Issuu on Google+

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

PENGELOLAAN KEUANGAN

UNTUK TENAGA KERJA LUAR NEGERI

Y

A

Y

A

S

A

N

IOM-International Organization for Migration IOM Organisasi Internasional untuk Migrasi


PENGELOLAAN KEUANGAN

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

PENGANTAR DARI YAYASAN TIFA Pembuatan modul pengelolaan keuangan ini merupakan salah satu kegiatan dalam ‘Program Pemberdayaan Buruh Migran dan Keluarganya di Daerah Asal’ dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Program ini didukung oleh Pemerintah Australia melalui Program Australia Nusa Tenggara Assistance for Regional Autonomy (ANTARA-AusAID), di mana Yayasan TIFA terpilih sebagai pelaksana programnya. Wilayah kerja program mencakup dua kabupaten di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yakni kabupaten Flores Timur dan Kupang serta dua kabupaten di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yakni Lombok Timur dan Sumbawa. Materi dari modul pengelolaan keuangan ini dikembangkan dari hasil temuan baseline survey yang dilakukan Yayasan TIFA di empat wilayah program. Modul juga mengacu pada hasil Focus Group Discussion yang dikelola bersama antara Yayasan TIFA dan International Organization for Migration (IOM). Beberapa modul sejenis yang dibuat oleh beberapa pihak lainnya turut pula menjadi sumber rujukan yang memperkaya isi modul. Hasil beberapa penelitian yang pernah dilakukan oleh para pihak pemerhati isu migrasi, serta hasil survey dan Diskusi Terpimpin (FGD) yang dilakukan di dalam kerangka program, jelas menunjukkan adanya kebutuhan untuk dukungan pelatihan tentang pengelolaan keuangan bagi Tenaga Kerja Luar Negeri (TKLN) dan keluarganya, dan khususnya untuk meningkatkan pengelolaan remitansi agar menjadi lebih produktif. Berdasarkan hasil berbagai penelitian, data hasil survey dan FGD itulah kemudian oleh Yayasan MICRA -selaku konsultan dalam program ini- disusun dan dirangkum menjadi modul pelatihan ini. Modul pelatihan ini ditujukan untuk membantu para fasilitator di desa-desa yang termasuk dalam wilayah program. Modul ini dikembangkan untuk memudahkan rekan-rekan fasilitator dalam menjalankan perannya di tengah-tengah masyarakat desa dampingan, dan khususnya dalam upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang tata cara pengelolaan uang, cara membuat anggaran, pentingnya menabung, serta produk–produk jasa keuangan dan remitansi. Suatu upaya yang mendukung adanya akses masyarakat, khususnya TKLN dan keluarganya, pada jasa dan layanan keuangan (access to finance). Modul Pengelolaan Keuangan bagi TKLN ini terdiri dari dua bagian, yaitu Panduan Pelatihan untuk Pelatih (Training for Trainers, TOT Manual) dan Panduan untuk Pelatih. Adapun materi yang dibahas di dalam dua modul ini meliputi: A.      

Panduan Pelatihan untuk Pelatih (TOT Manual) Pengenalan modul pengelolaan keuangan Prinsip-prinsip pembelajaran orang dewasa Pengenalan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan Pedoman pembahasan materi dan latihan mengajar Pembahasan studi kasus Kiat-kiat memodifikasi modul

B.      

Panduan untuk Pelatih Pengenalan program pelatihan pengelolaan keuangan untuk TKLN Mengelola uang secara bijak Membuat anggaran Menabung untuk masa depan Produk-produk jasa keuangan Penyedia jasa remitansi

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

i


PENGELOLAAN KEUANGAN

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

Modul pengelolaan keuangan ini adalah hasil kerjasama dari berbagai pihak, dan karenanya akan tetap terbuka untuk mendapatkan saran dan masukan dari sidang pembaca dan para penggunanya, demi penyempurnaan isi dan juga metode pelatihannya. Pada kesempatan ini Yayasan Tifa mengucapkan terima kasih kepada Ifdol Mahyudin, Rini Radikun, Zulkarnain Rifai dari Yayasan MICRA yang telah bekerja keras dalam menyelesaikan modul penting ini, kepada Hendra Adi dari ILO yang telah bekerjasama dalam penyelenggaraan FGD, kepada Abdullah Syakir beserta staf dari PT. Barfo Mahdi atas dukungannya untuk pelaksanaan pre test modul, dan secara khusus kepada rekan Endang Suyatin, selaku Project Officer Access to Finance yang selain memfasilitasi proses penyusunan modul ini, juga sekaligus menjadi editor dari buku panduan ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu Lisna Yoeliani Poeloengan (Direktur Penempatan BNP2TKI), Bapak Esnawan Budisantoso (Program Officer ANTARA), Ibu Tita Naovalitha (Konsultan ANTARA), serta rekan-rekan ANTARA lainnya di NTT dan NTB yang telah memberikan arahan, bantuan dan dukungan bagi penyelesaian modul pengelolaan keuangan ini. Tanpa kerjasama rekan-rekan mitra dan lembaga pemerintah terkait di Kupang, Flores Timur, Lombok Timur dan Sumbawa, modul ini juga tidak akan dapat diujicobakan, dan untuk itu diucapkan banyak terima kasih. Semoga modul pengelolaan keuangan ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat di empat wilayah kerja Program Pemberdayaan Buruh Migran dan Keluarganya di Daerah Asal, namun juga bermanfaat bagi masyarakat dan keluarga tenaga kerja luar negeri di daerah lainnya, serta bagi para pihak lain yang peduli dengan pemberdayaan masyarakat di daerah kantong-kantong asal tenaga kerja luar negeri Indonesia. Jakarta, Maret 2010

Tri Nugroho Direktur Eksekutif

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

ii


PENGELOLAAN KEUANGAN

Panduan Pelatihan untuk Pelatih DAFTAR ISI

Halaman Kata Pengantar

i

Daftar Isi

iii

Daftar Singkatan

iv

Modul 1 Bagaimana Menggunakan Panduan Pelatihan Untuk Pelatih

1

Pengenalan Modul Pengelolaan Keuangan

4

Lampiran Modul 1: Bahan Presentasi : TOT PK1 - OH1 sampai dengan TOT PK - OH13 Bahan Untuk Peserta : TOT PK1 - HO1 sampai dengan TOT PK1 - HO3c

9

Modul 2 Prinsip-prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

11

Catatan Teknis

19

Lampiran Modul 2: Material : TOT PK2 - M1 dan TOT PK2 - M2 Bahan Presentasi : TOT PK2 - OH1 sampai dengan TOT PK2 - OH19 Bahan Untuk Peserta : TOT PK2 - HO1 dan TOT PK2 - HO2

23

Modul 3 Pengenalan Prinsip-prinsip Mengelola Uang

25

Lampiran Modul 3: Material : TOT PK3 - M1 dan TOT PK3 - M2 Bahan Presentasi: TOT PK3 - OH1 dan TOT PK3 - OH2 Bahan Untuk Peserta : TOT PK3 - HO1 dan TOT PK3 - HO4

29

Modul 4 Bagaimana Menggunakan Pedoman Pembahasan Materi

31

Pedoman Pembahasan Materi dan Latihan Mengajar

32

Lampiran Modul 4: Bahan Presentasi: TOT PK4 - OH1 sampai dengan TOT PK4 - OH4 Bahan Untuk Peserta : TOT PK4 - HO1

39

Modul 5 Pembahasan Studi Kasus

41

Catatan Teknis

49

Lampiran Modul 5: Bahan Presentasi: TOT PK5 - OH1 sampai dengan TOT PK5 - OH3 Bahan Untuk Peserta : TOT PK5 - HO1.a sampai dengan TOT PK5HO3.b

51

Modul 6 Kiat Memodifikasi Modul

53

Lampiran Modul 6: Bahan Presentasi: TOT PK6 - OH1 sampai dengan TOT PK6 - OH5 Bahan Untuk Peserta : TOT PK6 - HO1

57

Daftar Pustaka

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

59

iii


Panduan Pelatihan untuk Pelatih

PENGELOLAAN KEUANGAN

DAFTAR SINGKATAN TKLN

: Tenaga Kerja Luar Negeri

CTKLN

: Calon Tenaga Kerja Luar Negeri

CBO

: Community Based Organizations

PPTKIS

: Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta

TOT

:

PK

: Pengelolaan Keuangan

HO

: Hand Out

OH

: Over Head

OHP

: Over Head Projector

ELC

:

ANTARA

: Australia Nusa Tenggara Assistance for Regional Autonomy

IOM

: International Organization for Migration

NTB

: Nusa Tenggara Barat

NTT FGD

Training of Trainers

Experiential Learning Cycle

: Nusa Tenggara Timur

: Focused Group Discussion

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

iv


MODUL 1.

PENGENALAN PROGRAM PELATIHAN PENGELOLAAN KEUANGAN UNTUK TENAGA KERJA LUAR NEGERI


MODUL 1: PENGENALAN MODUL PENGELOLAAN KEUANGAN

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

BAGAIMANA MENGGUNAKAN PANDUAN PELATIHAN UNTUK PELATIH ( Training of Trainers (TOT)) Panduan Pelatihan untuk Pelatih menyiapkan Anda untuk mengajar calon pelatih bagaimana cara memberi pelatihan pengelolaan keuangan. Panduan ini dilengkapi dengan Panduan Pelatihan. Panduan Pelatihan akan digunakan calon pelatih untuk memfasilitasi pelatihan bagi Tenaga Kerja Luar Negeri (TKLN). Panduan Pelatihan untuk Pelatih berisi cara-cara memfasilitasi pelatihan, disamping pelajaran mengenai pengelolaan keuangan. Perbedaan antara “Panduan Pelatihan untuk Pelatih” dan “Panduan Pelatihan” dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Panduan Pelatihan untuk Pelatih

Panduan Pelatihan

Tujuan

Menyediakan bahan-bahan dan materi pelatihan bagi calon pelatih agar mereka dapat memberikan pelatihan untuk pelatih Pengelolaan Keuangan

Menyediakan bahan-bahan pelatihan bagi calon pelatih untuk memberikan pelatihan Pengelolaan Keuangan

Lama Pelatihan

5 hari

2 hari

Target Peserta

Calon pelatih dari perwakilan organisasi berbasis masyarakat (penggiat CBO – Community Based Organizations), penyedia jasa layanan keuangan, dan perusahaan pemberangkatan tenaga kerja swasta.

TKLN dan keluarganya

Isi

Modul 1: Pengenalan Modul Pengelolaan Keuangan Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa Modul 3: Pengenalan Prinsip-Prinsip Mengelola Uang Modul 4: Pedoman Pembahasan Materi dan Latihan Mengajar ( Terkait dengan Modul Panduan Pelatihan Topik 1-5 ) Modul 5: Pembahasan Studi Kasus Modul 6: Kiat Memodifikasi Modul

Modul 1: Pengenalan Program Pelatihan Pengelolaan Keuangan Untuk TKLN. Modul 2: Mengelola Uang Secara Bijak Modul 3: Membuat Anggaran Modul 4: Menabung Untuk Masa Depan Modul 5: Produk-Produk Jasa Keuangan Modul 6: Penyedia Jasa remitansi

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

1


MODUL 1: PENGENALAN MODUL PENGELOLAAN KEUANGAN

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

SUSUNAN MODUL Hal-hal penting yang perlu diketahui mengenai Panduan Pelatihan untuk Pelatih:  Perhatikan bahwa Panduan Pelatihan untuk Pelatih Modul 4 memuat Panduan Pelatihan. Dalam pelaksanaannya, pelatihan untuk pelatih juga mencakup pembahasan materi untuk masing-masing modul.  Panduan Pelatihan untuk Pelatih memuat sesi uji coba pelatihan dan praktek mengajar untuk membantu calon pelatih mengembangkan kemampuan melatih.  Setiap modul memuat tujuan, waktu dan bahan-bahan yang diperlukan untuk pembahasan sesuai topik pembahasan.  Pembahasan yang lebih mendalam dan bersifat teknis dari setiap topik bahasan dimasukkan dalam Catatan Teknis yang terletak di halaman paling belakang setiap modul. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam tampilan modul:  Tujuan pelatihan untuk setiap modul beserta waktu dan bahan-bahan yang diperlukan tertulis di kotak berwarna abu-abu di sisi kiri modul.  Dalam pembahasan petunjuk pelaksanaan pelatihan, perhatikan “Catatan untuk Pelatih” yang ditulis dalam kotak yang tersebar di dalam setiap modul. Catatan untuk Pelatih dibuat untuk menjelaskan hal-hal yang perlu ditekankan dalam materi pelatihan.  Informasi yang penting dari setiap modul ditulis dalam cetak tebal dan miring. Tujuan Waktu Bahanbahan yang diperlukan

Tampilan modul yang perlu diperhatikan: Catatan untuk pelatih Dibuat dalam kotak (box) untuk menjelaskan hal-hal yang perlu ditekankan oleh pelatih dalam pelatihan. Hal-hal penting dibuat dalam bentuk cetak tebal dan miring.

ISTILAH PENTING YANG DIGUNAKAN Pelaksanaan Pelatihan dengan menggunakan panduan ini akan banyak menggunakan alat bantu, yang sering digunakan antara lain adalah: Kertas plano (flip chart) adalah papan tulis dengan tiga penyangga dan biasanya berukuran 1x1,5­­­m yang dilengkapi dengan kertas ukuran sejenis . Setelah digunakan kertas tersebut bisa disobek dan ditempelkan di dinding atau tempat lain di dalam ruangan pelatihan. Dengan demikian papan tersebut bisa ditulis berkali-kali dan ide yang dituangkan tidak perlu dihapus. Meta plan adalah kertas karton manila warna warni berukuran umumnya 10X20 cm yang sering digunakan untuk menampung ide-ide yang disampaikan oleh peserta selama pelatihan berlangsung. Meta plan digunakan karena mudah ditempelkan di papan tulis atau di dinding sehingga semua orang bisa membacanya. Kertas Warna adalah kertas karton berukuran A4 atau F4 yang akan digunakan untuk menulis nama peserta.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

2


MODUL 1: PENGENALAN MODUL PENGELOLAAN KEUANGAN

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

Bahan Peraga (OVERHEAD) adalah alat bantu yang ditayangkan di layar dengan menggunakan MS.Power Point. Name Tag adalah tanda nama yang dapat dituliskan di kertas warna, stiker atau dibuat kartu nama yang dikalungkan di leher. Role Play /Bermain Peran adalah permainan peran yang dilakukan oleh peserta untuk menggambarkan situasi yang sesungguhnya. Ice Breakers adalah aktifitas selingan yang dilakukan dalam bentuk permainan atau cerita lucu untuk menyegarkan suasana. Bahan untuk Peserta (Hands Out) adalah bahan yang dibagikan kepada peserta. Material adalah alat-alat bantu peraga atau peralatan tulis menulis yang mendukung proses pelatihan. Parking Lot/Tempat Penampungan Pertanyaan adalah lembaran yang disediakan untuk menampung pertanyaan yang belum dapat dijawab atau akan dibahas dalam sesi berikutnya. Setiap modul pelatihan dilampiri beberapa atau semua bahan berikut ini : 1. Material adalah bahan pelatihan atau alat bantu yang digunakan dalam memberikan pelatihan. Untuk material yang dilampirkan di dalam modul diberi kode M. Contoh TOT PK2M1. 2. Bahan Peraga adalah alat bantu yang ditayangkan di layar dengan menggunakan MS.Power Point. Overhead yang dilampirkan di dalam modul diberi kode OH. Contoh TOT PK2-OH1. Bahan yang tertulis di lembar overhead dapat diganti dengan cara ditulis ke dalam kertas ukuran besar jika tidak tersedia peralatan. 3. Bahan Untuk Peserta adalah bahan yang dibagikan kepada peserta untuk dijadikan sebagai bahan bacaan setelah pelatihan. Bahan Untuk Peserta yang dilampirkan di dalam modul diberi kode HO ( Hand outs). Contoh TOT PK2-HO1.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

3


MODUL 1: PENGENALAN MODUL PENGELOLAAN KEUANGAN

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

MODUL 1: PENGENALAN MODUL PENGELOLAAN KEUANGAN (90 menit) Tujuan Pelatihan Di akhir sesi, peserta diharapkan dapat:  Memahami latar belakang dan tujuan modul pengelolaan keuangan  Memahami peran mereka di dalam program  Mempelajari bagaimana mereka dapat menjadi pelatih dan membawakan pelatihan dalam program secara efektif Waktu 90 menit Material Perlengkapan yang dibutuhkan  Kertas meta  Kertas warna  Papan tulis / Flip charts Bahan Peraga (Over Head) TOT PK1-OH1 Halaman Judul TOT PK1-OH2 Jadwal: Hari ke 1 TOT PK1-OH3 Jadwal: Hari ke 2 TOT PK1-OH4 Jadwal: Hari ke 3 TOT PK1-OH5 Jadwal: Hari ke 4 TOT PK1-OH6 Jadwal: Hari ke 5 TOT PK1-OH7 Tujuan Pelatihan TOT PK1-OH8 Aturan Pelatihan TOT PK1-OH9 Tujuan Program TOT PK1-OH10 Peran Pelatih TOT PK1-OH11 Metodologi Pembelajaran TOT PK1-OH12 Pelatihan untuk TKLN TOT PK1-OH13 Kiat menggunakan Panduan untuk Pelatih Bahan untuk peserta TOT PK1-HO1 Harapan Peserta TOT PK1-HO2 Lembar Evaluasi Diri TOT PK1-HO3 Lembar Evaluasi Diri (Setelah)

Petunjuk Sebelum sesi dimulai, bagikan lembar TOT PK1HO1 (Harapan Peserta) dan minta para peserta langsung mengisi lembar tersebut sambil menunggu peserta yang lain datang. Tayangkan TOT PK1-OH1 agar peserta dapat melihat topik pelatihan. 1.1 Selamat datang dan Perkenalan (45 menit) 1. (5 menit) Ucapkan selamat datang kepada para peserta. Perwakilan dari organisasi penyelenggara dan undangan dari instansi terkait diminta untuk memberikan kata sambutan dan membuka acara pelatihan. 2. (10 menit) Perkenalkan para fasilitator. Beritahu peserta bahwa pelatihan ini adalah pelatihan untuk pelatih (TOT) dan pelatihan ini berbeda dari pelatihan biasa karena peserta dipersiapkan untuk menjadi pelatih untuk pelatih. Tugas Anda sebagai fasilitator tidak hanya memberi pelatihan tetapi juga membuat mereka dapat mengajarkan kembali pelatihan tersebut sesuai dengan topik. 3. (5 menit) Tampilkan TOT PK1-OH2 dan terangkan jadwal pelatihan. Pelatihan akan dilaksanakan selama lima hari dengan topik pengelolaan keuangan. Topik ini diterdiri dari lima pembahasan yaitu : Mengelola Keuangan, Membuat Perencanaan dan Anggaran, Menabung, Jasa Keuangan, dan Penyedia Jasa Pengiriman Uang. Karena pelatihan ini mempersiapkan mereka untuk menjadi pelatih maka akan ada sesi PrinsipPrinsip Pembelajaran Orang dewasa, Cara Mengajarkan Modul Pengelolaan Keuangan, dan Latihan Mengajar untuk setiap pembahasan topik pengelolaan keuangan.

Lalu tampilkan TOT PK1-OH3, TOT PK1-OH4, TOT PK1-OH5 dan TOT PK1-OH6 dan bacakan agenda secara menyeluruh agar para peserta dapat mempelajari jadwal lengkap pelatihan lima hari.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

4


MODUL 1: PENGENALAN MODUL PENGELOLAAN KEUANGAN

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

MODUL 1: PENGENALAN MODUL PENGELOLAAN KEUANGAN, lanjutan 4.

(5 menit) Tampilkan TOT PK1-OH7 untuk menjelaskan tujuan pelatihan. Sekali lagi, tegaskan bahwa peran para peserta adalah sebagai pelatih dan pelatihan ini dirancang untuk membantu mereka mempersiapkan diri dengan metodologi pelatihan dan latihan-latihan agar dapat menyampaikan modulnya secara efektif.

5.

(15 menit) Minta peserta untuk memperkenalkan diri masing-masing dan membaca harapan yang telah mereka tulis cocokkan antara harapan mereka dengan tujuan pelatihan. Minta peserta untuk melakukannya satu persatu dan mengatakan dalam kalimat yang singkat, tidak lebih dari tiga kalimat. Beritahu mereka bahwa untuk menjadi pelatih mereka harus berani dan cara mereka memperkenalkan diri mereka memperlihatkan keberanian mereka. Ketika mereka selesai dengan perkenalan, bagikan kertas warna dan minta mereka untuk menuliskan nama di kertas tersebut untuk di jadikan tanda nama (name tag). Kemudian minta mereka melipat kertas dan meletakkan di depan meja agar orang lain dapat mengetahui nama mereka. Pilihan lain dalam memperkenalkan diri: Cara lain yang bisa digunakan untuk memperkenalkan diri antara lain (pilih satu yang Anda anggap paling sesuai):  Anda dapat meminta mereka untuk memperkenalkan diri dengan cara yang lucu. Sebagai contoh, Anda dapat meminta mereka untuk memilih warna favorit mereka untuk tanda nama (name tag) dan menjelaskan pada peserta lain kenapa mereka memilih warna tersebut.  Anda juga bisa minta mereka untuk menggambar sesuatu (atau gambar-gambar lucu) pada kertas yang mewakili jati diri mereka dilengkapi dengan nama, jadi orang lain dapat mengetahui lebih banyak tentang mereka.  Jika suasana lebih serius, Anda bisa meminta mereka untuk berbagi pengalaman yang tak terlupakan di dalam hidup mereka atau di tempat kerja atau sebagai seorang pelatih dan lain-lain.  Jika peserta pelatihan sebagian besar tidak dapat menulis, maka minta fasilitator pendamping untuk membantu menuliskan nama mereka. Ingat! Mereka harus melakukannya dengan kalimat yang singkat. Catatan untuk pelatih: Dalam perkenalan usahakan untuk meminta peserta menyebutkan nama dan memberikan informasi singkat tentang dirinya yang berhubungan dengan pengalaman atau rencana kerja ke luar negeri.

