•Â?‡Â?„‡”‹Â?ƒÂ?Â?‘Â?–”‹„—•‹’‘•‹–‹ˆ ’ƒ†ƒ ’‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–ƒÂ? Â?‡•‡ŒƒŠ–‡”ƒƒÂ? Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–Ǥ Ěś‡Â?„ƒÂ?‰—Â? —Žƒ— —’ƒ– •‡„ƒ‰ƒ‹ •ƒŽƒŠ •ƒ–— ’—Žƒ— –‡”Ž—ƒ” †‹ Â?†‘Â?‡•‹ƒ Šƒ”—• Â?ƒÂ?•‹Â?ƒŽǤ ‡Â?‡”‹Â?Â–ÂƒÂŠÇĄ„ƒ‹Â?†ƒ‡”ƒŠ†ƒÂ?—•ƒ–Šƒ”—•ˆ‘Â?—•ǥ ŒƒÂ?‰ƒÂ? ŠƒÂ?›ƒ „‡”‘”‹‡Â?–ƒ•‹ ’”‘›‡Â? •‡Â?ÂƒÂ–ÂƒÇĄ •‡Š‹Â?‰‰ƒ‘—–’—–›ƒÂ?‰†‹Šƒ•‹ŽÂ?ƒÂ?–‹†ƒÂ?Â?ƒÂ?•‹Â?ƒŽǤ Â?‹„ƒ–Â?›ƒ Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– †‹ —’ƒ– –‡–ƒ’ –‡”–‹Â?‰‰ƒŽ †ƒŽƒÂ? •‡‰ƒŽƒ ÂŠÂƒÂŽÇĄĚś —Œƒ” ƒÂ?‰‰‘–ƒ  ‡Â?‰Â?ƒŽ‹• ƒ•ƒŽ—’ƒ–Â‹Â•ÂŽÂ‹ÂƒÂ†Â‹ÇĄƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇ¤ ‘Ž‹–‹•‹†ƒ”‹ƒ”–ƒ‹‡„ƒÂ?‰Â?‹–ƒÂ?ƒÂ?‰•ƒČ‹ČŒ ‹Â?‹ Œ—‰ƒ Â?‡Â?›‘”‘–‹ ’‡Â?„ƒÂ?‰—Â?ƒÂ? ‹Â?ˆ”ƒ•–”—Â?–—” •‡”–ƒ ’‡Â?‰‡Â?„ƒÂ?‰ƒÂ? ‡Â?‘Â?‘Â?‹ Â?‡”ƒÂ?›ƒ–ƒÂ? ›ƒÂ?‰ –‹†ƒÂ? Â?ƒÂ?•‹Â?ƒŽǤ ‡Â?—”—–Â?Â›ÂƒÇĄ Â?ƒ›‘”‹–ƒ• ’”‘›‡Â? ›ƒÂ?‰†‹„ƒÂ?‰—Â?‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ†‹†ƒ‡”ƒŠ’‡•‹•‹”—Žƒ— —’ƒ– –‹†ƒÂ? „‡”–ƒŠƒÂ? ŽƒÂ?ƒǤ ‡„—– •ƒŒƒ ŒƒŽƒÂ? Ž‹Â?‰Â?—Â?‰ƒÂ?†‡•ƒÂ?ƒ—’—Â?ŒƒŽƒÂ?’‘”‘•Â?‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ? ›ƒÂ?‰ •—†ƒŠ ŠƒÂ?…—”ǥ Â?‡•Â?‹’—Â? „ƒ”— •‡–ƒŠ—Â? †‹„ƒÂ?‰—Â?Ǥ ‹Â?ƒ–ƒÂ?ƒÂ? Â‹Â•ÂŽÂ‹ÂƒÂ†Â‹ÇĄ ’‡Â?„ƒÂ?‰—Â?ƒÂ? ‹Â?ÂˆÂ”ÂƒÇŚ •–”—Â?–—”†‹Â—Â’ÂƒÂ–ÇĄ•‡’‡”–‹ŒƒŽƒÂ?Ž‹Â?‰Â?—Â?‰ƒÂ?ÇĄŒƒŽƒÂ? ’‘”‘•ǥ–—”ƒ’’‡Â?ƒŠƒÂ?‰‡Ž‘Â?„ƒÂ?‰Â?ƒ—’—Â?”—Â?ƒŠ Žƒ›ƒÂ?Š—Â?‹ǥÂ?—ƒŽ‹–ƒ•’‡Â?‡”ŒƒƒÂ?Â?›ƒÂ?‡Â?‰‡…‡™ƒÂ?ƒÂ?Ǥ ‡Â?—†‹ƒÂ? †‹ •‡Œ—Â?ŽƒŠ Â†Â‡Â•ÂƒÇĄ ƒ†ƒ •–‡‹‰‡” ƒ–ƒ— ’‡Žƒ„—ŠƒÂ? ”ƒÂ?›ƒ– ›ƒÂ?‰ •—†ƒŠ †‹„ƒÂ?‰—Â? Â?‘Â?ÇŚ •–”—Â?•‹ ƒ™ƒŽÂ?Â›ÂƒÇĄ Â?ƒÂ?—Â? „‡”–ƒŠ—Â?ÇŚÂ–ÂƒÂŠÂ—Â? –‡”nj „‡Â?‰Â?ƒŽƒ‹–‹†ƒÂ?†ƒ’ƒ–†‹Â?ƒÂ?ˆƒƒ–Â?ƒÂ?Ǥ Ěś‘Â?†‹•‹‹Â?ˆ”ƒ•–”—Â?–—”†‹Â?ƒ™ƒ•ƒÂ?—’ƒ–…—Â?—’ Â?‡Â?’”‹Šƒ–‹Â?Â?ƒÂ?Ǥ ‡Ž—Â? Žƒ‰‹ ’‡”‡Â?‘Â?‘Â?‹ƒÂ? Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– ›ƒÂ?‰ Â?ƒ•‹Š †‹ „ƒ™ƒŠ ‰ƒ”‹• Â?‡Â?‹•nj Â?‹Â?ƒÂ?ÇĄ •‡Š‹Â?‰‰ƒ ’‡”Ž— ’‡Â?„‡”†ƒ›ƒƒÂ? •‡…ƒ”ƒ Â?ƒÂ?•‹Â?ƒŽǤ ’ƒŽƒ‰‹ ‡Â?Â?ƒ„ ‡Â?‰Â?ƒŽ‹• Â?‡Â?‹Ž‹Â?‹ ’”‘‰”ƒÂ? •‡’‡”–‹ Ž‘Â?ƒ•‹ ƒÂ?ƒ ‡•ƒ Č‹ÇĄ Â”Â‡Â†ČŒÇĄ •ƒŠƒ Â?‘Â?‘Â?‹ ‡•ƒ ‹Â?’ƒÂ? ‹Â?ŒƒÂ? Č‹ ÇĄ Â”Â‡Â†ČŒÇĄ •‡”–ƒ Â?•–”—Â?•‹ —’ƒ–‹ ‡Â?‰—ƒ–ƒÂ? ‡Â?„ƒÂ?‰—Â?ƒÂ? Â?ˆ”ƒ•–”—Â?–—” ‡†‡•ƒƒÂ? Č‹ Â?„—’  ÇĄÂ”Â‡Â†ČŒÇĄ–ƒ’‹”‡ƒŽ‹•ƒ•‹Â?›ƒÂ?—”ƒÂ?‰„‡”ŒƒŽƒÂ?„ƒ‹Â?ÇĄĚś –—–—”‹•Ž‹ƒ†‹Â?‡Â?…‘Â?–‘ŠÂ?ƒÂ?Ǥ ‹ •‹•‹ Žƒ‹Â?ÇĄ •ƒÂ?„—Â?‰ ’”‹ƒ ƒ•Ž‹ —’ƒ– ‹Â?‹ǥ  ‡Â?‰Â?ƒŽ‹• Šƒ”—• „‡–—Žnj„‡–—Ž Â?‡Â?ƒŠƒÂ?‹ –—‰ƒ• ’‘Â?‘Â?†ƒÂ?ˆ—Â?‰•‹ȋ–—’‘Â?Â•Â‹ČŒÂ?‡”‡Â?ƒ•‡„ƒ‰ƒ‹ „ƒ”—Ǥ ‡Â?„ƒÂ?‰—Â?ƒÂ? Â?ƒ™ƒ•ƒÂ? ’—Žƒ— Â–Â‡Â”ÂŽÂ—ÂƒÂ”ÇĄ Â?Š—•—•Â?›ƒ —Žƒ— Â—Â’ÂƒÂ–ÇĄ ‹Â?„—ŠÂ?Â›ÂƒÇĄ Â?‡Â?„—–—ŠÂ?ƒÂ? Â?‡•‡”‹—•ƒÂ? †‡Â?‰ƒÂ? ”‡Â?…ƒÂ?ƒ •–”ƒ–‡‰‹• •‡”–ƒ ’”‘‰”ƒÂ? ›ƒÂ?‰ Â?Â›ÂƒÂ–ÂƒÇĄ „—Â?ƒÂ? Žƒ‰‹ „‡”‘”‹‡Â?–ƒ•‹’”‘›‡Â?•‡Â?ƒ–ƒǤ Ěś’ƒŽƒ‰‹ „‡”†ƒ•ƒ” ‹Â?ˆ‘”Â?ƒ•‹ ›ƒÂ?‰ •ƒ›ƒ Â†ÂƒÂ’ÂƒÂ–ÇĄ ‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ —•ƒ– Â?‡ŽƒŽ—‹ ƒ†ƒÂ? ƒ•‹‘Â?ƒŽ ‡Â?‰‡Ž‘ŽƒƒÂ?‡”„ƒ–ƒ•ƒÂ?Č‹ČŒÂ?‡Â?‰ƒŽ‘Â?ƒ•‹Â?ƒÂ? ƒÂ?‰‰ƒ”ƒÂ? ›ƒÂ?‰ Ž—Â?ƒ›ƒÂ? „‡•ƒ” —Â?–—Â? ’‡Â?ƒ–ƒƒÂ? Â?ƒ™ƒ•ƒÂ?’‡”„ƒ–ƒ•ƒÂ?•‡”–ƒÂ’Â—ÂŽÂƒÂ—ÇŚÂ’Â—ÂŽÂƒÂ—–‡”Ž—ƒ”Ǥ –— Šƒ”—• †‹Â?ƒÂ?ˆƒƒ–Â?ƒÂ?Ǥ –ƒÂ?‡ Š‘Ž†‡” †‹  Šƒ”—• „‹•ƒ Œ‡Â?’—– Â„Â‘ÂŽÂƒÇĄ ƒ‰ƒ” ’‡Â?‰‡Â?„ƒÂ?‰ƒÂ? ’—Žƒ— –‡”Ž—ƒ”†ƒÂ?†ƒ‡”ƒŠ’‡”„ƒ–ƒ•ƒÂ?–‹†ƒÂ?ͳͲͲ’‡”•‡Â? „‡”–—Â?’—’ƒ†ƒ‡Â?‰Â?ÂƒÂŽÂ‹Â•ÇĄĚś–ƒÂ?†ƒ•‹•Ž‹ƒ†‹ ›ƒÂ?‰Œ—‰ƒÂ?‡Â?Œƒ„ƒ–‹”‡Â?–—”Â?•‡Â?—–‹ˆ—’ƒ– Â?ÇŚ •–‹–—–‡‹Â?‹Ǥ ƒ”‡Â?ƒ ‹–— †‹ƒ Â„Â‡Â”ÂŠÂƒÂ”ÂƒÂ’ÇĄ †ƒŽƒÂ? Â?‡Â?„ƒÂ?‰—Â? —’ƒ– ƒ†ƒ •ƒŽ‹Â?‰ Â?‘‘†‹Â?ƒ•‹ ƒÂ?–ƒ”ƒ  †‡Â?‰ƒÂ? Žƒ‹Â?†‹‡Â?Â?ƒ„‡Â?‰Â?ƒŽ‹•Ǥ‡”–ƒŠƒ”—•–‡”…‹’–ƒ Â?‘Â?—Â?‹Â?ƒ•‹ •ƒ–— ƒ”ƒŠ †‡Â?‰ƒÂ? ˜‹•‹ †ƒÂ? Â?‹•‹ ›ƒÂ?‰ Œ‡Žƒ•†ƒŽƒÂ?Â?‡Â?„ƒÂ?‰—Â?’—Žƒ—–‡”Ž—ƒ”‹–—Ǥ(rud)

NET

SERIUSÇŚ‡Ž—”—Š’‡•‡”–ƒ–‡•–‡”–—Ž‹•…ƒŽ‘Â?ƒÂ?‰‰‘–ƒƒÂ?™ƒ•Ž—‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?Č‹ƒÂ?™ƒ•…ƒÂ?ČŒ•‡njƒ„—’ƒ–‡Â?‡Â?‰Â?ƒŽ‹•–‡Â?‰ƒŠ•‡”‹—•Â?‡Â?‰‹Â?—–‹–‡•ǥ‡Â?‹Â?Č‹ÍśČ€ÍľČŒÇ¤‡•–‡”•‡„—–„‡”ŽƒÂ?‰•—Â?‰–‡”–‹„ǥƒÂ?ƒÂ?†ƒÂ?ŽƒÂ?…ƒ”Ǥ‡• †‹ŽƒÂ?•ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?†‹†—ƒŽ‘Â?ÂƒÂ•Â‹ÇĄ›ƒÂ?Â?‹†‹‡Â?”‡–ƒ”‹ƒ–ƒÂ?™ƒ•Ž—‡Â?‰Â?ƒŽ‹•†ƒÂ?ƒ—ŽƒƒÂ?–‘”ƒÂ?ƒ–ƒÂ?†ƒ—Ǥ

Harga Premium di Rupat Utara Meroket ˆ APMS Diduga Jual ke Pengecer     áˆş áˆť   áˆşáˆť áˆťÇŚ ƒ”‰ƒ„ƒŠƒÂ?„ƒÂ?ƒ”Â?‹Â?›ƒÂ? áˆşáˆťŒ‡Â?‹•’”‡Â?‹—Â?†‹ ‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?—’ƒ––ƒ”ƒ Â?‡”‘Â?‡–ǥÂ?‡Â?…ƒ’ƒ‹’ͳͲǤͲͲͲ ’‡”Ž‹–‡”Ǥ ƒ”‰ƒ‹Â?‹Œƒ—Š†‹ƒ–ƒ• Šƒ”‰ƒ‡…‡”ƒÂ?–‡”–‹Â?‰‰‹áˆş áˆť ›ƒÂ?‰†‹–‡–ƒ’Â?ƒÂ?‡”–ƒÂ?‹Â?ƒ •‡„‡•ƒ”’͜Ǥ͡ͲͲ’‡”Ž‹–‡”Ǥ LAPORAN: BAKHTARUDIN/BENGKALIS "Di kampung kami, meski ada Agen Premium Minyak dan Solar (APMS, red), namun harga premium masih mahal. Karena APMSnya tidak menjual ke masyarakat umum, melainkan menjual kepada pengecer. Sehingga harga premium mahal, rata-rata Rp7 ribu hingga Rp10 ribu per liter,â€? kata Rika warga Kecamatan Rupat Utara. Camat Rupat Utara Agus Sopyan tidak membantah tingginya harga premium di daerahnya. "Yah, memang benar harga eceran minyak bensin di sini lebih tinggi dari biasa. Karena APMS di sini merupakan cabang dari Dumai. Jika ada pengusaha lokal yang mau membuka APMS di sini, kita akan memfasilitasi ke pihak berwenang, sehingga diharapkan harga eceran premium bisa lebih rendah lagi," kata Agus. Di tempat terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bengkalis Amir Faisal melalui Kepala Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri Alfakhrurrazi mengatakan, pihaknya akan pemantauan di lapangan untuk mencari tahu penyebab tingginya harga premium di Rupat Utara. "Kita akan kros cek dulu, sebab di Rupat Utara itu sudah ada APMS Khaeruddin yang menjual premium seharga Rp4.500 per liter. Jika ketahuan APMS tersebut menjual lebih tinggi dari itu, dan disertai bukti, maka saya sarankan masyarakat melaporkan ke pihak berwajib. Karena hal itu sudah melanggar ketentuan yang berlaku," ujar Alfakhrurrazi. Pria yang akrab disapa Razi ini juga memaparkan, pihaknya tidak bisa menindak oknum APMS nakal itu, hanya sebatas menegur saja. Yang berwenang menindak oknum APMS itu adalah pihak kepolisian atau Pertamina sendiri. (***)

ADVERTORIAL PEMKAB MERANTI

PDAM Butuh Dana Rp400 Miliar „ Produksi Air Layak Minum BENGKALIS(VOKAL)-Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Bengkalis terus berupaya memproduksi air berkualitas menjadi air layak minumm seperti air mineral. Untuk sampai ke tahap produksi air layak minum diperlukan investasi sebesar Rp400 miliar. Hal tersebut disampaikan Direktris PDAM Bengkalis Nova Novianti menjawab wartawan terkait kualitas produksi air PDAM yang masih rendah dan sering dikomplen konsumen. Menurut Nova, masih rendahnya kualitas air bersih yang dihasilkan PDAM itu karena kualitas sumber air

: 0766-21258 : 0766-7008003 : 0766-23390 : 0766-21110 : 0766-21330 : 0766-21015 : 0766-21122 : 0766-21031 : 0766-21066 : 0766-21777 : 0766-21057

Penanggung jawab/redaktur:DELFI INDRA

jalur pipa dengan waduk milik PT Meskom. Di samping itu, PDAM juga menjalin kerja sama dengan PDAM Medan. Lebih jauh Nova menjelaskan, untuk tahun anggaran 2013 ini PDAM telah mengajukan anggaran sebesar Rp64 miliar untuk pemasangan pipa di delapan kecamatan, yang akan dilakukan instansi teknis Dinas Cipta Karya. Pipanisasi pada delapan kecamatan itu merupakan bagian dari persiapan PDAM menjangkau ribuan konsumen delapan kecamatan tersebut. "Tahun ini kita ajukan anggaran Rp64 miliar untuk instalasi di delapan kecamatan," pungkas Nova yang menjabat Direktris PDAM Bengkalis sejak tahun 2011 lalu itu. (rud)

BAKHTARUDDIN

DIREKTRIS ‡Â?‰Â?ƒŽ‹•‘˜ƒ‘˜‹ƒÂ?–‹Č‹Â–‹‰ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?—Œ—Â?Â‰ČŒÂ?‡Â?›ƒÂ?’ƒ‹Â?ƒÂ?‡Â?•’‘•Â?‡’ƒ†ƒ™ƒ”–ƒ™ƒÂ?†ƒÂ?‹Â?•–ƒÂ?•‹–‡”Â?ƒ‹–Â?‡Â?‰‡Â?ƒ‹’”‘•‡•’”‘†—Â?ÇŚ •‹ƒ‹”„‡”•‹Šǥƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇĄ†‹ŽƒÂ?–ƒ‹

ƒ�–‘”—’ƒ–‹‡�‰�ƒŽ‹•Ǥ

PKB Tolak Teken Berita Acara Pertemuan „ Kecewa dengan KPU Bengkalis

Kantor Bupati Sekretariat DPRD Polres Polsek Puskesmas Kantor Pos Kejaksaan Negeri Pengadilan Negeri RSUD PLN Kesbang & Infokom

baku yang diolah PDAM mutunya juga rendah, yakni air gambut dengan tingkat kekeruhan yang sangat kental, warna keruh serta tingkat keasaman yang tinggi. Namun demikian, Nova yang didampingi Asisten II Setdakab Bengkalis H Arianto dan Kepala Bagian Perekonomian Sekdakab Bengkalis Hamdan itu bertekad menggapai keinginan tersebut. Di mana air yang sampai ke konsumen sudah layak minum. "Keinginan kita, air yang sampai ke konsumen sudah layak minum. Untuk sampai ke tahap itu diperlukan investasi antara Rp360 miliar

hingga Rp400 miliar," kata Nova, Rabu (6/3). Menurut Nova, masalah yang dihadapi perusahaan yang dipimpinnya itu menyangkut K3 air baku, yakni kualitas, kontinuitas dan kuantitas air baku. Dijabarkan Nova, secara kualitas, air baku yang dipasok PDAM mutunya sangat rendah dan sulit diolah. Selain itu, sumber air baku tersebut juga terbatas. "Kondisi ini membuat biaya pengolahan tinggi, mencapai Rp7.000 per kubik. Sementara harga jual ke konsumen hanya Rp3.300 per kubik," ujarnya. Untuk mengindari terjadinya kekurangan pasokan air baku, pihak PDAM melakukan berbagai upaya, diantaranya menormalisasikan waduk dan kanal serta membangun

BENGKALIS(VOKAL)-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bengkalis merasa kecewa dengan kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis. Kekecewaan tersebut berimbas terhadap sikap partai ini yang menolak menanda tangani berita acara hasil pertemuan yang digelar tanggal 5 Maret lalu. PKB Bengkalis juga mempertanyakan tahapan-tahapan menjelang pemilihan umum (pemilu) 2014 mendatang yang dilakukan KPU Bengkalis. Di antaranya pelaksanaan diskusi publik yang digelar KPU Beng-

kalis yang sudah molor dari waktu yang telah ditetapkan. “Kami sampaikan sikap keberatan untuk mendatangani hasil pertemuan di KPU Bengkalis tanggal 5 Maret lalu, yang di antaranya tentang adanya dapil Mandau 1 dan Mandau 2. Ini cukup rentan terjadinya pelanggaran pemilu, karena penyelenggara dan pengawas tetap satu. Jadi harus dipertanyakan kepada PPK dan Panwaslu. Kemudian masalah pemekaran daerah, desa atau kelurahan dan kecamatan, menurut Peraturan KPU No. 5 Tahun 2013 harus dihentikan sebelum pemilu, tapi

KPU ngotot memasukkan desa/kelurahan dan kecamatan yang baru dimekarkan tahun ini. Ini membuka peluang validasi data KPU amburadul,� ungkap Wakil Sekretaris DPC PKB Bengkalis Riza Zuhelmy, seperti dilansir riauterkini.com, Rabu (6/3/13). Kemudian, sambung Riza, belum adanya kesiapan daerah atau Pemkab Bengkalis dalam menyelesaikan administratif maupun politis dalam memekarkan desa/kelurahan dan kecamatan menjelang pelaksanaan pemilu mendatang. Sehingga, harus diperhitungkan oleh KPU Bengkalis, apakah mampu dilaksanakan pemilu berdasarkan komposisi dapil yang diusulkan ke KPU

Pusat. “Berkaitan dengan validasi, jumlah pemilih terdaftar dan unsur pelaksanaan, mulai dari tingkat KPPS, PPS dan PPK harus disiapkan dari sekarang. Sehingga, berdasarkan peraturan KPU harus ditunda terlebih dahulu untuk memperkecil peluang kegagalan pelaksanaan proses politik yang curang. Kita di parpol tak diajak dari awal, tapi hanya disuruh meng-amin-kan kehendak KPU. Sehingga kami harus menyatakan keberatan dengan proses ini,� tegasnya. Dipaparkan Riza, jadwal penetapan jumlah kursi sudah ditetapkan berdasarkan DAK 2 tanggal 10 Desember 2012 hingga 15 Januari 2013 untuk DPRD Provinsi dan kabupaten dan

kota. Dilanjutkan dengan penetapan dapil DPRD Provinsi dan kabupaten dan kota tanggal 7 Februari sampai 21 Februari 2013. Kemudian rapat koordinasi dengan parpol dan konsultasi publik 22 sampai 28 Februari 2013. “Kami minta KPU Bengkalis untuk tidak main-main dalam menyelenggarakan setiap tahapan pelaksanaan pemilu ini, karena ini merupakan tonggak untuk menyelamatkan demokrasi kita. Untuk itu kami mengingatkan KPU Bengkalis, jangan mau diintervensi oleh pihakpihak tertentu. Sehingga terkesan memaksakan keinginan tanpa melihat kesiapan dan peluang untuk dilaksanakan,� tandas Riza.(ymg, del) Perwajahan:ANDIXER


14

KAMIS

HARIAN VOKAL

7 Maret 2013/ 25 Rabiul Akhir 1434 H

ADVERTORIAL PEMKAB MERANTI

LINTAS

Wagubri Launching UEDSP Desa Tasik Putri Puyu S E L AT PA N JA N G (VOKAL)-‡•ƒ‡Â?‰Â?‘’‘–ǥ ‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ? ƒ•‹Â? —–”‹ —›—ǥ ƒ„—’ƒ–‡Â? ‡’—nj Žƒ—ƒÂ? ‡”ƒÂ?–‹ ’ƒ†ƒ –ƒŠ—Â? ‹Â?‹Â?‡Â?†ƒ’ƒ–Â?ƒÂ?’”‘‰”ƒÂ? †ƒÂ?ƒ „‡”‰—Ž‹” •ƒŠƒ Â?‘Â?‘Â?‹‡•ƒ‹Â?’ƒÂ?‹Â?ÇŚ ŒƒÂ? Č‹ČŒ †ƒ”‹ ‡Â?‡”nj ‹Â?–ƒŠ”‘˜‹Â?•‹‹ƒ—Ǥ ƒ—Â?…Š‹Â?‰‡•ƒ ‡Â?‰Â?‘’‘– ›ƒÂ?‰ †‹„‡”‹ MAMBANG MIT Â?ƒÂ?ƒ —ƒŠ ƒ–‡Â? —Â?—– ‹–— †‹ŽƒÂ?•ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ? ‡Žƒ•ƒ Č‹ÍˇČ€ÍľČŒ ’‡–ƒÂ?‰ Č‹ÍˇČ€ÍľČŒ ‘Ž‡Š ƒÂ?‹Ž —„‡”Â?—”‹ƒ—Č‹ÂƒÂ‰Â—Â„Â”Â‹ČŒ ƒÂ?„ƒÂ?‰‹–ǥ †‹•ƒÂ?•‹Â?ƒÂ? ‡Â?†ƒÂ?ƒ„ ‡”ƒÂ?–‹  Â—Â„Â‹ÂƒÂ”Â•Â›ÂƒÂŠÇĄ ÂƒÇŚ Â?ƒ– ƒ•‹Â? —–”‹ —›— ÂœÂŠÂƒÂ”ÇĄ •‡”–ƒ Υ ƒ†‡• ‡Â?‰Â?‘’‘–—•–‘ˆƒ†ƒÂ?”ƒ–—•ƒÂ?Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–‡•ƒ ‡Â?‰Â?‘’‘–Ǥ ƒÂ?ƒ–ƒ•‹Â?—›— œŠƒ”Â?‡Â?‰—…ƒ’Â?ƒÂ?–‡”‹Â?ƒ Â?ƒ•‹Š Â?‡’ƒ†ƒ ‡Â?’”‘˜ ‹ƒ— ƒ–ƒ• †ƒÂ?ƒ „‡”‰—Ž‹” Â?‡ŽƒŽ—‹ ’”‘‰”ƒÂ? ÇĄ  •‡Š‹Â?‰‰ƒ †ƒ’ƒ– Â?‡Â?ÇŚ „ƒÂ?–— ’‡Â?‰‡Â?„ƒÂ?‰ƒÂ? Â?‡‰‹ƒ–ƒÂ? ‡Â?‘Â?‘Â?‹ Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–‡•ƒ‡Â?‰Â?‘’‘–Ǥ ƒ†ƒ Â?‡•‡Â?’ƒ–ƒÂ? ‹–— œŠƒ” Œ—‰ƒ Â?‡Â?‰ƒ†—Â?ƒÂ? ‹Â?ˆ”ƒ•–”—Â?–—”ŒƒŽƒÂ?†‹‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?ƒ•‹Â?—–”‹—›— ›ƒÂ?‰͚Ͳ’‡”•‡Â?Â?›ƒÂ?ƒ•‹ŠŒƒŽƒÂ?–ƒÂ?ƒŠǤ ‡Â?‡Â?–ƒ”ƒ‹–—ǥƒ‰—„”‹ ƒÂ?„ƒÂ?‰‹–†ƒŽƒÂ? ’‡Â?‰ƒ”ƒŠƒÂ?Â?›ƒ Â?‡Â?›‡„—–Â?ƒÂ?ÇĄ ’”‘‰”ƒÂ?  •—†ƒŠ†‹‹Â?’Ž‡Â?‡Â?–ƒ•‹Â?ƒÂ?•‡ŒƒÂ?Íš–ƒŠ—Â?ŽƒŽ——Â?–—Â? •‡Ž—”—Š†‡•ƒ‰—Â?ƒÂ?‡Â?„ƒÂ?–—’‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–ƒÂ?’‡”‡Â?‘nj Â?‘Â?‹ƒÂ?Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–†‹†‡•ƒǤ ‹ƒÂ?—‹ÂƒÂ‰Â—„”‹ǥŠ‹Â?‰‰ƒ•ƒƒ–‹Â?‹„ƒ”—•‡’ƒ”—Š†‡•ƒ †‹‹ƒ—›ƒÂ?‰–‡”•‡Â?–—Š’”‘‰”ƒÂ?‹–—ǤƒÂ?—Â?‡Â?ÇŚ ’”‘˜ „‡”Â?‘Â?‹–Â?‡Â? –‡–ƒ’ Â?‡Â?›‡Ž‡•ƒ‹Â?ƒÂ? ’”‘‰”ƒÂ? ÇĄÂ?‡•Â?‹–‡”ŽƒÂ?„ƒ–„‡„‡”ƒ’ƒ–ƒŠ—Â?Â?‡†‡’ƒÂ?Ǥ Ěś’ƒŽƒ‰‹ ’”‘‰”ƒÂ? ‹Â?‹ „‡”Šƒ•‹Ž †‡Â?‰ƒÂ? –‹Â?‰Â?ƒ– ’‡Â?‰‡Â?„ƒŽ‹ƒÂ? †ƒÂ?ƒ „‡”‰—Ž‹” •‡„‡•ƒ” ͝Ͳ ’‡”•‡Â?Ǥ ‹Â?ƒ–‡”—•†‹•ƒ–—’ƒ†—Â?ƒÂ?ƒÂ?–ƒ”ƒ’”‘‰”ƒÂ?†‡Â?‰ƒÂ? ‘”†ƒ†ƒÂ?’‡Â?†ƒÂ?’‹Â?‰•‡”–ƒ’‡Â?‡”‹Â?ÂƒÇĄ•ƒ›ƒ›ƒÂ?‹Â? ’”‘‰”ƒÂ? ‹Â?‹ †ƒ’ƒ– Â?‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–Â?ƒÂ? ‡Â?‘Â?‘Â?‹ Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–†‹Â†Â‡Â•ÂƒÇĄĚś–—–—”ƒÂ?„ƒÂ?‰‹–Ǥ ‹Â?ƒ–ƒÂ?ƒÂ?ÇĄÂ†Â‡Â•ÂƒÇŚÂ†Â‡Â•Âƒ’ƒ–—–†‹Â?‡Â?„ƒÂ?‰Â?ƒÂ?’‘nj –‡Â?•‹Â?Â›ÂƒÇĄ –‹†ƒÂ? ŠƒÂ?›ƒ —Â?–—Â? Â?‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–Â?ƒÂ? ‡Â?‘Â?‘Â?‹ Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–Â?Â›ÂƒÇĄ –ƒ’‹ Œ—‰ƒ Â?‡Â?ƒŒ—Â?ƒÂ? †‡•ƒ†‡Â?‰ƒÂ?’‡Â?„ƒÂ?‰—Â?ƒÂ?‹Â?ˆ”ƒ•–”—Â?–—”ŒƒŽƒÂ?†ƒÂ? •ƒ”ƒÂ?ƒŽƒ‹Â?Â?›ƒǤ‡Š‹Â?‰‰ƒ•‡Ž—”—Š†‡•ƒ†‹‹ƒ—ƒÂ?ƒÂ? „‡”Â?‡Â?„ƒÂ?‰†ƒÂ?Â?ƒŒ—’‡•ƒ–Ǥ Â?‹Œ—‰ƒ„‡”ƒ”–‹ƒÂ?ƒÂ? Â?‡Â?‰‡Â?„ƒÂ?‰Â?ƒÂ? †ƒÂ? Â?‡Â?ƒŒ—Â?ƒÂ? ”‘˜‹Â?•‹ ‹ƒ— •‡…ƒ”ƒ Â?‡•‡Ž—”—ŠƒÂ?Ǥ (rls/mok)

