Page 1

Th

26 Maret 2003-26 Maret 2018

TAMPIL TERDEPAN

SENIN, 14 MEI 2018

ECERAN: Rp 5.000,-

Art: rizky izzy

Janji Politik Paslon

Fakta seribu janji

Antara dan

Semua pasangan calon (paslon) mengklaim diri paling layak memimpin Maluku Utara (Malut). Dengan berbagai program, para paslon berjanji memajukan Maluku Utara dalam lima tahun kedepan.

LIPSUS IPUTAN KHUSUS

PUBLIK Maluku Utara (Malut) setidaknya sudah menyaksikan debat terbuka kedua pemilihan gubernur (Pilgub) Malut. Lewat tayangan langsung salah satu televisi swasta nasional pada Kamis (10/5) lalu,

Terlalu Muluk Berpotensi Bohong PASANGAN calon (paslon) Gubernur dan wakil gubernur tampil bangga di hadapan rakyat menyampaikan visi dan misi dengan segudang janjinya itu. Sayangnya, sebagian janji-janji itu dinilai terlalu muluk dan tak menjawab kebutuhan mendasar Maluku Utara saat ini. Baca MULUK... H.19

Baca JANJI... H.19

AHM-Rivai Bangun Jembatan Temadore Manfaatkan sektor kelautan, perikanan, pertanian dan perkebunan secara baik Memberi seragam gratis untuk calon siswa SD, SMP, SMA sederajat di seluruh Malut

Bur-Jadi Berikan kesempatan pada anak-anak yang orang tuanya tidak mampu secara ekonomi untuk sekolah di Fakultas Kedokteran Unkhair Cetak 100 dokter selama 5 tahun bagi mereka yang kurang mampu Bangun sektor pertanian untuk ciptakan ketahanan pangan di Malut

Malut Siaga Satu Sebelum Bom Surabaya, 4 Terduga Teroris Tewas di Cianjur TERNATE–Kepala Kepolisan Daerah (Kapolda) Maluku Utara Brigjen (Pol) M Naufal Yahya menyatakan jajarannya dalam status siaga satu. Ini menyusul serangkaian aksi teroris di beberapa daerah yang menelan korban jiwa. Baca SIAGA... H.8

JINAKKAN BOM: Anggota tim Gegana Satbrimobda Jatim, berupaya menjinakkan sisa bom yang belum meledak, di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jalan Arjuno, Minggu (13/5).

Pelaku Bom Surabaya Satu Keluarga

ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA

Surat Duka Pagi Bening di Surabaya Oleh: Sihar Ramses Simatupang Duka macam apa yang harus dialamatkan pagi ini Bendera koyak, pagi nanar, lonceng gereja tenggelam oleh pekik perih Orang tak berdosa dan bocah melolong sepenuh sakit

SURABAYA – Setelah luput dari dua kali plot teror, Surabaya kemarin menjadi korban aksi terorisme.

PETAKA DI TIGA GEREJA GPPS Arjuno

Selengkapnya di hal.11

Baca PELAKU... H.8 GKI Diponegoro

agk-ya

GEREJA PANTEKOSTA PUSAT SURABAYA (GPPS)

Gereja Santa Maria Tak Bercela

Beri tiga kartu “sakti” yakni KaMu Sehat, KaMu Cerdas dan KaMu Tumbuh

Lokasi : Jalan Arjuno. Ledakan : pukul 07.53

GKI JALAN DIPONEGORO Lokasi : Jalan Diponegoro Ledakan : pukul 07.15

MK-Maju Bangun Malut yang kuat birokrasi, budaya, tata kelola pemerintahan, dan tata kelola keuangan, serta membangun infrastruktur terpadu

GEREJA SANTA MARIA TAK BERECELA Lokasi : Jalan Ngagel Madya. Ledakan : pukul 06.30

BOM SURABAYA Masih Satu Cerita dengan Kasus Rutan Mako Brimob KAPOLRI Jenderal Pol Tito Karnavian mengungkapkan bahwa aksi teror di Surabaya kemarin terkait dengan kerusuhan di Rutan Mako Brimob. ”Mereka (JAD, Red) maunya main panas. Begitu ada penangkapan, maunya ada pembalasan,” kata jenderal polisi dengan empat bintang di pundak tersebut. Tito mengatakan bahwa Dita merupakan anggota JAD yang berafiliasi dengan Aman Abdurrahman, napi kasus terorisme yang kini mendekam di Nusakambangan. Dita juga serangkai dengan gelombang penangkapan plot serangan Jawa Timur yang digagalkan pada 2016 dan 2017. Kemudian, Tito bercerita bahwa pada 2016, Aman Abdurrahman menyerahkan tampuk kepemimpinan kepada Zainal Ansori, Baca BRIMOB... H.11

Terkait Bom Surabaya, Presiden: Aksi Ini Sangat Biadab! Jangan sampai negara kalah Pak!

Tukang Kuti Terlalu Muluk Berpotensi Bohong Talalu banyak janji biasanya jadi yafo

Presiden: Aksi Ini Sungguh Biadab! KEPERCAYAAN rakyat kepada negara sedang dipertaruhkan. Tiga serangan bom di Surabaya kemarin (13/5) membuat publik ragu akan keandalan pemerintah menjaga keselamatan rakyatnya. Belum habis duka di Surabaya, kejadian serupa terjadi di Sidoarjo tadi malam. Lima orang dikabarkan tewas setelah terjadi ledakan sebuah unit rusunawa dekat Mapolsek Taman, Sidoarjo, Jawa Timur. Baca PRESIDEN... H.8

TOTAL MENINGGAL:

13

LUKA-LUKA:

43

Sumber: Polda Jatim

Irfan Imran, Putera Tidore yang Menang di Kejuaraan Dunia

Sempat Grogi Berat Lawan Tuan Rumah Irfan Imran mengenal pencak silat sejak duduk di bangku SMP. Kecintaannya pada cabang olahraga tersebut berbuah manis. Ia berhasil menyabet medali perak dari kejuaraan tingkat dunia.

JAWARA: Irfan Imran (paling kiri), putra tidore yang mempersembahkan medali perak cabang olahraga pencak silat dalam kejuaraan pencak silat junior 2018 di Thailand

Fakhruddin Hi. Abdullah, Tidore

BELUM lama ini kantor Wali Kota Tidore Kepulauan dipenuhi atlet-atlet Tikep. Mereka baru saja kembali meramaikan Pekan Olahraga Daerah (Popda) di Ternate. Kontingen Tikep berhasil menempati urutan dua peraih medali terbanyak di bawah tuan rumah. Di tengah ratusan atlet yang menghadap Wali Kota Capt. Ali Ibrahim itu tampak Irfan Imran. Remaja 17 tahun tersebut merupakan salah satu atlet kebanggaan Kota Tikep. Baca IRFAN... H.11

DOK PRIBADI

HOTLINE : REDAKSI : (0921) 3127055 • UMUM : (0921) 3127210 • IKLAN : (0921) 3128265 • FAXSIMILE : (0921) 3127205

WEB-MAIL : www.malutpost.co.id • editor@malutpost.co.id

@MalutPost

Malut Post


HALTIM & HALTENG SENIN, 14 MEI 2018 Malut Post HALAMAN 2

Lakalantas Dua Tewas Terjadi di Jalan Trans Wairoro dan Maba Haltim Editor : Muhammad Nur Husen Peliput : Muhammad Kabir / Wahyudin Majid

LAKALANTAS: Korban Supriadi saat berada di RSUD Weda Halmahera Tengah. Foto lain. Wahyuni korban lakalantas di ruas jalan Halmahera Timur saat di RSUD Maba

KEAMANAN Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan MABA – Menyikapi aksi terorisme yang terjadi belakang ini, Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Halmahera Timur AKBP Driyano Andri Ibrahim mengajak warga meningkatkan kewaspadaan. ”Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak terprovokasi dengan isu yang memecahbelah persatuan dan kesatuan,”ungkapnya kepada Malut Post, Minggu (13/5). Ini yang harus dilakukan karena terorisme adalah musuh bersama. Makanya, kapolres mengajak warga selalu bersatu padu menjalin kekompakan dan kebersamaan untuk menghentikan aksi terorisme.(ado/met)

WEDA – Kecelakaan lalulintas (lakalantas) hingga memakan korban jiwa kembali terjadi, Minggu (13/5). Kali ini di ruas jalan Trans Wairoro tepatnya Desa Loleo Kecamatan Weda Selatan dan ruas jalan Kota Maba Halmahera Timur (Haltim). Di Loleo, korbannya adalah Supriadi Wahid yang saat itu menumpangi mobil dum truck Toyota Rino dengan nomor polisi DG 8018 N. Mobil yang dikemudikan Nanok warga Toboko Kota Ternate itu terbalik saat menuju Desa Wairoro sekira pukul 18.30 WIT. Akibat kecepatan tinggi, Nanok tak mampu mengendalikan kendaraannya dan akhirnya terbalik. Dari kejadian itu korban terpental di badan jalan dan akhirnya meninggal dunia di tempat. Sementara empat rekannya masing-masing Mansur Saraha warga Desa Bumi Rahmat Gane Barat mengalami luka di bagian betis, Abdurrahman warga Desa Loleo Weda Selatan menderita luka ringan di bagian kaki. Sementara dua rekannya lagi menderita luka serius dan dilarikan ke RSUD Weda untuk dirawat.”Setelah ditolong, korban yang meninggal dunia ini pun langsung dibawa ke kampung halamannya untuk dikebumikan,”kata Rahmat Salim salah satu saksi kepada Malut Post, kemarin. Sementara Kapolres Halteng AKBP Andri Haryanto yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.”Kasusnya masih sementara kami selidiki,”ungkapnya singkat. Sementara hal yang sama juga terjadi di ruas jalan Maba Halmahera Timur. Korbannya adalah Wahyuni (14) warga Desa Sangaji Kecamatan Kota Maba. Awalnya korban bersama dua rekannya masing-masing Nikmal dan Nurain menumpangi mobil pick up warna hitam dengan nomor polisi DG 2546 XY yang dikendarai Adam Yakub. Mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah selatan menuju utara itu terbentur palang jalan yang dipasang Dinas Pekerjaan Umum (PU) di komleks Perumahan Nasional tepatnya di kilometer 40.”Korban terbentur dengan palang jalan yang dipasang Dinas PU dan terjatuh dalam bak mobil,”kata salah satu saksi. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius dan tidak tersadarkan diri, dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maba oleh rekannya. Sayangnya, nyawa korban tak lagi tertolong. Sementata Kasat Lantas Polres Haltim IPTU Setiaji Nor Atmojo yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.”Iya benar ada lakalantas dengan korban atas nama Wahyuni. Sejauh ini tindakan yang diambil adalah mengamankan Barang Bukti (BB) berupa Mobil dan Portal Jalan. Selain itu, mendatangi rumah sakit dan rumah duka. (wmj/ado/met)

Pekan Ini Camat Wasile Selatan Diperiksa WASILE – Kepolisian Sektor (Polsek) Wasile Selatan terus mengembangkan kasus pemotongan gaji dan penyalahgunaan uang makan minum staf kantor camat yang diduga dilakukan Camat Ambersius Pawate.”Sejumlah staf dan

bendahara sudah kami periksa. Untuk camat kami agendakan pemeriksaannya dalam waktu dekat,”kata Kapolsek IPDA Junaidi Syawal yang dikonfirmasi, Minggu (13/5). Karena itu, camat diminta proaktif dalam kasus

Roma Haji Hilang Saat Melaut MABA – Warga Desa Patlean Kecamatan Maba Utara disibukkan dengan hilangnya Roma Haji warga setempat saat melaut, Selasa (6/5).”Upaya pencarian sudah dilakukan , dan yang ditemukan hanyalah perahu di perairan Desa Sosolat Kecamatan Maba Tengah,”kata Hamid salah satu warga kepada Malut Post, Minggu (13/5). Karena itu, Badan Penanggulan-

gan Bencana Daerah (BPBD) dan Polair untuk membantu masyarakat melakukan pencarian korban. ”Selain itu kami juga mendesak Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muhdin Hi Ma’bud segera mengevaluasi kinerja Kepala BPBD Edmon Djafar karena dinilai lamban merespon setiap bencana yang terjadi. Baik darat maupun laut,”ungkapnya. (ado/met)

tersebut.”Kasusnya sementara diselidiki. Nanti setelah mengumpulan data dan bahan keterangan, selanjutnya digelar perkara oleh penyidik untuk menentukan status hukum selanjutnya atas kasus tersebut,”ungkapnya.(ado/met)

Proyek Kawasan Transmigrasi Ditenderkan MABA- Proyek perencanaan penataan kawasan transmigrasi Desa Soagimalaha sementara dalam tahapan tender. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Pemkab Haltim Imran yang dihubungi Malut Post, Minggu (13/5).

Proyek yang ditenderkan tersebut dengan anggaran Rp 1 miliar melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018. ”Untuk proyek ini kami juga sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat maupun pemilik lahan untuk mendukung proyek ini,”ungkapnya. (ado/met)

KUA-PPAS Perubahan Diparipurnakan Malam Ini WEDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Tengah (Halteng) menganggendakan penyampaian Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUAPPAS) Perubahan 2018, Senin (14/5) malam

nanti. Program yang disampaikan akan dipelajari DPRD sebagai lembaga pengawasan. Karena itu, pemkab dan DPRD diharapkan memiliki persepsi yang sama demi pembangunan di

Halteng kedepan yang lebih maju.”Harapan kita paripurna nanti berjalan aman dan baik sesuai rencana,”harapnya. Sementara hal yang sama juga disampaikan Sekretaris DPRD Rivani Abdurrajak yang dikonfirmasi, kemarin. (wmj/met)


TIDORE KEPULAUAN SENIN, 14 MEI 2018 Malut Post HALAMAN 3

Harga Tomat Naik Tajam TIDORE - Jelang Ramadan 1438 Hijriah sejumlah komoditi kebutuhan pokok kian merangkak naik. Kenaikan kebutuhan pokok ini terjadi sekitar 4 hari lalu. Bahan pokok yang mengalami kenaikan adalah Bawang, Cabai keriting, Tomat (Barito), beras, dan telur. Untuk harga bawang merah yang sebelumnya dijual per kilogram Rp 40 ribu kini sudah dijual Rp 55 ribu per kilogram, sementara yang super dijual dengan harga Rp 57 ribu. Kenaikan harga juga terjadi pada Bawang Putih, dimana sebelumnya dijual dengan harga Rp 45 ribu sekarang sudah dijual dengan harga Rp 50 ribu. Selanjutnya pada cabai rawit yang sebelumnya dijual dengan harga Rp 20 ribu per kilogram, kini dijual dengan harga Rp 27 ribu per kilogram. Tomat juga demikian, sebelumnya dijual dengan harga Rp 8 ribu per kg kini dijual dengan harga Rp 15 ribu per kilogram. “Untuk cabai rawit harga turun dari Rp 45 ribu per kilogram menjadi Rp 30 ribu per kilogram,” kata Sumiati Abdul (40) salah satu

HARGA NAIK: Tomat yang dijual di Pasar Tikep.

pedagang Barito di pasar Gosalaha Goto kecamatan Tidore Kota Tidore kepulauan saat ditemui di tempat jualannya jumat belum lama ini. Biasanya kenaikan Barito ini katanya dipicu faktor cuaca, sehingga kalau cuaca kurang baik membuat petani tidak menanam, dan hanya sebagian saja yang menanam. Karena itu secara tidak langsung membuat stok terbatas dan mempengaruhi harga di pasaran. Selain Barito, kenaikan harga juga terjadi pada telur ayam ras, yang sebelumnya dijual dengan harga per rak Rp 48 ribu sekarang naik menjadi Rp 51 ribu. Sedangkan per butir dari Rp 1.500 menjadi Rp 1.800 per butir. Selanjutnya kenaikan harga juga terjadi pada beras, yakni ada yang sebelumnya dijual dengan harga Rp 13 ribu per liter menjadi Rp 15 ribu per liter. Selain itu sejenis beras juga yang sebelumnya dijual dengan harga Rp 12 ribu naik menjadi Rp 14 ribu. Namun untuk gula, terigu, minyak goreng curah, dan minyak goreng kemasan semuannya masih stabil. (far/lex)

Lurah Dokiri Minta Maaf Aktivitas Kantor Kelurahan Diboikot Editor : Irman Saleh Peliput : Fakhruddin Abdullah

TIDORE – Lurah Dokiri, Kota Tidore Kepulauan (Tikep), SM, meminta maaf kepada masyara-

katnya. Permintaan maaf tersebut menyusul informasi kalau SM diduga berselingkuh dengan AT, suami orang lain yang berprofesi kontraktor. Meski begitu, SM tetap mengelak bahwa ia tidak menjalin hubungan gelap dengan suami orang lain. SM menyampaikan permintaan maaf kepada warganya setelah kantor Lurah dipalang beberapa jam. Warga memilih memalang kantor Lurah, lantaran marah setelah mendapat kabar

SM selingkuh. Aksi boikot dan dipalangnya pintu kantor Lurah dibuka oleh sejumlah pegawai Lurah. Setelah membantah bahwa ia tidak selingkuh, SM memilih tidak melaporkan Suryani Fabanyo, istri AT. Padahal, Suryani lah yang melaporkan SM di Pemkot atas tuduhan perselingkuhan. Baginya, Suryani adalah gurunya di SMA, sehingga ia tidak melaporkannya di Polisi. Pekan lalu SM dipanggil Badan kepegawaian dan

Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), untuk dimintai keterangan atas laporan Suryani tersebut. Dalam klarifikasi itu SM membantah semua tudingan yang dialamatkan padanya. Bahkan BKPSDM pun menyatakan tak bisa memproses SM, karena bukti tudingan yang disampaikan pelapor belum akurat. “Meski demikian saya meminta maaf kepada seluruh rakyat Dokiri, jika selama ini saya dianggap berbuat kesalahan,” kata SM. (far/lex)

Setelah Razia, Perekaman Meningkat TIDORE - Operasi Yustisi eKTP di Kota Tidore Kepulauan (Tikep) sudah berakhir pada 9 Mei 2018 lalu. Operasi yang berlangsung di kecamatan Tidore Utara, kecamatan Tidore, Oba dan Oba Utara ini, menjaring 558 orang. Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Tikep Hasbi Marsaoly mengatakan, dampak dari oprasi Yustisi e-KTP ini, memicu warga yang belum melakukan perekaman datang ke Dukcapil untuk melakukan perekaman. “Jadi rata-rata per hari mengalami peningkatan perekaman e-KTP yakni sekitar 20 orang. Ini karena mereka takut dirazia se-

hingga membuat mereka datang untuk melakukan perekaman,” katanya. Lebih lanjut, selama kegiatan operasi Yustisi e-KTP itu, tercatat sebanyak 558 orang yang terjaring razia, yang dilaksanakan di 4 kecamatan. 558 penduduk yang terjaring razia itu terdiri dari yang belum memiliki e-KTP sebanyak 115 orang, tidak membawa e-KTP sebanyak 339 orang, tidak membawa e-KTP tapi berdomisili di luar kota Tikep adalah sebanyak 44 orang. “Dalam operasi ini, kita langsung merekam 84 orang yang belum melakukan perekaman, sisanya mereka datang merekam di kantor,”katanya. (far/lex)

SAMBUTAN: AKBP Azhari Juanda memberikan sambutan dalam kegiatan Babari.

Babari di Tikep Terus Dihidupkan TIDORE - Budaya gotong royong (babari) di Kota Tidore Kepulauan (Tikep) terus dihidupkan. Tentu saja kegiatan ini membantu masyarakat kategori rendah. Usman Kay (50), warga Kelurahan Indonesiana telah merasakan manfaat babari di Tikep. Man, begitu Usman disapa, yang sebelumnya hidup dengan rumah yang tidak layak huni, kini sudah menempati sebuah rumah yketegori layak huni. Rumahnya yang tidak layak huni dulu, dibongkar

dan dibangun sejak 2017, dengan cara gotong royong. Kepala Pemuda Kelurahan Indonesia Kecamatan Tidore Karim Tomake mengatakan, gotong royong untuk membantu pembangunan rumah milik Man adalah diprakarsai Komunitas Republik Basedu LPPM Rio Bubula Provinsi Maluku Utara. Selama beberapa bulan rumah yang sebelumnya memprihatinkan ini dibangun, beberapa kalangan ikut memberikan bantuan salah

satunya adalah AKBP Azhari Juanda yang memberikan sejumlah bantuan material untuk pembangunan rumah milik Usman Kay. Bantuan pembangunan rumah layak huni ini kini sudah selesai, dan secara resmi diserahkan kepada pemilknya pada Minggu (13/5) kemarin. Dalam penyerahan itu, Usman tak mampu menahan harunya, ia langsung memeluk Kapolres dan pihak dari komunitas Republik Basedu. Selama hidupnya ia dengan 3 orang anaknya, sementara istrinya sudah meninggal beberapa tahun lalu. Kini Usman tak lagi dihantui lagi dengan bocornya atap atau cuaca ekstrem, karena kini rumahnya sudah berdiri

kokoh dilengkapi dengan alat dapur maupun tempat tidur serta fasilitas lainnya yang layak huni. “Saya sangat berterima kasih, semoga Allah bisa membantu kebaikan bapak-ibu saudara-saudara semua,”katanya sembari menitikkan air mata. Sementara Karim Tomake berterima kasih kepada seluruh warga Indonesia terutama pemuda di Indonesiana yang sudah secara gotong royong membantu membangun rumah milik Man. Sementara itu AKBP Azhari Juanda S.I.K, berharap agar budaya babari ini harus selalu tumbuh disetiap masyarakat agar bisa membantu antar sesama masyarakat. (far/lex)

Aman Mandiri Cuek,Hasil Panen Sia-sia TIDORE - Program penanaman jagung di atas lahan 15 ribu hektare di Kota Tidore Kepulauan (Tikep) pada 2017 lalu, meskinya sudah menjadikan Tikep sebagai daerah lumbung jagung di Provinsi Maluku Utara (Malut). Harapan itu ibarat jauh panggang dari api, karena hasil panen jagung tidak dibeli Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aman Mandiri. Kepala Dinas Pertanian Kota Tikep Imran Jasin mengatakan, program penanaman jagung sebanyak itu, tentu hasilnya akan melimpah. Tetapi fakta penjualan di lapangan tidak ada pengusaha lokal yang membeli hasil panen jagung pipilan itu. Bahkan Perumda Aman Mandiri sendiri belum tertarik untuk membeli hasil panen jagung pipilan dari Petani Tikep.

“Lebih banyak petani jual di pengumpul (pembeli jagung) yang berasal dari luar provinsi Maluku Utara,” ungkapnya. Meski hasil panen melimpah, justru tidak membawa dampak apa-apa. Kata Imran, itu bisa terjadi karena petani menjual hasil panen ke pengumpul dari luar Malut. Hasil panen jagung itu merupakan berasal dari benih jagung terbaik. “ panen dibeli Rp 4 ribu hingga Rp 5 ribu per kilogram jagung pipilan. Ada pengusaha besar yang membeli dengan harga Rp 2.500 per kg, tetapi petani lebih memilih tidak menjual ke situ. Kita harapkan yang membeli hasil panen ini yaitu dari bulog tetapi sampai sekarang di Maluku utara bulog belum mesuk membeli, yang ada saat ini adalah pedagang

pengumpul dari Gorontalo,” tambahnya. Belum lama ini Wali Tikep Capt. Ali Ibrahim menginstruksikan Perumda Aman Mandiri untuk membeli hasil panen petani jagung. Namun instruksi dari Wali Kota justru diabaikan Perumda Aman Mandiri. Pada 2018 ini Pemkot siapkan lahan 20 hektare untuk ditanami Jagung. Disiapkannya lahan itu dengan tujuan bantuan benih jagung dan pupuk kian banyak. Dikatakan dari 20 hektare itu, per hektare ditanami 15 kilogram benih jagung, dengan cara penanaman 2 tahap yakni tahap pertama 10 hektare dan tahap kedua juga 10 hektare. Dan petani akan lebih sejahtera karena pendapatan petani yang lebih cepat adalah petani jagung. (far/lex)


HALUT & HALSEL SENIN, 14 MEI 2018 Malut Post HALAMAN 4

HAJI 198 CJH Halsel Manasik Haji LABUHA - 198 Calon Jamaah Haji (CJH) Halsel yang berangkat ke tanah suci tahun ini mengikuti manasik haji yang dibuka langsung Bupati Bahrain Kasuba dengan tema “Mantap ilmunya, Sehat fisiknya, Banyak Ibadahnya Raih Haji Mabrur”. Acara itu bertempat di Aula Kantor Bupati kemarin (13/5). Dalam kesempatan itu Bupati Bahrain Kasuba menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat strategis dan sesuai dengan program Pemerintah Halsel yaitu Pembinaan Aparatur Berbasis Nilai (PABN), Pembinaan Masyarakat Berbasis Nilai (PMBN) dan Pembinaan Siswa Berbasis Nilai (PSBN). “Dengan bimbingan manasik haji ini, saya berharap tidak ada lagi jamaah haji yang tidak paham dalam melakukan rangkaian ibadah haji,” tuturnya. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halsel Hasyim Hi. Hamzah mengatakan bimbingan manasik haji secara metode mengikuti petunjuk Direktorat Jenderal (Dirjen) Penyelenggara Haji Kementerian Agama dengan pola bimbingan yang sama dengan tahun 2017.”Pola bimbingannya masih sama. Bedanya ada penambahan kegiatan yaitu manasik haji secara mandiri”, jelasnya (sam/kox)

Warga Dagasuli Puasa Lebih Awal Malam Nanti Tarawih, Besok Mulai Puasa Editor : Ako La Owi Peliput: Ridwan Arif LOLODA – Masyarakat Desa Dagasuli, Kecamatan Loloda Kepulauan punya cara tersendiri menentukan awal Ramadan. Karena keyakinan itu mereka sudah menetapkan awal Ramadan

tanpa menunggu pengumuman pemerintah lewat Kementerian Agama RI setelah sidang isbat digelar. Dalam hitungan mereka satu Ramadan jatuh pada Selasa (15/5). “Senin (malam nanti, red) kami sudah melaksanakan salat tarawih. Dan hari Selasa sudah melaksanakan puasa ramadan,”kata Imam Masjid Mujahidin, Desa Dagasuli Ramli Masum kepada Malut Post, Minggu (13/5). Penentuan 1 Ramadan yang lebih awal itu sudah diumumkan lewat masjid pada Jumat (11/5) lalu. Ditanya dasar yang mereka gunakan dalam

menentukan 1 Ramadhan, Ramli mengatakan berdasarkan perhitungan bulan yang selama ini sudah mereka gunakan turun temurun dan juga petunjuk dari orang tua serta tokoh agama. “Kita di sini kalo awal puasa cuma iko torang orang tua-tua dulu-dulu,” ujarnya. Dia memastikan jadwal puasa yang sudah ditentukan itu tidak lagi berubah, dan masyarakat Desa Dagasuli akan melaksanakan ibadah puasa tahun ini lebih awal dari yang ditetapkan pemerintah atau Muhamadiyah yang sudah menetapkan 17 Mei awal ramadan.(rid/kox)

DANA DESA 64 Desa Belum Cairkan DD Tahap I 2018 TOBELO - Dari 198 desa di wilayah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) baru 134 desa melakukan pencairan Dana Desa (DD) tahap satu sebesar 20 persen. “Sampai saat ini pencairan DD tahap satu sebesar 20 persen baru dilakukan 134 desa. 64 desa belum bisa melakukan pencairan karena belum memasukkan laporan pertanggung jawab anggaran sebelumnya,”kata Kabid Administrasi Desa (DPMD) Halut, Naftali Gita baru-baru ini. Ia mengatakan kendala pencairan dana desa yang belum mencapai 100 persen hingga saat ini karena ada beberapa desa yang terkendala mengakses pelaporan melalui Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). “Pencairan DD- nya melalui Siskeudes. Jadi kalau LPJ kades belum lengkap maka program Siskeudes akan menolak,”jelasnya. Lanjut dia, pihaknya berharap pemerintah desa yang belum memasukan LPJ segera dimasukkan karena pencairan tahap II Dana Desa tak lama lagi dilakukan. Sementara untuk pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari Pemerintah Daerah, saat ini pihaknya masih melakukan rekapan data. “Untuk ADD rata-rata sudah cair,”tandasnya.(rid/kox)

EVALUASI Minta Bupati Tidak Lindungi Asisten II TOBELO - Bupati Halut Frans Manery kembali diingatkan untuk tidak melindungi Asisten II Pemkab Halut Elias yang diduga melakukan pertemuan dengan petinggi PT. Elnusa, salah satu persusahaan pengangkut BBM yang ditolak kehadirannya oleh DPRD Halut. “Sikap Asisten II Pemkab Halut Elias Lodingkene sudah jelasjelas membangun konspirasi dengan petinggi PT. Elnusa di Ambon saat ditugaskan oleh pemkab untuk berkonsultasi dengan Pertamina Ambon. Karena itu dia harus dievaluasi,”ujar Janlis Kitong, Ketua Komisi II DPRD Halut, Minggu (13/5). Janlis mengatakan Asisten II Pemkab ditugaskan ke Ambon untuk bertemu Pertamina. Namun dia memilih menemui manajemen PT. Elnusa dengan tujuan tertentu untuk kepentingan pribadi. Karena itu DPRD secara kelembagaan akan mengambil sikap jika bupati tidak mengambil langkah mengganti Asisten II. Sebelum Asisten II Pemkab Halut Elias Lodingkene diduga bertemu Manager Umum PT. Elnusa pak Urip di Ambon pada tanggal 11 Maret 2018 dan selanjutnya dia dibawa ke Jakarta dengan agenda yang tidak jelas. “Anehnya yang bersangkutan (Asisten dua, red) tidak melaporkan hasil pertemuan dengan pihak Pertamina Ambon, namun hasil yang dilaporkan ke Bupati Frans Manery adalah mengungkapkan kebaikan tentang PT. Elnusa. Padahal perusahan tersebut kehadirannya di Halut di tolak oleh Pemkab dan DPRD,”ungkap Janlis.(rid/kox)

PADAT: Kampanye terbuka pasangan Muhammad Kasuba-Madjid Husen (MK-Maju) di Kota Tobelo dipadati ribuan simpatisan dan pendukungnya.

MK Siap Ambil Alih Posisi AGK TOBELO - Calon Gubernur Malut Nomor Urut 4 (empat) Muhammad Kasuba berjanji melanjutkan program dan janji Gubernur Maluku Utara non aktif Abdul Gani Kasuba (AGK) yang belum terjawab. “Terkait program dan janji-janji Gubernur Maluku Utara (Malut) non aktif, kakak saya Abdul Gani Kasuba (AGK)

yang belum terealisasi, saya minta masyarakat memaafkanya. Saya berjanji sebagai adik akan melanjutkan janji-janji AGK tersebut,”ungkap MK dalam orasi politiknya pada kampanye terbuka di Kota Tobelo, Sabtu (12/5). Tidak hanya itu. MK di hadapan massa kampanye juga menegaskan bahwa dirinya telah siap menggantikan AGK sebagai Gubernur Malut. “Kami punya program. Diantaranya soal kesejahteraan petani. Salah satu cara yang akan kami lakukan adalah menyediakan pasar terutama bagi petani kopra agar harga kopra dibeli sesuai harapan petani. Dan ini sudah saya lakukan di Halmahera Selatan saat saya menjabat sebagai bupati selama 10 tahun lalu,”katanya. MK juga memaparkan visi paslon MK-Maju yakni Mewujudkan Maluku Utara sebagai Provinsi

LKPJ dan Fakta di Lapangan tidak Sesuai LABUHA - Mobil operasional desa milik masyarakat Madapolo Kecamatan Obi Utara yang diberikan pemerintah pusat melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Halmahera Selatan pada tahun 2017 lalu raib entah kemana. Mo-

bil trans desa untuk membantu aktivitas masyarakat setempat itu sejak diberikan pemerintah pada tahun lalu itu hingga kini belum juga diserahkan kepada pemerintah desa oleh Dinas Perhubungan. Padahal Bupati dalam

Sekolah Tidak Dilibatkan LABUHA – Kepala sekolah SD Negeri 213 Halsel Suratman Hi Suleman mengatakan pungutan Rp 350 ribu bagi siswa kelas VI (peserta ujian nasional) adalah kesepakatan

Kepulauan yang kuat di kawasan Timur Indonesia pada Tahun 2023. Sedangkan Misi yang diusung antara lain membangun manusia Maluku Utara yang sehat, cerdas, bermoral, agamis, dan berbudaya dan membangun sektor pendidikan, kesehatan, kebudayaan dan tenaga kerja melalui kepemimpinan yang adil, jujur dan menginspirasi. Kampanye yang dipusatkan di jalan Pemerintahan Pemkab Halut itu juga dihadiri Calon Wakil Gubernur Malut Drs A. Majid Husen, Dr. Husnula dari tim pemenang MK-Maju, Ketua DPW PKS Malut Ridwan Husen Ilyas, Ketua DPC PKS Halut Fauzy Daga, Ketua DPD Gerindra Malut Dr. Hi Wahda Z. Imam dan hadir kurang lebih 3.000 massa dari wilayah Halut. (rid/kox)

LKPJ-nya yang disampaikan ke DPRD Halsel mengatakan mobil tersebut sudah diserahkan. “Kami tidak menemukan mobil operasional desa itu. Padahal pemerintah pusat sudah menyerahkan kepada pemerintah Kabupaten Halsel lewat Dinas Perhubungan sejak tahun 2017 lalu,” tutur Anggota Komisi II DPRD Halsel Karnawi Hasani, kemarin (13/5). Karnawi yang terpilih dari dapil Obi mengatakan sudah menemui Pemerintah Desa Madapolo dan

orang tua. “Sekolah menerapkan pendidikan gratis termasuk ujian nasional,” tutur Suratman saat menghubungi Malut Post, Minggu (13/4). Dia mengatakan uang Rp 350 ribu itu adalah hasil kesepakatan orang tua siswa yang tidak diketahui oleh sekolah. Sebelumnya kata dia sekolah menggelar rapat dengan orang tua siswa sebelum pelaksanaan UN dilaksanakan. Dan dalam pertemuan itu pihaknya sudah menegaskan haram hukumnya jika ada biaya yang harus dikeluarkan orang tua siswa terkait

mengatakan tidak pernah menerima mobil operasional itu. “Ini bertolak belakang dengan LPJ bupati menyebutkan sudah ada penyerahan,” katanya. Politisi PKS ini menyayangkan Dinas Perhubungan Halsel yang dinilai telah membohongi masyarakat Obi khususnya Desa Madapolo. “Keberadaan mobil ini sangat penting untuk menambah pelayanan masyarakat yang membutuhkan kendaraan,” tandas Karnawi. (sam/ kox)

dengan ujian nasional. Namun ternyata orang tua siswa sudah sepakat untuk mengumpulkan uang. “Sekolah sama sekali tidak tahu. Itu murni kesepakatan orang tua,” ujarnya. Dia menjelaskan biaya yang dikeluarkan orang tua siswa itu, salah satunya diperuntukkan untuk keperluan minum teh bagi siswa saat pelaksanan UN. “Jadi sekali lagi saya tegaskan sekolah sama sekali tidak terlibat. Kesepakatan orang tua siswa itu diatur di luar sekolah,” jelasnya. (sam/kox)

Kota Ternate Juara Umum MTQ Malut LABUHA - Kota Ternate keluar sebagai juara umum MTQ Tingkat Provinsi Malut ke XXVII tahun 2018 yang diselenggarakan di Kabupaten Halsel. Dengan raihan itu, Kota Ternate sukses mempertahankan gelar untuk kali ketiga. Bupati Halsel Bahrain Kasuba yang menyerahkan piala bergilir kepada ketua kafilah kota Ternate mengatakan sudah memberikan pelayanan terbaik kepada kafilah dan official selama berlangsungnya kegiatan itu. “Jika masih terdapat kekurangan di sana-sini kami mohon maaf sebesar-besarnya,”kata Bahrain. Bahrain juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung MTQ ke XXVII tingkat Provinsi Malut di Kabupaten Halsel sehingga berjalan dengan lancar dan aman. Apa yang telah dilakukan bersama ini demi syiar Alqur’an di Bumi Moloku Kieraha dan dapat dicatat sebagai amal ibadah bersama disisi Allah SWT. “Semoga para pemenang MTQ tingkat Provinsi Malut tahun ini dapat menjadi duta terbaik Malut pada MTQ tingkat nasional di Kota Medan,”tuturnya. (sam/kox)

JAWARA: Bupati Halsel Bahrain Kasuba menyerahkan piala bergilir kepada ketua Kafilah Kota Ternate setelah Kota Ternate keluar sebagai juara umum MTQ Provinsi Malut ke-27 yang diselenggarakan di Kabupaten Halsel.


