Page 1

ISSN 0215-0255


DARI REDAKSI Pejuang Mulia Edents

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi telah membawa peranan yang penting dalam aktivitas kehidupan kita. Tak terkecuali bagi aktivitas ekonomi. Peningkatan kualitas hidup semakin menuntut kita untuk melakukan berbagai aktivitas yang dibutuhkan dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimilikinya. Beberapa penerapan dari Tekonologi Informasi dan Komunikasi tersebut antara lain dalam perusahaan, dunia bisnis, sektor perbankan, hingga pada bidang transportasi. Secara umum, teknologi memudahkan kita untuk saling berhubungan dengan cepat, mudah, dan terjangkau, serta memiliki potensi guna mendorong pembangunan ekonomi masyarakat. Oleh karena hal itu, LPM Edents berinisiatif mengangkat peranan teknologi sebagai salah satu produk kami. Bulan November 2016 ini, LPM Edents dengan bangga menerbitkan majalah Edents Volume 2 Edisi XXV. Majalah ini mengangkat tema besar “Aktivitas Ekonomi Berbasis Teknologi�. Pada laporan utama, dibahas pengantar ekonomi dan teknologi di Indonesia, dasar hukum E-Commerce, dan etika dalam berbisnis. Tak ketinggalan pula ulasan mengenai industri kreatif di Indonesia.

Sementara itu pada laporan khusus, kami menyajikan ulasan mengenai usaha seorang mahasiswa yang memanfaatkan perkembangan tekonologi berupa toko online. Pemanfaatan media sosial yang semakin banyak digunakan sebagai ladang bisnis bagi para youtubers. Serta, ada pula pembahasan mengenai bidang transportasi yang semakin mudah dan praktis akibat adanya teknologi. Rubrik-rubrik lain seperti sosok, komunitas, kabar kampus, tentang mereka, opini mahasiswa, dan yang lain turut mengisi halaman demi halaman majalah ini. Redaksi mengucapkan terima kasih untuk segenap Wadya Bala Edents yang telah berpartisipasi dan andil bagian dalam pembuatan majalah edisi XXV ini. Tak lupa kami sampaikan rasa terima kasih kepada pihak-pihak yang menjadi narasumber dalam majalah ini. Di usia yang ke-40 tahun ini, LPM Edents berusaha menghadirkan tulisan-tulisan yang terbaik demi para pembaca sekalian. Kritik dan saran kami nantikan demi perbaikan tulisan kedepannya. Akhir kata kami ucapkan selamat membaca untuk sahabat setia Edents yang selalu menantikan produk-produk kami, semoga majalah Edents Volume 2 Edisi XXV dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian.

MAJALAH EDENTS diterbitkan oleh:

Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Edents ISSN 0215-0255 Pelindung: Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., ; Pembina: Darwanto, S.E., M.Si., Surya Rahadrja, S.E., M.Si., Akt. ; Pemimpin Umum: Akbar Sih Pambudhi; Pemimpin Redaksi: Nur Wahidin; Pemimpin Perusahaan: Sandy Hadisurya Saryadi; Pemimpin HRD: Galuh Dian Paramudita; Pemimpin Marketing Communication: Muslimah Mahmudah; Pemimpin Artistik: Anastania Shafira; Redaktur Pelaksana Majalah: Sahniza Tamara, Leonardus A. Prakoso; Redaktur Pelaksana: Yulina, Adhevyo, Dara Ayu; Staf Redaksi: Sadewa, Luthfi, Benna, Gadis, Iik; Layout: Hesti Hardana, Henty Eka; Foto: Sequoia Satria; Illustrasi: Rismanto, Abdan; Staf Artistik: Dian, Desti,Julius, Aisyah, Maulana Eka, Fajar Sidiq, Aisyah, Dea; Staf HRD: Panjalu, Alphonso, Handre, Adrianto, Olwan, Dicha, Gracye, Haning, Ummi; Staf Perusahaan: Nungky, Dewi, Dian, Ika, Sofi, Akhmad Rodi S., Tias, Mentari; Staf Marcomm: Petra, Afnurul, Dilla, Novi, Nur, Annisa, Ida, Anis. Magang Edents : Abdan, Agung, Anum, Aradeya, Cynthia, Desi, Dewi H, Dian F, Dias W, Emmanuela, Fajar Ayu, Fana, Herdini, Hesti, Intan P, Lin ShieShielia, Mutia, Niki, Oktapiyani, Rismanto, Riya Niri, Rizki Amalia, Septianus Angga, Sequoia, Susi, Tio, Veronica, Yayuk.


DaftarIsi Komik

“Bisnis Online� Laporan Utama Harmonisasi Ekonomi dan Teknologi di Indonesia E-Commerce, Peluang dan Harapan: Bagaimana Pemerintah Mengaturnya? Kemaujuan Teknologi dan Hubungannya dengan Moral Teknologi, roda penggerak industri kreatif

Polling

3

4 7 10 12

16

Penerapan Ekonomi Berbasis Teknologi di Indonesia

Tentang Mereka

Mantan Edents Mahasiswa FEB Undip Alumni FEB Undip

19 20 21

Geliat Usaha

22

Sosok

23

Potret

25

RIZTECH, Konsultan dan Sahabat UMKM

Bisnis Laundry , Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan

Menyongsong Pesta Demokrasi Universitas Diponegoro 2016

EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

1


DaftarIsi Laporan Khusus

Mendulang Sukses Melalui Bisnis Toko Online Mengungkap Tabir YouTubers Bepergian Semakin Praktis dengan Transportasi Online

28 30 32

Social Movement

35

Komunitas

36

Hilo Green Community Semarang, Kampanyekan Gaya Hidup Hijau Pada Kaum Muda KHOPI Berdiri untuk Peduli Terhadap Lingkungan

Opini Mahasiswa

Selamat Ulang Tahun Republik Tirani! 37 Optimalkan Bonus Demografi, Ciptakan Kebanggaan pada Indonesia 38

Kabar Kampus

Universitas Diponegoro Fakultas Ekonomika dan Bisnis

39 40

Kolom PU Kolom Redaksi

41 43

Diantara Kita

45

Review Film

46

Si Penjaja Koran di Tengah Arus Digitalisasi

Menghidupkan Kembali Legenda Komedi Indonesia Melalui Jangkrik Boss

Kajian Kampus

IESP Ekonomi Islam

2

EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

48 49


By Filza Bazlina E

Komik

EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

3


Laporan Utama

Harmonisasi Ekonomi dan Teknologi di Indonesia Do

c.

da

ily

soc

Oleh: Maulana Eka P., Luthfi Mardani, Afnurul Widya P.

ial

.id

Kemajuan zaman melahirkan berbagai penemuan yang merubah kehidupan manusia. Salah satu penemuan yang bisa merubah kehidupan manusia ialah penemuan mesin dan teknologi. Teknologi dasar ditemukan pada tahun 1980. Sejak saat itu, teknologi mengalami perkembangan yang pesat karena selalu diteliti dan dikembangkan dari tahun ke tahun. Pada era globalisasi, penggunaan teknologi sudah tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Adanya teknologi, khusunya internet, menciptakan efisiensi dan hilangnya sekat-sekat karena mampu menjangkau seluruh dunia. Internet muncul sebagai hasil dari riset dan pengembangan teknologi-teknologi yang telah ada sebelumnya, seperti komputer. Peranan Riset dalam Melahirkan Teknologi Baru Penemuan-penemuan komputer dan teknologi lainnya lahir dari adanya riset. Tidak ada teknologi yang dihasilkan tanpa adanya riset, oleh karenanya perkembangan teknologi pun tidak bisa dipisahkan dari perkembangan riset. Menurut Laksana Tri Handoko, Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI, teknologi merupakan hasil dari rangkaian kegiatan riset ilmiah baik bersifat fundamental maupun terapan. Lebih lanjut Handoko

4

EDENTS

menjelaskan bahwa teknologi tidak selalu dihasilkan dari riset yang memang direncanakan, ada juga teknologi yang dihasilkan sebagai efek samping riset yang awalnya tidak direncanakan. Bagian terpenting dari sebuah riset bukan terletak pada tujuan akhirnya, tetapi justru pada prosesnya. Ini dikarenakan proses riset dapat membawa peneliti untuk menemukan hal-hal baru yang belum diketahui sebelumnya. Mengingat proses menjadi bagian yang terpenting, pemerintah pun berusaha menggenjot aktivitas dan produktivitas riset agar bisa mendorong lahirnya inovasi. Dilansir dari www.republika.co.id, Mohammad Nasir selaku Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, menyatakan bahwa aktivitas dan produktivitas riset di Indonesia menempati peringkat empat diantara negara ASEAN, dibawah Malaysia, Singapura dan Thailand. Menurut Nasir, riset di Indonesia tergolong kecil padahal jumlah penduduknya terbanyak di Asia Tenggara. Tidak mengherankan apabila perkembangan teknologi di Indonesia masih tertinggal jauh. Walaupun saat ini dilakukan upaya percepatan dan perbaikan iklim serta sumber daya pendukung, Indonesia masih perlu waktu agar dapat bersaing secara global.

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016


Laporan Utama Peningkatan aktivitas riset mutlak diperlukan demi memacu bersifat instan. Sebab, masalah teknologi ada di SDM sehingga perkembangan teknologi. Di zaman modern seperti sekarang, tidak dapat mengambil jalan pintas untuk menuju ke titik teknologi memiliki peranan penting terutama sebagai penggerak tersebut. Menurut Suryahadi, Peneliti dari Lembaga Pengkajian, utama aktivitas ekonomi. Kemajuan ekonomi Indonesia bisa dicapai dengan adopsi dan pemanfaatan teknologi. Hal ini Penelitian, dan Pengembangan Ekonomi Kamar Dagang dan dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi secara Industri (LP3E Kadin), kualitas SDM dan ketenagakerjaan Indonesia maksimal di semua sektor. Menurut Handoko, ketergantungan menempati peringkat lima di ASEAN. Indonesia berada dibawah pada teknologi tidak dapat dielakkan oleh siapa pun, termasuk Singapura, Brunei, Malaysia, dan Thailand. Ia menyatakan bahwa kondisi ini kurang ideal. Pemerintah Indonesia. “Yang menjadi masalah harus fokus pada upaya perbaikan adalah seberapa jauh kita mampu SDM sebagai pelaku ekonomi. “Itu meningkatkan nilai tambah dan merupakan keniscayaan di era sekaligus membuat diferensiasi “Yang menjadi masalah modern berbasis teknologi saat ini. produk berbasis teknologi sehingga adalah seberapa jauh kita Indonesia harus siap dan menuju implementasi teknologi benarke arah tersebut bila ingin terus benar memberikan efek berganda mampu meningkatkan nilai berkiprah dan menjadi negara yang signifikan bagi perekonomian tambah dan sekaligus memdengan daya saing global di masa dan tidak sekedar menjadi pemakai buat diferensiasi produk mendatang,” tambah Handoko. atau pasar teknologi,” tambah Handoko. berbasis teknologi sehingPerkembangan Teknologi di ga implementasi teknologi Indonesia Sumber Daya Manusia sebagai benar-benar memberikan efek Deden Dinar Iskandar selaku Faktor Penting Pendukung Akademisi FEB Universitas Kemajuan Teknologi berganda yang signifikan bagi Diponegoro menjelaskan Modal utama pengembangan perekonomian dan tidak sekebahwa Indonesia sendiri dalam dan pemanfaatan teknologi dar menjadi pemakai atau perkembangan teknologi secara adalah sumber daya manusia umum sudah cukup baik. “Indonesia (SDM) yang unggul. Kualitas pasar terknologi.” – Laksana cukup bersaing juga, bisa menjadi SDM dapat berpengaruh dalam Tri Handoko, Deputi Bidang platform untuk bidang yang kegiatan riset dan pengembangan Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI lainnya, untuk aktivitas ekonomi teknologi. SDM yang unggul lainnya. Memang harus spesifik dapat menciptakan inovasi dan teknologinya, ketika kita berbicara terobosan ketika proses riset teknologi infrastruktur, masih agak dilakukan sehingga SDM menjadi sedikit kurang, tetapi kalo teknologi prioritas utama disegala sektor. SDM yang unggul tidak hanya dibentuk melalui pendidikan secara umum, sudah cukup bagus kalau kita komparasinya formal saja, tetapi juga dibentuk melalui pendidikan informal. dengan Asia Tenggara,” terang Deden. Lebih lanjut Deden menjelaskan bahwa secara teoritis Pendidikan informal yang dimaksud di sini dimulai dari lingkup terkecil yaitu keluarga, kemudian komunitas hingga masyarakat teknologi memang diciptakan untuk mempermudah proses luas. Selain kemampuan, sikap dan perilaku juga menjadi faktor transaksi atau kegiatan ekonomi. Peran teknologi jika ditinjau penting. Kemampuan dan keterampilan bisa didapatkan melalui dari sisi produksi ialah dapat membuat perekonomian menjadi pendidikan formal, sedangkan sikap dan perilaku didapat dari lebih efisien dalam memproduksi suatu produk. Disisi lain, teknologi tepat guna juga akan meningkatkan kualitas dan pendidikan informal. SDM memang menjadi faktor pendorong berkembangnya kuantitas suatu produksi. Kemudian jika dilihat dari sisi distribusi, teknologi, tetapi SDM juga yang menjadi kendala bagi Indonesia adanya teknologi dapat mengurangi transaction cost serta dapat dalam mengembangkan teknologi. Kualitas SDM Indonesia menciptakan pasar baru bagi perekonomian, dalam hal ini adalah dinilai masih kurang dan ini terbukti dari peringkat kualitas implementasi pada e-Commerce. “Data yang saya dapatkan, hampir sekitar 25 persen dari data SDM Indonesia jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Sejalan dengan peringkat riset secara umum, ekonomi berbasis 2016 itu, volume penjualan yang didapat di retail itu didapatkan teknologi di Indonesia juga belum mencapai titik maksimal. dari e-Commerce. Itu peningkatannya selalu tinggi dari tahun Untuk mempercepat pencapaian tersebut, perbaikan SDM harus ke tahun. Secara teoritis perkembangan teknologi di suatu sisi, segera dilakukan. Tidak ada cara lain selain itu, apalagi yang dia meningkatkan efisiensi produksi,” jelas Deden. E-Commerce

EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

5


doc. zahraccounting.com

Laporan Utama

memang menjadi aktivitas ekonomi yang berkembang pesat beberapa tahun terakhir. Perkembangan e-Commerce didukung dengan adanya perkembangan internet. Meluasnya pengguna internet membuat sebagian orang memanfaatkan hal tersebut untuk mengembangkan bisnis berbasis internet. Pertumbuhan perekonomian tidak seluruhnya ditopang dari sisi teknologi, tetapi teknologi menjadi alat tumbuhnya perekonomian suatu negara. Implementasi teknologi berupa internet dapat mempengaruhi perekonomian pada sisi transaksi. Tidak semua pengguna internet pada waktu tertentu menggunakannya untuk kegiatan transaksi. Dalam hal ini e-Commerce lah yang berperan pada sisi transaksi di dunia maya. “Prosesnya bagus. Tahun 2011 itu baru beberapa tahun yang lalu, transaksi online tuh lebih banyak dilakukan dengan desktop dan laptop, dan kemudian di tahun 2015, 2016 itu semakin kesini sudah menggunakan smartphone. Di sini kita (Indonesia –red) masih sangat potensial,� ujar Deden. Indonesia memiliki pasar potensial pertumbuhan teknologi untuk kegiatan transaksi. Prospek ini signifikan pada perekonomian Indonesia. Kemajuan Teknologi Dinikmati oleh Berbagai Pihak Semua lapisan masyarakat turut menikmati perkembangan teknologi. Mulai dari pemerintahan hingga rakyat biasa pun menggunakan teknologi dalam kehidupan sehari-harinya. Pemerintah mendapat keuntungan berupa pertumbuhan ekonomi, penjual mendapat keuntungan berupa kemudahan

dalam memasarkan dan menjual produk, pembeli pun juga mendapat keuntungan berupa kemudahan dan kepraktisan dalam berbelanja. Erdina Damayanti, Mahasiswa Undip, mengaku pernah membeli barang melalui online shop. Aktivitas ini merupakan salah satu contoh penerapan ekonomi berbasis teknologi. Seraya duduk santai, konsumen dapat memilih berbagai macam produk tanpa mengenal waktu. Kendala saat melakukan berbelanja online ialah memilih penjual yang terpercaya. Selain itu, sulitnya menentukan ukuran untuk barang-barang yang sesuai dengan ukuran konsumen lantaran barang tersebut tidak dapat dicoba secara langsung. Biaya tambahan berupa ongkos kirim pun harus dibayarkan untuk dapat memperoleh barang tersebut. Tidak hanya itu, pengiriman barang yang lama dan sulitnya mekanisme pengembalian barang apabila terjadi kesalahan pengiriman barang juga menambah rintangan proses berbelanja online. Kendati demikian, Erdina berharap bahwa online shop dapat berperan sebagai ujung tombak Indonesia untuk memasarkan produk-produknya. UMKM dan usaha rakyat lainnya dapat tumbuh dan berkembang sebagai industri kreatif berbasis teknologi. Dampaknya, pendapatan negara dari ekspor dapat meningkat dan produk Indonesia lebih dikenal oleh pasar internasional. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat dan perekonomian meningkat. (nw)

Kunjungi! www.lpmedents.com 6

EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016


Laporan Utama

E-Commerce, Peluang dan Harapan : Bagaimana Pemerintah Mengaturnya?

doc. freepik.com

Oleh: Adhevyo Reza, Novi Pusparini, Dewi Setyoningrum

Jika kita berbicara mengenai e-Commerce, maka kita bisa bisa mencapai 20 persen,” tutur Wahyu. Wahyu menambahkan mengaitkannya sebagai kegiatan yang menjadi gaya hidup bahwa hal tersebut bisa diraih dan dipertahankan dengan di era globalisasi dan kemajuan teknologi. Entah siapa yang catatan peningkatan kredibilitas dan infrastruktur. Perkembangan mempelopori dan menjadi penggagasnya, e-Commerce e-Commerce ini diperjelas lagi oleh Direktur Pengawasan Bank sudah melekat dan menjadi salah satu opsi masyarakat dalam Otoritas Jasa Keuangan yang mencatat bahwa volume transaksi melakukan transaksi. Mulai dari e-Commerce di Indonesia terus pakaian, tiket kereta api, pesawat, meningkat. Pada 2013, volume hotel dan berbagai hal lainya e-Commerce sekitar US$ 8 miliar, sudah merambah ke dalam dunia namun seiring berjalannya “Kalau dibilang kemana arah transaksi virtual ini. waktu, kini volume e-Commerce Ibarat jamur dimusim mengalami peningkatan menjadi e-Commerce ini selanjutnya, tentu penghujan, e-Commerce pun US$ 12 miliar di tahun 2014. saja ini sampai menghasilkan tumbuh subur di Indonesia. Volume e-Commerce diprediksi dampak peningkatan ekonomi Ada beragam situs jual beli dapat mencapai US$ 130 miliar di online yang tersedia, mulai tahun 2020. atau pertumbuhan ekonomi dari Blanja.com, Tokopedia, Indonesia, misalnya lebih banyak Bukalapak, Traveloka, dan masih Peran Pemerintah dalam generasi muda yang menjadi banyak start-up bisnis lainnya. Mengatur e-Commerce E-Commerce dapat diartikan Melihat pesatnya perkembangan pengusaha digital.Kapan itu sebagai transaksi jual beli dengan dan besarnya pasar pada bidang terjadi? Jangka panjang,”– Aulia menggunakan bantuan internet. e-Commerce, pemerintah tidak Marinto, Ketua idEA dan CEO Kini, sudah tidak terhitung tinggal diam. Semua penjualan lagi berapa jumlah pedagang yang dilakukan di Indonesia Blanja.com dan pembeli yang melakukan akan dikenakan pajak, maka dari transaksi via sosial media, seperti itu pemerintah tidak mau absen Twitter dan Instagram. dalam mengambil pajak warga Menurut Wahyu Widodo negaranya, termasuk memungut selaku Akademisi Fakultas pajak dari pelaksanaan Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, perkembangan e-Commerce. Agar tidak terjadi penyelewengan, pemerintah pun e-Commerce tergolong sangat pesat. “Menurut beberapa sumber membuat peraturan mengenai pemungutan pajak dibidang seperti Asosiasi E-Commerce Indonesia, memperkirakan bahwa e-Commerce. E-commerce sudah diatur dalam surat edaran pertumbuhannya sekitar 40 persen dan kontribusinya terhadap ijin pajak pada tahun 2013 dan KPP No. 64 Tahun 2013 yang PDRB (Produk Domestik Regional Bruto-red) pada tahun 2020 ini memuat ketentuan pajak apa yang harus dibayarkan oleh pelaku e-Commerce.

EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

7


doc. indotelko.com

Laporan Utama

Aulia Marinto, Ketua idEA dan CEO Blanja.com Pada dasarnya, e-Commerce terbagi atas tiga macam, yaitu business to consumers, business to business, dan business to government, karena jenisnya berbeda maka pembebanan pajaknya pun akan berbeda-beda. Seiring dengan pesatnya perkembangan bisnis online, Ditjen Pajak juga menegaskan kembali peraturan perpajakan yang erat hubungannya dengan e-Commerce. Peraturan Pemerintah SE-62/PJ/2013 tentang penegasan ketentuan perpajakan transaksi e-Commerce di Indonesia terbagi atas beberapa jenis, yaitu Classified Ads, Online Retail, Market Place, dan Daily Deals. Keempat jenis e-Commerce ini nantinya akan dikenai pembayaran pajak atas pajak pemberian gaji karyawan maupun pajak atas jasa atau produk dari e-Commerce itu sendiri. Selain peraturan yang telah disebutkan diatas, e-Commerce juga diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 11 tahun 2008 tentang Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dan diatur lebih lanjut pada bab 8 tentang pengaturan e-Commerce yang merupakan amanah dari Undang-Undang Nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan. Peraturan pada bab 8 pasal 65 tentang perdagangan melalui sistem elektronik memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE). PMSE menurut definisi dalam UU adalah transaksi yang dilakukan melalui serangkain perangkat dan prosedur elektronik. Pelakunya meliputi pedagang atau merchant dan Penyelenggara Perdagangan Secara Elektronik (PPSE) yang terdiri atas penyelenggara komunikasi elektronik; iklan elektronik; penawaran elektronik; penyelenggara sistem aplikasi transaksi elektronik; penyelenggara jasa dan sistem aplikasi pembayaran; penyelenggara jasa dan sistem aplikasi pengiriman barang. Menurut Rinitami Njatrijani, Akademi Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, banyak alasan para konsumen tertarik berbelanja melalui media internet atau melakukan transaksi bisnis melalui media internet. Salah satu alasannya ialah kemudahan dan

8

EDENTS

kepraktisan dalam berbelanja. Selain itu menurut Rinitami, daya tarik dari transaksi online yaitu terdapat beragam produk yang ditawarkan. “Produk-produk barang atau jasa yang ditawarkan begitu banyak macamnya, mulai dari obat-obatan tradisional sampai barang mewah, hiburan, olahraga, barang bekas hingga barang baru, yang pastinya menginginkan kepuasan terhadap barang atau jasa yang dibeli atau dikonsumsinya,� jelas Rinitami. Tidak hanya pemerintah, pelaku e-Commerce pun melihat potensi yang menjanjikan dari adanya perdagangan online ini. Hal ini dibuktikan dengan bertambahnya pemain baru dan industri baru yang sedang berkembang diseluruh dunia. Hal ini pula lah membuat para pelaku e-Commerce di Indonesia membentuk asosiasi yang diberi nama Indonesian E-Commerce Association (idEA). IdEA dibentuk tahun 2012 dan dipelopori oleh sepuluh founders. Menurut Aulia Marinto selaku Ketua Umum idEA, tujuan pembentukan idEA untuk menjembatani pelaku yang berfokus terhadap industri digital di Indonesia kedepannya dan menjadi mitra pemerintah. “Sekaligus kita ingin menjadi mitra pemerintah yang proaktif untuk memberikan masukan-masukan ke pemerintah pada saat pemerintah berniat mengeluarkan regulasi-regulasi atau deregulasi-deregulasi yang dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan e-Commerce,� papar Aulia. Permasalahan e-Commerce di Indonesia Selain beragam kelebihan yang ditawarkan, e-Commerce pun mempunyai berbagai masalah atau kendala. Menurut Wahyu, perdagangan online mempunyai masalah kredibilitas. Praktik e-Commerce diluar negeri berbeda dengan di Indonesia. Wahyu menambahkan di Indonesia sendiri perkembangannya belum sampai tahap yang sudah maju. Menurutnya, pembayaran dalam e-Commerce sendiri pun masih ada yang semena-mena, dalam artian belum ada sistem yang terintegrasi dengan sistem keuangan modern. Hal ini disebabkan praktik e-Commerce