6.

(5 menit) Sekarang dengan suasana lebih santai dan para peserta telah mengenal satu sama lain, kita dapat membahas peraturan pelatihan. Tanyakan apa yang harus menjadi peraturan, dan biarkan mereka melontarkan jawaban-jawaban. Tulis jawaban-jawaban tersebut di papan tulis atau kertas plano (flip chart) dan buat kesepakatan bahwa aturan itu menjadi peraturan pelatihan.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

5


MODUL 1: PENGENALAN MODUL PENGELOLAAN KEUANGAN

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

Contoh aturan pelatihan: Mulai pelatihan tepat waktu Setiap orang harus aktif berpartisipasi selama pelatihan Bertanya jika ada yang kurang jelas Tidak boleh merokok di dalam ruangan pelatihan Jika orang yang berbicara, yang lain mendengarkan dan menunggu giliran berbicara Tidak ada yang namanya pertanyaan yang bodoh Tidak boleh menerima telepon selular atau di buat ke mode diam (jika sesuai situasi)  Peraturan lain dapat dibuat sesuai keperluan       

Tayangkan TOT PK1-OH8 (Aturan Pelatihan) untuk menyimpulkan aturan pelatihan. Setelah selesai informasikan tentang lembar Tempat Penampungan Pertanyaan (Parking Lot). Tulis “Tempat Penampungan Pertanyaan” (parking lot) sebagai judul di kertas plano (flip chart) dan rekatkan pada dinding agar orang-orang dapat mengingatnya dan menuliskan pertanyaan yang belum terjawab. Catatan untuk pelatih: Selalu himbau peserta untuk bertanya kapan saja selama sesi berlangsung jika ada hal yang kurang jelas atau tidak dipahami. Hal ini sangat penting karena sebagai pelatih dituntut untuk membuat orang lain memahami topik, untuk itu mereka harus memahami pokok pembahasan secara menyeluruh. 1.2 Tujuan Program (10 menit) 7. (5 menit) Katakan kepada para peserta: “Sekarang setelah Bapak/Ibu mengetahui latar belakang kenapa modul pengelolaan keuangan untuk TKLN dibutuhkan. Apa yang akan menjadi tujuan pelatihan?”. Biarkan peserta menjawab dengan apapun pendapat mereka dan tulis jawabannya di papan tulis atau kertas plano (flip chart). Tayangkan TOT PK1-OH9 (Tujuan Program) untuk menyimpulkan diskusi. 8.

(5 menit) Tayangkan TOT PK1-OH10 (Peran Pelatih) untuk menjelaskan peran mereka sebagai pelatih. Beritahu mereka bahwa program ini mengharapkan perwakilan dari masyarakat (penggiat CBO – Community Based Organizations), penyedia jasa layanan keuangan, dan karyawan PPTKIS untuk menjadi pelatih. Pelatihan ini mengajarkan mereka topik-topik pengelolaan keuangan dan bagaimana melatih TKLN untuk mengelola uang sehingga dapat meningkatkan taraf hidup mereka.

1.3 Metode Pembelajaran (15 menit) 9. (5 menit) Tayangkan TOT PK1-OH11 (Metode Pembelajaran) untuk membahas metode yang digunakan dalam menyelenggarakan Pelatihan untuk Pelatih. Metode ini intinya adalah menjabarkan bagaimana sesi-sesi pelatihan akan dilakukan.  Pengajaran teori mengenai latar belakang dan topik pembahasan. Memberikan gambaran umum dan prinsip dasar untuk membantu pelatih memperoleh pemahaman secara keseluruhan.  Latihan dengan menggunakan lembar kerja dengan latihan-latihan. Para calon pelatih akan memperoleh pengalaman langsung dalam menghitung pemasukan, pengeluaran dan hal-hal lain terkait dengan pengelolaan keuangan yang baik. Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

6


MODUL 1: PENGENALAN MODUL PENGELOLAAN KEUANGAN

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

 Studi kasus. Membantu menerapkan pelajaran yang didapat ke dalam kehidupan nyata sehari-hari  Latihan mengajar. Membantu calon pelatih belajar membawakan pelatihan di depan peserta lainnya dan memastikan peserta memahami topik yang diajarkan.  Permainan dan selingan (ice-breakers). Memastikan bahwa semua sesi dibawakan secara menarik dan menyenangkan. Hal ini penting untuk menjaga agar peserta tidak mengantuk selama belajar.  Gambar-gambar atau cerita. Alat bantu visual yang digunakan untuk membantu peserta memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai topik pembahasan. 10.

(10 menit) Pembahasan mengenai struktur pembelajaran. Katakan pada calon pelatih: “Untuk memahami struktur pembelajaran dalam pelatihan ini, Bapak/Ibu perlu mengetahui berapa lama dan bagaimana pelatihan untuk TKLN nantinya diselenggarakan”. Tayangkan TOT PK1-OH12 (Pelatihan untuk TKLN) untuk memberi gambaran bagaimana struktur pembelajaran untuk TKLN akan diselenggarakan. Pelatihan untuk TKLN:

.

 Diselenggarakan 2 (dua) hari (2 hari penuh atau 4 hari masing-masing setengah hari)  5 topik: - Mengelola Uang Secara Bijak - Membuat Anggaran - Menabung untuk Masa Depan - Produk-Produk Jasa Keuangan - Penyedia Jasa Remitansi  3 Studi Kasus - 1 studi kasus dibahas setelah sesi “Menabung untuk Masa Depan” - 1 studi kasus dibahas setelah sesi “Produk-Produk Jasa Keuangan” - 1 studi kasus dibahas setelah sesi “Jasa Remitansi”  Simulasi penggunaan jasa bank

Dalam Pelatihan untuk Pelatih ini struktur pembelajaran terdiri atas:     

Latar belakang program Pembahasan setiap topik Catatan untuk setiap pelatih Tehnik-tehnik presentasi dan latihan mengajar Pengarahan untuk pembahasan studi kasus

1.4 Bagaimana cara menggunakan Panduan untuk Pelatih (5 menit) 11. (5 menit) Kembali ingatkan kepada para pelatih bahwa setiap pelatih akan menerima Panduan Pelatihan sebagai alat bantu untuk memandu dan memberi petunjuk cara menyelenggarakan pelatihan berdasarkan masing-masing topik pengelolaan keuangan. Tayangkan TOT PK1OH13

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

7


MODUL 1: PENGENALAN MODUL PENGELOLAAN KEUANGAN

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

Kiat menggunakan Panduan untuk Pelatih Katakan pada para calon pelatih:  Pastikan bahwa peserta memahami setiap topik sehingga dapat menjelaskannya kepada orang lain  Perhatikan Catatan untuk Pelatih yang tersebar didalam modul  Selama Pelatihan untuk Pelatih berlangsung, berikan perhatian khusus pada Studi Kasus dan cara membahasnya. Catatan: pembahasan studi kasus dalam Pelatihan untuk Pelatih ini akan dilakukan dalam satu sesi. Tetapi dalam pelatihan untuk TKLN, studi kasus akan diberikan dalam 3 sesi sesuai topiknya.  Penggunaan modul dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat dampingan. 1.5 Evaluasi diri (15 menit) 12. Bagikan TOT PK1-HO2 (Lembar Evaluasi Diri sebelum pelatihan) untuk membantu peserta mengukur kemampuannya sebelum pelatihan dalam membawakan pelatihan dan penguasaan materi pelatihan. Beritahu mereka bahwa setelah pelatihan mereka akan dievaluasi lagi dan selama pelatihan mereka akan mendapat masukan dari rekan-rekan lain agar mereka dapat meningkatkan kemampuan melatih . TOT PK1-HO3a sampai dengan TOT PK1- HO3c dibagikan pada hari terkakhir pelatihan. Catatan untuk pelatih: Beritahukan kepada peserta calon pelatih bahwa dalam sesi pengenalan modul ini, mereka mengukur kemampuan diri sendiri. Dalam sesi-sesi berikutnya, mereka akan mendapat masukan dari rekan-rekan lain supaya mereka bisa terus memperbaiki diri. Di sesi penutupan, mereka akan mengevaluasi diri lagi dan membandingkan dengan sesi awal untuk mengukur kemajuan.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

8

l l l l l l l l l l l l l l l l l l


MODUL 1: PENGENALAN MODUL PENGELOLAAN KEUANGAN

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran

Lampiran Modul 1

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

9


MODUL 1: PENGENALAN MODUL PENGELOLAAN KEUANGAN

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

HALAMAN INI DENGAN SENGAJA DIKOSONGKAN

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

10


MODUL 1: PENGENALAN MODUL PENGELOLAAN KEUANGAN

Bahan untuk peserta

TOT PK1-HO1 Pelatihan “Pengelolaan Keuangan” Tempat penyelenggaraan, tanggal, bulan tahun HARAPAN PESERTA Dengan mengikuti pelatihan Pengelolaan Keuangan, saya berharap bisa mempelajari:

Hasil yang diharapkan untuk kepentingan lembaga saya:

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri


MODUL 1: PENGENALAN MODUL PENGELOLAAN KEUANGAN

Bahan untuk peserta TOT PK1-HO2

Lembar Evaluasi Diri Untuk TOT Pengelolaan Keuangan (Sebelum) Nama

: ____________________________

Organisasi : ____________________________ Tanggal

: ____________________________

Menurut Anda, seberapa besar kemampuan Anda dalam: Topik

Sangat Kurang

Kurang

Cukup

Baik

Sangat Baik

KEMAMPUAN MELATIH Percaya diri Disiplin diri Mendengarkan orang lain Memahami orang lain Komunikasi (kemampuan menggunakan kata-kata) Menjawab pertanyaan Memberi pengarahan pada orang lain Memotivasi orang lain Ketegasan Memberi contoh bagi orang lain Memodifikasi materi pelatihan Pengetahuan Tentang: Cara Mengelola Keuangan Rumah Tangga Cara Membuat Anggaran Keuangan Rumah Tangga yang baik Jenis-jenis Tabungan Jenis-jenis Pinjaman Lembaga-Lembaga Keuangan MIKRO dan BANK Penyedia Jasa Remitansi

Komentar: __________________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________________ __________________________________________________________________________________ Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri


MODUL 1: PENGENALAN MODUL PENGELOLAAN KEUANGAN

Bahan untuk peserta TOT PK1-HO3.a

Lembar Evaluasi Diri Untuk TOT Pengelolaan Keuangan ( Sesudah) Nama

: ____________________________

Organisasi : ____________________________ Tanggal

: ____________________________

Menurut Anda, seberapa besar kemampuan Anda dalam: Topik

Sangat Kurang

KEMAMPUAN MELATIH Percaya diri Disiplin diri Mendengarkan orang lain Memahami orang lain Komunikasi (kemampuan menggunakan kata-kata) Menjawab pertanyaan Memberi pengarahan pada orang lain Memotivasi orang lain Ketegasan Memberi contoh bagi orang lain Memodifikasi materi pelatihan Pengetahuan Tentang: Cara Mengelola Keuangan Rumah Tangga Cara Membuat Anggaran Keuangan Rumah Tangga yang baik Jenis-jenis Tabungan Jenis-jenis Pinjaman Lembaga-Lembaga Keuangan MIKRO dan BANK Penyedia Jasa Remitansi

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

Kurang

Cukup

Baik

Sangat Baik


MODUL 1: PENGENALAN MODUL PENGELOLAAN KEUANGAN

Bahan untuk peserta TOT PK1-HO3b

Bagaimana Pendapat Anda Mengenai hal-hal berikut ini : TOPIK 1.

Sangat Kurang

Materi yang diajarkan Tanggapan:

2. Fasilitas Pelatihan a. Pendingin Ruangan b. Tata ruang pelatihan c. Menu makanan dan snack 3. Metode Pelatihan Tanggapan:

4. Bahan-bahan Pelatihan Tanggapan:

5. Fasilitator : A Tanggapan:

6. Fasilitator: B Tanggapan:

7. Modul Pelatihan : a. Apakah modul pelatihan pengelolaan akan mudah diterapkan di masyarakat dampingan? Tanggapan:

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

Kurang

Cukup

Baik

Sangat Baik


MODUL 1: PENGENALAN MODUL PENGELOLAAN KEUANGAN

Bahan untuk peserta TOT PK1-HO3c

b. Apakah isi modul sesuai dengan kebutuhan masyarakat dampingan? Tanggapan: c. Apakah gambar-gambar yang digunakan di modul akan membantu anda dalam memberikan pelatihan? Tanggapan:

d. Apakah petunjuk-petunjuk di dalam modul cukup jelas memandu anda dalam memberikan pelatihan? Tanggapan:

LAIN-LAIN. 1. Hal-hal yang saya pelajari lebih dari pelatihan ini: 2. Hal hal yang masih harus saya pelajari lebih banyak: 3. Saya akan menerapkan hal-hal berikut ini di lembaga saya: 4. Saya akan kesulitan dalam menerapkan hal-hal berikut ini di lembaga saya:

5. Pelatihan akan lebih efisien jika:

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri


MODUL 1: PENGENALAN MODUL PENGELOLAAN KEUANGAN

HARI 1

PENGENALAN MODUL Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri (TKLN)

Modul 1: Pengenalan Modul

HARI 2

08.30-10.00

10.00-10.15 10.15-12.00 12.00-01.00 01.00-03.00 03.00-03.15 03.15-05.00

Agenda

08.30-09.45 09.45-10.00 10.00-12.00

12.00-01.00 01.00-03.00 03.00-03.15 03.15-05.00

TOT PK1-OH3

Agenda Latihan mengajar: “Mengelola Uang secara Bijak” Istirahat Latihan mengajar: “Membuat Anggaran” Istirahat makan siang Latihan Mengajar Istirahat Cara membahasa studi kasus

Modul 1: Pengenalan Modul

10.00-10.15 10.15-12.00 12.00-01.00 01.00-03.00 03.00-03.15 03.15-05.00

TOT PK1-OH5

Agenda Pengenalan modul pengelolaan keuangan Istirahat Prinsip-prinsip pembelajaran orang dewasa Istirahat makan siang Prinsip-prinsip mengelola uang Istirahat Prinsip-prinsip mengelola uang

Modul 1: Pengenalan Modul

HARI 3

Pengenalan materi Mengelola uang secara bijak Istirahat Mengelola uang secara bijak Istirahat makan siang Membuat anggaran Istirahat Menabung untuk masa depan

Modul 1: Pengenalan Modul

HARI 4

TOT PK1-OH1

08.30-10.00

Bahan Presentasi

TOT PK1-OH2

Agenda

08.30-10.00 10.00-10.15

Produk-produk jasa keuangan Istirahat

10.15-12.00 12.00-01.00 01.00-03.00 03.00-03.15 03.15-05.00

Latihan menggunakan jasa bank Istirahat makan siang Jasa remitansi Istirahat Uji coba pelatihan: bagaimana membawakan modul pelatihan pengelolaan keuangan

Modul 1: Pengenalan Modul

HARI 5

TOT PK1-OH4

Agenda

08.30-10.00 10.00-10.15 10.15-12.00

Presentasi individu / kelompok Istirahat Presentasi individu / kelompok,

12.00-01.00 01.00-03.00 03.00-03.15 03.15-05.00

lanjutan Istirahat makan siang Kiat memodifikasi modul Istirahat Evaluasi pelatihan

Modul 1: Pengenalan Modul

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

TOT PK1-OH6


MODUL 1: PENGENALAN MODUL PENGELOLAAN KEUANGAN

Tujuan Pelatihan • • •

Aturan Pelatihan

Memperkenalkan latar belakang dan tujuan modul pengelolaan keuangan Mempelajari metodologi pelatihan pengelolaan keuangan Mempersiapkan calon pelatih agar dapat membawakan pelatihan pengelolaan keuangan secara efektif

• • • • • • • •

Modul 1: Pengenalan Modul

TOT PK1-OH7

• • •

TOT PK1-OH9

• •

• • • • • •

Pengajaran teori mengenai latar belakang dan topik pembahasan Latihan dengan menggunakan lembar kerja Studi kasus Latihan mengajar Permainan dan selingan (ice-breakers) Gambar-gambar atau cerita Bermain Peran (Roleplay)

Modul 1: Pengenalan Modul

TOT PK1-OH11

Membantu meningkatkan pengetahuan CTKLN dan keluarganya dalam mengelola remitansi. Memotivasi masyarakat untuk membuat perencanaan keuangan yang kongkrit

Modul 1: Pengenalan Modul

Metode Pembelajaran •

TOT PK1-OH8

Peran Pelatih

Meningkatkan pengetahuan Tenaga Kerja Luar Negeri (TKLN) dan keluarganya tentang pengelolaan remitansi Membuat TKLN dan Keluarganya mampu mengatur keuangan mereka Memberikan pengetahuan tentang lembaga penyedia jasa keuangan dan produkproduknya.

Modul 1: Pengenalan Modul

Mulai tepat waktu Setiap orang harus aktif berpartisipasi Tanyakan jika ada yang kurang jelas Tidak boleh merokok Bicara satu persatu Tidak ada yang namanya pertanyaan yang bodoh atau salah Tidak boleh menerima telepon selular atau dibuat ke fungsi getar (jika sesuai situasi) ……. (peraturan lain sesuai keperluan)

Modul 1: Pengenalan Modul

Tujuan Modul •

Bahan Presentasi

TOT PK1-OH10

Pelatihan untuk TKLN • • • •

2 (dua) hari 5 (lima) topik: - Mengelola Uang Secara Bijak - Membuat Anggaran - Menabung untuk Masa Depan - Produk-Produk Jasa Keuangan - Penyedia Jasa Remitansi 3 (tiga) Studi Kasus Simulasi penggunaan jasa bank

Modul 1: Pengenalan Modul

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

TOT PK1-OH12


MODUL 1: PENGENALAN MODUL PENGELOLAAN KEUANGAN

Kiat Menggunakan Panduan untuk Pelatih • • • •

Pahami setiap topik Perhatikan Catatan untuk Pelatih Berikan perhatian khusus pada Studi Kasus dan cara membahasnya Sesuaikan penggunaan modul sebagaimana diperlukan

Modul 1: Pengenalan Modul

TOT PK1-OH13

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

Bahan Presentasi


MODUL 2.

PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA


MODUL 2: PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

MODUL 2: PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA (105 menit) Tujuan Pelatihan Di akhir sesi, peserta diharapkan dapat:

2.1 Memahami kerangka berfikir orang dewasa (35 menit)

 Memahami prinsip-prinsip pembelajaran orang dewasa  Mempelajari bagaimana mengembangkan kemampuan mereka sebagai pelatih dan memberikan pelatihan secara efektif

1.

Waktu 105 menit Material TOT PK2-M1 Perintah Gambar TOT PK2-M2 Perintah tertulis Bahan Peraga (Over Head) TOT PK2-OH1 Halaman Judul TOT PK2-OH2 Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa TOT PK2-OH3 10 Prinsip Utama Pembelajaran Orang Dewasa TOT PK2-OH4 The Experiential Learning Cycle TOT PK2-OH5 The Experiential Learning Cycle (bagan) TOT PK2-OH6 Proses Komunikasi TOT PK2-OH7 Kemampuan berkomunikasi TOT PK2-OH8 Tujuan Komunikasi TOT PK2-OH9 Media Komunikasi TOT PK2-OH10 Hambatan dalam berkomunikasi TOT PK2-OH11 Bagaimana meningkatkan kemampuan mendengarkan TOT PK2-OH12 Mendengarkan TOT PK2-OH13 Meningkatkan kemampuan memfasilitasi pelatihan TOT PK2-OH14 Keahlian bertanya TOT PK2-OH15 Tehnik pertanyaan TOT PK2-OH16 Beberapa tehnik yang bermanfaat TOT PK2-OH17 Alat peraga TOT PK2-OH18 Pertimbangan memilih alat peraga TOT PK2-OH19 Kiat menggunakan alat peraga Bahan untuk peserta TOT PK2-HO1 Dari Andragogy ke Pedagogy TOT PK2-HO2 Alat Peraga Catatan Teknis 10 Prinsip Utama Pembelajaran Orang Dewasa Siklus Belajar Berdasarkan Pengalaman (The Experiential Learning Cycle)

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

(5 menit) Mulai sesi ini dengan mengatakan “Setelah kita mengetahui latar belakang tujuan dan sasaran program ini, tugas kita berikutnya adalah belajar memberikan pelatihan. Orang-orang yang akan kita latih adalah orang dewasa. Cara belajar orang dewasa berbeda dengan anak-anak, karena itu kita perlu mengetahui latar belakang bagaimana orang dewasa itu belajar”. Lanjutkan dengan bertanya pada peserta: “Siapa diantara Anda yang tahu bagaimana orang dewasa belajar dan apa alasannya?”. Minta salah satu atau beberapa peserta menjawab. Biarkan peserta melontarkan jawaban dan catat di papan tulis atau kertas plano (flip chart). Beritahu mereka bahwa kita akan mendalami topik ini dalam pembahasan selanjutnya.

2. (15 menit) Minta peserta berdiskusi dengan rekan di sebelahnya, pengalaman mereka mengikuti pelatihan, seminar atau bahkan mungkin waktu di bangku sekolah. Dalam diskusi ini, mereka diminta membahas:  Apa yang sangat berkesan dan kenapa berkesan?  Apa yang sangat membosankan dan kenapa membosankan?

11


MODUL 2: PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

Perhatikan diantara mereka yang berdiskusi, siapa yang paling bersemangat dan minta peserta tersebut untuk menceritakan pengalaman yang paling berkesan kepada seluruh kelas. Perhatikan juga diantara mereka yang berdiskusi siapa yang kelihatan paling kesal atau tidak bersemangat dalam menceritakan pengalaman yang paling membosankan dan minta peserta tersebut untuk menceritakan pengalaman tersebut kepada seluruh kelas. Catat garis besar pengalaman tersebut di papan atau kertas plano ( flip chart) untuk menyimpulkan hal-hal yang membuat suatu pelatihan berkesan dan hal-hal yang membuat suatu pelatihan membosankan. 3.