HALMAHERA BARAT SENIN, 14 MEI 2018 Malut Post HALAMAN 5

BERDAMAI : Bupati Danny Missy saat menghadiri acara pembacaan deklarasi perdamaian Desa Payo dan Desa Bobanehena Kecamatan Jailolo, akhir pekan kemarin.

Dua Desa Sepakat Berdamai Enam Kesepakatan Deklarasi Damai Desa Bobanehena dan Desa Payo -

Kami Masyarakat Desa Bobanehena, Payo, Pateng. Desa Bobo Jiko, Bobo dan Desa Saria Akan Selalu Menjaga Persatuan dan Kesatuan Hubungan Kekeluargaan Yang Selama Ini Terjalin.

-

Kami Masyarakat Desa Bobanehena, Desa Payo, Pateng, Bobo Jiko, Bobo dan Desa Saria akan mentaati deklarasi damai ini Jika di Kemudian Hari Terjiadi Perselisihan Yang Berlanjut Pada Perkelahaian Maka Perbuatan Tersebut

-

Menjadi Tanggung Jawab Pribadi dan Tidak Melibatkan Masyarakat Banyak. Jika di kemudian hari terjadi perselisihan/perkelahian maka oknum tersebut akan dilaporkan kepada

-

Polres Tegaskan Jaga Keamanan

pihak berwajib untuk diproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jika oknum masyarakat yang mengonsumsi minuman keras terdapat yang membuat resah warga masyarakat, maka yang bersangkutan dilaporkan kepada pihak kepolisian dilakukan tindakan hukum. adat, -

Kami pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan akan selalu menjamin situasi kemanan masyarakat di desa masing-masing.

Editor : Muhammad Nur Husen Peliput : Samsudin Chalil JAILOLO – Bupati Danny Missy akhirnya menepati janjinya mempertemukan warga Bobanehena dan Payo Kecamatan Jailolo di perbatasan dua desa, Sabtu (12/5). Ini dilakukan karena dua desa tersebut sebelumnya bertikai tepatnya pada malam penutupan Festival Teluk Jailolo (FTJ), Jumat (4/5) pekan lalu. Pertemuan ini dirangkaikan dengan pembacaan kesepakatan deklarasi damai, peletakan batu pertama tugu perdamaian serta mendirikan pos penjagaan. Kepala Desa Bobo Jiko Arman F Wahid dan Kades Bobanehena Iswan Idrus yang mewakili warga mengapresiasi sikap pemkab dan TNI/ Polri yang melakukan pengamanan selama konflik terjadi.”Kami berharap tidak ada lagi konflik antara desa. Dan pemkab diminta membangun pos penjagaan untuk menertibkan jalannya lalulintas dan anak-anak muda yang sering mengonsumsi minuman keras (miras),”kata iswan berharap. Sementara Bupati Danny Missy mengatakan setelah deklarasi ini semua konflik harus dihilangkan. Karena itu, jika ada indikasi oknum yang membuat provokasi segera dilaporkan.”Ini kami lakukan karena saat ini kami sedang berpikir bagaimana caranya untuk membagun daerah

ini. Makanya, jangan lagi ada konflik,”tegasnya. Sementara pembutan Pos Terpadu bukan karena faktor lain, tapi dibuat untuk melakukan pembinaan terhadap pemuda, karena dalam pos terpadu akan ditempatkan TNI/Polri, Satpol PP dan Hansip. Tak hanya itu, orang nomor satu di Pemkab Halbar ini juga berjanji membuat pelatihan pemberdayaan terhadap masyakat di Balai Latihan Kerja (BLK) secara gratis..”Ingat tahun ini merupakam tahun politik untuk itu saya harapkan tidak ada lagi pertikaian di daerah ini,”ungkapnya. Sementara Polres dan TNI meminta warga tak mengulangi lagi perbuatannya.”Kalau kembali terjadi maka tidak ada lagi deklarasi damai, melainkan langsung dilakukan tindakan hukum,”tandas Kapolres AKBP Deny Heryanto,S.IK Hal yang sama juga disampaikan Dandim 1501/Ternate Letkol Kav Bambang Sugiyarta, SH.MM. Dalam sambutannya mengimbau dengan adanya deklarasi yang telah dilaksanakan diharapkan agar konflik antara warga desa Bobanehena dan Payo tidak terulang lagi, karena bakal merugikan diri sendiri dan meghancurkan daerah ini.”Saya juga paham dengan pola pikir kaum pemuda yang masih labil akan tetapi merurut saya pemuda yang hebat itu adalah pemuda yang dapat memajukan daerah ini,”ujarnya.  Selain itu, Bambang mengimbau tak lagi mengonsumsi miras. Apa yang telah terjadi beberapa waktu lalu agar dikubur dan dibuang sehingga pemuda dan TNI/Polri bisa sama sama memajukan daerah ini.(din/met)

AMBRUK : Jembatan Lako Akdiri yang ambruk total karena tiang jembatan yang patah diterjang banjir, beberapa waktu lalu.

Wabup Minta Dinsos Salurkan Bantuan Rastra

AHMAD Zakir Mando

JAILOLO – Wakil Bupati Ahmad Zakir Mando meminta Dinas Sosial (Dinsos) segera menyalurkan bantuan beras sejahtera (rastra) kepada warga penerima.Pasalnya, bantuan yang harusnya disalurkan per bulan, kini ditunda hingga tiga bulan.”Beberapa waktu lalu sejumlah warga mendatangi saya dan mengeluhkan bantuan tersebut. Karena sudah tiga bulan

rastra yang menjadi hak 8.743 Kepala Keluarga (KK) itu tak lagi disalurkan,”aku wabup kepada Malut Post, Minggu (13/5). Menurutnya, anggaran untuk bantuan rastra telah disiapkan. Karena itu, tak ada alasan untuk tidak menyalurkan.”Kita tidak tahu kebutuhan warga. Makanya, apa yang menjadi hak warga harus disalurkan, dan jangan lagi ditahan,”tegasnya.(din/ met)

Minim Anggaran Kinerja Inspektorat Merosot JAILOLO – Lambannya penanganan laporan penyalahgunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) di Inspektorat Pemkab Halmahera Barat diakibatkan karena minimnya anggaran. Hal ini mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD dan Inspektorat beberapa waktu lalu.”Kendala seperti ini yang harus disampaikan, agar saat pembahasan anggaran nanti kami bisa mengawal saat pembahasan anggaran nanti,”kata Ketua Komisi

I DPRD Djufri Muhammad kepada Malut Post, Minggu (13/5). Tak hanya itu, saat pergeseran anggaran mendahului perubahan yang diajukan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) ada anggaran pengawasan yang melekat di Inspektorat dan mau dialihkan ke kegiatan lain. Hanya saja, komisi yang dipimpinnya menolak usulan tersebut. Makanya, anggaran tersebut tetap diakomodir.”Kami berkeinginan anggaran pengawasan itu maksi-

DJUFRI Muhammad

mal, sehingga laporan masyarakat bisa segera ditindaklanjuti, ”harapnya. (din/met)


MOROTAI & SULA SENIN, 14 MEI 2018 Malut Post HALAMAN 6

Ke Fuata, Bupati Rasakan Jalan Rusak SANANA - Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Hendrata Thes bersama istri Fince Hongarta, Sabtu (12/5) bertandang di Desa Fuata Kecamatan Sulabesi Selatan. Kondisi jalan menuju ke Fuata sudah rusak. Jalan dipenuhi lubang. Dalam perjalanan tersebut, bupati sempat bertemu dengan satu mobil yang ditumpangi warga, bannya pecah. Bupati kemudian turun dan memberikan air meneral dan makanan ringan kepada warga. Melihat kesempatan tersebut, warga langsung curhat mengeluhkan kondisi jalan yang rusak, dan meminta bupati segera memperbaikinya. Melihat kondisi jalan yang buruk dan membahayakan pengendara, bupati meminta instansi terkait untuk menindaklanjuti keluhan warga. Sebab menurutnya, pembangunan jalan menjadi prioritas utama. Dia juga meminta camat Sulabesi Selatan untuk peka dengan masukan warga. ”Saya kaget lihat kondisi jalan tapi kok saya tidak pernah tahu,” tuturnya. Bupati berjanji akan berunding dengan PU dan Bappeda, untuk menindaklanjuti keluhan warga. (ikh/onk). RUSAK: Kondisi jalan di Kecamatan Sulabesi Selatan banyak berlubang. Warga meminta pemda segera memperbaikinya. IKRAM SALIM MALUT POST

HUKUM Kasus Togel Belum Dilimpahkan DARUBA - Kasus togel dengan tersangka AT dan RT, warga Wawama, kecamatan Morotai Timur, belum dilimpahkan ke Kejaksaan. Padahal kasus ini sudah bergulir sejak April lalu. Kapolres Morotai, AKBP Mikael P. Sitanggang saat dikonfirmasi menjelaskan kasus ini sementara ditangani penyidik. Ada yang masih harus dilengkapi lagi. “Dalam waktu dekat berkasnya kita serahkan ke Jaksa,” akunya. Dia juga berjanji tetap berkomitmen memberantas togel, apalagi saat ini umat muslim siap-siap melakukan ibadah puasa. (aji/onk).

LOMBA Polres Gelar Lomba Lari

Warga Totodoku Tewas di Hutan Bere Bere Masuk Hutan Sejak Dua Pekan Lalu Peliput : Fitrah A Kadir Editor : Bukhari Kamaruddin DARUBA - Masuk hutan sejak dua pekan, warga Desa Totodoku Kecamatan Morotai Selatan Taher Lasaji (49), ditemukan tewas di hutan Desa Bere Bere Morotai Utara. Dia ditemukan di dalam hutan yang jaraknya kurang lebih enam kilometer dari desa. Saat ditemukan kondisi jasadnya sudah membusuk dan dipenuhi belatung. Informasi yang dihimpun Malut Post, korban adalah pencari kau gaharu. Dia dikabarkan masuk hutan bersama dua rekannya Samsuri dan Sahril Siruang warga Desa Sangowo, sejak 1 Mei 2018. Mereka bermaksud mencari kayu gaharu. “Korban berangkat dari rumahnya di Desa Totodoku menuju ke Bere Bere 1 Mei lalu,” kata Kades Totodoku, Kamsul Lating. Ketiganya kemudian membuat camp sementara di tengah hutan. Kemudian mereka menyebar mencari pohon gaharu. Ketika hari mulai gelap, dua rekannya sempat mencari korban. Mereka berteriak memanggil

FITRAH A KADIR MALUT POST

MEMBUSUK: Jenasah Taher Lasaji ditemukan dalam kondisi yang sudah membusuk.

namanya, namun jawaban dari korban terdengar sama-sama dan kemudian menghilang. Karena sudah gelap, Samsuri dan Sahril memilih pulang ke camp sambil menunggu korban pulang. Namun hingga keesokan harinya (Rabu (2/5), korban belum juga kembali ke camp.

Disperindagkop Gelar Pasar Murah IKRAM SALIM MALUT POST

HADIAH: Para juara berfoto bersama Bupati Hendrata Thes dan Kapolres Kepsul AKBP Jan W.I. Makatita.

SANANA - Dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkari ke-72, Polres Kepulauan Sula (Kepsul) menggelar lomba lari 10 kilometer, Sabtu (12/5) pekan lalu. Kegiatan yang diikuti oleh 495 peserta dibagi dalam tiga kategori itu, megambil rute dari Desa Pastina dan finis di depan Mapolres Kepsul. Sementara Kapolres Kepsul AKBP Jan W.I. Makatita menuturkan, salah satu potensi yang dimiliki oleh masyarakat Sula ialah postur tubuh yang bagus. Untuk itu selain lomba lari 10 kilometer, pihaknya juga akan menggelar pertandingan tinju. Dia berharap melalui kegiatan tersebut bisa menyaring bibit muda atlet lari dari Sula yang bisa mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp 30 juta. (ikh/onk).

SANANA - Jelang bulan puasa, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UKM (Disperindagkop) Kepulauan Sula (Kepsul) menggelar pasar murah, Sabtu (12/5) di Desa Fuata Sulabesi Selatan. Kegiatan ini bekerja sama dengan PKK Kepsul. Sebanyak 337 warga yang dari Desa Fuata, Wainib, Sekom, Waigai dan Waitamua, mengambil bagian dalam kegiatan ini. pada kesempatan yang sama, bupati juga menyerahkan bantuan kepada 24 anak yatim piatu. Saat membuka acara tersebut, Bupati Hendrata Thes mengatakan jelang ramadan, harga bahan pokok biasanya naik. Karena itu melalui pasar murah ini, diharapkan bisa membatu warga menghadapi puasa nanti. ”Sesuai hukum ekonomi jika permintaan meningkat pasokan kurang maka harga barang naik.

IKRAM SALIM MALUT POST

PASAR MURAH: Bupati Hendrata Thes ditemani Ketua Tim PKK Hong Fince Hongarta Thes menyerahkan sembako dalam kegiatan pasar murah di Desa Fuata Sabtu pekan kemarin.

Namun mudah-mudahan hal ini tidak terjadi di Kepsul,” tutur bupati. Sementara Ketua Panitia Pasar Murah Nurdjia Pora menuturkan, paket kebutuhan pokok yang tersedia jumlahnya terbatas. Kebutuhan pokok yang dise-

diakan dalam paar murah ini adalah beras 10 kilogram dengan harga Rp 50 ribu, gula pasir 5 kilogram dengan harga Rp 25 ribu, mentega 250 gram Rp 5 ribu, terigu, telur, minyak goreng, susu serta sirup. (ikh/onk/ pn)

Karena itu kedua rekannya memilih kembali ke Bere Bere, memberitahukan kepada warga bahwa korban hilang. Warga kemudian melakukan pencarian selama dua pekan. Namun korban baru ditemukan Sabtu (12/5) sore jelang magrib. “Yang pertama kali menemukan korban adalah rekannya sendiri Samsuri,” jelas kades. Bersama jenazahnya, ditemukan air mineral dan parang milik korban. Proses evakuasi korban memakan waktu cukup lama. Proses evakuasi baru dilakukan pukul 20.00 WIT. Mayat korban dibawa dari hutan menuju ke Bere Bere memakan waktu kurang lebih enam jam. Jasanya baru tiba di Bere Bere Minggu (13/5) dinihari pukul 02.00 WIT. “Korban dikebumikan tadi pagi (kemarin, red) pukul delapan,” ujar Kamsul, seraya menuturkan korban sempat mengeluh sakit perut sebelum masuk hutan. Istri korban Sudarmi Gilalo, sangat terpukul atas kematian suaminya. Namun dia mengaku ikhlas menerima kepergian orang yang dicintainya. “Saya ikhlas habis mau buat apa lagi kalau memang sudah ajal,” tutur Sudarmi dengan nada sedih. Dia mengaku tidak punya firasat bahwa suaminya akan meninggal seperti itu. (aji/onk).

Minta ULP Blacklist PT Pelangi Persada Nusantara SANANA - Paska menerima rekomendasi Pansus LKPJ DPRD 2018 Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) langsung menindaklanjutinya dengan memerintahkan kontraktor yang bermasalah segera menyelesaikan temuan. Salah satu proyek yang paling disoroti ialah proyek jalan Waitina sampai Capalulu, Kecamatan Mangoli. Proyek senilai Rp 21,7 miliar, di sebagian titik sudah rusak padahal belum sampai setahun dibangun. Anggota Pansus LKPJ Halik Teapon mengatakan, pihak PT Pelangi Persada Nusantara sudah melakukan perbaikan, namun belum selesai. Tambal sulam yang yang dikerjakan perusahaan tersebut terkesan asal jadi. ”Kami yakin jalan ini akan rusak kembali karena mereka tidak melakukan pembersihan dulu sebelum dihamparkan HRS,” tuturnya. Sementara itu mantan Kadis PUPR Ikram Abdurachman menuturkan, dirinya telah meminta semua kontraktor yang mendapat rekomendasi pansus untuk segera menyelesaikan temuan. Dia juga meminta kepada ULP agar proyek yang ditangani oleh PT. Pelangi milik Abraham harus diblacklist. Perusahaan tersebut pada waktu bersamaan, juga mengerjakan proyek Masjid Raya, HRS Capalulu-Kaporo. “ULP harus jeli, kontraktor seperti ini harus masuk daftar blacklist,” tuturnya. (ikh/onk).

Hewan Ternak Dikeluhkan Pengendara TAK DIIKAT: Sapi dibiarkan berkeliaran bebas di jalan.

FITRAH A KADIR MALUT POST

DARUBA - Hewan ternak seperti kambing dan sapi, dibiarkan berkeliaran bebas. Ini karena pemiliknya tidak mengikat atau membuat kandang untuk hewan peliharaan mereka. Pantauan Malut Post, ruas jalan dari Morotai Selatan ke Morotai Timur, banyak hewan peliharaan berkeliaran bebas. Ini membahayakan pengendara yang melewati kawasan tersebut.

“Harus ada regulasi terkait hewan liar, sehingga masyarakat tidak membiarkan hewan peliharaannya berkeliaran bebas,” harap Maulud Rasai, warga Desa Sangowo Morotai Timur. Tidak hanya itu, pemerintahan desa juga harus membuat aturan pemeliharaan hewan ternak. “Pemilik ternak juga harus sadar,” pungkasnya. (aji/onk).


POLMAS Art: MuS

SENIN, 14 MEI 2018 Malut Post HALAMAN 7

TAK HIRAUKAN Meski ada larangan dan terus diingatkan agar saat mengikuti kampanye kandidat calon Gubernur Malut untuk tidak membawa serta anak di bawah umur, namun tetap saja tak dihiraukan masyarakat. Di gambar terlihat satu diantara anak yang di bawah serta orang tua saat mengikuti kampanye terbuka Paslon Gubernur Malut Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar di kawasan Bastiong Ternate Selatan, Sabtu kemarin (12/5). Foto Hizbullah Muji

HAJI Pemprov Kurangi Beban Embarkasi Haji, Kab/Kota Bertambah SOFIFI- Pemerintah Provinsi (Pemprov) setiap tahun mengurangi tanggungan biaya embarkasi haji. Tahun ini, beban pemprov dikurangi menjadi 30 persen, dan kabupaten kota naik menjadi 70 persen. Keputusan penetapan tanggungan biaya embarkasi ini telah ditetapkan melalui SK Gubernur yang disampaikan ke kabupaten kota. Pemprov beralasan, pengurangan beban embarkasi ini atas pertimbangan tanggung jawab kabupaten kota terbatas, hanya jamaah haji yang berasal dari daerahnya masingmasing. Sementara tanggung jawab Provinsi lebih besar yaitu harus menanggung seluruh jamaah haji di 10 kabupaten kota. Karena itu, pemprov mengurangi bebannya karena dianggap terlalu tinggi. Pengurangan biaya embarkasi haji ini dimulai sejak tahun 2016 lalu. Pada tahun 2015, biaya embarkasi masih dibagi sama yakni 50 persen buat Pemprov dan 50 persen kabupaten kota. Pada dua tahun berturut-turut yakni tahun 2016 dan 2017, pemprov mulai memutuskan mengurangi bebannya menjadi 40 persen dan kabupaten kota menanggung 60 persen. “Tahun ini turun beban pemprov lagi menjadi 30 persen dan kabupaten kota menjadi 70 persen,” pinta Kepala bagian (Kabag) haji dan umroh Kanwil Kemenag Provinsi Amar Manaf, kepada Malut Post Minggu (13/5). Untuk besaran embarkasi musim haji tahun ini, Saleh mengatakan belum ditetapkan karena pemprov belum melakukan pembicaraan dengan maskapai. Rencananya pekan depan, Biro Kesra melakukan penjajakan dengan beberapa maskapai untuk negosiasi harga. “Setelah maskapai bisa diketahui harganya, barulah dapat dipastikan berapa biaya embarkasi untuk tanggungan Pemprov dan Pemda Kabupaten kota,” terangnya. Selain itu, lanjut Saleh untuk perkembangan pelunasan BPIH tahap II telah dibuka sejak tanggal 16 April dan berakhir pada 25 Mei mendatang. Kuota yang belum terisi pada pelunasan tahap pertama sebanyak 79 orang. “Laporan itu telah disampaikan ke Kemenag pusat dan telah dibuka untuk jamaah yang menjadi prioritas sesuai ketentuan,” terangnya. Sementara TPHD dan TKHD yang diseleksi bulan April lalu telah ditetapkan melalui SK Gubernur sebanyak 7 orang, dan diberikan kesempatan untuk melakukan pelunasan BPIH. “Minggu pertama puasa, rencana akan dibawa pasport jamaah untuk dibuatkan visa di kementerian agama,” pungkasnya. (udy/wat)

PGRI: Pemprov Stop Anggaran Buat PT SMA/SMK yang Wajib Terima Bantuan Editor : Awat Halim Peliput : Rusdi Abdurrahman SOFIFI-Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Maluku Utara (Malut) meminta kepada Pemerintah Provinsi (pemprov) agar menghentikan kebijakan memberikan bantuan anggaran kepada perguruan tinggi (PT), yang setiap tahun mencapai Rp25 miliar. Desakan dari pihak PGRI ini cukup beralasan. Sebab, belanja bantuan terhadap PT tersebut bukan menjadi urusan wajib bagi pemprov. Justru yang menjadi tanggung jawab pemprov adalah SMA/SMK. Karena itu, alangkah baiknya, anggaran bantuan tersebut dapat dialihkan ke SMA/SMK. Permintaan ini

disampaikan ketua bidang (kabid) Informasi dan komunikasi (Infokom) Saleh Abubakar, kepada Malut Post Minggu (13/5). Pernyataan Saleh ini, sekaligus menanggapi kebijakan Pemprov yang tahun ini, tidak lagi memberikan anggaran operasional bagi SMA/ SMK swasta, tapi hanya kepada SMA/SMK yang berstatus Negeri. Saleh menilai pemprov pilih kasih dalam melakukan pelayanan. “Kalau dibilang karena pertimbangan keuangan pemprov yang sementara ngos-ngosan sebagaimana disampaikan ketua komisi IV DPRD Provinsi (Deprov) Farida Djama, kenapa Pemprov harus memberikan anggaran kepada perguruan tinggi. Bukankah, perguruan tinggi itu tidak menjadi urusan bagi pemprov,” kata Saleh bernada tanya. Saleh mengatakan, kebijakan Pemprov memberikan anggaran ke PT tersebut hanya bersifat pencitraan. Harusnya, perguruan tinggi juga jujur, jangan asik dengan pembiayaan, yang semestinya

lebih dibutuhkan SMA/SMK. “Selama ini perguruan tinggi tidak lagi mengkritisi pemerintah masalah pendidikan khususnya SMA/SMK yang menghadapi sejumlah problem karena menikmati anggaran bantuan Pemprov. Padahal kalau mau jujur, yang lebih berhak adalah SMA/SMK. Karena PT saat ini punya anggaran sendiri dari pusat, tidak lagi satu kementerian dengan SMA/SMK dan cukup banyak anggarannya,” terangnya. Dia meminta Pemprov bijaksana. Anggaran Rp25 miliar setiap tahun yang diberikan ke PT dihentikan saja, karena hanya bersifat dana bantuan sosial, dimana dalam aturan juga bertentangan diberikan secara berturut-turut. “Anggaran itu dialihkan kepada SMA/SMK untuk membiayai operasional dan juga gaji guru honor, sebab operasional itu hanya butuh Rp15 miliar per tahun itu sudah mencakup negeri dan swasta,” pintanya. (udy/wat)

Baru 10 Balon DPD RI Memenuhi Syarat Dukungan Buchari: 20 Balon Lainnya Masih Perlu Perbaikan TERNATE-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara (Malut) menemukan sebanyak 20 bakal calon anggota DPD RI daerah pemilihan Maluku Utara (Malut) yang belum memenuhi syarat (BMS) dukungan berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP). Ini setelah KPU Malut melakukan verifikasi administrasi beberapa pekan kemarin. (lihat tabel). Sementara dari hasil verifikasi tersebut, baru 10 calon anggota DPD RI yang dinyatakan memenuhi syarat. Mereka adalah Basri Salama, Burhan Ismail, Chaidir Djafar, Hj Suriati Armaiyn, Huasain Alting, Pdt. Jacob Matheis Soselisa, Riedno Graal Taliawo, Sahrin Hamid, Sarka Eladjouw dan Yulianty E Hasan Doa. Calon anggota DPD RI yang dinyatakan BMS itu dikarenakan di saat verifikasi administrasi, terdapat jumlah dukungan KTP yang ganda, dukungan berprofesi sebagai PNS maupun TNI/Polri. “Jumlah dukungan KTP yang belum memenuhi syarat ini bervariasi, ada yang sampai hanya 50 dukungan hingga mencapai ratusan,” jelas Anggota KPU Malut Buchari Mahmud, usai menyampaikan hasil verifikasi administrasi terhadap calon perseorangan peserta pemilu anggota DPD tahun 2019, Minggu (13/5). Dia meminta kepada calon

Calon Anggota DPD RI Memenuhi Syarat BASRI SALAMA BURHAN ISMAIL CHAIDIR DJAFAR HJ. SURIATI ARMAIYN HUSAIN ALTING PDT JACOB MATHEIS SOSEUSA RIEDNO GRAAL TAUAWO SAHRIN HAMID SARKA ELADJOUW YULIANTY E. HASAN DOA

Calon Anggota DPD RI BMS ABDURAHMAN LAHABATO ADE HI. TAHER BASRI DODO DR. MUHAMMAD BIN TAHER DR, SAIFULAHMAD HASAN FADEL HJ. NURHAYATI AMIN IKBAL HI. DJABID

anggota DPD RI yang BMS agar segera melakukan perbaikan. Waktu perbaikan dimulai Senin (14/5) hari ini sampai dengan Minggu (20/5) mendatang. Apabila di masa waktu perbaikan yang sudah ditetapkan, terdapat bakal calon yang tidak merespon atau tidak menambah jumlah dukungan KTP yang kurang itu, maka secara otomatis dinyatakan gugur. “Untuk jumlah sebaran kabupaten kota sesuatu isyarat PKPU nomor 7 tahun 2017, semuanya sudah memenuhi syarat dengan jumlah dukungan sebanyak 1.000. Hanya

IMAM SISWANTO BOYRATAN IR. NAMTO H. ROBA IH. TJATUR SAPTO EDY ISMUNANDAR AIM SYAH MATHEUS STEFI PASIMANJEKU WAJDI RAHMAN NOVERIUS A. BULANGO RUSLI HAMID AFIIFIN SALAHUDDIN ADRIAS TONY PULO YADI UTOKOY YAHYA HASAN

saja masih terdapat yang kurang saat verifikasi administrasi sehingga penting untuk diperbaiki ulang,” jelasnya. Jika semua sudah menyerahkan jumlah syarat dukungan KTP yang kurang itu, maka KPU akan menjadwalkan ulang pada 20-24 Mei, akan kembali melakukan verifikasi administrasi untuk menentukan terpenuhinya syarat dukungan atau tidaknya bakal calon anggota DPD RI ini. “Selanjutnya kita akan lakukan verifikasi faktual yang dimulai pada 30 Mei hingga 19 Juni,” imbuhnya. (tr-01/wat).

Besok, Sidang Pendahuluan Aduan King Faisal TERNATE -Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Malut akan menggelar sidang lanjutan aduan praktisi hukum King Faisal Soleman pada Selasa (15/4) besok. Sidang lanjutan ini dengan agenda pembacaan putusan pendahuluan. “Rencana selasa (besok) agenda pembacaan putusan pendahuluan,” jelas kepala sub bagian (kasubag) Hukum Irwanto Djurumudi kemarin (13/5). Sementara, kasus Kabag Risalah DPRD Kota Ternate Firdaus A Ismail akan ditentukan hari. Ini setelah Bawaslu mengkaji motif dan tujuan Firdaus mengacungkan dua jari yang diposting di media sosial pada 2 Mei 2018 lalu. “ Hari ini pleno di tingkat pimpinan. Jika terbukti memenuhi maka akan direkomendasikan ke KASN. Jika tidak maka akan dikaji kembali dan dikumpul bukti lainnya,” katanya. Sekadar diketahui, Firdaus sendiri ketika diminta klarifikasi Bawaslu beberapa waktu lalu, mengelak bahwa postingan tersebut sebagai bentuk dukungan ke Paslon BurJadi. (tr-01/wat).


SAMB ETALASE SENIN, 14 MEI 2018 Malut Post HALAMAN 8

Art: rizky izzy

...PRESIDEN Samb Hal. 1 Publik menuntut pemerintah menindak keras sel-sel teroris. ’’Negara tidak boleh kalah oleh ulah orang-orang yang mengatasnamakan jihad, tapi menodai makna jihad itu sendiri,’’ tegas Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini. Sekretaris Umum Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Alan Kristian Singkali meminta Presiden Jokowi turun langsung mengambil alih penanganan kasus terorisme tersebut. Dia menuntut presiden juga mengevaluasi kinerja Kapolri, komandan Densus 88, panglima TNI, serta kepala Badan Intelijen Negara (BIN). ’’Pemerintah harus menempatkan perlindungan dan keselamatan warga negara di atas semuanya,’’ ujarnya. Presiden Jokowi mengecam tindakan teror di Surabaya. Dia meminta masyarakat tetap tenang dan waspada. RI-1 sudah memerintah Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan tersebut. ”Tindakan terorisme kali ini sungguh biadab,” kecamnya. Yang paling disesalkan Jokowi adalah para pelaku memanfaatkan anakanak mereka. ”Anak yang tidak berdosa digunakan pelaku bom bunuh diri,” ucapnya. Dia menekankan bahwa terorisme merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan. Tak ada kaitannya sama sekali dengan ajaran agama. ”Tak ada kata yang bisa menggambarkan betapa dalam rasa dukacita kita semua atas jatuhnya korban,” katanya. Mantan wali kota Solo itu memastikan seluruh biaya perawatan untuk penyembuhan para korban bakal ditanggung pemerintah. ”Negara menjamin semuanya,” tegas Jokowi. Agar kejadian serupa tak terulang, Jokowi meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengusut tuntas kasus tersebut. Dia ingin jaringan teroris yang didalangi JAD (Jamaah Ansharut Daulah) itu dibongkar dan diberangus hingga ke akar-akarnya. ”Seluruh aparat negara tidak akan membiarkan tindakan pengecut semacam ini,” tandasnya. Sementara itu, Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Mahfud MD mengungkapkan hal senada. Dia mengingatkan bahwa republik ini didirikan untuk menumpas segala tindakan anti kemanusiaan dan anti keadilan. ”Terorisme itu tindakan keji. Kami mendukung penindakan sel-sel yang mulai tumbuh,” paparnya.Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Din Syamsuddin menyebut pengeboman gereja itu di luar peri kemanusiaan dan peri ketuhanan. ”Kita harus mengutuk sekeras-kerasnya terhadap pembunuhan orang tak berdosa di tempat ibadah,” cetusnya. Dia meminta masyarakat tidak mengaitkan aksi tersebut dengan Islam. Meski, pada akhirnya pelaku diketahui beragama Islam. ”Itu self claim Islamic terrorism. Hanya klaim agama secara sepihak. Padahal, itu tidak berhubungan sama sekali,” ucap mantan ketua umum PP Muhammadiyah tersebut. Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta dukungan presiden untuk bisa melakukan tindakan tegas. Dia menyebutkan, serangan di Surabaya kemarin dilakukan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT). Mereka merupakan pendukung utama

ISIS di Indonesia. ’’Kami sudah melapor kepada bapak presiden bahwa Polri, TNI, dan BIN ini bergerak dan kami akan merapatkan barisan,’’ kata Tito saat meninjau lokasi ledakan di Surabaya kemarin. ’’Ke depan saya meminta bapak panglima TNI. Beliau nanti mengirim kekuatan untuk melakukan operasi bersama,’’ lanjutnya. Dalam operasi bersama itu, Tito menegaskan akan menangkap kelompok-kelompok dan sel-sel JAD-JAT. Juga, mereka yang diduga akan melakukan aksi. Operasi itu tidak akan mudah karena kelompok-kelompok teroris tersebut juga terlatih. Karena itu, dibutuhkan backup TNI. ’’Mereka mengerti cara menghindari deteksi intelijen,’’ ucap Tito. Dita yang kemarin mengajak anak istrinya melakukan pengeboman beberapa waktu lalu pulang dari Syria. Kondisi itu memunculkan kekhawatiran tersendiri. Dita dan keluarganya yang terlihat biasa-biasa saja seperti warga kebanyakan malah menjadi pelaku bom bunuh diri. Di Indonesia cukup banyak orang yang baru pulang dari Syria untuk berjihad. Total ada 1.100 warga negara Indonesia yang pergi ke Syria. Sekitar 500 orang masih berada di Syria, sedangkan sekitar 500 lainnya dideportasi kembali ke Indonesia. ’’Ini menjadi tantangan kami. Karena mindset mereka masih mindset ideologi ISIS,’’ ungkap Tito. Dia berharap revisi UndangUndang Antiterorisme segera tuntas. Sudah setahun, tetapi pembahasan tak kunjung selesai. Padahal, dengan UU yang ada saat ini, yaitu UU No 15 Tahun 2003, penegak hukum sulit menindak jaringan-jaringan teroris. Kecuali, mereka sudah melakukan penyerangan. ’’UU kita Nomor 15 Tahun 2003 ini sangat responsif sekali. Jadi, kita bisa bertindak kalau seandainya mereka melakukan aksi atau sudah jelas ada barang buktinya. Kita ingin agar lebih dari itu. Salah satunya, negara atau pemerintah, institusi pemerintah, atau institusi hukum, misalnya pengadilan, menetapkan misalnya JAD-JAT sebagai organisasi teroris,’’ paparnya. Tito menyatakan, revisi UU Antiterorisme dibutuhkan agar negara memiliki power lebih kuat untuk menangani ancaman. Orang-orang yang kembali dari Syria sama sekali tidak bisa diproses kalau mereka tidak melakukan pelanggaran. Misalnya, pemalsuan dokumen keimigrasian. Paling-paling polisi hanya bisa melakukan penahanan untuk interview selama tujuh hari. Setelah itu dilepas. ’’Setelah dilepas, kami monitor, mereka juga menghindar. Itu persoalannya. Jadi, sekali lagi, kami harapkan UU Antiterorisme ini cepat direvisi. Bila perlu kalau seandainya terlalu lama, kami memohon kepada Bapak Presiden untuk membuat perppu,’’ kata mantan kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme itu. Di sisi lain, Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) juga menilai usul perppu UU Terorisme belum perlu dilakukan. Pasalnya, pembahasan revisi UU Terorisme sudah memasuki tahap akhir. ’’DPR sebenarnya 99 persen siap ketuk palu sebelum reses lalu, namun pemerintah belum siap,’’ kata Bamsoet saat dihubungi. Menurut mantan ketua komisi III itu, pemerintah meminta penundaan karena belum sepakat dengan pasal definisi terorisme.

