Issuu on Google+

RABU

KORAN MADURA

19 MARET 2014 | No. 0324 | TAHUN III ECERAN Rp 3.500 LANGGANAN Rp. 70.000

1

0328-6770024 RABU 19 MARET 2014 | No. 0324 | TAHUN III www.koranmadura.com

KPK at i Mula Dihamb s Ungkap Kasu Ratu Atut Berita Utama hal | 2

ant/yudhi mahatma

PUTUSAN PENGUJIAN UU PILPRES. Majelis Hakim MK yang diketuai Hamdan Zoelva (tengah) membacakan putusan terhadap pengujian Pasal 27 UU No 42 tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wapres di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Selasa (18/3). UU mengenai tata cara mencoblos saat pilpres tersebut oleh pemohon dianggap bertentangan dengan UUD 1945 karena melanggar HAM, serta tidak memberikan jaminan dan perlindungan bagi warga negara Indonesia, namun hakim MK menolak pengujian UU tersebut seluruhnya.

MK Tolak Gugatan Hak Memilih Memilih Tetaplah Hak, Bukan Kewajiban JAKARTA- MK menolak pengujian UU Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta UU Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD yang mengatur hak memilih warga negara dalam Pemilu. Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,” kata Ketua Majelis Hakim Hamdan Zoelva, saat membacakan amar putusan di Jakarta, Selasa. Menurut Hamdan, dalil pemohon yang mewajibkan pemilih menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu Legislatif dan Pilpres tidak beralasan menurut hukum.

Dalam pertimbangannya, Mahkamah konstitusi (MK) menyatakan hak memilih adalah hak yang dijamin konstitusi, UU maupun konvensi internasional. “Pembatasan, penyimpangan, peniadaan dan penghapusan akan hak dimaksud merupakan pelanggaran terhadap hak asasi dari warga negara,” kata Anggota Majelis Muhammad Alim, saat membacakan pertimbangan hukum. Menurut dia, hak memilih adalah pengjawantahan hak atas kesempatan yang sama dalam hukum dan pemerintahan sebagaimana diatur dalam UUD 1945. Muhammad Alim juga mengatakan pemilihan yang bersifat umum mengandung makna menjamin kesempatan yang berlaku

bagi semua warga negara tanpa kecuali. “Setiap warga negara yang berhak memilih bebas menentukan pilihannya tanpa tekanan dan paksaan dari siapapun,” katanya. Oleh karena itu, lanjut Muhammad Alim, memilih dalam pemilihan umum merupakan hak bagi warga negara. Hal tersebut telah ditegaskan dalam Pasal 38C ayat (2) UUD 1945 yang menyatakan: “Setiap orang berhak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa dan negaranya”. Dengan demikian adalah hak bagi semua warga negara untuk memilih dan dipilih.

“Sebagai hak, dapat dipergunakan atau tidak dipergunakan, artinya adanya kebebasan bagi pemilih,” kata Muhammad Alim. Pengujian UU Pemilu Legislatif dan UU Pilpres yang mengatur tentang hak memilih ini diajukan oleh Taufiq Hasan. Taufiq menggugat Pasal 27 ayat (1) dan Pasal 28 UU Pilpres serta Pasal 19 ayat (1) dan Pasal 20 UU Pemilu Legislatif. Pemohon mengatakan bahwa presiden, wakil presiden, DPR dan DPRD adalah bentuk kekuasaan yang ada di negara Indonesia, sehingga untuk mewujudkannya kekuasaan tersebut melalui pemilu legislatif dan Pilpres. Pemohon meminta MK menyatakan wajib bagi rakyat yang telah memenuhi syarat untuk mencoblos pilihannya dalam pemilihan umum. =ANT/JOKO SUSILO


2

KORAN MADURA

Berita Utama

RABU 19 MARET 2014 | No. 0324 | TAHUN III

ICW Ungkap 1.282 Honorer Siluman JAKARTA-Indonesia Corruption Watch (ICW) menyerahkan 1.282 daftar nama honorer kategori dua (K2) siluman yang lolos dalam rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2013 ke Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Selasa (18/3). Data itu didapatkan dari enam kabupaten di Indonesia, yakni Kabupaten Tangerang, Kabupaten Blitar, Kabupaten Buton Utara, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Garut. “Karena kami yakin berdasarkan data yang kami miliki bahwa proses rekrutmen CPNS 2013 untuk jalur honorer K2 memiliki kecurangan dan itu terjadi secara masif dan sistematis di seluruh Indonesia,” kata Kordinator Divisi Monitoring Pelayanan Publik ICW, Febri Hendri di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (18/3). Febri menegaskan, Polri harus mengusut kasus ini. Apalagi, kasus ini diduga kuat melibatkan pejabat tinggi di daerah, seperti Sekda, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan beberapa kepala unit satuan. “Beberapa data yang kami sampaikan yakni database honorer K2 dan juga data honorer yang lulus CPNS 2013. Kami juga menyampaikan beberapa data terkait bukti transaksi untuk meluluskan CPNS dalam rekrutmen CPNS 2013,” jelas dia. “Itu terjadi secara masif dan sistematis di seluruh Indonesia. Kami meminta itu kepada Bareskrim dan kami tadi diterima oleh Wadirtipikor Ahmad Wiyagus, dan mereka sudah menerima dan berjanji akan menindaklanjuti laporan kami. Terutama laporan kami di untuk beberapa daerah tersebut,” sambungnya. Temuan ICW, lanjut dia, guna menjadi honorer K2, para peserta juga dipungut biaya. Misalnya, pungutan terkait nomor dan pungutan untuk kelulusan. Nilai pungutannya bervariasi. Mulai dari Rp80 juta sampai Rp120 juta. “Kami menyerahkan 1.282 honorer siluman, kami yakin bahwa mereka lolos itu tidak bisa gratis, pasti bayar, karena itu harus ditandatangani oleh Sekda, harus ditandatangani oleh BKD dan ke depan juga itu akan ditandatangani oleh walikota dan bupati. Saat ini ada sekitar 401 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang akan mengajukan pemberkasan honorer ke Badan Kepegawaian Negara dan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara,” terangnya. “Kami berharap Polri bisa supervisi dan juga ada satu kasus yang sudah kami sampaikan, karena ada bukti transaksi. Senilai Rp220 juta untuk tiga peserta agar CPNS itu lolos dalam rekrutmen,” imbuh dia. =GAM/ABD

KPK Mulai Dihambat Ungkap Kasus Atut JAKARTA-Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto membeberkan, ada pihak yang sengaja menghalangi penyidikan kasus Pilkada Lebak, Banten. Dalam kasus ini KPK telah menetapkan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dan adiknya, Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan. “(Mereka yang menghalangi penyidikan kasus Lebak) bisa kena pasal 21 atau bisa kena pasal 22 (UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi),” tegas Bambang di Hotel Ibis, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Selasa (18/3). Secara lugas, Bambang mengatakan bahwa banyak pihak berusaha mengaburkan kasus Lebak agar proses penegakan hukumnya terhenti. Namun Bambang tak memperjelas pihak-pihak yang dimaksudnya itu. Ia hanya bilang satu per satu pihak yang diduga terlibat di dalamnya akan dipanggil. “Kami ingin konsentrasi karena itu obstruction of justice, karena dia secara sengaja mengelabui, ingin bermaksud mengelabui, ingin mengaburkan proses penegakan hukum,” jelasnya.

“Kita cobalah satu-satu. Kita mulailah dari satu,” imbuhnya. Sementara itu, advokat Teuku Nasrullah kembali dijadwalkan diperiksa KPK, Selasa (18/3). Nasrullah akan diperiksa sebagai saksi terkait proses penyidikan kasus dugaan suap sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Mahkamah Konstitusi (MK) khususnya berkaitan dengan Kabupaten, Lebak, Banten dengan tersangka Gubernur Banten nonaktif Ratu Atut Chosiyah (RAC). “Yang bersangkutan (Teuku Nasrullah) akan diperiksa untuk tersangka RAC (Ratu Atut Chosiyah),” kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha. Pemanggilan Nasrullah ini merupakan penjadwalan ulang. Pasalnya Nasrullah tidak memenuhi panggilan KPK terkait kasus serupa pada Kamis, 13 Februari 2014 lalu lantaran tengah ada urusan keluarga di Aceh. Advokat yang pernah tercatat sebagai anggota tim kuasa hukum Angelina Sondakh itu merupakan salah satu pengacara yang digarap penyidik KPK. Selain Nasrullah, penyidik KPK telah memeriksa Efran Hilmi, Tubagus Sukatma, Fajar dan Andi Simangunsong. Mereka terdaftar sebagai tim pengacara Ratu Atut Chosiyah. Menurut informasi yang dihimpun, para advokat itu dimintai keterangan KPK lantaran dikabarkan pernah mengumpulkan

saksi kasus yang menjerat Ratu Atut itu. Mereka juga disebut-sebut mengintruksikan beberapa pihak yang ditetapkan saksi itu pergi meski dipanggil untuk diperiksa KPK. Ratu Atut sendiri sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap sengketa Pilkada Lebak, Banten di MK oleh KPK. Kasus itu juga telah menyeret adik Ratu Atut, Tubagus Chaeri Wardhana, bekas Ketua MK, Akil Mochtar dan pengacara Susi Tur Andayani sebagai tersangka. Atut diduga bersama-sama menyuap Akil Mochtar saat masih menjabat Ketua MK menyangkut penanganan sengketa Pilkada Lebak. Tiga tersangka dalam kasus suap sengketa Pilkada Lebak yaitu Akil Mochtar, Susi Tur Andayani dan Wawan saat ini dalam proses menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Selain kasus tersebut, Atut juga ditetapkan sebagai tersangka menyangkut kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) di Provinsi Banten. Adik Atut, Wawan juga terseret kasus Alkes Banten dan Tangsel. Tak hanya itu, Wawan juga dijerat Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) oleh lembaga superbody pimpinan Abraham Samad Cs tersebut. Saat ini, Atut telah ditahan di Rutan Pondok Bambu Jakarta Timur dan Wawan ditahan di Rutan KPK. =GAM/ABD

PESAWAT HILANG

Indonesia Bantah Tuduhan Menutupi Data Radar MH370 KUALA LUMPUR-Kedutaan Besar Republik lndonesia di Kuala Lumpur menyesalkan artikel di Harian Utusan Malaysia tanggal ‘17 Maret 2014 berjudul”MH 370 Disembunyi di Pangkalan AS di Diego Garcia?”. Artikel tersebut merujuk spekulasi yang dimuat dalam portal Cabal Times bahwa lndonesia dengan sengaja menutupi data radar yang diyakini merekam pergerakan MH 370 yang melintasi wilayah lndonesia. Keterangan tertulis Kedutaan Besar lndonesia dalam keterangan tertulisnya kepada Redaksi Koran Madura dengan tegas juga membantah tuduhan bahwa lndonesia terlibat dalam gerakan “raha-

sia globalisasi” atau “koalisi barat” yang memiliki agenda tertentu. Spekulasi tersebut jelas tidak merupakan halusinasi seseorang untuk tulisan tersebut juga sangat melukai penumpang warga negara lndonesia, bersedih. memiliki data dukung sama sekali dan hanya menciptakan kebingungan publik. “Terlebih lagi, perasaan keluarga para penumpang, termasuk yang sedang dalam kondisi teramat sulit dan bersedih,” demikian keterangan tertulisnya dari Kuala Lumpur, Selasa (18/3) . Sejak hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH 370 tanggal 8 Maret 2014, Pemerintah lndonesia merupakan salah satu negara yang pertama memberikan dukungan atas upaya pencarian pesawat MH 370 dengan mengerahkan 8 kapal dan 3 pesawat serta sejumlah besar personil Tentara Nasional lndonesia (TNl) dan Badan SAR Nasional (BASARNAS).

Komitmen lndonesia ini didasarkan kepada semangat ASEAN dan hubungan lndonesia dengan Malaysia yang sangat kuat. lndonesia juga akan terus memberikan dukungan dan kerjasamanya untuk mencari pesawat tersebut hingga ditemukan. Pemerintah lndonesia mendukung sepenuhnya fokus operasi pencarian pesawat hingga ditemukan dan meminta semua pihak untuk bersabar serta memberikan kepercayaan kepada para ahli yang terlibat dalam pencarian. “Untuk itu, lndonesia juga meminta agar spekulasi yang tidak bertanggung jawab dihentikan karena tidak membantu upaya dalam menemukan pesawat MH370 yang menjadi tujuan utama operasi pencarian yang melibatkan tidak kurang dari 25 negara,” pungkasnya. =GAM


KORAN PROBOLINGGO

MADURA

KORAN MADURA

Nasional

RABU 192014 MARET 2014 RABU 19 MARET | No. 0324 | TAHUN III No. 0324 | TAHUN III

33

TNI Padamkan Kebakaran Hutan Personil TNI berusaha memadamkan api yang membakar kawasan hutan gambut di Kecamatan Mempura, Kab Siak, Riau, Selasa (18/3). Pemerintah mengerahkan 1.800 personil TNI ke Riau untuk membantu memadamkan api yang membakar ratusan ribu hektar kawasan hutan dan lahan gambut serta perkebunan. ant/rony muharraman

Jokowi Sisihkan Prabowo dan Ical PKB Tunggu Hasil Pileg untuk Putuskan Dampingi Jokowi Atau Tidak JAKARTA-Popularitas Joko Widodo (Jokowi) tak tersaingi oleh calon presiden (capres) lain menjelang pemilu presiden dan wakil presiden (pilpres) Juli mendatang. Dalam survei terbaru Indikator Politik Indonesia, Jokowi menyisihkan Prabowo Subianto, Aburizal Bakrie atau yang akrab dipanggil Ical, dan Wiranto. Demikian dikatakan Direktur Indikator Burhanuddin Muhtadi di Jakarta, Selasa (18/3) saat mengumumkan hasil survei termutakhir lembaganya. “Dalam pertanyaan semi terbuka, dukungan terbesar diraih oleh Jokowi,” ujarnya. Jokowi sudah mendeklarasikan diri menerima mandat Ketua Umum PDI Perjuangan untuk menjadi capres dari partai moncong putih itu. Setelah pengumuman resmi ini, capres-capres lain seolah tidak bergairah. Partai-

partai lain pun ramai-ramai mengusulkan nama pendaping Jokowi sebagai calon wakil presiden (cawapres). Lebih lanjut Burhanuddin memaparkan, dalam simulasi dengan enam nama capres, Jokowi mendapatkan dukungan sebesar 41,5 persen. Dibawahnya ada bakal capres Partai Gerindra Prabowo Subianto (16,3 persen), bakal capres Partai Hanura Wiranto (9,8 persen), dan bakal capres Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical (8,8 persen).

Dalam simulasi dengan 14 nama capres, nama Jokowi kembali mengalahkan para bakal capres dari partai lain. Jokowi mendapat dukungan 37,8 persen, diikuti Prabowo (15,4 persen), Wiranto (8,2 persen), dan Ical (7,5 persen). Burhanuddin melanjutkan, komposisi pun tak berubah saat responden menyebut capres secara spontan tanpa disodorkan pilihan nama (top of mind). Mantan Wali Kota Solo itu memperoleh dukungan 22,4 persen, diikuti Prabowo 12 persen, Wiranto 5,9 persen, dan Ical dengan 4,9 persen. Survei ini digelar secara nasional pada bulan Januari hingga Februari 2014. Total sampel secara keseluruhan berjumlah 2050 responden. Berdasarkan jumlah sampel ini diperkirakan margin of error sekitar 2,4 persen dengan tingkat kepercayaan sekitar 95 persen.

Metode survei ini dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan satu pewawancara bertugas satu desa atau kelurahan yang terdiri dari 10 responden. Survei ini dilakukan oleh Indikator yang bekerja sama dengan Rumah Kebangsaan. Sementara itu secara terpisah di Jakarta, Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan Jafar mengungkapkan, skenario partainya dalam menghadapi Pilpres mendatang belum berubah dengan pencapresan Jokowi oleh PDI Perjuangan. Sejauh ini, PKB masih fokus menghadapi pemilu legislatif untuk dapat mengusung calon presiden periode 20142019. “Tidak ada pembicaraan mengubah skenario, kita tetap berusaha mengusung capres,” kata Marwan. Marwan menuturkan, perubahan skenario dari mengusung

capres menjadi cawapres hanya dapat dilakukan setelah hasil pemilu legislatif diketahui. Itupun dilakukan di dalam musyawarah pimpinan nasional (muspimnas) yang dihadiri petinggi PKB di tingkat pusat sampai dengan pimpinan di level daerah. Saat ditanya mengenai dua bakal capres PK, Jusuf Kalla dan Mahfud MD, yang dinilai ideal menjadi cawapres Jokowi, Marwan mengaku sangat menghormati penilaian tersebut. Namun, kedua tokoh itu, bersama Rhoma Irama bukan disiapkan untuk menjadi cawapres. “Kalau wacana boleh saja, tapi Mahfud MD dan Jusuf Kalla itu posisinya capres PKB, bukan cawapres. Kalau kita hanya bisa mengusung cawapres, mungkin saja ada nama-nama baru yang akan diusung,” pungkasnya. =GAM/AJI


4

KORAN MADURA

Nasional

RABU 19 MARET 2014 | No. 0324 | TAHUN III

SOSIAL MEDIA

Tifatul Follow Akun Porno? JAKARTA-Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring mengklarifikasi tuduhan bahwa dirinya menjadi follower dari sebuah akun twitter yang memuat pornografi. Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan tak sengaja memencet tombol Follow pada salah satu akun porno di Twitter-nya. “Hal ini sering terjadi pada gadget touch screen, tombol follownya ada di kiri bawah. Jadi begitu tersentuh maka dianggap follower,” terang Tifatul lewat akun @tifsembiring. Akibat salah pencet itu, Tifatul sempat menjadi target bully oleh tweeps. Kemarin siang, seorang pengguna twitter mempublikasikan screenshot akun @tifsembiring yang memperlihatkan Tifatul menjadi follower sebuah akun berisi gambar-gambar porno. Tak lama kemudian, Tifatul yang merasa jadi incaran langsung mengklarifikasi. “Abis deh W3h di bully, gara2 kepencet akun aduan orang. Kalau adukan konten negatif hrp kirim ke: aduankonten@mail.kominfo. go.id,” tulis Tifatul. Melihat serangan kepadanya tidak reda, tadi siang dia juga mengklarifikasi hal serupa lewat twitternya tadi siang. “Jadi ada yang lapor akun twitter porno minta diblock. Kepencet follow tidak sengaja. Kadang-kadang banyak akun-akun yang minta follback, langsung follow saja,” ucapnya. “Kurang hati-hati. Sudah di unfollow. Orang follow belum tentu buka-buka akun tersebut. Dan orang tidak folow belum tentu tidak buka,” tambahnya. Sementara itu, pengamat etika politik Romo Benny Susetyo menilai tindakan Tifatul Sembiring yang jadi pengikut sebuah akun pornografi di jejaring sosial Twitter jauh dari etika pejabat. Pasalnya, selaku menteri, dia kerap menyuarakan larangan peredaran pornografi di dunia maya Indonesia. “Itu kan etika, menyangkut perbuatan baik dan buruk. Seorang pemimpin itu yang dipegang perbuatannya, tindakannya,” kata Benny usai diskusi di kantor Indikator Politik Indonesia, Jalan Cikini V, Jakarta, Selasa (18/3). Menurutnya, seorang pemimpin harus bisa selalu menjaga dengan baik antara kata-kata dan perbuatan. Di satu sisi, Tifatul melawan peredaran pornografi, tapi di sisi lain dia ikut berpartisipasi di dalamnya. Untuk itu, Romo Benny menyerahkan kepada masyarakat memberi penilaian, apakah tindakan Tifatul yang juga mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah sesuai dengan etika pejabat negara. =GAM/ABD

ant/sahlan kurniawan

KAMPANYE PERDANA. Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Susilo Bambang Yudhoyono memberikan orasi politik pada kampanye akbar Partai Demokrat di Stadion Rejoagung, Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (18/3). Kampanye dengan juru kampanye nasional PD SBY itu dihadiri ribuan simpatisan dan kader partai tersebut.

Simpatisan Meninggal Saat SBY Akan Kampanye TULUNGAGUNG- Seorang simpatisan Partai Demokrat asal Kabupaten Trenggalek, meninggal dunia dalam perjalanan menuju lokasi kampanye akbar menghadirkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selaku ketua umum partai itu di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa. Wartawan Antara melaporkan, simpatisan Partai Demokrat asal Trenggalek itu adalah Sugeng Riyanto (45), diketahui meninggal dunia di dalam Bus Pelita Indah saat rombongan mereka baru sampai lokasi kampanye di Stadion Rejoagung, Tulungagung.

Belum ada kepastian penyebab meninggalnya pria yang beralamat di Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan Trenggalek tersebut. Namun, menurut Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Trenggalek, Lamuji, korban Sugeng yang juga menjabat Ketua Ranting Partai Demokrat Kecamatan Trenggalek itu sempat diketahui menderita masuk angin sebelum akhirnya meninggal dunia. “Jenazah langsung dievakuasi ke RSUD dr Iskak dan dilakukan visum oleh tim medis,” terang Lamuji dikonfirmasi melalui telepon. Kematian salah satu simpatisan Partai Demokrat ini sempat menjadi perhatian serius Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selaku Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat saat tampil pertama kali di atas panggung Stadion Rejoagung. Sebelum menyampaikan orasi politik

dengan didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono, SBY menyampaikan duka mendalam atas insiden tidak terduga tersebut dan mengajak puluhan ribu massa Partai Demokrat yang hadir dalam kampanye akbar itu untuk memanjatkan doa bersama. “Mari kita semua berdoa, dan yang beragama Islam membaca al-fatihah bersama. Semoga arwah almarhum diterima di sisi Allah SWT,” ajak SBY dilanjutkan pembacaan surat al-fatihah diikuti ribuan massa yang hadir. Terkait kematian salah satu kader dalam kegiatan kampanye itu, Lamuji memastikan pihaknya akan memberikan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan. “Pakde Karwo dan mas Ibas (Edhie Baskoro Yudhoyono) juga mengonfirmasi untuk memberikan tali asih, sebagai bentuk bela sungkawa. Cuma kami tidak bisa sebut nilainya, tidak etis,” ujarnya. = ANT/SLAMET


KORAN PROBOLINGGO LINTAS NUSANTARA MADURA

KORAN MADURA

Ekonomi

MARET 2014 RABURABU 19 MARET19 2014 | No. 0324 | TAHUN III No. 0324 | TAHUN III

55

EKONOMI

Pemerintah Susun Paket Kebijakan Baru JAKARTA-Pemerintah saat ini tengah menyusun kebijakan eknomi baru.Paket kebijakan ekonomi ini diarahkan untuk memperkokoh fundamental ekonomi dan upaya mitigasi risiko ketidakpastian global yang semakin kompleks. Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi dan Pembangunan Firmanzah mengatakan penyusunan paket kebijakan ekonomi ketiga ini dilakukan lantaran pada paket kebijakan sebelumnya terbukti efektif. “Paket kebijakan ekonomi ini diarahkan untuk memperkokoh fundamental ekonomi dan upaya mitigasi risiko ketidakpastian global yang semakin kompleks,” katanya, Selasa (18/3). Dia menjelaskan dua kebijakan ekonomi perbaikan neraca transaksi berjalan dan neraca perdagangan membuahkan hasil. Paket pertama dilakukan melalui upaya perbaikan neraca transaksi berjalan, penguatan nilai tukar, menjaga pertumbuhan ekonomi, penguatan daya beli masyarakat dan tingkat inflasi, serta menstimuli investasi. Sementara paket kedua ditempuh dengan mengedepankan perbaikan neraca perdagangan melalui pengurangan impor barang konsumsi dan mendorong nilai ekspor melalui peraturan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor. Paket ini diharapkan dapat memperbaiki neraca perdagangan sekaligus mempersempit deficit neraca transaksi berjalan. Padahal di tahun 2013, ekonomi nasional tertekan oleh melebarnya defisit transaksi berjalan, defisit neraca perdagangan dan ancaman risiko inflasi. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi secara bertahap masing-masing di bulan Agustus 2013 dan pada Desember 2013. Firmanzah menambahkan sejumlah target dari paket kebijakan masih menyisakan sejumlah tantangan seperti perbaikan neraca transaksi berjalan yang belum optimal dari kedua paket tersebut. Maka itu pemerintah sedang mempersiapkan paket kebijakan ekonomi ketiga yang memfokuskan pada penyeimbangan neraca pembayaran dan perbaikan neraca transaksi berjalan. =GAM

ant/joko sulistyo

PELAYARAN CPO BERANGSUR NORMAL. Kapal tanker melakukan bongkar muat di Pelabuhan Crude Palm Oil (CPO) Kabil, Batam, Selasa (18/3). Otoritas Pelabuhan Kabil mencatat, pelayaran kapal tanker pengangkut CPO berangsur normal setelah sempat mengalami penurunan dari 187 tanker perbulan menjadi 162 tanker, kondisi terparah terjadi sepanjang bulan Februari saat gelombang tinggi yang disusul dengan kebakaran lahan di sentra perkebunan sawit di Riau yang mencapai angka penurunan hingga 15 persen.

Bank Dunia Sarankan Kenaikan BBM JAKARTA-Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2014 sebesar 5,3% secara tahunan (year on year/yoy). Prediksi tersebut terbilang tidak mengalami perubahan dari proyeksi Triwulanan Edisi Desember 2013. Pada 2015, bahkan diperkirakan PDB tumbuh 5,6%. “Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan PDB akan sedikit melemah menjadi 5,3% pada tahun 2014, ujar Lead Economist Bank Dunia, Jim Brumby, dalam ‘Laporan Perkembangan Triwulan Perekonomian Indonesia’, yang dilakukan World Bank, di Jakarta, Selasa, (18/3). Jim menambahkan, konsumsi swasta diperkirakan akan menerima dorongan yang bersifat sementara menjelang pemilu April dan Juli, namun

ketatnya kondisi kredit bagi rumah tangga dapat menjadi faktor penyeimbang untuk tahun ini secara keseluruhan. Selain itu, lanjutnya, pertumbuhan investasi diperkirakan akan tetap lemah karena tingginya biaya pinjaman, rendahnya harga-harga komoditas dan meningkatnya harga-harga barang modal impor dalam denominasi Rupiah bila dibandingkan dengan beberapa tahun terahkir.

