Page 1


2

HARIAN VOKAL

LINTAS "Miskinkan Koruptor Lewat Data Pajak" JAKARTAÇŚ‡–‹ƒ’ Â?‘”—’–‘” ™ƒŒ‹„ Š—Â?—Â?Â?›ƒ †‹Â?‹•Â?‹Â?Â?ƒÂ?Ǥ Â?‹ Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ? …ƒ”ƒ —Â?–—Â? Â?‡Â?‰‡Â?„ƒŽ‹Â?ƒÂ? Â?‡”—‰‹ƒÂ? Â?‡‰ƒ”ƒ †ƒÂ? Œ—‰ƒ Â?‡Â?„—ƒ–‡ˆ‡Â?Œ‡”ƒǤƒŽƒŠ•ƒ–—…ƒ”ƒÂ?›ƒ†‡Â?‰ƒÂ? Â?‡Â?‰‡Œƒ”Ž‡™ƒ–Žƒ’‘”ƒÂ?’ƒŒƒÂ?Â?›ƒǤ Ěśƒ›ƒÂ?‹”ƒ‹Â?†‹Â?ƒ•‹’‹†ƒÂ?ƒ’ƒŒƒÂ?•—†ƒŠŒ‡Žƒ•Ǥ ‘”—’–‘” –‹†ƒÂ? Â?—Â?‰Â?‹Â? Â?‡Žƒ’‘”Â?ƒÂ? ’‡Â?‰nj Šƒ•‹ŽƒÂ?Šƒ•‹ŽÂ?‘”—’•‹ǤƒÂ?ƒ‹ƒ„‹•ƒÂ?‡Â?ƒ†‡Ž‹Â? ’ƒ•ƒŽ;͝†‡Â?‰ƒÂ?•‡Â?‰ƒŒƒÂ?‡Â?›ƒÂ?’ƒ‹Â?ƒÂ? ›ƒÂ?‰‹•‹Â?›ƒ–‹†ƒÂ?„‡Â?ÂƒÂ”ÇĄĚśŒ‡Žƒ•ŠŽ‹Â‡Â”Â’ÂƒÇŚ ŒƒÂ?ƒÂ?”ƒ•–‘™‘•ƒƒ–„‡”„‹Â?…ƒÂ?‰ǥƒ„—Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒÇ¤ „‹•ƒÂ?‡Â?‰‰—Â?ƒÂ?ƒÂ?†ƒ–ƒ’ƒŒƒÂ?—Â?–—Â? Â?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? ’‡Žƒ…ƒÂ?ƒÂ? †ƒÂ? ’‡Â?‰‡Œƒ”ƒÂ? ƒ•‡–Ǥ ‡Â?–—†‡Â?‰ƒÂ?„‡Â?‡”Œƒ•ƒÂ?ƒ„‡”•ƒÂ?ƒ’‡Â?›‹†‹Â? ƒŒƒÂ?Ǥ Ěś‡Â?›‹†‹Â? ƒŒƒÂ? „‹•ƒ Â?ƒ•—Â?ÇĄĚś –ƒÂ?„ƒŠÂ?›ƒǤ (ymg,hab)

KAMIS

28 Februari 2013/18 Rabiul Akhir 1434 H

Bus Tabrak Tebing, 17 Tewas      ÇŚ‡„ƒÂ?›ƒÂ?ͳ͚‘”ƒÂ?‰Â?‡Â?‹Â?‰ƒŽ†—Â?‹ƒ†ƒŽƒÂ? Â?‡…‡ŽƒÂ?ƒƒÂ?„—•™‹•ƒ–ƒ—•–‹Â?ƒ‡‰ƒ–ƒÂ?ƒ›ƒÂ?‰Â?‡Â?Â„ÂƒÇŚ ™ƒ’—Ž—ŠƒÂ?’‡Â?—Â?’ƒÂ?‰›ƒÂ?‰ƒÂ?ƒÂ?„‡”œ‹ƒ”ƒŠÂ?‡ƒÂ?ƒÂ? ƒŽ‡Â?‹Â?—Â?†—Žǥ‹Â?ƒŽ‘Â?‰Â?Â?—Ž‘Â?ÇĄ‹ƒÂ?ÂŒÂ—Â”ÇĄ ÂƒÂ„ÂƒÂ”ÇĄƒ„—áˆşÍ´ÍšČ€ Í´áˆťÇ¤‡”‹•–‹™ƒ‹–—–‡”Œƒ†‹†‹ ƒŽƒÂ?ƒ›ƒ—Â?…ƒÂ?ÇĄ–‡’ƒ–Â?›ƒ†‹ ƒÂ?’—Â?‰ƒ”ƒ„‘Â?ÇĄ‡•ƒ‹Ž‘–‘ǥ‹’ƒÂ?ƒ•Ǥ Korban tewas adalah: Hadi (60 tahun), Emun (45), Herlan (50), Nadi (40), Arni (60) tahun, Dedeh bin Ukar (45), Eram (35), Usup Subrata (39), Ati Bilah, Panca (8),

Dedeh (45), Ratih Atika (16), Ema (15), Siti Badrudin Munawaroh (20), Dede Opik (38), Yusuf Subrata (39) dan satu lagi belum teridentifikasi.

Sementara belasan orang lainnya mengalami luka berat dan ringan. Para korban luka langsung dilarikan ke RSUD Cimacan, Cipanas. Informasi yang diperoleh, bus pariwisata ini rencananya membawa para penumpang yang akan berziarah ke Makam Dalem Cikundul di wilayah Kecamatan Cikalongkulon, Cianjur. Mereka merupakan warga Kabupaten Bogor yang beralamat di Kampung Bobojong dan Kampung

Cikemang, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukajaya. Salah seorang korban luka ringan, Acep (32) yang dirawat di ruang IGD Cimacan mengatakan, saat berangkat dari Bogor kendaraan tidak mengalami gejala yang tidak baik. Namun, ketika memasuki daerah Puncak, Cianjur suara mesin bergemuruh dan laju kendaraan tidak bisa dikendalikan atau oleng. Saat bus menabrak tebing, kata

Acep, ia sedang memimpin doa dan shalawat kepada para penumpang. Acep mengaku badanya terpental hingga ke depan. Beruntung ia hanya mengalami luka-luka ringan saja. Korban luka lainnya, Masturi (53) mengatakan ada tujuh anggota keluarganya yang ada di dalam bus. Namun hingga Rabu sore, ia mengaku masih mencari kejelasan nasib keluarganya tersebut. ymg,hab

Ambil Pesanan Sabu, Perwira Polisi Ditangkap

150 Juta Ha Hutan, Hanya 11% Berizin JAKARTAÇŚ‘Â?‹•‹ ‡Â?„‡”ƒÂ?–ƒ•ƒÂ? ‘”—’•‹ Č‹ČŒÂ?‡Â?›‘”‘–‹Â?ĥѥ’‡”‹œ‹Â?ƒÂ?ŽƒŠƒÂ?Š—–ƒÂ?Ǥ ƒ”‹ͳ͡ͲŒ—–ƒŠ‡Â?–ƒ”ŽƒŠƒÂ?Š—–ƒÂ?›ƒÂ?‰†‹Â?Â‡ÂŽÂ‘ÂŽÂƒÇĄ ŠƒÂ?›ƒͳͳ’‡”•‡Â?›ƒÂ?‰Â?‡Â?‹Ž‹Â?‹‹œ‹Â?Ǥ Ěś‡Â?—ƒÂ?Â?ƒÂ?‹ƒ†ƒ•‡Â?‹–ƒ”ͳ͡ͲŒ—–ƒŠ‡Â?–ƒ” ŽƒŠƒÂ?†‹ Â?†‘Â?‡•‹ƒŽ—ƒ•Â?›ƒǤƒ”‹ͳ͡ͲŒ—–ƒŠ‡Â?–ƒ” ‹–—„ƒ”—ͳͳΨ›ƒÂ?‰•—†ƒŠ…Ž‡ƒÂ?ƒÂ?†…Ž‡ƒ”ƒ”–‹Â?›ƒ ’‡”—Â?–—Â?ƒÂ?Â?›ƒ•‡•—ƒ‹†‡Â?‰ƒÂ?ƒ–—”ƒÂ?›ƒÂ?‰ÂƒÂ†ÂƒÇĄĚś Œ‡Žƒ• ƒÂ?‹Ž ‡–—ƒ  —•›”‘ —“‘††ƒ• †‹

‡†—Â?‰ÇĄ‡Â?ƒ›ƒÂ?ÇĄ ƒÂ?ÂƒÂ”Â–ÂƒÇĄƒ„—Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒÇ¤ ‡Â?—”—– —•›”‘ǥ •‡„ƒ‰‹ƒÂ? „‡•ƒ” ŽƒŠƒÂ? Š—–ƒÂ?‹–—ǥŒ—•–”—–‹†ƒÂ?Â?‡Â?‹Ž‹Â?‹‹œ‹Â?›ƒÂ?‰Œ‡Žƒ•Ǥ  Œ—‰ƒ •—†ƒŠ Â?‡Žƒ›ƒÂ?‰Â?ƒÂ? •—”ƒ– Â?‡ ”‡•‹†‡Â?  •‘ƒŽ †—‰ƒƒÂ? ’‡Â?›ƒŽƒŠ‰—Â?ƒƒÂ? ‹œ‹Â? ‹Â?‹Ǥ  „‡”Šƒ”ƒ’ ’”‡•‹†‡Â? •‡‰‡”ƒ Â?‡Â?„‡”‹Â?ƒÂ?”‡•’‘Â?•Ǥ(ymg,hab)

NASIONAL

INT

BANGKAI —•ÂƒÂ—–nj‘Ž‹•‹Â?‡Ž‹Â?–ƒ•†‹•ƒÂ?’‹Â?‰„ƒÂ?‰Â?ƒ‹„—•—•–‹Â?ƒ‡‰ƒ–ƒÂ?ƒ ͚ʹ͸;›ƒÂ?‰Â?‡Â?‰ƒŽƒÂ?‹Â?‡…‡ŽƒÂ?ƒƒÂ?†‹”—ƒ• ƒŽƒÂ? ƒ›ƒ‹’ƒÂ?ÂƒÂ•ÇŚ‹ƒÂ?ÂŒÂ—Â”ÇĄ‹Ž‘–‘ǥ‹ƒÂ?ÂŒÂ—Â”ÇĄ ƒ™ƒÂƒÂ”ÂƒÂ–ÇĄƒ„—Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒÇ¤Â?–—Â?Â?‡Â?…ƒ”‹’‡Â?›‡„ƒ„Â?‡…‡ŽƒÂ?ƒƒÂ?’‘Ž‹•‹ŽƒŽ—Ž‹Â?–ƒ•Â?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?‘ŽƒŠ †‹–‡Â?’ƒ–Â?‡Œƒ†‹ƒÂ?’‡”Â?ƒ”ƒǤ—•›ƒÂ?‰Â?‡Â?„ƒ™ƒ”‘Â?„‘Â?‰ƒÂ?’‡œ‹ƒ”ƒŠ–‡”•‡„—–Â?‡Â?ƒ„”ƒÂ?–‡„‹Â?‰–—”ƒÂ?‰‰ƒ›ƒÂ?‰Â?‡Â?›‡„ƒ„Â?ƒÂ?ͳ͸ ’‡Â?—Â?’ƒ•–‡™ƒ•†ƒÂ?’—Ž—ŠƒÂ?‘”ƒÂ?‰Ž—Â?ÂƒÇŚÂŽÂ—Â?ƒ„‡”ƒ–†ƒÂ?”‹Â?‰ƒÂ?Ǥ

SEMARANG SEMARANG-Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah menangkap oknum perwira Polda Jateng berpangkat Iptu, HPW bersama rekannya GS saat mengambil pesanan sabu. Selain dua orang itu, ada enam orang juga yang ditangkap BNNP Jateng. ``Kepala BNNP Jateng, Soetarmono mengatakan, penangkapan berlangsung hari Senin (25/2) lalu. Awalnya pada pukul 09.00 WIB, BNPP mendapat laporan akan ada transaksi sabu di depan rumah di Jl Karangwulan Timur, Semarang. "Setelah menunggu seharian, pada pukul 18.30 WIB ada dua pria mengambil bungkusan lakban coklat yang ditempel di pohon ke dua dari empat pohon," kata Soetarmono di Kantor BNNP Jateng, Jl Madukoro Semarang, Rabu (27/2). Diketahui dua orang itu adalah Iptu HPW dan rekannya GS. Oknum perwira Polda tersebut sempat membuang bungkusan sabu seberat satu gram. Namun akhirnya bisa kembali ditemukan lagi. "Apes itu, tertangkap saat ambil barang sendiri di TKP. Waktu penangkapan juga tidak menduga kalau ternyata HPW," imbuhnya. Kemudian pada pukul 21.00 WIB, lanjut Soetarmono, dilakukan penggeledahan di rumah kontrakan HPW di Jl Telaga Bodas Semarang. Di rumah itu, pacar HPW yaitu UI ditangkap BNN. Dari pengembangan penangkapan HPW, kurir yang diketahui menaruh sabu di pohon akhirnya juga berhasil ditangkap. Kurir tersebut adalah

AS dan temannya S yang ditangkap di tempat kosnya di Jl Peterongan Timur Semarang. Dari rumah kos itu ditemukan sisa pemakaian sabu, sebuah bong dan satu bubuk di dalam pipet yang hingga saat ini masih dalam proses laboratorium karena diduga narkotika. "Setelah dilakukan tes urine kepada HPW, GS, UI, AS dan S, semuanya positif memakai sabu dan ekstasi," lanjutnya. Dari pengembangan, diketahui peredaran sabu ini dikendalikan oleh tiga orang napi di LP Klas 1 Kedungpane, Semarang. Mereka adalah SYI, A, dan YPSD. Dari penggeledahan di dalam LP, ditemukan ATM, alat komunikasi dan lima butir pil diduga ektasi. Modus pemesanan menurut Soetarmono sudah cukup canggih karena menggunakan sistem e-banking. YPSD biasanya mendapatkan pesanan dari pelanggan di luar LP. Jika kehabisan barang, maka ia akan membeli kepada A dan SYI. Dalam kasus Iptu HPW ini, YPSD mendapat pesanan lalu membeli ke A. Selanjutnya A memerintahkan kurir untuk mengantar ke lokasi yang sudah ditentukan. Semua dilakukan dari balik jeruji besi. Ia menambahkan, saat ini delapan orang yang dibekuk BNN masih berstatus dalam penyidikan. "HPW dan UI saat ini masih sakit," ujar Soetarmono. Terkait masih adanya alat komunikasi yang masuk di LP, Soetarmono menambahkan, menerima ratusan alat komunikasi yang di sita dari dalam LP selama 2012. Razia pun kerap dilakuymg,hab) kan oleh pihak LP. (ymg,hab)

Ibas: Nyanyian Anas itu Lagu Lama JAKARTA JAKARTA-Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas menegaskan tidak pernah menerima uang dari bekas Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin. Ibas menyebut nyanyian mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum merupakan lagu lama. "Saya katakan tudingan tersebut tidak benar dan tidak berdasar. Seribu persen saya yakin kalau saya tidak menerima dana dari kasus yang disebut-sebut selama ini," kata Ibas melalui pernyataan tertulis kepada Metrotvnews.com, Rabu (27/2). Hal itu dilontarkan menanggapi wawancara Anas den-

gan salah satu televisi swasta semalam. Ibas menilai, lagu lama ini diulang-ulang sehingga mantan anggota DPR itu terpaksa harus mengulangi dan menegaskan kembali bahwa dirinya tidak mengetahui apapun terkait tudingan tersebut. Ibas pun berharap Anas dapat fokus menjalani proses hukumnya. Justru Ibas mendorong proses hukum berjalan seadil-adilnya. "Saya respek kepada Mas Anas dan berharap Beliau dapat fokus terhadap status hukum yang sedang dijalaninya dan tidak beropini di depan publik," ujar Ibas. ymg,hab) (ymg,hab)

Timwas Deadline KPK Tuntaskan Century ˆ Hingga September 2013 JAKARTA -Tim Pengawas DPR RI untuk kasus Bank Century memberi batas waktu hingga September kepada KPK untuk segera menuntaskan penanganan terhadap kasus yang merugikan negara hingga Rp 6,7 triliun itu. "Kami memberi batas waktu hingga September untuk KPK menyelesaikan kasus Cebtury ini. Hari ini, terakhir kami diskusi soal Century antara Tim Pengawas dan KPK," kata anggota Timwas Century DPR RI Bambang Soesatyo di Jakarta, Rabu (27/2). Pernyataan tersebut sampaikan pada rapat Timwas Century DPR bersama KPK di Gedung MPR/DPR di Jakarta. Bambang juga sempat mengatakan pihaknya akan menarik kembali kasus dana talangan Bank Century itu untuk diselesaikan melalui proses politik di DPR jika proses hukum terhadap kasus yang tengah diselidiki KPK tersebut berhenti. "Kalau KPK tidak sanggup, ya, katakan. Atau, tidak ditemukan bukti, itu kan bisa selesai sehingga bisa kami tarik lagi," kata politikus Partai Golkar itu. Beberapa anggota Tim Pengawas Century lainnya sepakat meminta KPK dan lembaga penegak hukum lain untuk segera menemukan adanya indikasi korupsi dalam kasus tersebut. Hal senada disampaikan mantan anggota Tim Pengawas Century Gayus Lumbuun. Penanggung Jawab/RedakturÇŁHASAN BASRIL

Menurutnya diperlukan pemberian batas waktu bagi KPK, kepolisian, dan Kejaksaan Agung untuk menentukan kelanjutan penanganan kasus Bank Century. "Kami memberi batas waktu sampai bulan September karena sudah diberi waktu dua tahun untuk 'recovery asset'. Jadi, total waktu yang diberi sudah dua tahun dari tahun 2009," katanya. Meskipun demikian Gayus menegaskan penyelidikan kasus 'bailout' (dana talangan) Bank Century tidak seharusnya dihentikan begitu saja. "Karena sudah ada perbuatan atau keadaan dan ada kejadian. Berdasarkan Kitab UndangUndang Hukum Acara Pidana (KUHAP), jika sudah terdapat tiga unsur itu, suatu kasus tidak dapat dihentikan," kata Gayus yang kini menjadi hakim agung. Menurutnya KPK hanya tinggal mencari tahu dan menyatakan siapa yang bertanggung jawab dan siapa yang tidak. Selain itu, kata dia, indikasi tindak pidana korupsi dalam kasus pengucuran dana talangan untuk Bank Century senilai Rp6,7 triliun itu sangat kuat. "Buktinya, pengadilan telah memutuskan Hesyam Al Waraq dan Rafat Ali Rizfi dihukum 15 tahun untuk tindak pidana korupsi," katanya. Karenanya tidak ada alasan bagi KPK untuk belum menemukan indikasi tindak pidana korupsi dalam kasus tersebut. ymg,hab) (ymg,hab) ‡”™ƒŒƒŠƒÂ?ÇŁ 


3

INTERNASIONAL KAMIS

HARIAN VOKAL

28 Februari 2013/ 18 Rabiul Akhir 1434 H

LINTAS Penembakan, Sejumlah Orang Tewas di Swiss ZURICH(VOKAL)ÇŚ‡Œ—Â?ŽƒŠ‘”ƒÂ?‰–‡™ƒ•†ƒÂ?Â?‡Â?ÇŚ ‰ƒŽƒÂ?‹Ž—Â?ƒ’ƒ”ƒŠƒÂ?‹„ƒ–‹Â?•‹†‡Â?’‡Â?‡Â?„ƒÂ?ƒÂ?›ƒÂ?‰ –‡”Œƒ†‹ †‹ •‡„—ƒŠ ’ƒ„”‹Â? ’‡Â?‰‘ŽƒŠƒÂ? Â?ƒ›— ”‘Â?‘nj •’ƒÂ?†‹‡Â?ÂœÂ?ÂƒÂ—ÇĄ™‹••ǥƒ„—Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒÇ¤ ‡’‘Ž‹•‹ƒÂ?•‡–‡Â?’ƒ–†ƒŽƒÂ?’‡”Â?›ƒ–ƒƒÂ?Â?›ƒÂ?‡Â?ÇŚ ‰ƒ–ƒÂ?ƒÂ?’‡–—‰ƒ•†ƒ”—”ƒ––‡ŽƒŠ„‡”ƒ†ƒ†‹–‡Â?’ƒ–Â?‡nj Œƒ†‹ƒÂ?Ǥ™‹••ƒ†ƒŽƒŠ•ƒŽƒŠ•ƒ–—Â?‡‰ƒ”ƒ†‡Â?‰ƒÂ?–‹Â?‰Â?ƒ– Â?‡’‡Â?‹Ž‹Â?ƒÂ? •‡Â?Œƒ–ƒ –‡”–‹Â?‰‰‹ †‹ †—Â?‹ƒǤ ƒÂ?—Â?ÇĄ –‹Â?‰Â?ƒ–Â?‡ŒƒŠƒ–ƒÂ?„‡”•‡Â?Œƒ–ƒ–‡”‰‘Ž‘Â?‰”‡Â?†ƒŠǤ ‹‰ƒŠ‡Ž‹Â?‘’–‡”†ƒ”—”ƒ– –‡ŽƒŠ–‹„ƒ†‹’ƒ„”‹Â? –‡”•‡„—–Ǥ ‡Ž‹Â?‘’–‡” –‡ŽƒŠ Â?‡Â?‰ƒÂ?‰Â?—– ‡Â?’ƒ– ‘”nj ƒÂ?‰–‡”Ž—Â?ƒÂ?‡”—Â?ƒŠ•ƒÂ?‹–Ǥ‹ŠƒÂ?„‡”™‡Â?ƒÂ?‰Œ—‰ƒ Â?‡Â?›‡†‹ƒÂ?ƒÂ?•ƒŽ—”ƒÂ?–‡Ž‡’‘Â?Â?Š—•—•„ƒ‰‹Â?‡Ž—ƒ”‰ƒ Â?‘”„ƒÂ?›ƒÂ?‰Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ?’‡‰ƒ™ƒ‹’ƒ„”‹Â?Ǥ ‡’‡”–‹†‹ŽƒÂ?•‹”‡—–‡”•ǥ’‡”‹•–‹™ƒÂ?ƒŠƒ•‹–—–‡”nj Œƒ†‹•‡Â?‹–ƒ”’—Â?—ŽͲ͝ǤͲͲ™ƒÂ?–—•‡–‡Â?’ƒ–Ǥ‡’‘Ž‹•‹ƒÂ? •‡–‡Â?’ƒ– Š‹Â?‰‰ƒ Â?‹Â?‹ „‡Ž—Â? Â?‡Â?‰‡Ž—ƒ”Â?ƒÂ? Â?‡–‡”nj ƒÂ?‰ƒÂ?Ž‡„‹ŠŽƒÂ?Œ—–Ǥ —ŽƒÂ? ÂŽÂƒÂŽÂ—ÇĄ •‡‘”ƒÂ?‰ ’‡Â?‡Â?„ƒÂ? Â?‡Â?„—Â?—Š –‹‰ƒ ’‡”‡Â?’—ƒÂ? †ƒÂ? Â?‡Ž—Â?ƒ‹ †—ƒ ’”‹ƒ †‹ ‡•ƒ ƒ‹ŽŽ‘Â?Ǥ ‡Œƒ†‹ƒÂ?‹–—Â?‡Â?‹…—†‡„ƒ–Â?‡Â?‰‡Â?ƒ‹Š—Â?—Â?Â?‡’‡nj Â?‹Ž‹Â?ƒÂ?•‡Â?Œƒ–ƒ›ƒÂ?‰Â?‡Â?‰‹œ‹Â?Â?ƒÂ?™ƒ”‰ƒÂ?‡‰ƒ”ƒŽƒÂ?‹nj ŽƒÂ?‹ —Â?–—Â? Â?‡Â?‹Ž‹Â?‹ •‡Â?Œƒ–ƒ —•ƒ‹ ™ƒŒ‹„ Â?‹Ž‹–‡”Ǥ (ymg,hab)

Seragam Sekolah Beracun di China SHANGHAI(VOKAL)ÇŚƒ†ƒÂ?’‡Â?‰ƒ™ƒ•’”‘†—Â?•‹†‹ ŠƒÂ?Â‰ÂŠÂƒÂ‹ÇĄ Š‹Â?ÂƒÇĄ Â?‡Â?‡Â?—Â?ƒÂ? ƒ†ƒÂ?›ƒ Â?ƒÂ?†—Â?‰ƒÂ? „‡”„ƒŠƒ›ƒ’ƒ†ƒ•‡”ƒ‰ƒÂ?•‡Â?‘ŽƒŠ›ƒÂ?‰†‹„—ƒ–‘Ž‡Š •‡„—ƒŠ ’‡”—•ƒŠƒƒÂ? ‰ƒ”Â?‡Â?Ǥ ƒÂ?†—Â?‰ƒÂ?„‡”„ƒŠƒ›ƒ‹Â?‹–‡”—Â?‰Â?ƒ’’‡Â?ƒÂ?ŽƒŽ— •ƒƒ–‹”‘‡Â?‰ƒ™ƒ•ƒÂ?‡Â?Â?‹•†ƒÂ?—ƒŽ‹–ƒ•ŠƒÂ?‰nj Šƒ‹ Â?‡Â?‡”‹Â?•ƒ …‘Â?–‘Š •‡”ƒ‰ƒÂ? †ƒ”‹ ’‡”—•ƒŠƒƒÂ? ŠƒÂ?‰Šƒ‹—š‹ƒŽ‘–Š‹Â?‰ǤƒŽƒÂ?’‡Â?‡”‹Â?•ƒƒÂ?ÇĄ†‹Â?‡nj –ƒŠ—‹„ƒŠ™ƒ„ƒŠƒÂ?’‡™ƒ”Â?ƒ’ƒ†ƒ•‡”ƒ‰ƒÂ?ƒ†ƒŽƒŠ œƒ– „‡”„ƒŠƒ›ƒǤ ‹„‡”‹–ƒÂ?ƒÂ? ÇĄ ‡Žƒ•ƒ Č‹Í´Í¸Č€Í´ČŒÇĄ „ƒŠƒÂ? –‡”•‡nj „—–†‹Â?‡–ƒŠ—‹ƒ†ƒŽƒŠƒ”‘Â?ƒ–‹…ƒÂ?‹Â?‡›ƒÂ?‰Â?‡Â?Â‰ÂƒÇŚ Â?†—Â?‰†‹†—‰ƒÂ?ƒ”•‹Â?‘‰‡Â?ƒ–ƒ—œƒ–’‡Â?‹…—Â?ƒÂ?Â?‡”Ǥ ‹Â?ƒ –‡”Š‹”—’ „ƒ—Â?Â›ÂƒÇĄ –‡”–‡ŽƒÂ? ƒ–ƒ—’—Â? Â?‡”‡•ƒ’ †ƒŽƒÂ?Â?—Ž‹–ǥƒÂ?ƒÂ?•ƒÂ?‰ƒ–„‡”„ƒŠƒ›ƒǤ ƒŠƒÂ? ‹Â?‹ „‹ƒ•ƒÂ?›ƒ †‹‰—Â?ƒÂ?ƒÂ? —Â?–—Â? ’”‘†—Â?•‹ ’Žƒ•–‹Â?ÇĄÂ‘Â„ÂƒÂ–ÇŚÂ‘Â„ÂƒÂ–ÂƒÂ?†ƒÂ?’‡•–‹•‹†ƒǤ‹„‡„‡”ƒ’ƒÂ?Â‡Â‰ÂƒÇŚ ”ƒ Â”Â‘Â’ÂƒÇĄ „ƒŠƒÂ? ‹Â?‹ †‹Žƒ”ƒÂ?‰ †‹‰—Â?ƒÂ?ƒÂ? •‡„ƒ‰ƒ‹ ’‡™ƒ”Â?ƒǤ(ymg,hab)

IbunyaTakMemaafkan, Pria Saudi Dipenjara

RIYADH(VOKAL)ÇŚ‡”„—ƒ–†‘•ƒÂ?‡’ƒ†ƒ‹„—•‡Â?†‹”‹ǥ Â?ƒÂ?ƒŠ—Â?—Â?ƒÂ?Â?›ƒƒÂ?ƒÂ?Ž‡„‹Š„‡”ƒ–†‹„ƒÂ?†‹Â?‰’‡Žnj ƒÂ?—Â?”‹Â?‹Â?ƒŽŽƒ‹Â?Â?›ƒǤ‡Â?‰ƒ†‹ŽƒÂ?†‹Â?‘–ƒ Â‡Â†Â†ÂƒÂŠÇĄ”ƒ„ ƒ—†‹ Â?‡Â?—–—•Â?ƒÂ? —Â?–—Â? Â?‡Â?Œƒ–—ŠÂ?ƒÂ? Š—Â?—Â?ƒÂ? …ƒÂ?„—Â?ʹͲͲÂ?ƒŽ‹—Â?–—Â?•‡‘”ƒÂ?‰’”‹ƒ›ƒÂ?‰Â?‡Â?Â‰ÂƒÇŚ Â?‹ƒ›ƒ‹„—Â?ƒÂ?†—Â?‰Â?›ƒ•‡Â?†‹”‹ǤƒÂ?ŠƒÂ?›ƒ†‹Š—Â?—Â? …ƒÂ?„—Â?ÇĄ’‡Â?‰ƒ†‹ŽƒÂ?Â?‡Â?—–—•Â?ƒÂ?’”‹ƒ‹–—ƒÂ?ƒÂ?†‹’‡Â?ÇŚ Œƒ”ƒ•‡ŽƒÂ?ƒ‹„—Â?›ƒ„‡Ž—Â?Â?‡Â?„‡”‹Â?ƒÂ?Â?ƒƒˆǤ ‡”†ƒ•ƒ”Â?ƒÂ?„‡”Â?ĥ’‡”Â?ÂƒÂ”ÂƒÇĄ•‡‘”ƒÂ?‰‹„—Â?‡Â?Â†ÂƒÇŚ –ƒÂ?‰‹Â?ƒÂ?–‘”’‘Ž‹•‹†ƒÂ?Â?‡Žƒ’‘”Â?ƒÂ?Â?‡ŽƒÂ?—ƒÂ?’—–”ƒÂ?›ƒ •‡Â?†‹”‹›ƒÂ?‰Â?‡”ƒ’Â?‡Â?—Â?—Ž‹Â?›ƒǤƒŠÂ?ƒÂ?–ƒÂ?‰ƒÂ?•‹ ‹„—’ƒ–ƒŠƒÂ?‹„ƒ–Â?‡Â?‡”ƒ•ƒÂ?›ƒÂ?‰†‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?Â?Â?›ƒ ‹–—Ǥ Â?–—Â?Â?‡Â?†—Â?—Â?‰Žƒ’‘”ƒÂ?Â?›ƒ‹–—ǥ•‹‹„—Â?‡Â?Â„ÂƒÇŚ ™ƒ•—”ƒ–Â?‡–‡”ƒÂ?‰ƒÂ?†‘Â?–‡”Ǥ‡Â?‹Â?‹ƒÂ?†‹Žƒ’‘”Â?ƒÂ?ÂŠÂƒÂ”ÇŚ ‹ƒÂ?Ž‘Â?ƒŽÂ?ÂƒÂœÇĄ‡Žƒ•ƒČ‹Í´Í¸Č€Í´ČŒÇ¤ ‡ŽƒÂ?ƒ’”‘•‡•’‡Â?‰ƒ†‹ŽƒÂ?ÇĄ•ƒÂ?‰‹„—–ƒÂ?Š‡Â?–‹njŠ‡Â?–‹Â?ÇŚ ›ƒÂ?‡Â?ƒÂ?‰‹•ǤƒÂ?—Â?ÇĄ†‹ƒÂ?‡Â?‹Â?–ƒ’‡Â?‰ƒ†‹ŽƒÂ?—Â?–—Â? Â?‡Â?†‹•‹’Ž‹Â?Â?ƒÂ?’—–”ƒÂ?Â›ÂƒÇĄ›ƒÂ?‰•‡ŽƒŽ—Â?‡Â?‹Â?„—ŽÂ?ƒÂ? Â?ƒ•ƒŽƒŠ†ƒÂ?Â?‡Â?‰ƒÂ?…ƒÂ?Œ‹™ƒÂ?›ƒǤ ‡”†ƒÂ?™ƒÂ?‡Â?‰ƒÂ?—Â?‡Â?—Â?—Ž‹‹„—Â?›ƒÂ?ƒ”‡Â?ƒ†‹ƒ Â?‡Â?‰ƒÂ?‰‰ƒ’•ƒÂ?‰‹„—–‡”ŽƒŽ—Â?‡Â?‹ŠƒÂ?ƒ†‹Â?’‡”‡Â?ÇŚ ’—ƒÂ?Â?›ƒ•ƒƒ–Â?‡”‡Â?ƒ–‡Â?‰ƒŠ„‡”–‡Â?‰Â?ƒ”Ǥ(ymg,hab)

Penanggung Jawab/RedakturÇŁHASAN BASRIL

Iran Puas Perundingan Nuklir dengan Barat BEIJING(VOKAL)-Iran menyebut hasil perundingan nuklir di Kazakhstan sebagai langkah positif. Ketua Tim Perunding Iran Saed Jalili, mengatakan keenam negara yang sering disebut P5+1, menawarkan saran yang menurutnya jauh lebih realistis dibanding sebelumnya. "Beberapa posisi Kelompok P 5+1 group lebih positif dibandingkan yang diungkapkan sebelumnya," tuturnya seperti dinukil dari Reuters, Rabu (27/2). Perundingan di ibu kota Kazakhstan, Almaty, yang merupakan pertama sejak rangkaian perundingan pada Juli 2012 tidak membawa terobosan. Jalili menegaskan jalan masih panjang untuk mencapai sebuah kesepakatan akhir. Rencana lanjutan perundingan tingkat tinggi berikut juga akan digelar di Almaty pada April mendatang. Dua pekan lalu, Iran mengatakan mulai memasang peralatan pengayaan uranium baru di fasilitas nuklir Natanz. Komunitas internasional menuduh program nuklir Iran cukup untuk mengembangkan senjata nuklir, namun Iran selalu membantah dan menyebutnya semata-mata untuk kepentingan sipil. Menurut IAEA, pada 23 Januari sudah menerima surat dari Iran yang mengungkapkan rencana meningkatkan proses pengayaan uraniumnya. Fasilitas nuklir Natanz yang terletak di Iran tengah menjadi fokus dalam sengketa nuklir Iran dengan Dewan Keamanan PBB. Iran beberapa waktu lalu memang sudah mengatakan siap mengikuti perundingan internasional babak baru tentang program nuklirnya. Setuju Lanjutkan Ketua Dewan Tertinggi Keamanan Nasional Iran, Saeed Jalili mengatakan Iran akan melanjutkan kerja sama den-

gan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA). Saat berbicara dalam taklimat pada akhir pembicaraan G5+1 di Almaty, Kazakhstan, Jalili mengatakan para pejabat senior Iran setuju melanjutkan kerjasama dengan IAEA. "Namun, kerja sama dengan IAEA memiliki kerangka kerja khusus yang telah menjadi rujukan bagi Iran dan G5+1 dalam pembicaraan mereka," katanya seperti disadur dari IRNAOANA, Rabu (27/2). Dikatakan Jalili, program nuklir Iran cukup transparan dan jelas. Mengenai masalah dalam pembicaraan Iran-G5+1 pada masa depan, Jalili mengungkapkan Iran dan G5+1 akan mengadakan pembicaraan tingkat ahli di Istanbul, Turki, 17-18 Maret untuk mempelajari berbagai masalah, termasuk pencabutan sanksi terhadap Iran. "Kami siap bagi setiap tindakan jangka panjang dan telah mengumumkan usul kami mengenai masalah dalam pertemuan Almaty. Selama pembicaraan itu, kami menekankan tindakan yang akan dilakukan mesti diperhitungkan dengan baik dan seimbang," kata Jalili. Pencabutan sanksi itu menurut Jalili baik dan serius. Namun tindakan tersebut mesti seimbang. Masalah itu diangkat selama pertemuan dengan para ahli di Istanbul. Berjalan Transparan Pemerintah Cina menilai perundingan nuklir Iran di Kazakhstan, berlangsung transparan dan cukup konstruktif bagi penyelesaian isu nuklir Iran

yang makin positif di masa datang. "Nuklir Iran adalah masalah yang cukup sensitif dan komplek, tidak cukup hanya diselesaikan dalam satu hingga dua kali pertemuan," kata Juru Bic-

ara Kementerian Luar Negeri Cina, Hua Chunying di Beijing, Rabu (27/2) seperti dinukil dari Reuters. Chunying mengatakan Cina berharap semua pihak untuk menggunakan kesempatan se-

cara tulus, fleksible, dan terbuka, terhadap setiap kepedulian dari masing-masing pihak, untuk menuju perundingan mendatang yang lebih baik bagi penyelesaian bagi persoalan nuklir Iran.(ymg,hab)



PERPISAHANÇŚƒ—•‡Â?‡†‹Â?–—• Â?‡Â?›‡Â?’ƒ–Â?ƒÂ?Â?‡Â?„‡”‹’‡Â?„‡”Â?ƒ–ƒÂ?Â?‡’ƒ†ƒ•‡‘”ƒÂ?‰„ƒ›‹•ƒƒ– ƒ„‡”Â?‡nj Ž‹Ž‹Â?‰Žƒ’ƒÂ?‰ƒÂ?ƒÂ?–‘‡–‡”†‹ƒ–‹Â?ƒÂ?ÇĄ‘Â?ÂƒÇĄƒ„—Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒÇĄ†ƒŽƒÂ?•‡•‹ƒ—†‹‡Â?•‹—Â?—Â?–‡”ƒÂ?Š‹”ƒÂ?–ƒ”ƒƒ—•†‡Â?‰ƒÂ? —Â?ƒ–ƒ–‘Ž‹Â?Ǥƒ—•‡Â?‡†‹Â?–—• Â?‡Â?›ƒ–ƒÂ?ƒÂ?Â?—Â?†—”Â?ƒ”‡Â?ƒƒŽƒ•ƒÂ?Â?‡•‡Šƒ–ƒÂ?Ǥ

Senat AS Setujui Chuck Hagel Jadi Menhan WASHINGTON DC(VOKAL)-Senat AS akhirnya menyetujui penunjukan mantan Senator Chuck Hagel sebagai Kepala Pentagon yang baru berkat sumbangan empat suara setuju dari kubu Republik yang mendukung suara kubu Demokrat yang mengusung nominasinya. Mantan senator Republikan asal Nebraska ini lolos sebagai menteri dengan selisih suara tipis 58-41 dalam voting senat. Hagel akan menggantikan posisi Menhan Leon Panetta. Meski berasal dari partai yang sama, kubu Republik sempat menolak penunjukan Hagel oleh Presiden Obama dengan alasan pandangan politiknya soal Iran dan Israel dianggap berlawanan dengan kebijakan AS. Kualifikasi Hagel untuk jabatan penting ini juga dipertanyakan kubu Republik. Partai Demokrat mempunyai 55 kursi di Senat sementara Republik menduduki 45 kursi dan Hagel sebenarnya hanya butuh 51 suara untuk lolos. Belakangan, setelah debat panjang dan reses selama sepekan, Senator Thad Cochran, Rand Paul, Richard Shelby, serta Mike Johanns, seluruhnya dari kubu

Republik, turut mendukung pencalonannya. Debat Sengit Perdebatan pencalonan Hagel berlangsung alot dan sengit. Saat masih duduk sebagai senator, Hagel dianggap kurang pro-Israel karena komentarnya dalam sebuah buku yang terbit tahun 2008 menyebut "Lobi Yahudi" mengintimidasi proses pengambilan keputusan di Capitol Hill. Menurut para senator Republikan, politisi umur 66 tahun itu juga bersikap terlalu longgar terhadap Iran. Hagel juga pernah membuat pimpinan partai Republik marah besar karena kritik sengitnya pada mantan Presiden George W Bush dalam menangani perang Irak. Bahkan, seorang senator baru asal Texas, Ted Cruz, menuding Hagel menerima bayaran dari Pemerintah Korea Utara. Sejauh ini, tudingan itu tak disertai bukti. Presiden Obama menyatakan kegembiraannya atas penunjukan Hagel. Upaya Obama menunjuk seorang calon menteri sebelumnya tersandung keberatan kubu Republik sehingga Susan Rice mundur dari pencalonan sebagai Menlu menggantikan Hillary Clinton. (ymg,hab)

Abbas: Tak Ada Perdamaian dengan Israel TEPI BARAT(VOKAL)-Pemerintah Palestina menegaskan tidak akan akan ada perdamaian dengan Israel. Presiden Palestina Mahmoud Abbas menegaskan perdamaian hanya dapat dilakukan jika zionis membebaskan para tahanan Palestina. Pernyataan Abbas tersebut merupakan yang kali pertama sejak kematian Arafat Jaradat di penjara Megido pada Sabtu (23/2) lalu. Menurutnya, pemerintah Palestina berjanji akan melakukan yang terbaik untuk menguak kematian Jaradat. Jaradat adalah tahanan Palestina yang diciduk agen intelijen zionis, Shin Bet pada Senin (18/2) lalu. Shin Bet menjebloskan pemuda 30 tahun itu ke dalam penjara lantaran dituduh ikut

dalam demosntrasi pembebasan Tepi Barat pada November tahun lalu. Ma'an News melaporkan Abbas berada di Ramallah mendukung demonstrasi mengenang Jaradat dan pembebasan tahanan Palestina di penjara-penjara zionis. Presiden dari Faksi Fattah ini mengatakan Israel punya tanggung jawab membebaskan seluruh tahanan. Sementara itu media resmi pemerintah mengatakan tidak kurang dari 4.743 warga Palestina berada di penjara-penjara Negara Yahudi. Sepuluh tahanan diantaranya adalah perempuan, seangkan 193 lainnya merupakan anak-anak di bawah umur. Hamas Bantah Sementara itu pihak Hamas mem-

bantah bahwa menembakkan roket ke wilayah Ashkelon selatan Israel, Selasa (26/2). Juru bicara Hamas Ehab alGhussein mengatakan Hamas sama sekali tidak menyerang wilayah Israel dengan roket sejak November 2012 lalu. "Ini jelas kebohongan. Tidak ada satupun fraksi di Jalur Gaza yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan roket itu. Saat ini pemerintah di Gaza tengah mengadakan penyelidikan," tutur Ehab al-Ghussein, seperti dikutip media lokal Maan, Rabu (27/2). Lebih lanjut Ehab mengatakan, serangan tersebut bisa saja suatu konspirasi untuk kembali menciptakan perperangan antara Hamas dan Israel. Menurutnya, tidak tertutup kemungkinan Israellah yang menciptakan

isu serangan roket tersebut untuk menutupi kondisi Palestina yang bergejolak dengan terbunuhnya tahanan Palestina, Arafat Jaradat. Di pihak Israel, hantaman sebuah roket tersebut telah diajukannya ke Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk mengecam serangan yang terjadi di wilayahnya. Sementara di pihak Fatah, salah satu kelompok yang menamakan diri mereka Brigade Jihad Al-Aqsa yang juga menjadi sayap militer dari fraksi Fatah mengaku bertanggungjawab atas serangan tersebut. Kelompok bersenjata yang berkuasa di wilayah Tepi Barat ini mengaku berang atas kematian warganya Jaradat yang terus dikecam Pemerintahan Fatah. (ymg,hab)

Perwajahan: PEPEN


4

OPINI

KAMIS 28 Februari 2013/18 Rabiul Akhir 1434 H

HARIAN VOKAL

TAJUK Akhiri Pelayanan Buruk di RSUD AA! ABDUL ƒÂ?‹Ž ȋ͜Ͳ –ƒŠ—Â?ČŒÇĄ ™ƒ”‰ƒ ‡•ƒ —ƒŠ ÂƒÂ”Â›ÂƒÇĄ ‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ? ƒÂ?„ƒÂ?‰ǥ ƒ„—’ƒ–‡Â? ÂƒÇŚ Â?Â’ÂƒÂ”ÇĄÂ‹ÂƒÂ—ÇĄ•—†ƒŠ†—ƒÂ?ƒŽ‹†‹—•‹”Â?ƒÂ?ƒŒ‡Â?‡Â? ”‹ˆ‹Â?…ŠÂ?ĠČ‹ČŒ‡Â?ƒÂ?„ƒ”—ǤÂ‡Â”Â–ÂƒÇŚ Â?ÂƒÇĄ „†—Ž ƒÂ?‹Ž †‹—•‹” ȋ†‹•—”—Š ’—ŽƒÂ?Â‰ČŒ ’‹nj ŠƒÂ?  ”‹ˆ‹Â? …ŠÂ?Ġ ’ƒ†ƒ ͳʹ ƒÂ?—ƒ”‹ ʹͲͳ;ŽƒŽ—Ǥ‡–‹Â?ƒ‹–—ǥ„†—ŽƒŽ‹Â?Â?‘Â?†‹•‹Â?‡•‡nj Šƒ–ƒÂ?Â?›ƒ „‡Ž—Â? ’—Ž‹Šǥ •‡Š‹Â?‰‰ƒ „‡‰‹–— •ƒÂ?ÇŚ ’ƒ‹†‹”—Â?ƒŠ†‹ƒ’‹Â?‰•ƒÂ?†ƒÂ?–‡”’ƒÂ?•ƒÂ†Â‹ÂŽÂƒÂ”ÇŚ ‹Â?ƒÂ? Â?‡Â?„ƒŽ‹ Â?‡  ”‹ˆ‹Â? …ŠÂ?Ġ —Â?–—Â? Â?‡Â?ŒƒŽƒÂ?‹’‡”ƒ™ƒ–ƒÂ?Ǥ‡Žƒ•ƒČ‹Í´Í¸Č€Í´ČŒÂ?‡Â?ƒ”‹Â?ÇĄ ’‡Â?‡‰ƒÂ?‰  —”ƒ– ‡–‡”ƒÂ?‰ƒÂ? ƒÂ?†ƒ ‹•Â?‹Â? Č‹ČŒ ‹–—ǥ Â?‡Â?„ƒŽ‹ †‹’ƒÂ?•ƒ ’—ŽƒÂ?‰ ‘Ž‡Š Â?ƒÂ?ƒŒ‡Â?‡Â?  ”‹ˆ‹Â? …ŠÂ?ÂƒÂ†ÇĄ Â?ƒÂ?—Â? Â?ƒ”‡Â?ƒ†‹”‹Â?›ƒ„‡Ž—Â?’—Ž‹Šǥ„†—ŽƒŽ‹Â?Â?‡nj Â?‘ŽƒÂ? Â?‡Â?‹Â?‰‰ƒŽÂ?ƒÂ?  ”‹ˆ‹Â? …ŠÂ?ƒ†Ǥ ‡’ƒ†ƒ™ƒ”–ƒ™ƒÂ?ÇĄƒ„—Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒÇĄ„†—ŽƒŽ‹Â? Â?‡Â?‡‰ƒ•Â?ƒÂ?ÇĄ †‹”‹Â?›ƒ „ƒ”— ƒÂ?ƒÂ? Â?‡Â?‹Â?Â‰Â‰ÂƒÂŽÇŚ Â?ƒÂ?  ”‹ˆ‹Â? …ŠÂ?Ġ „‹Žƒ „‡Â?ÂƒÂ”ÇŚÂ„Â‡Â?ƒ” •—†ƒŠ •‡Â?„—ŠǤ ‹ŠƒÂ?  ”‹ˆ‹Â? …ŠÂ?Ġ Â?‡ŽƒŽ—‹ Š—Â?ĥÂ?›ƒ ÂƒÂ•Â”Â‹ÂƒÂŠÇĄ Â?‡Â?„ƒÂ?–ƒŠ Â?ƒÂ?ƒŒ‡Â?‡Â? ”‹ˆ‹Â?…ŠÂ?ĠÂ?‡Â?‰—•‹”’ƒ•‹‡Â?Â?‹•Â?‹Â? ›ƒÂ?‰„‡”Â?ƒÂ?ƒ„†—ŽƒÂ?‹ŽǤƒÂ?‰„‡Â?ÂƒÂ”ÇĄÂ?‡Â?—nj ”—– ÂƒÂ•Â”Â‹ÂƒÂŠÇĄ „†—Ž ƒÂ?‹Ž •—†ƒŠ •‡Â?„—Š •‡nj •—ƒ‹Šƒ•‹Ž†‹ƒ‰Â?‘•ƒǤĚś‡Â?ƒ”ƒÂ?‰Â?‘Â?†‹•‹’ƒ•‹‡Â? •—†ƒŠÂ?‡Â?„ƒ‹Â?†ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?ǤƒÂ?ÂƒÇĄ’‹ŠƒÂ?†‘Â?ÇŚ –‡”Â?‡Â?‰ƒÂ?Œ—”Â?ƒÂ?’ƒ•‹‡Â?’—ŽƒÂ?‰†ƒÂ?Â?‡ŽƒÂ?—nj Â?ƒÂ?’‡”ƒ™ƒ–ƒÂ?ŒƒŽƒÂ?ÇĄ†‹•‡”–ƒ‹‘„ƒ–ƒÂ?ÇŚÂ‘Â„ÂƒÂ–ÂƒÂ?ÇĄĚś †ƒŽ‹ŠÂƒÂ•Â”Â‹ÂƒÂŠÇĄƒ„—Ǥ ‹’ƒ•–‹Â?ƒÂ?ÇĄ „†—Ž ƒÂ?‹Ž „—Â?ƒÂ?ŽƒŠ ’ƒ•‹‡Â? Â?‹•Â?‹Â?’‡”–ƒÂ?ƒ›ƒÂ?‰Â?‡Â?†ƒ’ƒ–Â?ƒÂ?’‡”ŽƒÂ?—ƒÂ? „—”—Â?†ƒ”‹’‹ŠƒÂ?”‹ˆ‹Â?…ŠÂ?ƒ†ǤÂƒÂŠÇŚ Â?ƒÂ? Â?—Â?‰Â?‹Â? †ƒŽƒÂ? Â?—”—Â? ™ƒÂ?–— †—ƒ –ƒŠ—Â? „‡ŽƒÂ?ƒÂ?‰ƒÂ?ÇĄ•‡„‡Ž—Â?„†—ŽƒÂ?‹Žǥ•—†ƒŠƒ†ƒ ”ƒ–—•ƒÂ?’ƒ•‹‡Â?›ƒÂ?‰Â?‡Â?‰ƒŽƒÂ?‹Â?ƒ•‹„•‡”—’ƒ †‡Â?‰ƒÂ? ’”‹ƒ †ƒ”‹ Â?‡Ž—ƒ”‰ƒ Â?‹•Â?‹Â? –‡”•‡„—–Ǥ —”—Â?Â?›ƒ’‡Žƒ›ƒÂ?ƒÂ?†‹”‹ˆ‹Â?…ŠÂ?Ġ ‹Â?‹ǥÂ?Š—•—•Â?›ƒ’‡Žƒ›ƒÂ?ƒÂ?Â?‡•‡Šƒ–ƒÂ?–‡”Šƒ†ƒ’ ™ƒ”‰ƒÂ?‹•Â?‹Â?ÇĄ†‹’ƒ•–‹Â?ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?Â„Â‡Â”ÂŽÂƒÂ”Â—Â–ÇŚÂŽÂƒÂ”Â—Â– „‹Žƒ‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ”‘˜‹Â?•‹‹ƒ—†ƒÂ?‹ƒ— –‹†ƒÂ? •‡‰‡”ƒ Â?‡Â?‰ƒÂ?„‹Ž ŽƒÂ?‰Â?ÂƒÂŠÇŚÂŽÂƒÂ?‰Â?ƒŠ –‡nj ‰ƒ• —Â?–—Â? Â?‡Â?‰Š‡Â?–‹Â?ƒÂ?Â?›ƒǤ ‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ”‘˜‹Â?•‹†ƒÂ?‹ƒ—Šƒ”—• •‡‰‡”ƒ Â?‡Â?…ƒ”‹ †ƒÂ? Â?‡Â?ƒ•–‹Â?ƒÂ? ’‡Â?›‡„ƒ„ Â?ƒ•‹Š„—”—Â?Â?›ƒ’‡Žƒ›ƒÂ?ƒÂ?Â?‡•‡Šƒ–ƒÂ?†‹ ”‹ˆ‹Â? …ŠÂ?ƒ†Ǥ  ‹Žƒ Â?‡–‡”„ƒ–ƒ•ƒÂ? ”—ƒÂ?‰ƒÂ? ”ƒ™ƒ– ‹Â?ƒ’ †ƒÂ?  Â?‡Â?—”ƒÂ?‰ƒÂ? ˆƒ•‹Ž‹–ƒ• ”—Â?ƒŠ •ƒÂ?‹– ›ƒÂ?‰ Â?‡Â?›‡„ƒ„Â?ƒÂ? „—”—Â?Â?›ƒ ’‡Žƒ›ƒÂ?ÇŚ ƒÂ? Â?‡•‡Šƒ–ƒÂ? †‹  ”‹ˆ‹Â? …ŠÂ?ÂƒÂ†ÇĄ Â?ƒÂ?ƒ ‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ”‘˜‹Â?•‹‹ƒ—Šƒ”—•Â?‡Â?‰ƒŽ‘Â?ÂƒÂ•Â‹ÇŚ Â?ƒÂ? ƒÂ?‰‰ƒ”ƒÂ? —Â?–—Â? ’‡Â?ƒÂ?„ƒŠƒÂ? ”—ƒÂ?‰ Â”ÂƒÇŚ ™ƒ– ‹Â?ƒ’ †ƒÂ? ’‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–ƒÂ? „‡”„ƒ‰ƒ‹ ˆƒ•‹Ž‹–ƒ• ›ƒÂ?‰ †‹„—–—ŠÂ?ƒÂ?Ǥ ‹Žƒ Â?‡Â?—”ƒÂ?‰ƒÂ? –‡Â?ƒ‰ƒ Â?‡†‹• †ƒÂ? ’ƒ”ƒ Â?‡†‹• ›ƒÂ?‰ Â?‡Â?Œƒ†‹ ’‡nj Â?›‡„ƒ„„—”—Â?Â?›ƒ’‡Žƒ›ƒÂ?ƒÂ?Â?‡•‡Šƒ–ƒÂ?ÇĄÂ?ƒÂ?ƒ ‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ ”‘˜‹Â?•‹ ‹ƒ— ’—Â? Šƒ”—• •‡‰‡”ƒ Â?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? ’‡Â?ƒÂ?„ƒŠƒÂ? –‡Â?ƒ‰ƒ Â?‡†‹• †ƒÂ? ’ƒ”ƒÂ?‡†‹•–‡”•‡„—–Ǥ ƒÂ?—Â? „‹Žƒ Â?‡Â?–ƒŽ‹ƒ• ‘”ƒÂ?Â‰ÇŚÂ‘Â”ÂƒÂ?‰ ›ƒÂ?‰ Â?‡Â?‰‡Ž‘Žƒ•‡”–ƒ’ƒ”ƒ’‡–—‰ƒ•Â?‡†‹•†ƒÂ?’ƒ”ƒ Â?‡†‹• ›ƒÂ?‰ Â?‡Â?›‡„ƒ„Â?ƒÂ? „—”—Â?Â?›ƒ Â’Â‡ÂŽÂƒÂ›ÇŚ ƒÂ?ƒÂ?Â?‡•‡Šƒ–ƒÂ?†‹”‹ˆ‹Â?…ŠÂ?ÂƒÂ†ÇĄÂ?ƒÂ?ƒ ‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ ”‘˜‹Â?•‹ ‹ƒ— Šƒ”—• Â?‡Â?ƒÂ?•ƒ Â?‡”‡Â?ƒ —Â?–—Â? Â?‡Â?’‡”„ƒ‹Â?‹ Â?‡Â?–ƒŽ‹–ƒ•Â?›ƒǤ ƒŽƒÂ? ”‡Â?–ƒÂ?‰ ™ƒÂ?–— Č‹Â?—Â?‰Â?‹Â? ƒ‰ƒÂ? „‡„‡”nj ƒ’ƒ„—ŽƒÂ?ƒ–ƒ—…—Â?—’„‡„‡”ƒ’ƒÂ?‹Â?‰‰—Â•ÂƒÂŒÂƒČŒ Â?‡Â?’‡”„ƒ‹Â?‹Â?‡Â?–ƒŽ‹–ƒ•‹Â?‹Šƒ”—•ƒ†ƒ’‡Â?Â‰ÂƒÇŚ ™ƒ•ƒÂ?Â?‡–ƒ–†ƒ”‹’‹ŠƒÂ?›ƒÂ?‰†‹›ƒÂ?‹Â?‹„‡Â?ÂƒÂ”ÇŚ „‡Â?ƒ”’—Â?›ƒÂ?‘Â?‹–Â?‡Â?Ž—ƒ”„‹ƒ•ƒ—Â?–—Â?Â?‡Â?ÇŚ ‹Â?‰Â?ƒ–Â?ƒÂ?’‡Žƒ›ƒÂ?ƒÂ?Â?‡•‡Šƒ–ƒÂ?†‹”‹nj ˆ‹Â? …ŠÂ?ƒ†Ǥ ‹Žƒ –‡Â?‰‰ƒ– ™ƒÂ?–— ’‡”„ƒ‹Â?ƒÂ? Â?‡Â?–ƒŽ‹–ƒ••—†ƒŠ„‡”ƒÂ?Š‹”ǥ–‡”Â?›ƒ–ƒÂ?ƒ•‹Šƒ†ƒ ›ƒÂ?‰–‹†ƒÂ?Â„Â‡Â”Â—Â„ÂƒÂŠÇĄÂ?ƒÂ?ƒÂ?‡”‡Â?ƒ›ƒÂ?‰–‹†ƒÂ? Â?ƒ— „‡”—„ƒŠ Â?‡Â?Œƒ†‹ Ž‡„‹Š „ƒ‹Â? –‡”•‡„—– Šƒ”—•†‹•‹Â?‰Â?‹”Â?ƒÂ?†ƒ”‹”‹ˆ‹Â?…ŠÂ?ƒ†Ǥ ‹–ƒ‹Â?‰‹Â?ÇĄÂ?‡†‡’ƒÂ?•‡–‹ƒ’’ƒ•‹‡Â?ÇĄ–‡”Â?ÂƒÇŚ •—Â?†ƒ”‹Â?‡Ž—ƒ”‰ƒÂ?‹•Â?‹Â?ÇĄ›ƒÂ?‰†ƒ–ƒÂ?‰Â?‡ „‡Â?ÂƒÂ”ÇŚÂ„Â‡Â?ƒ” Â?‡Â?†ƒ’ƒ–Â?ƒÂ? ’‡Žƒ›ƒÂ?ƒÂ? Â?‡•‡nj Šƒ–ƒÂ? ›ƒÂ?‰ „ƒ‹Â?ÇĄ Â?ƒ”‡Â?ƒ ‹–— „‡”„ƒ‰ƒ‹ Â?Â‡Â„Â‹ÂŒÂƒÇŚ Â?ƒÂ? †ƒÂ?  ’‡”Â?ƒ•ƒŽƒŠƒÂ? ›ƒÂ?‰ †‹Â?‹Žƒ‹ „‡”’‘nj –‡Â?•‹ Â?‡Â?›‡„ƒ„Â?ƒÂ? „—”—Â?Â?›ƒ ’‡Žƒ›ƒÂ?ƒÂ? Â?‡•‡Šƒ–ƒÂ? †‹  ”‹ˆ‹Â? …ŠÂ?Ġ Šƒ”—• †‹nj ƒÂ?Š‹”‹Ǥ***

P ojok Sindir - Pejabat Dumai Jenguk Tersangka Korupsi + Walau korupsi tetap dihargai -

SPBU di Ukui Diawasi Polisi

Koruptor dan Area Pencucian Uang BELAKANGAN ini, banyak petinggi partai politik (parpol) yang terkena predikat tersangka dan akan masuk ke lebih lanjut, yakni tahap penyidikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sayangnya, penggunaan pasal sangkaan yang dikenakan seringkali menggunakan jerat Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor), dan sangat sedikit yang menggunakan UU Tindak Pidana Pencucian Uang (UU TPPU). Padahal, kedua UU ini saling terkait erat, bagaikan dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya. Terungkapnya puluhan rumah mewah yang kini disita KPK dari Irjen Joko Susilo (mantan Kepala Korlantas Polri) dalam kasus Simulator SIM, setidaknya memperlihatkan pelajaran menarik, bahwa KPK sekarang sudah mempergunakan UU TPPU untuk menjerat tersangka koruptor di negeri ini. Hasil kerja KPK ini patut diapresiasi kita bersama dan merupakan momentum yang sangat pas untuk memulai mengaplikasikan UU TPPU untuk menjerat seorang tersangka tindak pidana korupsi. Hindari Pelacakan Maklum, area korupsi senantiasa dan hampir pasti menyentuh area pencucian uang. Seorang koruptor bisa dipastikan in-

gin 'mencuci' uang atau dana hasil kejahatan korupsinya melalui berbagai cara, agar tidak terlacak oleh aparat penegak hukum. Uang hasil korupsi yang sebelumnya haram, coba dicuci akan keluar dari sistem keuangan menjadi uang halal. Itu adalah modus umum yang biasanya dipakai oleh para koruptor sekaligus para pencuci uang di negeri ini. Pola-pola umumnya, hampir mirip atau bahkan sama modus operandinya. Zaman makin canggih, para koruptor jelas makin pintar memainkan proses pencucian uangnya. Mereka tidak lagi menggunakan rekening bank, atau kalau ada, coba diminimalisasikan sekecil mungkin. Untuk mengaburkan jejaknya, mereka biasanya langsung menggelontorkan uang haramnya dalam berbagai bentuk investasi yang tidak mudah untuk dedengus aparat penegak hukum. Sebab, kalau menggunakan rekening bank, sangat mudah untuk dimonitor oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Berbeda halnya apabila tidak menggunakan rekening di bank, maka keberadaan uang haramnya tidak mudah terdeteksi aparat. Banyak cara dilakukan, misalnya, dengan cara menbenamkan uang haramnya dalam bentuk sektor riil (dunia bisnis/usaha), yakni

PERILAKU sebagian politikus di negeri ini semakin hari kian mencengangkan. Bagaimana tidak, terseretnya sejumlah tokoh politik dalam berbagai kasus korupsi padahal selama ini dipercaya sebagai sosok yang jujur, cerdas, alim dan santun, telah membalikkan anggapan positif tentang kredibilitas para politikus. Apalagi kalau yang terseret kasus korupsi itu adalah politikus juga wakil rakyat duduk di DPR/ DPRD maupun DPD RI, tentu sangat menyakitkan sanubari publik. Sebab kasus tersebut telah menyobek kesadaran publik, bahwa para wakil rakyat sudah bukan orang-orang kepercayaan rakyat lagi. Melainkan mereka yang bekerja untuk meraih visi dan misi pribadi, segala perbuatannya bukan untuk mewakili aspirasi publik. Ada semacam kredo yang berkembang di tengah masyarakat, bahwa dunia politik itu sarat dengan tukar-menukar jasa, atau dalam bahasa perniagaan disebut sebagai proses transaksional. Artinya, ada tukar-menukar jasa dan barang yang terjadi antara para politikus dengan konstituen yang diwakili maupun dengan partai politik. Dengan demikian, semakin banyaknya politikus yang terjerembab dalam skandal korupsi, menunjukkan kepada publik akan praktik politik transaksional tersebut. Di masa kampanye, para politikus mengeluarkan banyak dana

untuk membiayai kegiatan tersebut. Dalam logika bisnis, modal yang sudah dikeluarkan tersebut harus kembali puluh atau minimal impas. Padahal besarnya gaji bulanan yang disediakan ayai diberikan oleh negara kepada para politikus yang menduduki berbagai jabatan legislatif, eksekutif maupun yudikatif belum tentu mampu mengembalikan besarnya modal yang pernah dihabiskan untuk membiayai dana kampanye. Nafsu korupsi, menjadi jalan pintas yang bisa menjebak bagi para politikus untuk mengembalikan atau mencari keuntungan setinggi-tingginya dalam jangka waktu singkat. Dalam konteks politik transaksional tersebut, partai politik sekadar menjadi jembatan politik yang bisa mengantarkan para politikus meraih berbagai jabatan publik yang diperebutkan secara bebas dan demokratis. Nalarnya, politikus yang memiliki modal finansial yang kuat,

RSUD, Bantulah Pasien Miskin ! DIUSIRNYA pasien miskin asal Desa Tuah Karya, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Abdul Kamil (44) oleh manajemen RSUD Arifin Achmad (AA), Selasa (26/2) walau kesehatannya belum pulih memang sangat memprihatinkan. Padahal, RSUD merupakan alternatif bagi masyarakat, khususnya golongan miskin untuk berobat. Perlu pertimbangan bagi menajemen RUSD AA, bahwa setiap orang tak menginkan dirinya untuk miskin. Sebab, kemiskinan yang terjadi selama ini tak lebih akibat salah urusnya negeri ini oleh orang-orang yang bermental koruptor. Semua tahu, kalaulah APBD Riau maupun kabupaten kota benar-benar diurus dan tak banyak menguap, bakal tak banyak

Pemimpin Umum H Yusrizal Koto Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab

Tun Akhyar Wakil Pemimpin Redaksi Hasan Basril Pemimpin Perusahaan Hj. Bety Marlina Wakil Pemimpin Perusahaan Gerri Nasri

‡Â?ƒÂ?‰‰—Â?‰ ÂƒÂ™ÂƒÂ„Č€‡†ƒÂ?–—”ǣ HASAN BASRIL

“

ƒÂ?ƒÂ?Â?ƒÂ?‹Â?…ƒÂ?‰‰‹Šǥ ’ƒ”ƒÂ?‘”—’–‘”Œ‡Žƒ•Â?ƒÂ?‹Â? ’‹Â?–ƒ”Â?‡Â?ƒ‹Â?Â?ƒÂ?’”‘•‡• ’‡Â?…—…‹ƒÂ?—ƒÂ?‰Â?›ƒǤ ‡”‡Â?ƒ–‹†ƒÂ?Žƒ‰‹Â?‡Â?‰nj ‰—Â?ƒÂ?ƒÂ?”‡Â?‡Â?‹Â?‰„ƒÂ?Â?ÇĄ ƒ–ƒ—Â?ƒŽƒ—ÂƒÂ†ÂƒÇĄ…‘„ƒ †‹Â?‹Â?‹Â?ƒŽ‹•ƒ•‹Â?ƒÂ? •‡Â?‡…‹ŽÂ?—Â?‰Â?‹Â?ǤÂ?–—Â? Â?‡Â?‰ƒ„—”Â?ƒÂ?Œ‡ŒƒÂ?Â?Â›ÂƒÇĄ Â?‡”‡Â?ƒ„‹ƒ•ƒÂ?›ƒŽƒÂ?‰nj •—Â?‰Â?‡Â?‰‰‡Ž‘Â?–‘”Â?ƒÂ? —ƒÂ?‰Šƒ”ƒÂ?Â?›ƒ†ƒŽƒÂ? „‡”„ƒ‰ƒ‹„‡Â?–—Â?‹Â?˜‡•–ƒ•‹ ›ƒÂ?‰–‹†ƒÂ?Â?—†ƒŠ—Â?–—Â? †‡†‡Â?‰—•ƒ’ƒ”ƒ–’‡Â?‡‰ƒÂ? Š—Â?—Â?