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016


Laporan Utama

doc. edents

di Indonesia masih dalam tahap perkembangan. “Beberapa Selain itu, ada juga masalah kecurangan dalam sistem penyedia jasa e-Commerce sudah memfasilitasinya (sistem pembayaran karena tidak aman Hal ini mungkin masih menjadi pembayaran –red) dengan baik sehingga consumers dipermudah pekerjaan rumah bagi pemerintah karena menurut pengalaman, dalam pembayarannya dengan kartu kredit dan sebagainya. Indonesia merupakan negara yang sangat rentan dalam hal Namun masih ada beberapa yang belum memiliki sistem yang sistem pembayaran. Hal ini terbukti oleh beberapa kasus transaksi baik karena baru tahap perkembangan. Hal ini dimungkinkan online dari berbagai negara yang acap kali gagal. Bahkan ada karena mereka belum bekerja sama dengan perbankan atas beberapa perusahaan e-Commerce yang tidak mau mengirimkan sistem keuangan yang baik,” tambahnya lagi. produknya jika pembelinya berada di Indonesia. Sedangkan menurut Rinitami, konsumen sendiri berada dalam posisi yang lemah dan karenanya menjadi sasaran Harapan Dibalik Permasalahan eksploitasi dari pelaku usaha yang secara sosial dan ekonomi Terlepas dari tantangan dan resiko yang timbul dari adanya mempunyai posisi yang kuat. Menurutnya lagi, perlu integrasi perdagangan online, e-Commerce merupakan industri baru yang yang menyeluruh terkait peraturan yang ada di lapangan, menjanjikan di Indonesia. Menurut Aulia, e-Commerce akan terus terutama bagi perusahaan rintisan, UKM, dan perusahaan yang tumbuh hingga menghasilkan dampak pertumbuhan ekonomi sudah mapan dengan modal besar. “Begitu pula perlindungan bagi negara. Lebih lanjut, menurutnya dalam jangka panjang konsumen terkait data pribadi diranah digital, perizinan usaha akan semakin banyak generasi muda yang menjadi pengusaha yang harus dipenuhi, logistik untuk jaringan distribusi, internet digital. Akibatnya, pertumbuhan ekonomi semakin cepat untuk marketing, Pajak diraih. Penghasilan (PPh) dan “ K a l a u Pajak Pertambahan dibilang kemana Nilai (PPn) sekaligus arah e-Commerce harus dipungut bagi ini selanjutnya, pebisnis online,” tambah tentu saja ini sampai Rinitami. menghasilkan dampak Permasalahan peningkatan ekonomi yang paling atau pertumbuhan sering timbul dari ekonomi Indonesia, p e r d a g a n g a n misalnya lebih banyak online adalah generasi muda yang metode transaksi menjadi pengusaha elektronik yang tidak digital. Kapan itu mempertemukan terjadi? Jangka pelaku usaha dan panjang,” jelas ketua konsumen secara idEA sekaligus CEO langsung serta Blanja.com tersebut. tidak melihat secara Menurutnya, itu tidak langsung barang yang terjadi hanya dalam satu Rinitami Njatrijani, Akademi Fakultas Hukum diinginkan. Hal ini atau dua tahun saja, Universitas Diponegoro dapat menimbulkan tetapi bisa memakan kerugian baik bagi waktu berpuluh-puluh penjual maupun konsumen. Selain itu, kesalahan yang sering tahun. Ini bisa terjadi asalkan menggunakan metode transaksi muncul adalah adanya ketidaksesuaian jenis dan kualitas barang online. yang dijanjikan, ketidaktepatan waktu pengiriman barang, dan Pendapat serupa pun muncul dari Rinitami, menurutnya keamanan transaksi yang dalam hal ini adalah pembayaran. potensi pertumbuhan e-Commerce di Indonesia diperkirakan Berbeda dengan Rinitami, Aulia melihat permasalahan cukup besar seiring dengan lonjakan pengguna internet yang transaksi online dari kacamata positif. “Aman seperti Anda beli pesat. Transaksi berbasis elektronik kini sudah menjadi bagian kopi luwak,” tukasnya. Terkait permasalahan transaksi yang tidak hidup dari sebagian masyarakat Indonesia, khususnya generasi mempertemukan antara penjual dan pembeli, isu keamanan muda dan kelompok masyarakat menengah. Oleh karena dan data konsumen, Aulia memang mengakui adanya masalah- itu, diharapkan kedepannya nanti masyarakat dapat memilih masalah tersebut, namun menurutnya, tanpa adanya e-Commerce e-Commerce dalam melakukan transaksi jual beli. Selain itu pun permasalahan–permasalahan tersebut akan tetap ada juga diharapkan pemerintah dapat memberikan regulasi yang dalam pasar konvensional. Apa yang disampaikan oleh Aulia dibutuhkan untuk menjamin kemanan bagi penjual maupun pun sebenarnya sudah dicermati Wahyu. Wahyu menganggap pembeli sehingga semua pihak merasa e-Commerce merupakan akan sulit untuk menghambat perdagangan dunia maya yang bentuk transaksi yang aman dan bisa dilirik oleh masyarakat. (nw) menggunakan perantara sosial media seperti Instagram dan Twitter.

EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

9


Laporan Utama Kemajuan Teknologi dan Hubungannya dengan Moral Oleh: Samuel Petra, Yulina M. Nisa, Anisa Fatmawati

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), teknologi dapat diartikan metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis atau bisa juga berarti ilmu pengetahuan terapan. Selain itu, teknologi berarti keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Sederhananya, teknologi adalah segala sesuatu yang diciptakan untuk mempermudah manusia dalam melakukan aktivitasnya. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak teknologi bermunculan. Tidak hanya teknologi untuk mempermudah aktivitas manusia saja tapi juga teknologi untuk berkomunikasi jarak jauh seolah menghilangkan jarak ruang dan waktu, contohnya adalah internet. Dengan adanya internet, semua hal menjadi terasa lebih mudah. Berkomunikasi jarak jauh dengan orang di belahan dunia manapun tidak jadi masalah, namun kehadiran teknologi internet yang semakin canggih telah merubah gaya hidup manusia dan tuntutan pada kompetensi manusia. Kemajuan Teknologi Teknologi dari hari ke hari selalu mengalami perkembangan atau boleh dikatakan tidak ada kata berhenti bagi teknologi. Kemajuan ini bisa terjadi, pada hakikatnya, didasari oleh rasa ketidakpuasan manusia terhadap kemajuan teknologi yang telah didapatkan selama ini. Andaikata manusia merasa puas dengan dengan kemajuan teknologi selama ini, tidak akan ada riset lagi, tidak ada penemuan baru lagi dan tidak ada kemajuan di bidang teknologi. Adanya riset dan penelitian memungkinkan teknologi untuk terus mengalami perkembangan. Berbagai penemuan baru pun banyak bermunculan. Teknologi yang dianggap kuno,

10

EDENTS

ketinggalan zaman, dipandang tidak layak lagi untuk digunakan, dicarikan solusinya agar memiliki kemampuan yang lebih dari kemampuan sebelumnya. Dewasa ini perkembangan teknologi sudah semakin pesat. Berbagai kemajuan teknologi dapat kita peroleh dengan mudahnya. Seiring dengan perkembangan zaman dan pesatnya perkembangan teknologi itu komunikasi antarmanusia dapat dilakukan dengan berbagai alat atau sarana, salah satunya alat komunikasi yang banyak digunakan saat ini adalah internet. “Kalau yang saya lihat sih perkembangan teknologi sekarang bagus ya. Orang yang semakin hidup dengan teknologi mereka tidak berpikiran lebih. Kalau orang dulu tuh kalau cari intenet selalu cari yang porno-porno gitu ya. Sekarang itu orang semakin aktif dengan ilmu pengetahuan dan sebagainya, tidak selalu dengan hal-hal yang seperti masa lalu itu. Jadi teknologi itu bisa membantu orang menjadi lebih cepat pintar dan lebih produktif dalam bekerja,� ungkap Frans Budi Pranata, Indonesian Best CFO 2013 & 2015. Rentannya Pelanggaran Moral dalam Penggunaan Internet Pada hakikatnya, kemajuan teknologi dan pengaruhnya dalam kehidupan adalah hal yang tak dapat kita hindari dikarenakan saat ini dapat kita lihat betapa kemajuan teknologi yang telah mempengaruhi gaya hidup dan pola pikir masyarakat, terutama dikalangan remaja. Memang pengaruh kemajuan teknologi zaman dahulu dan sekarang berbeda. Di zaman dahulu teknologi belum canggih seperti sekarang. Semakin canggihnya dunia teknologi, semakin canggih pula cara orang menyampaikan informasi. Dengan semakin maraknya media informasi seperti sekarang ini, layaknya pisau bermata dua, disatu sisi memberikan

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016


Laporan Utama dampak yang positif, tetapi disisi lain jusru menjadi bumerang Teknologi Dipandang dari Segi Bisnis bagi keberlangsungan hidup generasi muda. Perkembangan teknologi membuat proses berbisnis menjadi Sekarang ini kita dapat menyaksikan berbagai kemajuan semakin mudah atau bisa dikatakan memotong mata rantai. dibidang teknologi. Berkat adanya kemajuan teknologi, sesuatu Seperti yang setiap hari terjadi di situs Lazada (salah satu situs yang dulu tidak mungkin kita lakukan, sekarang menjadi belanja online terbesar), merek Xiaomi dalam satu hari bisa mungkin untuk dilakukan, sesuatu yang susah untuk dikerjakan mendapatkan penjualan hingga Rp 1-3 miliar. Contoh yang sama kini menjadi mudah untuk dikerjakan. Namun yang menjadi terjadi ketika event jazz yang diadakan di Dieng tiga bulan silam. pertanyaan sekarang, apakah semua teknologi membawa “Contoh dalam jazz, event jazz yang di Dieng itu dalam satu hari manfaat dan kesejahteraan bagi umat manusia dan juga bagi bisa jualan 3.500 tiket. Jadi membuat informasi lebih mudah makhluk lainnya? Ataukah sebaliknya, membawa dampak pada dijangkau dan sesuai dengan karakter anak muda yang hampir kemerosotan moral? 60 persen sangat menggunakan smartphone sampai 5,5 jam Pada dasarnya, setiap teknologi, di satu sisi, membawa perhari untuk membaca atau mencari apa pun yang mereka manfaat dan kesejahteraan bagi umat manusia. Sebagai butuhkan,� ungkap Frans. contohnya, alat-alat transportasi bisa mempermudah perjalanan Sektor keuangan pun tak luput dari teknologi. Sekarang kita. Adanya berbagai sarana komunikasi membuat kita bisa ini perkembangan penerapan teknologi dalam sistem keuangan berkomunikasi dengan mudah, mengakses dengan segera apa sudah sangat cepat dan dikenal dengan istilah financial technology. yang kita butuhkan. Beberapa dekade yang silam kita masih sulit Adanya kemajuan teknologi, memungkinkan nasabah untuk menikmati berita yang terjadi di belahan dunia lain, kini kita bisa melakukan transfer dan berbagai aktivitas keuangan lainnya menyaksikan fenomena-fenomena yang terjadi di negara-negara melalui smartphone mereka dengan memanfaatkan layanan lain secara langsung. Dahulu untuk mengirim surat, dibutuhkan internet. Disisi lain, hal ini menyebabkan rentannya cybercrime beberapa waktu baru surat seperti pembobolan rekening. itu akan sampai. Sekarang Untuk itu diperlukan sejumlah Berkat adanya kemajuan teknologi, regulasi untuk mencegah dengan adanya e-mail, begitu sesuatu yang dulu tidak mungkin kita terjadinya tanda send ditekan, surat kita pelanggaranlangsung terkirim dan beberapa pelanggaran ini. lakukan, sekarang menjadi mungkin detik kemudian sudah sampai untuk dilakukan, sesuatu yang susah Permasalahan Kode Etik ke tujuan. untuk dikerjakan, kini menjadi mudah Dalam Berbisnis Bagi mereka yang enggan untuk membuka majalah, untuk dikerjakan. Namun yang menjadi Kemajuan teknologi dalam koran, dan buku, untuk sekadar pertanyaan sekarang, apakah semua berbisnis tidak dibarengi oleh mendapat informasi atau bahan penerapan kode etik dalam teknologi membawa manfaat dan berbisnis yang seharusnya. referensi, tetap bisa menikmati berita sesuai keinginan kesejahteraan bagi umat manusia dan Indonesia termasuk negara melalui internet. Kita tinggal yang lemah dalam pengelolaan juga bagi makhluk lainnya? memasukkan beberapa kata kode etik dalam berbisnis kunci sesuai dengan subjek dimana contohnya barangyang kita harapkan, dan sederetan judul artikel akan muncul, barang yang diproduksi di China bisa didapatkan dengan kemudian kita tinggal pilih mana yang kita suka. Namun dilain mudah. Berbeda dengan di Eropa yang penerapan kode etik pihak, kita pun sadar bahwa teknologi juga telah menimbulkan dalam berbisnisnya sudah lumayan baik. “Tetapi kalau di Eropa, kerugian dan penderitaan baik bagi manusia sendiri maupun misal kita pakai tas palsu dan orang tokonya lihat, mereka boleh bagi makhluk lain. Adanya kemajuan internet bisa menimbulkan ambil terus mereka hancurkan. Kalau Indonesia masih belum berbagai pelanggaran, termasuk pelanggaran hukum dan moral. ada,� tutur Frans. Beberapa contoh pelanggaran itu seperti pembajakan film dan Untuk menangani permasalahan moral dalam penggunaan musik, padahal keduanya sudah memiliki perlindungan hak internet dan teknologi lainnya, diperlukan upaya preventif cipta. Akan tetapi, masih saja terjadi kasus pembajakan. seperti pemberian pemahaman etika dalam berinternet. Selain itu ada juga kasus perjudian online. Adanya perjudian Masyarakat juga perlu disosialisasikan terkait kode etik dalam online, membuat orang-orang tidak perlu pergi ke tempat khusus menggunakan internet. Selain itu, juga diberikan pengajaran untuk melakukan judi. Hal ini tentu menimbulkan masalah baru secara spiritual untuk mencegah pelanggaran moral, seperti terhadap moral manusia. Transportasi yang mempermudah pornografi, penipuan, dan sebagainya “Ya itulah harus sejalan, kita dalam perjalanan, menimbulkan polusi udara, menipisnya spiritual religinya harus dikembangkan,� tutur Frans. Namun ozon, dan membuat lingkungan sekitar kita menjadi lebih panas. apabila sudah terjadi pelanggaran, perlu diberikan tindakan Berbagai alat komunikasi telah digunakan untuk menyebarkan tegas, tak terkecuali ditindak secara hukum agar memberikan berita-berita yang berbau pornografi, isu yang tidak benar, dan rasa jera untuk pelanggarnya. (nw) segudang berita yang dapat menimbulkan kemerosotan moral.

EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

11


doc. cobrabio.com

Laporan Utama

Teknologi, Roda Penggerak Industri Kreatif Oleh: Akhmad Sadewa, Dian Priastiwi, Gracye Atriana

Manusia adalah makhluk ciptaan tuhan yang istimewa. untuk menggerakan ekonomi dimana selama ini memang sudah Manusia dikatakan istimewa karena dianugerahi akal dan berkembang, tetapi tidak terkoordinasi dengan baik dalam pikiran yang membedakannya dengan mahluk lain. Kreativitas bentuk skema kebijakan pemerintah,” ungkap pria yang akrab adalah salah satu manifestasi dari akal dan pikiran tersebut. disapa Wahyu ini. Kreativitas merupakan kemampuan untuk mengambangkan Ekonomi Kreatif baru gencar dipromosikan sebagai suatu ide-ide dan cara-cara baru dalam pemecahan masalah serta akselerator pertumbuhan ekonomi pada era pemerintahan menemukan peluang. Manusia sebagai penyandang predikat Jokowi-Jusuf Kala. Di era inilah, dibentuk badan yang mahluk ekonomi, terus berkembang melahirkan ide-ide baru, mengatur, merumuskan, menetapkan, mengoordinasikan, dan termasuk mengombinasikan kreativitas dengan aspek ekonomi. menyinkronisasi kebijakan ekonomi kreatif, yaitu Bekraf. “Istilah Kombinasi inilah yang kita kenal dengan istilah ekonomi kreatif. ekonomi kreatif adalah bagaimana mengatasi kelangkaan Kepala Sub Direktorat Informasi sumber daya alam,” jelas Slamet. dan Pengolahan Data Badan Berdasarkan Peraturan Presiden Ekonomi Kreatif (Bekraf ), Slamet Nomor 6 Tahun 2015, sektor Adji Wibowo menjelaskan pada ekonomi kreatif dibagi ke dalam “Orang Indonesia itu sebenarnya awalnya perekonomian semua 16 subsektor, seperti arsitektur, negara di dunia ditopang oleh periklanan, aplikasi, desain, kreatif-kreatif. Jadi tinggal ada sektor pertanian. Penemuan fashion, dan lainnya yang memicu saja, dia akan mesin uap pada abad ke-17 terbuka ‘genetika’nya. Terus kemudian mendorong terjadinya Teknologi sebagai Penggerak revolusi industri di Eropa, Industri Kreatif dia pasti akan tertarik untuk khususnya di Britania Raya. Perkembangan zaman yang mengembangkan produknya,” Jika meruntut pada pesat telah mengubah gaya - Bambang Supradono, General perkembangannya, ekonomi hidup individu dan mengubah kreatif muncul sekitar tahun cara masyarakat dalam Manager Inkubator Kreasi dan 2001, kemudian masuk ke menjalankan sebuah bisnis. Inovasi Telematika Semarang Indonesia pada tahun 2006. Teknologi menjadikan segala Menurut Wahyu Widodo, aktivitas menjadi lebih cepat, Akademisi FEB Undip, industri mudah, dan akurat. Peranan kreatif di Indonesia muncul teknologi dalam perkembangan pada era pemerintahan Susilo industri kreatif sangat dominan. Bambang Yudhoyono. Kemunculan ekonomi kreatif didasari Teknologi menjadi kontributor utama pendukung pertumbuhan oleh sebuah kondisi dimana industri manufaktur konvensional dari sebuah industri kreatif. Teknologi juga menjadi daya dorong mengalami penurunan yang cukup serius dari tahun 2004 sampai perkembangan ekonomi nasional yang dapat meningkatkan daya 2009. “Sehingga mengapa pemerintahan waktu itu memberi saing industri Indonesia dalam persaingan global. Jika industri perhatian kepada industri kreatif sebagai salah satu alternatif kreatif diibaratkan sebuah mobil, maka teknologi menjadi salah satu roda penggeraknya.

12

EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016


Laporan Utama

doc. beritalokalpkl.blogspot.com

Ekonomi Kreatif dan Kontribusinya terhadap Perekonomian “Daun singkong dijadikan kripik teoke, ubi singkong dijadikan Menurut Wahyu, sektor industri kreatif memberikan kontribusi tepung mokaf, batang singkong dijadikan kerajinan, dan kulit yang cukup besar terhadap Produk Domestic Bruto (PDB) batang singkong dijadikan steak,” ungkap Ketua Asosiasi Kuliner Indonesia. “Paling tidak antara kisaran 7 persen, tergantung Mekarsari ini. Semua olahan singkong itu tercipta berkat istrinya perhitungan dan subjek yang dilakukan BPS. Kemudian terhadap yang gemar memasak. ekspor itu antara 5-6 persen kontribusinya, jadi tidak kecil Masduki memanfaatkan Pasar Krempyeng Ringin Desa sebenarnya,” ujar Wahyu. Industri kreatif juga menyerap tenaga Wisata Kandri yang dibuka mulai pukul 05.00-09.00 pagi kerja cukup banyak karena lapisan industri kreatif meliputi untuk memasarkan produknya. Selain itu, ia juga memasarkan industri besar sampai kecil. Wahyu menuturkan bahwa pada produknya lewat paket wisata desa Kandri serta dijual via online. tahun 2013, sebanyak 11,87 juta tenaga kerja terserap di sektor Masduki menggandeng Dinas Perindustrian dan Perdagangan industri kreatif. Guna melindungi hak cipta atas produknya. Pertumbuhan industri kreatif pun terbilang pesat, mencapai Semarang Contemporary Art Gallery yang terletak di Jalan 10 persen lebih. Hal ini disebabkan kondisi industri konvensional Taman Srigunting, Semarang Utara juga salah satu contoh pelaku dan manufaktur yang saat ini sedang fluktuatif. Melihat besarnya industri kreatif. Tempat wisata yang sudah berdiri sejak tahun potensi dari industri kreatif, pada tahun 2019 pemerintah 2001 ini masih tetap eksis dan digemari berbagai kalangan, menargetkan kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDB bisa dari anak-anak sampai orang dewasa. Dibalik keindahan karyamencapai 12 persen, kontribusi pada ekspor mencapai 10 persen, karya seni yang terpajang, Wisnu selaku Manajer Program serta mampu menyerap sebanyak 10 juta tenaga kerja. menyayangkan kurang aktifnya seniman-seniman di wilayah B e k r a f Semarang dalam menggandeng mengekspos tujuh Perguruan karya seninya. Tinggi Negeri (PTN) Lukisan yang untuk mendirikan terpajang sebagian Pusat Unggulan besar berasal Ekonomi Kreatif. dari Yogyakarta, Tujuannya untuk Bandung, dan meningkatkan Jakarta. Selain kontribusi industri kurang aktifnya kreatif terhadap seniman-seniman perekonomian. lokal, Wisnu juga Ketujuh PTN mengungkapkan tersebut antara bahwa pandangan lain Universitas masyarakat terhadap Pekalongan Kota Kreatif Diponegoro (Undip), Art Gallery hanya Universitas Indonesia sebatas tempat bidang Kerajinan dan Kesenian Rakyat (UI), Universitas berwisata. “Respon Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut masyarakat akhir-akhir ini selama ngisi kuesioner itu, mereka Seni Indonesia (ISI) Jogjakarta, Institut Kesenian Jakarta (IKJ), tahu di sini cuma buat foto-foto itu aja sih. Belum untuk ke arah dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS). “Undip dirancang seni rupanya,” ungkapnya. sebagai renstra (rencana strategis, -red), khusus subsektor periklanan. Bekraf bekerjasama dengan LPPM Undip,” terang Kota Kreatif Pertama di Indonesia Slamet. Kota Kreatif adalah Kota yang memiliki berbagai ekosistem kreatif yang mampu memicu sebuah kota untuk menggerakkan Mereka Para Pegiat Industri Kreatif sumber daya manusia yang ada di dalamnya untuk memiliki Terletak di ujung barat Kota Semarang tepatnya di Kecamatan kemampuan dalam membuat sesuatu yang baru. Jika Anda Gunungpati, terdapat sebuah desa wisata bernama Desa Wisata menjawab Bandung sebagai kota kreatif pertama di Indonesia, Kandri. Desa wisata ini merupakan satu dari 115 desa wisata maka jawaban Anda adalah salah. Ternyata kota kreatif pertama yang ditargetkan Pemerintah Jawa Tengah untuk menjadi desa di Indonesia bahkan di Asia Tenggara adalah Pekalongan. wisata. Masduki menjadi salah seorang pelaku ekonomi kreatif Identitas Kota Pekalongan sebagai kota kreatif sudah diakui berbasis kearifan lokal di Desa Kandri. Masduki bersama istrinya oleh badan pendidikan dan budaya dunia (UNESCO) dan masuk mendirikan Omah Pohong yang mengubah semua bagian dalam jejaring kota kreatif di dunia. Per 1 Desember 2014, Kota pohon singkong menjadi panganan. Hal ini dilatarbelakangi Pekalongan resmi menjadi anggota UNESCO Creative Cities oleh melimpahnya hasil tani berupa singkong di Desa Kandri. Network (UCCN) bersama dengan 68 kota lainnya. Sebelumnya, singkong hanya dijual sebagai bahan mentah Pekalongan dinobatkan menjadi Kota Kreatif bidang saja dan dipergunakan untuk tambahan pakan milik petani. Kerajinan dan Kesenian Rakyat (Creative City of Craffs and Folk

EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

13


Laporan Utama Arts). “Kota kreatif terdiri atas kota film, kota fashion, kota literatur, kota kuliner, kota gastronomi, serta kota kerajinan dan kesenian rakyat. Pekalongan sendiri masuk dalam daftar kota kreatif kerajinan dan kesenian rakyat,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso. Sebelumnya pada tahun 2012, pemerintah telah menominasikan kepada UNESCO untuk menjadikan Yogyakarta, Denpasar, Solo, dan Bandung menjadi kota kreatif dunia.

