Page 1

1

JUMAT 22 MARET 2013 NO. 0081 | TAHUN II Koran Madura

JUMAT

Harga Eceran Rp 2500,- Langganan Rp 50.000,-

22 MARET 2013

g PAMANGGHI

Proporsi Oleh : Abrari Alzael

Pemimpin Redaksi Koran Madura

ant/muhammad ayudha

SESNEG TERBAKAR. Sejumlah petugas pemadam kebakaran berusaha menjinakkan api yang membakar Gedung Utama Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (21/3). Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.

HUKUM

Pasal Santet Masuk KUHP JAKARTA-Masuknya pasal santet dalam RUU KUHP dianggap sebuah kemunduran hukum di Indonesia. Bahkan dikesankan hukum di Indonesia hanya meniru hukum diluar negeri. “Kok hukum Indonesia mengikuti Saudi yang masih percaya sihir dimana beberapa TKI diputus salah atas pengakuan orang lain (majikan) yang anaknya hilang, sakit akibat praktik sihir para TKI tersebut,” kata Politisi PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari di Jakarta, Kamis (21/3). Seperti diketahui, Rancangan KUHP yang tengah digodok Komisi III DPR memang mengandung unsur santet. Dalam RUU yang diajukan pemerintah tersebut, terdapat dalam pasal 293 yang mengatur penggunaan ilmu hitam ini. Berikut ini bunyi pasal tersebut: (1). Setiap orang yang menyatakan dirinya mempunyai kekuatan gaib, memberitahukan harapan, menawarkan, atau memberikan bantuan jasa kepada orang lain bahwa karena perbuatannya dapat menimbulkan penyakit, kematian, penderitaan mental atau fisik seseorang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak kategori IV. (2) Jika pembuat tindak pidana sebagaimana dimaksudkan pada ayat (1) melakukan perbuatan tersebut untuk mencari keuntungan atau menjadikan sebagai mata pencaharian atau kebiasaan, maka pidananya dapat ditambah dengan 1/3 (satu per tiga). Lebih jauh kata Eva, sangat aneh ada anak majikan yang dikatakan hilang itu beberapa bulan kemudian kembali ke rumah. Namun, tidak ada kompensasi apapun atas kerugian yang dialami TKI. “Pasal ini rawan dimanipulasi massa Indonesia yang gampang dihasut dan disulut bahkan melalui peredaran sms,” tambahnya Menurut Eva, pasal tersebut bukannya melindungi malah mengakomodasi mobilisasi kebencian. “Saya tidak percaya sistem hukum kita mampu memberikan keadilan pada minoritas, lihat saja kasus Ahmadiyah, Pendeta HKBP yang dikriminalisasi polisi atas hasutan kelompok radikal,” ungkapnya. Yang jelas, Eva mengaku sangat prihatin masuknya pasal santet. Karena pasal santet lebih banyak kerugiannya. “Fungsi hukum untuk menstransformasi masyarakat gagal,” tuturnya. Eva mengatakan secara teknis bukti formil mungkin bisa dipenuhi seperti fakta adanya paku, kawat di perut. “Tapi gimana materialnya? Terutama tentang pelaku, bahwa yang mengirim adalah X atu Y. Itu yang bikin gap sehingga rawan untuk kriminalisasi seseorang,” tukasnya. Pandangan yang sama juga datang dari Ketua F-PKB, Marwan Jakfar yang mengaku kurang sepakat. Alasanya, sangat sulit untuk mencari pembuktian secara hukum. “Pasal santet susah pembuktiannya. Untuk menjadi fakta hukum susah sekali. Gimana cara membuktikan santet, susah sekali itu,” katanya. (gam/cea)

Dokumen Century Diduga Ikut Terbakar

Dua Lantai Gedung Setneg Dilalap si Jago Merah JAKARTA-Gedung Sekretariat Negara (Setneg) di Kompleks Istana Presiden terbakar selama lebih dari satu jam. Kobaran api yang kian membesar pun melalap lantai tiga dan empat gedung. Tidak kurang dari 27 unit armada pemadam kebakaran untuk menjinakkan Si Jago Merah yang akhirnya padam pada pukul 18.15 WIB. Belum dipastikan, apa penyebab kebakaran gedung yang menyimpan arsip penting negara ini. Namun dipastikan, dokumen Bank Century ikut terbakar. Berdasarkan pemantauan di lapangan Koran Madura, amukan api tampak menggila di bagian atap Gedung Setneg, bahkan lidah api tampak menjilat gedung yang tepat

berada di sisi pintu masuk tamu istana. Namun demikian, peristiwa tersebut tidak menelan korban jiwa, hanya saja sebagian besar bagian gedung mengalami rusak parah. Bahkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang didampingi sejumlah pasukan pengamanan presiden (Paspampres) turun langsung ke sekitar lokasi kebakaran untuk mengetahui penyebab kebakaran. “Iya, tadi sama saya bareng-bareng sama menteri. Saya lari ke sini,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto di Jakarta, Kamis (21/3). Sebelumnya, saat kebakaran terjadi, Yudhoyono masih menggelar rapat kabinet bersama sejumlah jajaran menteri yang lokasinya berjarak sekitar 150 meter dari Gedung Setneg. Tepat pukul 17.30 WIB Presiden mengakhiri rapat kabinet dan segera bergegas memantau lokasi kebakaran.

Selain Djoko Suyanto, Presiden juga didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa dan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. ]Tanda Tanya Terbakarnya gedung utama Setneg, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, menimbulkan tanda tanya besar. Benarkah peristiwa itu murni kebakaran, atau sengaja dibakar? Pernyataan ini kontan mewarnai jejaring sosial TMC Polda Metro Jaya yang cepat menyebarkan gambar-gambar terbakarnya gedung Setneg dalam akun facebooknya. “Seumur hidup, baru dgr istana negara kabakaran. Ada apa ya Allah?” ujar Humairah Amien, salah seorang warga yang mengomentari gambar gedung kebakaran itu, Kamis, (21/3). Hal yang sama diungkapkan warga lainnya yang mengunjungi akun Facebook TMC Polda Metro Jaya, A Sarah Agustina

Nainggolan. Dia justru curiga dengan terjadinya kebakaran di gedung Setneg itu. “Hmmm, kira-kira penyebab kejadian apa yah? Apakah karena hubungan pendek arus listrik? Apakah karena kecerobohan seseorang? Apakah karena seseorang yang punya otak teroris? Atau karena unsur dari politik seseorang?” timpalnya penuh tanya. Sementara itu, Koordinator Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI) Adhie Massardi menilai, kebakaran di Gedung Sekretariat Negara (Setneg) dekat Istana Presiden, diduga disengaja. “Diduga disengaja untuk menghilangkan dokumen, khususnya Century,” ujar Adhie kepada wartawan di Cava Cafe, Jakarta, Kamis (21/3). Sebelumnya, isu kudeta terhadap pemerintahan SBY yang hendak dilakukan kelompok Ratna Sarumpaet, santer diberitakan, menyusul adanya info dari Badan Intelijen Negara (BIN) dari kelompok Ratna Sarumpaet.(gam/cea/bud)

SATWA BARU

KBS Kini Dihuni Binatang Seperti Sapi Bertanduk Rusa

ant/eric ireng

SATWA BARU. Dua ekor satwa Eland (Taurotragus oryx) asal Afrika, berada di satu kandang di Kebun Binatang Surabaya (KBS) Surabaya, Kamis (21/3). Kedatangan dua ekor Eland endemic Afrika tersebut, menambah jumlah dan jenis satwa koleksi KBS. SURABAYA-Kebun Bintang Surabaya (KBS), Kamis (21/3) kemarin mendatangkan satwa baru, yakni dua ekor Eland berjenis kelamin jantan dan betina asal Afrika. Kedua Eland masing-masing berusia 5 dan

4 tahun tersebut, didatangkan langsung dari Taman Safari Indonesia (TSI) II Prigen, menggunakan dua kotak kayu besar diangkut pada sebuah truk. “Ini memang koleksi satwa terbaru

kami. Dari catatan kami, sejak dulu memang belum memiliki jenis satwa endemic Afrika ini. Langsung didatangkan dari TSI II Prigen, Kamis siang dan kami tempatkan di bekas kandang Bison,” ujar Humas KBS, Anthan Warsito. Kehadiran dua Eland tersebut, diharapkan KBS akan mendambah daftar panjang koleksi satwa yang saat ini sedikitnya ada 460 jenis satwa, terdiri dari berbagai satwa berasal dari berbagai negara. “Yang pasti dua Eland ini akan menambah jumlah koleksi satwa sekaligus jenis satwa yang ada di KBS. Saat ini di KBS, kondisi dua ekor tersebut cukup sehat dan normal,” tegas Anthan. Ia menambahkan, dalam waktu dekat KBS mendatangkan sejumlah satwa lainnya, seperti Jerapah, Watusi dan jenis lainnya, menyusul akan hadir menambah dan menggantikan koleksi satwa KBS yang mati. “Beberapa satwa lainnyajuga akan hadir di KBS,” pungkas Anthan. Untuk diketahui Eland adalah jenis herbivora yang mengkonsumsi rumput sebagai makanan utama. Bentuk tubuhnya yang menyerupai sapi, namun dengan tektur wajah menyerupai Kijang ditambah tanduk panjang yang bisa dimiliki Oryx. (ara)

Apakah sudah saatnya, agama dikembalikan kepada agama yang berdiri sendiri dan tidak berjenis kelamin. Politik juga begitu. Ia berada di ruang sebelah, tidak beragama. Agama sebuah terminal besar. Di dalamnya ada lahan parkir dan tentu saja, toilet. Sebagai terminal, ia memiliki aturan sendiri. Begitu pula toilet, ia punya tatacara sendiri. Mencampuradukkan sesuatu yang bisa dipisah dalam satu rumah besar akan semakin nagras ketidakteratuannya. Tidak mungkin ada ruang tidur di dalam kamar mandi. Ini hanya pemikiran yang tidak bisa diadili dengan hitam atau putih. Tetapi hanya menyandingkan satu hal dan hal lain sesuai porsi dan proporsi, sesuai maqomnya. Hipotesa ini muncul ketika trend agama yang menempel pada politik tertentu justru menjadikan agama seakanakan tidak populer dan dijauhi umat. Sejumlah survey menyebut parpol yang diembeli agama semakin terasing dari masyarakat yang beragama. Ini artinya, masyarakat menghendaki politik dijalurkan kepada proporsinya bukan dilacurkan kepada hal yang bukan seharusnya. Dengan demikian, politik tenang di garis edarnya dan agama juga tumakninah di ruang orbitnya. Masing-masing term ini mengalir beriringan menuju muaranya masing-masing. Sengkarut keadaan yang terjadi selama ini patut didiagnosa karena bercampur-aduknya sesuatu yang semestinya bisa dibuat terpisah dan bersekat. Seolaholah, ada keraAnak-anak kusan sistesejarah masa mik dimana depan semakin seseorang berlari dari ingin menkenyataan jadi sesuatu politik yang yang melamdianggapnya paui kedirianjauh dari nya. Situasi proporsi. ini tidak lucu tetapi membuat bantyak orang akan menggelengkan kepalanya. Memang, setiap warga negara memiliki hak untuk menjadi atau tidak menjadi yang diinginkannya. Ibas, sebagai warga negara ketika itu, sebelum akhirnya mundur dari parlemen memiliki hak untuk menjadi anggota parlemen yang berfungsi sebagai sosok yang melakukan kontrol, legislasi, dan budgeting. Dari sisi psikologis, Ibas agak berat sebagai parlemen mengontrol presiden yang tak lain ayahnya sendiri. Begitu pula sebaliknya presiden SBY. Sebagai orang tua memiliki hak kontrol terhadap anaknya sendiri yang secara kelembagaan berhak mengontrol dirinya sebagai presiden. Meski tidak salah dengan konstruk yang seperti itu tetapi lebih proporsional bila situasi ini tidak terjadi. Tetapi akhirnya terjadi, saat itu. Itu hanya satu tamsil dari sekian peristiwa serupa di berbagai penjuru republik. Ada semacam ketidakpatutan yang dianggap kelaziman dan mewabah. Itu sebabnya, perlu regulasi agar ketidaklaziman ini tidak berlangsung secara terus-menerus dan meracuni generasi bangsa. Anak-anak sejarah masa depan semakin berlari dari kenyataan politik yang dianggapnya jauh dari proporsi. Meredupnya kebutuhan politik yang berjaket agama ini seharusnya semakin mahal karena stoknya terbatas. Tetapi, ia semakin tidak diminati karena sesungguhnya tempat agama sesuai proporsi tidak di situ. Namun, banyak orang memaksa memasangkannya seolah-olah untuk menarik calon pembeli dan ternyata publik tidak tertarik. =

Bukan Pelacur Malam itu Satpol PP bergerak menggelar razia PSK. “Hei Kamu, ayo cepat naik, kau harus ikut kami” teriak salah satu anggota satpol pp kepada seorang wanita yang tertangkap tangan sedagn mesum. “Pak sungguh saya bukan PSK, saya cuma penjual kondom” rengeknya. “Lha, tadi apa yang kamu lakukan bersama lelaki hidung belang itu?” “Itu saya lagi nge-tes kondomnya, bocor ato tidak, sebab kalo bocor saya dimarahi pelanggan” “Baiklah, penjual kondom juga harus ikut saya” jawab anggota satpol PP itu sambil geleng-geleng kepala tak habis pikir.

Cak Munali


2

SUMENEP

JUMAT 22 MARET 2013 NO.0081 TAHUN II

PEMILU LEGISLATIF

Parpol Wajib Penuhi Kuota Caleg Perempuan SUMENEP - Partai politik peserta pemilu 2014 mendatang wajib memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan dalam pemilihan anggota legislatif, sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 7 tahun 2013 tentang Pencalonan anggota DPRD, dimana setiap ada tiga calon legislatif lakilaki harus ada satu perempaun di dalamnya. Komisioner KPU Sumenep, Ali Fikri, menyatakan, jika parpol tidak memenuhi persyaratan calon legislatif sebagaimana diamanatkan dalam PKPU Nomor 7 tahun 2013 itu, dipastikan disalah satu daerah pemilihan (dapil) tersebut tidak boleh mengikuti pemilu. “Setiap ada tiga calon, satu diantaranya ada perempuan dan jika dalam satu dapil itu ternyata tidak memenuhi syarat keterwakilan perempuan, maka dalam dapil tersebut tidak boleh mengikuti proses pemilu. Namun, untuk dapil yang lain pasti boleh jika itu sudah memenuhi keterwakilan perempuan,” kata Fikri, usai sosialisasi PKPU Nomor 7 tahun 2013 tentang Pencalonan anggota DPR di Kantor KPU Sumenep, Kamis (21/3). Menurut Fikri, keterwakilan perempuan tersebut memang benar-benar menjadi titik tekan dalam pencalonan anggota leg-

islatif, sebab tidak hanya 30 persen keterwakilan perempuan secara keseluruhan sekabupaten, melainkan setiap dapil harus ada calon legislatif dari perempuan.

syarat keterwakilan perempuan, bisa menjadi fatal bagi parpol. Untuk itu parpol harus benar-benar serius dalam menentukan calegnya,” jelasnya. Dalam PKPU tersebut, kata Fikri, juga terdapat persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon legislatif diantaranya tidak pernah tercatan sebagai Setiap ada tiga narapidana dengan hukuman 5 tahun penjara calon, satu diantaranya ada dengan dibuktikan surat rumah tahanan (ruperempuan dan jika dari tan). Selain itu, kesehatan dalam satu dapil calon legislatif juga menitu ternyata tidak jadi salah satu persyaramemenuhi syarat tan. “Semua persyaratan keterwakilan untuk mencalonkan seperempuan, bagai anggota legislatif maka dalam dapil sudah kami terangkan tersebut tidak semua kepada 11 pimpiboleh mengikuti nan parpol yang menjadi peserta pemilu 2014 menproses pemilu. datang. Jadi parpol tingNamun, untuk gal merealisasikan aturan dapi l yang lain tersebut,” ujarnya. pasti boleh jika itu Dia berharap, dengan sudah memenuhi sosialisasi PKPU Nomor 7 tahun 2012 itu, semua keterwakilan parpol bisa memanuhi perempuan sebagaimana amanat aturan tersebut sehingga proses pemilu dikabupatAli Fikri Komisioner KPU Sumenep en Sumenep benar-benar berjalan sesuai amanat demokrasi. “Jika parpol tidak me“Yang jelas, parpol menuhi aturan itu, pasti tidak akan main-main konsekuensinya di dapil dalam menetapkan tersebut tidak boleh ikut calegnya. Kami kan hapemilu. Kalau sampai ada nya sebagai penyeleng3 dapil saja yang tidak garan pemilu, selebihnya bisa mengikuti pemilu tergantung partai,” punglantaran tidak memenuhi kasnya. (rif/mk)

KEKAYAAN DAERAH

Wisatawan Keluhkan Pemeliharaan Pantai

sai/koran madura

MEMBAJAK SAWAH. Petani di Desa Pakandangan Tengah Kecamatan Bluto mulai membajak sawah menggunakan pembajak sawah tradisional dari sapi di tengah pesatnya teknologi informasi pertanian untuk menanam tembakau. Warga di daerah tersebut biasa menanam tembakau lebih awal karena minim air.

Pupuk Kimia Tidak Bisa Diandalkan

SUMENEP - Anggota Komisi B DPRD Ahmad Jauhari menilai semakin menyusutnya hasil produksi petani karena masyarakat sangat bergantung pada pupuk kimia yang lambat laun akan menerjalkan tanah sehingga hasil panen berkurang. “Kehancuran itu tidak akan terjadi tiba-tiba, karena hancurnya tanah itu secara bertahap,” jelasnya, Kamis (21/3). Menurutnya, pemerintah masih kurang tegas mengatur secara rinci regulasi masalah ketahanan pangan. Masyarakat harus dibiasakan tidak berpikir instan. Sebab, ia khawatir jika pola pikir

tersebut tidak diluruskan dengan suatu regulasi, kesadaran masyarakat tidak akan berubah dan selamanya akan menggunakan pupuk kimia. “Selama tidak ada regulasi yang berpihak kepada petani

dan tanahnya, selamanya nasib mereka tak akan berubah, “ ungkap politisi PPP tersebut. Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian Kurratul Aini menjelaskan, kesadaran untuk pertanian organik murni dibutuhkan. Pemahaman dan sosialisasi produk organik, menurutnya, perlu dikampanyekan oleh pemerintah tidak hanya dinas pertanian. Semua pihak, papar Kurratul Aini, harus telaten menyadarkan masyarakat karena penggunaan pupuk kimia sudah mentradisi

dan jadi budaya. “Para petani kadung mainded terhadap pupuk un-organik,”jelasnya, Kamis (21/03). Pada tahun 2013, alokasi pupuk yang sudah terserap oleh masyarakat jumlahnya sangat variatif dan beragam. Untuk jenis MH2 sebanyak 2546 ton, jenis ZA 717 ton, SP36 401 ton, ponska 535 dan urea 2549 ton dengan perkiraan baru 10 persen. Sementara yang paling sedikit penggunaannya, katanya pupuk organik jumlah 56 ton. (athink/mk)

PERBUP

Tunjangan PNS Hanya Bagi yang Rajin

sai/koran madura

PANTAI. Salah seorang wisatawan sedang santai di atas plengsengan Pantai Slopeng yang ambrol. Wisatawan mengeluhkan ambrolnya plengsengan tersebut karena mengganggu eksotisme pantai. SUMENEP – Keberadaan Pantai Slopeng di Kecamatan Dasuk terlihat kurang terawat. Tangkis laut yang ambrol sampai saat ini belum diperbaiki. Pengunjung mengeluhkan ambrolnya tangkis tersebut karena mengganggu eksotisme pantai. Wisatawan asal Pamekasan, Indriayani, merasa risih dengan kondisi pantai saat ini. “Kami sebenarnya baru pertama kalinya berkunjung ke Pantai Slopeng. Namun, kami terus terang terasa risih dengan melihat pemandangan di sekeliling pantai ini, walaupun dengan adanya pasir putih yang mengelilinginya,” ungkapnya. Indriayani mengakui keindahan Pantai Slopeng yang dikelilingi pasir putih dan pohon cemara. “Kalau pemerintah tidak memperhatikan sungguh menyayangkan, bahkan para pengunjung bisa saja tidak senang lagi untuk mengunjunginya,” ucapnya.

As’adi, warga Desa Semaan Kecamatan Dasuk mengatakan, tangkis tersebut sudah ambrol sejak beberapa tahun lalu. Karena tidak kunjung diperbaiki, saat cuaca buruk keberadaan tangkis

Semenjak beberapa tahun terakhir ini, tangkis laut di daerah Pantai Slopeng tidak ada pembenahan As’adi

Warga Desa Semaan Kecamatan Dasuk

yang terkikis semakin melebar. “Semenjak beberapa tahun terakhir ini, tangkis laut di daerah Pantai Slopeng tidak ada pembenahan,” katanya, Kamis (21/3). Keindahan alam Pan-

tai Slopeng telah banyak membantu pendapatan daerah sendiri. Namun, sampai saat ini tangkis laut yang mengganggu keindahan pantai tersebut belum diperbaiki. ”Sayangnya perhatian pemerintah masih agak kurang untuk memperindah tatanan Pantai Slopeng ini,” tuturnya. Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Olahraga (Disbudparpora) Sumenep, Bambang Iriyanto, mengatakan, dirinya akan segera melakukan pembenahan terhadap tangkis laut yang rusak akibat terkikisnya air laut. “Insya Allah bulan depan kami akan melakukan pembenahan,” ungkapnya. Bambang mengungkapkan telah menganggarkan untuk melakukan pembenahan tersebut. “Kami telah menganggarkan dalam pembenahan tangkis laut sebesar Rp. 100 juta dari anggaran yang ada,” ujarnya. (edy/ mk)

SUMENEP - Bupati Sumenep melalui Dinas Inspektorat setempat mengeluarkan kebijakan akan memotong tunjangan kesejahtraan pejabat yang ketahuan bolos kerja. Besaran pemotongan tunjangan tersebut sebesar 5 persen setiap satu kali tidak masuk kantor. Kepala Dinas Inspektorat Sumenep Didik Untung Samsidi mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan termasuk mengawasi kedisipilnan para pejabat di semua instansi untuk memaksimalkan tingkat pelayanan kepada masyarakat.

"Kebijakan bupati, setiap satu kali pejabat tidak masuk kantor dipotong tunjangan kesejahteraannya sebesar 5 persen, dan jika berulangkali tidak masuk kantor pejabat tersebut tidak dapat menerima tunjangan kesejahteraannya sama sekali," katanya, Kamis (21/3). Namun demikian, hingga saat ini selama 2013, Inspektorat masih belum menerima satupun laporan pelanggaran pejabat. Disinggung mengenai hasil razia Polisi Pamong Praja kemarin, pihaknya masih belum menerima laporannya. "Kami masih belum

Kami masih belum menerima laporan hasil razia PNS itu, ya mungkin masih diproses di Pol PP, tetapi jika sudah masuk ke Inspektorat, pasti kami akan proses Didik Untung Samsidi Kepala Dinas Inspektorat Sumenep

menerima laporan hasil razia PNS itu, ya mungkin masih diproses di Pol PP, tetapi jika sudah masuk ke Inspektorat, pasti kami akan proses," ujarnya. Didik menambahkan, untuk pelanggran PNS di kepulauan, pemerintah daerah memasrahkan ke masingmasing camat setempat. Dari hasil pantauan camat itulah baru diproses di Inspektorat. "Sesuai kebijakan bupati untuk kepulauan dipasrahkan langsung ke masing-masing camat setempat." terangnya. (sai/mk)


SUMENEP

3

JUMAT 22 MARET 2013 NO.0081 TAHUN II

KORUPSI

Kejari Seharusnya Tuntaskan Kasus Lama SUMENEP – Masih banyaknya kasus lama yang belum tuntas ditangani Kejaksaan Negeri (kejari) Sumenep mendapatkan perhatian dari kalangan lembaga swadaya masayarakat. LSM Sumenep Independen (SI), misalnya, menilai Korp Adhyaksa itu tidak tegas dalam menangani kasus. Malah, terkesan mengantung kasusnya. Direktur LSM SI M. Ramzy menilai kejaksaan tidak terlalu serius dalam menangani kasus korupsi. Buktinya, banyak kasus lama yang masih mengendap dan belum jelas statusnya. ”Kami tidak paham, mengapa kejari tidak menuntaskan kasus korupsi, ada apa ini?,” ujarnya, Kamis (21/3). Ramzy mengungkapkan, salah satu kasus yang masih ditangani adalah kasus raskin kepulauan. Kasus raskin kepulauan ini sudah ditangani kejaksaan sejak 2009 lalu. ”Selain itu, ada kasus dugaan penyimpangan bantuan sapi di Desa Tamidung, Kec Batang-Batang. Ini sampai detik belum juga ada kepastian,” ujarnya. Selain itu, sambung dia, ada kasus dugaan penyimpangan dana program usaha garam rakyat (Pugar), yang sudah masuk penyidikan. Ternyata, kasus-kasus tersebut saat ini tidak ada kepastian. ”Ini kasus jangan dijadikan bancakan. Jadi, kejari harus kerja keras supaya tidak menggantung. Kasihan pihak yang selalu diperiksa,” ungkapnya.

Menurut Ramzy pihaknya mendesak kejaksaan untuk bersikap tegas dengan kasus-kasu yang belum tuntas. Apabila, memang tidak ditemukan adanya bukti penyimpangan, pihaknya meminta untuk segera di SP3 (surat perintah penghentikan penyidikan). ”Intinya, kami mintna harus ada kepastian hukum,” ungkapnya. Intinya, terang dia, pihaknya meminta kejari utuk bersikap tegas terhadap kasus-kasus yang sudah lama. Supaya tidak menggantung dan menimbulkan tanda tanya. ”Kami berharap tidak ada main mata dengan pihak yang diduga terlibat. Hingga, akhirnya harus mengendapkan kasus itu. Termasuk, kasus yang baru juga segera dituntaskan,” ungkapnya. Sementara itu, Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sumenep Wahyudi menjelaskan, kasus-kasus lama itu sudah dikirim ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim. Itu untuk untuk dilakukan ekpose (gelar perkara) terhadap kasus tersebut. ”Ekspose akan segera dilakukan di kejari,” ujarnya. Ekspose itu, terang dia, untuk memastikan kasus tersebut terindikasi pidana atau tidak. Sehingga, pihaknya langsung bisa mengambil langkah. ”Saat ini kami memang konsentrasi kepada kasus lama. Kasus lama memang kami ingin segera tuntas dan ada kepastian hukum,” tukasnya. (yat)

PENDIDIKAN

Jangan Ada Pungutan dalam UN SUMENEP – Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Ach. Masuni mengingatkan pengelola sekolah untuk tidak menarik biaya ujian nasional kepada siswa. Sebab, UN merupakan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang seluruh anggarannya juga sudah disiapkan. “Unas merupakan program pusat yang seluruh anggarannya juga sudah disiapkan dari pusat,” katanya. Namun, ia tidak mempermasalahkan penarikan baiya persiapan menghadapi UN seperti tryout. “Hanya saja, jika memang harus ada tambahan biaya dalam persiapan Unas seperti tryout maupun tambahan materi hal itu di luar biaya Unas, karena untuk kepentingan siswa itu sendri,” tegasnya, Kamis (21/3). Masuni mewanti-wanti, seluruh stakeholder sekolah untuk mempersiapkan siswanya dalam menyukseskan anak did-

iknya dalam pelaksanaan UN yang akan dilaksanakan pada April mendatang.

Itu untuk menambah pengetahuan dan mental siswa agar melaksanakan Unas dengan baik dan benar Ach. Masuni

Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Latihan-latihan ulangan di sekolah, kata Masuni, harus terus dilaksanakan sampai UN dilaksanakan. “Itu untuk menambah pengetahuan dan mental siswa agar melaksanakan Unas dengan baik dan benar,” ujarnya. (edy/ mk)

m syafii/ant

HARGA CABAI MERAH. Seorang pedagang merapikan cabai merah dagangannya di Pasar Anom, Kolor, Sumenep, Rabu (20/3). Harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional di Sumenep mengalami penurunan drastis dari sebelumnya Rp 24 ribu menjadi Rp 14 ribu perkilonya dikarenakan melimpahnya pasokan cabai.