(5 menit) Simpulkan dengan mengatakan: “Dari hasil kegiatan kita tadi, kita dapat melihat bahwa ada suatu kegiatan yang sangat membuat kita terkesan sehingga kita dapat mengingatnya dalam waktu yang lama. Sebaliknya seringkali kita menghadiri suatu acara (kegiatan) yang sangat membosankan,sehingga sama sekali tidak dapat mengingat pesan yang disampaikan pada saat acara tersebut berlangsung. Hal ini terjadi karena acara tersebut tidak sesuai dengan minat kita, misalnya kita terpaksa mengikuti acara tersebut karena tugas dan juga metode atau cara penyampaiannya tidak menarik. Karena itu penting bagi kita dalam membawakan suatu pelatihan untuk membuat pelatihan tersebut menarik”.

4.

(5 menit) Tayangkan TOT PK2-OH2 untuk menjelaskan prinsip pembelajaran orang dewasa.  Orang dewasa belajar karena adanya kebutuhan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapinya saat ini.  Orang dewasa dapat belajar mandiri dan cenderung lebih menyukai proses belajar yang tidak terlalu menggurui.  Orang dewasa mengaitkan pengalamannya dan pengalaman orang lain dalam proses belajar.

5.

(5 menit) Tayangkan TOT PK2-OH3 untuk menjelaskan 10 Prinsip Utama Pembelajaran Orang Dewasa. Silakan mengacu pada Catatan Teknis untuk mengetahui lebih banyak mengenai 10 Prinsip Utama Pembelajaran Orang Dewasa.

2.2 Siklus Belajar Berdasarkan Pengalaman (Experiential Learning Cycle) (20 menit) 6. (5 menit) Lanjutkan diskusi dengan bertanya pada peserta, “Metode belajar seperti apa yang paling cocok untuk orang dewasa?”. Biarkan peserta melontarkan jawaban dan catat jawaban mereka di papan tulis atau kertas plano (flip chart). Tayangkan TOT PK2-OH4 untuk menjelaskan ELC (Experiential Learning Cycle), yaitu metode yang menggunakan berbagai kegiatan yang membantu peserta menyerap pelajaran tanpa mereka merasa digurui. 7.

(5 menit) Tayangkan TOT PK2-OH5 untuk menjelaskan tahapan-tahapan dalam ELC. Dalam metode ELC ada 4 siklus utama dalam proses pelatihan yakni  Pengalaman (Experience), pada siklus ini peserta diajak melakukan kegiatan yang bertujuan untuk menyampaikan tujuan dari pelatihan;  Proses (Process), dari kegiatan pada siklus experience diatas peserta diarahkan untuk memproses (menghayati, merenungkan, membandingkan) apa yang mereka lakukan pada siklus sebelumnya;  Penarikan kesimpulan (generalization), pada siklus ini pesrta diharapkan dapat menarik kesimpulan apa yang mereka pelajari mulai dari siklus 1 dan 2 diatas;

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

12


MODUL 2: PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA

8.

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

Penerapan (Aplication), pada siklus ini peserta sudah dapat membayangkan bagaimana mengaplikasikan apa yang mereka pelajari dalam kegiatan kehidupannya nyata mereka.

(5 menit) Jelaskan lebih jauh mengenai empat langkah ELC (Pengalaman, Proses, Penarikan Kesimpulan dan Penerapan) dengan memberikan 3 hal tambahan yang juga sangat menentukan keberhasilan pelatihan dengan menggunakan metode ELC, yaitu: 

Penentuan suasana (climate setting), yakni mengkondisikan suasana agar siap untuk mengikuti kegiatan pelatihan sehingga perhatian peserta sepenuhnya pada proses pelatihan. Kegagalan membuat suasana ini membuat peserta tidak memahami apa tujuan setiap kegiatan dalam pelatihan. Pada modul-modul pelatihan dengan metode ELC, selalu ada sesi pembukaan yang memakan waktu cukup lama yang diisi dengan berbagai kegiatan seperti:  Sambutan  Perkenalan dengan fasilitator dan sesama peserta  Menuliskan harapan dan tujuan peserta  Membuat aturan main  Ice breaker  Evaluasi  Dan lain-lain Tujuan dari kegiatan sesi pembuka adalah untuk menciptakan suasana yang membuat peserta siap menerima materi atau mengikuti pelatihan sepenuhnya.

9.

Tujuan (goals), pelatih harus memberitahukan tujuan pelatihan diawal dan atau diakhir sesi. Hal ini penting untuk memberikan gambaran apa yang harus mereka lakukan, sedang mereka lakukan dan tujuan akhir dari semua kegiatan tersebut.

Penutupan (closure), pelatih harus menutup pelatihan atau sesi dengan kesimpulan, mengkaitkan konsep dengan praktek dan atau menanyakan kepada kepada peserta yang akan mereka lakukan selanjutnya.

(5 menit) Simpulkan dengan mengatakan bahwa dalam metode ELC Plus ini ada tujuh langkah yang harus dilakukan yakni 4 langkah utama seperti yang telah dibahas dalam TOT PK2-OH4 dan 3 langkah tambahan seperti yang dibahas sebelumnya. Tujuh langkah tersebut adalah:  Membangun suasana (climate setting)  Penentuan tujuan (goal clarification)  Pengalaman (experience)  Proses (process)  Penarikan kesimpulan (generalization)  Penerapan (aplication)  Penutupan (closure) Silakan mengacu pada Catatan Teknis untuk mengetahui lebih banyak mengenai Experiential Learning Cycle.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

13


MODUL 2: PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

2.3 Panduan berbicara yang efektif (45 menit) 10. (5 menit) Ingatkan kembali peserta pada formulir evaluasi diri yang telah mereka isi dalam sesi sebelumnya (TOT PK1-HO2a), minta mereka mengeluarkan dan membaca kembali formulir tersebut bila diperlukan. Tanyakan pada mereka diantara poin-poin yang ditanyakan, poin mana yang paling sulit untuk mereka dalam membawakan pelatihan. Catat jawaban-jawaban mereka di papan tulis atau kertas plano (flip chart). Catatan: Poin-poin dalam evaluasi diri:  Percaya diri  Disiplin diri  Mendengarkan orang lain  Memahami orang lain  Komunikasi (kemampuan menggunakan kata-kata)  Menjawab pertanyaan  Memberi pengarahan pada orang lain  Memotivasi orang lain  Ketegasan  Memberi contoh bagi orang lain Beritahu peserta bahwa dalam sesi ini, mereka akan mencoba mengembangkan lebih jauh kemampuan mereka terkait hal-hal tersebut. Latihan dalam sesi-sesi selanjutnya juga akan diarahkan pada pengembangan kemampuan dan meningkatkan pengetahuan tentang hal-hal tersebut. Catatan untuk pelatih: Tekankan pada peserta bahwa semuanya berawal dari kemampuan berkomunikasi. Semakin sering mereka berlatih berbicara di depan umum, dengan sendirinya kepercayaan diri mereka akan meningkat. Dalam hal ini sangat penting untuk membantu mereka untuk rajin berlatih dan berani maju ke depan. Jangan segan-segan untuk mendorong dan memberikan kata-kata yang positif agar mereka lebih berani dan bersemangat.

11.

(5 menit) Usaha mengembangkan kemampuan mereka dalam membawakan pelatihan dimulai dengan mengembangkan kemampuan berkomunikasi. Tayangkan TOT PK2-OH6 (Proses Komunikasi) untuk menjelaskan apa yang dimaksud dengan komunikasi, lalu tayangkan TOT PK2-OH7 (Kemampuan Berkomunikasi) untuk menjelaskan pentingnya kemampuan berkomunikasi bagi pelatih.

12.

(15 menit) Permainan komunikasi. Lihat situasi dan pilih permainan yang sesuai (Permainan Komunikasi 1 atau Permainan Komunikasi 2) untuk peserta.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

14


MODUL 2: PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

Alternatif untuk permainan:

Permainan Komunikasi 1 Minta 5 orang maju ke depan untuk melakukan permainan. Minta ke 5 orang tersebut untuk berbaris. Fasilitator akan membisikkan sesuatu ke peserta yang paling depan (no 1). Peserta dibelakangnya tidak boleh mendengar. Setelah mendengar bisikan dari fasilitator, peserta paling depan (no 1) membisikkan kata-kata yang didengarnya ke pada peserta di belakangnya (no 2), kemudian peserta di belakangnya (no2) membisikkan kata tersebut ke pada peserta di belakangnya lagi (no 3). Begitu seterusnya sampai mencapai peserta no 5. Semua komunikasi dilakukan dengan berbisik dan peserta lain tidak boleh mendengar. Setelah semua selesai, fasilitator meminta peserta terakhir (no 5) untuk mengucapkan dengan keras kata-kata yang telah dibisikkan oleh rekan-rekan di depannya. Kemudian fasilitator memberi tahukan kalimat yang dia bisikkan ke pada peserta pertama. Lihat apakah ada perbedaan. Tujuan permainan ini adalah menunjukkan betapa mudahnya terjadi �salah tangkap� dalam berkomunikasi. Karena itu sebagai pelatih, yang harus kita lakukan adalah memastikan peserta mendengar dengan jelas kata yang diucapkan dan memahami maksudnya.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

15


MODUL 2: PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

Permainan Komunikasi 2 Minta peserta untuk berpasang-pasangan dengan rekan sebelahnya. Jika jumlah peserta ganjil ada satu peserta yang digabung ke pasangan yang lain. Setelah semua mendapatkan pasangan bagikan ke setiap pasangan TOT PK2-M1 dan M2 (masing-masing pasangan mendapat satu set) dalam keadaan tertutup. Setelah semua pasangan mendapat satu set dan masih dalam kondisi kertas tertutup minta peserta untuk membuka lembaran kertas dan mengikuti perintah yang ada di dalam kertas tersebut tanpa boleh bertanya kepada trainer maupun kelompok lain. Beri waktu peserta sekitar 2 menit untuk mengerjakan perintah yang ada dalam kertas tersebut. Setelah selesai tanyakan kepada peserta:  Bahasa apakah yang digunakan untuk tugas tersebut?  Adakah pasangan yang dapat mengerjakan semua perintah?  Apa yang dirasakan? Apakah mereka mengerti semua apa maksud gambar dan juga perintah tersebut?  Gambar mana saja yang dapat mengerti dan mana yang tidak mengerti? Bahaslah apa maksud pelajaran yang dapat diambil dari tugas tadi. Antara lain dengan mengatakan sebagai berikut:  Bahasa yang dipakai adalah bahasa gambar dan tulisan;  Arti masing-masing gambar pada TOT PK2-M1 adalah:  Gambar 1 artinya adalah DILARANG MEROKOK  Gambar 2 artinya adalah LAKI-LAKI (khusus untuk laki-laki) biasa kita lihat di kamar mandi.  Gambar 3 artinya adalah buanglah sampah pada tempatnya  Gambar 4 artinya adalah daerah mengandung radiasi nuklir, kimia, medan magnet dsb.  Gambar 5 artinya adalah symbol kedamaian  Gambar 6 artinya adalah bukan daerah umum tetapi milik pribadi atau instansi.  Perintah pada TOT PK2-M2 ada sebagian perintah yang sebetulnya tidak jelas yakni perintah no 4 dan no 5.  Perintah no 4 tidak jelas apa yang harus dibalikkan ke arah jarum jam.  Sedangkan perintah no 5 tidak jelas apa yang dimaksud “SISU BAKAS” ini artinya adalah AYAM JANTAN diambil dari bahasa suku komering yang berada di daerah Sumatra Selatan.  Kemungkinan besar Anda kesulitan memahami berapa maksud dari beberapa gambar dan beberapa perintah tertulis hal ini disebabkan antara lain:  Tidak mengenal simbol-simbol tersebut  Perintah tidak jelas karena tidak komplit sehingga menjadi multi tafsir  Perintah tidak di mengerti karena menggunakan bahasa yang tidak umum

Catatan: Permainan Komunikasi 1 lebih sederhana dibandingkan dengan Permainan Komunikasi 2. Gunakan Permainan 1 jika peserta kurang aktif dan gunakan Permainan 2 jika peserta sangat aktif. Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

16


MODUL 2: PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA

13.

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

(5 menit) Ingatkan peserta mengenai pelajaran yang didapat dari permainan sebelumnya. Tujuan permainan ini adalah menunjukkan betapa mudahnya terjadi ”salah tangkap” dalam berkomunikasi. Tekankan bahwa sebagai pelatih, kita harus memastikan peserta mendengar dengan jelas kalimat yang diucapkan dan memahami maksudnya. Lanjutkan dengan bertanya pada peserta,”Apa yang bisa dilakukan untuk memastikan orang lain memahami apa yang kita ucapkan?”. Biarkan mereka melontarkan jawaban-jawaban dan catat jawaban mereka di papan tulis atau kertas plano (flip chart). Jawaban yang diharapkan:  Meminta orang yang diajak bicara mengulang kata-kata yang kita ucapkan  Memperhatikan ekspresi wajah orang tersebut Catatan: Katakan pada peserta,”Kita harus belajar membedakan ekspresi wajah orang yang mengerti dan memperhatikan dengan orang yang tidak mengerti atau tidak memperhatikan”. Minta mereka menirukan ekspresi tersebut jika diperlukan.  Kita bisa bertanya kembali apa yang kita sampaikan dan dan lihat apakah jawabannya sesuai.

14.

(5 menit) Lanjutkan pelajaran berkomunikasi dengan menayangkan TOT PK2-OH8 (Tujuan Komunikasi) dan TOT PK2-OH9 (Media Komunikasi). Baca apa yang ada di layar dan terangkan seperlunya. Tujuan berkomunikasi adalah untuk menyampaikan dan menerima informasi. Dari proses tersebut kita mengharapkan ada perubahan perilaku yang berwujud tindakan dari si penerima, yang memastikan bahwa si penerima memahami apa yang diminta oleh pembicara. Proses komunikasi melibatkan proses membujuk dalam usaha membuat si penerima melakukan apa yang diminta oleh pembicara. Contoh-contoh:  Merubah perilaku, misalnya: pada training-training motivasi untuk merubah orang yang kurang percaya diri menjadi lebih percaya diri, dari kurang sabar menjadi lebih sabar, dari sering mengeluh menjadi orang yang bersyukur, danl lain-lain.  Memotivasi atau meminta untuk bertindak, misalnya: memotivasi orang yang tadinya ragu-ragu untuk berbicara didepan kelas menjadi yakin dan mau berbicara didepan kelas.  Memberikan pengertian, misalnya: meluruskan pengertian tentang kemampuan komunikasi yang baik adalah orang yang dapat berbicara dengan lancar secara panjang lebar dengan lawan bicara dan dapat menjadi pendengar yang baik.  Membujuk peserta, misalnya: ada peserta yang tadinya tidak mau mengikuti pelatihan karena menganggap tidak penting sehingga menjadi tertarik untuk mengikuti pelatihan. Komunikasi tidak hanya melibatkan percakapan. Komunikasi juga dilakukan melalui berbagai cara, seperti gambar, tulisan, dan bahasa tubuh. Semua cara tersebut dapat digunakan untuk membantu menyampaikan “pesan” kepada peserta.

15.

(5 menit) Tayangkan TOT PK2-OH10 (Hambatan dalam berkomunikasi) untuk membahas hambatan-hambatan yang dialami dalam berkomunikasi. Lanjutkan dengan TOT PK2-OH11 (Bagaimana meningkatkan kemampuan mendengarkan) dan TOT PK2-OH12 (Mendengarkan) untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Tayangkan TOT PK2-OH13 untuk meningkatkan kemampuan mendengarkan dan kemampuan memfasilitasi sebagai pelatih.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

17


MODUL 2: PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

Ada tiga cara yang dapat digunakan untuk meningkat kemampuan untuk mendengar yaitu:  Paraphrasing, mengungkapkan kembali dengan bahasa sendiri  Meringkas, menyimpulkan bahasan inti dari pembicaraan  Bertanya, mengajak peserta untuk berdiskusi dan menyelesaikan masalah dengan cara bertanya. 16.

(5 menit) Tayangkan TOT PK2-OH14 dan TOT PK2-OH15 untuk membahas tehnik bertanya sebagai bagian penting dalam memfasilitasi pelatihan. Lanjutkan dengan TOT PK2-OH16 untuk membahas kiat-kiat selanjutnya dalam berkomunikasi. Beberapa kiat yang bisa dilakukan untuk membantu keberhasilan komunikasi antara lain:  Anggukan kepala  Ulangi satu atau dua kalimat dari pembicaraan  Pertahankan kontak mata  Posisi badan terbuka, hindari tangan bersedekap di dada  Buat pernyataan yang memberi semangat  Mengulangi kalimat secara ringkas

2.4 Panduan penggunaan gambar dan alat bantu (10 menit) 17. (5 menit) Jelaskan pada peserta bahwa dalam memberi pelatihan kita perlu menggunakan alat bantu dalam menjelaskan dan membantu peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai topik pembahasan. Salah satu alat bantu yang paling banyak digunakan adalah alat bantu visual, dalam bentuk gambar-gambar dsb. Ingatkan kembali peserta pada tayangan sebelumnya (TOT PK2-OH9 Media Komunikasi) bahwa media komunikasi bukan hanya katakata, tetapi termasuk juga gambar-gambar dan tulisan. Tayangkan TOT PK2-OH17 untuk menunjukkan alat bantu visual (alat peraga) yang biasa digunakan dalam membawakan materi pelatihan dan terangkan seperlunya. 18.

(5 menit) Tayangkan TOT PK2-OH18 dan TOT PK2-OH19 untuk memberikan kiat-kiat menggunakan alat peraga. Tekankan pada kejelasan komunikasi, bahwa alat-alat bantu tersebut digunakan untuk mempermudah pemahaman. Bagikan TOT PK2-HO2 untuk memberi penjelasan lebih lanjut dan membantu mereka mengingat kiat-kiat dalam menggunakan alat peraga.

2.5 Penutup (5 menit) 19. (5 menit) Akhiri sesi dengan bertanya pada peserta pelajaran apa yang telah mereka peroleh dalam sesi ini. Biarkan mereka melontarkan jawaban-jawaban. Tanyakan jika masih ada pertanyaan atau pembahasan yang belum jelas dan jawab pertanyaan-pertanyaan mereka. Tutup dengan memberi semangat pada peserta bahwa mereka bisa dan memiliki kemampuan untuk menjadi pelatih. Yang harus mereka lakukan adalah berlatih dan terus berlatih, untuk itu mereka akan banyak berlatih dalam sesi-sesi selanjutnya.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

18


MODUL 2: PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

CATATAN TEKNIS 10 Prinsip Utama Pembelajaran Orang Dewasa Dihormati

Peserta merasa dihormati dan diperlakukan sederajat.

Dukungan

Peserta perlu mendapatkan pujian bahkan untuk usaha sekecil apapun.

Kesesuaian (relevansi)

Cara terbaik untuk peserta belajar adalah dengan mengambil dari pengetahuan dan pengalaman mereka sendiri. Pembelajaran harus memenuhi kebutuhan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari orang dewasa – pekerjaan, keluarga, dan lain-lain.

Dialog

Orang dewasa dapat belajar lebih baik dengan membahas informasi, untuk itu biarkan mereka berdiskusi. Pendekatan mengajar di kelas dengan cara satu arah mungkin cocok untuk anak-anak tetapi tidak tepat untuk orang dewasa. Proses pembelajaran harus berjalan dua arah yang memungkinkan peserta berdialog dengan pengajar.

Keterlibatan

Peserta harus terlibat melalui diskusi, kelompok kecil dan belajar dari rekan-rekannya.

Segera dapat diterapkan

Peserta harus dapat menerapkan pelajaran yang baru didapat segera.

Aturan 20/40/80

Peserta belajar lebih banyak dengan menggunakan alat bantu visual untuk mendukung pengajaran lisan, dan belajar terbaik dengan menerapkan keahlian baru. Kita akan mengingat 20 persen yang kita dengar, 40 persen yang kita dengar dan lihat, dan 80 persen yang kita dengar, lihat, dan lakukan.

Berfikir, merasakan, bertindak

Proses pembelajaran perlu melibatkan kegiatan berfikir, merasakan dan melakukan.

Rasa aman

Peserta perlu merasa bahwa gagasan dan sumbangan pikiran mereka dihargai – mereka merasa dipermalukan atau dikecilkan.

Tanggung jawab

Pengajar bertanggung jawab ke pada peserta dalam memastikan bahwa kebutuhan pelatihan terpenuhi dan latihan-latihan yang diberikan berguna bagi mereka.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

19


MODUL 2: PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

Belajar Berdasarkan Pengalaman (Experiential Learning Cycle) Belajar berdasarkan pengalaman seperti namanya – belajar dari apa yang pernah dialami, maka pendekatan ini menekankan keterlibatan peserta untuk melakukan kegiatan yang didalamnya terkandung pelajaran yang dapat dipelajari. Peran serta aktif peserta sangat menentukan tingkat keberhasilan pelatihan. Dengan menggunakan pendekatan ini memungkinkan peserta untuk melakukan kegiatan, mengkaji setiap kegiatan dengan kritis, menganalisa hal-hal penting dan bermanfaat dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Gambar dibawah ini adalah gambar dari siklus model ELC.

