Page 1

Th

26 Maret 2003-26 Maret 2018

TAMPIL TERDEPAN

RABU, 12 SEPTEMBER 2018

ECERAN: Rp 5.000,-

Syarat CPNS Dinilai Berat An Anggap IPK 2,75 Tinggi, Malut Tin Minta Keringanan Mi

KUOTA CPNS 2018 MALUKU UTARA PEMPROV MALUT

TERNATE

Guru Kesehatan Teknis K2

252 95 30 1

Total

378

Guru Kesehatan Teknis

47 50 15

Total

112

Guru Kesehatan Teknis

150 87 30

Total

267

HALSEL

Guru Kesehatan Teknis K2

150 70 18 12

Guru Kesehatan Teknis

150 60 30

PULAU MOROTAI Guru Kesehatan Teknis

70 115 60

Total

240

Total

245

Total

250

HALUT

Guru Kesehatan Teknis K2

149 56 30 1

Total

236

Guru Kesehatan

210 63

TOTAL

273

TERNATE – Persiapan menuju TE rekru rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 terus digodok. Usai menerima formasi penerimaa maan masing-masing daerah dari Kem Kementerian Pendayagunaan Apar Aparatur Negara dan Reformasi Biro Birokrasi, Badan Kepegawaian Daer Daerah (BKD) Maluku Utara dan kabu kabupaten/kota menggelar rapat bers bersama, Senin (10/9).

Sumber: mber: BKD

KEPSUL

HALBAR

HALTENG

HALTIM

TIKEP

PULAU TALIABU

Guru Kesehatan Tenis

156 70 24

Guru Kesehatan Teknis K2

128 70 23 2

Total

250

Total

223

Guru Kesehatan Teknis

296 113 41

Total

450

Baca CPNS... H.11 A D V E R T O R I A L

PMI-PMR Galang Dana untuk Lombok

FAKHRUDDIN ABDULLAH/MALUT POST

BANTUAN: Utusan PMR menyerahkan dana hasil penggalangan di Tikep kepada Wakil Wali Kota Muhammad Sinen yang nantinya akan diserahkan ke korban bencana di Lombok

TIDORE - Selama satu pekan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Palang Merah Remaja (PMR) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) melakukan aksi peduli bencana Lombok dengan melakukan penggalangan dana. Baca LOMBOK... H.8

Gelar Rakor Pelayanan Publik

HUMAS PEMKAB FOR MALUT POST

SIAP DIBANGUN: Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi didampingi Bupati Edi Langkara (kiri) dan Wabup Abdurrahim Odeyani (paling kanan) melihat maket pembangunan GOR Halmahera Fagogoru saat pencanangan pembangunan GOR, Senin (10/9)

GOR untuk Halmahera Dibangun November

WEDA - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi resmi mencanangkan pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Stadion Halmahera Fagogoru di Desa Nurweda, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah

(Halteng), Senin (10/8). Pembangunan pusat olahraga pertama di Pulau Halmahera itu sendiri merupakan bagian dari 11 program multiyears prioritas pemerintah daerah. Baca GOR... H.8

RUSDI ABDURRAHMAN/MALUT POST

RAKOR: Perwakilan dari Kemenpan-RB Muhammad Yusuf Kurniawan (kiri) dan Kepala Ombudsman Malut Sofyan Ali (tengah) saat menyampaikan materi, Senin (10/9) lalu

SOFIFI - Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Maluku Utara (Malut) menyelenggarakan rapat koordinasi (rakor) pelayanan publik. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Safirna Transito,

Ancam Generasi, Bawaslu RI MUI Bolehkan Imunisasi MR Menangkan Samad Moid SOSIALISASI: Kepala Dinas Kesehatan Malut, dr Idhar Sidi Umar, M. Kes saat memberikan sambutan pada kegiatan pertemuan sosialisasi pelaksanaan program imunisasi secara terpadu tingkat provinsi, di Grand Dafam Hotel

Baca RAKOR... H.11

Syarat CPNS Dinilai Berat Kalo ringan nanti dapa yang mutunya payah juga

Tukang Kuti DINKES MALUT FOR MALUT POST

900 Kendaraan Dinas Tunggak Pajak Mungkin karena keseringan dikorupsi

TERNATE – Sub Direktorat Imunisasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Maluku Utara (Malut) menggelar

pertemuan sosialisasi pelaksanaan program imunisasi secara terpadu di Grand Dafam Hotel. Baca IMUNISASI... H.11

JAILOLO – Kisruh dualisme kepengurusan Partai Golkar Halmahera Barat akhirnya mendapat campur tangan Badan Pengawas Pemilu RI. Sebagian bakal calon legislatif Golkar versi kepemimpinan Samad Moid yang sebelumnya tidak diakomodir masuk daftar calon sementara (DCS) kini berubah posisi. Oleh Bawaslu RI, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halbar diperintahkan memasukkan para bacaleg tersebut ke dalam DCS. Perintah Bawaslu itu tertuang dalam Putusan Bawaslu nomor 014/ PS.REG.KOREKSI/IX/2018. Dalam surat tersebut, Bawaslu memutuskan

menerima permohonan pemohon untuk seluruhnya. Juga memerintahkan KPU Halbar membatalkan surat keputusan KPU Nomor 607/PL.03.4SD/8201/KPU-Kab/VIII/2018 tentang Penetapan DCS Anggota DPRD pada Pemilihan Legislatif 2019 tanggal 12 Agustus 2018 sepanjang penetapan seluruh bakal calon anggota DPRD partai beringin. Selain itu, Bawaslu juga memerintahkan KPU menindaklanjuti putusan tersebut dengan memberikan kesempatan kepada pemohon untuk melengkapi dokumen persyaratan bakal calon DPRD yang diajukan pemohon. Baca BAWASLU... H.11

Dari FGD Bank Indonesia Malut tentang Potensi Ekspor Produk Kesehatan

Diolah Jadi ARV, Buah Golobe Bisa Diekspor Potensi sumber daya alam Maluku Utara memang sudah tak perlu diragukan lagi. Hanya saja, selama ini kekayaan tersebut belum mampu menopang nilai ekspor Malut. Bank Indonesia Perwakilan Malut berupaya menemukan potensi ekspor baru di bidang pertanian yang diolah menjadi produk kesehatan.

FOTO BERSAMA: Kepala BI Malut Dwi tugas Waluyanto (kiri), Dr dr Arend L. Mapanawang (tengah) dan salah satu pejabat Pemprov Malut Mulyadi Wowor. Foto lain, buah golobe (tuis merah)

Suryani Tawari, Ternate

KANTOR Perwakilan Bank Indonesia (BI) Maluku Utara (Malut) melakukan FGD potensi ekspor Malut produk kesehatan di ruang Maitara Kantor BI Malut, Senin (10/9). Kepala BI Malut, Dwi tugas Waluyanto mengatakan, BI memfasilitasi hasil riset yang dilakukan Dr dr. Arend L. Mapanawang, SP. PD. Finasim terkait dengan penemuan obat HIV/AIDS yang menggunakan tumbuhan golobe. “Riset ini luar biasa, karena dari tumbuhan yang tumbuh di sekitar kita memiliki nilai tambah. Baca FGD... H.8

HUMAS BI FOR MALUT POST

HOTLINE : REDAKSI : (0921) 3127055 • UMUM : (0921) 3127210 • IKLAN : (0921) 3128265 • FAXSIMILE : (0921) 3127205

WEB-MAIL : www.malutpost.co.id • editor@malutpost.co.id

@MalutPost

Malut Post


2

Malut Post

HALTIM & HALTENG

RABU, 12 SEPTEMBER 2018

Art: Resayfa Rumra

Pembangunan Tower Mini Terkendala IMB

MABA- Pembangunan tower di Maba Utara, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), terkendala Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Pemerintah Daerah. “Pembangunan Tower mini di Maba Utara ditargetkan awal oktober sudah bisa digunakan tetapi ma-

sih terkendala IMB,”kata Kepala Diskominfo Haltim Jarana. Pembangunan tower mini tersebar di beberapa titik di antaranya Wasile Utara, Dorosagu, Patlean dan Jara-Jara.” Pengurusan IMB, terlebih dulu pihak Provaider membuat permohonan

ke Instansi Pelayanan Satu Pintu, setalah itu pihaknya akan kembali melaporkan ke pihak Profaider baru dikeluarkan IMB,”jelasnya. Dia meminta masyarakat Kecamatan Maba Utara dan Wasile Utara, bersabar. “kami akan berupaya mengatasi masalah jaringan

di Haltim namun dilakukan secara bertahap, “katanya sembari menambahkan, Tahun anggaran 2019, pihaknya mengusulkan beberapa tower mini untuk Desa Sil dan Sowoli, Kecamatan Maba Selatan namun sejuah ini belum terealisasi. (ado/mpf)

KPU Validasi DPT Pemilu Antisipasi Pemilih Ganda Editor : Fahruddin Udi Peliput : Muhammad Kabir

RAPAT: KPU Halteng saat menggelar rapat dengan Bawaslu Halteng dan Partai Politik dalam rangka pencermatan DPT ganda.

MENPORA Dinobatkan Sebagai Sesepuh

DIDAULAT: Menteri Pemuda Dan Olahraga Imam Nahrawi, Saat Dinobatkan Sebagai Sesepuh Warga Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng).

WEDA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, didaulat sebagai sesepuh warga Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng).”Kami warga Halteng nobatkan Pak Menpora Imam Nahrawi sebagai sesepuh karena kami sudah anggap Pak Imam sudah menjadi keluarga kami sendiri,” ungkap Bupati Edi Langkara, Senin (10/9). Setelah dinobatkan menjadi sesepuh eng, para imam Weda, tokoh agama, serta pejabat tinggi di Halteng membacakan sholawat sebagai tanda syukuran didaulatnya Imam Nahwari menjadi sesepuh. Imam Nahrawi pun kaget akan penobatan ini. Sebab di agenda kunjungan kerjanya, tidak ada jadwal dirinya menerima pengukuhan tersebut. “Terima kasih kepada warga Halteng yang menobatkan saya untuk menjadi keluarga Halteng,” ungkapnya. Dia berharap penobatan ini tidak ada sangkut pautnya dengan masalah politik, tapi murni silaturahmi akan terus berlanjut. “Mudah-mudahan hubungan kita lebih dekat lagi dengan masyarakat Halteng,” pungkasnya. (wmj/mpf)

WEDA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) kembali melakukan memvalidasi Daftar Pemilu Tetap (DPT) untuk pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden tahun 2019 mendatang.”Kami diminta KPU pusat untuk melakukan pencermatan DPT yang sudah disahkan,” kata Ketua KPU Halteng Abubakar Ibrahim, Selasa (11/9). Dia menjelaskan, jumlah DPT

Halteng yang disahkan Jumat (17/8) Agustus lalu, total 34.648 pemilih dengan rincian laki-laki 17.689 orang, dan perempuan 16.959 orang untuk pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019. “ DPT dicek ulang untuk mengantisipasi DPT Ganda. Makanya tadi malam (Senin malam,red) kami undang Bawaslu dan partai politik (Parpol) agar pencermatan DPT tersebut,” ujarnya. Abubakar menjelaskan, pencermatan itu dilakukan lewat pemeriksaan dan penyempurnaan temuan DPT Ganda. “Kalau ada temuan dari Bawaslu, parpol serta PPK maka data tersebut akan diperbaiki. Ini untuk menghindari hal-hal dikemudian hari,” ucapnya. (wmj/mpf)

Menpora Lepas Pawai Obor WEDA - Menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, melepas pawai obor kebangsaan di Kota Weda, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) tepatnya di kediaman Bupati Edi Langkara, Senin (10/9) malam. Pelepasan pawai obor kebangsaan didampingi Bupati Edi Langkara serta Polres Halteng dan TNI yang membawa api obor dari Satpol PP, Kepolisian dan dari TNI serta diikuti puluhan peserta yang terdiri atas remaja dan anak-anak di Kabupaten Halteng. Mereka berjalan

mengelilingi Kota Weda sepanjang 1 kilometer. Menpora mengatakan, pertemuan kali ini akan membawa berkah, manfaat bagi seluruh masyarakat. “Malam ini (Senin malam,red) kita bersama-sama merayakan 1 Muharram 1440 H dengan bersalawat dan  gelar pawai obor kebangsaan. Hal ini bertanda bahwa kita sebagai umat Islam betul-betul mengagungi sekaligus mencintai  Allah SWT,” ujar Imam, di hadapan peserta pembawa obor. Api obor ini, kata dia, melambangkan semangat bangsa yang harus terus dikobarkan. “Obor yang kalian pegang itu bukan semata-

PELEPASAN: Menpora Imam Nahrawi lepas peserta pawai obor sambut tahun baru islam.

mata obor, tapi memberi semangat. Jadi semangat kita harus berkobar sampai kapanpun untuk meraih

Warga Gotowasi Tuntut Keadilan Tapal Batas MABA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Timur (Haltim), terus dililit masalah tapal batas antar desa. Sebelumnya dipersoalkan masyarakat desa Pintatu dan Talaga Jaya Kecamatn Wasile Selatan, kini masalah serupa datang dari masyarakat Desa Gotowasi, Kecamatan Selatan dengan menggelar aksi di Kantor DPMD Haltim. A k s i gab u n ga n s e l u r u h perangkat Pemerintah Desa Gotowasi, beserta sejumlah masyarakat itu menolak penempatan tapal batas antara Desa Gotowasi Kecamatan Maba Selatan dan Kecamatan Kota

Maba, yang dilakukan oleh tim tapal batas. “ Ada kekeliruan karena tidak mengacu pada sejarah adat sebelumnya,”kata Kepala Desa Gotowasi Mujaid Hajarat. Menurutnya, masalah tapal batas Desa Getowasi, sebelumnya sudah ada keputusan bersama kedua belapihak yang tertuang dalam berita acara pada tanggal 12 November 2009. Di situ tertulis sebelah Selatan Hutan Misomdi dan sebelahnya Utara Pantai Paji Bayo serta Jalan lurus Maba Gotowasi dari Wilayah Gelgelet antara sungai Seipo dengan Sungi Woilo. Hanya saja, penetapan tapal batas

yang dilakukan tim dari Pemda Haltim tidak lagi mengacu pada kesepakatan yang tertuang dalam berita acara. Dengan kata lain, Pemda memindahkan batas tersebut yang dinilai merugikan warga Gotowasi.”Kami akan pertahankan itu karena diahramkan jika sejingkal tanah kami direbut,”tandasnya. Sementara itu, Kepala DPMD Haltim Badalan Uat yang menerima massa aksi mengatakan, akan menyampaikan aspirasi masyarakat ke pimpinan. “Semua aspirasi dan tuntutan sudah kami tampung untuk disampaikan ke pimpinan,” katanya. (ado/mpf)

cita-cita, mewujudkan prestasi tertinggi, dan semangat untuk mencari rida Allah,” ucapnya. (wmj/mpf)

Komisi I Sorot Kinerja PT Tanjung Semesta Raya MABA- Komisi I DPRD Haltim Kembali menyoroti keterlambatan pekerjaan Tahap-II proyek pembangunan Stadion Bola Kaki, di Kota Maba, senilai Rp4,3 Miliar yang dikerjakan PT.Tanjung Semesta Raya. Ketua Komisi I DPRD Haltim Hi.Thaib Jalaluddin mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah mendesak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dikpora) dan PT.Tanjung Semesta Raya untuk segera menyelesaikan sisa pekerjaan karpet Running track yang belum tuntas. “Sesuai hasil pertemuan dengan Kadispora Alen Guslaw dan Direktur PT.Tanjung Semesta Raya Frengky, telah menyampaikan karpet running track itu sudah diadakan tetapi tidak sesuai spek sehingga pihak rekanan berjanji akan kembali mengadakan namun butuh waktu satu bulan karena barangnya dipesan di luar negeri,” jelasnya. Hanya saja, lanjut Politisi PAN itu, janji PT.Tanjung Semesta Raya itu tak kunjung ditepati. “ Sudah tiga bulan sejak pertemuan itu sampai sekarang barangnya belum diadakan. Oleh karena itu, kami minta instansi terkait dan pihak rekanan memberikan kepastian mengenai sisa pekerjaan itu. Jika tidak kami akan meminta Plt Bupati segera mengevaluasi kinerja Kadispora dan PT.Tanjung Semesta Raya,” tegasnya. (ado/ mpf)


TIDORE KEPULAUAN

RABU, 12 SEPTEMBER 2018

Malut Post

3

Art: Resayfa Rumra

600 Pedagang Bersiap Dipindahkan TIDORE – Sebanyak 600 pedagang akan di-relokasi dari Pasar Gosolaha Goto ke Pasat Rakyat berdekatan dengan Pasar Sarimalaha. Pegadang sebanyak itu terdiri dari pedagang sayur dan sambako dan rata-rata sudah memiliki nomor tempat. Ini diakui Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan, koperasi (Perindagkop) dan UKM Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Saiful A. Latif. Relokasi akan dilakukan setelah pasar selesai dibangun. Yang sudah harus ditempati hanya Pasar Los Sarimalaha yang dibangun sejak

2015 lalu. “Kita tunggu sampai dua pasar selesai dibangun dulu barulah kita tempatkan para pedagang di pasar-pasar ini,” katanya. Salah satu pasar selter yang berdekatan dengan Pasar Los Sarimalaha, yang baru selesai dibangun pada 2017, sampai saat ini belum ditempati, menurut Kepala Dinas Perindagkop, pasar tersebut lebih dikhususkan kepada pedagang kuliner. Sehingga sekarang ini masih dilakukan pendataan. “Kita rencana fungsikan pasar tersebut pada tahun ini,” tutupnya. (far/lex)

900 Kendaraan Dinas Tunggak Pajak Kejari Rencana Lakukan Penyelidikan Editor Peliput

: Irman Saleh : Fakhrudin Abdullah

TIDORE - Banyak kendaraan dinas, baik roda 4 dan roda 2 di Kota Tidore Kepulauan (Tikep), menunggak Pajak. Tunggakan pajak ini rata-rata di atas 1 tahun sampai 4 tahun, dan sampai sekarang belum diketahui kapan akan dilakukan pembayaran. “Belum lama ini kita sudah pertemuan dengan Sekretaris Kota Thamrin Fabanyo, dan beliau arahkan ke bagian aset. Sementara saat ini kita belum tahu kapan pajak itu akan dibayar tunggakan itu, kita berharap agar yang menggunakan kendaraan dinas itu

segera membayar pajak,” jelas Kepala Samsat Tikep, MH. Andili. Ia mengatakan, total jumlah kendaraan dinas yang menunggak pajak sebanyak 900. Namun pihaknya belum merincikan berapa jumlah kendaraan dinas roda dua dan roda 4. Meski begitu, ia mengaku total tunggakan dari 900 kendaraan dinas tersebut sebesar Rp 1,3 miliar. Saat ini Samsat Kota Tikep sudah bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Tikep, dengan tujuan agar pihak-pihak yang belum bayar tunggakan pajak itu bisa secepatnya melunasi tunggakan pajak tersebut. “Dalam kerja sama ini kita sudah pertemuan dengan Sekre-

taris Kota, dengan harapan agar para pegawai yang menggunakan kendaraan dinas bisa secepatnya membayar tunggakan kendaraan dinas yang digunakan,” ujarnya berharao. Dari total kurang lebih 900 kendaraan dinas tersebut, sudah termasuk di dalamnya adalah kendaraan dinas di instansi vertikal. Pegawai di instansi vertikal yang menggunakan kendaraan dinas mulai membayar pajak. Sementara itu pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Soasio mulai mencium ada yang tidak beres terkait tunggakan pajak kendaraan dinas ini. Kemungkinan masalah ini akan diusut Kejari. Bagi jaksa, pemerintah harusnya menjadi contoh untuk masyarakat dalam membayar pajak, bukan sebaliknya. (far/lex)

Pemkot Peringati Tahun Baru Islam

TAHUN BARU: Salah satu rangkaian kegiatan peringatan tahun baru islam.

TIDORE - Peringatan Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah, 2018 Masehi, Pemerintah Dearah Kota Tidore Kepulauan Kecamatan Tidore Utara bekerja sama dengan panitia PBHI Kecamatan Tidore Utara menggelar Pawai Taaruf dan dilanjutkan dengan zikir bersama di halaman kantor camat Tidore Utara. yang dihadiri Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan bersama Forkompimda Kota Tidore Kepulauan, Kepala LPMP, Ketua PBHI, Ustad H.M. Saleh Sakolah, siswa siswi dan masyarakat Kecamatan Tidore Utara, Selasa (11/9) pagi. Wakil Wali Kota Muhammad Sinen dalam sambutannya menyampaikan atas nama Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mengucapkan selamat memasuki Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah/2018 miladiyah kepada seluruh umat muslim di Kota Tidore Kepulauan. “ Mari  kita maknai momentum Tahun Baru Hijriah ini sebagai wahana memupuk persatuan dan persaudaraan menuju perubahan yang lebih baik di Kota Tidore Kepulauan.  Bergantinya  tahun baru maka sisa umur kita menjadi berkurang, jadi gunakanlah kesempatan yang ada itu dengan amalan-amalan atau aktivitas yang sesuai dengan norma-norma agama,” ajak Muhammad Sinen. Muhammad Sinen mengajak kepada semua pihak untuk selalu menjaga dan memperkuat kebersamaan antara sesama, dengan semangat itu, kita berjuang bersama-sama guna mewujudkan visi’ terwujudnya kemandirian Kota Tidore Kepulauan sebagai Kota Jasa Berbasis Argomarine’. Sementara dalam hikmah Tahun Baru Islam Ustaja Hj. Saida Bachmid, M.Pd mengatakan Tahun Baru Islam merupakan hari yang bersejarah bagi umat Islam di seluruh penjuru dunia. Peringatan Tahun Baru Islam 1440 Hijriah/2018 Miladiyah bukan sekadar mengenang parjalanan Rasulullah berpindah dari Makkah ke Madinah tetapi dapat meneladaninya dengan melakukan perubahan dalam prilaku, ibadah, semangat, persaudaraan dan etos kerja kearah yang lebih baik, dan memperbaiki diri ke jalan yang lebih baik lagi. Ketua panitia Salim Anwar S,Pd mengatakan tujuan dari kegiatan ini  adalah untuk meningkatkan persatuan serta rasa kebersamaan di semua elemen masyarakat. Masyarakat juga harus merasa bertanggung jawab untuk mendukung program pemerintah yang salah satunya adalah mewujudkan Kota Tidore kepulauan sebagai Kota santri. Kegiatan ini dilanjutkan dengan penyerahan hadiah lomba menghias bentor pada Pawai Taaruf tersebut dan yang mendapatkan juara satu (1) yaitu dari SDN 1 Maitara. (humas)


4

Malut Post

HALUT & HALSEL

RABU, 12 SEPTEMBER 2018

Kades Arumamang Diduga Tilep DD DPMD Siap Layangkan Panggilan Kedua Peliput : Samsir Hamajen Editor : Muhammad Nur Husen

SAMSIR HAMAJEN MALUT POST

PAWAI: Kesultanan Bacan saat menggelar ritual Popas Lipu (pawai keliling kampung) dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1 Muharram 1440 hijriah, kemarin.

Kesultanan Bacan Gelar Popas Lipu LABUHA – Kesultanan Bacan menggelar ritual adat Popas Lipu atau keliling kampung, Selasa (11/9). Kegiatan dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriyah itu diawali di Masjid Kesultanan Bacan Desa Amasing Kota Kecamatan Bacan. Rute yang dilalui, Masjid Kesultanan Bacan

menuju Benteng Barnavel, terminal Tomori, swering Tomori, kompleks Habibi Pelabuhan Lama, selanjutnya memasuki kawasan Labuha hingga ujung Desa Amasing Kota Barat melewati jalan Kali Inggoi dan berakhir di Masjid Kesultanan Bacan.”Kegiatan seperti ini sudah berlangsung turun temurun saat menyambut datangnya bulan

muharam,”kata Jogugu Kesultanan Bacan Empu Harmain Iskandar Alam. Karena itu, ritual Popas Lipu ini sebagai bentuk syukuran dan pemanjatan doa bersama untuk menjauhkan negeri dari bala bencana untuk menuju kemakmuran negeri yang barakah.(sam/ met)

Bupati Dianggap Keliru Bubarkan Humas

PEMBANGUNAN Program Multi Years Berjalan Nomal

RIDWAN ARIF MALUTPOST

PAWAI: Kegiatan pawai ta’aruf yang dilaksanakan umat muslim di Halmahera Utara, Selasa (11/9) kemarin.

FRANS Manery

TOBELO – Pembangunan ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Galela Utara dan Loloda Utara yang dikerjakan dengan sistem multi years (MY) progresnya sudah mencapai 10 persen. Hal ini disampaikan Bupati Frans Manery beberapa waktu lalu. Rata-rata jalan yang dikerjakan dari Desa Dokulamo – Salimuli - Ngajam dan Apulea pekerjaannya terus digenjot.”Karena itu, kami berharap kegiatan ini berjalan lancar tanpa hambatan sehingga ruas jalan ini secepatnya digunakan untuk memperlancar akses masyarakat,”harapnya. Diketahui, proyek ini dibagi dalam tiga segmen dan dikerjakan tiga perusahaan. Yakni PT Sinar Putra Pratama meliputi pembangunan ruas jalan Dokulamo - Salimuli - Ngajam (segmen I) dengan nilai penawaran Rp 138,688 miliar, Segmen II ruas Dokulamo - Salimuli - Ngajam meliputi (Desa Posi Posi - Ngajam) dikerjakan PT. Sinar Sama Sejati (SSS) dengan nilai penawaran  Rp 87,312 miliar, serta segmen III ruas jalan Ngajam - Apulea meliputi Desa Ngajam - Apulea yang dimenangkan PT Ikhlas Bangun Sarana dengan harga penawaran Rp 67,164 miliar. (rid/met)

LABUHA – Kepala desa (kades) Arumamang Kecamatan Kasiruta Barat Akmal Rejeb diduga menyalahgunakan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) 2017 – 2018. Dugaan ini mencuat karena sejumlah kegiatan yang dianggarkan dalam APBDes tidak dikerjakan. Diantaranya, hak kaur desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) selama 1,7 tahun 2017 dan 2018 tidak dibayar, kegiatan pemberdayaan masyarakat Rp 191,767 juta meliputi peningkatan kapasitas tenaga pendidik Paud, SD, SMP sebanyak 5 orang Rp 400 ribu per bulan, peningkatan kapasitas kader posyandu desa Rp 15 juta, bantuan kelompok nelayan/pengadaan jaring ikan lengkap 45 set Rp 74,250 juta, dan bantuan kelompok tani/pengadaan mesin parut kelapa 3 unit serta bibit kacang tanah 300 kilogram Rp 21 juta. ”Dari sejumlah program ini sudah dianggarkan tetapi tidak diberikan kepala desa,”keluh Baharia Sanang yang juga guru Paud di desa tersebut, Selasa (11/9). Hal yang sama juga disampaikan tokoh agama Jasman Ali. Menurutnya, DD Arumamang 2017 program untuk pemberdayaan masyarakat meliputi pengadaan jaring ikan 45 set yg akan dibagi dalam 3 RT, dan pengadaan kacang tanah 300 kilogram, hingga kini belum diserahkan. ” K a re n a i t u , Ke j a k s a a n Ne g eri (Kejari) Labuha diminta segera mengusut,”tegasnya. Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bustami Soleman yang dikonfirmasi mengaku pihaknya sudah memberikan catatan kepada kades untuk membayar hak kaur dan BPD. ”Kalau belum dibayar, kami akan menyurat kembali untuk menghadap dalam waktu dekat,”ujarnya. (sam/met)

Umat Muslim Halut Peringati Tahun Baru Islam TOBELO – Ratusan umat muslim Kota Tobelo Halmahera Utara (Halut) menggelar pawai ta’aruf memperingati tahun baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah, Selasa (11/9). Kegiatan yang dipusatkan di halaman Masjid Jammi Kampung Cina Kecamatan Tobelo ini diikuti pelajar tingkat SD, SMP, SMA sederajat dan organisasi Islam. Kegiatan yang dilaksanakan

Muslimat NU, Aisiyah, Wanita Islam Alkhairaat, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), dan Ikatan Pengusaha Muslimat Indonesia (IPMI) ini bertujuan mempererat persaudaraan serta menumbuhkembangkan rasa persatuan dan kesatuan.”Harapan kami, tahun baru ini bisa dijadikan momentum untuk mengenang sejarah peradaban Islam,”kata Asisten III Setdakab Halut Su-

bakri Salim. Selain itu, bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi dan introspeksi diri baik fisik maupun rohani terhadap segala aktivitas kehidupan.”Semoga pawai ta’aruf ini mendapat keberkahan dan hikmah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta membangun kehidupan yang baik dalam upaya mempererat jalinan persaudaraan,”harapnya. (rid/ met)

TOBELO – Bupati Halmahera Utara (Halut) Frans Manery dianggap menabrak peraturan daerah (perda) tentang pembentukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ini kaitannya dengan kebijakan penghapusan OPD Bagian Humas dan Protokol dan digabungJANLIS Kitong kan dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). ”Pembentukan Bagian Humas dan Protokol itu melalui perda. Makanya, saat dihapus pun harus melalui perda. Bukan peraturan bupati,”tandas Ketua Komisi II DPRD Janlis Kitong kepada Malut Post, Selasa (11/9). Karena tak dilalui, makanya bupati diminta mengoreksi kembali peraturan tentang penghapusan Bagian Humas dan Protokol tersebut. (rid/met)

Bahrain Resmikan Penerbangan Wings Air LABUHA – Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Bahrain Kasuba meresmikan penerbangan perdana Maskapai Wings Air di Bandar Udara Usman Sadik, Senin (10/9). Dalam sambutannya, orang nomor satu di Pemkab Halsel ini mengaku bangga karena Halsel mendapatkan frekuensi penerbangan perdana Wings rute Labuha. Bupati mengharapkan kedepan pesawat Lion Air ukuran besar bisa mendarat di bumi Saruma Halsel melalui Bandara Usman

Sadik.”Memang kami menyadari masih kurangnya perluasan bandara kurang lebih 800 meter. Ini belum terpenuhi, tetapi sudah ada jalan menuju ke sana. Semoga pihak wings air bisa menindaklanjuti,”ungkapnya. Sementara manager PT Wings Air Irwanto mengapresiasi pemkab dan masyarakat yang sudah mendukung sehingga maskapai tersebut masih eksis melayani rute Labuha.”Semoga beroperasinya maskapai ini bisa menarik wisatawan untuk berkunjung ke Halbar,”ucapnya. (sam/met)

PERESMIAN: Pose barsama Bupati Bahrain Kasuba bersama pihak Wings Air usai meresmikan penerbangan perdana Labuha Ambon, Selasa (11/9) kemarin. SAMSIR HAMAJEN MALUT POST


HALMAHERA BARAT

SELASA, 12 SEPTEMBER 2018

Malut Post

5

Jembatan Lako Akelamo Dikeluhkan JAILOLO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar) diminta segera memperbaiki jembatan Desa Lako Akelamo Kecamatan Sahu. Ini karena jembatan yang setiap saat dilintasi warga itu nyaris roboh akibat banjir beberapa bulan lalu. ”Pemkab sudah harus mencari solusi agar jembatan ini segera diperbaiki, karena bagian tengah jembatan sudah retak dan hampir roboh,”keluh

NYARIS AMBRUK : Jembatan Lako Akelamo Kecamatan Sahu yang membahayakan pengendara.

