Page 1

1

RABU 6 NOVEMBER 2013 NO.0233 | TAHUN II Koran Madura

RABU

6 NOVEMBER 2013

SKANDAL SUAP MK

KPK Sita Uang Akil JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang milik keluarga mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar sebesar Rp109 milar terkait penerapan pasal 12 B UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang. “Benar, tadi penyidik sampaikan ada penyitaan uang Rp109 miliar dari rekening Akil. Ini terkait kasus gratifikasi pasal 12 B. Kemungkinan juga terkait tindak pidana pencucian uang,” kata juru bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Selasa (5/11). Akil ditetapkan sebagai tersangka karena tertangkap menerima suap terkait sengketa Pemilihan Umum

ant/rony muharrman

KENAKAN MASKER. Tamu undangan menggunakan masker pelindung saat menghadiri pesta pernikahan di saat gunung Sinabung kembali erupsi di Desa Tiga Nderket, Karo, Sumut, Selasa (5/11). Pemerintah mengimbau agar warga tidak beraktivitas di radius tiga kilometer dari puncak gunung, sehubungan masih tingginya aktivitas gunung Sinabung.

Rekening penampungan uang pensiun milik ibu mertua pun diblokir. Ada Rp5 juta Ibu Rita kirim uang ke mamanya, salahkah?

Tamsil Sjokoer

Pola UN 2015 akan Berubah Disesuaikan dengan Kurikulum 2013 SURABAYA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan mengubah pola ujian nasional (UN) pada 2015, karena saat itu semua jenjang pendidikan sudah menerapkan Kurikulum 2013. “Pola UN tidak mungkin diubah sekarang, karena siswa pelaksana Kurikulum 2013 masih belum menjadi peserta UN,” kata Staf Khusus Mendikbud Bidang Komunikasi Media, Sukemi, di Surabaya, Selasa. Disela focus group discussion (FGD) tentang Kurikulum 2013 dan UN yang diikuti akademisi, praktisi pendidikan, pers, dan pegiat jaringan penulis artikel, ia menjelaskan UN sebagai standar evaluasi akan tetap ada. Hal itu merujuk pada standar evaluasi yang selalu ada pada semua jenis kurikulum pendidikan dan UN juga merupakan amanat UU Sisdiknas yang dapat menjadi ukuran untuk pembanding standar pendidikan dengan negara lain. “Tapi, pola UN bisa jadi akan disesuaikan dengan Kurikulum 2013 pada saat seluruh siswa sudah menerapkan Kurikulum 2013, sedangkan Kurikulum 2013 saat ini hanya diterapkan pada siswa kelas 1 dan 4 SD, kelas 1 (VII) SMP, dan kelas 1 (X) SMA,” katanya.

Dalam diskusi yang juga diikuti mantan Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitang) Kemdikbud Hari Setiadi itu, ia mengaku belum bisa merinci bentuk perubahan pola UN itu. “Yang jelas, UN saat ini dipakai

jakan merger. “Atau, SMA di NTB yang jeblok pada mata pelajaran Bahasa Inggris, ternyata sekolah itu tidak memiliki guru Bahasa Inggris dan pengajar Bahasa Inggris justru guru bidang studi lain, lalu kami beri guru Bahasa Inggris,” katanya.

pola UN bisa jadi akan disesuaikan dengan Kurikulum 2013 pada saat seluruh siswa sudah menerapkan Kurikulum 2013

Sukemi

Staf Khusus Kemendikbud

pemerintah untuk empat fungsi, yakni pemetaan, syarat kelulusan, syarat melanjutkan studi ke jenjang berikutnya, dan intervensi kebijakan. Pemetaan dan intervensi kebijakan itu bisa dilakukan kalau ada UN,” katanya. Misalnya, ada SMA di Jakarta dengan hanya lima siswa yang semuanya tidak lulus UN, lalu Kemendikbud melakukan intervensi dengan kebi-

US DAN UN Sementara itu, mantan Kepala Puspendik Balitbang Kemendikbud Hari Setiadi menyatakan Kemendikbud sejak tahun 2011 sebenarnya sudah menggabungkan nilai ujian sekolah (US) dengan UN. US berfungsi sebagai evaluasi internal dan UN sebagai evaluasi eksternal. “Peran dari nilai US mencapai 40 persen, sedangkan UN mencapai 60

persen, sehingga kalau banyak siswa yang lulus UN karena ada faktor US itu. Kedepan, kami akan memberikan kisi-kisi US agar kualitas US semakin baik,” katanya. Dalam diskusi yang dipandu Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemendikbud Ibnu Hamad itu, ia mengatakan US sebagai evaluasi internal merupakan “pintu masuk” bagi penilaian sesuai Kurikulum 2013 yang mengevaluasi sikap/perilaku, ketrampilan, dan pengetahuan. “Kalau UN sebagai evaluasi eksternal akan bisa menjadi pintu masuk bagi syarat masuk perguruan tinggi, namun UN sekarang masih belum sepenuhnya bisa seperti itu, karena selama nilai US dan UN ada disparitas menunjukkan kualitas masih rendah,” katanya. Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Dewan Pendidikan Jatim Bagong Suyanto menilai UN saat ini saat ini masih mengalami sakralisasi, sehingga evaluasi pendidikan saat ini justru menimbulkan “ketakutan” sehingga sekolah mirip LBB (lembaga bimbingan belajar). “Karena itu, perlu ada desakralisasi UN dengan memosisikan UN sebatas 20-25 persen, sedangkan US dengan porsi lebih besar yakni 75-80 persen. Itu penting, karena proses pembelajaran selama tiga tahun itu dievaluasi melalui US. Jadi, US lebih penting dan sesuai dengan Kurikulum 2013,” kata sosiolog Unair itu. (ant/sur)

JELANG PEMILU 2014

Hanura Menilai KPU Paksakan Penetapan DPT JAKARTA - Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang akhirnya menetapkan Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2014 pada Senin kemarin (4/11) dinilai sebuah keputusan yang dipaksakan. Selain itu, menunjukkan KPU tidak peka akan pentingnya akurasi data. Menurut Sekretaris Fraksi Partai Hanura, Saleh Husin, selain menunjukkan KPU tidak peka akan pentingnya akurasi data, langkahnya itu juga kontraproduktif dengan harapan publik akan berlangsungnya Pemilu yang adil, jujur, dan dipercaya. “Penetapan DPT di saat masih ada 10,4 juta data pemilih yang belum dilengkapi NIK harus disikapi dengan kritis. Dalih KPU yang beralasan menetapkan DPT demi konstitusi seolah menutup mata akan potensi kerawanan dan kecurangan,” kata Saleh Husin dalam siaran pers

di Jakarta, Selasa (5/11). Dari keputusan komisi itu, dia mengingatkan dan memperhitungkan beberapa hal. Pertama, angka

sebesar itu terbilang besar lantaran setara dengan 5,6 persen jumlah pemilih. Kedua, KPU pun tidak menjamin

selisih angka tersebut tidak bakal menjadi permainan politik. Ketiga, KPU melakukan memaksakan sekaligus pembiaran tanpa berupaya maksimal. “Ini masih awal November, sebenarnya masih ada waktu bagi KPU untuk menyempurnakan DPT lagi. Jika lantas menyerahkan perbaikan DPT dengan NIK kepada Kemendagri, seolah KPU ingin lepas tangan,” tegas Saleh. Keempat, sebagai imbas dari rawan kecurangan, hasil Pemilu juga rawan polemik dan mendapat delegitimasi dari rakyat maupun parpol. “Kelima, kurangnya akurasi dan validitas DPT dapat menghilangkan hak politik rakyat mengikuti Pemilu,” tandas Saleh yang juga Ketua DPP Hanura ini. Senin kemarin, KPU akhirnya mengesahkan DPT sejumlah 186.612.255 orang pemilih. Sebanyak 10,4 juta data pemilih diakui masih bermasalah karena tanpa NIK. (ant/sur)

Kuasa Hukum Akil

Kepala Daerah (Pemilu Kada) Kabupaten Lebak dan Kabupten Gunung Mas di MK. Dalam pengembanganya, KPK menjerat Akil dengan pasal 12 B dan pencucian uang. Kuasa hukum Akil Moctar, Tamsil Sjokoer, menduga penyitaan itu kemungkinan merupakan gabungan antara rekening pribadi dan CV Ratu Samagat, perusahaan milik istri Akil, Ratu Rita Akil. “Mungkin, Rp 100 miliar yang CV, yang Rp 9 miliar rekening Pak Akil. Tapi saya bingung, yang perusahaan itu kan usaha pribadi, tidak salah ya kan,”

ungkapnya. KPK sudah memblokir 6 rekening pribadi milik Akil, dua rekening milik Ratu Rita, dua rekening CV, dan satu rekening milik anaknya. Bahkan, rekening ibu mertua Akil pun ikut diblokir. “Rekening penampungan uang pensiun milik ibu mertua pun diblokir. Ada Rp5 juta Ibu Rita kirim uang ke mamanya, salahkah?” ujarnya. Sementara itu, artis dangdut Iis Dahlia mengaku pernah menerima transfer uang dari Akil Mochtar. Namun, menurut Iis, uang tersebut murni hubungan kerja. Iis mengungkapkan uang yang diterimanya itu terkait dengan kampanye Akil Mochtar saat mencalonkan diri sebagai Gubernur Kalimantan Barat pada 2007. Kala itu, Iis diminta menyanyi bersama artis dangdut Evie Tamala di dua titik kampanye. Iis tidak mengetahui nilai kontrak kerja saat itu. Soalnya, kontrak langsung diurus manajemen Iis. Iis juga menegaskan tidak pernah lagi berkomunikasi dengan Akil setelah kontrak kerja selesai. “Itu dulu, sekarang sudah tak pernah ketemu,” kata Iis. Dia mengaku, tak pernah lagi berhubungan dengan Akil. Hampir enam tahun ini. “Semenjak itu (saat Akil maju dalam pilgub Kalbar pada 2007-Red), saya tak pernah berhubungan lagi dengan Pak Akil. Saya juga tidak lagi bertemu dengan Rya Fitria,” jelas Iis. (gam/aji/abd)

Mission Imposible

Milan Berita di hal 8

DOMPET Sule Matrawi Sule Matrawi Sule Matrawi Sule Matrawi Sule Matrawi Sule Matrawi

: Mat, dompet ini harganya berapa? : Rp 250.000. : Dari kulit apa? : Kulit ular. : Kalo yang Ini harganya barapa? : Oh kalo yang itu harganya Rp 400.000.. : Mahalnya! Memang dari kulit apa? : Kulit buaya. : Mat, kalo dompet yg harga Rp 15.000 ada nggak Mat? : ada.. : (Dengan senang hati) Dari kulit apa? : Dari kulit pisang !! Cak Munali


2

NASIONAL

RABU 6 NOVEMBER 2013 NO.0233 | TAHUN II

NGOTOT TETAPKAN DPT

KPU Bakal Diadukan ke DKPP dan MK

ant/adhitya hendra

PAWAI TA’ARUF PASURUAN. Peserta pawai ta’aruf 1 Muharram 1435 H membawa poster dan bendera ketika melintasi area alun-alun Bangil, Pasuruan, Jatim, Selasa (5/11). Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam menyambut dan memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1435 H yang diikuti 2.700 peserta.

Akil Suka Sawer Diva Dangdut JAKARTA- Nama penyanyi dangdut KDI 3, Rya Fitria mendadak terkenal. Penyanyi ini disebut-sebut masuk dalam pusaran korupsi yang melibatkan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar. Hal ini terkuak setelah Pusat Pelaporan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) berhasil melacak aliran dana dari rekening Akil yang ditransfer ke rekening Rya Fitria. Nilai transferan yang masuk ke rekening penyanyi yang baru meluncurkan single dangdut ‘Kamu Gila Aku Juga’ ini mencapai Rp 900 jutaan. Rya sendiri mengaku menerima uang dari Akil. Tetapi uang itu bukan bagian dari korupsi, melainkan uang pembayaran profesional sebagai penyanyi. “Saya mengenal beliau karena menyanyi. Beliau mengundang saya,” kata Rya ketika dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Senin (4/11). Namun yang menjadi pertanyaannya adalah honor yang dibayar Akil ke Rya yang hampir setiap bulan. Sebab berdasarkan pelacakan PPATK, Akil rutin mentransfer Rya. Jumlahnya bervariasi, Rp 8 juta hingga Rp 10 juta. Total ada lebih dari Rp 900 juta yang ditransfer Akil ke rekning Rya di Bank Rakyat Indonesia. Soal frekuensi transfer Akil ke rekeningnya, Rya mengakui bahwa Akil memang sering memberinya pekerjaan menyanyi. “Transaksi dari rekening Pak Akil hanya karena

JAKARTA-Protes atas aksi spionase yang dilakukan Amerika Serikat (AS) dan Australia terhadap sejumlah tokoh di Indonesia belum juga surut. Menteri Luar Negeri (Menlu) Marty Natalegawa bahkan dengan tegas meminta agar kedua negara itu tidak lagi mengulangi perbuatannya karena aksi penyadapan itu merugikan Indonesia. “Indonesia menuntut agar penyadapan itu tidak diulang lagi. Sebab, pemerintah Indonesia dengan alasan papun menolak keras penyadapan itu. Kita tidak akan menerima tindakan seperti ini kembali,” tandas Marty Natalegawa pada wartawan Jakarta, Senin (4/11). Seperti dilansir oleh berbagai media internasional, mantan pekerja kontrak National Security Agency (NSA) Edward Snowden mengungkapkan AS dan Australia mel-

saya menyanyi. Lebaran kemarin dia juga pernah berusaha menjual kue ke Akil. Saya juga pernah datang ke MK untuk menjual kue-kue Idul Fitri. Uang jualan kue sebesar Rp 2,5 juta sampai Rp 5 juta juga ditransfer Pak Akil,” kata Rya mengakui. Penyanyi dangdut itu mengaku untuk sekali tampil menyanyi dibayar Rp 7,5 juta hingga Rp 15 juta. Sebelum tampil, honornya sebagai penyanyi dibayar lebih awal. Ternyata Akil yang langsung mentransfer ke rekeningnya sebelum berangkat. “Kalau Pak Akil nyuruh saya menyanyi, saya enggak ketemu Pak Akil langsung. Dan, saya minta sehari sebelum nyanyi (bayarannya) dilunasi. Kan, enggak mungkin saya berangkat tanpa transportasi,” ujarnya. Akhirnya, transferan Akil ke Rya tersebut terlacak oleh PPATK dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Aliran dana Akil ke Rya itu berbeda dengan dugaan penyamaran aliran dana saat dia diduga menerima sejumlah uang dari pihak- pihak berperkara dalam sengketa pilkada di MK. Dananya mengalir melalui rekening CV Ratu Samangat, perusahaan yang dikendalikan istri dan anak Akil sendiri.

Bantah Desas desus berkembang bahwa uang yang ditransfer ratusan juta rupiah ke rekeningnya tersebut karena ada hubungan khusus ‘asmara’ dengan mantan politisi Golkar tersebut. Akan tetapi, Rya membantah. “Saya sudah punya suami, waktu menikah Pak Akil pun datang. Jadi, tak benar kalau ada hubungan khusus dengan beliau,” tegas Rya. Dia mengaku kenal Akil sejak 2007 ketika manggung untuk acara Golkar di Pontianak, Kalbar. Saat itu Akil belum menjadi hakim MK.

Kalau Pak Akil nyuruh saya menyanyi, saya enggak ketemu Pak Akil langsung. Dan, saya minta sehari sebelum nyanyi (bayarannya) dilunasi. Kan, enggak mungkin saya berangkat tanpa transportasi

Rya Fitria

Artis Dangdut Akil dan politisi Golkar memang sering mengundang untuk bernyanyi. Ada juga penyanyi dangdut lain yang diundang Akil. “Saya sama teman-teman penyanyi yang lain. Kita profesional, nggak ada hubungan khusus apa-

apa,” kata Rya. Pada 2007, Rya mengaku dihubungi untuk ikut mengisi acara kampanye pemilihan gubernur Kalimantan Barat. “Waktu itu Pak Akil calon gubernurnya. Itulah kerjaan paling besar pertamanya sebagai artis dangdut profesional. Bersama penyanyi dangdut yang sudah lebih dulu tersohor, dia menyanyi di 17 titik lokasi kampanye. Dulu, aku berangkat saja. Sampai 17 titik, termasuk buat job-ku. Calon gubernurnya Pak Akil, wakilnya aku lupa,” cerita Rya lagi. Perempuan kelahiran Tasikmalaya, 10 Juni 1985, itu dikabarkan mulai dekat dengan Akil saat menjadi pengisi acara dalam kampanye Pemilu Kada Kalimantan Barat pada 2007. Saat itu, Akil menjadi salah satu calon yang berpasangan dengan AR Mecer dan didukung PPDK, PNBK, PPDI, PBB, Partai Pelopor, PSI, dan PPNUI. Kala itu, Akil-Mecer bersaing dengan Usman Djafar-Elha Kadir dan Usman Sapta Odang-Ignatius Liong, serta Cornelis MH-Christiandy Sanjaya. Saat kampanye itu, Rya sempat mengisi acara di 17 kota di Kalimantan Barat. Pasca kekalahan Akil, hubungan keduanya ternyata tak putus. Akil kemudian sering mengontak Rya buat mengisi acara. Pascapenangkapan Akil, perempuan yang juga pernah menjadi juara satu Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Jabar itu diketahui sering menerima setoran duit dari Akil.

Sejak itulah katanya dirinya dekat dengan Akil. Namun, kedekatan tersebut menurut dia benar- benar profesional. Dia sebagai penyanyi dan Akil yang membutuhkan penyanyi untuk mengisi acaranya ataupun acara-acara temannya. “Akil memang sering juga meminta dia mengisi acara tertentu dari koleganya. Beliau nyumbang ke teman, acara dinner atau event-event tahun baru. Misalnya, ada teman Pak Akil punya acara, nanti dia bilang ke temannya. Ya sudah saya kirim penyanyi. Saya nanti berangkat sama asisten,” tambah Rya. Kuasa Hukum Akil Mochtar, Otto Hasibuan mengatakan telah mengkonfirmasi terkait adanya pemberian uang kepada Ria Fitria dan menyatakan Akil mengakui pemberian uang tersebut. Akan tetapi tidak hanya pada Ria, ada sederetan artis dangdut yang turut diberi uang oleh kliennya tersebut. Seperti Evi Tamala, Iis Dahlia. Di mana artis-artis tersebut diberikan uang sebagai kontrak guna kepentingan kampanye Akil maju menjadi cagub di Kalimantan Timur yang di usung Partai Golkar. Di mana dalam kampanye tersebut sejumlah artis dangdut dikontrak untuk berkampanye di sekitar 17 hingga 35 titik lokasi kampanye. Menurut Otto, pemberian uang kepada sejumlah artis tersebut merupakan transaksi pribadi dan bukan pencucian uang. (gam/abd)

JAKARTA - Sejumlah partai politik (Parpol) memprotes keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang ngotot menetapkan daftar pemilih tetap (DPT), meski masih banyak DPT bermasalah. Mereka pun berencana mengambil langkah politik untuk melawan keputusan KPU tersebut. Selain itu, mereka meminta KPU membereskan DPT bermasalah dalam waktu satu bulan. Politisi PDI Perjuangan Arif Wibowo dan politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Ferry Mursidan Baldan menyampaikan protes itu secara terpisah di Jakarta, Selasa (5/11). Arif Wibowo mengingatkan KPU soal kemungkinan digugat ke Dewan Kehormatan Penyelenggata Pemilu (DKPP) dan Mahkamah Konstitusi (MK). “Kalau nanti (KPU) digugat ke DKPP bagaimana? Kalau nanti digugat ribuan orang ke MK apa siap?” ujar Arif. Namun, Arif belum mau menyebutkan langkah politik yang akan diambil itu. “Kami pasti ambil langkahlangkah tertentu secara politik. Langkah politik kalau diomongkan bukan langkah politik namanya,” kilahnya. Dia menyesalkan kengototan KPU menetapkan DPT meski pihaknya sudah membeberkan daftar pemilih yang bermasalah di banyak wilayah. Karena itu seharusnya KPU menunda penetapan DPT. Penetapan tersebut, menurutnya, cacat hukum. Sementara Ferry Mursidan Baldan yang juga Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Nasdem secara terpisah mendesak KPU bekerja efektif selama satu bulan ini untuk memperbaiki 10,4 juta data pemilih bermasalah. Jika KPU tak mampu, Nasdem meminta KPU untuk mencoret semua data bermasalah itu dari daftar pemilih. “Nasdem berharap, waktu 30 hari bisa digunakan secara efektif untuk menyelesaikan daftar pemilih yang masih bermasalah tersebut. Jika tidak juga diselesaikan, maka Nasdem meminta supaya 10,4 juta tersebut dicoret dari daftar pemilih karena Nasdem tidak ingin DPT memiliki masalah yang berkaitan dengan UU,” ujar mantan politisi Partai Golkar itu. Ferry menuturkan, Nasdem mempertanyakan kinerja pemerintah terkait 10,4 juta pemilih yang bermasalah karena persoalan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Ia meragukan apakah pemerintah sudah memberikan NIK kepada seluruh warga negara sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. Di sisi lain, Ferry juga mempertanyakan adanya warga yang sudah memi-

BUNTUT DUGAAN PENYADAPAN AS

Pemerintah Siapkan Perppu Penyadapan akukan praktik penyadapan di berbagai negara, termasuk di Asia Tenggara. Bahkan, dalam informasi itu disebutkan secara spesifik bahwa Indonesia menjadi salah satu negara sasaran penyadapan yang dilakukan kedua negara itu. Pemerintah pun siap melakukan antisipasi politik dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Uundang-Undangan (Perppu) tentang penyadapan. Selain itu, Indonesia akan melakukan pengkajian ulang kerjasama dengan kedua negara tersebut menyusul terungkapnya penyadapan ini. “Kita akan mengkaji ulang kerjasama dengan Amerika

dan Australia mengenai pertukaran informasi yang selama ini dilakukan,” kata Marty. Hanya saja Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro sempat dengan tegas menyatakan penyadapan itu tidak ada. Namun kini, Menhan berjanji akan mericek lagi ke Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg). “Saya pastikan dulu apa kita disadap atau tidak. Kita sedang menunggu perkembangan hasil pengecekan perihal penyadapan AS dan Australia ke Lemsaneg. Lemsaneg - lah lembaga yang melakukan enkripsi (membuat sandi) di bawah koordinasi Kemenhan,” tutur Purnomo. Anggota Komisi III DPR RI

dari Fraksi Partai Golkar (FPG) Bambang Soesatyo menilai

pemerintah lengah dan tidak fokus mengurus kepentingan dan keamanan nasional dengan terjadinya penyadapan oleh AS dan Australia selama ini. Padahal, penyadapan itu mestinya bisa direduksi bahkan ditangkal oleh negara. “Pemerintah harusnya belajar dari kasus Wikileaks,” kata dia di Jakarta, Senin (4/11). Bambang juga heran dengan respon yang diperlihatkan pejabat pemerintah paska terbongkarnya informasi penyadapan oleh Australia dan AS tersebut. “Saya menduga sikap itu hanya basa-basi diplomasi untuk menutup malu karena terbukti kecolongan,” katanya. “Kecolongan dengan mo-

dus penyadapan oleh AS dan Australia itu bisa terjadi karena pemerintah tidak pernah fokus menjaga kepentingan negara yang layak dirahasiakan. Termasuk pembicaraan atau komunikasi Presiden dan pejabat tinggi lainnya,” tambah Bambang. Menurut Bambang, aksi penyadapan ini terjadi karena masing-masing sibuk dengan kepentingannya sendiri. Teknologi penyadapan yang dibeli pun tidak digunakan secara maksimal untuk melindungi rahasia negara. “Misalnya, ketika Lemsaneg harusnya fokus penuh antisipasi perkembangan perang teknologi, malah disuruh

liki NIK tetapi tetap tidak terdaftar sebagai pemilih. “Bagaimana pula penyelesaian jika ada penduduk belum memiliki NIK dan belum juga terdaftar dalam DPT?” tanya mantan anggota Komisi II DPR itu retoris. Dia pun meminta agar hak politik warga negara menjadi tidak hilang karena ketidakcermatan KPU dalam menetapkan daftar pemilih. Hal ini akan menimbulkan ketidakpercayaan atas profesionalitas KPU. Ketidakpercayaan itu pun akan berbuntut pada proses pelaksanaan pemilu yang akan diselenggarakan KPU. “Jika KPU dengan kewenangannya, tidak bisa menyusun data valid tentang DPT yang bersifat data pasif, bagaimana KPU dapat dipercaya untuk mengelola dengan otoritas penuh terhadap data aktif, yakni angka hasil pemilu? Ini semua menyangkut kredibilitas KPU sebagai penyelenggara pemilu,” imbuhnya. Senin (4/11) KPU sudah mengesahkan DPT Pemilu 2014 secara nasional, meski masih ada sekitar 5 persen atau sekitar 10,4 juta data bermasalah karena tidak dilengkapi NIK yang valid. Konstitusi dijadikan alasan oleh KPU untuk melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Legislatif. “KPU melaksanakan tugas konstitusi untuk memastikan semua warga negara yang punya hak pilih dicatat namanya sebagai pemilih. Kemudian, KPU menemukan pemilih yang tidak ada NIK, padahal sudah memenuhi syarat. KPU mau atau tidak mau, harus mencatat itu,” ujar Komisioner KPU Sigit Pamungkas seusai rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan DPT di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (4/11) lalu. Dia mengatakan, persoalan NIK bukan lagi tanggung jawab KPU. Menurutnya, pemberian NIK bagi pemilih yang sudah terdaftar dalam DPT adalah tanggung jawab Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Karena itu, katanya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kemendagri agar kementerian itu segera menerbitkan atau menemukan NIK yang dimaksud. Alasan KPU itu didukung Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Nurul Arifin. Dia mengatakan, ada pertentangan antara UU Pemilu Legislatif dengan UUD 1945. UU Pemilu Legislatif mengatur, daftar pemilih pemilu harus dilengkapi lima elemen data, yaitu nama, tanggal lahir, alamat, jenis kelamin dan NIK. Sedangkan UUD 1945 mengamanatkan, setiap warga negara yang sudah berusia 17 tahun atau sudah atau pernah menikah berhak menjadi pemilih pemilu. (gam/aji)

sibuk mengurusi IT Pemilu oleh KPU. Ini salah satu bukti pemerintah tidak fokus pada aspek pertahanan nasional,” tegas dia. Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mendukung diterbitkannya Perppu penyadapan. “Dalam situasi politik yang dinamis yang berkembang saat ini, dimana banyak terjadi penyadapan oleh negara lain, Perppu penyadapan memang perlu ada,” jelas dia. Khususnya antara berbagai instansi negara di dunia yang saling melakukan mata-mata atau pengintaian dengan berbagai kepengtingnnya, maka perlu pengaturan penyadapan tersebut. “Karena kekosongan hukum ini dapat dipakai sebagai pertimbangan keadaan genting yang memaksa,” kata mantan anggota Komisi I DPR itu. (gam/abd)


EKONOMI

3

RABU 6 NOVEMBER 2013 NO.0233 | TAHUN II

KEUANGAN

RUU Redenominasi Terlantar JAKARTA-Nasib Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi Rupiah semakin terlantar. RUU yang ditargetkan akan kelar pada 2014 nanti nampaknya sulit terealisasi karena para politikus Senayan lebih fokus pada urusan kampanye. Kondisi ini menyebabkan rencana penyederhanaan mata uang sulit terwujud di masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) RUU Redenominasi Ecky Awal Mucharam mengatakan pembahasan soal rencana menghapus tiga nol dari mata uang Rupiah paling cepat dilaksanakan pada awal Desember. Anggota parlemen saat ini lebih fokus meminta pendapat masyarakat di tiga kota. “Jangan redenominasi menjadi isu baru yang tidak menguntungkan, jadi proses sekarang penjaringan aspirasi masyarakat, khususnya akademisi. Kita akan kunjungan mulai habis reses, kira-kira minggu ketiga November, ke tiga kota,” ujarnya kepada wartawan, Jakarta, Senin (4/11).