PENGALAMAN (experience) pada siklus ini peserta diarahkan untuk melakukan kegiatan tertentu yang harapannya peserta akan memahami pelajaran yang diharapkan. Dengan melakukan kegiata dan peserta terlibat aktif akan membuat peserta lebih bersemangat dan dapat menghilangkan kekakuan dan kebosanan. Jenis-jenis kegiatan dapat menggunakan berbagai macam cara seperti :        

Studi kasus permainan (role plays) simulasi pengajaran (lecturettes) film dan slide shows praktek permainan (games) dan lain-lain

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

20


MODUL 2: PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

Dari contoh-contoh kegiatan tersebut di atas maka terlihat bahwa pelatihan ini mengarahkan peserta dari pasif menjadi aktif, dari pengajaran satu arah dan teoritikal menjadi lebih aktif dan memfokuskan pada ketrampilan yang dapat diaplikasikan. Keuntungan dari ELC:  Berdasar pada peserta latih (Learner based) – peserta mengalami sesuatu dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan  Proses dan produk – bagaimana sesuatu terjadi sama pentingnya dengan apa yang terjadi  Pengertian secara keseluruhan – menekankan pada gambaran secara keseluruhan, daripada hanya bagian per bagian  Berbagai keterkaitan (Multiple relevance) – bisa mendapatkan pengetahuan penting lainnya di luar tujuan semula  Sesuai pribadi masing-masing – perasaan, nilai, dan persepsi datri peserta merupakan hal yang penting  Fleksibel – kondisi dapat diubah tergantung kebutuhan dari kelompok  Dapat dipraktekkan – keahlian yang didapat selama pelatihan dapat dipraktekkan  Anonim – lingkungan yang nyaman dan aman mendukung peserta untuk ikut berpartisipasi  Partisipasi penuh – semua peserta terlibat di semua kegiatan  Pembelajaran bersama – peserta memiliki contoh perilaku, yang mengedepankan dinamika pembelajaran kelompok  Evaluasi diri sendiri – peserta didorong untuk bertanggung jawab terhadap pembelajaran mereka sendiri  Berkesan (Memorable) – peserta dapat mengingat pengalaman dengan mudah, dan tetap mengingat apa yang telah mereka pelajari  Menyenangkan (FUN) – peserta menikmati pengalaman tersebut

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

21


MODUL 2: PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

l l l l l l l l l l l l l l l l l l

HALAMAN INI DENGAN SENGAJA DIKOSONGKAN

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

22


MODUL 2: PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran

Lampiran Modul 2

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

23


MODUL 2: PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

HALAMAN INI DENGAN SENGAJA DIKOSONGKAN

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

24


MODUL 2: PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA

Material

TOT PK2-M1

PERHATIAN!!

TIDAK BOLEH BERTANYA KEPADA FASILITATOR ATAU KE PASANGAN YANG LAIN. HANYA BOLEH BERDISKUSI DENGAN PASANGANNYA SAJA. Tulislah dibawah masing-masing gambar apa maksud dari simbol-simbol dibawah ini!

GAMBAR 1

GAMBAR v2

GAMBAR 4

GAMBAR 5

GAMBAR 7

GAMBAR 8

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri


MODUL 2: PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA

Material TOT PK2-M2

PERHATIAN!! TIDAK BOLEH BERTANYA KEPADA FASILITATOR ATAU KE PASANGAN YANG LAIN. HANYA BOLEH BERDISKUSI DENGAN PASANGANNYA SAJA. Ikuti perintah-perintah dibawah ini: 1. Tuliskan angka 1 sampai dengan 10 pada garis dibawah ini!

2. Sebutkan nama orang yang duduk disebelah kanan Anda dengan suara yang lantang? 3. Pejamkan mata selama 30 detik! 4. Balikan ke arah jarum jam, kerdipkan mata, lalu katakan HORE‌.! 5. Gambarkan binatang SISU BAKAS!

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri


MODUL 2: PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA

Bahan untuk Peserta

TOT PK2-HO1 Dari ANDRAGOGY ke PEDAGOGY

ANDRAGOGY (Pembelajaran Bagi Orang Dewasa)

PEDAGOGY (Pembelajaran Anak-anak) Metode

Pembelajaran Orang Dewasa

Pembelajaran Untuk Anak-anak KONSEP PRIBADI

1. Mandiri– membuat keputusan sendiri 2. Hubungan yang timbal balik dalam mengajar 3. Hubungan yang saling membantu

1. Pengalaman terbatas 2. Pengajar yang dominan – peserta yang tergantung 3. Hubungan langsung

PENGALAMAN 1. Bisa mengaplikasikan dalam kehidupan 2. Komunikasi segala arah 3. Pengalaman merupakan sumber berharga dalam belajar

1. Kurikulum sudah ditentukan 2. Komunikasi satu arah oleh pengajar ke peserta 3. Pengalaman guru dinilai sebagai sumber pengetahuan

KESEDIAAN UNTUK BELAJAR 1. Tahu apa yang mereka pelajari 2. Peserta mengelompokkan diri sendiri tergantung tingkat pemahaman dan minat 3. Fasilitator membantu peserta mengetahui kebutuhan pelatihan

1. Pengalaman terbatas 2. Peserta dikelompokkan berdasarkan kelas 3. Guru atau kurikulum yang memutuskan mengenai kebutuhan pembelajaran

ORIENTASI KE PEMBELAJARAN (Orientasi waktu) 1. Perlu mengaplikasikan pembelajaran ke kehidupan/pekerjaan sehari-hari 2. Berfokus pada masalah 3. Digunakan untuk menyelesaikan masalah saat ini

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

1. Belajar untuk masa depan 2. Berfokus pada subyek 3. Digunakan untuk masa yang akan datang


MODUL 2: PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA

Bahan untuk Peserta TOT PK2-HO2

MACAM-MACAM ALAT PERAGA      

Papan Tulis Flipchart Overheads (juga dikenal dengan OHP, Slide atau transparansi) Slide Photographic Alat Presentasi dengan Powerpoint Benda, Gambar atau Dokumen yang tidak termasuk hand out

Hal-hal yang harus dipertimbangkan dalam memilih alat peraga: 1. Memperhatikan tujuan pelatihan,apakah untuk merubah perilaku, meningkatkan keahlian, atau memberikan informasi. 2. Kondisi Peserta, apa tingkat pendidikannya, usia (remaja, orang dewasa, orang tua), jenis kelamin, atau latar belakang yang sama atau berbeda-beda. 3. Tempat pelatihan, di kelas, di ruang terbuka, dan lain-lain. 4. Fasilitas yang tersedia, listrik, telepon, internet, penerangan,dan lain-lain. 5. Budaya, kebiasan setempat,atau hal-hal yang tabu. KIAT MENGGUNAKAN ALAT PERAGA 6. Diupayakan sesederhana mungkin dan hanya berisi satu pesan. Menempatkan dua pesan atau lebih pada satu alat peraga sering membingungkan peserta dan mengurangi pemahaman. Sehingga dalam alat peraga cukup berisi pokok-pokok pikirannya saja; 7. Gunakan huruf yang besar agar terlihat oleh peserta yang berada di paling belakang. 8. Biarkan peserta membaca atau mendengar, jangan keduanya bersamaan; sebaiknya jangan diberikan hand out untuk dibaca pada saat anda berbicara. Sebaiknya gunakan ilustrasi singkat dan sampaikan hal-hal yang penting saja di alat peraga. Hand out disediakan tersendiri dan dibuat lebih detil dibanding alat peraga; 9. Gunakan grafik (diagram) untuk membantu menjelaskan angka-angka; 10. Jika menggunakan grafik pastikan tidak terlalu “ramai” dan tidak berlebihan menggunakan warna-warni. Perhatikan detil garis, huruf dan angka serta simbol. Apakah cukup jelas terlihat dari peserta yang berada paling belakang; 11. Jangan memindahkan/mengganti alat peraga dengan cepat; 12. Coba pastikan alat peraga dan pastikan agar terlihat dengan mudah oleh seluruh peserta; 13. Berlatihlah menggunakan alat peraga secara keseluruhan sebelum training yang sebenarnya.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri


Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa • Adanya kebutuhan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapinya saat ini PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN • Belajar mandiri MODUL 2: PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA Bahan Presentasi ORANG DEWASA • Cenderung lebih menyukai proses belajar yang tidak terlalu menggurui Pengelolaan Keuangan untuk • Mengaitkan pengalamannya dengan Tenaga Kerja Luar Negeri (TKLN) pengalaman orang lain dalam proses belajar

Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

TOT PK2-OH1

PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri (TKLN)

Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

TOT PK2-OH1

10 Prinsip Utama Pembelajaran Orang Dewasa

Dihormati Dukungan Kesesuaian (relevansi) Dialog Keterlibatan Segera dapat diterapkan Aturan 20/40/80 Berfikir, merasakan, bertindak Rasa aman Tanggung jawab

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

• Adanya kebutuhan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapinya saat ini • Belajar mandiri • Cenderung lebih menyukai proses belajar yang tidak terlalu menggurui • Mengaitkan pengalamannya dengan pengalaman orang lain dalam proses belajar

TOT PK2-OH3 10 Prinsip Utama Pembelajaran Orang Dewasa

Dihormati Dukungan Kesesuaian (relevansi) Dialog Keterlibatan Siklus Belajar Berdasarkan Segera dapat diterapkan Pengalaman / ELC Aturan 20/40/80 Berfikir, merasakan, bertindak 4. Penerapan 1. Pengalaman Rasa aman

The Experiential Learning Cycle – ELC/ Siklus Belajar Berdasarkan Pengalaman Experiential learning sesuai dengan nama tersebut…belajar dari pengalaman

3. Penarikan kesimpulan

Menyediakan kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan, Mengkaji kegiatan dengan kritis, Menarik pengetahuan yang berguna dari analisa dan Menerapkan hasil yang didapat di situasi praktis.

The Experiential Learning Cycle – ELC/ TOT PK2-OH4 Siklus Belajar Berdasarkan Pengalaman

Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

Experiential learning sesuai dengan nama tersebut…belajar dari pengalaman

Menyediakan kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan, Mengkaji kegiatan dengan kritis, Menarik pengetahuan yang

Proses Komunikasi berguna dari analisa

Ini merupakan pembelajaran terpusat dan membolehkan peserta untuk mengatur dan membagi tanggung jawab belajar dengan orang lain.

Tanggung jawab

Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

TOT PK2-OH2

Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

Ini merupakan pembelajaran terpusat dan membolehkan peserta untuk mengatur dan membagi tanggung jawab belajar dengan orang lain.

Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

TOT PK2-OH2

Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

TOT PK2-OH3

dan Menerapkan hasil yang didapat di

Respon situasi/ praktis. tanggapan

Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

PENGIRIM

PENERIMA

TOT PK2-OH4

2. Proses

Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

TOT PK2-OH5

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

TOT PK2-OH6


MODUL 2: PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA

Kemampuan Berkomunikasi

Bahan Presentasi

Tujuan Komunikasi

merupakan faktor yang sangat berpengaruh dalam penyampaikan pelatihan.

perubahan perilaku

mendapat dan menerima informasi

Pelatih harus mampu menggunakan

I N G A T !!! bertindak

MEDIA KOMUNIKASI berbagai variasi dalam tehnik

komunikasi untuk menciptakan suasana pelatihan yang aktif dan kondusif bagi peserta. membujuk

Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

TOT PK2-OH7

TOT PK2-OH9

Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

Tulisan

MEDIA KOMUNIKASI

Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

TOT PK2-OH8

I N G A T !!! TOT PK2-OH10

Dari komunikasi kita adalah : Kesalahpahaman, salah pengertian, penolakan, kesalah fahaman, tidak suka, tersinggung, atau tidak didengar

Tulisan

Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

pengertian

Dari komunikasi kita adalah : Kesalahpahaman, salah pengertian, penolakan, Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa kesalah fahaman, tidak suka, tersinggung, atau tidak didengar

TOT PK2-OH9

Bagaimana meningkatkan kemampuan mendengarkan?

Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

TOT PK2-OH10

Mendengarkan ‌ cara lain untuk berkomunikasi

Menyingkirkan gangguan Konsentrasi

Kebanyakan orang melihat komunikasi hanya berisi percakapan.

Fokus pada sumber suara Berpikiran terbuka

Pesan yang diterima harus sama dengan pesan yang dikirimkan.

Jangan bereaksi negatif

Pertanyaan yang harus diajukan pada diri sendiri adalah, apakah anda benar-benar mendengarkan atau hanya menunggu giliran untuk berbicara? Jika anda sudah memikirkan jawaban bahkan sebelum lawan bicara anda selesai berbicara, berarti anda tidak mendengarkan!!

Mau bertanya Duduk , supaya anda mendengar Menghindari prasangka Mencatat Meminta klarifikasi ulang

Bagaimana meningkatkan kemampuan Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orangmendengarkan? Dewasa 11

July 23, 2003

TOT PK2-OH11

Menyingkirkan gangguan Konsentrasi

Mendengarkan ‌ cara lain untuk berkomunikasi

Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

TOT PK2-OH12

Kebanyakan orang melihat komunikasi hanya berisi percakapan.

Fokus pada sumber suara Berpikiran terbuka

Pesan yang diterima harus sama dengan pesan yang dikirimkan.

Jangan bereaksi negatif

Pertanyaan yang harus diajukan pada diri sendiri adalah, apakah anda benar-benar mendengarkan atau hanya menunggu giliran untuk berbicara? Jika anda sudah memikirkan jawaban bahkan sebelum lawan bicara anda selesai berbicara, berarti anda tidak mendengarkan!!

Mau bertanya Duduk , supaya anda mendengar Menghindari prasangka Mencatat

Modul MemintaPengelolaan klarifikasi ulang Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri 11 2: JulyPrinsip-Prinsip 23, 2003 Modul Pembelajaran Orang Dewasa

TOT PK2-OH11

Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

TOT PK2-OH12


Cara Meningkatkan Kemampuan Mendengarkan dan Fasilitasi

Keahlian Bertanya … keahlian yang sangat diperlukan Ada dua jenis dasar pertanyaan:

Meringkas

PARAPHRASING

Menyimpulkan bahasan inti dari pembicara

Mengungkapkan kembali dengan bahasa sendiri

1. Pertanyaan Tertutup Pertanyaan ini biasanya dijawab dengan ya/tidak atau hanya satu kata. Pertanyaan semacam ini sebaiknya digunakan untuk jawaban yang pasti.

MODUL 2: PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA Bertanya

Bahan Presentasi

2. Pertanyaan Terbuka

Mengajak peserta untuk berdiskusi dan menyelesaikan masalah.

Pertanyaan ini membutuhkan penjelasan lebih lanjut. Biasanya dimulai dengan kata bagaimana, apa, dan mengapa?

Cara Meningkatkan Kemampuan Mendengarkan dan Fasilitasi TOT PK2-OH13

Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

Keahlian Bertanya … keahlian yang sangat diperlukan Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

Ada dua jenis dasar pertanyaan:

TOT PK2-OH14

Meringkas

PARAPHRASING

Menyimpulkan bahasan inti dari pembicara

Mengungkapkan kembali dengan bahasa sendiri

Bertanya

Pertanyaan ini biasanya dijawab dengan ya/tidak atau hanya satu kata. Pertanyaan semacam ini sebaiknya digunakan untuk jawaban yang pasti. 2. Pertanyaan Terbuka

Mengajak peserta untuk berdiskusi dan menyelesaikan masalah.

Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

1. Pertanyaan Tertutup

Pertanyaan ini membutuhkan penjelasan lebih lanjut. Biasanya dimulai dengan kata bagaimana, apa, dan mengapa?

TOT PK2-OH13

Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

BEBERAPA TEKNIK YANG SANGAT BERMANFAAT (Verbal dan Non Verbal)…

Jenis-Jenis Pertanyaan Pertanyaan Langsung: pertanyaan kepada individu – memudahkan kita untuk mengontrol situasi – baik untuk– baik untuk mengarahkan diskusi.

Pertanyaan Umum: digunakan untuk memancing atau brainstorming – “Bagaimana anda menyikapi situasi seperti ini?”

Pertahankan kontak mata

Pertanyaan Hipotesis: menguji sebuah studi kasus dengan mengandaikan situasi – “Jika anda memiliki anggaran terbatas, apa yang akan anda biayai”

Posisi badan terbuka

Buat pernyataan Yang memberi semangat

Mengulangi kalimat

BEBERAPA TEKNIK YANG SANGAT BERMANFAAT (Verbal dan Non Verbal)…

Jenis-Jenis Pertanyaan TOT PK2-OH15

Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

Pertanyaan Langsung: pertanyaan kepada individu – memudahkan kita untuk mengontrol situasi – baik untuk– baik untuk mengarahkan diskusi. Pertanyaan Balik: memberikan pertanyaan balik pada group – Bagaimana pendapat anda?

Alat Peraga

Pertanyaan Umum: digunakan untuk memancing atau brainstorming – “Bagaimana anda menyikapi situasi seperti ini?”

Papan Tulis Pertanyaan Hipotesis: menguji sebuah studi kasus dengan mengandaikan Flipchart situasi – “Jika anda memiliki anggaran terbatas, apa yang akan anda biayai” Overheads (OHP, Slide atau transparansi) Slide Photographic Alat Presentasi dengan PowerPoint TOT PK2-OH15 Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa Benda, Gambar atau Dokumen selain Hand Out.

Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

Ulangi satu atau dua kata dari pembicara

Anggukan kepala

Pertanyaan Balik: memberikan pertanyaan balik pada group – Bagaimana pendapat anda?

Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

TOT PK2-OH14

TOT PK2-OH17

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

Kiat Menggunakan Alat Peraga 1. Sesederhana mungkin dan hanya

TOT PK2-OH16

Ulangi satu atau dua kata dari pembicara

Anggukan kepala

Pertimbangan Memilih Alat Peraga Posisi badan

Pertahankan kontak mata

terbuka

Tujuan pelatihanMengulangi kalimat Kondisi Peserta Anda Tempat Fasilitas yang tersedia TOT PK2-OH16 Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa Budaya Buat pernyataan Yang memberi semangat

Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

TOT PK2-OH18


MODUL 2: PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN ORANG DEWASA

Kiat Menggunakan Alat Peraga 1. Sesederhana mungkin dan hanya berisi satu pesan; 2. Gunakan huruf besar; 3. Biarkan peserta membaca atau mendengar; 4. Jangan memindahkan/mengganti tampilan terlalu cepat; 5. Mudah Terlihat; 6. Berlatih. Modul 2: Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa

TOT PK2-OH19

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

Bahan Presentasi


MODUL 3.

PENGENALAN PRINSIP-PRINSIP PENGELOLAAN KEUANGAN


MODUL 3: PENGENALAN PRINSIP-PRINSIP PENGELOLAAN KEUANGAN

Panduan untuk Pelatih

MODUL 3: PENGENALAN PRINSIP-PRINSIP MENGELOLA UANG (120 menit)

Tujuan Pelatihan: Di akhir sesi, peserta diharapkan dapat:  Menjelaskan manfaat pengelolaan keuangan  Menjelaskan dan membuat prioritas kebutuhan, perencanaan dan anggaran  Menjelaskan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan

3.1 Diskusi awal (10 menit) 1. (1 menit) Buka sesi dengan mengatakan: “Pada sesi ini kita akan membahas tentang prinsip mengelola uang dimana pemahaman kita tentang sesi ini merupakan dasar dalam memberikan pelatihan kepada peserta nantinya. Sesi ini merupakan pengantar untuk membawakan modul Pengelolaan Keuangan Sesi 2”. 2.

(8 menit) Katakan pada peserta: “Siapa diantara Anda yang merasa semua keinginannya sudah dapat dipenuhi atau dengan kata lain uang yang Anda miliki dapat membeli semua yang Anda mau? Jika ada, tunjuk tangan.” Tunggu beberapa saat untuk memberikan kesempatan peserta menjawab pertanyaan tersebut. Jika ada, minta salah satu peserta menjelaskan apa betul dia sudah seperti itu dan menjelaskannya lebih jauh. Jika tidak ada minta dua atau tiga orang untuk menceritakan kenapa.

3.

(1 menit) Setelah mendengarkan penjelasan dari peserta katakana: “Sebagian besar / semua kita disini ternyata belum bisa membeli seluruh apa yang kita inginkan”.

Waktu 120 Menit Material TOT PK3-M1 Uang mainan senilai Rp 1 Juta Rupiah TOT PK3-M2 Hal-hal penting dalam mengatur uang Kertas Plano dan Spidol Hadiah untuk peserta yang aktif / pemenang – coklat, permen, pulpen, dll. Bahan Peraga (Over Head) TOT PK3-OH1 Halaman Judul TOT PK3-OH2 Prioritas Biaya TOT PK3-OH5 Membuat Sesi Menyenangkan Bahan untuk peserta TOT PK3-HO1 Apa yang akan dibeli? TOT PK3-HO2 Hal-hal penting dalam mengatur uang’ TOT PK3-HO3 Prioritas pengeluaran TOT PK3-HO4 Jenis Penghasilan

3.2 Bagaimana Anda menggunakan uang? (30 menit) 4. (10 menit) Bagikan TOT PK3-HO1, minta peserta untuk menuliskan apa yang ingin mereka beli seandainya mereka memiliki banyak uang. Minta peserta untuk menulis sebanyak mungkin dengan urutan dari yang paling dibutuhkan beserta perkiraan harganya. Beri mereka waktu 5 menit untuk mengisi. Jika form yang disediakan kurang, boleh ditulis di belakang atau jika masih kurang dapat meminta kertas tambahan kepada pelatih atau pakai kertas kosong yang lain. Minta mereka menjumlahkan berapa total harga seluruh barang yang akan dibeli.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

25


MODUL 3: PENGENALAN PRINSIP-PRINSIP PENGELOLAAN KEUANGAN

5.

Panduan untuk Pelatih

(15 menit) Tanyakan kepada beberapa peserta “Berapa jumlah yang akan Anda belanjakan?” Setelah kita mengisi apa yang akan kita beli sekarang Anda akan saya bagi uang. Bagikan uang seperti pada TOT PK3-M1 sebesar Rp 1 Juta Rupiah. Minta peserta untuk:  Memilih sesuai dengan prioritas mereka barang apa yang akan dibeli  Menghitung berapa macam barang atau jasa yang dapat mereka beli  Menghitung berapa persen dari yang diinginkan yang dapat dibeli dengan uang yang ada. Cara menghitungnya: Jumlah barang atau jasa (bukan harga) yang dapat dibeli dibagi jumlah barang yang diinginkan dikali 100%. Beri peserta waktu 10 menit untuk mengisi.