�

dalam bentuk kepemilikan saham di beberapa korporasi atau perusahaan. Atau, langsung menanamkan modal pada beberapa sektor usaha secara bertahap, sehingga transaksi yang dilakukan tidak terdeteksi, karena tidak akan keluar dari profil keuangan si koruptor (karena tidak melampaui batas transaksi wajarnya). Para koruptor senang menggunakan dana tunai, tanpa melalui bank, sehingga tidak mudah untuk terendus transaksi mencurigakannya. Selain itu, banyak

pula modus lainnya seperti pembelian rumah atau tanah. UU TPPU No. 8 tahun 2010 memang telah mengatur masalah ini. Pihak pelapor dalam hal ini pe nyedia barang atau jasa seperti perusahaan properti atau agen properti, dealer mobil harus melaporkan setiap terjadinya transaksi di atas Rp 500 juta. Namun, bisa dipastikan sangat sedikit agen properti atau developer yang rajin dan rutin membuat laporan secara berkala ke pihak PPATK. Padahal, harga rumah yang dijual rata-rata mungkin sudah di atas Rp 500 juta. Terlebih, apabila si pencuci uang membeli asset property atau tanah bukan dari perusahaan developer, namun langsung dari perorangan (person to person), maka hampir dipastikan tidak akan ada data di PPATK. Si pencuci uang ini tidak akan bisa terdeteksi kejahatan pencucian uangnya. Begitu pula dengan pembelian mobil mewah atau investasi dalam bentuk sektor riil secara bertahap juga tidak akan bisa termonitor dengan baik oleh PPATK. Oleh sebab itu, asset tracing yang dilakukan oleh PPATK harus komprehensif dan aktif secara cerdas mencari data di lapangan dari banyak pihak. Bahkan, transaksi yang berkisar di bawah Rp 500 juta pun harus bisa dideteksi, karena kecenderungan dari pen-

cucian uang biasanya memecah transaksinya menjadi nominal kecil-kecil, sehingga tidak mudah terlacak. Bahkan, ada koruptor yang membeli sepeda sport dengan harga Rp 150 juta (sepeda super mahal), namun jelas tidak terendus sama sekali kebedaraannya. Padahal, yang dipergunakan untuk membeli barang tersebut adalah hasil kejahatan korupsi. Intinya, dengan asset tracing semacam ini, harta koruptor bisa terlacak dengan baik. Pesan moralnya jelas, setelah asetnya terdeteksi, kalau itu hasil kejahatan korupsi, harus dikembalikan ke negara. Jadikan koruptor miskin semiskin-miskinnya, sehingga ada efek jera bagi para koruptor lainnya untuk melakukan hal yang sama. Jangan sampai terjadi, pelaku korupsi justru makin bersemangat, karena setelah dihukum maksimal beberapa tahun, mereka akan keluar dengan kekayaan yang masih melimpah dari hasil kejahatannya. Buatlah bentuk hukuman yang membuat para koruptor kapok melakukan hal yang sama di kemudian hari. Bagaimanapun juga, keadilan harus ditegakkan. ***

yang dilahirkan oleh para pemikir Frankfurt School yang notabene berasal dari kalangan Marxisme, mengungkapkan teori menarik bahwa dunia politik adalah panggung transaksional antara kepentingan ekonomi (bisnis) dan politik (kekuasaan). Bahwa puncak kesuksesan politik adalah mampu meraih kekuasaan dan mampu meraup pundi-pundi ekonomi yang dapat menyejahterakan para politikus dan kelompoknya. Sedangkan teori ekonomi politik kekuasaan berparadigma kritis menyatakan bahwa puncak kekuasaan bukan untuk meraih kekuasaan dan mengakses sumber-sumber kemakmuran, melainkan untuk memperjuangkan kepentingan bersama (publik). Teori terakhir ini kebanyakan hanya dijadikan bahan retorika, sedangkan praktiknya masih jauh dari harapan. Logika politik transaksional, sadar atau tidak sadar, telah ikut memengaruhi jalannya kehidu-

pan politik di Tanah Air. Sehingga menyebabkan para politikus berpikir praktis dan menyederhanakan segala tujuan demi memenuhi ambisi untuk berkuasa. Di Indonesia profesi sebagai pejabat yang duduk di berbagai lembaga legislatif, eksekutif dan yudikatif masih menarik minat banyak orang. Setidaknya bagi mereka yang kini aktif di berbagai organisasi sosial dan politik. Politik transaksional memang bisa memuluskan ambisi para politikus menduduki berbagai jabatan mentereng. Akan tetapi itu bisa mengakibatkan buruknya kualitas moral para politikus itu sendiri, sebab mereka berpikir bahwa dengan bermodalkan uang yang cukup besar bisa memuluskan karier politik mereka. ***

Penulis adalah praktisi perbankan, pegiat independen gerakan antikorupsi.

Menyimak Politik Transaksional

Surat Pembaca

+ Asal tak ikut bermain pula..

Oleh Susidarto

orang miskin di Riau. Begitu pula, tidak akan ada orang yang mau sakit hingga menderita dan harus menginap di rumah sakit. Kondisi lah yang menyebabkan mereka sakit, dan parahnya lagi kondisi ekonomi sulit yang menyebabkan mereka tak mampu membayar. Kalau tidak mana mungkin mereka tahan malu, untuk tak membayar biaya berobat. Apakah manajemen RSUD tak memiliki solusi, seperti sub sidi silang dan lain sebagainya? Sementara begitu banyak kasus korupsi yang melenyapkan uang negara, belum lagi yang belum terungkap.

Rahmad Darsono, Kabupaten Kampar

Oleh Supadiyanto akan dilirik oleh partai politik. Kendati pun ada faktor-faktor lain yang cukup berpengaruh pada kesuksesan seorang politikus memenangi pertarungan pemilu maupun pilkada. Misalkan dukungan massa dan relasinya dengan media massa, popularitas, dan bahkan keberuntungan (nasib). Dalam kamus politik, empat faktor di atas menjadi daya tarik yang diperebutkan oleh para politikus. Dukungan massa dan relasinya dengan media massa, popularitas, keberuntungan (nasib) dan besarnya modal finansial menjadi powerfull yang mendukung eksistensi seorang politikus. Melalui penguasaan empat hal di atas, bisa mendongkrak rapor keterpilihan seorang politikus menjadi sang pemenang dalam berbagai pesta demokrasi. Meraih Kekuasaan Berdasarkan hasil pemikiran

Perdebatan Tak Berujung MENJADI kepala daerah memang banyak cobaannya. Berbagai resiko jabatan, fitnah, kritik dan hasutan dari masyarakat dan lawan politik selalu menghantui setiap hari. Meski begitu, jabatan sebagai penguasa daerah selalu menjadi rebutan walau harus berkorban uang miliaran rupiah. Kali ini cobaan berat sedang dialami Bupati Indragiri Hulu, Yopi Arianto. Bupati termuda di Provinsi Riau itu (pernah menjadi kepala daerah termuda se-Indonesia) kini jadi bulan-bulanan para anggota Dewan setempat gara-gara mutasi yang dilakukannya belum lama ini. Masalah ini muncul karena Yopi mengangkat seorang mantan narapidana kasus korupsi sebagai pejabat struktural. Tidak hanya itu, dalam sambutannya Yopi juga mengeluarkan pernyataan yang mengajak warga beramai-ramai membahas APBD Inhu secara bersama di halaman DPRD Inhu. Sebenarnya jika ditelaah lebih dalam, maksud dari pernyataan tersebut adalah sebuah bentuk tranparansi dan bentuk kedekatan Yopi dengan masyarakat. Ia tidak ingin menutup-nutupi kegunaan dan kemana saja anggaran daerah itu dipakai. Dengan melibatkan masyarakat, berbagai keluhan dan

kekurangan yang dialami masyarakat selama ini dapat diketahui secara langsung olehnya, tanpa harus mendengarnya dari bawahan terlebih dahulu. Tapi apa daya, sejumlah anggota Dewan berpendapat berbeda. Pernyataan Yopi itu malah diangap sebagai bentuk provokasi dan ketidakpercayaan terhadap lembaga legislatif. Perang statement pun terjadi, media massa ramai-ramai memberitakan. Buah dari masalah ini malah merugikan orang-orang yang terlibat di dalamnya. Dari masalah ini pula muncul statement yang menyebutkan bahwa anggota Dewan tolol karena tidak berpikir dulu dalam mengeluarkan statement kepada media. Lalu siapa yang dirugikan dalam masalah ini? Tentu saja masyarakat Kabupaten Inhu, karena Bupati dan para wakilnya di lembaga legislatif disibukkan oleh hal-hal yang tidak perlu terjadi. Jika semua jeli dan berpikir jernih, banyak persoalan yang kini dihadapi masyarakat mendesak diselesaikan. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya permasalahan yang menggantung. Misalnya saja persoalan konfilik lahan antara masyarakat dengan beberapa perusahaan. Wa-

Dewan Redaksi Redaksi: H Yusrizal Koto, Tun Akhyar, Hasan Basril, Hj. Bety Marlina, Gerri Nasri. Ombusdmen : H. Aji Dheri. Redaktur Pelaksana Pelaksana: Ridwan Alkalam. Koo Koorr dinator Liputan Liputan: Budi Suseno. Redaktur Redaktur: Idrus Yamin, Delfi Indra, Zukri Subayang, Marzuli Adi, Fitri Mayani, Saaduddin Badra. Reporter Reporter: Andika, Dairul Riyadi, Adek Hernita, Ryan Yutri Varios, Zulfikri, Indra Jaya, Abdul Mutholib, Mokhtiar, Zulkifli, Mayonal Putra. Sekreta ris Redaksi: Desi Arsianti. Sekretaris Biro Daerah: Dumai Pelalawan: Pandapotan Marpaung Dumai: Parno Sali (Kepala), Yusrhel, Vernando. Pelalawan (Kepala), Giona Puga, Farikhin. Siak: Zulfahmi (Kepala), Soleman. Bengkalis Bengkalis: Bakhtaruddin (Kepala). Indragiri Hilir Hilir: Mulyadi (Kepala), Muhamad Faisal. Indragiri Hulu Hulu: Prasetia (Kepala), Obrin B. Rokan Hilir Hilir: Asbinsyah Pasaribu (Kepala). Rokan Hulu Hulu: Paber Siahaan (Kepala), Maulana Ishaq. Kampar Kampar: Apriyaldi. Kuantan Singingi Singingi: Said Mustafa Husin (Kepala), Reflizar . Meranti: Sawaluddin (Kepala). Jakarta Jakarta: Syafruddin AL (Kepala), Surya Irawan, Daryadi Pribadi, Lenni Handayani. P erwajahan/Pracetak erwajahan/Pracetak: Pepen Prengky (Kepala), Andixer, Abdawiza, Rinto Harmiko, Zulqifli, Alib Destiyono, Idris Muchni, Hasan Sholihin.

laupun sudah ada tim yang dibentuk, namun tetap saja tidak ada penyelesaian. Sebaiknya, perdebatan antara Bupati Inhu dan DPRD ini juga terdengar lucu. Kurang etis rasanya jika Dewan menuding Bupati memprovokasi masyarakat. Pernyataan Bupati itu adalah merupakan terobosan yang harus dimaknai dari sisi positif. Jika Dewan yang menanggapi hal itu dengan menyatakan memprovokasi masyarakat ataupun menyatakan perang, hal itu semakin menunjukkan bahwa anggota DPRD Inhu (yang terlibat dalam hal ini) tidak memiliki wawasan dan tidak ingin adanya keterbukaan. Masyarakat juga tahu berbagai kebijakan yang diambil DPRD malah tidak pro rakyat. Contohnya saja pencoretan anggaran pembangunan Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) oleh DPRD Inhu pada pembahasan APBD tahun 2013 lalu. Padahal kondisi Kantor Disdukcapil saat ini sudah memprihatinkan dan kurang layak untuk pelayanan publik. Belum lagi pencoretan anggaran pembelian alat berat yang diajukan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk ditempatkan di daerah-daerah

Penulis adalah mahasiswa program pascasarjana Magister Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro Semarang.

Kolom Kami

MARZULI ADI Redaktur Harian Vokal yang infrastrukturnya buruk. Andai saja Dewan mengabulkan anggaran itu, masyarakat tidak harus bersusah payah melintasi jalan buruk tersebut ketika harus menjual hasil pertaniannya ke kota. Selain itu, mobil pengangkut sembako juga tidak saban hari terpuruk di jalan berlobang saat mendistribusikan barang bawaannya. Sudahlah, sebaiknya para pemimpin daerah jangan sibuk berdebat dan mempertontonkan perselisihan. Masyarakat sangat membutuhkan kinerja demi kesejahteraan. Janganlah masyarakat disuguhi perdebatan yang tak berujung. Dan untuk selanjutnya, sebaiknya masyarakat lebih cerdas dalam memilih wakil yang mengerti akan tugasnya. (***)

Iklan: Harmen Fadly (Manajer), Zulkifli (Koordinator Iklan Pku), Jimmi Endrik (Staf Iklan), Soeparto HAR (Kepala Perwakilan Jakarta), Joni Ardikesuma (Manajer Iklan Jakarta), Edriwan (Koordinator Dumai-Duri), Yudia Martin (Adm. Iklan), Sartana (Desain Iklan). Perwakilan Jakarta : Soeparto Har (Kepala), Joni Ardi Kesuma (Manajer Iklan Jakarta). Kantor Biro Redaksi Jakarta Jakarta: Gedung IJW Lt.3 Jalan Proklamasi No.91 Jakarta Pusat 10320, Telp-Fax : 021-319 31117. Produksi: Feri Irawan, Prima Aldino, Hendra P, Marco MW, Suheri S, Suardi CS, Rudi A, Ilham M, Roy F, Alimi Wahid, Jupri Cahyono, Abdul Rahmad, Rahmad Suanto, Jamilus. Sirkulasi irkulasi: Nasruddin Syahri (Manajer), Bambang Ariyanto(Koordinator), Herianto, Dewi Susanti (Adm. Sirkulasi). Keuangan : Abdy Suhenda(Manajer), Willy Yasnita Zain (Adm Keuangan). TI: ukum Sudarmawan (Kepala), Bayu. Penasihat H Hukum ukum: Syamsul Rakan Chaniago SH,MH, Rudy P Tampubolon SH, Drs Mishar MSi, Zainal Abidin SH, Hasrizal. Alamat Redaksi umai Redaksi: Jalan Durian No.16F Telp 0761 - 863466 Kota Pekanbaru. Kantor D Dumai umai: Gedung YUBE Grup Jalan Cempedak No. 88 Dumai Telp 0765 - 439013. Percetakan: Jalan Palas Mekar Umban Sari No.9A Rumbai-Pekanbaru. Kantor Biro Iklan Jakarta Jakarta: Gedung Maya Indah Jalan Kramat Raya No.3 G Jakarta Pusat Telp (021) 3903112, Fax (021) /P ercetakan arif IIklan klan 3929630. Penerbit enerbit/P /Percetakan ercetakan:: PT. INTI VOKAL MEDIA.. T Tarif klan::Bisnis/Produk Rp35.000/mm kolom (FC) Rp17.500/ (BW mm kolom(BW (BW); Sosial/Duka Cita/Ucapan Selamat : Rp10.000/mm kolom (FC) Rp5.000/mm kolom (BW) (BW); Iklan Baris : Rp15.000/baris (minimal 3 baris). Iklan Mini Kolom Rp50.000/terbit.

Redaksi Harian Pagi Vokal menerima tulisan, artikel, dari pembaca yang berisi usulan, saran dan kritikan yang membangun. Redaksi tidak memuat tulisan yang berisi hasutan, fitnah dan mengandung unsur SARA. Kirimkan tulisan anda melalui email: harianvokal@gmail.com atau antarkan langsung ke Kantor Redaksi Harian Pagi Vokal Jalan Durian No.16F Pekanbaru dan Gedung YUBE GROUP Jalan Cempedak No 88 Dumai. ‡”™ƒŒƒŠƒÂ?ÇŁRINTO HARMIKO


5

HUKUM dan KRIMINAL KAMIS

HARIAN VOKAL

28 Februari 2013/18 Rabiul Ahir 1434 H

Kejari Musnahkan BB Perkara 2012  áˆşáˆťÇŚ áˆşáˆťÇŚ‡ŒƒÂ?•ƒƒÂ? ‡‰‡”‹ áˆşÂ‡ÂŒÂƒÂ”Â‹áˆť ‡Â?ƒÂ?„ƒ”—Â?‡Â?—•Â?ƒŠÂ?ƒÂ?•‡Œ—Â?ŽƒŠ„ƒ”ƒÂ?‰„—Â?–‹ ’‡”Â?ƒ”ƒ›ƒÂ?‰Â?‡”‡Â?ƒ–ƒÂ?‰ƒÂ?‹•‡’ƒÂ?ŒƒÂ?‰–ƒŠ—Â?ʹͲͳʹ „‡”—’ƒ„ƒ”ƒÂ?‰„—Â?–‹Â?ƒ”Â?‘„ƒ†ƒÂ?’‡”Â?ƒ”ƒŽƒ‹Â?Â?›ƒ†‹ ŠƒŽƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?–‘”‡Œƒ”‹‡Â?ƒÂ?Â„ÂƒÂ”Â—ÇĄƒ„—áˆşÍ´ÍšČ€Í´áˆťÇ¤

LAPORAN: ZULKIFLI / PEKANBARU

Barang bukti yang dimusnahkan berupa ganja seberat 497,41 gram, sabu-sabu seberat 7 1 8 , 4 6 gram dan

ekstasi sebanyak 261 butir serta sejumlah barang bukti perkara lainnya. Pemusnahan BB ini disaksikan sejumlah pihak terkait, di antaranya BBPOM, Kepolisian dan lainlain. Kasi Pidum Kejari Pekanbaru Hendi Arifin, SH, kepa-

da sejumlah wartawan usai pemusnahan mengatakat, setelah perkaranya dinyatakan inkrah, sejumlah barang bukti tersebut dimusnahkan. Semua BB yang dimusnahkan merupakan barang bukti dari 219 perkara yang mereka tangani tahun 2012,

terdiri dari perkara psikotropika, perjudian, perkara pangan dan pelanggaran hak cipta. Rinciannya, perkara psikotropika sebanyak 196 perkara, kasus judi atau pelanggaran Pasal 303 KUHP 19 perkara dengan BB berupa rekap, Hp, BB jenis judi lain-

nya. Sementara perkara pangan ada 2 kasus dengan barang bukti minuman kaleng Krantidaeng Redbull illegal sebanya 100 kraft dan makanan ringan jenis permen, serta perkara hak cipta sebanyak 2 perkara. (***)

Pekerja Batu Bata Tewas dalam Sumur „ Diduga Bunuh Diri PEKANBARU (VOKAL)-Warga sekitar Jalan Alpina, Kelurahan Muara Fajar, Kecamatan Rumbai, Rabu (27/2) pagi sekitar pukul 09.00 WIB dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat bernama Isaria (35) dalam kondisi sudah meninggal dalam sumur tempatnya bekerja. Korban sehari-sehari diketahui pembuat batu bata di daerah Muara Fajar. Jasad korban pertama kali ditemukan anak-

•‹ƒ�‰Ǥ

nya Anisa. Korban sejak Selasa (26/2) setelah berangkat kerja tidak lagi pulang ke rumah. Pihak keluarga dibantu rekan-rekan korban berupaya mencari tahu keberadaan korban. Setelah dilakukan pencarian, saksi yang tak lain anak korban sendiri mendapati sandal orang tuanya di sekitar sumur di tempat korban bekerja. Merasa curiga, saksi pun menoleh ke dalam sumur. Saat itulah saksi melihat sesosok tubuh manusia ada dalam sumur.

Spontan saksi berteriak sehingga mengundang warga setempat. Warga sekitar yang tak mau ambil resiko lalu melaporkan penemuan mayat ini ke Polsek Rumbai. Dibantu warga setempat, petugas kepolisian mengeluarkan jasad korban dari dalam sumur. Begitu tubuh korban berhasil dikeluarkan, saksi menjerit sekuatnya setelah tahu yang ada di dalam sumur itu orang tuanya. Yasman saksi teman satu kerja korban kepada Kepolisian mengatakan, hari Selasa (26/2) korban masih bekerja seperti biasa dan tak ada tanda-tanda kalau korban ada masalah. Usai jam kerja, korban pun pamit pulang. Namun sebelum pamit korban sem-

pat ke belakang dulu dan sejak itu saksi mengira kalau korban sudah pulang. Kapolresta Pekanbaru melalui Kasat Reskrim Kompol Arief Fajar Satria, SH Sik MH mengatakan, dari hasil penyelidikan dan olah TKP, pihak Kepolisian menduga korban tewas akibat terjatuh ke dalam sumur sehinga bagian kepalanya luka robek karena terbentur bagian sumur. "Di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan," katanya. Namun Kapolsek Rumbai Pekanbaru AKP Dwi Atmaja secara terpisah mengatakan, hasil pandangan kasat mata tidak ada tanda-tanda kekerasan. Ia diduga korban bunuh diri karena saat diperiksa polisi menemukan batu yang diikat di lehernya. (zkf/ymg,rus)

Polsek Sungai Apit Amankan 5 Tersangka Ilog SEI APIT(VOKAL)- ƒŒƒ”ƒÂ? ‘Žnj •‡Â?‡‹’‹–Â?‡Â?ƒÂ?‰Â?ƒ’Ž‹Â?ƒ‘nj ”ƒÂ?‰ –‡”•ƒÂ?‰Â?ƒ illegal logging (ilog)†ƒÂ?Â?‡Â?‰ƒÂ?ƒÂ?Â?ƒÂ?„ƒ”ƒÂ?‰ „—Â?–‹ÍśÂ?—„‹Â?Â?ƒ›—‘ŽƒŠƒÂ?–ƒÂ?’ƒ †‘Â?—Â?‡Â? Â†Â‹Â•Â‹Â–ÂƒÇĄ ‡Žƒ•ƒ Č‹Í´Í¸Č€Í´ČŒ •‡Â?‹–ƒ” ’—Â?—Ž Ͳ͝ǤͲͲ  Ǥ ‡nj Â?ƒÂ?‰Â?ƒ’ƒÂ? †‹’‹Â?’‹Â? ŽƒÂ?‰•—Â?‰ ƒ’‘Ž•‡Â?‡‹’‹–Ž‹œŠƒ”Ǥ ‹Â?ƒ –‡”•ƒÂ?‰Â?ƒ ›ƒÂ?‰ Â?‡nj Â?‰ƒÂ?‰Â?—– Â?ƒ›— ‘ŽƒŠƒÂ? –ƒÂ?’ƒ †‘Â?—Â?‡Â?†‹’‡Žƒ„—ŠƒÂ?Â?‡Žƒ›ƒÂ? ‡•ƒ —Â?‰ƒ‹ ƒ›— ”ƒ ‡nj …ƒÂ?ƒ–ƒÂ?—Â?‰ƒ‹’‹–‹–—ƒ†ƒŽƒŠ ”Â?ƒ•›ƒŠ Č‹ÍśÍ˛ČŒÇĄ ‹†™ƒÂ? Č‹Í´ÍłČŒÇĄ ‹Â?ƒ”Č‹Í´Í¸ČŒ†ƒÂ?ƒÂ?•—”‹œƒŽČ‹Í´ÍľČŒ †ƒÂ?‹•Â?‘Â?Č‹ÍľÍˇČŒÇ¤ ƒ’‘Ž”‡•‹ƒÂ?—–—– ‹…ƒÂ?•‘Â?‘ Â?‡ŽƒŽ—‹ ƒ•—„ƒ‰

Penanggung Jawab/Redaktur: IDRUS YAMIN

—Â?ĥ‹Â?ƒÂ?‘”ƒÂ?‡Â?ÇŚ „‡Â?ƒ”Â?ƒÂ? ’‡Â?ƒÂ?‰Â?ƒ’ƒÂ? Ž‹Â?ƒ –‡”•ƒÂ?‰Â?ƒ ‹Ž‘‰ ‹Â?‹Ǥ ‡Ž‹Â?ƒ –‡”nj •ƒÂ?‰Â?ƒ†‹–ƒÂ?‰Â?ƒ’•ƒƒ–Â?‡Â?ƒ‹Â?ÇŚ Â?ƒÂ?Â?ƒ›—†ƒ”‹–‡’‹Žƒ—–Â?‡†ƒ”ƒ–Ǥ Ěśƒ”ƒÂ?‰ „—Â?–‹ ›ƒÂ?‰ Â†Â‹ÂƒÇŚ Â?ƒÂ?Â?ƒÂ? „‡”—’ƒ Íł —Â?‹– Â?ƒ’ƒŽ ’‘Â?’‘Â?‰ †ƒÂ? Íś Â?—„‹Â? Â?ƒ›— ‘ŽƒŠƒÂ?–ƒÂ?’ƒ†‘Â?—Â?‡Â?Ǥƒƒ–‹Â?‹ ’ƒ”ƒ –‡”•ƒÂ?‰Â?ƒ †‹–ƒŠƒÂ? †‹ •‡Ž ƒ’‘Ž•‡Â?‡‹’‹–‰—Â?ƒ’”‘•‡• Š—Â?—Â? •‡ŽƒÂ?Œ—–Â?Â›ÂƒÇĄĚś Â?ƒ–ƒ ‹nj Â?ƒÂ?‘”ƒǤ ƒ”‹ ’‡Â?‡”‹Â?•ƒƒÂ? •‡Â?‡Â?ÇŚ Â–ÂƒÂ”ÂƒÇĄÂ?ƒ›—–‡”•‡„—–”‡Â?…ƒÂ?ƒÂ?›ƒ ƒÂ?ƒÂ?†‹„ƒ™ƒ†ƒ”‹—Žƒ—ƒ†ƒÂ?‰ Â?‡Â?—Œ—‡•ƒƒ›—”ƒ†‡Â?‰ƒÂ? Â?‡Â?‰‰—Â?ƒÂ?ƒÂ?”ƒÂ?‹–†ƒÂ?†‹–ƒ”‹Â? ’ƒÂ?ƒ‹Â?ƒ’ƒŽ’‘Â?’‘Â?‰Ǥ (sol)

Perwajahan: HASAN SHOLIHIN


6

EKONOMI

KAMIS 28 Februari 2013/18 Rabiul Akhir 1434 H

HARIAN VOKAL

Gubri Ajak Dunia Perbankan Bangun Riau KURS Mata Uang AUD EUR JPY KRW MYR SGD USD

Jual

Beli

10,032.96 12,762.13 10,541.45 8.97 3,146.45 7,878.20 9,754.00

9,927.33 12,631.01 10,429.90 8.88 3,112.83 7,794.01 9,656.00

Harga Sumber TBS : Bank Indonesia Umur Tanaman 3Tahun 4Tahun 5Tahun 6Tahun 7Tahun 8Tahun 9Tahun >=10 Thn

Lama (Rp/Kg) Rp984,77 Rp1.100,92 Rp1.178,58 Rp1.212,14 Rp1.258,73 Rp1.297,90 Rp1.338,88 Rp1.376,80

Baru (Rp/Kg) Rp1.030,23 Rp1.151,72 Rp1.232,95 Rp1.268,08 Rp1.316,82 Rp1.357,79 Rp1.400,68 Rp1.440,34

Sumber : Disbun Riau

LINTAS Bfit Beri Diskon Hingga 30% PEKANBARU (VOKAL)- ÂˆÂ‹Â–ÇĄ ’‡Â?›‡†‹ƒ ’‡”Ž‡Â?‰nj Â?ƒ’ƒÂ? ‘ŽƒŠ ”ƒ‰ƒ ˆ‹–Â?‡• „‡”Â?—ƒŽ‹–ƒ• –‹Â?‰‰‹ †‡Â?‰ƒÂ? Šƒ”‰ƒ –‡”ŒƒÂ?‰Â?ÂƒÂ—ÇĄ Â?Â—ÂŽÂƒÂ‹ÇĄ ƒ„— Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒ Â?‡Â?ƒ”‹Â?ÇĄ Â?‡Â?ƒ™ƒ”Â?ƒÂ?„‹‰’”‘Â?‘—Â?–—Â?„‡”„ƒ‰ƒ‹’”‘†—Â?Â?›ƒǤ ‡’‡”–‹’”‘†—Â?Ž‹Â?Â?‹Â?‰—‹–ǥ†‹„‡”‹†‹•Â?‘Â?;Ͳ ’‡”•‡Â?Ǥ ‡Â?„‡Ž‹ …—Â?—’ „ƒ›ƒ” ’͚ͺͲ ”‹„— †ƒ”‹ Šƒ”‰ƒÂ?‘”Â?ƒŽ’ͳǥ͝Œ—–ƒ†ƒÂ?”‡…—Â?„‡Â?–„‹Â?‡’ͳǥ͝ Œ—–ƒ†ƒ”‹Šƒ”‰ƒÂ?‘”Â?ƒŽÂ’Í´ÇĄÍşŒ—–ƒǤ ‹•Â?ÂƒÇĄ‡’ƒŽƒ–‘Â?‘ˆ‹–Â?‡Â?‰ƒ–ƒÂ?ƒÂ?ÇĄĚśˆ‹–•—†ƒŠ †‹’‡”…ƒ›ƒ•‡„ƒ‰ƒ‹’”‘†—Â?Â?‡•‡Šƒ–ƒÂ?Â?ƒ—’—Â?‘ŽƒŠ”ƒ‰ƒ Â?ƒ”‡Â?ƒ•—†ƒŠƒ†ƒ•‡ŒƒÂ?Í´Íš–ƒŠ—Â?ŽƒŽ—ǤƒŽ‹‹Â?‹Â?ƒÂ?‹ Â?‡Â?‰‰‡Žƒ”’‘‰”ƒÂ?„‹‰’”‘Â?‘—Â?–—Â?„‡”„ƒ‰ƒ‹’”‘†—Â?Ǥ̜ Â?–—Â? •‡–‹ƒ’ ’”‘†—Â? Â„ÂƒÂ”Â—ÇĄ Â?ƒ–ƒ ‹•Â?ÂƒÇĄ ˆ‹– Â?‡Â?ƒ•–‹Â?ƒÂ? „ƒŠ™ƒ Â?‘Â?•—Â?‡Â? ƒÂ?ƒÂ? Â?‡Â?’‡”‘Ž‡Š ‹Â?‘˜ƒ•‹–‡”„ƒ”—†ƒŽƒÂ?–‡Â?Â?‘Ž‘‰‹ǥ–”‡Â?†ƒÂ?†‡•ƒ‹Â?Â’ÂƒÂŽÇŚ ‹Â?‰Â—Â’ÇŚÂ–Â‘ÇŚÂ†ÂƒÂ–Â‡›ƒÂ?‰–‡”‹Â?–‡‰”ƒ•‹—Â?–—Â?Â?‡Â?„‡”‹Â?ƒÂ? ›ƒÂ?‰–‡”„ƒ‹Â?†ƒŽƒÂ?Â?‹Žƒ‹—Â?–—Â?Â?‡’‡Â?–‹Â?‰ƒÂ?’‡ŽƒÂ?‰‰ƒÂ?Ǥ ”‘†—Â?nj’”‘†—Â? –‡”„ƒ”— ˆ‹– ›ƒÂ?‰ †‹–ƒ™ƒ”Â?ƒÂ? „‡”—’ƒ”—…‡‡‡ ‹–Â?॥‹‰Â?ƒ–—”‡‹†nj‹œ‡‡Â?…Šǥ —Ž–‹‹Â?‡ ‹–ʹͲͳǥ†ƒÂ?›ƒÂ?‰–‡”„ƒ”—Ž‹Â?Â?‹Â?‰•—‹–Ǥ ‹ ‡Â?ƒÂ?„ƒ”— •—†ƒŠ Íľ ‘—–Ž‡– ˆ‹– ›ƒÂ?‰ †ƒ’ƒ– †‹Â?—Â?Œ—Â?‰‹ ’‡Â?„‡Ž‹ǥ ›ƒ‹–— ƒŽŽ ‡Â?ƒÂ?Â„ÂƒÂ”Â—ÇĄ ƒŽŽ ÇĄ†ƒÂ?ƒŽŽ‹’—–”ƒǤ(mg1)

Global Teleshop Promo Cash Back PEKANBARU (VOKAL)- Ž‘„ƒŽ ‡Ž‡•Š‘’ǥ –‘Â?‘ ’‡Â?›‡†‹ƒ’”‘†—Â?ÇŚ’”‘†—Â?ŠƒÂ?†’Š‘Â?‡ƒÂ?Â›ÂƒÂ”ÇĄ•‡ŒƒÂ? ‡„—ƒ”‹ ‹Â?‹ Â?‡‰‰‡Žƒ” ’”‘Â?‘ …ƒ•Š„ƒ…Â? —Â?–—Â? ’‡Â?„‡Ž‹ƒÂ?Â?‹Â?‹Â?ƒŽ•‡„‡•ƒ”’;ͲͲ”‹„—Ǥ Â?–—Â? ’‡Â?„‡Ž‹ƒÂ? Â?”‡†‹– „‹•ƒ Š‹Â?‰‰ƒ ͳʹ Â?ƒŽ‹ ’‡Â?„ƒ›ƒ”ƒÂ? ƒ–ƒ— •ƒ–— –ƒŠ—Â?ÇĄ †‹–ƒÂ?„ƒŠ †‡Â?‰ƒÂ? „—Â?‰ƒ Ͳ ’‡”•‡Â? †ƒÂ? „‡”ŽƒÂ?— —Â?–—Â? •‡Â?—ƒ ƒÂ?Â?Ǥ Ěś”‘Â?‘ ‹Â?‹ „‡”ŽƒÂ?— —Â?–—Â? •‡Â?—ƒ Œ‡Â?‹• Â?‡”Â?ÇĄ †‹Šƒ”ƒ’Â?ƒÂ? †‡Â?‰ƒÂ?’”‘Â?‘ ‹Â?‹ ’‡Â?„‡Ž‹ƒÂ?ƒÂ?Ž‡„‹Š –‡”–ƒ”‹Â?Â?‡Â?„‡Ž‹‰ƒ†‰‡††‹–‡Â?’ƒ–‹Â?‹ǥ̜Â?ƒ–ƒ Â?ÂƒÇĄ—nj ’‡”˜‹•‘” Ž‘„ƒŽ‡Ž‡•Š‘’ǥƒ„—Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒÇ¤ ”‘Â?‘ ‹Â?‹ †‹Šƒ”ƒ’Â?ƒÂ? Â?ƒ ƒÂ?ƒÂ? Â?‡Â?„—ƒ– ’‡nj Â?‰—Â?Œ—Â?‰Â?ƒŽŽŽ‡„‹Š–‡”–ƒ”‹Â?—Â?–—Â?Â?‡Â?„‡Ž‹ŠƒÂ?†’Š‘Â?‡ †‹ Ž‘„ƒŽ‡Ž‡•Š‘’Ǥƒ•Š„ƒ…Â?›ƒÂ?‰†‹•‡†‹ƒÂ?ƒÂ?Â„Â‡Â”Â„Â‡Â†ÂƒÇŚ „‡†ƒ Â?—Žƒ‹ †ƒ”‹ ’ʹͲͲ ”‹„— Š‹Â?‰‰ƒ ’;ͲͲ ”‹„—ǥ –‡”‰ƒÂ?–—Â?‰Â?‡”Â?ŠƒÂ?†’Š‘Â?‡›ƒÂ?‰†‹„‡Ž‹Ǥ̜ ‹‡Â?ƒÂ?„ƒ”—–‡”†ƒ’ƒ–Í´‘—–Ž‡– Ž‘„ƒŽ‡Ž‡•Š‘’ ›ƒÂ?Â?‹†‹ƒŽŽ‡Â?ƒÂ?„ƒ”—Č‹ČŒ†ƒÂ?ƒŽŽǤ ‡”Â?ÇŚÂ?‡”Â? ‰ƒ†‰‡– ›ƒÂ?‰ †‹–ƒ™ƒ”Â?ƒÂ? „‡”—’ƒ Žƒ…Â?„‡””›ǥƒÂ?•—Â?‰ǥ‘Â?Â‹ÂƒÇĄ’’Ž‡ǥ‡Â?Â‘Â˜Â‘ÇĄ ÇĄ‘Â?› †ƒÂ? Žƒ‹Â?Â?›ƒ.(isn)

„ BI Diminta Petakan Potensi Usaha

LAPORAN:

PEKANBARU (VOKAL) - Gubernur Riau HM Rusli Zainal mengajak dunia perbankan untuk bersamasama membangun Riau. Karena itu, gubernur pun meminta melalui Bank Indonesia (BI) untuk membuat satu Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) untuk memetakan semua potensi usaha masyarakat yang ada di provinsi ini.

tersebut menempatkan Riau di posisi 5 di Indonesia. Namun begitu, Rusli juga tidak menampik jika saat ini masih harus banyak melakukan perbaikan. Karena itu, jika memang perbankan, dunia usaha bersama-sama bergerak membangun Riau dengan garis-garis yang telah dibuat pemerintah

Melalui peta tersebut diharapkan, semua potensi usaha yang mungkin selama ini belum terjamah, bisa lebih diberdayakan lagi. Sebab pertumbuhan ekonomi melalui kredit yang dikucurkan bank-bank selama ini lebih bertumpu di perkotaan saja. Padahal jika pengembangan potensi usaha tersebut diperluas dengan mengembangkan jaringan-jaringan baru tentu, pertumbuhan ekonomi Riau yang saat ini sudah baik akan dapat lebih besar lagi. "Saya minta BI supaya membantu Balitbang untuk memetakan potensi usaha. Ini penting dilakukan, supaya pengembangan usaha melalui kredit berjalan merata. Dampaknya tentu saja kemajuan Riau juga," kata gubernur usai menjadi pembicara di aula kantor BI, jalan Sudirman Pekanbaru. Hadir diantaranya Kepala BI, Mahdi Muhammad, para pejabat BI, dunia perbankan, serta Plt Karo Humas Pemprov Riau, Muhammad Guntur, Rabu (27/2). Diakui gubernur, hingga saat ini sebagian besar masyarakat khususnya mereka yang ada di

pedesaan masih merasa awam dengan istilah perbankan. Padahal disana juga tidak sedikit potensi ekonomi yang terus tumbuh. Baik itu mereka yang ada di sektor pertanian, perkebunan dan lainnya. Untuk mengenalkannya tentu BI dan dunia perbankan lainnya harus terus melakukan berbagai program pengembangan yang lebih kreatif lagi. Lebih lanjut, gubernur juga banyak memaparkan tentang peningkatan signifikan pertumbuhan ekonomi secara global di Riau. Berdasarkan data yang disampaikan BI, pertumbuhan perekonomian Riau itu sangat mengembirakan sekali. Hal ini ditandai melalui data PDB menunjukan Rp469,1 triliun, itu ada di Riau. Artinya, 5,7 persen potensi PDRB nasional dari Rp1.500 triliun yang ada. Sementara tercatat, total aset perbankan di Riau mencapai telah mencapai Rp71 triliun lebih. Ini juga tergolong tinggi jika dibandingakan dengan daerah lainnya di Indonesia. Dengan catatan-catatan pertumbuhan yang terus bergerak siginifikan

MOKHTIAR/PEKANBARU

provinsi, tidak mustahil ke depan Riau dalam hal perekonomian akan mampu mensejajarkan dengan kota-kota besar terutama di Jawa, yang dikenal sebagai pusatnya perekonomian. "Untuk mewujudkannya, kita harus bersama-sama bergandeng untuk mewujudkan kesejahteraan melalui program perekonomian demi Riau yang lebih baik," terangnya. Ada pun soal pertumbuhan

kredit kata Rusli, Riau saat ini masih berada di kisaran Kaltim, Sumsel dan Sumut. Untuk Sumatera Riau masih berkutat di nomor 3 meski secara persentase tidak begitu jauh. "49 persen sektor industri yang paling besar di Riau. Artinya di sini ada pembangunan yang dilakukan pemerintah dan dunia usaha. Ini tentu saja akan berdampak dengan perekonomian masyarakat juga," ungkap Rusli lagi. (***) FINANCIAL INCLUSION FORUM 2013‹”‡Â?–—”–ƒÂ?ƒƒÂ?Â? ƒÂ?†‹”‹—ŽÂ?‹ˆŽ‹ƒ‹Â?‹ Č‹Â?ƒÂ?ƒÂ?ČŒÂ?‡Â?›‡”ƒŠÂ?ƒÂ? …‡Â?†‡”ƒÂ?ƒ–ƒÂ?‡’ƒ†ƒ ‡–—ƒ–‘”‹–ƒ• ƒ•ƒ ‡—ƒÂ?‰ƒÂ?Č‹ ČŒ —Ž‹ƒÂ?ƒÂ? ĠĠ›ƒÂ?‰ Â?‡Â?Œƒ†‹’‡Â?„‹…ƒ”ƒ’ƒ†ƒ

�–‡”�ƒ–‹‘�ƒŽ ‹�ƒ�…‹ƒŽ

Â?…Ž—•‹‘Â? ‘”—Â?Č‹ ČŒ ʹͲͳ;†‹ ‘–‡Ž‹–œ ƒ”Ž–‘Â?ƒ…‹ˆ‹…ÂŽÂƒÂ…Â‡ÇĄ ƒÂ?ÂƒÂ”Â–ÂƒÇĄ‡Žƒ•ƒČ‹Í´Í¸Č€Í´ČŒÇ¤ ‡”Š‡Žƒ–ƒÂ?›ƒÂ?‰†‹Šƒ†‹”‹ •‡Â?‹–ƒ”ʹͲͲ‘”ƒÂ?‰†ƒ”‹ „‡”„ƒ‰ƒ‹Â?ƒŽƒÂ?‰ƒÂ?‹Â?‹ Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ?™—Œ—† Â?‘Â?‹–Â?‡Â?ƒÂ?Â?ƒÂ?†‹”‹ †ƒŽƒÂ?Â?‡Â?‰‡Â?„ƒÂ?‰Â?ƒÂ? ˆ‹Â?ƒÂ?…‹ƒŽ‹Â?…Ž—•‹‘Â?—Â?–—Â? Â?‡Â?’‡”Ž—ƒ•ƒÂ?•‡• Žƒ›ƒÂ?ƒÂ?Â?‡—ƒÂ?‰ƒÂ?„ƒ‰‹ Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–†‹•‡Ž—”—Š

�†‘�‡•‹ƒǤ INT

Kejar Target, KPP Senapelan Ketua DPP Aspeksindo Bertekad Jemput Pajak Karyawan PT CPI Perjuangkan Pengusaha Konstruksi Lokal PEKANBARU (VOKAL)-Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Senapelan, sejak tiga hari terakhir, menjemput pajak karyawan PT Chevron Pacific Indonesia (CPI). Rabu (27/2), karyawan CPI di kantor Rumbai beramairamai menyetorkan pajaknya kepada petugas pajak yang sengaja membuka stand di sana. Kepala Seksi Pelayanan KPP Senapelan Mariyaldi mengatakan, sistem jemput bola yang dilakukannya dimaksudkan untuk memudahkan para wajib pajak membayarkan pajaknya. Sejauh ini, beberapa instansi menyambut baik sistem itu. "Setelah dari CPI ini, kami akan melanjutkan penjemputan ini ke RSUD Arifin Achmad, Korem, Bea Cukai dan Disdik Pekanbaru," kata Mariyaldi. Selain jemput bola ke instansi dan perusahaan, KPP juga membuka stand di Mal Pekanbaru yang beroperasi setiap hari dari pagi hingga pukul 20.00. PT CPI termasuk penyetor terbesar di Riau dari pajak perorangan. "Setiap bulan sekitar Rp20 miliar dana pajak dari para karyawan Chevron mencakup Duri, Dumai dan Rumbai, yang disetorkan kepada negara," katanya. Sebelum dipisah dengan KPP Madya Pekanbaru, dana pajak para karyawan perusahaan minyak itu bah-

kan mencapai 60 miliar perbulan. Mariyaldi juga mengatakan, selama ini para karyawan CPI selalu jujur membayar pajak mereka. Sekitar 5.000 wajib pajak di perusahaan itu, semuanya membayarkan pajak mereka dengan teratur. Staf Humas PT CPI Okta Heri Fandi menjelaskan, sebelumnya bagian keuangan perusahaan itu mengirimkan email kepada masing-masing karyawan tentang cara mengisi formulir pembayaran pajak. "Jadi saat datang ke petugas pajak hari ini, mereka tinggal menyerahkan formulir yang telah diisi. Tak perlu lagi sosialisasi," katanya. Dengan sistem itu, proses pembayaran pajak para karyawan memakan waktu yang relatif cepat. Ini dianggap cukup menguntungkan kedua belah pihak. Para karyawan tak perlu buang waktu kerja mereka untuk mengurus pajak, sementara petugas pajak juga dimudahkan pekerjaannya. IT Professional PT CPI Muhammad Iwan mengatakan, telah menyetorkan pajaknya sejak 1991 lalu. Ia berharap pajak yang dibayarkannya dioptimalkan pemerintah penggunaannya, terutama untuk memperbaiki sarana pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.

PEKANBARU (VOKAL) - Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Riau, Asosiasi Pengusaha Konstruksi Indonesia (Aspeksindo ), Supirman, S.Kom yang baru terpilih pada Musyawarah provinsi V, Rabu (27/2) di Grand Central Hotel, Pekanbaru bertekad memperjuangkan nasib pengusaha jasa konstruksi lokal. Pasalnya, selama ini, dia menilai pengusaha jasa konstruksi lokal kurang mendapat kesempatan untuk bersaing secara sehat dengan pengusaha jasa konstruksi dari BUMN. "Perhatian pemerintah daerah nyaris tidak dirasakan oleh pengusaha jasa konstruksi lokal. Bahkan sebaliknya, pemerintah terkesan melakukan pembunuhan secara perlahan. Sepanjang tidak ada usaha Pemda melakukan pembinaan, maka pengusaha jasa konstruksi lokal akan mati satu persatu," ungkap Sukirman menjelang pelantikan Pengurus DPP Aspeksindo. Dijelaskan Sukirman, kenapa berbagai proyek selalu dimenangkan perusahaan plat merah? Sebab pemerintah serta owner di Riau lebih mempercayai perusahaan BUMN. Alasannya, selain perusahaan BUMN sudah handal dalam bidangnya, juga diisi oleh SDM-SDM yang profesional yang pekerjaannya juga terbilang bersih. Kendati demikian, tidak tertutup kemungkinan bagi pengusaha jasa konstruksi lokal untuk bersaing, bilamana ada kebijaksanaan dari pemerintah. Sebagai pemegang kebijakan, kata Supirman, pemerintah daerah berhak

membatasi porsi proyek bagi pengusaha lokal dan bagi pengusaha nasional. Sehingga, tercipta persaingan secara sehat dan terjadi pemetaan mana yang domain pengusaha jasa konstruksi lokal dan mana domain BUMN. "Ketika pemerintah baik kabupaten kota maupun provinsi di Riau ini tidak memberikan tempat khusus kepada pengusaha jasa konstruksi lokal, maka tidak terjadi persaingan secara sehat. Bahkan, mungkin bisa disebut terjadi monopoli proyek yang selalu dikemasi oleh BUMN,"kata Supirman, yang juga menyandang amanah sebagai ketua Kadin Kota Pekanbaru ini. Dia juga mengakui, banyaknya pekerjaan perusahaan konstruksi lokal yang terbengkalai selama ini. Hal tersebut dipicu oleh tiga hal, yakni, selain perusahaan jasa konstruksi lokal masih ada yang kurang profesional juga dipengaruhi oleh faktor alam. Sedangkan yang ketiga kebanyakan akibat perencanaan dinas terkait yang tidak sesuai dengan perjanjian kerja dengan perusahaan. Untuk mengubah kondisi yang selama ini menyulitkan perusahaan jasa kontruksi lokal, Supirman berjanji akan mengemban amanah sebagai ketua DPP Aspekindo sebaik-baiknya sampai empat tahun mendatang. Adapun upaya yang akan dilakukanya selama periode 2013-2017 ini yakni mengintensifkan pembinaan dan peningkatan kualitas perusahaaan konstruksi melalui berbagai pelatihan. (ynl)

AirAsia X Sediakan Layanan Karpet Merah untuk Penumpang JAKARTA (VOKAL) - AirAsia X, afiliasi AirAsia yang melayani penerbangan jarak jauh, Rabu (27/ 2) kemarin meluncurkan layanan terbaru yaitu “Karpet Merah�, layanan khusus untuk para penumpang yang ingin mendapatkan pengalaman check-in lebih personal di Low Cost Carrier Terminal (LCCT), Kuala Lumpur. AirAsia sendiri telah meluncurkan layanan karpet merah pada bulan Maret 2012. Kini AirAsia X berkolaborasi dengan AirAsia turut menyediakan layanan ini untuk para penumpang yang ingin terbang ke berbagai

‡Â?ƒÂ?‰‰—Â?‰ÂŒÂƒÂ™ÂƒÂ„Č€Â”Â‡Â†ÂƒÂ?–—”ǣFITRI MAYANI

destinasi jarak jauh. "Keistimewaan yang akan didapatkan oleh para penumpang yang menggunakan layanan Karpet Merah diantaranya adalah check-in counter khusus, prioritas untuk check-in Bagasi, akses untuk ke Lounge Plaza Premium di LCCT, jalur cepat di bagian imigrasi, dan prioritas untuk pemeriksaan keamanan, masuk ke dalam pesawat (berdasarkan lokasi parkir pesawat) serta prioritas bagasi di destinasi tujuan," ungkap CEO AirAsia X, Azran Osman Rani kepada Harian Vokal melalui juru bicaranya Sherliza Saharudin.