Bamsoet meyakini, begitu definisi terorisme disepakati, RUU Antiterorisme bisa segera diketok. ’’Jika pemerintah sudah sepakat tentang definisi terorisme, RUU Antiterorisme bisa dituntaskan pada masa sidang mendatang,’’ ujar wakil koordinator bidang pratama Partai Golkar itu. Kecaman juga datang dari seluruh unsur Lembaga Keumatan Kristen. Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) Melalui Wakil Sekretaris Umum pdt. Chrisye Gosal menyuarakan kecamannya dalam pernyataan resmi kemarin (13/5). Chrisye menyebut, tindakan kekerasan apapun bentuk dan alasannya, tidak akan mampu menyelesaikan masalah dan pada akhirnya menimbulkan lingkaran kekerasan baru yang akhirnya menuntun pada kehancuran. “Kita harus lihat syria yang hari ini hancur akibat kekerasan demi kekerasan,” katanya. Dalam kesempatan tersebut, Chrisye juga mengajak kepada seluruh masyarakat indonesia untuk tidak lagi memberikan angin dan simpati pada penyebar-penyebar kebencian yang berbalutkan misi-misi dakwah. “Program deradikalisasi BNPT akan sia-sia jika masyarakat masih memberikan panggung pada pemimpin-pemimpin yang menyebarkan ideologi radikalisme dan kekerasan,” katanya. Chrisye juga menyerukan pada pemimpinpemimpin politik untuk tidak memanfaatkan situasi dan mengeluarkan statemen-statemen yang memperkeruh keadaan. Sekretaris umum Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Alan Kristian Singkali meminta presiden Jokowi untuk turun langsung mengambil alih penanganan kasus terorisme ini. “Pemerintah harus menempatkan perlindungan dan keselamatan warga negara diatas semuanya,” katanya. Selain itu, Alan mewakili organisasi mahasiswa ini meminta presiden juga mengevaluasi kinerja Kapolri, Komandan Densus 88, Panglima TNI, serta Kepala BIN. Sementara itu, tokoh-tokoh lintas agama segera mengeluarkan pernyataan sikap di gedung PBNU kemarin. Mereka adalah perwakilan dari PGI, Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Perwakilan Umat Budha Indonesia (WALUBI), Majelis Tinggi Agama Kong Hu Chu Indonesia (Matakin), serta Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI). “Negara tidak boleh kalah oleh ulah orang-orang yang mengatasnamakan jihad, tapi menodai makna jihad itu sendiri,” kata Sekjend PBNU Helmy Faishal Zaini. Helmy juga meminta masyarakat tidak terprovokasi. Secara khusus ia memohon pada umat kristiani untuk tidak terprovokasi, ia meyakinkan bahwa aksi yang terjadi di Surabaya tidaklah mewakili umat islam. Sekretaris KWI Romo Agustinus Ulahayanan menyampaikan pesan khusus pada semua anggota DPR. Ia menyatakan semua rakyat sedang menunggu kinerja mereka untuk segera menyelesaikan RUU Terorisme. “Kalau sampai akhir tahun ini tidak jadijadi, kita ganti semua anggota DPR itu,”tegas Agustinus. Menurut Agustinus, seharusnya DPR lebih mengutamakan perkara-perkara yang langsung menyangkut kepentingan rakyat seperti terorisme ini. “UU MD 3 saja cepet jadinya, ini RUU Terorisme yang bersentuhan langsung dengan rakyat tidak jadi-jadi,” kecam Agustinus.(JPG/fai)

...SIAGA Samb Hal. 1

Mulai dari kerusahan di rumah tahanan (Rutan) di Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob) Kepala Dua Jakarta hingga aksi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya kemarin (13/5). Bahkan tadi malam, ledakan juga terjadi di Rusun di Dusun Ngelom Kelurahan Wonocolo Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, Kapolda memerintahkan jajarannya siaga satu menjaga tempat-tempat vital. Termasuk gereja yang ada di Malut. Pengamanan objek vital ini dikoordinir Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Malut Kombes (Pol) Lukas Arry Dwiko Utomo “Kami telah menurunkan personel untuk menjaga tempat-tempat vital, termasuk Gereja. Bukan saja di Ternate, tapi seluruh kabupaten kota di Maluku Utara ,” tandas Wakapolda kepada Malut Post kemarin (13/5). Dia mengatakan Kapolda telah menginstruksikan seluruh Kapolres mengantisipasi gerakan kelompok teror. “Setiap objek vital harus diamankan. Kami dari Polri turun bersama TNI untuk patroli bersama,” kata Lukas. “Sebenarnya ada aksi teror atau tidak, kami tetap melalukan pengamanan,”imbuhnya. Lukas meminta masyarakat tidak tegang dan tidak harus termakan isu-isu provokatif yang hanya memecah belah kerukunan masyarakat dan mengoyak kedamaian di Malut. “Masyarakat tidak usah panik, kami selalu tingkatkan antisipasi semaksimal mungkin dan tidak usah takut dengan teroris. Kita harus saling bahu membahu melawan ancaman teroris,” pungkasnya. Sementara di tempat lain, beberapa jam sebelum bom meledak di tiga gereja di Surabaya pada Minggu pagi (13/5), Densus 88 Antiteror menangkap enam terduga teroris di Jawa Barat. Empat orang di antaranya tewas lantaran berusaha melawan petugas. Berdasar data intelijen aparat kepolisian, seluruh teroris itu berasal dari satu jaringan. Yakni Jamaah Anshorut Daulah (JAD). Mereka bergerak di bawah

...PELAKU Samb Hal. 1

Yang membuat geleng-geleng kepala, pelakunya adalah satu keluarga penuh. Termasuk tiga anak di bawah umur yang berusia 16, 12, dan 8 tahun. Juga, satu pemuda berusia 18 tahun. Aksi mereka mengakibatkan 13 warga tewas dan 43 orang lainnya luka-luka. Polisi yakin keluarga itu hanya pengantin. Masih ada perancang bom dan otak serangan yang masih diburu. Perancang bom tersebut patut dicari. Sebab, rancangannya jauh lebih baik ketimbang yang pernah dipakai dalam serangan teror dalam waktu sepuluh tahun terakhir. Kepastian soal identitas pelaku disampaikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di RS Bhayangkara kemarin. ”Satu keluarga. Bapaknya bernama Dita Oeprianto,” katanya. Menurut Tito, Dita adalah ketua Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Surabaya. ”Dita ini otaknya, yang mengorbankan istri dan empat anaknya sekaligus,” imbuh orang nomor satu di jajaran kepolisian tersebut. Hasil rekonstruksi kejadian menunjukkan cerita yang cukup sulit dipercaya. Dari rumahnya di Wonorejo, keluarga itu berpisah dengan dua kendaraan. Awalnya, mobil Avanza yang dinaiki Dita bersama sang istri Puji Kuswati dan dua anaknya yang paling kecil, berusia 8 dan 12 tahun. Sementara itu, kendaraan satu lagi adalah sepeda motor yang dikendarai anak pertamanya, Yusuf Fadhil, 18; dan Firman Halim, 16. ”Yang sepeda motor langsung mengarah ke Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB) di Ngagel,” lanjut Tito. Cerita selanjutnya terlihat dalam rekaman CCT V yang viral. Yusuf langsung mengarahkan sepeda motornya masuk ke tempat parkir gereja yang sedang lumayan ramai orang beribadah. Bom pangku yang dipegang Firman pun meledak. Khoiruddin, saksi di SMTB, mengungkapkan bahwa ledakan yang terjadi berdentum keras. Getarannya juga kuat. Bahkan, mengakibatkan kerusakan di sejumlah atap warung miliknya. ”Itu lihat, ambrol plafonnya,” kata dia sambil menunjuk plafon di sisi selatan warung miliknya. Warung milik pria yang akrab dipanggil Udin itu berlokasi hanya sekitar 100 meter dari titik pengeboman. Persisnya di sebelah barat pos sekuriti yang hancur lebur. Saat terjadi ledakan, dia gemetar. Karena itu, dia memilih tak menolong para korban. Yang dia lakukan hanya berteriak dan berjalan di sekitar warung miliknya. ”Nggak berani saya,” ujarnya.

kendali napi kasus terorisme K dan DS. Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menyatakan, K dan DS merupakan napi kasus terorisme yang tengah menjalani hukuman di Nusakambangan. ”Sudah lama, bukan yang kemarin (dikirm dari Mako Brimob),” ungkap dia kemarin. Menurut Setyo, sasaran mereka dalam aksi terorisme kali ini tetap sama. Yakni aparat kepolisian. Termasuk yang bertugas di Mako Brimob. Selain itu, mereka juga sudah mengatur rencana untuk menyerang beberapa lokasi di Jakarta dan Jawa Barat. ”Penyerangan pos polisi, kantor polisi di wilayah Jakarta, Bandung, dan Mako Brimob,” terang Setyo. Namun, gerakan mereka berhasil terdeteksi. Petugas menanggkap empat orang berinisial BBN, DCN, AR, dan HS di Terminal Pasir Hayam, Cianjur, Jawa Barat. Keempatnya tewas setelah baku tembak dengan petugas. Empat terduga teroris itu bertolak dari Sukabumi. Mereka berangkat menggunakan kendaraan roda empat bernomor polisi F 1614 UZ. ”Dibuntuti petugas sejak dari wilayah Sukabumi,” imbuh jenderal polisi bintang dua itu. Rupanya gerak-gerik petugas berhasil dibaca oleh para terduga teroris tersebut. Mereka pun berusaha melarikan diri dengan masuk ke Terminal Pasir Hayam. Lantaran tidak ingin target lepas, petugas meneruskan pengejaran. ”Namun saat akan diberhentikan oleh petugas, keempat terduga teroris itu mencoba melawan,” terangnya. Salah seorang terduga teroris mengacungkan senjata api. Merespons gerakan tersebut, petugas langsung memberondong dengan sejumlah tembakan. ”Keempat terduga teroris tertembak karena melakukan perlawanan,” ujarnya. Dari laporan yang diterima, penangkapan empat terduga teroris itu berlangsung mulai sekitar pukul 02.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 04.30 WIB. Jenazah empat terduga teroris itu lantas dibawa ke RS Polri di Kramat Jati, Jakarta Timur. Selain kendaraan roda empat yang sudah diamankan, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti. Mulai kartu identitas para

terduga teroris sampai senjata api. Khusus senjata api, Setyo menyebutkan bahwa para terduga teroris tersebut membawa dua revolver dengan delapan peluru. Selain itu, mereka juga membekali diri dengan senjata berbentuk panah yang sudah dibuat sedemikian rupa. ”Kalau ditembakan bisa meledak,” kata dia. Semua senjata itu rencananya akan digunakan dalam serangan yang sudah direncanakan oleh para terduga teroris. ”Dengan cara hit and run,” tambahnya. Pasca baku tembak dengan empat terduga teroris di Cianjur, Densus 88 Antiteror kembali bergerak. Mereka mengamankan dua orang terduga teroris. Yakni G dan M. G ditangkap di Sukabumi, sedangkan M di Bekasi. Keduanya masih diperiksa. Pengejaran terhadap sejumlah terduga teroris lain masih terus dilakukan. Langkah itu diambil lantaran Polri mendeteksi sejumlah sel tidur teroris yang mulai bangkit. Namun demikian, Setyo belum bisa menyampaikan secara detail. ”Saya tidak sampaikan dulu karena akan mengganggu operasi berikutnya,” ujarnya. Yang pasti, mereka bergerak bersama-sama. Dari mana dan ke mana saja mereka bergerak? Dia belum bisa menyampaikan informasi tersebut. Tapi, Setyo mengimbau masyarakat tidak terlalu khawatir. Apalagi sampai takut melakukan aktivitas. Selama terus waspada, insiden yang tidak diinginkan dapat dicegah. ”Segera lapor kalau ada yang mencurigakan,” pintanya. Dia pun menyampaikan bahwa saat ini, Polri sudah meningkatkan kewaspadaan. Itu dilakukan sesuai dengan arahan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. Termasuk di antaranya peningkatkan keamanan masyarakat. Setyo juga berharap besar rentetan aksi terorisme beberapa hari belakangan mendorong DPR segera menuntaskan RUU Terorisme. Sebab, aturan yang berlaku saat ini tidak memberi Polri ruang untuk bergerak lebih awal dalam memerangi teroris. ”UU kita saat ini sifatnya responsif,” ujarnya. ”Yang penting payung hukum bisa represif ke preventif,” tambahnya. (cr-04/ cr-03/lex/JPG/fai)

Di bagian lain, Dita mengendarai mobil Toyota Avanza hitam bersama Puji, Fadhila, dan Famela. Mereka menyusuri Jalan Diponegoro. Dita lantas menurunkan anak dan istrinya di dekat GKI. Terjadilah pengeboman sekitar pukul 07.30, dengan cara yang cukup dramatis dan sempat terekam CCTV. Begitu memasuki halaman GKI, tiga pelaku dihadang seorang petugas keamanan. Satpam yang kemudian diketahui bernama Yesaya itu menarik pelaku yang paling dewasa. Mengetahui hal tersebut, pelaku sontak mengaktifkan dua bom yang diletakkan di perut dua anak itu. Bom pertama meledak di anak paling tua. Menyusul, ke anak terakhir yang dibawa pelaku paling dewasa tersebut. Untung, aksi Yesaya berhasil menggagalkan pengaktifan bom yang berada di perut pelaku yang paling dewasa. Namun, pelaku paling dewasa juga meninggal akibat pengeboman yang dilakukan. Sebab, dia terkena serpihan bom yang diaktifkan sebelumnya. Sementara itu, keadaan Yesaya kritis. Dia langsung dilarikan ke rumah sakit. Satu bom yang lain kemudian di-disposal petugas Gegana. Seorang jemaat GKI Diponegoro Izak Rahayaan mengisahkan, ledakan pertama terjadi lima menit sebelum kebaktian dimulai. Saat itu ruang jemaat sudah hampir penuh. Beberapa jemaat yang datang juga telah khusyuk berdoa. Kebaktian sesi kedua dimulai tepat pukul 08.00 WIB. ”Namun, setelah itu berubah menjadi kepanikan saat ledakan pertama terdengar,” jelasnya. Izak yang saat itu duduk di bangku bagian belakang mendengar cukup kencang suara ledakan. Selang satu menit setelah ledakan pertama, ledakan kedua terdengar. ”Tapi, suaranya masih kencang ledakan pertama,” jelasnya. Setelah ledakan kedua terjadi, banyak jemaat yang sudah ada di dalam ruangan yang berhamburan keluar. Saat jemaat berhamburan keluar, ledakan ketiga terjadi. Suaranya tidak kencang. Izak mengetahui sendiri ledakan itu. Yakni, saat dia keluar dari area dalam gereja. Ledakan tersebut berasal dari salah seorang yang sebelumnya tertelungkup di area parkir. ”Meledak. Dumm, begitu. Suaranya kencang sekali,” terang lelaki asal Ambon tersebut. Setelah tahu ada ledakan susulan, Izak meminta jemaat agar kembali masuk ke area gereja. Ajakan untuk kembali ke area dalam gereja itu dilakukan Izak dengan harapan jemaat bisa selamat. Suara keras ledakan di GKI Diponegoro itu juga disampaikan Joko. Saat

ledakan pertama dan kedua, dia berada di kantin gereja. Sekitar 50 meter dari titik ledakan. Meski begitu, dia sempat merasakan telinganya berdenging. Dia pun penasaran dan langsung menuju ke arah asal ledakan. ”Saya penasaran. Karena setelah ledakan, ada bau sangat menyengat. Seperti mesiu,” terang karyawan swasta itu. Setelah sampai ke tempat parkir, Joko cukup shock ketika melihat banyak korban. Ada sekitar empat yang dia lihat. Seorang di antaranya petugas sekuriti gereja bernama Yesaya. ”Bapaknya teriak minta tolong terus. Tapi, saya tidak berani menolong. Wajahnya sudah berlumur darah,” jelasnya. Dia pun meminta bantuan beberapa orang untuk mengevakuasi petugas keamanan itu. Di bagian lain, Dita meledakkan diri di Gereja Pusat Pantekosta Surabaya (GPPS) pukul 07.53 dari dalam mobil. Dia mengendarai mobil dan merangsek masuk ke GPPS. Mobil itu lantas menabrak petugas sekuriti dan meledak. Berbagai tokoh pun datang untuk memantau TKP. Sebenarnya, identifikasi sudah selesai sekitar pukul 12.00. Namun, polisi sama sekali belum memindahkan jenazah pelaku. Sebab, mereka menunggu kunjungan presiden, Kapolri, Kapolrestabes, dan wali kota Surabaya. Mereka datang secara bergantian. Yang pertama Wali Kota Tri Rismaharini. Dia datang ke lokasi pada pukul 12.44. Dia datang dengan menaiki mobil boks milik satpol PP. Diikuti Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan yang datang pada pukul 13.00. Dengan mengenakan rompi hitam, dia dan wali kota melakukan olah TKP. Sementara itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian datang 16 menit setelah Rudi. Dia di lokasi tidak sampai sepuluh menit. Lalu, memutuskan menuju ke TKP gereja di Ngagel. Presiden Joko Widodo datang agak lebih sore. Sekitar pukul 16.00. Persis sebagaimana Tito, Jokowi langsung pergi setelah hampir 15 menit berselang. Polisi sengaja memasang perimeter untuk menghalau siapa pun yang tidak berkepentingan. Termasuk awak media. Awalnya, perimeter hanya dipasang di dekat TKP. Hingga pada pukul 12.00, perimeter pun ditambah hingga di kompleks Restoran Mahameru. Yang terakhir, sampai di Patung Kuda di Jalan Diponegoro. ”Saya mohon pengertian seluruh warga dan rekan untuk tidak memasuki perimeter yang sudah kami pasang,” ujar Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo di pengeras suara. (JPG/fai)


MANCA SPORT SENIN, 14 MEI 2018 Malut Post HALAMAN 9

Art: MuS

CARI FORMULA: Pemain Real Madrid merayakan gol kemenangan atas Celta Vigo, dini hari kemarin

6 Real Madrid vs Celta Vigo 0

BIKIN ZIZOU GALAU

MADRID – Zinedine Zidane memang puas dengan kemenangan atas Celta Vigo kemarin. Namun, kemenangan setengah lusin gol di Santiago Bernabeu kemarin juga menyisakan kegalauan. Zizou-sapaan Zidane-kini pusing memilih siapa yang bakal menjadi starter untuk final Liga Champions melawan Liverpool (27/5) mendatang. Zizou memang sengaja melakukan rotasi pada laga di jornada ke-37 kemarin. Komposisi pemainnya jauh berbeda jika dibandingkan laga melawan Sevilla di jornada sebelumnya. Minus Cristiano Ronaldo, Sergio Ramos dan Dani Carvajal, Zizou pun menjajal Gareth Bale, Karim Benzema dan Isco sebagai tukang gedor. Lalu, Achraf Hakimi ditempatkan sebagai bek kanan. Nah, rotasi inilah yang membuat Zizou dilematis. Sebab, Bale, Isco dan Hakimi punya kontribusi atas kemenangan enam gol tanpa balas atas Celta. Bale misalnya. Dia berhasil melesakkan dua gol pada menit ke-13’ dan 30’. Isco dan Hakimi samasama menyumbang satu gol (menit ke-32’ dan 52’). Toni Kroos menyumbang satu gol (84’), dan satu gol lainnya lahir melalui bunuh diri Sergi Gomez (81’). ‘’Memang menjadi lebih baik bila semua pemain tune in. Konsekuensinya, kini saya bingung memilih pemain (starter, Red) untuk final (Liga Champions, Red),’’ kata Zizou kepada Marca. Welsh Wizard (julukan Bale) menjadi sorotan. Zizou lega lantaran Bale sudah keluar dari periode sulitnya. Ini ditunjukkan lewat kontribusi tiga gol dalam dua laga terakhirnya sebagai starter. Ya, sebelum membombardir gawang Celta, Bale

sebelumnya sudah menjebol gawang Barcelona di el clasico (7/5). ‘’Saya senang dengan performanya (Bale, Red). Namun, yang lebih penting adalah semua pemain sedang dalam kondisi tempur saat ini dan bisa memberikan yang terbaik,’’ ujar Zizou. Lalu, bagaimana komposisi Real pada laga di jornada terakhir melawan Villarreal (19/5) mendatang ? Zizou belum bisa memastikannya. ‘’Kuncinya adalah, seluruh pemain tampil dalam form terbaiknya. Kami masih punya satu laga sebelum final Liga Champions, dan kami harus mempertahankan permainan seperti ini. Di Kiev (host final Liga Champions), saya akan membawa 24 pemain,’’ jelasnya. Laga kemarin juga menjadi hari yang istimewa bagi Marcelo. Bek timnas Brasil tersebut tepat merayakan ulang tahun yang ke-30 dan dibarengi dengan penampilan ke-450 bersama Los Merengues. Bersama Sergio Ramos, Marcelo menjadi pemain sudah membela Real lebih lebih dari 10 tahun. Sebagaimana diketahui, Marcelo bergabung ke Real pada 2007 dari Fluminense. Sedangkan Ramos pindah ke Real dari Sevilla pada 2005. ‘’Saya merasa terhormat bisa bermain untuk tim terbaik di dunia dan memberikan yang terbaik bagi jersey klub ini,’’ kata Marcelo. ‘’Kami memang menyiapkan yang terbaik jelang final (Liga Champions, Red). Namun, kami masih memiliki sisa laga melawan Villarreal dan hasil di laga itu bisa jadi modal bagus bagi kami ke Kiev,’’ sambungnya. (jpg/yun)

Dovi Di-deadline Sampai Mugello BOLOGNA - Ternyata tak mudah ah bernegosiasi kontrak dengan Andrea Dovizioso. Ducati sampai harus mengeluarkan ngeluarkan ultimatum kepada pembalap Italia tersebut agar urusan ini bisa segera tuntas. Bos Ducati Gigi Dall’Igna meminta runner up MotoGP musim m lalu tersebut untuk memberi jawaban palami perlu menuntaskan urusan ini secepat ing lambat di GP Italia. ‘’Saya rasa kami mungkin. Kami masih bernegosiasi dengan Andrea, tapi prosesnya memang P One. Kabarnya, Dovi menotidak mudah,’’ ucap Gigi dilansir GP lak tawaran awal yang diajukan Ducati cati awal tahun ini. Setelah penolakan tersebut, negosiasi tak lagi dilanjutkan hingga n. batas waktu yang belum ditentukan. Masalah besaran gaji menjadi yang ng utama. Dengan prestasi besar Dovi sejak musim lalu,, posisi tawarnya menjadi melonjak. Seperti diketahui, ui, saat ini gaji Dovi tak lebih dari USD 2 juta (Rp 28 8 miliar) per tahun. Sedangkan rekan satu timnya nya Jorge Lorenzo yang prestasinya belum juga ga moncer bersama Ducati gajinya nyaris USD 7 men juta (Rp 97 miliar) per tahun. Manajemen Dovi tentu saja menuntut kompensasi asi lebih besar terhadap prestasi moncer er yang diraih mantan pembalap Rep-sol Honda tersebut. Kabarnya mereka mengajukan angka USD 6 juta per tahun. Namun Ducati belum mengabulkannya. ‘’Saya rasa Dovi akan memberi jawaban “ya” atau “tidak” di Mugello (GP Italia),’’ tandas Dall’Igna. GP Italia di Sirkuit Mugello sendiri bakal berlangsung 3 Juni. Rumor yang berkembang di media Italia menyebutkan bahwa Dovi juga semakin dekat dengan tim lamanya, Repsol Honda sebagai pengganti gganti Daniel Pedrosa. (jpg/yun)

ANDREA Dovizioso

Mancio Semakin Dekat

ROBERTO Mancini

ROBERTO Mancini kian dekat menjadi pelatih timnas Italia. Itu setelah kemarin eks pelatih Inter Milan dan Manchester City itu resmi memutus kontraknya bersama Zenit St. Petersburg dan harus membayar EUR 13 juta (sekitar Rp 216 miliar). Sejak menukangi Zenit sejak 1 Juni 2017, Mancio tercatat mendampingi tim dalam 44 pertandingan dengan 21 kemenangan, 13 seri, dan 10 kekalahan. Pelatih Napoli Maurizio Sarri dan eks pelatih AC Milan Sinisa Mihajlovic dibidik jadi suksesor pelatih 54 tahun tersebut. ‘’Zenit dan Mancini sepakat mengakhiri kerja sama lebih awal dengan tanpa kompensasi apa pun. Klub berharap yang terbaik bagi karir Mancini selanjutnya dan terima kasih atas kebersamaan selama di Zenit,’’ bunyi pernyataan resmi tim Rusia itu seperti dilansir Football Italia. Keputusan resmi mengenai Mancio yang jadi pelatih baru Gli Azzurri sangat mungkin dipastikan hari ini. Nantinya, Mancini akan dibayar EUR 2 juta (sekitar Rp 33,3 miliar) per tahun di Italia. (jpg/yun)


LOKAL SPORT SENIN, 14 MEI 2018 Malut Post HALAMAN 10

Art: MuS

Nasib Ilham di Selangor Goyah

FRIENDLY MATCH: Kapten Smansa (kanan) berusaha melewati pemain Persiter Old Star, pada laga persahabatan akhir pekan kemarin

ILHAM Udin Armaiyn

Smansa 02 Perpanjang Rekor Kemenangan

Bhayangkara FC Siap Menampung Jika Ditendang Selangor Laporan : JPG Editor : Haiyun Umamit MASA depan dua pemain Indonesia, Evan Dimas Darmono dan Ilham Udin Armaiyn, di Selangor FA semakin menjadi tanda tanya. Menyusul, adanya niat perombakan pemain asing yang ingin dilakukan klub asal Malaysia itu pada putaran kedua Malaysia Super League (MSL) 2018. Nama Evan dan Ilham pun disebut-sebut sebagai pemain asing yang kemungkinan bakal didepak pada putaran kedua nanti. Kendati Evan sejatinya menjadi andalan di lini tengah tim Gergasi Merah pada musim ini. Terakhir, kedua pemain tersebut diturunkan saat Selangor kontra Johor Darul Takzim (JDT) di Stadion Kuala Lumpur, Cheras, Sabtu (12/5) malam. Pada laga itu, kedua tim bermain imbang 2-2. Mengenai nasib kedua pemain timnas Indonesia U-23 itu, pelatih Selangor, Nazliazmi Nasir, menyerahkan keputusan akhir kepada manajemen tim. Dia pun seakan mengisyaratkan bakal melepas kedua pemain itu pada putaran kedua nanti. “Seperti yang saya katakan sebelum ini, pemain impor kita ini lebih baik daripada pemain lokal yang kita punya,” kata Nazliazmi, seperti dikutip laman resmi Selangor. “Tapi permasalahan yang kita hadapi adalah konsistensi apabila sebagai pemain impor, sudah tentu saya harapkan mereka ini akan berbeda daripada pemain lokal. Bukannya hari ini bermain baik, kemudian perlawanan seterusnya tidak baik,” tuturnya. “Bagi saya, persembahan Evan dan Ilham pada malam ini (kemarin) masih di tahap sederhana (biasa saja). Bergantung kepada manajemen, mereka akan adakan pertemuan dan laporan yang saya akan sampaikan nanti mungkin akan dipersetujui atau dibincangkan,” jelas Nazliazmi. Saat ini, Selangor masih terpaku di posisi kedelapan dari 12 peserta MSL 2018. Mereka baru mengoleksi 11 poin dari sepuluh laga yang telah dijalani. Liga Super Malaysia belum sampai setengah musim, mulai beredar kabar bahwa para pesepak bola asal Indonesia yang merumput di Negeri Jiran akan segera kembali ke Tanah Air. Salah satu pemain yang dikabarkan sedikit lagi akan kembali ke Indonesia adalah Ilham Udin Armaiyn.

LAGA persahabatan akhir pekan kemarin mempertemukan tuan rumah Persiter Old Star dengan Smansa 02 di Stadion Gelora Kie Raha Ternate. Partai bertajuk friendly match tersebut berakhir dengan kemenangan Smansa 02. Ya, Smansa memang memperpanjang rekor kemenangan mereka saat berjumpa dengan musuh bebuyutannya itu. Bahkan terhitung, lima kali pertemuan Gadhie cs sukses membungkam Persiter Old Star sebanyak tiga kali. Sisahnya, sekali imbang dan sekali kalah. Padahal, laga kemarin tuan rumah yang mengusung misi menang di kandang akhirnya gagal. Sebab, ambisi tersebut mampu dipatahkan oleh dominasi pemain Smansa 02 Ternate. Hingga mengakhiri laga dengan rekor tak terkalahkan. Pertemuan kedua tim tersebut tidak sekadar mengisi liburan akhir pekan, melainkan adu gengsi yang tersaji di kandang Persiter Lodja dan kawan-kawan itu. Ya, Smansa yang diperkuat mantan-mantan pemain Ikram Selang dan top skor Smansa 02, Ano Tabalei. Begitu juga di kubu tuan rumah, yang diperkuat eks pemain Persiter, macam Lodja Idrus, Gatot, Ata dan sedere eks bintang lainnya. Smansa memang mendominasi jalannya laga sejak kick off. Itu dibuktikan dengan gol pembuka dilesakan oleh striker yang sudah mencatat top skor Smansa, Anu Tabalai. Baca...REKOR Hal 11

Baca...ILHAM Hal 11

SSB Poram Bisa Obati Asa

MENGOBATI ASA: Kapten SSB Poram, Rahmat Zain Suryadi saat menerima Piala Liga Bola BLiSPI Nusantara

TERNATE – Putaran nasional Liga BLiSPI yang diselenggarakan di Medan, Sumatera Utara telah selesai. Wakil Maluku Utara yang juga ikut terlibat sebagai kontestan pun mendapat hasil yang tidak mengecewakan. Paling tidak, SSB Poram yang menjadi perwakilan Malut tidak dengan tangan hampa saat kembali ke daerah. Mereka masih bisa mengobati asa untuk meraih juara satu. Usai putaran terakhir pada Sabtu akhir pekan kemarin, SSB Poram berada di posisi ketiga.

KONI dan PASI Ternate Dukung Irwandi ke Asian Gemes

Sedangkan juara satu diraiah tuan rumah Sumatera Utara, di psoso kedua ditempati Aceh. Ya, Maluku Utara yang diwakili SSB yang bermarkas di kelurahan Mareku, Tidore Kepulauan itu juga tidak absen sebagai kontestan peraih tropi. Sebelumnya, di partai semi final, Poram dikalahkan oleh tuan rumah Aceh. Langkah tim asuhan Toyo Suleman terhenti di situ. Namun, optimisme untuk membawa pulang hasil masih ada.

BERI DUKUNGAN: Atlet peraih medali di Kejurnas Atlet bersama Sekum KONI Ternate dan Sekum PASI Ternate, di Sekretariat KONI Kota Ternate

Baca...SSB Hal 11

TERNATE - Komite Olahraga Nasional (KONI ) dan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) kota Ternate mendukung atletik menuju Asian Games. Sekretaris Umum KONI Kota Ternate, Lukman Poli menegaskan selaku Induk organisasi sudah tentu mendukung prestasi yang dicapai atlet. Menurutnya, atlet atletik yang sudah menunjukkan kemampuan di pentas nasional harus diberi motivasi dan dukungan

terutama bisa melanjutkan hingga menjadi bagian dari atlet Asian Games nanti. “Lihat saja atlet kita bisa bersaing pada event nasional dan mendapatkan medali. Ini menandakan bahwa atlet kita juga berkualitas,” kata Lukman. Sembari menambahkan, pemberian penghargaan dan menggelar penjemputan tersebut bagian Baca...DUKUNG Hal 11


SAMBUNGAN SENIN, 14 MEI 2018 Malut Post HALAMAN 11

Art: MuS

...RUU Samb Hal. 12 Saya minta ini juga dicatat, Kalau Kapolri tidak mampu, ya mundur saja,” tegasnya. Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan, pemerintah segera menyelesaikan RUU Anti-Terorisme. ”Masyarakat jangan takut. Saya sudah berkoordinasi agar revisi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (RUU Anti-terorisme) segera diselesaikan,” ujar Yasonna Laoly saat hadir di Gereja Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) Kota Padang, kemarin (13/5). Dikatakan Yasonna, RUU Anti-Terorisme sudah tertunda hingga 1,5 tahun. Dengan adanya peristiwa ledakan bom di Surabaya itu dia mendorong agar revisi UU tersebut bisa dipercepat. ”Yang dulu diajukan pada waktu

...ILHAM Samb Hal. 10 Sebelum ini, seorang pemain Indonesia lain, Ferdinand Sinaga, telah dilepas oleh Kelantan FA. Ferdinand kini sudah menikmati kembali bermain bersama klub lamanya, PSM Makassar. Besar kemungkinan, pemain jebolan SSB Tunas Gamalama Ternate ini juga akan mengikuti jejak seniornya itu. Ilham yang saat ini bermain di Selangor bersama Evan Dimas Darmono, beberapa hari terakhir memang dikabarkan dalam posisi sulit. Manajemen Selangor mulai gerah melihat prestasi skuat mereka yang terseok-seok di papan bawah dan segera akan mencari pemain asing baru. Seperti dikutip beberapa media Malaysia, kritikan pedas dilontarkan kepada Ilham dan Evan. Keduanya dianggap tak mampu memenuhi ekspektasi Selangor ketika mendatangkan mereka, apalagi jika dibandingkan dengan dampak positif yang pernah ditinggalkan para pendahulu mereka, yaitu Bambang Pamungkas, Elie Aiboy, dan Andik Vermansah. Evan sebenarnya masih menjadi pilihan utama di skuat Gergasi Merah. Namun, Ilham lebih sering duduk di bangku cadangan. Pada pertandingan terakhir menghadapi PKNP, nama pemain asal Lelei, Halmahera

...REKOR Samb Hal. 10 Unggul di paro pertama, Smansa makin menunjukkan kemampuan mereka sebagai tim yang tangguh di setiap partai persahabatan. Namun, Persiter Old Star mampu menahan gempuran serangan Smansa, hingga mengakhiri babak pertama dengan skor 1-0. Usai turun minum, Smansa mendapat hadiah penalti setelah hands ball yang dilakukan fullback Persiter Old Star, Ata. Lagi-lagi Anu yang dipercaya

...SSB Samb Hal. 10 Merebut juara tiga, Poram bersua Sumut A. hasilnya, Poram sukses membukukan kemenangan di laga terakhir tersebut lewat drama adu penalti setelah kedua tim bermain imbang di waktu normal. Harapan untuk mengobati kekecewaan setelah terhenti di partai semi final tersebut akhirnya terjawab. Ya, tidak sia-sia bermain di Medan dan pulang dengan membawa satu gelar juara pada Liga BLiSPI kategori usia 13 tahun. Koordinator Wilayah Malut, Ismid Abdullatif menilai perjuangan yang dilakukan anak asuh Toyo Suleman tersebut patut diacungi jempol. Motivasi untuk mendapatkan gelar sangat tinggi ada di diri para pemain. Itu terbukti dengan raihan tropi peringkat tiga. “Itu (juara tiga) sudah cukup baik. Anak-anak (pemain, red) sudah menunjukkan kemampuan yang baik, hingga bisa meraih juara tiga,”

...DUKUNG Samb Hal. 10 dari menghargai jasa atlet yang sudah berjuang dengan mengatasnamakan daerah. Pihak PASI Provinsi harus peka dan partisipasi agar menunjang kualitas atlet. Ia berharap ada kerja sama antara PASI provinsi dan PASI Kota Ternate, terkait pembinaan atlet. Hal itu agar bisa menunjang kualitas atlet di pentas nasional. Menurutnya, Pengprov PASI juga bisa berperan dengan melobi ke PB Pusat untuk bisa mengakomodir atlet-atlet daerah yang punya kualitas dan berprestasi untuk masuk ke Asian games. Sekertaris Umum Pengcab PASI Kota Ternate, Nanang Adrany mengatakan, pihaknya sudah membangun koordinasi dengan PB PASI untuk memberikan ruang pada atlet Malut yang puny akualitas, terutama yang mencatat limit waktu terbaik di Kejuaraan nasional Atletik belum lama ini.