Kita fokus adalah kita menstabilkan nilai rupiah dulu. Waktu kemarin pemerintah mengajukan redenominasi rupiah belum ada apa-apa. Kemudian gonjang-ganjing Ecky Awal Mucharam

Wakil Ketua Pansus RUU Redenominasi Dia mengatakan, jika pemerintah tidak ngotot memperjuangkan RUU ini, maka para politikus juga tidak terburu-buru membahasnya. “Kita nanti ada rapat kerja rencananya dengan menteri keuangan, akhir masa sidang, kira-kira awal Desember. Tapi harus realistis, nanti bulan Januari sudah masa kampanye. (Selesai diundangkan 2014) enggak mungkin lah,” kata Ecky. Alasan lain redenominasi terancam molor itu lantaran nilai Rupiah yang belum stabil, sama seperti alasan Menteri Keuangan Chatib Basri pekan lalu. Ecky sepakat bahwa dalam kondisi masih gonjang-ganjing, ide menghapus sebagian nol dipinggirkan dulu. “Kita fokus adalah kita menstabilkan nilai Rupiah dulu. Waktu kemarin pemerintah mengajukan redenominasi Rupiah belum ada apa-apa. Kemudian gonjang-ganjing,” tuturnya. DPR justru meminta

pemerintah tidak terburuburu ingin melaksanakan redenominasi. Sebab, harus dipastikan efek menghapus nol dari mata uang itu tidak menimbulkan dampak psikologis buruk bagi masyarakat dan dunia usaha. Walau terancam molor, Ecky mengatakan parlemen akan mengupayakan supaya RUU Redenominasi bisa selesai dibahas di akhir masa bakti anggota DPR 20092014. “Kita tidak menargetkan kapan diundangkan, tapi ini kan masalah yang serius, tidak boleh main-main. Cuma tetap, kita beharap karena UU ini fenomenal teman-teman di komisi juga berharap sebelum masa bakti selesai sudah selesai,” ungkapnya. Wacana penyederhanaan dengan penghapusan tiga angka nol dalam mata uang Rupiah belum juga terealisasi. Menteri Keuangan Chatib Basri mastikan dalam waktu dekat, gagasan itu belum menjadi prioritas pemerintah. Alasan utamanya, kondisi makro ekonomi belum mendukung penyederhanaan itu karena nilai tukar Rupiah sendiri masih rentan. “(Redenominasi) belum dengan kurs dan inflasi begini,” ujar Menkeu beberapa waktu lalu. Namun, Chatib buru-buru menegaskan, bukan berarti wacana ini dihentikan. Pelaksanaannya tetap diupayakan setelah situasi ekonomi, khususnya di bidang keuangan lebih kondusif. Menkeu enggan menjelaskan kemungkinan waktu realisasi redenominasi. “Nanti setelah situasinya aman dulu, dalam arti kata stabil, baru digunakan,” kata Chatib. Bila gagasan ini disetujui DPR, maka tiga digit angka nol (satuan ribu) akan dihilangkan dari sistem penulisan nominal Rupiah. Pengamat dan analis Bank Indonesia percaya, proses akuntansi maupun citra mata uang Indonesia bisa meningkat jika tiga nol dihapuskan. Warga asing selama ini banyak tidak terbiasa dengan sistem nominal Rupiah yang melibatkan banyak nol. Kebijakan ini butuh landasan hukum Rancangan Undang-undang Redenominasi. UU penyederhanaan mata uang ini diharapkan rampung sebelum masa jabatan para anggota DPR selesai tahun depan. (gam/abd)

ant/oky lukmansyah

KONTAINER TABRAK JEMBATAN.Sebuah kendaraan kontainer menabrak jembatan penyeberangan yang berada di jalur pantura Jalan Mayjen Sutoyo, Tegal, Jateng, Selasa (5/11). Kontainer tujuan Semarang - Jakarta itu menabrak jembatan penyeberangan karena ketinggian muatan melebihi ketentuan sehingga mengakibatkan kemacetan panjang di pantura.

Limbah Minyak Kembali Cemari Pulau Terluar BATAM- Limbah minyak buangan kapal-kapal yang berlalu lalang di Selat Philips perbatasan Indonesia-Singapura kembali cemari ekosistem salah satu tapal batas NKRI, Pulau Putri, Batam, Kepulauan Riau dan pantai utara Batam. “Limbah minyak banyak dibuang kapal-kapal yang melintas di sekitar Pulau Putri, saat angin utara mencemari pulau terluar ini. Akibatnya ekosistem seperti terumbu karang dan pohon bakau sebagai penahan ombak rusak dan luas pulau berkurang,” kata warga Nongsa, Rusli, Selasa. Ia mengatakan, limbah minyak mencemari air dan bebatuan yang berada di pantai salah satu pulau terluar NKRI menjadi hitam akibat minyak yang menempel. Limbah minyak juga mengakibatkan tunas-tunas bakau yang jatuh dari pohon induk mati akibat minyak yang bersifat panas dan saat terkena matahari menempel sehingga tidak ada pohon

bakau baru yang mampu menahan ombak. “Saat tunas-tunas itu jatuh langsung mati karena terkena minyak, Akibatnya karang juga rusak setelah tidak ada penahan ombak,” kata dia. Limbah B3 yang mengotori pantai pulau berpanorama indah itu tidak hanya berupa minyak mentah yang terlihat tergenang di pantai pasir putih tetapi juga lengket di sampah-sampah domestik yang berserak di kawasan pantai serta ada juga yang telah mengering. Rini, warga Batam yang berlibur di Pulau Puteri juga mengeluhkan pencemaran yang terjadi. “Airnya jadi berminyak. Jadi kami nggak bisa main air

lagi,” kata dia. Ia mesayangkan pencemaran yang terjadi setiap tahun pada pulau berpasir putih tersebut. Akhir Oktober 2013, pemerintah Kota Batam,

Saat tunas-tunas itu jatuh langsung mati karena terkena minyak, Akibatnya karang juga rusak setelah tidak ada penahan ombak

Rusli Warga

menggandeng Badan Koordinasi Keamanan Laut untuk mengantisipasi pencemaran limbah di pantai utara Pulau Batam yang kerap terjadi setiap musim angin utara. Kerja sama keduanya tertuang dalam nota kesepahaman tentang pemanfaatan

dan pemeliharaan Maritime Rescue Coordinating Centre (MRCC) yang ditandatangani di Batam. “Kami memiliki fasilitas MRCC, dan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Fokusnya ingin membantu penanganan lingkungan,” kata Kepala Pusat Informasi, Hukum dan Kerja Sama Bakorkamla Laksma TNI Eko Susilo Hadi. Bakorkamla memiliki MRCC di Teluk Mata Ikan yang bisa digunakan untuk memantau aktivitas kapalkapal yang berlayar di Selat Malaka. Dari alat itu, diharapkan bisa mengetahui kapal yang membuang limbah di laut untuk kemudian diinformasikan kepada Pemkot Batam. “Laut harus bebas dari pencemaran,” kata dia. MRCC, kata dia, bisa membantu Pemkot mendeteksi dini kapal-kapal yang diduga membuang limbah di tengah laut. “Kami hanya membantu informasi, aksinya oleh Pemkot Batam,” kata dia. (ant/no)

STIMULUS PERTUMBUHAN EKONOMI DAMPAK EKONOMI GLOBAL

Pertumbuhan Kredit Masih Melambat JAKARTA-Survei perbankan triwulan III- 2013 Ban Indonesia (BI) mengindikasikan total pertumbuhan kredit 2013 akan melambat. Direktur Departemen Komunikasi BI Peter Jacobs memaparkan hasil survei menunjukkan pertumbuhan kredit 2013 diperkirakan mencapai 20,8 persen, atau direvisi lebih rendah dari survei triwulan sebelumnya sebesar 22,3 persen. Perkiraan pertumbuhan kredit 2013 tersebut juga menurun dibandingkan pertumbuhan kredit tahun lalu sebesar 23 persen. Hasil survei menunjukkan perlambatan kredit dipengaruhi penurunan permintaan kredit baru pada kredit investasi dan kredit konsumsi. Sedangkan permintaan kredit modal kerja masih meningkat. “Berdasarkan kelompok bank, perlambatan permintaan kredit terutama

terjadi pada kelompok bank besar, sementara permintaan kredit di kelompok bank menengah dan kecil permintaan kredit masih menguat,” kata Peter di Gedung BI , Jakarta, Senin (4/11). Bank sentral menilai revisi ke bawah perkiraan pertumbuhan kredit perbankan 2013 sejalan dengan pengaruh perlambatan pertumbuhan ekonomi domestik dan kenaikan suku bunga perbankan. Hasil Survei Perbankan triwulan III-2013 menunjukkan suku bunga perbankan, baik suku bunga kredit maupun suku bunga dana, diperkirakan meningkat pada triwulan IV- 2013. “Kenaikan suku bunga kredit tertinggi diperkirakan terjadi pada suku bunga kredit modal kerja yakni dari 12,7 persen pada triwulan III2013 menjadi 13,06 persen,” imbuh Peter. (gam/abd)

Pemerintah Cuma Bisa Sediakan 12% Dana Proyek MP3EI JAKARTA-Pemerintah Pusat hanya mampu menyediakan 12 persen dari total perkiraan anggaran proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang mencapai Rp4.000 triliun. Sedangkan sebesar 49 persen akan dibiayai swasta, 18 persen oleh perusahaan-perusahaan BUMN dan 21 persen sisanya dari kerjasama pemerintah dan swasta maupun swasta dan BUMN. Penegasan tersebut seperti diungkapkan Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Firmanzah di Jakarta, Senin (4/11). Dia mengatakan, rendahnya kemampuan pemerintah untuk menyediakan anggaran MP3EI tersebut perlu disikapi dengan peningkatan kolaborasi dan sinergi para stakeholder. “Semangat kolaborasi dalam upaya kolektif penghapusan hambatan investasi, pembentukan konsorsium dan badan usaha bersama perlu terus didukung. Hanya melalui semangat kerbersamaan dan saling dukung inilah target percepatan dan perluasan pembangunan infrastruktur

bisa dicapai bersama,” paparnya. Menurut Firmanzah, peran serta swasta sangat diperlukan untuk membiayai proyek MP3EI yang mencapai Rp4.000 triliun. Namun, lanjut dia, hal ini harus dibarengi dengan upaya penghapusan hambatan investasi untuk memajukan perekonomian nasional. Lebih lanjut dia menyebutkan, untuk mempercepat pembangunan infrastruktur melalui MP3EI, pemerintah hanya mampu menyediakan 12 persen. “Sebesar 49 persen akan dibiayai swasta, 18 persen oleh perusahaan-perusahaan BUMN dan 21 persen

sisanya dari kerjasama pemerintah dan swasta maupun swasta dan BUMN,” imbuh dia.

Reformasi Struktural Menjelang pemberlakuan pasar bebas Asean Economy Community (AEC) 2015,

pemerintah mengaku akan fokus melakukan reformasi struktural penguatan daya saing dalam upayanya menciptakan doing business. “Saat ini peringkat daya saing Indonesia berada di bawah Thailand, Singapura dan Malaysia. Maka, dibutuhkan peran dan kontribusi dari berbagai pihak,” kata Firmanzah. Menurut dia, tantangan dalam peningkatan daya saing di Indonesia yang dirilis International Finance Corporation (IFC) ada pada pendaftaran properti, kemudahan memperoleh listrik, kemudahan memperoleh kredit dan kemudahan membayar pajak. “Pemerintah secara serius mereformasi penguatan daya saing nasional,” ucapnya. Firmanzah mengatakan, sebelum pemberlakuan AEC 2015, pemerintah harus sudah memulai berkompetisi dengan sejumlah negara di Asean. Paling utama, lanjut dia, bersaing pada upaya mendapatkan investasi, kualitas dan harga jual produk ekspor, pasar tenaga kerja, kualitas infrastruktur

BI RATE

Tak Akan Berubah hingga Desember JAKARTA-Koordinasi antara pemerintah dan Bank Indonesia (BI) dinilai telah mampu mengendalikan laju inflasi. Sehingga, bank sentral diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 7,25 persen hingga akhir tahun ini. Penilaian tersebut seperti dikemukakan Kepala Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada (UGM), A Tony Prasetiantono di Jakarta, Selasa (5/11). “Saya pikir inflasi sudah terkendali dengan baik, sehingga inflasi sampai akhir tahun di bawah 9 persen,” kata Tony. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, inflasi Oktober 2013 sebesar 0,09 persen (month-to-month), sehingga inflasi IHK secara year-on-year menjadi 8,32 persen. Sedangkan, inflasi inti sebesar 0,34 persen (m-t-m), maka inflasi inti secara tahunan menjadi 4,73 persen. (gam)

dan regulasi yang pro-investasi. Selain itu, jelas dia, pemerintah juga lebih konsentrasi mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi guna menciptakan efisiensi kegiatan ekonomi berbiaya tinggi. Firmanzah menambahkan, strategi membangun daya saing juga membutuhkan koordinasi lintas kementerian/ lembaga serta Pemerintah Pusat dan Daerah, agar bisa mengurangi tumpang tindih kebijakan. “Tantangan terbesar saat ini adalah mengikis ego-sektoral yang berpotensi membuat implementasi kebijakan sulit dilakukan. Di saat kita menjalankan sistem pemerintahan desentralistik, harmonisasi kebijakan Pusat dan Daerah perlu ditingkatkan,” tuturnya. Dia mengatakan, sejauh ini upaya peningkatan daya saing sudah tercermin dari kegiatan MP3EI, reformasi birokrasi, penyederhanaan perizinan melalui pelayanan terpadu satu atap, dikeluarkannya empat paket kebijakan stimulus fiskal dan dikeluarkannya 17 paket kebijakan untuk kemudahan berusaha. (gam/abd)


4

LINTAS JATIM

RABU 5 NOVEMBER 2013 NO.0233 | TAHUN II

SENGKETA TANAH

Ciputra World Lempar Tanggungjawab PT DST

ant/ari bowo sucipto m

KIRAB SESAJI GUNUNG KAWI. Warga membawa sesaji yang diletakkan di atas patung kerbau pada Kirab Sesaji di Gunung Kawi, Malang, Jawa Timur, Selasa (5/11). Kegiatan ritual tahunan yang diikuti ratusan peserta tersebut diadakan untuk merayakan Tahun Baru Jawa atau 1 Suro.

CPNS Kecil Kurangi Pengangguran Ijazah Tidak Menjamin Pasar Kerja Cepat SURABAYA - Penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2013 yang tesnya dilakukan secara serentak, dinilai sangat kecil kontribusinya mengurangi jumlah pengangguran intelektual yang terdiri dari lulusan pendidikan diploma dan universitas di Indonesia. "Pengangguran lulusan diploma dan & sarjana banyak, tambah banyak jika lulusan diploma dan sarjana yang bekerja asal-asalan atau diluar bidangnya. Jadi terlalu kecil kontribusi lowongan cpns terhadap pengurangan pengangguran", ungkap Pengamat Kebijakan Publik, Gitadi Tegas Supramudyo, Selasa (5/11). Menurut Gitadi, kesempatan kerja di Indonesia

sebenarnya masih terbuka bagi penangguran intelektual. Namun para sarjana dan lulusan diploma harus melengkapi kemampuannya dengan keterampilan dan kompetensi kerja sehingga bisa dengan mudah menentukan lapangan pekerjaan yang sesuai dengan bakat, minat dan keinginannya. "Demikian juga dengan peningkatan pelayanan publik, perlu dibuktikan dulu,

atau lebih baik lagi cpns baru di bekali dengan training character building and skill public service oriented", ujarnya dosen FISIP Universitas Airlangga ini. Gitadi berharap para peserta tes cpns terbaik yang lulus nantinya bisa segera bekerja membantu proses reformasi birokrasi yang telah berjalan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di jajaran pemerintah. "Perlu diikat dengan semacam pakta integritas untuk bekerja baik, profesional dan jujur yang dituangkan dalam kontrak kinerja, termasuk reward and punishment-nya", tegasnya. Sementara itu, Menakertrans Muhaimin Iskandar

mengatakan kesempatan kerja yang tersedia di berbagai bidang kerja dinilai belum mampu menyerap para alumni diploma/ universitas secara optimal. Meskipun jumlahnya masih terbatas penerimaan CPNS tahun 2013 ini mampu mengurangi jumlah pengangguran intelektual di Indonesia. Namun disisi lain, Muhaimin mengingatkan agar para lulusan perguruan tinggi lainnya jangan mengandalkan penerimaan cpns saja tapi diharapkan dapat membuka lowongan pekerjaan dengan berwirausaha. “Para sarjana lulusan perguruan tinggi tak bisa lagi hanya mengandalkan ijazah dalam mencari pekerjaan.

Para sarjana harus memilki kompetensi dan keterampilan kerja yang baik sehingga dapat terserap pasar kerja dengan cepat,” ujar Muhaimin. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) , meskipun angka pengangguran terus menurun, masih terdapat pengangguran terbuka di Indonesia yang jumlahnya mencapai 7,17 juta (5,92 Persen). Dari jumlah 7,17 juta orang tersebut, terdapat sekitar 610.000 orang pengangguran intelektual yang terdiri dari pengangguran lulusan pendidikan diploma I/II/III yang jumlahnya mencapi 0,19 juta (2,69 persen) dan lulusan universitas sebanyak 0,42 juta ( 5,88 persen). (ara)

SURABAYA - Manajemen Ciputra World menolak semua tuntuntan Djarkoni (75) untuk memberikan ganti rugi atas tanah miliknya yang diatasnya telah dibangun mall Ciputra World, di Jalan Mayjen Sungkono Surabaya. Alasannya, tanah tersebut dibeli PT. Win Win Reality Centre (Ciputra Group) dari PT Darmo Satelit Town (DST). Legal Ciputra Grup, Antonius Winda, kepada Koran Madura kemarin mengatakan, tuntutan pensiunan Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) tersebut salah alamat. Sebab, Ciputra membeli lahan tersebut dari DST. Dalam perjanjian jual beli dengan DST pada tahun 1998 lalu, tidak ditemukan nama DJarkoni sebagai pemilik lahan. "Kami tidak menemukan nama Pak Djarkoni sebagai pemilik tanah, saat melakukan transaksi jual beli dengan DST. Kalau kemudian beliau (Djarkoni, red) meminta kami memberikan ganti rugi, alasannya apa? Wong tanah kami beli dari DST kok," kata Winda. Winda juga menegaskan bahwa pihaknya juga telah mengantongi Sertifikat Hak Guna Bangunan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN). Karena itu, ia mempersilakan Djarkoni untuk menempuh jalur hukum apabila ingin mendapatkan ganti rugi atas tanahnya. Saat ini, proses hukum atas tanah milik Djarkoni yang dicaplok oleh Win Win Realty Center (mall Ciputra World) dan Yayasan Perjuangan 45 Jawa Timur (Uviversitas 45 Surabaya) sedang di proses di Polda Jawa Timur. Proses ini dilakukan karena Djarkoni tidak mampu menggugat langsung ke pengadilan seperti yang diamanatkan oleh BPN kelas I Surabaya pasca dikeluarkannya surat blokir atas sertifikat Ciputra World dan Univertas 45. "Saya tidak punya uang Rp 300 juta untuk langsung menggugat ke pengadilan. Jadi, saya melalui polri dulu," ujar Djarkoni. Bagi pria veteran ini, apapun komentar atau bantahan dari Ciputra World dan Universitas 45 Surabaya, dia tetap maju terus. Karena tanah tersebut diperolehnya dari hasil keringatnya sendiri. "Tanah-tanah tersebut saya beli dari hasil tabungan selama bertugas baik itu ke medang perang maupun tugas negara lainnya. Sampai saat ini, saya belum menikmati apapun dari jerih payah saya itu. Masak saya salah kalau kemudian saya minta hak saya?," tandasnya. Djarkoni menyatakan kesabarannya sudah habis, janji ganti rugi yang diberikan oleh pengembang maupun pemerintah kota Surabaya tidak pernah ditepati. Bahkan hingga pergantian lima Walikota Surabaya, nasibnya tidak berubah, tidak sepeserpun uang ganti rugi diterimanya dari puluhan hektar tanah yang dicaplok pengembang besar, baik yang saat ini digunakan untuk Mall Ciputra World maupun kompleks Universitas 45 dan Jakarta Internasional Mandiri Center. Seperti yang kami beritakan sebelumnya, Djarkoni (75), merupakan pemilik sah tanah seluas 8,9 hektar yang diatasnya dibangun mall Ciputra World serta tanah seluas 9,5 hektar yang diatasnya berdiri Universitas 45 Surabaya serta Jakarta Internasional Mandiri Center. Tanah yang berlokasi di Jalan Mayjen Sungkono dibelinya pada tahun 1968 dari uang dolar yang dikumpulkannya ketika ditugasi kesatuannya ke luar negeri. Tanah yang diatasnya berdiri megah mall Ciputra World dibelinya dari Mbok Marjam, sedangkan yang berdiri gedung Univeritas 45 dibelinya dari Dermo. Ia mempunyai bukti kuat secara sah atas kepemilikan lahan tersebut. Dasar hukum pertama adalah surat dari menteri negara agraria tahun 1968. Didalamnya terdapat akta jual beli yang dituangkan dalam bentuk jual beli. Bukti lain yang dimiliki Djarkoni adalah Surat Keterangan Pendaftar Tanah (SKPT). Menurutnya, ia mengajukan tahun 1970 dan keluar 1973. Tak hanya itu, ia juga memiliki bukti BPN Surabaya maupun pusat juga menyatakan bahwa dirinya sebagai pemilik sah. (han)

CINTA BUDAYA LOKAL

Generasi Muda Harus Menghargai Budaya Lokal

Soekarwo

Gubernur Jawa Timur SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengajak generasi muda bangsa khususnya Jawa Timur untuk lebih menghargai budaya lokal ketimbang budaya asing yang

masuk ke Indonsia. Ajakan tersebut disampaikan Pakde sapaan karib gubernur Jawa Timur saat menghadiri peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1435 H di Masjid Al Akbar Surabaya, Selasa (5/11) kemarin. “Saya sangat prihatin dengan kondisi anak bangsa sekarang yang kurang menghargai budaya bangsa Indonesia. Anak muda sekarang lebih bangga dengan budaya asing yang masuk ke Indonesia, khususnya Jawa Timur,” tandasnya. Yang lebih memprihatinkan lagi, katanya, anak muda kita tidak menyadari jika hal tersebut merupakan bentuk imperialisme modern. Dimana bangsa kita menjadi pasar bagi bangsa lain. Mereka men-

jajah kita melalui penyebaran budaya. “Sebagai contoh generasi muda saat ini lebih paham dengan K-pop (sebutan music dari Korea Selatan) dibandingkan musik asli Indonesia,” imbuhnya. Karena itu, kata Pakde melalui peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1435 H, kita diajarkan untuk menghargai dan menyebarkan budaya lokal yang dicampur dengan ajaran Islam. Dengan begitu, selain mengenal budaya sendiri juga memperkuat akhlak generasi muda. Saat ini, para tokoh agama seperti para ustad dari Pondok Pesantren (PP) terus melakukan syiar agama. Hal itu akan mengurangi kegelisahan akan masuknya budaya luar yang masuk ke In-

donesia, karena ilmu agama telah diajarkan dalam budaya lokal. Dalam kesempatan itu, pria yang terpilih kembali sebagai Gubernur Jawa Timur tersebut mengajak semua masyarakat untuk hijrah menjadi manusia yang lebih baik. Dahulu pada zaman Nabi Muhammad SAW, hijrah dimaknai berpindah ke tempat yang lebih barokah. Tepatnya berpindah dari Mekkah ke Madinah. Sekarang, manusia haru memaknai hijrah dengan menghilangkan sifat dengki,dan hal yang tidak bagus dalam diri. “Intinya, kita juga harus hijrah dalam pola berfikir menjadi lebih baik atau positif. Dengan begitu kehidupan bisa rukun antar umat beragama,” ujarnya mantap. (han)

Pelindo III Gandeng Surveyor Indonesia Salah satu upaya peningkatan kinerja itu ditunjuknya PT Surveyor Indonesia oleh Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan. “Saya rasa memang begitu (belum optimal). Kalau boleh jujur, memang belum optimal,” tegas Eko Harijadi Budijanto, saat dijumpai disela-sela acara sosialisasi pemantauan kinerja pelabuhan oleh PT Surveyor Indonesia di Auditorium Bromo Lantai V Kantor Pusat PT Pelindo III, Selasa (5/11). PT Surveyor Indonesia sendiri merupakan badan independen yang telah ditunjuk oleh Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan sebagai penilai kinerja pelayanan operasional di 48 pelabuhan di Indonesia.