Pengurus Koperasi Diharapkan Tingkatkan Profesionalisme SELATPANJANG (VOKAL)- —’ƒ–‹ ‡’—Žƒ—ƒÂ? ‡”ƒÂ?–‹ ”™ƒÂ?ƒ•‹”Â?‡Â?‰Šƒ”ƒ’Â?ƒÂ?•‡Ž—”—ŠÂŒÂƒÂŒÂƒÇŚ ”ƒÂ? ’‡Â?‰—”—• †ƒÂ? ƒÂ?‰‰‘–ƒ Â?‘’‡”ƒ•‹ Â?‡Â?‹Â?‰Â?ÂƒÂ–ÇŚ Â?ƒÂ?’”‘ˆ‡•‹‘Â?ƒŽ‹–ƒ•Â?›ƒǤ ‹Â?ƒ–‹†ƒÂ?ÇĄÂ?‘’‡”ƒ•‹„ƒÂ?ƒŽ Â?ƒŽƒŠ†ƒŽƒÂ?’‡”•ƒ‹Â?‰ƒÂ?Ǥ ĚśƒŽƒÂ? Â?‡Â?‰‡Ž‘Žƒ Â?Â‘Â’Â‡Â”ÂƒÂ•Â‹ÇĄ ›ƒÂ?‰ ’ƒŽ‹Â?‰ ’‡Â?ÇŚ –‹Â?‰ƒ†ƒŽƒŠÂ?‡Â?ƒÂ?’—ƒÂ?†ƒ”‹•‡Ž—”—ŠŒƒŒƒ”ƒÂ?’‡Â?ÇŚ ‰—”—•†ƒÂ?ƒÂ?‰‰‘–ƒ—Â?–—Â?–‡”—•Â?‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–Â?ƒÂ?’”‘nj ˆ‡•‹‘Â?ƒŽ‹–ƒ•ǤƒÂ?’ƒŠƒŽ–‡”•‡„—–ǥÂ?‹•…ƒ›ƒÂ?‘’‡”ƒ•‹ ƒÂ?ƒÂ? Â?‡–‹Â?‰‰ƒŽƒÂ? –‡”—• †‡Â?‰ƒÂ? Ž‡Â?„ƒ‰ƒ ’‡”‡Â?‘nj Â?‘Â?‹ƒÂ? Žƒ‹Â?Â?Â›ÂƒÇĄĚś Â?ƒ–ƒ —’ƒ–‹ •‡’‡”–‹ †‹ŽƒÂ?•‹” halloriau.comÇĄ‡Žƒ•ƒČ‹ÍˇČ€ÍľČŒÇ¤ —’ƒ–‹ Œ—‰ƒ Â?‡Â?‰Šƒ”ƒ’Â?ƒÂ? ’‡Â?‰—”—• ‡™ƒÂ? ‘’‡”ƒ•‹ Â?†‘Â?‡•‹ƒ Č‹‡Â?‘’‹Â?ČŒ †ƒ‡”ƒŠ ›ƒÂ?‰ „ƒ”— †‹ŽƒÂ?–‹Â?†ƒ’ƒ–Œ—‰ƒ„‡Â?‡”Œƒ•‡…ƒ”ƒ’”‘ˆ‡•‹‘Â?ƒŽǤ Ěś”‘ˆ‡•‹‘Â?ƒŽ •ƒÂ?‰ƒ– ’‡Â?–‹Â?‰ —Â?–—Â? Â?‡Â?ƒŒ—Â?ƒÂ? ‰‡”ƒÂ?ƒÂ?Â?‘’‡”ƒ•‹†‹ƒ„—’ƒ–‡Â?‡’—Žƒ—ƒÂ?‡”ƒÂ?ÇŚ –‹Ǥ‡Â?‰ƒÂ?†‹ŽƒÂ?–‹Â?Â?›ƒ’‹Â?’‹Â?ƒÂ?‡Â?‘’‹Â?ƒ‡”ƒŠ‹Â?‹ǥ †‹Šƒ”ƒ’Â?ƒÂ?†ƒ’ƒ–Â?‡Â?‰Šƒ•‹ŽÂ?ƒÂ?Œƒ”‹Â?‰ƒÂ?Â?‡”Œƒ•ƒÂ?ƒ ƒÂ?–ƒ”Â?‘’‡”ƒ•‹—Â?–—Â?Â?‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–Â?ƒÂ?Â?‡•‡ŒƒŠ–‡”ƒƒÂ? ƒÂ?‰‰‘–ƒ†ƒÂ?Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ÂƒÂ–ÇĄĚś—Œƒ”„—’ƒ–‹•ƒƒ–Â?‡Â?Â‰ÂŠÂƒÇŚ †‹”‹’‡ŽƒÂ?–‹Â?ƒÂ?’‡Â?‰—”—•‡™ƒÂ?‘’‡”ƒ•‹ Â?†‘Â?‡nj •‹ƒ Č‹‡Â?‘’‹Â?ČŒ ƒ‡”ƒŠ ’‡”‹‘†‡ ʹͲͳʹ ÇŚ ʹͲͳ͚ ‘Ž‡Š ‡–—ƒ‡Â?‘’‹Â?‹Žƒ›ƒŠ‹ƒ— ”„‹ǥ‡Žƒ•ƒČ‹ÍˇČ€ÍľČŒÇ¤ ‡Žƒ‹Â?‹–—ǥ‹Â?„—ŠÂ?Â›ÂƒÇĄ‡Â?‘’‹Â?†ƒ•‡„ƒ‰ƒ‹’ƒ”–Â?‡” ’‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ†ƒ‡”ƒŠŒ—‰ƒ†‹–—Â?–—–†ƒ’ƒ–Â?‡Â?‹Â?‰Â?ÂƒÂ–ÇŚ Â?ƒÂ? Â?‡•ƒ†ƒ”ƒÂ? „‡”Â?‘’‡”ƒ•‹ Â?‡’ƒ†ƒ ƒÂ?‰‰‘–ƒ †ƒÂ? Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–Ǥ—‰ƒ•‹Â?‹†ƒ’ƒ–†‹’ƒ†—Â?ƒÂ?†‡Â?‰ƒÂ?’”‘nj ‰”ƒÂ?’‡Â?‡”‹Â?Â–ÂƒÂŠÇĄ†ƒŽƒÂ?ŠƒŽ‹Â?‹‡Â?‡Â?–‡”‹ƒÂ?Â‡Â‰ÂƒÇŚ ”ƒ‘’‡”ƒ•‹†ƒÂ? ›ƒÂ?‰†‹Â?‡Â?ƒŽ†‡Â?‰ƒÂ? Â‡Â”ÂƒÇŚ Â?ƒÂ?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–ƒ†ƒ”‘’‡”ƒ•‹Č‹ ‡Â?ĥÂ?Â‘Â’ČŒÇ¤ ‡„‹Š”‹Â?…‹—’ƒ–‹Â?‡Â?Œ‡Žƒ•Â?ƒÂ?ÇĄ ‡Â?ĥÂ?‘’„‡”nj –—Œ—ƒÂ?—Â?–—Â?Â?‡Â?›‡„ƒ”Ž—ƒ•Â?ƒÂ?‹Â?ˆ‘”Â?ƒ•‹Â?‡’ƒ†ƒ Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– –‡Â?–ƒÂ?‰ „ƒ†ƒÂ? —•ƒŠƒ Â?Â‘Â’Â‡Â”ÂƒÂ•Â‹ÇĄ Â?‡Â?ÇŚ ‹Â?‰Â?ƒ–Â?ƒÂ? ’‡Â?ƒŠƒÂ?ƒÂ? Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– Â?‡Â?‰‡Â?ƒ‹ Â?ƒÂ?ˆƒƒ– „‡”Â?Â‘Â’Â‡Â”ÂƒÂ•Â‹ÇĄ Â?‡Â?‰ƒŒƒÂ? Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– Â?‡Â?†‹”‹Â?ƒÂ? Â?‘’‡”ƒ•‹ †ƒŽƒÂ? Â?‡Ž‘Â?’‘Â? ‡Â?‘Â?‘Â?‹ ’”‘†—Â?Â–Â‹ÂˆÇĄ •‡”–ƒ Â?‡›ƒÂ?‹Â?Â?ƒÂ? Â?ƒ•›ƒ”Â?ƒƒ– „ƒŠ™ƒ Â?‘’‡”ƒ•‹†ƒ’ƒ–†‹Œƒ†‹Â?ƒÂ?•‘Ž—•‹–‡”Šƒ†ƒ’„‡”„ƒ‰ƒ‹ Â?‡„—–—ŠƒÂ? ‡Â?‘Â?‘Â?‹ †ƒŽƒÂ? Â?‡Â?—Â?ŒƒÂ?‰ „‡”„ƒ‰ƒ‹ ƒÂ?–‹˜‹–ƒ•‡Â?‘Â?‘Â?‹Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–Ǥ ‡Â?‡Â?–ƒ”ƒ ‹–—ǥ ‡–—ƒ ‡Â?‘’‹Â?†ƒ ‡’—Žƒ—ƒÂ? ‡”ƒÂ?–‹ ‹œƒÂ? •Â?ƒ™‹ ›ƒÂ?‰ „ƒ”— †‹ŽƒÂ?–‹Â? †ƒŽƒÂ? •ƒÂ?„—–ƒÂ?Â?›ƒ „‡”ŒƒÂ?Œ‹ ƒÂ?ƒÂ? Â?‡Â?„ƒÂ?–— ƒÂ?‰‰‘–ƒ Â?‘’‡”ƒ•‹ †‹ ‡’—Žƒ—ƒÂ? ‡”ƒÂ?–‹ ›ƒÂ?‰ „‡”Œ—Â?ŽƒŠ ʹͲͲ Ž‡„‹Š —Â?–—Â? „ƒÂ?‰Â?‹– Â?‡Â?‰‰‡”ƒÂ?Â?ƒÂ? ’‡”‡Â?‘nj Â?‘Â?‹ƒÂ?†‹†ƒ‡”ƒŠ‹–—Ǥ (ymg, del)

Kantor Bupati : Polsek Tebingtinggi : Koramil : RSUD Selatpanjang : Ambulans : Kantor Imigrasi : Grand Meranti Hotel :

(0763) 434715 (0763) 32110 (0763) 32998 (0763) 32006 (0763) 700377 (0763) 31018 (0763) 32588

Penanggung Jawab/RedakturÇŁDELFI INDRA

SYAWAL

BUPATI ‡’—Žƒ—ƒÂ?‡”ƒÂ?–‹ ”™ƒÂ?ƒ•‹”Č‹Â?ƒÂ?ƒÂ?ČŒ„‡”„‹Â?…ƒÂ?‰†‡Â?‰ƒÂ?–‘Â?‘ŠÂ?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–‡•ƒƒÂ?Œ—Â?‰ ‡Â?—Â?—•ƒ‹Â?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?’‡Â?ƒÂ?ƒÂ?’‘Š‘Â?Â?ƒÂ?Â‰Â”Â‘Â˜Â‡ÇĄÂ„ÂƒÂ”Â—ÇŚÂ„ÂƒÂ”Â—‹Â?‹Ǥ

DPRD Dukung Program Pemkab Tangani Abrasi      áˆş áˆť      áˆşáˆť áˆťÇŚ ƒÂ?‹Ž ‡–—ƒ ‘Â?‹•‹

‡’—Žƒ—ƒÂ?‡”ƒÂ?–‹ˆ”‹œƒŽ‹Â?Â?‡Â?‰nj —Â?‰Â?ƒ’Â?ƒÂ?ÇĄƒ„”ƒ•‹ƒ†ƒŽƒŠ„ƒ‰‹ƒÂ?†ƒ”‹„‡Â?…ƒÂ?ƒƒŽƒÂ?Ǥ ƒÂ?—Â?ƒ„ƒ”•‹›ƒÂ?‰–‡”Œƒ†‹†‹•‡Œ—Â?ŽƒŠ™‹Žƒ›ƒŠ†‹ ‡’—Žƒ—ƒÂ?‡”ƒÂ?–‹Œ—‰ƒ†‹’‹…—Â?ƒ’ƒŽ–ƒÂ?Â?‡”›ƒÂ?‰ •‡”‹Â?‰Ž‡™ƒ–†‹‡Žƒ–ƒŽƒÂ?ƒ‹–—Ǥƒ”‡Â?ƒ‹–—†‡™ƒÂ? Â?‡Â?†—Â?—Â?‰•‡‰ƒŽƒ’”‘‰”ƒÂ?›ƒÂ?‰†‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?‡nj Â?‡”‹Â?–ƒŠƒ„—’ƒ–‡Â?áˆş‡Â?Â?ÂƒÂ„áˆť‡’—Žƒ—ƒÂ?‡”ƒÂ?–‹ —Â?–—Â?Â?‡Â?ƒÂ?‰ƒÂ?‹Â?ƒ•ƒŽƒŠƒ„”ƒ•‹‹Â?‹Ǥ LAPORAN:

SYAWAL / MERANTI “Saat ini Pemkab Kepulauan Meranti sangat serius menanggapi abrasi yang terjadi di Kepulauan Meranti, terutama di kawasan Pulau Rangsang yang kondisi abrasinya sangat dahsyat. Kita sangat mendukung keseriusan serta segala kebijakan yang diterapkan Pemkab,�

ungkap politisi muda Partai Gerindra Meranti itu kepada Vokal, Rabu (6/3) di Selatpanjang. Dikatakan, kepedulian dan keseriuasan Pemkab Kepulauan Meranti mengatasi bencana abrasi itu bukan sekedar kabar angin saja, namun berbagai upaya tindakan nyata telah dilakukan untuk menangkal abrasi. Salah satu buktinya adalah keberhasilan

Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir membentuk Badan Pengelola Perbatasan (BPP) di Kepulauan Meranti. Bahkan, menurut Afrizal Cik, dari lima Kabupaten/kota di Pronvinsi Riau yang mengalami hal yang sama dengan Kabupaten Kepulaun Meranti, Kabupaten Meranti merupakan kabupaten pertama yang sudah membentuk BPP. Hal itu sebagai bentuk tindakan nyata serta keseriusan Pemkab Kepulauan Meranti untuk menangani abrasi yang terjadi. “BBPP Kepulauan Meranti juga melakukan berbagai terobosan, baik ke Pemerintah Pusat maupun ke provinsi dengan mengajukan berbagai program dan usulan sebagai upaya mengatasi abrasi yang terjadi di Kepulauan Meranti selama ini,� ujar Afrizal.

Dukung Program Pemerintah Atasi Abrasi

Puluhan Siswa SDN 15 Tanam Bibit Mangrove RANGSANG BARAT (VOKAL)-Ternyata persoalan abrasi yang melanda Kabupaten Kepulauan Meranti bukan hanya dikhawatirkan orang dewasa maupun para pemimpin di Kabupaten Kepulauan Meranti saja, namun juga dirasakan para murid Sekolah Dasar (SD) di Meranti. Buktinya, puluhan murid SDN 15 Desa Segomeng, Kecamatan Rangsang Barat didampingi sejumlah gurunya dan dipandu kelompok Pelestari Wilayah Pesisir (Tegas) Kecamatan Rangsang Barat, secara bersama-sama turun melakukan penanaman bibit

mangrove di sepanjang Pantai Desa Anak Setatah, barubaru ini. Tindakan puluhan murid SD menanam bibit mangrove itu membuktikan bahwa meski masih usia dini mereka sudah menyadari bahwa abrasi dapat mengacam kelangsungan desa tersebut. “Turunnya murid SD itu melakukan penanaman pohon mangrove, merupakan bentuk dukungannya terhadap program Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah berupaya melakukan berbagai program serta terobosan untuk mengatasi

SYAWAL

RIBUAN „‹„‹–’‘Š‘Â?Â?ƒÂ?‰”‘˜‡›ƒÂ?‰•—†ƒŠ†‹•‡Â?ƒ‹‡Ž‘Â?’‘Â?‡Ž‡•–ƒ”‹ƒÂ? ‹Žƒ›ƒŠ‡•‹•‹”Č‹Â‡Â‰ÂƒÂ•ČŒ†‹‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?ƒÂ?‰•ƒÂ?‰ÂƒÂ”ÂƒÂ–ÇĄ•‹ƒ’†‹–ƒÂ?ƒÂ?—Â?–—Â? Â?‡Â?‰ƒ–ƒ•‹ƒ„”ƒ•‹†‹†ƒ‡”ƒŠ–‡•‡„—–Ǥ

abrasi ini,� ungkap Ketua Tegas Kadarsiono kepada Vokal di Selatpanjang, Rabu (6/3). Menurutnya, tindakan para murid-murid sekolah melakukan penanaman pohon mangrove itu bukan yang pertama kalinya dilakukan, tapi sudah beberapa kali dilaksanakan, mulai dari tingkat SD hingga sekolah menengah. “Hal itu juga membuktikan bahwa masyarakat di sini menanggapi persoalan abrasi ini dengan serius. Karena ancaman abrasi ini bukan saja dirasakan oleh para orang dewasa saja, tapi juga dirasakan anak-anak yang masih sekolah. Intinya, kami masyarakat Desa Anak Setatah ini, khusunya anggota kelompok Tegas di Kecamatan Rangsang Barat ini siap mendukungan dan membantu Pemkab Kepulauan Meranti dalam upayanya mengatasi persoalan abrasi ini. Kapanpun kami dibutuhkan pemerintah, kami siap membantu,� tegas Kadarsiono. Dijelaskan, saat ini kelompok Tegas telah menyediakan bibit mangrove jenis apiapi dan jenis bakau sebanyak 100 ribu batang lebih. “Kami juga telah menyediakan 5.000 bibit secara swadaya untuk penyisip bibit yang ditanam sebelumnya. Hanya saja saat ini kita belum memiliki dana operasional, sehingga penyisipan tersebut belum dapat kita lakukan,� pungkasnya. (swl)

APBD Terbatas Meski telah melakukan berbagai upaya, imbuhnya, namun Pemkab Kepulauan Meranti tidak akan mampu menangani sendiri persoalan abrasi itu, terutama karena keterbatasan APBD. “Kemampuan Pemkab Meranti menanggulangi abarasi di itu sangat terbatas. Sudah sepantasnya jika Pemkab Meranti meminta perhatian serius, khususnya dari Pemerintah Pusat maupun provinsi. Apalagi saat ini salah satu desa di Pulau Rangsang itu sudah ditetapkan sebagai lokasi prioritas II oleh Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Pusat,� tuturnya. Oleh karena itu dia sangat mengharapkan Pemerintah Pusat memperhatikan serius

persoalan abrasi yang terjadi di daerah pesisiri, khususnya di Kepulauan Meranti ini. “Pemerintah jangan setengah-setengah hati melakukan upaya mengatasi persoalan abrasi. Jika tidak serius, bisa dipastikan setiap hari daratan pulau-pulau terluar di Kabupaten Kepulauan Meranti akan terus berkurang,“ tandasnya. Agar upaya penyelamatan lingkungan dari abrasi yang dilakukan Pemkab Meranti optimal, sebutnya, sebaiknya hal itu dianggarkan langsung dalam ADD. Sehingg masingmasing kepala desa memiliki tanggung jawab untuk mengelola ADD tersebut guna melakukan tindakan penyelamatan wilayah dari abrasi. (***)

Berhasil Bentuk BPP

Masyarakat Berterima Kasih kepada Bupati SELATPANJANG (VOKAL)Masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya yang berdomisili di daerah perbatasan sangat berterima kasih kepada Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir yang telah berhasil membentuk Badan Pengelola Perbatasan (BPP) di Kepulauan Meranti. Berkat kerja keras Bupati yang dibantu staf-stafnya, akhirnya BPP bisa berdiri di Kabupaten Kepulauan Meranti. Dari lima kabupaten/kota yang merupakan daerah perbatasan, Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan satu-satunya daerah yang sudah terbentuk BPP. Sementara 4 kabupaten/kota lainnya, BPP belum berdiri, kecuali Kabupaten Bengkalis yang baru-baru ini membentuk BPP. “Mereka datang ke Meranti untuk belajar,� ungkap Kepala BPP Kepulauan Meranti Said Asmaruddin kepada Vokal di ruang kerjanya barubaru ini. Menurutnya, di Indonesia terdapat 12 provinsi, 36 kabupaten/kota dan 136 kecamatan yang di tetapkan sebagai daerah perbatasan. Di Provinsi Riau terdapat 5 kabupaten/kota yang merupakan daerah perbatasan, salah satunya Kabupaten Kepulauan Meranti. Di Kepulauan Meranti terdapat 6 kecamatan yang merupakan daerah perbatasan, yakni Kecamatan Merbau, Kecamatan Pulau Merbau, Keca-

matan Tasik Putri Puyu, Kecamatan Rangsang, Kecamatan Rangsang Barat dan Kecamatan Rangsang Pesisir. Keenam kecamatan tersebut berbatasan langsung dengan Selat Malaka dan berhadapan dengan dua negara tetangga, yakni Singapore dan Malaysia. “Selain merupakan daerah perbatasan, 6 kecamatan tersebut juga merupakan daerah rawan abrasi. Tingkat abrasi di daerah itu sangat tinggi dan mengacam kelangsungan 6 kecamatan tersebut. Hingga saat ini tidak sedikit lahan perkebunan masyarakat di daerah itu yang akhirnya menjadi hamparan pantai akibat abrasi tersebut. Hal itu sangat mengkhawatirkan kita semua,� ungkap Said. Menurutnya, sebenarnya sangat banyak dana hibah yang bisa diambil dari Pusat untuk pembangunan infrastruktur pemerintah dan ekonomi kesra untuk daerah perbatasan di Kepulauan Meranti. “Hanya saja, masih banyak dinas yang menjadi mitra kita yang belum memahaminya. Pihak kita juga belum melakukan sosialisasi,� pungkasnya. Karena itu dia bertekat akan bekerja lebih maksimal lagi pada tahun 2013 ini, terutama dalam menghimpun data sesuai dengan tugas pokok BPP. Untuk masing-masing kecamatan di perbatasan diminta membuat program infrastruktur pembangunan sebagai upaya penangulangan abrasi ini.(swl) ‡”™ƒŒƒŠƒ� :   


KAMIS SABTU

15

HARIAN VOKAL

7 Maret 2013/25 RabiulHARIAN Akhir 1434 H VOKAL

LINTAS Pelaku UMKM Dilatih Usaha Efektif RENGAT(VOKAL)ÇŚƒ”ƒ’‡ŽƒÂ?——•ƒŠƒÂ?‹Â?”‘Â?‡…‹Ž Â?‡Â?‡Â?‰ƒŠČ‹ČŒ„‹Â?ƒƒÂ?‹Â?ĥ‘’‡”ƒ•‹Â?‡”Œƒ •ƒÂ?ƒ †‡Â?‰ƒÂ?    —•ƒÂ?–ƒ”ƒ Â?‡Â?†ƒ’ƒ–Â?ƒÂ? ’‡Žƒ–‹ŠƒÂ? Â?‡™‹”ƒ—•ƒŠƒƒÂ?Ǥ ‡Žƒ–‹ŠƒÂ? †‹ŽƒÂ?‰•—Â?‰nj Â?ƒÂ? •‡ŽƒÂ?ƒ †—ƒ Šƒ”‹ Â?—Žƒ‹ ƒ„— Č‹Í¸Č€ÍľČŒ Š‹Â?‰‰ƒ ƒÂ?‹• Č‹Í˛ÍšČ€ÍľČŒ †‹ ‹•Â?ƒ ‹˜‡ ‘› ‡Â?†ƒÂ?ƒ ‡Â?ƒ–ƒÂ?‰”‡„ƒǤ ‡Žƒ–‹ŠƒÂ?‹Â?‹Â?ƒÂ?–‹Â?›ƒ†‹Šƒ”ƒ’Â?ƒÂ?Â?‡Â?„ƒÂ?–— —•ƒŠƒ ’‡ŽƒÂ?—  ›ƒÂ?‰ ‡ˆ‡Â?Â–Â‹ÂˆÇĄ ‡ˆ‡•‹‡Â? •‡”–ƒ –‡’ƒ– •ƒ•ƒ”ƒÂ?Ǥ ‡Žƒ–‹ŠƒÂ? ‹–— Â?‡Â?†ƒ–ƒÂ?‰Â?ƒÂ? Â?ƒ”ƒ•—Â?„‡”†ƒ”‹Žˆƒƒ”–‡Â?ƒÂ?Â„ÂƒÂ”Â—ÇĄÂ?‘Â?•—Ž–ƒÂ? —•ƒŠƒ†ƒ”‹Â?‹’‡”•‹–ƒ• ƒŒƒŠƒ†ƒČ‹ ČŒÇĄ†‹Â?ƒÂ?ƒ ’‡•‡”–ƒ †ƒŽƒÂ? ’‡Žƒ–‹ŠƒÂ? –‡”•‡„—– Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ? ’ƒ”ƒ ’‡ŽƒÂ?—  „‹Â?„‹Â?‰ƒÂ? ‹Â?ĥ ‘’‡”ƒ•‹ –‡”—–ƒÂ?ƒ †ƒŽƒÂ? Â?‡Â?‰‰—Â?ƒÂ?Â?ƒÂ? †ƒÂ?ƒ Â?‘’”ƒ•‹ –ƒŠ—Â? ʹͲͳ; •‡„‡•ƒ” ’ͳǥͺ Â?‹Ž‹ƒ”Ǥ ƒÂ?ƒ ƒ™ƒŽ –‡”•‡„—– „‡Â?–—Â? ’‡”Â?‘†ƒŽƒÂ? ’‹Â?ŒƒÂ?ƒÂ? ›ƒÂ?‰ †‹ •ƒŽ—”Â?ƒÂ?‘Ž‡ŠǤ ‡’ƒŽƒ ‹•Â?‘’  ƒ„—’ƒ–‡Â? Â?Š—ǥ 