APBN Alokasikan Dana Rp 5 M untuk Rehabilitasi Pasar SUMENEP - Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun anggaran 2013 mengalokasikan dana Rp 5 miliar untuk rehabilitasi bangunan sejumlah pasar di Sumenep. Pemerintah Kabupaten setempat akan menggunakan dana tersebut untuk memperbaiki Pasar Kecamatan Lenteng. “Kami akan berusaha agar dana tersebut bisa digunakan hanya untuk membenahi Pasar Lenteng yang merupakan pasar kedua terbesar setelah Pasar Anom Baru di Kecamatan Kota," ucap Bupati A. Busyro Karim saat meninjau Pasar Lenteng, Kamis (21/3). Dalam pembangunan yang baru nanti, sejumlah fasilitas pasar akan dibenahi, seperti jalan akses menuju pasar hewan. "Saat ini, akses jalan menuju pasar hewan hanya satu jalur dan itu seringkali menimbulkan kemacetan hingga jalan

raya. Kalau memungkinkan, akses jalan ke pasar hewan akan dibuat dua jalur, yakni jalur masuk dan keluar," katanya. Selain itu, pihaknya akan membangun kios baru dan membenahi akses jalan masuk di bagian utara mengingat lokasi tersebut lebih sepi dibanding bagian tengah dan selatan yang ada akses jalannya. “Disini (Pasar Lenteng), kami akan membangun kios baru dan akses jalan menuju pasar. Karena pasar ini sangat membutuhkan perbaikan in-

frastruktur, terutama akses jalan utara pasar,” ujarnya. Namun, bupati belum bisa memastikan kapan realiasi rehabilitasi pasar. Ia mengatakan, setelah selesai melakukan pemantaun terhadap lokasi dan dapat mengkalkulasi fasilitas yang harus dibangun dan direhap, setelah itu akan dibawa ke rapat untuk segera mematangkan konsep. “Kemudian akan langsung dilakukan pemantauan lebih lanjut, agar pemetaan untuk rehabilitasi pasar menuju efektifitas pembangunan lancar dan tepat sasaran,” jelasnya. Pantauan Koran Madura, dalam kunjungan yang didampingi seorang ajudan dan dua pejabat Dinas Pendapatan, Pengelola Keuangan, dan Aset (DPPKA) Sumenep, bupati menyapa beberapa pedagang

di pasar. Dalam intraksi dengan pedagang, bupati bertanya penghasilan pedagang perharinya, termasuk kendala menjadi pedagang. Setelah itu, bupati meneruskan pemantaun lokasi yang siap direhab. Para pedagang menyambut baik kunjungan bupati. Seperti pengakuan Sa’iedah, 70, pedagang pisang, warga Desa Bungur Kecamatan Lenteng. “Jika Bupati punya ikhtiar baik kepada kami, perhatikan kami dengan baik,” ucapnya. Hal senada juga disampaikan Sa’diyah, warga desa Lenteng lainnya. Menurut dia, upaya bupati untuk memperbaiki Pasar Lenteng menjadi angin segar bagi para pedagang agar nyaman dan aman. “Di sini kekurangan tenda, Nak. Ketika hujan para peda-

gang terpaksa harus menepi, walaupun harus meninggalkan dagangan,” katanya. Bupati berharap, pembenahan pasar yang telah menyumbang pada pendapatan asli daerah Rp 270 juta selama 2011 dan 2012 dapat meningkatkan PAD. “Orientasi kami pasti juga ke PAD, tetapi orientasi sosial juga tetap kami lakukan, seperti pedagang-pedagang kecil yang juga harus diperhatikan, karena persoalan sosial juga berhubungan dengan sisi kemanusiaan. Jadi, kami mengejar peningkatan PAD, tetapi tidak melupakan sisi kemanusian,” paparnya. Setelah melakukan kunjungan ke Pasar Lenteng, bupati mengunjungi Pasar di Kecamatan Ganding. (sym/rif/ ant)

PERTANIAN

Petani Mulai Menanam Tembakau SUMENEP – Sebagian petani mulai siap-siap menanam tembakau. Mereka tidak terpengaruh dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Zat Adiktif berupa Tembakau. Bibit tembakau di Desa Pakandangan Tengah Kecamatan Bluto siap untuk ditanam. Sahrani, pemilik bibit tembakau mengatakan, sengaja menanam bibit tembakau lebih

awal karena pengairan petani tembakau di daerah tersebut menggunakan air hujan. Daerah itu termasuk daerah krisis air ketika memasuki musim kemarau. “Tahun lalu menjual bibit tembakau per 1000 dijual seharga Rp 25000, dan tahun ini rencananya mau dijual lebih mahal, meski sampai saat ini masih belum ada orang yang membelinya,” ujarnya diselasela mencabut rumput di lahan

bibit tembakau, Kamis (21/3). Bulan Maret, menurutnya, biasanya petani sudah mulai menanam tembakau. “Masyarakat di sini masih baru memulai mengolah sawahnya,” tuturnya. Pantaun Koran Madura, selain petani di Desa Pakandangan Tengah saat ini mulai membajak sawahnya untuk dipersiapkan sebagai lahan tanaman tembakau. Mereka membajak sawah mengguna-

kan alat tradisional menggunakan sapi. Petani yang lain Ridwan mengatakan, setelah panen jagung petani biasanya langsung membajak sawahnya karena kondisi tanah masih basah. “Sudah rutin setiap tahun menanam tembakau lebih awal, mengingat daerah ini disamping daerah tandus juga termasuk daerah krisis air khsusunya disaat memasuki musim kemarau, sehingga

pertaniannya masih menggantungkan air hujan,” tutur Ridwan. Ia menambahkan, tanaman tembakau merupakan tanaman primadona sejak nenek moyang mereka dahulu. Sehingga hingga saat ini terus selalu dikembangkan meski harganya kadang kurang menguntungkan. “Sebab masih belum ada tanaman alternatif pengganti tanaman tembakau, Mas. “ pungkasnya. (sai)

RAZIA RUMAH KOS

Petugas Klarifikasi Perempuan Tak Beridentitas SUMENEP - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perijinan Terpadu Sumenep, Kamis (21/3), melakukan razia di sejumlah rumah kos. Dalam razia tersebut, petugas mendapatkan lima perempuan tidak memiliki identitas. “Hasilnya, lima perempuan tanpa identitas kami temukan di dalam rumah kos tersebut. Kelima perempuan itu kami bawa ke kantor untuk didata dan pembinaan selanjutnya kami kembalikan keorang tuanya karena memang tidak ditemukan bertindak asusula,” ungkap Kepala Satpol PP, Abd Madjid saat dit-

anya hasil dari razia tersebut. Razia yang dilakukan di daerah Desa Pandian Kecamatan Kota Sumenep, kata Madjid, berawal dari laporan warga. “Awalnya kami mendapatkan informasi dari warga dimana banyak rumah kos yang dijadikan tempat mesum oleh penghuninya, ternyata setelah kami datangi memang informasi itu benar terjadi,” katanya. Ia menuturkan, dalam dua tahun terakhir keberadaan rumah kos ilegal di Bumi Sumekar ini sangat marak dan meresahkan warga sekitar karena diduga dijadikan tempat mesum. Namun, warga penghuni

rumah kos tersebut diduga warga luar Kabupaten Sumenep terutama mereka yang sering melakukan mesum. “Dugaan kami, penghuni rumah kos yang diduga melakukan mesum itu warga luar Sumenep, buktinya mereka tidak memiliki identitas diri,” paparnya. Lebih lanjut ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sumenep akan terus melakukan penertiban terhadap rumah kos ilegal yang menjadi tempat mesum perempuan nakal dan laki-laki hidung belang tersebut. “Kami akan terus melakukan penertiban ke rumah-ru-

mah kos yang diduga menjadi tempat mesum para hidung belang dan perempuan nakal itu. Sumenep tidak boleh dikotori oleh tindakan asusila tersebut,” ungkapnya. Dia menambahkan, untuk rumah kos yang tidak berizin dan diketahui sengaja membiarkan para penghuninya melakukan mesum, pihaknya akan memanggil dan memberikan peringatan tegas kepada pemilik rumah kos tersebut. “Kami akan memanggil pemilik rumah kos ilegal itu yang sengaja membiarkan para penghuninya berbuat mesum atau asusila,” pungkasnya. (rif/ athink/mk)

sai/koran madura

JELANG MUSIM TEMBAKAU. Terlihat salah satu petani sedang menanam bibit tembakau di sekitar areal sawahnya.


4

PAMEKASAN

JUMAT 22 MARET 2013 NO.0081 | TAHUN II

PENERIMAAN CPNS 2009

Komisi A DPRD Meragukan Surat Hasil Audit BPK

RAZIA. Petugas Pol PP tengah melakukan pendataan terhadap penghuni kos, saat razia yang dilakukan kamis siang. Kegiatan itu dilakukan untuk mengurangi perbuatan yang melanggar norma sosial di masing-masing tempat kos.

Pol PP Merazia Tempat Kos PAMEKASAN: Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Pamekasan, kemarin (21/3), melakukan razia di sejumlah rumah kos yang diduga liar di wilayah Pamekasan. Sedikitnya ada 15 rumah kos yang diduga tidak memiliki ijin tidak luput dari pemeriksaan petugas penegak Peraturan Daerah (Perda) tersebut. Dalam razia itu, pemilik kos diminta untuk menunjukkan kelengkapan usaha sewa tinggal itu berupa ijin operasional serta adanya tata tertib penghuni rumah kos. Dari hasil razia, belum diperoleh adanya usaha kos yang tidak memiliki ijin operasional. Petugas Pol PP hanya menemukan hampir

semua penghuni tidak memiliki keterangan ijin tinggal serta keterangan penduduk sementara dari Ketua RT setempat setelah menempati tempat kos itu lebih dari 30 hari. Kepala Seksi Penegakan Perda Satpol PP, Syamsudl Ridjal, sesuai Perda Nomor 18 tahun 2012 tentang Pe-

nyelenggaraan Pemondokan salah satu isinya, penghuni kos harus memiliki kartu keterangan penduduk sementara dari RT setempat, minimal 30 hari setelah menepati rumah kos tersebut. “Nampaknya mereka belum mengetahui peraturan tersebut, sehingga meski sudah menempati tempat kos selama 30 hari mereka belum mengurus ijin tinggal itu ke ketua RT masing-masing,” kata Syamsul. Ia menduga, para pemilik kos juga tidak mengetahui peraturan tersebut, sehingga mereka tidak membantu pengurusan ijin itu bagi penghuni tempat kosnya. Padahal,

semestinya, masalah itu juga menjadi tanggungjawab pemilik usaha kos. Untuk itu, kata Samsul Ridjal, dirinya dalam waktu dekat akan melakukan pendataan ruma-rumah kos yang berada di wilayah Pamekasan. Para pemili usaha kos itu akan diundang untuk dilakukan sosialisasi (penyebaran informasi) tentang peraturan daerah tersebut. Syamsul Ridjal mengatakan akan terus melakukan razia sebagai langkah mengantisipasi adanya kegiatan yang mengganggu ketentraman masyarakat seperti persilingkuhan, pesta narkoba maupun dijadikan lokasi persembuny-

ian pelaku teroris. Razia itu tidak hanya terfokus kepada rumah kos saja, melainkan juga rumah yang ditingalkan penghuninya dan ditengarai dijadikan tempat perbuatan mesum. Jika dalam razia rumah yang disewakan tersebut, ditemukan adanya perbuatan yang melanggar norma sosial masyarakat akan dilakukan penindakan. “Kami juga berharap agar para pemilik usaha kos untuk tidak sekedar menjaring penghuni, namun juga memantau apa yang ada di tempat usaha mereka itu. Ini untuk ketertiban bersama,” katanya. (afa/ muj)

PASAR MODERN

APKLI Desak Pemerintah Sanksi Alfamart Mokong PAMEKASANAsosiasi Pedakang Kaki Lima (APKLI) Pamekasan meminta pemerintah bersikap tegas dengan memberi tindakan kepada usaha pasar moderen yang tidak mematuhi Peraturan Daerah (Perda). Permintaan itu, disampaikan asosiasi pedagang kecil itu karena menilai pemerintah menunjukkan perlakukan berbeda (diskriminatif) dalam menegakkan aturan antara kepada pedagang kecil dengan pasar moderen. Mereka beranggapan, pemerintah hanya bersikap tegas terhadap para pedagang kaki lima (PKL). Sebab, jika PKL berjualan ditempattempat yang dilarang dalam Perda, langsung dilakukan eksekusi berupa penertiban. Namun terhadap pasar modern, sekalipun belum mengantongi ijin secara resmi, pemerintah masih terkesan bersikap lunak. Ketua APKLI Pamekasan,

Wahyu Garuda, kemarin (21/3), mengatakan seharusnya pemerintah tidak bersikap diskriminatif dan menunjukkan sikap tegasnya terhadap pasar moderen yang beroperasi sebelum memiliki ijin operasional. “Contohnya, salah satu pasar moderen di Desa Panglegur, Kecamatan Tlanakan, saat ini sudah mulai beroperasi, sedang ijinnya belum diterbitkan,” katanya. Perijinan yang masih dalam proses, seharusnya tidak dijadikan dasar untuk memberi peluang pasar itu untuk beroperasi. Sebab, itu berarti ijin operasional belum dimiliki. Apalagi, kata dia, Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah setempat, Herman Kusnadi, beberapa waktu yang lalu, sudah menyampaikan tidak akan mengelurkan ijin operasional bagi pasar moderen, sebelum disahkann-

ya Peraturan Daerah (PERDA) tentang pasar tradisional dan pasar modern disahkan sebagai dasar hukum. Jika persoalan ini dibiarkan, jelas Wahyu, dikawatirkan akan muncul pendirian pasar-pasar moderen yang dan mengabaikan peraturan daerah. Kepala Seksi Penyidikan Dan Penyelidikan Pol PP Pamekasan, Yusuf Wibisiono mengaku sudah mendatangi pasar moderen yang sudah beroperasi sebelum ijin operasionalnya terbit. “ Ketika kami tanya ke pengelolanya, mereka mengaku sudah mengajukan ijin ke Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu, dan setelah kami konfirmasi kantor tersebut megnakuinya namun belum selesai,” kata Yusuf. Beberapa waktu yang lalu Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Pamekasan, Herman Kusnadi, menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pamekasan

tidak akan mengeluarkan ijin operasional bagi pasar moderen sebelum regulasi (aturan) penataan pasar berupa Perda disahkan. Bahkan dia berjanji akan

memperketat ijin operasional pasar moderen sebagai upaya melindungi pasar tradisional dan usaha kecil menengah yang kini mulai berkembang di wilayahnya. (afa/muj)

UNAS SD/MI

Pemerintah Sediakan Anggaran Operasional Rp. 300 Juta PAMEKASAN- Pemerintah mengalokasikan anggaran biaya operasional untuk Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Dasar di Kabupaten Pamekasan sebesar Rp. 300 juta. Anggaran tersebut dialokasikan dari APBN tahun 2013. Kepala Seksi Pembelajaran Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan, Mutammam menjelaskan anggaran untuk Ujian Nasional

Sekolah Dasar tersebut, akan dipergunakan untuk hal yang berkaitan dengan proses pelaksanaan. Ia menjelaskan, sejauh ini persiapan UN yang dilakukan oleh Disdik Pamekasan sudah mencapai 95 persen. Sehingga dipastikan UN tahun 2013 ini akan berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana sebelumnya. Sekretaris Dewan Pendidikan, Ahmad Zaini mengatakan, dengan adanya anggaran

yang mencapai ratusan juta itu pantia penyelenggara bisa melaksanakan ujian secara baik serta bisa sebanding lurus dengan angka kelulusan yang diraih oleh peserta. Ia menilai, anggaran itu merupakan anggaran yang wajar melihat daerah Pamekasan yang cukup luas dengan 13 kecamatan. Diharapkan, anggaran itu bisa digunakan sesuai kebutuhan. “Namun, meski anggarannya cukup besar, kami ber-

harap agar penggunaannya dilakukan secara hemat dan tidak dihambur-hamburkan untuk kegiatan yang tidak terlalu penting,” katanya. Anggota Komisi D DPRD Pamekasan, Taufikurrahman, meminta Dinas Pendidikan mempersiapkan semua hal yang berkenaan dengan pelaksanaan ujian nasional dengan baik serta memamfaatkan anggaran tersebut dengan hemat dan tepat. “Anggaran yang diguna-

kan itu harus dipertanggungjawabkan, baik secara administratif maupun capaian yang dihasilkan,” katanya. Tahun ini jumlah peserta Ujian Nasional tingkat SD di kabupaten ini mencapai 16 ribu peserta. Beberapa hari yang lalu, semua pimpinan Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah di Pamekasan dikumpulkan untuk mendapatkan gambaran teknis penyelenggaran Ujian Nasional tahun ini. (afa/muj)

PAMEKASANKomisi A DPRD Pamekasan meragukan keaslian hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait lemahnya kinerja Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pamekasan dalam menganalisa kebutuhan pegawai negeri sipil dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di wilayah itu pada tahun penerimaan 2009 lalu. Ketua Komisi A DPRD Pamekasan, Suli Faris, kemarin (21/3) mengatakan jika keberadaan surat itu benar, maka menurutnya, BPK sudah menyalahi kewenangannya karena melakukan audit terhadap pelaksanaan rekrutmen CPNS formasi tahun 2009 dan tahun 2010. Tugas dan wewenang BPK adalah melakukan audit keuangan sebagaimana di atur dalam Undangundangnomor 15 tahun 2004, tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, pasal 2 ayat (1) dan ayat (2). Di dalamnya, kata dia, dijelasakan BPK melaksanakan pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Selain itu, dijelaskan politisi Partai Bulan Bintang ini, dalam Undang-undang nomor 15 tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan pasal 6 ayat (1) dan ayat (2) dijelaskan, BPK bertugas pemerksa pengelolaan dan tanggung keuangan negara yg dilakukan olh pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga negara lainnya, BankIndoneisa, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Layanan Umum (BLU, Badan Usaha Milik Daera (BUMD) dan lembaga lainnya yg mengelola keuangan negara.

“menurut saya tidak ada hubungannya antara BPK dengan rekruetment PNS tahun 2009 dan 2010 di Pamekasan. Apalagi rekrutmen itu dikatakan bermasalah,” kata Suli. Jika mengacu kepada undang-undang di atas, BPK tidak punya kewenangan utk mengaudit atau memeriksa formasi kepegawaian. Akan tetapi jika BPK boleh melakukan audit atau pemeriksaan terkait formasi PNS,maka audit tersebut dilakukan pada tiap tahun anggaran. Kejanggalan lainnya, terang dia, dalam surat BPK tertanggal 18 Maret 2013 yang mempersoalkan rekrutmen CPNS, dalam Peraturan Pemerintah nomor 54 tahun 2003 tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil pasal 3 ayat (2) dijelaskan bahwaformasi PNS daerah untuk masing-masing satuan organisasi pemerintah daerah yakni provinsi/ kabupaten/kota, setiap tahun anggaran ditetapkan oleh kepala daerah masingmasing setelah mendapat persetujuan tertulis dari menteri yg bertanggung jawab di bidang Pendayagunaan Aparatur Negara. Sejauh ini belum diperoleh konfirmasi dari Pelaksana Tugas Ketua DPRD Pamekasan. Sebelumnya, Pelaksana Tugas Ketua DPRD Pamekasan, Halili menyampaikan hasil audit BPK menyatakan BKD Pamekasan sangat lembah dalam melaksanakan penerimaan CPNS 2009. “Hasil audit BPK juga terdapat adanya prosedur dan jadwal usulan pegawai negeri sipil yang tidak sesuai dengan ketentuan. Perencanaannya juga amburadul,” kata Halili, beberapa hari lalu. (fik/muj)

PELACUR

Petugas Selalu Memburu PSK PAMEKASAN- Petugas ternyata memiliki profesi Satuan Polisi Pamong Pra- ganda, selain sebagai peja (Pol PP) Pamekasan, ke- layan warung. “Dari hasil penyelidimarin (21/3), menangkap seorang pelacur di salah kan itu, kami memantau satu warung remang-re- yang bersangkutan hingga mang di Pasar 17 Agustus akhirnya dia kami tangKelurahan Bugih, Kecama- kap,” kata Yusuf. Kepada petugas yang tan Pamekasan. Pelacur berinisial S, memeriksanya, S mengaku sudah lebih warga Kabudari 1 bulan paten Sampang itu seberada di belumnya Pamekasan m e m a n g dan sudah sudah menpuluhan kali “Dia terbukti jadi target melayani telah melanggar laki-laki hioperasi Pol Peraturan Daerah dung belang PP. Namun, Nomor 18 Tahun beberapa kali dengan tarif 2004 tentang dilakukan raRp. 50 ribu zia, perem- pelacuran. Setelah sekali main. kami lakukan puan berusia Pekerpembinaan, 20 tahun itu jaan itu dia akan kami selalu sedang lakukan katidak berada serahkanke kepala rena ingin desa tempat di tempat membantu tinggalnya,” mangkalnya. suaminya Kepala yang tidak Yusuf Wibisono Seksi Penybekerja. SeKepala Seksi Penyidiidikan Dan kan Dan Penyelidikan mentara, diPenyelidikan rinya memiSatpol PP Satpol PP, liki seorang Yusuf Wibianak yang sono, sebemasih selum melakukan penangka- kolah dasar di Kabupaten pan petugasnya melakukan Sampang. pendataan di sejumlah Setelah dilakukan penwarung kopi yang ada di dataan identitas, Pol PP Pasar Pasar 17 Agustus. akan melakukan pembiPendataan itu dilakukan naana dan akan menyerterhadap para pemilik dan ahkannya ke Kepala Desa pekerja di warung kopi di tempat tinggalnya. pasar tersebut. “Dia terbukti telah Belakangan, diper- melanggar Peraturan Daeoleh laporan salah satu rah Nomor 18 Tahun 2004 pekerja warung di pasar tentang pelacuran. Setelah itu sering keluar bersama kami lakukan pembinaan, laki-laki tanpa diketahui akan kami serahkanke tujuannya. Dari hasil pe- kepala desa tempat tingnyelidikan, pelayan yang galnya,” kata Yusuf. (afa/ dimaksud adalah S yang muj)


PAMEKASAN

Bupati Kholilurrahman Tak Sampai Hati Kritik Wartawan PAMEKASAN. Genap sebulan Bupati Pamekasan, Kholilurrahman akan melepas jabatannya sebagai bupati pada April mendatang, menyempatkan diri bertemu dengan seluruh wartawan media harian dan mingguan baik cetak ataupun elektronik di Pamekasan, Rabu (21/03) malam di auditorium SMKN 3 Pamekasan. Dalam kesempatan itu Kholilurrahman mengatakan bahwa peran media dalam menyampaikan informasi pembangunan di Pamekasan kepada masyarakat cukup besar. Sebab tanpa peran media, mustahil informasi bisa diterima dengan baik oleh masyarakat. “Saya sangat menghargai peran media untuk membantu pemerintah dalam pembangunan. Media memiliki peran penting dalam mensukseskan pembangunan,” katanya.

5

JUMAT 22 MARET 2013 NO.0081 | TAHUN II

Ditambahkan Kholil, meskipun ada beberapa media yang sering menyoroti pembangunan di Pamekasan, itu dinilainya bukan untuk merusak pembangunan. Akan tetapi semata-mata kontrol kepada pemerintah. “Media juga sebagai pemicu terhadap kualitas pembangunan. Sebab tanpa adanya kontrol media, maka pembangunan akan berjalan tanpa kendali,” imbuhnya. Setelah menyampaikan beberapa hal terkait dengan

peran media, sejumlah wartawan juga memberikan penilaian selama lima tahun Kholilurrahman dalam memimpin Pamekasan. Masdawi Dahlan yang mewakili wartawan senior di Pamekasan mengatakan, sosok Kholilurrahman dibandingkan dengan tiga Bupati Pamekasan sebelumnya memiliki karakter yang berbeda. Itu disebabkan karena latar belakangnya dari pesantren ke birokrasi. “Banyak orang menyangsikan di awal kepemimpinannya bahwa bupati akan kurang mampu dalam menjalankan pemerintahan. Namun kami menilainya itu tidak benar setelah dijalaninya. Bahkan banyak kelebihan yang tidak ada pada tiga bupati sebelumnya,” ungkap wartawan Surabaya Post ini.

Fauzi Ahmad, Ketua Aliansi Jurnalis Pamekasan menyampaikan kesan bahwa selama memimpin Pamekasan, Kholilurrahman ketika dikonfirmasi terkait dengan pembangunan sama sekali tidak pernah kesulitan. Baik konfirmasi itu secara langsung ataupun melalui telpon selulernya. “Banyak hal yang sekiranya sulit untuk dijawab oleh Bupati, tetapi mudah dan tegas hal itu bisa dijawab dengan baik,” kata Fauzi, yang juga wartawan Koran Madura ini. Hal lain dikatakan Muchsin, wartawan Harin Surya. Menurutnya wartawan sudah banyak memberikan kritikan baik yang sifatnya pedas ataupun yang koperatif. Saatnya Bupati menyampaikan kritikan karena banyak wartawan yang jalannya lurus dan ada

pula yang berbelok-belok. Menanggapi hal itu, Bupati enggan untuk memberikan kritik kepada wartawan. Hanya saja, dirinya menyerahkan kepada masing-masing wartawan untuk mengevaluasi dan mengkritik dirinya sendiri. “Saya tidak terbiasa dan tidak bisa mengkritik orang lain. Saya serahkan kepada masing-masing wartawan untuk menilainya,” ungkapnya. Acara ini ditutup dengan pemberian cindera mata dari wartawan kepada Bupati. Pemberian cindera mata dari Madura Chanel, Koran Madura dan dari perwakilan wartawan senior Pamekasan. Ghozi Mujtaba mewakili Koran Madura menyampaikan bingkisan, Nanang Sufianto dan Muhammad Mukri mewakili dari Madura Chanel. (taufik rahman/muj)

KORUPSI RASKIN

Kejaksaan Menjadikan Kades Tanjung Tersangka PAMEKASAN- Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan akhirnya menetapkan Kepala Desa (Kades) Tanjung, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Mohammad Urip, sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) beras miskin (Raskin) tahun penyaluran 2012 di desanya. Penetapan status ini berdasar hasil penyelidikan yang dilakukan Kejari Pamekasan terhadap dugaan kasus tersebut. Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari, Samiaji Zakariya, menjelaskan, penyidik sudah memeriksa sebanyak 15 orang saksi. Jumlah saksi ini memang lebih sedikit dibanding penanganan dugaan kasus yang sama di Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu yang mencapai 50 orang saksi. “Saksi yang kami minta keterangan memang lebih sedikit dari dugaan korupsi di Pademawu Barat. Tapi kalau dalam perkembangannya dibutuhkan keterangan tambahan, pasti kami gali,” katanya, kemarin (21/3). Dari keterangan para saksi yang diperiksa, dugaan korupsi di Desa Tanjung ini ada kemiripan modus dengan penyalahgunaan Raskin di Desa Pademawu Barat. Yaitu, jatah yang seharusnya diberikan secara utuh sebanyak 15 kg

untuk masing-masing rumah tangga sasaran (RTS) dipotong untuk kepentingan pribadi. Saat ini, kata Samiaji, pengumpulan bahan keterangan dan data masih terus digali, untuk memaksimalkan hasil penyidikan. Kejari menargetkan, penanganan perkara itu segera tuntas untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor di Surabaya. “Tersangka dapat dijerat pasal 2 Undang undang Tipikor, junto pasal 55 dan 64 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” jelas Samiaji. Salah satu perangkat Desa Tanjung, mengatakan, pagu raskin di desanya sejak 2010 sampai pertengahan 2012 lalu, sebanyak 789 zak atau sebanyak 11,8 ton perbulan untuk sepuluh dusun di desa itu. Dari pagu yang diperoleh itu diduga tidak disalurkan secara utuh kepada masyarakat oleh kades setempat, sehingga dilaporkan ke Kejari Pamekasan untuk diproses hukum. Dugaan pemotongan jatah raskin di desa itu diduga masih berlanjut pada pendistribusian tahun ini. Sebab, dari pagu raskin yang berjumlah 504 zak perbulan atau sebanyak 1.008 zak untuk dua bulan bulan hanya disalurkan sebanyak 750 zak dengan asumsi 75 sak perdusun. (uzi/muj)

DINAS KESEHATAN

Dinkes Berencana Menambah Alat Fogging

KENANG-KENANGAN. Wartawan Senior Pamekasan Moh Ghozi, menyerahkan kenang-kenangan kepada Bupati Pamekasan dalam pertemuan yang dilaksanakan di Aula SMKN 3 Pamekasan, kemarin (20/3) malam. Pertemuan tersebut merupakan pertemuan terakhir dengan seluruh wartawan Pamekasan sebelum mengakhiri jabatannya.