Menurut Eko Harijadi, ada dua lini yang saling kejar-kejaran, yakni pertumbuhan dan kebutuhan. Dua hal ini yang digarisbawahi untuk menjadi perhatian sehingga dapat dijadikan parameter untuk melakukan investasi. Eko lebih lanjut menambahkan investasi yang ditanamkan idealnya dua kali dari kebutuhan berdasarkan patokan dan standarisasi. Hal ini untuk menekan traffic (arus barang) di pelabuhan yang terus meningkat. “Bisa dikatakan layak, bagus atau mahal bila ada pembanding. Selama ini memang belum ada pembanding, meski kita bisa mengatakan, kinerja perusahaan sudah bagus. Maka itu Dirjen Perhubungan Laut menunjuk surveyor independen

PENGANIYAYAAN

Polisi Tangkap Tenaga Honorer

SOSIALISASIKAN KINERJA PELABUHAN

SURABAYA - Dalam rangka meningkatkan kinerja layanan jasa kepelabuhanan di Indonesia, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan telah menetapkan standar kinerja pelayanan operasional di 48 pelabuhan. Standar tersebut dituangkan dalam surat keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Nomor : UM.002/38/18/DJPL-11 tanggal 5 Desember 2011 tentang Standar Kinerja Pelayanan Operasional Pelabuhan. Senior Manager Pelayanan Terminal PT Pelindo III, Eko Harijadi Budijanto mengakui beberapa pelabuhan masih belum optimal kinerjanya, sehingga harus terus didorong agar dapat optimalpelabuhan.

ddy/koran madura

SAAT MENJELASKAN. Tersangka sedang menjelaskan kronologis kejadian kepada Kapolsek Bubutan, Kompol Suryo Hapsoro di Polsek Bubutan. Selasa (5/11).

untuk mengolah data sekaligus menilai kinerja kita. Nantinya data itu dicocokkan dengan hasil internal,” jelasnya. Namun Eko mengungkapkan penilaian yang dilakukan PT Surveyor Indonesia nantinya tidak hanya menilai BUP saja. Masalahnya di lingkup pelabuhan terhadap beberapa struktur pemerintahan yang terlibat, misalnya Kantor Kesyahbandaran, Kantor Otoritas Pelabuhan, Kantor Bea dan Cukai serta Karantina. Hal yang kerap terjadi ketika duduk bersama, tetapi malah terjadi saling tuding. Posisi Surveyor Indonesia ini diharapkan bisa menjadi lembaga independen untuk menilai semua kinerja pelaku usaha maupun penyedia jasa di pelabuhan. (ara)

SURABAYA - Harsono (47) warga Jl Margo rukun Gg Buntu Surabaya, ditahan aparat kepolisian Polsek Bubutan gara-gara menampar Agus hidayat, tetangganya. Tenaga honorer di Pemkab Gresik ini mengaku tersinggung dengan tantangan korban. “Saya mengingatkannya baik-baik agar Agus mengingatkan ayahnya untuk tidak menggedor-gedor rumah adik saya. Apalagi adik saya sedang sakit. Tapi Agus justru menantang saya. Mendengar ucapan agus, saya reflek dan menampar dia yang ada di samping saya sebanyak dua kali,” terang bapak 4 anak tersebut, Selasa (05/11). Menurut pengakuan Harsono, Supriadi adik ipar tersangka, terpilih menjadi ket-

ua RT menyisihkan ketua RT lama, Agus (Korban), Minggu (13/10) pukul 19.00 WIB. Orang tua korban yang tidak terima mendatangi rumah Supriadi dengan menggedor gedor pintu dan mencaci maki sekitar pukul 22.00 WIB. Selang dua hari selasa (15/10) sekitar pukul 12.30 WIB, tersangka menegur korban, untuk mengingatkan orang tuanya, namun teguran tersangka dijawab dengan kata kata-kasar dan tantangan. Emosi tersangka tersulut lantas menampar korban dibagian mulut hingga berdarah. “Saya khilaf, ucapan tersangka membuat saya emosi, tapi saya sudah minta maaf kepada Agus sesaat setelah kejadian.” ujarnya. Kapolsek Bubutan, Kom-

pol Suryo Hapsoro mengupayakan perdamaian antara kedua belah pihak, karena kejadian tersebut hanya penganiayaan ringan. “Antara korban dan tersangka, sudah kami lakukan upaya damai secara kekeluargaan, hingga mengumpulkan sesepuh warga setempat,” terang Suryo Pihak korban hingga kini masih menolak upaya damai, namun sesuai undang-undang, Suryo memberi waktu hingga 2 minggu untuk keputusan damai atau tetap melalui jalur hukum. Sementara itu korban tetap diamankan di Mapolsek Bubutan. “Jika tidak terjadi kesepakatan damai, maka tersangka kami jerat dengan pasal 351 ayat (1) dengan ancaman dibawah 5 tahun penjara” tandas Suryo.(ddy)


LINTAS JATIM

5

RABU 6 NOVEMBER 2013 NO.0233 | TAHUN II

ant/eric ireng

HIJRAH MENUJU KEBAIKAN. Pengendara motor menunjukkan sebuah buku Saatnya Berhijrah Tinggalkan Korupsi yang dibagikan secara gratis di kawasan Jl Ahmad Yani Surabaya, Jatim, Selasa (5/11). Buku karya Ulul Albab yang dibagikan gratis itu bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1435 Hijriyah yang mengajak masyarakat hijrah menuju kebaikan dengan menghindari aksi korupsi.

Bubarkan Panlih Wawali Surabaya SURABAYA - DPC Partai Kebangkitan Bangsa Kota Surabaya menegaskan sebaiknya panitia pemilihan Wakil Wali Kota Surabaya dibubarkan jika selama ini kinerjanya dianggap tidak maksimal. akan diputuskan pada Selasa malam ini. “Bisa jadi boleh ikut, bisa jadi tidak. Nunggu perkembangan malam ini saja. Tujuannya jelas agar DPRD tidak dibikin mainan,” katanya. Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya sebelumnya juga akan memberikan sanksi tegas kepada anggota Fraksi Partai Demokrat yang memboikot atau tidak hadir dalam pemilihan wakil wali kota yang akan Syamsul Arifin digelar di gedung DPRD pada Ketua DPC PKB Surabaya Rabu (6/11). “Kalau mereka tidak “Bubarkan dulu panitia hadir akan ada tindakan atau pemilihan, baru pimpinan desanksi,” katanya. wan ambil sikap penyelamaSementara itu, menjeltan,” kata Ketua DPC PKB ang pelaksanaan pemilihan Surabaya Syamsul Arifin di Wawali Surabaya, sejumlah Surabaya, Selasa (5/11). pimpinan partai politik di Panitia Pemilihan Wakil Surabaya seperti Partai KeadiWali Kota Surabaya berlan Sejahtera (PKS), Partai sikeras Golkar, dan bahwa pelainnya tidak laksanaan bisa dihubunpemilihan gi. baru bisa Informasi dilaksanayang dihimBisa jadi boleh kan pada 15 pun Antara ikut, bisa jadi November menyebuttidak. Nunggu dengan alakan PDIP perkembangan san waktuSurabaya malam ini saja. nya mepet pada SeTujuannya jelas agar lasa malam dan masih DPRD tidak dibikin ada satu kali ini gencar mainan,” rapat memmenggalang bahas aturan dukungan teknis ke sejumlah Syamsul Arifin pemilihan. anggota frakKetua DPC PKB Surabaya Sedangkan si agar bisa pimpinan hadir dalam DPRD Surapemilihan baya melalui rapat badan Wawali Surabaya pada musyawarah sudah menRabu (6/11). Selain itu, etapkan jadwal pemilihan informasi lainnya sejumlah wakil wali kota pada Rabu anggota panitia pemilihan (6/10). tidak berkenan hadir dalam Menanggapi hal ini, kata- pelaksanaan pemilihan nya, PKB Surabaya menginWawali dengan alasan telah struksikan kepada anggota menyalahi aturan yakni Fraksi PKB agar sesuai Eddie Budi Prabowo (ketua dengan arahan. “Jika tidak, panitia pemilihan), Fatkhur kami akan berikan sanksi Rohman (wakil) dan Sudirjo tegas,” ujarnya. (sekretaris). Saat ditanya apakah Bahkan informasinya semua anggota FPKB juga ada demontrasi besardiperbolehkan untuk ikut besaran dari dua pihak dalam pemilihan pada Rabu yakni yang pro dan kontra (6/11), Syamsul mengatapelaksanaan pemilihan kan pihaknya belum memyang digelar pada Rabu berikan keputusan karena (6/11). (ant/dul/dik)

PEMILU LEGISLATIF 2014

480.620 Pemilih Pileg 2014 di Jatim Tak Akurat

SURABAYA - Sebanyak 480.620 pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 di Jatim, tidak akurat. "Jumlah tersebut nomor induk kependudukan (NIK) invalid, dari total pemilih se Jatim yakni 30.545.935 pemilih", ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim, Andry Dewanto Achmad, di Surabaya, Selasa (5/11). Andry menjelaskan, sejumlah persoalan untuk DPT pileg 2014, khususnya di Tuban. Salah satunya tentang data nama-nama tahanan atau narapidana yang termasuk dalam daftar pemilih.

Andry Dewanto Ketua KPU Jatim

"Saat ini masih dilakukan perbaikan tentang tempat dan dimana dia tercatat dalam DPT," jelas

Selanjutnya, kata Andry, KPU kabupaten/kota bekerjasama dengan bawaslu provinsi, panwaslu kabupaten/kota serta dinas kependudukan dan catatan sipil akan menyempurnakan NIK invalid tersebut dalam waktu kurun 30 hari ke depan. "NIK invalid akan disenpurnakan selama 30 hari ke depan sejak kemarin (Seninred) dengan pihak terkait", jelasnya. Tidak itu saja, pihaknya juga sedang mencocokkan data tentang daftar pemilih ganda dengan DPT KPU provinsi lain. Semisal, kata dia, seseorang yang pernah

tinggal di luar Jatim dan saat ini bermukim di Jatim. Untuk diketahui, KPU Jatim sebenarnya sudah menetapkan DPT pileg 2014, yakni 30.545.935 orang. Angka tersebut didapat setelah dilakukan pleno dan laporan dari 38 KPU kabupaten/kota di Jatim, pada Minggu (20/10) lalu. Namun karena masih ada sejumlah temuan maka diperlukan perbaikan. Dalam rapat tersebut juga menghasilkan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 86.392 yang tersebar di 664 kecamatan atau 8.501 desa/kelurahan se-Jatim. (ara)

ANGGAP ANAK BIOLOGIS HUBUNGAN GELAP

Polisi Menangkap Pria Penculik Belita SURABAYA - Agus (47) warga Malang ditangkap Polisi di rumahnya, setelah membawa menculik bayi perempuan yang diduga hasil hubungan gelapnya dengan ibu bayi, ST. Penangkapan berawal dari laporan ST (42) warga Semolowaru Surabaya yang menyatakan tersangka mengambil dengan paksa bayinya yang berusia 2,2 tahun. Kompol Suparti Kabag Humas Polrestabes Surabaya mengatakan, menurut Pelapor, bayi tersebut merupakan anak ke-4 dari pelapor namun oleh tersangka diakui sebagai anak biologisnya. Tersangka sangat ingin mengasuh bayi tersebut, namun

tidak diperbolehkan oleh pelapor. "Pernyataan pelapor, saat dia sakit dan opname di rumah sakit, bayi tersebut berada di rumah dengan pembantu dan babysisternya. Kemudian tanpa izin, tersangka secara paksa mengambil bayi tersebut dari rumah pelapor lalu di bawa ke Malang. Kemudian ibu bayi mengetahui dan meminta tersangka untuk mengembalikannya, namun tersangka tidak mau bahkan menantang agar lapor Polisi," kata Kompol Suparti kepada wartawan, Selasa (5/11). Dia menambahkan, menurut keterangan tersangka, dia adalah pasangan seling-

kuh dari ST yang statusnya masih bersuami. Tersangka juga mengaku pernah melakukan hubungan badan dengan ST dan menganggap bayi berusia 2,2 tahun tersebut adalah hasil dari hubungannya tersebut. "Namun ST sebagai pelapor menolak pernyataan tersangka. Pelapor menganggap bahwa bayi itu adalah hasil buah cinta dengan suaminya yang sah," ujarnya. Suparti menyatakan bahwa bayi tersebut sempat diasuh tersangka selama seminggu di Malang. Karena tersangka tidak juga ada itikad baik maka ST melaporkan penculikan bayi tersebut ke Polisi. Berdasarkan informasi tersebut

kemudian Polisi menangkap tersangka serta mengamankan bayi dari Malang untuk dikembalikan kepada ibu bayi dan dilakukan proses hukum terhadap tersangka. Polisi mengamankan barang bukti, fotocopy Buku Nikah an. Pelapor ST, fotocopy KK ( Kartu keluarga) an. Pelapor ST, dan fotocopy Akte kelahiran an. BAYI berusia 2,2 tahun. Atas perbuatanya, tersangka dijerdat dengan Pasal 330 , 331 KUHP dan atau Pasal 83 UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun kurungan penjara.(ddy)

PERIKSA TERSANGKA. Kompol Suparti (kanan) sedang memeriksa tersangka di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (5/11).

ddy/koran madura

UJI KESEHATAN

Makanan PKL Jatim Berbahaya SURABAYA - Balai Besar Teknis Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya berkoordinasi dengan 12 kabupaten/ kota terpilih di Jawa Timur melaksanakan kegiatan kewaspadaan dini keracunan makanan. "Kota Surabaya, Kab. Sidoarjo, Kota Malang, Kab. Lamongan, Kab.Tuban, Kota Probolinggo, Kab. Situbondo, Kab. Banyuwangi, Kota Madiun, Kota Kediri, Kab. Ponorogo dan Kab. Ngawi", ujar Kepala BBTKLPP Surabaya, Zainal Ilyas Nampira, Selasa (5/11). Kegiatan tersebut, kata Nampira, meliputi pengambilan contoh uji makanan/minuman, usap peralatan dan penjamah makanan, serta hygiene sanitasi dan vektor di rumah makan, warung terminal/ pelabuhan/ stasiun, dan PKL terpilih pada tiap kabupaten/ kota. "Sasaran tempat-tempat pengolah dan penjaja makanan adalah depot di terminal, rumah makan dan pedagang kaki lima (PKL)", jelasnya. Hasil observasi lapangan dan uji laboratorium, paparnya, 25 % tidak memenuhi syarat kesehatan pada rumah makan. 58,3 % tidak memenuhi syarat kesehatan pada warung terminal/peabuhan. Sementara pada PKL menunjukkan 75 % tidak memenuhi syarat kesehatan. "Laporan hasil tersebut telah diadvokasi kepada dinas kesehatan dan instansi terkait di 12 kabupaten/kota. Selanjutnya dilakukan perbaikan dan pembinaan", jelasnya. Disamping itu, tambah Nampira, pihaknya juga terus melakukan edukasi terhadap hygiene dan santisasi tempat pengola serta penjual makanan. "41,6 % rumah makan tidak laik. 58,3 % warung terminal/pelabuhan tidak laik, serta 75 % PKL terpilih tidak laik", tegasnya. Data yang dikumpulkan tersebut, adalah kualitas hygiene dan sanitasi, makanan dan minuman, alat makan, vektor serta kesehatan penajamah makanan. (ara)


6

Harga Tomat Tak Wajar

PEMILU LEGISLATIF

DPT Pileg Berkurang PROBOLINGGO - Banyaknya temuan pemilih ganda untuk pemilu legeslatif (pileg) 2014, membuat KPU Kota Probolinggo harus melakukan pencoretan. Akibatnya, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) mengalami penyusutan atau berkurang.

Dinilai Ada Permainan Para Tengkulak PROBOLINGGO - Anjloknya harga tomat belakangan ini membuat komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo ikut prihatin,Pasalnya harga tomat petani saat ini dinilai tidak wajar. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Probolinggo, Mulabbi Holili, mengatakan, mendengar hal tersebut dirinya sangat prihatin, Karena harga tomat berkisar harga di bawah Rp 500 rupiah perkilogramnya. Sehingga hasilnya petani tomat merugi besar.“Harga jual tomat tidak seimbang dengan biaya tanam dan perawatan tomat,” ujarnya. Menurut Mulabbi, turunnya harga tomat memang secara langsung tidak ditangani pemerintah. Karena tomat bukan kebutuhan pokok seperti harga beras dan jagung. Kalau harga komoditi tersebut untuk menentukan harga itu pemerintah juga terlibat dalam penentuannya karena beras dan jagung merupakan kebutuhan masyarakat. Namun, kata Mulabbi, pihaknya akan tetap melakukan upaya koordinasi dengan dinas terkait, yakni dengan Dinas Pertanian dan Dinas Perindustrian dan perdagangan Kabupaten Probolinggo. Karena dinas tersebut merupakan dinas yang membidangi masalah tersebut. “Kami akan tanyakan persoalan turunnya harga tomat

ini, sebab ini merupakan kendala bagi masyarakat karena harganya tidak seimbang,” kata Mulabbi, Selasa (5/11). Mulabbi, menambahkan ketidak wajaran turunnya harga petani tomat di Kabupaten Probolinggo, dinilai ada peraminan para tengkulak tomat. Karena telihat harga eceran tomat di pasaran hanrganya masih berkisar harga Rp 1000Rp 2000 rupuih perkilonya. Sedangkan harga tomat petani ketika dijual ketengkulah hanya dimabil di bawawah harga Rp 500 rupiah saja. “Dengan melihat hal itu, ada perbedaan jauh dengan harga sebenarnya. Bisa jadi ini juga ada permainan para tengkulak tomat,” ucapnya. Sementara itu, menurut Kepala Bidang Teknik Produksi dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo, Handaka Murwanta, mengatakan, anjloknya harga tomat tersebut memenang terjadi disemua daerah di Indonesia. Karena saat ini tomat merupakan panen raya dan kulaitas tomat petani hasilnya melimpah. Sehingga dengan banyaknya tomat petani yang tidak terserang penyak-

Untuk merebut simpatik masyarakat, mereka tidak hanya menebar baliho dan stiker. Namun juga kerap turun ke bawah (turba) dengan menyulap kegiatan kemasyakatan yang intinya melakukan PDKT (pendekatan).

it membuat produksi tomat membludak di pasaran. “Secara otomatis harga tomat akan hancur, Karena penjualan tomat tidak dapat terdistribusikan dengan baik kedaerah yang membutuhkannya. Karena suplay tomat mudah didapatkan,” terangnya. Dengan kondisi tersebut, lanjut dia, akan berlaku hukum pasar. Jika ketersedian barang banyak permitaannya sedikit,

Kuras Sumur Masjid

Warga Selogodik Meregang Nyawa PROBOLINGGO - Malang nian nasib Hariyanto (45). Pria asal warga Desa Selogodik, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo itu ditemukan tak bernyawa saat menguras sumur masjid Al-Abror, Desa Condong, Kecamatan Gading. Peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 13.30, Senin (4/11) kemarin. Tewasnya korban itu diduga karena kekurangan oksigen saat menguras sumur dengan kedalaman 25 meter. “Korban meninggal diduga karena kekurangan oksigen ketika berada di dalam sumur,” ujar Sekretaris takmir masjid Al-Abror, Edi kepada wartawan. Informasi di lapangan, ketika sedang menguras sumur masjid, korban bersama dengan seorang temannya, Bakri (40). Saat kejadian, Bakri yang juga asal warga

PROBOLINGGO

RABU 6 NOVEMBER 2013 NO.0233| TAHUN II

Desa Selogodik itu sedang berada di atas. Melihat korban lama untuk naik ke daratan, Bakri kemudian memanggilnya. Namun panggilan itu tidak juga mendapatkan sahutan dari si korban. Merasa curiga, Bakri lalu menengok ke dalam sumur. Diapun kaget bukan kepalang, ketika melihat tubuh korban sudah mengapung di atas air sumur. Saat itu juga, Bakri spontan berteriak meminta tolong warga sekitar. Mendengar teriakan itu, ratusan warga sekitar langsung menyemut ke lokasi kejadian. “Warga kesulitan untuk mengangkat tubuh korban, karena sumurnya sangat dalam sekali,” tutur Edi lagi. Untuk mengangkat jasad korban, warga kemudian mendatangkan petugas Tim

SAR dari Probolinggo. Beberapa saat kemudian, tubuh korban berhasil dievakuasi dengan kondisi tubuh belepotan lumpur. Edi menjelaskan, tewasnya korban itu memang murni karena kekurangan oksigen saat berada di dalam sumur. Pihak keluarga korban sendiri juga mau menerima kejadian tersebut dengan menolak petugas yang hendak mengotopsi jasad korban. “Semua keluarganya sudah menerima dengan musibah ini,” tandasnya. Untuk meringankan beban keluarga, imbuh Edi, pihak pengurus takmir masjid memberikan biaya santunan sebesar Rp.2.300.000. Selain bantuan uang, pengurus juga memberikan bantuan berupa beras sebanyak 2 kwintal dan makanan berupa super mie. (ugi)

maka harga akan cenderung turun. Tetapi jika ketersedian barang sedikit, permintaan banyak maka harga akan ikut naik.“Hal ini terjadi dalam transaksi pasar pada semua unit barang ekonomi,”jelas Handaka. Dengan anjolknya harga tomat membuat petani Tomat di Kabupaten Probolinggo enggan untuk memanen tomatnya. Sebab biaya untuk panen tidak seimbang de-

ngan hasil jual tomatnya.Bahkan beberapa hari yang lalu, petani tomat membagikan tomatnya secara gratis kepada masyarakat. “Saya mengalami kerugian dalam panen tomat sekarang. Dengan harga itu saya malas memanenya. Lebih baik dibagikan ke masyarakat dari pada di jual,” keluh Karsan salah satu petani Tomat di Kabupaten Porbolinggo.(fud)

Hal ini disampaikan Komisioner KPU Kota Probolinggo, Divisi SDM, Sosialisasi dan Data Pemilih, Eko Edi Poerwanto kepada wartawan, Selasa (5/11) lalu. “Jumlah DPT mengalami penyusutan, karena adanya temuan pemilih ganda,” katanya. Dia menjelaskan, jumlah nama DPT lanjutan yang masuk ke KPU sebanyak 163.976. Namun dari jumlah tersebut mengalami penyusutan sebanyak 846 orang. “Ya karena faktor temuan itu, sehingga harus

KRIMINAL

Sopir Dibuang di Hutan PROBOLINGGO - Sebuah truk diesel dengan nomor polisi K 1961 BB raib, setelah dirampas paksa bandit jalanan di perbatasan Probolinggo Situbondo. Ironisnya, sopir truk tersebut , tangannya diikat ,mulutnya di lakban dan matanya ditutup dengan kain. Menurut Kapolsek Ti-

laporan,kalau di temukan seorang laki-laki dengan kepala tertutup . yakni Santoso, salah satu warga Desa Medini Kecamatan Undakan Kudus Jawa Tengah. korban sempat di buang oleh bandit jalanan itu di tengah hutan Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo. “Kejadian itu terjadi Senin dini

korban juga sempat melaporkan kalau dirinya menjadi korban perampasan oleh bandit di jalan perbatasan antara Probolinggo – Situbondo.”Lokasi perampasan sendiri terjadi di daerah Kecamatan Banyuglugur Kabupaten Situbondo, tetapi korbannya dibuang di hutan

ris, AKP Nur Choiri mengatakan, pihaknya menerima

hari (4/11) lalu,” terangnya. Menurut Nur Choiri,

Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo ,” jelasnya, Selasa

Tradisi Buang Penyakit

Warga Mandi Bareng di Laut PROBOLINGGO – Warga Kota Probolinggo, melakukan ritual mandi bareng di pantai Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayanga, Selasa (5/11) sore, sebagai bentuk do’a agar terhindar dari penyakit dan mendapat keberkahan. Sebelum mandi bareng atau bersama, untuk melakukan doa bersama. Kemudian warga berduyun-duyun mendatangi pantai di sebelah timur Pelabuhan Tanjung Tembaga Kota Probolinggo. Disepanjang pantai seluruh lapisan masyarakat mulai tua, muda, anak-anak, sampai remaja tumpah ruah ke pantai. Beragam ritual mulai mandi bersama sanak keluarga, bermain pasir sampai hanya melihat keceriaan di sisi pantai. Adat ini dilakukan warga tiap sepekan saat tahun baru hijriah. Sholihin (54), warga Kelurahan Kanigaran Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo menuturkan di lokasi pantai mengatakan, kegiatan seperti ini sudah dilakukan scara turun temurun. Dana akan terus dilestarikan, sebagai

wujud menjaga warisan budaya leluhur. Ritual

ini dilakukan untuk membuang petaka, penyakit dan tolak balak. Warga meyakini bahwa air laut merupakan penawar segala macam penyakit. Selain itu, air laut merupakan tempat atau muara segara macam air. Hal ini dimaksudkan agar segala permasalahan dan bahaya bisa dibuang ke laut. “Istilahnya orang jawa itu buang sengkolo (tolak balak). Menghilangkan penyakit, buang sial. Dan ini adat istiadat, bukan percaya pada takhayul, melainkan ikhtiyar (usaha),”ujarnya. Lain halnya, Khoiri (35) warga Sumber Kabupaten Probolinggo sengaja datang kepantai Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan hanya sekedar untuk mandi berendam air laut. Ia meyakini warisan tradisi dari nenek moyangnya tersebut penuh dengan manfaat. “Tidak mungkin nenek moyang kita mewarisi tradisi tanpa ada manfaatnya. Mandi dan berendam di air laut menyehatkan. Setelah mandi air laut semua penyakit seperti gatal-gatal dan capek-capek akan hilang,” jelasnya. Secara medis garam memang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Berendam di air garam dapat menghilangkan rasa lelah, ketegangan, dan memperlancar peredaran darah. Kandungan NaCl (Natrium Chlorida) pada air laut dapat melenturkan otot yang tegang, mengurangi rasa nyeri pada otot yang sakit, menurunkan gejala inflamasi (peradangan), serta menyembuhkan infeksi. Karenanya kemudian muncul garam mandi, yang merupakan campuran dengan komposisi garam 90% dengan bahan-bahan lain. Garam mandi untuk menumbuhkan suasana rileks, menurunkan rasa stres, dan sebagai sarana refreshing. (hud).

dilakukan pencoretan yang memiliki data ganda,” terangnya. Temuan DPT ganda tersebut, ketika KPU melakukan pendataan lanjutan terhadap pemilih melalui identitas kelahiran, Nomer Induk Kependudukan (NIK) dan Nomer Kartu Keluarga (NKK). Ada juga temuan warga yang sudah pindah ke lain daerah, namun masih masuk pendataan. Sehingga harus dilakukan pencoretan. “Karena sudah pindah ke daerah lain, ya harus dicoret,” tandas Eko Edi Poerwanto. Berdasarkan data, dari jumlah 163.976, sebanyak 79.822 pemilih laki-laki dan sebanyak 84.154 berasal dari pemilih perempuan. Sementara itu, kendati pelaksanaan pileg 2014 masih kurang enam bulan lagi, namun para calon legeslatif kini mulai merebut simpatik masyarakat di dapilnya masing-masing. Tak hanya caleg yang berasal dari partai non parlemen, namun juga caleg yang berasal dari partaipartai besar. Seperti Partai Demokrat, PDIP, PKB dan Golkar. Untuk merebut simpatik masyarakat, mereka tidak hanya menebar baliho dan stiker. Namun juga kerap turun ke bawah (turba) dengan menyulap kegiatan kemasyakatan yang intinya melakukan PDKT (pendekatan). (ugi).