6.

(10 menit) Tanyakan “Dari simulasi tersebut diatas apa yang dapat kita pelajari dan apa yang harus kita lakukan? Tolong diskusikan jawabannya dengan peserta yang ada di sebelah Anda! Beri waktu 5 menit untuk berdiskusi. Jika telah selesai, minta beberapa pasang peserta untuk menjawab dan pelatih mencatat hal-hal yang penting di papan tulis atau kertas plano. Catatan: Jawaban yang diharapkan adalah:  Pemasukan kita terbatas sedangkan kebutuhan kita banyak serta keinginan kita cenderung tidak terbatas, oleh karena itu kita harus mengatur pemasukan kita agar dapat mencukupi kebutuhan.  Dari segi pengeluaran kita harus memprioritaskan dari hal yang mendesak, penting (tapi belum mendesak), kemudian untuk keperluan lainnya (untuk kesenangan).

3.3 7.

Kerja Kelompok: Menjelaskan manfaat pengelolaan keuangan (35 menit) (10 menit) Bagi peserta dalam kelompok kecil yang terdiri dari 3 atau 4 orang peserta. Minta mereka untuk mendiskusikan dalam kelompok pentingnya mengelola uang. Tema diskusi mencakup: 1. Pengalaman mereka selama ini dalam mengelola uang, termasuk :  kendala-kendala yang dihadapi,  kejadian-kejadian (pengalaman) menarik yang pernah dihadapi,  apa yang terjadi jika uang yang dimiliki tidak pernah dikelola,  pengalaman yang baik yang pernah dialami yang bisa diteladani. 2. Dalam mengelola uang, apa yang harus diperhatikan dalam mengelola pemasukan dan pengeluaran.

8.

(20 menit) Presentasi kelompok. Minta perwakilan kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi mereka. Masing-masing kelompok mendapat waktu 5 menit. Catatan: Peserta diminta mendiskusikan pengalaman mereka agar mereka saling berbagi pengalaman sehingga muncul ide-ide yang dapat menjadi masukan untuk peserta lain dalam mengelola uang. Dari hasil diskusi mereka diharapkan akan menyadari bahwa:  Pemasukan kita terbatas dan sulit untuk dinaikkan sehingga memerlukan usaha tambahan untuk meningkatkannya.  Sedangkan pengeluaran sangat mudah untuk bertambah jika tidak di kendalikan, untuk itu kita perlu membuat prioritas dalam membelanjakan pengasilan kita.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

26


MODUL 3: PENGENALAN PRINSIP-PRINSIP PENGELOLAAN KEUANGAN

Panduan untuk Pelatih

9.

(5 menit) Kesimpulan. Simpulkan sesi dengan mengatakan: “Karena pemasukan kita terbatas sedangkan keinginan tidak terbatas, untuk itu penting bagi kita untuk mengelola keuangan”. Lanjutkan dengan pertanyaan: “Apa maanfaatnya kalau uang dikelola dengan baik?” Minta satu atau dua orang untuk menjawab. Kemudian bagikan TOT PK3-HO2, minta mereka melengkapi titik-titik yang ada. Bimbing mereka mengisi dengan panduan pada TOT PK3-M2.

3.4 10.

Membuat prioritas kebutuhan, perencanaan dan anggaran (25 menit) (5 Menit) Tanyakan: “Apa saja yang harus dilakukan dalam mengelola keuangan?” Minta satu atau dua orang untuk menjawab.

11.

(5 Menit) Lanjutkan diskusi dengan menjelaskan bahwa:  Agar pengeluaran dapat di kendalikan maka kita harus membuat prioritas. Prioritas biaya dapat dibagi menjadi mendesak, penting dan untuk senang-senang.  Pengeluaran MENDESAK adalah pengeluaran yang segera harus dibayar dalam waktu dekat dan tidak dapat ditunda.Jika ditunda akan mengakibatkan timbulnya pengeluaran yang lebih besar atau membahayakan orang tersebut ( Contoh, kebutuhkan pokok, membayar cicilan hutang dan sebagainya).  Pengeluaran PENTING adalah pengeluaran untuk kebutuhan yang yang waktunya tidak terlalu mendesak namun sangat penting untuk disiapkan (direncanakan) dari jauh-jauh hari karena pengeluaran ini biasanya sudah dapat diperkirakan. Pengeluaran penting jika sudah jatuh tempo akan menjadi pengeluaran yang mendesak. Contohnya adalah biaya persiapan masuk perguruan tinggi, hutang yang akan jatuh tempo dalam dua atau tiga bulan ke depan dan sebagainya.  Pengeluaran Untuk SENANG-SENANG adalah pengeluaran untuk kepentingan kesenangan belaka misalnya untuk menghilangkan stres atau untuk pergaulan. Tayangkan TOT PK3-OH2 (Prioritas Biaya) untuk menyimpulkan pembahasan.

12.

(15 menit) Latihan. Lanjutkan pembahasan dengan:  Membagikan TOT PK3-HO3, minta mereka membuat daftar pengeluaran berdasarkan prioritas berdasarkan masing-masing jenis pekerjaan sebagaimana terdapat dalam formulir yang dibagikan.  Sementara mereka mengisi siapkan kertas plano dengan format seperti TOT PK3HO3 dan HO4. Tempel di tembok atau papan tulis.  Setelah mereka selesai mengisi TOT PK3-HO3, bagikan TOT PK3-HO4 dan minta mereka mengisi sebagaimana mengisi TOT PK3-HO2.  Setelah mereka selesai mendiskusikan dan mengisi formulir yang disediakan minta kelompok menulis apa yang telah mereka diskusikan dan tulis pada fomulir yang dibagikan ke kertas plano yang disediakan. Setiap kelompok hanya menulis hal yang belum ditulis oleh kelompok lain. Catatan:  Langkah ini (menulis dikertas plano) dilakukan guna memperkaya wawasan peserta karena semua kelompok menuangkan ide-ide mereka. Bangkitkan semangat mereka untuk mengembangkan ide-ide mereka.  Minta mereka melengkapi daftar mereka dari daftar yang ada di kertas plano jika merasa mereka belum lengkap.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

27


MODUL 3: PENGENALAN PRINSIP-PRINSIP PENGELOLAAN KEUANGAN

Panduan untuk Pelatih

 Simpulkan dengan mengatakan: Jika selama ini Anda belum mengelola uang dengan baik maka dengan pengetahuan ini Anda sudah mulai harus melakukan pegelolaan uang Anda. Dalam membuat rencana keuangan atau anggaran kedepan Anda haruslah memahami dan mempunyai priorotas. Pada sesi-sesi berikutnya akan dibahas khusus bagai mana membuat rencana keuangan atau anggaran. Namun ada satu hal yang sangat penting dalam mengeola keuangan, membuat rencana atau anggaran adalah Anda harus bersikap hati-hati (koservatif). 3.5 13.

Prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan (15 menit) (5 menit) Lanjutkan diskusi dengan bertanya: “Apa yang dimaksud dengan prinsip kehatihatian dalam mengelola keuangan? Minta beberapa peserta untuk menjawab. Catat hal-hal penting dari jawaban mereka di papan tulis.

14.

(5 menit) Beri tanggapan atas jawaban mereka dengan mengatakan: ”Sering kali kita telah berusaha untuk mengelola uang kita dan membuat perencanaan namun hasilnya tidak optimal. Hal ini disebabkan dalam membuat rencana, kita kurang berhati-hati (konservatif). Kehati-hatian harus diterapkan pada dua sisi yakni dari sisi pemasukan dan pengeluaran.” Prinsip kehati-hatian dalam pemasukan adalah jika pemasukan belum pasti jangan dimasukkan dalam rencana Anda. Sebaliknya jika pengeluaran walaupun kemungkinan tidak jadi (kepastian rendah) tetap diperhitungkan sebagai pengeluaran dalam perencanaan Anda. Kehati-hatian juga harus diterapkan dalam mengklasifikasikan pengeluaran seringkali kita menganggap suatu pengeluaran dianggap penting pada hal sebetulnya tidak terlalu penting. Untuk itu periksa kembali perencanaan keuangan anda, pikirkan ulang, dan sesuaikan dengan kemampuan Anda.

15.

(5 menit) Minta mereka untuk melihat pada kertas plano yang telah di kerjakan kepada mereka ajak mereka untuk mengevaluasi ulang apakah yang mereka buat sudah tepat atau belum jika mempertimbangkan prinsip kehati-hatian. Jawabannya: bisa tepat bisa juga belum tapat hal ini tergantung kondisi masing-masng orang (keluarga) bisa saja bagi orang (keluarga) tertentu satu biaya itu sangat penting bahkan mendesak tapi tidak untuk orang (keluarga) lain. Minta mereka untuk memberikan contoh-contoh yang lain.

3.6 16.

Penutup (5 menit) (5 menit) Tutup sesi ini dengan menanyakan: “Apa yang telah kita pelajari?” Jawaban yang diharapkan :  Menjelaskan manfaat pengelolaan keuangan  Menjelaskan dan membuat prioritas kebutuhan, perencanaan dan anggaran  Menjelaskan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan Tanyakan jika masih ada pertanyaan atau pembahasan yang belum jelas dan jawab pertanyaan-pertanyaan mereka. Jika sudah tidak ada pertanyaan tutup dengan

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

28

l l l l l l l l l l l l l l l l l l


MODUL 3: PENGENALAN PRINSIP-PRINSIP PENGELOLAAN KEUANGAN

Panduan untuk Pelatih

lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran

Lampiran Modul 3

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

29


MODUL 3: PENGENALAN PRINSIP-PRINSIP PENGELOLAAN KEUANGAN

Panduan untuk Pelatih

HALAMAN INI DENGAN SENGAJA DIKOSONGKAN

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

30


MODUL 3: PRINSIP-PRINSIP MENGELOLA UANG

Material TOT PK3-M1

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri


MODUL 3: PRINSIP-PRINSIP MENGELOLA UANG

Material TOT PK3-M2

HAL-HAL PENTING DALAM MENGATUR UANG MEMBELI APA YANG DIINGINKAN - Kita membeli sesuatu karena KEBUTUHAN atau KEINGINAN kita. - Menyadari seberapa besar uang kita yang dapat digunakan untuk membeli yang kita mau - Upayakan untuk mengalokasikan sebagian uang untuk TABUNGAN dan KEADAAN DARURAT. KEINGINAN

• Keinginan adalah sesuatu yang tidak selalu kita butuhkan untuk kehidupan kita sehari-hari KEBUTUHAN

• KEBUTUHAN adalah segala kebutuhan dasar yang harus tersedia untuk kehidupan kita sehari-hari.

MANFAAT MENGATUR UANG − Membantu kita menentukan PRIORITAS (mendesak, penting atau untuk bersenang-senang) dalam membelanjakan uang kita; − Membuat kita DISIPLIN dalam membelanjakan dan MENABUNG − Terhindar (mengurangi) dari kebutuhan uang yang tak terduga secara tiba-tiba − MENYADARI kemampuan keuangan kita. APA YANG TERJADI JIKA KITA DAPAT MENGATUR KEUANGAN - Kita tahu berapa besar uang MASUK dan KELUAR kita - Kita dapat MENGECEK secara berkala PENGELUARAN KITA - Kita dapat MENGONTROL uang kita - Kita segera menyadari jika uag kita HILANG atau DICURI MEMISAHKAN UANG UNTUK USAHA DENGAN KEBUTUHAN RUMAH TANGGA Jika rumahtangga kita punya usaha baik untuk mendapatkan peghasilan tambahan maupun sebagai pekerjaan UTAMA maka HARUS MEMISAHKAN antara uang untuk USAHA dengan uang untuk keperluan RUMAHTANGGA.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri


MODUL 3: PRINSIP-PRINSIP MENGELOLA UANG

Bahan untuk Peserta TOT PK3 - HO1

Isilah tabel dibawah ini dengan hal-hal yang ingin Anda beli dan atau lakukan termasuk perkiraan harga yang harus dibayar. JIKA SAYA MEMILIKI UANG MAKA SAYA AKAN GUNAKAN UNTUK: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. Jumlah

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

HARGA +/-


MODUL 3: PRINSIP-PRINSIP MENGELOLA UANG

Bahan untuk Peserta TOT PK3 – HO2

HAL-HAL PENTING DALAM MENGATUR UANG MEMBELI APA YANG DIINGINKAN - Kita membeli sesuatu karena …………………… atau …………………… kita. - Menyadari seberapa besar uang kita yang dapat digunakan untuk membeli yang kita mau - Upayakan untuk mengalokasikan sebagian uang untuk TABUNGAN dan KEADAAN DARURAT.

KEINGINAN

KEBUTUHAN

Keinginan adalah sesuatu yang tidak selalu kita butuhkan untuk kehidupan kita sehari-hari

KEBUTUHAN adalah segala kebutuhan dasar yang harus tersedia untuk kehidupan kita sehari-hari.

MANFAAT MENGATUR UANG − Membantu kita menentukan …………………… (mendesak, penting atau untuk bersenang-senang) dalam membelanjakan uang kita; − Membuat kita DISIPLIN dalam membelanjakan dan …………………… − Terhindar (mengurangi) dari kebutuhan uang yang tak terduga secara tiba-tiba − …………………… kemampuan keuangan kita. APA YANG TERJADI JIKA KITA DAPAT MENGATUR KEUANGAN - Kita tahu berapa besar uang …………………… dan …………………… kita - Kita dapat MENGECEK secara berkala ………………………… - Kita dapat MENGONTROL uang kita - Kita segera menyadari jika uag kita …………………… atau …………………… MEMISAHKAN UANG UNTUK USAHA DENGAN KEBUTUHAN RUMAH TANGGA Jika rumahtangga kita punya usaha baik untuk mendapatkan peghasilan tambahan maupun sebagai pekerjaan …………………… maka …………………… …… antara uang untuk …………………… dengan uang untuk keperluan …………………….

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri


MODUL 3: PRINSIP-PRINSIP MENGELOLA UANG

Bahan untuk Peserta TOT PK3 – HO3

PRIORITAS PENGELUARAN JENIS PEKERJAAN (PROFESI) PETANI

TKI

PEDAGANG MENDESAK

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 PENTING 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 UNTUK SENANG-SENANG 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

BURUH


MODUL 3: PRINSIP-PRINSIP MENGELOLA UANG

Bahan Presentasi TOT PK3 – HO4

JENIS PENGHASILAN (PEMASUKAN) JENIS PEKERJAAN (PROFESI) PETANI

TKI

PEDAGANG PENGHASILAN UTAMA

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 PENGHASILAN TAMBAHAN 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

BURUH

……….


MODUL 3: PRINSIP-PRINSIP MENGELOLA UANG

PRINSIP-PRINSIP PENGELOLAAN KEUANGAN Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

Modul 3: Prinsip-prinsip pengelolaan Keaungan

TOT PK3-OH1

Bahan Presentasi

Prioritas Biaya • • •

Mendesak Penting Senang-senang

Modul 3: Prinsip-prinsip pengelolaan Keaungan

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

TOT PK3-OH2


MODUL 4.

PEDOMAN PEMBAHASAN MATERI DAN LATIHAN MENGAJAR


MODUL 4: PEDOMAN PEMBELAJARAN MATERI DAN LATIHAN MENGAJAR

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

BAGAIMANA MENGGUNAKAN PEDOMAN PEMBAHASAN MATERI Dalam Pelatihan untuk Pelatih, para peserta yang merupakan calon pelatih akan belajar bagaimana membawakan sesi-sesi pelatihan untuk tenaga kerja luar negeri. Tetapi sebelum mereka belajar membawakan sesi, terlebih dahulu mereka akan mempelajari materinya. Pembahasan Materi Pengelolaan Keuangan meliputi topik sebagai berikut: 1. 2. 3. 4. 5.

Mengelola uang secara bijak Membuat anggaran Menabung untuk masa depan Produk-produk jasa keuangan Jasa remitansi

Pembahasan materi tersebut akan menggunakan modul pelatihan yang terpisah dari modul Panduan Pelatihan untuk Pelatih. Modul pelatihan terdiri dari 6 buah modul yaitu: Modul PK1: Pengenalan Program Pelatihan Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri Modul PK2: Mengelola uang secara bijak Modul PK3: Membuat anggaran Modul PK4: Menabung untuk masa depan Modul PK5: Produk-produk jasa keuangan Modul PK6: Penyedia Jasa remitansi Setelah peserta selesai mendapatkan pelatihan untuk masing-masing topik materi pembahasan, barulah mereka akan berlatih mengajar. Proses latihan mengajar akan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan latihan untuk berani maju ke depan, latihan membawakan sesi secara singkat, latihan membawakan sesi secara menyeluruh, dan akhirnya dilakukan lomba presentasi terbaik. Untuk latihan mengajar, tahap-tahap pembahasan meliputi:  Bagaimana membawakan modul pengelolaan keuangan  Pengenalan materi (digunakan bersamaan dengan modul materi Panduan untuk Pelatih)  Latihan mengajar

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

31


MODUL 4: PEDOMAN PEMBELAJARAN MATERI DAN LATIHAN MENGAJAR

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

MODUL 4: PEDOMAN PEMBAHASAN MATERI DAN LATIHAN MENGAJAR 4.1

Tujuan Pelatihan: Di akhir sesi, peserta diharapkan dapat:  Memahami urutan pembahasan materi  Mengembangkan kemampuan dalam memberi pelatihan  Menjelaskan materi kepada peserta Waktu 245 Menit, terdiri dari:  105 menit – Bagaimana membawakan modul pengelolaan keuangan  5 menit – Pengantar materi  120 menit – Latihan mengajar

4.1.1 Diskusi awal (45 menit) 1. (15 menit) Beritahu peserta bahwa sekarang adalah sesi untuk simulasi memberikan pelatihan agar mereka bisa meningkatkan kemampuan mengajar dan presentasi. Tapi sebelum itu, tanyakan: “Apa perbedaan Modul Pengelolaan Keuangan dengan modulmodul pelatihan lainnya?”. Biarkan mereka melontarkan jawaban-jawaban dan tulis apapun jawaban-jawaban tersebut di papan tulis atau kertas plano (flip chart).

Material Bahan peraga (Over Head) TOT PK4-OH1 Halaman Judul TOT PK4-OH2 Bagaimana Modul Pengelolaan Keuangan berbeda TOT PK4-OH3 Tehnik Presentasi TOT PK4-OH4 Membuat sesi menyenangkan Bahan untuk peserta TOT PK4-HO1 Evaluasi presentasi

2.

BAGAIMANA MEMBAWAKAN MODUL PENGELOLAAN KEUANGAN (105 menit)

Anda bisa menambahkan jawaban dari peserta seperlunya. Tayangkan TOT PK4OH2 (Hal-hal yang membedakan Modul Pengelolaan Keuangan) untuk menyimpulkan pembicaraan. Catatan untuk pelatih: Modul Pelatihan Pengelolaan Keuangan berbeda dari modul pelatihan lainnya dalam hal:  Berlatih dengan perhitungan keuangan dan mengisi lembar kerja  Harus memastikan peserta tahu bagaimana cara menghitung dan mengisi lembar kerja  Semuanya harus dinyatakan dalam Rupiah dan harus jelas dalam menyebutkan jumlah

(15 menit) Sekarang pertanyaan berikutnya adalah tehnik presentasi. Di sini kita akan membahas prinsip-prinsip berbicara di muka umum yang sesuai dalam membawakan modul pengelolaan keuangan. Tanyakan pada para peserta apa yang mereka ketahui tentang tehniktehnik presentasi. Biarkan mereka melontarkan jawaban-jawaban dan tulis apapun jawabanjawaban itu di papan tulis atau kertas plano (flip chart). Tehnik presentasi harus meliputi:  Pengucapan yang jelas (kata-kata harus jelas diucapkan supaya orang mengerti apa yang kita katakan)  Penggunaan kata-kata yang sederhana dan kalimat yang jelas (perhatikan nada suara)  Sikap tubuh yang tegak dengan mata menatap peserta/hadirin

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

32


MODUL 4: PEDOMAN PEMBELAJARAN MATERI DAN LATIHAN MENGAJAR

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

 Tunjukkan bahwa kita memberi mereka perhatian sepenuhnya, pastikan bahwa kita melihat ke semua orang dan kita mendorong peserta untuk berani bicara  Bagaimana membuat presentasi dan diskusi menyenangkan  Cara berpakaian (sebagai pelatih harus berpakaian bersih, rapi dan tidak berlebihan) Anda bisa menambahkan jawaban dari peserta seperlunya. Tayangkan TOT PK4-OH3 (Tehnik Presentasi) untuk menyimpulkan pembicaraan. 3.

(15 menit) Perhatian khusus harus diberikan untuk menjaga agar presentasi dan diskusi berjalan menyenangkan. Minta peserta untuk berfikir dan mengembangkan ide-ide apa yang bisa dilakukan untuk membuat suatu sesi menyenangkan dan apa yang harus dilakukan ketika peserta mulai bosan dan tertidur. Apa yang harus dilakukan untuk menjaga agar sesi tetap menyenangkan: Permainan Selingan (Ice breakers) Cerita lucu Meregangkan badan (stretching) Variasi dalam metode pelatihan (misalnya, ketika peserta duduk, minta mereka berdiri. Pada saat Anda memberikan teori, minta peserta untuk membahas sesuatu sehingga mereka lebih terlibat. Pada intinya, Anda melakukan sesuatu yang berbeda daripada yang dilakukan sekarang)  Perubahan nada suara (merubah cara Anda berbicara juga bisa menambah semangat)     

Anda bisa menambahkan jawaban dari peserta seperlunya. Tayangkan TOT PK4-OH4 (Membuat Sesi Menyenangkan) untuk menyimpulkan pembicaraan. 4.1.2. Latihan Presentasi (60 menit) 4. (5 menit) Latihan presentasi. Minta para peserta untuk berdiri ke depan dan menceritakan kisah yang menarik tentang dirinya, tidak lebih dari 5 menit untuk setiap orang. Jika tidak ada yang suka rela, tunjuk beberapa orang (4-5 orang).