Pertumbuhan ekspor diproyeksikan akan meningkat secara bertahap seiring dengan permintaan luar negeri, yang berkontribusi terhadap sedikit meningkatnya pertumbuhan PDB, menjadi 5,6% pada 2015. Pada akhir tahun, inflasi IHK bulanan diperkirakan akan turun sedikit di bawah sasaran BI yang sebesar 3,5-5,5% yoy dan akan tetap bertahan hingga akhir 2015. “Defisit neraca berjalan diproyeksikan pada 2,9% dari PDB untuk tahun 2014, jelas Jim. Memasuki 2015, saldo neraca berjalan diperkirakan akan semakin meningkat, namun tetap berada dalam keadaan defisit dengan dampak dari pelarangan ekspor mineral tampaknya akan memperlambat kembalinya neraca perdagangan menjadi surplus, dan defisit struktural yang

tetap bertahan pada neraca pendapatan dan jasa-jasa. Jim beranggapan, defisit tersebut bisa terus menyempit bila Indonesia benar-benar melakukan perubahan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Salah satu perubahan yang bisa dilakukan adalah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, dalam rangka mengurangi tekanan terhadap fiskal Tanah Air. “Skenario tujuan perubahan ini adalah dengan memperbaiki kebijakan dalam melindungi fiskal melalui perubahan penyesuaian mekansime dan menurunkan subsidi tersebut. Skenario pertama menakan haraga BBM menjadi Rp8500. Kedua, menaikan subsidi BBM menjadi 50%”, pungkas Jim. =GAM


6

KORAN MADURA

Ekonomi

RABU 19 MARET 2014 | No. 0324 | TAHUN III

UTANG LUAR NEGERI

ULN Tumbuh 7,1%

JAKARTA-Utang luar negeri (ULN) Indonesia pada Januari 2014 tercatat USD269,3 miliar sehingga tumbuh 7,1% (yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan Desember 2013 sebesar 4,6% (yoy). Peningkatan pertumbuhan tersebut terutama dipengaruhi oleh kenaikan posisi ULN sektor swasta sebesar 12,2% (yoy) menjadi USD141,4 miliar. Sementara itu, posisi ULN sektor publik tumbuh sebesar 1,9% (yoy) menjadi USD127,9 miliar. Jika dibandingkan dengan posisi bulan sebelumnya, ULN sektor swasta hanya tumbuh 0,6%, sementara ULN sektor publik meningkat 1,6%. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Tirta Segara mengatakan, berdasarkan jangka waktu, kenaikan pertumbuhan ULN terutama terjadi pada ULN jangka panjang. ULN berjangka panjang pada Januari 2014 tumbuh 7,1% (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan bulan Desember 2013 sebesar 4,1% (yoy). Sementara itu, ULN berjangka pendek tumbuh 7,0% (yoy), sedikit lebih lambat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 7,1% yoy. Pada Januari 2014, ULN berjangka panjang tercatat sebesar USD222,8 miliar, atau mencapai 82,7% dari total ULN. “Dari jumlah tersebut, ULN berjangka panjang sektor publik mencapai USD121,5 miliar (95,0% dari total ULN sektor publik), sementara ULN berjangka panjang sektor swasta sebesar USD101,3 miliar (71,7% dari total ULN swasta),” jelasnya di Jakarta, Selasa (18/3). Untuk ULN swasta, katanya, peningkatan pertumbuhan terjadi pada ULN sektor finansial dan sektor pengangkutan & komunikasi. ULN sektor swasta terutama terarah pada lima sektor ekonomi, yaitu sektor keuangan (pangsa 26,5% dari total ULN swasta), sektor industri pengolahan (pangsa 20,4%), sektor pertambangan dan penggalian (pangsa 18,1%), sektor listrik, gas, dan air bersih (pangsa 11,6%), dan sektor pengangkutan dan komunikasi (pangsa 7,6%). Dari kelima sektor tersebut, dua sektor yaitu sektor keuangan dan sektor pengangkutan dan komunikasi mencatat kenaikan pertumbuhan pada Januari 2014 masingmasing sebesar 11,1% (yoy) dan 5,8% (yoy), dari bulan sebelumnya sebesar 5,7% (yoy) dan 4,4% (yoy). =GAM

ant/ari bowo sucipto

INVESTASI EMAS MENINGKAT. Seorang karyawan menunjukkan emas batangan 100 gram di sebuah toko emas di Malang, Jawa Timur, Selasa (18/3). Turunnya harga emas sejak sebulan terakhir membuat permintaan investasi emas batangan di kawasan tersebut naik.

DJP Diminta Lebih “Cerdas” Penerimaan Pajak 2013 Tidak Sesuai Target JAKARTA-Direktorat Jenderal Pajak (DJP) diminta harus sadar strategi untuk mengatasi persoalan penerimaan pajak tahun 2013 yang tidak sesuai dengan target yakni hanya mencapai Rp1,099 triliun dari target yang direalisasikan tahun lalu sebesar Rp1,139 triliun atau hanya 96%. “Selama ini kita selalu mendengar kalau ada persoalan pajak yang tidak mencapai target pasti alasannya petugas pajak sedikit,” ujar Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati saat diskusi di Restoran Bumbu Desa Cikini, Jakarta, Selasa, (18/3). Pandangannya tersebut sejalan dengan pernyataan Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Fuad Rahmany yang mengatakan, bahwa tidak tercapainya target pajak itu karena kurangnya kantor dan petugas pajak yang seharusnya mengejar para wajib pajak. Pasalnya, den-

gan produk domestik bruto Indonesia sekitar Rp10.000 triliun hanya ada 331 kantor pelayanan pajak dan 31 ribu karyawan pajak. Menyikapi hal tersebut, Enny berpandangan, seharusnya Dirjen Pajak ada baiknya berfokus pada masyarakat yang berpenghasilan Rp5 juta keatas atau bahkan yang berpengahsilan Rp10 juta keatas. Menurutnya dengan melakukan konsentrasi pada masyarakat yang berpenghasilan yang dikatakan itu, maka diperkirakan hasilnya akan lebih nyata. “Kenapa gak konsentrasi diatas peghasilan orang yang pendapatannya di Rp5 juta keatas,

atau fokus di atas penghasilan Rp10 juta keatas, saya yakin dengan seperti itu hasilnya akan lebih nyata, bahwa mereka itu harus bisa sadar strategi,” tukasnya. Jika itu bisa dilakukan oleh Dirjen Pajak, diharapkan target pajak akan tercapai dan tidak akan menyalahkan petugaspetugas pajak yang di anggap hanya sedikit. “Kalau tidak seperti itu, pasti akan terus mengambing hitamkan kondisi itu terus,” tutup Enny. Tak Relevan Senior Advisor Pusat Telaah Informasi Regional (PATTIRO) Alamsyah Saragih menilai, Direktorat Jendral (Ditjen) Pajak berwenang mengakses informasi nasabah meskipun Undang-Undang (UU) perbankan belum direvisi. Dia menjelaskan, pajak pada dasarnya hak publik yang melekat pada individu, oleh sebab itu kerahasiaan informasi pa-

jak dalam batas tertentu menjadi tidak relevan. Menurutnya, otoritas pajak sebagai organ negara tidak dapat dibatasi kewenangannya dalam mengakses informasi nasabah dengan alasan privasi. “Ini karena pajak adalah kepentingan publik yang melekat pada individu. Kerahasiaan perbankan berlaku bagi masyarakat secara umum tapi tidak terhadap otoritas publik yang bertugas untuk menyelenggarakan pemajakan,” ujar Alamsyah saat diskusi di Restoran Bumbu Desa Cikini, Jakarta, Selasa, (18/3). Sementara itu, untuk memastikan tingkat kedalaman informasi pajak yang terbuka bagi publik, maka perlu diuji alasanalasan kerahasiaan berdasarkan UU versus kepentingan publik. “Komisi informasi adalah lembaga yang diberi kewenangan untuk memastikan status informasi tersebut,” tutupnya. =GAM


KORAN PROBOLINGGO

MADURA

ementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) terus mendapat sorotan tajam, sebab diyakini tidak profesional menangani CPNS K2 dan diduga bermainan rapi dalam pelulusan CPNS K2 baru-baru ini. Dugaan ini bukan tanpa alasan, terbukti pernyataan petinggi Menpan-RB bahwa usia dan masa kerja akan menjadi prioritas tidak ditepati, karena ada peserta yang lulus CPNS K2 mayoritas berusia muda dan masa kerjanya masih seumur jagung, sedangkan K2 yang usianya cukup tinggi dan masa sukwannya telah puluhan tahun justru tidak lulus CPNS. Bahkan ada peserta CPNS K2 yang sudah mengantongi sertifikat sertifikasi dan memiliki NRG serta NUPTK juga tidak lulus CPNS, sebagaimana yang terjadi di Kabupaten Sumenep, Madura. Ini menandakan bahwa pelulusan CPNS K2 tidak didasarkan pada profesionalisme guru, namun ada pertimbangan lain yang menjadi misteri Menpan-RB. Memang tidak mudah membongkar ‘transaksi gelap’ dalam rekrutmen CPNS K2, meskipun indikasinya sangat terasa. Adanya calo CPNS bisa jadi memang gerombolan oknum yang hendak menadah keuntungan, walaupun tidak menutup kemungkinan memang calo itu sengaja dilepas oleh pihak-pihak yang berkepentingan dengan transaksi gelap tersebut. Sehingga layak apabila Menpan-RB terus dihujat dan disoroti secara serius. Sejumlah K2 yang tidak lulus CPNS di berbagai daerah makin gencar mendesak pihak Menpan-RB agar Menpan-RB mengangkat semua K2 secara bertahap, sebagaimana dijanjikan oleh SesmenPAN-RB Tasdik Kinanto. Menpan-RB, Najamuddin juga mengatakan bagi yang tidak lulus diminta bersabar terlebih dahulu, pernyataan ini pun tampaknya memberikan angin segar bagi K2 yang belum lulus bahwa nasibnya masih diperhatikan Menpan-RB, meskipun bukan mustahil pada akhirnya akan diingkari lagi, seperti pernyataan tentang prioritas usia dan masa kerja yang pernah diungkapkannya. Bila seperti ini, di institusi tersebut tak ubahnya menjadi sarang orang-orang yang suka ingkat janji dan memiliki kecenderungan bermain transaksional CPNS. (*)

Opini

RABU 19 MARET 2014 | No. 0324 | TAHUN III

77

Pendidikan Kesejarahan

Salam Songkem

Ingkar Menpan-RB

KORAN MADURA

RABU 19 MARET 2014 No. 0324 | TAHUN III

Menurut Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemendikbud, Ibnu Hamad (06/07/13), kurikulum, lebih tepatnya kurikulum 2013, mengandung strategi kebudayaan yang bergerak dari sejarah ke kesadaran menuju peradaban (Sardar).

R

ancangan kurikulum 2013 bersifat eklektik. Berbagai pendekatan, seperti pengakuan Hamad, diambil guna mempersiapkan anak-anak didik yang tangguh mental serta “siap pakai”. Terdapat pendekatan scientific base yang diadopsi dalam rangka melahirkan generasi positivis (Comte) dan fungsionalis (van Peursen). Tak lupa pula adanya aksentuasi pendekatan active learning yang dimasukkan untuk membidani lahirnya generasi teknologis-informatif (Dissanayake dan Toffler). Eklektisisme dalam kurikulum 2013, meskipun banyak yang pesimis, saya kira mengandung beberapa sisi positif untuk siswa. Salah satunya adalah dapat memantik proses berpikir divergen. Suatu model berpikir yang dalam psikologi pendidikan dianggap sebagai syarat utama timbulnya kreativitas tanpa batas. Saya pun senang ketika membaca penjelasan Hamad tentang tujuan yang inheren di dalam kurikulum 2013. Menurutnya, pola semacam itu dapat mendorong siswa untuk berani mengamati (observing), menanyakan (questioning), menalar (associating), mencoba (experimenting) dan membentuk jejaring (networking). Siswa, katanya, didorong untuk mencari tahu, bukan diberi tahu (discovery learning). Melihat rancangan seperti di atas, sudah tercium hawa progresif di sana. Artinya, kurikulum 2013 sudah mende-

monstrasikan langkah visioner dalam menyongsong seabad Indonesia di tahun 2045. Namun demikian, ada persoalan penting yang perlu segera diklirkan di sini. Persoalan itu menyangkut isi dan materi. Perlu diingat kuat-kuat, sebagai manifestasi strategi kebudayaan—seperti dikatakan Sardar di muka—pendidikan harus mengikuti pendulum kesejarahan baru akan timbul kesadaran lalu peradaban. Tak mungkin kesadaran (consciousness) akan hadir tanpa menggali kedalaman sejarah. Sejarah menjadi tidak sekadar “semata-semata”, tetapi menjadi hal yang pertama dan utama. Itu tidak berarti kita tak bisa lepas dari pengaruh masa lalu seperti teori psikoanlisisnya Freud. Sejarah adalah—dalam bahasa Jung—panggung arketipe manusia yang menyimpan pesan-pesan berharga. Kita bisa belajar dari sana. Menyebut-menyebut kosa kata sejarah di Indonesia ibarat igauan yang lepas ketika tidur lelap. Di titik inilah problemnya bermula. Negara Ahistoris Sebagai strategi budaya, kurikulum 2013 tidak bisa memisahkan diri dari akarnya. Kebudayaan merupakan batang yang penopangnya adalah akarakar bernama kesejarahan. Menghidupkan batang sudah tentu harus memedulikan akar. Memisahkan perhatian terhadap keduanya akan berakhir percuma. Kalau mau jujur, dimensi kesejarahan kita terlalu goyah. Negara yang punya sejuta sejarah diam-diam meninggalkannya dengan sengaja. Walaupun Bung Karno lantang berteriak, “Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah”, toh amanat itu pada akhirnya tak dihiraukan. Mudah diterima ketika Peter Carey, dalam sebuah acara di Bentara Budaya (6/3), menyebut Indonesia hidup dalam kekosongan historiografi. Bahkan katanya, orang Indonesia lebih akrab dengan budaya Barat dibanding-

kan warisan budayanya sendiri yang unik. Carey adalah peniliti asing yang sudah 40 tahun meneliti riwayat Pangeran Diponegoro (1785-1855). Bukti lain yang menguatkan ahistorisitas negara kita dapat ditemukan pada banyak Indonesianis asing yang serius meneliti sejarah Indonesia. Sangat sedikit peneliti Indonesia yang total menekuni sejarah. Jika kita ingin melacak sejarah Jawa, misalnya, terpaksa kita berhutang jasa kepada Denys Lombard (Prancis) dan Thomas Stamford Raffles (Inggris). Belum lagi H.J. de Graaf (Belanda) yang menulis sejarah Mataram; Clifford Geertz (AS) tentang tipologi manyasarakat Jawa; Benedict Anderson (AS) tentang sejarah politik Indonesia; Martin van Bruinessen (Belanda) tentang Islam Indonesia; dan masih banyak lagi yang lainnya. Dalam konteks sejarah lokal misalnya. Ambil contoh Madura. Peneliti asing jauh lebih banyak ketimbang peneliti lokal. Sebut saja Huub de Jonge dan Elly Touwen-Bouwsma (Belanda); Hélèna Bouvier dan Glenn Smith (Prancis) dan sebagainya. Fakta ini menjadi saksi betapa bangsa kita miskin inisiasi untuk menengok sejarahnya sendiri. Orientasi Sejarah Langkanya sejarawan—yang ini berdampak pada riskannya kebudayaan—tentu disertai banyak faktor. Namun ada satu di antara yang banyak itu, yang saya kira paling primordial, yaitu faktor pendidikan kesejarahan. Sejak bangku SD, SMP hingga SMA pelajaran sejarah tidak begitu ditekankan. Selain itu, buku-buku mata pelajaran sejarah banyak sekali mengalami distorsi. Sudah menjadi rahasia umum di Indonesia mengenai

banyaknya angka penggelapan sejarah. Sejarah diproduksi untuk kepentingan penguasa. Yang dibuka terbatas pada sejarahsejarah yang dianggap resmi dan sah. Sensor buku sejarah menyebabkan pola pikir siswa tentang sejarah menjadi sempit dan satu arah. Selain penuh kepalsuan, tentu pelajaran demikian dapat mengundang rasa bosan. Rezim Orde Baru mengubah wajah sejarah agar masyarakat turut mengutuk orang-orang kiri dengan amarah. Pejuang sekaliber Tan Malaka (1879-1949) yang dinobatkan pahlawan oleh Bung Karno tak pernah disebut dalam buku ajar. Pokoknya, apa pun yang berbau “kiri” disimpan rapi-rapi. Justru, lagi-lagi, Harry A. Poeze (Belanda) yang setia meneliti biografi Tan Malaka, padahal dia bukan orang Indonesia. Buku Poeze hingga sekarang mencapai enam jilid. Saya kira, ini penting dielaborasi di dalam kurikulum 2013. Jangan sampai sejarah dibiarkan beku terbonsai oleh kepentingan penguasa. Sejarah perlu dibuka, diajarkan secara apa adanya, dan ditulis berdasarkan fakta yang sungguh nyata. Ragam pendekatan dalam kurikum 2013 sudah cukup maju untuk menciptakan generasi baru. Wawasan kesejarahan perlu dibentangkan di dalam peta kognitif siswa. Pastinya sejarah yang jauh dari rekayasa. Ini tak lain karena generasi berbudaya tak akan tercipta tanpa landasan sejarah. Siswa perlu diajak menyelami akar sejarahnya sendiri tanpa dibatasi apalagi ditakuti. Sebab, tanpa merevisi buku ajar yang berorientasi pada sejarah, kurikulum sebagai strategi budaya akan hambar dan sia-sia. Hanya dengan reorientasi pendidikan kesejarahan, generasi kini akan lebih menghargai narasi panjang bangsanya sendiri.=

KORAN MADURA

PEMIMPIN REDAKSI: Abrari (Non Aktif) WAKIL PEMIMPIN REDAKSI: Zeinul Ubbadi REDAKTUR AHLI: M. Husein, G. Mujtaba REDAKTUR PELAKSANA: Abdur Rahem, M. Kamil Akhyari SEKRETARIS REDAKSI: Benazir Nafilah ADMIN: Indriani Y Mariska PENATA LETAK/DESAIN GRAFIS: Ach. Sunandar, Didik Fatlurrahman, Novemri Habib Hamisi, Khoiril Anwar, FOTOGRAFER: Mahardika Surya Abriyanto (Non Aktif) WEBSITE: Hairil Anwar BIRO SUMENEP: M. Hayat (Kepala), Syamsuni, Junaidi, Ali Ridha BIRO PAMEKASAN: A. Fauzi M (Plt. Kepala), Ali Syahroni, Sukma Firdaus BIRO SAMPANG: Miftahul Ulum (Kepala), Ryan H BIRO BANGKALAN: Moh. Ridwan (Kepala), Doni Heriyanto BIRO SURABAYA: Hana Diman, Ari Armadianto, Joeli Hidayati BIRO PROBOLINGGO: M. Hisbullah H (Kepala), Sugianto, Mahfud Hidayatullah BIRO JAKARTA: Gatti (Kepala), Satya, Cahyono, Willy KONTRIBUTOR: FL. Wati (Bali) Anwar Anggasoeta (Yogyakarta) Ahmad Sahidah (Malaysia) PENERBIT: PT. Koran Madura KOMISARIS: Rasul Djunaidi DIREKTUR UTAMA: Abrari DIREKTUR KEUANGAN: Fety Fathiyah MANAJER PEMASARAN: Moh. Rasul ACCOUNTING EKSEKUTIF: Husnan (Sumenep), Mohammad Muslim (Pamekasan), G. A. Semeru (Surabaya) ALAMAT REDAKSI: Jl. Adirasa 07 Kolor Sumenep, e-mail: koranmadura@ymail.com, koranmadura@gmail.com, opini.koranmadura@gmail.com, http://www. koranmadura.com/ REKENING: BRI 009501000029560, NPWP: 316503077608000 CALL CENTER: Telepon/Fax (0328) 6770024, HARGA ECERAN RP 3.500, LANGGANAN RP 70.000.

WARTAWAN KORAN MADURA DIBEKALI ID CARD (KARTU PENGENAL) DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN BERUPA APAPUN DARI NARASUMBER


KORAN MADURA PROBOLINGGO 8KORAN MADURA Lintas Jatim

RABU 19 MARET 2014 No. 0324 | TAHUN III

RABU 19 MARET 2014 | No. 0324 | TAHUN III

OPINI 8

Ada Kampanye Terselubung SURABAYA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur mencatat ada pelanggaran yang dilakukan partai politik peserta pemilu 2014 yaitu melakukan kampanye terselubung di luar jadwal yang sudah ditentukan, dan melakukan konvoi di jalan raya. Pelanggaran tersebut terjadi dua hari pelaksanaan kampanye yang dimulai Minggu (16/3) – Senin (17/3).

Suryadharma Ali

Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

Berdasarkan laporan di Bawaslu Jatim, Kemenang RI Suryadharma Ali dan Kemenpera Djan Farid bersama fungsionaris Partai Persatuan Pembangunan (PPP) patut diduga melakukan kampanye terselubung saat meresmikan rumah susun di Ponpes Shirotul Fuqoha Desa Sepanjang Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang, Senin (17/3). "Kami memang menerima laporan dari Panwaslu Kabupaten Malang terkait dugaan kampanye terselubung yang dilakukan Kemenag dan Kemenpera. Namun, Bawaslu belum bisa memastikan karena rekaman kegiatan itu belum kami terima karena masih diteliti Panwaslu setempat," ujar Anggota Bawaslu Jatim Divisi Penindakan dan Advokasi, Sri Sugeng di kantornya, Selasa (18/3). Dikatakannya, dugaan kuat adanya pelanggaran kampanye yang dilakukan

oleh dua orang menteri asal PPP itu nantinya bisa diketahui jika kedua menteri itu tidak mengajukan ijin cuti pada saat diselenggarakannya kegiatan kampanye terselubung. "Selain itu jika dalam acara tersebut mereka berdua juga mengajak masyarakat untuk mendukung dan memenangkan PPP pada Pileg mendatang, maka jelaslah itu pelanggaran kampanye," tegasnya Bahkan pondok pesantren juga bisa dikategorikan lembaga pendidikan yang dalam aturan kampanye dilarang digunakan sebagai lokasi kampanye. "Indikasi pelanggaran cukup banyak tapi kami belum bisa memastikan karena masih menunggu hasil investigasi dan laporan dari Panwaslu Kabupaten Malang," paparnya. Berdasarkan jadwal kampanye yang telah dibuat KPU Jatim, hari kedua kampanye tepatnya Senin (17/3) adalah jatah empat parpol yaitu Partai NasDem, PKB, PKS dan PDIP. Sedangkan jatah untuk PPP adalah Minggu (16/3) lalu dengan melaksanakan kampanye terbuka di Gramedia Ekspo Surabaya. "Kami berharap seluruh parpol peserta pemilu mematuhi atu-

ran kampanye yang sudah disepakati bersama. Jika ada yang berani melanggar dan terbukti, maka kami tak segan merekomendasikan sanksi tegas kepada Bawaslu RI dan KPU RI untuk mendiskualifikasi parpol tersebut, " tegasnya. Sementara itu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur tetap melarang konvoi selama masa kampanye digelar. Karena sesuai aturan KPU No 1 dan 15 tahun 2013 sudah jelas, massa yang hadir dalam kampanye rapat umum, tidak boleh pawai dengan kendaraan bermotor. Selain itu, massa yang akan ikut kampanye juga tidak boleh melanggar lalu-lintas dan masuk ke dapil pemilihan lainnya. "Dengan adanya aturan itu, maka kita mengimbau agar masyarakat yang akan ikut rapat umum tidak konvoi," paparnya. Sugeng menambahkan dengan adanya aturan-aturan itu, maka semua parpol yang akan menggelar rapat umum harus ada pemberitahuan tertulis dari polisi. Sesudah itu polisi akan mengeluarkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan Kampanye (STTPK). "Dalam STTPK itu tertulis jelas tentang data pelaksanaan kampanye, diantaranya tentang jumlah massa yang hadir, lokasi kampanye dan rute yang akan dilewati massa parpol," ujarnya. Kalau selama jelang pelaksanaan kampanye ada indikasi akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka polisi bisa membatalkan pelaksanaan kampanye dengan memberitahukan ke KPU. "Pembatalan bisa dilakukan polisi, kalau kampanye diindikasi akan membahayakan warga," paparnya. = E.HANA DIMAN

TEKAN GOLPUT

KPU Jatim Fasilitasi Warga Pindah Coblos SURABAYA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim akan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang memiliki hak pilih untuk pindah coblos asal bisa menyerahkan KTP kepada KPU kabupaten/kota setempat. Ini guna menekan angka golongan putih (golput) dan meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pemilu 2014. Komisioner KPU Jatim, Choirul Anam di KPU Jatim, Selasa (18/3) mengatakan, pengajuan pindah coblos paling lambat pada 26 Maret 2014 atau H-14 sebelum hari H pemcoblosan. Syaratnya pemilih cukup datang ke KPU kabupaten/ kota setempat dengan membawa KTP dan KTM (kartu tanda maha-

siswa) bagi mahasiswa. "Pemilih tak perlu mengurus di tempat asal. Misalnya mahasiswa asal Kalimantan yang kuliah di Surabaya, hanya perlu ke KPU Surabaya saja dengan membawa KTP dan KTM. Mereka nanti akan mendapatkan form A-5 untuk mencoblos di TPS dekat kos mereka,” terangnya. Ia menjelaskan, proses pendaftaran pindah coblos ini diharapkan dapat memudahkan pemilih menggunakan hak pilihnya. KTP pemilih akan diperiksa oleh petugas melalui sisdalih (sistem data pemilih) milik KPU yang online di seluruh Indonesia. Setelah dipastikan nama pemilih masuk dalam DPT (daftar pemilih tetap), maka

form A-5 akan diserahkan kepada pemilih yang bersangkutan. Setelah itu, pemilih langsung membawa form A-5 kepada PPS (panitia pemungutan suara) tingkat desa/kelurahan. Selanjutnya PPS akan menentukan TPS (tempat pemungutan suara) untuk pemilih tersebut. “Diusahakan TPS-nya dekat dengan domisili pemilih. Itu yang tahu dan atur PPS dan KPPS,”paparnya. Ia menambahkan, ada enam kelompok pemilih yang diperbolehkan pindah coblos. Mereka adalah mahasiswa atau pelajar, pekerja yang bertugas keluar daerah, pasien rawat inap, tahanan rutan maupun lapas, pindah domisili, dan orang yang menjadi korban

bencana alam. “Prosesnya sudah sangat mudah. Jadi sebenarnya tidak ada alasan untuk tidak menggunakan hak pilih,” paparnya. Sementara itu, khusus pasien rumah sakit dan tahanan ada perlakuan tersendiri. Petugas TPS terdekat akan mendatangi rumah sakit, rutan, maupun lapas. Ini untuk memudahkan mereka menggunakan hak pilihnya. “Tapi petugas tidak akan keliling. Mereka akan stand bye di titik tertentu, pemilih pindah coblos nanti yang mendatangi ke petugas,” ujarnya. Sebelumnya, beberapa waktu lalu sejumlah perwakilan mahasiswa mendatangi KPU Jatim. Mereka mendesak KPU Jatim

mempermudah pindah coblos bagi mahasiswa rantau. “Ada 50 ribu mahasiswa perantauan di Jatim, baik luar Jatim, maupun antar kabupaten/kota di Jatim,” ujar Mukhlis Ndoyo Said , Presiden BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) ITS beberapa waktu lalu. Mukhlis menyebutkan, 30% atau sekitar 5 ribu mahasiswa ITS berasal dari luar Surabaya. 32% dari 50 ribu atau sekitar 15 ribu mahasiswa Unair berasal dari Surabaya. Sekitar 60% dari 40 ribu mahasiswa Universitas Brawijaya berasal dari luar Malang. Kemudian 70% mahasiswa Universitas Trunojoyo berasal dari luar kota juga. = E. HANA DIMAN