Irwan salah satu warga Lako Akelamo kepada Malut Post, Selasa (11/9). Irwan mengatakan jembatan tersebut bisa dilewati dengan cara berjalan kaki. Tetapi harus berhati-hati karena ditakutkan kerusakannya makin parah. Karena itu, pemkab sudah harus mengambil langkah untuk memperbaiki.”Kalau tidak, jembatan tersebut bisa ambruk ketika terjadi banjir,”ungkapnya. (din/met)

KPU Diminta Tindaklanjuti Putusan Bawaslu Bentuk Tanggung Jawab Penyelenggara Pemilu Editor : Muhammad Nur Husen Peliput : Samsudin Chalil JAILOLO – Sekretaris DPD II Partai Golkar Halmahera Barat (Halbar) Robinson Missy meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera menindaklanjuti putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI terkait diakomodirnya bakal calon legislatif (bacaleg) 2019 versi Samad Moid.”Tak ada alasan untuk tidak dilakukan karena sengketa Partai Golkar Halbar bukan soal kepengurusan, melainkan sengketa kepemimpinan sehingga dengan putusan ini otomatis daftar bacaleg kubu Zakir berpindah ke daftar bacaleg kubu Samad,”ungkapnya kepada Malut Post, Selasa (11/9). Menurutnya, sebelum ada keputusan DPP, bacaleg yang diusulkan kubu Zakir tetap terpenuhi. Tetapi setelah DPP memutuskan kepengurusan DPD Golkar versi Zakir tidak sah, maka kepengurusan tetap masuk dalam daftar caleg yang diusung Samad.”Kami berharap KPU tetap konsisten pada aturan yang berlaku,”tegas mantan anggota DPRD Provinsi Malut ini.(din/met)

PAWAI : Peserta pawai ta’aruf peringatan 1 Muharam 1440 Hijriah di lokasi Festifal Teluk Jailolo , kemarin.

Pemkab dan PHBI Peringati 1 Muharram JAILOLO – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar)

memperingati tahun baru Islam 1 Muharram 1440 hijriah, Selasa (11/9). Kegiatan yang dilaksanakan, yakni zikir bersama

di Sigi Lamo Jailolo serta pawai ta’aruf yang diikuti ratusan umat Islam se Halbar. Pawai yang dilepas Wakil Bupati Ahmad Zakir Mando didampingi Kapolres AKBP Deny Heryanto dan Ketua MUI Mujain Patty ini dimulai dari lapangan Sasadu Lamo Desa Acango Kecamatan Jailolo dan finis di lokasi Festival Teluk Jailolo (FTJ).

Ketua MUI dalam sambutannya mengajak seluruh umat Islam di Halmahera Barat agar menjadikan momentum tahun baru ini untuk mengevaluasi diri tentang perjalanan kehidupan selama satu tahun.”Semoga ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah insaniyah lebih ditingkatkan,”harapnya. (din/met)

Bupati Hibahkan Lima Unit Laptop ke SPN BANTUAN : Bupati Danny saat menyerahkan bantuan laptop yang diterima Kapolda Brigjen Pol. M. Nauval Yahya di SPN Sofifi.

JAILOLO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar) menghibahkan 5 unit laptop kepada Sekolah Polisi Negara (SPN) Sofifi, Senin (11/9). Bantuan yang diserahkan Bupati Danny Missy kepada Kapolda Brigjen Pol M Nauval Yahya di SPN Sofifi itu tujuannya untuk menunjang kinerja SPN.”Bantuan ini tak seberapa. Mudah-mudahan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendukung kinerja SPN,”harap bupati. Selain hibah laptop, orang no-

mor satu di Pemkab Halbar ini juga melakukan pertemuan dengan BRI dan Bank Indonesia (BI) Malut. Pertemuan ini untuk menindaklanjuti kerja sama pemkab dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf ) RI di Jakarta beberapa waktu lalu untuk menunjang produk potensi di Halbar. Sementara pertemuan dengan BI membahas rumah pembibitan unggul serta membicarakan solusi untuk memajukan UKM di Halbar. (din/met)


6

Malut Post

MOROTAI & SULA

RABU, 12 SEPTEMBER 2018

BAWASLU Bawaslu Ingatkan Bacaleg DARUBA- Bawaslu Kabupaten Pulau Morotai meminta seluruh bakal calon anggota (bacaleg) DPRD, melengkapi syarat dan ketentuan yang telah diatur. “Segera masukan berkas yang kurang,” desak Koordiator Divisi Pengawasan Bawaslu Morotai, Murjad Hi Untung Senin (10/9). Dia menjelaskan, persyaratan untuk maju sebagai caleg sudah diatur dalam PKPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. “Dalam aturan yang disebut sudah tertulis jelas jika caleg tidak penuhi syarat yang telah ditetapkan, maka KPU harus mengambil langkah tegas dengan mencoret nama tersebut,” tegasnya. Dia juga meminta KPU Morotai menaati jadwal tahapan yang telah diatur dalam PKPU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan PKPU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggara Pemilihan Umum Tahun 2019. “Tanggal 4 hingga 10 September jadwal pengajuan pengganti bakal calon, 11 hingga 13 September jadwal verifikasi daftar calon sementara, 14 sampai 20 jadwal penyusunan dan penetapan daftar calon tetap, dan 21 sampai 23 September jadwal pengumuman. Jadi kami meminta KPU ikuti jadwal yang telah ditetapkan, “ pintanya. (tr-02/onk).

SERTIJAB Kapolres Pimpin Sertijab SANANA - Jabatan Wakapolres Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) resmi berganti dari Kompol Syamsul Alam kepada Kompol Toni Kasmiri. Serah terima jabatan (sertijab) berlangsung di Mapolres Kepsul, Senin (10/9). Selain sertijab wakapolres, juga dilakukan pergeseran posisi perwira, yakni Kasat Reskrim AKP Herry Suhendar bertukar posisi dengan Iptu Paulri Yustiam yang sebelumnya menjabat Kasat Serse Narkoba Polres Ternate, Kasat Intelkam Polres Kepsul AKP Hendri digeser ke Polres Halmahera Barat dengab jabatan yang sama. Ia diganti oleh Ipda Samsul B Rosonging yang sebelumnya menjabat sebagai Pamin I Siyanmin Dit Intelkam Polda Malut. Kemudian Kabag Ops Polres Kepsul AKP Sinar Syamsul diganti AKP Arifin La Ode. Sinar dimutasi ke Polda dengan jabatan Kasubbag Renmin Dit Shabara Polda Malut. Dalam sambutannya, Kapolres AKBP Jan W.I Makatita mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama yang telah melaksanakan tugas, dan mengucapkan selamat datang kepada pejabat baru. ”Semoga kedepaan dapat memberikan kontribusi bagi institusi Polri serta memberikan perlindungan, pelayanan, pengayoman serta menjadi panutan bagi masyarakat,” harapnya. (ikh/onk).

IMUNISASI Imunisasi MR Capai 53,83 Persen DARUBA - Vaksinasi measles rubella (MR) di Pulau Morotai mencapai 53,83 persen. Bahkan data dari puskesmas di tiga kecamatan, prosesnya sudah selesai. Kepala Surveylance Dinas Kesehatan Morotai Ismul Pinang mengatakan, persentasenya untuk wilayah kerja Puskesmas Daruba mencapai 43 persen dan Puskesmas Sangowo 72,1 persen. “Dari 3.269 sasaran anak usia sekolah yang belum diimunisasikan, di Daruba 2.677 dan Sangowo 592 sasaran,” katanya. Proses imunisasi MR terkendala di beberapa sekolah di Morotai Selatan dan Morotai Timur, karena ditolak sekolah. “Meksipun demikian kita pasang target harus capai 100 persen pada 30 September mendatang,” tuturnya. (tr-02/onk).

MASLAN AJID MALUT POST

RUSAK PARAH: Mobil truk dan minibus yang terlibat tabrakan kemarin.

Mobil Tim KKP Ditabrak Truk Libatkan Tiga Mobil, Tidak Ada Korban Jiwa Peliput : Maslan Ajid Editor : Bukhari Kamaruddin DARUBA - Kecelakaan lalulintas (lakalantas) yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di jalan trans Daruba - Bere Bere, tepatnya di Desa Momojiu Kecamatan Morotai Selatan (Morsel), Selasa (11/9).

Insiden ini melibatkan dua dump truck milik PT Laborosko, dan Daihatsu Terios DB 1691 LP, yang membawa rombongan tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Informasi yang dihimpun Malut Post, kejadian berawal saat truk yang dikendarai Fasri Budiman datang dengan kecepatan tinggi dari Desa Daeo menuju ke Desa Daruba dengan memuat aspal. Truk tersebut menabrak truk rekannya sendiri saat parkir. Akibatnya mobil milik tim DKP yang juga sedang parkir, ikut tertabrak. Ketiga mobil mengalami kerusakan. Untung tidak ada korban jiwa.

Gelar Upacara Bendera di Dalam Laut DARUBA - Menyemarakan HUT TNI AL ke 73, Mako Lanal Morotai menggelar upacara pengibaran bendera merah putih di dalam laut, Selasa (11/9). Kegiatan yang dipimpin Danlanal Letkol Laut (P) Kariady Bangun, juga melibatkan Diving Clubs Morotai. Kegiatan ini berlangsung di perairan di Pulau Metita. Tercatat ada 16 penyelam yang mengikuti kegiatan ini. Menurut Letkol Kariady Bangun mengatakan, sebelumnya pada Senin 910/9) lalu mereka menggelar kegiatan bakti sosial. “Upacara tersebut memiliki arti yang sangat penting bagi TNI Angkatan Laut. Oleh karena itu, sebagai generasi penerus, patriotisme

HUMAS TNI AL MOROTAI

UPACARA: Suasana upacara di bawah laut kemarin.

keikhlasan dan pengorbanan para pejuang dan pendiri ang-

katan laut harus diteruskan,” harapnya. (tr-02/onk).

Kepada Malut Post, sopir mobil tim KKP Faisal Lelean mengatakan, saat itu dia membawa tim untuk melihat koperasi nelayan di Desa Daoe dan Sangowo. Dalam perjalanan, anggota tim meminta mobil berhenti karena mereka ingin melihat penjual ikan di Desa Momojiu. “Mobil kosong saat kejadian, karena saya juga ikut turun,” katanya. Tiba-tiba dia mendengar bunyi tabrakan, dan kaget karena insiden ini juga menimpa mobil yang dikendarainya. “Untung tidak ada korban,” ujar Faisal. (tr-02/onk).

Umar Pj. Sekkab Kepsul SANANA - Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Hendrata Thes, melantik Pj Sekkab Umar Umabaihi. Acara pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung Senin (10/9) di kantor Bupati Kepsul. Umat sebelumnya sudah diangkat menjadi Plh sekkab menggantikan Safrin Gailea yang mengundurkan diri karena maju dalam pileg 2019. Dalam sambutannya, mengatakan dengan pelantikan ini maka proses pembahasan KUA-PPAS 2019 di DPRD sudah bisa berjalan. Dia berharap Umar bisa menjalankan tugasnya dengan baik demi pembangunan Kepsul. ”Saya berharap sekkab yang baru dapat bekerja sama dalam mewujudkan program kerja pemerintah daerah, ” harap Hendrata. Hadir dalam pelantikan tersebut Ketua DPRD Kepsul Ismail Kharie. Namun tidak terlihat Wabup Zulfahri Abdullah Duwila. (ikh/onk).

Rakorwil DJPb Malut Sukses DARUBA - Pelaksanaan rapat koordinasi wilayah (rakorwil) yang digagas Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Maluku Utara (Malut), berlangsung di Daruba 7 - 9 September. Kegiatan ini mengusung tema, Kerja Bersama Membangun Maluku Utara. Kepala Kanwil DJPb Malut Edward Nainggolan, dalam sambutannya mengajak jajarannya untuk terus bersinergi dan all out mengawal program pemerintah pusat di Maluku Utara. “Sesuai dengan tema rakorwil, program-program pemerintah jangan hanya jadi jargon, kita harus bersama-sama melaksanakan dengan baik agar seluruh masyarakat di Maluku Utara dapat merasakannya,” ujar Edward. Rakorwil diikuti oleh pejabat dan pegawai Kanwil DJPb Malut, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Ternate dan KPPN Tobelo, yang membahas permasalahan terkait Penyaluran DAK Fisik, Dana Desa, Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pembiayaan Ultra Mikro (UMi)> juga dibicarakan

KOMPAK: Foto bersama usai pelaksaan rakorwil.

TIM HUMAS DJPB MALUT

Implementasi Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) serta penerapan standar ISO 9001:2015 pada KPPN Ternate dan KPPN Tobelo; dan Peningkatan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran di Maluku Utara. Kepala KPPN Tobelo, M. Palid Siregar, menyatakan kesiapan dan kesanggupan untuk mengoptimalkan upaya koordinasi dengan pemkab, dalam rangka penyaluran DAK Fisik dan Dana

Desa serta meningkatkan realisasi penyaluran KUR dan UMi. Kepala KPPN Ternate, M. Izma Nur Choironi, menjelaskan khususnya KPPN Ternate telah melakukan serangkaian pembenahan layanan dalam rangka WBK/WBBM. KPPN secara formal, dan telah memenuhi persyaratan dari Kemenpan RB sebagai instansi/satuan kerja yang menerapkan WBK/WBBM. Selanjutnya, pada awal Oktober ini akan dilakukan survei ke KPPN Ternate oleh institusi yang ditunjuk Ke-

menpan RB. Terkait dengan kualitas pelaksanaan APBN di Malut, Kabid Pembinaan Pelaksanaan Anggaran I DJPb Malut, Eko Kusdaryanto, menyampaikan bahwa mereka akan mengupayakan peningkatan kualitas pelaksanaan APBN di Malut dengan meningkatkan capaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA). Kanwil DJPb Malut akan mengambil langkahlangkah yang strategis, terukur dan inovatif. (onk).


RABU, 12 SEPTEMBER 2018

POLMAS

Malut Post

7

Art: Resayfa Rumra

ANGGARAN Dikbud Malut Diminta Siapkan Action Plan

16 Pejabat Masuk Masa Pensiun Pergantian Dimulai dari Karo Kesra Editor : Jufri Duwila Peliput : Rusdi Abdurahman

BERI MASUKAN: Kepala Kanwil DJPb Malut Edward Nainggolan (kanan) saat memberikan masukan dalam rapat koordinasi terkait keterlambatan dana BOS, Senin (9/9) lalu.

TERNATE- Terkait belum disalurkannya dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) triwulan III 2018 dan masih terjadinya keterlambatan pencairan dana BOS ke sekolah-sekolah, mendapat perhatian khusus sejumlah instnasi terkait. Senin (10/09) lalu, dilakukan diskusi di Kanwil DJPb Maluku Utara (Malut) untuk mencari akar permasalahan dan solusi yang dapat dilakukan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan BPKP Malut Indra Khaira Jaya, Kepala BPKPAD Malut Ahmad Purbaja, Bendahara BOS Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Malut Fitriah Bian, Kepala SMAN 1 Kota Ternate Ramli Kamaluddin, dan Tim BOS SMKN1 Kota Ternate Iswan Sangadji. “Dana BOS harus cair tepat waktu dan tepat jumlah, karena Dana BOS menjadi darah bagi sekolah dalam menjalankan kegiatan operasional sekolah,” kata Kepala Kanwil DJPb Malut Edward Nainggolan. Edward juga menyampaikan keprihatinannya terhadap keterlambatan penyaluran dana BOS di Malut yang mengakibatkan pihak sekolah harus mencari pinjaman ke koperasi dan berhutang ke berbagai tempat dalam memenuhi belanja operasional sekolah. Edward ingin dana BOS dapat disalurkan secara tepat waktu sehingga sekolah tidak perlu kesulitan dalam memenuhi biaya operasionalnya yang berdampak pada mutu pendidikan di Malut. Hal tersebut diamini oleh Kepala SMAN1 Kota Ternate, Ramli Kamaluddin. Menurutnya, keterlambatan penyaluran dana BOS sangat menyulitkan pihak sekolah dalam memenuhi kebutuhan operasional sehingga sekolah harus berhutang kepada pihak ketiga, bahkan pada sekolah di kabupaten mencari pinjaman yang disertai bunga. Kepala Perwakilan BPKP Malut, Indra Khaira Jaya dalam kesempatan tersebut menyampaikan, perlunya dilakukan mitigasi risiko untuk mencegah permasalahan yang selalu berulang, dan agar dibentuk forum komunikasi yang berkelanjutan untuk membahas dan menyelesaikan permasalahan terkait dana BOS. “Pemerintah Provinsi tidak boleh membiarkan permasalahan keterlambatan penyaluran Dana BOS berlarut-larut, dan harus menemukan simpul-simpul permasalahannya. BPKP dan Kanwil DJPb Provinsi Malut bersedia membantu penyelesaian masalah keterlambatan penyaluran dana BOS di Malut,” ujarnya. Sementara Kepala BPKPAD Malut Ahmad Purbaja mengaku permasalahan penyaluran dana BOS, khususnya dana BOS untuk SMAN/SMKN dimulai tahun 2017, dimana SMAN/SMKN menjadi kewenangan provinsi. Oleh karena itu mekanisme pencairan Dana BOS dari semula mekanisme hibah berubah menjadi belanja langsung. Oleh karena itu, dana BOS dapat dicairkan apabila seluruh SMA sudah menyampaikan pertanggungjawabannya (LPJ). “Satu sekolah terlambat maka dana BOS tidak dapat dicairkan,” tuturnya. Bendahara dana BOS Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara, Fitriah Bian menginformasikan bahwa keterlambatan penyaluran dana BOS di Malut memang disebabkan oleh keterlambatan sekolah dalam menyampaikan LPJ penggunaan dana BOS. Di akhir rapat koordinasi, Edward meminta Dikbud Malut agar menyusun action plan penyelesaian keterlambatan penyampaian LPJ oleh sekolah, dan akan dibahas lebih lanjut dengan Kanwil DJPb dan BPKP. “Diharapkan action plan tersebut menjadi solusi yang permanen untuk mengatasi keterlambatan penyaluran Dana BOS di Maluku Utara untuk SMA/SMK,” jelasnya. Alokasi dana BOS di Malut sebesar Rp281,14 miliar dan baru disalurkan sebesar Rp165,98 miliar untuk triwulan I dan Triwulan II. (mg-02/jfr)

SOFIFI- Gubernur Provinsi Maluku Utara (Malut) Abdul Ghani Kasuba (AGK) terus melakukan perombakan struktur organisasi di iternal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Malut. Salah satunya Biro Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Malut. Biro yang sebelumnya dijabat Ibrahim Wasaraka, kini dinahkodai Dihir Bajo yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian (Kabag) Agama di internal Biro Kesra. Dihir ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Karo Kesra. Ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Malut Idrus Assagaf, kepada Malut Post, Selasa (11/9). Pergantian itu resmi berjalan sejak Senin (10/9) setelah Gubernur menandatangani SK Plt Dihir Bajo. Idrus mengaku, Ibrahim diganti karena telah masuk masa pansiun.

IDRUS Assagaf

Selanjutnya, untuk mendefinitifkan jabatan Biro Kesra, akan dilakukan lelang jabatan pada gelombang berikut. “Tapi jika pejabat yang ikut lelang pada 9 jabatan yang sementara berjalan saat ini, yang dua di antaranya jabatan biro, nilainya sama dalam seleksi, bisa diakomudir untuk masuk ke Biro Kesra,” jelasnya. Selain Karo Kesra, sejumlah dinas juga akan kehilangan pucuk karena memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) dan Pengajuan Masa Persia-

pan Pensiun (MPP). Pejabat yang masuk dalam daftar pertimbangan pejabat BUP dan MPP di internal Pemprov saat ini mencapai 16 orang dan 7 di antarannya pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atau pejabat struktural eselon II. Untu pejabat eselon II yang telah masuk daftar BUP adalah Asisten Administrasi, Umum Haerudin Djufri, Kepala Dinas Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Adam Karim, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Adham Alim, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Mochtar Umamit, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Karim Dano Soleman dan Kepala Biro kesejahteraan Rakyat, Ibrahim Wasaraka. Sementara yang masuk daftar MPP adalah Kepala Biro Perekonomian, Muchlis Samiun dan Plt Kepala dinas Perhubungan, Ismail Syahbudin. Sementara untuk eselon III dan IV yang masuk dalam daftar BUP, yakni Kepala Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Yusuf Hamisis , Kepala Bidang

Pengelolaan Arsip, Halima Abdul Kadir, Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, Syahbudin Gamtohe , Kepala Seksi Bina Aparatur Pencatatan Sipil, Lutfi Rauf, Kepala Sub Bidang Kepangkatan dan Pensiun dan Mohd, Farida Maradjabesy. SelanjutnyaKepala Kesatuan Pemngelolaan Hutan Kepulauan Sula Arfan Umasangadji. “Sementara yang masuk MPP adalah Saleh Hamdjah, Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan dan Mahfud Lating jabatan kepala Bidang Pengembangan Perdagangan telah mengundurkan diri,” terang Idrus. Dikatakan, pejabat eselon III dan IV masih bekerja dengan dasar perpanjangan pensiun, sehingga ketika diganti secara otomatis pensiun, karena rata-rata kelahiran di tahun 1959 dan 1960, termasuk Karo Kesra. Idrus menjelaskan, batas usia pensiun eselon I dan eselon II adalah 60 tahun tanpa melalui mekanisme perpanjangan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian. Untuk eselon III ke bawah dan fungsional umum adalah 58 tahun, pensiun BUP dapat diusulkan paling cepat 1 tahun sebelum TMT pensiun, Pensiun Dini minimal usia 50 tahun dan masa kerja minimal 20 tahun, pensiun karena alasan kesehatan, dan Pensiun karena meninggal dunia/tewas. “Mengenai batas usia pensiun dapat dilihat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 45 tahun 2015 tentang Program Jaminan Pensiun, terutama pada pasal 15 menyebutkan batas usia pensiun 56 tahun,”pungkasnya.(udy/jfr)

RAKERNIS : Suasana Rapat Kerja Teknis (Rakernis) yang dilaksanakan Bawaslu Malut, di Grand Dafam Hotel, Selasa (11/9).

Rakernis Penyelesaian Sengketa Pemilu 2019 TERNATE - Menghadapi pemilihan legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilres) tahgun 2019, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku Utara (Malut) menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu Tahun 2019.

Kegiatan yang melibatkan sekitar 55 peserta, baik anggota dan kepala sekretariat Bawaslu 10 Kabupaten/ Kota itu berlansung selama dua hari, yakni Selasa (11/9) sampai Rabu (12/9), di Grand Dafam Hotel. Ketua Bawaslu Malut Muksin Amrin dalam sambutannya men-

gatakan, selain persiapan menghadapi Pileg dan Pilpres 2019, juga untuk pembobotan kapasitas dari 30 anggota Bawaslu Kabupaten Kota. “Fokusnya terkait persiapan penetapan Daftar Calon Tetap (DCT). Ada potensi yang akan muncul (sengketa) pasca penetapan nanti,” katanya.