(5/11). Menurutnya, dari pengakuan korban truk tersebut sedang bermuatan jeruk dari Bali menuju ke Jawa Tengah. Setibanya di jalan tanjakan KM 144 arah Surabaya, tepatnya di Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, tibatiba dihentikan tiga pengendara sepeda motor Yamaha Vixion. Begitu truk berhenti, dua pengendara Yamaha Vixion langsung mengambil alih truk. “Kebetulan dalam truk hanya ada sopir, tidak pakai kernet. Si sopir truk tak bisa berbuat banyak karena terus diancam oleh pelaku. truk terus dijalankan menuju arah Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo,” kata AKP.Nur Choiri. Nur Choiri, menambahkan di tempat itu, sopir baru disekap dengan cara mata dilakban dan tangan diikat. Berikutnya, Santoso merasa truk sempat berbalik arah. Tak lama berselang, sisopir akhirnya dilempar pelaku dari atas truk di dekat kawasan Hutan Tiris Kabupaten Probolinggo. “Sementara kerugian korban, ditaksir mencapai Rp 270 juta. Kami akan segera berkoordinasi dengan Polres lain untuk mengungkap kasus perampasan ini, dan kita masih melakukan pengejaran ke para pelaku,” pungkasnya. (fud)

Tahun Baru Islam

Konveksi Banjir Order Baju Muslim PROBOLINGGO - Tahun Baru Islam 1435 Hijriyah, nampaknya membawa berkah bagi kalangan konveksi. Salah satu konveksi di Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo sejak sepekan lalu banjir order pesanan baju muslim. Bahkan, akibat banyaknya order pesanan itu membuat pemilik konveksi kalang kabut. “Banyak yang memesan baju muslim,” ujar seorang pemilik konveksi, Moh Safi’i kepada wartawan, Selasa (5/11). Menurut dia, baju muslim itu dikenal juga dengan baju gamis yang biasa dikenakan para wanita muslimah. Baik acara formal atau non formal.

“Baju muslim itu terdiri dari berbagai jenis dan model,” katanya.

Karena baju muslim itu terdiri dari beragam jenis dan model, Moh Safi’i tidak bisa mematok soal ongkos jahitan. Karena mahal murahnya ongkos jahitan itu tergantung dari pengerjaannya. Karena baju muslim itu

terdiri dari beragam jenis dan model, Moh Safi’i tidak bisa mematok soal ongkos jahitan. Karena mahal murahnya ongkos jahitan itu tergantung dari pengerjaannya. “Ya kalau pengerjaannya sulit, ongkosnya juga mahal. Pokoknya kalau soal ongkos tergantung dari faktor pengerjaannya,” tukas pria yang sudah bertahun-tahun berprofesi sebagai penjahit itu. Pesanan order baju muslim itu, kata dia, tidak hanya berasal dari dalam kota. Namun juga banyak pesanan yang berasal dari wilayah Kabupaten Probolinggo. “Saya tidak tahu juga kenapa kok banyak orang memesan baju

muslim. Mungkin karena adanya tahun baru Islam ini,” tandasnya. Di tempat usaha konveksi milik Moh. Safi’i, tidak hanya menerima pesanan jahitan baju muslim saja. Melainkan juga banyak order pesanan lainnya. Seperti pesanan baju seragam sekolah dan lain sebagainya. Karena banyaknya order pesanan itu, dia sampai menambah tenaga karyawan sebanyak 2 orang. Sistem gaji karyawannya itu juga tergantung dari banyaknya order pesanan. “Jadi sistemnya borongan. Semakin banyak yang dikerjakan, semakin banyak pula gaji yang akan didapat,” pungkasnya. (ugi)


OPINI salam songkem

Mengembalikan Spirit Perubahan Tahun Hijriyah

Penjahat Negara

D

ua tahun lebih, Colton Harris-Moore menjadi buronan. Dia diduga telah mencuri 5 pesawat, mobil perahu yacht senilai $450.000, dan uang tunai di sejumlah rumah maupun tempat bisnis. Satu-satunya benda yang tidak berhasil dia curi hanya sepatu. Dia berjuluk The Barefoot Bandit, penjahat tanpa alas kaki sampai akhirnya ia tertangkap. Penjahat lainnya, Jesse James (Jesse Woodson James). Lelaki kelahiran Missouri ini seorang prajurit gerilya konfederasi pada masa Civil War Amerika. Ia juga perampok, terlibat penjarahan kereta pada tahun 1864, dan pembunuhan 22 dari 23 tentara AS tak bersenjata di atas kapal. Lainnya, Billy the Kid. Sejak kecil, ia hidup berpindah-pindah, dari New York ke Indiana, Kansas, Colorado, dan Mexico. Awalnya, karir kepenjahatannya dimulai dari halhal kecil. Ia pertama kali ditangkap 23 September 1875, atas pencurian keranjang cucian. Pasca kejadian ini, ia mulai berani mencuri kuda di Arizona, dan sejumlah ternak di New Mexico. Selain mencuri, ia juga melarikan diri, mencuri, berjudi, dan membunuh. Tetapi akhirnya, ia ditangkap dan ditembak mati. Kemudian Salvatore Giuliano, Ned Kelly, Claude Du Val, Bonnie and Clyde, Dick Turpin, Butch Cassidy dan Vincenzo Peruggia merupakan sejumlah nama lain yang juga menjadi perampok dan lupa pada anak dan keluarga. Mereka penjahat dengan klasifikasinya masing-masing. Meski penjahat, mereka menjadi seperti itu karena jenius di bidangnya dan rata-rata mereka mati di moncong senjata. Mengamati fenomena di negara ini, ada yang sebenarnya berpotensi menjadi penjahat tetapi “nyambi” menjadi pejabat. Para pejabat yang kompetensinya penjahat ini beramai-ramai merampok negara dengan melacurkan jabatannya. Tetapi belum satu pun yang berakhir di hadapan moncong senjata. Penegak hukum harus berani melakukan eksekusi dengan dalih penyelamatan negara. Kehadiran penjahat yang nyambi sebagai pejabat saat ini semakin mewabah dan jelas-jelas mengancam keselamatkan bangsa. Bahwa mereka memiliki hak untuk hidup, ini satu hal. Tetapi ada hal yang lebih urgen dengan mengakhiri hidup mereka karena mengancam kehidupan khalayak yang jauh lebih massif. Sepanjang hukum tumpul ke atas namun meruncing ke bawah, negara akan selamanya berjalan seperti ini adanya dan terus-menerus menenggelamkan harapan publik untuk hidup lebih layak yang dilindungi negara. Negara butuh prilaku konkret sebagai satu wilayah yang benar-benar memperjuangkan hajat hidup orang banyak. Sepanjang negara lemah syahwat, sudah bisa dipastikan negara berjalan tertatih-tatih dan terseokseok, selamanya, bila selalu seperti ini adanya. (*)

Pedaya Intervensi

M

endekati pelaksanaan pemilu, makin bertumbuhan publikasi hasil survei. Tentu saja, kecurigaan pun lantas bermunculan. Banyak pihak mulai tidak percaya dengan lembaga survei yang ada di Indonesia. Sebab ditengarai lembaga survei yang ada cenderung bekerja sesuai penyandang dana. Dugaan itu makin kuat ketika selama ini banyak hasil survei yang tidak terbukti, bahkan kerapkali hasil survei tidak sesuai dengan fakta peristiwa yang terjadi kemudian. Sebagai salah satu contohnya, tentang ada hasil lembaga survei yang menyebutkan Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi pemenang ketiga terbesar pada pemilu yang lalu, namun yang terjadi justru tidak seperti hasil survei tersebut. Yang menjadi partai terbesar ketiga pada pemilu lalu itu adalah Partai Kebangkitan Bangsa, bukanlah PAN seperti yang dipublikan salah satu lembaga survei tersebut. Publikasi hasil survei yang meleset tersebut, tentu bukan semata-mata karena faktor human error. Tetapi ada indikasi belakangan ini lembaga survei tidak lagi bekerja secara profesional, karena ditengarai ada intervensi pihak ketiga, yaitu penyandang dana. Sehingga lembaga survei itu tidak valid dan memberikan informasi yang salah pada publik. Akibatnya, bagai pedang membunuh tuannya sendiri, lembaga survei yang ada di Indonesia kini mulai tak mendapat kepercayaan penuh. Memang, manusia tak pernah lepas dari kesalahan. Begitu juga lembaga survei, tentu tak selamanya benar. Kadang-kadang hasil survei yang dilakukannya benar, kadang-kadang juga hasil surveinya keliru. Akan tetapi, argumentasi itu dapat diterima bila tidak terlalu sering. Bila publikasi survei itu yang meleset itu terjadi berulangkali, maka pengaruhnya pun cukup mengguncang keyakinan rakyat terhadap lembaga survei tersebut, bahkan lembaga survei lain yang cukup valid mempublikasikan data-data hasil kerjanya pun ikut menerima imbasnya. Jelas saja merugikan lembaga survei sendiri. Oleh karena itu, muncul semangat untuk mengakreditasi lembaga survei, agar tidak lagi terjadi distorsi, yang dapat membingungkan publik. Sebab pemutarbalikan fakta yang diintervensi oleh oleh kepentingan tertentu, seperti hendak memberi kesenangan kalangan penyandang dana, dapat menimbulkan masalah baru. Tidak ada pendewasaan politik dalam distorsi hasil survei tersebut, sehingga sangat merugikan. Itulah sebabnya, akreditasi lembaga survei menjadi harapan baru bagi kredibilitas polling di Indonesia. Meskipun masalah akreditasi itu masih disikapi berbeda. Tanpa diakreditasi pun, sebenarnya lembaga survei yang melakukan pemutarbalikan fakta itu sudah mendapat penilaian buruk di hadapan publik, sehingga tak perlu diakreditasi. (*)

A

7

RABU 6 NOVEMBER 2013 NO. 0233 | TAHUN II

Dewasa ini, Indonesia mengalami krisis multidimensi. Hampir di semua elemen masyarakat bermasalah. Persoalan-persoalan sosial semakin hari semakin marak dan massif. Praktik korupsi semakin mewabah, mulai dari tingkat desa hingga pusat, semuanya pandai merongrong uang rakyat. Akibatnya, kesenjangan sosial ekonomi menjadi penyakit yang paling akut di negeri ini.

K

emiskinan, pengangguran terjadi dimana-mana. Kekerasan horizontal, konflik antara suku, kekerasan atas nama agama, teroris dan lainnya menjadi momok yang paling menakutkan. Sehingga keresahan semakin hari menyelimuti rakyat Indonesia. Di tengah maraknya problematika sosial tersebut, tak satupun pejabat tinggi Negara yang mempunyai keinginan untuk menyelesaikannya. Mereka konsentrasi pada kepentingannya masing-masing. Kepedulian kepada rakyat hanya ditampilkan ketika ia berkepentingan. Setelah kepentingannya tercapai, merekapun lupa akan janjinya. Perubahan yang selama ini ia janjikan hanya sebatas retorika yang tidak ada implementasinya. Selain itu, kondisi lembaga pemerintahan yang ada di negeri ini amburadul, baik dari segi kepemimpinan, keteladanan, dan lain sebagainya. Banyak okonom-oknom pemerintah yang terlibat pada prilaku-prilaku yang amoral.

Bahkan, seiring dengan derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang begitu pesat, masalah integrasi bangsa tengah menjadi tantangan yang cukup berat bagi negeri ini. Sebab, dinamika perkembangan lingkungan strategis telah membawa nuansa baru terhadap kadar interaksi, interelasi dan interdependensi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Faktor penyebabnya antara lain adalah bergesernya nilai nasionalisme dan kebangsaan yang semula lebih berorientasi kepada nilai politik, bergeser menuju nilai ekonomi. Pergeseran nilai itu, dari yang semula berorientasi kepada pentingnya kesatuan persatuan untuk membentuk masyarakat bangsa yang kuat, menjadi berorientasi kepada aksesibilitas profesionalisme untuk meningkatkan kesejahteraan dan keamanan demi kelangsungan hidupnya. Pada posisi ini, kadar kesatuan dan persatuan bangsa serta nasionalisme, dapat dikalahkan oleh kepentingan yang lebih bersifat pribadi yang hegemonik. Fenomena di atas telah terjadi dihampir seluruh lapisan masyarakat. Baik di daerah perkotaan maupun daerah pedesaan. Masyarakat yang ada diberbagai daerah nyaris tanpa ada kekuatan yang dapat menghalanginya. Upaya pemerintah dalam menyelesaikan problem kebangsaan ini seakan tidak ada. Mereka seakan acuh tidak acuh terhadap apa yang dirasakan rakyat. Kepentingan pribadi sangat mendominasi dalam keseharian para petinggi negara. Rakyat kecil hanya menjadi barang dagangan untuk mencapai ambisinya. Padahal rakyat butuh ayoman dan perhatian dari pemerintah agar bisa hidup dengan layak. Apalagi di zaman yang serba canggih ini. Diakui atau tidak, pengaruh globalisasi telah menciptakan disintegrasi bangsa. Kehidupan individual semakin membudaya di Negeri ini. Solidaritas sosial sudah terkikis oleh ambisi-ambisi pribadi. Akibatnya, persatuan dan kebersamaan sosial tidak bisa kita temukan dalam kehidupan ini. Fenomena ini menunjukkan bahwa bangsa Indonesia mengalami krisis dari berbagai aspek. Selain pemerintah kita yang tidak memiliki integritas kebangsaan, ditingkat greess root (masyarakat bawah) juga mengalami

hal demikian. Kekerasan terjadi dimana-mana. Pencurian, perampokan, dan perderan obat-obatan terlarang semakin marajalela. Kondisi ini tentu membuat kita prihatin. Sebab Negara yang terkenal kaya raya justru mengalami keterpurukan di setiap level. Mempelajari Pesan Tahun Hijriyah Selama ini, komitmen perubahan hanya sebatas wacana. Keinginan pemerintah dalam memperbaiki tatanan sosial masih berada pada tataran wacana. Impelementasinya belum dirasakan oleh rakyat. Hal ini dikarenakan pemerintah dan para pemangku Negara tidak serius dalam memperbaiki tatanan sosial bangsa ini. Akibatnya, bangsa ini semakin terpuruk. Moralitas bangsa semakin jauh dari nilai-nilai religious dan kemanusiaan. Karakter kebangsaan dan keindonesiaan telah hilang dari kehidupan bangsa ini. Identitasnya sebagai bangsa Indonesia telah diganti dengan identitas baru yang kebarat-baratan. Padahal, kalau kita lihat secara historis, bangsa ini dibangun diatas nilai-nilai kebangsaan dan keindonesiaan. Nyatanya, niali-nilai kebangsaan itu telah mengalami pergeseran. Apapun alasannya, kita (bangsa Indonesia) harus keluar dari keterpurukan ini. Peringatan tahun baru hijriyah (1435) harus kita jadikan momentum untuk merefleksikan pesan-pesannya. Sebab, peringatan tahun baru islam ini tidak hanya menyangkut hijrahnya Nabi dari Mekkah ke Madinah, melainkan benyak mengandung pelajaran. Ia sarat dengan pesan-pesan sosial dan spiritual. Pesan moral yang bisa kita ambil dari peristiwa hijriyah adalah semangat kebersamaan dan persaudaraan. Dengan semangat persaudaraan Islam, saat umat Islam Makkah hijrah ke Madinah bersama Rasulullah, umat Islam Madinah dengan suka-cita menyambut kaum pendatang, memberi bantuan, dan bersama-sama membangun negeri Islam Madinah. Keindahan ukhuwah Islamiyah kaum Muslimin generasi awal itu, antara Anshar dan Muhajirin, seakan tampak di pelupuk mata ketika kita memasuki Tahun Baru Islam 1435 ini. Kita sebagai umat Muhammad seyogyanya menggali kembali nilai-nilai yang terkandung di balik peristiwa hijrah. Secara politik, hijrah adalah ba-

gian dari strategi untuk mengembangkan perlawanan dengan membangun basis kekuatan, membina kader, merangkul dan membentuk aliansi strategis serta berjuang secara bertahap, konsisten dan komitmen memberangus sistem yang korup, jahil, dan dzalim yang status quo di Mekkah dan Jazirah Arab pada saat itu. Jika ini diletakkan pada konteks sekarang, maka élan vital perjuangan Muhammad sang Revolusioner akan terus mengharu biru dan mampu memberi semangat bagi umatnya. Terutama pada masa panca roba sosial saat ini, yang mana penjahat menjadi penguasa, penguasa adalah penindas yang sejati, rezim berkembang dan berjaya di atas penderitaan rakyat. Karena itu, jika semangat hijrah itu dimaknai hikmahnya secara kontekstual, mungkin kita mafhum bahwa hijrah Baginda Rasul bukan sekedar cerita agama atau roman pengantar tidur. Sekarang hijrah bukan sekadar cerita berpindah secara fisik, tapi hijrah adalah memuat semangat perlawanan dan upaya untuk membangun peradaban yang lebih baik. Terlebih kita sedang mengalami peradaban rusak, peradaban yang kapitalistik dan menghisap, peradaban yang dibuat para penindas untuk melanggengkan status quo dan penindasan. Jika kita sedang berada di negeri yang korup, jahil dan dzalim, maka hijrah adalah bergerak-berjuang-melawan untuk mengubahnya. Dengan demikian, momentum tahun baru hijriyah ini perlu kita jadikan inspirasi atau spirit dalam melakukan perubahan. Kita (bangsa) Indonesia harus hijrah dari problematika sosial ini. Kita harus memperbaiki bangsa ini. Dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan yang terkandung dalam pristiwa hijrah ini, kita dan semua elemen masyarakat harus bisa keluar dari problematika bangsa ini. Spirit perubahan yang terkandung dalam tahun baru hijriyah harus kita internalisasi menjadi siprit perjuangan dalam memperbaiki tatanan sosial politik dan ekonomi. Sehingga kesejahteraan bangsa Indonesia dapat terwujud. Wallahu a’lam. = *) Mahasiswa Pascasarjana Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dan Peneliti di BEDUG Institute.

Menyoal Jamaah Haji “Sandal Jepit”

Besarnya minat menunaikan ibadah haji umat muslim di tanah air, membuat bisnis perjalanan haji menjadi sangat menggiurkan. Padahal, jumlah kuota keberangkatan haji tidak bertambah signifikan setiap tahunnya.

D

alam sepuluh tahun terakhir, kuota haji yang diberikan kerajaan Saudi Arabia kepada Pemerintah Indonesia hanya sekitar 210.000 jamaah, yang terbagi 85-90% kuota haji reguler dan 10-15% kuota haji plus. Tingginya animo masyarakat untuk menunaikan ibadah haji yang terus meningkat, membuat biro-biro perjalanan haji yang tidak mendapat kuota resmi dari Kerajaan Saudi Arabia melalui Kementerian Agama, tetap berlomba-lomba menjual janji mampu memberangkatkan jamaah haji kelalui kuota khusus yang diberikan oleh Kerajaan Arab Saudi. Selain kuota resmi yang dikelola oleh Kementerian Agama (UU No. 13 Tahun 2008 tentang Haji), memang

ada kuota khusus yang diberikan langsung oleh Kerajaan Arab Saudi bagi tamu kerajaan atau berupa kunjungan-kunjungan yang sifatnya khusus tanpa melalui Kementerian Agama. Kuota ini oleh Kementerian Agama kemudian digolongkan sebagai haji non kuota, karena pengelolaannya diluar wewenang (tidak melalui) Kementerian Agama. Semua tamu resmi Kerajaan Arab Saudi akan dilayani dengan baik, mereka juga tidak perlu memikirkan biaya apapun. Berbanding terbalik dengan jamaah haji non kuota lainnya yang terkenal dengan sebutan jamaah haji “sandal jepit”. Konon di Arab Saudi mereka banyak yang tersesat dan terlantar, kemudian ketika ditemukan mereka selalu menggunakan sendal jepit sebagai alas kaki, itulah mengapa mereka disebut jamaah haji sandal jepit. Jika ditelaah lebih jauh, jamaah haji sandal jepit adalah korban dari ketidak mampuan Kementerian Agama dalam melobi Kerajaan Arab Saudi untuk menambah jumlah kuota haji Indonesia. Menurut data Kementerian Agama, hingga saat ini jumlah jamaah yang telah mendaftar untuk berangkat haji telah mencapai lebih dari dua juta orang. Calon jamaah haji yang mendaftar saat ini baru bisa berangkat paling cepat enam tahun ke depan, itu pun untuk jamaah dari daerah yang penduduk muslimnya sedikit seperti Papua. Sedangkan di daerah yang padat penduduk muslimnya seperti Yogyakarta, Jakarta, dan Aceh, antrian bisa mencapai 16 tahun, sementara untuk haji plus harus mengantri sekitar 5-6 tahun. Celah inilah yang kemudian dipakai biro-biro perjalanan haji yang tidak bertanggung jawab untuk

mengeruk uang sebanyak-banyaknya tanpa memberikan jaminan kualitas pelayanan. Biro perjalanan haji yang tidak bekerja sama dengan Kementerian Agama ini, kemudian berlomba-lomba mendapatkan visa dari Kerajaan Saudi Arabia melalui broker-broker yang menawarkan mampu memberikan visa haji. Namun begitu, cara ini tentu sebenarnya juga rawan terhadap tindak penipuan. Jika para broker tersebut gagal menyediakan kuota (visa), maka calon jamaah yang telah mendaftar melalui biro perjalanan haji tersebut turut gagal pula untuk berhaji. Melaksanakan ibadah haji tanpa melalui prosedur yang ada di Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU), memang sangat beresiko. Resiko utama yang harus dihadapi jamaah calon haji jika tetap memaksakan diri untuk berhaji melalui biro perlajanan haji yang tidak resmi sangat jelas, yakni tidak adanya kepastian keberangkatan ke tanah suci. Biro perjalanan haji yang tidak bekerja sama dengan Kementerian Agama hanya mengandalkan broker untuk menyediakan kuota (visa) bagi para calon jamaah. Kemungkinan kegagalan broker dalam menyediakan kuota tersebut sangat besar, apalagi sekarang Kerajaan Arab Saudi lebih memperketat pengawasan terkait kuota undangan resmi kerajaan. Di Arab Saudi, para jamaah haji sandal jepit ini biasanya juga akan merepotkan para petugas pelaksana ibadah haji. Ketika para jamaah itu ada yang sakit, pasti mereka akan datang ke kantor Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) yang pada hakekatnya diperuntukkan bagi jamaah haji yang melalui jalur resmi. Jamaah haji san-

dal jepit ini juga sering menempati maktab-maktab yang dirancang untuk ditempati haji berkuota (resmi). Pihak haji berkuota yang berhak menempati maktab yang telah disediakan, hanya dapat menyampaikan keluhan atas ketidaknyamanan tersebut pada Kementerian Agama. Selain itu, yang paling menyusahkan petugas pelaksana ibadah haji di Arab Saudi adalah ketika para jamaah sandal jepit ini tersesat dan mereka tidak bisa berbahasa Indonesia serta tidak tahu tempat tinggalnya. Petugas pengurus mereka biasanya tidak berani ke kantor instansi terkait untuk mengambil jamaah yang tersesat tersebut. Akibatnya, jika ada jamaah haji sandal jepit yang tersesat dan masih kuat jalan, maka mereka akan dikembalikan ke Masjidil Haram oleh petugas resmi pelaksana ibadah haji. Dengan kata lain, keberadaan jamaah haji sendal jepit selain merugikan haji berkuota juga merugikan petugas pelaksana ibadah haji di Arab Saudi. Sudah saatnya Kementerian Agama selaku pemegang penuh otoritas penyelenggarakan ibadah haji di Indonesia mengevaluasi kinerjanya. Ketidakmampuan dalam melobi kerajaan Arab Saudi untuk menambah kuota haji bagi Indonesia, perlu dievaluasi secara matang, karena dari sanalah akar permasalahan haji sandal jepit itu muncul. Penyelenggarakkan ibadah haji yang baik, tentu akan mengangkat derajat Indonesia dimata negara-negara di dunia, khususnya negara Islam. Semoga!= *) Alumni jurusan S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta.

