Issuu on Google+

KAMIS

KORAN MADURA

22 MEI 2014 | No. 0366 | TAHUN III ECERAN Rp 3.500 LANGGANAN Rp 70.000

1

0328-6770024 KAMIS 22 MEI 2014 | No. 0366 | TAHUN III www.koranmadura.com

Tak Ada Restu Buat Mahfud KH. Hasyim Muzadi Sarankan Tolak Tawaran Prabowo-Hatta JAKARTA-Menanggapi permintaan pasangan PrabowoHatta kepada Mahfudz MD untuk menjadi Ketua Tim Sukses Pemenangannya, KH. Hasyim Muzadi, Rais Syuriah PBNU mengaku cukup keberatan. Ia meminta mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu untuk tidak menjadi tim sukses pasangan capres cawapres dalam Pilpres tahun ini. “Saya tidak merekomendasikan (Mahfud) menjadi tim sukses pasangan (capres-cawapres) mana pun,” kata Hasyim dalam siaran persnya Rabu (21/5). “Kerjaan tim sukses adalah operasional yang cukup dijabat anak-anak muda, tak perlu orang sekaliber Pak Mahfud.” Sebelumnya Mahfud MD sempat santer diberitakan menjadi kandidat kuat PKB untuk dipasangkan dengan Jokowi. Sayangnya pilihan PDI Perjuangan ternyata bukan jatuh padanya. Yang didaulat menjadi

cawapres Jokowi Justru Jusuf Kalla yang dulu pernah menjadi wakil presiden SBY pada periode pertama. Pasca deklarasi pasangan Jokowi-JK, Mahfud kemudian disambangi pasangan Prabowo-Hatta. Ia diminta untuk menjadi ketua tim sukses pasangan yang diusung Partai Gerindra, PAN, Golkar, dan PBB tersebut. Beberapa analis mengungkapkan bahwa Mahfudz akan cenderung menerima tawaran tersebut dengan alasan rasa kecewa terhadap PKB. Di lain sisi Mahfud mengaku masih akan meminta restu para kiyai untuk menerima atau menolak tawaran tersebut. Sayangnya, KH. Hasyim Muzadi justeru menyarankannya untuk tidak menerima ta-

waran tersebut. “Saya menyarankan Mahfud MD ber-maqam sebagai konsultan capres-cawapres yang ada,” lanjut Hasyim. Alasan Hasyim, Mahfud adalah figur yang pernah menjadi anggota legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Komnas HAM akan Evaluasi Mahfud Bila Mahfud jadi menerima tawaran untuk menjadi tim sukses pasangan Prabowo-Hatta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengaku akan mengevaluasi posisi Mahfud MD sebagai salah satu anggota Dewan Penasihat Komnas HAM. Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai mengatakan masuknya Mahfud ke dalam tim sukses salah satu pasangan calon presiden dianggap menodai posisi Komnas HAM sebagai lembaga independen yang tidak berafiliasi dengan posisi

politik apa pun. “Dengan masuknya Pak Mahfud sebagai menjadi salah satu pasangan capres, tentu membuat posisi dia sebagai anggota Dewan Penasihat Komnas HAM akan dievaluasi. Kami tidak ingin Komnas HAM dianggap partisan oleh masyarakat. Kami jelasjelas independen,” kata Natalius, Rabu, (21/5). Dia menjelaskan, posisi Mahfud sebagai bagian dari tim sukses calon presiden akan mendatangkan kesan yang tidak baik bagi Komnas HAM. Selain menjaga independensi, kata Natalius, rencana evaluasi ini juga sesuai dengan UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang hak asasi manusia. Menurut dia, Komnas HAM tidak bisa ditarik terlalu jauh kepada persoalan politik. “Dan ini yang akan membuat posisi Mahfud kami nilai tidak etis, dan karena itu akan dievalusasi dalam rapat paripurna Komnas HAM,” ujarnya. =GAM/ABD


2

KORAN MADURA

Berita Utama

KAMIS 22 MEI 2014 | No. 0366 | TAHUN III

TES KESEHATAN CAPRES

Jokowi-JK Hari ini, Prabowo-Hatta Besok JAKARTA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan jadwal pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani terhadap masing-masing pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang akan dilakukan mulai hari ini, Kamis (22/5).

ant/andika wahyu

RAKOR TIM PEMENANGAN JOKOWI-JK. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (tengah) didampingi Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kedua kanan), Sekjen PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo (kanan), Sekjen Partai NasDem Rio Capella (kedua kiri) dan Sekjen PKB Imam Nahrawi (kiri) berbincang saat Rapat Koordinasi Tim Pemenangan Jokowi-JK di DPP Partai NasDem, Jakarta, Rabu (21/5). Salah satu agenda dalam rapat tersebut yakni penunjukan ketua tim kampanye nasional serta komposisi tim pemenangan yang merupakan perwakilan empat parpol yang diwakili 15 orang.

Harus Cepat-Efisien JK Pakai Pesawat Pribadi, Jokowi Pinjam NasDem JAKARTA- Rapat Koordinasi Nasional Tim Pemenangan Gabungan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla menyepakati pembagian tugas yang akan dilakukan untuk memenangkan Pilpres 2014. Dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan Rabu (21/5), diputuskan Jokowi dan JK akan berbagi daerah kampanye. Bahkan untuk memaksimalkan waktu, keduanya akan menggunakan pesawat pribadi. “Secara umum Jokowi ada basisnya di Jawa dan Sumatera, JK di bagian timur. Lainnya akan sama-sama. 50 persen pemilih ada di Jawa, 20 persen lebih di timur. Itu sudah hampir 80 persen,” ungkap Ketua DPP PDI Perjuangan Maruarar Sirait di kantor DPP NasDem, Gondangdia, Jakarta, Rabu (21/5). Rapat ini dihadiri oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, Sekjen PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo, Ketum NasDem Surya Paloh dan Sekjen Patrice Rio Capella, Sekjen Hanura Dossy Iskandar dan Sekjen PKB Imam Nahrawi. Di tempat yang sama, Ketua Bappilu Partai NasDem Ferry Mursyidan Baldan mengatakan pembagian waktu ini untuk mengefektifkan kerja tim, mengingat tenggad waktu kampanye

sangat terbatas. “Tadi disepakati apa-apa saja yang harus dikerjakan, misalnya, bagaimana menyiapkan logistik, bagaimana mengatur isu media, mengatur jadwal perjalanan calon presiden dan calon wakil presiden, intinya semua yang terkait upaya-upaya melanjutkan program pemenangan,” ujar Ferry. Ferry mengatakan dari keempat partai pendukung pasangan Jokowi-JK yakni PDI Perjuangan, Nasdem, PKB, dan Hanura, seluruhnya akan mengirimkan sejumlah orang yang akan bekerja sama memenangkan Jokowi-JK dalam Pilpres 2014. “Masing-masing partai bisa mengirimkan misalnya 50 orang dalam tim pemenangan ini, semua diberikan kesempatan yang sama. Tim ini tidak hanya di Jakarta, tapi hingga ke wilayah-

wilayah,” papar Ferry. Selain itu, rapat ini juga membahas ketua dan tim pemenangan Jokowi-JK. “Tim itu akan mengkoordinir orang yang mampu memanajemen. Akhir minggu ini akan diumumkan. Sudah lengkap dengan 4 ketua umum meng-endorse,” terang Ferry. Sekjen DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo menegaskan kampanye terpisah ini dilakukan untuk memaksimalkan waktu sosialisasi yang diberikan oleh KPU. “Nanti Pak JK pakai pesawat pribadinya sendiri, kalau Pak Jokowi bisa pinjam pesawat punya NasDem,” kata Tjahjo di sela-sela Rapat Koordinasi Tim Pemenangan Gabungan Jokowi-JK di Kantor DPP Nasdem, Jakarta, Rabu (21/5). Dia beralasan, kampanye terpisah ini dilakukan agar dalam singkat bisa menjangkau seluruh wilayah Indonesia dalam waktu yang singkat. Sebab, Komisi Pemilihan Umum memberikan batas waktu tertentu bagi pasangan capres dan cawapres yang hendak melakukan kampanye terbuka. “Nanti akan kita tentukan Jokowi kampanye di wilayah mana, lalu JK di wilayah mana,” tutur Tjahjo. =GAM/ABD

Pasangan pertama yang menjalani pemeriksaan kesehatan di RSPAD adalah Joko Widodo-Jusuf Kalla. Sedangkan pasangan kedua, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa akan melakukan proses pemeriksaan kesehatan pada hari Jumat (23/5). “Kami sudah menerbitkan surat pengantar pasangan capres untuk pemeriksaan kesehatan,” kata KPU Husni Kamil Malik di Jakarta, (Rabu, 21/5). Menurutnya, pemeriksaan kesehatan ini akan dilakukan oleh tim dokter dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Pemeriksaan kesehatan terhadap pasangan Jokowi-JK dimulai pukul 07.00 WIB. “Mereka harus mulai berpuasa dari malam ini (Rabu, 21/5). Dari jam delapan malam harus berpuasa hanya boleh minum, dan hari ini, jam tujuh mulai pemeriksaan,” ujarnya. Dia menjelaskan, masa pemeriksaan kesehatan akan berlangsung sekitar 7,5 sampai 8 jam di luar waktu istirahat. “Kemudian pasangan Prabowo-Hatta, mereka akan dites kesehatan dengan tim yang sama,” jelasnya. Hasil tes kesehatan ini akan diserahkan ke KPU. KPU sendiri menetapkan pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden peserta Pemilihan Presiden 2014 pada 31 Mei mendatang. “Kami akan menetapkan apakah mereka semua bisa menjadi calon presiden dan wakil presiden di tanggal 31 Mei, , kemudian tanggal 1 Juni pengundian nomor urut,” katanya. Saat ini, katanya, KPU tengah memeriksa seluruh berkas yang sudah diterima dan memberikan catatan apakah berkas sudah memenuhi ketentuan atau belum. Kalau belum, boleh diperbaiki satu kali. Sedangkan untuk laporan harta kekayaan dilakukan pemeriksaan oleh KPK terhadap masing-masing pasangan. “Kami hanya memfasilitasinya, yang mengumumkan hasilnya adalah KPK,” ujar Husni. Rp 4 Triliun Sementara itu, terkait anggaran, KPU Umum mengalokasikan dana sebesar Rp 4 triliun untuk penyelenggaraan Pemilihan Presiden 9 Juli mendatang. “Dalam rangka penyelenggaraan pemilihan umum presiden dan wakil presiden putaran pertama, telah dialokasikan anggaran Rp 4.012.595.222.200,” jelasnya. Dia menjelaskan, dana tersebut akan dialokasikan untuk pengadaan barang dan jasa keperluan logistik pemilu, bimbingan teknis pemungutan dan penghitungan suara di KPU tingkat provinsi, kabupaten/kota, PPK, PPS hingga KPPS. Selain itu juga dialokasikan untuk biaya fasilitas kampanye, pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara, rekapitulasi penghitungan suara, dan penetapan hasil. Sementara, lanjut Husni, untuk tahapan pilpres putaran kedua KPU mengalokasikan dana sebesar Rp 3,9 triliun. “Digunakan untuk pengadaan barang dan jasa keperluan logistik pemilu, pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara, rekapitulasi penghitungan suara dan penetapan hasil,” pungkasnya. =GAM/ABD/AJI


KORAN PROBOLINGGO NASIONAL

MADURA

KORAN MADURA

Nasional

KAMISKAMIS 22 MEI 2014 No. 0366 | TAHUN III 22|MEI 2014

No. 0366 | TAHUN III

33

ant/suryanto

TETAP BERTAHAN DI LUMPUR LAPINDO. Tris perempuan berusia 64 tahun berangkat bekerja dari rumahnya yang terendam lumpur lapindo di Desa Kedungbendo, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (21/5). Tris yang bekerja sebagai kuli angkut itu memilih bertahan hidup di rumahnya yang terendam lumpur lapindo selama dua tahun terakhir karena tidak memiliki tempat tinggal lain.

Demokrat Tak Lagi Butuh Sutan KPK Belum Pastikan Jadwal Penahanan terhadap Sutan JAKARTA-Ketua Harian DPP Partai Demokrat, Syarief Hasan mendesak Sutan Bhatoegana Siregar agar mundur dari keanggotaan partai mercy. Desakan mundur ini dilontarkan Syarief menyusul status tersangka Sutan dalam kasus dugaan korupsi terkait pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBNP) tahun 2013 di Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM). “Pakta Integritas tetap berlaku,” kata Syarief di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/4). Seperti diketahui, poin kedelapan Pa-

kta Integritas Demokrat berbunyi: Saya tersangka, terdakwa, atau terpidana, saya bersedia mengundurkan diri dan siap menerima sanksi pemecatan dari dewan kehormatan partai. Meski demikian kata Syarief, Demokrat akan memberikan bantuan hukum untuk Bhatoegana jika diperlukan. Menurut Wakil Ketua Umum Demokrat Nurhayati Ali Assegaf, Demokrat menghargai proses hukum yang berlaku. Nurhayati berharap Bhatoegaba tabah menghadapi cobaan itu. “Kami mendoakan Pak Sutan tabah menghadapi cobaan. Kami berpegang pada asas praduga tak bersalah. Kita akan berikan bantuan hukum kalau diperlukan, teta-

pi kita doakan tidak terbukti,” ujarnya Setelah ditetapkan menjadi tersangka dugaan korupsi, Sutan Bhatoegana selanjutnya akan menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK. Ketua KPK, Abraham Samad menyatakan bahwa pihaknya sudah mengantongi jadwal pemeriksaan Sutan yang juga Politikus Partai Demokrat tersebut. Walau begitu, Samad masih enggan merincikannya. “Pemeriksaannya dalam waktu dekat direncanakan,” kata dia melalui pesan singkat, Rabu (21/5). Disisi lain, Samad belum bisa memastikan, kapan proses penahanan Sutan akan dilakukan oleh penyidik. Samad bilang, pihaknya akan fokus terlebih dahulu untuk

merampungkan pemberkasan perkara itu. “Kalau penahanannya nanti bisa dilakukan kalau proses penyidikannya sudah hampir rampung,” tegasnya. Seperti diketahui, KPK menetapkan Sutan Bathoegana sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait pembahasan anggaran APBNP tahun 2013 di Kementerian ESDM. Ia dijerat Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 B UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Juncto Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHPidana. Mengacu pada pasal tersebut, Sutan terancam hukuman pidana maksimal 20 tahun penjara dan denda Rp1 miliar. =GAM/ABD


4

KORAN MADURA

Nasional

KAMIS 22 MEI 2014 | No. 0366 | TAHUN III

Tiga Tahun Moratorium Hutan Pemimpin Baru Harus Selamatkan Lingkungan JAKARTA-Pemimpin baru Indonesia harus memiliki komitmen yang lebih kuat untuk menyelamatkan hutan-gambut serta menjamin hak dan ruang kelola masyarakat adat lokal.