KPU Surati Parpol, Bawaslu Menunggu Putusan MA TERNATE - Polemik larangan calon legeslatif (Caleg) mantan napi korupsi belum temui titik terang. Sembari menunggu putusan Mahkamah Agung (MA), Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) pun masih mempertahankan putusannya berdasarkan regulasi masing-masing. KPU bahkan telah mengeluarkan surat edaran kepada 16 partai politik (parpol) untuk segera

mencoret bakal caleg yang menyandang status mantan napi korupsi, kejahatan seksual terhadap anak dan bandar narkoba, Senin (10/9). Surat edaran dengan Nomor 1040/PL.01.4-SD/06/KPU/ IX/2018 itu ditanda tangan lansung oleh Ketua KPU RI Arief Budiman. Dalam edaran tersebut, pada poin ke 4, KPU meminta secara tegas agar parpol yang mengusulkan Caleg berstatus mantan napi korupsi,

Kegiatan ini sendiri dihadiri anggota Bawaslu RI yang juga Koordinator Divisi (Kordiv) Penyelesaian Sengketa, Rahmat Bagja. Rahmat juga memberikan arahan kepada anggota Bawaslu Kabupaten/Kota yang telah dilantik beberapa waktu lalu. (tr-01/pn/jfr)

kejahatan seksual terhadap anak dan bandar narkoba dicoret dan digantikan dengan yang lain dalam masa pergantian Daftar Calon Sementara (DCS) pada 4 sampai 10 Sempember. Desak KPU ini didasarkan pada pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 tentang seleksi Caleg DPR RI. DPDR Provinsin dan Kabupaten Kota bagi partai politik secara demokratis terbuka sesuai dengan AD/ART dan atau peraturan internal masing-masing partai serta tidak menyertakan mantan napi korupsi, kejahatan seksual terhadap anak dan bandar narkoba. Pasal 11 ayat 1 huruf d mengatur tentang syarat pencalonan yang wajib diserahkan pada saat pengajuan bakal calon yakni pakta integritas partai yang menyatakan bahwa yang bersangkutan akan dibatalkan sebagai calon jika berstatus mantan napi korupsi, kejahatan seksual terhadap anak dan bandar narkoba. Surat edaran KPU ini, jelas berseberangan dengan putusan sidang ajudikasi Bawaslu yang justru mengakomudir caleg mantan napi korupsi beberapa waktu lalu. Menanggapi hal tersebut, Koordinator Divisi (Kordiv) Penyelesaian Sengketa Bawaslu RI Rahmat Bagja mengatakan, Bawaslu secara kelembagaan tetap pada prinsip putusan tersebut. Menurutnya, Bawaslu, berdasarkan ketentuan telah merekomendasikan ke KPU untuk menindaklanjuti putusan. “Itulah dia masalahnya. Karena menurut Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 semua sudah kita tindaklanjuti sampai pada putusan. Tindak lanjut kami sudah sampaikan ke KPU untuk melaksanakan putusan tersebut. Tapi, sampai sekarang tidak ada tindak lanjut dari KPU. KPU minta tunda pelaksanaannya. Tapi kami tetap meminta untuk putusan kami dilaksanakan,” kata Rahmat ditemui usai memeberi pembekalan pada Bawaslu Kabupaten kota di Grand Dafam hotel kemarin (11/9). Meski begitu, lanjut Rahmat, Bawaslu tetap menunggu putusan MA. Dia optimis apa pun putusan MA nanti adalah solusi dari persoalan tersebut. “Saat ini kami tetap menunggu keputusan Mahkamah Agung. Apa pun yang diputuskan, kami percaya itu terbaik bagi permasalahan ini ke depan,” ucapnya. (tr-01/jfr)


8

SAMBUNGAN ETALASE Malut Post

...CPNS Samb Hal. 1

Rapat tersebut bertujuan menyamakan persepsi persepsi tentang kesiapan pelaksanaan tes. Rapat itu sendiri dihadiri semua daerah, kecuali Halmahera Timur dan Kota Tidore Kepulauan. Dalam rapat tersebut diputuskan sejumlah hal. Diantaranya menambah persyaratan khusus berupa KTP pelamar. “Jadi harus KTP Maluku Utara, dengan pertimbangan mengutamakan putra daerah,” ungkap Kepala BKD Malut, Idrus Assagaf kepada Malut Post kemarin (11/9). Meski begitu, Idrus mengakui syarat ini masih bersifat tentatif. Pasalnya, sebagian warga Malut ada yang menjalani studi di luar daerah dan terpaksa ber-KTP luar pula. “Sehingga syarat ini belum final,” katanya. Selain soal KTP, rapat juga memutuskan mengajukan keringanan persyaratan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pelamar. Saat ini, Kemenpan menetapkan IPK 2,75 sebagai standar minimal. BKD menilai, batas minimal tersebut terlalu tinggi dan akan sulit dicapai warga Malut. “Jadi disepakati untuk dimintai turun 2,5. Ini karena sebelumnya banyak putra daerah yang tidak bisa mengikuti seleksi karena syarat IPK terlalu tinggi,” aku Idrus. Dua permintaan terkait persyaratan tersebut akan dikonsultasikan dengan Kemenpan. “Jadi masih bersifat sementara. Nanti konsultasi lagi ke Kemenpan, sebab syarat yang ditambah tidak bisa menggugurkan syarat wajib yang ditetapkan Kemenpan,” terang mantan Penjabat Wali Kota Ternate itu. Jumlah formasi masing-masing daerah juga menjadi bahasan dalam pertemuan Senin itu. Pasalnya, formasi masing-masing kabupaten/kota diserahkan langsung Kemenpan tanpa melalui BKD provinsi. “Selain itu, juga bisa mengetahui kesiapan masing-masing kabupaten/kota tentang kesiapan infrastruktur penggunaan tes,” sambung Idrus. Malut sendiri mendapat jatah empat lokasi pelaksanaan tes dari Badan Kepegawaian Negara. Yakni di Halmahera Utara, Kepulauan Sula, Kota Ternate, dan Halmahera Selatan. Di empat titik ini BKN sendiri yang akan menyiapkan infrastruktur untuk keperluan tes. Sedianya, daerah yang tak mendapat jatah bisa bergabung dengan daerah terdekatnya. “Namun semua daerah, minus Halmahera Barat, menyatakan

...BAWASLU Samb Hal. 1 Putusan tersebut paling lambat dilaksanakan tiga hari kerja sejak diterbitkan. Ketua Golkar Halbar Samad Moid menyambut gembira putusan Bawaslu tersebut. Sebelumnya, Samad dan Sekretaris Golkar Robinson Missi mengajukan gugatan ke Bawaslu RI lantaran Bawaslu Halbar juga menolak permohonan mereka. Salah satu poin permohonan tersebut adalah agar bacaleg Golkar di daerah pemilihan I dan III diakomodir. “Saya tidak punya apa apa, tapi perjuangan yang ikhlas, maka Allah SWT memberikan putusan yang adil melalui tangan Bawaslu RI,” ungkap Samad ketika ditemui

RABU, 12 SEPTEMBER 2018

akan melaksanakan seleksi secara mandiri. Sebab daerah siap mengeluarkan biaya untuk pengadaan infrastruktur. Untuk Halbar nanti akan bergabung dengan Provinsi, pelaksanaannya dalam satu titik,” jabar Idrus. Daerah yang ingin melaksanakan tes mandiri, di luar empat jatah dari pusat, harus berkoordinasi dengan BKN. Sebab nantinya BKN harus menyediakan tenaga pengawas serta operator lokal. Menghadapi kesiapan pendaftaran 19 September mendatang, kabupaten/kota juga harus menyediakan tenaga admin. Karena itu, Selasa (11/9) kemarin para tenaga admin menuju BKN Regional Manado mengikuti bimbingan teknik (bimtek) sekaligus mendapatkan password. “Jadi masing-masing membawa admin yang ditetapkan kabupaten/kota. Kalau sudah ada tinggal mengikuti Bimtek saja di Manado,” pungkas Idrus. Paling Banyak Sementara itu, Pulau Taliabu mendapat jatah kuota CPNS terbanyak di Malut, yakni sebanyak 450 formasi. Kuota ini bahkan lebih tinggi dari jatah Pemerintah Provinsi yang hanya 378 formasi. Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Taliabu, Salim Ganiru menuturkan, Pemda Taliabu sebelumnya mengusulkan kuota sebanyak 721 CPNS ke Kemenpan. Hanya saja usulan tersebut dipangkas hingga tersisa 450 orang. ”Ini sudah sesuai dengan perhitungan dan kebutuhan kita di Pulau Taliabu,” kata Salim kemarin (11/9). Dia menjelaskan, 450 kuota tersebut terdiri dari tenaga guru sebanyak 296 orang, tenaga medis 113 orang, dan sisanya tenaga teknis sebanyak 41 orang. Tenaga teknis yang dibutuhkan berasal dari sarjana arsitek, teknik sipil, ekonomi pembangunan, teknik lingkungan, manajemen hukum, komputer, pertanian, informatika hingga pariwisata. “Untuk guru dan kesehatan sendiri hampir terdapat kekurangan di semua sekolah maupun puskesmas. Jadi untuk tenaga kesehatan akan ditempatkan di sejumlah puskesmas dan RSUD Taliabu,” ungkap Salim. Sedangkan di Kota Tidore Kepulauan, terdapat jatah 12 formasi khusus yang terdiri atas honorer K2 dan lulusan cumlaude. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya manusia (BKPSDM) Kota Tikep Sura Husain mengemukakan, saat ini honorer K2 Kota Tikep yang tercatat di BKN sebanyak 164 orang. “Namun setelah diverifikasi, yang memenuhi syarat

untuk seleksi CPNS 2018 hanya 13 orang yang berasal dari kalangan guru,” tuturnya. Passing Grade Pendaftaran tes CPNS sendiri resmi dibuka secara daring pada 19 September mendatang. Pendaftaran dilakukan secara terintegrasi lewat portal nasional https://sscn.bkn.go.id. Proses seleksi akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT BKN) baik untuk pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), lalu dilanjutkan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kemenpan Setiawan Wangsaatmadja mengatakan, untuk dapat mengikuti seleksi lanjutan, peserta SKD harus melampaui nilai ambang batas (passing grade). “Passing grade bagi peserta SKD dari kelompok pelamar jalur umum sama seperti tahun lalu, yakni 143 untuk TKP (Tes Karakteristik Pribadi), 80 untuk TIU (Tes Intelegensia Umum), dan 75 untuk TWK (Tes Wawasan Kebangsaan),” ujar Setiawan seperti dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (11/9). Setiawan mengatakan Passing grade tersebut diatur dalam Peraturan Menteri PANRB Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2018. Sementara untuk pelamar dari formasi khusus, yang tahun lalu menggunakan sistem ranking, kali ini diberikan batas minimal untuk nilai TIU. Bagi pelamar dari formasi sarjana cumlaude dan diaspora, akumulasi nilai paling sedikit 298 dengan nilai TIU minimal 85. Sedangkan bagi penyandang disabilitas, nilai kumulatifnya 260, dengan TIU minimal 70. Putra-putri Papua/Papua Barat, nilai akumulatif 260 dengan TIU minimal 60. Untuk eks tenaga honorer K-II, nilai akumulatif minimal 260 dan TIU minimal 60. “Untuk peserta seleksi dari olahragawan berprestasi internasional, nilai terendah merupakan nilai ambang batas hasil SKD,” imbuh Setiawan. Setiawan juga menyatakan Permen PANRB 37/2018 ini juga mengatur adanya pengecualian untuk beberapa jabatan. Untuk dokter spesialis dan instruktur penerbang, nilai kumulatif minimal 298, dengan nilai TIU sesuai passing grade. Sedangkan untuk jabatan juru ukur, rescuer, ABK, pengamat gunung api, penjaga mercusuar, pawang hewan, dan penjaga tahanan, akumulasi nilainya paling sedikit 260 dengan nilai TIU minimal 70 dalam seleksi CPNS 2018. (udy/ikh/far/cnn/kai)

di kediamannya di Desa Bobanehena, Jailolo, Selasa (11/9). Dengan diterbitkannya putusan Bawaslu RI maka keputusan sengketa nomor 01.PS/BWSL. HHB.32.03/VIII/2018 tertanggal 5 September 2018 dinyatakan tidak berlaku lagi. “Saya berharap KPU segera menindaklanjuti putusan tersebut sesuai aturan yang berlaku,” ucap Samad. Terpisah, Komisioner Bawaslu Halbar Divisi Hukum, Pencegahan dan Penindakan, Aknosius Datang yang dikonfirmasi menyatakan putusan hasil koreksi Bawaslu RI tentang sengketa pemilu telah disampaikan ke Pemohon dan Termohon. Pihak Termohon, dalam hal ini KPU, harus segera menindaklanjuti putusan tersebut. “Waktu yang diberikan se-

lama tiga hari, terhitung sejak putusan dikeluarkan oleh Bawaslu Halbar tertanggal 10 September,” jelasnya. Sementara Komisioner KPU Irwan Hi Kader kepada Malut Post mengaku KPU telah menerima salinan tersebut dari Bawaslu Halbar. Rencananya hari ini KPU akan melakukan rapat untuk menindaklanjuti hasil putusan koreksi dari Bawaslu. “Besok (hari ini, red) kita lakukan rapat untuk menindaklanjuti putusan hasil koreksi dari Bawaslu RI,” ungkapnya. Iwan juga menjelaskan, komposisi caleg yang diusulkan Samad Moid sudah lengkap. Tinggal dilengkapi berkasnya saja. “Pak Samad tinggal melengkapi berkas caleg untuk diusulkan ke KPU,” tukasnya.(din/kai) 

...GOR Samb Hal. 1

Pencanangan tersebut juga dihadiri Kapolres Halteng AKBP Andri Haryanto, Dandim 1505/ Tidore Letkol Inf Yayat Priatna Prihatina, Wakil Ketua DPRD Halteng Fahris Abdullah dan anggota DPRD Halteng, Sekda Halteng Hi. Husen Nurdin, Sekda Maluku Utara Muabdin Hi Radjab, serta anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dari Komisi II dan III. Menpora Imam Nahrawi dalam sambutannya menuturkan, kegiatan olahraga pada hakikatnya merupakan miniatur kehidupan. Sebab di dalam aktivitas olahraga terkandung banyak nilai. Di samping memiliki tujuan seperti kesehatan, kesenangan dan pengisi waktu luang, juga secara universal dalam olahraga melekat nilai perjuangan, kepeloporan, kerja sama, dan persaingan. “Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah mendukung program Kemenpora dalam kegiatan peningkatan sarana dan prasarana olahraga di daerah,” ucapnya. Menteri asal Bangkalan, Jawa Timur itu berharap, suatu saat kelak akan lahir bibit baru atlet yang mampu bersaing di ajang olahraga nasional maupun internasional dan menjadi kebanggaan pemerintah daerah. “Saya ucapkan selamat dan apresiasi kepada Pemda Halteng atas dukungan dalam membina dan meningkatkan olahraga di Indonesia. Semoga pembangunan GOR Halteng berjalan sukses,” tuturnya. Imam juga mengucapkan terima kasih terhadap Pemkab dan DPRD Halteng yang mengalokasikan anggaran APBD Perubahan untuk pembangunan Stadion Fagogoru. “Dengan sistem multiyears yang bisa dilakukan jangka panjang. Di situlah akan kita lihat seperti apa peluangnya karena pemerintah pusat juga sedang melakukan upaya percepatan pembangunan di daerah,” ujarnya. Sementara Bupati Halteng, Edi Langkara mengatakan, Halteng memiliki potensi dan bibit olahragawan yang mumpuni. Hanya saja, peningkatan prestasi belum maksimal karena penyediaan fasilitas olahraga yang minim. “Pak Menteri, fasilitas yang ada di Malut saat ini adalah fasilitas yang dibangun sejak zaman Provinsi Irian Barat dan orde baru dengan standar yang biasa-biasa saja dan tidak terlihat peningkatannya. Maka jangan heran jika dalam sejumlah event olahraga pasti berakhir penerimaan piala dengan benjol kepala,” ungkap mantan anggota

...FGD Samb Hal. 1

Golobe atau tanaman yang ada di Malut mampu mengalahkan obat-obatan yang selama ini digunakan dunia,” ujarnya. Dia menuturkan pasar Amerika dan Eropa sangat terbuka, sehingga kedepan golobe menjadi sumber ekonomi baru Malut. Karena disamping menjual produk hasil tanaman, golobe juga menjadi sumber pendapatan baru untuk petani atau masyarakat kalangan bawah. Tanaman golobe mudah ditanam sehingga bisa diperbanyak penanamannya. Dia juga menambahkan, BI akan mengkordinasikan dengan berbagai pihak yang punya kewenangan dalam hal ekspor. Terutama dalam hal perizinan seperti Dinas Kesehatan, Dinas perdagangan, Karantina dan BPOM. “Kita akan koordinasikan dan jika masih ada kendala bisa diselesaikan bersama. Semua instansi yang kita undang hari ini (10/9, Red) kaget dengan penemuan ini dan siap membantu,” pungkasnya. Ketua Stikes Halmahera Utara, Arend L. Mapanawang menuturkan, golobe merupakan tanaman yang dikonsumsi secara turun temurun di

...LOMBOK Samb Hal. 1

Dana yang terkumpul sebesar Rp 32.332.000,00 diserahkan langsung oleh jajaran PMI dan PMR kepada Wakil Wali Kota, Muhammad Sinen, selaku Ketua PMI Kota Tikep di ruang kerja Wakil Wali Kota, Senin (10/9). Muhammad Sinen pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada jajaran PMI dan PMR yang mempunyai kepedulian hingga melakukan aksi penggalangan dana. Bantuan ini akan diserahkan kepada yang berhak menerima. Dikatakannya, bencana yang terjadi di Lombok merupakan tanggung jawab bersama selaku

DPRD Provinsi Malut ini dalam sambutannya. Kondisi inilah yang memotivasi Bupati Edi membangun fasilitas olahraga. Kelak, GOR tersebut tidak hanya digunakan sebagai sarana olahraga tetapi juga sebagai wahana antarsesama warga untuk meminimalisir konflik akibat event olahraga, termasuk mewujudkan penguatan mental spiritual masyarakat. “Membangun sarana dan prasana olahraga yang memadai bagi masyarakat adalah kewajiban pemerintah dan pemerintah daerah. Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional bahwa pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjamin ketersediaan prasarana olahraga sesuai dengan standar dan kebutuhan pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” ungkapnya.  Menurut Bupati, Stadion Fagogoru menjadi implementasi cita-cita dasar Pemkab. Berdasarkan perintah undangundang juga, maka Pemkab membangun GOR terpadu. “Stadion Fagogoru ini berorientasi pada tiga koridor yaitu sebagai pusat olahraga rekreasi atau kami sebut dengan kawasan sportainment atau kolaborasi antara sport and entertainment dalam satu kawasan terpadu,” jabarnya. Bupati Edi menuturkan, pembangunan gelanggang olahraga yang terpadu dan lengkap dalam sebuah kawasan di daerah merupakan obsesi dan cita-cita sejak lama. Cita-cita dan obsesi ini lahir dari pandangan pribadinya bahwa sesungguhnya olahraga adalah  sense of spirit dari suatu proses panjang pembangunan sebuah bangsa. “Olahraga pada dasarnya sebuah aktivitas yang membangkitkan energy of humanity atau energi kemanusiaan kita untuk bangkit sebagai bangsa yang kuat dan tangguh. Sebuah daerah yang menghendaki kemajuan di berbagai bidang pembangunan, semestinya tidak boleh sekadar slogan semata tetapi menganggap olahraga sebagai sesuatu yang penting. Kesadaran akan makna strategis olahraga harus terejawantahkan dalam sebuah konsep perencanaan pembangunan yang berpihak pada kemajuan olahraga secara menyeluruh,” tegasnya. Pencanangan pembangunan GOR, sambung Edi, adalah sebuah sejarah baru dalam pembangunan sistem keolahragaan di daerah Halteng. Selain GOR, ada 10 rencana pembangunan infrastruktur ekonomi dan pelayanan publik lain melalui multiyears. “Kehadiran pak Menteri di tengah-tengah pemerintah

dan masyarakat Halteng adalah sebuah kebahagiaan yang tidak terukur nilainya. Ini menjadi spirit dan energi kebangkitan prestasi olahraga di daerah kami,” ujarnya. 10 program prioritas tersebut diantaranya adalah rencana pembangunan Pasar Lelilef, rencana pembangunan kawasan ekonomi Tepeleo, rencana pembangunan Fagogoru, rencana pembangunan kawasan perikanan terpadu, rencana pembangunan Pasar Wairoro, dan rencana pembangunan Wisata Nusliko. Kemudian pengerjaan jalan hotmix 100 kilometer ditambah pembangunan jembatan. “Tahun ini, dari 11 program tersebut sudah dialokasikan melalui APBD Perubahan 2018, dan pekerjaan akan dimulai bulan November mendatang,” tambahnya. Bupati berharap Menpora bisa membantu mewujudkan mimpi dan cita-cita membangun sarana olahraga demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. “Saya yakin dan percaya bahwa sebagai sesama masyarakat Nahdiyin yang terlahir dari sebuah proses dan pergulatan panjang dalam organisasi kepemudaan, kita memiliki kesamaan visi-misi pembangunan bangsa, lebih khusus pembangunan kepemudaan dan keolahragaan,” tandasnya.  Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengisahkan pertemuannya dengan Menpora dalam sebuah penerbangan. Pertemuan itu, baginya, merupakan petunjuk untuk membangun fasilitas olahraga di Halteng. “Ketika bertemu di pesawat, saya anggap pertemuan ini petunjuk dari Allah SWA bertemu dengan Pak Menteri, dan inilah mimpi saya untuk bertemu dengan Pak Menteri. Kehadiran Menpora hari ini (kemarin, red) adalah mimpi saya bersama Wabup,” katanya.  Lahan yang akan digunakan untuk pembangunan GOR Fagogoru sendiri mencapai 24 hektare. Saat ini, pemerintah sudah membebaskan setengah luas lahan tersebut. Sisanya akan diselesaikan pada 2019 mendatang. “Kita mimpikan sebuah arena untuk kelasnya regional Maluku Utara, bahkan regional koridor V yaitu Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat. Saya kira ini mimpi yang bisa kita wujudkan dengan alokasi anggaran di tahun 2018 sebesar Rp 10 miliar melalui APBD,” pungkasnya. Usai kegiatan  pencanangan GOR Fagogoru, Menpora Imam Nahrawi dan rombongan diarahkan ke Wisata Nusliko yang menjadi program prioritas pemerintah daerah.(wmj/mpf)

kampung-kampung. Karena itu dia tertarik melakukan riset soal tumbuhan ini. “Biasanya orang yang pergi kebun berbulan-bulan konsumsinya buah golobe. Namun jika dikonsumsi dalam jumlah banyak biasanya orang susah BAB ,tapi kelebihannya orang lama lapar, karena itu saya penasaran, ada apa dengan biji-bijian ini,” ungkapnya. Tahun 2015 dia melakukan riset dan hasilnya ternyata tanaman tersebut bisa menyembuhkan penyakit HIV/ AIDS. Hasil risetnya itu belum bisa dikatakan obat melainkan hanya herbal. Karena untuk menjadi obat ada banyak tahap yang harus dilalui, sementara dia baru melalui tiga tahapan saja. “Hasilnya riset saya sudah dibuat dalam bentuk kapsul. Untuk menjadi obat, harus uji klinik sampai uji tahap lima,” katanya. Kedepan akan dilakukan uji untuk ke tahap 4 dan 5 jika ada anggaran. Sebab untuk melakukan riset butuh biaya besar, dan permintaan pembiayaan sudah disampaikan ke Dikti namun belum diresopons. Namun dr Arend sudah berkolaborasi dengan tujuh laboratorium di Indonesia. Selain itu dia juga bekerja sama dengan laboratorium Nano Teknologi Mus Nasional univer-

sitas Singapura. Dia mengaku Singapura, Inggris, Malaysia, Belanda dan Amerika Serikat merespons, namun sayang pemerintah dalam hal ini Dikti belum memberikan jawaban. Di satu sisi Pemprov Malut membantu dengan menyediakan 5 hektar lahan untuk ditanaman golobe. Tahun ini dalam APBD dianggarkan penanaman 6000 pohon. Dia menambahkan golobe juga ditemukan di Sulawesi utara, Raja Ampat, Maluku Tenggara dan daerah lainnya tapi yang digunakan dalam riset ini hanya dari Halmahera. Kedepan akan dilakukan pengecekan kandungan yang terdapat dalam golobe di daerah lain sama dengan golobe yang ada di Halmahera. “Yang saya gunakan untuk riset namanya golobe susu,” pungkasnya. Kepala Bea Cukai Ternate, Musafak menambahkan golobe merupakan hal yang baru karena ada produk herbal yang tumbuh di Malut. Jika ditanaman di daerah lain, mungkin hasilnya berbeda. Bea Cukai menyambut baik jika golobe menjadi produksi baru di Malut. Musafak memastikan dan akan membantu dalam pengurusan dokumen ekspor produk golobe.(mg-02/adv/onk)

umat yang beragama, maka uluran tangan bersama sangat dibutuhkan saat ini. “Mari kita selaku umat beragama, agar membantu saudara-saudara kita di Lombok yang lagi terkena bencana,” ajak Wakil Wali Kota. Sementara itu, Kepala Markas PMI Tikep, Syarifuddin Adjam mengatakan aksi peduli bencana Lombok ini merupakan instruksi Ketua PMI Kota Tikep untuk segera melakukan aksi penggalangan dana. “ Karena secara fisik PMI tidak dapat menyapa secara langsung karena jarak. Selaku Kepala Markas PMI, saya mengambil langkah untuk mengkoordinir pembinapembina PMR untuk terlibat dalam penggalangan dana ini.

Yang terlibat langsung dalam penggalangan ini adalah SMA Negeri 1 Tidore, SMK N 1 Tidore, SMA Negeri 3 Tidore, SMP Negeri 6 Tidore dan SMP Negeri 1 Tidore. Dengan titik operasi penggalangan dana yaitu, SKPD di Kota Tidore, lingkungan sekolah di Tidore, dan titik umumnya di Pasar Goto, Pasar Sarimalaha, Pasar Rum, serta Terminal,” jelasnya. Dari hasil penggalangan dana yang telah diserahkan kepada Ketua PMI ini nantinya akan dibawa pada kegiatan Temu Karya Relawan Nasional (TKRN) pada tanggal 17 September 2018 ini di Purwakarta, Bandung. Selanjutnya akan diserahkan ke Lombok.(far/adv/lex)


HUKUM & KRIMINAL RABU, 12 SEPTEMBER 2018

Malut Post

9

PH Sebut Adira Langgar Aturan Setelah Dipolisikan, Nasabah Layangkan Somasi Editor : Irman Saleh Peliput : Hasbi Konoras

TERNATE – Meski sudah membuat laporan resmi di Polda Malut, Samuel Ano masih melayangkan somasi ke PT Adira cabang Ternate. Samuel mengambil langkah tersebut lantaran merasa ditipu PT Adira Ternate. Dalam somasi, Samuel menunjuk Muhammad Konoras sebagai Penasehat Hukum (PH). Konoras mengatakan, surat somasi tersebut sehubungan dengan tindakan hukum PT Adira yang menarik satu unit mobil pick up merek Suzuki jenis Futura dari kekuasaan kliennya yang tidak lain adalah nasabah PT Adira. Menurutnya, berdasarkan UndangUndang nomor 42 tahun 1999 tentang

jaminan Fidusia yang mengisyaratkan PT Adira secara internal tidak bisa melakukan upaya paksa berupa penarikan barang jaminan atas nama PT Adira sendiri, melainkan harus diberikan sendiri kepada pihak lain yang memiliki badan hukum sendiri yang telah terdaftar secara resmi di kantor pajak, junto Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 130 PMK.010/2012 tentang pendaftaran Fidusia bagi perusahaan pembiayaan yang pada Pasal 3 PMK itu melarang perusahaan untuk menarik barang jaminan Fidusia. “Untuk itu kami juga meminta kepada Polda dan kantor pajak untuk menyelidiki PT Adira. Karena klien kami adalah nasabah PT Adira yang membeli mobil itu dengan mekanisme pembiayaan dengan jaminan Fidusia,” kata Konoras, kemarin (11/9). Konoras menjelaskan, jual beli mobil dengan pembiayaan dan pengembalian dengan cara cicilan itu telah disepakati dalam jangka waktu 48 bulan dengan setoran Rp 3,5 juta per bulan terhi-

tung sejak 2016 hingga 2020. Dalam memenuhi kewajiban cicilan tersebut, kliennya tidak pernah menunggak. Hanya saja, pada Juni 2018, kliennya mengalami keterlambatan penyetoran selama satu bulan yakni Juni 2018. “Itu sebagai akibat dari klien kami menderita sakit dan dirawat di rumah sakit,” tuturnya. Pada 9 Juli 2018, lanjut Konoras, PT Adira mengutus seorang staf bagian pelelangan bernama Kres untuk mendatangi rumah kliennya untuk meminta penyetoran selama sebulan yakni pada bulan Juni dan permintaan itu disanggupi oleh kliennya. Namun, utusan PT Adira itu kembali meminta agar Samuel Ano untuk membayar dua bulan cicilan yakni Juni dan Juli 2018. Permintaan tersebut belum disanggupi kliennya sehingga mobil yang saat itu dikuasai Samuel Ano dipaksa untuk dibawa ke kantor PT Adira cabang Sofifi. “Dengan itikad baik, klien kami datangi kantor PT Adira pada 29 Juli 2018 untuk melunasi tunggakan 2 bulan yang diminta oleh PT Adira, namun

sangat disesalkan, PT Adira menyuruh agar klien kami menyetor 3 bulan cicilan. Sebelum jatuh tempo, pada 20 Agustus 2018, klien kami dengan itikad baik kembali ke kantor PT Adira untuk membayar 3 bulan. Tapi anehnya, PT Adira telah menjual mobil tersebut kepada pihak lain,” sesal Konoras. Ketua Peradi Kota Ternate itu menyatakan tindakan yang dilakukan PT Adira secara tidak sah itu bertentangan dengan Undang-Undang nomor 42 tahun 1999 tentang jaminan Fidusia dan tindak pidana penipuan dan penggelapan. “Dalam waktu 5 hari setelah menerima surat somasi ini, PT Adira harus mengembalikan uang muka yang telah disetor oleh klien kami sebanyak Rp 35 juta, ditambah cicilan yang sudah disetor selama 21 bulan Rp 35 juta, tambah Rp 73,5 juta total 108 juta ditambah biaya pengurusan pergi pulang dari Wasile - Ternate. Jika tidak ditindaklanjuti maka kami akan bawa masalah ini ke pidana dan perdata,” pungkasnya. (cr-04/lex)

MUHAMMAD Konoras

KECELAKAAN: Suasana di tempat kejadian perkara (TKP). Tampak bagian depan mobil rusak parah.

Tabrakan, Pria 18 Tahun Tewas TIDORE – Tabrakan hebat melibatkan sebuah sepeda motor jenis Honda Beat nomor polisi DG 1270 L yang dikendarai Tamrin Abdullah dan mobil Toyota Rush nomor polisi DG 3106 LD yang dikemudikan Zulharman Abdussalam di jalan raya Kelurahan Tomolou, Tidore Selatan, Kota Tidore Kepulauan (Tikep),

Minggu (9/9) pukul 13.00. Akibat tabrakan ini, Tamrin yang mengemudi motor Beat tewas. Pria 18 tahun ini menghembuskan napas terakhirnya setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Tikep. Ia mengalami luka serius di sekujur tubuhnya. Kejadian naas ini sementara diusut

penyidik Lalulintas Polres Tikep. Berdasarkan informasi yang dihimpun Malut Post dari berbagai sumber, termasuk aparat, kejadian tragis ini bermula ketika Tamrin melaju kencangdengan motornya dari arah utara menuju selatan. Saat berkendaraan, korban meninggalkan dunia ini diketa-

hui sudah dalam kondisi mabuk. Dalam keadaan motornya melaju cepat, tibatiba saja mobil Rush muncul dari arah berlawanan. Akibatnya, Beat dan Rush itu saling tabrak. Hal ini diakui juga Kanit Laka Polres Tikep, Bripka Fadli M. Ali. “Insiden terjadi pada pukul 13.00 di gerbang perbatasan Kelurahan Tomalou dan Kelurahan Tuguiha. Dalam mobil Rush itu ada tiga penumpang. Baik mobil dan motor mengalami kerusakan. Korban meninggalkan dunia

SEMENTARA ITU

Kejari Kepsul Butuh Salinan Putusan

Dandim Dukung Ternate Kota Tangguh TERNATE – Dandim 1501 Ternate, Letkol Kav Bambang Sugiyarta menyatakan mendukung program Ternate Kota Tangguh. Program ini buah dari kerja sama Palang Merah Indonesia (PMI) dan Palang Merah Amerika. Dandim tertarik untuk mendukung program tersebut karena di dalamnya fokus pada tiga hal utama: air bersih, sampah dan kebencanaan atau gunung merapi. “Masing-masing instansi nantinya diminta menyediakan materi sesuai tugas masing-masing, sehingga dalam membahas terkait dengan Program Kota Tangguh tinggal disampaikan dan lebih terarah. Kita (Kodim) juga akan siapkan itu dan kita dukung penuh program Kota Tangguh ini,” jelas Bambang. Terkait pertemuan dengan melibatkan sejumlah instansi maupun LSM, Komunitas serta media yang tergabung dalam Tim Koalisi Kota Tangguh itu, Dandim menyampaikan bahwa dalam penanganan sampah sendiri sudah mengalami kemajuan. “Karena semua instansi maupun Masyarakat telah melakukan gerakan penanganan sampah ini,”katanya. Sehingga, untuk sementara tinggal memberi penyadaran kepada masyarakat di sekitar kali mati. Sehingga harus menyiapkan strategi bagaimana untuk melakukan penyadaran, siapa saja yang bertanggung jawab untuk melakukan penyadaran. Sementara itu, soal masalah air bersih, jika dilihat seperti yang dilakukan Camat Ternate Utara, dianggap signifikan. Sehingga, tinggal dilakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar dapat mendukung program yang sudah dijalankan. “Minimal dalam satu RT itu ada wadah air bersih yang disediakan, satu atau dua, sehingga bisa mempertahankan air bersih di Kota Ternate,” kata Dandim. Untuk gunung merapi sendiri, harus disiapkan logistik maupun kendaraan dari instansi-instansi terkait, sehingga nantinya terjadi gunung merapi, semua bergerak melakukan pengangkutan. Kemudian, jika berdampak sampai di dalam kota maka harus diangkut keluar dari Kota Ternate. “Ini yang sudah harus dipikirkan dan disiapkan, sehingga saat terjadinya masalah gunung merapi atau apa, kita sudah siap,” tutupnya menyarankan.(tr-04/lex)

mengalami luka serius di jidat, siku dan pinggang,” jelasnya.Setelah dipastikan menghembuskan napas terakhirnya, korban dipulangkan ke rumahnya kemudian dimakamkan. Menurutnya Fadli, tabrakan ini setidaknya menjadi pelajaran berharga untuk seluruh masyarakat di Tikep, khususnya pria remaja, agar tidak berkendaraan dalam keadaan mabuk. Ia juga berharap pemuda tidak lagi mengonsumsi miras, karena dampaknya amat buruk. (far/lex)

URINE: Penyerahan urine dari petugas Bea Cukai ke petugas BNNP Malut.