Dikatakan, Azran, para penumpang dapat memesan layanan ini secara online atau saat di Bandara. Counter Karpet Merah berada di counter S25 dan S26. Bila terjadi pembatalan atau keterlambatan penerbangan, para penumpang berhak mendapatkan pengembalian uang (refund) atau menggunakan layanan Karpet Merah di penerbangan mereka selanjutnya. "Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.airasia.com," tukasnya. "AirAsia X sangat senang dapat menyediakan layanan Karpet Merah untuk para penumpang. Se-

perti sebuah layanan VIP, para penumpang kini dapat menggunakan layanan Karpet Merah dan mendapatkan prioritas mulai dari check-in sampai masuk ke dalam pesawat," ujarnya. Menurut Azran, Karpet Merah merupakan layanan tambahan yang sangat berguna untuk melengkapi rencana penerbangan jarak jauh, tentunya dengan harga yang terjangkau. "Kami selalu berusaha memastikan keperluan penumpang dapat terpenuhi dengan terus meningkatkan layanan dan fasilitas. Melalui usaha tersebut, kami berharap dapat terus

PESAWAT ‹”•‹ƒ

memberikan kenyamanan ekstra dan pilihan yang lebih baik untuk para pelanggan kami. Dengan Layanan Karpet Merah, Kini Siapapun dapat berada di Karpet Merah," tambah Azran. Sedangkan para penumpang dari Indonesia, tuturnya lagi, juga akan dapat menikmati layanan terbaru dari AirAsia X ini. Bagi mereka yang berada di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Bali, akan lebih mudah dan nyaman terbang menuju kota-kota menarik di Cina, Jepang, Korea, dan Australia dengan menggunakan layanan flythru dan Karpet Merah. AirAsia X, ungkapnya lagi, merupakan maskapai yang melayani penerba-



NET

ngan jarak jauh dan berbiaya hemat pertama yang memperkenalkan kursi Flatbed dengan spesifikasi standar kelas bisnis, yaitu lebar 20’’, pitch 60’’ dan 77â€? dalam posisi berbaring penuh. Berbagai fitur juga tersedia di kursi tersebut, seperti power socket, headrest yang dapat disesuaikan serta berbagai personal utility seperti tray table, tempat untuk meletakkan cangkir, lampu membaca, dan layar pribadi. Para pelanggan juga dapat menikmati berbagai layanan tambahan berkualitas dari AirAsia X seperti Pick A Seat, Priority Check-in, Priority Boarding, Priority Baggage, 25kg Baggage Allowance, Complimentary Meal dan Bantal serta Duvet. Selain itu, kata Azran, belum lama ini AirAsia X juga memperkenalkan kabin “Quiet Zoneâ€? untuk penerbangan menuju Cina, Taiwan, Jepang, Korea, Australia, dan Nepal. Layanan ini dikhususkan untuk penumpang dengan usia diatas 12 tahun. Kabin “Quiet Zoneâ€? menghadirkan beberapa fitur seperti pencahayaan lembut, atmosfer yang lebih santai, yang pastinya akan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan untuk para penumpang. (ysm) ‡”™ƒŒƒŠƒÂ?ÇŁ   


7

SAMBUNGAN KAMIS

HARIAN VOKAL

28 Februari 2013/18 Rabiul Akhir 1434 H

RSUD............................................................................................Sambungan Hal 1 ˆ Leluasa dan Langgar Tatib DPRD HARIAN Vokal, saat ditemui di Bangsal Nuri II, RSUD AA dengan ditemanI istri, Rismiyanti (40) dan kakaknya Misnawati (52). Terkait perlakuan manajemen RSUD AA, kakak Abdul Karim, bernama Misnawati mengaku sangat kecewa atas sikap manajemen RSUD AA. Seharusnya sebagai rumah sakit milik pemerintah, RSUD AA membantu pasien dari keluarga miskin. “Kami dari pihak keluarga tidak menerima perlakuan kasar RSUD. Adik saya dipaksa naik ke kursi roda hingga ke parkiran dan dinaikkan ke ambulan,� tutur Misnawati, warga Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru itu. Penolakan oleh Misnawati dan Kamil bukan tak beralasan. Sebab, pada pengusiran yang terjadi, 12 Januari 2013 lalu, Kamil adiknya sempat pingsan pada tanggal 15 Januari 2013. Saat pengusiran itu, kondisi kesehatan Kamli memang belum sembuh. Dijelaskannya, kecelakaan yang menimpa Kamil terjadi saat kerja di saw mill milik Ujang di Kubang Raya, Kampar. Ketika itu dilakukan operasi di RS Ibnu Sina, Pekanbaru karena terdapat tiga urat leher yang terkena sabetan selendang saw mill putus. “Dan di sini (RSUD AA,red) ini penyembuhan, menggunakan Surat Keterangan Tanda Mis-

kin dari pemerintahan setempat,� ungkapnya. Pindahnya perawatan ke RSUD AA kata Misnawati didampingi Kamil, karena tidak punya biaya berobat sampai tuntas di RS Ibnu Sina. Sementara biaya berobat hanya sanggup untuk bertahan selama seminggu saja di RS Ibnu Sina. Mau tak mau pada tanggal 16 Desember 2012, diputuskanlah masuk perawatan di RSUD AA. “Saya ini masuk di RSUD AA pada tanggal 16 Desember 2012. Pada tanggal 12 Januari 2013 sudah disuruh pulang tanpa obat-obatan. Kemudian pada tanggal 15 Januari 2013, Kamil pening dan sempat tumbang di rumah, lalu dibawa lagi ke RSUD AA ini,� ungkapnya. RSUD Bantah Usir Terkait pengusiran yang dilakukan, Direktur RSUD AA, Yulwiriawati Moesa yang dihubungi melalu telepon selulernya, Rabu (27/2) masih belum memberikan jawaban. Meski terdengar nada sambung, Yulwiriawati tetap tak mengangkatnya. Hal yang sama juga ketika menghubungi Bagian Keuangan RSUD AA, Noverius juga tidak memberikan jawaban. Sedangkan Humas RSUD AA, Masriah yang dikonfirmasi mengatakan, pasien bernama Abdul Kamil sudah sembuh sesuai hasil diagnosa. Memang

sebelumnya, pasien berobat atas penyembuhan operasi di lehernya yang ketika itu terkena sabetan selendang saw mill. Namun, operasi terhadap pasien dilakukan RS Ibnu Sina. “Di sini hanya penyembuhan atau perawatan. Pasien masuk ke RSUD AA mempergunakan Surat Keterangan Tanda Miskin (SKTM) dari pemerintah setempat. Sekarang kondisi pasien sudah membaik, dan aman. Maka, pihak dokter menganjurkan pasien pulang dan melakukan perawatan jalan, disertai obatan-obatan,� katanya. Masriah mengakui pasien sementara ditempatkan di ruang rawat inap. Perlu diketahui katanya, sekarang pasien Abdul Kamil sudah bisa pulang. “Hanya saja diminta untuk berobat THT dan TB Paru-Paru sesuai hasil diagnosa para dokter. Bukan, seperti disampaikan Abdul Kamil disuruh pulang. Panggil Direktur RSUD Menanggapi kondisi yang terjadi, Anggota Komisi D, Darisman Ahmad merencanakan pemanggilan pada Direktur RSUD AA, Yulwiriawati Moesa. Pemanggilan untuk dimintai keterangan terhadap pasien miskin Abdul Kamil. “Kasuskasus seperti ini tidak boleh terjadi. Makanya, Maret nanti, kita sudah panggil pihak RSUD AA untuk memberikan berbagai

keterangan terkait pelayanan,� ujar Darisman kepada Harian Vokal, Rabu (27u/2). Menurutnya, meski kamar perawatan kelas III di RSUD AA sudah penuh, namun jika kondisi mendesak, pihak RSUD harus bijaksana menjadikan beberapa ruang di kelas II yang kosong untuk pasien kelas III. Dalam hal itu katanya Direktur RSUD harus mengambil kebijakan, bukan malah mengusirnya. Apalagi katanya, pasien asal Kampar itu masih dalam kedaan diinfus dan belum bisa makan nasi. Sedangkan alasan pihak RSUD, pasien sudah sembuh, tetapi masih ingin berada di RSUD. “Nah alasan seperti ini kan dibuat-buat. Siapa yang betah berlamalama di rumah sakit. Kita berpikir positif, gak ada kan?,� ujar Darisman. Oleh sebab itu, lanjut Darisman, RSUD Arifin Ahmad berkewajiban menangani pasien tanpa ada perbedaan status Jamkesda, Jamkesmas ataupun biaya pribadi. Hal itu juga sudah dibahas dengan Pemerintah Provinsi Riau, bahwa RSUD AA berkewajiban menangani pasien. Pelayanan tetap harus diberikan secara prima, meskipun pasien tersebut miskin. “Kita tidak membenarkan RSUD AA menyuruh pulang pasiennya dalam keadaan butuh perawatan,� te.(rul,ynl) gas Darisman.(rul,ynl)

Dahlan ........................................................................................Sambungan Hal 1 PROYEK PLTU di Kaltim dan Riau. Menurut Dahlan, permintaannya kepada KPK tersebut juga sudah disampaikan melalui surat No S-132/MBU/ 2013, 26 Februari 2013, perihal: Penyidikan Tenter PLTU Kaltim dan Riau. Dahlan menjelaskan proses tender kedua proyek tersebut terjadi tahun 2011 lalu, saat dirinya menjabat sebagai Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Dahlan mengaku, dirinya mendapat laporan dari pihak perusahaan yang kalah dalam tender tersebut. Perusahaan itu merasa harga yang diajukannya jauh lebih rendah dibandingkan dengan harga perusahaan pemenang tender PLTU di Kalimantan Timur dan Riau. Dahlan Iskan menegaskan, dirinya sempat meminta kepada jajaran direksi untuk menunda pengumuman pemenang tender. Namun setelah diadakan pengecekan ulang, kata direksi tidak ada yang salah. “Saya sekali lagi minta pemeriksaan ulang seluruh proses tender dengan menghadirkan pihak yang kalah untuk diminta menjelaskan hitunghitungannya disaksikan level direksi. Kesimpulan direksi yang disampaikan kepada saya tetap, yang sudah ditetapkan tim tender itu yang menang,� kata Dahlan. “Saya sudah minta agar tidak ada kongkalikong. Tapi kok ada orang yang mengadu kepada saya harganya lebih rendah kok kalah ya, kok

penawaran lebih rendah kok kalah. Padahal waktu itu saya minta tender tidak boleh mainmain sama sekali. Saya berkalikali minta diteliti ulang (proses tender) ,� tambah Dahlan. Dahlan mengatakan, nilai satu proyek PLTU Rp800 miliar. Sehingga nilai total kedua proyek PLTU tersebut Rp1,6 triliun. Ditanya dugaan pejabat yang bermain mata dalam proyek ini, Dahlan enggan menyebutkan. Namun demikian, kata Dahlan, untuk memastikan tidak adanya tindakan yang melanggar etika dan hukum, baik di tingkat direksi sampai staf, Dahlan minta pihak KPK dapat melakukan penyelidikan dan penyidikan. “Ini juga untuk memastikan bahwa tidak ada orang luar yang membawa-bawa nama saya yang tidak saya ketahui,� ucap Dahlan. Dahlan datang ke KPK mengenakan kemeja putih lengan panjang dan sepatu kets. Dahlan datang sekitar pukul 15.00 WIB. Menteri yang suka tampil nyentrik itu hanya mengecek surat permohonan, apakah sudah diterima KPK atau belum. Sepuluh menit kemudian, Dahlan pun meninggalkan gedung KPK, menggunakan mobil Mercedez bernomor polisi B 1193 RFS. KPK Segera Telaah KPK akan segera menelaah laporan menteri BUMN tersebut. “Setiap laporan yang masuk tentu harus ditelaah dulu dari siapapun. Mau dia menteri atau bukan. Dari telaah kita validasi dulu, ini valid

atau tidak,� kata juru bicara KPK, Johan Budi, di gedung KPK, Rabu. Baru 35 Persen Sementara itu, pembangunan fisik PLTU Tenayan Raya, Pekanbaru berkapasitas 2x110 Mega Watt (MW) baru 35 persen selesai dikerjakan oleh pihak kontraktor konsorsium PT Rekayasa Industri dan Hubei Hongyuan Power Engineering Co Ltd. “Waktu itu kontraknya Desember 2010 dan mulai berjalan April 2011, karena menunggu serah terima lahan. Sampai Januari 2013, posisi telah 35 persen selesai sesuai laporan,� kata Geberal Manager PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR) Doddy B Pangaribuan di Pekanbaru, belum lama ini. Ia menjelaskan, PLTU Tenayan Raya 2x110 MW rencana akan mulai beroperasi dan masuk ke dalam sistem interkoneksi bulan Agustus 2014 unit pertama sebesar 1x110 MW. Sedangkan unit ke dua ditargetkan selesai dan masuk sistem interkoneksi tiga bulan berikutnya atau di November 2014. “Nah itu saja kami telah menambah pasokan sebesar 220 MW, belum lagi dari yang lain. Ditargetkan sampai akhir tahun 2016 akan ada daya baru sebesar 2.000 MW yang berasal dari sejumlah pembangkit listrik yang ada di Riau,� katanya. Penambahan pembangkit di Teluk Lembu, Jalan Tanjung Datuk, Pekanbaru dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Duri, Kabupaten Bengkalis, diperkirakan mam-

pu menghasilkan daya sebesar 136 MW. Kemudian, yang akan masuk ke sistem interkoneksi, yakni pembangkit yang sedang dalam tahap pembangunan di Rawa Minyak, pembangkit di Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, pembangkit di Pranap, Kabupaten Indragiri Hulu dan di Kota Dumai. “Mudah-mudahan tidak ada masalah seperti pembebasan lahan dan lain sebagainya, itu merupakan tugas teman-teman di proyek induk. Kami di wilayah, jika ada kendala di negosiasi, kemudian distribusi, biasanya kami akan bantu,� katanya lagi. Sebelumnya keinginan Gubernur Riau HM Rusli Zainal untuk mendapatkan pasokan daya listrik dari PLTU Tenayan Raya sebesar 2x110 MW pada Pekan Olahraga Nasional 2012 tidak kesampaian karena PLTU yang berada di pinggir Sungai Siak masih dalam pengerjaan. Pengerjaan PLTU tersebut sempat tertunda hampir empat bulan, setelah kontrak kerja sama pembangunan fisik pembangkit unit satu ditandatangani semasa Dahlan Iskan menjabat sebagai Dirut PLN bersama pemenang tender konsorsium Indonesia-China 21 Desember 2010 di Jakarta. Sesuai kontrak kerja, pembangunan tahap pertama untuk unit PLTU 2x110 MW memakan waktu selama 30 bulan dan menghabiskan biaya sekitar Rp1,31 triliun yang bersumber dari PLN dan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (san,ymg,hab) (Asbanda).(san,ymg,hab)

Kabiro..........................................................................................Sambungan Hal 1 NON aktif dari tugas kedinasan,� kata Plt Karo Humas Pemprov Riau, Guntur, mempertegas jawaban Hardy Djamaluddin di sela-sela pemeriksaan oleh KPK di Gedung Sekolah Polisi Negara (SPN), di Jalan Pattimura, Pekanbaru, Rabu (27/2). Guntur menjelaskan,Nonik berasal dari Biro Umum. Saat pemindahan dokumen tersebut, dia menggunakan kardus bertuliskan arsip Biro Keuangan. Termasuk juga pengeluaran dokumen itu menggunakan pintu masuk berada di depan loket pelayanan Biro Keuangan. “Biro Keuangan menjamin tidak ada berkas yang keluar dari Biro Keuangan saat KPK menggeledah,� kata Guntur. Kepala Biro Keuangan Hardy Djamaludin ketika dimintai keterangannya oleh KPK di SPN Polda Riau menyebutkan pemeriksaan masih terkait soal dokumen tersebut. “Tadi penyidik KPK menanyakan soal dokumen tersebut. Tapi sudah saya jelaskan, bahwa itu bukanlah arsip Biro Keuangan, melainkan arsip pribadi dari staf Biro Umum bernama Nonik,� kata Hardy kepada wartawan saat keluar dari ruangan pemeriksaan untuk istirahat siang. Periksa 12 Saksi Selain memeriksa Kabiro Keuangan, Hardy Djamaluddin, saat bersamaan KPK memeriksa 11 saksi lainnya, hingPenanggung Jawab/Redaktur: RIDWAN ALKALAM

ga tercatat, Rabu (27/2) terdapat 12 saksi yang diperiksa sekaligus. Secara rinci, terdapat 5 saksi yang diperiksa terkait status tersangka Rusli Zainal (Gubri) pada kasus proyek venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII. Kelima saksi tersebut yakni, Ramli Walid (Kepala Bappeda), Zulkifli Rahman (Kabid Sarana dan Prasarana Dispora), Wan Mulkan (Staf Biro Hukum Pemprov), Hardy Djamaluddin (Kepala Biro Keuangan) dan Muhammad Faisal Aswan (mantan anggota DPRD Riau). Sedangkan 7 saksi lainnya, terkait pemberian izin kehutanan yakni, Paulana Margareth (PT Mandukoro), Khairul Rizal (Sekretaris Dishutbun Siak), Yusrizal (mantan Sekretaris Dishutbun Siak), Adam Sofyan (Staf Dishutbun Siak), Silalahi, Lindung Harahap (mantan KasiProduksi Dishutbun Siak) dan Arwin AS (mantan Bupati Siak) yang diperiksa di Siak. Ramli Walid di sela-sela pemeriksaan, kepada Harian Vokal mengatakan dirinya diperiksa terkait pembahasan revisi Perda Nomor 6 Tahun 2010 dan pertanyaan seputar kapasitasnya dalam membahas revisi Perda tentang PON. Penyidik KPK yang enggan disebutkan namanya, menyebutkan, KPK memeriksa sebanyak 12 saksi terkait kasus korupsi penyelenggaraan PON

ke XVIII 2012 dan korupsi kehutanan guna menguatkan status tersangka Gubernur Riau, HM Rusli Zainal untuk dua kasus itu. “Benar, seluruhnya ada 12 orang saksi yang diperiksa hari ini untuk menguatkan status RZ (Rusli Zainal). Lima untuk kasus korupsi PON dan selebihnya atau sekitar tujuh orang untuk kasus korupsi kehutanan,� kata penyidik KPK yang enggan disebut namanya di Pekanbaru, Rabu (27/2) siang. Pengamatan di lokasi pemeriksaan di SPN Pekanbaru, hingga pukul 14.30 WIB, pemeriksaan oleh KPK masih berlangsung. Pledoi Lukman Abbas Arif Permono SH yang menjadi Penasehat Hukum terdakwa Lukman Abbas, dalam kasus suap PON XVIII di Riau, dalam pledoi yang dibacakan di Pengadilan Tipikor, Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Rabu (27/2) meminta Hakim Pengadilan Tipikor yang diketuai Isnurul Arif, SH MHum, memberikan seadil-adilnya dalam memutuskan perkara kliennya, terdakwa Lukman Abbas. “Kami meminta kepada hakim bahwa terdakwa dibebaskan dan tidak melanggar pasal 5 ayat 1 (dakwaan pertama) dan pasal 12 huruf a (dakwaan kedua) Undang Undang (UU) No.31/1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU No.20/2001

tentang Pemberantasan Korupsi junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP jo pasal 64 ayat 1 KUHP,� jelasnya ke hakim. Atas dasar itu, PH terdakwa, Arif Permono, SH, berharap hakim menjatuhkan vonis seadil-adilnya, sesuai pledoi yang dibacakan dan sesuai dengan fakta persidangan selama ini. Selain itu, landasan-landasan dan analisis, serta pendapat hukum yang diutarakan, bahwa ia yakin kliennya tidak terbukti menerima suap Rp700 juta dari PT Adhi Karya, sebagai imbalan pengurusan penambahan angggaran PON ke pusat RP290 miliar. “Ya mulia dari keterangan saksi-saksi di Pengadilan, bahwa tak ada saksi yang melihat saksi menerima uang tersebut. Bahkan, Dicky (pegawai PT Adhi Karya) yang memberikan uang tidak pernah mengkonfirmasi uang telah diterima terdakwa,� ujarnya. Mengenai pemberian uang Rp500 juta kepada HM Rusli Zainal (Gubernur Riau), Arif Permono, menyebutkan kiennya tidak melakukannya. Pasalnya tidak ada pengakuan dari Said Faisal, ajudan Gubernur Riau, telah menerima uang dari Lukman di rumah dinas Gubri. Sementara dalam sidang, Lukman tidak menyampaikan pembelaan secara pribadi. Saat pembacaan, Lukman terlihat serius. ((zz kf,ymg,rid)

Sekwan Pekanbaru Terancam Dilengserkan

   áˆş áˆť   áˆşáˆť áˆť ÇŚ ƒŽƒÂ?‰ƒÂ?  ‡Â?ƒÂ?ÇŚ „ƒ”—•‡‰‡”ƒÂ?‡Â?‰‰‡Žƒ””ƒ’ƒ–’‹Â?’‹Â?ƒÂ?áˆşƒ’‹Â?áˆť –‡”Šƒ†ƒ’‡˜ƒŽ—ƒ•‹Â?‹Â?‡”Œƒ‡Â?”‡–ƒ”‹•‡™ƒÂ?áˆş‡Â?ÇŚ ™ƒÂ?áˆť‡Â?ƒÂ?Â„ÂƒÂ”Â—ÇĄ›ƒŠ”‹œƒŽ›ƒÂ?‰†‹Â?‹Žƒ‹Â?‡Ž‡„‹Š‹ „ƒ–ƒ•Â?‡™‡Â?ƒÂ?‰ƒÂ?Ǥ‡Žƒ‹Â?‹–—‹–—ǥ‡Â?™ƒÂ?›ƒÂ?‰ Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ?’‡Â?„ƒÂ?–—‡Â?ƒÂ?„ƒ”—‹–—†‹Â?‹Žƒ‹ Â?‡ŽƒÂ?‰‰ƒ”–ƒ–ƒ–‡”–‹„áˆşÂƒÂ–Â‹Â„áˆť‡Â?ƒÂ?„ƒ”—›ƒÂ?‰ Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ?Â?‡™‡Â?ƒÂ?‰ƒÂ?†‡™ƒÂ?Ǥ Rencana menolak kehadiran Sekwan Pekanbaru, Syahrizal oleh anggota DPRD Pekanbaru juga setelah sebelumnya dinilai terlalu mudah berkomentar terkait isu mosi tidak percaya terhadap kinerja dirinya. Bahkan isu tersebut diperkuatnya dengan informasi telah digalangnya tanda tangan mosi tak percaya terhadap dirinya. “Kita heran, hanya berdasarkan informasi dari staf saja, Sekwan telah membuat komentar di media bahwa DPRD sedang mengumpulkan tanda tangan mosi tak percaya terhadap dirinya. Apakah dia sudah melihat kebenaran tersebut? Kalau belum mestinya dia tidak membuat komentar yang akan menjadi bola panas bagi dirinya,â€? tutur Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Syahril kepada Harian Vokal, Rabu (27/2). Kegeraman dewan, kata Syahril, juga pernyataan mosi tak percaya yang seolah-olah meletakkan posisi Sekwan di atas DPRD Pekanbaru. Padahal sebenarnya Sekwan merupakan pembantu DPRD Pekanbaru. Oleh sebab itu pula Sekwan diminta tidak ikut bermain politik di Gedung DPRD Pekanbaru, dan sebaliknya Sekwan cukup mengerjakan tugasnya sesuai aturan yang ada. Sedangkan untuk memecat Sekwan, lanjut Syahril, DPRD Pekanbaru tak perlu menggalang tanda tangan sebagai bentuk mosi tak percaya. Dewan

cukup menggelar rapat pimpinan saja untuk mengeluarkan Sekwa dari gedung DPRD Pekanbaru. "Kalau DPRD tidak suka dengan Sekwan sekarang ini, maka tidak perlu DPRD melakukan pengumpulan tanda tangan untuk mosi tak percaya," jelas Syahril. Dalam aturan, lanjut Syahril, disebutkan jabatan Sekwan merupakan permintaan dari Pimpinan DPRD. Artinya jika DPRD tidak setuju lagi dengan Sekwan, maka pimpinan memiliki hak untuk mengembalikan Sekwan kepada Walikota Pekanbaru. Sebab, Sekwan yang duduk di DPRD Pekanbaru saat ini merupakan persetujuan Pimpinan DPRD dan bukan persetujuan dari Walikota Pekanbaru. “Sekwan ini memang meleset, suruh dia baca UU No 27 itu, baru lah dia berkomentar di media masa. Karena, tidak mungkin atasan akan melakukan mosi tak percaya kepada bawahannya,� pungkas Syahril. Syahril juga membeberkan beberapa kinerja Sekwan yang dinilai di luar kewenangannya dan tak sesuai Tatib DPRD Pekanbaru seperti kewajiban mengisi absensi dengan tambahan harus diketahui oleh Sekwan. Sementara yang berhak melakukan absensi anggota DPRD Pekanbaru adalah Badan Kehormatan (BK). "Ini jelas meleset kerja Sekwan,� tutur Syahril geram. Kemudian, Sekwan juga sudah membuat kerjaan gila lagi,

seperti memerintahkan alat kelengkapan melakukan kegiatan sebelum Banmus, ini gila namanya, karena yang bisa memerintahkan alat kelengkapan adalah pimpinan DPRD, tegas Sahril. Sedangkan anggota DPRD Pekanbaru, Sabarudi mengakui wajar teman–teman merasa tidak puas dengan kinerja Sekwan, karena secara pribadi dia melihat Sekwan belum melihatkan mekanisme struktur kerjanya di DPRD ini, contohnya ada anggota dewan belum pernah melihat wajah Sekwan sampai saat ini. Mosi Tak Percaya Diberitakan sebelumnya, Sekwan Pekanbaru, Syahrizal yang baru 2 bulan menjabat sudah diterpa mosi tak percaya dari anggota DPRD Pekanbaru, yang disebutkan didukung aksi pengumpulan tanda tangan sejak beberapa hari terakhir. Bahkan sebuah sumber yang tak ingin namanya, menyebutkan kalau sudah ada sebagian anggota DPRD Pekanbaru yang setuju. “Saya memang sudah tanda tangani surat tersebut. Informasinya sudah ada sebagian anggota DPRD yang setuju. Jika jumlah tanda tangan ini melebihi separoh anggota DPRD, maka akan disampaikan kepada Walikota untuk dilakukan pergantian,� tuturnya kepada Harian Vokal, Selasa (26/2). Sedangkan Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru M Fadri mengaku dirinya belum mendapatkan surat permohonan pencopotan Sekwan, apalagi menandatangi surat yang dimaksud. Sekwan Pekanbaru, Syahrizal, ketika dikonfirmasi mengaku sudah mendapatkan informasi tersebut langsung dari salah seorang stafnya di DPRD Pekanbaru. (fik)

Apresiasi..................................................Sambungan Hal 1 “JILBAB itu selalu up to date lho kalau tahu ilmunya. Kan diperintahkan dalam Al Quran, yang sudah diturunkan dari dulu dan berlaku sampai nanti, tidak lekang oleh waktu,� kata perem-

puan berhijab ini dalam sebuah acara bincang-bincang di Jakarta, Senin (25/2), tentang jilbab. Astri mengapresiasi munculnya komunitas hijaber di Indonesia. Namun, dia mengingatkan

untuk mengimbangi semangat berjilbab dengan menguatkan ilmu agama. “Semangat tinggi harus diikuti ilmu. Jangan sampai amal saleh jadi amal salah,� (ymg,hab) ucapnya.(ymg,hab)

Tersangka................................................Sambungan Hal 1 NAMUN terkait permintaan Kejati Riau untuk melakukan audit terhadap indikasi kerugian negara, Polda Riau kata Kepala Sub Dit II, Ditreskrimsus Polda Riau, AKBP Hadi Wicaksono masih belum melakukannya. Hal itu karena belum ditentukan kasus tersebut masuk ranah perbankan atau korupsi. “Ya kalau memang itu masuk ke ranah audit, ya sudah pasti kita minta lakukan audit dari BPKP untuk menentukan kerugian negaranya,� jelasnya. Ditambahkannya, hasil rapat bersama pihak Bank Indonesia (BI), kasus BNI Pekanbaru dinyatakan masuk ranah kasus perbankan. Hasil rapat koordinasi yang dilakukan bersama instansi terkait dan kejaksaan, Hadi menyimpulkan perlunya menggelar perkara kasus ini. “Ya makanya kita telah melakukan rapat koordinasi, dari instansi-instansi, kejaksaan,� jelas Hadi. Mengenai kreditur maupun debiturnya apakah dikenakan kasus pencucian uang atau money laundry, Hadi mengatakan sedang menyidiknya. Sedangkan terhadap 3 tersangka yang sudah ditetapkan Polda

Riau, disebutkan akan diperiksa kembali. Namun waktunya belum bisa dipastikan. Kemungkinan bakal adanya tersangka baru, Hadi tak menampiknya. “Bisa saja. Mungkin ada tersangka barunya,� jelasnya. Kejati Minta Bukti Baru Sementara itu, terkait kasus BNI Cabang Sudirman, Pekanbaru, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau meminta alat bukti baru dan penerapan pasalnya. Kalau sudah dilengkapi, barulah pihak Kejati Riau akan melakukan tahapan selanjutnya. “Jadi jelas, untuk berkas perkara tersebut, masih kurang lengkap. Jadi kita kembalikan berkasnya ke penyidik. Bilamana dimungkinkan untuk adanya membahas yang dilanggar dalam kasus Perbankan,� ujar Kepala Kejati Riau, Eddy Rakamto, SH MH, kepada Harian Vokal, Rabu, (27/2). Lanjut Eddy, masih ada petunjuk-petunjuk yang harus dilengkapi penyidik. Petunjuk tersebut terkait alat bukti dan penerapan pasal. Namun mengenai rinciannya, Eddy belum bisa menjelaskan, karena harus melihat dokumen terlebih dahulu. “Ya, nanti Saya lihat dokumen dulu atau berkasnya lagi, saat ini

di Aspidsus,� tukas Eddy. Diberitakan sebelumnya, Polda Riau melalui Sub Dit II Reskrimsus sebelumnya mengungkapkan, kasus kredit macet di Bank BNI Pekanbaru ada dua kasus dengan total kerugian negara mencapai Rp44,9 miliar. Kedua kredit bermasalah itu di BNI Cabang Sudirman sebesar Rp40 miliar dan BNI Cabang Nangka Rp4,9 miliar. Dalam kasus kredit macet dengan agunan fiktif tahun 2009 di BNI Cabang Sudirman, persetujuan kredit Rp40 miliar dengan agunan fiktif itu diduga melibatkan mantan pimpinan BNI yang saat ini sudah pindah ke cabang lain. Dugaan korupsi ini bermula saat BNI memberikan kredit kepada Rosinta Simarmata tahun 2009. Kredit yang diberikan menyalahi aturan. Pasalnya, jaminan yang dijadikan Rosinta sebagai agunan milik orang lain. Jaminan berupa lahan sawit milik pihak lain dibuktikan dengan vonis PN Bangkinang tahun 2009 kepada Rosinta Simarmata yang dijatuhi pidana 8 bulan penjara. Sampai sekarang kredit yang dikucurkan (zkf,rid) belum pernah dicicil.(zkf,rid)

Strategi.....................................................Sambungan Hal 1 KEMENANGAN ini menjadi refleksi tersendiri dari strategi serta taktik sempurna yang diterapkan tim tamu. Ramuan Jose Mourinho terbukti sukses menahan semua corong berbahaya tuan rumah. Walhasil, Real Madrid tampil luar biasa dan sukses membuat frustrasi pemain Barcelona. El Real memanfaatkan situasi tersebut dan mendapatkan hadiah tendangan penalti pada menit ke13 setelah Gerard Pique melanggar Cristiano Ronaldo. Cristiano Ronaldo yang menjadi eksekutor tidak menyia-nyiakan hadiah tendangan penalti tersebut. Sepakan keras mendatarnya ke sisi kiri membuat Pinto tidak sanggup menebak arah bola. Gol ini menempatkan Ronaldo sebagai satu-satunya pemain sepanjang sejarah yang selalu mencetak gol pada enam laga tandang El Clasico secara beruntun. Tertinggal, Barca meng-

gempur pertahanan Madrid. Namun, Lionel Messi dkk mengalami kesulitan dengan lini pertahanan Madrid yang bermain rapat untuk membendung serangan sporadis mereka. Bak senjata makan tuan, Barcelona yang terlalu sibuk membongkar pertahanan Real Madrid kembali kebobolan pada menit ke57. Dalam sebuah serangan balik, Angel Di Maria yang sukses membuat Carles Puyol terjatuh berhasil melepaskan tembakan. Pinto berhasil memblok tembakan tersebut, tetapi bola jatuh ke kaki Ronaldo. Ronaldo yang berdiri bebas secara mudah menyarangkan bola ke tengah gawang, sekaligus mengubah skor 2-0 untuk El Real. Los Blancos kembali menambah pundi gol pada menit ke-68 melalui tandukan Raphael Varane menyambut tendangan penjuru Mesut Ozil. Varane lolos dari pengawasan pemain-pemain Barcelona dan

langsung melepaskan tandukan yang membuat Pinto hanya terdiam melihat laju bola. “Kami senang dan ketika kami bermain seperti itu, sebagai sebuah tim, kami tahu kami bisa menang,� ucap Varane dikutip dari situs resmi Real Madrid. Skor 1-3 merupakan kekalahan terbesar Barcelona di Camp Nou sejak kalah 0-2 dari Hercules pada 11 September 2010. Sedangkan, Real Madrid terakhir kali mencetak 3 gol di Camp Nou pada 10 Maret 2007 ketika bermain imbang 3-3 dengan Barcelona. Sementara itu, Dani Alves menilai timnya tidak bermain baik, melakukan banyak kesalahan. Alves, yang menilai Barca tidak tampil sesuai gaya permainan merekam, engatakan tidak ada ruang bagi kesalahan jika Barcelona tidak bermain bagus. Secara khusus, Alves menilai lini depan Real Madrid sangat cepat dan barisan pertahanan mereka sangat rapat. (ymg,sad) Perwajahan: ABDAWIZA


CMYK

8

KAMIS

HARIAN VOKAL

28 Februari 2013/18 Rabiul Akhir 1434 H

„ BUPATI Rokan Hulu H Achmad dan Wakil Bupati H Hafith Syukri serta Forkopinda foto bersama usai Pembukaan MTQ XIII di Kecamatan Tangun, Selasa (26/2).

S

ELASA (26/2) lalu, ribuan masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengikuti pawai ta'aruf dalam rangka pembukaan MTQ ke-13 Kabupaten Rohul di Kecamatan Bangun Purba. Bupati Rokan Hulu HAchmad saat membuka MTQ tersebut mengimbau pihak kecamatan untuk mengirimkan qari/qariah yang merupakan putra-putri setempat dan tidak ada alasan untuk mendatangkan dari luar. "Kita sudah menyampaikan kepada seluruh Camat dan KUA agar tidak mendatangkan peserta dari luar Rohul, karena kita bertekad yang mewakili Kabupaten Rohul di tingkat

provinsi adalahbenar-benar asli Rohul," katanya. Panitia pelaksana diingatkan agar meneliti setiap qori yang dikirimkan kecamatan. Kalau kedapatan membawa qori dari luar, maka nama itu harus dicoret. "Biar mendapat juara harapan, akan tetapi adalah putra asli Rohul, daripada Juara I tapi orang luar," kata Bupati. Bupati juga mengimbau Dewan Juri agar pemberian nilai bagi para kontestasn tidak berdasarkan kekeluargaan, prinsip asal bapak senang, akan tetapi harus sesuai dengan kemampuan peserta, agar yang mendapat juara itu betul-betul murni dan tidak ada pemaksaan kehendak.

"Kita ingin yang mendapat juara betul-betul sesuai dengan kemampuannya dan tidak karena memandang anak siapa dan darimananya," tegas Bupati. Ppantauan sejak Selasa sore, pawai ta'aruf diikuti 16 perwakilan kecamatan, menampilkan berbagai hiasan, mulai dari duplikat masjid, sampai sepeda hias dan lain sebagainya. Acara tersebut juga dihadiri Kakanwil kemenag Riau, unsur Forum Komunikasi Pemerintah daerah, anggota DPRD Rohul, kepala badan, dinas dan kantor, kepala bagian para camat, kepala desa dan lurah. naskah dan foto: PABER SIAHAAN

„BUPATI dan Wakil Bupati serta Forkopinda Rohul menekan tombol sirine pertanda MTQ XIII dimulai.

„KAKANKEMENAG Riau Tarmizi Tohor, menyampaikan pidato sambutan MTQ XIII.

„BUPATI Rohul H Achmad menyampaikan arahan saat Pembukaan MTQ di di Kecamatan Bangun Purba. „BUPATI Rohul menyerahkan Piala Tetap MTQ XIII kepada tuan rumah Camat Bangun Purba.

„WAKIL Bupati Rohan Hulu H Hafith Syukri melantiki para hakim MTQ yang baru saja dilantik.

„KELOMPOK paduan suara tampil di panggung MTQ XIII Rohul.

Penanggung Jawab: ZUKRI

„WAKIL Bupati Rohul melambaikan tangan kepada peserta Pawai Ta'aruf.

„TARI Ikan Salai Semalam turut ditampilkan murid SD se-Kecamatan „BEMDERA MTQ 13 Rohul siap dikibarkan pasukan paskibra. Bangun Purba saat Pembukaan MTQ XIII.

Perwajahan : ZULQIFLI


10 KAMIS

HARIAN VOKAL

28 Februari 2013/18 Rabiul Ahir 1434 H

LINTAS Wako Ragukan IMB Pelindo DUMAI(VOKAL)-ƒŽ‹Â?‘–ƒ—Â?ƒ‹Č‹ƒÂ?Â‘ČŒÇĄ Šƒ‹”—Ž Â?™ƒ” Â?‡”ƒ‰—Â?ƒÂ? •‡Ž—”—Š ‹œ‹Â? Â?‡Â?†‹”‹Â?ƒÂ? Â„ÂƒÇŚ Â?‰—Â?ƒÂ? Č‹ ČŒ  ‡Žƒ„—ŠƒÂ? Â?†‘Â?‡•‹ƒ Č‹‡Ž‹Â?Â†Â‘ČŒ

‡”•‡”‘ ƒ„ƒÂ?‰ —Â?ƒ‹Ǥ ƒŽ –‡”‡„—– ’‡”Â?ƒŠ †‹’‡”–ƒÂ?›ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?‘Â?‡’ƒ†ƒ’‹Â?’‹Â?ƒÂ?‡Ž‹Â?†‘Ǥ Dzƒ›ƒ ’‡”Â?ƒŠ Â?‡Â?’‡”–ƒÂ?›ƒÂ?ƒÂ? Â?ƒ•ƒŽƒŠ ’‡Â?ÇŚ „ƒÂ?‰—Â?ƒÂ?†‹Â?ƒ™ƒ•ƒÂ?‡Ž‹Â?†‘Â?‡’ƒ†ƒ’‹Â?’‹Â?ƒÂ?Â?Â›ÂƒÇĄ ƒ’ƒÂ?ƒŠ •‡Â?—ƒÂ?›ƒ ’‡Â?„ƒÂ?‰—Â?ƒÂ? ›ƒÂ?‰ †‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? •—†ƒŠÂ?‡Â?‹Ž‹Â?‹ ƒ–ƒ—„‡Ž—Â?ÇŤƒÂ?—Â?’‹Â?’‹Â?ƒÂ? ‡Ž‹Â?†‘ Â?‡Â?Œƒ™ƒ„ •‡†ƒÂ?‰ †‹—”—•Ǥ ‹–ƒ •ƒÂ?‰ƒ– Â?‡”ƒ‰—Â?ƒÂ?Ž‡‰ƒŽ‹–ƒ••‡Ž—”—Š’‡Â?„ƒÂ?‰—Â?ƒÂ?‰—†ƒÂ?‰ †ƒÂ? „ƒÂ?‰—Â?ƒÂ? Žƒ‹Â?Â?›ƒ ›ƒÂ?‰ †‹†‹”‹Â?ƒÂ? ‘Ž‡Š  ‡Ž‹Â?†‘  ƒ„ƒÂ?‰ —Â?ÂƒÂ‹ÇĄÇł —Â?‰Â?ƒ’ ƒŽ‹Â?‘–ƒ •ƒƒ– „‹Â?…ƒÂ?‰nj„‹Â?…ƒÂ?‰„‡”•ƒÂ?ƒ•‡Œ—Â?ŽƒŠƒ™ƒÂ?Â?‡†‹ƒ†‹ ƒÂ?–‘”‹•Â?ƒÂ?‡”–”ƒÂ?•—Â?ÂƒÂ‹ÇĄ‡Žƒ•ƒČ‹Í´Í¸Č€Í´ČŒÂ?‡Â?ƒ”‹Â?Ǥ —Œ—ƒÂ?ƒŽ‹Â?‘–ƒÂ?‡Â?’‡”–ƒÂ?›ƒÂ?ƒÂ? –‡”•‡„—–ǥ ƒ‰ƒ” „‹•ƒ Â?‡Â?‰‡–ƒŠ—‹ •‡Œƒ—Š Â?ƒÂ?ƒ Â?‡’‡†—Ž‹ƒÂ? ‡Ž‹Â?†‘†ƒŽƒÂ?Â?‡’‡Â?‰—”—•ƒÂ? ›ƒÂ?‰†ƒÂ?’ƒÂ?Â?›ƒ ƒÂ?ƒÂ?Â?‡Â?ƒÂ?„ƒŠ’‡Â?ƒ•—Â?ƒÂ?Â†ÂƒÂ‡Â”ÂƒÂŠÇĄÂ?Š—•—•Â?›ƒ†ƒ”‹ Â?ƒ™ƒ•ƒÂ?‡Ž‹Â?†‘ ƒ„ƒÂ?‰—Â?ƒ‹Ǥ Dz‹–ƒ Â?‡Â?’‡”–ƒÂ?›ƒÂ?ƒÂ?  ‹Â?‹ ƒ‰ƒ” †ƒ’ƒ– Â?‡Â?‰‡–ƒŠ—‹•‡Œƒ—ŠÂ?ƒÂ?ƒÂ?‡’‡†—Ž‹ƒÂ?‡Ž‹Â?†‘†ƒŽƒÂ? ’‡Â?‰—”—•ƒÂ? ÇĄ Â?ƒ”‡Â?ƒ ‹Â?‹ †ƒ’ƒ– Â?‡Â?„ƒÂ?–— Â?‡Â?ƒŒ—Â?ƒÂ?’”‘‰”ƒÂ?’‡Â?„ƒÂ?‰—Â?ƒÂ?—Â?ƒ‹Ǥƒ”‡Â?ƒ ‹–—•ƒ›ƒ’‡”–ƒÂ?›ƒÂ?ƒÂ?ÇĄÇłÂ?ƒ–ƒƒÂ?‘Ǥ —Â?ĥ  ‡Ž‹Â?†‘ —Â?ÂƒÂ‹ÇĄ ƒ”Ž‡Â? —”„ƒ •ƒƒ– †‹Â?‘Â?ˆ‹”Â?ƒ•‹ ™ƒ”–ƒ™ƒÂ?ÇĄ ƒ„— Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒ Â?‡Â?‰ƒ–ƒÂ?ƒÂ?ÇĄ •‘ƒŽ ’‡Â?„ƒÂ?‰—Â?ƒÂ? Â?ƒÂ?–‘” „ƒ”— †‹ ƒŽƒÂ? —Žƒ–ƒÂ? ›ƒ”‹ˆ ƒ•‹Â? ›ƒÂ?‰ „ƒ”— •‡Ž‡•ƒ‹ ‹–— •—†ƒŠ †‹—”—•Ǥ ‡Â?‰‡Â?ƒ‹ „ƒÂ?‰—Â?ƒÂ? ŽƒÂ?ÂƒÇĄ ƒ”Ž‡Â? Â?‡Â?‰ƒÂ?— –‹†ƒÂ? „‹•ƒ„‡”„‹…ƒ”ƒ’ƒÂ?ŒƒÂ?‰†ƒÂ?Â?‡Â?—”—–Â?›ƒ ‹–—ƒ†ƒǤ Dz‡–ƒŠ—Â•ÂƒÂ›ÂƒÇĄ  –‹†ƒÂ? ƒ†ƒ Â?ƒ•ƒŽƒŠǤ ƒÂ?‰ •ƒ›ƒ –ƒŠ—  Â?ƒÂ?–‘” „ƒ”— •—†ƒŠ †‹—”—•Ǥ ƒŽƒ— ›ƒÂ?‰ Žƒ‹Â?Â?›ƒ ƒÂ?ƒÂ? Â?‹–ƒ Â?”‘•…‡Â? †—Ž— Â?ƒŽƒ— Â?‡Â?ƒÂ?‰ ‹Â?‹ Â?‡Â?Œƒ†‹Â?ÂƒÂ•ÂƒÂŽÂƒÂŠÇĄÇłÂ?ƒ–ƒ ƒ”Ž‡Â?ǤČ‹Â›Â•ÂŽČŒ

PNS Juga Keluhkan Layanan RSUD DUMAI(VOKAL)-‡‘”ƒÂ?‰ ’‡‰ƒ™ƒ‹ Â?‡‰‡”‹ •‹’‹Ž Č‹ČŒ‰‘Ž‘Â?‰ƒÂ? ›ƒÂ?‰Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ?’‡•‡”–ƒ•—”ƒÂ?•‹ ‡•‡Šƒ–ƒÂ? Č‹•Â?Â‡Â•ČŒ Â?‡Â?‰‡Ž—ŠÂ?ƒÂ? „—”—Â?Â?›ƒ  Â’Â‡ÂŽÂƒÇŚ ›ƒÂ?ƒÂ?—Â?ƒŠƒÂ?‹–Â?—Â?ƒ‡”ƒŠ—Â?ƒ‹Ǥƒ†ƒŠƒŽ ƒŽ‹Â?‘–ƒ —Â?ÂƒÂ‹ÇĄ  Šƒ‹”—Ž Â?™ƒ” •—†ƒŠ Â?‡Â?‹Â?–ƒ •‡Ž—”—Š’‡‰ƒ™ƒ‹Â?‡Â?‡”ƒ’Â?ƒÂ?’‡”‹ŽƒÂ?—Â‡Â’ÂƒÂ–ÇĄ ‡Â?›—Â?†ƒÂ?ƒÂ?ƒŠČ‹ČŒÇ¤ ‡Â?—”—–  ‹–—ǥ •ƒƒ– †‹”‹Â?›ƒ †‹”ƒ™ƒ– †‹  ’ƒ†ƒ „—ŽƒÂ? ƒÂ?—ƒ”‹ ʹͲͳ; ŽƒŽ— ƒÂ?‹„ƒ– Â?‡Â?‰ƒŽƒÂ?‹ Â?‡…‡ŽƒÂ?ƒƒÂ?ŽƒŽ—Ž‹Â?–ƒ•†‹•‹Â?’ƒÂ?‰Â?’ƒ–‘Ž”‡•—Â?ÂƒÂ‹ÇĄ ’‡Žƒ›ƒÂ?ƒÂ? ›ƒÂ?‰ †‹„‡”‹Â?ƒÂ? ’‹ŠƒÂ?  –‹†ƒÂ? Â?ƒÂ?•‹Â?ƒŽ†ƒÂ?•ƒÂ?‰ƒ–Â?‡Â?‰‡…‡™ƒÂ?ƒÂ?Ǥ Dzƒ›ƒ†‹–‡Â?’ƒ–Â?ƒÂ?†‹”—ƒÂ?‰ƒÂ?Â?‡Žƒ•

›ƒÂ?‰„‡”‹•‹ „ƒÂ?›ƒÂ?’ƒ•‹‡Â?•ƒÂ?‹–ǤƒÂ?–ƒŽ–‹†ƒÂ?ÂƒÂ†ÂƒÇĄ•’”‡‹–‡Â?’ƒ– –‹†—”Œ—‰ƒ†‡Â?‹Â?‹ƒÂ?Ǥ‡Žƒ‹Â?‹–—ǥÇŚÂ?›ƒ„ƒ—•‡Â?ÂƒÂŽÂ‹ÇĄÇł Â?ƒ–ƒ’‡‰ƒ™ƒ‹‹•Â?ƒÂ?‡”–”ƒÂ?•—Â?ƒ‹–‡”•‡„—–Â?‡’ƒ†ƒ Harian VokalÇĄƒ„—Č‹Í´Í¸Č€Í´ČŒÂ?‡Â?ƒ”‹Â?Ǥ ‹–ƒÂ?„ƒŠÂ?ƒÂ?Â?Â›ÂƒÇĄ ’ƒ†ƒŠƒŽ Â?‡Â?‰‡Â?ƒ‹ ’‡Â?ÇŚ „ƒ›ƒ”ƒÂ? ’‡Â?‰‘„ƒ–ƒÂ?ÇĄ ’‹ŠƒÂ? •Â?‡• ŠƒÂ?›ƒ Â?ƒ— Â?‡Â?„ƒ›ƒ”†‹„ƒ™ƒŠͺͲ’‡”•‡Â?†ƒ”‹„‹ƒ›ƒ’‡”ƒ™ƒ–ƒÂ? †‹ Ǥ Dz‘Ž‘Â?‰ Â?ƒÂ?‹ ’ƒÂ?ÇĄ ’”‡Â?‹ •Â?‡• †‹’‘–‘Â?‰ –‹ƒ’ „—ŽƒÂ?ÇĄ –ƒ’‹ ‰‹Ž‹”ƒÂ? Â?ƒÂ?‹ •ƒÂ?‹– ’‡Žƒ›ƒÂ?ƒÂ? –‹†ƒÂ? •‡Â?’—”Â?ƒ †ƒÂ? •ƒÂ?‰ƒ– Â?‡Â?‰‡…‡™ƒÂ?ƒÂ?ÇĄÇł —Â?‰Â?ƒ’Â?›ƒ †‡Â?‰ƒÂ? ’‡Â?—Š •‡•ƒŽǤ ‡’‡”–‹ †‹Â?Â‡Â–ÂƒÂŠÂ—Â‹ÇĄ  •Â?‡• Č‹Â‡Â”Â•Â‡Â”Â‘ČŒ –‡ŽƒŠ „‡Â?‡”Œƒ •ƒÂ?ƒ †‡Â?‰ƒÂ? Œƒ”‹Â?‰ƒÂ? ˆƒ•‹Ž‹–ƒ• ’‡Žƒ›ƒÂ?ƒÂ? Â?‡•‡Šƒ–ƒÂ?–‹Â?‰Â?ƒ–’‡”–ƒÂ?ƒ•‡’‡”–‹’—•Â?‡•Â?ÂƒÂ•ÇĄ†‘Â?–‡” Â?‡Ž—ƒ”‰ƒ †ƒÂ? Â?Ž‹Â?‹Â?Ǥ ‡Žƒ‹Â? ‹–—ǥ •Â?‡• Œ—‰ƒ •—†ƒŠ „‡Â?‡”Œƒ•ƒÂ?ƒ†‹–‹Â?‰Â?ƒ–ŽƒÂ?Œ—–ƒÂ?•‡’‡”–‹”—Â?ƒŠ•ƒÂ?‹–ǥ ƒ’‘–‹Â?ÇĄ‘’–‹Â?ƒŽ•‡”–ƒˆƒ•‹Ž‹–ƒ•Â?‡•‡Šƒ–ƒÂ?Žƒ‹Â?Â?›ƒǤ ƒˆ–ƒ”‡Â?„‡”‹‡Žƒ›ƒÂ?ƒÂ?‡•‡Šƒ–ƒÂ?Č‹ČŒ›ƒÂ?‰ „‡Â?‡”Œƒ•ƒÂ?ƒ†‡Â?‰ƒÂ?•Â?‡•Č‹Â‡Â”Â•Â‡Â”Â‘ČŒ†ƒ’ƒ–†‹Ž‹Šƒ– ’ƒ†ƒ™‡„•‹–‡•Â?‡•Č‹Â‡Â”Â•Â‡Â”Â‘ČŒÇ¤‡•‡”–ƒ•Â?‡•ƒ†ƒŽƒŠ Â?‡”‡Â?ƒ ›ƒÂ?‰ Â?‡Â?„ƒ›ƒ” ’”‡Â?‹ ƒ•—”ƒÂ?•‹ Â?‡•‡Šƒ–ƒÂ? ’ƒ†ƒ•Â?‡•Č‹Â‡Â”Â•Â‡Â”Â‘ČŒÇĄ›ƒ‹–—†ƒÂ?ÇĄ’‡Œƒ„ƒ– Â?Â‡Â‰ÂƒÂ”ÂƒÇĄ ’‡Â?‡”‹Â?ƒ ’‡Â?•‹—Â? Č‹ †ƒÂ?  ČŒÇĄ ˜‡–‡”ƒÂ? †ƒÂ?’‡”‹Â?–‹•Â?‡Â?‡”†‡Â?ƒƒÂ?„‡•‡”–ƒƒÂ?‰‰‘–ƒÂ?‡Ž—ƒ”‰ƒǤ ‡Žƒ‹Â?‹–—ǥ•Â?‡•Œ—‰ƒ„‡”ŽƒÂ?—„ƒ‰‹’‡‰ƒ™ƒ‹–‹†ƒÂ?–‡–ƒ’ •‡’‡”–‹†‘Â?–‡”ǥ†‘Â?–‡”‰‹‰‹†ƒÂ?„‹†ƒÂ?ÇĄ–‡–ƒ’‹–‹†ƒÂ?Â?ƒ•—Â? Â?‡Ž—ƒ”‰ƒÂ?›ƒǤƒÂ?—Â?•‡„ƒŽ‹Â?Â?Â›ÂƒÇĄ•Â?‡•–‹†ƒÂ?–‡”Â?ƒ•—Â? „ƒ‰‹Č€†‹Ž‹Â?‰Â?—Â?‰ƒÂ?‡’ŠƒÂ?Č€ Č€‘Ž”‹. (ysl)

SMS Anda ke0812 7643 124 +628992290XXX Assalamualaikum pak kpk tolong diberantas korupsi pada para pejabat2 kota dumai yang kerja wako, Dpr kota dumai, dinas Pu kota dumai asal kerja aja. Kerjanya cuma mengabis kan uang rakyat dumai.kerja belum selesai dana udah habis tlg di berantas pak kpk terima kasih +6282389587XXX Buat pengayom masyarakat atas kerjanya yg tlah mMbuktikan bhwa peredaran narkoba harus diBasmikan smua pd umumNya N di kota dumai khususnya di Brantas smpy akar�nya.jgn ada yang tRlindungi/diLindung�i.HAPUSkan N jgn pandang bulu/PILIH kaSih‌.,trims.

YUSRHEL

PASANG TANDA PESERTA - ƒŽ‹Â?‘–ƒ—Â?ÂƒÂ‹ÇĄ Šƒ‹”—ŽÂ?™ƒ”Â?‡Â?ƒ•ƒÂ?‰Â?ƒÂ?–ƒÂ?†ƒ’‡•‡”–ƒ’‡”Â?‡Â?ƒŠƒÂ? ƒ”‹ƒ†‡Â?‘™‡ŽŽÂ?‡njͳͲ͸†‹—Â?‹‡”Â?‡Â?ƒŠƒÂ?‡Â?’ƒÂ?ƒÂ?‘Â?’Ž‡Â?’‡”—Â?ƒŠƒÂ?Š‡˜”‘Â? —Â?ÂƒÂ‹ÇĄƒ„–—Č‹Í´ÍľČ€Í´ČŒÇ¤

Dishub Dituding Langgar UU LLAJ „ Tilang Truk Over Tonase  áˆş áˆťÇŚ  áˆşáˆťÇŚ áˆťÇŚ‹Â?ĥ ‡”Š—„—Â?‰ƒÂ? áˆşÂ‹Â•ÂŠÂ—Â„áˆť ‘–ƒ —Â?ƒ‹†‹Â?‹Žƒ‹–‡ŽƒŠÂ?‡Â?›ƒŽƒŠ‹Â?†ƒÂ?‰nj—Â?†ƒÂ?‰‘Â?‘”Í´Í´ ƒŠ—Â?ʹͲͲ͝–‡Â?–ƒÂ?‰ƒŽ—‹Â?–ƒ•†ƒÂ?Â?‰Â?—–ƒÂ? ƒŽƒÂ? áˆş áˆťÂ?ƒ”‡Â?ƒÂ?‡Â?‹ŽƒÂ?‰–”—Â?„‡”–‘Â?ƒ•‡–‹Â?‰‰‹Ǥƒ†ƒŠƒŽ •‡•—ƒ‹ƒÂ?ƒÂ?ƒ–—Â?†ƒÂ?‰nj—Â?†ƒÂ?‰ǥÂ?‡™‡Â?ƒÂ?‰ƒÂ?—Â?–—Â? Â?‡Â?‹ŽƒÂ?‰Â?‡Â?†ƒ”ƒƒÂ?•‡’‡Â?—ŠÂ?›ƒ„‡”ƒ†ƒ†‹–ƒÂ?‰ƒÂ? ‡’‘Ž‹•‹ƒÂ?Ǥ LAPORAN: VERNANDO/DUMAI “Dishub jangan seenaknya saja menilang dan menahan kendaraan. Saya mau tanya dasar mereka apa melakukan itu?,â€? ujar Ketua LSM Transparansi, Kimlan Antoni, Rabu (27/2). Kimlan menegaskan, untuk menilang kendaraan, seharusnya Dishub didampingi oleh Kepolisian sebagai pihak yang berwenang sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ. “Artinya jika mau menilang kendaraan yang dianggap menyalahi aturan, harus bersama-sama dengan pihak kepolisian,â€? ujarnya. Dalam beberapa waktu terakhir, media massa mengekspos upaya Dishub untuk men-

gantisipasi kerusakan jalan yang disebabkan oleh truk-truk bertonase tinggi yang lalu lalang di tengah perkotaan. Truk yang kedapatan masuk ke tengah kota langsung ditindak tegas dengan cara ditilang dan kendaraannya ditahan. Terakhir pada Senin (25/2) malam, Dishub yang dipimpin langsung Kepala Dinas Taufik Ibrahim menangkap truk pengangkut material besi saat tengah membongkar muatannya di Jalan Syekh Umar, Kelurahan Pangkalan Sesai. Truk bernomor polisi B 9196 BYT itu kemudian ditahan dan kini berada di terminal barang, Jalan Soekarno-Hatta. Upaya Dishub sebagaimana yang diberitakan patut diapresiasi. Namun seharusnya tidak berlebihan. Kimlan menganggap dengan menilang

Pejabat Dumai Ramai-ramai Jenguk Tersangka Korupsi DUMAI (VOKAL)-Kantor Kejaksaan Negeri Dumai mendadak menjadi pusat keluar masuk pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota Dumai (Pemko) Dumai, Rabu (27/2). Mereka diketahui menjenguk dua pejabat yang telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi pengadaan tanah di Kawasan Industri Dumai, Kelurahan Pelintung, Medang Kampai. “Kita mau ngurus abang kita H Jai,� ungkap Kabag Kesra Pemko Dumai, Paisal SKM yang saat itu sedang bersama koleganya H Burhan kepada wartawan sambil meninggalkan Kantor Kejari Dumai yang terlatak di Jalan Sultan Syarif Kasim Dumai. Nama yang dimaksud Paisal tersebut merupakan tersangka dugaan kasus korupsi penyedi-

aan lahan untuk Kawasan Industri Dumai di Kelurahan Pelintung, Medang Kampai, yang saat ini kasusnya sudah mencuat ke permukaan publik. Sebagai data tambahan, Kejaksaan Negeri Dumai menetapkan tiga tersangka kasus korupsi penyediaan lahan untuk Kawasan Industri Dumai di Pelintung Kecamatan Medang Kampai. Dari tiga tersangka itu, dua di antaranya pejabat di Pemko Dumai dan satunya lagi seorang pengusaha di Kota Dumai. Kedua pejabat yang dijadikan tersangka oleh Jaksa Kejari Dumai, yaitu JA dan WFN. Sedangkan satu tersangka lagi adalah JL yang merupakan seorang pengusaha di Kota Dumai. Dalam kasus ini, negara dirugikan miliaran rupiah. (ysl)

+6281992290XXX Assalamualaikum wr wb pak kapolres kota dumai tolong dirazia para pengedar narkoba kepada anggota polres dumai yang dimana anggota bapak sendiri jadi pengedar narkoa kepada masyarakat dumai.

‡Â?ƒ†ƒÂ?‡„ƒÂ?ƒ”ƒÂ? ‘†‹Â?Ͳ;Ͳ;  ‘Ž”‡•–ƒ Šƒ›ƒÂ?‰Â?ƒ”ƒ —Â?ƒ‹ ‡”–ƒÂ?‹Â?ƒ—Â?ƒ‹ Penanggung Jawab/RedakturÇŁMARZULI ADI

;ͺʹͲͺ ;ͳ;Ͳ; ;͚ͳʹ; ;ͳͲͲ͚ ;͸͜͝ʹ ;ͺ;͸͚ ͜;͝ʹͲͲ

YUSRHEL

KABAG ‡•”ƒ‡Â?Â?‘—Â?ÂƒÂ‹ÇĄƒ‹•ƒŽ•‡†ƒÂ?‰„‡”ƒ†ƒ†‹ƒÂ?–‘”‡Œƒ”‹—Â?ƒ‹ ›ƒÂ?‰–‡”Ž‡–ƒÂ?†‹ ƒŽƒÂ?—Ž–ƒÂ?›ƒ”‹ˆƒ•‹Â?—Â?ÂƒÂ‹ÇĄƒ„—Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒÇ¤

kendaraan, berarti Dishub sudah bertindak sewenangwenang. Seharusnya jika Dishub bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, maka cukup menghalau kendaraan agar tidak menggunakan jalur di perkotaan. “Tilang menilang itu kerjanya polisi. Coba baca lagi UU Nomor 22 Tahun 2009. Dishub tidak ada hak untuk menilang kendaraan apalagi melakukan penahanan. Saya anjurkan supir untuk menuntut pemerintah daerah,� kata Kimlan.