KADER GOLKAR TERBELAH

Golkar ke Kanan, Luhut Belok Kiri JAKARTA- Setelah terang-terangan mendukung pasangan Jokowi-JK, Luhut Binsar Pandjaitan mengndurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Partai Golkar. Melalui suratnya yang ditujukan kepada Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung di Jakarta, Rabu, Luhut mengaku telah mempertimbangkan secara matang dan mendalam keputusannya itu. “Setelah mempertimbangkan berbagai perkembangan politik yang menimpa Partai Golkar maka melalui surat ini saya secara resmi mengajukan pengunduran diri saya dari kedudukan sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar terhitung hari ini, tanggal 21 Mei 2014,” katanya. Dia mengatakan bahwa pada tanggal 19 Mei 2014 dirinya juga telah berbicara langsung dengan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie untuk menyampaikan dukungannya terhadap capres Joko Widodo, yang dinilai merupakan calon presiden terbaik saat ini. “Untuk itu saya menyampaikan pula bahwa meskipun dengan berat hati, kelihatannya saya harus berpisah

dalam keberpihakan, namun hendaknya pertemanan kami (dengan Aburizal Bakrie) yang telah terbina lama tetap dapat berlanjut. Atas penyampaian saya tersebut, beliau dapat menerimanya dengan baik,” kata dia. Dia menyampaikan sebagai konsekuensi logis atas dasar pilihan terhadap Jokowi, maka dia menyampaikan secara resmi surat pengunduran diri sebagai Wakil Ketua merangkap anggota Dewan Pertimbangan Partai Golkar. “Hal yang ingin saya garis bawahi di sini adalah, perbedaan bukanlah untuk dipertentangkan melainkan untuk dikelola karena itu adalah corak khas wawasan kebangsaan kita, NKRI,” ujar dia. Luhut lalu mengucapkan terima kasihnya atas kerja sama yang erat yang telah dibina bersama selama beberapa tahun terakhir belakangan. Dia berharap seluruh pihak dapat sukses di tempatnya masing-masing saat ini. =ANT/RANGGA

Untuk mengoptimalkan perbaikan tata kelola hutan dan lahan gambut maka pemerintah yang akan datang harus mampu menutup berbagai celah hukum yang melegalkan konversi hutan alam dan gambut, memperketat pengawasan dan penegakan hukum, serta meninjau ulang berbagai kebijakan pembangunan yang justru mengancam lingkungan hidup dan hak-hak masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Koalisi Masyarakat Sipil untuk Penyelamatan Hutan Indonesia dan Iklim Global dalam Konferensi Persnya dalam rangka evaluasi 3 tahun kebijakan moratorium hutan di Jakarta, Rabu (21/5). Menurut Pengkampanye Politik Hutan Greenpeace, Teguh Surya, kebijakan penundaan izin baru dan penyempurnaan tata kelola hutan alam primer dan lahan gambut yang lazim disebut sebagai moratorium belum mampu menyelesaikan berbagai per-

masalahan kehutanan Indonesia. Padahal masa berlakunya tinggal satu tahun lagi. Pemerintah masih setengah hati menyelamatkan hutan alam dan lahan gambut yang tersisa dengan memanfaatkan berbagai celah dalam kebijakan yang memang tidak memiliki sanksi ini. “Di tahun 2014 ini, kita menyaksikan kebakaran hebat yang seharusnya bisa diminimalkan dengan adanya kebijakan moratorium,” ujarnya. Hingga Februari 2014 saja, jelasnya telah terjadi kebakaran lahan gambut hebat di Provinsi Riau, di mana 38,02% di antaranya berada di wilayah PIPIB revisi 5. Situasi ini membuktikan ketidakseriusan dan minimnya perhatian pemerintah untuk melindungi hutan dan gambut tersisa walaupun aturan perundang-undangan dengan sangat jelas menyatakan bahwa pemerintah dan pemegang izin konsesi wajib melindungi hutan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan gambut di

areal izinnya. Selain karena kebakaran, hutan Indonesia juga terancam oleh masifnya alih fungsi dan peruntukkan kawasan hutan di berbagai daerah untuk memuluskan mega proyek yang mengancam hak-hak masyarakat adat dan lokal. “Pasal pengecualian dalam moratorium dimanfaatkan demi kepentingan proyek-proyek perkebunan skala besar,” ujar Franky Samperante dari Yayasan Pusaka. Dalam kasus MIFEE di Kabupaten Merauke, hutan alam, hutan rawa dan savana tempat hidup orang Marind dicaplok, dirampas, dan dialihfungsikan untuk pembangunan industri pertanian dan perkebunan skala besar dengan luas mencapai 1.553.492 hektar atas nama ketahanan pangan dan energi. Selain itu, di tahun 2013 pemerintah daerah Papua Barat mengusulkan revisi RTRWP dengan perubahan peruntukkan (pelepasan kawasan hutan) seluas 952.683 hektar dan perubahan fungsi seluas 874.914 hektar, sebuah angka fantastis yang akan memperparah laju kerusakan hutan di Indonesia. =GAM

ant/rosa panggabean

EVALUASI PILEG. Ketua KPU Husni Kamil Manik (kedua kanan) bersama Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay (kedua kiri) dan Komisioner KPU Sigid Pamungkas (kanan) dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (21/5). KPU melaporkan evaluasi pelaksanaan pemilihan umum legislatif 2014 kepada Komisi II DPR.


KORAN PROBOLINGGO

MADURA

KORAN MADURA

Ekonomi

22|MEI 2014 KAMISKAMIS 22 MEI 2014 No. 0366 | TAHUN III No. 0366 | TAHUN III

55

KONSEP EKONOMI

Nasionalisasi Ekonomi Sulit Terwujud JAKARTA-Konsep nasionalisasi ekonomi yang digagas calon presiden (capres), Prabowo Subianto dipastikan sulit terwujud. Pasalnya, dominasi asing di ekonomi Indonesia sudah menancap sangat dalam. Bahkan Prabowo bisa terpental jika tetap memaksakan diri mewujudkan nasionalisasi ekonomi terutama terhadap perusahaan asing.

ant/widodo s. jusuf

PAMERAN PERMINYAKAN INDONESIA. Wakil Presiden Boediono (kedua kiri) didampingi Menteri ESDM Jero Wacik (ketiga kiri) mendengarkan pemaparan Dirut PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan (kiri) dan Komisaris Utama Pertamina Sugiharto (keempat kiri) saat mengunjungi ruang pameran Pertamina di acara Indonesian Petroleum Association (IPA) Convention and Exhibition ke-38 Tahun 2014 di Balai Sidang, Jakarta, Rabu (21/5). Pameran yang diikuti lebih dari 300 peserta pameran industri minyak dan gas bumi seluruh dunia tersebut akan berlangsung hingga Jumat (23/5).

SBY: Inflasi Musuh Perekonomian Rakyat JAKARTA-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan pergerakan inflasi maupun harga yang naik tinggi serta tidak stabil, merupakan musuh ekonomi dan musuh rakyat. Peningkatan penghasilan pegawai dan buruh selama ini tidak akan ada artinya jika harga terus melambung. “Kita sudah susah payah meningkatkan penghasilan, menaikkan gaji pegawai, meningkatkan upah buruh. Tapi kalau harga juga melambung tinggi, tentu kenaikan penghasilan tidak ada artinya,” ujar SBY saat membuka Rakornas Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPD) V 2014, di Jakarta, Rabu (21/5). Menurut Presiden SBY, kondisi harga yang naik dengan tinggi dan dengan pergerakan yang tidak stabil merupakan musuh ekonomi dan musuh rakyat. Padahal stabilitas harga merupakan salah satu dari tiga komponen penting dalam makro ekonomi, selain pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan pekerjaan. SBY menjelaskan, harga yang tidak stabil juga menyulitkan dunia usaha menjalankan rencana bisnisnya karena harga melonjak tidak menentu. Oleh karena itu, SBY menegaskan, stabilitas harga juga merupakan salah satu komponen penting dalam makro ekononi. Dalam makro ekonomi ada tiga hal penting, yaitu pertumbuhan, pen-

ciptaan lapangan pekerjaan sekaligus mengurangi pengangguran, dan stabilitas harga. “Kalau harga stabil, inflasi terkendali, maka bersama dengan pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja, makro ekonomi sebuah negara akan baik,” jelasnya. Makro ekonomi, kata SBY, adalah agregat dari mikro ekonomi. Kalau mikro ekonomi di banyak tempat di suatu negara baik, maka makro ekonomi juga baik. “Jadi, jangan mendikotomikan secara tidak tepat. Bedakan antara mikro ekonomi dan sektor riil,” tegasnya. Dalam kesempatan ini, juga diserahkan trofi kepada TPID Terbaik 2013 tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta TPID Berprestasi 2013 untuk tingkat Kabupaten/Kota. Nominasi peraih penghargaan ini dipilih berdasarkan 3 kategori kawasan yaitu Sumatera, Jawa, dan Kawasan Timur Indonesia. Untuk tingkat provinsi, penghargaan TPID Terbaik 2013 diberikan oleh Menko Perekonomian Chairul Tanjung kepada provinsi Sumsel, DI. Yogyakarta, dan Kalimantan Tengah. Kemudian

kepada TPID Terbaik 2013 tingkat Kabupaten/Kota oleh Mendagri Gamawan Fauzi kepad kota Padang, Sumbar; kabupaten Jember, Jatim; dan kota Pontianak, Kalbar. Dan untuk TPID Berprestasi 2013 diberikan oleh Gubernur BI Agus Martowardojo kepada kota Tebing Tinggi, Sumut; kabupaten Malang, Jatim; dan kabupaten Sinjai, SulSel. Sebelumnya, dalam forum rakornas yang mengambil tema ‘Memperkuat Koordinasi Pusat Daerah dan Mempercepat Kerjasama Antar Daerah dalam Upaya Menjaga Stabilitas Harga serta Meningkatkan Perekonomian Daerah’ ini, Ketua Kelompok Kerja Nasional (Pokjanas) TPID Agus Martowardojo berharap agar forum rakornasi ini menciptakan sinergi dalam upaya merumuskan solusi atas permasalahan terkait stabilitas harga utamanya dalam mengatasi tantangan 2014. Menurut Agus, di tengah meningkatnya tantangan, inflasi semula diperkirakan akan mencapai dua digit, namun pada kenyataannya mampu dikelola dengan baik sehingga angka inflasi berada pada tingkat rendah di 8,3 persen. “Itu semua tidak terlepas dari dukungan 233 Tim Pengendalian Inflasi Daerah. Berbagai upaya konkret diakukan dan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah,” kata Agus. =GAM

“Tidak akan mudah nasionalisasi, bahkan bisa terpental. Karena Amerika itu punya sumur minyak di mana-mana,” ujar pengamat Ekonomi Prof. Didik J Rachbini dalam diskusi Prediksi (arah) Perekonomian Indonesia Pasca Pemilu di FE UI, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (21/5). Selain kuatnya dominasi asing jelasnya, negara Indonesia saat ini masih terbelenggu oleh beban subsidi cukup besar. Negara tidak mempunyai cukup dana untuk mewujudkan kemandirian ekonomi. “APBN masih terbebani subsidi. Itu tidak cukup buat nasionalisasi ekonomi,” tegasnya. Sebelumnya, Prabowo menyatakan Indonesia merupakan negara sangat kaya. Hal itu didasarkan melimpahnya sumber daya alam dari Sabang hingga Merauke. “Para elite bangsa kita, para pemimpin bangsa kita tidak mampu menjaga kekayaan ini. Kekayaan kita terus dirampok,” kata Prabowo saat menyampaikan orasi politiknya di lapangan Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Menurut Prabowo, mulai dari gas alam, tembaga, nikel, emas, uranium hingga kekayaan alam ada di Indonesia di mana tidak di negara lain. Namun, ia menyayangkan sumber daya alam itu tidak dimanfaatkan dan hanya dirampok oleh pihak tak bertanggung jawab. Lebih lanjut, Prabowo menegaskan, dengan melimpahnya sumber daya alam tersebut, Indonesia mampu menjadi negara kaya raya. Tapi kenyataannya, menurut Prabowo Indonesia selalu kehilangan Rp 1.000 triliun per tahun. “Saya yang berani katakan bahwa rakyat Indonesia kekayaannya hilang Rp 1.000 triliun lebih setiap tahun,” tegasnya. Reformasi Struktural Secara terpisah, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus D.W. Martowardojo mengatakan perekonomian Indonesia tidak akan tumbuh 6% jika tidak melakukan reformasi struktural. Pasalnya, selama 10 terakhir ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya tumbuh rata-rata 5,5%. “Kita meyakini bahwa Indonesia selama 10 tahun terakhir rata-rata pertumbuhan ekonomi kita 5,5% dan kita tidak akan bisa tumbuh 6% jika kita tidak melakukan reformasi struktural,” ujar Agus. Oleh sebab itu, persoalan ini harus dibicarakan lebih dalam lagi bagaimana tantangan perekonomian Indonesia agar kedepannya dapat tumbuhi diangka 6%. “Kita akan membicarakan perekonomian yang kuat. Karena secara rata-rata perekonomian kita itu kurang dri 6%,” tukasnya. =GAM


6

KORAN MADURA

Ekonomi

KAMIS 22 MEI 2014 | No. 0366 | TAHUN III

UTANG BUMN

Terancam Tak Terbayar JAKARTA-Bank Indonesia (BI) memperkirakan tingkat kegagalan korporasi swasta dan BUMN dalam membayar utang luar negeri mencapai 34 persen. Hal itu didasarkan oleh skenario terburuk melalui metode stress test ketahanan kinerja korporasi terhadap depresiasi rupiah. “Memang tingkat kegagalan korporasi itu pada skenario terburuk memang cukup tinggi, mencapai 34 persen dari total utang (luar negeri) swasta,” kata Deputi Gubernur BI, Halim Alamsjah di Jakarta, Rabu (21/5). Halim menegaskan, potensi default tersebut merupakan kajian BI melalui stress test terburuk dengan indikator nilai tukar rupiah berada di level Rp16.000 per dolar AS. “Tetapi, kami terus mengambil langkahlangkah bagaimana agar tingkat keberutangan korporasi itu bisa dikendalikan,” ujar Halim. Berdasarkan data BI,jumlah Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia. Dari data yang dipublikasikan BI diketahui bahwa utang luar negeri Indonesia naik 8,7 persen. Dalam buku Kajian Stabilitas Keuangan yang diluncurkan BI, analisis ketahanan korporasi tersebut menggunakan metode Altman Z-score. Hasil kajian tersebut juga menyebutkan bahwa jumlah korporasi yang berada di area berisiko cenderung meningkat. Lebih lanjut Halim mengatakan, banyak cara bagi BI, pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk dapat mengendalikan utang luar negeri swasta. “Contohnya seperti di beberapa negara, Korea (Selatan) misalnya yang mengharuskan (korporasi) menyediakan dolar AS menjelang hari pembayaran utang,” ujar Halim. Dengan demikian, ujar Halim, tidak perlu ada larangan bagi korporasi untuk berutang ke luar negeri. “Dia harus mempunyai dolar atau melakukan hedging (lindung nilai) dengan melakukan swap,” katanya Secara terpisah, ekonom Didik J Rachbini melihat, besarnya utang luar negeri Indonesia yang kini menyentuh USD 276,5 miliar atau setara Rp 3.156,8 triliun harus mendapat perhatian pemerintah. =GAM

ant/prasetyo utomo

RAKORNAS TPID. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) berjabat tangan dengan Menko Perekonomian Chairul Tanjung (kedua kanan), Mendagri Gamawan Fauzi (kedua kiri) dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (kiri) saat pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) V Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TIPD) 2014 di Jakarta, Rabu (21/5). Rakornas yang dihadiri sejumlah kepala daerah tersebut mengambil tema Memperkuat Koordinasi Pusat Daerah dan Mempercepat Kerjasama Antar Daerah dalam Upaya Menjaga Stabilitas Harga serta Meningkatkan Perekonomian Daerah.