Pemimpin Redaksi Abrari (Non Aktif), Wakil Pemimpin Redaksi Zeinul Ubbadi, Redaktur Ahli M. Husein, Redaktur Pelaksana Abdur Rahem, M. Kamil Akhyari, Sekretaris Redaksi Benazir Nafilah, Admin Indriani Y.M, Tata Letak Didik Fatlurrahman, Novemri Habib Hamisi, Desain Grafis Ach. Sunandar, Khoiril Anwar, Fotografer Mahardika Surya Abriyanto (Non Aktif), Website Hairil Anwar, Biro Sumenep M. Hayat (Kepala) Syah A. Latief, Syamsuni, Junaidi, Biro Pamekasan G. Mujtaba (Kepala), Muhammad Fauzi, Ali Syahroni Biro Sampang Miftahul Ulum (Kepala), Ryan H, Junaidi, Biro Bangkalan Moh. Ridwan (Kepala), Doni Harianto, Biro Surabaya Hana Diman (Kepala), Ari Armadianto, Joeli Hidayati, Dedy Bashori, Biro Probolinggo M. Hisbullah H (Kepala), Sugianto, Mahfud Hidayatullah, Biro Jakarta Gatti (Kepala), Satya, Cahyono, Willy Kontributor FL. Wati (Bali) Anwar Anggasoeta (Yogyakarta) Ahmad Sahidah (Malaysia), Manajer Pemasaran Moh. Rasul Accounting Ekskutif Husnan (Sumenep), Mohammad Muslim (Pamekasan), G. A. Semeru (Surabaya) Penerbit PT. Koran Madura, Komisaris Rasul Djunaidi, Direktur Utama Abrari, Direktur Keuangan Fety Fathiyah, Alamat Redaksi Jl. Adirasa 07 Kolor Sumenep, email koranmadura@ymail.com, opini.koranmadura@gmail.com, Telepon/Fax (0328) 6770024, No. Rekening BRI 009501000029560, NPWP 316503077608000 http:// www.koranmadura.com/ | Wartawan Koran Madura dibekali ID Card (kartu pengenal) dan tidak diperkenankan menerima imbalan berupa apapun dari narasumber


OL AHRAGA

88

RABU 6 NOPEMBER 2013 NO. 0233 | TAHUN II

RABU 6 NOPEMBER 2013

Mission Impossible Milan

LIONEL MESSI vs KAKA 2 4/0 6 80.3% 0.5

RATING LIONEL MESSI

Penampilan Gol/Asis Tendangan Akurasi Umpan Menang Bola Atas

9.2

8.8

1 0/1 2 80% 0

RATING KAKA

BARCELONA - AC Milan mengemban misi sangat berat saat bertandang ke Camp Nou pada laga keempat Grup H Liga Champions pada Kamis (7/11) dini hari nanti. Saking beratnya laga ini, misi ini pun disebut sebuah “Mission Impobsible” untuk AC Milan. Pasalnya, mereka sedang terpuruk dalam kompetisi domestik. Akhir pekan lalu, mereka takluk dari Fiorentina di San Siro. Ini adalah kekalahan kelima “I Diavolo Rosso” musim ini dan membuat posisinya di klasemen sementara terpuruk ke peringkat ke-11 dengan 12 poin. Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri mengakui bahwa ini adalah periode terburuknya sejak melatih klub kota mode Italia pada 2010 silam. Posisi itu bak bumi dengan langit bila dibandingkan dengan kondisi Barcelona. Tim Catalan itu belum pernah kalah di La Liga musim ini. Dari 11 laga, mereka memetik 10 kemenangan dan satu kali imbang dan mengantar mereka bertengger di puncak klasemen sementara. Pekan lalu, mereka menang tipis 1-0 atas tim satu kota Espanyol. Tim asuhan Gerardo Tata Martino ini juga tidak pernah kalah di kompetisi Eropa. Kekalahan demi kekalahan AC Milan di kompetisi domestik membuat mental para pemain Milan sedang berada di titik nadir. Perlu dorongan yang lebih kuat untuk membangkitkan kepercayaan diri Mario Balotelli dan kawan-kawan. Keterpurukan mental itu dipastikan akan semakin parah bila pada dini hari tadi mereka menelan kekalahan dari Barcelona di Camp Nou. Apalagi dalam sejarah perte-

Swansea Siap Tundukkan Krasnodar SWANSEA - Pelatih Swansea City Michael Laudrup meminta anak-anak asuhnya memberi reaksi positif atas kekalahan 0-1 mereka dari Cardiff City di kompetisi domestik, Minggu (3/11) lalu, pada pertandingan melawan Kuban Krasnodar di Liga Europa Jumat (7/11) mendatang. Swansea akan berangkat ke Rusia untuk menantang tuan rumah Kuban Krasnodar pada laga Grup A Liga Europa. Mereka butuh hasil potisif untuk mengembalikan tingkat kepercayaan dirinya. “Saya sudah bilang banyak kali bahwa tim ini memiliki karakter dan mereka akan tunjukkan itu. Tetapi memang selalu bagus untuk mendapat konfirmasi sesuatu dan saya yakin kami akan melihat reaksi dari tim karena mereka sangat kecewa dengan kekalahan ini,” kata Laudrup. Dia melanjutkan, “Laga pada Kamis adalah perjalanan lima jam penerbangan dengan perbedaan waktu empat jam. Perjalannya lebih lama dari pertandingan itu sendiri. Tetapi saya sudah bilang sebelumnya dan saya akan mengatakan sekali lagi bahwa kami memenangkan Piala Liga sehingga kami berada di Eropa sekarang. Kami akan mencoba meraih ke-

menangan di Rusia karena kami memiliki sejarah dengan mereka setelah mereka berhasil mencetak gol pada detik-detik terakhir saat melawan kami di Swansea.” “Saat kami menghadapi sebuah tim yang memiliki kekuatan fisik seperti Stoke pada Minggu nanti sebelum jeda internasional, maka kami harus memetik kemenangan,” ucapnya lagi. Pada bagian lain, Laudrup berbicara tentang pemain baru yang didatangkan pada musim panas lalu yaitu Wilfried Bony yang dibeli dari klub Belanda Vitesse Arnhem dengan 12 juta pound belum. Pemain ini belum terlalu gemilang di Liga Utama Inggris. Menurut Laudrup, hal itu terjadi karena persiapan pramusim pemain internasional Pantai Gading itu terlalu minim. “Ketika Bony datang ke sini, dia tidak punya waktu pramusim yang cukup dan setelah kami menandatanganinya dia juga harus menunggu sembilan hari sebelum mendapat ijin kerja. Dia baru mulai bermain dan tampil bagus dalam beberapa pertandingan, khususnya pada laga-laga Liga Europa dan beberapa laga lainnya. Tetapi kami menginginkan dia berada dalam penampilan terbaiknya karena saya adalah orang yang pal-

ing mengetahui kemampuannya sehingga membawa dia ke sini,” papar pria Denmark itu lagi. Mantan pemain Barcelona dan Real Madrid itu meneruskan, “Kami di sini membantunya dan kami sudah coba melakukan itu dengan memberinya sebuah program. Kami melakukan sesuatu yang spesial untuk membantunya mencapai penampilan terbaiknya. Saya kira dia mengerti bahwa mungkin dia akan absen pada beberapa laga, meskipun semua pemain ingin bermain pada setiap pertandingan, tetapi apa yang coba kami lakukan adalah ingin agar dia tampil pada bentuk permainan terbaiknya. Mari kita tunggu penampilan terbaik Wilfried.” “Saya tidak tahu berapa lama dia butuh waktu untuk itu, tetapi dia memang butuh waktu untuk beradaptasi karena ini sebuah langkah besar saat dia pindah dari Liga Belanda ke Liga Utama Inggris,” tutup mantan kapten Timnas Denmark itu. (sky sports/aji)

Bek Krasnodar Alexei Kozlov (kiri) berebut bola dengan penyerang Swansea City Michu (kanan). Keduanya akan bertarung lagi dalam lanjutan liga Eropa Jumat mendatang.

DATA DAN FAKTA

HEAD TO HEAD

• Barcelona memenangi dua laga terakhir di liga Champions melawan Milan dan mencetak 7 gol • Barcelona membukukan 11 umpan terobosan, terbanyak dari seluruh kontestan liga Champions musim ini • AC Milan hanya menang 3 kali dari 16 kali laga away mereka, dan hanya sekali saja menang melawan tim Spanyol dari 11 kali laga away mereka. • Kemenangan terakhir Milan diraih 23 November saat menundukkan Udinese 1-0 melalui gol Kaka • AC Milan tak pernah menang atas Barcelona di Camp Nou selama 22 pertandingan berturutturut hingga saat ini • Lionel Messi menyumbang 4 gol dari koleksi 6 gol Barca di Liga Champions musim ini. • Cesc Fabregas melewati 14 laga tanpa membuat asis di liga Champions. • Setengah dari gol yang dicetak Milan musim ini selalu terjadi jelang pertandingan berakhir • Sepanjang musim ini Barcelona belum pernah sekalipun kalah atau meraih hasil imbang di kandang

23/10/13 Milan 1 - 1 Barcelona 13/03/13 Barcelona 4 - 0 Milan 21/02/13 Milan 2 - 0 Barcelona 04/04/12 Barcelona 3 - 1 Milan 29/03/12 Milan 0 - 0 Barcelona

muan kedua klub itu di Liga Champions dalam tiga musim terakhir, Milan tidak pernah menang di Camp Nou. Dan, Barcelona selalu menghentikan langkah Milan ke fase lebih jauh Liga Champions. Milan memang selalu bisa menahan imbang atau bahkan mengalahkan Barcelona di San Siro, tetapi El Barca selalu bisa berbalik dan menyikat AC Milan tanpa ampun di Camp Nou. Musim lalu, misalnya, mereka sukses mengalahkan Barcelona dua gol tanpa balas di San Siro, tetapi pada leg kedua di Camp Nou, Milan disikat tanpa ampun dengan empat gol tanpa balas. Musim ini, kedua tim kembali bertemu. Pada leg pertama dua pekan lalu, mereka bermain sama kuat 1-1 di San Siro berkat gol Robinho untuk Milan dan Lionel Messi bagi Barcelona. Tetapi Barcelona siap kembali melumat Milan saat ber-

PERKIRAAN PEMAIN Barcelona (4-3-3) Victor Valdes (GK); Dani Alves, Gerard Pique, Javier Mascherano, Montoya; Xavi Hernandez, Sergio Busquets, Andres Iniesta; Alexis Sanchez, Neymar, Lionel Messi AC MILAN (4-3-2-1) Gabriel (GK); Ignazio Abate, Zaccardo, Zapata, Kevin Constant; Riccardo Montolivo, Nigel De Jong, Sulley Muntari; Ricardo Saponara, Kaka, Mario Balotelli

main di hadapan puluhan ribu pendukung Barcelona di Camp Nou. Walaupun Lionel Messi sudah absen mencetak gol di La Liga dalam tiga laga terakhir, tetapi Barcelona masih memiliki Neymar dan Alexis Sanchez yang selalu mencetak gol penting Barcelona. Terakhir kali Messi mencetak gol ke gawang Milan dua pekan silam itu. Meski demikian, Messi tetaplah seorang pemain yang sangat berbahaya. Dia tetap akan menjadi ancaman serius bagi gawang Milan. Bukan tidak mungkin, laga melawan Milan ini akan menjadi momentum kebangkitan Messi dalam urusan mencetak gol. Kalaupun Messi tetap mandul, semua pemain mulai dari pemain depan sampai pemain belakang bisa mencetak gol, kecuali kiper Victor Valdes. Menanggapi kondisi timnya

yang sedang jeblok, pemain Milan asal Brasil Ricardo Kaka yakin sekali, dia bersama teman-temannya akan segera bangkit dari keterpurukan itu. Dan menghadap Barcelona adalah momentum kebangkitan Milan tersebut. Karena itu dia mengingatkan Barcelona untuk tidak menganggap mereka enteng hanya karena kondisi yang memilukan tersebut. “Kami akan keluar dari masamasa kelam ini. Jika kami percaya, maka itu bisa terjadi. Aku tidak ingin berjanji lagi. Gol dan assist akan jadi faktor, tapi kemauan dari klub jauh lebih penting. Itu dimulai dari melawan Barcelona pekan ini, kami menunjukkannya di pertandingan pertama melawan mereka bahwa kami bisa bersaing dan tampil bagus,” tegas Kaka. Keyakinan yang sama diusung Wakil Presiden Milan Adriano Galliani. Menghadapi situasi buruk ini, pria berkepala plontos tersebut tetap tenang. Dia yakin, dalam waktu yang tidak terlalu lama, Milan akan segera bangkit. Untuk mengembalikan situasi ini, sejak kekalahan dari Fiorentina pada Sabtu pekan lalu, para pemain Milan langsung masuk ke pemusatan latihan untuk segera membenahi situasi yang sedang tidak enak ini. Karena itu, kita tunggu saja hasilnya pada laga melawan Barcelona nanti. Apakah Milan betulbetul sudah berbenah diri atau malah masih terpuruk. walaupun, menghadap Barcelona bukanlah ajang yang bagus membuktikan kembangkitan Milan. Tim dengan kondisi terbaik seperti Real Madrid saja bisa ditaklukkan Barcelona. Karenanya, tidak berlebihan kalau laga dini hari nanti di Camp Nou adalah sebuah “Mission Imposible” AC Milan. (sky sports/carol aji)

Villareal Petik Kemenangan Penting

Striker Villareal Ikechukwu Uche (tengah) melakukan selebrasi dengan rekannya Aquino setelah mencetak gol ke gawang Elche dalam lanjutan La Liga antara Elche vs Villareal di Stadion Martin Valero. Villareal membawa pulang tiga poin setelah menaklukkan tuan rumah 1-0. MADRID - Villarreal sukses menaklukkan tuan rumah Elche dengan skor tipis 1-0 pada lanjutan La Liga Spanyol yang berlangsung di Martinez Valero Stadium pada Selasa (5/11) dini hari WIB kemarin. Gol kemenangan tim Kapal Selam Kuning itu dicetak oleh Ikechukwu Uche pada menit ke90. Kemenangan ini adalah respon positif tim yang baru kembali ke kompetisi teratas Spanyol pada musim ini dari kekalahan atas Getafe pada Kamis pekan lalu. Dengan kemenangan ini, anakanak asuh Marcelino Garcia Toral itu mantap di peringkat keempat klasemen sementara dengan unggul tiga poin atas Athletic Bilbao yang bertengger di peringkat kelima. Sehari sebelumnya, Bilbao takluk 0-2 dari tuan rumah Atletico Madrid. Sementara Elche terpaku di peringkat ke-13 dengan 10 poin. Ini adalah kekalahan kelima mereka di musim ini. Meski tampil sebagai tim tamu, Villarreal menguasai jalannya pertandingan. Mereka unggul dalam penguasaan bola dan jumlah tendangan ke gawang. Giovani Dos Santos dan kawankawan memegang 55 persen penguasaan bola dan hanya menyisakan 45 persen untuk Elche. Selain itu, mereka melepas 16 kali tendangan ke gawang dengan enam di antaranya tepat sasaran. Sementara Elche hanya memiliki lima tendangan ke gawang, tetapi tidak ada yang tepat sasaran.

ELCHE Gol Offside Pelanggaran Sepak Pojok Throw-in Dribble Tekel

0 3 19 9 28 7 19

63% Umpan Sukses

69%

Menang Bola Atas

45%

Penguasaan Bola

VILLAREAL 1 Gol 2 Offside Pelanggaran 11 Sepak Pojok 9 38 Throw-in 8 Dribble 18 Tekel

37% Umpan Sukses

78%

Menang Bola Atas

55%

Penguasaan Bola

Kendati menguasai jalannya pertandingan, anak-anak Villarreal sulit menembus pertahanan tuan rumah. Hingga babak pertama usai, kedua tim bermain imbang tanpa gol. Meskipun mereka memiliki sejumlah peluang untuk menghasilkan gol. Misalnya, peluang pertama Villarreal didapat oleh Hernan Perez, tetapi tendangannya dari dalam kotak penalti masih keluar dari sasaran.

Memasuki babak kedua, Villarreal terus menggempur pertahanan tuan rumah. Tetapi beberapa peluang yang didapat, termasuk lewat Ikechukwu Uche lewat begitu saja. Hingga akhirnya, pada menit ke-90, Uche tidak mau lagi membuang peluang emas yang didapat untuk menghasilkan gol kemenangan timnya. Gol itu berawal dari umpan silang Pereira dari tengah kotak penalti dan striker internasional Nigeria itu yang menusuk di sisi kanan kotak penalti lawan tanpa salah melepas tembakkan ke gawang untuk menaklukkan penjaga gawang tuan rumah Manuel Yague. Ini adalah gol ketiga Uche untuk Villarreal di La Liga musim ini. Sementara dari Liga Serie A Italia, tuan rumah Bologna hanya bermain imbang tanpa gol saat menjamu Chievo Verona di Stadio Renato Della’Ara, Selasa (5/11) dini hari WIB kemarin. Meski Bologna menguasai jalannya pertandingan dengan 51 persen penguasaan bola dan 12 tendangan ke gawang, mereka gagal mencetak gol. Hal itu disebabkan oleh penyelesaian akhir yang buruk dari tim tuan rumah. Hasil ini memperpanjang rekor Bologna yang tidak terkalahkan dalam tiga laga terakhir. Sebaliknya bagi Chievo, ini adalah poin pertama mereka dalam tujuh laga terakhir. Chiveo terpuruk di dasar klasemen sementara Liga Serie A Italia, sedangkan Bologna naik ke peringkat 16. (espn/aji)


Taneyan Lanjang

1

RABU 5 NOVEMBER 2013 NO.0233 | TAHUN II

RABU

9

6 NOVEMBER 2013

NARKOTIKA

Peredaran Narkoba Mengkhawatirkan BANGKALAN - Peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Bangkalan makin mengkhawatirkan. Apalagi selama tahun 2013 ini, dalam kurun waktu 10 bulan terakhir sebanyak 80 pengedar dan pengguna barang haram tersebut berhasil diamankan oleh Polres setempat. Bahkan, peredaran narkoba belakangan ini mulai menyebar ke beberapa wilayah pantura dan tidak lagi terpusat. Kapolres Bangkalan, AKBP Sulistyono mengungkapkan hingga Oktober 2013 ini, pihaknya telah menerima 50 laporan penyalahgunaan narkoba dan sejenisnya di wilayah hukum setempat. Dari laporan sebanyak itu, 80 orang telah diamankan dan dinyatakan positif menggunakan narkoba. Dari 80 orang tersebut, belum satupun tercatat pengguna di bawah umur atau remaja. “80 orang itu telah ditetapkan menjadi tersangka, mereka adalah pengedar dan pengguna narkoba, rata-rata sudah dewasa,” jelasnya. Lebih lanjut Sulistyono menjelaskan peredaran narkoba saat ini semakin meluas dan berkembang. Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus pihak kepolisian. Sebab ke depannya wilayah Bangkalan harus benar-benar bebas dari kasus narkoba. Selama ini, kasus tersebut menjadi peristiwa yang sangat fenomenal bahkan sering kali menjadi pembahasan di media massa. "Berbeda dengan sebelumnya, peredaran narkoba kini tidak terpusat lagi di Socah, beberapa lokasi di pesisir utara Bangkalan, seperti Klampis dan Sepuluh, juga terindikasi menjadi kawasan peredaran narkoba. Kasus ini harus tuntas, kami mengharap ada peran aktif masyarakat dalam mengantisipasi meluasnya peredaran narkoba," paparnya. Bagi para tersangka, kata Sulitiyono, sebagai ganjaran terhadap perbuatannya dapat dijerat dengan pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan kurungan maksimal 12 tahun penjara dan pidana denda paling sedikit Rp 800.000.000 dan paling banyak Rp 8000.000.000.(dn/rah)

Ulifiyah

Rumah Ulif

P

Aktivis

erempuan juga memiliki bakat, sifat disiplin, loyal, kerja keras, dan mampu mempengaruhi lingkungannya. Karakter ini bisa menjadi modal bagi perempuan manapun dalam mengasah ilmu dan menjadi perempuan berprestasi. Memang kesan minor seringkali membuat posisi perempuan terpojok, namun itu bukan menjadi halangan bagi perempuan untuk berhenti meniti hari, menata diri hingga menuai prestasi. Karakter tersebut melekat pada Ulifiyah. Perempuan kelahiran 27 November 1993 itu sungguh luar biasa. Selain aktivitas kuliah, Ulifiyah juga menekuni banyak aktivitas. Seolah ia memiliki semangat membaja, bahkan tak jarang, hampir 24 jam waktunya disisikan untuk belajar dan belajar. Dalam prosesnya, kini Ulif sedang aktif di beberapa forum kajian, salah satunya di Roemah Ilmoe, forum kajian rutin satu Minggu dua kali itu menjadi aktivitas yang tak tergantikan. Bagi perempuan yang akrab disapa Ulif, di forum itu adalah rumah, dimana dia menempa ilmu dan terus berproes. “Saya tak pernah gengsi berkumpul dengan para lelaki. Karena di forum kajian Roemah Ilmoe semuanya lelaki, hanya saya perempuannya. Tetapi satu hal yang ingin saya lakukan, untuk menepis stigma miring tentang perempuan, karena perempuan juga bisa cerdas dan berprestasi,” ucapnya Tak pelak, hasil dari prosesnya pun kini menuai hasil, perempuan yang hobi menulis itu benar-benar menginspirasi banyak orang, tidak hanya jago berwacana dalam berbagai forum, tetapi juga jago dalam menulis. Tulisannya sudah dimuat diberbagai media, salah satunya di majalah Kirana. Maka tak terlalu berlebihan jika teman-temannya sampai bilang bahwa RA Kartini baru pantas dikalungkan untuknya. (sym)

riyan hariyanto/koran madura

PERINGATI TAHUN BARU ISLAM. Ratusan siswa TK di Kabupaten Sampang memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1435 hijriyah. Peringatan tahun baru Islam tidak semeriah tahun baru masehi.

Tahun Baru Islam Kurang Meriah Pemerintah Kurang Memfasilitasi Kegiatan Tahun Baru Islam PAMEKASAN - Perayaan tahun baru Islam 1 Muharram 1435 hijriyah tak semeriah tahun baru masehi. Pantauan Koran Madura, di pusat kota di empat kabupaten di Madura hampir tak ada kegiatan apapun dalam perayaan itu. Hal ini ditengarai karena masyarakat lebih memperhatikan kegiatan yang bersifat hura-hura. Sekretaris Komisi D DPRD Pamekasan, Amin Rifki, mengatakan, masyarakat Pamekasan lebih mengenal kalender masehi daripada kalender hijriyah. Sehingga, mereka menganggap hanya tahun baru masehi yang layak dirayakan. Menurutnya, hal itu karena lemahnya peran pemerintah dan Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Syariat Islam (LP2SI) dalam memasyarakatkan kalender hijriyah. “Kami prihatin, pada saat pergantian tahun baru masehi masyarakat demikian antusias merayakannya meskipun dalam kondisi hujan hingga larut malam. Sementara pada

tahun hijriyah, pemerintah tidak menfasilitasi dengan kegiatankegiatan untuk menyambutnya,” katanya. Seharusnya, kata pria yang juga pengasuh salah satu pesantren di Kecamatan Pegantenan ini, pemerintah sebagai pemangku kebijakan lebih memperhatikan untuk menfasilitasi perayaan tahun baru hijriyah daripada tahun baru masehi. Tradisi Muharram Di Kabupaten Pamekan, hanya Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan, yang merayakan pergantian tahun baru hijriyah dengan menggelar pawai

obor. Pawai dengan ribuan obor dan diiringi musik rebana itu digelar dari Sekretariat PMII di Jl Brawijaya menuju Arek Lancor. Ketua Korp PMII Putri (Kopri) Pamekasan, Zahratun, mengatakan aksi pawai obor itu untuk mengenalkan kepada masyarakat Pamekasan bahwa mereka memiliki kalender hijriyah yang juga bisa digunakan sebagai hitungan tahun. “Kami ingin mengajak masyarakat untuk tidak hanya merayakan tahun baru Masehi yang merupakan kalender non muslim, namun juga mensyukuri pergantian tahun baru Hijriyah, sebagai kalender Islam,” katanya. Di Sumenep, hanya PC Gerakan Pemuda (GP) Ansor bersama Lembaga Pendidikan (LP) Maarif PCNU Sumenep yang menggelar perayaan tahun baru dengan menggelar lomba Gerak Jalan Shalawat, Selasa (5/11). Lomba bertemakan “Satu Hati Menjaga Tradisi, Satu Gerakan Pertahankan NKRI” dimak-

BBM LANGKA

Kantor Kecamatan Disegel SUMENEP – Gerakan Masyarakat Peduli BBM menyegel Kantor Kecamatan Arjasa, Senin (4/11). Massa mengaku kecewa pada camat setempat karena permintaannya tidak dipenuhi. Kantor tersebut akan disegel hingga permintaanya dipenihu. “Ada tiga hal yang harus dipenuhi jika kantor kecamatan (ingin) kembali kami buka. Pertama, kelangkaan BBM harus segera dicarikan solusi. Kedua, pemerintah harus bertanggung jawab atas normalisasi BBM di kepulauan. Ketiga, kami minta pihak Formpimka Kangean untuk memanggil APMS sebagai kepanjangan tangan dari Pertamina,” jelas Ali Wafa, koorlap aksi, Selasa (5/11). Massa juga meminta pemkab turun tangan, karena kelangkaan BBM sudah terjadi sejak beberapa bulan terakhir. “Ini sudah terjadi berbulan-bulan, tapi tidak ada langkah konkret dari pemerintah. Maka solusi kami kemarin adalah berdemo agar pemerintah tidak hanya berpesta pora dengan hari jadi, seolah pemerintah tinggal diam atas kelangkaan BBM ini,” terangnya. Wafa mengancam, jika pemkab tidak turun tangan akan menggelar aksi besar-besaran ke pemkab. “Jika Pemkab tidak turun tangan mengatasi masalah ini, maka jangan salahkan kami jika ada aksi yang lebih besar dari aksi yang dilakukan beberapa waktu lalu ke Pemkab,” tegasnya. Anggota Komisi B DPRD Sukarnaidi meminta pemerintah segera turun tangan, mengatasi kelangkaan BBM yang berujung

syamsuni/kora madura

DEMO. Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli BBM menggelar demo dan menyegel Kantor Kecamatan Arjasa, Senin (4/11). pada aksi tersebut. Menurutnya, jika pemerintah hanya saling lempar tugas, maka masalah BBM tidak akan pernah selesai. Dia menambahkan bahwa solusi turun tangannya pemerintah dalam hal mengatasi masalah BBM, sambung Politisi PKB tersebut, agar tidak memancing hawa panas lagi hingga akan terjadi aksi yang lebih besar. “Sebab, pengamatan saya, aksi yang kemarin itu merupakan puncak dari kekecewaan masyarakat kepulauan tentang kelangkaan BBM yang terjadi,” pintanya. Sementara Bupati A Busyro Karim mengaku tidak tinggal diam dalam mengatasi kelangkaan BBM di daerah kepulauan. Pemerintah sudah membentuk APMS. “Jadi, apa sih masalahnya. APMS sudah ada, rekomendasi pun juga sudah kami bebaskan. Terus kalau ada persoalan, pemerintah yang jadi

sasaran. Seharusnya, masalah ini berada pada pihak pelaksana. Kalau APMS seperti ini, maka perlu kiranya ditelusuri,” katanya kepada Koran Madura. Bupati menjelaskan ada tiga pilar yang harus saling bahu membahu agar masalah BBM cepat selesai. “Tiga pilar tersebut adalah swasta dan masyarakat. Tidak selalu pemerintah yang harus dipertanyakan, tetapi swasta juga harus mampu menjadi pihak yang profesional,” tegasnya. Pada Senin malam, lanjut bupati, BBM khusus daerah kepulauan sudah dikirim. “Tadi malam, tangki sudah masuk, tetapi persoalannya, ketika BBM itu sudah masuk, sampai pada tempat tertentu, habis dan habis lagi. Ini ada apa, sampai harus harganya mahal. Berarti yang harus dibenahi adalah ditingkat aplikasinya,” jelasnya. (sym/mk)

sudkan untuk mempertahankan tradisi. “Yang paling penting dari tujuan digelarnya lomba gerak jalan tersebut adalah sebagai dakwah dan syiar NU dalam menjaga tradisi dan mempertahankan tradisi,” ucap Ketua PC GP Ansor M. Muhri Zain. Dia menambahkan bahwa dengan lomba gerak jalan shalawat tersebut, selain ada tujuan dakwah dan syiar NU, juga ditestimunikan kepada para anak muda. “Kami juga ingin mengenalkan GP Ansor kepada para generasi. Termasuk juga banom-banom yang lain, seperti LP Ma’arif, IPNU, dan yang lainnya,” jelasnya. Dan di Sampang, hanya ratusan siswa pendidikan anak usia dini yang menggelar perayaan tahun baru hijriyah, Senin (4/11) sekitar pukul 07.00 WIB di Jalan Bahagia Kelurahan Rongtengah Kecamatan Kota Sampang. Pawai itu dimulai dari monumen Jalan Trunojoyo hingga ke kantor Perpustakaan Jalan Wahid Hasyim Kelurahan Gunung Sekar

Kecamatan Kota Sampang. Pawai tersebut dimaksudkan untuk mengenalkan tahun baru Islam. Ketua Panitia kegiatan tersebut, Dwi Trisna, mengatakan, peringatan tahun baru melalui pawai Muharram ini untuk menggiring anak usia dini ke arah perubahan yang lebih baik, khususnya dalam keimanan dan ketaqwaan. “Ini juga supaya sejak anak usia dini sangat antusias memperingati tahun baru Islam. Karena biasanya kalau tahun baru masehi justru semua melaksanakan perayaaannya tapi tahun baru Islam tidak seperti yang kita lihat ini sekarang ini,” ucapnya kepada Koran Madura. Pawai tersebut diikuti sekitar 600 siswa TK dari empat sekolah TK di Kelurahan Rongtengah Kecamatan Kota. Banyak budaya yang ditampilkan seperti drumband, barisan kucing, barisan kodok, serta fashion busana muslim, dan berbagai pakaian lucu menarik lainnya. (awa/sym/ryn/mk).

