Page 1

1

RABU 24 JULI 2013 NO.0166 | TAHUN II Koran Madura

RABU

Harga Eceran Rp 3.500,- Langganan Rp 70.000,-

24 JULI 2013

Ketua MPR: Demokrasi Indonesia Terlalu “Ribut” JAKARTA- Ketua MPR Sidarto Danusubroto merasa prihatin dengan praktek demokrasi di Indonesia yang terlalu ribut atau hingar bingar. “Keriuhan demokrasi sudah memprihatinkan,” katanya dalam tausiyah politik menjelang berbuka puasa di Pusat Pengkajian Strategi Nasional (PPSN) di Jakarta, Selasa malam. Hadir dalam buka puasa itu pendiri PPSN mantan Menko Polkam Widodo AS, Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin, Prof Jusuf

Goenawan, Wamentan Rusman, dan Kabulog Soetarto Alimuso. Sedangkan tausyah Ramadhan disampaikan Ketua PBNU KH Said Agil Sjiradz. Menurut Sidarto demokrasi yang terlalu ‘noisy’ belum bisa terima oleh bangsa Indonesia. “Demokrasi di Korsel orangnya sudah pinter dan perutnya kenyang. Di Indonesia belum kenyang perutnya,” kata mantan anggota Komisi I DPR itu. Keriuhan demokrasi itu, katanya, diramaikan oleh pengu-

saha dan artis yang masuk parlemen. “Itulah demokrasi kita. Tapi kita tidak perlu kembali ke masa lalu, tidak otoriter seperti dulu. Untuk kembali ke pra reformasi tidak mungkin,” katanya lagi. Dalam tausiyah bidang kebangsaan dan kenegaraan itu Sidarto meneekankan perlunya kajian soal demokrasi yang makin ribut itu. Ia juga mengatakan perlu dikaji juga distribusi kekuasaan pusat dan daerah. “Bupati tak hirau gubernur,

gubernur tak hirau presiden. Ada bupati yang ditanya gubernur jawab apa urusannya tanya tanya kemana saya mau pergi,” katanya. Ketua MPR yang baru dilantik beberapa pekan itu meminta agar kajian PPSN dibangkitkan kembali. Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin mengaku kajian-kajian PPSN perlu digalakkan lagi. “Apa yang disampaikan pak Sidarto itu menjadi keprihatinan kita semua,” demikian Sjafrie Sjamsoeddin. (ant/ kus/beth)

Jadwal 1434 H

Maghrib

17:30

Isya

Imsak

Subuh

18:44

04:13

04:23

*Untuk Surabaya dan sekitarnya

JELANG PILPRES 2014

Golkar akan Evaluasi Pencapresan ARB KULON PROGO- Ketua Dewan Penasihat Partai Golongan Karya Akbar Tanjung mengatakan partainya akan mengevaluasi pencalonan Aburizal Bakrie sebagai presiden pada Pemilu 2014. Akbar Tanjung di Kulon Progo, Selasa, mengatakan Aburizal Bakrie (ARB) yang digadang sebagai capres memiliki elektabilitas yang rendah dibandingkan dengan calon yang berkembang di masyarakat seperti Prabowo dan Joko Widodo. “Kami dari partai terus mencermati elektabilitas ARB. Kami ingin mengetahui sejauhmana masyarakat menilai calon presiden dari Partai Golkar,” kata Akbar usai berbuka puasa di DPC Golkar Kulon Progo. Menurut dia, waktu untuk memulihkan elektabilitas ARB cukup panjang. Saat ini, elektabilitas ARB belum menunjukan kenaikan yang signifikan. “Waktu masih sangat panjang, masih ada waktu untuk memperbaiki elektabilitas. Kalau nanti tidak ada kenaikan elektabilitas ARB, kami akan melakukan evaluasi penyebabnya dan akan menjadi dasar untuk menentukan langkah-langkah Golkar kedepan,” kata dia. Selain itu, ia mengatakan elektabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap Partai Golkar sangat menurun. Hal ini disebabkan, tidak bekerjanya mesin politik tingkat bawah secara optimal. Tidak bekerjanya mesin politik menyebabkan beberapa pemilihan kepala daerah (pilkada) calon yang diusung Golkar kalah. Kekalahan yang dialami Golkar yakni Pilkada DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. “Ini menjadi basis pemikiran kami untuk menghadapi agenda-agenda organisasi seperti agenda politik. Tentu, mesin politik Golkar harus diperbaiki untuk menghadapi Pemilu 2014,” katanya. Menurut dia, untuk menjadi partai pemenang Pemilu 2014, haruslah ada konsolidasi yang kuat diinternal partai. Ia mengakui, PDI Perjuangan tingkat konsolidasi internal sangat kuat, sehingga mampu memenangkan Pilkada di DKI Jakarta dan Jawa Tengah. Meski di Sumatera Utara dan Jawa Barat, calon yang diusung PDIP tidak menang tetapi perolehan suara sangat signifikan dibanding Golkar. “Partai yang dianggap solit dan terkonsolidasi itu ditandai dengan kesiapan dalam pilkada-pilkada. PDIP menang dalam beberapa pilkada, meski tidak menang suara PDIP cukup tinggi. Ini menjadi bahan evaluasi kami dalam Pemilu 2014,” katanya. (ant/sut))

ant/widodo s. jusuf

CHELSEA FC ASIA TOUR 2013. Seorang penggemar membentangkan poster ketika menunggu kedatangan tim sepakbola Chelsea FC di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (23/7). Chelsea FC akan menggelar sejumlah kegiatan di Indonesia sebagai bagian dari rangkaian tur pramusim klub sepak bola liga Inggris tersebut. Berita di halaman 16

Indonesia Tidak Termasuk Negara Ramah Anak JAKARTA- Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Badriyah Fayumi mengatakan Indonesia belum mampu mewujudkan suatu sistem yang ramah anak, meskipun terjadi kemajuan pada beberapa pelayanan untuk pemenuhan hak anak. “Kami mengapresiasi adanya kemajuan-kemajuan dalam upaya pemenuhan hak-hak dasar anak, tetapi di sisi lain perlindungan anak dari kekerasan, diskriminasi, eksploitasi itu masih amat sangat minim,” kata Badriyah Fayumi ketika berkomentar terkait dengan peringatan Hari Anak Nasional 2013 di Jakarta, Selasa. Ia menjelaskan suatu sistem perlindungan anak perlu dibangun baik di tingkat nasional maupun daerah untuk mewujudkan Indonesia yang ramah anak. “Dan implementasikan sistem tersebut di berbagai tempat, dimana anak harus mendapat perlindungan yang maksimal, seperti di dalam keluarga, sekolah, lingkungan pergaulan, termasuk ketika berhadapan dengan hukum,” katanya. Ia mengemukakan perlunya sinergi

antara pemerintah, masyarakat, keluarga, dan orang tua untuk memastikan bahwa anak-anak mendapat perlindungan secara maksimal melalui sistem tersebut. Badriyah mencontohkan tentang suatu sistem yang perlu dibangun untuk

perlindungan anak, antara lain negara meyiapkan petugas pelayanan sosial yang siap sedia ketika terdeteksi terdapat anak yang mendapat kekerasan, dimana dalam hal ini masyarakat langsung ikut berperan. (ant/sel/beth)

PEMILIHAN WAWALI SURABAYA

Pansus Berkonsultasikan ke Kemendagri SURABAYA - Pansus Pemilihan Wakil Wali Kota (Wawali) Surabaya akan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagari) mengenai mekanisme kuorum dalam pemilihan wawali yang selama ini diperdebatkan kalangan anggota dewan setempat. “Besok (24/7), kami akan konsultasikan pemilihan wawali pengganti Bambang Dwi Hartono ini ke Kemendari,” kata Ketua Pansus Pemilihan Wawali DPRD Surabaya Irwanto Limantoro, di Surabaya, Selasa. Menurut dia, ada beberapa item hasil revisi draf tata

tertib pemilihan wawali oleh Gubernur Jatim yang diperdebatkan kalangan anggota Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Surabaya, salah satunya yang paling penting adalah mekanisme kuorum dalam pengambilan keputusan. Dalam draf tata tertib yang diusulkan ke Guber-

nur tersebut menggunakan setengah dari jumlah anggota DPRD Surabaya sudah bisa dikatakan kuorum, sedangkan ada usulan lain kuorum dari Gubernur Jatim harus tiga perempat dari jumlah anggota dewan. “Dua-duanya sama-sama sah. Kalau setengah menggunakan PP baru, sedangkan tiga perenpat menggunakan PP lama,” katanya. Untuk itu, lanjut dia, agar tidak ada celah atau persoalan pada saat proses pemilihan wawali ke depan,

maka pihaknya akan konsultasikan revisi draf tersebut ke Kemendari. “Kita tanyakan ke Kemendagri, apakah draf tersebut tersebut sudah benar atau belum,” katanya. Sebelumnya, rapat banmus membahas hasil revisi draf dari gubernur berlangsung tegang. Sejumlah anggota Banmus menilai pansus belum siap melaporkan hasil revisi draf tersebut ke rapat banmus sehingga tidak bisa dipaksakan untuk di rapat paripurnakan. (ant/kim/beth)

g PAMANGGHI

Ronaldo Oleh : Muhammad Fadillah

Kepala Pelaksana BPBD Sumenep

Siapa tak kenal sosok Ronaldo si julukan CR7. Seantero dunia pasti mengenalnya, dari pelosok desa sampai kota, dari anak SD sampai Perguruan Tinggi tahu Ronaldo setidaknya mereka pakai jerseynya. Bintang kulit bundar ganteng, kaya dengan bayaran termahal dan low profile yang kepiawaiannya beroperasi di sektor kanan sering mengundang decak kagum mania bola. Istimewa, super sudah pasti dikagumi. Namun pada sosok yang lain ternyata seorang Ronaldo sangat peduli penyelamatan lingkungan dan korban bencana. Di tengah-tengah kesibukan berkompetisi bersama Real Madri, ia masih sangat memperhatikan lingkungan. Di Bali, beberapa waktu lalu ia mengkampanyekan Penyelamatan Lingkungan Mangrove. Berduet dengan RI 1, ia terjaun langsung ke pinggirpinggir patai. Sungguh sebuah sikap yang manis, yang hanya atas dasar panggilan nurani karena se dollar pun tidak menerima bayaran walau ia datang dengan jet pribadinya. Sosok kemanusiaan lain ia juga tunjukkan pada Republik ini ketika terBanyak kemajuan yang jadi tzunami diraih manusia Aceh Desember 2004. Ia membawa sempatkan dampak buruk mengunjungi terhadap Aceh dengan kelangsungan bertemu korlingkungan ban bencana tsunami Martunis, seorang bocah yang 7 hari terapung di laut namun selamat. Kepeduliannya terhadap lingkungan dan korban bencana tentu menjadikan kita berpikir bahwa masalah lingkungan dan bencana adalah tugas mulia yang harus dibalut dengan ke ikhlasan diri untuk berbuat oleh siapapun. Menjadi tanggungjawab bersama ummat manusia, tanpa ada batasan suku, bangsa, agama maupun profesi. Ronaldo di sini menyadari bahwa manusia sebagai penguasa lingkungan hidup di bumi berperan besar dalam menentukan kelestarian lingkungan hidup. Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang berakal budi karenanya harus mampu berfikir penyelamatan lingkungan. Namun dalam kehidupan keseharian, sering yang dilakukan manusia tidak diimbangi pemikiran akan masa depan pelestarian lingkungan generasi berikutnya. Banyak kemajuan yang diraih manusia membawa dampak buruk terhadap kelangsungan lingkungan hidup dalam wujud kerusakan lingkungan hidup. Bisa jadi faktor manusia inilah barangkali yang ingin ditunjukkan seorang Ronaldo kepada dunia bahwa lingkungan merupakan bagian dari bumi kita yang harus diselamatkan bersama dari bencana. Mungkin perlu diingat bahwa secara moral Tuhan menegaskan tentang perlunya penyelamatan lingkungan, sebagaimana ditegaskan dalam firmanya, “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia. Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar,” QS[30] 41. Kita tentu berharap kehadiran Ronaldo di Indonesia sebagai Duta Penyelamatan Mangrove di Bali, dapat menginspirasi penyelamatan lingkungan dan bukan justru membumi hanguskan dan memberangus keberadaan lingkungan untuk kepentingan pembangunan seperti yang ditunjukkan Pemkab Polewali Mandar Sulwesi Barat yang membabat habis 1000 ha hutan Mangrove untuk kepentingan pembuatan lahan tambak pemberdayaan masyarakat. Bravo CR7. =

Berpuasa Matrawi kecil yang mulai dikenalkan dengan ibadah puasa siang itu petantang-petenteng dan bercerita pada kakeknya bahwa sekalipun ia masih kecil, namun ia sudah puasa. “Ah masak kamu sudah puasa” goda sang kakek. “Iya, sumpah deh” “Lha, kalo puasa tadi kamu kok Minum air putih?” “O, itu... itu biar puasany kuat kek” Jawab Matrawi enteng.

Cak Munali


2

SUMENEP

RABU 24 JULI 2013 NO. 0166 | TAHUN II

PERUNDANG-UNDANGAN

Dewan Diminta Segera Selesaikan Perda Migas

N

TADARUS AL-QURAN. Seorang warga sedang mengaji Al-Qur’an di masjid sembari menunggu waktu berbuka. Pada setiap Ramadhan, banyak umat muslim berusaha melakukan khatam Al Quran hingga beberapa kali karena diyakini pahalanya jauh lebih banyak dari bulan selain Ramadhan

Cuaca Buruk Menghadang Kapal Lima Rumah Warga di Saronggi Diterjang Ombak SUMENEP – Cuaca buruk masih menjadi kendala pelayaran kapal ke sejumlah kepulauan Sumenep. Hal ini peristiwa musiman, dan pemerintah belum bisa mengatasi masalah tersebut. Warga kepulauan mengeluhkan tidak bisa berlayarnya kapal saat cuaca ekstrem, apalagi saat ini warga kepulauan yang merantau ke luar daerah melakukan mudik. Kapal Dharma Bahari Sumekar (DBS) I yang biasa melayani pelayaran ke Pulau Kangean, Selasa (23/7), tidak bisa melakukan pelayaran akibat cuaca ekstrem. Gelombang laut mencapai ketinggian 3,5 meter. Kapal menunggu cuaca membaik untuk kembali melakukan pelayaran. Pantauan Koran Madura di Pelabuhan Kalianget, ratusan motor mengantre menunggu pemberangkatan kapal. Angkutan barang sejak memasuki bulan puasa semakin meningkat. Sejumlah mobil angkutan barang mengantre. Manager Operasional Kapal Dharma Bahari Sumekar 1, Bambang Suprio, mengatakan, berdasarkan informasi dari BMKG Cabang Kalianget, cuaca saat ini kembali ekstrem. “Kami gagalkan pemberangkatan sampai cuaca normal kembali,” paparnya. Sesuai jadwal, Kapal DBS 1 mestinya berlayar ke Pulau Kangean pada hari Selasa sore. Namun, karena kecepatan angin mencapai 30 knot per jam dan gelombang 3,5 meter, pihaknya instruksikan agar pelayaran ditunda demi keselamatan penumpang.

Untuk memastikan cuaca kembali normal dan pelayaran kapal diberangkatkan, pihaknya akan menunggu selama lima hari ke depan. Pihaknya meminta penumpang bersabar untuk menunggu cuaca hingga kembali normal. Jika cuaca sudah membaik, katanya, pihaknya akan mengumumkan keberangkatan kapal. Sementara Kepala BMKG Kalianget, Joko Sulistyo, melalui stafnya, Hendri, menyatakan, dalam tiga hari ke depan cuaca ekstrem diperkiran tetap akan tinggi. Ketinggian di perairan Sumenep dan sekitarnya mencapai kecepatan angin 50 km per jam dan gelombang untuk perairan Kangean mencapai 3,5 meter, dan perairan Masalembu mencapai 3 meter. ‘’Kecepatan angin ratarata 50 km per jam dan tinggi gelombang mencapai 3,5 meter terutama perairan Kangean,’’ jelasnya. Dia berharap, selama tiga hari ke depan untuk pelayaran di Kabupaten Sumenep lebih baik ditunda guna menjaga keselamatan kapal di

SUMENEP - Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Sumenep (FKMS) Eko Wahyudi meminta DPRD setempat untuk segera menyelesaikan peraturan daerah tentang minyak dan gas bumi. Ia mempertanyakan kredibilitas Komisi D yang punya inisiatif untuk mengatur hal itu. “Terutama Komisi B dalam hal yang punya tugas merampungkan raperda tersebut. Apalagi, selain kami sering melakukan aksi agar migas segera di atur, raperda tersebut juga datang dari pihak komisi. Jadi, ini terkesan lamban, maka Komisi B telah melanggar komitmennya sendiri,” katanya, Selasa (23/7). Eko secara tegas menyatakan bahwa jika raperda migas masih terus menggelinding, tidak ada langkah konkret dari Komisi B, jangan salah jika mereka kembali melakukan aksi demo. “Sebab, raperda seperti sangat dibutuhkan di Sumenep mengingat ada banyak perusahaan migas yang tidak berizin dan teratur,” tegasnya. Menanggapi hal itu, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sumenep Bambang Prayogi menjelaskan, raperda migas masih masih dalam tahap mengumpulkan referensi. Karena menurutnya, untuk Raperda sangat merancang peraturan daerah dibutuhkan di yang masih langka di IndoSumenep mengingat nesia, Komisi B tidak ingin ada banyak terburu-buru. Pihaknya ingin perusahaan migas raperda yang akan dibuat yang tidak berizin nanti benar-benar sesuai harapan banyak kalangan. dan teratur “Jadi inisiatif adanya raperda ini harus dibuat penuh hati-hati dan serius, karena Eko Wahyudi kalau perda terbentuk takut Ketua Forum Komunikasi dengan terburu khawatir Mahasiswa Sumenep melampaui wewenang kita, karena kita harus membedakan mana yang boleh diatur daerah mana yang tidak boleh,” uacapnya saat ditemui di ruang komisi, Selasa (23/7). Bambang menambahkan bahwa kini, pihaknya masih dalam mengumpulkan referensi-referensi demi rumusan raperda yang akan dibuat. Bahkan Komisi B sudah melakukan studi ke daerah yang memberlakukan perda migas itu, seperti Ponorogo dan Banyuasin, Pelembang. “Kami semua sudah bergerak untuk mengumpulkan referensi, baik dari internet maupun melakukan konsultasi ke daerah-daerah yang ada perda tentang itu,” tambahnya. Menurut Politisi dari PDI Perjuangan tersebut, membuat perda migas itu tidak semudah yang dibayangkan, sebab dalam penentuan dan proses rancangan Raperda itu tidak hanya dalam forum dan rapat komisi B, tetapi perlu melibatkan banyak satker atau instansi terkait, sehingga selain butuh waktu lama juga butuh pemikiran yang matang dan penuh hati-hati. “Nanti juga ada BLH, Bappeda, Dinas Perdagangan, dan banyak instansi lainnya yang akan diundang untuk dibahas secara satu-persatu, termasuk kami juga kami akan minta tanggapan dan masukan dari mahasiswa,” papar Bambang. Ditanya kapan Komisi B DPRD Sumenep akan menyelesaikan perda tersebut, Bambang pastikan perda itu akan diselesaikan sebelum purna jabatan Dewan, yakni tahun 2014 nanti, “Sebelum purna tugas, perda insya Allah sudah selesai,” jawabnya. Jika Kabupaten Sumenep benar-benar mampu membuat raperda tersebut, katanya, maka Sumenep menjadi Kabupaten ketiga setelah Ponorogo dan Banyuasin yang memiliki perda migas. Karena daerah yang memberlakukan Raperda migas di Indoensia hanya dua daerah/kabupaten, yakni Ponorogo dan kota Banyuasin. (sym/mk)

BULAN PUASA laut. ‘’Lebih baik untuk sementara jangan berlayar dulu,’’ harapnya. Aktivitas Lumpuh Secara terpisah, ratusan nelayan di Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, tidak bisa beraktivitas akibat ketinggian ombak yang mencapai 3,5 meter. Sejumlah perahu terlihat ditambatkan di bibir pantai. Mereka tidak berani melaut karena khawatir mengancam keselamatan jiwa. Namun, ada sebagian nelayan yang tetap melaut, tapi harus kembali karena tidak bisa melanjutkan perjalanan akibat tingginya ombak dan kencangnya aingin. “Sejak tiga hari lalu gelombang sudah tidak bersahabat, dan yang paling tinggi terjadi sejak tadi malam,” ujar Imam, nelayan Lobuk, Selasa (23/7). Dirinya dan sejumlah nelayan menganggur akibat tidak bisa melaut, dan kalaupun memungkinkan cuma memancing di pinggir pantai untuk sekedar memenuhi kebutuhan belanja sehari-hari. “Ya mau gimana lagi, pak, habis kalau dipaksakan kita cuma mengantar nyawa sia-sia,” imbuhnya. Ombak Sedangkan ketinggian ombak yang mencapai 3,5 meter mem-

buat lima rumah di Dusun Tanjung, Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi. Ombak besar yang datang secara tiba-tiba menghantam sejumlah rumah penduduk, dan membuat sejumlah warga berlarian untuk menyelamatkan diri. Lima rumah warga yang berdiri di tepi pantai rusak parah bahkan terhanyut ombak. Tangkis laut sepanjang 1 km jebol, dan 30 kerambah rumput laut milik warga hilang dihanyut ombak. Berdasarkan pantauan Koran Madura di lapangan, kelima rumah tersebut, ada yang terhanyut semua, dan juga ada sebagian yang masih utuh. Namun kondisinya sangat memprhatikan. Menurut Abdur Rasyid (36), salah satu saksi mata, mengatakan, dirinya sempat mengira akan terjadi tsunami saat melihat gulungan ombak yang disetai angin kencang dari arah timur. Sejumlah masyarakat berteriak histeris sambil lari kearah bukit yang lebih tinggi. “Kejadianya itu sangat cepat. Bahkan, air itu seakan mengikuti arah warga yang berusaha menyelamatkan diri,” katanya. Bahkan, menurutnya, warga yang berlarian itu, sempat meneriakkan adanya tsunami. ”Ada tsunami, ada tsunami,” katanya, menirukan terakan warga. Namun, tidak beberapa selang lama dari kejadian itu, warga sekitar kembali berbondong-bondong ke rumahnya masing-masing. Setelah kembali puing-puing rumah yang berserakan

mengejutkan sejumlah warga. Sebab tidak sedikit rumah warga yang terhanyut arus ketengah laut. ”Setelah kami kembali, tidak tahunya rumah kami hampir tidak ada. Semuanya, telah digulung ombak,” kata Hamid. Sementara Ketua RT. 03 Dusun Tanjung, Sahari (50) mengatakan, dirinya mengaku tidak mengetahui secara pasti akan kejadian itu. Pihaknya tahu setalah mendapatkan laporan dari sejumlah warga setempat. Dan langsung langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada camat setempat serta Tim Tanggap Bencana Alam (Tagana). ”Awalnya saya kurang begitu percaya dengan kejadian tersebut. Tapi setelah melihat langsung, baru saya percaya dan melaporkan kejadian yang menimpa warga ke camat serta tim tagana” ungkapnya. Sehingga tidak lama kemudian, Camat Saronggi, Sunaryo, langsung melakukan sidak ke lapangan bersama tim tagana untuk memastikan kejadian serta total kerugian. Selain itu pihaknya juga mendata kerusakan serta memotret rumah warga yang rusak sebagai bahan laporan. Hingga berita ini diturunkan, tim tagana masih belum mematikan atas kerugian yag dialami warga. Namun yang pasti kerugian tersebut mencapai ratusan juta. Sementara kali ini, para korban yang rumahnya roboh berat masih menumpang di rumah sanak saudaranya. (athink/sai/edy/mk)

Kebutuhan Darah Turun 70 Persen

SUMENEP – Pada bulan Ramadlan tahun ini, kebutuhan darah di Kabupaten Sumenep menurun sekitar 70 persen atau hanya 100 kantong, dari 400 kantong kebutuhan di luar bulan Ramadan. Berkurangnya kebutuhan darah itu diprediksi karena berkurangnya orang sakit, terutama penderita yang butuh darah tambahan. Ketua Umum PMI Sumenep Kurniadi mengatakan, kebutuhan darah di bulan puasa ini hanya sekitar 30 persen dari 400 kantong di luar puasa. Di bulan puasa ini hanya 100 kantong yang dibutuhkan oleh warga. Hal itu dibuktikan oleh data kebutuhan darah di PMI Sumenep. Kebutuhan darah yang mengalami penurunan ini diduga minimnya warga yang sakit karena berkah bulan puasa ini. ‘’Kalau kami lihat, jumlah kebutuhan darah di PMI di bulan puasa ini memang menurun. Alhamdulillah, berarti kan orang sakit menurun juga. Mungkin karena warga sedang berpuasa,’’ kata Kurniadi di kantornya, Selasa (23/7). Dia menjelaskan, kondisi

stok darah di PMI Sumenep selama ini, baik di bulan puasa maupun di luar puasa memang tidak pernah banyak, namun jika ada warga yang butuh tidak pernah kurang atau terpenuhi. Sebab, ada pendonor darah aktif dan pasif yang siap dipanggil kapanpun. ‘’Selama ini tidak pernah tersimpan dengan banyak, darah di bank darah PMI itu, kecuali ada kegiatan nasional seperti HUT Bhayangkara dan hari Adiaksa. Tapi tetap tidak pernah kekurangan, kalau ada yang butuh pasti terpenuhi,’’ ujarnya. Kurniadi mengungkapkan, untuk memenuhi kebutuhan darah, biasanya dipenuhi oleh pendonor darah pasif yakni mereka yang biasa mendonorkan itu, tinggak dihubungi oleh petugas PMI. Para pendonor darah itu mendatangi PMI untuk mendonorkan darahnya. Untuk pendonor aktif saat ini sekitar 150 orang yang rutin tiap tiga bulan melakukan donor darah. ‘’Sedangkan pendonor pasif sebanyak 300 lebih pendonor. Mereka siap dipanggil kapan pun jika dibutuhkan,’’ urainya. Lebih lanjut dia menuturkan, jumlah pendonor di kota Sumekar ini memang minim, kesadaran masyarakaat untuk donor masih kurang sehingga diharapkan kedepan para pendonor aktif maupun pasif bisa bertambah. ‘’Karena kebutuhan darah terus bertambah, kecuali di bulan puasa ini,’’ tukasnya. (rif/mk)


SUMENEP

3

RABU 24 JULI 2013 NO. 0166 | TAHUN II

Terduga Aliran Menyimpang Tidak Menghadiri Sidang Mediasi SUMENEP – Warga Desa Desa Bataal Timur dan Desa Bataal Barat, Kecamanatan Ganding, Selasa (23/7) menggelar mediasi dugaan aliran menyimpang di Masjid Nurul Falah, Dusun Sumber Tonggal, Desa Bata’al Timur. Kegiatan itu untuk meminta klarifikasi terkait dugaan aliran menyimpang. Namun, kegiatan tersebut tidak membuahkan hasil karena lima warga yang dituduh menganut aliran menyimpang tidak hadir. TO warga Desa Bataal Barat, dan WA, HO, AN, dan FA warga Desa Bataal Timur, diduga menganut aliran menyimpang. Dakwah lima pria tersebut meresahkan warga karena ditengarai mencederai terhadap kebenaran agama yang telah dianut warga setempat selama ini. Hamidi, tokoh masyarakat setempat mengatakan, di-

rinya bersama temannya, Taufik mengaku telah melakukan observasi terkait isu yang sedang berkembang dikalangan masyarakat. Dari hasil ovservasinya di lapangan, pihaknya menyatakan lima orang itu telah keluar dari syariat Islam. ”Memang benar, dari observasi yang dilakukan kami, diantaranya telah mengaku tidak usah shalat. Melainkan hanya cukup dengan niat saja. Bahkan, dua kalimat syahadat itu dikatakan persaksian palsu,” katanya dalam forum diskusi itu. Warga lain yang enggan namanya disebutkan men-

gatakan, beberapa bulan lalu ada prilaku yang berubah dari puteranya. Salah satunya mulai tidak mau melaksanakan ibadah yang diperintahkan agama. Padahal, sebelumnya anaknya tersebut termasuk anak yang giat beribadah. ”Anak saya sekarang sudah tidak melaksanakan salat termasuk salat Jum’at. Padahal, sebelumnya ia dikenal sebagai pemuda yang rajin menjalankan perintah agama,” jelasnya. Pria berkulit putih itu bercerita pernah menegur anaknya sendiri. Namun, teguran itu tdak digubris, malah sebaliknya prilaku yang menyimpang itu semakin menjadi. ”Sejak mengikuti aliran tersebut anak saya sering membuat saya sakit hati,” jelasnya. Sementara Muhammad Hasip, tokoh masyarkat yang memprakarsai petemuan

tersebut mengatakan, dilaksanakannya mediasi itu bukan untuk menghakimi terhadap lima penganut aliran itu. Melainkan pihaknya khawatir jika dibiarkan warga melakukan aksi-aksi anarkistik. ”Siapa tahu dengan adanya mediasi ini, penganut itu bisa sadar dan tidak lagi membuat masyarakat resah,” jelasnya. ”Kami harapkan, pertemuan ini tidak hanya seremonial saja, melainkan harus ada jalan keluarnya. Sebab, kalau dibiarkan dihawatirkan ada tindakan anarkis dari masyarakat,” imbuhnya. Tampak hadir pada acara mediasi tersebut dari Majlis Ulama Indonesia (MUI) Sumenep, pihak kepolisisan dari Mapolsek Ganding, Muspika, tokoh agama dan tokoh masyarakat dari dua desa tesebut. (edy/mk)

PULANG KAMPUNG

Waspadai Kriminalitas saat Mudik

Sejumlah pehobi fotografi melakukan pemotretan model di Wisma Haji Kota Madiun, Jatim, Selasa, (23/7). Kegiatan tersebut digelar dengan tujuan mengasah kemampuan fotografer dalam memotret model sekaligus menunggu waktu buka puasa (ngabuburit).

