Issuu on Google+

SENIN

KORAN MADURA

17 MARET 2014 | No. 0322 | TAHUN II ECERAN Rp. 3.500 LANGGANAN Rp. 70.000

JUSUF KALLA BACAPRES PARPOL ISLAM TERPOPULER Azyumardi Azra: Ia melintasi Batasbatas Sektarianisme Politik Partai

1

0328-6770024 SENIN 17 MARET 2014 | No. 0322 | TAHUN III www.koranmadura.com

JAKARTA- Jusuf Kalla (JK) menjadi bakal calon presiden usungan partai politik Islam atau berbasis pemilih Muslim dengan popularitas sebesar 87,1 persen, demikian dikatakan sebuah lembaga survei di Jakarta, Minggu. “Selain menjadi yang paling populer dengan 87,1 persen, JK juga disukai 75 persen responden yang mengetahui dia,” kata Sekretaris Eksekutif Lembaga Survei Cirus Ian Suherlan dalam paparan Partai Islam dan Bakal Calon Presiden dari Partai Islam. JK juga dinilai oleh 46,8 persen responden memiliki kemampuan untuk memimpin apabila diajukan sebagai bacapres salah satu Parpol Islam. Sementara itu, dua tokoh lain yang memiliki popularitas dan kesukaan cukup signifikan adalah Mahfud MD dan Yusril Ihza Mahendra. Mahfud memiliki popularitas sebesar 40,1 persen responden dan disukai 66,6 persen di antaranya, sedangkan Yusril dikenal 42,2 persen responden dan disukai 58,2 persen. Sementara itu 26,6 persen responden meyakini Mahfud MD memiliki kemampuan untuk memimpin dan diajukan sebagai bacapres, sedangkan Yusril hanya mendapat keyakinan kemampuan dari 23,5 persen responden. Untuk bakal cawapres, nama Din Syamsuddin dan Khofifah Indar Parawansa memiliki popularitas, kesukaan dan penilaian kemampuan yang cukup signifikan dari para responden. Khofifah dikenal oleh 33,2 persen responden, disukai 74,1 persen di antaranya dan dipercaya 33,4 persen responden mampu memimpin sebagai bacawapres Parpol Islam. Sedangkan Din memiliki popularitas 31,6 persen responden, disukai 68,3 persen di antaranya dan dinilai mampu menjadi pemimpin apabila diajukan sebagai bacawapres oleh Parpol Islam 31,5 persen responden.

Ian menuturkan secara keseluruhan JK memiliki elektabilitas sebagai bacapres koalisi Parpol Islam sebesar 30,2 persen jauh meninggalkan Hatta Rajasa yang berada di peringkat kedua dengan 6,7 persen elektabilitas saja. JK juga memiliki elektabilitas sebagai bacawapres koalisi Parpol Islam tertinggi dengan 23 persen diikuti Hatta dengan 6,1 persen. Kemunculan JK, yang memiliki latar belakang kader Partai Golkar yang notabene bukan parpol Islam, dinilai pakar politik Islam dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Azyumardi Azra, sebagai sesuatu yang wajar, sebab sosok mantan Presiden 2004-2009 tersebut dianggap memiliki kemungkinan diterima lima parpol Islam. “Ia memiliki ‘acceptibility’ tinggi di kelima parpol Islam, sebab ia melintasi batas-batas sektarianisme politik partai Islam,” katanya, yang juga menjadi pembicara dalam paparan tersebut. Kelima parpol yang diidentifikasikan sebagai parpol Islam atau berbasis pemilih Muslim adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Amanat Nasional (PAN). Survei prospek Partai Islam dan Capres dari Partai Islam yang digelar Cirus dilakukan menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah responden sebanyak 2.200 orang yang memiliki hak pilih. Responden survei yang terdiri dari 50 persen perempuan dan 50 persen lakilaki tersebut tersebar secara proporsional pada 220 desa-kelurahan di 33 provinsi di seluruh Indonesia diwawancarai menggunakan metode tatap muka. Sebanyak 57 persen responden bermukim di perdesaan, sedangkan 43 persen lainnya di perkotaan dan dilakukan pada periode 1 Februari - 8 Maret 2014. =ANT/GILANG GALIARTHA/DAR

ant/ekho ardiyanto


KORAN MADURA 2 PAMANGGI

SENIN 17 MARET 2014 | No. 0322 | TAHUN III

Ibu Megawati Oleh MH. Said Abdullah

S

esaat penegasan Ibu Megawati mencalonkan Jokowi sebagai Calon Presiden dari PDIP, saya menerima sebuah pesan BBM agak panjang, dari seorang anggota DPR. “Ibu Megawati dengan jiwa besar memberikan mandat kepada kadernya sebagai Capres disaat dirinya punya hak prerogatif serta pemimpinpemimpin partai politik lain mati-matian mengerek dirinya sendiri,” kata kawan, yang kebetulan dari partai lain itu. Saya sempat tercenung sejenak dan terharu membaca pesan BBM itu. Menyelinap kebanggaan luar biasa pada sosok Ibu Megawati. Di saat aroma ambisi menjadi orang nomor satu di republik ini mengemuka deras Ibu Megawati secara arif dan bijaksana justru memberikan kesempatan kepada salah satu kadernya untuk maju sebagai Calon Presiden. Beliau memilih tidak berada dalam barisan mereka yang begitu bernafsu mengedepankan ego diri. Sangat terasa Ibu Megawati hanya berpikir tentang kepentingan besar, kepentingan bangsa ini. Sebagai Ketua Umum PDIP, Ibu Megawati memiliki hak penuh untuk menentukan siapa yang akan dicalonkan menjadi Capres. Ia secara riil politik merupakan sosok yang paling berpeluang dan sudah pasti akan mendapat dukungan dari seluruh kader PDIP jika misalnya maju menjadi Capres. Tapi beliau lebih berpikir kepentingan bangsa Indonesia ke depan; lebih menyelami suara rakyat Indonesia. Secara faktual pencalonan Jokowi juga menegaskan bahwa sekalipun kharisma dan pengaruh Ibu Megawati sulit dibantah namun sama sekali tak terlihat PDIP sebagai partai keluarga. PDIP bahkan dengan tampilnya Jokowi sebagai Capres yang bukan Ketua Umum, memperlihatkan kepada seluruh rakyat dan dunia bahwa PDIP merupakan partai modern. Ada pembidangan antara tugas kenegaraan dan organisasi sehingga para kader PDIP yang mendapat kepercayaan rakyat dapat mengabdi sepenuhnya kepada kepentingan rakyat dan negeri ini. Lalu mesin organisasi, karena ada pembidangan yang jelas peran partai politik sebagai dapur kederisasi anak-anak bangsa dapat berjalan optimal. Partai dapat sepenuhnya mempersiapkan kaderkader pemimpin yang akan mengabdi pada bangsa dan negeri ini. “Sepuluh tahun Ibu Megawati memilih berada di luar kekuasaan, PDIP mampu melahirkan pemimpin-pemimpin nasional dan daerah yang hebat,” tegas kawan saya, yang tak bisa menyembunyikan rasa kagumnya itu. Fenomena kegairahan masyarakat dalam memberikan dukungan pada PDIP belakangan ini, merupakan bentuk peningkatan kepercayaan masyarakat pada PDIP. Bahwa kader-kader PDIP yang duduk di legislatif maupun eksekutif terbukti sungguh-sungguh bekerja untuk kepentingan rakyat. Mereka memang lahir dari rahim PDIP namun ketika terpilih sepenuhnya kemudian mengabdi bagi kepentingan rakyat. Begitulah seharusnya tatanan kehidupan politik dibangun di negeri ini. Kader partai yang terpilih sebagai Bupati, Walikota, Gubernur dan bahkan Presiden, sepenuhnya mengurus rakyat yang memilihnya. Bisa dipahami bila sesekali mengurus partai yang melahirkannya, tapi tidak lebih banyak atau menyita sebagian besar waktunya mengurus kepentingan partai ketimbang rakyat yang telah memilihnya. Seperti pesan BBM kawan saya, dari pencalonan Jokowi sebagai Capres, “Bangsa ini belajar banyak dari tindakan Ibu Megawati.”

PROBOLINGGO

BERITA UTAMA

SENIN 17 MARET 2014 No. 0322 | TAHUN II

2

Korban Asap Riau Terus Bertambah KORBAN ASAP. Sejumlah warga yang mengungsi mengenakan masker di lokasi pengungsian di Kabupaten Siak, Minggu (16/3). Sebanyak 183 warga, 82 diantaranya balita dan anak mengungsi akibat asap kebakaran mengepung pemukiman mereka.

PEKANBARU - Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat penderita penyakit akibat polusi asap kebakaran lahan terus bertambah dan saat ini menjadi 58.583 jiwa, meningkat sekitar 3.355 jiwa dibanding hari sebelumnya. “Terbanyak masih penderita ISPA (infeksi saluran pernafasan atas),” kata Kepala Dinkes Riau Zainal Arifin kepada Antara di Pekanbaru, Minggu. Data Dinkes Riau menguraikan, penderita ISPA tercatat sebanyak 51.188 jiwa, terbanyak masih di Pekanbaru yakni 12.904 jiwa dan di Rokan Hilir ada sebanyak 8.033 jiwa.

Kemudian untuk penderita iritasi kulit Dinkes Riau mencatat ada sebanyak 2.620 jiwa terbanyak berada di Pekanbaru yakni 501 jiwa dan di Dumai dengan 395 jiwa. Selanjutnya yakni penderita asma tercatat ada sebanyak 1.954 jiwa, terbanyak berada di Pekanbaru dengan 488 kasus dan di Kota Dumai mencapai 247 jiwa. Untuk penderita iritasi mata da sebanyak 1.887 kasus dengan daerah terbanyak penderitanya yakni Kabupaten Rokan Hulu dengan 381 jiwa dan di Bengkalis mencapai angka 271 jiwa.

Terakhir untuk penderita pneumonia Dinkes Riau mencatat ada sebanyaj 934 dengan daerah terbanyak warga menderitanya yakni Bengkalis dengan 203 jiwa dan di Pekanbaru menembus angka 151 jiwa. “Jumlah ini bisa terus meningkat jika kondisi polusi asap tidak dengan cepat teratasi,” kata Zainal Arifin. Dinkes Riau sebelumnya juga mencatat ada dua orang masingmasing warga Pelalawan dan Meranti yang telah meninggal dunia diduga kuat dipicu oleh kondisi udara yang tercemar asap. =ant/dar

MENUJU RI-1

Akan Ada Perang Bintang di Cawapres PALEMBANG - Pengamat CSIS berpendapat, kepastian Joko Widodo menjadi calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan akan memanaskan calon wakil presiden, bahkan diprediksi akan terjadi perang bintang di kalangan militer Pengamat militer dari Center for Strategic and International Studies (CSIS), Alexandra Retno Wulan di Palembang, Minggu, mengatakan, “Saya rasa memang sudah terlihat perang bintang. Kalau militer masih mampu silahkan, demokrasi sudah maju.” Sudah terlihat tanda-tanda perang bintang sejak sejumlah purnawirawan jenderal memutuskan maju pada bursa calon presiden mendatang.

Pengamat militer dari Universitas Indonesia, Connie Rahakundini mengatakan, sosok calon wakil presiden seharusnya memang dari militer jika dipimpin oleh kalangan sipil. Namun, lanjut dia, sosok militer yang dimaksud harus outward looking (bervisi bagus) dan punya wawasan luas soal pertahanan. Connie mengatakan, sosok militer harus ada di dekat Jokowi karena sosok Jokowi yang sangat egaliter. Keberadaan sosok militer akan membantu Jokowi untuk mengambil sikap tegas dalam persoalan teknis pemerintahan. Lain halnya dengan Direktur Imparsial Poengky Indarti yang menyatakan ketidaksetujuan terhadap wa-

cana sipil-militer. “Siapapun presiden dan wakil presiden mendatang memang layak karena kapasitas dan bersih, termasuk latar belakang sebelumnya,” ucapnya. Saat ini diketahui nama Prabowo Subianto dan Wiranto dicapreskan oleh masing-masing partainya. Sementara Pramono Edhie Wibowo masih bergulat di Konvensi Capres Partai Demokrat. Selain nama di atas, mulai muncul pula sejumlah nama yang dipandang berpeluang menjadi Cawapres sepert Panglima TNI Jendral Moeldoko, KSAD Jendral Budiman dan mantan KSAD Jenderal (pur) Ryanmizard Ryacudu (mantan KSAD). =ant/dar


KORAN PROBOLINGGO

MADURA

KORAN MADURA

Nasional

SENIN MARET 2014 SENIN 17 MARET 201417 | No. 0322 | TAHUN III No. 0322 | TAHUN II

Jokowi: Ini Tahunnya PDI Perjuangan JAKARTA-Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menutup rangkaian kampanye hari pertama Pemilu 2014 di gedung olahraga Cenderawasih, Cengkareng, Jakarta Barat. Calon presiden PDI Perjuangan itu meminta agar massa pendukung memilih partai banteng dalam pemilihan legislatif. “Yang hadir di sini harus mengajak tetangga, saudara-saudaranya di manapun berada untuk mencoblos nomor empat, PDI Perjuangan. Ajak tetangga sekelurahan, semuanya harus dimerahkan pada 9 April mendatang,” imbau Jokowi di hadapan sekitar 2.000 simpatisan yang memadati GOR Cenderawasih, Minggu (16/3). Dia menjelaskan, yang penting bagi PDI Perjuangan sekarang ini adalah memenangkan pileg 9 April terlebih dulu. Agar dapat mengusung sendiri capres dan cawapresnya. “Tahun ini adalah tahun penentuan, kalau meleset nunggunya lama lagi. Kita sudah tunggu sepuluh tahun. Ini adalah tahunnya PDI Perjuangan,” kata Jokowi. Karenanya, mantan wali kota Solo tersebut berharap seluruh kader dan massa simpatisan PDI Perjuangan dapat menyukseskan Pemilu 2014. Hal ini juga untuk memuluskan jalan baginya memenangkan kursi RI 1. “Yang penting adalah bekerja keras karena pileg akan menentukan pilpres. Kalau pileg menang mutlak maka ke pilpresnya akan lebih mudah,” jelas Jokowi. DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta siap mengamankan keputusan Megawati Soekarnoputri yang memberikan mandat kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk menjadoi calon presiden (capres) dalam pilpres 2014 mendatang. Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Boy Bernadi Sadikin, pun menilai Megawati adalah sosok negarawan sejati. “Tinggal mereka (yang masih kontra), bisakah menjadi negarawan yang mau mendengar suara rakyat. Ayo satukan barisan rakyat. Jangan pecah belah rakyat. PDI Perjuangan mohon bantuan rakyat, agar pemilu legislatif bisa

33

PESERTA PEMILU

Ada 9 Parpol dan 35 Calon DPD Dicoret JAKARTA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya mencoret sembilan partai politik (parpol) sebagai peserta pemilu 2014 setelah melalui rapat pleno yang panjang. Namun pencoretan tersebut bukan dalam skala nasional, tetapi tidak dapat mengikuti pemilu di daerah tertentu. Komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah menyatakan, sembilan parpol yang dicoret berasal dari kabupaten/kota. Pencoretan itu sebagai sanksi atas keterlambatan mereka menyerahkan laporan awal dana kampanye yang berakhir pada 2 Maret 2014 lalu. “Ada 9 parpol di 25 kabupaten/kota yang dibatalkan (coret) sebagai peserta pemilu tahun 2014,” ungkap Ferry kepada wartawan, Minggu (16/3). Dengan alasan yang sama, Husni Kamil Manik Cs juga mencoret 35 calon anggota

DPD RI dari 15 Provinsi. Namun demikian, Ferry enggan menyebutkan sembilan parpol yang dicoret tersebut. Pasalnya, kata Ferry, parpol yang dicoret itu sedang menunggu diterbitkannya surat pengesahan. “Sekarang dalam proses pengeluaran SK (surat keputusan) dan memberikan informasi terlebih dulu ke parpol terkait,” ujar mantan Ketua KPU provinsi Jawa Barat ini. Seperti diketahui di awal, KPU berjanji bakal mencoret peserta pemilu baik parpol maupun calon perseorangan calon DPD RI yang tak melaporkan dana kampanye pada 2 Maret, atau bagi peserta pemilu yang melaporkan diatas pukul 18.00 WIB. Adapun parpol yang diserahkan pengurus pusat kepada KPU RI selamat dari pencoretan lantaran melaporkan tepat waktu.=GAM

PENEGAKAN HUKUM

Kpu Belum Tegas Tegakkan Aturan Pemilu

menjadi parlemen kuat,” kata Boy. Putera sulung mantan gubernur DKI Ali Sadikin mengatakan alasan dipilihnya Jokowi justru karena sangat mencintai masyarakat Jakarta, dan karena menyadari tanggungjawab yang terbatas sebagai Gubernur Jakarta, serta mengingat Bung Karno the founding father sekaligus Presiden Pertama RI yang meninggalkan monumen bersejarah untuk Jakarta yang berbeda dari provinsi lain. “Maka PDI Perjuangan menugaskan Saudara Jokowi merebut RI-1. Agar percepatan penyelesaian visi dan misi Gubernur mengatasi permasalahan menahun seperti banjir, macet, kesehatan, pendidikan dan lainnya dapat dituntaskan selaku Presiden RI ke-7,” bebernya. Boy yang juga Wakil ketua DPRD DKI mengharapkan seluruh

rekan struktur dan kader partai, serta para caleg, kemudian berjuang di TPS agar perolehan suara PDI Perjuangan cukup untuk mencalonkan saudara Jokowi sebagai Presiden ke-7 dan dapat secara signifikan menjadi parlemen yang kuat mendukung saudara Jokowi selaku Presiden RI mencapai Indonesia Hebat,” ujarnya lagi. Sementara itu, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta menyambut baik pencapresan Joko Widodo oleh PDI Perjuangan. Hal ini merupakan peristiwa yang menarik bagi konstelasi politik di Indonesia. “Yang menarik dalam pencapresan ini adalah semangat untuk menentukan kader itu sendiri,” ujarnya di Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (16/3). =GAM/ABD

Jakarta - Wakil Sekjen DPP PKS Fahri Hamzah menyatakan KPU harus tegas dalam menegakkan aturan mengenai penyelenggaraan pemilu. “Untuk kasus iklan saja meski sudah ada regulasi, KPU tidak tegas. KPU hanya mengimbau saja,” katanya kepada pers di sela-sela kampanye akbar PKS di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu. Fahri juga menyayangkan kaum intelektual ikut-ikutan dan menjadi lemah dalam melihat realitas yang ada. “Kaum intelektual tidak lagi menjadi punggawa demokrasi dan malah ikut-ikutan hanyut dalam emosi dan sebagian malah ikut-ikutan menjadi konsultan politik atau tim sukses,” katanya. Dia mengatakan, pernyataan dan pertanyaan keras yang dilontarkan pihak lain jangan dilihat sebagai serangan. Rakyat harus melihat dan mendengar sendiri bagaimana karakter sebenarnya dari para capres. “Kalau kita lihat sampai sejauh ini ‘kan rakyat tidak pernah mengetahui benar-benar karakter

capres. Dengan debat, rakyat bisa melihat dan mendengar sendiri karakter mereka dari pernyataan, pertanyaan dan jawaban-jawaban yang mereka lontarkan,” katanya. Untuk menyelenggarakan debat tentunya yang memiliki kewajiban adalah KPU. “KPU harus membuat pertunjukkan bagi semua capres sebelum mereka benar-benar mendapatkan tiket untuk maju dalam pilpres,” kata anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS. Dia berharap, momentum ini dibuka ke publik dan semua hal tentang capres tidak didistorsi oleh upaya “public relation” (PR) semata yang tidak sehat. Strategi PR ini harus dilawan dengan regulasi. Debat akan membuat pertarungan menjadi jauh lebih “fair”. “Kalau tidak, akan menjadi realitas maya. Tapi saya pesimis KPU mau melakukan ini,” katanya. Untuk kasus iklan saja, kata dia, meski sudah ada regulasi KPU tidak menindak tegas adanya pelanggaran. =ANT/DAR


4

Nasional

KORAN MADURA

SENIN 17 MARET 2014 | No. 0322 | TAHUN III

Ratusan Sumur Minyak Ditutup Kabut Asap Ganggu Poduksi Minyak JAKARTA-Polusi kabut asap yang saat ini terjadi di Provinsi Riau dan sekitarnya telah mengganggu kegiatan operasi industri hulu migas. Ratusan sumur minyak harus ditutup dan potensi produksi telah hilang setidaknya sebesar 12.000 barel minyak per hari (BOPD) semenjak hari Rabu 11 Maret 2014 lalu. “Kondisi ini sangat memprihatinkan. Apabila terus berlanjut seperti ini, produksi minyak nasional akan ikut terancam mengingat Riau menjadi salah satu tulang punggung produksi minyak nasional,” ujar Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Handoyo Budi Santoso, Minggu, (16/3). Potensi produksi yang hilang terbesar berasal dari Wilayah Kerja Rokan yang dioperasikan oleh PT Chevron Pacific Indonesia (PT CPI). Kualitas udara yang buruk membuat PT CPI harus melakukan perawatan darurat terhadap North Duri Cogen dan menyebabkan penurunan daya (power shedding) sebesar 70 mega watt (MW). Sebanyak 573 sumur harus ditutup dan 19 unit pompa untuk injeksi air harus ditutup akibat power shedding ini. Selain itu beberapa kegiatan

konstruksi dan perawatan fasilitas produksi terpaksa dihentikan karena minimnya jarak pandang di area kegiatan tersebut. “Hal ini menyebabkan kehilangan potensi produksi sebesar 8.800 BOPD dari wilayah kerja ini,” ujar Handoyo. Dia menambahkan penghentian ini juga akan mengakibatkan kenaikan biaya operasional rig karena sampai saat ini tercatat penundaan operasi pengeboran setidaknya sudah terjadi selama 800 jam dari 15 rig. Kegiatan operasi menjadi semakin terbatas karena per 13 Maret 2014 semua wilayah operasi PT CPI sudah berada dalam kondisi kategori “merah” yang mengindikasikan bahwa Pollution Standart Index (PSI) sudah diatas 500 PSI. Kegiatan pekerja di luar ruangan terpaksa dikurangi dan harus dilakukan bergantian untuk menghindari paparan asap terus menerus. “Dari aspek kesehatan dan keselamatan, kabut asap ini jelas tidak aman buat pekerja,” ujar Handoyo. Gangguan operasi juga dialami oleh PT BOB- Bumi Siak Pusako yang mengoperasikan Wilayah Kerja Coastal Plains and Pekan Baru (CPP). Potensi produksi yang hilang akibat gangguan di wilayah kerja CPP ini mencapai 4.000 BOPD. Kabut asap juga mempengaruhi kegiatan operasi pada wilayah kerja Malacca Strait yang dioperasikan oleh EMP Malacca Strait dengan kehilangan potensi

produksi sebesar sekitar 7.000 barel (kumulatif). “Kami berharap semua pihak bisa saling bekerja sama untuk segera mengatasi masalah ini supaya gangguan terhadap produksi tidak berlangsung semakin lama,” ujar Handoyo. Industri hulu migas sendiri sudah berusaha membantu penanggulangan kabut asap di ka-

wasan tersebut. Saat ini PT CPI membantu BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) setempat untuk bersama-sama menanggulangi dan memadamkan titik api di sejumlah wilayah baik di dalam wilayah maupun di luar wilayah operasi Kontraktor KKS tersebut. PT CPI juga memberikan dukungan logistik yang diper-

lukan dalam proses pemadaman tersebut dan mendistribusikan masker asap untuk masyarakat di sekitar daerah operasi. Sampai dengan saat ini PT. CPI telah melakukan pemadaman ± 2.000 titik asap di wilayah PT. CPI, ± 40 titik asap di publik area dan ± 600 titik asap di area di luar wilayah operasi PT. CPI. =GAM

HASIL SURVEI

Suka Poligami Bikin Popularitas Elit Partai Islam Meredup JAKARTA-Hampir separuh masyarakat pemilih tidak menyukai elit partai berbasis Islam yang terlibat tindak pidana korupsi. Hasil survei Cirus menyebutkan 41,47 persen pemilih yang tidak menyukai perilaku korup. Sikap lain yang tidak disukai publik adalah mementingkan golongan sendiri (12.53 persen), haus kekuasaan (5,53), terlalu menonjolkan dalil keagamaan (4,52) dan melakukan poligami (4,52). Demikian kesimpulan hasil survei Cirus yang dipaparkan dalam konferensi pers di Resto Sari Kuring, kawasan SCVD Sudirman, Jakarta Minggu, (16/3). Metode dalam survei ini melalui wawancara tatap muka dalam

periode 20-26 Februari 2014 dengan jumlah populasi sampel 2.170 yang tersebar di seluruh 33 provinsi. Adapun margin of error ±2,0 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Peneliti Cirus, Ian Suherlan menyebutkan, bahwa sedikitnya ada enam kelemahan utama yang ada pada parpol berbasis Islam. Yaitu, janji yang tidak bisa dipercaya (30,97), mengutamakan kepentingan golongan (11,43), kekurangan figur panutan (10,14), program yang ditawarkan tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat (6,64) dan minimnya soliditas manajemen organisasi (4,98). Meski dihantam kasus kuota

6 KELEMAHAN PARPOL BERBASIS ISLAM

Versi Lembaga Survei Cirus Janji yang tidak bisa dipercaya

30,9%

Mengutamakan kepentingan golongan

11,43%

Kekurangan figur panutan

10,14%

Program tidak sesuai kebutuhan masyarakat

6,64%

Manajemen organisasi kurang solid

4,98%

sapi impor yang menyeret mantan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq, partai

berlambang padi kapas ini menyatakan diri tetap solid. Buktinya, ribuan kader dan simpatisan PKS se-DKI Jakarta mau mengikuti kampanye terbuka. “Itu merupakan tanda PKS bukan hanya sudah melampui badai, tetapi kami keluar dari badai itu jauh lebih kuat dari sebelumnya,” lantang Presiden PKS, Anis Matta di Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (16/3). Bukti kesolidan PKS lainnya, menurut Anis, bisa dilihat dari elektabilitas partai yang tetap naik berdasarkan survei internal. Anis menjelaskan, salah satu penyebab kenaiknnya karena komunikasi intensif yang terus terjalin antara kader partai den-

gan masyarakat secara langsung, tanpa perantara media. Dengan begitu, kader yang maju di Pileg bisa menjelaskan kepada konstituennya secara langsung perihal isu terkait. Dalam kesempatan itu, mantan wakil ketua DPR ini juga menegaskan, pencapresan Joko Widodo tidak mempengaruhi strategi partainya. Bahkan, PKS siap menjalin koalisi dengan partai peserta pemilu 2014 lainnya, setelah hasil Pileg diumumkan. “Sekarang kita fokus ke legislatif aja, kita nggak ada fokus koalisi sementara, kita terbuka. (Bangun koalisi) setelah pileg karena posisinya baru ketahuan nanti,” pungkas Anis. =GAM/ABD


KORAN PROBOLINGGO

MADURA

EKONOMI

KORAN MADURA

SENIN 17 MARET 2014

SENIN 17 MARET NO. 0322|III TAHUN III No. 03222014 | TAHUN

55

Sertifikasi Produk Usaha

Harus Disertai Sosialisasi

ISTIGASAH AKBAR JOKOWI. Warga lereng merapi melakukan istigasah dukung capres Jokowi dalam pilpres mendatang di Cepogo, Boyolali, Sabtu (15/3). Warga berharap sosok Jokowi menjadi Presiden Indonesia dalam PIlpres 2014 mendatang.