Utang Luar Negeri Kian Mengerikan Menko Perekonomian Salahkan Perbankan JAKARTA-Komposisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia terus membengkak. Data terbaru yang dirilis Bank Indonesia (BI) menyebutkan, porsi ULN Indonesia mencapai USD 276,5 miliar atau setara Rp 3.156,8 triliun. Menteri Koordinator Perekonomian, Chairul Tanjung mengakui, utang luar negeri membengkak karena porsi utang swasta meningkat. Ini terkait terbatasnya kemampuan bank nasional memberikan pinjaman untuk pelaku usaha. “Ini kita punya masalah utang luar negeri swasta yang meningkat. Kenapa? karena kalau swasta pinjam dolar ke luar negeri, cost lebih murah dibanding pinjam rupiah di Indonesia. Kedua, LDR (kemampuan memberikan pinjaman) perbankan di Indonesia 90 persen,” ujar Chairul di Kantornya, Jakarta, Selasa (20/5).

Data BI menyebutkan Angka utang ini terus naik jika dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya USD 272,3 miliar. Namun, dari total jumlah tersebut, utang didominasi tenor jangka panjang. Utang jangka pendek Indonesia kurang dari satu tahun hanya USD 47,2 miliar. Perinciannya utang asing pemerintah sebesar USD 1,15 miliar. Utang BI sebesar USD 4,8 miliar. Terakhir sektor swasta mencapai USD 41,3 miliar. Sementara itu, utang jangka panjang Indonesia total tercatat USD 229,3 miliar. Di mana utang jangka panjang pemerintah sebesar USD 121,2 miliar. Sedangkan,

utang jangka panjang BI sebesar USD 3,3 miliar dan swasta sebesar USD 104,7 miliar. Jika ditotal dari utang jangka panjang dan jangka pendek Indonesia, maka posisi per Maret 2014, utang luar negeri pemerintah sebesar USD 122,4 miliar. ULN BI sebesar USD 8,1 miliar dan swasta sebesar USD 146 miliar. CT demikian orang terkaya nomor tiga di Indonesia ini disapa mengaku sudah menyampaikan kepada BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membahas bersama guna menyelesaikan persoalan ini. Namun belum ada keputusan atau kebijakan pengaturan pinjaman perbankan. “Kita belum sampai pada arah kebijakan. Ini otoritasnya banyak, untuk LDR di OJK. Sistem pembayaran, ada di BI. Sektor riil otoritas di pemerintah. Ini enggak simple jadi butuh koor-

dinasi. Salah satu tugas menko mengatasinya,” katanya. Secara terpisah, pengamat ekonomi Asosiasi Ekonomi dan Politik Indonesia (AEPI) Salamudin Daeng mengaku tumpukan utang ini menyebabkan sejumlah agenda pembangunan terganggu karena alokasi anggaran disedot untuk membayar utang. Karena itu, dia meminta pemerintah untuk hati-hati mengelola utang ini. “Sebab ini akan sangat menganggu pemerintahan kalau utang swasta ini tidak mampu dibayar,” jelas dia. Selain utang swasta kata dia, total utang pemerintah juga perlu diwaspadai. Saat ini, utang luar negeri pemerintah mencapai angka 2.000 triliun rupiah. Pemerintah dan swasta membayar bunga dan cicilan utang pokok lebih dari 350 triliun rupiah. Padahal, pertumbuhan ekonomi Indonesia kurang dari Rp 100 triliun berdasarkan harga konstan tahun 2000,” ujar dia. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia sama sekali tidak cukup untuk membayar bunga utang dan cicilan utang dan pokok, baik milik pemerintah maupun swasta. “Dan ini resiko yang ada didepan mata pemerintah,” pungkasnya. =GAM


KORAN PROBOLINGGO

MADURA

Salam Songkem

Geliat Pendidikan unia Pendidikan di Indonesia terus berbenah. Kurikulum dan peningkatan mutu guru terus mendapat kepedulian pemerintah. Bahkan pemerintah menggulirkan program sertifikasi guru, baik di lingkungan Kemendikbud maupun Kementerian Agama RI. Akan tetapi, program peningkatan mutu melalui sertifikasi guru itu tampaknya layak dipikir ulang, karena selama ini program tersebut terbukti lebih berpihak pada PNS Guru daripada guru swasta. PNS guru yang sudah menerima gaji dari negara ditambah lagi dengan sertifikasi, sedangkan guru swasta yang tidak pernah mendapatkan gaji dari negara, justru sulit minta ampun untuk bisa lulus sertifikasi. Kalau pun ada diantara guru swasta yang lulus sertifikasi, dana tunjangannya kerapkali tersendat, bahkan ada yang tidak bisa dicairkan dananya. Salah satu contohnya guru honorer PAI di lembaga pendidikan negeri di bawah naungan Disdik (SDN, SMP, SMA), sertifikasinya di Kemenag, dananya tidak bisa dicairkan karena terkendala munculnya Surat Keputusan Bersama sejumlah Menteri. Kasus ini hingga kini masih belum terurus oleh Pemerintah. Sehingga makin menampakkan sesungguhnya program sertifikasi guru hanya menjadi lahan basah bagi PNS. Tak ubahnya pepatah, yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin, PNS yang sudah mendapat gaji masih menerima tunjangan sertifikasi, guru swasta yang tidak pernah digaji pemerintah, sertifikasi dan pencairan dana tunjangannya dipersulit. Sebuah kebijakan pemerintah yang sangat berat sebelah. Tentu saja penanganan kasus sertifikasi yang lebih memanja PNS guru dan mendiskriminasikan guru swasta baik yang ada di bawah naungan Kemenang maupun Disdik, perlu diperjuangkan oleh para wakil rakyat yang telah diantarkan rakyat sehingga menduduki jabatan empuk di kursi legislatif, baik yang ada di Senayan hingga kabupaten. Sebagai wakil rakyat yang dipilih rakyat, sudah seharusnya mereka mengawal kasus program sertifikasi secara nasional. Kasus sertifikasi memang perlu diperjuangkan, terutama oleh para guru swasta, agar tidak terus menerus dilecehkan, baik yang dana sertifikasinya tersendat, tidak dicairkan karena terganjal SKB, juga yang masih belum disertifikasi. (*)

KORAN MADURA

Opini

KAMIS 22 MEI 2014 No. 0366 | TAHUN III

KAMIS 22 MEI 2014 | No. 0366 | TAHUN III

77

Harkitnas: Momentum Kebangkitan Pemuda Pemuda Indonesia saat ini memiliki tantangan yang sangat berbeda dengan pemuda pada generasi pendahulunya. Pemuda saat ini merupakan pemuda ketika prediksi Gordon Moore (1965) dirayakan. Hukum Moore ini menunjukkan tren jumlah transistor yang ditempatkan pada integrated circuit bertumbuh secara eksponensial dengan pertumbuhan dua kali lipat setiap dua tahun.

P

ertumbuhan ini terkait dengan kecepatan komputasional pemrosesan data secara digital, kapasitas penyimpanan, dan sebagainya yang bertumbuh secara eksponensial. Reproduksi data menjadi semakin mudah, bahkan melahirkan banyak kebutuhankebutuhan baru dalam dunia komputer yang dapat dinikmati secara bebas oleh generasi muda. Kampungan sudah jika para pemuda tak punya account di YahooMessenger!, Friendster, atau sesekali menonton berbagai video di Youtube. Jika tadinya sangat sulit mencari bacaan atau bahan tontonan, maka sekarang ada bacaan di berbagai situs internet. Jika tadinya musik itu-itu saja, maka sekarang hanya dengan merogoh kocek dua ratus ribu rupiah kita dapat mendengarkan seluruh komposisi musik yang pernah dituliskan oleh Ludwig van Beethoven selama hidupnya, sementara berbagai lagu pop semakin mempercepat naik turun lagu populer di tangga nada Top Fourty. Cara menikmati aspek budaya pun sekarang makin variatif. Mulai dari high defintion siaran televisi den-

gan menggunakan layar monitor LCD yang luar biasa besar hingga di dalam angkot di telepon seluler. Informasi ada di mana-mana. Betapa sulitnya dua puluh tahun silam mengakses ensiklopedi yang mahal harganya, sementara sekarang semua tersedia sebagai layanan gratis di internet. Perkembangan semikonduktor yang cepat dalam integrated circuit bahkan telah memberikan pengaruhnya pada tipologi ekonomi baru. Generasi terdahulu hidup dalam keterbatasan informasi (scarcity of information) sementara saat ini generasi muda hidup dalam era abundance of information. Ekonomi berubah, cara apreasiasi budaya berbeda. Ekonomi baru adalah ekonomi Google, Facebook, Yahoo, Rapidshare, Flicker, Torrent, dan sebagainya. Mungkin pertumbuhan fasilitas yang menjadi pusat pelototan anak-anak urban dalam mengecap informasi tak sebanyak mereka yang hidup di kawasan rural. Tapi maraknya televisi satelit saat ini dapat menjangkau hingga ke pedesaan. Kaum muda desa juga sudah biasa menggunakan Multimedia Messaging Service (MMS) melalui telepon selular yang provider-nya hingga hari ini masih saja terus banting harga. Transformasi era digital adalah warna kehidupan kaum muda yang dinamis saat ini, melalui MP3 player atau iPod, smartphone yang semakin smart setiap kali seri inovasi baru dikeluarkan. Satu piring nasi goreng menjadi sama kuatnya dengan sejam dua jam di layanan warung internet. Inilah realitas yang dihadapi pemuda saat ini. Pemuda Impian Bangsa Bangsa menginginkan agar para pemuda itu mempersiapkan dirinya menjadi pilar bangsa di kemudian hari. Wajah pemuda hari ini adalah wajah pemimpin negara, pemimpin bank dan pasar saham, pemimpin militer, pemimpin agama, guru, wiraswastawan, dan pemimpin profesi di masa depan. Dokter hari

ini dalam waktu 10 tahun lebih akan digantikan oleh mereka yang hari ini masih berseragam sekolah; sama seperti selebriti hari ini akan digantikan mereka yang hari ini pun bahkan belum pubertas. Bangsa Indonesia hari ini terpuruk dan yang ingin memandang masa depan yang optimistik mesti melihat pemuda hari ini. Sebagaimana dicatat oleh sejarah, bangsa Indonesia merindukan pemuda Indonesia yang menjadi subyek dan pemimpin bagi perubahan ke arah hidup bermasyarakat yang lebih jujur, adil, damai, dan sejahtera-tentram kerta raharja. Pemimpin masa depan bukanlah sekadar pemimipin yang hanya mampu menguasai sains dan teknologi melainkan juga memiliki budi pekerti yang berkesadaran dan berwawasan kebangsaan: knowledge is power, but character is more! Akar masalahnya adalah bahwa segala sains, pengetahuan, dan teknologi itu hinggap dalam realm pemuda Indonesia tidak secara netral. Ia membawa perspektif yang ikut masuk seiring dengan masuknya sains, pengetahuan, dan teknologi itu. Ia juga suka membawa serta gaya hidup (life style) yang meninabobokan dan justru terkadang membuat pemuda terlena dengan apa yang ada. Angka pengguna narkotika dan obat-obat terlarang sangat tinggi di kalangan pemuda Indonesia saat ini. Sebuah gaya hidup yang justru membuat anak-anak bangsa ini menjadi bodoh dan tidak kreatif bahkan menjadi pembangkang yang berpotensi bukan sebagai pemimpin yang cerdas melainkan menjadi pengkhianat bangsa yang merongrong ketahanan sosial kita secara nasional. Demikian pula dengan gaya hidup seks bebas dan hiburan malam yang merupakan sebuah derivat

dari liberalisme yang ada saat ini. Dinamika pemuda ketika kontras dengan kemajuan teknologi juga kontras dengan hiburan karena kapitalisme dan pemikiran neo-liberalisme yang diboncengnya justru membawa berbagai produk hiburan yang melenakan. Pornografi di kalangan pemuda, kemalasan untuk belajar, dan gaya hidup hura-hura telah menjadikan pemuda Indonesia menderita impotensi dan justru hanya menjadi obyek dari dinamika sistem sosial. Pemuda Indonesia menjadi tidak kritis, larut dengan ekspresi kebebasan yang bablas melalui berbagai produk di tengah abundance of information tadi. Pemuda Indonesia menjadi konsumtif dan pada gilirannya, ketika saatnya ia dituntut menjadi pilar bangsa, yang ditemui adalah pemuda yang pasif, minder dan inferior, materialistik, justru menjadi sumber patologi sosial. Kebangkitan pemuda adalah kemutlakan ketika berbicara tentang masa depan bangsa, karena hampir tidak ada patron bagi generasi penerus saat ini. Jika generasi muda saat ini tidak bangkit, maka perbaikan sosial akan sulit untuk dicapai. Kebangkitan pemuda adalah kemutlakan saat ini karena masa depan kita akan lebih kompleks dari masa sekarang terkait globalisasi dan perkembangan sosial, ekonomi, dan budaya di level internasional ketika informasi bergerak sedemikian cepat mengikuti hukum Moore. Seratus tahun kebangkitan nasional mesti direfleksikan dengan kebangkitan pemuda karena tak ada satu solusi tunggal untuk perbaikan bangsa saat ini dan horizon dinamika sosial mesti bersifat jangka panjang dan evolusioner.=

KORAN MADURA

PEMIMPIN REDAKSI: Abrari Alzael WAKIL PEMIMPIN REDAKSI: Zeinul Ubbadi REDAKTUR AHLI: M. Husein, G. Mujtaba REDAKTUR PELAKSANA: Abdur Rahem, M. Kamil Akhyari SEKRETARIS REDAKSI: Benazir Nafilah ADMIN: Indriani Y Mariska PENATA LETAK/DESAIN GRAFIS: Ach. Sunandar, Didik Fatlurrahman, Novemri Habib Hamisi, Khoiril Anwar, FOTOGRAFER: Mahardika Surya Abriyanto (Non Aktif) WEBSITE: Hairil Anwar BIRO SUMENEP: M. Hayat (Kepala), Syamsuni, Junaidi, Ali Ridha BIRO PAMEKASAN: A. Fauzi M (Plt. Kepala), Ali Syahroni, Sukma Firdaus BIRO SAMPANG: Miftahul Ulum (Kepala), Ryan H, Mohammad Muhlis BIRO BANGKALAN: Moh. Ridwan (Kepala), Doni Heriyanto BIRO SURABAYA: Hana Diman, Ari Armadianto, Joeli Hidayati BIRO PROBOLINGGO: M. Hisbullah H (Kepala), Sugianto, Mahfud Hidayatullah BIRO JAKARTA: Gatti (Kepala), Satya, Cahyono, Willy KONTRIBUTOR: FL. Wati (Bali) Anwar Anggasoeta (Yogyakarta) Ahmad Sahidah (Malaysia) PENERBIT: PT. Koran Madura KOMISARIS: Rasul Djunaidi DIREKTUR UTAMA: Abrari DIREKTUR KEUANGAN: Fety Fathiyah MANAJER PEMASARAN: Moh. Rasul ACCOUNTING EKSEKUTIF: Husnan (Sumenep), Mohammad Muslim (Pamekasan), G. A. Semeru (Surabaya) ALAMAT REDAKSI: Jl. Adirasa 07 Kolor Sumenep, e-mail: koranmadura@ymail.com, koranmadura@gmail.com, opini.koranmadura@gmail. com, http://www.koranmadura.com/ REKENING: BRI 009501000029560, NPWP: 316503077608000 CALL CENTER: Telepon/Fax (0328) 6770024, HARGA ECERAN RP 3.500, LANGGANAN RP 70.000.