20 Petugas Bea Cukai Tes Urine TERNATE - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Malut Brigjen (Pol) Benny Gunawan menunjukkan keseriusannya dalam mencegah dan memberantas narkoba di Maluku Utara. Komitmen itu ditunjukkan oleh jenderal bintang satu saat menyambangi kantor Bea Cukai Ternate secara mendadak dan langsung dilakukan tes urine terhadap pejabat dan staf di instansi itu, kemarin (11/9). Pemeriksaan urine secara mendadak itu dilakukan kepada 20 petugas Bea Cukai. Usai melakukan tes urine, Kepala BNNP Malut Brigjen (Pol) Benny Gunawan dalam

arahannya menegaskan, tes urine tersebut bukan bermaksud untuk mencari kesalahan Bea Cukai namun lebih untuk membangun kemitraan dalam mewujudkan Aparatur Sipil Negara (ASN) instansi vertikal yang bersih dari narkoba. Benny menuturkan, tes urine di institusi merupakan tanggung jawab BNN dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. “Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis BNNP Malut, 20 ASN Bea Cukai tersebut ternyata hasilnya dinyatakan negatif,” ujarnya. (cr-04/lex)

TERNATE - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepulauan Sula (Kepsul) Banua Purba meminta Pengadilan Negeri (PN) Ternate segera mengeluarkan salinan putusan kasasi terkait kasus dugaan tindak pidana k o r u p s i p a d a p roye k pembangunan perluasan landasan pacu Bandara Emalamo Sanana yang dianggarkan dalam APBDPerubahan kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) tahun 2007 sebesar Rp 1,5 miliar yang melibatkan terdakwa Aisyah Alkatiri selaku mantan bendahara Kepsul. Lambatnya pengeluaran salinan putusan kasasi oleh PN Ternate, sehingga Aisya Alkatiri hingga saat ini belum dikenakan penahanan atau eksekusi. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepsul, Banua Purba mengatakan, kendala proses eksekusi putusan kasasi kasus bandara Emalamo Sanana dengan terpidana Aisya Alkatiri lantaran pihak pengadilan belum mengeluarkan salinan putusan kasus tersebut. “Yang pastinya, kemarin PH nya belum menerima putusan lengkap dari Pengadilan Negeri (PN) sehingga yang bersangkutan (Aisyah,red) belum mau dieksekusi,”

kata Kajari. Banua Purba menuturkan, pihaknya sudah meminta salinan putusan kasasi ke pengadilan agar segera dieksekusi. Namun hingga saat ini belum dikeluarkan. “Kasasi turun kami dapat pemberitahuan dari PN bahwa ada hasil kasasi. Selain itu, PH nya juga dapat dari pengadilan. Tentunya kami tetap eksekusi putusan itu, namun PH nya minta putusan secara lengkap terlebih dulu dari pengadilan,” katanya. Menurutnya, terpidana Aisyah Alkatiri berbeda dengan terpidana lain seperti mantan Sekkab Kepsul. Mantan Sekkab, Amran Sangaji menerima eksekusi sehingga proses eksekusinya langsung berjalan. Ke n d a t i d e m i k i a n , orang nomor satu di Kejari Kepsul itu menegaskan, pihaknya tetap segera lakukan eksekusi putusan jika PN Ternate sudah mengeluarkan putusan lengkap. “Kami berharap PN Ternate Segera keluarkan, jangan terkesan seakan -akan orang sudah terpidana namun belum dieksekusi, itu pandangan masyarakat tidak baik,” tutupnya berharap. (cr04/lex)


10

Malut Post

LOKAL SPORT

SELASA, 12 SEPTEMBER 2018

Persiter Aman di Putaran Regional Asprov PSSI Malut Imbau Segera Daftarkan tim Soeratin TERNATE – Persiter Ternate akhirnya memastikan diri tampil di putaran Regional Liga 3 2018. Itu setelah Asprov PSSI Malut menerima surat dari PSSI terkait dengan lolosnya tim berjuluk Laskar Kie Raha itu.

Sebelumnya, Persiter memang digadanggadang akan tidak melanjutkan langkahnya ke putaran selanjutnya, setelah menjadi juara di putaran zona Maluku Utara. Hal itu karena lebihnya pada aspek per-

BAHRUN Abubakar

syaratan jumlah pertandingan yang tidak dipenuhi Persiter. Sesuai regulasi dan petunjuk teknis, setiap tim dianjurkan untuk memainkan 12 kali pertandingan. Sedangkan, Persiter hanya tampil 2 kali (tandang-kandang). Sebelumnya, Persiter terancam gagal lolos disebabkan ada sejumlah persyaratan yang tidak dipenuhi Persiter di putaran zona Maluku Utara. Sesuai surat edar PSSI bernomor 02/II/2018, ada ketentuan umum Liga 3 yang harus dipenuhi. Salah satu yang paling terpenting dan tidak bisa dipenuhi adalah jumlah pertandingan. Pada petunjuk teknis PSSI sebelumnya tersebut, telah dijelaskan jumlah pertandingan per satu tim di mas-

ing-masing zona adalah 12 pertandingan. Sementara, Persiter yang keluar sebagai juara dan mewakili Maluku Utara hanya memainkan dua kali pertandingan. Namun demikian, PSSI sebagai induk sepak bola tanah air tesebut memutuskan klub yang bermarkas di Kota Majang ini harus melaju ke putaran selanjutnya.Kepastian itu setelah PSSI menyampaikan surat yang ditujukan kepada Sekum Asprov PSSI Malut bernomor 3895/PGS/397/IX-2018, tertanggal 7 September 2018. Dalam surat tersebut, PSSI telah menetapkan Persiter Ternate sebagai juara Liga 3 2018 Maluku Utara. Baca: PERSITER... Hal 11

POSSI Ternate Resmi Dilantik TERNATE - Pengurus persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Ternate periode 2018-2022 resmi dilantik. Pengukuhan itu dilakukan oleh ketua POSSI Maluku Utara, H. Wahda Z. Imam, SH.MH Baca: POSSI... Hal 11

PENGUKUHAN: Pelantikan POSSI Kota Ternate Periode 2018-2022

Duo Hamundu Raih Juara TERNATE- Dalam rangka merayakan Hari Olahraha Nasional (HAORNAS) ke-35 tahun 2018, pemuda Siko dan Moya Ternate Maluku Utara menggelar pertandingan bulu tangkis di lapangan bulu tangkis Sabia Ternate. Di ajang tersebut dua bersaudara, yakni Aziz Hamundu dan Amdal Hamundu meraih sukses. Pertandingan di ikuti 40 pasangan ganda eksekutif dan 15 pasangan ganda umum berlangsung selama 4 hari.

Pertandingan dibuka oleh Kadispora Kota Ternate Sukarjan Hirto dan ditutup oleh Kabid Pemuda dan olahraga Aswan Lampah mendapat antusias dari para penonton. Di laga khususnya di nomor ganda putra duo bersaudara Aziz dan Amdal Hamundu menyudahi partai final saat bertemu Supriadi Hafid dan Khafid Al Ammarie

PRESTASI: Foto bersama duo bersaudara

Baca: JUARA... Hal 11

GSI Resmi Dihelat

RESMI: Kadis Pendidikan, Imran Yakub menendang bola secara sembolik pada pembukaan GSI, kemarin di Gelora Kie Raha Ternate

TERNATE- Gala Siswa Indonesia (GSI), SMP tingkat provinsi Maluku Utara resmi dihelat di lapangan Gelora Kie Raha kemarin. Gubenur Maluku Utara yang diwakili Kadis Pendidikan Maluku Utara Drs. Imran Yakub membuka secara resmi turnamen bikinan Kemendikbud tersebut. Dalam sambutannya, Imran Yakub menjelaskan kompetisi Gala Siswa Indonesia (GSI) sebagai wadah mengembangkan potensi di dunia sepakbola. Menurutnya, Gala Siswa Indonesia merupakan ajang kompetisi tingkat SMP untuk mengimplementasikan penguatan pendidikan karakter melalui olahraga. Selain itu, GSI juga menjadi media kerja sama antara pendidikan dan kebudayaan dengan PSSI dan KONI untuk melakukan pendataan dan mengidentifikasi bibit unggul sepakbola kemudian bisa dikembangkan. Baca: GSI... Hal 11


SELASA, 12 SEPTEMBER 2018

...PERSITER Samb Hal. 10

Keputusan PSSI tersebut didasari atas laporan pelaksanaan Liga 3 2018 oleh Asprov PSSI Malut bernomor 54/ ASPROV.PSSI-MU/VIII/2018. “Dengan berbagai pertimbangan yang didasari atas laporan pelaksanaan Liga 3 2018, maka PSSI menilai telah lengkap, baik pendaftaran sebagai peserta maupun pendaftaran pemain secara online. PSSI sudah memutuskan Persiter lolos ke babak regional,” kata Sekum Asprov PSSI Malut, Bahrun Abubakar, kemarin. Dari keputusan ini, Asprov PSSI Malut juga menghimbau kepada Persiter agar sesegera mungkin menyiapkan tim untuk berlaga di babak selanjutnya. Menurutnya, pada pertengahan September ini, sudah dilakukan undian pada putaran regional. “Jadwal undian untuk putaran regional pada tanggal 14 September

...POSISI Samb Hal. 10

di Royal’s Resto, jalan Branjangan, Kelurahan Santiong Kecematan Ternate Tengah. Turut hadir, POSSI Malut, Walikota Ternate, Pengurus KONI Kota Ternate, Askot Kota Ternate dan KNPI Ternate. Sebelumnya, Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Ternate itu membentuk Formatur POSSI pada Minggu, (5/8). Pelantikan pengurus baru ditandai dengan penyerahan bendera POSSI oleh Ketua Umum kepada Ketua POSSI Kota Ternate. Dalam sambutannya, Ketua Umum POSSI Malut H. Wahda Z. Imam,SH.MH berharap kepada Pengurus POSSI Kota yang baru dilantik untuk intens bekerja sama dan terlebih bisa mengembankan tugas dan menjalankan dengan baik. “Tidak mungkin ketua sendiri melaksanakan tugas ini kecuali atas dukungan semua pengurus, dalam rangka menyiapkan atlet dan juga membantu pemerintah kita dalam pembersihan laut dan sebagainya,” ujarnya. Lanjut Wahda, KONI Kota Ternate mengawal POSSI agar atlet bisa berbicara di tingkat nasional. “Ke-

...JUARA Samb Hal. 10

dengan skor 21-17 dan set kedua skor 21-18. Samin Hamundu selaku orang tua duo bersaudara itu mengatakan bangga melihat prestasi anaknya. “Saya bangga, melihat prestasi kedua putra, hal ini juga selain keberhasilan latihan mereka di masing-masing klub juga karena saya sering mengajarkan mereka di rumah,” ujarnya. Samin mengharapkan keduanya selalu rutin latihan agar bisa menggapi kesuksesan, setidaknya bisa juara di pertandingan yang digelar di Maluku Utara. “Harapan saya kepada kedua putra saya, jangan pernah menyerah harus rutin latihan dan paling peting adalah menjunjung sportivitas. Mereka punya banyak pengalaman. Untuk Aziz pernah

SAMBUNGAN nanti. Saya berharap, Persiter sudah menyiapkan tim secara baik dan maksimal untuk menghadapi putaran selanjutnya nanti,” ujar Bahrun. Terpisah, Bahrun juga menjelaskan dalam waktu dekat sudah akan diputaran Piala Soeratin zona Maluku Utara. Karena itu, seluruh kabupaten/ kota agar bisa menyiapkan tim dan segera melakukan pendaftaran pada Asprov PSSI Malut. Menurutnya, Piala Soeratin ini juga menjadi penting bagi perkembangan persepakbolaan di Maluku Utara, khususnya bibit-bibit pemain muda. Sebab, Soeratin Cup juga merupakan kompetisi berjenjang hingga ke tingkat nasional. “Saya juga berharap, semua kabupaten/kota sesegera mungkin melakukan pendaftaran dan menyiapkan tim untuk ikut menjadi peserta di Piala Soeratin ini. Kita sudah edarkan surat pemberitahuan di semua kabupaten/ kota. Jadi diharapkan untuk sesegera didaftarkan tim masing-masing,” katanya. (yun) pada Ketua KONI Kota Ternate, saya titipkan mereka untuk pembinaan dan seterusnya dalam persiapan Pra PON dan PON yang akan datang, agar kita bisa lolos untuk yang terbaik di Indonesia,” ujarnya. Sementara itu, Ketua POSSI Kota Ternate yang baru dilantik, Ruslan Bian,SP.,M.Si saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, mengatakan setelah diadakan pelantikan akan dilanjutkan dengan rapat seluruh bidang-bidang. “Untuk melahirkan program POSSI kedepan, kita akan adakan rapat. Garis besarnya adalah bidang yang menangani soal orientasi bawah laut, menangani prestasi atlet fun diving, swimming . Selain itu, ada bidang yang tangani soal pendekatan dengan masyarakat agar sadar mau tahu dan bisa memanfaatkan pesisir maksimal agar laut kita terjaga dan itu akan kita laksanakan di tahun akan datang,” katanya. Dia menabahkan, bakal menetapkan spot diving di Kota Ternate dan dijual ke pengunjung. “Spot diving ini kita bakal jual lewat media, saya rasa spot dive yang ada di Kota Ternate sifatnya mudah dan murah. Namun sebelumnya kita akan lakukan pendataan dan penandaan dari tanda lambang POSSI,” tutupnya. (pn/mg-04) raih juara 1 tingkat SMP yang digelar oleh klub Bimaskti pada kejuaraan piala Gubenur Maluku Utara. Sementara Amdal sendiri pernah menjuarai tunggal putra yang digelar Dispora kota Ternate pada usia dini. Selain itu, saya punya target mereka harus memenangkan pertandingan bulu tangis di kejuaraan apa saja yang ad di Maluku Utara. Dengan begitu mereka suda bisa berbicara di kanca nasional,” terangnya. Sekadar diketahui, pertandingan kemarin pada ganda umum juara I diraih oleh duo bersaudara Aziz Hamundu dan Amdal Hamundu, juara II supriadi Hafid dan Khafid Al Ammarie sementara juara III bersama Idris Ali dan Adrian dan Faris Ladjinta dan Faisal Mustari sementara ganda Eksekutif yakni Juara I Ringgo dan darwis, juara II Gheno dan Sadly, juara III bersama Nanto, ari dan Iki, Nan. (pn/mg-04)

...CPNS Samb Hal. 1

Rapat tersebut bertujuan menyamakan persepsi persepsi tentang kesiapan pelaksanaan tes.Rapat itu sendiri dihadiri semua daerah, kecuali Halmahera Timur dan Kota Tidore Kepulauan. Dalam rapat tersebut diputuskan sejumlah hal. Diantaranya menambah persyaratan khusus berupa KTP pelamar. “Jadi harus KTP Maluku Utara, dengan pertimbangan mengutamakan putra daerah,” ungkap Kepala BKD Malut, Idrus Assagaf kepada Malut Post kemarin (11/9). Meski begitu, Idrus mengakui syarat ini masih bersifat tentatif. Pasalnya, sebagian warga Malut ada yang menjalani studi di luar daerah dan terpaksa ber-KTP luar pula. “Sehingga syarat ini belum final,” katanya. Selain soal KTP, rapat juga memutuskan mengajukan keringanan persyaratan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pelamar. Saat ini, Kemenpan menetapkan IPK 2,75 sebagai standar minimal. BKD menilai, batas minimal tersebut terlalu tinggi dan akan sulit dicapai warga Malut. “Jadi disepakati untuk dimintai turun 2,5. Ini karena sebelumnya banyak putra daerah yang tidak bisa mengikuti seleksi karena syarat IPK terlalu tinggi,” aku Idrus. Dua permintaan terkait persyaratan tersebut akan dikonsultasikan dengan Kemenpan. “Jadi masih bersifat sementara. Nanti konsultasi lagi ke Kemenpan, sebab syarat yang ditambah tidak bisa menggugurkan syarat wajib yang ditetapkan Kemenpan,” terang mantan Penjabat Wali Kota Ternate itu. Jumlah formasi masing-masing daerah juga menjadi bahasan dalam pertemuan Senin itu. Pasalnya, formasi masing-masing kabupaten/kota diserahkan langsung Kemenpan tanpa melalui BKD provinsi. “Selain itu, juga bisa mengetahui kesiapan masing-masing kabupaten/kota tentang kesiapan infrastruktur penggunaan tes,” sambung Idrus. Malut sendiri mendapat jatah empat lokasi pelaksanaan tes dari Badan Kepegawaian Negara. Yakni di Halmahera Utara, Kepulauan Sula, Kota Ternate, dan Halmahera Selatan. Di empat titik ini BKN sendiri yang akan menyiapkan infrastruktur untuk keperluan tes. Sedianya, daerah yang tak mendapat jatah bisa bergabung dengan daerah terdekatnya. “Namun semua daerah, minus Halmahera Barat, menyatakan akan melaksanakan seleksi secara mandiri.

...RAKOR Samb Hal. 1

Senin (10/9) lalu itu bertujuan untuk menyiapkan kualitas pelayanan publik bagi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.Rakor ini juga bagian dari menyamakan presepsi dan pemahaman kebijakan pelayanan publik bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) penyelenggara pelayanan publik, baik provinsi maupun kabupaten/kota. Kegiatan yang dibuka Staf ahli bidang Kemasyarakatan Darwis Pua ini, diikuti peserta dari 10 kabupaten/kota, khususnya pada bagian Organisasi, Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil, Dinas Penanaman Modal dan PTSP serta 32 SKPD di internal Pemprov. Kegiatan yang dilaksanakan selama sehari ini, menghadirkan tiga narasumber, yakni dari Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Muhammad Yusuf Kurniawan, Ombudsman Perwakilan Provinsi Malut Sofyan Ali, dan internal Biro Organisasi Malut.

...GSI Samb Hal. 10

Dia berharap dalam pertandingan, siswa (pemain) harus menjunjung sportivitas sebagai wujud nyata pendidikan karakter. “Berkaitan dengan pendidikan karakter para siswa SMP yang menjadi atlet (GSI) agar dapat menjaga sportivitas, dimana penguatan ini bagian dari pendidikan karakter. Saya berharap kedepan semua kabupaten yang ada di Maluku Utara harus terlibat,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Panitia Ram

Sebab daerah siap mengeluarkan biaya untuk pengadaan infrastruktur. Untuk Halbar nanti akan bergabung dengan Provinsi, pelaksanaannya dalam satu titik,” jabar Idrus. Daerah yang ingin melaksanakan tes mandiri, di luar empat jatah dari pusat, harus berkoordinasi dengan BKN. Sebab nantinya BKN harus menyediakan tenaga pengawas serta operator lokal. Menghadapi kesiapan pendaftaran 19 September mendatang, kabupaten/kota juga harus menyediakan tenaga admin. Karena itu, Selasa (11/9) kemarin para tenaga admin menuju BKN Regional Manado mengikuti bimbingan teknik (bimtek) sekaligus mendapatkan password. “Jadi masing-masing membawa admin yang ditetapkan kabupaten/ kota. Kalau sudah ada tinggal mengikuti Bimtek saja di Manado,” pungkas Idrus.

Malut Post

11

berasal dari kalangan guru,” tuturnya.

Paling Banyak S ementara itu, Pulau Taliabu mendapat jatah kuota CPNS terbanyak di Malut, yakni sebanyak 450 formasi. Kuota ini bahkan lebih tinggi dari jatah Pemerintah Provinsi yang hanya 378 formasi. Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Taliabu, Salim Ganiru menuturkan, Pemda Taliabu sebelumnya mengusulkan kuota sebanyak 721 CPNS ke Kemenpan. Hanya saja usulan tersebut dipangkas hingga tersisa 450 orang. ”Ini sudah sesuai dengan perhitungan dan kebutuhan kita di Pulau Taliabu,” kata Salim kemarin (11/9). Dia menjelaskan, 450 kuota tersebut terdiri dari tenaga guru sebanyak 296 orang, tenaga medis 113 orang, dan sisanya tenaga teknis sebanyak 41 orang. Tenaga teknis yang dibutuhkan berasal dari sarjana arsitek, teknik sipil, ekonomi pembangunan, teknik lingkungan, manajemen hukum, komputer, pertanian, informatika hingga pariwisata. “Untuk guru dan kesehatan sendiri hampir terdapat kekurangan di semua sekolah maupun puskesmas. Jadi untuk tenaga kesehatan akan ditempatkan di sejumlah puskesmas dan RSUD Taliabu,” ungkap Salim. Sedangkan di Kota Tidore Kepulauan, terdapat jatah 12 formasi khusus yang terdiri atas honorer K2 dan lulusan cumlaude. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya manusia (BKPSDM) Kota Tikep Sura Husain mengemukakan, saat ini honorer K2 Kota Tikep yang tercatat di BKN sebanyak 164 orang. “Namun setelah diverifikasi, yang memenuhi syarat untuk seleksi CPNS 2018 hanya 13 orang yang

Passing Grade Pendaftaran tes CPNS sendiri resmi dibuka secara daring pada 19 September mendatang. Pendaftaran dilakukan secara terintegrasi lewat portal nasional https://sscn.bkn.go.id. Proses seleksi akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT BKN) baik untuk pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), lalu dilanjutkan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kemenpan Setiawan Wangsaatmadja mengatakan, untuk dapat mengikuti seleksi lanjutan, peserta SKD harus melampaui nilai ambang batas (passing grade). “Passing grade bagi peserta SKD dari kelompok pelamar jalur umum sama seperti tahun lalu, yakni 143 untuk TKP (Tes Karakteristik Pribadi), 80 untuk TIU (Tes Intelegensia Umum), dan 75 untuk TWK (Tes Wawasan Kebangsaan),” ujar Setiawan seperti dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (11/9). Setiawan mengatakan p assing grade tersebut diatur dalam Peraturan Menteri PANRB Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2018. Sementara untuk pelamar dari formasi khusus, yang tahun lalu menggunakan sistem ranking, kali ini diberikan batas minimal untuk nilai TIU. Bagi pelamar dari formasi sarjana cumlaude dan diaspora, akumulasi nilai paling sedikit 298 dengan nilai TIU minimal 85. Sedangkan bagi penyandang disabilitas, nilai kumulatifnya 260, dengan TIU minimal 70. Putra-putri Papua/Papua Barat, nilai akumulatif 260 dengan TIU minimal 60. Untuk eks tenaga honorer K-II, nilai akumulatif minimal 260 dan TIU minimal 60. “Untuk peserta seleksi dari olahragawan berprestasi internasional, nilai terendah merupakan nilai ambang batas hasil SKD,” imbuh Setiawan. Setiawan juga menyatakan Permen PANRB 37/2018 ini juga mengatur adanya pengecualian untuk beberapa jabatan. Untuk dokter spesialis dan instruktur penerbang, nilai kumulatif minimal 298, dengan nilai TIU sesuai passing grade. Sedangkan untuk jabatan juru ukur, rescuer, ABK, pengamat gunung api, penjaga mercusuar, pawang hewan, dan penjaga tahanan, akumulasi nilainya paling sedikit 260 dengan nilai TIU minimal 70 dalam seleksi CPNS 2018. (udy/ikh/far/cnn/kai)

Saat menyampaikan sambutan Gubernur Malut, Darwis Pua mengaku pelayanan publik di Pemprov Malut belum sesuai harapan masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pengaduan, keluhan masyarakat, baik yang disampaikan secara langsung kepada pimpinan unit pelayanan maupun melalui surat pembaca pada berbagai media massa. “Dilain pihak masyarakat sebagai unsur utama yang dilayani belum memberikan kontrol yang efektif untuk menjadi unsur pendorong dalam upaya oeningkatan kualitas pelayanan publik,” kata Darwis. Melihat potret penyelenggaraan pelayanan publik dewasa ini yang masih dihadapkan pada kondisi yang belum sesuai dengan kebutuhan dan perubahan yang terjadi di berbagai bidang kehidupan masyarakat, maka Pemprov Malut melalui Biro Organisasi merasa perlu untuk melaksanakan rakor ini. “Tujuannya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dengan sejumlah strategi. Pertama, peningkatan kualitas perilaku dan keprofesionalan aparatur pemerintah. Strategi ini mengharuskan birokrat memiliki kecakapan,” terangnya.

Satu hal lagi yang perlu dicermati dalam upaya peningkatan pelayanan publik melalui peningkatan kualitas sumber daya aparatur, dan keprofesionalan pegawai adalah masalah attitude atau perilaku. “Diperlukan sikap dan mental yang baik dari setiap aparatur pemerintah yang memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sebab keprofesionalan apapun aparatur penyelenggara layanan publik, bila memiliki sikap yang tidak terpuji, hanya akan menimbulkan ketidakpuasan dari masyarakat,” jelasnya. Strategi yang kedua, lanjut dia, adalah menciptakan kebijakan pelayanan publik yang tidak terlalu prosedural dan berbelit-belit. Dengan strategi ini, kata dia, akan semakin mendorong terciptanya kualitas pelayanan yang efektif, efisien dan akuntabel. Salah satu tujuan dari pembuatan kebijakan ini untuk mengubah image dan citra pelayanan publik yang selama ini cenderung berbelit-belit, boros dan memakan waktu yang lama. Sehingga pada akhirnya nanti masyarakat akan semakin lebih terpuaskan dengan setiap layanan yang diberikan,” urainya.(udy/adv/jfr)

Restiana Halada mengatakan tujuan kompetisi ini untuk meningkatkan kecintaan siswa terhadap cabang olaharaga, salah satunya sepak bola. Tak hanya itu, GSI juga meningkatkan kecakapan kolaboratif dan kooperatif, serta kesehatan jasmani, menciptakan kondisi kooperatif secara sehat, melatih sportivitas dan tanggung jawab. “Termasuk mengembangkan bakat dan minat siswa pada cabang olaharaga sepakbola, dan meningkatkan persatuan dan kesatuan siswa seluruh Indonesia,” ujarnya. Lanjutnya, Restiana mengatakan, kegiatan ini akan berlangsung selama

empat hari. Pada GSI 2018 ini, sebanyak empat kabupaten kota yang terlibat menjadi kontestan. Di antaranya, Kota Ternate, Halmahera Barat, Taliabu, dan Kota Tidore Kepulauan,” katanya. Pada laga pembuka GSI ini menggunakan setengah kompetisi, Selasa (11/9) kemarin antara Kota Ternate versus Halmahera Barat. Kemudian, Rabu, (12/09) Tikep bertemu Taliabu, Kamis, (13/09) dua partai yang berlaga Taliabu versus Kota Ternate dan Hamahera Barat versus Tikep. Kemudian, Jumat,(14/09) antara Halmahera Barat versus Taliabu dan Kota Ternate versus Tidore Kepulauan (mg-04/yun)

Indonesia Memainkan Sepakbola Modern

FRANCISCO Filho

CIKARANG - Pelatih Mauritius, Francisco Filho, menilai sepakbola di Indonesia berkembang. Bahkan, Timnas Indonesia memainkan sepakbola yang modern. Indonesia

menang 1-0 atas Mauritius dalam laga uji coba di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Selasa (11/9) sore. Skuat Garuda nyaris mendominasi jalannya permainan sepanjang laga dan juga banyak bikin peluang emas. Permainan Indonesia di laga ini dapat pujian dari pelatih lawan. Filho menyebut cara main tim Indonesia sudah modern. “Sepakbola Asia progres bagus. Di Indonesia saya bertemu penyerang bagus. Permainan Indonesia bagus, mereka memainkan sepakbola modern, sangat terlihat dan saya apresiasi. Ada kemajuan di sepakbola Indonesia. Indonesia tim mudanya punya serangan bagus,” kata Filho. “Sepakbola Indonesia sangat bagus. Tapi saya tak berhak memberikan opini. Yang pasti sepakbola Indonesia modern, taktik oke,” tegasnya.