Jokowi Beri Kepastian Arah Ekonomi Indonesia JAKARTA-Indonesia membutuhkan seorang pemimpin baru yang memiliki kemampuan mengelola ekonomi Indonesia kedepan. Hal ini sangat penting mengingat tantangan ekonomi yang dihadapi bangsa Indonesia kedepan sangat berat. Karena itu, tim ekonomi pemerintah harus solid.

Demikian disampaikan pengamat ekonomi Universitas Indonesia, Eugenia Mardanugraha ketika ditanya soal kemampuan dibidang ekonomi calon presiden (Capres) PDI Perjuangan Joko Widodo di Jakarta, Minggu (16/3). “Saya percaya, Jokowi paham soal dasar-dasar ekonomi. Kegiatan ekonomi itu terbagai dua sector yakni sector rill dan sector moneter. Dan saya yakin, dia menguasai sector rill ketimbang sector moneter,” jelasnya. Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo secara tegas menyatakan siap bertarung

dalam pemilihan presiden (Pilpres). Untuk itu kata Eugenia, Jokowi harus didukung oleh wakil yang memahami sector moneter, perbankan dan pasar modal. Apalagi, persoalan ekonomi tidak bisa diselesaikan dengan cara blukuskan. “Mentri ekonomi dan pejabat BI harus orang yang low profile. Tidak seperti mentri ekonomi sekarang yang borjouis semua,” imbuhnya. Sementara itu, kalangan pengusaha mengaku belum mengambil sikap dan memberi dukungan pada Jokowi atau-

pun calon presiden lainnya. Salah satu alasannya, pengusaha belum mengetahui arah dan pandangan ekonomi Jokowi dan capres lainnya. Pengusaha merasa perlu menguji kapasitas dan kapabilitas dari Jokowi serta calon-calon dari partai lain terkait segudang masalah ekonomi yang dihadapi Indonesia. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai, ‘ujian’ itu penting dilakukan untuk menentukan sikap pengusaha terhadap para capres. “Kita ada rencana ketemu dengan Jokowi dan calon presiden lainnya. Tentu saja mengenai rencana ekonomi mereka. Setelah itu baru kita putuskan dukung siapa,” tegas Ketua Umum Apindo Sofjan Wanadi di Jakarta, Sabtu (15/3). Sofjan menuturkan, rencana itu belum akan dilakukan dalam waktu dekat. Pertemuan itu akan

digelar usai pemilihan anggota legislatif. “Kalau sekarang terlalu pagi, nanti kita lakukan jelang Pilpres. Kita jangan spekulasi dulu yang tidak pasti. Dalam politik itu kan tidak pasti, beda dengan ekonomi di mana semua butuh kepastian,” tegasnya. Sofjan juga menyinggung soal kemampuan ekonomi Jokowi. Meskipun tidak secara tegas disebutkan, namun secara tersirat ada keraguan atas kemampuan ekonomi mantan Wali Kota Solo ini. Karena itu, jika Jokowi diberi mandat rakyat Indonesia untuk memimpin negeri ini, dia harus menyiapkan tim khusus yang akan mengurusi ekonomi. “Dia tidak bisa sendiri, harus ada tim sendiri yang urusi ekonomi. Dan kita juga perlu lihat siapa tim ekonominya karena kita harus sama-sama membangun ekonomi yang sudah jauh tertinggal,” pungkasnya. =GAM

SEMARANG - Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jawa Tengah mengatakan sertifikasi produk usaha harus disertai sosialisasi karena masih banyak pengusaha yang belum memahami proses pembuatan sertifikat. “Paling tidak pelaku usaha tahu bahwa ada prosedur yang harus dilewati. Nah proses inilah yang perlu disosialisasikan kepada publik,” ujar Wakil Ketua Bidang Kerjasama Ekonomi Internasional Kadin Jateng Bernadus Arwin di Semarang, Minggu Terkait penolakan sertifikat halal produk Indonesia oleh luar negeri beberapa waktu lalu, katanya, hal tersebut terjadi salah satunya karena pemerintah terlalu memaksakan kondisi produk. “Kalau sertifikat halal makanan yang menangani kan cuma MUI, sementara produk yang harus ditangani sangat banyak, selain itu negara-negara tujuan pemasaran cukup luas untuk itu sosialisasi sangat penting dilakukan,” katanya. Selain sertifikat halal MUI, yang perlu diperhatikan adalah Sistem Verikasi Legalitas Kayu (SVLK) yang hingga saat ini masih menjadi pro dan kontra di kalangan produsen mebel. Ia mengatakan kebijakan tersebut harus disertai dengan sosialisasi dan pendampingan langsung oleh pemerintah kepada pelaku usaha. Jika tidak demikian, katanya, bisa jadi penolakan bangsa asing terhadap produk Indonesia kembali terjadi dan jangan sampai lembaga sertifikasi memaksakan surat legalitas terhadap produk tertentu. “Sekarang ini kan industri mebel di Jawa Tengah dari kecil hingga besar jumlahnya mencapai 10 ribu padahal badan sertifikasi hanya sekitar 11, bagaimana jumlah ini bisa mengjangkau dalam waktu satu tahun,” katanya. Dikhawatirkan, katanya, waktu yang terbatas tersebut membuat lembaga sertifikasi asal cetak surat legalitas karena untuk menerbitkan sertifikat harus disertai dengan sistem pengontrolan yang baik. “Apalagi badan sertifikasi harusnya independen, ketika akan menerbitkan surat legalitas terhadap sebuah perusahaan harus benar-benar diikuti dengan sejumlah syarat yang sudah ditetapkan,” katanya. =ANT/VEM


6

Ekonomi

KORAN MADURA

SENIN 17 MARET 2014|NO. 0322|TAHUN III

Fokus Transformasi

Dirut BTN: Kami Tolak Diakuisisi

SOSIALISASI UANG RUPIAH. Petugas Bank Indonesia menunjukkan perbedaan uang Rupiah asli dengan uang palsu dengan lampu tester saat sosialisasi Ciri-Ciri Keaslian Uang Rupiah (CIKUR) di Pasar Kreneng, Denpasar. Sosialisasi yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah III (Bali-Nusa Tenggara) tersebut merupakan upaya edukasi masyarakat untuk mengantisipasi maraknya peredaran uang palsu menjelang Pemilu 2014.

BI Bakal Lanjutkan Penguatan Kebijakan Moneter JAKARTA-Bank Indonesia (BI) akan melanjutkan penguatan kebijakan makroekonomi dan stabilitas sistem keuangan di 2014 guna memperbaiki peringkat dari stabil (BBB-) menuju positif seperti dilansir Fitch Ratings. “Ini adalah recognition terhadap kekuatan fundamental ekonomi Indonesia, kebijakan makroekonomi yang prudent dan perkembangan ekonomi Indonesia yang baik,” kata Deputi Gubernur BI, Perry Warjiyo di Jakarta, Sabtu (15/3). Lembaga pemeringkat utang internasional, Fitch Ratings kembali mengkonfirmasi peringkat Indonesia di posisi stabil. Selain itu, lembaga ini juga mengumumkan bahwa defisit transaksi berjalan Indonesia di 2014 akan berada pada angka 3,1 persen. Penilaian Fitch tersebut, menurut Gubernur BI Agus Martowardojo, sebagai sikap institusi yang memiliki penilaian berbeda. “Jadi saya merasa kalau masih ada pandangan bahwa current account deficit akan ada di kisaran 3 persen, bukan di 2,5 persen, maka harus ada komitmen dari semua pihak untuk memperbaiki kinerja ke depan,” papar Agus. Namun demikian, lanjut Perry, BI akan terus mengupayakan untuk meningkatkan peringkat Indonesia di level positif. “Beberapa langkah yang terus kami lakukan, yang utama adalah memperkuat kebijakan-kebijakan makroe-

konomi Indonesia dan stabilitas sistem keuangan. Karena, itu adalah pilar penting dalam rating,” imbuhnya. Selain itu, jelas Perry, bank sentral juga akan mengupayakan untuk mengurangi tekanan dari eksternal terhadap ekonomi domestik. Sehingga, ujar dia, kerentanan ekonomi di dalam negeri yang bersumber dari pengaruh global bisa diminimalisir. “Termasuk bagaimana menurunkan current account deficit,” ucap Perry. Dengan demikian, menurut dia, tekanan terhadap sektor riil juga bisa dikurangi, terkait dengan iklim investasi maupuin infrastruktur. “Itu adalah langkahlangkah yang selama ini kami lakukan dan akan terus kami lakukan,” katanya. Sejauh ini, ujar Perry, perekonomian Indonesia sudah menunjukkan kinerja yang lebih

baik ketimbang negara-negara berkembang lainnya. “Semula Indonesia masuk fragile five, sekarang kita tidak lagi termasuk fragile five. Dari BI dan pemerintah akan terus memperbaiki kinerja ekonomi itu. Sehingga rating Indonesia outlook-nya tidak lagi stabil, tetapi bisa menjadi positif,” tegas Perry. Sementara itu, Perry mengatakan penurunan defisit neraca transaksi berjalan 2014 ke angka 2,5 persen masih membutuhkan waktu cukup panjang, namun bank sentral meyakini current account deficit tahun ini akan berada di bawah 3 persen dari PDB. “Memang (defisit transaksi berjalan) ada kecenderungan menurun, tetapi masih memerlukan waktu. Kami ingin pastikan bahwa current account deficit menurun dan kami upayakan di bawah 3 persen tahun ini dan arah kita adalah 2 persen dari PDB pada 2015,” jelasnya. Perry menegaskan, saat ini BI meyakini bahwa defisit transaksi berjalan 2014 akan berada di bawah 3 persen. “Current account deficit Indonesia tentu saja akan kami evaluasi dari wktu ke waktu, bisa sekitar 2,5 persen dari PDB. Target kami adalah bahwa current account deficit di bawah 3 persen dari PDB,” tegas Perry. =GAM

JAKARTA-Bank Tabungan Negara (BTN) menolak untuk diakuisisi oleh sesama bank perusahaan pelat merah. Belakangan memang santer tersiar kabar bahwa dua bank BUMN, Mandiri dan BRI, bersiap untuk mencaplok BTN. “Kami tidak mau diakuisisi,” ujar Direktur Utama BTN Maryono dalam sambutan di acara ulang tahun BTN ke-64 di Ancol, Jakarta, Minggu (16/3). Seperti diketahui, isu mengenai akuisisi PT Bank Tabungan Negara Tbk oleh PT Bank Mandiri Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk bukan isapan jempol. Sebab, isu tersebut sudah menjadi wacana sejak era Menteri BUMN Tanri Abeng. Dia menegaskan bahwa BTN akan fokus berkonsentrasi melakukan transformasi. Karena itu, dia berharap BTN sudah memiliki wajah baru dengan prospek menjanjikan pada 2017. “Kita konsentrasi bagaimana memerbaiki kinerja. Kita meningkatkan kinerja itu yang kita lakukan, transformasi inilah yang kita bangun. Ini memerlukan waktu sampai 2017, baru bisa dilihat hasil dari BTN yang baru ini,” jelasnya. Dia berkeinginan bank BUMN dikonsolidasi. Dengan demikian, satu atau dua bank besar dapat ekspansi hingga ke luar negeri. “Targetnya membuat satu atau

dua bank saja tetapi besar untuk bisa go global,” kata sumber di internal kementerian BUMN kepada merdeka.com, beberapa waktu lalu. Namun wacana tersebut, masih dalam tahap pengkajian oleh internal BUMN. Sehingga, belum ada pembahasan. “Tetapi belum dibahas karena semua alternatifnya sedang dikaji,” ucapnya. Rp 1 M BTN mengeluarkan biaya hingga Rp 1 miliar untuk merayakan hari jadi yang ke-64. Ini demi menunjukkan citra transformasi BTN menuju perusahaan global. Dalam bertransformasi perlu ada perubahan bisnis, kultur, dan infrastruktur. Perayaan ulang tahun BTN dengan cara menggelar gerak jalan dan gathering seluruh karyawan menjadi salah satu langkah mendukung transformasi. “Diharapkan ini dapat membangun transformasi BTN, maka perlu adanya rasa kebersamaan,” katanya. Dalam kesempatan itu, seluruh kantor cabang dan unit usaha BTN diwajibkan menampilkan kreativitas masing-masing. “Kalau sudah terbangun kebersamaan maka di dalam sebuah permasalahan di dalam kerja keras kita pasti tetap bertahan,” jelasnya. =GAM/ABD

DEMO WARGA PERUMAHAN ANYELIR. Ratusan warga Taman Anyelir 3 Cilodong menggelar unjuk rasa di kantor Bank Tabungan Negara (BTN) cabang Depok, Jawa Barat, Rabu (12/3). Dalam aksinya warga menuntut pihak BTN selaku pemberi kredit dan pengembang PT Surya Inti Propetindo (SIP) untuk mewujudkan janji pengurusan penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan sertifikat atas perumahan yang mereka huni.


KORAN PROBOLINGGO

MADURA

i Jakarta sejumlah LSM telah menyatakan kesiapannya untuk mengawal kampanye seluruh partai 2014. Sejumlah LSM tersebut diantaranya Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Indonesia Corruption Watch (ICW), dan Transparancy Internasional Indonesia, mereka tergabung dalam Deklarasi Masyarakat Sipil. Apa yang terjadi di Jakarta, tidak demikian di daerah. Di Bangkalan, Madura, misalnya, hingga hari ini masih belum ada satu pun LSM yang mendaftar siap jadi pengawas pemilu mendatang, padahal masa kampanye telah dimulai pada Minggu (16 /3) lalu. Kondisi di daerah rupanya berbeda dengan kesiapan LSM di daerah lain seperti di perkotaan besar. Sejatinya kenyataan yang terjadi tersebut mengindikasikan tidak adanya kekompakan dan koordinasi yang baik di antara sesame LSM dalam hal kesiapan untuk mengawasi potensi pelanggaran peserta pemilu 2014, yang saat ini sudah memasuk masa kampanye, menjelang pelaksanaan pemilu pada 9 April mendatang. Sesungguhnya kepesertaan LSM dalam pengawasan pemilu merupakan kompromi politik, untuk menghindari pelanggaran menjelang pelaksanaan pesta demokrasi. Hal ini sudah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 10 Tahun 2002 tentang Pemantau dan Tata Cara Pemilihan Umum tahun 2014 dan PKPU Nomor 10 Tahun 2012. Berdasarkan peraturan tersebut banyak hal yang bisa dipantau dalam pemilu, juga keterlibatan ormas seperti LSM dalam kepengawasan. Dikatakan bentuk kompromi politik, karena kompromi tidak selalu searti bagi-bagi kekuasaan, tetap juga bisa multitafsir, termasuk bagi-bagi kesempatan mengambil bagian dalam pesta demokrasi, seperti kesempatan mengawasi untuk menekan pelanggaran. Akan tetapi, tampaknya sejumlah LSM yang ada ada diantaranya yang mengalami ketidaksiapan dengan berbagai persyaratan yang telah ditentukan untuk bisa menjadi pengawas pemilu. Sehingga di daerah Bangkalan belum ada LSM yang mendaftarkan diri ke KPU sebagai pengawas pemilu. (*)

Opini

SENIN 17 MARET 2014 | No. 0322 | TAHUN III

77

Jokowi, Pilpres, dan Rupiah

Salam Songkem

Kompromi Politik

KORAN MADURA

SENIN 17 MARET 2014 No. 0322 | TAHUN III

Sejak awal 2014, setiap saya ketemu dengan investor asing pertanyaan utama adalah kapan (bukan apakah) ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan memberi restu kepada Gubernur Jakarta Joko Widodo untuk menjadi calon presiden pada pilpres Juli 2014 nanti?

J

awaban saya: walau semua survei menunjukkan Jokowi sebagai capres terpopuler, belum tentu Jokowi akan maju sebagai capres. Pertanyaan berikutnya : jika Jokowi bukan capres, siapa kandidat yang paling mungkin menjadi presiden dan seperti apa kebijakan ekonominya? Intinya banyak investor sudah berasumsi Jokowi akan terpilih sebagai presiden Indonesia 2014-2019, sehingga strategi investasi mereka didasari asumsi rupiah, IHSG dan SBN akan menguat di triwulan IV/2014, pasca pembentukan pemerintah Jokowi. Pertanyaannya : apa yang terjadi jika asumsi mereka salah ? Ternyata diluar dugaan Megawati pada hari Jumat tanggal 14-03-2014 secara resmi mengajukan Joko Widodo sebagai Capres. Tentu hasil survey ini tidak mencerminkan pendapat masyarakat Indonesia pada umumnya. Tetapi bisa mencerminkan sikap para korporasi dan lembaga keuangan Indonesia. Hasil survey memicu wacana sebagai berikut : apa bijaksana mengaitkan prospek ekonomi dengan terpilihnya figur tertentu sebagai presiden ? Disisi global, ada isu penciutan (tapering) skala kebijakan moneter ekstra longgar (quantitative easing – QE) di AS yang memicu aliran modal keluar dari negara berkembang (termasuk Indonesia) kembali ke AS. Di sisi domestik, defisit neraca tran-

saksi berjalan (NTB) Indonesia diperkirakan terus membengkak dari US$ 24,4 miliar pada 2012 ke US$ 32,2 miliar pada 2013. Defisit ini diperkirakan sulit menciut karena sulitnya menaikkan ekspor Indonesia, mengingat 60% dari ekspor adalah komoditas yang harganya (terutama komoditas energi) diperkirakan sulit naik dengan melambatnya ekonomi China dan India, serta adanya revolusi shale gas di AS. Menimbang beberapa faktor ini, ditambah risiko pemilu, kami menilai rupiah tetap rentan melemah pada semester I/2014. Namun kami juga menilai kepastian berahirnya QE di AS (karena diremnya impor dengan kenaikan BI rate dan pelemahan rupiah), akan memicu penguatan rupiah pada semester II. Selain itu akan ada euphoria baru dengan terbentuknya pemerintah baru Oktober nanti. Presidennya : Joko Widodo. Karena kami memprediksi rupiah akan menguat ke Rp. 11.400/US$ pada akhir 2014. Kenapa Jokowi popular dikalangan Investor, sampai bank sentral global yang membeli SBN Indonesia pun membahasnya ? Jawabannya gamblang. Pertama, dengan tingkat elektabilitas dan popularitas yang tinggi, jika Jokowi terpilih presiden (apa lagi dalam satu ronde pilpres) ketidak pastian politik akan jauh berkurang. Kedua, dengan kursi PDIP di DPR yang besar, Jokowi diperkirakan bisa membentuk pemerintah koalisi yang kuat dengan jumlah partai pendukung yang terbatas. Ketiga, berdasarkan berita media internasional (yang umumnya pro Jokowi), investor menilai cara Jokowi menyelesaikan masalah pelik di Pluit dan Tanah Abang di Jakarta misalnya, sebagai caranya nanti menyelesaikan proyek infrastruktur yang memiliki dampak nasional. Jokowi diperkirakan tidak akan terlalu berteoritis tetapi akan konstrasi dalam implementasi sebagai problem solver. Apakah asumsi ini benar atau salah, bagi saya yang lebih penting adalah me-

nerka ekspektasi investor jika Jokowi ternyata tidak menjadi Presiden. Berdasarkan survey, jika Jokowi tidak menjadi capres, Jenderal Prabowo memiliki kans terkuat menjadi Presiden. Tidak seperti mantan presiden Megawati dan mantan Menko Perekonomian Aburizal Bakrie, Prabowo tidak memiliki pengalaman sebagai pajabat pemerintah sipil. Akibatnya investor dan analis hanya bisa menebaknebak. Apakah ia akan menjadi presiden ultra-nasionalis seperrti Hugo Chavez dari dari Venezuela? Apakah pemikiran teknokratis ayahnya (mantan menteri ekonomi Professor Sumitro Djojohadikusumo) dan iparnya (mantan Gubernur BI Sudrajad Djiwandono) akan menjadi dasar kebijakan ekonomi? Seberapa besar peran adiknya pebisnis internasional Hashim Djojohadikusumo dalam penentuan arah kebijakan investasi dan perdagangan ? Intinya, investor (terutama investor jangka panjang) tidak suka ketidak pastian dan sebagian akan menunggu sampai kebijakan ekonomi pemerintah Prabowo lebih jelas. Membahas Ketum Partai Golkar Aburizal Bakrie, uniknya banyak investor yang menduga ia akan menjadi the ultimate king maker. Intinya jika kekuatan Golkar di DPR pasca pemilu legislatif tidak berubah atau bahkan bertambah, Golkar bisa bergabung dengan koalisi PDIP atau Gerindra, dan menguasai beberapa posisi menteri ekonomi yang strategis. Walau tidak diajukannya Jokowi sebagai capres bisa memicu ketidak pastian politik, ada beberapa faktor yang diperkirakan akan meredam dampak negatifnya dipasar finansial. Pertama, siapapun presidennya, proses dan pasca per-

gantian presiden diperkirakan akan aman tanpa kerusuhan. Kedua, dari sisi ekonomi, defisit NTB Indonesia diperkirakan akan terus menciut ke US$ 27 miliar (atau kurang) pada 2014 dengan turunnya pertumbuhan impor dan meningkatnya ekspor karena pemulihan ekonomi global. Pada empat bulan terahir 2013, neraca perdagangan Indonesia telah menunjukkan perbaikan yang diperkirakan akan berlanjut pasa 2014. Sentimen pasar terhadap rupiah diperkirakan akan terus membaik, apalagi rupiah telah menguat dari Rp.12.200/US$ pada akhir 2013 ke 11.850/US$ pada Februari 2014. Ketiga, kebijakan QE bank sentral AS diperkirakan akan berahir pada Oktober 2014, yang akan mengahiri ketidak pastian global atas tapering QE – pengumuman rencana tapering QE oleh bank sentral AS pada Mei 2013 yang lalu ternyata dampaknya dipasar finansial lebih besar dibandingkan dengan kebijakan itu sendiri setelah diimplementasikan pada 2014. Intinya, jika indikator ekonomi Indonesia terus membaik, maka faktor ketidak pastian politik di pasar finansial tidak akan dominan. Selain itu, siapapun presiden Indonesia nanti, Indonesia tetap akan mengalami defisit NTB yang harus dibiayai oleh investor asing. Artinya kebijakan ekonomi pemerintah yang baru nanti tidak bisa terlalu proteksionis dan tetap harus menarik investasi asing. Kelihatannya siapapun presidennya, rupiah bisa terus menguat ke Rp.11.400 US$ pada akhir 2014. Pertanyaan adalah seberapa cepat penguatan ini terjadi dan sikap kebijakan ekonomi pemerintah yang baru nanti akan menentukan. =

KORAN MADURA

PEMIMPIN REDAKSI: Abrari (Non Aktif) WAKIL PEMIMPIN REDAKSI: Zeinul Ubbadi REDAKTUR AHLI: M. Husein, G. Mujtaba REDAKTUR PELAKSANA: Abdur Rahem, M. Kamil Akhyari SEKRETARIS REDAKSI: Benazir Nafilah ADMIN: Indriani Y Mariska PENATA LETAK/DESAIN GRAFIS: Ach. Sunandar, Didik Fatlurrahman, Novemri Habib Hamisi, Khoiril Anwar, FOTOGRAFER: Mahardika Surya Abriyanto (Non Aktif) WEBSITE: Hairil Anwar BIRO SUMENEP: M. Hayat (Kepala), Syamsuni, Junaidi, Ali Ridha BIRO PAMEKASAN: A. Fauzi M (Plt. Kepala), Ali Syahroni, Sukma Firdaus BIRO SAMPANG: Miftahul Ulum (Kepala), Ryan H BIRO BANGKALAN: Moh. Ridwan (Kepala), Doni Heriyanto BIRO SURABAYA: Hana Diman, Ari Armadianto, Joeli Hidayati BIRO PROBOLINGGO: M. Hisbullah H (Kepala), Sugianto, Mahfud Hidayatullah BIRO JAKARTA: Gatti (Kepala), Satya, Cahyono, Willy KONTRIBUTOR: FL. Wati (Bali) Anwar Anggasoeta (Yogyakarta) Ahmad Sahidah (Malaysia) PENERBIT: PT. Koran Madura KOMISARIS: Rasul Djunaidi DIREKTUR UTAMA: Abrari DIREKTUR KEUANGAN: Fety Fathiyah MANAJER PEMASARAN: Moh. Rasul ACCOUNTING EKSEKUTIF: Husnan (Sumenep), Mohammad Muslim (Pamekasan), G. A. Semeru (Surabaya) ALAMAT REDAKSI: Jl. Adirasa 07 Kolor Sumenep, e-mail: koranmadura@ymail.com, koranmadura@gmail.com, opini.koranmadura@gmail.com, http://www. koranmadura.com/ REKENING: BRI 009501000029560, NPWP: 316503077608000 CALL CENTER: Telepon/Fax (0328) 6770024, HARGA ECERAN RP 3.500, LANGGANAN RP 70.000.