WARTAWAN KORAN MADURA DIBEKALI ID CARD (KARTU PENGENAL) DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA IMBALAN BERUPA APAPUN DARI NARASUMBER


KORAN MADURA PROBOLINGGO 8KORAN MADURA Lintas Jatim

KAMIS 22 MEI 2014 No. 0366 | TAHUN III

KAMIS 22 MEI 2014 | No. 0366 | TAHUN III

DITANGKAP. Dua tersangka beserta jaringannya berhasil ditangkap petugas gabungan Bea Cukai Juanda, Ditresnarkoba Polda Jatim, dan BNNP Jatim.

Transaksi Sabu-sabu Gagal Menembus Pembeli SURABAYA - Petugas Customs Narcotics Team (CNT) Pelayanan Bea dan Cukai Pabean Juanda, Sidoarjo berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabusabu senilai Rp 5 Miliar yang berasal dari Hongkong dan Malaysia. Sabu-sabu tersebut diamankan petugas selama dua hari berturut-turut saat melakukan pemeriksaan penumpang penerbangan internasional, Senin (12/5) sekitar pukul 22.45 WIB dan Rabu (14/5) sekitar pukul 00.30 WIB. Kepala Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Juanda Iwan Hermawan mengatakan, penangkapan pertama, petugas mengaman-

kan sabu-sabu seberat 720 gram yang dibawa Wong Paik Kay (29) warga negara Malaysia. Menggunakan pesawat Cathay Pasific CX-78 dari Hongkong, wanita tersebut menyembunyikan sabusabu di dalam celana dalam yang dia pakai. "Petugas curiga saat melakukan pemeriksaan dengan x-ray, kemudian dilanjutkan pemeriksaan dengan body search dan wawancara. Akhirnya petugas

menemukan dua bungkus plastik berisi sabu-sabu seberat 720 gram," ujarnya kepada wartawan, Rabu (21/5). Iwan menambahkan, berselang satu hari, petugas kembali mencurigai penumpang dengan penerbangan pesawat Air Asia Q7-327 dari Malaysia. Petugas memeriksa Cholipah (27) warga Jakarta dan menemukan sabusabu seberat 1,7 kilogram dengan nilai Rp 4 Miliar, yang disimpan didalam lima buah tas tangan yang dia bawa dari Malaysia. "Dua orang tersangka lalu kami serahkan ke Ditresnarkoba Polda Jatim dan BNNP Jatim untuk dilakukan pengembangan," ujarnya. Kedua tersangka, lanjut Iwan,

dijerat dengan pasal 113 ayat 1 dan 2 Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun dan denda maksimal Rp 10 Milar. Dikesempatan sama, Direskoba Polda Jatim Kombes Pol Andi Loediyanto mengatakan, dua tersangka yang berhasil diamankan mengaku sabu-sabu seberat 2,5 kilogram rencana akan dikirim ke Jakarta menggunakan jalur darat. "Saat diintrogasi pengakuan tersangka seperti itu. Tersangka juga tidak tahu kenapa dari luar negeri tidak langsung terbang Jakarta. Menurut mereka perintahnya memang seperti itu," ujar

OPINI 8

g armadianto semeru/koran madura

Kombes Pol Andi Loediyanto kepada wartawan, Rabu (21/5). Andi menambahkan, dari hasil pengembangan tersangka Wong Paik Kay, pihaknya berhasil menangkap pria asal Malaysia berinisial F di Surabaya. Kemudian dilanjutkan pengembangan dan melakukan penangkapan wanita berinisial S di Jakarta. "Kami masih melakukan penyelidikan, setelah barang diterima S, akan disebar kemana lagi," ujarnya. Sementara hasil pengembangan tersangka Cholipah, petugas berhasil menangkap F pria warga negara Nigeria yang berupakan kekasih Cholipah. "Tersangka yang ditangkap petugas bea cukai Juanda hanya sebagai kurir. Mereka tidak tahu pasti identitas yang menyuruh mereka," ujar Andi. Diberitakan sebelumnya, Petugas Customs Narcotics Team (CNT) Pelayanan Bea dan Cukai Pabean Juanda, berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabusabu senilai Rp 5 Miliar yang bersal dari Hongkong dan Malaysia. = G. ARMADIANTO SEMERU


Lintas Jatim

KORAN MADURA

KAMIS 22 MEI 2014 | No. 0366 | TAHUN III

Loyalis JK Siap Menangkan Jatim SURABAYA – Kendati pelaksanaan pemilu presiden (Pilpres) 9 Juli 2014 mendatang, namun persaingan menuju kursi istana presiden mulai memanaskan situasi politik di Jawa Timur. Salah satunya, loyalis calon wakil presiden (cawapres) Jusuf Kalla dari Joko Widodo (Jokowi) melakukan gerilya di Jawa Timur. Loyalis Jusuf Kalla mulai bergerilya untuk mendapat dukungan di internal partai politik bergambar pohon beringin lebat. "Saat ini, mesin loyalis pak Jusuf Kalla mulai gerilya di Jawa Timur, terkait dukungan capres-cawapres," ujar sumber di internal Partai Golkar, Rabu (21/5). Upaya majunya Jusuf Kalla pada parpol lain, dipastikan membuat Partai Golkar pecah. Dukungan ini, membuat Partai Golkar Jawa Timur tidak akan solid mengawal pasangan Prabowo-Hatta. Menganggapi ancaman dukungan diluar putusan munas, Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Zainudin Amali langsung menegaskan, semua kader Partai Golkar harus mengawal kepentingan partai. Bahkan, Zainudin Amali mengaku siap memberikan sanksi terhadap kader Partai Golkar yang ketahuan mendukung Jokowi-Jusuf Kalla. "Partai Golkar mempersiapkan sanksi, karena rekomendasi sudah jelas arahnya kemana," tegas Zainudin Amali. Terpisah, Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Soekarwo belum

Itu urusan pribadi saya jadi tak perlu dipublish. Tapi teman - teman saya khususnya para pendukung pasangan KarSa jilid II di Pilgub Jatim lalu kebanyakan mendukung pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa,”

Soekarwo

Gubernur Jatim menentukan pilihan dalam pilpres nanti. Soekarwo yang juga Gubernur Jatim ini, menegaskan jika netralnya Partai Demokrat bukan berarti tidak mendukung atau oposisi dengan pemerintahan yang terpilih nanti. "Artinya Demokrat akan memberikan kritik yang konstruktif," ujar Soekarwo. Lebih jauh pria yang akrab disapa Pakde Karwo itu menjelaskan bahwa secara pribadi dirinya tentu memiliki pilihan sendiri tapi tak perlu dipublish.

"Itu urusan pribadi saya jadi tak perlu dipublish. Tapi teman - teman saya khususnya para pendukung pasangan KarSa jilid II di Pilgub Jatim lalu kebanyakan mendukung pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa," tegasnya. Namun saat ditanya apakah siap menjadi juru kampanye (Jurkam) salah satu pasangan Capres dan Cawapres? Dengan lugas Pakde Karwo menegaskan bahwa diri dilarang menjadi jurkam. "Saya tidak boleh berkampanye apalagi menjadi jurkam, ojo takon aneh-aneh wis karangen dhewe," kelakar pria yang menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur ini. Terpisah, Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf menegaskan bahwa pernyataan sikap ketua umum PBNU, KH Said Agil Siraj yang mendukung pasangan Prabowo-Hatta adalah atas nama pribadi bukan organisasi sehingga itu tidak masalah karena secara organisasi NU itu netral. Sebaliknya sikap tersebut perlu diapresiasi karena sebagai seorang ketua umum dan tokoh, dia berani menunjukkan sikap pribadi yang kongkrit berdasarkan hati nuraninya. "Saya justru salut dengan sikap Kiai Said, sehingga semua orang boleh ikut atau tidak karena sikap organisasi sudah jelas netral," tegas pria yang juga menjabat sebagai ketua PBNU ini. = G. ARMADIANTO SEMERU

9

PLN

Komitmen Hentikan Aksi Calo SURABAYA - PT Perusahaan Listrik Negara/PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur siap merealisasi komitmen perseroan untuk menghentikan seluruh aksi calo yang merugikan masyarakat di berbagai wilayah provinsi paling timur Pulau Jawa. "Jangan gunakan jasa calo, baik saat mengurus penyambungan listrik baru maupun penambahan daya," kata Deputi Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Jatim, Arkad Matulu di Surabaya, Rabu (21/5). Di samping itu, ungkap dia, PLN Jatim juga mengimbau agar masyarakat kelistrikan di wilayah kerjanya tidak memberikan uang "tips" kepada pekerja PLN yang datang ke rumah mereka. "Komitmen tersebut sesuai dengan slogan kami yakni 'PLN Bersih Bersih Bersih'. Dengan cara itu, tindak korupsi juga mampu kami hindari," ujarnya. Apalagi, jelas dia, sampai saat ini masyarakat memiliki kemudahan guna mendapatkan layanan dari pihak PLN. Salah satunya dengan menghubungi nomor telepon pusat layanan di 123. "Melalui upaya tersebut, pelanggan dapat mengakses layanan apa pun dengan mudah," tuturnya. Di sisi lain, tambah dia, berdasarkan Audit Komunikasi dari Komisi Pelayanan Publik (KPP) sosialisasi yang dilakukan PLN dinilai masih kurang. Akibatnya, banyak masyarakat yang be-

lum tahu jika layanan PLN bisa diakses dengan mudah. "Untuk itu, kami melaksanakan acara 'Nangkring Bareng" sejak beberapa tahun terakhir, sehingga berbagai informasi kelistrikan dapat diperoleh masyarakat terutama mereka yang tinggal di pelosok daerah," ucapnya. Sementara itu, Manajer Bidang Komunikasi, Hukum dan Administrasi PLN Distribusi Jatim, Suhatman optimistis dengan adanya sejumlah agenda sosialisasi maka perusahaan mampu mendapatkan keluhan langsung dari pelanggan. "Dari keluhan yang kami tampung, tentu saja akan ditindaklanjuti dengan segera," katanya. Bahkan, lanjut dia, pihaknya telah melakukan kegiatan sosialisasi melalui acara "Nangkring Bareng" dengan Masyarakat Wisma Kedung Asem, Rayon Wilayah Surabaya Selatan (20/5). Agenda dengan tema "PT PLN Layanan Patas (PLN Akses Tanpa Batas)" sengaja difokuskan untuk memberikan informasi terkait kemudahan dalam penyambungan listrik. "Selain itu, informasi tentang perubahan KWH meter dari pascabayar menjadi prabayar dan kemudahan tambah daya. Kami targetkan sosialisasi serupa tepatnya di 113 Rayon di wilayah Jatim selesai diwujudkan Oktober tahun ini," paparnya. = ANT/CHANDRA HN/DIK

LURAH BICARA

Manik-manik Manukan Wetan Membawa Berkah SURABAYA - Indonesia masih merupakan salah satu Negara berkembang. Sekalipun Indonesia penduduknya termasuk pengguna gadget tertinggi sedunia, namun angka kemiskinan dan pengangguran masih tergolong meningkat. Oleh karena itu program pengentasan kemiskinan dan pengangguran, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkoordinasi dengan seluruh elemen, antara lain Bapemas, Dinas Koperasi, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehetan untuk membina masyarakatmasyarakat miskin di seluruh wilayah melalui kelurahan. Lurah Manukan Wetan Gatot

Hari Subekti menjelaskan program kegiatan ibu-ibu PKK yakni pembuatan produk manik-manik cantik seperti bros, anting, gelang, bandana, kalung, taplak meja, pigora unik, serta kegiatan jahit-menjahit, dan menyulam untuk kerajinan perhiasan dinding mampu membantu perekonomian keluarga miskin. “Kegiatan pembuatan produk manik-manik dan jahit menjahit yang anggotanya berjumlah 40 orang tersebut dilaksanakan oleh binaan UKM Dinas Koperasi Surabaya dikhususkan untuk pemberdayaan keluarga dan pengentasan kemiskinan“ je-

Gatot Hari Subekti

Lurah Manukan Wetan lasnya, Rabu (21/5). Kegiatan ketrampilan yang

terbentuk sesuai Perda No.6 tahun 2009 tersebut, lanjut Gatot, hasil produksinya akan dipamerkan di kelurahan-kelurahan setiap wilayah. “Dalam waktu dekat ini menjelang Hari Raya Idul Fitri, biasanya mengadakan Bazzar Murah saat diselenggarakannya Pondok Romadhon. Disana semua produk manik-manik akan dipamerkan dan dijual. Tujuannya demi kemandirian usaha bagi keluarga miskin agar pemberdayaan masyarakat terus meningkat,” ungkapnya. Ia menambahkan, selain kegiatan ketrampilan yang ter-

us-menerus berkembang pesat saat ini, Pemkot Surabaya juga tidak lupa akan pentingnya pendidikan untuk anak usia dini. Di Kelurahan Manukan Wetan terdapat PAUD yang sudah berdiri sejak tahun 2005. Dari pemkot memang sudah mengharuskan bahwa di setiap kelurahan didirikan PAUD agar pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan tetap terlaksana. “Kami terus berusaha semaksimal mungkin untuk melayani masyarakat demi masyarakat yang sejahtera dan makmur,” pungkasnya. = ARYANI/G. ARMADIANTO SEMERU


10

Lintas Jatim

KORAN MADURA

KAMIS 22 MEI 2014 | No. 0366 | TAHUN III

BMKG

Ada Fenomena El Nino Lemah

g armadianto semeru/koran Madura

UNJUK RASA. PSK, mucikari, dan pedagang lokalisasi yang tergabung dalam Front Pekerja Lokalisasi (FPL), berunjuk rasa menolak penutupan Dolly, kemarin.