Sampai berita ini dituliskan, Kepala Dishub Taufik Ibrahim yang coba dikonfirmasi Harian Vokal tak kunjung mengangkat telepon selulernya. Demikian pula Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional, Reinhart Ronald. Sementara itu, Kapolres Dumai AKBP Ristiawan Bulkaini melalui Kasat Lantas AKP Jaka Wahyudi mengaku sama sekali tidak dilibatkan dalam operasi penertiban yang digelar Dishub beberapa hari terakhir. “Tidak pernah. Saya tidak per-

nah tahu Dishub ada menertibkan kendaraan,� kata Jaka melalui telepon selulernya. Jaka menjelaskan, berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, Dishub mempunyai kewenangan di antaranya memeriksa kelayakan kendaraan baik penumpang maupun barang (KIR). “Tapi kalau untuk menilang dan menahan kendaraan, saya pikir harus melibatkan kita (Kepolisian, red),� katanya. (***)

Bangkai Tongkang yang Tenggelam Belum Diangkat „ Syahbandar Desak PT Metito gar PT Metito segera mengangkat bangkai tongkang yang tenggelam tersebut. Desakan yang kami berikan itu sudah direspons, hanya saja pihak Metito mengalami kendala dari segi biaya yang mencapai Rp600 juta,� jelasnya. Selain itu juga, PT Metito sendiri saat ini sedang mencari perusahaan yang nominal biayanya tidak banyak. Bahkan beberapa waktu lalu, ada perusahaan yang mampu untuk menyelam guna mengangkat bangkai Tongkang Jaya Negara VII. Hanya saja pihak, Syahbandar tidak berani memberikan izin. “Perusahaan yang menyodorkan diri itu tidak memiliki sertifikat dari Dirjen Perhubungan Laut untuk menyelam. Mereka hanya memiliki sertifikat penyelam untuk olahraga, makanya kita dari Syahbandar Dumai tidak berani memberi-

kan izin,� jelasnya. Edison menambahkan, tenggelamnya tongkang Jaya Negara VII yang itu sejauh ini belum menganggu aktivitas pelabuhan. Namun ditakutkan, bagi nahkoda yang tidak mengetahui tanda keberadaan Jaya Negara VII menimbulkan masalah baru di kawasan Pelabuhan Dumai. “Sejauh ini belum menganggu aktivitas di pelabuhan, hanya saja kita terus mengintruksikan kepada PT Metito untuk segera melakukan pengakatan. Mengenai sanksi terhadap kelalaian PT Metito, bukan bagian saya untuk menjawabnya,� kata Edison. Mengenai docking, kata Edison, seharusnya dilakukan satu tahun sekali. Jika mereka melakukan lima tahun sekali, berarti sengaja melakukan kelalaian. Dengan demikian, Syahbandar akan memberikan sanksi tertulis kepada PT Metito mengenai masalah ini. (ysl)

DUMAI(VOKAL)-Situs se- hak keluarga. Pembenahan yang akan dilakukan jarah Batu Beranak Disbudparpora beruyang terletak di Japa renovasi bangulan Syekh Umar, anan dan penambahan kan direnovasi oleh fasilitas maupun akDinas Kebudayaan, sesoris pendukung Pariwisata, Pemuda yang bernuansa medan Olahraga (Dislayu islam. budpora) Kota DuUntuk pelaksanamai, tahun ini. Renannya, Disbudparpoovasi dilakukan para telah mengajukan da fasilitas penunanggaran sebesar jang agar situs seELDAR AFINTA Rp200 juta dalam jarah tersebut terliRAPBD Dumai tahun anggaran hat lebih menarik. Kepala Disbudparpora, El- 2013 dan saat ini masih dalam dar Afinta, Rabu (27/2) menga- pembahasan legislatif. “Ini takan, rencana pemugaran si- baru rencana dan mudahtus sejarah Batu Beranak di- mudahan dewan menyetujui lakukan untuk pengembangan usulan anggaran pembenahan sektor objek pariwisata. “Ren- situs sejarah batu beranak ini,� cana pembenahan salah satu kata Eldar. Dia menjelaskan, dengan situs sejarah masyarakat Dumai ini bertujuan menjadikan pengembangan situs sejarah objek wisata alam kunjungan ini, Pemko berencana untuk wisatawan ke kota pelabuhan mengangkat nilai sejarah dan keunikan dari keberadaannya industri ini,� ungkap Eldar. Sebelumnya, kata Eldar, si- agar menjadi objek wisata laytus sejarah Batu Beranak ter- ak jual. Pihaknya berencana kesan terbiarkan dan hanya membuat situs batu beranak dilestarikan juru kunci dan pi- nantinya menjadi permanen

dengen kontruksi kaca dan lantai keramik agar menarik dipandang. “Bangunan yang ada sekarang hanya gapura, tapi tidak didukung fasilitas memadai. Karena itu kita akan berupaya membenahinya,� katanya. Selanjutnya, mantan Kabag Humas Pemko Dumai ini juga mengakui, sejauh ini penggarapan situs sejarah untuk kepentingan objek wisata belum optimal. Hal ini disebabkan kurangnya dukungan penganggaran daerah sehingga menyulitkan pihaknya untuk melakukan pengembangan dan peningkatan objek wisata yang membutuhkan biaya besar. “Masih ada 13 situs budaya dan sejarah yang perlu penggarapan serius untuk dijadikan objek wisata layak, dan ini perlu dukungan anggaran besar karena Dumai tidak memiliki alam dan struktur daerah yang bisa diandalkan untuk objek wisata,� terangnya. (ndo)

DUMAI(VOKAL)-Kantor Syahbandar di Dumai mendesak PT Metito segera mengangkat bangkai Tongkang Jaya Negera VII yang tenggelam usai pengisian air ke kapal tanker di Dergama B kawasan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) belum lama ini. Hal ini disampaikan Kasi Penyelidikan, Pengawasan dan Patroli Syahbandar Dumai, Edison Simirangkir kepada wartawan saat dikonfirmasi mengenai tindak lanjut tengelamnya Tongkang Jaya Negara VII yang sampai saat ini belum terselesaikan, Rabu (27/2). Menurut Edison, sejauh ini PT Metito mengalami kendala untuk mengangkat bangkai tongkang tersebut, karena biaya pengangkatan yang diminta oleh jasa yang akan didatangkan itu terlalu besar. “Kami sudah mendesak a-

Situs Sejarah Batu Beranak Akan Direnovasi

‡”™ƒŒƒŠƒÂ?ÇŁ   


KAMIS

11

HARIAN VOKAL

28 Februari 2013/18 Rabiul Akhir 1434 H

LINTAS DPRD Siap Bahas RAPBD-P 2013 SIAK (VOKAL)ÇŚ‡–—ƒ ‹ƒÂ? —Žˆ‹ —”•ƒŽ Â?‡Â?Â›ÂƒÇŚ –ƒÂ?ƒÂ?ÇĄ’‹ŠƒÂ?Â?›ƒ•‹ƒ’Â?‡Â?ÇŚ „ƒŠƒ• ÇŚ‡”—„ƒŠƒÂ? ƒ„—’ƒ–‡Â? ‹ƒÂ? ƒŠ—Â? ʹͲͳ; ›ƒÂ?‰ Â?‡Â?—”—– ”‡Â?ÇŚ …ƒÂ?ƒƒÂ?ƒÂ?†‹ƒŒ—Â?ƒÂ?‡Â?Â?ƒ„ ‹ƒÂ?’ƒ†ƒ‡‹Â?‡Â?†ƒ–ƒÂ?‰Ǥ Ěś‹–ƒ •‹ƒ’ Â?‡Â?Â„ÂƒÂŠÂƒÂ•ÇĄ „ƒŠÂ?ƒÂ? Â?‹–ƒ Â?‡Â?„‡”‹Â?ƒÂ? ƒ’”‡•‹ƒ•‹ Â?‡’ƒ†ƒ ’‡Â?‡nj ZULFI MURSAL ”‹Â?–ƒŠ †ƒ‡”ƒŠ ›ƒÂ?‰ Â?‡nj ”‡Â?…ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ? ’‡Â?‰ƒŒ—ƒÂ? ÇŚ‡”—„ƒŠƒÂ? ʹͲͳ; †‹„—ŽƒÂ?‡‹Â?‡Â?†ƒ–ƒÂ?‰ǥ̜Â?ƒ–ƒ—Žˆ‹Â?‡’ƒ†ƒHarian VokalÇĄƒ„—Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒÇ¤ —Žˆ‹Â?‡Â?Â‹ÂŽÂƒÂ‹ÇĄ’‡”…‡’ƒ–ƒÂ?’‡Â?‰ƒŒ—ƒÂ?ÇŚ ʹͲͳ; ‹Â?‹ Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ? —’ƒ›ƒ ‡Â?Â?ƒ„ ‹ƒÂ? —Â?–—Â? Â?‡Â?’‡”…‡’ƒ– ‰‡”ƒÂ? ’‡Â?„ƒÂ?‰—Â?ƒÂ? †ƒ‡”ƒŠǤ Ěś‡„‡Â?ƒ”Â?›ƒ Â?ƒŽƒ— †‹ƒŒ—Â?ƒÂ? ’ƒ†ƒ ‡‹ Â?‡Â?ÇŚ †ƒ–ƒÂ?‰–‹†ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?Â?‡Â?‰‰ƒÂ?‰‰—Â?—”Â?‹ʹͲͳ;ǥ ƒ–ƒ— –—Â?’ƒÂ?‰nj–‹Â?†‹Š ƒÂ?‰‰ƒ”ƒÂ?Ǥ ÂƒÇĄ Â?‡‰‹ƒ–ƒÂ? †‹  Â?—”Â?‹ –‡–ƒ’ Œ—‰ƒ †‹ŒƒŽƒÂ?Â?ƒÂ?ÇĄ „‡‰‹–— ’—Žƒ Â?‡‰‹ƒ–ƒÂ?  ‡”—„ƒŠƒÂ?Ǥ ƒ†‹  –‹†ƒÂ? ƒ†ƒ ’‡Â?‰ƒ”—ŠÂ?›ƒ•ƒÂ?ƒ•‡Â?ƒŽ‹ƒÂ?–ƒ”ƒÂ?—”Â?‹†ƒÂ? ÇŚ‡”—„ƒŠƒÂ?ÇĄĚśÂ?ƒ–ƒ—Žˆ‹—”•ƒŽǤ ‡Â?‡Â?–ƒ”ƒ ‹–—ǥ ƒÂ?‰‰‘–ƒ  ‹ƒÂ?  ”‹ƒ†‹ ƒ”‹‰ƒÂ?Â?‡Â?‰Šƒ”ƒ’Â?ƒÂ?‡–™ƒÂ?‹ƒÂ?Â?‡Â?’‡”…‡’ƒ– —•—ŽƒÂ?   †ƒÂ? Žƒ‹Â? •‡„ƒ‰ƒ‹Â?›ƒ Â?‡ ‡Â?Â?ƒ„ ‹ƒÂ? Â?ƒ”‡Â?ƒ Â?‡Â?—”—– ‹Â?ˆ‘”Â?ƒ•‹ ›ƒÂ?‰ ‹ƒ ’‡”‘Ž‡Š ’”‘•‡•’‡Â?…ƒ‹”ƒÂ?†ƒÂ?ƒʹͲͳ;‹ƒÂ?†‹‡–™ƒÂ?  ‹ƒÂ? „‡Ž—Â? „‡”ŒƒŽƒÂ? Â?ƒ”‡Â?ƒ Â?ƒ•ƒŽƒŠ ’‡Â?—Â?Œ—Â?ƒÂ?  †ƒÂ? •‡„ƒ‰ƒ‹Â?›ƒǤ Ěś ‹Â?ƒ’”‘•‡•’‡Â?…ƒ‹”ƒÂ?†ƒÂ?ƒ”—–‹Â?†ƒÂ?Â?‡‰‹ƒ–ƒÂ? –‡–ƒ’•ƒŒƒÂ?ƒÂ?†‡‰ǥ›ƒÂ?‰†‹•ƒŠÂ?ƒÂ?…‡’ƒ–•ƒÂ?ƒ •ƒŒƒ †‡Â?‰ƒÂ? ŽƒÂ?„ƒÂ?Ǥ ƒÂ?ƒ †ƒ”‹ ‹–—ǥ †‹ Â?ƒÂ?ƒ –‡”‰ƒÂ?ŒƒŽÂ?›ƒ†ƒÂ?•‡„ƒ‰ƒ‹Â?›ƒŠƒ”—••‡‰‡”ƒ †‹Â?‘‘”†‹Â?ÂƒÂ•Â‹ÇĄ ŒƒÂ?‰ƒÂ? Â?‹Â?‰‰— Â?‡ Â?‹Â?‰‰— Â?ƒ”‡Â?ƒ ’‡”•‘ƒŽƒÂ? ‹Â?‹ Â?‡Â?›ƒÂ?‰Â?—– Â?‡‰‹ƒ–ƒÂ? †ƒÂ? Â?ƒ•ƒŽƒŠ ŠƒŒƒ–Š‹†—’‘”ƒÂ?‰„ƒÂ?›ƒÂ?ÇĄĚśÂ?ƒ–ƒƒ”‹‰ƒÂ?Ǥ(zul/lin)

ADVERTORIAL PEMKAB SIAK

Lima Pasar Kecamatan Dibangun 2013 áˆť   áˆş áˆťÇŚ‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ ƒ„—’ƒ–‡Â? ‹ƒÂ? Â?‡ŽƒŽ—‹ áˆşáˆť ‹Â?ĥƒ•ƒ”†ƒÂ?‡”–ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?‘–ƒ‹ƒÂ?ƒŠ—Â?ʹͲͳ;‹Â?‹ ƒÂ?ƒÂ?Â?‡Â?„ƒÂ?‰—Â?Ž‹Â?ƒ’ƒ•ƒ”†‹Ž‹Â?ƒÂ?‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?Â?‡ŽƒŽ—‹ ƒ„—’ƒ–‡Â?‹ƒÂ?ƒŠ—Â?ʹͲͳ;Ǥ‡Â?„ƒÂ?‰—Â?ƒÂ? ’ƒ•ƒ”Â?‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?‹Â?‹†‹–—Œ—Â?ƒÂ?—Â?–—Â?Â?‡Â?„ƒÂ?–— ’‡”…‡’ƒ–ƒÂ?’‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–ƒÂ?’‡”‡Â?‘Â?‘Â?‹ƒÂ?Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– Menurut Kepala Dinas Pasar dan Pertamanan Kabupaten Siak Wan Ibrahim saat ditemui Harian Vokal di ruang kerjanya, Rabu (27/2), pasar tersebut akan dibangun di Kecamatan Mem-

pura di Desa Benteng Hulu, Kandis, Kerinci Kanan, Sungai Apit dan Kecamatan Sabak Auhk. "Pembangunan pasar tersebut diharapkan dapat membantu percepatan peningkatan

LAPORAN:

ZULFAHMI / SIAK ekonomi masyarakat setempat. Dengan dibangunnya pasarpasar di kecamatan sudah barang tentu proses jual beli akan lebih berjalan, mulai dari hasil-hasil pertanian di kecamatan hingga harga barang pun akan stabil," papar Wan. Dikatakan Wan, pasar akan dibangun secara bertahap tahun anggaran 2013 ini dan di-

sesuaikan dengan kebutuhan, termasuk di kecamatan yang belum punya pasar. "Memang prioritas pembangunan pasar ini yang mana dahulunya di kecamatan tersebut hanya pasar tradisional saja, maka dari itu Pemerintah Kabupaten Siak melalui instansi kami akan membangun pasar yang diharapkan masyarakat," jelas Wan. Bangun TPA Selain itu, Pemkab Siak dalam waktu dekat juga akan mem-

bangun Tempat Penampungan Akhir (TPA) di Kecamatan Tualang Perawang dengan memanfaatkan bantuan dana APBN sebesar Rp11,2 miliar. Terkait pertanaman kota, Wan mengaku pihaknya sudah melakukan perbaikan dan penataan yang sudah ada dan sudah indah menjadi lebih indah lagi dan teratur. "Kerjasama semua pihak maupun instansi terkait sangat kita harapkan, terutama peran serta masyarakat," harap Wan. (***)

2012, Kejari Masukkan Rp852 Juta ke Kas Negara SIAK (VOKAL) (VOKAL)-Sepanjang tahun 2012, Kejaksaan Negeri Siak telah melaksanakan putusan pengadilan tentang barang bukti sitaan untuk negara. Hasil pelelangan yang dilakukan KPKLN, telah terkumpul Rp 852.378.798 dan telah distorkan ke Kas Negara. Demikian disampaikan ZAINUL ARIFIN Kajari Siak Zainul Arifin didampingi Kasubag Bin Darmauli Nababan, Selasa (26/2), seperti dilansir riauterkini.com. Dikatakannya, pihaknya telah melakukan pelelangan atas barang bukti sesuai putusan pengadilan disita untuk negara. Dalam proses pelelangan untuk barang bukti kayu, jelasnya, Kejari Siak bekerja sama dengan Dinas Kehutanan, sementara untuk barang bukti mobil atau kendaraan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan, dan Disperindag untuk ketentuan harga. Adapun rinciannya, yakni pendapatan negara bukan pajak di tahun 2012, barang rampasan Rp650.835.900, hasil sitaan Rp14.608.000, pendapatan sewa tanah dan bangunan Rp7.590.000, hasil denda tilang Rp18.297.500, ongkos perkara Rp18.297.500, persekot uang muka gaji Rp3.340.338, dengan total keseluruhan sebesar Rp852.378.798. "Dalam putusan hakim, bahwa barang bukti disita untuk negara, jadi kita sudah melakukan pelelangan atas barang bukti itu melalui KPKLN. Pelelangan sesuai prosedur yang berlaku, total keseluruhan dana yang terhimpun yakni Rp852.378.798," jelas Zainul. (ymg,rus)

‘Ž”‡•‹ƒ�

ǣͲ͚͸͜njʹͲͳͳͲ

‘Ž•‡�—�‰ƒ‹’‹–

ǣͲ͚͸͸nj͡ͳͲ͡Ͳ

‘Ž•‡�‹�ƒ•

ǣͲ͚͸ͳnj͝͝;͜͜͜

‘Ž•‡� ‡”ƒ™ƒ�‰

ǣͲ͚͸ͳnj͝ͳ͜͜ͺ

‘”ƒ�‹Ž—�‰ƒ‹’‹–

ǣͲ͚͸͸nj͡ͳͲ͸ͳ

‘”ƒ�‹Ž‹�ƒ•

ǣͲ͚͸ͳnj͡ͲͺͲ;;

‘”ƒ�‹Ž‡”ƒ™ƒ�‰

ǣͲ͚͸ͳnj͝ʹ͝ͳ͝

—�ƒŠƒ�‹–‹ƒ�

ǣͲ͚͸͜njʹͲͲͳͳ

‡Â?ƒ†ƒÂ?‡„ƒÂ?ƒ”ƒÂ? ÇŁͲ͚͸͜nj;ʹʹͳͳ; ƒÂ?–‘”‘•†ƒÂ? ‹”‘

ǣͲ͚͸͜njʹͲ;͚͜

�ˆ‘”�ƒ•‹

ǣͲ͚͸͜njʹͲͳͲͺ

‡Ž�‘�

ǣͲ͚͸͜njʹͲͲͲͲ



ǣͲ͚͸͜njʹͲͲ͚;

Penanggung Jawab/RedakturÇŁIDRUS YAMIN

WAKIL —’ƒ–‹‹ƒÂ?Žˆ‡†”‹Č‹Â?ƒÂ?ƒÂ?ČŒ„‡”•ƒÂ?ƒ ›ƒÂ?•—†‹Â?‘Š‹”ȋ–‡Â?Â‰ÂƒÂŠČŒ’ƒ†ƒ’‡”‹Â?‰ƒ–ƒÂ?Šƒ—ŽÂ?‡njͺ͚;›‡Â?Š„†—Ž‘†‹”ÂŽ ƒ‡ŽƒÂ?‹†‹‡•ƒ‡Â?‹Â?ƒ‹‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?ƒ›—Â?ÇĄƒ„—Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒÇ¤



Haul Syekh Abdul Bupati Harapkan Lahan Qadir Jaelani Semarak Kosong Dioptimalkan

DAYUN (VOKAL) -Ratusan orang menghadiri haul Syekh Abdul Qodir Jaelani ke-873 dan Syekh KH Mansyur Jamil ke-5 Jamiiyah Thoriqoh Wannaqsabandiyah yang dilaksanakan di Desa Banjar Seminai Kecamatan Dayun, Rabu (27/2). Wakil Bupati Siak Alfedri dalam sambutannya menyampaikan sejumlah program pemerintah daerah yang terkait dengan pembangunan akhlak dan kerohanian untuk para generasi muda. Hal ini, kata Wabup, untuk mewujudkan terwujudnya visi dan misi Ka-

bupaten Siak yang agamis. Acara ini menghadirkan penceramah dari Lampung, yaitu KH Syamsudin Tohir. Selain itu juga dihadiri Camat Dayun Marwoto, tokoh-tokoh agama, pimpinan pondok pesantren dan para pengunjung dari berbagai kecamatan di Kabupaten Siak. Syekh Abdul Qodir Al Jaelani adalah seorang sufi yang dikenal sebagai pendiri Tarekat Qadariyah, yang setiap tahunnya diperingati oleh masyarakat di Kabupaten Siak dengan menggelar berbagai acara seperti pengajian dan tausyiah agama. (rls/ymg,rus)

Tiga Museum Spesifik Segera Dibangun SIAK (VOKAL) (VOKAL)-Upaya peningkatan jumlah objek wisata di Kabupaten Siak terus dilakukan pemerintah. Setelah membenahi berbagai aset budaya dan sejarah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak kini berencana membangun tiga unit museum di tiga kecamatan terpisah. Museum ini bukanlah museum biasa, namun memuat hal-hal yang lebih spesifik yang berhubungan dengan sektor ekonomi utama Negeri Istana. Ketiga museum tersebut akan disebar di berbagai daerah, seperti di Kecamatan Siak dan Kecamatan Minas. Sekretaris Dinas Seni Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Siak Burhanudin menuturkan, sesuai instruksi Bupati Syamsuar untuk merancang keberadaan tiga museum baru di Kabupaten Siak, pihaknya saat ini sedang menyiapkan berbagai proposal dan rujukan teknis dalam melaksanakan program ini. "Konsep ketiga museum itu sangat unik, yakni Museum Kertas yang direncanakan di

Kawasan Benteng, Museum Minyak di Kecamatan Minas dan Museum Sawit di Kecamatan Siak. Ketiganya tengah kami kaji dan usulannya sudah disampaikan ke Pemkab," kata Burhanudin, Selasa (26/2), seperti dilansir halloriau.com. Burhanudin mengaku pihaknya sedang membuat proposal yang nantinya akan ditujukan ke berbagai perusahaan terkait agar dapat bersinergi bersama Pemkab Siak untuk mewujudkan pembangunan museum-museum tersebut. Hal ini sangat penting guna menunjang sektor pariwisata sekaligus meningkatkan perhatian terhadap sektor ekonomi utama yang telah banyak menyumbang ke pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Siak. "Di Siak ini potensi pariwisata kita sangat besar, tapi kita tak punya banyak objek. Musem-museum itu akan menjadi salah satu objek andalan kita. Pengunjung bisa menemukan banyak hal di museum, sesuai apa yang sedang dicarinya," lanjut dia. (ymg,rus)

ˆ Buka Pelatihan Sistem Pertanian Terpadu PERAWANG (SIKA) (SIKA)-Bupati Siak Syamsuar mengharapkan pemberdayaan dan pemanfaatan lahan-lahan kosong yang ada di Kabupaten Siak agar ke depan dapat lebih dioptimalkan lagi guna mendukung mendukung kebijakan kecukupan pangan daerah. Hal ini disampaikan Bupati Syamsuar ketika membuka pelatihan Sistem Pertanian Terpadu Angkatan VII yang berlangsung di Pusat Pengembangan Keterampilan Masyarakat (PPKM) PT IKPP Perawang Kecamatan Tualang, Selasa (26/2). Bupati menilai kegiatan pelatihan sistem pertani terpadu ini sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Siak yakni bagaimana mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera. Dengan sistem pertanian terpadu ini, kata Bupati, diharapkan pemberdayaan dan pemanfaatan lahan-lahan kosong dapat lebih dioptimalkan. Hal ini untuk mendukung

kebijakan kecukupan pangan dengan cara mengembangkan sistem pertanian yang terintegrasi (tanaman pangan, pakan dan ternak) dengan memanfaatkan hasil samping peternakan sebagai bahan baku pupuk organik, bahan bakar (biogas) dan limbah pertanian sebagai pakan ternak. Bupati meminta peserta pelatihan yang merupakan puluhan petani dari kecamatan yang ada di Kabupaten Siak ini, agar serius mengikuti pelatihan ini. PT IKPP juga diharap lebih merangkul kecamatan yang lain dalam distrik Arara Abadi agar tercipta kerjasama antara pihak perusahaan dan masyarakat. “Masyarakat Siak mayoritas sebagai petani dan saya berharap dan menggalakkan swasembada beras karena kebutuhan beras masih kurang sekitar 25 ton. Alhamdulliah, produksi tanaman padi kita meningkat dari tahun-tahun sebelum,� ungkap Syamsuar. Bupati juga berharap ke-

giatan ini dapat berlanjut dan juga kepada peserta manfaat dengan baik pelatihan ini. Petani sekarang dituntut tidak hanya memikirkan kebutuhan keluarga, namun diharapkan petani ada jiwa wirausaha, tidak hanya pandai bertani saja. Sementara pimpinan PT IKPP Hasanuddin The menyampaikan, program kegiatan tanaman pertani terpadu ini bertujuan meningkatkan kesejahteraaan yang langsung menyentuh masyarakat. “Selain melakukan pelatihan, ada beberapa program yang akan diberikan kepada peserta, di antaranya perusahaan memiliki program sapi bunting bergulir. Dari usaha tersebut sudah ada warga yang memperoleh hasil,� jelas Hasanuddin. Turut hadir dalam acara ini Camat Tualang Zulkifli, CD IKPP Ketut Piter, Kabid Pertanian dan Tanaman Pangan Suwandi, kepala desa, UPTD terkait dan PPL serta staf IKPP. (rls/ymg,rus)



BUPATI ‹ƒÂ?›ƒÂ?•—ƒ”†ƒÂ?’‹Â?’‹Â?ƒÂ? ‡”ƒ™ƒÂ?‰ˆ‘–‘„‡”•ƒÂ?ƒ—•ƒ‹Â?‡Â?„—Â?ƒ’‡Žƒ–‹ŠƒÂ?‹•–‡Â?Â‡Â”Â–ÂƒÇŚ Â?‹ƒÂ?‡”’ƒ†—†‹ ‡”ƒ™ƒÂ?‰‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?—ƒŽƒÂ?‰‡”ƒ™ƒÂ?‰ǥ‡Žƒ•ƒČ‹Í´Í¸Č€Í´ČŒÂ?‡Â?ƒ”‹Â?Ǥ

Perwajahan: ABDAWIZA


12

HARIAN VOKAL

KAMIS

LINTAS

28 Februari 2013/ 18 Rabiul Akhir 1434 H

ADVERTORIAL PEMKAB ROHUL

Kakan Kemenag Lantik Pengurus IGRA Rohul PASIRPENGARIAN (VOKAL)ÇŚƒÂ?ƒÂ? ‡Â?‡Â?ƒ‰ ‘Š—Ž  ŠÂ?Ġ —’ƒ”†‹ ƒ•‹„—ƒÂ? Â?‡ŽƒÂ?–‹Â? ’‡Â?‰—”—• Â?ƒ–ƒÂ? —”— ƒ—†Šƒ–—Ž –ŠˆƒŽ Č‹

ČŒ ƒ„—’ƒ–‡Â?‘Â?ƒÂ? —Ž—ƒ•ƒƒÂ?–‹ʹͲͳʹnjʹͲͳ͚†‹ ƒ—ŽƒƒÂ?–‘”‡Â?‡Â?ƒ‰‘Š—Žǥƒ„— Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒÇ¤ ‡ŽƒÂ?–‹Â?ƒÂ? ‡Â?‰—”—•

 –‡”•‡„—– „‡”•‡Â?ÇŚ ’‡Â?ƒ†‡Â?‰ƒÂ?’‡ŽƒÂ?•ƒÂ?ƒƒÂ?’‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ?†ƒÂ?Žƒ–‹ŠƒÂ? Č‹‹Â?ÂŽÂƒÂ–ČŒ ’‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–ƒÂ? Â?—–— „ƒ‰‹ ‰—”— ƒ—†Šƒ–—Ž –ŠˆƒŽ•‡nj‘Š—Žǥ›ƒÂ?‰†‹‹Â?—–‹•‡„ƒÂ?›ƒÂ?ͳͳ͸‘”ƒÂ?‰ ‰—”—ÇĄ†ƒ”‹Í´Íş•‡nj‘Š—ŽǤ ƒ†‹” †ƒŽƒÂ? ƒ…ƒ”ƒ ’‡ŽƒÂ?–‹Â?ƒÂ? –‡”•‡„—– ‡–—ƒ

”‘˜‹Â?•‹‹ƒ—‡–‹ƒ™ƒ–›ÇĄ‡Ž˜‹Ž‹œƒ”›ƒÂ?‰ Œ—‰ƒ ‡–—ƒ

 ƒ„ ‡ŽƒŽƒ™ƒÂ?ÇĄ ‡Â?‰—”—•

 ƒ„‘Š—Žǥ†ƒÂ?‰—”—nj‰—”—•‡‘Š—ŽǤ ‡Â?‰—”—•

 ›ƒÂ?‰ †‹ŽƒÂ?–‹Â? –‡”•‡„—– ƒ†ƒŽƒŠ ‡–—ƒ‹–‹‘ŠÂ?ÂƒÂŠÇĄƒÂ?‹Ž‡–—ƒ‹•Â?‹ǥ‡Â?–‡”ƒ‹•”‹ ƒŠƒ›—ƒÂ?‡ǥ‡Â?†ƒŠƒ”ƒŠ›——”†ƒÂ?‹Â?‰•‹Šǥƒ„‹† ‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ?‡”–ƒŽ‹Â?ÂƒÇĄƒ„‹†‹–„ƒÂ?‰‹–‹Â—Â”ÂŠÂƒÂ›ÂƒÂ–Â‹ÇĄ ƒ„‹†”‰ƒÂ?‹•ƒ•‹—Â?ÂƒÂ”Â•Â‹ÂŠÇĄƒ„‹†ƒÂ?ÂƒÇĄ•ƒŠƒ†ƒÂ? ‘•‹ƒŽ—”‹Â?—Â?ÇĄ†ƒÂ?’‡Â?‰—”—•Ž‡Â?‰Â?ƒ’Žƒ‹Â?Â?›ƒǤ ƒÂ?ƒÂ? ‡Â?‡Â?ƒ‰ ‘Š—Ž †ƒŽƒÂ? •ƒÂ?„—–ƒÂ? ’‡Â?‰ƒ”ƒŠƒÂ?Â?›ƒ Â?‡Â?›ƒ–ƒÂ?ƒÂ? ”ƒ•ƒ Â?‡‰‡Â?„‹”ƒƒÂ?ÇŚ Â?›ƒƒ–ƒ•’‡ŽƒÂ?–‹Â?ƒÂ?’‡Â?‰—”—•

‹�‹Ǥ’ƒŽƒ‰‹‹�‹ ƒ†ƒŽƒŠ›ƒ�‰’‡”–ƒ�ƒ�ƒŽ‹†‹Žƒ�–‹�Ǥƒ�ƒ�„‡”Šƒ”ƒ’ ƒ‰ƒ”’‡�‰—”—•

‹Â?‹†ƒ’ƒ–Â?‡Â?Œƒ†‹Â?‹–”ƒÂ?‡”Œƒ ›ƒÂ?‰ ƒÂ?ƒÂ? „‡”•‹Â?‡”‰‹ †‡Â?‰ƒÂ? ‡Â?‡Â?ƒ‰ ‘Š—Žǥ †ƒŽƒÂ?Â?‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–Â?ƒÂ?Â?—ƒŽ‹–ƒ•’‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ?ƒ–ƒ— ƒÂ?ƒÂ?—•‹ƒ†‹Â?‹†‹‘Š—ŽǤ ŠÂ?Ġ—’ƒ”†‹ ƒ•‹„—ƒÂ?Ž‡„‹ŠŽƒÂ?Œ—–Â?‡Â?›ƒ–ƒÂ?ƒÂ?ÇĄ ’‡”•‘ƒŽƒÂ? ›ƒÂ?‰ Šƒ†ƒ’‹ †ƒŽƒÂ? †—Â?‹ƒ ’‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ? ƒ—†Šƒ–—Ž–ŠˆƒŽ†‹‘Š—Žƒ†ƒŽƒŠŽ‡Â?„ƒ‰ƒÂ?›ƒÂ?ƒ•‹Š Â?—”ƒÂ?‰Ǥ ‡„ƒ„ „ƒ”— ƒ†ƒ Í´Íş  •‡ ‘Š—Žǥ ’ƒ†ƒŠƒŽ †‹„—–—ŠÂ?ƒÂ?•‡Â?‹–ƒ”ͳͲͲ•‡‘Š—ŽǤ —”—›ƒÂ?‰ –‡”•‡†‹ƒ„ƒ”—ͳͳ͸‘”ƒÂ?‰ǥ›ƒÂ?‰„ƒ”—͸‘”ƒÂ?‰ǥ •‡†ƒÂ?‰Â?ƒÂ?ͳͳͲŽƒ‹Â?Â?›ƒƒ†ƒŽƒŠ‘Â?Ǥ ‹–ƒÂ?„ƒŠÂ?ƒÂ?Â?Â›ÂƒÇĄ†ƒ”‹•‹•‹’‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ?Œ—‰ƒŽ‡Â?ÂƒÂŠÇĄ •‡„ƒ„͝ͺ‘”ƒÂ?‰†‹ƒÂ?–ƒ”ƒÂ?›ƒ„‡”’‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ?ÇĄÍť ‘”ƒÂ?‰Í´ÇĄÍ´‘”ƒÂ?‰;ǥ†ƒÂ?Íš‘”ƒÂ?‰ͳǤ‹Šƒ”ƒ’Â?ƒÂ? Â?‡”‡Â?ƒ ‹Â?‹ „‡”’‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ? Íł •‡Š‹Â?‰‰ƒ †ƒ’ƒ– †‹•‡”–‹ˆ‹Â?ƒ•‹†ƒÂ?†‹–‹Â?‰Â?ƒ–Â?ƒÂ?Â?‡•‡ŒƒŠ–‡”ƒƒÂ?Â?›ƒǤ ‡–—ƒ

”‘˜‹Â?•‹‹ƒ—‡–‹ƒ™ƒ–›Â?‡Â?›ƒ–ƒÂ?ƒÂ? „ƒŠ™ƒ ‰—”—  Â?‡Â?‹Ž‹Â?‹ ’‡”ƒÂ? ›ƒÂ?‰ •–”ƒ–‡‰‹• †ƒŽƒÂ? Â?‡Â?„‹Â?ƒ ƒÂ?ƒÂ?ÇŚÂƒÂ?ƒÂ? •‡ŒƒÂ? †‹Â?‹ǥ •‡„ƒ„ ’‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?•—†ƒŠŠƒ”—•†‹Â?—Žƒ‹•‡ŒƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?ÇŚ ƒÂ?ƒÂ?ǤÂ?–—Â?Â?‹–—ǥÂ?—ƒŽ‹–ƒ•‰—”—†ƒÂ?’‡”Šƒ–‹ƒÂ? ›ƒÂ?‰–‡”—•Â?‡Â?‡”—•Â?—–ŽƒÂ?†‹’‡”Ž—Â?ƒÂ?Ǥ(ber)

Bupati Minta 29 Perusahaan Ikut Atasi Krisis Listrik áˆť   áˆş áˆťÇŚ —’ƒ–‹ ‘Â?ƒÂ? áˆşáˆť     

  

—Ž—…ŠÂ?ĠÂ?‡”ƒ•ƒ‰‡”ƒŠ†‡Â?‰ƒÂ?Â?”‹•‹•Ž‹•–”‹Â?†‹ †ƒ‡”ƒŠÂ?›ƒǤ‡„ƒ„‹–—†‹ƒÂ?‹Â?–ƒÍ´Íť’‡”—•ƒŠƒƒÂ?†‹ Â?ƒ™ƒ•ƒÂ?Â?‡”ŒƒÂ?›ƒ‹Â?—–Â?‡Â?‰ƒ–ƒ•‹Â?”‹•‹•Ž‹•–”‹Â?›ƒÂ?‰ –‡ŽƒŠ–‡”Œƒ†‹•‡ŒƒÂ?ͳ;•‹ŽƒÂ?Ǥ Sejak dimekarkan dari Kabupaten Kampar pada 1999 silam, Kabupaten Rohul yang kini telah berusia 13 tahun masih mengalami krisis listrik. Akibat krisis listrik berkepanjangan, Rohul sempat dijuluki sebagai “Negeri Seribu Gensetâ€? karena hampir di seluruh rumah penduduk memiliki *generator setting*alias Genset. Pasca kesepahaman (MoU) dengan project team pihak United State Agency Interna-

tional Development-Indoness Clean Energy Development (USAID-ICED) from the American people, Bupati Achmad sangat berharap krisis listrik di daerahnya dapat teratasi secepatnya. Upaya mengatasi krisis listrik, seluruh perusahaan di Rohul terutama Pabrik Kelapa Sawit (PKS) diminta mendukung program dalam mengatasi krisis listrik. Diharapkan Achmad, program itu sudah ber-

jalan tahun ini dan pada 2014 mendatang krisis listrik terselesaikan. Keterlibatan perusahaan dalam mengatasi krisis listrik adalah dalam kerjasama program listrik dengan memanfaatkan sumber energi terbarukan dari limbah PKS, serta limbah kelapa sawit, apalagi perkebunan kelapa sawit merupakan yang terbesar di Provinsi Riau. Menurut Achmad, listrik telah menjadi kebutuhan dasar penduduk Indonesia dan dunia, pasalnya listrik turut mendukung peluang usaha kecil menengah (UKM), sebab itu tidak heran, saat terjadi krisis listrik, bidang usaha juga turut mengalami rugi.

Sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Rohul dari limbah di 29 PKS sebenarnya bisa menghasilkan energi listrik sampai 29 Mega Watt (MW), sayangnya potensi itu belum termanfaatkan dan terkelola maksimal. “Jika kerjasama terlaksana, maka krisis listrik di daerah kita dapat teratasi, terutama untuk penerangan di pedesaan yang belum seluruhnya terjangkau listrik,� papar Bupati Achmad. USAID-ICED selaku konsultan tekhnis telah paparkan cara pengembangan dan pemanfaatan energi terbarukan untuk pembangkit tenaga listrik biomassa dan biogas menggunakan limbah perusahaan

yang dinilai potensial dan telah diterapkan di negara-negara maju. Pihak konsultan tekhnis telah nyatakan siap membantu program listrik bisa terlaksana. Tapi begitu, perlu dilakukan survei untuk mengetahui seberapa besar potensi limbah yang dimiliki di 29 PKS. Dalam waktu dekat, 5 PKS lagi juga akan berdiri di Rohul dan saat ini masih dalam tahap proses perizinan. Adanya dukungan penuh dari 29 PKS, Bupati Achmad berharap lagi bahan baku limbah di perusahaan dapat digunakan sebagai pembangkit listrik dan dapat mengurangi biaya operasional Bahan Bakar Minyak (ymg,sad) (BBM) perusahaan.(ymg,sad)

DPC PD Rohul Tetap Komit Jalankan Program Partai PASIR PENGARAIANAN (VOKAL)ÇŚƒ•…ƒ Â?—Â?ÇŚ †—”Â?›ƒÂ?ĥ”„ƒÂ?‹Â?‰”—Â?•‡„ƒ‰ƒ‹‡–—ƒÂ?——Â? Č‹‡–—Â?ČŒ ‡™ƒÂ? ‹Â?’‹Â?ƒÂ? —•ƒ– Č‹ČŒ ƒ”–ƒ‹ ‡Â?‘Â?”ƒ– Č‹ČŒÇĄ Â?‡’‡Â?‰—”—•ƒÂ? ™ƒÂ? ‹Â?’‹Â?ƒÂ? ƒ„ƒÂ?‰Č‹ČŒ‘Â?ƒÂ? —Ž—Š‹Â?‰‰ƒ•ƒƒ–‹Â?‹–‡–ƒ’ •‘Ž‹††ƒÂ?Â?‘Â?‹–Â?‡Â?ŒƒŽƒÂ?Â?‹••‹†ƒÂ?’”‘‰”ƒÂ?Â’ÂƒÂ”Â–ÂƒÂ‹ÇĄ „ƒ‹Â? —Â?–—Â? Â?‡Â?‡Â?ƒÂ?‰Â?ƒÂ? ‡Â?‹Ž— Ž‡‰‹•Žƒ–‹ˆ ʹͲͳ͜ †ƒÂ?‡Â?‹Ž—’”‡•‹†‡Â?•‡”–ƒ™ƒÂ?‹Ž’”‡•‹†‡Â?ʹͲͳ͡Ǥ ‡…ƒ”ƒ –‡‰ƒ• ŠƒŽ ‹–— †‹•ƒÂ?’ƒ‹Â?ƒÂ? ‡–—ƒ  ‘Â?ƒÂ? —Ž—ǥ …ŠÂ?ĠÇĄÂ?‡ŽƒŽ—‹‡Â?”‡–ƒ”‹• ÇĄƒ•”—Ž ÂƒÂ†Â‹ÇĄƒ„—Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒÇĄ•ƒƒ–†‹–ƒÂ?›ƒ–‡”Â?ƒ‹– Â?‘Â?‹–Â?‡Â?   †‡Â?‰ƒÂ? ƒ†ƒÂ?›ƒ Â?‹•”—Š Â?‡’‡nj Â?‰—”—•ƒÂ?  †‹–‹Â?‰Â?ƒ– ÇĄ •‡–‡ŽƒŠ Â?—Â?†—”Â?›ƒ Â?ĥ”„ƒÂ?‹Â?‰”—Â?•‡„ƒ‰ƒ‹‡–—Â?Ǥ ‹Â?ƒ–ƒÂ?ƒÂ? ƒ•”—Ž ÂƒÂ†Â‹ÇĄ  ÇĄ –‡–ƒ’ Â?‡Â?ÇŚ ŒƒŽƒÂ?Â?ƒÂ? ˆ—Â?‰•‹  •‡”–ƒ ’”‘‰”ƒÂ? ›ƒÂ?‰ •—†ƒŠ †‹•—•—Â?Ǥ ‹Â?ƒÂ?ƒ —Â?–—Â? ‡Â?‹Ž— Ž‡‰‹•Žƒ–‹˜‡ †ƒÂ? ‡Â?‹Ž—”‡•‹†‡Â?•‡”–ƒ™ƒÂ?‹Ž’”‡•‹†‡Â?ÇĄ•‡”–ƒ †‹ŒƒŒƒ”ƒÂ?–‹Â?‰Â?ƒ–†‹ͳ͸Â?‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?•‡nj‘Â?ƒÂ? —Ž— •‹ƒ’ Â?‡Â?‡Â?ƒÂ?‰Â?ƒÂ?Â?›ƒǤ Ěś‡’‡”–‹–ƒ”‰‡–ÇĄ†‹‡Â?‹Ž—Ž‡‰‹•Žƒ–‹ˆʹͲͳ͜ •‹ƒ’Â?‡”ƒ‹ŠÍłÂ?—”•‹’‡”Â?‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?ƒ–ƒ—ͳ͸Â?—”•‹ †‹ Ž‡‰‘•Žƒ–‹ˆ  Â?ƒÂ?–‹Â?›ƒǤ ‡”Â?ƒ•—Â?ÇĄ †ƒŽƒÂ? Â?‡Â?‡Â?ƒÂ?‰Â?ƒÂ?‹Ž’”‡•†ƒÂ?™ƒÂ?‹Ž’”‡•‹†‡Â?Ǥ–”ƒ–‡‰‹ Žƒ‹Â?Â?›ƒ›ƒÂ?Â?‹Â?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?’‡Â?Œƒ”‹Â?‰ƒÂ?„ƒÂ?ƒŽ…ƒŽ‘Â? Č‹Â„ÂƒÂŽÂ‘Â?ČŒ ƒÂ?‰‰‘–ƒ Ž‡‰‹•Žƒ–‹ˆ ÇĄ †‹Â?ƒÂ?ƒ Â?‹–ƒ Â?‡Â?„—Â?ƒ’‡Â?†ƒˆ–ƒ”ƒÂ?›ƒÂ?‰†‹„—Â?ƒ—Â?–—Â?—Â?—Â?Ǥ ‡†‡’ƒÂ?Â?Â›ÂƒÇĄ„ƒ‰ƒ‹Â?ƒÂ?ƒ•‘•‘Â?™ƒÂ?‹Ž”ƒÂ?›ƒ–›ƒÂ?‰ †—†—Â?†‹Ž‡‰‹•Žƒ–‹ˆ†ƒ”‹ÇĄÂ?‡”—’ƒÂ?ƒÂ?‘”ƒÂ?‰›ƒÂ?‰ „‡Â?ÂƒÂ”ÇŚÂ„Â‡Â?ƒ” †‹†—Â?—Â?‰ †ƒÂ? †‹‹Â?‰‹Â?Â?ƒÂ? Â?ÂƒÂ•Â›ÂƒÇŚ ”ƒÂ?ÂƒÂ–ÇĄĚś—Â?‰Â?ƒ’ƒ•”—ŽǤ ‡Â?—”—– ÂƒÂ•Â”Â—ÂŽÇĄ ’‡Â?Œƒ”‹Â?‰ƒÂ? „ƒŽ‘Â? ƒÂ?‰‰‘–ƒ Žƒ‰‹•Žƒ–‹ˆ  ›ƒÂ?‰ –‡”„—Â?ƒ —Â?–—Â? —Â?—Â?ÇĄ Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ? ’”‘‰”ƒÂ?  •‡Š‹Â?‰‰ƒ Â?ƒÂ?–‹Â?Â›ÂƒÇĄ •‡Ž—”—Š ƒÂ?‰‰‘–ƒ Ž‡‰‹•Žƒ–‹˜‡ ›ƒÂ?‰ †—†—Â? †ƒ”‹  Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ?•‘•‘Â?›ƒÂ?‰Œƒ†‹’ƒÂ?—–ƒÂ?Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–Ǥ Ěś ‡Žƒ•Â?Â›ÂƒÇĄ’‡”Â?ƒ•ƒŽƒŠƒÂ?†‹–‹Â?‰Â?ƒ–›ƒÂ?‰ –‡”Œƒ†‹•ƒƒ–‹Â?‹ǥ–‹†ƒÂ?Â?‡Â?„—ƒ–‰‘›ƒŠƒ–ƒ— –‡”’‡…ƒŠ„‡ŽƒŠǤ —•–”—ǥ•ƒƒ–‹Â?‹•‡Ž—”—Š’‡Â?‰—”—•†ƒ”‹ –‹Â?‰Â?ƒ–Š‹Â?‰‰ƒ–‡–ƒ’Â?‘Â?‹–†ƒÂ?Â?‘Â?•‡–”ƒ•‹ Â?‡Â?‡Â?ƒÂ?‰Â?ƒÂ? Â?‘Â?‡Â?–—Â? ’‡Â?–‹Â?‰ †‹ ʹͲͳ͜ †ƒÂ? ʹͲͳ͡ǥ–‡”Â?ƒ•—Â?†ƒŽƒÂ?Â?‡Â?‡Â?ƒÂ?‰Â?ƒÂ?‹Ž‰—„”‹›ƒÂ?‰ •ƒŽƒŠ•ƒ–—„ƒŽ‘Â?Â?Â›ÂƒÇĄÂ?‡”—’ƒÂ?ƒÂ?‡–—ƒ‘Â?ƒÂ? —Ž—•‡Â?†‹”‹ǥ̜–‡‰ƒ•ƒ•”—Ž ƒ†‹Ǥ(ymg,sad)

Sekretariat DPRD

0762-91460

Polres

0762-91110

Polsek Ujungbatu

0762-61110

Polsek Kunto Darussalam

0762-62515

Pemadam Kebakaran

0852713373707

Kantor Bappeda

0762-91530

Kajari Pasirpengaraian

0762-91226

Pengadilan Negeri

0762-91677

Kantor Pos Pasirpengaraian

0762-91221

Rumah Sakit Umum Daerah

0762-91777

Bank Riau Pasirpengaraian

0762-91260

BRI Pasirpengaraian

0762-91161

Bank Mandiri Ujungbatu

0762-61147

PLN Ranting Pasirpengaraian

0762-91260

Penanggung jawab/redaktur:SAADUDDIN BADRA

BER.

SEKITAR ͳ͡ͲÂ?—”‹†Ͳͳ†ƒÂ?Ͳ͡ƒÂ?‰—Â?—”„ƒÂ?‡Â?ƒ”‹Â?ƒÂ?–ƒ”‹ƒÂ?‹Â?ƒÂ?•ƒŽƒ‹•‡Â?ƒŽƒÂ?’ƒ†ƒ’‡Â?„—Â?ƒƒÂ?

–‹Â?‰Â?ƒ–ƒ„—’ƒ–‡Â?‘Â?ƒÂ? —Ž—ǥ‡Žƒ•ƒČ‹Í´Í¸Č€Í´ČŒÂ?ƒŽƒÂ?Ǥ

Tarian Ikan Salai Semalam Meriahkan Pembukaan MTQ Rohul BANGUN PURBA (VOKAL) (VOKAL)Bupati Rokan Hulu membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-13 tingkat Kabupaten Rokan Hulu di Kecamatan Bangun Purba, Selasa (27/2). "Tarian Salai Semalam" dan pesta kembang api turut memeriahkan pelaksaanan ajang pencari qori-ah Rohul untuk tampil di MTQ tingkat Provinsi Riau. Usai membuka lomba, Bupati menyampaikan pelaksanaan MTQ Kabupaten 2013 ini berbeda dengan sebelumnya, sebab selain kita melaksanakan

MTQ Tingkat Kabupaten, kabupaten Rokan Hulu yang diberi kesempatan menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Riau juga tengah mempersiapkan segala sarana dan prasarana nya. "Kita harapkan para QoryQoriah agar betul-betul mempersiapkan diri untuk pelaksanaan MTQ ini, sebab peserta terbaik nantinya akan kita persiapkan untuk MTQ tingkat Provinsi Riau, Juni mendatang," sampainya. Kepala kantor Kementrian

Agama(Kemenag)Provinsi Riau, Drs H Tarmizi Tohor MA, yang hadir saat itu memberi apresiasi kepada Pemka Rokan Hulu. Sebab pelaksanaan MTQ Kabupaten ini sangat meriah dan di sambut antusias ribuan masyarakat. "Saya yakin dan percaya ini adalah pertanda baik bahwa Syiar Islam sangat tinggi di Kabupaten Rohul yang dikenal dengan julukan negeri Seribu Suluk," pujinya. Katanya, pelaksanaan MTQ adalah salah satu upaya untuk meningkatkan keimanan dan

ketaqwaan kepada Allah Swt, dalam bentuk menyemarakkan Syiar Agama Islam di provinsi Riau, semua kegiatan keagamaan di Rokan Hulu sangat kental dirasakan. Kemenag Provinsi Riau sebagai instansi yang mengayomi bidang ke agamaan sangat berterima kasih kepada Kepala Daerah Khususnya Bupati Rohul yang telah memberikan sumbangan besar pada pembangunan bidang keagamaan tersebut. Tarmizi Tohor juga mengaku berbagai kegiatan keagamaan,

pendidikan dan pembinaan Alqur’an sontar terdengan di berbagai daerah kami. Hal tersebut atas kesungguhan Bupati Ahmad dalam mengembangkan Syiar Islam. Hal itu akan menciptakan regenerai yang akan membumikan alqur'an. "Tidak ada Ilmu yang paling Utama, dan tidak ada pengabdian yang paling mulia dihamparan bumi ini kecuali hidup Ikhlas berkiprah mempelajari, memahami dan memercusuarkan Syiar Kitabulla," ucapnya. (ymg,sad)

Siswa SD/MI dan SMP/ Turap Sungai Batang MTs Rohul Siap Hadapi UN Labuhan Terancam Ambruk PASIRPENGARAIAN (VOKAL)-Se(VOKAL) banyak 1.0408 Siswa SD dan 7.182 SMP/ Mts di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) siap menghadapi ujian nasional(UN) yang akan dilaksanakan pada April dan Mei mendatang. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga (Disdikpora) Rohul melalui Kepala Bidang Pendidikan dasar(Dikdas) Suharman kepada Harian Vokal, Rabu(27/2). Disampaikannya, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan Kemendiknas bahwa UN SD akan dilaksanakan tanggal 6,7 dan 8 Mei 2013, dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia (BI), Matematika (MTK), IPA. Sedangkan ujian susulan akan dilaksanakan tanggal 13 s/d 15 mei, Kemudian pengumuman lulusan akan dilaksanakan bulan juni 2013. UN SMP/MTs akan dilaksanakan tanggal 22 s/d 25 April 2013 dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia(BI), matematika (MTK), IPA dan Bahasa Ingris dan Susulan akan dilaksanakan tanggal 29 April s/d 2 mei tahun 2013 pengumuman lulusan tanggal 1 juni 2013. Menurut Suharman jumlah siswa

SD yang akan melaksanakan UN sebanyak 10408,sedangan Siswa SMP/ MTs sebanyak 7.182 siswa. "Siswasiswi tersebut sudah dipersiapkan untuk mengikuti ujian nasional tersebut,"katanya. Sebagai persiapan bagi siswa mulai Selasa(26/2) pihak sekolah mulai melaksanakan try out, disamping itu juga sebelum try out pihak siswa-siswi tersebut sudah mengikuti bimbingan belajar di beberapa tempat kursus yang ada, disamping itu juga, para guru melaksanakan les pada sore harinya. Suharman juga menghimbau para orang tua murid agar memerintahkan kepada anak-anaknya untuk mengulangi pelajaran yang didapat di sekolah,agar anak-anaknya bisa menguasai seluruh pelajaran yang diberikan oleh guru-guru di sekolah. "Untuk mendukung belajar-mengajar anak-anak kita disamping belajar di sekolah juga tidak terlepas dari tanggung jawab Orang tua di rumah, karena anak-anak tersebut lebih banyak waktunya di rumah ketimbang (ber) di sekolah," katanya.(ber)

PASIRPENGARAIAN (VOKAL) KAL)-Tembok penahan tebing (turap) yang dibangun untuk mangatasi abrasi di tepian Sungai Batang Lubuh Dusun Darussalam, Desa Babussalam, Kecamatan Rambah yang dibangun Juli 2012 lalu, kondisinya terancam ambruk. Disisi bawah tembok, sudah keropos diterjang air sungai, bahkan kini sudah berlubang. Bangunan turap sepanjang 125 meter yang menghabiskan dana Rp902.824.000 dibangun rekanan CV Bodoba dengan konsultan CV Wandra Cipta, dan sudah habis masa perawatannya. Namun bangunan yang baru berusia 8 bulan tersebut, kondisinya sudah memprihatinkan, karena kolong tembok tidak lagi ada tanah timbunan karena habis terkikis air sungai. Sejumlah warga menyatakan, sudah melaporkan permasalahan tersebut ke kepala Desa Babussalam, Syafei Bang-

sawan, termasuk adanya jalan di sisi turap, yang kini sudah menjadi anak sungai, dan kini diberi jembatan darurat oleh masyarakat dari batang pinang, dan kini hanya bisa dilintasi sepeda motor saja. Kades Babussalam, Syafei Bangsawan yang dikonfirmasi terkait laporan warga mengakui, dirinya sudah melaporkan terkait turap yang terancam ambruk sesuai laporan warga, ke Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) namun secara lisan. Termasuk, butuhnya jembatan di daerah itu, karena jalan tersebut dulunya sebagai akses jalan menghubungkan Desa Babussalam ke Desa Tanjung Belit dan desa lainnya di Kecamatan Bangun Purba. "Jalan itu sudah ada sejak lama, dan dulunya disebut warga Simpang Tangun. Kini jalan itu, sudah sejak beberapa bulan terakhir ini tidak lagi bisa dilintasi kendaraan

roda empat, karena sangat parah. Juga mengenai turap, yang kondisinya nyaris ambruk karena terkikis air sungai, juga dilaporkan warga ke kita. Berharap hal ini, bisa segera diatasi Dinas BMP Rokan Hulu," terang Kades Babussalam. Ditempat terpisah, Kepala Dinas BMP, Herry Islami ST yang dikonfirmasi terkait laporan warga baik nyaris runtuhnya turap serta butuhnya jembatan, pihaknya siap menaganginya melalui dana swakelola Dinas BMP tahun 2013 ini. "Baik untuk turap yang nyaris runtuh maupun jembatan yang diperlukan warga, kita akan akomodir melalui dana swakelola tahun 2013 ini. Hal ini kita lakukan, dalam memberikan pelayanan ke masyarakat, sehingga permasalahan yang ada bisa teratasi dengan tepat dan cepat," (ymg,sad) janji Heri Islami.(ymg,sad) Perwajahan:ZULQIFLI


13 SABTU 28 Febuari 2013/18 Rabiul Ahir 1434 H

HARIAN VOKAL

LINTAS ƒ„—’‡’ƒ•ͳ͜‹•™ƒ Â?‡ ƒ–‹Â? BENGKALIS(VOKAL)-ƒÂ?‹Ž —’ƒ–‹ Č‹ÂƒÂ„Â—Â’ČŒ ‡Â?‰Â?ƒŽ‹•  —ƒ›ƒ–Â?‘ǥ ƒ„— Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒ Â?‡Ž‡’ƒ• Â?‡„‡”ƒÂ?‰Â?ƒ–ƒÂ?ͳ͜•‹•™ƒƒ†”ƒ•ƒŠŽ‹›ƒŠ‡‰‡”‹ Č‹ČŒ‡Â?‰Â?ƒŽ‹•—Â?–—Â?„‡ŽƒŒƒ”ƒŠƒ•ƒ Â?‰‰”‹•Â?‡ ÂƒÂ”Â‡ÇĄ ƒ™ƒ‹Â?—”Č‹ ƒ–‹Â?ČŒÇ¤ƒ‡”ƒŠ–‡”•‡„—–†‹Â?‡Â?ƒŽ †‡Â?‰ƒÂ?•‡„—–ƒÂ?Â?ƒÂ?’—Â?‰ Â?‰‰”‹•ǥÂ?ƒ”‡Â?ƒ•‡Ž—”—Š ™ƒ”‰ƒÂ?›ƒ „‡”„ƒŠƒ•ƒ Â?‰‰”‹•Ǥ ƒŽƒÂ? •ƒÂ?„—–ƒÂ?Â?›ƒ ƒ„—’ Â?‡Â?‰—Â?‰Â?ƒ’Â?ƒÂ? ƒ’”‡•‹ƒ•‹Â?›ƒ›ƒÂ?‰–‹Â?‰‰‹–‡”Šƒ†ƒ’Â?‡‹Â?‰‹Â?ƒÂ?’ƒ”ƒ ’‡ŽƒŒƒ”Â?‡Â?‹Â?„ƒ‹ŽÂ?—†‹ƒ”‡•‡ŽƒÂ?ƒŽ‹Â?ƒ„—ŽƒÂ? Â?‡ †‡’ƒÂ?Ǥ ƒŽƒÂ? Â?‡•‡Â?’ƒ–ƒÂ? ‹–— ƒ„—’ Œ—‰ƒ Â?‡Â?‰nj —Â?‰Â?ƒ’Â?ƒÂ? ’‡•ƒÂ? ƒ•—Ž—ŽŽƒŠ —ŠƒÂ?Â?Ġ  –‡Â?–ƒÂ?‰Â?‡Â?—Â?–—–‹ŽÂ?—ǤDz‡ŽƒŒƒ”ŽƒŠ™ƒŽƒ—•ƒÂ?’ƒ‹ Â?‡‡‰‡”‹‹Â?ÂƒÇĄÇł—Â?‰Â?ƒ’ƒ„—’Â?‡Â?‰—–‹’’‡•ƒÂ? ƒ•—Ž—ŽŽƒŠ—ŠƒÂ?Â?ĠǤ ƒ„—’„‡”Šƒ”ƒ’•‡Â?‘‰ƒÂ?‡„‡”ƒÂ?‰Â?ƒ–ƒÂ?’ƒ”ƒ ’‡ŽƒŒƒ”  Â?‡ ƒ”‡ ‹–— Â?‡Â?Œƒ†‹ starting point —Â?–—Â? Â?‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–Â?ƒÂ? Â?—ƒŽ‹–ƒ• •—Â?„‡” †ƒ›ƒ Â?ƒÂ?—•‹ƒČ‹ČŒ†‹‡Â?‰Â?ÂƒÂŽÂ‹Â•ÇĄ–‡”—–ƒÂ?ƒ†ƒŽƒÂ?ŠƒŽ Â?‡Â?ƒÂ?’—ƒÂ? „‡”„ƒŠƒ•ƒ Â?‰‰”‹•Ǥ ‡•—ƒ‹ grand •–”ƒ–‡‰‹ ’‡Â?„ƒÂ?‰—Â?ƒÂ? ‡Â?’ƒ– Â?ƒ™ƒ•ƒÂ?ÇĄ •‡„—–Â?Â›ÂƒÇĄ ‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ ƒ„—’ƒ–‡Â? ‡Â?‰Â?ƒŽ‹• Â?‡Â?Œƒ†‹Â?ƒÂ? —Žƒ— ‡Â?‰Â?ƒŽ‹• •‡„ƒ‰ƒ‹ •‡Â?–”ƒŽ’‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ?ǤÂ?–—Â?Â?‡Â?—Œ—ƒ”ƒŠ‹–—ǥ–‡Â?–— Šƒ”—•†‹†—Â?—Â?‰Â?‡Â?—ƒ–ƒÂ?›ƒÂ?‰•‹ƒ’’ƒÂ?ƒ‹Ǥ Dzƒ›ƒ Â?‡Â?‹Žƒ‹ ‰‡„”ƒÂ?ƒÂ? ›ƒÂ?‰ †‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?  ‡Â?‰Â?ƒŽ‹• ‹Â?‹ Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ? •ƒŽƒŠ •ƒ–— —’ƒ›ƒ Â?‡Â?†—Â?—Â?‰’‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ—Â?–—Â?Â?‡™—Œ—†Â?ƒÂ?‘–ƒ ‡Â?‰Â?ƒŽ‹• •‡„ƒ‰ƒ‹ ‘–ƒ ‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ?ÇĄÇł —Â?‰Â?ƒ’ ƒ„—’Ǥ ‡Â?—”—–Â?Â›ÂƒÇĄ Â?‡’—–—•ƒÂ?  ‡Â?‰Â?ƒŽ‹• Â?‡Â?‰‹”‹Â?Â?ƒÂ? ͳ͜ ’‡ŽƒŒƒ” Â?‡ ƒ”‡ ‹–— Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ? –‹Â?†ƒÂ?ƒÂ?•ƒÂ?‰ƒ–„‹ŒƒÂ?Ǥƒ„—’„‡”Šƒ”ƒ’Â?‡’—–—•ƒÂ? ‹–—†‹‹Â?—–‹‘Ž‡Š•‡Â?Â‘ÂŽÂƒÂŠÇŚÂ•Â‡Â?‘ŽƒŠŽƒ‹Â?ÇĄ•‡Š‹Â?‰‰ƒ’ƒ”ƒ ’‡ŽƒŒƒ” †‹ ƒ„—’ƒ–‡Â? ‡Â?‰Â?ƒŽ‹• „‹•ƒ –‡”ƒÂ?’‹Ž „‡”Â?‘Â?—Â?‹Â?ƒ•‹†ƒŽƒÂ?„ƒŠƒ•ƒ Â?‰‰”‹•Ǥ(rud)

ƒ„—’—Â?ƒ‘•‹ƒŽ‹•ƒ•‹ Illegal Migrant BENGKALIS (VOKAL)-ƒÂ?‹Ž —’ƒ–‹ Č‹ÂƒÂ„Â—Â’ČŒ ‡Â?‰Â?ƒŽ‹•  —ƒ›ƒ–Â?‘ǥ ƒ„— Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒ Â?‡Â?„—Â?ƒ ‘•‹ƒŽ‹•ƒ•‹‡Â?ƒÂ?‰ƒÂ?ƒÂ?Illegal Migrant †‹ Â?†‘Â?‡nj •‹ƒ›ƒÂ?‰†‹–ƒŒƒƒÂ?–‘” Â?‹‰”ƒ•‹Žƒ•

‡Â?‰Â?ƒŽ‹•†‹ ‘–‡Žƒ”‹Â?ƒ‡Â?‰Â?ƒŽ‹•Ǥ ƒ„—’ Â?‡Â?›ƒÂ?„—– „ƒ‹Â? ’‡ŽƒÂ?•ƒÂ?ƒƒÂ? •‘nj •‹ƒŽ‹•ƒ•‹ ‹–—Ǥ ‹ƒ „‡”Šƒ”ƒ’ •‘•‹ƒŽ‹•ƒ•‹ ‹–— †ƒ’ƒ– Â?‡Â?„‡”‹Â?ƒÂ?’‡Â?‰‡–ƒŠ—ƒÂ?†ƒÂ?’‡Â?ƒŠƒÂ?ƒÂ?•‡”–ƒ Â?‡Â?›ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ? ’‡”•‡’•‹ –‡”Â?ƒ‹– ’‡Â?ƒÂ?‰ƒÂ?ƒÂ? Â?ƒ•ƒŽƒŠ Â?Â‹Â‰Â”ÂƒÂ•Â‹ÇĄ –‡”—–ƒÂ?ƒ illegal migrant ƒ–ƒ— ‹Â?‹‰”ƒÂ?‰‡Žƒ’Ǥ ƒ„—’ Â?‡Â?‹Žƒ‹ •‘•‹ƒŽ‹•ƒ•‹ ‹–— •ƒÂ?‰ƒ– Â–Â‡Â’ÂƒÂ–ÇĄ Â?‡Â?‰‹Â?‰ƒ–•‡…ƒ”ƒ‰‡‘‰”ƒˆ‹•ƒ„—’ƒ–‡Â?‡Â?‰Â?ƒŽ‹• „‡”ƒ†ƒ †‹ ’‹Â?–— ‰‡”„ƒÂ?‰ †ƒÂ? ’‡”Ž‹Â?–ƒ•ƒÂ? ƒÂ?–ƒ” Â?‡‰ƒ”ƒǤ‘Â?†‹•‹‹Â?‹Â?‡Â?„—ƒ–ƒ„—’ƒ–‡Â?‡Â?‰Â?ƒŽ‹• ƒÂ?ƒÂ? „‡”•‡Â?–—ŠƒÂ? ŽƒÂ?‰•—Â?‰ †‡Â?‰ƒÂ? Â?ÂƒÂ•ÂƒÂŽÂƒÂŠÇŚ Â?ƒ•ƒŽƒŠ‹Ž‡‰ƒŽÂ?‹‰”ƒÂ?Ǥ ‡Â?†ƒ–‹ •‡Œƒ—Š ‹Â?‹ Â?ƒ•ƒŽƒŠ ‹Â?‹‰”ƒÂ? ‰‡Žƒ’ †‹ ƒ„—’ƒ–‡Â?‡Â?‰Â?ƒŽ‹•„‹•ƒ†‹Â?ƒ–ƒÂ?ƒÂ?Â?ƒ•‹ŠÂ?‹Â?‹Â?ÇĄ Â?ƒÂ?—Â?  •‡„ƒ‰ƒ‹ †ƒ‡”ƒŠ ›ƒÂ?‰ –‡”†‹”‹ †ƒ”‹ Â’Â—ÂŽÂƒÂ—ÇŚ ’—Žƒ— †ƒÂ? Â?‡Â?‹Ž‹Â?‹  ‰ƒ”‹• ’ƒÂ?–ƒ‹ ›ƒÂ?‰ ’ƒÂ?ŒƒÂ?‰ǥ •ƒÂ?‰ƒ–†‹–—Â?–—–•‡ŽƒŽ—„‡”•‹Â?ƒ’™ƒ•’ƒ†ƒ–‡”Šƒ†ƒ’ Â?‡Â?—Â?‰Â?‹Â?ƒÂ? Â?ƒ•—Â?Â?›ƒ ‹Â?‹‰”ƒÂ? ‰‡Žƒ’ Â?‡ Â?†‘nj Â?‡•‹ƒÂ?‡ŽƒŽ—‹ƒ„—’ƒ–‡Â?‡Â?‰Â?ƒŽ‹•Ǥ Ěś‡”Ž‡„‹Š ™‹Žƒ›ƒŠ ‡Â?‰Â?ƒŽ‹• Â?‡Â?‹Ž‹Â?‹ „ƒÂ?›ƒÂ? ’‡Žƒ„—ŠƒÂ? –”ƒ†‹•‹‘Â?ƒŽ ƒ–ƒ— ’‡Žƒ„—ŠƒÂ? ”ƒÂ?›ƒ– ›ƒÂ?‰ „‡”„ƒ–ƒ•ƒÂ? ŽƒÂ?‰•—Â?‰ †‡Â?‰ƒÂ? ‡‰‡”‹ ‹”ƒÂ? †ƒÂ?’‡”Ž‹Â?–ƒ•ƒÂ?‡Žƒ–ƒŽƒÂ?ÂƒÇĄĚśÂ?ƒ–ƒƒ„—’Ǥ ‡Â?—”—–ÂƒÂ„Â—Â’ÇĄ’‡”•‘ƒŽƒÂ?‹Â?‹‰”ƒÂ?‰‡Žƒ’–‹†ƒÂ? ŠƒÂ?›ƒÂ?‡Â?Œƒ†‹’‡”•‘ƒŽƒÂ? Â?†‘Â?‡•‹ƒÂ•ÂƒÂŒÂƒÇĄ–ƒ’‹–‡ŽƒŠ Â?‡Â?Œƒ†‹ ’‡”•‘ƒŽƒÂ? ‹Â?–‡”Â?ƒ•‹‘Â?ÂƒÂŽÇĄ •‡Š‹Â?‰‰ƒ ’‡”Ž— ƒ†ƒÂ?›ƒ ’‡Â?ƒÂ?‰ƒÂ?ƒÂ? •ƒÂ?‰ƒ– •‡”‹—•Ǥ

•— ›ƒÂ?‰ ’ƒŽ‹Â?‰ •ƒÂ?–‡” –‡”Â?ƒ‹– ‹Â?‹‰”ƒÂ? ‰‡Žƒ’ •ƒƒ– ‹Â?‹ ƒ†ƒŽƒŠ Â?‡Â?‹•Â?‹Â?ƒÂ?ÇĄ ’‡’‡”ƒÂ?‰ƒÂ? †ƒÂ? ’‡Â?‹Â?†ƒ•ƒÂ?†ƒ”‹‡‰ƒ”ƒƒ•ƒŽÂ?›ƒǤ‡’‡”–‹’‡Žƒ”‹ƒÂ? ™ƒ”‰ƒ ‘Š‹Â?‰›ƒ †ƒ”‹ ›ƒÂ?Â?ÂƒÂ”ÇĄ ’‡Žƒ”‹ƒÂ? ™ƒ”‰ƒ ƒÂ?‹•–ƒÂ?ÇĄˆ‰ƒÂ?‹•–ƒÂ?ÇĄ ”ƒÂ?ÇĄ ”ƒÂ?†ƒÂ?”‹ŽƒÂ?Â?ƒ›ƒÂ?‰ Â?‡Â?…ƒ”‹•—ƒÂ?ƒ†‹—•–”ƒŽ‹ƒǤ Â?—Â?Â?Â›ÂƒÇĄ ‹Â?‹‰”ƒÂ? ‰‡Žƒ’ ‹Â?‹ Â?‡Â?Œƒ†‹Â?ƒÂ? ™‹Žƒ›ƒŠ Â?†‘Â?‡•‹ƒ •‡„ƒ‰ƒ‹ –”ƒÂ?•‹– •‡„‡Ž—Â? Â?‡Â?…ƒ’ƒ‹Â?‡‰ƒ”ƒ–—Œ—ƒÂ?›ƒÂ?‰†‹‹Â?‰‹Â?Â?ƒÂ?Ǥ‡”‡Â?ƒ Â?ƒ•—Â? Â?‡ †ƒŽƒÂ? ™‹Žƒ›ƒŠ –‡”‹–‘”‹ƒŽ Â?†‘Â?‡•‹ƒ Â?‡Ž‡™ƒ–‹ ÂŒÂƒÂŽÂ—Â”ÇŚÂŒÂƒÂŽÂ—Â” ̾–‹Â?—•ǯǥ •‡Š‹Â?‰‰ƒ Ž—’—– †ƒ”‹ ’ƒÂ?–ƒ—ƒÂ?Ǥ ‹–‡‰ƒ•Â?ƒÂ? ÂƒÂ„Â—Â’ÇĄ •‡ƒÂ?†ƒ‹Â?›ƒ ’ƒ”ƒ ‹Â?‹‰”ƒÂ? ‰‡Žƒ’‹–—„‡Â?ÂƒÂ”ÇŚÂ„Â‡Â?ƒ”Â?‡Â?ƒÂ?ˆƒƒ–Â?ƒÂ?ƒ„—’ƒ–‡Â? ‡Â?‰Â?ƒŽ‹• •‡„ƒ‰ƒ‹ Â?ƒ™ƒ•ƒÂ? –”ƒÂ?•‹–ǥ Â?ƒÂ?ƒ ƒÂ?ƒÂ? Â?‡Â?‹Â?„—ŽÂ?ƒÂ? „‡”„ƒ‰ƒ‹ †ƒÂ?’ƒÂ? †‹ ‡Â?‰Â?ÂƒÂŽÂ‹Â•ÇĄ •‡’‡”–‹Â?ƒ•ƒŽƒŠ•‘•‹ƒŽ†ƒÂ?Â?‡ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?Ǥ‘Â?†‹•‹‹Â?‹ ƒÂ?ƒÂ?Â?‡Â?„—–—ŠÂ?ƒÂ?’‡Â?ƒÂ?‰ƒÂ?ƒÂ?•‡”–ƒÂ?‘‘”†‹Â?ƒ•‹ •‡”‹—• ƒÂ?–ƒ” ‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ ƒ„—’ƒ–‡Â? ‡Â?‰Â?ÂƒÂŽÂ‹Â•ÇĄ ’‹ŠƒÂ? ‹Â?Â‹Â‰Â”ÂƒÂ•Â‹ÇĄ Â?‡’‘Ž‹•‹ƒÂ? Â?ƒ—’—ƒÂ? ‹Â?•–ƒÂ?•‹ Žƒ‹Â?Â?›ƒǤ Ěś‡Â?‹Â?ƒ”‹Â?‹Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ?„—Â?–‹Â?‡’‡†—Ž‹ƒÂ?Â?‹–ƒ ƒ‰ƒ” Ž‡„‹Š •‹ƒ’ Â?‡Â?‰ƒÂ?–‹•‹’ƒ•‹ Â?‡Â?—Â?‰Â?‹Â?ƒÂ? Â?ƒ•—Â?Â?›ƒ‹Â?‹‰”ƒÂ?‰‡Žƒ’›ƒÂ?‰„‡”Ž‹Â?†—Â?‰†‹„ƒŽ‹Â? †ƒŽ‹ŠÂ?‡Â?…ƒ”‹•—ƒÂ?ÂƒÇĄĚś’—Â?‰Â?ĥƒ„—’Ǥ (rud)

Kantor Bupati

: 0766-21258

Sekretariat DPRD

: 0766-7008003

Polres

: 0766-23390

Polsek

: 0766-21110

Puskesmas

: 0766-21330

Kantor Pos

: 0766-21015

Kejaksaan Negeri

: 0766-21122

Pengadilan Negeri

: 0766-21031

RSUD

: 0766-21066

PLN

: 0766-21777

Kesbang & Infokom

: 0766-21057

Penanggung jawab/redaktur:DELFI INDRA

ADVERTORIAL PEMKAB BENGKALIS

BAKHTARUDDIN

BUPATI ‡�‰�ƒŽ‹•  ‡”Ž‹›ƒ��‡�ƒ�†ƒ–ƒ�‰ƒ�‹„‡”‹–ƒƒ…ƒ”ƒ’‡Žƒ�–‹�ƒ�’‡Œƒ„ƒ–‡•‡Ž‘�

‡Â?‡”‹Â?–ƒŠƒ„—’ƒ–‡Â?Č‹‡Â?Â?ÂƒÂ„ČŒÂ?‡‰Â?ƒŽ‹•†‹ŽƒÂ?–ƒ‹ ƒÂ?–‘”—’ƒ–‹‡Â?‰Â?ÂƒÂŽÂ‹Â•ÇĄƒ„—Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒÇ¤

Bupati Minta Kepala SKPD Segera Laksanakan Program „ Lantik 20 Pejabat Eselon II    áˆşáˆťÇŚ áˆşáˆťÇŚ—’ƒ–‹ ‡Â?‰Â?ƒŽ‹•  ‡”Ž‹›ƒÂ? ÂƒÂŽÂ‡ÂŠÇĄƒ„—áˆşÍ´ÍšČ€Í´áˆťÂ?‡ŽƒÂ?–‹Â?ʹͲ‘”ƒÂ?‰’‡Œƒ„ƒ–‡•‡Ž‘Â?