Catatan untuk pelatih: Cerita yang menarik bisa kisah hidup atau kisah lain yang terkait dengan materi yang sedang disampaikan. Ketika peserta kelihatan ragu atau kesulitan menemukan kata atau topik untuk diceritakan, beritahu mereka bahwa sebagai pelatih sangat penting bagi mereka untuk berani dan percaya diri. Karena itu Anda harus terus membuat mereka berani untuk bicara dan berpartisipasi aktif di semua sesi. 5.

(5 menit) Tanya jawab. Minta peserta lain untuk bertanya dan orang yang memberikan presentasi menjawab sesuai pertanyaan.

6.

(5 menit) Minta peserta lain untuk memberikan komentar dan masukan untuk perbaikan. Masukan terkait dengan hal-hal berikut ini:  Apa yang bagus dan perlu dipertahankan  Apa yang kurang dan perlu diperbaiki

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

33


MODUL 4: PEDOMAN PEMBELAJARAN MATERI DAN LATIHAN MENGAJAR

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

Pada saat memberikan masukan, pastikan bahwa mereka menggunakan kriteria yang telah dibahas sebelumnya (misalnya: sikap tubuh, pemilihan kata, nada suara, dan lain-lain). Ulangi proses sampai semua orang yang mendapat giliran selesai bercerita di depan. Perkiraan lama waktu untuk menyelesaikan semua presentasi: 60 menit. Catatan untuk pelatih: Ketika Anda minta peserta untuk berdiri di depan, lakukan satu persatu. Dengan demikian satu orang berdiri di depan, kemudian tanya jawab, dan kemudian masukan. Satu orang mendapatkan total 15 menit. Mungkin waktunya tidak cukup untuk semua peserta untuk maju. Sisanya akan menjadi yang pertama dipanggil di sesi latihan mengajar berikutnya. Beritahu mereka bahwa semua prinsip keuangan yang dibahas dalam sesi ini akan diulang kembali di sesi berikutnya. ISTIRAHAT (dilanjutkan hari berikutnya) 4.2 PENGENALAN MATERI 4.2.1 7.

Pengantar untuk Mengelola Uang secara Bijak (5 menit) (3 menit) Buka sesi dengan mengatakan: ”Pada pelatihan ini Anda akan belajar memberi pelatihan untuk sesi Mengelola Uang Secara Bijak, yang merupakan sesi pertama dalam pelatihan pengelolaan keuangan bagi tenaga kerja luar negeri. Tetapi, sebelum Anda belajar memberi pelatihan, Anda perlu mengetahui bagaimana sesi ini akan diajarkan kepada tenaga kerja luar negeri dan keluarganya. Jadi dalam sesi-sesi selanjutnya kita akan belajar mendalami sesi Mengelola Uang Secara Bijak sebagai peserta, bukan sebagai pelatih. Setelah itu, baru akan ada sesi latihan mengajar setelah kita selesai membahas semua modul materi.” Lanjutkan dengan: “Sebagian dari sesi yang dibahas dalam kelas Mengelola Uang Secara Bijak telah dibahas dalam sesi kita sebelumnya Pengenalan Prinsip-Prinsip Dasar Pengelolaan Keuangan. Untuk tenaga kerja luar negeri, mereka tidak mendapat sesi Pengenalan Prinsip-Prinsip Dasar tersebut, jadi buat mereka sesi ini bukan pengulangan. Untuk Anda, pengulangan akan membantu Anda memahami materi secara lebih mendalam. Hal ini penting, karena untuk mengajar, Anda harus benar-benar memahami topik pembahasan.”

8.

(2 menit) Lanjutkan dengan memberi pelatihan sesi Mengelola Uang Secara Bijak yang akan diberikan kepada tenaga kerja luar negeri. Mulai sesi dengan mengatakan: “Baiklah, sekarang kita akan memulai sesi Mengelola Uang Secara Bijak yang akan diberikan kepada tenaga kerja luar negeri.” SELANJUTNYA, GUNAKAN MODUL PK2 “MENGELOLA UANG SECARA BIJAK” UNTUK MEMBAHAS MATERI. UNTUK MODUL-MODUL BERIKUTNYA, LAKUKAN SEBAGAI BERIKUT:

9.

(3 menit) Buka sesi dengan mengatakan: ”Pada pelatihan ini Anda akan belajar memberi pelatihan untuk sesi Membuat Anggaran, yang merupakan kelanjutan dari sesi Mengelola Uang Secara Bijak dalam pelatihan pengelolaan keuangan bagi tenaga kerja luar negeri. Tetapi, sebelum Anda belajar memberi pelatihan, Anda perlu mengetahui bagaimana sesi ini akan diajarkan kepada tenaga kerja luar negeri. Jadi dalam sesi-sesi selanjutnya kita akan belajar

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

34


MODUL 4: PEDOMAN PEMBELAJARAN MATERI DAN LATIHAN MENGAJAR

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

mendalami sesi Membuat Anggaran sebagai peserta, bukan sebagai pelatih. Setelah itu, baru akan ada sesi latihan mengajar setelah kita selesai membahas semua modul materi.” 10.

(2 menit) Lanjutkan dengan memberi pelatihan sesi Menabung untuk Masa Depan yang akan diberikan kepada tenaga kerja luar negeri. Mulai sesi dengan mengatakan: “Baiklah, sekarang kita akan memulai sesi Membuat Anggaran yang akan diberikan kepada tenaga kerja luar negeri.” LANJUTKAN HAL YANG SAMA UNTUK MODUL-MODUL MATERI BERIKUTNYA. Catatan untuk pelatih: Perhatikan bahwa pengantar untuk Mengelola Uang secara Bijak sedikit berbeda daripada pengantar untuk modul materi lainnya.

4.3. LATIHAN MENGAJAR: BAGAIMANA MEMBAWAKAN MODUL MENGELOLA UANG SECARA BIJAK (75 menit) 4.3.1

Pengantar (35 menit)

11.

(5 Menit) Pengantar Untuk Praktek Mengajarkan Modul PK2 Mengelola Keuangan Secara Bijak. Mulai sesi dengan mengatakan: “Baiklah, sekarang kita latihan mengajar untuk pertama kalinya. Hal-hal yang kita telah diskusikan seitu adalah hal-hal utama yang harus Anda sampaikan pada peserta pelatihan Pengelolaan Keuangan, dan setelah ini Anda akan diberi kesempatan untuk praktek memfasilitasi training. Adapun modulnya sudah disiapkan. Kita memiliki waktu kurang lebih satu jam untuk praktek mengajar.dan persiapan. Karena ini baru pertama kalinya kita berlatih mengajar, sesi akan berlangsung lebih singkat. Tetapi di sesi-sesi selanjutnya semua orang akan mendapat giliran”.

12.

(30 menit) Beri tugas kepada peserta untuk mempersiapkan diri untuk praktek mengajar dengan menggunakan modul PK2 Mengelola Keuangan Secara Bijak. Diharapkan setiap orang mendapat kesempatan untuk praktek mengajar modul ini. Untuk persiapan dan pelaksanaan training buat pasangan-pasangan. Pada saat latihan mengajar satu peserta bertindak sebagai pelatih dan satu lagi sebagai pendamping pelatih dan mereka harus saling bergantian peran. Katakan pada peserta bahwa mereka semua harus mempersiapkan diri. Katakan: “Untuk saat ini hanya akan ada satu pasangan yang maju ke depan, pasangan mana yang akan maju terlebih dahulu akan diundi. Jadi Anda semua harus mempersiapkan diri.” Berikan watu persiapan pada peserta kurang lebih 30 menit.

4.3.2 13.

Praktek Mengajar (40 menit) (5 Menit) Kumpulkan peserta untuk memulai latihan mengajar. Mulai dengan mengatakan: “Baik kita sudah siap untuk menghadiri pelatihan Mengelola Uang Secara Bijak. Seperti perjanjian kita tadi, kita akan mengundi siapa yang mendapat giliran maju pertama kali.” Siapkan mangkuk atau botol untuk mengundi, lalu lakukan undian dan umumkan peserta yang mendapat giliran.

14.

(20 menit) Uji coba mengajar. Persilahkan peserta yang mendapat giliran pertama untuk memberikan pelatihan. Berikan waktu 15 menit.

15.

(10 menit) Evaluasi. Setelah selesai mereka praktek lakukan evaluasi terhadap proses pratek

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

35


MODUL 4: PEDOMAN PEMBELAJARAN MATERI DAN LATIHAN MENGAJAR

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

training dengan memberikan kesempatan pertamakali kepada pelatih dan pendamping untuk memberikan komentar dengan menanyakan “Menurut Anda apa yang sudah baik yang Anda lakukan dan apa yang masih harus ditingkatkan?” Setelah mereka mengevaluasi diri sendiri minta peserta yang lain memberikan masukan. Beri masukan pada peserta yang maju ke depan mengenai apa yang sudah baik dan apa yang perlu diperbaiki. Catatan untuk pelatih: Karena ini merupakan sesi pertama mereka belajar memberikan pelatihan, beri perhatian khusus pada pemberian masukan untuk perbaikan. Tekankan pada hal-hal yang perlu diperbaiki, gunakan pembahasan sebelumnya mengenai Tehnik Presentasi dan Membuat Sesi Menyenankan sebagai acuan dalam memberi masukan. Pastikan bahwa mereka tahu cara menggunakan Panduan untuk Pelatih yang diberikan dan menjalankan langkah-langkah seperti yang dijabarkan dalam panduan tersebut. 16.

(5 Menit) Penutupan Sesi. Katakan: “Kita telah mendiskusikan Bagaimana Mengelola Uang Secara Bijak dan kita latihan mengajar. Kita juga telah mengevaluasi praktek mengajar kita”. Beri kesempatan pada peserta untuk bertanya, memberi komentar atau masukan. Jika ada pertanyaan dan komentar jawab dan tanggapi sesuai dengan keperluan. Jika tidak ada, tunggu beberapa saat untuk memastikan memang tidak ada pertanyaan atau komentar. Setelah itu tutup sesi ini dengan menghubungkan dengan materi selanjutnya. Catatan untuk pelatih: Perhatikan bahwa latihan mengajar untuk sesi Mengelola Uang secara Bijak sebagai latihan mengajar untuk pertama kalinya dilakukan lebih singkat dibandingkan dengan latihan mengajar untuk materi lainnya.

ISTIRAHAT (15 menit) 4.4 LATIHAN MENGAJAR: BAGAIMANA MEMBAWAKAN MODUL MEMBUAT ANGGARAN (120 menit) 17.

(25 menit) Katakan pada peserta bahwa Anda masing-masing akan mempresentasikan modul Membuat Anggaran dan yang lain memberikan masukan pada yang mempresentasikan. Terangkan cara memberi masukan: Topik presentasi

Yang mempresentasikan

Masukan

1. Membuat Anggaran

• •

………. ……….

• •

………. ……….

2. Menghitung kelebihan/ kekurangan uang

• •

………. ……….

• •

………. ……….

3. Anggaran dan Tujuan Finansial

• •

………. ……….

• •

………. ……….

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

36


MODUL 4: PEDOMAN PEMBELAJARAN MATERI DAN LATIHAN MENGAJAR

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

Katakan: “Hal-hal yang kita telah diskusikan itu adalah hal-hal utama yang harus Anda sampaikan pada peserta pelatihan Pengelolaan Keuangan, dan setelah ini Anda akan diberi kesempatan untuk praktek memfasilitasi pelatihan. Kita memiliki waktu lebih dari dua jam untuk praktek mengajar dan persiapan”. Bagikan modul PK3 Membuat Anggaran dan beri tugas kepada peserta untuk mempersiapkan diri untuk praktek mengajar dengan menggunakan modul tersebut. Pemberian tugas disesuaikan dengan jumlah peserta dan perkiraan waktu yang akan di habiskan untuk praktek mengajar. Setiap orang diberi kesempatan untuk praktek mengajarkan modul ini. Untuk persiapan dan pelaksanaan pelatihan buat pasangan–pasangan. Pada saat mengajar satu peserta bertindak sebagai pelatih dan satu lagi sebagai pelatih pendamping (co-trainer), mereka saling bergantian peran. Berikan watu persiapan pada peserta kurang lebih 20 menit. Ucapkan terimakasih atas perhatian mereka dan selamat memberikan training. 18.

(90 Menit) Praktek Mengajar. Katakan pada peserta: “Baik kita sudah siap untuk menghadiri pelatihan “Membuat Anggaran”. Untuk itu dipersilahkan pada pelatih yang mendapat giliran pertama untuk memberikan pelatihan. Persilahkan mereka untuk melakukan presentasi. Berikan waktu sesuai dengan waktu yang tersedia dan jumlah peserta. Setelah selesai mereka praktek, lakukan evaluasi terhadap proses pratek mengajar dengan memberikan kesempatan pertama kali kepada pelatih dan pendamping pelatih yang maju ke depan untuk memberikan komentar dengan menanyakan “Menurut Anda apa yang sudah baik yang Anda lakukan dan apa yang masih harus ditingkatkan?” Setelah mereka mengevaluasi diri sendiri, minta peserta yang lain memberikan masukan. Terakhir, fasilitator memberikan masukan. Setelah satu pasangan selesai, lanjutkan proses praktek ini dengan pasangan yang lain sampai selesai. (5 Menit) Penutupan Sesi. Katakan pada peserta: ”Kita telah mendiskusikan bagaimana Membuat Anggaran dan kita telah praktek mengajar. Kita juga telah mengevaluasi praktek mengajar kita. Sebelum kita selesaikan sesi ini, apa ada yang ingin ditanyakan, ada yang ingin komentar dan memberikan masukan. Jika ada saya persilahkan.”

19.

Jika ada pertanyaan dan komentar, jawab dan komentari sesuai dengan keperluan. Jika tidak ada, tunggu beberapa saat untuk memastikan memang tidak ada pertanyan dan komentar.

Setelah selesai tutup sesi ini dengan menghubungkan dengan materi selanjutnya.

ISTIRAHAT MAKAN SIANG (60 menit)

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

37


MODUL 4: PEDOMAN PEMBELAJARAN MATERI DAN LATIHAN MENGAJAR

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

4.5 LATIHAN MENGAJAR: MODUL-MODUL LAINNYA (120 menit) 20. (10 menit) Untuk latihan mengajar selanjutnya, bagi menjadi 3 kelompok. Kelompok 1 untuk membahas “Menabung untuk Masa Depan”, Kelompok 2 untuk membahas “Produk-Produk Jasa Keuangan”, dan Kelompok 3 untuk membahas “Jasa Remitansi. Kemudian di masingmasing kelompok tunjuk fasilitor pelatihan yang akan memimpin proses latihan mengajar seperti yang telah dilakukan di sesi sebelumnya. LANJUTKAN HAL YANG SAMA (langkah 17-19) UNTUK MODUL-MODUL INI, DENGAN TOPIK PRESENTASI SEBAGAI BERIKUT: Kelompok 1, topik presentasi untuk Modul 4 “Menabung untuk Masa Depan”:  Tujuan menabung  Bagaimana cara menabung  Di mana tempat menabung Kelompok 2, topik presentasi untuk Modul 5 “Produk-Produk Jasa Keuangan”:  Tipe-Tipe Jasa Keuangan  Penyedia Jasa Keuangan  Bagaimana menggunakan jasa keuangan Kelompok 3, topik presentasi untuk Modul 6 “Penyedia Jasa Remitansi”:  Pilihan-pilihan untuk remitansi  Biaya ketergantungan atas remitansi  Perilaku penerima remitansi MASING-MASING PESERTA AKAN MELAKUKAN PRESENTASI DI KELOMPOK MASING-MASING. KEMUDIAN LAKUKAN EVALUASI DALAM KELOMPOK.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

38

l l l l l l l l l l l l l l l l l l


MODUL 4: PEDOMAN PEMBELAJARAN MATERI DAN LATIHAN MENGAJAR

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran

Lampiran Modul 4

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

39


MODUL 4: PEDOMAN PEMBELAJARAN MATERI DAN LATIHAN MENGAJAR

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

HALAMAN INI DENGAN SENGAJA DIKOSONGKAN

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

40


MODUL 4: PEDOMAN PEMBELAJARAN MATERI DAN LATIHAN MENGAJAR

PEDOMAN PEMBAHASAN MATERI Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri (TKLN)

Modul 4: Pedoman Pembahasan Materi

• • • • • •

TOT PK4-OH1

Bahan untuk Presentasi

Hal-hal yang Membedakan Modul Pengelolaan Keuangan • • •

Modul 4: Pedoman Pembahasan Materi

TOT PK4-OH2

Membuat Sesi Menyenangkan:

Teknik Presentasi

Pengucapan yang jelas Penggunaan kata-kata yang sederhana dan kalimat yang jelas Sikap tubuh yang tegak dengan mata menatap pemirsa Memberi perhatian sepenuhnya dan mendorong peserta untuk berani bicara Membuat presentasi dan diskusi menyenangkan Cara berpakaian

Modul 4: Pedoman Pembahasan Materi

Berlatih dengan perhitungan keuangan dan mengisi lembar kerja Harus memastikan peserta tahu bagaimana cara menghitung dan mengisi lembar kerja Harus dinyatakan dalam Rupiah dan harus jelas dalam jumlah

TOT PK4-OH3

• • • • • •

Permainan Selingan (ice breakers) Cerita lucu Meregangkan badan Variasi dalam metode pelatihan Perubahan nada suara

Modul 4: Pedoman Pembahasan Materi

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

TOT PK4-OH4


MODUL 4: PEDOMAN PEMBELAJARAN MATERI DAN LATIHAN MENGAJAR

Bahan untuk Peserta

TOT PK4 - HO1 FORM EVALUASI UNTUK LATIHAN MENGAJAR Minta peserta untuk memberikan masukan pada peserta lain yang mempresentasikan dengan menggunakan format seperti di bawah ini. Lakukan dalam kertas yang terpisah jika diperlukan. MODUL 3: Membuat Anggaran Topik presentasi 1. Membuat Anggaran 2. Menghitung kelebihan/ kekurangan uang 3. Anggaran dan Tujuan Finansial

• • • • • •

Yang mempresentasikan ………. ………. ………. ………. ………. ……….

• • • • • •

Masukan ………. ………. ………. ………. ………. ……….

• • • • • •

Yang mempresentasikan ………. ………. ………. ………. ………. ……….

• • • • • •

Masukan ………. ………. ………. ………. ………. ……….

• • • • • •

Yang mempresentasikan ………. ………. ………. ………. ………. ……….

• • • • • •

Masukan ………. ………. ………. ………. ………. ……….

MODUL 4: Menabung untuk Masa Depan Topik presentasi 1. Tujuan menabung 2. Bagaimana cara menabung 3. Di mana tempat menabung

MODUL 5: Produk-Produk Jasa Keuangan Topik presentasi 1. Tipe-Tipe Jasa Keuangan 2. Penyedia Jasa Keuangan 3. Bagaimana menggunakan jasa keuangan MODULE 6: Jasa Remitansi Topik presentasi

Yang mempresentasikan

Masukan

1. Pilihan-pilihan untuk remitansi

• •

………. ……….

• •

………. ……….

2. Biaya ketergantungan atas remitansi

• •

………. ……….

• •

………. ……….

3. Perilaku penerima remitansi

• •

………. ……….

• •

………. ……….

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri


MODUL 5.

PEMBAHASAN STUDI KASUS


MODUL 5: PEMBAHASAN STUDI KASUS

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

MODUL 5: PEMBAHASAN STUDI KASUS

Tujuan Pelatihan Di akhir sesi, peserta diharapkan dapat:  Belajar menjelaskan pokok pembahasan kepada para peserta  Memahami konsep pengelolaan keuangan, unsur-unsur yang terdapat di dalamnya dan langkah-langkah perencanaan dan pembuatan anggaran  Belajar cara menjelaskan langkah-langkah perencanaan dan pembuatan anggaran dengan melakukan perhitungan dan menggunakan contoh nyata dalam studi kasus Waktu 300 menit (dilanjutkan di hari berikutnya dan istirahat 15 menit di antara sesi) Dipecah menjadi:  30 menit pengenalan konsep  75 menit membaca studi kasus  60 menit pemberian tugas dan persiapan presentasi  135 menit presentasi individu / kelompok dan umpan balik

1. (15 menit) Diskusi awal. Jelaskan kepada peserta bahwa studi kasus ini di rancang untuk memberikan latihan bagi mereka agar memperoleh pemahaman yang lebih jelas mengenai tahap-tahapan dalam mengelola uang. Kisah yang diberikan menggambarkan pola umum yang terdapat di komunitas tenaga kerja luar negeri, di mana mereka umumnya tergantung pada pengiriman uang (remitansi) dan mereka belum menggunakan kiriman uang tersebut dengan bijak. Mereka belum mengalokasikan uang tersebut untuk kebutuhan yang produktif, dan juga harus hidup dengan hutang sepanjang hidupnya. Melalui latihan-latihan ini, para peserta diajak mendalami situasi dan mengambil langkah-langkah dalam mengelola uang untuk meningkatkan taraf hidup dan masa depan yang lebih baik.