Lintas Jatim

KORAN MADURA

RABU 19 MARET 2014 | No. 0324 | TAHUN III

9

Jadilah PNS yang Profesional SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Surabaya bekerja secara profesional. "Makanya itu, buktikan bah- ada PNS yang diberhentikan wa kalian memang PNS yang penyebabnya selain karena fakprofesional. Tidak bisa jadi PNS tor disiplin juga karena faktor terus kerja enak-enakan. Jadi- lainnya. lah PNS yang baik dan melayani "Kalau faktor disiplin tidak warga," tegas Wali Kota Surabaya banyak, yang banyak itu kayak Tri Rismaharini saat melantik penyalahgunaan kewenangan 560 PNS di Graha Sawunggaling keuangan atau juga nikah dua Pemkot Surabaya, Selasa (18/3). kali tanpa izin," katanya. Menurut dia, implementasi Padahal, lanjut dia, ada badari profesionalitas PNS terse- nyak warga yang menginginkan but di antaranya dengan bekerja menjadi PNS. Faktanya, ketika disiplin dan pelaksanaan tes taat pada atuCPNS beberapa ran. bulan lalu, ada Adapun sekitar 10 ribu perincian 560 yang mendafPNS yang ditar, tetapi yang lantik untuk diterima sekitar golongan IV 400 orang saja. sebanyak 58 Untuk itu, orang, golonwali kota bergan III seharap, PNS di banyak 154 Pemkot Suraorang, golonbaya terus gan II sebaberupaya unnyak 304 orang tuk melayani dan golongan masyarakat I sebanyak 44 dengan makorang. simal. PNS di Sementara Pemkot Suraberdasarkan baya diharapjabatan, untuk kan tidak cepat Makanya itu, buktikan jabatan fungpuas meskipun, bahwa kalian memang sional terdiri Kota Surabaya PNS yang profesional. dari guru sebasudah mennyak 231 orang Tidak bisa jadi PNS terus dapatkan 52 dan tenaga me- kerja enak-enakan. Jadilah p e n g h a r g a a n PNS yang baik dan mel- tingkat Nasiondis sebanyak 13 orang. Seal dan internaayani warga,� dangkan untuk sional dalam non fungsional kurun tiga taTri Rismaharini sebanyak 316 hun terakhir. Wali Kota Surabaya orang. Wali kota Wali kota mencontohkan, mengatakan selama ini muncul PNS yang belum bisa menguasai kesan bahwa tidak sedikit PNS bahasa asing, bisa meluangkan di negeri ini yang kurang profe- waktu untuk belajar di Rumah sional. Namun, stigma tersebut Bahasa yang berada di Balai Butidak berlaku di Pemkot Sura- daya. baya karena Kementerian Pen"Kalau sudah terima pengdayagunaan Aparatur Negara hargaan, jangan berhenti. Jadan Reformasi Birokrasi sudah ngan cepat puas, teruslah belamengakui hal itu. jar dan mengembangkan potensi Untuk itu, wali kota berharap supaya kita menjadi bangsa pada 2014 ini, tidak ada PNS di pemenang, bukan bangsa kalah. lingkungan Pemkot Surabaya Ingat, di atas langit masih ada yang diberhentikan karena ber- langit," katanya. masalah. Selama 2013, masih = ANT/ABDUL HAKIM/DIK

ant /sahlan kurniawan

KAMPANYE AKBAR PARTAI DEMOKRAT. Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) didampingi Ketua DPD PD Jatim Soekarwo (kanan) memberikan orasi politik pada kampanye akbar Partai Demokrat di Stadion Rejoagung, Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (18/3). Kampanye dengan juru kampanye nasional PD SBY itu dihadiri ribuan simpatisan dan kader partai tersebut.

PEMILU

Kerahkan Massa Ramaikan Kampanye TULUNGAGUNG - Partai Demokrat mengerahkan puluhan ribu massanya untuk meramaikan kampanye akbar dengan juru kampanye Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (18/3). Koresponden Antara di Tulungagung melaporkan bahwa ribuan massa dengan berbagai kendaraan mulai berdatangan ke lokasi kampanye yang dipusatkan di Stadion Rejoagung, Kota Tulungagung. Tidak hanya dari berbagai penjuru daerah di wilayah kota penghasil kerajinan marmer, ribuan massa partai berlambang Segitiga Mercy itu juga berdatan-

gan dari berbagai kota/kabupaten sekitarnya, seperti Blitar, Trenggalek, Kediri, hingga Ponorogo dan Pacitan. "Trenggalek mengirimkan 12 bus untuk ikut meramaikan kampanye di sini (Tulungagung)," kata salah seorang pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Trenggalek, Demang. Ia mengaku mendapat instruksi langsung dari DPP Partai Demokrat untuk pengerahan massa tersebut. "Namun karena arahan terlalu mendadak, permintaan pengkondisian massa sebanyak 20 bus tidak seluruhnya bisa dipenuhi," ujarnya. Sementara itu, Kapolres

Tulungagung AKBP Whisnu Hermawan Februanto mengatakan bahwa sesuai data yang dihimpun satuan intelijen kepolisian, massa yang datang meramaikan kampanye akbar Partai Demokrat di Tulungagung diperkirakan mencapai 28 ribu jiwa. Besarnya jumlah peserta kampanye itu memaksa pihak keamanan melakukan berbagai langkah antisipasi, terutama menyangkut potensi terjadinya tindak kriminal di sekitar lokasi kampanye, risiko kecelakaan lalu lintas, maupun tidak berimbangnya kapasitas stadion yang hanya mampu menampung sekitar 20 ribu orang. = ANT/SLAMET AGUS SUDARMOJO/DIK

OPTIMALISASI PDAM

Target 20.000 Pelanggan per Tahun SURABAYA - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Surabaya mengoptimalkan kinerjanya dengan menargetkan di atas 20.000 pelanggan per tahun. Dirut PDAM Surabaya Ashari Mardiono, Selasa, mengatakan capaian PDAM saat ini sudah mencapai 90,0 persen dengan melayani sekitar 510.000 pelanggan. "Kalau cakupan layanan memang kita kalah dengan dae-

rah lain. Ini karena daerah lain wilayahnya kotanya kecil, sedangkan Surabaya cukup besar," kata Ashari. Menurut dia, pihaknya terus meningkatkan kinerjanya dengan harapan pada tahun ini jumlah pelanggan meningkat sesuai target. "Tiap tahun target kita di atas 20.000 pelanggan. Kami optimistis bisa tercapai," ujarnya. Soal pendapatan PDAM, Ashari mengatakan tahun lalu menca-

pai Rp600 miliar. "Kami berharap tahun ini lebih meningkat," ujarnya. Ashari menjelaskan bahwa pendapatan PDAM secara keseluruahan meliputi rumah tangga 91 persen, sosial 2 persen dan komersial meliputi industri dan pemerintahan 7 persen. "Kalau untuk pelanggan atau penduduk baru masih dapat subsidi. Tapi kalau untuk komersial tidak dapat subsidi," ujarnya. = ANT/ABDUL HAKIM/DIK


10

Lintas Jatim

KORAN MADURA

RABU 19 MARET 2014 | No. 0324 | TAHUN III

KPI Temukan Pelanggaran Kampanye Pengamat: Iklan Politik PDI Perjuangan Sesuai Cita-cita Pendiri Bangsa SURABAYA – Hari pertama kampanye terbuka pada Minggu (16/3) lalu, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pusat menemukan 4 partai politik melakukan pelanggaran dalam kampanye melalui televisi. "Hasil pemantauan yang dilakukan KPI menunjukkan pada hari pertama kampanye 16 Maret 2014, terdapat stasiun televisi yang menayangkan iklan partai politik melebihi ketentuan," ujar Komisioner KPI Pusat, Fajar A Isnugroho dalam rilis yang diterima Koran Madura, Selasa (18/3). Empat parpol itu adalah Hanura, Nasdem, Golkar, dan Gerindra. Berikut rincian pelanggaran keempat parpol tersebut seperti yang dirilis KPI: 1. RCTI: menayangkan 13 spot iklan partai Hanura – Wiranto dan Hary Tanoesudibjo. 2. MNC TV: menayangkan 13 spot iklan partai Hanura – Wiranto dan Hary Tanoesudibjo. 3. Global TV: menayangkan 13 spot iklan partai Hanura – Wiranto dan Hary Tanoesudibjo. 4. TV One : menayangkan 14 spot iklan Golkar – Aburizal Bakrie 5. ANTV: menayangkan 15 spot iklan Golkar – Aburizal Bakrie

6. Indosiar: menayangkan 16 spot iklan Golkar – Aburizal Bakrie 7. Metro TV : menayangkan 12 spot iklan Partai Nasional Demokrat (Nasdem). 8. Trans TV : menayangkan 14 spot iklan Partai Gerindra – Prabowo. Fajar mengatakan dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) menyebutkan bahwa iklan kampanye pada masa kampanye terbuka dapat dilakukan sebanyak maksimal 10 kali per partai per hari di setiap lembaga penyiaran. Karena itu Judha meminta lembaga penyiaran menaati aturan yang telah ditetapkan KPU, serta surat kesepakatan bersama antara KPU, KPI, Bawaslu, dan KIP tentang Tentang Kepatuhan pada Ketentuan Pelaksanaan kampanye Pemilihan Umum Melalui Media Penyiaran. "KPI juga menyoroti masalah pemberitaan kampanye yang dilakukan oleh lembaga penyiaran. Data pemantauan KPI

beritadewan

menunjukkan bahwa MetroTV menayangkan pemberitaan Partai Nasdem dengan durasi yang lebih banyak dibandingkan partai lain," ujarnya. Temuan KPI ini sudah dikoordinasikan dengan Gugus Tugas pengawasan penyiaran pemilu dan segera memanggil lembaga penyiaran yang bersangkutan. Sedangkan untuk pelanggaran jumlah spot iklan melebihi ketentuan, selain memanggil lembaga penyiaran yang melanggar, KPI juga akan meminta Bawaslu untuk menindaklanjuti

hasil temuan ini dengan memanggil partai-partai politik yang bersangkutan. Iklan politik PDI Perjuangan yang menyorot ketidakseriusan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mewujudkan kedaulatan dan ketahanan pangan dinilai kreatif sebagai cerminan kondisi ekonomi bangsa saat ini yang masih sangat terpuruk, termasuk nasib para petani bahan pokok yang berpenghasilan kecil. "Ini bukan sindiran, tapi memang realita. Sebenarnya masih

banyak yang impor. Tapi perlu disikapi ini bagian dari kedaulatan pangan yang harus dijalankan," ujar pengamat periklanan, Iman Brotoseno saat dihubungi, Selasa (18/3). Dia menambahkan, iklan tersebut sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa yang menginginkan adanya kedaulatan pangan, tanpa ada campur tangan negara lain untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat. "PDI Perjuangan kan mengacu pada Bung Karno. Jadi sebenarnya itu memang sudah selaras dengan kondisi negeri ini. Iklan itu cerminan dari kondisi bangsa, kenyataan," ujarnya Dalam iklan berdurasi sekira 60 detik itu digambarkan bahwa bahan pokok yang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia sebagian besar didatangkan dari luar negeri seperti Jagung dari India, Beras dari Vietnam, dan bahan pokok lainnya. Termasuk daging yang juga diimpor dari negara tetangga. Masa kampanye Pemilu Legislatif 2014, sejumlah partai politik kini berlomba-lomba menyuguhkan iklan politik untuk menarik perhatian pemilih. = G. ARMADIANTO SEMERU

LIPUTAN KAMPANYE

Kuli Bangunan Nekad Mencopet HP Wartawan TV SURABAYA - Mengaku buat bantu orang tua pindah kos, Mohammad Ferdian (21) warga Jalan Dapuan Pabean Cantian, Senin (17/3) berbuat nekat mencopet HP Black berry milik Andi Santoso (22) reporter TV Lokal Jawa Timur saat kampanye salah satu partai politik di lapangan TOR Jalan Indragiri Surabaya. Berbekal spanduk yang ada di jalan raya, pemuda berperawakan hitam kurus tersebut, sudah berniat mencopet. Sesampainya di lokasi kampanye, dirinya mencari sasaran dan melihat korban yang sedang sibuk mangambil gambar. Dengan cara memepet, pelaku berhasil menggasak HP yang ada di sarung pinggangnya. Namun aksinya tidak berjalan mulus, karena korban mengetahui aksi tersebut. Berbekal ciri-ciri pelaku, Andi kemudian melaporkannya ke petugas berpakaian preman yang sedang bertugas. Pelaku pun langsung diringkus. "Saya baru pertama kali me-

g. armadianto semeru/koran madura

GELAR PERKARA. Kanit Jatanum AKP Solichdin Ferry (kanan) saat gelar perkara yang menghadirkan tersangka Mohammad Ferdian tersangka dan barang bukti hasil curiannya berupa HP Blackberry di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (18/3).

lakukan ini, saya berbuat nekat karena kepepet kebutuhan untuk bantu orang tua yang akan pindah

kos, saat saya akan mau pulang langsung ditangkap pak polisi", jelas kuli bangunan ini

Kanit Jatanum AKP Solichin Ferry mengungkapkan, dengan berbekal spanduk partai, tersang-

ka dapat berbaur dengan massa lainnya sambil berpura-pura ikut kampanye. "Tersangka kami amankan hasil dari Operasi tangkap tangan (OTT), di tengah lapangan saat berlangsungnya kampanye, dari tangannya kami amnkan barang bukti HP Black Berry milik Korban yang baru diambilnya," ujar Ferry. Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Suparti menghimbau, agar kepada seluruh masyarakat yang mengikuti kampanye maupun di tempat keramaian lainnya, agar berhati hati dan agar tidak memamerkan harta bendanya agar tidak mengundang orang lain untuk menguasainya "Kami harap kepada seluruh masyarakat yang mendatangi tempat kampanye maupun keramaian agar berhati hati, jangan sampai memberi Kesempatan pada orang lain untuk memilikinya," jelas Suparti. = G. ARMADIANTO SEMERU


Lintas Jatim

KORAN MADURA

RABU 19 MARET 2014 | No. 0324 | TAHUN III

11

Sister City Tersirat Persaingan SURABAYA - Konsul Jenderal RI di Johor, Malaysia, Taufiqur Rijal menyatakan bahwa pemerintah daerah di Indonesia jangan terlalu mudah menerima ajakan mitranya di luar negeri untuk mengikat kerja sama melalui "sister city" karena dibalik itu tersirat persaingan. "Kita (pemda di Tanah Air) harus sudah siap dan mempertimbangkan matang untung ruginya menjalin ikatan 'sister city' atau kota kembar dengan kota lain di mancanegara," kata Taufiqur Rijal di Johor Bahru. Pernyataan Konjen tersebut terkait dengan keinginan pemerintah Kota Johor Bahru yang mengikat kerja sama "berkembaran" dengan Kota Surabaya, yang sama-sama kota terbesar kedua di negaranya masingmasing. Namun, keinginan Johor Bahru tersebut belum direspon oleh Pemkot Surabaya karena belum adanya penerbangan langsung kedua kota. Saat ini maskapai penerbangan berbiaya murah (LCC) dari Indonesia, yaitu Citilink melayani jalur penerbangan SurabayaJohor Bahru sehari sekali (PP) dengan penerbangan perdana 15 Maret. Kalangan Pemerintah Johor saat menerima "famtrip" para jurnalis dan pelaku pariwisata dari Surabaya dan Jakarta, terkait penerbangan perdana Citilink tersebut (15-17/3), mengingatkan rencana "sister city" Surabaya-Johor Bahru untuk segera direalisasikan setelah adanya layanan penerbangan langsung kedua kota negara bertetangga ini. Menurut Taufiqur Rijal yang mantan Karo Protokol Setwapres ini, kesiapan dengan segala konsekwensinya harus diperhitungan secara matang oleh pemda di Indonesia yang ingin atau diajak "berkembaran" oleh kota lain di mancanegara, sehingga kelak tidak dirugikan oleh kerja sama tersebut. "Seperti Johor Bahru yang ngotot mengajak kerja sama dengan Surabaya, jangan sampai setelah realisasi justru banyak orang Surabaya atau Jatim umumnya yang datang untuk berwisata atau berobat ke sini

(Johor), sebaliknya orang sini minim ke Surabaya," ucapnya, menegaskan. Konjen menyambut baik adanya penerbangan langsung Citilink dari Surabaya ke Johor Bahru (PP), diharapkan mobilitas masyarakat, pebisnis maupun pelancong dan ekonomi kedua negara, khususnya Surabaya, Jatim dan Johor Bahru, Johor makin meningkat. "Saya sudah memberitahukan penerbangan langsung Surabaya-Johor Bahru oleh Citilink ini ke WNI yang tinggal dan bekerja di empat negara bagian yang menjadi lingkup kerja Kosulat RI di Johor, dan mereka umum menyambut baik dan antusias. Ini harus dimanfaatkan seefektif mungkin oleh kedua pihak, sehingga saling menguntungkan," ujarnya. Konjen RI di Johor mencatat ada 485 ribu-an WNI bekerja dan tinggal di empat negara bagian di Semenanjung Malaysia, yaitu Johor, Pahang, Negeri Sembilan dan Malaka. WNI tersebut umum bekerja di sektor perkebunan, konstruksi serta jasa atau perdagangan maupun pembantu rumah tangga. Dukung CEO Citilink Arif Wibowo yang memimpin "famtrip" para jurnalis dan pebisnis wisata dari Surabaya dan Jakarta ke Johor menyatakan dukungannya atas kerja sama saling menguntungkan kedua daerah negara bertentangga ini, di mana Citilink diharapkan tidak hanya melayani WNI saja tetapi juga digunakan oleh warga Johor, Malaysia secata umum. "Selanjutnya kami akan mengajak kalangan jurnalis dan pelaku pelancongan Johor untuk 'famtrip' ke Surabaya khususnya, dan Jatim umumnya. Sehingga kelak makin banyak juga warga Johor yang berwisata atau perbisnis di Jatim," ucapnya. = ANT/CHANDRA HN/DIK

g. armadianto semeru/koran madura

SOSIALISASI. Petugas Puskesmas setempat saat melakukan sosialisasi kepada pengelola Wisma.

PEKERJA SEKS KOMERSIAL

Kendalikan PSK Demi Ketertiban Kota SURABAYA – Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya tetap perlu melakukan pengendalian terhadap para pekerja seks komersial setelah nanti penutupan lokalisasi terbesar itu dilakukan. Demikian disampaikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang sekaligus membantah adanya wacana pemindahan lokalisasi Dolly ke Pulau Bali. Usai menerima kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Buleleng Bali, di Balai Kota Surabaya, Selasa (18/3), menurut Risma, setiap daerah perlu mengendalikan lingkungan sosial warganya, baik PSK maupun ketertiban dan keamanan kotanya. Pengendalian itu salah satunya dilakukan dengan pendataan warga dan razia untuk mendeteksi dini masalah sosial yang terjadi. "Kan tidak bisa seperti itu . Semua kepala daerah harus men-

gendalikan semuanya. Semua pihak digerakan mulai camat, lurah, Dispenduk yang melakukan razia KTP sampai Dinas Kesehatan mencari anak-anak kurang gizi," ujarnya. Dia menambahkan meski pemerintah kota telah menutup 4 lokalisasi di Surabaya selama 2013, pihaknya tidak mengetahui persis keberadaan PSK yang tidak terdata atau yang tidak terlibat dalam alif fungsi lokalisasi tersebut. "Mereka pindah kemana kan kita nggak tau. Untuk itu perlu ada kontrol yang kuat. Kami di Surabaya juga ada pegendalian, bukan kawasan lokasliasi saja yang harus saya kendalikan," imbuhnya. Meski sejumlah kalangan menilai penutupan Dolly menjadi hal yang positif, tetapi banyak pula kekhawatiran yang dirasakan daerah lain yang bertetangga

dengan Surabaya ataupun di luar Jawa Timur. Pemerintah daerah lain pun khawatir jika para PSK yang sudah tidak lagi memiliki tempat untuk bekerja bakal bermigrasi dan menjadi PSK di daerahnya. Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sebuah wawancara di salah satu televisi swasta pada Selasa 18/3 mengatakan bahwa pemerintah Bali sangat tidak menginginkan adanya kawasan prostitusi di Bali. Dalam sebuah sosial media, seorang warga Bali bernama Ayu Eka Wijaya juga menuliskan status berbunyi 'Mari Tolak Dolly Masuk Bali'. Diketahui, sebelumnya Pemkot Surabaya telah menutup empat lokaliasi sepanjang 2013, di antaranya di Klakah Rejo, Morokrembangan, Dupak Bangunsari dan Sememi. = G. ARMADIANTO SEMERU

PEMILU

Golput Bukan Solusi Tepat SURABAYA - Pakar hukum tata negara dari Universitas Airlangga dan Universitas Pelita Harapan Surabaya Dr Emanuel Sujatmoko SH MS menegaskan bahwa golongan putih atau golput bukan merupakan solusi tepat. "Alasan golput itu bisa karena sudah merasa puas, kecewa, dan juga faktor teknis, nah kalau alasannya karena kecewa justru langkah memilih golput itu kurang tepat," katanya dalam diskusi bertajuk 'Tinjauan Filosofis terhadap Golput' di Auditorium UPH Surabaya, Selasa (18/1). Menurut alumni Unair (S1/

S2) dan Universitas Brawijaya Malang (S3) itu, kebenaran dan kejahatan itu selalu ada di dunia, baik di negara maju maupun di negara berkembang, karena itu kebenaran itu perlu diperjuangkan. "Kalau kejahatan itu disikapi dengan kekecewaan justru tidak akan mengubah keadaan. Dalam sejarah, kalangan terdidik justru terbukti menjadi pejuang kemajuan, seperti di Prancis, Amerika, atau di Indonesia. Kita mengenal Bung Karno, M Yamin, Bung Hatta, dan banyak lagi," katanya. Oleh karena itu, ia berharap

mahasiswa UPH mampu menjadi "pelita harapan" bagi bangsanya dengan tidak terjebak dalam kekecewaan atau menjadi golput, melainkan berusaha menyalakan "lilin" dengan segala risiko yang pasti ada. "Daripada mengutuk kekelaman, tentu lebih baik kita benahi dari yang kecil-kecil. Kalau kekecewaan dipelihara justru akan menggerogoti demokrasi sehingga penguasa akan dominan dan masyarakat yang akan dirugikan, bahkan kalau otoriter berkembang akan bisa 'chaos'," katanya. = ANT/EDY M YA'KUB/DIK


KORAN MADURA

KORAN PROBOLINGGO 12 RABU 19 MARET 2014|NO. 0324|TAHUN III MADURA

LINTAS12 JATIM

Probolinggo

PROBOLINGGO - Satlantas Polres Probolinggo Kota menyambut baik materi pendidikan lalu lintas yang diintegrasikan ke mata pelajaran PKn (pendidikan kewarganegaraan) mulai tingkat SD/MI, SMP/MTS hingga SMA/ MA pada kurikulum 2014. Kasat Lantas Polres Proboling-

go Kota, AKP Mukhlason, berharap

RABU 19 MARET 2014 NO. 0324 | TAHUN III

pada tahun ini materi itu bisa diajarkan di sekolah-sekolah. Dalam materi pendidikan, sikap berlalu lintas dikaitkan dengan pancasila. “Saya senang jika masalah lalu lintas bisa masuk kurikulum. Sejak dini kalau sudah mengerti, maka akan tertanam ke memorinya sampai kapanpun,”ujarnya

kepada wartawan, Selasa (18/3). Menurutnya, pemahaman tentang etika berlalu lintas akan segera dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah. Hal ini dilakukan mengingat semakin banyaknya anak sekolah khususnya para siswa kelas III SMP dan SMA yang menggunakan sepeda motor ke sekolah. Bah-

kan banyak kecelakaan lalu lintas yang dialami oleh anak-anak usia sekolah. “Kecelakaan itu berawal dari terjadinya pelanggaran,”ujar AKP.Mukhlason AKP.Mukhlason mengatakan, materi tata tertib lalu lintas akan masuk ke dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Materi ini akan diberikan menyeluruh mulai dari SD, SMP hingga SMA sederajat. “Program ini diharapkan dapat menekan terjadinya kecelakaan lalu lintas dengan korban anak-anak. Kita tahu, anak sekarang baik SD dan SMP sudah banyak yang menggunakan sepeda motor untuk sekolah. Mereka perlu diberikan pemahaman tertib berlalu lintas,” katanya. Selain mengantisipasi pelanggaran, lanjut dia, kerjasama yang dijalin dapat digunakan untuk memperluas pembinaan tertib lalu lintas khususnya kepada warga dilingkungan dunia pendidikan. Karena pemahaman etika dan budaya tertib berlalu lintas bukan hanya tugas polisi saja, namun menuntut kepedulian semua pihak. “Termasuk kalangan pendidikan melalui sekolah-sekolah. Para guru perlu lebih menggencarkan sosialisasi tertib lalu lintas kepada anak didiknya. Kita bekali mereka dengan workshop,” tandas AKP. Mukhlason. Dia menambahkan, pengintegrasian pendidikan lalu lintas melalui mata pelajaran PKn, diharapkan berdampak positif bagi kesadaran dan perilaku anak didik dalam berlalu lintas. Setelah ada pendidikan lalu lintas, para siswa diharapkan secara sadar mampu mengimplementasikan etika dan budaya berlalu lintas yang santun, tertib dan aman. “Saya berharap gerakan nasional tertib berlalu lintas bisa dimasukkan ke kurikulum pendidikan. Sebab tertib lalu lintas merupakan proses pemahaman anak-anak. Harapannya bisa mengurangi korban kecelakaan dari anak-anak,” pungkasnya. =M.Hisbullah Huda

lah SPJ proyek yang diminta oleh BPKP sebanyak 13 proyek saja, dari jumlah proyek yang ada. Namun pihkanya enggan menyebutkan nama-nama proyek yang akan di lihat oleh BPKP.“Kalau masalah nama proyek, saya kurang paham. Tetapi pihaknya siap untuk memenuhi semua perimtaan sepanjang dalam proses

pemeriksaan itu,”tandasnya. Menurutnya, BPKP akan berencana melihat bentuk fisik pembangunan proyek yang ada di Kabupaten Probolinggo sepanjang tahun 2013 kemarin. “Dalam pemeriksaan tersebut, biasanya akan melihat hasil pembangunan yang dikerjakan oleh rekanan,” ucap Suyoto. =Mahfud Hidayatullah

PEMERIKSAAN HASIL PROYEK

Proyek PU Diperiksa BPKP PROBOLINGGO - Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) Jawa Timur melakukan pemeriksaan proyek yang dikerjakan oleh para rekanan di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Probolinggo, sepanjang tahun 2013 kemarin. Menurut Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Probolinggo, Anggit Hermanu-

adi melalui Kabid pengendalian Operasional, Suyoto mengatakan, pihak BPKP akan melakukan pemeriksaan hasil proyek pada tahun 2013. “Kedatangan BPKP Jawa Timur bersama dengan Irjen PU pusat,” katanya kepada wartawan, Selasa (18/3). Suyoto menjelaskan, BPKP akan berada di Probolinggo selama kurang lebih sepuluh hari kedepan.