WARTAWAN KORAN MADURA DIBEKALI ID CARD (KARTU PENGENAL) DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN BERUPA APAPUN DARI NARASUMBER


KORAN MADURA PROBOLINGGO 8KORAN MADURA Lintas Jatim

SENIN 17 MARET 2014 No. 0322 | TAHUN III

SENIN 17 MARET 2014 | No. 0322 | TAHUN III

OPINI 8

BALIHO JOKOWI. Pengendara saat melintas di depan baliho pencalonan Jokowi sebagai presiden RI beredar di sejumlah titik di Surabaya. g. armadianto semeru/koran madura

Butuh Pemimpin Pembuat Perubahan SURABAYA – Banyak warga yang mendukung Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi yang maju sebagai calon presiden (capres). Namun, tidak sedikit yang tak setuju dengan pencapresan Jokowi pada Pemilu 2014. Salah satunya adalah Andi, warga Surabaya. Andi mengaku kecewa begitu mendengar kabar bahwa Jokowi akhirnya bersedia menjadi capres dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Andi tak setuju bukan karena meragukan kemampuan Jokowi memimpin Indonesia. Andi mengaku juga menginginkan Jokowi jadi orang nomor satu di Indonesia, namun bukan saat ini. Sehingga, pegawai swasta ini meragukan komitmen politik Jokowi. “Itu namanya enggak bertanggung jawab sebagai pemimpin. Kalau memang mau jadi capres harusnya selesaikan dulu masa jabatannya (sebagai gubernur),” ujar Andi saat ditemui Koran Madura, Minggu (16/3). Dari berbagai pemberitaan,

Andi mengetahui Jokowi menyatakan bersedia menjadi capres setelah mendapat mandat dari Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI-P. Ia pun masih ingat, beberapa waktu lalu Jokowi mengatakan tak memikirkan soal capres. Hal senada dikatakan Sarif, warga Kramat Jati, Jakarta Timur yang kebetulan berlibur di Surabaya. Sarif kini mempertanyakan indenpendensi Jokowi sebagai pemimpin. “Potensinya Jokowi ada. Tapi sekarang patut dipertanyakan apakah Jokowi bisa independen? ” ujarnya. Banyak orang menilai, pencalonan Jokowi sebagai perwakilan tokoh muda yang sudah selayaknya maju untuk menjadi pemimpin di Indonesia. Desakan majunya tokoh muda

pada Pemilu 2014 tidak hanya muncul untuk menduduki kursi parlemen saja, tapi juga untuk capres. Desakan ini muncul karena diharapkan tokoh-tokoh muda bisa membuat perubahan di Indonesia. Pengamat politik Boni Hargens mengatakan, sesungguhnya untuk menjadi calon presiden tokoh muda sebenarnya juga bagus, tapi tokoh yang tua juga tidak masalah. "Untuk jadi capres tidak harus tokoh muda juga, karena mudia usia saja tidak cukup. Untuk menjadi calon presiden yang diperlukan adalah orangnya harua dinamis, bersih dan berfikir jernih," ungkapnya. Ia menambahkan, sebenarnya tokoh-tokoh tua kita banyak juga yang bagus dan layak jadi capres. Tapi mereka ini tidak diberi ruang atau kesempatan oleh partai politik. Sementara itu, Pakar Komunikasi Politik, Hendri Satrio memandang dijadikannya Jokowi sebagai Capres dari PDIP merupakan hal positif karena

akan membuat semakin banyak persaingan menjadi pemimpin nomor satu di Indonesia. Meski demikian dirinya berpendapat hal ini juga merupakan pertaruhan besar. Dikatakan Hendri, Jokowi memanfaatkan momentum dalam pencapresan ini."Kalau dilihat ini trendnya dia, kinerja (Gubernur DKI,red) belum kelihatan. Ini harus dijaga oleh PDIP. "Ini pertaruhan besar sekali bagi Megawati. Kalau sampai kalah, Jokowi terpuruk, Mega terpuruk, PDIP juga terpuruk," tandasnya. Hendri mengingatkan, Jokowi harus bisa menyiapkan pondasi kuat dulu sebagai Gubernur sebelum dirinya menjadi Capres sehingga pemerintahan daerah yang ditinggalkannya nanti tak akan terbengkalai. "Persiapkan program-program hingga siapapun gubernur nanti bisa menjalankan," urai Hendri. Lebih jauh Hendri menilai pencapresan Jokowi di satu sisi juga akan menjadi blunder

bagi PDIP dan dirinya sendiri. Dengan pencapresan itu sebagian publik akan menilai dirinya haus kekuasaan dengan lebih mementingkan diri sendiri atau partainya dibandingkan publik yang dulu mendaulatnya sebagai Gubernur DKI Jakarta. "Kerjannya belum terbukti. Menjabat sebagai presiden belum tentu juga bisa membuat Indonesia lebih baik," tegasnya. Disinggung mengenai kemungkinan PDIP telah menargetkan Jokowi sebagai Capres sejak Pilkada DKI, Hendri menampiknya. PDIP disebutnya juga kaget dengan fenomena Jokowi. "Belum siap juga PDIP dengan fenomena Jokowi hingga galau," imbuh Hendri. Sementara mengenai sosok pendamping Jokowi, Hendri berkomentar sebaiknya dari kalangan militer seperti Pramono ataupun Moeldoko dan lainnya, atau dari sosok ekonom di antaranya Agus Marto, Rizal Ramli hingga Sri Mulyani. = G. ARMADIANTO SEMERU


Lintas Jatim

KORAN MADURA

SENIN 17 MARET 2014 | No. 0322 | TAHUN III

9

Jalan Utama Akan Berbayar SURABAYA – Kemegahan, keruwetan, kemacetan semakin terasa di Surabaya. Kota yang semakin metropolitan ini makin mirip Jakarta soal jalanannya. Kemacetan semakin sering terjadi di mana-mana, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja. Angka pertambahan jumlah kendaraan bermotor di kota Pahlawan yang meningkat cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir ini menyebabkan arus lalu lintas di ruas-ruas jalan kota Surabaya semakin padat. Untuk mengatasi kemacetan di kota Surabaya, pemerintah pusat maupun pemerintah kota Surabaya telah membuat berbagai macam kebijakan. Kebijakankebijakan itu salah salah satunya yakni dengan penerapan konsep harga jalan berbayar (electronic road pricing/ERP) guna mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Cara serupa sedianya juga akan dilakukan di sejumlah jalan raya di wilayah DKI Jakarta. "Penerapan ERP merupakan salah satu cara untuk menekan penggunaan bahan bakar minyak. Harapannya masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum massal," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Suroyo Alimoeso dalam keterangan tertulis yang diterima di KORAN MADURA, Minggu (16/3). Menurut dia, pemerintah pusat akan segera menerapkan ERP dan sebagai proyek percontohan selain akan diterapkan di DKI Jakarta juga di Kota Surabaya. Ia mengemukakan, percepatan penerapan ERP merupakan salah satu rekomendasi dalam Sidang Anggota ke-12 Dewan Energi Nasional di Kantor Kemenhub, Maret 2014. "Jalan-jalan mana yang akan di terapkan ERP di DKI Jakarta dan Surabaya nantinya, pemerintah pusat akan berkoordinasi dengan pemda setempat," ujarnya. Namun, ia memaparkan bah-

wa jalan yang akan diberlakukan ERP adalah jalan-jalan protokol yang sering dilewati kendaraan dan mengakibatkan kemacetan. Dengan demikian, di Surabaya terdapat kemungkinan besar akan diterapkan di ruas Jalan Achmad Yani, dimana ruas jalan ini adalah ruas jalan dengan volume kendaraan padat terlebih ketika memasuki hari efektif dan jam kerja. "Kami koordinasikan dengan Pemda setempat. Apakah mulai dari luar atau cukup di dalam (tengah kota)," ucapnya. Menurut Suroyo, jika pemerintah bisa menerapkan ERP di beberapa titik jalan protokol, energi yang berkurang akan sangat luar biasa. Selain itu, dana yang masuk dari penerapan ERP juga diharapkan harus digunakan untuk kepentingan trasportasi seperti memperbaiki angkutan umum masal yang digunakan oleh masyarakat banyak, bukan untuk membiayai proyek lain. Namun, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub itu juga mengingatkan agar, sebelum ERP diberlakukan, pemerintah pusat dan daerah harus melakukan persiapan matang mencakup kesiapan sarana, prasarana, dan infrastruktur. ERP merupakan sistem jalan tol otomatis di mana tidak lagi diberlakukan gerbang tol tetapi di setiap kendaraan dipasangi alat yang akan mendeteksi kehadiran kendaraan tersebut di jalan-jalan tertentu. Negara pertama yang menggunakan ERP adalah Singapura sejak 1998, dan semenjak itu mulai diterapkan di sejumlah negara lainnya seperti Kanada, Inggris, Swedia, dan Uni Emirat Arab. = G. ARMADIANTO SEMERU

g.armadianto semeru/koran madura

MACET. Sejumlah kendaraan terjebak macet di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Minggu (16/3). Meningkatnya jumlah kendaraan mengakibatkan kemacetan parah di sejumlah ruas jalan akibat minimnya ketersediaan angkutan umum. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sudah merencanakan dua proyek transportasi massal, yakni Monorel dan trem yang belum jelas perkembangannya.

PEMILU

Timsel Umumkan 20 Calon Anggota KPU Tulungagung TULUNGAGUNG - Tim seleksi anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mengumumkan 20 nama peserta yang dinyatakan lulus ujian dengan nilai terbaik, untuk selanjutnya diikutkan dalam seleksi wawancara. "Pagi tadi kami (lima anggota tim seleksi KPU Tulungagung) sudah menggelar rapat pleno dan menentukan 20 nama yang

dinyatakan lolos ujian tulis, kesehatan, serta psikotest," terang Sekretaris Timsel KPU Tulungagung, Wiwieko Darmaidi Ningrum, Minggu (16/3). Ia tak mau membocorkan nama-nama peserta seleksi calon komisioner KPU Tulungagung yang masuk 20 besar, dengan dalih pengumuman resmi baru akan dipublikasikan pada hari Senin (17/3), melalui dua media

lokal setempat, yakni Radar Tulungagung dan Memorandum (keduanya Jawa Pos Group). Namun informasi dari sumber internal menyebut tiga komisioner KPU Tulungagung periode 2009-2014 (Suyitno Arman, M Fattah, dan Suprihno) serta Ketua Panwaslu Tulungagung, M Fadiq, masuk dalam 20 nama peserta yang dinyatakan lolos. Wiwieko mengisyaratkan,

penentuan 20 nama yang dilakukan setelah merangkum hasil ujian tulis, tes kesehatan, serta psikotes yang dilakukan mulai tanggal 7-14 Maret 2014. "Dari situ kami mengambil 20 peserta dengan nilai terbaik untuk kemudian dilakukan seleksi wawancara dan disaring lagi hingga tinggal 10 nama peserta untuk diajukan ke KPU Jatim," terangnya. Sejumlah peserta seleksi calon komisoner KPU Tulun-

gagung sempat mengutarakan kesangsian mereka terhadap netralitas dan obyektifitas penilaian oleh tim seleksi. Selain proses perekrutan dari awal yang dicurigai kurang transparan, ketidakindependensian timsel terhadap salah satu organisasi masyarakat (ormas) tertentu, mereka juga curiga tata cara penilaian tidak diumumkan secara terbuka. = ANT/SLAMET AGUS SUDARMOJO/DIK


10

Lintas Jatim

KORAN MADURA

SENIN 17 MARET 2014 | No. 0322 | TAHUN III

Megawati Kampanye di Surabaya SURABAYA - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri hari ini, Senin (17/3) akan menghadiri kampanye akbar partainya di Gelora Pantjasila Surabaya. Menurut Liaison Officer (LO) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Prasetiyono, Mega akan tampil bersama juru kampanye lain, baik dari DPP maupun DPD Jawa Timur. "Ibu Megawati dijadwalkan akan menghadiri kampanye PDI Perjuangan yang dipusatkan di Gelora Pancasila Surabaya," kata pria yang akrab disapa Didonk tersebut. Menurutnya, kehadiran putri Bung Karno tersebut pada hari kedua kampanye di Surabaya, akan menambah semangat dan kekuatan bagi DPD PDI Jawa Timur. Terutama untuk memenangkan hati rakyat. Apalagi, selama 10 tahun terakhir partai berlambang moncong putih tersebut menjadi partai oposisi dan mengawal kepentingan rakyat. Kampanye akbar tersebut akan dihadiri sejumlah juru kampanye, baik dari Jakarta maupun Jawa Timur, para calon anggota legislatif (caleg) dan ribuan massa pendukung

Mantan anggota KPU Provinsi Jawa Timur ini menambahkan, seluruh komponen partainya harus bekerja ektra keras untuk memenangkan pemilu legislatif, sehingga dapat mengantarkan serta memenangkan Joko Widodo sebagai Presiden, seperti keputusan DPP PDI Perjuangan yang tertuang melalui pesan Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri. "Menyikapi pesat harian ketua umum, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, akan mengerahkan seluruh potensi dan kekuatannya untuk memenenangkan pemilu lagislatif 2014," katanya. Didik menjelaskan, ada kekuatan tiga pilar bersama rakyat yang dimiliki PDI Perjuangan yakni, pilar struktur partai, pilar eksekutif partai, dan pilar legislatif

Megawati Soekarnoputri Ketua Umum PDI Perjuangan

partai yang akan dilibatkan untuk memenangkan pemilu legislatif 2014.Terkait dengan tiga pilar tersebut, menurut dia, DPD PDI

ORASI POLITIK SDA. Menteri Agama sekaligus Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali menjadi juru kampanye nasional hari pertama kampanye di Ponpes Darul Mustaghitsin, Lamongan, Jawa Timur, Minggu (16/3). Suryadharma Ali menargetkan perolehan 12 persen suara pada pemilu legislatif 2014 untuk memenangkan dua kursi dari setiap dapil ditingkatannya.

PEMILU

SDA: "Jangan Salah Pilih Caleg" SURABAYA - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma Ali (SDA) me-

minta rakyat agar jangan salah memilih calon legislator (caleg) dalam Pemilihan Umum Legislator (Pemilu) 2014 pada 9 April

mendatang. "Jangan sampai salah memilih caleg. Suara kita yang lima menit di TPS akan menentukan

Perjuangan Jawa Timur, mengerahkan sebanyak 159 juru kampanye provinsi yakni dari struktur DPD dan DPC, kader senior, serta

kader yang menduduki jabatan di eksekutif, termasuk Walikota Surabaya Tri Risma Harini. = E HANA DIMAN

nasib kita pada lima tahun mendatang," ujarnya saat berorasi di depan ribuan kader dan simpatisan PPP dalam kampanye akbar perdana di Surabaya, Minggu (16/3). Politisi yang juga Menteri Agama tersebut mengajak masyarakat untuk memiliki tekad nasionalisme. Menurut dia, sifat cinta Tanah Air akan menjadi modal utama menuju dan membangun bangsa menjadi lebih baik. Kendati ia mengakui saat ini bangsa Indonesia memiliki masalah, namun hal itu bukan menjadi persoalan dan bukan berarti tidak memiliki kemampuan untuk membenahi dan sekaligus memperbaiki. "Selama rakyat Indonesia kuat dan berjiwa nasionalis, maka bangsa ini akan maju, berkembang dan menjadi negara yang berkah. Berkah ekonominya, kesehatannya, pendidikannya, hukumnya dan sebagainya," kata SDA. Sebelum kampanye dan orasi politik, ribuan simpatisan PPP mengikuti istighosah dan Haul ke-4 (Alm) Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Dipimpin sejumlah ulama dan kiai, pihaknya mendoakan presiden ke-4 tersebut selalu dalam lindungan dan segala amalnya diterima Allah SWT.

Kampanye perdana partai berlambang Ka'bah tersebut juga dihadiri Sekjen DPP PPP M. Romahurmuziy, Ketua Majelis Pakar DPP PPP Djan Faridz, Ketua DPW PPP Jatim Musyaffa' Noer, Ketua DPC PPP Kota Surabaya Buchori Imron, serta mantan pengurus PPP lainnya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Penyelenggara Haul ke-4 Gus Dur, Gede Widiade, menyampaikan haul digelar untuk mendoakan mantan Presiden Gus Dur selaku bapak bangsa dan sebagai penghargaan jasa-jasanya selama hidup. Selain itu, caleg DPR RI dapil I nomor urut 1 tersebut mengajak umat Islam se-Indonesia secara luas untuk memilih partai berbasis massa Islam, yakni PPP. "Banyak partai Islam yang ikut Pemilu, tapi hanya PPP yang sudah tidak diragukan lagi. Dengan kemenangan PPP maka juga akan mengantar Suryadharma Ali menjadi pemimpin bangsa mendatang," ujar CEO Persebaya tersebut. Sementara itu, istri (Alm) Gus Dur, Hj. Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid urung menghadiri haul dan kampanye PPP karena sakit, namun ia berpesan melalui video yang diperdengarkan bersama mendoakan PPP menjadi partai yang maju dan lebih baik. = ANT/ FIQIH ARFANI/DIK


Lintas Jatim

KORAN MADURA

SENIN 17 MARET 2014 | No. 0322 | TAHUN III

Isran Noor Tunggu Surat Pemecatan Demokrat SURABAYA - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Kalimantan Timur Isran Noor mengaku dirinya sedang menunggu surat pemecatan dari partainya dan berencana berkiprah di partai lain. "Saya sedang menunggu surat pemecatan karena memang sudah mendengar dari dulu, tapi sampai sekarang belum datang," ujarnya ketika ditemui di sela Haul ke-4 Gus Dur dan Kampanye Nasional PPP di Surabaya, Minggu (16/3). Politisi yang juga Bupati Kutai Timur tersebut memang sudah lama terlibat konflik internal dengan Partai Demokrat. Meski tidak

mau menyebut alasan utamanya, namun tidak diundangnya Isran Noor sebagai salah satu kandidat konvensi calon presiden partainya menjadi puncak kekecewaannya. Bahkan, ia memutuskan ikut sebagai calon presiden dari konvensi rakyat yang digagas KH Salahudin Wahid (adik kandung mantan Presiden Abdurrahaman Wahid). Isran juga mengaku akan

berkiprah di partai lain jika sudah mendapat surat pemecatan. "Tapi partai mana, saya belum tahu, karena belum memikirkannya sampai situ. Yang jelas saya sangat berterima kasih kepada PPP karena diberi kesempatan menjadi salah satu kandidat calon presiden dan wakil presiden," katanya. Terkait kedatangannya ke kampanye perdana PPP, Isran mengaku datang karena mendengar ada Haul ke-4 Gus Dur. Menurut dia, Gus Dur merupakan bapak bangsa dan salah satu tokoh idolanya. Ketika disinggung kesiapan-

LOMBA LAYAR

Selamatkan dari Kepunahaan SURABAYA – Wisata bahari sekarang ini cukup menjanjikan dan merupakan daya tarik untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di Indonesia, karena potensi perairan dan kelautan sangat banyak serta luas. Pesisir Kenjeran memiliki sejumlah daya tarik wisata yang belum dikembangkan secara optimal, di antaranya Pantai Watuwatu, Pantai Kenjeran, Kenjeran Park, serta produk olahan hasil laut masyarakat lokal. Namun, beragamnya potensi objek dan daya tarik wisata Kenjeran saat ini ternyata belum mampu menjadikan kawasan wisata Kenjeran menjadi destinasi wisata unggulan bagi kota Surabaya. Oleh karena itu, Jurusan Teknik Perkapalan ITS kembali menggelar Surabaya Fisherman Sailing Competition (SFSC) untuk kali keenam, Minggu (16/3). Berlokasi di Pantai Kenjeran, Surabaya, SFSC bertujuan untuk mengaplikasikan pengetahuan nelayan seputar berlayar di Surabaya dan sekitarnya. Lomba perahu antara nelayan ini mengangkat tema “Akulturasi Budaya Pesisir dan Identitas Bangsa demi Kemajuan Maritim Indonesia”. Dalam sambutannya melalui Aris Sunarda dari Dinas Pertanian Bidang Perikanan, Tri Risma Harini, Walikota Surabaya mengharapkan SFSC ini mampu menjadi salah satu objek wisata bahari yang menarik di Surabaya. Ditemui saat pelaksanaan kompetisi, Yudhistira Ardi Nugra-

ha, ketua pelaksana acara menjelaskan bahwa SFSC juga merupakan bentuk lain dari kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat nelayan di Surabaya. ‘’Kami berharap dengan lomba ini bisa menjaga perahu layar dari kepunahan,’’ ujarnya. Kompetisi yang masuk dalam rangkaian Semarak Mahasiswa Perkapalan (Sampan) 8 ini,

diikuti oleh 41 tim. Rata-rata, mereka berasal dari Surabaya dan Madura. Menariknya, dalam pelaksanaan kompetisi ini, juga melibatkan nelayan sebagai panitia. ‘’Mereka bertugas untuk memberikan informasi kepada sesama nelayan. Hal ini mengingat, peserta lomba memang juga nelayan yang telah berpengalaman dalam berlayar,’’ imbuhnya.

11

nya menjadi pendamping Suryadharma Ali di Pemilihan Presiden, pihaknya mengaku siap. Bahkan, ketika disinggung kedekatannya selama ini dengan Prabowo Subianto, Isran tidak mempermasalahkan karena memang belum ada komitmen apapun. Di bagian lain, kendati jabatannya di partai sangat strategis, namun ia tidak diberi kesempatan sebagai juru kampanye nasional Partai Demokrat. Tidak itu saja, surat izin cuti yang disampaikan ke Gubernur Kalimantan Timur juga belum mendapat balasan. "Saya tidak jadi jurkamnas

Partai Demokrat, apalagi izin cuti belum ada respons, tapi bagi saya bukan masalah kok," kata Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten se-Indonesia tersebut. Sementara itu, dalam kampanye PPP, Isran Noor diberi kehormatan dengan menyampaikan sambutan di hadapan ribuan kader dan simpatisan PPP. Meski tidak mengajak mencoblos PPP, namun pujian setinggi langit diberikan Isran Noor kepada Suryadharma Ali sebagai Ketua Umum DPP PPP beserta partainya. Bahkan, Isran Noor sempat salah mengucap kader PPP dengan sebutan kader Demokrat di sela sambutannya. Akan tetapi, ia segera meralat dan meminta maaf di hadapan pengurus dan petinggi PPP maupun simpatisannya. "Saya akui sempat salah ucap, tapi saya sudah minta maaf. Bagi Pak Suryadharma Ali saja juga tidak masalah kok," kata dia. = ANT/FIQIH ARFANI/DIK

Terik matahari yang menyilaukan mata serta pasangnya air laut, di ujung anjungan pantai perahu-perahu layar bergerak berusaha saling mendahului satu sama lain. Saling berebut menempati posisi terdepan. Dalam lomba, beberapa perahu layar terlihat oleng. Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, panitia telah menyiapkan dua tim SAR. Sehingga, ketika beberapa perahu mengalami hambatan, tim SAR segera menghampiri secepat mungkin menggunakan perahu karet.

SFSC ini terbagi menjadi tiga babak, yaitu babak babak penyisihan, semifinal, dan final. Babak penyisihan dilakukan pada Sabtu (15/3) sedangkan semifinal dan final diselenggarakan pada Minggu (16/3). Melalui kegiatan ini, panitia berharap kecintaan dan kebanggaan generasi muda terhadap kemaritiman dan dunia bahari bisa tumbuh. Tidak hanya itu, panitia berharap, mahasiswa bisa semakin meningkatkan kesadarannya untuk mengabdi pada masyarakat. = G. ARMDIANTO SEMERU

g. armdianto semeru/koran madura

NELAYAN. Lomba perahu antara nelayan ini mengangkat tema “Akulturasi Budaya Pesisir dan Identitas Bangsa demi Kemajuan Maritim Indonesia”.