ASUSILA

Delapan Remaja Berbuat Tidak Senonoh Pada Siswa SMK PA M E KA S A N - S e o r a n g pelajar SMK Negeri di Kabupaten Pamekasan, menjadi korban pencabulan yang di-

lakukan delapan orang remaja. “Bunga” (nama samaran) warga Desa Teja Barat Kecamatan Pamekasan, Kabupaten

Pamekasan, korban tindakan asusila itu diduga dicekoki minuman keras berupa arak, sebelum dicabuli.

Satuan Reserse dan Kriminal, Polres Pamekasan menyatakan sudah menetapkan kedelapan remaja berinsial NSR, YG, TH, FD, AR, HR, IP, FR dan NSR itu sebagai tersangka. Namun, delapan orang yang masih berstatus sebagai pelajar itu sampai kini belum ditahan. Kepala Sub Bagian Humas Polres, Ajun Komisaris Siti Maryatun, kemarin (21/3) menjelaskan, pencabulan ini terjadi sepulang sekolah di rumah salah satu pelaku di Desa Teja Timur Kecamatan Pamekasan, awal bulan lalu, namun baru dilaporka ke Polisi. Sebelum kejadian, salah satu pelaku berinisial NSR menjemput korban di sekolahnya, berboncengan tiga dengan SR, teman korban. NSR mengajak korban mapir ke rumah salah satu temannya di Desa Teja Timur setelah mengantar SR ke rumahnya. Di rumah itu, tersangka lainnya HR, bersama keenam temannya sudah berkumpul sambil minum arak. Setelah itu, NSR juga ikut meminum barang berbahaya itu dan menyuguhkannya kepada

korban. Beberapa saat kemudian, korban mabuk dan dipopong ke kamar oleh tersangka lainnya berinsial FR. Di kamar itu, para pelaku akhirnya mencabuli korban dengan cara menciumi serta mencumbui bagian sensitif koban secara bergantian. Setelah itu, korban akhirnya pulang diantara NSR. Menurut Siti Maryatun, selaian menetapkan kedelapan remaja itu sebagai tersangka. Pihaknya sudah mengantongi hasil Visum et Repertum (VER) yang dilakukan pihak Rumah Sakit (RS) Slamet Martodiredjo Pamekasan. Hasil visum itu belum bisa diumumkan karena menjadi acuan penyidik dalam melakukan pemeriksaan. Selain itu, polisi juga sudah menyita sejumlah alat bukti berupaka pakaian yang dikenakan korban saat kejadian. “Para tersangka diancam pasal 82 Undang Undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” kata Maryatun. (uzi/muj)

PAMEKASAN- Dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan, menyatakan alat fogging (swing fogg) yang dimilikinya sangat terbatas, sehingga kegiatan penyeprotan sarang nyamuk tidak bisa maksimal. Karenanya, instansi pemerintah itu merencanakan penambahan alat penyemprot nyamuk tersebut hingga 14 unit. Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Dinkes Pamekasan, Junaidi, menjelaskan, alat semprot nyamuk atau fogging yang dimiliki saat ini masih 7 unit. Sehingga kegiatan penyemprotan sarang nyamuk tidak bisa dilakukan dalam waktu cepat. Junaidi menjelaskan, di Pamekasan terdapat sebanyak 20 Puskesmas yang tersebar di 13 kecamatan. Sehingga 7 alat fogging yang ada dinilai tidak cukup sehingga membutuhkan penambahan. Rencana pengadaan alat itu, diperkirakan akan membutuhkan biaya sebesar Rp 450 juta. Dana itu untuk pengadaan 14 unit alat fogging sebesar Rp 315 juta dengan perkiraan harga Rp 22,5 juta perunit. Serta pengadaan delapan drum bubuk lotion yang diperkirakan membutuhkan dana sebesar Rp. 135 juta. Tahun lalu, pengadaan 7 alat fogging menghabiskan anggaran sebanyak Rp. 168 juta rupiah. Rencana pengadaan ini rencananya akan diusulkan dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) 2013 yang diperkirakan pada Juni mendatang. Diharapkan rencana tersebut bisa terlaksana untuk memudahkan tugas tenaga kesehatan dalam melakukan pencegahan penyakit demam berdarah. Junaidi menambahkan, “Kalau rencana ini disetujui, maka masing-masing Puskesmas akan memiliki satu alat fogging, satu unit lainnya kami simpan di Kantor Dinkes untuk cadangan,” katanya. (uzi/muj)

EVALUASI PELAKSANAAN JAMKESMAS. Komisi IX mengusulkan verifikasi data penerima manfaat Jaminan Kesehatan antara data BPS, pemda dan TP2KN, serta profesionalitas penanganan pasien yang terdaftar memperoleh Jamkesmas.


6

SAMPANG

JUMAT 22 MARET 2013 NO.0081 | TAHUN II

PERUSAKAN

Kantor DPRD Butuh Penjagaan Ketat

ryan hariyanto/koran madura

MENGADU: Formakasa (Forum Komunikasi Pemuda Sampang) saat mengadu terhadap DPRD Sampang terkait jenis pelayanan RSUD yang kurang baik, Kamis (21/3) kemarin.

Layanan Pasien Jamkesmas Selalu Tidak Maksimal SAMPANG - Jakfar (20), warga Desa Aeng Sareh Kecamatan Kota Sampang, Kamis (21/03), mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah setempat. Kedatangannya bersama enam orang pemuda ke DPRD untuk mengadukan jenis pelayanan RSUD Sampang terhadap pasien pengguna Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat) masih kurang baik dan menimbulkan kekecewaan. Menurut Jakfar, pernah terjadi pasien yang menggunakan jaminan kesehatan masyarakat tersebut sangat membutuhkan obat untuk penyembuhan penyakitnya, namun oleh pihak RSUD Sampang keluarga pasien diperintah membeli obat pasien diluar. Dengan alasan RSUD kehabisan stok obat tersebut atau obat tersebut tidak masuk dalam Jamkesmas. Padahal sejatinya obat tersebut merupakan katagori obat jamkesmas yang seharusnya diberi-

kan terhadap masyarakat miskin oleh pihak rumah sakit. “Waktu saya tanya memang lagi habis dan itu bukan jamkesmas. Makanya, saya ke sini (DPRD) untuk mengadukan terhadap komisi D DPRD Sampang. Saya juga akan mempertanyakan, kenapa kalau rakyat kecil yang menggunakan Jamkesmas masih diperlakukan seperti itu. Padahal obat itu sangat dibutuhkan oleh rakyat kecil,” ungkap Jakfar, Kamis (21/3).

Ia menambahkan, kedatangannya di DPRD Sampang untuk meminta DPRD agar menganggarkan obat yang termasuk katagori Jamkesmas. Apalagi anggaran pengobatan tersebut sangat dibutuhkan oleh rakyat miskin. Agar semua lapisan masyarakat kecil yang membutuhkan pelayanan rumah sakit merasa sangat puas. Pria yang juga tergabung dalam Forum Komunikasi Pemuda Sampang (Forkamasa) saat datang ke kantor DPRD langsung ditemui oleh Komisi D DPRD Sampang Abdus Salam. Di Komisi D, mereka menyampaikan aspirasi sekitar satu jam. Meski sebelumnya pemuda Sampang itu sempat menunggu dewan wakil rakyat berjam–jam lamanya. Lantaran Komisi D banyak kegiatan, di antaranya men-

yambut kunjungan DPRD Probolinggo. Sementara itu, selesai menemui warga, Komisi D DPRD Sampang Abdus Salam membenarkan jika pelayanan rumah sakit masih dikeluhkan masyarakat. Akan tetapi, saat dalam pengkroscekan secara langsung di dalam rumah sakit, kadang warga mengaku masih merasa puas. Hal itulah yang membuat dirinya merasa dapat laporan berimbang, ada sebagian laporan masyarakat menyatakan layanan RSUD Sampang terhadap pasien jamkesmas sangat mengecewakan, namun ada juga pengakuan keluarga pasien tersebut yang mengaku puas dengan pelayanan RSUD Sampang. “Saya pernah survey langsung, Mas. Bahkan saya pun menanyakan terhadap salah satu keluarga pasien.

Ya, mereka mengaku puas dan tidak ada satu pun mengatakan pelayanan jelek,” terangnya. Di samping itua, dirinya menjelaskan tidak ada perbedaan antara masyarakat yang menggunakan Jamkesmas dengan biaya pribadi atau umum. Hanya saja, perbedaan dalam kelas saja. Apa lagi pihak rumah sakit sendiri tidak akan merasa rugi dengan adanya progam Jamkesmas. Karena anggaran untuk jamkesmas sudah dianggarkan pemerintah, bahkan ditambah sebesar tiga miliar. “Tidak ada perbedaan. Semuanya sama. Hanya ruangan kelas saja yang beda. Tapi kita rencananya, besok (22/03) kita akan mengadakan pertemuan dengan rumah sakit. Kita akan bahas semuanya di sana,” terangnya. (ryn/msa/ rah)

SAMPANG - Sepeda motor Vario dengan nomer polisi M 3830 NI yang diparkir di gedung DPRD (Dewan Perwakilan Daerah) Kabupaten Sampang sekitar jam 03.30 ditemukan stop kontaknya sudah dalam kondisi dol (bolong). Masih belum diketahui penyebabnya, karena pemilik sepeda motor tersebut pulang ke rumahnya dengan menggunakan kendaraan milik temannya. Tempat parkir gedung DPRD Kabupaten Sampang bukan merupakan jaminan untuk mendapatkan keamanan ketika menaruh kendaraannya. Meskipun gedung tersebut juga dilengkapi dengan keamanan dari Sat Pol PP. Bahkan bukan hanya 1 kali terjadi pengrusakan terhadap sepeda motor yang berada di area parkir para anggota dewan. Topan (32), klining servis di DPRD Sampang yang sepeda motornya dirusak oleh orang misterius (belum diketahui identitasnya). Korban mengatakan sebelumnya dirinya menitipkan sepedanya ke seorang temannya ketika diparkir di gedung DPRD karena dia mau pulang kerumah. “Ketika istri saya yang mau mengambil sepeda di tempat

tersebut, tiba-tiba istri saya calling saya kalau sepedanya kontaknya tidak bisa di-ONkan. Mendengar hal itu saya langsung ke lokasi. Ketika saya sampai ke tempat, ternyata sepeda saya lagi dol,” terangnya, Kamis (21/3). Topan juga berharap pada hari-hari berikutnya di kantor dewan agar lebih memperketat keamanan. “Biar kami tidak waswas ketika bekerja di sini. Saya berharap keamanan diperketat. Kejadian seperti ini tidak hanya terjadi pada kali ini saja. Bahkan sudah dua kali ini sepedaku dirusak. Awalnya plat nomer dan sekarang stop kontak. Seandainya sepeda saya sudah hilang, saya akan laporkan ini ke polisi,” ujarnya. Sementara bagian keamanan Sat Pol PP ketika dikonfirmasi mengatakan kejadian tersebut di luar jam kerjanya. “Karena saya kerja sampai jam 3 siang dan ini terjadi sekitar kondisinya sudah sepi karena setahu saya selama saya kerja di sini kurang lebih 4 tahun tidak pernah ada kejadian seperti ini,” kelitnya, tidak mau dikambinghitamkan atas peristiwa perusakan sepeda motor tersebut. (jun/ msa/rah)

junaidi/koran madura

DOL: Sepeda motor Vario dengan nomer polisi M 3830 NI yang diparkir di gedung DPRD Sampang ditemukan stop kontaknya sudah dalam kondisi dol (bolong).

DPRD

Komisi A Minta Sekda Evaluasi Kinerja KP3M SAMPANG – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang akan melayangkan surat rekomendasi kepada Sekretaris Daerah (Sekda) selaku pimpinan daerah tingkat I agar mengevaluasi kinerja Kantor Pelayanan Perizinan dan Penanaman Modal (KP3M), karena KP3M tidak menghadiri rapat dengan Komisi A DPRD Sampang. Rapat internal Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang yang akan membahas tentang pelayanan surat rekomendasi yang akan disampaikan kepada sekretaris daerah Kabupaten Sampang tentang kinerja KP3M berlangsung alot, karena dalam rapin tersebut masih terjadi pro dan kontra di internal anggota Komisi A. Bahkan di antara mereka ada yang menyatakan dengan tegas agar mereshufle anggota KP3M karena kinerjanya sudah tidak profesional. Sebelum terjadi kesepakatan untuk melayangkan surat kepada sekda, ketua Komisi A H. Hoda’i memberikan kesempatan kepada anggotanya untuk memberikan masukan terhadap rencana pelayangan surat tersebut. Berdasarkan semua pertimbangan yang disampaikan dalam rapat internal itu, kinerja Kantor Pelayanan Perizinan dan Penanaman Modal (KP3M) dianggap masih belum ada kejelasan. Selain itu, KP3M juga tidak pernah menghadiri rapat dewan. Dengan alasan itu, anggota Komisi A bersepakat untuk mengeluarkan surat rekomendasi tersebut. H. Hodai mengungkapkan ketika ada rapat dan dipanggil, pihak pimpinan KP3M tidak pernah menghadiri ra-

pat. Kalau pun hadir hanya diwakilkan kepada stafnya. Padahal Komisi A ingin tahu langsung terhadap perizinan pembangunan tower yang ada di kabupaten Sampang. “Banyak pendirian tower yang masih belum disetujui para masyarakat sekitar. Salah satu tower yang ada di Jalan Kelurahan Dalpenang dan Desa Kamoning. Sehingga kami berharap KP3M menghadiri rapat dan membawa data berapa tower yang sudah selesai waktunya. Nanti kami akan memadukan dengan informasi yang kami terima dengan data yang ada,” ungkap Hodai, Kamis (21/3). Seusai rapat, Kabag TU KP3M, Ainur Rosyid, yang terlihat berada di ruang tunggu kantor dewan, ketika dikonfirmasi menjelaskan, bahwa kedatangannya ke kantor

DPRD mewakili pimpinan yang tidak bisa hadir karena ada acara di Aula Pemkab tentang pemaparan standar pelayanan perizinan. Sedangkan ketidakhadirannya pada rapat-rapat sebelumnya, kata Rosyid, karena pinpinannya itu banyak kegiatan di luar daerah. “Ibu sedang menghadiri rapat di Aula Pemkab,” kilah Kepala KP3M, Lilis Listiawati, melalui Kabag TU KP3M, Ainur Rosyid. Menurut Rosyid memang banyak pengaduan dari masyarakat terhadap bangunan tower. Akan tetapi, pihaknya sudah menindaklanjuti laporan dari masyarakat dan sudah mengatasi masalah khususnya di kelurahan Dalpenang. “Kami bukan berarti mengabaikan undangan dari

para DPRD, melainkan karena kami juga terbentur dengan banyaknya kegiatan di luar daerah,” kelit Rosyid. Dijelaskan oleh Rosyid, bahwa jumlah tower di kabupaten Sampang sampai tahun 2013 ini bejumlah 56 tower bila dihitung sejak berdirinya KP3M. Menurutnya, kantor perizinan hanya bertugas untuk mengeluarkan izin yang didasari rekomendasi dari team teknis yang terdiri dari beberapa instansi. “Untuk menentukan titik itu ditentukan oleh pemerintah daerah dan apabila setelah memenuhi syarat, maka dari Bappeda mengeluarkan rekomendasi yang ditujukan ke perekonomian. Setelah itu mengundang team untuk uji kelayakan,” tandasnya. (jun/ msa/rah)

ryan hariyanto/koran madura

KEMBALI PULANG: Seorang laki-laki terpaksa membawa pulang kembali sapinya karena hanya ditawar dengan harga murah.

TERNAK

Harga Sapi Masih Tinggi

junaidi/koran madura

RAPAT:Komisi A DPRD Kabupaten Sampang sedang laksanakan rapat membahas tentang pelayanan surat rekomendasi yang akan disampaikan kepada sekretaris daerah Kabupaten Sampang tentang kinerja KP3M.

SAMPANG - Hingga memasuki musim ke dua panen padi, harga sapi di kawasan pasar Margalela Kabupaten Sampang masih relatif mahal. Ratusan sapi saat dipasarkan di jalan Syamsul Arifin, para pedagang merasa lelah dengan tawaran dari segelintir orang. Akan tetapi, kebanyakan para pedagang pasrah dengan harga sapi saat ini. Terkadang mereka setelah memasarkan dagangannya dari pagi hingga siang panas, tak ada kecocokan harga. Terpaksa sapi dagangan kembali dipulangkan.

Rofiqi (45), warga Desa Gunung Maddah Kecamatan Kota Sampang mengaku dirinya terpaksa membawa kembali pulang sapinya. Karena sejak pagi tawaran dari calon pembeli tak ada yang cocok. Alasannya, harganya terlalu tinggi. “Saya dari tadi pagi. Tak ada orang yang beli ini, Mas. Gak tahu, sekarang serba repot. Ada yang mau beli dengan harga murah. Sedangkan sapi para pedagang bagus, bila tidak sebanding dengan harganya, bisa-bisa kita rugi banyak,” ujarnya, Kamis (21/3). Hal senada juga diung-

kapkan Sulimin (47), warga Desa Jeruk Porot Kecamatan Torjun Kabuapten Sampang. Dirinya mengaku hingga kini harga sapi di pasar masih relatif mahal. Meski dengan adanya musim panen padi. Beda dengan dengan tahun sebelumnya, jika pada musim seperti saat ini, harga sapi terbilang masih murah. “Gak tahu sekarang harganya sapi masih mahal, Pak. Ada yang masih umur tiga tahun minta lima juta rupiah. Kalau tahun lalu masih mendingan, tidak semahal itu, Pak,” ungkapnya. (ryn/msa/rah)


BANGKALAN KUNKER WAKIL RAKYAT

DPRD Situbondo Berkunjung ke Bangkalan BANGKALAN - DPRD Bangkalan menerima kunjungan kerja Badan legislasi dan Badan Kehormatan DPRD Situbondo, Kamis (21/3). Kedatangan Perwakilan rakyat Situbondo tersebut dalam rangka untuk mempelajari sejauh mana aplikasi fungsi dan tugas anggota dewan setempat. Rombongan yang berjumlah 45 orang anggota dewan diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Bangkalan Munawwar Cholil di ruang Banggar. Kunjungan kali ini, anggota baleg dan BK DPRD Situbondo untuk melakukan sharing terkait kinerja Badan Legislasi dan Badan Kehormatan. Sebab, terdapat perbedaan yang sangan prinsipil antara fungsi baleg DPRD Situbondo dengan fungsi baleg DPRD Bangkalan. Anggota baleg DPRD Situbondo mengatakan bahwa mekanisme dalam penyusunan peraturan daerah (perda) inisiatif dari

7

JUMAT 22 MARET 2013 NO.0081 | TAHUN II

eksukutif di kabupaten Situbondo langsung diberikan kepada komisi yang membidanginya. Sehingga keberadaan baleg terkesan tidak memiliki fungi yang kuat dalam menyusun perda karena kurang diberi ruang untuk melakukan tugas dan fungsi semestinya. Sejauh ini, dikatakan bahwa perlu adanya penyegaran atau pun perbandingan di legislatif Situbondo dengan daerah lain untuk lebih jauh mengetahui sejauh mana peran baleg dalam penyusunan perda. Menanggapi hal itu, wakil ketua DRPD Bangkalan Munawar Cholil mengatakan, bahwa dalam penyusunan perda pihaknya selalu berlandaskan pada Peraturan Pemerintah no 25 tahun 2004 dan Peraturan Pemerintah no 10 tahun 2010 serta peraturan-peraturan lainnya, kemudian membentuk panitia khusus (pansus) setelah melakukan rapat pimpi-

nan. Di pansus itulah perda dibahas bersama dengan staff ahli sehingga produk dari proses legislasi ini sesuai dengan kebutuhan serta tidak menimbulkan kerancuan. “Kinerja pansus itu lamanya 4 hari, namun jauhjauh hari telah melakukan persiapan dengan mengkaji naskah akademik yang ada. Selain itu juga pembahasan raperda ditetapkan terlebih dahulu pada rencana kerja DPRD,” terang Munawar. Dengan demikian, lanjut Munawar dalam pembahasan perda ini tidak memakan waktu yang lama, karena sebelum dilakukan pembahasan terdapat pra pembahasan. Mekanisme seperti itu salah satu upaya agar dalam pembuatan perda tidak memakan waktu yang sangat lama. Dan juga memfungsikan staff ahli serta diadakannya public hearing karena ini merupakan peraturan untuk masyarakat.(dn/rah)

DPR Harus Mundur Dulu Bila Ingin Jadi Caleg BANGKALAN - Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat nomor 7 tahun 2013 ternyata kurang menguntungkan terhadap beberapa anggota legislatif. Dampaknya ternyata tak hanya berpengaruh pada perubahan komposisi Daerah Pemilihan (dapil). Akan tetapi, ketentuan tersebut juga kurang berpihak bagi anggota DPRD yang partainya tak lolos verifikasi faktual KPU. Sehingga, apabila anggota legislatif berniat mencalonkan lagi, harus loncat ke partai politik (parpol) lain. Oleh karena itu, anggota legislatif tersebut harus siap-siap memundurkan diri dari jabatan yang diemban sekarang. Dalam peraturan tersebut dijelaskan tata cara pencalonan anggota legislatif (caleg) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pada Pemilu 2014 mendatang. Revisi peraturan terdahulu yakni Pileg 2009 itu meresahkan para bacaleg. Terutama bagi legislator dari parpol yang tidak lolos verifikasi

sebagai peserta pemilu 2014. Sebab, jika berniat mencalonkan kembali harus lewat partai lain yang sudah dinyatakan lolos verifikasi. Mereka harus mundur sedikitnya 12 bulan dari sisa akhir periode jabatan yang seharusnya. Syarat ketentuan itu juga mengikat bagi para bacaleg yang sebelumnya aktif di institusi pengelola keuangan negara. “Salah satu perubahan yang paling signifikan adalah syarat pencalegan. Bacaleg yang aktif pada institusi pengelola keuangan negara baik APBD maupun APBN, harus

mengundurkan diri dari jabatannya. Contohnya, staf BUMD/BUMN, komisioner KI, apalagi PNS, dan Anggota DPRD,” terang Ketua KPU Bangkalan Fauzan Ja’far. Demikian juga dijelaskan dalam Pasal 27 ayat (2) huruf b dengan ketentuan kuota 30 persen keterwakilan perempuan. Menjadi sebuah kewajiban bagi parpol untuk memfasilitasi terbukanya kesempatan bagi bacaleg kaum hawa pada tiap-tiap dapil. Pasal itu mengatur soal sanksi penghapusan keterwakilan parpol di dapil, apabila tidak melaksanakan ketentuan di antara 3 calon ada 1 (satu) calon perempuan dan tak menyertakan sekurang-kurangnya 30 % balon perempuan dalam suatu dapil. “Dua perubahan syarat ketentuan ini penting untuk diketahui bacaleg. Karena itu, sebelum kran pendaftaran dibuka, pihaknya terlebih da-

hulu akan menggelar sosialisasi. Sasaran tentunya adalah parpol, khususnya ketua dan sekretaris,” ungkapnya. Sementara itu, salah satu anggota legislatif Mahmudi mengatakan, kalau peraturan KPU mengenai hal itu cukup merisaukan. Sebab, bagi anggota dewan yang sudah duduk di kursi DPRD harus memundurkan diri, lantaran partai yang ditungganginya tak lolos verifikasi. ”Jika ingin menjabat kembali di kursi dewan melalui parpol yang lain. Itu pun harus memundurkan diri. Kalau tidak salah tanggal 9-10 April mendatang masa pendaftaran ke KPU,” paparnya. Oleh karena itu, lanjutnya, mau tidak mau para anggota dewan yang partainya tak lolos verifikasi harus mengundurkan diri. Itu pun kalau yang bersangkutan hendak menjabat sebagai anggota legislatif pada pencalonan mendatang. (ori/rah)

LEGISLATIF

Kursi Parlemen Dipastikan Bertambah BANGKALAN - Jumlah kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Bangkalan dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 yang akan datang dipastikan bertambah dari jumlah yang ada saat ini. Penambahan kursi wakil rakyat dari 45 kursi menjadi 50 kursi, karena jumlah penduduk Bangkalan sudah mencapai di atas satu juta orang. ”Dari data yang kami terima diperoleh kepastian bahwa jumlah penduduk Bangkalan sudah melebihi 1 juta jiwa. Dengan adanya penambahan jumlah tersebut akan berpengaruh pada jumlah kursi dalam pemilu mendatang, akan ada penambahan 5 kursi,” ucap Ketua

Devisi Teknis dan Data KPU Bangkalan, Tajul Anwar, Kamis (21/3). Tajul menjelaskan adanya penambahan jumlah kursi dewan secara otomatis juga akan merubah komposisi kursi yang diperebutkan di tiap daerah pemilihan (dapil). Mengenai bentuk komposisi dapil, pihaknya mengaku masih belum ada keputusan final. Sebab, akan ada pembahasan lebih lanjut. ”Secara garis besar, untuk jumlah dapil masih tetap sebanyak 6 dapil. Hanya komposisi kursi saja yang ada perubahan. Tidak seperti yang lalu karena hanya ada sebanyak 45 kursi saja. Terkait kepastian jumlah kursi per dapil, kami akan bahas lebih

lanjut,” pungkasnya. Akan tetapi, salah satu anggota DPRD Bangkalan Mahmudi mengatakan, berdasarkan informasi sementara dari KPU, untuk komposisi dapil memang saat ini berubah. Urutannya, daerah sebelah selatan ke utara, kemudian memutar ke sepanjang daerah timur, dan terakhir kembali ke selatan. ”Seperti Kecamatan Socah bergabung ke Kecamatan Bangkalan dan Arosbaya, itu merupakan dapil 1. Sementara, pemilihan waktu lalu, Kecamatan Kamal yang ikut dapil 1, kini berubah menjadi dapil 6 karena ikut bergabung dengan Kecamatan Labang dan Kwanyar,” terangnya. (ori/rah)

OPERASI

Polisi Menjaring 104 Unit Motor BANGKALAN - Maraknya kendaraan bermotor yang tidak sesuai dengan standar kelayakan membuat satuan lalu lintas Bangkalan gencar melakukan razia. Karena kendaraan yang tidak sesuai dengan standar dapat mengancam keselamatan pengendara saat berkendaraan di jalan. Operasi tersebut dilakukan untuk menekan terjadinya laka lantas di Kabupaten Bangkalan. Jajaran Satlantas Polres setempat sejak kemarin melakukan operasi rutin khusus kendaraan roda dua yang tidak sesuai standar, seperti sepeda motor yang menggunakan ban kecil, sepion tidak lengkap, dan lampu yang tidak dihidupkan atau mati.