Dalam pemeriksaan BPKP itu, meminta PU untuk menunjukkan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) dari rekanan yang menenerima proyek pada tahun kemarin. “Semua yang diminta oleh BPKP kami harus bisa menunjukkan, baik berupa dokumen SPJ maupun lokasi pembangunannya,” ujarnya. Suyoto menyebutkan, jum-


Probolinggo

KORAN MADURA

RABU 19 MARET 2014 NO. 0324| TAHUN III

13

Jalan Nyaris Ambrol

Sudah Diperbaiki Rusak Lagi

PTT Diduga Rawan Pungli Pemancing Keluhkan Tarikan Tak Jelas PROBOLINGGO – Sejumlah warga Kota Probolinggo yang suka memancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga (PTT) mengeluh. Pasalnya, mereka mengaku ada tarikan pungli yang dilakukan oleh oknum petugas. Salah satu seorang pemancing bernama Sugiman mengatakan, setiap warga yang memancing ikan di PTT sebelah barat dikenai tarikan tak jelas. Besarnya tarikan tersebut variatif. Dari Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu sekali masuk.“Saya saja ditarik Rp 10 ribu sekali masuk,” katanya kepada wartawan, Selasa (18/3). Dia mengaku, tarikan pungli tersebut tak hanya pada dirinya saja. Namun juga terhadap para pemancing ikan yang lainnya. Karena hobi, Sugiman mengaku terpaksa memberinya. “Terpaksa saya beri juga meskipun merasa keberatan,” katanya. Pria yang mengaku asal warga Kelurahan Kebonsari Kulon itu menjelaskan, tidak jelasnya tarikan tersebut, karena petugas tidak memberikan tanda retribusi. “Kalau memang tarikan itu jelas, semestinya ada karcisnya.

Nah, tarikan ini tidak ada karcisnya,” tuturnya mempertanyakan. Seorang pemancing lainnya juga mengatakan, jika di areal PTT sebelah barat yang biasa dijadikan pangkal tempat mancing warga terdapat tarikan pungli. Jika tidak mau membayar, warga tidak boleh masuk dan memancing di areal tersebut.“Tarikan itu sudah lama kok,” akunya yang wanti-wanti namanya agar tidak dikorankan. Dia menjelaskan, para pemancing biasa mencari ikan di malam hari. Mereka rata-rata mau membayar tarikan itu karena terpaksa. Sayangnya, dia tidak menjelaskan siapa oknum petugas yang melakukan tarikan tersebut. Pantauan di lapangan, PTT Kota Probolinggo tersebut hingga kini ini masih dalam tahap pembangunan. Bahkan, pembangunan PTT tersebut menelan

anggaran miliar rupiah yang berasal dari APBN dan Propinsi Jatim. Di lokasi bagian peroyek pembangunan itulah, kini seringkali dijadikan tempat mancing warga. Sayangnya, kondisi tersebut dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan tarikan tak jelas. Saat Koran Madura berkunjung ke lokasi tersebut, situasinya tampak sepi. Hanya ada beberapa pelajar yang pulang sekolah sedang melepas lelah. Salah seorang staf Adpel Probolinggo mengatakan, jika di areal tersebut memang banyak warga yang sedang mancing. “Banyak warga yang mancing disini, tapi kalau malam hari,” katanya enggan menyebutkan namanya. Staf Adpel itu tidak banyak berkomentar saat ditanya soal keberadaan pelabuhan. Dia mengarahkan persoalan pelabuhan agar ditanyakan saja ke kantor Adpel setempat. “Ke kantor saja kalau mau tanya soal pelabuhan,” kilahnya. =Muhammad Sugianto

PROBOLINGGO – Jalan rusak tak hanya ada di Jalan Lingkar Utara (JLU) saja. Di jalan Panglima Sudirman (pangsud), Kota Probolinggo jalan aspal mengalami rusak parah. Agar tidak memakan korban, warga setempat terpaksa memasang pembatas dari bambu. Akibatnya, hampir setiap hari jalan Panglima Sudirman yang menjadi jalur utama tersebut mengalami macet. Kendaraan yang dari arah timur terpaksa harus merangkak, karena terdapat pembatas bambu yang sengaja dipasang oleh warga. “Warga sengaja memasang pembatas bambu itu agar jalannya tidak ambrol. Karena dibawah jalan aspal itu ada aliran sungai yang melintas,” ujar warga setempat, Misnamo kepada wartawan, Selasa (18/3). Dia menjelaskan, pemasangan batas bambu tersebut dilakukan agar kerusakan tersebut tidak semakin parah. Apalagi setiap hari dilalui oleh kendaraan. Jika jalan aspal itu sampai ambrol, akan membahayakan bagi pengguna jalan.“Pembatas bambu itu dipasang sudah beberapa hari yang lalu,” tandasnya. Salah seorang sopir angkot, Dadang mengatakan, jika jalan aspal itu tidak segera dipasang pembatas, jalan tersebut pasti

ambrol. Apalagi kondisinya kini sudah retak-retak. Pemasangan pembatas bambu tersebut, menurut dia, tentu sangat mengganggu pengguna jalan. Karena untuk melewati jalan tersebut, kendaraan harus menepi dan merayap secara bergantian. Melihat kondisi jalan aspal yang nyaris ambrol itu, warga meminta agar Pemkot segera melakukan perbaikan. “Pemasangan pembatas bambu itu tidak bisa berlama-lama, karena jalan Pangsud itu setiap hari padat dengan kendaraan,” katanya. Sekedar diketahui, anggaran untuk melakukan perbaikan jalan di wilayah Kota Probolinggo tahun 2014 senilai Rp.4,5 miliar. Besarnya anggaran tersebut peruntukannya untuk sembilan paket proyek perbaikan jalan. “Angaran untuk perbaikan jalan di Kota Probolinggo ada sebanyak sembilan paket,” terang Kepala Dinas PU Kota Probolinggo, Nurhamdani saat dikonfirmasi melalui Sekretaris PU, Dwi Putranto beberapa waktu lalu. Untuk mengerjakan perbaikan jalan yang rusak di wilayah Kota Probolinggo tersebut, masih menunggu jadwal tender yang dilakukan oleh Bagian Pembangunan. =Muhammad Sugianto

RUSAK LAGI: Jalan aspal yang dilalui kendaraan yang dari arah timur terpaksa harus merangkak, karena terdapat pembatas bambu yang sengaja dipasang oleh warga.


14

KORAN MADURA

Probolinggo

RABU 19 MARET 2014|NO. 0324|TAHUN III

PENGGUNAAN MATA AIR

Pemkab Menunggu Hasil MoU Pemkot PROBOLINGGO - Pemkab Probolinggo, tetap menunggu penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) dengan pihak Pemkot Probolinggo atas penggunaan sumber mata air Ronggo Jalu. Pemkab menilai, selama ini pemkot belum memberikan restribusi atas penggunaan suber mata air tersebut kepada pihak Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM ) daerah setempat. Kepala PDAM Kabupaten Pobolinggo, Bambang Lasmono, mengaku sampai saat ini pihaknya masih belum menerima info tentang penandatanganan pembanyaran restribusi atas penggunaan sumber mata air Ronggo Jalu yang juga dimanfaatkan oleh pihak PDAM Kota Probolinggo. “Kami sudah lama mengajukan MoU tersebut kepada pihak pemkot. Tetapi pihak pemkot masih belum ada informasi lebih lanjut,” terangnya kepada wartawan, Selasa (18/6). Bambang Lasmono menjeKAMPANYE PDIP BANTEN. Ratusan pendukung Partai Demokrasi Indonesia - Perjuangan (PDI-P) memadati lapangan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, Senin (17/3). Para caleg dan peserta kampanye PDI-P berupaya menarik simpati massa dengan memberi pengobatan dan bantuan untuk warga pinggiran yang tidak mampu.

Caleg Blusukan Mulai Saling Serang Tim Sukses Gentayangan Siang Malam PROBOLINGGO – Sejumlah parpol di Kota Probolinggo peserta pemilu memang tak banyak yang melakukan kampanye secara terbuka. Mereka lebih cenderung melakukan aksi kampanye itu melalui personal. Menemui pemilih ke rumahnya. Tak heran, jika hampir semua caleg dari sejumlah parpol kini mulai saling serang. Bahkan, para tim sukses para caleg mulai gentayangan. “Banyak tim sukses caleg yang mendatangi rumah-rumah warga,” ujar seorang warga Kelurahan Kademangan, Hasan kepada wartawan, Selasa (18/3). Dia menjelaskan, para tim sukses yang mendatangi rumah warga tersebut, tak hanya melakukan pendataan. Namun ada juga yang langsung melakukan

sosialisasi cara mencoblos surat suara. Mereka tak hanya menggalang masa, tetapi juga melakukan black campaign (kampanye hitam) agar tidak memilih caleg lainnya. “Sekarang tim sukses itu sudah mulai saling serang,” tandasnya. Hal senada juga diakui warga lainnya, Mustofa asal warga Kelurahan Ketapang. Dia menceritakan, hampir setiap malam para caleg gentayangan mendatangi rumah-rumah warga. Mere-

ka tak hanya datang biasa, namun ada juga yang memberikan uang.“Selain mereka janji-janji politik setelah jadi dewan nanti, mereka juga dum-duman duit,” katanya. Mustofa menjelaskan, gencarnya para caleg dan tim suksesnya yang mulai gentayangan menjelang pileg mendatang, membuat masyarakat kini mulai terkotak-kotak. Bahkan, ada sebagian masyarakat yang kini sudah antisipati terhadap caleg lainnya. “Kalau kondisi masyarakat sekarang sudah mulai terkotakkotak ini sangat berbahaya,” timpalnya. Karena tidak menutup kemungkinan nanti akan terjadi saling permusuhan antara masyarakat lainnya. =Muhammad Sugianto

laskan, pada dasarnya PDAM Kota sudah membayar restribusi Air Bawah Tanah (ABT) kepada dinas Dispenda. Namun untuk pemanfaatan sumber mata air Ronggojalu PDAM kota sama sekali belum memberikan kontribusi kepada pihaknya. “Restribusi BAT dengan Restribusi Pemanfaatan sumbermata Air berbeda. Jadi kami meminta pemkot untuk segera menyepakati usulan itu,” tandasnya. Menurutnya, pengajuan atas MoU bukan atas desakan secara pihak PDAM Kabupaten Probolinggo. Namun usulan untuk melakukan pengajuan, sudah menjadi keputusan pihak pemerintah Kabupaten Probolinggo termasuk dewan. “Karena dinilai pemanfaatan sumber itu, pemkab belum mendapatkan dampak hasil atas mata air ronggo jalu yang merupakan asset pemkab Probolinggo,”pungkas Bambang Lasmono. =Mahfud Hidayatullah

LKD RAMPUNG

Segera Dikirim ke BPK RI PROBOLINGGO - Pemkab Probolinggo telah merampungkan Laporan Keuangan Daerah (LKD) tahun 2013. Rencananya Senin pekan depan. (23/3) akan melaporkannya ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Repubik Indonesia (RI). Kepala Dinas Pengelola Keuangan Daerah (DPKD) Tanto Walono, mengklaim semua satker sudah mematuhi aturan dan memenuhi persyaratan pelaporan pertangung jawaban keuangan. Meski demikian, pihaknya belum bisa menjelaskan apakah ada penyimapangan atau tidak. “Soal itu bukan domain saya. Yang jelas secara administrasi pertanggungjawaban keuangan semua satker sudah memenuhi syarat,” terangnya kepada watawan, Selasa (18/3 ). Selanjutnya, dokumen tersebut akan disampaikan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Timur. “Kita akan sampaikan

pada tanggal 23 maret nanti,” terangnya. Setelah diserahkan ke BPK RI , dan sesuai Undang-Undang RI Nomor 15 tahun 2006 tentang BPK RI perwakilan dijelaskan, auditor mempunyai waktu tiga hari untuk segera mendatangi daerah yang sudah penyerahkan laporan keuangan daerah (LKD). Tim auditor tersebut akan mengecek secara langsung kebenaran dokumen laporan dengan kondisi lapangan dan jumlah aset.”Nah, mereka lah yang menentukan apakah ada penyimpangan, kesalahan administrasi, dan sebagainya,” kata Tanto Walono. Tanto Walono optimis, tim auditor tidak bakal menemukan kesalahan dan penyimpangan. Dan setelah diaudit nantinya akan mengeluarkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). “Kita optimis bisa meraih itu. Karena semua rekomendasi BPK RI tahun lalu sudah kami tindak lanjuti,” tegasnya. =Mahfud Hidayatullah


KORAN OLAHRAGA PROBOLINGGO

MADURA

KORAN MADURA

15 Olahraga 15

RABU 19 MARET 2014 No. 0324 | TAHUN III

PIALA DUNIA 2022

FIFA Bantah Korupsi ZURICH - Federasi Sepakbola Dunia atau FIFA membantah telah melakukan tindakan korupsi saat memilih Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Pernyataan itu dikeluarkan FIFA menanggapi laporan media Inggris Daily Telegraph yang menyebutkan bahwa seorang pejabat senior FIFA dan keluarganya dibayar jutaan dollar AS oleh sebuah perusahaan Qatar untuk mendukung negara itu menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Koran ternama Inggris ini menjelaskan, perusahaan yang diduga memberi suap itu adalah milik pengusaha Qatar, Mohamed Bin Hammam yang juga mantan pejabat FIFA. Dia memberikan uang itu kepada Jack Warner, mantan anggota FIFA dari Karibia. Karier kedua orang ini di FIFA sudah berakhir dengan tidak hormat setelah mereka dituduh terlibat dalam tindakan korupsi terkait pencalonan Hammam sebagai Presiden FIFA yang kalah bersaing dari Blatter. Kepada Sky Sports, FIFA menegaskan, “Pengajuan calon tuan rumah Piala Dunia dilakukan sesuai aturan FIFA serta seturut kode etik yang berlaku. Komite Teringgi untuk Pelayanan dan Kekayaan dan pihakpihak yang terlibat dalam Komite Pencalonan tidak tahu tentang dugaan transaksi antar pribadi dalam perebutan tuan rumah Piala Dunia.” Sementara itu dari Meksiko dilaporkan, pelatih timnas negara itu, Miguel Herrera yakin timnya akan berbicara banyak pada Piala Dunia ini, meskipun Mesko lolos ke Brasil melewati “lubang jarum”. Herrera adalah penyelamat Meksiko yang meloloskan tim itu ke Brasil setelah sempat terancam tidak bermain di putaran final untuk pertama kalinya sejak 1990 setelah kalah bersaing dengan tim-tim lainnya di zona CONCACAF. Pria berjulukkan “El Pijo” ini ditunjuk pada detik-detik terakhir dan berhasil membawa “El Tri” bermain di babak play off melawan Selandia Baru untuk menuju Brasil. Di babak ini dia menyikat Selandia Baru dengan agregat gol sangat meyakinkan. Keberhasilan ini tidak terlepas dari keyakinannya bahwa dalam sepakbola selalu ada kesempatan kedua. Kesempatan kedua itulah yang membuatnya sukses membawa Meksiko ke Brasil. Herrera sendiri pernah dicoret dari daftar 23 pemain untuk dibawa ke Piala Dunia 1994. Pencoretan itu dilakukan pada detik-detik terakhir. Pengalaman ini sangat mengecewakannya. Tetapi kini dia menjadi orang nomor satu dan penentu segalanya dalam Timnas Meksiko. Berkat sentuhannya, Timnas Meksiko sekarang semakin kuat dan kompetitif serta siap bersaing dengan tuan rumah Brasil merebut gelar juara dunia. Walaupun, salah satu pemain bintangnya Carlos Vela memutuskan untuk tidak ingin membela Meksiko. Tapi menurut dia, keputusan ini sama sekali tidak menyebabkan Meksiko menjadi lebih lemah. =SKY SPORTS/FIFA.COM/AJI

RABU 19 MARET 2014 | No. 0324 | TAHUN III

Roma dan Napoli Petik Kemenangan

ROMA - AS Roma dan Napoli sama-sama memetik kemenangan pada lanjutan Liga Serie A Italia yang berlangsung terpisah di Roma dan Turin, Selasa (18/3) dini hari kemarin. Roma melumat Udinese 3-2 pada laga di Stadion Olimpico Roma, sedangkan Napoli mengatasi perlawanan tuan rumah Torino di Turin dengan skor tipis 1-0. Dengan kemenangan ini,

kedua tim masih bersaing di posisi kedua dan ketiga klasemen sementara. Roma kokoh di tempat kedua dengan 61 poin, tertinggal 14 angka dari Juventus di puncak klasemen sementara. sedangkan Napoli yang bertengger di tempat ketiga, masih tertinggal tiga poin dari Roma. AS Roma berpeluang berjarak enam poin dari Napoli karena masih memiliki satu

pertandingan di tangan. Kedua tim ini sama-sama berjuang mempertahankan posisi tiga besar guna bermain di Liga Champions musim depan. Napoli masih mendapat ancaman serius dari Fiorentina dan Inter Milan yang menghuni tempat keempat dan kelima. Dua tim teratas Italia akan lolos otomatis ke Liga Champions, sedangkan penghuni peringkat ketiga harus menempuh fase kualifikasi. Pada laga AS Roma versus Udinese, gol pembuka tuan rumah dicetak sang kapten Francesco Totti pada menit ke-22 memanfaatkan bola pantul setelah kiper Udinese Simone Scuffet menangkap bola tendangan Gervinho dengan tidak sempurna. Ini merupakan gol keenam Totti dari 16 penampilan bersama Roma di Serie A musim ini. Pemain berjuluk “Il Principale” atau Sang Pangeran kini telah mengemas 233 gol selama berkarier di Seria A. Ia menjadi pemegang rekor gol terbanyak Serie A kedua sepanjang masa setelah Silvio Piola dengan torehan 274 golnya. Setengah jam laga berjalan, Mattia Destro berhasil menggandakan keunggulan Roma sebelum diperkecil oleh gelandang Udinese Giampaolo Pinzi pada menit ke-51. Namun, “Il Lupi” kembali melebarkan jarak keunggulan setelah Vasilis Torosidis me-

lesakan gol pada menit ke-69 melalui tembakan keras kaki kirinya dari jarak jauh. Udinese lagi-lagi mampu membalas dan kali ini melalui aksi Dusan Basta yang memanfaatkan bola rebound pada sepuluh menit jelang waktu normal usai. Akan tetapi, usaha Udinese untuk menyamakan kedudukan gagal hingga laga usai dan harus rela tertahan di posisi ke-14 dengan raihan 31 poin. Pada partai lain, gol telat Gonzalo Higuain sudah cukup memberikan poin penuh bagi Napoli saat melawat ke Turin. Gol dari mantan penggawa Real Madrid itu berawal dari umpan panjang Marek Hamsik yang diterima Higuain di tepi kotak penalti lawan. Melewati penjagaan Kamil Glik, Higuain mendribel si kulit bundar hinga muka gawang sebelum melepaskan tembakan terukur yang gagal dihentikan kiper Torino Daniele Padelli. Bagi Higuain, satu gol tersebut menambah perbendaharaan golnya di Serie A musim ini. Sejak didatangkan dari Madrid di Juli lalu, bomber asal Argentina telah mengemas 14 gol dan hanya tertinggal satu digit dari top skorer sementara Carlos Tevez. Sementara, kekalahan tersebut membuat Torino masih berkutat di papan tengah dengan menempati posisi kesepuluh. =ESPN/AJI

GAGAL GANTI NAMA

Hull City Akan Dijual PEMILIK klub Liga Utama Inggris Hull City Assem Allam menegaskan bahwa dia akan menjual klub itu setelah Football Association (FA) atau Asosiasi Sepakbola Inggris menolak permohonannya mengubah nama klub dari Hull City menjadi Hull Tiger. Allam berupaya membangun merk baru dengan nama Hull Tiger guna mendongkrak nilai komersial mereka guna menarik makin banyak sponsor yang mendukung klub tersebut. Rencana ini ditentang keras oleh pendukung fanatik tim tersebut. Mereka tidak ingin tradisi Hull City selama 109 tahun berubah hanya sekejap. Penolakan keras

para pendukung ini mereka teriakkan setiap kali pertandingan Hull City dengan selogan, “City Till Die”. FA sepertinya memperhatikan fakta ini dan karena itu kemungkinan besar mereka akan menolak permintaan Salam tersebut. Meskipun, keputusan akhir soal ini akan ditentukan FIFA 9 April mendatang. Tetapi komite keanggotaan FA, seperti dimuat di website resmi FA, sudah memberikan rekomendasi kepada Dewan FA untuk menolak permintaan tersebut setelah berkonsultasi dengan para pemangku kepentingan di dalam dan di luar pertandingan. “Bila FA tidak menerima rencana

kami, kami akan tinggalkan klub ini. Kami akan jual klub ini di pasar. Kami tidak akan suntik modal lagi. Saya sudah habiskan banyak uang dan akan mengembalikan dana saya dengan menjual klub ini,” kata Allam sebelumnya mengancam FA. =ESPN/SKY SPORTS/AJI


16

KORAN MADURA

RABU 19 MARET 2014 | No. 0324 | TAHUN III

ROMA DAN NAPOLI PETIK KEMENANGAN

HULL CITY AKAN DIJUAL

86

OLAHRAGA | 15

OLAHRAGA | 15

HARI LAGI

Olahraga KORAN MADURA

RABU 19 MARET 2014 | No. 0324 | TAHUN III

MARTINO TAK AKAN TINGGALKAN CAMP NOU BARCELONA - Barcelona membantah laporan yang menyebutkan bahwa Gerardo Tata Martino akan meninggalkan Camp Nou pada akhir musim ini. Berita bahwa pelatih asal Argentina itu akan hengkang beredar sejak Senin (17/3). Martino berada dalam tekanan terutama karena dia mengubah gaya dan pola permainan Barcelona sejak menggantikan Tito Vilanova yang mundur karena memilih konsentrasi mengatasi penyakit kanker kelenjar ludah yang dideritanya pada musim panas lalu. Berita Martino akan meninggalkan Barcelona juga disebabkan karena El Barca gagal mempertahankan posisi di puncak klasemen sementara yang dikuasainya sejak awal musim ini, setelah tampil tidak konsisten selama 2014 ini. Kini mereka terlempar ke posisi ketiga klasemen, tertinggal satu poin dari Atletico Madrid di tempat kedua dan empat poin dari Real Madrid di puncak. Senin (17/3), di tengah persiapan Barcelona menjelang laga “El Clasico” melawan Real Madrid di Santiago Bernabeu akhir pekan ini, muncul berita bahwa Martino sudah mengeluarkan pernyataan resmi bahwa dia akan mengakhiri tugasnya di Barcelona pada di penhujung musim ini. Tetapi Wakil Presiden Barcelona urusan media dan komunikasi, Manel Arroyo mengaku tidak memiliki rekaman atas pernyataan Martino tersebut. “Kami tidak punya rekaman atas pernyataan itu. Tata masih terikat kontrak dengan klub dan pertandingan akhir pekan ini adalah yang terpenting,” ucapnya. Dia melanjutkan, “Mempertanyakan soal masa depannya adalah perlu, tetapi hal itu bukan topik yang dibicarakan hari ini karena masalah ini belum masuk agenda pembicaraan kami.

Kami melihat bahwa dia masih fokus pada urusan olahraga di tim utama. Ini adalah fokus kami semua.” Messi Tak Pentingkan Rekor Pribadi Sementara itu, Bintang Barcelona Lionel Messi mengecilkan pentingnya pencapaian-pencapaian pribadi dan mengatakan hal penting bagi Barcelona untuk terus mengukir sejarah adalah tampil sebagai tim, setelah ia menjadi pencetak gol terbanyak bagi klub Liga Spanyol itu pada Minggu. Messi menyarangkan trigol saat timnya menang 7-0 atas Osasuna di Nou Camp, membuat pria Argentina ini telah mencetak 371 gol dan melewati rekor Paulino Alcantara yakni 369 gol yang ditorehkan antara 1912 sampai 1972. Trigol terkini Messi berarti ia hanya tertinggal satu gol untuk menyamai rekor Hugo Sanchez di Liga Spanyol yakni 234 gol untuk bergabung dengan mantan penyerang Meksiko itu di peringkat kedua daftar pencetak gol sepanjang masa, dan mendekati rekor Telmo Zarra, yang membukukan 251 gol. Peluang berikutnya bagi peraih empat kali penghargaan pemain terbaik dunia ini untuk menambahi pencapaian pribadinya adalah pada pertandingan “Clasico” Minggu di markas pemuncak klasemen Real Madrid, ketika kemenangan akan membawa Barca hanya tertinggal satu angka dari rival abadinya dan kekalahan akan menambah hantaman terhadap peluang mereka meraih gelar domestik kelima dalam enam tahun. “Hal terpenting adalah tim terus mengukir sejarah,” kata

Messi pada wawancara dengan saluran televisi Barca pada Senin. “Tim ini telah memenangi segalanya dan layak terus mencapai hal-hal penting,” tambahnya. =ESPN/SKY SPORTS/AJI/ ANT/DAR

16


RABU

KORAN MADURA

19 MARET 2014 No. 0324 | TAHUN III

RABU 19 MARET 2014 | No. 0324 | TAHUN III

A

Taneyan Lanjang KORAN MADURA

MAT Selor Diganjar 3,6 Tahun

PROSES PENANGKAPAN MAT SELOR • Pencurian dua ekor sapi sekaligus pengeboman kepada Armuji, pemilik sapi di Dusun Kon-kokon, Desa Kertagena Tengah, Kecamatan Kadur, Pamekasan pada Senin 21 Oktober 2013 • Pelaku diketahui bernama Rafii alias Mat Selor berdasar sim card HP milik pelaku yang ditemukan rusak akibat ledakan bondet miliknya di TKP. • Polisi berhasil menangkap pelaku sembilan hari kemudian, tepatnya 31 Oktober 2013 lalu di rumah salah satu familinya di Dusun Nung Pote, Desa Pragaan Dajah, Kecamatan Pragaan Sumenep. • Saat ditangkap, Mat Selor mengenakan pakaian wanita guna mengelabui petugas. Namun petugas yang sudah mengintai persembunyian pelaku tidak terkecoh sehingga berhasil ditangkap.