Kedua pelaku industri kreatif tersebut memiliki cara untuk menyosialisasikan produknya. Baik Art Gallery maupun IKITAS sama-sama mengadakan pameran. Art Gallery mengadakan pameran rutin setiap bulannya dan juga menginfokan melalui media sosial, sementara IKITAS menerima apresiasi dari Pemerintah Kota Semarang dengan mengajak untuk ikut serta dalam Pameran Semarang Digital Kreatif. Pihak IKITAS sendiri menyosialisasikannya melalui komunitas karena pada umumnya targetnya berada dalam suatu komunitas, kampus, SMK, dan lainlain.

doc. avifahletta.wordpress.com

Peran Pemerintah Berbicara mengenai peran pemerintah daerah dalam membantu mengembangkan industri kreatif, Wisnu mengungkapkan Prospek dan Harapan Terkait Indutri Kreatif bahwa selama 15 tahun Art Gallery berdiri, belum pernah ada Wisnu berharap, kedepannya seniman-seniman Semarang dapat campur tangan pemerintah yang mendorong perkembangan lebih aktif lagi agar dapat memasukkan karyanya dalam galeri industri tersebut. Mengatasi hal ini, pihak Art Gallery sendiri tersebut karena selama ini lukisan-lukisan maupun karya seni memiliki cara untuk menyosialisasikan industri mereka yakni yang terpajang sebagian besar berasal dari wilayah luar. Bambang dengan mengagendakan pameran setiap bulannya dan juga sendiri berharap agar pemerintah memfasilitasi regulasi untuk menyebarkannya melalui media sosial. dapat mempermudah usaha di bidang tersebut dan memfasilitasi Wisnu berharap ke depannya seniman-seniman Semarang ekosistemnya. “Harusnya dipaksa semua channel TV itu untuk dapat lebih aktif lagi membeli konten-konten agar dapat memasukkan yang hasil karya anak karyanya dalam galeri bangsa, supaya jadi tuan tersebut, karena selama rumah di negaranya ini lukisan-lukisan maupun sendiri,” tegasnya. karya seni yang terpajang Sementara Wahyu sebagian besar berasal berharap agar industri dari luar Semarang. Hal kreatif ditempatkan tersebut berbeda dengan sejajar dengan industriIKITAS (Inkubator Kreasi industri yang lain. “Kalau dan Inovasi Telematika hanya ditempatkan Semarang), pelaku industri menjadi pelengkap kreatif lain yang ada di karena industri Semarang dengan produkkonvensional menurun, produk berupa animasi, ya ini nanti ke depan game, komik digital, menjadi tidak serius ketika multimedia, dan aplikasi industri konvensional berbasis mobile. Bambang itu naik. Jadi manufaktur Semarang Contemporary Art Gallery, Semarang Supradono selaku General sebagai industri basis Manager mengungkapkan dimana pun dilengkapi bahwa pemerintah memberikan bantuan kepada IKITAS berupa dengan adanya industri kreatif sebagai bion setelah manufaktur,” fasilitas dan operasional. ”Kita meminta bantuan pemerintah harap Wahyu. Wahyu juga menambahkan perlu adanya integrasi karena sisi swastanya belum begitu pengen terlibat jauh. Kita dari hulu ke hilir, antara pemerintah pusat dan daerah sehingga dibantu Kementerian Perindustrian sama Dinas Perindustrian tercipta sinkronisasi secara hierarki dari atas ke bawah. dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah,” ungkapnya. Bantuan Rafika Meidiana, mahasiswi Ilmu Ekonomi dan Studi pemerintah yang diterima IKITAS berupa fasilitas tetap yakni Pembangunan 2014, mengungkapkan bahwa industri kreatif tempat, peralatan, serta pembiayaan operasional seperti listrik merupakan industri yang sedang diminati oleh banyak kalangan dan internet. khususnya anak muda saat ini. Hal tersebut karena industri ini Industri kreatif membuka peluang bagi masyarakat memiiki fokus terhadap penciptaan suatu produk yang terbentuk dalam mengembangkan kemampuannya membuat sebuah melalui kreativitas serta inovasi yang dimanfaatkan sedemikian produk yang unik dan menarik minat pasar. Bambang dan rupa sehingga mampu menciptakan lapangan kerja baru. Ia Wisnu mengungkapkan bahwa respon masyarakat cukup baik berharap agar industri kreatif Indonesia semakin berkembang terkait keberadaan industri kreatif ini. “Orang Indonesia itu di segala bidang. “Bukan hanya fashion, namun juga dari industri sebenarnya kreatif-kreatif. Jadi tinggal ada yang memicu saja, seperti periklanan, musik, maupun perfilman,” tutur Rafika. Ia dia akan terbuka 'genetika'nya, terus dia pasti akan tertarik untuk juga berharap pemerintah dengan serius mengelola industri mengembangkan produknya," ujar Bambang. kreatif dengan dikeluarkannya berbagai macam kebijakan yang mengatur tentang hal tersebut. (nw)

14

EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016


EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

15


Penerapan Ekonomi Berbasis Teknologi di Indonesia Ekonomi berbasis teknologi atau yang sering disebut dengan e-Commerce merupakan aktivitas yang berkaitan dengan pembelian, penjualan, pemasaran barang atau jasa dengan memanfaatkan sistem elektronik seperti internet maupun jaringan komputer. E-Commerce juga melibatkan aktivitas yang berhubungan dengan proses transaksi elektronik seperti transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem pengolahan data inventori yang dilakukan dengan sistem komputer ataupun jaringan komputer, dan lain-lain. Ekonomi berbasis teknologi (e-Commerce) sudah banyak diterapkan pada kehidupan manusia. Untuk mengetahui pengetahuan dan respon masyarakat mengenai e-Commerce, LPM Edents mengadakan jajak pendapat pada 100 mahasiswa FEB Undip. Periode pengumpulan data dilaksanakan dari 17 Agustus sampai dengan 9 September 2016.

16

EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016


EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

17


18

EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016


Tentang Mereka

Aktif Berorganisasi: Kegiatan Menanam Bibit yang Buahnya akan Dipanen saat Berada di Dunia Kerja Oleh: Aradeya Tangguh, Fajar Ayu “Saya rasa Edents harus tetap aktif, syukur-syukur bisa mengirim artikel ke surat kabarsurat kabar.” – Bambang Pramono, Direktorat Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia

Aktif Berorganisasi Selama Kuliah Bersama dengan Suharnomo, yang saat ini menjabat sebagai Dekan FEB Undip, Bambang bergabung di Edents pada tahun 1991 disaat Pemimpin Redaksi saat itu Bambang Istianto. Ia mengaku bahwa status keanggotaannya di Edents pada waktu itu hanya sebentar. Meskipun begitu, menjadi bagian dari LPM Edents menurutnya adalah sebuah hal yang berkesan. “Seniorseniornya luar biasa, kalau diskusi satu topik saja bisa sampai malam,” ujarnya. Bambang menganggap bahwa kemampuan menulis yang didapatnya saat berada di Edents adalah hal yang sangat berguna di dunia kerja kelak. Seperti pengalamannya sendiri yang pernah berada di bagian riset BI, kemampuan menulis di posisi seperti itu sangatlah diperlukan. Selain kemampuan menulis, menjadi pers juga dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan untuk menganalisis suatu kasus, dan ini dapat bermanfaat ketika

Doc. Edents

Memulai Pendidikan di Jakarta Sebelum menyandang statusnya sebagai mahasiswa Undip, ia sempat bersekolah hingga SMA di Jakarta. Setelah kelulusannya di jenjang Strata 1 (S-1) dengan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi, ia melanjutkan pendidikan S-2-nya dijurusan Economics, International University of Japan. Tidak sampai di situ, ia meraih gelar doktornya diprogram S-3 Economics, Nagoya University. Awalnya, Bambang mengaku ingin kuliah dijurusan kedokteran, namun ternyata ia diterima di Fakultas Ekonomi (FE, sekarang FEB). “Sebenarnya dulu pengennya di kedokteran, tetapi keterimanya di Ekonomi. Setelah di Ekonomi nggak jadi dokter nggak apa-apa, tetapi harus jadi doktor. Alhamdulillah jadi doktor gitu,” ujar Bambang seperti saat ditemui dalam acara Halal Bihalal Ikatan Mahasiswa Fakultas Ekonomi (IKAFE) di bilangan Jakarta Selatan.

EDENTS

kita akan melakukan wawancara kerja kelak. “Sistematika berpikirnya itu. Jadi kita punya (kemampuan menulis –red), bagi kita yang unggul, jadi tinggi,” jelasnya. Selain Edents, Bambang juga mengikuti beberapa organisasi lain seperti Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), hingga Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). “Sebenarnya saya ikut banyak organisasi, cuman karena terlalu banyak jadi separo-separo gitu,” tukas Bambang. Di sisi lain, Bambang mengaku dirinya cenderung lebih aktif di BEM dibandingkan di Edents. Menurutnya terlalu banyak mengikuti organisasi hingga tak ada yang benarbenar ia tekuni. Di tahun ketiga, Bambang harus menghentikan seluruh aktivitas organisasinya dan fokus untuk menyelesaikan skripsi. “Saya anak nomor satu. Orangtua saya maunya ya saya lulus tepat waktu, gitu kan,” ujarnya. Meskipun begitu, Bambang tetap menjaga komunikasi dengan teman-temannya di organisasi. Status keanggotaannya memang sudah tidak aktif, namun bukan berarti komunikasi dengan teman-temannya juga turut tidak aktif. Selain aktif dikegiatan organisasi, Bambang juga mengaku sempat bekerja saat ia masih menyandang status mahasiswa. “Saya sempat pernah kerja sebagai student banker Lippo Bank,” tambahnya. Pekerjaannya itu dilakoni saat ia masih berada ditahun kedua kuliah. Seolah kegiatannya semasa perkuliahan tak ada habisnya, prestasi pun tak luput dari Bambang. Salah satunya adalah prestasi yang ia raih dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Tengah ketika tesisnya masuk dalam 10 tesis terbaik.

Bambang Pramono, mungkin sebuah nama yang sedikit asing di telinga masyarakat. Pria kelahiran Jakarta yang bekerja di Direktorat Kebijakan Ekonomi dan Moneter di Bank Indonesia (BI) ini merupakan salah satu Mantan (Alumni) LPM Edents. Ia merupakan lulusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) angkatan 1990.

Pesan untuk Para Mahasiswa Bambang sempat bercerita bahwa dirinya dulu lebih sering bergaul dengan rekannya yang bernama Joko Priyanto yang saat ini berada di Departemen Keuangan. Ia menilai bahwa Joko adalah sosok yang memiliki semangat belajar yang tinggi, dan ia memilih bergaul dengannya karena sadar bahwa dirinya yang berasal dari Jakarta akan cenderung lebih suka bermain-main. “Saya ikutin dia dan akhirnya saya bisa ngikutin pelajaran dan kuliah tepat waktu,” ujar Bambang.

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

19


Tentang Mereka

Harumkan FEB Hingga Kancah Internasional Oleh: Mutia Rahmania dan Abdan Husnan “Menurut saya, mahasiswa FEB belum terdengar gaungnya. Kita masih terlalu nyaman di kandang sendiri. Padahal, tidak ada salahnya mencoba. Apapun hasil akhirnya tidak menjadi masalah, yang penting ada keberanian dulu,”- Faishal Setiadi Sigit, salah satu perwakilan Undip untuk European Model United Nation 2017

Motivasi dan Seleksi Faishal yang juga merupakan salah seorang anggota dari Economic English Conversation Club (EECC) FEB Undip mengaku pada awalnya berkecimpung dan aktif di dunia debat, namun lama-kelamaan ia merasa bosan dengan kegiatan tersebut karena dinilai terlalu kaku. Hingga akhirnya ia mendengar mengenai MUN, “Di MUN ini kamu kayak bisa debat tapi lebih santai, lebih kearah diskusi, lebih ke gimana cara kamu menarik perhatian orang,” tuturnya. Karakteristik dari MUN itulah yang menarik perhatian Faishal untuk mendalaminya. Untuk menjadi seorang delegasi terpilih, jalan yang dilalui tentulah tidak mudah. Ada sekitar lima hingga enam tahap seleksi yang harus diikuti. Keseluruhan seleksi tersebut memakan waktu hingga satu setengah bulan. Menurut Faishal, tahap yang dirasa paling sulit adalah diplomatic course, “Nah, di diplomatic course itu juri-jurinya akan melihat penampilan

20

EDENTS

kita, apakah tata cara pembawaan kamu sudah seperti diplomat belum, apakah konten atau isi narasi yang kamu bawa itu sesuai atau kena isu belum, dan sebagainya,” ujarnya. Persiapan dan Kendala Saat ini, Faishal dan kawan-kawannya sesama delegasi MUN tengah melakukan berbagai persiapan, antara lain latihan, pengajuan proposal untuk delegasi, pengajuan proposal untuk sponsorship, dan permasalahan tiket. Hal yang paling menjadi kendala dalam persiapan ini menurut Faishal adalah pengajuan sponsorship. “Kendalanya sponsor, soalnya biayanya kan lumayan mahal. Kayak kita satu tim berlima ini di proposal butuh sekitar Rp120.000.000,00. Nah, sekarang ini kan cari sponsor lumayan susah. Itulah yang paling ditakutkan,” tukas Faishal. Ia juga menambahkan bahwa ada kendala lain, yaitu permasalahan koordinasi dengan pihak penyelenggara, tetapi menurutnya karena belum berjalan jadi masih tidak terlalu dipikirkan. Faishal cukup optimis dan yakin akan pencapaian yang ingin diraihnya, yaitu berhasil masuk ke tiga besar. Selain di MUN, Faishal juga mempunyai ketertarikan di bidang lain yaitu story telling. Beberapa saat lalu di ajang National English Competition yang diselenggarakan oleh Asian Law Student Association (ALSA) Universitas Indonesia (UI), ia berhasil masuk ke peringkat 20 besar. Hal inilah yang mendasari sikap optimis tersebut. Untuk mencapai target tersebut tentunya bukan hal yang mudah. Selain mempersiapkan diri untuk mengikuti European Model United Nation, Faishal juga sedang aktif dalam organisasi Undip Debating Forum (UDF). Target untuk MUN di tingkat nasional ini adalah meraih predikat sebagai best delegate. “Menurut saya, mahasiswa FEB belum terdengar gaungnya. Kita masih terlalu nyaman di kandang sendiri. Padahal, tidak ada salahnya mencoba. Apapun hasil akhirnya tidak menjadi masalah, yang penting ada keberanian dulu,” tutupnya. (nw)

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

Kunjungi! www.lpmedents.com

Faishal Setiadi Sigit atau yang lebih akrab dipanggil Faishal adalah salah satu mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis jurusan S1 Akuntansi angkatan 2013 yang berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan. Prestasi tersebut adalah berhasil terpilih menjadi salah satu dari lima delegasi Universitas Diponegoro dalam ajang European Model United Nation 2017. Model United Nation (MUN) sendiri adalah suatu simulasi konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertujuan untuk mengedukasi pesertanya mengenai komunikasi efektif, globalisasi, isu internasional, dan diplomasi multilateral. Setiap peserta MUN akan berperan sebagai diplomat yang mewakili suatu Negara tertentu di dalam sebuah komite organisasi PBB seperti WHO, WIPO, atau WTO dengan topik permasalahan internasional tertentu untuk menghasilkan resolusi PBB. Selain European MUN, terdapat beberapa ajang serupa yang rutin dilaksanakan seperti London International MUN, Harvard International MUN, dan lain sebagainya.


Tentang Mereka Aktif Berorganisasi dan Human Relationship Itu Penting! Oleh : Sequoia Mohammad Satrio Romadhon dan Rizki Amalia “Semakin tinggi posisi jabatan, semakin banyak porsi human relationship yang diperlukan. Kita kan juga harus memotivasi seseorang agar bekerja lebih baik. Jadi human relationship itu penting sekali.”- Amie Kusumawardhani, Wakil Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro Lulusan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) kini telah memegang berbagai jabatan penting ditempat kerjanya. Salah satunya adalah Amie Kusumawardhani. Selain menjadi akademisi di FEB Undip, alumni FEB Undip angkatan 1986 ini juga menjabat sebagai Wakil Dekan FEB Undip. Amie pernah menimba ilmu di SMPN 1 Semarang, lalu melanjutkan di SMAN 1 Semarang, dan mengambil program S1 di FEB Undip. Setelah lulus S1, ia melanjutkan S2 di Malaysia dan S3 di Australia. Saat ini Amie sedang mengusahakan mengambil gelar Profesor. Pengalaman Sewaktu Kuliah Amie tergolong aktif dalam berorganisasi. Ia sempat mengikuti paduan suara FEB maupun paduan suara Undip, bahkan ia pernah menjadi conductor di paduan suara tersebut. Menurut Amie, mahasiswa sekarang luar biasa karena semasa Amie kuliah di Undip, acara tidak sebanyak dan sebagus sekarang. “ Dulu sih kegiatan tidak banyak seperti sekarang sih, tetapi sekarang macam-macam, juga bagus-bagus. Luar biasa mahasiswa sekarang itu,” kata Amie. Keaktifan Amie dalam organisasi tidak hanya ketika menempuh pendidikan jenjang S1. Sewaktu menempuh pendidikan di Australia, Amie pernah diutus menjadi wakil di bagian research. Amie mengaku dipilihnya sebagai wakil di bagian research karena ia dapat menerima pendapat orang lain dan tidak egois pada keputusannya sendiri. Sosok Inspirasi Ketika ditanya siapa yang menjadi sosok inspiratif bagi Amie, ia menjawab teman karibnya. Sosok yang mengispirasi Amie adalah teman karib sewaktu sekolah yang sekarang menjabat sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani. Amie mengaku kagum dengan kerja keras Sri Mulyani. Menurut Amie, Sri Mulyani orang yang biasa, sederhana, lahir dari keluarga sederhana, dan memiliki impian mampu bekerja keras sehingga bisa sukses seperti sekarang. Amie mengatakan bahwa semua orang harus bekerja keras. Lebih lanjut ia mengatakan, sebanyak apapun rintangannya jika kita bekerja keras, kita akan berhasil dan sukses mewujudkan mimpi kita. “Memang kalau orang ingin kerja keras, mimpinya pasti tercapai,” tambah Amie. Pengaruh Organisasi pada Pekerjaan Menurut Amie, pengalaman berorganisasi sangat penting dalam dunia kerja. Pengalaman organisasi Amie bermula saat SMP. Saat itu, Amie dikenal sebagai orang yang manja, pendiam, dan kurang percaya diri. Akan tetapi saat SMP, Amie mulai tergerak untuk berorganisasi. Ia pun mengikuti kegiatan OSIS, Pramuka,

EDENTS

dan karate. Amie mulai mengenal namanya kerja sama dalam tim saat aktif berorganisasi. Keaktifan Amie dalam berorganisasi tak berhenti sampai disitu. Sewaktu SMA pun Amie aktif dalam organisasi OSIS hingga terpilih menjadi ketua OSIS. Amie mengaku yang paling berat dalam organisasi adalah bagaimana cara bekerja dalam tim, karena terkadang terdapat orang pandai yang selalu mementingkan egonya sendiri dan merasa pintar dan paling benar sendiri. Menurut Amie, dalam berorganisasi tidak bisa bekerja sendiri, kita membutuhkan skill orang lain. “Sedangkan di organisasi, orang tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus butuh bantuan orang lain,” ungkap Amie. Amie juga berkata, di organisasi juga harus belajar menerima pendapat orang lain yang terkadang tidak kita setujui demi kepentingan bersama. Kiat-Kiat Meraih Kesuksesaan Menurut Amie, human relationship adalah kunci terpenting dalam meraih kesuksesan. Amie juga menambahkan bahwa pintar itu wajib, tetapi yang tak kalah penting yaitu human relationship. Selain itu menurutnya, kita harus bisa lebih fleksibel dalam dunia kerja. Semakin tinggi jabatan seseorang dalam suatu pekerjaan, semakin banyak juga porsi human relationship yang diperlukan. Human relationship bisa kita dapat dari mana? Human relationship didapat dari keaktifan kita dalam berorganisasi, bersosialisasi dengan orang-orang, dan fleksibel dalam perkuliahan. Kunci kesuksesaan berikutnya yaitu membuang semua ego. Jangan terlalu menyerang orang waktu diskusi jika pendapat itu tidak sesuai dengan pendapat kita. Kita harus lebih fleksibel dalam berdiskusi meskipun kita dianggap tidak punya prinsip. Jika pendapat itu baik buat kepentingan bersama, kenapa tidak. Amie berpesan kepada mahasiswa Undip yang akan lulus. Setelah lulus, mahasiswa diharapkan memiliki rasa bangga dan peduli yang tinggi terhadap mahasiswa Undip lainnya. Diharapkan juga alumni-alumni Undip dapat menjaga kekompakan. Untuk mahasiswa Undip, Amie mengharapkan agar menjadi mahasiswa yang aktif dalam berorganisasi. Jangan menjadi mahasiswa yang hanya mengenal kuliah-pulang, kuliahpulang, karena keaktifan organisasi sangat penting dalam dunia kerja. Dengan aktif dalam berorganisasi, kita bisa mengambil banyak manfaat dan ilmu dari orang lain. Salah satu manfaatnya adalah mendapatkan banyak teman. Semakin banyak teman yang dikenal, kita akan mendapatkan banyak bantuan dalam dunia pekerjaan maupun dunia kemahasiswaan. “Jangan jadi mahasiswa itu kuliah-pulang kuliah-pulang karena berorganisasi itu banyak sekali manfaatnya. Salah satunya akan mendapat banyak teman,” tutup Amie. (nw)

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

21


Geliat Usaha

RIZTECH, Konsultan dan Sahabat UMKM Oleh: Septianus Angga dan Intan Permatasari

“Disamping mencari laba, kita ingin menjadi teman bagi para UMKM yang ada dalam hal pengembangan teknologinya, dengan pemberian edukasi, dan penerapan riset-riset yang sudah ada sehingga diharapkan para UMKM di Indonesia mampu bersaing,” – Rizki Aji, CEO Riztech. Inovasi merupakan sebuah kunci bagi perusahaan untuk tetap bersaing dalam persaingan usaha yang ketat. Adanya inovasi dalam teknologi dan penguasaan teknologi canggih pun bisa membuka peluang bisnis baru. Begitulah bisnis yang digeluti oleh wirausahan muda, Rizki Aji. Mahasiswa S1 Teknik Kimia Universitas Diponegoro ini merupakan leader dari platform bisnis Riztech. Riztech merupakan akronim dari Riset dan Teknologi. Mengenal Riztech Riztech ialah bisnis yang bergerak di bidang riset dan pengembangan teknologi. Usaha ini berdiri pada tahun 2015. Riztech memiliki tiga divisi, yakni divisi edukasi, penjualan produk, dan riset. Divisi edukasi bertugas sebagai EO (event organizer) dan trainer bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Tengah terkait teknologi-teknologi yang dapat diterapkan pada produk mereka. Divisi penjualan produk bertugas menjual alat–alat teknologi seperti alat desalinasi dan filter air. Sedangkan divisi riset bertugas membuka jasa riset untuk UMKM atau pabrik skala menengah. Rizki menuturkan bahwa tujuan Riztech tidak hanya untuk mencari laba saja, tetapi juga menjadi sahabat UMKM dalam pengembangan teknologi sehingga mereka mampu bersaing baik di tingkat nasional maupun ditingkat Internasional. “Disamping mencari laba, kita (Riztech-red) ingin menjadi teman bagi para UMKM yang ada dalam hal pengembangan teknologinya, dengan pemberian edukasi, dan penerapan riset-riset yang sudah ada sehingga diharapkan para UMKM di Indonesia mampu bersaing,” ungkap Rizki. Awal Berdirinya Riztech Pendirian Riztech berawal dari lomba business plan yang diikuti oleh Rizki beserta timnya. Ide bisnis yang mereka lombakan adalah soal pengawetan gethuk trio khas Magelang. Mereka pun mampu mengawetkan gethuk hingga enam hari sehingga produsen tertarik untuk bekerjasama. Akhirnya Rizki bersama timnya berpikir untuk mengembangkan jasa dan memperluas kerjasama mereka dengan UMKM lain selepas lomba. Awalnya, Riztech dijalankan oleh delapan orang dengan Rizki sebagai CEO. Melihat potensi yang dimiliki oleh mahasiswa, Riztech pun merekrut lebih banyak mahasiswa lagi untuk bergabung sesuai dengan latar belakang jurusan dan kemampuan mereka. Adanya anggota tim yang berbeda jurusan memberikan keuntungan tersendiri bagi Riztech. Menurut