Dalam operasi tersebut sebanyak 104 kendaraan roda dua terjaring razia. Untuk itu polisi tidak segan-segan memberikan surat tilang terhadap pengendara yang tidak patuh terhadap aturan. Menurut Kasat Lantas Bangkalan AKP Yusis Budi K SH pihaknya masih memberikan toleransi kepada para pelanggar lalu lintas untuk membawa pulang sepeda motornya dengan syarat tukar barang bukti dengan STNK, mengaganti bannya yang tidak standar, melengkapi spion, dan lampunya yang mati. “Sebelum diambil, ban yang kecil harus diganti dengan ban yang standar dulu. Lampu yang mati dihidupin dan spion dipasang, baru

ori/koran madura

boleh dibawa pulang sepeda motornya. Dengan syarat sepeda motor itu ditukar BB dengan STNK sebagai bukti pelanggaran di persidangan,” kata Yusis, Kamis (21/3). Yusis lebih jauh mengatakan kondisi seperrti ini tidak bisa dibiarkan. Oleh karenanya tindakan tegas harus diambil guna mengurangi pelanggaran-pelanggaran lalu lintas. Karena jika tidak dilakukan tindakan tegas masyarakat cenderung akan tetap mengulangi pelanggaran serupa. Perlu ditekankan sejak saat ini dan untuk kedepannya bahwa tertib berlalu lintas sangatlah penting. Sebab, salah satu penyebab terjadinya kecelakaan karena kurang disiplinnya pengendara. (dn/rah)

ILLEGAL LOGGING

Penebang Dituntut 7 Bulan Penjara BANGKALAN - Bermodalkan SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terutang) yang dimilikinya, Rifai (43), warga Desa Tlagah Kecamatan Galis merasa berhak atas sejumlah pohon yang diklaim milik Perhutani. Sehingga Rifai merasa tidak bersalah ketika menebangi beberapa pohon yang dikira menjadi miliknya itu. Akan tetapi, tindakan menebang pohon yang dilakukannya tersebut justeru membuat Rifai jadi tahanan dan harus menjalani persidangan dengan dakwaan il-

legal logging. Kronologisnya Rifai melakukan penebangan di kawasan petak 38 hutan Desa Tlagah Galis pada Senin 29 Oktober 2012 lalu. Seorang mandor di Resort Pemangku Hutan Blega yang saat itu tengah berpatroli di kawasan hutan dijaganya itu, Wiyono mendapati 3 orang yang salah satunya adalah Rifai sedang menebang pohon akasia dengan menggunakan gergaji mesin. “Saat itu saya langsung melapor melalui SMS ke kan-

tor. Pihak kantor menyuruh saya menunggu di TKP untuk melakukan penangkapan,” jelas Wiyono saat memberi kesaksian di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Bangkalan beberapa waktu lalu. Sebagai barang bukti, pihak berwenang menyita 9 pohon akasia berdiameter 70 cm hingga 80 cm serta sebuah gergaji mesin. Atas perbuatannya itu, Rifai dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum Agus Hariyono dengan tuntutan 7 bulan penjara.(dn/rah)

SIMBOLIS: Bupati Bangkalan, Makmun Ibnu Fuad (baju batik) memberikan bantuan kepada 291 pondok pesantren dan madrasah yang ada di Bangkalan.

TASYAKKURAN

Bupati Bangkalan Memberi Bantuan Kepada 291 Pondok Pesantren BANGKALAN – Atas suksesnya pemilukada Kabupaten Bangkalan tahun 2012, pemerintah Bangkalan menggelar tasyakuran dengan mengadakan silaturrahmi bersama masyarakat dan ulama seMadura. Untuk mempererat hubungan dengan segenap lapisan atas terpilihnya Bupati Bangkalan yang baru. Tasyakkuran bertempat di gedung Rato Ebuh. Sekitar 3000 undangan hadir memadati acara tersebut. Turut hadir tokoh ulama pimpinan kaum Nahdiyyin KH Hasyim Muzadi dan Ibu Khofifah Indar Parawansa serta mantan bupati Pamekasan KH Kholilur rahman. Juga segenap kiai dan ulama se Madura. Selain itu, pemerintah Bangkalan menyerahkan bantuan kepada 291 pondok pesantren dan madrasah yang ada di Bangkalan. Bantuan tersebut berupa dana yang diberikan pemerintah terhadap perbaikan beberapa madrasah dan pondok pesantren. Secara simbolis penyerahan hadiah tersebut diberikan langsung oleh Bupati Bangkalan M. Makmun Ibnu Fuad, putra dari purna bakti Bupati Bangkalan

RKH Fuad Amin. Dalam sambutannya, Bupati Bangkalan Makmun Ibnu Fuad bersyukur atas suksesnya penyelenggaraan pemilukada yang telah tuntas terlaksana. Oleh sebab itu, dalam menyikapi kondisi ini sepantasnya segenap masyarakat Bangkalan juga bersyukur karena telah memperoleh pemimpin baru. ”Alhamdulilah, dengan rasa aman-damai pemilukada sudah terlaksana secara demokratis. Mudah-mudahan kedepan bisa menjadikan Bangkalan yang lebih maju,” ucap Makmun. Dia menjelaskan kesuksesan pemilukada kali ini merupakan momentum awal dalam pemilihan kepala daerah. Sehingga bisa membawa angin perubahan yang lebih baik. Perlunya acara ini digelar agar bisa menjaga silaturrahmi untuk menyongsong kehidupan ke depan yang sejahtera. Selain itu, lanjutnya, bantuan yang diberikan kepada pondok pesantren dan madrasah merupakan bentuk kepentingan kepala daerah terhadap kepentingan keaga-

maan. Hal itu diperlukan untuk memberikan konstribusi terhadap anak didik. Agar pemerintah bisa menciptakan generasi yang agamis sesuai dengan background Bangkalan. “Saya siap melanjutkan bantuan-bantuan terhadap segenap masyarakat agar tetap terealisasikan dengan baik, guna perkembangan Bangkalan ke depan,” tegasnya. Sementara itu, dalam sambutannya, mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin mengatakan kaum Nahdiyyin merupakan kumpulan masyarakat terbesar. Sehingga harus bisa melahirkan sosok pemimpin yang berkualitas. ”Orang NU (Nahdlatul Ulama) harus bisa jadi pemimmpin untuk mengatur kehidupan diri sendiri dan masyarakat,” paparnya. Menurut Fuad, kuncinya jadi pemimpin, yakni bisa mengatur dan menyeimbangkan legislatif dan yudikatif, serta mengatur ekonomi rakyat. Hal itu yang patut dipelajari bagi Bupati baru agar bisa melahirkan proses demokrasi yang baik dan bagus ke depan. Kurang lebih sebanyak

3 miliar bantuan yang digelontorkan oleh pemerintah. Membuktikan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat. Terutama masyarakat pondok pesantren dan madrasah. ”Ke depan kita harus bisa terbuka agar bisa melahirkan demokrasi yang baik. Termasuk pemilihan gubernur dari kaum perempuan. Sebab, 30 persen dari pemenangan pemilu Bangkalan adalah kaum perempuan,” pungkasnya. Sementara itu, Khofifah Indar Parawansa yang turut diundang dalam kegiatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Bangkalan, karena ikut andil dalam kegiatan silaturrahmi dan tasyakuran tersebut. Menurutnya, kesejahteraan masyarakat bisa terbangun apabila warga Nahdiyyin khususnya bisa bersatu padu. Sebab, dari data yang ada yakni 31 juta masyarakat di Jawa Timur, 24,5 juta adalah warga NU. Kegiatan yang diadakan pemkab Bangkalan tersebut ditutup dengan tausyiah yang disampaikan KH Hasyim Muzadi. (ori/rah)


8

MALANG

JUMAT 22 MARET 2013 NO.0081 | TAHUN II

KEPALA DAERAH

Pasangan MujaisYunar Bertolak dari Jalur Independen

KONSER SLANK. Grup band Slank tampil dalam konser “Slank Dili Celebration Telkomcel” di lapangan Tasitolu , Dili, Timor Leste. Konser yang kedua kalinya di Kota Dili ini dalam rangka promosi Nada sambung (Ring Back Tone) Slank yang juga merupakan puncak peluncuran Telkomcel Timor Leste.

Arema Indonesia Batal Hadirkan Slank MALANG - Manajemen Arema Indonesia batal menghadirkan grup band Slank ketika menjamu Persepam Madura di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, 10 April mendatang. Media Ofiser Arema Indonesia Sudarmadji, Kamis, mengatakan pembatalan untuk menghadirkan Slank murni karena masalah kemampuan finansial yang tidak mencukupi untuk mengontrak band itu. “Seluruh biaya yang harus ditanggung manajemen

Arema untuk mendatangkan Slank sekitar Rp200 juta. Apalagi PT Liga Indonesia (LI) juga tidak memberikan subsidi dana, karena PT LI hanya sebagai fasilitator,” ujar Darmaji. Ia mengatakan Slank memang sudah dikontrak PT LI selama satu musim sebagai band pembuka laga di bebera-

PEMILUKADA

Istri Wali Kota Buka Rekening Dukungan MALANG - Istri Wali Kota Malang Peni Suparto, Heri Puji Utami membuka rekening dukungan bagi donatur yang ingin menyumbang pasangan cawali-cawawali Heri Puji Utami-Sofyan Edy Jarwoko (Dadi) dalam pemilihan kepala daerah setempat, 23 Mei mendatang. Direktur Pemenangan pasangan “Dadi” Yoestiadji, Kamis, mengemukakan, rekening sumbangan ini untuk memfasilitasi warga Malang yang ingin menyumbang demi kemenangan pasangan tersebut dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 23 Mei nanti. “Uang sumbangan dari masyarakat itu nantinya akan digunakan untuk pemenangan pasangan Dadi yang diusung Partai Golkar, PAN dan sejumlah belasan partai lain nonparlemen ini,” katanya, menegaskan. Menurut dia, rekening sumbangan dibuka dan menerima donasi dari warga mulai Rabu (20/3). Dan, hasil sumbangan dari donatur tersebut tidak hanya untuk pemenangan pasangan Dadi, namun sebagian akan di-

sumbangkan pada panti asuhan serta anak-anak kurang mampu yang membutuhkan biaya sekolah. Secara tegas Yoestiadji mengatakan, hasil sumbangan tersebut juga akan dipertanggungjawabkan secara transparan kepada seluruh elemen masyarakat karena bagaimanapun juga, majunya pasangan Dadi dalam Pilkada mendatang juga atas usulan dan gotong royong warga. Oleh karena itu, tegasnya, masyarakat yang sudah memberikan sumbangan tidak perlu khawatir, sebab setiap rupiah yang digunakan pasti akan dipertanggungjawabkan. Menurut dia, jumlah sumbangan yang bakal diterima pasangan calon itu sudah diatur dalam Undang-undang, yakni untuk individu masyarakat diperbolehkan menyumbang maksimal sebesar Rp50 juta dan dari institusi maksimal senilai Rp 350 juta. Hanya saja, lanjutnya, untuk nilai (nominal) minimal, pihaknya tidak membatasi. (ant/rah)

pa kota. Namun, keberadaan PT LI hanya sebagai fasilitator, tidak memberikan subsidi dana. Darmaji mengakui, awal dari rencana untuk mendatangkan Slank ke Stadion Kanjuruhan tersebut semata-mata hanya untuk menarik penonton agar memenuhi stadion saat menjamu Persepam karena diperkirakan laga tersebut akan sepi penonton. Akan tetapi, menurut dia, melihat kondisi suporter (Aremania) yang menyaksikan

langsung laga Arema menjamu lawan-lawannya di Stadion Kanjuruhan yang terus meningkat, maka manajemen meyakini jika laga Arema VS Persepam juga bakal dipenuhi penonton. Oleh karena itu, kata Darmaji, manajemen akhirnya membatalkan rencana untuk mendatangkan Slank. “Kami yakin, meski Persepam bukan tim yang dihuni oleh pemain bintang papan atas, pasti superter Singo Edan akan tetap memenuhi stadion,” ujarnya.

Menyinggung rencana untuk tetap mendatangkan Slank selama musim kompetisi 2013, Darmaji mengatakan, masih belum ada rencana. Dari enam laga kandang (home) yang dilakoni Arema di Stadion Kanjuruhan, ratarata suporter yang menyaksikan langsung pertandingan di stadion sebanyak 25 ribu sampai 27 ribu orang. Bahkan, ketika menjamu Sriwijaya FC, jumlah penonton mencapai 40 ribu orang lebih. (ant/rah)

MALANG - Pasangan Ahmad Mujais-Yunar Mulya akhirnya dinyatakan lolos sebagai calon Wali KotaWakil Wali Kota Malang, Jawa Timur, yang akan bersaing dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) dari jalur perseorangan. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang Hendry ST, Kamis, mengakui sebelumnya pasangan tersebut memang belum memenuhi ketentuan jumlah dukungan yang ditetapkan sebanyak 33.812 orang yang dibuktikan dengan kartu tanda penduduk (KTP). “KPU memberikan kesempatan untuk memperbaiki dan melengkapi persyaratan tersebut dan tim sukses telah menyerahkan kekurangan dukungan tersebut. Bahkan setelah dilakukan verifikasi justru melebihi batas ketentuan yang ditetapkan. Sehingga pasangan Ahmad Mujais-Yunar Mulya dinyatakan lolos,” tutur Hendry. Pada tahap penyerahan dukungan sekaligus pendaftaran bagi calon dari jalur perseorangan, pasangan Ahmad Mujais-Yunar Mulya menyerahkan foto copi KTP dukungan sekitar 46 ribu. Namun, setelah dilakukan verifikasi petugas, ternyata yang memenuhi syarat (sah) kurang dari 27 ribu, sehingga ada kekurangan sekitar tujuh ribu. Untuk melengkapi kekurangan dukungan tersebut, tim sukses Mujais-Yunar Mulya menyerahkan lagi KTP dukungan sebanyak 16 ribu KTP. Dan, setelah dilakukan verifikasi faktual oleh PPS dan PPK, yang memenuhi syarat (sah) sebanyak 10.754 KTP, sehingga jika dijumlahkan dengan KTP dukungan yang lolos pada tahap awal menjadi 37.125 KTP. Jumlah dukungan yang diserahkan itu berasal dari lima kecamatan di Kota Malang. Dengan rincian

dukungan sah di Kecamatan Kedungkandang sebanyak 3.620, Sukun 2.570 dukungan, Klojen 1.471, Blimbing 2.003, dan Lowokwaru sebanyak 1.090. Sebelumnya calon perseorangan lainnya, yakni pasangan Dwi Cahyono-Muhammad Nur Uddin telah lolos kelengkapan jumlah KTP dukungan. Lebih lanjut Hendri mengatakan, setelah proses kelengkapan dukungan dari calon perseorangan tuntas, para calon, baik dari jalur perseorangan maupun yang diusung oleh parpol, tinggal menunggu hasil persyaratan lainnya, yakni kesehatan dan verifikasi harta kekayaan. “KPU akan mengumumkan hasil tes kesehatan maupun daftar kekayaan para calon pada awal April nanti, sekaligus penetapan calon,” kata Hendry, menegaskan. Dengan lolosnya pasangan Ahmad MujaisYunar Mulya itu, Pilkada Kota Malang yang digelar 23 Mei nanti bakal diikuti oleh enam pasangan calon, yakni pasangan Heri Pudji Utami-Sofyan Edi Jarwoko (Golkar-PAN), Sri RahayuPriyatmoko Oetomo (PDIP), Moch Anton-Sutiaji (PKBGerindra), Agus Dono-Arif HS (Partai Demokrat-PKS), Dwi Cahyono-M Nur Uddin (perseorangan), Mujais-Yunar Mulya (perseorangan). Menanggapi lolosnya pasangan Ahmad Mujais-Yunar Mulya itu, tim sukses pasangan tersebut, Hisa Al Ayubbi mengatakan, pihaknya akan langsung bergerak untuk mengenal pasangan tersebut. “Kami akan langsung turun kembali ke tengah masyarakat untuk mengenalkan pasangan calon dari jalur perseorangan ini, sekaligus mensosialisasikan programprogram yang diusung pasangan tersebut,” tegas Hisa. (ant/rah)

CAGUB

Khofifah: Dakwah Bil Mal Lebih Efektif MALANG - Istri Wali Kota Malang Peni Suparto, Heri Puji Utami membuka rekening dukungan bagi donatur yang ingin menyumbang pasangan cawalicawawali Heri Puji UtamiSofyan Edy Jarwoko (Dadi) dalam pemilihan kepala daerah setempat, 23 Mei mendatang. Direktur Pemenangan pasangan “Dadi” Yoestiadji, Kamis, mengemukakan, rekening sumbangan ini untuk memfasilitasi warga Malang yang ingin menyumbang demi kemenangan pasangan tersebut dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 23 Mei nanti. “Uang sumbangan dari masyarakat itu nantinya akan digunakan untuk pemenangan pasangan Dadi yang diusung Partai Golkar, PAN dan sejumlah belasan partai lain nonparlemen ini,” katanya, menegaskan. Menurut dia, rekening sumbangan dibuka dan menerima donasi dari warga mulai Rabu (20/3). Dan, hasil sumbangan dari donatur tersebut tidak hanya untuk pemenangan pasangan Dadi, namun sebagian akan disumbangkan pada panti asuhan serta anakanak kurang mampu yang membutuhkan biaya sekolah. Secara tegas Yoestiadji mengatakan, hasil sumbangan tersebut juga akan dipertanggungjawabkan secara transparan kepada seluruh elemen masyarakat karena bagaimanapun juga, majunya pasangan Dadi dalam Pilkada mendatang

juga atas usulan dan gotong royong warga. Oleh karena itu, tegasnya, masyarakat yang sudah memberikan sumbangan tidak perlu khawatir, sebab setiap rupiah yang digunakan pasti akan dipertanggungjawabkan. Menurut dia, jumlah sumbangan yang bakal diterima pasangan calon itu sudah diatur dalam Undang-undang, yakni untuk

“Uang sumbangan dari masyarakat itu nantinya akan digunakan untuk pemenangan pasangan Dadi yang diusung Partai Golkar, PAN dan sejumlah belasan partai lain nonparlemen ini,”

Yoestiadji

Direktur Pemenangan Pasangan “Dadi”

individu masyarakat diperbolehkan menyumbang maksimal sebesar Rp50 juta dan dari institusi maksimal senilai Rp 350 juta. Hanya saja, lanjutnya, untuk nilai (nominal) minimal, pihaknya tidak membatasi. “Masyarakat diberikan kebebasan menyumbang berapapun, bahkan kami juga menerima sumbangan yang tidak berupa uang,” tandasnya. (ant/rah)


MATARAMAN

9

JUMAT 22 MARET 2013 NO.0081 | TAHUN II

KAMPANYE PENGHEMATAN ENERGI: Sejumlah pegiat lingkungan dan seniman melakukan aksi kampanye penghematan energi “Earth Hour” di Solo, Jateng. Earth Hour yang merupakan aksi mematikan listrik selama satu jam, akan dilaksanakan pada tanggal 23 Maret pukul 20.3021.30 serentak di 31 kota bertujuan untuk membuahkan kesadaran lingkungan kepada masyarakat.

ant/akbar nugroho gumay

Panwaslu Tengarai Calon Petahana Dompleng Program Pemda MADIUN - Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Madiun menengarai adanya upaya bakal calon Bupati Petahana, Muhtarom, mendompleng program pemerintah daerah untuk kepentingan kampanye menjelang pemilihan kepala daerah yang akan digelar 25 Mei 2013. “Yang pernah ditemukan salah satunya adalah pemberian bantuan dengan mendompleng Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM),” kata Ketua Panwaslu Kabupaten Madiun Slamet Widodo di Madiun, Kamis. Ia mengatakan anggota panwas di tingkat kecamatan telah beberapa kali memperingatkan tim sukses dan mencegah realisasi bantuan pemerintah daerah yang mengatasnamakan calon Bupati Petahana tersebut. “Sebagian dapat dicegah, namun ada

juga yang lolos,” katanya. Selain itu, Panwaslu juga menengarai ada programprogram pemerintah daerah di beberapa instansi yang bermuatan politis. Saat ini, Panwaslu terus melakukan pemantauan di lapangan terkait aktivitas tim sukses bakal calon bupati tersebut. “Selain melakukan pemantauan, kami juga akan klarifikasi ke instansi terkait apakah program tersebut memang sudah lama direncanakan atau diadakan mendadak untuk menarik simpati masyarakat

jelang pilkada,” kata Slamet. Panwaslu juga menemukan sejumlah spanduk berisi slogan program pemerintah daerah dengan gambar Muhtarom yang dipasang di sejumlah sekolah maupun instansi pemerintah. Slogan tersebut ada yang menjurus pada slogan untuk memilih calon petahana. Misalnya, spanduk bergambar Muhtarom bertuliskan “Teruskan Wajib Belajar 12 Tahun Mencetak SDM Berkualitas yang Mampu Bersaing Secara Global” yang terpampang di gerbang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Wonoasri dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Nglames. Meski menemukan sejumlah kejanggalan yang menjurus pada pelanggaran kampanye, Panwaslu menyatakan tidak

bisa menindak pelanggaran tersebut karena belum ada penetapan calon. Penetapan calon oleh KPU baru akan dilakukan pada 23-24 Maret 2013. Hingga kini KPU Kabupaten Madiun masih melakukan verifikasi terhadap persyaratan yang diserahkan dua pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati, yakni pasangan MuhtaromIswanto yang diusung PKB dan Partai Demokrat serta pasangan Sukiman-Sugito yang diusung PDIP dan Partai Golkar. “Jika memang ada yang dianggap melanggar aturan pemilu, kami akan evaluasi,” ujar salah satu anggota tim sukses pasangan MuhtaromIswanto yang juga pengurus Dewan Pengurus DPC PKB Kabupaten Madiun, Joko Setyono. (ant/rah)

BAYI LAHIR TANPA ANUS

PENDIDIKAN KHUSUS

Keluarga Balita Blitar Kesulitan Urus Jaminan Kesehatan

Banyak Anak Bojonegoro Belum Menikmati Pendidikan

BLITAR - Keluarga seorang balita berusia 18 bulan Dipa Wahyu Saputra, asal Kabupaten Blitar, Jawa Timur, yang menderita kelainan tidak mempunyai anus, mengaku kesulitan mengurus jaminan kesehatan masyarakat. Ibu Dipa, Siti Patoyah mengatakan cacat yang diderita anaknya itu sejak lahir. Dipa tidak dapat buang air besar dengan normal karena tidak punya anus. “Setiap hari ia menangis. Sebenarnya sudah dibuatkan lubang buatan, tapi masih sering menangis,” kata warga Dusun Rejosari, Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten

Blitar tersebut, Kamis. Ia mengaku sedih melihat kondisi anaknya. Bersama sang suami, Didik Sugianto sudah berusaha mengobatkan anaknya, tapi memerlukan dana yang cukup besar. Sehingga ia mengajukan jaminan kesehatan. Ayah Dipa, Didik mengaku sudah mencoba mengajukan sampai tiga kali jaminan kesehatan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, namun ditolak dengan alasan tidak ada anggaran. Didik juga mengaku pernah membawa Dipa berobat ke RS Syaiful Anwar Malang. Saat itu, untuk operasi dibutuhkan

biaya Rp24 juta, sehingga terpaksa mundur karena tidak mempunyai uang sebesar itu. Pekerjaannya yang hanya buruh pembuat mainan tidak mempunyai uang sebesar itu. Keluarga hanya membuatkan saluran sementara. Pinggang sebelah kanan tubuh Dipa dibuat saluran pembuangan yang dibuatkan tim medis dari RS Aminah Kota Blitar saat Dipa usianya baru tiga hari. Namun, lanjut dia, Dipa masih terus menangis, terlebih lagi saat lubang buatan itu bergesekan dengan kain celana atau benda luar yang bergesekan dengan lubang buatan itu.

Orang tua Dipa berharap, pemerintah memberi kemudahan untuk mengurus proses pencarian jaminan kesehatan agar anaknya bisa segera ditangani. Keluarga juga berharap ada donatur yang mau menyumbang demi kesembuhan anaknya. Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Kuspardani mengatakan sudah menerima laporan tentang balita tanpa anus tersebut. Namun, mereka ternyata belum masuk di Jamkesmas ataupun Jamkesda. Ia mengatakan, sejak keputusan pemutusan surat pernyataan miskin (SPM) yang dipu-

tus sejak 1 September 2012 sudah tidak berlaku di Rumah Sakit milik provinsi dan UPT Dinkes Provinsi Jatim. Dengan itu, kalau terjadi sesuatu yang menanggung dari pemerintah daerah terkait. Namun, Bupati dengan pemda sudah membuat kebijakan. Warga miskin yang belum masuk datanya di Jamkesda ataupun Jamkesmas bisa mengajukan permohonan ke Bupati langsung, dan nantinya akan diberikan layanan SPM. “Bupati dengan DPRD sudah mengambil kebijakan,” kata Kuspardani, menegaskan tentang pengajuan SPM. (ant/ rah)

JUAL BELI

Sejumlah Pedagang Bawang Putih Bojonegoro Merugi BOJONEGORO - Sejumlah pedagang bawang putih di Bojonegoro, Jatim, merugi karena masih memiliki stok cukup banyak, sementara harga di tingkat pemasok asal Surabaya turun menjadi Rp35 ribu/kilogram dari sebelumnya Rp57 ribu/kilogram. “Ketika harga pembelian bawang putih turun menjadi Rp35 ribu lima hari lalu, stok bawang putih saya masih satu kuintal dari hasil pembelian dengan harga Rp57 ribu/kilogram,” jelas seorang

pedagang bawang putih di Pasar Besar Bojonegoro Sulikah, Kamis. Hal serupa juga dialami pedagang bawang putih lainnya di pasar setempat Nunung yang mengaku memiliki stok bawang putih satu kuintal dari hasil pembelian Rp35 ribu/kilogram yang kemudian turun lagi menjadi Rp20 ribu/kilogram. Baik Sulikah maupun Nunung mengaku terpaksa menjual ke konsumen dengan harga lebih rendah dari harga pembelian. “Tapi se-

mua itu sudah resiko pedagang,” ujar Nunung. Bahkan, Nunung mengatakan bahwa kerugian yang dialami tidak terlalu besar kalau melihat omzet penjualan bawang putihnya bisa mencapai satu ton/pekan. “Ketika tinggi-tingginya harga bawang putih kebetulan saya tidak memiliki stok bawang putih, sebab di tingkat pemasok juga langka,” jelas Nunung dibenarkan pedagang pracangan lainnya di pasar setempat Djuwarno. “Ketika harga bawang

putih di pasaran Rp60 ribu/ kilogram kemudian turun menjadi Rp35 ribu/kilogram saya sama sekali tidak memiliki stok bawang putih,” ucap Djuwarno. Berbeda dengan yang dilakukan seorang pedagang pracangan di Pasar Banjarjo Endang yang mengaku terpaksa tidak berjualan bawang putih ketika harganya merangkak naik. “Saya berhentik tidak berjualan bawang putih ketika harga pembelian mencapai Rp40 ribu/kilogram,” ujar

Endang. Di pasar setempat juga Pasar Banjarjo di Desa Banjarjo, Kecamatan Kota, harga bawang putih di tingkat konsumen sekitar Rp30 ribu/ kilogram dan harga bawang merah berkisar Rp35 ribuRp45 ribu/kilogram. “Harga bawang merah memang ada penurunan sekitar Rp5 ribu/Kg dibandingkan sepekan lalu, tapi masih stabil tinggi, sebab panen bawang merah di berbagai daerah sudah menipis,” jelas Nunung. (ant/rah)

BOJONEGORO - Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Pendidikan Khusus Bojonegoro, Jawa Timur, Dasiono mengungkapkan banyak anak berkebutuhan khusus di wilayahnya yang belum bisa menikmati pendidikan di lembaga pendidikan khusus. “Jumlah pasti anak berkebutuhan khusus yang belum menikmati pendidikan saya kurang tahu, akan tetap jelas banyak. Penyebabnya kemiskinan dan faktor lokasi lembaga pendidikan khusus yang jauh dari rumah,” katanya, Kamis. Ia mencontohkan, pihaknya pernah menggelar pendidikan khusus insidentil yang diikuti sembilan anak berkebutuhan khusus di sebuah desa di tepian hutan. “Sembilan anak berkebutuhan khusus itu kami peroleh hanya di satu desa. Mereka selama ini belum tertampung di lembaga pendidikan khusus,” jelas dia. Selain itu, ia juga memberikan gambaran, lembaga pendidikan khusus di Kecamatan Sumberrejo mampu menampung sebanyak 162 siswa hanya dari warga di kecamatan setempat. “Padahal belum semua kecamatan di Bojonegoro (28 kecamatan) memiliki lembaga pendidikan khusus,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sebanyak 16 lembaga pendidikan khusus di wilayahnya mulai SD Luar Biasa (LB), SMP LB dan SMA LB yang saat ini memiliki 562 siswa lokasinya di Kecamaan Kota, Baureno, Sugihwaras, Kedungadem, Sumberrejo, Kanor, Kapas, Ngraho, Kasiman, dan Padangan. “Kesadaran orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus untuk menyekolahkan anaknya saat ini sudah tinggi,” paparnya. Pada kesempatan itu Sudiono juga menyayangkan anggaran Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) hanya berkisar Rp10 juta-Rp15 juta/tahun jauh lebih rendah dibandingkan dengan daerah lain di Jatim, seperti Sidoarjo yang mencapai Rp200 juta/tahun. “Karena anggaran Porseni selalu kurang kami dengan para guru harus urunan untuk menutup anggaran pelaksanaan Porseni yang berlangsung setiap tahun,” jelas dia. Meskipun anggaran Porseni minim, menurut Sudiono, siswa di lembaga pendidikan khusus di daerahnya mampu berprestasi di antaranya ada yang menjadi juara pantomim di ajang Porseni Pendidikan Khusus tingkat nasional pada 2012. (ant/rah)

PEKAN OLAHRAGA DAN SENI

Bupati Bojonegoro Buka Porseni Pelajar Pendidikan Khusus BOJONEGORO - Bupati Bojonegoro Jatim Suyoto, Kamis, membuka Pekan Olahraga dan Seni pelajar pendidikan khusus yang diikuti sekitar 87 atlet dari 16 lembaga pendidikan tingkat SD Luar Biasa (LB), SMP LB dan SMA LB. “Juara Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) akan dipersiapkan maju di ajang Porseni Pendidikan Khusus tingkat Provinsi Jatim,” kata Ketua Panitia Porseni Pendidikan Khusus Bojonegoro Sutras sebelum acara pembukaan Porseni Pendidikan Khusus di Bojonegoro, Kamis. Ia menjelaskan Porseni Pendidikan Khusus ini bisa menjadi ajang memupuk bakat dan prestasi para siswa mulai SD LB, SMP LB dan SMA LB sekaligus melatih sportivitas dan keju-

juran para siswa. Rencananya Porseni Pendidikan Khusus Provinsi Jatim akan digelar April,” ucapnya. Para siswa pendidikan khusus di wilayahnya, lanjutnya, cukup berprestasi di ajang Porseni Pendidikan Khusus Provinsi Jatim, bahkan tingkat nasional. Ia menyebutkan, siswa SLB Putra Harapan Bojonegoro Septian Ugik keluar sebagai juara nasional pantomin tingkat nasional pada 2012. Selain itu, lanjutnya, siswa SMP LB Bakti Mulya Kecamatan Sugihwaras Suradji keluar sebagai juara olimpiade matematika tingkat nasional. “Juara umum Porseni tahun lalu dari SMP LB PKK Sumberrejo. Yang jelas persaingan Porseni tahun ini

akan lebih ketat,” jelas dia. Menanggapi acara Porseni Pendidikan Khusus itu, Bupati Bojonegoro Suyoto menyatakan kekagumannya atas semangat yang dimiliki para siswa dalam mengikuti Porseni. “Saya kagum melihat semangat anak-anak, saya harus belajar dalam bidang semangat setelah melihat anak-anak dalam mengikuti porseni,” paparnya. Suyoto yang menerima laporan panitia mengenai jumlah hadiah Porseni Pendidikan Khusus yang hanya piala dan buku tulis kemudian menyatakan akan menambah hadiah uang Rp2,5 juta untuk hadiah. “Bagaimana cara mengatur pembagian hadiahnya saya serahkan panitia,” ucapnya. (ant/rah)

ant/dhoni setiawan

MEMANCING DI PEMAKAMAN: Sejumlah warga memancing ikan di pemakaman yang tergenang air di TPU Tanah Kusir, Jakarta. Genangan air berasal dari luapan Sungai Pesanggrahan yang mengalir di kawasan tersebut hingga memasuki area pemakaman.