PSK-Mucikari Dolly ke Mana Akan Pergi? Mereka Minta Perlindungan Dewan SURABAYA - Para Pekerja Seks Komersial (PSK) dan Mucikari di Lokalisasi Dolly tetap bersikukuh menolak penutupan lokalisasi. Kali ini bentuk penolakan dilakukan secara simbolis, di mana para PSK dan mucikari menolak menyerahkan kartu tanda penduduk (KTP). Bahkan, sejumlah warga Putat Jaya terdampak mulai bertanya peran para wakil rakyat saat masyarakat pemilihnya sedang dirundung masalah soal masa depan kehidupan keluarganya. Berdasar data yang ada, anggota DPRD Surabaya periode 2009-2014 yang mewakili Dapil IV diantaranya Ratih, Armuji, Mazlan Mansyur, Rusli Yusuf, Yayuk Puji Rahayu, Adies Kadir, Reni Astuti, Ine Listyani, dan Subiantoro. Udin Anggota front Pembela Lokalisasi (FPL) mengatakan pihaknya sangat kecewa dengan sejumlah anggota dewan dapil IV yang dipilihnya tidak dapat memberikan perlindungan. “Saya juga heran, pada kemana mereka (anggota dewan,red), atau jangan-jangan mereka sengaja bersikap tutup mata dan telinga, ini sangat mengecewakan kami sebagai masyarakat yang berhasil menhantarkan mereka

duduk di kursi terhormat itu, kalau tau akhirnya akan seperti ini, kami tidak akan mengikuti proses Pileg, toh tidak ada gunanya bagi kami,” ujar Udin. Menanggapi tudingan ini, Reni Astuti berdalih bahwa ketidakhadirannya ke warga terdampak karena persoalan yang sedang berkembang di Putat Jaya sudah mengarah menjadi komoditas politik. “Saya mengakui jika belum pernah turun ke lapangan, tetapi saya juga punya jaringan yang ada di wialayah sana, tetapi mereka berada pada posisi mendukung penutupan, dan sampai saat ini masih terjalin komunikasi interkatif terkait wacana itu, namun karena pertimbangan politis, saya tidak ingin masuk dalam putaran itu, karena saya melihat telah dijadikan komoditas politik oleh sebagian orang,” jelas Reni. Hal senada juga disampaikan Masduki Toha, bahwa anggota dewan tidak pernah diajak koordinasi

oleh pemkot Surabaya, baik pelaksanaan penutupan lokalisasi sebelumnya maupun rencana penutupan lokalisasi Dolly dan Jarak. “Kami merasa dari awal tidak pernah diajak koordinasi dengan SKPD sebagai stakeholder, yang mengadu kesini (ruang dewan) memang banyak, kami minta pemkot Surabaya menyelesaikan dulu persoalan yang masih ditimbul di sejumlah lokalisasi, karena terbukti penutupan lokalisasi ini tidak tuntas dan sehingga mereka masih menjalankan aktifitasnya,” tegas Masduki Toha. Untuk diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana “menyulap” kawasan Lokalisasi Dolly dan sekitarnya menjadi sentra bisnis. Namun, DPRD Surabaya menilai program pembangunan fasilitas umum, sentra bisnis, dan perdagangan tersebut tidak berdasar. Sementara tentang keberadaan pemukiman warga di sekitar Dolly, kalau kawasan itu dijadikan pusat perdagangan, maka Pemkot Surabaya harus mendetailkan rencananya dalam Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK) dengan memastikan penataan ruang yang akan dilakukan. “Prosentase antara pusat perdagangan dengan pemukiman, harus dijelaskan detail,

kalau tidak maka akan ada masalah baru di sana," ujar Anggota komisi C DPRD Surabaya Reni Astuti. Reni menambahkan, pihaknya ingin agar semua warga di sekitar Lokalisasi Dolly dilibatkan dalam alih fungsi kawasan Dolly menjadi kawasan perdagangan, sehingga warga tetap bisa bertahan dan menyambung kehidupannya seperti sebelumnya. Secara terpisah, Kepala Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Jatim, Ratnadi Ismaoen mengatakan, Pemprov Jatim sudah dua kali mengirimkan surat ke Pemkot Surabaya terkait hasil verifikasi terhadap para mucikari yang ada di lokalisasi. Namun, Pemkot Surabaya belum menjawab surat tersebut. “Surat kedua kita kirim ke Pemkot Surabaya minggu lalu. Itu kita lakukan karena surat pertama tidak dibalas,” ujarnya, Rabu (21/5). Pemprov Jatim menyayangkan tidak becus dan lambatnya Pemkot Surabaya melakukan verifikasi akhir jumlah mucikari di lokalisasi Dolly. Karena hasil verifikasi tersebut akan dipakai sebagai dasar untuk memberikan bantuan terhadap para mucikari. Bantuan yang diberikan kepada setiap mucikari besarnya mencapai Rp 5 juta/orang. = G. ARMADIANTO SEMERU

SURABAYA - Staf Informasi dan Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak Surabaya Eko Prasetyo mengemukakan pada akhir masa peralihan dari musim hujan ke kamarau saat ini ada fenomena El Nino lemah, meskipun di sejumlah tempat khususnya di Jawa masih terjadi hujan. "Bulan Mei ini sudah memasuki akhir masa peralihan, dan Juni diperkirakan sudah masuk musim kemarau. Tapi, berdasarkan analisis, ada fenomena El Nino lemah yang berdampak terhadap perubahan cuaca regional kendati terkadang masih muncul hujan khususnya di Jawa," katanya di Surabaya, Rabu (21/5). Menurut dia, suhu permukaan Samudera Hindia saat ini masih hangat, sekitar 29 derajat Celcius, meskipun pergerakan semu matahari sudah berada di utara khatulistiwa. Dampaknya, menurut Eko, daerah sekitar Samudera Hindia seperti selatan Jawa, Bali dan Sumbawa, masih berpeluang diguyur hujan. "Daerah-daerah ini masih berpeluang diguyur hujan, meskipun bersifat ringan dan tidak merata," tuturnya, menjelaskan. El Nino adalah suatu gejala alam memanasnya suhu permukaan laut di Samudera Pasifik bagian tengah dan timur. Pada saat yang bersamaan terjadi perubahan pola tekanan udara yang berdampak luas dengan gejala berbedabeda, baik bentuk dan intensitasnya. Eko menambahkan, El Nino sering berpengaruh di Indonesia seperti ancaman kekeringan yang meluas. "El Nino membawa sifat menguatnya kemarau. Jadi, masyarakat hendaknya waspada dan antisipatif," ujarnya. = ANT/SLAMET HADI PURNOMO/DIK


Lintas Jatim

KORAN MADURA

KAMIS 22 MEI 2014 | No. 0366 | TAHUN III

11

DUKUNGAN CAPRES

Tak Ada Guna Sudutkan Jokowi SURABAYA - Sekretariat Nasional "Jaringan Organisasi dan Komunitas Warga Indonesia" (JoKoWi) Surabaya siap menangkal isu-isu negatif dan kampanye hitam yang menyudutkan Capres Jokowi atau pasangan Jokowi-Jusuf Kalla dalam Pilpres 2014. "Kami memang mendukung Jokowi-JK, tapi dukungan kami merupakan dukungan kritis, karena itu kami akan memberikan rekomendasi, masukan, dan opini menangkal isu dan kampanye hitam," kata koordinator Seknas JOKoWI Surabaya, Diana AV Sasa, di Surabaya, Rabu (21/5). Di sela-sela deklarasi Seknas JOKoWI Surabaya yang dihadiri sekitar 30 relawan, ia menjelaskan isu-isu negatif dan kampanye hitam akhir-akhir ini menyudutkan Jokowi, di antaranya Jokowi non-Muslim (menerima uang dari Vatikan), Jokowi keturunan etnis Tionghoa (iklan ucapan duka cita), dan sebagainya. "Itu akan kami 'counter' dengan diskusi di tempat cangkruk, poster, dan jejaring media sosial," katanya dalam deklarasi yang juga dihadiri Komite Ahli yakni Henky Kurniadi (Caleg PDIP Jatim untuk DPR RI), Dian Nuswantari (PusHAM Ubaya), dan Airlangga Pribadi (Unair). Menurut Sasa, tugas dari Seknas Jokowi adalah membangun propanda dan opini di masyarakat serta melakukan pendidikan politik dengan sasaran utama adalah pemilih pemula, mantan aktivis 1998, maha-

siswa, elemen buruh, seniman, petani, dan masyarakat marjinal lainnya. "Untuk pendidikan politik, kami akan memaparkan alasan kenapa memilih Jokowi-JK dan kenapa tidak golput. Kami juga akan menyinggung soal pemimpin yang mempunyai masa lalu, tapi kami tidak menyudutkan, melainkan perlunya upaya hukum melalui Pengadilan HAM agar tidak menjadi ganjalan," katanya. Kepada Jokowi, Seknas JOKoWI Surabaya juga akan menyerahkan masukan semacam GBHN yang berjudul "Piagam Jalan Kemandirian Bangsa untuk Jokowi 2014-2019". Dalam deklarasi itu juga digelar diskusi tentang 'GBHN' versi Seknas JOKoWI Surabaya itu dengan narasumber Dian Nuswantari (PusHAM Ubaya/ Komite Ahli Seknas JOKoWI Surabaya) dan Dhandy Laksono (aktivis HAM/Sekretaris Seknas JOKoWI Surabaya). Selain GBHN, Seknas JOKoWI Surabaya juga menyampaikan lima rekomendasi terkait isu-isu lokal yang hanya bisa diselesaikan melalui kebijakan pada tingkat nasional. "Kelima rekomendasi yang menjadi prioritas kami adalah lumpur Lapindo; kebebasan beragama seperti Syiah, Ahmadiyah, dan pendirian gereja; hak buruh, perempuan, nelayan, dan petani; konflik agraria; dan trafficking," kata Sasa. = ANT/EDY M YA'KUB/DIK

ant/andika wahyu

RAKOR TIM PEMENANGAN JOKOWI-JK. Kader Partai NasDem menata pin bergambar pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla saat Rapat Koordinasi Tim Pemenangan Jokowi-JK di DPP Partai NasDem, Jakarta, Rabu (21/5). Salah satu agenda dalam rapat tersebut yakni penunjukan ketua tim kampanye nasional serta komposisi tim pemenangan yang merupakan perwakilan empat parpol yang diwakili 15 orang.

ant/ari bowo sucipto

TARGET EKSPOR PERHIASAN. Seorang karyawan menata perhiasan yang dipajang dalam Pameran Perhiasan di Hotel Tugu, Malang, Jawa Timur, kemarin.

Investasi Meningkat 325,52 Persen SURABAYA - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Akhmad Sukardi menyatakan kinerja investasi di Jatim selama lima tahun terakhir meningkat hingga 325,52 persen sejak tahun 2009 sampai tahun 2013. "Total realisasi investasi tahun 2009 sebesar Rp 34,09 triliun dan tahun 2013 meningkat sebesar Rp 145,06 triliun. Artinya, Jatim mengalami peningkatan sebesar 325,52 persen dalam kurun waktu lima tahun (2009-2013) dengan pertumbuhan rata-rata sebanyak 65 persen per tahun," katanya di Ruang Kerja Sekdaprov Kantor Gubernur Jatim, Rabu (21/5). Saat menerima Dubes RI di Brussel Arif Havas Oegroseno dan Vice President Director Solvay Corp. Ltd. Arnaud Jacquet di ruangannya, ia mengatakan total persetujuan izin prinsip tahun 2009 mencapai Rp 43,09 triliun. Tahun 2013, meningkat sebanyak Rp 113,64 triliun atau meningkat sebesar 163,73 persen dalam kurun waktu 5 tahun. "Jadi bisa dibilang rata-rata pertumbuhan untuk persetujuan ijin prinsip mencapai 32,75 persen pertahunnya," katanya. Sementara itu, untuk proporsi total realisasi investasi terdiri dari Pemilik Modal Asing (PMA) sebanyak 23 persen, Pemilik Modal Dalam Negeri (PMDN) sebanyak 24 persen, dan PMDN non fasilitasi sebanyak 53 persen. "Ini membuktikan peluang PMA untuk berinvestasi di Jatim terbuka lebar, mengingat total re-

alisasi PMA di Jatim dalam kurun waktu 5 tahun terakhir sebesar 10,84 miliar dolar AS untuk 950 proyek, dengan pertumbuhan rata-rata sebesar 143 persen per tahun," katanya. Ia merinci total realisasi PMA asal Belgia berdasarkan nilai investasi menempati urutan ke-19 dengan nilai investasi sebesar 14,74 juta dolar AS untuk lima proyek dan total izin prinsip PMA di Jatim dalam lima tahun terakhir sebesar 19,95 dolar AS untuk 753 proyek dengan pertumbuhan rata-rata sebesar 45 persen per tahun. "Dalam hal ini, PMA asal Belgia menempati urutan ke-34 dengan nilai investasi sebanyak 1,54 juta dolar AS untuk satu proyek. Ini artinya pertumbuhan realisasi PMA di Jatim dalam lima tahun terakhir meningkat tajam sebesar 715 persen atau rata-rata sekitar 143 persen per tahun," katanya. Oleh karena itu, dirinya menawarkan perluasan investasi industri kimia kepada salah satu perusahaan asal Belgia Solvay Corp. Ltd. "Terima kasih telah memilih Jatim untuk perluasan industri kimia. Ini adalah pilihan yang tepat," katanya. Ia mengatakan investasi asing di bidang usaha kimia dan farmasi di Jatim, baik realisasi maupun izin prinsipnya menduduki peringkat

ketiga besar dan Peran PMA asal Belgia di Jatim masih minim, sehingga perusahaan Solvay Corp. Ltd. tidak salah merencanakan perluasan industri kimianya di Jatim. "Peluang investasi di Jatim masih terbuka lebar utamanya pada bidang industri pengolahan makanan dan minuman, industri kimia dan farmasi, infrastruktur transportasi dan penunjang, industri logam, mesin, dan elektronik, industri kendaraan bermotor dan alat transportasi lainnya, serta industri karet dan plastik," katanya. Ia mengatakan investasi di Jatim semakin menarik karena ditunjang kondisi iklim investasi yang baik, di antaranya besarnya potensi pasar untuk memenuhi kebutuhan 125 juta lebih penduduk di Indonesia bagian timur, kondisi yang aman dan nyaman, kinerja makro ekonomi Jatim yang tinggi, stabil dan berkelanjutan, ketersediaan infrastruktur transportasi, logistik, dan konektivitas yang terus dikembangkan. "Kami juga memberikan jaminan pemerintah (government guarantee) kepada investor. Ada empat hal yang dijamin pemerintah yakni pelayanan perijinan investasi yang mudah, cepat dan bebas biaya proses, fasilitasi penyediaan lahan usaha/industri pada kawasan/zona industri, fasilitasi penyediaan tenaga kerja yang terampil dan produktif, jaminan penyediaan energi listrik dan gas yang cukup," katanya. = ANT/INDRA SETIAWAN/DIK


KORAN MADURA

KORAN PROBOLINGGO 12 KAMIS 22 MEI 2014|NO. 0366|TAHUN III MADURA

LINTAS12 JATIM

Probolinggo

KAMIS 22 MEI 2014 NO. 0366 | TAHUN III

SK Pengawas Pilpres Tergantung Angin Masih Menunggu Petunjuk Bawaslu PROBOLINGGO - Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) dan Pangawas Pemilu Lapangan (PPL) yang ada di desa, teranyata belum menerima Surat Keputusan (SK) untuk pemilu presiden. Panwas Kabupaten Probolinggo mengaku menunggu petunjuk atas semua itu dari Bawaslu Provinsi. Ketua Panwas Kabupaten Probolinggo, Wiwit Agus Pribadi mengatakan, untuk SK Panwascam dan PPL memang belum dikeluarkan. Pasalnya Bawaslu provinsi masih belum memberi-

kan petujuk atas semua itu.“Kami juga masih menunggu surat dari bawasalu kapan akan turun,” terangnya kepada wartawan, Rabu (21/5). Menurutnya, panwascam

yang saat ini masih menjabat di Kecamatan-Kecamatan saat ini masih berstatus panwas pemilu legislatif.“Karena mereka masih belum menerima SK yang baru secara otomatis statusnya masih pengawas untuk pemilu legislatif,” tegas Wiwit Agus Pribadi. Wiwit Agus Pribadi menambahkan, jumlah Panwascam di Kabupaten Probolinggo saat ini sebanyak 72 orang yang tersebar di wilayah 24 Kecamatan. Sedangkan untuk jumlah PPL yang ada