PEMILU

DPS Pemilu 2014 Mencapai 915.204 Jiwa SUMENEP - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mulai mengumumkan daftar pemilih sementara (DPS) Pemilu 2014 yang tercatat sebanyak 915.204 orang. “Kami menetapkan DPS Pemilu 2014 beberapa waktu lalu dan sekarang jajaran kami telah mengumumkan DPS tersebut,” kata komisioner KPU Sumenep Ali Fikri di Sumenep, Selasa. Ia menjelaskan bahwa pengumuman DPS meru-

pakan hal yang penting dan harus dilakukan jajaran KPU untuk diketahui sekaligus ditanggapi oleh warga. “Kami berharap warga Sumenep berperan aktif untuk memastikan namanya tercatat sebagai pemilih Pemilu 2014. Silakan lihat dan cek DPS yang sudah diumumkan oleh jajaran kami dengan cara ditempel di sejumlah lokasi strategis di masing-masing desa,” ujarnya. Kalau namanya tidak tercatat di DPS, kata dia, warga dipersilakan melaporkannya

kepada panitia pemungutan suara di desanya masing-masing supaya namanya dimasukkan ke DPS, karena setiap warga berhak memberikan suaranya pada Pemilu 2014. “Kami sangat membutuhkan peran aktif warga supaya mereka yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih pada Pemilu benar-benar tercatat sebagai pemilih,” ucapnya. Ia juga mengemukakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan jajarannya di desa maupun kecamatan

untuk segera menindaklanjuti laporan maupun informasi adanya warga yang tidak tercatat di DPS. “Sesuai jadwal dari KPU RI, penetapan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2014 di masing-masing kota/kabupaten dijadwalkan pada September 2013. Kami memang diberi waktu untuk melakukan perbaikan DPS guna memberikan kesempatan kepada warga yang namanya belum masuk ke DPS agar tercatat sebagai pemilih,” katanya. (ant/mk)

SUMENEP – Warga yang hendak melakukan mudik ke kampung halaman harus waspadai dan hati-hati selama dalam perjalanan, khususnya saat menggunakan mobil angkutan umum. Pada momen-momen tersebut, kriminalitas biasanya marak terjadi. Musibah yang dialami Junaedi Efendi (23), saat melaksanakan mudik pada tahun lalu tidak perlu terulang kembali. Warga Desa Bangselok itu mengeluhkan rawannya kriminalitas saat mudik lebaran. Ia menurutkan, pada mudik kali ini tidak membawa barang terlalu banyak ke kampung halaman. Berdasarkan pengalaman mudik, dia sudah pernah kehilangan barang bawaan, termasuk dompet, dan arloji yang dipakainya ketika itu. “Saya tidak tahu bagaimana ceritanya, kemungkinan saya tidur atau bagaimana. Barang saya hilang, begitu juga dompet dan arloji yang saya pakai,” tuturnya, Selasa (23/07) saat menunggu bus ke Surabaya di ruang tunggu terminal. Ia bercerita, saat itu duduk dengan keluarganya, tapi di bagian kursi paling luar. Kemungkinan ketika penumpang banyak yang masuk dan berdesakan, barang miliknya berpindah tangan. Untuk itu, dirinya memilih untuk mudik lebih awal sehingga lebih lama tinggal di kampungnya, di Kalasan, Blitar. Secara terpisah, Kepala Unit Penertiban Masyarakat, Aiptu Aman, mengatakan, pada saat mudik masyarakat diminta untuk tidak menerima pemberian orang lain yang tidak dikenal. Sebab, hal

tersebut sangat rawan dalam perjalanan. “Kami wantiwanti kepada masyarakat yang sudah mudik, untuk tidak menerima pemberian orang lain yang tidak dikenal,” jelasnya. Pihaknya mengimbau kepada setiap calon penumpang untuk tidak tergoda kepada yang diomongkan orang lain, kemudian menerima pemberiannya dan secara tidak sadar lalu menyerahkan harta miliknya. Sidak Kendaraan Dinas Perhubungan Sumenep bersama polres setempat, Selasa (23/7) melakukanmengecek fisik semua armada bus antar kota dan provinsi. Sidak yang dilakukan di Terminal Trunojoyo selain dimaksudkan untuk melihat kelayakan bus saat beroperasi, juga melakukan cek surat perjalanan sebagai syarat kelengkapan berkendaraan, selain STNK dan SIM. Kepala Bidang Perhubungan Darat, Abdul Hadi menuturkan, sidak itu dilakukan untuk persiapan menjelang mudik lebaran. Pihaknya tidak menginginkan pada saat arus mudik nanti banyak armada bus yang tidak memenuhi standar kelayakan berkendaraan “Kami akan melakukan sidak secara tidak terencana, untuk memastikan kelengkapan kendaraan bus. Itu kami lakukan untuk mengetahui bus mana yang bodong dan tidak. Sebab, jika dilakukan secara terjadwal, nanti akan ketahuan dan setiap armada bus telah bersiap-siap lebih dahulu, “paparnya, Selasa (23/7). Untuk pengecekan kend-

araan yang dipersiapkan sebagai angkutan mudik kali ini, menurutnya, ada 128 kendaraan. Tapi dari kendaraan yang sudah dicek, masih belum ditemukan kendaraan bodong yang tidak mengantongi surat perjalanan maupun yang tidak memenuhi standar berkendara. Sementara instrumen pengecekan untuk setiap armada bus, mulai dari KPS atau kartu pengawasan sebagai syarat pokok dari trayek Sumenep, untuk mengetahui bobot standarisasi kendaraan. Berikutnya juga buku KIR, untuk memastikan apakah bus itu dilakukan KIR. Dan selanjutnya, STNK dan SIM untuk mengetahui apakah bus itu sudah membayar pajak dan pengendaranya sudah layak mengoperasikan bus. Selain instrumen tersebut, tidak kalah pentingnya juga yang berhubungan langsung dengan kecelakaan lalu lintas, berupa pengecekan ban depan dan belakang jangan sampai ada yang diupkir atau tipis. Pengecekan selanjutnya, juga dilakukan kepada prosneling dan lampu, termasuk lighting kanan dan kiri. Secara teknis untuk sirkulasi pemberangkatan, menurutnya tetap dilakukan sebagaimana mestinya yaitu dengan mempersiapkan sejumlah bus cadangan. “Semua bus yang 128 itu kami pastikan beres semua, termasuk yang bus cadangan. Kami tak ingin nanti ada hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya kecelakaan lalu lintas. Sebab hal yang seperti itu resikonya, demikian besar,” tukasnya. (athink/mk)

BAKSOS

Bupati Berbagi Kasih untuk Fakir Miskin

SUMENEP – Perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terhadap kegitan keagamaan cukup tinggi. Terbukti, Selasa

(23/7), pemkab memberikan bantuan kepada sejumlah tempat peribadatan. Bantuan tersebut diberikan langsung oleh Bupati A. Busyro Karim.

Selain itu, bupati juga menyerahkan bantuan kepada kaum dhuafa. Sebanyakan 496 fakir miskin menerima bantuan dari bupati di Pandapa Agung Sumenep. Sebelum bupati menyerahkan bantuan, asisten sekda membacakan laporan penyerahan bantuan tersebut. Penyerahan bantuan tersebut disaksikan sejumlah Forum Pimpinan Daearah (Forpimda) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Sumenep. Bupati Sumenep A. Busyro Karim dalam sambutannya mengatakan, bantuan yang telah diberikan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membangun rasa kebersamaan terhadap para kaum fakir miskin atau kaum dhuafa. ”Kami lakukan sebagai upaya meningkatakan kema-

slahatan bagi rakyat sumenep. Sehingga bisa salang menjalin silaturrahim demi kemajuan Sumenep kedepan,” katanya. Sebab, menurut Mantan Ketua DPRD Sumenep dua preode ini, tanpa adanya kerjasama antara aparatur kepemerintahan dengan masyarakat, maka sangatlah sulit untuk bisa memajukan Sumenep ke depan.”Baur membaur di antara masyarkat dengan pemerintah. Itu akan lebih memudahkan untuk meningkatkan pembanguanan ke depan,” jelasnya. Ia berharap bantuan tersebut bisa menjadi kail untuk memajukan Sumenep ke depan. ”Semuga bantuan itu bisa bermanfaat. Dan bisa membuat kita semakin erat dalam persatuan dmi kemajuan kita bersamam,” tukasnya. (edy/mk)

SIDAK. Petugas dari Dinas Perhubungan Sumenep bersama aparat Polres Sumenep melakukan pengecekan fisik semua armada bus antar kota dan provinsi (AKAP) yang dilakukan di Terminal Trunojoyo. Pengecekan ini meliputi: melihat kelayakan bus saat beroperasi, kelengkapan surat perjalanan dan kendaraan, kelengkapan surat ijin mengemudi.


4

PAMEKASAN

RABU 24 JULI 2013 NO.0166| TAHUN II

PARPOL

KPU Klarifikasi Partai Pengusung Bakal Caleg

RUMAH AMBLAS. Suasana rumah warga yang amblas di kawasan Karang Poh, Tandes, Surabaya, Jatim, Selasa (23/7). Sebanyak empat rumah amblas dampak dari pembangunan gorong-gorong (box culvert).

BLSM Seharusnya Tidak Menciptakan Kerawanan Sosial PAMEKASAN - Kepala Desa Lemper Kecamatan Pademawu, Husnan menilai Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang diberikan pemerintah membuat kondisi masyarakat desanya memanas. Hal itu terjadi karena tidak meratanya penerimaan bantuan tersebut pada semua warga miskin. “Bantuan itu bukan menjadikan desa kami tenteram, tapi justru memanas dan menimbulkan hilangnya rasa kepercayaan masyarakat terhadap aparat desa,” kata Husnan, Selasa (23/7). Suasana panas itu, kata dia, karena sebagian masyarakat mencibir warga yang tidak berhak menerima, namun menerima bantuan tersebut. Akibatnya, antar mereka terjadi perselisihan bahkan berujung saling tidak menyapa. Anggapan pemerintah

bahwa program itu mampu mengurangi angka kemiskinan, sama sekali tidak benar. Sebab, kondisi yang sebenarnya, bantuan tersebut hanya bisa dinikmati secara sesaat dan tidak mampu meningkatkan tarap hidup warga miskin. Menurutnya, uang sebesar Rp 300 ribu hanya cukup untuk membeli beras dan kebutuhan selama dua minggu. Selebihnya, warga miskin akan kembali kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya. “Dari mana angapan bahwa BLSM

bisa mengurangi kemiskinan, sedang untuk kebutuhan satu bulan saja uang itu tidak cukup,” katanya. Ia menilai anggapan itu hanya untuk menutupi kesalahan akibat penerapan program yang salah sasaran. Sehingga penanggungjawab program tersebut menyampaikan laporan yang tidak benar dan tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Karenanya ia meminta agar program itu dikaji ulang dan dihentikan. Ia lebih sepakat jika kompensasi kenaikan harga BBM itu tidak diwujudkan dalam bentuk bantuan langsung, melainkan melalui program pelatihan peningkatan kapasitas, sehingga warga miskin bisa mengembangkan usaha untuk menopang perekonomian keluarga mereka. Bupati Pamekasan, Achmad Syafii menyatakan

Pemerintah Kabupaten Pamekasan mengakui banyak keluhan tentang pelaksanaan BLSM. Keluhan itu sebagian besar mengungkapkan bahwa program tersebut sia-sia karena tidak memberi dampak positif bagi peningkatan ekonomi warga miskin, selain dinilai kurang tepat sasaran. Ia mengaku tidak bisa berbuat banyak, karena program itu merupakan kebijakan pemerintah pusat. Demikian pula dengan data yang digunakan, yang menjadi kewenangan Badan Pusat Statistik (BPS). “Di Kabupaten Pamekasan itu, jumlah penerima BLSM memang turun sebanyak 50%, tetapi itu yang melakukan pendataan adalah BPS, kami tidak punya kewenangan. Jadi tolong kepada kepala desa untuk melaporkan, kalau ada warganya benar-benar tidak

mampu, nanti kami sampaikan ke BPS, biar dilakukan verifikasi ulang oleh BPS,” kata Syafii. Syafii mengatakan BLSM itu merupakan salah satu program yang menjadi kompensasi kenaikan harga BBM. Di luar program tersebut, masih ada program lain yang akan dijalankan oleh pemerintah sebagai kompensasi dari upaya penyelamatan APBN. Diantara program yang akan dijalankan adalah bantuan beras melalui program raskin ke-13 dan ke-14. Program itu merupakan program tambahan di luar kuota raskin yang sudah berjalan. “Kalau tidak ada hambatan, raskin ke 13 dan 14 itu akan disalurkan sebelum lebaran. Sedang raskin ke 15 kemungkinan setelah lebaran,” jelasnya. (muj/rah)

KONPENSASI

PAMEKASAN - Komisi Pemilihan Umum Pamekasan, Madura, meminta klarifikasi kepada partai politik pengusung tujuh orang bakal calon anggota legislatif yang mendapat sorotan dari masyarakat selama pengumuman daftar calon sementara. Menurut anggota KPU Pamekasan pada kelompok kerja pencalonan Didin Sudarman, Selasa, ketujuh bakal calon legislatif yang masuk dalam daftar calon sementara dan mendapatkan sorotan dari masyarakat itu dari dua partai politik. “Jadi, partai politik yang kami mintai klarifikasi adalah kedua partai partai politik tersebut,” kata Didin tanpa bersedia menyebutkan nama kedua partai itu dengan alasan untuk menjaga hubungan baik dengan pengurus partai. Ia menjelaskan ketujuh bakal calon legislatif yang mendapatkan sorotan dari masyarakat selama pengumuman DCS itu meliputi berbagai hal. Antara lain karena kesehatan jasmani, pernah terlibat kasus tindak pidana kriminal, serta kasus dugaan pelanggaran amoral. Didin menjelaskan klarifikasi dari partai politik yang calonnya bermasalah itu, akan berlangsung hingga Rabu (24/7) di kantor sekretariat KPU Jalan Brawijaya, Pamekasan. “Intinya kami ingin mendengarkan penjelasan secara langsung dari pengurus partai terkait bacaleg yang mendapatkan sotoran

PAMEKASAN - Seorang warga yang kaya yang telah menunaikan ibadah haji sebanyak empat kali, masih terdata menerima bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) di Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Fakta adanya warga kaya dan telah menunaikan ibadah

haji sebanyak empat kali dan masih menerima BLSM itu terungkap dalam dialog interaktif antara perwakilan warga dan tokoh masyarakat di dua kecamatan yakni Kecamatan Pademawu dan Kecamatan Galis. “Ini jelas-jelas menunjukkan bahwa data penerima

bantuan memang banyak yang tidak valid dan perlu direvisi oleh pemerintah pusat,” kata Bupati Pamekasan Achmad Syafii, Selasa. Syafii menjelaskan banyaknya penerima bantuan yang tidak sesuai ketentuan, tidak hanya terjadi di satu kecamatan saja, akan tetapi

hampir merata di semua kecamatan yang ada di Kabupaten Pamekasan. Selain orang kaya, warga yang telah meninggal dunia juga ada yang terdata sebagai penerima bantuan. Seperti yang terjadi di Dusun Daporah, Desa Gagah, Kecamatan Kadur,

Ke-12 partai politik itu, masing-masing Partai Nasional Demokrat (Nasdem) sebanyak 45 orang, PKB sebanyak 45 orang bacaleg, PKS 45 orang bacaleg, PDIP sebanyak 42 orang bacaleg dan Golkar sebanyak 44 orang bacaleg. Ke-12 partai politik itu, masing-masing Partai Nasional Demokrat (Nasdem) sebanyak 45 orang, PKB sebanyak 45 orang bacaleg, PKS 45 orang bacaleg, PDIP sebanyak 42 orang bacaleg dan Golkar sebanyak 44 orang bacaleg. Selanjutnya Partai Gerindra sebanyak 45 orang bacaleg, Partai Demokrat sebanyak 42 orang bacaleg, PAN sebanyak 45 orang bacaleg, PPP sebanyak 45 orang bacaleg, Partai Hanura sebanyak 45 orang bacaleg, lalu PBB sebanyak 42 orang bacaleg dan PKPI sebanyak 6 orang bacaleg. (ant/rah)

SOSIAL KEAGAMAAN

Pemkab Berencana Tambah Anggaran Bantuan Masjid PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, berencana menambahkan anggaran untuk alokasi bantuan masjid dan mushalla sebagai upaya untuk meningkatkan kemakmuran pengelolaan rumah ibadah umat Islam di wilayah itu. Menurut Bupati Pamekasan Achmad Syafii, Selasa, gagasan menambah alokasi anggaran untuk bantuan masjid dan mushalla itu berdasarkan hasil serap aspirasi yang dilakukan pemkab dalam acara Safari Ramadhan ke sejumlah kecamatan di Kabupaten Pamekasan.

Warga Haji Empat Kali Terima BLSM Pamekasan. Di dusun itu, warga yang telah meninggal dunia beberapa bulan lalu, namun masih terdata sebagai penerima bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) bernama Sahri. Jumlah penerima BLSM di Kabupaten Pamekasan sebanyak 86.397 RTS, dengan jumlah terbanyak di Kecamatan Batumarmar sebanyak 13. 634 RTS dan Kecamatan Proppo sebanyak 10. 974 RTS. Lalu Kecamatan Waru, Pegantenan, dan Palengaan dengan alokasi lebih dari 8 ribu RTS. Sedangkan jumlah penerima bantuan paling sedikit ialah di Kecamatan Galis, yakni sebanyak 2.111 RTS. Bupati Pamekasan Achmad Syafii memperkirakan, dari jumlah itu, hanya sekitar 60 persen saja yang tepat sasaran, sedang sekitar 40 sisanya salah sasaran. “Oleh karenanya, kami mengambil kebijakan sementara ini memperbolehkan aparat desa mengalihkan bantuan, apabila memang ditemukan adanya bantuan yang tidak tepat sasaran,” katanya menjelaskan. (ant/rah)

dari masyarakat tersebut,” katanya menambahkan. Di Pamekasan, bacaleg yang mendaftar sebagai calon legislatif pada Pemilu 2014 sebanyak 419 berkas, dari 12 partai politik peserta pemilu.

Berdasarkan hasil serap aspirasi itu, kami mengetahui bahwa besaran bantuan yang disampaikan pemerintah selama ini masih jauh dari harapan masyarakat,

“Berdasarkan hasil serap aspirasi itu, kami mengetahui bahwa besaran bantuan yang disampaikan pemerintah selama ini masih jauh dari harapan masyarakat,” ucapnya, menjelaskan. Padahal, Pemkab Pamekasan merupakan satusatunya kabupaten di Pulau Madura yang telah mencanangkan program Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami (Gerbang Salam). Seharusnya, kata dia, perhatian pemerintah ter-

hadap rumah ibadah dan institusi keagamaan juga lebih meningkat dan mampu menyejahterakan pengelola masjid dan mushalla. “Oleh karenanya, kami akan berupaya mengalokasikan anggaran tambahan, tentunya apabila hal ini mendapatkan persetujuan dari DPRD Pamekasan,” tuturnya. Syafii juga berjanji tidak akan tebang pilih dalam mengalokasikan bantuan untuk masjid dan mushalla itu, sebagaimana selama ini sering menjadi keluhan masyarakat. Baik mereka mendukung dirinya saat pilkada maupun tidak. Selama ini, kata dia, masjid dan mushalla mendapatkan bantuan pemeliharaan, akan tetapi untuk tahun depan pemerintah juga akan mengalokasikan bantuan untuk rehabilitasi. Hal ini dimaksudkan agar tidak ada lagi warga yang meminta-minta di pinggir jalan dengan alasan untuk perbaikan masjid, karena hal itu dianggap kurang pantas dilakukan. “Satu hal yang perlu diperbaiki mengenai data mushalla karena selama ini jarang valid, bahkan ada mushalla yang memiliki hingga tiga tempat,” ungkapnya. Pada APBD 2013 ini, Pemkab Pamekasan mengalokasikan anggaran sebesar Rp7 miliar untuk bantuan masjid dan mushalla, serta bantuan untuk pondok pesantren. “Tahun depan akan kami anggarkan dua kali lipat dari anggaran yang tersedia saat ini dan semua guru ngaji, guru madrasah, serta semua masjid dan mushalla akan mendapatkan bantuan secara merata, tanpa tebang pilih,” demikian Achmad Syafii.(ant/ rah)


PAMEKASAN

Oknum Pejabat Pemprov Laporkan Warga ke Polisi PAMEKASAN - Rus Budiono, oknum pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dituduh menodongkan pistol mainan kepada Sudi, 50, salah seorang warga Desa Trasak, Kecamatan Larangan melaporkan orang yang ditodongnya itu ke Polres Pamekasan, Selasa (23/7). Dia menuduh Sudi melakukan ancaman pembunuhan kepada dirinya. Dalam laporannya, Rus Budiono menuduh Sudi dan anaknya, Yeyen, bersama sejumlah warga lainnya, secara bersama-sama melakukan ancaman pembunuhan terhadap dirinya sehingga dia merasa ketakutan dan masuk ke rumah Nurhayati, perempuan yang oleh warga diduga merupakan isteri sirrinya. Budiono mengatakan laporan itu dia lakukan bukan karena Sudi telah melaporkannya ke polisi. Melainkan karena dia merasa terancam saat itu sehingga harus dilakukan

5

RABU 24 JULI 2013 NO.0166| TAHUN II

langkah hukum. Awalnya dia mengaku ingin agar persoalan itu selesai secara kekeluargaan. Namun, karena Sudi menolak mencabut laporan ke Polres, dia juga melakukan langkah yang sama. Seperti yang diketahui, Rus Budiono yang tak lain adalah Sekretaris Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Madura dilaporkan oleh Sudi, warga Desa Trasak, ke polisi karena dituduh menodongkan pistol. Peristiwa itu terjadi saat Budiono datang ke

rumah Nurhayati di desa itu, beberapa waktu lalu. Kedatangan pejabat Pemprov Jatim itu dinilai melanggar norma sosial, karena perempuan tersebut masih memiliki suami yang sah dan belum resmi bercerai. Sudi bersama anaknya, Yeyen, dan beberapa warga lainnya datang menemui oknum pejabat itu hingga sempat terjadi perselisihan yang berujung pada peristiwa penodongan menggunakan senjata api yang belakangan diakui sebagai senjata mainan itu. Budiono membantah jika dirinya berselingkuh dengan Nurhayati. Dirinya mengaku, Nurhayati adalah rekan bisnisnya, yang akan dijadikan perantara dalam pembelian lahan tanah di desa itu, yang rencananya akan dijadikan lokasi perumahan. Dalam pengakuannya, Bu-

diono, hanya melerai cekcok antara Nurhayati dengan Sudi. Namun, Sudi bersama anaknya dan sejumlah warga lainya melakukan penyerangan balik. Sementara Kepala Bakorwil Madura, Edy Santoso mengaku telah memanggil Budiono untuk diminta penjelasannya dan telah membentuk tim investigasi untuk menelusuri lebih mendalam terhadap kasus tersebut. Hasilnya akan dijadikan bahan laporan tertulis kepada Gubernur Jawa Timur. Sebelumnya, Nurhayati juga telah melaporkan Sudi dan anaknya ke polisi dengan tuduhan telah melakukan penganiyaan. Laporan itu juga disertai buki hasil visum dari Rumah Sakit Pamekasan. Sejauh ini belum diperoleh pernyataan dari Sudi dan anaknya Yeyen atas laporan balik kedua orang tersebut. (awa/muj/rah)

GELOMBANG LAUT

Ombak Naik ke Jalan Raya PAMEKASAN - Ombak disertai angin kencang terjadi di pesisir Talang Siring dan Kaduara Barat, Kecamatan Larangan, Pamekasan. Tingginya ombak dan kencangnya hembusan angin menyebabkan air laut naik ke Jalan Raya Talang Siring yang menghubungkan antara Kabupaten Pamekasan dan Sumenep, bahkan hempasannya sampai ke permukiman penduduk di seberang jalan. Menurut warga setempat, kondisi tersebut terjadi sejak beberapa hari terakhir. Sejumlah pengendara harus berhati-hati karena hantaman ombak itu mampu membuat oleng kendaraan roda dua dan menyebabkan mata perih. Selain itu, kencangnya angin dan derasnya ombak itu menyebabkan sejumlah pagan dan perahu milik nelayan rusak, meski tidak ada laporan adanya pagan dan perahu yang hilang akibat terseret ombak.