KORAN MADURA

KORAN PROBOLINGGO 12 SENIN 17 MARET 2014|NO. 0322|TAHUN III MADURA

LINTAS12 JATIM

Probolinggo

SENIN 17 MARET 2014 NO. 0322 | TAHUN III

Empat Partai Dapat Giliran Hari Pertama Kampanye Lokasi Dibagi Tiga Dapil PROBOLINGGO - KPU Kota Probolinggo telah menetapkan jadwal dan tempat pelaksanaan kampanye rapat umum pemilu DPRD Kota Probolinggo Tahun 2014. Empat partai politik mendapat giliran kampanye pada hari pertama Minggu 16 Maret 2014, yakni PPP, Hanura, PBB dan PKPI. Demikian disampaikan Komisionaris KPU Kota Probolinggo Bidang SDM, Sosialisasi dan Data, Eko Purwanto, kepada wartawan, Minggu (16/3). Eko Purwanto menyebutkan, kampanye rapat umum dimulai 16 Maret sampai 5 April 2014. Setiap partai politik harus ikut aturan, seperti melaporkan identitas juru kampanye (jurkam) ke KPU Kota Probolinggo, tiga hari sebelum kampanye. Laporan itu dibuat rangkap empat dan ditembuskan ke Pengurus Parpol, Panwas dan Polres Probolinggo Kota. “Setiap partai politik peserta pemilu memiliki kesempatan yang sama melaksanakan kampanye terbuka atau rapat umum di Kota Probolinggo. Hal ini sesuai Keputusan KPU Kota Probolinggo Nomor: 270/05/kpts/KPU-Kota/014.329.9449/III/2014, tentang perubahan pertama keputusan KPU Kota Probolinggo tentang tanggal dan tempat pelaksanaan kampanye dalam Pemilu DPRD Kota Probolingo Tahun 2014,”terangnya. Dia menyebutkan, empat lokasi tempat penyelenggaran kampanye dibagi tiga dapil, yakni lapangan Sumberwetan, Triwung Kidul, Jrebeng Kulon, dan Kademang di Dapil I. Di wilayah dapil II, yakni lapangan Wiroborang dan lapangan KM Jalan Anggrek. Sedangkan wilayah Dapil III, yakni lapangan Wonoasih, Angguran, Sukoharjo, Sumbertaman, dan Kedungasem Disebutkan, empat partai politik mendapat giliran kampanye pada hari pertama Minggu 16 Maret 2014, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di lapangan Sumbertaman, Partai Hanura di lapangan Wiroborang, Partai Bulan Bintang (PBB) di lapangan Kademangan dan PKPI di lapangan Sumberwetan. Hari kedua, yakni Partai Nasdem, PKB, PKS dan PDIP Perjangan. Lalu pada hari ketiga, yakni Golkar,

Gerindra, Demokrat dan PAN. “Jadi, sejak 16 Maret sampai 5 April 2014, masing-masing partai politik mendapat jatah kampanye rapat umum sebanyak tujuh kali. Jangan Libatkan Anak-anak Partai politik peserta pemilu 2014 kembali diingatkan untuk tidak melibatkan anak-anak saat kampanye dan kegiatan politik. Komisionaris KPU Kota Probolinggo, Bidang Hukum, Umum dan Pengawasan, Imam Sugandi, mengatakan tindakan peserta pemilu yang melibatkan anak-anak, maupun yang belum genap berusia 17 tahun dalam kampanye merupakan pelanggaran terhadap ketentuan pasal 84 ayat 2 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008. Pasal 84 ayat 2 UU 10/2008 menyebutkan pelaksanaan kampanye dalam kegiatan kampanye dilarang mengikutsertakan warga negara yang tidak memiliki hak memilih. Anak-anak termasuk golongan yang tidak memiliki hak memilih. Pelanggaran terhadap larangan tersebut merupakan tindak pidana pemilu. “Anak-anak seharusnya tidak dilibatkan langsung dalam kegiatan politik seperti kampanye. Hak anak-anak untuk mendapatkan perlindungan harus dijaga,”ujarnya. Menurutnya, pihaknya akan mengawasi kegiatan kampanye pemilu partai dan menegakkan aturan jika ada pelanggaran dengan pelibatan anak-anak dalam kegiatan tersebut. “Kami mohon anak-anak tidak dilibatkan dalam kampanye. Hak anak untuk mendapatkan perlindungan harus dihormati, jangan menggunakan alasan karena tidak ada yang menjaga (anakanak) sehingga mereka harus dilibatkan,” tandas Imam Sugandi. Imam Sugandi menambahkan, partai politik seharusnya

tidak mengambil keuntungan demi meningkatkan dukungan dengan menggunakan anak-anak sebagai daya tarik. Misalnya, melibatkan anak-anak dalam iklan kampanye dengan menampilkan mereka menggunakan atribut partai.”Itu penyalahgunaan. Pendidikan politik secara dini jangan menggunakan cara dewasa,” cetusnya. Senada disampaikan Kris-

“Saya kira begitu, (pelibatan anak-anak) untuk show of force (pengerahan massa),” ujar Kristian relawan Demokrasi Kota Probolinggo. Kristian menyesalkan adanya praktik pelibatan anak-anak pada kampanye politik yang sifatnya pengerahan massa. “Saya kira tidak bijaksana. Hanya karena kepentingan itu anak-anak dipaksa dilibatkan,” tegasnya.

hanya pada batas untuk memperkenalkan soal politik, pendidikan kewarganegaraan, dan juga demokrasi,” ujar Kristian. Kristian meminta para orangtua bijaksana memperkenalkan politik dengan tidak langsung menerjunkan anak-anak ke arena partisan. “Tujuan pelarangan pelibatan anak-anak dalam kampanye didasari kepentingan perlindungan terhadap anak ka-

tian, Relawan Demokrasi Kota Probolinggo. Ia mengatakan masih banyak pihak yang keberatan bila anak-anak di bawah umur diikutsertakan dalam kampanye pemilu. Pelibatan anak-anak dalam kampanye dinilai hanya untuk ajang pamer partai yang ingin menunjukkan bahwa pendukungnya banyak.

Dia menilai, anak-anak seharusnya dibebaskan dari kepentingan politik praktis. Pendidikan politik, yang dijadikan alasan Parpol dalam melibatkan anak-anak dalam kampanye, tidak diberikan melalui kampanye partai politik (parpol). “Mereka (anak-anak) boleh diberi pendidikan politik

rena membahayakan dan juga berisiko,” tuturnya. Dia menegaskan, pengerahan kader semestinya tidak lagi terpaku pada sekadar unjuk kuantitas massa. Menurutnya, pengerahan kader juga bisa dilakukan melalui model-model dialog dan kampanye tatap muka. =M.Hisbullah Huda


Probolinggo

KORAN MADURA

SENIN 17 MARET 2014 NO. 0322| TAHUN III

13

Kampanye Terbuka Tak Efektif Parpol Lebih Tertarik Door To Door PROBOLINGGO – Tanggal 16 Maret 2014 merupakan hari perdana untuk Partai Politik (Parpol) malaksanakan masa kampanye secara terbuka. Namun parpol yang berkesempatan menduduki hari pertama kampanye, tidak menggunakannya untuk menggelar kampanye secara terbuka. Parpol menilai kampanye terbuka tidak efektif dan efesien. Dan lebih cenderung memanfaatkan momentum itu dengan melakukan kampanye secara door to door (pintu ke pintu). Parpol yang beruntung melaksanakan kampanye perdana di Kabupaten Probolinggo diantaranya Partai Hanura yang berekesempatan kampanye di Daerah Pemilihan ( Dapil) II meliputi Kecamatan, Lumbang, Tongas, Sumberasih). Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berkesempatan kampamye di dapil 1 meliputi Kecamatan Sukapura, Wonomerto, Kuripan, Sumber Kuripan dan Bantaran.

Parrtai Bulan Bintang (PBB) memiliki lokasi kampanye di hari perdana di dapil 5 meliputi Kecamatan, Tiris, Krucil dan Maron. Menurut ketua Partai Hanura Kabupaten Probolinggo, Kasiono mengatakan, pihaknya dalam kesempatan melakukan kampanye perdana, Hanura tidak memilih melakukan upaya kampanye terbuka secara umum. Namun mereka lebih memilih

melakukan upaya koordinasi dengan struktur partai dan para calegnya yang ada di dapil 2 . “Hanura memang tidak menggelar kempanye dengan muatan massa kampanye yang digelar secara rerbuka, karena dinilai kurang efektif. Sehingga Hanura lebih tertarik melaksanakan kampanye dengan cara silaturrahmi,” katanya kepada wartawan, Minggu (16/.5). Menurutnya, Partai Hanura tidak akan menghilangkan massa kampanye untuk pileg dengan mengelar kampanye secara terbuka. Namun waktu yang akan digunakan pada putaran terakahir .“Partai Hanura akan menggunakan massa kampanye secara terbuka dengan mendatanngkan masa,” terang Kasiono. Hal senada dikatakan wakil Sekretaris PPP Kabupaten Probolinggo, Agil Bafaqih.

Pihaknya menjelaskan bahwa PPP memang sengaja tidak menggelar waktu kampanye pada putaran pertama. Karena dinilai kampanye secara terbuka dianggap kurang efektif dan efesien dalam mengenalkan PPP ke masyarakat.“Lebih baik pengurus PPP dan celeg PPP lebih banyak turun kebawah dengan silaturrahmi dengan secae door to door. Itu dinilai lebih baik dan mengena kepada masyarakat,” ucapnya. Ia menambahkan, kampanye akbar PPP akan melakukan secara terbuka yang akan dipusatkan di Kecamatan Pajarakan.“Kampanye PPP terbuka tetap akan digelar, sebagai bukti bahwa PPP di Kabupaten Probolinggo tergolong besar dengan masa yang militan,” tegas Agil Bafaqih. Menanggapi masa kampanye

putaran pertama dalam menyambut pileg mendatang. Ketua Panwaslu Kabupaten Probolinggo, Wiwit Agus Pribadi, menegaskan dalam masa kampanye perdana yang di ikuti oleh partai Hanura, PPP dan PBB. “ Ketiga parpol itu tidak melakukan upaya kampanye secara terbuka. Mereka lebih memilih kempanya secara tertutup,”katanya. Namun pihaknya, tetap akan melakukan upaya pengawasan meski parpol tidak menggelar kampanye secara terbuka.“Tetap kami pantau semua kegiatan parpol dalam melakukan kampanye, meski ecara tertutup. Dalam pemantauan yang dilakukan oleh pihaknya, masih belum ada laporan terkait dengan adanya pelanggaran kampanye,” pungkas Wiwit Agus Pribadi. =Mahfud Hidayatullah

TATA LINGKUNGAN

Pengemis Istikamah di Masjid Agung PROBOLINGGO – Keberadaan para pengemis yang ada di masjid Agung, Kota Probolinggo bukan sebuah pemandangan hal yang baru ditemui. Namun persoalan itu sudah menjadi masalah klasik yang setiap tahun terus tumbuh subur. Bahkan pekerjaan pengemis seperti mereka, seolah-olah menjadi sebuah profesi istikamah. Setiap sholat jumatan, mereka mendatangi masjid Agung untuk meminta belas kasihan para jamaah yang datang. Mereka datang secara berkelompok seperti buruh pabrikan untuk mencari hasil demi mempertahankan hidup. Tapi belakangan, keberadaan para pengemis itu membuat bosan para jamaah yang datang. Karena setiap jum’at mereka selalu meluber di depan masjid menunggu para jama’ah yang turun dari sholat. Dengan mimik memelas, mereka tidak segan-segan meminta belas kasihan dengan mengharap uang recehan.“Keberadaan para

terang dia. Sebenarnya, Pemkot sudah mengambil tindakan untuk menertibkan mereka. Namun masih saja mereka tetap bercokol. Bahkan, kondisi pemandangan yang kurang sedap akibat ulah para pengemis tersebut bak kecambah yang tumbuh subur.“Saya heran, padahal sudah seringkali ditertibkan. Tapi mereka sepertinya tambah subur dan tambah banyak pengemisnya,” ujar jama’ah lainnya, Dedi.

pengemis itu sudah berlangsung bertahun-tahun,” tutur seorang jama’ah masjid Agung, Sofyan kepada wartawan,. Minggu (16/3). Dia menjelaskan, banyaknya pengemis di lingkungan masjid Agung tersebut, dianggap sebuah potret kemiskinan yang perlu dientas. Untuk mengentas nasib mereka, tidak hanya butuh tangan-tangan para dermawan,

tetapi juga keterlibatan pemerintah. Disisi lain, keberadaan mereka justru terjadi kontra. Kehadiran mereka di masjid Agung justru menoreh kotor terhadap pemandangan yang ada. Tidak sedikit para jama’ah yang kemudian mengeluh ketika melihat kondisi itu. “Jumlah pengemis itu bukannya tambah sedikit, tetapi semakin banyak saja,”

Ganti Baju Sebelum Mengemis Ada yang lebih menarik ketika melihat keberadaan para pengemis yang selalu istiqomah di masjid Agung. Ternyata kelakuan mereka bukan karena keterhimpitan ekonomi sehingga terpaksa meminta belas kasihan orang. Bagi mereka mengemis seolah memang sengaja dijadikan profesi. Fakta ini terlihat sebelum mereka berpenampilan compang-camping, ternyata mereka berasal dari masyarakat kebanyakan. Hanya saja, karena rasa malas-lah yang membuat mereka harus bersandiwara menjadi sosok seorang pengemis beneran.“Sebelum mereka data-

ng ke masjid Agung, penampilan mereka tidak compang-camping seperti itu,” ujar seorang warga yang mengaku bernama Agus Muhson. Bahkan, ada sebagian dari mereka yang datang naik angkot. Lalu mereka ganti baju dipojok masjid untuk merubah penampilan mereka menjadi sosok pengemis. “Terkadang juga mereka ganti baju di pojok-pojok alon-alon itu,” tandasnya. Melihat kenyataan itu, sebagian jama’ah yang kebetulan melihat aksi rekayasa itu mengaku sebel. Tak heran, jika rasa teriris melihat nasib mereka jadi hilang. “Ternyata ada juga pengemis yang hanya pura-pura,” katanya. Dinsos : Itu Bukan Warga Probolinggo Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Probolinggo, Sukam saat dikonfirmasi soal keberadaan para pengemis di masjid Agung itu mengatakan, kalau mereka bukan asli warga Probolinggo. Tetapi mereka kebanyakan warga dari luar kota.“Mereka itu kebanyakan dari luar kota,” katanya kepada wartawan. =Muhammad Sugianto


14

KORAN MADURA

Probolinggo

SENIN 17 MARET 2014|NO. 0322|TAHUN III

Rombongan Seruduk Pemulung Meregang Nyawa dan Delapan Orang Luka Berat PROBOLINGGO - Lantaran sopir ngantuk, sebuah mobil yang hendak melakukan refreshing ke wisata Gunung Bromo barnasib sial dan naas. Mobilnya mengalami oleng dan menabrak seorang pemulung. Tak sampai puluhan meter, hingga seorang pemulung meregang nyawa, di Jalan Raya Leces Kabupaten Probolinggo Minggu (16/3). Awalnya, mobil rombongan yang dikemudikan Arif Suryono (41) warga Kabupaten Jember hendak berwisata ke Gunung Bromo itu terhenti setelah menabrak pohon. Akibatnya, Suto (70) seorang pemulung yang berada di dekat pohon tertabrak, dan terseret hingga nyawanya tidak tertolong. Kejadian tragis itu, tidak hanya menelan korban meninggal. Namun delapan penumpang mobilnya, mengalami luka serius. Korban langsung di larikan ke Rumah Sakit Dr Mohammad Sholeh Kota Probolinggo. Delapan korban itu mengalami luka serius pada bagian kepala dan patah kaki. Karena, mobil yang di tumpangi itu menghantam pohon cukup keras. Salah satu korba, Fitri Ning-

kejadian ini, pihaknya masih menyelidiki kasus kecelakaan yang menewaskan pemulung

itu.”Dugaan kita, sopir mengantuk dan masih kita selidiki lagi. Karena dikhawatirkan ada fak-

tor lain yang menyebebakan kecelakaan tersebut,”pungkasnya. =Mahfud Hidayatullah

sih (38) mengaku dirinya bersama teman-temannya merupakan salah satu karyawan alat kesehatan di Kabupaten Jember yang hendak berwisata ke Gunung Bromo.”Kami memang berencana ke Gunung Bromo. Dari Jember rombongan berangkat pukul 3.50 WIB,”terangnya. Menurutnya, kecelakaan itu bermula saat mobil melaju kencang dari arah selatan. Akan tetapi mobil yang di tumpanginya oleng dan menabrak pemulung hingga terseret puluhan meter.”Mobil itu berhentinya setelah menabrak pohon asam,”tandas Fitri Ningsih. Menanggapi kejadian itu, Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Warih Hutomo melalui Aiptu Utomo mengatakan, dalam

SEREMONIAL

12 Parpol Deklarasi Pemilu Berintegritas

PROBOLINGO – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Probolinggo, mengingatkan parpol peserta Pemilu melakukan kampanye damai,

bersih, dan berintegritas. Parpol diminta tidak menggunakan cara kotor untuk mendapat keuntungan. “Praktik politik uang, in-

timidasi dan kekerasan harus ditinggalkan. Parpol hendaknya menyelesaikan problem bangsa dengan mengedepankan semangat kebersamaan,” kata Ketua KPU Kota Probolinggo, Sukirman WHP, membuka rangkaian deklarasi Damai Partai Politik Peserta Pemilu Legislatif 2014, di Alon-Alon Kota Probolinggo, Sabtu (15/3). Sukirman WHP mengatakan, meski Pemilu memunculkan persaingan parpol diminta bersaing secara sehat. Parpol harus mengutamakan kampanye cerdas dengan menawarkan visi, misi dan program partai untuk masyarakat.”Selain tujuan untuk mendulang suara, kami ingatkan kampanye merupakan tanggung jawab parpol dalam upaya pencerdasan pemilu,” tuturnya. Di hadapan para pimpinan parpol, pihaknya menegaskan KPU akan independen menyelenggarakan

Pemilu. “Kami berkomitmen memperlakukan peserta pemilu secara adil dan merata. Selain tujuan untuk mendulang suara, kami ingatkan kampanye merupakan tanggung jawab parpol dalam upaya pencerdasan pemilu,” tutur Sukirman WHP. Sementara itu, Kapolres Probolinggo Kota, AKBP. Iwan Setiawan, menyampaikan amanah dari Kapolda Jatim agar dalam pelaksanaan Pemilu 2014 tiap-tiap elemen baik masyarakat maupun aparat dapat bersinergi untuk dapat memelihara keamanan dan kelancaran jalannya Pemilu 2014.”Kami pegang janji deklarasi peserta pemilu legislatif. Lalu Polri, telah berkomitmen penuh menjaga netralitas,” tegasnya. Menurutnya, dengan kontrol yang baik dan dukungan semua pihak dan masyarakat, pemilu dapat berjalan sesuai

yang diinginkan yakni aman dan kondusif.”Sukseskan Pemilu Legislatif yang aman, damai, lancar, santun dan bermartabat,”kata AKBP.Iwan Setiawan Dalam kesempatan tersebut, deklarasi dari 12 partai politik di ikrarkan yang dilanjutkan dengan penandatangan deklarasi oleh perwakilan 12 parpol, yakni Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). M.Hisbullah Huda/Adv


KORAN OLAHRAGA PROBOLINGGO

MADURA

KORAN MADURA

15 Olahraga 15

SENIN 17 MARET 2014 No. 0322 | TAHUN III

Liga Italia

Inter Geser Fiorentina di Empat Besar

SENIN 17 MARET 2014 | No. 0322 | TAHUN III

LA LIGA SPANYOL

Ronaldo dan Costa Jadi Pahlawan Timnya MALAGA - Cristiano Ronaldo dan Diego Costa menjadi pahlawan kemenangan timnya masing-masing pada pertandingan La Liga Spanyol, Sabtu (15/3) malam waktu setempat atau Minggu (16/3) dini hari WIB.

PEMAIN INTER Mauro Icardi, Rodrigo Palacio dan Jonathan berselebrasi usai menjebol gawang Hellas Verona, Senin (17/3) dini hari WIB. Dua nama terakhir menjadi pencetak gol kemenangan Inter. VERONA - Klub milik taipan muda asal Indonesia Erick Thohir, Inter Milan, naik ke peringkat empat klasemen sementara Liga Serie A Italia setelah meraih kemenangan 2-0 atas Hellas Verona pada laga di Marc Antonio Bentegodi, Minggu (16/3) dini hari WIB. Agar bertahan lebih lama di posisi itu, mereka berharap Fiorentina tersandung saat melawan Chievo Verona pada Senin (17/3) dini hari WIB tadi. Dua gol kemenangan Inter pada laga itu dibuat oleh Rodrigo Palacio dan Jonathan masing-masing di babak pertama dan kedua. Tambahan tripoin ini membuat perolehan poin Inter menjadi 47, unggul dua angka dari Fiorentina yang terlempar ke posisi kelima serta selisih delapan angka dari Napoli di urutan ketiga. Inter akan terus bekerja keras untuk masuk zona Liga Champions musim depan. Sebab, setelah melawan Verona, mereka relatif menghadapi jadwal yang lebih mudah dibanding Fiorentina. “La Beneamata” akan menghadapi Atalanta, Udinese, dan Livorno. Sementara dalam kurun waktu sama, Fiorentina harus menghadapi Juventus, Napoli, dan AC Milan. Dengan konsentrasi terbagi ke Liga Europa, bukan tak mungkin “La Viola” akan terpeleset di Serie A. “Kemenangan yang sangat penting, karena ini adalah ‘head to head’ untuk lolos ke kompetisi Eropa dan kini kami punya keuntungan besar atas mereka. Kami sangat senang dengan

penampilan kami hari ini dan besok kami akan mendukung tim lawan Fiorentina. Meski kami juga harus mewaspadai Parma yang tengah mengejar,” ujar Jonathan. Sementara bagi pelatih Inter, Samuel Mazzari, kemenangan ini sangat penting untuk mencapai target dan imbisi mereka musim ini yaitu bermain di Eropa musim depan. Meskipun target ini tidak diungkapkannya secara transparan. Dia hanya ingin mengejar kemenangan di 10 laga sisa musim, yang mana niscaya menjadi pintu utama menuju kompetisi tersebut. “Kita membicarakan cara yang selalu kami lakukan, bahwa setiap pertandingan harus dijalani dengan cara sama baik kandang atau tandang. Lalu pada akhirnya kita akan melihat di mana kami berada. Itulah target musim ini,” kata Mazzarri. Mantan pelatih Napoli itu melanjutkan, “Saya telah melatih para pemain ini dari awal bahwa mereka harus mengejar kemenangan sejak mulainya pertandingan dan mempertahankan mentalitas yang sama tak peduli di mana kami bermain. Itu berarti merebut kembali penguasaan bola secepat mungkin dan memburu kemenangan setiap waktu. Anda bisa lihat bahwa akhir-akhir ini tim ini telah melakukan pendekatan tersebut.” Hasil ini memperpanjang rekor Inter yang tak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir dengan empat kemenangan dan dua imbang. =ESPN/AJI

Ronaldo mencetak satu-satunya gol kemenangan Real Madrid atas Malaga. Sedangkan Diego Costa melesakkan gol tunggal Atletico ke gawang Espanyol. Pada laga di La Rosaleda, kandang Malaga, Minggu (16/3) dini hari WIB, Ronaldo mencetak gol pada menit ke-22. Gol ini bertahan hingga laga usai. Tambahan tripoin ini mengokohkan pasukan “Los Blancos” di puncak klasemen sementara dengan 70 poin atau unggul empat poin dari Atletico Madrid di posisi kedua dan tujuh poin dari Barcelona di tempat ketiga yang baru bermain pada Minggu (16/3) malam. Barcelona akan memangkas jarak menjadi empat poin, bila “El Barca” mampu mengatasi lawannya pada laga tersebut. Barcelona akan berjarak satu poin dari Madrid bila pada El Clasico akhir pekan ini mereka bisa

atasi Madrid. Sebaliknya, Madrid akan menjauh kalau mampu menumbangkan Barcelona. Menanggapi kemenangan tipis atas Malaga ini, gelandang Madrid Xabi Alonso menilai, Malaga adalah tim kuat dan sulit ditaklukkan di kandang mereka sendiri. Bahkan, tuan rumah seringkali menyulitkan tim dari Ibukota Spanyol itu. “Ya, kami kesulitan. Terutama di babak kedua di mana mereka menekan kami. Mereka bermain baik dan sebagai konsekuensinya kami menderita,” kata Alonso. Bagi gelandang Timnas Spanyol itu, kemenangan tersebut sangay penting bagi usaha tim asuhan Carlo Ancelotti tersebut untuk tetap berada di puncak klasemen. Dengan hanya 10 pekan tersisa, setiap pertandingan diakui bernilai lebih dalam memburu titel. “Ini adalah tiga poin yang penting untuk kami. Setiap pertandingan sekarang berarti penting. Sekarang kami harus menunggu dan melihat apa yang terjadi dengan para rival kami,” imbuhnya. Sementara itu, gol tunggal Diego Costa ke gawang Espanyol di Vicente Calderon Minggu (16/3) dini hari WIB cukup untuk menjaga jarak dengan rival satu kotanya, Madrid. Atletico tampil relatif dominan sejak babak pertama,

PENENTU KEMENANGAN. Diego Costa (kiri) dan Cristiano Ronaldo (kanan) menjadi penentu kemenangan timnya atas lawan masing-masing dengan gol tunggal mereka.

meskipun Espanyol juga beberapa kali mengancam gawang Atletico yang dikawal Thibaut Courtois. Tercatat, Espanyol melepas 6 tendangan ke gawang, empat di antaranya tepat sasaran. Sedangkan Atletico sendiri hanya 7 kali mengancam gawang Espanyol dan hanya dua yang tepat sasaran, satu di antaranya menghasilkan gol. Gol itu baru terjadi pada babak kedua, tepatnya menit ke55. Berawal dari aksi David Villa yang mengirim umpan terobosan kepada Costa yang berlari menyilang dari sisi kiri. Pemain naturalisasi Spanyol dari Brasil ini kemudian memenangi duel sprint dengan bek yang mengawalnya dan tinggal berdiri berhadapan dengan kiper Francisco Casilla. Lewat sebuah tendangan kaki kiri dia kemudian menaklukkan Casilla. Espanyol sempat mendapatkan peluang bagus setelahnya lewat David Lopez pada menit ke-66. Namun, tendangan Lopez dari luar kotak penalti masih bisa diamankan oleh Courtois. Lopez sempat mencoba lagi beberapa kali setelahnya. Tetapi, hasilnya selalu sama. Peluang yang didapatnya berujung kegagalan. Pada akhirnya, skor 1-0 itu bertahan sampai wasit meniup peluit panjang. =BBC/ESPN/AJI


16

KORAN MADURA

SENIN 17 MARET 2014 | No. 0322 | TAHUN III

88 HARI LAGI

INTER GESER FIORENTINA DI EMPAT BESAR

RONALDO DAN COSTA JADI PAHLAWAN TIMNYA

OLAHRAGA | 15

OLAHRAGA | 15

Olahraga KORAN MADURA

MAIN DENGAN 9 ORANG, CHELSEA KEOK LONDON - Laju Chelsea untuk terus menjauh dari kejaran para pesaing terdekatnya di klasemen sementara Liga Utama Inggris tersendat setelah kalah 0-1 dari tuan rumah Aston Villa pada laga di Villa Park, Minggu (16/3) dini hari WIB. Selain itu, kekalahan ini diperburuk oleh dua kartu merah kepada pemain Chelsea plus pengusiran Jose Mourinho dari pinggir lapangan. Pada laga tersebut, gol tunggal kemenangan Aston Villa dicetak oleh Fabian Delph di penghujung babak kedua. Selama 45 menit pertama, kedua tim bermain imbang tanpa gol. Malapetaka terjadi ketika gelandang Chelsea asal Brasil Willian mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-69. Bermain dengan 10 orang membuat Chelsea berbalik ditekan Aston Villa. Padahal sebelum Willian diusur keluar lapangan, tim dari London Barat itu menguasai jalannya pertandingan. Data statistik menunjukkan, Chelsea mencatat 62 persen penguasaan bola, sedangkan Aston Villa hanya dengan 38 persen. Jumlah tendangan ke gawang pun Chelsea lebih banyak yaitu 17 berbanding 13. Tetapi dari jumlah itu, hanya dua tendangan pemain Chelsea yang tepat sasaran, sedangkan Aston Villa memiliki empat tendangan yang tepat sasaran. Sepanjang babak pertama, “The Blues” hanya memiliki satu tendangan ke gawang yaitu melalui tendangan bebas Oscar tetapi bisa diantisipasi dengan mudah oleh kiper lawan. Setelah bermain dengan 10 orang, Aston Villa berada di atas angin. Mereka menekan Chelsea dan hasilnya gawang Petr Cech bobol pada menit ke-82. Di waktu sisa, para pemain Chelsea frustrasi dan cenderung bermain kasar.