peristiwa Thamrin, sesudah peristiwa Thamrin kami ajukan revisi, sekarang nyangkut. Makanya saya katakan ini harus dituntaskan,” tegasnya. Dia mengaku sudah menyampaikan soal ini ke sejumlah rekannya sesama menteri. ”Saya katakan pemerintah harus satu sikap. Ini harus segera diselesaikan. Pokoknya definisinya sesuai dengan yang sudah disepakati,” sambung Yasonna. Diprediksikannya RUU itu bisa selesai dalam waktu cepat, tanpa harus membuat Perppu. ”Seharusnya beberapa waktu lalu sudah, hanya sedikit perbedaan pendapat. Maka dari itu, dengan perisitiwa ini kami tak bisa membiarkan terjadi lagi,” ulasnya. Dalam RUU itu nantinya, kata Yasonna, juga akan diatur santunan kepara korban ledakan bom. ”Itu terdapat nanti di revisi undangundang terorisme yang nanti akan diusulkan,” imbuhnya.(JPG/mpf) Selatan, Maluku Utara ini malah menghilang dari daftar. Ilham baru bermain lima kali dari total sembilan pertandingan yang dijalani Selangor. Jika benar Ilham akan dilepas, nampaknya ia tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan klub baru. Klub lama Ilham, Bhayangkara FC, sudah bersedia untuk menampung kembali penyerang berusia 22 tahun tersebut. Pengurus Bhayangkara FC, Sumardji mengakui bahwa mereka bersedia menerima kembali Ilham jika ia dilepaskan oleh Selangor. “Saya memang ingin membawa kembali Ilham Udin ke Bhayangkara FC,” kata Sumardji seperti dikutip Bolalob. “Saya sudah menghubunginya ketika Ilham memperkuat tim nasional Indonesia,” lanjutnya. Lebih lanjut, Sumardji kabarnya telah mengontak agen Ilham, Muly Munial. “Saya minta tolong Muly untuk membantu Ilham kembali ke Bhayangkara FC,” katanya. Bersama Bhayangkara FC, Ilham tampil dalam 30 laga dan mencetak sembilan gol. Ia menjadi bagian penting ketika Bhayangkara FC di luar dugaan merebut gelar juara Liga 1 Indonesia 2017 lalu. Selain Evan Dimas dan Ilham Udin, masih ada dua lagi pemain asal Indonesia yang beraksi di Malaysia. Mereka adalah Achmad Jufriyanto di Kuala Lumpur FA dan David Laly di klub Liga Premier Malaysia, Felcra FC. (net/yun) untuk menjadi eksekutor berhasil menambah pundi kemenangan. Persiter Old Star mulai menaikkan tempo permainan guna mengejar ketertinggalan mereka. Adalah Erwin Syah yang menjadi pembeda dengan melesakan sebiji gol di pertengahan babak kedua itu. Sejumlah serangan dilakukan oleh mantan-mantan pemain Persiter tersebut, namun tidak ada gol yang tercipta. Gol semata wayang dari Erwin Syah tersebut sekadar memperkecil angka kekalahan Persiter Old Star di akhir laga, dengan skor 2-1 untuk keunggulan Smansa 02. (yun) kata Ismid. Menurutnya, persaingan persepakbolaan di bagian barat itu sangat ketat. Apalagi, kompetisi kategori usia dini. Sebab, di sana pembinaan dilakukan sangat baik dan teratur. Tak hanya itu, jam terbang pemain dan banyaknya turnamen menjadi ruang yang positif untuk mengasah ketajaman pemain, baik secara individu maupun tim. Meski demikian, pemain-pemain di Maluku Utara juga tak kalah bersaing dengan mereka. Ismid menilai, pemain-pemain usia dini di Malut juga punya kualitas yang cukup baik. Ia berharap, ada ruang yang cukup bagi pemainpemain muda untuk terus mengasah kemampuan dari dini. Ya, banyaknya turnamen dan kompetisi usia dini sangat penting untuk menambah jam terbang pemain. “Pemain-pemain kita juga bagus dan punya kualitas. Tinggal kita perbanyak turnamen usia dini agar terus mengasah kemampuan pemain dan memperbanyak jam terbang,” katanya. (yun) “Jika kita lihat dari 30 provinsi yang ikut kegiatan kemarin (Kejunas Atletik, red), Malut ada pada posisi ke 15 peraih medali. Artinya, Malut juga punya kualitas yang bisa diandalkan di tingkat nasional,” kata Nanang. Jika melihat catatan waktu kedua sprinter yang berjibaku di Kejurnas Atletik kemarin, sangat tidak mengecewakan bahkan berpotensi bisa ditarik ke tim Asian Games nanti. Irwandi Fokatea punya catatan 2: 00: 45 untuk nomor 800 meter. Catatan tersebut sedikit menurun dari waktu yang ditentutakan 2:02:00. Sedangkan pada 1500 m, limit waktu 4: 21:22 yang diperoleh 4: 12: 65. Sementara untuk Abdul Jalil Muksin pada nomor 800 m putra junior raih medali perak waktu 1:59 :02 dan medali perak juga di nomor lempar 45, 25 m. “Saya ucapkan terima kasih kepada atlet dan pelatih yang telah memberikan hasil yang memuaskan,” kata pria yang juga sebagai Ketua Club Atletik Mandiri itu. (pn/mg-04/yun)

SAMBUNGAN HALAMAN 1 ...IRFAN Samb Hal. 1

Irfan adalah atlet pencak silat. Meski prestasinya mentereng, Irfan tetap rendah hati. Ia juga masih haus dengan beragam kompetisi. Dalam Popda kemarin, pemuda Desa Akekolano, Kecamatan Oba Utara ini membuktikan kelasnya dengan meraih emas. Kepada Malut Post Irfan menuturkan, di tiap pertandingan ia tak pernah meremehkan lawan-lawannya. Kompetisi perdana yang ia ikuti adalah Popda Halmahera Timur 2016 lalu. “Waktu itu alhamdulillah dapat emas juga,” tuturnya. Usai Popda Haltim, anak kedua Imran Ibrahim dan Jumila Jumati ini lalu terpilih menjadi salah satu atlet untuk mengharumkan nama Maluku Utara di ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) di Papua Barat. Saat itu Irfan hanya bisa membawa pulang perunggu. Pengalamannya di ajang Popwil menjadikan skill siswa kelas II SMA ini kian terasah. Irfan yang tergabung dalam perguruan Api Sakti dan dididik Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Sofifi terpilih lagi bertanding di Kejuaraan Nasional antar PPLP di Nusa Tenggara Barat 2017 lalu. Lagilagi medali emas sukses disabetnya. Satu per satu raihannya membuat anak nelayan ini dilirik Pengurus Besar (PB) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Ia didaulat mewakili Indonesia dalam kejuaraan dunia

...BRIMOB Samb Hal. 1

mantan anggota FPI yang bermukim di Paciran. Itu terjadi pada Desember 2016 di Malang. Ketika itu, Zainal bahkan mengundang semua sel JAD ke Kota Apel tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Zainal menyampaikan pesan dari ISIS pusat yang memerintah semua anggotanya untuk melakukan amaliah. Atau melakukan aksi teror di kota tempat mereka berada. Nah, plot di Jawa Timur bisa digagalkan. Di antaranya, penangkapan sejumlah anggota JAD yang berencana menyerang pos polisi di Kertajaya Indah, Surabaya, dan pengeboman sejumlah objek vital di Surabaya pada 2017. Zainal Ansori ditangkap di Paciran setelah tertangkap basah menyusun plot serangan ke polsek setempat. Penangkapan Zainal Ansori itu sempat memicu penyerangan polantas di Tuban yang berakhir dengan tewasnya empat anggota sel JAD Jawa Tengah pada April 2017 di hutan di perbatasan Tuban–Jawa Tengah. Setelah sempat terjadi kekosongan beberapa saat, Dita-lah yang kemudian ditunjuk para anggota sel Surabaya untuk memimpin. Rupanya, fatwa penyerangan Zainal dua tahun lalu masih dianggap sebuah titah yang harus dilaksanakan. Diduga dipicu kerusuhan di Rutan Mako Brimob, Zainal menjadikan diri dan keluarganya sebagai pengantin bom bunuh diri. Termasuk anak-anaknya yang masih kecil.

pencak silat junior di Thailand. Ajang ini berlangsung 23-29 April kemarin. “Jadi saat itu Irfan keluar sebagai yang terbaik dan meraih medali emas, kemudian dibidik oleh PB IPSI untuk mengikuti kejuaraan dunia pencak silat junior di Thailand,” kata pelatih Pencak Silat Api Sakti, Nafsin Johra, ketika ditemui usai hadir dalam penerimaan kontingen Popda, Rabu (9/5). Di Malut sendiri ada dua atlet pencak silat yang dibidik IPSI. Namun salah satunya belum cukup usia sehingga batal direkrut. Dengan begitu, Irfan jadi satu-satunya atlet pencak silat asal Malut. “Ia bersama 17 atlet pencak silat lain dari seluruh Indonesia yang bertanding di Thailand,” sambung Nafsin. Saat bertolak ke Thailand, mereka dilepas Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olaraga Deden Isnanta pada 20 April. “Kalau di Indonesia Timur, hanya Maluku Utara dan Sulawesi Utara saja yang terpilih untuk membela Indonesia di ajang internasional itu,” tambah Nafsin. Kejuaraan tersebut diikuti atlet yang berasal dari 31 negara. Selain tuan rumah Thailand, ada pula Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Pihilipina, Vietnam, Laos, Myanmar, Suriname, Kamboja, Afghanistan, Australia, dan Austria. Lalu Jerman, Prancis, Korea Selatan, Taiwan, Jepang, Ajarbaizan, Burhan, Banglades, Belgia, Kanada, Mesir, India, Irak, Iran, dan Italia. Irfan mengaku grogi dalam pertarungan

internasional perdananya. “Perasaan grogi makin memuncak ketika nama saya diumumkan akan melawan pesilat andalan tuan rumah Thailand,” tutur siswa SMA Negeri 8 Tikep ini. Dorongan pelatih dan rekanrekannya lah yang membuat Irfan kembali percaya diri. Perasaan waswas, katanya, hanya akan mencelakai diri sendiri. Dalam pertandingan tersebut, Irfan berhasil menekuk atlet tuan rumah dengan perolehan nilai 5-0. Setelah mengalahkan atlet dari negeri Gajah Putih itu, ia harus bersiap diri melawan atlet pencak silat andalan Filipina. Semangatnya kian memuncak. “Saya menang lagi 5-0,” kisahnya. Kemenangan demi kemenangan terus diraihnya hingga partai final. Di final, Irfan dipertemukan dengan atlet asal Malaysia. Sayang, dalam pertarungan itu ia belum berhasil mencuri poin. Irfan takluk 0-5. Meski begitu, bendera Indonesia tetap berkibar di tempat kedua dam Irfan membawa pulang medali perak. “Ini adalah pengalaman perdana saya di ajang Internasional, dan menjadi evaluasi bagi saya. Saya akan berlatih lebih banyak lagi, agar bisa menjadi yang terbaik,” ujarnya. Tentunya, pengalaman berharga itu akan menjadi bekal baginya untuk mematangkan skill dan mental bertandingnya. Terlebih, kebanggaan membawa bendera Indonesia tak dapat digantikan dengan apapun.(far/kai)

Secara terpisah, rumah Dita di Jalan Wisma Indah Blok J/22, Wonorejo, Rungkut, kemarin didatangi petugas. Polisi datang pukul 18.15 dan mendapati rumah dalam keadaan kosong. Mereka kemudian menyisir rumah tersebut untuk mencari barang bukti. Densus 88 menemukan enam bom berbentuk pipa yang masih aktif. Keenamnya dikemas dalam tiga kantong plastik, masing-masing berisi dua bom. Letaknya berada di salah satu kamar rumah berwarna merah bata itu. ”Gegana langsung meledakkan bom di lokasi,” ujar Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan. Selain itu, Densus 88 menemukan styrofoam yang digunakan untuk mengemas bom. Rudi menyatakan, bahan tersebut persis dengan yang ditemukan di lokasi bom Jalan Arjuno. Gunanya adalah untuk memperbesar pembakaran bahan peledak. Dengan demikian, daya ledaknya lebih tinggi. Beberapa bahan kimia juga ditemukan di rumah itu. Di antaranya, aseton, belerang, Hcl, H2O, Aquades, dan korek kayu. ”Itulah yang digunakan pelaku untuk membuat bom TATP,” katanya. Jenis bom itulah yang digunakan Dita dan pelaku lain untuk meledakkan tiga gereja. Polisi membawa beberapa barang bukti lain. Yakni, buku dan dokumen berupa surat. Rudi menambahkan, kondisi rumah cukup berantakan. Di sana ada ruangan yang biasa digunakan untuk latihan memanah. Disinggung soal kelompok asal Dita, Rudi belum bisa

memberikan kepastian. Rumah tersebut adalah rumah pribadi milik Dita. Dia tinggal di sana sejak 2010. Dari keterangan tetangga, Dita tinggal bersama seorang istri dan empat anak. Di lingkungan sekitar dia dikenal santun. Saban hari rutin beribadah di musala yang berada di sisi utara kompleks. ”Tidak ada yang curiga, penampilannya pun seperti biasa,” ujar Punjung Sulistio, tetangga Dita. Empat anak Dita masih sekolah. Anak pertama seorang laki-laki yang duduk di bangku SMA, anak kedua laki-laki yang duduk di bangku SMP, anak ketiga perempuan kelas V SD, dan anak terakhir perempuan kelas II SD. ”Yang saya tahu, anak kelas V SD panggilannya Lala dan anak terakhir kelas II SD panggilannya Ita. Kalau sore masih sering main di halaman,” ujar Punjung yang terakhir bertemu Dita pada Sabtu (12/5). Sehari-hari Dita dan istrinya bekerja sebagai penyuplai obatobatan herbal. Soal kedatangan tamu asing ke sana, Punjung menyatakan bahwa mereka memang sering menerima tamu. ”Kalau menerima tamu, lebih sering di teras terbuka. Soal pengajian atau kumpulan di rumahnya juga tidak pernah ada,” ujar warga yang tinggal di sana sejak 2000 itu. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga sempat mendatangi lokasi. Dia mengirimkan bantuan penerangan di lokasi kejadian. Selain itu, satpol PP dan PMK diturunkan untuk membantu pengamanan. (JPG/fai)

Surat Duka Pagi Bening di Surabaya Oleh: Sihar Ramses Simatupang Duka macam apa yang harus dialamatkan pagi ini Bendera koyak, pagi nanar, lonceng gereja tenggelam oleh pekik perih Orang tak berdosa dan bocah melolong sepenuh sakit Negerimu dalam kebutaannya, Nak Kami semua orangtuamu juga Menggigil memikirkan kalian - pemegang tampuk masa depan Sedang terluka hatimu dan berdarah tubuhmu Sakitmu telah sampai ke tubuhku Pecah sudah jiwaku, geram menjelma mata bambu runcing Kejamnya penghianat negeri ini, Nak Merahmu membuat puisiku menjelma saga Aku sampaikan duka teramat dalam Dan doa sepanjang perjalananmu - lekas berobat, Nak, ke rumah sakit Jangan kecewa pada negeri ini, Nak

...SANTRI Samb Hal. 12 Berbeda dengan ketua umum PKB yang sudah mengklaim memiliki basis dukungan kuat untuk mendampingi Jokowi, Romi belum mau menyebut nama. Romi hanya menegaskan kriteria cawapres pendamping Jokowi berdasar hasil munas alim ulama PPP di Semarang. Romi menyatakan, sosok cawapres harus berusia muda. Sebab, ada

...BPIH Samb Hal. 12 Pejabat yang akrab disapa Nafit itu berharap jamaah berhak lunas tahap kedua segera berkoodinasi dengan kantor

Sakitmu telah sampai ke ragaku, Nak Pecah juga tubuhku, geramku menjelma kaca Mari memburu kebiadaban penelikung negeri ini Merahmu menjelmakan tubuh sebagai kawah Telah kuhantar doa sepenuh gigil Teringat perih sepanjang perjalananmu - semoga pulih, Nak. Jangan luka untuk negeri ini, Nak Lonceng-lonceng gereja berbunyi parau Bersama doa anak negeri dari altar, sajadah, pura dan vihara Kau tak sendiri, Nak Mereka hanya orang degil-pecundang tempat kebiadaban akan lesap sangsai Oleh tubuh kita yang tersusun sebagai sejarah - sebagai nusa, sebagai kesuma, sebagai bangsa. Aku juga Indonesiamu, Nak... Jakarta-Surabaya, 2018

40 persen pemilih di Pemilu 2019 yang berusia di bawah 40 tahun. Selain itu, Romi menyebut sosok Muhammad Hatta, Hamzah Haz, hingga Jusuf Kalla sebagai cawapres dengan latar belakang sama, yakni santri. ”Republik ini didirikan juga kontribusi kelompok Islam sehingga ada wajah santri di pemimpin kita,” tegasnya. Tjahjo dalam sambutannya memberikan pujian kepada Romi selaku pimpinan partai yang berusia muda. Tjahjo juga menebar

optimisme kepada kader PPP di rakornas terkait peluang partai berlambang Kakbah itu pada pemilu nanti. ”Selama republik ada, insya Allah PPP harus ada,” kata Tjahjo. Menurut dia, PPP sudah membuktikan diri sebagai partai yang tahan banting. Selama Orde Baru hingga masuknya era reformasi, PPP tetap mampu menunjukkan eksistensinya. ”Dulu saya ingat PPP pernah juara di DKI walau digoyang sana-sini,” ujar Tjahjo. (JPG/mpf)

Kemenag kabupaten/kota. ’’Saya ingatkan lagi periksa kesehatan dulu. Jangan pelunasan dahulu, karena pasti ditolak oleh sistem,’’ jelasnya. Dia juga mengingatkan supaya CJH berhari-hati dengan oknum yang mengatasnamakan Kemenag. Dia

mengatakan pengisian kuota berhak lunas tahap kedua dilakukan sesuai dengan ketentuan. Datanya berasal dari pengajuan pengisian sisa kuota. ’’Semua proses administrasi di Kemenag tidak dipungut biaya alias gratis,’’ jelasnya. (JPG/mpf)


SENIN, 14 MEI 2018

TAMPIL TERDEPAN

HALAMAN 12

Art: MuS

&

Sosok Sisi Lain

Michelle Ziudith

Trauma Rumah Sakit

AKTRIS cantik Michelle Ziudith, 23, menceritakan salah satu ketakutan terbesarnya. Yaitu, rumah sakit. Pemeran film Ananta tersebut sempat mengalami sakit ketika syuting. Dia terkena infeksi bakteri dari udara. ”Waktu tes, diambil darah, saya nangis,” katanya. Bukan takut jarum suntik atau darah, dia takut kalau sampai harus dirawat di rumah sakit. ”Saya paling trauma sama rumah sakit,” ucap perempuan kelahiran 20 Januari 1995 itu. Sampai-sampai Michelle berpesan, kalau dirinya sampai pingsan pun, maunya dibawa ke klinik. Dia benar-benar tidak mau menjalani rawat inap di RS. ”Percaya deh, kalau masuk RS, (saya) yang tadinya demam biasa, misalnya, bisa lebih parah,” yakinnya. Perempuan yang juga berperan dalam film London Love Story tersebut tidak tahu apakah itu hanya sugesti dirinya. ”Yang pasti, pernah waktu syuting di rumah sakit, saya tiba-tiba sakit beneran,” ungkapnya. (JPG/mpf)

Tanggapan DPR RUU Antiterorisme Yasona Dorong Reviasi Dipercepat JAKARTA- Ketua Pansus Revisi UU Antiterorisme M Syafii langsung merespon pernyataan Kapolri terkait desakan Perppu. Romo, sapaan akrab M Syafii menilai Kapolri harusnya mendesak pemerintah agar bisa merespon permintaan DPR terkait pembahasan revisi UU Terorisme. ”Kalau DPR dianggap bikin lama (pembahasan), itu kami bantah keras. DPR selalu ingin cepat,” kata anggota Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu saat dihubungi Jawa Pos. Menurut Romo, contoh terakhir membuktikan, DPR sudah menjadwalkan sebelum paripurna menjelang reses pada April lalu, mem-

bahas pasal terkait definisi terorisme bersama pemerintah. Namun, pemerintah tidak menunjukkan semangat yang sama. Pembahasan terkait definisi terorisme menjadi panjang, karena pihak pemerintah menolak pasal terkait itu. ”Terorisme menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) saja ada motif ada tujuan, pemerintah tidak mau ada motif dan tujuan. Padahal definisi terorisme ini penting agar aparat tidak sesuka hati menangkap orang,” ujarnya. Terkait dengan desakan perppu, Romo meminta kepada Kapolri untuk melakukan evaluasi internal. Dalam hal ini, patut dicatat bahwa dua kejadian aksi terorisme terjadi di Mako Brimob

dan sejumlah gereja. Keduanya adalah lokasi dimana aparat Polri selalu melakukan pengamanan dan pengawalan. ”Di Mako Brimob kan ketat, ada seleksi makanan, seleksi tamu, terjadi juga (aksi terorisme). Kejadian gereja, terjadi juga. Ini justru menunjukkan Polri tidak profesional,” kritik Romo. Karena itu, lanjut dia, Kapolri tidak perlu mendesak-desak agar Presiden mengeluarkan Perppu. Kapolri justru harus melakukan evaluasi internal, karena lokasi-lokasi yang justru mendapat pengawalan Polri malah muncul serangan terorisme. ”Jadi tolong tingkatkan profesionalisme Polri. Baca...RUU Hal 11

Ketua umum PPP M. Romahurmuziy

Usulkan Santri untuk Cawapres Jokowi JAKARTA – Berbagai kriteria disodorkan partai politik pengusung Joko Widodo untuk memperebutkan posisi calon wakil presiden (cawapres). Pada pembukaan rapat koordinasi nasional (rakornas) dan workshop untuk anggota DPRD Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ketua Umum M. Romahurmuziy menilai sosok cawapres pendamping Jokowi sebaiknya memiliki latar belakang santri. Hal itu disampaikan Romi –sapaan akrab Romahurmuziy– dalam sambutan rakornas dan

workshop DPRD PPP di Jakarta kemarin (13/5). Romi menyebut hasil Pemilu Legislatif 2014 memaksa setiap partai peserta Pemilu 2014 untuk berkoalisi guna mengusung capres. ”Koalisi pun harus melihat ideologi yang berbeda supaya mendapat dukungan suara berbeda,” kata Romi, disaksikan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang mewakili pemerintah serta para pengurus dan anggota DPRD Fraksi PPP seIndonesia.

Keputusan itu, menurut Romi, membuat PPP juga harus berkoalisi. Sebab, PPP hanya memiliki suara 6,5 persen pada Pemilu 2014. Keputusan organisasi PPP jugalah yang mendukung pencalonan kembali Presiden Jokowi sebagai capres. PPP pun memiliki keinginan untuk bisa mendampingi Jokowi dalam pilpres nanti. ”Semua dinilai karena niat. Maka, kalau gak dapat presiden, ya wakilnya,” kata Romi. Baca...SANTRI Hal 11

Pelunasan BPIH Dimulai 16 Mei JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) telah merilis nama calon jamaah haji (CJH) berhak lunas BPIH tahap kedua. Rencananya pelunasan ini dilaksanakan mulai Rabu (16/5) sampai Jumat (25/5). Seluruh CJH diwajibkan melakukan pemeriksaan kesehatan tahap kedua, sebelum melunasi biaya haji. Sebagaimana diketahui, pelunasan tahap kedua dibuka karena masih ada sisa kuota setelah pelunasan tahap pertama ditutup. Ketika pelunasan tahap pertama ditutup, masih ada sisa kuota sebanyak 15.044 kursi. Khusus sisa kuota untuk

jamaah haji sebanyak 13.532 kursi. Kemudian kuota bagi tim pemandu haji daerah (TPHD) berjumlah 1.512 orang. Sebelumnya pemerintah menetapkan rata-rata BPIH 2018 sebesar Rp 35,2 jutaan per jamaah. Besaran riil BPIH berbeda-beda di setiap embarkasi. Kasubdit Pendaftaran dan Pembatalan Haji Reguler Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Noer Alya Fitra menyampaikan beberapa masukan jelang dibukanya kembali masa pelunasan BPIH. ’’Yang utama tentu terkait pemeriksaan kesehatan,’’ kat-

anya kemarin (13/5). Ketentuan tentang kewajiban pemeriksaan kesehatan sebagai syarat pelunasan juga tercantum dalam surat edaran pelunasan BPIH tahap kedua. Pelaksanaan pemeriksaan ini dilakukan di puskesmas atau rumah sakit yang ditunjuk oleh Tim Kesehatan Kabupaten atau kota. Jika dalam pemeriksaan kesehatan ini ada CJH dinyatakan tidak istito’ah atau tidak mampu menjalankan ibadah haji dari sisi kesehatan, maka dia tidak dapat melakukan pelunasan BPIH. Baca...BPIH Hal 11


MAJANG POLIS SENIN, 14 MEI 2018 Malut Post HALAMAN 13

Lulus Program BTA, 3.205 Siswa SD Diwisuda Wujudkan Visi-Misi Bur-Ada, Jadikan Ternate Agamais

TERNATE – Upaya untuk mewujudkan visi-misi Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman dan Wakil Wali Kota Abdullah Tahir (Bur-Ada) menjadikan Ternate sebagai Kota Agamais terus digalakkan. Salah satunya melalui program Baca Tulis Alquran (BTA) untuk siswa SD dan SMP. Melalui program ini diharapkan para siswa SD dan SMP dapat

KUKUHKAN : Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Ternate Abdullah Tahir dan Sekkot M Tauhid Soleman saat mengukuhkan para peserta wisuda BTA, Sabtu (13/5) akhir pekan lalu.

dibekali dengan BTA. Program ini sudah berlangsung selama beberapa tahun belakangan ini dan berjalan dengan baik. Itu dapat dilihat dari acara wisuda yang digelar setiap tahun dengan peserta wisuda mencapai ribuan siswa. Para peserta bisa mengikuti wisuda jika telah dinyatakan lulus dalam program tersebut. Baca: BTA.. Hal 16 BUCEK HUMAS FOR MALUT POST

Ramadan, Tempat Hiburan Malam Tutup Waktu Operasi Tempat Usaha Dibatasi Samin : Yang Langgar, Izin Usahanya Kami Cabut

BERBAGI Peringati Hari Perawat Internasional, DPW PPNI Berbagi

Editor : Fahrul Marsaoly Peliput : Abd Yahya Abdullah TERNATE – Untuk memastikan pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadan tidak terganggu. Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Ternate akan mengatur waktu aktivitas sejumlah tempat usaha seperti perhotelan dan penginapan, tempat hiburan malam, restaurant, tempat pijat dan rumah makan. Dengan adanya penerapan tersebut diharapkan, semua tempat usaha dapat mematuhi. “ Bagi yang sengaja melanggar Dispar akan memberikan sanksi tegas, hingga pencabutan izin usaha,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Ternate Samin Marsaoly, kemarin (13/5).

DPW PPNI MALUT FOR MALUT POST

BAGI RASA: Wajah sumringah para penghuni panti asuhan bersama para perawat dari DPW PPNI Malut, usai penyerahan santunan.

TERNATE – Peringati Hari Internasional Perawat Dunia yang jatuh pada 12 Mei, Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPW PPNI) Maluku Utara melaksanakan aksi sosial berupa bagi-bagi sembako dan pakaian layak pakai kepada kaum dhuafa di Kota Ternate yang disebut dengan Aksi Bagi Rasa. Baca: BERBAGI.. Hal 16

KMS Berbagi dengan Kaum Dhuafa

KMS FOR MALUT POST

BERKAH RAMADAN: Pengurus KMS saat menyerahkan paket sembako kepada salah satu warga kurang mampu.

TERNATE - Menyambut bulan suci Ramadan yang tinggal beberapa hari lagi, pengurus Komunitas Madinah Sejati (KMS) mengadakan kegiatan bakti sosial dengan membagikan 51 paket sembako kepada warga yang kurang mampu. Baca: KMS.. Hal 16

HIZBULLAH MUJI MALUT POST

RITUAL JELANG RAMADAN Minggu terakhir setiap jelang ramadan sejumlah ritual mulai dilaksanakan warga, seperti amatan koran ini, sejak Kamis, warga mulai berziarah ke pekuburan, membersihkan kubur menabur pondak hingga menggelar tahlilan. Selain itu, ada juga warga bersama keluarga dan kerabat menghabiskan waktu ke pantai untuk melepas penat. Kebiasaan jelang ramadan ini sudah dilakukan dari tahun ke tahun.

Baca: RAMADAN.. Hal 16

DAK Fisik Soal Temuan, Tahap I tak Capai Tiga SKPD Belum 25 Persen Ajukan Klarifikasi TERNATE – Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik tahap I sudah ditransfer ke kas daerah namun realisasi belum mencapai 25 persen lantaran proses tender belum semua rampung. Ini diakui Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ternate Taufik Jauhar. Dia mengatakan, DAK fisik tahap I dicairkan berdasarkan daftar kontrak kegiatan yang sudah dirancang.

TERNATE – Dari audit yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Pemkot Ternate, ada sejumlah temuan kerugian daerah yang ditemukan. Sebelum temuan itu dituangkan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). BPK akan meminta klarifikasi kepada SKPD yang terdapat temuan.

Baca: DAK.. Hal 16

Baca: KLARIFIKASI.. Hal 16

menindaklanjuti. Kepala BPKAD Taufik Jauhar mengaku, aset pemkot berupa Kendis sebagian sudah tidak diketahui keberadaannya. “Memang setiap tahun jadi temuan tapi kami terus upaya agar

1 Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Ternate akan mengatur waktu aktivitas sejumlah tempat usaha seperti perhotelan dan penginapan, tempat hiburan malam, restaurant, tempat pijat dan rumah makan.

2 Semua tempat usaha diminta untuk mematuhi. Bagi yang sengaja melanggar Dispar akan memberikan sanksi tegas, hingga pencabutan izin usaha.

3 Tempat hiburan malam akan ditutup

Pemkot Belum Tindaklanjuti Temuan BPK TERNATE – Meski setiap tahun aset pemerintah kota (Pemkot) Ternate berupa kendaraan dinas (Kendis) terus menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), namun hingga kini Pemkot belum juga

UPAYA YANG DILAKUKAN DISPAR SELAMA RAMADAN

selama Ramadahan.

4 Rumah makan dan restoran akan

segera menyelesaikan. Ada beberapa kendaraan sudah kami tarik dan masih ada yang belum karena sudah tidak diketahui keberadaanya,” aku Taufik. Baca: TEMUAN.. Hal 16

beroperasi diatas pukul 15.00 wit. Untuk hotel yang menyediakan pelayanan restaurant diperbolehkan melayani cukup untuk internal hotel saja. Tidak bisa melayani pesanan dari luar.

5 Tempat usaha salon kesegaran, akan diberikan perhatian khusus, karena biasanya, salon tersebut nyambi dengan praktik lain, karena itu, selama Ramadhan tidak diizinkan beroperasi.

FOLLOW UP Taufik Bantah Pernyataan Dikbud Soal Bosda TERNATE Tidak adanya anggaran di Kas Daerah khususnya untuk Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda), seperti yang diungkapkan Kepala Sub Bagian (Kesubag) Keuangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

TAUFIK Jauhar

(Dikbud) Kota Ternate, Baca: BANTAH.. Hal 16

Avu Band, band asal Kota Ternate yang kembali Bangkit

Tampil dengan Wajah dan Konsep Baru Lama vakum, Avu Band kembali merilis album baru. Band yang pernah meramaikan blantika musik Indonesia ini kini tampil beda dari sebelumnya

TAMPILAN BARU: Personel Avu Band yang tampil dengan personel baru usai tampil dalam acara launching Album Baru.

MAHFUD HUSEN -Ternate

SUASANA Acustic Caffe, Rabu malam nampak lebih ramai dari biasanya. Para pengunjung cafee yang terletak di Jalan Cengkeh Afo, Kelurahan Maliaro di malam itu mendapat suguhan istimewa yaitu launching album baru dari salah satu band asal Kota Ternate yang pernah mewarnai blantika musik Indonesia, Avu Band. Band yang melejit dengan hits Ratu Menangis pada 2010 ini, Baca: AVU.. Hal 16

AVU BAND FOR MALUT POST


AROUND TERNATE SENIN, 14 MEI 2018 Malut Post HALAMAN 14

SEMARAK RAMADHAN : FOSKIL Kota Ternate melakukan pawai menyambut ramadhan, dalam pawai tersebut para peserta juga menyampaikan pesan-pesan ramadhan dan membagikan jadwal imsak, kemarin (13/5).

Sambut Ramadhan FOSKIL Gelar Pawai TERNATE – Menyambut bulan suci Ramadan 1439 H, Forum Silaturahim dan Kajian Islam (FOSKIL) Kota Ternate menggelar pawai mengelilingi kawasan pusat kota Ternate, kemarin (13/5).

Pawai Trahib Ramadan 1439 H yang mengambil tema “Ramadan Momentum Terapkan Islam Kaffah” ini dimulai pada pukul 08.15 WIT dengan titik starnya di pusatkan di depan kantor wali kota lama, selanjut-

nya melewati Kalumpang, menuju RRI dan diteruskan ke pasar higienis dan taman Nukila.Pawai diawali dengan pembacaan Alquran dan seruan pembuka oleh ust. Fatahillah Syukur.

Pawai yang dilakukan dengan long mars itu juga diisi dengan orasi nasehat dan hikmah Ramadan, serta ajakan untuk meningkatkan ketaqwaan bukan hanya dibulan Ramadan saja tetapi juga dibulan-bulan setelahnya. Saat pawai para peserta terlihat juga membawa poster

warna-warni yang berisi pesan singkat Ramadan, mereka juga membagikan jadwal imsakiyah dan selebaran berjudul “meraih sukses Ramadan”. Kegiatan pawai berlangsung dengan tertib walau sempat terjadi kemacetan ringan di beberapa titik karena panjangnya rombongan pawai namun dapat

diantisipasi dengan cepat. Pawai Tarhib Ramadan 1439 ini berakhir di Landmark Kota Ternate sekitar pukul 10.40 WIT kemudian ditutup dengan pembacaan seruan Ramadan oleh Ketua FOSKIL Ternate Ust. Sayyid affandi dan pembacaan doa oleh Ust. Arda Abdi (tr-02/ rul)

Agenda Kota merupakan rubrik tentang agendaagenda yang akan dilaksanakan di Kota Ternate. Bagi instansi pemerintah, swasta, institusi pendidikan, organisasi masyarakat, pelajar dan mahasiswa yang memiliki agenda kegiatan di Kota Ternate dapat menyampaikan ke Redaksi Malut Post Melalui SMS ke 082187824748. SMS berisikan nama institusi atau organisasi penyelenggara kegiatan, nama kegiatan, hari/ tanggal, waktu dan tempat kegiatan. (*)

TAMAN Fasilitas Taman Mulai Rusak TERNATE - Sejumlah fasilitas yang disediakan pemerintah bagi pengunjung taman Benteng Oranye terlihat mulai rusak. Kerusakan tersebut entah dikarenakan oleh faktor usai fasilitas tersebut atau kerusakannya dikarenakan tangan jahil pengunjung belum bisa dipastikan. Pantauan Malut Post, kemarin (13/5) terlihat beberapa fasilitas yang mulai rusak seperti tempat duduk dan tiang lampu. Hal ini selain mengganggu kenyamanan pengunjung juga mengakibatkan keindahan taman Benteng Oranje berkurang. “ Kerusakan ini sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu, “ kata Sahrun. Sahrun berharap berbagai fasilitas yang disediakan di taman tersebut harus dijaga oleh setiap pengunjung, jangan justru membuat rusak. Fasilitas yang disediakan itu juga untuk kenyamanan warga yang datang mengunjungi taman tersebut. “ Kami sarankan harus ada petugas yang disiapkan untuk menjaga tamantaman yang ada. Sedangkan untuk kerusakannya kami harap bisa segera diperbaiki, “ pinta Sahrun. (tr-02/rul)

RUSAK : Jalan di Sangaji Utara Kondisinya memprihatinkan.