Menurut Dedis Syakir Fauzi, warga Dusun Talang, Desa Montok, Kecamatan Larangan, kerasnya ombak itu menyebabkan jalan raya tertutup air laut hingga cukup membahayakan pengendara, terutama kendaraan roda dua. “Ombak itu disertai angin kencang sehingga hempasannya sampai ke rumahrumah penduduk yang ada di seberang jalan raya,” kata Dedis. Di sebagian titik pantai tersebut, memang hampir tidak ada pembatas antara jalan raya dengan bibir pantai. Bahkan, di wilayah itu tidak ada tanaman mangrove sehingga pada saat terjadi cuaca buruk, ombak langung menghantam dinding pantai bahkan naik hingga jalan raya. Di Kaduara Barat, sebagian perahu mengalami kerusakan di bagian lambung akibat dibenturbenturkan ke tangkis atau akibat saling bergesekan

antara perahu yang satu dengan lainnya. Sejumlah nelayan berusaha menyelamatkan perahu mereka dengan memindahkannya ke tempat yang lebih aman dan terlindung dari hantaman ombak. “Kami khawatir perahu akan mengalami kerusakan lebih parah, jika tidak dipindah,” katanya. Sementara itu, di Pasar Biyan, Kaduara Barat, cuaca buruk menyebabkan minimnya persediaan ikan laut yang dimiliki pedagang hingga menyebabkan harganya naik. Sebagian pedagang hanya menjual ikan kering atau ikan sisa persediaan hari sebelumnya. Mereka mengatakan sejak terjadinya cuaca buruk, pasokan ikan dari nelayan berkurang karena sebagian besar mereka tidak melaut. Para nelayan itu, hanya berlayar pada saat air laut sedang surut dan tidak ada angin kencang. (muj/rah)

KASUS KEMENAG

Kalab Kecewa Hukuman Atas Nurmaluddin PAMEKASAN - Aktivis Komite Arek Lancor Bangkit (Kalab) Pamekasan mengaku kecewa terhadap putusan hakim Pengadilan Negeri Pamekasan terhadap mantan kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan, Nurmaluddin, yang hanya dijatuhi hukuman percobaan. Ketua Kalab, Zainal Abidin mengatakan seharusnya Jaksa penuntut umum (JPU) dalam kasus itu melakukan upaya hukum lanjutan berupa banding. Karena vonis tersebut dinilai sangat ringan dan tidak sesuai dengan status Nurmaluddin sebagai pejabat negara. ”Kalau pejabat seperti dia dijatuhi hukuman percobaan, bisa jadi kasus serupa akan banyak terjadi lagi dilakukan baik oleh pejabat lain apalagi yang bukan pejabat. Karena sanksinya

hanya hukuman percobaan,” kata Zainal, Selasa (23/7). Tindakan Nurmaluddin dinilai tidak hanya melanggar hukum, melainkan juga etika sebagai pimpinan Kantor Kementerian Agama. Ia menilai pertimbangan hakim dalam memutus perkara itu dan sikap JPU yang menyatakan menerima putusan itu, kurang mempertimbangkan dampaknya di masyarakat. Sebelumnya, majelis hakim menyidangkan kasus dugaan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan Nurmaluddin menjatuhkan vonis dengan lima bulan penjara dan 10 bulan masa percobaan. Vonis itu lebih ringan dibandingkan tuntutan dengan hukuman penjara enam bulan dengan masa percobaan 1 tahun. Dengan hukuman itu, maka Nurmaluddin yang

kini sudah menjadi Kepala Kantor Kemenag Lumajang itu, selama menjalani masa hukuman percobaan karena melakukan tindak pidana yang dapat dihukum, dia harus menjalani kurungan penjara selama 5 bulan. Pertimbangan majelis hakim dalam memutuskan perkara tersebut di antaranya terdakwa dan saksi korban, Sukma Umbara Tirta Firdaus, telah melakukan perdamaian yang difasilitasi oleh Dewan Pers, dan ditindaklanjuti dengan pencabutan laporan ke Polres Pamekasan. Dengan putusan itu, baik JPU, Mohammad Syafii, maupun penasihat hukum Nurmaluddin, Bahtiar Radinata menyatakan menerima sehingga putusan itu langsung memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht). (awa/rah).

TUNJANGAN HARI RAYA Budiono saat mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Polres Pamekasan. Sekretaris Bakorwil Madura itu melaporkan dua warga Desa Trasak atas kasus ancaman pembunuhan.

KEAMANAN

Polres Antisipasi Teroris Masuk Madura

PAMEKASAN - Jajaran Kepolisian Resort Pamekasan menggelar operasi untuk mengantisipasi masuknya ter-

oris masuk Madura, terutama di wilayah Pamekasan. Operasi digelar di jalur utama antar kabupaten di Pamekasan de-

ngan melibatkan sejumlah satuan. Senin (22/7) malam, operasi digelar di Jalan Raya Sumenep,

Kecamatan Larangan. Sejumlah kendaraan boks tertutup, truk, bus, dan mobil berplat nomor luar daerah dihentikan dan digeledah untuk menghindari kemungkinan adanya barang berbahaya seperti senjata api, bahan peledak, obat-obatan terlarang maupun adanya terduga teroris. Kepala Bagian Operasi Polres Pamekasan, Kompol Wuriyanto mengatakan kegiatan itu akan terus dilakukan dengan target kendaraan yang keluar dan masuk Pamekasan, terutama kendaraan yang bernomor polisi dari luar Madura. Razia juga digelar di sejumlah hotel, rumah kos, dan daerah yang disinyalir rawan dijadikan tempat persembunyian teroris. “Ini bagian dari antisipasi, apalagi tadi ada kejadian di Tulungagung yang kami antisipasi jangan sampai mengembang ke Pamekasan,” katanya. Selain mengantisipasi adanya teroris yang masuk ke kawasan Pamekasan, baik dari arah sumenep maupun dari arah Surabaya, operasi juga digelar untuk mengantisipasi terjadinya tindakan kriminalitas selama bulan Ramadan. Dalam operasi itu, polisi tidak mendapatkan temuan apapun. Meski demikian, operasi serupa juga akan terus digelar untuk menjamin keamanan masyarakat dan kondusifitas wilayah dari gangguan keamanan. (awa/muj/rah)

Komisi D Pantau Realisasi THR PAMEKASAN - Komisi D DPRD Pamekasan menyatakan akan memantau pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) oleh sejumlah perusahaan di wilayah itu. Sebab, diduga banyak perusahaan di Pamekasan yang tidak memberikan tunjangan tersebut kepada karyawannya, akibat naiknya biaya operasional pasca kenaikan bahan bakar. Wakil Ketua Komisi D DPRD Pamekasan, Juhaini menjelaskan komisinya akan melakukan inspeksi ke perusahaan yang diduga tidak mau membayar THR. Inspeksi itu akan dilakukan dalam waktu dekat. Ia mengaku tidak akan menyampaikan kapan waktu inspeksi itu akan dilakukan karena khawatir rencana itu bocor. Juhaini hanya memastikan bahwa kunjungan ke perusahaan itu sudah ada dalam agenda Komisi D. “Maaf untuk masalah itu masih kami rahasiakan, tapi yang jelas kami akan melakukan sidak ke beberapa perusahaan yang akan dilakukan secara acak. Kecuali jika ada pengaduan dari masyarakat maka kami akan tu-

run ke perusahaan yang laporkan,” katanya. Inspeksi itu dimasksudkan untuk memberikan perlindungan terhadap karyawan dan menjamin terbayarnya hak mereka untuk mendapatkan tunjangan hari raya. Selain itu, Komisi D merasa perlu untuk mengetahui sejauh mana Peraturan Gubernur yang mewajibkan perusahaan memberikan THR itu dilaksanakan. Untuk pelaksanaan inspeksi itu, Komis D telah melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi setempat, meski dalam pelaksanaannya komisi tersebut akan berjalan sendiri. “Ini dimaksudkan agar lebih efektif dan tidak terlalu membutuhkan anggaran yang cukup besar,” kata Juhaini. Setelah melakukan inspeksi itu, hasilnya akan dibahas bersama dengan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, agar bisa disepakati langkah yang akan dilakukan untuk perbaikan pelayanan terhadap para pekerja di Pamekasan. (CT-1/muj/rah)

TUNJANGAN KEMAHALAN. Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Yoris Raweyai (kanan) menyaksikan pekerja saat kunjungan di Gudang Produksi Rokok PT Djarum di Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kudus, di Kudus. Dalam kunjungan tersebut KSPSI mengimbau perusahaan untuk memberi tunjangan kemahalan kepada pekerja senilai Rp. 2 ribu perhari menyusul adanya kenaikan harga BBM serta Tunjangan Hari Raya (THR) wajib diberikan paling lambat H-7 lebaran.


6

SAMPANG

RABU 24 JULI 2013 NO. 0166 | TAHUN II

Bacaleg PKS Mengundurkan Diri SAMPANG - Dua orang bakal calon legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera di Kabupaten Sampang, mengundurkan diri, karena diterima bekerja di salah satu instansi pemerintahan di lingkungan Pemkab Sampang. Anggota KPU Sampang pada Kelompok Kerja (Pokja) Pencalonan, Miftahur Rozaq, di Sampang, Selasa, mengatakan kedua bacaleg PKS yang mengundurkan diri itu dari daerah pemilihan (dapil) 2 yang meliputi Kecamatan Kedungdung, Tambelangan, Jrengik dan Kecamatan Sokobanah.

"Surat pengunduran diri kedua bacaleg PKS itu telah kami terima beberapa waktu lalu," kata Miftahur Rozaq melalui saluran telepon. Ia menjelaskan kedua bacaleg dari partai bernomor urut 4 itu yakni Chusni dan Nur Aini. Pihak KPU, kata dia, telah melakukan klarifikasi ke

partai pengusungnya terkait pengunduran diri kedua bacaleg partai itu dan memang atas sepengetahuan partai. Kendatipun demikian, kata dia, pengunduran diri kedua bacaleg PKS Sampang itu tidak bisa diganti, karena tidak mempengaruhi ketentuan kuota 30 persen. Dalam aturan, bacaleg yang bisa diganti itu apabila memperngaruhi ketentuan kuota 30 persen kaum perempuan. "Jika yang mengundurkan diri hanya satu orang perempuan dan itu berpengaruh pada ketentuan kuota 30 persen, maka bacaleg yang men-

gundurkan diri itu memang harus diganti," katanya menjelaskan. Dalam kasus pengunduran diri bacaleg PKS Nur Aini dan Chusni itu, kata dia, tidak berpengaruh pada ketentuan kuota 30 persen di dapil 2, sehingga pengunduran diri keduanya tidak perlu diganti oleh bacaleg lain. Ia menjelaskan PKS Sampang mengajukan sebanyak 11 bacaleg di dapil 2 dengan rincian sebanyak tujuh orang bacaleg laki-laki dan empat orang bacaleg perempuan. Jika dua orang mengundurkan diri, maka bacaleg

yang ada di dapil 2 itu tinggal sembilan orang meliputi sebanyak enam orang bacaleg laki-laki dan tiga bacaleg perempuan. "Komposisi 3-6 ini masih sesuai dengan ketentuan kuota, makanya PKS tidak perlu mengganti bacalegnya yang mengundurkan diri itu," katanya menambahkan. Secara keseluruhan, PKS mengajukan sebanyak 46 bacaleg pada pemilu legislatif 2014 dan semuanya sesuai dengan ketentuan kuota 30 persen sebagaimana telah diatur oleh undang-undang pemilu. (ant/mk)

ryan hariyanto/koran madura

BEBER. Salah satu Tim Pemantau raskin dari Kecamatan Sokobanah Kabupaten Sampang menunjukkan jadwal pendistribusian raskin.

RASKIN

Distribusi Raskin Dipertanyakan SAMPANG – Tim pemantau raskin dari Kecamatan Sokobanah mempertanyakan jadwal pelaksanaan distribusi beras untuk masyarakat miskin. Pendistribusian raskin ke-13 dan-14 raskin tahun 2013 dipertanyakan karena sampai saat ini belum diturunkan. Moh Afrizal, Tim Pemantau Raskin Kecamatan Sokobanah, menuturkan, kurangnya sosialisasi dari Dinsosnakertrans Sampang terhadap masyarakat maupun tim pemantau tiap daerah membuat bantuan tersebut saling dilempar tanggung jawab. "Justru itu mengapa jadwal pendistribusian ke-13 dan-14 belum dilakukan pendistribusian. Ada apa ini, karena masyarakat mempertanyakannya,"katanya. Ketua Forkamasa itu mengatakan, jadwal pelaksanaan pendistribusian raskin ke-13 tertulis Kamis 4 Juli dengan jumlah total raskin sebanyak 85.550 kilogram. Sedangkan, Jumjat 5 juli 2013 berjumlah 130.530 kilogram. "Kalau alokasi ke-13 itu di Kecamatan Sokobanah, dan ke 14 untuk daerah di Kecamatan Banyuates, itu masih belum didistribusikan,"ucapnya. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Sampang, Abd Malik Amrullah melalui pesan singkatnya menjelaskan, pemkab setempat hanya bisa menerbitkan surat perintah alokasi (SPA). Tetapi, untuk raskin alokasi ke-13 dan-14 sudah diterbitkan dan diserahkan kepada pihak bulog. "Karena sesuai dengan petunjuk ke-13 dan ke-14 merupakan alokasi bulan Juni dan Juli. Mengenai pelaksanaan silakan konfirmasi ke bulog apakah sudah didistribusikan apa belum," singkatnya. (ryn)

KETERTIBAN

Satpol PP Tertibkan Becak

ryan hariyanto/koran madura

TERTANGKAP. Pelaku perjudian jenis togel diamankan oleh aparat kepolisian Polres Sampang yang kedapatan juga oknum PNS di Kecamatan Torjun Sampang

JUDI

Oknum PNS Tertangkap Jadi Bandar Judi SAMPANG - Satuan Resesre Kriminal (Satreskrim) Polres Sampang berhasil menangkap Pegawai Negeri Sipil (PNS), Sabtu (20/7) sekitar pukul 16.00 Wib. PNS tersebut kedapatan menjadi pengepul judi jenis togel secara online. PNS UPT Kecamatan Torjun bernama Subhan Suradi (35), warga Dusun raba Jateh, Desa Taddan, Kecamatan Camplong. Polisi berhasil mengamankan saat pelaku berada di dalam rumah ketika berlangsungnya merekap bisnis haramnya tersebut. Wakapolres Sampang Kompol Alfian Nurrizal, Selasa mengatakan oknum PNS

yang tertangkap petugas itu berinisial SA, seorang staf di salah satu kecamatan di lingkungan Pemkab Sampang. "Penangkapan oknum PNS yang menjadi bandar judi togel online itu berdasarkan informasi yang disampaikan masyarakat," kata Alfian Nurrizal. Alfian menjelaskan, penangkapan tersangka itu telah dilakukan petugas Sabtu (20/7) dan baru dirilis kepada media setelah yang bersangkutan memang terbukti menjadi bandar judi berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan tim penyidik Polres Sampang. Ia menjelaskan, pelaku

Penangkapan oknum PNS yang menjadi bandar judi togel online itu berdasarkan informasi yang disampaikan masyarakat,�

Alfian Nurrizal

Wakapolres Kabupaten Sampang

dibekuk di rumahnya di Dusun Raba Jateh, Desa Taman Sareh, Kecamatan Camplong, Sampang. Berdasarkan pengakuan tersangka kepada penyidik, dalam seminggu ia mampu menghasilkan uang antara Rp1 juta hingga Rp2 juta. "Kalau pembeli banyak, dia itu mengaku, mampu mengumpulkan uang hingga Rp2 juta," terang Alfian. Selain menangkap tersangka, polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti. Antara lain 1 buah notebook, uang tunai sebesar Rp47 juta, 1 buah modem, dan buku rekapan togel.

"Jaringan pelaku ini ke Singapura. Jadi kalau membeli dia, beli ke Singapura, namun dengan sistem online," katanya menjelaskan. Sementara, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, polisi menjerat tersangka dengan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. Wakapolres menjelaskan, saat ini petugas kepolisian masih berupaya membongkar jaringan lokal pelaku dengan menerjunkan tim intelijen dan Reskrim Polres Sampang. (ryn/ant)

SAMPANG – Satpol PP dan Dishubkominfo, Selasa (23/7) menertibkan becak yang menunggu penumpang di depan Pasar Srimangunan, Jalan Wahid Hasyim, Sampang. Abang becak terlihat tidak melakukan perlawanan dan langsung mengikuti perintah dari aparat yang melakukan penertiban. Mulai pukul 08.00 Wib, anggota Satpol PP menertibkan abang becak supaya kondisi becaknya berjejer rapi dipinggir jalan sambil memposisikan ekor becak dengan mengangkat roda belakang ke atas trotuar jalan. Padahal, sebelum itu ditertibkan sulit menemukan kondisi becak yang tersusun rapi bahkan yang terjadi sebaliknya dengan cara berdesak-desakan agar sama-sama mendapatkan penumpang. Salah satu tukang becak yang sering mangkal di depan Pasar Srimangunan Sampang, Moh Hasan, mengatakan, selama ini sering berdesak-desakan dengan temannya untuk mendapatkan

penumpang yang keluar dari dalam pasar. Sampai-sampai kadang dengan cara yang tidak teratur, bahkan sering muncul dengan ucapan siapa yang cepat dia yang dapat, sehingga kondisi becak kadang sampai ke tengah lebih dari separuh jalan. "Saya tidak bisa berbuat apa-apa ketika ada penertiban. Katanya agar kelihatan rapi dan beraturan. Tapi kalau bisa tidak hanya ditertibkan sekalian juga dijaga setiap hari, karena yang namanya bekerja sebagai tukang becak akan memulainya lagi kalau sudah ada penumpang apalagi ramai" ucapnya kepada Koran Madura, Selasa (23/7). Sementara Kepala Satpol PP melalui Kasi Ops M. Sadik mengatakan, penertiban itu dilakukan untuk memperlancar jalan yang di depan pasar. Pihaknya mengaku banyak menerima laporan dari warga karena sering terganggu oleh becak yang terparkir dipinggir jalan yang sedang menunggu penumpang. (Jun)

KASUS SYIAH

Ulama Madura Dukung Pengembalian Pengungsi ke Sampang SURABAYA - Para ulama yang tergabung dalam Badan Silaturrahmi Ulama se-Madura (Bassra) dari empat kabupaten mendukung rencana pemerintah untuk melakukan pengembalian pengungsi komunitas Syiah di Jemundo, Sidoarjo, ke kampung halamannya di Sampang. "Kami siap menerima mereka kembali ke Sampang, tapi syaratnya mereka harus mematuhi vonis pengadilan yang inkracht hingga banding ke tingkat MA yakni kasus Tajul Muluk itu penodaan agama," kata ulama Bassra Sampang KH Jakfar Shodiq di Surabaya, Selasa malam (23/7). Ia mengemukakan hal itu dalam pertemuan rekonsiliasi di Rektorat IAIN Sunan Ampel Surabaya yang dihadiri Menpera Djan Faridz, Gubernur

Jatim Soekarwo, Wakapolda Jatim, Ketua MUI Jatim, Ketua PWNU Jatim, ABI, IJABI, Iklil (komunitas Syiah Sampang), dan sebagainya. Dalam pertemuan rekonsiliasi yang dipandu Rektor IAIN Sunan Ampel Surabaya Prof Abd A'la itu, ia menjelaskan para ulama Madura memberikan solusi bahwa penodaan agama itu dapat diselesaikan dengan taubat di hadapan para ulama dan menandatangani perjanjian taubat. "Buktinya, kami sudah menerima lima KK (kepala keluarga) dari komunitas mereka yang bertaubat dan kini tidak ada masalah lagi, karena itu kami siap menerima mereka dengan cara yang sama. Kalau berdebat tidak akan tuntas, semuanya harus mengacu hukum," katanya.

DOA BERSAMA JAMAAH SYIAH. Sejumlah jamaah Muslim Syiah yang tergabung dalam ormas Islam Ahlulbait Indonesia bersama pengungsi jamaah Syiah Sampang melaksanakan Shalat Ashar saat aksi di depan Istana Merdeka, Jakarta. ant/zabur karuru

Menurut dia, Indonesia merupakan negara hukum, karena itu kasus Tajul Muluk harus kembali kepada keputusan hukum yang sudah "inkracht" (berkekuatan hukum tetap/final), kemudian diselesaikan melalui proses rehabil-

itasi lewat taubat dan jaminan tidak melanggar. "Jadi, kami mendukung rencana pemerintah untuk mengembalikan mereka ke Sampang, tapi syaratnya harus sesuai hukum yang ada. Kami bukan tidak menghargai kebe-

basan keyakinan, karena kebebasan keyakinan itu berbeda dengan penodaan agama," katanya. Dalam kesempatan itu, peserta pertemuan dari Ahlul Bait Indonesia (ABI) Jatim, Ikatan Jamaah Ahlul Bait In-

donesia (IJABI) Jatim, dan PWNU Jatim juga mendukung rencana rekonsiliasi itu. "Kami siap mendukung rekonsiliasi dengan dialog dan silaturrahmi, jangan sampai ada paksaan. Kalau paksaan itu tidak akan melahirkan perubahan, tapi ubah dengan pencerahan," kata Zahid dari ABI Jatim. Hal itu juga dibenarkan Iklil dari komunitas Syiah Sampang. "Tegakkan konstitusi, pulihkan hak kami," kata Iklil, singkat. Sementara itu, Menpera Djan Faridz menyatakan pemerintah ingin mengembalikan pengungsi dari komunitas Syiah Sampang ke kampung halamannya melalui berbagai program infrastruktur. "Tapi, kami menunggu para ulama, kalau para ulama

dan Gubernur Jatim bilang 'go' (jalan), maka kami akan menjalankan, karena kami tidak mungkin melakukan program, tapi di kemudian hari muncul konflik lagi," katanya. Di hadapan para ulama, Djan Faridz membeberkan rencana pembenahan rumah pada dua desa yang dilanda konflik yang nantinya akan ditingkatkan hingga dua kecamatan di desa-desa itu. "Bahkan, kami juga akan mengembangkan ke pesantren," katanya. Senada dengan itu, Gubernur Jatim Soekarwo menyatakan hukum sudah diputus secara final, karena itu kini tinggal menyelesaikan persoalan sampingan. "Yakni jangan kembali ke penodaan lagi, tapi ke infrastruktur," katanya. (ant/dik)


BANGKALAN

7

RABU 24 JULI 2013 NO. 0166 | TAHUN II

PERSIDANGAN

Pemakai Sabu Dipenjara 4 Tahun

ant/rudi mulya

PEMBELI DAGING SAPI MENURUN. Seorang pedagang memeriksa daging sapi dagangannya, di Pasar Setono Bentek, Kota Kediri Ja Timur, Senin (22/7). Pedagang mengaku tingginya harga daging sapi menyebabkan daya beli masyarakat berkurang hingga 70 persen, sehingga pedagang merugi karena daging tersebut terancam rusak.

Tak Ada Daging Impor di Madura BANGKALAN - Impor daging yang dilakukan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perdagangan beberapa hari yang lalu untuk menstabilkan harga daging di pasaran, tampaknya masih belum masuk ke wilayah Madura. Disperindag Bangkalan tidak menampik turunnya harga daging yang terjadi beberapa waktu terakhir dikarenakan faktor impor daging besar-besaran yang dilakukan Kementerian Perdagangan.

Kepala Disperindag Bangkalan, Nawawi mengatakan hingga saat ini pihaknya belum mendengar informasi dari pemerintah provinsi maupun pusat terkait distribusi da-

ging impor ke wilayah Madura khususnya Bangkalan. Sekalipun terjadi penurunan harga, bukan berarti wilayah Bangkalan telah dimasuki daging impor. “Belum ada info terkait itu ya, tapi kita lihat harga daging sekarang mulai turun, dan tentu hal itu terjadi karena import pemerintah kemarin,” ujar Nawawi. Disamping itu, pihak Disperindag juga mengantisipasi kemungkinan

terjadinya lonjakan harga menjelang hari raya nanti. Antisipasi tersbut dipersiapakan dengan sistem operasi pasar untuk empat komoditas. Akan tetapi, di antara 4 tersebut daging tidak termasuk di bagian yang akan menjadi target operasi pasar. “Operasi pasar yang akan kami lakukan meliputi 4 komoditas, tapi tidak untuk daging. Namun, hanya beras, gula, minyak goreng, dan

tepung,” ujar Nawawi. Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun terkait harga daging sapi yang ada di pasar Ki Lemah Duwur Bangkalan mulai terjadi penurunan harga daging sejak pekan lalu sebelum isu impor daging dari Kementerian dilakukan. Harga daging yang sebelumnya 90 ribu per kilo, mulai menyentuh angka 85 ribu perkilonya. (dn/rah)

BANGKALAN - Kasus narkoba ternyata tidak hanya membelit kalangan pemuda. Selasa (23/7) kemarin, dua orang ibu paruh baya menjalani sidang tuntutan atas kasus penyalahgunaan narkoba. Kedua wanita paruh baya asal Surabaya ini dituntut 4 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum. Mendengar tuntutan itu, keduanya pun langsung menangis di muka persidangan dan memohan keringanan. Evi Yulianti (42) dan Khairun Nisa (43), keduanya adalah warga Surabaya yang ditangkap Polda Jatim saat terjadi penggerebekan di kawasan Rabesen Socah beberapa waktu yang lalu. Berdasarkan berkas dakwaan, kedua terdakwa saat itu bersama Rosi (DPO), pada hari Rabu 20 Maret 2013 lalu, sekitar pukul 14.00, ketiganya pergi ke salah satu rumah makan di Burneh. Setelah itu, Rosi mengajak kedua terdakwa menuju sebuah rumah di Rabesen. Baik Evi maupun Nisa, keduanya menikmati barang haram yang disajikan Rosi. Hingga selang berapa waktu Rosi berpamitan untuk keluar. Tidak lama kemudian, sekitar pukul 14.30, tim Resnarkoba Polda Jatim menggerebek lokasi yang ditengarai menjadi lokasi peredaran narkoba itu, dan keduanya diamankan petugas kepolisian. Dari TKP turut diamankan sejumlah barang bukti berupa narkoba jenis sabu dan alat hisap. Keduanya didakwa dengan Pasal 127 Undang-Undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Akibat perbuatannya kedua ibu paruh baya itu dituntut 4 tahun penjara dengan denda 800 juta subsider 3 bulan penjara. Mendengar tuntutan tersebut di hadapan Ketua Majelis Hakim M. Fadjarisman, keduanya menangis tersedu-sedu. Keduanya meminta keringanan hukuman kepada Majelis Hakim mengingat masing-masing masih memiliki tanggungan anak. “Saya mohon diberi keringanan hukuman, Pak. Kami masih punya tanggungan anak di rumah, kami menyesal dengan perbuatan kami,” ujar Evi menggantikan Nisa yang tak hentihentinya menangis.(dn/rah)

ori/koran madura

KLARIFIKASI. Sejumlah warga Sampang yang mendatangi kantor PJKA, yang berada di Jalan Raya Kamal, Selasa (23/7).