10

LINTAS JATIM

JUMAT 22 MARET 2013 NO.0081 | TAHUN II

Penerima Jamkesmas Berkurang

GANDA CAMPURAN INDONESIA MENANG

Anggaran Justru Naik Enam Kali Lipat SURABAYA – Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk mengurangi penerima Kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), mendapat sorotan tajam dari para legislator Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya. Salah satunya adalah Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Baktiono. Dia menilai, Bila Pemkot Surabaya tidak mampu menjalankan program tersebut secara maksimal. Karena anggaran Jamkesmas tahun 2013, naik enam kali lipat lebih besar dibanding tahun sebelumnya. “Kalau anggarannya cukup, mengapa harus dikurangi penerimanya. Ini menandakan kalau mereka (Pemkot Surabaya) tidak becus melaksanakan program tersebut,” tegas dia. Kamis (21/3) kemarin. Dikatakan dia, jika anggaran untuk program Jamkes-

mas Tahun 2013 sekitar Rp. 125 miliar, sedangkan anggaran untuk program Jamkesmas Tahun 2012 lalu sekitar Rp. 20 miliar. “Anggarannya cukup besar, yaitu Rp. 125 miliar. Anggaran tersebut sudah naik enam kali lipat dibanding tahun sebelumnya, yang hanya Rp. 20 miliar,” ungkap dia. Legislator dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mempertanyakan, terkait dengan pengurangan penerima kartu Jamkesmas. Menurut laporan Pemkot Surabaya, kata dia, tahun lalu Pemkot Surabaya memberikan

Jamkesmas kepada 455 ribu orang, sekarang menjadi 320 ribu orang. Artinya Pemkot Surabaya telah mengurangi penerima Jamkesmas sebanyak 135 ribu orang. Padahal, kenyataan dilapangan, pihaknya menemukan jika pengurangan penerima Jamkesmas mencapai 175 ribu orang. “Menurut laporannya, mereka mengurangi 135 ribu orang, tapi ketika kita kelapangan ternyata pengurangan tersenut mencapai 175 ribu orang,” papar dia. Distribusi Kartu Jamkesmas Kacau Baktiono juga mengatakan, jika data-data penerima kartu Jamkesmas amburadul dan usang. Hal ini, karena pihaknya menemukan dalam pendistribusian kartu Jamkesmas ternyata tidak tepat sasaran. Misalnya, ada yang

ekonominya cukup mampu, tapi menerima Jamkesmas, ironisnya, ada warga yang benar-benar kurang mampu, tapi tidak mendapat kartu Jamkesmas. “Pendistribusian Kartu Jamkesmas tidak tepat sasaran. Ya, karena data-data mereka, data-data using alias data ngawur,” ujar dia. Menanggapi persoalan ini, pihaknya akan memanggil Pemeritah kota Surabaya dan dinas-dinas terkait untuk menyelesaikan persoalan ini. “Dana ini kan untuk masyarakat, jadi harus maksimal diberikan kepada masyarakat,” pungkas dia. Seraya mengingatkan, jika Jamkesmas tidak diperuntukkan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS), karena PNS sudah mendapat banyak tunjangan dari negara. (wan/kas)

POLITIK

Wisnu Wardhana Berlabuh ke Hanura

RICKY - BELLAETRIX MENANG. Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia, Bellaetrix Manuputy (kiri) dan Ricky Karanda Suwardi mengembalikan kok kearah lawan pebulu tangkis ganda campuran Vietnam, Duong Bao Duc dan Thai Thi Hong Gan dalam pertandingan pertama penyisihan kejuaraan bulu tangkis antarnegara “Axiata Cup 2013” di DBL Arena, Surabaya, Jatim, Kamis (21/3). Ganda campuran Indonesia, Bellaetrix Manuputy dan Ricky Karanda Suwardi menang atas Duong Bao Duc dan Thai Thi Hong Gan dengan skor 21-12, 21-13.

SURABAYA – Musyarawah Cabang Luar Biasa (MUSCALUB) Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Surabaya, di RM Nur Pasific Surabaya, Kamis (21/3) kemarin memilih langsung Wisnu Wardhana sebagai Ketua DPC Kota Surabaya. Demikian diungkapkan Sekretaris DPD Partai Hanura Jawa Timur, Jat-

PEMBANGUNAN PASAR TURI

Dewan Anggap Pemkot Surabaya Tak Berdaya Menghadapi Investor Nakal SURABAYA – Pembangunan Pasar Turi yang dikerjakan oeh investor PT. Gala Mega Investment dengan konsorsium tiga badan perusahaan, antara lain PT. Centra Asia Investment (PT CAI), PT. Lucida Mega (LM) dan PT. Gala Bumi Perkasa (GBP) meyisakan banyak persoalan. Selain persoalan molornya pengerjaan, investor pembangunan pasar turi baru juga belum menyelesaikan adminitrasi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Pasar Turi Baru. Kalangan Legislatif yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, menilai Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terkesan lunak dan lamban menanggapi persoalan tersebut. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Sachirul Alim Anwar. Menurut dia, sesuai Peraturan Daerah (Perda) dan undang-undang yang berlaku, proses pembangunan proyek apaun harus memiliki IMB,

jika tidak Pemkot Surabaya harus menghentikan proses pembangunan tersebut. “Sesuai aturan kalau tidak ada IMB, ya pembangunannya harus dihentikan,” ungkap dia. Kamis (21/3) kemarin. Ditegaskan dia , Pemkot Surabaya semestinya lebih berikap tegas untuk menghadapi investor nakal. “Jangan mentang-mentang asetnya milik Pemkot, lantas seenaknya sendiri melakukan pembangunan tanpa memiliki IMB. Sesuai aturan kalau tidak ada IMB, ya pembangunannya harus dihentikan,” tegas dia. Pria yang akrab disapa alim ini juga memaparkan, ketika pihaknya melakukan Inspeksi Mendadak (sidak), ke lokasi pembangunan Pasar Turi baru beberapa waktu lalu, menemui banyak kejanggalan. Salah satunya adalah indikasi jika PT GMI, selaku investor pembangunan Pasar Turi Baru tidak bisa menyelesaikan proyek pembangunan dengan

tepat waktu. Dimana deadline tahap pertama Pembangunan Pasar Turi Baru Bulan Agustus 2013 mendatang. “Jika investor tidak sanggup menyelesaikan pembangunan tepat waktu, Pemkot harus memberikan sanksi penalty atau denda,” tegas dia. Pihaknya juga mempertanyakan perjanjian dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) atau lembar perjanjian antara Pemkot Surabaya dengan PT.GMI, dimana dalam perjanjian pertama atau penyerahan lahan tersebut sudah di addendum atau lampiran tambahan. Menurut dia, hal tersebut yang membuat molornya pembangunan Pasar Turi Baru terkesan diperbolehkan atau sah, karena adanya addendum tersebut. “Tapi yang saya herankan, ketika perjanjian pertama penyerahan lahan di-addendum, sehingga ada penguluran waktu yang seolah-olah disahkan oleh addendum tersebut. Pada-

Orangtua Korban Lempar Sepatu dalam Sidang Kasus Pencabulan Luapan emosi Bapak korban ini tak luput dari pernyataan kuasa hukum terdakwa Samin Bin Salam yakni Slamet Suhardoyo di persidangan yang memojokkan Ibu korban saat memberikan kesaksian. Slamet bersikukuh bahwa pemerkosaan yang dituduhkan orangtua korban tersebut tidak pernah terjadi, sebab sesuai hasil visum at repertum dokter Bambang Lamadiri dari Polrestabes Surabaya, tidak ditemukan luka di kemaluan korban. Selain itu, Slamet juga merasa janggal dengan pernyataan ibu korban bahwa terdakwa melakukan perbuatannya di teras rumah korban.

Nah, Pernyataan-pernyataan Slamet itulah yang membuat Bapak korban akhirnya emosi dan melempar sepatu ke arah Slamet. Untungnya petugas penjaga tahanan tanggap dan mengamankan jalannya persidangan, sehingga kericuhan tidak berlanjut. “Saya tahan emosi dari tadi, tapi akhirnya gak bisa. Dia itu keterlaluan,” ujar Bapak korban saat keluar dari ruang sidang. Sementara Slamet Suhardoyo usai sidang menyatakan kalau saja lemparan Bapak korban tersebut mengenai bagian tubuhnya, maka dia akan melaporkan perbuatan tersebut sebagai dalil penghinaan

hormatan DPRD Kota Surabaya, Agus Santoso ke Partai Hanura semakin menguatkan. Namun keduanya belum memberikan komentar apapun. Keduanya resmi diberhentikan dari induk partainya sehingga tidak diperlukan surat persetujuan dan keterangan. “Dengan demikian kep-

indahan dua politikus itu lebih mudah dan sudah sesuai AD/ART Partai Hanura,” kata Ketua DPD Partai Hanura, Kuswianto usai pembukaan Muscalub DPC Partai Hanura. Untuk diketahui, Wisnu Wardhana dipilih secara aklamasi oleh lima daerah pemilihan, yakni 31 gabungan PAC se-Kota Surabaya. (ara)

Baru 6 Bulan Rumah Bantuan itu Sudah Roboh

hal tidak perlu addendum lagi, karena pelaksanaan pembangunannya selalu berubah-ubah terus,” ucap dia. Diungkapkan dia, pembangunan Pasar Turi Baru seharusnya telah selesai dan serah terima pada 21 Oktober 2013 mendatang. Ternyata dalam poses pembangunan tersebut PT. GMI minta addendum, dengan alasan ada beberapa yang belum dibongkar sehingga molor sampai 2014. ”Kalau sekarang investor ingin mengajukan addendum tolak saja,” tegas dia. Seraya menegaskan, jika keinginan investor mengajukan perpanjangan kontrak tidak memiliki dasar. Sebab dalam draf perjanjian antara Pemkot dengan ivestor tentang pembangunan dan pengelolaan Pasar Turi, telah disepakati proses pembangunan Pasar Turi baru untuk lantai I-IV harus tuntas dalam kurun waktu 24 bulan. (wan/kas)

PENGADILAN

SURABAYA- Bapak korban kasus pencabulan emosi di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (21/3) kemarin. Luapan emosi tersebut dituangkan oleh orangtua Mawar (5 thn) saat mengikuti sidang tertutup putrinya di ruang Garuda. Bapak korban yang enggan menyebutkan namanya ini terlihat tak kuasa menahan emosinya, sampai-sampai melempar sepatu kanannya ke arah kuasa hukum terdakwa. “Dia itu anak kecil, kalo keluargamu yang mengalami seperti itu, bagaimana perasaanmu,” teriak dia, seraya melempar sepatu ke arah kuasa hukum terdakwa.

miko, kemarin. “Dari pandangan umum, dan yang mencalonkan menghendaki maka Pak Wisnu dipilih secara aklamasi melalui muscalub hari ini”, ujar Jatmiko. Setelah dipecat dari Partai Demokrat, Wisnu resmi bersandar bersama Partai Hanura. Ia bersama dengan mantan Anggota Badan Ke-

terhadap peradilan. Perlu diketahui, terdakwa Samin bin salam (52), warga Medokan Semampir dituding melakukan pencabulan terhadap korban yang masih berumumur lima tahun. Kejadian tersebut dilakukan 29 Nopember 2012 sekitar pukul 15.30 Wib, saat itu korban bermain di lantai 1 kantor jalan Barata Jaya IV/11 Surabaya. Saat itu terdakwa yang menjadi sopir di rumah orangtua korban memanggil korban yang kemudian digendong, saat dalam gendongan itulah korban melakukan pencabulan. Perbuatan terdakwa akhirnya dipergoki ibu korban saat hendak memandikan korban. (kas)

SURABAYA- Bangunan rumah bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melalui program Rehabilitasi Sosial Daerah Kumuh (RSKD) yang terletak dikelurahan Pojok Kecamatan Mojokerto Kota Kediri, Kamis (21/3) pagi kemarin mendadak roboh. Padahal bangunan rumah tersebut baru diberdirikan pada Oktober 2012 lalu. Dedi Kumala (20), salah satu anak dari pemilik rumah menjadi korban atas robohnya bangunan tersebut. Dedi mengalami luka memar dibagian Kaki dan sempat jatuh pingsan akibat terbentur batu bata. Sukarnadi, pemilik rumah roboh itu menduga, bahan bangunan yang digunakan membangun rumahnya tersebut menyimpang dari bestek atau spesifikasi. “ Coba, sampeyan lihat, tembok ini aja disentuh sudah ambrol kayak gini.Ini kemunginan bahan semenya,sedikit dioplos pakai pasir dan delocid,” ungkap dia. Dijelaskan dia, permasalahan tersebut sebenarnya bukan peristiwa yang terjadi untuk pertama kalinya, melainkan telah terjadi beberapa kali. Meski telah beberapa kali mengadu ke perangkat desa, namun keluhannya tidak ditang-

gapi. ”Yang penting keluarga saya masih selamat,”ucap dia. Terpisah, Dedi selaku korban mengatakan, ketika bangunan rumahnya ambrol, Dedi mengaku sedang tidur di kamar. Namun selang beberapa waktu dia terbangun dari tidurnya lantaran mendengar suara atap rumah runtuh dari atas dan disusul tembok samping rumah ambrol. Mengetahui hal itu, Dedi berlari menyelamatkan diri.Namun sial,karena kekurang hati harian,kaki kanan Dedi terbentur batu bata bangunan tembok yang runtuh, hingga akhirnya jatuh pingsan.” Saya sendiri heran, tidak ada angin tidak ada hujan mendadak rumah ini runtuh.” Ungkap dia. Seperti di ketahui, Bangunan roboh tersebut dihuni oleh Sukarnadi. Sukarnadi mendapatkan bantuian pembangunan rumah melalui program rehabilitasi sosial daerah kumuh (RSDK) dari Pemkot Kediri . Program tersebut merupakan program rutin Pemkot Kediri yang dilakukan rutin setiap tahun sekali, dimana setiap kelurahan mendapatkan jatah lima rumah yang diperbaiki.Sedang anggarannya setiap rumah sebesar Rp.10 juta. (kak)


LINTAS JATIM

11

JUMAT 22 MARET 2013 NO.0081 | TAHUN II

BNPT: Aktivitas Pengacau Semakin Canggih Isu Pembubaran Detasemen 88 Anti Teror Terus Berkembang

SURABAYA – Dewasa ini perkembangan kejahatan kian meningkat. Peraturan perundangundangan dan aparat penegak hukum seakan dibuat kebingungan melihat gerakan kejahatan yang semakin canggih. Aturan yang ada terkadang tidak cukup untuk menjangkau perbuatan melawan hukum tersebut. Dan Indonesia belum bebas dari tindak pidana terorisme. Pelaku kejahatan ini masih banyak dan memiliki kekuatan untuk melakukan aksi teror. Indikasi banyaknya aksi teror bisa dilihat dari marakn-

ya perampokan untuk membiayai aksi teror. “Banyak itu terjadi, pelaku perampokan yang tertangkap kemudian diketahui mempunyai hubungan dengan kelompok jaringan terorisme, “ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Ansyaad Mbai diselasela Acara Diskusi Bersama

BNPT, di Surabaya, Kamis (21/3) kemarin. Ia mencontohkan pada 2012, pelaku perampokan toko emas di Jakarta ternyata dari kelompok Na’im dan Yudi, anggota jaringan Poso. Dari hasil pengusutan terungkap, dana yang terkumpul hingga mencapai Rp8miliar. Dana tersebut diketahui untuk pelatihan militer, membeli senjata dan bahan peledak. Dari fakta tersebut, Mbai minta pemerintah dan rakyat untuk menghentikan gerakan yang mendesak pemburuan Detasemen Khusus 88 Anti TerorPolri. “Karena kalau dibi-

arkan, gerakan itu akan terus merajalela, “ucapnya. Pihaknya setuju ada kebersamaan memerangi terorisme yang muncul akibat ketidakpuasan terhadap upaya Densus 88 dan BNPT. Diantaranya dengan memasukkan materi penanggulangan teror ke dalam kurikulum sekolah. “Usulan itu baik, dan wakil rakyat kita juga harus menjembataninya,” katanya. Ia menyebutkan, sampai saat ini di Indonesia ada 850 orang ditangkap karena terduga terlibat dalam jaringan teroris. 60 orang lainnya tewas dalam penangkapannya.

KEKERASAN

Terkait itu, Deputi I Bidang Pencegahan dan Perlindungan BNPT, Agus Surya Bhakti menyebutkan, pihaknya terus melakukan penyuluhan dalam berbagai bentuk hingga ke daerah-daerah. Melalui Forum Komunikasi Pencegahan Tindak Pidana Teroris (FKPT) hingga di tingkat kampung yang dikoordinir kepala kampung/desa, Binmas Polri dan unsur Babinsa TNI, diharapkan menjadi daya cegah yang mampu memonitor dan mencegah terjadinya tindakan terorisme. “Di situ semua lapisan masyarakat dilibatkan, dengan

memiliki kepedulian sebagai daya tangkal. Minimal informasinya kita perlukan,”ucap Agus. Sementara itu, isu pembubaran terhadap Detasemen 88 Anti teror terus bergulir. Hal tersebut semakin diperkuat dengan penemuan video penyiksaan terduga teroris yang terjadi di Poso akhirakhir ini. Menurut Guru Besar Kriminolog Universitas Indonesia, Bambang Widodo Umar, desakan tersebut disebabkan penanganan terorisme yang cenderung keluar dari koridor hukum. Hal ini dilakukan de-

ngan memakai dalih kondisi ancaman yang dihadapi akan membahayakan diri petugas. “Ini disebabkan strategi dalam menghadapi terorisme di Indonesia tidak jelas,” ujarnya. Meski demikian, isu pembubaran Densus 88 bisa saja ditepis jika koordinasi dan cara mengatasi permasalah terorisme di Indonesia sesuai dengan produser. “Jika Polri menginginkan tidak dibubarkan Densus 88, maka perlu kejelasan cara mengatasi terorisme di Indonesia antara Polri dengan BNPT.” Imbuhnya. (ara)

DIGITAL SOCIETY

Pemerintah Menghapus Diskriminasi SURABAYA – Pemerintah tampaknya sulit menghapus praktek diskriminasi di Indonesia, karena sebenarnya pemerintahlah yang dinilai sebagai pihak yang justru melakukan diskriminasi terhadap kelompok minoritas di Indonesia. Sebagai bukti, banyak kebijakan dihasilkan yang tidak berpihak dan terkesan memberatkan kelompok minoritas. Pengusaha sekaligus penemu Teori Bernoulli Ir Djaja Laksana mengungkapkan, sebenarnya dalam kehidupan sehari-hari, hubungan antar masyarakat baik yang berbeda suku, agama dan adat istiadat di Indonesia sangat bagus. Itu tidak hanya terjadi di desa, tetapi juga di kota-kota besar. Namun, semua jadi berubah, ketika pemerintah melahirkan aturan yang men-dikotomiminoritas dan mayoritas. Sebagai contoh, untuk masalah perijinan, jika yang mengajukan pengusaha minoritas (baca : Tionghoa), maka perlakuannya beda. Proses pengurusan ijinnyapun panjang dan berbelit-belit. “Ini terjadi hampir disemua tingkatan, mulai dari pusat hingga daerah. Pengusaha minoritas yang sedang mengurus perizinan usaha, kelengkapan administrasi dan lain-lain, pasti dibandrol berbeda,” tandas mantan atlet Judo kepada Koran Madura,

Ini terjadi hampir disemua tingkatan, mulai dari pusat hingga daerah. Pengusaha minoritas yang sedang mengurus perizinan usaha, kelengkapan administrasi dan lain-lain, pasti dibandrol berbeda Surabaya, Kamis (21/3). Tidak hanya itu, ketidakadilan pemerintah terhadap kelompok minoritas juga menyentuh hingga ke masalah pendidikan. Kuota untuk kelompok ini di lembaga-lembaga pendidikan negeri sangat minim. Padahal, mereka lahir dan dibesarkan di bumi yang sama dengan kelompok mayoritas. “Mestinya, hal seperti itu sudah tidak perlu terjadi lagi, karena semua yang lahir dan memiliki KTP Indonesia, sama-sama memiliki hak sebagai warga negara. Jadi ya harus menerima perlakuan yang sama,” ujarnya. Menurutnya, diskriminasi terhadap kaum minori-

tas harus ditanggulangi secara tuntas. Dan ada baiknya, pemerintah meninjau ulang beberapa undang-undang yang mendasari diskriminasi, minoritas, dan hubungan antara kelompok. “Sebetulnya di tengah masyarakat sudah membaur, tapi justru pemerintahlah yang mengkotak-kotak. Kita serasa berada di jaman penjajahan Belanda lagi. Ya itulah devide et impera”, ujarnya. Karena itu, kedepannya, pemimpin Jawa Timur harus mempu menghapus diskriminasi. Indonesia Gagal Lindungi Kaum Minoritas Sementara itu, beberapa

waktu lalu, Human Rights Watch merilis berita mengenai pemerintah Indonesia gagal melindungi kaum minoritas dari kekerasan dan intoleransi atas nama agama. Laporan tersebut, sepanjang 120 halaman, berjudul “Atas Nama Agama: Pelanggaran terhadap Minoritas Agama di Indonesia,” merekam kegagalan pemerintah Indonesia dalam mengatasi gerombolangerombolan militan, yang lakukan intimidasi dan serang rumah-rumah ibadah serta anggota-anggota minoritas agama. Mereka makin hari makin agresif. Sasaran mereka termasuk Ahmadiyah, Kristen maupun Muslim Syiah. Satu lembaga pemantau kekerasan mencatat 264 kasus kekerasan tahun lalu. “Kegagalan pemerintah Indonesia dalam mengambil sikap dan melindungi kaum minoritas dari intimidasi dan kekerasan, tentu saja, merupakan olok-olok terhadap klaim bahwa Indonesia adalah negara demokratis yang melindungi hak asasi manusia. Kepemimpinan nasional sangat esensial. Presiden Yudhoyono perlu berkeras bahwa hukum harus ditegakkan, harus mengumumkan bahwa setiap pelaku kekerasan akan diadili, serta menjelaskan strategi untuk memerangi kekerasan atas nama agama,” kata Direktur Asia Brad Adams. (han)

NARKOBA

Polisi Menangkap 20 Pelaku Narkoba SURABAYA- Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Surabaya berhasil meringkus 20 “budak” narkotika dan obatobatan di wilayah Surabaya, Sidoarjo dan Pasuruan dalam 2 minggu terakhir. Ke-20 tersangka tersebut, antara lain terdiri dari 19 laki-laki dan seorang perempuan. Dari mereka satuan reserse narkoba berhasil mengamankan barang bukti, berupa 90 gram sabu, 5 butir ekstasi (5,2) gram, pil double L 20 butir, handphone 5 unit, timbangan 1 unit dan bong 5 buah. Kasubaghumas Polrestabes Surabaya Kompol Suparti, menyatakan dari 4 Maret hingga 17 Maret 2013, pihaknya mampu mengamankan sedikitnya 20 tersangka yang terjaring terkait narkoba. Dalam dua pekan tersebut, kata dia, banyak laporan dan informasi warga yang masuk dikarenakan resah dengan peredaran narkoba dilingkungannya. “ Dari laporan warga akan peredaran narkoba, maka kami mengembangkan laporan tersebut dan akhirnya dapat membekuk, 20 tersangka secara terpisah,” terangnya, Kamis (21/3) di Mapolrestabes. Suparti menjelaskan, narkoba memang kini tengah mengalami peningkatan dalam peredarannya. Pihaknya akan terus menggelar razia di jalanan dan patroli rutin akan terus digiatkan. “Aksi kejahatan narkoba cukup menonjol, namun kita tetap terus lakukan patroli rutin untuk membebaskan Surabaya dari ancaman Narkoba,” ungkapnya.