†‹ Ž‹Â?‰Â?—’‡Â?‡”‹Â?–ƒŠƒ„—’ƒ–‡Â?áˆş‡Â?Â?ÂƒÂ„áˆť‡Â?‰Â?ƒŽ‹•†‹ ŽƒÂ?–ƒ‹ ƒÂ?–‘”—’ƒ–‹‡Â?‰Â?ƒŽ‹•ǤƒŽƒÂ?•ƒÂ?„—–ƒÂ?Â?›ƒ —’ƒ–‹Â?‡Â?‹Â?–ƒ’‹Â?’‹Â?ƒÂ?ƒ–—ƒÂ?‡”Œƒ‡”ƒÂ?‰Â?ƒ–ƒ‡”ƒŠ áˆşáˆť›ƒÂ?‰†‹ŽƒÂ?–‹Â?ƒ‰ƒ”•‡‰‡”ƒÂ?‡ŽƒÂ?•ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?’”‘‰”ƒÂ? ›ƒÂ?‰–‡ŽƒŠÂ†Â‹Â„Â—ÂƒÂ–ÇĄ•‡”–ƒ–‹†ƒÂ?Â?‡Â?—Â?Â†ÂƒÇŚÂ?—Â?†ƒÂ?›ƒŽƒ‰‹Ǥ LAPORAN: BAKHTARUDIN/BENGKALIS Menurut Bupati, kebiasaan menunda pelaksanaan program akan menyebabkan kegiatan tidak maksimal. Selain itu pimpinan SKPD bersangkutan juga akan kerepotan. "Saya minta kerjakan pro-

gram secepatnya agar tidak terdesak waktu," pinta Bupati. Para pimpinan SKPD yang dilantik tersebut adalah Dr Sulioso yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Kepegawaian menjadi Asisten Administrasi Umum Setdakab Bengkalis. Kemudian Hj Farida Hamid yang sebelumnya

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana menduduki jabatan baru sebagai staf ahli bidang pembangunan, sedangkan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana dipercayakan kepada Hj Umi Kalsum yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Koperasi dan UKM. Jabatan yang diemban Umi Kalsum sebelumnya dipercayakan kepada H Tuah Asrun Saili. Rinaldi yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BPMPD) dilantik Kepala Badan BMPD menggantikan Eduar. Sementara Eduar menjabat sebagai Kepala Dinas Ke-

budayaan Pemuda dan Olahraga. H Hermanto yang sebelumnya menjabat Kadiskes digeser menajdi Kepala Badan Kesbangpolinmas, sementara jabatan Kadiskes dipercayakan kepada Syukri yang sebelumnya menjabat Kepala Dispenda. Sedangkan Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan M Nasir dipercaya menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), dan Emri yang sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan Ko-

munikasi dan Informasi dipercaya menjabat Kepala Dinas Tata Kota dan Pemukiman. Posisi yang ditinggal Emri diisi H Amran. Sementara itu, Indra Putra diplot menjadi Kadispenda menggantikan Syukri. Indra Gunawan tetap menjabat sebagai Kadis Pasar, Erwin menjabat Kadis Tamben dan H Najamuddin yang sebelumnya Staf Ahli Bidang Teknologi Informasi diangkat menjadi Kepala Satpol PP Bengkalis. (***)

Lipun Laporkan Penyimpangan Anggaran Bupati Harapkan Warga Rupat Proyek Disbudparpora ke KPK Awasi Pelaksanaan Program „ Serahkan E-KTP dan Mobil Ambulans BENGKALIS(VOKAL)-Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh mengharapkan warga Kecamatan Rupat ikut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di kecamatan tersebut. Hal tersebut disampaikan Bupati uasi melakukan penyerahan secara simbolis e-KTP dan 1 unit ambulans di Kantor Camat Rupat, Senin (25/2) petang. Dalam sambutannya Bupati mengatakan, program e-KTP yang digulirkan Pemerintah Pusat bernilai positif bagi pembangunan. Karena e-KTP dapat mengantisipasi serta mencegah terjadinya pemalsuan data atau identitas penduduk. Selain itu e-KTP juga bertujuan mewujudkan akurasi data kependudu-

kan untuk mendukung peningkatan keamanan Negara. “E-KTP juga mempermudah masyarakat dalam memperoleh pelayanan dari lembaga pemerintah, perbankan serta dari pihak swasta. Selain itu eKTP mencegah terbukanya peluang seseorang melakukan penipuan data jati dirinya,� sebut Bupati. Di sisi lainnya, tambah Bupati, dengan adanya e-KTP ini maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis dalam menyalurkan program ataupun bantuan kepada masyarakat akan jadi tepat sasaran. Karena setiap penerima nantinya harus memiliki e-KTP. “Salah satu contoh adalah program Jamkesmas. Nantinya setiap masyarakat yang

BAKHTARUDDIN

BUPATI ‡Â?‰Â?ƒŽ‹•  ‡”Ž‹›ƒÂ?ƒŽ‡Šȋ„‡”Â?ƒ…ƒÂ?ÂƒÂ–ÂƒČŒÂ?‡Â?›ƒŽƒÂ?‹™ƒ”‰ƒ—•ƒ‹ Â?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?’‡Â?›‡”ƒŠƒÂ?Â?ƒ”–—–ƒÂ?†ƒ’‡Â?†—†—Â?‡Ž‡Â?–”‘Â?‹Â?ȋ‡njÂ?Â–Â’ČŒ†‹‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ? —’ƒ–

menggunakan layanan tersebut harus memilki e-KTP,� sebutnya. Bupati juga menyambut baik adanya partisipasi masyarakat di Kecamatan Rupat Utara dalam menyukseskan program e-KTP, sehingga realisasi proses perekaman berlangsung lancar. Acara penyerahan e-KTP secara simbolis itu juga dihadiri sejumlah kepala SKPD, kepala desa dan tokoh masyarakat. Pada kesempatan itu Bupati juga menyerahkan bantuan 1 unit rumah layak huni dan pompong bantuan Pemerintah Pusat serta bantuan 500 Alquran yang diterima Camat Rupat Utara. “Saya minta keberadaan ambulans ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membantu saudara-saudara kita yang akan mendapatkan perawatan ke Puskesmas maupun rumah sakit. Juga untuk mengantar jenazah,� pintanya. Sementara itu Camat Rupat Utara Agus Sofyan disela-sela kegiatan mengungkapkan, di Kecamatan Rupat Utara 14,26 persen atau 1.288 warga belum melakukan perekaman data eKTP. Sementara warga yang sudah melakukan perekaman mencapai 7.745 orang dari total target 9.033 orang. “Dari data itu yang sudah terekam e-KTP sebanyak 85.74 persen sekitar 7.745 jiwa, dan yang belum terekam sekitar 14.26 persen atau sekitar 1.288 jiwa. Umumnya warga yang belum terekam ini berada di luar daerah serta di negeri orang. Saya yakin tahun ini akan selasai semuanya,� pungkasnya. (rud)

PEKANBARU (VOKAL)- Lembaga Investigasi Penyalahgunaan Uang Negara (Lipun) Riau sudah melaporkan temuan serta dugaan terjadinya penyimpangan anggaran proyek Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda Olahraga (Disbudparpora) Bengkalis pada pembangunan dermaga penumpang tahap II ke Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Proyek ini didanai APBN tahun anggaran 2012 sebesar Rp2.279.000.000 Direktur Eksekutif DPP Lipun Riau Djamhourdin kepada Harian Vokal, baru-baru ini mengatakan, hasil investigasi Lipun Riau itu menemukan kejanggalan terhadap penggunaan anggaran proyek pembangunan dermaga penumpang tahap II pada Disbudparpora Bengkalis. "DPP Lipun Riau sudah melayangkan surat laporan hasil investigasi ini ke KPK. Surat laporan bernomor R-028/LIPUNRI/P-9/X/2013 itu telah kirimkan. Diduga proyek pembangunan dermaga penumpang tahap II di Disbudparpora Bengkalis yang didanai APBN tahun 2012 sebesar Rp2.279.000.000 telah terjadi pidana korupsi," katanya. Dikatakan Djamhour, dengan adanya laporan itu diharapkan KPK dapat menurunkan tim untuk menindak lanjuti permasalahan dugaan penyimpangan anggaran tersebut. Adanya dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Disbudparpora Bengkalis ini karena pihak Disbudparpora menunjuk perusahaan yang tidak lengkap administrasinya, yakni CV Terubuk Jaya. "Pada saat pembukaan dokumen penawaran, CV Terubuk Jaya tidak memenuhi serta tidak melengkapi persyaratan yang ditentukan. Namun kenyataannya pihak Disbudparpora Bengkalis melalui panitia memenangkan CV Terubuk Jaya dengan tawaran lelang sebesar

Rp1.903.218.000. Ini dari awal disanggah perusahaan lain," katanya. Hal ini, sebutnya, menandakan telah terjadi kolusi korupsi dan nepotisme (KKN) yang dilakukan terhadap proses pelelangan. Sebab dari awal kebijakan panitia memenangkan CV Terubuk Jaya itu telah disanggah pada tanggal 26 September 2012, namun tidak kunjung digubris panitia. Akhirnya kejanggalan itu dilaporkan Lipun Riau ke KPK. Dia juga menuturkan, berdasar hasil investigasi Lipun Riau di lapangan, pengerjaanya proyek yang dikerjakan CV Terubuk Jaya itu masih terbengkalai. Padahal, tahun anggaran pengerjaan proyek APBN 2012 sudah berakhir. Ditegaskannya hal ini harus dipertanggung jawabkan. Kepada Vokal, Kamis (21/2) di Pekanbaru, Djamhour mengatakan bahwa fakta-fakta dugaan penyimpangan anggaran itu memunculkan indikasi adanya tindak pidana korupsi yang dilakukan Kadisbudparpora Bengkalis Tuah Sahali dan PPTK Suparno, serta kontraktor pelaksana proyek yakni CV Terubuk Jaya yang dimenangkan panitia. Disebutkan Djamhour, pembangunan dermaga penumpang tetap dikerjakan CV Terubuk Jaya. Artinya, sanggahan pihak perusahaan lainya seperti CV Aidil (Mawardi), CV Bantan Putra (Rahmad Afandi) dan CV Indah Permai (M Nazri) tidak digubris pihak Disbudparpora Bengkalis. Sementara itu, Kepala Disbudparpora Bengkalis Tuah Sahali saat akan dikonfirmasi Vokal via ponselnya, Kamis (21/ 2), belum berhasil dihubungi. Meski pesan singkat juga sudah dikirim, namun tidak berbalas. Sedangkan PPTK Suparno ketika dihubungi via ponselnya mengatakan dirinya tidak bisa memberi jawaban. (rul) Perwajahan:HASAN SHOLIHIN


14

KAMIS 28 Febuari 2013/ 18 Rabiul Akhir 1434 H

HARIAN VOKAL

LINTAS 22 Siswa MTsN Dilepas ke Jatim SELATPANJANG(VOKAL)ÇŚ‡’ƒŽƒ ‡Â?‡Â?–‡”‹ƒÂ? ‰ƒÂ?ƒČ‹‡Â?‡Â?ÂƒÂ‰ČŒ‹ƒ—ƒ”Â?‹œ‹‘Š‘”ǥ‡Â?‹Â?ȋʹ͡Ȁ Í´ČŒ Â?ƒŽƒÂ? Â?‡Â?‰‰‡Žƒ” –‡Â?— ”ƒÂ?ƒŠ †‡Â?‰ƒÂ? Â?Â‡ÂŽÂ—ÂƒÂ”ÇŚ ‰ƒ „‡•ƒ” • ‡Žƒ–’ƒÂ?ŒƒÂ?‰ †‹ ƒ—Žƒ • Â‡ÂŽÂƒÂ–ÇŚ ’ƒÂ?ŒƒÂ?‰Ǥ‡Â?—”ƒÂ?ƒŠ‹–—•‡Â?ƒŽ‹‰—•’‡Ž‡’ƒ•ƒÂ?Â?‡nj „‡”ƒÂ?‰Â?ƒ–ƒÂ? Í´Í´ Â•Â‹Â•Â™ÂƒČ€Â‹ †ƒÂ? Í´ ‘”ƒÂ?‰ ‰—”— • ‹–—Â?‡ÂƒÂ”‡ǥƒ„—’ƒ–‡Â?‡†‹”‹ǥ”‘˜‹Â?•‹ ƒ™ƒ‹Â?—” Č‹ ƒ–‹Â?ČŒÇ¤ ‡„‡”ƒÂ?‰Â?ƒ–ƒÂ?Í´Í´•‹•™ƒ•Â?‡ƒ”‡‹–—„‡”nj –—Œ—ƒÂ? —Â?–—Â? Â?‡Â?†ƒŽƒÂ?‹ ‹ŽÂ?— ’‡Â?‰‡–ƒŠ—ƒÂ?ÇĄ Â?Š—•—•Â?›ƒ†ƒŽƒÂ?„‹†ƒÂ?‰ƒŠƒ•ƒ Â?‰‰”‹•Ǥ Dz‡Â?„‡”ƒÂ?‰Â?ƒ–ƒÂ? •‡Œ—Â?ŽƒŠ Â•Â‹Â•Â™ÂƒČ€  • ‹Â?‹ Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ?’”‘‰”ƒÂ?’‘•‹–‹ˆ—Â?–—Â?Â?‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–Â?ƒÂ? Â?—–—†ƒÂ?Â?—ƒŽ‹–ƒ•’‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ?†‹ƒ„—’ƒ–‡Â?‡’—nj Žƒ—ƒÂ? ‡”ƒÂ?–‹ǥ Â?Š—•—•Â?›ƒ †‹ • ‡‰‡”‹ ‡nj Žƒ–’ƒÂ?ŒƒÂ?‰‹Â?‹Ǥ‹–ƒ„‡”Šƒ”ƒ’’”‘‰”ƒÂ?‹Â?‹„‹•ƒ–‡”nj —• †‹ŽƒÂ?•ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ? †‡Â?‰ƒÂ? „‡”Â?‡•‹Â?ƒÂ?„—Â?‰ƒÂ? ’ƒ†ƒ –ƒŠ—Â?ÇŚÂ–ÂƒÂŠÂ—Â? Â?‡Â?†ƒ–ƒÂ?‰Ǥ ”‘‰”ƒÂ? ‹Â?‹ Â?‡”—’ƒÂ?ƒÂ? ’‡Â?—Â?ŒƒÂ?‰ –‡”™—Œ—†Â?›ƒ ˜‹•‹ •‡Â?‘ŽƒŠ ‹–— •‡Â?†‹”‹ǥ ›ƒ‹–—–‡”™—Œ—†Â?›ƒ•‡Žƒ–’ƒÂ?ŒƒÂ?‰•‡„ƒ‰ƒ‹Ž‡Â?ÇŚ „ƒ‰ƒ ’‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ? ›ƒÂ?‰ „‡”Â?—ƒŽ‹–ƒ• †ƒÂ? —Â?‰‰—Ž †‹ ”‘˜‹Â?•‹ Â‹ÂƒÂ—ÇĄÇł —Â?‰Â?ƒ’ ‡’ƒŽƒ ‡Â?‡Â?ƒ‰ ”‘˜‹Â?•‹ ‹ƒ—ƒ”Â?‹œ‹‘Š‘”†ƒŽƒÂ?•ƒÂ?„—–ƒÂ?Â?›ƒǤ ‡’ƒ†ƒ ’ƒ”ƒ Â•Â‹Â•Â™ÂƒČ€Â‹ †ƒÂ? —”— • ‡nj Žƒ–’ƒÂ?ŒƒÂ?‰›ƒÂ?‰„‡”ƒÂ?‰Â?ÂƒÂ–ÇĄƒ”Â?‹œ‹„‡”’‡•ƒÂ?ƒ‰ƒ” Â?‡”‡Â?ƒ †ƒ’ƒ– „‡ŽƒŒƒ” †‡Â?‰ƒÂ? „ƒ‹Â? †ƒÂ? Â„Â‡Â”ÂŠÂƒÂ–Â‹ÇŚ Šƒ–‹•‡”–ƒˆ‘Â?—•†‡Â?‰ƒÂ?’‡ŽƒŒƒ”ƒÂ?›ƒÂ?‰†‹Šƒ†ƒ’‹Ǥ ‡Š‹Â?‰‰ƒ •‡Â?‡Â?„ƒŽ‹Â?›ƒ Â?ƒÂ?–‹ Â?‡Â?’‡”‘Ž‡Š Šƒ•‹Ž ›ƒÂ?‰ „‹•ƒ †‹–‡”ƒ’Â?ƒÂ? †‹ Ž‹Â?‰Â?—Â?‰ƒÂ? Â?‡”‡Â?ƒ „‡nj ”ƒ†ƒǤ Dz ÂŽÂ?— ›ƒÂ?‰ †‹†ƒ’ƒ– ‹–— Œ—‰ƒ „‹•ƒ †‹–—Žƒ”Â?ƒÂ? †ƒŽƒÂ? Ž‹Â?‰Â?—Â?‰ƒÂ? • ‡Žƒ–’ƒÂ?ŒƒÂ?‰ǥ •‡Š‹Â?‰‰ƒ †ƒ’ƒ– Ž‡„‹Š Â?‡Â?ƒŒ—Â?ƒÂ? Žƒ‰‹ English Club ›ƒÂ?‰ •—†ƒŠƒ†ƒ†‹•‡Žƒ–’ƒÂ?ŒƒÂ?‰‹Â?‹Ǥ‡„‡”Šƒ•‹ŽƒÂ? ‹–—Â?ƒÂ?–‹Â?›ƒƒÂ?ƒÂ?Â?‡Â?„ƒ™ƒÂ?‡‰‡Â?„‹”ƒƒÂ?–‡”•‡Â?ÇŚ †‹”‹ǥdz–—–—”Â?›ƒǤ ƒ†ƒÂ?‡•‡Â?’ƒ–ƒÂ?‹–—‡’ƒŽƒ•‡Žƒ–’ƒÂ?ŒƒÂ?‰ ›ƒÂ?‰ „ƒ”— •ƒŒƒ †‹ŽƒÂ?–‹Â? ƒ‹†ƒŠ Â?‡Â?‰—Â?‰Â?ƒ’Â?ƒÂ?ÇĄ ’”‘‰”ƒÂ? ‹Â?‹ –‡”•‡„—– †‹Šƒ”ƒ’Â?ƒÂ? Â?ƒÂ?’— Â?‡Â?„‡”‹Â?ƒÂ? Â?‘Â?•–”‹„—•‹ ’‘•‹–‹ˆ „ƒ‰‹ ’‡”Â?‡Â?ÇŚ „ƒÂ?‰ƒÂ?’‡•‡”–ƒ†‹†‹Â?†ƒŽƒÂ?Â?‡™—Œ—†Â?ƒÂ?˜‹•‹• ‡Žƒ–’ƒÂ?ŒƒÂ?‰Ǥ Dz‡ŽƒŽ—‹’”‘‰”ƒÂ?‹Â?‹Â?‹–ƒƒÂ?ƒÂ?Â?ƒÂ?’—Â?‡™—nj Œ—†Â?ƒÂ? Â?‡Š‹†—’ƒÂ? ›ƒÂ?‰ Ž‡„‹Š „ƒ‹Â? †ƒŽƒÂ? Â?‡Â?‰Šnj ƒ†ƒ’‹ ‡”ƒ ‰Ž‘„ƒŽ‹•ƒ•‹Ǥ ƒ†ƒ ƒÂ?Š‹”Â?›ƒ Â?‹–ƒ †ƒ’ƒ– Â?‡ŽƒÂ?•ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ? ’”‘•‡• ’‡Â?„‡ŽƒŒƒ”ƒÂ? •‡…ƒ”ƒ bilingualÇĄÇł Šƒ”ƒ’Â?›ƒǤ(swl)

15 Kilo Meter Daratan Desa Tanah Merah Amblas ke Laut ˆ Kurun Waktu 1999-2013

     áˆş áˆť     áˆş    áˆşáˆť áˆťÇŚ ‡ŒƒÂ? –ƒŠ—Â? ͳ͝͝͝ Š‹Â?‰‰ƒʹͲͳ;‹Â?‹•‡†‹Â?‹–Â?›ƒͳǥ͡Â?‹Ž‘Â?‡–‡”†ƒ”ƒ–ƒÂ?‡•ƒ ƒÂ?ƒŠ‡”ƒŠ•—†ƒŠƒÂ?„Žƒ•Â?‡Žƒ—–ƒÂ?‹„ƒ–‰ƒÂ?ĥÂ?›ƒ ƒ„”ƒ•‹›ƒÂ?‰–‡”Œƒ†‹†‹†‡•ƒ–‡”•‡„—–Ǥ—Ž—ŠƒÂ?Š‡Â?–ƒ”ŽƒŠƒÂ? ’‡”Â?‡„—Â?ƒÂ?•‡”–ƒ•‡Œ—Â?ŽƒŠ”—Â?ƒŠ™ƒ”‰ƒŒ—‰ƒ‹Â?—– ƒÂ?„Žƒ•Â?‡Žƒ—–†ƒÂ?Â?‡Â?Œƒ†‹ŠƒÂ?’ƒ”ƒÂ?’ƒÂ?–ƒ‹Ǥ LAPORAN:

SYAWAL / MERANTI Dengan kondisi demikian diperkirakan tingkat kemiskinan masyarakat di Desa Tanah Merah setiap tahunnya terus meningkat. “Hal ini dikarenakan jumlah masyarakat yang memiliki lahan perkebunan maupun rumah makin berkurang,� ungkap Kepala Desa Tanah Merah Mahadi

saat ditemui Vokal, kemarin di Selatpanjang. Diungkapkan Mahadi, dalam rentang waktu lebih kurang 2 bulan belakangan sudah 4 meter daratan Desa Tanah Merah yang amblas ke laut. Bahkan di seputaran podium yang mereka buat saat kunjungan kerja Komandan Korem 031 Wirabima Brigjen TNI Teguh Raharjo ke Dusun Permai, Desa Tanah Merah itu pada Januari lalu ikut pula runtuh menjadi pantai.

“Padahal jarak podium dari pantai sekitar 4 meter. Hanya sekitar 2 bulan saja lokasi tersebut sudah runtuh. Artinya dalam rentang waktu 2 bulan itu 4 meter daratan Desa Tanah Merah runtuh akibat abrasi,� ujarnya. Lebih jauh Mahadi menuturkan, saat ini ada sejumlah desa di Kecamatan Rangsang Pesisir tersebut yang terkena abrasi sangat parah, salah satunya Desa Tanah Merah itu. Apalagi sepajang 5 kilo meter pantai Desa Tanah Merah tersebut, khususnya di Dusun Permai sama sekali tidak memiliki penahan gelombang. Sehingga hempasan kencang gelombang dari laut Selat Malaka akan terusterusan mengikis bibir pantai Desa Tanah Merah. Lakukan Berbagai Langkah “Kita bersama masyarakat

setempat telah melakukan berbagai langkah untuk mencegah makin menjadinya abrasi itu, termasuk melakukan penanaman bibit pohon api-api pada tahun 2012 lalu. Melalui anggaran ADD kita sepakati membeli sebanyak 5.000 batang bibit pohon api-api dan kita tanam secara gotong royong bersama masyarakat. Namun, dari 5000 ribu bibit pohon api-api yang telah kita tanam itu, yang hidup bisa dihitung dengan jari. Paling banyak 20 hingga 30 pohon yang berhasil hidup. Selebihnya mati. Kami heran, kenapa bibit apiapi yang ditanam di sepanjang bibir pantai Desa Tanah Merah itu tidak mau hidup, sementara di desa tetangga bisa hidup,� tutur Mahadi. Selain menanam bibit pohon api-api, sambungnya, pihaknya juga melakukan berbagai upaya

lain dengan mengusulkan pembangunan turap atau pemecah gelombang melalui musyawarah rencana pembangunan (musrenbang), atau membuat proposal ke Pemerintah Provinsi Riau maupun ke Pusat. Namun hingga saat ini belum ada realisasinya, kendati sekitar setahun lalu pernah dilakukan survei oleh tim dari Bandung. “Untuk itu kita berharap kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi maupun Pemerintah Pusat agar menanggapi persoalan abrasi ini dengan serius, bukan hanya separoh hati. Karena persoalan abrasi ini sangat menyangkut hajat hidup orang banyak, serta berkaitan juga dengan kelangsungan pulau terluar di Negara ini, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti,� harapnya. (***)

ADVERTORIAL PEMKAB MERANTI

Pemkab Akan Remajakan 300 Ha Kebun Kelapa SELATPANJANG(VOKAL)ÇŚÂ?–—Â? Â?‡Â?’‡”–ƒŠƒÂ?ÇŚ Â?ƒÂ? ’‡”Â?‡„—Â?ƒÂ? Â?‡Žƒ’ƒ ›ƒÂ?‰ ƒ†ƒ †‹ ƒ„—’ƒ–‡Â? ‡’—Žƒ—ƒÂ? ‡”ƒÂ?–‹ǥ ’ƒ†ƒ –ƒŠ—Â? ʹͲͳ; ‹Â?‹ ’‡Â?‡”nj ‹Â?–ƒŠ †ƒ‡”ƒŠ •—†ƒŠ Â?‡Â?‰ƒÂ?‰‰ƒ”Â?ƒÂ? †ƒÂ?ƒ —Â?–—Â? ’‡”‡Â?ƒŒƒƒƒÂ?Â?‡„—Â?Â?‡Žƒ’ƒǤƒÂ?—Â?Â?ƒ”‡Â?ƒÂ?‡–‡”nj „ƒ–ƒ•ƒÂ? ƒÂ?‰‰ƒ”ƒÂ?ÇĄ ’‡”‡Â?ƒŒƒƒÂ? ƒÂ?ƒÂ? †‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? ŠƒÂ?›ƒ’ƒ†ƒ;ͲͲŠ‡Â?–ƒ”Â?‡„—Â?•ƒŒƒǤ ̾̾‡”‡Â?ƒŒƒƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?Â?‹–ƒˆ‘Â?—•Â?ƒÂ?†‹—Žƒ—ƒÂ?‰nj •ƒÂ?‰ †ƒÂ? ‡„‹Â?‰–‹Â?‰‰‹ ‹Â?—”ǥ̾̾ —Œƒ” ‡’ƒŽƒ ‹Â?ĥ ‡Š—–ƒÂ?ƒÂ? †ƒÂ? ‡”Â?‡„—Â?ƒÂ? Č‹‹•Š—–„—Â?ČŒ ‡’—nj Žƒ—ƒÂ? ‡”ƒÂ?–‹ ƒÂ?—Â? —”‘† •‡’‡”–‹ †‹ŽƒÂ?•‹” goriau.com,Â„ÂƒÂ”Â—ÇŚÂ„ÂƒÂ”Â—‹Â?‹Ǥ ‹Â?ƒ–ƒÂ?ƒÂ?Â?Â›ÂƒÇĄ’”‘‰ƒÂ?’‡”‡Â?ƒŒƒƒÂ?‹–—†‹†ƒÂ?ƒ‹ †—ƒ ƒÂ?‰‰ƒ”ƒÂ?ÇĄ ›ƒÂ?Â?‹ ʹͲͲ Š‡Â?–ƒ” †ƒ”‹ ‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ —•ƒ– †ƒÂ? •‹•ƒÂ?›ƒ ͳͲͲ Š‡Â?–ƒ” †‹†ƒÂ?ƒ‹ ‡Â?’”‘˜ ‹ƒ—Ǥ ‡†ƒÂ?‰Â?ƒÂ? „‡”†ƒ•ƒ”Â?ƒÂ? Â?‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?ÇĄ ’‡Â?Â„ÂƒÂ‰Â‹ÇŚ ƒÂ? ’”‘‰”ƒÂ? ’‡”‡Â?ƒŒƒƒÂ? †‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? ʹͲͲ Š‡Â?–ƒ” —Â?–—Â? –‹‰ƒ Â?‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ? †‹ —Žƒ— ƒÂ?‰•ƒÂ?‰ǥ ›ƒÂ?Â?‹ ƒÂ?‰•ƒÂ?‰ ÂƒÂ”ÂƒÂ–ÇĄ ƒÂ?‰•ƒÂ?‰ †ƒÂ? ƒÂ?‰•ƒÂ?‰ ‡•‹•‹”Ǥ ‡Â?—†‹ƒÂ? ͳͲͲ Š‡Â?–ƒ” Žƒ‰‹ ƒÂ?ƒÂ? †‹„‡”‹Â?ƒÂ? —Â?–—Â? Ž‹Â?ƒ†‡•ƒ†‹‡„‹Â?‰–‹Â?‰‰‹‹Â?—”Ǥ ”‘‰”ƒÂ?’‡”‡Â?ƒŒƒƒÂ?Â?‡„—Â?Â?‡’ƒŽƒ‹–—ǥ–ƒÂ?Â„ÂƒÂŠÇŚ Â?Â›ÂƒÇĄŒ—‰ƒ„‡”–—Œ—ƒÂ?—Â?–—Â?Â?‡Â?’‡”–ƒŠƒÂ?Â?ƒÂ?Â†ÂƒÂ‡Â”ÇŚ ÂƒÂŠÇŚÂ†ÂƒÂ‡Â”ÂƒÂŠ –‡”•‡„—– •‡„ƒ‰ƒ‹ ’‡Â?‰Šƒ•‹Ž Â?Â‡ÂŽÂƒÂ’ÂƒÇĄ •‡Â?ƒŽ‹‰—• —Â?–—Â? Â?‡Â?ƒ…— †ƒ‡”ƒŠ Â?‡Â?Œƒ†‹ •‡Â?–”ƒ ’‡”Â?‡„—Â?ƒÂ? Â?‡Žƒ’ƒǤ ‡Žƒ‹Â? ‹–—ǥ ’”‘‰”ƒÂ? ’‡”‡Â?ÂƒÇŚ ŒƒƒÂ? ‹–— †‹Šƒ”ƒ’Â?ƒÂ? Œ—‰ƒ †ƒ’ƒ– Â?‡Â?„ƒÂ?–— Â?‡Â?ÇŚ ‹Â?‰Â?ƒ–Â?ƒÂ? Šƒ•‹Ž ’”‘†—Â?•‹ Â?‡Žƒ’ƒ „ƒ‰‹ Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– ’‡Â?‹Ž‹Â?Â?‡„—Â?Ǥ (ymg, del)

Kantor Bupati

:

(0763) 434715

Polsek Tebingtinggi :

(0763) 32110

Koramil

:

(0763) 32998

RSUD Selatpanjang

:

(0763) 32006

Ambulans

:

(0763) 700377

Kantor Imigrasi

:

(0763) 31018

Grand Meranti Hotel : Penanggung Jawab/RedakturÇŁDELFI INDRA

(0763) 32588

SYAWAL

BUPATI ‡’—Žƒ—ƒÂ?‡”ƒÂ?–‹ ”™ƒÂ?ƒ•‹”Č‹Â?ƒÂ?ƒÂ?ČŒ„‡”„‹Â?…ƒÂ?‰†‡Â?‰ƒÂ? ƒŽƒ……ƒ–”ƒ‹–ƒ‰—•ƒ”–‹Â?ƒ†‹•‡Žƒ’‡Â?„—Â?ƒƒÂ?‘•‹ƒŽ‹•ƒ•‹‡Â?‰ƒ†ƒƒÂ?ƒ”ƒÂ?‰†ƒÂ? ƒ•ƒ†ƒÂ?‡Â?„‹Â?ƒƒÂ?Íľ†‹

”ƒÂ?†‡”ƒÂ?–‹ ‘–‡Žǥ‡Žƒ–’ƒÂ?ŒƒÂ?‰ǥƒ„—Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒÇ¤

Bupati Ajak Masyarakat Ciptakan Kondisi Kondusif ˆ Dukung Keberadaan Investor di Meranti S E L A T P A N J A N G ( V O K A L ))Untuk mempercepat pembangunan di Kepuluan Meranti, Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir mengajak seluruh lapisan masyarakat agar samasama menciptakan kondisi yang kondusif di wilayah Kepulauan Meranti. Masyarakat juga diajak mendukung dan menjaga investor yang ada di Kepulauan Meranti, seperti Energi Mega Persada Malacca Strait SA (EMP MSSA) selaku perusahaan migas yang beroperasi di Pulau Padang. Menurut Bupati, keberadaan investor di Kepulauan Meranti dapat mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat, khususnya masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan tersebut. Sejalan dengan itu, keberadaan investor di Kabupaten Kepulauan Meranti juga dapat mendorong

percepatan pemerataan pembangunan di kabupaten tersebut. “Kami menyambut baik segala bentuk kegiatan dalam rangka membangun kemitraan bersama masyarakat dan pengusaha. EMP MSSA sudah seharusnya melibatkan masyarakat tempatan dalam operasional dan berbagai kegiatannya,� ungkap Bupati dalam sambutannya saat menghadiri Sosialisasi Pengadaan Barang dan Jasa EMP MSSA, Rabu (27/ 2) di Grand Meranti Hotel, Selatpanjang. Menurut Bupati, melalui sosialisasi dan silaturahmi tersebut nantinya akan terbangun persamaan persepsi dan visi dalam upaya pembangunan di Meranti. Apalagi EMP MSSA memberikan peluang untuk berusaha bagi masyarakat melalui pola kemitraan.

“Kita harus dapat menjaga perusahaan beroperasi untuk mempercepat pembangunan di Kepulauan Meranti. Tentunya hal ini akan membantu masyarakat kita, terutama perusahaan rekanan yang nantinya menjadi mitra EMP MSSA untuk mendukung operasional,� ujar Bupati. Siap Fasilitasi Bupati juga mengatakan, eksploitasi yang dilakukan EMP MSSA juga berkemungkinan akan menimbulkan gesekangesekan di tengah masyarakat. Terkait hal tersebut Bupati menegaskan bahwa Pemkab Meranti siap membantu memfasilitasi dan memediasi jika terjadi gesekan tersebut. Apalagi bagi pihak lain, mungkin saja sulit mendapatkan akses ke EMP. Dengan adanya kesamaan persepsi seluruh pihak itu diharapkan akan terbangun

kesejahteraan masyarakat dan percepatan pemeratan pembangunan di Kepulauan Meranti. Sementara itu, General Manager (GM) EMP MSSA Bagus Kartika dalam sambutannya mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan upaya pihaknya memberikan pemahaman bagaimana bermitra dengan EMP sesuai standar dan aturan yang telah ditetapkan. Dengan begitu standar yang diinginkan terhadap perusahaan nantinya dapat terwujud. “Saya senang berkaloborasi dengan pengusaha. Manajemen safety harus kami perhatikan dalam melaksanakan operasional. Standar safety harus kita jaminkan. Bagaimana kita bisa menjual sebanyak-banyaknya dengan menekan kerugian dan tingkat kecelakaan sekecil mungkin. Untuk menghindari kecelakaan tidak ada kompromi bagi kami. Karena itu kami betul-betul menguta-

makan keselamatan dan menghindari kecelakaan,� tutur Bagus. Ditambahkan, rekanan atau kontraktor yang hadir pada sosialisasi itu adalah rekanan yang sudah menjadi mitra maupun calon mitra. “Harapan kami kepada rekanan agar tidak hanya berharap kepada kami saja dalam melaksanakan berbagai kegiatan tender, namun juga mampu menciptakan ide dan pasar baru. Yang kami lakukan hari ini adalah upaya bersamasama untuk berkembang,� pungkasnya. Usai membuka kegiatan tersebut, Bupati juga menerima bantuan kendaraan pengangkut sampah. Dalam kesempatan itu Bupati didampingi Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kepulauan Meranti Irmansyah. Acara itu juga dihadiri puluhan perusahaan lokal dan koperasi yang ada di Kepulauan Meranti. (swl)

Pendaftaran Panwascam Terakhir Hari Ini SELATPANJANG(VOKAL)Jadwal pendaftaran calon Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di wilayah Kepulauan Meranti akan diperpanjang hingga Kamis tanggal 28 Februari hari ini. Hal tersebut menyusul masih adanya sejumlah kecamatan yang belum memenuhi kuota dari jumlah anggota Panwascam yang dibutuhkan. ''Terpaksa kita undur pendaftaran penerimaan panwascamnya. Kebijakan ini kita ambil agar di tiap kecamatan terdapat panwascam,'' kata Ketua Panwaslu Kabupaten Kepulauan Meranti Imam Bashori seperti dilansir halloriau.com baru-

baru ini. Disebutkannya, sejumlah kecamatan yang belum terpenuhi kuotanya itu adalah Kecamatan Tasik Putri Puyu, Tebingtinggi Timur, Tebingtinggi Barat dan Rangsang Pesisir. Menurut Imam, Panwascam yang diterima di setiap kecamatan merupakan warga tempatan kecamatan tersebut. Sehingga Panwaslu agak kesulitan menjaring personal yang akan menjadi anggota Panwascam nantinya. Keterbatasan informasi ke sejumlah kecamatan pemekaran baru juga menjadi salah satu kendalanya. (ymg, del)

ANDIKA

BERDIALOGÇŚ‡’ƒŽƒƒ‰‹ƒÂ? —Â?ĥ‡–†ƒÂ?ƒ„‡’—Žƒ—ƒÂ?‡”ƒÂ?–‹”›—Šƒ‹”‹Č‹Â–‹‰ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?ČŒ„‡”†‹ƒŽ‘‰†‡Â?‰ƒÂ? ‡Â?‹Â?’‹Â?‡†ƒÂ?•‹ ƒ”‹ƒÂ?‘Â?ƒŽ—Â?Â?Š›ƒ”Č‹Â–Â‹Â‰ÂƒÂ?Â‹Â”Â‹ČŒ†‹†ƒÂ?’‹Â?‰‹ƒÂ?‹Ž‡Â?‹Â?’‹Â?‡†ƒÂ?•‹ ƒ”‹ƒÂ?‘Â?ƒŽ ƒ•ƒÂ? ƒ•”‹ŽČ‹Â†Â—ƒÂ?Â‹Â”Â‹ČŒ†ƒÂ?ƒÂ?‹Ž‡Â?‹Â?’‹Â?‡”—•ƒŠƒƒÂ? ƒ”‹ƒÂ?‘Â?ƒŽ ‡””‹ƒ•”‹Č‹Â?ƒÂ?ƒÂ?ČŒ•‡”–ƒ†—ƒ‘”ƒÂ?‰•–ƒˆ —Â?ĥ ‡–†ƒÂ?ƒ„‡’—Žƒ—ƒÂ?‡”ƒÂ?–‹•ƒƒ–„‡”Â?—Â?Œ—Â?‰Â?‡ƒÂ?–‘”‡†ƒÂ?•‹ ƒ”‹ƒÂ?‘Â?ƒŽ†‹ ƒŽƒÂ?—”‹ƒÂ?ÇĄ‡Â?ƒÂ?Â„ÂƒÂ”Â—ÇĄƒ„— Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒÇ¤ ‡”™ƒŒƒŠƒÂ? :  


KAMIS SABTU

15

HARIAN VOKAL

28 Februari 2013/18 Rabiul Akhir 1434 H HARIAN VOKAL

LINTAS PD Inhu Solid Hadapi Pilgubri RENGAT(VOKAL)ÇŚ‡Â?‰—”—• ƒ”–ƒ‹ ‡Â?‘Â?”ƒ– Č‹ČŒƒ„—’ƒ–‡Â? Â?†”ƒ‰‹”‹ —Ž—Č‹ Â?ÂŠÂ—ČŒÇĄÂ?‡Â?‰ƒÂ?— ‘’–‹Â?‹• †ƒÂ? ƒÂ?ƒÂ? –‡–ƒ’ •‘Ž‹† ’ƒ•…ƒ Â?—Â?†—”Â?›ƒ ‡–—ƒÂ?—Â?‡™ƒÂ?‹Â?’‹Â?ƒÂ?—•ƒ–Č‹ČŒÇĄ Â?ĥ ”„ƒÂ?‹Â?‰”—Â?Ǥ  Â?Š— •ƒƒ– ‹Â?‹ •‡†ƒÂ?‰ Â?‡Â?’‡”‹ƒ’Â?ƒÂ?Â?‡Â?‡Â?ƒÂ?‰ƒÂ?’ƒ†ƒ‹Ž‰—„”‹‡’nj –‡Â?„‡”ʹͲͳ;Â?‡Â?†ƒ–ƒÂ?‰•‡”–ƒ’‡Â?‹Ž‹ŠƒÂ?ƒÂ?‰‰‘–ƒ Ž‡‰‹•Žƒ–‹ˆČ‹Â‹ÂŽÂ‡Â‰ČŒʹͲͳ͜Ǥ ‡Â?”‡–ƒ”‹• Â?—Â? ‡™ƒÂ? ‹Â?’‹Â?ƒÂ? ƒ„ƒÂ?‰ Č‹ČŒ  ƒ„—’ƒ–‡Â? Â?Š—ǥ —’”‹ ƒÂ?†ƒ›ƒÂ?‹ Â?‡Â?Œ‡Žƒ•Â?ƒÂ?ÇĄ Â?—Â?†—”Â?›ƒ ‡–—Â?   •ƒÂ?ƒ •‡Â?ƒŽ‹–‹†ƒÂ?„‡”’‡Â?‰ƒ”—ŠÂ?‡’ƒ†ƒ Â?Š—Â?ƒ”‡Â?ƒ •‡„‡Ž—Â?Â?ĥÂ?—Â?†—”ǥŒƒ—ŠŠƒ”‹’‹Â?’‹Â?ƒÂ?†‹ •—†ƒŠ†‹Œƒ„ƒ–‘Ž‡ŠÂ?ƒŒ‡Ž‹•–‹Â?‰‰‹Ǥ Ěś‹–ƒ Œ‡Žƒ• Â?‡Â?‰‹Â?—–‹ Â?‡Â?ƒÂ?‹•Â?‡ †ƒÂ? ƒ–—”ƒÂ? Â?‡’ƒ”–ƒ‹ƒÂ?ÇĄ †‹Â?ƒÂ?ƒ •ƒƒ– ‹Â?‹ Â?‹–ƒ •‡†ƒÂ?‰ Â?Â‡ÂŽÂƒÇŚ Â?—Â?ƒÂ? Â?‘Â?•—Ž‹†ƒ•‹ —Â?–—Â? Â?‡Â?‡Â?ƒÂ?‰Â?ƒÂ? ’ƒÂ? ƒÂ?„ƒÂ?‰ ‹– ’ƒ†ƒ ‹Ž‰—”‹ ‡’–‡Â?„‡” ʹͲͳ; Â?‡Â?†ƒ–ƒÂ?‰ǥŽ‘›ƒŽÂ?‡’ƒ”–ƒ‹–‹†ƒÂ?†‹–—Â?–—–„ƒÂ?›ƒÂ? Â?ƒÂ?—Â? Â?ƒ†‡”  †‹–—Â?–—– Ž‡„‹Š Ž‘›ƒŽ Â?‡’ƒ†ƒ Â?‡‰ƒ”ƒ ‹Â?‹ǥ̜ –‡‰ƒ• Â?ƒÂ?–ƒÂ? ‡–—ƒ   

Â?†”ƒ‰‹”‹‡Â?‰ƒ–›ƒÂ?‰ƒÂ?”ƒ„†‹•ƒ’ƒÂ?†‘‹–—Ǥ ‡Â?—”—– Â?†‘ǥ †ƒŽƒÂ? Â?ƒŒ‡Ž‹• –‹Â?‰‰‹ǥ ‡–—Â? Œ—‰ƒ•‡…ƒ”ƒŽƒÂ?‰•—Â?‰–‡”Ž‹„ƒ–Ǥƒ”–‹Â?›ƒ•‡‰ƒŽƒ Â?‡’—–—•ƒÂ? ›ƒÂ?‰ †‹ƒÂ?„‹Ž †ƒŽƒÂ? ’ƒ”–ƒ‹ Â„Â‡Â”Â†ÂƒÂ•ÂƒÂ”ÇŚ Â?ƒÂ?ƒ–—”ƒÂ?†ƒÂ?Â?‡Â?ƒÂ?‹•Â?‡Â?‡’ƒ”–ƒ‹ƒÂ?ǤĚśƒÂ?Â?ĥ –‡”•ƒÂ?‰Â?ƒ „‡Â?ÂƒÂ”ÇĄ Â?ƒÂ?—Â? „‡Ž—Â? –ƒŠ— •ƒŽƒŠ †ƒÂ? „‡Â?ƒ”Â?›ƒǤÂ?–—Â?•‡Â?†‹”‹•ƒ›ƒ”ƒ•ƒ–‹†ƒÂ?ƒ†ƒ ’‡Â?‰ƒ”—ŠÂ?Â›ÂƒÇĄ „ƒ‹Â? †‹ ’—•ƒ– Â?ƒ—’—Â? †‹ †ƒ‡”ƒŠǤ ‹–ƒ‘’–‹Â?‹•‹†‹‹ƒ—Â?‡Â?ƒÂ?‰†ƒŽƒÂ?‹Ž‰—„”‹ †ƒÂ?‹Ž‡‰ǥ̜Œ‡Žƒ•Â?†‘•‡’‡”–‹†‹ŽƒÂ?•‹”ŠƒŽŽ‘”‹ƒ—Ǥ…‘Â?ÇĄ ƒ„— Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒÇ¤ ‘Â?—• Â?‡Â?‰Šƒ†ƒ’‹ ‹Ž‰—„”‹ǥ Â?ƒ–ƒ Â?†‘ǥ ’‹ŠƒÂ?Â?›ƒ Œ—‰ƒ Â?‡Â?’‡”•‹ƒ’Â?ƒÂ? Â?ƒ†‡” —Â?–—Â? †—†—Â? †‹ ;Ͳ ’‡”•‡Â? Â?—”•‹ ›ƒÂ?‰ †‹–ƒ”‰‡–Â?ƒÂ? Ǥ Ěś†‹ Â?Š—Â?‹–ƒ–‡‰ƒ•Â?ƒÂ?–‹†ƒÂ?ƒ†ƒÂ?ƒ•ƒŽƒŠƒ–ƒ• Â?ĥѥ›ƒÂ?‰†‹ŒƒŽƒÂ?‹‘Ž‡ŠƒÂ?‡–—Â?ÇĄ•‡Â?—ƒÂ?ƒ†‡” Œ—‰ƒ•—†ƒŠÂ?‡Â?ƒÂ?†ƒ–ƒÂ?‰ƒÂ?‹ƒÂ?–ƒ‹Â?–‡Â?Â”Â‹Â–ÂƒÂ•ÇĄÂ?‹–ƒ Â?‡Â?‰Šƒ”‰ƒ‹Â?‡’—–—•ƒÂ?ÇĄĚś—Œƒ”Â?†‘Ǥ ƒ•…ƒ Â?ƒ•ƒŽƒŠ ›ƒÂ?‰ Â?‡Â?‹Â?’ƒ Â?ÂƒÂ•ÇĄ ŽƒÂ?Œ—– Â?†‘ǥ Â?Š—Â?‡Â?‹Ž‹Â?‹Â?‘Â?‹–Â?‡Â?–‹ƒ†ƒŠƒ”‹–ƒÂ?’ƒ Â?‘Â?Â•Â‘ÂŽÂ‹Â†ÂƒÂ•Â‹ÇĄ Â?‘Â?—Â?‹Â?ƒ•‹ †‡Â?‰ƒÂ? Â?‘Â?•–‹–—‡Â?ÇĄ †‡Â?‰ƒÂ?  Â?Š— –‡”—• Â?‡Â?›—ƒ”ƒÂ?ƒÂ? •—ƒ”ƒ ”ƒÂ?Â›ÂƒÂ–ÇĄ †‹”‹Â?›ƒ Â?ƒ•‹Š •ƒÂ?‰ƒ– ‘’–‹Â?‹• ƒ’ƒ ›ƒÂ?‰ –‡”Œƒ†‹†‹ƒ”–ƒ‹‡Â?‘Â?”ƒ–•ƒÂ?ƒ•‡Â?ƒŽ‹–‹†ƒÂ? „‡”’‡Â?‰ƒ”—Š †‡Â?‰ƒÂ?  †‹ Â?Š—Ǥ (ymg,mza)

Golkar Inhu Bela Yopi

„ Bupati Perang Statement dengan DPRD áˆť áˆş 

áˆťÇŚ —Â?ĥ ‘ŽÂ?ƒ” Â?†”ƒ‰‹”‹ —Ž—ǥ áˆşáˆť   ƒ”—Â?–—Â?‰ƒÂ?ƒÂ?„—Â?ƒÂ?Â?‡”ƒ•ƒ‰‡”ƒÂ?†‡Â?‰ƒÂ?–—nj †‹Â?‰ƒÂ?•‡Œ—Â?ŽƒŠƒÂ?‰‰‘–ƒ Â?Š—›ƒÂ?‰Â?‡Â?›‡„—– ‘’‹”‹ƒÂ?–‘•‡„ƒ‰ƒ‹’”‘˜‘Â?ƒ–‘”–‡”Â?ƒ‹–’‡”Â?Â›ÂƒÇŚ –ƒƒÂ?Â?›ƒ†ƒŽƒÂ?ƒ…ƒ”ƒ’‡ŽƒÂ?–‹Â?ƒÂ?’‡Œƒ„ƒ–‡•‡Ž‘Â?„‡nj „‡”ƒ’ƒ™ƒÂ?–—ŽƒŽ—Ǥ LAPORAN: FRASETIA/INDRAGIRI HULU

"Saya selaku Humas Partai Golkar meminta kepada anggota DPRD jangan bersikap tolol dalam hal ini. Pernyataan itu akan memperuncing masalah yang ada, bukannya akan terselesaikan," ujarnya saat menggelar konferensi pers di rumah makan Mega Rasa Bandung, Desa Talang Jerinjing, Rengat, Rabu (27/2). Pada kesempatan tersebut, Tambunan menyesalkan ungkapan anggota DPRD Inhu karena apa yang diisampaikan bupati pada pidato pelantikan pejabat Eselon II, III dan IV serta apa yang disampaikannya pada acara coffe morning beberapa waktu yang lalu adalah bentuk kepeduliannya kepada masyarakat. "Bupati Inhu adalah Ketua DPD II Partai Golkar Inhu dan sebagai kader kita layak untuk meluruskan masalah ini. Adanya

ungkapan Bupati yang akan menggerakan massa ke Gedung DPRD Inhu untuk mempertanyakan Pengesahan Ranperda itu adalah hal yang wajar," katanya. Kata Tambunan lagi, sebagai kepala daerah, Bupati tentunya merasakan persoalan masyarakat. Dengan tidak disahkannya beberapa Ranperda, hal ini tentunya sangat merugikan masyarakat. "Kalau kita kembalikan, siapa sebenarnya yang tidak pro rakyat, Bupati kah atau para anggota DPRD yang bersangkutan?" ujarnya dengan nada cukup tinggi. Selain itu, katanya, beberapa waktu yang lalu berdasarkan kebutuhan masyarakat, Pemkab Inhu menganggarkan pembelian alat berat namun dicoret oleh para anggota DPRD Inhu. Padahal tujuan dibelinya alat berat tersebut adalah untuk membantu masyarakat yang berada di daerah-daerah terisolir. "Apakah ini yang dikatakan Pro Rakyat," ujarnya lagi.