IZIN SEWA GANDA KEPALA DAERAH

BANGKALAN – Mindset di dalam masyarakat yang mengatakan bahwa Karsa (Sukarwo-Syaifullah) telah melakukan kecurangan dan penjegalan terhadap salah satu pasangan calon cagubcawagub dibantah oleh salah satu partai pengusungnya, yakni Partai Demokrat (PD). Melalui Ketua DPC PD Bangkalan, Ismail Hasan mengatakan tidak ada yang curang dalam proses pemilihan gubernur (pilgub) tersebut. Karsa yang tak lain merupakan incumbent sejak awal sudah menjalin komunikasi baik dengan semua partai non parlemen. ”Tiga bulan sekali pak

Karwo (panggilan Soekarwo) mengadakan kunjungan silaturrahmi secara rutin sejak dulu. Kalau pun ada satu atau dua partai ketika menjelang pelaksanaan pilgub keluar dari barisan. Justru partai tersebut yang berkhianat terhadap komitmen yang telah dibangun bersama selama ini,” ungkapnya. Sementara untuk isu penjegalan yang beredar, lanjut Ismail, merupakan ranah KPU. Sebab, pada intinya siapa pun bebas menggalang dukungan untuk pemenangan calon yang diusung.”Siapa pun yang hendak mencari dukungan sebanyak-banyaknya pun bebas,” katanya.

ori/koran madura

Demokrat Tidak Mengakui Telah Menjegal Cagub-cawagub

Ismail Hasan

Ketua DPC PD Bangkalan Bila ada partai yang banyak mendukung Karsa, karena yang bersangkutan su-

dah membangun komitmen bersama sejak awal. Ismail menjelaskan dukungan Karsa sendiri sejauh ini memang terdiri dari banyak partai dan elemen. Dari struktural partai yang dipimpinnya sendiri sudah bergerak mulai dari tingkatan DPC, PAC sampai ke ranting. ”Saya sudah memerintahkan agar segera konsolidasi untuk pemenangan pilgub mendatang,” jelasnya. Selain itu, Ismail menerangkan mengenai pembentukan komunikasi ke tingkat bawah pihaknya sudah melakukan hal itu. Akan tetapi, tim pemenangan Karsa sendiri bukan dari struktural

partai, baik itu dari Demokrat atau pun partai pengusung yang lain. Menurutnya, kalau salah satu partai ditunjuk menjadi tim pemenangan, komposisinya dikhawatirkan kurang pas, tentunya akan menjadi permasalahan. Lebih baik memang seperti itu, terdiri dari non struktural. Yang pasti tim tersebut sudah dibentuk. Pihaknya pun belum mengetahui, siapa saja yang terlibat dalam tim tersebut. ”Saya menilai langkah tersebut terbilang bagus, untuk menghindari rasa kecemburuan diantara partai pengusung Karsa sendiri,” ujarnya. (ori/rah)

SISTEM LAYANAN

Warga Tak Puas Hasil Kesepakatan dengan PLN BANGKALAN - Puluhan Masyarakat Desa Pajenten Kecamatan Tanah Merah Bangkalan kembali mendatangi kantor DPRD Bangkalan. Mereka menuntut dipertemukan dengan manajer Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang pada pertemuan minggu lalu sempat mangkir saat dipanggil oleh anggota legislatif. Dalam hearing yang difasilitasi oleh Komisi C DPRD setempat, Selasa (23/7), warga mempertanyakan buruknya sistem pelayanan yang diberikan. Menurut salah satu perwakilan warga Pejanten, jaringan aliran listrik di desanya tidak maksimal. Sehingga membuat sejumlah barang elektronik milik warga mengalami kerusakan. Selain itu, pihak PLN dituding telah melakukan pemutusan aliran listrik dengan membawa meteran dan belum ada kejelasan hingga saat ini. "Ada petugas PLN memutus jaringan listrik dan membawa meteran itu," kata Waroh, warga pejanten yang ikut dalam hearing. Bahan, kata Waroh, dirinya diwajibkan membayar lagi untuk mendapatkan

doni heriyanto/koran madura

HEARING. Puluhan warga Desa Pajenten Kecamatan Tanah Merah Bangkalan saat hearing dengan pihak PLN. aliran listrik baru agar bisa berfungsi kembali. Wanita paru baya ini mengaku sangat keberatan dan merasa dirugikan jika harus membayar 1,4 juta sesuai dengan permintaan PLN. Apalagi, selama jaringan PLN masuk di daerahnya tidak pernah berfungsi secara optimal seperti yang warga harapkan. "Kok masih diminta bayar lagi, yang jelas kami yang dirugikan, bukan pihak

PLN," imbuhnya. Menanggapi tuntutan dari warga, Manajer PLN Bangkalan, Alvian di depan anggota Komisi C saat hearing mengatakan pemutusan yang dilakukan oleh pihaknya sebagai dampak dari laporan mengenai kurang maksimalnya aliran listrik. Kendati demikian, pihaknya berupaya memindahkan jaringan dari gardu yang lama ke jaringan permanen. "Pemutusan itu

sebagai upaya untuk memperbaiki jaringan yang tidak normal," kata Alvian. Oleh sebab itu, bagu warga yang ingin disambung kembali melalui jalur permanen diwajibkan membayar 1,4 juta untuk memasang kilometer yang baru. Karena, biaya tersebut dialokasikan sebagai biaya administrasi dan untuk tagihan susulan. Menurutnya, ada temuan pihaknya di desa Pejanten terjadi pelanggaran yang

dilakukan oleh oknum dengan memindah jaringan tanpa sepengetahuan pihak PLN. "Uang itu sebagai biaya memasang yang baru dan uang tagihan susulan serta denda, karena ada temuan kami telah terjadi pelanggaran," papar Alvian. Tetap memberlakukan wajib bayar sebanyak Rp 1,4 juta, membuat warga tidak puas. Bahkan, warga menuding PLN bertindak semenamena tanpa melihat kerugian dan beban yang harus ditanggung oleh warga. Suasana pun sempat memanas, membuat berjalannya proses hearing berjalan alot. Sementara itu, Ketua Komis C DPRD Mukaffi Anwar berserta anggota komisi C lainnya mengambil sikap bijak dengan menanggung separuh biaya yang harus dibayar oleh warga. Langkah tersebut, kata Mukaffi sebagai alternatif agar permasalahan tidak berlarut-larut dan warga dengan segera dapat menikmati aliran jaringan listrik. "Ini atas inisiatif bersama anggota lainnya, untung menanggung separuh uang yang harus dibayar," tandas Mukaffi.(dn/rah)

Warga Menuntut Penyelesaian PT PJKA BANGKALAN - Sejumlah warga Sampang mendatangi kantor Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) yang berada di Jalan Raya Kamal, kemarin (23/7). Kedatangan mereka untuk mempertanyakan izin sewa tanah yang diduga dibuat ganda oleh yang bersangkutan. Sebab ada dua izin sewa lahan yang telah dikeluarkan PT PJKA terhadap satu tanah yang sama, tepatnya berada di Jalan Rajawali Baru, kelurahan Polagen Kabupaten Sampang. Mereka menuntut agar pihak PJKA menyelesaikan kasus izin ganda tersebut. Sebab, masyarakat tidak terima akan penggunaan bangunan yang diperuntukkan sebagai tempat kos-kosan. Padahal, sebelumnya tanah tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan umum dan jalan. ”Masyarakat di Sampang bergejolak terkait pembangunan yang dilakukan pihak kedua. Sebab, pihak kedua mengaku sudah mengantongi izin juga terhadap tanah tersebut,” kata Mas’ud, warga sekaligus salah satu pengurus Yayasan Al-Qodiri. Dia mengatakan pihak kedua yang bernama Siti Amiroh telah melakukan pelanggaran mendirikan bangunan. Padahal izin pertama telah diberikan oleh PJKA kepada pihak pertama atas nama Yayasan Al-Qodiri. Tanah tersebut oleh pihak pertama dimanfaatkan sebagai jalan umum yang sebagian telah ditanami penghijauan pohon dan saluran irigasi air. Akan tetapi, oleh pihak kedua yang mengaku mengantongi izin yang diajukan bulan Maret 2013 lalu dibangun tempat kos-kosan. Parahnya lagi, pohon yang berfungsi sebagai penghijauan ditebang tanpa memberitahu kepada masyarakat. Selain itu, aliran air ditutup oleh pihak kedua. Tentunya hal itu menyakiti perasaan warga yang telah menanam dan membuatnya. Pihaknya meminta PJKA untuk membatalkan dan mencabut izin permohonan pihak kedua. Sebab, alasan pertama surat izin lebih dahulu dike-

luarkan pada pihak pertama, yakni Yayasan Al-Qodiri. Selain itu, asas manfaat penggunaan lahan, oleh pihak kedua hanya dijadikan sebagai kepentingan pribadi, sedangkan pihak pertama menggunakan jalan tersebut untuk kepentingan umum dan pelebaran jalan. ”Pertanyaannya kenapa tanah sudah dikontrakkan lebih dulu pada pihak pertama, kok malah dikontrakkan kembali kepada pihak lain. Ini kan sudah aneh,” ungkapnya. Menurut Mas’ud, pihak pertama telah mengantongi ijin sewa lahan dari pihak PJKA selama 3 tahun, sejak tahun 2012 lalu. Luas tanah yang telah disepakati dalam perjanjian sewa-menyewa seluas 4800 meter, sedangkan izin dari pihak kedua baru diajukan pada tahun ini dengan luas tanah 444 meter. Kebetulan tanah yang dimaksud, tumpang tindih dengan tanah yang telah disewa oleh pihak pertama. ”Yang jelas, pembangunan kos-kosan yang berlangsung saat ini harus dihentikan, agar menemukan jalan keluar terlebih dahulu. Sebab, kalau hal itu terus dibiarkan akan menimbulkan permasalahan dan mengancam keamanan warga sendiri,” terangnya. Sementara itu, Manajer Pengusaha dan Aset PT PJKA, Chamim mengaku akan mengkroscek kembali dan mengkonfirmasi perihal kasus tersebut. Sebab, kontrak sewa-menyewa lahan yang dimaksud ternyata berbeda tempat pembuatan. ”Kontrak yang pertama dibuat di sini dan yang kedua dibuat di Surabaya. Jadi, kita akan konfirmasi kepada dua belah pihak, antara DAOP dan data yang ada disini. Selain itu, kantor disini baru, dengan adanya kasus ini kita akan mengkonfirmasi ulang,” ujarnya. Selain itu, lanjutnya, mengenai pembangunan yang ada pada daerah tersebut harus segera dihentikan, karena pihaknya telah memberitahukan melalui pesan singkat kepada pihak kedua. Jika pihak kedua tetap bersikukuh, maka peranan aparat kepolisian sangat dibutuhkan. (ori/rah)


8

LINTAS MADURA

RABU 24 JULI 2013 NO.0166| TAHUN II

DPC PKB

Mazlan Calon Kuat Wakil Ketua Dewan SURABAYA - Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Mazlan Mansyur meraih skor tertinggi dalam rapat pleno DPC PKB Surabaya untuk menggantikan jabatan Musyafak Rouf sebagai calon Wakil Ketua DPRD Surabaya. “Dalam rapat pleno yang digelar tadi malam (22/7), Mazlan Mansyur meraih skor tertinggi,” kata Ketua DPC PKB Surabaya Syamsul Arifin saat dihubungi wartawan melalui ponselnya, di Surabaya, Selasa (23/7). Informasi yang dihimpun Antara menyebutkan dalam rapat pleno itu Mazlan Mansyur (Komisi B) meraih skor 20, Naim Ridwan/Gus Naim (Komisi A) skor 4, Musrifah (Komisi C) skor 2, Masduki Toha (Komisi D) skor 1 dan Syaifi (calon pengganti antarwaktu Musyafak Rouf)

KORBAN PANTULAN PELURU TULUNGANGUNG. Sujiono (55) keluar dari ruang operasi di Rumah Sakit Dr. Iskak Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (23/7. Sujiono warga Desa Kedungwaru, Tulungagung, korban pantulan peluru (rikoset) ketika berlangsungnya penyergapan teroris.

KPPU Gandeng Kejaksaan Agung Berantas Kartel SURABAYA - Komisi Pengawas Persaingan Usaha atau KPPU menggandeng Kejaksaan Agung untuk memberantas kartel di pasar perdagangan. “Upaya tersebut kami wujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama dan Koordinasi dalam rangka Penegakan Hukum Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, pada Senin (22/7),” kata Kepala KPPU Kantor Perwakilan Daerah Surabaya Dendy Rahmad di Surabaya, Selasa (23/7). Penandatanganan itu dilakukan Ketua KPPU M. Nawir

Messi dan Jaksa Agung Basrif Arief di Gedung Kejaksaan Agung RI Jakarta. “Kami optimistis MoU yang bertepatan dengan Peringatan ke-53 Hari Bhakti Adhyaksa dapat menjadi landasan bagi KPPU dan Kejaksaan Agung untuk memperlancar, mempercepat, mengoptimalkan penegakan hukum larangan praktek monopoli, dan persaingan usaha tidak sehat,” ujarnya.

Ia mengatakan, nota kesepahaman tersebut semakin menyempurnakan sistem penegakan hukum pidana persaingan yang terintegrasi (Integrated Competition Justice System). “Hal sama telah kami lakukan pada 2011 melalui MoU dengan Polri,” ucapnya. Penandatanganan nota kesepahaman itu juga akan membuat alur penegakan hukum pidana persaingan usaha tidak sehat bisa dilakukan mulai dari penyidikan hingga penuntutan. “Langkah tersebut sesuai dengan pasal 44 (3) UU Nomor 5 Tahun 1999 tentang Laran-

gan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat,” paparnya. Ia juga mengemukakan, ruang lingkup kerja sama tersebut meliputi permintaan informasi/ data, kajian/penelitian, narasumber/tenaga ahli/bantuan hukum, pengembangan sumber daya manusia, dan sosialisasi. “Kedua lembaga sepakat melakukan kajian/penelitian terkait struktur usaha dan potensi praktek monopoli sesuai dengan tugas dan wewenangnya masing-masing, pemberian bantuan hukum dalam rangka pembuktian dan penegakan hukum lainnya,” katanya. (ant/dik)

MUDIK

Dishub Siapkan Dua Angkutan Lebaran Gratis

PAMEKASAN - Dinas Per-

hubungan, Komunikasi, dan

Informatika Pemerintah Ka-

bupaten Pamekasan menyediakan sebanyak dua bus angkutan lebaran gratis pada Idul Fitri 1434 Hijriah. Menurut Kepala Dishubkominfo Pamekasan M. Bahrun di Pamekasan, Selasa, dua bus itu merupakan angkutan bantuan dari Provinsi Jawa Timur, untuk mengangkut warga Pamekasan yang hendak mudik dari Surabaya menuju Pamekasan. “Angkutan mudik ini, pendaftarannya di Dishub Jatim di Surabaya,” katanya. Menurut rencana, mudik lebaran dari Surabaya menuju Pamekasan pada H-2 Lebaran dengan menggunakan bus Perum Damri, dengan tujuan akhir Terminal Bus Ceguk, Pamekasan. Bahrun mengatakan bantuan layanan angkutan gratis kepada para pemudik berasal dari Pamekasan itu merupakan program tahunan. Pada Lebaran 2012, Dishub Jatim juga membantu dua bus gratis untuk warga Pamekasan. “Selain meringankan bebas warga saat Lebaran, bantuan mudik itu juga dimaksudkan untuk menekan banyaknya warga yang mudik menggunakan kendaraan pribadi,” katanya. Ia menjelaskan salah satu penyebab banyaknya kecelakaan lalu lintas saat mudik Lebaran, karena banyak pemudik yang pulang kampung menggunakan kendaraan pribadi, terutama roda dua. “Makanya pemerintah menyiasati dengan cara memberikan bantuan angkutan gratis kepada para pemudik,” kata Bahrun. Selain mudik Lebaran, Dishub juga menyediakan angkutan gratis pada waktu arus balik Lebaran, yakni pada H+7 Lebaran atau setelah “Lebaran Ketupat”. (ant/rah)

skor 1. Menurut Syamsul, yang memberikan penilaian terhadap para anggota DPRD Surabaya tersebut adalah para pengurus DPC PKB Surabaya dengan mempertimbangkan keaktifan dan kinerja selama ini di DPRD. Saat ditanya realitas yang ada di DPRD Surabaya bahwa Masduki Toha lebih aktif dan vokal dari pada Mazlan, Syamsul mengatakan yang memilih Mazlan adalah pengurus DPC PKB Surabaya. “Yang memilih bukan saya, tapi pengurus yang lain,” katanya. Namun, lanjut dia, Syamsul mengatakan yang menjadi pertimbangan pengurus DPC PKB Surabaya dalam pemberian skor adalah rekam jejak dari para anggota DPRD dari FPKB selama ini.

“Yang kami laporkan dari hasil rapat pleno itu belum penentuan. Prosesnya masih panjang dan yang menentukan itu adalah DPP PKB,” katanya. Ia menegaskan bahwa tidak ada kriteria khusus dalam penentuan calon pengganti Musyafak Rouf yang kini menjadi narapidana kasus jasa pungut di Lapas Porong Sidoarjo. “Hanya saja, loyalitas terhadap partai yang paling diutamakan,” katanya. Selain itu, lanjut dia, setiap calon yang ditunjuk tersebut harus mau menandatangani pakta integritas yang diputuskan DPC PKB Surabaya. “Kita sudah disediakan, mau tidak mau, ya, harus tanda tangan, kalau tidak mau ya dicoret,” katanya. (ant/dik)

LSM

KI Terima Pengaduan LSM Soal Parpol SURABAYA - Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur menerima pengaduan sejumlah lembaga swadaya masyarakat terkait lima partai politik besar yang tidak melaksanakan kewajiban melaporkan keuangan rutin kepada publik secara transparan. “Ada lima parpol yang dimohonkan sengketa informasi publiknya oleh LSM terkait kewajiban badan publik nonpemerintah,” kata Komisioner Komisi Informasi Jatim, Daan Rahmat Tanod, kepada wartawan pada acara prapeluncuran Laboratorium Keterbukaan Informasi Publik di Kantor KI Jatim, Selasa (23/7). Kelima partai politik tersebut di antaranya Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan Partai Demokrat. Ia mengaku, dalam laporannya pemohon sudah melakukan secara prosedural. Artinya, kata dia, apa yang sudah dimintakan perundangan sudah dilakukan pemohon. Hanya saja, pihak termohon atau partai politik belum meresponnya.

“Bisa jadi ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan parpol. Tapi, yang jelas sampai dengan diajukannya permohonan sengketa informasi oleh pemohon, parpol itu belum memberikan informasi data yang dimohon oleh pemohon,” kata dia. Sebenarnya, lanjut Tanod, parpol tidak sulit untuk membuat laporan dana dan struktur organisasinya. Salah satunya dengan menempelkan di papan pengumuman. “Tempelkan saja di papan pengumunan, tidak masalah. Yang penting sudah ada laporan ke publik,” katanya. Sedangkan, ketika disinggung tentang mediasi, Tanod mengaku sampai saat ini belum dilakukan. Mediasi akan dilakukan bersamaan dengan sidang ajudikasi, karena sidang ajudikasi itu kalau secara administrasi persyaratannya lengkap bisa dilanjutkan. “Nanti putusannya bisa dimintakan kepada para pihak apa melalui proses mediasi lebih dulu atau tidak sehingga langsung pada ajudikasi tergantung kepada para pihak nantinya,” katanya.

Di sisi lain, Tanod menjelaskan Komisi Informasi Jatim masih memiliki pekerjaan rumah 32 kasus sengketa informasi yang harus segera diselesaikan. Dimana 32 sengketa informasi itu diajukan masyarakat setelah tanggal 29 April lalu. Penyelesaian 32 kasus sengketa informasi itu terkatung-katung, karena Komisi Informasi Jatim tidak memiliki panitera. Selama ini, penyelesaian sengketa diselesaikan oleh sekretaris yang merangkap sebagai panitera. Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Jatim Joko Tetuko mengungkapkan, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Informasi Publik, dijelaskan bahwa instansi publik baik pemerintah atau swasta harus memberikan informasi publik yang diminta masyarakat. “Informasi yang menyangkut masyarakat umum adalah mengenai program kerja, penyandang dana, arus keluar masuk pendanaan dan laporan pertanggungjawaban masing-masing lembaga publik,” kata Joko Tetuko. (ant/dik)

UNJUK RASA

Pengurus Panti Asuhan Demo di DPRD SURABAYA - Puluhan pengurus panti asuhan bersama anak-anak yatim piatu se-Kota Surabaya demonstrasi di halaman depan gedung DPRD Kota Surabaya, Selasa, untuk mengingatkan pemerintah agar memperhatikan hak-hak anak Indonesia khususnya yatim piatu yang kini masih terabaikan. Mereka yang tergabung dalam Badan Kerja Sama Panti Asuhan Islam (BKSPAIS) Surabaya ini mendatangi gedung DPRD dengan membawa poster yang bertuliskan desakan pemerintah untuk memperhatikan hak-hak anak yatim piatu yang dinilai masih terabaikan. Puluhan anak yatim piatu ini juga membagikan dua jenis stiker bergambar Presiden RI Soekarno dan Pendiri Nahdlatul Ulama (NU) K.H. Hasyim Asyari kepada para pengguna jalan. Selain itu, aksi yang juga memperingati Hari Anak Nasional kali ini juga digelar aksi teatrikal yang menggambarkan damp-

ak kenaikan harga BBM terhadap kehidupan anak-anak khususnya di panti asuhan. “Kami menuntut bantuan langsung sementara (BLSM) juga diberikan kepada anak yatim piatu,” kata Koordinator aksi Rumadi. Menurut dia, mereka menilai hak anak yatim piatu adalah sama dengan warga miskin lainnya yang juga perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah, termasuk penerimaan BLSM sebagai kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM. Ia menilai bahwa masih lemahnya penerapan pasal 34 UUD 1945 tentang fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh Negara. Hal ini dibuktikan dengan anak-anak yatim yang juga sebagai anak-anak miskin tidak dipelihara Negara tapi dipelihara panti asuhan. “Selama ini panti asuhan kurang mendapat perhatian dari pemerintah. Bahkan untuk BLSM saja tidak dapat,” katanya. (ant/dik)


TAPAL KUDA

9

RABU 24 JULI 2013 NO.0166| TAHUN II

HAJI

Banyak Calhaj Beresiko Tinggi PROBOLINGGO - Sebanyak 27,6 persen dari 464 total jamaah calon haji asal Kabupaten Probolinggo berisiko tinggi. Mereka adalah jamaah haji berusia di atas 60 tahun dan menderita penyakit serius seperti hipertensi, jantung, paruparu, kencing manis, hingga obesitas. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo, melalui Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), dr. Dyah Kuncarawati Selasa (23/7). Namun demikian, kata dia, pemerintah tidak dapat menghalangi seseorang untuk beribadah haji lantaran masalah usia lanjut. “Mereka yang berisiko tinggi itu

akan terus dipantau dan didampingi petugas kesehatan selama menjalankan ibadah haji,” ujarnya. Menurutnya, jika dibanding tahun lalu JCH berisiko tinggi tahun ini jauh lebih besar. Dari tahun sebelumnya, yakni hanya 14,2 persen dari 877 total jamaah calon haji yang berisiko tinggi. Diketahui, kondisi jamaah calon haji berisiko tinggi saat melakukan pemeriksaan pertama di masing-masing puskesmas. “Pemeriksaan tahap pertama, Dinkes langsung memberikan pengobatan kepada 128 JCH berisiko tinggi itu. Menjelang keberangkatan mereka ke Tanah Suci nanti, selanjutnya pihaknya akan kembali memeriksa mereka,”ucapKabid

P2PL, Dinkes Kabupaten Probolinggo. Kemudian pemeriksaan tahap kedua dipusatkan di lima Puskesmas. Yakni, Puskesmas Kotaanyar, Krejengan, Maron, Leces, dan Puskesmas Sumberasih. ”Jika pada pemeriksaan tahap kedua itu ternyata JCH belum sembuh dari sakitnya, mereka direkomendasikan untuk berobat di Puskesmas tempat tinggalnya. Dan kalau terpaksa mereka berangkat haji, akan direkom ke Puskesmas dengan membawa surat petunjuk obat penyembuhnya. Dengan demikian petugas kesehatan di Tanah Suci dengan mudah untuk menangani JCH yang berisiko tinggi itu,”pungkas dr. Dyah Kuncarawati.(hud).

PEACE BUILDING PEMUSNAHAN BAWANG ILEGAL. Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Banda Aceh memusnahkan bawang ilegal di Banda Aceh, Selasa (23/7). KPPBC Banda Aceh memusnahkan sekitar dua ton bawang bombay ilegal asal India yang diselundupkan melalui pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue.