•Â?ƒÂ?†ƒ” ƒ„ †ƒŽƒÂ? ƒ…ƒ”ƒ –‡”•‡„—– Â?‡Â?›ƒÂ?ÇŚ ’ƒ‹Â?ƒÂ?ÇĄ ’‡ŽƒÂ?•ƒÂ?ƒƒÂ? ’‡Žƒ–‹ŠƒÂ? ‹Â?‹ †ƒŽƒÂ? „‡Â?–—Â? Â?‡Â?’‡”•‹ƒ’Â?ƒÂ?’‡•‡”–ƒ’‡Â?‡”‹Â?ƒ„ƒÂ?–—ƒ—•ƒŠƒ †ƒ”‹  —•ƒÂ?–ƒ”ƒ  –ƒŠ—Â? ʹͲͳ; ‹Â?‹ǥ †‹Â?ƒÂ?ƒ •‡–‡ŽƒŠÂ?‡Â?ŒƒŽƒÂ?Â?ƒÂ?’‡Žƒ–‹ŠƒÂ?Â?ƒƒ’ƒ”ƒ’‡•‡”–ƒ ’‡Â?‡”‹Â?ƒ „ƒÂ?–—ƒÂ? „‹•ƒ Â?‡Â?‰‰—Â?ƒÂ?ƒÂ? Â?‘†ƒŽ •‡…ƒ”ƒ‡ˆ‹•‹‡Â?ÇĄ‡ˆ‡Â?–‹–•‡”–ƒ–‡’ƒ–•ƒ•ƒ”ƒÂ?Ǥ ‡Â?—”—–Â?Â›ÂƒÇĄ ‡Â?‰ƒÂ? ƒ†ƒÂ?›ƒ ’‡Žƒ–‹ŠƒÂ? ‹Â?‹ •‡Žƒ‹Â? ƒÂ?ƒÂ? Â?ƒÂ?’— Â?‡Â?ŒƒŽƒÂ?Â?ƒÂ? —•ƒŠƒ •‡…ƒ”ƒ –‡’ƒ–•ƒ•ƒ”ƒÂ?’‡Žƒ–‹ŠƒÂ?‹Â?‹„‡”†ƒÂ?’ƒÂ?„‡•ƒ”„ƒ‰‹ ’‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–ƒÂ? ‡Â?‘Â?‘Â?‹ Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–Ǥ •‡„ƒ„ ÇĄ Â?‡†‡’ƒÂ?Â?›ƒ •‡…ƒ”ƒ „‡”‰‹Ž‹” „ƒÂ?–—ƒÂ? ‹Â?‹ ƒÂ?ƒÂ? †‹•ƒŽ—”Â?ƒÂ? Â?‡’ƒ†ƒ Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– Žƒ‹Â?Â?›ƒ ›ƒÂ?‰ Â?‡Â?„—–—ŠÂ?ƒÂ? „ƒÂ?–—ƒÂ? Â?‘†ƒŽǤ Ěśƒ”ƒ ’‡Â?‹Â?ŒƒÂ? Â?‘†ƒŽ Šƒ”—• Â?ƒÂ?’— Â?‡nj Â?‰‡Â?„ƒŽ‹Â?ƒÂ?Â?‘†ƒŽ›ƒÂ?‰•—†ƒŠ†‹’‹Â?ŒƒÂ?Â?ƒÂ?–‹ǥ̜ Šƒ”ƒ’ •Â?ƒÂ?†ƒ”•‡’‡”–‹†‹ŽƒÂ?•‹”inhusatu.comǤ ‹–ƒÂ?„ƒÂ?ƒÂ?Â?Â›ÂƒÇĄÂ?‡‰‹ƒ–ƒÂ?‹Â?‹Œ—‰ƒÂ?‡”—’ƒÂ?ƒÂ? Â?‡‰‹ƒ–ƒÂ? ’‡Â?‡”‹Â?ƒƒÂ? †ƒÂ?ƒ „‡”‰—Ž‹” ’ƒ†ƒ –ƒŠ—Â? ʹͲͳʹ ŽƒŽ— †ƒÂ? „‡Â?‡”Œƒ •ƒÂ?ƒ †‡Â?‰ƒÂ? ’‹ŠƒÂ?  —•ƒÂ?–ƒ”ƒ  ›ƒÂ?‰ ƒÂ?ƒÂ? Â?‡Â?›‡Ž‡Â?•‹ ’ƒ”ƒ ’‡ŽƒÂ?— ǤĚś‡‰‹ƒ–ƒÂ?‹Â?‹Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ?„‡Â?–—Â?Â?‡Â?ÂƒÇŚ Œ—Â?ƒÂ?‡Â?‘Â?‘Â?‹Â?Â‹Â–ÂƒÇĄĚś—Œƒ”Â?›ƒǤ ‡Â?‡Â?–ƒ”ƒ ‹–—ǥ ƒ‰‹ƒÂ? ‡—ƒÂ?‰ƒÂ?   ÇĄ ƒ•–ƒ”‹Â?‡Â?Œ‡Žƒ•Â?ƒÂ?ÇĄ’ƒ”ƒ’‡•‡”–ƒ„‹Â?ƒƒÂ? Â?‡Â?‰ƒŒ—Â?ƒÂ? —•—ŽƒÂ? ’‡”Â?‘†ƒŽƒÂ? —•ƒŠƒ Â?‡’ƒ†ƒ ‹Â?ĥ ‘’‡”ƒ•‹ ÇĄ †‹Â?ƒÂ?ƒ Â?ƒÂ?–‹Â?›ƒ •‡–‡ŽƒŠ †‹ •‡’ƒÂ?ƒ–‹ ’‹Â?ŒƒÂ?ƒÂ? Â?ƒÂ?ƒ ’‡•‡”–ƒ ›ƒÂ?‰ Â?‡Â?Â‰ÂƒÇŚ Œ—Â?ƒÂ? ’‡”Â?‘Š‘Â?ƒÂ? Šƒ”—• Â?‡Ž‡Â?‰Â?ƒ’‹ Â’Â‡Â”Â•Â›ÂƒÇŚ ”ƒ–ƒÂ?Ǥ ‡•ƒ” Â?‡…‹ŽÂ?›ƒ †ƒÂ?ƒ ’‹Â?ŒƒÂ?ƒÂ? Â?ƒ–ƒ ÂƒÂ•Â–ÂƒÂ”Â‹ÇĄ –‡”‰ƒÂ?–—Â?‰ Â?ƒŒ— –‹†ƒÂ?Â?›ƒ —•ƒŠƒ ›ƒÂ?‰ •‡†ƒÂ?‰ „‡”ŒƒŽƒÂ?•ƒƒ–‹Â?‹Ǥ ‹Â?ƒ—•ƒŠƒ’ƒ”ƒ’‡Â?‘Š‘Â?„‡•ƒ” Â?ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?–‹Â?›ƒ’‹Â?ŒƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?„‹•ƒ†‹•‡•—ƒ‹Â?ƒÂ? †‡Â?‰ƒÂ? ”‡Â?…ƒÂ?ƒ —Â?–—Â? Â?‡Â?‰‡Â?„ƒÂ?‰Â?ƒÂ? Â—Â•ÂƒÂŠÇŚ ƒÂ?›ƒ–‡”•‡„—–Ěś‡Â?‘Š‘Â?–‹†ƒÂ?†‹Â?‡Â?ƒÂ?ƒÂ?„—Â?‰ƒ ƒ–ƒ• ’‹Â?ŒƒÂ?ƒÂ? Â?ƒÂ?—Â? ƒ†ƒ ’‘–‘Â?‰ƒÂ? —Â?–—Â? ĠÂ?‹Â?Â‹Â•Â–Â”ÂƒÂ•Â‹ÇĄĚśŒ‡Žƒ•Â?›ƒǤ(ymg,mza)

60 Guru PAUD Dapat Beasiswa S1 RENGAT(VOKAL)ÇŚ‡„ƒÂ?›ƒÂ? ͸Ͳ ‰—”— ’‡Â?†‹nj †‹Â?ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?—•‹ƒ†‹Â?‹Č‹ČŒƒ„—’ƒ–‡Â? Â?†”ƒ‰‹”‹ —Ž—Â?‡Â?†ƒ’ƒ–Â?ƒÂ?„‡ƒ•‹•™ƒ—Â?–—Â?Â?‡ŽƒÂ?Œ—–Â?ƒÂ? ’‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ? ͳǤ ‡ƒ•‹•™ƒ –‡”•‡„—– †‹ƒÂ?„‹Ž †ƒ”‹  Â?Š— —Â?–—Â? ʹͲ ‰—”—ǥ †ƒÂ?  ”‘˜‹Â?•‹ ‹ƒ——Â?–—Â?͜Ͳ‰—”—Ǥ ̜͸Ͳ ‰—”—  ›ƒÂ?‰ Â?‡Â?†ƒ’ƒ– „‡ƒ•‹•™ƒ ’‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ? Íł –‡”•‡„—– Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ? ‰—”— ›ƒÂ?‰ •ƒƒ– ‹Â?‹ Â?‡Â?‰ƒŒƒ” †‹ •‡Œ—Â?ŽƒŠ  †ƒÂ?  †‹

Â?Š—ǥ̜ Â?ƒ–ƒ ‡Â?‹ǥ ’‡Â?‰‡Ž‘Žƒ ”‘‰”ƒÂ?  Â?Š—ǥ ƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒ•‡’‡”–‹†‹ŽƒÂ?•‹”‹Â?Š—•ƒ–—Ǥ…‘Â?Ǥ ‹Â?ƒ–ƒÂ?ƒÂ?Â?Â›ÂƒÇĄ •‡ŽƒÂ?ƒ ‹Â?‹ „ƒÂ?›ƒÂ? ‰—”— ›ƒÂ?‰ Â?‡Â?‰ƒŒƒ” †‹  Â?ƒ—’—Â?  ŠƒÂ?›ƒ Â?‡Â?‹ŽÂ?‹ ’‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ?  Â?ƒ—’—Â? ʹǤ ‡Â?‰ƒÂ? ƒ†ƒÂ?›ƒ ’‡”ƒ–—”ƒÂ?—Â?–—Â?Â?‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–Â?ƒÂ?’‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ?‰—”— Š‹Â?‰‰ƒ Â?‡ Œ‡Â?ŒƒÂ?‰ ͳǥ Â?ƒÂ?ƒ ‡Â?Â?ƒ„ Â?Š— Â?‡”‡•’‘Â? †ƒÂ? Â?‡Â?‰ƒÂ?„‹Ž Â?‡„‹ŒƒÂ?ƒÂ? —Â?–—Â? Â?‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–Â?ƒÂ?‰—”—Ǥ Ěś Â?‹ Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ? —’ƒ›ƒ —Â?–—Â? Â?‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–Â?ƒÂ? Â?—ƒŽ‹–ƒ•–‡Â?ƒ‰ƒ’‡Â?‰ƒŒƒ”†ƒÂ?†‹ Â?Š—ǥ̜ Â?ƒ–ƒÂ?›ƒǤ ‡Â?‡Â?–ƒ”ƒ‹–—•ƒŽƒŠ•ƒ–—‡’ƒŽƒ‡Â?‘ŽƒŠ†‹ ‡Â?ƒ–ƒÂ?‰Â‡Â„ÂƒÇĄ —•”‹›ƒ–‹Č‹ÍľÍšČŒÇĄÂ?‡Â?›ƒÂ?„—–„ƒ‹Â? ƒ†ƒÂ?›ƒ „‡ƒ•‹•™ƒ „—ƒ– ’ƒ”ƒ ‰—”—  ‹Â?‹Ǥ Ěś ƒ†‹ „‡”—Â?–—Â?‰ ’ƒ”ƒ ‰—”—  ‹Â?‹ Â?‡Â?†ƒ’ƒ– Â?‡•‡Â?’ƒ–ƒÂ?Â?—Ž‹ƒŠ†‡Â?‰ƒÂ?†ƒÂ?ƒÂ„Â‡ÂƒÂ•Â‹Â•Â™ÂƒÇĄ•‡Â?‘‰ƒ †‡Â?‰ƒÂ? ’‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ? •ƒ”ŒƒÂ?ÂƒÇĄ ‰—”—  †‹ Â?Š— •‡Â?ƒÂ?‹Â?„‡”Â?Â—ÂƒÂŽÂ‹Â–ÂƒÂ•ÇĄĚś—…ƒ’Â?›ƒǤ(ymg,mza)

Sekretariat Daerah

: 0769-341009

Sekretariat DPRD

: 0769-311341

Pengadilan Negeri Rengat : 0769-341059 Pengadilan Agama Rengat

: 0769-341102

Kejaksaan Negeri Rengat

: 0769-341271

PDAM

:

Kantor Satpol PP

: 0769-341137

Kodim 0302 Inhu

:

0769-21035

Polres Inhu

:

0769-21110

Polsek Peranap

: 0769-561110

Polsek Lirik

:

0769-41033

Polsek Pasir Penyu

:

0769-41110

RSU Indrasari Rengat

: 0769-341066

0769-21634

Penanggung Jawab/RedakturÇŁ MARZULI ADI

NET

PARA Â?ƒÂ?–ƒÂ?Â?ƒ”›ƒ™ƒÂ?—Â?‹ƒƒ”›ƒ‡Œƒ–‹Č‹ČŒÂ?‡Â?›ƒÂ?’ƒ‹Â?ƒÂ?Žƒ’‘”ƒÂ?Â?‡’ƒ†ƒƒ•‹‡Â?ƒ‰ƒ‡”Œƒ‹Â?ĥ‘•‹ƒŽ‡Â?ƒ‰ƒ‡”Œƒ†ƒÂ?”ƒÂ?•Â?Â‹Â‰Â”ÂƒÂ•Â‹ÇĄƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒ•‹ƒÂ?‰Ǥ

Eks Karyawan PT DKS Datangi Dissosnakertrans „ Mengaku Di-PHK Sepihak 

áˆş áˆť   áˆşáˆť áˆťÇŚ‡„ƒÂ?›ƒÂ? ͳ; Â?ƒÂ?–ƒÂ? Â?ƒ”›ƒ™ƒÂ?  —Â?‹ƒƒ”›ƒ‡Œƒ–‹áˆşáˆťÇĄƒ„—áˆşÍ¸Č€Íľáˆť•‹ƒÂ?‰Â?‡Â?†ƒ–ƒÂ?‰‹ ƒÂ?–‘”‹Â?ĥ‘•‹ƒŽ‡Â?ƒ‰ƒ‡”Œƒ†ƒÂ?”ƒÂ?•Â?‹‰”ƒ•‹ áˆş‹••‘•Â?ƒÂ?‡”–”ƒÂ?Â•áˆťƒ„—’ƒ–‡Â? Â?†”ƒ‰‹”‹ —Ž—áˆş Â?ÂŠÂ—áˆťÇĄ —Â?–—Â?Â?‡Žƒ’‘”Â?ƒÂ?–‹Â?†ƒÂ?ƒÂ?’‡Â?—–—•ƒÂ?Š—„—Â?‰ƒÂ?Â?‡”Œƒ áˆş áˆť•‡’‹ŠƒÂ?‘Ž‡Š’‡”—•ƒŠƒƒÂ?›ƒÂ?‰„‡”‰‡”ƒÂ?†‹„‹†ƒÂ?‰ Š—–ƒÂ?–ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?‹Â?†—•–”‹áˆş  áˆť†‹‡•ƒ‡Â?‘—„—Â?‹‰‘ǥ ‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?‹”‹Â?ÇĄ‹–—Ǥ Berdasarkan laporannya, mereka di-PHK karena dituduh menggelapkan pupuk tanaman jenis RP sebanyak 20 ton. PT DKS menuding 13 orang itu melanggar ketentuan pasal 158 UU No 13 Tahun 2003 dan melanggar peraturan perusahaan. Menurut Bambang, salah seorang mantan karyawan PT DKS mengatakan, 13 karyawan yang di PHK sejak tanggal 14 Maret 2013 lalu itu adalah 1 asisten kepala, 2 asisten lapangan dan 10 mandor. Surat Keputusan PHK dari PT DKS

ditandatangani oleh Asisten ER PT Sumatera Develoment Unit (SDU), Hotma Ringan Silaban. Ia membantah 13 karyawan tersebut tidak melakukan penggelapan pupuk seperti yang dituduhkan PT DKS, melainkan pupuk tersebut ditimbun karena target penanaman dan transportasi perusahaan tidak sesuai dengan pupuk yang tersedia. "Kami tidak menggelapkan atau menjual pupuk itu, karena penanaman belum selesai dikerjakan. Pupuk tersebut kami timbun agar

pemupukan dapat dilakukan pada tanaman baru. Selain itu transportasi perusahaan juga tidak memadai untuk mengangkut pupuk tersebut. Namun anehnya, manajemen langsung mem-PHK tanpa pertimbangan," ungkap Bambang. Karena itu, pihak karyawan yang di PHK melaporkan masalah ini ke pihak kepolisian dan mengadukan PHK sepihak tersebut ke Dinsosnakertrans. "Kami menuntut PT DKS harus memberikan uang pesangon, uang jasa dan mengembalikan ijazah salah seorang karyawan bernama Riko Sialoho yang ditahan PT DKS. Karena perusahaan meminta uang Rp5 juta untuk pengambilan ijazah tersebut," tegas Bambang. Di tempat terpisah, Personalia PT DKS Hendri Suheri dikonfirmasi mengatakan, manajemen melakukan PHK terhadap 13 orang karyawan karena telah merugikan perusahaan dan terbukti menimbun pupuk sekitar 20 ton di dalam tanah.

Warga TTBT Kalah di Pengadilan „ Tuntut Lahan dari BBSI Tak Dikabulkan RENGAT(VOKAL) RENGAT(VOKAL)-Lahan seluas 447 hektar yang dituntut masyarakat Talang Tujuh Buah Tangga (TTBT) Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) kepada PT Bukit Batabuah Sei Indah (BBSI) dimentahkan Pengadilan Negeri Rengat dan Pengadilan Tinggi Riau. Masyarakat pun akhirnya menyerah dan tidak mampu berbuat apa-apa lagi. Setalah kalah di Pengadilan Negeri Rengat beberapa tahun lalu, masyarakat naik banding dan menggugat di Pengadilan Tinggi Riau. Akan tetapi penggugat

juga kalah sesuai Keputusan Pengadilan Tinggi Riau No.74/Pdt/ 2008/PTR. Demikian dijelaskan Kabag Administrasi Pemerintahan melalui Kasubag Kependudukan dan Pertanahan R Facraruzi di ruang kerjanya kepada Harian Vokal, Rabu(6/3). Menurutnya kekalahan masyarakat dalam gugatan tersebut karena legalitas payung hukum lahan yang dijadikan masyarakat di kalahkan oleh izin yang dikantongi PT BBSI. "Acuan legalitas lahan dan payung hukum perusahaan itu

sudah sesuai izin. Pengadilan Tinggi Riau menyatakan keputusan Bupati Inhu No.331 Tahun 2002 tentang Izin Usaha Pemamfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) adalah sah. Bahkan diperkuat dengan izin dari Menhut sesuai SK No.67/Menhut-II/2007 atas areal konsesi yang akan digunakan PT BBSI," terangnya. Untuk diketahui, luas lahan konsesi PT BBSI berdasarkan IUPHHK yang dikantongi adalah seluas 13.420 hektar sesuai rencana kerja tahunan (RTK) mereka No.SK 07/BPHT-3/2010 yang telah dilaporkan kepada Gubernur Riau untuk tanaman akasia. (frs)

DPRD Minta Pembangunan Dilaksanakan Tepat Waktu RENGAT(VOKAL) RENGAT(VOKAL)-Wakil Ketua Komisi C DPRD Indragiri Hulu (Inhu), Samsudin yang membindangi pembangunan fisik meminta satuan kerja perangkat daerah melaksanakan kegiatan pembangunan tepat waktu dan sesuai dengan aturan yang berlaku. "Terutama pembangunan yang menyentuh langsung kepada masyarakat, seperti infrastruktur, pendidikan dan kesehatan,"

ujar Samsudin menjawab Harian Vokal via ponselnya, Rabu (6/3). Samsudin dari Fraksi Partai Golkar tersebut berharap agar SKPD segera melaksanakan kegiatan pembangunan agar kejadian seperti tahun lalu tidak terulang kembali, dimana banyak kegiatan pembangunan yang terbengkalai. "Tahun lalu banyak proyek pembangunan fisik yang tidak

selesai, padahal sangat dibutuhkan dan masyarakat contoh pembangunan puskesmas di beberapa kecamatan," jelasnya. Apalagi menurut Samsudin pengesahan APBD Murni tahun anggaran 2013 tidak terlambat dan tergolong cepat jika dibandingkan dengan kabupaten lainnya. Sekarang hanya tinggal kinerja SKPD untuk mempercepat kegiatan pembangunan. (obr)

Mengenai tuntutan karyawan yang meminta pesangon dan uang jasa, pihaknya telah membicarakan hal tersebut ke pihak manajemen. "Kami sudah sampaikan tuntutan mantan karyawan itu ke manajemen, mungkin nanti akan digelar kembali pertemuan dengan karyawan dan keputusan manajeman akan disampaikan pada saat pertemuan nanti," sebutnya. Sementara itu, Kasi Tenaga Kerja Dinsosnakertrans Inhu, Raja Jhon Efendi dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan kembali menggelar pertemuan antara 13 orang mantan karyawan dengan manajemen PT DKS pada pekan

mendatang. Sebab, pada pertemuan yang digelar yang hadir hanya Personalia dan KTU PT DKS yang tidak bisa mengambil keputusan atas PHK dan tuntutan 13 mantan karyawan tersebut. "Saat ini kami belum bisa merumuskan pihak yang bersalah, karena pihak PT DKS masih menunggu keputusan manajemen yang akan hadir pada pertemuan selanjutnya Rabu (13/3/ 2013) pekan depan. Pertemuan ini memang sengaja melibatkan pihak kepolisian karena 13 orang mantan karyawan yang datang berencana melakukan unjuk rasa," sebut Jhon. (ymg,mza)

Pembangunan Venue Porda Dimulai April R E N G A T ( V O K A L ))camatan Rengat Barat Dinas Pemuda, Olahdengan anggaran seraga, Budaya dan Paribesar Rp20 miliar. gewisata (Disporabudsadung gelanggang reta ) Kabupaten Indramaja di Kecamatan giri Hulu (Inhu) menarRengat Barat yang getkan pembangunan danaya dari program dan perbaikan arena CSR PT Bukit Asama pertandingan (venue) sebesar Rp10 miliar," jelas Selamat. Pekan Olahraga DaerDi samping itu, piah Provinsi Riau 2014 SELAMAT haknya juga akan mendatang sudah bisa membangun RTH di dimulai Bulan April Kantor Bupati serta merenovasi mendatang. Kepala Disporabudsata, Sela- gedung olahraga (GOR) di Danmat mengatakan, saat ini pihakn- au Raja Rengat. Sedangkan prosya sedang melengkapi adminis- es pelaksanaan kegiatan pemtrasi sebelum dilaksanakannya bangunan lapangan olahraga lelang di LPSE. Diungkapkannya, yang sifatnya partai kecil, cukup ada 8 kegiatan pembangunan dengan sistim anya penunjukan dan perbaikan venue yang akan langsung (PL). "Saat ini sedang diproses, tapi dilelang di LPSE, salah satunya Pembangunan Stadion Narasin- semua program pembangunnan ga Rengat dengan anggaran yang sifatnya fisik dilaksanakan pada bulan empat, sebab kegiatan pemsebesar Rp8 miliar. "Kemudian pembangunan bangunan fisik tersebut harus siap stadion mini di Batu Canai, Ke- tahun 2013 ini," tuturnya. (obr)

OBRIN

HADIRI ACARA ÇŚ‡„ƒÂ?›ƒÂ?ʹ͡Ͳ–‡Â?ƒ‰ƒÂ?‡•‡Šƒ–ƒÂ?Â?‡Â?‰Šƒ†‹”‹ƒ…ƒ”ƒ†‹ƒŽ‘‰‹Â?ÇŚ –‡”ƒÂ?–‹ˆ’‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–ƒÂ?’‡Žƒ›ƒÂ?ƒÂ?Â?‡•‡Šƒ–ƒÂ?„ƒ‰‹Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–›ƒÂ?‰†‹ƒ†ƒÂ?ƒÂ?†‹ ‡nj †—Â?‰ ‡”„ƒÂ?‰ƒ”‹‡Â?ƒ–ƒÂ?Â‰Â”Â‡Â„ÂƒÇĄ„‡„‡”ƒ’ƒ™ƒÂ?–—ŽƒŽ—Ǥ

Jika Tak Terbukti, Kadistan Akan Laporkan LSM Gempar RENGAT(VOKAL) RENGAT(VOKAL)-Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hultikultura (Distan TPH) Kabupaten Indragiri Hulu mengancam akan melaporkan LSM Gempar ke pihak berwajib jika tuduhan mengenai adanya pemotongan terhadap dana bantuan sosial (Bansos) dari APBN untuk kelompok tani (Poktan) untuk pencetakan sawah sebesar Rp3 juta tidak terbukti. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hultikultura (Distan TPH) Kabupaten Indragiri Hulu, R Heri Zuliandri mengatakan, jika memang yang bersangkutan memiliki bukti terhadap hal tersebut, silahkan saja untuk melaporkan

masalah ini. "Tapi jika hal ini tidak terbukti kita yang akan melaporkan sebagai pencemaran nama baik,'' katanya. Dijelaskannya, sejauh ini pihak Distan Inhu masih melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan proyek cetak sawah seluas 600 hektar yang bersumber dari dana bansos pusat di 9 kecamatan. Sampai saat ini progres fisik sudah mencapai 75 persen. ''Satu hal lagi yang harus diketahui adalah dana tersebut cair dengan cara bertahap yaitu tiga tahap sesuai dengan fisik yang dikerjakan, bahkan ada Poktan yang baru mencairkan dana tersebut tahap

awal, dan dana itu masih berada di rekening Poktan,'' ujarnya. Melihat kondisi yang ada saat ini, tambahnya, pihaknya yakin pada minggu pertama bulan April 2013 nanti pengerjaan proyek cetak sawah ini akan selesai 100 persen, dan pihaknya sudah turun ke lapangan melihat kondisi yang terjadi. ''Begitu juga terkait adanya tudingan yang mengatakan bahwa cetak sawah yang ada di Desa Redang yang dibangun lahan yang tumpang tindih, juga tidak benar,'' tegasnya. Untuk itu, Kadistan, mengharapkan kepada semua pihak untuk tidak mengeluarkan state-

ment yang dapat membuat resah Poktan, karena ini akan menimbulkan ketakutan bagi Poktan. ''Yang kita khawatirkan para Poktan tersebut tidak mau lagi melaksanakan program ini, yang mengakibatkan terganggunya program cetak sawah ini,'' katanya lagi. ''Kita melihat ada pihak-pihak yang tidak menginginkan program ini berjalan secara berkesinambungan untuk menjadikan daerah ini sebagai daerah yang swasembada beras tahun 2015,'' pungkasnya. Salah seorang rekanan yang dipercaya masyarakat untuk

melaksanakan proyek cetak sawah menyesalkan adanya tudingan dari pihak LSM tersebut, karena hal ini tidak benar adanya, dikatakannya bahwa untuk biaya membuka lahan itu saja perhektar mencapai Rp7 Juta, itu di lokasi yang normal. "Untuk daerah yang sulit seperti redang itu mungkin lebih daripada itu karena ditambah dengan biaya ponton untuk menyeberangkan alat berat, darimana bisa dipotong, sedangkan dana yang Rp 3 Juta per hektare itu adalah dana untuk membeli kapur, pupuk, benih, serta biaya perawatan," katanya. (ymg,mza) ‡”™ƒŒƒŠƒÂ?ÇŁ 


CMYK 16 HARIAN VOKAL

Penanggung Jawab: DELFI INDRA

KAMIS

7 Maret 2013/25 Rabiul Akhir 1434 H

Perwajahan : PEPEN


19

KUANTAN SINGINGI KAMIS

HARIAN VOKAL

7 Maret 2013/ 25 Rabiul Ahir 1434 H

SMP Satap Kuantan Mudik Minim Sarana  áˆť  áˆş     áˆť ÇŚ ƒ”‹ ͜Ͳ Ž‡„‹Š  ‡‰‡”‹ áˆť    †ƒÂ?•™ƒ•–ƒ†‹ƒ„—’ƒ–‡Â?—ƒÂ?–ƒÂ?‹Â?‰‹Â?‰‹áˆş—ƒÂ?•‹Â?Â‰áˆťÇĄ ƒ–—–ƒ’áˆşÂƒÂ–ÂƒÂ’áˆť—Â?‹–‡†—•—Â?ƒÂ?ÇĄ‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?—ƒÂ?–ƒÂ? —†‹Â?ÇĄ†‹Â?‹Žƒ‹Â?ƒ•‹Š•ƒÂ?‰ƒ–Â?‡Â?—”ƒÂ?‰ƒÂ?•ƒ”ƒÂ?ƒ†ƒÂ?’”ƒ•ƒ”ƒÂ?ƒǤ ƒŽ‹Â?‹„—–—Š’‡”Šƒ–‹ƒÂ?†ƒÂ?†—Â?—Â?‰ƒÂ?•‡Â?—ƒ’‹ŠƒÂ?Ǥ LAPORAN : REPLIZAR/KUANSING Meskipun SMPN Satap yang memiliki tiga lokal itu masih minim sarana dan prasarana, namun para siswanya selalu serius belajar. Meja maupun kursi yang di-

gunakan untuk belajar sangat tidak layak digunakan. Selain itu kondisi lokal juga tidak terawatt. Papan tulis yang digunakan untuk proses belajar mengajar sudah tampak mulai rusak. SMPN Satap yang berada per-

sis di belakang SD Negeri 013 Bukit Pedusunan itu sama sekali tidak memiliki ruang bermain untuk para siswa. Sehingga pada saat istirahat, para siswa memilih berdiam diri saja di lokal. “Kondisi SMP Satap ini sudah tidak layak lagi dijadikan sebuah sekolah. Karena ruang yang dimiliki sempit dan fasilitasnya sangat tidak memadai. Kita sangat khawatir akan keberlangsungan sekolah ini. Sekolah ini juga tidak memiliki lapangan olahraga, seperti lapangan voli, sepak takraw,

apalagi lapangan bola kaki. Sehingga untuk pelajaran olahraga kita terpaksa menumpang di lapangan voli SD 013. Pada pada waktu bersamaan anak SD itu juga memakai lapangan itu, kita terpaksa menumpang ke lapangan lain yang berada di luar sekolah,� tutur Wakil Kepala Sekolah SMP Satap Banjirman ketika dihubungi Vokal baru-baru ini. Banjirman sangat berharap kepada seluruh pihak terkait untuk menangani persoalan itu secepat mungkin.