Empat Tahun Rusak Belum Diperbaiki Warga Harap Jalan ini Dibenahi Editor : Fahrul Marsaoly Peliput : Maslan Adjid

TERNATE - Meski sudah empat tahun lebih mengalami kerusakan, jalan lingkun-

gan di RT 03 Kelurahan Sangaji Utara tak kunjung diperbaiki. Amatan Malut Post, jalan dengan panjang sekitar 100 meter itu mengalami kerusakan hampir di sepanjang badan jalan. Badan jalan tidak lagi rata, lubang jalan juga terlihat di beberapa titik. Kerusakan ini sangat mengganggu kenyamanan warga yang melintas. “ Sekitar empat tahun rusak tapi belum diperbaiki. Kerusakannya mungkin karena usai jalan yang sudah lama, “ kata Robo, salah satu warga Sangaji Utara kepada

Malut Post, kemarin (13/5). Dia berharap, dinas terkait tidak hanya memperbaiki ruas jalan yang berada di pusat kota saja. Namun, jalan-jalan lingkungan juga harus diperhatikan. Karena aktivitas warga tidak hanya di pusat kota saja, tapi juga di lingkungan kelurahan. “ Kami harap kerusakan ini dapat segera diperbaiki karena kondisi jalan makin memprihatinkan, warga juga banyak yang mengeluhkan persoalan tersebut,” pungkasnya.(tr-02/rul)


AKADEMIKA SENIN, 14 MEI 2018 Malut Post HALAMAN 15

Kuliah Ilmu Budaya bersama Sukarno M. Adam, S.Sos MA

Menggali Nilai Kearifan Lokal yang Mulai Tergerus Sukarno M. Adam, S.Sos MA Dosen Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Kie Raha

Topik kali ini akan dibahas mengenai Ilmu Budaya oleh Sukarno M. Adam, S.Sos, MA, Dosen Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Kie Raha. Mata kuliah ini akan disampaikan kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Budaya. Berikut narasinya yang disampaikan secara bertutur oleh yang bersangkutan:

BUDAYA secara umum berasal dari Bahasa Sanskerta. Bentuk jamak dari Budi. Dan yang mengkonstruksi budaya itu adalah manusia. Karena yang berbudi itu hanya manusia, dan yang berakal itu juga hanya manusia. Makanya, yang mampu mengkonstruksi budaya adalah manusia itu sendiri. Budaya itu juga ada wujudnya. Karena itu, ketika budaya dipahami hanya sebatas pengertian, kita tidak akan bisa memahami secara utuh. Makanya perlu mengenal wujud budaya. Wujud budaya ada 3, yakni idea atau ide, perilaku dan artefak atau benda. Wujud budaya dalam konteks Maluku Utara, bisa dikenal dalam masing wujud yang ada. Misalnya, idea atau ide sendiri yakni jika pada lokal, lebih pada sastra lisan Ternate, seperti dolabololo, dalil moro, dalil tifa.

Sedangkan budaya dalam perilaku yakni menyapa dengan menggunakan kebiasaan yang ada. Seperti dalam Bahasa Ternate Tagi Ka Sa (pergi kemana) dan sebagainya. Sementara terkait artefak atau dalam bentuk benda di antaranya kedaton dan sigi lamo. Sementara relevansi dengan kehidupan sendiri, budaya sebagai ruang batin negeri atau relief. Jika tak memahami budaya bisa berakibat kehilangan nilai-nilai kearifan lokal. Penyebabnya karena pengaruh globalisasi. Karenanya perlu diperkuat lewat pemahaman sebagai tameng untuk membentengi nilai-nilai kearifan lokal dari dampak globalisasi. Selain itu, agar masyarakat tidak mudah terkooptasi dengan atau terpengaruh dengan budaya asing yang masuk. Saat ini proses globalisasi berjalan begitu

cepat, dimana televisi menjadi instrument utama untuk mempengaruhi budaya lokal. Salah satu yang dipengaruhi adalah life style (gaya hidup) dan perilaku serta etika pergaulan. Kasusnya adalah sikap anak muda saat menyapa orang yang lebih tua denga menggunakan bahasa yang tidak wajar didengar. Selain itu saling sapa dengan teman atau sahabat. Yang kerap di dengar adalah “binatang”. Ini menandakan bahwa terjadi pergeseran budaya. Kasus lain adalah mahasiswa saat berkomunikasi dengan dosen lewat telpon, biasanya mereka hanya menggunakan lkata “posisi”. Karena itu, untuk memperkuat budaya perlu dilakukan diskusi atau dialog budaya. Selain itu, memanfaatkan media sosial untuk mempromosi nilai-nilai kearifan agar tetap lestari. (tr-04/jfr)

BELAJAR: Kegiatan pendidikan dengan konsep kelas pesisir yang dijalankan Duta Pendidikan Indonesia asal Malut, Aldhi Mulia, baru-baru ini.

Intens Bangun Pendidikan di Malut Bentuk Kelas Pesisir, Sasar Siswa Pesisir Editor : Jufri Duwila Peliput : Ramlan Harun

TERNATE – Membangun pendidikan di Indonesia terus dilakukan oleh Aldhi Mulia, Duta Pendidikan Indonesia dari Maluku Utara (Malut) tahun 2018. Yakni mendirikan Kelas Pesisir untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat pesisir. Kelas pesisir yang dijalankan dirinya bersama alumni pertukaran pemuda dari Purna Cakra Muda Indonesia (PCMI) Malut itu sudah dijalankan sejak 2016 lalu. “Kegiatan ini sudah dilakukan sejak tahun 2016 dan berjalan sampai sekarang, dengan nama kelas pesisir,” beber Aldhi kepada Malut Post, Minggu (13/5). Saat menyampaikan materi pada Kelas Pesisir ini, Aldhi dibantu oleh alumni pertukaran pemuda dari PCMI Malut. “Ini kita lakukan dua kali dalam sebulan,” terangnya. Perhatian mereka terhadap masyarakat pesisir tidak semata bertumpu pada pemahaman ten-

Harapan kita mereka bisa menjadi pelopor pendidikan ke depan,” ALDHI MULIA Duta Pendidikan Indonesia

tang pendidikan. Mereka juga menyumbangkan peralatan sekolah untuk siswa. “Kalau yang sudah kita lakukan sejauh ini itu selain di Kota Ternate, juga di Jailolo, Maitara dan di Tidore Kepulauan (Tikep),” sebutnya. Materi yang diajarkan kepada para siswa berkaitan dengan masalah lingkungan, kesehatan dan pendidikan terbebas dari seksualitas dini. “Materi-materi ini diberikan karena melihat banyak masalah yang terjadi di era sekarang,” katanya. Dia berharap kelas pendidikan yang dibentuk ini dapat melahirkan pelopor pendidikan yang dapat memajukan mutu pendidikan di Malut. “Harapan kita mereka bisa menjadi pelopor pendidikan ke depan,” harapnya. (tr-04/jfr)

Bacarita Rumah dan Permukiman di Ternate TERNATE – Himpunan Mahasiswa Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Sabtu (12/5) malam bersama dengan Dinas Per umahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkim) Kota Ternate menggelar kegiatan Talk Show tentang Rumah dan Permukiman di Kota Ternate. Kegiatan tersebut berlangsung di Taman Benteng Oranje. Kegiatan ini tidak hanya dihadiri mahasiswa Teknik Unkhair Teknik ini menghadirkan tiga narasumber. Di antaranya Dr. Rizal Marsaoly, Kadis Perkim Kota Ternate membawa tentang Kebijakan Pembangunan Perumahan dan Pemukiman di Kota Ternate, Maulana Ibrahim, Ph.D, Dosen Arsitektur Unkhair Ternate membahas tentang Karakteristik Rumah dan Permukiman di Ternate dan Yu Sing, Arsitek dari Bandung Barat menyampaikan tentang Rumah Mikro dan Ekonomi Mikro. Maulana pada kesempatan itu menjelaskan terkait awal

mulanya kehidupan masyarakat di Kota Ternate. Mulanya pesisir pulau ini kosong, hanya beberapa orang bermukim di daerah pegunungan. Setelah itu, barulah mereka turun ke wilayah pesisir sekitar Rua dan Kastela. Ini ditandai dengan produk cengkih dan pala. Karena faktor perdaganganlah mereka turun ke pesisir untuk menyambut pedagang atau saudagar. Saat ini, pola pembangunan mulai merambat ke pegunungan. Terjadi siklus pola hidup di kota ini. Ini karena dipengaruhi tanah yang terbatas sesuai perkembangan zaman. Sementara itu, Dr. Rizal Marsaoly, yang mewakili Pemkot Ternate mengutarakan, pembangunan di Kota Ternate ini tetap mengacu pada pada regulasi yang ada. Yakni Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Dalam kompleksitas pembangunan yang ada, pihaknya secara kebijakan menjalankan pola ruang untuk rumah dan permukiman. Meski belum ber-

jalan maksimal, pihaknya tetap menjaga konsistensi ruangruang yang ada sebagaimana fungsi yang sesungguhnya. “Nah, maka ada perebutan ruang di dalam kota dalam setiap tahun, ini yang kita siasati. Maka dibuatlah aturan tentang RPJMD dan RTRW yang saat ini tengah dijalankan oleh sejumlah SKPD,” paparnya. Dia menilai, pembangunan dalam kota sudah mulai padat sehingga pembangunannya dia arahkan ke selatan kota dan utara kota agar tidak terjadi semrawut di dalam kota. Untuk itu, diharapkan, ke depannya Kota Ternate bisa menjadi satu pola atau pilot project dan contoh pembangunan bagi kabupaten kota lain. Menjadikan Kota Ternate sebagai ikon di Malut. Sementara Yu Sing, Arsitek dari Bandung mengutarakan terkait dengan perkembangan yang ada, bahwa selain sulit memperoleh tanah kosong, kehidupan masyarakat juga paspasan. Maka itulah ditawarkan terkait pembangunan rumah mikro yang memiliki ekonomi

FOTO BERSAMA: Mahasiswa Arsitektur Unkhair foto bersama narasumber usai kegiatan Talk Show, Sabtu (12/5) malam.

mikro. “Jadi, kalau boleh ditata rumahnya yang mikro atau kecil,

dimana di dalamnya sebagai tempat tinggal dan juga usahan-

ya untuk penambahan ekonomi masyarakat,” katanya.(tr-04/jfr)


SAMB MAJANG SENIN, 14 MEI 2018 Malut Post HALAMAN 16

para pelaku usaha, namun kali ini

...RAMADAN

Samb Hal. 13 langsung melakukan sosialisasi. Hal

Menurut Samin, pada Jumat lalu, pihaknya telah melakukan pertemuan serta mensosialisasi hal tersebut kepada 58 pelaku usaha yang juga dihadiri Kapolres Ternate. Selama ini setiap jelang Ramadhan pemerintah hanya menyurat kepada

ini dilakukan agar informasi tersebut bisa langsung sampai ke para pelaku usaha. ” Hasil rapat itu telah disepakati untuk tempat hiburan malam selama Ramadhan akan ditutup total, hingga selesai lebaran,” terangnya. Sementara untuk rumah makan sejak masa kanak-kanak dan usia

...BTA

Samb Hal. 13 remaja.

Untuk tahun ini ada 3205 siswa yang dinyatakan lulus dalam program BTA, yang acara wisudanya dipusatkan di lapangan Kelurahan Sango Ternate Utara, Sabtu (12/5) akhir pekan kemarin. Prosesi wisuda diikuti seluruh siswa SD di Kota Ternate termasuk dari Kecamatan Moti sebanyak 115 siswa. Hadir dalam proses wisuda pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Ternate Abdullah Tahir, Sekretaris Kota Ternate M Tauhid Soleman dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Ibrahim Muhammad. Plt Wali Kota Ternate Abdullah Tahir dalam sambutannya mengatakan, visi menjadikan Ternate sebagai kota agamais, adalah upaya untuk menciptakan serta menumbuhkan kesadaran beragama dan spiritualitas di dalam masyarakat yang dimulai

...BERBAGI Samb Hal. 13

Kegiatan sosial yang dilaksanakan tepat di momen Hari Perawat Sedunia (12/5) akhir pekan lalu dengan mendatangi Panti Asuhan yakni Al-yatama di Batu Anteru (Kel. Maliaro), Nurani Kalbi di Mangga Dua dan Nurul Fajri di Salero itu dipimpin langsung Ketua DPW PPNI Malut,Muchlis Djailani. “Dengan ini kita berharap untuk meringankan beban mereka dalam memasuki bulan suci ramadan,” ungkapnya. Sementara, Sekretaris PPNI Malut, Chandra Makassar merinci santunan yang diberikan berupa paket sembako serta pakaian layak pakai itu, juga diserahkan kepada para janda yang ada di Kelurahan Gambesi. “Kebetulan yang kami data di Kelurahan Gambesi ada tiga

...KMS Samb Hal. 13

Bakti sosial yang mengambil tema ”KMS Berbagi” ini dipusatkan di Sekretariat KMS Lingkungan Tabahawa Kelurahan Salahudin Kota Ternate Tengah, Sabtu (12/5) akhir pekan kemarin. “Kegiatan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban warga yang kurang mampu dengan menyalurkan paket sembako agar nantinya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pada bulan Ramadan nanti,” kata Ketua KMS Hilton Yaman Sikky. Tiap paket bantuan sembako itu berisikan 10 kilogram beras, 2 kilogram gula, 2 kilogram minyak goreng dan satu kotak teh celup. Kegiatan yang dilaksanakan ini sambung Hilton Yaman sengaja dilakukan mengingat setiap memasuki bulan Ramadan harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan dan itu sangat menyulitkan warga yang berpenghasilan rendah.” Untuk itu kami

...BANTAH Samb Hal. 13

dibantah Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Taufik Jauhar. Saat dikonfirmasi Malut Post, Taufik mengaku kalau kondisi keuangan Pemkot saat ini benar-benar stabil bahkan hingga akhir triwulan kedua. Makanya alasan anggaran itu tidak benar. Selain itu, dia juga membantah

Up a y a i n i d i a r a h k a n u n t u k menangkal berbagai dampak buruk modernitas serta upaya mewujudkan masyarakat Qur’ani. Karena program ini dinilai mampu membentuk kesadaran sosial yang tercermin dalam kehidupan sosial yang santun, religius dan aman. “Wisuda pada hari ini merupakan bagian dari keinginan pemerintah Kota Ternate untuk mewujudkan Ternate menjadi kota agamais. Wisuda ini juga merupakan output atau hasil dari jerih payah para guru agama seKota Ternate serta ustad dan ustadza yang selama ini memimpin dan mengajar di TPQ. Inilah hasil dari jeri payah itu, dengan diwisudanya siswa-siswi se Kota Ternate. Patut bagi saya mengucapkan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh guru agama, ustad dan ustadza yang terlibat langsung dalam mendidik serta memperkenalkan

janda, jadi kami berikan sumbangan itu,” katanya seraya mengaku ini akan menjadi kegiatan rutin DPW PPNI dalam memperingati hari besarnya termasuk hari perawat nasional. Dia juga berharap, aksi berbagi rasa ini juga dilakukan oleh pengurus daerah di Malut. “Kami akan menindaklanjuti dengan imbauan, agar semua perawat yang ada di Malut terlibat dalam berbagi rasa ini,” tandasnya. Di tempat yang sama, Ketua Panitia Sugyanto Adza, mengaku selain kegiatan ini pihaknya juga memberikan pelsyanan kesehatan kepada masyarakat. “Ini juga untuk memperkuat tali silaturahmi antara perawat di RS, Puskesmas juga agar masyarakat kenal bahwa tugas perawat bukan hanya memberikan pelayanan kesehatan tapi aksi sosial,”pungkasnya. (mg-01/nty/pn) berinisiatif membantu warga yang kurang mampu,” tukasnya. Sumber dana untuk membiayai kegiatan tersebut, berasal dari beberapa sponsor dan para donatur yang telah menjadi penyumbang tetap KMS. “ Semoga segala amal kebaikannya pada donatur mendapat balasan dari Allah SWT. jelang Idul Fitri nanti pengurus KMS berencana akan menyalurkan bantuan yang dikhususkan kepada anak yatim yang ada di Kota Ternate,” tutur Hilton. Rugaya salah satu penerima bantuan, sangat berterima kasih kepada pengurus KMS yang telah berbagi paket sembako. Bantuan tersebut kata Rugaya sangat berguna bagi keluarganya dalam memenuhi kebutuhan bulan ramadan nanti.” Kami sangat bersyukur menerima bantuan sembako ini. Kami berdoa semoga organisasi ini akan terus eksis dalam segala kegiatan sosialnya,” tambah Maryam salah satu warga penerima bantuan dari Kelurahan Marikurubu. (mg-01/pn/rul) kalau pencairan dana Bosda baru terbayar untuk Februari. “Kalau Bosda untuk sekolah negeri itu sudah dibayar hingga Maret, tinggal April dan Mei yang belun,” ungkapnya, akhir pekan lalu. Lebihnjauh, diakuinya Bosda untuk sekolah swasta yang ditangani langsung BPKAD tetap berjalan lancar dan sudah dicairkan hingga Mei. ”Tinggal sekolah negeri kalau sudah ada permintaan kami akan proses tapi sekarang belum ada,”pungkasnya.(cr-05/nty).

dan restoran akan beroperasi diatas pukul 15.00 wit. Sedangkan untuk khusus hotel yang menyediakan restaurant diperbolehkan untuk melayani cukup untuk internal hotel saja. Tidak bisa melayani pesanan dari luar. Meski begitu Samin mengingatkan agar hotel yang memiliki layanan restaurant memasang tirai pembatas sehingga ada ruang khusus yang dip-

isahkan dengan ruang publik. Sementara untuk tempat usaha salon kesegaran, Samin mengaku pihaknya akan memberikan perhatian khusus, karena biasanya, salon tersebut nyambi dengan praktik lain.”Kita sudah tegaskan aktivitas seperti ini selama Ramadhan tidak diizinkan,” tegasnya. Setelah ada kesepakatan tersebut,

selanjutnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan mendistribusikan surat ke seluruh pelaku usaha. Samin berulang kali menegaskan, agar pelaku usaha tidak melanggar kesepakatan tersebut karena sanksi tegas akan diterapkan sesuai Perda tentang TDUP. ” Pasti kita akan kenakan sanksi tegas,” pungkasnya. (cr-05/ rul)

anak-anak kita tentang membaca Al-Quran. Ini merupakan dasar dan menjadi bekal bagi anak-anak kita generasi penerus,” tandasnya. Wisuda ini menurut Plt, bisa terlaksana karena berkat kerjasama dari pemerintah, guru TPQ, sekolah dan orang tua. Program ini kata Abdullah dapat berhasil dan berjalan dengan baik berkat sumbangsi besar dari Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman, yang selalu peduli terhadap pendidikan karakter melalui pintu agama. Pada kesempatan itu Abdullah mengaku bangga karena pada acara wisuda tersebut juga melibatkan perangkat adat Kesultanan Ternate dan menjadikan kelurahan Sango sebagai lokasi penyelenggaraan wisuda.” Yang sebelumnya kegiatan seperti ini selalu dipusatkan di Kota Ternate Tengah atau Selatan, namun kali ini diarahkan ke Ternate Utara. Saya memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

yang telah berikhtiar memajukan pendidikan dan merawat kebudayaan negeri dengan filosofi dan slogan pendidikan Kota Ternate Dodika (dorong pendidikan karakter),” tukasnya. “ Dengan slogan dan filosofi pendidikan ini juga dapat memperkuat pilar penyangga pendidikan melalui sinergitas sekolah dan sigi (tempat ibadah),” imbuhnya. Sementara itu, Kepala Dikbud Kota Ternate Ibrahim Muhammad dalam laporannya mengatakan, wisuda yang dilaksanakan di lapangan Sango itu dengan peserta sebanyak 3.205 orang. Dari jumlah itu terdapat 190 orang yang tahfidz 1 juz dan tahfidz dari surat Ad-Dhuha hingga An-Nas sebanyak 950 siswa. Wisuda kali ini, kata kadikbud, memiliki nuansa yang berbeda, karena dilaksanakan di Kecamatan Ternate Utara, tujuannya agar bisa mengintegrasikan antara pendidikan dan kebudayaan yang berbasis multi

kultural. Dalam kesempatan itu, Ibrahim juga memberikan apresiasi atas kehadiran siswa dari SMP Katolik Bintang Laut Ternate yang ikut berpartisipasi sebagai paduan suara pada wisuda BTA tersebut. “Wisuda ini dalam perspektif budaya orang Ternate, memiliki nilai yang sangat tinggi. Dengan wisuda ini, kita ingin meletakkan dasar fondasi bagi anak-anak kita dalam menghadapi era globalisasi yang mendatang,” tandasnya. Program Baca Tulis Al-Quran (BTA) bagi siswa SD/MI kelas VI itu, telah dilaksanakan Pemkot Ternate sejak 2012 silam. Ini juga merupakan syarat masuk siswa tingkat dasar ke Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP). ” Dengan program ini setiap siswa yang melanjutkan pendidikan dari SD ke SMP diharapkan telah mampu baca dan tulis Al-Quraan,” pungkasnya. (cr-05/adv/rul)

...KLARIFIKASI Samb Hal. 13

Dari 15 SKPD sudah 12 SKPD yang memberikan klarifikasi, sisanya tinggal tiga SKPD yang belum memberikan penjelasan ke lembaga auditor tersebut. ” Masih ada tiga SKPD,” aku Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Taufik Jauhar, kemarin (13/5). Ditanya SKPD mana saja yang belum menyampaikan klarifikasi, Taufik men-

...DAK Samb Hal. 13

“Proses tender kegiatan di SKPD pengelola DAK belum selesai sehingga dana yang ditransfer hanya berdasarkan daftar kontrak kegiatan,” ujarnya. Lanjutnya, deadline pemasukan progres realisasi kegiatan DAK fisik tahap I paling lambat bulan Juni sekaligus memasukan daftar kontrak kegiatan untuk pencairan DAK fisik tahap II. “

...TEMUAN Samb Hal. 13

Taufik mengatakan, masalah aset ini sebenarnya tanggung jawab SKPD masing-masing. “Sebenarnya SKPD harus melaporkan ke kami terkait Kendis yang sudah tidak diketahui keberadaannya supaya kami putihkan. Memang pemutihan tidak mudah dilakukan tetapi kita sudah berupaya menelusurinya,” katanya seraya mengatakan, aset ini akan mempengaruhi Pemkot meraih opini Wajar Tanpa

...AVU Samb Hal. 13

kini tampil dengan single terbarunya yaitu Cinta Sampai Akhir. Tampilan baru setelah vakum kurang lebih empat tahun, ini mulai dari adanya personel baru, materi serta model promosi. Sebelumnya band ini dibangun oleh lima personil yakni, Uya (Keyboard), Fajar (vokal), Jimmy (gitar), Azul (gitar), Chirel (bas) dan Agan (drum). Kini personel yang tetap hanya Uya, Chirel dan Agan. “Awalnya saya mau bentuk kembali dengan formasi generasi pertama namun yang bersedia hanya Uya, Agan dan Chirel, sisanya kita lengkapi dengan generasi muda melalui proses audisi, sehingga menambah semangat baru bagi kebangkitan Avu,” tutur Haris Hanafi, Produser sekaligus promotor Avu Band dari Rajakustik Entertainment Production kepada Malut Post, usai launching album tersebut. Haris mengaku tertarik pada band yang mengambil nama Avu karena

gaku lupa dan harus dicek lagi. Taufik mengaku jika SKPD tersebut tidak memberikan klarifikasi akan sangat berdampak pada pemberian opini dari BPK. Karena BPK akan memasukan dalam LHP. ” Kami harap SKPD dapat memberikan klarifikasi agar proses tersebut berjalan lancar. Setelah klarifikasi diberikan ada tahapan selanjutnya yakni action plan ( rencana aksi red) terkait temuan itu. Misalkan ada temuan kerugian negara, maka harus diselesaikan sesuai waktu yang diberikan,”

terangnya. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Muhammad Iqbal Ruray mengatakan, Plt Wali Kota Abdullah Tahir harus memberikan penegasan bagi SKPD yang belum menyampaikan klarifikasi sebelum batas waktu yang diberikan usai, sebab jika tidak diklarifikasi itu akan dimasukan BPK dalam LHP. ” Kalau masuk sebagai temuan pasti akan berdampak pada perolehan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun ini,” pungkas politisi golkar ini. (cr-05/rul)

Kalau realisasi DAK tahap I tidak capai target maka DAK tahap II tidak bisa cair,” terang Taufik. Pencairan DAK Fisik , lanjut dia, harus memenuhi beberapa indikator. Untuk tahap I, pertama harus memasukan Peraturan Daerah mengenai APBD tahun anggaran berjalan. Kedua, laporan realisasi penyerapan dana dan capaian output kegiatan DAK Fisik tahun anggaran sebelumnya. Ketiga, rencana kegiatan yang telah disetujui Kementerian Teknis terkait

dan keempat mengajukan daftar kontrak kegiatan. “ Sementara pencairan tahap II, harus memasukan realisasi tahap I sekaligus daftar kontrak. Makanya, kami khawatir jika tahap I realisasi tidak capai target 25 persen maka tahap berikut terancam tidak akan cair,” jelas Taufik sembari meminta SKPD teknis segera mengajukan proses tender supaya tidak memperlambat pencairan DAK fisik. (cr-05/ mpf)

Pengecualian (WTP). Bukan hanya Kendis yang jadi temuan, aset berupa gedung SMA/SMK yang belum diserahkan ke pemprov juga jadi temuan BPK. Informasi yang didapat, sampai saat ini Pemkot hanya menyerahkan data guru serta pembiayaan gaji saja ke pemprov, namaun gedung belum diserahkan. Menanggapi itu, Sekretaris Kota Ternate M. Tauhid Soleman mengatakan, pihaknya tinggal menunggu Pemprov Malut untuk penyerahan aset gedung SMA/SMK. “Sampai sekarang kita belum dudu-

kan itu dengan Provinsi. Semestinya, Provinsi sudah harus mengambil langkah untuk penyerahan aset dalam bentuk berita acara penyerahan,” ungkapnya. Sementara Wakil Ketua II Muhammad Iqbal Ruray mengatakan, seharusnya penyerahan sudah dilakukan bersamaan dengan penyerahan guru dan biaya gaji. “Kalau belum diserahkan aset berupa gedung tentu akan terus jadi temuan BPK dan otomatis berpengaruh pada opini WTP pemkot,”singkatnya. (cr05/mpf)

terinspirasi dari Cengkih Afu, cengkih tertua di dunia yang hanya ada di Ternate ini, karena melihat materi dari band tersebut. “Setelah saya melihat dan nonton video klip dari beberapa lagu Avu Band yang sudah sempat mengorbit, saya menilai bahwa band ini memiliki lagulagu yang materinya sangat kuat dan sangat disayangkan apabila band ini terlarut dalam kevakuman,” jelasnya. Makanya sejak Januari 2018, band ini mulai bangkit dengan lagu ciptaan Uya, Cinta Sampai Akhir yang menjadi andalannya. Owner Rajakustik ini mengaku ada 10 lagu yang disipakan di album baru ini tapi yang dilaunching dan akan dibuat klipnya baru Cinta Sampai Akhir. Jika sebelumnya Avu hanya dikenal dengan lagu-lagu bertema cinta seperti Bukan Cinta Biasa dan Terpilih, kini di album baru ini, ada juga lagu religi. Untuk lebih menarik perhatian masyarakat untuk lebih mencintai hasil kreativitas anak mudanya, maka dia juga mengubah bentuk promosinya.

“Avu Band yang dulu langsung promosi dan eksis di Jakarta tapi sekarang harus memulai promosi dan eksis di daerah dulu agar benar-benar matang popularitas dan dukungan fansnya,”tutur Haris seraya berharap kebangkitan Avu Band akan lebih memotivasi grup musik di Malut untuk terus berkarya dan eksis. Untuk itu, dia berharap kepada para Event Organizer serta para musisi di daerah ini untuk memperhatikan grup musik di Malut. “Karena dengan begitu secara tidak langsung kita telah mendukung diri kita sendiri” pungkasnya. Sementara, Uya yang juga pentolan band tersebut yang juga pencipta lagu Cinta Sampai Akhir mengungkapkan bahwa, lagu ini terlahir dari pengalaman pribadinya. “Sebenarnya ini sudah lama dibuat tapi baru di-launching,” tuturnya. Formasi baru Avu Band adalah Aju (vokalis), Icon (gitar satu), Udi (gitar dua) dan Suci Maulani (backing vokal) sementara Uya, Chirel dan Agan tetap pada posisinya. (tr-03/nty/pn)


HUKUM & KRIMINAL Art: MuS

MIRAS Bawa Captikus, Dua Wanita Diamankan

SENIN, 14 MEI 2018 Malut Post HALAMAN 17

Oknum Perwira Bertingkah Buruk Ganti Barang Bukti SS dengan Gula ula Editor : Irman Saleh Peliput : Mahfud H. Husen

MIRAS: Dua pelaku miras (berdiri) ketika diamankan petugas.

TERNATE – Dua warga dari Kecamatan Kao, Kabupaten Halamhera Utara (Halut) diamankan personel Polsek Ternate Selatan, Sabtu (12/5). Keduanya diamankan lantaran kedapatan membawa minuman keras (miras) jenis captikus. Barang haram itu dibawa ke Ternate menumpangi speedboat. Pelaku dan barang bukti diamankan di Armada Semut Kelurahan Mangga Dua, Ternate Selatan. Awalanya Danpos Pelabuhan semut, Aiptu M Bahdi melakukan razia pada sejumlah penumpang yang baru tiba dari Sofifi. Satu persatu barang bawaan penumpang diperiksa. Hasilnya puluhan barang haram tersebut ditemukan dalam kopor pakaian milik Munia Kristina dan Chandra Popoko, warga Kao ini. Setelah dibuka, kopor tersebut berisi 53 botol captikus. Selanjutnya Pelaku dan Barang bukti adibawa ke Mapolsek Ternate Selatan untuk dilakukan proses selanjutnya. ”Barang bukti dan pelakunya sudah diamankan ke Mapolsek,” kata Danpos Aiptu M Bahdi. (tr-03/lex)

TERNATE – Ternyata masih ada aparat yang tidak sejalan dengan program pemerintah dalam pemberantasan narkoba. Entah mereka tahu atau tidak bahwa narkoba itu extra ordinary crime (kejahatan luar biasa), yang jelas tingkah oknum aparat ini tidak layak ditiru. Mirisnya, yang bertingkah buruk adalah mantan Kasat Reskrim Polres Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), AKP S. Bayangkan saja, perwira polisi satu ini diduga menukarkan barang bukti sabu-sabu (SS) dengan gula. Barang bukti SS itu miliki dua pelaku yang ditangkap personel Polres Halsel belum lama ini. Sikap tidak terpuji AKP S ini diungkap penyidik Propam Polda Malut. Masalah ini telah ditelusuri Propam dua pekan terakhir ini. Hasilnya, AKP S diduga kuat menukarkan gula dengan barang bukti SS. “Terduga yang juga perwira polisi itu sudah diperiksa bersama beberapa saksinya lainnya. Intinya, oknum ini menukarkan gula den-

gan SS,” jelas Kabid Humass Polda Malut, AKBP Hendry Badar. r. Menurutnya, untuk terduga uga penukaran barang bukti sementara mentara masih satu orang yakni AKP KP S. Oknum perwira tersebut selananjutnya akan dilakukan sidang ng kode etik profesi kepolisian n dan disiplin. AKP S diduga tidak hanya menukar barang bukti SS, tapi juga positif menggunakan narkoba. ”Nanti dilakukan sudang kode etik oleh Propam Polda, dan sidang disiplin positif narkoba oleh aknumnya sendiri,” ungkap Hendry. Juru bicara Polda ini menegaskan bahwa sanksi tersebut dilakukan sesuai dengan ketegasan Polri siapa yang berbuat salah maka diberi hukuman dan yang berprestasi akan diberi penghargaan. Sidang kode etik ini profesi kepolisian yang nantinya ditentukan apakah masih layak menjadi anggota Polri atau tidak. ”Nanti sidang yang memutuskan seperti

AKBP Hendry Badar apa putusannya,” ujarnya. Sekadar diketahui, ditukarnya barang bukti narkoba jenis SS diketahui setelah adanya tahap dua kasus narkoba dengan tersangka Ronald dan Alman dari Polres Halsel ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuha. Barang bukti tersebut setelah dilakukan pengecekan oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum)

Kejari Labuha, Muhammad Baharudin dan diketahui sudah diganti dengan gula pasir. Barang bukti ini kemudian dibawa ke Labfor dan setelah dicek ternyata positif gula pasir. Dua pelaku narkoba yang sebelumnya telah dilimpahkan terpaksa dikembalikan lagi ke Polres. Kedua tersangka ini pun terancam dibebaskan. (tr-03/lex)

SEMENTARA ITU Kembangkan Kasus Benih Jagung TERNATE - Tim penyidik Direktorat Polisi Perairan (Dit Polair) Polda Malut terus mendalami dugaan penyelundupan benih jagung sebanyak 1,4 ton ke Gorontalo. Benih jagung jenis NK 212 yang diselundupkan melalui pelabuhan penyeberangan Feri Bastiong - Bitung itu kini telah menyeret empat orang sebagai Kombes (Pol) Arif Winofa tersangka. Namun, proses penyidikan tersebut tak berhenti sampai di situ. Direktur Polair Polda Malut, Kombes (Pol) Arif Budi Winofa mengungkapkan di samping melengkapi berkas perkara, empat orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka yakni MS, IS, AT (Kades Siokona) dan S (Staf BUMDes Akesai) itu masih terus diperiksa untuk menelusuri pelaku lain. Selain pemeriksaan terhadap ke empat tersangka itu, tim penyidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. Hanya saja, dirinya mengaku belum mengetahui saksi-saksi yang telah dimintai keterangan. Tak hanya itu, perwira tiga bunga itu mengaku ada beberapa orang dari Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara yang diperiksa sebagai ahli. “Ada beberapa (saksi) yang sudah diperiksa, yang jelas itu sudah mendukung semuanya terhadap empat orang ini,” jelasnya. Untuk mengungkap pelaku penadah benih jagung tersebut, lanjut Arif, dirinya memerintahkan anggotanya untuk menelusuri keberadaan pelaku yang diduga berada di Provinsi Gorontalo selama sebulan. “Anggota kami telusuri sampai ke Gorontalo, tapi pelaku yang memesan ini belum tertangkap, hampir satu bulan anggota kami di sana,” ungkapnya. Empat orang yang kini telah ditetapkan tersangka itu berperan sebagai penjual dan yang mencari benih jagung tersebut. Arif Budi Winofa menyatakan pihaknya sejauh ini juga telah berupaya melengkapi berkas perkara untuk dilimpahkan ke kejaksaan. “Kami upayakan secepatnya agar berkas ini bisa segera dilimpahkan ke kejaksaan,” tuturnya.(cr-04/lex)

MANGKIR: M Syukur Mandar (kiri) ketika menjalani sidang di PN Ternate belum lama ini.