• Proses penangkapan Selor berlangsung cukup sulit, karena ia bersembunyi di medan yang sulit dilalui kendaraan bermotor dan terdapat banyak tebing. Bahkan saat hendak ditangkap, Selor masih berupaya melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata tajam di kedua tangannya. • Selor berusaha menerobos kepungan polisi sambil menebar ancaman akan membunuh petugas dengan sajam itu. Tersangka akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas yang mengenai betis kiri dan kaki kanannya. • Saat ditangkap, Matselor sedang menderita luka bakar di bagian dada, kedua lengan dan tangan, serta kedua matanya membengkak akibat ledakan bondet yang mengenai diri sendiri.

PROSES HUKUM MAT SELOR TUNTUTAN JAKSA PENUNTUT UMUM

PUTUSAN HAKIM

4 TAHUN PENJARA

3 TAHUN 6 BULAN PENJARA

PAMEKASAN - Mat Selor alias Rafii hanya divonis 3 tahun 6 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pamekasan. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yaitu empat tahun penjara. Meski demikian majelis hakim menyatakan jika putusan yang telah ditetapkannya itu sudah berdasarkan aturan perundangan-undangan yang ada dan telah berdasar fakta di persidangan. Majelis hakim sendiri diketuai Slamet Riadi, dangan hakim anggota Heri Kurniawan dan Bambang Setyawan. Untuk dua rekan Selor, yaitu Ahmadi divonis 4 tahun 2 bulan, dan Muhammad divonis 2 tahun penjara. Untuk Ahmadi, yang notabene adalah anak buah Selor, dia mendapat vonis lebih berat karena ada dalam dua kasus pencurian hewan di dua Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pertama Ahmadi terjerat saat bersama Selor melakukan aksi pencurian hewan di salah satu desa di Kecamatan Kadur. Dia saat itu tidak terjun langsung mencuri, tapi hanya mengantar Selor menggunakan sepeda motor ke titik yang dekat dengan TKP. Atas perbuatan ini Ahmadi divonis 2 tahun 5 bulan penjara. Kasus yang kedua, Ahmadi bersama-sama Muhammad hendak mencuri hewan di desa lainnya di kecamatan yang sama. Namun sebelum dia berhasil mencuri hewan yang sudah menjadi target, aksinya keburu diketahui pemilik hewan dan warga sekitar. Beruntung keduanya masih bisa lolos. Atas perbuatan ini Ahmadi divonis 1 tahun 7 bulan penjara. Sementara Muhammad divonis lebih berat, yaitu 2 tahun penjara. Hal ini dilakukan karena posisi Muhammad lebih tinggi, Ahmadi hanya anak buahnya. Menurut Humas PN Pamekasan, Heri Kurniawan yang kebetulan juga anggota mejelis hakim dalam perkara ini, tindakan Muhammad dan Ahmadi itu sebenarnya hanya perco-

baan pencurian hewan saja, karena belum berhasil mencuri hewan dimaksud. Akan tetapi tindakan mereka berdua sudah melanggar KUHP dan sah dikenakan hukuman penjara. Diterangkan pula, Ahmadi ini sebenarnya bukan aktor utama, yang aktor utama adalah Selor dan Muhammad. Ahmadi hanya anak buah dari keduanya. Hanya saja saat Selor dan Muhammad ditangkap, kebetulan dalam dua aksi mereka ini selalu ada Muhammad yang ikut serta. Jadi yang bersangkutan ikut terlibat atau turut serta dalam sebuah aksi pencurian, dalam hal ini pencurian hewan. ”Aturannya, dalam tindakan seperti itu, siapa pun yang terlibat, akan sama-sama dijerat,” katanya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, komplotan ini telah ditangkap secara estafet oleh jajaran aparat Polsek Kadur sejak Oktober hingga November 2013 lalu. Mereka telah meresahkan warga Kecamatan Kadur dan sekitarnya selama satu tahun terakhir, karena aksinya dalam mencuri hewan warga (sapi). Dalam beraksi mereka mempersenjatai diri menggunakan bom ikan atau bondet. Mereka tak segan-segan meledakkan bom itu saat ada orang yang memergokinya. Kasus ini terbongkar setelah HP Selor tetinggal di salah satu TKP curwan Oktober 2013 lalu, setelah sang pemilik sapi berani melakukan perlawanan. Meski sang pemilik sapi sempat mengalami luka serius di tangannya, karena serangan bondet Selor. Saat itu Selor sempat terluka juga karena terkena pantulan bondet miliknya. Namun Selor masih berhasil lolos, akan tetapi HP-nya terjatuh. Dari HP itulah keberadaan Selor berhasil dilacak aparat. Dari keterangan Selor pula, dua rekannya menyusul dijebloskan ke tahanan. =SUKMA FIRDAUS/UZI/RAH


KORAN MADURA KORAN PROBOLINGGO B B

RABU 19 MARET 2014 | No. 0324 | TAHUN III

MADURA

INFRASTRUKTUR KEPULAUAN

Yang Tercover Hanya 10 Persen

SUMENEP- Alokasi anggaran untuk infrastruktur jalan daerah kepulauan hanya mampu mengcover 10 persen dari kerusakan jalan yang ada di masing masing pulau. Padahal hampir semua jalan di daerah kepulauan mengalami kerusakan yang cukup parah. Pada pembahasan Anggaran Belanja Pendapatan Daerah (APBD) tahun 2014, anggaran untuk perbaikan jalan di wilayah kepulauan Rp 14,2 miliar untuk masing-masing kepulauan, seperti Kangayan, Arjasa, Sapeken, Masalembu, Raas, Sepudi dan kepulauan lainnya. Kepala Dinas PU Bina Marga Edy Rasiyadi mengakui minimnya anggaran tersebut. Ia mengatakan hanya bisa mencover 10 persen karena semua kondisi jalan yang rusak wilayah itu sangat luas. "Dari dana yang ada hanya 10 persen yang tercover dari jumlah jalan yang rusak. Utamanya daerah Kangayan yang sangat banyak. Kalau di kepulauan itu tidak menggunakan hotmix, aspal biasa," kata Edy Rasiyadi. Sementara alokasi anggaran tertinggi, yaitu Kecamatan Arjasa senilai Rp 5,29 miliar dan Kangayan Rp 1,49 miliar. Sementara alokasi anggaran perbaikan jalan di daerah daratan mencapai Rp 71,2 miliar. Dana itu banyak tersedot untuk perbaikan jalan di Kecamatan Kota yang mencapai Rp 12 miliar dan Kecamatan Batuan Rp 11,2 miliar. "Kalau perbaikan jalan di daratan ratarata menggunakan hotmix diusahakan 2015 tuntas," kata Edy. =ALI RIDHO/MK

MASIH DIBIARKAN. Perempuan tua menyanggul nyiru melintas di pinggir pagar Asta Tinggi di Desa Kebonagung, Kecamatan Kota Sumenep yang ambrol dan Selasa (18/3) saat ini belum diperbaiki. Kepala Seksi Pembinaan Kebudayaan, Cagar Budaya dan Kepurbakalaan Disbudparpora Sumenep Topan Indra Purnama mengaku sengaja membiarkan pagar cagar budaya itu tetap ambrol. Pihaknya tidak akan memperbaiki sebelum mendapat tanggapan dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Mojokerto. ”Perlakuan (bangunan) cagar budaya, berbeda dengan bangunan umum lainnya. Nanti perbaikannya harus sesuai dengan aslinya,” tandasnya.

Sumenep

RABU 19 MARET 2014 No. 0324 | TAHUN III

Ada Premanisme Politik Simpatisan Caleg Menganiaya Pengawas Pemilu SUMENEP – Calon anggota legislatif dari Partai Bulan Bintang Badrul Aini bisa dianulir sebagai peserta pemilu legislatif. Salah seorang simpatisan caleg daerah pemilihan VII kepulauan Sumenep itu melakukan pengaiayaan terhadap Petugas Pengawas Lapangan. Simpatisan anggota legislatif yang kembali mencalonkan diri tersebut, Nasir, 40, warga Desa Paliat, Kecamatan Sapeken, melakukan penganiayaan terhadap Eko Sugiyono, 50, anggota PPL (Petugas Pengawas Lapangan) desa setempat. Pada saat itu, Badrul Aini sedang melakukan kampanye di rumah pelaku. “Jika penganiayaan oleh pelaku terhadap PPL benar-benar atas instruksi dari oknum caleg yang sedang menggelar kampanye tatap muka di rumah pelaku, maka dapat dipastikan akan berakibat pada gugurnya pencalegan oknum caleg tersebut,” kata Ketua Panwaslu Zamrud Khan, Selasa (18/3). Kata Zamrud, tindakan premanisme yang dilakukan simpatisan caleg PBB itu sudah menyalahi aturan dan perundang-undangan pemilu. Karena pada saat itu, Eko Sugiyono sedang menjalankan tugas kenegaraan mengawasi caleg yang sedang melakukan kampanye di wilayahnya. Namun, kedatangan anggota PPL yang sedang mengemban tugas negara itu, dianiya oleh simpatisan caleg PBB yang juga menjabat sebagai ketua KPPS PPS 5 di Desa Paliat. Akibat tindakan premanisme yang dilakukan ketua KPPS, Eko Sugiyono mengalami luka robek di bibir bagian kiri. Selain itu ia juga mengalami luka lebam pada bagian kepala serta luka lecet pada bagian kaki sebelah kiri. Hingga saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di puskesmas terdekat. Bahkan tensi darah korban masih tinggi mencapai 190. Sehingga tubuh korban masih terbaring lemas dan belum sadarkan diri.

DIANIAYA. Ketua Pengawas Kabupaten Sumenep Zamrud Khan menunjukkan bukti laporan penganiyaan yang dilakukan salah satu simpatisan calon anggota legislatif kepada anggota PPL di Kecamatan Sapeken.

Oleh sebab itu, Panwaslu Sumenep meminta KPU agar mendesak petugas kepolisian supaya mengusut tuntas terjadinya tindakan premanisme yang terjadi di Desa Paliat. Selain itu pihaknya juga akan melaporkan kejadian tersebut pada Bawaslu Jawa Timur maupun Bawaslu RI, agar kejadian tersebut tidak terulang dan terjadi di daerah lain. Sementara Kapolsek Sapeken, AKP Suharto, saat dihubungi melalui telepon selulernya mengakui jika ada penganiayaan terhadap anggota PPL, yang dilakukan ketua KPPS PPS 5. Dan saat ini pihaknya sedang memeriksa saksi-saksi terkait aksi penganiayaan tersebut. “Kami sudah menerima laporan penganiayaan ketua KPPS terhadap anggota PPL, dan kami sudah memeriksa saksi-saksi yang diduga mengetahui peristiwa penganiayaan itu,” terangnya. Meskipun demikian, pihaknya masih belum menetapkan tersangka. Petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Bila semua pemeriksaan petugas su-

dah lengkap, petugas polsek akan segera mengamankan pelakunya. Informasi yang dihimpun Koran Madura, peristiwa tersebut berawal dari kampanye tatap muka yang digelar Badrul Aini caleg dari PBB di rumah Nasir, warga Paliat, Sapeken. Waktu itu tiga anggota PPL Desa Paliat, yakni Isma’il, Wardani dan Eko Sugiyono mendatangi lokasi kampanye. Mereka menanyakan pada masyarakat yang berkumpul di sana tentang kegiatan yang sedang dilaksanakan. Anggota PPL yang sedang bertugas itu ditanya oleh caleg yang sedang menggelar kampanye tatap muka di tempat tersebut. Ditanya identitasnya. Dengan jujur tiga anggota PPL menjawab pertanyaan caleg PBB. Mereka mengatakan jika dirinya anggota pengawas pemilu lapangan (PPL) dari desa tersebut. Mendengar jawaban itu, caleg yang sedang menggelar kampanye memberikan abaaba dengan mengangkat jari tanganya ke udara. Tak lama kemudian muncul pemilik rumah yakni Nasir yang langsung menyeret tiga anggota PPL dari

arena kampanye. Namun belum sempat anggota PPL keluar dari pintu ruangan yang dijadikan tempat kampanye tatap muka, pemilik rumah melayangkan pukulan ke wajah korban yang menyebabkan bibir kirinya pecah. Tidak hanya berhenti disitu saja, ketua KPPS PPS 5 yang sekaligus pemilik rumah mengacam akan membunuh korban dan menendangnya hingga terjerembab ke tanah. Meskipun sudah tak berdaya, korban masih diinjak dan dipukuli beramai-ramai hingga seluruh anggota tubuhnya lebam dan mengalami luka lecet. Sementara dua rekan korban yakni Isma’il dan Wardani tidak bisa memberikan pertolongan terhadap rekannya yang sedang teraniaya, dua anggota PPL itu dikepung oleh massa yang mengahadiri kampanye. Dua anggota PPL yang dikepung massa dilepas setelah Eko Sugiyono benar-benar tak berdaya. Melihat temannya sudah terkapar ditanah, mereka lalu melarikan temannya itu ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan. =ALI RIDHO/MK


Sumenep

KORAN MADURA

RABU 19 MARET 2014 | No. 0324 | TAHUN III

C

Cabai Jamu

Disiapkan Jadi Agrowisata SUMENEP – Di tengah banyaknya warga yang mulai pesimis dengan pertanian, warga Dusun Batas, Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng malah bersikap sebaliknya. Bahkan, warga nekat melakukan aksi tanam cabai jamu dengan skala besar. Tak tanggung-tanggung, tanaman cabai jamu sudah mencapai 3 hektare sampai saat ini. Informasinya, tanaman cabai jamu ditanam secara bertahap. Bahkan, tanaman cabai jamu ini ditargetkan mencapai 15 hektare. Penanaman cabai akan dilakukan secara marathon dalam satu tahun ini. Di samping itu juga akan ditanami berbagai jenis tanaman holtikultura, sayur-sayuran, semacam tomat dan lainnya. ”Sebab, dalam jangka waktu panjang kami inginkan tidak hanya sekadar bertani saja. Melainkan, ingin dijadikan sebagai agrowisata,” kata Idris Bawafie, pengelola lahan cabai jamu sekaligus Ketua KPT Kelompok

Pemuda Tani Cahaya Harapan ini. Dia mengungkapkan, tanaman itu juga akan ditanami buah duren, kelengkeng dan berbagai jenis tanaman lainnya. ”Jadi, kami memang sudah menyiapkan lahan 25 hektare. Yang kami garap merupakan lahan tandus, yang tidak pernah tersentuh sebelumnya. Akhirnya, warga melalui pemuda berinisiatif untuk menggarapnya. Alhamdulillah terus berkembang,” ucap tokoh pemuda Ellak Daya ini. Ditanya soal target pemasarannya, Idris menuturkan sudah

RSD Serahkan Asep Kepada Keluarganya

AKHIRNYA DIPULANGKAN. Korban kecelakaan, Asep Taufiq, berfoto bersama dengan Sekretaris Daerah Hadi Soetarto, Kabag Kesmas Setkab Sumenep Ahmad Syahwan Effendi dan pegawai RSD sebelum diserahkan ke keluarganya.

SUMENEP – Rumah Sakit Daerah (RSD) dr H. Moh Anwar Sumenep sudah menyerahkan Asep Taufiq, korban kecelakaan di Kecamatan Saronggi yang sempat sulit dilacak keluarganya, kepada orangtuanya, Selasa (18/3) di RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep. Penyerahan pemuda asal Kota Cimahi Kabupaten Bandung Barat yang menderita sakit ingatan itu disaksikan Sekretaris Daerah Hadi Soetarto, Kabag Kesmas Setkab Sumenep Ahmad Syahwan Effendi, dan pihak rumah sakit. Kepala Instalasi Peduli Pelanggan RSD Moh Anwar Sumenep Lalu Safrul Fajri menghaturkan banyak terima kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep karena sudah memfasilitasi rumah sakit untuk menemukan keluarga Asep. "Dan terima kasih kepada masyarakat yang sudah membantu ditemukannya Asep tersebut dan membawanya ke rumah sakit," ungkap Saprul yang ikut mengantar Asep ke kampung halamannya. =ADV/JUNAEDI

MENGGELIAT. Warga Dusun Batas, Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng menunjukkan cabai jamu. Tanaman tersebut disiapkan jadi agrowisata.

melakukan upaya terobosan lebih maju dari petani cabai jamu lainnya. Sebab, untuk cabai jamu pihaknya sudah menggandeng

perusahaan luar negeri. ”Dalam target pasar, kami pastikan ekspor. Sebab, jumlahnya besar. Kami sudah menggaet salah

KEMISKINAN

Koperasi Sebagai Solusi Madura Untuk mengentaskan kemiskinan, perlu ada pemberdayaan yang lebih konkret. Dan hal itu, salah satunya bisa melalui koperasi. Lembaga ini merupakan gerakan ekonomi rakyat untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya yang diharapkan ikut berperan dalam peningkatan perekonomian nasional. "Sebagaimana yang telah tertuang dalam UndangUndang Nomor 41 tahun 1999, bahwa koperasi yang berasal dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat akan mambangun rasa kebersamaan,budaya gotong- royong, dan kepekaan sosial. Sehingga visa pengentasan kemiskinan akan lebih konkret," jelas Said Abdullah. Dengan adanya koperasi akan menjadikan manusia sebagai sentra pembangunan. Koperasi ini tidak berorientasi pada sisa hasil usaha atau profit sebagai tolok ukur keberhasilan. "Meski begitu, dengan dana yang berasal dari simpanan pokok, simpanan wajib,dan sukarela, pemberdayaan ekonomi sesuai dengan potensi yang ada," tambahnya. Koperasi didorong agar

lebih aktif dalam gerakan pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama untuk menurunkan angka kemiskinan. Said mengatakan, koperasi perlu meningkatkan kinerja dan pencitraan untuk merealisasikan hal itu. "Koperasi diharapkan berkontribusi lebih

Koperasi diharapkan berkontribusi lebih signifikan, terutama dalam upaya memerangi kemiskinan,”

MH Said Abdullah Caleg DPR RI Dapil Madura

signifikan, terutama dalam upaya memerangi kemiskinan," katanya. Menurutnya koperasi memiliki peran penting untuk menjamin kemitraan dengan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kebijakan untuk men-

ingkatkan koperasi juga dilakukan dengan rencana memperbaiki instrumen penyertaan modal di tubuh organisasi itu. "Melalui agenda itu, koperasi dan usaha kecil sebagai badan usaha harus diarahkan dan didorong berperan secara nyata meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan anggotanya agar mampu mengatasi ketimpangan ekonomi dan kesenjangan sosial," ujar. Dia melanjutkan koperasi perlu dibina di sisi kelembagaan dan usaha sehingga lebih berperan sebagai wadah kegiatan ekonomi rakyat. Adapun perbaikan peran itu membutuh kan dukungan modal kuat melalui perbaikan akses pembiayaan. "Koperasi sangat mudah. Yan pening legal, dari provinsi bsa dapat 50 juta, dari pusat bisa 200 juta. Oleh karena itu, saya siap membantu jika di desa Lebak ini ada koperasi. Apalagi jikalau ada koperasi, pasti saya keluar masuk Lebak. Karena kepentingan Usaha Kelompok kecil akan menjadi luar biasa kalau dibina," imbuhnya. =SYAMSUNI

satunya perusahaan asal Jerman,” tuturnya. Alumnus Unibraw Malang ini menambahkan, untuk melancarkan tanaman itu pihaknya juga sudah membentuk KPT (kelompok pemuda tani) yang nantinya akan menyokong akan keberhasilan agrowisata. ”Semua masyarakat menerima dengan baik. Ini menjadi pertanda yang cukup baik untuk usaha kami,” tuturnya. Kendati demikian, pihaknya tetap meminta pemerintah tidak berpangku tangan melihat kerja keras petani. Sebab, ini menjadi aset bagi pemerintah. ”Pemerintah tentu harus memberikan perhatian kepada kami masyarakat. Supaya tanaman cabai jamu ini bisa maksimal. Ini juga bisa dijadikan proyek percontohan oleh pemerintah,” ungkapnya. =Moh. Hayat

PASAR ANOM

Penyebab Kebakaran Masih Misteri SUMENEP – Sudah setengah bulan tragedi kebakaran Pasar Anom berlalu. Namun, hingga saat ini, penyebabnya masih menjadi misteri. DPRD mendesak tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Surabaya untuk segera mengumumkan penyebab kebakaran yang menghanguskan ratusan kios tersebut. Anggota Komisi A DPRD Sumenep Moh. Riadi mendesak tim Labfor untuk segera memberikan kejelasan terkait penyebab terbakarnya pasar. ”Sebaikanya tim labfor segera mengumumkan terhadap publik, sehingga masyarakat bisa tahu terkait motif yang sebenarnya,” desaknya. Jika tidak segera dipublikasikan, politisi PKS itu khawatir masyarakat, utamanya pedagang, akan menaruh curiga memang sengaja dibakar. ”Informasinya yang kami terima, memang ada unsur kesengajaan, namun info itu masih belum bisa dijadikan pijakan. Sebab itu hanya indikasi saja,” terangnya. Selain itu, pedagang diminta untuk bersabar. Tidak perlu melakukan perbuatan yang mengarah terhadap pengrusakan. ”Jadi tunggu saja bagaimana hasil lab itu,” harapnya. =JUNAEDI/MK


D

KORAN MADURA

Sumenep

RABU 19 MARET 2014 | No. 0324 | TAHUN III

SAFARI POLITIK

Said Abdullah: Mari Belajar Menghargai Sejarah Madura Sejarah bangsa Indonesia perlu diketahui sebagai motivasi dan pedoman paling besar untuk bisa mempertahankan negeri ini dari berbagai tantangan yang datang silih berganti. Tanpa belajar dari sejarah tak akan pernah ada masa depan. "Bila ada yang bertanya apa motivasi terbesar yang membuat masyarakat Indonesia wajib mencintai negara dan bangsanya tentu adalah para pahlawan yang berjuang dengan sekuat tenaga untuk memberikan kebebasan dan kemerdekaan kepada generasi penerusnya, yakni masyarakat Indonesia yang ada pada saat ini," ucap MH Said Abdullah. Sehingga, lanjut Said Abdullah, mencintai negara Indonesia bukan hanya mencintai karena keindahan dan berbagai kelebihan yang dimiliki oleh negara ini, tapi juga mencintai karena berbagai kekurangan yang harus dibenahi oleh masyarakatnya. Kini, ada banyak tantangan yang harus kita hadapi, selain tantangan dari luar, pula juga tantangan dari dalam. "Yang nampak adalah paham-paham tidak bersahabat dengan ideologi bangsa, terutama untuk mengikis Pancasila," jelasnya. Oleh karena itu, Said mengajak agar menjadikan negara atau tanah air adalah sebagian dari iman. "Negara ada-

lah bagian dari sesuatu yang mengalir di darah kita, yang akan selalu kita bawa hingga ajal menjemput kita, sampai kapan pun negara tidak bisa dilepaskan dari identitas kita, karena negara adalah roh yang menyatu dengan raga kita," jelasnya. Sebagai manusia Indonesia, lanjut Said, kita harus bangga karena dilahirkan dan menjadi orang Indonesia. Banyak cara untuk mencintai Indonesia. "Wujud cinta Indonesia bisa dilakukan dengan hal-hal yang sederhana atau dimulai dari hal-hal yang kecil, seperti misalnya merasa bertanggung jawab atas lingkungan kita sendiri," tambahnya. Rasa cinta kita sebaiknya ditunjukkan dengan hal-hal yang bersifat aplikatif, yaitu dengan bekerja dan turun langsung untuk menjaga dan melindungi tanah air Indonesia, seperti menanam pohon, membuang sampah pada tempatnya, dan lain sebagainya. "Mencintai bangsa dan negara Indonesia bukan berarti hanya diwujudkan dengan melakukan upacara pengibaran bendera merah putih saat hari proklamasi datang, melainkan lebih dari itu. Salah satunya adalah ikut berjuang menentukan masa depan bangsa.," terangnya di Desa Bicorong, Selasa (18/3). =SYAMSUNI

BERDIALOG. Said Abdullah saat berdialog dengan warga Desa Bicorong, Selasa (18/3). Warga diajak untuk menghargai sejarah.

MENJELANG PIALA ADIPURA

Taman Bunga Mulai Dipercantik SUMENEP - Mendekati penilaian Piala Adipura 2014, Kantor Kebersihan dan Pertamanan (KKP) Sumenep mulai mempercantik taman bunga yang terletak di depan Masjid Jamik setempat. Sejumlah pohon yang ada di tengah taman mulai dipangkas.

RENOVASI TAMAN. Pohon Palem di pinggir jalan di depan Taman Bunga Sumenep ditebang untuk renovasi perwajahan tanam.