Untuk itu, tambahnya, Partai Golkar Inhu akan meminta pertanggungjawaban anggota DPRD Inhu yang telah mengatakan Bupati Inhu sebagai provokator, karena pihaknya tidak melihat adanya unsur ke arah tersebut. "Seperti arti yang disebut provokator? Itu asal tuding tapi tidak benar. Malah sebaliknya, pidato Bupati itu adalah bahasa mulia karena Yopi itu pro rakyat, sehingga terbuka dan transparan memaparkan apa yang ada," pungkas Tambunan. Seperti diketahui, sejumlah anggota DPRD Inhu menganggap Bupati Inhu, Yopi Arianto memprovokasi warga untuk tidak percaya kepada DPRD Inhu. Yopi mengajak warga berramai-ramai membahas APBD Inhu secara bersama di halaman DPRD Inhu. "Jika DPRD Inhu tidak membahas RAPBD, APBD dan Ranperda, kita bahas ramai-ramai dengan warga di DPRD Inhu," ucap Bupati Inhu di hadapan ratusan PNS pada saat pelantikan pengangkatan pejabat eselon II, III dan IV beberapa waktu lalu. Menanggapi hal ini, anggota DPRD Inhu, Suharto menganggap Bupati Inhu menghina legistatif dan memprovokasi warga untuk

Inhu tidak memiliki tidak percaya terhawawasan dan tidak dap DPRD Inhu. "Neingin adanya keterbugara ini punya aturan, kaan," ujar Justin. seharusnya sebagai Justin yang juga pemimpin tidak boleh aktivis Riau Social memprovokasi war Work ini juga menyaganya," ujarnya. takan, sebaiknya angAnggota DPRD gota Dewan dalam lainnya, menilai Bupati memberi pernyataan mengajak DPRD pelebih baik berpikir rang. "Jangan memPARUNTUNGAN dahulu. Karena selaprovokasi warga, kita sudah bantu dengan membahas ma ini oknum dewan juga sering APBD tercepat, bahkan bebera- alpa dalam melakukan tugasnya pa persoalan juga telah diselesai- sebagai wakil rakyat. "Hal ini dapat dilihat dari bakan DPRD. Kalau sudah seperti ini, berarti Bupati ngajak DPRD nyaknya permasalahan yang menggantung. Walaupun sudah Inhu perang," kata Marzuki. Hentikan Perdebatan ada tim yang dibentuk, namun Paktisi hukum di Indragiri tetap saja tidak ada penyelesaian. Hulu, Justin mengatakan, se- Kami sebagai masyarakat wajib baiknya perdebatan antara Bu- mendukung Bupati jika ingin pati Inhu dan DPRD, segera di- mereformasi kinerja. Dan DPRD, hentikan. Menurutnya, kurang segala permasalahan yang beretis rasanya jika Dewan menu- kaitan degan masyarakat dilakuding Bupati memprovokasi ma- kan secara transparan," ujarnya. Sebaiknya pimpinan daerah syarakat. Justin mengatakan, pernyataan juga jangan sibuk berdebat dan Bupati Inhu terhadap DPRD ad- mempertontonkan perselisihan. alah merupakan terobosan yang Karena masyarakat sangat membutuhkan kinerja demi keseharus dimaknai dari sisi positif. "Seandainya ada Dewan yang jahteraan. "Janganlah masyarakat menanggapi hal itu dengan disuguhi perdebatan yang tak menyatakan memprovokasi ma- berujung. Selanjutnya, sebaiknya syarakat, ataupun menyatakan masyarakat lebih cerdas dalam perang, hal itu semakin menun- memilih wakil yang mengerti tujukkan bahwa anggota DPRD gasnya," harap Justin. (***)

Turap di Danau Baru Nyaris Ambruk RENGAT(VOKAL)ÇŚ—”ƒ’ —Â?‰ƒ‹ Â?†”ƒ‰‹”‹ †‹ ‡•ƒƒÂ?ƒ—ÂƒÂ”Â—ÇĄ‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?‡Â?‰ƒ–ÂƒÂ”ÂƒÂ–ÇĄ›ƒÂ?‰ †‹„ƒÂ?‰—Â? –ƒŠ—Â? ʹͲͳʹ ŽƒŽ— †ƒ”‹  ”‘˜‹Â?•‹ Â‹ÂƒÂ—ÇĄÂ?›ƒ”‹•ƒÂ?„”—Â?†‹–‡”ŒƒÂ?‰„ƒÂ?Œ‹”ƒÂ?Š‹”–ƒŠ—Â? ŽƒŽ—Ǥ ‡„ƒŠƒ‰‹ƒÂ? –—”ƒ’ •‡’ƒÂ?ŒƒÂ?‰ ;Ͳ Â?‡–‡” –‡”•‡„—–Â?‹Â?‹•—†ƒŠ„ƒÂ?›ƒÂ?›ƒÂ?‰”‡–ƒÂ?ÇŚÂ”Â‡Â–ÂƒÂ?Ǥ ‡Â?‹Â?‹ƒÂ? †‹Â?ƒ–ƒÂ?ƒÂ? ‡–—ƒ  ‘ŽÂ?ƒ” Â‡Â…ÂƒÇŚ Â?ƒ–ƒÂ?‡Â?‰ƒ–ÂƒÂ”ÂƒÂ–ÇĄ—ŠƒÂ?Â?Ġ‹†—ƒÂ?Â?‡’ƒ†ƒ Harian Vokal Â?‡ŽƒŽ—‹ ’‘Â?•‡ŽÂ?Â›ÂƒÇĄ ƒ„— Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒÇ¤ ƒ–ƒÂ?Â›ÂƒÇĄ•‡Žƒ‹Â?”‡–ƒÂ?ÇĄ•‡Â?‹–ƒ”ͳͲÂ?‡–‡”–ƒÂ?ƒŠ›ƒÂ?‰ †‹–‹Â?„—Â?’ƒ†ƒ–ƒŠ—Â?ʹͲͳʹŽƒŽ—‹–—•—†ƒŠŽ‘Â?‰•‘” –‡”‰‡”—•„ƒÂ?Œ‹”ŽƒŽ—‹–—Ǥ Ěś‡ŽŽ‹Šƒ–Â?‘Â?†‹•‹•‡’‡”–‹‹Â?‹ǥ‹Â?ĥ‡Â?‡”ŒƒƒÂ? Â?—Â? Č‹ČŒ ”‘˜‹Â?•‹ ‹ƒ— †‹Šƒ”ƒ’Â?ƒÂ? Â•Â‡Â…Â‡Â’ÂƒÂ–ÇŚ Â?›ƒÂ?‡Â?’‡”„ƒ‹Â?‹Â?‡Â?„ƒŽ‹–—”ƒ’–‡”•‡„—–ǥŒƒÂ?‰ƒÂ? •ƒÂ?’ƒ‹ ƒÂ?„”—Â? †—Ž— „ƒ”— †‹’‡”„ƒ‹Â?‹Ǥ ’ƒŽƒ‰‹ •ƒÂ?’ƒ‹Â?‡Â?ƒÂ?ƒÂ?Â?‘”„ƒÂ?ÂŒÂ‹Â™ÂƒÇĄĚśÂ?ƒ–ƒÂ?›ƒǤ —Â?ƒÂ?ŠƒÂ?›ƒ‹–—Â•ÂƒÂŒÂƒÇĄ„‹Žƒ–—”ƒ’–‡”•‡„—––‹†ƒÂ? •‡…‡’ƒ–Â?›ƒ †‹’‡”„ƒ‹Â?‹ǥ †‹Â?Šƒ™ƒ–‹”Â?ƒÂ? ƒÂ?ƒÂ? Â?‡”‡Â?„‡•’ƒ†ƒ„ƒÂ?‰—Â?ƒÂ?–”‹„—Â?›ƒÂ?‰–‹†ƒÂ?Œƒ—Š †ƒ”‹ –—”ƒ’ –‡”•‡„—–ǥ –‡”Â?ƒ•—Â? Œ—‰ƒ „ƒ†ƒÂ? ŒƒŽƒÂ? ’‡Â?‰Š—„—Â?‰ Â†Â‡Â•ÂƒÇĄ ƒ’ƒŽƒ‰‹ ŽƒÂ?–ƒ‹ –—”ƒ’ ‹–— •—†ƒŠ ƒÂ?„”—Â?Œ—‰ƒÂ?‡†ƒŽƒÂ?•—Â?Â‰ÂƒÂ‹ÇĄĚśÂ?ƒ–ƒÂ?›ƒǤ(obr)

DPRD Tanjung Jabung Kunker ke Inhu RENGAT(VOKAL)ÇŚ‡Žƒ’ƒÂ? ƒÂ?‰‰‘–ƒ ‘Â?‹•‹

ƒ„—’ƒ–‡Â?ƒÂ?Œ—Â?‰ ƒ„—Â?‰ƒ”ƒ–Â?‡Â?Â‰ÂƒÇŚ †ƒÂ?ƒÂ? Â?—Â?Œ—Â?‰ƒÂ? Â?‡”Œƒ Č‹Â?—Â?Â?Â‡Â”ČŒ Â?‡ ƒ„—’ƒ–‡Â?

Â?†”ƒ‰‹”‹ —Ž—ǥ ƒ„— Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒÇ¤ ‘Â?„‘Â?‰ƒÂ? ‹Â?‹ †‹•ƒÂ?„—–„ƒ‹Â?ƒ„ƒ‰‡—ƒÂ?‰ƒÂ?—”ŠƒÂ?—†‹Â?†ƒÂ? ƒ„ƒ‰‹•ƒŽƒŠ†‹‡Â?™ƒÂ? Â?Š—ǥƒ‹Â?ƒŽǤ ƒ•—„ƒ‰ —Â?ĥ  Â?Š—ǥ ‡Â?‰‰ƒ ™‹ ”ƒÂ?ƒÂ?–‹Â?ƒÂ? Â?‡Â?‰ƒ–ƒÂ?ƒÂ?ÇĄ Â?—Â?Œ—Â?‰ƒÂ? Â?‡”Œƒ Č‹Â?—Â?Â?Â‡Â”ČŒ ƒÂ?‰‰‘–ƒ  ƒÂ?Œ—Â?‰ ƒ„—Â?‰ ÂƒÂ”ÂƒÂ–ÇĄ ”‘˜‹Â?•‹ ƒÂ?„‹‹–—‰—Â?ƒÂ?‡Â?‰‡–ƒŠ—‹–‡Â?–ƒÂ?‰†ƒÂ?ƒ Š‹„ƒŠ †ƒÂ? „ƒÂ?–—ƒÂ? •‘•‹ƒŽ —Â?–—Â? ”—Â?ƒŠ ‹„ƒ†ƒŠ †ƒÂ? ’‡Â?†‹†‹Â?ƒÂ? ƒ‰ƒÂ?ƒǤ Ěś‡”‡Â?ƒ Â?‡Â?’‡”nj –ƒÂ?›ƒÂ?ƒÂ? Â?ƒ•ƒŽƒŠ –‡Â?Â?‹• ’‡Â?‰‰—Â?ƒƒÂ? ƒÂ?‰‰ƒ”ƒÂ? Â?‡ŽƒŽ—‹†ƒÂ?ƒÇĄĚśÂ?ƒ–ƒÂ?›ƒǤ ‹Œ‡Žƒ•Â?ƒÂ? ‡Â?Â‰Â‰ÂƒÇĄ ƒÂ?‰‰‘–ƒ  ƒÂ?Œ—Â?‰ ƒ„—Â?‰ƒ”ƒ–‹–—†‹ƒÂ?–ƒ”ƒÂ?›ƒŠÂ?Ġ ÂƒÂŠÂˆÂƒÂ”ÇĄœ‹œ ‘ŠÂ?ƒÂ?ÇĄ ƒÂ?†ƒÂ?‹ǥ  ƒ•‹” ÇĄ ƒ”‹’—†‹Â?  ÇĄ ƒÂ?‹ ‡”Â?ƒÂ?‹ †ƒÂ? ÂŒ ƒÂ?†‹ƒŠǤ ‡”‡Â?ƒ •‡Â?—ƒ †ƒ”‹‘Â?‹•‹

ƒ�Œ—�‰ ƒ„—�‰Ǥ (frs)

Sekretariat Daerah Sekretariat DPRD Pengadilan Negeri Rengat Pengadilan Agama Rengat Kejaksaan Negeri Rengat PDAM Kantor Satpol PP Kodim 0302 Inhu Polres Inhu Polsek Peranap Polsek Lirik Polsek Pasir Penyu RSU Indrasari Rengat

: : : : : : : : : : : : :

0769-341009 0769-311341 0769-341059 0769-341102 0769-341271 0769-21634 0769-341137 0769-21035 0769-21110 0769-561110 0769-41033 0769-41110 0769-341066

Penanggung Jawab/RedakturÇŁ MARZULI ADI

OBRIN

BUPATI Â?†”ƒ‰‹”‹ —Ž—ǥ‘’‹”‹ƒÂ?–‘Â?‡Â?—Â?—Ž‰‡Â?†ƒÂ?‰•‡„ƒ‰ƒ‹–ƒÂ?†ƒ†‹„—Â?ƒÂ?›ƒˆ‡•–‹˜ƒŽ–ƒ”‹›ƒÂ?‰†‹ƒ†ƒÂ?ƒÂ? ‘”—Â?‹Â?–ƒ•–Â?‹•†‹ ‡†—Â?‰ƒÂ?‰’—”Â?ƒÂ?ƒ‡Â?Â‰ÂƒÂ–ÇĄ‡Žƒ•ƒČ‹Í´Í¸Č€Í´ČŒ•‘”‡Ǥ

Bupati Buka Festival Tari „ Pengurus Forlet Dapat Apresiasi RENGAT(VOKAL) RENGAT(VOKAL)- Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Yopi Arianto membuka Festival Tari yang diadakan Forum Lintas Etnis (Forlet) Inhu di Gedung Dangpurnama Rengat Selasa (26/02) pukul 20.00 WIB. Masing peserta dari berbagai kecamatan terlihat mahir memperagakan tari persembahan dan menyanyikan lagu daerah dari masing-masing. Dalam sambutannya, Bupati Yopi Arianto menyampaikan, dirinya atas nama pemerintah mengapreasiasi pengurus Forlet yang telah mengadakan festival tari ini. Meski baru seumur jagung, tapi Forlet sudah melakukan gebrakan positif untuk menyatukan etnis yang ada di Inhu.

"Kegiatan ini sangat positif karena bisa menyatukan berbagai etnis yang ada di daerah ini. Saya memberikan apresiasi terhadap Forum Lintas Etnis Inhu yang sudah mengadakan acara ini," kata Bupati. Festival tari ini dijadwalkan akan dilaksanakan selama 6 hari. Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh organisasi lainnya di Inhu dalam rangka mempersatukan seluruh etnis yang ada dan mendukung pembangunan daerah Inhu lebih baik lagi. Festival ini melibatkan 500 peserta dari 14 kecamatan. Hal ini tentu menunjukkan bahwa selama ini bakat-bakat generasi muda banyak terpedam, sementara

seni dan budaya merupakan suatu aset yang harus dikembangkan. "Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh camat di Kabupaten Inhu yang telah melakukan kegiatan kreatif dan inovatif bersama-sama para pemuda selaku generasi bangsa ke depan," kata Yopi Arianto. Sementara itu, Ketua Forum Lintas Etnis Inhu, H Agus Rianto menyampaikan, festival tari ini merupakan salah satu program kerja tahunan Forum Lintas Etnis guna mempererat hubungan silaturahmi antar etnis yang ada. "Tujuannya untuk menumbuhkan potensi seni dan budaya pada usia muda. Acara ini tidak lain dan tidak bukan untuk memupuk rasa cinta terhadap seni dan budaya yang ada di Inhu," jelasnya. (obr)

Disporabudsata Diminta Bangun Sarana Seni dan Budaya RENGAT(VOKAL) RENGAT(VOKAL)-Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Yopi Arianto meminta Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata untuk memprogramkan pembangunan sarana dan prasarana kesenian dan kebudayaan, dalam rangka meningkatkan dan menggali bakat para generasi muda di Kabupaten Inhu di bidang seni dan budaya. Pernyataan tersebut disampaikan Bupati pada acara pembukaan festival tari antar etnis yang diadakan Forum Lintas Etnis di Gedung Dang Ournama Rengat, Selasa (26/2) kemarin. Bupati mengaku sangat antusias melihat banyaknya peserta yang

ikut dalam festival tersebut. "Bakat-bakat generasi muda harus dikembangkan. Pemerintah melalui Disporabudsata selaku landing sector harus bersinergi dengan Forum Lintas Etnis agar dalam rangka pengembangan seni dan budaya. Pengurus Forum Lintas Etnis bukan hanya unsur pejabat tapi juga dari unsur masyarakat, hal ini menunjukkan adanya kesatuan dalam membangun daerah ini," jelas Bupati. Jadi, kata Bupati, apapun kebutuhan yang menyangkut pengembangan kesenian dan kebudayaan seperti pembangunan gedung rekaman guna men-

yalurkan bakat-bakat generasi muda hendaknya dapat diproses dan diprogramkan oleh Disporabudwisata. Di hari yang sama Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Budaya Pariwisata, Selamat ketika dikonfirmasi mengatakan, dirinya akan menindaklanjuti keinginan Bupati dalam hal pengembangan kesenian dan kebudayaan. "jadi untuk perencanaan program pembangunan sarana dan prasarana kesenian dan kebudayaan akan kita usulkan dalam APBD Perubahan 2013 nanti. Saya rasa meningkatkan seni dan budaya ini memang tugas kita bersama," ucap Selamat singkat. (obr)

Anggota DPRD Usulkan Legalisasi Penambangan Emas RENGAT(VOKAL)-Anggota DPRD Indragiri Hulu (Inhu), Edi Supirman menilai legalisasi penambangan sangat diperlukan agar penambang tak diburu-buru aparat. Penambangan emas yang dilakukan masyarakat sampai saat ini masih menjadi persoalan. Aktifitas ini dinilai ilegal atau tidak sah, tetapi banyak warga Inhu yang menggantungkan nasib di pertambangan itu. Karenanya "Kita sangat prihatin dengan kondisi ini. Sebagai bagian dari masyarakat, saya sangat tersentuh dengan hal ini. Penambangan ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, di sisi lain hal ini juga merupakan pelanggaran terhadap aturan yang ada," ujarnya seperti dilansir goriau.com, Rabu (27/2). Selama ini, tambahnya, penambangan emas yang dilakukan masyarakat dinilai sebagai salah satu kegiatan yang dianggap ilegal. Padahal kegiatan itu merupakan salah satu mata pen-

carian sebagian masyarakat yang ada di daerah aliran sungai (DAS). "Masyarakat yang berada dan tinggal di DAS selama ini sering disebut- sebut sebagai masyarakat yang prasejahtera, tapi dengan adanya aktifitas PETI ini perekonomian masyarakat menjadi sedikit lebih terangkat," jelasnya. Edi Supirman yang juga anggota Komisi A DPRD Inhu juga sudah pernah menggagas legalisasi pertambangan emas pada Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) Tingkat Kecamatan Kelayang, Selasa (26/2). Namun itu masih sekedar wacana, menurut rencana Edi akan menyampaikan lewat DPRD. "Kita akan usulkan melalui Pansus (Panitia Khusus) B DPRD Inhu, agar bisa dibuatkan Perda (Peraturan Daerah) dengan demikian masyarakat yang berada di DAS akan leluasa melakukan hal tersebut tanpa harus takut di razia dari petugas," katanya. (ymg,mza)

OBRIN

TINJAU RUANGAN nj•‹•–‡�

‡Â?”‡–ƒ”‹ƒ–ƒ‡”ƒŠ Â?†”ƒ‰‹”‹ —Ž—ǥ ‰—• ‹ƒÂ?–‘Â?‡Â?‹Â?Œƒ—”—ƒÂ?‰ƒÂ?ĠÂ?‹Â?‹•–”ƒ•‹ Â?†”ƒ•ƒ”‹‡Â?Â‰ÂƒÂ–ÇĄÂ„ÂƒÂ”Â—ÇŚÂ„ÂƒÂ”Â—‹Â?‹Ǥ ‡”™ƒŒƒŠƒÂ?ÇŁ 


CMYK

16 HARIAN VOKAL

Polling SMS "Riau Memilih 2013" Insya Allah, pertengahan tahun 2013, masyarakat Riau akan menggelar pesta demokrasi untuk menentukan siapa yang paling pantas memimpin provinsi ini ke depannya. Terkait hal itu, Harian Vokal menerbitkan halaman khusus "Riau Memilih 2013" dan sekaligus membuka "Polling SMS" untuk menjaring aspirasi masyarakat tentang bakal calon (balon) Gubernur Riau periode 20132018. Tulis nama lengkap "Balon Gubri" pilihan anda dan kirim SMS ke nomor 0812 61 168751 . ˆ Selain "Polling SMS", para pembaca juga dapat memberikan komentar dan tanggapan tentang "Riau Memilih 2013" melalui akun facebook: riaumemilih@hotmail.co.id. ˆ Komentar boleh mengkritisi calon namun tidak bersifat SARA atau mendiskreditkan (black campaign) bakal calon gubernur.

KAMIS 28 Februari 2013/18 Rabiul Akhir 1434 H

10 Besar Balon Gubri Pilihan Rakyat HERMAN ABDULLAH

MAMBANG MIT

21,469 % 20,317 %

ANNAS MAAMUN

ISJONI

ACHMAD

19,452 %

9,798 %

JHONI S MUNDUNG

9,654 % 8,645 %

SEPTINA PRIMAWATI

INDRA M ADNAN

JON ERIZAL

WAN ABU BAKAR

2,737 %

1,440 %

1,152 %

1,008 %

Balon Gubri Lainnya: Haris Jumadi, Syamsurizal, Sukarmis, Azis Zainal, Suryadi Khusaini, Lukman Edy, Yopi Arianto, Johar Firdaus, Arsyad Juliandi Rahman, Abdul Gafar Usman, Syamsuar. Persentase dukungan di-update setiap hari pukul 17.00 WIB sesuai jumlah SMS Dukungan yang masuk. Bakal calon Gubri yang tidak masuk atau terdegradasi dari kelompok 10 besar hanya akan ditampilkan nama tanpa foto dalam kelompok "Balon Gubri Lainnya"

Mambang: Biarkan Saja ˆ Achmad Disebut Intensif Dekati Edi Baskoro áˆť áˆťÇŚƒÂ?ƒŽ …ƒŽ‘Â? —„‡”Â?—” ‹ƒ— áˆşáˆť    áˆş   ’‡”‹‘†‡ʹͲͳ;njʹͲͳͺ ƒÂ?„ƒÂ?‰‹–Â?‡Â?ƒÂ?‰‰ƒ’‹ †‡Â?‰ƒÂ?•ƒÂ?–ƒ‹‹Â?ˆ‘”Â?ƒ•‹›ƒÂ?‰Â?‡Â?‰‡Â?—Â?ƒ„ƒŠ™ƒ —’ƒ–‹‘Â?ƒÂ? —Ž—…ŠÂ?Ġ†‹•‡„—–nj•‡„—––‡”—• ‹Â?–‡Â?•‹ˆÂ?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?’‡Â?†‡Â?ƒ–ƒÂ?†‡Â?‰ƒÂ?‡Â?Œ‡Â? ƒ”–ƒ‹‡Â?‘Â?”ƒ–†‹ĥÂ?‘”‘—Â?–—Â?Â?‡Â?—Ž—•Â?ƒÂ? Â?‹ƒ–Â?›ƒÂ?‡Â?ƒÂ?ƒ‹’‡”ƒŠ—‡Â?‘Â?”ƒ–†‹‹Ž‰—„”‹ʹͲͳ;Ǥ LAPORAN:

MOKTIAR/ PEKANBARU Apa komentar Mambang? "Saya tak ingin mencampuri urusan orang lain. Yang saya pikirkan saya saja, kalau masalah orang lain, biarkan saja," kata Ketua DPD Demokrat Riau ini kepada Harian Vokal di

kantornya, Rabu (27/2). Mambang mengatakan, situasi di internal Partai Demokrat Riau saat ini tidak ada masalah. Begitu juga terkait Pilgubri 2013, semua proses, mekanisme tetap ditempuh sesuai aturan partai. Mambang pun lalu menyampaikan soal slogan kampanyenya, bersama kita bisa. "Tidak ada

masalah, bersama kita bisa," kata Mambang singkat. Sekretaris DPD Demokrat Riau Koko Iskandar yang dihubungi terpsaih juga menepis adanya istilah pengotak-ngotakan terkait soal kedekatan terhadap pejabat tertentu. Koko menegaskan, ukuran penentuan siapa yang akan maju sebagai calon Gubernur Riau dari partai berlambang mercy ini adalah hasil survei. Di antaranya, selain penilaian tentang popularitas, elektibilitas, jabatan merupakan faktor utama yang akan dijadikan acuan kepada Majelis Pertimbangan DPP Partai Demokrat. Dari hasil

KPU Gelar Bimtek bersama KPUD se-Riau PEKANBARU (VOKAL) (VOKAL)-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau, mulai Kamis (28/2) ini menggelar bimbingan teknis (bimtek) bersama 12 KPUD kabupaten/kota se-Provinsi Riau dalam rangka pelaksanaan Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) Tahun 2013 sampai 4 Maret 2013 di Hotel Arowana, Jalan Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru. Ketua KPU Riau Tengku Edi Sabli mengatakan, bimbingan teknis ini dilakukan untuk menyamakan persepsi antara KPUD seProvinsi Riau terkait semua hal yang berhubungan dengan tahapan pelaksanaan Pilgubri, seperti data pemilih, kampanye, penghitungan suara dan petunjuk teknis pengelolaan dana hibah. "Makanya kita sengaja tadi mendatangkan BPKP untuk

Penanggung Jawab: IDRUS YAMIN

ini kemudian akan dilihat siapa yang akan lebih unggul. "Tidak ada kaitannya dengan figur. Itu kan sudah jelas ada sistemnya. Jadi jangan dikait-kaitkan persoalan di Pusat dengan daerah," kata Koko, kemarin. Koko bahkan menilai, istilah kedekatan yang ditujukan kepada seseorang sama seperti memecah-belah partai, karena siapa pun yang duduk sebagai ketua umum di Pusat, tetap tidak akan lari dari yang namanya ketentuan. "Saya tidak setuju dipetakonflikkan. Itu merusak partai namanya. Itu namanya subjektif, kalau pun bukan yang diunggulkan ternyata pilih justru hanya akan menjatuhkan partai ini," tandas Koko. (***)

memberikan penjelasan bagaimana pertanggung jawaban dana hibah yang akan diberikan kepada provinsi hingga ke kab/ kota tersebut agar dapat dipertanggungjawabkan dengan prinsip-prinsip yang baik dan benar," kata Edi Sabli usai bimtek KPU Riau di Hotel Arowana Pekanbaru, Rabu (27/2), seperti dilansir riau24.com. Peserta bimtek adalah dari ketua, sekretaris, bendahara dan beberapa perwakilan anggota KPUD kabupaten/kota se-Riau. Di akhir acara, ketua KPU Riau menyerahkan MoU, penyerahan dana hibah dari KPU Provinsi kepada KPUD kab/kota masing-masing dengan menyerahkan kuitansi penyerahan anggaran, dana hibah masingmasing KPUD. (ymg,rus)

Perwajahan : ABDAWIZA


19

KUANTAN SINGINGI KAMIS

HARIAN VOKAL

28 Februari 2013/ 18 Rabiul Ahir 1434 H

LINTAS

  ‹†ƒÂ?‘Ž‡Š ƒŽƒ‹‡Ž‘Žƒ TELUKKUANTAN (VOKAL)-ƒ†ƒÂ? ‹Â?‰Â?—Â?ÇŚ ‰ƒÂ? ‹†—’ †ƒÂ? ‡Â?‰‡Â?„ƒÂ?‰ƒÂ? Â?˜‡•–ƒ•‹ Č‹ÇŚ  ČŒ —ƒÂ?–ƒÂ? ‹Â?‰‹Â?‰‹ Č‹—ƒÂ?•‹Â?Â‰ČŒ –‹†ƒÂ? „‹•ƒ ŽƒŽƒ‹Â?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?’‡Â?‰‡Ž‘ŽƒƒÂ?†ƒ‡”ƒŠƒŽ‹”ƒÂ?•—Â?ÇŚ ‰ƒ‹ Č‹ČŒ †‹ ™‹Žƒ›ƒŠ ƒ„—’ƒ–‡Â? —ƒÂ?•‹Â?‰Ǥ ’ƒŽƒ‰‹ Â?‘Â?†‹•‹ •—Â?‰ƒ‹ †‹ —ƒÂ?•‹Â?‰ •ƒƒ– ‹Â?‹ •—†ƒŠ•ƒÂ?‰ƒ–Â?‡Â?’”‹Šƒ–‹Â?Â?ƒÂ?Ǥ ‡Â?‰ƒÂ?ƒ–Â?ƒ•ƒŽƒŠŽ‹Â?‰Â?—Â?‰ƒÂ?ƒ•ƒŽ—ƒÂ?•‹Â?‰ ”‹‹ƒ™ƒÂ?•ƒƒ–†‹Š—„—Â?‰‹‘Â?ÂƒÂŽÇĄƒ„—Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒ Â?‡Â?ƒ”‹Â?Â?‡Â?›‡„—–Â?ƒÂ?ÇĄŒ‹Â?ƒ  Â?ƒ—’—Â?‹Â?ÇŚ •–ƒÂ?•‹–‡”Â?ƒ‹–•‡’‡”–‹‹Â?ĥ‡Š—–ƒÂ?ƒÂ?Â?Â‡ÂŽÂƒÂŽÂƒÂ‹ÇŚ Â?ƒÂ?’‡Â?‰‡Ž‘ŽƒƒÂ?ÇĄÂ?ƒÂ?ƒ„‡Â?…ƒÂ?ƒƒÂ?ƒÂ?–‹„ƒǤ ‡Â?…‡”Â?ƒ–‹Â?‘Â?†‹•‹•—Â?‰ƒ‹†‹—ƒÂ?•‹Â?‰‹–—ǥ ”‹ Â?‡Â?›ƒ”ƒÂ?Â?ƒÂ?    Â?ƒ—’—Â? ‹Â?ĥ ‡nj Š—–ƒÂ?ƒÂ? Č‹Â‹Â•ÂŠÂ—Â–ČŒ —ƒÂ?•‹Â?‰ Â?‡Â?‰ƒÂ?„‹Ž ŽƒÂ?‰nj Â?ƒŠ•–”ƒ–‡‰‹•—Â?–—Â?’‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–ƒÂ?†ƒ›ƒ†—Â?—Â?‰ Ǥ ‹•ƒŽÂ?›ƒ Â?‡Â?…‡‰ƒŠ ’‡”ƒÂ?„ƒŠƒÂ? Š—–ƒÂ? †‹„ƒ‰‹ƒÂ?Š—Ž—Ǥ ”‹ ›ƒÂ?‹Â? †ƒ›ƒ †—Â?—Â?‰  †‹ ™‹Žƒ›ƒŠ —ƒÂ?•‹Â?‰ •ƒƒ– ‹Â?‹ Â?‡Â?‰ƒŽƒÂ?‹ ’‡Â?—”—Â?ƒÂ?Ǥ ƒŽ ‹Â?‹–‡”‹Â?†‹Â?ƒ•‹†‡Â?‰ƒÂ?–‡”Œƒ†‹Â?›ƒ„ƒÂ?ÂŒÂ‹Â”ÇĄ–ƒÂ?ƒŠ Ž‘Â?‰•‘”ǥ‡”‘•‹ǥ•‡†‹Â?‡Â?–ƒ•‹†ƒÂ?Â?‡Â?‡”‹Â?‰ƒÂ?Ǥ‡nj Š‹Â?‰‰ƒ ’‡”Ž— †‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? —’ƒ›ƒ ’‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–ƒÂ? †ƒ›ƒ†—Â?—Â?‰Ǥ ‹•‡„—–Â?ƒÂ?ÇĄ „ƒ†ƒÂ? ŒƒŽƒÂ? ›ƒÂ?‰ •‡”‹Â?‰ Â?‡Â?ÇŚ ‰ƒŽƒÂ?‹ƒÂ?„Žƒ••‡’‡”–‹’ƒ–ƒŠƒÂ?†ƒÂ?Ž‘Â?‰•‘”‹–— Â?‡Â?‰‹Â?†‹Â?ƒ•‹Â?ƒÂ? –‡”Œƒ†‹Â?›ƒ ’‡Â?—”—Â?ƒÂ? †ƒ›ƒ †—Â?—Â?‰Ǥ‡Â?—”—Â?ƒÂ?†ƒ›ƒ†—Â?—Â?‰‹Â?‹ǥ ‹Â?„—Š ”‹ǥ •‡…ƒ”ƒ –‹†ƒÂ? ŽƒÂ?‰•—Â?‰ •‡”‹Â?‰ „‡”nj †ƒÂ?’ƒÂ?’ƒ†ƒ–ƒ–ƒÂ?‡Š‹†—’ƒÂ?Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–Ǥ ‡„‹ŠŒƒ—Š”‹Â?‡Â?Œ‡Žƒ•Â?ƒÂ?ÇĄ›ƒÂ?‰†‹’—Ž‹Šnj Â?ƒÂ? †ƒ›ƒ †—Â?—Â?‰Â?›ƒ ƒ†ƒŽƒŠ  ›ƒÂ?‰ Â?‘Â?†‹•‹ ŽƒŠƒÂ?•‡”–ƒÂ?Â—ÂƒÂŽÂ‹Â–ÂƒÂ•ÇĄÂ?—ƒÂ?–‹–ƒ•†ƒÂ?Â?‘Â?–‹Â?—‹–ƒ•ƒ‹” –‹†ƒÂ?„‡”ˆ—Â?‰•‹•‡„ƒ‰ƒ‹Â?ƒÂ?ƒÂ?‡•–‹Â?›ƒǤ‘Â?†‹•‹ ‹Â?‹–‡”Ž‹Šƒ–’ƒ†ƒ„ƒÂ?›ƒÂ?•—Â?‰ƒ‹†‹—ƒÂ?•‹Â?‰Ǥ ƒ”‡Â?ƒ‹–—ǥ’”‹ƒƒ•ƒŽ—ƒÂ?•‹Â?‰‹Â?‹„‡”Šƒ”ƒ’ ’‡Â?‰‡Ž‘ŽƒƒÂ?  †‹ —ƒÂ?•‹Â?‰ †‹–‹Â?‰Â?ƒ–Â?ƒÂ?ÇĄ •‡Š‹Â?‰‰ƒ†ƒ›ƒ†—Â?—Â?‰†‹—ƒÂ?•‹Â?‰Â?‡Â?ÇŚ ‰ƒŽƒÂ?‹ ’‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–ƒÂ?Ǥ ‡Â?‰ƒÂ? †‡Â?‹Â?‹ƒÂ? Â„Â‡Â”Â„ÂƒÇŚ ‰ƒ‹Â?‡Šƒ™ƒ–‹”ƒÂ?–‡”Šƒ†ƒ’„‡Â?…ƒÂ?ƒ›ƒÂ?‰Â?—Â?ÇŚ …—Ž ƒÂ?‹„ƒ– ’‡Â?—”—Â?ƒÂ? †ƒ›ƒ †—Â?—Â?‰  ‹–— –‹†ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?–‡”Œƒ†‹Ǥ Dz—ƒÂ?•‹Â?‰ ŒƒÂ?‰ƒÂ? •ƒÂ?’ƒ‹ Â?‡Â?‰ƒŽƒÂ?‹ „‡Â?ÇŚ …ƒÂ?ƒ ƒÂ?‹„ƒ– ’‡Â?—”—Â?ƒÂ? †ƒ›ƒ †—Â?—Â?‰ ÇĄÇł ’—Â?‰Â?ĥ”‹Ǥ(smh)

‡Â?„ƒÂ?‰—Â?ƒÂ?ƒÂ?–‘” —’ƒ–‹‡”Â?‡Â?†ƒŽƒ TELUKKUANTAN (VOKAL) Č‚‡Â?‡”ŒƒƒÂ?’‡Â?ÇŚ „ƒÂ?‰—Â? ƒÂ?–‘” —’ƒ–‹ —ƒÂ?–ƒÂ? ‹Â?‰‹Â?‰‹ Č‹—ƒÂ?•‹Â?Â‰ČŒ•ƒƒ–‹Â?‹Â?ƒ•‹Š–‡”Â?‡Â?†ƒŽƒǤƒÂ?—Â? †‡Â?‹Â?‹ƒÂ? ‹Â?ĥ ‹’–ƒ ƒ”›ƒ †ƒÂ? ƒ–ƒ —ƒÂ?‰ Č‹ČŒ–‡ŽƒŠÂ?‡Â?—–—•Â?ƒÂ?Â?‘Â?–”ƒÂ?Â?‡”Œƒ†‡Â?ÇŚ ‰ƒÂ?’‹ŠƒÂ?Â?‡–‹‰ƒ•‡ŒƒÂ?ʹͲ ‡„”—ƒ”‹ŽƒŽ—Ǥ Dz ‹†ƒÂ? „‹•ƒ Žƒ‰‹ †‹ŽƒÂ?Œ—–Â?ƒÂ?Ǥ —†ƒŠ †‹„‡”‹ ™ƒÂ?–— ͡Ͳ Šƒ”‹ —Â?–—Â? Â?‡Â?—Â?–ƒ•Â?ƒÂ? ’‡Â?‡”ŒƒƒÂ?ÇŚ Â?›ƒ–ƒ’‹–‡–ƒ’•ƒŒƒ–‹†ƒÂ?•‡Ž‡•ƒ‹Ǥ‹†ƒÂ?ƒ†ƒ’‹Ž‹ŠƒÂ? Žƒ‹Â?Ǥ‡•—ƒ‹’‡”ƒ–—”ƒÂ?–‡”’ƒÂ?•ƒ†‹’—–—•Â?ƒÂ?Â?‘Â?ÇŚ –”ƒÂ?Â?‡”ŒƒÂ?Â›ÂƒÇĄÇłÂ?ƒ–ƒ‡’ƒŽƒ‹Â?ĥ—ƒÂ?•‹Â?‰ ƒÂ?Š”—†‹Â?Â?‡’ƒ†ƒVokal Â„ÂƒÂ”Â—ÇŚÂ„ÂƒÂ”Â—‹Â?‹Ǥ ‡Â?—”—– ƒÂ?Š”—†‹Â?ÇĄ’‹ŠƒÂ?Â?‡–‹‰ƒÂ?‡Â?ƒÂ?‰ •‡Â?’ƒ–Â?‡Â?†ƒ–ƒÂ?‰‹Â?›ƒ—Â?–—Â?Â?‡Â?‹Â?–ƒÂ?‡Ž‘Â?‰nj ‰ƒ”ƒÂ?ƒ‰ƒ”„‹•ƒÂ?‡Â?›‡Ž‡•ƒ‹Â?ƒÂ?’‡Â?‡”ŒƒƒÂ?Â?›ƒǤ ƒ’‹ —•—ŽƒÂ? ‹–— –‡”’ƒÂ?•ƒ †‹–‘ŽƒÂ?Ǥ ‹Â?ƒ–ƒÂ?ƒÂ?ÇĄ ’‡Â?—–—•ƒÂ? Â?‘Â?–”ƒÂ? Â?‡”Œƒ ‹–— „—Â?ƒÂ? ƒ–ƒ• Â?‡nj ‹Â?‰‹Â?ƒÂ? †‹”‹Â?›ƒ Â’Â”Â‹Â„ÂƒÂ†Â‹ÇĄ Â?ƒÂ?—Â? „‡”†ƒ•ƒ”Â?ƒÂ? ’‡”ƒ–—”ƒÂ? ’‡”—Â?†ƒÂ?‰nj—Â?†ƒÂ?‰ƒÂ?Ǥ DzƒÂ?‰Â?‡Â?—–—•Â?ƒÂ?Â?‘Â?–”ƒÂ?Â?‡”Œƒ‹–—Â’ÂƒÂ•ÂƒÂŽÇŚ ’ƒ•ƒŽ†ƒŽƒÂ?‡”’”‡•͜͡–ƒŠ—Â?ʹͲͳͲ›ƒÂ?‰†‹”—„ƒŠ †‡Â?‰ƒÂ? ‡”’”‡• ͚Ͳ –ƒŠ—Â? ʹͲͳʹ –‡Â?–ƒÂ?‰ ‡Â?ÇŚ ‰ƒ†ƒƒÂ?ƒ”ƒÂ?‰†ƒÂ? ƒ•ƒ‡Â?‡”‹Â?–ƒŠǤ ƒ†‹’‡Â?—nj –—•ƒÂ?Â?‘Â?–”ƒÂ?Â?‡”Œƒ‹–—„—Â?ƒÂ?ƒ–ƒ•Â?‡Š‡Â?†ƒÂ?•ƒ›ƒ •‡…ƒ”ƒ’”‹„ƒ†‹ƒ–ƒ—’—Â?Â?‡’ƒŽƒ†‹Â?ÂƒÂ•ÇĄÂ?ƒÂ?—Â?ÂƒÂ–Â—ÇŚ ”ƒÂ?›ƒÂ?‰Â?‡Â?—–—•Â?ƒÂ?ÇĄÇł–—Â?ĥ ƒÂ?Š”—†‹Â?Ǥ ƒƒ–†‹–ƒÂ?›ƒÂ?‡ŽƒÂ?Œ—–ƒÂ?’‡Â?‡”ŒƒƒÂ?’‡Â?„ƒÂ?ÇŚ ‰—Â?ƒÂ?ƒÂ?–‘”—’ƒ–‹—ƒÂ?•‹Â?‰‹–—ǥ ƒÂ?Š”—†‹Â? Â?‡Â?›‡„—–Â?ƒÂ? ’‡Â?„ƒÂ?‰—Â?ƒÂ?Â?›ƒ ƒÂ?ƒÂ? †‹ŽƒÂ?ÇŚ Œ—–Â?ƒÂ? –ƒŠ—Â? ‹Â?‹ •‡„ƒ‰ƒ‹ ’‡Â?‡”ŒƒƒÂ? ŽƒÂ?Œ—–ƒÂ?Ǥ ‡Â?‡”ŒƒƒÂ?‹–—Œ—‰ƒƒÂ?ƒÂ?†‹Ž‡ŽƒÂ?‰„‡”•ƒÂ?ƒ†‡Â?ÇŚ ‰ƒÂ? ’‡Â?‡”ŒƒƒÂ? Žƒ‹Â?Â?›ƒǤ Dz‡Â?‡”ŒƒƒÂ?Â?›ƒ –‡–ƒ’ †‹ŽƒÂ?Œ—–Â?ƒÂ? –ƒŠ—Â? ‹Â?‹ǥ –ƒ’‹†‹Ž‡ŽƒÂ?‰†—Ž—ǥdz•‡„—– ƒÂ?Š”—†‹Â?Ǥ ‡„‹ŠŒƒ—Š†‹–—–—”Â?ƒÂ? ƒÂ?Š”—†‹Â?ÇĄÂ?‘Â?–”ƒÂ?ÇŚ –‘”’‡ŽƒÂ?•ƒÂ?ƒ›ƒÂ?‰–‡ŽƒŠ†‹’—–—•Â?ƒÂ?Â?‘Â?–”ƒÂ?Â?ÇŚ ›ƒ‹–—ŠƒÂ?›ƒÂ?‡Â?†ƒ’ƒ–Â?ƒÂ?„ƒ›ƒ”ƒÂ?•‡•—ƒ‹Â˜Â‘ÂŽÇŚ —Â?‡ ’‡Â?‡”ŒƒƒÂ? ›ƒÂ?‰ †‹•‡Ž‡•ƒ‹Â?ƒÂ?Â?›ƒǤ ƒÂ?—Â? †‡Â?‹Â?‹ƒÂ?ÇĄŠƒ•‹Ž„ƒ›ƒ”ƒÂ?‹–—ƒÂ?ƒÂ?†‹’‘–‘Â?‰Žƒ‰‹ †‡Â?†ƒ ’‡” Šƒ”‹ ›ƒÂ?‰ †‹‰—Â?ƒÂ?ƒÂ? †ƒŽƒÂ? ™ƒÂ?–— –ƒÂ?„ƒŠƒÂ?Ǥ Dz‡”‡Â?ƒÂ?‡Â?‰‰—Â?ƒÂ?ƒÂ?™ƒÂ?–—–ƒÂ?„ƒŠƒÂ?͡Ͳ ÂŠÂƒÂ”Â‹ÇĄ›ƒ͡ͲŠƒ”‹†‡Â?†ƒÂ?Â›ÂƒÇĄÇł–‡”ƒÂ?‰ ƒÂ?Š”—†‹Â?Ǥ ‹–ƒÂ?„ƒŠÂ?ƒÂ?ÇĄ †ƒŽƒÂ? ’”‘•‡• ‹Â?‹ –‹†ƒÂ? ƒ†ƒ ›ƒÂ?‰Šƒ”—•†‹Â?Â‡ÂŒÂƒÂ”ÇŚÂ?‡Œƒ”ƒ–ƒ—†‹‰‡”–ƒÂ?ÇŚÂ‰Â‡Â”Â–ÂƒÂ? ƒ’ƒ”ƒ–’‡Â?‡‰ƒÂ?Š—Â?—Â?Ǥ‡Ž—”—Š’”‘•‡•‹–—†‹nj ŒƒŽƒÂ?‹•‡•—ƒ‹ƒ–—”ƒÂ?Š‘Â?—Â?ÇĄ•‡’‡”–‹‡”’”‡•͚Ͳ –ƒŠ—Â? ʹͲͳʹ –‡Â?–ƒÂ?‰ ‡Â?‰ƒ†ƒƒÂ? ƒ”ƒÂ?‰ †ƒÂ? ƒ•ƒ‡Â?‡”‹Â?–ƒŠǤ—Žƒ‹†ƒ”‹’”‘•‡•ƒ™ƒŽŠ‹Â?‰nj ‰ƒ’‡Ž‡ŽƒÂ?‰ƒÂ?ÇĄ’‡Â?‡–ƒ’ƒÂ?’‡Â?‡Â?ƒÂ?‰ǥ’‡ŽƒÂ?•ƒÂ?ÇŚ ƒƒÂ?’‡Â?‡”ŒƒƒÂ?ÇĄ•‡Â?—ƒÂ?›ƒ†‹ƒ–—”‘Ž‡ŠŠ—Â?—Â?Ǥ Dz‡–‹Â?ƒ Â?‘Â?–”ƒÂ?–‘” „‡Â?‡”Œƒ †ƒŽƒÂ? ™ƒÂ?–— –ƒÂ?„ƒŠƒÂ?ÇĄ•‡…ƒ”ƒŠ—Â?—Â?–‹†ƒÂ?„‹•ƒ†‹Â?ƒ–ƒÂ?ƒÂ? •‡„ƒ‰ƒ‹ ’‡Â?‡”ŒƒƒÂ? ›ƒÂ?‰ –‹†ƒÂ? –—Â?Â–ÂƒÂ•ÇĄ Â?‡…—ƒŽ‹ •‡–‡ŽƒŠ „‡”ƒÂ?Š‹” ™ƒÂ?–— –ƒÂ?„ƒŠƒÂ?Ǥ ƒ†ƒÂ?‰nj Â?ƒ†ƒÂ?‰ Â?ƒ”‡Â?ƒ †‹‰‡”–ƒÂ? –‡”—• ‘”ƒÂ?‰ „‡Â?‡”Œƒ Œƒ†‹ –‡”ŽƒÂ?Â„ÂƒÂ–ÇĄÇł ’—Â?‰Â?ĥ ƒÂ?Š”—†‹Â?.(smh)

HUMAS

TANDA TANGANI PRASASTI-—’ƒ–‹—ƒÂ?–ƒÂ?‹Â?‰‹Â?‰‹Č‹—ƒÂ?•‹Â?Â‰ČŒ —Â?ƒ”Â?‹•Â?‡Â?ƒÂ?†ƒ–ƒÂ?‰ƒÂ?‹’”ƒ•ƒ•–‹’‡Â?„ƒÂ?‰—Â?ƒÂ?Â?ƒÂ?–‘”Â?‡’ƒŽƒ†‡•ƒ’ƒ†ƒ•‡Œ—Â?ŽƒŠ†‡•ƒ†‹‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?—ƒÂ?–ƒÂ?‡Â?Â‰ÂƒÂŠÇĄÂ„ÂƒÂ”Â—ÇŚÂ„ÂƒÂ”Â—‹Â?‹Ǥ

BMSDA Aspal Jalan Menuju Duta Palma     áˆş áˆť    áˆşáˆť áˆťÇŚƒŠ—Â? ‹Â?‹ ‹Â?ĥ ‹Â?ƒ ƒ”‰ƒ †ƒÂ?—Â?„‡”ƒ›ƒ‹”áˆşáˆť—ƒÂ?–ƒÂ?‹Â?‰‹Â?‰‹áˆş—nj ƒÂ?•‹Â?Â‰áˆťƒÂ?ƒÂ?Â?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?’‡Â?‰ƒ•’ƒŽƒÂ?”—ƒ•ŒƒŽƒÂ?†ƒ”‹ ‡Â?„ƒ–ƒÂ?—Žƒ——Â?‰‹Â?Â?‡Â?—Œ—Ž‘Â?ƒ•‹’‡”Â?‡„—Â?ƒÂ?—–ƒ ƒŽÂ?ƒ—•ƒÂ?–ƒ”ƒǤƒÂ?—Â?ŽƒÂ?‰Â?ƒŠ‹Â?‹†‹–‘ŽƒÂ?„ƒÂ?›ƒÂ?’‹ŠƒÂ?Ǥ Kepala Dinas BMSDA Kuansing Azwan melalui Kabid Bina Marga Nasri Edi kepada Vokal, Rabu (27/2) kemarin mengatakan, saat ini ruas jalan Jembatan Pulau Bungin menuju perkebunan PT Duta Palma

DINAMIKA PEMBANGUNAN Akan Dikerjakan Tahun Ini

‡‰ƒŠÂ„Â”ÂƒÂ•Â‹ÇĄ†‹ƒÂ?Œƒ”ƒ†ƒÂ?‰†ƒÂ? ‡„‡”ƒÂ?‰ƒÂ?–ƒ‹‹„ƒÂ?‰—Â?—”ƒ’ TELUKKUANTAN(VOKAL)Bantaran Sungai Kuantan yang tergerus abrasi di kawasan Desa Banjar Padang dan Desa Seberang Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik pada tahun ini akan dibangunkan turap. Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kuantan Singingi (Kuansing) Azwan melalui Kabid Sumber Daya Air Surya Hilman kepada Vokal, Rabu (27/2) mengatakan, dua desa di Kecamatan Kuantan Mudik, yakni Desa Banjar Padang dan Desa Seberang Pantai mendapat jatah pembangunan turap dari Pemprov Riau. Anggaran pembangunan turap untuk kedua desa ini mencapai Rp3,9 miliar. Untuk pembangunan turap di Desa Banjar Padang sebesar Rp1.945.618.000, sedangkan anggaran pembangunan turap di Desa Seberang Pantai Rp1.945.258.000. Surya memaparkan bah-

: 0760 561617

Sekretariat DPRD

: 0760 561604

MapolresKuansing

: 0760 561604

RSUD TelukKuantan

: 0760 561858

Kejari TalukKuantan

: 0760 20123

PemadamKebarakan

: 0760 20957

PolsekKuantan Tengah

: 0760 20110

KoramilKuantan Tengah

: 0760 20021

Kantor PosdanGiro

: 076020016

Penanggung Jawab/RedakturÇŁDELFI INDRA

wa bantaran Sungai Kuantan di kawasan Desa Banjar Padang dan Desa Seberang Pantai itu sudah lama tergerus abrasi. Dalam musrenbang Pemprov Riau tahun 2012 lalu, pembangunan turap untuk kedua desa ini diusulkan. “Pemprov Riau merealisasikannya tahun ini,� kata Surya. Menurut Surya, dalam musrenbang Pemprov Riau tahun 2013 yang akan digelar dalam waktu dekat ini, Dinas BMSDA Kuansing akan mengusulkan pembangunan turap untuk 27 titik abrasi di sepanjang Sungai Kuantan dan Sungai Singingi. Diharapkan usulan Dinas BMSDA Kuansing ini diakomodir sepenuhnya oleh Pemprov Riau dalam APBD Riau tahun 2014. “Titik abrasi di wilayah Kuansing setiap tahun terus bertambah. Karena itu Pemprov Riau diharapkan lebih memprioritaskan Kuansing,� harap Surya.( advertorial)

menuju PT Duta Palma Nusantara itu sebesar Rp1.330.170.084. Diperkirakan panjang pengaspalan mencapai 1 kilo meter. Pekerjaan tersebut akan dimulai sekitar akhir April atau awal Mei mendatang. Menyikapi rencana Dinas BMSDA itu, Ketua LSM Peduli Kuansing Ilyas R Sutan kepada Vokal kemarin mengaku sangat kesal. Pasalnya selama ini PT Duta Palma Nusantara sangat arogan terhadap pemerintah dan masyarakat Kuansing. �Jalan Jembatan Benai sudah porak poranda. Biaya perbaikannya bukan dari Duta Palma, tapi ditanggung Pemkab Kuansing. Kini jalan Jembatan Pulau Bungin lagi yang akan porak poranda,� tandas Ilyas. Diungkapkan Ilyas, selama ini untuk membawa CPO dari PKS di kawasan Sungai Kukok ke pelabuhan pengiriman di

wilayah Inhu, PT Duta Palma masih menggunakan ruas jalan Pemkab Kuansing. Begitu juga dengan mobilisasi tandan buah sawit milik pengusaha lain dari luar yang didrop ke PKS milik PT Duta Palma di Sungai Kukok, jalur angkutnya masih menggunakan jalan Pemkab Kuansing. Tidak Kooperatif Meskipun Pemkab Kuansing sudah begitu bermurah hati kepada PT TBS, namun PT Duta Palma tetap tidak menujukkan sikap kooperatif dengan pemerintah dan masyarakat Kuansing. Buktinya, kata Ilyas, selama ini nyaris tidak ada sama sekali kontribusi PT Duta Palma Nusantara terhadap pemerintah dan masyarakat Kuansing. “Lihat saja, ketika pemerintah dan masyarakat akan menggelar hajatan seperti pacu jalur, PT Duta Palma termasuk perusahaan yang paling enggan memberikan bantuan,� tandas Ilyas. Menurut Ilyas, Dinas BMS-

DA harus berpikir ulang untuk mengaspal jalan ke perkebunan PT Duta Palma. Pasalnya masih banyak kawasan desa di wilayah Kuansing yang butuh pengaspalan. Sementara di kawasan menuju perkebunan PT Duta Palma itu tidak ada pemukiman. “Apakah ada maksud lain atau kepentingan pribadi untuk mengaspal jalan ke Duta Palma,� ujar Ilyas bertanya. Dikatakan Ilyas, PT Duta Palma Nusantara sudah waktunya untuk tidak menutup diri lagi kepada pemerintah dan masyarakat Kuansing. Karena selama ini PT Duta Palma masih menggunakan ruas jalan yang dibangun Pemkab. Sementara biaya kerusakan jalan itu ditanggung sepenuhnya oleh Pemkab Kuansing. “Duta Palma hendaknya lebih kooperatif dengan pemerintah dan masyarakat Kuansing. Jangan mau enaknya saja,� pungkas Ilyas. (***)

Bupati Tersentuh Baca Kalimat ‘Orang Miskin Dilarang Sakit’ TELUKKUANTAN (VOKAL) – Bupati Kuantan Singingi H Sukarmis mengaku sangat tersentuh hatinya membaca kalimat sindirian bertuliskan ‘orang miskin dilarang sakit’ di sejumlah media massa. “ Orang miskin dilarang sakit. Kalimat sindiran ini sering kita temukan di media cetak ataupun di televisi. Hati saya sangat tersentuh,� kata Bupati dalam sambutannya pada acara pembukaan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Gunung Toar, barubaru ini. Karena itu Bupati menekan-

kan, kondisi pelayanan kesehatan yang kualitasnya sangat buruk dan telah menimbulkan berbagai parodi atau sindirian terhadap pemerintah itu hendaknya jangan sampai terjadi di Kuansing. “Jangan sampai terjadi orang miskin dilarang sakit di Kuansing ini,� tegas Bupati. Agar tidak terimbas ke dalam sindiran tersebut, Bupati meminta para kepala Puskesmas di Kuanding untuk peduli terhadap pasien dari kalangan miskin. Pasien miskin itu harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak secara gratis.

“Jangan sampai ada Puskesmas yang menolak pasien miskin di Kuansing ini,� tegas Bupati lagi. Di depan ratusan masyarakat Gunung Toar yang hadir pada acara pembukaan musrenbang itu, Bupati mengatakan bahwa disetiap Puskesmas saat ini tidak dipungut lagi biaya untuk berobat. Seluruh masyarakat bisa berobat secara gratis. Biaya berobat ditanggung pemerintah. “Pokoknya di Kuantan Singingi ini tidak akan pernah terjadi orang miskin dilarang sakit,� pungkas Bupati. (smh)

Ketika Roh Halus Datang Mengganggu KEPALA SMA Negeri 1 Inuman Yean Asnudi sejak beberapa hari lalu terlihat sangat resah. Ia bertanya ke sanasini tentang orang pintar yang bisa mengusir roh halus yang suka mengganggu. Maklum saja, sejak beberapa hari ini sekolah yang dipimpinnya mengalami gangguan roh halus. Ž‡ŠÇŁƒ‹†—•–ƒˆƒ —•‹Â?

Fax Kantor Bupati

masih dalam kondisi jalan tanah. Oleh karena itu pada tahun ini ruas jalan tersebut akan diaspal. Disebutkannya, pagu anggaran untuk peningkatan ruas jalan Jembatan Pulau Bungin

LAPORAN: SAID MUSTAFA HUSIN / KUANSING

Selama empat hari, sejak Sabtu (23/2) hingga Selasa (26/ 2) lalu sudah puluhan siswa SMA Inuman yang mengalami kesurupan roh halus. Bahkan jumlah siswa yang kesurupan sudah mencapai 40 orang. Sebagaimana dituturkan Yean kepada Vokal, Rabu (27/2) kemarin, siswa yang kesurupan akibat diganggu roh halus itu semuanya perempuan. Bahkan ada di antara mereka yang sudah berulang kali mengalami kesurupan. “Gangguan roh halus ini sudah berulangkali,� kata Yean. Saat roh halus itu beraksi, si

siswa akan terlihat dalam kondisi stress. Siswa perempuan itu mulai berkelakuan anehaneh. Matanya jelalatan ke sana-sini. Kemudian berteriak dan memekik keras-keras. Lalu roboh ke lantai dalam kondisi tubuh yang kejang. Kondisi ini terjadi pada banyak siswa. Menurut Yean, kasus siswa kesurupan ini sudah berluangkali terjadi di sekolahnya. Herannya, siswa yang kesurupan itu selalu itu-itu saja orangnya. “Apa memang mereka yang sengaja dicari roh halus itu,� ujar Yean tak mengerti. Dulu beberapa bulan lalu, SMA 1 Inuman pernah juga

diresahkan siswa yang kesurupan. Terakhir, kata Yean, peristiwa itu terjadi Selasa (26/2) lalu. Sebanyak sepuluh siswa perempuan bertumbangan akibat diganggu roh halus. Mereka kejang-kejang, tapi tidak lama kemudian siuman lagi. Yean juga heran. Peristiwa ini bukan saja terjadi di SMA 1 Inuman, tapi SMP Negeri 3 Inuman juga mengalami hal yang sama. Di sana, terang Yean, juga banyak siswa yang kesurupan. Bahkan Selasa lalu kesurupan siswa terjadi secara serentak. Padahal jarak antara SMA dan SMP Negeri 3 Inuman itu sangat jauh, sekitar 2 kilo meter. “ Kita sibuk mengurus siswa kesurupan di SMA 1 ini, ternyata di SMP Negeri 3 juga ada siswa kesurupan,� kata Yean. Yean sudah risih. Pasalnya ulah roh halus ini sudah sangat mengganggu proses belajar mengajar di SMA 1 Inuman.

Karena itu dia sibuk mencari orang pintar yang dapat mengusir roh halus yang sering singgah mengganggu siswanya tersebut.

“Saya kini tengah mencari orang pintar untuk mengusir roh halus yang suka mengganggu siswa saya,� pungkas Yean.(said mustafa husin)

ILUSTRASI

Perwajahan: HASAN SHOLIHIN


20

INDRAGIRI HILIR

HARIAN VOKAL

KAMIS 28 Februari 2013/18 Rabiul Akhir 1434 H

1 Suara Hanya Soal Insel, Bukan Ibukotanya LINTAS Jembatan Enok Dianggarkan Rp10 Miliar TEMBILAHAN(VOKAL)Č‚ƒŠ—Â?  ‹Â?‹ǥ ‹Â?ĥ ‡Â?‡”ŒƒƒÂ? Â?—Â? †ƒÂ? ‹Â?’”ƒ•™‹Ž ƒ„—’ƒ–‡Â?