Gelandang bertenaga kuda asal Brasil, Ramires, akhirnya menyusul komptariotnya Willian keluar lapangan karena menekel keras peman Aston Villa pada injury time. Tindakan ini menyebabkan kericuhan di lapangan. Menyusul kejadian ini, bukan hanya Ramires yang keluar, pelatih Jose Mourinho juga turut disuruh meninggalkan lapangan karena memprotes keputusan wasit secara berlebihan. Untung saja, dalam waktu tersisa, bermain dengan 9 pemain dan tanpa pelatih, gawang Chelsea tidak kebobolan lagi dan hasil 1-0 bertahan hingga laga usai. Menanggapi hasil ini, pelatih Aston Villa Paul Lambert menilai, anak-anak asuhnya layak menang. Pasalnya, “The Villans” mampu meredam anak-anak asuh Jose Mourinho. “Saya sudah di sini selama hampir dua tahun tapi ini adalah satu kemenangan terbaik yang kami dapatkan. Itu adalah performa tim yang fantastis. Kami layak meraih ini. Kami melawan sebuah tim yang sedang bersaing memenangi Liga Champions. Itu adalah upaya yang luar biasa. Kami layak meraih kemenangan,” kata Lambert. Sementara terkait kartu merah Ramires, dia menilai, tekel mantan pemain Benfica itu berbahaya dan bisa membuat pemainnya patah kaki. Karena itu, Ramires layak keluar lapangan. “Saya telah menyaksikannya dan sudah terlibat di banyak pertandingan di mana saya melihat

orang-orang melakukannya dan itu adalah tekel yang bisa mematahkan kaki. Jika seseorang berkata sebaliknya, saya berpendapat lain. Kartu merah Willian bisa diperdebatkan, karena hanya tarikan kecil. Dan jika itu terjadi pada pemain saya, saya mungkin akan melakukan protes. Tapi yang kedua itu mudah sekali dipahami,” tutupnya. Sementara itu Jose Mourinho mengaku tidak mengerti mengapa dirinya ikut diusir keluar lapangan setelah keributan di lapangan tersebut. =SKY SPORTS/BBC/AJI

16

SENIN 17 MARET 2014 | No. 0322 | TAHUN III

Gelandang Sayap Chelsea Willian (kaus biru) berebut bola dengan dua pemain Aston Villa Karim El Ahmadi and Ashley Westwood, Minggu (16/3) dini hari WIB. Chelsea takluk dari Aston Villa 0-1.


SENIN 17 MARET 2014 No. 0322 | TAHUN III

LEGISLATIF DINILAI ACUHKAN NASIB K2

BUPATI-WAKILNYA CUTI UNTUK KAMPANYE

SAMPANG | J

pamekasan | e

KORAN MADURA

NUR ASIYAH

SENIN 17 MARET 2014 | No. 0322 | TAHUN III

Guru Kreatif untuk Generasi Kreatif

A

Neter Kolenang | P

Taneyan Lanjang KORAN MADURA

Aroma Politik Uang Mulai Tercium Sumenep Tersulit dalam Melakukan Pengawasan SUMENEP – Memasuki masa kampanye terbuka, aroma politik uang mulai tercium publik, utamanya dipedasaan. Panitia pengawas pemilu harus bisa mengungkap dan membuktikan pelanggaran pemilu tersebut, agar proses demokrasi tidak tercederai.

Ketua Pengurus Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Ganding Zaenuri mengatakan, dirinya mulai mencium adanya transaksi uang yang dilakukan pendukung calon anggota legislatif tertentu. ”Saat ini sudah mulai tercium adanya permainan politik uang,” tuturnya kepada Koran Madura. Isu yang berkembang di masyarakat, sejumlah calon anggota legislatif, baik DPRD kabupaten, DPRD provinsi, maupun DPR RI, sudah siap menabur uang. ”Adanya transaksi jual beli suara itu, memang sudah banyak dibicarakan oleh masyarakat. Artinya persolan itu sudah tidak lagi menjadi rahasia,” katanya. Praktik politik transaksional ditengarai akan semakin merajalela hingga menjelang pemungutan suara pada 9 April nanti. Cara demikian hingga saat ini dianggap cukup ampuh untuk mendulang suara. Oleh karenanya, pengawas pemilu harus bisa mengungkap praktik kotor tersebut. Di Kabupaten Sumenep, dinilai sangat memungkin terjadinya kecurangan pemilu meski di setiap daerah ada pengawas pemilu, sebab Sumenep terdiri dari banyak pulau. ”Kalau dilihat dari segi geografis,

memang sangat sulit untuk dipantau. Sehingga potensi kecurangan juga sangat tinggi,” terangnya. Ironisnya, katanya, pengawas diindikasikan menjalin kerja sama dengan salah satu partai politik. ”Peraturannya sudah jelas, jika pengawas itu harus netral, makanya itu harus benar-benar dijaga,” tukasnya. Sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Sumenep Zamrud Khan mengatakan, dari 38 kabupaten/kota se-Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Sumenep merupakan wilayah yang paling sulit dalam melakukan pengawasan. Sebab, Sumenep terdiri dari beberapa pulau. ”Dibandingnkan dengan kabupaten lain, Sumenep memang bisa dibilang kabupaten tersulit dalam melakukan pengawasan,” katanya Namun, pihaknya tidak akan putus asa dan akan melakukan pengawasan secara intensif. Apalagi dalam pengawasan itu telah ada tim yang bertugas di setiap desa, yakni PPL (Petugas Penyuluh Lapangan). ”Ada juga relawan yang siap mengawasi perjalan pemilu 2014 ini,” terangnya. Jika dalam pengawasannya nanti menemukan adanya pelanggaran, termasuk politik uang, pihaknya mengaku akan memprosesnya secara hukum. ”Sekecil apa pun, jika namanya pelanggaran pasti kami akan kawal sampai tuntas,” terangnya. Namun, temuannya itu, lanjut Zamrud, harus berdasarkan fakta dan bukti konkret, bukan berdasarkan opini semata. =JUNAEDI/MK


KORAN MADURA KORAN PROBOLINGGO B B

SENIN 17 MARET 2014 | No. 0322 | TAHUN III

MADURA

Sumenep

SENIN 17 MARET 2014 No. 0322 | TAHUN III

CAPRES PDI PERJUANGAN

Mereka Bicara Joko Widodo SUMENEP – Pencapresan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menjadi pembicaraan warga Kabupaten Sumenep. Sekalipun kesediaan putra Solo itu menuai cibiran dari sebagian orang, tidak sedikit pula yang menyambut baik kesediannya menjadi calon orang nomor satu di Republik Indonesia. Joko Widodo diharapkan bisa memperbaiki bangsa ini yang dari tahun ke tahun tidak kunjung bebas dari masalah yang melilitnya. Keberhasilannya dalam mengelola Solo diharapkan bisa diteruskan dalam skala lebih besar, mengelola Indonesia raya yang kaya. "Jokowi menjadi capres (adalah) doa kami. Karena tak ada figur lain yang tepat kita pilih. Jokowi adalah representasi dari rakyat Indonesia. Ia merakyat, melempar senyum dan tak pernah terjebak nalar formal," ucap Ubaidillah, Ketua IPNU Cabang Sumenep. Ketua Umum PMII Cabang Imam Syafi'ie mengaku sudah lama mengaguminya. "Kami tak melihat ia darimana, partai apa atau seperti apa, tetapi yang jelas bangsa ini suka kepadanya. Kami pun tak ragu untuk memilihnya," ungkapnya. Kegembiraan itu tidak hanya dari aktivis, tapi juga dari warga dan politisi. "Sejak kemarin kami berdoa untuknya agar PDI-P memandatkan dia menjadi capres. Ia merakyat, Mas, dan kami butuh pemimpin seperti itu," ungkap Musaddik, warga Dungkek. Hal senada juga diungkapkan oleh Punawi, warga Gapura. Ia mengaku sangat mengagumi sosok Jokowi sejak ia menjadi Wali Kota Surakarta. "Ia tidak elitis, Mas, tetapi benar-benar populis. Kami butuh pemimpin seperti itu," ujarnya. Sementara itu, MH

Said Abdullah, loyalis PDI Perjuangan, mengungkapkan bahwa kepastian Jokowi menjadi capres merupakan surprise bagi bangsa Indonesia, sebab bangsa ini memang butuh figur pemimpin seperti Jokowi. "Sebab figur Jokowi adalah representasi masyarakat kita. Ketika orang melilat Jokowi, maka sama saja melihat dirinya sendiri," ucapnya, Minggu (16/3). Pencapresan Jokowi benar-benar menjadi keputusan tepat, dan memang ditunggu oleh semua rakyat di bangsa ini. "Bahkan kata salah satu media yang saya baca kemarin, jika Jokowi jadi Capres, maka masih perlukah ada Pilpres. Nah, ini menandakan bahwa rakyat menunggu Jokowi," jelasnya. Disinggung soal harga saham yang terus menguat drastis pasca kepastian Jokowi jadi Capres, dalam kacamata Ketua Poksi Banggar Komisi VIII tersebut kian menegaskan bahwa peningkatan pencalonan Jokowi tersebut berarti langsung menapat respons positif dari pasar. Data terbaru, nilai tukar rupiah naik pada level Rp11.377 per dolar AS. "Ini masih baru nama Jokowi, masih belum beraksi. Ini menjadi penegas bahwa Jokowi memang pemimpin yang diharapkan oleh bangsa ini," paparnya. Menanggapi banyak kalangan yang menyayangkan Jokowi menjadi Capres, sebab bagi penilaian banyak kalangan, Jokowi baru 17 bulan memimpin Jakarta, pula menyisakan PR bagi Jakarta, kata anggota DPR RI dua kali tersebut, Jakarta masih punya Ahok. "Karena Jokowi-Ahok memiliki visi yang sama dalam membangun bangsa. Sehingga tanpa Jokowi, Ahok bisa menjadi pengganti Jokowi di DKI," jelas Said. =SYAMSUNI

POHON CINTA. Pengunjung memadati pohon laki dan perempuan yang ada di Keraton Sumenep, Minggu (16/3). Kedua pohon tersebut dipercaya dapat mempermudah mendapatkan jodoh, dengan menyentuhnya.

SDN Gua-Gua Disegel Said Abdullah: Hentikan Diskriminasi Kepulauan SUMENEP - Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pulau Gua-Gua disegel oleh masyarakat setempat. Pasalanya sejak beberapa bulan ini, sekolah tersebut seringkali terjadi kekosongan guru. Bahkan Kepala Sekolah, Ahmad Zaini seringkali tidak mengantor. Sehingga warga berbondong-bondong melakukan penyegelan terhadap sekolah tersebut. "Kami segel SDN Gua-Gua, karena kami kecewa, karena keseringan tak ada gurunya. Sekolah pun kadang pulang lebih awal. Sehingga kami merasa anak kami tak dapat apa-apa," ucap Kafi, warga Pulau Gua-Gua, Minggu (16/3). Penyegelan tersebut menurut Kafi baru resmi kemarin setalah diketahui kalau anak-anak mereka dipulangkan lebih awal. "Karena guru yang ada di SDN Gua-Gua hanya dua orang. Makanya, penyegelan terpaksa harus dilakukan," jelasnya. Ditanya lebih lanjut perihal penyegelan tersebut, kata Kafi, langkah tersebut merupakan kesepakatan antar para wali siswa, karena mereka sadar kondisi tersebut memang sudah sejak lama mereka rasakan. "Karena anak mereka seringkali pulang lebih awal, ketika ditanya gak ada gurunya. Setelah kita kroscek, memang benar, Mas, gurunya hanya dua, bahkan tukang kebunnya yang menjadi guru. Oleh karena itu, kami terpaksa harus disegel," tegasnya. SDN Gua-Gua akan tetap disegel

sebelum sekolah itu berbenah. "Paling penting adalah gurunya harus ada dan profesional. Selain itu, kami minta kepala sekolah harus ada di sekolah setiap hari. Masak kepala sekolah sering tidak ada, ini sekolah atau hanya tempat bermain," pungkasnya. Penyegelan terhadap SDN tersebut secara resmi dilakukan sejak hari Sabtu kemarin. Sampai saat ini, SDN itu masih dalam kondisi tertutup, dan belajar kegiatan pun terhenti. Mereka berjanji, tidak akan pernah membuka segel jika pihak sekolah tidak mau berbenah. Menanggapi hal tersebut, MH Said Abdullah, anggota DPR RI Komisi VIII Dapil Madura mengungkapkan bahwa kepulauan itu seharusnya mendapat perlakuan yang sama, tidak ada diskriminasi. "Nah, kenyataan ini merupakan buntut dari diskriminasi pemerintah terhadap kepulauan. Seringkali kepulauan itu dianaktirikan, baik pelayanan kesehatan, infrstrukur, termasuk fasilitas pendidikan. Penyegelan itu

tidak bisa kita salahkan, karena apa yang mereka lakukan demi kepentingan bersama," ucapnya Minggu (16/3) saat dikonfirmasi Koran Madura usai mengunjungi pesatren Darut Thoyyibah, Legung, Kecamatan Batang-Batang. Said Abdullah minta agar Dinas Pendidikan memberikan sanksi tegas terhadap para abdi negara yang bertugas di kepulauan yang nakal, sebab jika terus terjadi semacam ini, maka hak siswa untuk mendapatkan pendidikan akan tergadaikan. "Saya kira guru nakal harus ditindak tegas, tidak hanya di kepulauan, tetapi juga di daratan. Kuncinya, pembinaan terhadap guru benar-benar dilaksanakan dengan serius, terutama guru-guru yang akan dikirim ke kepulauan, biar mereka benar-benar menjadi guru yang profesional, menjadi pendidik sekaligus pembimbing dan pelatih. Sehingga persoalan geografis tidak menjadi alasan," tegasnya. Ke depan, Dinas Pendidikan perlu kiranya melakukan pembinaan terhadap guru-guru asal daerah kepulauan sendiri. "Karena seringkali ada guru nakal, maka letak geografis yang menjadi alasan. Oleh karena itu, perlu kiranya, Disdik membina dan melatih guru-guru asal kepulauan sendiri, sehingga mereka merasa memiliki daerahnya sendiri," pintanya. =SYAMSUNI


Sumenep

KORAN MADURA

SENIN 17 MARET 2014 | No. 0322 | TAHUN III

C

PASCA KEBAKARAN

Pasar Perlu Diasuransikan SUMENEP - Anggota DPR RI Achsanul Qosasi mendesak Pemerintah Daerah Sumenep untuk mengasuransikan kios, toko, stan, dan lainnya yang biasa ditempati pedagang berjualan. Asuransi itu nantinya bisa dibiayai pemerintah dengan menggunakan dana APBD Sumenep. Dengan ikut asuransi, setidaknya para pedagang sedikit aman dari musibah atau bencana yang bisa melumpuhkan ekonomi pedagang. Sehingga, tempat berjualan pedagang yang terkena bencana tidak perlu repot lagi mencari modal usaha lantaran sudah ikut asuransi. “Begitu pasar sudah dibangun apalagi pakai swadaya, segera lakukan asuransi. Kita harus mendaftarkan mereka untuk ikut asuransi. Jika perlu premi asuransinya dibiayai oleh APBD. Saya kira pembayaran premi asuransi itu tidak mahal,” tuturnya. Politisi Partai Demokrat itu yakin Pemkab Sumenep mampu membiayai premi asuransi

para pedagang yang berjualan di Pasar Anom. Sebab, pembayaran premi asuransi dinilai tidak terlalu mahal. “Lantaran tidak berat, pasti APBD mampu. Ini juga akan menghindari kejadian di luar dugaan yang tidaik diinginkan,” tandasnya. Selain ditalangi dengan menggunakan biaya APBD, pembayaran premi asuransi juga bisa diambilkan dari uang retribusi pedagang. Para pedagang setiap hari membayar retribusi kepada pemerintah. Sebagian dana retribusi yang masuk ke Pemkab setiap hari itu, bisa dialokasikan untuk kepentingan bayar premi setiap bulannya. “Kenapa saya setuju dibebankan kepada APBD karena para pedagang bayar harian retribusi. Alokasikan sebagian retribusi itu untuk kepentingan preme asuransi. Pedagang membayar retribusi harian sementara premi dibayar bulanan. Saya rasa itu tidak berat,” katanya seraya menjelaskan logika premi asuransi. =ALI RIDHO/MK

RATA. Beberapa kios di Pasar Anom Baru Sumenep rata dengan tanah akibat kebakaran yang terjadi, Kamis malam (5/3) lalu.

STNK sepeda motor Mocin Nopol M 4255 VD tahun 2006 a/n Supardi. Bagi yang menemukan Hub. Moh Dahlal, 085257179969 Desa Karduluk Pragaan Sumenep.

Pasang Iklan di

KORAN MADURA Call Centre (0328) 6770024

JALAN RUSAK. Mobil angkutan umum melintas di lajur kanan karena di lajur kiri ditanami pohon pisang oleh warga. Di jalan tersebut dipasangi pohon karena beton gorong-gorongnya rusak.

INFRASTRUKTUR RUSAK

Ada Pohon Pisang di Tengah Jalan SUMENEP – Dua pohon pisang berdiri tegak di tengan jalan di simpang tiga Kecamatan Ganding, Minggu (16/3). Warga sengaja menanam pohon pisang di tengah jalan tersebut agar pengendara yang melintasi jalan tersebut lebih hati-hati karena beton gorong-gorong patah. Pantauan Koran Madura, sudah lebih satu pekan gorong-gorong itu patah namun hingga saat ini belum diperbaiki. Roda empat dan enam yang hendak ke arah selatan tidak bisa melintasi jalan yang beton gorong-gorongnya patah. Akibatnya, banyak pengendara melintasi jalan alternatif. Holwi, mengatakan, warga sengaja menanam pohon di tengah jalan yang gorong-gorongnya patah sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian. ”Ini kami lakukan sebagai kepedulian terhadap pen-

gendara,” katanya, Minggu (16/3). Pihaknya khawatir, jika tidak ditanami pohon pisang, para pengendara yang melintasi jalan tersebut akan mudah terperosok dan terjatuh. ”Daripada memakan korban, lebih baik dipasangi pohon pisang,” ujarnya. Apalagi, sambung Holwi, para pengendara yang sering melintasi jalan tersebut sering kali ugal-ugalan dan lampu penerangan jalan tidak berfungsi. ”Lampu di atas tugu itu kan mati, jadi penerangan ketika malam hari itu hanya dari

pertokoan dan juga perumahan,” terangnya. Pemerintah diminta secepatnya memperbaiki jalan tersebut. ”Kami harap pemerintah tidak tutup mata,” harapnya. Sementara Kepala Pekerjaan Umum Bina Marga Edi Rasiyadi mengatakan telah lama mengetahui kondisi jalan tersebut. Dirinya mengaku akan segera memperbaikinya. ”Itu sudah menjadi atensi kami untuk segera diperbaiki,” terangnya. Pihaknya saat ini mengaku telah membuatkan beton untuk mengganti beton jalan yang ambruk itu. ”Itu sudah dibuatin betonnya, namun pekerjaannya tidak dikerjakan di lokasi, jadi tinggal tunggu waktu saja untuk menggantinya,” tukasnya. =JUNAEDI/MK


D

KORAN MADURA

Sumenep

SENIN 17 MARET 2014 | No. 0322 | TAHUN III

SUMENEP - MH Said Abdullah menilai Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali membuat blunder. Setelah 600 anak dibiarkan kekurangan gizi, kini blunder yang sama juga terjadi kepada warga miskin di Desa Longos yang selama puluhan tahun tak tersentah pemerintah. Abdullah dan Misnati harus rela berteduh di bawah bambu sisa kios pasar. Belum lagi, ia harus mengurus dua cucunya yang lumpuh. Karena sepeninggal ibunya, dua anak itu memang diurus oleh sang kakek dan nenek. “Ini data di pemerintahan yang tidak bisa merambah warga miskin hingga ke pelosok desa. Kalau data dilakukan secara door to door, maka akan ada banyak kondisi seperti ini ditemukan. Dan layak kiranya kita menaruh curiga kepada kinerja Dinsos sebagai lembaga yang bertugas mendata warga miskin. Karena realitas seperti ini sangat banyak sekali saya temukan,” tuturnya di rumah Abdullah dan Misnati. Said mempertanyakan tentang kinerja Dinsos, sebab fenomena seperti itu seharusnya adalah tupoksi Dinsos. “Jika pemerintah tidak mampu mengurus tentang kemiskinan, maka data dengan baik, kasih datanya ke saya, biar saya saja yang berjuang dan membantu mereka, toh ternyata dikasih ke pemerintah juga tidak mampu melakukan tugasnya dengan baik,” katanya. Semoga saja ke depan hal beginian tidak terjadi lagi. “Semoga pemerintah datanya semakin baik, sehingga fenomena semacam ini tidak lagi terjadi. Termasuk saya juga minta kawan-kawan media untuk menjadi penyambung lidah bagi rakyat, sehingga kalau menemukan lagi seperti ini, maka silakan informasikan dan laporkan kepada pemerintah dan saya. Dipastikan saya akan datang walaupun waktunya tidak tepat,” pintanya. Said juga sangat berharap, 8 anggota DPR RI dapil Madura juga bisa datang dan berkunjung ramai-ramai ke rumah warga yang hidup di bawah garis kemiskinan. “Sehingga penderitaan dan beban mereka berkurang,” imbuhnya. Menanggapi pertanyaan wartawaan terkait dengan pembiaran pemerintah terhadap warga miskin, dalam hemat Said seringkali berdalih harus dari usulan dari bawah, padahal dana by name

Pemkab Dinilai Telah Membuat Blunder Rp 55 Juta untuk Pembangunan Rumah

BERPELUKAN MH Said Abdullah (tengah) bersama istrinya Ny. Khalida Ayu Winarti memeluk Misnati yang tak kuasa menahan tangis, Minggu (16/3).