Jangan Coba-coba Melakukan Sweeping PROBOLINGGO - Kepala Kepolisian Resort Probolinggo, AKBP Endar Priantoro menghimbau kepada seluruh warga Kabupaten Probolinggo untuk dapat melaporkan organisasi masyarakat (Ormas) yang melakukan sweeping. Hal itu diungkapkan langsung oleh mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi melalui Kasubag Humas Iptu Heri Iswanto kepada wartawan, Selasa (23/7). Pihaknya mengeluarkan himbauan kepada seluruh masayarakat kabupaten Probolinggo agar segera melaporkan segala aktifitas bentuk kriminalitas yang dilakukan oleh anggota Ormas. “Kapolri mengeluarkan Himbauan seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia, agar dapat menindak tegas secara hukum seluruh ormas maupun masyarakat yang melakukan sweping,” kata Iptu Heri Iswanto melalui siaran persnya. Berdasarkan instruksi Kapolri, himbauan tersebut dilakukan agar tidak terjadi lagi tindakan kekerasan yang dilakukan oleh ormas dengan melakukan sweping kepada tempat-tempat keramaian, seperti yang terjadi di Kendal,

Selain itu, Polres Probolinggi juga meningkatkan patroli pada beberapa wilayah yang dianggap rawan terjadi tindak kejaha-

tan. “Saat Ramadhan hingga jelang Idul Fitri cenderung tindak kejahatan seperti pencurian atau perampasan terjadi,”pungkasnya..(hud)

Jawa Tengah. “Jangan ada yang menodai bulan puasa dengan sweeping oleh pihak-pihak yang tidak mempunyai kewenangan atau pelanggaran hukum lainnya,” jelasnya. Selain itu, mantan Kanit Laka ini juga kembali menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Probolinggo untuk dapat segera melaporkan kepada Polres Probolinggo, jika adanya ormas yang melaksanakan Sweeping, Razia dan juga melanggar hukum lainnya.”Masyarakat langsung lapor ke Polres Probolinggo atau polsek terdekat,”bebernya. Melainkan itu, masih menurut Heri Iswanto. Dia mengatakan seluruh lapisan masyarakat harus menghormati perayaan Ramadhan dan jelang Idul Fitri dengan melaksanakan kegiatan yang positif, serta menghindari tindakan yang merugikan orang lain. .

dari Belanda, 10 mahasiswa “Hongkong Baptist University” dari Hongkong, 15 mahasiswa “International Christian University” dari Jepang, satu mahasiswa “St Andrews University” dari Jepang, empat mahasiswa “Chinese University of Hong Kong” dari Hong Kong, tiga mahasiswa “Lingnan University 0f Hong Kong” dari China, empat mahasiswa “Guangxi Normal University”, dan lima mahasiswa “Guangxi University of Science and Technology” dari China. Untuk tempat, Jones mengatakan mereka semua berbaur dengan warga di enam dusun yang ada di wilayah Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Para mahasiswa itu melaksanakan program kerja yang telah dirancang sesuai dengan tema sentral yang diusung yakni Education for Better Future. “Tema dalam program kerja ini fokus pada pembenahan infrastuktur pendidikan pada SMPN 2 Mojo dalam kelas jauh, baik yang bersifat fisik maupun non fisik,” ujarnya. Pihaknya juga menyebut, COP kali ini memiliki beberapa keistimewaan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Dalam COP 2013 ini, terdapat universitas baru yang yang ikut tergabung dalam kegiatan tersebut, yaitu uni-

versitas dari Hongkong dan China yaitu Lingnan University 0f Hongkong, Guangxi Normal University, Guangxi University of Science and Technology. Pihaknya menargetkan, secara “global vision” kegiatan ini mampu menjadi embrio bagi terciptanya bangunan perdamaian dan “peace building” di masyarakat. Mereka bisa saling tukar budaya, sehingga juga tercipta rasa toleransi di antara masyarakat dan mahasiswa asing yang mengadakan kegiatan di tempat tersebut. Kegiatan COP atau KKN (kuliah kerja nyata) yang digelar oleh UK Petra ini merupakan bagian dari salah satu program service learning yang dipelopori oleh IPSL (International Partnership for Service Learning), suatu lembaga nirlaba bermarkas di New York, Amerika Serikat yang mensponsori program “service learning” di berbagai negara. UK Petra terpilih menjadi “local chapter” untuk wilayah Indonesia, guna melaksanakan program tersebut melalui kegiatan COP. Kegiatan tersebut sudah dimulai sejak 1994 lalu. Sejak tahun 2004, lokasi desa binaan COP dialihkan ke Kabupaten Kediri setelah hampir enam tahun dilaksanakan di Kabupaten Magetan.(ant/rah)

Ada Mualaf di Yadnya Kasada

KPU Menggenjot Partisipasi Warga

tersebar di sejumlah ruas titik jalan di Kota Probolinggo. Ketua Pokja Sosialisasi KPU Kota Probolinggo, Eko Purwanto, kepada wartawan menjelaskan, sosialisasi ini dilakukan untuk memperkenalkan seluruh kandidat kepada masyarakat. Ia menilai, selama ini sosialisasi kurang efektif jika

KEDIRI - Sebanyak 98 mahasiswa asing dari sejumlah universitas di luar negeri melakukan “COP” atau “Community Outreach Program” di Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Pelaksana Harian Kepala Unit Hubungan Masyarakat dan Informasi Studi Universitas Kristen Petra Surabaya Jones Syaranamual mengatakan kegiatan ini merupakan program dari kampus untuk saling tukar budaya. “Melalui COP ini, peserta yang ikut terlibat diajak untuk belajar hidup berinteraksi bersama masyarakat beda budaya, pola pikir, status sosial ekonomi dan tingkat pendidikan serta belajar mengasah kepekaan sosial dalam membantu masyarakat di desa dalam menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi,” katanya mengungkapkan. Pihaknya mengatakan secara keseluruhan terdapat 157 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa UK Petra sendiri dan mahasiswa asing atau dari kampus luar negeri. Jumlah mahasiswa UK Petra yang mengikuti kegiatan ini mencapai 59 mahasiswa dan 98 di antaranya dari kampus luar negeri. Mahasiswa dari kampus luar negeri itu antara lain, 27 mahasiswa “Dong Seo University” dari Korea Selatan, 29 mahasiswa “Inholland University”

BUDAYA

POLITIK

PROBOLINGGO - Guna mengantisipasi rendahnya partisipasi dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Walikota Probolinggo, 29 Agustus mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Probolinggo dengan gencar melakukan sosialisasi para kandidat, salah satunya melalui alat peraga yang

98 Mahasiswa Asing Ikuti “COP”

kandidat hanya memperkenalkan diri lewat sejumlah spanduk atau baliho. “Apalagi saat ini juga bertepatan dengan pemilihan legislatif, sehingga spanduk dan baliho para calon bercampur dengan caleg. Masyarakat kebingungan untuk membedakan antara calon wali kota dan

calon anggota legislatif,” kata Eko Purwanto. Eko Purwanto juga berharap, melalui sosialisasi ini diharapkan masyarakat yang sudah memiliki hak pilih dapat mengetahui lebih baik calon pemimpinnya. Selain itu, berharap akan terjalin kedekatan antara masyarakat dengan calon pemimpinnya. “Yang jelas kami sudah menginformasikan kegiatan ini kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Probolinggo, tanpa terkecuali. Kami hanya memberikan fasilitas, sayang sekali jika tidak dimanfaatkan,”ucapnya.. Seperti diberitakan sebelumnya, pada acara pengambilan nomor urut di Gedung Widyaharja yang lalu dan sosialisasi Pemilukada, KPU memilih kesenian tradisional wayang kulit. Dikatakan Eko Purwanto, jenis hiburan tersebut merupakan kesenian rakyat yang sudah menjadi salah satu daya tarik masyarakat Kota Probolinggo. “KPU dan Masyarakat bisa saling berinteraksi. Sehingga diharapkan kedekatan itu bisa terus terjalin, tidak hanya di masa sosialisasi dan kampanye saja,”pungkasnya. (hud)

LUMAJANG - Sebagian mualaf Suku Tengger di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menghadiri upacara Yadnya Kasada di Gunung Bromo yang digelar Selasa hingga Rabu (24/7). “Mereka tidak mengikuti ritual upacara Kasada, namun hanya datang untuk rekreasi dan menjalin silaturahmi sesama warga Tengger yang sebagian besar berkumpul di Gunung Bromo,” kata tokoh masyarakat Tengger di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Martiam. Menurut dia, upacara Yadnya Kasada Bromo merupakan salah satu kegiatan untuk menjaga kelestarian budaya dan menjalin silaturahmi warga Tengger di empat kabupaten di Jawa Timur yakni Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Pasuruan, dan Malang. “Warga Tengger baik yang beragama Islam maupun Hindu saling menjaga toleransi umat beragama, sehingga perbedaan agama tidak pernah menimbulkan konflik dan kami hidup damai berdampingan,” ucap Pejabat sementara (Pjs) Kepala Desa Argosari itu. Martiam mengakui bahwa tidak semua mualaf Tengger di Lumajang menghadiri upacara Kasada tahun ini

karena pelaksanaan upacara untuk menghormati leluhur warga Tengger itu bertepatan dengan Bulan Ramadhan. “Mualaf Tengger yang datang ke upacara Kasada tetap menjalankan ibadah puasa, namun mereka tidak mengikuti prosesi ritual warga Tengger yang memeluk agama Hindu tersebut,” tuturnya. Ia menjelaskan Suku Tengger di Lumajang biasanya membawa sesajen yang berisi hasil bumi atau pertanian mereka untuk dipersembahkan dalam upacara Yadnya Kasada di gunung yang

memiliki ketinggian 2.329 meter dari permukaan laut itu. “Sisa sesajen yang sudah diberi doa akan dibawa pulang ke Lumajang, selanjutnya akan diletakkan di sejumlah sumber mata air di Desa Argosari yang dipercaya Suku Tengger dapat membawa berkah untuk meningkatkan hasil panennya,” paparnya. Terlalu banyak orang yang berada di bibir kawah dapat membahayakan keselamatan pengunjung,” tandasnya. (ant/rah)


10

LINTAS JATIM

RABU 24 JULI 2013 NO.0166 | TAHUN II

TANJUNG PERAK

BMKG Maritim: Waspadai Gelombang Tinggi

ant/siswowidodo

GUBERNUR SOAL PILGUB: Gubernur Jatim, Soekarwo (kiri) menjawab wartawan usai melantik Sumantri dan Samsi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Magetan periode 2013-2018 di Gedung DPRD Kab. Magetan, Jatim, Selasa (23/7). Terhadap himbauan tokoh NU agar warga Nahdliyin tidak memilih pasangan Cagub-Cawagub Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa) dalam Pemilihan Gubernur Jatim 29 Agustus mendatang, Soekarwo tidak mau menanggapi karena dia menganggap itu masalah intern NU.

Fahmi Bachmid Pengacara KPU SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur resmi menunjuk pengacara Fahmi Bachmid sebagai langkah untuk menghadapi gugatan yang disampaikan tim hukum Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya. "Benar, kami telah menunjuk tim pengacara dari kantor Fahmi Bachmid untuk menghadapi sidang gugatan kubu Khofifah-Herman di PTUN Surabaya," ujar Ketua KPU Jatim Andry Dewanto Ahmad ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (23/7). Khofifah-Herman melayangkan gugatan ke PTUN Surabaya dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan menyerahkan sepenuhnya ke tim hukum yang kini bergerak di Jakarta dan Jawa Timur. Dihubungi terpisah, Fahmi Bachmid mengatakan bahwa dalam menangani kasus tersebut timnya

yang berjumlah lima orang itu juga masih akan dibantu oleh tim dari jaksa pengacara negara (JPN) milik Kejaksaan Tinggi Jatim. "Memang kantor kami ditunjuk sebagai kuasa hukum. Kami tidak sendirian, nanti akan dibantu Tim JPN dari Kejati Jatim. Intinya, kami siap meladeni timnya KhofifahHerman," katanya. Advokat kondang yang juga salah satu anggota Tim Pembela Muslim (TPM) dalam kasus eksekusi terpidana teroris Amrozi cs itu ditunjuk KPU Jatim sebagai kuasa hukum, pada Senin (22/7) malam. Di samping itu, Fahmi sendiri juga merupakan

Sidang gugatan Khofifah di PTUN Surabaya akan dimulai pada 25 Juli. Ada total lima orang yang tergabung dalam kantor hukum, yakni saya sendiri, Imam Asmara Hakim, Zaenal Fandi, Agus Prijono dan Rahmat Santoso,”

Fahmi Bachmid Pengacara KPU

pengacara KPU Jatim saat menghadapi gugatan pasangan Khofifah-Mudjiono di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Pilkada Jatim 2008. Tidak itu saja, Fahmi sendiri juga bergelut di Jakarta menjadi pengacara artis kenamaan, seperti Ayu Azhari, Nikita Mirzani dan Adi Bing

Slamet. "Sidang gugatan Khofifah di PTUN Surabaya akan dimulai pada 25 Juli. Ada total lima orang yang tergabung dalam kantor hukum, yakni saya sendiri, Imam Asmara Hakim, Zaenal Fandi, Agus Prijono dan Rahmat Santoso," kata dia. Sementara itu, Kubu Khofifah-Herman protes terhadap keputusan pleno KPU Jatim karena tidak meloloskan namanya sebagai daftar peserta Pilkada Jatim yang berlangsung 29 Agustus. "Gugatan lewat PTUN sudah masuk Jumat (19/7), begitu pula ke DKPP juga sudah. Saya serahkan sepenuhnya ke tim hukum untuk melakukan langkah-langkah yang diperlukan," kata Khofifah pada sebuah kesempatan belum lama ini. Sambil menunggu keputusan PTUN dan DKPP, Khofifah optimistis akan memenangkan gugatan, sehingga ia mengaku

Andry Dewanto Ahmad Ketua KPU Jatim akan terus berkeliling Jatim untuk menyolidkan dukungan masyarakat kepadanya. Sedangkan, soal adanya rayuan pasangan calon gubernur lain terhadap massa pendukungnya, Khofifah menyatakan, bahwa pendukungnya militan dan tidak akan pindah ke lain hati. (ant/dik)

SURABAYA - Masyarakat pelayaran diimbau untuk mewaspadai gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia akibat pergerakan angin dari pusat tekanan tinggi di Australia menuju pusat tekanan rendah di Laut China Selatan. "Saat ini ada perbedaan tekanan udara di Australia yang mencapai 1.034 milibar dan di Laut China selatan sekitar 1.004 milibar. Perbedaan tekanan itu mendorong angin bergerak ke tekanan rendah. Akibatnya, Indonesia yang menjadi landasan pacu, kecepatan angin dan gelombangnya cukup tinggi," kata staf Informasi dan Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Maritim Tanjung Perak Surabaya Eko Prasetyo di Surabaya, Selasa (23/7). Menurut Magiter Teknik Kelautan dan Magister Manejemen Teknik Lingkungan ini, kecepatan angin di Samudera Hindia lebih dari 65 kilometer/jam, sedangkan di Laut Jawa lebih dari 60 kilometer/jam. Dampak angin yang berkecepatan tinggi, sejumlah perairan seperti selatan Jatim, Bali, dan Nusa Tenggara tinggi gelombang berkisar 3-5 meter. Sementara itu, aktivitas sejumlah penyeberangan juga harus waspada karena gelombang cukup tinggi. Tinggi gelombang perairan di penyeberangan Gresik - Bawean mencapai 2-4 meter, Bawean - Masalembo 3-5 meter, Sapudi - Kangean 2 - 3,5 meter, Selat Madura 2,5 meter, Padangbai - Lembar 2,5 meter, sedangkan Kayangan Pototano 1,5 meter dan Ujung - Kamal sekitar 0,8 meter. "Dengan kondisi ini, kami berharap masyarakat yang beraktivitas di sejumlah perairan lebih hati-hati dan waspada," kata Eko Prasetyo. (ant/dik)

MUDIK

ITS Siapkan 10 Bus Mudik Bareng SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menyiapkan sepuluh bus untuk mudik bareng menjelang hari raya Idul Fitri 1434 Hijriah. “Tahun ini, panitia Ramadhan di Kampus (RDK) ITS menyiapkan 10 bus untuk mudik bareng pada 3 Agustus 2013,” kata penanggung jawab kegiatan Muhammad Faishal Alwi di Surabaya, Selasa (23/7). Ia menjelaskan ada sekitar tujuh kota yang menjadi tujuan mudik utama, yaitu, Trenggalek, Banyuwangi, Ngawi, Bojonegoro, Pacitan, Blitar, hingga Sumenep. “Masing-masing memiliki rute perjalanan yang berbeda-beda. Kami sebenarnya juga ingin menambah kota tujuan di daerah Jawa Tengah, namun ternyata tidak bisa,” katanya. Hal itu dikarenakan pemberitahuan yang terlalu

mendadak kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jatim selaku fasilitator mudik kali ini. “Dishub sendiri hanya bisa menyediakan sepuluh bus dengan tujuan kota-kota di Jawa Timur. Yang jelas, mudik bareng ini tak dikenai biaya sepeser pun alias gratis,” katanya. Ia mengatakan Panitia RDK ITS yang telah bekerja sama dengan BEM ITS serta Dishub sudah menutupi segala biaya yang diperlukan. “Jadi, peserta mudik tinggal mendaftar saja,” kata mahasiswa Jurusan Fisika itu. Syarat mudik bareng yang juga dibuka untuk umum itu hanya dengan menyerahkan fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan kartu tanda pengenal lainnya, baik berupa KTP ataupun SIM. Peserta mahasiswa hanya perlu menyerahkan salinan kartu tanda mahasiswa (KTM).(ant/dik)

WACANA CAPRES-WAPRES

AKSES JALUR MUDIK

Golkar Duetkan Ical-Pramono Edhie

Jalur yang Dilintasi Pemudik Diyakini Aman

SURABAYA - Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar mewacanakan untuk menduetkan Aburizal Bakrie (Ical) dengan mantan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo dalam Pemilihan Presiden 2014. "Duet Ical-Pramono Edhie memang sedang gencar dibicarakan di tingkat pusat. Tapi semua masih wacana dan belum pasti," ujar Wakil Sekretaris Jenderal Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Ridwan Hisjam, kepada wartawan di Surabaya, Selasa (23/7). Menurut dia, ada beberapa faktor yang membuat wacana tersebut menguat, di antaranya perbedaan antara kedua tokoh yang saling mengisi, baik dari segi partai, kedaerahan, status sosial dan sebagainya. "Ical itu pengusaha dan sipil, sedangkan Pramono Edhie mewakili militer. Kemudian, Ical itu dari Sumatera dan Pramono asal Jawa. Bahkan dari segi usia, lebih tua Ical dibandingkan Pramono," ucapnya. Tidak itu saja, kata dia, Pramono Edhie selaku Dewan Pembina DPP Partai Demokrat dinilai tepat mendampingi Ical yang seorang Ketua Umum DPP Partai Golkar. Untuk membahas terkait wacana tersebut, lanjut Ridwan Hisjam, akan segera dilakukan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar yang digelar sekitar Oktober tahun ini. "Saat ini sedang kami perjuangkan untuk digelar di Jawa Timur. Kami melihat,

SURABAYA - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V memastikan jalur yang akan dilintasi pengendara pada musim arus mudik dan balik menyambut Lebaran 2013 aman. "Sampai saat ini tidak ada kendala dan kami memastikan aman untuk dilewati. Semoga perjalanan pengendara pada musim arus mudik kali ini lancar dan tidak ada kendala," ujar Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) V Masrianto kepada wartawan di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (23/7). Ia menjelaskan, Jawa Timur memiliki jaringan jalan nasional, provinsi dan kabupaten. Dalam hal ini, BBPJN ditugasi pembinaan penyelenggaraan jalan nasional sepanjang 2.027 kilometer

Aburizal Bakrie Ketua Umum DPP Partai Golkar

Duet Ical-Pramono Edhie memang sedang gencar dibicarakan di tingkat pusat. Tapi semua masih wacana dan belum pasti,”

Ridwan Hisjam

Wakil Sekretaris Jenderal Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar potensi suara di sini sangat tinggi, apalagi usai adanya pergantian posisi ketua," kata mantan Ketua DPD I Partai Golkar Jatim tersebut. Dalam Rapimnas tersebut kemungkinan akan dibahas persoalan cawapres yang akan mendampingi Ical, apakah

Pramono Edhie Wibowo Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI

diputuskan sekaligus ditetapkan saat itu juga, atau setelah Pemilihan Umum Legislatif 2014. Selain nama Pramono Edhie Wibowo, sempat beredar juga nama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo untuk menjadi pendamping Ical di kepemimpinan periode 2014-2019. Sementara itu, disinggung tentang koalisi mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden, Ridwan Hisjam berharap partainya tidak memerlukan koalisi karena optimistis meraih suara di atas 20 persen. Kendati demikian, pihaknya tidak menutup kemungkinan ajakan koalisi dari partai manapun, termasuk Partai Demokrat, PDI Perjuangan, atau partai manapun. (ant/dik)

yang terpampang pada empat lintasan. Rinciannya, jalur lintas pantai utara sepanjang 486 kilometer, jalur lintas tengah sepanjang 215 kilometer, jalur lintas selatan sepanjang 620 kilometer dan jalur lintas penghubung sepanjang 705 kilometer. Sebagai upaya agar perjalanan lebih lancar, pihaknya akan menghentikan semua proyek di jalanan pada 15 hari menjelang Lebaran atau H-15. Ia mengaku, saat itu semua pengerjaan jalan dihentikan dan kapasitas yang ada bisa dilaksanakan maksimal. Beberapa ruas jalan yang masih dalam tahap perbaikan di antaranya ruas Tuban-Bulu, ruas Bojonegoro-Padangan-Ngawi. Di samping itu, ada pembangunan Jembatan Lay-

ang Peterongan, serta Jembatan Slompret dan Kolor yang kini sedang ditingkatkan. "Jembatan Layang Peterongan pada h-15 akan dihentikan pengerjaannya, dan difungsikan pada H-10 hingga H+10 Lebaran. Kemudian, dilanjutkan sesuai kontrak pada Desember 2013," kata dia. Sedangkan jalur BangilPasuruan sepanjang 2 kilometer yang saat ini juga sedang mngalami perbaikan akan dihentikan pengerjaannya pada H-15, kemudian H-10 sampai H+10 difungsikan bagi para pemudik. Sementara itu, BBPJN V juga menyediakan alat berat di kawasan Pantura dan Lintas Tengah Jatim yang bisa diperbantukan jika dibutuhkan. Total ada delapan titik

dengan sejumlah alat berat yang disediakan di kawasan tersebut. Ke delapan titik masingmasing ditempatkan di Tuban (Bulu-Tuban-Sadang), Lamongan (Tuban-BabatLamongan-Gresik), Sidoarjo (PPK Gempol-Bangil-Pasuruan-Probolinggo), Banyuwangi (PPK Situbondo-KetapangBanyuwangi). Kemudian, Madiun (Mantingan-Ngawi-MaospatiMadiun-Caruban), Nganjuk (Mantingan-Caruban-Nganjuk-Kertosono), Mojokerto (Kertosono-Jombang-Mojokerto-Gempol) serta Situbondo (PPK Probolinggo-PaitonSitubondo). "Sejumlah alat berat seperti 'dump truck', 'pick up', 'wheel loader', 'flat bed crane', 'mechanic tool' dan UPR," kata Masrianto. (ant/dik)

BALAP SEPEDA

Elga Kharisma Berpotensi Pertahankan Emas SEA Games SURABAYA - Pebalap sepeda nomor BMX Cross, Elga Kharisma Novanda, masih memiliki potensi besar untuk mempertahankan medali emas SEA Games Myanmar pada Desember 2013, seperti saat dia meraihnya dua tahun lalu di Jakarta. Pelatih Balap Sepeda Nomor BMX Cross, Sugeng Trihartono, saat dihubungi di Malang, Selasa, mengatakan bahwa peluang

meraih medali emas di bagian putri lebih besar daripada peluang putra yang persaingannya jauh lebih ketat. “Dari pengamatan kami, Elga Kharisma masih yang terbaik di Asia Tenggara. Apalagi, sekarang kemampuannya sudah lebih matang ketimbang dua tahun lalu,” kata Tono, sapaan akrab Sugeng Trihartono. Pada SEA Games 2011 di Jakarta dan Palembang, tuan

rumah mengawinkan medali emas nomor BMX Cross melalui dua pebalap asal Jawa Timur, yakni Buamin dan Elga Kharisma. Kedua nama tersebut masih menjadi tulang punggung kekuatan “Merah Putih” di Myanmar bersama beberapa pebalap BMX lain, salah satunya Tony Syarifudin. “Total ada tujuh pebalap yang kini mengikuti Pelatnas. Dua orang pebalap sedang

mengikuti latihan di Swiss dan lima pebalap lainnya berlatih di Malang,” ujar Tono. Dua pebalap yang berlatih di Swiss atas undangan Persatuan Balap Sepeda Internasional (UCI) adalah Elga Kharisma dan Tony Syarifudin. Ini merupakan ketiga kalinya mereka berlatih di Swiss setelah yang pertama pada tahun 2011. (ant/dik)


LINTAS JATIM

11

RABU 24 JULI 2013 NO.0166 | TAHUN II

DKPP Belum Menjdwal Sidang Gugatan BerKah SURABAYA – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) belum menjadwalkan sidang dari pengaduan pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Khofifah Indar Parawansa-Herman Sumawiredja (BerKah). Dalam website DKPP, jadwal persidangan pasangan yang dicoret KPU Jatim itu belum dicantumkan. “Kalau untuk jadwal lihat saja di website,” kata Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie Selasa (23/7). Menurut Jimly, gugatan tersebut akan diproses kalau memang memenuhi syarat. Pasangan BerKah sendiri sudah resmi melayangkan gugatan kepada DKPP pekan lalu. “Akan kami proses kalau sudah sesuai persyaratan pelaporan,” tegasnya. Sementara, pakar hukum administrasi negara Himawan Estu Bagio mengatakan dalam menyidangkan gugatan, maje-

lis hakim pasti akan mengacu sesuai dengan aturan yang berlaku. Dalam Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2013 tentang Penelitian Pencalonan dan Berkas Pencalonan sudah jelas. Di poin VI.4 disebutkan bahwa rekomendasi partai politik pendukung calon wajib ditandatangani ketua umum dan sekretaris jenderal. Saya kira majelis hakim tidak akan keluar dari perun-

dangan yang berlaku dalam memberikan pijakannya. Dan saya kira majelis hakim akan normatif sesuai dengan apa yang diputuskan,” terangnya. Sementara pakar politik Universitas Airlangga (Unair) Airlangga Pribadi mengatakan kalau peluang pasangan Khofifah-Herman di DKPP cukup besar untuk memenangkan gugatan. ”Kalau saya menilai peluang Khofifah di DKPP cukup besar. Apalagi kalau melihat konteks sosial dalam persoalan tersebut yang menentukan demokrasi Indonesia,” tegasnya. Dia menilai secara sosial, publik sudah melihat ada upaya penghadangan terhadap pencalonan KhofifahHerman. DKPP diyakini selain memutuskan atas dasar aturan yang berlaku juga akan

melihat fenomena sosial yang melatarbelakangi peristiwa tersebut. ”Kalau saya melihat secara konteks sosial memang ada indikasi upaya transaksi politik untuk menghadang pasangan Berkah maju dalam Pilgub,” tandasnya. Dia menilai, kalau pembajakan partai politik itu dibiarkan, maka akan menjadi preseden buruk bagi sistem demokrasi di Indonesia. ”Kalau dibiarkan akan menjadi preseden buruk. Mereka yang mempunyai konsentrasi sumber daya politik maupun ekonomi yang besar akan disahkan dan diperbolehkan merebut dukungan suara dari seluruh partai,” tukasnya. Sementara itu, meskipun nasib pasangan Khofifah -Herman baru akan ditentukan dari hasil gugatan di Pengadi-

lan Tata Usaha Negara (PTUN) dan DKPP. Pasangan yang didukung parpol lain berupaya mengincar potensi suara PKB dan Muslimat NU yang mendukung Khofifah. Tiga pasangan calon yang lolos, yaitu pasangan incumbent Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa), pasangan nomor urut dua dari jalur perseorangan, Eggi Sudjana-M Sihat dan pasangan nomor urut tiga, Bambang Dwi Hartono-Said Abdullah (BangSa), yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sendiri, sebagai partai utama pengusung pasangan Khofifah-Herman, menyatakan menolak mengalihkan dukungan ke pasangan yang lain. Pun begitu dengan Khofifah, menolak berbagi suara. Meski, pada

17 Juli lalu, anggota Muslimat NU Gedangan, Kabupaten Malang, telah menyatakan diri mendukung KarSa di Pilgub Jawa Timur nanti. Dikonfirmasi masalah ini, DPW PKB Jawa Timur mengaku keberatan jika suara massa PKB dan NU dialihkan kepada pasangan BDH-Said yang mengusung tagline “Jempol” jika Khofifah-Herman menemui jalan buntu menjadi peserta Pilgub yang akan digelar pada 29 Agustus mendatang. Alasannya, pasangan yang diusung PDIP itu, tidak memiliki akar yang kuat di tubuh NU. “Massa PKB itu mayoritas warga NU, jadi kalau orang NU disuruh milih orang di luar NU tentu mereka agak keberatan,” ujar Sekretaris DPW PKB Jawa Timur, Thoriqul Haq, di Surabaya, Senin (22/7).