Wakasat Reskoba Polrestabes Surabaya, Kompol Leonard Sinambela mengatakan dalam kasus narkoba tersebut cara yang digunakan tersangka dalam peredaran masih tergolong normatif, dengan kata lain cara yang sama. Untuk penangkapan, lanjutnya, para tersangka ini ada yang termasuk satu jaringan dan berbeda jaringan. “ Dari penangkapan ini, dapat dibuktikan dalam kurun waktu 3 bulan terlampau banyak kasus narkoba yang kami tangani. Maka, kami mengharapkan kerjasama dari

masyarakat untuk memberantas narkoba,” katanya. Kendati demikian, Leonard menghimbau kepada masyarakat, dengan semakin banyaknya peredaran narkoba, masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap bahaya barang haram tersebut. Selain itu, menurut Leonard, masyarakat diharapkan juga lebih berhati-hati jika ada petugas yang menyamar menjadi anggota kepolisian. Apabila terkena razia, sambungnya, dilokasi-lokasi yang sepi dan jauh dari keramaian setidaknya meminta agar orang

yang melakukan razia tersebut menunjukkan minimal kartu identitasnya. “Jika memang ada yang menggelar razia, sebaiknya memang meminta kepada petugas untuk menunjukan identitasnya,” jelasnya. Sementara itu, salah seorang tersangka Tiyan 20 tahun warga Jalan Kutisari Utara Surabaya mengatakan, pekerjaannya sebagai penjaga warnet memaksanya untuk mengkonsumsi sabu agar betah melek dan sebagai dopping untuk kerja lebih giat. “ Saya konsumsi biar betah melek saat menjaga warnet,” akui tersangka. (mag/han)

General Manager Telkom Witel Jatim Suramadu, Susatyo (kanan), bersama General Manager Telkom Witel Jatim Tengah Timur, Sujito mengoperasikan wifi di salah satu sudut pusat perbelanjaan di Surabaya, Kamis (21/3). Telkom saat ini fokus pemenuhan akses WiFi di 2600 titik akses wifi (Surabaya dan Sidoarjo) dengan pengutamaan di sekolah dan public area.

EKSEKUSI TERPIDANA

Terpidana Penipuan Tembakau Tak Hadiri Sidang PK SURABAYA- Sejak pagi hari pukul 08.00 WIB, Kamis (21/3) kemarin Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terlihat di pantau ketat oleh beberapa petugas intel dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya dan petugas Kepolisian dari Polsek Sukomanunggal Surabaya. Kedatangan mereka bertujuan untuk melakukan eksekusi terhadap Limantoro Santoso, terpidana kasus penipuan tembakau yang dijadwalkan akan menghadiri sidang Penijauan Kembali (PK) yang diajukan terpidana akibat diberi sanksi hukuman 3 tahun penjara oleh Mahkamah Agung dalam putusan kasasi perkaranya. Ironisnya, meski menunggu sejak pagi hari hingga digelarnya persidangan PK tersebut pada pukul 13.00 WIB, Limantoro tak juga menampakkan batang hidungnya hingga kejaksaan gagal melakukan eksekusi yang diduga telah bocor ke pihak terpidana Limantoro.”kelihatannya mereka sudah merasa kalau akan dieksekusi,”kata Intel yang mewanti-wanti agar namanya tidak di publikasikan di PN Surabaya Kemarin. Sementara Sidang tersebut hanya dihadiri salah seorang kuasa hukumnya yakni Andre Wijaya dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Edy Winarko yang juga menjabat sebagai Kasubag Bin di Kejari Surabaya. Nah, lantaran tak dihadiri terpidana Limantoro, majelis hakim yang diketuai Eko Sugiyanto akhirnya menunda persidangannya dan meminta agar kuasa hukum dapat menghadirkan terpidana Limantoro dalam persidangan yang digelar pekan depan. “Sidang ditunda karena tidak hadirnya pemohon. Sidang akan dilanjutkan Kamis depan,” kata dia sam-

bil mengetukkan palunya. Usai persidangan, Andre Wijaya mengungkapkan bahwa dirinya juga baru tahu bahwa Limantoro tidak mendatangi sidang PK dirinya. “Saya baru tadi pagi diberitahu bahwa klien kami sakit,” kata dia.

Limantoro didudukkan sebagai pesakitan lantaran telah melakukan penipuan terhadap Tio Piauw Jong alias Markus yang merupakan seorang pengusaha properti. Saat itu terpidana Limantoro menawarkan investasi bisnis tembakau dengan keuntungan 10 persen dari modal yang diberikan korban. Pada Minggu lalu seusai persidangan PK yang ke dua, Adjiz Gunawan selaku ketua tim pengacara dari terpidana Limantoro mengungkapkan bahwa secara yuridis Limantoro tidak mengambil uang serupiah pun. “Dan sudah jadi tugas dari jaksa untuk membebaskan seseorang yang tidak melakukan tindak pidana dari hukuman penjara,” kata dia. Saat ditanyakan apakah kliennya akan mematuhi hukum bila kejaksaan melakukan panggilan untuk menjalani putusan MA. Adjiz mengatakan bahwa Limantoro hanya menerima sekali surat panggilan dari kejak-

saan. “Bila akan dieksekusi maka kami akan melakukan perlawanan hukum,” ujar dia. Seperti diketahui, Limantoro dihukum tiga tahun oleh hakim PN Surabaya karena terbukti melakukan penipuan. Namun di tingkat banding, Limantoro dibebaskan hakim Pengadilan Tinggi. Saat mengajukan kasasi, majelis hakim MA menjatuhkan hukuman tiga tahun karena melanggar Pasal 378 KUHP. Limantoro didudukkan sebagai pesakitan lantaran telah melakukan penipuan terhadap Tio Piauw Jong alias Markus yang merupakan seorang pengusaha properti. Saat itu terpidana Limantoro menawarkan investasi bisnis tembakau dengan keuntungan 10 persen dari modal yang diberikan korban. Tergiur dengan pernawaran tersebut, Tio mentransfer uang sebesar Rp1,2 miliar ke rekening terpidana yang digunakan untuk modal. Transfer dilakukan bertahap, pertama Rp400 juta, kemudian Rp200 juta dan terakhir Rp 600 juta, hingga total seluruhnya ada Rp 1,2 miliar. Sayangnya Limantoro tidak menepati janjinya. Setelah ditagih beberapa kali, Limantoro mengembalikan uang modal Rp 1,2 miliar. Lalu, Limantoro kembali menawarkan kerjasama pengelolaan tembakau. Kali ini Limantoro meminta uang modal pada Tio sebanyak Rp 9,4 miliar dengan janji kalau tembakau yang dikelolanya sudah mendekati panen dan ada perusahaan rokok yang mengincarnya. Korban kembali memberikan modal hingga Rp 9,4 miliar. Tapi kenyataanya Limantoro tak kunjung membayar keuntungan beserta modal yang diberikan korban. (kas)


12

NASIONAL

JUMAT 22 MARET 2013 NO. 0081 | TAHUN II

SKANDAL KORUPSI DAGING

Mentan Suswono Akan Diperiksa Lagi JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diperkirakan akan kembali memeriksa Menteri Pertanian Suswono terkait kasus kebijakan kuota impor daging sapi. “Jadi keterangan dari sejumlah saksi maupun bukti-bukti yang lainnya akan kita kembangkan. Sehingga nanti kalau Pak Menteri Pertanian masih perlu diperiksa kembali ya akan kita periksa. Dengan tidak melakukan pendekatan target sama sekali,” kata Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas di Jakarta, Rabu (21/3). KPK terakhir kali memeriksa Suswono pada Kamis (14/3). Dalam perkara ini korupsi impor daging sapi ini, KPK telah menetapkan mantan Presiden PKS sekaligus anggota DPR RI, Lutfhi dan orang dekatnya, Ahmad Fathanah, serta dua direktur PT Indoguna Utama, yakni Arya Abdi Effendi dan Juard Effendi sebagai tersangka. Baik Luthfi dan Ahmad diduga penerima suap. KPK Juga menyita barang bukti yang diduga merupakan uang suap Rp 1 milliar untuk Luthfi dari tangan Ahmad . Uang itu diduga sebagai panjer dari total pelicin Rp 40 milliar yang akan diberikan PT Indoguna kepada Luthfi. Ia diduga menggunakan kekuasaannya sebagai Presiden PKS. Ditempat yang sama, Kabag Pemberitaan KPK Priharsa Nugraha menjelaskan KPK juga menjadwalkan pemeriksaan untuk ketiga saksi lainnya, yaitu Ali imran (pengemudi), Sahrudin alias Alu (pengemudi) dan Pemilik Mega Audio Johni Chandra. “Semuanya diperiksa sebagai saksi,” katanya. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR F-PKS, Jazuli Juwaini ikut diperiksa KPK menduga dirinya akan ditanya seputar mobil dirinya yang dibeli oleh Ahmad Fathonah. “Saya pernah jual mobil saya ke Ahmad. Mobil Toyota Prado,” katanya Namun, Jazuli mengaakui dirinya belum mengetahui pasti materi pemeriksaan dirinya. Ia menjanjikan akan memberikan penjelasan soal itu seusai diperiksa. “Yang jelas sesuai dengan yang saya ketahui karena kita harus dukung dan back-up KPK secara penuh. Tapi saya tidak mengetahui kalau soal impor daging,” kata Jazuli. Sedangkan Sekretaris Jenderal DPR RI, Winantuningtyastiti yang juga bersamaan diperiksan KPK menunturkan dirinya dipanggil sebagai saksi untuk penyidikan kasus dugaan korupsi pengurusan impor daging sapi di Kementrian Pertanian. Namun, pemeriksaan Winan hanya berlangsung satu jam dan Ia bergegegas meninggalkan gedung KPK dengan menaiki mobil B 1078 RFS. Winantuningtyastiti hanya mengakui jika dirinya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq yang juga anggota Komisi I DPR RI. DIa menyerahkan berkas yang berkaitan dengan administratif Luthfi sebagai anggota DPR dan berkas mitra kerja Komisi I selama ini. “Saya kasih berkas mitra kerja Komisi I,” ujarnya. Namun, Ia tidak mengetahui secara pasti keterkaitan antara Komisi I dengan kasus suap Impor daging karena Kementrian Pertanian bukanlah mitra Komisi I DPR. (cea)

ant/m risyal hidayat

TURUNKAN HARGA BAWANG. Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan (tengah) didampingi Gubernur Jatim, Soekarwo (kanan) melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada peti kemas yang tertahan berisikan produk holtikultura jenis bawang putih di Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Tanjung Perak, Surabaya, Jatim, Selasa (19/3). Gita Wirjawan menyatakan akan fokus pada penurunan harga bawang per kilogramnya dari harga Rp75 ribu menjadi Rp15 ribu per kilogramnya agar terjangkau bagi masyarakat.

Spekulan Bawang Raup Untung Rp 5,6 Triliun JAKARTA- Melonjaknya harga bawang putih di tanah air ternyata membawa berkah bagi para pemburu rente (rent seeking). Dalam dua bulan terakhir saja, para spekulan ini diduga meraup keuntungan sekitar Rp5,6 triliun. “Dalam satu bulan itu ada keuntungan sekitar Rp2,8 triliun atau lebih, jadi bisa dibayangkan kalau dua bulan. Bisa saja ini ulah dari para pemburu rente,” kata Ketua Komisi IV DPR, Romahurmuy bersama peneliti LIPI Dhany

Agung dalam diskusi “Harga Bawang Meroket, Di mana Peran Negara?” di Gedung DPR/MPR RI Jakarta, Kamis (21/3). Lebih jauh kata Sekjen PPP ini, justru yang lebih memprihatikankan, ternyata

importir dan penjahat ekonomi juga terbantu dengan adanya instruksi Presiden yang meminta diloloskannya bawang impor yang tertahan di pelabuhan. “Dalam satu bulan, ada impor 1,4 juta kg. Kalau importir mengambil keuntungan Rp30 ribu/kg, maka didapat keuntungan Rp2,8 triliun,”ujarnya Menurut Romi, importir tidak seharusnya mengambil keuntungan begitu tinggi, dengan memainkan harga.

Sebab, dalam perkiraan sudah mendapat keuntungan besar. Mereka membeli di Cina seharga 1 dolar AS/kg (Rp 9.600,). Kalau sampai Pelabuhan di Indonesia sekitar 1,3 dolar AS. “Jadi, seharusnya mereka menjual dengan harga Rp20 ribu/kg, mereka sudah mendapat untuk banyak,” tambahnya. Romi-panggilan akrabnya, menilai kisruh soal bawang tak bisa dilepaskan dari strategi pemerintah soal kuota

PEMERINTAHAN

SBY Berlebihan Hadapi Isu Kudeta JAKARTA-Isu tentang adanya upaya kudeta terhadap pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terlalu berlebihan. Bahkan, pemanggilan 7 purnawirawan jenderal oleh SBY sebenarnya bukti kepanikan yang tidak perlu. Mantan Menteri Perekonomian Rizal Ramli, mengatakan SBY sebenarnya tidak perlu takut. Apalagi, Presiden SBY sudah menjalankan tugasnya dengan baik dan sesuai dengan konstitusinya sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. “Dia (SBY) seperti sedang memainkan drama Queen. Dalam berbagai kesempatan, selepas pulang dari Mesir, Dia bertemu dengan awak media dan para purnawirawan dan bercerita bahwa akan ada kudeta terhadap pemerintahanya. Itu bagaimana kok cerita seperti itu. Saya rasa yang bersangkutan sudah berlebihan dalam menanggapi isu yang kini sudah beredar luas”, kata Rizal, di Jakarta, Kamis (21/3). Menurutnya, SBY sudah salah dalam mengartikan isu kudeta. Sebab, kudeta akan terjadi bila pihak militer maju dan melakukan sejumlah penaklukan dalam lingkup pemerintahan suatu negara. Namun dia yakin, kudeta tidak akan terjadi sekarang ini karena jenderal-jenderal di Indonesia tidak memiliki nyali untuk melakukan kudeta terhadap pemerintahan Presiden SBY. Karenanya, Rizal meminta kepada SBY untuk tidak terlalu panik. “Jangan seperti itu reaksinya. Beda Indonesia dengan Vietnam atau Afrika. Kalau disana itu biar pangkat hanya kolonel saja sudah berani melakukan kudeta terhadap pemerintahannya. Sebaiknya mawas saja. Tetapi, sebaiknya mundur saja memang sebelum dimundurkan secara paksa. Apalagi, sekarang ini masyarakat

sipil juga mendorong untuk adanya sebuah perubahan. Jadi, pergerakannya justru bukan kekuatan bersejata, namun rakyat yang sudah bosan dengan negara yag korup”, jelas Rizal. Mantan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Adnan Buyung Nasution, mengungkapkan, sekarang ini kondisi rakyat memang sudah jenuh akan kepemimpinan SBY. Bahkan, berbagai kebijakan yang dilakukan tidak mampu membawa perubahan yang signifikan. Justru yang terjadi adalah tindakan korupsi yang merajalela. Karenanya, secara lantang Adnan meminta Presiden SBY untuk turun dari jabatannya dengan alasan kepemimpinan SBY sekarang ini sudah tidak pantas lagi dilanjutkan. “Pikiran kotor itu yang mengatakan akan adanya isu kudeta. Saya rasa itu hanya suara pergerakan untuk perubahan, bukan isu kudeta. Saya rasa terlalu paranoid. Itu kan cuma isu saja. Namun, saya rasa pemilu harus dipercepat. Dari zaman Yunani suara rakyat adalah suara Tuhan,” ujar Adnan Menurutnya, Presiden SBY sekarang ini perlu digantikan oleh orang yang lebih mampu dan dipercaya dalam membawa sebuah perubahan yang lebih baik. Orang yang dimaksud Adnan itu sendiri adalah Prabowo Subianto. Prabowo kata dia orang yang tepat untuk menjadi seorang pemimpin dan duduk sebagai orang nomor satu di Indonesia. Hal itu menjadi penting meski yang bersangkutan sering dikaitkaitkan dengan isu pelanggaran HAM. “Prabowo tidak bersalah menurut saya. Lagi pula saya rasa itu hanya isu saja. Lagian, rakyat membutuhkan presiden baru. Saya yakin presiden baru akan lebih dipercaya”, kata Adnan (gam/abd/beth)

ant/dhoni setiawan

PKPI LOLOS PEMILU. Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sutiyoso (dua kanan) merayakan kemenangan bersama pengurus dan kader partainya usai sidang gugatan sengketa pemilu atas Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN), Jakarta, Kamis (21/3). PT TUN memutuskan PKPI berhak ikut sebagai peserta Pemilu 2014.

Parpol Peserta Pemilu 2014

PTTUN Kabulkan Gugatan PKPI J A K A RTA - P e n g a d i l a n Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) mengabulkan gugatan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dalam gugatan dengan nomor perkara 25/G/2013/ PTTUN.JKT tersebut, PTTUN menyatakan PKPI lolos jadi peserta pemilu 2014. Dengan demikian, partai besutan Sutiyoso ini berhak menjadi peserta Pemilu 2014 ke-15. “Mengabulkan gugatan penggugat, dalam hal ini PKPI, dan mewajibkan KPU untuk membuat surat keputusan yang menetapkan PKPI sebagai peserta Pemilu 2014, “ kata Ketua Majelis Hakim PTTUN Dr Santer Sitorus, di ruang sidang, Jakarta, Kamis (21/3). Sidang tersebut digelar di lantai dasar Gedung Sekretariat Mahkamah Agung (MA), yang berada di Rawasari, Cem-

paka Putih, Jakarta. Sebelumnya, Partai Bulan Bintang (PBB) akhirnya lolos menjadi partai peserta Pemilu 2014 setelah PT TUN memenangkan gugatan partai yang didirikan Yusril Ihza Mahendra itu. KPU akhirnya memutuskan PBB memiliki nomor urut 14. Sementara nomor urut 11-13, ditempati oleh partai lokal di Aceh. Ketua Umum PKPI Sutiyoso mengapresiasi langkah PTTUN yang telah mengabulkan permohonan PKPI untuk maju menjadi partai politik peserta Pemilu pada 2014 mendatang. Karena itu, dia meminta agar KPU segera melaksanakan perintah PTTUN dan menerbitkan nomor urut partai untuk PKPI. Hal itu menjadi penting karena selama ini KPU selalu membangkang dan tidak melaksanakan perintah pengadilan terkait permo-

honan PKPI untuk menjadi partai politik peserta Pemilu. “Saya sudah optimis akan memenangkan gugatan di PTTUN ini. KPU segera menerbitkan nomor urut. Kalau perlu, sore ini KPU melaksanakan putusan PTTUN itu”, kata Sutiyoso Sutiyoso mengaku, eksekusi putusan PTTUN oleh KPU secepat dilakukan. Hal tersebut untuk meyakinkan kader PKPI yang ada diseluruh daerah yang ada di Indonesia. “Saya rasa harus secepat mungkin. Dengan begitu, kader-kader kami yang ada diseluruh daerah yakin bahwa PKPI memang menang dan memang secara sah terdaftar menjadi partai politik peserta Pemilu pada 2014 dengan nomor 15”, jelas Sutiyoso. Karena itu, Sutiyoso mendesak KPU memberikan nomor urut partai ke PKPI. Pemberian nomor urut ini

sangat penting mengingat mepet waktu penyerahan Daftar Calon Legislatif Sementara (DCS), Kendati demikian, PKPI siap untuk melaksanakan DCS dan menyerahkan DCS kepada KPU sesuai dengan waktu yang telah ditentukan oleh KPU sebelumnya. “Kalau bisa secepatnya KPU memberikan nomor urut partai bagi PKPI, yaitu nomor 15. Itu menjadi penting. Sebab, waktu yang tersedia untuk menyusun DCS sangatlah minim dan sempit. Karenanya, kami harus melakukan secepat mungkin mengenai DCS itu”, tandas Sutiyoso Apresiasi Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansah mengapresiasi hasil putusan PTTUN yang telah meloloskan dan mengabulkan gugatan PKPI untuk maju menjadi par-

impor. Dulu saat tidak diatur impor itu, tak masalah. Namun kini setelah diatur malah bermasalah. Selain soal kuota impor, kata Sekjen PPP ini, alokasi dana subsidi pertanian sebagian besar terserap untuk padi ketimbang tanaman lainnya. “Dana subsidi paling besar itu untuk tanaman pangan itu, yaitu padi,” tegasnya Dari catatannya, kata Romi lagi, anggaran pengembangan untuk tanaman holtikultura hanya sekitar Rp800 miliar. “anggaran holtilkultura ini paling rendah dibanding, dirjen tanaman lainnya, dari Rp17 triliun anggaran Kementerian Pertanian,” tambahnya. Diungkapkannya, produksi bawang dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan, 1995 (125.000 ton), 1996 sekitar 106.000 ton, 1997 menjadi 102.000 ton, hingga 2012 tinggal 14.000 ton. “Lahan produksi kita hanya sekitar 5000 he, padahal kebutuhan lahan 40.000 ha,” terangnya. Sementara itu, Dany Agung mengatakan dari penelitian LIPI, ternyata menjadi petani bawang tidak tidak terlalu menarik. bakan sebenarnya lebih menguntung budidaya lele ketimbang padi. “Apalagi support untuk petani bawang hanya sekitar 5%,” ujarnya. Yang jelas, naiknya harga bawang ini juga menambahkan kemiskinan di pedesaan sekitar 1,15% dan perkotaan sekitar 1,32%. Anehnya lagi menurut Dhany, impor bawang itu bukan saja dari China, tapi juga dari Belanda, Perancis, dan India. “Jadi, surat dan peraturan menteri itu menimbulkan pertentangan dengan melonjaknya harga bawang sendiri. Jadi, memang harus ada proteksi atau perlindungan untuk ketahanan pangan di negeri ini dengan peningkatan produksi, keseimbangan harga dengan barang impor, insentif petani dan atau bisa melibatkan Perum Bulog,” pungkasnya. (gam/cea)

tai politik peserta Pemilu pada 2014 mendatang. Namun, KPU masih akan membahas lebih mendalam mengenai hasil putusan PTTUN itu sebelum menentukan nasib PKPI, apakah disahkan menjadi peserta Pemilu atau tidak. “Kita tidak langsung memberikan jawaban. Tentunya, kami masih akan membahas terlebih dahulu”, kata Ferry Dia mengaku tidak mau gegabah dalam mengambil keputusan. Karenanya, pembahasan yang dilakukan KPU secara mendalam menjadi penting untuk mempertimbangkan segala sesuatunya secara berimbang dan tepat dalam aspek secara kesuluruhan. Namun, Ferry meyakinkan pembahasan mengenai putusan PTTUN, itu tidak lama. “Tentu pembahasan itu juga menjadi prioritas kami. Namun, untuk waktunya kapan kami membahas dan memutuskan kami masih belum memastikan kapan waktunya. Kami masih menunggu salinan putusan PTTUN itu juga”, jelas Ferry Peneliti senior Formappi, Lucius Karus menduga terjadi kelalaian pada proses verifikasi yang dilakukan KPU. Kelalaian itu semakin terasa karena bukan hanya dialami oleh satu partai semata, tetapi dua partai sekaligus. “Lagi-lagi keraguan akan hasil pemilu 2014 mengemuka jika KPU dengan kondisi seperti sekarang tak juga berubah. Keputusan mereka tak lagi menjadi sesuatu yang final dan berwibawa di mata peserta pemilu,” jelas dia. Reputasi KPU sebagai penyelenggara pemilu tercoreng dimasyarakat. Karena ke depannya, setiap keputusan mereka yang tidak memuaskan salah satu-dua peserta pemilu sudah pasti akan digugat. “Dan bayangkan betapa waktu dan energi KPU akan tercurah untuk urusan gugatmenggugat ini. Belum lagi pekerjaan lain mereka sudah paasti akan terganggu dalam memastikan tahapan pemilu berjalan sesuai dengan rencana,” pungkas dia.(gam/abd)


EKONOMI

13

JUMAT 22 MARET 2013 NO. 0081 | TAHUN II

PNBP Tambang Harus Ditingkatkan JAKARTA - Pengamat energi dan pertambangan, Ryad Chairil meminta DPR agar mendorong pemerintah meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pertambangan. Keinginan ini terkait dengan minimnya penerimaan negara non-pajak, padahal potensi pendapatan dari sektor pertambangan cukup besar. “Perlu ada strategi optimalisasi dari PNBP pada kegiatan pelayanan pertambangan yang dilakukan pemerintah. Tetapi, selama ini masih ada permasalahan yuridis, karena adanya peraturan-peraturan yang mengunci peran pemerintah,” kata Ryad di Gedung DPR Jakarta, Kamis (21/3). Ryad menegaskan, peraturan dan Undang-undang yang berlaku saat ini masih terbilang lemah untuk memayungi pemerintah dalam upayanya mengutip iuran dari kegiatan pertambangan. “Tidak bisa dipungkiri, selama ini posisi hukum pemerintah sangat lemah dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan pertambangan yang beroperasi di dalam negeri,” tuturnya. Menurut Ryad, pada dasarnya ada banyak strategi yang bisa dilakukan pemerintah untuk mengoptimalkan PNBP dari sektor pertambangan. “Untuk bidang pengelolaan data dan informasi saja, pemerintah bisa memberlakukan iuran terhadap perusahaan yang memanfaatkannya. Seharusnya pengelolaan dan penyusunan data ini dilakukan secara khusus oleh peru-

sahaan BUMN atau BUMD,” tutur Ryad. Selain itu, jelas Ryad, PNBP pertambangan juga bisa diperoleh saat penyiapan maupun pelelangan wilayah usaha pertambangan. Dia menambahkan, pembangunan pelabuhan khusus pertambangan juga diyakini akan meningkatkan PNBP. “Pelabuhan khusus ini nantinya, hanya berlaku pada pelabuhan yang mendapatkan sertifikat yang boleh shipment penjualan produk mineral dan barubara,” ucapnya. Lebih lanjut dia juga merincikan, PNBP pertambangan juga bisa ditingkatkan melalui pembentukan unit pelaksana teknis untuk menagih dan mengawasi PNBP, termasuk mengawasi pelaksanaan penjualan berdasarkan harga patokan minerba dari pemerinta. “Penerapan audit terhadap pelaksanaan kegiatan usaha minerba oleh tim khusus juga bisa mendatangkan penerimaan negara,” imbuhnya. Ryad menambahkan, pendapatan negara juga bisa meningkat jika ada upaya peningkatan kapasitas aparat pemerintah daerah dalam melakukan pengawasan

Premi Asuransi

Wahana Tata Tumbuh 20%

produksi penjualan dan PNBP minerba. “Bisa juga mengupayakan peningkatan-peningkatan PNBP dari kegiatan usaha jasa pertambangan,” kata Ryad. Formula Perhitungan Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR, Satya Widya Yudha meminta pemerintah bisa menentukan formula perhitungan royalti perusahaan pertambangan. Mengingat hanya dari royalti itulah akan ada peningkatan PNBP. “Yang paling bisa dijalankan pemerintah, memang hanya mengutak-atik royalti perusahaan pertambangan,” kata Satya di tempat yang sama. Menurut dia, pemerintah mesti menindaklanjuti sejumlah formula perhitungan pengenaan royalti perusahaan tambang yang diyakini bisa meningkatkan PNBP pertambangan di 2014. “Namun, penetapan royalti tersebut juga harus mempertimbangkan sejumlah kemungkinan yang akan berbenturan dengan pertaturan-peraturan di perindustrian,” jelasnya. Dia menambahkan, sejauh ini Komisi VII DPR juga berharap bisa mendapatkan berbagai pandangan publik terkait formula perhitungan PNBP pertambangan umum. “Sangat baik bagi kami untuk dapat melakukan pembahasan perhitungan iuran tetap, royalti atau dana hasil penjualan batubara,” imbuh Satya. (gam/ bud)

ant/ahmad subaidi

LUAS PROSPEK TAMBANG. Sejumlah alat berat mengangkut material tambang di Batu Hijau milik PT. Newmont Nusa Tenggara (PT NNT) di Kecamatan Sekongkang, Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, NTB, Kamis (28/2). Kontrak Karya PT NNT beserta prospeknya seluas +/- 87.540 Ha berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No : 313.k/30/DJB/2009 tanggal 18 Juni 2009 terdiri atas Blok Batu Hijau di Kabupaten Sumbawa Barat dan di Kabupaten Sumbawa terdiri dari Blok Lunyuk Utara, Blok Rinti, Blok Teluk Panas dan Blok Elang/Dodo.