Jalan Berlubang

Warga Menanam Pohon di Tengah Badan Jalan PROBOLINGGO – Warga Ungup-Ungup Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo nekat menanam pohon pisang di tengah jalan aspal. Pasalnya, warga setempat mengaku kesal dengan kerusakan jalan aspal yang berlubang tersebut. Apalagi jalan berlubang itu, tepat berada di tikungan jalan. Sehingga membahayakan bagi pengendara motor yang lewat. “Pohon pisangnya sampai layu dan mati,” ujar seorang warga setempat, Bambang kepada wartawan, Rabu (21/5). Karena jalan berlubang itu ditanami pohon pisang, Dinas PU Kota Probolinggo kemudian mel-

akukan tambal sulam. Ironisnya, tambal sulam yang dilakukan tersebut bukan menggunakan bahan aspal, melainkan hanya dicor biasa dicampur dengan semen. “Kalau hanya disemen seperti itu kan percuma. Yang jelas tidak akan bertahan lama,” ungkap Bambang lagi. Meski sudah dilakukan tambal sulam, imbuh dia, permukaan jalan yang ditambal terlihat tidak rata dengan jalan aspal lainnya. Sehingga kondisi tersebut juga akan membahayakan bagi pengendara motor. Sementara itu, menurut warga lainnya, Saiful Bahri menjelaskan, jalan aspal berlubang tersebut dilakukan perbaikan

tambal sulam setelah warga menanaminya pohon pisang. Jika tidak, mungkin dinas terkait tidak akan melakukan perbaikan. Bahkan, Dinas PU kemudian memberikan pagar pembatas agar tidak dilewati untuk sementara.“Kalau tidak ditanami pohon pisang, itu sangat membahayakan,” terang dia. Terbukti, sudah ada beberapa pengendara motor yang terjatuh akibat terjebak pada jalan berlubang tersebut. “Warga minta agar perbaikan tambal sulam itu diberi bahan aspal saja. Sehingga terlihat rata dengan jalan aspal lainnya. Jadi tidak hanya dicor dengan semen seperti itu,” pungkasnya. =Muhammad Sugianto

di desa jumlahnya tidak sama antara desa satu dengan desa lainnya. Namun rata-rata PPL yang ada 2-3 orang dengan total desa yang ada berjumlah 330 desa dan kelurahan . “Sedikit banyaknya PPL tergantung dari lokasi dan wilayah yang ada, kalau medannya jauh seperti diepegunungan bisa saja lebih dari 3 orang,” jelasnya. Dijelaskan, Panwas yang akan digunakan dalam pileg mendatang, tidak jauh dari tenaga kemarin

yang menjadi Panwas untuk pileg. Sebab untuk merekrut yang baru waktunya sangat mepet.“Dengan catatan kenerjanya dinilai baik dalam pengawasan pemilu-pemilu sebelumnya,”tandas Wiwit Agus Pribadi. Lebih lanjut, Wiwit Agus Pribadi menjelaskan kapan SK itu akan dikeluarkan, mengaku belum bisa memastikannya.“Tetapi yang jelas dalam waktu dekat diperkirakan petunjuk Bawaslu aka nada,”pungkasnya. =Mahfud Hidayatullah

Pilpres

Figur Prabowo Sudah Membumi? PROBOLINGGO – Partai Gerindra Kota Probolinggo mengaku optimis capres yang diusungnya, Prabowo Subianto bakal menang dalam pertarungan pilpres mendatang. Alasannya, figur Prabowo dinilai sudah membumi. “Figur Prabowo itu sudah dikenal kemana-mana. Jadi saya yakin dia pasti menang dalam pertarungan pilpres mendatang,” tandas Ketua DPC partai Gerindra Kota Probolinggo, Abdul Aziz kepada wartawan, Rabu (21/5). Di menjelaskan, pertarungan pilpres ini berbeda dengan pemilu legeslatif kemarin. Pada pertarungan pilpres ini, partai tidak menjami seseorang akan menjadi seorang pemimpin. Tetapi lebih cenderung kepada figurnya. Salah satu figure Prabowo adalah orangnya tegas dan tangkas. Sehingga banyak masyarakat yang menyukai terhadap Prabowo daripada kandidat lainnya. “Ini masalah NKRI, jadi figure lebih menentukan, bukan karena p a r t a i n y a ,” t i m p a l A b d u l

aziz yang mantan birokrasi itu. Untuk memenangkan capres Prabowo di Kota Probolinggo, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan partai pendukung. “Ya tentu kita akan terus melakukan koordinasi

Untuk memenangkan capres Prabowo di Kota Probolinggo, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan partai pendukung. “Ya tentu kita akan terus melakukan koordinasi dengan partai pendukung,” katanya.

dengan partai pendukung,” katanya. Azi z ti da k ha ny a a ka n mel a kuka n koordi na si sa ja denga n pa rta i pendukung, na mun pi ha kny a teta p a ka n mengi kuti a pa y a ng menja di i ntruksi da ri pusa t. “Nanti ada tim terpadu. Dan kita nanti akan mengikuti struktur partai untuk melakukan langkah-langkah pemenangan dalam pilpres mendatang,”pungkasnya. =Muhammad Sugianto


Probolinggo

KORAN MADURA

KAMIS 22 MEI 2014 NO. 0366| TAHUN III

13

Karyawan PTKL Mendesain Demo Kolosal Ada Rencana Dirikan Tenda Depan Kantor Direksi PROBOLINGGO - Masalah di tubuh Perseroan Terbatas Kertas Leces (PTKL) Kabupaten Probolinggo, antara pihak perusahaan dengan pihak karyawan ternyata masih belum juga usai. Bahkan perwakilan karyawan berencana akan menggelar demo panjang dengan mendirikan tenda di depan kantor direksi dan akan berlangsung lama.

Sekretaris Serikat Karyawan (Sekar) Arham mengatakan pihaknya akan melakukan aksi demo yang relatif berbeda dengan demo yang pernah digelar karyawan beberapa waktu lalu.“Demo ini sedikit lama dan berbeda dengan yang pernah

kita lakukan,” terangnya kepada wartawan, Rabu (21/5). Dalam demo yang direncanakan oleh perwakilan karyawan tersebut, salah satu poinnya yakni akan mendirikan tenda berada di depan kantor direksi. Tenda tersebut, akan

ditempati pendemo siang dan malam. Arham mengaku pihaknya sudah melayangkan ijin kepada Dinas Perijinan dan Penanaman Modal serta Dinas PU Pengairan Kabupaten Probolinggo.“Karena tenda yang akan didirikan tersebut akan berlangsung lama serta posisinya berada di atas lahan pengairan,” jelasnya. Dijelaskannya, upaya yang akan dilakukannya akan tetap pada komitmen tuntutan karyawan tentang tidak dibayarnya gaji oleh pihak direksi atasd upay kerja selama satu tahun.

“Kami tidak akan lelah memperjuangkan hak-hak karyawan PTKL. Sampai kapanpun kami tidak akan berhenti menagihnya sampai pemerintah mau menutupi dan melunasi huitang direksi kepada karyawan, sebab PTK merupaan perusahaan aset BUMN,” tandas Arham. Melihat permasalahan PTKL, Arham juga menegaskan kepada pemerintah pusat terutamanya Kementerian BUMN agar tidak cuci tangan atas masalah PTKL, terutama terhadap para buruh karyawan. “Karena gaji dalam bekerja

merupakan point penting, Apalgi gajinya sudah tidak dibayar sampai berbulan bulan. Ini yang jelas melanggar undang-undang,” ucap Arham. Ketika ditanya kapan akan digelarnya demo panjang tersebut, Arham mengungkapkan masih melakukan upaya perencanaan dan penataan perwakilan karyawan yang akan mengikuti demo tersbut.“Selain itu, kami juga masih melakukan konsolidasi internal karyawan PTKL. Tetapi dalam waktu dekat kami akan gelar demol ini,” pungkasnya. =Mahfud Hidayatullah

PASAR HEWAN

Mengapa Bangunan Pasar Hewan Belum Bisa Beroperasi?

PROBOLINGGO – Pasar hewan yang terdapat di Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo hingga

saat ini masih terus dilakukan pembenahan. Rencananya, pasar hewan yang digagas oleh Pemkot itu akan beroperasi pada tahun

2015 mendatang. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian setempat, Yudha Sunantya kepada wartawan, Rabu

(21/5). “Sekarang ini masih tahap pembangunan pagar depan,” tandasnya. Untuk memaksimalkan pasar

itu sebelum beroperasi, masih ada pembangunan yang harus dilakukan. Yakni bangunan tempat parkir dan pelebaran jalan aspal menuju pasar tersebut. “Nanti tempat parkir juga akan kita bangun,” terang dia. Melihat belum rampungnya pembangunan pasar tersebut, Yudha mengaku pasar itu tidak bisa beroperasi pada tahun ini. Namun diperkirakan pada tahun depan. “Semuanya harus kita maksimalkan dulu. Termasuk fasilitas yang ada, sehingga para pedagang bisa betah dan kerasan,” katanya. Berdasarkan data yang ada, pembangunan pasar hewan yang terdapat di Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih itu menelan anggaran senilai Rp.500 juta. Anggaran dana tersebut berasal dari dana APBN dan APBD yang sifatnya multiyears. Selain itu, salah satu pertimbangan pemkot membangun pasar hewan tersebut, karena pasar hewan Sabtuan yang ada sudah overload. Sehingga mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas. Tak hanya itu, pasar hewan Sabtuan itu merupakan pasar milik pribadi, sehingga tidak ada target PAD-nya terhadap pemerintah daerah. =Muhammad Sugianto


14

KORAN MADURA

Probolinggo

KAMIS 22 MEI 2014|NO. 0366|TAHUN III

DENDENG DAUN SINGKONG. Atdje Herawati (57) mengeringkan dendeng daun singkong di Kota Pasuruan, Jatim, Sabtu (17/5). Dendeng daun singkong yang dipasarkan ke Surabaya, Malang, Probolinggo, Bali, dan Jakarta itu dijual Rp 10.000 per 100 gram.

Langkah Kecil Bangkitkan Minat Baca 500 Buku Dibagikan Gratis PROBOLINGGO – Rabu (21/5), sekitar pukul 10.00 WIB, jalanan di sekitar Jalan Panglima Sudirman pertigaan King Kota Probolinggo terlihat ramai seperti biasa. Lalu lalang kendaraan bermotor tak henti melalui pintu gerbang, namun agak tersendat. Tampak 39 siswa SDN Tisonegaran II Kota Probolinggo tengah sibuk membagikan buku tulis dan bacaan gratis kepada pengguna jalan. Aca-

ra ini merupakan momentum untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2014. Alur acara diawali dengan

upacara di trotoar bersama yang diikuti siswa kelas VI, dewan guru, dan orang tua siswa. Setelah itu langsung membagikan 500 buku secara gratis untuk pengguna jalan. Yakni buku bacaan dan buku tulis. ‘’Buku-buku dibagikan supaya dimanfaatkan dan dibaca. Dengan baca buku, orang akan dapat ilmu lebih banyak,’’ ujar Adinda Aprilia Putri, siswi kelas VI, setelah acara bagi buku

gratis bersama teman-temannya dan sejumlah guru. Kepala SDN Tisnonegaran II Kota Probolinggo, Agus Lithanta mengungkapkan, kegiatan itu merupakan pesan simbolis kepada masyarakat bahwa 20 Mei merupakan Harkitnas. Acara tersebut juga dimaksudkan untuk menumbuhkan budaya membaca serta menulis di masyarakat. ‘’Bangsa yang besar adalah yang punya budaya

membaca dan menulis yang kuat,’’ ucapnya. Dia menjelaskan, pihaknya bekerja sama dengan sebuah penerbit buku Pembagian buku ini sempat membuat lalu lintas sedikit macet. Akan tetapi kemacetan itu tidak membuat pengguna jalan jengkel. Justru mereka senang karena bisa mendapatkan buku-buku secara gratis. =M.Hisbullah Huda


KORAN OLAHRAGA PROBOLINGGO

MADURA

KORAN MADURA

15 Olahraga 15

KAMIS 22 MEI 2014 No. 0366 | TAHUN III

KAMIS 22 MEI 2014 | No. 0366 | TAHUN III

Enyeama: Nigeria Pasti ke Semifinal LAGOS - Kiper dan pemain senior Nigeria Vincent Enyeama yakin sekali bahwa mereka akan melaju hingga ke semifinal Piala Dunia 2014 di Brasil ini kalau semuanya berjalan sesuai rencana. “Saya kira kami akan membuat kemajuan signifikan. Kami fokus untuk Piala Dunia ini guna membanggakan Benua Afrika. Ghana nyaris sampai di semifinal empat tahun lalu. Kami akan mendapatkan hasil yang lebih baik dan menjadi tim pertama dari Afrika yang akan tembus hingga semifinal,” ucapnya. Pemain 31 tahun ini sudah membela Nigeria sejak Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang ketika usianya masih 19 tahun. Ini akan menjadi Piala DUnia ketiganya bersama tim elang. Dia juga baru saja dinobatkan sebagai pemain Afrika terbaik di Ligue 1 Prancis. Pemain ini tampil gemilang pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan empat tahun lalu dan mengulangi kembali penampilan cemerlangnya pada Piala Konfederasi Juni 2013 silam di Brasil. Hanya saja, ambisi Eyeama akan mendapat cobaan berat bila pada putaran kedua mereka harus bertemu dengan Prancis. “Bila bermain melawan Prancis, itu akan menjadi laga yang sangat menarik. Begitu juga bila melawan Swiss. Yang terpenting adalah kami lolos dari fase grup,” ujarnya. Dia melanjutkan, “Melawan Prancis untuk tembus ke perempat final bagi saya tidak masalah. Yang saya pikirkan pertama adalah bahwa kami harus tembus ke putaran kedua. Tetapi mungkin kami akan lolos dulu (ke putaran kedua) baru akan melawan Prancis.” Brasil Pastikan Kesiapan Sementara itu Pemerintah Brasil memastikan bahwa wisatawan manca negara tidak akan menemukan masalah di bandar udara-bandar udara (bandara) di 12 kota penyelenggara Piala Dunia 2014 di Brasil mendatang. Pasalnya, bandara-bandara yang direnovasi menjelang penyelenggaraan Piala Dunia ini akan

segera rampung, meskipun hingga saat ini masih ada pekerjaan yang terus dilakukan. Menteri Penerbangan Sipil Brasil Wellington Moreira Franco dalam wawancaranya dengan Associated Press (AP) menegaskan bahwa bandara-bandara yang direnovasi itu akan siap menyambut para turis Piala Dunia dan semua proyek utama untuk Piala Dunia akan rampung sebelum “kick off”. “Saya ingin memastikan kepada para turis supaya jangan khawatir,” ucapnya. Sehari sebelumnya, Presiden Brasil Dilma Rousseff juga memastikan bahwa bandara akan siap menyambut turis dari seluruh dunia. Meski demikian, pernyataan sang presiden dinilai hanya untuk menutupi masalah yang terus bermunculan menjelang turnamen empat tahunan ini dibuka.