Apa yang dikatakan Filho sebetulnya sudah dirasakan pecinta sepakbola Indonesia sejak kursi kepelatihan diambil alih Luis Milla. Bersama pelatih asal Spanyol itu, Indonesia bermain sangat menghibur. Meski terkadang masih ada umpan-umpan panjang yang diperagakan, Indonesia setidaknya sudah mulai berani memainkan umpan pendek. Bahkan, saat tersingkir di 16 besar Asian Games 2018 dari Uni Emirates Arab, Indonesia di sebagian besar pecinta sepakbola Tanah Air dinilai main bagus. Meningkatnya permainan Indonesia juga tak lepas dari kebiasaan Milla mempertahankan kerangka utama tim. Timnas Indonesia senior saat ini banyak dihuni skuat U-23. Komposisi itupun tetap dipertahankan meski Milla sudah tak menjadi pelatih Timnas Indonesia. (dtc/yun)


SELASA, 12 SEPTEMBER 2018

MANCA SPORT

Malut Post

12

Jersey No 10 Masih Setia Menunggu Scaloni Tak Yakin dengan Masa Depan Messi di Argentina

LIONEL Messi

PELATIH interim Arge Argentina, Lionel Scaloni menegaskan bahwa jjersey nomor 10 Argentina masih menunggu sang empunya, Lionel Messi kembali berlaga be untuk La Albiceleste. Saat ini tim Argentina massi ih berharap-harap cemas Messi sih mau memper memperpanjang karier internasion internasionalnya. Masa depan Messi di timnas timn Argentina memang sempat dira diragukan setelah ga gagal total di Pial ala Dunia 2018 la lalu. Dia menola lak panggilan Ar Argentina untuk laga uji coba melawan G Guatemala dan Kolom Kolombia pekan ini, Messi me memilih tetap di Barcelona. Kabarnya Messi masih menimbang kemungkinan k kembali pensiun dari laga inter-

nasional. Dia pernah melakukannya beberapa tahun lalu pasca Argentina gagal di final Piala Dunia dan Copa America. Oleh sebab itu, Messi diperkirakan akan kembali beristirahat dari laga internasional, meski jersey nomor 10 masih setia menunggunya. Argentina punya jadwal beruji coba melawan Guatemala dan Kolombia mulai 7 dan 11 September dini hari tadi. Pelatih interim Lionel Scaloni tak memanggil beberapa pemain bintang. Kapten Lionel Messi adalah salah satu di antaranya. Messi sebelumnya pernah membatalkan niat pensiun dari tim nasional. Namun Scaloni tak yakin apakah kali ini bintang Barcelona pemilik lima Ballon d’Or tersebut akan kembali melakukannya. “Saya sudah bicara dengannya. Setelah pembicaraan tersebut, dia tak dipanggil untuk pertandinganpertandingan ini,” kata Scaloni, seperti dikutip The Guardian. “Sejujurnya, kami belum bicara tentang apa yang akan terjadi di masa depan. Kita semua tahu betapa berartinya dia bagi kami, jadi lihat saja nanti. Saya punya hubungan baik dengannya. Kami bicara baik-baik dan keinginannya sangat jelas. Dia takkan dipanggil kali ini. Untuk selanjutnya, kita lihat saja nanti,” tutupnya. (bln/yun)

Fenati Minta Maaf atas Aksi Tekan Rem Pembalap Lain ROMANO Fenati meminta maaf atas aksi gilanya menekan rem pembalap lain di Moto2 San Marino. Pembalap yang telah didepak timnya itu mengaku aksinya memalukan. Fenati bertindak gila menekan rem motor Stefano Manzi, saat sama-sama sedang melaju kencang, dalam balapan Moto2 di sirkuit Misano, Minggu (9/9) kemarin. Rider 22 tahun itu panas karena sebelumnya Manzi menyenggolnya hingga keluar lintasan. Aksinya pun mengundang sorotan tajam dari sesama pembalap. Sebagai hukuman, Race Directions mendiskualifikasinya dari balapan dan menjatuhkan skors dua seri. Tapi hukuman lain yang lebih berat juga harus ditanggung Fenati. Timnya, Marinelli Snipers langsung mendepaknya. Sementara itu, kesepakatan dengan Forward Racing MV Agusta untuk musim depan dibatalkan karena insiden tersebut. Fenati menyesali aksinya. Rider

TAK TERPUJI: Romano Fenati (kiri) saat melakukan aksinya menekan rem pembalap lainnya

asal Italia ini pun menuliskan permintaan maaf lewat situs resminya, sembari menjelaskan alasan dibalik aksinya itu. “Saya meminta maaf ke seluruh dunia olahraga. Pagi ini, dengan pikiran jernih, saya berharap kejadian itu cuma mimpi buruk. Saya mengingat kembali momen-momen itu, saya membuat gestur memalukan, saya bukanlah seorang pria sejati,” ungkap

pernyataan tersebut. “Seorang pria sejati akan menyelesaikan balapan lalu pergi ke Race Direction untuk mencoba mendapatkan keadilan dari episode-episode sebelumnya. Saya tak sepatutnya bereaksi terhadap provokasi-provokasi. Kritikan-kritikan ke saya benar adanya dan saya memahami kebencian terhadap saya,” ucapnya. (dtc/yun)

ADVERTORIAL

Ajak Semua Pihak Sukseskan Pelaksanaan Imunisasi Penyakit Campak dan Rubella Sangat Berbahaya MUI Bolehkan Imunisasi MR TERNATE – Campak atau dikenal dengan sarampah dan penyakit rubella adalah penyakit sangat berbahaya. Penyakit itu dapat menyebabkan komplikasi serius, bahkan bisa berujung pada kematian. “Kita sudah terlalu lama menyepelekan penyakit ini, tanpa diobati akan sembuh. Padahal, banyak anak yang meninggal karena sarampah. Demikian juga dengan penyakit Rubella, ini mirip dengan sarampah namun lebih ringan. Justru karena lebih ringan itulah, cenderung tak diperhatikan,” kata Gubernur Malut Abdulgani Kasuba dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Darwis Puah, pada acara pertemuan sosialisasi pelaksanaan program imunisasi secara terpadu di Malut yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Maluku Utara (Malut) dan Sub Direktorat Imunisasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Grand Dafam Hotel, Senin (10/9)

Penyakit Rubella, kata gubernur jika menyerang ibu hamil akibatnya mengerikan. Karena dapat mengakibatkan kecacatan dan kematian pada bayi yang dikandung. Cacat yang timbul adalah cacat permanen, bayi bisa lahir dengan kebutaan, ketulian, kelainan jantung bahkan kelainan otak. “Hal ini sangat mempengaruhi pertumbuhan seorang anak dan menjadi beban untuk keluarganya, baik mental maupun finansial,” tambahnya. Olehnya itu, Indonesia telah berkomitmen untuk mencapai eliminasi penyakit campak dan pengendalian penyakit rubella atau kecacatan yang disebabkan oleh infeksi rubella saat kehamilan (Congenital Rubella Syndrome) pada tahun 2020. Sekretaris Komisi Fatwa MUI DR. HM. Asrorun Niam Sholeh, M.A dalam presentasinya di kegiatan tersebut menyampaikan penggunaan vaksin MR produk dari Serum Institute of India (SII), pada saat ini dibolehkan (mubah) karena ada kondisi keterpaksaan (dlarurat syar’iyyah). Sampai saat belum ditemukan vaksin MR yang halal dan suci. Selain itu ada keterangan ahli yang kompeten dan dipercaya tentang bahaya yang ditimbulkan akibat tidak diimunisasi, karena itu pemberian imunisasi MR dibolehkan. Kebolehan penggunaan vaksin MR

sebagaimana dimaksud, akan tidak berlaku jika ditemukan adanya vaksin yang halal dan suci. Fatwa MUI tentang Obat dan Pengobatan, Nomor 30 Tahun 2013, menurut Asrorun, Islam mensyariatkan pengobatan, karena bagian dari perlindungan dan perawatan kesehatan, itu merupakan bagian dari menjaga Al-Dharuriyat Al-Khams. Dalam ikhtiar mencari kesembuhan wajib menggunakan metode pengobatan yang tidak melanggar syariat. Obat yang digunakan untuk kepentingan pengobatan wajib menggunakan bahan yang suci dan halal. Penggunaan bahan najis atau haram dalam obat-obatan hukumnya haram. Namun, penggunaan obat yang berbahan najis atau haram untuk pengobatan hukumnya diperbolehkan kecuali memenuhi syarat sebagai berikut. “Digunakan pada kondisi keterpaksaan (al-dlarurat). Yaitu kondisi apabila tidak dilakukan dapat mengancam jiwa manusia, atau kondisi keterdesakan yang setara dengan kondisi darurat (al-hajat allati tanzilu manzilah al-dlarurat). Itu merupakan kondisi keterdesakan yang apabila tidak dilakukan dapat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, Idhar Sidi Umar dalam sambutannya menambahkan, pelaksanaan imunisasi MR sudah melewati satu tahap, yakni tahap pemberian pada anak sekolah. Namun, sasaran untuk anak

sekolah belum tercapai karena baru 53,1 persen dari target 70 persen. Anak sekolah merupakan sasaran terbesar pemberian MR. “Kendalanya, masih ada sekolah dan orang tua yang menolak untuk diimunisasi,” terang Idhar. Penolakan orang tua dan sekolah, kata Idhar disebabkan saat awal pelaksanaan MR belum ada fatwa MUI yang menerangkan kehalalan vaksin. Tapi saat ini, MUI sudah mengeluarkan fatwa Nomor 33 yang membolehkan pemberian vaksin MR. Berbagai upaya strategi untuk meredam penolakan di masyarakat sudah dilakukan diantaranya dengan berkoordinasi dan komunikasi dengan MUI dan Satker terkait pada tingkat provinsi dan kabupaten/kota. MUI Malut juga kata dia, sudah mengeluarkan himbauan kepada MUI kabupaten/kota untuk membantu pelaksanaan imunisasi MR di daerah. Selain itu, strategi teknis seperti sweeping oleh petugas kesehatan di puskesmas dan dibantu oleh camat, PKK, Kepala Desa untuk memastikan anak-anak sudah diimunisasi. Kegiatan yang digelar selama tiga hari sejak Senin (10/9) hingga Rabu (12/9), selain dihadiri stake holder di Malut juga dihadiri oleh MUI Pusat, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan PT Biofarma Indonesia serta Kemeterian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia. (mg-01/adv/rul) (Foto-foto oleh Dinkes Provinsi)

Penyampaian Materi terkait Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat nomor 33 tahun 2018 oleh perwakilan MUI Pusat didampingi Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara.

Tandatangan kesepakatan pelaksanaan imunisasi Measles Rubella (MR) dengan capaian target 95 persen tingkat Kabupaten/Kota di Malut

Pose bersama peserta dan stakeholder serta perwakilan dari Pusat pada acara pertemuan sosialisasi.

Penyampaian Sambuatan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Malut

Penyampaian Sambutan Gubernur Maluku Utara yang diwakili staf ahli

Stakeholder se-Provinsi Maluku Utara yang mengikuti Kegiatan Pertemuan Sosialisasi Pelaksanaan Program Imunisasi.


RABU, 12 SEPTEMBER 2018

MAJANG POLIS

Sampah dan Air Bersih jadi Prioritas Infrastruktur Jasa dan Perdagangan juga Diutamakan Editor : Fahrul Marsaoly Peliput : Abd Yahya Abdullah TERNATE – Keluhan warga terkait pelayanan air bersih terus berdatangan dari warga. Di beberapa kelurahan bahkan warga belum merasakan pelayanan air bersih dengan maksi-

mal, begitu juga dengan pelayanan persampahan. Menyikapi kondisi itu pada tahun 2019 mendatang air bersih dan masalah sampah akan menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (pemkot) Ternate. “ Dua hal ini menjadi problem besar yang harus kita atasi tahun depan,” kata kepala Bapelitbangda Kota Ternate, Said Assagaf, kemarin (10/9). Untuk mengoptimalkan pelayanan sampah akan dilakukan pengadaan beberapa unit armada pengangkut sampah. Sedangkan untuk pelayanan

air bersih akan lebih difokuskan pada kelurahan-kelurahan yang selama ini belum terlayani dengan baik. “ Dua hal ini cukup urgen, karena itu akan kita optimalkan tahun depan,” janjinya. Selain dua hal ini, pengembangan infrastruktur jasa dan perdagangan juga masuk pada skala prioritas terutama pembangunan pasar yang belum tuntas. Begitu juga dengan pembangunan reklamasi Kayu-merah-Kalumata serta pembangunan akses jalan SaleroDufa-dufa. Baca: SAMPAH.. Hal 16

Risiko

Malut Post

13

Tinggi

Pupuskan Masa Depan IPSUS PSUS LIP IPUTAN KHUSUS

Pendidikan Seks Harus Digalakkan, Cegah Kehamilan di Usai Remaja Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate mencatat tahun 2017 kasus hamil usai remaja mencapai 94 orang. Sedangkan di tahun 2018 hingga Juli lalu ditemukan 46 orang. Rata-rata mereka masih berada di bangku sekolah, berusia 16 hingga 18 tahun.

KEHAMILAN di usai remaja sangat berisiko. Ibu hamil yang berusia di bawah 20 tahun dapat menyebabkan kematian ibu dan bayi, mudah terinfeksi, keracunan kehamilan, anemia kehamilan, persalinan prematur atau kelainan bawaan bayi, pendarahan yang hebat proses persalinan yang lama dan sulit selain itu sorang yang hamil di usia remaja kadang mendapat pengasingan dalam lingkungan masyarakat. Baca: PUPUSKAN.. Hal 16

Harus Menguatkan Pendidikan di Rumah

MASALAH hamil di usia remaja, menjadi kekhawatiran orang tua. Terutama bagi mereka yang saat ini anak-anaknya tengah beranjak di usai-usia tersebut. Salah satu Ibu rumah tangga, Irawati Arsyad menuturkan, pergaulan bebas menjadi salah satu penyebab maraknya anak hamil di usia remaja. Baca: PENDIDIKAN.. Hal 16

FAKTOR TERJADINYA KEHAMILAN USIA DINI Kurangnya pendidikan moral dan agama

Pendidikan formal dan informal yang rendah

Tradisi atau kebiasaan suatu daerah yang sangat mendukung terjadinya pernikahan dini

Pergaulan bebas dan seks bebas

Kurangnya perhatian orang tua

Kemiskinan

HIZBULLAH MUJI MALUT POST

BARU Container Crane dari Korea yang tiba di Ternate Minggu lalu. Pada Selasa (11/9) kemarin, terlihat sudah terpasang di atas Pelabuhan A Yani Ternate. Fasilitas ini nanti akan mempermudah angkutan container dari atas kapal ke truck yang masuk keluar dermaga.

GURU Oknum Guru Dikecam Sejumlah Pihak TERNATE – Tindakan kekerasan yang dilakukan salah satu oknum guru SDN 27 Kelapa Pendek, mendapat sorotan dari berbagai pihak, salah satunya kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Hadija Tukuboya. Baca: GURU.. Hal 16

SEMENTARA ITU One Way Traffic Tidak Ada Kabar TERNATE – Rencana pemerintah Kota Ternate menerapkan jalan satu arah atau one way Traffic tak lagi terdengar kabarnya. Rencana penerapan one way Traffic ini hanya disosialisasi pada 2017 lalu, selanjutnya hingga saat ini tak lagi didengar kabarnya. Padahal penerapan jalur satu arah itu merupakan visi-misi wali kota.

Pengembangan Olahraga Akan Dioptimalkan TERNATE – Setelah sukses menjadi tuan rumah perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) dan pembakaran obor Asian Para Games, membuat Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman berkeinginan besar meningkatkan olahraga di Kota Ternate. “ Saat ini pemkot tengah membangun sport hall yang bisa dimanfaatkan berbagai macam cabang olahraga. Jika pembangunannya sudah rampung maka pemkot sudah bisa merancang program-program yang dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi,” kata wali kota. Baca: OLAHRAGA.. Hal 16

Kurangnya informasi mengenai kesehatan organ reproduksi

Pengaruh alkohol dan obat-obat terlarang

Kekerasan dalam rumah tangga Pelecehan seksual

RISIKO KEHAMILAN USIA DINI Kematian ibu dan bayi Mudah terinfeksi Keracunan kehamilan Anemia kehamilan Persalinan prematur atau kelainan bawaan bayi

Pendarahan yang hebat Proses persalinan yang lama dan sulit Pengasingan dalam lingkungan masyarakat

Perwali Jam Belajar Bisa jadi Solusi KEHAMILAN di usai remaja yang masih marak di Kota Ternate mendatangkan keprihatinan sejumlah kalangan, sebab masalah tersebut membawa dampak buruk, baik dari aspek sosial maupun ekonomi. Apalagi yang paling merasakan dampaknya adalah pihak perempuan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Hadija Tukuboya mengatakan, dampak buruk yang ditimbulkan itu juga termasuk pada tingkat pendidikan yang lebih rendah dan tingkat kemiskinan yang lebih tinggi.

BURHAN Abdurahman

Baca: PERWALI.. Hal 16

Baca: ONE WAY.. Hal 16

Pawai 1 Muharram, Peserta Langsung Bersihkan Sampah TERNATE- Pawai ta’ruf merayakan pergantian tahun hijriyah, kemarin (11/9) berlangsung meriah. Meski sudah menjadi kegiatan rutin tahunan, pawai tepat di 1 Muharram 1440 H ini sedikit berbeda dari biasanya, yakni disediakannya

BTM FOR MALUT POST

MERIAH: Para ibu peserta pawai Ta’ruf memperingati tahun baru Hijriyah

1000 paket bubur ayam untuk para peserta oleh Majelis Taklim Kartika Korem 152 Babullah Ternate. Ketua BTM Almunawwar, H. Muchsin menjelaskan kegiatan yang mengangkat tema Menjalin Silaturrahim Sesama Anak Bangsa dalam bingkai NKRI yang Bermartabat ini merupakan bagian dari upaya syiar Islam. “Giat ini murni syiar dan da’wah untuk edukasi generasi milenia kita, agar mereka tahu pergantian tahun hijriah adalah hari besar Islam,” katanya usai melepas para peserta pawai mengganti Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman

yang belum sempat hadir. “Tahun hijriyah adalah tahun perenungan untuk mensyukuri nikmat Allah swt atas capaian amaliah apa yg telah kita perbuat serta merenung atas dosa-dosa yang telah kita perbuat serta memohon ampunanNya dan bermunajah, agar 1440 H kita menjadi insan yg lebih baik,” ungkapnya seraya mengapresiasi para panitia yakni ibu-ibu Majelis Ta’lim Kartika Candra Korem 152 Babullah, BTM Almunawwar, PKH Kota Ternate dan Pengurus Wilayah Bakomubin Malut. Baca: PAWAI.. Hal 16


14

Malut Post

AROUND TERNATE

RABU, 12 SEPTEMBER 2018

Art: Resayfa Rumra

SEMENTARA ITU Selokan Di Hasan Esa Taprop

Hizbullah Muji/Malut Post

SELOKAN: Isi selokan di kawasan jalan hasan esa

TERNATE - Beginilah kondisi selokan di jalan Hasan Esa Kelurahan Takoma, bagian dalam selokan dipenuhi pasir dan juga sampah yang didominasi oleh plastik bekas kemasan minuman ringan Pantauan koran ini kemarin, warga sekitar bahkan harus membuka ram penutup selokan (drainase) agar saat air penuh, sampah ini bisa keluar melalui lubang selokan. Ini dilakukan warga agar saat hujan turun akses air di dalam selokan masih bisa berfungsi dengan mengeluarkan sampah plastik tersebut Rizky salah satu pekerja yang tinggal tak jauh dari kawasan tersebut menuturkan, saat hujan turun dikawasan Takoma tepat diarea depan Polres Ternate selalu digenangi air, salah satunya akibat luapan air dari selokan yang taprop (tersumbat red). “didalam selokan itu hampir seluruhnya dipenuhi sampah plastik dan pasir hingga ruang akses air dalam selokan makin kecil akibatnya saat hujan turun air bersama sampah keluar dari selokan dan memenuhi badan jalan, kalau kita tidak buka ram penutup selokan ini hanya air yang keluar dan memenuhi jalan sementara sampah akan penuhi badan selokan dan membuat drainase makin tersumbat,”Terang Rizky Rizky berharap dinas kebersihan Kota Ternate untuk membuat penyaring sampah di setiap lubang masuk ke selokan juga di beberapa titik agar sampah tidak masuk ke dalam selokan utama. “Kalau jaring penahan sampah difungsikan saya rasa peraoalan sampah ini bisa diatasi, karena setiap saat ada petugas yang bertanggungjawab mwngontrol jaring atau ram penahan sampah, atau jika mereka punya solusi lain untuk secepatnya bertindak, persoalan banjir dan sampah di area jalan Hasan Esa Takoma ini sudah lama,” Harap Rizky. (Aji)

Lilian Spa Dipercaya Dafam untuk Massage Sebagai Fasilitas Tambahan untuk Pengunjung

KOMPAK: Foto bersama Manajemen Dafam dengan crew Lilian.

TERNATE - Bagi yang sering berkunjung ke Grand Dafam Bela Ternate mungkin tak asing lagi di telinga saat mendengar nama Lilian Spa, karena sejak awal tahun 2018, Dafam telah mempercayakan Lilian Spa untuk memberikan layanan tambahan refleksi bagi pengunjung Nah bagi pengunjung yang belum tahu informasi soal fasilitas

Lili for Malut Post

tambahan ini berikut infonya, Lilian merupakan salah satu salon kecantikan dan wedding Gallery milik pengusaha muda asal Kota Ternate, lama berkecimpung di usaha ini membuat lilian dipercayakan manajemen Grand Dafam Bela Ternate untuk memberikan layanan Massage tambahan kepada setiap pengunjung yang menginap di hotel tersebut,

artinya setiap konsumen Dafam akan dapat layanan gratis massage saat menginap. I Ketut Gunarta CHA, General Manager Grand Dafam Bela Ternate kepada Malut Post menjelaskan, hadirnya Grand Dafam di Ternate adalah untuk menunjang kebutuhan wisatawan nusantara dan asing agar memdapatkan pelyanan dan fasilitas yang terbaik dan lengkap. Untuk mendukung hal itu manajemen kemudian bekerjasama dengan Lilian agar berdampak langsung kepada pengusaha lokal yang mendukung perkembangan pariwisata Ternate dan Maluku Utara pada umumnya. Kami selalu ingin memanjakan tamu yang datang agar dapat mempromosikan Ternate kepada kerabat dan kolega mereka. “Setiap tamu Grand Dafam Bela Ternate berhak mendapatkan layanan gratis massage dari Lilian Spa dan ini merupakan salah satu dari sejumlah layanan professional dari manajemen kepada

pengunjung Grand Dafam,” Terang I Ketut Gunarta CHA terpisah, Lilian Deryana pemilik salon kecantikan dan wedding galery menuturkan, kepercayaan yang diberikan oleh Grand Dafam itu sangat luar biasa dan menantang, pasalnya Manajemen Grand Dafam ini levelnya hampir setara dengan manajemen hotel internasional, hotelnya diseluruh Indonesia ada, jadi bukan hal biasa kalau sampai mereka percayakan kami dari daerah untuk urusan pelayanan kepada pengunjung hotel. “Kami pengusaha daerah merasa begitu didukung oleh manajemen Grand Dafam karena dipercaya untuk tambahan fasilitas ini, bukan tampa alasan mereka memilih lilian, karena kami yakin pengalaman dalam layanan Spa dari Lilian ini yang membuat manajemen sekelas Grand Dafam mau bekerjasama dengan Lilian, tentunya kami akan memberikan layanan terbaik dan bekerja profesional untuk memberikan layanan yang terbaik bagi pengunjung Grand Dafam Bela Ternate,” Tutur Lilian Deryana. (PN/Lid)

Fokus Tiap Akhir Pekan Perang Melawan Sampah

BLH Kepung Sampah di Lelong Editor : Erwin Syam Peliput : Fitrah A Kadir Fitrah/Malut Post

TERNATE-Kondisi lingkungan yang ada di seputaran Lelong, menjadi perhatian khusus

BERSIH: Aksi bersih sampah yang dilakukan BLH akhir pekan kemarin

dari Badan Lingkungan Hidup dengan memantau dan aktif melakukan pembersihan di kawasan yang dikenal sebagai muara sampah tersebut Seperti yang dilakukan 40 personil BLH akhir pekan lalu dengan melakukan pembersihan sampah di seputaran lelong Makassar Timur dan Kawasan Reklamasi Tapak I, petugas keliling kampong untuk bersihkan tumpukan sampah di beberapa area. kepada koran ini Yus Karim Kabid Persampahan, Limbah Berbahaya dan Beracun bLH usai melaksanakan pemberaihan sampah kepada Malut Post menuturkan, Minggu kemarin fokus pembersihan ada di kawasan Lelong, dimana kami masuk dari lorong hingga ke barangka samping SPBU bahkan sampai ke lapangan Ngaralamo dengan melibatkan 40 personil gabungan serta empat armada pengangkut sampah. “sesuai instruksi pak Wali kami Minggu ini (akhir pekan red) fokus di Lelong Makassar

Timur dan soa Sio serta kawasan Tapak, nanti Minggu depan kami akan berpindah ke kawasan Jalan Hasan esa, Jalan Siswa hingga ke Jembatan I, namun kawasan lelong akan terus kami awaasi pasalnya kawasan ini dikenal sebagai kawasan yang paling rawan sampah kiriman” Tutur Yus Karim. Lebih lanjut kata Yus, pembersihan ini akan rutin dilakukan BLH bekerjasama dengan instansi terkait seperti TNI-Polri setiap akhir pekan guna mendukung program pemerintah akan Ternate beraih sampah. “Program ini akan berlanjut setiap akhir pecan kita akan perangi sampah dan kami juga sangat memohon dukungan masyarakat tidak hanya terlibat dalam program akhir pekan namnu juga dukungan melalui kesadaran membuang sampah pada tempatnya menuju Ternate bebas sampah sesuai program Pemerintah kota,” Tutup Yus Karim. (Aji/Lid)

Bangunan ATM Tidak Terurus

Fitrah/Malut Post

ATM: Kondisi Fasilitas mesin ATM yang berada di depan pasar Higenis.