PENDATAPAN NEGARA

SBY: Penerimaan Pajak Jangan Jauh di Bawah Target JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta kepada Kementerian Keuangan agar penerimaan perpajakan di 2013 tidak berada jauh di bawah target yang telah ditetapkan. “Kami ingin capaian penerimaan dalam negeri cukup baik. Kami tetapkan belanja negara tahun ini Rp1.683 triliun, berarti masih ada kekurangan Rp153,3 triliun atau setara 1,6 persen. Mari kita jaga, kalau pajaknya miss jauh di bawah target, maka akan mengubah seluruh hitung-hitungan APBN tahun ini,” kata Yudhoyono saat menyampaikan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun Pajak 2012 di Kantor Menkeu, Jakarta, Kamis (21/3). SBY mengingatkan, pemerintah dan DPR sudah menyepakati untuk menetapkan pendapatan anggaran dan hibah sebesar Rp1.529,27 triliun. Dari jumlah tersebut, dia berharap, penerimaan negara dari pajak dapat menyumbang Rp1.193 triliun atau setara dengan 78 persen dari target pendapatan negara. “Ekonomi kita harus tetap tumbuh. Kalau tidak tumbuh, maka pengangguran dan kemiskinan tidak bisa kita kurangi. Kami pikirkan bersama untuk rakyat sejahtera. Apalagi kondisi ekonomi dunia yang resesi, hanya tumbuh 0,1 perse%. Tapi Alhamdulillah kita masih berada di angka 6 persen di akhir tahun,” paparnya. Sementara itu, Menteri Keuangan, Agus Martowardojo mengaku akan berat bagi pemerintah untuk mencapai target penerimaan negara dari perpajakan yang ditetapkan sebesar Rp1193 triliun di dalam APBN 2013. Hal ini tidak terlepas dari belum pulihnya kondisi perekonomian global dan adanya tren penurunan pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak awal tahun ini. Menurunnya pertumbuhan ekspor yang diakibatkan oleh pelemahan permintaan, kata Agus, telah menyebabkan defisit perdagangan Indonesia. Bahkan data Bank Pembangunan Asia (ADB) merilis, pada 2012 terjadi penurunan pertumbuhan di sektor industri dan pengolahan, padahal pada 2011 sektor perkebunan dan pertamban-

gan mengalami pertumbuhan signifikan. Dia menjelaskan, penerimaan pajak dari sektor perkebunan dan pertambangan menjadi faktor utama pembentuk struktur penerimaan pajak. Dengan demikian, lanjut dia, pertumbuhan penerimaan pajak di 2012 sebesar 12,5 persen lebih rendah dibandingkan 2011 yang pertumbuhannya mencapai 18,3 persen. Target penerimaan

pajak di 2013 sebesar Rp1.193 triliun atau ada peningkatan 21,7 persen dibanding realisasi 2012. “Dalam situasi perekonomian dunia 2013 yang diperkirakan masih belum pulih, target itu merupakan tantangan yang cukup berat. Namun, dengan komitmen yang tinggi dan kerja lebih cerdas juga keras serta reformasi birokrasi yang baik, Insya Allah target pajak itu bisa dicapai,” kata Agus di kantornya,

Jakarta, Kamis (21/3). Lebih lanjut Agus mengatakan, penerimaan perpajakan merupakan sumber utama untuk membiayai pembangunan. Dalam APBN, kata dia, penerimaan perpajakan berkontribusi lebih dari 70 persen pada pendapatan negara secara keseluruhan. Perkiraan penerimaan perpajakan selama ini, kata dia, selalu tumbuh di atas tingkat pertunbuhan nasional. Sehingga, jelas dia, peneri-

maan pajak terhadap produk domistik bruto (tax ratio) juga terus meningkat dan diketahui akhir 2012 tax ratio berdasarkan formula OECD mencapai 15,6 persen dari sebelumnya 14,3 persen di 2009. “Penerimaan perpajakan 2011 lalu mencapai Rp940,1 triliun, yang merupakan 73,6 persen dari pendapatan negara. Padahal situasi perekonomian dunia masih kurang kondusif,” paparnya.

Pelanggaran Hukum Sementara itu, kebocoran dan pembocoran informasi tentang pajak oleh pihakpihak tertentu disesalkan SBY. “Tentu ini sebuah pelanggaran hukum. Ini kejahatan, karena keterangan itu dilindungi oleh undang-undang,” ujar SBY. Kepada pimpinan Direktorat Jenderal Pajak dan Kementerian Keuangan, SBY meminta agar dilakukan pen-

gusutan dan penindakan jika ada pelanggaran yang terjadi. “Kalau tidak kita tertibkan, kalau tidak bisa kita cegah, bisa jadi itu menjadi sarana pemerasan dari orang-orang tertentu kepada wajib pajak tertentu,” jelas dia. “Saya telah ikut menjadi korban. Sebuah media masa mengesankan bahwa saya tidak memenuhi kewajiban saya sebagai wajib pajak. Saya sungguh patuh, tertib, dan

berdisiplin dalam mebayar pajak setiap tahunnya,” kata Presiden. Sebelum bukti pelaporan diserahkan, Presiden mengatakan bahwa berkas yang ia miliki dilakukan pengecekan dengan seksama dan dikonsultasikan terlebih dahulu dengan petugas pajak. “Saya tidak ingin ada kekurangan satu rupiah-pun. Akan tidak baik bagi pejabat negara kalau, meskipun tanpa kesengajaan,

tetapi diketemukan kekurangan dari angka yang harus dibayarkan,” tegas SBY. Jika ada kebocoran informasi pajak, Dirjen Pajak wajib merespon dan mengklarifikasi dengan segera. “Kalau tidak direspon atau diklarifikasi, itu akan mencemarkan nama baik seseorang yang keterangan pajaknya dibocorkan dan bisa tidak akurat data yang diangkat di media massa,” imbuh dia. (gam/bud)

JAKARTA-PT Asuransi Wahana Tata mencatat perolehan premi pada 2012 sebesar 1,59 rriliun rupiah atau meningkat sebesar 20 %dibanding perolehan premi 2011 sebesar 1,56 triliun rupiah. Pencapaian melampaui target produksi yang telah ditetapkan sebelumnya. Namun demikian peningkatan pencapaian premi tahun 2012 tersebut tidak disertai dengan hasil underwriting yang memuaskan yaitu hanya mencapai 268 miliar. “Hampir tidak ada peningkatan dari tahun lalu, karena kondisi yang kurang menguntungkan dengan banyaknya klaim karena musibah yang salah satunya dari bencana alam, sekalipun sudah diupayakan dengan melaksanakan prinsip selection risk yang benar. Pada 2012, klem sebesar Rp732 miliar,” ujar President Director Asuransi Wahana Tata, Christian di Jakarta, Kamis (21/3). Pada 2013 ini, kata dia, Asuransi Wahana Tata menetapkan target perolehan premi sebesar 1,8 triliun. Rupiah. “Kenaikan sebesar 15 % dari perolehan premi tahun 2012 ini memang tidak besar, namun juga bukan hal mudah dalam situasi bisnis saat ini,” kata dia. Angka tersebut jelas dia cukup realistis. Namun dia menyadari tantangan pada 2013 ini tidak kalah berat dari tahun sebelumnya. “Persaingan dari kekuatan kompetitor yang semakin agresif, dan kebijakan serta regulasi pemerintah yang semakin ketat,” imbuh dia. (gam/beth)

Defisit Ganda

Ekonomi Indonesia Bisa Terpuruk JAKARTA-Perekonomian Indonesia tengah menghadapi masalah besar pada 2013 ini. Penyebabnya adalah defisit kembar, baik defisit neraca transaksi berjalan dan defisit fiscal. Karena itu, pemerintah harus berperan aktif memperbaikinya jika tidak ingin kondisi ekonomi Indonesia di 2013 terpuruk. “Defisit kembar ini menyebabkan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. Jika tidak segera diatasi, pada 2013 menjadi tahun buruk bagi perekonomian negeri ini,” ujar pengamat ekonomi EC-Think, Iman Sugema di Jakarta, Kamis (21/3). Melemahnya nilai tukar itu akibat kurangnya pasokan valuta asing yang tidak mampu mengimbangi permintaan. Dampaknya, cadangan devisa pun menurun. “Pasokan valas sendiri menurun karena tak mampu mengimbangi permintaan valas karena defisit neraca transaksi berjalan”. Menurut dia, defisit kembar terjadi karena adanya defisit di dua sektor yakni pemerintah dan swasta. Saat ini pihak swasta melakukan utang luar negeri dalam jangka pendek. Akibatnya, mereka kesusahan untuk membayar utang luar negeri. Karena itu, peran pemerintah sangat diperlukan guna mencarikan sumber dana long-term (jangka panjang) untuk swasta. “Pemerintah harus aktif membantu swasta dalam me-re-financing utang-utang short-term menjadi long-term. Tenor dari satu tahun menjadi lima tahun, seperti pada 2002. Swasta harus diyakinkan oleh pemerintah,” ujar Iman. Dia mengatakan Iman, utang swasta tidak akan terbayar jika pemerintah dan Bank Indonesia (BI) tidak menyediakan valuta asing.”Itu tidak bisa dijamin BI kalau tidak ada jaminan dari kreditur luar dalam bentuk utang jangka panjang. Kalau pemerintah tidak mau, utang itu tidak akan pernah terbayar,” tegas Iman. Pemerintah, jelas Iman, harus berani dengan risiko utang jangka panjang yang diikuti dengan suku bunga yang lebih besar. “Tapi dari pada terjadi krisis, mendingan berkolaborasi dengan kreditur,” jelas Iman. Kecanduan Sementara itu, pengamat ekonomi Aviliani mengatakan defisit swasta disebabkan oleh pertumbuhan impor yang melampaui pertumbuhan ekspor. “Pabrik di Indonesia ketika memproduksi, 70 persen bahan bakunya impor. Mereka membeli dengan harga Dolar, ketika didistribusikan, hasilnya rupiah,” ujar Aviliani. Selain itu kata dia, meningkatknya beban repatriasi keuntungan perusahaan asing, serta ketiga, beban pembayaran utang luar negeri. Aviliani mengatakan, defisit neraca transaksi berjalan membutuhkan “pembiayaan” dalam bentuk aliran modal asing yang masuk ke Indonesia baik yang bersifat jangka panjang (investasi langsung atau direct investment) maupun yang bersifat jangka pendek (hot money). “Kesinambungan neraca transaksi berjalan ini sangat tergantung pada apakah Indonesia masih dipandang sebagai tempat yang menarik dan aman bagi pemodal asing,” ujar dia. Namun, lanjut Aviliani, kesinambungan tersebut pada 2013 mengundang tanda tanya besar. Masalahnya, arus modal asing yang masuk bisa saja tidak mampu mengimbangi arus modal yang keluar. “Semakin besarnya beban pembayaran utang luar negeri swasta, yang juga berarti semakin besarnya potensi arus modal keluar, membuat Indonesia semakin harus bekerja keras untuk menarik modal asing yang masuk,” kata dia. Aviliani menambahkan, Indonesia telah memasuki fase kecanduan modal asing. Tanpa modal asing, ekonomi dapat terjerembab ke dalam pusaran krisis nilai tukar yang kemudian dapat memicu krisis finansial yang lebih akut. (gam/beth)


14

Perempuan itu Bernama Nina

Puisi-Puisi EDU BADRUS SHALEH

Cerpen : Icha Zaki

Mayat Sepi

P

agi yang damai. Rumput basah. Kuyub telapak pada jalan pagi tanpa alas kaki. Perempuan itu membuka kacamata pada rambut yang panjang, lurus. Ia bergegas ke resto dan mendekati sepaket breakfast yang tersaji di atas meja. Aku tahu ia paling suka salad dan coktail. Ia vegetarian pertama di acara makan pagi. Senyumnya penuh bahasa tanpa kata. Aku mengerti, sangat memahami. Di kelas kami, perempuan itu tercantik pada ruang subyektifku. Kulit putih, ada kacamata minus di depan kornea. Ia sangat cuek, ia aman cantik. Dulu kuliah di universitas ternama di Surabaya lalu hijrah ke Jogja kemudian kembali lagi ke Surabaya, bersamaku saat itu. Kini, ia tidak pergi tetapi tak terlihat, tak terindera meski aku ingin kembali ia memanja. Pada sebuah perjalanan menuju Bromo, kami duduk sebangku di dalam kendaraan tour and travel. Kami berpandangan, berpegangan, dan sesekali kendaraan menikung membuat tubuh kami berbenturan yang disengaja, mepet dan kami berpandangan lagi, lalu tersenyum. Kami seperti remaja meski masa itu sudah terlampaui. Tetapi kami yakin cinta melampaui usia dan kami sangat mengerti itu. Di lereng gunung yang terbelah jalan menuju Bromo, para petani mengenakan jaket. Cuaca di sekitar gunung dingin di tengah kabut yang terombang-ambing angin. Pada kemiringan 45 derajat, petani begitu santai tanpa merasa akan terjatuh. Gravitasi dan keyakinan menegarkan mereka sambil memetik kol, terung, timun, dan kentang. Di pemandangan yang seperti itu, kami sangat merasa bahwa Indonesia itu ada. “Jangan kecewakan aku,” katanya memegang erat tanganku. Ia sangat berharap aku memiliki rasa yang sama. “Aku ingin menitipkan hati, kepadamu,” ia semakin dekap. Langit di sekitar Bromo semakin gelap. Awan hitam runtuh lalu rintik-rintik air turun. Kami memang merindu dingin karena panas kota selama ini menjejali semesta dan kami sesak nafas karena itu. Tangan kami terus terbungkus sarung tangan dan wajah kami tertutup face masker. Meski begitu, kami masih bisa bicara, mendiskusikan rasa dan kami tetap orang beriman. Bila tatap mata kami berdekatan, rasa ingin mendekap itu datang atas nama cinta. Kami pecinta demokrasi dan rasa, butuh pendemokratisan kata. Kami ada di sana sebagai manusia yang sangat erat dan men-

1 aku bukan dia—yang mati di dalam pembakaran Tapi aku mayat di dalam sepi Menanggung berat kesunyian dan pahala pada sebuah diam jika waktu terlalu silau memandang rembulan Maka bacalah deritaku di antara lubang dada Huruf-huruf tereja bersama nyanyian jantung rentap 2 aku bukan dia—yang mati membawa api Tapi aku mayat di dalam janji yang disulut matahari Menggantung mimpi di dalam langit pikiran Jika ruang terlalu sempit untuk menumpahkan isi hati Maka keluarlah dari angan kepada harapan demi harapan Sampai kata-kata akan tersemat kala senja terlalu berat untuk tenggelam.

Ronta dosa apakah yang menjadi penyumbat airmu di telaga itu? air—airmata yang nyumber dari peras batu. batu—debuan yang nyaris terbentuk dalam ramuk lumut pekat di tepian sungai. kepekatan—selaksa ulah yang kau libas di balik-balik pantauan aku—akulah manusia yang ingin melemah di antara bising dan nyanyian yang terselasar. aku—akulah berang yang bisa saja bersabar pada tembang dan nyanyian. bukan apa, tetapi tengukku sendirilah yang membuat segalanya bagai ketiadaan

Rintih pada langit yang mana kan kusampaikan seribu jeritan? bila semua gemintang hanya diam. dan setiap perih merekam cahaya-cahaya membakar. menerkam kesialauan yang robek dalam pandang. sarang tempat aku tinggal. seakan onak. koyak moyak. hanya jerami kering mudah tersulut kobar api. bumi mendepak keheningan. o—aku memanggil pohon-pohon membangunkanku. o—aku damba daun-daun lebat seumpama burungburung. o—aku memanggil apa saja untuk mencuri gelisah rahimku. tapi semua diam pada rintihku yang tak tersampaikan.

Isyarat Puisi Puisi yang kira-kira membuatmu merasa maut, itulah inginku. Puisi yang mampu menahan nafasmu dalam gelegat jantungku. Puisi yang bisa saja dirimu melelehkan lautku. Puisi yang sebisanya melebarkan langit lebih lengkung di alam mimpi seribu saksi. Puisi yang tak cukup menjanji di hadapan Para Nabi karena ia memusati relung asma suci. Seperti kapallapal yang tak terdampar di pulau. Sang Panglima hanya menatap sepi dalam lototan kobar.

Perahu Batu dalam denyutmu yang kelu aku ingin menyelinap jadi perahu yang sebeku batu. yang diam dalam hantam. keras berlayar, bertahan melawan gurita kehidupan. dalam parut detak jantungmu hendak kukayuh ruhku laksana dayung rapuhku. seperti pelayaran yang tak pernah temui daratan. dan aku—akulah perahu batu dengan jala keangkuhan. 2012

Edu Badrus Shaleh Lahir di Sumenep, 03-06-1988. Perintis Rumah Sastra Bersama (RSB) Sumenep ini berkegiatan di Pondok Pesantren Darusalam, Bilapora Timur, Ganding, Sumenep.

Redaksi menerima tulisan dalam bentuk opini (terkait isuisu terkini), resensi buku maupun puisi. panjang tulisan 5000 karaketer (opini, cerpen) dan 3500 karakter (resensi buku). Tulisan dikrimkan dengan disertai foto terbaru ke alamat email Koran Madura: opini.koranmadura@gmail.com

A

SENI BUDAYA

JUMAT 22 MARET 2013 NO. 0081 | TAHUN II

jauh dari nafsu dan birahi. Kami ada untuk dekat bahkan sangat dekap. Tapi kami juga tahu kami manusia yang mengerti di mana batas-batas itu. Pada pagi yang hampir tiba, orang-orang berkerumun, bersiap menuju tempat yang paling tinggi. Mereka orang-orang kota yang tidak selalu bisa melihat

bagaimana caranya matahari terbit. Di dini hari, dingin terkalahkan semangat agar sampai di puncak sebelum matahari muncul. Kami ada di kerumunan itu pada genggaman yang sangat erat dengan Nina, perempuan yang telah berhasil membuatku gugup, saat itu, hingga saat ini. Di tempat parkir sebelum kendaraan double kabin itu, kami bergegas menuruni bukit untuk menaiki daratan yang lebih tinggi. Pasir mengepul bekas ban mobil. Beruntung mobil yang kami tumpangi full AC dan debu tak bisa menembus dinding kaca. Jarak pandang semakin dekat sebab pasir dan asap kabut. Kami merasa seperti pemain dalam film perang. Jalannya gelap seolah akan terjadi serangan fajar. Tetapi kami buru-buru tersenyum ketika tanpa disengaja kepala kami berbenturan tanpa

disengaja. Kami akui benturan itu terasa sakit. Namun rasa sayang melampaui cahaya. Kami sama-sama mengelus kepala. Tanganku mengelus kepalanya dan ia mengelus kepalaku. “Sakit?,”dia bertanya. “Aku ingin menjadi pembohong yang baik,” jawabku. “Pertanyaannku, sakit atau tidak,” dia mengukuhkan tanya stelah kami berbenturan kepala karena laju mobil pada kondisi jalan yang tidak rata. “Jika aku bilang tidak (sakit), pasti kamu bilang aku pembohong (yang baik),” kataku, meyakinkan. Kami terdiam pada macet laju kendaraan. Puluhan kendaraan yang hendak melaju ketinggian tidak bisa bergerak, karena di bagian depan, terdapat satu unit mobil yang patah as. Roda jeep itu terperosok kubangan bekas galian air. Kami tertahan di lereng bukit, memandangi gelap beberapa saat sebelum fajar tiba. Kami sempat berfoto. Dibantu blitz, wajahku agak terang meski aku tahu warna kulitku agak gelap di dekat sosok di dekatku, seorang perempuan bernama Nina. Sejurus taichi, kemacetan berlalu, mobil yang kami tumpangi sampai pada ketinggian, sekitar 5 mil dari puncak Bromo. Di ketinggian ini, aku memerankan diri sebagai Jack dan ia aku kimtan menjadi Rose dalam film Totanic yang dibintangi Leonardo DiCaprio dan Kate Winslet. Pada bukit yang kupijak, aku personifikasikan sebagai butitan kapal, tempat Jack membentangkan tangan Rose di buritan kapal. Kami melakukannya, meski tidak sesempurna Titanic. “Panda berhayal terlalu tinggi,” katanya, dia menyebutku panda meski aku tahu ia tidak sedang menyerupakanku sebagai beruang kutub. “Aku hanya tidak ingin melepas keindahan begitu cepat berlalu. Apapun sebutanmu, bagiku yang terpenting muatannya,” kataku. “Panda bencekno,” ia memukul-mukul sayang, beberapa kali, ke pundakku. Fajar datang dan kami saling menuding matahari yang luar biasa perak sepagi itu, kami berpandangan, sama-sama memuja matahari dan sinarnya yang mrambat ke tubuh kami. =

Resensi Terapi Qur’ani untuk Kesehatan M. Kamil Akhyari *

R

asalullah menyebut wahyu yang diturunkan padanya dengan asy-syifa’ (obat). Sejak 14 abad lalu Al Qur’an telah terbukti dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, baik penyakit psikis maupun biologis. Namun, karena teknologi kedokteran belum secanggih saat ini, ungkapan Al Qur’an dapat dijadikan terapi untuk menyembuhkan penyakit belum bisa dibuktikan secara ilmiahmedis. Umat terdahulu (assabiqun alawwalun) menerima begitu saja ungkapan tersebut dan mempraktikkan tanpa mempertanyakan apalagi membantahnya. Mereka cukup percaya dengan orang yang menyampaikan. Seiring dengan kemajuan zaman dan perkembangan teknologi kedokteran, kebenaran Al Qur’an dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit dapat dibuktikan secara ilmiah. Salah satu buku yang mengungkapkan hal tersebut Lantunan Qur’an untuk Penyembuhan. Dalam buku terebut, Ir. Abd. Daim al-Kaheel menjelaskan, Al Qur’an dapat menyembuhkan penyakit psikis seperti depresi dan skizofrenia, dan penyakit biologis seperti kanker dan lepra. Dengan bahasa yang sederhana, namun tanpa kehilangan kedalamannya, penulis menceritakan pengalaman pribadinya yang menderita penyakit menahun, maag dan sakit punggung, dan beberapa penderita

penyakit lain yang melakukan pengobatan dengan terapi Qur’ani, serta dikokohkan hasil penelitian sejumlah peneliti terkemuka dari Barat. Terapi penyembuhan berbagai penyakit yang penulis lakukan cukup sederhana, setiap hari mendengarkan lantunan ayat-ayat Al Qur’an secara rutin. Ia bercerita, dalam sehari tak kurang dari 10 hingga 15 jam mendengarkan Al Qur’an. Dalam beberapa bulan, efek lantunan ayat yang didengar mulai terasa dan dalam tiga tahun sembuh total (hlm. 124-126). Sound Healing Mungkin diantara kita ada yang belum yakin jika suara dapat menyembuhkan penyakit. Ketahuilah, di Barat, pengobatan tak lagi bergantung pada pengobatan kimiawi. Selain mahal, pengobatan tersebut tidak sepenuhnya aman. Dr. Mark Noble mengatakan, obat kanker kimia membunuh sekitar 70100 persen sel sehat. Sementara sel kanker yang terbunuh hanya sekitar 40-80 persen (hlm. 49). Artinya, pengobatan kimia lebih besar dampak negatif (mafsadat) ketimbang dampak positifnya (maslahat). Peneliti mencoba mencari obat alternatif yang lebih aman. Salah satu hasil penelitian menemukan pengobatan menggunakan suara (sound healing). Pengobatan ini didasarkan pada sel

yang merupakan unit paling dasar bagi angggota tubuh setiap saat mengalami getaran. Getaran sel dapat terpengaruh oleh berbagai macam getaran, seperti gelombang suara. Suara yang masuk melalui telinga, berjalan melalui saraf pendengaran dengan panduan selaput pendengaran dalam otak, direspon oleh setiap sel dalam anggota tubuh. Suara inilah yang dapat mengubah penyimpanan getaran sel yang menyebabkan sakit (29-30). Gelombang suara yang mempengaruhi kesegaran sel yang dapat meyehatkan tubuh sangat bergantung pada jenis suara yang didengar. Hanya suara-suara yang indah yang dapat mempengaruhi vitalitas sel. Fabien Maman dan Joel Stemheimer pada tahun 1974 melakukan penelitian dengan memperdengarkan berbagai macam suara pada sel darah dari tubuh yang sehat. Ilmuwan sekaligus musisi tersebut menemukan bahwa setiap irama musik berpengaruh terhadap medan elektromagnetik dalam sel tubuh sesuai dengan suara yang didengar (hlm 32-34). Kata-kata yang indah dapat menyegarkan sel, dan sebaliknya, katakata kotor dan keji dapat meledakkan sel dan menyebabkan sakit. Kita telah tahu bersama, Al Qur’an memiliki keserasian yang sempurna pada setiap kata dan hurufnya, keseimbangan dan keserasian irama, dan

penuh dengan makna (hlm 53-58). Sebagai orang yang beriman, alangkah baiknya kita menjaga dan mengobati penyakit dengan firman Allah yang tak memiliki efek samping dan tak perlu bayar. *) Guru Tasawuf di Madrasah Nurul Huda, Ging-Ging Bluto Sumenep.

Pemimpin Redaksi Abrari, Wakil Pemimpin Redaksi Zeinul Ubbadi, Redaktur Ahli M. Husein, Redaktur Pelaksana Abdur Rahem, Sekretaris Redaksi Benazir Nafilah, Tata Letak Didik Fatlurrahman, Novemri Habib Hamisi Design Grafis Ach. Sunandar Ahmed David, (non aktif), M. Farizal Amir Website M. Kamil Akhyari Sumenep Hayat (Kepala) Syah A. Latief, Syamsuni, Junaidi Pamekasan G. Mujtaba (Kepala), Taufiq Rahman, Muhammad Fauzi, Faqih Amyal, Sampang Mahardika Surya Abriyanto (Kepala), Iyam Z, Ryan H, Junaidi, Bangkalan Moh. Ridwan (Plt. Kepala) Doni Harianto, Surabaya Hana Diman (Kepala), Ari Armadianto, I Komang Aries Dharmawan, Sidoarjo Yuyun, Probolinggo Pujianto, M. Hisbullah Huda, Agus Purwoko, Jakarta Gatti (Kepala), Satya, Cahyono, Willy Manajer Pemasaran Moh. Rasul, Accounting Ekskutif Deddy Prihantono, Husnan (Sumenep), Mohammad Muslim, (Pamekasan) Siti Farida, (Sampang), Taufiq (Bangkalan), Kontributor Sugianto (Bondowoso) FL. Wati (Bali) Anwar Anggasoeta (Yogyakarta) Ahmad Sahidah (Malaysia), Penerbit PT. Koran Madura, Komisaris Rasul Djunaidi, Direktur Utama Abrari, Direktur Keuangan Fety Fathiyah, Alamat Redaksi Jl. Adirasa 07 Kolor Sumenep, email koranmadura@gmail.com, opini.koranmadura@gmail.com, Telepon-Fax (0328) 6770024, No. Rekening BRI 009501000029560, NPWP 316503077608000 Website www.koranmadura.com | Wartawan Koran Madura dibekali ID Card (kartu pengenal) dan tidak diperkenankan menerima imbalan berupa apapun dari nara sumber


PROBOLINGGO

15

JUMAT 22 MARET 2013 NO.0081 | TAHUN II

PEMBINAAN

Pelaku Jasa Konstruksi Dapat Pembinaan PROBOLINGGO – Sebanyak 200 pelaku jasa kontruksi dari tim pembina jasa konstruksi, para pimpinan asosiasi rekanan dan penyedia jasa konstruksi di Kabupaten Probolinggo mengikuti pembinaan jasa konstruksi oleh Kementerian PU dan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Daerah (LPJKD) Provinsi Jawa Timur, yang digelar Bagian Penyusunan Program Pemerintah Kabupaten Probolinggo, di ruang pertemuan Tengger, Kamis (21/3). Para peserta tersebut, mendapat materi soal Peraturan Bupati (Perbup) No. 58 Tahun 2013, Pemberdayaan Penyedia Jasa Konstruksi, Kelembagaan Badan Pembinaan Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, dan Peraturan Perundangan Jasa Konstruksi. Bupati Puput Tantriana Sari menegaskan jasa konstruksi mempunyai peran yang strategis dalam pembangunan fisik dan ekonomi, mengingat kegiatan jasa konstruksi ini dapat menyerap tenaga kerja yang cukup banyak, baik tenaga ahli maupun tenaga terampil. “Jasa konstruksi ini harus mendapatkan perhatian, baik dari pemerintah daerah, provinsi maupun pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia,”ujarnya. Menurutnya, pembinaan jasa konstruksi perlu dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan agar hasilnya maksimal, baik

kepada penyedia maupun masyarakat jasa konstruksi, guna memberikan pemahaman kesadaran akan tugas, fungsi, hak kewajiban serta untuk meningkatkan kemampuan pelaku jasa konstruksi, dalam upaya mewujudkan tertib usaha, tertib penyelenggaraan pekerjaan dan tertib pemanfaatan hasil pekerjaan jasa konstruksi. “Bentuk pembinaan hendaknya difokuskan pada kegiatan pengaturan, pemberdayaan dan pengawasan jasa konstruksi. Pengaturan dilakukan dengan menerbitkan regulasi dan standarstandar teknis, pemberdayaan dilakukan untuk menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat jasa konstruksi atas hak kewajiban perannya dalam pelaksanaan jasa konstruksi termasuk pemberdayaan tenaga ahli tenaga terampil, sedangkan pengawasan dilakukan untuk menjamin terwujudnya ketertiban jasa konstruksi,”tandas Bupati Puput Tantriana Sari. Upaya untuk menumbuhkan jasa konstruksi, lanjut dia, perlu diikuti dengan tatanan penyelenggaraan yang maksimal, sehingga tidak muncul masalah di kemudian hari. Permasalahan yang muncul dalam kegiatan jasa konstruksi meliputi belum optimalnya mutu produk, waktu pelaksanaan dan efisiensi pemanfaatan sumberdaya, belum sepenuhnya patuh pengguna dan penyedia jasa terhadap ketentuan perundangan yang ada serta belum optimalnya kemitraan yang sinergis antar Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) dan antara badan

usaha jasa konstruksi dengan masyarakat. Terlebih lagi, Pemkab Probolinggo akan terus memacu pembangunan infrastruktur, guna mendorong pertumbuhan perekonomian. Peran sektor jasa kontruksi dalam pembangunan ekonomi sangatlah besar. Setiap pembangunan memerlukan infrastruktur yang handal dan berkualitas, karena itu diperlukan sumber daya manusia atau pelaku jasa konstruksi yang memiliki kinerja berkualitas dan mampu bersaing dengan kontraktor daerah lain yang keberadaannya sudah tidak bisa dihindari. Bahkan, saat ini tingkat persaingan sudah terbuka secara luas sampai tingkat nasional bahkan internasional, karena pelelangan harus dilakukan secara elektronik yang dapat diikuti oleh penyedia dari seluruh Indonesia. Selain kualitas pelaku jasa konstruksi, perlu pendukung utama lainnya yakni penerapan teknologi tinggi pada seluruh proyek konstruksi yang terbangun dimasa depan. Pembangunan seluruh proyek konstruksi harus mempertimbangkan pola ramah lingkungan. “Dengan kualitas penerapan teknologi dan kebutuhan yang tinggi, maka kontribusi sektor jasa konstruksi dalam pertumbuhan ekonomi akan semakin meningkat, hal ini tentunya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Bupati Puput Tantriana Sari.(hud).