Syukur Mandar Mangkir TERNATE - Upaya eksekusi terhadap Muhammad Syukur Mandar atas putusan Kasasi Mahkamah Agung (MA) dalam perkara dugaan penipuan Rp 1 miliar, kemungkinan tertunda. Pasalnya, pelaku penipuan yang merupakan mantan Direktur Utama PT Haliyora Faisayang itu diketahui masih berada di Jakarta. Karena pelaku masih di luar daerah, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate belum bisa berbuat ban-

yak. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ternate, Andi Muldani Fajrin mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat panggilan pertama ke Syukur Mandar. Surat itu dikirim ke Jakarta. Meski begitu, M Syukur Mandar masih juga tidak kooperatif. Meski belum memenuhi panggilan pertama Jaksa, kata Andi, Kejari masih akan terus melakukan upaya panggilan terhadap terdakwa sebelum

ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). “Tiga kali panggilan kalau tidak datang baru ditetapkan DPO,” jelasnya. Andi bahkan menegaskan, meski terdakwa akan berupaya mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan kasasi MA tersebut, namun upaya PK itu tidak menghalangi eksekusi yang dilakukan jaksa. “PK tidak menghalangi eksekusi,” tegasnya. Sekadar diketahui, berdasarkan petikan putusan Mahkamah Agung (MA) nomor 18 K/Pid/2018, terdakwa Muhammad Syukur Mandar dihukum dengan pidana penjara selama 2,6 tahun. (cr-04/lex)

Pengamanan Selama Ramadan TERNATE – Pihak kepolisian dari PolresTernate rutin melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas selama ramadan. Sabtu (12/5) lalu, Kapolres bersama Kabag Ops Polres Ternate AKP Roy Berman Simangunsong melakukan rapat koordinasi dengan pihak Pemkot dan pihak pengelola tempat hiburan, restoran, rumah makan dan tempat-tempat pijat yang ada di Kota Ternate. Dalam rakor tersebut, Kapolres Ternate AKBP Azhari Juanda menyampaikan tujuan rapat koordinasi itu adalah dalam rangka menyamakan persepsi terkait dengan pentingnya mengatur dan mengelola serta mengendalikan ketertiban aktivitas hiburan, Restoran, Rumah Makan, Salon atau SPA, serta tempat pijat selama ramadan. ”Ini supaya ibadah selama bulan puasa dapat berjalan dengan baik, dan adanya sikap saling menghormati satu sama lain sehingga terjaga kerukunan antar umat beragama,” tuturnya. Pihaknya dari kepolisian akan melak-

PENGAMANAN: Suasana pertemuan di aula Polres Ternate.

sanakan backup terhadap kebijakan Pemkot dalam menjaga ketertiban selama bulan ramadan. Seluruh pihak tentunya harus berkerja sama agar

tidak ada gangguan apapun sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah selama ramadhan berjalan dengan lancar. (tr-03/lex)


OPINI

SENIN, 14 MEI 2018 Malut Post HALAMAN 18

Art: Resayfa Rumra

Tragedi Politik

SIKAP EKONOMI YANG BERKUALITAS SEPERTI sebelumnya, prestasi perekonomian Maluku Utara (Malut) berada di atas ratarata pertumbuhan ekonomi Nasional. Triwulan pertama 2018, ekonomi Indonesia hanya tumbuh 5,06 persen, ekonomi Malut melejit mendekati 8 persen, yakni 7,98 persen dibandingkan triwulan pertama 2017. Sebelumnya pertumbuhan ekonomi Malut tahun 2017 mencapai 7,67 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan tahun 2016 yang hanya 5,77 persen. Tahun 2017 juga menoreh sejarah bahwa pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia diraih Malut, mengungguli Sulawesi Selatan sebesar 7,23 persen dan Sulawesi Tengah 7,14 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan ekonomi tiga bulan pertama 2018 didorong oleh semua lapangan usaha, dengan pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha industri pengolahan yang tumbuh sebesar 30,99 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen ekspor luar negeri yang tumbuh sebesar 171,95 persen. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Malut atas dasar harga berlaku pada triwulan pertama mencapai Rp 8,5 triliun. Namun di satu sisi, secara absolut hingga Februari 2018 pengangguran di Malut bertambah 500 orang. Meski demikian, angka TPT Malut mengalami penurunan dari 4,82 pada Februari 2017 menjadi 4,65 pada Februari 2018. Hal ini disebabkan oleh komposisi angkatan kerja yang terus naik seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. Namun sayangnya pertumbuhan ekonomi yang tinggi belum membuat masyarakat Malut sejahtera. Pengamat menilai ekonomi melambung karena didorong sektor pertambangan. Padahal sektor ini tidak terlalu berdampak pada masyarakat. Seharusnya, pertumbuhan ekonomi tinggi didorong oleh sektor pertanian. Karena melihat struktur PDRB Malut menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan I-2018, didominasi oleh tiga lapangan usaha utama yaitu Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang mencapai 23,39 persen. Sektor ini juga menyerap tenaga kerja terbanyak dari penduduk yang bekerja, yaitu 223,4 ribu orang atau 39,84 persen dari total pekerja. Dengan melihat fenomena ini, pemda di Malut harus meningkatkan pertumbuhan Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan. Sebab sektor ini menjadi tumpuan sebagian besar masyarakat Malut. siapapun yang nanti terpilih menjadi gubernur pada pilgub Juni mendatang, harus punya formula untuk memajukan sektor pertanian cs. Jika sektor ini maju, maka income petani akan meningkat, dan itu jelas mendongkrak pertumbuhan ekonomi Malut. Kita berharap ke depan pertumbuhan ekonomi Malut harus lebih berkualitas, sehingga pengangguran dan kemiskinan bisa dientaskan dari bumi Kie Raha ini. Semoga (*)

O m Faduli

TELEPON PENTING

Polda Malut (Pelayanan)

3126110

(0921) Polda Malut (Pelayanan)

Polres(0921) Ternate3126110 (Pelayanan)

3121110

Polres(0921) Ternate (Pelayanan)

(0921) 3121110 UGD RSUD Ternate UGD RSUD Ternate (0921) 3124118

(0921) 3124118 Pemadam Kebakaran Pemadam Kebakaran

(0921)

3124113

(0921) 3124113 PLN Ternate (Gangguan) PLN Ternate (Gangguan)

3121272 3121272 PDAM (Gangguan) (0921) 3123294 PDAM (Gangguan) (0921) 3123294 Telkom Telkom Informasi Informasi 108 108 (0921) (0921)

Bandara Bandara Babullah Babullah

3121797 - 3123508 PT. PELNI (0921) 3124434

(0921)

Driver (online)

081 340 001945 081 340 440331 Malut Post ALAMAT REDAKSI : Jalan Hasan Esa, Takoma - Ternate, Telp (0921) 3127055, Fax (0921) 3127205 E-mail:editor@malutpost.co.id - iklan@malutpost.co.id

PEMBINA : Dahlan Iskan KOMISARIS UTAMA: Imawan Mashuri KOMISARIS : Suhendro Boroma DIREKTUR UTAMA : M. Tauhid Arief DIREKTUR : Urief Hassan DEWAN REDAKSI : Ketua: Ismit Alkatiri , Anggota: Muhammad Syadri, M. Ikhsan Ali, Faisal Djalaluddin, COORPORATE LAWYER : Andi Syarifuddin, SH. MH

PERBINCANGAN terkait Negara dan politik telah menjenjaki diri setiap insan manusia, dikotominya sifat dan perbuatan bermunculan negatif, melahirkan berbagai macam ragam wacana, dialog publik tentang korupsi, korupsi dan korupsi, seakan bangsa dan negara ini ‘bangkrut’ akan ide dan gagasan kemanusiaan secara substansial. Politik Indonesia kian hari kian hancur yang menghancur bukanlah rakyat biasa, bukanlah masyarakat universal, melainkan para pemilik ‘’mahar’’politik, para kader politik yang selalu menjadikan retorika ‘fitnah’ dan umbar janji sebagai alat ‘pelekat’/ melekat bersama masyarakat. Prinsip politik yang selalu didengungkan bangsa Indonesia bahwa politik kita Indonesia ialah politik kerakyatan, yang nyatanya semua merupakan produk sembraut para elit politik dan korporatokrasi secara diam-diam mengupas politik Indonesia hingga pelosok daerah, sebagai ‘makanan’ harian para investor penguasa diktator, selalu menganggap segala sesuatu dapat diselesaikan dengan uang, persoalan kemanusiaan angka kemiskinan hanyalah dapat diselesaikan dengan uang, uang dan uang akhirnya kita menjadi bangsa yang tidak bernilai, mengapa, sebab, secara analogisnya uang kian hari kian waktu selalu berubah nilainya begitu pun manusia yang dipropagandakan dengan politik seperti demikian tersebut. Tragedi politik yang diaami bangsa ini hingga pelosok daerah bagian timur yakni Maluku Utara persis dijelaskan seperti di atas tersebut, politik yang penuh kesombongan, politik ambisius yang semuanya dilakukan oleh para ‘penjilat politik’ akankah politik kita melahirkan proses pencerdasan bangsa pencerdasan secara moril dan intelektual, bila perbuatan kita secara terus menerus semakin membabi buta membunuh kebahagiaan masyarakat kolektif secara menyedihkan. Berdasarkan data IDI (index demokrasi Indonesia) Maluku Utara melalui Badan Pusat Statistik (BPS)

Aspirasi Pembaca

Ahlan Mukhtari Soamole Alumnus Universitas Karya Dharma Makassar/Pendiri The GerKIna Institute

Maluku Utara (Malut) mencatat, peningkatan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Malut 2016 yang mencapai 73,27 dibanding 2015 lalu yang sebesar 61,52, (Atarnews, 2017), bila IDI Malut meningkat signifikan 73, 27 namun penilaian sebenarnya ialah kesinambungan realitas sosial dengan kuantifikasi data yang ada, realitas sebenarnya yang ada justru kebebasan rakyat  selalu dicegal oleh para rezim, pemanfaatan regulasi adalah jalan tengah dipilih oleh suatu rezim pemerintah untuk menekan angka kebebasan sipil, kebebasan berpendapat untuk menyampaikan segala keluhan dan kebutuhan yang dialaminya, realitas sosial menunjukkan demokrasi Indonesia mengalami sebuah kegentingan dan tragedi kemanusiaan. Pemimpin/ calon pemimpin daerah yang bertarung di tahun 2018 ini, nampak jelas pemimpin kita ‘bermatimatian’memanfaatkan uang tersedia, parpol-parpol membeli bendera yang disiapkannya di setiap pinggiran jalan kota kita dapat menyaksikan bendera-bendera politik yang dipasang oleh ‘para oligark politik’ semuanya dilakukan dengan biaya yang begitu besar tanpa berpikir kebutuhan masyarakat tanpa berpikir bila uang yang dipakai untuk membeli bendera lebih baik dipakai untuk menyumbangkan

rakyat tidak mampu, atau melakukan sedekah sebelum menyambut bulan Ramadan ini. Para pemimpin maupun calon pemimpin di daerah ini ataupun para calon pemimpin ke depannya, telah membuat rakyat dalam kebodohan, berbagai macam bentuk kapitalisasi coba digunakannya untuk ‘mencuri’ perhatian warga masyarakat sekitar agar memeroleh suara-suara rakyat yang notabene suara, bukanlah suara rakyat maupun suara Tuhan melainkan suara para penyuara janji politik. Konsep pembangunan yang terlihat kaku, pembangunan yang didefinisikan hampir kurang tepat semua lebih ke barang berharga berupa materi ketimbang pemberdayaan manusia pemberdayaan akal sehat membangun masyarakat yang sehat dan cerdas, akan tetapi suara-suara para calon pemimpin maupun pemimpin daerah itu merupakan umbaran-umbaran kebencian yang berakhir dengan kemalang-an baik kemalangan politik maupun pembangunan ekonomi. Negara ini hancur jika selamanya dikelola oleh para pebisnis, pengusaha, mengapa karena watak seorang penguasa investor atau dari pengusaha, paradigmanya ialah paradigma korporatokrasi berpikir tentang untung rugi, bukanlah berpikir tentang kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat kolektif. Strategi politik ‘dari desa ke kota’’ ini jelas-jelas strategi penyelamatan terhadap kaum kapital yang telah kawin dengan elite politik suatu daerah tertentu. Politik kita akhirnya penuh dengan ‘kotoran’-‘kotoran’ yang akhirnya haruslah dibersihkan dengan kesucian, yakni pertobatan demokrasi dengan memperbaiki demokrasi yang ada secara sebaik mungkin, mekanisme dan model yang tersedia ialah memilih pemimpin maupun mendorong pemimpin yang memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat, kesejahteraan tanpa melukai setiap ummat manusia, tanpa menampakkan kepentingan kelompok tertentu tanpa

menampakkan pragmatisme/hurahura semata, yang akhirnya tergelincir secara bersama masyarakat di dalam kehancuran/ destruktif. Demokrasi kita adalah demokrasi Ke-Indonesiaan demokrasi yang semua masyarakat terlibat secara inklusif menciptakan demokrasi yang sehat dan cerdas. Demokrasi yang nilai pembangunannya selalu berkesinambungan dan beriringan secara baik, di antaranya aspek politik, ekonomi dan pendidikan, demokrasi yang baik adalah demokrasi yang menciptakan keadilan dan kesejahteraan masyarakat yang berorientasi terhadap pembangunan pendidikan dan literasi yang berarti. Anda tahu mengapa PM Malaysa Mahathir berhasil membangun Negerinya karena memperjuangkan literasi masyarakat sehingga melahirkan pembangunan yang berarti, anda tahu mengapa Jepang dapat maju kualitas dan pembangunannya karena memperjuangkan literasi masyarakat sehingga menciptakan masyarakat yang memiliki etos kerja tinggi dan selalu berorientasi pola masyarakat belajar. Begitu pun mengapa Indonesia di zaman Bung Karno Bung Hatta Bung Sahrir dan lainnya dapat membangun Indonesia secara baik mengapa ? karena mereka berorientasi literasi masyarakat, upaya membikin pencerdasan bangsa dan berjuang demi keadilan dan kesejahteraan masyarakat. Bukanlah penindasan. Hal inilah yang harus disadari oleh pemimpin di Indonesia maupun calon pemimpin daerah untuk ke depannya bahwa kewajiban kita yakni menciptakan demokrasi yang sehat, cerdas dan sejahtera, demokrasi kerakyatan, ke semuanya dilakukan dengan keterbukaan diri revolusioner kata istilah Filsuf Aristoteles yang selalu dikutip oleh Bung Hatta kita harus menciptakan masyarakat yang berintelektuil dan bermoril, dan jangan pernah membikin tragedi-tragedi politik di mata dan pikiran publik, sekian dan terima kasih. (*)

Redaksi menerima kiriman opini serta surat pembaca anda. Ketik dua spasi pada kertas HVS dan kirimkan ke alamat redaksi Jl. Hasan Esa, Takoma. Telp. (0921) 3127055 atau melalui Email: birocenter@ yahoo.com.sg, Sertai foto copy kartu pengenal anda. Tulisan maksimal 2 page dengan poin huruf 12. disertai dengan foto Penulis beresolusi baik. Redaksi juga menerima kiriman SMS. Anda dapat mengirimkan permasalahan pembangunan di sekitar anda melalui nomor : 081356722755. Jika tulisan anda melebihi page yang ditetapkan, maka redaksi berhak mengedit/menyesuaikan.

Media dan Pilkada (Medium Penghasut Pemilih Menuju 27 Juni 2018) DALAM setiap rekam jejak sejarah dari implementasi pemilihan umum (demokrasi) tentu potensi kehadiran pengertian politik dari Gabriel Almond (1950) yakni “siapa, apa dan bagaimana mendapatkan kekuasaan” selalu ada. Berbagai jalan akan disiasati/dilakukan oleh para aktor-aktor politik untuk meraup suara pemilih sebanyak-banyaknya sesuai dengan tata kerjanya demokrasi.Adapun dua tipikal pemimpin berdasarkan kepemimpinan yang melayani menurut Greenleaf dan D’Souza (2007) yakni pemimpin yang melayani (altruistik) dan pemimpin yang tidak melayani (narsisistik). Pemimpin altruistik adalah pemimpin yang menghabiskan waktu dan tenaganya untuk melayani masyarakat dalam artian mengutamakan kepentingan rakyat sedangkan pemimpin narsisistik adalah pemimpin yang mengutamakan kepentingan pribadi/kelompok sedangkan kepentingan masyarakat dinomorsekiankan. Pengertian demokrasi seperti yang banyak dipahami yakni “dari, oleh dan untuk rakyat” tentunya akan diakomodir sedemikian rupa oleh aktoraktor politik untuk menduduki kursi kekuasaan. Dalam sistem demokrasi dimana legalisasi suatu kebijakan dalam hal ini Pilkada adalah mengikuti suara terbanyak. Suara terbanyak bukan berarti suara terbaik dalam artian bahwa bisa saja suara terbanyak yang menjadi penentu-penentu kemenangan kandidat aktor politik adalah para pemilih yang telah disetir/ditukarkan suaranya dengan nilai-nilai rupiah yang telah menjadi kesepakatan sebelumnya. Berdasarkan pengalaman, observasi dan perbincangan penulis dengan beberapa masyarakat, penulis menemukan bahwa masih banyaknya pemilih-pemilih yang rela menukarkan suara mereka dengan angka-angka yang telah ditentukan (money politic) oleh kandidat maupun para perwakilan dari para kandidat. Peran media dalam menghasut pemilih Bagaimana cara kita berkomunikasi akan dapat memengaruhi orang lain

Syamsul Bahri Abd. Rasyid Mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMMU

untuk mengarahkan arah pemikirannya kepada siapa ia harus memilih. Meminjam pertanyaan Harold Laswell (1972) yakni “Siapa mengatakan apa, melalui apa, untuk siapa, dan pengaruhnya apa” merupakan acuan dari setiap agitator (penghasut) untuk menghasut pemilih lain agar memilih paslon yang ia pilih/maksudkan. Dalam strategi hasutan (agitasi) ini tentu jenisjenis propaganda seperti penggunaan nama ejekan, penggunaan kata-kata muluk, pengalihan, pengutipan, perendahan diri, dan pemalsuan akan turut dilakukan demi menggaet simpati publik untuk menentukan pilihannya. Dari kumunikasi ini yang menjadi acuan penulis adalah media, karena media merupakan alat perantara yang sangat berpengaruh dalam menopang basis massa dalam memilih para aktoraktor politik khususnya pada Pilkada propinsi Maluku Utara pada tanggal 27 Juni nanti. Adapun tiga contoh media yang penulis singgung adalah media cetak (koran), media elektronik (televisi), media sosial (facebook). Pertama, media cetak (koran) adalah media yang turut berpengaruh dalam menopang dan menggunungkan suara pemilih terhadap pasangan calon aktor politik sehingga dapat meraup kemenangan pada hari Hnya nanti. Penyebaran media cetak yang berskala provinsi seperti Malut Post misalnya akan sangat merefleksi para pembaca yang berada di sepuluh kabupaten/kota untuk memilih siapa

yang akan menahkodai propinsi Maluku Utara dalam lima tahun ke depan. Selain tingkat akurasi data yang dapat dipercaya dan dinamis, media cetak akan sangat ditunggu-tunggu kehadirannya oleh para kaum intelektual untuk mengkomparasikan karakterkarakter kepemimpinan dari setiap pasangan Cagub-Cawagub agar dapat memastikan siapa yang layak dipilih sebagai Gubernur nanti. Kedua, media elektronik (televisi dan radio) adalah alat perantara yang turut menopang dan merefleksi pemilih dalam menentukan pilihannya. Televeisi misalnya, seperti diketahui bersama bahwa pada tanggal 10 Mei kemarin telah dilaksanakan debat kandidat ke-II para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur propinsi Maluku Utara yang ditayangkan langsung oleh stasiun televisi iNews. Pada pergelaran tersebut, tentu adalah saat-saat yang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Maluku Utara untuk menyaksikan perdebatan sekaligus pemaparan visi, misi dan program yang intinya adalah masyarakat ingin mengetahui pasangan calon mana yang lebih pantas/layak untuk memimpin Mluku Utara dalam lima tahun kedepan. Bagi penulis, debat kandidat yang disiarkan langsung oleh iNews tersebut tentu sudah dapat dipastikan siapa yang lebih menonjol dan layak untuk menjadi gubernur Maluku Utara berdasarkan gaya berbicaranya dan program yang ditawarkannya untuk menjadi solusi bagi Maluku Utara. Radio juga merupakan media elektronik yang turut berpengaruh bagi pemilih dalam menentukan pilihannya pada tanggal 27 Juni nanti. Kenapa? karena mayoritas masyarakat-masyarakat pedesaan di Maluku Utara yang belum memiliki media elektronik seperti televisi ratarata akan menggunakan radio sebagai sumber informasi mereka. Tak dapat dinafikan bahwa dari radio, masyarakat-masyarakat pedesaan akan tahu dan memastikan siapa pasangan calon yang akan dipilihnya nanti. Ketiga, media sosial (facebook). Dengan semakin rentanya zaman dan

SMS Pembaca

PEMIMPIN REDAKSI / PENANGGUNG JAWAB : Faisal Djalaluddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI : Ika Fuji Rahayu KOORDINATOR LIPUTAN : Fahrul Marsaoly, Muhammad Nur Husen KOORDINATOR KREATORIAL : Ako La Owi KOORDINATOR BIRO JPG : Jufri Duwila REDAKTUR : Faisal Djalaluddin, Ako La Owi, Bukhari Kamaruddin, Awat Halim, Muhammad Nur Husen, Sunarti, Irman Saleh, Ika Fuji Rahayu, Jufri Duwila, Abdullah Dahlan Conoras (Nonaktif), PENGEMBANG ANAK PERUSAHAAN : Dahlan Malagapi, Purwanto Ngatmo REPORTER : Rusdi Abdurahman, Ikram Salim, Hasbi Konoras, Abd. Yahya Abdullah BIRO WASHINGTON : Maydi Pakasi BIRO TIDORE : Fahrudin Abdullah,

BIRO HALUT : Ridwan Arif BIRO HALTENG : Wahyudin Madjid BIRO HALBAR : Fitrah A. Kadir BIRO MOROTAI : Samsudin Chalil BIRO HALSEL : Samsir Hamajen BIRO HALTIM : Muhamad Kabir BIRO KEPSUL : Suhardiman Suherman FOTOGRAFER : Erwin Syam OPERATOR JPNN : Taher Marsaoly SEKRETARIS REDAKSI :Ari Sunarti MANAGER ARTISTIK & PERWAJAHAN : M. Ikhsan Ali DESAIN GRAFIS : Budi Santoso, STAFF : Ademus Alani, Muhammad Rizky, Mastu

semakin canggih teknologi dibawah asuhan modernisme maka bukan sesuatu yang mengejutkan jika hampir seluruh generasi muda meluangkan sepertiga waktunya untuk bermain facebook. Mulai dari para akademisi, mahasiswa, pelajar, dan berbagai unsur-unsur masyarakat lainnya yang tak pernah alpa dengan aktivitasnya bermain facebook termasuk penulis sendiri. Berdasarkan pengamatan penulis terhadap masifnya diskursus pilkada di media sosial akan sangat berpengaruh dalam mengarahkan arah pikiran para pegiat sosial dalam menetukan pilihannya nanti. Mulai dari saling menjunjung tinggi karakter paslon, hujat-menghujat, hingga propaganda-propaganda tertentu dari setiap akun-akun facebook dan tentunya dengan dalih agar paslon yang mereka kagumi akan dipilih juga oleh pegiat media sosial yang lain dengan hasutan (status/komentar) yang mereka muatkan (facebook). Dengan banyaknya para pegiat media sosial yang berstatus sebagai tim sukses dan suksesor-suksesor dari setiap paslon maka adu strategi dan propagandapropaganda tertentu akan dilayangkan demi menggaet simpatisan publik untuk memastikan pilihannya sesuai dengan hasutan para aktor-aktor ini. Nah, tentu dari peranan ketiga media (media cetak, media elektronik, media sosial) yang telah penulis jelaskan di atas, tergantung dari bagaimana setiap pemilih menganalisa informasi maupun melakukan komparasi terhadap setiap paslon untuk memantapkan pilihannya sesuai dengan keinginan pemilih sekaligus meminimalisir tingkat money politic demi lahirnya pilkada bermartabat. Selain itu, penulis berharap dengan berbagai penerangan dari media-media (koran, televisi, radio dan facebook), pemilih akan memastikan pilihannya hingga akan terpilih seorang pemimpin altruistik yang akan memimpin Maluku Utara lima tahun kedepan dan dapat menjawab keresahan masyarakat sekaligus membawa Maluku Utara ke arah perubahan sesuai dengan harapan seluruh rakyat Maluku Utara. Semoga!!! (*)

MANAJER UMUM/KEUANGAN : Mila Ariani STAFF : Rugaya Hamaya, Azis Dali MANAJER PERSONALIA : Deddy Dano Dasim MANAJER PEMASARAN : Rustam La Ode Nuru STAFF : Leli Mahmud, Selly Jaya Sari, Ruslan Amaturi MANAJER IKLAN : Jalal Husen, STAFF : Firdha R Barakati, Imelda DESAIN IKLAN : M. Ikhsan Yusuf MANAGER PERCETAKAN : Jan Gimon STAFF : Febryanto, Hamid Radjab, Ijal, Junaidi PENERBIT: PT. Ternate Cemerlang PEMASANGAN IKLAN: Hitam Putih (BW): Rp 30.000/mmk. Warna (FC): Rp 40.000/mmk. HARGA ECERAN: Rp 5.000/Eks HARGA LANGGANAN: Rp 120.000/bulan


SAMBUNGAN LIPSUS SENIN, 14 MEI 2018 Malut Post HALAMAN 19

Art: MuS

...MULUK Samb Hal. 1

DEBAT: Suasana debat terbuka pemilihan gubernur

...JANJI Samb Hal. 1

berbagai janji disampaikan para paslon. Session debat yang dipandu Tina Talisa di Jakarta Concert Hall iNews, Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat, Kamis (10/5) lalu itu juga diwarnai saling tuding antarpaslon. Redaksi Malut Post dalam edisi liputan khusus (Lipsus) ini sengaja mengangkat kembali tema debat terbuka pilgub tahap akhir ini sebagai catatan publik terkait janji-janji paslon. Termasuk emosi paslon ketika berdebat satu sama lainnya. Debat terbuka kedua dengan tema “Tata Kelola Pemerintahan untuk Kesejahteraan Rakyat” berlangsung dalam lima segmen kurang lebih satu setengah jam. Segmen pertama adalah pemaparan visi misi dan program paslon. Paslon nomor urut 1, Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar (AHM-Rivai) memaparkan program andalan mereka antara lain pembangunan jembatan yang menghubungkan Ternate-Matiara-Tidore (Temadore), pelayanan kesehatan gratis dan fasilitas pendidikan gratis. Pasalon nomor urut 2, Burhan AbdurahmmanIshak Jamaluddin menyampaikan program antara lain perluasan akses pendidikan untuk keluarga ekonomi lemah, peningkatan SDM di bidang kesehatan dengan mencetak 100 dokter dalam lima tahun dan perbaikan tata kelola pemerintahan. Sementara paslon nomor urut 3 Abdul Ghani Kasuba-Al Yasin Ali (AGK-YA) mengandalkan tiga “kartu sakti” yang disebutnya sebagai “KAMU Sehat” (KAM adalah akronim dari Kartu Maluku Utara), “KAMU Cerdas” dan “KAMU Tumbuh”. Sementara paslon nomor urut 4, Muhammad Kasuba-Madjid Husen (MK-Maju) menyatakan siap membangun Maluku Utara yang kuat melalui tata kelola pemerintahan dan tata kelola keuangan yang baik serta pembangunan infrastruktur secara terpadu. Sebagai calon tak berstatus incumbent, tiga paslon yakni AHM-Rivai, Bur-Jadi dan MKMaju tampak bebas mengoreksi keadaan Malut saat ini. Halhal menonjol yang disoroti tiga paslon tersebut yakni lemahnya tata kelola pemerintahan, tata kelola keuangan dan pembangunan infrastruktur. AHM-Rivai misalnya, mengungkapkan kondisi tata kelola pemerintahan yang perlu mendapat perhatian serius.” Kami akan akan selektif mungkin dalam perekrutan dan penetapan pegawai negeri sipil. Ini bagian dari yang penting bagi kami untuk menuju kesejahteraan Malulu Utara,”kata AHM. AHM-Rivai tampil dengan visi “Dari Pesisir Membangun Malulu Utara Juara”. AHM menyatakan komitmen mereka membangun Malut melalui sektor perkebunan dan pertanian, kelautan dan perikanan, pendidikan dan Kesehatan. Sementara paslon Bur-Jadi menyampaikan empat masalah mendasar di Malut. Pertama, tata kelola birokrasi, pemerintahan dan keuangan. Kedua, persoalan pendidikan, kesehatan dan kemiskinan yang masih tinggi. Ketiga, masih sempit lapangan pekerjaan dan infrastruktur dasar yang belum memadai dan merata. “Keempat, masih lemahnya koordinasi antara pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten Kota. Hal ini harus mendapat perhatian serius,”tandasnya. BurJadi yang diusung Partai Hanura, Demokrat, PBB, PKB dan Nas-

Dem ini bertekad menjadikan Malut bermartabat.”Maluku Utara yang bermartabat adalah Maluku Utara yang berbudaya, harmonis, mandiri, sejahtera dan Maluku Utara berkelanjutan. Dari visi ini, maka yang menjadi penakanan kami adalah sektor perikanan, pertanian dan sektor tata kelola pemerintahan,” paparnya. Sementara AGK-YA, mengawali penyampaiannya dengan klaim keberhasilan. AGK mengatakan Malut merupakan provinsi paling bahagia dan teraman di Indonesia. Soal kebahagiaan, AGK merujuk indeks kebahagiaan yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS). Data BPS menempatkan Malut memiliki indeks kebahagiaan tertinggi. AGK juga mengklaim Malut paligng aman. Penyampaian AGK ini merujuk data internal Polri. “Pertumbuhan ekonomi Malut juga di atas nasional,” kata AGK. Meski begitu, AGK terkesan tak banyak menjawab secara tepat pertanyaan panelis yang dibacakan moderator Tina Talisa. AGK lebih menekankan yang apa yang diklaimnya sebagai fakta keberhasilan saat ini. Terkait visi AGK-YA ingin menjadikan Maluku Utara Sejahtera 2023 dengan misi sehat, cerdas, aman harmonis dan berakhlaktulkarimah. Dengan visi misi itu, AGK-YA menyampaikan program prioritas yang meliputi pembangunan SDM yang kuat, percepatan infrastruktur, menciptakan iklim investasi yang kondusif dan pengelolaan pemerintahan yang baik. Tak hanya itu, petahana ini juga menyampaikan akan bekerja sama dengan BPK dan KPK sebagai mitra dalam menjalankan roda pemerintahan.”Kami akan menjadikan KPK dan BPK sebagai pengawal tata kelola keuangan di Maluku Utara,”tandas AGK. Untuk menyejahterakan masyarakat, paslon yang diusung PDI-P dan PKPI ini berjanji akan memberikan tiga pelayanan yang disebutnya sebagai Kartu Maluku Utara (KAMU) Sehat, Kamu Cerdas dan Kamu Tumbuh. Menurutnya, dengan tujuh misi, lima program dan tiga pelayanan tersebut, dapat mewujudkan visi Maluku Utara Sejahtera 2023.”Dengan tiga kartu itu, insya Allah masalah kesehatan dan pendidikan bisa teratasi,”klaimnya. Sementara paslon MK-Maju bertekad mewujudkan Maluku Utara sebagai Provisi Kepulauan yang kuat di kawasan Timur Indonesia. Dalam penyampaian visi-misi MK menjelaskan, kuat bermakna kerja sama, unggul, amanah dan tangguh.”Untuk bisa wujudkan itu semua maka diharapkan harus kuat SDM-nya, kuat birokrasinya, pengelolaan pemerintahannya, kuat sosial budayanya, kuat infrastrukturnya dan kuat ekonominya. Demikian untuk menuju sebuah harapan besar Maluku Utara Kuat 2023,”papar MK. Sementara masuk segemen kedua dengan pertanyaan soal birokrasi, paslon Bur-Jadi mengatakan biroksasi saat ini masih jauh dari harapan. “Padahal birokrasi merupakan kunci kesuksesan dari sebuah pemerintahan. Karena itu, Birokrasi pemerintahan harus kuat, harus profesional, mampu menjabarkan berbagai kebutuhan rakyat dan bisa membaca kebutuhan masyarakat. Karena itu, jika kami dipercayakan, salah satu yang kami lakukan adalah mengupayakan agar ASN Provisni berdomisili di Sofifi,”ujarnya. Penyampaian Bur-Jadi ini kemudian ditanggapi masing-masing oleh ketiga

paslon. Di segmen ini suasana sempat memanas ketika AHM menyampaikan tanggapannya. Karena terkait dengan kondisi tata kelola pemerintahan saat ini, penyampaian AHM membuat AGK agak gerah. Menurut AHM, kepemimpinan AGK masih lemah dalam hal tata kelola birokrasi. “Hal ini dibuktikan dengan belum ada kepatutan ASN Provinsi yang menetap di Sofifi,” kata AHM. Di segmen yang sama, AGK-YA diberi pertanyaan panelis terkait lemahnya jiwa kewirausahaan atau entrepreneurship pemuda di Malut. Jawaban AGK terkesan di luar konteks pertanyaan. Mantan Wakil Gubernur Malut itu mengklaim berhasil membangun ekonomi di Malut. “Ekonomi di Malut bertumbuh 7,6 persen. Kami juga telah melakukan pemberdayaan melalui Dinas Pangan unuk menyiapkan truk-truk dan membuat gudang-gudang sebagai sentral ekonomi,”aku AGK. Giliran menanggapi penyampaian AGK, AHM kembali membuat pernyataan yang menyudutkan AGK. Menurut AHM, apa yang disampaikan AGK tersebut adalah khayalan belaka.”Saya sudah keliling Maluku Utara. Hasil pertanian busuk, perikanan rusak. Jadi yang disampaikan AGK adalah khayalan semata,” kata AHM. AGK lalu menanggapi balik tuding AHM. “Paslon nomor satu belum lihat Maluku Utara. Kami sudah berbuat. Jadi kalau dikatakan hayal, maka Anda lebih hayal,” tukas AGK. Moderator lantas membacakan pertanyaan berikutnya dari panelis. Kali ini ditujukan kepada MK-Maju dengan pertanyaan terkait infrastruktur mendasar. MK mengatakan akses masyarakat kepulauan menjadi prioritas pertama. Karena itu konsekuensinya, adalah mengelola keuangan yang tepat sasaran.”Kita akan membangun jalan-jalan lingkar di pulau-pulau besar mau pun kecil agar semua bisa terakses. Ini yang disebut dengan infrastruktur terpadu,”jabarnya. Pertanyaan selanjutnya ke paslon AHM-Rivai terkait alokasi anggaran pendidikan dan fakta pendidikan di Malut. Menurut Pasangan AHM, Rivai, pendidikan di Malut masih pada titik yang mengkhawatirkan. “Soal mutu pendidikan, Malut berada di peringkat 32 dari 34 Provinsi di Indonesia. Beberapa kasus yang muncul adalah pencairan dana BOS yang tidak sesuai dengan kebutuhan di sekolah dan kualitas guru yang masih rendah,” ujar Rivai. Di akhir debat, para paslon diminta menyampaikan closing statement. AHM-Rivai menyatakan akan membangun jembatan Temadore, memanfaatkan sektor kelautan, perikanan, pertanian dan perkebunan secara baik. Selain itu memberi seragam geratis pada calon siswa SD, SMP, SMA dan sederajat di seluruh Provonsi Malut. Sementara Bur-Jadi menyatakan akan memerikan kesempatan pada anak-anak yang orang tuanya tidak mampu secara ekonomi untuk disekolahkan di fakultas kedokteran di Unkhair, mencetak 100 Dokter selama lima tahun bagi mereka yang kurang mampu dan membangun sektor pertanian untuk menciptakan ketahanan pangan di Malut. Sementara AGK-YA berjanji memberi tiga “Kartu Sakti” yakni Kamu Sehat, Kamu Cerdas dan Kamu Tumbuh. Dan MK-Maju berjanji membangun Maluku Utara yang kuat birokrasinya, budayanya, tata kelola pemerintahannya dan tata kelola keuangannya serta membangun infrastruktur terpadu.(tr-01/fai)