“Kasihan para siswa dan orang tua yang menyekolahkan anaknya di sini,� ungkapnya Banjirman. Banjirman berharap, keinginan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kuansing diselaraskan dengan kondisi infrastruktur di sekolah. Ketika masalah ini disampaikan ke Kepala UPTD Kuantan Mudik Darmawan terkait usulan bangunan SMP Satap, menurutnya hal itu sudah dibicarakan dengan Kepala Dinas Pendidikan

(Disdik) Kuansing, khususnya mengenai rencana relokasi SMP Satap Bukit Pedusunan. Pihak desa telah menyediakan lahan seluas dua hektar untuk pendidikan di Desa Bukit Pedusunan untuk pembangunan SMP Satap maupun pembangunan MDA. “Usulan dari kepala desa yang menyediakan lahan untuk bangunan SMP Sarap dan MDA sangat direspons, demi kemajuan pendidikan di Kuantan Mudik khususnya dan Kuansing pada umumnya,� pungkasnya. (***)

LINTAS Š‡ƒÂ?–ƒ•‡ŽƒŠ ƒŠ‹”Â?ƒÂ?ͳͲƒ‰— TELUKKUANTAN (VOKAL)Č‚ƒŽƒŠ•ƒ–—‰”‘—’ „ƒÂ?† ›ƒÂ?‰ „‡”†‹”‹ –ƒÂ?‰‰ƒŽ Í´Íľ ‡‹ ʹͲͳʹ ŽƒŽ— „‡”Â?ƒÂ?ƒ Š‡ ƒÂ?–ƒœ –‡ŽƒŠ Â?‡Â?‰Šƒ•‹ŽÂ?ƒÂ? ͳͲ ÂŽÂƒÂ‰Â—ÇĄ †‹Â?ƒÂ?ƒ Íľ †‹ƒÂ?–ƒ”ƒ Žƒ‰— ‹–— •—†ƒŠ †‹ ”‡nj Â?ƒÂ?Ǥ ‡•Â?‹‰”—’Â?—•‹…‹Â?‹Â?ƒ•‹Š„ƒ”—†‹Â?ƒÂ?…ƒŠ Â?—•‹Â? —ƒÂ?–ƒÂ? ‹Â?‰‹Â?‰‹ Č‹—ƒÂ?•‹Â?Â‰ČŒÇĄ Â?ƒÂ?—Â? Â?—•‹Â? „ƒÂ?† Š‡ ƒÂ?–ƒœ ›ƒÂ?‰ „‡”ƒŽ‹”ƒÂ? ‘’ ‘…Â? ‡Žƒ›— ‹–— ’‡”Â?ƒŠ –ƒÂ?’‹Ž Â?‡Â?Œƒ†‹ „‹Â?ÇŚ –ƒÂ?‰–ƒÂ?—’ƒ†ƒƒ…ƒ”ƒ—ŽƒÂ?‰–ƒŠ—Â?Â?‡njͺƒ†‹‘ ÂƒÂ”Â‘Â•ÂƒÇĄ‡Ž—Â?—ƒÂ?–ƒÂ?Ǥ ƒÂ?ƒ‰‡” „ƒÂ?† Š‡ ƒÂ?–ƒœ ‘Â?Â?› –Â?ƒŒƒ ›ƒÂ?‰Œ—‰ƒ˜‘Â?ƒŽ‹•‰”—’„ƒÂ?†‹–—–‡ŽƒŠÂ„Â‡Â”Â—Â•ÂƒÇŚ Šƒ Â?‡”ƒ• Â?‡Â?Œƒ†‹Â?ƒÂ? „ƒÂ?† Â?‡”‡Â?ƒ Â?‡Â?Œƒ†‹ Â?‡„ƒÂ?‰‰ƒƒÂ? Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– —ƒÂ?•‹Â?‰ǥ Â?Š—•—•Â?ÇŚ ›ƒ„ƒ‰‹Â?ƒŽƒÂ?‰ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?Â?—†ƒǤ Dz‹–ƒ –‡ŽƒŠ „‡”—•ƒŠƒ Â?‡”ƒ• ƒ‰ƒ” „ƒÂ?† Š‡ ƒÂ?–ƒœ ‹Â?‹ Â?‡Â?Œƒ†‹ Â?‡„ƒÂ?‰‰ƒƒÂ? Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– —ƒÂ?•‹Â?‰ǥ Â?Š—•—•Â?›ƒ ƒÂ?ƒÂ? Â?—†ƒ ›ƒÂ?‰ •—Â?ƒ Â?‰‡„ƒÂ?†ǥdz —Œƒ”Â?Â›ÂƒÇĄ •‡’‡”–‹ †‹ŽƒÂ?•‹” kuansingterkini.comÇĄƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇ¤ ‹Â?ƒ–ƒÂ?ƒÂ?ÇĄ ’‹ŠƒÂ?Â?›ƒ –‡ŽƒŠ „‡Â?‡”Œƒ •ƒÂ?ƒ †‡Â?‰ƒÂ?•–—†‹‘ „ƒÂ?† ‘‡Â?ƒŠ ‡Â?‡Â? ›ƒÂ?‰ „‡nj ”ƒ†ƒ †‹ ƒ”‹ —Â?–—Â? †‹Œƒ†‹Â?ƒÂ? –‡Â?’ƒ– Žƒ–‹ŠƒÂ?ÇĄ •‡Â?ƒŽ‹‰—•„ƒ•‡…ƒÂ?Â’Š‡ƒÂ?–ƒœǤ DzŽŠƒÂ?Â†Â—ÂŽÂ‹ÂŽÂŽÂƒÂŠÇĄ†—Â?—Â?‰ƒÂ?†ƒ”‹Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– …—Â?—’„ƒÂ?›ƒÂ?–‡”Šƒ†ƒ’„ƒÂ?†Š‡ƒÂ?–ƒœǤ ƒÂ?ÇŚ ›ƒ Â•ÂƒÂŒÂƒÇĄ Š‹Â?‰‰ƒ •ƒƒ– ‹Â?‹ „‡Ž—Â? ƒ†ƒ ’”‘†—•‡” Â?—•‹Â?„ƒÂ?†›ƒÂ?‰Â?‡Ž‹”‹Â?Š‡ƒÂ?Â–ÂƒÂœÇĄÇ˛’—Â?‰Â?ÂƒÂ•ÇŚ Â?›ƒǤ(ymg, del)

‹•Â?‘’‹Â?—ƒÂ?•‹Â?‰ ™ƒ•‹—ƒŽ‹–ƒ•ƒ”ƒÂ?‰ TELUK KUANTAN (VOKAL)ÇŚ‹Â?ĥ‘’‡”ƒ•‹

Â?†—•–”‹†ƒÂ?‡”†ƒ‰ƒÂ?‰ƒÂ?Č‹‹•Â?‘’‹Â?Â†ÂƒÂ‰ČŒ—ƒÂ?ÇŚ –ƒÂ? ‹Â?‰‹Â?‰‹ Č‹—ƒÂ?•‹Â?Â‰ČŒ Â?‡Â?„‡”‹ ’‡”Šƒ–‹ƒÂ? –‡”Šƒ†ƒ’Â?—ƒŽ‹–ƒ•„ƒ”ƒÂ?‰›ƒÂ?‰„‡”‡†ƒ”†‹–‡Â?ÇŚ ‰ƒŠ Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ÂƒÂ–ÇĄ •‡Š‹Â?‰‰ƒ Â?‘Â?•—Â?‡Â? –‹†ƒÂ? †‹”—‰‹Â?ƒÂ? ƒÂ?‹„ƒ– „‡”‡†ƒ”Â?›ƒ „ƒ”ƒÂ?Â‰ÇŚÂ„ÂƒÂ”ÂƒÂ?‰ Â?ƒ†ƒŽ—ƒ”•ƒǤ ‡’ƒŽƒ‹•Â?‘’‹Â?†ƒ‰—ƒÂ?•‹Â?‰ƒ”Â?‹•Â?‡Â?ÇŚ Œ‡Žƒ•Â?ƒÂ?ÇĄ•‡…ƒ”ƒ’‡”‹‘†‹Â?ÇĄÂ’Â‡Â–Â—Â‰ÂƒÂ•ÇŚÂ’Â‡Â–Â—Â‰ÂƒÂ•–‡”nj Â?ÂƒÂ‹Â–ÇĄ †ƒŽƒÂ? ŠƒŽ ‹Â?‹ †ƒ”‹ ‹†ƒÂ?‰ ‡”†ƒ‰ƒÂ?‰ƒÂ? •‡Â?ƒÂ?–‹ƒ•ƒ Â?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? ’‡Â?‰‡…‡Â?ƒÂ? Â?‡ Žƒ’ƒÂ?ÇŚ ‰ƒÂ?Ǥ ‡Â?‰‡…‡Â?ƒÂ? •‡Žƒ‹Â? „‡”–—Œ—ƒÂ? —Â?–—Â? Â?‡nj Â?ƒÂ?–ƒ— ’‡”Â?‡Â?„ƒÂ?‰ƒÂ? ÂŠÂƒÂ”Â‰ÂƒÇŚÂŠÂƒÂ”Â‰Âƒ „ƒ”ƒÂ?‰ †‹ ’ƒ•ƒ”ƒÂ?ÇĄ Œ—‰ƒ —Â?–—Â? Â?‡Â?‰‡…‡Â? •–ƒ–—• †ƒÂ? Â?‘Â?†‹•‹ „ƒ”ƒÂ?‰ ›ƒÂ?‰ Â„Â‡Â”Â‡Â†ÂƒÂ”ÇĄ •‡”–ƒ Â?‡Â?ÂƒÂ•Â–Â‹ÇŚ Â?ƒÂ? –‹†ƒÂ? –‡”Œƒ†‹ ’‡Â?‹Â?„—Â?ƒÂ? „ƒ”ƒÂ?‰ ›ƒÂ?‰ †ƒ’ƒ–Â?‡”—‰‹Â?ƒÂ?Â?‘Â?•—Â?‡Â?Ǥ Ž‡Š•‡„ƒ„‹–—ǥ•‡„—–Â?ƒÂ?–ƒÂ?ƒ†‹••‘•Â?ƒÂ?‡” —ƒÂ?•‹Â?‰‹–—ǥ’‡Â?‰‡…‡Â?ƒÂ?–‹†ƒÂ?ŠƒÂ?›ƒ†‹ŽƒÂ?—nj Â?ƒÂ?†‹Â’ÂƒÂ•ÂƒÂ”ÇŚÂ’ÂƒÂ•ÂƒÂ”–ƒ”†‹•‹‘Â?ƒŽÂ•ÂƒÂŒÂƒÇĄÂ?ƒÂ?—Â?Œ—‰ƒ †‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? †‹ •™ƒŽƒ›ƒÂ?ÇĄ Â–Â‘Â•Â‡Â”Â„ÂƒÇĄ ‰—†ƒÂ?‰ †ƒÂ? –‡Â?’ƒ– ’‡”†ƒ‰ƒÂ?‰ƒÂ? Žƒ‹Â?Â?›ƒǤ ƒ•‹Ž’‡Â?‰‡…ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?Â?‡Â?Œƒ†‹†ƒ•ƒ”—Â?ÇŚ –—Â? ’‡Â?‰ƒÂ?„‹ŽƒÂ? Â?‡„‹ŒƒÂ?ƒÂ? •‡’‡”–‹ ‘’‡”ƒ•‹ ’ƒ•ƒ”‰—Â?ƒÂ?‡Â?‰‡Â?†ƒŽ‹Â?ƒÂ?Šƒ”‰ƒǤ –—„ƒ”—†ƒ”‹ •‹•‹ˆŽ—Â?–—ƒ•‹Šƒ”‰ƒ„ƒ”ƒÂ?‰Ǥ Ěś‡Â?‰‡…‡Â?ƒÂ?†‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?†ƒŽƒÂ? Â?—”—Â?™ƒÂ?–— –‡”–‡Â?–—Ǥ ‡–ƒ’‹ Â?ƒŽƒ— –‡”Œƒ†‹ ‰‡Œ‘ŽƒÂ? ÂŠÂƒÂ”Â‰ÂƒÇĄ ’‡Â?‰‡…‡Â?ƒÂ?„‹•ƒ†‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?”—–‹Â?ÇĄĚśÂ—ÂŒÂƒÂ”Â?›ƒ•‡’‡”–‹ †‹ŽƒÂ?•‹”halloriau.comÇĄƒ„—Č‹Í¸ÍˇČ€ÍľČŒÇ¤(ymg, del)

ƒÂ?–‘”—’ƒ–‹—ƒÂ?•‹Â?‰ ÇŁͲ͚͸Ͳ͡͸ͳ͸ͳ͸ ƒšƒÂ?–‘”—’ƒ–‹

ǣͲ͚͸Ͳ͡͸ͳ͸ͳ͚

‡�”‡–ƒ”‹ƒ–

ǣͲ͚͸Ͳ͡͸ͳ͸Ͳ͜

ƒ’‘Ž”‡•—ƒ�•‹�‰

ǣͲ͚͸Ͳ͡͸ͳ͸Ͳ͜

‡Ž—�—ƒ�–ƒ�

ǣͲ͚͸Ͳ͡͸ͳͺ͡ͺ

‡Œƒ”‹ƒŽ—�—ƒ�–ƒ�

ǣͲ͚͸ͲʹͲͳʹ;

‡�ƒ†ƒ�‡„ƒ”ƒ�ƒ�

ǣͲ͚͸ͲʹͲ͚͝͡



TAMPUNG GETAH KARETÇŚ‡‘”ƒÂ?‰’‡–ƒÂ?‹•‡†ƒÂ?‰Â?‡Â?ƒÂ?’—Â?‰‰‡–ƒŠÂ?ƒ”‡–Ǥ‡ŒƒÂ?„‡„‡”ƒ’ƒ™ƒÂ?–—„‡ŽƒÂ?ƒÂ?‰ƒÂ?Šƒ”‰ƒÂ?ƒ”‡–†‹—ƒÂ?–ƒÂ?‹Â?‰‹Â?‰‹ƒÂ?ŒŽ‘Â?Ǥ‘Â?†‹•‹‹Â?‹…—Â?—’Â?‡›—Ž‹–Â?ƒÂ?„ƒ‰‹’‡–ƒÂ?‹ Â?ƒ”‡–†‹—ƒÂ?•‹Â?‰Ǥ

Usulan Pengaspalan Jalan Tidak Dibarengi Perawatan oleh Masyarakat TELUK KUANTAN (VOKAL) – Tingginya permintaan masyarakat dalam peningkatan dan pengaspalan jalan pada musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) pada seluruh kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) beberapa waktu lalu, ternyata tidak dibarengi dengan perawatan jalan oleh masyarakat itu sendiri. Padahal, saat itu Bupati Kuansing H Sukarmis telah bertekat akan melakukan pengaspalan seluruh jalan pemukiman di desa pada tahun 2015 mendatang. Akan tetapi upaya yang dilakukan oleh Pemkab Kuansing tersebut ternyata tidak diikuti dengan kesadaran untuk masyarakat untuk merawat jalan yang ada. Masyarakat membiarkan saja jalan itu rusak akibat mobil bermuatan berat leluasa melewati jalan kabupaten tersebut. Pihak Dinas Bina Marga Sumber Daya Air (BMSDA) Kabupaten Kuansing telah meminta masyarakat agar melakukan

pengawasan dan melarang mobil bertonase lebih melintas di jalan kabupaten itu, karena menjadi salah satu penyebab cepat rusaknya jalan kabupaten. "Kita meminta peran serta masyarakat untuk melakukan pengawasan terhadap mobil berat yang melintas di jalan kabupaten. Kalau muatan mereka melebihi beban jalan yang dilewati, kita minta diberi teguran," imbau Kepala Dinas BMSDA Kuansing H Aswan didampingi Kabid Peningkatan Jalan dan Jembatan H Nasri Edi kepada wartawan, baru-baru ini. Menurutnya, khusus untuk jalan kabupaten, mobil yang boleh melintas harus bermuatan maksimal 8 ton, sementara beban mobil yang melintas di jalan desa maksimal 5 ton. Kendraan yang melintas di daerah tranmigrasi rata-rata mengangkut sawit dengan muatan melimpah. Jal ini menjadi penyebab ruas jalan yang telah diaspal menjadi rusak. "Setiap tahun masyarakat selalu mengeluhkan jalan yang telah rusak. Jadi sekali lagi

TELUK KUANTAN (VOKAL)Pembangunan water front city (WFC) oleh Pemerintah Provin-

si (Pemprov) Riau di kawasan Desa Koto Taluk, Kelurahan Pasar dan Desa Sawah Teluk

‘”ƒÂ?‹Ž—ƒÂ?–ƒÂ?‡Â?Â‰ÂƒÂŠÇŁͲ͚͸ͲʹͲͲʹͳ ÇŁͲ͚͸ͲʹͲͲͳ͸    

ƒ›‘Â?‡Ž—Â?—ƒÂ?–ƒÂ?ÇŁͲ͚͸ͲʹͲͲ͡Ͳ Penanggung Jawab/RedakturÇŁDELFI INDRA

bupaten dan jalan desa ini dari mobil yang melebihi muatan. Kepada pihak koperasi kita min-

ta untuk mengurangi muatan sawit yang diangkut mobil-mobil truk mereka," pintanya. (rep)

 

BERSALAMANÇŚ—’ƒ–‹—ƒÂ?–ƒÂ?‹Â?‰‹Â?‰‹Č‹—ƒÂ?•‹Â?Â‰ČŒ —Â?ƒ”Â?‹•Č‹Â?ƒÂ?ƒÂ?ČŒÂ?‡Â?›ƒŽƒÂ?‹ƒ„‹†‡Ž—ƒ”‰ƒ„‡”‡Â?…ƒÂ?ÂƒÇĄƒ†ƒÂ? ‡Â?„‡”†ƒ›ƒƒÂ?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–‡”‡Â?’—ƒÂ?†ƒÂ?‡Ž—ƒ”‰ƒ‡”‡Â?…ƒÂ?ƒČ‹ČŒ—ƒÂ?•‹Â?‰‹”ˆ—ƒ†‹—•ƒ•ƒƒ–Â?‡Â?‰Šƒ†‹”‹ •—ƒ–—ƒ…ƒ”ƒ†‹‰‡†—Â?‰—ƒÂ?•‹Â?‰ǥÂ„ÂƒÂ”Â—ÇŚÂ„ÂƒÂ”Â—‹Â?‹Ǥ

Pembangunan WFC Belum Kunjung Selesai

‘Ž•‡Â?—ƒÂ?–ƒÂ?‡Â?‰ƒŠ ÇŁͲ͚͸ͲʹͲͳͳͲ

ƒ�–‘”‘•†ƒ� ‹”‘

hendaknya hal ini menjadi perhatian kita bersama, agar bersama-sama menjaga jalan ka-

SALAH•ƒ–—Â?ƒ™ƒ•ƒÂ?‡’‹ƒÂ?ƒ”‘•ƒ‡Ž—Â?—ƒÂ?–ƒÂ?›ƒÂ?‰„‡”†‡Â?ƒ–ƒÂ?†‡Â?‰ƒÂ? ‹•Â?ƒ ƒŽ—”Ǥ

Kuantan hingga saat ini belum juga kunjung selesai. Padahal pembangunan WFC itu telah berlangsung lebih dari dua tahun. Oleh karena itu kalangan DPRD Kuantan Singingi (Kuansing) meminta Pemprov Riau agar segera menuntaskan pembangunan kawasan WFC itu, karena merupakan sarana bagi warga kota saat mengunjungi arena tepian Narosa Teluk Kuantan sebagai lokasi pacu jalur iven Nasional. "Dengan kondisi saat ini saja tepian Narosa sering dijadikan sebagai tempat warga untuk bersantai sambil menikmati makanan dan minuman di bawah pohon-pohon besar. Kalau hal ini ditata lebih baik lagi,

maka daerah itu akan menjadi salah satu ikon kota,� ungkap anggota Komisi C DPRD Kuansing Musliadi kepada wartawan baru-baru ini. Diakuinya, Pemprov Riau terus membenahi WFC, khususnya di seberang Taluk Kuantan dengan membangun turap sekaligus tempat untuk menonton pacu jalur. Namun, menurutnya, Pemprov Riau hendaknya bekerja sama dengan Pemkab Kuansing untuk penataan kawasan Koto Taluk, Kelurahan Pasar dan Desa Sawah. Apalagi Pemprov merupakan tulang punggung pembangunan kawasan tersebut. Pembangunan WFC itu, imbuhnya, sudah lama digagas untuk menata serta memper-

indah Kota Teluk Kuantan, sekaligus untuk menahan abrasi atau longsor akibat runtuhnya tebing. "Jadi fungsi WFC memang banyak sekali. Selain untuk keindahan kota, juga untuk menahan tebing dari longsor," sebutnya. Ide WFC itu, tuturnya, berujuan untuk menertibkan bangunan di tepi sungai agar tidak membelakangi sungai. “Makanya kelanjutan pembangunan WFC itu harus terus dilakukan. Sebab, dengan mengarahkan seluruh bangunan di tepi sungai ke arah sungai, maka tidak ada lagi bangunan atau gedung yang membelakangi sungai. Sehingga tepian Narosa menjadi lebih baik,� pungkasnya. (rep) Perwajahan: ABDAWIZA


20

INDRAGIRI HILIR

HARIAN VOKAL

KAMIS

LINTAS FKKD Unisi Akan Gelar Outbond TEMBILAHAN (VOKAL)Č‚ ‘”—Â?‘Â?—Â?‹Â?ƒ•‹ ƒ”›ƒ™ƒÂ? †ƒÂ? ‘•‡Â? Č‹ ČŒ Â?‹˜‡”•‹–ƒ• •nj ŽƒÂ? Â?†”ƒ‰‹”‹Č‹Â?Â‹Â•Â‹ČŒ‡Â?„‹ŽƒŠƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?Â?‡Â?‰nj ‰‡Žƒ”‘—–„‘—Â?††‹—Â?…ƒÂ?ƒ™ƒÂ?‰ǥ—Â?‹––‹Â?‰‰‹ǥ ”‘˜‹Â?•‹—Â?ƒ–”ƒƒ”ƒ–Č‹—Â?Â„ÂƒÂ”ČŒ͝njͳ;ƒ”‡– Â?‡Â?†ƒ–ƒ‰Ǥ‡‰‹ƒ–ƒÂ?‹–—‰—Â?ƒÂ?‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–Â?ƒÂ?–ƒŽ‹ •‹ŽƒŠ–—”ƒŠÂ?‹•‡•ƒÂ?ƒ†‘•‡Â?†ƒÂ?Â?ƒ”›ƒ™ƒƒÂ?Ǥ ‡Â?‹Â?‹ƒÂ?†‹Â?ƒ–ƒÂ?ƒÂ?‡Â?”‡–ƒ”‹• Â?‹•‹ ‡Â?„‹ŽƒŠƒÂ?ÇĄ ƒÂ?†‹ǥ ‡Žƒ•ƒ Č‹ÍˇČ€ÍľČŒÇ¤ ‡Â?—”—– ‡Â?ƒÂ? ƒÂ?—Ž–ƒ• —Â?—Â?Â?‹•‹‹Â?‹ǥ†‹’‡”Â?‹”ƒÂ?ƒÂ? ʹͲͲ Ž‡„‹Š ’‡•‡”–ƒ  ƒÂ?ƒÂ? Â?‡Â?‰‹Â?—–‹ Â?‡‰‹ƒ–ƒÂ? ‹Â?‹Ǥ ‹Â?ƒÂ?ƒ ’ƒ”ƒ –”ƒ‹Â?‡”Â?›ƒ Â?‡Ž‹nj „ƒ–Â?ƒÂ? ‡–—ƒ ‡™ƒÂ? ‡Â?„‹Â?ƒ Â?‹•‹ ‡Â?ÇŚ „‹ŽƒŠƒÂ?  Â?†”ƒ —…Š‹Ž• †Â?ƒÂ?ÇĄ ›ƒÂ?‰ Œ—‰ƒ —’ƒ–‹ Â?Š‹ŽǤ Dz‡Žƒ‹Â? ’ƒÂ? Â?†”ƒ •‡ŽƒÂ?— ‡–—ƒ ‡™ƒÂ? ‡Â?„‹Â?ÂƒÇĄ –”ƒÂ?‹Â?‡” Žƒ‹Â?›ƒ •‡’‡”‹ ‡Â?–‘” Â?‹•‹ǥ ‘ˆ‹ƒÂ? ƒÂ?‹Â?ÇĄ‡–—ƒƒ›ƒ•ƒÂ?ƒ•‹Â? ‡Â?‹ŽƒÂ?‰ǥ †›ƒ›ƒˆ™ƒÂ?Â?—”ǥƒ‹Â?—Ž Š™ƒÂ?†ƒÂ?†‡Žƒ’ƒÂ? ‹Â?•–”—Â?–—”›ƒÂ?‰„‡”ƒ•ƒŽ†ƒ”‹’‡Â?‰‡Ž‘Žƒƒ™ƒÂ?‰ ƒ”Â?—Â?‹–‹Â?‰‰‹ǥdzŒ‡Žƒ•Â?›ƒǤ —Œ—ƒÂ? Žƒ‹Â? ‘—–„‘—Â?† ƒÂ?–ƒ”ƒ Žƒ‹Â? Â?‡Â?‹Â?‰nj Â?ƒ–Â?ƒÂ? •‡Â?ƒÂ?‰ƒ– Â„Â‡ÂŽÂƒÂŒÂƒÂ”ÇĄ Â?‡Â?„ƒÂ?‰—Â? †‹”‹ǥ Â?‡Â?†‘”‘Â?‰—Â?–—Â?„‡”ˆ‹Â?‹”’‘•‹–‹ˆ †ƒÂ?Â?‡Â?‘nj –‹˜ƒ•‹‹Â?–‡”Â?ƒŽ›ƒÂ?‰‘—–’—–Â?›ƒ•ƒÂ?‰ƒ–Ž—ƒ”„‹ƒ•ƒǤ ‡Š‹Â?‰‰ƒ Â?ƒÂ?’— Â?‡Â?ŒƒŽ‹Â? Â?‡”Œƒ•ƒÂ?ƒ •‡”–ƒ Â?ƒÂ?’— Â?‡”‡Â?…ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ? Â?ƒ•ƒ †‡’ƒÂ? †‡Â?‰ƒÂ? Ž‡„‹Š „ƒ‹Â?Ǥ Dz ƒ•‹ŽÂ?›ƒ •‡Žƒ‹Â? Â?‡Â?ƒÂ?„ƒŠ Â?‡„—nj ‰ƒ”ƒÂ?–—„—ŠǥÂ?‹–ƒŒ—‰ƒ„‹•ƒÂ?‡Â?‡Â?‡Œ†‹”‹Â?‡ƒ”ƒŠ ›ƒÂ?‰ Ž‡„‹Š „ƒ‹Â?ǥdz—Â?‰Â?ƒ’Â?›ƒǤ ‡Â?ƒ‘—–„‘—Â?†Â?ƒŽ‹‹Â?‹ŽƒÂ?Œ—–ƒÂ?†‹ǥÂ?‡ŽƒŽ—‹ ’‡Žƒ–‹ŠƒÂ? †ƒÂ? ‘—–„‘—Â?†  Â?‹•‹ †ƒ’ƒ– Â?‡Â?’‡”Â?—ƒ– •—Â?„‡” †ƒ›ƒ Â?ƒÂ?—•‹ƒ Č‹ČŒ Â?—ƒŠ •ŽƒÂ?‹ƒŠ †ƒŽƒÂ? ”ƒÂ?‰Â?ƒ Â?‡™—Œ—†Â?ƒÂ? Â?‹•‹ ‡Â?„‹ŽƒŠƒÂ? ›ƒÂ?‰ „‡”Œƒ›ƒ †ƒÂ? ‰‡Â?‹ŽƒÂ?‰ ʹͲʹ͡Ǥ‡Â?ƒ‹Â?‹†‹•‡ŒƒŽƒÂ?Â?ƒÂ?†‡Â?‰ƒÂ?˜‹•‹Â?‹•‹

�Š‹Ž �‡†‡’ƒ�›ƒǤ(fsl)

7 Maret 2013/25 Rabiul Akhir 1434 H

Kades Bantah Lakukan Pungli E-KTP „ Pemberian Disebut Sukarela Masyarakat    áˆş áˆť áˆşáˆť áˆť Č‚ ’ƒ”ƒ–—” ‡•ƒ ƒ›ƒ• ƒ›ƒ †ƒÂ?‡Ž—”ƒŠƒÂ?‡Â?’ƒ• ÂƒÂ›ÂƒÇĄ‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?‡Â?’ƒ•Â?‡Â?ÇŚ „ƒÂ?–ƒŠÂ?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?’—Â?‰—–ƒÂ?Ž‹ƒ”áˆşÂ’Â—Â?Â‰ÂŽÂ‹áˆť’‡Â?›ƒŽ—”ƒÂ?‡nj ǤƒÂ?–ƒŠƒÂ?‹–—†‡Â?‰ƒÂ?ƒŽƒ•ƒÂ?’‡Â?„ƒ›ƒ”ƒÂ?›ƒÂ?‰†‹„‡nj ”‹Â?ƒÂ?Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ?•—Â?„ƒÂ?‰ƒÂ?•—Â?ƒ”‡ŽƒǤ LAPORAN:

FAISAL/ INDRAGIRI HILIR “Kita tidak pernah membuat aturan menetapkan pembayaran pendistibusian e-KTP. Pembayaran yang dilakukan masyarakat hanya berupa sumbangan sukarela. Sekali lagi kita tidak memaksakan,� jawab Kades Bayas Jaya, Kecamatan Kempas, Boimin ketika dikonfirmasi wartawan melalui telepon selularnya, Rabu (6/2). Sanggahan yang diberikan Kades Bayas Jaya tidak berbeda jauh dengan apa yang disampaikan Lurah Kelurahan Kempas Jaya, Kecamatan Kempas, Suratman. Dirinya juga mengelak jika dikatakan melakukan pungli. �Kita tidak mengharuskan. Lagipula yang diberikan masyarakat tidak lebih dari Rp5 ribu,� ujar Lurah memberikan alasan. Warga Kempas Jaya, Ulik menyampaikan, berdasarkan keterangan dari hampir seluruh tetangganya yang sudah mengambil e-KTP, pihak kelurahan memang membuat keharusan untuk membayarkan uang administrasi sebesar Rp5 ribu. �Saya tidak akan ambil KTP saya. Biar saja di Kantor Lurah. Bukan masalah besaran biayanya, tetapi

saya berpegang teguh kepada arahan Bupati Inhil yang meminta masyarakat untuk tidak memberikan pembayaran apapun jika tidak jelas dasarnya," jelas Ulik. Kalau dirinya harus membayar padahal tidak jelas dasarnya, kata Ulik sama saja dirinya membiarkan terjadinya praktik pungli dan tidak mematuhi pesan pimpinan tertinggi di Kabupaten ini. Diberitaan sebelumnya, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Inhil, Dianto Mampani kepada wartawan menyatakan bahwa sesuai surat Bupati Inhil, penyaluran eKTP kepada masyarakat tidak ada pungutan biaya. Jika masih ada yang melakukannya, Dinato nyatakan itu di luar sepengetahuan Disdukcapil Inhil dan hanya pandai-pandai petugas setempat. Dalam sebuah kesempatan, Bupati Inhil, Indra Muchlis Adnan pernah mengatakan bahwa dalam kehidupan seharihari, pungutan atau pemberian yang tidak ada dasar hukumnya paling banyak ditemukan. Hal seperti itu disebut Indra Muchlis Adnan merupakan cikal bakal terjadinya korupsi yang lebih besar jika dibiarkan terus ber(***) langsung.(***)

INT

PANEN KELAPA ÇŚ‡–ƒÂ?‹Â?‡Žƒ’ƒ†‹ Â?Š‹Ž•‡†ƒÂ?‰Â?‡Â?‰—Â?’—ŽÂ?ƒÂ?Â?‡Žƒ’ƒŠƒ•‹Ž’ƒÂ?‡Â?†‹Â?‡„—Â?Â?›ƒ„‡„‡”ƒ’ƒ™ƒÂ?–—ŽƒŽ—Ǥ

Pemutakhiran DP4 Pilbup Inhil Diapresiasi INT

RUMAH ™ƒ”‰ƒ†‹ Â?Š‹Ž—Â?—Â?Â?›ƒ„‡”ƒ†ƒ†‹’‹Â?‰‰‹nj ”ƒÂ?’ƒ”‹–›ƒÂ?‰„‡”‰—Â?ƒ—Â?–—Â?Â?‡Â?‰ƒŽ‹”Â?ƒÂ?Â?‡Žƒ’ƒ ›ƒÂ?‰†‹’ƒÂ?‡Â?Ǥ

TEMBILAHAN (VOKAL) Č‚ ‡–—ƒ ”‡•‹†‹—Â? ‡†‡”ƒ•‹ Č€ •‡ ÂƒÇŚ „—’ƒ–‡Â? Â?†”ƒ‰‹”‹ ‹Ž‹”ǥ ›ƒÂ?•—”‹ ƒÂ?–‹Â?‰Â?‡Â?‰ƒ’”‡•‹ƒ•‹‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ ƒ„—’ƒ–‡Â?Č‹‡Â?Â?ÂƒÂ„ČŒ Â?†”ƒ‰‹”‹ ‹Ž‹” Č‹ Â?ÂŠÂ‹ÂŽČŒ ›ƒÂ?‰ –‡ŽƒŠ •—Â?•‡• Â?‡Â?—nj –ƒÂ?Š‹”Â?ƒÂ?Íś‹Ž„—’ Â?Š‹ŽǤ’”‡•‹ƒ•‹ ‹–—Ž‡„‹Š†‹–—Œ—Â?ƒÂ?Â?‡’ƒ†ƒÂ?‡”Œƒ•ƒÂ?ƒ ‘Ž‡Š’‹ŠƒÂ?›ƒÂ?‰–‡”Ž‹„ƒ–†‹†ƒŽƒÂ?Â?›ƒǤ ‹Â?ƒ–ƒÂ?ƒÂ?Â?Â›ÂƒÇĄ ’‡”ƒÂ? Č€ •‡nj „ƒ‰ƒ‹ —Œ—Â?‰ –‘Â?„ƒÂ? ’‡Žƒ›ƒÂ?ƒÂ? Â?‡’ƒ†ƒÂ?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–„—Â?ƒÂ?ŽƒŠ•‡„—ƒŠ

–—‰ƒ•›ƒÂ?‰”‹Â?‰ƒÂ?ÇĄ–‡–ƒ’‹†‹’‡”Ž—Â?ƒÂ? Â?‡•‡”‹—•ƒÂ?ÇĄ Ž‘›ƒŽ‹–ƒ• †ƒÂ? –ƒÂ?‰‰—Â?‰ Œƒ™ƒ„ •‘•‹ƒŽ ›ƒÂ?‰ –‹Â?‰‰‹Ǥ Çł‡Â?—nj –ƒÂ?Š‹”ƒÂ? Íś Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ? •‡„—ƒŠ ”ƒÂ?‰Â?ƒ‹ƒÂ? ’”‘•‡• „ƒ‰‹ Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– —Â?–—Â?Â?‡Â?‹Ž‹Š’‡Â?‹Â?’‹Â?nj’‡Â?‹Â?’‹Â? –‡”„ƒ‹Â? Â?Š‹Ž Â?‡ †‡’ƒÂ?Ǥ ƒ”‡Â?ƒ ‹–— •‡ŒƒÂ? ÂƒÂ™ÂƒÂŽÇĄ ’”‘•‡• ‹Â?‹ •—†ƒŠ •‡nj Šƒ”—•Â?›ƒ†ƒ’ƒ–„‡”ŒƒŽƒÂ?„ƒ‹Â?ÇĄŽƒÂ?…ƒ” †ƒÂ? •—Â?•‡•ǥ̜ —Œƒ” ›ƒÂ?•—”‹ ƒÂ?–‹Â?‰ †‹‡Â?„‹ŽƒŠƒÂ?ÇĄƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇ¤ ‡”Œƒ•ƒÂ?ƒ„ƒ‹Â?›ƒÂ?‰†‹–—Â?Œ—Â?Â?ƒÂ?