22

EDENTS

Rizki saat ada proyek, semua anggota bisa diandalkan menurut kemampuan masing-masing. Riztech pernah diminta untuk mengisi salah satu training UMKM di Sragen terkait pengembangan riset dan produk di daerah tersebut. Setelah acara tersebut, banyak instansi kedinasan yang tertarik untuk menggandeng Riztech dalam pelatihan–pelatihan UMKM di kabupaten–kabupaten lain di Jawa Tengah. Melalui kerja sama itu, pangsa pasar Riztech pun semakin luas. Proyek-proyek yang Pernah Dikerjakan Riztech Sebelumnya Riztech pernah bekerjasama dengan Nano Center dibawah naungan Lembaga Pengembangan Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dalam hal penjualan produk-produk teknologi hasil karya anak bangsa melalui proses hasil riset dan diinkubasi hingga mampu berdiri dengan skala pabrik. Melalui kerjasama dengan Nano Center pula, Riztech mampu mendapat akses yang lebih luas bersama LIPI dan Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PUSPIPTEK) dalam hal penggunaan alat-alat laboratorium yang mendukung penyelesaian proyekproyek Riztech. Proyek terbesar yang pernah ditangani Riztech ialah pengembangan produk pabrik briket batok kelapa dan penyusunan draf kurikulum praktikum nanotechnology. Untuk proyek pengembangan produk pabrik briket batok kelapa terkait ash content, Riztech memberikan pelayanan jasa riset agar produk tersebut mampu memenuhi kriteria untuk diekspor ke berbagai negara dibelahan dunia. Sedangkan untuk proyek penyusunan draf kurikulum praktikum nanotechnology, Riztech berkerja sama dengan Nano Center Indonesia. Proyek draf kurikulum praktikum nanotechnology diperuntukkan untuk siswa SMA dibawah arahan Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Bengkulu. Rizki menyampaikan pesan untuk anak muda bahwa mereka harus punya mimpi. Menurutnya, anak muda harus tahu jalan hidupnya mau dibawa kemana, karena pemuda itu menyajikan masa depan. Rizki pun berharap untuk ke depannya, Riztech mampu bermanfaat bagi pengembangan UMKM agar mampu bertaji dan bersaing baik di kancah nasional maupun internasional. “Ke depannya saya berharap Riztech mampu bermanfaat bagi pengembangan UMKM sehingga mampu bersaing baik dikancah nasional, maupun internasional,” tutupnya.(nw)

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016


SOSOK

Bisnis Laundry Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan Oleh: Desi Wulansari dan Fana Mustika Insanu “Untuk teman-teman mahasiswa, berprestasi itu milik semua orang. Berprestasi itu bisa dilaksanakan oleh setiap manusia sesuai dengan passionnya masing-masing. Jangan terlalu menspesifikkan prestasi hanya dibidang riset karena berwirausaha juga merupakan salah satu prestasi,� – Alver Syahputra Singarimbun, Owner Ecowash

Alver Syahputra Singarimbun merupakan salah satu pendiri Ecowash, yaitu bisnis laundry yang menggunakan teknologi ramah lingkungan. Mahasiswa yang sedang mengemban pendidikan S1 Teknik Kimia Universitas Diponegoro ini telah malang melintang diberbagai organisasi, seperti Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Bagian Litbang dan Penalaran, Pramuka Racana Diponegoro, Staf Ahli Kajian Kaderisasi Riset PEKA BEM Undip, Koordinator Litbang Riset Fakultas Forum Studi Teknik, Komunitas Atmosphere (komunitas lingkungan hidup di Semarang), dan Ketua Riset Jurusan Chemical Engineering Science and Technology. Selain memiliki pengalaman organisasi yang baik, Alver juga memiliki segudang prestasi yang membanggakan. Salah satunya adalah menjadi juara 5 wirausaha kebanggaan Undip dimana Ecowash ini merupakan salah satu produk wirausaha yang diikut sertakan dalam kompetisi tersebut. Selain itu, Alver juga beberapa kali menjadi finalis dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Nasional dan termasuk kedalam The Best 5 International Chemical Competition. Alver juga pernah mendapat juara 2 dalam LCC Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara Tap MPR RI dan LCC Bela Negara Tingkat Provinsi. Bagaimana perjalanan bisnis Ecowash ini ? Ecowash ini merupakan salah satu unit usaha kita, induknya bernama Al-Khawarizmi Learning Centre, yang menjadi salah satu pemenang Bangga Berwirausaha. Dibawahnya sangat luas, tidak hanya bisnis. Lalu, bisnisnya dipegang Al-Khawarizmi Business Centre. Dibawahnya ada Al-Khawarizmi Software Training Centre (pelatihan software), Al-Khawarizmi Private and Courses (bimbel SD, SMP, SMA), Dowash Laundry (laundry ekonomis, pesan antar, online). Lalu ada renting yang terdiri dari Bilqis Pro Rent (multirenting), Dieta Renting (multimedia renting), Engineering Rental (spesialis proyektor). Mungkin salah satu yang terkenal adalah Dipomuda, yang mana 50 persen asetnya milik kita. Nah, bisnis yang menggunakan teknologi ramah lingkungan yaitu teknologi ecoball. Ecoball itu seperti mineral yang berfungsi sebagai absorber, penyerap noda-noda pada pakaian sekaligus memberi muatan negatif pada pakaian, sehingga nodanya tidak kembali pada pakaian. Fungsi ecoball ini mengurangi penggunaan detergen, mengapa? Karena detergen mengandung beberapa senyawa yang sukar terdekomposisi, salah satunya tripolifosfat sehingga bakal merusak alam. Kita juga menggunakan beberapa treatment yaitu filtrasi, namanya bazooka filter. Di dalam bazooka filter ini sebenarnya hampir mirip sama penyaringan konvensional, ada kerikil, pasir, ijuk. Nah itu untuk menghilangkan inpuritas partikel besar

EDENTS

dan kecil pada air. Lalu dilengkapi dengan karbon aktif untuk menghilangkan rasa, bau, dan warna. Kemudian dilengkapi dengan silika sebagai zeolite untuk menyerap logam berat sehingga ketika limbah dibuang ke parit, kita harapkan sudah mendekati baku mutu air bersih, sudah amanlah. Ecowash ini juga didukung oleh e-Serving, jadi pelayanannya menggunakan sistem online.Nah untuk sekarang masih menggunakan official line, mungkin next time ada rencana mau masukin ke Play Store. Dari sekian banyak jenis technopreneur, darimana idenya dan mengapa memilih technopreneur Ecowash? Pertama, saya termasuk orang yang aktif dalam kegiatan lingkungan hidup ya. Saya memiliki usaha laundry, sebagai pengusaha saya prihatin saja karena tidak diolah. Padahal saya salah satu aktivis lingkungan hidup. Akhirnya atas inisiasi tersebut, ya saya mengolah pikir bagaimana agar laundry saya ini ramah lingkungan. Selain itu, kita tidak punya mesin cuci dan dryer karena sistemnya vendor. Jadi kita bermitra dengan laundry-laundry konvensional ibu-ibu rumah tangga untuk memberdayakan mereka. Mengapa? Karena saya juga bergerak dalam kegiatan sosial, artinya ketika laundry modern ini ada di tengah-tengah masyarakat, maka tinggal menunggu waktu untuk laundrylaundry konvensional ini akan tutup, kalah bersaing dengan laundry-laundry modern. Mengapa? Karena kita mahasiswa, punya banyak inovasi, punya banyak bantuan dana. Masyarakat berbeda dengan kita. Oleh karena itu, saya akhirnya punya pemikiran bagaimana dengan adanya laundry ini tidak hanya bisa menyejahterakan saya, tetapi juga menyejahterakan masyarakat sekitar, khususnya laundry-laundry konvensional. Jadi Ecowash ini selain bernilai kewirausahaan juga bernilai sosial dan bernilai lingkungan hidup. Juga yang dikemas dalam teknologi. Jadi kebermanfaatannya tidak hanya untuk segelintir orang, tetapi juga InsyaAllah untuk seluruh orang. Apa saja kendala yang dihadapi selama menjalankan bisnis Ecowash ini? Bisnis ini dimulai pada 1 Januari 2015. Kendalanya secara overall banyak karena setiap usaha punya kendala masing-masing. Dan yang namanya berwirausaha harus merasakan asin garamnya sebuah wirausaha. Jadi pernah bangkrut, collapse di Oktober 2015 karena krisis sumber daya manusia. Kalau dana InsyaAllah nggak krisis. Kita betul-betul butuh sumber daya yang kompeten, kemudian istiqomah dan punya niat yang lurus. Alhamdulillah kita percaya pertolongan Allah, maka dibantu oleh Allah. Doa saya jika memang ini jalan untuk membantu agama ini, semoga diberi

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

23


SOSOK jalan. Dan ternyata, setelah saya umumkan hari ini perusahaan collapse, hari esoknya kita mendapatkan sumber daya manusia yang menurut saya cukup berkompeten yang akhirnya bisa berkembang sampai saat ini. SDM yang dimaksud adalah yang punya visi dan misi yang sama karena sesibuk apapun orang, jika kita sudah sepemikiran dengan kita, maka Insya Allah bisa. Al-Khawarizmi ini tidak mementingkan keuntungan semata, banyak yang dibangun oleh Al-Khawarizmi seperti contohnya kegiatan berprestatif, kegiatan keagaman, kegiatan sosial, sampai kemandirian pribadi, juga kegiatan akademik. Untuk memperoleh hal itu, kita membutuhkan orang-orang yang satu visi dan satu misi, dan yang paling penting adalah berkomitmen untuk menjalankannya. Tentang anggota, Al-Khawarizmi memiliki banyak anggota. Untuk Eowash ini ada tiga orang. Jadi Ecowash ini belum launching, masih tahap pra-launching, tetapi pelanggannya sudah cukup banyak. Kita sedang mempersiapkan rumah edukasi. Jadi jika ingin laundry, maka sekaligus ada rumah edukasi belajar tentang laundry ramah lingkungan itu. Kendalanya dulu sebenarnya di marketing dan publikasi, tetapi semenjak kita join dengan Bocah Tembalang, terus kita akuisisi Dipomuda, itu bukan menjadi sebuah kendala lagi. Semua yang mengelola adalah mahasiswa, yang mengelola Ecowash ini merupakan Mawapres 1 Psikologi. Jadi memang semua yang mengelola adalah mahasiswa berprestasi, aktif berorganisasi, dan semua mengikuti kegiatan keagamaan. Apa yang menjadi motivasi Anda untuk tetap menjalankan bisnis ini setelah sempat mengalami collapse? Alasannya banyak. Kata orang, dan memang merupakan fakta, bahwa sebuah negara maju minimal harus memiliki dua persen pengusaha. Saya memilih menjadi salah seorang pengusaha untuk mempercepat kemajuan Indonesia ini. Saya mengkader pengusaha-pengusaha lainnya untuk memenuhi kuota dua persen pengusaha itu dan dengan menjadi pengusaha ini banyak hal yang bisa kita peroleh karena kita bergerak di sociopreneur. Tidak semua aktivis sosial bisa menjadi sociopreneur karena berentrepeneur itu tidak mudah.Itu dibutuhkan modal yang besar, pemikiran, dan tidak semua entrepreneur bisa menjadi sociopreneur. Banyak menghambur-hamburkan uang untuk kegiatan-kegiatan sosial dan bagi sebagian besar entrepreneur itu

24

EDENTS

bukan hal yang baik untuk dia. Jadi sociopreneur adalah sebuah pilihan dan hanya orang-orang terpilih yang bisa menjalaninya. Yang memilih bukan saya, bukan kamu, yang memilih Tuhan karena sociopreneur datangnya dari hati. Jauh lebih besar kehebatan sociopreneur itu tidak hanya merubah perekonomian masyarakat sekitarnya, tetapi juga bisa merubah pola pikir dan pola hidup orang banyak. Contohnya adalah Chaerul Tanjung, dia memiliki City Foundation, memberi beasiswa dari SMP sampai S2, merubah pola pikir, dan diminta untuk membangun daerahnya kembali. Bill Gates yang menyumbang setengah dari kekayaannya untuk kegiatan sosial di Afrika dan Asia. Jadi memang banyak yang bisa dilakukan oleh seorang entrepreneur. Dan jangan lupa, faktanya mayoritas masyarakat di dunia ini bergantung pada kaum minoritas, dan kaum minoritas yang memegang perekonomian di dunia ini 80 persen adalah seorang pengusaha. Jadi sebenarnya nasib masyarakat di dunia ini bergantung pada pengusaha. Berapa puluh ribu karyawan yang direkrut Bill Gates gitu? Berapa puluh ribu karyawan yang direkrut oleh Bob Sadino? Chaerul Tanjung? Itu semua hasil kemampuannya sendiri, presiden saja mungkin belum bisa memberi lowongan pekerjaan sebesar itu. Siapa tokoh yang menjadi inspirator Anda? Pertama adalah Nabi Muhammad SAW karena beliau adalah pemimpin dalam agama, pemimpin dalam muamalat, pemimpin dalam perang, pemimpin dalam keluarga, sampai pemimpin dalam politik dan negara. Jadi beliau adalah sosok pemimpin yang luar biasa, dapat memimpin dalam segala hal, termasuk dalam ilmu pengetahuan. Apa pesan Anda untuk para pemuda, khususnya mahasiswa? Untuk teman-teman mahasiswa, berprestasi itu milik semua orang. Berprestasi itu bisa dilaksanakan oleh setiap manusia sesuai dengan passionnya masing-masing. Jangan terlalu menspesifikkan prestasi hanya dibidang riset karena berwirausaha juga merupakan salah satu prestasi. Apalagi untuk teman-teman yang mau merintis usaha, mulailah menjadi seorang sociopreneur. Mulailah dari Anda, rubahlah kesejahteraan masyarakat banyak hingga nanti dapat membuat negara kita menjadi negara maju. (nw)

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016


EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

25


Potret

26

EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016


Potret

EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

27


Laporan Khusus

Mendulang Sukses Melalui Bisnis Toko Online Oleh: Ida Maslakhah, Nur Zharifah, Anis Inayah

Perkembangan e-Commerce kian marak diberbagai belahan barang, sehingga dapat membandingkan barang yang dijual satu dunia, termasuk di Indonesia. Salah satu bisnis e-Commerce toko dengan toko yang lain. Hal ini dapat membantu konsumen yang sedang booming saat ini adalah toko online (online shop). untuk mendapatkan barang yang terbaik dengan harga yang Toko online adalah toko yang mempergunakan berbagai media lebih murah. “Lebih praktis karena nggak harus mencari-cari sosial untuk melaksanakan kegiatan operasionalnya, termasuk keliling-keliling. Kita tinggal ketik, terus bisa cari apa saja di dalam mengiklankan produk, berkomunikasi dengan pelanggan, internet,” ujar Anindita Rose Malinda, konsumen toko online. maupun sistem pembayarannya. Pesatnya perkembangan toko Barang-barang yang dijual di toko online juga bervariasi online berdampak pada perkembangan industri barang dan jasa dan tergolong lengkap. Mulai dari pakaian, makanan, barang diberbagai bidang, seperti fashion, elektronik, makanan, hingga elektronik, kosmetik, hingga peralatan rumah tangga, bisa kita peralatan dan perlengkapan beli melalui toko online. rumah tangga sederhana. Transaksi jual beli di toko “Toko online itu adalah online juga dinilai mudah “Buat mahasiswa kalau kamu ingin cari dan praktis. Pembeli hanya salah satu kondisi bisnis yang sekarang ini banyak penghasilan tambahan, ya jualan saja online perlu memilih, kemudian berkembang di tempat kita memesan, dan transfer uang karena nggak ribet, gampang, dan kamu ke penjual, lalu barang akan (Indonesia –red) karena bisnis itu kan bisa e-Commerce atau nggak perlu pakai modal. Dengan kamu diantar hingga ke rumah offline,” jelas Farida Indriani, si pembeli. Hal seperti ini jualan online itu, kamu belajar untuk lebih tidak selalu bisa kita temui Akademisi FEB Undip. Farida juga menjelaskan, di giat, kepemimpinan juga. Banyaklah yang di toko fisik atau offline store. zaman sekarang masyarakat keuntungan ini bisa dipelajari,” - Prahendita Putri, pemilik Berbagai lebih bersifat mobile yang yang menarik masyarakat artinya tidak bisa lepas dari untuk menjajal dan akhirnya Twelve_Store online shop. internet. Masyarakat semakin terbiasa membeli barang menginginkan segala hal melalui toko online. yang praktis, mudah dan Toko online cepat. Hal itulah yang memungkinkan penjual menjadi cikal bakal munculnya e-Commerce. untuk menjual produknya walaupun ia tidak memiliki toko “Sesuai hukum permintaan penawaran saja. Ketika toko berbentuk fisik. Selain itu, ada berbagai macam keunggulan lain online itu banyak bermunculan karena memang banyak orang yang ditawarkan oleh toko online, seperti pemilik tidak perlu yang menginginkan adanya online shop itu,” tutur Prahendita menyewa tempat, tidak membutuhkan banyak karyawan, dan Putri atau yang akrab disapa Putri, pemilik Twelve_Store online bisa meminimalisir biaya-biaya yang mungkin harus dikeluarkan. shop. Selain itu, budaya masyarakat Indonesia yang cenderung “Nilai tambahnya kita nggak perlu punya aset banyak, tetapi konsumtif turut mempengaruhi perkembangan toko online di penghasilannya maksimal. Bisa dibilang omsetnya toko offline Indonesia. Menurut Farida, online shop akan membuat seseorang satu bulan itu omsetnya toko online satu bulan karena kamu menjadi ketagihan. Ketika orang tersebut merasa cocok dengan nggak perlu bayar pegawai untuk jaga,” ungkap Putri. Putri juga barang yang dibelinya, maka dia akan membeli lagi dan lagi. menambahkan bahwa biaya menjalankan toko online akan lebih irit dibandingkan biaya untuk menjalankan toko berbentuk fisik Keuntungan Transaksi Melalui Toko Online karena tidak perlu mengeluarkan banyak biaya. Kehadiran toko online membawa sejumlah manfaat atau Bagi pelaku toko online selain keuntungan yang didapatkan, keuntungan baik bagi penjual maupun konsumen. Hadirnya toko ada pula risiko yang dihadapi. “Resiko jualan online itu sebenernya online mempermudah masyarakat untuk mencari barang-barang kamu itu harus ekstra lebih kerja keras daripada kamu offline yang dibutuhkan secara cepat dan praktis. Selain itu, konsumen store. Bisa di bilang offline store itu kamu cuma buka misal dari juga dapat menemukan berbagai macam pilihan atas suatu

28

EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016


Laporan Khusus jam tujuh pagi sampai jam lima sore. Online store itu kamu harus ngurusin 24 jam,” terang Putri. Lebih lanjut ia memaparkan kalau berjualan secara online tergolong menguntungkan dimana pemilik bisa mendapatkan keuntungan besar, akan tetapi pemilik toko online juga dituntut untuk bekerja lebih keras karena harus mengurus toko hingga 24 jam. Perlu Strategi Bersaing Dalam menjalankan bisnis toko online, harus ada strategi agar produk yang dijual tidak kalah saing. “Strateginya harus ngikutin tren online shop. Katakanlah lagi booming tentang facebook, ask. fm. Kita harus ngikutin juga tentang facebook, askfm,” papar Putri. Pemilik toko online juga dituntut untuk sigap dalam melayani konsumen agar konsumen merasa puas dan mau berbelanja lagi di toko tersebut. Putri menjelaskan jika ada pelanggan yang mengeluh, harus segera ditanggapi. Ini merupakan salah satu strategi yang dimiliki toko online untuk bisa bersaing dengan toko online lainnya. Ketatnya persaingan mengharuskan pemilik toko online harus memiliki ciri khas dan selalu berinovasi. “Kalau dari kata dosen sih ya persaingan itu pasti banyak banget, tetapi gimana caranya kita itu memunculkan ciri khas dari toko online kita sendiri. Terus kita sering berinovasi, terus menambah pelayanan yang lebih kepada konsumen,” jelas Nafi Rafida, pemilik Rafidahijab online shop. Secara umum strategi pemasaran yang dilakukan antara toko online dengan toko offline relatif sama. Rafida sendiri menjelaskan walaupun memiliki toko online, ia tetap melakukan berbagai strategi pemasaran layaknya yang dilakukan pemilik toko offline, seperti mengikuti bazaar.

Adanya peraturan tersebut tidak lantas membuat pelaksanaan jual beli online menjadi selalu aman dan menguntungkan. Farida menilai pemahaman masing-masing pihak mengenai peraturan ini masih berbeda-beda. Ketidaksamaan dan ketidakmerataan pemahaman ini akhirnya menimbulkan berbagai masalah. Tidak jarang terjadi kasus penipuan yang menimpa pelaku toko online maupun konsumennya. Kasus-kasus seperti ketidaksamaan antara gambar dengan wujud asli, penipuan dengan modus sudah ditransfer, barang yang tidak kunjung dikirim walaupun sudah dibayar, menjadi masalah-masalah yang kerap terjadi dalam aktivitas jual beli online. Hal ini juga terjadi karena penjual maupun pembeli kurang memahami dan memperhatikan regulasi-regulasi terkait perdagangan online. “Sementara ini aku sebagai pelaku toko online belum tahu regulasi pemerintah kayak pajak dan lain-lain. Menurutku masih bebas-bebas saja. Jadi selama ini jualan ya jualan aja,” ungkap Putri. Putri sendiri menilai Undang-Undang ITE belum dilaksanakan secara tegas. Regulasi terkait perdagangan online juga harus dipertegas pelaksanaannya. Perlu diketahui bahwa pentingnya penegakan peraturan terkait toko online di Indonesia merupakan salah satu cara untuk melindungi konsumen dan pelaku toko online sendiri dari segala bentuk penipuan dan kerugian yang tidak diinginkan.

doc. Edents

Tips untuk Menghindari Toko Online Palsu Maraknya aksi penipuan dalam kegiatan jual beli online, memaksa penjual dan pembeli untuk lebih teliti lagi dalam bertransaksi. Putri memberikan tips bagi pembeli agar tidak tertipu toko online palsu. “Kalau mau beli online itu ya yang pertama pasti lihat testimoni (tanggapan pembeli sebelumnya). Paling nggak kalau di sosmed (sosial media –red), kalau dia Regulasi yang Mengatur sudah post testimoni sudah Aktivitas Jual Beli Online lumayan bisa dipercaya lah,” ujar Aplikasi online untuk memasarkan produk Disamping menguntungkan Putri. Beberapa toko online juga individual pembeli dan menyediakan informasi mengenai penjual, toko online juga turut rate toko dan produk untuk memberikan kontribusi kepada negara. Dengan berkembangnya membantu meyakinkan konsumen bahwa toko dan barang yang toko online, maka berkembang pula perekonomian di negara mereka jual dapat dipercaya. tersebut. “Pertumbuhan industri dan pasar lebih menggeliat Keamanan, kepercayaan, dan respon yang baik menjadi dengan asumsi marketing ethics itu jalan,” terang Farida. Dalam kunci sukses untuk menjaga eksistensi toko-toko online yang ada. pemasaran ada istilah marketing ethics dimana ketika kita Inovasi terhadap produk dan sistem juga dinilai penting karena menjual sesuatu di pasar, kita harus memperhatikan etika yang seiring kemajuan zaman, akan semakin banyak tuntutan yang harus disampaikan ke konsumen. diajukan oleh masyarakat. “Umumnya online shop ini kan proses Mengingat pentingnya e-Commerce hingga berdampak dimana saya tidak mengenal penjual dan sebaliknya. Kita hanya pada negara, diperlukan adanya peraturan dan regulasi yang berkomunikasi, nah disini maka muncul trust dan komitmen mengaturnya. Regulasi mengenai e-Commerce telah tertuang itu faktor yang paling penting yang harus diperhatikan,” tutup dalam UU No. 7 Tahun 2014 tentang perdagangan, khususnya di Farida. (nw) bab delapan mengenai perdagangan melalui sistem elektronik.

EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

29


Laporan Khusus

doc. youtube.com

Mengungkap Tabir YouTuber Oleh: Henty Eka Palupi, Gadis Ayu Klara, dan Khikmah Rizqi Awaliyah

Tak dapat dipungkiri teknologi saat ini berkembang dengan YouTube dan Ekonomi cepat. Teknologi semakin canggih untuk membantu pekerjaan Menurut Natasya Windiany atau yang akrab disapa Winda, pemilik manusia. Tak hanya teknologi mesin, teknologi untuk informasi channel YouTube Nata Baka, peran YouTube untuk YouTubers bisa pun terus mengalami perkembangan. Terdapat pilihan media membawa timbal balik terhadap perekonomian karena adanya untuk menyebarkan infomasi. Informasi yang diberikan bisa sistem iklan yang muncul beberapa detik sebelum kita menonton beragam sesuai keinginan dan kebutuhan si pengguna media. video. Google membayar Youtubers dari banyaknya iklan yang ditonton atau diklik di channel Salah satu media informasi tersebut. Semakin sering orang yang sering digunakan oleh menonton atau mengklik iklan masyarakat ialah YouTube, di channel tersebut, maka yang menyajikan informasi “Zaman sudah canggih, pintar-pintar bayaran untuk YouTubers juga dalam bentuk audiovisual atau kita mencari ilmu membuat video semakin tinggi. berupa video. Sosial media dan menarik dengan style kita sendiri. perekonomian memiliki kaitan Perkembangan TI/YouTube di Tidak perlu equipment mahal untuk yang erat dimana sosial media Indonesia dapat digunakan sebagai awal bikin video Kalau menunggu Primada Qurrota Ayun atau media promosi sehingga yang akrab disapa Ayu, membuat video sewaktu equipment mempermudah pemasaran Akademisi Ilmu Komunikasi sudah bagus, maka selamanya produk. Dengan pengalaman Universitas Diponegoro pernah menjalani bisnis online, (Undip), menyebutkan bahwa tidak akan dikenal orang,” - Natasya Ayu menambahkan bila saat ini jika dilihat dari penggunanya, Windiany, pemilik channel YouTube dengan adanya teknologi, kita media online dapat dikatakan tidak perlu tempat atau toko sedang berkembang. Lebih Nata Baka berbentuk. “Kita hanya perlu lanjut ia menyatakan bahwa menggunakan media online. pengguna media online di Kamu punya HP (hand phone Indonesia cukup tinggi. “Salah –red), kalian foto produk, satunya tadi penggunaan FB (Facebook -red). Mungkin penggunaan sosial media seperti sudah langsung kirim,” terang Ayu. Dengan begitu pengusaha ada Instagram, kemudian ada juga penggunaan sosial media muda semakin kreatif dan eksis di media sosial. Hal itu akan YouTube dan segala macam seperti itu. Kalau menurut saya, jelas memudahkan transaksi dan berdampak positif untuk ekonomi. TI itu di Indonesia berkembang sangat pesat dan cepat,” ujar Ayu. Kalau dilihat dari sisi ekonomi, YouTubers dapat memanfaatkan Joyo N. Gono, Akademisi Ilmu Komunikasi Undip, media YouTube untuk mempromosikan barang. menambahkan bahwa YouTube berkembang dengan cepat mulai akhir 2005. Pengguna YouTube bisa mengunggah hasil Tren YouTube karya video atau mengunduh video yang diunggah oleh Menurut Winda, di Indonesia konten video yang menjadi tren orang lain. YouTube juga memungkinkan penggunanya untuk masih mengkhawatirkan. Video yang ngetren di YouTube memberikan komentar atas video yang diunggah oleh orang lain. biasanya akan muncul sebagai video rekomendasi. Konten video Sementara dalam Facebook, kita sudah bisa mengcopy paste link di Indonesia yang hitungannya populer lebih cenderung ke arah pornografi. “Apalagi judulnya yang biasanya aneh-aneh, video dari YouTube dan diunggah di Facebook.

30

EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016


doc. YouTube.com

Laporan Khusus

YouTube Channel Nata B-A-K-A yang dimiliki oleh YouTubers Winda

tersebut bisa mencapai satu juta penonton,” ujar Winda. Disisi lain, adanya kategori video rekomendasi membuat Youtubers bekerja keras untuk membuat konten menarik. Di Indonesia, konten YouTube yang paling popular berbentuk video blog (vlog). Selain mudah, biasanya penonton lebih suka dengan sesuatu yang lebih dekat dengan kegiatan sehari-hari. Biasanya YouTubers bisa membuka sesi tanya jawab dengan para penonton atau subscriber. Nantinya YouTubers tersebut dapat menjawab pertanyaan yang diajukan ke mereka melalui vlog. Dari sini, YouTubers terasa lebih dekat dan bisa berinteraksi secara langsung dengan penonton. Youtube dan Dampaknya Melihat dari sisi seorang YouTubers, Winda mengatakan bahwa manfaat dari mengunggah konten video ke YouTube ada banyak. Salah satu yang paling terasa adalah penggemar. “Saya pribadi juga senang ketika orang-orang merespon baik video-video yang saya buat. Ketika orang menyukai hal yang kita sukai, tentu kita akan senang dan bersemangat untuk terus membuat video,” ujar Winda. Winda menambahkan manfaat lainnya yang ia terima ialah mendapat sponsor atau endorsement. YouTubers juga sering dilirik pebisnis untuk mempromosikan produk mereka. Semakin populer seorang YouTubers, maka semakin banyak sponsor yang masuk. Manfaat lain yang dirasakan YouTubers yaitu dipanggil untuk mengisi acara atau seminar. Hal ini bisa menjadi kebanggan tersendiri, menambah pengalaman, dan menambah kenalan. Selain menambah kenalan pembicara materi, Winda mengatakan bahwa manfaat lainnya adalah mendapat kenalan sesama YouTubers. YouTubers dapat menjalin hubungan yang baik dengan melakukan kolaborasi video sehingga hal ini juga menjadi jalan cepat agar channel YouTube-nya semakin dikenal orang. Tak hanya mendapat manfaat, YouTube juga bisa membawa dampak negatif yang bersifat relatif. Winda mengatakan dampak negatif bersifat relatif dari YouTube ialah masalah waktu dan pikiran. Menurutnya sebagai content creator, YouTubers harus kritis membuat konten yang menarik sehingga menguras pikiran. “Untuk kualitas video, pastinya bakal banyak menghabiskan banyak waktu untuk mengedit video, tetapi kalau pandai mengatur waktu, sepertinya tidak terlalu masalah,” jelas Winda. Lain lagi menurut Ayu, ia mengatakan bahwa adanya

EDENTS

YouTube dapat meningkatkan kreativitas anak-anak muda dan menambah banyak pengetahuan sementara untuk dampak negatifnya adalah kita akan susah menebak siapa yang kira-kira menipu. “Karena kan media online bisa dipakai siapa aja dan itu anonim, bahkan saya nggak tahu ini punya siapa dan punya siapa, seperti itu. Itu sih yang harus diwaspadai,” ujar Ayu. Dilihat dari sisi penonton atau penikmat video, Ida mengatakan bahwa dampak positif adanya YouTube adalah mendapatkan informasi baru. Misalnya saja ketika kita membutuhkan tutorial, kita dapat melihat video tutorial yang ada di YouTube. “Misalkan kita butuh buat mencari video tutorial, kita cukup dengan membuka YouTube. Terus kalau mau belajar sesuatu, kan misal kalau hanya membaca itu kan mungkin orang belum terlalu paham kan, jadi kalau misalkan mau belajar sesuatu lewat YouTube itu lebih jelas gitu loh,” kata Ida. Ida menambahkan manfaat lainnya adalah kita dapat melihat acara yang mungkin tidak disiarkan oleh televisi. Tak hanya menyebutkan dampak positif, Ida juga menyebutkan dampak negatif dari adanya YouTube. Menurutnya, mengakses YouTube dapat menghabiskan kuota apabila tidak memakai wifi. “Terus ada lagi kalau kita nggak pinter milih situs, ya bisa terjerumus ke hal-hal yang porno-porno gitu,” tambah Ida. Harapan Kedepan Ayu berharap anak muda dapat menggunakan media sosial sebagai salah satu sarana pengembangan kreativitas, khususnya dibidang usaha karena memungkinkan anak muda untuk belajar dari media sosial tersebut. “Itu mendapatkan uang, jadi sekarang kalau misalnya kalian mau part time, kenapa sih kalian nggak kreativitas saja? Membuat sesuatu, kemudian kalian menawarkan lewat YouTube dan segala macemnya,” ujar Ayu. Ida juga berharap agar konten-konten yang diupload banyak memberikan manfaat. “Misalkan lebih ke pendidikan dan hiburan, tetapi yang mendidik, sopan penampilannya,” terang Ida. Sedangkan Winda berharap agar channel YouTube-nya semakin dikenal orang-orang. Winda berpesan untuk orang-orang diluar sana yang ingin menjadi YouTuber tetapi ragu mengenai banyak hal, tidak perlu khawatir. “Zaman sudah canggih, pintar-pintar kita mencari ilmu membuat video menarik dengan style kita sendiri. Tidak perlu equipment mahal untuk awal bikin video Kalau menunggu membuat video sewaktu equipment sudah bagus, maka selamanya tidak akan dikenal orang,” kata Winda.

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

31


Laporan Khusus

Bepergian Semakin Praktis dengan Transportasi Online Oleh: Fajar Sidiq Fansur, Tias Widiaswara, Filza Bazlina Elmanda doc.

Pada era globalisasi seperti sekarang ini, akses yang efektif dan efisien tentu sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas manusia. Salah satunya adalah kebutuhan akan transportasi yang lebih efisien. Dikota-kota besar di Indonesia, jalan raya sudah dipadati dengan kendaraan bermotor seperti mobil dan motor. Masalah kepadatan transportasi ini ternyata menarik berbagai pihak untuk memanfaakan peluang yang ada. Seiring berjalannya waktu, muncul ide untuk memodifikasi transportasi konvensional dengan memasukkan unsur teknologi ke dalamnya. Beberapa orang tertarik untuk mengambil kesempatan ini dengan cara melakukan inovasi. Hasil dari inovasi ini berupa kehadiran transportasi online.

m.tem

po.co

GO-JEK sudah beroperasi dibeberapa kota di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Bali, Surabaya, Makassar, Yogyakarta, Medan, Palembang, dan Balikpapan. GO-JEK telah berdiri di Semarang sejak 16 November 2015 dan dipimpin oleh Bambang Kurniawan. Kegiatan GO-JEK bertumpu pada tiga nilai pokok: kecepatan, inovasi, dan dampak sosial.

Macam-macam Layanan GO-JEK Pada awalnya, GO-JEK hanya memiliki layanan utama berupa jasa antar penumpang, namun seiring meningkatnya permintaan dan kebutuhan konsumen, maka layanan GO-JEK pun ditambah. Saat ini, GO-JEK memiliki 12 layanan, beberapa diantaranya adalah GO-RIDE dan GO-CAR adalah Apa itu Transportasi Online? layanan transportasi (GO-RIDE Jika kita biasanya mencari “Sukanya itu ya penghasilan lumayan. menggunakan sepeda motor transportasi umum di jalan dan GO-CAR menggunakan raya atau jalan yang ramai Dukanya itu kalau ada order fiktif. mobil) yang dapat mengantar dilintasi orang-orang, namun Setelah diantar, nggak ada orangnya, pelanggan ke berbagai tempat sekarang kita tidak harus tujuan. Kemudian GO-FOOD melakukan hal tersebut. Saat nggak ada alamat jelas,� – Kaspani, merupakan layanan pesan ini telah hadir transportasi driver GO-JEK antar makanan yang bekerja online, yakni pemesanan sama dengan lebih dari 30.000 layanan transportasi melalui restoran. Lalu ada GO-SEND aplikasi tertentu. Aplikasi yaitu layanan kurir instan yang online bermacam-macam dapat pelanggan gunakan bentuknya, contoh yang sering didengar ialah Go-JEK, Grab, dan sebagainya. Penumpang untuk mengirim surat dan barang. Selanjutnya GO-MART, sebuah layanan yang dapat tinggal mengunduh salah satu aplikasi transportasi online, melakukan registrasi, dan selanjutnya sudah bisa digunakan. digunakan untuk berbelanja ribuan jenis barang dari berbagai Penumpang pun tak perlu bersusah payah untuk mendatangi macam toko. GO-BOX, layanan pindah barang ukuran besar pangkalan ojek, pangkalan taksi, atau mencari di tempat-tempat menggunakan truk bak atau blind van. GO-MASSAGE berupa layanan jasa pijat kesehatan profesional langsung ke rumah yang ramai dilalui kendaraan umum. Pada dasarnya setiap perusahaan transportasi online pelanggan. Lalu GO-CLEAN yaitu layanan jasa kebersihan memiliki layanan yang sama, hanya saja pengelolaan manajemen, profesional untuk membersihkan kamar kos, kantor, dan rumah ragam layanan, dan cara pelayanan yang berbeda-beda. Salah pelanggan. Kemudian GO-GLAM, layanan jasa kecantikan seperti satu perusahaan transportasi online yang sedang digandrungi manicure-pedicure, cream bath, waxing, dan lainnya, langsung ke masyarakat Indonesia ialah GO-JEK. GO-JEK merupakan sebuah rumah pelanggan. Untuk wilayah Semarang, belum semua layanan GOperusahaan transportasi berbasis sistem online dimana antara driver dengan penumpang dapat terhubung melalui aplikasi JEK tersebut dapat digunakan, sebut saja layanan GO-GLAM, GOyang didesain khusus. Selain mengantarkan penumpang, GO- TIX, dan GO-BUSWAY. Kendala yang disebutkan oleh satuan tugas JEK juga mempunyai fasilitas untuk pemesanan dan delivery (satgas) GO-JEK Semarang, Hizrah Himawan Iskandar, berupa ketidakmampuan penerapan layanan, karena terhalang masalah makanan, belanjaan, bahkan jasa pijat.

32

EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016


Laporan Khusus perizinan. Misalkan saja layanan GO-TIX yang harus mendapat izin dan koordinasi dengan pihak bioskop (XXI atau bioskop lain). Untuk mengatasinya, Hizrah menyatakan bahwa segenap pengurus GO-JEK Semarang tengah mengusahakan perizinan dan segala hal yang dibutuhkan untuk memenuhi persyaratan operasi ini. Penggunaan Layanan GO-JEK Aplikasi transportasi online dapat diunduh secara gratis di Play Store untuk Android atau App Store untuk IOS. Setelah memiliki salah satu aplikasi transportasi online, konsumen akan diminta untuk mengisi form berupa pengisian alamat email, nomor telepon, dan password agar dapat menggunakan aplikasi tersebut. Selanjutnya, konsumen dapat memilih layanan yang dibutuhkan. “Kalau tanpa aplikasi ini, kita dapat layanan GO-JEK apa pun bentuknya berarti pelanggaran untuk pegawai yang menerima. Kalau lewat nomer (hand phone -red) nggak boleh,” ungkap Hizrah. Untuk batas jangkauan layanan GO-JEK, Hizrah mengaku bahwa dirinya tak tahu pasti, namun pihak GO-JEK Semarang memperbolehkan mitranya untuk menjangkau layanan sampai ke luar Semarang asalkan sebelumnya sudah melapor terlebih dahulu. “Kemarin pernah kejadian, dia (driver -red) dari sini ke Surabaya bayarnya 500 ribu rupiah,” cerita Hizrah. Setelah sampai di kota tujuan, Hizrah menyatakan bahwa mitra yang melayani tadi juga harus melapor ke GO-JEK cabang kota terkait untuk menaati prosedur yang sudah ditetapkan. Keuntungan Layanan Transportasi Online Hadirnya moda transportasi online membawa sejumlah keuntungan, baik bagi perusahaan, driver, maupun konsumen. Perusahaan mendapatkan keuntungan berupa uang yang disetorkan driver. Sedangkan konsumen mendapatkan keuntungan berupa kemudahan, kepraktisan, dan efisiensi waktu. GO-JEK sebagai salah satu penyedia transportasi online memfasilitasi penumpang dengan memberikan masker dan penutup kepala sehingga terhindar dari debu dan helm pun tetap higienis. Selain itu, driver GO-JEK disyaratkan untuk berpenampilan bersih agar pelanggan tetap nyaman. Elisabeth Diandra Rachellia, mahasiswi FISIP Undip, mengaku pernah menggunakan fasilitas transportasi online ini. “GO-JEK sangat membantu saya yang tidak bisa naik kendaraan sendiri. GO-JEK juga nyaman karena drivernya ramah dan jujur, serta helmnya juga bersih,” terang Elisabeth. Penggunaan layanan transportasi online juga meminimalisir risiko-risiko yang didapat apabila menggunakan ojek konvensional karena perusahaan penyedia transportasi online menerapkan sejumlah prosedur bagi setiap mitranya dalam menerima layanan. Misalnya pemesan diberikan foto driver yang akan melayani pesanannya untuk menjamin keamanan. Selain itu, perusahaan juga akan menerapkan sanksi tegas bagi para mitra yang tidak melayani konsumen dengan baik atau melakukan hal yang tak sesuai prosedur. Plus Minus Menjadi Driver Gojek Selain memberi keuntungan kepada perusahaan dan konsumen, adanya transportasi online juga memberi keuntungan bagi para driver. Driver transportasi online mendapat keuntungan berupa pendapatan, yang menurut mereka lumayan semenjak bergabung sebagai mitra. Selain itu, mereka juga mendapatkan

EDENTS

santunan kesehatan dan kecelakaan, serta mendapat akses ke lebih banyak pelanggan melalui aplikasi ini. Para driver mengaku tidak perlu lagi seharian duduk dipangkalan atau tempat-tempat ramai untuk menunggu penumpang datang. Dimana pun mereka berada, mereka bisa tetap mendapatkan penumpang asalkan ada yang memesan melalui aplikasi tersebut. Kaspani, salah seorang driver GO-JEK, menceritakan suka dukanya menjadi driver. “Sukanya itu ya penghasilan lumayan. Dukanya itu kalau ada order fiktif. Setelah diantar, nggak ada orangnya, nggak ada alamat jelas,” cerita Kaspani. Ia merasa sistem yang diterapkan GO-JEK sudah bagus dan menguntungkan karena memakai sistem bagi hasil. Meski begitu, ia sempat merasa kesulitan dalam mengikuti sistem poin yang merupakan sistem baru bagi driver GO-JEK. Dalam sistem ini, driver harus mengumpulkan 18 poin. Kaspani menjelaskan apabila ia mengantar dengan jarak dibawah 10 km, maka akan mendapat satu poin, tetapi jika lebih dari 10 km akan mendapat dua poin. Jika poin yang dikumpulkan mencapai 18, maka driver akan mendapat Rp 100.000,-. Apabila tidak bisa memenuhi poin tersebut, maka driver tidak akan mendapat bonus. Walaupun sempat kesulitan, namun Kaspani mengaku akhirnya bisa mengikuti sistem tersebut dan merasa untung akan sistem tersebut. “Masih untung ya, soalnya kita (driver GO-JEK –red) kalau misalkan dapat poin itu Rp 100.000,-. Dapat 18 poin, dapat Rp 100.000,-,” ujar Kaspani. Hizrah menyatakan bahwa siapapun bisa menjadi driver GO-JEK asalkan memenuhi persyaratan, tak menutup kemungkinan mahasiswa atau pelajar pun bisa mendaftar. “Asal jangan preman saja. Soalnya ada syarat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kriminal -red),” terang Hizrah. Di wilayah Semarang cenderung diutamakan pelamar yang berasal dari kelompok atau individu ojek konvensional. Hal ini bertujuan untuk membantu meningkatkan penghasilan dan taraf hidup masyarakat, khususnya mantan driver ojek konvensional, serta menambah efektivitas transportasi. Penanganan Masalah GO-JEK Hizrah mengaku selama ini pihaknya tak pernah menghadapi kendala yang berarti dalam operasional. Pihaknya telah menerapkan peraturan tegas bagi para drivernya untuk menjamin keamanan pelanggan, serta prosedur untuk mengantisipasi pemesan-pemesan nakal. Saat terjadi pesanan-pesanan palsu yang mengelabui driver, pihak manajemen GO-JEK akan mendatangi alamat pemesan tersebut untuk meminta kejelasan, “Kalo dia (driver -red) merasa dikerjain, dia laporan saya.” tegasnya. Hizrah juga menyebutkan, manajemen GO-JEK antar kota juga rutin mengadakan pertemuan, salah satunya untuk mengevaluasi dan saling berbagi masalah yang dihadapi. Ada beberapa prosedur penanganan yang dibuat berdasarkan pengalaman dan kasus-kasus di kota lain, “Jadi ada kasus-kasus yang terjadi di Jakarta. Ada kasus seperti ini lho, gini, gini, gini, nanti penanganannya kayak gimana, ditemukan,” jelasnya. Untuk harapan ke depan, Hizrah masih berfokus pada usaha pengoperasian layanan GO-TIX, GO-GLAM, dan GOBUSWAY. Memang di kota lainpun tidak semua layanan dapat diterapkan secara menyeluruh, namun pihak GO-JEK Semarang mengupayakan hal-hal yang menjadi kendala dapat terselesaikan dan semua layanan dapat digunakan oleh pelanggan. Diharapkan untuk periode-periode mendatang, tiga layanan ini sudah dapat berjalan sebagaimana di Jakarta dan cabang-cabang lainnya. (nw)

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

33


doc. quotesgram.com

34

EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016


Social Movement

Hilo Green Community Semarang, Kampanyekan Gaya Hidup Hijau Pada Kaum Muda Oleh : Rismanto Irawan dan Veronica Febriana N.

“Hilo Green Community Semarang itu lebih merangkul anak mudanya sih, terus lebih membangun networking antar komunitasnya. Jadi biar misalkan komunitas tertentu bikin project (kegiatanred), siapa tau kita bisa ikutan, bisa juga menyebarkan isu – isu lingkungan, edukasi lingkungan gitu,”- Tri Dian Dhaneswara, Ketua Hilo Green Community Semarang

EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

35

Kunjungi! www.lpmedents.com

doc. pribadi

Kegiatan-kegiatan komunitas Lingkungan merupakan unsur Komunitas Hilo Green memiliki yang tak dapat dipisahkan dari kegiatan-kegiatan yang mengajak kehidupan manusia. Manusia masyarakat untuk menjaga membutuhkan lingkungan sebagai lingkungan. Beberapa kegiatan tempat tinggal dan menjalani dilaksanakan serentak dibeberapa segala aktivitasnya. Oleh karena kota di Indonesia. Berbagai itu, penting bagi manusia untuk kegiatan tersebut diantaranya senantiasa menjaga, merawat, Tumbler Day yang merupakan dan mencintai lingkungannya. hari jadi Komunitas Hilo Green, akan tetapi, manusia seolah tak kumpul Komunitas Hilo Green, lagi peduli dengan kelestarian dan mengumpulkan kertas lingkungan. Mereka mengaku bekas. Selain dari kegiatan yang peduli terhadap lingkungan, tetapi sudah ada, komunitas disetiap tidak ada tindakan nyata untuk kota juga memiliki kegiatannya menjaga kelestariannya. sendiri. Terselenggaranya Komunitas Green Hilo sedang mengadakan Berawal dari berbagai kegiatan-kegiatan tersebut penanamanpohon masalah yang dihadapi tersebut, bukan tanpa halangan. Adanya sekelompok anak muda kesibukan masing-masing menginisiasikan suatu gerakan untuk mengurangi kerusakan anggota terkadang menjadi penghalang kegiatan yang telah lingkungan pada suatu wadah berbentuk komunitas. Salah direncanakan, namun hal tersebut tidak mengurangi semangat satunya ialah Green Hilo Community yang merupakan komunitas mereka untuk terus menggencarkan gaya hidup sehat dan bentukan dari Hilo Ambassador. “Sejarahnya sendiri itu seperti mengajak menjaga lingkungan. dulu ada kompetisi namanya Hilo Green Ambassador. Nah mereka Komunitas Hilo Green menggunakan sosial media sebagai itu seperti menginisiasi ingin bikin komunitas di setiap kota, tidak sarana untuk memperkenalkan kehadiran komunitasnya kepada cuma menang award (penghargaan-red) gitu terus selesai. ,” ucap masyarakat. Mulai dari Instagram, official account Line, hingga Tri Dian Dhaneswara yang akrab dipanggil Dhanes selaku Ketua koran dan majalah yang sering diminati anak muda untuk Hilo Green Community Semarang. dibaca. Komunitas ini hadir dengan program-program yang menyenangkan serta mengedukasi masyarakat. Salah satu Turut aktif di lingkungan program mereka yaitu membagi bibit tanaman, masyarakat Komunitas ini dibentuk dengan tujuan merangkul pemuda agar dapat terbantu untuk menghias lingkungan mereka sehingga sadar dan turut aktif dalam menjaga lingkungan sekitar melalui menjadi lebih hijau dan asri. “Tanggapannya cukup senang sih edukasi life style. Komunitas Green Hilo mengedukasi dengan soalnya kalo kita ada project bagi–bagi bibit tanaman, kan mereka cara yang menyenangkan seperti mengajarkan kepada anak kecil juga terbantu gitu seperti bisa menghias rumah mereka, terus cara mencuci tangan yang benar, mengajarkan memilah sampah jadi lebih seneng gitu,” ujar Dhanes. organik dan non organik, ataupun membagikan bibit tanaman kepada masyarakat sekitar. “Hilo Green Community Semarang Kepengurusan organisasi itu lebih merangkul anak mudanya sih, terus lebih membangun Keunikan Komunitas Hilo Green terletak pada kepengurusan networking antar komunitasnya. Jadi biar misalkan komunitas mereka yang tidak terpusat pada suatu kota, melainkan tersebar tertentu bikin project (kegiatan-red), siapa tahu kita bisa ikutan, dibeberapa kota di Indonesia. Komunitas Hilo Green dipimpin bisa juga menyebarkan isu – isu lingkungan, edukasi lingkungan oleh seorang penanggung jawab nasional, wakil, serta sekretaris gitu,” terang Dhanes. yang memantau seluruh kegiatan Hilo di masing-masing kota. Syarat untuk menjadi bagian dari Komunitas Hilo Green Para pengurus ini tidak berasal dari kota yang sama, melainkan selain pemuda yang memiliki usia kisaran 17 sampai 25 tahun, dari berbagai daerah seperti Semarang, Palembang, dan mereka harus bisa menjadi contoh yang baik untuk orang lain Makassar. seperti memiliki gaya hidup sehat, tidak memiliki tato, tidak Sebagai penutup, Dhanes mengungkapkan harapannya merokok, dan tentunya memiliki komitmen bersama untuk untuk Komunitas Hilo Green. Ia berharap agar komunitas ini bisa menjaga lingkungan. Manfaat yang terasa ketika menjadi lebih dikenal dan mendapat tempat di masyarakat serta semakin anggota Komunitas Hilo Green adalah belajar bagaimana banyak dikenal. “Kalau Hilo Green Community Semarang itu tindakan kecil untuk turut membantu menjaga lingkungan, sendiri baru ada tiga tahun, jadi baru tahun ketiga lah ada di seperti membawa tumbler sendiri, membawa tas belanja sendiri Semarang. Jadi makanya kita branding-nya itu lewat seperti sosial ketika mengunjungi pusat perbelanjaan. media. Jadi pengennya itu mungkin biar lebih dikenal gitu sama masyarakat,” tutup Dhanes.(nw)