TERNATE-Kondisi bangunan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang berada di dalam area pasar Higienis mulai dipertanyakan warga, pasalnya kini fasilitas milik salah satu bank tersebut kondisinya dinilai warga tidak aman karena sudah rusak Amatan koran ini, mesin ATM ini terlihat masih digunakan sebagian nasabah untuk melakukan transaksi penarikan uang tunai, namun pintu pengaman ATM yang membatasi antara nasabah dengan pengunjung lain sudah rusak, ini tentunya membuat para nasabah, merasa tidak yaman saat hendak melakukan penarikan tunai “Biasa kalau kita bertransaksi itu orang lain tidak bisa

masuk ke ruang ATM dan hanya menunggu di luar, namun di ATM depan pasar Higenis pengunjung dan nasabah lain bisa melihat saat kita melakukan penarikan uang, ini saya rasa tidak aman,”aku Acim salah satu warga yang menggunakan mesin ATM tersebut Karena itu, dirinya berharap agar kondisi pintu ATM yang sudah rusak diminta agar secepatnya diperbaiki pihak bank demi memberikan rasa aman dan nyaman. “Namanya mesin ATM pasti aman bersih dan nyaman tetapi di kawasan depan pasar Higenis kondisinya sangat miris, penuh sampah dan tanpa pintu,” Tutup Acim. (Aji/Lid)


16

SAMBUNGAN MAJANG

Malut Post

RABU, 12 SEPTEMBER 2018

...SAMPAH Samb Hal. 13

“ Jalan lingkar Hiri dan Moti juga akan kita tuntaskan tahun depan,” tandasnya. Sektor pariwisata, lanjutnya juga akan dioptimalkan, sejumlah benteng di Ternate akan direvitalisasi. Anggarannya selain dari pemerintah pusat juga ada dari pemkot. “ Masalah pendidikan dan kesehatan

...PUPUSKAN Samb Hal. 13

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate menyebutkan rata-rata mereka yang hamil di usia remaja berada di bawah 18 tahun dan masih berada di bangku sekolah. Data itu diambil dari 11 puskesmas yang ada di Kota Ternate. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinkes Kota Ternate, Asna Hamid mengatakan, untuk mencegah kasus hamil usai sangat muda, pihaknya telah melakukan berbagai upaya diantaranya, sosialisasi dan penyuluhan terkait kesehatan reproduksi remaja di SMP dan SMA. “ Kegiatan ini tiap tahun rutin kami lakukan,” tandasnya. Selain penyuluhan, di Puskesmas – puskesmas juga membuka konseling bagi remaja yang melakukan kunjungan saat sakit. “Ketika mereka sakit dan melakukan kunjungan, pihak puskesmas langsung mengisinya dengan konseling. Puskesmas sudah dilatih untuk pelayanan remaja, yakni dengan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR),” terangnya. Sekretaris Fajaru, Lembaga Perempuan dan Anak Maluku Utara, Astuti N Kilwouw menuturkan maraknya remaja yang hamil bukan hanya karena pergaulan bebas. Pergaulan atau relasi sosial bukanlah menjadi sumber masalah. Pengekangan dan pembatasan yang berlebihan justru bisa menjadi pemicu meningkatnya jumlah remaja yang hamil. Apalagi mereka mempunyai pemahaman dan kesadaran atas fungsi seks yang meni. “ Akibatnya hubungan seks, tanpa tanggung jawab seringkali dilakukan tanpa sadar oleh banyak remaja,” tandas Alumnus Universitas Islam Indonesia itu. Poin dari persoalan ini menurutnya, adalah pada pendidikan seksualitas dan reproduksi yang harus digalakkan sejak dini agar tumbuh kesadaran pada anak sejak dini pemberian pemahaman dilakukan secara berjenjang. “ Anak SD, SMP hingga SMA bahkan setiap anak, tentu memiliki perbedaan daya tangkap dan pemahaman. Sehingga metode pengajaran dan pendidikan juga harus di sesuaikan dengan usia dan daya dukung kemampuan menanggapi,” tandas magister hukum ini. Lanjut Tuti sapaan akrabnya, pengawasan dari orang tua, tidak cukup untuk mencegah maraknya persoalan ini. Kesadaran dini pada anak yang harusnya didorong

juga tetap menjadi skala prioritas,” tandasnya. Sedangkan terkait dokumen Rancangan Anggaran Kegiatan (RKA) yang belum dimasukan oleh sebagian besar SKPD. Said berharap agar secepatnya dilakukan. Sebab jika tidak diajukan maka wali kota enggan membahasnya. “Bagaimana mau bahas, kalau RKA saja belum dimasukan,” pungkasnya. (Cr-05/rul)

Terpisah Antropologi Sosial Universitas Khairun (Unkhair) Arlinah Madjid menuturkan, kasus hamil remaja, jika dilihat dari data Dinas Kesehatan tahun 2017 terdapat 94 kasus sementara 2018 hingga bulan Juni ada 46 kasus. Walau data ini menujukan penurunan, masalah hamil usai remaja tetap harus menjadi perhatian, kerana selain menyebabkan risiko besar bagi ibu muda, hamil di usia remaja juga menyebabkan masa depan para remaja itu pupus tak hanya perempuan tapi juga laki-laki. Arlinah melihat media massa memberikan kontribusi besar terhadap perubahan sikap dan pandangan orang tua pada dunia remaja, demikian juga sebaliknya. Media menyediakan berbagai nilai dan ideologi untuk dipilih oleh penonton; tua maupun muda. Nilai liberalisme tampaknya lebih dominan saat ini dan mampu mempengaruhi perubahan pandangan dan nilai pada masyarakat konservatif. “Proses ini tidak terjadi dalam sekejap, tapi telah berlangsung bertahun-tahun,” terang Alumni Universitas Gadja Mada (UGM) ini. Tingginya kehamilan di luar nikah pada remaja hanyalah salah satu dampak dari perubahan tersebut, yang baru terdeteksi sekarang. Pembatasan yang dilakukan orang tua terhadap pergaulan anak juga semakin kurang. Pandangan orang tua terhadap dunia remaja sudah berubah. “Dahulu orang tua menganggap pergaulan remaja harus dibatasi. Tapi sekarang mereka akan dipandang kolot dan kampungan jika membatasi pergaulan anak-anak mereka,” jelasnya. Terkait kondisi ini Kepala SMPN 2 Kota Ternate, Isman Do Idris juga mengaku prihatin, karena itu sekolahnya juga melakukan upaya-upaya pencegahan dengan menyediakan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIKR). Organisasi itu di bawah naungan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). “Di organisasi itu juga ada guru dan beberapa siswa yang tugasnya memberikan pemahaman terkait bahaya dari pergaulan bebas yang bisa mengakibatkan hamil di usai remaja,” paparnya. Sekolahnya juga kata Isman, melakukan upaya melalui pendidikan karakter dengan kegiatan-kegiatan religi dan sosialisasi yang berarah pada pergaulan bebas dan narkoba. “Jadi semua upaya pencegahan itu kami lakukan di sekolah agar siswa terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan apalagi melihat kondisi saat ini,” pungkasnya. (mg-01/ rul)

Dikbud Kembangkan Pembelajaran Bahasa Ternate TERNATE – Mutan lokal bahasa Ternate telah dimasukan dalam kurikulum pembelajaran sekolah tingkat SD dan SMP. Kedepan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) akan terus melakukan pengembangan. “Kalau 2017 lalu bahasa Ternate yang diajarkan baru sebatas sebagai alat komunikasi, tapi nanti akan kita kembangkan dengan menambahkan kata-kata, sehingga siswa lebih paham terkait gaya sastrawi dari bahasa Ternate itu sendiri,” terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Ternate, Ibrahim

Muhammad, Senin (10/9). Menurutnya, bahasa dan sastra Ternate bukan sebatas alat komunikasi semata. Namun ada unsur filosofi yang dikenal dengan dalil tifa, dalil moro dan dora bololo. “Saya biasa menyebutnya dengan pesan moral,” tandasnya. Bahasa lisan Ternate sambungnya, bukan bahasa kiasan. Tapi itu merupakan kemampuan orangorang tua terdahulu dalam menerjemahkan bahasa Ilahia dalam bahasa lokal agar lebih mudah dipahami “ Orang tua terdahulu itu, menerjemahkan bahasa AlQuran dengan menggunakan

bahasa lokal dengan nilai sastrawi yang tinggi. Kedepan ini akan kita kenalkan kepada siswa melalui muatan lokal ” tandasnya. Sejak lahirnya Undang-undang (UU) nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan, Ibrahim mengaku langsung menerapkan bahasa Ternate sebagai pilihan pelajaran muatan lokal. “ Kalau ada yang bilang Bahasa Ternate akan punah, saya bantah itu, karena kami akan terus menggalakan bahasa dan sastra Ternate pada siswa, agar bahasa Ternate akan terus ada,” pungkasnya. (mg-01/ rul).

Thamrin: Portal Parkir Sementara Dipasang TERNATE – Setelah berulang kali di desak, kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate Thamrin Alwi akhirnya melakukan pemasangan portal parkir di kawasan pasar higienis. “Pos dan tiangnya sementara dicor Insya Allah dalam waktu dekat sudah bisa dipasang,” kata Thamrin, kemarin (10/9). Sementara terkait rencana pihak jatiland mall yang ingin

...PENDIDIKAN Samb Hal. 13

Apalagi pergaulan itu sudah menyimpang dari aturan-aturan agama dan kesusilaan. “ Pergaulan yang terlalu bebas tak hanya menyebabkan seks bebas tapi juga berakibat pada pemakaian obat-obat terlarang bahkan tindakan kriminal lain dan itu berakibat pada penurunan prestasi anak di sekolah,” jabarnya. Menyikapi kondisi itu, peran orang tua sangat penting. Selain melakukan pengawasan, orang tua dalam memberikan pendidikan kepada anak harus mendekati anak sebagai teman, sahabat sehingga mereka mampu atau tidak segan menceritakan hal-hal yang terjadi pada dirinya. “Bantu mereka dalam memilih teman ataupun lingkungan yang baik karena jika berteman

...PERWALI Samb Hal. 13

Anak-anak perempuan yang menikah muda menghadapi akibat buruk terhadap kesehatan mereka.” Hal ini membawa dampak pada potensi peningkatan risiko kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), gizi buruk, hingga gangguan kesehatan seksual dan reproduksi,” ungkapnya. Menurut Hadija, masalah ini harus ditangani secara serius. Dikbud juga harus lebih serius memberikan pemahaman kepada siswa untuk menghindari nikah mudah, apalagi hamil diluar nikah. Karena untuk mencapai jenjang tersebut pasangan suami istri harus telah matang jasmani dan rohani. “Untuk membangun sebuah rumah

...GURU Samb Hal. 13

Hadija menyesalkan sikap yang dilakukan oknum guru tersebut. “ Ternate ditunjuk sebagai kota layak anak, tentu sekolah-sekolahnya harus ramah anak, bukan malah sebaliknya,” sesal Hadija. Mendidik anak dengan cara kekerasan sudah bukan lagi zamannya, apalagi hingga menyebabkan anak tersebut cedera. Guru seperti

...ONE WAY Samb Hal. 13

Kepala Dinas Perhubungan Thamrin Alwi mengatakan, program itu tidak jalan karena ada rambu-rambu lalulintas yang kurang. Pemasangan traffic light di Bastiong, pada jalan masuk menuju

memberikan kewenangan kepada pemkot untuk mengelola lahan parkir depan jatiland mall. Menurut Thamrin, pihaknya sudah berkoordinasi dengan jatiland mall. Namun, ada kendala yang perlu diselesaikan. “ Sebelum memberikan kewenangan ke pemkot untuk mengelola, jatiland mall harus memutuskan kontrak dengan pihak yang selama ini mengelola parkiran

tersebut agar tidak menjadi masalah dikemudian hari,” tandasnya. Bila lokasi itu, kata Thamrin, sudah diserahkan sepenuhnya ke Pemkot untuk dikelola, maka 2019 mendatang lokasi itu akan dipasang parkir elektronik. “ Nanti kita akan bicarakan lagi dengan jatiland mall, apakah mereka mau menyerahkan pengelolaan seluruhnya atau bagaimana,” pungkasnya.(cr-05/rul)

dengan yang baik akan berdampak positif pada diri dan lingkungannya,” tandasnya. Orang tua lanjut Ira harus selalu memberikan contoh yang baik dalam mendidik mereka. Memberikan nasihat-nasihat serta menerangkan dampak positif maupun negatif dalam satu masalah. “Saya biasanya bilang di anak, ingat perjalanan kamu masih panjang, jika kamu salah langkah maka kamu sendiri akan menyesal. Maka dari itu, jaga diri dengan baik. Dan walaupun setiap kali anak saya berangkat sekolah atau ke mana saja selalu dengan izin dan pantauan saya,” paparnya lantas mengaku anak diberikan nasihat-nasihat secara rutin sesuai dengan ajaran atau kajiankajian keislaman. Hawa Rajak, orang tua lainnya mengaku, pendidikan seksualitas pada anak sangat penting. Apalagi

bagi anaknya yang saat ini tengah berada di bangku SMP. Pada usai remaja seperti itu anak kadang ingin mengetahui banyak hal, karena itu pendidikan seksualitas sejak dini harus dikenalkan. “Kalau sudah ditanamkan pada diri, otomatis sudah ada kehati-hatian dalam diri mereka. Sehingga walau pergaulan tidak dibatasi namun anak-anak sudah punya kesadaran,” tuturnya. Menurutnya, manusia hidup tak sendiri, karena itu harus bersosialisasi, bergaul adalah hal wajib yang harus dilakukan. Tujuannya agar bisa saling membantu dan melengkapi dengan orang lain yang mungkin dalam kesulitan dan membutuhkan bantuan. Meski begitu, Hawa selalu menguatkan anak-anaknya di rumah dengan pendidikan Islam. “Intinya, harus ada pendidikan seks sejak dini,” tutupnya. (mg-01/rul).

tangga dan pernikahan memang dibutuhkan kematangan emosi dan mengetahui tujuan utama untuk menikah. Jadi, pernikahan bukan hanya menghindari zina tetapi juga bertanggungjawab atas kehidupan pasangan setelahnya dan membawanya hidup menjadi lebih baik,” jelasnya. Hadija menambahkan saat ini perlu ada pengawasan orang tua yang lebih ketat agar anak-anak dapat terhindar dari masalah tersebut.”Karena nikah mudah sangat rentan dengan perceraian karena pendidikan belum tuntas, masa depan suram akhirnya mengganggu biduk rumah tangga,” tandasnya. Anggota DPRD Kota Ternate Nurlela Syarief menambahkan, menikah di usia dini, dikarenakan

hamil, sangat berpotensi mengakibatkan rumah tangga yang tidak akur dan berisiko terjadinya perceraian. “ Itu belum termasuk masalah kesehatan yang ditimbulkan akibat kehamilan itu,” tandasnya. Menyikapi kondisi itu, pemkot harus mengambil langkah apalagi Kota Ternate tengah bersiap menjadi kota layak anak. Politisi NasDem ini meminta, pemkot jangan hanya fokus menata infrastruktur, namun memperbaiki moral generasi juga sangat penting dilakukan. “Salah satu solusinya perwali Jam belajar malam harus tegas dilakukan, agar semua siswa terkontrol. Jika perda jam belajar malan benar-benar diterapkan maka berlahan-lahan masalah tersebut bisa terus ditekan,” tukasnya. (cr05/rul)

ini harus diberikan sanksi tegas. “ Saya pikir Dikbud harus memberikan sanksi tegas agar tidak lagi terulang,” tandasnya. Terpisah, anggota Komisi III DPRD Kota Ternate Nurlela Syarif mengatakan, pihaknya juga menyesalkan adanya kejadian tersebut. Apalagi terjadi di tingkat sekolah dasar. Anak usai SD, adalah anak yang berada di usia produktif atau golden age. Karena itu mereka tidak boleh diperlakukan secara kasar

apa lagi dalam lingkup pendidikan. “ Guru itu jangan lagi diberikan tugas mengajar tapi dipindahkan menjadi staf biasa,” tandasnya. Dikbud didesak, memanggil oknum guru tersebut untuk dievaluasi jangan sampai ada gangguan psikologi dan mental. “ Kami berharap kejadian itu jangan lagi terulang. Guru harus mengedepankan profesionalisme,” harap politisi NasDem ini. (cr-05/ rul)

pelabuhan semut dan traffic light di tanah tinggi juga belum dilakukan. “ Kami sudah usulkan tapi di 2018 ini tidak diakomodir. Jadi belum bisa diterapkan jalur satu arah,” tandasnya. Thamrin mengatakan, di tahun 2019 nanti, pihaknya akan kembali mengusulkan anggaran pengadaan

rambu lalulintas. Dia berharap usulan itu bisa diakomodir. “ Kalau rambu lalulintas yang kurang itu sudah di pasang maka penerapan jalan satu arah sudah dapat diterapkan, dengan begitu akan mengurangi kemacetan dan kecelakaan,” pungkasnya. (cr-05/ rul)

...OLAHRAGA Samb Hal. 13

Menurut Burhan kesuksesan peringatan Haornas di Kota Ternate tidak ada artinya jika tidak ada implementasi yang dilakukan pasca kegiatan. “Peringatan Haornas kemarin, sudah kita perlihatkan ke masyarakat pent-

...PAWAI Samb Hal. 13

Kegiatan tersebut juga dihadiri petinggi Polres Ternate, perewakilan dari Korem serta para tokoh agama. Rute dimulai dari

ingnya olahraga. Jika tidak ditindaklanjuti maka sangat tidak berarti, untuk itu kedepannya perhatian ke dunia olahraga akan ditingkatkan termasuk untuk kamu difabel agar tetap berolah raga,” tandasnya. Fokus pemkot kedepannya akan mengembangkan cabang olahraga yang dapat mengangkat nama pemkot di kanca nasional (cr-05/rul). Gamalama, depan RRI dan finish di depan Masjid Almunawwar. Selama perjalanan peserta bersalawatsekaligus membersihkan sampah. Kegiatan juga diisi dengan doa bersama yang dipompon langsung Jou Kalem Kesultanan Ternate H Ridwan Dero. (nty)


AKADEMIKA

SELASA, 12 SEPTEMBER 2018

Malut Post

17

Kuliah Berbicara dan Menyimak Bersama Iwan Irawan S.Pd., M.Pd

Keterampilan Berbicara Bagi Seorang Pendidik Iwan Irawan S.Pd., M.Pd Dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Ternate

TOPIK pada edisi kali ini akan kita bahas mengenai Keterampilan Berbicara Bagi Seorang Pendidik. Topik ini merupakan bagian dari mata kuliah Berbicara dan Menyimak yang disampaikan Iwan Irawan S.Pd., M.Pd, Dosen Prodi PGSD, UMMU Ternate. Berikut narasi mata kuliah yang disarikan secara bertutur oleh yang bersangkutan: Berbicara sebagai suatu keterampilan berbahasa diperlukan untuk berbagai keperluan terutama dalam menyampaikan informasi kepada orang lain. Hakekat Berbicara Bahasa merupakan alat komunikasi yang umum dalam masyarakat. Tidak ada masyarakat yang tidak memiliki bahasa, bagaimanapun wujudnya. Seseorang yang memiliki kemampuan berbicara akan lebih mudah dalam menyampaikan ide atau gagsan kepada orang lain. Dengan begitu, ide tersebut dapat diterima oleh orang yang mendengarkan atau yang diajak berbicara. Sebaliknya seseorang yang kurang memiliki kemampuan

berbicara akan mengalami hambatan dalam menyampikan ide gagasannya kepada orang lain. Bahasa lisan merupakan alat komunikasi berupa simbol yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Saluran untuk memindahkannya adalah udara. Selanjutnya simbol yang disalurkan lewat udara diterima oleh komunikan, karena simbol yang disampaikan itu dipahami oleh komunikan, ia dapat mengerti pesan yang disampaikan oleh komunikator. Tahap selanjutnya komunikan memberikan umpan balik adalah reaksi yang timbul setelah komunikan memahami pesan. Reaksi dapat berupa jawaban atau tindakan. Dengan demikian, komunikasi yang berhasil ditandai oleh adanya interaksi antara komunikator dengan komunikan. D.Tarigan (1990:149) menyatakan bahwa berbicara adalah keterampilan menyampaikan pesan melalui bahasa lisan. Pesan yang diterima pendengar tidaklah dalam wujud asli, tetapi dalam bentuk lain yaitu bunyi bahasa. Bunyi bahasa yang didengar oleh pendengar tersebut kemudian diubah kedalam bentuk semula yaitu pesan. H.G. Tarigan (1983:15) berbicara adalah kemampuan mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi/kata-kata untuk mengekspresikan, menyatakan serta menyampaikan pikiran, gagasan, dan perasaan. Tujuan dan Jenis-Jenis Berbicara Tujuan utama berbicara adalah berkomunikasi agar dapat menyampaikan gagasan, perasaan, pikiran dan kemauan secara efektif. Seyogyanya pembicara makna segala sesuatu yang ingin dikomunikasikan, apakah sebagai alat sosial (social tool) ataupun sebagai alat perusahaan maupun profesional (bussines profesional tool). Pada dasarnya, berbicara mempunyai tiga maksud

umum yaitu: (1). Memberitahukan, melaporkan (to inform), (2). Menjamu, menghibur (to entertain), (3). Membujuk, mendesak, mengajak, meyakinkan (to persuade). G.Keraf (1980:9) menyatakan bahwa tujuan berbicara (pidato) sebagai berikut: Mendorong: pembicara memberi semangat, membangkitkan kegairahan serta menunjukkan rasa hormat dan pengabdian. Meyakinkan: pembicara berusaha mempengaruhi keyakinan atau sikap mental/intelektual kepada para pendengarnya. Memberitahukan: pembicara berusaha mengurai. Berbuat, bertindak: pembicara menghendaki tindakan atau reaksi fisik dari para pendengar dengan terbangkitkan emosinya. Menyampaikan sesuatu kepada pendengar dengan harapan agar pendengar mengetahui tentang sesuatu hal, pengetahuan dan sebagainya. Menyenangkan: pembicara bermaksud menggembirakan, menghibur para pendengar agar terlepas dari kerutinan yg dialami oleh pendengar. Pendapat yang sama juga dikemukakan D.Tarigan (1990:151-153) menyatakan bahwa tujuan berbicara meliputi: (1) menghibur, (2) menginformasikan, (3) menstimuli, (4)meyakinkan, (5) menggerakan. Jenis-Jenis Berbicara Berbicara dapat ditinjau sebagai seni dan sebagai ilmu. Berbicara sebagai seni menekankan penerapannya sebagai alat komunikasi dalam masyarakat dan yang menjadi perhatian adalah berbicara di muka umum, diskusi kelompok dan debat. Berbicara sebagai ilmu menelaah hal-hal yg berkaitan dengan mekanisme berbicara dan

mendengar, latihan dasar tentang ujaran dan suara, bunyi-bunyi bahasa, patologi ujaran. Konsep-konsep dasar pendidikan berbicara mencakup tiga kategori yakni: hal-hal yang berkenaan dengan hakekat atau sifat-sifat dasar ujaran, hal-hal yang berhubungan dengan proses intelektual yang diperlukan untuk mengembangkan kemampuan berbicara, hal-hal yang memudahkan seseorang untuk mencapai keterampilan berbicara. Berbicara secara garis besar dapat dibagi menjadi dua yaitu: 1. Berbicara dimuka umum (public speaking) yang mencakup berbicara yang bersifat pemberitahuan, kekeluargaan, bujukan dan perundingan. 2. Berbicara pada konferensi (conference speaking) yang meliputi diskusi kelompok, prosedur parlemener dan debat. Djago Tarigan (1990:176) membedakan macam berbicara berdasarkan pada: Situasi, tujuan, metode penyampaian, jumlah penyimak dan peristiwa khusus. Pembicara Ideal Berikut sejumlah ciri pembicara yang ideal, yang perlu dan sangat bermanfaat untuk dikenal, dipahami, dihayati dan diterapkan dalam berbicara. Antara lain: tepat memilih topik, menguasai materi, memahami latar belakang pendengar, mengetahui situasi, tujuan jelas, kontak dengan pendengar, berkemampuan linguistik dan nonlingistik, menguasai pendengar, memanfaatkan alat bantu, penampilan meyakinkan, dan terencana. Demikian ulasan mengenai dengan Keterampilan Berbicara Bagi Seorang Pendidik, semoga bermanfaat dan menjadi bahan pembelajaran untuk kita bersama. (tr-03)

22 Peserta PGDK Ikut Sertifikasi Guru TERNATE - Sebanyak 22 peserta Program Pendidikan Guru Daerah Khusus (PGDK) mengikuti pelaksanaan sertifikasi guru Dalam Jabatan melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan. Kegiatan yang dilaksanakan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) dan Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK) ini, dibuka pada (9/9) di Kampus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unkhair Ternate. Ketua Program Studi (Prodi) PPG, Dr. Syahril Muhammad mengatakan bahwa kegiatatan dimulai dengan pembekalan selama delapan hari yang dimulai

sejak tanggal 1 sampai 8 September. Selanjutnya, pendalaman materi yang akan berlangsung selama 16 hari dan telah dimulai sejak pembukaan hingga 24 September nanti oleh LPTK FKIP Unkhair. Syahril juga merinci para peserta yang terdiri dari, 9 guru dari Kabupaten Taliabu, 3 guru dari Kepulauan Sula (Kepsul), Halmahera Timur (Haltim) sebanyak 5 guru, Halmahera Utara (Halut) 3 guru dan dari Kabupaten Buru Maluku sebanyak 3 orang. Acara pembukaan juga dihadiri Koordinator Prodi PGSD Dr. Samsu Somadayo serta para instruktur Dr. Wahid Umar, Dr. Rustam Hasim, Dr. Nasrun Balulu dan Darmawati Hadi. (tr-03/nty)

FOTO BERSAMA : Peserta PGDK dengan Ketua Prodi PPG beserta para instruktur

Pengurus MITI Wilayah Maluku-Papua Resmi Terbentuk

POSE BERSAMA : Mahasiswa Arsitektur Maluku Utara saat berada di Sulteng

Miniatur Sasadu dan Langkie Diapresiasi di TKMAI TERNATE - Miniatur maket rumah adat Sasadu, Jailolo dan rumah adat Langkie, Tidore menjadi hasil karya mahasiswa arsitektur Malut yang dipresentasikan dalam Temu Karya Ilmiah Mahasiswa Arsitektur Indonesia (TKIMAI) ke 34 di Sulawesi Tengah (Sulteng) baru-baru ini. Selain memamerkan hasil karya tersebut, dalam pertemuan para mahasiswa arsitektur itu, Himpunan Mahasiswa Arsitektur, Fakultas Teknik (HIMA Fatek) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate juga mendapat kesempatan, dimana Muhdi Ibrahim Ketua HIMA Fatek Unkhair dipercaya memimpin sidang forum komunikasi yang membahas mengenai pendidikan, organisasi dan pengabdian masyarakat.

Demikian disampaikan Ketua BEM Fatek Unkhair Zainudin Yamin kepada Malut Post, kemarin (11/9). Dikatakannya selain kegiatan tersebut, dalam event itu juga disi dengan berbagai kegiatan diantaranya, sayembara monumen nasional, pawai budaya, seminar nasional serta workshop. Khusus untuk seminar yang mengangkat tema Arsitektur Nusantara yang diikuti oleh 744 peserta yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Arsitektur Indonesia (FK-MAI) itu menghadirkan narasumber dari arsitek-arsitek ternama di Indonesia seperti Yu Sing dan Prof Yandi. Sementara, dalam talkshow dengan tema yang sama yang dipimpin Di pen-

ghujung acara acara, diisi dengan Talkshow Arsitektur Nusantara, Ketua Ikatan Arsitektur Indonesia Ahmad Djuhara, selakun mediator dalam acara itu lebih banyak membahas rumah tradisional Malut hasil karya para mahasiswa yang dikatakannya sarat dengan kearifan lokal.”Banyak sekali pelajaran serta pengalaman berharga yang didapatkan selama mengikuti kegiatan ini. Kita bangga membawa nama besar Malut dan nama besar Fatek Unhhair, khususnya Himpunan Mahasiswa Arsitektur,” pungkasnya. Sementara dalam kegiatan tersebut 24 mahasiwa yang mewakili Malut ini, tampil dengan pakaian adat Malut serta atribut soya-soya. (tr-03/nty)

KOMPAK: Foto Bersama Pengurus dan Pembina MITI Maluku-Papua

TERNATE - Sejumlah mahasiswa dan sarjana dari berbagai disiplin ilmu dan perguruan tinggi di Maluku Utara, telah membantuk organisasi Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI) Wilayah Maluku-Papua. Pembentukan organisasi non pemerintah yang secara umum diarahkan pada pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia terutama yang terkait dengan Ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) ini, ditandai dengan pelantikan pengurus MITI Wilayah Maluku-Papua periode 2018-2019, akhir pekan lalu, (8/9). Pelantikan Ene Madi Jaya, S.Pd. selaku Ketua MITI di wilayah baru ini bersama pengurus lainnya dilakukan langsung oleh Ketua MITI Pusat,

Dr. Ratno Nuryadi di Istana Cafe. Pada kesempatan itu, Ratno menjelaskan bahwa tujuan organisasi non pemerintah itu adalah untuk mewujudkan komunikasi yang efektif antar ilmuwan dan teknolog yang berkewarganegaraan Indonesia dalam membangun IPTEK-Industri untuk Indonesia yang tangguh dan mandiri. Pada kesempatan itu, dia juga mengungkapkan harapannya kepada para pengurus baru di wilayah yang baru terbentuk jaringan para ilmuwan dan teknolog ini. “Kehadiran MITI di Indonesia timur dapat mewadahi para ilmuwan dan teknolog serta dapat berkontribusi terhadap pembangunan daerah setempat,¡± pungkasnya. (arg/nty)


ADVERTORIAL

SELASA, 12 SEPTEMBER 2018

Malut Post

18

Menpora Apresiasi 11 Program Prioritas Pemkab Halteng Pencanangan GOR Stadion Halmahera Fagogoru dan prasarana olahraga di daerah,” ucapnya. Imam berharap, satu kelak akan lahir bibit baru atlet yang mampu bersaing diajang olahraga nasional maupun internasional dan menjadi kebanggaan pemerintah daerah. “Saya ucapkan selamat dan apresiasi kepada pemda Halteng atas dukungan dalam membina dan meningkatkan olahraga di Indonesia semoga pembangunan GOR Halteng berjalan sukses,” sukses, tuturnya. Sementara itu, Bupati Edi Langkara mengapresiasi kedatangan Menpora di Halteng. “Kami ucapkan selamat datang Menpora beserta rombongan di bumi Fagogoru,” ujar Bupati. Bupati mengatakan, Halteng memiliki potensi dan bibit olahragawan yang mumpuni. Hanya saja, peningkatan prestasi belum