LANGKA. Sejumlah pedagang di Pasar Semampir Kraksaan Kabupaten Probolinggo tak lagi menjual Buah Alpukat dan Jeruk.

Alpukat dan Jeruk Hilang di Pasaran PROBOLINGGO – Alpukat dan Jeruk lokal di Kabupaten Probolinggo, yang oleh masyarakat dikenal, kini mulai menghilang dari pasaran. Menurut Sali, seorang penjual buah di Pasar Semampir Kabupaten Probolinggo, sudah sepekan terakhir ini Alpukat dan Jeruk hampir tak ada lagi di pasaran. “Sudah sepekan ini nyaris tak ada lagi petani yang memasok Alpukat dan Jeruk ke pasar, sehingga kita juga tidak punya stok,” ujarnya kepada Koran Madura, Kamis (21/3). Sali mengatakan permintaan pasar sangat banyak, terlebih pada rentang waktu

Juni hingga Agustus yang biasanya merupakan puncak masa panen Alpukat dan Jeruk tersebut. Ia mengaku tidak mengetahui secara persis mengapa kini tak banyak lagi petani yang memasok komoditi tersebut ke pasar. “Semua petani sudah tidak ada yang memasok buah Alpukat dan Jeruk, karena menurut pengakuan mereka hasil panen tiga tahun terakhir ini tidak banyak,” katanya.

Ia menambahkan, kurangnya pasokan petani menyebabkan para pedagang buah di Pasar Semampir Kraksaan Kabupaten Probolinggo kini lebih banyak menjual jeruk dari kabupaten lain dan bahkan dari luar daerah. “Sebenarnya di Kabupaten Probolinggo masih banyak petani yang berkebun Alpukat dan Jeruk karena biasanya ditanam di bedengan sawah sehingga selama mereka bercocok tanam tetap dikembangkan,” imbuh Sali. Pantauan Koran Madura, dari berbagai pedagang di pasar buah Semampir Kraksaan Kabupaten Probolinggo,

menyebutkan keberadaan buah pada sekarang ini banyak berkurangnya, selain buah Apukat yang saat ini langka, buah Jeruk juga mengalami kelangkaan. Untuk saat ini, harga buah banyak yang naik. Dan sebagian harganya masih di level standart, seperti buah apukat harganya mencapai Rp 7.000/ kg, buah melon naik Rp 500 sehingga harganya menjadi Rp 4.000/kg. Sedangkan buah salak yang super mencapai Rp 6.000/kg, semangka tetap berjalan standart Rp 2.700/ kg, appel mana lagi Rp 7.500/ kg, anggur merah kisarannya mencapai Rp 50.000/kg. (hud).

INDUSTRI

MP3EI, Probolinggo Lokasi Minat PMDA/PMDN PEMBINAAN. Bupati Hj. Puput Tantriana Sari menyampaikan pesan kepada 200 pelaku jasa kontruksi di Kabupeten Probolinggo, Kamis (21/3).

KRIMINAL

Massa Bakar Motor Penjambret PROBOLINGGO – Pelaku penjambretan di jalan raya Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Kamis (21/3) pagi, tertangkap. Pelaku yang diketahui bernama Nurul Jannah (24) digebuki hingga babak belur. Sedang motor RX king yang dipakai untuk menjambret, ludes dibakar massa. Kendati babak belur dan berdarah-darah, pelaku dinyatakan selamat. Nurul Jannah diselamatkan anggota Polsek Maron yang tiba di lokasi kejadian. Tersangka kemudian dilarikan ke RSUD dr Waluyo Jati, Kraksaan, Probolinggo. Massa kemudian melepas amarahnya, ke motor pelaku. Mereka beramai-ramai membakar motor bernomor L 2013 BC tersebut. Korban penjambretan yang belakangan diketahui bernama Fatma, warga Dusun Tumenggungan, Desa Brani Wetan, kendati sempat jatuh dikabarkan selamat. Aksi penjambretan itu terkadi saat Fatwa dalam perjalan pulang, selesai berbelanja di pasar Maron. “Tasnya diambil, kemudian mereka samasama jatuh,” kata Sunyoto, warga setempat. Menurut Sunyoto, korban yang datangngnya dari arah selatan, tiba-tiba dijambret seorang lelaki berkendara motor . Mengetahui tasnya dirampas pria tidak dikenal,

spontan (Reflek) Fatma menendang pelaku dengan kakinya. Kedua pengendara itupun terjatuh dan menabrak penjual arbanat yang berada di depannya. Fatma kemudian menjerita dan meminta tolong. Mendengar lelaki yang jatuh bersamaan seorang perempuan seorang penjambret, sang penjual arbanat langsung membekuknya. Sejurus kemudian warga dan pengendara yang lalu-lalang di jalan itu, turut membantunya. Tahu pria tersebut pelaku penjambretan, tanpa dikomando merekapun menggebuki pria bertato tersebut. Hal senanda juga disampaikan Kapolsek Maron, AKP Kukuh. Menurutnya Fatma dijambret dalam peralanan pulang dari pasar. Ditengah perjalanan, dompet yang dipegangnya, dirampas pelaku. Saat hendak melarikan diri, pelaku menabrak seorang penjual arbanat dan keduanya jatuh gulung kuming. “Kan jalan di tempat kejadian, menurun. Karena tidak menguasai kendaraan pelaku menabrak pengendara lain,” kata kapolsek. Belum sempat kabur, massa datang dan tanpa dikomando, mereka menghajar pelaku. Aksi main gebuk terhenti setelah petugas datang ke lokasi dan petugas langsung melerai. Disebutkan dalam kejadian itu, wajah korban

bengkak dan kepala bagian belakang berdarah. Sedang tubuh bagian belakang, luka lecet, diduga karena terjatu dan bergesekan dengan aspal jalan. Ternyata, pelaku yang tinggal di RT 16 RW 12, Desa Pajurangan, Kecamatan Gending ini, sudah dua kali tertangkap massa. Sebelumnya, sekitar dua bulan silam, Nurul Jannah tertangkap saat menjambret di sebuah jalan di kota Probolinggo. Pria berambut pendek ini tertangkap di lampu merah dekat batalion Zipur 10. Kendati dihajar massa, pelaku selamat setelah berhasil dilerai anggota dan diamankan di markas Zipur setempat. Kala itu Nurul Jannah berhasil ditangkap setelah motor satria yang dikendarainya menabrak seorang perempuan yang menyeberang jalan. Pelaku berikut gadis yang berangkat kursus tersebut, terjatuh. Korban dilarikan ke RSUD sr Muhammad Saleh, sedang pelaku langsung diamankan petuga Polres Probolinggo Kota. Dari dalam celana dalam, petugas menemukan seuntai kalung. Pelaku mengaku kalung tersebut milik pelaku yang diberi orang tuanya dan hendak dijual. Menurut dugaan kalung seberat 10 gram itu, saat kejadian terebut diduga hasil menjambret di tempat lain. (gus)

PROBOLINGGO – Masih rendahnya industri yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah menjadi pekerjaan rumah bagi banyak pihak. Kondisi ini tentu berdampak pada rendahnya nilai dan kapasitas produk. Sementara itu, kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi Kabupaten Probolinggo. Oleh karena itu, kapasitas sumber daya manusia ini perlu ditingkatkan. Demikian dikatakan Kepala Bappeda Kabupaten Probolinggo, Dewi Qorina, dalam sosialisasi Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2013, di Hotel Tampiarto, Kamis (21/3). Dewi Qorina mengatakan untuk mencapai pertumbuhan, pemerataan, dan keberlanjutan pembangunan ekonomi yang tinggi dibutuhkan percepatan transformasi ekonomi. “Inilah yang dapat dilakukan bahwa perekonomian dibangun dengan kolaborasi bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, dan swasta dalam satu semangat incorporated,”ujar Mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Probolinggo. Untuk mewujudkan transformasi ekonomi tersebut, pembangunan infrastruktur sangat penting dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). “Terdapat tiga pilar MP3EI pengembangan potensi ekonomi melalui koridor ekonomi, penguatan konektivitas nasional, dan penguatan kemampuan SDM dan iptek nasional, dan pembangunan SDM dan iptek nasional menjadi salah satu

pilar yang sangat penting,” imbuh Dewi Qorina. Lokasi Minat PMDA/PMDN Dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) Jawa Timur, Kabupaten Probolinggo disebut nomor dua sebagai minat lokasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tahun 2012, sebagai pusat pertum-

dikembangkan yaitu kawasan ekonomi khusus Kabupaten Probolinggo sebagai kawasan industri bebas yang memungkinkan masuknya industriindustri berbasis kepada hilirisasi. Untuk itulah Ir. Arif Tri H, berharap kepada para pejabat yang terkait langsung dengan masalah itu agar mempermudah segala proses, termasuk perizinan. “Waktu itu sangat berharga sekali. Jangan sam-

buhan ekonomi kedua setelah Kabupaten Pasuruan yang akan bergerak menjadi daerah industri makanan dan minuman. “Jadi kata kuncinya percepatan arus barang melalui sistem logistik menjadi faktior utama. Itu harus didukung pelayanan Kabupaten sebagai centre ekonomi dan pelayanan, serta industri,” kata Ir. Arif Tri H, dari Bappeda Jawa Timur. Selain sebagai daerah penyanggah, akan menyebabkan tumbuhnya pusat pertumbuhan baru. Hal ini akan memberikan tarikan terhadap kawasan yang akan

pai orang melihat momentumnya hilang, dia pergi. Jadi ini sangat penting,” ujarnya mengingatkan. Yang tidak kalah pentingnya lagi, kata dia, mengembangkan infrastruktur sarana dan prasarana. Artinya, kawasan yang lain jangan tertinggal. “Jika itu terwujud, barulah kita bisa kompetitif. Apabila itu tidak dapat terwujud, maka beban yang akan ditanggung masyarakat terhadap produksi yang disebabkan coast logistic tetap tinggi,”jelasnya. Semangat pembangunan

infrastruktur dan revitalisasi kawasan industri yang saat ini ada di Kabupaten Probolinggo, dapat semakin intesif untuk mewujudkan sebagai basis industri baru di Jawa Timur. Sebagai wilayah yang sudah ditetapkan sebagai koridor utama dalam Master Plan Percepatan dan Perluasan Ekonomi Indonesia (MP3EI), kata dia, Kabupaten Probolinggo punya alasan yang sangat kuat untuk meretas seluruh persoalan yang selama ini masih menjadi penghambat. Dan motivasi ini penting bagi wilayah lainnya, sebagai daerah yang punya peluang penyangga industri nomor dua untuk industri makanan dan minuman. Arif Tri H mengaku pemerintah propinsi sejak beberapa tahun terakhir telah menjadikan infrastruktur sebagai fokus pembangunan. Termasuk konektifitas terhadap wilayah lain di Jawa Timur. Meski diakui masih ada sejumlah persoalan yang muncul, kata dia, akan merevitalisasi komunikasi dan koordinasi lintas pemerintah daerah. Termasuk kordinasi dalam sharing anggaran pembangunan infrastruktur di kawasan-kawasan penyanggah industri. “Kita di regional ini pada dasarnya saling bergantung. Bukan hanya antara provinsi yang berdampingan, tapi juga berdampingan dengan kabupaten/kota yang ada di Jawa Timur. Maka itu koordinasi di antara kita menjadi sangat penting. Tinggal lagi bagaimana mengkordinasikan, agar semangat konektivitas yang kita bangun, dapat diikuti political will dari pemerintah kabupaten kota, untuk menekan biaya logistik akibat retribusi yang masih cukup tinggi,” pungkasnya.(hud).


16

JUMAT 22 MARET 2013 NO.0081 TAHUN II

Performa Menurun Timnas Pantai Gading Coret Drogba ABIDJAN - Striker Pantai Gading Didier Drogba tidak dipanggil ke Tim Nasional (Timnas) Pantai Gading oleh pelatih Sabri Lamouchi untuk kualifikasi Piala Dunia melawan Gambia pada Sabtu (23/3) mendatang. Drogba diminta untuk bekerja lebih keras lagi guna mengembalikan penampilan terbaiknya dan menjamin tempatnya di timnas. Demikian disampaikan Lamouchi, Rabu (20/3). Drogba yang bulan ini genap berusia 35 tahun tidak pernah dimainkan lagi di Timnas Pantai Gading sejak tersingkir pada perempat final Piala Afrika lalu. Padahal

Nama lengkap Tanggal lahir Tempat lahir

Pantai Gading menjadi salah satu tim favorit untuk menjuarai turnamen ini. Apalagi, Piala Afrika tahun ini menjadi kesempatan terakhirnya untuk mempersembahkan trofi bagi negaranya.

Lamouchi menegaskan, dia tidak membawa Drogba untuk pertandingan melawan Gambia pada Sabtu mendatang karena pemain Galatasaray itu belum terlalu bugar. Penampilan Drogba terus menurun sejak hengkang dari Chelsea ke Tiongkok pada musim panas lalu dan pada jendela transfer musim dingin Januari lalu berlabuh di klub Turki, Galatasaray. Pantai Gading, kata pelatih asal Prancis ini, harus segera mengubah mental setelah gagal di Piala Afrika, meskipun mereka tetap menjadi tim nomor satu di benua hitam tersebut. Lamouchi menjanjikan

bahwa Drogba akan kembali mendapat tempat di Timnas Pantai Gading bila kembali ke performa terbaiknya. Pantai Gading juga harus mulai memikirkan tentang kemungkinan Drogba mengundurkan diri dari karier internasional. "Didier Drogba perlu kerja keras untuk kembali ke performa terbaiknya. Dia perlu kerja keras untuk kembali ke Drogba sebagaimana dikenal sebelumnya. Itu sebabnya dia tidak termasuk dalam daftar pemain yang saya panggil untuk pertandingan melawan Gambia," jelas Lamouchi.

Pada laga melawan Gambia nanti, Lamouchi memilih empat pemain yang merumput di kompetisi lokal. Meskipun keempat pemain ini belum tentu akan dimainkan. Tetapi paling tidak pilihan terhadap keempat pemain ini memperlihatkan bahwa Lamouchi mulai terbuka dan menaruh perhatian serius pada pemain-pemain yang bermain pada kompetisi dalam negeri. "Hanya saja mereka harus bekerja keras untuk mendapat kesempatan bermain di tim nasional. Tetapi dengan tim ini saya ingin meraih gelar," kata Lamouchi yang kursi kepelati-

hannya sempat terancam setelah gagal di Piala Afrika. Timnas Pantai Gading masih mengandalkan para pemain yang "merantau" di Eropa dan bermain pada klub-klub elite benua biru itu, seperti Kolo dan Yaya Toure di Manchester City, Gervinho di Arsenal, dan masih banyak lagi. Pantai Gading belum terkalahkan pada kualifikasi Piala Dunia 2014 di Brasil dan memimpin Grup C Zona Afrika. Pada laga melawan Gambia, Pantai Gading lebih diunggulkan untuk memang, terutama karena Gambia ada tim penghuni dasar Grup C. (aji)

: Didier Yves Drogba Tébily : 11 Maret 1978 (umur 35) : Abidjan, Pantai Gading

KARIR CLUB

Tinggi Posisi bermain Klub saat ini Nomor

: : : :

Tahun Tim Tampil Gol 1998–2002 Le Mans 64 12 2002–2003 Guingamp 45 20 2003–2004 Marseille 35 19 2004–2012 Chelsea 226 100 2012–2013 Shanghai Shenhua 11 8 2013– Galatasaray 7 1

1.89 m (6 ft 2 in) Striker Galatasaray 11

KARIR TIMNAS Tahun Tim Tampil Gol 2002– Pantai Gading 93 59

PERSIAPAN PIALA EROPA 2020

PROFIL PEMAIN

Suarez: Saya Bahagia di Anfield

Dikritik, Platini Sindir Blatter Seperti Kadafi PARIS - Presiden Federasi Sepakbola Eropa atau UEFA Michel Platini menolak kritikan Presiden Federasi Sepakbola Dunia atau FIFA Joseph "Sepp" Blatter terkait kebijakannya untuk menyelenggarakan Piala Eropa 2020 di seluruh Eropa. Menurut Blatter, kebijakan ini akan sangat membuat turnamen sepakbola kehilangan roh dan esensinya. Bahkan, Platini menyindir Blatter seperti Moamar Kadafi. Tetapi Platini menegaskan bahwa keputusan itu sudah didiskusikan sangat lama dan sudah didukung oleh mayoritas anggota UEFA. Semua anggota UEFA senang dengan pengaturan kembali turnamen yang radikal seperti ini. Mantan pemain Juventus dan Tim Nasional Prancis ini membantah dugaan sejumlah pihak bahwa mereka berseberangan karena mengusung pandangan yang berbeda. "Di UEFA, semua proyek utama kami seperti Piala Eropa 2020 atau financial fair play

adalah buah dari diskusi yang ekstensif dan merupakan sebuah keputusan kolektif yang diambil oleh semua yang terlibat," kata Platini kepada majalah Kicker dalam sebuah wawancara yang diterbikan, Kamis (21/3). Dia melanjutkan, "Saya tidak yakin Kolonel Kadafi (mantan pemimpin Libia yang sudah ditembak mati oleh pemberontak Libia) melakukan hal seperti ini. Sebaliknya, menurut saya, kami memiliki model tentang pemerintahan yang baik yang harus kami jalankan. Serangan soal turnamen Piala Eropa 2020, mungkin saja ini ditujukan kepada Presiden UEFA, tetapi sesungguhnya ini serangan terhadap 52 dari 53 asosiasi sepakbola Eropa. Semua orang memiliki hak untuk berpendapat tentang proyek UEFA. Saya tidak punya masalah dengan itu dan saya menghormati pendapat setiap orang, tentu saja termasuk tuan Blatter. Kami tetap menjalin hubungan yang bagus, meskipun sering kali

tidak selalu sepakat dalam hampir semua hal." "Yang bisa saya katakan tentang Piala Eropa 2020 secara sederhana adalah bahwa ada sebuah proses konsultasi yang panjang dengan semua pihak, dan pada akhirnya 52 dari 53 presiden anggota asosisasi mendukung konsep baru ini dengan sangat antusias. Piala Eropa 2020 akan menjadi Piala Eropa pertama yang membagikan tanggung jawab dan solidaritas. Ini adalah proyek yang inovatif dan visioner di mata banyak orang," lanjutnya. Pada bagian lain, Platini mengusulkan agar Piala Dunia 2022 di Qatar sebaiknya dilakukan pada musim dingin. Sebab, kalau digelar pada musim panas akan sangat mengancam para pemain karena terlalu panas. (espn/aji)

LIVERPOOL Striker Liverpool asal Uruguay Luis Suarez akan sangat senang bila ada penawaran dari luar Liverpool. Hanya saja, saat ini mantan pemain Ajax Amsterdam itu sangat bahagia di Anfield. Dalam sebuah wawancara dengan AFP seperti dikutip Sky Sports di Uruguay, salah satu calon pemain terbaik ini disebut-sebut bakal tinggalkan Anfield, bila klub Merseyside itu gagal masuk ke Liga Champions musim depan. "Dalam sepakbola tidak ada mustahil. Ambisi seorang pemain selalu ada, dan ambisi untuk bermain di klub elite selalu ada. Saya sedang berada di sebuah tim kelas dunia, sebuah tim elite seperti Liverpool dan bila ada tawaran dari tim lain yang lebih kompetitif dan bermain di kompetisi internasional dan bisa menarik perhatian saya, saya akan menyambut baik. Kami akan bicara dengan klub,

dalam budaya sepakbola mereka dan itulah yanbg membuat saya berubah," kata De Gea seperti dikutip Daily Star. Dia menambahkan, "Saya lebih matang sebagai pribadi dan pemain. Saya menjadi pribadi yang sangat berbeda ketika pertama kali datang ke Inggris." Penampilannya yang gemilang bersama MU dalam beberapa bulan terakhir berbuah dipanggilnya pemain tersebut ke Timnas Spanyol untuk kualifikasi Piala Dunia melawan Finlandia dan Prancis pekan depan. Pemain yang baru dipanggil untuk pertama kalinya ke tim senior Mata-

dor Spanyol setelah kiper utama mereka Iker Casillas mengalami cedera patah jari tangan. De Gea tidak akan membuang kesempatan dan kepercayaan yang diberikan Vicente Del Bosque. "Ini sangat momen yang sangat spesial buat saya dan sebuah langkah besar dalam karier saya. Saya ingin menikmati kesempatan ini dan belajar dari rekan-rekan setim saya yang menjadi idola saya dan idola banyak orang. Sedih bahwa Iker Casillas tidak bisa main. Tetapi saya senang berada di sini, meskipun hanya karena dia cedera," tutupnya. (aji)

la yang sangat unik. Saya sangat menerima kritikan-kritikan terhadap saya dan bila saya melakukan kesalahan, saya akui. Kadang saya mendapat kartu kuning yang bisa mempengaruhi pertandingan, tetapi saya sudah memperbaiki diri dan saya akan terus maju," paparnya. Dia melanjutkan, "Kadang kami juga kehilangan sesuatu, tetapi kami tidak pernah kehilangan semangat seperti saat kami bermain di jalan-jalan. Bila saya tidak memiliki karakter seperti yang saya punyai saat ini di lapangan, saya kira saya tidak bisa menjadi seorang pemain seperti adanya saat ini." Suarez adalah pencetak gol terbanyak di Liga Utama Inggris saat ini. Dia sudah mengoleksi 22 gol atau unggul tiga gol dari Rovin van Persie, striker Manchester United (MU). Suarez adalah mesin gol Liverpool musim ini. Itulah alasan Rodgers akan berjuang memagari pemain itu agar bertahan di Anfield. (aji)

KUALIFIKASI PIALA DUNIA 2014

Cedera, Aguero dan Sandro Dipulangkan

De Gea Sudah Matang sebagai Pemain dan Personal MADRID - Kiper MU asal Spanyol David De Gea yakin bahwa dirinya sudah matang baik sebagai pemain maupun pribadi sejak bergabung denga MU 18 bulan silam. Pemain 22 tahun ini sudah menjadi kiper utama MU dalam beberapa bulan terakhir, setelah sempat berbagi tugas dengan Anders Lindegaard. De Gea sudah melewati masa-masa sulit di Inggris. Tetapi dia yakin pengalamannya sudah membuatnya berkembang sebagai pemain. "Saya sudah mengubah banyak hal di Manchester. Saya sudah dua tahun berada

kita akan lihat apakah saya akan pergi. Kalau iya, kami harus sepakat untuk menerimanya," kata Suarez. Brendan Rodgers sudah mengakui bahwa ada begitu banyak klub yang berminat pada pemain bintangnya itu, tetapi dia akan berjuang untuk mempertahankannya. Suarez sendiri sangat menikmati kehidupan yang indah di bawah pelatih Brendan Rodgers yang datang ke Anfield pada musim panas lalu menggantikan Kenny Dalglish. "Kami harus akui bahwa kami memiliki seorang pelatih yang mengusung filosofi dan cara bermain di mana para pemain harus mampu beradaptasi sebaik mungkin. Kami harap, filosofi dan cara bermain ini akan membuahkan hasil tahun depan," imbuhnya. Kritik terhadap Suarez dari media-media Inggris sudah berhenti, terutama terkait dengan tuduhan bahwa Suarez terlalu mudah melakukan aksi menjatuhkan diri atau diving. "Saya memiliki cara bermain sepakbo-

BUONES AIRES - Tim Nasional Argentina mencoret strikernya Sergio Aguero dan mengijinkan pemain itu kembali ke klubnya, Manchester City, guna memulihkan cedera lutut yang dialami menantu Diego Armando Maradona tersebut. Pemain 24 tahun

ini sudah berada di Argentina dan dipanggil pelatih Timnas Argentina Alejandor Sabella untuk membela tim tango pada kualifikasi Piala Dunia melawan Venezueala dan Bolivia. Hanya saja, setelah pengecekan atas perkembangan cedera mantan pemain Atletico Madrid ini oleh tim fisik, Argentina memutuskan supaya pemain ini dikembalikan ke klubnya. Meski demikian, Aguero sendiri mengaku bahwa lututnya baik-baik saja. "Lutut saya lebih baik, tetapi tim medis skuat Argentina ingin melindungi saya dan meminta saya untuk terus melakukan perawatan secara ketat sampai saya benar-benar sembuh. Tentu saja sedih tidak bisa membela tim nasional, tetapi saya akan tetap

mendukung Argentina dari Manchester sampai saya sembuh," kata Aguero melalui akun Twitternya. Minggu lalu, pelatih Manchester City Roberto Mancini mengatakan bahwa Aguero baru akan berlatih pada awal pekan ini dan diharapkan bisa kembali tampil pada 30 Maret mendatang melawan Newcastle United. Sementara itu, gelandang Tottenham Hotspur asal Brasil Sandro diijinkan kembali ke negaranya untuk memulihkan cederanya bersama tim medis klub Brasil, Internacional. Pemain yang berposisi sebagai gelandang ini mengalami cedera lutut saat mereka ditahan imbang 0-0 oleh Queens Park Rangers pada Januari lalu dan memak-

sanya harus absen hingga akhir musim. Dia sudah menjalani operasi untuk memperbaiki otot ligamen pada lutut kanannya dan sekarang kembali menjalankan operasi bersama tim medis di bekas klubnya, Internacional. Sandro yang dibeli Spurs tiga tahun lalu dengan harga 8 juta pound akan menghabiskan waktu pemulihannya di Brasil. "Ini akan sangat membantu saya karena saya berada di lingkungan yang saya kenal. Tottenham mengenal staf Internacional dan bagaimana mereka memperlakukan saya. Itulah yang membuat mereka mengijinkan saya kembali ke Internacional," kata Sandro. (Sky Sports/aji)

Koran Madura  
Koran Madura  

Satu Hati untuk Bangsa

Advertisement