Menghadapi gugatan pasangan BerKah, KPU Jatim telah menunjuk lima pengacara, salah satunya Fahmi Bachmid. Dimana tahun 2008 lalu, Fahmi Bachmid juga ditunjuk oleh KPU untuk menghadapi tuntutan Khofifah –Mudjiono. Fahmi Bachmid menilai keputusan KPU yang memutuskan mencoret pasangan BerKah adalah normatif. “KPU punya aturan. Jadi KPU Jatim harus menjalankannya. Itukan permasalahan internal 2 parpol”, tegasnya. Menurutnya permasalahan internal partai jangan dikaitkaitkan dengan proses pencalonan pilgub Jatim. “Permasalahan PK dan PPNUI berimplikasi pada proses pencalonan. Dari sekian sarat gabungan parpol itu kan tidak mencukupi”, pungkasnya. (ddy/ara)

ant/nizar arsyadani

KAMPANYE MUDIK RAMAH ANAK: Sejumlah anak dalam aksi Kampanye Mudik Ramah Anak oleh Gerakan Para Pendongeng Untuk Kemanusiaan di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (23/7). Kampanye ini bertujuan untuk mensosialisasikan pada masyarakat akan mudik yang nyaman bagi keluarga khususnya pada anak.

PENGAMANAN MUDIK

ARUS PETI KEMAS

13.900 Personel Polda Akan Mengamankan Arus Mudik 2013

TPKS Antisipasi Peningkatan APM

SURABAYA – Sebanyak 13.900 personel gabungan dari Polda Jatim dikerahkan untuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran Idul Fitri 2013. Mereka berjaga di 327 titik pos pengamanan dan 29 pos pelayanan di seluruh polsek se-Jawa Timur. “Rangkaian kegiatan pengamanan dan pelayanan Idul Fitri, arus mudik, arus

balik akan dikemas dalam progam Operasi Ketupat Semeru 2013 yang akan berlangsung mulai H-7 hingga H+8,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Awi Setiyono di Mapolda Jatim, Selasa (23/7). Awi Setyiono menambahkan Operasi Ketupat Semeru 2013 akan serentak dilakukan pada 3 Agustus sampai 18 Agustus. Awi juga mengimbau

Kalau kecapean, pengendara roda dua berpotensi mengalami kecelakaan lalu lintas,”

supaya pemudik tidak nekat menempuh jalur jauh dengan menggunakan kendaraan roda dua. Sebab hal ini berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. "Kalau kecapean, pengendara roda dua berpotensi mengalami kecelakaan lalu lintas," pungkas dia. Oleh karena itu, Polda Jatim akan bekerjasama dengan in-

stansi untuk dapat memberikan layanan gratis, khususnya bagi warga kurang mampu. “Faktor kecapean karena berkendara juga menjadi salah satu pemicu terjadinya kecelakaan lalu lintas, sehingga lebih aman dan nyaman kalau ikut program mudik gratis, mengingat ada jarak tempuhnya cukup jauh, “terangnya. (ara)

PEMBANGUNAN LINGKUNGAN PONDOK SOSIAL

DPRD Tagih Janji Pemprov Bangun Liponsos SURABAYA - Komisi D Bidang Kesra DPRD Surabaya menagih janji Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang akan membangun lingkungan pondok sosial di lima daerah di provinsi ini. Ketua Komisi D DPRD Surabaya Baktiono, Selasa (23/7), mengatakan, jika janji tersebut ditepati, maka dipastikan bisa meringankan beban Liponsos Surabaya yang selama ini mayoritas penghuninya berasal dari warga luar Surabaya. "Selama ini untuk biaya operaional di Liponsos Keputih Surabaya dari APBD Surabaya. Sama saja, kita membiayai warga luar daerah. Ini bukan berarti kita tidak mau merawat mereka, tapi kepedulihan pemerintah provinsi juga dibutuhkan," katanya. Menurut dia, jumlah penghuni Liponsos Surabaya di antaranya orang gila, pengemis, anak jalanan, PSK dan lainnya saat cukup besar. Bahkan jumlahnya melebihi kapasitas semestinya yang hanya untuk menampung 450 orang. Selama ini, baktiono juga menilai Pemprov Jatim sangat tidak tanggap terhadap masalah sosial yang juga menjadi masalah pemerintah selain masalah utama seperti pendidikan, kesehatan dan lainnya. "Harusnya provinsi tanggap dan menepati janjinya 4 tahun lalu untuk membangun Liponsos di lima wilayah di Jawa Timur. Tapi mana buktinya sampai mau pemilihan gubernur lagi tidak ada wujudnya," katanya. Politisi PDI Perjuangan ini juga menanggapi tidak mempermasalahkan jika anggaran untuk Liponsos Surabaya terus naik seiring dengan meningkatnya jumlah penghuni Liponsos. Hingga saat ini penghuni Liponsos Surabaya terus mengalami kenaikan. Namun kenaikan itu, didominasi oleh orang gila yang mencapai 1.071 dari total penghuni 1.260 orang yang ditampung. Padahal bangunan Liponsos yang berdiri diatas lahan 16 hektare di kawasan Keputih, Sukolilo Surabaya hanya berkapasitas 450 orang saja. (ant/dik)

ant/m risyal hidayat

RUMAH AMBLAS AMBLAS: Suasana rumah warga yang amblas di kawasan Karang Poh, Tandes, Surabaya, Jatim, Selasa (23/7). Sebanyak empat rumah amblas dampak dari pembangunan gorong-gorong (box culvert).

SURABAYA - General Manager Terminal Petikemas Semarang (TPKS) PT Pelindo III Iwan Sabatini menyatakan telah melakukan persiapan guna mengantisipasi peningkatan arus peti kemas menjelang diberlakukannya larangan truk bersumbu lebih dari dua beroperasi pada masa Lebaran 2013. "Sudah menjadi kebiasaan sebelum 'H-7' atau sekitar 'H-10' Lebaran terjadi peningkatan kegiatan 'receiving' (masuk petikemas) ke TPKS karena menghindari larangan operasi truk atau trailer saat Lebaran. Kita sudah siapkan langkah antisipasi," kata Iwan Sabatini di Surabaya, Selasa (23/7). Peraturan Dirjen Perhubungan Darat Nomor. 3820/AJ.201/DRDJ/2013 tentang Pengaturan Lalu Lintas, Pengoperasian Mobil Barang dan Pengoperasian Jembatan Timbang Pada Masa Angkutan Lebaran Tahun 2013 melarang beroperasinya truck/trailer pada "H-7" sampai dengan "H+7" Lebaran. "Kami akan tetap beroperasi dalam 24 jam untuk melayani kegiatan 'stevedoring', 'delevery', 'receiving' hingga 'H-7'," ucapnya. Sesuai perencanaan, menurut dia, kegiatan kapal pada "H-10" hingga "H-2" Lebaran terdapat sembilan kapal yang sandar di TPKS. Sedangkan bongkar dan muat mulai 1 Agustus sampai dengan 7 Agustus sebanyak 7.050 boks. Sementara itu, usai Lebaran Idul Fitri 1434 Hijriah atau pada "H+5" Lebaran

terdapat sembilan kapal yang akan sandar dan membongkar sekitar 6.930 boks, sehingga kemungkinan akan terjadi penumpukan peti kemas impor. Untuk menghindari kepadatan penumpukan peti kemas, kata Iwan, pihakya sudah mengimbau pemilik barang atau forwarding segera mengambil atau mengeluarkan peti kemasnya dari lapangan penumpukan yang kini mencapai 1.300 boks peti kemas. Peti kemas itu rata-rata sudah 30 hari di lapangan penumpukan TPKS. Upaya lainnya, mengajukan ijin kepada Bea Cukai agar peti kemas dapat dikeluarkan direlokasi ke depo petikemas di luar TPKS yang masih dalam status pengawasan Bea Cukai. "Tingkat pemanfaatan lapangan penumpukan TPKS saat ini sudah mencapai 81,95 persen," tuturnya. Iwan menyebutkan, beberapa kapal yang akan sandar di TPKS sebelum Lebaran mulai 1 Agustus adalah Wanhai212, Cougar, Ever Pearl, Sinar Brani, Leo Perdana, Caraka Jaya, Vega Fynen, Otto, Kota Tampan. Sedangkan kapal yang sandar usai Lebaran pada 1115 Agustus adalah Uru Bhum, Caraka Jaya, Ellen, Otto, Kota Tampan, yM Inauguration, Sinar Biak, Wan Hai212, Medcoral. "Kami berharap proses bongkar muat tetap lancar baik sebelum maupun sesudah Lebaran agar memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia, utamanya Jawa Tengah," katanya. (ant/dik)


12

EKONOMI

RABU 24 JULI 2013 NO.0166 | TAHUN II

PERTUMBUHAN INVESTASI

BKPM Minta Revisi DNI Dipercepat JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), M Chatib Basri mengakui, investasi pada semester II-2013 bakal mengalami perlambatan. Potensi melemahnya pertumbuhan investasi pada paruh kedua tahun ini, tidak lain karena penanaman modal asing (PMA) menunjukkan potensi terjadinya perlambatan. Karena itu, BKPM meminta agar revisi Daftar Negatif Investasi (DNI) bisa dipercepat. “Memang harus dilakukan beragai upaya, mulai dari restrukturisasi perizinan hingga mempercepat revisi DNI,” kata Chatib di Jakarta, Selasa (23/7). Di tengah kondisi perekonomian global yang melambat, kata Chatib, investor asing tentu akan menanti kebijakan dari suatu negara sebelum berinvestasi. “Realisasi investasi pada semester kedua, tantangannya tidak mudah. Makanya, (revisi) DNI-nya harus cepat. Kita buat seramah mungkin kepada investor. Itu sebabnya (DNI) dikembalikan ke Tim Peningkatan Ekspor dan Peningkatan Investasi (PEPI) tidak boleh lebih restriktif dari yang lalu,” papar Chatib. Selain itu, Chatib menyatakan, perizinan juga diperpendek, jika tidak ada payung hukum di atasnya, bisa dihilangkan. Seperti sudah dilakukan di BKPM, yakni tidak ada lagi registrasi, tetapi bisa langsung izin prinsip. “DNI kita minta terus (dipercepat) dan kita dorong. Saya kira maunya sekitar Juli ini (rampung), tetapi masih ada harmonisasi, harus dibahas di Tim PEPI. Ini perlu untuk antisipasi pelemahan investasi pada semester kedua,” ujar dia.

ant/septianda perdana

PETANI ORGANIK TOBA SAMOSIR. Seorang petani membersihkan gabah dari sisa batang padi saat panen di desa Narumonda Lima, Siantar Narumonda, Toba Samosir, Sumut, Selasa (23/7). Petani di kawasan mengeluhkan sikap pemerintah yang tidak serius terhadap kehidupan petani organik.

IPM Indonesia Membaik JAKARTA-Indeks pembangunan manusia (IPM) di berbagai daerah di Indonesia cenderung membaik seiring dengan pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) periode 2010-2014. Demikian hasil evaluasi awal yang dilakukan oleh Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa ( UNDP), Pemerintah Indonesia, dan Badan Kerja Sama Internasional Jerman (GIZ). Evaluasi RPJMN fase kedua dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Indonesia, 2005-2025 --dilakukan UNDP melalui proyek penguatan Penguatan Tata Kelola Pemerintah Provinsi (PGSP). “IPM sebagai salah satu indikator kesejahteraan masyarakat ternyata semakin membaik selama dua dekade terkahir, meskipun laju perbaikannya relatif tertinggal dibanding dengan negara-negara tetangga. Berbeda dengan anggapan umum selama ini, ketimpangan pembangunan manusia (IPM) di Indonesia ternyata cendrung semakin mengecil,” jelas manager proyek PGSP, Mellyana Frederika, di Jakarta, Selasa (23/7). Pada tahun 2011, kata dia IPM kawasan Sumatera, Jawa dan Bali pada umumnya berada di atas rata-rata nasional (72,77). Sedangkan IPM kawasan di luar Jawa, Sumatera dan Bali (Indonesia Tengah dan Timur) pada umumnya dibawah rata-rata nasional, kecuali Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Sulawesi Utara. Sementara itu daerah tertinggal seperti NTT, NTB dan Papua juga telah mengalami kemajuan tingkat IPM yang lebih pesat dibanding

daerah lainnya. “Walaupun angka kemiskinan terus menurun seiring dengan pertumbuhan ekonomi, dan diperkirakan akan mencapai target RPJMN pada kisaran 5-6% akhir 2014, namun tampaknya masih memerlukan kerja keras untuk mencapai target pada kisaran 8-10% tahun 2014 karena ternyata kemiskinan masih menumpuk di pedesaan,” ujar Mellyana. Menurut data Badan Pusat Statistik, pada tahun 2009, tingkat kemiskinan di pedesaan dilaporkan mencapai 17,35% dari jumlah penduduk di pedesaan, sedangkan di perkotaan sebesar 10,72 %. Selanjutnya, pada tahun 2012 dilaporkan bahwa tingkat kemiskinan pedesaan turun menjadi 14, 7% dari jumlah penduduk di pedesaan, sedangkan di perkotaan turun menjadi 8,6%. Pencapaian indikator sasaran lainnya yang terlihat cukup baik dan diprediksi akan mencapai target 2014 adalah bidang pendidikan, yakni angka partisipasi murni (APM) sekolah dasar dan sekolah sederajat, serta APM sekolah menengah pertama (SMP) dan sederajat. Hanya saja, untuk bidang pendidikan tampaknya masih diperlukan kerja keras untuk

mencapai target angka partisipasi kasar (APK) sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat serta APK perguruan tinggi. Sementara itu, target angka harapan hidup (AHH) juga memperlihatkan perbaikan dan diprediksi mencapai target 2014 (72 tahun). Hasil evaluasi awal pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) periode 2010-2014 ini juga menemukan bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi masih berpusat di pulau Jawa dan Sumatera, ternyata muncul kekuatan ekonomi baru (emerging economy) yakni Sulawesi dan Kalimantan. Diprediksi kekuatan-kekuatan baru yang lain akan bermunculan apabila MP3EI (Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia) terlaksana sesuai harapan. Pada tahun 2009, kontribusi Sulawesi terhadap PDB mencapai 4, 72%, dan pada tahun 2011 naik menjadi 4,87%. Kendati mengalami sedikit penurunan, Kalimantan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap PDB, yakni sebesar 8, 63% pada tahun 2009 dan 8, 46% pada tahun 2011. Daya Saing Mellyanan mengaku ketimpangan distribusi pendapatan ternyata semakin melebar semenjak tahun 2009 dan masih merupakan tantangan besar di Indonesia.“Pada tahun 2009 indeks Gini (disparasi pendapatan) sebesar 0,37, sedangkan pada tahun 2012 meningkat menjadi 0,41,” imbuh dia. Meskipun daya tahan pere-

konomian Indonesia mengesankan dengan ditandai dengan pertumbuhan di atas 6% selama 2010-2012 di tengah situasi global yang tidak kondusif, daya saing global Indonesia agak stagnan selama empat tahun terakhir. Salah satu kelemahan utama adalah faktor institusi. Variabel institusi Indonesia stagnan pada nilai empat (4) dari skala tujuh (7). Selain faktor institusi, defisit infrastruktur, teknologi dan inovasi juga merupakan faktor-faktor yang mengakibatkan stagnannya daya saing global Indonesia. Kesemua faktor yang tersebut terakhir berada pada skor 3-4 dari skala 7 yang digunakan World Economic Forum. Menurut World Economic Forum (dalam Global Competitiveness Report 20122013), lingkungan institusional ditentukan oleh kerangka legal dan kerangka administratif yang di dalamnya para individu, perusahaan dan pemerintah berinteraksi untuk menghasilkan kesejahteraaan (wealth). Kualitas institusi sangat mempengaruhi daya saing dan pertumbuhan. Kualitas institusi mempengaruhi keputusan-keputusan investasi dan pengorganisasian produksi, serta memainkan peran kunci terhadap cara-cara masyarakat mendistribusikan keuntungan dan memikul biaya-biaya dari strategi dan kebijakan pembangunan. Lebih jauh lagi, peranan institusi melampaui kerangka legal. Oleh karena itu sikap pemerintah terhadap pasar dan kebebasan serta efisiensi penyelenggaraan pemerintahan juga sangat penting. (gam)

Sesuai Target Chatib menyebutkan, realisasi investasi pada kuartal kedua mencapai 99,8 triliun rupiah atau naik 29,8 persen dibanding periode yang sama setahun lalu. Sedangkan realisasi investasi semester pertama sebesar 192,8 triliun rupiah atau naik 30,2 persen dibanding tahun lalu. Dia menjelaskan, investasi PMDN pada semester pertama mencapai 60,6 triliun rupiah, dan realisasi PMA sebesar 132,2 triliun rupiah. Sementara, yang mencatatkan pertumbuhan tertinggi adalah PMDN sebesar 59,1 persen dibanding tahun lalu, sedangkan PMA hanya tumbuh 18,9 persen secara year-on-year. Menurut dia, peningkatan PMDN ini didorong kehadiran industri pendukung dari masuknya investasi asing. “Saya kira investasi kita di PMDN itu lebih pada backbound linkage. Jadi asing masuk dulu, bisnis jalan dulu, lalu rantai dari kita baru jalan. Seperti otomotif, itu biasanya kemudian muncul UKM, bukan yang kecil, tetapi industri sulu cadang dan lainnya,” kata dia. Dengan realisasi investasi semester pertama, Chatib mengaku masih tetap optimistis target investasi sampai akhir tahun ini sebesar 390,3 triliun rupiah bisa tercapai. “Artinya realisasi investasi separuh tahun hampir mencapai 50 persen. Dan tercapai tidak targetnya? Kalau sampai semester satu ini kelihatannya (akan) tercapai. Tetapi mesti lihat warning dari sekarang, harus lihat global,” kata Chatib. (gam/bud)

Muhammad Chatib Basri Menteri Keuangan

KONFERENSI TINGKAT TINGGI G20 MOSKOW

Negara Maju Sepakat Infrastructure Fund ke Emerging Markets JAKARTA-Hasil pembahasan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Moskow, Rusia, pada 19-20 Juli 2013 telah menyepakati agenda infrastructure fund oleh negara-negara maju kepada emerging markets. Pasalnya, strategi untuk menumbuhkan perekonomian global bisa terwujud jika negara maju memberikan stimulus berupa pembiayaan infastruktur di negara berkembang. “Tadinya negara-negara maju agak sedikit meragukan soal infrastructure fund, karena mereka pikir negara maju harus menaruh uang lagi. Tetapi yang kami bahas di sana adalah mobilisasi dana, agar dana untuk infrastruktur nantinya bisa menciptakan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Mentri Keuangan Chatib Basri di Jakarta, Selasa (23/7). Menurut Chatib, alasan tersebut akhirnya mendapat dukungan semua negara di G20 dan disepakati untuk menjadi agenda pembahasan pada pertemuan G20 di Australia. “Jadi apa yang di-purpose di sana itu disepakati. Dan akan menjadi agenda lagi untuk dibahas

di pertemuan Finance Minister Meeting di Australia,” tutur dia. Dia menyebutkan, persoalan infrastructure fund memang merupakan agenda lama. Namun sekarang ini sudah mendapatkan dukungan dari semua pihak. Hal ini diyakini akan segera tere-

alisasi. “Pada pertemuan tersebut, posisi Indonesia di working group lebih menekankan persoalan investasi negara maju untuk negara berkembang,” jelas dia. Chatib menambahkan, kalau pertumbuhan ekonomi di emerging markets membaik maka akan menjadi daya tarik

global sehingga ekonomi dunia akan tertolong. “Dan uangnya juga kita tidak minta dari negara maju. Tetapi, membuat frame work dimana private sector itu tertarik dengan infrastruktur,” ujar dia. Selain itu, kata Chatib, pada pertemuan G20 di Rusia juga membahas mengenai perkiraan masih akan melemahnya pertumbuhan ekonomi dunia. “Pertumbuhan ekonomi dunia diturunkan yang tadinya 4 persen oleh IMF. Karena, situasinya ternyata tidak sebaik yg dibayangkan,” ucap dia. Pada dasarnya, lanjut Chatib, memang sudah terjadi perbaikan pada perekonomian di Amerika Serikat. Akan tetapi perekonomian di Eropa diperkirakan masih akan mengalami masa sulit. “Pertemuan itu juga membahas tentang dampak dari pengetatan Quantitative Easing yang dilakukan AS telah berdampak pada emerging markets,” ujar Chatib. Dia menegaskan, kesimpulan pada pertemuan tersebut lebih mengutamakan perbaikan pertumbuhan ekonomi

dalam skala global. “Di sini, Indonesia menekankan pentingnya koordinasi makro. Karena pertumbuhan ekonomi global banyak didorong oleh mereging markets. Negara-negara di Asia masing tumbuh enam persenan,” terang dia. Dengan demikian, jelas Chatib, tingginya pertumbuhan ekonomi di emerging markets memberikan kontribusi kepada perekonomian global. “Tetapi, dengan adanya kebijakan atau action (wacana penghentian QE) yang di lakukan oleh AS misalnya, itu tiba-tiba emerging markets yang kena. Mata uangnya jatuh. Paling parah itu India, Korea dan Indonesai juga kena,” papar dia. Chatib mengatakan, dampak buruknya juga terjadi pada peningkatan yield obligasi di hampir semua negara, termasuk AS sendiri. “Maka di forum G20 kita bisa bicara yang sebenarnya, sehingga bisa diantisipasi terlebih dahulu. Jangan karena tiba-tiba statement orang-orang tertentu, lalu seluruh emerging market terganggu, akibatnya global growth-nya terganggu,” tutur Chatib. (gam/bud)


NASIONAL

13

RABU 24 JULI 2013 NO.0166 | TAHUN II

Kepercayaan Masyarakat pada Politik Turun JAKARTA - Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap partai politik menurun karena semakin sering mendengar dan membaca berita politik yang cenderung negatif. Semakin sering mengikuti berita politik membuat kepercayaan masyarakat pada kehidupan politik semakin ambruk. Direktur Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menilai, intensitas masyarakat dalam mengikuti berita politik turut memengaruhi buruknya perspektif masyarakat pada politik. Tidak hanya berdasarkan informasi yang disebarkan melalui surat kabar atau televisi, tapi melalui media online

atau jejaring sosial. Bahkan, 72 persen masyarakat responden menyimpulkan bahwa politisi cenderung berbicara tentang kebaikan dirinya. Selain itu, masyarakat pesimistis bahwa politisi akan memenuhi janji politiknya, dan menuding politisi sebagai sekumpulan orang yang mengejar keuntungan pribadi.

“Ada dua dari 10 pemilih kita yang mengakses internet. Khusus bagi pemilih yang mengakses internet, data menunjukkan bahwa semakin sering mengakses internet, maka semakin rendah kepercayaan pada politik, dan semakin jelek pandangan pada politisi,” ujar Burhanuddin dalam sebuah diskusi bertajuk “Internet, Apatisme, dan Alienasi Politik”, di Jakarta Selasa (23/7). Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada pertengahan Juni 2013 lalu itu, Burhanuddin mengatakan, publik tidak percaya lagi

pada politik karena buruknya citra lembaga politik di mata masyarakat. Dari 2.290 responden dalam penelitian ini, sebanyak 67 persennya mengaku tidak tertarik dengan politik. Selain itu, kata Burhanuddin, kepercayaan masyarakat pada institusi politik juga buruk. Dimulai dari 58 persen responden menyatakan tak percaya partai politik, disusul dengan responden yang tak percaya politisi, menterimenteri, DPR, dan presiden. “Kepercayaan publik kita terhadap lembaga politik terlihat variatif. Namun, trust politik

warga pada DPR, partai politik, dan politisi secara umum defisit,” katanya. Untuk diketahui, populasi survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia adalah seluruh warga negara Indonesia yang mempunyai hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun, atau lebih, atau sudah menikah, ketika survei dilakukan. Jumlah responden mencapai 2.290 orang dengan margin error diperkirakan sekitar 2,1 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Responden dipilih secara random dengan

prosedur multistage random sampling. Responden terpilih, diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Satu pewancara bertugas untuk satu desa atau kelurahan, yang terdiri dari 10 responden. Kontrol kualitas terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen, dari total sampel, oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti. Waktu wawancara dilakukan pada 19-27 Juni 2013 lalu. (gam/aji)

HARGA DAGING MAHAL

PEGAWAI NEGERI

Perhitungan tak Akurat

Tahun ini Kemenperin Juga Butuh CPNS D3

JAKARTA- Wakil Ketua Kompartemen Bidang Peternakan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Carry Pratomo mengatakan mahalnya harga daging di Tanah Air disebabkan karena dasar perhitungan kebutuhan daging nasional yang tidak akurat. “Kenapa harga daging di Indonesia mahal? Itu karena tidak akuratnya penghitungan kebutuhan perkapita daging kita,” kata Carry Pratomo di Jakarta, Senin. Menurut dia, masalah daging pada dasarnya berpusat pada hukum pasar yang berlaku di mana permintaan yang ada jauh melampaui pasokan yang tersedia. Pada 12 Mei 2012 Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (IPB) merilis kajian tentang tingkat konsumsi daging masyarakat di Indonesia sebesar 6,4 kg/kapita/tahun. “Dengan populasi penduduk mencapai 240 juta jiwa maka kebutuhan daging nasional diproyeksikan mencapai 1,9 juta ton per tahun,” katanya. Proyeksi perhitungan itu, jauh berbeda dengan data Kementerian Pertanian yang mencatat pada 2013 proyeksi kebutuhan daging nasional sebesar 549.000 ton dengan produksi lokal 469.000 ton sehingga masih diperlukan impor daging sekitar 80.000 ton. “Itu jauh berbeda dengan kebutuhan riil kita yang sebesar 1,9 juta ton. Ini yang menyebabkan kita selalu mengalami `short’ suplai sehingga harga daging begitu mahal di Indonesia,” katanya. Carry sendiri mencurigai ada indikasi kesengajaan dalam penetapan kebutuhan daging nasional untuk kepentingan pengaturan kuota impor yang diduga menguntungkan pihak-pihak tertentu. (ant/han/beth)

JAKARTA - Menyusul keputusan pemerintah yang membuka penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di 2013, Kementerian Perindustrian mengaku akan merekrut calon pegawai sebanyak 340 orang sarjana dan Ahli Madya (D3).

ant/yusran uccang

ANTREAN ZAKAT. Ribuan warga mengantre pembagian zakat di kediaman salah seorang pengusaha H. Ambo Rukka, Makassar, Sulsel, Selasa (23/7). Bulan suci Ramadhan dimanfaatkan sebgaian umat muslim dengan membagikan zakat dan sedekah kepada fakir miskin dan anak-anak yatim.