DEPORTASI

Dinsosnakertrans Belum Menerima Data TKI SAMPANG - Pemerintah untuk menfasilitasi," ucapnya. Arab Saudi akan mendeporDitambahkan Teguh, tasi 75 ribu Tenaga Kerja Inuntuk langkah lebih lanjut dan donesia (TKI) yang berstatus memastikan pemulangan TKI ilegal. Namun, sampai saat ini ilegal, dinsosnakertrans akan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan terus berkoordinasi dengan Trasmigrasi (Dinsosnakerperusahaan jasa tenaga kerja trans) Kabupaten Sampang Indonesia. Jika terdapat TKI belum bisa memastikan ada Sampang yang dideportasi dapat atau tidak warga Kota Bahari langsung dilakukan evakuasi yang masuk dalam pemulanuntuk pemulangan. "Nanti kita gan itu. akan berkoorKepala dinasi dengan DinsosnakerPJTKI untuk trans Sammenindak lanNanti kita akan pang Malik juti surat resmi berkoordinasi dengan yang kami Amrullah PJTKI untuk menindak terima dari Kemelalui Kasi Penempatan menterian Luar lanjuti surat resmi dan Perluasan yang kami terima dari Negeri,"jelasnya Tenaga Kerja Teguh meKementerian Luar Teguh Waluyo nilai tingginya Negeri,” mengatajumlah TKI kan, hingga ilegal tersebut, Malik Amrullah saat ini surat disebabkan Kepala Dinsosnakertrans resmi terkait masih belum Sampang hal tersebut sadarnya masih belum warga untuk ada. Hanya membekali diri saja, surat imbuan dari Kedengan dokumen resmi jika menterian Luar Negeri yang mencari kerja ke luar negeri. menginformasikan bahwa Padahal persyarakat itu menper kabupaten diimbau jika jadi kewajiban mutlak, untuk ada pemulangan TKI ilegal menghindari adanya tindakan diharapkan untuk memfasilideportasi yang setiap tahunnya tasinya. cenderung tinggi. "Sampai saat ini surat "Tingginya jumlakh TKI resminya belum ada. Cuma ada ilegal ini karena warga belum surat resmi dari Kementerian bisa mempunyai kesadaran Luar Negeri yang meninforuntuk membekali surat resmi masikan bila mana nanti di menjadi TKI legal, itu pun wilayah Kabupaten saudara wajib hukumnya agar tidak ada ada TKI yang dipulangkan dari deportasi seperti ini," katanya. Arab, dimohon bantuannya (ryn/lum)


10

SUMENEP

RABU 6 NOPEMBER 2013 NO. 0233 | TAHUN II

Belum Ada Tersangka

BBM LANGKA

Aktivitas Sekolah Lumpuh

Penyidikan SMAN 1 Batuan Terkesan Lamban SUMENEP – Penyidikan dugaan markup (penggelambungan) harga lahan SMAN 1 Batuan dinilai lamban. Kejaksaaan Negeri (Kejari) Sumenep, sampai detik ini belum menetapkan tersangka dalam kasus yang sudah diusut sejak 2012 lalu. Sebelumnya, kejari menyatakan sudah memiliki cukup bukti saat menaikkan proses penyelidikan ke penyidikan. Direktur LSM Sumenep Independen M. Ramzy menjelaskan, penyidikan kasus dugaan penyimpangan pembebasan lahan itu memang terkesan lama. Padahal, kasus itu sudah mengendap di kejari dalam kurun waktu lebih satu tahun. ”Kejari terkesan tidak berani dalam mengambil sikap, menentukan tersangka,” katanya, Selasa (5/11). Seharusnya ketika kasus itu sudah dinyatakan masuk ke penyidikan, lanjutnya, calon tersangka sudah ada. Sebab, alat bukti yang di-

kantongi diperkirakan sudah cukup kuat. ”Menaikkan penyidikan itu kan karena unsur pidananya sudah ada. Berarti kalau sudah kan tinggal membidik siapa yang paling bertanggungjawab. Ini kami kira tidak butuh waktu lama,” katanya. Hal senada diungkapkan advokat senior, A. Novel. Kejari terkesan lamban menangani kasus tersebut. Padahal, kasus dugaan markup itu banyak dinanti oleh masyarakat. ”Mengapa ini terlalu lama untuk me-

netapkan tersangka, kalau memang indikasi penyimpangannnya sudah jelas. Kami mengira penyidik tidak main-main dalam menaikkan status itu,” ujarnya. Pengamat hukum ini meminta kejari untuk memperjelas kepastian hukum dalam kasus itu. Sebab, ini menyangkut nama baik seseorang yang dalam spekulasi masyarakat sudah ada. ”Kalau memang sudah cukup bukti silakan tetapkan tersangka. Kalau memang tidak ada tinggal SP3 atau penghentian saja. Biar jelas,” ungkapnya. Kendati demikian, pihaknya yakin kejari profesioanal dalam melakukan penyidikan kasus dugaan penyimpangan pembebasan lahan itu. Sehingga, pihaknya yakin kasus itu tuntas sesuai dengan alat bukti yang didapat. ”Kami yakin kejari professional. Apalagi, sudah banyak saksi

yang diperiksa. Mungkin masih menunggu waktu, kami tunggu gebrakan kejari,” ungkapnya.

Penyidikan kasus dugaan penyimpangan pembebasan lahan itu memang terkesan lama. Padahal, kasus itu sudah mengendap di kejari dalam kurun waktu lebih satu tahun. Sementara Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sugianto mengatakan, soal munculnya tersangka dalam kasus itu tergantung pada

perkembangan penyidikan. Apabila memang sudah ada bukti cukup untuk menetapkan tersangka pihaknnya tidak akan tinggal diam. ”Semuanya tergantung kepada hasil penyidikan yang kami lakukan,” katanya. Dugaan markup lahan SMAN 1 Batuan itu sudah menggelinding di meja penyidikan setelah tim penyidik Korp Adhyaksa itu menemukan adanya dugaan penyimpangan dalam pembelihan lahan itu. Hanya saja, sampai detik ini belum ada tersangka. Dalam kasus itu diduga ada penggelambungan anggaran pembebasan lahan karena tidak sesuai dengan NJOP (nilai jual objek pajak). NJOP-nya hanya Rp 50 ribu permeter, sementara dalam laporannya seharga Rp 175 ribu permeter. Sehingga anggaran pengadaan lahan SMA 1 Batuan mencapai Rp 1,7 miliar. (yat)

KECEWA. Warga saat melakukan aksi protes atas mahalnya harga BBM di kepualuan. SUMENEP – Langka dan mahalnya harga bahan bakar minyak di daerah kepulauan mengakibatkan aktivitas sekolah kembali lumpuh. Di Kecamatan Sapeken, siswa enggan untuk belajar ke sekolah karena biaya transportasi sangat mahal. Pada September lalu, kelangkaan BBM di Kecamatan Nunggunung, Pulau Sapudi, mengakibatkan institusi pendidikan di daerah tersebut tidak bisa menjalankan aktivitas belajar mengajar. Guru dan siswa yang jarak tempuh ke sekolah jauh tidak bisa masuk akibat kelangkaan bahan bakar kendaraan. Saat ini harga BBM jenis premium di Kepulauan Masalembu dan Sapeken mencapi Rp. 20 ribu per liternya. Di Kepulauan Kangean sudah menembus harga Rp 25 ribu. Sugianto, warga Pulau Sapeken, menjelaskan, BBM saat ini bukan hanya mahal tapi juga langka. ”Di pulau saat ini susah mencari BBM. Mulai dari kios kecil hingga yang besar sudah tidak melihat BBM. Ini sungguh sangat memprihatinkan,” katanya, Selasa (5/11). Akibatnya, banyak siswa yang tidak bersekolah. Sebab, selain sulit mendapatkan BBM, harganya juga mahal. ”Jarak yang ditempuh itu cukup jauh. Makanya, banyak siswa memilih parkir (tidka masuk) saja. Biaya yang dikeluarkan cukup besar,” terangnya. Menurutnya, ke sekolah siswa biasanya menggunakan kendaraan sepeda motor karena jarak antara rumah dan sekolah sekitar 10 kilometer. ”Jarak yang cukup jauh itu sangat tidak memungkinkan ditempuh dengan berjalan kaki. Apalagi bagi siswa. Sehingga, ada sebagian siswa yang memilih untuk tidak masuk saja,” terangnya. Sementara Kepala Bagian Perekonomian (Kabag Perekonomian) Setkab Sumenep, Moh. Hanafi, mengaku tidak mempunyai wewenang untuk mendistribusikan BBM di daerah kepulauan. ”Kalau pendistribusian BBM itu sepenuhnya hak Pertamina, kami hanya bisa koordinsasi saja,” terangnya. Kendati demikian, pihaknya berjanji akan terus mengupayakan memenuhi kebutuhan BBM bagi masyarakat kepulauan. Dirinya mengaku telah melayangkan surat kepada Gubernur Jatim Soekorwo untuk membentuk APMS (agen penyaluran minyak solar) bagi daerah kepulauan. (edy/yat)

TERSANDUNG NARKOBA

Dua Polisi Dihentikan Secara Tak Hormat MUANG SANGKAL. Tiga pelajar taman kanan-kanak memperagakan tari muang sangkal pada pembukaan Pelantikan dan Orasi Kebangsaan PC Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Sumenep, Minggu (3/11). Tari tersebut menjadi ikon seni tari di Kota Sumekar. Tari muang sangkal diciptakan oleh Taufikurrachman pada tahun 1972. Tarian tersebut sejak diciptakan hingga sekarang sudah dikenal di luar Madura dan luar negeri.

KECELAKAAN

Mantan Ketua OSIS Tewas Tenggelam SUMENEP - Ainun Najib (17), siswa SMKN 1 Kalianget, Selasa (5/11) sekitar pukul 10.00 tenggelam di Sungai Pangareman, Dusun Sa’asa, Desa Lanjuk, Kecamatan Manding. Siswa kelas XII yang juga mantan ketua OSIS itu meninggal dunia di lokasi kejadian. Kejadian tragis itu berawal dari peringatan tahun baru Islam 1 Muharram yang dilakukan pengurus OSIS SMKN 1 Kalianget di tempat tersebut. Pada kesempatan itu dilaksanakan serah terima jabatan ketua OSIS dari Ainun Najib kepada penggantinya yang baru. Pada pelaksanaan seremonial itu semua siswa terlihat sangat sumrigah, bahkan canda tawa juga melekat dibibir para siswa. Usai rangkaian acara seremonial itu, lima siswa sepakat untuk mandi ke sungai. Salah satu siswa yang ikut mandi adalah Ainun Najib. Sesampainya di sungai Pengareman Dusun Saasa’, kelima siswa langsung menceburkan diri ke sungai dimaksud. Ternyata Ainun Najiba tidak bisa berenang, padahal kedalaman sungai itu mencapai 5 meter. Akibatnya, tenggelam. Sebelum tenggelam, Ainun Najib sempat minta tolong kepada teman-temann-

ya yang ada di sekitar sungai itu. Namun, belum sempat menolong Ainun Najib sudah tenggelam jauh ke dasar sungai. Akhirnya, empat orang temannya melakukan pencarian. Setelah ditemukan ternyata tubuh warga Desa Kalianget Timur itu sudah kaku tak bernyawa. Setelah ditemukan dalam

keadaan kaku, akhirnya teman dan warga langsung membawa Ainun Najib ke puskesmas terdekat. Namun, setelah itu juga langsung dibawa ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. ”Kami sudah berupaya untuk menolong, hanya saja tidak bisa. Sebab, keburu tercebur,” kata salah satu siswa yang ikut

berenang. Paisun, salah satu warga di Kecamatan Manding, mengatakan, di Sungai Pangareman tersebut memang dikenal angker. Katanya, sering memakan korban. “Bukan soal kedalaman, tetapi sungai itu memang dikenal angker sejak zaman dulu,” katanya saat ditanya perihal

sungai tersebut. Kapolres Sumenep AKBP Marjoko melalui Kapolsek Manding, AKP Bambang Adi Winarno, menjelaskan, tewasnya Ainun Najib itu ditengarai karena faktor tidak bisa berenang. Sehingga, dia tidak mampu menahan diri saat air hendak menenggelamkan dirinya. “Dari hasil investigasi, ternyata Ainun Najib itu tidak bisa berenang. Sehingga, saat di kedalaman dia tidak bisa tertolong,” katanya. Dia menjelaskan bahwa dari hasil olah TKP dan berdasarkan informasi dari masyarakat setempat, Sungai Pangareman tersebut memiliki kedalaman 5 meter dengan lebar 10 meter. “Tempat itu memang tempat mandi dan bermain, seringkali menjadi tempat berlibur banyak orang. Namun, menurut informasi dari masyarakat, sungai itu dikenal angker, dan memakan banyak korban,” jelasnya. Pantauan Koran Madura di RSUD Moh. Anwar, selesai autopsi, mayat Ainun Najib langsung dibawa keluarga ke kediamannya, di Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget. Isak tangis para siswa dan kerabat membanjiri ruang tunggu autopsi. (sym/yat)

SUMENEP – Dua anggota Kepolisian Resor Sumenep, secara resmi diberhentikan atau dipecat dengan tidak hormat dari kesatuannya, karena melakukan pelanggaran disiplin maupun pidana. “Pada Senin ini, kami memang menggelar upacara pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) bagi dua anggota kami berinisial AP berpangkat terakhir Aiptu dan DA yang berpangkat terakhir Briptu. Sejak Senin ini pula, mereka bukan lagi bagian dari Polri,” ujar Kapolres Sumenep AKBP Marjoko. Selain menjalani sidang disiplin atas pelanggaran disiplin, kata dia, mereka sempat menjalani sidang komisi kode etik, karena terlibat kasus narkotika. “Putusan sidang komisi kode etik bagi mereka adalah diusulkan untuk di-PTDH. Semoga saja upacara PTDH pada Senin ini menjadi pelajaran berharga bagi anggota lainnya supaya tidak melakukan pelanggaran disiplin maupun pidana,” ucapnya, berharap. Dua oknum polisi yang dipecat itu tidak hadir secara langsung dalam upacara PTDH yang dilaksanakan di Mapolres Sumenep. “Kami sebenarnya sudah melayangkan surat panggilan kepada mereka, dan ternyata tidak hadir. Namun, itu bukan masalah. Ada atau tidak ada mereka, kami tetap harus melaksanakan upacara PTDH sebagai tindaklanjut atas keluarnya keputusan PTDH dari Kapolda Jatim,” paparnya. Ia juga mengemukakan, saat ini, sebanyak empat anggota Polres Sumenep menjalani sidang disiplin atas pelanggaran disiplin yang mereka lakukan. “Semoga saja tidak ada yang naik hingga ke sidang komisi kode etik. Secara pribadi maupun kelembagaan, kami sama sekali tidak menginginkan ada lagi anggota yang dipecat,” katanya, menambahkan. (edy/ant/mk)

LOWONGAN KERJA Grup PJTKI resmi, terbesar & terpercaya butuh banyak tenaga :

1. KONSTRUKSI / BANGUNAN (Tukang & Helper) 2. PENATA RUMAH TANGGA (PRT), BABY SITTER & PERAWAT LANSIA 3. SUPIR, CLEANING SERVICE & BEBERAPA POSISI LAIN KETENTUAN

• Tujuan TIMUR TENGAH (ARAB SAUDI, Qatar Dubai, dll), SINGAPORE, HONGKONG & TAIWAN • TANPA BIAYA/GRATIS (2), Biaya Proses (1 & 3) dapat dibayar 3X • Uang Saku PRT (2) Rp 2 s/d 7 juta ( TERBESAR !!!) • Berkesempatan ibadah HAJI (1 & 3) Pendaftaran: 021-8366 6869 / 0815 85 696969 / 0823 12 116116

Butuh banyak Perekrut/Sponsor daerah


SUMENEP

11

RABU 6 NOPEMBER 2013 NO. 0233 | TAHUN II

Dewan Rekomendasikan Jalur Hukum Terkait Dugaan Pungli Dana BOS di Sapeken SUMENEP – Anggota Komisi D DPRD Sumenep Samsul A Rijal menyayangkan atas informasi dugaan pungutan liar Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dilakukan oleh UPT Pendidikan Sapeken. Jika kabar yang bergulir itu benar, tindakan tersebut telah menyalahi juknis. ”Kalau sudah tidak sesuai dengan juknis, dengan alasan apapun itu tetap salah,” katanya. Pihaknya akan segera bertindak untuk menelusuri kebenaran informasi tersebut. Hal itu tidak bisa dibiarkan karena khawatir akan berimbas terhadap sekolah yang lain. ”Kami tidak akan main-main dalam persoalan itu, sehingga perbuatan semacam itu menjadi efek jera. Apalagi menyangkut masalah lembaga yang akan menentukan masa depan bangsa,” tambahnya, Selasa (5/11). Jika kabar tersebut sudah mengarah terhadap tindak pidana korupsi, pihaknya menyarankan untuk dibawa ke ranah hukum. ”Kami masih akan melakukan kro-

scek atas kebenaran informasi itu, dan jika benar maka kami tidak segan untuk merekomendasikan ke jalur hukum,” tegasnya. Sementara Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) A. Shadik saat wartawan Koran Madura menghubungi telepon selulernya sempat diangkat, namun tidak lama kemudian dimatikan kembali. Sebelumnya, Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Sapeken Jailani membantah dugaan tersebut. Sebab, menurutnya, penggunaan dana BOS itu sudah sesuai kesepakatan dengan kepala sekolah. ”Tidak mungkin kami melakukan sesuatu, tanpa ada kes-

epakatan.” Dia mengungkapkan, untuk melakukan pembinaan ke lembaga pendidikan terkait penggunaan yang benar tentang BOS, tidak ada dananya. Makanya, untuk transportasi diambilkan dari dana Bantuan Operasional Sekolah tersebut. ”Kami mau menggunakan dana apa, masak menggunakan gaji tentu saja tidak mungkin. Termasuk, operasional UPT juga tidak anggaran,” ungkapnya. Menurut Jailani, memang peruntukan itu tidak ada dalam juknis. Kendati demikian, pihaknya sudah melakukan rembuk dengan kepala sekolahnya. ”Kami tidak memaksa. Sebutkan saja sekolah yang protes, akan kami kembalikan menggunakan gaji kami. Kami juga tidak sembarangan juga menggunakan itu, biaya transportasi di pulau mahal, tidak sama dengan daratan,” ujarnya. Besaran pungutan liar itu pariatif, mulai dari Rp 1,7 juta, Rp 2 juta, hingga Rp 2,8 juta. Pungutan tersebut hampir terjadi di 29 sekolah dasar. (edy/mk)

Transportasi angkutan sekolah bagi pelajar di kepulauan Seribu Jakarta di atas digratiskan sebagai aplikasi dari penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Sementara di Sumenep, terkait dugaan adanya pungutan liar dalam dana BOS yang dikeluarkan UPT Pendidikan Sapeken, Anggota Komisi D DPRD Sumenep menyatakan tidak akan main-main dan akan segera menyidik informasi tersebut.

Prakiraan Cuaca

SEREMONIAL

Pulau Madura

Ansor - Ma’arif Menggelar Lomba

Gerak Jalan Shalawat

SUMENEP – PC Gerakan Pemuda (GP) Ansor bersama Lembaga Pendidikan (LP) Maarif PCNU Sumenep menggelar lomba Gerak Jalan Shalawat, Selasa (5/11). Lomba tersebut dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1 Muharram 1435. Lomba bertemakan “Satu Hati Menjaga Tradisi, Satu Gerakan Pertahankan NKRI” dimaksudkan untuk mempertahankan tradisi. “Yang paling penting dari tujuan digelarnya lomba gerak jalan tersebut adalah sebagai dakwah dan syiar NU dalam menjaga tradisi dan mempertahankan tradisi,” ucap Ketua PC GP Ansor M. Muhri Zain. Dia menambahkan bahwa dengan lomba gerak jalan

shalawat tersebut, selain ada tujuan dakwah dan syiar NU, juga ditestimunikan kepada

para anak muda. “Kami juga ingin mengenalkan GP Ansor kepada para generasi. Ter-

SUMENEP

Berawan

masuk juga banom-banom yang lain, seperti LP Ma’arif, IPNU, dan yang lainnya,” jelasnya. Lomba gerak jalan shalawat tersebut dilepas Bupati A. Busyro Karim. Ikut hadir dan menyemarakkan lomba tersebut Ketua PCNU A. Pandji Taufiq, Ketua LP Ma’arif Moh. Iksan, Kepala Dinas Pendidikan A. Shadik dan jajaran pemerintahan lainnya. Lomba yang berlangsung meriah tersebut memperebutkan Piala Bergilir Bupati dan 12 hadiah door prize lainnya. Sebanyak 199 regu memperebutkan juara tersebut. Juara umum dengan hadiah berupa sepeda motor Supra X 125 disabet perwakilan SMA Raudatul Tholibin. (sym/adv)

KESEHATAN JIWA

Buanglah Stres Pada Tempatnya Setiap orang menghadapi tekanan yang berbeda dan tantangan dalam hidup. Stres adalah fakta umum kehidupan dan semua orang merasakan stres dalam perjalanan hidupnya. Tapi tingkat stres yang tinggi dapat menjadi sangat berbahaya. Menganalisis jadwal waktu Jika Anda merasa terbebani dengan banyak tanggung jawab, cobalah untuk menganalisa, mengatur dan memprioritaskan tugas-tugas Anda dengan membuat daftar yang harus dilakukan dan menyoroti tugas-tugas yang paling penting dan harus segera dilakukan. Kemudian, membagi slot waktu sesuai dengan prioritas tugas. Jika beberapa tugas terlalu besar untuk dilakukan pada satu waktu, bagilah tugas dalam kelompok-kelompok kecil. Jangan membebani diri sendiri dan coba untuk menemukan waktu untuk bersantai sejenak. banyak yang bilang bahwa manajemen waktu adalah kunci keberhasilan dan jika Anda mengatur waktu dengan baik, maka Anda merasa lebih fokus dan energik dan stres akan jauh dari anda. Jangan menekan pikiran dan emosi

Bila perilaku seseorang yang mengganggu membuat Anda stres. Berbicara sopan dengannya dan ceritakan tentang hal itu. Kuasailah pikiran dan emosi, jangan sampai amarah membuat keadaan menjadi tanbah rumit.

Waktu untuk diri sendiri Cobalah untuk bersantai . Menghabiskan beberapa waktu dengan keluarga Anda, membaca buku atau menonton film favorit, bermain olahraga favorit tiap sore atau menikmati keindahan alam bersama teman, akan benar-benar menenangkan pikiran Anda dan melepaskan semua ketegangan dan pikiran stres. Musik sebagai terapi Musik bekerja seperti sihir untuk menenangkan

pikiran Anda dan memberikan efek rileks dari semua ketegangan dan stres. Jadi mendengarkan musik favorit Anda atau memainkan gitar atau piano ketika Anda merasa stres sangatlah baik untuk dicoba.

Aktif dan berolahraga Ketika kita berolahraga, paru-paru mengembang dan mendapatkan banyak oksigen yang meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh kita dan membantu dalam mengurangi tingkat stres. Olahraga juga membantu untuk membiasakan tidur teratur. Hal ini meningkatkan endorfin bahan kimia otak yang membuat anda merasa tenang dan juga melemaskan otot-otot Anda. Anda dapat melakukan latihan ringan seperti berjalan, berenang

Rabu 6 Nopember 2013

atau aerobik untuk mengalahkan stres. Cukup tidur Tidur selama minimal 6 sampai 8 jam setiap hari karena meremajakan tubuh kita dan membuatnya siap untuk hari berikutnya. Jika kita tidak mendapatkan cukup tidur, tubuh kita tetap lelah, tidak memiliki energi yang cukup untuk berkonsentrasi dan bekerja dengan baik yang selanjutnya mengarah ke stres. Tertawa Dikatakan bahwa tertawa adalah obat yang baik. Jika Anda memiliki rasa humor yang baik, Anda kurang rentan terhadap stres, depresi dan kecemasan. Jika Anda menghadapi beberapa fase sulit dalam hidup, jangan kehilangan senyum di wajah Anda dan hadapilah sebagai seorang pejuang yang tidak pernah mengutuk takdir. Bermeditasi Meditasi adalah obat stres berat. Ketika kita berlatih meditasi, energi total dari pikiran kita berkonsentrasi pada satu kata, atau suara atau simbol. Ini akan menenangkan pikiran Anda (diolah dari berbagai sumber)

Suhu Kelembaban

: 26°c - 33°c : 65% - 85%

SAMPANG

Hujan Ringan Suhu Kelembaban

: 25°c - 32°c : 66% - 93%

PAMEKASAN Hujan Ringan

Suhu Kelembaban

: 25°c - 32°c : 67% - 93%

BANGKALAN Hujan Ringan

Suhu Kelembaban

: 24°c - 31°c : 64% - 91%


12

PAMEKASAN

RABU 6 NOVEMBER 2013 NO.0233| TAHUN II

IBADAH HAJI

Jamaah Haji Meninggal di Tanah Suci Terus Bertambah

SAMBUT TAHUN BARU ISLAM. Sejumlah mahasiswa yang tergaung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) melakukan pawai obor, di Jalan Diponegoro, menuju kawasan Arek Lancor, Pamekasan, Senin malam (4/11). kegiatan tersebut dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1435 H.