Kasi Pertamanan dan Pembakaran Kantor Kebersihan dan Pertamanan Sumenep Saiful Islam mengatakan, pihaknya telah merencankan renovasi perwajahan taman. ”Kita lihat saja, bagimana keadaannya sekarang,” katanya, Selasa (18/3). Sebelum mengubah perwajahan taman, pihaknya mengaku telah melakukan studi banding ke Taman Bungkul Kota Surabaya.”Kita lihat, lampu yang ada sudah dipangkas, yang dulunya menyinari di atas pohon, tapi saat ini sudah bisa menyinari

ruang lingkup taman itu sendiri,” katanya. Air mancur yang berada di tengah-tengah ruang terbuka hijau akan dipindahkan ke tiap pojok taman. Sementara tempat bekas air mancur akan dibangun jalan yang menghubungkan Keraton Sumenep dengan Masjid Jamik. ”Nanti akan terlihat seperti pada masa lalu. Terdapat jalan di tengah Taman Bunga yang menghubungkan Masjid Jamik dengan Keraton Sumenep,” katanya. Di sebelah kanan dan kiri air

mancur itu direncankan akan dibangun panggung. Selain itu, di dalam areal taman bunga juga akan ditempati taman baca. Pihaknya mengaku telah mendapat persetujuan dari Bupati Sumenep A. Busyro Karim. KKP juga akan melakukan pelebaran jalan dengan cara median jalan yang ditanami pohon palem akan dibongkar. ”Sebanarnya jika dilihat dari anggaran pembangunan median yang dihiasi berbagai tanaman bunga, rasanya eman jika harus dibongkar. Namun demi lancarnya akses lalin, maka pembongkaran jalan itu harus dilakukan,” jelasnya Taman di Masjid Jamik Sumenep juga akan diubah. Kata Saiful, taman itu akan dijadikan tempat parkir, sebab ketika hari raya, masjid jamik kekurangan lahan parkir untuk menampung jemaah. ”Nanti kalau ada bus pariwisata juga langsung parkir di dalam biar tidak semraut,” jelasnya. Meski demikian, menurut Saiful, taman akan dibangun kembali seperti sediakala, hanya saja tempatnya dipastikan akan berada di pinggir areal parkir. ”Taman itu pasti kami bangun lagi, sehingga keberadaan taman tetap dirasakan oleh warga yang berkunjung ke sana,” imbuhnya. Hanya saja, APBD Sumenep tidak mampu untuk biaya itu semua. Karenanya, pembiayaan itu akan diambilkan dari CSR Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Timur. ”Itu masih dalam tahap negosiasi,” ungkap Saiful. Sementara biaya pemangkasan diambilkan dari anggaran rutin yang tercakup dalam APBD 2014. =JUNAEDI/MK


KORAN MADURA

Sumenep

RABU 19 MARET 2014 | No. 0324 | TAHUN III

E

Madura- MH Said Abdullah, anggota DPR RI Dapil XI Madura mengajak masyarakat untuk mewujudkan Indonesia yang hebat. Indonesia yang menjunjung tinggi keadilan, kesejahteraan rakyat, mengakhiri diskriminasi dan senantiasa patuh pada hukum. Oleh karena itu, pada kesempatannya bertemu dengan ratusan masyarakat di Pamekasan, Sadi Abdullah mengajak untuk ikut memikirkan tentang masa depan Indonesia mendatang. "Indonesia itu sebenarnya adalah negara yang hebat, cuma yang tak menjadikan Indonesia hebat adalah para pemimpin dan wakil rakyat yang tak visoner dan mementingkan kuasa, sehingga ia lupa kepada rakyat, dan tidak siap menderita memperjuangkan rakyat. Maka benar, setiap momentum Pemilu hanya menjadi ajang mengejar kuasa," ucapnya. Oleh karena itu, sebagai salah satu loyalis partai Moncong Putih, dalam mewujudkan Indonesia yang hebat, Indonesia butuh pemimpin yang berkarakter dan visioner. "Semoga saja hadirnya Jokowi dalam kancah politik negeri ini menjadi momentum untuk berubah. Saya yakin, Jokowi mampu mendobrak kepemimpinan nasional yang selama ini jauh dari harapan baik, sebab melihat rekam jejak Jokowi sudah tak diragukan lagi. Surakarta pun di tangannya bisa disulap menjadi daerah yang damai dan sejahtera, sehingga masyarakat merasa terlindungi. "Oleh karena itu, saya tak mau mengkampanyekan Jokowi, tetapi sosok sepeerti Jokowi memang dibutuhkan sama bangsa ini. Ia punya rekam jejak yang bagus, cara memimpin yang merakyat, bahkan tak pernah canggung melempar senyum ketika bertemu dengan rakyat," ungkapnya. Politisi lintas batas tersebut menambahkan bahwa ia telah menunjukan karakternya sebagai pemimpin masa depan yang paling dicari di Indonesia saat ini. Hal itu disebabkan setelah orang bosan dengan sistem kepemimpinan nasional Orde Baru yang cenderung institusional, militeristis dan tertutup. " Joko Widodo justru mampu menunjukan karakter pemimpin nasional yang tampil terbuka dan sederhana,

Said Ajak Wujudkan Indonesia Hebat Jokowi Momentum Perubahan bahkan tak masalah ia bergumul dengan masyarakat," tambahnya. Indonesia itu hebat kalau pemimpinnya juga hebat dan visioner. Warga sudah bosan dengan cara kepemimpinan yang elitis. Secara tegas Said menyatakan bahwa rakyat ingin pemimpin bangsa ini adalah mereka yang rela berada di lorong-lorong kumuh, kali-kali, kolong jembatan hingga tempat tinggal yang kumuh. Itu semua ternyata ada pada Jokowi. "Lihatlah, di tempat-tempat yang demikian, dia berdialog langsung bersama masyarakat yang sedang menderita mengenai pemenuhan kebutuhan hidup yang ingin mereka peroleh atau dapatkan dari pemerintahan yang dia pimpin. Pada lorong-lorong kumuh di Jakarta itu, ia menemukan aspirasi dan dukungan masyarakat Indonesia yang utuh dan penuh untuk kepemimpinannya. Hal ini amat berbeda dengan para pemimpin lainnya, yang setelah menang Pilkada/Pemilu, mereka langsung blusukan dan berdamai dengan para lawan politiknya yang berasal dari para petinggi dan elit politik penguasa yang bergelimang harta dan kemewahan," paparnya. Selama ini, cara pendekatan para elit pemimpin nasional setelah menjadi penguasa selama ini

masih pada tataran elit ke atas, sehingga cukup jauh dari pemahaman demokrasi yang menyatakan bahwa pemimpin negara demokrasi ialah pancaran amanat hati nurani rakyat yang menderita. "Malah fakta yang ada, pemimpin kita masih dirasakan menjauh dari amanat rakyat yang secara sederhana meminta para pemimpin datang dan dekat dengan mereka. Yang ada, mereka menjauh, sehingga tidak tahu apa dirasakan rakyat yang sedang menderita. Oleh karena itu, tak salah jika uang negara tidak berdaya guna bagi masyarakat banyak yang sedang menderita, sebab mereka lebih suka berfoya-foya di tempat-tempat mewah, baik di dalam negeri hingga ke luar negeri," jelasnya. Kini, kata Said semua orang harus mengakui bahwa gubernur DKI Jakarta itu memang merupakan seorang pemimpin dambaan rakyat Indonesia yang hebat. Tidak hanya oleh kalangan pemuda, tetapi oleh semua kalangan, baik kaul elit hingga kalangan bawah. "Termasuk sosok mereka juga diakui oleh berbagai Media, tidak hanya media nasional, tetapi juga oleh Media-Media di Inggris dan Jerman. Hal itu berarti bahwa Joko Widodo merupakan aset pemimpin yang membanggakan masyarakat Indonesia saat

ini. Dalam kalangan tokoh muda yang disodorkan Media, boleh dikatakan bahwa saat ini belum ada tokoh muda yang dapat menandingi kesalehan, kesederhanaan dan keutamaan tokoh nasional asal Solo itu. Ia seorang pemimpin yang dapat tertawa bersama rakyatnya, ikut merasakan penderitaan rakyatnya dan ia dapat dengan bebas makan makanan yang dimakan rakyatnya. Ia telah menunjukan komitment kuat untuk hidup bersama rakyat kecil yang miskin dan menderita. Sehingga, Ibu Mega sampai harus mengurungkan niatnya untuk mencalonkan dirinya, dia tidak egois, karena dia tahu kalau masyarakat mendambakan dia memimpin bangsa ini, tentu untuk menuju Indonesia yang hebat dan bermartabat," terang Said sembari dihadiahi tepuk tangan oleh ratusan warga. Siapapun dia, kita berharap agar masyarakat Indonesia dapat terbuka hatinya untuk memilih pemimpin nasional yang tepat bagi kursi RI 1 pada tahun 2014 yakni pemimpin nasional yang sederhana, terbuka, jujur, berakar dan merasakan apa yang dirasakan rakyat Indonesia dari Sabang. Hingga merauke. "Mari buka hati kita, jangan memilih kucing dalam karung, kenali dan ketahui rekam jejak calon pemimpin neg-

eri ini untuk mewujudkan Indonesia yang hebat," ajaknya kepada masyarakat. Sementara itu, secara istimewa, ada warga yang mengaku kagum kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati, sebab menurutnya, mantan Presiden RI ke-5 itu tidak egois. "Terimakasih kepada Ibu Mega karena masih memikirkan tentang masa depan bangsa ini, sebab kami para pemuda sangat ingin dipimpin oleh Jokowi. Sebab kami ingin berubah," aku Feri, warga Sumenep. Kata mantan Presiden mahasiswa di salah satu kampus di Sumenep tersebut, Megawati sangat bisa untuk tidak mendengarkan suara dirinya, karena ia adalah pemegang otoritas di PDIP. "Tetapi karena dia tahu bahwa bangsa ini butuh Jokowi, maka ia pun memandatkan Jokowi untuk menjadi capres. Terimakasih Ibu Mega," ungkapnya. Hal senada juga disampaikan oleh warga Pamekasan, Fathor. Ucapan terimakasih kepada Ibu Mega juga berkumandang. Menurutnya, Mega benar-benar telah membuat keputusan yang tepat. "Walaupun ia sebagai ketua umum, tetapi tidak ikut berbondong-bondong kayak Ketua Partai yang lain untuk mengantre untuk ikut mencalonkan diri," jelasnya. =SYAMSUNI


KORAN MADURA

RABU 19 MARET 2014|NO. 0324|TAHUN III PROBOLINGGO F KORAN MADURA

Pamekasan

RABU 19 MARET 2014 NO. 0324 | TAHUN III

F

HARGA BATIK

Pasar Batik Lebih Bersahabat daripada Centra Batik

AKSI GURU HONORER. Sejumlah guru honorer yang berasal dari berbagai daerah memanjat pagar gedung DPR saat berunjuk rasa di depan gedung DPR/MPR, Jakarta. Mereka menuntut pemerintah mengangkat semua tenaga guru honorer menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Tunjangan Dua Dosen Unira Dicabut Gara-gara Terjun ke Politik Praktis PAMEKASAN -Tunjangan sertifikasi profesi dua dosen Universitas Madura (Unira) Pamekasan dicabut. Hal ini dilakukan karena mereka menjadi Calon Legislatif (Caleg) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 9 April mendatang. Berdasarkan aturan, jika tenaga pendidik atau dosen sudah terjun ke dunia politik, maka tak berhak lagi memperoleh tunjangan dari pemerintah tersebut. Rektor Unira Abdul Roziq mengatakan dua dosen yayasan di kampus Unira diketahui mendaftarkan diri sebagai Caleg di 2014 ini. Karena itu, dua dosen tersebut langsung dicabut sebagai penerima tunjangan sertifikasi profesi. Sayangnya Roziq enggan menyebutkan identitas keduanya. Hanya saja dia menyebutkan dua dosen itu masing-masing mengajar di Fakultas Imu Administrasi

dan Fakultas Ekonomi. Pencoretan keduanya ini hanya bersifat sementara, yaitu selama dia berstatus sebagai Caleg. ”Kalau nanti dia tidak berhasil menjadi anggota DPRD, bisa mengajukan lagi pada semester yang akan datang untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi profesi kembali, asalkan tetap menjadi dosen,” katanya. Rektor yang belum lama ini

didemo karena mayoritas jurusan di Unira terakreditasi C, juga menerangkan saat ini di Unira terdapat 38 dosen yang sudah menerima tunjangan sertifikasi. Dari 38 dosen tersebut 15 orang diantaranya berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan sisanya pegawai tetap yayasan. Dia berharap kepada dua orang dosen tersebut, meskipun sudah terjun ke politik praktis, untuk tetap profesional dalam mengajar. Terutama tidak membawa kepentingan politik ke dalam kelas atau ke para mahasiswa di Unira. ”Jangan mencampuradukkan kepentingan politik dengan kepentingan mengajar,” katanya. =SUKMA FIRDAUS/UZI/RAH

PAMEKASAN - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Pamekasan menyayangkan harga batik yang dijual di Centra Batik karena lebih mahal dibandingkan dengan harga yang dijual di Pasar Batik Pamekasan. Kepala Disperindag Pemkab Pamekasan, Bambang Edy Suprapto mengatakan seharusnya harga batik di Centra Batik lebih murah atau minimal sama dengan harga batik di Pasar Batik, Pamekasan. Sehingga pengunjung tetap bertahan untuk membeli batik di lokasi penjualan itu. “Yang terjadi selama ini, harga di Centra Batik lebih mahal dari harga pasaran, teruma kalau ada rombungan berkunjung,” katanya. Menurut Bambang banyak pengunjung dari luar Kabupaten Pamekasan yang kebetulan bertamu ke Pamekasan mengeluhkan mahalnya harga tersebut. Mereka enggan kembali lagi ke Centra Batik di Pamekasan dan lebih memilih membeli batik di Pasar 17 Agustus karena harganya lebih murah. Idealnya, kata Bambang, harga di Centra Batik lebih murah, karena langsung membeli ke perajin batik. Dengan demikian, mereka tidak akan jera untuk berbelanja kembali ke Centra Batik. Disperindag Pemkab Pamekasan saat ini tengah memberikan pembinaan secara khusus kepada para pengusaha maupun perajin batik di Pamekasan. Dalam pembinaan itu, ia sudah menyampaikan keluhan pengunjung dari luar daerah yang mengeluhkan mahalnya harga saat kulakan di Centra Batik. Minimal, kata dia, harga di Centra Batik lebih murah Rp 5 ribu dibandingkan harga di Pasar Batik. Yang tak kalah penting kata Bambang, perajin batik harus memberikan pelayanan yang baik kepada para pengunjung agar lebih tertarik membeli. Selama ini, Pemkab Pamekasan sudah berupaya mempromosikan batik Pamekasan, dengan berbagai cara, agar bisa menarik pengunjung ke Pamekasan. Upaya ini harus diiringi dengan pelayanan yang baik dan harga

yang standar. Di Pamekasan industri batik merupakan usaha kerajinan rumah tangga. Umumnya usaha ini dikerjakan sebagai usaha sampingan, karena mereka tetap bersandar pada usaha pokok selaku petani. Lokasi kerajinan batik di Kabupaten Pamekasan menyebar di 11 Kecamatan, dengan jumlah terbanyak di Kecamatan Proppo. Sementara centra industri kecil batik tulis mencapai 28 centra batik, tersebar di tujuh Kecamatan. Masing-masing Kecamatan Pamekasan 5 centra, yaitu Desa Kowel 2 centra batik, Desa Toronan, Nylabu Daja, dan Kelurahan Gladak Anyar. Di Kecamatan Proppo ada 12 centra batik, yaitu di Desa Klampar ada 5 centra batik, Desa Toket dan Candiburung masing-masing 3 centra bati, dan 1 centra di Desa Rang-Perang Daja.

Masing-masing Kecamatan Pamekasan 5 centra, yaitu Desa Kowel 2 centra batik, Desa Toronan, Nylabu Daja, dan Kelurahan Gladak Anyar. Di Kecamatan Proppo ada 12 centra batik, yaitu di Desa Klampar ada 5 centra batik, Desa Toket dan Candiburung masingmasing 3 centra bati, dan 1 centra di Desa RangPerang Daja. Selanjutnya, Kecamatan Palengaan 6 centra batik, yaitu di Desa Banyopelle 2 centra batik, Desa Panaan, Angsanah, Akkor, dan Desa Larangan Badung masing-masing 1 centra. Di Kecamatan Waru terdapat 1 centra batik, yaitu di Desa Waru Barat. Kecamatan Pegantenan 2 centra batik, di Desa Bulangan Haji dan Ambender. Kecamatan Galis ada 1 centra batik, yaitu di Desa Pagendingan. Sedangkan di Kecamatan Tlanakan hanya terdapat 1 centra batik yaitu di Desa Larangan Slampar. =FAKIH AMYAL/UZI/RAH


Pamekasan

KORAN MADURA

RABU 19 MARET 2014 NO. 0324| TAHUN III

G

KESEHATAN

Hasil Uji Lab Pasien Suspect Difteri Belum Keluar

BANTUAN SEMBAKO PNPM. Sejumlah wanita lanjut usia antre menunggu pembagian sembako di kantor Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Bantuan sembako Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) itu dikelola Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Kadungora untuk membantu meringankan beban hidup para wanita lanjut usia.

Akhirnya Agus Rianto Dipaksa Melepas PNPM Karena Diketahui Menjadi Caleg PAMEKASAN - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Cipta Karya dan Tata Ruang (Cikatarung) Pemkab Pamekasan, akhirnya memberhentikan Agus Rianto, sebagai pelaku Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Perkotaan, Kelurahan Kangenan, Kecamatan Pamekasan. SK pemberhentian sudah disampaikan kepada yang bersangkutan, nomor : 005/249/432.315/2014 tertanggal 4 Maret 2014 yang ditandatangani Muharram, Kepala Dinas PU Cikatarung. Pemberhentian dilakukan karena yang bersangkutan diketahui maju sebagai calon anggota legislatif (Caleg) pada Pemilu Legislatif tahun ini. Dasar pemberhentiannya, yaitu rekomendasi Panwaslu dan surat edaran (SE) Kemenko Kesra yang tidak memperbolehkan pelaku PNPM nyaleg. Dalam surat yang ditandatangani Deputi Menko Kesra Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan, Sujana Royat, tertanggal 22 Oktober 2013, poin dua disebutkan bahwa bagi pelaksana PNPM Mandiri yang namanya telah tercantum dalam Daftar Calon Tetap (DCT) Pileg dan atau telah ditetapkan oleh KPU sebagai calon kepala daerah diharuskan mengundurkan diri dari kedudukan dan posisinya sebagai pelak-

sana PNPM, paling lambat satu minggu setelah DCT ditetapkan. Selain itu, Satker di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/ kota sesuai kewenangannya diminta untuk mengeluarkan penetapan bahwa yang bersangkutan tidak lagi bekerja atau menempati posisi dalam kegiatan atau unit kerja PNPM. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya tindak korupsi atau penyelewengan terhadap dana kesejahteraan masyarakat itu. Sebab kemungkinan dikorupsi dan dipolitisir sangat besar. Sebab dana PNPM di tiap kecamatan sangat besar, yakni masing-masing kecamatan mengelola hingga Rp 1 miliar. Peruntukannya bagi pembangunan fisik, juga dana simpan-pinjam (perguliran).

Divisi Hukum dan Tindak Lanjut Panwaslu Pamekasan, Sapto Wahyono membenarkan adanya surat resmi dari dinas terkait, yang berisi pemberhentian Agus Rianto dari Pelaku PNPM Mandiri Perkotaan. Sehingga yang bersangkutan sudah dinilai sah menjadi kontestan Pileg pada April mendatang. Menurut Sapto pihaknya sudah mengingatkan kepada para caleg yang menjadi pelaku PNPM, untuk memilih apakah akan mengundurkan diri sebagai Caleg atau mengundurkan diri sebagai pelaku PNPM. Jika diantara keduanya tidak ada yang mengundurkan diri, maka Panwaslu berwewenang mengeluarkan rekomindasi kepada KPU untuk mencoret Caleg tersebut dari DCT Pileg 2014. “Yang mengelurakan aturan itu Kemenko Kesra yang membawahi program PNPM, sehingga harus dipatuhi,” katanya. Sapto berjanji masih akan menelusuri caleg-caleg lain yang kemungkinan masih berstatus pelaku PNPM dan belum mengundurkan diri. Dikonfirmasi terpisah, Agus Rianto mempertanyakan pemberhentian dirinya oleh Dinas PU Cikatarung. Sebab ia hanya sebagai pengurus

Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM), yang dibentuk oleh masyarakat dan difungsikan untuk masyarakat Kelurahan Kangenan. Tugasnya yaitu mengelola semua kegiatan pemberdayaan yang ada di kelurahan tersebut. Baik Program PNPM, Canelling, ataupun Program Pemberdayaan lainnya. Sejak awal dirinya bukan tidak mau mengundurkan diri, tetapi murni karena dirinya tidak merasa menjadi Koordinator PNPM. “Kalau mengundurkan diri saya tidak akan mau, kalau saya diberhentikan, saya siap,” katanya. Lebih lanjut Agus menjelaskan surat pemberhentian dari Dinas PU Cikatarung tidak dilayangkan kepada dirinya langsung, melainkan kepada pengurus BKM Kangenan tertanggal 4 Maret 2014. Dari itu pihaknya juga mempertanyakan pernyataan Panwaslu di Media Massa yang menyatakan akan merekomendasi pencoretan diri dari DCT. BKM sendiri, kata Agus, tidak pernah mendapat gaji dari pemerintah, karena organisasi tersebut dibentuk bukan untuk mencari keuntungan melainkan untuk memberdayakan masyarakat. =FAKIH AMYAL/UZI/RAH

PAMEKASAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan telah mengirimkan sembilan sample swab (cairan hidung dan tenggorokan) ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya untuk dilakukan penelitian. Namun hingga kemarin (Selasa, 18/3) hasil penelitian itu belum terbit. Sampel swab tersebut milik pasien suspect difteri, NK, warga Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, dan delapan orang keluarga dekatnya yang sempat bersentuhan dan melakukan kontak langsung dengan NK. Uji lab tersebut sangat dibutuhkan untuk memastikan apakah NK positif (zerum) difteri atau tidak, serta memastikan apakah penyakit itu sudah menular ke kerabat dekatnya yang sempat kontak langsung. Kepala Dinkes Pamekasan, Ismail Bey melalui Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), Rusdi Saleh mengatakan tidak dapat memperkirakan kapan hasil uji laboratorium itu akan diterima. Dia mengatakan Dinkes juga menunggu hasil uji laboratorium itu untuk menyusun langkah lanjutan. Sampel sudah dikirim bersama pada 10 Maret lalu. Sejauh ini laporan yang diterima oleh Puskesmas Tlanakan, sebagai penanggungjawab pemantauan kondisi pasien dipastikan kondisi delapan kerabat NK diyatakan sehat. Kondisi pasien yang saat ini sudah menjalani rawat jalan itu juga dilaporkan makin membaik dan sudah mulai dapat menelan makanan. Kendati begitu, pemantauan akan terus dilakukan hingga dalam waktu satu bulan ke depan. Rusdi menjelaskan ciri-ciri utama penderita difteri adalah suhu badan tinggi, mengalami kesulitan menelan minuman dan makanan, juga ditemukan adanya pembengkakan kelenjar bening, dan terdapat bercak berwarna biru di tenggorokan. ”Kalau dilihat dari kondisi kesehatan pasien dan kerabat terdekatnya, sepertinya penyakit yang mematikan ini sudah terputus atau hilang,” ungkapnya. =ALI SYAHRONI/MUJ/RAH


H

KORAN MADURA

Pamekasan

RABU 19 MARET 2014|NO. 0324|TAHUN III

Siswa Tertangkap Membolos Sekolah Perlu Perketat Pengawasan PAMEKASAN – Pengelola lembaga Pendidikan di Kabupaten Pamekasan semestinya lebih memperketat pengawasan terhadap siswanya terutama pada saat jam pelajaran berlangsung. Beberapa waktu belakangan kerap ditemukan siswa yang berada di luar sekolah pada saat jam pelajaran dalam kondisi sedang berseragam sekolah lengkap.

siswa itu juga diamankan. Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Achmad Taufikurrahman mengatakan penangkapan para siswa itu dilakukan setelah ada laporan dari masyarakat tentang banyaknya siswa yang nongrong di Pelabuhan Branta Pesisir. Laporan itu sebagai bukti keprihatinan masyarakat terhadap para siswa yang lebih memilih berada di luar sekolah pada saat jam pelajaran berlangsung daripada mengikuti pelajaran di sekolah mereka. Ia menyayangkan laporan itu diterima lembaganya terlambat. Sebab menurut warga sekitar, sebelumnya jumlah siswa yang berada di dua lokasi itu cukup banyak, namun mereka telah pindah ke lokasi lain yang belum diketahui. “Setelah kami data dan diberi penyadaran, mereka kami kembalikan ke orang tua dan sekolah masing-masing,” kata Taufik. Ia meminta pengelola lembaga pendidikan memperketat pengawasan terhadap siswanya agar kasus tersebut tidak terulang kembali. Menurut Tika, salah satu warga sekitar pelabuhan Branta Pesisir, hampir setiap hari di pelabuhan itu didapati siswa berseragam sekolah yang nongkrong. Bahkan tidak jarang mereka datang ke lokasi itu dengan berpasang-pasangan. =ALI SYAHRONI/MUJ/RAH

Selasa (18/3), petugas gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (satpol PP) Kecamatan Tlanakan, anggota Polsek, dan Koramil setempat menangkap sembilan orang siswa yang sedang bolos dan merokok di pinggir jalan. Mereka tertangkap di dua lokasi berbeda. Tiga orang siswa berinesial SY, AF, dan AL dari Madrasah Tsanawiyah (MTs) Azzubair, Desa Larangantokol, Tlanakan ditangkap saat berada di Pelabuhan (darmaga) Branta Pesisir. sedang enam siswa lainnya MS siswa SMA Muhammadiyah, S, SR, G, DF, dan SA siswa SMPN Tlanakan tertangkap saat sedang merokok di pinggir Jalan Raya Branta Pesisir. Tiga sepeda motor yang dikendarai para