Material Hadiah bagi peserta yang aktif dan pemenang untuk presentasi terbaik – coklat, permen, pulpen, dll. Bahan Peraga (Over Head) TOT PK5-OH1 Halaman Judul TOT PK5-OH2 Langkah-Langkah Mengelola Keuangan TOT PK9-OH3 Hal penting yang harus dicatat Handout TOT PK5-HO1 Studi Kasus 1: Aminah bertemu Amir TOT PK5-HO2 Studi Kasus 2: Amir dan Aminah pergi merantau TOT PK5-HO3 Studi Kasus 3: Amir dan Aminah berumah-tangga

Tayangkan TOT PK5-OH2 (Langkah-Langkah Mengelola Uang). Pada intinya tahapan mengelola keuangan meliputi antara lain:  Mengenali kebutuhan  Menetapkan prioritas (perencanaan dan pembuatan anggaran)  Memantau pemasukan  Memantau pengeluaran  Membuat anggaran  Perencanaan untuk menabung  Mengetahui jasa-jasa keuangan  Tambahan informasi mengenai bagaimana cara menggunakan jasa remitansi Katakan kepada para peserta bahwa langkah-langkah tersebut telah dibahas dalam sesi-sesi sebelumnya.

Catatan Teknis Lembar kerja untuk membahas studi kasus

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

41


MODUL 5: PEMBAHASAN STUDI KASUS

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

MODUL 5: PEMBAHASAN STUDI KASUS, lanjutan Katakan kepada para peserta bahwa langkah-langkah tersebut telah dibahas dalam sesisesi sebelumnya. Studi kasus akan merangkum semua tahapan tersebut melalui kisah yang berkesinambungan dan lembar kerja yang mudah. Studi kasus ini juga berguna sebagai pengingat untuk bahan-bahan yang telah di berikan pada sesi sebelumnya, yang bisa ditelaah kembali dari waktu ke waktu. Pastikan bahwa Anda membimbing para peserta melalui proses tahap demi tahap dan pastikan juga bahwa mereka mengerti tiap tahapnya agar mereka dapat menjelaskan topik ini di depan peserta lain. 5.1. PENGENALAN KONSEP (30 menit) Catatan untuk pelatih: Untuk menyimpulkan diskusi, katakan: “Menggunakan kisah-kisah yang digambarkan dalam studi kasus, Anda pada dasarnya mengajarkan langkah-langkah mengelola uang dan remitansi. Beberapa bagian dari studi kasus sifatnya mirip. Anda mungkin akan menemukan pengulangan, yang memang dibuat untuk menekankan pentingnya pelajaran tersebut.” Secara khusus, beritahu para calon pelatih bahwa dalam pelatihan ke depan mereka perlu mengarahkan dan memberanikan peserta untuk mengembangkan gagasan dalam:  Mencari peluang untuk mendapatkan pemasukan tambahan  Bagaimana mencari dan mengembangkan peluang untuk usaha mikro Tidak ada jawaban yang benar atau salah dari peserta. Yang penting adalah mereka mengembangkan gagasan mereka sendiri dalam mengelola uang. 2.

(10 menit) Katakan kepada para peserta bahwa mereka harus membaca kasusnya sendirisendiri sebelum bekerjasama dalam kelompok. Selanjutnya, di hari berikutnya, mereka harus dapat menerangkan kasus dan mengarahkan peserta lain. Mereka harus melakukan presentasi di depan peserta lain. Inti dari cerita ini adalah bagaimana mengelola keuang dan remitansi Anda dengan bijaksana. Hal-hal penting yang harus diperhatikan oleh calon pelatih:     

3.

Kita perlu mengajarkan kepada peserta untuk jangan hidup dengan hutang Para peserta harus berpikir jangka panjang dan untuk masa depan Mereka harus mengelola keuangan mereka agar dapat menabung Menggunakan uang secara produktif adalah dengan cara mengumpulkan aset Kita perlu membantu para peserta melihat kesempatan untuk mencari sumber pemasukan lainnya agar tidak tergantung pada kiriman uang

(5 menit) Bagi peserta menjadi 4-5 kelompok (sekitar 5 orang dalam kelompok). Biarkan mereka duduk dengan rekan-rekan di kelompoknya. Beritahu mereka bahwa besok kita akan mengadakan perlombaan dan memilih presentasi terbaik. Perwakilan terbaik dari masing-masing kelompok akan melakukan presentasi di depan kelas dan kita akan memilih pemenangnya. Dengan demikian semua orang harus mempersiapkan diri.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

42


MODUL 5: PEMBAHASAN STUDI KASUS

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

5.2. MEMBACA STUDI KASUS (75 menit) 5.2.1 4.

Studi Kasus 1: Aminah bertemu Amir (25 menit) (15 menit) Bagikan TOT PK5-HO1 (Studi Kasus 1) kepada semua peserta. Berikan waktu 15 menit kepada peserta untuk membaca kasus sendiri-sendiri dan mengerjakan latihanlatihannya. Pastikan bahwa semua bekerja sendiri.

5.

(5 menit) Biarkan para peserta berdiskusi di antara mereka dan membandingkan jawaban mereka di dalam kelompok. Beritahu mereka bahwa mereka harus membuat semacam lembar kerja atau tabel. Di sesi berikutnya setelah istirahat, mereka akan mempresentasikan pembahasan mereka dan peserta lain akan mengajukan pertanyaan-pertanyaan. Lembar kerja bisa mengacu atau mengambil dari sesi-sesi sebelumnya.

6.

(5 menit) Kumpulkan para peserta dan tanyakan apa yang telah dipelajari dari kasus tersebut. Tuliskan jawaban mereka di papan tulis atau kertas plano (flip chart). Untuk menyimpulkan, beritahu mereka bahwa inti cerita adalah “Jangan hidup dengan Hutang. Anda bisa mendapatkan masa depan yang lebih baik dengan mengelola keuangan Anda secara baik”. Lalu bersiaplah untuk studi kasus yang berikutnya. Catatan untuk pelatih: Tema dari studi kasus ini adalah UNTUK BIJAK DALAM MEMINJAM DAN TIDAK HIDUP DALAM HUTANG. Arahkan peserta supaya bisa mendapatkan kesimpulan ini. Langkah-langkah untuk bijak dalam meminjam:  Membandingkan jasa keuangan  Memilih jasa keuangan yang tepat Tidak ada jawaban yang benar atau salah. Yang penting Anda memastikan bahwa jawaban peserta mencakup aspek-aspek di atas.

5.2.2 7.

Studi Kasus 2: Amir dan Aminah pergi merantau (25 menit) (15 menit) Bagikan TOT PK9-HO2 (Studi Kasus 2) kepada semua peserta. Berikan waktu 15 menit kepada peserta untuk membaca kasus sendiri-sendiri dan mengerjakan latihanlatihannya. Pastikan bahwa semua bekerja sendiri.

8.

(5 menit) Biarkan para peserta berdiskusi di antara mereka dan membandingkan jawaban mereka di dalam kelompok. Beritahu mereka bahwa mereka harus membuat semacam lembar kerja atau tabel. Di sesi berikutnya setelah istirahat, mereka akan mempresentasikan pembahasan mereka dan peserta lain akan bertanya.

9.

(5 menit) Kumpulkan para peserta dan tanyakan apa yang telah dipelajari dari kasus tersebut. Tuliskan jawaban mereka di papan tulis atau kertas plano (flip chart). Untuk menyimpulkan, beritahu mereka bahwa inti cerita adalah “Anda harus mengelola uang dengan baik dan mengajarkan keluarga Anda untuk mendapatkan manfaat penuh dari remitansi”. Lalu bersiaplah untuk studi kasus yang berikutnya.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

43


MODUL 5: PEMBAHASAN STUDI KASUS

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

Catatan untuk pelatih: Tema dari studi kasus ini adalah MERENCANAKAN KEUANGAN DAN MEMPEROLEH MANFAAT SEPENUHNYA DARI REMITANSI. Arahkan peserta agar mencapai kesimpulan tersebut. Pastikan peserta dapat mencari cara yang terbaik untuk memberitahu keluarganya agar tidak tergantung pada remitansi. Untuk mengelola uang, Amir dan Aminah harus mencari cara yang termurah untuk mengirim uang agar bisa mengirim lebih banyak dan keluarganya bisa menabung. Agar pembahasannya lebih mudah, bisa digunakan contoh uang sejumlah tertentu. Misalnya, dengan uang Rp1 juta, bagaimana Amir bisa mengalokasikan uangnya:  Rp ____ untuk membayar biaya pengiriman uang  Rp ____ untuk menabung  Perencanaan untuk menabung Ingat, tidak ada jawaban benar atau salah. 5.2.3 10.

Studi Kasus 3: Amir dan Aminah berumah-tangga (25 menit) (15 menit) Bagikan TOT PK5-HO3 (Studi Kasus 3) kepada semua peserta. Berikan waktu 15 menit kepada peserta untuk membaca kasus sendiri-sendiri dan mengerjakan latihanlatihannya. Pastikan bahwa semua bekerja sendiri.

11.

(5 menit) Kumpulkan para peserta dan tanyakan apa yang telah dipelajari dari kasus tersebut. Tuliskan jawaban mereka di papan tulis atau kertas plano (flip chart). Untuk menyimpulkan, beritahu mereka bahwa inti cerita adalah “Anda harus mengelola uang dengan baik dan mengajarkan keluarga Anda untuk mendapatkan manfaat penuh dari remitansi”. Lalu bersiaplah untuk studi kasus yang berikutnya.

12.

(5 menit) Kumpulkan para peserta dan tanyakan apa yang telah dipelajari dari kasus tersebut. Tuliskan jawaban mereka di papan tulis atau kertas plano (flip chart). Untuk menyimpulkan, beritahu mereka bahwa inti cerita adalah “Buat rencana untuk usaha dan cari kesempatan untuk mendapatkan sumber pemasukan yang lain”. Lalu bersiaplah untuk tugas berikutnya. Catatan untuk pelatih: Tema dari studi kasus ini adalah MEMBUAT RENCANA UNTUK USAHA DAN MENCARI SUMBER PENGHASILAN LAIN. Arahkan peserta agar mencapai kesimpulan tersebut. Pertama, bagaimana cara yang terbaik bagi Amir dan Aminah untuk berdiskusi mengenai prioritas dalam mengelola uang. Dalam hal merencanakan usaha, langkah-langkahnya meliputi:  Pengamatan sekitar terhadap jenis usaha yang bisa dilakukan  Tetapkan jumlah modal kerja yang diperlukan dengan merinci keperluannya (misalnya, untuk berjualan buah kita perlu membeli keranjang seharga Rp50,000 per buah dan membeli buah-buahan dengan harga Rp5,000 per kilogram. Kita membutuhkan Rp500,000 untuk memulai usaha ini).  Tentukan waktu kapan modal usaha tersebut dibutuhkan (kapan mau memulai usaha, misalnya, 3 bulan dari sekarang) Ingat, tidak ada jawaban benar atau salah.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

44


MODUL 5: PEMBAHASAN STUDI KASUS

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

SESI DITUTUP DAN DILANJUTKAN KEESOKAN HARI 5.2.4 13.

Review dan Pemberian Tugas (60 menit) (10 menit) Pertanyaan dan jawaban. Setelah meninjau ulang semua kasus-kasus, tanyakan kepada peserta jika mereka ada pertanyaan-pertanyaan dan jawab pertanyaan-pertanyaan. Anda bisa mengacu ke Catatan Teknis ketika menjawab.

14.

(10 menit) Lalu bagi peserta dalam kelompok dan bagikan studi kasus , setiap kelompok mendapatkan satu studi kasus yang berbeda untuk di presentasikan (jika jumlah kelompok lebih dari 3, akan ada beberapa kelompok yang akan membahas studi kasus yang sama). Masing-masing kelompok akan mempersiapkan diri untuk mempresentasikan kasus. Besok, setiap orang harus melakukan presentasi di dalam kelompoknya sementara yang lain memberikan umpan balik. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan bagi yang belum pernah presentasi di sesi-sesi sebelumnya untuk berlatih mengajar. Kemudian masingmasing kelompok akan memilih perwakilan terbaik untuk melakukan presentasi di depan kelas. Peraturan dalam presentasi:  Setiap orang akan melakukan presentasi di dalam kelompok. Lama presentasi 10 menit, kemudian 5 menit untuk tanya-jawab dan 5 menit untuk mendapatkan masukan dari rekan-rekan lain.  Presentasi harus dipusatkan pada inti cerita dari masing-masing kasus. Kerjakan di dalam lembar kerja atau tabel dan pastikan Anda tahu bagaimana cara mengisi lembar kerja tersebut.  Rekan lain di dalam kelompok diharapkan memberi masukan untuk perbaikan.  Setiap kelompok memilih yang terbaik untuk mewakili mereka dalam presentasi kelas.  Ketika perwakilan kelompok melakukan presentasi di depan kelas, pemirsa akan memilih pemenang setelah semua kelompok telah melakukan presentasi.  Kriteria untuk presentasi terbaik akan didasarkan pada kesepakatan, akan dibuat bersama.

15.

(10 menit) Lalu bicarakan apa yang bisa dijadikan ukuran untuk presentasi terbaik. Biarkan peserta melontarkan jawaban-jawaban dan tulis apapun jawaban-jawaban itu di papan tulis tulis atau kertas plano (flip chart). Jawaban harus meliputi:      

Kemampuan berkomunikasi (pengucapan, nada suara, pilihan kata, dsb.) Kualitas isi (kedalaman pembahasan) Kemampuan menjawab pertanyaan Bagaimana membuat presentasi yang menarik dan menghibur Cara berpakaian Sikap tubuh

Anda harus menambahkan kriteria di atas jika belum dimasukkan dalam daftar yang dibuat peserta.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

45


MODUL 5: PEMBAHASAN STUDI KASUS

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

Catatan untuk pelatih: Lomba presentasi dirancang untuk memenuhi tiga tujuan:  Presentasi perorangan dimaksudkan untuk memastikan semua orang mendapatkan kesempatan untuk presentasi dan mengasah kemampuan mereka dalam memberi pelatihan  Kesepakatan peserta pelatihan dalam menentukan kriteria presentasi dimaksudkan agar peserta membangun gambaran yang jelas mengenai presentasi yang baik. Dengan demikian semua orang memperoleh pemahaman mengenai presentasi yang baik seperti apa.  Presentasi dari masing-masing kelompok akan memberi peserta contoh nyata dari presentasi terbaik Arahkan peserta agar mencapai kesimpulan tersebut.

16.

(30 menit) Beri kesempatan pada peserta untuk mempersiapkan diri dalam kelompok. Minta mereka menunjuk ketua kelompok. Ketua kelompok bertanggung jawab memimpin kelompok untuk:  Memastikan semua orang sudah mempersiapkan diri  Menentukan giliran dalam melakukan presentasi perorangan  Memilih yang terbaik untuk melakukan presentasi di depan kelas Catatan untuk pelatih: Agar perlombaan lebih seru, Anda bisa meminta masing-masing kelompok untuk memilih nama dan membuat yel-yel kelompok. Mereka perlu mendiskusikan dalam kelompok apa yang harus dilakukan untuk membuat presentasi yang terbaik berdasarkan kriteria yang telah ditentukan sebelumnya. Anda perlu membimbing mereka dalam persiapan ini agar memenuhi kriteria tersebut. Pastikan masingmasing kelompok memiliki kesepakatan bagaimana mereka bisa memberikan presentasi yang terbaik dan mempersiapkan diri mereka sesuai kesepakatan tersebut.

ISTIRAHAT (15 menit) 5.3. PRESENTASI PERORANGAN / PER KELOMPOK (105 menit) 5.3.1 17.

Tinjauan persiapan (5 menit) (5 menit) Biarkan semua orang duduk dalam kelompoknya, kemudian tanyakan pada setiap kelompok bagaimana persiapan mereka dalam melakukan presentasi. Pastikan bahwa setiap orang siap dan tahu apa yang harus dilakukan. Kemudian minta mereka mengulang kembali kriteria untuk presentasi terbaik. Untuk presentasi berdasarkan topik, ingatkan peserta mengenai tema dan langkah-langkah untuk masing-masing studi kasus seperti yang telah dibahas sebelumnya.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

46


MODUL 5: PEMBAHASAN STUDI KASUS

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

Tema untuk masing-masing studi kasus:  Aminah bertemu Amir: “Meminjam dengan bijak dan jangan hidup dengan Hutang”.  Amir dan Aminah pergi merantau: “Merencanakan keuangan dan mendapatkan manfaat penuh dari remitansi”.  Amir dan Aminah berumah-tangga: “Buat rencana untuk usaha dan cari kesempatan untuk mendapatkan sumber pemasukan yang lain”. 5.3.2 18.

Peresentasi perorangan dalam kelompok (45 menit) (10 menit) Presentasi perorangan dalam masing-masing kelompok. Satu orang mulai melakukan presentasi di dalam kelompok selama 5 menit. Kemudian tanya jawab dan masukan dari rekan-rekan lain dalam kelompok selama 5 menit. Biarkan ketua kelompok memimpin acara. Kiat memberi masukan:  Apa yang bagus  Apa yang kurang dan perlu diperbaiki Anda bisa mengacu pada lembar evaluasi di sesi pembukanan untuk melihat aspekaspek apa saja yang perlu dievaluasi.

19.

Ulangi proses sampai semua orang selesai melakukan presentasi di dalam kelompok. Perkiraan lama waktu untuk menyelesaikan semua presentasi: 40 menit. (5 menit) Setelah semua selesai, minta mereka untuk menentukan yang terbaik untuk mewakili kelompok dalam lomba presentasi.

5.3.3 20.

Presentasi oleh kelompok (45 menit) (5 menit) Minta masing-masing kelompok untuk menunjuk satu orang untuk menjadi juri dan bergabung dalam tim juri dalam lomba. Kemudian biarkan para juri berkumpul untuk menentukan penilaian dalam lomba dan bagaimana mereka akan menentukan pemenang. Persilahkan juri mengumumkan cara penilaian mereka kepada hadirin.

21.

(10 menit) Mulai lomba antar kelompok dan minta perwakilan kelompok untuk melakukan presentasi di depan kelas, satu demi satu. Setiap orang melakukan presentasi selama 5 menit, kemudian 5 menit untuk tanya jawab dengan kelompok lain. Ulangi proses sampai setiap perwakilan kelompok selesai melakukan presentasi. Perkiraan lama waktu untuk menyelesaikan semua presentasi: 30 menit.

22.

(5 menit) Biarkan para juri berunding untuk memutuskan pemenang dan mengumumkan hasil pada hadirin. Para juri harus bisa menjelaskan bagaimana mereka bisa mencapai hasil tersebut. Biarkan peserta lain mempertanyakan hasil kalau mereka tidak setuju sampai semua setuju. Tolong pastikan bahwa mereka memilih presentasi terbaik berdasarkan struktur presentasi, cara membawakan yang menarik dan kemampuan untuk melibatkan pemirsa.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

47


MODUL 5: PEMBAHASAN STUDI KASUS

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

Catatan untuk pelatih: Biarkan saja jika terjadi kegaduhan dalam bertanya atau mendukung timnya. Tujuan dari permainan ini adalah supaya seru. Anda baru boleh turun tangan kalau persaingan menjadi tidak sehat atau terjadi konflik. 5.3.4 23.

Penutup dan perayaan (5 menit) (10 menit) Beri hadiah ke pada pemenang utama lomba kelompok dan pemenang di kelompok dengan coklat atau pulpen atau hadiah lain. Kemudian bagikan permen atau kue ke pada peserta lain supaya semua orang bisa bergembira. Beri mereka kata-kata yang memotivasi atau membangkitkan semangat agar semua menjadi bersemangat. CATATAN AKHIR UNTUK PENGATURAN WAKTU Pengaturan waktu sangat penting di sini karena Anda mungkin tidak memiliki waktu seperti yang dialokasikan, apalagi kalau sesi-sesi sebelumnya molor. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi keterbatasan waktu:  Anda boleh memperpanjang waktu sampai melewati istirahat makan siang dan membuat sesi selanjutnya (bagaimana memodifikasi modul dan evaluasi) lebih pendek. Hanya saja pastikan bahwa lomba tidak melewati rehat kopi sore.  Anda boleh melewatkan saja presentasi perorangan (langkah 18) dan langsung pergi ke presentasi per kelompok.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

48


MODUL 5: PEMBAHASAN STUDI KASUS

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

CATATAN TEKNIS Lembar kerja untuk membahas studi kasus Lembar kerja yang telah digunakan di sesi-sesi sebelumnya dapat digunakan untuk membahas studi kasus ini, diantaranya:     

PK2-HO1 Jenis Pengeluaran PK2-HO2 Jenis Pemasukan PK2-HO5 Pinjaman yang baik dan buruk PK3-HO2 Lembar kerja membuat Anggaran PK4–HO1 Lembar Kerja Perencanaan Menabung

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

49


MODUL 5: PEMBAHASAN STUDI KASUS

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

l l l l l l l l l l l l l l l l l l

HALAMAN INI DENGAN SENGAJA DIKOSONGKAN

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

50


MODUL 5: PEMBAHASAN STUDI KASUS

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran

Lampiran Modul 5

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

51


MODUL 5: PEMBAHASAN STUDI KASUS

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

HALAMAN INI DENGAN SENGAJA DIKOSONGKAN

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

52


MODUL 5: PEMBAHASAN DAN STUDI KASUS

• •

PEMBAHASAN STUDI KASUS Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri (TKLN)

Modul 5: Pembahasan Studi Kasus

• • • • •

Bahan Presentasi

TOT PK5-OH1

• • • • • •

Membuat daftar kebutuhan Anda Menentukan prioritas (perencanaan dan anggaran) Memantau pemasukan Memantau pengeluaran Membuat anggaran Merencanakan untuk menabung Mencari jasa keuangan Informasi tambahan mengenai penggunaan jasa remitansi

Modul 5: Pembahasan Studi Kasus

Hal-hal Penting

Ajarkan peserta untuk tidak hidup dalam hutang Peserta perlu berfikir jangka panjang dan untuk masa depan Peserta perlu mengelola uang supaya mereka bisa menabung Penggunaan uang yang produktif adalah dengan mengumpulkan aset Bantu peserta untuk mencari kemungkinan sumber pemasukan lain supaya mereka tidak bergantung pada remitansi

Modul 5: Pembahasan Studi Kasus

Langkah-langkah Mengelola Uang

TOT PK5-OH1

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

TOT PK5-OH2


MODUL 5: PEMBAHASAN DAN STUDI KASUS

Bahan untuk Peserta TOT PK5-HO1.a

STUDI KASUS Aminah bertemu Amir Aminah sedang gundah karena tidak memiliki penghasilan sementara ke dua orang-tuanya sudah tua dan mulai sakit-sakitan. Aminah ingin sekali bisa membantu kebutuhan hidup keluarganya, terutama untuk adik-adiknya yang masih kecil, tetapi ia tidak tahu caranya. Waktu sedang duduk gundah datanglah Amir, tetangga yang sudah lama tidak berjumpa karena pergi merantau. Dalam keadaan suka cita bertemu teman lama, Amir bercerita tentang kisahnya merantau ke Malaysia bekerja di perkebunan sawit. Aminah sangat tertarik dengan cerita Amir sehingga timbullah keinginan Aminah untuk merantau. Aminah berencana untuk merantau ke Saudi Arabia untuk bekerja sebagai piùata laksana rumah tangga. Amir lalu menemani Aminah mendaftar ke PPTKIS. Kesulitan pertama yang timbul adalah dari mana mendapatkan uang untuk biaya keberangkatan. Amir langsung memperingatkan Aminah untuk tidak meminjam uang ke rentenir. Amir lalu menceritakan pengalaman buruknya meminjam dari rentenir, uang hasil bekerja di rantau habis untuk membayar hutang pada rentenir karena bunganya yang sangat tinggi. Akibatnya sekarang Amir tidak punya banyak uang tersisa untuk keperluan lain. Agar Aminah tidak mengalami hal yang sama yang dialami oleh Amir, Amir mengajak Aminah untuk meminjam uang di bank atau lembaga keuangan yang terdapat di sekitar tempat tinggal mereka. Akhirnya untuk keperluan merantau, Aminah mendapat pinjaman Rp 2 juta dari Koperasi dengan bunga 3% per bulan. Pertanyaan:  Apa perbedaan meminjam dari rentenir dan meminjam dari lembaga keuangan, apa kelebihan dan kekurangan dari masing-masing?  Apa yang harus dilakukan Aminah untuk mendapatkan pinjaman dari koperasi, dan persyaratan apa saja yang harus dipenuhi?