Pernyataan tersebut seperti diutarakan Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Anshari Bukhori di Jakarta, Selasa (23/7/2013). “Tahun ini (akan merekrut) sekitar 340 orang,” kata Anshari. Menurut dia, sistem seleksi penerimaan CPNS untuk kementerian dan lembaga pemerintah masih menunggu arahan dari kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Namun, lanjut Anshari, usai melewati seleksi di KemenPAN-RB, maka kandidat CPNS akan diseleksi di internal Kemenperin. “Sistemnya menunggu dari MenPAN-RB. MenPAN mengatakan, seleksi pertama dilakukan di KemenPAN-RB,” ujar Anshari. Lebih lanjut Anshari mengungkapkan, pada mulanya Kemenperin mengajukan untuk merekrut 1.000 orang CPNS di sepanjang 2013. Tetapi, kata dia, usulan tersebut hanya disetujui oleh KemenPAN-RB sebanyak 340 orang. “Umumnya, (lowongan) nantinya untuk sarjana. Tetapi ada juga sedikit yang untuk D3,: kata Anshari sembari mengatakan, kementerian dan lembaga (K/L), Pemerintah Provinsi (Pemprov) maupun Pemerintah Kabupaten/Kota akan membuka lowongan CPNS pada September mendatang. Sebelumnya, pemerintah telah memutuskan bahwa ada 29 kementerian dan 36 lembaga yang akan melakukan seleksi CPNS di 2013. Total kebutuhan CPNS pada periode ini mencapai 20.000 orang.

Sementara itu, Pemerintah Daerah mendapatkan tambahan formasi CPNS 40.000 dari jalur umum untuk ditempatkan di 33 Pemerintah Provinsi dan sebanyak 192 Pemerintah Kabupaten/Kota. Di tempat terpisah, Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, Kiagus Ahmad Badaruddin mengatakan, Kemenkeu membutuhkan 9.000 calon pegawai negeri sipil (PNS) baru, namun yang disetujui hanya 3.600 CPNS. Sebagian besar CPNS akan ditempatkan di Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea Cukai. “Kami mengajukannya sekitar 9.000 pegawai ke Kementerian PAN-RB. Tetapi, yang baru disetujui 3.600 pegawai untuk tahun ini,” ujar Kiagus di Kantor Menkeu Jakarta. Menurut Kiagus, dari 9.000 CPNS yang akan direkrut, Kemenkeu akan mengambil 3.300 orang lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). “Ada 3.300 dari lulusan STAN 2012. Ada ikatan dinas, jadi tinggal sisa 5.600-an untuk luar. Kami juga masih ingin menambah CPNS dari luar,” ujarnya. Lebih lanjut Kiagus menambahkan, besarnya kebutuhan CPNS di Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai, terkait dengan upaya pemerintah untuk menggenjot penerimaan perpajakan 2013 dan tahun-tahun mendatang. “Kebutuhan Ditjen Pajak untuk meningkatkan penerimaan pajak, termasuk juga Bea Cukai. Hampir semua unit memerlukan tambahan, tetapi sedikit-sedikit,” katanya. (gam/bud)

PASCA RUSUH LAPAS TANJUNG GUSTA

109 Narapidana Kabur di Lapas Tanjung Gusta telah Diamankan MEDAN- Sebanyak 109 dari 212 narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tanjung Gusta yang kabur dalam kerusuhan dan kebakaran pada Kamis (11/7) malam berhasil diamankan kembali. “109 orang telah diamankan kembali, baik yang tertangkap maupun yang menyerahkan diri,” kata Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Sumut Budi Sulaksana dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi A DPRD Sumut di Medan, Selasa. Menurut Kakanwil, sebelumnya terjadi kerusuhan dan kebakaran itu, terdapat 2.594 narapidana yang ditahan Lapas Tanjung Gusta Medan. Setelah peristiwa tersebut, diketahui adanya 212 narapidana yang melarikan diri dengan cara mendobrak pintu gerbang tempat pemasyarakatan itu. Dengan diamankannya

109 narapidana tersebut, berarti terdapat 103 narapidana Lapas Tanjung Gusta yang belum tertangkap yang empat di antaranya tahanan kasus terorisme. Di depan anggota DPRD Sumut, Kakanwil menjelaskan peritiwa kerusuhan dan kebakaran memang berawal dari kekurangan air untuk kebutuhan narapidana. Pihaknya tidak dapat menyediakan air karena aliran listrik terhenti disebabkan gardu yang berada di depan Lapas Tanjung Gusta Medan meledak sejak Kamis dinihari sekitar pukul 05.00 WIB. Pihaknya menghubungi petugas PLN untuk memperbaiki gardu yang meledak tersebut, tetapi ditunda pengerjaannya karena peralatan yang dibutuhkan petugas PLN tertinggal. Menjelang sore, petugas PLN datang kembali dan

berupaya untuk memperbaiki gardu listrik yang dibutuhkan

Lapas Tanjung Gusta Medan dan warga sekitarnya.

Ketika proses perbaikan tersebut, sebagian narapidana

protes dan mendatangi petugas Lapas Tanjung Gusta Medan hingga mendekati bagian kantor serta mempertanyakan ketersediaan air dan listrik di tempat itu. Namun protes tersebut berhenti setelah narapidana mengetahui adanya petugas PLN yang memperbaiki gardu dan listrik hidup kembali. Namun kondisi itu tidak berlangsung karena gardu yang ada di depan Lapas Tanjung Gusta Medan tersebut meledak kembali sehingga terjadi pemadaman listrik lagi. Setelah listrik padam lagi, beberapa narapidana kembali mengajukan protes sehingga berujung pada kondisi yang tidak terkendali dan kaburnya 212 narapidana. Meski kerusuhan dapat dikendalikan dengan batuan personel TNI/Polri, tetapi Lapas Tanjung Gusta Medan telah terbakar.

Pihaknya berupaya mengeluarkan 10 petugas Lapas Tanjung Gusta Medan yang terjebak dalam gedung terbakar karena khawatir mengalami hal-hal yang tidak diinginkan. Pada Jumat (12/7) dinihari sekitar pukul 02.00 WIB, delapan petugas Lapas Tanjung Gusta Medan berhasil dikeluarkan, sedangkan dua lagi masih dalam pencarian. “Akhirnya, mereka (dua petugas Lapas Tanjung Gusta Medan) ditemukan tewas,” katanya. Keesokan harinya, 10 orang yang menjadi perwakilan narapidana melakukan dialog dengan Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin dan menyampaikan aspirasi penolakan terhadap PP 99/2012 yang mengatur tentang pembatasan remisi bagi terpidana kasus korupsi, narkoba, dan terorisme. (ant/ ir/beth)


14

NASIONAL

RABU 24 JULI 2013 NO.0166 | TAHUN II

PERATURAN DAERAH

OJK Memberi Sanksi Edukasi Kepada Yusuf Mansyur

ant/rosa panggabean

PERTEMUAN PARLEMEN VIETNAM: Ketua MPR Sidarto Danusubroto (kiri) menjabat tangan Wakil Ketua Parlemen Vietnam Huynh Ngoc Son (kedua kiri) saat menerima kunjungan delegasi parlemen Vietnam lainnya di ruang delegasi pimpinan MPR di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (23/7). Kunjungan tersebut merupakan kunjungan persahabatan mengingat kedekatan Indonesia dan Vietnam sejak zaman Presiden Soekarno.

Ketua MPR: Demokrasi Indonesia Terlalu "Ribut" JAKARTA - Ketua MPR Sidarto Danusubroto merasa prihatin dengan praktek demokrasi di Indonesia yang terlalu ribut atau hingar bingar. "Keriuhan demokrasi sudah memprihatinkan," katanya dalam tausiyah politik menjelang berbuka puasa di Pusat Pengkajian Strategi Nasional (PPSN) di Jakarta, Selasa malam (23/7). Hadir dalam buka puasa itu pendiri PPSN mantan Menko Polkam Widodo AS, Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin, Prof Jusuf Goenawan, Wamentan Rusman, dan Kabulog

Soetarto Alimuso. Sedangkan tausyah Ramadhan disampaikan Ketua PBNU KH Said Agil Sjiradz. Menurut Sidarto demokrasi yang terlalu 'noisy' belum bisa terima oleh bangsa Indonesia. "Demokrasi di Korsel orangnya sudah pinter dan perutnya kenyang. Di Indonesia belum kenyang perutnya," kata mantan anggota Komisi I DPR itu.

Keriuhan demokrasi itu, katanya, diramaikan oleh pengusaha dan artis yang masuk parlemen. "Itulah demokrasi kita. Tapi kita tidak perlu kembali ke masa lalu, tidak otoriter seperti dulu. Untuk kembali ke pra reformasi tidak mungkin," katanya lagi. Dalam tausiyah bidang kebangsaan dan kenegaraan itu Sidarto meneekankan perlunya kajian soal demokrasi yang makin ribut itu. Ia juga mengatakan perlu dikaji juga distribusi kekuasaan pusat dan daerah.

"Bupati tak hirau gubernur, gubernur tak hirau presiden. Ada bupati yang ditanya gubernur jawab apa urusannya tanya tanya kemana saya mau pergi," katanya. Ketua MPR yang baru dilantik beberapa pekan itu meminta agar kajian PPSN dibangkitkan kembali. Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin mengaku kajian-kajian PPSN perlu digalakkan lagi. "Apa yang disampaikan pak Sidarto itu menjadi keprihatinan kita semua," demikian Sjafrie Sjamsoeddin. (ant/dik)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memutuskan menjatuhkan sanksi berupa edukasi aturan pengelolaan dana kepada ustad Yusuf Mansyur atas kegiatan pengelolaan dana dalam bentuk "patungan usaha" yang telah melanggar peraturan. "Sanksinya saya kira edukasi saja dulu karena disini ada faktor ketidaktahuan sehingga edukasi merupakan cara yang tepat bagi Yusuf Mansyur. Kemudian, izin pengelolaan dana harus disesuaikan dengan aturan nantinya," kata Ketua OJK Muliaman D. Hadad usai menghadiri acara "Public Lecture Ramadhan" bertema "Perkembangan Ekonomi Syariah Indonesia" di Jakarta, Selasa (23/7). Menurut dia, pihaknya memutuskan untuk tidak menjatuhkan sanksi yang berat bagi Yusuf karena pelanggaran usaha yang dilakukan oleh ustad kondang itu murni didorong faktor ketidaktahuan. Dia mengatakan bahwa OJK memaklumi ketidaktahuan Yusuf Mansur yang membuat ia melakukan pelanggaran melalui pengumpulan dana masyarakat lewat skema investasinya. Namun, dia menekankan sang penceramah kondang itu harus segera memperbaiki beberapa hal dalam menjalankan patungan usahanya itu, terutama soal perizinan. Muliaman juga menyatakan pihaknya siap membantu Yusuf dalam memberikan informasi mengenai tahapan yang harus dilakukan agar aktivitas "patungan usaha" yang dia kelola menjadi legal. "Akan tetapi, bantuan yang kami tawarkan itu

sifatnya pasif, hanya akan kami berikan jika Yusuf memang meminta. Kami saat ini dalam posisi menunggu," katanya. Selanjutnya, Ketua OJK itu mengatakan jika di masa mendatang muncul kegiatan penggalangan dana di dalam masyarakat yang serupa dengan kasus Yusuf Mansyur, pihaknya akan menerapkan kebijakan serupa.

Akan tetapi, bantuan yang kami tawarkan itu sifatnya pasif, hanya akan kami berikan jika Yusuf memang meminta. Kami saat ini dalam posisi menunggu,”

Muliaman D. Hadad Ketua OJK

Sebelumnya, OJK meminta Yusuf Mansur mengikuti ketentuan yang berlaku dalam melaksanakan bisnisnya khususnya terkait penghimpunan dana dari masyarakat. "Kami minta kegiatan itu dihentikan dulu dan memang sebenarnya sudah dihentikan oleh beliau sejak pertengahan Juli ini," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida. Ia menyebutkan Yusuf Mansur pada Senin (22/7) mendatangi OJK untuk memberikan klarifikasi seputar kegiatan usahanya. Menurut dia, ada ketentuan Undang-undang ten-

tang Pasar Modal yang harus diikuti oleh pelaku usaha dan hal tersebut belum dipenuhi oleh Yusuf Mansur. Berdasar Pasal 70 ayat (1) UU tentang Pasar Modal, setiap penawaran umum dapat dilakukan setelah ada pernyataan efektif dari OJK atas pernyataan pendaftaran oleh yang bersangkutan. Ia menyebutkan penghimpunan dana melalui penawaran umum merupakan kegiatan menghimpun dana masyarakat kepada 100 orang lebih, atau dibeli oleh 50 orang lebih. "Pengumuman melalui website, media massa dan lainnya juga merupakan penawaran umum," kata Nurhaida. Dia mengatakan, Ustad Yusuf Mansur dapat melanjutkan usaha yang melibatkan penghimpunan dana dari masyarakat setelah aspek legal dipenuhi. "Beliau mengatakan segera memenuhi ketentuan yang berlaku," kata Nurhaida. Nurhaida menyampaikan setelah memberikan klarifikasi secara lisan, OJK juga meminta Yusuf Mansur memberikan penjelasan secara tertulis. Terhadap dana yang sudah masuk, dia mengatakan dana tersebut kelihatannya memang tidak untuk dikembalikan kepada pemilik karena bentuknya juga belum jelas apakah sedekah, infak, atau lainnya. "Sampai saat ini memang tidak ada komplain dari masyarakat yang merasa dirugikan, namun yang penting bagi OJK, peraturan perundang-undangan harus dipenuhi," kata Nurhaida. (ant/dik)

BADAN PENGAWAS PEMILU

Bawaslu: Selviana Gagal karena Lewat Tenggat Waktu JAKARTA Pimpinan Badan Pengawas Pemilu Endang Wihdatingningtyas menyatakan bahwa bakal calon legislatif Partai Amanat Nasional Selviana Hosen tidak memenuhi syarat karena mengumpulkan berkas setelah tenggat waktu terakhir sesuai syarat dari Komisi Pemilihan Umum. "Alasan Bawaslu tidak meluluskan Selviana di Daerah pemilihan Sumatera Barat I itu karena bacaleg bersangkutan terlambat mengumpulkan surat keterangan pendidikannya," kata Endang dalam sidang kode etik (KTE) yang diadakan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Jakarta, Selasa (23/7). Menurutnya akan menjadi tidak adil jika tetap meluluskan keinginan PAN agar bacalegnya terus dapat melaju dalam bursa pemili-

han calon legislatif. Banyak sengketa pemilu lainnya yang serupa terkait tenggat waktu akhir pengumpulan berkas. Dia mengatakan penyerahan berkas kelengkapan Selviana berupa surat keterangan Diknas telah lulus SMA terlambat diserahkan. Meski begitu, Endang mengatakan Bawaslu tetap menghargai hak konstituen PAN dalam pemulihan Dapil Sumbar I. Hanya saja mereka (PAN) bermasalah pada salah satu bacaleg perempuannya. Sehingga dengan dicoretnya Selviana membuat keterwakilan 30 persen perempuan tidak dapat terpenuhi PAN sehingga dapil itu harus dicoret oleh KPU walaupun dipulihkan Bawaslu dengan catatan. "Kami berketetapan apa yang kami putuskan tidak ber-

tentangan dengan peraturan yang ada terutama menyangkut pencoretan suatu dapil," katanya. Pernyataan Endang tersebut merupakan kelanjutan dari sengketa pemilu yang diajukan oleh PAN kepada Bawaslu. Pekan lalu, PAN harus menerima keputusan Bawaslu yang menguatkan KPU dalam pencoretan Selviana sebagai bacaleg meski Dapil Sumbar I yang semula dicoret telah dikembalikan. PAN melalui kuasa hukumnya Didi Supriyanto mengadukan Bawaslu ke DKPP terkait dugaan pelanggaran kode etik dalam sengketa Pemilu PAN. "Kami minta DKPP memeriksa keputusan Bawaslu yang final dan mengikat itu. Tapi keputusan itu cacat hukum sehingga perlu dianulir," kata Didi. (ant/dik)

DAFTAR PEMILIH SEMENTARA

BAHAN BAKAR MINYAK

JPPR Berharap DPS Tidak Dicopot JAKARTA - Deputi Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz mengharapkan tidak ada pencopotan lembar daftar pemilih sementara (DPS) di kantor-kantor kelurahan seluruh Indonesia supaya warga kelak dapat membandingkan dengan hasil pemutakhirannya. “Rabu (24/7) adalah hari terakhir pengumuman DPS di tingkat kelurahan/desa, tetapi jangan dicopot. Pengumuman DPS dimaksudkan untuk mendapatkan masukan dari masyarakat hingga 1 Agustus 2013,” kata Masykurudin di Jakarta, Selasa (23/7). Dia menyarankan sebaiknya PPS jangan mencopot pengumuman DPS yang telah dipasang di kantor sejak dua pekan lalu. Hal itu dimaksudkan agar masyarakat dapat dengan mudah untuk me-

mastikan namanya terdaftar atau belum. “Kemudian yang tak kalah penting lagi adalah pemilih dapat dengan mudah membandingkan kualitas data pemilih antara DPS dengan DPS hasil perbaikan (DPSHP). Selain itu, mereka dapat mengukur pelaksananan pemutakhiran data pemilih apakah lebih akurat, mutakhir dan komprehensif setelah mengalami perbaikan di tingkat kelurahan dari DPS ke DPSHP,” katanya. Dia mengatakan pengalaman Pemilu 2009 dan berbagai pilkada menunjukkan hasil perbaikan DPS oleh petugas pemutakhiran seringkali mentah di tingkat kelurahan sehingga ketika menjadi DPSHP nama-nama pemilih yang tidak berhak memilih atau yang sudah dibersihkan petugas pemutakhi-

ant/noveradika

KETERSEDIAAN BBM SELAMA RAMADHAN: Konsumen membeli BBM di SPBU Semaki, Jl. Kusumanegara, Yogyakarta. PT. Pertamina Wilayah VI-Yogyakarta menjamin ketersediaan BBM bersubsidi khususnya premium selama bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri dengan proyeksi konsumsi BBM bersubsidi jenis premium di DIY selama bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri menyentuh angka 2.000 kiloliter per hari.

ran kembali muncul. Hal itu disebabkan karena adanya sistem dan koordinasi pemutakhiran yang kurang baik. “Nah, untuk menanggulangi itu DPS yang tidak dicopot ini bisa menjadi alat kontrol tentang kualitas data pemilih sekaligus mengontrol petugas pelaksana pemutakhirannya,” katanya. Dia mengharapkan PPS tetap membiarkan lembaran kertas pengumuman tersebut sehingga masyarakat pemilih tetap dapat memantau namanya saat berkunjung ke kelurahan hingga proses DPSHP selesai. Menurutnya, perbandingan antara DPS dan DPSHP adalah inti dari seluruh kualitas daftar pemilih. “Kunci pemutakhiran data pemilu itu ada di kelurahan bukan yang lain,” kata dia. (ant/dik)

Hatta Menilai Kenaikan Harga Minyak karena Geopolitik JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menilai harga minyak dunia yang kembali naik lebih banyak dikontribusi faktor geopolitik, bukan faktor ekonomi. “Harga minyak ini lebih kepada geopolitik, jika dilihat dari segi ekonomi sebetulnya harga tidak menggambarkan pasokan dan permintaan yang merugikan negara-negara yang tengah mengalami tekanan,” katanya di Jakarta, Selasa (23/7). Hatta mengatakan Indonesia juga terkena dampak kenaikan harga tersebut karena kebutuhan dan importasi minyak besar, meskipun

masih memproduksi minyak. “Kalau harga tinggi melampaui 108 dolar AS per barel, subsidi kita akan membengkak,” katanya. Dia berharap kondisi kenaikan harga minyak yang mencapai 108 dolar As per barel tidak akan bertahan lama. Hatta juga merasa optimistis harga minyak akan turun di bawah 108 dolar AS per barel hingga akhir 2013. “Hitungan harga minyak kan selama satu tahun, saya optimistis harganya masih di bawah 108 hingga akhir tahun,” katanya. Selasa ini, harga minyak naik di perdagangan

Asia, didorong menguatnya permintaan minyak mentah AS, namun antusiasme pembelian dibatasi oleh data ekonomi yang melemah dari ekonomi terbesar dunia itu, kata para analis seperti yang dilansir AFP. Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September, naik 13 sen menjadi 107,07 dolar AS per barel di perdagangan sore, sementara minyak mentah Brent North Sea untuk penyerahan September naik 20 sen menjadi 108,35 dolar AS. WTI mencapai tertinggi 16-bulan sebesar 109,32

dolar AS per barel pada Jumat lalu -- melampaui harga Brent untuk pertama kalinya sejak 16 Agustus 2010. Ahli strategi pasar di IG Markets di Singapura Kelly Teoh mengatakan pasokan minyak mentah AS mempertahankan kenaikan harga karena para pedagang yang memperkirakan persediaan berada di posisi terendah enam bulan. Tetapi ia menambahkan bahwa data ekonomi AS yang lebih lemah dan laba perusahaan yang gagal mencapai target mereka, telah membatasi keuntungan dan menjaga harga WTI di sekitar 107 dolar AS per barel. (ant/dik)


OPINI salam songkem

Semangat Kemenangan

S

etelah ada penetapan tiga pasangan cagub-cawagub di pilgub Jatim oleh KPUD Jatim, baik pasangan incumbent Soekarwo-Saifullah, Eggy Sudjana-M. Sihat, dan Bambang DH-Said Abdullah, makin gencar merebut simpatik warga Jawa Timur dengan caranya masing-masing. Perang baliho kini tak lagi terlihat, karena sejumlah alat peraga yang beraroma politis dari ketiga pasangan cagub-cawagub Jatim sudah banyak yang diamankan oleh petugas panwaslu. Meskipun perang baliho tak lagi terlihat, sejatinya perang urat saraf antar ketiga pasangan terus berlangsung sengit. Terutama semangat tim ketiga pasangan tersebut dalam merebut hati massa pendukung pasangan Khofifah-Herman, yang tak bisa mengikuti pilgub Jatim pada 29 Agustus mendatang karena terganjal dua parpol non parlemen yang mendukungnya membelot kepada salah satu pasangan tertentu. Memang harus diakui, massa pendukung Khofifah-Herman menjadi rebutan ketiga pasangan cagubcawagub yang dipastikan mengikuti pilgub Jatim. Akan tetapi, tidak mudah merebut simpatik apalagi dukungan dari massa pendukung Khofifah-Herman yang telah terlukai hatinya oleh terjegalnya jagoan mereka. Sebab pendukung Khofifah-Herman yang sudah kadung kecewa potensial masuk golongan putih (golput) Kendatipun ancaman golput para pendukung pasangan Khofifah-Herman sangat tinggi, bukan berarti tidak ada peluang bagi ketiga tim pemenangan ketiga pasangan cagub-cawagub untuk merubah arah golput massa pendukung Khofifah-Herman kepada salah satu pasangan cagub-cawagub tertentu. Itulah yang kini tampaknya sedang membara di atas hiruk pikuk politik Jawa Timur. Masing-masing pasangan cagub-cawagub melalui tim pemenangannya telah merapatkan barisan. Berbagai cara dilakukan, mulai blusukan ke pasar-pasar, menekati pondok pesantren-pondok pesantren, dan berbagai sektor profesi dan kelembagaan yang bisa dimasuki untuk mengalihkan dukungan dari pasangan lain kepada pihaknya. Berdasarkan peta politik, betapa pun pasangan Eggi Sudjana-M. Sihat dan Bambang DH-Said Abdullah bekerja keras, tampaknya pasangan Soekarwo-Said Abdullah diuntungkan dengan posisinya sebagai pasangan incumbent. Setidak-tidaknya, sebagai pasangan incumbent, pasangan Soekarwo-Saifullah lebih populer di hadapan warga Jawa Timur dibandingkan pasangan selainnya. Meskipun begitu, bukan berarti, pasangan Eggi Sudjana-M. Sihat dan Bambang DH-Said Abdullah tidak bisa mengejar perolehan suara pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf pada pilgub Jatim mendatang. Semua kemungkinan kemenangan masih terbuka lebar bagi masing-masing pasangan cagub-cawagub Jatim, selanjutnya barangkali tinggal menunggu keberuntungan setelah kerja keras dilakukan. (*)

Kenikmatan Semu

P

enyesalan memang selalu datang terlambat. Itulah yang dialami Evi Yulianti (42) dan Khairun Nisa (43), warga Surabaya. Keduanya ditangkap tim Resnarkoba Polda Jatim ketika keduanya bersama Rosi sedang menikmati narkoba jenis sabu-sabu di kawasan Rabesen Socah, Bangkalan. Akibat perbuatannya, kedua ibu tersebut dituntut 4 tahun penjara. Tangisnya pecah karena mereka teringat nasib anaknya di rumah. Buah hati belahan jantungnya itu terbengkalai di rumah tanpa ibu, karena ibunya harus meringkuk di penjara akibat kasus narkotika. Tidak ada seorang anak pun yang menghendaki punya seorang ibu yang paling disayanginya pergi dari sisinya, apalagi kepergiannya untuk dibui. Sebagai seorang anak, pasti merasa kesepian ketika hidup di rumah tanpa ibu. Kebiasaan bermanja dengan ibu, tak lagi bisa diperbuatnya. Bahkan, kini nasibnya terancam terlantar akibat tak bisa lagi menikmati hangatnya kasih sayang dari seorang ibu yang selama ini sangat dinikmatinya. Begitulah derita anak yang ditinggalkan ibunya, Evi Yulianti dan Khairun Nisa, karena harus menjalani hukuman selama 4 tahun di penjara. Akan tetapi, apalah hendak dikata, nasib buruk itu harus dialaminya juga. Sebab, di luar sepengatahuannya, ternyata ibunya yang sangat dikagumi itu adalah seorang pengguna narkoba. Baik Evi Yulianti maupun Khairun Nisa, keduanya diancam dengan pasal 127 UU NO 35 Tahun 2009 dengan hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp 800 juta subsider 3 bulan penjara. Pilihan perbuatan mencicipi narkoba rupanya telah membawa neraka dalam kehidupannya, bahkan keluarga dan anak-anaknya yang tak berdosa juga ikut menanggung deritanya. Sungguh hati ibu sudah terlalu keras apabila tidak terketuk dengan derita anak yang telah dilahirkannya sendirian di rumah. Bila ingat nasib anaknya di rumah, mestinya Evi Yulianti dan Khairun Nisa menyesali diri karena telah melibatkan diri mengonsumsi sabu-sabu yang terlarang. Gara-gara narkoba itu telah membuat Evi Yulianti dan Khairun Nisa terpisah dengan orang-orang yang paling dikasihinya. Sungguh pun narkoba sudah banyak membawa beban derita bagi kehidupan banyak manusia yang terperangkap barang haram itu, nyatanya korban narkoba masih terus berkelanjutan. Itu artinya, hukuman penjara yang selama ini ditimpakan kepada para tersangka kasus narkoba tidak berefek. Karena ituah, pemberian sanksi kepada para tersangka narkoba mesti ditambah lebih berat lagi agar dapat mengurangi angka kasus narkoba di negeri ini. (*)