SEREMONIAL

Bagian Pembangunan Gelar Bimtek

PAMEKASAN - Bagian Pembangunan Kabupaten Pamekasan menggelar bimbingan teknis (bimtek) ePro-

curement Sistem LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) di Ruang Rapat Lantai II kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Selasa (18/3). Bimtek tersebut diperuntukkan bagi Kelompok Kerja (Pokja) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di semua Satuan Kerja Perangan Daerah (SKPD) serta bagi penyedia barang dan jasa (rekanan). Kegiatan itu direncanakan akan berlangsung selama empat hari dan akan berakhir Jumat (21/3) yang akan datang. Bimtek keahlian pengadaan barang/jasa pemerintah dilaksanakan dalam rangka menjalankan ketentuan Peraturan Presiden (Perpers) Nomor 54 Tahun 2010 berserta Perubahannya Perpres 70 Tahun 2012 yang mengamanatkan perlunya dilakukan pelatihan bagi organisasi pengadaan berdasarkan standar kompetensi dan dapat dilakukan secara berjenjang dalam rangka pemenuhan dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pengadaan barang dan jasa. Kepala Bagian Pembangunan, Basri Yulianto mengatakan tujuan bimtek pengadaan berbasis internet (eProcurement) itu, agar ke depan SDM di lingkungan Pemkab mampu memanfaatkan kemudahan internet (sistem on-

line). “Ini dalam rangka pelaksanaan atas prinsip-prinsip akuntabilitas, transparansi, dan keadilan yang didorong untuk melakukan pengadan barang/jasa secara online. Selain hal itu lebih mudah, juga untuk terciptanya keterbukaan dalam setiap proses pengadaan,” katanya. Basri berharap semua perserta memanfaatkan kesempatan pelatihan tersebut semaksimal mungkin, sehingga memiliki kompetensi dan kemampuan teknis untuk melakukan pengadaan dengan cara online. “Sekarang sudah waktunya kita maju dengan menggunakan kemudahan berinternet,” ungkpanya. Jumlah perseta yang ikut dalam kegiatan tersebut seluruhnya berjumlah 100 orang. Rinciannya 70 orang aparatur yang ditugaskan oleh SKPD dan 30 orang peserta dari perwakilan asosiasi kontraktor Kabupaten Pamekasan. Pada kegiatan bimtek hari pertama dan kedua , pelatihan diperuntukkan bagi Pokja dan PPK SKPD, sedang dua hari berikutnya akan diikuti oleh penyedia barang dan jasa (rekanan). Narasumber bimter tersebut menghadirkan Abdul Kadir dari Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI), Jawa Timur. =ALI SYAHRONI/MUJ/RAH


KORAN MADURA

Pamekasan

RABU 19 MARET 2014 NO. 0324| TAHUN III

I

Kemenag Dinilai Tidak Transparan Muarif: Kedatangannya Membawa Ketidakpuasan Sidang KI PAMEKASAN - Komunitas Parlemen Jalanan Mahasiswa (Kopajaa) Pamekasan menilai Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan tidak transparan dalam mengelola anggaran pendidikan di institusi keagamaan tersebut. Pernyataan ini disampaikan Ketua Kopajaa, I’am Kholil saat audiensi di Kantor Kemenag Pamekasan, Selasa (18/3), kemarin. Menurut I’am, salah satu indikasinya, yaitu pihak Kemenag Pamekasan tidak bisa memenuhi putusan mediasi di Komisi Informasi (KI) Surabaya untuk memberikan rincian penggunaan dana berbagai kegiatan di lembaga tersebut. Diantaranya penggunaan dana ujian akhir madrasah berstandar nasional (UAMBN) dan dana pemeliharaan gedung. Dia menjelaskan saat mediasi di KI Surabaya, pihak Kemenag menyatakan akan transparan dalam mengelola anggaran. Namun kenyataannya, pihak Kemenag tidak memberi rincian penggunaan dananya, sehingga ia mendatangi kantor tersebut. Ia menduga setiap program yang dikelola Kemenag Pamekasan tidak terlaksana sesuai prosedur, karena data penggunaannya dirahasiakan. ”Seharusnya penggunaan anggaran setiap program jelas. Tapi kenapa saat kami minta laporan penggunaannya tidak

bisa memenuhi semua permintaan para aktivis dikarenakan beberapa hal. Diantaranya, tidak mempunyai kewenangan untuk merespon langsung permintaan para aktivis dan belum memaha-

mi anggaran dari setiap program. Seperti UAMBN, merupakan kewenangan Kasi Penma Kemenag Pamekasan. “Kalau saya sendiri belum paham tapi memang ada anggaran

dan subsidinya. Mengenai jumlahnya juga belum saya ketahui dan kebetulan Kasi Penmanya, sedang bertugas ke Surabaya,” katanya. =FAKIH AMYAL/UZI/RAH

diberikan. Secara tidak langsung Kemenag disini tidak bertanggung jawab, dan tidak pro rakyat,” katanya. Kepala Kantor Kemenag Pamekasan, Muarif Tanthowi melalui Kasubag Tata Usaha Kemenag Pamekasan Makbul Haq mengatakan kedatangan para aktivis mahasiswa merupakan salah satu bentuk ketidakpuasan dari tanggapannya saat mengikuti sidang KI Surabaya. Dia membantah penilaian aktivis Kopajaa mengenai penggunaan anggaran setiap program di Kantor Kemenag. ”Sebenarnya teman-taman aktivis dan Kemenag ini ada semacam miskomunikasi. Mereka merasa apa yang diminta itu harus terperinci. Sedangkan saya sesuai dengan konteksnya, menjelaskan tertulis. Dalam putusan KI itu dijelaskan secara tertulis bukan terperinci, sedangkan mereka punya pemahaman yang terperinci,” katanya. Makbul mengatakan belum

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gabungan Kontraktor Indonesia (Gakindo) Kabupaten Pamekasan

KINERJA KPU

30 Persen DPT Tak Ada Orangnya PAMEKASAN - Menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 9 April mendatang, berbagai kekhawatiran mulai muncul dan dirasakan oleh para pelaku politik. Terutama para Calon Legislatif (Caleg) yang akan berkompetisi. Salah satunya muncul dari Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, yang kebetulan sekarang mencalegkan diri kembali, Suli Faris. Menurutnya, dari semua DPT yang sudah ditetapkan, 30 persen diantaranya tidak ada orangnya. Dengan demikian dari total DPT 676.987, ada sekitar 200.000 orang dalam DPT itu yang kosong. Hal ini, kata Suli Faris, rawan disalahgunakan. Karena itu Suli Faris meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), serta jajaran Panitia Pemungutan Suara (PPS), untuk tetap menjalankan tugas pokok dan fungsinya sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, sukses dan tidaknya Pileg

mendatang bergantung keseriusan penyelenggara, utamanya KPU. Pihaknya mengingatkan jangan sampai KPU melakukan kecurangan yang nantinya akan berdampak pada protes dan gugatan partai politik (Parpol). ”Parpol yang ada saat ini cukup dewasa untuk mengikuti bursa pertarungan politik. Menang atau kalah bagi Parpol tidak akan dipersoalkan,” katanya. Hanya saja, lanjut dia, jika terjadi kecurangan yang dilakukan oleh penyelenggara, maka jelas Parpol tidak akan terima dan akan melakukan protes dan gugatan. Dalam pileg mendatang, pihaknya dan aktivis Parpol yang lain sudah menyiapkan serangkaian antisipasi. Utamanya menyikapi persoalan sekitar 30 persen nama yang ada dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang tidak ada orangnya, karena bekerja di luar daerah maupun di luar negeri. DPT tersebut sangat rentan untuk disalahgunakan. =SUKMA FIRDAUS/UZI/RAH

H. Moh. Rasyad Al Fauzi Ketua DPD Gakindo Pamekasan

Mengucapkan SELAMAT DAN SUKSES ATAS DITETAPKANNYA

G. MUJTABA Redaktur Ahli Koran Madura

A. Fauzi M Plt Kepala Biro Pamekasan

Semoga Bisa Mengemban Tugas dan Amanah, Lebih Kreatif dan Independen


KORAN MADURA Sampang KORAN J PROBOLINGGO

Sampang J

Sampang

RABU 19 MARET 2014 No. 0324 | TAHUN III

RABU 19 MARET 2014 | No. 0324 | TAHUN III

MADURA

Proyek Poros Desa Disayangkan SAMPANG - Pembangunan proyek poros desa di Dusun Dualas Desa Pengongsean Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang dikeluhkan warga setempat. Proyek tersebut belum genap satu tahun pengerjaannya namun sudah mulai ada yang mengelupas. Komisi C DPRD Sampang yang membidangi pembangun melakukan inspeksi mendadak (sidak), Selasa (18/3) terhadap tempat proyek tersebut. Hasil sidak, jalan poros desa sepanjang 700 meter tersebut memang tidak sesuai standar. Pantauan Koran Madura, untuk membuktikan apakah proyek poros desa itu sesuai Rancangan Anggaran Belanja (RAB) dan mekanisme yang ada, salah satu warga di desa setempat menyongkel dengan tangan, nampaknya batu kecil di proyek jalan poros desa dengan anggaran Rp 270 juta di tahun 2013 tersebut bisa diambil dan mengelupas. “Kalau tidak percaya coba saya ambil batu kecil di tengah jalan proyek poros desa ini, nah ternyata mengelupas kan, apa bisa kuat ke depan kalau proyek jalan seperti ini,” terang Slamet (51) sem-

bari membuktikan kepada sidak Komisi C DPRD Sampang. Slamet menuturkan proyek poros desa itu memang sangat jarang dilewati kendaraan mobil. Sehingga, dimungkinkan alasan inilah yang dijadikan akal-akalan kontraktor untuk memanipulasi pengerjaan proyek tersebut. “Memang jarang sekali mobil lewat, rata-rata sepeda motor. Bisa jadi ini hanya permainan kontraktor dalam mengerjakan proyek supaya banyak hasilnya,” ujarnya, kemarin ke wakil rakyat. Menanggapi itu, Sekretaris Komisi C DPRD Sampang Aulia Rahman mengatakan, sebelum melakukan sidak, dirinya telah menerima laporan dari warga. “Ini merupakan tindak lanjut dari keluhan masyarakat. Jadi kita langsung terjun ke lapangan untuk melihatnya langsung kondisi jalan poros desa ini. Sudah jelas proyek pengerjaannya tidak sesuai aturan yang ada,” ucapnya. Dari hasil sidak, jalan poros desa tersebut tidak sesuai standar. Menurutnya, terbukti dari adanya bahan proyek pembangunan belum genap satu tahun sudah mu-

SLAMET (51) warga di Dusun Dualas Desa Pengongsean Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang menunjukkan pembangunan proyek poros desa setempat yang belum genap satu tahun tapi sudah mengelupas.

lai mengalami kerusakan. “Jalan poros desa ini asal jadi, tidak sesuai standar. Kita sudah lihat dicongkel pakai jari aspalnya sudah lepas. Padahal jalan ini program 2013, tidak sampai satu tahun sudah banyak yang rusak,”

MASA KAMPANYE

Belum Ada Laporan Kampanye Terbuka

SAMPANG - Kampanya terbuka atau rapat terbuka umum telah dibuka sejak Minggu (16/3). Namun, hingga kemarin, belum ada parpol (partai politik) yang memberitahu atau melapor kepada KPU bahwa akan mengadakan kampanye. Komisioner KPU Bagian Hukum Miftahur Razaq menerangkan, hingga saat ini belum ada laporan dari parpol untuk melakukan rapat terbuka, padahal akhir kampanye 5 April mendatang. “Dan jika nanti ada

kampanye terbuka dari parpol, itu belum ada pemberitahuan dari juru kampanye, maka akan ada teguran, karena itu harus ada pemberitahuan kepada KPU,” tuturnya. “Berkaitan dengan mereka akan menggunakan jadwal kampanye mereka dipersilahkan. Cuma KPU dikasih tahu supaya bisa memonitoring terkait pelaksanaan kempanye tersebut sekaligus berkoordinasi kepada keamanan untuk menjaga dan mengantisipasi,” tambahnya. Prinsipnnya KPU Kabupaten Sampang dan Polres Sampang intens berkomunikasi meski tidak ada laporan dari parpol. ”Dan jika nantinya ada yang memberi tahu, kita langsung bergerak sesuai dengan ketentuan jadwalnya,” katanya kepada Koran Madura, Selasa (18/3). Menurutnya, mereka tidak memanfaatkan waktu tersebut. Tapi meski tidak melaksanakan kampanye terbuka, parpol masih bisa melakukan kampannye tertutup. ”Tidak adanya pendaftaran kampanya terbuka, kemungkinan mereka melakukan kampanye blusukan, turun lansung kepada masyarakat,” ungkapnya. =CR1

tuturnya. Pihaknya dalam waktu dekat akan memanggil Dinas PU Bina Marga Sampang. Itu dilakukan agar ke depan sarana dan prasarana masyarakat dapat dilakukan dengan serius bukan asal jadi.

“Tindak lanjut dari Komisi C pasti ada. Agar ke depan tidak ada jalan yang seperti ini. Waktu dekat kita akan sidak semua proyek yang dikerjakan tahun 2013,” tegasnya. =RYAN HARIYANTO/MK

PROYEK JALAN JRENGIK

Dewan Mengaku Tidak Pernah Dilibatkan SAMPANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang mengaku tidak bisa mengawasi proyek di Jalan Raya Jrengik Kecamatan Jrengik yang beberapa waktu lalu memakan korban. Komisi C mengaku tidak pernah dilibatkan pembangunan proyek provinsi tersebut. Sekretaris Komisi C DPRD Sampang Aulia Rahman mengaku kecewa, karena semestinya dalam seluruh proyek pembangunan di wilayah Kota Bahari melibatkan anggota wakil rakyat yang membidangi pembangunan. Hal itu, agar realisasi pembangunannya tidak asalasalan dan sesuai Rancangan Anggaran Belanja (RAB). “Tidak pernah pembangunan proyek maut itu memberitahukan kepada kami, karena memang tidak ada koordinasi, seharusnya Komisi C dikasih tahu,” ucapnya, kemarin. Minggu (16/3), bus pariwisata nopol AG 7790 UR menabrak pembatas jalan tersebut. Akibatnya, kernet bus, Suwarji (50) warga Desa Ngasem Kecamatan Keras Kabupaten Kediri tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Dirinya menyanyangkan kepada

Dinas PU Bina Marga Sampang. Sebab, dirinya menilai dampak negatif yang berhubungan dengan pembangunan masyarakat akan mengadu kepada komisi pembangunan tersebut. “Saya heran kenapa dinas-dinas terkait itu tidak melibatkan kami, padahal kalau masyarakat mengadu masalah pembangunan pasti kepada kami kan. Tetapi, dinas terkait tidak mau tahu dan peduli dampak positif dan negatifnya seperti apa, apalagi berujung maut, bahkan sampai realisasi pembangunannya asal-asalan,” katanya, mempertanyakan. Dirinya menambahkan, hingga kini pihaknya yang mempunyai fungsi kontrol pembangunan masih banyak menemukan proyek pembangunan baik proyek provinsi maupun kabupaten tidak ada pemasangan papan informasi. “Jangan salahkan anggota dewan kalau ada proyek dikeluhkan sama masyarakat, karena banyak juga proyek tidak terpampang papan informasi, anggaran dari mana dan berapa besarannya itu tidak diketahui,” imbuhnya. =RYAN HARIYANTO/MK


Sampang

KORAN MADURA

RABU 19 MARET 2014 | No. 0324 | TAHUN III

KOMISI PEMILIHAN UMUM

Mengintensifkan Rapat Koordinasi SAMPANG– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang menggelar rapat koordinasi dengan semua stakeholder terkait dalam rangka persiapan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) yang akan berlangsung pada 9 April mendatang, Selasa (18/3). Ketua KPU Kabupaten Sampang Abu Ahmad Davir Syah menjelaskan, rapat tersebut memutuskan adanya rapat koordinasi tiap empat hari sekali menjelang hari H pileg. ”Dan perlunya rapat seperti ini, apalagi sekarang H-20, tapi jika rapat itu yang empat hari sekali itu bertepatan hari minggu, permintaan temen yang luar daerah diundur ke hari selanjutanya,” katanya. Menurut Davir, rapat koordinasi tersebut membahas persoalan-persoalan juga persiapan yang berkaitan dengan pemilu. Seperti yang saat ini berjalan tentang logistik, pemungutan dan penghitungan suara, kampanya dan penyempurnaan DPT. ”Dan juga

ada desk pemilu dan ada lagi tim dukungan pemilu, tujuannya kepada KPU supaya dalam pelaksanaannya lancar yang diamankan oleh polisi,TNI dan Satpol PP yang difasilitatori oleh Pemkab,” ujarnya. Dari rapat kooordinasi tersebut, kata Dovir, KPU Kabupaten Sampang bisa dapat masukan dari yang lain, seperti keamanan-keamanan dalam TPS, karena dulu keamanan diserahkan kepada hansib, ternyata di dapil tidak ada anggaran. ”Keputusan tadi meminta kepada Satpol PP untuk mengajukan fasilitas kepada Bupati untuk keamanan di TPS,” tuturnya. Rapat tersebut dihadiri oleh KP3K Syamsul Jamali, Kasi Ops Satpol PP Moh. Sadik, Subag Keuangan Sapto Nuris R, Kabid Hubungan Antar Lembaga Bakesbang Abd Fatah, Panwaslu Ahmad Ripto, Kasi Intel Kodim Eddy purwanto, Dishubkominfo A. Sukirman, dan Kasat Intel Polres Sampang Siswo Handoko. =CR1/ LUM

HAMBATAN LALU LINTAS

Jalan Jadi Tempat Penjemuran Padi SAMPANG - Sejumlah titik jalan raya daerah di Kota Sampang dijadikan tempat penjemuran padi oleh warga. Seperti Jl Rajawali, Jl Mangku Bumi dan Jl Makbul Kota Sampang, Selasa (18/3). Hal itu mengganggu kenyamanan para pengguna jalan raya. Jalanan umum merupakan tempat lalu-lalangnya kendaraan, maka seharusnya tidak dijadikan tempat penjemuran padi. Seharusnya, hasil panen padi dijemur di lahan kosong bukan di jalanan umum karena dapat mengganggu para pengguna jalan. Abd. Ghoni (21) warga Jl Mangku Bumi Indah, Kelurahan Polagan, Sampang saat melintas sepanjang jalan yang ada jemuran hasil panen padi tersebut menuturkan, dirinya merasa terganggu dengan adanya penjemuran padi sampai

ke tengah jalan raya. “Saya sempat kena semprot oleh knalpot truk saat macet akibat penjemuran padi tersebut,” ungkapnya. Nanang (16), pelajar SMA 2 Negeri Sampang yang juga melintas di jalan tersebut mengungkapkan, “Eman padinya sampai berceceran di jalanan,” ujarnya. Banyaknya padi yang berceceran tersebut dikarenakan ban pengendara mobil dan sepeda motor yang mengenai alas penjemuran saat bersalipan dengan kendaraan lainnya. Dia juga menyayangkan dengan tindakan warga sekitar yang masih kurang sadar terhadap penyalahgunaan jalanan umum untuk kepentingan pribadi. ”Warga sekitar belum mempunyai kesadaran untuk ikut menjaga keasrian kota,” imbuhnya. =CR2/ LUM

K

SEMBAKO

Harga Cabai Rawit Kembali Naik SAMPANG- Harga cabai rawit kembali melambung tinggi di Pasar Srimangunan, Sampang, Selasa (18/3). Kenaikan harga tersebut dikeluhkan pedagang. Sebab, permintaan pembeli terhadap cabai rawit menjadi menurun. Berdasarkan pantauan Koran Madura, Senin (3/3) harga cabai rawit naik sepuluh ribu dari harga sebelumnya. Dari Rp 40 ribu menjadi Rp 50 ribu per kilogram. Kemarin, harga cabai rawit kembali naik hingga kisaran Rp 70 ribu sampai 75 ribu per kilogram. Harga tersebut tambah mencekik para pembeli yang ada di Pasar Srimangunan, Sampang. Yuli (20), salah satu pedagang sembako (sembilan bahan pokok) di Pasar Srimangunan menuturkan, pada hari ini harga akan berubah lahi. “Besok (hari ini, Red) semua harga sembako akan berubah lagi soalnya saya mau kulakan lagi dan harga semua sembako pasti akan berubah,” ungkapnya kepada Koran Madura sambil melayani pelanggan. Tidak hanya harga cabai rawit saja yang mengalami kenaikan harga, melainkan harga bawang merah juga berangsur-angsur

naik. Saat ini harga bawang merah mencapai Rp 20 ribu per kilogram. Harga tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp 3 ribu dari harga sebelumnya yang hanya Rp 17 ribu per kilogramnya. Kenaikan harga yang terus melonjak naik dikeluhkan oleh para penjual komoditas sembako dan sayuran di Pasar Srimangunan karena barang dagangannya yang tak kunjung laku. Hal tersebut terlihat dari cabai rawit yang mulai

membusuk serta pada komoditas bawang juga terlihat kulit-kulitnya mulai mengering. Sementara itu, harga bawang putih dan cabai merah mengalami penurunan. Harga bawang putih saat ini Rp 14 ribu per kilogram, sebelumnya Rp 16 ribu per kilogram sedangkan harga cabai merah saat ini Rp 20 ribu per kilogram sebelumnya mencapai harga Rp 22 ribu perkilogramnya. =CR2/ LUM

ANTISIPASI KECURANGAN

Pengawas UN Disilang SAMPANG - Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang sedang sibuk mempersiapkan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2014. Rencananya, UN tingkat SMA dan yang sederajat akan dilaksanakan pada 14 April mendatang. Saat ini Disdik Sampang sudah selesai menentukan rekapitulasi penentuan daftar nominasi tetap (DNT) dan pengawas ruangan. Kabid Kurikulum dan Pengendalian Mutu Arief Budiansor menjaskan, untuk persiapan UN itu sudah disosialisakan pada bulan Februari. ”Pelaksanaan UN sendiri hanya tiga hari, mulai hari Senin, Selasa hingga Rabu. Untuk persiapan itu, Disdik sudah melaksanakan try out di masing-masing sekolah,” ka-

tanya. Untuk penempatan pengawas UN nanti teknisnya akan disilang penuh antar SMA dengan Madrasah Aliyah. Semua itu akan dikoordinasikan oleh pengawas perguruan tinggi Universitas Trunojoyo Madura (UTM). ”Kepala dinas akan akan menyerahkan daftar pengawas UN kepada UTM. Selanjutnya UTM yang akan mengacak,” ujarnya. Arief menambahkan, untuk Disdik Sampang sendiri justru berperan penting dalam pelaksanaan ujian itu, dan setiap hari akan ada yang memonitoring ke penyelenggara. “Disdik Sampang dalam penyebaran soal ujian masih mengambil di UTM dan diantarkan ke Kapolsek masing-

masing kecamatan sebelum H-4, disitu diatur sekolah dalam pengambilan soal ujian,” ujarnya. Siawa yang akan mengikuti ujian nasioanl SMA IPS sebanyak 1.609 siswa, IPA 1.702, SMK 1.254, SD 12.527. Sedangkan untuk sekolah yang yang bisa menyelenggarakan ujian harus mempunyai kriteria; pertama, harus terakriditasi minimal C. Dan yang tidak memenuhi syarat harus bergabung ke sekolah yang memenuhi syarat. Sekolah yang bisa menyelenggarakan, SMAN 1 Sampang, SMA 4 Sampang, SMA W a l i s o n g o , SMA hidayatut tullab, SMA 1 sreseh. Dan yang bergabung SMA Darul ulum, SMA Ar-Rohmaniyah, SMA Islam Salafiyah. =CR1


Bangkalan

KORAN MADURA KORAN RABU 19 MARET 2014 | No. 0324 | TAHUN III L MADURA

RABU 19 MARET 2014 No. 0324 | TAHUN III

Kerusakan Surat Suara Terus Bertambah KPU: 33 Surat Suara Tidak Bisa Digunakan

PELIPATAN. Para pekerja saat tahap akhir penyortiran surat suara di Gedung Olahraga (GOR) Sultan Abdul Kadirun.

doni heriyanto/koran madura

BANGKALAN - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bangkalan melaporkan seluruh kerusakan surat suara pemilihan umum (Pemilu) ke KPU Provinsi. Pelaporan itu agar mendapatkan ganti dari jumlah kerusakan yang ditemukan. Kerusakan yang ditemukan selama proses penyortiran dan pelipatan sebanyak 33 surat suara.

KAMPANYE

Caleg Pakai Baju Adat BANGKALAN - Kampanye terbuka sudah dimulai, hal itu menjadi peluang bagi calon anggota legislatif (caleg) untuk menggalang dukungan. Banyak cara yang dilakukan caleg dalam meraih simpati masyarakat. Salah satunya, dengan berpakaian adat dan membawa pernakperniknya dengan cara-cara yang unik. Cara seperti itu digunakan untuk membuat kesan, agar mudah diingat oleh masyarakat. Caleg dari partai golkar, misalnya Sufyan Rasidi yang melakukan pendekatan kepada golongan pengemudi angkot di pasar Ki Lemah Duwur (KLD) Bangkalan. "Cara ini dilakukan agar masyarakat bisa gampang mengingat calonnya pada pemilihan umum legislatif nanti. Dengan berpakaian adat Madura dan membawa pecut hal itu sebagai lambang semangat," terang Sufyan Rasidi.