by address tersebut dananya Rp 316 miliar untuk bayar konsultan saja. “Berarti setiap tahun kita membuang anggaran sebanyak 316 miliar untuk memperbaharui data. Namun, setiap pembaharuan data, margin error-nya 9 persen. Dan barangkali kondisi kakek dan nenek ini bagian dari 9 persen tersebut. Secara otomatis anggaran miliaran itu terbuang percuma melihat realitas semacam ini. Karena setiap pembaruan data, setiap tahun mengalami kesalahan 9 persen,” jelasnya. Apa yang dikatakan Said tersebut seolah kian menegaskan tentang kurang sigapnya pemerintah terhadap warga miskin, sebab seringkali di Kabupaten Sumenep fakta semacam ini selalu ada dan tidak tersentuh. “Termasuk data 600 anak yang kekurangan gizi menjadi bukti nyata kalau pemerintah memang kurang sigap dalam mengentaskan kemiskinan. Buktinya, masak harus anggota DPR RI yang terus memberikan asupan gizi. Lantas apa tugas pemerintah jika tidak

bisa menyelesaikan persoalan ini,” tambahnya. Oleh karena itu, lanjut Said, dirinya sampai droping 8000 ribu asupan gizi untuk diberikan kepada masyarakat, agar anakanak mereka terbebas dari derita kekurangan gizi. “Sudahlah sekarang masyarakat tak butuh teori, tetapi hanya butuh aksi. Langkah konkret itulah yang mereka harapkan, maka jangan salahkan masyarakat jika mereka mulai tidak respek terhadap pemerintah. Maka ke depan, jika Jokowi menjadi Presiden, proyek-proyek mercusuar dihentikan, lebih baik kita tumbuh merata daripada tumbuh tetapi tidak merata,” paparnya. Dalam data yang dipaparkan oleh Said Abdulah, pertumbuhan kita selama 8 tahun tidak memberikan sinyal yang positif, hanya 6 persen dari anggaran Rp 386 triliun. “Ironisnya, anggaran itu ditambah menjadi 1.824 triliun, malah angka kemiskinan kian meningkat, 480 ribu orang. Aneh kan, nambah anggaran kok yang miskin meningkat. Satu hal,

karena kebijakan ekonomi kita salah arah. Pro pasar, pro kapitalisme, dan neo-liberal. Oleh sebab itu, kami semua berharap Jokowi mampu mendobrak itu semua,” tandasnya. Ketika disinggung lebih jauh soal nenek-kakek dengan cucu lumpuh yang tak tersentuh oleh tangan pemerintah, padahal Desa Longos adalah wilayah Bupati, Said menanggapi dengan arif. “Mungkin saja Bupati lagi sibuk, sehingga tidak sempat mengurus warganya yang puluhan tahun menderita,” ujarnya singkat. Bantu Membangun Rumah Pada kesempatan yang sama, anggota DPR RI tersebut membantu membangun rumah Abdullah dan Misnati. Bantuan itu langsung diberikan oleh Ny. Khalida Ayu Winarti. Bantuan itu jumlah kurang lebih Rp 55 juta. Rp 10 juta diserahkan langsung kepada Ibu Misnati, kemudian Rp 25 untuk membangun rumah warungnya, Rp 15 jutanya untuk kebutuhan fasilitas jualan di warung Ibu Misnati agar mereka tidak lagi

cari hutang kesana-kemari hanya untuk memenuhi dagangannya. Menurut Said Abdullah, apa yang ia lakukan sebenarnya tak lebih dari kepedulian dirinya sebagai anggota DPR RI. Apalagi pada saat itu, dirinya memang sedang reses. Pantaun Koran Madura, pada Minggu (16/3) kemarin, kondisi kakek-nenek dengan dua cucu lumpuh selama puluhan tahun tersebut mengundang tangis Ibu Ayu ketika suasana peluk sembari tangis terjadi antara sang nenek dengan Ibu Ayu, bahkan semua orang yang ikut meneteskan air mata, termasuk Said Abdullah beberapa kali menyebut nama Allah, karena tidak tega melihat kondisi mereka. Selain rumah yang ditempati itu adalah sisa kios pasar, pasutri yang tak lagi muda itu harus menjaga dua cucunya yang lumpuh. “Sunguh, saya tak tahan melihat mereka, karena selain harus hidup dan bertahan di gubuk bambu sisa kios pasar, dua cucu mereka lumpuh,” ucap Ibu Ayu. =SYAMSUNI


KORAN PROBOLINGGO MADURA

KORAN MADURA

Pamekasan

SENIN 17 MARET NO. 0322| TAHUN III SENIN 172014 MARET 2014

NO. 0322 | TAHUN III

EE

Bupati-Wakilnya Cuti untuk Kampanye Karena Ingin Membesarkan Partai PAMEKASAN - Bupati Pamekasan, Achmad Syafii, dan wakilnya, Kholil As’ari, keduanya dipastikan cuti selama masa kampanye Pemilu Legislatif, mulai tanggal Minggu (16/3) sampai dengan 5 April mendatang. Mereka akan berkampanye untuk partai koalisi pendukung pasangan itu dalam Pemilukada yang lalu, yakni Partai Demokrat, PPP, Partai Hanura, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Keduanya merupakan politisi dari partai berbeda. Bupati dari Partai Demokrat, sedangkan wakilnya dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). “Kami adalah politisi yang juga punya tanggung jawab untuk membesarkan partai, sehingga kami akan mengambil cuti untuk kampanye,” kata Bupati Pamekasan Achmad Syafii, kepada sejumlah wartawan, Minggu (16/3). Syafii menjelaskan dirinya akan cuti selama tujuh hari. Demikian pula dengan Khalil Asyari, wakilnya, secara bergantian untuk menjaga kekosongan pimpi-

nan pemerintahan. Menurut Bupati Syafii, pada 21 hari masa kampanye tersebut, dirinya tidak akan mengambil semua waktu yang ada. Sebab dirinya akan bergantian dengan Wabup. Bahkan format surat izin cuti juga sudah dilayangkan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Gubernur Jawa Timur, Soekarwo. Dia menjelakan Pemerintah telah mengeluarkan ketentuan berkenaan dengan kampanye pemilihan umum oleh pejabat negara. Ketentuan tersebut dituangkan di dalam Peraturan Pemerintah (PP) RI Nomor 9 Tahun 2004. Dalam PP tersebut diterangkan bahwa Bupati/Wakil Bupati atau Wali Kota/Wakil Wali Kota harus mengajukan permohonan cuti ke Mendagri melaui Gubernur. Permintaan cuti diajukan paling lambat 12 hari sebelum pelaksanaan kampanye, sedangkan pemberian cuti diselesaikan selambatnya empat hari terhitung mulai tanggal diterimanya permintaan. Selain itu diatur juga, apabila Bupati/Wakil Bupati atau Walikota/Wakil Walikota yang kebetulan mendapat cuti kampanye bersamaan, maka pelaksanaan tugas kepala daerah sehari-hari akan diselenggarakan oleh sekretaris daerah (sekda). Syafii menambahkan dirinya tidak akan melakukan kampnye dari panggung

ke panggung. Tetapi akan datang langsung dengan cara bersilatu-

rahmi kepada warga. Sebab Partai Demokrat Pamekasan tidak man-

gagendakan kampanye terbuka. =ALI SYAHRONI/MUJ/RAH

MINIM ASPAL

Dewan Intai Kualitas Pekerjaan Proyek Jalan PAMEKASAN - Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan meragukan kualitas pekerjaan proyek pemeliharaan dan peningkatan jalan yang dilaksanakan secara kontraktual di wilayah tersebut. DPRD menemukan banyak pekerjaan proyek yang dikerjakan tidak memenuhi standar seperti kurang aspal dan batu ukuran 0,5 cm (split), sehingga pemeliharan jalan cepat rusak. Ketua Komisi C DPRD Pamekasan Fariduddin Tamim mengatakan sudah menyampaikan temuan tersebut kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk ditindaklanjuti, karena tugas DPRD hanya mengontrol dan mengevaluasi. Se-

lanjutnya menjadi tugas Pemkab Pamekasan untuk menindak kontraktor nakal yang melaksanakan proyek asal-asalan. Fariduddin tidak menjelaskan secara rinci lokasi pekerjaan dan rekanan pelaksana proyek yang diduga bermasalah dengan alasan sudah direkomendasikan kepada SPKPD terkait. Namun dari temuan tersebut pihaknya meminta agar SKPD terkait memberi sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini penting dilakukan agar jera dan tidak ditiru rekanan lain. “Minimal ada shock teraphy kepada kontraktor yang tidak mengerjakan proyek secara profesional,” katanya. Politisi Partai Demokrat ini menjelaskan dalam setiap peker-

jaan proyek jalan, pasti ada petunjuk teknis (Juknis) yang harus di patuhi. Apabila tidak sesuai dengan juknis dan aturan yang berlaku, bisa dikenai sanksi. Berupa teguran, sanksi administrasi, hingga sanksi pemutusan kontrak. Yang paling banyak ditemukan, kata Fariduddin, adalah pekerjaan jalan desa. Padahal jalur tersebut sangat penting bagi masyarakat sebagai akses utama untuk melaksanakan aktivitas pertanian, pendidikan, perekonomian, dan kegiatan kemasyarakatan. Pihaknya menekankan agar para kontraktor tidak hanya mengejar untung terhadap setiap pekerjaan proyek, melainkan juga bisa

membantu masyarakat dalam hal pemenuhan pelayanan infrastruktur jalan. Pemerintah Kabupaten Pamekasan, pada tahun 2014 akan mengutamakan perbaikan jalan desa, tanpa harus mengabaikan perbaikan jalan lintas kecamatan maupun kabupaten. Untuk Pembangunan jalan desa, tidak hanya bisa diambilkan dana yang bersumber dari APBD, seperti dana alokasi umum (DAU), dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) atau dana stimulan lainnya, melainkan bisa melalui anggaran program dari APBN, maupun anggaran dari pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pada 2013 lalu, anggaran yang dialirkan untuk jalan poros desa

dari DBHCT sebesar Rp 17 miliard lebih, anggaran DAU mendapat kucuran dana sebesar Rp 14,5 miliar. Itu belum anggaran perawatan rutin jalan yang dianggarkan Rp 2,4 miliar. Bupati Pamekasan Achmad Syafi’i berjanji akan melakukan pemerataan infrastruktur desa. Khususnya desa-desa yang tergolong pelosok. Ia yakin pemenuhan infrastruktur jalan sudah terjamin, maka akan membantu kehidupan masyarakat. ”Bayangkan saja kalau jalanya rusak, ini akan menghambat kegiatan masyarakat baik yang mau bertani, yang ke pasar, ditambah lagi yang berpendidikan,” katanya. =FAKIH AMYAL/UZI/RAH


F

Pamekasan

KORAN MADURA

SENIN 17 MARET 2014|NO. 0322|TAHUN III

RTH Belum Maksimal Pembebasan Lahan Menjadi Kendala Utama PAMEKASAN - Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Pamekasan hingga saat ini masih minim. Padahal berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum (Permen PU) Nomor 5 Tahun 2008 diterangkan wilayah perkotaan harus menyediakan sedikitnya 30 persen lahannya untuk difungsikan sebagai RTH atau taman kota.

Pantaun koran ini di lapangan, taman kota yang ada di wilayah perkotaan Pamekasan masih jauh dari angka minimal 30 persen. Saat ini ada tiga taman kota di Pamekasan, yaitu taman-taman di Area Monumen Arek Lancor, yang dinilai belum tertata dengan baik, karena mayoritas tumbuhan yang ada menjadi kering saat musim kemarau. Taman di Jalan Trunojoyo, tepatnya di sebelah barat eks Stasiun Pamekasan. Taman ini hanya kecil dan sempit, seolah hanya sebatas hiasan saja di pinggir jalan. Selanjutnya, Taman Tirta Basuki di Jalan Raya Nyalaran yang saat ini berubah wujud seperti hutan, sehingga masyarakat enggan berkunjung ke sana. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Tata Ruang (PU

Cikatarung) Pamekasan Muharram membenarkan jika RTH di Pamekasan belum maksimal dan masih jauh dari minimal 30 pers-

en lahan untuk RTH. Dia mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan masih terus mengupayakan hal tersebut.

Dia menuturukan pula dalam upaya mewujudkan RTH tersebut banyak kendala yang dialami Pemkab, seperti dalam hal pem-

bebasan lahan yang tinggi. ”Kami harus mencari lahan kosong di perkotaan untuk dijadikan RTH. Tapi harga lahan di perkotaan mahal dan itu yang sekarang sedang kami fikirkan, untuk dilaksanakan secara bertahap,” katanya. Dia mengatakan rencana ini masih dalam tahap pembicaraan dengan beberapa pihak terkait, seperti Badan Perencaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pamekasan. Menurutnya memang kendala utama terkait upaya pembebasan lahan. Jika alokasi dana untuk RTH ini memadai dipastikan tidak perlu waktu lama untuk mewujudkannya. Diperkirakan target ini bisa terealisasi dalam satu hingga dua tahun ke depan. Sejauh ini dalam pembahasan terkait hal tersebut sudah ada beberapa titik sasaran RTH. Antara lain penyempurnaan taman-taman di Area Monumen Arek Lancor, perluasan taman di Jalan Trunojoyo, pemanfaatan sebagian lahan eks stasiun untuk RTH, penyempurnaan taman-taman di area Taman Tirta Basuki Nyalaran, dan pembuatan RTH di wilayah Kelurahan Kowel, Kecamatan Kota. ”Keberadaan RTH itu memang penting di wilayah perkotaan, bisa dikatakan itu wajib ada. Tapi meski sekarang belum maksimal, kami tetap mengupayakan hal tersebut secepatnya,” katanya. =SUKMA FIRDAUS/UZI/RAH

SEREMONIAL

KPU Arak Seluruh Parpol dan Caleg Wujudkan Pemilu Damai di Bumi Gerbang Salam

PAMEKASAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan menggelar kar-

naval bersama semua pengurus Partai Politik (Parpol), para Calon Anggota Legislatif (Caleg), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), dan unsur KPU setempat, Sabtu (15/3), kemarin. Kegiatan ini sebagai bentuk kesepakatan bersama untuk mewujudkan Pemilihan Umum (Pemilu) damai di Kota Gerbang Salam itu. Karnaval dilepas oleh Bupati Pamekasan Achmad Syafii sekitar pukul 10.00 di Kawasan Monumen Arek Lancor dan finish di Pendopo Ronggosukowati. Kegiatan diawali zikir akbar di Masjid Jamik Asy Syuhada Pamekasan. Selain diikuti penyelenggaran dan peserta Pemilu, zikir tersebut diikuti jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), jajaran Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), jajaran Forum Pimpinan

Kecamatan (Forpimka) seluruh Pamekasan, dan tamu undangan lainnya. Dalam kegiatan tersebut juga dibacakan teks Deklarasi Pemilu Damai sekaligus penandatanganan kesepakatan seluruh pimpinan Parpol, KPU, Panwaslu, Bupati, Ketua DPRD, dan jajaran Forpimda. Isi deklarasi yang dibacakan Anggota KPU Divisi Sosialisi, Pendidikan Pemilih, dan Pengembangan Informasi, Didin Sudarman, antara lain masing-masing peserta Pemilu siap melaksanakan Pemilu secara jujur, adil, santun, dan bermartabat. Tunduk dan taat kepada aturan tahapan Pemilu, menjaga ketertiban dan kondusifvitas setiap kampanye, tidak membawa isu-isu SARA, bersama Polri dan TNI siap menjaga Kamtibmas, menghormati proses pemungutan dan peng-

hitungan suara. Masing-masing peserta Pemilu dapat menerima hasil pleno penyelenggara Pemilu, menggunakan jalur hokum, menghindari tindakan anarkis, menyelesaikan masalah yang terjadi dengan musyawarah mufakat, dan berkewajiban menyampaikan isi deklarasi kepada seluruh pendukung masing-masing Parpol. Didin berharap deklarasi dapat dipahami dan benar-benar dilaksanakan selama proses Pemilu DPR, DPD, DPRD 2014, juga Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014. ”Semoga Pemilu kali ini berjalan lancar, aman, dan damai. Kami minta dukungan semua pihak untuk mewujudkan itu, terutama para peserta Pemilu,” katanya. =SUKMA FIRDAUS/UZI/RAH


KORAN MADURA

Pamekasan

SENIN 17 MARET 2014 NO. 0322| TAHUN III

G

POLA PENGAMANAN

Satu TPS Satu Polisi

PRODUKSI GABAH TURUN. Petani menjemur gabah, di Desa Bunder, Pademawu, Pamekasan, Jatim. Akibat kurangnya hujan dalam dua bulan terakhir, menyebabkan sebagian besar padi yang ditanam di lahan tadah hujan di kabupaten itu gagal panen sehingga produksi gabah turun hingga 35 persen.

Panwaslu-KPU Kembali Saling Menyalahkan Dulu tentang Verifikasi Faktual, Kini terkait Dokumen Dana Kampanye PAMEKASAN – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan kembali saling menyalahkan. Beberapa waktu lalu, keduanya menunjukkan sikap tidak kompak pada saat verifikasi faktual partai politik peserta pemilu, penetapan Daftar Pemilih Tetap, dan penetapan calon anggota legislatif (caleg). Saat itu, Panwaslu Pamekasan sebagai lembaga pelaksana pengawasan pemilu merasa kurang dilibatkan sehingga menyatakan tidak bertanggungjawab apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari, sementara KPU setempat merasa sudah menjalankan tahapan tersebut secara baik dan sesuai peraturan, termasuk telah mengundang Panwaslu. Saat ini, sikap kurang kompak kembali ditunjukkan kedua lembaga penyelenggara pemilu itu dalam soal penyerahan laporan dana kampanye parpol dan penetapan jadwal kampanye. Anggota Panwaslu Divisi Tindak Lanjut dan Penindakan Hukum, Sapto Wahyono mengatakan KPU dinilai terkesan menutup-nutupi tahapan yang dilaksanakan dan beranggapan lembaga tersebut kurang transparan dalam penyelenggaraannya. Panwaslu, kata

dia, belum menerima salinan laporan dana kampanye dan jadwal kampanye terbuka dari KPU setempat sehingga tidak bisa melaksanakan fungsi pengawasannya. “Dua hal ini kami minta tolong agar KPU bekerja secara transparan dan terbuka. Kami sudah berkirim surat, tapi sampai saat ini belum ada jawaban,” katanya. Komisioner KPU Pamekasan, Agus Kasianto membantah lembaganya tidak transparan dalam menfasilitasi kedua tahapan pemilu tersebut. Menurutnya, Laporan dana kampanye baru diselesaikan setelah melalui tahap verifikasi selama 3 hari sejak diterima pada tanggal 2 Maret 2014 lalu dan kemudian dilanjutkan pada masa perbaikan yang kemudian diserahkan ke KPU Provinsi. Ia mengatakan laporan dana kampanye itu masih dalam proses pemeriksaan dan belum selesai. Ia menjamin laporan itu akan disampaikan secara terbuka ke masyarakat, termasuk kepada Panitia Pengawas Pemilu setempat. “Nanti kalau sudah selesai,

jangankan Panwaslu, masyarakat luas pun bisa mendapatkan laporan tersebut,” tegasnya. Sementara untuk jadwal kampanye, Agus justru menyalahkan Panwaslu, karena dalam rapat penyusunan dan penetapan Jadwal kampanye pada 7 Maret lalu lembaganya sudah mengundang Panwaslu. Rapat tersebut dianggap menjadi pedoman untuk mengetahui jadwal kampanye. “Soal jadwal kampanye. Panwas sudah kami undang pada rapat penyusunannya. Di papan pengumuman KPU sudah ada, tapi masih menunggu penetapan dan keputusan dari KPU Jatim,” katanya. Ketua Lembaga Pengkajian Kebijakan Daerah (LPKD) Pamekasan, Shadiq el Fajar meminta agar kedua lembaga penyelenggara pemilu itu tidak saling menyalahkan dan membangun koordinasi yang intens agar pelaksanaan pemilu di Pamekasan berjalan dengan baik dan lancar. Ia menilai ketidakharmonisan dua lembaga itu disebabkan oleh masing-masing ingin menunjukkan kekuatannya sehingga tidak mau untuk saling berkoordinasi. “Seharusnya keduanya menjadi satu kesatuan karena baik buruk pelaksanaan pemilu di Pamekasan bergantung juga pada kekompakan keduanya,” katanya. =ALI SYAHRONI/MUJ/RAH

PAMEKASAN - Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan akan menerapkan pola pengamanan 1 polisi untuk 1 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) April mendatang. Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Nanang Chadarusman, Kapolres Pamekasan menyatakan pengamanan Pileg di setiap TPS tidak jauh berbeda dengan pengamanan saat pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur beberapa waktu yang lalu. Ia menjelaskan kepolisian sudah menyiapkan rencana pengamanan yang matang, jauh-jauh hari sebelum pemilu. Termasuk pula memetakan daerah yang rawan dan perlu penambahan porsonel. “Mudah-mudahan pelaksanaan pengamanan Pemilu sesuai dengan rencana pengamanan yang sudah kami susun,” katanya. Nanang menjelaskan pola 1 TPS 1 Polisi itu nantinya akan ditambah kekuatan dari unsur lain yang membantu pengamanan pemilu, baik dari unsur Kodim, Pol PP, Dishubkominfo, dan Linmas. “Seluruh personel Polri/TNI maupun Pol PP yang dikerahkan tujuannya tidak lain adalah mensukseskan dan mengamankan jalannya pemilu,” jelas Kapolres. Lebih lanjut, ia mengatakan pemilu merupakan wujud keikutsertaan seluruh rakyat Indonesia dalam penyelenggaraan pemerintahan negara, mengingat arti penting dan strategisnya pemilu. Dalam hal tersebut, Polri memiliki tanggung jawab keamanan, berkewajiban untuk mengawal, menjaga, dan mengamankan penyeleng-

garaan pemilu 2014. Caranya yaitu dengan menerapkan menajemen keamanan terpadu dan kompreshensif, dengan mengerahkan segala sumber daya yang ada serta memperkokoh kerjasama sinergis dengan penyelenggara pemilu, TNI, masyarakat, dan mitra keamanan lainnya. Hal ini agar pesta demokrasi pemilu 2014, dapat berjalan dengan aman, jujur, adil, dan demokratis. Menurut Nanang, pihaknya sudah melakukan pemetaan kerawanan gangguan keamanan selama pileg dengan melakukan antisipasi berupa pengaturan personel yang berjaga di area kantor KPU, Panwaslu, dan TPS. Pihaknya juga terus berupaya menekan angka kejahatan selama masa pemilu berlangsung. Termasuk meningkatkan operasi cipta kondisi. “Operasi cipta kondisi terus dilakukan terutama menindak pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat,” katanya. Sebelumnya, Polres Pamekasan sudah melakukan simulasi pengamanan Pemilu. Simulasi itu juga menguji kesiapan pasukan penjinak bahan peledak (Jihandak), guna mengantisipasi berbagai teror. Seperti teror bom dan berbagai kemungkinan kecurangan pemilu lainnya. Adapun jumlah porsonel yang akan diterjunkan sebanyak 400 personel. Sementara jumlah calon pemilih pada pemilu legislatif di Kabupaten Pamekasan pada pemilu 9 April 2014 ini sebanyak 679.004 orang. Rinciannya jumlah pemilih laki-laki terdata sebanyak 329.324 orang, sedangkan sebanyak 349.680 orang sisanya merupakan calon pemilih perempuan. =FAKIH AMYAL/UZI/RAH

PILKADA PUTARAN KEDUA. Ketua KPU Husni Kamil Manik berada di TPS 1 ketika akan menggunakan suaranya pada Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Padang putaran kedua di Suraugadang, Nanggalo, Padang, Sumbar. Husni Kamil Manik memberikan hak suaranya pada pilkada Padang putaran kedua yang diikuti dua pasangan calon walikota dengan 560.268 pemilih.