Â?†”ƒ‰‹”‹ ‹Ž‹” Č‹ Â?ÂŠÂ‹ÂŽČŒ Â?‡Â?‰ƒÂ?‰‰ƒ”Â?ƒÂ? ’‡Â?ÇŚ „ƒÂ?‰—Â?ƒÂ? ‡Â?„ƒ–ƒÂ?Â?‘Â?ÇĄ•‡„‡•ƒ”’ͳͲ‹Ž‹ƒ”Ǥ ƒÂ?ƒ •‡„‡•ƒ” ‹–— ƒÂ?ƒÂ? †‹‰—Â?ƒÂ?ƒÂ? —Â?–—Â? Â?‡Â?—Â?–ƒ•Â?ƒÂ? ’‡Â?„ƒÂ?‰—Â?ƒÂ? †‹ „‡„‡”ƒ’ƒ „ƒ‰‹ƒÂ? Œ‡Â?„ƒ–ƒÂ?ÇĄ •‡’‡”–‹ ’‹Žƒ” „ƒ‰‹ƒÂ? –‡Â?‰ƒŠ †ƒÂ? ƒ„‘Â?†‡Â?‡Â? Œ‡Â?„ƒ–ƒÂ?Ǥ Â?–—Â? Â?‡Â?‰‰‡•ƒ ’‡Â?„ƒÂ?‰—Â?ƒÂ?Â›ÂƒÇĄ ‡’ƒŽƒ ‹Â?ĥ  Â?Š‹Ž ‡Â?‰Â?— ††› „‡”Šƒ”ƒ’ „ƒÂ?–—ƒÂ? †ƒÂ?ƒ †ƒ”‹ ‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ”‘˜‹Â?•‹Č‹‡Â?Â”Â‘Â˜ČŒ‹ƒ—Ǥ DzƒŠ—Â?†‡’ƒÂ?Â?‹–ƒ„‡”Šƒ”ƒ’ƒ†ƒ•Šƒ”‹Â?‰†ƒÂ?ƒ ƒÂ?–ƒ”‡Â?Â?ƒ„ Â?Š‹Ž†‡Â?‰ƒÂ?‡Â?”‘˜Â‹ÂƒÂ—ÇĄ•‡Â?‹–ƒ” ͚Ͳ ’‡”•‡Â? †ƒ”‹ †ƒÂ?ƒ ›ƒÂ?‰ †‹„—–—ŠÂ?ƒÂ?ÇĄÇł —Â?‰Â?ƒ’Â?›ƒ Â?‡Â?ƒ”‡Â?Ǥ ƒŽƒ—–‹†ƒÂ?†‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?•Šƒ”‹Â?‰†ƒÂ?ƒ•‡„ƒ‰ƒ‹ Â?ƒÂ?ƒ ›ƒÂ?‰ †‹Â?ƒÂ?•—†ǥ Â?ƒÂ?ƒ ’”‘•‡• ’‡Â?ÇŚ „ƒÂ?‰—Â?ƒÂ?Œ‡Â?„ƒ–ƒÂ?‹–—ƒÂ?ƒÂ?Â?‡Â?ƒÂ?ƒÂ?™ƒÂ?–— …—Â?—’ ŽƒÂ?ƒǤ ‹•ƒ Š‹Â?‰‰ƒ •‡Â?„‹ŽƒÂ? ƒ–ƒ— •‡’—Ž—Š –ƒŠ—Â? Â?‡†‡’ƒÂ?Ǥ ‡Â?‡Â?–ƒ”ƒ Â?‡‰—Â?ƒƒÂ?›ƒ •—†ƒŠ •ƒÂ?‰ƒ– †‹„—–—ŠÂ?ƒÂ? ‘Ž‡Š Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–Ǥ ‡’‡”–‹ †‹Â?Â‡Â–ÂƒÂŠÂ—Â‹ÇĄ •‡Žƒ‹Â? —Â?–—Â? Â?‡Â?’‡”nj Â?—†ƒŠ ƒÂ?•‡•ǥ Œ‡Â?„ƒ–ƒÂ? Œ—‰ƒ „‡”Â?ƒÂ?ˆƒƒ– ŽƒÂ?‰•—Â?‰—Â?–—Â?Â?‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–Â?›ƒÂ?‡ŽƒÂ?…ƒ”ƒÂ?ƒ”—• ŽƒŽ— Ž‹Â?–ƒ• ‘”ƒÂ?‰ Â?ƒ—’—Â? „ƒ”ƒÂ?‰Ǥ ‡Â?‰ƒÂ? •‡Â?ƒÂ?‹Â? ŽƒÂ?…ƒ”Â?›ƒ ƒ”—• ŽƒŽ— Ž‹Â?–ƒ• „‡”ƒ”–‹ Â?‡Â?‰Š‡Â?ƒ–™ƒÂ?–—†ƒÂ?„‹ƒ›ƒǤ Dz‡Â?‰ƒÂ?•‡Â?†‹”‹Â?›ƒ–‡Â?–—†ƒ’ƒ–Â?‡”ƒÂ?‰•ƒÂ?‰ –—Â?„—ŠÂ?›ƒ ƒÂ?–‹˜‹–ƒ• ’‡”‡Â?‘Â?‘Â?‹ƒÂ?Ǥ ƒÂ?›ƒÂ? ›ƒÂ?‰„‹•ƒ†‹’‡–‹Â?Â?‡–‹Â?ƒŒ‡Â?„ƒ–ƒÂ?–‡”•‡„—–•—†ƒŠ •‡Ž‡•ƒ‹ †‹Â?‡”ŒƒÂ?ƒÂ?ÇĄÇł Â?ƒ–ƒ Â?ƒÂ?–ƒÂ? ‡’ƒŽƒ 

Â?Š‹Ž‹Â?‹Ǥ ‡”ŠƒÂ?„ƒ–Â?›ƒ ’‡Â?„ƒÂ?‰—Â?ƒÂ? Â?‡Â?ƒÂ?‰ Â?‡”ƒ’–‡”Œƒ†‹†‹„‡”„ƒ‰ƒ‹†ƒ‡”ƒŠŠƒÂ?›ƒÂ?ƒ”‡Â?ƒ ’‡Â?†ƒÂ?ƒƒÂ?Ǥ ’ƒŽƒ‰‹ Œ‹Â?ƒ „ƒÂ?‰—Â?ƒÂ? ›ƒÂ?‰ †‹Â?ƒÂ?•—†Â?‡Â?‡”Ž—Â?ƒÂ?†ƒÂ?ƒ›ƒÂ?‰–‹†ƒÂ?•‡†‹Â?‹– ’—ŽƒǤ ƒƒ– ‹Â?‹ †ƒŽƒÂ? ”ƒÂ?‰Â?ƒ Â?‡Â?„—Â?ƒ ‹•‘Žƒ•‹ Â†ÂƒÂ‡Â”ÂƒÂŠÇĄ ‡Â?Â?ƒ„ Â?Š‹Ž –‡ŽƒŠ Â?‡Â?„ƒÂ?‰—Â? –‹‰ƒ Œ‡Â?„ƒ–ƒÂ? „‡”•Â?ƒŽƒ Â„Â‡Â•ÂƒÂ”ÇĄ •‡’‡”–‹ ‡Â?„ƒ–ƒÂ? —Â?Â„ÂƒÂ‹ÇĄ ‡Â?„ƒ–ƒÂ?—Â?‰ƒ‹ ‡”‰ƒŒ‹†ƒÂ? ‡Â?„ƒ–ƒÂ? —Â?‰ƒ‹—ƒ”Ǥ DzŽƒŠÂ?Â†Â—ÂŽÂ‹ÂŽÂŽÂƒÂŠÇĄ †‡Â?‰ƒÂ? –‹‰ƒ Œ‡Â?„ƒ–ƒÂ? ›ƒÂ?‰ •—†ƒŠ„‡”ˆ—Â?‰•‹•ƒƒ–‹Â?‹ƒÂ?•‡•Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ––‹†ƒÂ? –‡”„ƒ–ƒ••‡’‡”–‹†—Ž—Žƒ‰‹Ǥƒ’ƒÂ?•ƒŒƒÂ?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– ‹Â?‰‹Â?„‡”’‡”‰‹ƒÂ?Â?‡Ž—ƒ”Â†ÂƒÂ‡Â”ÂƒÂŠÇĄ•—†ƒŠ–‹†ƒÂ?ƒ†ƒ Â?ƒ•ƒŽƒŠǤ Â?‹„—Â?–‹Â?‘Â?‹–Â?‡Â?’‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ†ƒŽƒÂ? Â?‡Â?„—Â?ƒÂ‹Â•Â‘ÂŽÂƒÂ•Â‹ÇĄÇł—Œƒ”Â?›ƒǤ(fsl)

ˆ Rapat Paripurna DPRD Inhil

   áˆşáˆť áˆşáˆťÇŚƒŽƒ—’—Â? •‡Â?—ƒ ˆ”ƒÂ?•‹ †‹  Â?†”ƒ‰‹”‹ ‹Ž‹”áˆş Â?ÂŠÂ‹ÂŽáˆť•‡’ƒÂ?ƒ–†‡Â?‰ƒÂ?”‡Â?…ƒÂ?ƒ ’‡Â?‡Â?ƒ”ƒÂ?ƒ„—’ƒ–‡Â? Â?†”ƒ‰‹”‹‡Žƒ–ƒÂ?áˆş Â?Â•Â‡ÂŽáˆťÇĄÂ?ƒÂ?—Â? –‹†ƒÂ?•ƒ–—•—ƒ”ƒ•‘ƒŽŽ‘Â?ƒ•‹‹„—Â?‘–ƒÂ?›ƒǤ Rapat paripurna mendengar tanggapan fraksi DPRD Inhil terkait rencana penetapan usulan ibukota definitif dan ibukota sementara Insel itu, Rabu (27/2) siang, tidak membuahkan suara bulat. Pengambilan keputusan akhirnya dilakukan dengan cara voting dan dari 26 anggota DPRD yang hadir, 24 suara setuju, 1 dengan catatan dan 1 walk out. Tanggapan fraksi yang dibacakan Sekretaris DPRD Masdar, membunyikan, Fraksi Golkar sepakat melakukan pemekaran dan mengusulkan calon ibukota sementara di Desa Nusantara Jaya, Keritang atau Desa Bagan Jaya, Enok. Fraksi Amanat Bangsa (FAB) juga setuju SK Bupati Inhil dengan menetapkan Desa Kemuning Tua, Kemuning sebagai ibukota definitif serta Desa Kotabaru dan Desa Kotabaru Siberida, Keritang sebagai ibukota sementara.

Namun dalam tanggapannya, FAB berpendapat ibukota definitif lebih strategis di Keritang. Fraksi Bintang Reformasi Keadilan (FBRK) juga mendukung pemekaran Insel serta meminta agar rentang kendali dijadikan acuan dalam menetapkan calon ibukota definitif Insel. Itu akan berpengaruh kepada cost yang akan ditanggung kabupaten Induk pada awal pemekaran. FBRK setuju ibukota sementara di Kotabaru, Keritang, walaupun masih meragukan hasil kajian Universitas Islam Indragiri (Unisi). Alasannya,saat melakukan kajian, Unisi belum terakreditasi. Sementara Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) menyatakan sepenuhnya menyetujui hasil kajian Unisi, baik calon ibukota definitif maupun calon ibukota sementara dengan pertimbangan proses yang dilakukan telah mengikuti perundang-undangan

LAPORAN:

FAISAL/ INDRAGIRI HILIR tentang tatacara penghapusan dan pembentukan daerah. Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) dengan pertimbangkan mempercepat proses pemekaran, menyetujui hasil kajian Pemkab Inhil melalui Unisi. Namun juga mengajukan permintaan agar Pemkab menindaklanjuti rencana pemkaran Inhil Utara serta mempertimbangkan kebe-

ratan masyarakat Enok atas penetapan Ibukota Insel di Kemuning. Fraksi Gerakan Bintang Nurani Pancasil (GBNP) dan Fraksi Demokrat juga menyatakan persetujuan atas hasil kajian. Fraksi PDIP berpendapat, calon ibukota Insel definitif lebih tepat diletakkan di Kotabaru dan menyetujui penetapan calon ibukota sementara. Tak ada keputusan aklamasi, Wakil Ketua DPRD Jubair Malomo selaku pimpinan sidang, mengamibl cara voting.

Dari 26 anggota DPRD Inhil yang hadir, 24 di antaranya setuju hasil kajian Pemkab Inhil melalui Unisi dengan menetapkan Desa Kemuning Tua di Kemuning sebagai calon ibukota Insel definitif dan Desa Kotabaru serta Desa Kotabaru Siberida, Keritang sebagai calon ibukota sementara. Sementara Heriansyah, anggota DPRD dari FPDIP, hanya menyetujui penetapan calon ibukota sementara di Kotabaru serta 1 wakil F Golkar asal Kecamatan Enok Edy Herianto, memilih walk out. (*** ***)) TERTANGKAP KAMERA SEDANG 'NGELEM'ÇŚ ‡„‡”ƒ’ƒƒÂ?ÂƒÇŚ ƒÂ?ƒÂ?–‡”–ƒÂ?‰Â?ƒ’ Â?ƒÂ?‡”ƒ•ƒƒ– ƒ•›‹Â?ĚľÂ?‰‡Ž‡Â?̾Ǥ ‹Â?ƒ–‹†ƒÂ? †‹ƒÂ?Â–Â‹Â•Â‹Â’ÂƒÂ•Â‹ÇĄ ƒÂ?–‹˜‹–ƒ•Â?‡‰ƒ–‹ˆ •‡’‡”–‹‹Â?‹†ƒ’ƒ– Â?‡”—•ƒÂ?Â?ƒ•ƒ †‡’ƒÂ?‰‡Â?‡”ƒ•‹ ’‡Â?‡”—•Ǥ FAISAL

Jauh dari Pemukiman, Pasar Venue Futsal Tanggung Jawab Kontraktor Pelaksana Sungai Luar Tak Berfungsi ˆ Masih dalam Masa Perawatan TEMBILAHAN (VOKAL) (VOKAL)Selama masa perawatan (6 bulan sejak berakhirnya masa pengerjaan, red), kerusakan apapun atas proyek pemerintah sepenuhnya tanggungjawab kontraktor pelaksana. Hal itu juga berlaku bagi Venue Futsal PON XVIII Riau. Pernyataan ini disampaikan Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Kepariwisataan (Disporabudpar) Inhil H Mukhtar T, Rabu (27/2), terkait kerusakan beberapa bagian bangunan itu. Dikatakannya, secara fungsi, pemanfaatan Venue Futsal itu tidak ada masalah. Kerusakan yang timbul selama masa perawatan, secara aturan menjadi tanggung jawab pihak pelaksana. Pembangunan Venue Futsal

senilai Rp55 miliar dibiayai melalui sharing dana antara Pemkab Inhil dengan Pemprov Riau dengan sistem tahun jamak 2011 dan 2012. Disebabkan beberapa persoalan, terutama memobilisasi material, waktu pengerjaan peningkatan sarana dan prasarana olahraga ini menjadi molor. Untuk mengejar target, pengerjaannya kemudian dilakukan siang malam. Bahkan hingga pelaksanaan PON, September 2012 lalu, bangunan ini hanya bisa diselesaikan pada tahapan fungsional. “Ini menguatkan dugaan saya bahwa pekerjaan tidak dilakukan maksimal. Buktinya, dalam hitungan bulan kerusakan sudah terlihat,� ujar tokoh MPI Zakiyun,

Rabu (27/2). Tambal sulam yang kini dilakukan menurutnya tidak akan menyelesaikan persoalan secara total. Keretakan yang terjadi ditengarai lebih disebabkan pondasi yang tak sempurna. �Biar seribu kalipun ditutup kembali, saya yakin kerusakan serupa akan berulang, karena tidak diperbaiki pada inti permasalahan, yakni pondasi. Secara pribadi saya tidak mau menyandarkan kesalahan pada topografi Inhil. Ini tentunya sudah dipahami sebelum pekerjaan dilakukan. Antisipasinya, struktur pondasi sudah dirancang sedemikian rupa mengatasi persoalan tersebut. Kenapa masih harus mengkambinghitamkan topografi? Sya yakin ada yang salah dengan pondasi atau perencanaannya,� katanya. (fsl)

TEMBILAHAN(VOKAL)-Tak difungsikannya pasar di Desa Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka, ditengarai disebabkan perencanaan proyek yang tidak matang. Salah satunya adalah lokasi yang tak strategis hingga pedagang enggan pindah ke sana. Tudingan tersebut diakui Kepala Desa Sungai Luar Irwan, belum lama ini. Menurutnya, pihak desa sudah menolak penempatan proyek senilai Rp700 juta itu di lokasi saat ini. “Penolakan kita tidak digubriks dan pembangunan tetap dilakukan. Hingga kini pasar itu tak bisa difungsikan,� ujarnya. Warga Sungai Luar Bain, juga hal yang sama. “Siapa yang mau pergi ke sana, jauh. Dari awal warga sudah minta agar dibangun di lokasi pasar sekarang,� ujarnya.

Pakar hukum Inhil Syafrizal Syarif berpendapat, harus ada yang bertanggungjawab atas penggunaan uang rakyat yang tidak sedikit itu. “Sangat disayangkan anggaran sebesar itu malah tidak termanfaatkan, padahal masih banyak persoalan lain yang meskinya bisa diperhatikan Pemkab,� ujarnya. Anggota DPRD Inhil Edi Gunawan dalam sebuah kesempatan mengungkapkan, perencanaan pembangunan proyek itu tidak matang. Makanya banyak pembangunan yang dilakukan malah tidak termanfaatkan. "Padahal kalau anggaran proyek-proyek tersebut bisa dialihkan untuk perbaikan jalan, saya yakin 100 persen seluruh jalan di ibu kota kabupaten dan kecamatan akan baik,� ujarnya. (fsl)

PELALAWAN

SPBU Ukui Diawasi Polisi ˆ Antisipasi Pengisian Jerigen      áˆş áˆť áˆşáˆť áˆťÇŚ ‡„ƒ‰ƒ‹ŽƒÂ?‰Â?ƒŠÂ?‡Â?‰ƒÂ?–‹•‹’ƒ•‹–ƒ•‹—Â? ‡Â?‰‹•‹ƒÂ?ƒŠƒÂ?ƒÂ?ƒ”Â?—Â?áˆşáˆť Â?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?’‡Â?Œ—ƒŽƒÂ?Â?‡Â?‰‰—Â?ƒÂ?ƒÂ? Œ‡”‹‰‡Â?„‡•ƒ”Â?‡’ƒ†ƒÂ?‘Â?•—Â?‡Â?ÇĄƒ’ƒ”ƒ– ‡’‘Ž‹•‹ƒÂ?†‹•‹ƒ‰ƒÂ?ƒÂ?†‹•‡Œ—Â?ŽƒŠǤ ‹•‹Â?›ƒŽ‹”Â?‡ŽƒÂ?‰Â?ƒƒÂ?Œ‡Â?‹••‘Žƒ”†‹ •‡Œ—Â?ŽƒŠ†‹•‡„ƒ„Â?ƒÂ?ƒ†ƒÂ?›ƒ ’”ƒÂ?–‡Â?‹Ž‡‰ƒŽ–‡”•‡„—–Ǥ

LINTAS Satlantas Pasang Plang RSPA di Lintas Timur PANGKALANKERINCI(VOKAL)ÇŚƒ’‘Ž”‡• ‡ŽƒŽƒ™ƒÂ? Â?‡ŽƒŽ—‹ ƒ•ƒ– ƒÂ?–ƒ• ‘Ž”‡• ‡ŽƒŽƒ™ƒÂ?Â‹Â”Â‡Â‰ÂƒÂ”ÇĄƒ„—Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒÂ?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? ’‡Â?ƒ•ƒÂ?‰ƒÂ?’ŽƒÂ?‰Road Safety Patnership Action (RSPAČŒ†‹ŒƒŽƒÂ?‹Â?–ƒ•‹Â?—”ǥ–‡’ƒ–Â?›ƒ†‹ Â? ͳͲͺ ‡•ƒ ‘”‡Â? Â—ÂƒÇĄ ‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ? ƒÂ?‰Â?ƒŽƒÂ? —”ƒ• Š‹Â?‰‰ƒ Â? ͳʹʹ ‡•ƒ ‡•ƒ‰—ƒÂ?ÇĄ ‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ? ƒÂ?‰Â?ƒŽƒÂ? ‡•—Â?‰Ǥ ƒŽ ‹–— †‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? —Â?–—Â? Â?‡Â?‡Â?ƒÂ? ƒÂ?‰Â?ƒ Â?‡…‡ŽƒÂ?ƒƒÂ? ŽƒŽ— Ž‹Â?–ƒ• ›ƒÂ?‰ •‡Â?ƒÂ?‹Â? –‹Â?‰‰‹ †‹ ŒƒŽƒÂ?Â?‡‰ƒ”ƒ‹Â?–ƒ•‹Â?—”Ǥƒ–—ƒÂ?‘Ž‹•‹ ƒŽƒÂ? ‹Â?–ƒ• ‘Ž”‡• ‡ŽƒŽƒ™ƒÂ? Œ—‰ Â?‡Â?‰‰ƒÂ?†‡Â?‰ •‡Â?—ƒ ’‹ŠƒÂ? •‡„ƒ‰ƒ‹ ™—Œ—† Â?‡’‡†—Ž‹ƒÂ? –‡”Šƒ†ƒ’ Â?‡•‡ŽƒÂ?ƒ–ƒÂ? Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– •ƒƒ– „‡”Â?‡Â?†ƒ”ƒ†‹ŒƒŽƒÂ?”ƒ›ƒǤ ĚśƒŽƒÂ?™—Œ—†Â?‡’‡†—Ž‹ƒÂ?Â?‡Â?‡Â?ƒÂ?ƒÂ?‰Â?ƒ Â?‡…‡ŽƒÂ?ƒƒÂ?†‹ŒƒŽƒÂ?”ƒ›ƒ‹Â?‹ǥÂ?ƒÂ?‹Â?‡Â?‰‰ƒÂ?†‡Â?‰ •‡Â?—ƒ ’‹ŠƒÂ?ÇĄ ›ƒÂ?Â?‹ ƒÂ?ƒ†‡Â?‹•‹ǥ –‘Â?‘Š ÂƒÂ†ÂƒÂ–ÇĄ ’‡Â?Â—Â†ÂƒÇĄ ‹Â?ĥ ‡”Š—„—Â?‰ƒÂ?ÇĄ •‡”–ƒ ’‡”—•ƒŠƒƒÂ? ›ƒÂ?‰ Œ—‰ƒ ’‡†—Ž‹ –‡”Šƒ†ƒ’ Â?‡•‡ŽƒÂ?ƒ–ƒÂ?Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–†‹ŒƒŽƒÂ?Â”ÂƒÂ›ÂƒÇĄĚś—Â?‰Â?ƒ’ ƒ•ƒ–Â‹Â”Â‡Â‰ÂƒÂ”ÇĄ›ƒÂ?‰•ƒƒ–‹–—„‡”•ƒÂ?ƒ ƒÂ?‹– ƒÂ?–ƒ• ‘Ž•‡Â? ƒÂ?‰Â?ƒŽƒÂ? Â—Â”ÂƒÂ•ÇĄ ’†ƒ ‘Â?‹ ”™ƒÂ?•›ƒŠǤ ‘ƒ† ƒˆ‡–› ƒ–Â?‡”•Š‹’ …–‹‘Â? Č‹ČŒ ‹–—ǥ •ƒÂ?„—Â?‰ ƒ•ƒ– ƒÂ?–ƒ• Â‹Â”Â‡Â‰ÂƒÂ”ÇĄ ƒ†ƒŽƒŠ ™ƒ†ƒŠ —Â?–—Â?Â?‡ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ?ÇĄÂ?‡•‡ŽƒÂ?ƒ–ƒÂ?ÇĄÂ?‡–‡”–‹„ƒÂ?†ƒÂ? Â?‡ŽƒÂ?…ƒ”ƒÂ?ŽƒŽ—Ž‹Â?–ƒ•Č‹ƒÂ?•‡Ž–‹„…ƒ”ŽƒÂ?Â–ÂƒÂ•ČŒÇ¤ ‹ Â?ƒ™ƒ•ƒÂ?  ‹Â?‹ǥ ‹Â?„—ŠÂ?Â›ÂƒÇĄ ƒÂ?ƒÂ? †‹Œƒ†‹Â?ƒÂ?’”‘›‡Â?’‡”…‘Â?–‘ŠƒÂ?†‡Â?‰ƒÂ?„‡Â?‡”Œƒ •ƒÂ?ƒ †‡Â?‰ƒÂ? ’‹ŠƒÂ? ’‡”—•ƒŠƒƒÂ? ›ƒÂ?‰ ’‡†—Ž‹ –‡”Šƒ†ƒ’ Â?‡•‡ŽƒÂ?ƒ–ƒÂ? „‡”ŽƒŽ— Ž‹Â?–ƒ• †‹ ŒƒŽƒÂ? ”ƒ›ƒǤ Ěśƒ†ƒŠŒ—‰ƒÂ?‡”—’ƒÂ?ƒÂ?™—Œ—†Â?›ƒ–ƒ †ƒ”‹Šƒ–‹Â?—”ƒÂ?‹•‡–‹ƒ’‹Â?•ƒÂ?ƒÂ?ƒ†‡Â?‹•‹ǥ‹Â?•–ƒÂ?•‹ –‡”Â?ƒ‹–†ƒÂ?’‡”—•ƒŠƒƒÂ?›ƒÂ?‰„‡”ƒ†ƒ†‹”‘˜‹Â?•‹ ‹ƒ—Ǥ”‘‰”ƒÂ?‹Â?‹„ƒ”—’‡”–ƒÂ?ƒÂ?ƒŽ‹†‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? †‹—•ƒÂ?Â–ÂƒÂ”ÂƒÇĄĚśŒ‡Žƒ•ƒ•ƒ–ƒÂ?–ƒ•Ǥ(fkh) Penanggung Jawab/Redaktur: FITRI MAYANI

LAPORAN:

FAHRIKHIN/ PELALAWAN Kapolsek Ukui AKP Maison, Rabu (27/2) mengatakan, sejak dua pekan ini stok BBM jenis solar di SPBU Ukui mengalami kelangkaan dan sering dikeluhkan para sopir. "Kita melakukan pengawasan dan penertiban di sejumlah SPBU Ukui, untuk meminimalisir tindakan pengusaha SPBU melayani penjualan menggunakan jerigen yang tidak dilengkapi dokumen dari dinas terkait," ujar Maison. Pada siang maupun malam hari, sambung Kapolsek lagi, pihaknya menyiagakan anggota polisi di setiap SPBU di kawasan Ukui. "Jika ditemukan SPBU melakukan praktek penjualan ilegal itu, otomatis akan dilakukan tindakan sesuai peraturan dan perundangan

yang berlaku," tegasnya. Solar Langka Sejak sebulan terakhir BBM jenis solar sangat sulit dijumpai di sejumlah SPBUdi sepanjang jalan Lintas Timur, mulai dari kawasan Ukui hingga Pangkalan Kerinci. SPBU seringkali kosong pada siang hari, sehingga para sopir mobil sering kecewa. "Menurut informasi, pasokan BMM sengaja dikurangi Pertamina. Biasanya untuk SPBU Simpang Pulai, setiap harinya stok BBM Solar diantar 20 ribu liter. Namun, sekarang ini terjadi perubahan, dua hari sekali BBM solar itu baru masuk. Otomatis itu menyebabkan kelangkaan di semua SPBU di Kabupaten Pelalawan ini," ujar H Uwal Syafri, seorang wargaUkui. (***)

  Ǥ

RAPATÇŚ‹Â?‡Â?ƒÂ?–ƒ—ƒÂ?”ƒÂ?‰•‹Â?‰Č‹ČŒ”ƒ’ƒ–„‡”•ƒÂ?ƒ ‘”Â?‘Â?‹Â?†ƒ†‹ƒÂ?–‘”‡•„ƒÂ?‰’‘Ž‡ŽƒŽƒ™ƒÂ?ÇĄƒ„—ȋʹ͚Ȁ Í´ČŒÇĄÂ?‡Â?„ƒŠƒ•ÂŠÂƒÂŽÇŚÂŠÂƒÂŽ›ƒÂ?‰†‹”ƒ•ƒ’‡Â?–‹Â?‰–‡”Â?ƒ‹–Â?‡„‡”ƒ†ƒƒÂ?‘”ƒÂ?‰ƒ•‹Â?‰†‹‡ŽƒŽƒ™ƒÂ?Ǥ

ADVERTORIAL PEMKAB PELALAWAN

PKK Terus Dukung Peningkatan SDM PANGKALANKERINCI (VOKAL)KAL)-Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) menjadi unsur pembangunan dengan misi mulia dalam memberi dukungan terhadap peningkatan kualitas hidup keluarga dengan mengutamakan sumber daya manusia (SDM). Demikian seperti disampaikan Bupati Pelalawan HM Harris, Rabu (27/2), pada peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK. Bupati mengatakan, peningkatan kualitas hidup dimulai sejak bayi dalam kandungan, hingga tum-

buh dan berkembang menjadi balita, remaja sampai lanjut usia. "Karena itu, keberadaan kesatuan gerak PKK diharapkan dapat menjadi pembangkit perekonomian keluarga dan masyarakat," harapnya seraya mengatakan, selama ini PKK merupakan salah satu unsur penggerak pembangunan. Lanjut Bupati Harris, para kader dan penggerak PKK beserta jajarannya harus memadukan gerak langkah dalam menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat.

Pasalnya, seluruh upaya yang dilakukan penggerak PKK bertujuan untuk mewujudkan keluarga yang sehat, bahagia dan sejahtera. "Selama ini, Pemkab Pelalawan bersama seluruh unsur masyarakat, TP PKK beserta kader-kadernya telah melakukan upaya-upaya pengembangan kehidupan keluarga menuju terwujudnya kehidupan keluarga yang lebih sejahtera," ujarnya. Karena itu, sambungnya, kegiatan hari itu merupakan

jawaban dan langkah strategis TP PKK beserta jajarannya guna meningkatkan ketrampilan serta wawasan. Sehingga kader-kader PKK memiliki integritas yang cukup tinggi dan pengetahuan yang mumpuni. Sementara itu, Ketua TP PKK Pelalawan Hj Ratna Mainar Harris mengatakan, selama ini TP PKK Pelalawan terus membina dan melatih para kadernya, mulai dari 10 Program Pokok PKK untuk setiap kelompok kerja (Pokja). Dan ini berhubungan dengan penilaian dari

pusat hingga ke daerah. "Pembinaan dan pelatihan yang kita berikan di antaranya cara kepribadian, komunikasi, etika pergaulan dan banyak lagi, yang semuanya bermuara untuk peningkatan kualitas kader PKK," katanya. Ditambahkannya, untuk lebih memaksimalkan serta memberdayakan kader-kader PKK di daerah ini, ia mengharapkan setiap Ketua PKK tingkat kecamatan dan desa dapat terus melakukan pembinaan di desa. (fkh)

Dana UED SP Rp2,5 Miliar Dianggarkan untuk 10 Desa PANGKALANKERINCI (VOKAL) (VOKAL)-Sedikitnya 10 desa akan menerima bantuan sebesar Rp2,5 miliar pada program Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED SP) tahun 2013 yang akan dilanjutkan. Untuk itu, saat ini dirancang surat keputusan desa mana saja yang bakal kecipratan program yang telah diluncurkan sejak 2007

lalu itu. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Pelalawan melalui Kabid Usaha Ekonomi Masyarakat Irzainal, mengatakan hal ini, Rabu (27/2). "Tahun ini ada 10 desa yang akan menerima bantuan dengan total Rp2,5 miliar," katanya kemarin sambil menyebutkan, masingmasing desa akan menerima alokasi

anggaran sebesar Rp500 juta. Alokasi anggaran untuk program UED SP merupakan sharing anggaran antara Pemkab Pelalawan dengan Pemprov Riau. "Artinya alokasi anggaran 5 desa dari daerah dan 5 desa lagi dari Pemprov Riau," paparnya. Irzainal menambahkan, dalam pekan ini juga pihaknya akan merampungkan surat keputusan

(SK) desa mana saja yang memperoleh bantuan program ini. Ia berharap SK itu tuntas dalam pekan ini. "Setelah SK disahkan, maka program tersebut segera dilaksanakan." Sejak program ini dimulai pada 2007 lalu, di Pelalawan sudah terbentuk 78 UED SP. Tahun ini juga 20 UED SP di antaranya akan ditingkatkan statusnya menjadi

Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). "Program ini diakui mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat dan perkembangan luar biasa. Ada beberapa UED SP yang semula bermodalkan bantuan Rp500 juta namun perputaran uangnya hingga sampai saat ini mencapai Rp2-3 miliar. Ini artinya program ini bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya. (fkh) Perwajahan: ANDIXER


KAMPAR - ROHIL KAMIS

21

HARIAN VOKAL

28 Februari 2013/18 Rabiul Akhir 1434 H

Pimpinan PT RAKA Akan Dipanggil Paksa LINTAS Wabup Apresiasi Polsek Bangko BAGANSIAPIAPI(VOKAL)ÇŚ‡–—ƒ ƒ†ƒÂ? ƒ”Â?‘–‹Â?ƒ ƒ„—’ƒ–‡Â? Č‹ČŒ •‡Â?ƒŽ‹‰—• ƒÂ?‹Ž —’ƒ–‹ ‘Â?ƒÂ? ‹Ž‹” Č‹Â‘ÂŠÂ‹ÂŽČŒÇĄ  —›ƒ–Â?‘ Â?‡Â?ÇŚ „‡”‹Â?ƒÂ?ƒ’”‡•‹ƒ•‹†ƒÂ?’‡Â?‰Šƒ”‰ƒƒÂ?–‹Â?‰‰‹ƒ–ƒ• Â?‡”Œƒ Â?‡”ƒ• ŒƒŒƒ”ƒÂ? ‘Ž•‡Â? ƒÂ?‰Â?‘ ›ƒÂ?‰ –‡ŽƒŠ „‡”Šƒ•‹Ž Â?‡”‹Â?‰Â?—• •‡‘”ƒÂ?‰ „ƒÂ?†ƒ” „‡•ƒ” Â•ÂƒÂ„Â—ÇŚÂ•ÂƒÂ„Â—†‹‹Â?ƒ„‘‹Ǥ Ěś‹–ƒ •ƒÂ?‰ƒ– Â?‡Â?„‡”‹Â?ƒÂ? ƒ’”‡•‹ƒ•‹ ›ƒÂ?‰ –‹Â?‰‰‹ –‡”Šƒ†ƒ’ ŒƒŒƒ”ƒÂ? ‘Ž•‡Â? ƒÂ?‰Â?‘ ›ƒÂ?‰ –‡ŽƒŠÂ?‡Â?ƒÂ?‰Â?ƒ’’‡ŽƒÂ?—Â?ƒ”Â?‘„ƒ›ƒ‹–—’‡Â?‰ †ƒÂ?‹•–”‹Â?›ƒǤ‡†—ƒÂ?›ƒ™ƒ”‰ƒ‹Â?ƒ„‘‹†ƒÂ?•ƒƒ– ‹Â?‹ •—†ƒŠ †‹–ƒŠƒÂ?Ǥ ƒ›ƒ Â?‹”ƒ ’‡Â?‰ ‹Â?‹ •—†ƒŠ ŽƒÂ?ƒ „‡”ƒÂ?•‹ǥ̜ Â?ƒ–ƒ  —›ƒ–Â?‘ †‹ ƒ’‘Ž•‡Â? ƒÂ?‰Â?‘ǥ —•ƒ‹ Â?‡Â?›ƒÂ?•‹Â?ƒÂ? ‡Â?’‘• Â?ĥѥ –‡”•‡„—–ǥ ƒ„— Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒ Â?‡Â?ƒ”‹Â?Ǥ ‡Â?–— •ƒŒƒ †‡Â?‰ƒÂ? †‹–ƒÂ?‰Â?ƒ’Â?›ƒ „ƒÂ?†ƒ” „‡•ƒ” •ƒ„— –‡”•‡„—–ǥ Œ‡Žƒ•  —›ƒ–Â?‘ǥ Â?ÂƒÇŚ •›ƒ”ƒÂ?ƒ– ‘Š‹Ž •ƒÂ?‰ƒ– ‰‡Â?„‹”ƒ Â?ƒ”‡Â?ƒ •ƒŽƒŠ •ƒ–—Â?ƒ–ƒ”ƒÂ?–ƒ‹†ƒÂ?Â?—•—Š—–ƒÂ?ƒÂ?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– –‡ŽƒŠ„‡”Šƒ•‹Ž†‹”‹Â?‰Â?—•ƒ’ƒ”ƒ–‘Ž•‡Â?ƒÂ?‰Â?‘Ǥ Ěśƒ –‡Â?–— •ƒŒƒ Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– •ƒÂ?‰ƒ– ‰‡Â?„‹”ƒ †‡Â?‰ƒÂ? †‹–ƒÂ?‰Â?ƒ’Â?›ƒ –‡”•ƒÂ?‰Â?ƒ ›ƒÂ?‰ •‡‘”ƒÂ?‰ „ƒÂ?†ƒ”„‡•ƒ”•ƒ„—ǤƒÂ?ƒÂ?›ƒÂ?‡’ƒ†ƒÂ?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– •ƒÂ?‰ƒ– Â?‹–ƒ Šƒ”ƒ’Â?ƒÂ? Žƒ‰‹ ’‡”ƒÂ?Â?›ƒ †‹ †ƒŽƒÂ? Â?‡Â?„ƒÂ?–—’‡–—‰ƒ•—Â?–—Â?Â?‡Â?‰—Â?‰Â?ƒ’„‡”„ƒ‰ƒ‹ Â?ĥѥÂ?ƒ”Â?‘„ƒ›ƒÂ?‰•ƒÂ?‰ƒ–Â?‡Â?‰ŠƒÂ?…—”Â?ƒÂ?Â?ƒ•ƒ †‡’ƒÂ?‰‡Â?‡”ƒ•‹Â?—†ƒ‹Â?‹ǥ̜–‡‰ƒ• —›ƒ–Â?‘Ǥ ƒ„—’ƒ–‡Â?‘Š‹Ž†‹Â?‹Žƒ‹•ƒÂ?‰ƒ–”ƒ™ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ? ’‡”‡†ƒ”ƒÂ?Â?ƒ”Â?Â‘Â„ÂƒÇĄ„ƒ‹Â?›ƒÂ?‰Â?ƒ•—Â?Â?‡ŽƒŽ—‹ ŒƒŽ—” †ƒ”ƒ– •‡’‡”–‹ —Â?ƒ‹ Â?ƒ—’—Â? †ƒ”‹ —Â?ƒ–‡”ƒ –ƒ”ƒ Â?ƒ—’—Â? Â?‡ŽƒŽ—‹ ŒƒŽ—” Žƒ—– ›ƒÂ?Â?‹ Â?ƒ™ƒ•ƒÂ? —Žƒ— ‡Â?—” Â?ƒ—’—Â? ƒÂ?‹nj ’ƒŠƒÂ?ƒ•‹”‹Â?ƒ—ƒ’ƒ•Č‹ƒŽ‹Â?ÂƒČŒÇ¤ Ěś‹–ƒ†‹‘Š‹Ž‹Â?‹•ƒÂ?‰ƒ–”ƒ™ƒÂ?Â?ƒ•—Â?Â?ƒ—’—Â? „‡”‡†ƒ”Â?›ƒ Â?ƒ”Â?‘„ƒǤ ƒŽ—” Â?ƒ•—Â? Â?ƒ”Â?‘„ƒ Â?‡ ‘Š‹Ž„‹•ƒŽ‡™ƒ–ŒƒŽ—”†ƒ”ƒ–—Â?ƒ‹†ƒÂ?—Â?—– Â?ƒ—’—Â? ŒƒŽ—” Žƒ—– •‡’‡”–‹ —Žƒ— ‡Â?—” †ƒÂ? ƒÂ?‹’ƒŠƒÂ?Ǥ —Žƒ— ‡Â?—” –‹†ƒÂ? –‡”–—–—’ Â?‡nj Â?—Â?‰Â?‹Â?ƒÂ?Œ—‰ƒ’‹Â?–—Â?ƒ•—Â?ÇĄĚśÂ?ƒ–ƒ —›ƒ–Â?‘Ǥ ‡”ƒÂ?Š‹” ƒ„—’ Â?‡Â?‹Â?„ƒ— •‡Ž—”—Š Â?‘Â?ÇŚ ’‘Â?‡Â? Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– ‘Š‹Ž Â?ƒ—’—Â? ’‡–—‰ƒ• Â?‡ƒÂ?ƒÂ?ƒÂ? †ƒÂ? Â?‡–‡”–‹„ƒÂ? Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– –‡”Â?ÂƒÂ‹Â–ÇĄ †‹Šƒ”ƒ’Â?ƒÂ? „‡”•ƒÂ?ÂƒÇŚÂ•ÂƒÂ?ƒ Â?‡Â?Œƒ‰ƒ ŒƒÂ?‰ƒÂ? •ƒÂ?’ƒ‹ …‹–”ƒ ƒ„—’ƒ–‡Â? ‘Š‹Ž Â?‡Â?Œƒ†‹ „—”—Â? •‡„ƒ‰ƒ‹–‡Â?’ƒ–Â?ƒ•—Â?Â?ƒ—’—Â?•ƒ”ƒÂ?‰Â?ƒ”Â?‘„ƒǤ Ěś‹–ƒ –‹†ƒÂ? Â?‡Â?‰‹Â?‰‹Â?Â?ƒÂ? ‘Š‹Ž Â?‡Â?‹Ž‹Â?‹ ’”‡†‹Â?ƒ– „—”—Â? †ƒŽƒÂ? ŠƒŽ Â?ƒ”Â?Â‘Â„ÂƒÇĄ „ƒ‹Â? †‹ –‹Â?‰Â?ƒ– ’”‘˜‹Â?•‹ †ƒÂ? Â?ƒ•‹‘Â?ƒŽǤ ƒÂ?ƒÂ?›ƒ •ƒ›ƒ ‹Â?„ƒ— Â?ƒ”‹ Â?‹–ƒ •ƒÂ?ÂƒÇŚÂ•ÂƒÂ?ƒ Â?‡Â?Œƒ‰ƒ Â?ƒÂ?ƒ „ƒ‹Â?‘Š‹Ž‹Â?‹ǥ̜‹Â?„ƒ— —›ƒ–Â?‘Ǥ(bin)

ˆ Tiga Kali Diundang DPRD Tak Datang     áˆş áˆť    áˆş  áˆşáˆť áˆťÇŚ‡™ƒÂ? ‡”™ƒÂ?‹ŽƒÂ? ƒÂ?›ƒ– ƒ‡”ƒŠ áˆşáˆťƒÂ?’ƒ”ƒÂ?ƒÂ?Â?‡Â?ƒÂ?‰‰‹Ž’ƒÂ?•ƒ’‹Â?’‹Â?ƒÂ?‹ƒ— ‰—Â?‰ƒ”›ƒ„ƒ†‹áˆşáˆť—Â?–—Â?”ƒ’ƒ–†‡Â?‰ƒ”’‡Â?†ƒ’ƒ– –‡”Â?ƒ‹–’‡”‹œ‹Â?ƒÂ?›ƒÂ?‰–ƒÂ?Œ‡Žƒ•Ǥ‡„‡Ž—Â?Â?›ƒ•—†ƒŠÍľÂ?ƒŽ‹ Â?‡Žƒ›ƒÂ?‰Â?ƒÂ?•—”ƒ–’ƒÂ?‰‰‹ŽƒÂ?ÇĄÂ?ƒÂ?—Â?•‡ŽƒŽ—†‹ƒ„ƒ‹Â?ƒÂ?Ǥ LAPORAN:

APRIYALDI/KAMPAR

Anggota DPRD Kampar, Muhammad Arief kepada Harian Vokal di Kantor DPRD Kampar, Selasa

(26/2) siang mengatakan, PT RAKA tidak memiliki niat baik untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Pihak DPRD Kampar sudah 3 kali melayangkan surat untuk hearing (dengar pendapat) tetapi

JAMU SEHA T PRIA SEHAT ƒ’•—ŽDz”ƒ–ÂƒÂ†Â—Çł„ƒ–—ƒ–ĆŹ ƒŠƒÂ?ƒÂ?ƒǤ‡’Â?‡•Ͳ͡;;͜ͺ͸͸ͳǤ Aneka Sablon Jl. Nangka 2 Dumai ƒ”‰ƒ‡”†—•’ǤͳͲͲ”„Ǥ Íłƒ…Š‡–Í´ƒ’•—Ž’ǤʹͲ”„Ǥ Hub: 0852 78766357

“Kita semua telah kecolongan dengan keberadaan PT RAKA yang tidak memiliki izin dan HGU. Sekarang kita harus serius untuk menyelesaikan kasus PT RAKA ini,� tegasnya. Disebutkan Arief, hingga saat ini belum ada undangan dari Pemerintah Provinsi Riau untuk menyelesaikan PT RAKA. Jika ini dibiarkan terus, dikhawatirkan nantinya terjadi pertikaian lintas kabupaten karena menyangkut lintas daerah. “Kita meminta Pemerintah Provinsi Riau serius juga me-

nyelesaikan permasalahan ini, karena menyangkut lintas kabupaten. Tanpa dibantu Pemerintah Propinsi Riau, penyelesaian malasah ini juga akan sulit,� tambah Arief. Untuk diketahui, PT RAKA berada di dua lokasi di wilayah Kabupaten Kampar, pertama di daerah Danau Lancangk Kecamatan Tapung Hulu dan di Kota Garo, Kecamatan Tapung Hilir. Anehnya, PT RAKA mendapatkan izin rekomendasi izin dari Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Rokan Hulu dan izin dari Bupati Rokan Hulu. (***)

Suami-Istri Jadi Bandar Besar Sabu-sabu di Sinaboi ˆ Terancam Hukuman Mati BAGANSIAPIAPI (VOKAL)Bandar besar sabu-sabu, Apeng (39) dan istrinya, Apin (38) warga Jalan Tang-un Sinaboi Kecamatan Sinaboi, Rokan Hilir (Rohil), diringkus oleh tim Reskrim Polsek Bangko, Selasa (26/2) sekira pukul 18.00 WIB. Kedua tersangka Apeng dan Apin terancam dihukum mati atau penjara seumur hidup dan seringan-ringannya 6

tahun penjara. Kapolsek Bangko, Kompol Hamrizal Nasution yang didampingi Kepala Tim (Katim) Siregar dan Katim Yoyon Dedes di Mapolsek Bangko, Rabu (27/2) menjelaskan, tersangka akan dikenai pasal berlapis sesuai UU tentang Psikoterapika No 35 tahun 2009 pasal 112 ayat 2 dan ayat 1 dengan UU yang sama.

586 Botol Miras Diamankan TAPUNG(VOKAL)ÇŚƒ–’‘ŽƒÂ?’ƒ”„‡”•ƒÂ?ƒ ƒÂ?‰‰‘–ƒ ‘Ž”‡• ƒÂ?’ƒ” †ƒÂ?   Â?‡Â?‰ƒÂ?ƒÂ?ÇŚ Â?ƒÂ?͡ͺ͸„‘–‘ŽÂ?‹Â?—Â?ƒÂ?Â?‡”ƒ•Č‹Â?Â‹Â”ÂƒÂ•ČŒ„‡”Œ‡Â?‹• ‹•Â?‹ †ƒÂ? ‹‰„‘• ›ƒÂ?‰ †‹Œ—ƒŽ †‹ •ƒŽƒŠ •ƒ–— ™ƒ”—Â?‰†‹‡•ƒÂƒÂŒÂƒÂ’ÂƒÂŠÂ‹Â–ÇĄ‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ?ƒ’—Â?‰ǥ ‡Â?‹Â? Č‹Í´ÍˇČ€Í´ČŒ Â?ƒŽƒÂ?Ǥ ‡•‡Ž—”—ŠƒÂ?Â?‹Â?—Â?ƒÂ?Â?‡”ƒ•–‡”•‡„—–Â?‹Ž‹Â? •‡•‡‘”ƒÂ?‰„‡”‹Â?‹•‹ƒŽ›ƒÂ?‰†‹•‹Â?’ƒÂ?†‹†ƒŽƒÂ? Â?‡†ƒ‹Â?›ƒǤ ‹”ƒ• –‡”•‡„—– †‹„ƒ™ƒ Â?‡ ƒÂ?–‘” ƒ–’‘ŽƒÂ?’ƒ”•‡„ƒ‰ƒ‹„ƒ”ƒÂ?‰„—Â?–‹Č‹ČŒÇ¤ ‡Â?‡Â?–ƒ”ƒ  Â?‡Â?„—ƒ– •—”ƒ– ’‡”Â?›ƒ–ƒƒÂ? —Â?–—Â?–‹†ƒÂ?Â?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?’‡”„—ƒ–ƒÂ?›ƒÂ?‰•ƒÂ?ƒǤ ƒŽƒÂ? ”ƒœ‹ƒ –‡”•‡„—–ǥ ƒ–’‘Ž  ƒÂ?’ƒ” „‡”•ƒÂ?ƒ –‹Â? Œ—‰ƒ Â?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? ”ƒœ‹ƒ ™ƒ”—Â?‰ ”‡Â?ƒÂ?‰nj”‡Â?ƒÂ?‰†ƒÂ?–‡Â?’ƒ–Â?ƒ”ƒ‘Â?‡Ǥ ‡’ƒŽƒ ƒ–’‘Ž  ƒ„—’ƒ–‡Â? ƒÂ?Â’ÂƒÂ”ÇĄ ”†‹‘– Â?‡’ƒ†ƒ ƒ”‹ƒÂ? ‘Â?ƒŽ Â?‡ŽƒŽ—‹ –‡Ž‡’‘Â? ‰‡Â?‰‰ƒÂ?ÇĄ ‡Žƒ•ƒ •‘”‡ Č‹Í´Í¸Č€Í´ČŒ Â?‡Â?‰ƒ–ƒÂ?ƒÂ?ÇĄ ’‹ŠƒÂ?›ƒÂ?ƒŽƒÂ?‹–—Â?‡Â?‰‰‡Žƒ””ƒœ‹ƒ†ƒÂ?„‡”Šƒ•‹Ž Â?‡Â?‰ƒÂ?ƒÂ?Â?ƒÂ? ͡ͺ͸ „‘–‘Ž Â?‹Â?—Â?ƒÂ? Â?‡”ƒ• †‹ ™ƒ”—Â?‰†‹‡•ƒƒŒƒ’ƒŠ‹–Ǥ Dz‹–ƒŒ—‰ƒ”ƒœ‹ƒÂ?‡™ƒ”—Â?‰”‡Â?ƒÂ?‰nj”‡Â?ƒÂ?‰ †ƒÂ? –‡Â?’ƒ– Â?ƒ”ƒ‘Â?‡Ǥ ƒ’‹ •‡„ƒ‰‹ƒÂ? –‡Â?’ƒ– Â?ƒ”ƒ‘Â?‡ –—–—’Ǥ —ƒ– †—‰ƒƒÂ? ”ƒœ‹ƒ –‡ŽƒŠ „‘…‘”Ǥ ƒÂ?‹„‡”—•ƒŠƒÂ?‡Â?ƒÂ?‰Â?ƒ’™ƒÂ?‹–ƒ’‡Â?‰Š‹„—” –‡–ƒ’‹ Â?‡”‡Â?ƒ „‡”ŠƒÂ?„—”ƒÂ? Â?‡Ž—ƒ” •ƒƒ– Â?ƒÂ?‹ †ƒ–ƒÂ?‰ǥdzŒ‡Žƒ•Â?›ƒǤ ƒ–ƒ ”†‹‘–ǥ ‹Â?–‹Â?›ƒ –‡Â?’ƒ– Â?ƒ”ƒ‘Â?‡ †ƒÂ? ™ƒ”—Â?‰ ”‡Â?ƒÂ?‰nj”‡Â?ƒÂ?‰ —Â?–—Â? ‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ? ƒ’—Â?‰†‹„‡”‹Â?ƒÂ?•—”ƒ––‡‰—”ƒÂ?’‡”–ƒÂ?ƒǤ ‹Â?ƒ •‡ƒÂ?†ƒ‹Â?›ƒ –‹†ƒÂ? †‹‹Â?†ƒŠÂ?ƒÂ?ÇĄ ’‹ŠƒÂ?Â?›ƒ ƒÂ?ƒÂ? Â?‡Â?„‡”‹Â?ƒÂ? •—”ƒ– –‡‰—”ƒÂ? Â?‡†—ƒ •ƒÂ?’ƒ‹ Â?‡–‹‰ƒ†ƒÂ?–‡”ƒÂ?‹”’‡Â?—–—’ƒÂ?’ƒÂ?•ƒǤ Dz‡Â?‡Â?–ƒ”ƒ —Â?–—Â? ™‹Žƒ›ƒŠ ‡…ƒÂ?ƒ–ƒÂ? ƒÂ?‰Â?‹Â?ƒÂ?‰ ‡„‡”ƒÂ?‰ǥ Â?‹–ƒ ƒÂ?ƒÂ? Â?‡Žƒ›ƒÂ?‰Â?ƒÂ? •—”ƒ–Â?‡–‹‰ƒ—Â?–—Â?•‡Â?—ƒ–‡Â?’ƒ–Â?ƒ”ƒ‘Â?‡›ƒÂ?‰ Œ—Â?ŽƒŠÂ?›ƒ ʹͲ –‹–‹Â?Ǥ ƒŽƒ— •‡ƒÂ?†ƒ‹Â?›ƒ Â?‡”‡Â?ƒ –‹†ƒÂ?Â?‡Â?‰‹Â?†ƒŠÂ?ƒÂ?ÇĄÂ?‹–ƒƒÂ?ƒÂ?ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?‡Â?•‡Â?—•‹Ȁ ’‡Â?—–—’ƒÂ?’ƒÂ?Â•ÂƒÇĄÇł’—Â?‰Â?ĥ”†‹‘–Ǥ(yal)

tidak pernah datang “Dalam waktu dekat ini kita akan memanggil paksa PT RAKA untuk datang sesuai dengan yang diatur undang-undang. PT RAKA telah merambah kawasan hutan penyangga Sungai Tamaluku di Danau Lancang yang mengalir ke Sungai Tapung. Ini juga akan kita pertanyakan,� ungkap Muhammad Arief. Dijelaskan anggota Komisi I DPRD Kampar yang membidangi hukum tersebut, luas lahan PT RAKA keseluruhan adalah 3 ribu hektar. Umur tanaman kelapa sawitnya lebih kurang 10 tahun.

“Dalam UU tersebut, jika barang bukti di atas 5 gram, maka ancaman hukumannya adalah hukuman mati. Jika di bawah 5 gram, ancaman hukumannya minimal lima tahun dan maksimal 12 tahun penjara," ujar Dipaparkan Kapolsek, setelah petugas berhasil menangkap kedua tersangka dan menyita sejumlah barang bukti (BB), keduanya langsung diboyong ke Mapolsek Bangko guna menjalani

 

KETUA‘Â?ƒÂ? ‹Ž‹”ǥ —›ƒ–Â?‘Â?‡Â?’‡”Šƒ–‹Â?ƒÂ?„ƒ”ƒÂ?‰„—Â?–‹Â•ÂƒÂ„Â—ÇŚÂ•ÂƒÂ„Â—›ƒÂ?‰†‹ƒÂ?ƒÂ?Â?ƒÂ?†‹ƒ’‘Ž•‡Â?ƒÂ?‰Â?‘ǥ‡Žƒ•ƒČ‹Í´Í¸Č€Í´ČŒÇ¤

bandar sabu-sabu. "Kalau pengapemeriksaan intensif. "Petugas kita langsung mem- kuan sementara tersangka, barang dibelinya dari Pulau boyong ke sini seRupat seharga Rp80 telah penggerebejuta per ons, kemukan rumah tersangdian barulah diedarka dan penyitaan BB kan ke seluruh daedilakukan. Saat ini rah. Kalau melihat kedua tersangka kita hasil tangkapan bertahan dan kami akan arti 42 gram sabu sumelakukan pedah diedarkan atau ngembangan kasushabis terjual, dan ini nya," ujar Kapolsek . hanya sisanya," ungSejumlah barang kap Kapolsek. bukti (BB) yang berTerkait TKP berahasil disita polisi dari HAMRIZAL NASUTION da di wilayah hukum tangan maupun di rumah tersangka Apeng saat Polsek Sinaboi, jelas Kapolsek, penggerebekan, antara lain sabu- sebelum melakukan penangkapan sabu seberat 58,6 gram, uang In- terhadap tersangka, pihaknya sudonesia Rp105 juta, uang Malay- dah berkordinasi dengan Kasia RM 250 dan uang Thailand polres Rohil, Camat Sinaboi dan sejumlah 170 Bath. Selanjutnya, penghulu setempat. "Ya kalau ekstasi warna pink sebanyak 2 masalah kebobolan kita tidak butir, alat rekam CCTV empat tahu, pastinya tersangka terunit, alat pres 2 unit, plastik golong lihai. Camat aja bilang bening ukuran satu kilogram, beli sabu di Sinaboi sudah lama alat timbang elektrik satu unit, dan menjual sabu seperti menjual kacang goreng di sana," HP dua buah. Penangkapan kedua tersangka sebut Kapolsek. Apeng dan istrinya, papar KapolKapolsek menambahkan, sek, setelah petugas Kepolisian tersangka sempat kabur ketika melakukan upaya pengintaian menyadari kehadiran petugas di sejak lama terhadap gerak-gerik rumahnya, malahan sempat Apeng yang dicurigai sebagai mencoba merampas senjata bandar besar sabu di wilayah petugas. Sedangkan Apin, istriSinaboi dan sekitarnya. Atas pe- nya Apeng, sempat membuang rintah langsung dari Kapolres sejumlah BB ke kloset saat AKBP Tonny Hermawan, Kapol- penggerebekan oleh petugas. sek Bangko menurunkan ang- "Saat pengerebekan tersangka gotanya menangkap Apeng de- Apeng sedang menimbang sabu. ngan terlebih dahulu koordinasi "Barang buktinya sempat terdengan pihak Polsek Sinaboi. cecer di lantai karena dibawa Tersangka sudah lama men- tersangka saat hendak kabur. jadi target operasi (TO) pihak Tersangka juga memiliki kaki kepolisian. Berkat informasi dan tangan di sepanjang jalan mulai kejelian petugas tersangka yang Sungai Bakau hingga menuju sudah beberapa tahun menjadi Sinaboi," pungkas Kapolsek. (bin)

Ayah Kades Parit Baru Dipolisikan Bupati Rohil Buka Rakornis ˆ Dituding Peras Warga TAMBANG(VOKAL) TAMBANG(VOKAL)-Sukari Beze, ayah Kepala Desa Parit Baru, Kecamatan Tambang, Ulil Azmi akan dilaporkan oleh warga ke Polsek Tambang. Warga mulai tidak tahan diperas terus menerus oleh Sukari Beze dengan dalih untuk pemiliharaan jalan. Total uang yang sudah dikeluarkan sejumlah warga mencapai Rp16 juta. Salah seorang warga Tambang, Robi kepada Harian Vokal melalui telepon genggamnya, Rabu (27/2) sore mengatakan, mereka sedang dalam perjalanan menuju Mapolsek Tambang untuk melaporkan ayah Kades Parit Baru, Sukari Beze. “Laporan tersebut terkait pemerasan Rp16 juta terhadap warga dengan dalih pemeliharaan jalan desa. Dia (Sukari Beze, red) sengaja memportal jalan dan kemudian meminta sejumlah uang kepada warga yang melintasi jalan tersebut, padahal jalan tersebut adalah jalan umum,� terang Robi. Diberitakan sebelumnya, ayah Kepala Desa Parit Baru, Kecamatan Tambang, Sukari Beze memaksa warga untuk membayar uang jutaan

rupiah. Sukari juga membuat 2 buah portal di dua jalan yang berbeda, yaitu Jalan Kakak Tua dan PPK. Bagi masyarakat yang ingin melewati jalan tersebut, diwajibkan membayar uang perbaikan jalan sebesar Rp150 Ribu, terutama terhadap pengemudi mobil colt diesel, mobil pengangkut hasil sawit dan barang bangunan. Padahal jalan tersebut merupakan jalan desa yang dibangun Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Bina Marga. Salah seorang warga Desa Parit Baru, H Yasmar kepada Harian Vokal mengatakan, perbuatan Sukari telah meresahkan warga sekitar karena memaksa warga untuk membayar sejumlah uang untuk perbaikan jalan. “Dia juga meminta uang kepada warga sebesar Rp16 juta yang katanya untuk membuka portal. Kalau tidak bayar, portal tidak bisa dibuka,� terang Yasmar kesal. Ditambahkan Yasmar, masyarakat di sini diancam oleh Sukari. Masyarakat pun terpaksa membayar uang yang tidak jelas kegunaannya itu. Kata Yasmar, Sukari

telah melakukan pungli di sini dengan dalih perbaikan jalan. “Hal ini sudah lama terjadi, tapi masyarakat tidak berani melawan karena anaknya kepala desa sini,� tutur Yasman. Pernyataan yang sama juga disampaikan warga Parit Baru lain, Sahban yang menerangkan, dirinya sudah 3 kali membayar uang yang diminta Yasman tersebut. Pertama Rp500 ribu, kedua Rp800 ribu dan terakhir Rp850 ribu. “Sekarang ia juga meminta uang perbaikan jalan lagi sebesar Rp1 juta. Saya membayarnya terpaksa karena jalan diportal dan saya tidak bisa lewat untuk membawa hasil kebun,� terangnya. Kata Sahban, uang yang telah dibayarkan warga itu sampai saat ini tidak jelas kegunaannya. Jumlahnya tidak tanggung-tanggung, belasan juta rupiah. Kalau dibiarkan terus, tidak tertutup kemungkinan akan terjadi pertumpahan darah di desa tersebut. Sementara itu, Kades Parit Baru, Ulil Azmi ketika dihubugi melalui telepon genggamnya beberapa kali tidak berhasil karena nomor yang dituju sedang tidak aktif. (yal)

Sektor Perhubungan se-Riau

BAGANSIAPIAPI(VOKAL)Bupati Rohil Annas Maamun atas nama Gubernur Riau membuka secara resmi Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Sektor Perhubungan se-Provinsi Riau tahun 2013 di gedung Serbaguna Bagansiapiapi, Rabu (27/2). Rakornis ini diadakan untuk meningkatkan sinergi pemerintah pusat dan daerah, termasuk implementasi pentingnya sektor transportasi. Usai membuka Rakornis, Annas Maamun mengatakan, tujuan rakor tersebut agar terjadinya keserasian program pembagunan bidang perhubungan. “Sesuai dengan arahan Pak Gubernur, supaya terjadinya keserasian antara pembangunan bidang perhubungan antara propinsi dengan kabupaten-kabupaten,� katanya seperti dilansir riauterkini.com. Sebagai tuan rumah, katanya,

akan menambah semangat Rokan Hilir untuk meningkatkan kinerja dalam bidang perhubungan tersebut. “Kemudian kami di Rokan Hilir, merupakan penambah semangat karena di sini juga sedikit banyak ada pelajaran yang bisa kami terima,� katanya. Di pertengahan acara, Budi Santoso, Kepala Bagian Perencanaan Biro Perencanaan Kementerian Perhubungan RI mewakili Menteri Perhubungan EE Mangindaan menekankan pentingya sinergi pusat dan daerah. “Kami menekankan kembali pentingnya sinergi pusat dan daerah, termasuk pentingnya pembangunan sektor transportasi. Jadi Pak Menteri selalu menekankan itu. Sinergi pusat dan daerah ini sudah lama kita dengungkan retapi wujud impelentasinya agak sulit,� jelasnya. (ymg,mza)

K E DAI KO P I SULI ‡Â?›‡†‹ƒÂ?ƒÂ?ÇŁ ÇŚ‹‡ ‘Â?‹‡Â? ÇŚ‹‡ƒÂ?‰Â?—Â?‰‡Žƒ…ƒÂ? ÇŚ‹‡›ƒÂ?Č€ƒÂ?‰•‹– ÇŚ‹‡ƒÂ?‰•‹– ‘”‡Â?‰ ÇŚ‘‹‡Ȁ —Â?‹Ȁ‹”ƒÂ?Č€ ‘”‡Â?‰ ÇŚ—„—”›ƒÂ? ‘Â?‰Â?‘Â?‰ ÇŚƒ•‹ƒ’…ƒ‹ ÇŚƒ•‹ ‘”‡Â?‰‡ƒ ‘‘† ÇŚƒ’ƒ‹ ‘”‡Â?‰Ȁ—ƒŠ ÇŚ™‡–‹ƒ—‹”ƒÂ?‡ƒ ‘‘† Pesan Antar ŽǤ‡Ž‹Â?„‹Â?‰‘ǤͳͲͲ ‡Â?ƒÂ?„ƒ”— Telp. 0761 7755 662

Penanggung Jawab/Redaktur: MARZULI ADI

PACIFIK A UDIO AUDIO

DUNIA DIGIT AL DIGITAL

‡Â?Œ—ƒŽÇŁ ……‡•‘”‹•‘„‹ŽǥÂƒÂ”Â‹ÂƒÂ•Â‹ÇĄ—†‹‘ǥƒ…ƒ ‹ŽÂ?ÇĄ ‘Â?‘„‹ŽǥƒŽ‘Â?—ƒ”ĆŹƒŽƒÂ?ÇĄ ‘„‹Ž†ŽŽ Alamat: Jl. Diponegoro/Sukajadi No.92 Dumai - Riau

Computer & Electronik Equipment Hubungi : Jl. Hasanuddin / Ombak Telp. (0765) 439997 / 439978 Dumai

Perwajahan: ABDAWIZA


ANDALAS 22 Bencana di Batu Busuak Jadi Pembelajaran KAMIS

HARIAN VOKAL

PADANG (VOKAL)-Kawasan Batu Busuk, Padang ada baiknya dijadikan kawasan pembelajaran terbaik di Sumatera Barat bahwa kerusakan alam dan lingkungan mengakibatkan bencana. Di samping itu, sekaligus menjadi pembelajaran bagaimana menata dan memulihkan kembali kawasan bencana menjadi kawasan yang ideal sebagai hutan produktif, lahan pertanian dan pemukiman. Hal itu disampaikan Wakil Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah dalam kegiatan bertajuk "Ayo...! Mari Menanam Pohon" yang digelar Di Bukit Rimbo Panjang Kelurahan Lambung Bukik Kecamatan Pauh Kota Padang, Rabu (27/2). "Momen gerakan menanam pohon ini saya anggap sangat penting dan stra-

tegis. Alasannya, seiring tuntutan perubahan kondisi alam dan kondisi ekonomi masyarakat, kita semakin memerlukan suatau kawasan pembelajaran dalam pemberdayaan masyarakat. Hal ini untuk meningkatkan kesejahteraannya berdasarkan potensi yang dimiliki," ungkap Wawako Mahyeldi kepa-

da padangmedia.com. Terlibat dalam kegiatan ini, Dinas Pertanian Perternakan Kehutanan dan Perkebunan (Dispernakhutbun) Kota Padang sebagai pelaksana, sejumlah mahsiswa Fakultas Pertanian Unand beserta Dekan, KNPI dan PNPM, sejumlah jajaran SKPD terkait dan masyarakat Batu Busuak. Sementara itu, Kadis Pernakhutbun Padang, Heryanto Rustam kepada wartawan mengungkapkan, pohon yang ditanam di kawasan Batu Busuak adalah pohon produktif yang memiliki nilai ekonomi yang bisa memberi manfaat terhadap masyarakat. "Jenis pohon yang

28 Februari 2013/18 Rabiul Akhir 1434 H

ditanam beragam. Ada sirsak, sukun, mangga, kuini, karet dan lain - lain. Ditargetkan di kawasan ini dapat ditanam pohon sebanyak 100 ribu batang pohon," sebut Heryanto. Ia menambahkan, penanaman pohon juga dalam rangka pengembangan kawasan hutan berbasis masyarakat. Dimana masyarakat memanfaatkan hutan untuk ekonomi masyarakat itu sendiri tanpa merusak hutan."Kita juga mengembangkan hutan masyrakat agar masyrakat di sekitar kawasan hutan bisa memanfaatkan hutan untuk kehidupan tanpa merusak hutan itu," tutupnya. (ymg,bos)

Gubsu Mendatang Harus Bisa Mandiri



PASANGAN …ƒŽ‘ —„•— —• ”ƒ™ƒǦ‘‡‹”Ǧ ƒ•ƒƒ–‡‰‹—–‹ƒ…ƒ”ƒ†‡„ƒ–„‡”Œ—†—Ž‡Ǧ ‰—•ƒŠƒ„‡”–ƒ›ƒǡƒ‰—„‡Œƒ™ƒ„†‹‡†ƒǡ ——–ǡ‡‹ȋʹͷȀʹȌŽƒŽ—Ǥ

MEDAN (VOKAL)-Pengamat sosial ekonomi yang juga pengusaha di Sumut Indra Wahidin menegaskan Gubernur Sumut mendatang harus berani dan bisa bersikap mandiri dalam membangun daerah ini. “Tidak bisa mengandalkan Pemerintah Pusat seperti yang dinyatakan semua kandidat calon Gubernur Sumut itu dalam Uji Publik Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut yang digelar Kadin Sumut, 25 Februari malam,” katanya di Medan, kemarin.