A

15

RABU 24 JULI 2013 NO. 0166 | TAHUN II

Iptek, Bekal Menggapai Kemajuan Bangsa

D

ana Moneter Internasional (IMF) dalam laporannya beberapa waktu lalu mengingatkan, sejumlah negara di Asia, termasuk Indonesia, berpotensi masuk dalam jebakan berpendapatan menengah (middle income trap). Selain Indonesia, negara-negara yang juga rawan adalah Tiongkok, India, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Tanda-tanda bahwa Indonesia rawan masuk dalam jebakan itu, di antaranya rasio investasi yang rendah, pertumbuhan manufaktur yang lambat, diversifikasi industri yang terbatas, dan kondisi pasar tenaga kerja yang buruk. Juga tak kalah pentingnya adalah kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang masih rendah. Terbukti, pekerja di Indonesia masih didominasi pekerja tidak sekolah dan tamat SD (49,4 persen) serta berpendidikan menengah (42,5 persen). Sedangkan yang berpendidikan tinggi hanya 8,1 persen. Indikator kesehatan penduduk Indonesia juga lebih rendah dibandingkan negara-negara tetangga, Kompas (13/5/2013). Indikator lain yang mengkhawatirkan adalah rapuhnya struktur ekspor nasional yang didominasi produk berbasis sumber daya alam, terutama batu bara dan minyak nabati, dengan kontribusi masing-masing 17,2 persen dan 13,3 persen terhadap ekspor nasional. Hal ini membuat neraca perdagangan nonmigas kita rentan terhadap perubahan harga. Kondisi tersebut menuntut perubahan mendasar dan segera. Dalam konteks itu, Indonesia harus memiliki visi bersama agar terhindar dari jebakan stagnasi negara berpendapatan menengah. Pemerintah harus segera menyiapkan cetak biru (blueprint). Hal mendesak yang mesti dilakukan adalah membangun sistem pendidikan berkualitas tinggi untuk mendorong kreativitas dan inovasi di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Dalam hal ini, pemerintah perlu meningkatkan belanja riset dan pengembangan (R&D) serta pendidikan tinggi. Selain itu, pemerintah harus banyak berinvestasi di bidang infrastruktur. Dengan memiliki infrastruktur yang memadai, konektivitas ekonomi akan terjalin

dan lebih efisien, sehingga biaya logistik bisa ditekan. Di bidang industri, pemerintah mesti menaikkan level industri manufaktur dari industri berteknologi rendah ke teknologi tinggi. Produkproduk hasil inovasi iptek harus mampu menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional. Lebih dari itu, orientasi ekspor harus diubah dari produk mentah ke produk jadi yang bernilai tambah tinggi. Pemerintah juga mesti menjadikan tenaga kerja berbasis produktivitas dan inovasi sebagai sumber pertumbuhan ekonomi nasional. Dukungan lain yang tidak kalah penting adalah pemimpin yang kuat, cetak biru pembangunan yang baik dan menjadi visi bersama bangsa, serta tingkat korupsi yang rendah. Kita yakin bila pemerintah konsisten dan berkomitmen penuh menjalankan strategi transformasi ekonomi tersebut, negeri ini bakal terhindar dari jebakan negara berpendapatan menengah. Jika tidak serius berbenah dari sekarang, citacita Indonesia untuk naik kelas menjadi negara maju hanya akan menjadi sebatas utopia. Pengembangan Iptek Ekonomi Indonesia yang tumbuh di atas 6 persen ketika banyak negara lain dirundung krisis, acap kali membuat para pejabat kita cepat berpuas diri. Sikap seperti itu berbahaya, karena menganggap seolah-olah perekonomian kita baik-baik saja, tanpa kekurangan sesuatu apa pun. Akibatnya, kebijakan yang dirancang pun cenderung ala kadarnya, bersifat jangka pendek, dan business as usual. Padahal, Indonesia menghadapi segunung masalah di bidang perekonomian. Sebagian menuntut penanganan segera dan sebagian

lagi membutuhkan strategi besar yang bersifat jangka panjang. Indonesia harus segera merumuskan transformasi ekonomi. Jika tidak, Indonesia akan semakin jauh tertinggal, bahkan terancam masuk dalam jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap) sebagaimana paparan di atas. Bangsa Indonesia, dengan segala pencapaian yang diraihnya utamanya dalam hal pertumbuhan ekonomi yang mencengangkan, harus diakui masih terbelakang dalam bidang iptek. Meski lebih dari 140 juta pengguna telepon seluler, kita tidak menyumbang apa-apa dalam kemajuan teknologi seluler. Sebelum ini, dalam produk otomotif yang digandrungi masyarakat Indonesia juga tak banyak yang berasal dari karya putra bangsa. Merek mobil yang lalu lalang di jalanan masih dari negara lain. Artinya, bangsa ini hanya sebatas etalase bagi produk otomotif Negara lain. Ironisnya lagi, kondisi itu terjadi bukan hanya untuk produk-produk yang secara teknologi Indonesia tidak mampu, tetapi juga untuk produk atau barang yang dalam negeri memproduksinya. Simak saja betapa produk agribisnis yang memenuhi pasarpasar kita. Di luar produk konsumen, kita dihadapkan oleh realitas baru bahwa kita hidup di Cincin Api yang setiap kali harus menghadapi gempa bumi dan letusan gunung api. Kita butuh banyak iptek kebumian. Kita butuh banyak iptek energi, penanggulangan pemanasan global, peningkatan produktivitas pertanian. Selain itu, bangsa ini juga seharusnya menguasai iptek peningkatan industri serta ketangguhan pertahanan dan keamanan negara. Bahkan, teknologi menjemput masa depan seperti teknologi nano belum menjadi concern negeri ini.

Penguasaan iptek berkembang menjadi faktor penentu daya saing. Kompetisi tidak lagi dilandasi oleh kemampuan memproduksi barang dan jasa secara lebih murah. Kompetisi memiliki dimensi yang lebih luas, terutama dalam hal kualitas dan manfaat yang dirasakan penggunanya. Lebih dari itu, menurut Hermawan Kertajaya, lakunya produk di pasaran dan kesetiaan klien banyak ditentukan oleh inovasi pada faktor-faktor emosional, seperti warna, bentuk, dan pelayanan yang lebih mengutamakan kepuasan pembeli. Contoh bentuk inovasi dalam pemasaran tersebut banyak kita lihat pada produk-produk teknologi informasi (TI) dan elektronika. Perkembangan produk TI dan elektronika sangat cepat dibandingkan dengan produk non-elektronik karena pada dasarnya dunia TI dan elektronika lebih cepat melakukan inovasi sehingga selalu saja ada jenis dan fiturfitur baru yang akan memanjakan penggunanya. Menyemaikan Budaya Inovasi Menyangkut inovasi, sesungguhnya dari sisi bakat dan kemampuan kita tidak kekurangan. Kendala yang sejauh ini kita amati adalah justru kurangnya dukungan dari bangsa kita sendiri untuk mengulurkan tangan bagi pengembangan karya inovasi lokal, dan berikutnya, untuk menggunakan karya tersebut. Selain ada unsur politik-ekonomi di sini, alasan lain adalah karena bangsa kita masih banyak memuja merek asing, sampai muncul ungkapan, kalau bisa dibeli, mengapa harus buat sendiri. Inovasi pun hanya akan sebatas hobi dan eksperimen. Kita tidak ingin hal itu terjadi. Iptek semestinyalah melandasi setiap upaya kita menanggulangi permasalahan bangsa, baik untuk masalah ekonomi, masalah kesehatan, peningkatan produksi pangan, pertahanan, maupun dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam. Kita tetap yakin Iptek amat besar peranannya untuk memajukan bangsa, tetapi kita harus pintar mengelolanya, menetapkan prioritasnya. Wallahu’alam bhis-shawwab. =

Musim Mudik dan Proyek Perbaikan Jalan

D

ua pekan kedepan ke depan umat muslim bakal menyongsong hari raya Idul Fitri. Sudah jamak dilakukan, menjelang lebaran masyarakat Indonesia akan melakukan tradisi mudik. Tradisi yang dari tahun ke tahun sangat mengesankan, sekaligus sangat merepotkan terutama bagi pemerintah dan aparat keamanan. Tapi sayang, tiap tahun pemudik via darat selalu saja berhadapan dengan jalan rusak ataupun perbaikan jalan dan jembatan yang sedikit banyak membuat arus mudik tidak lancar, sebuah fenomena yang terus berulang. Pergerakan orang dalam jumlah besar terjadi setiap menjelang Idul Fitri, sebagian orang lainnya mengistilahkannya dengan pulang kampung. Begitu besarnya jumlah pergerakan pemudik dan banyaknya kerusakan fisik jalan, mau tidak mau pemerintah harus turun tangan untuk membenahi jalur para pemudik tersebut. Menjelang musim mudik beragam langkah dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada para pemudik. Transportasi dengan segala fasilitas keamanan, kenyamanan dan kelancarannya disiapkan dengan baik. Jumlah penerbangan ditambah, gerbong kereta diperbanyak, hingga armada bus cadangan pun dike-rahkan. Infrastruktur pendukung arus mudik juga digarap serius. Jalan yang rusak diperbaiki. Jembatan baru dibangun untuk melancarkan perjalanan. Tidak ketinggalan, ribuan petugas dituÂŹrunkan untuk mengamankan ritual mudik. Fenomena ini bahkan merupakan deviasi dari fenomena tradisi mudik lebaran yang dari tahun ke tahun selalu menunjukkan peningkatan luar biasa, baik dari aspek jumlah orang yang ambil bagian dalam ritus ini, persoalan tindak kriminal yang (mungkin) akan timbul, masalah penyebaran penduduk, sarana dan prasarana angkutan jalan raya, hingga ke persoalan rumah tangga ekonomis. Tradisi mudik lebaran yang telah menjadi sebuah fenomena bagi masyarakat In-

donesia ini telah mengerahkan dana yang sangat besar. Orang-orang yang hidup dan bekerja di suatu kota besar akan memindahkan atau menggerakkan sejumlah dana yang cukup signifikan ke suatu kota lain atau di pedesaan kampung halamannya. Tentu saja, mobilitas finansial ini juga merupakan fenomena tersendiri bagi geliat ekonomi dan roda pembangunan di daerah pedesaan atau kota lainnya. Begitu besarnya jumlah penduduk Indonesia yang terlibat dalam tradisi mudik, pembenahan infrastruktur mudik mutlak harus dilakukan oleh pemerintah. Kondisi jalan yang baik dan kendaraan yang layak wajib tersedia agar pergerakan puluhan juta orang tersebut bisa berjalan dengan aman, lancer dan nyaman. Fenomena perbaikan jalan ataupun jembatan menjelang lebaran selalu ada, yaitu adanya musim perbaikan jalan dan jembatan. Setiap tahun menjelang lebaran selalu saja infrastruktur jalan perlu diperbaiki mengingat kondisi jalan yang parah. Ini berarti kualitas pengasapalan hanya cukup satu tahun, padahal jalanjalan negara seperti jalur mudik yang biasa dilalui masyarakat pengguna jalan semestinya tahan bertahun-tahun. Setiap tahun, terutama menjelang musim mudik Lebaran, triliunan rupiah uang negara dihabiskan untuk memperbaiki infrastruktur. Ironisnyanya, meski tradisi mudik sudah menjadi rutinitas tahunan, namun selalu saja saat musim pulang kampung tersebut datang, ritual mudik masih saja menyisakan masalah. Mulai infrastruktur yang tidak siap hingga jatuhnya korban jiwa karena kecelakaan

yang disebabkan karena kondisi jalan atau kendaraan yang tidak layak. Dengan alasan meningkatkan kenyamanan jalur mudik, perbaikan atau pembangunan jalan dan jembatan kerap dilakukan justru ketika momen mudik sudah sangat dekat. Hal itu membuat hasilnya tidak maksimal. Selain karena waktu yang mepet, pengerjaannya pun terkesan asal jadi. Alhasil, ada ruas jalan yang tahun lalu diperbaiki untuk persiapan mudik, eh tahun ini kembali masuk daftar proyek perbaikan. Perbaikan jalan menjelang Lebaran seakan menjadi proyek abadi yang tidak ada habisnya. Setiap tahun, menjelang Idul Fitri, sepanjang jalur mudik justru dipenuhi para pekerja. Mereka bekerja siang malam untuk memenuhi target pekerjaan. Infrastruktur jalan di Indonesia secara kualitas masih sangat menyedihkan. Bagiamana tidak? Setiap tahun menjelang lebaran selalu saja infrastruktur jalan perlu diperbaiki mengingat kondisi jalan yang parah. Ini berarti kualitas pengasapalan hanya cukup satu tahun, padahal jalan-jalan negara seperti jalur mudik yang biasa dilalui masyarakat pengguna jalan semestinya tahan bertahun-tahun. Pembenahan infrastruktur jalan jelang mudik menghadapi masa lebaran sudah menjadi tradisi ini selalu dilakukan oleh para pemangku kepentingan di kementerian PU dan atau Pemda setempat setiap menjelang musim mudik. Padahal, cara -cara seperti ini tidak boleh berlangsung

karena kualitas jalan-jalan utama di negara kita seharusnya berkualitas utama pula dengan kekuatan aspal yang dapat bertahan bertahun-tahun (lebih dari satu tahun). Mestinya Pembenahan jalan tersebut tidak selalu dilakukan menjelang musim mudik dengan kata lain, kualitas jalan kita bisa bertahan dalam kondisi baik dalam beberapa tahun. Namun sayang, rutinitas membenahi infrastruktur jalan menjelang lebaran dan mudik ini telah menjadi kebiasaan (buruk) yang memfenomena di negeri ini. Dalih karena waktu yang mepet, pengerjaannya pun terkesan asal jadi. Alhasil, ada ruas jalan yang tahun lalu diperbaiki untuk persiapan mudik, eh tahun ini kembali masuk daftar proyek perbaikan. Perbaikan jalan menjelang Lebaran seakan menjadi proyek abadi yang tidak ada habisnya. Setiap tahun, menjelang Idul Fitri, sepanjang jalur mudik justru dipenuhi para pekerja. Mereka bekerja siang malam untuk memenuhi target pekerjaan. Semestinya, bagian pengawasan diberdayakan maksimal sehingga kualitas jalan tidak hanya tahan satu tahun saja. Jika bagian pengawasan dan pejabat terkait turun ke jalan meneliti dan mengawasi secara saksama apakah terjadi penyimpangan dalam membuat jalan-jalan utama, maka dapat dipastikan jalan-jalan raya kita tidak akan tiap tahun harus dibenahi. Fungsi pengawasan wajib diperkuat dan menjadi andalan bagian PU dan bagian terkait agar jalan-jalan utama khususnya yang dilalui pemudik selalu dalam keadaan prima dalam beberapa tahun (lebih satu tahun) kedepan. Sehingga kita tidak tiap tahun mengeluh atas kualitas infrastruktur jalan menjelang musim mudik. Adanya proyek tambal sulam perbaikan infrastruktur jalan yang tak kunjung selesai menuai kontroversi, beberapa hari terakhir bahkan membuat ketertarikan KPK untuk mencermati fenomena tersebut, sebagaimana yang banyak dilansir beberapa surat kabar. semoga‌! =

Pemimpin Redaksi Abrari, Wakil Pemimpin Redaksi Zeinul Ubbadi, Redaktur Ahli M. Husein, Redaktur Pelaksana Abdur Rahem, M. Kamil Akhyari, Sekretaris Redaksi Benazir Nafilah, Tata Letak Didik Fatlurrahman, Novemri Habib Hamisi, Desain Grafis Ach. Sunandar, Khoiril Anwar, Fotografer Mahardika Surya Abriyanto, Website Hairil Anwar, Biro Sumenep Hayat (Kepala) Syah A. Latief, Syamsuni, Junaidi, Biro Pamekasan G. Mujtaba (Kepala), Muhammad Fauzi, Biro Sampang Miftahul Ulum (Kepala), Ryan H, Junaidi, Holis, Biro Bangkalan Moh. Ridwan (Plt. Kepala), Doni Harianto, Biro Surabaya Hana Diman (Kepala), Ari Armadianto, Joeli Hidayati Biro Jakarta Gatti (Kepala), Satya, Cahyono, Willy Kontributor FL. Wati (Bali) Anwar Anggasoeta (Yogyakarta) Ahmad Sahidah (Malaysia), Manajer Pemasaran Moh. Rasul Accounting Ekskutif Deddy Prihantono, Husnan (Sumenep), Mohammad Muslim, (Pamekasan) G. A. Semeru (Surabaya) Penerbit PT. Koran Madura, Komisaris Rasul Djunaidi, Direktur Utama Abrari, Direktur Keuangan Fety Fathiyah, Alamat Redaksi Jl. Adirasa 07 Kolor Sumenep, email koranmadura@ymail.com, opini.koranmadura@gmail. com, Telepon/Fax (0328) 6770024, No. Rekening BRI 009501000029560, NPWP 316503077608000 http://www.koranmadura.com/ | Wartawan Koran Madura dibekali ID Card (kartu pengenal) dan tidak diperkenankan menerima imbalan berupa apapun dari narasumber


LAHRAGA

16 16

RABU 24 JULI 2013 NO. 0166 | TAHUN II

RABU 24 JULI 2013 NO. 0166 | TAHUN II

Misi Persepam memang mengamankan posisi sepuluh besar. Saya kira itu akan lebih bagus kalau bisa mendapatkan poin sempurna saat menghadapi Persiram. (Manajer P-MU) HEAD TO HEAD

PERSIRAM 14 Feb 2013

Persepam Madura United 2 - Persiram 1

LIMA LAGA TERAKHIR

Laskar Sape Kerrap Ambisi Taklukkan Papua PAMEKASAN-Nada-nada optimisme mengiringi lawatan Persepam Madura United (P-MU) ke tanah Papua. Skuad besutan Pelatih Daniel Roekito ini akan menghadapi Persiram Raja Ampat pada Rabu (24/7) besok. Kemudian pada Minggu (28/7) akan melawan Persidafon Dafonsoro. Dalam dua pertandingan tersebut, P-MU menargetkan meraup poin penuh. Optimisme ini tak lepas dari tren positif yang diraih tim asal Madura ini. Dalam 3 pertandingan terakhir, P-MU berhasil menyapu bersih poin. Dua pertandingan kandang melawan Barito Putera dan Persiba Balikpapan berhasil dimaksimalkan. Yang lebih sensasional, saat melawat ke Palembang untuk menghadapi tim juara bertahan Sriwijaya FC di Stadion Jakabaring, P-MU berhasil meraih kemenangan dengan skor besar 4-0. Kemenangan demi kemenangan ini membawa P-MU bertengger di urutan ke-10 klasemen sementara ISL 2013, dengan mengoleksi 37 poin dari 29 laga. “Sejak awal musim, target kami

adalah 10 besar. Kami yakin bias mempertahankan ini,” demikian disampaikan Manajer P-MU Achsanul Qosasi. Pertandingan melawan Persiram Raja Ampat di Stadion Mandala, Jayapura, Rabu (24/7) besok, diprediksi akan berlangsung panas karena kedua tim sama-sama membawa misi berada di posisi 10 besar klasemen. Persiram Raja Ampat yang kini mengoleksi 38 poin dan berada di posisi delapan sudah pasti akan berjuang keras untuk menang. Hanya kemenanganlah yang akan mengamankan posisi mereka. “Misi Persepam memang mengamankan posisi sepuluh besar. Saya kira itu akan lebih bagus kalau bisa mendapatkan poin sempurna saat menghadapi Persiram. Sulit memang, tapi melihat bagaimana kami bisa menang di Palembang, tidak ada yang mustahil jika berupaya sebaik mungkin,” tutur Manajer Persepam Achsanul Qosasih. Persiram Pede Hadapi P-MU Sementara itu, Pelatih Persiram Raja Ampat Gomes de Olivera men-

gatakan timnya menargetkan poin penuh atas tamunya Persepam Madura United dalam laga pada Rabu (24/7) malam nanti. “Persiram tetap menargetkan poin penuh atas tamu-tamunya, dan tidak ingin mendapatkan hasil seri lagi,” katanya di Jayapura, Papua, Selasa. Gomes mengatakan tetap akan memperhatikan hasil positif yang sedang diraih tim berasal dari Madura tersebut yang pada pertandingan terakhir itu, skuad Daniel Roekito berhasil mengalahkan tuan rumah Sriwijaya FC dengan skor telak 4-0. Ia mengaku telah melakukan pembenahan dan pelatihan untuk penyelesaian akhir kepada Elthon Maran dan kawan-kawan agar dalam pertandingan mendatang bisa mencetak kemenangan. “Tentunya untuk meraih hasil positif saat melawan Persepam Madura nanti, anak-anak telah berlatih bagaimana menyelesaikan peluang yang ada dengan bisa mencetak gol tanpa menyediakan ruang terbuka bagi tim lawan untuk mencetak gol

balasan,” katanya. Dalam pertandingan pekan lalu, tim berjuluk “Dewa Laut” itu ditahan imbang 1-1 oleh Persela Lamon-

Persepam Persiram MU

19 Jul 2013 11 Jul 2013 7 Jul 2013 23 Jun 2013 15 Jun 2013

Persiram 1 - Persela 1 Persiwa Wamena 1 - Persiram 0 Persipura 3 - Persiram 0 Persidafon 1 - Persiram 2 Persiram 3 - PS Barito Putera 1

15 Jul 2013 7 Jul 2013 3 Jul 2013 26 Jun 2013 22 Jun 2013

Sriwijaya FC 0 - Persepam MU 4 Persepam MU 3 - Persiba 2 Persepam MU 1 - Barito Putera 0 Persisam 4 - Persepam MU 1 Mitra Kukar2 - Persepam MU 1

gan di Stadion Mandala, Kota Jayapura. Akibatnya, Persiram Raja Ampat tetap bertengger di peringkat 8 klasemen sementara dengan mengemas poin 38 dari 29 kali bertanding. Persepam Madura dengan kemenangan telak 4-0 atas tuan rumah “Laskar Wong Kito” --Sriwijaya FC-- menempatkan Jimy Suparno dan kawan-kawan di peringkat 10 dengan koleksi poin 37 dari 29 kali bertanding. (ant/dar)

ATAS. Pelatih Persepam Madura United (P-MU) memberikan pengarahan, sebelum latihan persiapan tur Papua, di Lapangan Kowel Pamekasan, Jatim, Sabtu (20/7. BAWAH. Zainal Arif akan jadi andalan Persepam dalam laga di Papua.

tan latihan. Latihan perdana yang dilakukan Senin (22/7) dilakukan di lapangan futsal dan latihan kedua rencananya dilakukan di Stadion GBK Jakarta. Keinginan untuk mempersulit juara Liga Champion Eropa ini juga dilontarkan oleh salah satu pemain BNI Indonesia All Star Ahmad Bustomi. Pemain dengan posisi gelandang ini bertekad memberikan yang terbaik pada tim yang juga Timnas Indonesia itu. “Ini adalah kesempatan langka. Makanya harus dimaksimalkan. Kami akan berusaha menyulitkan mereka,” katanya. Kunjungan Chelsea ke Indonesia merupakan yang pertama dan terakhir dalam Tour Asia 2013. Sebelum menghadapi Indonesia All Star, anak asuh Mourinho ini menghadapi Thailand All Star di Bangkok dan Malaysia XI. (ant/bay/dar)

Gerardo Martino Jadi Pelatih Baru Barcelona MADRID- Pelatih asal Argentina yang pernah membesut Newells Old Boys dan Timnas Paraguay, Gerardo Martino ditunjuk sebagai pelatih baru Barcelona dengan kontrak dua tahun, kata klub itu, Selasa. “FC Barcelona sudah mencapai kesepakatan untuk menyewa Gerardo Martino sebagai pelatih baru tim utama untuk dua musim mendatang,” kata sebuah pernyataan dalam website klub. “Pada beberapa jam ke depan sebuah program akan dikonfirmasi mengenai kedatangannya di Barcelona, penandatanganan kontrak dan perkenalannya.” Martino sebelumnya tidak diperkirakan tidak akan mengemban tugasnya itu saat Barca menghadapi tim asuhan manajer lama mereka Pep Guardiola pada pertandingan persahabatan pertama pramusim ke Bayern Munich pada Rabu. Pelatih berusia 50 tahun itu datang setelah periode yang berhasil dalam tugasnya di Old Boys, Newell, di kampung halamannya, tapi hanya memiliki waktu tiga pekan untuk membiasakan diri dengan lingkungan barunya sebelum awal musim liga Spanyol pada 17

Agustus. Barca terpaksa mencari pelatih baru pada pekan lalu saat Tito Vilanova mengundurkan diri untuk terus menyembuhkan penyakit kankernya. Martino belum punya pengalaman manajerial di Eropa meskipun dia menikmati musim singkat di Spanyol bersama Tenerife sebagai pemain pada 1991. Tapi bagaimanapun juga, keberhasilannya yang luar biasa sebagai pelatih di Paraguay dan Argentina yang meyakinkan klub Katalan itu bahwa dia orang yang tepat untuk pekerjaan tersebut. Martino memenangi empat gelar di Paraguay bersama Libertad dan Cerro Porteno antara 2002 dan 2006, sebelum bertugas sebagai pelatih tim nasional. Dia memimpin tim Amerika Selatan itu mencapai penampilan terbaik mereka di Piala Dunia yakni pada 2010 di mana mereka akhirnya kalah tipis 0-1 oleh Spanyol pada perempat final yang menegangkan di Johannesburg. Paraguay juga mencapai final Copa America pada 2011 dibawah arahan Martino, sebelum dia pergi untuk menangani Newell’s. (ant/dar)

Dalam laman resmi Barcelona disebutkan bahwa klub sudah mencapai kesepakatan dengan Gerardo Martino untuk melatih Lionel Messi dkk.

SKUAD INDONESIA

Indonesia Bertekad Repotkan Chelsea JAKARTA - Tim BNI Indonesia All Star bertekad menyulitkan tim asal Inggris, Chelsea yang akan menjadi lawannya pada pertandingan persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Kamis (25/7). Tekad dari Tim BNI Indonesia All Star untuk menyulitkan Chelsea bukan tanpa alasan karena tim yang diasuh Rahmad Darmawan ini diperkuat pemain-pemain terbaik di Inonesia mulai level U-23

maupun senior. “Akan sangat bahagia jika nanti mampu menyulitkan mereka (Chelsea),” kata pelatih BNI Indonesia All Star Rahmad Darmawan di Jakarta, Selasa. Menurut dia, Chelsea dan Jose Mourinho merupakan klub dan pelatih favoritnya. Dengan menghadapi tim dan pelatih yang telah mempunyai nama besar pihaknya mengaku akan banyak mendapatkan pengalaman tersendiri.

“Setiap menghadapi tim besar jelas akan menghadiri sebuah pengalaman baik untuk pemain maupun diri saya sendiri,” tambahnya. Guna menghadapi anak asuh Jose Mourinho ini, Rahmad Darmawan memanggil 21 pemain yang 11 diantaranya adalah pemain U-23 yang dipersiapkan untuk SEA Games 2013. Pemain ini ditopang dengan 10 pemain senior yang sudah berpengalaman. Saat ini ke-21 pemain yang dipanggil mulai menjalani pemusa-

11 Pemain Junior Kurnia Meiga (pg), Hasim Kipuw, Rizki Ahmad Sanjaya Pellu, Bayu Gatra Sanggiawan, Egi Melgiansyah, Rasyid Assahid Bakri, Andik Vermansyah, Hendra Adi Bayauw, Alam Syamsir, Agung Supriyanto dan Seftia Hadi. 10 Pemain Senior

Muhamad Roby, Victor Chukwuekezie Igbonefo, Raphael Guillermo Eduardo Maitimo, Ahmad Bustomi, Ferdinand Sinaga, Titus Bonai, Ajisaka (pg), Purwaka Yudhi, Hamka Hamzah dan Greg Nwokolo.

e Paper Koran Madura 24 Juli 2013  

Satu Hati Untuk Bangsa