SYAMSURI MANTING

Č€–‡Â?–—Â?›ƒÂ?ƒ–ƒ›ƒÂ?•—”‹ƒÂ?ƒÂ? †ƒ’ƒ–Â?‡Â?ŒƒÂ?‹Â?”ƒÂ?‰Â?ƒ‹ƒÂ?’”‘•‡•‹Â?‹ †ƒ’ƒ–†‹•‡Ž‡•ƒ‹Â?ƒÂ?Œ—‰ƒ†‡Â?‰ƒÂ?„ƒ‹Â?Ǥ ‡ŽƒÂ?— ’‡Â?‰—”—• ‘”‰ƒÂ?‹•ƒ•‹ ›ƒÂ?‰ „‡”ƒÂ?‰‰‘–ƒÂ?ƒÂ? •‡Ž—”—Š  †ƒÂ?  •‡ ƒ„—’ƒ–‡Â? Â?Š‹Žǥ †‹”‹Â?›ƒ ™ƒŒ‹„ Â?‡Â?„ƒ™ƒ ‘”‰ƒÂ?‹•ƒ•‹ ‹Â?‹ •‡ŒƒŽƒÂ? Š‹”ƒ”Â?‹ „‡”†‹”‹Â?›ƒ ‘”—Â? Č€ ›ƒÂ?Â?‹ —Â?–—Â? Â?‡Â?ŒƒŽ‹Â? Â?‡”Œƒ•ƒÂ?ƒ ›ƒÂ?‰ „ƒ‹Â? †‡Â?‰ƒÂ? ’‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ ›ƒÂ?‰ †‹–—Œ—Â?ƒÂ? —Â?–—Â? Â?‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–Â?ƒÂ? Â?‡•‡ŒƒŠ–‡”ƒƒÂ? ƒÂ?‰‰‘–ƒ †ƒÂ? Â?ÂƒÇŚ

•›ƒ”ƒÂ?ƒ– ’ƒ†ƒ —Â?—Â?Â?›ƒǤ Dz‡”ƒÂ? ƒÂ?–‹ˆ Č€ †ƒŽƒÂ? ’‡Â?—–ƒÂ?Š‹”ƒÂ? Íś Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ? •‡„—ƒŠ ŽƒÂ?‰Â?ƒŠ —Â?–—Â? Â?‡Â?…ƒ’ƒ‹ –—Œ—ƒÂ? ‹–—Ǥ ‡Â?ƒŽ‹ Žƒ‰‹ •ƒ›ƒ •ƒÂ?ÇŚ ’ƒ‹Â?ƒÂ? —…ƒ’ƒÂ? –‡”‹Â?ƒÂ?ƒ•‹Š †ƒÂ? •‡Â?‘‰ƒƒ’ƒ›ƒÂ?‰–‡ŽƒŠÂ?‹–ƒŽƒÂ?—Â?ƒÂ? •ƒƒ–‹Â?‹ƒÂ?ƒÂ?Â?‡Â?„ƒ™ƒ•—Â?•‡•Â?›ƒ ’‡ŽƒÂ?•ƒÂ?ƒƒÂ?‡Â?‹Ž—Â?ƒ†ƒ Â?Š‹Žǥ†ƒÂ? –‡”’‹Ž‹ŠÂ?›ƒ’‡Â?‹Â?’‹Â?›ƒÂ?‰•‡•—ƒ‹ Šƒ”ƒ’ƒÂ? Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ÂƒÂ–ÇĄÇł Šƒ”ƒ’›ƒ Â?‡Â?‰ƒÂ?Š‹”‹Ǥ(fsl)

PELALAWAN

LINTAS Hak Kesehatan Karyawan PT Safari Riau Terabaikan PANGKALAN KERINCI (VOKAL)ÇŚƒÂ?’ƒ‹•ƒƒ– ‹Â?‹ ŠƒÂ? Â?‡•‡Šƒ–ƒÂ? Â?ƒ”›ƒ™ƒÂ? †ƒÂ? Â?‡Ž—ƒ”‰ƒ Â?ƒ”›ƒ™ƒÂ?ƒˆƒ”‹Â‹ÂƒÂ—ÇĄƒ„—’ƒ–‡Â?‡ŽƒŽƒ™ƒÂ? –‡”ƒ„ƒ‹Â?ƒÂ?Ǥ ƒŽ ‹–—†‹Â?‡–ƒŠ—‹ ’ƒ•Â?ƒ †‹–‘ŽƒÂ?Â?›ƒ •—”ƒ– ”—Œ—Â?ƒÂ? „‡”‘„ƒ– †ƒ”‹ Â?Ž‹Â?‹Â? ’‡”—•ƒŠƒƒÂ? †‹  Â‡ÂŽÂƒÂ•Â‹ÂŠÇĄ  ‡Â?‹Â? Č‹ÍśČ€ÍľČŒ Â?‡Â?ƒ”‹Â? ›ƒÂ?‰ Â?‡Â?›‡„ƒ„Â?ƒÂ?’—ŽƒÂ?‰Â?›ƒ͡’ƒ•‹‡Â?›ƒÂ?‰†‹”—Œ—Â?Ǥ ‹–‘ŽƒÂ?Â?›ƒ•—”ƒ–”—Œ—Â?ƒÂ?„‡”‘„ƒ–†ƒ”‹Â?Ž‹Â?‹Â? ƒˆƒ”‹ ‹ƒ— ‘Ž‡Š ’‹ŠƒÂ?  ‡Žƒ•‹Š Â?ƒ”‡Â?ƒ –‹†ƒÂ? ƒ†ƒÂ?›ƒ Â?‡ŽƒÂ?Œ—–ƒÂ? ‘ Žƒ›ƒÂ?ƒÂ? Â?‡•‡nj Šƒ–ƒÂ? ƒÂ?–ƒ”ƒ ’‡Â?‡”‹Â?ƒ Žƒ›ƒÂ?ƒÂ? Â?‡•‡Šƒ–ƒÂ? †ƒŽƒÂ?ŠƒŽ‹Â?‹ƒˆƒ”‹‹ƒ—†‡Â?‰ƒÂ?’‡Â?›‡†‹ƒ Žƒ›ƒÂ?ƒÂ? Œƒ•ƒ Â?‡•‡Šƒ–ƒÂ? Č‹ Â‡ÂŽÂƒÂ•Â‹ÂŠČŒ ›ƒÂ?‰ „‡”ƒÂ?Š‹”;ͳ‡•‡Â?„‡”ʹͲͳʹŽƒŽ—Ǥ ‡Â?‡Â?–ƒ”ƒ ‹–—ǥ ‡’ƒŽƒ ‹Â?ĥ ‡Â?ƒ‰ƒ ‡”Œƒ †ƒÂ?”ƒÂ?•Â?‹‰”ƒ•‹Č‹‹•Â?ƒÂ?‡”–”ƒÂ?Â•ČŒƒ„—’ƒ–‡Â? ‡ŽƒŽƒ™ƒÂ?ÇĄƒ•”‹ ‹‡•†ƒŽŽ›ǥƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒ•ƒÂ?‰ƒ– Â?‡Â?›ƒ›ƒÂ?‰Â?ƒÂ? •‹Â?ƒ’ ’‡”—•ƒŠƒƒÂ? ›ƒÂ?‰ –‹†ƒÂ? ’”‘ ƒÂ?–‹ˆ Â?‡Â?’‡”’ƒÂ?ŒƒÂ?‰ ‘ Žƒ›ƒÂ?ƒÂ? Â?‡•‡Šƒ–ƒÂ? „ƒ‰‹ Â?ƒ”›ƒ™ƒÂ? •‡Š‹Â?‰‰ƒ Â?‡Â?Â‰ÂƒÇŚ Â?‹„ƒ–Â?ƒÂ? –‹†ƒÂ? –‡”–ƒÂ?‰ƒÂ?‹Â?›ƒ ŠƒÂ? Â?ƒ”›ƒ™ƒÂ? —Â?–—Â? Â?‡Â?†ƒ’ƒ–Â?ƒÂ? ’‡Â?‰‘„ƒ–ƒÂ? ›ƒÂ?‰ Žƒ›ƒÂ?Ǥ DzƒÂ?‰ƒ– Â?‹–ƒ •ƒ›ƒÂ?‰Â?ƒÂ? •‹Â?ƒ’ ’‡”—•ƒŠƒƒÂ? ›ƒÂ?‰ –‹†ƒÂ? Â?‡Â?’‡”’ƒÂ?ŒƒÂ?‰ ‘ Žƒ›ƒÂ?ƒÂ? Â?‡•‡Šƒ–ƒÂ? ‹–— ›ƒÂ?‰ •—†ƒŠ „‡”ƒÂ?Š‹” Â?ƒ•ƒ „‡”ŽƒÂ?—Â?›ƒǤ ‡„‡Â?ƒ”Â?›ƒ ‹–— •—†ƒŠ Â?‡Â?Œƒ†‹ Â?‡™ƒŒ‹„ƒÂ? ’‡”—•ƒŠƒƒÂ? Â?‡Â?›‡†‹ƒÂ?ƒÂ? Žƒ›ƒÂ?ƒÂ? Â?‡•‡Šƒ–ƒÂ? „ƒ‰‹ Â?ƒ”›ƒ™ƒÂ? †ƒÂ? Â?‡Ž—ƒ”‰ƒ Â?ƒ”›ƒ™ƒÂ?Â?Â›ÂƒÇĄÇłŒ‡Žƒ•ƒ•”‹Ǥ Â?‰‰‘–ƒ ‘Â?‹•‹   ‡ŽƒŽƒ™ƒÂ?ÇĄ ÂƒÂœÂƒÇŚ ”—††‹Â?”Â?ÂƒÂœÂŠÇĄƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÂ?‡Â?‰ƒ–ƒÂ?ƒÂ?–—”—– Â?‡Â?›ƒ›ƒÂ?‰Â?ƒÂ?•‹Â?ƒ’’‡”—•ƒŠƒƒÂ?’‡”Â?‡„—Â?ƒÂ? •ƒ™‹–ƒÂ?ƒÂ?’‡”—•ƒŠƒƒÂ?†‡‹‹Â?‹Ǥ‡Šƒ”—•Â?›ƒ •‡Â?—ƒ’‡”—•ƒŠƒƒÂ?›ƒÂ?‰„‡”‘’‡”ƒ•‹†‹ÂƒÂ„—nj ’ƒ–‡Â? ‡ŽƒŽƒ™ƒÂ? Â?ƒ–ƒÂ?›ƒ Šƒ”—• •‡’‡Â?—Š Šƒ–‹ Â?‡Â?’‡”Šƒ–‹Â?ƒÂ? ŠƒÂ? Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– ‡ŽƒŽƒ™ƒÂ?Ǥ DzƒÂ?‰ƒ–Â?‹–ƒ•ƒ›ƒÂ?‰Â?ƒÂ?„ƒÂ?›ƒÂ?’‡”—•ƒŠƒƒÂ?†‹ ƒ„—’ƒ–‡Â? ‡ŽƒŽƒ™ƒÂ? Â?ƒ•‹Š •‡–‡Â?‰ƒŠ Šƒ–‹ Â?‡Â?’‡”Šƒ–‹Â?ƒÂ? Â?ƒ”›ƒ™ƒÂ?ÇĄĚś —Œƒ” ƒœƒ” •‡Â?ÇŚ „ƒ”‹ Â?‡Â?—†‹Â?‰  ƒˆƒ”‹ ‹ƒ— •ƒŽƒŠ •ƒ–— ’‡”—•ƒŠƒƒÂ? ›ƒÂ?‰ –‹†ƒÂ? ’‡”Â?ƒŠ Ž‡’ƒ• †ƒ”‹ ’‡”•‘ƒŽƒÂ?Ǥ ‡’ƒ†ƒ‘”‰ƒÂ?‹•ƒ•‹–‡Â?ƒ‰ƒÂ?‡”Œƒ›ƒÂ?‰ƒ†ƒ†‹ ’‡”—•ƒŠƒƒÂ?  ƒˆƒ”‹ ‹ƒ— †‹Šƒ”ƒ’Â?ƒÂ?Â?›ƒ •‡‰‡”ƒÂ?‡Žƒ’‘”Â?ƒÂ?Â?›ƒÂ?‡‹Â?ĥ‡Â?ƒ‰ƒ‡”Œƒ †ƒÂ?”ƒÂ?•Â?‹‰”ƒ•‹ƒ„—’ƒ–‡Â?‡ŽƒŽƒ™ƒÂ?—Â?–—Â? •‡‰‡”ƒ†‹–‹Â?†ƒÂ?ŽƒÂ?Œ—–‹‘Ž‡Š‡Â?Â?ƒ„‡ŽƒŽƒ™ƒÂ? Â?‡ŽƒŽ—‹ ‹•Â?ƒÂ?‡”Ǥ Dz  †‹ •ƒÂ?ƒ Â?‹–ƒ Â?‹Â?–ƒ •‡‰‡”ƒ Â?‡Â?„—ƒ– Žƒ’‘”ƒÂ? Â?‡ ‹•Â?ƒÂ?‡” –‡”Â?ƒ‹– ŠƒŽ‹Â?‹ǥdzŠƒ”ƒ’Â?›ƒǤ ‡Â?‡Â?–ƒ”ƒ ‹–—ǥ ‡–—ƒ   ƒ„—’ƒ–‡Â? ‡ŽƒŽƒ™ƒÂ? Œ—‰ƒ Â?‡Â?›ƒ›ƒÂ?‰Â?ƒÂ? •‹Â?ƒ’ ’‹ŠƒÂ?  ‡Žƒ•‹Š ›ƒÂ?‰ Â?‡Â?’‡”Â?ƒ•ƒŽƒŠÂ?ƒÂ? ‘ †‡Â?‰ƒÂ? ’‡”—•ƒŠƒƒÂ?Ǥ ‡Šƒ”—•Â?›ƒ ’‹ŠƒÂ?  Â?‹Ž‹Â? ‡Â?Â?ƒ„ ‡ŽƒŽƒŽ™ƒÂ? ‹Â?‹ Â?‡Â?‰‡†‡’ƒÂ?Â?ƒÂ? ˆ—Â?‰•‹Â?‡Â?ƒÂ?—•‹ƒƒÂ?Â?›ƒǤDz –—Â?ƒÂ?Â?‡Â?›ƒÂ?‰Â?—– Â?ƒ•ƒŽƒŠ ĠÂ?‹Â?‹•–”ƒ•‹ •ƒŒƒǤ ‡”Ž‡’ƒ• †ƒ”‹ –ƒÂ?‰‰—Â?‰ Œƒ™ƒ„ ’‡”—•ƒŠƒƒÂ?ÇĄ ’‹ŠƒÂ?  Šƒ”—•Â?›ƒ Ž‡„‹Š Â?‡Â?‰—–ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ? ƒ•’‡Â? Â?‡nj Â?ƒÂ?—•‹ƒƒÂ?ÇĄÇł –‡‰ƒ•Â?›ƒǤ(fkh) Penanggung Jawab/Redaktur: RIDWAN

Kades dan Lurah Ujung Tombak Pelayanan

„ Capai Kemajuan dalam Suasana Kondusif      áˆş áˆť áˆşáˆť áˆť ÇŚ ‡Œƒ„ƒ– Â?—Žƒ‹ †ƒ”‹ ‡’ƒŽƒ‡•ƒáˆşÂƒÂ†Â‡Â•áˆťÇĄ—”ƒŠŠ‹Â?‰‰ƒ—’ƒ–‹ƒ†ƒŽƒŠ’‡Žƒ›ƒÂ? „ƒ‰‹Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–Ǥ‡„ƒ„‹–—ǥ•‡„ƒ‰ƒ‹’‡Œƒ„ƒ–Š‡Â?†ƒÂ?Â?›ƒ „‹•ƒÂ?‡Â?Œƒ†‹—Œ—Â?‰–‘Â?„ƒÂ?†ƒ”‹•‡‰ƒŽƒŠƒŽ†ƒÂ?„‹•ƒ Â?‡Â?Œƒ†‹’‡Â?‹Â?’‹Â?›ƒÂ?‰„‹ŒƒÂ?†‹–‡Â?‰ƒŠÂ?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–Ǥ LAPORAN:

FARIKHIN/PELALAWAN Demikian disampaikan Bupati Pelalawan, HM Harris, saat meresmikan Kelurahan Rawang Empat, sekaligus melantik Kepala Desa Lubuk Raja, Kecamatan Bandar Petalangan, Rabu (6/3). "Dengan berubahnya status Desa Lubuk Keranji menjadi Kelurahan Rawang Empat, tentunya sistem penyelenggaraan pemerintahnyapun juga turut berubah. Lurah dan perangkatnya semestinya diisi dari pegawai negeri sipil. Untuk dimaklumi, sebelum ditetapkannya Pejabat Lurah Rawang Empat yang defenitif, kita menunjuk Arisman Jaafar sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Rawang Empat," ujar Bupati Harris. Bupati dalam sambutannya, mengungkapkan bahwa juga menyampaikan dukungan kepada segenap elemen masyarakat, baik di kelurahan dan desa. Diharapkan dapat tercipta situasi yang kondusif demi kemajuan dan kemakmuran bersama. “Lurah maupun Kepala Desa yang telah diambil sumpah jabatannya, tentunya bisa menjalankan amanah yang telah dipikul, terlebih lagi berjuang untuk masyarakat dan proaktif terhadap penyelesaian persoalan yang terjadi di tengahtengah masyarakat,“ ujarnya. Pemkab Pelalawan, sambungnya lagi, terus berbuat dan mempersiapkan program peningkatkan infrastruktur desa maupun kelurahan secara mandiri. "Melalui program ini tentunya Kades dan Lurah bersama masyarakat

bisa menyusun, merencanakan serta melaksanakan kegiatan pembangunan desa, tentunya juga terlibat dalam peran serta pengawasannya secara mandiri," ungkapnya. Peran pemimpin di desa dan kelurahan, imbuh Bupati, adalah perpanjangan tangan pemerintah yang juga menjamin terselenggaranya setiap program pembangunan di desa dan kelurahannya. Peran inilah, imbuhnya lagi, yang harus dijalankan oleh Kades dan Lurah agar sukses dalam merangkai kampung. Lurah dan Kades, dalam melakukan tugas-tugas pokok ujarnya, tentunya selalu berpegang dan berpedoman pada peraturan Perundang-undangan. Kemudian, Kades dan Lurah juga mesti berhati-hati mengeluarkan administrasi pertanahan, guna menghindari tumpang tindih lahan yang berujung menimbulkan sengketa lahan. Saat ini, sambung Harris, Pemkab Pelalawan sedang berusaha melaksanakan serta mewujudkan beberapa program unggulan, yakni, pengembangan kawasan teknopolitan, wisata bono, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). "Sejumlah program unggulan sedang kita gesa saat ini. Seperti Program Pendidikan Gratis, Pengembangan Akademi Komunitas Negeri, serta pembangunan listrik PLTG. Tentunya kegiatan itu mengharapkan dukungan semua elemen di negeri ini, serta sumber daya manusia yang (fkh) handal," bebernya.(fkh)

FARIKHIN

PENYERAHANŠ‹„ƒŠ„—�—†ƒ”‹‡–—ƒ  ‹ƒ— •Œ‘�‹›ƒ�‰†‹™ƒ�‹Ž�ƒ�‘Ž‡Š’ƒ”ƒ�ƒŠƒ•‹•™ƒ —•“ƒ‡�ƒ�„ƒ”—‹�‡�ƒ�–‘”ƒ”•‹’Ǥ

Perpustakaan Daerah Butuh Tambahan Buku PANGKALAN KERINCI (VOKAL) - Perpustakaan Daerah Kabupaten Pelalawan kini terus berharap adanya penambahan buku melalui bantuan. Penambahan buku itu mengingat semakin meningkatnya jumlah pembaca, sedangkan stok buku yang ada masih kurang dari kebutuhan para pembaca. Demikian disampaikan Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Pelalawan Tengku H Ubaidillah Al Jufri, Rabu (6/3) saat penyerahan bantuan buku dari Prof Dr H Isjoni MSi dan Syafi’i yang memberikan buku (novel) karyanya. “Denyut kehidupan adalah sebuah buku, dan untuk menutupi kekurangan koleksi buku yang ada di Perpustakaan Daerah ini sampai saat ini terus diupayakan berbagai cara. Kami dari perpustakaan terus mengimbau masyarakat luas untuk bisa

memberikan bantuan bukunya termasuk dari perusahaan atau instansi lainya,� jelasnya. Sambung Ubaidillah, sebenarnya di Kabupaten Pelalawan banyak para penulis, namun karna perkembangan zaman dan uzurnya para penulis sehingga para penulis yang ada di Kabupaten Pelalawan saat ini sudah banyak yang tidak produktif lagi. “Ternyata daerah ini punya penulis muda. Sebenarnya banyak penulis di daerah ini tapi sudah tidak banyak yang aktif lagi. Semoga ini menjadi inspirasi anak muda lainnya untuk meramaikan dunia penulisan ke depanya,� ujar Ubaidillah. Sementara itu, Syafi’i menyampikan permohonan maafnya atas ketidak hadiran Prof Dr H Isjoni MSi dalam acara penyerahan bantuan buku tersebut. Syafi’i mengatakan sebagai putra daerah dirinya ingin memberikan

karyanya melalui buku tersebut. “Alhamdulilah Perpustakaan Daerah bisa mau menerima hasil karya kami. Kami mohon maaf atas ketidak hadiran Prof Dr H Isjoni MSi. Karena beliau ada acara mendadak dan tidak bisa ditinggalkan dan beliau menitipkan buku ini, mudahan bisa bermanfaat,� jelasnya. Lanjut Ubaidilah lagi, beberapa waktu lalu pihaknya melakukan monitoring ke daerah dan banyak hal-hal yang harus dilakukan untuk perpustakaan yang ada di desa. "Begitulah bagian dari harapan masyarakat desa yang disampaikan saat kita lakukan monitoring beberapa waktu lalu. Warga dambakan penambahan jumlah dan judul buku lagi, terutama buku yang berkaitan dengan pendidikan dan pertanian juga perkebunan. Hal ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat (fkh) setempat," katanya.(fkh) Perwajahan: ANDIXER


KAMPAR - ROHIL KAMIS

21

HARIAN VOKAL

7 Maret 2013/25 Rabiul Akhir 1434 H

LINTAS Solar Mulai Langka di Lipat Kain KAMPAR(VOKAL)ÇŚƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– ‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ? ƒÂ?’ƒ” ‹”‹ †ƒÂ? ƒÂ?’ƒ” ‹”‹ —Ž— Â?‡Â?‰‡nj Ž—ŠÂ?ƒÂ? Â?‡ŽƒÂ?‰Â?ƒƒÂ? •‘Žƒ” †‹ †ƒ‡”ƒŠ –‡”•‡„—–Ǥ ƒ†ƒŠƒŽ Â?‡’‡”Ž—ƒÂ? Š‹†—’ Â?‡”‡Â?ƒ Â•Â‡ÂŠÂƒÂ”Â‹ÇŚÂŠÂƒÂ”Â‹ †ƒŽƒÂ? Â?‡Â?ƒˆÂ?ƒŠ‹ Â?‡Ž—ƒ”‰ƒ –‡”‰ƒÂ?–—Â?‰ ŽƒÂ?ÇŚ …ƒ”Â?›ƒ•‘Žƒ”Ǥ Dzƒ”‡Â?ƒ Â”ÂƒÂ–ÂƒÇŚÂ”ÂƒÂ–Âƒ ’‡”Â?‡”ŒƒƒÂ? Â?‡”‡Â?ƒ ƒ†ƒŽƒŠ Â?‡Žƒ›ƒÂ?ÇĄ ’‡”ƒŠ— ’‡Â?—Â?’ƒÂ?‰ƒÂ? ƒÂ?–ƒ” †‡•ƒ •‡”–ƒ —Â?–—Â? Â?‡Â?‰Š‹†—’Â?ƒÂ? Ž‹•–”‹Â? †‹ ”—Â?ƒŠ Â?‡”‡Â?ÂƒÇĄ Â?‡ŽƒŽ—‹ Â?‡•‹Â? †‹‡•‡Žǥdz Â?ƒ–ƒ –‘Â?‘ŠÂ?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–ƒÂ?’ƒ”‹”‹ —Ž—ƒ”–‘Â?‘ǥ ‡Žƒ•ƒČ‹ÍˇČ€ÍľČŒ•‡’‡”–‹†‹ŽƒÂ?•‹”ŠƒŽŽ‘”‹ƒ—Ǥ…‘Â?Ǥ

ƒŒ—‰ƒÂ?‡Â?›ƒÂ?’ƒ‹Â?ƒÂ?ÇĄŽƒÂ?‰Â?ƒÂ?›ƒ•‘Žƒ”†‹  ‹’ƒ– ƒ‹Â? •‡…ƒ”ƒ –‡”—• Â?‡Â?‡”—• ‹Â?‹ †‹†—‰ƒƒÂ?‹„ƒ–†‹„‡Ž‹’‹ŠƒÂ?’‡”—•ƒŠƒƒÂ?•‡…ƒ”ƒ „ƒÂ?›ƒŽǤ‹•ƒŒƒ†‹‹’ƒ–ƒ‹Â?‹Â?‹ǥƒ†ƒÂ?‡”Œƒ •ƒÂ?ƒƒÂ?–ƒ”ƒÂ?‡”‡Â?ƒ†‡Â?‰ƒÂ?’‹ŠƒÂ?’‡”—•ƒŠƒƒÂ? ›ƒÂ?‰ „‡”ƒ†ƒ †‹ ƒÂ?’ƒ” ‹”‹ ‹Â?‹Ǥ Dz‡Š‹Â?‰‰ƒ †‡Â?‰ƒÂ? Â?‡ŽƒÂ?‰Â?ƒƒÂ? •‘Žƒ” ‹Â?‹ǥ Ž‡„‹Š •—•ƒŠ †ƒ”‹ ’ƒ†ƒ Â?‡Â?„‡Ž‹ ‡Â?ĥ ›ƒÂ?‰ ƒ†ƒ †‹ –‘Â?‘nj–‘Â?‘ǥdz ‹Â?„—ŠÂ?›ƒǤ —Â?ĥ  ‹’ƒ– ƒ‹Â? ƒ‹Â?ƒŽ ›ƒÂ?‰ †‹–ƒÂ?›ƒÂ?ƒÂ? ƒ†ƒÂ?›ƒ †—‰ƒƒÂ? „ƒŠ™ƒ Â?‡”‡Â?ƒ Â?‡Â?Œ—ƒŽ‘Žƒ”–‡”Šƒ†ƒ’’‡”—•ƒŠƒƒÂ?†‹•‡Â?‹–ƒ” Â?‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ? –‡”•‡„—– Â?‡Â?„ƒÂ?–ƒŠ †ƒÂ? Â?‡nj Â?‰ƒ–ƒÂ?ƒÂ? ŠƒŽ ‹–— –‹†ƒÂ? „‡Â?ƒ”Ǥ DzƒÂ?‹ Â?‡Â?Œ—ƒŽ ‘Žƒ”‹Â?‹„‡”†ƒ•ƒ”Â?ƒÂ?Â?‡–‡Â?–—ƒÂ?›ƒÂ?‰„‡”ŽƒÂ?—ǥdz –‡”ƒÂ?‰Â?›ƒǤ ‡Â?‡Â?–ƒ”ƒ‹–—ǥƒ’‘Ž•‡Â?‹’ƒ–ƒ‹Â?‘Â?’‘Ž ƒ‰ƒŽƒÂ?‡Â?‰—Â?‰Â?ÂƒÂ’ÇĄÂ?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–Š‡Â?†ƒÂ?Â?›ƒ †ƒ’ƒ– Â?‡Žƒ’‘”Â?ƒÂ? ‹Â?ˆ‘”Â?ƒ•‹ Œ‹Â?ƒ ƒ†ƒ ’‹ŠƒÂ? Â?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?’‡Â?Œ—ƒŽƒÂ?Â?‹Â?›ƒÂ?•‘Žƒ”•‡…ƒ”ƒ „‡„ƒ• –‡”Šƒ†ƒ’ ’‹ŠƒÂ? ’‡”—•ƒŠƒƒÂ?Ǥ Dzƒ›ƒ Â?‹Â?–ƒ ŒƒÂ?‰ƒÂ? ƒ†ƒ ›ƒÂ?‰ Â…Â‘Â„ÂƒÇŚÂ…Â‘Â„Âƒ „‡”Â?ƒ‹Â? †‡Â?‰ƒÂ? •‘Žƒ” ‹Â?‹ǥdz ’—Â?‰Â?ĥÂ?›ƒǤ (ymg,mza)