Persoalan paling baru adalah hujan lebat pada Senin (19/5) lalu menyebabkan banjir menggenangi bandara di Kota Manaus, salah satu kota penyelenggara Piala Dunia di lembah Amazon. Akibatnya, sejumlah wilayah di kawasan itu ditutup untuk sementara waktu. Masalah lainnya adalah penyelesaian pembangunan dan renovasi bandara yang molor dari jadwal. Bahkan sejumlah bandara diperkirakan baru akan rampung setelah Piala Dunia berakhir. “Tentu saja kami semua ingin bahwa semuanya sudah rampung dikerjakan, tetapi ternyata tidak bisa. Tetapi tidak berarti bahwa akan ada masalah. Pekerjaan belum selesai, dan masih ada beberapa yang tertunda. Tetapi hal itu tidak membuat kami tidak siap,” kata Franco. =FIFA.COM/AJI

Bursa Transfer

Mourinho: Belanja Tunggu Selesai Piala Dunia LONDON - Pelatih Chelsea Jose Mourinho tidak akan mendatangkan banyak pemain baru ke Stamford Bridge selama Piala Dunia 2014 berlangsung di Brasil. Dia baru akan aktif di bursa transfer setelah pesta sepakbola tertinggi sejagat itu berakhir 13 Juli mendatang. Jendela transfer musim panas akan dibuka pada 1 Juli dan akan ditutup 31 Agustus 2014. Chelsea akan memperkuat skuatnya musim depan, terutama di sektor lini depan yang sangat tidak produktif selama musim 2013-2014. Untuk itu dia berencana mendatangkan striker haus gol Atletico Madrid Diego Costa. Kabarnya, pemain Timnas Spanyol kelahiran Brasil ini sudah sepakat pindah ke Stamford Bridge dengan nilai transfer 32 juta pound. Sejauh ini, Chelsea sudah memperpanjang kontrak kapten John Terry dan kehilangan Ashley Cole yang pergi dari Stamford Bridge. Mourinho pernah mengungkapkan bahwa Chlesea ke depan akan diisi oleh pemainpemain muda seperti Eden Hazard, Oscar, dan Nemenja Matic. Tetapi dia masih akan terus memburu pemain lain untuk memenuhi ambisi mereka musim mendatang. Hanya saja, dia tidak akan aktif di pasar selama Piala Dunia berlangsung. “Sejak pasar dibuka sampai 31

Agustus, saya kira situasinya sama. Semua tim menunggu Piala Dunia selesai, tunggu reaksi tim utama, menunggu setelah sesuatu terjadi,” ujar mantan pelatih Real Madrid itu. Dia meneruskan, “Di Chelsea, pelatih tetap sama, struktur dasar tim sama. Kami tidak menunggu sampai akhir musim dan hasil satu musim ini menjadi dasar keputusan untuk musim berikutnya, apa yang dibutuhkan dan apa yang tidak. Semuanya sudah berjalan sepanjang musim. Kami mengetahui dengan sempurna apa yang kami inginkan dan saya kira kami tidak terlalu memiliki pekerjaan besar selama jendela transfer musim panas ini.” =ESPN/SKY SPORTS/AJI

BURSA TRANSFER

Ambrosini Tinggalkan La Viola FLORENCE- Gelandang Fiorentina Massimo Ambrosini mengumumkan bahwa dia meninggalkan klub itu pada musim panas ini setelah kontraknya tidak diperpanjang oleh klub dari Florence, Italia itu. Ambrossini didatangkan setelah dibuang AC Milan pada akhir musim panas 2013 silam, sebuah klub yang sudah lama dibelanya. Tetapi perjalan di La Viola pun harus berakhir hanya setelah satu musim. “Petualangan saya bersama Fiorentina berakhir di sini. Saya berterima kasih kepada klub karena telah melewati satu musim yang fantastik. Saya tidak pernah menyembunyikan keinginan saya untuk terus bermain di sini, tetapi klub memberi tahu saya bahwa mereka sudah mengambil keputusan,” kata mantan kapten AC Milan itu. Dia melanjutkan, “Saya berharap teman-teman satu tim sukses dan saya akan terus berhubungan dengan klub ini dan Presiden Andrea Della Vale yang selalu mengijinkan saya merasa betah.”=ESPN/SKY SPORTS/AJI

TINGGALKAN KLUB. Gelandang Massimo Ambrossini memastikan dia akan meninggalkan Fiorentina pada musim panas ini.


16

KORAN MADURA

KAMIS 22 MEI 2014 | No. 0366 | TAHUN III

lahraga KORAN MADURA

Bale Tak Sabar Angkat Trofi Liga Champions

MADRID - Pemain sayap Real Madrid Gareth Bale mengaku siap dimainkan pada final Liga Champions melawan Atletico Madrid yang berlangsung di Stadion Da Luz, Lisbon, Sabtu (24/5) malam waktu setempat atau Minggu (25/5) dini hari WIB nanti. Mantan pemain Tottenham Hotspur itu tidak sabar lagi mengangkat trofi juara Liga Champions pertamanya bersama Madrid. “Kalau ada orang yang beritahu bahwa saya akan dimainkan pada final Liga Champions, mungkin saya tidak akan langsung percaya, tetapi begitulah sepakbola. Ini akan mengejutkan siapa pun. Saya merasa pindah dari Tottenham ke Real Madrid adalah pilihan yang tepat dengan alasan yang pasti seperti yang saya alami sekarang. Sebagai pemain saya pasti ingin bergabung dengan tim terbaik di dunia dan memenangkan trofi, termasuk Liga Champions,” kata Bale. Selain menjuarai Liga Champions, target lain Bale adalah lolos ke putaran final Piala Dunia bersama negaranya Wales. Meski demikian, dia sadar bahwa ini adalah sebuah ambisi jangka panjang. Tetapi bukan tidak mungkin akan tercapai seiring makin bersinarnya dia dan pemain Wales lainnya di klub masing-masing. “Bagi banyak pesepakbola, mereka sangat senang bermain di putaran final Piala Dunia dan itu tujuan terbesar saya dan seluruh skuat Timnas Wales. Kami akan mencoba untuk mewujudkan mimpi itu secepat mungkin. Bagi setiap pemain ingin meraih trofi dan bagi saya itulah yang utama yang ingin saya lakukan baru ke-

21

HARI LAGI

mudian mampu bersaing untuk Piala Dunia. Saya cukup realisits bahwa Wales tidak mungkin menjuarai Piala Dunia tetapi akan sangat luar biasa kalau bisa merasakannya dan mengukir sejarah untuk negara kami,” ujarnya. Ramos: Madrid Underdog Sementara itu, bek Real Madrid Sergio Ramos mengaku timnya menjadi underdog melawan Atletico Madrid akhir pekan ini. Meski demikian, dia berharap, timnya mampu meraih gelar juara Liga Champions ke-10 atau La Decima. Real Madrid adalah tim peraih gelar Liga Champions terbanyak hingga saat ini dengan sembilan trofi. Apalagi, rekor pertemuan kedua tim masih diungguli “Los Blancos”. Madrid tidak pernah dikalahkan Atletico selama 13 tahun sebelum akhirnya dikalahkan Atletico pada final Copa del Rey dengan skor 2-1 musim lalu. Kemenangan kedua Ateltico atas Madrid terjadi September 2013 lalu dengan skor tipis 1-0. Tetapi sejak itu, Madrid tidak pernah kalah lagi dari Rojiblancos. Meski Madrid mengantongi catatan positif seperti itu, Ramos tetap merasa bahwa Atletico men-

16

KAMIS 22 MEI 2014 No. 0366 | TAHUN III

Sergio Ramos (atas) dan Gareth Bale akan menjadi andalan Real Madrid pada laga final Liga Chamipions di Lisbon, 24 Mei nanti

jadi tim yang lebih diunggulkan. “Kami akan melawan sebuah tim hebat yang menurut saya lebih difavoritkan. Tetapi itu tidak berarti bahwa mereka dengan sendirinya akan menjadi juara Liga Champions,” ucapnya. Madrid tidak pernah lagi merasakan juara Liga Champions sejak 2002. Beberapa kali mereka tembus ke final tetapi tetap saja gagal. “Final ini untuk para pendukung. Ini sebuah kompetisi yang setelah bertahun-tahun seungguh mengagumkan kami dan para pendukung,” tutup Ramos. =ESPN/AJI

GARETH BALE Liga Champions 2013/14 Penampilan Gol Assist Akurasi Umpan Duel Udara Tembakan per Laga Rating

7 (4) 5 4 81.1 1.2 2.5 7.59

KEKUATAN GARETH BALE Tembakan Jarak Jauh Umpan Kunci Dribel Tendangan Bebas Insting Gol Penguasaan Bola

Sangat Kuat Kuat Kuat Kuat Kuat Kuat

PIALA DUNIA 2014

BURSA TRANSFER

BURSA TRANSFER

Enyeama: Nigeria Pasti ke Semifinal

Mou: Belanja Tunggu Selesai Piala Dunia

Massimo Ambrosini Tinggalkan La Viola

OLAHRAGA | 15

OLAHRAGA | 15

OLAHRAGA | 15


KAMIS

BAU KONGKALIKONG DI KAMPUS STAIN

22 MEI 2014 No. 0366 | TAHUN III

KORAN MADURA

AISYAH ZUBAIRA KAMIS 22 MEI 2014 | No. 0366 | TAHUN III

A

BIDAN PROFESIONAL JADI IMPIAN

PAMEKASAN | H

NETER KOLENANG | P

Taneyan Lanjang KORAN MADURA

Kejari Kembali Tetapkan Tersangka Jika Mangkir, Abdurrahman Bakal Dijemput Paksa

SAMPANG – Kejaksaan Negeri Sampang, Rabu (21/5), menetapkan Rosuli Muklis, pejabat pengadaan barang dan jasa dugaan korupsi pengadaan bibit bantul dan ubi kayu serta pupuk organik dan urganik Disperta pada Tahun Anggaran (TA) 2013, sebagai tersangka. Kepala Kejaksaan Negeri Sampang Abdullah mengatakan, dengan tersangka yang baru, pihaknya telah menetapkan tiga tersangka dalam dugaan kasus korupsi pengadaan bibit dengan anggaran senilai Rp 800 juta tersebut.

“Kita sudah menetapkan tersangka baru bernama Rosuli Muklis. Tersangka ini menjabat pengadaan barang dan jasa dalam bantuan pengadaan bibit tani. Jadi total penetapan tersangka ada tiga,” ucapnya, kemarin. Dari hasil pemeriksaan terhadap Rosuli Muklis, yang bersangkutan membenarkan telah melakukan pemalsuan tanda tangan Kepala Dinas Pertanian Agus Santoso untuk mencairkan dana seperti yang tertera dalam Surat Perintah Membayar (SPM).

“Berdasarkan keterangan saksi dan pengakuan dia (Rosuli) sendiri, mengakui jika memalsukan tanda tangan, dan kita memang tidak ingin menetapkan tersangka baru ini sejak awal, karena harus pelan-pelan dan polanya harus begitu, nantinya juga ini tetap berkembang ke mana-mana, kita lihat saja fakta penyidikan,” terangnya. Ditanya ada indikasi keterlibatan Kepala Disperta Agus Santoso, Abdullah mengatakan tidak menutup kemungkinan jika dari hasil pemeriksaan lan-

jutan ada bukti keterlibatan. Kemarin, kejari juga telah melakukan pemanggilan kedua kalinya terhadap tersangka Abdurrahman, Kasi Produksi Tanaman Pangan Dispertan Sampang. Namun, tersangka tidak koperatif. Dan kejari akan kembali melakukan pemanggilan ketiga kalinya yang ditarget paling akhir Senin (26/5). Jika belum ada kejelasan, kejari terpaksa akan menyemput secara paksa. “Kita sebenarnya hari ini sudah melakukan panggilan kedua kalinya, tapi belum hadir alasan masalah keluarga. Tapi

nanti kita kembali melakukan panggilan ketiga. Batas akhir Senin (26/5) pukul 09.00 Wib. Kalau tidak hadir kita jemput paksa melakukan penangkapan, kita buru dimana dia berada,” tegasnya, kemarin. Selasa (20/5) sekitar pukul 15.00 Wib, menahan Kabid Tanaman Pangan Disperta Abd Wahed Chairullah yang telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi pengadaan bibit bentul dan ubi kayu serta pupuk organik dan urganik Tahun Anggaran (TA) 2013 di Dinas Pertanian setempat. =RYAN HARIYANTO/MK


KORAN MADURA KORAN PROBOLINGGO B B

KAMIS 22 MEI 2014 | No. 0366 | TAHUN III

MADURA

Sumenep

KAMIS 22 MEI 2014 No. 0366 | TAHUN III

PEMBANGUNAN KEPULAUAN

Rp 4,5 T untuk Kepulauan Hanya Penghibur

KUTUK. Sejumlah wartawan yang tergabung dalan Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) sedang melakukan aksi solidaritas di bundaran Taman Adipura setempat, Rabu (21/0). Mereka mengutuk kekerasan terhadap pekerja pers.

Stop Premanisme Pers Kekerasan Terhadap Wartawan Harus Diproses Hukum SUMENEP – Sejumlah wartawan yang tergabung dalam Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) menggelar aksi solidaritas terhadap aksi premanisme kepada jurnalis, Rabu (21/5) di bundaran Taman Bunga Sumenep. Beberapa waktu lalu, dua jurnalis, Totok Iswanto dan Akhmadi Yasid, dianiaya orang tak dikenal yang diduga suruhan anggota DPRD Pamekasan. Sejumlah wartawan dari berbagai media, baik cetak, TV, dan media online, merasa kecewa dengan aksi premanisme itu. Sebagai simbol matinya pers sebagai kontrol sosial dan pilar demokrasi yang keempat, jurnalis menggelar tabur bunga. Sejumlah insan pers berorasi secara bergantian menyampaikan kecaman. Mereka meminta agar kasus tersebut diproses secara hukum. Selain berorasi, juga membentangkan poster yang berisi kecaman, salah satunya ”Adili Oknum Anggota DPRD ’Preman’” dan ”Stop! Kekerasan Jurnalis”. Koordinator aksi sekaligus

Ketua KJS Abd. Rahem menjelaskan, aksi premanisme itu sudah jelas melawan hukum. Sebab telah menghalangi tugas jurnalis, apalagi sampai mengancam akan membunuh. ”Dalam Undang-undang Pers Nomor 40 tahun 1999, sudah jelas, tugas seorang jurnalis telah dilindungi hukum,” katanya. Ia menyesalkan aksi premanisme terhadap jurnalis. Hal itu tidak selayaknya dilakukan, apalagi yang diduga melakukan suruhan anggota wakil rakyat. ”Semestinya, hak jawab lebih bijak. Kalau sikapnya sudah begitu, ini perlu dipertanyak kelayakannya menjadi wakil rakyat,” terangnya.