Salah satunya, program pembangunan jembatan yang menghubungkan Ternate-MaitaraTidore (Temadore). Temadore yang dijanjikan paslon nomor urut 1 Ahmad Hidayat Mus dan Rifai Umar (Ahmad-Rifai) dinilai tidak realistis. “Malut saat ini belum membutuhkan jembatan yang menelan anggaran sangat besar dan tidak menjawab problem pembangunan Malut saat ini,” kata akademisi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Dr Muhlis Hafel kepada Malut Post, kemarin (13/5). Dosen Ilmu Politik ini bahkan menganggap janji pembangunan Temadore sebagai bentuk pembohongan publik. “Selama ini orang hanya bisa mendengar akan dibangun jembatan Temadore. Tapi bagaimana membangunnya, dan = mana anggarannya tidak pernah ada penjelelasan. Apa anggaran daerah bisa menjangkau? Apa urgensi kedua wilayah ini sampai harus dibangun jembatan?,”kata muhlis dengan nada tanya. Selain janji membangun jembatan Temadore, Muhlis juga menyiroti program “tiga kartu sakti” yang dijanjikan pasangan Abdul Ghani KasubaAl Yasin Ali (AGK-YA). Menurut Muhlis, AGK sebagai incumbent tak bisa menyembunyikan kegagalan kinerjanya. Dikatakan Muhlis, bagaimana AGK-YA menyampaikan tiga kartu saktinya yang dinamakan “KAMU Cerdas”, “KAMU Sehat” dan “KAMU Tumbuh” sementara fakta selama ini justru bermasalah. “Tiga kartu ini juga bagian dari modus pembodohan baru sebab faktanya, masalah pendidikan di Maluku Utara masih banyak masalah,” ujar Muhlis. Dia lantas mengurai satu per satu permasalahan pendidikan di Malut. Mulai dari pengelolaan SMA/SMK yang terbengkalai pasca pengalihan kewenangan dari kabupaten kota ke ke provinsi, pemberhentian anggaran operasional sekolah bagi SMA/SMK swasta serta ketidaksanggupan pemerintah provinsi membiayai guru honorer. ”Guru honorer SMA/SMK tak jelas nasibnya sekarang. Selain itu, sebaran guru yang tidak merata serta mutu pendidikan yang berada di posisi terendah dari semua provinsi. Bahkan fasilitas ujian nasional berupa komputer saja, pemerintah tidak bisa penuhi. Akibatnya banyak sekolah tidak siap melaksanakan ujian berbasis komputer sebagaimana tuntutan regulasi dan masih banyak lagi persoalan yang mengemuka. Kenapa ini tidak diperhatikan, malah membuat janji baru lagi,” bebernya. Sementara di bidang kesehatan terkait Kartu Sehat milik AGK-YA, Muhlis menuturkan Malut masih membutuhkan banyak tenaga kesehatan. Apalagi Malut merupakan daerah kepulauan sehingga membutuhkan akses pelayanan kesehatan yang baik dengan ketersediaan tenaga media seperti dokter maupun fasilitas lainnya. “Apa artinya menggratiskan pelayanan kesehatan, tapi orang bingung mau berobat di mana. Sebab Puskesmas dan Pustu hanya ada satu atau dua perawat,” kata Muhlis. Dia lantas menyebutkan data mengenai jumlah dokter yang terus berkurang. Bahkan dokter ahli paru di Rumah Sakit Umum Daerah Chasan Boesoirei memutuskan kontraknya akibat tidak dibayarkan hak-haknya. Padahal, RSUD Chasan Boesoirie nota bene rumah sakit milik Pemprov Malut. “Selain itu, iuran tetap yang menjadi tanggungan pemerintah untuk BPJS juga menunggak hingga miliaran rupiah. Ini problem yang harus dijawab. Bukan menyuguhkan kartu.Sebab kartu BPJS yang menjadi program pemerintah pusat melalui subsidi silang sudah cukup menjangkau. Pemprov harusnya mengisi yang belum dilalakukan pemerintah pusat,” jelas Muhlis. Muhlis juga menilai program Kartu Tumbuh atau Sejahtera dari AGK-YA, tak didasari konsep yang jelas. “Dari mana anggaran itu diberikan. Yang paling penting adalah membuka akses dan pemberdayaan pertanian atau perikanan kepada masyarakat agar kesejahteraan itu bisa meningkat. Kartu itu bukan jawaban,”tandasnya. Muhlis juga menyoroti janji politik pasangan MK-Maju yang rencana akan menerapkan subsidi transportasi. Doktor almnus Universitas Indonesia ini mempertanyakan sumber pendanaan kebijakan subsidi transportasi tersebut. “Jangan sampai sama dengan kebijakan pembelian kapal Halsel Express, yang menjadi bomerang sampai saat ini. Selain itu, juga perlu dipertanyakan dari mana anggaran subsidi itu sebab APBD Malut hanya bergantung dari dari pusat,” terang Muhlis sembari menyarankan para kanidat membuat program kegiatan yang sinkron dengan program nasional. “Kalau bertentangan, nantinya susah dipenuhi dan ketika ditagih masyarakat kepala daerah berdalil anggarannya tidak ada,” ujar Muhlis. Menurut Muhlis, paling penting adalah kandidat punya komitmen untuk menjadikan Sofifi sebagai daerah otonomi baru (DOB). “Sebab percepatan pembangu-

nan Malut jawabannya ada pada Sofifi. Sebab Sofifi menjadi kota penyangga terhadap kabupaten kota lain yang ada di Pulau Halmahera. Selain mempercepat putaran ekonomi, masyarakat juga akan berbondong-bondong menempati Pulau Halmahera,” paparnya. Dia juga mempertanyakan janji Bur-Jadi yang menjamin semua pegawai beraktivitas di Sofifi. “Jangan lagi buat janji seperti. Janji itu tidak akan terwujud selama DOB Sofifi tidak diselesaikan. Karena memindahkan orang itu harus juga disertai dengan fasilitas yang bisa memenuhi kebutuhan mereka. Orang yang suka pergi ke mall mencari tempat hiburan. Itu harus tersedia. Sementara pemprov itu dibatasi kewenangannya. Karena Sofifi harus jadi DOB,”katanya. Akademisi Universitas Khairun (Unkhair) dr Mukhtar Adam juga mempertanyakan “mimpi” AHMRivai membuat jembatan Temadore. Menurut Mukhtar, janji calon nomor urut 1 itu tidak sesuai dengan problem dasar masyarakat saat ini.”Yang menjadi problem dasar itu adalah konektivitas antar pulau yang masih menjadi masalah saat ini. Kalau keinginan membangun jembatan Temadore, harus mempertimbangkan APBD kita sangat terbatas. Kalau berkeinginan membuat jembatan itu, maka setidaknya ada suplai dana dari APBN,”jelasnya. Mukhtar menyarankan agar fokus melakukan konektivitas antar kabupaten kota untuk mendorong sektor ekonomi.”Agar masyarakat bisa menggerak sektor ekonomi. Kalau hayalan membuat jembatan Temadore itu tidak seimbang dengan APBD kita saat ini,”terang Mukhtar. Dosen ekonomi juga itu menyoroti janji AHM-Rivai memberikan seragam gratis ke setiap sekolah. Mukhtar mengatakan provinsi tidak punya kewenangan mengatur SD maupun SMP yang ada di Kabupaten kota. ”Tapi jika dalam bentuk hibah dapat dimungkinkan, tetapi kalau dilihat dari basis kewenangan, provinsi hanya memiliki kewenangan mengelola SMA/SMK saja,”tandasnya. “Seragam gratis ini juga khayalan karena tidak memberikan solusi,”imbuhnya. Menurut Muhlis, paslon harus memiliki program pemerataan guru SMA/SMK dan pelaksanaan program BOS daerah yang saat ini tak lagi jalan di provinsi.”Begitu juga dengan mendorong sekolah SMA yang masih swasta menjadi negeri serta melengkapi fasilitas yang masih kurang di setiap sekolah. Jadi janji-janji kandidat tidak sesuai pada masalah mendasar yang ada saat ini,” kata Muhktar. Muhktar juga menanggapi janji paslon nomor urut 2 Bur-Jadi yang memjanjikan 100 Dokter selama lima tahun bagi anak pintar yang tidak mampu secara ekonomi. Menurut Mukhtar, Universitas Khairun sudah memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk anak-anak cerdas namun dari keluarga ekonomi lemah. “Universitas Khairun saat ini telah bekerja sama dengan kabupaten kota untuk dapat membiayai anakanak atau siswa yang tidak mampu namun berprestasi untuk lanjut ke fakultas kedokteran. Dengan biaya ditanggung oleh kabupaten/kota sendiri. Sebenarnya janji sudah dibuat. Makanya apa yang saya sampaikan, kadang janji pasangan calon ini tidak fokus pada permasalahan. Boleh saja pasangan nomor urut 2 berjanji seperti itu, tapi langkah bagusnya fokus pada dokter spesialis karena tenaga dokter spesialis yang ada saat ini masih kurang. Apalagi dari putra daerah kita sendiri. Makanya ini yang harus didorong,” jelasnya. Di sisi lain, Mukhtar sepakat soal pemekaran Sofifi yang dijanjikan Bur-Jadi. Namun masalahnya, lanjut Mukhtar, apakah gubernur nanti mampu memediasi antar pihak kesultanan dengan Pemerintah Kota Tidore. Mukhtar mengatakan Sofifi sudah harus menjadi sebuah kota yang mampu mendorong pergerakan ekonomi. “Bagaimana mendorong pergerakan ekonomi itu. Kalau kita bicara mendorong pergerakan ekonomi perlu ada konektivitas antar daerah, serta ketersediaan kepelabuhanan yang memadai,” tuturnya. Sementara terkait dengan janji pasangan AGK-YA untuk Memberi tiga “Kartu Sakti” kepada masyarakat, Mukhtar mengatakan masalah itu sudah dilakukan oleh Presiden Jokowi. Mukhtar menganggap AGK-YA hanya melakukan duplikasi program Jokowi. Menurut Mukhtar, tiga kartu sakti seperti kartu Indonesia pintar dan kartu indonesia sehat sudah disalurkan ke masyarakat.”Dan ini sudah dibuat saat ini, yang jadi pertnyaannya apakah kartu sakti yang dijanjikan AGK-YA ini mendompleng Jokowi atau menu baru,” tukas Mukhtar. Terkait janji MK-Maju yang ingin menjadikan Maluku Utara Kuat, Mukhtar tertarik dengan janji pasangan ini, yakni membangun birokrasi berbasis nilai. “Namun birokrasi berbasis nilai ini tidak dijabarkan secara jelas. Yang perlu dijelaskan itu misalkan model kita ini adalah babari. Nilai apa yang perlu kita tumbuhkan. Anehnya, penyampaian pasangan ini justru mengarah pada membangun barak di Sofifi. Ini kan aneh,”katanya.

Menurut Mukhtar, paslon jangan terlalu berjanji yang berlebihan. Yang wajar-wajar saja tapi jelas. Masyarakat saat ini pasti memaklumi. Kondisi APBD saat ini. Belum tentu selama 5 tahun menjabat semua janji tuntas. Yang penting ada tolak ukur yang bisa dinilai dari janji yang sudah disampaikan,” pungkasnya. Potensi Berbohong Sementara di bagian lain, akademisi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Dr Herman Oesman mengatakan paslon memang harus menebar janjji menjaring simpati publik.”Dan yang menonjol saya kira beberapa di antaranya seperti jembatan Temadore, mencetak tenaga dokter bagi anak berpotensi tapi tak mampu, tiga kartu sakti, dan membangun tata kelola birokrasi pemerintahan dan keuangan yang kuat,” ujar Herman. Persoalannya, lanjut Dosen Sosiologi itu, apakah janji itu dapat ditunaikan dan diwujudkan saat mereka terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur. “Di sinilah, saya kira, masyarakat Maluku Utara harus gigih untuk menagih janji itu. Dan bila memang janji itu tak dapat ditunaikan, justru sebaliknya daerah makin terpuruk, maka boleh disebut kita telah memilih pemimpin pembohong. Memilih orang yang salah,”tandasnya. Menurut Herman, setiap program atau janji paslon memiliki kelebihan dan kekurangan. “Misalnya soal jembatan Temadore, kelebihannya tentu dapat mengintegrasikan Ternate, Maitara dan Tidore. Namun apakah itu cukup untuk menggerakkan perekonomian Maluku Utara secara keseluruhan atau setidaknya mengatasi keterbatasan akses semua wilayah yang ada? Toh yang bergerak hanya seputar Ternate, Maitara dan Tidore. Hal lain, dari sisi penganggaran, apa bisa melibatkan pihak ketiga?,” kata Herman. Sementara soal program 100 dokter dalam lima tahun yang dijanjikan Bur-Jadi, menurut Herman, bukan hal mustahil karena Maluku Utara telah memiliki Fakultas Kedokteran di Unkhair. “Yang jadi persoalan, secara kuantitatif apakah jumlah 100 tenaga dokter yang diharapkan dalam 5 tahun dapat terwujud? Karena bagaimana pun, menghasilkan tenaga dokter sebanyak itu terpulang pada prosesnya,”jelasnya. Sedangkan terkait tiga “Kartu Sakti” yang dijanjikan AGK-YA, Herman menilai AGK-YA mengikuti trend yang sudah ada. Namun dia mengkritisi penyampaian AGK-YA dalam acara debat terbuka yang menonjolkan tiga kartu sakti tersebut. “Paslon ini mengatakan tiga kartu ini akan mengatasi semua masalah yang ada di Maluku Utara. Titik perhatian kita adalah paslon bersangkutan merupakan incumbent yang tentu sama diketahui memiliki beberapa catatan kurang elok selama memimpin Maluku Utara. Bagaimana mungkin dengan kartu-kartu sakti itu dapat menyelesaikan masalah? Ini bukan lampu Aladin, sekali usap semua beres. Yang menjadi tanda tanya, bagaimana mekanisme dan kerja sehingga kartu ini bisa diandalkan? Kartu sakti ini ditunjukkan saat debat terbuka kedua, mengapa bukan pada saat debat terbuka pertama? Apakah ini sebuah strategi untuk menarik simpatik publik? Saya rasa, kartu sakti ini sesuatu yang impossible untuk diterapkan,” papar Herman. Dia juga mengomentari janji paslon MK-Maju yang membangun Maluku Utara kuat secara birokrasi, tata kelola pemerintahan, budaya, dan tata kelola keuangan. Janji ini terlalu normative. Karena kita belum memiliki bukti kuat ada pemimpin di Maluku Utara selama ini yang mampu mengintegrasikan hal itu,” tuturnya. Herman juga tak secara langsung menyinggung jejak rekam MK selama menjadi Bupati Halsel di mana terjadi dishormanisasi yang akut antara MK dan wakilnya. “Kekhawatiran saya, bagaimana dengan fenomena disharmoni antara kepala daerah dan wakilnya? Apakah ini menguatkan birokrasi dan tata kelola pemerintahan? Yang harus menjadi perhatian masyarakat Maluku Utara adalah apakah janji yang terlanjur diucap dan ditebar itu dapat diwujudnyatakan oleh salah satu paslon yang terpilih nantinya,” ucap Herman. Herman menandaskan siapa pun paslon yang terpilih wajib hukumnya membuktikan semua janji-janji yang disampaikan dalam kampanye maupun debat terbuka. Herman mengatakan janji yang terwujud menjadi ukuran kepemimpinan yang benar-benar mau bekerja bagi daerah ini. Menurut Herman, paslon yang tak memenuhi janjinya sama artinya menujukkan perilaku oligarki. Yaitu hanya memanfaatkan kekuasaan yang ada untuk kepentingan pribadi dan kelompok. Dia mengatakan pengalaman selama ini membuktikan bahwa Maluku Utara tak bisa keluar dari lilitan persoalannya karena daerah ini salah memilih nahkoda. “Tentunya, pilihan ada pada masyarakat untuk memilih pemimpin yang otentik, pemimpin yang mampu mengeluarkan daerah ini dari persoalan, agar Maluku Utara makin dihitung dalam percaturan kompetisi nasional,” pungkas Herman.(cr-05/udy/fai)


JURNALISME WARGA SENIN, 14 MEI 2018 Malut Post HALAMAN 20

Art: Resayfa Rumra

Mahasiswa Asal Malut Berprestasi di Jawa SALAH satu mahasiswa asal Maluku Utara (Malut) M Hamka Umaternate berhasil membawa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta meraih juara tiga debat bahasa Arab di Universitas Gunadarma Surabaya yang diikuti sebelas kampus se pulau Jawa yang berlangsungpada Rabu

8/5) lalu. Hamka sendiri merupakan pembimbing mahasiswa dari perwakilan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Selain itu, mahasiswa akhir study Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini juga pernah meraih juara dua sebagai juru bicara di Universitas

Wali Songo yang diikuti 12 perguruan tinggi. Pemuda jebolan Pondok Pesantren Bal’irsad Bondowoso Jatim ini merupakan hafiz Quran dam fasih berbahasa Arab. Putra pertama dari dua bersaudara dari pasangan Hi Ahmad Umaternate dan Nursia Daeng Harlin yang akan

wisuda pada Juli 2018 mendatang mulai mendapat tawaran mengajar dari berbagai pondok pesantren. Meski begitu, Hamka tetap memilih kembali ke Ternate. (*)

M Hamka Umaternate

Pengirim: Hi Ahmad Umaternate

Majelis Assafaat Jan Berbagi Rasa dan Berkah Jelang Ramadan

PEDULI KEMANUSIAAN: Memotret aktivitas Majelis Taklim Kelurahan Tabona.

Rt 11 Rw 04 Lingk Jan

MENJELANG bulan suci Ramadan 1439 H, Majelis taklim Assafaat RT 11, RW 04 lingkungan Jan Kelurahan Tabonan Ternate Selatan melakukan kegiatan sosial berupa pembagian sembako kepada sejumlah warga, diantaranya fakir miskin, yatim piatu, janda dan mualaf yang berjumlah 31 penerima di tiga RT yakni RT 10, RT 11 dan RT 12. Menurut ketua majelis taklim assafaat Ibu Sitti PatimaWael S.Pd, kegiatan berbagi menjelang bulan suci Ramadan ini bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial kepada sesama warga di lingkungan Jan. Semoga kegiatan yang dikemas dengan pembacaan surat Yasin tersebut dapat menjadi contoh terbaik bagi majelis taklim lainnya untuk melakukan hal yang serupa. Selain kegiatan sosial berupa pembagian sembako, kegiatan tersebut, dirangkai-

kan dengan pembentukan formatur dasawisma “ bungga cengkih” di lingkungan Jan RT 11. Suasana hangat dan penuh kebersamaan tersebut, diharapkan dapat ditingkatkan di masa- masa yang akan datang Kreativitas dan inisiatif positif dari para ibu yang tergabung dalam masjelis Taklim Assafaat dalam mengumpulkan, sekaligus membagi kepada mereka yang berhak menerima patut dicontohi oleh para ibu di RT yang lain yang berada di lingkungan kelurahan Tabona tutur ketua PKK Kelurahan Tabona Ibu Farida Awat yang berkesempatan hadir dalam acara tersebut. (*) Pengirim: Warga Lingkungan Jan, Kelurahan Tabona Ali Lating

Tingkatkan Pengetahuan Guru Madrasah dengan MGMP DALAM Rangka Meningkatkan Pengetahuan Guru Madrasah tentang perubahan Kurikulum 2013 Revisi 2017 , Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Halmahera Utara melaksanakan kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Kegiatan itu dilakukan untuk pengembangan perangkat pembelajaran mengikuti perubahan dalam penyusunan Rencana Pembelajaran (RPP) K13 Revisi 2017. Dalam perubahan tersebut, yang dibuat harus muncul empat macam yakni, Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) , Literasi, Keterampilan Abad 21 atau 4C (creative, critical thinking, communicative, dan collaborative) serta HOTS ( Higher Order Thinking Skill ). Sehingga perlu kreativitas guru dalam meramu. Kegiatan dilaksanakan tanggal 7-9 Mei 2018 bertempat di aula MAN 2 Halut, yang dibuka oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku Utara Bapak Drs. Amir Tomagola MM. Dalam sambutannya menghimbau kepada guru-guru yang telah mengikuti kegiatan tersebut agar mengaplikasikan ilmu yang di perolehnya dalam proses belajar mengajar di kelas. Hadir sebagai Narasumber Bapak Ridwan Husain S.Ag,M.PdI dan Dade Fabanyo Spd dari Kelompok Kerja Pengawas (POKJAWAS) Madrasad Maluku Utara. Kegiatan ini ditutup oleh Kepala MAN 2 Halut Bapak Harianto H. Usman S.Pd, M.MA. (*) Pengirim : Humas MAN 2 Halut

KOMPAK: Foto bersama Kepala MAN 2 Halut dengan Kabag TU Kanwil dan Narasumber

Panwaslu Kecamatan Tidore Utara Ajak Sekolah Menjadi Sahabat Panwaslu UPAYA mensukseskan pemilu yang bermartabat, diperlukan usaha yang maksimal. Disadari bahwa dalam kegiatan pengawasan, personil pengawasan dari segi jumlah masih kurang. Maka dari itu berbagai upaya dilakukan sebagai upaya memaksimalkan pengawasan, salah satunya dengan kegiatan mengajak warga sekolah menjadi sahabat Panwaslu. Panwaslu Kecamatan Tidore Utara melalui devisi pengawasan Panwaslu Kecamatan Tidore Utara (Iswan Dukomalamo, S.Pd) melakukan pendekatan partisipatif, dengan mengajak pihak sekolah di wilayah Tidore Utara menjadi sahabat panwaslu, bekerja sama mensukseskan pemilu yang bermartabat dengan pendekatan

sahabat, dirasa perlu mengajak sebagai sahabat, tentunya dalam sosial masyarakat, sahabat adalah kedekatan psikologi yang sangat akrab. Tujuan dari mengajak pihak

sekolah menjadi sahabat Panwaslu adalah sebagai sahabat yang membantu sahabat Panwaslu dalam pengawasan, maju satu barisan mewujudkan pilgub dan pemilu yang bermartabat. “Bersama Raky-

at Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu” (*) Pengirim: Humas Panwaslu Kecamatan Tidore Utara

RUBRIK JURNALISME WARGA Malut Post menambah rubrik ‘ Jurnalisme Warga’. Rubrik ini membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat mengi- rimkan berita dan informasi seputar peristiwa atau kegiatan sosial kemasyarakatan yang terjadi di desa-desa atau kelurahan masing-masing. Berita yang dikirim warga disertai gambar (foto) dan tidak bersifat menyerang orang atau kelompok serta tidak menyinggung suku, agama ras dan antargolongan (SARA)

Berita dapat dikirim ke: PIN BBM: D160CDBF Twiter: @Malut Post FB: Malut Post Email:

PEMILU BERMARTABAT: Komisioner Panwaslu Tidore Utara bersama pihak Sekolah usai sosialisasi akhir pekan kemarin

Jurnalisme.warga@malutpost.co.id Atau diantar langsung ke Kantor SKH Malut Post Jl MS Djahir, Takoma.


SELEBRITA SENIN, 14 MEI 2018 Malut Post HALAMAN 21

Ashanty: Serasa Kawin Lagi JAKARTA - Pasangan artis Anang Hermansyah dan Ashanty tengah bahagia mengulang momen saat menikah. Hal itu dilakukan untuk merayakan pernikahan mereka yang sudah dilalui bersama enam tahun terakhir. Kebahagiaannya pun bertambah, lantaran Ashanty mendapat kejutan tak terduga dari Anang juga anakanaknya. Ibu dua anak ini mengaku tidak pernah membayangkan bisa mendapatkan kejutan romantis dari orang-orang terkasihnya. Momen bahagia itu di-unggah Ashanty lewat akun Instagram miliknya. Terlihat, suasana yang sangat

romantis dan penuh ekspresi kebahagiaan. “Jujur adegan moment ini ngga pernah aku bayangin, boro-boro bayangin, tau aja ngga apa arti nya Vow renewal hehe baru tau ini cuma ngelewatin semua prosesi nya bikin aku bahagia banget. Serasa kawin lagi,” ujar Ashanty dalam keterangan video yang dia unggah. Menurut Ashanty, mengutarakan kembali rasa sayang setelah enam tahun dirasa perlu dilakukan. “Sempet Mas Anang ngga mau karena ngapain sii ke bule2an haha, tapi ngga tau juga knp dia mau akhirnya (kepaksa loly sm jiel) hehe, tapi

Tertinggi Ketiga di Tiongkok

yang jelas kita berdua happy banget, dan serasa kayak baru nikah lagi,” paparnya. Pasangan artis Anang Hermansyah dan Ashanty merayakan enam tahun pernikahan mereka. Diakui Ashanty, dirinya tidak meminta hal yang muluk-muluk untuk keluarga kecilnya. “Nggak pernah mau minta yang lain-lain di dunia ini, doa paling utamaku pada Allah yaitu panjang umur dan sehat dan jadikan lah keluarga kecil kami selalu seperti ini ya Allah,” harap Ashanty. Selain itu, ibu dua anak ini juga berharap bisa mengantarkan anak-

ANANG Hermansyah dan Ashanty

Miris Lihat

Terumbu Karang di

AVENGERS

AKHIRNYA, Avengers: Infinity War mendarat di Tiongkok. Blockbuster terbesar 2018 itu pun dipastikan menambah pundi-pundi pendapatan berkali-kali lipat lagi. Ditayangkan sejak Jumat (11/5), film besutan Joe dan Anthony Russo tersebut kemarin mengantongi USD 76 juta atau setara dengan Rp 1,06 triliun. Meski angkanya tampak tinggi, catatan itu ternyata masih kalah dari dua film lain. Salah satunya, The Fate of the Furious yang tahun lalu langsung mengumpulkan CNY 480 juta atau Rp 1,06 triliun pada hari pertama pemutaran. Lalu, film scifi produksi Tiongkok-Hongkong Monster Hunt 2. Ia mencatat pemasukan CNY 547 juta atau Rp 1,2 triliun. Jurnalis Forbes Scott Mendelson menjelaskan, capaian film-film Avengers di Tiongkok memang terbilang kurang menggembirakan. Ibarat kembang api, pendapatan tinggi hanya berlangsung pada akhir pekan perdana. Pada pekan selanjutnya, penurunannya terbilang drastis. Dia mencontohkan Avengers: Age of Ultron (2015). ’’Pada akhir pekan debutnya, film itu berhasil mencatat USD 155,8 juta (Rp 2,173 triliun), tapi berakhir hanya dengan USD 240,1 juta (Rp 3,35 triliun),’’ paparnya. Mendelson mengungkapkan, tidak banyak film yang berhasil mempertahankan pendapatan tinggi hingga tutup layar di Tiongkok. Di antara yang sukses itu, ada Transformers: Age of Extinction (2014). Film tersebut dibuka dengan pendapatan akhir pekan USD 92 juta (Rp 1,28 triliun) dan mampu mengumpulkan total USD 392 juta (Rp 5,47 triliun). Dalam tiga hari ini, Infinity War diperkirakan bisa meraup total USD 200 juta atau Rp 2,79 triliun di Tiongkok. Jika terpenuhi, hal itu tentu memengaruhi performa film tersebut di box office global. Saat ini film yang dibintangi Robert Downey Jr dan Chris Evans itu sudah mengumpulkan USD 1,275 miliar atau Rp 17,79 triliun, belum termasuk Tiongkok. (jpg)

anaknya sampai nanti menikah. “Jauhkan dari yang berusaha memisahkan atau menjauhkan kami. Semoga aku bisa mengantarkan anakanakku sampai menikah dan mendidik mereka dengan baik, Amin,” ungkapnya. Terkait dengan hubungannya dengan Anang, Ashanty berdoa agar cinta keduanya bisa abadi sampai maut memisahkan. “Di dunia ini pastinya tidak ada yang abadi, tapi doa kami berdua semoga cinta kita bisa abadi sampai maut yang memisahkan,” katanya. Keduanya pun bertekad untuk melalui suka dan duka bersama. “Apa pun insyaallah akan kami lewati, suka dan duka, seperi janji kami padamu ya Allah, 6 tahun yang lalu.. love u my love (12 Mei 2018),” tulisnya. (jpnn)

Sule-Lina Terakhir Bertemu November Sule dan Lina

Indonesia

JAKARTA-Bertepatan dengan Hari Terumbu Karang 2018, yang jatuh pada tanggal 8 Mei. Vokalis grup band Slank yang sekaligus pemerhati lingkungan, Akhadi Wira Satriaji atau kerap di sapa Kaka menyesalkan bahwa terumbu karang yang berada di laut Indonesia banyak mengalami kerusakan. Penyebabnya karena manusia dan sampah plastik. “Sudah banyak mengalami kerusakan yang kebanyakan kerusakan karena manusia, termasuk akibat sampah plastik yang terbuang ke laut,” ujar Vokalis Slank, Kaka dalam menghadiri kegiatan #Nostrawmovement yang berlangsung di KFC Kemang, Jakarta Selatan, belum lama ini. Pria berusia 44 tahun itu menambahkan, sampah plastik tak hanya merusak terumbu karang, melainkan juga bisa merusak biota laut dan mencemari laut. “Sedotan plastik yang kecil tidak dapat didaur ulang berperan juga dalam merusak terumbu karang dan biota laut lainnya,” tambahnya. Pria yang hobi menyelam ini mengaku, jika saat ini banyak para diving yang membawa tas kecil. Jadi ketika diving bisa sekalian membantu membersihkan sampah. “Para diving membawa tas jaring sambil menyelam under water bantu-bantu mengumpulkan sampah plastik,” terang Kaka. Senada dengan Kaka, gitaris slank, Muhammad Ridwan Hafiedz atau biasa dikenal Ridho menuturkan, bahwa sering kali kebiasaan masyarakat pesisir yang suka membuang sampah ke bibir laut. Akhirnya banyak

sampah yang menumpuk dan mencemari laut, dirinya pun meminta untuk menghentikan kebiasaan penggunaan kantung plastik saat belanja, karena sampah plastik sangat susah di daur ulang. “Aku kan orang timur, biasanya orang bilang kalau timur itu surganya diving. Memang orang pesisir membelakangi laut, laut itu dibelakangnya dia jadi apaapa itu dibuang ke laut,” jelas Ridho. Laut bagi Ridho merupakan masa depan semua orang tak hanya masyarakat pesisir. Untuk dirinya sangat menyesalkan jika masih ada masyarakat yang membuang sampah ke laut. “Sementara buat aku laut itu masa depan kita, kita bahkan semua kebanyakan memakan hasil laut Sementara sampah platik itu menjadi sampah yang terbesar,” tukasnya. (jpg)

KAKA SLANK

CIMAHI – Dua pekan berturut-turut, masalah rumah tangga di kalangan artis mencuat. Pada Rabu (9/5), bahtera rumah tangga komedian Sule dan sang istri, Lina, terancam kandas. Lina melayangkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama (PA) Cimahi. Surat yang diajukan pada 20 April itu disampaikan kuasa hukum Lina, Abdurrahman T. Pratomo SH MH. Sempat disangka kabar hoax, saat dihubungi kemarin, Abdurrahman membenarkan adanya gugatan perceraian tersebut. ’’Saudari Lina memang menggugat cerai Sutisna atau biasa dipanggil Sule,’’ tegas Abdurrahman. Dia mengungkapkan, alasan perceraian adalah ketidakcocokan. Abdurrahman menambahkan bahwa Lina sudah mantap ingin berpisah dari Sule. Meski begitu, Abdurrahman tidak menyebutkan detail alasan ketidakcocokan Lina kepada pria yang menikahinya pada 1997 tersebut. ’’Bisa saja ada akumulasi kekecewaan dari kehidupan rumah tangga mereka,’’ ujarnya. Sule dan Lina, lanjut dia, sudah lama tidak berkomunikasi. ’’Terakhir ketemu pas ulang tahun Sule pada November tahun lalu,’’ ungkapnya. Dia membantah telah terjadi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maupun kehadiran orang ketiga dalam bahtera rumah tangga Sule dan Lina. ’’Lina dan Sule sudah beberapa bulan tidak tinggal seatap. Sule tinggal di Bekasi, sedangkan Lina di Kabupaten Bandung,’’ papar Abdurrahman. Lina mengajukan permohonan hak asuh keempat anaknya. Selain itu, belum ada tuntutan mengenai harta gono-gini. Berkas gugatan cerai sudah masuk ke PA Cimahi dan sedang diproses untuk kemudian dilanjutkan ke sidang perdana pada 7 Juni mendatang. Abdurrahman berharap kliennya dan Sule bisa datang untuk mediasi. ’’Semoga mereka mendapat yang terbaik lah ya,’’ tutur Abdurrahman. Sementara itu, pada 3 Mei, Pengadilan Negeri Kabupaten Bandung memutuskan bahwa aktris Gracia Indri resmi bercerai dari David Kurnia, personel band NOAH. Alasan perceraian tersebut adalah KDRT yang sering dilakukan David terhadap Gracia. ’’KDRT dilakukan sejak 2016. Pada Juli 2017, Gracia mengajukan gugatan cerai ke PN Kota Bandung,’’ jelas Rohman Hidayat, kuasa hukum Gracia, saat dihubungi kemarin. Putusan cerai itu keluar setelah melalui 14 kali sidang. Awalnya, terjadi kesalahan. Gracia yang memasukkan gugatan ke PN Kota Bandung harus memindahkan berkas ke PN Kabupaten Bandung. Sebab, David memiliki KTP Kabupaten Bandung. ’’Sidang harus dilakukan di domisili tergugat cerai,’’ ujar Rohman. Akhirnya, proses gugatan cerai sempat terhambat. Bahkan, sempat muncul isu Gracia dan David batal cerai. Atas putusan tersebut, David tidak mengajukan banding. Harta gono-gini tidak masuk dalam daftar gugatan. Walau demikian, pihak Gracia berhak atas sebuah rumah di kawasan Kalibata. Menurut Rohman, rumah itu dibeli Gracia sebelum menikah. ’’Tidak ada proses hukum terkait dengan itu. Mereka memilih untuk menyelesaikan secara kekeluargaan,’’ tandasnya. (jpg)

Mengenang Satu Tahun Kepergian Bartje van Houten

Dimulai dari Kebaktian, Diakhir Konser Satu Dalam Nada Cinta Keluarga dan sahabat musisi legendaris Indonesia Bartje van Houten melangsungkan rangkaian acara untuk mengenang satu tahun kepergian Almarhum dimulai dari nyekar dan kebaktian di permakanan dan diakhiri dengan pagelaran konser penghormatan akan karyanya bertajuk Konser Satu Dalam Nada Cinta: Tribute to Bartje van Houten. Seperti apa ================= TEPAT satu tahun sejak kepergian musisi legendaris Indonesia Bartje van Houten, hari ini keluarga dan sahabat menyelenggarakan rangkaian acara Mengenang Satu Tahun Kepergian Bartje van Houten yang dimulai dengan acara nyekar dan kebaktian di permakaman beliau di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan, belum lama ini. Acara nyekar ini dihadiri oleh keluarga, sahabat dan para penggemar Bartje. “Hari ini tepat satu tahun

ZIARAH: Para penggemar dan keluarga almarhum Bartje van Houten melakukan ziarah di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan.

kepergian almarhum Bartje van Houten meninggalkan kita semua. Seluruh keluarga, sahabat dan penggemar Bartje berkumpul di permakaman beliau untuk mengenang kembali hidup Bartje dan jasa-jasanya kepada industri musik Indonesia,” ujar Istri dari almarhum Bartje van Houten, Titiek Bartje van Houten, di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan.