MENTERI Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, resmi mencanangkan Gelanggang olahraga (GOR) Pembangunan Stadion Halmahera Fagogoru, di Desa Nurweda, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Senin (10/8). /8). Pencanangan pembangunan Stadion itu tu masuk dalam 11 program Multi ulti Years yang menjadi program m prioritas Pemerintah Daerah. ah. Menpora mengapresiasi resiasi 11 program prioritas Pemerintah Kabupaten (PemkPemka b ) Ha l ma h e ra Tee n ga h (Halteng). “11 program am prioritaskan Pemkab Halteng perlu diapresiasi karena rena menyentuh langsung ng dengan masyarakat,” terangnya. Dia menjelaskan, kedatangannya di Halteng sudah ditakdirkan. “Saya ke Halteng tentu juga sudah ditakdirkan pada waktu penerbangan bersama Bupati Edi Langkara ke Jakarta. Saat itu Bupati menyampaikan agar datang ke Halteng, dan saya sampaikan ke Bupati, insya Allah suatu saat nanti saya akan silaturahmi ke Halteng. Alhamdulillah, Allah kabulkan do’a dan harapan kita semua,” ungkapnya. Imam mengatakan, kegiatan olahraga pada hakikatnya merupakan miniatur kehidupan karena di dalam aktifitas olahraga terkandung banyak nilai. Disamping orang yang melakukan kegiatan olahraga memiliki tujuan seperti kesehatan, kesenangan dan pengisi waktu luang juga secara universal dalam olahraga melekat nilai perjuangan, kepeloporan, kerjasama, persaingan. “Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah mendukung program Kemenpora dalam kegiatan peningkatan sarana

maksimal karena penyediaan fasilitas olahraga yang minim. “Pak Menteri, fasilitas yang ada di Malut saat ini adalah fasilitas yang dibangun sejak zaman Provinsi Irian Barat dan orde baru dengan standar yang biasabiasa saja dan tidak terlihat peningkatannya. Maka jangan heran jika dalam sejumlah even olahraga pasti berakhir penerimaan piala dengan benjol kepala,” ungkap mantan anggota DPRD Provinsi ini. Oleh karena itu, Lanjut Bupati, motivasi

n GOR

an

enyampaik rawi, saat m ah N am Im ru Menpora ahera Fagogo Stadion Halm

ncananga da acara pe sambutan pa

rekreasi,red) dalam satu kawasan terpadu,” ucapnya. Kami ingin sampaikan bahwa pembangunan gelanggang yang terpadu dan lengkap dalam sebuah kawasan di daerah merupakan Cita-cita dan obsesi obsesi dan cita-cita kami. C pribadi kami bahwa ini terlahir dari pandangan pandanga g np olahraga adalah sense of spirit sesungguhnya olahr h aga ad dari sua Pembangunan G OR Fagogoru salah Halmahera merupakan m satu dari 11 program strategis Pemerintah Daerah Kabupaten Halteng. 11 program prioritas diantaranya, rencana pemitu diantara bangunan pasar lelilef, renpembangunan kawasan cana pemb ekonomi ttepeleo, rencana pembangunan gelanggang p embangu olahraga fagogoru, renolahra cana pembangunan ca f a g o g o r u , re n cana pembangunan kawasan perikanan terpadu, rencana pembangunan pasar wairoro, rencana pembangunan wisata nusliko. Kemudian jalan hotmix 100 kilo ditambah dengan pembangunan jembatan. “ Tahun ini, dari 11 program tersebut sudah dialokasi Menpora Imam Nahrawi dan Bupati melalui APBD Edi langkara serta Wakil Bupati Abdurrahim Odeyani. perubahan 2018, dan pekerjaan akan dimulai bulan November mendatang,” ujarnya. Kegdan pemerintah daerah,” ungkapnya.  Menurutnya, stadion Fagogoru menjadi iatan pencanangan GOR Stadion ini dihadiri implementasi cita-cita dasar kami serta tuntu- Wakil Bupati Abdurrahim Odeyani, Wakil tan Undang-undang nomor 3 tahun 2005 ten- Ketua DPRD Fahris Abdullah dan anggota tang sistem keolahragaan nasional. “Pemkab DPRD Halteng, Sekda Halteng Hi. Husen NurHalteng akan membangun sebuah gelang- din, Kapolres Halteng AKBP Andri Haryanto, gang Olahraga terpadu. Stadion Fagogoru ini Dandim 1505/Tidore Letkol Inf Yayat Priatna berorientasi pada tiga koridor yaitu sebagai Prihatina, Sempat hadir juga Sekda Provinsi pusat olahraga rekreasi atau kami sebut den- Maluku Utara, Muabdin Hi Radjab, serta anggan kawasan sportteiment atau kolaborasi gota DPRD Provinsi Maluku Utara dari Komisi antara sport and enterteiment (Olahraga dan II dan III. (wmj/adv/mpf )

membangun fasilitas olahraga tidak hanya digunakan sebagai sarana olahraga tetapi juga sebagai wahana antar sesama warga untuk meminimalisir konflik akibat event olahraga termasuk mewujudkan penguatan mental spritual masyarakat. “Memsarana bangun saran na da dan n prasana olahraga yang memadai bagi masyarakat masyarakk at adalah kewajiban pemerintah dan pemerintah daerah. Sebagaimana diatur dalam Undang-undang Undang undang nomor 3 tahun 2005 tentang sistem keolahragaan nasional bahwa pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjamin ketersediaan prasarana p pr asarana olahraga sesuai dengan standar dan kebutuhan pemerintah pusat

Bupati Edi La Stadion Halm ngkara, saat menyampa ahera Fagogo ikan sambu tan pada ke ru. giatan penc anangan

GOR

Menpora Imam Nahrawi bersama Istri didampingi Bupati Edi Langkara.

Menpora Imam Nahrawi saat menandatangani pencanangan Stadion Halmahera Fagogoru

Menpora Imam Nahrawi melihat gambar design 11 program prioritas Pemkab Halteng yang terpampam di baliho.

Menpora Imam Nahrawi dan Bupati Edi Langkara serta Wakil Bupati Abdurrahim bersama Wakil Ketua DPRD Halteng Fahris Abdullah

Perpose bersama Menpora Imam Nahrawi, Bupati Edi Langkara, Wakil Bupati Abdurrahim Odeyani, sekda Halteng dengan sejumlah siswa SD.

Menpora Imam Nahrawi lepas peserta pawai obor sambut tahun baru islam


18

Malut Post

EKONOMI BISNIS

ANALISA Harus Kurangi Impor Minyak Mentah JAKARTA - Impor minyak mentah menjadi salah satu penyumbang terbesar kebutuhan Dolar AS. Karena itu, Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menekankan perlunya pengurangan impor minyak mentah guna menekan defisit transaksi berjalan guna membantu penguatan Rupiah. Ekonom Indef Bhima Yudistira mengatakan secara rata-rata Indonesia harus mengimpor minyak sebanyak 800 ribu barel per hari. “Jika harga minyak dunia di angka USD 75 per barel, lalu dikalikan maka kebutuhan Dolar untuk impor minyak mentah sebesar USD 60 juta per hari. Ini sangat menguras sekali valas (valuta asing) dalam negeri,” ujarnya. Dia menyatakan program B20 atau pencampuran BBM (Bahan Bakar Minyak) dengan biodiesel sebesar 20 persen cukup bagus dalam mengurangi impor minyak mentah. Hanya saja, pemerintah menurutnya memang perlu memperhatikan kesiapan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) maupun mesin kendaraan non PSO (Public Service Obligation). Sebab, tidak dipungkiri biodiesel dari turunan minyak sawit memang memiliki kelemahan di suhu tertentu akan membeku. Jika pemerintah memaksa kendaraan non PSO menggunakan B20 maka menurutnya juga diperlukan insentif. “Ketergantungan minyak harus dikurangi dengan mempercepat konversi gas dan percepat peningkatan energi baru terbarukan,” imbuhnya. Di sisi lain, pemerintah juga terus meminta agar Pertamina segera mempercepat pembangunan kilang guna menekan impor BBM. Selain meningkatkan ketahanan energi nasional, pembangunan kilang juga akan memberikan nilai efisiensi cukup signifikan dari sisi cracking cost atau biaya pengolahan crude menjadi BBM yang mencapai hingga USD 13 per barel. “Jika kita impor crude, menghindari impor BBM untuk diolah di kilang Pertamina. Maka, akan terdapat selisih harga antara impor crude dan BBM (cracking cost) biasanya sekitar USD 10 hingga USD 13 per barel,” ujar Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar. Jika saat ini misalnya harga crude WTI atau Brent sebesar USD 70 per barel, maka per barel harga produk itu ditambahkan USD 10 hingga USD 13 sebagai biaya pengolahan crude menjadi produk BBM. Harga BBM pun akan mencapai USD 80 hingga USD 83 per barel. “Biaya pengolahan crude menjadi BBM atau cracking cost itulah yang dapat diefisienkan jika kita impor crude dan mengolahnya di kilang Pertamina,” jelas Arcandra. (jpnn/onk)

RABU, 12 SEPTEMBER 2018

Penerimaan Negara Capai 60,8 Persen Pelemahan Rupiah, Tingkatkan Pendapatan Editor: Bukhari Kamaruddin

JAKARTA - Penerimaan negara per Agustus 2018 mencapai Rp 1.152,7 triliun atau setara 60,8 persen dari target sebesar Rp 1.894,7 triliun pada tahun ini. Realisasi penerimaan negara pada Agustus 2018 menunjukkan kenaikan 18,4 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Hal itu dido-

rong pertumbuhan penerimaan perpajakan 16,5 persen serta kenaikan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar 23,4 persen. Pada Agustus tahun lalu, pertumbuhan penerimaan dari sektor perpajakan hanya 9,5 persen, sedangkan pertumbuhan PNBP 22 persen. ”Ini pertumbuhan yang tinggi,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Menurut dia, capaian penerimaan negara kali ini sangat baik. Sebab, harga komoditas yang menjadi sumber ekspor Indonesia juga sudah mulai recovery. Selain itu, basis data perpajakan membaik dari tax amnesty sehingga penerimaan bisa ikut tumbuh. Perempuan yang kerap disapa Ani itu juga menerangkan, setiap rupiah melemah

Rp 100 per dolar AS (USD), penerimaan negara naik Rp 4,7 triliun. Kenaikan penerimaan itu juga dipengaruhi harga komoditas. Meski penerimaan naik, belanja negara juga meningkat Rp 3,1 triliun karena rupiah yang melemah. Dari situ, terjadi selisih surplus Rp 1,6 triliun. Meski negara mendapat kenaikan penerimaan saat rupiah melemah, Ani menampik negara mendulang keuntungan. ”Mengelola anggaran negara itu bukan soal untung. Kalau APBN sehat itu karena kami menggunakan instrumen untuk menjaga ekonomi lebih baik. Artinya, kami tidak menggunakan untung atau rugi, karena ini sering dipelintir,” jelas Ani.(jpnn/onk)

SURYANI/MALUT POST

RAMAI: Suasana di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Ternate

Ditjen Pajak Sasar WP Nakal JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan, bersikap tegas kepada Wajib Pajak (WP) yang tiga tahun tidak melaporkan kekayaannya. WP seperti ini menjadi prioritas Ditjen Pajak untuk melakukan pemeriksaan. Direktur Penyuluhan dan Pelayanan Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama

mengatakan hal itu juga sudah sesuai dengan penerbitan surat edaran nomor SE-15/PJ/2018 tentang Kebijakan Pemeriksaan. “WP yang tiga tahun terakhir belum diperiksa all taxes memang kita masukkan sebagai salah satu indikator ketidakpatuhan dalam menyusun DSP3,” kata Hestu, seperti dilansir dari detikfinance. SE nomor SE-15/PJ/2018 menjadi panduan atau arahan dari Dirjen Pajak Kementerian Keuangan kepada jajaran internal tentang

bagaimana KPP/Kanwil/KPDJP memilih WP yang akan diperiksa. Ditjen Pajak Kementerian Keuangan akan membuat daftar sasaran prioritas panggilan potensi (DSP3) bagi wajib pajak (WP), baik orang pribadi (OP) maupun badan usaha. “Karena pelaporan pajaknya masih sepenuhnya self assessment yang belum kita lakukan pengujian,” jelas dia. Penggalian potensi juga berlaku kepada WP sesuai dengan indikator yang ditetapkan dalam SE tersebut. “Ini semacam Compliance Risk Management (CRM) di mana kita memetakan WP berdasarkan pola kepatuhannya,” tutup dia. (dtc/onk)

EKSPEDISI: Foto bersama sesaat sebelum kapal TNI AL yang melakukan ekspedisi bersama Bank Indonesia berangkat dari Pelabuhan Ahmad Yani Ternate

BI Sambangi Pulau Terpencil TERNATE - Bank Indonesia (BI) Maluku Utara (Malut) melakukan ekspedisi ke pulau terpencil, terluar dan tertinggal. Ekspedisi ini dilakukan mulai Senin (10/9) lalu. Menurut Kepala Kantor Perwakilan BI Malut Dwi Tugas Waluyanto, ekspedisi seperti ini sudah dilakukan beberapa kali, namun kali ini agar berbeda karena

dilakukan hingga ke Manokwari Papua Barat. Selama perjalanan tersebut, kapal yang digunakan BI singgah di Pulau Bisa, Obi Misool, Kofiau, Yui, Rani dan berakhir di Manokwari. Uang yang disiapkan dalam ekspedisi ini mencapai Rp 1 miliar, dan akan berakhir 17 September. “Berbagai pecahan

Arus Modal Masuk Sedikit, Picu Defisit JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan penyebab defisit transaksi berjalan (current account deficit). Menurutnya, arus modal yang masuk Indonesia atau capital inflow sedikit menjadi pemicunya. Dia menuturkan, neraca pembayaran pada 2016 dan 2017 masih mengalami defisit

sekitar USD 17 miliar. Namun pada tahun itu juga terdapat inflow sekitar USD 29 miliar, sehingga defisit masih bisa ditutupi. “Sehingga neraca pembayaran secara keseluruhan masih positif karena trade account dan current account deficit bisa dibiayain oleh capital inflow yang nilainya hampir 2 kali lipat dari defisitnya,” kata Sri Mulyani, seperti dilansir dari detikfinance. Kondisi tersebut, kata Sri Mulyani tidak terulang di tahun 2018. Dia menyebut, di tahun ini arus modal yang masuk Indonesia lebih sedikit karena terpengaruh dari kebijakan normalisasi moneter Amerika Serikat (AS), dalam hal ini kenaikan suku bunga The Fed. “Di 2018 dinamika berubah di mana capital inflow tidak mengalami sekuat seperti 2016 dan 2017,” jelas dia. Menurut Sri Mulyani, arus modal tersebut penting bagi neraca modal dalam negeri. Sebab, jika neraca

uang dapat ditukarkan oleh warga,” ucapnya. Ekspedisi ini juga fokus pada penarikan uang yang tidak layak edar. BI juga melakukan edukasi kepada masyarakat bagaimana cara menggunakan uang dengan baik dan benar, dan memberikan penjelasan keaslian rupiah, sehingga mereka bisa membedakan uang palsu dan uang asli. “Kegiatan ekspedisi ini melibatkan Kantor Perwakilan BI Papua Barat dan TNI Angkatan Laut.(mg02/onk)

modal surplus maka bisa membiayai transaksi berjalan yang selama ini defisit. “Ini lah yang mungkin kita harus waspadai terkait dengan sentimen yaitu psikologi. Kedua mengenai faktual policy perdagangan, di AS versus mitra dagangnya, ketiga mengenai kebijakan moneter AS yang cenderung suku bunganya meningkat dengan capital kembali ke AS, hal tersebut yang akan menentukan sentimen terhadap rupiah kita,” pungkasnya. Seperti diketahui capital inflow adalah jumlah uang asing atau sumber eksternal lain yang masuk ke suatu negara lewat pembelian aset di negara tersebut. Mengalirnya arus modal masuk ke suatu negara akan membuat rupiah kian ‘berotot’. Derasnya capital inflow mampu mendongkrak kekuatan mata uang lokal karena uang asing yang masuk tadi harus berubah wujud dulu agar bisa tampil dalam mata uang lokal. Tantangan bagi otoritas dan pelaku industri baik industri keuangan maupun sektor riil- adalah bagaimana menciptakan iklim investasi yang membuat danadana asing ini betah tinggal lama di Indonesia. (dtc/onk)


RABU, 12 SEPTEMBER 2018

KABAR RANTAU

Malut Post

19

Marak Terjadi Bom Ikan, Pemkab Ancam Nelayan MANADO - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Minahasa Tenggara Vecky Monigir kembali mengingatkan kepada nelayan agar menghentikan penggunaan bom saat menangkap Ikan. Hal tersebut dilakukan DKP Minahasa Tenggara menyusul masih marak penggunaan Bom Ikan saat nelayan melaut. “Saya ingatkan kembali kepada para nelayan yang berada di pesisir pantai Minahasa Tenggara untuk menghentikan penggunaan bom saat menangkap ikan, karena jelas jelas dampaknya sangat tidak baik untuk biota laut” kata Vecky di Ratahan Vecky melanjutkan, penggunaan bom ini sangat merusak dan perlu waktu sangat lama

untuk mengembalikan kehidupan biota laut yang dirusak karena bom, Pemkab tidak akan mentolerir jika ada nelayan yang masih menggunakan bom untuk menangkap ikan. “Kalau kedapatan masih ada yang menggunakan bom maka saya minta masyarakat langsung melaporkan ke pihak kepolisian untuk diproses hukum,” katanya. Terpisah Pemerhati lingkungan di Kabupaten Minahasa Tenggara, Mario Lontaan, mengaku kesadaran para nelayan untuk tidak menggunakan bom untuk menangkap ikan masih kurang. “Memang kesadaran dari para nelayan ini masih sangat kurang, sehingga dalam praktiknya masih ada yang menggu-

ILUSTRASI Bom Ikan. (Ggl)

nakan, dan dampaknya kerusakan biota laut,” ujarnya. Dia mengungkapkan perlu ada pendekatan

persuasif kepada para nelayan sehingga mulai meninggalkan cara penangkapan ikan dengan tidak merusak biota laut. (Antaranews/Lid)

Wakatobi dapat Jatah 300 CPNS Guru dan Tenaga Kesehatan Mendominasi

PERISTIWA Kebakaran Ruko Panggang 3 Warga

Sekab Wakatobi, Muhammad Ilyas Abibu (kanan) dan Plt kepala BKPSDM Kabupaten Wakatobi, La Ode Saharumu (kiri)

(MUSTAFA LAYONG/SINDONEWS)

EVAKUASI: Kebakaran menghanguskan satu unit bangunan ruko di Jalan Bulukunyi, Kelurahan Mariccaya Baru, Kecamatan Makassar.

MAKASSAR - Kebakaran menghanguskan satu unit bangunan rumah toko (ruko) di Jalan Bulukunyi, Kelurahan Mariccaya Baru, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, sekira pukul 04.00 Wita, Tiga warga yang sedang berada dalam ruko, tewas terpanggang. Mereka ditemukan terpisah di bawah tumpukan debu dan puing bangunan dini hari tadi, Selasa (11/9/2018). Menurut Kepala Bidang Operasi Damkar Kota Makassar Hasanuddin, tiga orang yang meninggal tersebut ditemukan sekira pukul 5.00 Wita hingga pukul 5.50 Wita. Ketiganya langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk dilakukan proses identifikasi. “Kebakaran yang diduga disebabkan korsleting arus pendek listrik itu menghanguskan rumah Syahlan. Sementara tiga orang meninggal dunia masing-masing Rosmiati, Rifka, dan Ratih ketiganya merupakan satu keluarga,” terang Hasanuddin. Proses pemadaman berjalan sekira 30 menit setelah Dinas Damkar Kota Makassar mengerahkan 10 unit armada penyemprot dan tangki air. (SINDOnews/Lid)

LAKA LANTAS Diduga Tertabrak Bus, 2 Pemuda Toraja Tewas dan 1 Kritis

(JUFRI TONAPA/SINDONEWS)

JENAZAH KORBAN. Dua pemuda Ulusalu, Kecamatan Saluputti, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, ditemukan tewas di jalan, Selasa pagi (11/9/2018). Diduga korban ditabrak bus.

TORAJA - Dua pemuda Ulusalu, Kecamatan Saluputti, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, ditemukan tewas di jalan, Selasa pagi (11/9/2018). Diduga korban ditabrak bus yang melaju di depan Kantor Telkom Makale. Kedua korban tewas tersebut yakni Gideon dan Dirpan Ala. Sedangkan seorang rekannya yang belum diketahui identitasnya, masih dalam kondisi kritis. Seorang rekan korban, Rey, mengatakan saat itu ketiganya sedang berjalan kaki hendak pergi mandi. “Katanya mereka mau pergi mandi soalnya sudah ibadah pagi di penginapannya,” ungkap Rey, Selasa (11/9/2018). Ketiga pemuda ini adalah peserta dari Klasis Ulusalu yanh yang mengikuti ulang tahun emas Persekutuan Kaum Muda Gereja Kibaid di Makale. Hingga saat ini kedua jenazah masih berada di gedung kegiatan Stt Kibaid Makale.(SINDOnews/ Lid)

(KENDARIPOS)

TAHUN BARU: Pawai Ta’aruf masyarakat Muna menyambut tahun baru Islam.

Ribuan Warga Muna Ramaikan Pawai Ta’aruf KENDARI — Perayaan pergantian tahun 1440 Hijriah berlangsung semarak di Muna. Ribuan masyarakat berbusana muslim berkumpul di Masjid Al Munajat Raha menyambut hari pergantian tahun Islam tersebut. Perayaan dilakukan dengan menggelar pawai taaruf. Ratusan barisan dari satuan kerja perangkat daerah, kecamatan, majelis taklim dan sejumlah sekolah ikut serta dalam pawai tersebut. Kecamatan Lohia menjadi barisan yang paling banyak mendapat apresiasi karena menurunkan jumlah peserta terbanyak. Camat Lohia, LM. Hajar Sosi mengaku sengaja memboyong 500 orang sebagai bentuk kampanye gerakan keagamaan tengah menggeliat di otoritanya. Teranyar, Kecamatan Lohia merupakan pencetus program Kampoeng Quran yang terletak di Desa Mantobua, Muna. “Lohia memang pintu masuk Islam di Muna sejak dahulu. Sekarang kami ingin menghidupkan gerakan keagamaan salah satunya dengan Kampung Quran. Jadi tidak saja soal pariwisata yang terkenal, keagamaan juga jadi program utama di Lohia,” tutur Hajar. Pawai taaruf merupakan rangkai peringatan pergantian tahun setelah sehari sebelumnya Pemkab menggelar zikir akbar. Perayaan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Muna, LM Rusman Emba dan petinggi pemerintahan seperti Sekab Nurdin Pamone dan Wakil Ketua DPRD Muna La Ode Dyrun. Peserta pawai mengambil start di Al Munajat Raha, masjid kebanggaan masyarakat Muna. Pawai yang dimulai pukul

07.00 Wita itu melalui rute sekitar 2 kilometer dan finish ditempat semula. Bupati Muna mengaku terkesan sebab masyarakat terlihat sangat antusias. Ia menyebut pawai tersebut merupakan momentum kebangkitan keagamaan di Muna. Baginya, pergantian tahun bermakna kesempatan meningkatkan kualitas kehidupan di segala aspek. “Sangat baik jika perubahan itu dimulai dari sisi spiritual. Tentu sebagai umat muslim, pergantian tahun hijriah menandakkan kesempatan berbuat baik sebagai umat masih terbuka,” katanya dalam sambutan. Rusman mengajak masyarakat Muna terutama bagi umat muslim untuk mensyukuri nikmat umur. Pawai juga digelar agar masyarakat dapat memperingati hari besar Islam dengan kegiatan yang bernilai ibadah. Katanya, dengan berkumpul menyambut hari pergantian tahun sama artinya memulai perjalanan tahun dengan silaturahmi. “Ini juga ekspresi rasa syukur kita atas nikmat umur,” jelasnya. Secara khusus, Rusman mengatakan Pemkab Muna dari waktu ke waktu terus berusaha meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan berbagai program pembangunan. Ia berharap dukungan dari ikhtiar tersebut agar upaya membangun Muna berjalan dengan sinergi dan kerja sama yang baik. “Semoga Muna semakin maju dan mandiri. Selamat menyongsong tahun baru 1440 hijriah,” pungkasnya. (Kendaripos/Lid)

Legislator: Pembangunan Pariwisata Kacau balau tanpa RIPPDA AMBON - Kebijakan Pemerintah Daerah untuk membangun bidang pariwisata menjadi sebuah industri yang menjanjikan akan kacau balau dan tidak ada arahnya bila tidak didukung dengan menyusun program rencana induk pembangunan dan pengelolaan pariwisata daerah (RIPPDA). hal ini disampaikan ketua komisi D DPRD Maluku, Saadiah Uluputty di Ambon kemarin, dikatakan Saadiah kata kunci dalam pembangunan pariwisata daerah yakni adanya kesepakatan serta keterlibatan pemda, DPRD, masyarakat, dan para pelaku usaha, di Maluku terdapat banyak potensi pariwisata alam, sejarah, atau budaya yang menjanjikan serta memiliki keunggulan-keunggulan tersendiri dan tidak

KENDARI — Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Wakatobi akhirnya mengumumkan jatah kursi dan formasi penerimaan CPNS 2018 Selasa kemarin Hal itu diungkapkan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Wakatobi, Muhammad Ilyas Abibu didampingi Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Wakatobi, La Ode Saharumu. dijelaskan sekkab, Tahun ini kita mendapat formasi sebanyak 300 kuota. Rinciannya 150 guru, 90 orang tenaga medis atau kesehatan, 59 untuk tenaga tehnik dan K2 hanya satu formasi, sementara untuk proses pendaftaran dipastikan pada pertengahan September serta tahapan tes akan dilaksanakan mengikuti jadwal yang ada sesuai petnjuk BKN pusat. “Untuk admin kita saat ini masih proses penyelesaian dulu. Admin besok ke Makassar untuk pelatihan untuk hal ini,” ujarnya. namun untuk jumlah formasi dari seluruh jurusan belum diketahui secara pasti. Mengingat akan diisi secara online. “Kalau lokasi tes ada dua tempat di Sulawesi Tenggara yakni di Kota Kendari dan Kota Baubau. “Jadi, tidak ada tes di Wakatobi. Karena tes semuanya berbasis online,” paparnya. sebagaininformasi awal bagi warga, untuk semua peserta tes harus menscan dokumen persyaratan asli seperti ijazah, KTP, kartu keluarga dan lainnya lalu dikirim secara online. “Semua itu akan diverifikasi juga melalui online oleh pusat,” jelasnya. Dipastikan pembukaan pendaftaran dimulai pada tanggal 19 September lalu dilanjutkan dengan tes. Penilaian melalui tes kompetensi dasar (TKD) dan tes kompetensi bidang dengan bobot 60 dan 40 persen. “Untuk lokasi tes nanti kita akan memilih mana yang akan memudahkan peserta yang ikut. Di Kendari atau di Baubau nanti kita lihat saja,” pungkasnya. (Kendaripos/Lid)

WISATA: Pantai Natsepa, Suli, Maluku Tengah merupakan salah satu objek wisata bahari andalan di Pulau Ambon.