Hakim PTUN Minta Jefri Noer Tak Arogan ˆ Izin Galian C Dianggap Bermasalah   áˆş áˆť  áˆş áˆşáˆť áˆťÇŚ‹†ƒÂ?‰ ‰—‰ƒ–ƒÂ? ’‡”‹œ‹Â?ƒÂ? ‰ƒŽ‹ƒÂ? †‹‡•ƒ‡”ƒÂ?–ƒÂ?‰ǥ‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?ƒÂ?„ƒÂ?‰ǥƒ„—’ƒ–‡Â? ƒÂ?Â’ÂƒÂ”ÇĄ›ƒÂ?‰†‹–‡”„‹–Â?ƒÂ?—’ƒ–‹ƒÂ?Â’ÂƒÂ”ÇĄ  ‡ˆ”‹‘‡” Â?‡Â?„ƒŽ‹†‹‰‡Žƒ”†‹‡Â?ƒÂ?Â„ÂƒÂ”Â—ÇĄƒ„—áˆşÍ¸Č€ÍľáˆťÇ¤ƒŽƒÂ? •‹†ƒÂ?‰‹–—ǥŠƒÂ?‹Â?Â?‡Â?‰‹Â?‰ƒ–Â?ƒÂ?ƒ‰ƒ” ‡ˆ”›‘‡”–‹†ƒÂ? ƒ”‘‰ƒÂ?†ƒÂ?Â?‡Â?‰ƒ„ƒ‹Â?ƒÂ?Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ––‡Â?’ƒ–ƒÂ?Ǥ Pernyataan itu disampaikan Ketua majelis hakim, Guruh Jaya Saputra SH yang memimpin sidang gugatan izin galian C yang diterbitkan Bupati Kampar bagi pengusaha Omar Yudistira. Me-

nurut hakim, Bupati seharusnya tidak bersikap arogan dalam kasus galian C Terantang, apalagi melakukan provokasi terhadap masyarakat. “Saya minta Anda yang mewa-

kili Pemerintah Kampar menyampaikan kepada Bupati Kampar agar jangan arogan dalam masalah galian C di Desa Terantang. Sn sampaikan juga agar jangan ada kegiatan di lokasi Pulau Boting yang sekarang jadi masalah. Masyarakat diminta juga sabar dan jangan mau terpancing,� tegas Guruh Jaya Saputra seperti dilansir halloriau.com. Sebelumnya, Bagian Hukum Pemkab Kampar M Irsadul Afkari yang diberikan kesempatan oleh Ketua majelis hakim untuk memberikan pembelaan mengatakan,

apa yang disampaikan para penggugat tidak punya kompentensi dalam mengajukan gugatan. Gugatan yang dapat diajukan seharusnya pencemaran lingkungan akibat dari penambangan batu dan pasir. “Dan gugatan harusnya di Pengadilan Negeri Bangkinang dan bukan di PTUN,� ujar Irsadul yang mewakili Pemkab kampar tersebut. Dia menjelaskan, bahwa Izin Usaha Pertambangan (IUP) dari Bupati Kampar Jefry Noer dengan Nomor 545/D.P.E/IUP/2012/18

diterbitkan 31 Oktober 2012 itu sudah sesuai. Karena telah mendapatkan izin dari ninik mamak kenegerian Terantang. Selain itu, aktivitas galian C di wilayah itu juga sudah mendapat izin dari kepala desa dan pemerintah kecamatan. “Dan izin dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) juga dapat untuk persyaratannya,� jelasnya Irsadul. Sidang gugatan ini rencananya akan dilanjutkan tanggal 14 Maret 2013 mendatang. Sidang membahas pembacaan replik (tanggapan) dari para penggugat. (ymg,mza)

Kemenag Kampar Taja Pelatihan PAUD BANGKINANG(VOKAL)ÇŚƒÂ?–‘”‡Â?‡Â?–‡”‹ƒÂ? ‰ƒÂ?ƒ Č‹‡Â?‡Â?ÂƒÂ‰ČŒ ƒ„—’ƒ–‡Â? ƒÂ?’ƒ” –ƒŒƒ ’‡Žƒ–‹ŠƒÂ? ’‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ? ƒÂ?ƒÂ? —•‹ƒ †‹Â?‹ Č‹ČŒ †‹ ƒ—Žƒ ŽƒÂ?–ƒ‹

 ƒÂ?–‘” ‡Â?‡Â?ƒ‰ ƒ„—’ƒ–‡Â? ƒÂ?Â’ÂƒÂ”ÇĄ ƒ„— Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇ¤ ‡Žƒ–‹ŠƒÂ? ‹Â?‹ †‹Â?ƒÂ?ÇŚ •—†Â?ƒÂ? —Â?–—Â? Â?‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–Â?ƒÂ?•—Â?„‡” †ƒ›ƒ Â?ƒÂ?—•‹ƒ Č‹ČŒ „‡”Â?—ƒŽ‹–ƒ• †ƒŽƒÂ? ’”‘‰”ƒÂ? ’‡Â?›‡Ž‡Â?‰‰ƒ”ƒƒÂ?ƒ—†Šƒ–—Ž –ˆƒŽ Č‹ČŒ›ƒÂ?‰ Â…Â‡Â”Â†ÂƒÂ•ÇĄ„ƒ‹Â?†ƒ”‹•‡‰‹‹Â?–‡Ž‡Â?Â–Â—ÂƒÂŽÇĄ‡Â?‘•‹‘Â?ƒŽ†ƒÂ? ”‡Ž‹‰‹—•›ƒÂ?‰„‡”„ƒ•‹•ƒ‰ƒÂ?ƒ •ŽƒÂ?Ǥ ‡’ƒŽƒ ‡Â?‡Â?ƒ‰ ƒ„—’ƒ–‡Â? ƒÂ?Â’ÂƒÂ”ÇĄ ƒ‹”—• †ƒŽƒÂ? ƒ”ƒŠƒÂ?Â?›ƒ Â?‡Â?‰ƒ–ƒÂ?ƒÂ?ÇĄ ’‡Â?†‹nj †‹Â?ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?’ƒ†ƒ—•‹ƒ†‹Â?‹•ƒÂ?‰ƒ–Â?‡Â?‡Â?–—Â?ƒÂ? Â?—ƒŽ‹–ƒ•ǤŽ‡ŠÂ?ƒ”‡Â?ƒ‹–—ǥ•‡Â?—ƒŽƒ’‹•ƒÂ? Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– Â?Š—•—•Â?›ƒ †‹ ƒ„—’ƒ–‡Â?ƒÂ?ÇŚ ’ƒ” •—†ƒŠ •‡Â?‡•–‹Â?›ƒ ’‡†—Ž‹ –‡”Šƒ†ƒ’ ’‡”Â?‡Â?„ƒÂ?‰ƒÂ? †ƒÂ? ’”‘•‡• ’‡”–—Â?„—ŠƒÂ? ƒÂ?ƒÂ?ÇŚÂƒÂ?ƒÂ?—•‹ƒ†‹Â?‹ǥÂ?—Žƒ‹†ƒ”‹—•‹ƒͲ•ƒÂ?’ƒ‹ Íş –ƒŠ—Â?Ǥ Dz‡Ž‹Šƒ– ’‡”Â?‡Â?„ƒÂ?‰ƒÂ? †ƒÂ? Â?‡Â?ƒŒ—ƒÂ? œƒÂ?ƒÂ? ›ƒÂ?‰ •‡”„ƒ …ƒÂ?‰‰‹Šǥ •‡”–ƒ ’‡•ƒ–Â?›ƒ –‡Â?Â?‘Ž‘‰‹‹Â?ˆ‘”Â?ƒ•‹Â?‡Â?Œƒ†‹•ƒŽƒŠ•ƒ–—ƒŽƒ•ƒÂ? „—ƒ– Â?‹–ƒ —Â?–—Â? Â?‡Â?’‡”•‹ƒ’Â?ƒÂ? ƒÂ?ƒÂ?ÇŚÂƒÂ?ƒÂ? —•‹ƒ †‹Â?‹ Â?‡Â?Œƒ†‹ ƒÂ?ƒÂ? ›ƒÂ?‰ •‹ƒ’ –—Â?„—Š Â?‡Â?Œƒ†‹ ”‡Â?ƒŒƒ •ƒÂ?’ƒ‹ †‡™ƒ•ƒ •‡„ƒ‰ƒ‹ Â?ƒÂ?—•‹ƒ›ƒÂ?‰–ƒÂ?‰‰—Š†ƒÂ?…‡”†ƒ•Ǥ ƒ–ƒÂ?Â›ÂƒÇĄ Â?†ƒÂ?‰nj—Â?†ƒÂ?‰ ‘ ʹͲ –ƒŠ—Â? ʹͲͲ; –‡Â?–ƒÂ?‰ ‹•–‡Â? ‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ? ƒ•‹‘Â?ÂƒÂŽÇĄ ›ƒÂ?‰ •ƒŽƒŠ •ƒ–— ’ƒ•ƒŽÂ?›ƒ Â?‡Â?‰ƒÂ?ƒÂ?ƒŠÂ?ƒÂ? ’‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?—•‹ƒ†‹Â?‹Šƒ”—•†‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?‘Ž‡Š Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– „‡”•ƒÂ?ƒ ’‡Â?‡”‹Â?–ƒŠǤ Dzƒ—†Šƒ–—Ž –ŠˆƒŽ Č‹ČŒ ‹Â?‹ Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ? •—ƒ–— —’ƒ›ƒ ’‡Â?„‹Â?ƒƒÂ? ›ƒÂ?‰ †‹–—Œ—Â?ƒÂ? Â?‡’ƒ†ƒ ƒÂ?ƒÂ?ÇŚÂƒÂ?ƒÂ? —•‹ƒ †‹Â?‹ǥ ›ƒÂ?‰ †‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? Â?‡ŽƒŽ—‹ ’‡Â?„‡”‹ƒÂ? ”ƒÂ?‰•ƒÂ?‰ƒÂ? ’‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ? —Â?–—Â?Â?‡Â?„ƒÂ?–—’‡”–—Â?„—ŠƒÂ?Œƒ•Â?ƒÂ?‹†ƒŽƒÂ? Â?‡Â?ƒ•—Â?‹ ’‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ? †ƒ•ƒ” †ƒÂ? Â?‡Š‹†—’ƒÂ? Â?‡–ƒŠƒ’„‡”‹Â?—–Â?Â›ÂƒÇĄÇł’—Â?‰Â?ĥÂ?›ƒǤ (yal)

RTC

KETUA ‘Š‹ŽǥœŠƒ”›ƒÂ?„ƒÂ?Â?‡ŽƒÂ?–‹Â?’ƒÂ?‹–‹ƒ’‡Â?‹Ž‹ŠƒÂ?Â?‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?†ƒÂ?͡ʹͺ’ƒÂ?‹–‹ƒ’‡Â?—Â?‰—–ƒÂ?•—ƒ”ƒ•‡njƒ„—’ƒ–‡Â?‘Â?ƒÂ? ‹Ž‹”†‹ ƒ–—Â?ƒÂ?ÇĄ‡Žƒ•ƒČ‹ÍˇČ€ÍľČŒ•‘”‡Ǥ

PPK dan PPS PPS Desa Batu Langka se-Rohil Dilantik Kecil Diduga Cacat Hukum BAGANSIAPIAPI(VOKAL) BAGANSIAPIAPI(VOKAL)-75 panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan 528 panitia pemungutan suara (PPS) se-Rokan Hilir (Rohil) dilantik oleh Ketua KPU Rohil, Azhar Syakban di GOR Batu Enam, Selasa (5/3) sore. Pelantikan itu dihadiri Bupati Rohil Annas Maamun. Berdasarkan Surat Keputusan KPU Rokan Hilir Nomor 11/kpts/ Setkap/004.43.5259/III/2013 untuk PPK dan Keputusan KPU Rokan Hilir Nomor 12/kpts/ Setkap/004.43.5259/III/2013 untuk PPS. PPK memakai jas warna hitam, PPS memakai baju lengan panjang putih, celana hitam. Usai melantik, Azhar Syakban, Ketua KPU Rohil mengharapkan PPK dan PPS bekerja serius, terutama untuk meminimalisir golput dengan

melakukan sosialisasi sampai ketingkat desa, bahkan RT/RW. Tugas menanti dalam waktu dekat untuk PPS katanya dalam pemutakhiran data. “Direncanakan bulan depan, sudah kita perintahkan PPS untuk membentuk, supaya pemilih kita betul-betul akurat, jangan sampai tidak akurat, itu yang kita harapkan dari KPU,� harapnya seperti dilasnir riauterkini.com. Di tempat itu, Bupati Rohil Annas Maamun memasang target terhadap PPK dan PPS agar pemilih di Rohil bisa mencapai 98 persen. Target ini untuk mengejar jadi daerah tingkat persentase keikutsertaan masyarakat dalam pemilu terbesar di Indonesia sesuai pertemuannya dengan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. (ymg,mza)

BANGKINANG(VOKAL)Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Kampar, menerima laporan dari masyarakat Desa Batu Langka Kecil, Kecamatan Kuok, terkait kelulusan seleksi Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Batu Langka Kecil yang dipandang cacat hukum, Rabu (6/3). Rombongan warga ini diterima Kabag Penerima Laporan, Ahmadi dan Kabag Hukum dan Penindakan Pelanggaran Panwaslu Kabupaten Kampar, Dela Reza Fahlevi, SH. Warga sebagai pelapor dan saksi dalam kasus ini melaporkan Zulhermanto alias Dumin, anggota PPS Desa Batu Langkah Kecil, Kecamatan Kuok sebagai terlapor. Terlapor yang baru saja di-

lantik sebagai PPS Desa Batu Langka Kecil oleh KPU Kampar beberapa waktu lalu, diduga melakukan pelanggaran peraturan KPU Nomor 63 Tahun 2009 pasal 17 ayat 1 huruf B tentang Persyaratan Menjadi Anggota PPS. Dalam kasus ini, pelapor dan saksi selain memberikan keterangan langsung kepada Panwaslu, juga menyerahkan barang bukti terlapor yang dapat dijadikan sebagai dasar penindakan terhadap pelanggaran yang dilakukan penyelenggara Pemilu, sesuai dengan UU Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Pemilihan Umum. Ketua Panwaslu Kampar, Afrizal SAg, melalui Kepala

Sekretariat Panwaslu Kampar, Muhammad Rosyidi S.Sos, Msi, kepada wartawan usai menerima laporan mengatakan, sesuai dengan Perbawaslu Nomor 14 Tahun 2012, pasal 7 tentang kadaluarsa laporan dugaan pelanggaran, bahwasanya paling lambat 7 hari setelah terjadinya pelanggaran, aka kasus tersebut bisa diteruskan. “Panwaslu Kampar akan segera memproses dan menindaklanjuti temuan dugaan pelanggaran tersebut sesuai dengan peraturan dan perundangundangan yang berlaku. Yang jelas kasus ini akan kita serahkan kepada anggota Panwaslu Kampar untuk segera diproses sesuai dengan aturan yang berlaku,� ujar Rosyidi. (yal)

Forum Gabungan SKPD Bahas Prioritas Pembangunan BANGKINANG(VOKAL) BANGKINANG(VOKAL)-Inti dari pelakanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di tingkat Kecamatan yang diadakan beberapa waktu lalu adalah dalam rangka untuk menyukseskan program dan misi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar demi mewujudkan tiga zero yakni Kemiskinan, pengangguran dan rumah-rumah kumuh.

JAMU SEHA T PRIA SEHAT ƒ’•—ŽDz”ƒ–ÂƒÂ†Â—Çł„ƒ–—ƒ–ĆŹ ƒŠƒÂ?ƒÂ?ƒǤ‡’Â?‡•Ͳ͡;;͜ͺ͸͸ͳǤ Aneka Sablon Jl. Nangka 2 Dumai ƒ”‰ƒ‡”†—•’ǤͳͲͲ”„Ǥ Íłƒ…Š‡–Í´ƒ’•—Ž’ǤʹͲ”„Ǥ Hub: 0852 78766357

Demikian disampaikan oleh Bupati Kampar H Jefry Noer melalui Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar, H Azwan kepada wartawan di Bangkinang, Selasa (5/3) kemarin. “Tiga zero tersebut akan dilaksanakan melalui program lima pilar pembangunan yakni peningkatan akhlak dan moral, meningkatkan ekonomi kerakyatan,

meningkatkan sumber daya manusia, meningkatkan pelayanan kesehatan dan peningkatan infrastruktur yang digagas oleh Bupati Kampar H Jefry Noer dan Wakil Bupati Kampar H Ibrahim Ali,� ujarnya. Azwan menjelaskan, hasil Musrenbangcam ini dalam pembahasannya sangat berjalan dengan alot dan penuh argumentasi meyakinkan untuk di-

masukkan pada skala prioritas pembangunang di Kabupaten Kampar. “Skala prioritas yang akan dimasukkan pada pembahasan agar dapat tertampung dan terea-

lisasi pada akhir pembahasan pada Musrenbang Kabupaten,� sebut Mantan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikulura Kabupaten Kampar itu. (ymg,mza)

K E DAI KO P I SULI ‡Â?›‡†‹ƒÂ?ƒÂ?ÇŁ ÇŚ‹‡ ‘Â?‹‡Â? ÇŚ‹‡ƒÂ?‰Â?—Â?‰‡Žƒ…ƒÂ? ÇŚ‹‡›ƒÂ?Č€ƒÂ?‰•‹– ÇŚ‹‡ƒÂ?‰•‹– ‘”‡Â?‰ ÇŚ‘‹‡Ȁ —Â?‹Ȁ‹”ƒÂ?Č€ ‘”‡Â?‰ ÇŚ—„—”›ƒÂ? ‘Â?‰Â?‘Â?‰ ÇŚƒ•‹ƒ’…ƒ‹ ÇŚƒ•‹ ‘”‡Â?‰‡ƒ ‘‘† ÇŚƒ’ƒ‹ ‘”‡Â?‰Ȁ—ƒŠ ÇŚ™‡–‹ƒ—‹”ƒÂ?‡ƒ ‘‘† Pesan Antar ŽǤ‡Ž‹Â?„‹Â?‰‘ǤͳͲͲ ‡Â?ƒÂ?„ƒ”— Telp. 0761 7755 662

Penanggung Jawab/Redaktur: MARZULI ADI

PACIFIK A UDIO AUDIO

DUNIA DIGIT AL DIGITAL

‡Â?Œ—ƒŽÇŁ ……‡•‘”‹•‘„‹ŽǥÂƒÂ”Â‹ÂƒÂ•Â‹ÇĄ—†‹‘ǥƒ…ƒ ‹ŽÂ?ÇĄ ‘Â?‘„‹ŽǥƒŽ‘Â?—ƒ”ĆŹƒŽƒÂ?ÇĄ ‘„‹Ž†ŽŽ Alamat: Jl. Diponegoro/Sukajadi No.92 Dumai - Riau

Computer & Electronik Equipment Hubungi : Jl. Hasanuddin / Ombak Telp. (0765) 439997 / 439978 Dumai

Perwajahan: ANDIXER


22

ANDALAS Pilgub Sumut Serentak Hari Ini KAMIS

HARIAN VOKAL

369 Pecandu Narkoba di Sumbar Melapor PADANG (VOKAL)-Selama 2012 hingga minggu pertama Maret 2013, sudah 369 pecandu narkotika melaporkan diri ke Instasi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Sumbar. Mereka terdiri atas pelajar, pegawai negeri sipil, swasta dan lainnya. Sementara, empat pencadu akan dikirim Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar, ke panti rehabilitasi Lido, Sukabumi. “Para pecandu yang melapor tersebut, ada yang rawat jalan dan ada pula yang akan kami kirim ke panti rehab di Lido, Sukabumi,� kata Kepala BNNP Sumbar, Arnowo, kepada Singgalang, di ruangan kerjanya Selasa (5/3). Dikatakannya, para pecandu itu melaporkan diri sebagai pecandu kebanyakan melalui LSM yang bekerja sama dengan BNNP. Ada juga yang langsung ke IPWL yang terdapat di enam lokasi, yakni RS HB Sa’anin Padang, RSUP M. Djamil, Puskesmas Andalas, Puskesmas Seberang Padang. RS Ahmad Mukhtar Bukittinggi, Puskesmas Perkotaan, Guguak Panjang dan Biaro. Pengguna dan pencandu narkotika yang melaporkan diri ke IPWL tersebut tidak akan ditangkap, justru akan diobati dan dibiayai negara. “Yang menentukan pecandu itu direhab atau sekadar rawat jalan saja adalah dokter. Kami memiliki dokter khusus dalam menangani pecandu,� terang Arnowo, didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Suryadi Boy dan Kepala Bidang Pencegahan Raymond. Pada 2012 lalu, jumlah pecandu yang sudah dipulangkan sebanyak enam orang dari 15 pecandu yang menjalani rehabilitasi. Pecandu yang pulang tersebut tetap diawasi dengan program pasca rehab. Tujuannya agar mereka tidak kembali menggunakan narkoba. Program yang dimaksud adalah dengan membuatkan usaha-usaha kecil dengan beternak ikan lele, seperti di RS HB Saanin Padang. Jumlah pengguna narkotika di Sumbar sebanyak 63.873 orang dari berbagai kalangan. Data ini merupakan hasil survei BNN Pusat dengan Universitas Indonesia pada 2010 lalu. “Para pecandu ini bisa lepas dari ketergantungan tergantung pada diri sendiri. Jika ingin cepat, maka ia harus berusaha sendiri dan mesti didukung oleh orang-orang terdekat, terumata keluarga dan lingkungan sekitar mereka,� terang Arnowo. Menurutnya, detok atau racun yang ada dalam pengguna narkotika bisa dihilangkan dalam waktu satu minggu. Masalah yang paling berat dirasakan pecandu adalah proses rehabilitasi sosial, saat ia kembali ke tengah masyarakat. Untuk melewati itu semua hanya bisa dilakukan melalui dukungan orang sekitarnya, serta keimanan seseorang. (zki,ymg)

7 Maret 2013/25 Rabiul Akhir 1434 H

MEDAN(VOKAL)Pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara akan dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Sumatera Utara, hari ini, Kamis (7/3). Berkaitan hal itu, 7 Maret merupakan hari yang diliburkan sesuai keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 270-181 tahun 2013 tanggal 13 Februari 2013. Berkenaan dengan keputusan Mendagri meminta kepada seluruh jajaran, instansi pemerintahan, perbankan, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, pabrik, maupun pekerja di sektor informal untuk meliburkan seluruh aktifitas sehari penuh selama pemungutan suara. Hal ini penting diingatkan karena menjadi hak warga negara untuk menggunakan hak pilihnya. Hal itu tidak bisa dihalangi dan tidak bisa diintimidasi siapa pun. “Diserukan kepada seluruh instansi pemerintahan maupun swasta untuk meliburkan karyawannya. Tentu hal itu akan berimplikasi langsung pada tingkat partisipasi masyarakat pada pemungutan suara,� kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, dalam konferensi pers bersama Pemrovsu, Selasa (5/3) di sekretariat KPU Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan. Disebutkan Irham Buana, hal ini penting disampaikan karena ada informasi sampai saat ini belum ada tandatanda bahwa perusahaan swasta, pabrik, atau pekerja sektor informal yang akan meliburkan karyawannya. Ditegaskan, jika ada temuan perusahaan yang tetap mempekerjakan karyawannya pada saat itu, maka merupakan pelanggaran terhadap penggunaan hak pilih dan pidana karena menghalang-halangi orang lain menggunakan hak pilihnya. “Panwas diminta bertidak tegas apabila nantinya terdapat perusahaan swasta sengaja atau karena kelalaiannya menghalangi pemilih untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS),� kata Irham Buana. Irham menyampaikan, KPU telah menetapkan daftar pemilih perbaikan pada 25 Februari. Diharapkan seluruh

KOMPUTER

 

KETUA ‘Â?‹•‹‡Â?‹Ž‹ŠƒÂ?Â?—Â?Č‹ČŒ—Â?—– ”ŠƒÂ?—ƒÂ?ƒƒ•—–‹‘Â?Č‹Í´Â?ƒÂ?ƒÂ?ČŒÂ?‡Â?„‡”‹Â?ƒÂ?Â?‡–‡”ƒÂ?‰ƒÂ?Â?‡’ƒ†ƒ™ƒ”–ƒ™ƒÂ?†‹ƒÂ?–‘”—Â?—–ǥ ƒŽƒÂ? ‡”‹Â?–‹•‡Â?‡”†‡Â?ƒƒÂ?ÇĄ‡†ƒÂ?ÇĄ‡Žƒ•ƒČ‹ÍˇČ€ÍľČŒÇ¤ƒŽƒÂ?Â?‡–‡”ƒÂ?‰ƒÂ?—Â?—–Â?‡Â?›ƒ–ƒÂ?ƒÂ?’ƒ†ƒÍšƒ”‡–ʹͲͳ;•‡„ƒ‰ƒ‹Šƒ”‹Ž‹„—”—Â?—Â?Ǥ

potensi pemilih masyarakat Sumut yang telah memiliki hak sebagai pemilih bisa masuk ke dalam daftar pemilih tetap (DPT), namun juga dimungkinkan karena persoalan administratif masih juga terdapat masyarakat yang memiliki syarat belum masuk ke dalam DPT, maka KPU menegaskan, siapa pun yang tidak terdaftar ke dalam DPT dan daftar pemilih sementara tidak dapat menggunakan hak pilihnya. Formulir C6 Di bagian lain Irham menjelaskan, dalam peyampaian formulir C6 sebagai undangan untuk memilih ke TPS, sedang dilaksanakan personil KPU kabupaten/kota, PPK, PPS dan KPPS. KPU Sumut menerima informasi masih banyak masyarakat yang belum menerima formulir C6. Sesuai surat edaran yang disampaikan kepada seluruh jajaran KPU kabupaten/kota untuk percepatan penyampaian formulir C6 agar memastikan masyarakat mendapatkan dokumen formulir itu, KPU Sumut menggambil langkah-langkah meminta seluruh jajaran KPU kabupaten/kota untuk memastikan pemilih yang terdaftar

dalam DPT mendapatkan formulir C6. Ditegaskan, penyelenggara pemilu dilarang menggunakan pihak ketiga dalam mendistribusikan formulir C6, karena bertentangan dengan tugas pokok penyelenggara pemilu. Karena didapatkan formulir C6 diedarkan kepala lingkungan dan kepala desa/ kelurahan. Alasan lain pelarangan itu, lanjut Irham, karena diketahui dari kelima pasangan calon gubernur dan wakil gubernur terdiri dari pejabat-pejabat publik, Plt Gubernur, bupati dan wakil bupati, anggota DPR dan DPRD. “Diserukan kepada seluruh KPU kabupaten/ kota untuk memastikan formulir C6 itu tidak disampaikan ke pihak lain, tetapi disampaikan kepada pihak penyelenggara,� tegas Irham. Diinformasikan, bagi masyarakat yang belum atau tidak mendapatkan formulir C6 hingga pelaksanaan pemungutan suara, masyarakat bisa melihat sendiri namanya di DPT yang tercantum di masing-masing TPS. Jika namanya tercantum dalam DPT walaupun tidak mendapatkan formulir C6 tetap memiliki hak pilihnya dengan mem-

bawa kartu identitas kependudukan. Masyarakat yang tidak terdaftar di dalam DPT tetapi setelah dilakukan cross check di PPK namanya ada di dalam Daftar Pemilih Sementara, dan tidak mendapatkan formulir C6 juga bisa menggunakan hak pilih. “Ini bagian tanggung jawab KPU dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat dalam penggunaan hak pilih�. Berkaitan pendistribusian logistik pilkada, hingga hari ini sedang bergerak dari kecamatan ke desa. “Esok seluruh kebutuhan logistik harus sudah sampai ke TPS,� kata Irham, seraya meminta bantuan jajaran Panwas, dan polisi untuk memonitor pendistribusian surat suara ini. Asisten I Pemrovsu Hasiolan Silaen, dalam kesempatan itu juga memastikan seluruh kabupaten/kota sudah siap untuk menggelar Pilkada pada 7 Maret 2013, termasuk sejumlah daerah yang saat ini sedang dilanda bencana banjir siap menyukseskan pesta demokrasi itu. “Kami harapkan seluruh masyarakat dapat berpartisipasi untuk menyampaikan hak pilihnya,� kata Hasiolan Silaen. (zki,ymg)

SERBA-SERBI

PEMBIAYAAN

JASA MOBIL TINJA Spesialis sedot tinja, sedot wc, wc mampet, saluran air mampet, westafel, tanpa bongkar tanpa kimia, bergaransi Hub : 0761.7667321, 0821 7294 1118

ARJUNA BOR Mengerjakan sumur bor,mencuci sumur,memasang pompa air,instalasi air,cuci sumur bor, dll. Bersedia dipanggil ke luar kota. Hub. Jl. Cendrawasih No. 61 Tangkerang Tengah. HP. 0813 7108 4657 (Pak Jun)

SINDI MASSAGE Melayani tradisional massage, aromatic,lulur, facial natural, shiatsu massage, mediteranian, massage, full body maasage dll Hub : 0823 6666 9193 khusus panggilan hotel

BANK ANZ PEKANBARU Kredit Tnpa Agunan, Syrt Mdh, Bunga Ringan, Ckup FC KTP, FC Krt Kredit,FC Billing & Cover BK Tabungan, Lmit Krt 3 X Pencairan. Nilai Pencairan 4 Jt sd 200 Jt. Hub : 0852 7144 8965 (Nita)

VINA MASSAGE Body massage happy & rileks call Vina 0878 9325 1645 pin BB 26B39893

ANDA BUTUH UANG Cukup Dg BPKB Mobil/Motor, Pencairan Besar, Bisa Take Over, Mobil Anda Di Asuransikan. Hub : Aldi 0852 7173 6335/0852 689 6612

BUTUH DANA CEPAT Cukup Jaminan BPKB Motor/ Mobil Anda, Motor Th 2002, Mobil Th 1990, Proses Cepat dan Bisa Bantu Take Over B a i k M o b i l / M o t o r, H u b : Herman 0852 1066 5860

SAL COM. Jual Beli & Service Komputer, Laptop, LCD & Acecories, Hrg Mulai 1 Jutaan, Bergaransi, Hub : Jl. Dagang No. 26 A HP. 0821.719.5007

SERVICE PANGGILAN TV Mesin cuci, kulkas, freezer, s t a b i l i z e r, s o u n d s y s t e m , pompa air, listrik, kipas angin, blender, mixer, rice cooker, bongkar psng AC, instalasi listrik. Hub : 0812 7518 6233 Bergaransi

AC PENY SERVICE AC Jauh dkt ongkos sama, AC, kulkas, mesin cuci, dispenser, bongkar psng AC, dll. Jl. Kakap No. 4 A Harapan Raya. Tlp : 0761. 7691012 HP : 0813 6568 2112

MENERIMA SERVICE KOMPUTER Pnggilan CPU, Laptop, Instalasi Network, Warnet, Maintenance, Mnjual btrai/aki utk UPS, trima psng kmera CCTV, mjual alarm anti mling cck utk tko,ruko,rmh anda. HP. 0852 1556 8858

ELEKTRO TEKNIS SERVIS Tkr tambah, pmsangan & pemeliharaan, baru & bekas, AC, split/windows, mesin cuci, kulkas, TV, dispenser, kipas angin, kompor gas dll Hub. 0821 7232 9343 Jl. Srikandi No. 20 Pekanbaru

ACMULTI SERVICE Mnerima reparasi & pemsngan AC, AC baru & bekas, stabilizer, kulks, msn cuci, msn air, kompor gas, Hub : Jl. Riau gg Harapan I No. 11 HP. 0813 6554 8010/0813 6542 1191 Bergaransi.