Respon positif para penggemar dan keluarga dalam rangkaian tribute to to Bartje van Houten membuat pihak keluarga bahagian. ” Saya merasa bahagia karena para sahabat dan penggemar meluangkan waktunya untuk berkumpul bersama dengan keluarga Bartje van Houten hari ini untuk acara nyekar dan kebaktian. Titiek Bartje van Houten men-

gatakan ini merupakan salah satu rangkaian acara untuk mengenang satu tahun kepergian Bartje. Rangkaian acara Mengenang Satu Tahun Kepergian Bartje van Houten berlanjut dengan pagelaran konser penghormatan atas karya Bartje bertajuk Konser Satu Dalam Nada Cinta: Tribute to Bartje van Houten. ”Setelah ini kita akan mengelar konser,” tuturnya. Konser mengenang satu tahun kepergian Bartje van Houten diharapkan menjadi inspirasi baru bagi musisi muda untuk tetap berkarya dan mengenang karya almarhum. “Setelah satu tahun kepergian almarhum Bartje van Houten, keluarga masih merasakan cinta yang diberikan oleh sahabat dan penggemar kepada almarhum dan karyanya yang telah menghidupi industri musik Indonesia selama lebih dari empat dekade,” tambah Titiek. Konser Satu Dalam Nada Cinta: Tribute to Bartje van Houten rencananya akan berlangsung pada Juli 2018. Konser ini akan diisi oleh penyanyipenyanyi kenamaan Indonesia dari lintas generasi yang akan memberikan penghormatan kepada almarhum

Bartje dengan menyanyikan lagu-lagu hit dari Almarhum. ”Kami merasa momen ini tepat untuk menggelar sebuah konser penghormatan untuk mengenang dan memperdengarkan kembali lagu-lagi ciptaan Bartje kepada para penggemar dan generasi muda Indonesia agar karya Bartje terus hidup di antara kita semua,” katanya. Bartje dikenal sebagai pemusik, penulis lagu, penata musik dan pendiri grup musik D’Lloyd yang terkenal di tahun 1970-an. Lagu-lagu Bartje dan D’Lloyd mencerminkan pengalaman hidup yang dialami para penciptanyasekaligus situasi sosial dan politik saat itu. Sejumlah hit D’Lloyd ciptaan Bartje yang melegenda di antaranya “Hidup di Bui”, “Apa Salah dan Dosaku”, “Titik Noda” dan “Rintihan Hidup”. Selain dikenal sebagai pencipta lagu, Bartje juga dikenal sebagai penata musik yang cemerlang hingga berhasil mengantarkan penyanyi-penyanyi seperti Eddy Silitonga, Mayangsari, Nur Afni Octavia, dan Vina Panduwinata sukses dalam industri musik tanah air. (*)


EKONOMI BISNIS SENIN, 14 MEI 2018 Malut Post HALAMAN 22 p r o m o

n e w s

PNM Lakukan Pendampingan kepada Nasabah TERNATE-PT Permodalan Nasional Madani (PNM) (Persero) Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) Ternate, melakukan kegiatan Gathering dan Pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Nasabah ULaMM di Boulevard Hotel, Jumat (11/5) pekan lalu. Kepala PNM ULaMM Herman Muil mengatakan, inti dari PKU merupakan pendampingan kepada nasabah untuk meningkatkan skil di bidang usaha, baik dari sisi materi maupun aplikasi langsung. “Kegiatan serupa pernah dilakukan di Royal Resto dengan materi digitalisasi. Materi ini disuguhkan agar

para nasabah dapat memahami teknologi,” tuturnya. Dalam pertemuan kedua ini, lebih spesifik pada bagaimana cara membuat pembukuan sederhana. “Pertemuan kedua materi pembukuan yang diberikan, supaya para nasabah dapat mengetahui pentingnya mencatat pemasukan dan pengeluaran, sehingga tidak tercampur antara pengeluaran keluarga dengan pengeluaran usaha,” jelasnya. Dengan pendampingan ini diharapkan usaha dari nasabah dapat berkembang. Dia menambahkan PNM tidak hanya sebagai lembaga yang memberi modal, tapi turut andil dan bertanggung jawab dalam perkembangan usaha para nasabah. Saat ini, jumlah nasabah ULaMM Ternate, kurang lebih 100 orang dengan nilai pembiayaan mulai dari Rp 20 juta hingga Rp 200 juta. Lanjut Herman, ciri khas PNM yang dapat membedakan dengan penyaluran kredit yang lain yaitu PKU. Persyaratan mendapatkan bantuan yaitu nasabah harus memiliki usaha,

PELATIHAN: Foto bersama dalam kegiatan Gathering dan Pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Nasabah ULaMM, pekan lalu

SURYANI/MALUT POST

karena dari usaha tersebut yang akan dibiayai. Nasabah juga harus memiliki jaminan berupa sertifikat, sehingga jika kedua persyaratan ini dipenuhi, maka bisa dilakukan pemberkasan dari data pribadi, misalkan KTP, KK dan pengecekan di OJK. Jika tidak ditemukan masalah di tempat lain, maka pembiayaan diproses. Sementara itu, pemateri Fahima Nasar menuturkan pembukuan

sederhana atau pencatatan merupakan bentuk menejemen yang sederhana, namun sangat penting untuk dilakukan. “Pencatatan dilakukan untuk meminimalisir risiko yang dihadapi,” ungkapnya. Fahima juga mengajak para nasabah untuk tekun dan mempersiapkan diri sebelum membuka usaha, dengan begitu tidak mudah goyah ketika menghadapa masalah. (mg-02/onk)

Aset Bank di Malut Rp 12 Triiun Kredit Komsumsi Paling Dominan

DATA PERBANKAN MALUT MARET 2018

Editor: Bukhari Kamaruddin

SUMBER : OJK

OTOMOTIF Toyota Recall 24.662 Mobil JAKARTA - PT Toyota Astra Motor (TAM) kembali menggelar program Special Service Campaign (SSC) atau perbaikan kembali (recall) terhadap 24.662 unit kendaraannya. Produk kendaraan Toyota yang dipasarkan di Indonesia dan terindikasi terkena masalah airbag inflator meliputi Alphard, Corolla, New Fortuner, New Kijang Innova, dan New Hilux, dengan tahun produksi dari 7 Mei 2015 hingga 29 Januari 2016. Melalui pemberitahuan resmi lanjutan per tanggal 7 Mei 2018, Toyota Indonesia terus mengimbau kepada konsumennya jika menemukan indikasi yang tidak biasa pada airbag atau pun perangkat lainnya, seperti menyalanya lampu peringatan airbag, maka disarankan untuk datang langsung ke bengkel resmi Toyota untuk pemeriksaan. Saat ini, Toyota Indonesia sudah mengirimkan surat undangan secara resmi ke konsumen yang terkena masalah untuk datang ke dealer atau bengkel. Jika saat pemeriksaan diperlukan penggantian komponen berdasarkan masalah yang ditemui, Toyota menjamin seluruh servis dan penggantian adalah gratis. Untuk memastikan kampanye recall tersebut, Toyota telah menyiapkan saluran komunikasi khusus untuk menangani masalah sensor airbag maupun inflator airbag. Di mana konsumen cukup menghubungi jaringan outlet resmi Toyota terdekat atau menghubungi Toyota Customer Care di nomor telpon 1-500-315, dan atau mengunjungi website resmi di di www. toyota.astra.co.id/ssc <http://www.toyota. astra.co.id/ssc>. “Kami sangat menghimbau pelanggan yang inflator airbag kendaraannya terindikasi bermasalah, untuk segera melakukan pengecekan dan perbaikan di bengkel resmi Toyota,” kata Vice President Director Toyota-Astra Motor Henry Tanoto. Hingga saat ini, total produk Toyota yang terindikasi terkena potensi masalah inflator airbag sebanyak 117.117 unit, dari yang sebelumnya terdata sebanyak 97.980 unit. Sampai akhir April 2018, tercatat sebanyak 14.918 unit kendaraan telah diperbaiki atau sekitar 12,74% dari total kendaraan yang terlibat di Indonesia.(jpnn/onk)

PRODUKSI PT Pupuk Indonesia Pecahkan Rekor JAKARTA - Pupuk Indonesia pada 2017 berhasil mencapai rekor produksi tertinggi sepanjang berdirinya perusahaan, yaitu sebesar 11,42 juta ton untuk segala jenis pupuk. Kenaikan produksi ini antara lain didorong oleh mulai beroperasinya pabrik baru Pusri 2B yang berkapasitas 970 ribu ton per tahun. “Selain itu, reliabilitas pabrik juga terus meningkat sehingga mengurangi terjadinya unscheduled shutdown,” ujar Direktur Utama Pupuk Indonesia, Aas Asikin Idat. Hal ini juga mendorong turunnya rasio konsumsi gas bumi untuk produk urea, dari rata-rata 29,86 MMBTU per ton menjadi 28,69 MMBTU/ton. “Turunnya rasio konsumsi gas bumi adalah hasil dari semakin handalnya pabrik-pabrik kita berkat program revitalisasi yang kita jalankan,” kata Aas. Untuk produksi produk nonpupuk, yang terdiri dari produk seperti asam sulfat, asam fosfat dan produk sampingan lainnya, mencapai 5,42 juta ton dari target sebesar 5,8 juta ton. Pupuk Indonesia juga berhasil meningkatkan penyaluran pupuk bersubsidi sepanjang 2017. Secara keseluruhan, Pupuk Indonesia menyalurkan 9,3 juta ton pupuk untuk sektor PSO (Public Service Obligation). Adapun rincian 4,1 juta ton urea, 2,68 juta ton NPK, 851 ribu ton SP36, 961 ribu ton ZA dan 688 ribu ton pupuk organik.(jpnn/onk)

FOTO BERSAMA: Chiki (keempat dari kanan) dan Isabella (keenam dari kanan) melakukan foto bersama personil komunitas rubi dan warga setempat

SURYANI/MALUT POST

Anak Ikang Fawzi Kagumi Objek Wisata Cengkih Afo TERNATE - Kawasan wisata Cengkih Afo Kelurahan Tongole Ternate Tengah, kian populer. Pengunjungnya bukan hanya dari wisatawan lokal, namun juga dari luar Malut. Pada Minggi (13/5) kemarin, anak pasangan artis Ikang Fawzi dan Marissa Haque, Isabella Fawzi dan adiknya Chiki Fawzi, berkunjung ke objek wisata Cengkih Afo. “Aku sangat suka sama konsepnya karena masih suasana alami, selain itu desain

lokasinya sangat keren,” kata Isabella. Dia juga kagum dengan cara penyajian menu tradisional yang dimasak dalam bambu. Namun yang perlu dibenahi adalah akses jalan menuju ke lokasi wisata. Dia juga berharap banyak wisatawan yang berkunjung, karena selain makanan dan pemandangan, kawasan wisata Cengkih Afo punya nilai sejarah. Sementara ini menurut Oma, salah satu warga yang menyajikan makanan tradisional,

mengaku pada April 2018 tercatat 1.396 pengunjung, naik dibandingkan Maret 1.139 orang. “Pada hari-hari biasa yang berkunjung rata-rata 70-an, kalau hari libur bisa mencapai 100 orang,” jelasnya. Dia memperkirakan pada Mei ini kunjungan wisatawan akan meningkat. Pengunjung biasanya berswa foto (selfie) dan juga memesan makanan khas yang dibuat dengan bambu, yakni makanan rimo-rimo. (mg-02/onk)

Tidak Dapat Tempat Jualan

HAMIR Hi Mansur

TERNATE- Pedagang barito (bawang, rica dan tomat) di Pasar Bastiong Ternate Selatan tidak mendapatkan tempat jualan/lapak di dalam pasar yang baru saja direnovasi. Lapak mereka sudah ditempati pedagang lain. karena itu sejumlah pedagang berjualan di luar bangunan pasar. “Kita berjualan di depan pasar. Kalau ada penertiban baru masuk ke dalam pasar dan menyembunyikan dagangan di selasela meja,” aku sejumlah pedagang. Mereka mengeluhkan pengelola pasar pilih kasih, dengan memilih pedagang yang memiliki modal

besar yang mendapat lapak. Kepala UPTD Pasar Wilayah Selatan Hamir Hi Mansur, membantah jika ada pedagang yang tidak mendapatkan lapak. Dia mengaku semua pedagang mendapat tempat untuk berjualan. “Yang berjualan di luar pasar merupakan pedagang baru yang baru berjualan sekitar satu hingga dua bulan,” tegasnya. Dia menambahkan pihaknya tetap melakukan penertiban bagi pedagang yang berjualan di luar pasar. “Kita hanya memberikan kebebasan berjualan di luar saat sore, itu pun hanya satu hingga dua jam saja,” pungkasnya.(mg-02/onk)

Harga Properti Tumbuh 3,69 Persen SURABAYA - Survei Bank Indonesia (BI) menunjukkan indeks harga properti residensial (IHPR) pada kuartal pertama 2018 tumbuh 3,69 persen secara year-onyear (yoy). Angka itu lebih tinggi daripada pertumbuhan IHPR pada kuartal sebelumnya yang mencapai 3,5 persen. Kenaikan harga properti terjadi pada semua tipe rumah, terutama rumah tipe kecil. Kenaikan tertinggi terjadi di Surabaya. ‘’Peningkatan harga rumah terutama disebabkan kenaikan harga bahan bangunan dan upah tenaga kerja. Sama dengan kuartal sebelumnya,’’ kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman. BI merilis kenaikan harga rumah baru di Surabaya per kuartal pertama lalu 7,12 persen. Selain faktor upah dan harga bahan bangunan, kenaikan didorong sarana infrastruktur baru. Salah satunya adalah proyek frontage road sisi barat yang merupakan jalur penyangga di

Jalan Ahmad Yani. Proyek Middle East Ring Road (MERR) II C, jalan lingkar luar barat (JLLB), dan jalan lingkar luar timur (JLLT) juga turut mendongkrak kenaikan harga properti baru di Surabaya. Survei memperkirakan kenaikan harga rumah masih berlanjut pada kuartal kedua tahun ini. Kenaikan tertinggi diindikasikan terjadi pada rumah tipe kecil. Di tempat terpisah, Direktur Eksekutif PT Intiland Development Tbk Archied Noto Pradono menyatakan, Surabaya masih sangat terbuka untuk pasar properti. Seiring dengan pertumbuhan dan dinamika kota, perpindahan buruh ke Surabaya membuat permintaan hunian di Kota Pahlawan makin tinggi. ‘’Surabaya makin maju. Fasilitas jalanannya makin mendukung untuk masyarakat tinggal di sana. Namun, kebanyakan kami menyasar kalangan menengah ke atas,’’ Archied. Kenaikan upah di Surabaya yang

tinggi juga meningkatkan daya beli masyarakat. Harga bahan bangunan yang naik ikut memberikan dampak. Namun, inflasi secara keseluruhan masih terkendali. Di Intiland, Surabaya dan sekitarnya menjadi wilayah yang memberikan kontribusi marketing sales cukup besar setelah Jakarta. Yakni, sekitar 13 persen atau senilai Rp 124 miliar. Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Maryono mengungkapkan, Surabaya menjadi salah satu kota yang memberikan kontribusi besar pada permintaan kredit pemilikan rumah (KPR). Namun, keterbatasan lahan membuat banyak pengembang yang bergeser ke kota-kota di sekitarnya. “Harga rumah kecil biasanya memang naik. Akan tetapi, kalau mau yang terjangkau, adanya rumah subsidi. Di Surabaya, banyak yang nonsubsidi. Namun, di Jember masih banyak yang subsidi,’’ terang Maryono. (jpnn/onk)

TERNATE - Aset bank umum di Maluku Utara (Malut) periode Maret 2018, tumbuh 16,24 persen (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dirilis ke Malut Post, menunjukan aset bank umum di Malut periode Maret 2018 mencapai Rp 12,35 triliun, naik dibandingkan Februari 2018 yang tercatat Rp 12,17 triliun. DPK bank umum pada Maret juga mengalami pertumbuhan sebesar 8,09 persen (yoy), dimana pada bulan sebelumnya tumbuh sebesar 6,30 persen (yoy). Peningkatan pertumbuhan DPK Bank Umum utamanya disebabkan oleh meningkatnya Giro yang sebelumnya tumbuh 1,35 persen (yoy) pada Maret tumbuh 11,76 persen (yoy), dan meningkatnya Tabungan yang sebelumnya tumbuh 9,36 persen (yoy) bertumbuh 10,24 persen (yoy) pada Maret lalu. Berdasarkan bentuknya, DPK Bank Umum masih didominasi oleh tabungan dengan pangsa 57,36 persen, diikuti oleh giro 21,57 persen dan deposito 21,07 persen. Dari sisi penyaluran pembiayaan Bank Umum, kredit pada Maret tercatat tumbuh menurun menjadi Rp 7,86 triliun (19,61 persen yoy) dimana pada bulan sebelumnya Rp 7,63 triliun (18,45 persen yoy. Kredit Bank Umum berdasarkan penggunaannya, kredit konsumsi masih mendominasi Malut sebesar 69,42 persen dari keseluruhan kredit yang ada, diikuti oleh kredit modal kerja sebesar 25,47 persen dan kredit investasi sebesar 5,10 persen. Dari sisi NPL, kredit investasi menduduki peringkat tertinggi sebesar 5,43 persen diikuti kredit modal kerja sebesar 4,15 persen dan kredit konsumsi sebesar 0,40 persen.(onk)

Puasa, BPOM Tingkatkan Pengawasan TERNATE - Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Maluku Utara (Malut), meningkatkan pengawasan jelang dan selama bulan puasa. Kepala BPOM Malut, Sarinah, mengatakan tahun sebelumnya ditemukan pedagang yang menjual makanan berbuka menggunakan bahan terlarang. Karena itu pada tahun ini mereka menggunakan mobil keliling melakukan pengawasan dan uji sampel di tempat dan datanya akan dipublikasi. “Jelang dan saat ramadan kita melakukan kegiatan terpadu, pengawasan makanan/minuman berbuka bersama berbagai lintas sektor,” katanya. Masyarakat juga bisa membawa sampel makanannya untuk diuji. “Kalau ada yang bawa sampel makanannya, kita siap uji,” tuturnya. Menurut Sarinah walaupun banyak masyarakat yang sudah paham soal kehigienisan makanan/minuman, namun BPOM melakukan pengawasan. Tujuan pengawasan untuk mengedukasi masyarakat agar lebih memahami pangan yang layak dikonsumsi, sehingga jika ada yang sengaja menambahkan zat-zat berbahaya pada produk pangannya, akan dikenakan sanksi. “BPOM selalu melakukan pengawasan pangan diantaranya pangan yang kedaluwarsa dan makanan yang mengandung zat adiktif,” pungkasnya. (mg-02/onk).


RAGAM SENIN, 14 MEI 2018 Malut Post HALAMAN 23

Art: Resayfa Rumra

Pola Tidur Berunah Selama Ramadan, Simak Tips ini untuk Mengatasinya

Resep Pastel Singapur (Karipap)

BULAN suci Ramadan segera tiba. Umat Islam akan menunaikan ibadah puasa selama satu bulan penuh hingga meraih kemenangan pada Idul Fitri. Salah satu hal yang harus dipersiapkan oleh umat Islam adalah fisik karena pola makan hingga pola tidur akan berbeda dari biasanya. Pola tidur hampir pasti terganggu. Sebab, umat Islam harus bangun pada dini hari sebelum waktu Imsak untuk sahur. Menurut pakar kesehatan dari London Sleep Centre Dubai, Kate Bridle, kurangnya waktu tidur dapat mengakibatkan perubahan mood serta meningkatkan risiko cedera â&#x20AC;&#x153;Kurangnya waktu tidur juga berdampak pada hormon dalam tubuh yang mengontrol nafsu makan. Ketika waktu tidur berkurang, maka nafsu makan meningkat, sehingga berpuasa saat Ramadan akan lebih sulit,â&#x20AC;? ujar Kate Bridle, mengutip dari

The National, Sabtu (12/5/2018). Namun, Anda yang berpuasa tidak perlu khawatir. Bridle membagi tips agar dapat tidur dengan lebih baik di saat Bulan Suci Ramadan. 1. Kuantitas tidur Cobalah untuk mendapatkan kuantitas tidur yang sama seperti waktu normal 24 jam. Orang normal membutuhkan waktu tidur 7-8 jam sehari. Namun, waktu tidur tersebut sulit dicapai saat Ramadan. Karena itu, ada baiknya mengatur waktu tidur. Bridle menyarankan untuk mengatur rencana atau punya time table yang harus dipatuhi selama Ramadan. Ia mencontohkan, Anda bisa tidur sebelum pukul 23.00 dan bangun empat jam kemudian untuk sahur. Jika tidak ada kegiatan, usahakan tidur setelah menunaikan salat subuh sekira 1-2 jam. Biasanya, jam

kerja akan dikurangi untuk membantu karyawan yang berpuasa agar memiliki waktu yang berkualitas. Manfaatkan dispensasi tersebut untuk mengatur pola tidur Anda. 2. Kualitas tidur Waktu tidur yang berkualitas amat penting, bahkan lebih krusial dibandingkan kuantitas tidur. Jika ingin tidur Anda lebih berkualitas, coba untuk tidur dalam keadaan yang tenang dan gelap. Gunakan penutup telinga atau masker untuk mata dapat membantu Anda tidur dengan lebih berkualitas. 3. Jaga asupan makanan Mengonsumsi makanan berkalori dan manis memang dibutuhkan untuk memulihkan energi setelah berpuasa. Akan tetapi, usahakan tidak menyantap terlalu banyak makanan yang mengandung kalori dan gula tinggi saat berbuka. Sebab,

jenis makanan tersebut dapat mengganggu kualitas tidur Anda. Tubuh akan lebih membutuhkan waktu lebih lama untuk mencerna makanan ketika seharusnya beristirahat. Sebisa mungkin hindari juga makanan yang sangat pedas. Sebab, lapisan lambung akan sangat sensitif usai berpuasa. Terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas dapat mengakibatkan mulas sehingga mengganggu tidur di malam hari. 4. Hindari kopi atau produk kafein Kafein akan mengendap di sistem pencernaan selama kurang lebih 7 jam. Pastikan Anda mengonsumsi kopi atau kafein ketika tidak berencana untuk tidur selama 7 jam ke depan. Kopi atau kafein mungkin tidak cukup ampuh membuat Anda terjaga, tetapi pasti akan berdampak pada kualitas tidur.(okz)

air. Ari Fahrial Syam, dokter dari Divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI, beberapa waktu lalu pernah mengungkapkan tahapan dehidrasi juga

bisa dimulai dengan mulut kering. Di samping itu, kepala juga ikut pusing, lalu temperamen atau emosi mulai bergejolak. Biasanya, kata dia, orang dehidrasi jadi pemarah atau gelisah. Setelah itu, bisa tidak sadarkan diri dan seringkali disangka tidur. Selain itu, seperti dilaporkan Independent, dehidrasi juga dapat diketahui dari warna urine yang dikeluarkan. Jika air kencing bersih dan tidak berbau, artinya tubuh memiliki asupan air yang cukup. Sebaliknya, jika urine berwana kuning gelap dan berbau artinya tubuh sedang kekurangan air.

Jika kebutuhan air tak mencukupi, sistem kerja organ dapat terganggu dan meningkatkan risiko penyakit. Dalam sistem organ, air befungsi mengatur proses biokimia dan suhu tubuh, pembentuk atau komponen sel dan organ, media transportasi zat gizi dan sisa metabolisme, hingga pelumas sendi dan bantalan organ. Penyakit yang dapat timbul ketika tubuh kekurangan air diantaranya adalah sulit ke belakang (konstipasi), infeksi dan batu saluran kemih, gangguan ginjal akut, dan obesitas. Kekurangan air juga dapat menurunkan konsentrasi dan membuat tubuh merasa lelah.(cnn)

Khasiat Daun Salam untuk Kesehatan DAUN salam selama ini dikenal oleh masyarakat, khususnya perempuan sebagai bumbu dapur penyedap masakan. Tidak banyak orang yang tahu daun yang memiliki nama Inggris bay leaves ini memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh manusia. Sederet manfaat luar biasa tersebut bahkan tidak pernah akan Anda duga sebelumnya. Melansir dari laman Organic Facts, berikut manfaatnya yang bisa Anda rasakan. 1. Memperbaiki pencernaan Daun salam memiliki efek yang sangat kuat pada sistem gastrointestinal. Mampu merangsang buang air kecil, menurunkan toksisitas tubuh, dan merangsang tubuh untuk muntah

125 g terigu serbaguna 75 g margarin Bahan b: 375 terigu serbaguna 40 g minyak sayur 150 ml air es 25 g gula pasir 1/2 sdm garam Bahan isian: 500 g kentang 1 buah bawang bombay, potong dadu 3 siung bawang putih, iris halus 2 sdm bumbu kari bubuk 1 sdt kaldu ayam bubuk 1 sdm saus cabe 2 sdm saus tomat 3 sdm margarin, untuk menumis

Langkah

Tanda Tanda yang Muncul Pada Tubuh saat Dehidrasi SELAIN makanan, air merupakan salah satu asupan penting bagi tubuh yang tak bisa dilewatkan. Namun, banyak orang sering kali tak sadar tengah kekurangan air atau lebih dikenal dengan dehidrasi. Padahal, tanda tubuh sedang dehidrasi dapat diketahui dengan mudah. Dalam Pedoman Gizi Seimbang dari Kementerian Kesehatan, remaja dan orang dewasa dianjurkan untuk minum dua liter atau sekitar delapan gelas sehari untuk memenuhi kebutuhan air dalam tubuh. Jika kebutuhan ini tak tercukupi, tubuh biasanya akan memunculkan tanda-tanda, mulai dari lelah, pusing hingga elastisitas kulit yang menurun. Menurut National Library of Medicine Amerika Serikat, tubuh yang kekurangan air akan terlihat dari elastisitas kulit yang berkurang. Hal ini dapat diketahui dengan mudah ketika mencubit kulit di punggung telapak tangan. Jika kulit kembali ke posisi semula dalam waktu yang lama itu artinya tubuh sedang dehidrasi dan kekurangan

Bahan-bahan

ketika ada sesuatu yang beracun tidak sengaja masuk ke dalam tubuh. Senyawa organik yang ditemukan pada daun salam juga efektif untuk menenangkan perut yang sakit, menenangkan sindrom iritasi usus, dan mengurangi gejala penyakit celiac. Tidak cukup sampai di situ saja, protein yang terkandung cukup kompleks di dalamnya juga bisa membuat nutrisi terserap secara efisien. 2. Melancarkan pernapasan Minyak daun salam yang diekstraksi bisa dicampur ke dalam salep dan dioleskan pada dada untuk meringankan berbagai kesulitan pernapasan. Cara lainnya, daun salam bisa dijadikan tapal dengan menempelkan-

nya selama semalaman pada dada. Menghirup uap dari daun salam pun mampu memberikan efek mirip dengan aromaterapi, dapat melonggarkan dahak, menghilangkan bakteri berbahaya yang mungkin terperangkap dalam saluran pernapasan, karena daun salam punya antibakteri alami. 3. Perawatan rambut Perawatan rambut alami bisa didapatkan dari memanfaatkan daun salam. Untuk meningkatkan kesehatan folikel rambut dan menghilangkan ketombe, caranya rendam daun salam di air, lalu gosokkan pada kulit kepala setelah keramas. Bahan kimia alaminya akan membantu menghilangkan kulit kering dan ketombe Anda.

4. Anti peradangan Salah satu manfaat terpenting dari daun salam ialah kemampuannya yang bisa mengurangi peradangan di seluruh tubuh. Kandungan daun salam yang memiliki fitonutrien unik disebut parthenolide dapat dengan cepat mengurangi peradangan dan iritasi, oleskan ke daerah yang sakit atau terkena arthritis, atau bisa juga dengan mengonsumsi daun salam

Buat isian: panaskan margarin, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum. Masukkan kentang, tambahkan bumbu kari, kaldu ayam, aduk rata. Masukkan saus cabe dan saus tomat, aduk rata. Sisihkan. Campur semua bahan A aduk rata sampai bisa dibentuk. Bahan B: campur terigu, minyak sayur, garam dan gula pasir dalam wadah. Tambahkan air sedikit-sedikit, uleni sampai kalis. Bagi masing-masing adonan menjadi 4 bulatan yg sama besar. Ambil 1 bulatan bahan B, pipihkan. Letakkan 1 bulatan bahan A ditengahnya, tutup dgn bahan B, hingga terlapisi sempurna. Lakukan pada keempat bulatan adonan A dan B.. Istirahatkan 15 menit Ambil 1 bulatan, gilas, lakukan lipatan single Gilas memanjang, gulung sambil dirapatkan. Potong setebal 2cm. Ambil 1 potong adonan, gilas tipis, beri bahan isian, lipat seperti membuat pastel Panaskan minyak, goreng karipap hingga berwarna kuning keemasan. Sajikan Sumber Cookpad.com

yang dijadikan bumbu masakan. 5. Melindungi kesehatan jantung Senyawa organik berupa asam caffeic dan rutin yang dimiliki daun salam mampu meningkatkan kesehatan jantung. Rutin dapat memperkuat dinding kapiler jantung dan ekstremitas tubuh, sementara asam caffeic dapat membantu menghilangkan LDL atau kolesterol jahat dari sistem kardiovaskular.(okz)


ZETI

EN

FIND MORE ON:

zetizen.com

Malut Post • HAL. 24

SENIN, 14 MEI 2018

Para Penjaga Gizi Atlet

Pentingnya Recovery Cepat

BADMINTON Dalam waktu 1 jam, atlet badminton mengurangi 480 kalori dalam tubuhnya. Badminton biasanya dimainkan di dalam ruangan yang suhu dan kelembapannya lebih tinggi. Karena itulah, atlet badminton banyak berkeringat.

Makanan yang perlu dikonsumsi atlet badminton nggak jauh beda dengan pesepak bola, yaitu karbohidrat yang tinggi. Tetapi, spesialnya adalah atlet badminton memiliki tahap recovery yang berbeda. ’’Sering kita lihat kan, tanding badminton pagi ini, besoknya ada pertandingan lain lagi. Jarang ada jeda waktu yang panjang antar pertandingan. Alhasil, proses recovery harus berjalan lebih cepat dan maksimal,’’ terang Mury Kuswari, chairman ANOKI. Karena itu, proses recovery itu harus segera dilakukan setelah pertandingan usai. ’’Langsung konsumsi susu cokelat setelah pertandingan karena mengandung protein. Selain itu, atlet badminton perlu makan berat dalam kurun waktu 30 menit hingga 2 jam pasca pertandingan agar proses recovery tidak tertunda,’’ ujar Mury. Menurut Mury, perencanaan gizi itu penting. ’’Kami biasa merancang program gizi, menyesuaikan apa yang mereka makan dengan jadwalnya. Tiap atlet berbeda, bergantung kondisi fisiknya,’’ tegasnya.

MENJELANG Asian Games begini, siapa bilang atlet hanya perlu memperhatikan jadwal latihan? Asupan kalori yang diperoleh para atlet juga memengaruhi performa mereka di lapangan loh. Nah, asupan itu diatur para sport nutritionist. Profesi tersebut punya tugas utama untuk memperhatikan nutrisi para atlet. Gimana sih tugas mereka? (nen/c14/fhr)

Tingkatkan Porsi Karbohidrat

Mury Kuswari, chariman Asosiasi Nutrisionis Olahraga dan Kebugaran Indonesia (ANOKI) Olahraga

’’Sebagai atlet yang udah lama berkiprah, saya emang membutuhkan orang yang mengatur pola makanan dan asupan kalori. Tujuannya, menunjang kebugaran, kesehatan, dan performa saat latihan maupun kompetisi. Sport nutritionist membantu saya nggak mudah lelah dan lebih fit.’’ - Marcus Gideon, atlet badminton Indonesia

Pemenuhan gizi bagi seorang atlet sepak bola nggak bisa main-main. Sebab, dalam kurun waktu 2 x 45 menit, akan banyak energi yang terkuras. Arif Sabta Aji, ahli gizi dari Bojonegoro Sport School, pun memberikan penjelasan. ’’Untuk atlet sepak bola, ketepatan waktu dan pola makan itu penting. Sebab, atlet memiliki jadwal latihan rutin dan pertandingan. Di sanalah kita harus menyesuaikan pola makan dengan program yang sedang atlet itu jalani,’’ tuturnya. Misalnya, ketika pra latihan. Sport nutritionist menyarankan pesepak bola melakukan carbo-loading atau mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah yang lebih banyak. ’’Misalnya, komposisi karbohidrat harian hanya 50 persen. Beberapa hari sebelum pertandingan, porsi karbohidrat dinaikkan jadi 60–70 persen,’’ tutur Arif. Dari karbohidrat itulah, atlet memiliki simpanan glikogen yang banyak dan kita lebih bertahan lama saat melakukan latihan atau pertandingan. Yang jelas, sport nutritionist berperan sebagai konseling gizi atlet. Mereka juga membuat perencanaan pola makan atlet. ’’Karena pola makan ketika ada latihan, pertandingan, dan masa jeda itu beda satu sama lain. Perlu ahli gizi buat merencanakan semua agar performa meningkat,’’ jelas Arif. SEPAK BOLA Pemain bola berlari 8–11 km dalam tiap pertandingan. Seorang atlet harus mengonsumsi makanan dengan 40–50 kalori per kg berat badan. Total 1,7 liter air mineral harus dikonsumsi seorang atlet bola sebelum, ketika, dan sesudah latihan.

Arif Sabta Aji, sport nutritionist Bojonegoro Sport School

’’Sebelum menggunakan jasa sport nutritionist, aku berusaha mengatur pola makanku. Misalnya, minum 2 liter air tiap hari hingga mengonsumsi vitamin C. Nah, setelah masuk ke dunia profesional, jasa sport nutritionist sangat membantuku. Misalnya, memberikan aturan dan mengawasi makanan apa aja yang aku konsumsi.’’- Bayu Gatra, atlet sepak bola Indonesia

ILUSTRASI & LAYOUT: RAMA/ ZETIZEN TEAM

Perenang Juga Bisa Dehidrasi

RENANG

Nazhif Gifari menyatakan bahwa banyak hal yang perlu diperhatikan dalam olahraga air tersebut. Misalnya, perbandingan antara suhu di luar dan suhu air, serta intensitas latihan dan pertandingan atlet tersebut dalam sehari. ’’Biasanya sih atlet renang latihan dua kali sehari, saat pagi dan sore. Nah, dari sana perlu diperhatikan kebutuhan gizinya sudah mencukupi atau belum,’’ kata Nazhif yang juga merupakan dosen di Universitas Esa Unggul, Jakarta ini. Namun, karena renang adalah olahraga air, atlet pun nggak tahu seberapa banyak dirinya mengeluarkan keringat ketika beraktivitas. ’’Itu rawan mengakibatkan dehidrasi. Padahal, kebutuhan cairan untuk atlet renang juga penting,’’ jelasnya. Dehidrasi dapat segera ditangani setelah latihan atau pertandingan dengan meminum air bersuhu 6–16 derajat Celsius dan mengonsumsi cairan isotonik atau sport drinks. Nazhif menuturkan, sport nutritionist sangat vital untuk menunjang performa atlet. ’’Banyak pihak yang tidak paham pentingnya ahli gizi olahraga. Sering saya jumpai, di antara sekian ratus atlet, ahli gizinya hanya dua orang. Itu jelas sangat kurang,’’ ungkapnya. Perannya pun cukup kompleks, mulai melakukan assessment, diagnosis, intervensi, monitoring, sampai evaluasi terhadap atlet tersebut.

PROFIL RESPONDEN

Pendidikan

SMP 10%

SMA

52%

Sebanyak 423 kalori bakal berkurang bila kita melakukan renang selama 1 jam. Olahraga renang sangat intens dan menggerakkan banyak otot seperti otot bahu, biseps, trisep, punggung, kaki, bahkan otot jantung! Sebanyak 38 persen atlet pernah mengalami cedera bahu saat berenang. (stack/MensXP/raf/c14/fhr)

Nazhif Gifari, ahli nutrisi olahraga

Kuliah

38%

Jenis Kelamin

Cewek

73%

Cowok

27%

Usia 12–15 tahun

’’Bukan cuma jadwal pertandingan yang seabrek, agenda latihan juga padat. Sebagai pihak yang mengatur seberapa banyak kalori yang masuk ke tubuhku, sport nutritionist bisa membuat tubuhku merasa lebih bugar. Sport nutritionist membantu aku menyeimbangkan asupan makanan dan tenaga yang aku keluarkan.’’ - Adinda Larasati Dewi, atlet renang Indonesia

9%

16–18 tahun

60%

8

di antara

10

Zetizen setuju bahwa nutrisi atlet pastinya beda sama nutrisi orang biasa.

40 persen Zetizen mengaku tertarik sama profesi nutritionist. Tapi, hanya 27 persen yang tahu bahwa ada nutritionist khusus atlet.

19–20 tahun

31%

JUMLAH RESPONDEN 1.051 ORANG. POLLING DILAKUKAN DI 34 PROVINSI, MULAI ACEH HINGGA JAYAPURA. SAMPLING ERROR 4,5 PERSEN.

Malut post, 14 mei 2018  

Malut Siaga Satu

Malut post, 14 mei 2018  

Malut Siaga Satu

Advertisement