Kalau Pemerintah Pusat tentunya dewasa ini fokus kepada bantuan pengembangan Indonesia di wilayah bagian timur yang masih belum semaju bagian barat. Menurut Indra yang tokoh etnis Tionghoa di Sumut itu, untuk bisa mandiri Gubernur Sumut harus memaksimalkan potensi lokal, menyusun prioritas pembangunan dengan memberikan fasilitas dan kemudahan kepada investor dalam dan luar negeri. “Kasih pengusaha kesempatan seluasluasnya pasti pembangunan Sumut lebih cepat,” katanya. Untuk menarik investasi pengusaha tentunya pemerintah harus komitmen tidak mempersulit perizinan hingga menjamin kepastian usaha. Sedangkan agar pembangunan itu benar-benar bisa menyentuh rakyat, tentunya tiga pemerintah provinsi, kabupaten/kota untuk mengawal dan menjalin komitmen soal itu dengan investor. Pemerintah Provinsi Sumut bisa melihat bagaimana keberhasilan para usaha kecil dan menengah (UKM) bisa menggerakkan perekonomian atau geliat ekonomi tetap berjalan ketika para pemimpin daerah tidak ada karena terganjal masalah. “Itu menandakan bahwa sebenarnya potensi Sumut cukup besar sehingga yang perlu hanya arahan dan dukungan dari pemerintah,” katanya.

Pada Uji Publik, lima kandidat Gubernur Sumatra Utara pada umumnya memaparkan pengetahuan mereka tentang permasalahan utama di provinsi itu yakni tidak memadainya infrastruktur khususnya jalan. Gus Irawan-Soekirman misalnya menyebutkan infrastruktur yang kurang bagus menyebabkan pertumbuhan usaha kecil dan menengah (UKM) dengan potensi terbesar di daerah menjadi kurang berkembang. Sementara pasangan Effendi Simbolon-Djumiran Abdi dengan nomor urut 2 misalnya menyebutkan infrastruktur yang jelek membuat kunjungan wisatawan ke Sumut tidak bisa banyak meski jumlahnya tiap tahun mengalami peningkatan. Adapun Chairuman Harahap-Fadli Nurzal menilai infrastruktur yang jelek juga membuat perekonomian desa belum tumbuh bagus meski sumber daya alam yang cukup bagus ada di daerah itu. Calon Wakil Gubernur Sumut, RE Nainggolan yang berpasangan dengan Amri Tambunan juga menyebutkan infrastruktur adalah salah satu yang mendesak dibangun untuk kemajuan masyarakat. Sedangkan Gatot Pujo Nugroho-T.Erry Nuradi mengakui kekurangan infrastruktur itu akibat terbatasnya pendanaan dari provinsi sehingga perlu bantuan Pemerintah Pusat. (ymg,bos)

KOMPUTER



SEORANG‹‹‰”ƒ‰‡Žƒ’ƒ•ƒŽ›ƒƒ”‡’‡”Ž‹Šƒ–ƒˆ‘–‘”‡ƒ›ƒ›ƒ‰’‡”ƒŠ–‡”†ƒ’ƒ”†‹…‡Šǡ •‡„‡Ž—‡‹‰‰ƒŽƒŽ‘ƒ•‹–‡’ƒ–‡”‡ƒ–‡”†ƒ’ƒ”†‹‡•ƒ‘–—”‘‰ǡ—ƒ”ƒƒ–—ǡ…‡Š–ƒ”ƒǡ ƒ„—ȋʹ͹ȀʹȌǤ‡„ƒ›ƒͳʹͶ‹‹‰”ƒ‰‡Žƒ’†ƒ”‹•——‘Š‹‰›ƒ‹–—•‡‡–ƒ”ƒ†‹ƒ”‡–‹ƒ’‹Šƒ‹‹‰”ƒ•‹ †‹ƒ™ƒ•ƒƒ–‘”„‡ƒ• ‹‰”ƒ•‹—–‡—‡–Ǥ

124 Warga Myanmar Terdampar di Aceh Utara BANDA ACEH (VOKAL)-Sebanyak 124 warga Myanmar pada Selasa (26/2) sekitar pukul 21.30 WIB, terdampar di pantai Desa Cot Trueng, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Along (23), salah seorang pengungsi asal Myanmar kepada antaranews, Rabu (27/2), mengatakan mereka berangkat dari negaranya pada 19 Februari 2013 dengan menggunakan kapal nelayan berukuran sekitar 10 X 4 meter. "Kami pergi dari Myanmar untuk menyelamatkan diri, kami ingin hidup tenang," kata Along. Ia mengatakan saat berangkat dari

negaranya, mereka berjumlah 132 orang, namun dalam perjalanan delapan di antaranya meninggal dunia. Saat baru tiba di daratan, sebanyak 124 warga Myanmar diantaranya dua anakanak dan enam wanita itu ditempatkan pada sebuah bangunan di tepi pantai. Selanjutnya dipindahkan ke Masjid Desa Cot Trueng dengan pengawasan petugas keamanan dan imigrasi. Seluruh warga Myanmar itu telah mendapatkan bantuan tanggap darurat seperti makanan, pakaian dan pengobatan dari tim kesehatan pelabuhan Kreung Geukuh. (ymg,bos)

SERBA-SERBI

PEMBIAYAAN

JASA MOBIL TINJA Spesialis sedot tinja, sedot wc, wc mampet, saluran air mampet, westafel, tanpa bongkar tanpa kimia, bergaransi Hub : 0761.7667321, 0821 7294 1118

ARJUNA BOR Mengerjakan sumur bor,mencuci sumur,memasang pompa air,instalasi air,cuci sumur bor, dll. Bersedia dipanggil ke luar kota. Hub. Jl. Cendrawasih No. 61 Tangkerang Tengah. HP. 0813 7108 4657 (Pak Jun)

SINDI MASSAGE Melayani tradisional massage, aromatic,lulur, facial natural, shiatsu massage, mediteranian, massage, full body maasage dll Hub : 0823 6666 9193 khusus panggilan hotel

BANK ANZ PEKANBARU Kredit Tnpa Agunan, Syrt Mdh, Bunga Ringan, Ckup FC KTP, FC Krt Kredit,FC Billing & Cover BK Tabungan, Lmit Krt 3 X Pencairan. Nilai Pencairan 4 Jt sd 200 Jt. Hub : 0852 7144 8965 (Nita)

VINA MASSAGE Body massage happy & rileks call Vina 0878 9325 1645 pin BB 26B39893

ANDA BUTUH UANG Cukup Dg BPKB Mobil/Motor, Pencairan Besar, Bisa Take Over, Mobil Anda Di Asuransikan. Hub : Aldi 0852 7173 6335/0852 689 6612

BUTUH DANA CEPAT Cukup Jaminan BPKB Motor/ Mobil Anda, Motor Th 2002, Mobil Th 1990, Proses Cepat dan Bisa Bantu Take Over B a i k M o b i l / M o t o r, H u b : Herman 0852 1066 5860

SAL COM. Jual Beli & Service Komputer, Laptop, LCD & Acecories, Hrg Mulai 1 Jutaan, Bergaransi, Hub : Jl. Dagang No. 26 A HP. 0821.719.5007

SERVICE PANGGILAN TV Mesin cuci, kulkas, freezer, s t a b i l i z e r, s o u n d s y s t e m , pompa air, listrik, kipas angin, blender, mixer, rice cooker, bongkar psng AC, instalasi listrik. Hub : 0812 7518 6233 Bergaransi

AC PENY SERVICE AC Jauh dkt ongkos sama, AC, kulkas, mesin cuci, dispenser, bongkar psng AC, dll. Jl. Kakap No. 4 A Harapan Raya. Tlp : 0761. 7691012 HP : 0813 6568 2112

MENERIMA SERVICE KOMPUTER Pnggilan CPU, Laptop, Instalasi Network, Warnet, Maintenance, Mnjual btrai/aki utk UPS, trima psng kmera CCTV, mjual alarm anti mling cck utk tko,ruko,rmh anda. HP. 0852 1556 8858

ELEKTRO TEKNIS SERVIS Tkr tambah, pmsangan & pemeliharaan, baru & bekas, AC, split/windows, mesin cuci, kulkas, TV, dispenser, kipas angin, kompor gas dll Hub. 0821 7232 9343 Jl. Srikandi No. 20 Pekanbaru

ACMULTI SERVICE Mnerima reparasi & pemsngan AC, AC baru & bekas, stabilizer, kulks, msn cuci, msn air, kompor gas, Hub : Jl. Riau gg Harapan I No. 11 HP. 0813 6554 8010/0813 6542 1191 Bergaransi.

AHLI MAMPET Spesialis wc mampet, sedot wc, sedot tinja, saluran air mampet, wastafel bathub dll. Tanpa bongkar & tanpa bahan kimia. Bergaransi Hub : 0761.7709422/0813 7115 5556

LAYLA BOR M e n g e r j a k a n s u m u r b o r, instalasi air griunding bor pile servis pompa air siap dipanggil ke luar kota. Hub : 0812 7675 013/0761 853531 Jl. Harapan Raya.

MULTICOM Jl. Delima panam service computer & alat pendukungnya/ semua jenis printer/jaringan computer. Jual computer,print second. Hub : 0813.2879.3363/ 0761. 4886761 hr minggu & tgl merah libur.

ELEKTRO SERVICE Ditempat bongkar pasang AC pelihara baru bekas AC, kulkas, mesin cuci, dispenser, TV, kompor gas, kps angin dll. Hub : 0852 6356 1493 Jl. Delima Pekanbaru

ARIES TEKNIK Service di tempat, bongkar psng AC, kulkas, msn cuci, dispenser, kompor gas, TV, dll. Hub. 0761.7620133/0813 7173 6031 Bergaransi. Melayani luar kota

MOBIL TINJA Mengerjakan sedot wc, wc tersumbat, saluran air yg tersumbat, tanpa di bongkar Hub : 0812 7650 812/0761 4812 882/0812 7043 1757

TANJUNG RAYA BOR Mengerjakan pembuatan sumur bor., sumur bor rmh tangga & industry, perkebunan, hotel dll. Servis pompa, bor file & tiang pancang, siap dipanggil dlm & luar kota Hub : 0813 7128 6452 Jl Harapan Raya.

SPACE IKLAN

INAYAH ELEKTRONIK Rental AC Blower utk berbagai acara, service AC, psang baru, mesin cuci, kulkas, stabilizer, jual beli second dan baru Hub. HP. 0812.7662.319/0852 7865 9636

BINTANG TEKNIK AC Menerima Servis & bongkar psng kulkas, Msn cuci, dispenser, TV, instalasi dll. Menyediakan AC baru & AC second rental blower, AC standing. Jl. Sembilang 69. HP. 0812 7090 5261/0852 7866 6126

GARUDA TEKNIK SERVICE Pnggilan AC, bongkar pasang baru & bekas, kulkas, mesin cuci, dispenser, kompor gas, kipas angin, TV dll. Hub : Jl. Garuda Km 2, Perum Unri Panam. Hub ; 0852 7412 5558 bergaransi

RAJA MAMPET Ahlinya mengatasi wc mampet, saluran air,bathtub, cuci piring, sedot tinja dll. Bergaransi Hub : 0761 4801744/0813 6540 2539

RAHMAT BOR Menerima pembuatan sumur bor, service sumur bor, pemasangan instalasi air, service pompa air/jetpam, bersedia di panggil dlm & luar kota. Bergaransi tanpa DP. HP.0853 7678 3893 Jl. Kapau Sari

TERIMA KOST Karyawan AC/Non AC, lengkap TV, dispenser, kompor gas, ada ruang tamu, tempat tidur, lemari, lokasi strategis Jl. Sumatera belakang Gramedia Sudirman Alamat Jl. Batam No. 1 Hub : 0812 768 1042/ 0852 7235 6503 Norma

PENAMBAHAN MODAL USAHA Sahabat Soempurna Sistem Syariah, Biaya Ringan Bisa Take Over, Jaminan Berupa SKGR, SHM, BPKB, Plafon 5-500 Jt, Syarat Berlaku Hub : Mahlil 0852 1366 4240

PELANGI ELEKTRONIK Rental AC & Blower utk berbagai acara, service termurah AC, kulkas, mesin cuci, dispenser, jual baru dan bekas. Hub. 0761.7060257/ 0812 761 5578

SENTOSA JAYA TEKNIK Spesialis service AC, Freon, perbaikan AC, perawatan AC, bongkar pasang AC second dan baru, murah, bergaransi. Jl. T. Tambusai No. 16 HP. 0812 6099 0950/0823 8859 2811

CV PUTRA KISARAN MANDIRI Rental AC,blower,air curtain utk berbagai acara,service AC, kulkas,mesin cuci,jual baru & bekas. Melayani kontrak dlm/ luar kota. Hub : 0761 7871092/ 0852 7865 9636

SOLUSI MAMPET Mengatasi wc mampet saluran air wastafel,buthub, sedot tinja,tanpa bongkar & tanpa bahan kimia, bergaransi/jangan dibayar jika anda tdk puas dg kerja kami. Hub : 0813 7822 6199/0852 6526 0402

SPACE IKLAN

DB KOST PRIA/WANITA Harian/mingguan/bulanan fasilitas hotel, bersih, AC/ Non AC Kamar Mandi dalam/ shower, wifi gratis, parkir luas, musholla, kamar standar & superior Lokasi. T.Tambusai Gg Sabar No. 1 Hub : 0761 857417/0812 6846 4189/0819 6846 4198

PINJAM DANA Modal Usaha, Syarat : BPKB, Sertifikat Tanah. Hub : Vika : 0812 1503 9917, Harto : 0853 6306 7955

SERVICE

KOS-KOSAN

PIJAT DAN LULUR CV. RIAU JAYA SERVICE AC, mesin cuci, dispenser, kulkas. Hub : 0761.7086113/ 0813.7885.3641 melayani kontrak/luar kota, sewa blower pesta

UBE SERVICE Service AC & kipas angin, r u m a h / r e s t o r a n / S PA / perkantoran/hotel/RS/bank/ pabrik/ATM/ Tower GSM. Hub Jl. Mangga no. 24 D Tlp. 0761.27228/ 0853 5672 2289

POWER TEKNIK Menerima service panggilan, bongkar pasang AC, kulkas, mesin cuci,dispenser,tukar tambah, Hub : Asiong HP. 0812 6870 342 Jl. Wakaf No. 14 Rental AC

AGUS JAYA TINJA Mengerjakan penyedotan wc/ septitank, melancarkan saluran tanpa di bongkar & tanpa bahan kimia. Melayani dlm & luar kota. Hub : Fajri H P. 0 8 5 2 7 2 1 5 0 5 5 9 / 0761.7712220/0852 6523 3559

HANEY & HENDRIK MASSAGE Fresh body rileks, tenaga muda2, cwok, cewek yg ramah, sopan, menarik HP. 0852 7236 9954 No. SMS

KOST IDAYU Jl. Pembangunan No. 5 marpoyan (dekat UIR) menerima kost pria, fasilitas AC/Non AC, TV, springbed, furnitute lengkap, kamar mandi dalam. Hub : 0823 8715 7000/ 0852 7112 0008

ANDA BUTUH DANA CEPAT Cukup Jaminkan BPKB Mobil/ Motor Anda, Proses Cepat 1 Hari Langsung Cair, Data-Data Anda Bisa Di Jemput/Diantar Ke Kantor Kami. Bagi yg Berminat Hub : 0813 7194 5978

MASTER TECH Spesialis service AC, tambah Freon, Freon kosong, bongkar pasang ruko, jual AC second, service kulkas, msn cuci, TV, call alan HP : 0853 6562 8873 Pekanbaru.

RIAU TEKNIK AC Menerima service bongkar psng kulkas, msn cuci, d i s p e n s e r, i n s t a l a s i dll. Menyediakan AC baru/second, rental blower AC, standing Jl. Sembilang gg linda rumbai HP. 0812 6876 8653

ELLA AC Menerima service, pmasangan baru,pemeliharaan,bongkar pasang AC baru & bekas. Jl. Melur Kompl Villa Panam Blok A 22 Panam. Hr Subrantas. Hub : 0812.6617.475/0761. 4816300

LIMKOJAYA BOR Mengerjakan smr bor, smr b o r r m h t a n g g a , i n d u s t r y, perkebunan,hotel, dll. Bor, file, psng pompa air, service msn, Hub : bpk Efendi mandai HP. 0823 8772 9277 J. Sakuntala/Banda Aceh No. 18 Garansi 1 Tahun

BU YAYUK Urut tradisional, anda undang sya dat ang. Tidak s e d i a t e m p a t . H P. 0 8 2 1 6950 2121

TERIMA KOST MUSLIMAH Lokasi jl. Bundo Kandung, depan SKA, fasilitas AC/Non AC, Springbed, TV, kamar mandi dalam, closet duduk/jongkok, shower, air gallon, lemari dll, dapur, ruang tamu, parkir luas Harga 500 Ribu – 1 Juta/Bulan Hub HP : 0853 5671 4888

BUTUH DANA CEPAT Cukup Jaminkan BPKB Motor Anda, Proses Cepat Bagi yg Berminat Hub : 0761 861156 HP. 0852 7208 1133 / 0812 7632 738

‡ƒ‰‰—‰Œƒ™ƒ„Ȁ”‡†ƒ–—”ǣBUDI SUSENO

‡”™ƒŒƒŠƒǣ


23

PEKANBARU KAMIS

HARIAN VOKAL

28 Februari 2013/18 Rabiul Akhir 1434 H

LINTAS Lurah Diminta Evaluasi Data Penerima Raskin PEKANBARU (VOKAL)ÇŚƒŽ‹Â?‘–ƒ‡Â?ƒÂ?„ƒ”— ‹”†ƒ—• Â?‡Â?‡‰‹Â?•–”—Â?•‹Â?ƒÂ? •‡Ž—”—Š —”ƒŠ †‹ ‡Â?ƒÂ?„ƒ”— Â?‡Â?‰‡˜ƒŽ—ƒ•‹ †ƒ–ƒ ’‡Â?‡”‹Â?ƒ „‡”ƒ• Â?‹•Â?‹Â? Č‹Â”ÂƒÂ•Â?‹Â?ČŒ †‹ Â?ƒ™ƒ•ƒÂ? Â?ƒ•‹Â?‰njÂ?ƒ•‹Â?‰ǥ —Â?–—Â? Â?‡Â?ƒ•–‹Â?ƒÂ? ”ƒ•Â?‹Â? –‡”•‡„—– –‡’ƒ– •ƒ•ƒ”ƒÂ?Ǥ ‡–‡ŽƒŠ Â†Â‹Â‡Â˜ÂƒÂŽÂ—ÂƒÂ•Â‹ÇĄ †ƒ–ƒ ‹–— ƒÂ?ƒÂ? †‹•ƒÂ?’ƒ‹Â?ƒÂ?Â?‡—•ƒ–—Â?–—Â?•‹Â?Â?”‘Â?‹•ƒ•‹Ǥ Ěś‡Œƒ—Š‹Â?‹„ƒÂ?›ƒÂ?Â?‹–ƒ–‡Â?—‹†ƒ–ƒ‹–—–ƒÂ?•‹Â?Â?”‘Â?Ǥ ‡’‡”–‹†ƒ–ƒ’‡Â?‡”‹Â?ƒ ƒÂ?Â?‡•Â?ĥ†ƒÂ? ƒÂ?Â?‡•†ƒ•‹ †ƒÂ?•‹ǤƒÂ?–—’‡Â?„ƒ‰ƒ‹Â?”ƒ•Â?‹Â?›ƒÂ?‰Â?‡Â?‡”‹Â?ƒ Â?ƒŽƒŠ•‹†ƒÂ?ÇĄĚśŒ‡Žƒ•Â?Â›ÂƒÇĄƒ„—Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒÇ¤ ˜ƒŽ—ƒ•‹‹Â?‹•ƒÂ?‰ƒ–’‡”Ž—ǥ•‡Žƒ‹Â?Â?‡Â?—†ƒŠÂ?ƒÂ? ’‡Â?›ƒŽ—”ƒÂ? „ƒÂ?–—ƒÂ?ÇĄ Œ—‰ƒ —Â?–—Â? Â?‡Â?ƒ•–‹Â?ƒÂ? ƒ’ƒÂ?ƒŠŒ—Â?ŽƒŠÂ?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ–Â?‹•Â?‹Â?–‡”•‡„—––‡ŽƒŠ Â?‡Â?—”—Â? ƒ–ƒ— •‡„ƒŽ‹Â?Â?›ƒǤ Ěś ƒ†‹’‡”Ž—’‡Â?‡–ƒƒÂ?›ƒÂ?‰ÂŒÂ‡ÂŽÂƒÂ•ÇĄ„‡”ƒ’ƒ›ƒÂ?‰ Â?‹•Â?‹Â?ÇĄ †‹Â?ƒÂ?ÂƒÇĄ Â?‡Â?ƒ’ƒ †ƒÂ? ƒ’ƒ •‘Ž—•‹ ƒ‰ƒ” Â?‡”‡Â?ƒ„‹•ƒ„ƒÂ?‰Â?‹–†ƒ”‹Â?‡Â?‹•Â?‹Â?ƒÂ?ÇĄĚś—Œƒ”Â?›ƒǤ ‡Â?‡Â?–ƒ”ƒ‹–—ǥƒ„ƒ‰‡”‡Â?‘Â?‘Â?‹ƒÂ?‡–†ƒÂ?‘ ‡Â?ƒÂ?„ƒ”— ÂƒÂ•Â”Â‹ÂƒÂŠÇĄ ˜‹ƒ •‡Ž—Ž‡”Â?›ƒ „‡Ž—Â? „‹•ƒ Â?‡Â?„‡”‹Â?ƒÂ? Œ—Â?ŽƒŠ ’‡Â?‡”‹Â?ƒ ”ƒ•Â?‹Â? †‹ ‡Â?ƒÂ?„ƒ”— –ƒŠ—Â? ‹Â?‹Ǥ Žƒ•ƒÂ?Â?Â›ÂƒÇĄ •‡†ƒÂ?‰ –‹†ƒÂ? „‡”ƒ†ƒ†‹Â?ƒÂ?–‘”Ǥ(abd)

Uji Kelayakan Calon Sekda Urusan Mendagri PEKANBARU (VOKAL)ÇŚ‡’ƒŽƒ‹ƒ—ƒ‹Â?‹

•Â?ÂƒÂ‹ÂŽÇĄ ƒ„— Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒÇĄ  Â?‡Â?‰ƒÂ?— „‡Ž—Â? –ƒŠ— ™ƒÂ?–— fit and proper test Č‹Â—ÂŒÂ‹ Â?‡’ƒ–—–ƒÂ? †ƒÂ? Â?‡Žƒ›ƒÂ?ƒÂ?ČŒ —Â?–—Â? Â?‡Â?‡Â?–—Â?ƒÂ? ’‡Â?‰‰ƒÂ?–‹ ‡Â?†ƒ’”‘˜ƒÂ?›ƒÂ?•‹”—•›ƒÂ?‰’‡Â?•‹—Â?’”‹Ž Â?‡Â?†ƒ–ƒÂ?‰Ǥ‹ƒÂ?‡Â?‰ƒ–ƒÂ?ƒÂ?ÇĄ•‡Â?—ƒ–‡”‰ƒÂ?–—Â?‰ —•ƒ–Ǥ Ěś –— Â?‡™‡Â?ƒÂ?‰ƒÂ? ‡Â?‡Â?–‡”‹ƒÂ?ÇĄ „‹•ƒ †‹–‡•– „‹•ƒ–‹†ƒÂ?ÇĄĚśÂ?ƒ–ƒƒ‹Â?‹Â?‡’ƒ†ƒ ƒ”‹ƒÂ?‘Â?ƒŽǤ ‹Â?ƒ †ƒŽƒÂ? ™ƒÂ?–— †‡Â?ƒ– †‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? ˆ‹– ƒÂ?† ’”‘’‡”–‡•–ǥ ’‹ŠƒÂ?Â?›ƒ ƒÂ?ƒÂ? Â?‡Â?†ƒ’ƒ–Â?ƒÂ? ’‡Â?„‡”‹–ƒŠ—ƒÂ? †ƒ”‹ ‡Â?†ƒ‰”‹Ǥ —•ƒ– –‹†ƒÂ? Â?—Â?‰Â?‹Â?„‡”Â?‡”Œƒ–ƒÂ?’ƒÂ?‡Ž‹„ƒ–Â?ƒÂ?†ƒ‡”ƒŠǤ ‡Â?›‹Â?‰‰—Â?‰ –‹‰ƒ Â?ƒÂ?ƒ ›ƒÂ?‰ †‹”‡Â?‘Â?‡Â?ÇŚ †ƒ•‹Â?ƒÂ? —„‡”Â?—”‹ƒ— —•Ž‹ƒ‹Â?ƒŽ•‡„ƒ‰ƒ‹ …ƒŽ‘Â? ‡Â?Â†ÂƒÂ’Â”Â‘Â˜ÇĄ ›ƒ‹–— ‡’ƒŽƒ Â?•’‡Â?–‘”ƒ– ›ƒÂ?Â•Â—Â”Â‹ÂœÂƒÂŽÇĄ‡’ƒŽƒƒ’’‡†ƒƒÂ?Ž‹ƒŽ‹††ƒÂ? ƒ‹Â?‹ •‡Â?†‹”‹ †‹ –‡Â?’ƒ– Â?Â‡Â–Â‹Â‰ÂƒÇĄ ‹ƒ ‡Â?‰‰ƒÂ? Â?‡Â?‰‘Â?‡Â?–ƒ”‹Â?›ƒǤ Ěś‹–ƒ–—Â?‰‰—Â•ÂƒÂŒÂƒÇĄĚś—Œƒ”Â?›ƒ•‹Â?‰Â?ƒ–Ǥ(mok)

Musim Panas, BLH Ingatkan tak Bakar Lahan PEKANBARU (VOKAL)ÇŚ‡’ƒŽƒ ƒ†ƒÂ? ‹Â?‰Â?—nj Â?‰ƒÂ? ‹†—’Č‹ ČŒ‹ƒ—Â?Â?ƒŽ ÇĄƒ„—Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒ Â?‡Â?‰‹Â?‰ƒ–Â?ƒÂ? Â?ƒ•›ƒ”ƒÂ?ƒ– –‹†ƒÂ? Â?‡Â?„ƒÂ?ƒ” Š—–ƒÂ? †ƒÂ? ŽƒŠƒÂ? Â?ƒ”‡Â?ƒ „‹•ƒ Â?‡Â?‹Â?„—ŽÂ?ƒÂ? Â?‡„ƒÂ?ƒ”ƒÂ? Č‹Â?ÂƒÂ”ÂŠÂ—Â–ÂŽÂƒČŒÇ¤ ‡Â?‰ƒÂ?–‹•‹’ƒ•‹ Â?ÂƒÂ”ÂŠÂ—Â–ÂŽÂƒÇĄ ’‹ŠƒÂ?Â?›ƒ •—†ƒŠ Â?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?ƒÂ?‘”‡Â?‰‡Â?†ƒŽ‹ƒÂ?ƒ”Š—–Žƒ†‹‹ƒ— †‡Â?‰ƒÂ?•‡Œ—Â?ŽƒŠ’‡”—•ƒŠƒƒÂ?ǤĚśÂ?…ƒÂ?ƒÂ?Â?ƒ”Š—–Žƒ –ƒŠ—Â?ŽƒŽ—†‹†‘Â?‹Â?ƒ•‹”‡ƒŽ‡Â?‰‰—Â?ƒƒÂ?ƒ‹Â?͡Ͳ ’‡”•‡Â?ÇĄ  Í´Íş’‡”•‡Â?ÇĄ‡”Â?‡„—Â?ͳ͡’‡”•‡Â?†ƒÂ?  Ȁ‡Â?•  Íš’‡”•‡Â?ÇĄĚśÂ?ƒ–ƒÂ?›ƒǤ —ƒ ’‡Â?‹…— Â?ƒ”Š—–Žƒ †‹ ‹ƒ— ƒ†ƒŽƒŠ ˆƒÂ?–‘” ƒŽƒÂ? †ƒÂ?  Â?ƒÂ?—•‹ƒǤ ‹Žƒ •—Š— Â?‡Â?…ƒ’ƒ‹ ;Ͳ †‡”ƒŒƒ–‡Ž•‹—•ǥÂ?ƒÂ?ƒŠ‘–•’‘–ƒÂ?ƒÂ?–‡”Œƒ†‹Ǥ †ƒ ͸ Â?‡„‹ŒƒÂ?ƒÂ? ’‡Â?…‡‰ƒŠƒÂ? Â?ƒ”Š—–Žƒ †‹Šƒ•‹ŽÂ?ƒÂ?”ƒÂ?‘”‹–—ǥ›ƒ‹–—‹Â?•–”—Â?•‹ —„”‹†ƒŽƒÂ? ’‡Â?‰‡Â?†ƒŽ‹ƒÂ? Â?ÂƒÂ”ÂŠÂ—Â–ÂŽÂƒÇĄ Â?ƒÂ?Ž—Â?ƒ– —„”‹ǥ Â?‘Â?‹–Â?‡Â?ͳʹÂ„Â—Â’ÂƒÂ–Â‹Č€Â™ÂƒÂŽÂ‹Â?‘–ƒ•‡nj‹ƒ—–‡Â?–ƒÂ?‰ ’‡Â?‹Â?‰Â?ƒ–ƒÂ?’‡Â?‰‡Â?†ƒŽ‹ƒÂ?Â?ƒ”Š—–Žƒ†ƒÂ?„‡Â?…ƒÂ?ƒ ÂƒÂ•ÂƒÂ’ÇĄÂ?‘Â?‹–Â?‡Â? ÇĄ’‡”—•ƒŠƒƒÂ?’‡”Â?‡„—Â?ƒÂ? †ƒÂ?   •‡…ƒ”ƒ ˜‘Ž—Â?–ƒ”› †ƒŽƒÂ? ’‡Â?‰‡Â?†ƒŽ‹ƒÂ? Â?ÂƒÂ”ÂŠÂ—Â–ÂŽÂƒÇĄ —”ƒ– †ƒ”ƒÂ? ƒ‰—„ Â?‡ Â—Â’ÂƒÂ–Â‹Č€ ƒŽ‹Â?‘–ƒ –‡Â?–ƒÂ?‰ ’‡Â?ƒÂ?‰‰—ŽƒÂ?‰ Â?ƒ”Š—–Žƒ •‡”–ƒ Â?‡”Œƒ•ƒÂ?ƒ•Â?ƒŽƒÂ?ƒ•‹‘Â?ƒŽǤ ƒÂ?„ƒ–ƒÂ?ÇŚÂŠÂƒÂ?„ƒ–ƒÂ? †ƒŽƒÂ? ’‡Â?‰‡Â?†ƒŽ‹ƒÂ? Â?ƒ”Š—–ŽƒƒÂ?–ƒ”ƒŽƒ‹Â?’‡”‡Â?…ƒÂ?ƒƒÂ?’‡Â?‰ƒÂ?‰‰ƒ”ƒÂ? ›ƒÂ?‰„‡Ž—Â?–‡”’ƒ†—†ƒÂ?•‹Â?‡”‰‹•ǥ•‡”–ƒ‹Â?•–‹–—•‹ ’‡Â?…‡‰ƒŠƒÂ? Â?ƒ”Š—–Žƒ ›ƒÂ?‰ „‡”ŒƒŽƒÂ? •‡Â?†‹”‹nj •‡Â?†‹”‹†ƒÂ?•—Ž‹–Â?›ƒÂ?‘‘”†‹Â?ƒ•‹Ǥ ‡Žƒ‹Â? ‹–—ǥ ’‡Â?‰ƒ™ƒ•ƒÂ? †ƒÂ? ’‡Â?‡‰ƒÂ?ƒÂ? Š—Â?—Â? ›ƒÂ?‰ Â?‡”ƒ’ Ž‡Â?ƒŠ Â?‡Â?‰ƒÂ?‹„ƒ–Â?ƒÂ? ’”ƒÂ?–‡Â?„—Â?ƒŽƒŠƒÂ?†‡Â?‰ƒÂ?„ƒÂ?ÂƒÂ”ÇĄ–‡”—•–‡”Œƒ†‹Ǥ ‡‡Â?Â’ÂƒÂ–ÇĄ ’‡Â?›ƒÂ?ƒƒÂ? ’‡”•‡’•‹ †ƒÂ? ŒƒŒƒ”ƒÂ? ’‡Â?‡‰ƒÂ?ƒÂ?Š—Â?—Â?•ƒÂ?•‹ƒŠŽ‹†ƒÂ?’‹ŠƒÂ?–‡”Â?ƒ‹– †ƒŽƒÂ?Â?‡Â?‰‡Â?•‡Â?—•‹’ƒ”ƒ’‡ŽƒÂ?—Ǥ(rul)

Genset 200 KVA ke Atas Wajib Punya Izin PEKANBARU (VOKAL)ÇŚ—Žƒ‹–ƒŠ—Â?‹Â?‹•‡Ž—”—Š ’‡Â?‹Ž‹Â? ‰‡Â?•‡– „‡”Â?ƒ’ƒ•‹–ƒ• Â?‹Â?‹Â?ƒŽ ʹͲͲ Â?‹Ž‘ ˜‘Ž ƒÂ?’‡”‡ Č‹ČŒ ™ƒŒ‹„ Â?‡Â?‰ƒÂ?–‘Â?‰‹ ‹œ‹Â? ‘’‡”ƒ•‹‘Â?ƒŽ†ƒ”‹‡Â?Â?‘‡Â?ƒÂ?„ƒ”—Ǥ ‡Â?‹Â?‹ƒÂ? †‹—Â?‰Â?ƒ’Â?ƒÂ? ‡’ƒŽƒ ƒ†ƒÂ? Â‡ÂŽÂƒÇŚ ›ƒÂ?ƒÂ?‡”’ƒ†—Č‹ČŒ‡Â?ƒÂ?„ƒ”—Â—Â•Â”Â‹ÂœÂƒÂŽÇĄƒ„— Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒÇ¤ ‡Â?‡”ƒ’ƒÂ? ™ƒŒ‹„ ‹œ‹Â? ‹Â?‹ –‡ŽƒŠ •‡•—ƒ‹ †‡Â?‰ƒÂ?  ‘Â?‘” ;ͲȀʹͲͲ͝ –‡Â?–ƒÂ?‰ ‡–‡nj Â?ƒ‰ƒŽ‹•–”‹Â?ƒÂ? †ƒÂ? ‡”™ƒÂ?‘ ‡Â?ƒÂ?„ƒ”— ‘Â?‘” ;͚ȀʹͲͳʹ –‡Â?–ƒÂ?‰  Č‹ œ‹Â? •ƒŠƒ ‡nj –‡Â?ƒ‰ƒŽ‹•–”‹Â?ƒÂ?—Â?–—Â?‡’‡”Ž—ƒÂ?‡Â?Â†Â‹Â”Â‹ČŒÇ¤ Ěś‡Â?›‡†‹ƒƒÂ? –‡Â?ƒ‰ƒÂ?‡Ž‹•–”‹Â?ƒÂ? ‹–— Šƒ”—• Â?‡Â?†ƒ’ƒ–Â?ƒÂ? ‹œ‹Â? „ƒ‹Â? —Â?–—Â? —•ƒŠƒ •‡Â?†‹”‹ Â?ƒ—’—Â?Â?‘Â?‡”•‹ƒŽǤƒ’‹›ƒÂ?‰Â?‹–ƒ–‡”ƒ’Â?ƒÂ?Â?—Žƒ‹ –ƒŠ—Â?‹Â?‹ŠƒÂ?›ƒ—Â?–—Â?Â?‡’‡”Ž—ƒÂ?—•ƒŠƒ•‡Â?†‹”‹ǥ̜ Œ‡Žƒ•Â?›ƒǤ ƒ‰‹’‹ŠƒÂ?•™ƒ•–ƒÂ?ƒ—’—Â?’‡Â?‡”‹Â?–ƒŠ›ƒÂ?‰ –‹†ƒÂ? Â?‡Â?‰—”—• ‹œ‹Â? ÇĄ ƒÂ?ƒÂ? †‹Â?‡Â?ƒÂ?ƒÂ? •ƒÂ?Â?•‹–‡‰ƒ•„‡”—’ƒ’‡Â?„‡Â?—ƒÂ?†ƒÂ?’‡Â?›‹–ƒƒÂ? ‰‡Â?•‡–ǤĚś‹–ƒ–‡‰—”†—Ž—•‡…ƒ”ƒŽ‹•ƒÂ?ÇĄÂ?‡Â?—†‹ƒÂ? ’‡Â?„‡”Š‡Â?–‹ƒÂ? •‡Â?‡Â?–ƒ”ƒ †ƒÂ? „ƒ”— ’‡Â?ÇŚ „‡Â?—ƒÂ?ÇĄĚś –‡‰ƒ•Â?›ƒǤ ‡”†ƒ•ƒ”Â?ƒÂ? ’‡Â?†ƒ–ƒƒÂ? •‡Â?‡Â?–ƒ”ƒ ›ƒÂ?‰ †‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?ÇĄŒ—Â?ŽƒŠ’‡Â?‰‰—Â?ƒŽ‹•–”‹Â?ʹͲͲ Â?‡ ƒ–ƒ• †‹ ‡Â?ƒÂ?„ƒ”— Â?‡Â?…ƒ’ƒ‹ ͜Ͳ Ž‘Â?ÂƒÂ•Â‹ÇĄ –ƒÂ? ŠƒÂ?›ƒ †‹ Š‘–‡Ž †ƒÂ? Â?ÂƒÂŽÇĄ –ƒ’‹ Œ—‰ƒ †‹ Â?ƒÂ?–‘”nj Â?ƒÂ?–‘” ’‡Â?‡”‹Â?–ƒŠƒÂ?Ǥ ‡„‡”ƒ’ƒ’‡”•›ƒ”ƒ–ƒÂ?—Â?–—Â?Â?‡Â?‰—”—•‹œ‹Â? ‹–—ƒÂ?–ƒ”ƒŽƒ‹Â?Â?‡Â?‹Ž‹Â?‹”‡Â?‘Â?‡Â?†ƒ•‹†ƒ”‹ Č‹ƒ†ƒÂ? ‹Â?‰Â?—Â?‰ƒÂ? Â‹Â†Â—Â’ČŒ –‡”Â?ƒ‹– Â?†ƒŽ Č‹Â?ƒŽ‹•ƒ ƒÂ?’ƒÂ? ‹Â?‰Â?—Â?‰ƒÂ?ČŒÇĄ    —Â?–—Â? ’‡”‘”ƒÂ?‰ƒÂ?Č‹Â?ƒŽƒ—’‡”—•ƒŠƒƒÂ?Šƒ”—•ƒ†ƒƒÂ?–‡ ’‡”—•ƒŠƒƒÂ?ČŒÇĄ •‡”–‹ˆ‹Â?ƒ– ‘’‡”ƒ•‹‘Â?ƒŽ Â?‡–‡nj Â?ƒ‰ƒŽ‹•–”‹Â?ƒÂ?ȋ†‹Â?‡Ž—ƒ”Â?ƒÂ?ƒŽ‹Â?Â‘Â–ÂƒČŒÇĄ•‡”–‹ˆ‹Â?ƒ– Â?‡Žƒ›ƒÂ?ƒÂ? ‘’‡”ƒ•‹‘Â?ƒŽ †ƒÂ? ‹œ‹Â?   ƒ–ƒ— ‹œ‹Â? ‰ƒÂ?‰‰—ƒÂ?†ƒ”‹‡Â?ƒÂ?„ƒ”—Ǥ

œ‹Â? ›ƒÂ?‰†‹Â?‡Ž—ƒ”„‡”ŽƒÂ?—•‡ŽƒÂ?ƒŽ‹Â?ƒ –ƒŠ—Â?ǤĚś‡–‡ŽƒŠ‹–—’‡Â?‹Ž‹Â?‹œ‹Â?Šƒ”—•Â?‡ŽƒÂ?—Â?ƒÂ? ’‡”’ƒÂ?ŒƒÂ?‰ƒÂ?ÂŽÂƒÂ‰Â‹ÇĄĚś–—–—’Â?›ƒǤ (abd) Penanggung Jawab/RedakturÇŁZUKRI SUBAYANG

Kepala SMAN 5: Jika Tak Mampu Jangan Ikut Program PBUD PEKANBARU (VOKAL)-�Jika tidak mampu, jangan mencoba ikut program PBUD, karena peraturan ini dari Unri," kata Kepala SMAN 5 Pekanbaru Hj Haryati, terkait pelaporan seorang wali murid ke DPRD Pekanbaru bahwa pihak sekolah memungut biaya untuk program PBUD. LAPORAN: INDRAJAYA/PEKANBARU

Hj Haryati, Rabu (27/2), mengaku kecewa dengan tindakan yang dinilai memfitnah pihaknya itu. Menurutnya pungutan itu untuk jaminan masuk ke Program Penelusuran Bibit Unggul Daerah (PBUD) di Universitas Riau (UR) Tahun Ajaran 2013. Akibat pelaporan itu, ia dan Dinas Pendidikan akan dipanggil DPRD untuk melakukan dengar pendapat (hearing). Haryati menjelaskan, dari 375 siswa kelas XII SMAN 5 Pekanbaru, pihaknya mengusulkan 99 siswa untuk mengikuti program PBUD ke UR. Bagi siswa yang masuk akan diminta uang jaminan sesuai dengan pendaftaran di fakultas masing-masing, antara Rp6-8 juta. "Namun bagi siswa yang masuk Fakultas Kedokteran, biaya masuknya sekitar Rp26

juta. Setiap orang tua diwajibkan membayar uang jaminan melalui rekening sekolah. Agar saat anak lulus dalam seleksi penerimaan di fakultas yang dituju, dananya sudah langsung dibayarkan ke UR," kata Haryati. Jika siswa yang lulus seleksi tidak mengambil jatah tersebut, maka sekolah yang mengusulkan akan di-blacklist selama setahun, yang berdampak merugikan bagi adik kelasnya yang ingin masuk UR. "Bagi siswa yang sudah lulus seleksi PBUD, masuk atau tidak ke fakultas yang diusulkan, mereka wajib membayar biaya masuk kuliah di fakultas tersebut,� terusnya. Haryati mengatakan, dari 99 murid yang diusulkan dalam program PBUD, palingsekitar 20 orang yang diterima. Bagi yang diterima, uang jaminan yang masuk ke rekening sekolah akan ditransfer langsung ke rekening Unri. Namun bagi

yang tidak lulus uang jaminannya akan dikembalikan tanpa pemotongan sepeser pun. "Demi menyelamatkan sekolah, kami memang meminta uang jaminan sesuai biaya masuk fakultas yang diusulkan. Biayanya tidak sama setiap fakultas. Sementara program PBUD sudah disosialisasikan kepada orang tua murid. Saya kecewa ada satu orang tua

yang tidak paham, melakukan fitnah terhadap sekolah," kata Haryati dengan wajah berkerut. Tak Canggung Dipanggil Dewan Terkait pemanggilan dirinya dan Disdik ke DPRD Pekanbaru, Haryati mengaku tidak canggung. Karena persoalan ini hanya soal misskomunikasi. Dipaparkan Haryati, sebenarnya siswa kelas XII yang masuk ke dalam daftar PBUD berdasarkan usulan orang tua

murid. Pihak sekolah telah melakukan rapat bersama orang tua dan murid untuk mensosialisasikan program PBUD serta UN sebanyak dua kali. Namun orang tua murid yang diduga menyebar fitnah, tidak pernah hadir dalam rapat. "Orang itu tak paham dengan proses PBUD dan aturan di Unri. Untuk itu, jika dipanggil Dewan, kami siap," ujar Haryati. (***)

Banyak Lubang di Jalan Nasional dan Provinsi di Pekanbaru PEKANBARU (VOKAL)-Kondisi sejumlah ruas jalan provinsi dan nasional di Pekanbaru, sangat memprihatinkan. Banyak yang berlobang dan membahayakan pengendara. Pantauan di lapangan, enam titik di ruas Jalan SoekarnoHatta, tersebar mulai dari Simpang Pasar Pagi Arengka hingga ke Kubang, seperti di depan Swalayan 99, Klinik Insani, SMPN 21 dan lainnya, terdapat lubanglubang menganga cukup besar dan membahayakan. Begitu juga Jalan Tuanku Tambusai, ditemui sekitar 120 titik menganga, baik dalam ukuran besar maupun kecil. Kondisinya semakin parah, karena dibiarkan. Seperti di depan BNI 46, dekat Mall SKA, terdapat lobang cukup besar dan membahayakan. Sedangkan di Jalan Yos Sudarso, juga banyak ditemui kerusakan jalan, terutama di dekat Jembatan Siak I hingga perbatasan Kabupaten Siak di Minas. Selain berlobang, juga bergelombang dan hingga kini belum diperbaiki. Demikian juga halnya Jalan Soekarno Hatta II. Selain kerusakan jalan-jalan nasional itu, juga ada kerusakan pada sejumlah jalan provinsi, seperti di Jalan Kubang Raya, Jalan Kaharuddin Nasution dan Jalan Pasir Putih. Kerusakan itu hingga kini terkesan dibiarkan dengan dalih

pihak PU Riau, minim anggaran. "Untuk memperbaiki itu semua, anggarannya sangat minim. Kendati demikian, kami akan tetap berupaya memperbaiki dan itu semua butuh waktu," kata Kabid Bina Marga di Dinas PU Riau Ahmad Ismail, Rabu (27/2). "Sebenarnya kerusakan itu tidak sepenuhnya salah Dinas PU Riau. Sebab kami hanya penyedia jalan. Semestinya instansi lainnya melakukan pengawasan akan tonase kendaraan yang lalu lalang," katanya. PU Pekanbaru tak Berwenang Kepala Dinas PU Pekanbaru melalui Kabid Bina Marga Ahmad Ridha didampingi Kasi Pemeliharaan Jalan Raziman mengatakan, kerusakkn jalan nasional dan provinsi bukan kewenangan PU Pekanbaru. "Itu sudah aturannya. Jika tetap kita perbaiki, nanti bisa menjadi temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," katanya. Dikatakannya, PU Pekanbaru hanya melakukan pendataan, sementara perbaikan menjadi kewenangan Dinas PU Riau bersama PU Pusat. Kerusakan itu, sambungnya, juga terdapat di Jalan Pepaya yang dekat dengan Kantor Gubenur. Tahun ini, di Bidang Bina Marga PU Pekanbaru tersedia anggaran Rp116,9 miliar, untuk perbaikan jalan 33 km dalam Kota Pekanbaru. (rul)

ANDIKA

DIAMANKANÇŚ‡„ƒÂ?›ƒÂ?ͳ;ƒÂ?ƒÂ?’—Â?Â?†‹ƒÂ?ƒÂ?Â?ƒÂ?ƒ–’‘Ž‘–ƒ‡Â?ƒÂ?„ƒ”—ƒ„—Č‹Í´ÍšČ€Í´ČŒÇĄÂ?ƒ”‡Â?ƒ†‹ƒÂ?‰‰ƒ’ Â?‡Â?‰‰ƒÂ?‰‰—Â?‡–‡”–‹„ƒÂ?Ǥ

„ Berdalih Masih Sosialisasi

Tim Yustisi Belum Juga Tertibkan PKL PJ

PEKANBARU (VOKAL)- Tim ratusan PKL PJ. "Memang kemarin batas Yustisi yang terdiri dari personel TNI, Polri, Dishub dan waktunya sampai 17 Februari, Satpol PP Pekanbaru hingga tapi karena sebagain PKL berkini tak kunjung menertibkan sedia dipindahkan, kita masih pedagang kaki lima (PKL) pasar melakukan pendekatan dengan jongkok (PJ) Jalan HR Soe- PKL yang masih menolak, untuk menghindari bentrok," jelasnya. brantas, Panam. Berdasarkan pendataan Padahal, sesuai tenggat „ Gelombang Perairan Maksimal Dua Meter waktu Pemko Pekanbaru ke- yang telah dilakukan Dinas pada Tim Yustisi, 17 Februrai Pasar (Dispas) Pekanbaru, lalu lokasi PJ sudah steril dari sebut Baharuddin, total PKL PJ yang bersedia dipindahkan aktivitas PKL. Kepala Kantor (Kakan) Sat- hingga saat ini sudah berjumlah pol PP Pekanbaru Baharuddin, sekitar 100 orang. Sisanya tetap Rabu (27/2) mengatakan, hing- menolak. "Kami akan gelar rapat dega kini masih terus melakukan PEKANBARU (VOKAL)- Badan udara bisa mencapai 34,2 dera- pendekatan persuasif terhadap ngan Tim Yustisi. Tim inilah Meteorologi Klimatologi dan jat Celcius yang bisa memunGeofisika (BMKG) Stasiun Pekanculkan kembali titik panas. Pihak baru, memprakirakan fenomena BMKG berharap tidak ada pembadai siklon terbentuk di sebelah bakaran lahan. barat laut Kalimantan dan Laut Gelombang 2 Meter „ Terpaksa Pulangkan K eluar ga ke Kampung Keluar eluarga Australia, menyebabkan wilayah Gelombang perairan Riau Riau mengalami musim kering bisa mencapai ketinggian 2 PEKANBARU (VOKAL)-Se- lagi uang untuk memberi benatau cuaca panas selama empat meter. "Pada kondisi normal, orang tenaga honorer Sekwan sin motor. Mau pinjam sama hari ke depan. tinggi gelombang di sejumlah DPRD Pekanbaru terpaksa tetangga utang saya sudah 2 Saat ini seharusnya masih wilayah biasanya maksimal memulangkan anak istri ke juta,� keluh Io kepada wartahujan, namun akibat badai 1,25 -1,5 meter. Artinya, kondisi kampung, sementara ia sendiri wan Harian Vokal, di Gedung siklon itu, Riau mengalami gelombang masih dalam kea- menumpangkan hidup pada DPRD Pekanbaru. musim kering atau cuaca panas daan normal," terangnya. teman sejawat, karena hingga Ketua Fraksi Partai Golkar selama empat hari kedepan," Untuk perairan Rokan Hilir, saat ini belum menerima honor. DPRD Pekanbaru Roni Amril, kata Staf Analis BMKG Stasiun Dumai, Bengkalis, Meranti, Seperti dituturkan Io (30) menyebutkan kondisi ini terjadi Pekanbaru Warih Budi Lestari, Indragiri Hilir, bahkan Selat yang bekerja sebagai tenaga akibat keterlambatan pembaRabu (27/2). Malaka, potensi ketinggian harian lepas di DPRD Pekan- hasan APBD. Tak hanya seluruh Dijelaskannya, awan-awan gelombang maksimal 2 meter. baru, yang sudah dua bulan pegawai Pemko dan honorer, yang menjadi penyebab hujan Kondisi ini disebabkan cuaca belum menerima honor. Bah- bahkan anggota Dewan pun tertarik ke daerah tekanan renburuk di wilayah perairan atau kan utangnya di beberapa ke- ikut terkena imbas. dah dan akan membentuk badai adanya percepatan pergerakan dai harian sudah mencapai Rp2 “Saat ini PNS dan DPRD baru slikon. Akibatnya, secara merata angin hingga di atas rata-rata, juta. Setiap bulan Io menerima mendapatkan gaji pokok, seRiau akan minim hujan dan berantara 5-40 km/jam. upah Rp1,265 juta/bulan. dangkan tunjangan belum. Yang potensi memunculkan titik panas. "Nelayan melaut harus hatiParahnya, Io mengaku tak paling menyedihkan adalah "Saat ini suhu udara masih hati," ungkapnya. memiliki uang sepersen pun di nasib para honorer dan pegawai normal, karena masih ada Tinggi gelombang ini juga kantongnya, sementara ke- harian lepas. Mereka tak mencurah hujan kendati sangat terjadi di wilayah perairan Riau marin (27/2), untuk berangkat dapatkan apapun sampai APBD minim. Hujan dengan intensitas yang berbatasan dengan Kepu- kerja ia terpaksa menumpang disahkan, sementara mereka sedang dan ringan, terjadi pada lauan Riau, melintasi perairan sepeda motor temannya kare- terus bekerja,� jelas Roni. sore dan malam hari. SemenTanjung Pinang, Batam dan na tidak mampu membeli benSampai saat ini evaluasi tara pada siang hari suhu teSelat Singapura dengan rata- sin lagi. Gubernur belum juga diturasa panas. rata 1,5-2 meter. Di perairan “Sudah kering sekali bang. runkan DPA-nya, sehingga Potensi hujan dengan intenKepri seperti Natuna, Matak, Tadi malam saja saya numpang seluruh pencairan anggaran di sitas sedang dan ringan, ada di Tarempa, serta Debo Singkep, makan dengan teman dan Pemko Pekanbaru belum dapat Riau bagian selatan, tengah, tinggi gelombang mencapai 1,5- pergi kerja mencari tumpangan dilakukan. Kondisi ini akan serta pesisir timur. Temperatur 2 meter. (rul) gratis dulu, karena tidak ada berdampak terhadap progres

BMKG Prediksi 4 Hari ke Depan Riau Panas

nanti yang akan memutuskan apa tindakan yang akan dilakukan," ujarnya. Menghindari bentrok, PKL PJ yang menolak direlokasi sejak beberapa waktu lalu telah diberikan kesempatan mencari lokasi sendiri, selagi tak melanggar Perda Kota Pekanbaru tentang Ketertiban Umum. "Ini kan juga pernah disampaikan Pak Wali. Kalau tidak setuju dengan sejumlah lokasi yang disediakan, mereka boleh mencari lokasi sendiri. Kalau memang ada lokasi, sampaikan ke kita. Kalau tak melanggar Perda, silakan," ucapnya.(abd)

CS DPRD Pekanbaru 2 Bulan Tak Gajian pekerjaan di masing-masing satker. Terkait honor petugas clening service di DPRD yang sampai saat ini belum dibayarkan, Sekwan DPRD harus mencarikan jalan keluarnya. “Mereka bekerja untuk mencari makan, bukan mencari kaya. Janganlah persoalan kecil ini dipersulit juga oleh Sekwan. Sekwan harus cepat tanggap, mungkin bisa meminjam dulu ke Kas Daerah, LPJ-nya menyusul. Kasihan para honorer itu,� jelas Roni. Sekwan DPRD Kota Pekanbaru Syahrizal enggan menjawab dengan alasan sedang berada di pesawat dan hendak menuju luar kota. Sementaa Kabag Umum DPRD Saharuddin berkata dengan nada tinggi, "Siapa CS yang melaporkannya kepada Anda, biar saya panggil dia." Ia mengaku tidak suka saat nama petugas itu disembunyikan. “Saya tidak suka kalau Anda seperti itu. Bagus kasih tahu nara sumbernya biar saya panggil dia,� katanya. (fik) Perwajahan: ZULQIFLI


CMYK

24

KAMIS 28 Februari 2013 /18 Rabiul Akhir 1434 H

Riau Ray Raya

HARIAN VOKAL

Pemba embayyar aran an Hutang Stadion Utama Tunggu Hasil Audit   áˆş áˆť  áˆş áˆşáˆť áˆťÇŚÂ?‰‰‘–ƒ „ƒ†ƒÂ? ƒÂ?‰‰ƒ”ƒÂ? áˆşƒÂ?Â‰Â‰ÂƒÂ”áˆťÂ‹ÂƒÂ—ÇĄ„†—ŽƒŠ‹†Â?‡Â?‰‹Â?‰ƒ–Â?ƒÂ? ‡Â?’”‘˜‹ƒ——Â?–—Â?Â?‡Â?‰ƒ—†‹––‡”Ž‡„‹Š†ƒŠ—Ž— ƒÂ?‰‰ƒ”ƒÂ?’‡Â?„ƒÂ?‰—Â?ƒÂ?–ƒ†‹‘Â?–ƒÂ?ƒ‹ƒ—‘Ž‡Šƒ†ƒÂ? ‡Â?‡”‹Â?•ƒ‡—ƒÂ?‰ƒÂ?†ƒÂ?‡Â?„ƒÂ?‰—Â?ƒÂ?áˆşáˆť‹ƒ—Ǥ ƒŽ‹–—’‡Â?–‹Â?‰†‹ŽƒÂ?—Â?ƒÂ?’‡Â?„ƒ›ƒ”ƒÂ?•‹•ƒŠ—–ƒÂ?‰›ƒÂ?‰ –‡”–—Â?‰‰ƒÂ?Â?‡’ƒ†ƒÂ?‘Â?–”ƒÂ?–‘”•‡„‡•ƒ”’ʹ͸͚Â?‹Ž‹ƒ”Ǥ Selanjutnya, hasil audit tersebut juga harus dilabel, supaya jelas legalitas hasil

Penanggung Jawab: RIDWAN ALKALAM

audit BPKP dan tidak menjadi perdebatan di kemudian hari. "Harus segera di audit,

LAPORAN: MOKHTIAR,MAYONAL/PEKANBARU

supaya jelas berapa hutang yang mesti dibayarkan Pemprov Riau. Kalau tidak cepat menempuh langkah ini, tentu akan mengganggu iven ISG (Islamic Solidarity Games)," ujar Abdul Wahid di ruang Komisi C, Rabu (27/2). Sedangkan anggota Komisi D, DPRD Riau, Darisman Ahmad mendesak Dispora Riau segera menyelesaikan hal tersebut. Dia tidak mau tahu, demi terselenggaranya iven ISG tanpa dibumbui polemik antara kontraktor dengan Dispora Riau. "Inikan persoalannya perdata, bukan tidak ada cara penyelesaiannya. Jadi saya mengimbau agar Dispora segera menyelesaikan ini supaya tidak ada gangguan terhadap acara ISG nanti. Bagaimanapun, ISG tetap dilaksanakan," katanya. Rusli Desak Dispora Sementara itu, Gubernur Riau (Gubri) HM Rusli Zainal meminta Dispora Riau, supaya segera menyelesaikan persoalan pembayaran hutang kepada kontraktor stadion utama. Selain itu, Rusli juga minta solusi terhadap semua persoalan hukum yang kini masih membelit proyek tersebut, dengan membuat skala prioritas. Pernyataan tersebut di-

sampaikan Rusli terkait tuntutan dan ancaman para kontraktor Stdion Utama Riau agar Pemprov Riau segera membayarkan hutang yang selama ini masih belum dibayarkan. Rusli juga mengaku Pemprov Riau masih berupaya mencarikan jalan keluar. "Saya kira semuanya harus diselesaikan denga baik. Memang masih ada persoalan yang kita selesaikan. Kita harapkan dinas terkait betul-betul menginventarisir masalah-masalah, menyusun skala prioritas masalah lalu bagaimana asolusinya," kata Rusli kepada Harian Vokal, di Kantor Gubernur Riau, Selasa (26/1). Rusli berdalih, hal itu memang harus dilakukan sebab Dispora sendiri merupakan Satuan Kerja (Satker) yang pengguna anggaran yang berwenang menyelesaikan persoalan tersebut. Diyakini, jika memang persoalan dapat diselesaikan dengan baik, maka sudah tentu pasti ada jalan keluar. Rusli juga mengharapkan persoalan tuntutan para kontraktor tersebut tidak sampai mengancam pelaksanaan Islamic Solidarity Games (ISG) yang akan digelar pada Juni mendatang. Karena memang persiapan Riau sendiri untuk menggelar even olahraga bertarap internasional tersebut merupakan sebuh mimpi yang harus dilaksanakan.(***)

Perwajahan : ANDIXER

Harian Vokal edisi 28 Februari 2013  

Santun Mengkritisi, Cerdas Menyikapi

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you