Komunitas

KHOPI Berdiri untuk Peduli Terhadap Lingkungan Oleh: Albertus Agung P dan Yayuk

“Prestasi terbesar bagi kami adalah dapat menyatukan generasi muda Indonesia untuk peduli dan tanggap terhadap lingkungan. Dan itu sangat membutuhkan waktu dan perjuangan serta kerja keras semua pihak,” – Sutrisno, Ketua KOPHI Jawa Tengah

Lingkungan hidup merupakan sebuah anugerah Tuhan yang sangat besar dan nikmat. Memanfaatkannya memang sebuah kebutuhan, tetapi saat ini manusia sering lupa dan tidak peduli pada kewajiban melestarikan lingkungan. Padahal sampai kapan pun manusia tidak akan terpisahkan dari lingkungan, jika kita merusaknya akan berdampak buruk juga bagi kehidupan manusia. Terbentuknya Koalisi Pemuda Hijau Indonesia atau yang biasa disebut KOPHI dilatarbelakangi oleh kesadaran tentang perlunya sebuah wadah bagi pemuda yang ingin menjadi bagian dari gerakan menyelamatkan lingkungan dari kerusakan. Berdiri pada tanggal 28 Oktober 2010 dan diresmikan pada tanggal 30 Oktober 2010, komunitas ini memiliki tujuan untuk menjadi fasilitator dalam pengembangan kapasitas pemuda melalui workshop, pelatihan dan seminar yang bekerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan komunitas hijau. Dipelopori oleh Yudithia (Universitas Indonesia), Lidwina Marcella (London School of Public Relation) dan Agusman Pranata (President University), KOPHI berkembang menjadi organisasi pemuda pemerhati lingkungan yang tersebar di 18 provinsi Indonesia. Pembentukan KOPHI berjalan independen dan tidak terpengaruh dengan organsisasi atau pihak tertentu. “Sedangkan misi kami, yang pertama mengedukasi kaum muda untuk peka dan peduli terhadap isu lingkungan, terus menjadi wadah dan fasilitator buat pemuda yang memiliki passion di lingkungan, ketiga kami punya misi menciptakan gerakan hijau nasional yang nyata dan berkelanjutan,” jelas Sutrisno, ketua KOPHI Jawa Tengah. Adanya KOPHI beri manfaat Adanya KOPHI ini dirasa memberikan manfaat bagi lingkungan. Salah satunya sebagai sarana edukasi sehari-hari bagi pelatihan pembuatan lubang biopori di sekolah-sekolah, kegiatan pemberdayaan masyarakat desa yang disebut sebagai kegiatan Gerakan Aksi Sosial dan Lingkungan (Gelas KOPHI), kampanye Aksi Wisata Bersih bersama komunitas, edukasi sanitasi air untuk anak jalanan, pelatihan dan pembibitan jamur, penghidupan kembali kegiatan taman kota di Bandung, serta edukasi lingkungan bagi anak-anak. Semua kegiatan itu dikemas dalam sebuah program bernama KOPHI Insomnia. KOPHI juga menggandeng komunitas-komunitas lain dalam menjalankan kegiatannya. “Karena kami menganggap permasalahan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama setiap insan. Kami juga tergabung dalam forum Komunitas Hijau Semarang, forum Solo Hijau, dan lain-lain yang didalamnya banyak sekali komunitas.,” jelas Sutrisno. Selain kegiatan rutin

36

EDENTS

dalam satu periode, kedepannya KOPHI Jawa Tengah juga memiliki rencana untuk menjadi tuan rumah Kongres Nasional KOPHI yang ke lima. Komunitas yang berprestasi Tidak hanya konsen pada permalahan lingkungan, KOPHI merupakan komunitas yang memiliki banyak prestasi. Di tahun 2016, KOPHI Jawa Tengah mendapatkan penghargaan dari Young On Top Semarang sebagai komunitas nomor satu paling menginspirasi di Kota Semarang. Tidak hanya itu, KOPHI pusat juga menjadi komunitas terbangkit menurut platform sebangsa. com. Tapi menurut Sutrisno masih ada prestasi yang lebih besar dibandingkan prestasi-prestasi tersebut. “Prestasi terbesar bagi kami adalah dapat menyatukan generasi muda Indonesia untuk peduli dan tanggap terhadap lingkungan. Dan itu sangat membutuhkan waktu dan perjuangan serta kerja keras semua pihak,” jelas Sutrisno. Sutrisno mengungkapkan bahwa banyak sekali manfaat yang dapat diambil selama menjadi anggota KOPHI. “Setelah bergabung bersama KOPHI, kita akan tahu satu nilai. Bahwa di dalam sebuah organisasi, bukan tentang kita mendapatkan apa dan keuntungan apa untuk kita. Tetapi seberapa besar kita memberikan banyak bagi organisasi itu, seberapa besar kita berfokus mengembangkannya dan berusaha untuk menyatukan hati dan pikiran dengan semua elemen di organisasi tersebut,” jelas Sutrisno. Bersatu padu peduli masalah lingkungan Ketika ditanya mengenai kendala dalam menjalankan kegiatan, Sutrisno mengaku tidak mendapatkan kendala yang berarti. Sutrisno juga tidak lupa mengajak para pemuda untuk bergabung bersama KOPHI. “Nah buat kalian yang pengen dapat teman baru diluar kampus dan senasional bisa banget gabung di KOPHI. Siapa saja, asalkan pemuda berusia 16-30 tahun. Selain pemuda, ia juga tidak merokok, dan mengikuti seleksi penerimaan anggota dari kami. Kami perekrutan anggota setiap awal tahun,” jelas Sutrisno. Terakhir, Sutrisno berharap supaya para pemuda bersatu padu untuk peduli terhadap masalah lingkungan. “Harapannya bukan pada lingkungan hidupnya, tapi pada pemuda untuk bersatu padu peduli terhadap masalah lingkungan. Dimulai dari hal kecil, dari kita, dari sekitar kita dan kita memberikan kebaikan pada setiap orang, insyaallah perubahan iklim dapat diredam,” jelas Sutrisno. Ia juga menambahkan bahwa permasalahan lingkungan bukan hanya saja tentang parahnya lingkungan yang rusak, tetapi lebih jauh dari itu bagaimana kita sebagai manusia bisa tetap menyelaraskan lingkungan agar tetap lestari sehingga bisa memberikan kemakmuran bagi umat manusia. (nw)

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016


Opini Mahasiswa Selamat Ulang Tahun Republik Tirani! Oleh : Fana M. Insanu, Magang Edents 2015 Semarak dan antusiasme Rakyat Indonesia di kala menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia memang sudah tidak diragukan lagi. Upacara bendera di setiap instansi dan penyelenggaraan lomba di pelosok daerah merupakan bentuk perayaan yang lumrah dilakukan. Hal tersebut diselenggarakan guna memberikan penghormatan atas jasa para pahlawan, mengingat betapa kerasnya perjuangan untuk memproklamasikan Indonesia sebagai negara yang berdaulat. Selain itu, selebrasi juga dilakukan dalam rangka mengingat betapa bahagianya Rakyat Indonesia pada hari itu, yang pada ‘akhirnya’ dapat terbang bebas dan terlepas dari belenggu penjajahan. Pada tahun 2016 ini, Indonesia genap berusia 71 tahun. Namun permasalahannya, apakah Indonesia sudah benar-benar ‘merdeka’? Apakah kita sebagai bangsa yang berdaulat sudah benar-benar terlepas dari ‘penjajahan’? Nyatanya sudah 71 tahun negara kita berdiri, akan tetapi selama itu pulalah tertumpuk segudang permasalahan kompleks yang tidak terselesaikan hingga kini. Salah satu masalah yang sulit untuk disembuhkan adalah korupsi. Pamor korupsi di Indonesia bahkan telah mengalahkan artis kawakan, karena hampir seluruh lapisan masyarakat fasih tentang segala pemberitaan mengenai para koruptor di berbagai kasus yang berbeda. Sebut saja kasus Hambalang, simulator SIM, dan Century yang sudah sangat familiar di telinga Rakyat Indonesia. Menurut data Indeks Persepsi Korupsi atau Corruption Perception Index yang dirilis oleh Transparency International, Indonesia memperoleh skor CPI sebesar 36 dari angka maksimal 100. Hal ini bukanlah yang patut dibanggakan, mengingat dari 168 negara yang diamati Indonesia hanya berhasil doc. Edents menduduki peringkat 88 sebagai negara terbersih dari korupsi. Posisi tersebut berada di bawah Singapura yang memiliki skor CPI 85, Malaysia dengan skor 50, dan Thailand dengan skor 38. Korupsi di Indonesia sudah menjadi budaya yang mendarah daging dan melekat di tubuh para petinggi negeri. Kurangnya tanggung jawab para pemimpin negeri ini menjadikan korupsi sebagai penyakit akut yang menggerogoti tulang rusuk bangsa, membuat rakyat tercekik, serta berimbas pada terhambatnya pembangunan negara dan melejitnya angka kemiskinan. Belum selesai dengan permasalahan korupsi, negeri kita juga dihadapkan pada masalah serius lainnya yaitu narkoba. Layaknya korupsi, narkoba menjadi momok menakutkan bagi negara manapun karena sifatnya yang merusak dan membuat bobrok generasi bangsa. Berbicara tentang narkoba, Indonesia

EDENTS

tidak kalah pamornya dalam mencuatkan berbagai macam kasus, mulai dari penyalahgunaan, pengedaran, pemakaian, hingga penyelundupan narkoba. Badan Narkotika Nasional (BNN) menyatakan bahwa transaksi narkotika di Indonesia menduduki peringkat tertinggi se-ASEAN. Dari 100 persen transaksi, 40 persennya berada di Indonesia. Besarnya transaksi tersebut tidak terlepas dari jumlah pecandu narkoba di Indonesia yang mencapai angka hingga lima juta jiwa dan terdiri dari rakyat usia 10 hingga 59 tahun. Terlebih lagi, BNN juga mendata bahwa setiap tahunnya terdapat 15 ribu pecandu narkoba yang meninggal dunia. Angka tersebut setara dengan 40 sampai 50 jiwa per hari yang nyawanya terenggut akibat penyalahgunaan narkoba. Sebuah ironi yang mendalam, bukan? Inikah wajah negeri kita yang sebenarnya? Tentu tidak. Indonesia terlahir dari darah para pejuang yang memiliki mental kuat dan tingkat intelektualitas di atas manusia normal. Era di mana para pejuang melawan kolonialisme serta imperialisme sudah berakhir karena kita sudah menjadi negara yang bebas dan berdaulat. Namun jangan mengaggap bahwa perjuangan telah selesai. Sejatinya kini Indonesia telah memasuki zaman baru yaitu era melawan tirani yang menggerogoti bangsa secara perlahan dan mengarahkan ke kiblat kehancuran. Seluruh instrumen dan bagian dalam tubuh suatu negara memiliki peran penting dalam memerangi penjajahan dalam bentuk apapun. Kita semua dapat memenangkan kembali peperangan semu ini, apabila kita memiliki mental dan semangat juang yang setara dengan para pahlawan terdahulu. Mari kita rayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengingatkan diri sendiri, sebanyak apa ‘pekerjaan rumah’ yang belum terselesaikan oleh para pemimpin negeri ini. Jangan biarkan berbagai persoalan menjadi bias dan terlupakan. Ayo bersama-sama kita berjuang untuk mendapatkan penyelesaian, agar negeri ini terhindar dari Republik yang dipenuhi oleh tirani. Pada momentum peringatan kemerdekaan ini, mari tanamkan dalam hati kita untuk tidak menjadi generasi penerus bangsa. Mengapa? Karena menjadi generasi penerus bangsa berarti meneruskan budaya korupsi dan semua permasalahan yang ada di dalamnya. Maka jadilah generasi pengubah bangsa, yang membuat Indonesia menjadi lebih baik, terbebas dari tirani, dan benar-benar merdeka

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

37


Opini Mahasiswa Optimalkan Bonus Demografi, Ciptakan Kebanggaan pada Indonesia Oleh : Muslimah Mahmudah, Magang Edents 2013 Prestasi Indonesia dan Limpahan Sumber Daya Meskipun telah meraih kemerdekaan selama 71 tahun, namun berbagai permasalahan di Indonesia terus mencuat dan tak kunjung terselesaikan. Mulai dari maraknya tindak korupsi, birokrasi yang berbelit-belit, hingga kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap kinerja dan pelayanan yang diberikan, membuat kinerja pemerintah selalu menjadi sorotan. Namun dibalik semua itu terdapat berbagai prestasi yang patut dibanggakan dari Indonesia, baik di bidang ekonomi, budaya, pemerintahan, lingkungan, maupun pertahanan dan keamanan. Dilansir dari kompasiana.com, salah satu prestasi di bidang ekonomi yang patut dibanggakan yaitu ketika Indonesia berhasil memperoleh peringkat 15 besar dunia sebagai negara dengan GDP (Gross Domestic Product) tertinggi. Prestasi ini diperoleh saat Indonesia masih dipimpin oleh Susilo Bambang Yudhoyono. Pada era tersebut pula, Indonesia dinobatkan sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia setelah Tiongkok, serta menjadi anggota G-20. Disamping itu, Indonesia juga dinilai sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi paling stabil di dunia walaupun sedang dilanda krisis global. Prestasi masyarakatnya pun tak kalah hebatnya, keikutsertaan mereka dalam ajang perlombaan skala nasional maupun internasional acapkali membawa nama baik Indonesia di mata dunia. Sebut saja Rio Haryanto, salah satu pemuda yang berhasil mengharumkan nama Indonesia lewat ajang balap F1. Usia muda yakni 23 tahun tak membuatnya gentar dalam menghadapi pesaing doc. Edents yang lebih dewasa serta memiliki jam terbang yang lebih tinggi dalam dunia balap. Tentulah tidak mudah bagi Rio untuk bisa berpartisipasi di ajang internasional setara F1, dibutuhkan tekad dan perjuangan keras untuk bisa mencapai prestasi hingga seperti sekarang ini. Selain memiliki masyarakat yang berprestasi, Indonesia juga dianugerahi sumber daya alam yang melimpah. Tanah yang subur, keanekaragaman hayati, serta beraneka macam tambang seperti minyak bumi, gas alam, batu bara, dan emas pun bisa ditemukan di Indonesia. Tak hanya itu, seluruh kekayaan alam tersebut pula yang berhasil menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemilik tambang emas potensial dan pengekspor minyak kelapa terbesar di dunia. Bonus Demografi dan Peran Pemuda Kualitas sumber daya manusia dan limpahan sumber daya alam merupakan modal besar bagi kemajuan suatu negara.

38

EDENTS

Oleh karena itu, kita sebagai pemuda bangsa harusnya sadar bagaimana cara untuk membawa negeri ini ke arah yang lebih baik. Namun, permasalahan yang seringkali terjadi adalah kurangnya rasa nasionalisme atau kebanggaan dari masyarakat Indonesia terhadap negaranya. Sehingga mereka acuh tak acuh dalam proses pembangunan saat ini. Padahal Indonesia sedang mengalami bonus demografi, dimana kebanyakan penduduk Indonesia berada dalam usia produktif dan menurunnya rasio angka ketergantungan penduduk. Bonus demografi ini bisa menjadi berkah atau bumerang bagi Indonesia jika tidak bisa memanfaatkannya dengan baik. Beberapa Negara Asean melewati bonus demografi dalam rentang waktu 2010-2050. Tidak seperti Thailand dan Singapore yang telah melawati masa keemasan sebelum tahun 2010, Indonesia sejatinya telah menikmati dividen demografi sejak tahun 1980. Kini Indonesia terus bergerak menuju masa windows of opportunity yang diprediksi terjadi tahun 2030. Windows of opportunity adalah level terendah dari rasio dependen dalam fase bonus demografi. Laporan McKinsey Global Institute memprediksi perekonomian Indonesia pada tahun 2030 akan mengalahkan Jerman dan Inggris. Prediksi tersebut didasarkan pada pemetaan demografi Indonesia saat penduduk usia produktifnya memiliki daya saing yang lebih tinggi. Selain itu, jumlah penduduk kelas menengah pada tahun 2040 diprediksi berada pada kisaran 80 persen dari jumlah penduduk keseluruhan. Hal ini tentunya dapat memacu proses pembangunan nasional serta menjadi modal bagi Indonesia untuk menggerakkan roda perekonomian. Terlebih, di tahun 2045 Indonesia akan menghadapi generasi emas yaitu 100 tahun Indonesia merdeka. Oleh karena itu, perlu adanya revolusi mental dan penanaman jiwa nasionalisme sejak dini agar pemuda Indonesia dapat mencintai dan melakukan yang terbaik untuk negaranya. Bangga Indonesiaku Kita patut bangga terhadap esksistensi Indonesia yang telah berhasil menorehkan berbagai prestasi di kancah Internasional. Jangan sampai prestasi yang telah diraih Indonesia tertimbun oleh maraknya kasus-kasus buruk yang tak kunjung usai seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme. Hingga akhirnya minim apresiasi terhadap segala prestasi yang ditorehkan. Negara yang hebat adalah negara yang belajar dari sejarah. Bagaimana kita mampu belajar dari kesalahan di masa lalu untuk bisa memperbaikinya pada masa yang akan datang.

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016


KABAR

KAMPUS

Undip Bersholawat, Sejauh Manakah Rasa Cintamu Terhadap Rasulullah? doc. seputarkampus.com

Oleh: Dewi Hastuti dan Susi Susanti

“Harapannya ya setelah terselenggaranya acara ini, teman-teman lebih cinta lagi kepada Rasulullah. Terus diharapkan dari panitia itu, acaranya bisa istiqomah. Bisa setiap tahun ada,” - M. Fikky Hafidz selaku Ketua Acara Undip Bershalawat Sholawat dapat diartikan sebagai doa, baik untuk diri sendiri, orang banyak atau kepentingan bersama. Berkaca dari adanya acara Unnes Bersholawat, Universitas Diponegoro (Undip) kali ini kembali menyelenggarakan Undip Bersholawat sebagai rangkaian acara dan untuk memeriahkan Dies Natalis Undip ke59 yang resmi dibuka pada Sabtu, 24 September 2016. Undip bersholawat tahun ini, mengusung tema Pangeran Diponegoro teladan untuk membentuk jiwa nasionalis-religius. Acara ini bertempat di Stadion Universitas Diponegoro, Tembalang dan berlangsung tepat pada pukul 19.00 WIB. Undip bersholawat menghadirkan beberapa tokoh agama, seperti: Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, Al-Habib Umar Muthohar, dan Al-Habib Ali Zaenal Abidin As-Segaff. Acara ini dibuka dan diresmikan oleh Rektor Undip, Yos Johan Utama. Undip Bersholawat sebagai Bukti Cinta Kepada Rasulullah SAW Tujuan utama diadakannya acara ini selain untuk memeriahkan Dies Natalis Undip ke-59, juga untuk membuktikan bahwa Undip itu cinta terhadap Rasulullah SAW. Undip Bersholawat sejatinya baru diadakan kembali tahun ini, setelah terakhir kali diadakan tepatnya pada dua tahun yang lalu yaitu pada 2014. Diadakannya kembali Undip Bersholawat ini, tak lain berkat adanya usulan dari Rektor Undip. Hal ini diakui oleh M. Fikky Hafidz selaku Ketua Acara Undip Bersholawat. “Ya, dua tahun yang lalu (2014 –red) ada acara ini, cuman acaranya itu miliknya program kerja Ready (Rebana Diponegoro -red). Terus tahun kemarin itu tidak ada, terus tahun sekarang itu bukan dari organisasi manapun,” ujar Fikky. Tampak antusiasme dari masyarakat umum dan mahasiswa untuk ikut meramaikan acara ini. Sekitar lima ribu mahasiswa dan masyarakat umum turut hadir meramaikan acara yang diadakan pada kamis malam ini. Tanggapan positif pun dilontarkan masyarakat mengenai acara ini. Salah satunya ialah Novi Puspita Sari yang merupakan warga Tembalang. “Menurut saya ini bagus, bisa mempererat ukhuwah Islamiah, khususnya bagi mahasiswa Undip dan Ibu-ibu di sekitar sini”. Menurut Fikky, persiapan acara ini sudah dilakukan sejak Februari 2016. Dengan persiapan yang dinilai cukup matang tersebut, ada beberapa cara panitia untuk menarik minat peserta agar ikut meramaikan acara ini dan agar mereka mengetahui adanya acara ini. Beberapa cara diantaranya dengan melakukan promosi menggunakan media sosial dan secara offline menggunakan spanduk, pamflet, MMT dan metode lainnya.