AHLI MAMPET Spesialis wc mampet, sedot wc, sedot tinja, saluran air mampet, wastafel bathub dll. Tanpa bongkar & tanpa bahan kimia. Bergaransi Hub : 0761.7709422/0813 7115 5556

LAYLA BOR M e n g e r j a k a n s u m u r b o r, instalasi air griunding bor pile servis pompa air siap dipanggil ke luar kota. Hub : 0812 7675 013/0761 853531 Jl. Harapan Raya.

MULTICOM Jl. Delima panam service computer & alat pendukungnya/ semua jenis printer/jaringan computer. Jual computer,print second. Hub : 0813.2879.3363/ 0761. 4886761 hr minggu & tgl merah libur.

ELEKTRO SERVICE Ditempat bongkar pasang AC pelihara baru bekas AC, kulkas, mesin cuci, dispenser, TV, kompor gas, kps angin dll. Hub : 0852 6356 1493 Jl. Delima Pekanbaru

ARIES TEKNIK Service di tempat, bongkar psng AC, kulkas, msn cuci, dispenser, kompor gas, TV, dll. Hub. 0761.7620133/0813 7173 6031 Bergaransi. Melayani luar kota

MOBIL TINJA Mengerjakan sedot wc, wc tersumbat, saluran air yg tersumbat, tanpa di bongkar Hub : 0812 7650 812/0761 4812 882/0812 7043 1757

TANJUNG RAYA BOR Mengerjakan pembuatan sumur bor., sumur bor rmh tangga & industry, perkebunan, hotel dll. Servis pompa, bor file & tiang pancang, siap dipanggil dlm & luar kota Hub : 0813 7128 6452 Jl Harapan Raya.

SPACE IKLAN

INAYAH ELEKTRONIK Rental AC Blower utk berbagai acara, service AC, psang baru, mesin cuci, kulkas, stabilizer, jual beli second dan baru Hub. HP. 0812.7662.319/0852 7865 9636

BINTANG TEKNIK AC Menerima Servis & bongkar psng kulkas, Msn cuci, dispenser, TV, instalasi dll. Menyediakan AC baru & AC second rental blower, AC standing. Jl. Sembilang 69. HP. 0812 7090 5261/0852 7866 6126

GARUDA TEKNIK SERVICE Pnggilan AC, bongkar pasang baru & bekas, kulkas, mesin cuci, dispenser, kompor gas, kipas angin, TV dll. Hub : Jl. Garuda Km 2, Perum Unri Panam. Hub ; 0852 7412 5558 bergaransi

RAJA MAMPET Ahlinya mengatasi wc mampet, saluran air,bathtub, cuci piring, sedot tinja dll. Bergaransi Hub : 0761 4801744/0813 6540 2539

RAHMAT BOR Menerima pembuatan sumur bor, service sumur bor, pemasangan instalasi air, service pompa air/jetpam, bersedia di panggil dlm & luar kota. Bergaransi tanpa DP. HP.0853 7678 3893 Jl. Kapau Sari

TERIMA KOST Karyawan AC/Non AC, lengkap TV, dispenser, kompor gas, ada ruang tamu, tempat tidur, lemari, lokasi strategis Jl. Sumatera belakang Gramedia Sudirman Alamat Jl. Batam No. 1 Hub : 0812 768 1042/ 0852 7235 6503 Norma

PENAMBAHAN MODAL USAHA Sahabat Soempurna Sistem Syariah, Biaya Ringan Bisa Take Over, Jaminan Berupa SKGR, SHM, BPKB, Plafon 5-500 Jt, Syarat Berlaku Hub : Mahlil 0852 1366 4240

PELANGI ELEKTRONIK Rental AC & Blower utk berbagai acara, service termurah AC, kulkas, mesin cuci, dispenser, jual baru dan bekas. Hub. 0761.7060257/ 0812 761 5578

SENTOSA JAYA TEKNIK Spesialis service AC, Freon, perbaikan AC, perawatan AC, bongkar pasang AC second dan baru, murah, bergaransi. Jl. T. Tambusai No. 16 HP. 0812 6099 0950/0823 8859 2811

CV PUTRA KISARAN MANDIRI Rental AC,blower,air curtain utk berbagai acara,service AC, kulkas,mesin cuci,jual baru & bekas. Melayani kontrak dlm/ luar kota. Hub : 0761 7871092/ 0852 7865 9636

SOLUSI MAMPET Mengatasi wc mampet saluran air wastafel,buthub, sedot tinja,tanpa bongkar & tanpa bahan kimia, bergaransi/jangan dibayar jika anda tdk puas dg kerja kami. Hub : 0813 7822 6199/0852 6526 0402

SPACE IKLAN

DB KOST PRIA/WANITA Harian/mingguan/bulanan fasilitas hotel, bersih, AC/ Non AC Kamar Mandi dalam/ shower, wifi gratis, parkir luas, musholla, kamar standar & superior Lokasi. T.Tambusai Gg Sabar No. 1 Hub : 0761 857417/0812 6846 4189/0819 6846 4198

PINJAM DANA Modal Usaha, Syarat : BPKB, Sertifikat Tanah. Hub : Vika : 0812 1503 9917, Harto : 0853 6306 7955

SERVICE

KOS-KOSAN

PIJAT DAN LULUR CV. RIAU JAYA SERVICE AC, mesin cuci, dispenser, kulkas. Hub : 0761.7086113/ 0813.7885.3641 melayani kontrak/luar kota, sewa blower pesta

UBE SERVICE Service AC & kipas angin, r u m a h / r e s t o r a n / S PA / perkantoran/hotel/RS/bank/ pabrik/ATM/ Tower GSM. Hub Jl. Mangga no. 24 D Tlp. 0761.27228/ 0853 5672 2289

POWER TEKNIK Menerima service panggilan, bongkar pasang AC, kulkas, mesin cuci,dispenser,tukar tambah, Hub : Asiong HP. 0812 6870 342 Jl. Wakaf No. 14 Rental AC

AGUS JAYA TINJA Mengerjakan penyedotan wc/ septitank, melancarkan saluran tanpa di bongkar & tanpa bahan kimia. Melayani dlm & luar kota. Hub : Fajri H P. 0 8 5 2 7 2 1 5 0 5 5 9 / 0761.7712220/0852 6523 3559

HANEY & HENDRIK MASSAGE Fresh body rileks, tenaga muda2, cwok, cewek yg ramah, sopan, menarik HP. 0852 7236 9954 No. SMS

KOST IDAYU Jl. Pembangunan No. 5 marpoyan (dekat UIR) menerima kost pria, fasilitas AC/Non AC, TV, springbed, furnitute lengkap, kamar mandi dalam. Hub : 0823 8715 7000/ 0852 7112 0008

ANDA BUTUH DANA CEPAT Cukup Jaminkan BPKB Mobil/ Motor Anda, Proses Cepat 1 Hari Langsung Cair, Data-Data Anda Bisa Di Jemput/Diantar Ke Kantor Kami. Bagi yg Berminat Hub : 0813 7194 5978

MASTER TECH Spesialis service AC, tambah Freon, Freon kosong, bongkar pasang ruko, jual AC second, service kulkas, msn cuci, TV, call alan HP : 0853 6562 8873 Pekanbaru.

RIAU TEKNIK AC Menerima service bongkar psng kulkas, msn cuci, d i s p e n s e r, i n s t a l a s i dll. Menyediakan AC baru/second, rental blower AC, standing Jl. Sembilang gg linda rumbai HP. 0812 6876 8653

ELLA AC Menerima service, pmasangan baru,pemeliharaan,bongkar pasang AC baru & bekas. Jl. Melur Kompl Villa Panam Blok A 22 Panam. Hr Subrantas. Hub : 0812.6617.475/0761. 4816300

LIMKOJAYA BOR Mengerjakan smr bor, smr b o r r m h t a n g g a , i n d u s t r y, perkebunan,hotel, dll. Bor, file, psng pompa air, service msn, Hub : bpk Efendi mandai HP. 0823 8772 9277 J. Sakuntala/Banda Aceh No. 18 Garansi 1 Tahun

BU YAYUK Urut tradisional, anda undang sya dat ang. Tidak s e d i a t e m p a t . H P. 0 8 2 1 6950 2121

TERIMA KOST MUSLIMAH Lokasi jl. Bundo Kandung, depan SKA, fasilitas AC/Non AC, Springbed, TV, kamar mandi dalam, closet duduk/jongkok, shower, air gallon, lemari dll, dapur, ruang tamu, parkir luas Harga 500 Ribu – 1 Juta/Bulan Hub HP : 0853 5671 4888

BUTUH DANA CEPAT Cukup Jaminkan BPKB Motor Anda, Proses Cepat Bagi yg Berminat Hub : 0761 861156 HP. 0852 7208 1133 / 0812 7632 738

‡Â?ƒÂ?‰‰—Â?‰ÂŒÂƒÂ™ÂƒÂ„Č€Â”Â‡Â†ÂƒÂ?–—”ǣZUKRI SUBAYANG

‡”™ƒŒƒŠƒÂ?ÇŁ


23

PEKANBARU KAMIS

HARIAN VOKAL

7 Maret 2013/25 Rabiul Akhir 1434 H

LINTAS Pemko Mengalah Soal Cik Puan   áˆş áˆťÇŚ  áˆş áˆşáˆťÇŚ áˆťÇŚ‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ ‘–ƒ áˆş‡Â?Â?Â‘áˆť ‡Â?ƒÂ?„ƒ”—ƒÂ?Š‹”Â?›ƒÂ?‡Â?‰ƒŽƒŠ–‡”Â?ƒ‹–•–ƒ–—•Â?‡’‡Â?‹Ž‹Â?ƒÂ? ŽƒŠƒÂ?ƒ•ƒ”‹Â?—ƒÂ?›ƒÂ?‰•‡Â?’ƒ–Â?‡Â?Œƒ†‹’‘Ž‡Â?‹Â?ƒÂ?–ƒ”ƒ ‡Â?Â?‘†ƒÂ?‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ”‘˜‹Â?•‹áˆş‡Â?Â’Â”Â‘Â˜áˆť‹ƒ—Ǥ ‡Â?›‡”ƒŠƒÂ?•–ƒ–—•ŽƒŠƒÂ?‹Â?—ƒÂ?Â?‡‡Â?’”‘˜‹ƒ— ‹Â?‹ŽƒÂ?‰•—Â?‰†‹•ƒÂ?’ƒ‹Â?ƒÂ?ƒŽ‹Â?‘–ƒ‡Â?ƒÂ?„ƒ”— ‹”nj Â†ÂƒÂ—Â•ÇĄƒ„—áˆşÍ¸Č€ÍľáˆťÇĄ—•ƒ‹Â?‡Â?‰‰‡Žƒ””ƒ’ƒ–‰ƒ„—Â?‰ƒÂ? †‡Â?‰ƒÂ?‹”‘‡”Ž‡Â?‰Â?ƒ’ƒÂ?‡–†ƒ’”‘˜‹ƒ—†ƒÂ?ƒ†ƒÂ? ‡”–ƒÂ?ƒŠƒÂ?ƒ•‹‘Â?ƒŽáˆşáˆť‡Â?ƒÂ?„ƒ”—Ǥ ‹Â?ƒ–ƒÂ?ƒÂ? Â‹Â”Â†ÂƒÂ—Â•ÇĄ’‡Â?›‡”ƒŠƒÂ?•–ƒ–—•Â?‡’‡Â?‹Ž‹Â?ƒÂ? ŽƒŠƒÂ?ƒ•ƒ”‹Â?—ƒÂ?‹Â?‹–‡ŽƒŠ•‡•—ƒ‹†‡Â?‰ƒÂ?Šƒ•‹Ž ’‡Â?‡Ž—•—”ƒÂ? Â•Â—Â”ÂƒÂ–ÇŚÂ•Â—Â”ÂƒÂ– Â?‡’‡Â?‹Ž‹Â?ƒÂ? ›ƒÂ?‰ †‹nj –—Â?Œ—Â?Â?ƒÂ?‹”‘‡”Ž‡Â?‰Â?ƒ’ƒÂ?‡–†ƒ’”‘˜‹ƒ—Â?‡’ƒ†ƒ ‡Â?Â?‘‡Â?ƒÂ?„ƒ”—Ǥ Dz‡”†ƒ•ƒ”Â?ƒÂ? ’‡Â?‡Ž—•—”ƒÂ? Â•Â—Â”ÂƒÂ–ÇŚÂ•Â—Â”ÂƒÂ– Â?‡’‡nj Â?‹Ž‹Â?ƒÂ?†‹ƒ™ƒŽ‹’‡Â?„‡Ž‹ƒÂ?–ƒÂ?ƒŠ‘Ž‡Š‡Â?’”‘˜’ƒ†ƒ –ƒŠ—Â?ͳ͝͸ͳ•‡Ž—ƒ•;͡Š‡Â?–ƒ”Â?‡’ƒ†ƒÂ?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–Ǥ ‡Â?—†‹ƒÂ?†ƒ”‹’‡Â?‡Ž—•—”ƒÂ?’‡Â?›‡”ƒŠƒÂ?’‡Â?‰—ƒ•ƒƒÂ?ÇĄ ’‡Â?‰‡Ž‘ŽƒƒÂ?‘Ž‡Š‡Â?’”‘˜Â?‡’ƒ†ƒ‡Â?Â?‘’ƒ†ƒ–ƒŠ—Â? ͳ͚͝;†ƒÂ?Œ—‰ƒ’‡Â?‡‰ƒ•ƒÂ?Â?‡Â?„ƒŽ‹•—”ƒ– —„‡”Â?—” ‹ƒ—–ƒŠ—Â?ʹͲͲͺǤ‡•‹Â?’—ŽƒÂ?†ƒ”‹’‡Â?—Ž—•—”ƒÂ?Â•Â—Â”ÂƒÂ–ÇŚ •—”ƒ–‹Â?‹ǥƒ•‡–ƒ†ƒŽƒŠÂ?‹Ž‹Â?‡Â?’”‘˜†ƒÂ?ŠƒÂ?’‡Â?‰‡Ž‘nj ŽƒƒÂ?’‡Â?‰ƒ–—”ƒÂ?’‡Â?‰—ƒ•ƒƒÂ?‘Ž‡Š’‡Â?Â?‘ǥdzŒ‡Žƒ• ‹”†ƒ—•Ǥ ‡Â?‰ƒÂ?†‹•‡’ƒÂ?ƒ–‹Â?›ƒ•–ƒ–—•Â?‡’‡Â?‹Ž‹Â?ƒÂ?ŽƒŠƒÂ?‹Â? —ƒÂ?–‡”•‡„—–ǥ‡Â?Â?‘’ƒ†ƒ–ƒŠ—Â?‹Â?‹ƒÂ?ƒÂ?Â?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? ’‡Â?‰Šƒ’—•ƒÂ?†ƒ–ƒƒ•‡–‹Â?—ƒÂ?›ƒÂ?‰•‡Œƒ—Š‹Â?‹–‡ŽƒŠ –‡”†ƒˆ–ƒ”•‡„ƒ‰ƒ‹•ƒŽƒŠ•ƒ–—ƒ•‡–‡Â?Â?‘†ƒŽƒÂ?„—Â?— ƒ•‡–ƒ‰‹ƒÂ?‡”Ž‡Â?‰Â?ƒ’ƒÂ?‡–†ƒÂ?‘‡Â?ƒÂ?„ƒ”—Ǥ DzƒŽƒÂ?’‡Â?…ƒ–ƒ–ƒÂ?ƒ•‡––‡”Â?›ƒ–ƒ‹–—†‹…ƒ–ƒ–‘Ž‡Š ’”‘˜‹Â?•‹†ƒÂ?Â?‘–ƒǤƒ–—ƒ•‡–†‹…ƒ–ƒ–‘Ž‡Š†—ƒ’‡Â?‡”‹Â?–ƒŠƒÂ?Ǥ ÂƒÂ†Â‹ÇĄ•ƒ›ƒ–‡‰ƒ•Â?ƒÂ?’‡Â?…ƒ–ƒ–ƒÂ?ƒ•‡––‡–ƒ’„‡”ƒ†ƒ†‹ ‡Â?’”‘˜ǤƒÂ?›ƒÂ?‰ƒ†ƒ†‹‡Â?Â?‘ƒÂ?ƒÂ?†‹Šƒ’—•Â?ƒÂ?•‡•—ƒ‹ áˆşÂƒÂ„Â†áˆť ƒ–—”ƒÂ?’‡Â?‰Šƒ’—•ƒÂ?ÇĄÇł—Œƒ” Â‹Â”Â†ÂƒÂ—Â•Ç¤áˆşÂƒÂ„Â†áˆť

Dispora Siap Ikuti LPI Nasional  áˆşáˆťÇŚ áˆşáˆťÇŚ‡•Â?‹ ‹Â?ĥ ‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ? áˆş‹•†‹Â?áˆť‹ƒ—‰ƒ‰ƒŽÂ?‡Â?›‡Ž‡Â?‰‰ƒ”ƒÂ?ƒÂ?‹‰ƒ‡Â?ÇŚ †‹†‹Â?ƒÂ? Â?†‘Â?‡•‹ƒáˆş áˆťÇĄ†ƒÂ?‡”‰—”—ƒÂ? ‹Â?‰‰‹áˆşáˆť–‹Â?‰Â?ƒ–Â?ƒ•‹‘Â?ÂƒÂŽÇĄÂ?ƒÂ?—Â?‹Â?ĥ‡Â?—†ƒ†ƒÂ? ŽƒŠ”ƒ‰ƒáˆşÂ‹Â•Â’Â‘Â”Âƒáˆť‘–ƒ‡Â?ƒÂ?„ƒ”—•‹ƒ’Â?‡Â?‰‹Â?—–‹  –‹Â?‰Â?ƒ–Â?ƒ•‹‘Â?ƒŽǤ ‹Â?ƒÂ‰ÂƒÂ‰ÂƒÂŽÇĄÂ?ƒÂ?ƒÂ?ƒ”™ƒŠ‹ƒ— ƒÂ?ƒÂ?Œƒ–—Š†‹–‹Â?‰Â?ƒ–Â?ƒ•‹‘Â?ƒŽ†ƒŽƒÂ?’‡”‡„—–ƒÂ?‹ƒŽƒ ”‡•‹†‡Â?–‡”•‡„—–Ǥ ‡ŽƒÂ?•ƒÂ?ƒÂ?‡‰‹ƒ–ƒÂ? ‹•’‘”ƒ‘–ƒ‡Â?ƒÂ?Â„ÂƒÂ”Â—ÇĄ ƒÂ?‹”Â?‡Â?Œ‡Žƒ•Â?ƒÂ?ÇĄ’‡ŽƒÂ?•ƒÂ?ƒƒÂ? –‹Â?‰Â?ƒ–Â?ÂƒÇŚ „—’ƒ–‡Â?Č€Â?‘–ƒÂ?Š—•—Â?›ƒ‡Â?ƒÂ?„ƒ”—•—†ƒŠ†‹ƒÂ?‰nj ‰ƒ”Â?ƒÂ?†ƒŽƒÂ?ʹͲͳ;Ǥ‡Š‹Â?‰‰ƒÂ?‡‰‹ƒ–ƒÂ?Â?›ƒ•—†ƒŠ †‹ŽƒÂ?•ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?•‡ŒƒÂ?–ƒÂ?‰‰ƒŽ;ͳ ‡„”—ƒ”‹†ƒÂ?†‹”‡Â?ÇŚ …ƒÂ?ƒÂ?•ƒÂ?’ƒ‹Í´Íł’”‹ŽÂ?‡Â?†ƒ–ƒÂ?‰Ǥ ‡Â?„—Â?ƒƒÂ? ›ƒÂ?‰†‹‹Â?—–‹‘Ž‡Š•‡Â?‘ŽƒŠ–‹Â?‰Â?ƒ– Č€•‡„ƒÂ?›ƒÂ?;͡–‹Â?†ƒÂ?–‹Â?‰Â?ƒ–ȀȀ •‡„ƒÂ?›ƒÂ? ;͜ –‹Â? ‹Â?‹ †‹„—Â?ƒ ŽƒÂ?‰•—Â?‰ ƒŽ‹Â?‘–ƒ ‡Â?ƒÂ?„ƒ”— ‹”†ƒ—•Ǥ ‡Â?‡Â?–ƒ”ƒ Â?‘Â?’‡–‹•‹ ƒÂ?–ƒ” ’‡ŽƒŒƒ”‹Â?‹†‹ŽƒÂ?•ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?†‹†—ƒ–‡Â?’ƒ–›ƒ‹–—†‹Žƒ’ƒÂ?‰ƒÂ? •”ƒÂ?ƒƒÂ?…ƒ•‹Žƒ†ƒÂ?ƒ’ƒÂ?‰ƒÂ?”‹Â?‘„Ǥ Dz‡•ƒ”ƒÂ?‰‰ƒ”ƒÂ?’‡ŽƒÂ?•ƒÂ?ƒƒÂ? ‘–ƒ‡Â?ƒÂ?„ƒ”— •ƒ›ƒ–‹†ƒÂ?Â–ÂƒÂŠÂ—ÇĄ†ƒÂ?•‡Â?ƒ”ƒÂ?‰ĠܥŒ—‰ƒÂ?‡Ž—ƒ”ǤƒÂ?—Â? ›ƒÂ?‰’‡Â?–‹Â?‰Œ‹Â?ƒ’”‘˜‹Â?•‹„ƒ–ƒŽÂ?‡ŽƒÂ?•ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ? ÇĄ Â?ƒÂ?ƒ‹Â? ‡Â?ƒÂ?„ƒ”—•‹ƒ’Â?ƒŒ—–‹Â?‰Â?ƒ–Â?ƒ•‹‘Â?ÂƒÂŽÇĄÇł —Œƒ”ƒÂ?‹”ǥƒ„—áˆşÍ¸Č€ÍľáˆťÇ¤áˆşáˆşÂ‹Â?Â†áˆť

Zulkarnain Diusung Gantikan Dunir   áˆş áˆťÇŚ  áˆş áˆşáˆťÇŚ áˆťÇŚÂ?‰‰‘–ƒ ”ƒÂ?•‹ ƒ„—Â?‰ƒÂ?  ‹ƒ— ‹Â?› ƒ”‹ƒÂ?•›ƒŠ Â?‡Â?‹Žƒ‹ —ŽÂ?ƒ”Â?ƒ‹Â? —”†‹Â?Žƒ›ƒÂ?Â?‡Â?‰‹•‹Œƒ„ƒ–ƒÂ?‡Â?”‡–ƒ”‹•‘Â?‹•‹ ‹ƒ—›ƒÂ?‰ŠƒÂ?’‹”•‡–ƒŠ—Â?–‡”ƒÂ?Š‹”Â?‘•‘Â?‰Ǥ —ŽÂ?ƒ”Â?ƒ‹Â?†‹ƒÂ?‰‰ƒ’Â?‡Â?ƒŠƒÂ?‹Â–Â—Â‰ÂƒÂ•ÇŚÂ–Â—Â‰ÂƒÂ•Â?‘Â?‹•‹ •‡ŒƒÂ?ƒ™ƒŽÂ?‡Â?Œƒ†‹•‡„ƒ‰ƒ‹ƒÂ?‰‰‘–ƒ‘Â?‹•‹Ǥ Dz‡Â?ƒÂ?‰Â?‹–ƒ–‹†ƒÂ?Â?‡Â?›‹ƒ’Â?ƒÂ?•‡…ƒ”ƒÂ?Š—•—•ǥ ŠƒÂ?›ƒ•ƒŒƒ†‹Â?‹Â?–ƒ‘Ž‡ŠƒÂ?‰‰‘–ƒ‘Â?‹•‹›ƒÂ?‰Žƒ‹Â?Ǥ ‡”Š—„—Â?‰Â?ƒ•‹Šƒ†ƒ—ŽÂ?ƒ”Â?ƒ‹Â?—”†‹Â?ÇĄ†‹ƒŽƒŠ›ƒÂ?‰ ’ƒÂ?–ƒ•Â?‡Â?‰‹•‹Œƒ„ƒ–ƒÂ?›ƒÂ?‰†‹–‹Â?‰‰ƒŽ—Â?‹”‹–—ǥdz—Œƒ” ‹Â?›ǥƒ„—áˆşÍ¸Č€ÍľáˆťÇ¤ ‹œÂ?› Â?‡Â?‡‰ƒ•Â?ƒÂ? –‹†ƒÂ? ƒÂ?ƒÂ? Â?‡Â?‰‹”‹Â?Â?ƒÂ? ƒÂ?‰‰‘–ƒ ”ƒÂ?•‹ ƒ„—Â?‰ƒÂ?†ƒ”‹Â?‘Â?‹•‹Žƒ‹Â?Œ‹Â?ƒ—Žnj Â?ƒ”Â?ƒ‹Â?—”†‹Â?–‹†ƒÂ?†‹–‡”‹Â?ƒ†‹‹Â?–‡”Â?ƒŽ‘Â?‹•‹Ǥ Dz‹–ƒ–‹†ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?Â?‡Â?‰‹”‹Â?Â?ƒÂ?ƒÂ?‰‰‘–ƒ†ƒ”‹Â?‘Â?‹•‹Žƒ‹Â? —Â?–—Â?Â?‡Â?Œƒ†‹ƒÂ?‰‰‘–ƒ‘Â?‹•‹Ǥ‡„ƒ„—ŽÂ?ƒ”Â?ƒ‹Â? —”†‹Â?•—†ƒŠ‘”ƒÂ?‰›ƒÂ?‰Â–Â‡Â’ÂƒÂ–ÇĄÇłÂ?ƒ–ƒÂ?›ƒǤ ‡„‹Š–‡‰ƒ•†‹Â?ƒ–ƒÂ?ƒÂ?Â?Â›ÂƒÇĄ†‹ƒ–‹†ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?Â?‡Â?‰—–—• ƒÂ?‰‰‘–ƒÂ?›ƒ•ƒÂ?’ƒ‹’‡”‰ƒÂ?–‹ƒÂ?ƒÂ?–ƒ”™ƒÂ?–—áˆşáˆť —Â?‹”•‡Ž‡•ƒ‹†‹ŽƒÂ?–‹Â?ǤDzÂƒÇĄ•ƒÂ?’ƒ‹ƒ†ƒ•—”ƒ–Â?‡’—–—•ƒÂ? —Â?‹”›ƒÂ?‰†‹Â?‡Ž—ƒ”Â?ƒÂ?‡Â?‡Â?†ƒ‰”‹Ǥ ƒ”‹‹Â?‹Â?‹–ƒ –‹†ƒÂ?„‡”„‹…ƒ”ƒÂ?ƒ•ƒŽƒŠÂ?Â‘ÂƒÂŽÂ‹Â•Â‹ÇĄ–ƒ’‹Â?‹–ƒ„‡”„‹…ƒ”ƒ –‡Â?–ƒÂ?‰•‡Œƒ—ŠÂ?ƒÂ?ƒ„ƒ•‹•Â?‹Â?‡”Œƒˆ”ƒÂ?•‹Â?‹–ƒ†‹ ‹ƒ—‹Â?‹ǥdz—Â?‰Â?ƒ’Â?Â›ÂƒÇ¤áˆşáˆşÂ›Â?ÂŽáˆť