(JOHN NIKITA/ANTARANEWS)

kalah dengan daerah lain. Potensi pariwisata ini tersebar di berbagai pulau besar dan kecil di Maluku serta sudah cukup dikenal masyarakat nasional hingga internasional karena sudah ada yang berkunjung, seperti di Pulau Ambon, Seram, Banda, hingga Kabupaten Maluku Tenggara. “Sejauh ini Pemerintah Daerah belum bisa melakukan pengembangan pariwisata dalam skala besar dan membangun infrastruktur penunjang untuk mempermudah akses ke berbagai lokasi pariwisata andalan.,” Terang Saadiah Saadiah melanjutkan, jika diseriusi maka pola intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan daerah maupun diterima langsung oleh masyarakat dari

sektor pariwisata akan menemukan pintunya. Tetapi pemda belum maksimal mengambil langkah untuk menambah dan menggali objek pajak serta retribusi baru dari sektor pariwisata dengan menyiapkan RIPPDA di Maluku secara intensif sehingga sektor ini belum menjadi salah satu bidang primadona dalam mendongkrak pendapatan daerah. Perencanaan pembangunan sektor pariwisata yang terangkum dalam RIPPDA tentunya akan memandu arah pembangunan pariwisata daerah dan penguatan penataan pariwisata berbasis keunikan juga akan turut memberikan nilai tumbuh yang lebih cepat. (Antaranews/Lid)


SELASA, 12 SEPTEMBER 2018

WAKIL RAKYAT

Malut Post

20

Mahasiswa Desak Jokowi Mundur

AKSI: Ribuan mahasiswa dari BEM UIR menggelar aksi demontrasi di depan Gedung DPRD Riau, pada Senin (10/9), menuntut Presiden Jokowi untuk diturunkan. (Virda Elisya/JawaPos.com)

JAKARTA- Presiden Joko Widodo (Jokowi) dituntut mundur dari jabatannya oleh ribuan mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Riau (UIR). Bahkan para mahasiswa ini berhasil masuk ke Kantor DPRD Riau. Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Arya Bima mengatakan, unjuk rasa mahasiswa adalah sesuatu yang wajar. Dirinya juga saat menjadi mahasiwa juga aktif

melakukan unjuk rasa. “Mahasiswa demo itu kan biasa,” ujar Arya Bima di Posko Rumah Cemara, Jakarta, seperti dilansir jawapost.com, Selasa (11/9). Namun apa yang diunjuk rasa harus jelas. Jangan sampai ada kepentingan politik di belakangnya. Atau ada oknum yang menungganginya. Sehingga mahasiswa bisa menjadi agen perubahan. “Di situlah letak gerakan mahasiswa menjadi agen perubahan karena

kelebihan daya nalarnya,” katanya. Sehingga apa yang disuarakan oleh mahasiswa benar-benar murni tanpa oknum atau pihak yang menungganginya. Semuanya bergerak atas hati nurani. “Yang bergerak adalah nurani dan akal sehat, untuk tidak sekadar reaktif,” pungkasnya. Diketahui, demonstrasi mahasiswa UIR sendiri berlangsung cukup ramai. Peserta diperkirakan mencapai 3.000 orang. Mereka

mengenakan almamater berwarna biru tua itu, tiba di gedung rakyat sekitar pukul 14.30 WIB. Mereka datang dengan spanduk besar berupa kain putih bertuliskan ‘Turunkan Jokowi’ yang ditulis dengan cat semprot warna merah. Selain itu, mereka membawa boneka pocong dengan foto Jokowi. Setibanya di depan gerbang kantor DPRD Riau, massa aksi sudah ditunggu oleh aparat kepolisian yang berjaga. Namun, aparat tak bisa berbuat apa-apa saat massa memaksa masuk ke halaman DPRD. Setelah berhasil meringsek masuk, massa mengantungkan pocong itu di sebuah tiang di kantor DPRD Riau. Sementara Bendera Merah Putih mereka turunkan setengah tiang. Tampak pocong tersebut tergantung di tiang itu. Sekitar 15 menit di luar gedung, mereka memaksa masuk ke dalam gedung. Sempat terjadi aksi saling dorong antara massa dengan polisi dan Satpol PP. Meski begitu, massa berhasil masuk ke dalam gedung sambil membawa serta pocong Jokowi ke dalam gedung rapat paripurna. Koordinator Lapangan, Guntur Yurfandi mengatakan, selain meminta Jokowi mundur, ada tiga tuntutan lain yang mereka suarakan pada sore ini. “Pertama, stabilkan perekonomian bangsa. Kemudian selamatkan demokrasi Indonesia dan ketiga usut tuntas kasus korupsi PLTU Riau 1,” ujarnya, Senin (10/9). (JPC/mpf)

Caleg Eks Koruptor, Gerindra Terbanyak Diloloskan Bawaslu Editor : Fahruddin Udi JAKARTA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) merilis data calon anggota legislatif (caleg) mantan narapidana korupsi yang diloloskan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Dari 38 nama, caleg berasal dari Partai Gerindra menempati urutan teratas.Tercatat ada enam caleg dari Partai pimpinan Prabowo Subianto tersebut yang diloloskan Bawaslu, setelah sebelumnya dicoret oleh KPU. Rinciannya, tiga caleg untuk DPRD Provinsi dan tiga caleg untuk DPRD Kabupaten/Kota. Kemudian, Partai Hanura dengan jumlah mantan napi korupsi yang diloloskan lima orang. Rinciannya, tiga caleg untuk DPRD Provinsi dan dua caleg untuk DPRD Kabupaten/Kota. Urutan ketiga ditempati masing-masing Partai Golkar, Partai Berkarya, PAN dan Partai Demokrat. Jumlah caleg mantan napi koruptor yang dilo-

KPU Pastikan M Taufik Tak Lolos JA K A RTAKomisi Pemilihan Umum (KPU) tetap akan mencoret Ketua DPD Partai Gerindra M Taufik dari daftar calon anggota DPRD DKI Jakarta. Penyelenggara pemilu itu mengabaikan M Taufik putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta yang meloloskan Taufik beberapa waktu lalu.Bahkan khusus untuk pencoretan terhadap M Taufik, penyelenggara pemilu menyatakan Gerindra tidak bisa mengajukan calon pengganti. “Kan dia (Taufik) sudah dinyatakan TMS (tidak memenuhi syarat). Jadi, bukan harus diganti (oleh Gerindra), tapi enggak bisa diganti. Karena sebelum penetapan DCS (daftar calon sementara) sudah dinyatakan TMS,” ujar Komisioner KPU Ilham Saputra di Jakarta, seperti dilansir JPNN. Menurut Ilham, nama Taufik sebelumnya dicoret karena diketahui merupakan mantan terpidana korupsi. Karena itu tidak dimasukkan dalam DCS. “Jadi, waktu proses kami tahu saat perbaikan dia (mantan) terpidana korupsi. Makanya tidak dimasukkan dari DCS,” katanya. Saat ditanya, bagaimana dengan keputusan Bawaslu yang sebelumnya mengakomodir pengaduan Taufik, Ilham menyatakan pihaknya masih menunggu putusan dari Mahkamah Agung. “Sampai dengan Peraturan KPU (yang melarang mantan narapidana korupsi maju sebagai caleg) dinyatakan tidak sesuai dengan perundang-undangan, baru kami (menjalankan perintah Bawaslu),” ucapnya. Ilham mengklaim, kebijakan membatasi mantan napi korupsi maju sebagai caleg merupakan terobosan hukum yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu. Sementara itu, Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik bak orang kalap. Setelah melaporkan komisioner KPU DKI ke DKPP, kini dia membuat laporan serupa ke kepolisian. Laporan itu lantaran KPUD DKI tidak menjalankan putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait pencalonan mantan narapidana koruptor menjadi Caleg di Pemilu 2019. “Tujuh komisioner KPUD Provinsi DKI Jakarta kami anggap sudah merampas hak konstitusional klien kami, dalam hal ini M Taufik,” kata kuasa hukum M. Taufik, Mohammad Taufiqurrahman di Mapolda Metro Jaya. (JPNN/mpf)

loskan empat orang untuk DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota. Urutan berikutnya, Partai NasDem, Partai Garuda, Perindo dan PKPI. Masing-masing ada dua caleg yang pengaduannya dikabulkan oleh Bawaslu untuk DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota. Selanjutnya terdapat PDIP, PKS dan PBB. Masing-masing terdapat satu caleg mantan napi korupsi yang diloloskan Bawaslu untuk DPRD Provinsi atau Kabupaten/Kota. Tercatat hanya tiga parpol peserta Pemilu 2019 yang diketahui tak mengajukan mantan narapidana korupsi sebagai caleg untuk DPRD Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Masing-masing PKB, PPP dan PSI. Saat ditanya sikap KPU, apakah akan menjalankan keputusan Bawaslu tersebut, Komisioner Ilham Saputra menyatakan pihaknya masih menunggu putusan dari Mahkamah Agung. “Sampai dengan Peraturan KPU (yang melarang mantan narapidana korupsi maju sebagai caleg) dinyatakan tidak sesuai dengan perundang-

undangan, baru kami (menjalankan perintah Bawaslu),” ujar Ilham di Jakarta. Ilham mengklaim, kebijakan membatasi mantan napi korupsi maju sebagai caleg merupakan terobosan hukum yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu. Eks Korupsi Coreng Citra Capres Sementara itu, pengamat politik Ujang Komarudin menilai, keputusan Bawaslu meloloskan 38 orang mantan narapidana korupsi sebagai caleg di Pemilu 2019, tak akan berdampak pada dua pasangan calon presiden yang berlaga di Pilpres 2019. “Ranahnya kan berbeda, walau pemilunya dilakukan serentak. Capres dan cawapres ada dalam ranah pilpres. Sedangkan caleg mantan napi ada dalam ranah pemilihan legislatif,” ujar pengajar di Universitas Al Azhar Indonesia ini kepada JPNN, Selasa (11/9). Pandangan senada juga dikemukakan pengamat politik Adi Prayitno. Pengajar di Universitas Islam Negeri Syarief Hidayatullah Jakarta ini beralasan, caleg bukan pemain utama yang

memberi kesan baik tidaknya citra masing-masing pasangan capres. Adi memprediksi, diloloskannya sejumlah caleg mantan korupsi hanya berdampak buruk secara signifikan kepada partai pengusung. “Partai sudah melanggar pakta integritas yang mereka buat dengan KPU dan Bawaslu sebelum pencalegan. bahwa mereka akan mencalonkan kader yang bersih dan berintegritas,” pungkas Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia ini. Sebelumnya, KPU merilis data caleg mantan narapidana korupsi yang diloloskan Bawaslu. Dari 38 nama, caleg berasal dari Partai Gerindra menempati urutan teratas. Tercatat ada enam caleg dari Partai pimpinan Prabowo Subianto tersebut yang diloloskan Bawaslu, setelah sebelumnya dicoret oleh KPU. Disusul Hanura lima caleg. Partai Golkar, Partai Berkarya, PAN dan Partai Demokrat (masing-masing 4 caleg). Partai NasDem, Partai Garuda, Perindo dan PKPI (masingmasing dua caleg). PDIP, PKS dan PBB (masingmasing seorang caleg). (JPNN/mpf)

Mahfud MD Ketemu Ma’ruf Amin JAKARTA- Pelukan antara Mahfud MD dan bakal calon wakil presiden Ma’ruf Amin disebut menunjukkan bahwa pakar hukum tata negara itu sudah tenang pascakegagalan menjadi cawapres bagi Joko Widodo. Kedekatan Mahfud dan Ma’ruf itu terjadi di acara resepsi pernikahan putera Ketua DPR Bambang Soesatyo, Dimaz Radiyta Soesatyo dengan Riana Rizki, Senin (10/9) malam. “Baguslah, berarti tandanya Pak Mahfud sudah tenang, sudah cooling down ya,” kata Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy, seperti dilansir CNN, Selasa (11/9). Ia juga membantah rivalitas dan menyatakan persahabatan dan kekeluargaan antara keduanya masih terjalin baik. “Enggak ada [rivalitas]. Namanya penentuan cawapres, kan, haknya Pak Jokowi, semua harus menerima apa yang harus terjadi,” kata Lukman. Dia pun berharap agar Mahfud dapat merapat dan memperkuat barisan pendukung Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019. Sebab, Lukman mengakui Mahfud memiliki jejaring dan pendukung yang besar di seluruh Indonesia. “Pak Mahfud, kan, punya

Susilo Bambang Yudhoyono; mantan Wakil Presiden Try Sutrisno; putera/puteri mantan Presiden Soeharto, seperti Bambang Trihatmojo dan Titiek Soeharto; puteri mantan Presiden Gus Dur, Yenny Wahid. Selain itu, turut hadir Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Parawisata Arief Yahya, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, hingga Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Sebelum bertemu di acara pernikahan putera Bamsoet, Mahfud PERTEMUAN: Mahfud MD dan Ma’ruf Amin, bertemu di acara resepsi pernikahan telah mengungkap cerita di balik kegagalannya dipilih menjadi anak Ketua DPR Bambang Soesatyo, di Jakarta. (Dok. Bambang Soesatyo) cawapres Jokowi dalam program jejaring juga, punya pengikut, pengag- segala kelebihan dan kekurangan Indonesia Lawyers Club di TVOne, gum. Kalau Pak Mahfud bisa terang- pasangan masing-masing, maka di beberapa waktu lalu. terangan memberikan dukungan, itu suatu kelompok itu akan hidup daMahfud menuding Ma’ruf Amin baik dan menambah energi baru bagi mai. Tidak saling curiga dan saling melakukan manuver dengan meJokowi-Maruf,” kata dia. menghujat,” kata dia, saat menyam- minta Pengurus Besar Nadhlatul Pada resepsi pernikahan putera paikan nasehat perkawinan di acara Ulama (PBNU) mengancam Jokowi Bamsoet itu, Ma’ruf mengatakan resepsi pernikahan itu. jika tak memilih cawapres dari hubungan antar keluarga yang Acara resepsi pernikahan itu kalangannya. Dia mengaku tahu harmonis dapat membuat masyara- dihadiri oleh sejumlah pejabat dan hal itu dari Ketua Umum PKB Mukat terhindar dari konflik. “Saling mantan pejabat tinggi negara. haimin Iskandar alias Cak Imin. memahami dan saling menerima Di antaranya, eks Presiden RI (CNN/mpf)

Strategi Gerindra Raup Massa JAKARTA- Inisiator gerakan #2019PrabowoPre Siden Sufmi Dasco Ahmad mengakui gerakan yang ia bangun itu bagian dari strategi Gerindra di Pemilihan Presiden 2019 mendatang. Dia menilai cara ini efektif sebagai wadah untuk menyatukan dukungan dari akar rumput. “Ya pasti dong (ini strategi). Kita enggak bisa menunggu lama untuk menghimpun masyarakat relawan akar rumput yang ingin menenangkan Pak Prabowo,” kata Dasco di Komplek DPR, seperti dilansir CNN. Dasco menuturkan gerakan ini sudah berbadan hukum di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Oleh karena itu ia mengklaim pihaknya aman untuk melakukan aksi di jalan dengan massa yang banyak. “Sehingga kalau minta izin kita mobilisasi sekian puluh ribu orang perkirakan keadaan bisa dipertimbangkan aspek legal kita,” terang dia. Sementara itu, Dasco enggan mengomentari gerakan sebelumnya #2019GantiPresiden yang diinisiasi oleh Mardani Ali Sera dari PKS. Dasco menjelaskan pihaknya terbuka lebar bagi aktivis #2019GantiPresiden untuk bergabung

Inisiator #2019PrabowoPre Siden. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

ke #2019PrabowoPre Siden. “Saya kan sudah ngomong bahwa kita akan menerima siapapun yang visinya sama menjadikan Prabowo presiden. Siapapun itu kami terima,” ungkap dia. Dasco juga enggan mengomentari gerakan #2019GantiPresiden yang mendapat penolakan

dari sejumlah pihak. Dia hanya mempersilahlan kedua gerakan ini bekerja masing-masing untuk meraup massa. “Saya pikir kan kawan kawan yang punya gerakan ya silakan aja berjalan. Saya karena mau fokus gerakan Prabowo Presiden ya saya kerja Prabowo Presiden aja,” tutup dia. (CNN/mpf )


RABU, 12 SEPTEMBER 2018 Malut Post HALAMAN 22

Penerbangan Perdana Wings Air Labuha-Ambon LABUHA-Maskapai Penerbangan Wing Air resmi membuka rute penerbangan dari Bandara Oesman Syadik Labuha menuju Bandara Internasional Pattimura Ambon. Penerbangan rute tersebut ditandai dengan penerbangan perdana pewasat Wings Air tipe ATR 72/600 di Labuha. Senin, (10/09/18). Setibanya di Bandara Oesman Syadik Labuha, Pilot dan Crew Wings Air , disambut dengan pengalungan bunga oleh Pemerintah Daerah, dalam hal ini Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Hi.Bahrain Kasuba, Menejer Wings Air yang sudah berada di Halsel dari beberapa hari kemarin, Kepala Bandara Labuha, Sekertaris Daerah, serta para Pimpinan SKPD dilingkup Pemkab Halsel. Pada kesempatan itu,Bupati Kabupaten Halsel Hi.Bahrain Kasuba mengucupkan syukur kepada Allah SWT karena Halsel mendapatkan frekuensi penerbangan perdana Pesawat

Wings dari rute Labuha ke Ambon. “Terima kasih kami dari Pemerintah Daerah ucapkan kepada PT Wings atas kerjasama ini,semoga kerja sama ini tetap bejalan,”ucap Bupati Dihadapan Menejer Wings Air, Bupati mengharapkan diwaktu-waktu yang akan datang, adanya Pesawat Lion Air terutama penerbangan Boeng, bisa mendarat di Bumi Saruma di Bandara Oesman Syadik Labuha. Ia juga menyampaikan saat ini Pemerintah Daerah menyadari masih kurangnya perluasan bandara, yang masih kurang sekitar 800 meter yang harus disiapakan. “Ini belum terpenuhi, tetapi sudah ada jalan untuk menuju kesana, semoga pihak menejer dari Wings Air yang

ada ini bisa menindakkutinya, “harap orang nomor satu di Halsel ini. Sementara Menejer PT Wings Air Irwanto mengucapkan terimah kasih kepada Pemerintah Daerah Halsel beserta Masyarakat, karena Wings Air sampai pada saat ini masih eksis menerbangi rute Labuha.

Dengan bangganya, ia juga menyampaikan bahwa pada hari ini Wings Air telah menambahkan rute penerbangan baru yaitu Labuha menuju ke Ambon, sabaliknya Ambon ke Labuha. Sedangkan untuk rute Labuha ke Ternate menjadi dua kali dalam sehari. “Ini juga merupakan suatu perputaran roda bisnis, serta salah

satu upaya untuk mendorong para wisatawan agar dengan mudah dapat berkunjung ke Halmahera Selatan”, jelasnya. Irwanto juga menyampaikan kedepannya pihak Wings Air akan berusaha menerbangkan ke kota-kota lain. Sebagai kenangan-kenangan Bupati Hi. Bahrain Kasuba,memberikan Plakat Pemkab Halsel kepada Menejer Wings Air Irwanto. Kemudian menejer Wing Air juga memberikan hiasan berupa Pesawat Wings Air kepada Bupati Halsel. Perlu diketahui, Jadwal penerbangan dari Ternate jam 07.00 wit, sedangkan penerbangan dari Labuha menuju Ambon dijadwalkan berangkat pada pukul 09.25 wit, sementara balik dari Ambon ke Labuha menuju Ternate jam 13.00 wit. Pesawat Wings Air tipe ATR 72/600,berkapasitas 72 penumpang, dengan harga tiket yang disuguhkan pada penerbangan Ternate menuju Labuha, serta sebaliknya adalah Rp. 410 ribu- Rp.415 ribu, sedangkan untuk penerbangan Labuha ke Ambon,dan sebaliknya, harga tiket Rp. 780 ribu- Rp.814 ribu. (LS)

PERESMIAN: Bupati Halmahera selatan Bahrain Kasuba meresmikan penerbangan perdana Wings Air Labuha-Ambon

Bupati Buka Pembekalan Tenaga Kerja Mandiri LABUHA - Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba hadir dan membuka dengan resmi Pembekalan Tenaga Kerja Mandiri Pola Pendampingan Wirausaha Baru. Senin, (10/9/18) di Gedung Serbaguna, Desa Labuha. Turut hadir Pimpinan SKPD, Kepala Desa Labuha, serta Peserta Pembekalan. Kegiatan yang terlaksana atas kerjasama Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (NAKERTRANS) dengan Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (RI) melalui Direktorat Jendral Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Tenaga Kerja ini, bertujuan untuk menciptakan dan

memperluas kesempatan kerja baru, memperluas dan mengembangkan kegiatan ekonomi lokal yang produktif dan berkelanjutan pada skala mikro atau kecil/menengah, membangun dan mengembangkan motivasi serta inovasi masyarakat agar mau mengelolah potensi sumber daya lingkungan. Dalam sambutan Bupati Halsel Bahrain Kasuba menyampaikan bahwa, keberadaan wirausaha dalam sebuah negara memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi dan pembangunan “Oleh karena itu, pelaku usaha harus bersungguh-sungguh dalam menjalankan usahanya agar kelak bisa

mandiri”, harapnya Dirinya juga menghimbau, kepada para peserta pembekalan agar mengikuti kegiatan ini dengan baik agar nantinya dapat berperan aktif dalam

perkembangan ekonomi di Halmahera Selatan. Pembekalan ini berlangsung selama tiga hari mulai dari Tanggal 10 sampai 13 September 2018. Adapun peserta

Pembekalan sebanyak 120 orang yang berasal dari 7 Desa diantaranya Desa Labuha, Desa Tomori, Desa Babang, Desa Marabose, Desa Hidayat, Desa Sawadai, dan Desa Bajo. (Icha)


LEMBARAN SEKOLAH

SELASA, 12 SEPTEMBER 2018

Malut Post

23

LDK: Kepala Sekolah SMP IT Nurul Hasan saat menyematkan tanda peserta LDK kepada salah satu siswa

SMP IT Nurul Hasan Godok Pemimpin Lewat LDK TERNATE – SMP Islam Terpadu Nurul Hasan Ternate baru saja menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) selama empat hari. Dimulai pada Sabtu (8/9) hingga Selasa (11/9). Kegiatan yang dibuka Kepala Sekolah SMP IT Nurul Hasan Drs. Sadik H. Abdullah. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP IT Nurul Hasan Nurhayati Hasan mengatakan

selain LDK, kegiatan juga dirangkaikan dengan pelantikan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) dan pelantikan pengurus OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) periode 2018-2019. “Kami berikan materi tentang kepemimpinan, persidangan, organisasi, public speaking, dll,” ujarnya seperti dalam rilisnya pada Malut Post, kemarin (11/9). Dia menuturkan, kegiatan LDK digelar full day

siang malam selama 4 hari. Kegiatannya diikuti 60 orang peserta. 20 peserta dari MPK dan 40 peserta dari OSIS SMP IT Nurul Hasan. “Malamnya kami Salat Tahajud dan doa bersama selama tiga malam,” ujarnya. Mengangkat tema “Student Today, Leader Tomorrow” Nurhayati mengatakan kegiatan LDK bertujuan mencetak pemimpin masa depan yang

beriman dan bertakwa. Sementara dalam memperingati tahun baru Islam 1440 H, Nurhayati mengatakan keluarga besar SMP IT Nurul Hasan menggelar pawai ta’ruf pada Selasa (11/9). Rutenya berawal dari SMP IT Nurul Hasan Tabona–Kalumata-Waterboom-Ubo Ubo dan kembali SMP IT Nurul Hasan di Tabona. (kox/*)

Parade Foto Kegiatan LDK, Pelantikan OSIS dan Pawai 1 Muharram


Joko Widodo

Jusuf Kalla

Presiden RI

Wakil Presiden RI

DESA

Eko Putro Sandjojo

Taufik Madjid

Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi

Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Desa

RABU, 12 SEPTEMBER 2018 Malut Post HALAMAN 24

Bantuan Untuk Lombok Dirjen PPMD Tinjau Posko Gempa KEMENTERIAN Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT), bergerak memberikan bantuan pemulihan trauma untuk korban gempa di Lombok, NTB. Upaya itu, salah satunya dilakukan Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Kemendesa PDTT, Taufik Madjid, dan Direktur Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), M. Fachri dengan mengunjungi langsung para korban gempa. Kunjungan kerja ini, dilakukan di Posko Tenaga Pendamping Profesional Indonesia (TPPI) di Desa Kekait, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, NTB. Dua pejabat teras Kemendesa PDTT ini, juga melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas pokok dan fungsi TPPI Provinsi NTB, terhadap tanggap darurat bencana gempa bumi, dan pemulihan pasca gempa. Dirjen PPMD Taufik Madjid, memberikan apresiasi kepada TPPI di seluruh provinsi di Indonesia, yang telah berempati dan peduli dengan memberikan donasi kepada para korban gempa melalui Posko TPPI NTB. Dia juga menyampaikan penghargaan kepada TPPI Provinsi NTB, yang tetap melaksanakan tugas pendampingan desa, meskipun mereka juga terdampak gempa bumi. “Kita yakin bantuan para pendamping desa dari seluruh provinsi di Indonesia, senilai Rp500 juta dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk membantu para korban,” tuturnya, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (7/8). Dalam kesempatan itu Dirjen PPMD melaporkan bahwa para pendamping dari semua provinsi berinisiatif mengumpulkan sumbangan secara sukarela, dan terkumpul sebanyak Rp500 juta. “Dikelola langsung secara mandiri oleh pendamping. Sumbangan diserahkan oleh perwakilan pendamping ke Korprov disaksikan oleh kami dan Pemda Provinsi NTB,” ungkapnya. Sumbangan tersebut disalurkan kepada keluarga pendamping yang terdampak bencana. Disesuaikan dengan kebutuhan yakni Rp200 juta adapun sisanya disalurkan secara bertahap kepada masyarakat dalam bentuk pembelian bahan logistik sesuai kebutuhan/ permintaan. Pendamping Desa telah membuat posko-

TINJAU: Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendesa PDT), Taufik Madjid meninjau korban gempa NTB sekaligus menyaksikan penyerahan donasi.

posko pengungsian di NTB. Semuanya berjumlah 12 posko. Posko ini juga menerima dan mengelola bantuan sukarela dari pihak lain di luar pendamping. Menurut catatan telah ada 10 lembaga sosial, pemerintah, dan perorangan yang menyalurkan bantuan melalui posko pengendali pendamping tersebut. Di antaranya bantuan dari BPK RI Perwakilan NTB, Yayasan Putri Bungsu Jakarta, Yayasan Lima Daya BUMN, Komnas Perempuan, Lanud Rembiga Mataram, Keluarga Besar UNJ Jakarta, dan masyarakat lainnya total bantuan sebesar Rp954 juta. Bantuan tersebut sudah disalurkan pada awal pascagempa dan penyaluran kedua dilaksanakan pada tanggal 5 Agustus 2018. Dari advokasi pendamping melaporkan, penggunaan dana desa dari delapan kabupat-

en di NTB yang menerima dana desa, terdapat enam kabupaten yang terdampak langsung gempa, meliputi 81 kecamatan dan 732 desa. Total pagu dana desa enam kabupaten tersebut seluruhnya Rp762.330.073.000. Hasil revisi APBDes yang digunakan untuk penanganan dampak bencana sebesar Rp352.922.058.000 (46% dari total pagu dana desa di enam kabupaten tersebut). Revisi anggaran tersebut di atas digunakan oleh masing-masing desa untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang terdampak. Sesuai Inpres No. 5/ 2018 tentang Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Gempa Bumi di Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Kota Mataram, dan Wilayah Terdampak di Provinsi NTB, Dirjen PPMD berencana melakukan optimalisasi/revisi

DIRJEN PPMD, di hadapan ratusan Pendamping Desa dan warga terdampak Gempa, menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga dan penghargaan yang tinggi kepada TPPI yang telah berempati dan peduli dengan memberikan donasi

beberapa alokasi anggaran untuk pemberian bantuan ke Lombok. “Besaran dan rencana penggunaannya untuk apa saja, kami masih akan melaksanakan koordinasi dan arahan dari Menteri,” tutup Taufik. Sementara itu, Direktur PMD, M. Fachri berharap tenaga Pendamping Profesional Indonesia (TPPI) Provinsi NTB mengambil peran besar dalam fasilitasi Desa, terutama DD untuk penuhi sarana dan kebutuhan dasar selama masa evakuasi dan recovery pasca gempa. Fachri juga mengapresiasi berbagai langkah TPPI yang pengumpulan donasi dari TPPI Indonesia secara sukarela sebesar Rp. 500 Juta yang telah digunakan antara lain untuk pembelian terpal, tenda pleton, logistik, selimut, dan sembako senilai Rp. 300.000.000, yang diperuntukkan untuk TPPI korban gempa dan warga lain pada umumnya. (*)

Dirjen PPMD berada di Posko Tenaga Pendamping Profesional Indonesia (TPPI) di Desa Kekait, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, NTB.

Pendamping Desa, Agen Perubahan Masyarakat Desa PENDAMPING desa harus terlibat langsung mendorong pemberdayaan masyarakat dalam membangun desa sesuai amanah UU No/2014 tentang desa. Supaya pendamping desa memiliki kemampuan maka harus meningkatkan kapasitas keilmuan, moral, keterampilan, dan terlibat aktif di tengah masyarakat desa. “Para pendamping desa, diharapkan lebih meningkatkan kapasitas keilmuan, moral dan keterampilan diri dalam melaksanakan tugas dan fungsinya di era persaingan global ini,” ujar Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD), Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT), Taufik Madjid, di hadapan ratusan Pendamping Desa dalam rangka penutupan pelatihan peningkatan kapasitas bagi Pendamping Lokal Desa se- Provinsi Jawa Timur di Hotel Balava, Malang, Sabtu (9/9). Persaingan ketat di tengah masyarakat merupakan dampak perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Makanya, harus diimbangi dengan kemampuan serta peningkatan kapasi-

tas para pendamping desa. “Pendamping Desa harus lebih meningkatkan kualitas diri, baik sisi keilmuan, moral maupun keterampilan dalam melaksanakan tugas utama program P3MD maupun PID (Program Inovasi Desa),” tandas Taufik seperti dilansir sindonews.com. Di era persaingan global ini, katanya, para pendamping desa diharapkan mampu melaksanakan minimal tiga misi penting. Yakni, menjadi agen perubahan, kekuatan moral, dan kekuatan inovasi. “Menjadi agen perubahan atau kekuatan pendobrak. Dalam arti, rekonstruksi dari alam pikir yang konservatif, sentralistik, tertutup, konsumtif dan koruptif, menuju alam pikir dan sikap profesional inovatif, produktif, partisipatif, transparan dan akuntable,” katanya. Untuk menjadi kekuatan moral para pendamping desa, lanjutnya, harus bisa memastikan terjadinya pengaruh positif dalam fasilitasi desa, terutama dalam mengawal Dana Desa tepat sasaran, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui mekanisme musyawarah yang partisipatif. Selain itu, para pendamping desa, juga

menjadi kekuatan inovatif. Yakni, mampu menfasilitasi peningkatan kapasitas pengelolaan pengetahuan, dan pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat yang memunculkan kreasi-kreasi baru. “Pendamping Desa dituntut rajin membaca, berlatih dan paham peraturan dan pengetahuan baru yang dibutuhkan bagi kemajuan desa. Belajar terus sambil bekerja,” pintanya. Keberhasilan program pendampingan desa, utamanya dalam hal pengawalan Dana Desa, menurutnya, minimal dapat diukur melalui dua hal. Yakni, meningkatnya kualitas hidup masyarakat dan meningkatnya kemakmuran masyarakat. Peningkatan kualitas, dan kemakmuran masyarakat ini, bisa tercapai dengan terpenuhinya sarana dan prasarana dasar, seperti pendidikan, kesehatan, kelembagaan ekonomi desa, serta kreativitas teknologi tepat guna. Oleh sebab itu, Taufik mendorong seluruh pendamping desa untuk meningkatkan empat kapasitas. Yaitu, kapasitas organisasi, kapasitas personal, kapasitas penguasaan regulasi, dan kapasitas jejaring sosial. (*)

DIRJEN PPMD, Taufik Madjid dalam paparan acara Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pendamping Lokal Desa di Malang, Jawa Timur

Syarat CPNS Dinilai Berat  
Syarat CPNS Dinilai Berat  
Advertisement