H

KORAN MADURA

Pamekasan

SENIN 17 MARET 2014|NO. 0322|TAHUN III

Objek Wisata Dinilai Masih Tak Layak Diduga Anggaran Dananya Dikorupsi PAMEKASAN - Komunitas Parlemen Jalanan Mahasiswa (Kopajaa) Pamekasan menilai upaya pemkab setempat tidak maksimal dalam mempromosikan potensi wisatanya. Ini terlihat dari langkah Dinas Pemuda Olahraga dan Kebudayaaan (Disporabud) Pamekasan, selaku leading sector dalam melestarikan dan memperindah tempat wisata untuk menarik minat para wisatawan, masih jauh dari harapan. Padahal anggaran yang diberikan ke dinas tersebut cukup besar. Ketua Kopajaa I’am Holil saat beraudiensi dengan Kepala Disporabud, Jhon Yulianto menanyakan realisasi penggunaan anggaran sebesar Rp 7 miliar selama 2012-2103. Pada anggaran itu, sudah Rp 7 miliar APBD yang mengalir ke dinas tersebut. Namun faktanya beberapa tempat wisata di Pamekasan kian tahun kian terpuruk. Baik dari sisi kebersihan, pengelolaan, dan perawatan. Diantaranya, tempat wisata Pantai Talang Siring dan Pantai Jumiang, seakan tidak mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan. ”Terlihat Pantai Talang Siring yang masih kumuh dan hingga kini dibiarkan begitu saja. Pantai Jumiang yang dibiarkan tidak tertata, dibiarkan seperti hutan. Padahal itu semua adalah aset pemkab, yang semestinya bisa memberikan pemasukan kepada pemkab,” katanya. Dari kondisi tersebut, dia menilai ada indikasi program fiktif dan korupsi yang telah dilakukan, sehingga menuntut kejelasan terkait rincian penggunaan juga realisasi dari program penataan kawasan tempat wisata itu. Ia juga meminta paparan kegiatan

terdapat banyak objek wisata di Pamekasan, secara keseluruhan kepemilikan masih belum sepenuhnya sebagai aset pemkab. Melainkan masih tergolong milik masyarakat bahkan perorangan. Jhon mencontohkan api tak

kunjung padam. Obyek wisata tersebut belum menjadi aset pemkab, tapi aset warga atau perorangan. Kemudian Pantai Talang Siring dan Pantai Jumiang, juga seperti itu. Jika masih seperti ini, menurut Jhon memang sulit un-

tuk dikembangkan. Karena disitu aset pemkab sedikit. Sedangkan jika akan melakukan pelebaran, tanah di sekitarnya dipakai ladang cocok tanam masyarakat setempat, untuk mencari nafkah. =SUKMA FIRDAUS/UZI/RAH

beras tahun lalu sudah tersalurkan secara keseluruhan dan akan dilakukan secara bertahap agar tidak menumpuk di gudang beras Dinsosnakertrans. ”Yang terbuang karena tidak layak konsumsi pada tahun lalu sekitar 4 ton. Agar hal itu tidak terulang kembali kami akan atur pola pengambilan CBP ke bulog itu. Paling banyak 2 ton dalam satu kali pengambilan,” ungkapnya. Dia menjelaskan kerusakan

beras yang selama ini terjadi disebabkan banyak faktor mulai dari kualitas beras, pola penyimpanan, juga sarana dan prasana yang kurang baik. Ia menyatakan akan mulai mengambil beras itu pada saat dibutuhkan, yakni pada saat terjadi bencana atau dibutuhkan untuk penanganan masalah sosial. “Pada saat dibutuhkan, pasti akan kami ambil jatah itu jika persediaan di gudang sudah habis,” katanya. =ALI SYAHRONI/MUJ/RAH

yang dilakukan Disporabud dalam program promosi wisata. Sebab jika memang anggaran tersebut digunakan dengan jelas, pariwisata di Pamekasan akan lebih berkembang pesat dan jauh lebih bagus. Kepala Disporabud, Jhon Yulianto membantah pihaknya tidak bekerja dan hanya membuat program fiktif. Dia mengatakan adanya audiensi yang dilakukan sejumlah pemuda Kopajaa itu sangat mendorong pihaknya, agar lebih baik dalam penanganan obyek wisata tersebut. Tapi dia juga menepis jika selama ini pihaknya telah menelantarkan dan tidak melakukan apa-apa terhadap beberapa obyek wisata yang ada di Pamekasan. Hal ini hanya perlu adanya kelanjutan dari program yang sudah dilakukan selama ini. ”Tentunya itu semua sudah diprogram oleh kami. Untuk itu ke depan, bagaimana yang kurang itu ditambah, yang jelek itu dievaluasi, dan yang bagus agar lebih ditingkatkan lagi,” katanya. Masalah pengelolaan objek wisata masih harus berfikir matang dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Sebab meski

PENANGANAN MASALAH SOSIAL

Dinsos Tunda Pembagian Jatah CBP PAMEKASAN - Hingga memasuki triwulan tahun ini, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) belum mengambil jatah Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Hal itu dilakukan untuk mengatisipasi terjadinya kerusakan beras tersebut seperti jatah sebelumnya. Kepala Bidang Sosial Dinsosnakertrans Achmad Subaidi mengatakan jatah CBP itu agar kualitas beras tersebut tetap

layak konsumsi, karena hingga saat ini instansi tersebut belum memiliki gudang penyimpanan beras yang layak sehingga rentan terjadi kerusakan. Selain itu, CBP tahun lalu masih belum tersalurkan secara keseluruhan dan masih ada sekitar 800 kilogram beras katagori layak konsumsi yang disimpan di gudang setelah sebagian didistribusikan pada korban bencana alam, yaitu nelayan tidak melauat di pantai uatara (pantura), dan sebagian

dibuang akibat rusak berjamur. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada Tahun 2014 Kabupaten Pamekasan mendapatkan jatah CBP dari pemerintah pusat sebanyak 100 ton. Jatah beras itu digunakan, salah satunya untuk membantu korban bencana dan penanganan kasus sosial. Achmad Subaidi mengatakan jatah beras tahun ini masih dibiarkan berada di gudang Bulog. Beras tersebut akan dimbil jika


Sampang KORAN PROBOLINGGO

MADURA

Sampang II

KORAN MADURA

Sampang

SENIN 2014 SENIN 17 MARET 201417 | No.MARET 0322 | TAHUN III No. 0322 | TAHUN III

Maling Motor Dihajar Massa SAMPANG- Desa Banjar Sokah, Kecamatan Kadungdung, Kabupaten Sampang dihebohkan oleh maling sepeda motor yang dimassa hingga babak belur, Sabtu (16/3). Informasi yang berhasil dihimpun Koran Madura, pelaku pencurian sepeda motor dilakukan oleh seorang pemuda yang masih di bawah umur dari Desa Pangarengan. Pelaku yang diperkirakan masih berusia 15 tahun tersebut saat ini masih di amankan di Polsek Kedungdung. Sayangnya, Koran Madura belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak polisi karena Kepala Polsek Kedungdung tidak

ada di tempat saat didatangi ke kantornya. Sementara aparat yang lain tidak berani memberikan keterangan dan hanya menyarankan agar datang langsung ke rumahnya. Namun saat didatangi ke rumahnya pun tidak ada. Setelah itu, Koran Madura langsung mendatangi rumah korban untuk mencari informasi tentang kejadian tersebut namun korban tidak ada di rumah. Keesokan harinya Koran Madura menemui korban untuk mengetahui kronologi kejadian tersebut. Korban (30) yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “Saya kaget melihat sepeda motor Satria yang sudah dimodifikasi full variasi dicuri di rumahku.” Korban yang kesehariannya bekerja sebagai supir pikap itu sering tidak ada di rumah sehing-

ga memungkinkan pelaku leluasa mencuri sepeda motor korban di dalam rumahnya. Korban yang biasa pulang pada siang hari terlihat kaget bercampur amarah melihat sepeda motornya tidak ada di rumahnya. Selanjutnya korban melacak keberadaan pelaku dengan menghubungi beberapa kenalannya. Sampai sore hari sekitar pukul 16.00 WIB, Sabtu (15/3), salah seorang kenalan korban menghubungi korban lantaran melihat sepeda milik korban yang tengah didorong oleh sepeda lainnya. Korban pun langsung mendatangi TKP dan memukul korban sampai babak belur. Tak lama kemudian pelaku di amankan oleh Kepala Desa Banjar Sokah dan dibawa ke Polsek Kedungdung untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. =CR2/ LUM

PELAKU CURANMOR beserta sejumlah barang bukti kendaraan bermotor curian digelar di Mapolwiltabes Surabaya, beberapa waktu lalu. Di Sampang, seorang maling motor dihajar massa hingga babak belur, Sabtu (16/3)

BERAS CADANGAN PEMERINTAH

Dinsosnakertrans Harus Bertanggung Jawab SAMPANG – Forum Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Rakyat (GMP2R) meminta Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Sampang bertanggung jawab terkait penggunaan Beras Cadangan Pemerintah (BCP) tahun 2012-2013 yang diduga mengendap dan keberadaanya tidak

jelas. Pada Kamis (6/3), GMP2R sudah melakukan audiensi dengan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Sampang, dan Kepala Dinsosnakertrans Malik Amrullah mengatakan sudah menjelaskan keberadaan beras tersebut. Namun mahasiswa tidak puas

dan mengancam akan kembali menggelar audiensi. Koordinator Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Rakyat (GMP2R) Khalilurrahman, menagih pertanggungjawaban Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnaketrans) Kabupaten Sampang terkait keberadaan beras sebanyak 100 ton per ta-

hunnya tersebut. “Masih banyak masalah BCP belum terserap, dan ke mana keberadaannya. Makanya kita sampai saat ini masih menagih pertanggungjawaban kepada Dinas Sosial,” ucapnya, Minggu (16/3). Jika mengaca pada Peraturan Menteri Sosial (Mensos) Republik

BERAS CADANGAN. Seorang calon pembeli melihat berbagai contoh beras cadangan pemerintah. Sementara itu, di Kabupaten Sampang, sejumlah pemudamahasiswa meminta tanggungjawab Dinsosnakertrans terkait penggunaan Beras Cadangan Pemerintah yang diduga mengendap dan keberadaannya tidak jelas.

ant/rosa panggabean

Indonesia Nomor: 29/HUK/2006, Dinsosnakertrans mempunyai peranan dalam penyaluran beras cadangan yang telah disiapkan oleh pemerintah melalui Perum Bulog yang diperuntukan bagi warga yang menjadi korban bencana. “Semestinya Dinsos ini merekomendasikan pendistribusian BCP yang telah disediakan pemerintah pusat melalui perum Bulog. Tapi faktanya tidak, kenapa sampai saat ini belum menerima bantuan padahal banyak petani rugi akibat banjir pada tahun lalu,” katanya. BCP seharusnya digunakan untuk membantu keadaan darurat malah tak jelas penggunaanya dan diduga mengendap. “Kami menduga BCP itu sengaja digelapkan oleh pihak-pihak tertentu. Karena sangat tidak wajar kalau jatah bantuan BCP 100 ton tiap tahunnya malah tidak terserap bisa dikatakan seperti misterius,” tuturnya. Kepala Dinsosnakertrans Malik Amrullah melalui saluran teleponnya terkait ancaman mahasiswa yang akan kembali meminta pertanggung jawaban, mengatakan sudah diperjelas ketika melakukan audensi beberapa waktu lalu. “Semuanya sudah jelas pada saat audiensi, mau pertanggung jawaban apalagi,”singkatnya. =RYAN HARIYANTO/MK


J

Sampang

KORAN MADURA

SENIN 17 MARET 2014 | No. 0322 | TAHUN III

PKL Direlokasi Paksa SAMPANG - Penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang sering mangkal di depan Pasar Srimagunan, Sampang kembali dilakukan oleh Satpol PP, Minggu (17/3). Pasalnya, masih ada saja PKL yang mokong dan bersikukuh berjualan di tempat umum, serta tidak menempati lokasi yang sudah disediakan oleh Pemkab setempat. Pada waktu penertiban tersebut, Satpol PP sempat adu cekcok dengan PKL mokong tersebut,

dan tetap tak mau dipindah, alasannya karena tidak mendapatkan tempat. Kasi Operasional Satpol PP Sampang Moh Sadik menegaskan, kepada PKL yang berada di depan Pasar Srimagunan, pihaknya mengaku sudah lama memberikan perinagatan, karena bisa menggangu keindahan kota, pengguna jalan kaki dan lalu lintas, juga mennyulitkan kepada yang bertugas kebersihan. “Berdasarkan Perda No 5 Tahun 2013 pasal 7, sanksi hukumnya enam bulan dengan denda Rp 5 juta,” katanya. Sadik menambahkan, sebenarnya tidak ada larangan bagi PKL untuk berjualan, tapi tidak khusus di depan Pasar Srimagunan, karena

melanggar perda. Pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan Kantor Pelayanan Perizinan dan Penanaman Modal (KP3M), dan yang boleh ditempati berjualan hanya disebelah timurnya dan Lapangan Tennis Indoor. Satpol PP hanya menjalankan tugas, jika tidak malah mendapatkan teguran langsung dari Wabup dan Sekda. “Di depan pasar sendiri juga depan rumah sekit mau dirapatkan dengan pihak terkait bagaimana baiknya, nanti hasilnya akan disampaikan ke Bupati,” ungkapnya. Sementara PKL yang direlokasi paksa tak mau dikonfirmasi, malah hanya memohon-mohon pada Satpol PP supaya tidak dipindah. =CR1/ LUM

cr1/ koran madura

RELOKASI: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat menertibkan PKL di depan Pasar Srimagunan, Sampang, Minggu (17/3).

LAKA TUNGGAL

Bus Tabrak Pembatas, Satu Tewas Kabupaten Pamekasan. Menurut Kasat Lantas AKP Hari Siswo, bus tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat dan tidak dapat menghindari pembatas gorong-gorong yang masih dalam proses perbaikan. Sehingga kecelakaan pun tak dapat terhindarkan. Kecelakaan bus tersebut diduga karena sopirnya Suparman, warga Jl I Gede Ngurah Rai RT 03 RW 01 Kelurahan Tulung Agung, Kecamatan Tulung Agung sedang mengalami sakit batuk yang cukup lama sehingga mengganggu konsentrasi dalam mengemudi. Kondisi Suparman yang sakit batuk dan ketika melihat bus yang dikendarainya ingin menghantam pembantas gorong-gorong tiba-tiba dia langsung membanting setir ke kanan sehingga tidak dapat dihindarkan tabrakan keras dengan pembatas jalan. Sisi sebelah kiri bus tempat Suwarji duduk ringsek dan mengalami rusak parah. KECELAKAAN. Bus ziarah asal Kediri hantam gorong-gorong, kernet meninggal dunia, Widodo (30), kernet yang lain Minggu (16/3). yang ikut mengantarkan jenazah ke RSUD Sampang mengatakan, Suwarji tewas dalam keadaan terSAMPANG- Kecelakaan tunggal (50) warga Desa Ngasem, Kecamajepit dalam bus. Hal tersebut terliterjadi di Jalan Raya Jrengik, Ke- tan Keras, Kabupaten Kediri tewas hat jelas pada bagian paha korban camatan Jrengik, Kabupaten Sam- mengenaskan di tempat kejadian mengalami luka yang sangat sepang, Minggu (16/3) sekitar pukul perkara (TKP). Informasinya, bus rius. Sementara itu para penump03.00 WIB. Sebuah Bus Pariwisata rombongan ziarah yang bermuatan ang dan sopir yang selamat masih Marcedes BenQ dengan nopol AG kurang lebih 60 penumpang terseberada di Polsek Jrengik untuk di7790 UR menabrak pembatas jalan but berasal dari Kota Gresik yang mintai keterangan dan penyelidihingga bagian depannya ringsek dan ingin melakukan kunjungan ziakan lebih lanjut. rusak parah. rah ke asta Batu Ampar, salah satu =CR2/ LUM Akibatnya, kernet bus Suwarji makam tokoh sesepuh Madura di

CPNS

Legilslatif Dinilai Acuhkan Nasib K-2 Sampang - Sebagian tenaga honorer K-2 yang gagal CPNS menilai DPRD Kabupaten Sampang mengacuhkan nasib mereka. Sebab, legislatif sebagai penyambung lidah masyarakat dinilai tidak menghiraukan kejelasan tenaga honorer tersebut. Abdul Wahid, salah satu tenaga honorer yang tidak lulus CPNS mengatakan, anggota DPRD Sampang tidak mempunyai kinerja yang jelas khususnya tentang nasib para honorer. “Apa kinerja wakil-wakil penyambung lidah kami khusus nasib guru-guru honorer,” ucapnya. Hal itu didasarkan pada ketika sejumlah tenaga honorer melakukan audiensi. Para tenaga honorer mempertanyakan dan meminta kejelasan untuk bisa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), namun dewan acuh tak acuh. “Inikan sudah menandakan jika para sukwan bekerja sendiri untuk memperjuangkan nasibnya sendiri, kenapa masih ada audiensi karena memang sudah jelas legislatif sudah acuh tak acuh kepada nasib kami,” katanya. Sementara itu, Ketua DPRD Sampang Imam Ubaidillah membantah pernyataan honorer tersebut. Menurutnya, nasib para tenaga honorer yang tidak lulus mengikuti tes CPNS tersebut murni meruapakan keputusan dari pemerintah pusat tanpa ada intervensi dari pihak apa pun. “Ini kan sudah urusannya pusat, hasi ujian semuanya pusat yang mengatur yakni Kementerian Dalam Negeri (Kemenpan),” katanya. Lanjut Imam, pihaknya sendiri baru bisa memperjuangkan nasib honorer jika ada kecurangan atau kesalahan pada tes CPNS tersebut. Bahkan, dikatakannya dirinya juga memang sangat menginginkan seluruh tenaga honorer diwilayahnya itu bisa diterima menjadi CPNS. “Saya inginnya bisa diterima semua menjadi CPNS, namun apah boleh buat semuanya sudah sesuai aturan dari pusat,” tuturnya. =RYAN HARIYANTO/MK


Sampang

KORAN MADURA

SENIN 17 MARET 2014 | No. 0322 | TAHUN III

K

KEBERSIHAN LINGKUNGAN

BLH Mengaku Bukan Tanggung Jawabnya SAMPANG- Keindahan kota harus dijaga dan perlu pengawasan. Terutama terjagannya kebersihan sampah yang banyak diabaikan oleh masyarakat dan juga pihak terkait. Bila sampah terabaikan dan tidak cepat ditangani, malah penumpukan ditong sampah akan berdapak pada lingkungan. Apalagi sampah yang berada di Taman Kota Sampang, seakan-akan tak ada pembersihan dan terkesan dibiarkan. Ach. Sahroni (16) warga Jalan Hasanuddin Kecamatan Kota sangat menyayangkan dengan adanya sampah yang belum dib-

ersihkan. “Melihat sampah yang tak muat dari tempatnya itu bukan sampah baru, tapi keliatanya sudah lama dan sudah mulai bau tak nyaman,” ujar siswa berseragam pramuka itu kepada Koran Madura, Minggu (17/3). Dia menambahkan , seharusnya taman kota terjaga kebersihannya, karena taman kota tempat untuk mencari udara segar, bukan malah bau sampah yang ada. Kabid Kebersihan dan Persampahan Ach. syarifuddin mengungkapkan, memang tugas kebersihan kota dirinya yang bertanggung jawab, tapi sampah yang ada di dalam taman kota yang menangani petugas kebersihanan taman. Menurutnya nanti akan memberi tahu kepada yang bertugas kebersihan taman kota, biar secepatnya mendapatkan penaganan. =CR2/ LUM

SAMPAH TAMAN KOTA: Siswa membuang sampah di taman kota yang melebihi muatannya(16/3).

KEKOSONGAN PEGAWAI DISPERTAN

BKD dan Inspektorat Bakal Pelajari ePaper Unduh Koran Madura versi ePaper dan nikmati beragam informasi dari gadget anda

Terbit Siang! kunjungi dan unduh dari www.koranmadura.com

S ampang – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Inspektorat Sampang masih mempelajari penyebab kekosongan pegawai saat Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat pada Rabu (05/3) melakukan penggeledahan dan penyitaan sejumlah dokumen dugaan korupsi pengadaan bibit bentul dan ubi kayu serta pupuk organik dan unorganik di Dinas Pertanian (Dispertan) setempat. Kepala Inspektorat Sampang Nurul Hadi mengatakan, jika memang terjadi kekosongan pegawai secara disengaja ketika tim penyidik Kejari melakukan penggeledahan dan penyitaan dokumen, pihaknya akan memberikan saksi sesuai dengan aturan yang ada. “Kalau memang terjadi kekosongan secara disengaja kita berikan sanksi sesuai dengan mekanisme yang ada,” ucapnya, Minggu (16/3). Namun, pihaknya masih akan mempelejari dan

mencermati secara rinci terkait penyebab kekosongan pegawai tersebut. “Ya kami akan pelajari terlebih dahulu, karena yang saya tangkap informasinya itu bahwa kekosongan pegawai hanya pihak bersangkutan (dua tersangka) yang tidak ada, pegawai lainnya masih ada,” jelasnya. Secara terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Slamet Terbang juga mengaku akan memberikan saksi jika kekosongan pegawai di Dispertan tersebut sudah diketahui dan melanggar undang-undang. Adapun sanksi itu berupa sanksi teguran. Menurutnya, hal itu sesuai dengan aturan yang berlaku di dalam perundang-undangan tentang kepegawaian. “Kalau masalah sanksi tentu ada yaitu saksi teguran terlebih dahulu sesuai aturan, karena kita belum tahu terjadi kekosongan itu alasannya apa,” katanya melalui saluran telepone.

Namun, pihaknya sampai kini masih belum mengetahui secara pasti penyebab dan alasan kekosongan pegawai tersebut. Sehingga, pihaknya masih akan melakukan pengecekan terhadap pegawai yang bersangkutan. “Kami juga belum menerima laporan dari yang bertanggung jawab yaitu Kepala Dispertan, apa alasannya terjadi kekosongan saat Kejari menggeledah dan menyita sujumlah dokumen dari kantor itu, kalau nanti diketahui disengaja ya pasti ada sanksi,” ujarnya. Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Sampang, Rabu (05/3) sekitar pukul 13.45 Wib mendatangi kantor Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Sampang. Tim penyidik Kejari disambut dengan kekosongan pegawai dihampir seluruh ruangan di Dinas Pertanian. Tim penyidik hanya ditemui Kabid Teknik Dinas Pertanian Suyono. =RYAN HARIYANTO/MK


Bangkalan

KORAN MADURA KORAN SENIN 17 MARET 2014 | No. 0322 | TAHUN III L MADURA

L

SENIN 17 MARET 2014 No. 0322 | TAHUN III

UJUNG-KAMAL

Rencana Penutupan Pelabuhan Meresahkan BANGKALAN - Rencana PT ASDP untuk menutup jalur penyeberangan kapal UjungKamal membuat masyarakat setempat resah. Jika hal itu benar-benar terealisasi dipastikan perekonomian di daerah sekitar semakin lumpuh. Apalagi kondisi perputaran ekonomi sudah sangat jauh berubah dari harapan, sejak beroperasinya jembatan Suramadu. "Saat ini saja, Kamal sudah menjadi kota sekarat. Masyarakat sudah banyak yang hilang pekerjaan. Bahkan, banyak yang menjadi TKI keluar negeri. Apalagi dengan rencana penutupan secara total," kata Yusup, warga sekitar pelabuhan. Dirinya menyayangkan langkah yang dilakukan PT ASDP lantaran masyarakat sekitar masih menggantungkan hidup melalui pelabuhan tersebut. Meskipun sebagian besar sudah banyak beralih profesi, sejak jembatan Suramadu dikomersilkan. Yusup meminta butuh peranan dan solusi pemerintah, karena kondisi tersebut tidak hanya menyangkut kepentingan PT ASDP. Melainkan kepentingan masyarakat sepanjang jalur Bangkalan-Kamal. Apalagi pelabuhan Kamal mempunyai sejarah yang cukup panjang dalam perkembangan ekonomi dan sebagai penghubung transportasi pulau Jawa dan Madura. Selain itu, tingkat kejahatan juga akan semakin meningkat, jika hal itu tak ada solusi bagi pekerjaan mereka. Sebab banyak orang yang akan kehilangan pekerjaan. Mulai dari supir, kenek, dan makelar di terminal semuanya pasti akan kehilangan pekerjaan, kalau pelabuhan jadi ditutup. Sebab sudah tak ada lagi arus perhubungan angkutan masyarakat. "Angkutan taksi juga akan banyak kehilangan pekerjaan.

Selain itu, semua yang awalnya hidup dari pelabuhan dipastikan akan banyak kehilangan pekerjaan," ucapnya. Jika dulu banyak penjual yang berjejer di sekitar terminal dan pelabuhan. Tidak demikian, dengan kondisi yang terjadi sekarang, arus perputaran ekonomi semakin ditinggalkan. Dari seratus lebih, ruko yang ada di terminal Kamal, hanya 5 buah yang masih terlihat berjualan. Itu pun tidak sampai malam, hanya pada siang hari. Sebab kapal saat ini hanya beroperasi dari 05-00 sampai 21.00 WIB. Hal senada juga disampaikan, Junaidi, warga Kampung Baru, kecamatan Kamal yang sehari-hari bekerja di Surabaya. Menurutnya, masyarakat banyak yang bekerja di perak Surabaya. Sangat merepotkan jika harus memutar ke Suramadu. Biaya perjalanannya justru akan semakin tinggi. Dia menjelaskan secara arus lalu lintas, Kamal bisa menjadi kecamatan yang terisolir, jika penutupan sampai terjadi. Sebab jalur penyeberangan berganti ke Jembatan Suramadu. "Kalau benar ditutup akan banyak menyisakan masalah. Sebelum ditutup harus ada langkah konkrit dari pemerintah untuk tetap menjaga keberadaan pelabuhan tetap beroperasi," jelasnya. Sementara itu, Kepala Supervisor pelabuhan Kamal, Ach Chairil menyatakan rencana penutupan sudah diusulkan sejak tahun lalu. Sebab perusahaan selalu mengalami kerugian. Namun PT ASDP belum bisa merealisasikannya, karena masih menunggu perkembangan lanjutan. Hingga akhirnya dilakukan pengurangan jam operasi selama 3 jam, yakni kapal beroperasi dari pukul 05.00 sampai 21-00 WIB. = MOH RIDWAN/RAH

moh ridwan/koran madura

AKAN DITUTUP. Pelabuhan Kamal, yang direncanakan akan ditutup.

doni heriyanto/koran madura

PENGAMANAN. Polres Bangkalan menyiagakan 313 personel dalam mengamankan selama kampanye pemilu berlangsung.