BUDAYA

Legislator Dorong Pemkab Bina Pemilik Sapi Karapan PAMEKASAN - Anggota DPRD Pamekasan, Jawa Timur, Munaji mendorong pemerintah kabupaten setempat melakukan pembinaan intensif kepada pemilik sapi karapan, sehingga tahun depan mereka tidak lagi menggelar karapan sapi dengan cara-cara kekerasan, seperti yang digelar tahun ini. “Karena kalau karapan sapi dengan praktik kekerasan tetap digelar, hanya dengan alasan pembenar di daerah lain juga terjadi, maka lambat laun karapan sapi yang merupakan budaya kebanggaan masyarakat akan jelek di mata dunia,” kata Munaji di Pamekasan, Selasa.

Dari sudut pandang agama, praktik kekerasan dalam bentuk apa pun memang dilarang, termasuk kekerasan kepada hewan. Pemkab Pamekasan, kata dia, perlu melakukan pemurnian karapan sapi kepada bentuk aslinya, yakni tanpa kekerasan. Pola penyiksaan yang dilakukan selama ini, sebenarnya merupakan modifikasi yang dilakukan oknum pemilik sapi karapan, hanya dengan target ingin menang dalam pertandingan adu kecepatan di lapangan. Sehingga cara apapun dilakukan oleh pemilik sapi karapan, asal pasangan sapi mereka menang dalam ajang festival karapan sapi. Tidak peduli pemilik sapi membacokkan paku ke pantat sapi, memoleskan balsem dan cabai pada pada sapi, sebelum sapi-sapi diadu, bahkan yang terparah menyiram spirtus dan air cuka pada pantat sapi yang luka itu. “Praktik-praktik kekerasan ini yang perlu dihapus, seperti yang selama ini disarankan oleh para tokoh, kalangan budayawan, serta para ulama,” tutur anggota komisi A DPRD Pamekasan ini, menambahkan. Menurut Munaji, ditinjau dari sudut pandang manapun, imbauan dan fatwa karapan sapi dengan

kekerasan itu haram, seperti yang dilakukan para pemilik sapi karapan di Pamekasan, sudah tepat. Baik dari sudut pandang agama, sosial, ataupun dari sudut pandang budaya, tidak ada yang membenarkan karapan sapi dengan menggunakan kekerasan. Dari sudut pandang agama, praktik kekerasan dalam bentuk apa pun memang dilarang, termasuk kekerasan kepada hewan. Sedangkan dari sudut pandang budaya, karapan sapi dengan kekerasan itu, bukan budaya asli Madura, karena awalnya karapan sapi di Madura yang kini sudah dikenal di seluruh itu, tanpa kekerasan. Oleh karenanya, mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Istiqlal UIM Pamekasan ini meminta, Pemkab Pamekasan hendaknya melakukan gerakan “pemurnian atau purifikasi budaya karapan sapi Madura” dalam bentuk aslinya, yakni karapan tanpa penyiksaan. “Karapan sapi sebagai aset budaya leluhur harus tetap dilestarikan, tapi praktik penyiksaannya harus dihapus,” ucap Munaji. Secara terpisah, Bupati Pamekasan Achmad Syafii menyatakan pihaknya memang mendukung praktik kekerasan dalam pelaksanaan karapan sapi hendaknya dihapus, agar karapan sapi Madura tidak hanya dinikmati para pengerap saja, akan tetapi oleh semua kalangan. Selama ini banyak masyarakat luar Madura yang enggan menyaksikan karapan sapi, karena tidak tega melihat praktik kekerasan yang menggunakan paku membacok pantat sapi, yang hanya dimaksudkan agar larinya kencang. “Memang pemkab perlu memfasilitasi masalah kekerasan dalam pelaksanaan karapan sapi ini, agar budaya karapan sapi di Madura tetap lestari, dan tidak ternodai dengan praktik kekerasan,” kata Bupati Achmad Syafii. Pemkab Pamekasan sendiri, kata dia, juga setuju dengan fatwa haram tentang praktik kekerasan dalam pelaksanaan karapan sapi, dan mendukung fatwa itu. Namun karena tekanan para pengerap, pemkab akhirnya bersedia ditempati pelaksanaan karapan sapi dengan kekerasan.(ant/rah)

PAMEKASAN – Seorang jamaah haji asal Kabupaten Pamekasan kembali meninggal dunia di tanah suci. Jamaah yang baru meninggal bernama Abdul Bahri bin Rahbini, asal Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan. Jamaah dari Kelompok Terbang (Kloter) 36 itu meninggal karena sakit usia lanjut pada Rabu (5/11), sekitar jam 17.00 waktu setempat. Jamaah berusia 60 tahun itu sudah dimakamkan di area pemakaman syahid Jannatul Ma’la di Makkah. Kepala Kemenag Pamekasan, Muarif Tantowi mengatakan sebelum meninggal, jamaah yang sudah sempurna menjalankan ritual haji tersebut telah menjalani perawatan selama satu minggu dan tidak ikut serta dengan jamaah lain asal Pamekasan ke Medinah untuk menjalankan ibadah sholat sunnah Arbain. Muarif mengatakan dengan meninggalnya jamaah tersebut, maka jamaah haji asal Kabupaten Pamekasan yang meninggal dunia di tanah suci menjadi tiga

orang. Dua orang jamaah yang meninggal sebelumnya adalah Sonhaji bin Sujai, asal Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan yang tergabung dalam Kloter 36, dan Riyati Binti Mastuki, asal Desa Durbuk, Kecamatan Pademawu. Dengan meninggalnya ketiga jamaah itu, maka jamaah haji asal Kabupaten Pamekasan tersisa sebanyak 1.302 orang, dari jumlah saat berangkat 1.305 orang. Rencananya, 1.198 jamaah yang tergabung dalam Kloter 35,36, 37 itu akan tiba di Pamekasan besok (Kamis, 7/11) mulai sekitar jam 17.00 WIB. Mereka akan diturunkan di lima titik lokasi penurunan, yaitu di lapangan Pendopo Ronggosukowati, Arek Lancor, Lapangan Mako Brimob, UD. Chair, dan SD Plus Nurul Hikmah. Sedangkan untuk 104 jamaah di kloter 63 sebagai kloter terakhir dari Pamekasan, diperkirakan kembali ke tanah air pada tanggal 18 yang akan datang.(oni/muj/ rah)

Relokasi Pedagang Pasar Sedandang Tertunda Lagi Pemkab Belum Siapkan Lokasi PAMEKASAN - Rencana relokasi (pemindahan) pedagang yang menempati Lapangan Sedandang, Pamekasan, kembali tertunda. Direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Januari tahun depan. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan dan Kodim setempat menargetkan relokasi itu sudah bisa dilakukan pada awal bulan ini, namun ternyata rencana itu tidak bisa dilaksanakan karena Pemkab masih belum menyiapkan lokasi. Bupati Pamekasan, Achmad Syafii mengatakan dari hasil petemuan dengan perwakilan pedagang, Pemerintah Kabupaten Pamekasan dan Kodim setempat, disepakati pemindahan itu bisa dilakukan dalam waktu dekat. Namun pihaknya meminta toleransi (kelonggaran) waktu hingga Januari tahun depan

untuk menyiapkan lokasi pengganti bagi para pedagang. Padahal, dalam beberapa kali penundaan, selalu alasannya Pemkab Pamekasan masih mencari lokasi pengganti. Menurut Syafii, Pemkab Pamekasan tidak ingin relokasi tersebut berdampak pada hilangnya mata pencaharian para pedagang yang sudah biasa berjualan di lapangan milik Kodim Pamekasan itu. “Sehingga kami harus menyiapkan lahan pengganti dan sarananya agar mereka tetap merasa nyaman meski berjualan di lokasi baru,” katanya. Rencananya, lokasi yang akan digunakan sebagai lahan

pengganti bagi para pedagang Pasar Sedandang itu adalah bekas Pasar Gurem di Jalan Pramuka. Lokasi itu sampai saat ini masih belum digunakan setelah pasar tersebut pindah ke lokasi lain, beberapa tahun lalu. “Kami rasa, lokasi itu cukup untuk menampung semua pedagang Sedandang,” katanya. Dalam tiga bulan ke depan Pemkab setempat akan mempersiapkan keperluan relokasi itu, seperti meratakan bekas bangunan dan menyiapkan gambar desain penataan kios. Sehingga, kios-kios yang akan menempati pasar tersebut tertata dan tidak semrawut. Sementara itu, Komadan Kodim Pamekasan Letnan Kolonel Arm. Mawardi mengatakan relokasi itu dikarenakan perintah untuk mengembalikan fungsi lapangan sedandang sebagai aset TNI AD un-

tuk kepentingan umum. Rencananya, lokasi itu akan digunakan sebagai kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan tempat olah raga. Sejak adanya surat dari Pangdam V Brawijaya untuk pengosongan lokasi itu, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Pemkab setempat dan melakukan pendekatan kepada semua pedangan, dengan harapan rencana relokasi itu tidak memunculkan masalah baru di kabupaten tersebut. Khususnya pedagang, dijelaskan Dandim Mawardi, rencana pengosongan lapangan itu sudah sejak lama disampaikan ke para pedagang. Dandim berharap para pedagang bisa melakukan pengosongan tempat dan dagangannya sendiri sebelum dilakukan pengosongan paksa oleh oleh petugas. Sejauh ini, kata Dandim,

kamunikasi kodim dengan pedagang berjalan lancar, karena pedagang tidak keberatan untuk dipindahkan dari lapangan itu. Hanya saja, mereka masih menunggu Pemkab untuk mempersiapkan lokasi pengganti yang dijanjikan. Saat ditanya, apakah kodim juga akan menemberikan kompensasi kepada pedagang, Dandim menyattakan hingga saat ini tidak ada rencana untuk memberikan kompensasi kepada pedangan yang akan direlokasi itu. Ia hanya menyatakan sejak setahun terakhir sudah tidak menarik iuran sewa kepada mereka. “Sementara tidak rencana pemberian kompensasi apapun. Tapi satu tahun terakhir kami sudah tidak lagi menarik iuran sewa tempat kepada pedagang, mungkin itu saja keringanan dari kami,” jelasnya. (oni/muj/rah)

UPAH KERJA

Pemkab Belum Usulkan UMK ke Gubernur Jatim

Buruh Karawang menuntut diberlakukannya Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2014 sebesar Rp 3,2 juta serta menuntut dihapuskannya sistem kerja kontrak dan outsourcing.

PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan belum mengajukan usulan Upah Minimum Kabupaten (UMK) ke Gubernur Jawa Timur. Sampai saat ini, draft usulan itu masih ada di Bupati setempat, Achmad Syafii, untuk dievaluasi sebelum dikirim

ke gubernur. Menurut Kepala Seksi Pembinaan Hubungan Industrial (PHI) Dinas Sosial Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), Ali Kusni, setelah mendapat persetujuan bupati, usulan UMK itu diajukan kepada

Gubernur Jawa Timur untuk ditetapkan. Ali Khusni menyatakan dalam usulan itu terjadi kenaikan standar UMK Pamekasan dibanding tahun lalu. Namun ia menolak menyebut angka usulan itu, karena masih sedang dievaluasi Bupati.

“Kami mengusulkan kenaikan UMK. Soal besar usulan itu, kami tidak bisa menyebutkannya, karena sedang dievaluasi,” katanya. Kenaikan tersebut, kata Khusni, dilakukan berdasarkan hasil survei angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL)

di Pamekasan. Hasil survei itu dibahas bersama dengan pihak Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Pamekasan hingga disepakati untuk dilakukan kenaikan. ”Tentu usulan itu disesuaikan pula dengan kebutuhan dan kekuatan perusahaan. Karena jika diluar kemampuan perusahaan, dikhawatirkan akan berdampak pada pengurangan karyawan,” jelas dia. Disinggung masih banyaknya perusahaan di wilayahnya yang tidak memenuhi standar UMK, Ali Kusni mengatakan sudah memberikan nota peringatan. Perusahaan-perusahaan itu sudah menyatakan akan menyesuaikan upah buruh mereka dengan UMK. Ali menjelaskan saat ini ada sekitar 200 perusahaan yang terdata wajib lapor. Namun, dia mengaku pihaknya hanya mampu melakukan survei terhadap 60 hingga 70 perusahaan. Dari survei itu ditemukan sekitar 45 perusahaan sudah memenuhi standar UMK, bahkan lebih. Di Pamekasan, UMK 2013 ditetapkan sebesar Rp 1.059.600. (awa/rah).


PAMEKASAN

13

RABU 6 NOVEMBER 2013 NO.0233| TAHUN II

PENYALURAN BSM

Dana Bantuan Siswa Miskin Diselewengkan

DIJADIKAN TERSANGKA. Putri Sahara (tengah), pelajar MTsN berusia 13 tahun korban tabrakan polisi lalulintas memberikan keterangan kronoligis peristiwa kecelakaan yang menimpa dirinya kepada wartawan di rumah kediamannya, Desa Beurawe, Banda Aceh, Selasa (5/11). Putri Sahara berstatus pelajar ditabrak oleh mobil polisi lalulintas pada 4 November 2012, mengalami patah tulang pada kedua kakinya dan terancam cacat seumur hidup, saat ini korban yang dijadikan tersangka oleh Polres Banda Aceh tersebut membutuhkan keadilan.

Pimpinan STAIN Kecewa Pasokan Air PDAM Agus Bachtiar Terus Mengumbar Janji Maksimalkan Layanan PAMEKASAN - Pimpinan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan mengeluhkan minimnya pasokan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat ke kampus itu. Mereka menilai air yang dikirim dari perusahaan milik pemerintah itu tidak mampu mencukupi kebutuhan. Wakil Ketua STAIN, Mohammad Muhlis mengatakan air yang dipasok PDAM digunakan untuk keperluan ibadah dan kebutuhan di 58 unit kamar kecil di kampus tersebut. Namun, pasokan yang ada tidak cukup sehingga sering mengundang protes dari mahasiswa. “Padahal, kami sudah menyatakan sanggup memenuhi biaya yang harus dibayarkan asalkan pasokan airnya normal,” kata Muhlis. Untuk mencukupi kebutuhan air bersih itu, STAIN pernah melakukan pengeboran di beberapa titik bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). Namun upaya itu gagal, sehingga tetap mengandalkan pasokan dari PDAM. Direktur PDAM Pamekasan, Agus Bachtiar berjanji akan berupaya memaksimalkan pasokan air ke STAIN, tanpa harus mengorbankan pelanggan yang lain. Ia akan mencarikan solusi (jalan keluar) terhadap kekurangan pasokan air tersebut. Sayangnya,

Hanya saja, ia meminta agar pemenuhan kebutuhan untuk STAIN itu tidak mengurangi jatah pasokan bagi pelanggan lain di sekitar kampus

tersebut. Sebab, masing-masing pelanggan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan yang maksimal. “Kami minta PDAM mel-

aksanakan janjinya untuk meningkatkan layanan. Hanya saja, jangan sampai mengurangi hak pelanggan lain,” katanya. (awa/muj/rah).

Agus tidak menjelaskan upaya yang akan dilakukan itu. Menurutnya, kampus STAIN merupakan salah satu pelanggan khusus yang pasokan airnya akan diperlakukan secara khusus seperti pada kantor-kantor pemerintah. Sebab, lokasi itu merupakan salah satu fasilitas umum yang perlu diperhatikan, karena berkaitan dengan kepentingan masyarakat banyak. “Kami akan berupaya mencarikan solusi agar kebutuhan air di kampus itu bisa terpenuhi tanpa mengurangi jatah dari pelanggan yang lain,” kata Agus. Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Khairul Kalam meminta PDAM memenuhi permintaan itu sesuai dengan janjinya saat mengajukan permintaan persetujuan penaikan tarif langganan. Pemenuhan pasokan itu merupakan salah satu bentuk perbaikan layanan dari perusahaan itu kepada pelanggannya yang harus dipenuhi sesuai yang dijanjikan.

SEGERA PROMOSIKAN BISNIS ANDA 1

RABU 17 JULI 2013 NO.0161 | TAHUN II

RABU

17 JULI 2013

Harga Eceran Rp 3.500,- Langganan Rp 70.000,-

g PAMANGGHI

Kalah Oleh : Benazir Nafilah

Kolumnis, tinggal di Sumenep

Bersyukur dengan apa yang ada pada diri, memang sulit. Terutama terkait keberadaan fisik. Selalu saja ada rasa tak puas, merasa kurang ini, kurang itu dan sebagainya. Ini terutama dirasakan oleh mereka yang merasa penampilan fisik di atas segalanya. Menganggap orang lain, hanya akan tertarik pada penampilan fisik. Perasaan itu, makin mengemuka terutama bila yang bersangkutan seorang selebrity, yang mengandalkan penampilan permukaan fisik. Bukan pada kualitas kemampuan pada bidang yang ditekuni. Seorang penyanyi, yang suaranya paspasan, paling mudah terjebak ketakpuasan fisik. Maklum saja, ia ingin penonton lebih memperhatikan fisiknya ketimbang suaranya, yang memang kurang memadai. Yang ironis lagi, banyak artis yang

Atas dasar itu, pihak sekolah kemudian menyampaikan keinginannya membeli seragam untuk semua siswa di sekolah itu, dengan alasan siswanya belum berpakaian rapi dan alasan kasihan kepada siswa yang tidak menerima BSM. Atas dasar itu, pihak sekolah kemudian menyampaikan keinginannya membeli seragam untuk semua siswa di sekolah itu, dengan alasan siswanya belum berpakaian rapi dan alasan kasihan kepada siswa yang tidak menerima BSM. Sehingga pihak sekolah meminta kesediaan wali murid penerima BSM untuk menyetujui rencana itu. Dana itu akan diperguNAkan untuk pembelian satu stel seragam pramuka, satu baju putih, sepasang sepatu, kaos kaki, topi, dan dasi. Dari semua yang hendak dibeli itu, pihak sekolah sudah menentukan total harganya dan para wali murid hanya diminta persertujuan. Dari total pembelian seragam untuk 60 siswa lebih di sekolah itu menghabiskan

Iklan Bisnis, Iklan Baris Bergambar Koran Madura

PAMEKASAN - Sejumlah kepala Sekolah Dasar Negeri (SD Negeri) di Desa Kertagena Tengah, Kecamatan Kadur, Pamekasan diduga menggunakan dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) untuk kegiatan lain. Diantaranya, SD Negeri Kertagena 3 dan SD Negeri Kertagena Tengah 1. SD Negeri Kertagenah 3, tidak menyalurkan BSM dalam bentuk uang kepada siswa penerima, namun dana itu dibelikan seragam yang dibagikan kepada semua siswa, termasuk yang tidak terdaftar sebagai penerima BSM. Sisa dari pembelian seragam itu, akan digunakan untuk membangun pagar sekolah. Sedangkan di SD Negeri Kertagenah 1, semua siswa menerima dana BSM, meski tidak tercantum sebagai penerima. Siswa yang terdaftar sebagai penerima, memperoleh dana lebih banyak Rp 100 ribu dari siswa yang tidak terdaftar sebagai penerima. Salah satu wali murid SD Negeri Kertagenah 3, yang namanya enggan dikorankan mengatakan pihak sekolah memang sudah mengumpulkan semua wali murid dan Komite Sekolah untuk merealisasikan rencana pembelian seragam dari dana BSM untuk semua siswanya. Dalam musyawarah itu, kepala sekolah, Syamsul Arifin menjelaskan bahwa siswa yang memperoleh BSM sebanyak 40 orang dengan total dana Rp 16,2 juga. Sedangkan jumlah siswa di sekolah itu sebanyak 60 orang sehingga terdapat 20 siswa yang tidak kebagian BSM.

Rp.

350 PERBULAN

.000

dana sebesar Rp 15 juta, sehingga masih menyisakan dana sekitar Rp 1 juta lebih. Dana itu kemudian diminta persetujuan untuk dibuatkan pagar. Menurut wali murid itu, saat musyawarah berlangsung, terdapat beberapa wali murid yang mengajukan keberatan dengan rencana sekolah itu. Sebab BSM merupakan hak siswa miskin yang sudah terdaftar sebagai penerima. Namun keberatan dari wali murid itu kurang mendapat respon dan pihak sekolah terkesan memaksakan kehendaknya. “Apa boleh pembelian seragam dari BSM dikoordinir kepala sekolah dan dibagi rata kepada semua siswa. Dan apa benar, dana BSM dibangun sekolah. Pembangunan itu kan sudah ada anggaran tersendiri,” katanya. Lebih dari itu, pembelian seragam itu juga dinilai tidak sesuai kebutuhan siswa, karena kebanyakan dari mereka masih memiliki seragam yang layak pakai. Oleh karenanya, mereka sangat mengharapkan dana itu diberikan utuh, agar bisa digunakan untuk kepentingan lain yang menunjang kebutuhan pendidikan murid. Sementara itu, SD Negeri Kertagena Tengah 1 memberlakukan cara lain dalam penyaluran BSM. Di sekolah itu, semua siswa yang berjumlah sebanyak 95 orang menerima dana BSM meski tidak tercantum sebagai penerima. Siswa yang terdaftar sebagai penerima memperoleh dana lebih banyak Rp 100 ribu dari siswa yang tidak terdaftar sebagai penerima. Sebanyak 58 siswa yang tercantum sebagai penerima memperoleh dana masing-masing sebesar Rp 283 ribu, sedangkan 37 siswa yang tidak terdaftar sebagai penerima kebagian masingmasing menerima Rp 183 ribu. Dari pembagian dana itu, diperkirakan masih ada sisa dana sebanyak Rp 1,4 juta. Pembagian dana BSM kepada semua siswa di SD Negeri Kertagena Tengah 1 ini, juga melibatkan wali murid dan Komite Sekolah. Dalam kesempatan itu, Sudahri mengatakan bahwa sisa dana itu digunakan untuk pembuatan rekeneng siswa dan biaya transportasi guru yang mengurus bantuan itu. Sayangnya, sampai berita ini dilaporkan belum diperoleh konfirmasi dari pimpinan dua sekolah tersebut. Namun, beberapa hari lalu, Bupati Pamekasan, Achmad Syafii mengatakan dana BSM tidak boleh disalahgunakan dengan alasan apapun termasuk untuk pembelian seragam. Sebab dana itu merupakan hak siswa miskin. Dalam kesempatan itu, pihaknya menyatakan akan menindaklanjuti setiap dugaan penyalahgunaan BSM dan akan memberi sanksi kepada kepala sekolah yang terbukti melanggar. Meski demikian, pihaknya tidak berani berspekulasi, tetapi perlu melakukan penelusuran untuk mengecek kebenarannya. (uzi/muj/rah)

Satu Hati untuk Bangs a

HUBUNGI: SUMENEP : 081939363544 (HOSNAN) PAMEKASAN : 087850600243 (MUSLIM) SAMPANG : 087775094464 (ULUM) BANGKALAN : 087750670878 (RIDWAN) SURABAYA : 081235249119 (ARI)


14

SURAMADU

RABU 6 NOVEMBER 2013 NO.0233| TAHUN II

PENERIMA JAMKESDA

Kabupaten Wajib Bertanggung Jawab SURABAYA - Pemerintah kabupaten/kota di Jawa Timur wajib menyiapkan anggaran pelayanan kesehatan bagi warga penerima jaminan kesehatan daerah (jamkesda) yang tidak lolos verifikasi di tingkat provinsi. Saat ini, pemerintah provinsi (pemprov) Jatim tengah melakukan verifikasi penerima jamkesda tahun 2014 yang telah diajukan oleh 38 pemkab/ pemkot. Asisten III Bidang Kesra Sekdaprov Jatim Edy Purwinarto kepada wartawan di Surabaya, Selasa (5/11) kemarin mengungkapkan jumlah penerima jamkesda yang diajukan 38 kabupaten/kota mencapai 2,1 juta orang. “ Jumlah tersebut sangat banyak jika dibandingkan dengan penerima jamkesda tahun ini yang hanya mencapai 700 ribu orang,” ujar Edy. Menurut Edy, meningkatnya jumlah penerima jamkesda disebabkan ka-

rena sistem pendataannya yang tidak akurat. Beberapa daerah mengajukan nama yang sama berkali-kali hanya hurufnya yang beda. “Misalnya ada data penerima bernama Edi, ternyata ada lagi bernama Edy. Padahal itu orang yang sama. Jadi pada proses verifikasi ini, kami benar-benar teliti,” tandasnya. Dengan melihat jumlah tersebut, pihaknya sangat berhati-hati dalam melakukan verifikasi. Sebab, ini terkait dengan penganggaran pelayanan kesehatan bagi orang miskin yang belum tercover oleh jamkesmas (jaminan kesehatan masyarakat). “Kan anggaran jamkesda 2014 sendiri sudah ditetapkan oleh pemprov. Makanya harus disesuaikan antara jumlah anggaran dengan penerima jamkesda. Soal berapa anggaran jamkesda pada tahun 2014, untuk kepastiannya ada di dinas kesehatan,” tambahnya.