Trafo Listrik Disdik Riau Terbakar   áˆş áˆťÇŚ  áˆş áˆşáˆťÇŚ áˆťÇŚ”ƒˆ‹Ž‹•–”‹Â?†‹ƒÂ?–‘”‹Â?ĥ ‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ?áˆş‹•†‹Â?áˆť‹ƒ—–‡”„ƒÂ?ƒ”ƒÂ?‹„ƒ–Â?‘”•Ž‡–‹Â?‰ Â?ƒ„‡ŽŽ‹•–”‹Â?ÇĄƒ„—áˆşÍ¸Č€Íľáˆť•‡Â?‹–ƒ”’—Â?—Žͳ;Ǥ;Ͳ †ƒÂ? •‡Š‹Â?‰‰ƒ Â?‡Â?‰‡Ž—ƒ”Â?ƒÂ? ’‡”…‹Â?ƒÂ? ƒ’‹Ǥ Â?‹„ƒ–Â?Â›ÂƒÇĄ ’‡Žƒ›ƒÂ?ƒÂ?†‹ƒÂ?–‘”‹•†‹Â?‹ƒ—Â?‡Â?Œƒ†‹Ž—Â?’—ŠǤ ƒƒ–Â?‡Œƒ†‹ƒÂ?ÇĄŠƒÂ?’‹”•‡Ž—”—Š’‡‰ƒ™ƒ‹†ƒÂ?’‡nj Â?‰—Â?Œ—Â?‰„‡”ŠƒÂ?„—”ƒÂ?Â?‡Ž—ƒ””—ƒÂ?‰ƒÂ?Ǥ‡Â?‡Â?–ƒ”ƒ Â?ƒ—Â?ŽƒÂ?Â‹ÇŚÂŽÂƒÂ?‹„‡”—•ƒŠƒÂ?‡Â?ƒ†ƒÂ?Â?ƒÂ?ƒ’‹†‡Â?‰ƒÂ?ƒ‹” Â?‡Â?‰‰—Â?ƒÂ?ƒÂ?‡Â?„‡”†ƒÂ?‰ƒ›—Â?‰ǤÂŽÂŠÂƒÂ•Â‹ÂŽÇĄƒ’‹†ƒ’ƒ– †‹’ƒ†ƒÂ?Â?ƒÂ?Â?‡•Â?‹Ž‹•–”‹Â?•‡„ƒ‰‹ƒÂ?‰‡†—Â?‰Â?ƒ–‹Ǥ ƒŽƒŠ•‡‘”ƒÂ?‰’‡Â?‰—Â?Œ—Â?‰›ƒÂ?‰–‹†ƒÂ?‹Â?‰‹Â?Â?ƒÂ?ƒÂ?›ƒ †‹–—Ž‹•Â?‡Â?‹Žƒ‹’‹ŠƒÂ?‹•†‹Â?‹ƒ—–‡”ŽƒŽ—Â?‡Â?‰ƒÂ?‰‰ƒ’ ”‡Â?‡Š–‡Â?–ƒÂ?‰Â?‡ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?‰‡†—Â?‰Ǥ‡„ƒ„†ƒŽƒÂ?‰‡†—Â?‰ –‹†ƒÂ?–‡”Ž‹Šƒ–”ƒ…—Â?ƒ’‹†ƒÂ?ƒŽƒ”Â?–ƒÂ?†ƒ„ƒŠƒ›ƒǤÂƒÂ†ÂƒÂŠÂƒÂŽÇĄ †‘Â?—Â?‡Â? ’‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ „‡”•‹ˆƒ– ”ƒŠƒ•‹ƒ †ƒÂ? —Â?—Â? „‡”–—Â?’—Â?†‹†ƒŽƒÂ?‰‡†—Â?‰Ǥ ‡’ƒŽƒ—„ƒ‰‹ƒÂ?‡—ƒÂ?‰ƒÂ?†ƒÂ?‡”Ž‡Â?‰Â?ƒ’ƒÂ?‹•†‹Â? Â‹ÂƒÂ—ÇĄœ™ƒÂ?†‹ǥ•ƒƒ–†‹Â?‘Â?ˆ‹”Â?ƒ•‹Â?‡Â?‰ƒÂ?—„ƒŠ™ƒ‹•†‹Â? –‹†ƒÂ?Â?‡Â?‰ƒÂ?‰‰ƒ”Â?ƒÂ?†ƒÂ?ƒ—Â?–—Â?’‡Â?›‡†‹ƒƒÂ?’‡”nj Ž‡Â?‰Â?ƒ’ƒÂ?Â?‡ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?”ƒ…—Â?ƒ’‹Â?ƒ—’—Â?ƒŽƒ”Â?’‡”‹Â?‰ƒ–ƒÂ? „ƒŠƒ›ƒǤÂ?–—Â?‹–—ǥŒ‹Â?ƒƒ†ƒÂ?‡Œƒ†‹ƒÂ?Šƒ”—•†‹—’ƒ›ƒÂ?ƒÂ? ’‡Â?‰ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?•‡…ƒ”ƒÂ?ƒÂ?—ƒŽǤDzÂ?‰‰ƒ”ƒÂ?—Â?–—Â?Â?‡Â?„‡Ž‹ ”ƒ…—Â?ƒ’‹†ƒÂ?ƒŽƒ”Â?–‹†ƒÂ?ƒ†ƒǤ ‹Â?ƒƒ†ƒÂ?‡Œƒ†‹ƒÂ?•‡’‡”–‹‹Â?‹ǥ ›ƒÂ?ƒÂ?‹–‹†ƒÂ?Â–ÂƒÂŠÂ—ÇĄÇłÂ?ƒ–ƒœ™ƒÂ?†‹Ǥ ‡–—ƒ‘Â?‹•‹‹ƒ—ĥÂ?—”•ƒÂ?‰ƒ–Â?‡nj Â?›‡•ƒŽÂ?ƒÂ?•‡–‹ƒ’›ƒÂ?‰–‹†ƒÂ?Â?‡Â?‰ƒÂ?‰‰ƒ”Â?ƒÂ? Â?‡Ž‡Â?‰Â?ƒ’ƒÂ?Â?‡ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?‰‡†—Â?‰Ǥ‡Šƒ”—•Â?›ƒ‹•†‹Â? –‹†ƒÂ?•‡Â?ÂƒÂ–ÂƒÇŚÂ?ƒ–ƒÂ?‡Â?‰Šƒ”ƒ’Â?ƒÂ?‹Â?ĥ‡Â?ƒ†ƒÂ? ‡„ƒÂ?ƒ”ƒÂ?Œ‹Â?ƒ–‡”Œƒ†‹Â?‡„ƒÂ?ƒ”ƒÂ?Ǥ‡„ƒ„Â?‡Œƒ†‹ƒÂ?‹Â?‹ •ƒÂ?‰ƒ– •‡Â?•‹–‹ˆ†ƒÂ? „‹•ƒ Â?‡Â?‰Š‹ŽƒÂ?‰Â?ƒÂ? †‘Â?—Â?‡Â? ’‡Â?–‹Â?‰†ƒŽƒÂ?™ƒÂ?–—•‡Â?Â‡ÂŒÂƒÂ’Ç¤áˆşáˆşÂ‹Â?Â†áˆť Penanggung Jawab/RedakturÇŁZUKRI SUBAYANG

ANDIKA

TERMINAL BANYANGAN - ‘„‹ŽƒÂ?‰Â?—–ƒÂ?ƒÂ?–ƒ”Â?‘–ƒ†ƒŽƒÂ?’”‘˜‹Â?•‹Â?‡Â?—Â?‰‰—’‡Â?—Â?’ƒÂ?‰†‹’‡”•‹Â?’ƒÂ?‰ƒÂ? ƒŽƒÂ?Â‹ÂƒÂ—ÇŚÂ?‹Â?ÇĄ‡Â?ƒÂ?Â„ÂƒÂ”Â—ÇĄƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇ¤‡•Â?‹•‡”‹Â?‰†‹–‡”–‹„Â?ƒÂ?ÇĄÂ?ƒÂ?—Â?Â?‡„‡”ƒ†ƒƒÂ? –‡”Â?‹Â?ƒŽ„ƒ›ƒÂ?‰ƒÂ?‹Â?‹•—Ž‹–†‹ƒ–ƒ•‹Ǥ

Pemerintah Tak Tegas Atasi Konflik „ Bentrok di Kampar Kiri Tengah PEKANBARU (VOKAL)-Konflik lahan antara masyarakat Desa Bukit Sakai dengan Desa Simalinyang, Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Kabupaten Kampar pada Senin (4/3) lalu dinilai akibat tidak tegasnya pemerintah. Persoalan ini diduga sudah lama berlangsung sehingga berpotensi menimbulkan korban jiwa. “Konflik ini sudah lama, bah- katanya. Saat ini situasi Desa Lubuk kan sudah dua kali terjadi. Artinya, kalau masalah tanah Sakai, Kecamatan Kampar Kiri otomatis kelemahan pemerin- Tengah, Kabupaten Kampar betah, sedangkan terjadinya ben- rangsur normal. Meski demikian warga terus trok apalagi menimmeningkatkan kewasbulkan korban otompadaan dari preman atis fungsi intelijen bayaran yang disewa yang lemah,� kata oknum warga SimalinSekretaris Komisi A yang bernama Ramli DPRD Riau Syafrudatau biasa disapa dendin Sa’an kepada gan Nenes. wartawan, Selasa (5/ Menurut warga De3). sa Lubuk Sakai (50), Penyebab benPono, kewaspadaan itu trok masih persoalan dengan masih terlihattanah. Terkait masalah tanah, cerita SYAFRUDIN SAAN nya sejumlah warga yang berkumpul di titik Politisi PKS ini, bahwa sudah ada berbagai upaya tertentu, seperti pos-pos desa dari Pemrov Riau sejak dulu. termasuk kantor kepala desa Upaya tersebut langsung diu- setempat. Namun jumlah warrus oleh Badan Pertanahan ga tidak terlalu banyak. “Masih Nasional (BPN) Provinsi Riau mas, tapi tidak banyak. Itu cuma bersama Pemkab Kampar un- jaga-aja saja mungkin. Biasalah, tuk menyelesaikan konflik ter- mana tahu ada penyerangan sebut. Tetapi, upaya tersebut lagi,� kata Pono saat dihubungi tidak berhasil, buktinya ma- melalui telepon selulernya, Sesalah terus berlanjut. “Saya lasa (5/3). Begitu pula Kepala Desa Sisangat menyayangkan, apalagi pemerintah tidak tegas men- malinyang, Muhammad Isa cari jalan penyelesaiannya,� yang dikonfirmasi media ini

mengakui situasi warganya yang berbatasan dengan Desa Lubuk Sakai sudah berangsur kondusif. Semua warga atas perundingan seluruh unsur desa, termasuk Kapolsek, Danramil, mengakui insiden bentrok hanya dilakukan oleh segelintir oknum tertentu saja. “Namun aparat kepolisian masih terus berjaga untuk mengantisipasi bentrok susulan. Periksa Saksi Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Drs Brigjen Pol Suedi Husein, melalui Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Riau, AKBP Hermansyah, kepada Harian Vokal, mengatakan, pihak kepolisian sudah memediasi unsur terkait. “Tadi Saya telah berkoordinasi dengan Kapolres, bahwa pasca bentrok yang terjadi di Kampar kemarin, pihak pemerintah dan pihak terkait serta Kepolisian telah melakukan pemanggilan terhadap warga Simalinyang,� ungkapnya. Selanjutnya, pihak kepolisian hingga kini masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang diduga melakukan tindak penganiayaan terhadap korban luka-luka. Sementara untuk mengetahui pokok permasalahan peristiwa tersebut, Pemkab Kampar, pihak terkait, Badan Pertanahan Negara (BPN) Kampar, serta kepolisian melakukan mediasi antara kedua desa. Mengusut dan mencari pelaku pemukulan terhadap kor-

Oknum Petugas UPTD Capil Diduga Pungli „ Wak o Akan P ecat Jika Terb ukti ako Pecat erbukti PEKANBARU (VOKAL)-Petugas Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Capil Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pekanbaru cabang Kantor Camat Marpoyan Damai diduga melakukan pungutan liar (pungli) Rp300 ribu per orang terhadap masyarakat yang kehilangan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Siak saat ingin mengambil e-KTP. Deswita, salah seorang korban, Rabu (6/3) mengatakan, pungutan uang sebesar Rp300 ribu tersebut menurut petugas UPTD tersebut sebagai pengganti biaya adminstrasi pengurusan KTP yang hilang tersebut. “Namanya petugasnya saya tidak tahu, karena dia pakai jilbab, namanya tertutup oleh jilbab. Prosedurnya saya tahu kalau KTP hilang itu harus minta surat keterangan hilang sama polisi. Itu sudah saya urus, tapi tetap dianggap tidak berlaku oleh petugas kantor Camat Marpoyan Damai itu. Karena butuh KTP, akhirnya saya bayar juga,� ujar warga Jalan Bawal, Kelurahan Wono-

rejo, Marpoyan Damai ini. Menurutnya, uang pungutan Rp300 ribu ini ternyata tidak hanya diberlakukan oleh petugas UPTD terhadap masyarakat yang kehilangan KTP. Tetapi masyarakat yang ingin merekam e-KTP juga dipungut dengan besaran yang sama. Hal ini disampaikan oleh Topik, Warga Jalan Bawal, Pekanbaru. Topi mengaku pembayaran uang ratusan ribu tersebut dikarenakan dirinya sudah terlambat melakukan perekaman e-KTP di luar jadwal yang telah ditetapkan. “Kata petugas itu uang Rp300 ribu sebagai denda. Setelah saya bayar, dia (petugas) mengatakan kepada saya nanti kalau e-KTP-nya siap kami telepon, tolong tinggalkan nomor HP. Nanti tidak perlu antri berjamjam untuk mengambilnya, nanti kami yang atur,� tutur Topik menirukan ucapan petugas itu. Menanggapi hal ini, Walikota Pekanbaru Firdaus ketika dikonfirmasi berjanji akan menindaklanjuti dan memberikan sanksi tegas kepada petugas

bersangkutan jika terbukti melakukan pungli. “Itu tidak benar namanya, mana ada prosedurnya seperti itu. Tahu nggak siapa nama petugasnya? Kalau tahu biar langsung saya panggil. Nanti saya akan tindaklanjuti ini. Kalau terbukti, itu akan saya berikan sanksi tegas, kalau perlu saya pecat. Karena itu telah menyalahi aturan dan telah mempersulit masyarakat,� tegas Firdaus. Sesuai prosedur yang berlaku, kata Firdaus, bagi masyarakat yang kehilangan KTP hanya diminta untuk mengurus surat keterangan hilang ke kantor polisi. “Jadi, tidak ada pakai bayar-bayar, apalagi sampai ratusan ribu. Untuk apa sama dia uang itu, karena kita tidak pernah menerapkan aturan seperti itu,� jelas Firdaus. Untuk perekaman e-KTP sendiri, lanjut Firdaus, hingga kini masyarakat Pekanbaru yang memiliki KTP Pekanbaru masih digratiskan untuk melakukan perekaman. “Sejauh ini kan tidak ada pakai bayar-bayar, gratis. Perekaman ini kita perpanjang hingga akhir tahun ini,� tutup Firdaus.(abd/mok)

ban yang luka, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan seperti meminta keterangan dari saksi-saksi. Mereka menunjukan bukti-bukti bahwa tanah yang disengketa atau diklaim sekitar 140 hektar adalah tanah ulayat. Korban pasca bentrok, kata Kabid Humas, hanya 5 orang mengalami luka-luka saja dan

tak ada yang tewas. “Setelah meminta keterangan dari warga Simalinyang, pihak terkait rencananya lusa akan memanggil warga Lubuk Sakai. Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, sekitar 50 anggota kepolisian dari Polres Kampar masih berjaga-jaga di lokasi kejadian,� ujar Hermansyah.(mok,zkf,ynl)

Tunggakan Tagihan PJU Rp10,2 M PEKANBARU(VOKAL)-Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Pekanbaru kembali menunggak pembayaran tagihan lampu penerangan jalan umum (PJU) sebesar Rp10,2 miliar kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Pekanbaru. Akibat tunggakan PJU yang telah menumpuk sejak Desember 2012 lalu hingga Februari 2013 ini, Rabu (6/3) sekitar pukul 09.00 WIB, PLN langsung mendatangi Walikota Pekanbaru Firdaus untuk meminta kepastian terkait pelunasan tunggakan PJU tersebut. Manajer PLN Cabang Pekanbaru, Agus Sutjahjo, usai berjumpa Walikota mengatakan, dalam pertemuan tersebut Pemko Pekanbaru berjanji akan melunasi tunggakan PJU tersebut dalam minggu ini. “Kedatangan kita ini merupakan silaturrahmi di samping juga mengenai kelancaran biaya penerangan. Alhamdulillah Pemko akan membayar tagihan lis-

triknya ke kita dalam waktu dekat,� jelas Agus. Sementara itu, Walikota Pekanbaru Firdaus menyebutkan menumpuknya tagihan lampu PJU tersebut dikarenakan lambannya proses pencairan APBD murni 2013 sehingga membuat pembayaran tagihan PJU tertunda sejak tiga bulan belakangan. “Ini sebenarnya tidak tepat kalau dikatakan tunggakan, ini hanya terlambat bayar saja karena APBD kita lambat cair. Dalam satu atau dua hari ini akan kita bayar,� singkat Firdaus. Kepala DKP Pekanbaru, Syafril menjelaskan, meski telah terjadi penunggakan tagihan PJU sejak tiga bulan belakangan, namun hingga kini belum ada satu pun aliran PJU yang dimatikan pihak PLN. “Belum, PJU belum ada yang diputuskan. Semua PJU masih hidup, tidak ada masalah karena kita bukan tidak mau bayar, tapi APBD kita itu yang belum bisa difungsikan,� ujarnya.(abd)

ANDIKA

BERSIHKAN DRAINASE - ‡–—‰ƒ•Â?‡„‡”•‹ŠƒÂ?‘–ƒ‡Â?ƒÂ?„ƒ”—Â?‡Â?„‡”•‹nj ŠÂ?ƒÂ?•ƒÂ?’ƒŠ›ƒÂ?‰Â?‡Â?—Â?’—Â?†‹†ƒŽƒÂ?•ƒŽ—”ƒÂ?†”ƒ‹Â?ƒ•‡†‹ ƒŽƒÂ?ƒÂ?‹ǥ ‡Â?ƒÂ?Â„ÂƒÂ”Â—ÇĄƒ„—Č‹Í¸Č€ÍľČŒÇ¤

Travel Plat Hitam Harus Taati Aturan PEKANBARU (VOKAL)-Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau meminta travel plat hitam yang beroperasi di Riau tetap mengurus plat kuning dan bergabung dengan wadah Antar Jemput Antar Provinsi (AJAP) atau Antar Jemput Dalam Provinsi (AJDP). Hal itu disampaikan Kepala Dishub Riau melalui Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat, Yasril kepada Harian Vokal, Selasa (4/3). “Tercatat 4.000 unit travel plat hitam yang menggunakan Perusahaan Oto

(PO) beroperasi di Riau. Trabel itu juga sudah dikeluhkan angkutan umum resmi yang berplat kuning.,� katanya. Dia menjelaskan, dari 4.000 unit travel yang menggunakan plat hitam, hanya tercatat 75 unit yang baru bergabung baik di AJAP atau AJDP serta memiliki izin dari Dishub Riau. “Dishub Riau hanya ingin memberikan solusi agar angkutan umum dapat lebih tertata dengan baik,� katanya. Untuk menertibkan ini, katanya, memang membutuhkan waktu serta memerlukan pema-

haman kepada pemilik PO maupun pemilik kendaraan. Karena keberadaan travel plat hitam jelas tidak mendapat asuransi melalui Jasa Raharja sebagaimana travel plat kuning. Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Pekanbaru M Sabarudi mendukung langkah Dishub dalam hal penertiban travel plat hitam yang beroperasi di Riau. Sebab dampak dari keberadaan travel plat hitam sangat berpengaruh terhadap keselamatan dan kenyamanan penumpang.

“Dalam aturan jelas bahwa angkutan umum harus menggunakan plat kuning, sementara saat ini banyak travel plat hitam. Ini jelas melanggar peraturan perundang-undangan. Dengan razia Dishub saat ini, maka Dishub sudah berupaya menegakkan peraturan di Pekanbaru,� jelas Sabarudi. Sabarudi menegaskan, seluruh angkutan umum yang saat ini masih menggunakan plat hitam harus ditertibkan secara merata. Apalagi angkutan umum yang tidak memiliki izin

operasi di Pekanbaru. Apabila pengusaha angkutan tersebut ingin mematuhi aturan yang ada, Pemko juga diminta dapat memberikan keringan dalam pengurusan izin. “Kita minta kepada instansi terkait agar memberikan kemudahan bagi pengusaha yang ingin merubah plat kendaraan mereka dari hitam menjadi kuning. Jika memang mereka (pengusaha) merasa disulitkan, maka kita dari DPRD akan mempertanyakan kembali,� tutur Sabarudi.(rul,fik) Perwajahan: HASAN SHOLIHIN


CMYK

Profil DPRD Kampar Minta Tingkatkan Pengawasan BBM

24

HARIAN VOKAL

KAMIS 7 Maret 2013 /25 Rabiul Akhir 1434 H

 

  Â?‡ŽƒÂ?‰Â?ƒƒÂ? „ƒŠƒÂ? „ƒÂ?ƒ” Â?‹Â?›ƒÂ? áˆşáˆť 



  „‡”•—„•‹†‹Œ‡Â?‹••‘Žƒ”†‹ƒ„—’ƒ–‡Â?ƒÂ?’ƒ”•‡ŒƒÂ?†—ƒÂ?‹Â?‰‰— –‡”ƒÂ?Š‹”ǥ’‡Â?‰ƒ™ƒ•ƒÂ?›ƒÂ?‰†‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?’‹ŠƒÂ?–‡”Â?ƒ‹–†‹Žƒ’ƒÂ?‰ƒÂ? ’‡”Ž—†‹–‹Â?‰Â?ƒ–Â?ƒÂ?Ǥ‡ŽƒÂ?‰Â?ƒƒÂ?Œ—‰ƒ–‡”Œƒ†‹ƒÂ?‹„ƒ–Â?ƒ•‹Š „ƒÂ?›ƒÂ?Â?›ƒ›ƒÂ?‰Â?‡Â?Œ—ƒŽ•‘Žƒ”„‡”•—„•‹†‹—Â?–—Â?Â?‡nj ’‡Â?–‹Â?‰ƒÂ?‹Â?†—•–”‹Ǥ Anggota DPRD Kampar, Muhammad Arief mengatakan, sudah seharus seluruh terkait untuk meningkatkan kinerja dalam melakukan pengawasan BBM bersubsidi jenis solar yang sekarang ini terjadi kelangkaan di beberapa SPBBU. Dinas Perdagangan dan Industri Kampar serta pihak Pertamina harus turun ke lapangan dalam hal melakukan pengawasan. Menurut Arief, pemerintah telah melarang pihak industri baik yang bergerak di bidang perkebunan maupun pertambangan untuk memakai BBM bersubsidi jenis solar dan wajib memakai solar non subsidi. Oleh sebab itu, kelangkaan solar yang terjadi saat ini disebabkan masih banyaknya mobil–mobil dump truk milik industri yang masih memakai solar bersubsidi. “Begitu juga di beberapa SPBBU di Kampar, masih ditemukan jerigen yang berjejer untuk mendapatkan solar oleh oknum nakal untuk kepentingan industri. Sudah seharusnya pihak Pertamina menegur SPBU yang nakal itu. Bagi SPBU yang masih mengabaikan, pertamina

“Yang utama adalah niat, kalau niat sudah ada, pengawasan akan bisa terealisasi, apalagi ini demi kepentingan publik. Seharusnya pihak–pihak yang mempunyai tanggung jawab di sini bisa mencabut izin SPBU harus melakukan pengatersebut,� katanya. wasan, bukan karena Jika hal ini dibiarkan, terpaksa. Kalau pekatanya, tidak tertutup kemungkinan kelangkaan BBM ngawasan dilakukan setengah hati, hasilnya pun bersubsidi jenis solar akan terus terjadi. Yang dirugikan juga tidak sempurna tentunya masyarakat sendiri seperti yang diterutama angkutan umum dan harapkan masyamobil pribadi. “Memang kita rakat,� terang Arief.(yal) akui, kelangkaan solar di Kampar baru kali ini terjadi dan biasaya hanya kelangkaan premium (bensin),� terangnya. Arief meminta kepada dinas terkait bekerja sama dengan DPRD Kampar untuk menindaklanjuti kelangkaan BBM bersubsidi jenis solar di Kampar. Setiap kendala dari dinas dalam melakukan pengawasan di lapangan akan siap dbantu DPRD nanti ke depan.

„ Nama

:

Muhammad Arief, S.Hi

„ Tempat tanggal lahir :

Senama Nenek, 27 Juli 1978

„ Pendidikan

:

S1

„ Fraksi

:

PPP Plus

Perhatikan Pembangunan

MUHAMMAD Â”Â‹Â‡ÂˆÇĄȋ–‡Â?‰ƒŠ•‡†ƒÂ?‰Â?‡Â?ƒÂ?ƒ‹Â?‹…”‘’‘Â?ČŒ •ƒƒ–‹Â?–‡Â?†‹ ƒÂ?ÂƒÂ”Â–ÂƒÇĄ„ƒ”—ÇŚ„ƒ”—‹Â?‹Ǥ

Tuntaskan Kasus PT RAKA SAMPAI saat ini, PT RAKA tidak pernah datang atas undangan dari DPRD Kampar meski sudah 3 kali undangan dilayangkan terkait penyelesaian kasus yang dialami oleh perusahaan perkebunan tersebut terutama mengenai izin yang tak jelas sampai saat ini. PT RAKA berada di wilayah Kabupaten Kampar dengan dua Lokasi. Pertama di daerah Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu dan di daerah Kota Garo, Kecamatan Tapung Hilir. Anehnya, PT RAKA yang berada di wilayah Kampar, namun yang mengeluarkan rekomendasi izin dari Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Rokan Hulu dan dari Bupati Rokan Hulu. Anggota DPRD Kampar, Muhammad Arief menegaskan, PT RAKA tidak ada niat baik untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi. DPRD Kampar sudah 3 kali melayangkan surat untuk hearing, tetapi mereka tidak datang. Arief yang juga anggota Komisi I DPRD Kampar yang membidangi hukum ini mengatakan, dalam waktu dekat Komisi I akan memanggil paksa PT RAKA untuk hearing ke DPRD Kampar. Dan pemanggilan paksa tersebut sudah diatur oleh undang–undang. Sebab PT RAKA telah merambah kawasan hutan penyanggah Sungai Tamaluku di Danau Lancang. Luas lahan PT RAKA mencapai 3 ribu hektar. Untuk di Danau Lancang, umur sawitnya sudah mencapai sekitar 10 tahun. “Kita semua di Kampar telah kecolongan dengan keberadaan PT RAKA yang tidak memiliki izin dan HGU. Sekarang ini kita harus serius menyelesaikan kasus PT RAKA tersebut,� katanya. Sampai saat ini, menurut Aried belum ada undangan dari pihak Pemprov Riau untuk menyelesaikan kasus PT RAKA dengan lintas

Penanggung Jawab: ZUKRI SUBAYANG

DPRD Kampar dengan DPRD Rohul. Kalau ini terus dibiarkan oleh Pemprov Riau, dikhawatirkan akan terjadi pertikain lintas kabupaten karena menyangkut lintas daerah. “Kita minta Pemprov Riau serius menyelesaikan permasalahan ini. Karena ini menyangkut lintas kabupaten. Tanpa dibantu Pemprov Riau, perm a l a sahan ini akan sulit diselesaik a n , � tambah A r i ef.(yal)

„—ŠƒÂ?ÇŚ Â?ĠÂ”Â‹Â‡ÂˆÇĄ Â?‰‰‘–ƒ  ƒÂ?’ƒ”Ǥ

PEMARATAAN pembangunan perlu dilakukan agar daerah–daerah pinggiran Kabupaten Kampar bisa lebih berkembang terutama untuk daerah Tapung yang terdiri dari 3 kecamatan yakni Kecamatan Tapung Hulu, Tapung dan Tapung Hilir. Sebab harus diakui bahwa sumber pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kampar sebagian besar berasal dari Tapung. “Sudah seharusnya pemerataan pembangunan demi kebersamaan terutama infrastruktur baik jalan maupun bangunan sekolah. Ini yang utama bagi masyarakat dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM),� terang anggota DPRD Kampar dapil Tapung ini. Pembangunan infrastruktur perlu menyentuh kepada masyarakat agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat banyak. Begitu juga

pembangunan sekolah agar memperhatikan skala prioritas. Untuk daerah Tapung, masih banyak jalan–jalan yang belum tersentuh aspal. “Untuk diketahui, APBD Kampar sebagian besar berasal dari Tapung. Sudah seharusnya pemerataan pembangunan dilakukan agar masyarakat bisa menikmati hasil APBD itu. Mudah–mudahan Pemkab Kampar bisa lebih mempertimbangkan permasalahan tersebut demi untuk kita bersama,� tukas Arief. Arief berjanji akan terus memperjuangkan pembangunan untuk daerah Tapung agar masyarakat bisa menikmati hasil APBD Kampar itu sendiri. Dan apa yang diperjuangkan tersebut mudah–mudahan bisa senada dengan Pemkab Kampar. “Sekarang pembangunan sudah mulai terasa untuk daerah Tapung dan sekitarnya,� ujarnya.(yal)

Permudah Sistem Pembayaran Pajak KEGILISAHAN masyarakat Kampar dalam membayar pajak kendaraan bermotor sudah menjadi buah bibir di tengah–tengah masyarakat Kampar. Sementara pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu pendapatan daerah. Seharusnya sistem pembayaran pajak di Kampar dapat dipermudah demi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kampar dari sektor bagi hasil pajak kendaraan bermotor. “Tidak seharusnya pihak Samsat Bangkinang mempersulit masyarakat yang hendak membayar pajak kendaraan bermotor. Tradisi seperti ini harus dirubah demi untuk peningkatan pendapatan sektor pajak kendaraan bermotor,� terang anggota DPRD Kampar dari Fraksi PPP Plus ini. Menurut Arief, jika masyarakat dipersulit membayar pajak akan berdampak lansung terhadap pendapatan dari sektor pajak kendaraan bermotor. Masyarakat menginginkan pelayanan yang baik agar masyarakat tidak enggan membayar pajak kendaraan bermotor terutama sepeda motor. Lebih lanjut Arief mengatakan, masyarakat di Kampar banyak yang menggunakan sepeda motor mereka untuk mencari kebutuhan hidup keluarga. Jika pembayaran pajak dipersulit, tentunya masyarakat enggan membayar pajak kendaraan bermotor mereka. “Sudah seharusnya pihak Samsat Bangkinang memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat agar masyarakat mau membayar pajak kendaraan bermotor. Mari kita evaluasi diri kita masing–masing demi untuk kebaikan kita bersama. Kami dari DPRD sifatnya hanya pengawasan,� ujarnya.(yal) Perwajahan : ANDIXER

Harian Vokal edisi 7 Maret 2013  

Santun Mengkritisi, Cerdas Menyikapi

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you