EDENTS

Dilain sisi, adanya Undip Bersholawat ini juga membawa hal baik bagi mahasiswa, terutama mahasiswa yang tinggal di daerah rusunawa Undip. Adanya Undip Bersholawat diakui Fikky membawa dampak positif berupa adanya pemasangan lampulampu di sepanjang jalan menuju Stadion Undip Tembalang. Jalanan menuju stadion Undip merupakan jalanan yang sepi dan gelap sehingga perlu dipasang lampu. Ketidaksediaan Perlengkapan untuk Peserta “Kalau kendala ya banyak ya, karena ini acara yang pertama juga dalam Undip. Ini kan masuk acaranya Undip. Itu kendalanya ya dari internal panitia sendiri memang sulit mengumpulkan orangnya karena orang kan beda-beda sifatnya,” terang Fikky. Lebih lanjut Fikky menjelaskan kendala pendanaan berupa sulitnya mencari dana. Stadion Undip sendiri sebenarnya memiliki kelemahan berupa jarak antara parkiran dengan stadion yang jauh dan juga gelap. “Alhamdulillah berkat acara ini sekarang yang di rusunawa (Rumah Susun Sewa-red) sudah nggak terlalu takut lagi karena sudah diperbaiki dari Pemkot, sama ditambahin sama panitia Dies,” ujar Fikky. Selain hal di atas, kurangnya tempat duduk yang memadai bagi peserta yang dating menjadi kendala lain. Alhasil, peserta yang datang tidak mendapat tempat duduk, mau tidak mau harus membeli kertas alas untuk duduk. “Kekurangannya mungkin nggak adanya karpet. Ya jadi para tamu harus beli plastik untuk duduk,” ujar Maya Fitriani salah seorang mahasiswi Undip yang hadir. Selain itu, kurang tertatanya tempat parkir bagi peserta dan kurang terjangkaunya jarak dari tempat parkir ke area stadion sehingga mengharuskan peserta untuk berjalan jauh agar bisa sampai ke stadion. “Masukannya ya itu tadi, parkirnya terlalu jauh belum tertata rapi. Jadi Ibu-ibu yang sudah tua kasihan jalan kaki terlalu jauh,” ungkap Novi. Berbagai harapan terucap dari peserta yang hadir dalam acara tersebut, diantaranya ada yang menginginkan ketenangan jiwa dan pencerahan setelah mengikuti rangkaian acara sholawat. Selain itu, ada juga yang berharap acara ini dapat mempererat silaturahmi antar muslimin yang hadir. Dilain sisi, Fikky juga mengucapkan harapannya terhadap acara ini. “Harapannya ya setelah terselenggaranya acara ini, teman-teman lebih cinta lagi kepada Rasulullah. Terus diharapkan dari panitia itu, acaranya bisa istiqomah. Bisa setiap tahun ada,” harapnya.(nw)

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

39


KABAR KAMPUS ECOCAR 2016: Ayo Temukan Jejak Masa Depanmu di FEB! Oleh: Oktapiyani dan Herdini N.Islamiati

”Ecocar tahun ini beda dengan ecocar tahun lalu. Bedanya didekorasinya yang lebih beragam dan juga ada kompetisi muralnya untuk mahasiswa baru,” - Muhammad Yusuf Alfatha, Ketua Acara Ecocar Rangkaian kegiatan pengenalan kampus untuk mahasiswa baru Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) angkatan 2016 tidak hanya berupa Orientasi Diponegoro Muda (ODM), melainkan ada acara Economic Carnival. Economic Carnival atau yang lebih dikenal dengan nama Ecocar adalah salah satu rangkaian ODM di FEB yang di dalamnya ada pengenalan Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) dan Organisasi Mahasiswa (Ormawa). Acara ini dilaksanakan pada 13 Agustus 2016 dan bertempat di dome serta parkiran gedung C FEB. Ecocar mengangkat tema Capture Your Future dengan maksud mahasiswa baru (maba) diharapkan dapat menemukan jejak masa depannya di FEB. Berbeda dengan tahun sebelumnya, Ecocar 2016 memberikan kesan baru berupa dekorasi stand UPK dan Ormawa yang lebih beragam. Selain itu, ada juga kompetisi mural untuk maba. ”Ecocar tahun ini beda dengan ecocar tahun lalu. Bedanya didekorasinya yang lebih beragam dan juga ada kompetisi muralnya untuk mahasiswa baru,” terang Muhammad Yusuf Alfatha, Ketua Acara Ecocar. Antusiasme terlihat dari penampilanpenampilan setiap kelompok maba dan semangat mereka dalam membuat karya mural. “Acara Ecocar itu bagus menurutku karena salah satu cara membuat mahasiswa-mahasiswa baru menjadi kompak, menambah teman, dan saling lebih mengenal lagi satu sama lain,” ujar Muhammad Adjie, maba Manajemen 2016. Tujuan Diadakan Ecocar Tujuan utama diadakannya Ecocar untuk memperkenalkan organisasi-organisasi di lingkungan FEB melalui bazaar UPK dan Ormawa. Selain itu, maba juga diharapkan menjadi lebih kreatif, inovatif, dan bisa mengenal organisasi-organisasi yang ada dilingkup FEB. Pengenalan UPK dan Ormawa bertujuan agar maba bisa mendapat informasi terkait organisasi-organisasi di FEB dan tertarik untuk terjun berorganisasi. Hal ini penting agar para maba memahami bahwa ilmu tidak hanya didapat dari bangku kuliah saja, tetapi juga bisa didapatkan dari organisasi. Organisasi penting untuk masa depan setelah lulus dari bangku kuliah karena di dalam dunia kerja organisasi sangat berperan penting. Selain memperkenalkan organisasi, tujuan diadakannya Ecocar untuk membuat maba kompak dan mengenal temantemannya. Adanya penampilan dari setiap kelompok maba akan membuat mereka belajar untuk bekerjasama sekaligus lebih mengenal sesama teman. Walaupun sudah dipersiapkan dengan matang, pelaksanaan Ecocar 2016 bukan tanpa kendala. Kendala acara ini yaitu adanya misscommunication antara panitia dan maba. “Kalau menurutku bagus sih, cuman informasinya agak kurang. Masih banyak miss komunikasi antara panitia dan maba. Contohnya pas waktu mural, kelompokku warna putih ternyata bukan. Terus katanya boleh pakai cat, tetapi pas hari H dilarang, tetapi pada akhirnya

40

EDENTS

boleh sih,” terang Humam Faiq, maba Ekonomi Islam 2016. Selain itu, ada kendala lain berupa pemberian informasi yang terkesan dadakan terkait penampilan yang akan dipentaskan setiap kelompok maba. “Mungkin buat Ecocar tahun depan untuk penampilan setiap kelompok harus sudah diinformasikan jauh hari agar penampilan dari kami (maba –red) maksimal karena waktunya juga yang mepet membuat mahasiswa baru merasa keberatan untuk latihan malam,” ujar Adjie. Kesan-kesan Mengenai Ecocar 2016 Terlepas dari kendala-kendala yang ada, Ecocar memberikan kesan, pesan dan manfaat tersendiri bagi para maba karena dengan adanya Ecocar memberikan hiburan kepada maba yang lelah dengan ospek. Di Ecocar mereka dapat memanjakan mata dengan menyaksikan penampilan teman-temannya dan melihat bazaar UPK serta Ormawa. Selain itu, ada penghargaanpenghargaan yang diberikan kepada pemenang kompetisi dekorasi UPK. Dekorasi unik setiap stand UPK dan Ormawa akan menarik mahasiswa baru untuk mengunjungi dan bertanya– tanya terkait kegiatan yang ada di lingkungan kampus, serta mengajak mereka untuk bergabung dalam organisasinya. Selain berkesan untuk maba, Ecocar 2016 juga memberikan kesan kepada perwakilan UPK dan Ormawa. Amalia Nailil Ulfa salah satu anggota dari UPK menyatakan bahwa Ecocar merupakan acara yang seru, ramai, bisa menambah kenalan,dan belajar berkreasi. Disisi lain, Ecocar juga memiliki kekurangan yaitu penampilan pensi dari maba yang kurang persiapan. Amalia berharap agar Ecocar tahun depan bisa lebih seru dan bisa memperluas tempat untuk stand-stand UPK dan Ormawa. Fashion Show dan Bazaar untuk meramaikan Ecocar Acara Ecocar tidak hanya diisi oleh bazaar UPK dan Ormawa saja, tetapi juga diisi dengan fashion show dari setiap perwakilan UPK dan Ormawa. Acara fashion show diadakan di dome dan bertujuan untuk memperkenalkan dan menarik minat maba untuk mengikuti organisasi-organisasi di FEB. Acara Ecocar semakin meriah dengan adanya penampilan band mahasiswa. Panitia Ecocar 2016 mengundang band dari luar yakni AIMEE untuk memeriahkan suasana. Acara Ecocar yang dimulai dari pagi sampai sore akan membuat para mahasiswa merasa lapar dan haus, maka Ecocar tidak lupa menyediakan beragam stand makanan dan minuman yang bisa dibeli. Ada berbagai macam makanan dan minuman yang dijajakan, seperti nasi padang, es buble, sosis panggang, bakso, pizza mini, dan lain sebagainya. Terakhir, Alfa selaku ketua acara menyampaikan harapannya agar setelah terselenggaranya Ecocar, maba 2016 memiliki motivasi yang lebih untuk berkuliah di FEB. (nw)

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016


KOLOM PU Mengenal Lebih Dekat Demokrasi, Sudahkah Kita “Demokrasi�?

doc. merygultom1986.files

Oleh : Akbar Sih Pambudhi

Demokrasi menurut definisi Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah bentuk atau sistem pemerintahan yang seluruh rakyatnya turut serta memerintah dengan perantaraan wakilnya; pemerintahan rakyat, gagasan atau pandangan hidup yang mengutamakan persamaan hak dan kewajiban serta perlakuan yang sama bagi semua warga negara. Sistem demokrasi yang kita kenal saat ini adalah pemilihan pemimpin negara maupun provinsi secara langsung yaitu Pemilu dan Pilkada. Sedangkan menurut Plato demokrasi bukan hanya pilihan atau pemungutan suara secara langsung, bahkan Plato tidak suka dengan demokrasi yang kita kenal saat ini. Demokrasi berupa pengambilan keputusan berdasarkan suara terbanyak mengandung kelemahan. Dikatakan demikian karena suara terbanyak mengandung banyak hal yang subjektif. Jika hal tersebut terjadi, bisa saja pemimpin yang terpilih merupakan orang yang kurang kompeten karena suara hanya didasarkan pada suka atau tidak suka. Pemilihan dengan cara seperti ini rentan sekali mengalami masalah penipuan, politik uang, dan sebagainya. Menurut Plato, pemilih merupakan orangorang yang berkompenten. Oleh karena itu, dengan dipilih oleh orang-orang kompeten, maka yang terpilih diharapkan merupakan orang orang yang berkualitas untuk menjadi pemimpin.

EDENTS

Konsep yang Visioner Sementara itu, para pendiri Republik Indonesia telah mempersiapkan konsep kehidupan berbangsa dan bernegara secara visioner. Demokrasi yang dianut oleh Indonesia seharusnya demokrasi mufakat dan perwakilan. Hal ini tercantum dalam sila keempat, yaitu Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan. Konsep ini sangat visioner dan telah disesuaikan dengan kepribadian serta budaya bangsa. Manusia merupakan makhluk yang mudah sekali lupa. Setidaknya saya mengingatkan bahwa sistem demokrasi langsung bersinggungan dengan sila keempat Pancasila. Selain itu, demokrasi secara langsung atau Pemilu membutuhkan dana yang tidak sedikit. Dalam Pemilu tahun 2014, disiapkan dana hingga 16 trilliun rupiah dari APBN. Para Calon Legislatif dan Calon Presiden juga membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk berkampanye. Dana yang dikeluarkan oleh para calon ini merupakan suatu masalah tersendiri bagi Pemilu, karena kental dengan money politic. Politik uang menimbulkan permasalahan sendiri di Indonesia. Indonesia dengan angka kemiskinan yang masih tinggi menyebabkan politik uang sangat digemari oleh para calon. Calon tinggal memberikan uangnya kepada para pemilih

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

41


KOLOM PU Demokrasi itu penuh sesak dengan kemerdekaan dan kebebasan berbicara. Setiap orang dapat berbuat sesuka hatinya. Kebebasan yang berlebihan seperti itulah yang membawa bencana bagi negara dan warganya yang akan melahirkan anarki dan dari anarkilah tercipta tirani - Plato dalam Republic, JH. Hapar, Filsafat Politik Plato, hlm:102

Rentan akan Korupsi Mahalnya biaya seorang pejabat publik menjadi bisnis tersendiri, sehingga dalam bekerja dapat menyuburkan korupsi. Hal ini sangat berpengaruh pada perekonomian. Pungutan-pungutan liar diinstansi pemerintahan jelas menciptakan akumulasi biaya ekonomi yang tinggi dan dapat menurunkan daya saing produk dalam negeri. Ekonomi kelembagaan yang ada di Indonesia memang harus diperhatikan serius. Kenyataanya memang hubungan politik dan dunia usaha tidak terfilter cukup ketat oleh regulasi dan penegakan hukum di Indonesia. Banyak jabatan publik yang melibatkan peran politisi dan pengusaha. Disinilah persoalan terbesar bangsa ini. Di tengah buruknya pengelolaan partai politik, tentu saja berimbas pada kualitas para penyelenggara negara yang dihasilkan. Perekrutan politik masih diwarnai relasi transaksional dan pragmatisme kekuasaan. Politik pun dijalankan dengan biaya yang teramat mahal. Akibatnya, penyelenggaran negara dipenuhi penyalahgunaan wewenang untuk memenuhi biaya politik yang diperlukan guna mewujudkan ambisi politik. Indonesia Tampak Sehat dari Luar Dari luar, Indonesia memang tampak sebagai negara demokrasi karena syarat-syarat negara demokrasi telah dijalankan. Namun, makna yang sesungguhnya dari demokrasi itu sendiri tak tersentuh. Konsep keterwakilan yang disebutkan oleh Plato memiliki maksud demokrasi diwakilkan oleh orang yang berkompeten dan melihat kembali nilai-nilai dalam Pancasila sila ke empat. Bangsa ini memang memiliki trauma dengan sistem perwakilan pada zaman orde baru. Namun setidaknya ada hal yang harus kita percayai tentang menyuarakan pendapat dimana hal ini sudah dilindungi oleh Undang-Undang. Sistem demokrasi langsung dapat menyebabkan terpecahnya masyarakat. Kita sudah banyak melihat contohnya dalam Pemilu 2004, 2014, dan belum lama ini di Pilkada DKI Jakarta. Kita bisa melihat bagaimana hubungan Mantan Presiden Megawati dan Susilo Bambang Yudhoyono pada saat itu, bagaimana kerasnya permainan isu pada Pemilu 2014 antara Prabowo dan Joko Widodo, maupun

42

EDENTS

kasus yang belum lama menimpa Basuki Tjahya Purnomo atau Ahok. Masyarakat menjadi terpecah belah oleh kepentingan para politisi. Setiap orang jadi memiliki argumennya sendiri. Bahkan kejadian ini dapat menggiring opini publik hingga terkadang jauh dari realita, karena dia (politisi-red) mempunyai kemampuan dalam menyebarluaskan melalui media. Mereka membuat seakan-akan pendapatnya yang paling benar. Pancasila sebenarnya berisi konsep kehidupan berbangsa dan bernegara untuk masyarakat Indonesia. Pendiri bangsa telah menyiapkan sebuah konsep yang sangat visioner dengan kepribadian dan budaya bangsa. Sejatinya, semua ilmu adalah sejarah yang ditulis ulang dan diaplikasikan sesuai perkembangan zaman. Akan tetapi, Indonesia sudah kehilangan jati dirinya sebagai negara yang sopan ramah dan toleran terhadap setiap individunya. Negara dengan kekayaan yang luar biasa di dunia ini harus mengemis menentukan negaranya, jauh dari kata merdeka, mengikuti sistem kebarat-baratan seolah mereka paling benar. (nw)

doc.Edents

yang membutuhkan uang, kemudian para pemilih diperintah untuk memilih calon tersebut dalam Pemilu. Hal tersebut dapat terjadi karena kurangnya pendidikan dimasyarakat sehingga mereka melihat secara subjektif jasa. Masalah tidak berhenti sampai disitu. Calon terpilih yang menggunakan uang untuk berkampanye biasanya akan mencari pengganti setelah ia mendapatkan amanah sebagai pejabat publik. Hal ini menyebabkan rentannya praktik korupsi untuk menggantikan uang kampanye.

*) Penulis adalah Pemimpin Umum LPM Edents Tahun 2015/2016

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016


KOLOM REDAKSI Etika dan Kasus Korupsi Kepala Daerah di Indonesia Oleh: Nur Wahidin

pokok, hingga adanya impor barang dari luar negeri. Ironis jika melihat etika pemimpin daerah di Indonesia, apa yang mereka kampanyekan berbeda dengan realisasinya di dalam peraturan daerah. Sebagai seorang pemimpin harusnya menjadi suri tauladan bagi rakyatnya. Ajaran Islam sendiri telah menyebutkan bahwa etika seseorang adalah cerminan dari akhlaknya. Ia merujuk kepada nilai-nilai baik dan buruknya seseorang saat melakukan aktivitas. Seperti tercantum di dalam Al Quran surah AlAhzab ayat 21 “Sesungguhnya peribadi Rasulullah merupakan contoh (suri teladan) yang baik untuk kamu dan untuk orang yang mengharapkan menemui Allah dan hari kemudian dan mengingati Allah sebanyak-banyaknya�. Ayat tersebut menjelaskan secara jelas bahwa seorang pemimpin (Rasulullahred) adalah sosok suri tauladan yang baik bagi rakyatnya. Sedangkan pemimpin merupakan golongan yang mendapat amanah dan tanggungjawab untuk memimpin, namun mereka juga bertanggungjawab membimbing rakyat ke arah kebaikan.

Adanya reformasi pada tahun 1998 menjadikan awal mula adanya rezim pemerintahan demokrasi. Rakyat diberikan hak untuk memilih pemimpinnya sendiri lewat Pemilihan Umum (Pemilu). Hal ini menjadi tantangan bagi masyarakat dalam menentukan calon pemimpin yang sesuai dengan keinginannya. Tidak sedikit harapan tersebut menjadi tidak terealisasi karena etika pemimpin kurang baik, banyak diantara mereka yang tersandung kasus pelanggaran hukum

EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

43

Kunjungi! www.lpmedents.com

doc. Ayogitabisa.com

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menjadi tonggak awal kepala daerah dipilih secara langsung oleh rakyat. Sebelumnya, kepala daerah dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Setelah UU tersebut disahkan, sistem pemilihan berubah menjadi pemilihan langsung sesuai asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Tahun 2015 kemarin menjadi sejarah baru bagi bangsa Indonesia, dimana pemilihan kepala daerah di beberapa tempat dilaksanakan secara serentak. Calon kepala daerah kebanyakan mendaftarkan diri dengan dukungan dari partai politik. Mereka melakukan berbagai upaya untuk menarik perhatian dan suara dari masyarakat. Tidak sedikit dari mereka yang mengumbar janji kepada masyarakat akan memperbaiki tingkat ekonomi keluarga jika terpilih nantinya. Kepala daerah yang terpilih banyak yang melupakan janji mereka saat kampanye. Kebijakan-kebijakan yang pro rakyat saat kampanye tidak banyak terealisasi. Kebijakan yang dikeluarkan pemerintah daerah cenderung memberatkan rakyat seperti peningkatan pajak, penghapusan subsidi bahan-bahan


KOLOM REDAKSI

Soemarmo HS calon Walikota Semarang 2015-2019 yang tersangkut kasus suap pada 2010-2012 lalu Tanpa mengamalkan etika yang terpuji, kepimpinan itu akan menjadi pincang dan tersasar dari landasan yang sebenarnya. Ajaran Islam telah menggariskan beberapa akhlak yang sesuai untuk diamalkan oleh para pemimpin di semua peringkat lapisan. Etika pemimpin dalam konteks Islam seperti adil, jujur, amanah, dan sabar. Permasalahan Pemimpin Indonesia Era Reformasi tahun 1998 telah melahirkan beberapa kali pergantian pemimpin di Indonesia. Mulai dari Presiden Habibie, Abdurahman Wahid, Megawati, SBY hingga kini dibawah tampuk Joko Widodo. Kemunculan pemimpin nasional di era reformasi tersebut masih dianggap jauh dari harapan masyarakat. Hal ini dikarenakan permasalahan kepemimpinan nasional yang terjadi di negeri ini belum menemukan jawaban. Kurangnya integritas sebagai pemimpin nasional menjadi salah satu permasalahan di Indonesia. Pemimpin yang dimaksud memiliki kepribadian yang mantab, tidak tercela, jujur, dan dihormati orang lain. Reformasi yang belum sempurna dan kondisi dalam negeri baik politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan yang masih lemah menjadi permasalahan negara ini. Apabila tidak cepat membangun kepemimpinan yang kokoh maka negara kita akan semakin larut dan terpuruk dalam persaingan global. Selain itu, pemimpin sekarang kurang mampu melepaskan diri dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Kasus korupsi yang diduga melibatkan pejabat negara seperti para menteri, mantan menteri, gubernur, mantan gubernur, bupati dan sebagainya. Menunjukkan bahwa pejabat negara yang seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat dalam tertib hukum dan tertib sosial justru menjadi terdakwa dengan tuntutan tindak pidana korupsi. Masalah terakhir adalah kurangnya pemahaman terhadap moral dan etika kepemimpinan. Implementasi etika dan moral pemimpin akan memberikan panduan bagi seorang pemimpin dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Krisis yang melanda

44

EDENTS

Kasus pelanggaran etika Tidak sedikit pelaku pelanggaran etika di Indonesia adalah kepala daerah. Dari tahun 2004 hingga 2012, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menetapkan 173 kepala daerah yang tersandung pelanggaran hukum, khususnya adalah korupsi. Salah satunya masih hangat ditelinga kita tentang kerajaan Atut di Banten. Ratu Atut Chosiyah divonis penjara tujuh tahun atas perkara korupsi pengadaan alat kesehatan di Dinas Kesehatan Provinsi Banten pada tahun anggaran 2011-2013. Tindak pidana korupsi Ratu Atut tersebut juga melibatkan beberapa anggota keluarganya. Kasus korupsi lainnya seperti di wilayah Semarang, calon kepala daerah tahun 2015-2019 adalah mantan narapidana. Sebut saja Soemarmo HS dan Zuber Safawi yang tersangkut kasus suap pada 2010-2012 lalu. Tingginya tingkat korupsi dan perilaku korup kepala daerah ini tentu sangat mengganggu kinerja agenda pembangunan di daerah tersebut, mengurangi pendapatan sektor publik dan meningkatkan pendapatan belanja pemerintah dari sektor publik. Ujungnya adalah pembangunan daerah menjadi terhambat. Korupsi memang bukan hal baru bagi Indonesia. Jika pada orde baru mayoritas korupsi dilakukan pimpinan di pusat, pada era reformasi ini, korupsi menyebar ke hampir semua tingkatan pemerintahan dari pusat sampai tingkat kabupaten/ kota atau bahkan lebih jauh ke bawah lagi, hampir semuanya tersangkut kasus korupsi. Pemberantasan korupsi pada aparatur daerah menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Hal itu perlu didukung dengan adanyan perbaikan dan peningkatan kinerja para pengawas serta penegak hukum di Indonesia. Jika pemberantasan korupsi tidak didukung oleh pengawasan dan penegakan hukum yang baik tentu tidak akan berarti apa-apa. Di luar itu, tanggung jawab dalam pengawasan kinerja pemerintah, juga merupakan tanggung jawab dari masyarakat di daerah itu sendiri.

*) Penulis adalah Pemimpin Redaksi LPM Edents Tahun 2015/2016

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

doc.Pribadi

doc. Solopos.com

bangsa Indonesia tidak lepas dari kemerosotan moral dan etika pemimpin. Kasus Bupati Garut misalnya, yang menikah kilat dengan cara kawin siri selama empat hari dan melakukan perceraian dengan istrinya melalui sms telah menuai kontroversi di masyarakat yang berujung pelengseran sang Bupati.


Diantara Kita Si Penjaja Koran di Tengah Arus Digitalisasi Oleh : Dias Rawikarani, Tio Kurniawan Surat kabar merupakan salah satu ragam dari ruang lingkup jurnalistik cetak. Merupakan lembaran tercetak yang memuat laporan kejadian di masyarakat dengan ciri-ciri terbit secara periodik, bersifat umum, isinya termasa dan aktual mengenai apa saja dan dimana saja di seluruh dunia untuk diketahui pembaca. Di Indonesia, surat kabar sering disebut juga dengan istilah koran. Koran (dari bahasa Belanda: Krant, dari bahasa Perancis courant) atau surat kabar adalah suatu penerbitan yang ringan dan mudah dibuang, biasanya dicetak pada kertas berbiaya rendah yang disebut kertas koran, yang berisi berita-berita terkini dalam berbagai topik. Surat kabar semestinya membutuhkan arus distribusi untuk bisa sampai ke tangan konsumen. Distribusi koran sebetulnya tidak pernah lepas dari peran seorang penjaja koran atau biasa disebut loper koran. Usaha loper koran ini merupakan salah satu bidang usaha keagenan, dan barang yang dijual adalah berbagai jenis media cetak seperti surat kabar, tabloid dan majalah. Kadang usaha ini dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Padahal jenis usaha ini bisa menembus omset puluhan juta rupiah tiap bulannya. Untuk menekuni usaha ini, harus memiliki tekad dan keyakinan yang kuat. Tak jarang banyak yang gagal dalam menekuninya, namun tidak sedikit pula yang sukses membidangi usaha ini. Kunci lainnya untuk menekuni usaha ini ialah pelayanan dan ketekunan. Pelayanan yang baik dan ramah dapat menghasilkan pelanggan hingga ratusan orang bahkan lebih tiap harinya.