Proses verifikasi ini diharapkan selesai akhir tahun ini. Jika nantinya setelah dilakukan verfikasi, ternyata banyak warga miskin yang tidak masuk dalam penerima jamkesda dari pemprov, maka pemkab/pemkot yang bertanggung jawab. “Anggaran jamkesda pemprov sendiri terbatas, maka yang tak lolos verifikasi, pemkab/ pemkot setempat yang harus mengcover anggaran jamkesda untuk mereka,” kata mantan Sekwan DPRD Provinsi Jawa Timur itu. Pada tahun 2014 nanti, penerima jamkesmas akan melebur pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Untuk Jatim sendiri penerima jamkesmas (anggaran pusat) pada tahun 2013 ini mencapai 14,1 juta orang. Sedangkan untuk jamkesda yang anggarannya dari pemprov, berdasarkan data 2013 ini hanya mencapai 700 ribu orang. (han)

ASUSILA

DPRD Panggil Pengawas Tak Sopan Dua motor yang tertimbun tanah longsor di Kampung Banarajaya RT 02/09 Desa Cibunian, Pamijahan, Bogor, Jabar, Selasa (5/11). Tanah longsor akibat hujan deras yang terjadi pada Senin (4/11) malam ini menyebabkan dua warga tewas dan empat luka-luka sementara tiga rumah, lima unit motor dan dua unit mobil rusak.

CPNS K2 Menjadi Harapan Tenaga Teknis Minim, Bangunan Menceng SURABAYA - Kebutuhan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya masih kurang, utamanya pada sektor tenaga teknis. Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan Kategori 2 (K2) diharapkan mematangkan solusi baru untuk mencukupi kebutuhan tenaga teknis tersebut. “Kami berharap besar banyak K2 yang memenuhi passing grade. Sebab, semakin banyak yang lolos, maka kebutuhan tenaga teknis ini sedikit banyak akan bertambah atau bisa terpenuhi,” ujar Asisten III Sekkota Hadi Siswanto Anwar, Selasa (5/11). Hadi Siswanto menjelaskan, saat ini, sebanyak 3.261 honorer K2 berebut posisi menjadi CPNS. “Keberadaan K2 ini memiliki arti besar bagi layanan yang ada di Kota Pahlawan. Mereka bisa mengisi kebutuhan tenaga teknik tersebut”, jelasnya. Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKD) Kota Surabaya Mia Santi Dewi mengatakan, nantinya K2 yang berhasil memenuhi passing grade secara otomatis akan diangkat PNS. “Pemkot hanya menjadi penyelenggara tes yang digelar serentak di SMAN 2, SMAN 5, SMAN 9 dan SMAN

1 Surabaya. Selama ini pemerintah pusat memiliki database K2 yang dianggap sudah layak untuk ikut tes”, ujar Mia. Untuk syaratnya, tambah Mia, peserta tes maksimal berusia 46 tahun. Mereka juga sudah mengabdi minimal setahun di Pemkot. Kalau syarat tersebut sudah dipenuhi, maka K2 bisa menjalani tes menjadi CPNS. “Karena itu, kami berharap banyak guru SD yang masuk menjadi PNS, sehingga mereka bisa bekerja di bidangnya masing-masing,” imbuhnya. Masih kurangnya tenaga teknis, berakibat tidak maksimalnya kinerja di Pemkot Surabaya. Sehingga, banyak target atau hasil pembangunan fisik kota yang meleset atau hasilnya tidak tepat sasaran. “Salah satu contoh yang paling nyata dan terjadi bertahun-tahun adalah pembangunan fisik gedung sekolah. Ini bukti Surabaya tak memiliki tenaga teknis yang

mumpuni di bidang teknik sipil”, tegas Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Simon Lekatompessy. Simon menjelaskan, dari 42 sekolah rusak yang dibangun baru sekitar 8 lokasi. Itu pun, tandasnya, hasil pembangunan fisik gedung masih menceng-menceng dan tak halus. “Kebutuhannya masih sekitar 10 tenaga teknis, tapi yang dimilik Pemkot baru sekitar 4-5 orang. Itu yang saya amati,” ujar Simon, Selasa (5/11). Mestinya, tambahnya, dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kali ini pengadaan tenaga teknik sipil diperbanyak. De-

ngan begitu, kekurangannya bisa dipenuhi. “Tapi, apa yang terjadi penerimaan tenaga teknik masih tak memadai,” jelasnya. Hal senada disampaikan Baktiono, Ketua Komisi D DPRD Surabaya, pemkot juga masih kekurangan tenaga dokter spesialis. Sampai sekarang tenaga dokter spesialis di Pemkot masih minim. “Secanggih apa pun peralatan yang dibeli Pemkot kalau tenaga spesialisnya tidak ada atau tidak cukup, tentu hasilnya juga tidak maksimal. Ini bisa dilihat pada pengoperasionalan alat pemeriksaan kepala yang dimiliki RSUD dr Soewandhie yang hingga kini pengoperasionalnnya belum maksimal,” jelasnya. (ara)

PAMEKASAN - Komisi D DPRD Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengagendakan pemanggilan atas salah seorang oknum pengawas di Dinas Pendidikan setempat, yang dilaporkan masyarakat berbuat mesum saat jam kerja. Oknum pengawas yang dilaporkan masyarakat berbuat mesum itu berinisial AT, pengawas pendidikan di Kecamatan Pasean, Pamekasan. Yang bersangkutan dilaporkan berbuat mesum saat berdinas. “Dalam laporan yang disampaikan kepada kami di DPRD Pamekasan, yang bersangkutan berfoto bermesraan dengan perempuan yang bukan muhrimnya dengan menggunakan pakaian dinas,” kata Ketua Komisi D DPRD Pamekasan Mohammad Makmun, Senin. Ia menjelaskan yang menjadi sorotan di kalangan masyarakat Kecamatan Pasean, hingga kasus itu dilaporkan ke komisi D DPRD Pamekasan, karena perbua-

tannya dilakukan di depan umum dan anak-anak di bawah umur.

Ia menjelaskan yang menjadi sorotan di kalangan masyarakat Kecamatan Pasean, hingga kasus itu dilaporkan ke komisi D DPRD Pamekasan, karena perbuatannya dilakukan di depan umum dan anakanak di bawah umur. Makmun menuturkan berdasarkan laporan itu, AT dinilai telah melanggar etika moral, karena meski dilakukan di lokasi pertunjukan kesenian, akan tetapi perbuatannya dinilai melampaui batas. “Setelah kami lihat

pada foto yang dikirim masyarakat dalam laporan itu, tindakan di AT ini memang melebihi batas dan menurut kami melanggar nilai-nilai moral,” kata Makmun menjelaskan. Oleh karena itu, pihaknya akan memanggil yang bersangkutan, termasuk Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pemkab Pamekasan. “Pamekasan ini kan kabupaten yang menerapkan nilai-nilai Islami, dan seharusnya semua bentuk tindakan harus memperhatikan ajaran Islam,” kata Makmun. Kasus dugaan perbuatan yang dinilai melanggar etika moral oleh oknum pegawai Disdik yang dilaporkan ke komisi D DPRD Pamekasan dengan pelaku AT ini bukan yang pertama. Sebelumnya, seorang guru di Kecamatan Pademawu, Pamekasan juga dilaporkan sama, yakni berselingkuh dengan tetangganya, sehingga oknum guru itu nyaris dibunuh warga. (ant/rah)


BANGKALAN

15

RABU 6 NOVEMBER 2013 NO. 0233 | TAHUN II

MUSIM PENGHUJAN

Masyarakat Diminta Waspadai Puting Beliung

Wahid Hidayat

Kepala BPBD Bangkalan BANGKALAN - Memasuki musim penghujan tahun ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan meminta kepada masyarakat untuk waspada. Sebab sewaktu-waktu bisa terjadi angin secara sporadis yang tidak bisa dideteksi sebelumnya dan menyebabkan bencana puting beliung. Apalagi beberapa waktu lalu bencana tersebut memporak-porandakan rumah penduduk di sejumlah daerah setempat. Kepala BPBD Bangkalan Wahid Hidayat mengatakan awal musim penghujan tahun ini berpotensi terjadi angin puting beliung. Sewaktu-waktu angin tersebut dapat mengancam keselamatan jiwa dan terjadi secara tiba-tiba. Dengan demikian, masyarakat diminta

agar waspada dengan situasi tersebut untuk mencegah timbulnya bencana. "Kami minta kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana puting beliung. Apalagi, akhir-akhir ini kondisi alam menunjukkan cuaca yang cukup ekstrem," ungkapnya. Dikatakan Dayat, pada awal musim hujan tahun ini, sudah terjadi bencana angin puting beliung yang memporak-porandakan ratusan rumah milik masyarakat dan menumbangkan sejumlah pepohanan. Bencana tersebut terjadi di Kecamatan Geger, Kecamatan Galis, dan Kecamatan Burneh, serta Kecamatan Kota. "Kekencangan angin puting beliung tersebut juga bisa mencapai 30 knot, masyarakat yang tinggal di kawasan terbuka dan berpotensi terkena puting beliung perlu selalu waspada," harapnya. Sementara itu, akibat angin puting beliung yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah Bangkalan, mengakibatkan dari 7 Desa yang terkena bencana, sekitar 100 rumah mengalami kerusakan yang cukup para. Diantaranya, Kecamatan Burneh 25 rumah, Kecamatan Geger 11 rumah dan Kecamatan kota 15 rumah.(dn/rah)

Proyek pengerjaan taman yang berada di depan kantor DPRD, Dispora, dan Polres Bangkalan.

Pengerjaan Taman Tak Tuntas BLH Belum Membayar Kekurangan Dana BANGKALAN - Pengerjaan proyek taman yang dibangun di depan kantor DPRD, Dinas Pemuda, dan Olahraga, serta Polres Bangkalan, hingga saat ini masih belum tuntas. Sehingga proyek pembangunan taman dengan anggaran Rp 440 juta tersebut kini dibayang-bayangi sanksi. "Saat ini, pengerjaan proyek taman sudah kelar 95 persen. Sementara sisanya yang 5 persen hanya berkaitan dengan pemasangan instalasi listrik," kata Kabid Pertamanan Badan Lingkungan Hidup, Panca. Dia menjelaskan, belum selesainya pengerjaan proyek, ditengarai karena masih dalam pemasangan listrik. Adapun pihak rekanan yang mengerjakan adalah CV Sumber Rejeki. Untuk batas waktu pengerjaan taman, memang ditarget sampai akhir minggu ini. Sesuai dengan kontrak

kerja, pengerjaan taman juga meliputi pemasangan lampu di atas taman. Taman yang tepat berada di jalan Soekarno Hatta tersebut, menggunakan anggaran yang diplot dari APBD. Sebab, pembangunan taman sendiri cukup luas dan panjang. "Kalau pengerjaan tamannya sendiri memang sudah selesai, tapi lampunya yang belum dipasang,� terangnya. Menurutnya, jika pihak rekanan belum menyelesaikan proyek hingga batas waktu yang telah menjadi perjanjian kontrak, dirinya mengaku

akan mengambil sikap tegas. Sebab, sesuai dengan aturan, rekanan akan dikenai denda sebagaimana yang telah diatur. "Kalau belum selesai, tentunya akan ada denda untuk rekanan. Adapun denda yang harus dibayar nol koma sekian dari nilai proyek per hari," jelasnya. Namun, pihaknya yakin proyek itu akan selesai tepat waktu. Kalau cuma pemasangan listrik dua atau tiga hari selesai. Selain itu, belum cairnya sisa anggaran pembangunan taman kepada rekanan disebabkan pengerjaan yang dinilai masih belum rampung secara keseluruhan. "Kalau sudah selesai semuanya pasti dicairkan. Untuk apa menahan uang milik orang kalau tidak ada alasannya. Saya tidak berani karena masih ada yang belum seperti pemasan-

gan lampu," ungkapnya. Sementara itu, saat dikonfirmasi pihak rekanan yakni CV Sumber Rezeki, Saiful membantah tuduhan dari BLH bahwa pihaknya belum mengerjakan proyek garapannya. "Proyek pengerjaan taman sudah selesai 100 persen. Tetapi, pihak BLH belum membayar kekurangan dana untuk proyek tersebut," elaknya. Menurutnya, BLH wajib membayar sisa dana yang belum terbayarkan senilai Rp 198 juta. Sebab, sebelumnya BLH berjanji akan melunasi uang kekurangan untuk proyek itu dalam satu minggu. Dia menambahkan, awalnya pihak BLH beralasan Pak Hariaji selaku kuasa anggaran, masih berada di luar kota. Akan tetapi, bila tidak datang sampai seminggu, maka akan dicairkan. Namun,

kenyataan tidak demikian. Sampai satu minggu lebih belum dibayar kekurangannya," bebernya. Saat ditanya mengenai belum terpasangnya instalasi listrik atau lampu di atas taman, dirinya mengatakan pemasangan lampu bukan wewenangnya. Khusus pemasangan lampu sudah disubkan kepada orang lain atas permintaan salah seorang oknum pejabat di lingkungan pemkab Bangkalan. Bahkan dia mengaku, temannya sudah dipasrahkan untuk memberikan uang sebesar Rp 15 juta untuk pemasangan lampu atau listrik kepada pejabat itu, karena memang diminta. Oleh karena itu, pihaknya berdalih pemasangan lampu, bukan lagi menjadi tanggung jawab pihaknya. (ori/rah)

THL

Peluang K1 dan K2 Sama dalam Tes CPNS BANGKALAN - Tidak lolosnya K1 untuk diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), secara langsung membuat mereka turun akreditasi. Peluang dalam tes agar diangkat menjadi CPNS sama dengan K2. "Tidak lolosnya K1 dalam versi BKN karena audit tujuan tertentu secara langsung menjadikannya turun akreditasi," kata Syafiuddin Asmoro, Ketua Komisi A DPRD Bangkalan. Secara struktural tidak ada yang lebih hierarki.

Sebab, kedua kategori ini secara langsung menjadi sama, yakni bisa dikatakan samasama sebagai K2. Akan tetapi, mengenai tidak lolosnya K1 menjadi pertanyaan bagi pihaknya. Sebab, alasan dari BKN pada tahun 2005 yang dikatakan tidak ada penganggaran rupanya jelas ada. Untuk itu, pihaknya akan berupaya menanyakan secara langsung kepada BKN. Sebab, THL yang sudah bekerja sejak 2005 sudah memenuhi syarat untuk diangkat. Meskipun

Syafiuddin Asmoro Ketua Komisi A DPRD Bangkalan

dalam hal ini BKD sudah pro aktif untuk memfasilitasi teman-teman THL. "Tidak lolosnya 1.337 tenaga harian lepas (THL) K1 di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, yang dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) masih menimbulkan pertanyaan besar," ujarnya. Sebelumnya, sebayak 5.695 THL kategori satu dan kategori dua sama-sama

mengikuti proses seleksi tes CPNS. Namun, kuota yang telah ditetapkan pemerintah sampai saat ini masih belum jelas. Sebab, seluruh ketetapan dan kebijakan diatur oleh pemerintah pusat. Baik jumlah kuota, penilaian dan lainnya. Pemerintah daerah mengaku hanya sebagai fasilitator dalam seleksi CPNS tersebut. Sebab seluruh kewenangan dilimpahkan kepada pemerintah pusat dalam hal ini BKN. (ori/rah)

ANGIN KENCANG

Pengguna Jembatan Suramadu Diminta Berhati-hati BANGKALAN – Kepala gerbang jembatan Suramadu memberi imbauan kepada para pengguna jembatan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jembatan tol itu, khususnya pengguna kendaraan roda dua. Sebab hujan deras yang disertai angin kencang kerap melanda wilayah Bangkalan dan Surabaya beberapa minggu terakhir.

WASPADA. Pengguna roda dua saat melintas di Jembatan Suramadu setelah terjadinya hujan, mereka diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan yang disertai angin kencang. Pengendara roda dua (R2) Jembatan Tol Suramadu wajib waspada.

Bagi pengguna jembatan sepanjang 5.438 m ini, sebagai bentuk kewaspadaan agar memperhatikan rambu-rambu dan imbaun dari petugas. Demikian itu untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas di akses jembatan Suramadu akibat angin kencang. Apalagi kecepatan angin bisa datang secara fluktuaktif. Terlebih saat terjadinya hujan disertai angin kencang. "Kami mengimbau kepada pengguna jembatan Suramadu untuk lebih waspada saat melintas, terutama kendaraan roda dua," ungkap Suharyono pada Koran Madura saat

Foto: doni heriyanto/koran madura

dikonfirmasi. Menurutnya, keselamatan para pengguna jembatan terpanjang di Indonesia ini, merupakan prioritas utama. Oleh sebab itu, bagi seluruh elemen yang menggunakan jasa tol tersebut, untuk memperhatikan kecepatan angin dan berhati-hati saat berkendara. Apabila suatu saat dilakukan penutupan oleh petugas, karena kecepatan angin melampui batas normal, diharap bagi kendaraan roda dua maupun roda empat agar bersabar menunggu sampai kecepatan angin kembali normal. "Keselamatan pastinya

menjadi prioritas utama. Jadi, kalau sudah cuaca menunjukkan akan terjadinya hujan, maka segala persiapan harus dilakukan oleh para pengguna kendaraan bermotor, seperti mengurangi kecepatan berkendara dan melihat kondisi kecepatan angin,� ungkapnya. Sementara itu, ketentuan dilakukan penutupan untuk jalur kendaraan roda dua baik siang dan malam hari, apabila kecepatan angin di atas 40 km/jam, dan untuk roda empat kecepatan angin diatas 60 km per jam.(dn/rah)


Iklan dan berlangganan 0328-6770024 / 081931012753

16

Biro Sumenep 081939363544 Biro Pamekasan 087850600243 Biro Sampang 087775094464 Biro Bangkalan 087750670878 Biro Surabaya 081330903119 Biro Probolinggo 081336379769

RABU 6 NOVEMBER 2013 NO.0233| TAHUN II

SAMPANG

PEMBANGUNAN DRAINASE

Pemasangan Papan Nama Masih Dijanjikan SAMPANG - Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang berjanji dalam waktu dekat akan memasang papan nama pembangunan drainase yang berolakasi di Jalan Jaksa Agung, Wahid Hasyim, Trunojoyo dan Rajawali Kecamatan Kota Sampang yang sampai saat ini belum dipasang oleh kontraktor. Pemasangan tersebut paling lama dua hari lagi. Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang Moh Zis mengatakan, kontraktor memang belum memasang papan nama. Namun, dalam waktu dua hari kedepan papan nama tersebut dipastikan sudah dipasang. Sebelumnya, PPTK Bagian Pembangunan Abdul Rokib menga-

takan, dalam aturan papan nama tersebut seharusnya dipasang. Namun, dia tidak tau kenapa sampai sekarang masih belum ada, dia juga menyampaikan pelaksana pembangunan drainase tersebut harus selesai 20. “Saya juga tidak tau kenapa papan nama itu

masih belum dipasang. Padahal, dalam aturannya itu harus ada, pembangunan tersebut menggunakan yang namanya u gatter dengan volume 815 meter,” ujarnya kepada Koran Madura. Pemenang tender proyek tersebut, di Jalan Jaksa Agung dengan jumlah anggaran sebesar Rp 3,4 miliar dimenangkan PT Sahadi Surya, di Jalan Wahid Hasyim dengan jumlah anggaran Rp 2,3 miliar dimenangkan CV Burung NURI, di Jalan Trunojoyo dengan anggaran sebesar Rp 1,4 miliar dimenangkan CV Sumber Perjuangan, dan

Saya juga tidak tau kenapa papan nama itu masih belum dipasang. Padahal, dalam aturannya itu harus ada,”

Abdul Rokib PPTK Bagian Pembangunan

di Jalan Rajawali dengan anggaran sebesar Rp 1,7 miliar dimenangkan CV Anita Jaya. (jun/lum)

PELANGGARAN PEMILU

Banyak Caleg Tak Paham Aturan PKPU

DIBIARKAN. Baliho Caleg yang bediri di pinggir jalan belum ditertibkan. Baliho tersebut melanggar PKPU Nomor 15 Tahun 2013.

SAMPANG - Banyaknya alat peraga kampanye calon anggota legislatif 2014 masih bertebaran di sejumlah jalan pedesaan maupun di pinggiran jalan Kota Sampang. Padahal berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 Tahun 2013 tentang Pembatasan Alat Peraga Kampanye, penempatan alat peraga tersebut melanggar. Ketua Panitia Pengawasan Pemilu (Panwaslu) Sampang Ahmad Rifto mengatakan, hal itu disebabkan ketidaktahuan calon anggota legislatif terhadap PKPU Nomor 15 Tahun 2013. "Rata-rata caleg itu tidak paham dengan regulasinya, aturan main yang dibuat oleh KPU. Jadi mereka masih mengadopsi peraturan kampanye pada masa-masa sebelumnya, ," ucapnya. Bayaknya alat peraga

yang tidak sesuai dengan aturan ditenagarai karena parpol tidak ikut berperan aktif untuk meinformasikan peraturan baru itu kepada semua calon wakil rakyat yang diusungnya. "Dengan kondisi ini, kita harus saling mengkoordinasikan, seperti parpol meinformasikan kepada caleg masing-masing," jelasnya. Untuk kelancaran penegakan PKPU Nomor 15 tahun 2013, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan satpol PP untuk ditertibkan. Karena jika terus dibiarkan bukan tidak mungkin semua caleg akan melakukan hal yang sama di tempat lain. "Panwas sendiri telah merekomendasikan Satpol PP untuk melakukan penertiban, bahkan dihapkan juga Linmas juga ikut membantu menertibkan," tuturnya. (ryn/lum)

TERCEMAR. Seorang warga tengah berdiri di samping tumpukan sampah di Sungai Desa Tanjung, Kecamatan Camplong yang mengeluarkan bau busuk, Selasa (5/11).

Warga Keluhkan Gundukan Sampah Kepala BLH: Saya Koordinasikan Dulu Salah satu tokoh masyarakat Jaruki (40) menuturkan, pembiaran gundukan sampah di sepanjang Sungai yang melintas di Dusun Dhangkah itu sangat merugikan masyarakat setempat. Selain bau busuk yang menyengat, sampah tersebut bisa menjadi sumber penyakit bagi warga sekitar. ”Yang paling dirugikan adalah warga yang berdekatan dengan sungai ini. Sudah baunya menyengat, kalu malam hari nyamuk-nyamuk yang bersarang di gundukan sampah itu menyerbu rumah-rumah warga,” katanya kepada Koran Madura, Selasa (11/5). Menurutnya, gundukan sampah tersebut kumpulan sampah yang dibuang warga sekitar sejak puluhan tahun. Tetapi, dia tidak terima jika warga dijadikan kambing hitam dalam pembuangan sampah ke sungai tersebut. Sebab, sepanjang Desa Tanjung memang belum ada tempat sampah dan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah. Sehingga, menurutnya, pemerintah harus segera turun tangan mem-

berihkan sampah tersebut. ”Warga membuang sampah sembarangan itu kan karena memang tidak ada tempat sampah yang disediakan. Jadi, saat ini pemerintah harus turun tangan dulu. Setelah itu baru buatkan tempah sampah dan warga dilarang membuang (sampah) ke sungai ini lagi,” lanjutnya. Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Moh Suhrowardi berjanji akan

mengambil langkah konkrit setelah melakukan koordinasi dengan para stafnya di lapangan. Sebab, selama ini pihaknya mengaku belum pernah tahu jika ada gundukan sampah sepanjang 200 meter di Sungai Desa Tanjung tersebut. ”Ya, nanti saya koordinasikan dulu dengan petugas lapangan. Kalau memang betul ada (gundukan sampah itu), kami akan segera menanganinya,” janjinya. Suhrowardi juga mengakui jika di sepanjang Desa Tanjung tersebut memang belum disediakan tempat sampah dan TPA sampah. Itu lantaran APBD hanya mampu membiayai penyedian tempat sampah di wilayah Kecamatan Kota Sampang saja. ”Di sana (Desa Tanjung) memang belum ada (tempat sampah dan TPA) karena APBD-nya belum mampu membiayai sampai ke sana,” ujarnya. (lum)

BANTUAN PUGAR

Hasil Produksi Penerima Bantuan Pugar Meningkat SAMPANG- Bantuan program pemberdayaan usaha garam rakyat (Pugar) di Kabupaten Sampang tampaknya benar-benar tepat sasaran. Itu terbukti dari hasil produksi garam para penerima bantuan yang ditangani oleh Dinas Kelautan, Perikanan, dan Peternakan (DKPP) Sampang itu mengalami peningkatan. Hamiluddin (36) warga Desa Dharma, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Sampang yang menerima bantuan Pugar mengaku hasil produksinya mengalami peningkatan sampai 60 persen dari musim sebelumnya. Pria yang biasa menghabiskna hariharinya di tambak garam itu mengaku menerima suntuikan dana sebesar Rp 12 juta dari program Pugar TA 2013 dalam bentuk sarana dan prasarana penunjang pertanian garam. ”Kami sangat bersyukur bisa mendapatkan bantuan Pugar tahun ini. Berkat bantuan ini kami bisa menghasilkan garam lebih banyak. Sebelumnya kami biasanya hanya menghasilkan 30 sak perpanin perpetak. Tapi setelah dapat bantuan Pugar, kami bisa memproduksi garam sampai 70 sak perpetak setiap kali panin,” ujarnya saat ditemui Koran Madura di areal tambaknya, Selasa (5/11). Peningkatan jumlah produksi garam itu, kata Hamiluddin, lantaran para petani bisa me-

MELIMPAH. Petani garam penerima bantuan Pugar TA 2013 sedang memanen hasil garamnya di Desa Dharma, Kecamatan Tanjung, Selasa (4/11). manfaatkan semua bantuan Pugar secara optimal. Selain bantuan gerobak dorong sebanya tujuh buah yang bisa meringankan saat panin, para petani juga dapat bantuan kincir angin sebanyak sepuluh buah. Itu cukup membantu kinerja petani garam dalam menghasilkan produksi yang melimpah. ”Dari bantuan Pugar itu, kami juga bisa memperbaiki sarana dan prasaran tambak yang dibutuhkan. Sehingga peralatan kami menjadi lebih lengkap dan bisa menghasilkan garam lebih banyak setiap kali panin,” tuturnya. Oleh karena itu, Hamiluddin berharap bantuan Pugar tersebut bisa berlanjut ke ta-

hun-tahun berikutnya agar para petani garam bisa lebih produktif lagi dalam berproduksi. Selain itu, dia juga berharap agar pencairan bantuan Pugar tidak terlalu mepet dengan musim penghujan. Itu agar bisa lebih optimal penggunaannya bagi para petani garam. ”Intinya kami berterima kasih banyak kepada pemerintah (DKPP), para pendamping Pugar dan semua stakeholder. Ke depan kami hanya berharap tahap pencairan bantuan Pugar ini bisa lebih awal. Ya, di bulan-bulan Mei atau Juli lah. Para petani di bulan-bulan itu biasanya sudah mulai persiapan,” pungkasnya. (adv/lum)

e Paper Koran Madura 6 November 2013  

Satu Hati untuk Bangsa

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you