Polres Siagakan 313 Personel Siap Mengamankan Kampanye Pemilu BANGKALAN - Masa kampanye untuk pemilihan umum legislatif (Pileg) 2014 telah dimulai sejak hari Sabtu (15/3) waktu lalu. Guna menjaga keamanan dan kondusivitas selama pelaksanaan kampanye tersebut, Polres Bangkalan mengerahkan pasukan pengamanan sebanyak 313 personel. Pasukan pengamanan tersebar di tiga rayon sesuai dengan lokasi kampanye masingmasing partai politik (Parpol)yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat. "Pasukan yang kami turunkan sebanyak 313 personel. Rinciannya 300 personel anggota kepolisian, sedangkan 13 polisi itu berasal dari unsur pimpinan," jelas Kapolres Bangkalan, AKBP Sulistyono. Sesuai dengan hasil koordinasi dengan KPUD Bangkalan, kata Sulistyono, pengamanan tersebut

merupakan upaya untuk menciptakan ketertiban kampanye yang akan berlangsung hingga tanggal hingga 5 April 2014 mendatang. Ke-300 personel itu akan ditempatkan di tiga rayon zona kampanye, sesuai dengan jadwal parpol peserta pamilu yang telah menjadi kesepakatan dalam rapat koordinasi.

Pasukan yang kami turunkan sebanyak 313 personel. Rinciannya 300 personel anggota kepolisian, sedangkan 13 polisi itu berasal dari unsur pimpinan,�

AKBP Sulistyono Kapolres Bangkalan

"Jadi personel yang kami tugaskan sudah dibagi di tiga rayon sesuai dengan jadwal KPUD setempat. Dengan demikian, semua telah ada petugas kepolisian di masing-masing rayon, terlebih di daerah yang termasuk kategori

rawan pemilu," paparnya. Menurutnya, rayon pertama melingkupi daerah Kecamatan Kota, Kecamatan Socah, Kecamatan Burneh dan Kecamatan Kamal. Sedangkan rayon kedua itu mencakup semua Kecamatan yang ada di wilayah timur dan rayon ketiga untuk Kecamatan di wilayah utara. Sehingga semua lokasi dapat dilakukan pengamanan saat kampanye berlangsung. Untuk menghindari segala kemungkinan yang terjadi. "Ketertiban serta menciptakan kampanye yang kondusif menjadi tanggung jawab bersama. Tidak hanya menjadi tugas utama kepolisian, namun semua elemen harus sama-sama menjaga keamanan," tutur mantan Kasubdit Gak Kum Ditpolairud Polda Jatim itu. Sementara itu, di Kabupaten Bangkalan terdapat tiga Kecamatan yang tergolong rawan rusuh pemilu. Diantaranya, Kecamatan Blega, Kecamatan Kokop, dan Kecamatan Galis. Penyebabnya, di salah satu Kecamatan tersebut terjadi gesekan antar pendukung calon legislatif (Caleg) yang berujung pada pengrusakan alat peraga kampanye (APK) milik salah satu caleg. = DONI HERIYANTO/RAH


Bangkalan

KORAN MADURA

SENIN 17 MARET 2014 | No. 0322 | TAHUN III

M

TPS Dilarang Digabung Fauzan: Kami Menginginkan Proses Pemilu Sesuai Aturan BANGKALAN - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bangkalan akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) larangan penggabungan Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilu Legislatif (Pileg) yang akan berlangsung 9 April mendatang. Penyebabnya di salah satu desa di Kabupaten setempat memiliki rencana untuk menggabungkan TPS di satu tempat. Berdasarkan adil. Tentunya hal peraturan KPU noitu menjadi haramor 26 tahun 2013 pan masyarakat. tentang PemunguTerlebih menjadi tan dan Penghiharapan utama tungan Suara di KPUD sebagai Tempat Pemungulembaga penyetan Suara, penglenggara pemilu. gabungan tersebut "Apaila TPS tidak dibenarkan. itu ditempatkan Selain melangdi rumah kades gar peraturan, dan caleg selain Fauzan Jakfar penggabungan itu melanggar aturan rentan menimbul- Ketua KPUD Bangkalan juga rentan kan konflik dan dengan gesekecurangan dalam pencoblosan kan-gesekan di bawah. Kami saat pemilu berlangsung. menginginkan proses pemilu Sehingga dikeluarkan SE untuk berjalan sesuai dengan prinsip memperjelas dan mempertegas dan mekanisme yang berlaku," larangan tersebut. ujarnya. "Penggabungan TPS itu jelas Dia menjelaskan setelah penmelanggar aturan apa pun itu coblosan usai dilaksanakan, maka alasannya, sehingga kami akan penghitungan surat suara harus mengeluarkan SE larangan itu dimulai dari DPR RI, DPD, DPRD setelah berkonsultasi dengan Provinsi, dan DPRD KabupaKPU Provinsi," kata Ketua KPUD ten. Jadi penghitungan itu tidak Bangkalan, Fauzan Jakfar. boleh dilakukan secara acak. Menurutnya, dalam SE yang Sebab PKPU no 26 tahun 2013 itu akan dikeluarkan itu juga akan menyatakan demikian, selain itu mengatur terkait larangan TPS agar tidak rancu saat melakukan ditempatkan di rumah kepala penghitungan surat suara. desa atau di rumah salah satu "Harus sesuai dengan urutan calon. Namun harus diletakkan tidak boleh diacak. Kalau diacak di tempat yang netral. Sehingga jelas melanggar aturan," tanproses pemilu kali ini benardasnya. benar bebas, rahasia, jujur, dan = DONI HERIYANTO/RAH

doni heriyanto/koran madura

MENANTANG MAUT. Para pembalap amatiran saat melakukan aksi nekat balap liar di Jalan Ringroad Barat.

RINGROAD BARAT

Menjadi Ajang Balap Liar BANGKALAN - Jalan Ringroad barat yang menghubungkan Desa Klobungan dengan Desa Martajasah kini menjadi arena ajang balap liar. Sejatinya jalan yang belum difungsikan itu dibangun untuk memudahkan para wisatawan, namun disalahgunakan oleh kalangan remaja. Ironisnya tak ada petugas kepolisian yang menertibkan aksi nekat itu. Padahal ajang adu nyali ini sangat membahayakan bagi para pembalap amatiran tersebut. Biasanya puluhan pembalap amatiran ini, memulai aksi nekatnya setiap sore hari sekitar pukul 16.00 wib. Mereka silih berganti memacu kendaraannya di antara penonton yang berjajar membentuk garis lintasan. Sayangnya, para pembalap yang kebanyakan masih anak baru gede (ABG) itu, seakan tak memikirkan resiko yang dihadapi. Saat berpacu di atas kendara-

an mereka tidak berbekal perlengkapan pelindung keselamatan. Bagi penonton ajang balap liar juga cukup berbahaya. Mereka berdiri seperti membentuk pagar hidup sebagai lintasan. Tak jarang penonton melihat dari jarak yang lebih dekat saat para pembalap liar melakukan start. Tindakan tersebut sangat berbahaya. Apalagi yang melakukan start tidak hanya dua motor saja, namun ada 4 motor dalam sekali memacu. Firman (20) warga Kecamatan Socah, salah satu pemuda yang datang hanya sekedar untuk menonton balapan mengaku kebiasaan itu sudah berlangsung sekitar dua bulan yang lalu. Sebelum jalan itu diperbaiki tak ada satu pun pembalap amatiran yang mengadu nyali di lokasi tersebut. ”Saya tidak tahu ada taruhan atau tidak, karena saya tidak ikutikutan membalap. Tapi acara ini cukup menghibur bagi anak muda

utamanya para pecinta balap. Disini kan jalannya tidak terlalu ramai, jadi sangat mendukung buat balapan. Apalagi tidak pernah ada razia dari pihak kepolisian,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Bangkalan AKP Yusis Budi K tidak menampik jika di jalan itu dijadikan arena balap liar oleh kalangan remaja. Akan tetapi, pihaknya belum menerima laporan secara resmi dari warga sekitar. Pihaknya berjanji akan segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi yang dijadikan tempat balap liar. ”Kami akan survei ke lokasi. Apabila memang masih ada, kami akan beri peringatan dan akan kami tindak jika tetap memaksa menggunakan jalan umum sebagai tempat balapan. Intinya kami akan segera menertibkan aktivitas tak berizin itu,” janjinya. = DONI HERIYANTO/RAH

PILEG

LSM Tak Berminat Jadi Pemantau Pemilu? BANGKALAN - Pemilihan umum legislatif (pileg) semakin dekat. Namun, sejauh ini, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangkalan belum menerima satu pun lembaga independen atau LSM sebagai pemantau Pemilihan Umum Legislatif 2014 di wilayah tersebut. Sebab, tak ada satu pun dari lembaga yang mendaftarkan diri ke KPUD setempat. "Sampai saat ini belum ada pemantau

pemilu yang mendaftar ke KPUD Bangkalan," kata Ketua KPUD Bangkalan, Fauzan Jakfar, saat dikonfirmasi wartawan. Padahal keberadaan lembaga pemantau pemilu sangat diperlukan, guna membantu mewujudkan proses demokrasi sesuai PKPU. Namun hal itu rupanya kurang menarik respon lembaga swadaya masyarakat yang ada di Bangkalan. Hal ini sesuai dengan Peraturan

Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 10 Tahun 2002 tentang Pemantau dan Tata Cara Pemilihan Umum tahun 2014 Menurut Fauzan, untuk menjadi pemantau pemilu, memang ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, seperti persyaratan itu di antaranya lembaga pemantau adalah lembaga yang independen dan punya legalitas hukum. Selain itu, lembaga harus

mendapatkan sertifikasi dari KPU. Termasuk mempunyai sekretariat yang jelas dan pelaporan dana anggaran. Setelah mendaftar ke KPU, lembaga yang ingin memantau akan mengisi formulir, selanjutnya berkas yang disertakan akan diperiksa oleh KPU, dilanjutkan dengan mengeluarkan sertifikasi oleh KPU. Sesuai PKPU Nomor 10 Tahun

2012 hal yang dapat dipantau oleh lembaga pemantau pemilu adalah perencanaan program, anggaran, penyusunan peraturan pemilu, pemutakhiran daftar pemilih, dan penyusunan daftar pemilih. Tak hanya itu, pemantau pemilu yang telah memantau pelaksanaan pemilu di kabupaten, wajib melaporkan hasil pantauannya ke KPU yang memberikan sertifikasi. = MOH RIDWAN/RAH


KORAN MADURA KORAN Bangkalan N MADURA Laporan Khusus

Bangkalan N

SENIN 17 MARET 2014 No. 0322 | TAHUN III

SENIN 17 MARET 2014 | No. 0322 | TAHUN III

ali syahroni/koran madura

Perlu Melibatkan Warga PAMEKASAN – Meski telah dua kali menyabet penghargaan Adipura, pada tahun 2012 dan 2013, namun penanganan sampah di Kabupaten Pamekasan masih rendah. Sehingga dapat menancam kelestarian lingkungan di daerah itu. Forum Komunitas Hijau (FKH) Rampak Naong menilai penanganan sampah itu kurang maksimal, karena tanggungjawabnya terkesan dibebankan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sehingga kurang maksimal. Wakil Ketua FKH Rampak Naong, Bakhtiar Sudamar mengatakan pengananan sampah seharusnya melibatkan masyarakat terutama di kawasan penghasil sampah terbesar, seperti pasar dan kawasan permukiman perkotaan. Menurut Bakhtiar di sejumlah kabupaten dan kota, sistem penanganan sampah yang melibatkan masyarakat terbukti berhasil dan mampu memberikan dampak

ekonomis masyarakat. Ia mencontohkan penanganan sampah di Kota Probolinggo yang pada akhirnya mampu membentuk bank sampah. “Sementara ini, di Kabupaten Pamekasan belum ada upaya pendekatan ke masyarakat untuk terlibat dalam penanganan masalah ini. Mereka hanya diberi sosialisasi untuk tidak membuang sampah di tempat sembarangan namun tidak pernah dilibatkan dalam upaya penanganannya,” katanya. Akibat tidak upaya pelibatan itu masyarakat terkesan acuh terhadap masalah tersebut, karena menganggap sudah ada instansi pemerintah yang akan mengurus. Bahkan beberapa fasilitas penan-

ganan sampah milik pemerintah hilang. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya dan Tata Ruang (Cikatarung) Pamekasan, Muharram mengatakan hilangnya tempat sampah itu akibat diambil orang pada malam hari. Sebab sebagian dari tempat sampah itu baru dipasang pada siang harinya dan diketahui hilang keesokan harinya. Selain karena hilangnya tempat sampah, penanganan masalah tersebut juga disebabkan oleh armada truk pengangkut sampah yang sebagian sudah mulai kurang sehat. Dari lima armada truk yang dimiliki, dua diantaranya mulai sering rusak dan jarang digunakan. Instansi tersebut masih merencakaan peremajaan terhadap truk sampah tersebut sehingga penanganan sampah akan kembali normal. Di saat pemerintah di kotakota lain sedang berfikir penangan sampah agar bisa dimanfaat-

kan ulang, Pemkab Pamekasan masih berkutat dengan minimnya fasilitas penanagannya. Selain itu, wilayah itu belum dapat memaksimalkan sarana pengelolaan sampat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Pemerintah setempat merencanakan pengelolaan sampah di TPA Desa Angsanah, Kecamatan Palengan, satu-satunya TPA yang dimiliki, untuk diserahkan kepada pihak swasta bersama kelompok masyarakat. Pasalanya, hingga saat ini, sampah yang perharinya mencapai 136 kubik hanya menumpuk di lahan TPA seluas 10 hektare tersebut dan tidak diolah menjadi barang yang bermanfaat. Bupati Pamekasan, Ahmad Syafii mengatakan Pemkab akan memberikan kepada pihak swasta untuk mengelola sampah dengan tersebut apalagi di TPA Angsanah peralatan pengolahan sampah itu sudah lengkap, namun belum bisa dimaksimalkan.

EFEKTIF. Dua orang warga Desa Akkor menunjukkan cara pengolahan sampah menjadi bahan lain yang bernilai ekonomis. Pengolahan sampah yang melibatkan masyarakat agar bisa dikelola menjadi bahanbahan bermanfaat akan lebih efektif.

“Kami sudah melihat ke lokasi, kelihatan sekali sampahnya begitu banyak dan tidak tersentuh. Disana ada sarana yang belum dimaksimalkan sehingga alatnya tidak terpakai. Inilah yang akan terus kami dorong agar lebih kreatif sehingga perlu diswastakan,” katanya. Ia menyadari penanganan masalah sampah tidak akan bisa selesai tanpa mengikutkan peran dan masyarakat. Karenanya, ia juga akan mendorong agar masyarakat, terutama di kawasan yang selama ini dikenal sebagai penyetor sampah terbanyak, mau membentuk kelompok pengelola sampah. “Terutama di pasar-pasar, perlu dibentuk kelompok pengelola sampah sehingga sampah yang dibuang tidak terlalu banyak dan hanya berupa sampahsampah tertentu yang tidak bisa dikelola sendiri oleh masyarakat,” katanya. = ALI SYAHRONI/MUJ/RAH


KORAN Bangkalan MADURA

Industri Lokal

Bangkalan OO

KORAN MADURA

SENIN 17 MARET 2014

SENIN No. 17 MARET 2014||TAHUN No. 0322 |IIITAHUN III 0322

Ternak Bebek Jadi Menguntungkan

TERNAK. Memberi makan bebek salah satu upaya agar kondisi bebek tetap dalam kondisi yang baik.

Prospek bisnis ternak bebek semakin menggiurkan. Beternak bebek bukanlah usaha yang sulit. Semua orang bisa melakukan usaha ini asal memiliki kemauan, kemampuan, dan minat. Apalagi usaha tersebut hasilnya cukup menjanjikan. Sehingga tidak salah jika Moh Amin memutuskan untuk menekuni usaha ternak bebek sejak tahun 2013. Dengan segala upaya yang telah dilakukan merintis usaha itu, saat ini ia bisa merasakan manisnya hasil kerja keras membangun dari awal. "Pertama kali saya membangun usaha ternak bebek, karena melihat prospek yang begitu menggiurkan dan menjanjikan. Selain itu, juga terdorong untuk membudidayakan bebek Madura," papar Amin. Menurutnya, bebek Madura memiliki kualitas yang baik dibandingkan dengan kualitas bebek lainnya. Kualitas itulah yang mendongkrak harga bebek Madura di pasaran. Maka hasil yang diraih dari penjualan tersebut cukup besar. Saat ini bebek Madura menjadi bidikan para pemilik warung nasi bebek. Pasalnya daging bebek Madura lebih renyah dibanding bebek lainnya. "Untungnya sangat besar membangun usaha ternak bebek ini. Apalagi masa panen hanya membutuhkan 28 hari. Itu waktu

yang singkat untuk mendulang penghasilan," tuturnya. Umumnya, kata Amin, usaha peternakan bebek ditujukan untuk bebek petelur. Namun peluang bebek pedaging. Selain itu bisa juga pebisnis mengambil bagian pembibitan ternak bebek sebagai fokus usaha. Saat ini ia lebih memilih fokus pada pembibitan. Kedepannya, tidak menutup kemungkinan semua peluang dalam ternak bebek akan dilakukan. Tergantung dari perkembangan usaha yang dirintisnya sejak setahun lalu. "Untuk saat ini saya fokus pada pembibitan dulu. Baru kedepannya saya juga akan fokus pada petelur dan pedaging. Sebab ini masih tahap merintis," paparnya. Dia menjelaskan dalam usaha ternak bebek ini memerlukan

beberapa fasilitas tenak seperti kandang. Kandang tidak harus dibuat dari bahan yang harganya mahal. Yang terpenting bahan yang digunakan untuk membuat kandang tersebut kuat dan dapat tahan lama. Bahan kandang bisa terbuat dari kerangka kayu atau bambu, atap genteng, dan lantainya pasir. Perlengkapan yang harus ada di kandang bebek harus menyiapkan tempat makan dan minum yang paling utama. Boleh ditambahi perlengkapan lain sesuai kebutuhan bebek, seperti bak dan saluran pembuangan limbah. "Perlengkapan itu sangat penting, karena itu syarat utama dalam beternak. Jangan lupa penerang kandang. Kemudian mesin penetas itu untuk pembibitan," jelasnya. = DONI HERIYANTO/RAH

doni heriyanto/koran madura

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam usaha ternak bebek antara lain: 1. Tindakan preventif dalam masalah pencegahan penyakit wajib untuk diperhatikan dalam pemeliharan bebek sejak dini untuk mengantisipasi timbulnya penyakit pada bebek. Pengecekan Kondisi Kesehatan bebek harus dikontrol atau dicek setiap saat secara menyeluruh dengan teliti agar dapat cepat ditangani jika ada tanda-tanda penyakit pada bebek. 2. Kandang harus selalu dijaga kebersihannya agar daya produksi bebek tidak terpengaruh dari kondisi kandang yang ada. Dengan kandang yang bersih dan membuat bebek nyaman maka daya produksi bebek pun akan meningkat. 3. Sedangkan jenis pakan bebek yang dapat digunakan adalah jagung, dedak padi tergantung umur dari beber tersebut. 4. Sistem pemasarannya untuk diawal dibangun dengan cara menjual ke pasar. Setelah pangsa pasar mengetahui usaha ternak bebek itu, biasanya langsung melakukan pemesanan dengan mandatangi lokasi peternak bebek.


KORAN MADURA PROBOLINGGO PKORAN

O

SENIN 17 MARET 2014 | No. 0322 | TAHUN III

MADURA

P

SENIN 17 MARET 2014 No. 0322 | TAHUN III

NUR ASIYAH

Guru Inspiratif untuk Generasi Kreatif Memang tidak mudah menjadi guru yang inspiratif, karena kita harus membawa sesuatu yang tidak biasanya, selalu baru. Bahkan ia dituntut untuk mampu menembus batas tradisi, hingga ia dituntut menjadi sosok kreatif. Namun, tak apapun tantangannya, Nur Aisyah tetap berani untuk menjadi guru yang inspiratif, walaupun ia sadar bahwa guru yang inspiratif harus membawa suasana yang berbeda. Sebab guru yang inspiratif itu berbeda dengan guru kurikulum, ia selalu ingin perubahan, peka terhadap situasi dan konteks hidup siswanya. Tetapi tak apa bagi perempuan kelahiran Sumenep, 24 Desember 1993 itu. Ia punya keyakinan, dengan proses yang matang, apa yang kita cita-citakan pasti menuai hasil yang maksimal. “Memang saya sadari, selain harus menjadi yang berbeda, guru inspiratif, tetapi ia membutuhkan komitment tinggi terhadap perubahan, memahami, serta mampu membawa siswanya memahami dunia melalui dirinya sendiri. Tidak menjadi halangan saya kira, yang penting kita punya kemauan dan tekad yang kuat, pasti tercapai,” jelas perempuan yang hobi membaca tersebut. Mahasiswi semeter 4 jurusan PGSD di salah satu kampus di Kabupaten Sumene itu mengakui bahwa sejarah peradaban dimana pun tak pernah lepas dari perubahan. Hanya tinggal memilih, ia berubah atau diubah. “Begitupun kita, bahwa denyut nadi ini bergerak, hidup, kalau berubah. Denyut nadi alam telah memperlihatkan hal itu, perubahan pasti terjadi, baik itu evolutif (perlahan) ataupun dengan revolutif (cepat). Tumbuh dan berkembang adalah merupakan konsekuensi dari kehidupan,” terang perempuan yang mengidolakan Mario Teguh tersebut. Ketika ditanya tanya tentang teori perubahan dalam menjadi guru yang inpiratif untuk generasi yang kreatif, kata Aisy, kita harus bersedia untuk melihat.

Tidak ada anak yang tidak bisa dididik, yang ada hanya guru yang tidak bisa mendidik. Iya, iya, untuk menjadi guru yang profesional tidak semudah membalikan telapak tangan. Tidak serta merta hanya bermodalkan titel guru, orang bisa dengan mudah bisa disebut sebagai pendidik. Karena tugas guru tidak hanya transfer pengetahuan, tetapi harus bisa transfer nilai. Begitulah guru yang inspiratif.

Iya, melihat kemudian mengandaikan, termasuk kita harus bersedia terbuka kepada segala perubahan yang terjadi. “Namun melihat itu membutuhkan kemauan, sekaligus analisa. Agar kita mampu melihat dengan maju, karena hanya dengan begitu, maka kita akan tahu bagaimana berubah untuk menjadi guru yang inspiratif,” terangnya. Mengenai visi pembelajaran, seorang pendidik perlu keluar dari zona nyaman yang seringkali . tentu harus mencipta strategi kreatif dan memberi solusi inspiratif. “Sebab guru yang inspiratif adalah guru yang memiliki tujuan hidup, tidak sekadar menumpang hidup, mencari nafkah maupun mencari kenyamanan. Guru yang berani mengatasi ketakutan, mengambil resiko, keluar dari zona nyaman,

dan selalu menuntut diri lebih adalah mereka yang memilih untuk menjadi guru yang benarbenar menjadi guru. “Sehingga murid bisa melakukan apa saja yang diajarkan maupun dilakukan gurunya. Bahkan ia terpancing untuk melakukan apa yang dilakukan oleh gurunya,,” tambah

perempuan yang doyan makan baksa tersebut. Kini, ia mulai menekui ilmu perkembangan psikologi anak. Karena kata Aisy, memahami ilmu yang berkaitan dengan psikologi anak, ia juga bisa memahami tentang tingkat perilaku anak didik. =SYAMSUNI

Leni Sofiatun

Perjuangkan Rakyat dengan Jadi Politisi eluang seorang perempuan menjadi seorang politisi semakin lebar. Tak heran, jika Leni Sofiatun, seorang siswi kelas 2 MA Wahid Hasim, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo bercita-cita ingin menjadi seorang politisi. Saat bincang-bincang dengan Koran Madura, dia dengan tegas langsung berucap “menjadi seorang politisi itu sangat mulya”. Karena seorang politisi itu tidak terlepas dari sebuah perjuangan dan pengorbanan. “Kita jangan gembar-gembor mau memperjuangkan nasib rakyat tanpa adanya perjuangan dan pengorbanan,” tandasnya, Minggu (16/3). Itulah sebabnya, Leni lebih memilih menjadi seorang politisi daripada bercita-cita lainnya. Gadis kelahiran 24 Juli 1996 itu mengatakan tidak sependapat jika ada orang yang mengatakan politik itu kotor dan jahat. “Saya tidak sependapat dengan itu. Kotor atau jahat itu tergantung dari orangnya,” timpalnya. Dia mencontoh sebuah senjata meriam. Sekilas senjata itu sangat menakutkan dan membahayakan. Namun senjata itu bisa berbahaya jika dipegang oleh orang yang berjiwa munafik. “Saya kira tergantung dari orang yang mengendalikannya. Senjata itu bisa berbahaya atau tidak,” ungkapnya. Dalam hal politik, Leni lebih cenderung mentamsilkan politik itu bagian dari agama. Kenapa? Karena hidup ini tidak terlepas dari politik. Coba banyangkan, Negara Indonesia ini tidak akan pernah terbentuk sebuah Negara tanpa adanya sebuah gerakan politik. Begitu juga dengan agama. Agama Islam tidak akan pernah ada di Indonesia tanpa adanya sebuah gerakan itu. “Saya suka dengan politik karena juga banyak teman,” katanya lagi. =Muhamamd Sugianto


e Paper Koran Madura 17 Maret 2014