“Dampaknya (digitalisasi koran -red) masih kecil sih soalnya peminat koran banyaknya orang dewasa, sedangkan internet yang pakai kebanyakan anak kecil, jadi peminat koran juga tetap ada” – Soddiqun, Loper Koran

Soddiqun, Si Penjaja Koran Cetak Contoh loper koran yang terbilang sukses dalam usahanya adalah Soddiqun. Dia telah menekuni usaha ini selama enam tahun. Pada awalnya Soddiqun bekerja sebagai sopir di sebuah supermarket, tetapi ia merasa penghasilannya masih kurang. Soddiqun pun memutuskan mencari penghasilan tambahan sebagai loper koran. Meskipun pekerjaan menjadi loper koran hanyalah pekerjaan sampingan, Soddiqun tak memungkiri mendapat omset yang lumayan. Soddiqun dapat meraup sekitar Rp 150.000,00 setiap harinya. Biasanya Soddiqun memperoleh dagangan korannya dari agen. Tak seperti loper koran pada umumnya yang berkeliling dalam menjajakan korannya, Soddiqun sudah memiliki lapak sendiri untuk mendukung penjualan korannya. Ia mengatakan ada kelebihan yang didapat dengan memiliki lapak koran, yakni menghemat tenaga serta waktu. Lapak korannya juga memiliki pelanggan tetap sehingga tak perlu repot-repot berkeliling menjual dagangannya. Dalam hal persaingan, Soddiqun mengaku tidak merasa bersaing dengan pedagang koran lainnya. Malahan terkadang sesama loper koran saling membantu menyediakan stok koran jika ada yang kehabisan. Hal tersebutlah yang membuat para loper koran bisa berbagi pelanggan tanpa adanya rasa iri satu sama lain. Dampak Digitalisasi Koran terhadap Penjualan Koran Cetak Meski koran cetak menjadi salah satu hal penting dalam

EDENTS

penyebaran arus informasi. Tidak dipungkiri di zaman yang serba canggih ini, arus informasi berbasis teknologi kian menjadi primadona dikalangan masyarakat. Gadget dan alat informasi digital masa kini seolah menggeser kebiasaan masyarakat untuk membaca sebuah media informasi cetak. Koran cetak menjadi salah satu korban dari era digital. Hasil survei Nielsen Indonesia pada kuartal 2007, sekitar 23 persen dari jumlah populasi yang disurvei masih membaca koran. Persentase pembaca koran itu terus menurun menjadi 22 persen pada 2008, 18 persen pada 2009, 15 persen pada 2010, dan 14 persen tahun 2011. Keadaan ini berimbas pada banyaknya media cetak yang gulung tikar. Berdasarkan survei The Nielsen Company Indonesia, pada periode 2015 dari 117 surat kabar yang dipantau, 16 unit media telah gulung tikar, 38 majalah juga bernasib sama, dan hanya tersisa 132 majalah dari 170 majalah yang masih bertahan. Soddiqun merasakan perbedaan penjualan koran dibanding enam tahun yang lalu saat awal mula dia berjualan koran. “Sekarang agak berkurang (pembeli koran -red), semakin sedikit dan kebanyakan nyari koran yang murah,” ungkap Soddiqun. Meskipun begitu, Soddiqun mengungkap penjualan koran akan meningkat saat ada kejadian yang sedang hangat dibahas. Terlebih kejadian tersebut terjadi di wilayah sekitar Semarang. Peminat Koran Tetap Ada Meski Terjadi Digitalisasi Koran Penjualan boleh jadi berkurang, tetapi Soddiqun mengungkap peminat korannya tak banyak berubah. Dampak digitalisasi koran pun Soddiqun rasa masih sedikit berimbas terhadap peminat koran. “Dampaknya (digitalisasi koran -red) masih kecil sih, soalnya peminat koran banyaknya orang dewasa, sedangkan internet yang pakai kebanyakan anak kecil, jadi peminat koran juga tetap ada,” tambah Soddiqun. Soddiqun tidak memungkiri bahwa dimasa depan media cetak akan menjadi pilihan kedua masyarakat akibat dari digitalisasi koran. Dia tetap berusaha menyediakan media cetak karena media cetak masih menjadi pilihan beberapa orang. Koran cetak memiliki harga yang terjangkau dan dapat diperoleh di semua tempat, berbeda dengan koran digital yang memerlukan koneksi internet untuk dapat dibaca. Soddiqun mengungkapkan kunci agar koran cetak tetap diminati adalah dengan menyajikan berita secara lengkap dan mendetail. Soddiqun bercerita saat yang paling tidak menguntungkan untuk berjualan koran ketika musim hujan tiba. Koran-koran yang terlanjur diambil dari agen akan terkena hujan, sehingga berimbas koran tersebut rusak dan tidak dapat dijual kembali. Sisa koran yang banyak itu pun terkadang tidak bisa dikembalikan kepada agen. Agen yang mau menerima retur koran juga ada. Semuanya bergantung pada peraturan agen dan kebijakan penerbit itu sendiri. Terakhir Soddiqun terus berharap agar koran cetak tetap menjadi pilihan masyarakat dalam hal penyajian berita sehingga mata pencaharianya juga tidak hilang begitu saja. “Harapannya semoga koran tetap laku, jadi kita tetap bisa mencari nafkah sebagai loper koran,” ungkap Soddiqun. Pada dasarnya digitalisasi koran adalah salah satu tombak kemajuan bagi teknologi di Indonesia. Dilain sisi, perlu digaris bawahi bahwa dengan adanya fenomena koran digital ini akan mengurangi lapangan pekerjaan bagi mereka yang menjual surat kabar dalam media cetak. Pemerintah pun dituntut untuk mengatasi dampak tersebut, agar di masa depan dampak digitalisasi koran ini tidak menambah pengangguran dengan hilangnya mata pencaharian para loper koran. (nw)

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

45


Review Film Menghidupkan Kembali Legenda Komedi Indonesia Melalui Jangkrik Boss “Penghormatan bagi salah satu grup komedi ternama yang gagal karena usaha untuk melebih-lebihkan peninggalan yang diberikan"

Sutradara Rumah Produksi Pemain Peresensi

: 8 September 2016 : Komedi, petualangan. : Anggy Umbara, Andi Awwe Wijaya, Bene Dion Rajagukguk : Anggy Umbara : Falcon Pictures : Vino G. Bastian Abimana Aryasatya Tora Sudiro Indro “Warkop� Hannah Al-Rasyid : Cynthia Farah Sakina

Industri film Indonesia saat ini terbilang cukup akrab dengan konsep remake film, yaitu membuat ulang film lama yang dibalut dengan gaya baru dan modern. Tentu saja ada remake yang gagal dan berhasil, semua tergantung dari bagaimana penonton menilainya tanpa harus membanding-bandingkan dengan versi terdahulu. Lain halnya jika film yang di remake adalah sebuah ikon dan legenda komedi terdahulu. Kini saatnya bagi Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1 arahan sutradara Anggy Umbara yang sedang ramai dibicarakan khalayak luas. Tentu banyak tekanan yang diemban oleh para pemain maupun pihak rumah produksi Falcon Pictures dalam menggarap Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1. Pasalnya, masih banyak aspek-aspek yang harus diperhatikan sebelum melanjutkan penggarapan dari film ini. Hal ini dikarenakan Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1 belum mampu menghidupkan dan mengobati kerinduan penggemar setia Warkop DKI. Cerita dan Penokohan Film yang berjudul Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1 ini menceritakan tentang keseharian petugas CHIPS (Cara Hebat Ikut-ikutan Penanggulangan Sosial) yang pernah difilmkan pada tahun 1982. Bercerita seputar keseharian tiga petugas lembaga swasta yang memiliki niat baik, namun selalu sial dalam menjalankan tugasnya dan kerap berakhir dengan membuat kekacauan sehingga membuat Bos CHIPS (Ence Bagus) kesal. Bos CHIPS kemudian menugaskan trio Warkop DKI: Dono, Kasino, dan Indro untuk menangkap pelaku begal yang kerap meresahkan warga dengan dibantu CHIPS cantik, Sophie (Hannah Al Rasyid). Kesialan rupanya tak berhenti sampai disitu, saat sedang berpatroli untuk menangkap begal yang meresahkan warga, trio Warkop DKI justru membuat onar yang menyebabkan mereka harus menanggung kerugian hingga milyaran rupiah atau menerima kurungan penjara selama sepuluh tahun.

46

EDENTS

doc.3.bp.blogspot.com

Rilis Genre Penulis Skenario

Ketika film dimulai, wajah Indro ditampilkan sedang membawakan program Berita Dalam Dunia. Kepala Indro terlihat lebih besar dari badannya, mungkin untuk langsung memberikan efek lucu. Ketika diulang terus-menerus, bukannya terasa lucu yang ada hanya rasa jengah. Di sepanjang film, kehadiran Indro yang berkostum Katy Perry sampai Minion (untuk memparodikan meme dirinya yang sempat beredar di internet) terasa murahan. Hadirnya Indro Warkop di film ini juga seakan membuat Tora Sudiro terbebani. Pasalnya Tora yang harus memerankan Indro susah keluar dari bayang-bayang pemeran aslinya. Adapun dua aktor lainnya, Vino G. Bastian sebagai Kasino dan Abimana Aryasatya sebagai Dono, berusaha membawa semangat dari pemeran aslinya. Sayangnya Vino juga tak bisa lepas dari kebiasaannya untuk berteriak-teriak yang seringkali tidak diperlukan untuk scene tersebut. Adapun di antara ketiganya, Abimana terbilang yang paling mendekati karakter yang diperankannya, baik itu secara fisik maupun tingkah laku.

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016


doc.3.bp.blogspot.com

Review Film

salah satu adegan Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1 menjadi tiga petugas CHIPS Jokes Tiada Akhir Ada yang bilang komedi adalah persoalan referensi dan selera, maka sulit untuk menilai sebuah komedi untuk dapat digolongkan baik atau tidak. Seringkali pembicaraan tentang komedi adalah lucu atau tidak lucu. Sayangnya kelucuan itu relatif dan tak dapat ditakar. Dalam hal ini, Anggy Umbara, Andi Awwe Wijaya, Bene Dion Rajagukguk merupakan orang-orang yang bertanggung jawab menggarap film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1 sebagai sebuah penghormatan (tribute) kepada Warkop DKI dengan pendekatan referensi candaan. Ketika pertama kali trailer beredar, penonton diajak untuk bernostalgia dengan mengingat-ingat kembali judul-judul film ikonik yang pernah dibuat Warkop DKI. Film-film tersebut seperti Dongkrak Antik, Setan Kredit, hingga Maju Kena Mundur Kena. Sayangnya ketika judul-judul film itu diucapkan oleh para pemerannya sekarang, yang ada hanya rasa hambar dan seperti dipaksakan. Beberapa jokes lama juga terlihat sedikit salah tempat seperti kalimat Jangkrik Boss yang sudah tidak lucu lagi saat tahu makna dari kalimat ini. Dalam menggarap film komedi, Anggy Umbara dikenal kerap melebih-lebihkan sesuatu dan tidak membiarkan penonton bernapas. Hampir setiap jengkal film diisi dengan candaan, entah itu singkat dan nyaris tak terdengar seperti ungkapan spontan yang Kasino ucapkan "Pokemon ditangkap, koruptor tuh ditangkap," maupun yang terang-terangan. Hasilnya ada beberapa materi yang disia-siakan. Masalahnya adalah Anggy berusaha terlalu keras melucu, menjejalkan semuanya ke penonton sampai melupakan ceritanya. Adapun cerita yang di angkat dalam Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1 memang biasa saja. Satu poin lagi yang harus dibahas yaitu dua penulis naskah utama film ini adalah stand up comedian. Beberapa tahun belakangan banyak komedian baru berjaya, meskipun sebenarnya mengandalkan teknik yang terlalu bersandar pada formula. Dapat dikatakan bahwa film ini benar-benar mengandalkan referensi

EDENTS

sebagai cara bercanda. Meski ada juga slapstick (jenis komedi fisik yang mudah dicerna dan bermain dalam lingkup yang luas serta mencakup tiga hal utama yaitu derita, celaka dan aniaya), kritik sosial, dan beberapa gaya komedi lainnya. Mulai dari candaan yang sudah pernah ada di Warkop DKI, candaan yang beredar di media sosial (meme Khong Guan, ibu-ibu naik motor melawan arah), dan lainnya. Banyak sekali candaan ditawarkan begitu saja sehingga mudah ditebak, nyaris tak ada kejutan. Banyaknya adegan memorable yang pernah dibuat Warkop DKI dihancurkan begitu saja dalam film ini. Sebagai contoh lagu Nyanyian Kode, yang dalam film aslinya (Pintar-Pintar Bodoh) berhasil karena interaksi antara Kasino dan Dono tidak dapat ditebak. Sementara adegan pencarian di bandara dalam film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1 terlalu dipanjangpanjangkan. Film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1 juga menampilkan subtitle dalam bahasa Inggris sehingga jika penonton dapat menerjemahkannya, maka secara tidak langsung penonton sudah bisa menebak jokes yang akan dikeluarkan. Hal ini menjadikan Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1 sebagai penghormatan bagi salah satu grup komedi ternama yang gagal karena usaha untuk melebih-lebihkan peninggalan yang diberikan. Sisi Positif Pada akhirnya, usaha para aktor yang memerankan sosok fenomenal dari trio Warkop DKI dan seluruh kru beserta pihak rumah produksi haruslah tetap diapresiasi. Tentu bukanlah hal yang mudah dalam “menghidupkan� kembali trio tersebut. Adapun sisi positif lainnya ialah sinematografi dan visual effect yang disuguhkan dalam Warkop DKI: Jangkrik Boss Part 1 cukup apik. Scoring yang di gunakan juga semakin membuat film terasa menyenangkan. Adapun poin lainnya yang harus dipuji ialah pilihan untuk memasukkan bloopers pada post credit film. Keputusan itu dirasa sangat tepat, setidaknya bagian tersebut terasa apa adanya dan menghibur. (nw)

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

47


Kajian Kampus

Margareth Thatcher, Demo Buruh, dan Inspirasi untuk Pemerintah Oleh: Deden Dinar Iskandar

Buruh organisasi kuat Sebelumnya, ada fakta yang harus kita lihat. Di awal pemerintahan Thatcher, persatuan buruh merupakan organisasi yang sangat kuat. Posisi tawar mereka lebih kuat daripada pengusaha. Konsekuensinya, keputusan industri lebih mementingkan kesejahteraan buruh daripada perhitungan ekonomi. Ini menyebabkan daya saing industri Inggris sangat rendah di antara negara-negara Eropa pada saat itu. Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, Thatcher berusaha menggeser kekuatan dari tangan organisasi buruh ke pengusaha. Situasi itu tidak terjadi di Indonesia. Walaupun bisa mengorganisir demonstrasi secara masif, buruh tidak bisa mendominasi keputusan industri. Posisi tawar dari buruh tetap rendah. Di tengah suplai pekerja yang melimpah, pengusaha bisa memberhentikan buruh dan merekrut karyawan yang baru. Yang menjadi sasaran demonstrasi adalah pemerintah, dengan menuntut dikeluarkannya kebijakan yang lebih menjamin kesejahteraan buruh.

terciptanya eksploitasi. Dimana buruh bekerja tanpa kompensasi yang layak serta fasilitas medis yang memadai. Tuntutan untuk upah minimum yang lebih tinggi sebagai kompensasi dari kenaikan harga-harga bukanlah permintaan yang tanpa alasan. Para buruh juga sering bekerja dalam situasi yang kurang memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan, sehingga tuntutan untuk mendapatkan hak asuransi juga tidak berlebihan. Beban biaya produksi Di sisi lain, pihak pengusaha pun memiliki alasan yang kuat bahwa kenaikan upah akan semakin membebani biaya produksi dan menghambat iklim investasi. Harus diingat bahwa komponen dari ekonomi biaya tinggi (high cost economy) mencakup banyak hal selain tenaga kerja. Misalnya, biaya transaksi yang tinggi karena banyaknya pungutan (resmi maupun tidak resmi) terhadap pengusaha serta biaya logistik yang mahal (khususnya terkait dengan biaya transportasi untuk input produksi dan produk akhir). Secara matematis, apabila sebagian komponen dalam ekonomi biaya tinggi bisa ditekan, maka komponen lainnya memungkinkan untuk dinaikkan. Apabila upah minimum harus ditingkatkan, secara teoritis pemerintah harus memberikan kompensasi dalam bentuk pengurangan komponen biaya tinggi lainnya dengan batasan yang seimbang dengan kenaikan biaya yang muncul dari peningkatan upah tersebut. Mengambil inspirasi dari Margareth Thatcher, dia tidak hanya melindungi industri dengan menekan buruh, tetapi juga mendukungnya dengan membebaskan industri dari peraturan yang membebani dan menciptakan iklim berusaha yang kondusif. Sebagai catatan, buruh Inggris pada masa pemerintahan Margareth Thatcher masih lebih beruntung dari sisi upah dan kekuatan daya tawar daripada buruh Indonesia saat ini. Memang bukan suatu perkara yang sederhana, tetapi pemerintah sudah lama menjanjikan pengurangan ekonomi biaya tinggi. Permasalahannya sekarang adalah seberapa tinggi konsistensi, determinasi, serta akselerasi pemerintah dalam merealisasikan janji tersebut. Dalam hal ini pemerintah Indonesia kembali bisa belajar dari Margareth Thatcher. Dia bukan pemimpin atau politisi yang populis. Dia tidak peduli kalau dia dibenci dan tidak terpilih lagi (pada kenyataannya dia terpilih sampai dua kali masa kepemimpinan), tetapi dia adalah pemimpin yang konsisten dengan visi yang dia janjikan. (nw)

Merugikan kegiatan ekonomi Seandainya mengadopsi sikap Thatcher, aksi buruh tersebut akan disikapi dengan keras karena dampaknya yang merugikan kegiatan ekonomi. Namun harus diingat bahwa diluar kesuksesan pertumbuhan ekonomi yang diraihnya, Thatcher juga dicerca karena kebijakannya telah menyebabkan ketimpangan pendapatan yang masih terasa di Inggris, setelah lebih dari empat dekade sejak kepemimpinannya berakhir, seperti yang ditulis Deborah Orr dalam The Guardian yang dikutip di muka. Belajar dari kasus itu, pemerintah tetap harus responsif terhadap tuntutan buruh, karena apa yang dituntut merupakan konsekuensi logis dari kondisi riil yang dihadapi. Posisi tawar yang rendah, sebagai dari akibat rendahnya rasio kesempatan kerja dengan jumlah tenaga kerja yang ada, sangat memungkinkan

48

EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

doc.Pribadi

29 September 2016, ribuan buruh dari berbagai elemen melakukan demo di Istana Merdeka, Jakarta. Salah satu tuntutan para buruh ialah penghapusan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan yang dianggap menerapkan rezim upah murah. Dua hari kemudian, tepatnya tanggal 1 Oktober 2016, harian The Guardian memuat sebuah opini yang ditulis Deborah Orr yang menyatakan bahwa anak-anak yang terlahir miskin di tahun 1980-an di Inggris harus menyalahkan Margareth Thatcher, Perdana Menteri Inggirs waktu itu. Kedua peristiwa tersebut menarik untuk dilihat secara bersandingan, karena kisah Margareth Thatcher tidak bisa dipisahkan dengan sikapnya terhadap buruh. Setiap artikel koran di Eropa yang ditulis untuk mengenang Thatcher, selalu mengangkat kebijakannya yang keras dalam menghadapi persatuan buruh. Pada tahun 1984, Thatcher berhadapan dengan aksi mogok masal yang dilakukan persatuan nasional pekerja tambang (National Union of Mineworkers). Aksi mogok tersebut berlangsung selama satu tahun, sebelum akhirnya kelompok buruh menyerah karena Thatcher tidak bergeming dengan keputusannya untuk melakukan privatisasi pertambangan. Di tengah demo buruh yang masif, apakah pemerintah Indonesia harus meniru kebijakan Thatcher tersebut?


Kajian Kampus

Menjadi Ekonom Qurani Oleh : Aris Anwaril Muttaqin, Lc, M.Si Menjadi ekonom merupakan impian bagi banyak orang. Salah satu harapan dari berdirinya Fakultas Ekonomi dan Bisnis adalah melahirkan para ekonom. Untuk menjadi ekonom pasti membutuhkan belajar dan usaha yang sungguh-sungguh. Hal yang sama juga berlaku bagi yang ingin menjadi ekonom qurani. Belajar dan usaha yang diperlukan jauh lebih besar dari pada sekadar Ekonom. Mengapa demikian? Selain belajar melalui fakta-fakta empiris dan rasional (‘aqliyah), ekonom qurani juga perlu belajar dari petunjuk-petunjuk ilahiyah (naqliyah). Oleh karena itu, menjadi ekonom qurani berarti menjadi seseorang yang bisa memadukan antara pengetahuan ‘aqliyah dan naqliyah secara bersamaan di bidang ekonomi. Al Quran sebagai Rujukan Apakah Al Quran bisa dijadikan rujukan ilmu ekonomi yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah? Bisa. Al Quran bisa dipertanggungjawabkan keautentikannya secara ilmiah, mulai dari proses diturunkannya kepada Nabi Muhammad SAW hingga mushaf yang ada di tangan kita sekarang. Meski demikian, realitas penggunaanya masih sangat minim bahkan nyaris dilupakan. Hal ini bisa dilihat dari minimnya buku-buku referensi sepert Filsafat Ekonomi, Manajemen, Pengantar Akuntansi, dan sebagainya yang merujuk kepada Al Quran. Jangankan menemukan ayat, menyebutkan nilai-nilai ekonomi yang terkandung dalam Al Quran saja untuk kita temukan pada buku-buku tersebut. Hal ini terjadi tentu karena beberapa faktor. Salah satu faktor yang menyebabkan tidak dijadikannya kitab suci (termasuk Al Quran) sebagai rujukan adalah cara pandang dikotomik yang memisahkan antara agama dan pengetahuan. Cara pandang ini mengharuskan dipisahkannya antara agama dan pengetahuan. Dengan demikian ekonomi sebagai pengetahuan secara otomatis harus dijauhkan dari agama. Sementara Al Quran sebagai kitab dari agama Islam tentu juga harus dijauhkan dari pengetahuan, yaitu ekonomi. Dengan begitu Al Quran dan ilmu Ekonomi menjadi terpisah. Cara pandang dikotomik ini sejalan dengan pemikiran kaum orientalis yang ingin menghancurkan manusia, khususnya umat Islam. Salah satu cara yang dilakukan adalah membuat ragu mengenai isi dari Al Quran. Salah seorang tokoh orientalis, Goldziher Margelot mengatakan bahwa Al Quran adalah perkataan Nabi Muhammad SAW sendiri yang sering diganti dan dirubah sesuai dengan situasi dakwah, kondisi lingkungan dan lain sebagainya. John Pitt, seorang tokoh orientalis juga menulis dalam bukunya A True and Faithful Account of Religion and Manner of Muhammadens bahwa Al Quran bukan wahyu Allah SWT, lebih lanjut dia mengatakan bahwa Al Quran merupakan kumpulan dongeng dan legenda kepalsuan yang penuh dengan pertentangan dan membingungkan antara ayat satu dengan ayat lainnya (Miftakhul; 2014). Hal ini tentu merupakan cara pandang yang salah. Berdasar pada Al Quran (QS. An-Najm 3-4) yang berbunyi “Dan tidaklah yang dicuapkannya (Muhammad SAW) itu menurut keinginannya. Tidak lain (Al Quran itu) adalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)”

siapakah yang akan memberi tahu cara pengoperasianya? Tentu pencipta peralatan tersebut. Misalnya peralatan itu adalah televisi (TV). Untuk menyalakan, tekan tombol turn on. Untuk mematikan televisi, silahkan tekan tombol turn off. Untuk mengeraskan suara, silahkan tekan tombol volume (+). Untuk mengecilkan suara, silahkan tekan tombol volume (-). Tumpukan karton TV maksimal 3 buah. Jangan dibanting. Jangan terkena air, nanti bisa rusak, dan masih banyak lagi petunjuk-petunjuk yang lain. Andai manusia bisa diibaratkan seperti mesin, maka manusia adalah mesin yang paling rumit. Siapa yang menciptakan mesin paling rumit berupa manusia ini? Tuhan, sang Pencipta. Orang Islam menyebutnya Allah SWT. Jika manusia lebih rumit dibanding mesin, maka kebutuhan akan buku panduan tentu jauh lebih besar dari pada sekadar mesin. Buku petunjuk itulah yang kita sebut dengan Al Quran. Al Quran adalah firman Allah berupa ayat-ayat yang bisa menjadi petunjuk untuk kebahagiaan hidup manusia. Al Quran terdiri dari 6236 ayat yang terbagi dalam 114 surat atau 30 juz. Jika kita telaah satu per satu ayatnya, maka kita akan menemukan banyak petunjuk mengenai berbagai bidang kehidupan, termasuk ekonomi. Ayat–ayat Al Quran yang bisa dijadikan petunjuk dalam bidang ekonomi sangat banyak. Salah satu contohnya adalah ayat tentang kewajiban memenuhi kontrak. Dalam menjalankan kegiatan ekonomi, pelaku ekonomi seringkali membuat kontrakkontrak (kesepakatan) baik secara lisan maupun tertulis. Alquran memberikan petunjuk agar pelaku ekonomi dapat melaksanakan kontrak yang telah disepakati secara bersama dengan penuh tanggung jawab. Dalam hal ini, Allah SWT berfirman “Hai orangorang yang beriman, penuhilah janji-janji (kontrak) kalian” (QS. Al-Maidah:1) Banyak pelaku ekonomi yang karena mereka selalu memenuhi kontrak dengan rekan-rekannya sehingga kepercayaanya semakin tinggi dan usahanya semakin berkembang pesat. Namun tak sedikit juga pelaku ekonomi yang meingingkari kontrak – seperti kontrak dalam pelunasan hutang- yang berakibat pada kebangkrutan usaha, terputusnya hubungan baik dengan rekan-rekan, bahkan terjadi kasus kriminalitas. Bagi pelaku ekonomi, memenuhi kontrak ataupun tidak adalah sebuah pilihan. Keputusan ada di tangan pelaku ekonomi. Sementara Al Quran hanya memberikan petunjuk saja bagi pelaku ekonomi. Mengaji dan Belajar Mengaji merupakan hal sederhana yang bisa dilakukan agar bisa mendekatkan ilmu ekonomi dengan Al Quran. Mengaji bisa dilakukan secara individu maupun kelompok. Bisa melalui grup Whats App (WA), berkumpul di masjid atau tempat-tempat yang lain. Selain itu, belajar memahami Al Quran melalui diskusi, kajian atau seminar juga bisa diadakan untuk mempermudah pemahaman mengenai Al Quran. Kemudian pemahaman yang telah diperoleh baik dari Al Quran maupun ilmu ekonomi bisa diaktualisasikan melalui karya tulis seperti buletin, majalah, makalah, jurnal dan lain-lain. (nw)

Mencari Petunjuk Ekonomi melalui Al Quran Al Quran ibaratnya seperti buku petunjuk. Jika kita melihat peralatan baru yang belum pernah kita ketahui sebelumya,

EDENTS

Volume 2 Edisi XXV Tahun 2016

49


Majalah 25  
Majalah 25  

Majalah Edents Vol. 2 Edisi XXV membahas tentang ekonomi berbasis teknologi dan pengaplikasian teknologi dalam aktivitas ekonomi di Indonesi...

Advertisement