Di samping itu, pihaknya mengaku turut mensosialisasikan agar bagi pemilih, jangan lupa mencoblos ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) tanggal 9 April dengan tetap menjunjung tinggi nilai demokratisasi. Menurut Sufyan, apa yang dilakukannya bukan berarti masyarakat wajib memilih dirinya. Melainkan memberikan pelajaran tentang nilai demokrasi. Masyarakat agar tetap memilih sesuai hati nurani tanpa adanya paksaan. "Saya adalah mantan supir angkot, jadi wajar mensosialisasikan kepada para sopir angkot jurusan Kamal-Kota," jelasnya. Sementara itu, dari aksi yang dilakukan caleg tersebut mendapatkan perhatian warga yang lewat. Alasannya, selain memakai pakaian adat Madura, pecut yang dibawa berukuran jumbo setinggi 4 meter, sehingga harus dibopong oleh dua orang. = MOH RIDWAN/RAH

"Dengan pelaporan agar kami segera mendapatkan pengganti dari surat suara yang rusak," ungkap Ketua Divisi Logistik KPUD Bangkalan, Moh Mansyur. Menurutnya, selama proses

pelipatan dan penyortiran yang dimulai sejak Jumat (7/2) waktu lalu, ditemukan sebanyak 33 surat suara yang tidak bisa digunakan pada 9 April mendatang. Kerusakan tersebut dikarenakan robek di bagian ping-

L

gir surat suara bahkan terbelah menjadi dua. 33 lembar surat suara yang rusak itu meliputi DPR RI, DPD RI, dan DPRD Provinsi sebanyak 25 lembar. Sedangkan 8 lembar lainnya merupakan surat suara DPRD Kabupaten. "Pada awalnya kami menemukan kerusakan sebanyak 9 surat suara, kemudian bertambah menjadi 30 lembar dan terakhir setelah dikumpulkan semua pada tahap akhir penyortiran menjadi 33 lembar," jelasnya. Dia menjelaskan semua logistik untuk Pemilu harus rampung pada bulan Maret ini dan siap didistribusikan ke masingmasing panitia pemilihan kecamatan (PPK) mulai tanggal 6-8 April dan pada 9 April sudah bisa diterima oleh ketua penitia pemungutan suara (KPPS). Jadi pada hari pelaksanaan pemilu semua sudah terdistribusi di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS). Berdasarkan pantauan Koran Madura pelipatan dan penyortiran 3.900.472 surat suara yang dikemas 3.913 kardus itu dilakukan oleh 500 pekerja di Gedung Olahraga (GOR) Sultan Abdul Kadirun. Pemilu Legislatif 2014 di Kabupaten Bangkalan akan digelar di 2.557 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 273 desa dan delapan kelurahan di 18 kecamatan, dengan jumlah pemilih sebanyak 955.998 jiwa. = DONI HERIYANTO/RAH

PENDIDIKAN

Prestasi Siswa Belum Maksimal BANGKALAN - Kreativitas siswa Sekolah Dasar (SD) belum maksimal. Hal itu terbukti dengan minimnya prestasi yang diraih pelajar di tingkat provinsi. Selama ini, prestasi yang diraih pelajar tingkat SD hanya mampu menjuarai peringkat 9 pada lomba olimpiade MIPA dan Bina Kreativitas tingkat Jatim tahun lalu. Tentunya hal itu menjadi tugas Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan untuk mencetak generasi yang penuh prestasi. Upaya yang dilakukan dengan pengadaan lomba kreativitas siswa di tingkat kabupaten. Hal itu menjaring siswa berprestasi untuk bisa mengukir di tingkat provinsi. "Prestasi anak didik kami memang masih kurang maksimal. Dimana pada tahun kemarin pada lomba olimpiade MIPA berada di peringkat 9," kata Kabid TK/SD/SDLB Disdik

Prestasi anak didik kami memang masih kurang maksimal. Dimana pada tahun kemarin pada lomba olimpiade MIPA berada di peringkat 9,�

Ach Fauzi

Kabid TK/SD/SDLB Disdik Bangkalan

Bangkalan, Ach Fauzi, kemarin (18/3). Menurutnya, kompetisi di tingkat provinsi memang sangat berat. Pelajar harus bersaing ketat dengan kabupaten lainnya. Untuk itu, pihaknya berjanji akan memberikan pelatihan dan pembinaan setelah penjaringan di tingkat kabupaten yang baru saja dilakukan. Harapannya, siswa SD mampu membawa harum nama Bangkalan. Pihaknya menargetkan pada tahun ini pelajar asal Bangkalan bisa masuk 6 besar pada lomba Olimpiade dan Bina Kreativitas SD/MI tingkat Provinsi Jatim yang bakal digelar di Kota Batu Malang. Olimpiade MIPA sendiri akan dilaksanakan pada 24 Maret sampai 28 Maret 2014. Selain itu, lomba Bina Kreativitas pada 12 Mei - 14 Mei 2014 mendatang. = MOH RIDWAN/RAH


Bangkalan

KORAN MADURA

RABU 19 MARET 2014 | No. 0324 | TAHUN III

M

JELANG PEMILU

Abdi Negara Harus Bersikap Netral BANGKALAN - Dewan Per- tugas dan fungsinya sebagai wakilan Rakyat Daerah (DPRD) aparat pemerintahan akan terKabupaten Bangkalan meminta bengkalai. Sebab yang bersangkepada Pimpinan Satuan Kerja kutan waktunya lebih banyak Perangkat Daerah (SKPD) dan dicurahkan untuk melakukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di sosialisasi dibanding bekerja di daerah tersebut bersikap netral kantor pemerintahan. dalam Pemilu calon anggota Semua pihak di daerah legislatif mendatang, sebaba- ini mengharapkan agar PNS, da indikasi keterlibatan PNS pejabat, dan semua lingkup unit dalam politik pemilihan legis- kerja bersikap netral pada setiap latif. perhelatan pemilu. Sebab ne"Pimpinan SKPD dan PNS tralitas PNS selalu menjadi soharus netral dalam setiap pemi- rotan tajam bagi masyarakat. lu. Jangan mengintruksikan keSelain itu, jangan sampai ada pada PNS untuk memilih calon intervensi dari pihak mana pun tertentu," kata Ismael Hasan, untuk memilih salah satu caleg. Wakil Ketua Komisi D DPRD Apa artinya kemerdekaan, kalau Bangkalan, kemasyarakat marin (18/3). tidak bebas meDia menyemilih sesuai butkan seluruh keinginan hati PNS dan aparanurani. Hal itu tur pemerintahhanya akan berPimpinan SKPD dan an bersikap netwujud demokraPNS harus netral dalam si semu. ral pada pesta setiap pemilu. Jangan demokrasi. Hal Pihaknya itu demi terse- mengintruksikan kepada juga berharap l e n g g a r a n y a PNS untuk memilih calon agar inspekpemilu aman torat, kesbang, tertentu,� dan damai. dan Pol PP yang Sebab sesuai ada bisa meIsmael Hasan aturan PNS dilalakukan penWakil Ketua Komisi D rang melakukan gawasan serta DPRD Bangkalan politik prakmengambil tis, meskipun tindakan jika mempunyai hak ada oknum PNS pilih. Menurutnya, sebagai abdi yang ikut terlibat politik. Jadi negara dan pelayan masyarakat tiga komponen dalam pemerinagar tetap menjaga netralitas tahan tersebut harus melakukan dalam pemilu nanti dengan pengawasan dan tindakan keras tidak melakukan penggalangan terhadap PNS yang terlibat. dan pendukungan dalam bentuk Terkait proses pemilu legislainnya. latif mendatang, Bupati Bang"Kalau ada PNS yang mela- kalan RK Makmun ibnu Fuad kukan itu, mereka bisa ditindak mengintruksikan kepada PNS secara hukum, karena itu me- juga bersikap netral. Dengan rupakan kesalahan fatal. Oleh mempergunakan hak suaranya, karena itu, mari kita taat ke- tanpa terlibat politik praktis. pada aturan," pinta legislator "Saya minta kepada PNS berDemokrat ini. sikap netral dan dan tidak ikut Menurut dia, apabila PNS berpolitik. Gunakan hak suaraikut menjadi tim sukses kan- nya dengan baik," ucapnya. didat, maka dapat dipastikan = MOH RIDWAN/RAH

doni heriyanto/koran madura

TIDAK SEKOLAH. Para anak jalanan yang berprofesi sebagai pemulung diharapkan dapat menempuh pendidikan yang layak.

Mengapa Banyak Anjal Putus Sekolah? BANGKALAN - Maraknya anak jalanan yang tidak mengenyam pendidikan membuat sejumlah kalangan prihatin. Apalagi di Kabupaten Bangkalan mencanangkan program pendidikan gratis. Namun nampaknya program tersebut belum menyentuh semua kalangan, termasuk belum bisa dinikmati oleh para anak jalanan yang tidak bisa bersekolah karena keterbatasan biaya dan alasan lain. Oleh sebab itu, Dinas Pendidikan setempat diminta mengambil langkah dalam menangani sejumlah anjal dan semua usia produktif agar dapat menempuh pendidikan formal. "Di kabupaten Bangkalan sangat mudah dijumpai anak jalanan yang putus sekolah. Padahal anggaran pendidikan itu kan besar. Akan tetapi, itu semua belum bisa menjawab persoalan putus sekolah," papar anggota Aliansi Pemuda Peduli Pendidikan (APPP), Moh Holili. Semestinya, kata Holili, Dinas Pendidikan setempat dapat mengabil langkah agar tidak ditemukan

lagi anak-anak putus sekolah. Tentu terjadinya putus sekolah karena banyak faktor. Salah satu yang paling nampak adalah kondisi ekonomi yang menjadi alasan utama tidak menempuh pendidikan formal. Maka dari itu, sebagai lembaga yang memiliki tanggung jawab di bidang pendidikan harus memiliki solusi atas permasalahan tersebut. "Harus ada solusi konkrit atas

permasalahan ini. Jangan sampai dibiarkan tidak sekolah. Ratarata mereka itu usia produktif yang semestinya mendapatkan pendidikan yang layak," jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Drs. Mohni menyatakan permasalahan anjal yang putus sekolah tersebut merupakan kewenangan Dinas Sosial Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans). Namun jika para anjal merupakan putera daerah pihaknya akan melakukan pendataan agar dapat mengenyam pendidikan. "Kalau memang anjal itu berdomisili di Bangkalan, kami usahakan agar bisa sekolah. Dan kami mengimbau agar orang tua anjal itu tidak memanfaatkan anaknya menjadi pemulung. Akan tetapi didorong agar mau bersekolah," ungkapnya. = DONI HERIYANTO/RAH

PERTANIAN

Gagal Panen Tak Pengaruhi Produksi Padi BANGKALAN - Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Kabupaten Bangkalan menyatakan hasil produksi padi pada musim penen pertama (MP1) tidak terpengaruh oleh sejumlah sawah yang mengalami gagal panen. Sebab gagal panen yang terjadi hanya satu kali dan langsung bisa ditanami kembali, itu pun terjadi di Kecamatan Tanjung

Bumi dan Kecamatan Sepuluh. Apalagi curah hujan akhir-akhir ini dalam kondisi normal. "MP 1 tidak terpengaruh oleh sawah yang terkena dampak banjir dan gagal panen. Sehingga target untuk surplus akan tetap tercapai," kata Kepala Dispertanak Bangkalan Ir. Puguh Santoso, MMA melalui Kabid Produksi Tanaman Pangan dan

Holtikultura Geger Heri Susianto, SP, MMA. Luas lahan pertanian yang tersebar di 18 Kecamatan di Kabupaten Bangkalan mencapai 29 ribu hektare. Lahan tersebut terbagi menjadi 3 jenis lahan pertanian, yakni sawah tehnis, sawah non tehnis, dan sawah tadah hujan. Setiap hektare sawah mampu memproduksi 5 sampai 5,5 ton

padi. Guna mengetahui surplus hasil produksi padi pada MP 1 dengan dikalikan 29 ribu hektare sawah. "Pada MP1 rata-rata semua lahan pertanian memproduksi padi. Baru pada MP2 dan MP3 poduksi para petani berlainan disesuaikan dengan jenis lahan pertaniannya. Sedangkan sawah non tehnis

pada MP1 dan 2 memproduksi padi baru pada MP3 berganti palawija," jelasnya. "Kalau sawah tadah hujan hanya memproduksi padi pada MP 1 saja. Sedangkan pada MP2 dan 3 memproduksi palawija. Hal ini dikarenakan kondisi lahanya hanya menggantungkan pada curah hujan," paparnya. = DONI HERIYANTO/RAH


KORAN MADURA KORAN N PROBOLINGGO N

RABU 19 MARET 2014 | No. 0324 | TAHUN III

MADURA

PAMEKASAN – Siapa pun manusianya memiliki potensi, namun untuk bisa membuat kerajinan tangan seseorang harus memiliki ketelatenan. Tanpa ketelatenan, sulit baginya menghasilkan kerajinan tangan yang bernilai jual tinggi, seperti yang dilakukan tiga wanita ini, yaitu Ulfa, Azizah, dan Yeni. Ketiganya membuat membuat kerajinan tangan dari kain flannel, berawal dari keisengan Ulfa membuat kerajinan tirai untuk koleksi pribadi.

RABU 19 MARET 2014 No. 0324 | TAHUN III

Industri LokalK

Kerajinan Tangan Membutuhkan Ketelatenan T

idak terduga, di saat ada keluarga lain datang ke rumahnya, kemudian melihat hasilnya terlihat indah, jadi tertarik dan memintanya untuk dibuatkan tirai yang sama dengan warna lainnya. Maka sisa bahan yang dibuatkan tirai itu, kembali dirangkai menjadi tirai yang dipesan keluarganya tersebut. Selain itu, Ulfa kembali coba-coba membaut bros untuk dipakai sendiri. Kemudian saat digunakan untuk masuk kuliah, ternyata membuat teman-teman lainnya tertarik terhadap bros tersebut kemudian memesan untuk juga dibuatkan dengan waran yang berbeda. Setelah beberapa minggu berjalan, akhirnya Azizah dan Yeni tertarik untuk bergabung dalam mengembangakan uasah keraji-

nan tangan tersebut. dengan tiga orang itu kabar kerajian tangan tersebut terus meluas diantara mahasiswa di Universitas Madura. Sehingga banyak dari mereka yang memesan kerjainan tersebut. “awalanya kami bertiga patungan untuk usuah ini, modala awal kami hanya Rp 50 ribu, karena usaha kejarinan ini tidak banyak butuh mudal yang penting itu ke uletan dan ketelitian agar hasilnya bagus. waktu itu kami hanya membaut sesuia dengan pesanan dari teman-teman kami dikampus,” kata ulfa. Ulfa mengatakan, bahan-bahan untk membuat kerajina ini hanya kain flannel, kain perca dan dakron untuk isinya. Denagn bahan tersebut banyak yang bisa

dibuat, mulai dari gantungan kunci berbentuk buah, hewan dan boneka-boneka kecil. Tidak hanay itu, juga bisa dibuat aksesoria, seperti bros dan kalung, serta bando. Kamudian dengan bahan yang sama juga bisa dibuat untuk memperindah tempat tissue, toples-tople kue. Selain itu juga bisa membuat dempet handphone dan figura. Barang-barang yang mereka hasilkan itu harganya bermacammacam, mulai dari harga Rp 2000 hingga Rp 50000. Harga itu tergantung pada banyaknya bahan yyang dibiskan dalam pembutan kemudian juga peda tingkat kerumitan barang yang dibuatnya. “semakin banyak bahan yang digunakan harganya semaikin mahal. Dan semakin rumit pem-

buatannya juga akan semakin mahal. Untuk mempermudah pemesan kami membuat catalog barang-barang yang bisa kami buat, sehingga tinggal tinjuk nomernya kami paham akan buat barang seperti apa,” terang azizah. Azizah menuturkan, dalam mengembangan usahanya itu mereka juga menawarkan memelaui jejaring sosial yang mereka bertiga miliki. Sehingga usaha mereka masih terus berjalan hingga saat ini. Dengan usaha pemasaran itu kini kerajinan tangan mereka sudah banyak di pesan oleh orang diluar pulau Madura. “tiga hari lalu kami kirim 100 barangn hasil kami ke pulau jawa,” ungkpanya. =ALI SYAHRONI/RAH


KORAN Bangkalan MADURA

Komunitas

Bangkalan OO

KORAN MADURA

RABU 19 MARET 2014

RABU No. 19 MARET 2014||TAHUN No. 0324 |IIITAHUN III 0324

CLUB MERCEDES BENZ W202

BERPOSE

. Beberapa

BANGKALAN – Agenda dan kegiatan klub mobil yang satu ini seolah tidak pernah ada habisnya. Berbagai event digelar demi mempererat tali persaudaraan diantara anggota. Klub Mercedes Benz Club W202 Ina, salah satu klub yang berada di bawah naungan Mercedes Benz Club Indonesia terus menunjukkan eksistensinya. Klub yang berdiri sejak 7 Juli 2007 dipelopori oleh beberapa pemilik dan penggemar Mercedes-Benz W202, yaitu Arief Rahman Hakim, Akbar Trilo, Rusdi Harahap, Anton Siregar, dkk. Pada awal bulan lalu, club Mercedes Benz W202 yang diketuai oleh Doddy Moedjito ini mengadakan acara silaturahmi ke Bangkalan. Dalam agenda tersebut, klub ini berkunjung untuk menikmati wisata kuliner sekaligus menyampaikan rasa senangnya bisa bertatap muka dengan Bupati Bangkalan. Pada awal berdirinya, club telah memiliki AD-ART sederhana yang disusun oleh para founder dan susunan pengurus yang masih sangat ramping, yaitu President, Sekjend, dan Bendahara.

Kemudian pada tanggal 17 Februari 2008 dilaksanakan Musyawarah Nasional I bertempat di Taman Budaya Sentul, Sentul Selatan. Pada MUNAS tersebut, AD-ART club disempurnakan dan dibentuk susunan lengkap pengurus periode yang pertama, yaitu periode 20072009. “Kami sengaja menggelar acara ini demi kemajuan klub dan bergembira bersama keluarga. Ini akan kami adakan secara berkesinambungan, namun acaranya tetap santai, akrab, dan penuh kekeluargaan,” ujar President Komunitas Marcedes Band Club W 202 Indonesia (MBC W202 Ina), Doddy Moedjito. Berbagai aktivitas lainnya telah diadakan pada family gathering ini, mulai

anggota Clu

b Mercede

dari family game, sampai santap makanan bersama dengan menu istimewa khas Madura. Dengan semua aktifitas yang ada di acara ini, W202 berkomitmen untuk memajukan klub dan anggota yang tergabung didalamnya. ”Kami mengharapkan adanya ikatan yang semakin kuat antara keluarga dan anggota W 202. Selain itu, persaudaraan tanpa batas untuk tercapainya kerharmonisan dalam sebuah klub atau organisasi. Termasuk dengan daerah yang kita singgahi,” tambahnya. Selain itu, dalam setiap touring yang dilakukan paling tidak mampu menghilangkan beban pekerjaan atau aktivitas sehari-hari. Dengan berwisata diharapkan agar seluruh anggota W 202 bisa rileks dan segar saat kembali beraktivitas. Perjalanan tersebut bertepatan dengan HUT ke – 5 MBC W202 Ina. Mereka turut menikmati menikmati macam-macam wisata kuliner bebek Sanjay, wisata pantai, wisata pertanian, dan

s Benz W2

02 sedang

berpose be

rsama.

wisata perkebunan di Kabupaten Bangkalan. Dody Murjito Kunjungan dirinya bersama sekitar 50 anggota komunitas MBC disertai rombongan konvoi 25 mobil Mercedes Benz itu disamping dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) MBC Ina ke–5 yang dipusatkan di Kabupaten Sidoarjo, kedatangannya ke Bangkalan juga bermaksud melakukan kunjungan silaturahmi atas prestasinya bisa menjadi Bupati termuda di Indonesia maupun di tingkat Asean. ”Kunjungan kami ke Bangkalan ini, selain dalam rangka memperingati HUT ke-5 komunitas MBC W 202 Ina se-Indonesia di Kabupaten Sidoarjo juga ingin bersilaturahmi dan mendukung Ra Momon sebagai Bupati Termuda se-Indonesia maupun di Asean,” terangnya. Menurut Dody, komunitas MBC seluruh Indonesia saat ini berjumlah sekitar 7 ribu orang lebih dan secara rutin mengadakan pertemuan pada waktu- waktu tertentu, termasuk tour

moh ridwa

n/koran mad

ura

ke Madura sambil melihat jembatan Suramadu dan mencicipi nikmatnya menu kuliner bebek Sinjay di Bangkalan. “Semoga kunjungan komunitas MBC Ina bisa semakin mempererat persahabatan dengan Bupati termuda se-Indonesia dan tingkat Asean, (Ra Momon),” ungkapnya. Aktivitas klub yang selama ini pernah dilaksanakan antara lain, Touring/Family Gathering, MANOHARA (makan nongkrong hangout ramai-ramai). Selain itu, presentasi teknis mengenai pelumas, sistem kelistrikan mobil, upgrade ECU. Tak kalah juga, Fun Race di Sirkuit Sentul dan Olahraga bersama seperti golf, futsal, gokart, dan sepeda. Selain melaksanakan berbagai kegiatan yang bernuansa otomotif, klub ini juga rutin melaksanakan berbagai kegiatan sosial seperti donor darah dan santunan ke Panti Asuhan dan berbagai hal sosial kemasyarakatan lainnya. = MOH RIDWAN/RAH


KORAN MADURA PKORAN PROBOLINGGO

Neter Kolenang

RABU RABU 19 MARET 2014 | No. 0324 | TAHUN III 19 MARET 2014

MADURA

YANTI ULFIA

Tak Ada Kata Golput Bagi Pemilih Pemula emasuki masa pemilihan umum (Pemilu) diseluruh kota, dipastikan angka gulput akan terjadi. Namun, bagi Yanti Ulvia yang merupakan pemilih pemula tersebut tidak lah hal yang wajar. Sebab, angka golput atau tidak memilih itu akan mempengaruhi terhadap pesta demokrasi Pemilu Legislatif 2014 mendatang. Apa lagi, menurut wanita kelahiran Sampang 06 Mei 1997 ini. Angka golput harus ditekan dengan adanya keinginan untuk berpartisipasi kepada setiap remaja mau pun putri demi memilih anggota wakil rakyat yang benar. Menurut Ulvi panggilan akrabnya, bagi setiap pemilih pemula tidak semestinya angka golput tiap tahun yang mengalami peningkatan secara signifikan tersebut terus terjadi. Pasalnya, pemilih pemula merupakan penanggung jawab masa depan untuk bangsa. "Makanya pemilih pemula itu tidak harus selalu terjadi di setiap daerah, apa lagi kita kan rentan masa depan ada di tangan kita untuk memilih siapa terbaik yang menjadi wakil kita,"ucap wanita yang masih duduk dibangku kelas X. Dikatakan Ulvi yang merupakan anak ke dua dari pasangan suami istri Moh Ojod dengan Riyama. Angka golput di tahun ini dipastikan menurun. Sebab, para pemilih pemula sudah mendapatakan sosialisasi dari beberapa pihak terkait. "Saya yakin angka golput tahun ini diprediksi sedkiti dibandingkan tahun lalu, karena saya baru tahu cara - cara pemilu dari sosial media,"jelasnya. Dirinya berharap, bagi pemilih pemula jika dalam pemilu legsilatif harus tidak terpengaruh oleh janji - janji para wakil rakyat serta terkadang berbaurnya dunia money politik. Sebab, jika itu terjadi maka wakil rakyat yang sudah dipercai tersebut akan mengingkari visi misinya. =Ryan Hariyanto

No. 0324 | TAHUN III

PO

KHALIDA AYU WINARTI

Perempuan Hebat di Balik Said Abdullah Siapa yang tidak kenal Said Abdullah. Sepak terjangnya di jagad nusantara ini sudah tak lagi diragukan. Banyak predikat pun dia sandang, sebagai sosok penggiat budaya, penggaga media, lintas batas, politikus andal, dan sosok yang peduli rakyat kecil. Kini, sosok nasionalis-marhanis tersebut dipercaya oleh partai kebanggaannya, PDI Perjuangan untuk kembali mencalonkan diri untuk ketiga kalinya sebagai anggota DPR RI. ika ditilik lebih jauh, sungguh luar biasa perjalanannya sebagai sosok yang populis asli orang Sumenep, Madura. Tak ada yang meragukan, dirinya benar-benar telah menjelma menjadi sosok yang layak disejajarkan dengan tokoh sekaliber Prof. A. Latief Wiyata, Mien Ahmat Rifa’ie, D. Zawawi Imron dan tokoh-tokoh Madura lain yang sukses meniti kariri di nun jauh sana. Namun, kita pasti akan bertanya, kenapa sosok lintas batas tersebut dikenal di seantero jagad Madura, bahkan nasional. Pasti orang akan berpikir karena dia orang berpunya atau memang ditakdirkan sama Tuhan menjadi orang besar. Secara kasat mata mungkin kita berpikir karena dia punya uang, atau karena dia punya guru, atau mungkin karena dia didamping oleh tim-tim yang hebat. Di satu sisi tidak disalahkan, tetapi kita tidak akan menyangka bahwa di balik kesuksesannya itu ada perempuan hebat. Ia adalah istri tercintanya, Ny. Khalida Ayu Winarti. Kiranya ungkapan yang berbunyi “Di balik lelaki kuat, pasti ada perempuan hebat” benar adanya. Harus diakui oleh siapapun bahwa di balik sifatnya yang lemah lembut dan penyayang itu ternyata tersimpan kekuatan perempaun. Hal tersebut dapat ditemukan pada sosok perempuan pendamping setia Said Abdulah, Ny. Khalida

Ayu WInarti. Sehingga kekuatan hebat yang berlaku pula dalam kehidupan seorang MH Said Abdullah. Dalam kariernya hingga saat ini memegang jabatan sebagai anggota DPR RI, Said Abdullah didukung sosok perempuan bernama Ny. Khalida Ayu Winarti. Sungguh luar biasa pengorbanannya kepada sang suami, jika boleh membandingkan mungkin hampir sama dengan Sinta Nuriyah, istri mendiang Gus Dur yang dengan senang hati terus ada untuknya, baik sebagai istri Gus Dur saat jadi, Presiden, Kiai maupun orang biasa. Istri yang telah dikaruniai empat orang anak ini tetap setia mendampingi kesibukan suaminya. Ayu, begitu panggilan akrabnya, mengaku telah menanamkan sifat mandiri sejak kecil, karena dia tahu bahwa suami tercinta menjadi pelayan rakyat di negeri ini, sehingga harus betul-betul bisa membagi waktu dengan baik. “Kan setelah menikah seorang isteri juga berpikir bagaimana tidak selalu menggantungkan hidup kepada suami,” ucap ibu Ayu, yang kini juga ikut memikul tugas mendampingi Said Abdullah menyapa rakyat kecil ketika suaminya keliling ke beberapa desa di Madura. Sosok perempuan kelahiran Cilacap, 2 Januari 1965 itu telah menemani Said Abdullah sejak suami tercintanya itu masih belum masuk pada ranah politik. Tahun 2003 merupakan kali pertama suaminya itu masuk ke politik untuk menjadi anggota

DPR RI Komisi VIII dari partai berlambang moncong putih, PDI Perjuangan, yaitu periode 20042009. Pada tahun 2004 Said Abdullah terpilih sebagai anggota DPR RI mewakili Madura. Lima tahun kepemimpinannya, seolah Said Abduulah atau akrab disapa Buya belum puas rasanya memperjuangkan Madura, sehingga pada kontestasi politik selanjutnya, dirinya maju lagi tahun pada pileg 2009-2014, akhirnya Said Abdullah kembali terpilih lagi. Said Abdullah pun berhasil menjadi anggota DPR RI mewakili etnis Madura di Parlemen. “Apapun kondisinya, saya sebagai isteri akan terus mendukung kemana dia akan berproses. Apalagi yang dilakukan dia adalah benar dan terbaik, yaitu untuk melayani rakyat. Jadi saya mendukung penuh

dimanapun dan sampai kapanpun,” kata Bu Ayu kepada Koran Madura disela-sela ia mendampingi Said Abdullah keliling desa. Ketika ditanya hal yang paling berkesan menjadi istri Said Abdullah, walaupun menjadi oranag sibuk, menurutnya dia bangga pada suaminya karena sesibuk apapun dia masih menyisikan waktu untuk keluarga walau hanya dua hari atau tiga hari, bahkan hanya satu atau dua jam ada di rumah. Tetapi menurut Ayu, suasana itu menjadi waktu yang paling tepat untuk berbagi rasa dan derita bersama suami bersama kempat anaknya, yaitu Kaisar Kiasa Kasih Said Putra(20), Lillahi Mas Bergas Da Marcil (16), Mas Azel Haq Sang Patriakh (12) dan Seta Zerlinda Saneta Sawiya (7). =SYAMSUNI


e Paper Koran Madura 19 Maret 2014