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri


Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

MODUL 5: PEMBAHASAN DAN STUDI KASUS TOT PK5-HO1.b

Bahan untuk Peserta


Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

MODUL 5: PEMBAHASAN DAN STUDI KASUS TOT PK5-HO1.C

Bahan untuk Peserta

TOT PK5-HO1.c


MODUL 5: PEMBAHASAN DAN STUDI KASUS

Bahan untuk Peserta TOT PK5-HO2a

Amir dan Aminah pergi merantau Aminah kemudian berangkat ke Saudi Arabia. Amir, yang diam-diam menaruh hati pada Aminah, memutuskan untuk kembali merantau agar bisa mengumpulkan uang untuk membeli mas kawin bagi Aminah dan juga menabung untuk masa depan membangun keluarga. Waktu berangkat, Amir dan Aminah berjanji untuk tetap berhubungan satu sama lain. Karena kesepian di negeri orang dan rindu satu sama lain, Amir dan Aminah sering salin menelpon. Mereka baru sadar setelah di akhir bulan ke dua, mereka kehabisan uang karena pemasukan mereka habis untuk menelphon. Amir yang sudah memiliki pengalaman buruk berhutang pada rentenir, bertekat kali ini harus bisa menabung. Karena itu Amir mencoba menghubungi Budi, salah satu teman tenaga kerja luar negerinya yang berhasil, untuk meminta nasihat. Dari hasil bekerja di luar negeri, Budi dapat membeli rumah dan sekarang sedang membangun usaha peternakan kecil-kecilan. Setelah mendengarkan nasihat dari Budi, Amir dan Aminah sepakat untuk membuat rencana bersama, yaitu untuk menikah, membeli rumah dan mengumpulkan uang untuk modal kerja. Semua rencana itu akan diwujudkan dalam waktu 2 tahun (24 bulan), atau setelah kontrak kerja mereka selesai. Di samping itu, Amir dan Aminah juga berniat menyisihkan uang untuk mengirim uang pada keluarga mereka untuk membantu kebutuhan hidup keluarga. Sejauh ini, Amir dan Aminah sama-sama memperoleh pemasukan sebesar Rp 2 juta setiap bulannya. Dalam proses memujudkan rencana keuangannya, Amir menghadapi masalah. Pada saat Amir sedang mengumpulkan uang untuk membeli mas kawin untuk Aminah, adiknya menelpon meminta kiriman segera untuk membeli sepeda motor. Pertanyaan:    

Apa yang dinasihatkan Budi kepada Amir? Bagaimana Amir dan Aminah dapat membuat rencana mereka untuk menabung? Apa yang harus dilakukan Amir dan Aminah agar biaya remitansi yang dikeluarkan murah? Apa yang harus dilakukan Amir, untuk memenuhi permintaan adiknya untuk membelikan motor?

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri


Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

MODUL 5: PEMBAHASAN DAN STUDI KASUS TOT PK5-HO2.b

Bahan untuk Peserta

TOT PK5-HO2b


MODUL 5: PEMBAHASAN DAN STUDI KASUS

Bahan untuk Peserta TOT PK5-HO3a

Amir dan Aminah berumah tangga Amir dan Aminah telah kembali ke tanah air setelah bekerja di luar negeri selama 2 tahun. Dengan keberhasilan mereka menabung, mereka bisa menyelenggarakan pesta pernikahan secara sederhana. Disamping itu, mereka juga akan menggunakan tabungannya untuk rencanamasa depan. Rencana pertama adalah membeli sebidang tanah untuk kemudian membangun rumah sederhana di atasnya. Selain itu mereka juga ingin membuka usaha. Amir membuat peternakan dan Aminah membuka warung, sehingga mereka bisa memperoleh pemasukan untuk memenuhi kebutuhan hidup seharihari. Mereka juga berencana menabung untuk pendidikan anak-anak mereka nanti, bahkan mereka juga ingin memastikan bisa menikmati hari tua (pensiun) yang nyaman. Pertanyaan:  Apa yang harus dilakukan oleh Amir dan Aminah untuk mulai membuka usaha?  Jika Amir dan Aminah membutuhkan dana tambahan dalam memulai usahanya, apa yang harus dilakukan untuk memperoleh pinjaman dari bank?  Bagaimana Amir dan Aminah bisa membuat perencanaan untuk menabung bagi masa depan mereka?

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri


Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

MODUL 5: PEMBAHASAN DAN STUDI KASUS TOT PK5-HO3b

Bahan untuk Peserta


MODUL 6.

KIAT MEMODIFIKASI MODUL


MODUL 6: KIAT MEMODIFIKASI MODUL

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

MODUL 6: KIAT MEMODIFIKASI MODUL

Tujuan Pelatihan

6.1 Tips Menyesuaikan Modul 1. ( 2 menit) Pembukaan. Buka sesi dengan mengatakan:  “Kita telah membahas semua materi tentang Pengelolaan Keuangan baik mengenai materi intinya maupun teknik-teknik mengajarnya.  Dengan demikian kita sudah siap untuk memberikan training. Adakah hal lain yang masih perlu kita siapkan?” . Mintakan pendapat para peserta.

Di akhir sesi, peserta diharapkan dapat:  Memahami kebutuhan peserta yang berbeda-beda  Mengajarkan cara memodifikasi modul untuk menyesuaikan dengan kebutuhan peserta Waktu: 60 Menit

2.

Material: Modul Pengelolaan Keuangan Hadiah Bahan Peraga (Over Head): PK6 –OH1 Halaman Judul PK6 – OH2 Hal-hal yang perlu disesuaikan PK6 – OH3 Kekurangan dan kelebihan waktu PK6 – OH4 Kekurangan dan kelebihan waktu PK6 – OH5 Contoh-contoh ice breaking Bahan untuk peserta PK6–HO1 Kiat Melakukan Penyesuaan Modul

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

(10 menit) Memahami kebutuhan peserta yang berbeda-beda. Pada sesi akhir ini kita akan membahas satu hal lagi yang sangat pentin, yaitu menyesuaikan modul dengan keadaan setempat. Hal ini penting untuk membuat peserta lebih mudah memahami, merasa dilibatkan, ada kebanggaan karena disesuaikan dengan keadaan mereka. Hal ini karena contoh yang diberikan adalah apa yang mereka alami sehingga akan lebih mudah dimengerti dan memotivasi perubahan yang diharapkan setelah peserta mengikuti pelatihan.  Adakan sedikit perlombaan antar kelompok. Bagi kelas menjadi kelompok kecil beranggotakan 3 – 5 orang. Perlombaannya adalah seandainya Anda mengajar di NTT dan NTB, halhal apa saja yang membedakan kedua tempat tersebut? Buat dalam daftar sebanyak-banyaknya. Yang paling banyak itulah pemenangnya. Kelompok yang menang akan diberikan hadiah menarik. Yang akan bertindak sebagai juri adalah fasilitator (tugas juri adalah memeriksa apakah jawaban benar atau tidak, menghitung jumlah jawaban yang benar dan menentukan siapa yang menjadi juaranya)

53


MODUL 6: KIAT MEMODIFIKASI MODUL

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

 Periksa hasil pekerjaan kelompok hitung dan tentukan juaranya. Beri hadiah!  Katakan: “Ternyata ada perbedaan ya. Apa yang membuat banyak perbedaan?”  Katakan:” Sebagai fasilator setelah kita mengetahui adanya perbedaan-perbedaan tersebut apa yang harus kita lakukan?” Jawabannya: “Kita harus sesuaikan dengan keadaan setempat”  Tanyakan: “Mengapa harus disesuaikan?” Jawaban: “Untuk memenuhi kebutuhan peserta dan membuat pelatihan menjadi efektif” 3.

(15 menit) Latihan Menyesuaikan Modul. • Minta mereka tetap di dalam kelompok. Bagikan Modul Pengelolaan Keuangan sesi 2 sampai sesi 6 kepada kelompok. Satu kelompok mendapat 1 atau 2 modul tergantung dari jumlah kelompok. Minta mereka untuk menyesuaikan modul tersebut jika mereka memberi pelatihan di NTB. Beri waktu lebih kurang 15 menit, fasilatator berkililing memantau proses latihan dan menanyakan jika ada yang kurang jelas. Bantu dan jelaskan. • Tanyakan pada masing-masing kelompok atau minta mereka menjelaskan apa saja yang mereka ubah. Catat hal-hal yang mereka rubah, misalnya: gambar, contoh-contoh yang terkait, nama-nama yang sesuai, dan lain-lain.

4.

(15 Menit) Cara memodifikasi atau hal-hal yang dapat dimodifikasi. • Katakan: “Modul yang akan kita pakai adalah modul pelatihan yang telah menggunakan metode ELC dengan mempertimbangan berbagai hal agar pelatihan berjalan sukses. Namun demikian tentu ada hal-hal lain yang masih perlu disesuaikan oleh fasilitator untuk menyesuaikan dengan keadaan di lapangan (daerah). Namun dalam proses penyesuaian hal yang tidak boleh diubah adalah: PESAN atau TUJUAN SETIAP SESI serta LANGKAHLANGKAH YANG HARUS DILAKUKAN”. • Lanjutkan dengan mengatakan:” Sehingga hal-hal yang dapat dan perlu penyesuaian antara lain:”  Nama orang dalam contoh-contoh studi kasus  Contoh-cotoh pekerjaan dapat disesuaikan dengan jenis pekerjaan setempat  Gambar-gambar, jangan menggunakan gambar yang tabu di daerah tertentu misalnya gambar babi di daerah yang mayoritas muslim, gambar sapi di daerah mayoritas Hindu,dan lain-lain  Nama-nama lembaga keuangan, gunakan contoh nama lembaga keuangan yang ada di lingkungan setempat  Untuk flip chart, jika tidak ada, gunakan papan tulis dan kertas karton manila/kertas minyak sebagai ganti kertas flip chart  Untuk over head, jika tidak ada, tuliskan di kertas flip chart dan tempelkan di dinding untuk menyampaikan kesimpulan  Gunakan alat peraga yang sesuai dengan bahasan modul dan tersedia di sekitar mereka (contoh: formulir pengajuan kredit dari bank daerah, dsb)  Lain-lain (gunakan ide-ide mereka dari langkah 3) •

Tanyakan:” Apa yang harus dilakukan jika menghadapi kelebihan atau kekurangan waktu?”

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

54


MODUL 6: KIAT MEMODIFIKASI MODUL

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

• Jelaskan: Dalam menghadapi kekurangan waktu yang dapat dilakukan antara lain:  Mempercepat setiap langkah. Misalnya proses diskusi, kerja kelompok, dan lain-lain dipercepat prosesnya  Melewatkan langkah-langkah tertentu. Dalam melewatkan langkah-langkah ini harus dipilih langkah-langkah atau tugas-tugas yang kurang penting dan tidak akan mempengaruhi pencapaian tujuan dari sesi taining  Pembahasan studi kasus bisa dipersingkat  Diskusi kelompok bisa diubah menjadi diskusi bersama. Lontarkan pertanyaan dan biarkan peserta menjawab apa adanya, tetapi jika ada yang kurang sesuai harus dijelaskan yang seharusnya. Dalam menghadapi kelebihan waktu:  Memperbanyak diskusi, memberikan contoh-contoh yang lebih bervariasi, dan memberikan tugas  Membuat ice breaking atau games Dalam menghadapi kejenuhan, Anda dapat melakukan ice breaking atau permainan. Berikan contoh-contoh ice breaking yang terdapat pada PK6-HO1, praktekkan berberapa ice breaking tersebut. • Bagikan PK6-HO1 contoh-contoh nama orang NTB dan NTT 5.

(15 Menit) Praktek Modifikasi. • Minta kelompok yang tadi memeriksa kembali hasil pekerjaan sebelumnya dan menyesuaikan jika ada hal-hal yang perlu disesuaikan. • Minta mereka memodifikasi modul sama seperti yang mereka lakukan sebelumnya namun sekarang anggap mereka akan memberikan pelatihan di daerah NTT atau NTB.

6.

(3 Menit) Tutup sesi dengan mengatakan: “ Walaupun modul training sudah dibuat oleh orangorang yang memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam bidang keuangan dan juga pengajaran, namun tetap ada hal-hal yang perlu disesuaikan dengan kondisi daerah setempat. Dalam proses penyesuaian yang harus tetap dijaga adalah pesan atau tujuan dari setiap sesi dan langkahlangkah yang harus diikuti. Dua hal ini tidak boleh dimodifikasi “ Tanyakan kepada peserta apakah ada hal-hal yang kurang jelas atau ada yang mau ditanyakan. Fasilitator menjawab dan menjelaskan jika ada pertanyaan. Jika telah selesai katakan:”Ini adalah sesi terakhir kita setelah ini kita akan melakukan penutupan pelatihan,semoga apa yang telah dipelajari selama pelatihan dapat bermanfaat untuk kita semua.”

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

55


MODUL 6: KIAT MEMODIFIKASI MODUL

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

l l l l l l l l l l l l l l l l l l

HALAMAN INI DENGAN SENGAJA DIKOSONGKAN

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

56


MODUL 6: KIAT MEMODIFIKASI MODUL

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran lampiran

Lampiran Modul 6

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

57


MODUL 6: KIAT MEMODIFIKASI MODUL

Panduan Pelatihan untuk Pelatih

HALAMAN INI DENGAN SENGAJA DIKOSONGKAN

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

58


MODUL 6: KIAT MEMODIFIKASI MODUL

Bahan untuk Peserta TOT PK6-HO1a

KIAT-KIAT PENYESUAIAN MODUL DALAM PELAKSANAAN TRAINING Hal-hal yang perlu penyesuaian antara lain: • • • • • • • •

Nama orang dalam contoh-contoh kasus Contoh-contoh pekerjaan disesuakan jenis pekerjaan setempat Gambar-gambar jangan menggunakan gambar yang tabu di daerah tertentu misalnya gambar babi di daerah yang mayoritas muslim, gambar sapi di daerah mayoritas Hindu dll Nama-nama lembaga keuangan gunakan contoh nama lembaga keuangan setempat Gambar-gambar bisa digunakan untuk mereka yang tidak bisa atau kurang terbiasa membaca tetapi pastikan bahwa mereka dapat mengisi angka-angka dan melakukan penjumlahan, karena hal ini sangat penting dalam pengelolaan keuangan Untuk flip chart, jika tidak ada gunakan papan tulis Untuk over head, jika tidak ada tuliskan di kertas flip chart dan tempelkan di dinding untuk menyimpulkan Lain-lain (gunakan ide-ide mereka dari langkah 3)

Kekurangan dan Kelebihan Waktu Dalam menghadapi kekurangan waktu yang dapat Anda lakukan antara lain: • Mempercepat setiap langkah misalnya proses diskusi, kerja kelompok, dan lain-lain dipercepat prosesnya. • Melewatkan langkah-langkah tertentu. Dalam melewatkan langkah-langkah ini harus dipilih langkah-langkah atau tugas-tugas yang tidak penting yakni yang tidak akan mempengaruhi pencapaian tujuan dari sesi training. • Pembahasan studi kasus bisa dipersingkat • Diskusi kelompok bisa dirubah menjadi diskusi bersama. Lontarkan pertanyaan dan biarkan peserta menjawab apa adanya. Dalam menghadapi kelebihan waktu: • Memperbanyak diskusi, memberikan contoh-contoh yang lebih bervariasi, memberikan tugas • Membuat ice breaking atau games Contoh-Contoh untuk Ice Breaking 1. Membuat lingkaran manusia. Minta seluruh peserta untuk membuat lingkaran. Kemudian setelah mereka semua berada dilingkaran perintahkan dalam hitungan ketiga mereka membuat lingkaran lebih kecil dengan jumlah yang Anda tentukan. Bagi peserta yang tidak mendapatkan pasangan berikan hukuman yang bersifat menghibur. Ulangi lagi membuat lingkaran dengan jumlah pesrta yang berbeda. 2. Menghitung urutan, yang mendapat urutan kelipatan 4 bertepuk tangan atau katakana “MENABUNG”. Minta peserta berada dalam lingkaran peserta diminta untuk menghitung urutan mereka Anda tentukan mulai dari mana untuk yang kelipata 4 tepuk tangan atau mengatakan sesuatu misalnya “MENABUNG” bagi yang salah minta keluar dari lingkaran. Misalanya Si “A” katakan 1, dilanjutkan si “B” mengatakan 2, si “C” 3 dan si D harus bertepuk tangan atau mengatakan “MENABUNG” lanjutkan ke “E”=5, “F”=6, “G”=7 dan si “H” tepuk tangan atau “MENABUNG” dst. Untuk yang mendapat kelipatan 4 akan tetapi tida tepuk tangan atau menabung maka dia harus keluar lingkaran. Bagi 3 peserta yang terakhir dapat diberikan hadiah.

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri


MODUL 6: KIAT MEMODIFIKASI MODUL

Bahan untuk Peserta TOT PK6-HO1b

3. Menangkap bola yang berisi pertanyaan. Buat lah bola dari kertas yang berisi pertanyaan atau tempelkan beberapa pertanyan di bola. Minta peserta berada dilingkaran kemudian lempar bola ke salagh satu peserta, yang menangkap bola harus membuka kertas yang ada di bola atau membaca pertanyaan yang berada dibawah jempolnya. Setelah menjawab peserta tersebut melemparkan bola kepada yang lain. Pertanyaan bisa berupa materi yang diajarkan atau pertanyaan lainnya. 4. Contoh Nama-nama orang NTB dan NTT

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25.

NUSA TENGGARA BARAT NAMA JENIS KELAMIN Suriyani P Husami P Asrosuddin L M. Abrar L Turmuzi L Hasan Basri L Iwidiawana P Nasri L Siti Maryam P Yuni P Husnawadi L Astan L Wildan L Zulkarnain L Rivai L Helmiyah P Ida Royani P Hendiana P Rika Wati P Fadli Muslim L A. Rubi L Suarni P Ususiah P Zuminah P Hernawati P

NUSA TENGGARA TIMUR NAMA JENIS KELAMIN Veronika Kewa P Lius L Daminanus Beda L Maria Menu P Elizabeth Bei P Demi Geran L Doni Boli L Aloisius Sabon L Maria Untu P Helensia Sisilia P Arnoldina Gita P Kresensia Kewa P Tresia Benga P Yashinta Date P Yohanes Pati L Lukas Kalang L Yos Riduli L Aknas Latek P Vilo Memen P Yustina Bardi P Ernesten Layu P Angelia Malite P Mikael Subang L Marsel A. Werang L Maria Magdalena P

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri


DAFTAR PUSTAKA Consultative Group For Assist The Poorest (CGAP), TOT Module Training, USA, June 2003 Training Module of Financial Education for Families of Working Children, International Labor Organization, Cambodia, 2006 Young People: Your Future, Young Money, Candace Nelson, Global Financial Education Program, Washington DC, 2008 SAVINGS: You Can Do It, MICROFINANCE OPPORTUNITIES, Financial Education for the Poor Project Washington DC, 2006 BUDGETTING: Use Your Money Wisely, MICROFINANCE OPPORTUNITIES, Financial Education for the Poor Project Washington DC, 2006 BANK SERVICES: Know Your Options, MICROFINANCE OPPORTUNITIES, Financial Education for the Poor Project Washington DC, 2006 REMITTANCES: Make the Most of Them, OPPORTUNITIES, Financial Education for the Poor Project Washington DC, 2008

Modul Pengelolaan Keuangan untuk Tenaga Kerja Luar Negeri

59


Y

A

Y

A

S

A

N

IOM-International Organization for Migration IOM Organisasi Internasional untuk Migrasi


Pengelolaan Keuangan Untuk Tenaga Kerja Luar Negeri (TKLN) : Panduan Pelatihan Untuk Pelatih