Pihaknya sangat mengutuk keras adanya cara-cara premanisme yang dilakukan oknum anggota dewan yang merasa tersinggung karena diduga terlibat kasus korupsi. ”Jadi, jajaran penegak hukum mulai dari Kapolri, dan juga penegak hukum lainnya harus sigap dan pro aktif dalam menuntaskan permasalahan yang menimpa salah satu insan pers ini,” katanya. Hal itu, lanjut Rahem, agar ke depannya kekerasan terhada insan pers tidak terulang kembali. ”Jika ini tidak segera dituntaskan, maka yang jelas kami selaku insan pers selalu merasa terancam,” tukasnya. Totok Iswanto (wartawan Kabar Madura) dan Akhmadi Yasid (wartawan Radar Madura yang juga koordinator Radar Madura Institute), Sabtu (17/5) malam dikeroyok sekelompok massa tak dikenal di rumahnya di Desa Bluto, Kecamatan Bluto, Sumenep. Dengan mengendarai dua unit mobil, di rumah Totok, massa

memprotes pemberitaan tentang dugaan kasus korupsi pembebasan lahan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di koran harian itu, karena sering ditulis. Saat itu, perang mulut antara massa dengan wartawan koran yang kesehariannya bertugas di Kabupaten Pamekasan itupun terjadi hingga akhirnya adu fisik antara Totok dengan massa. Totok yang seorang diri meminta bantuan familinya Achmadi Yasid dan pria ini mencoba menengahi kasus itu, namun Yasid juga menjadi korban amuk massa yang telah emosi. Di antara puluhan orang yang mendatangi rumah Totok itu terdapat seorang anggota DPRD Pamekasan, namun Totok tidak menyebutkan nama anggota DPRD dimaksud. Massa yang menyerbu rumah Totok kemudian pergi setelah warga setempat berdatangan untuk membantu kedua wartawan yang merupakan warga desa itu. =JUNAEDI/ANT/MK

SUMENEP - Dalam kunjungannya ke Kabupaten Sumenep, beberapa waktu lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, kepulauan akan menjadi daerah yang sejahtera dengan kucuran dana dari pusat senilai Rp 4,5 triliun. Namun, hal itu tampaknya hanya penghibur. Rancangan undang-undang kepulauan dan daerah tertinggal di kursi baleg masih di pending. Pasalnya, anggaran yang akan dikucurkan dari konsekuensi anggaran APBN tidak mampu membiayai pembangunan kepulauan dan daerah tertinggal. Hal tersebut disampaikan Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Muh. Unais Ali Hisyam. Menurut Unais, Sumenep masuk kategori kabupaten kepulauan. Sebagai kabupaten kepulauan, jika Sumenep disimulasi dengan luas daratan dan kepulauan, maka konsekuensi dari rancangan undang-undang kepulauan, Sumenep akan mendapatkan kucuran dana dari pusat senilai Rp 4,5 triliun. “Itu sudah hasil simulasi, sebab saat berdiskusi dengan baleg dalam membahas tentang rancangan undang-undang, saya sempat mengusulkan agar Sumenep disimulasi dari luas daerah, terutama daerah kepulauan dan daerah tertinggal, maka hasil dari simulasi luas dari kepulauan Sumenep, dana yang akan diterima tiap tahun oleh Sumenep Rp 4,5 triliun,” katanya kepada Koran Madura. Namun, kata Unais, rancangan undang-undang pembangunan kepulauan daerah tertinggal masih sulit terealiasi, pasalnya ketika melakukan diskusi dengan Kementerian Keuangan, APBN tidak mampu membiayai pembangunan kepulauan. “Padahal, jika rancangan undang-udangn ini gol, maka kesejahteraan kepulauan bisa terpenuhi, namun sayang, rancangan undang-undang tersebut di pending lantaran, anggaran untuk membangun kepulauan itu membutuhkan biaya yang cukup besar,” jelasnya, kemarin. =SYAMSUNI/MK


Sumenep

KORAN MADURA

KAMIS 22 MEI 2014 | No. 0366 | TAHUN III

C

BANTUAN SISWA MISKIN

Terendus Pungli di 6 Sekolah SUMENEP - Enam kepala sekolah (kasek) sekolah dasar di Kecamatan Talango diduga melakukan pungutan liar (pungli) Bantuan Siswa Miskin (BSM). Kabarnya, dari bantuan sebesar Rp 425.000, yang diberikan hanya Rp 50.000 hingga Rp 200.000. Pemotongan dana BSM tersebut diduga terjadi di SDN Palas I, SDN Esang II, SDN Padike II, SDN Talango II, SDN Talango III, dan Kombang I. Besaran potongan bantuan tersebut berfariasi. Ada yang mengaku dipotong Rp 370.000 ada pula yang dipotong Rp 220.000. "Jumlah dana BSM yang di-

berikan sekolah pada penerima, nilainya berfariasi, ada yang Rp 50.000 ada yang menerima Rp 200.000, pokoknya tergantung dana BSM yang diterima siswa tersebut," kata H. Misdarun (45), tokoh masyarakat Dusun Sakolaan, Desa/Kecamatan Talango, Rabu (21/5). Menurut Misdarun, dugaan tersebut mengemuka saat salah satu wali murid mengadu pada dirinya. Pihaknya langsung mendatangi sekolah yang sedang membagikan dana BSM itu, dan bantuan itu memang diberikan tidak utuh. Alasannya, akan dibagi rata pada semua siswa

yang ada di sekolah tersebut. "Kalau terimanya utuh yakni Rp 405.000 atau Rp 205.000. Tapi setelah keluar maka dana tersebut diminta lagi oleh oknum guru yang menunggunya di depan pintu. Jadi uang tersebut hanya dikasihkan Rp 50 ribu hingga Rp 200 ribu, " bebernya. Komunitas Cinta Pendidikan Sumenep sudah melaporkan peristiwa tersebut pada UPT Pendidikan Kecamatan Talango dan Inspektorat, agar menindaklanjuti dugaan pungli yang dilakukan kepala sekolah. Kepala UPT Kecamatan Ta-

Independensi Timsel Makin Diragukan Ibnu Hajar: Timsel Siap Mempertanggungjawabkan

Forum Komunikasi Calon Anggota KPU Sumenep memperlihatkan kliping koran tentang pemberitaan tim seleksi komisioner KPU Sumenep, Rabu (21/5). Proses seleksi calon komisioner KPU dinilai tidak fair dan menyalahi aturan.

SUMENEP – Independensi Tim Seleksi (Timsel) Komisioner KPU Sumenep makin diragukan. Setelah terindikasi melanggar UU Penyelenggaraan Pemilu, Bab III Pasal 6 ayat (5) tentang komposisi keanggotaan KPU yang memperhatikan keterwakilan perempuan, kini 10 calon komisioner KPU yang telah dinyatakan lolos dinilai janggal.

Forum Komunikasi Calon Anggota KPU (FKCAK) menilai, proses seleksi calon komisioner KPU tidak berjalan secara fair dan menyalahi ketentuan yang ada. Itu terlihat dari proses seleksi administrasi, tes tulis, tes kesehatan jasmani dan rohani, tes psikologi,

lango Adi membenarkan adanya laporan dugaan pemotongan bantuan tersebut. Pihaknya sudah memantau langsung terhadap enam SD yang diduga melakukan pungli. ”Benar itu ada, dan kami besok (hari ini) akan konsultasikan ke Disdik,” katanya. Hasil pantauannya, pihaknya tidak menemukan dugaan pungli. Melainkan hanya dibagi rata kepada semua murid. ”Kalau itu (pungli) tidak benar, yang benar hanya dibagi rata, dan itu sudah berdasarkan hasil kesepakatan di antara wali murid. Sebab jika tidak dibagi rata, banyak wali

dan tes wawancara. “Terdapat empat kejanggalan yang dilakukan timsel, yakni dugaan mark up nilai terhadap beberapa calon anggota KPU yang diduga titipan, dan tudingan Hafidhah (calon komisioner KPU), yang mengaku memperoleh nilai tinggi namun tidak lolos dalam 20 besar,” terang Marzuki, Koordinator FKCAK. Ada empat calon yang ditengarai nilainya digelembungkan dan melampaui nilai rata-rata calon komisioner KPU yang lain. Padahal, kata Marzuki, empat orang yang dimaksud tidak pernah berpengalaman menjadi penyelenggara pemilu. Soal tudingan yang dilayangkan oleh Hafidhah, dalam proses seleksi 20 besar juga terindikasi ada permainan. Buktinya, katanya, dari bocoran informasi dari salah satu timsel, dia memperoleh nilai cukup tinggi yang dipresiksi bisa lolos empat besar. Namun ternyata 20 besar saja tidak lolos. Kejanggalan lainnya, timsel tidak melaksanakan tes wawancara sesuai PKPU Nomor 02 Tahun 2013 pasal 27 ayat (2). Materi tes wawancara mestinya terkait pendalaman materi yang berkaitan dengan sistem politik, manajemen perundang-udangan yang berkatan dengan politik, serta klarifikasi tanggapan masyarakat. Timses terkesan asal-asalan dan tidak menguasai materi wawancara. Kejanggalan terakhir, lanjut Marzuki, penentuan 10 besar diduga terjadi rekayasa yang dilakukan oleh timsel dengan mengatrol nilai calon yang diduga titipan. Sehingga salah satu timsel terpaksa walk out dari forum karena penentuan calon komisioner KPU tidak lagi obyektif. Marzuki meminta KPU Jatim mengambil alih tugas timsel ka-

murid yang menuntut untuk dikasih,” katanya. Kepala sekolah SDN II Talango Asnawi juga tak mengakui melakukan pungli. Menurutnya, laporan dari masyarakat tidak benar adanya, karena apa yang dilakukan pihak sekolah berdasarkan kesepakatan antara wali murid dengan pihak sekolah. "Mana berani kami lakukan pemotongan. Kalau membagi rata memang ya, tapi itu kami lakukan setelah ada kesepakatan dengan semua wali murid," pungkasnya. =JUNAEDI/MK

Ibnu Hajar

Ketua Timsel KPU Sumenep rena sudah tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik sesuai PKPU Nomor 02 Tahun 2013 pasal 40 ayat (2). Selain itu, mendesak KPU Jatim untuk mengulang lagi tes tulis dan tes wawancara calon komisioner KPU secara jujur dan dipublikasikan secara terbuka. “Terpenting dari semua itu, timsel KPU harus dipecat karena telah menodai dan menghianati kepercayanan KPU Jatim dalam menjalankan tugasnya dan mengembalikan semua honor yang diterima ke kas negara selama bertugas,” tandasnya. Menanggapi hal itu, Ketua Timsel KPU Sumenep Ibnu Hajar tetap bersikukuh skoring peserta sesuai dengan jawaban yang diberikan oleh peserta. Timsel siap mempertanggungjawabkan itu semua karena dokumennya masih lengkap. “Soal kuota perempuan jika memang skoringnya tidak memenuhi, ya kita tidak loloskan. Soal nilai yang tinggi terus timsel tidak meloloskan, timsel siap mempertanggungjawabkan itu,” tandasnya santai. =ALI RIDHO/MK


D

KORAN MADURA

Sumenep

KAMIS 22 MEI 2014 | No. 0366 | TAHUN III

SEREMONIAL

STKIP PGRI Sabet 4 Medali

PGRI Sesalkan Dugaan Pemotongan TPG KNPI: Silakan Laporkan Saja ke Penegak Hukum SUMENEP – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumenep menyesalkan dugaan pemotongan tunjangan profesi guru (TPG) yang terjadi di Kecamatan Masalembu. Tindakan yang dilakukan oknum UPT Pendidikan Kecamatan setempat itu melanggar hak konstitusional. Sebab, setiap tunjangan guru harus sampai utuh kepada penerima manfaat.

GEMBIRA. Ketua STKIP PGRI Sumenep Musaheri menyerahkan pengharagaan dan uang pembinaan kepada sejumlah mahasiswa, Rabu (21/5) di Graha STKIP Sumenep. Itu sebagai rasa syukur karena mahasiswanya berhasil mendapatkan empat medali di ajang perlombaan olahraga tingkat nasional.

SUMENEP – Mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumenep dalam Pekan Olahraga Mahasiswa (Porsenasma) ke II tahun 2014, berhasil sabet empat medali, yakni satu medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu. STKIP PGRI juga meraih ranking 11 tingkat nasional dari semua peserta yang datang dari berbagai daerah se-Indonesia. Empat prestasi gemilang itu diraih dalam tiga jenis perlombaan. Dalam lomba pencak silat, STKIP PGRI Sumenep mendapat medali emas karena menduduki juara I, lomba bola volly putra-putri menduduki juara II, sedangkan dalam lomba menulis cerpen, STKIP PGRI Sumenep meraih juara III. Porsenasma ke II itu merupakan kegiatan lanjutan dari Porsenasma ke I yang dilaksankan di Surabaya pada tahun 2013. Adapun pelaksaan lomba tersebut, dikuti sebanyak 38 peserta dari berbagai mahasiswa di bawah naungan PGRI se-Indonesia. Sedangkan tempat pelaksaan perlombaan tingkat nasional itu diletakkan di Universitas PGRI Semarang, pada tanggal 14-17 Mei 2014. Sebagai rasa syukur, pihak akademik STKIP PGRI Sumenep juga memberikan penghargaan terhadap semua atlit, berupa sertifikat dan uang pembinaan. Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan STKIP Sumenep Khoirul Asyiah menjelaskan, pemberian penghargaan itu sebagai penghargaan terhadap semua mahasiswa yang telah berhasil mendapatkan juara tingkat nasional. ”Ini juga sebagai cambuk bagi mahasiswa lainnya, sehingga ke depannya tidak hanya di bidang olahraga saja yang bisa menjuarai tingkat nasional, melainkan setiap bidang juga bisa menjajaki perlombaan tingkat nasional,” katanya. Asyiah mengaku akan terus memupuk mental mahasiswa di setiap bidang, termasuk di bidang catur dan lainnya. ”Kami tidak akan putus asa, dan akan terus berjuang dan membina mahasiswa, utamanya yang berprestasi. Sehingga pada tahun selanjutnya, atlit dari STKIP PGRI Sumenep lebih baik dan mendapatkan juara satu semua. Itulah harapan kami ke depan,” tukasnya. =ADV/JUNAEDI

Ketua PGRI Sumenep Nurul Hamzah menjelaskan, pihaknya menyesalkan adanya pemberitaan dana sertifikasi yang tidak bisa dinikmati secara utuh. ”Tapi, kalau pemotongan mungkin kami masih ragu. Sebab, masuk ke rekening langsung. Kalau setoran bisa jadi,” ungkapnya. Kendati demikian, modus di media yang terungkap dengan memotong gaji, sebagai ganti dari sertifikat. Apabila itu yang dilakukan jelas melanggar aturan. Sebab, kalau gaji belum diterima guru maka masih milik negara. ”Kalau dipotong sebelum diberikan sudah jelas merugikan negara,” ungkapnya. Hanya saja, mantan Kepala SMPN 1 Sumenep itu belum bisa memastikan. Untuk itu, pihaknya meminta guru penerima untuk melaporkan masalah ini ke PGRI. Sehingga, pihaknya bisa bergerak. ”Kami menginginkan ada laporan dari teman-teman guru. Pasti akan kami tindaklanjuti. Kami PGRI juga sudah melakukan kesepakatan dengan pemkab soal kesejahteraan

dan perlindungan guru,” ungkap kabid Dikmen Disdik ini. Nurul Hamzah mengungkapkan, kalau memang ada tindakan yang melanggar, pihaknya juga akan meminta disdik untuk memberikan sanksi tegas. Sebab, itu sudah mengambil hak orang lain, maka tentu saja sangat tidak menguntungkan. ”Jadi, terbukti sanksi harus dijatuhkan,” tuturnya. Sementara itu, Sekretaris KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Sumenep Fauzan menyarankan guru yang merasa dirugikan hendaknya melapor kepada penegak hukum. Agar kasus ini tidak hanya mencuat menjadi sebuah wacana saja. ”Silakan laporkan saja ke penegak hukum. Kami kira itu lebih elegan,” ungkapnya. Pihaknya yakin guru yang merasa dirugikan memiliki bukti cukup untuk diselidiki penegak hukum. Apalagi, mereka memang menjadi korban. ”Tentu saja ini bisa menjadi solusi yang baik. Biar tidak ada klaim tuduhan atau sasaran fitnah. Kami siap mendampingi,” ungkapnya.

Pihaknya juga meminta disdik untuk pro-aktif dalam masalah ini. Yakni, melakukan penelusuran ke lapangan. ”Disdik sebagai institusi yang ada di atasnya, hendaknya tidak hanya berpangku tangan. Ini masalah nasib tenaga pendidik. Kalau dibiarkan bisa berimbas pada kegiatan belajar mengajar,” ungkapnya. Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Masalembu Subandi belum bisa dihubungi. Telepon genggam yang biasa dihubungi ternyata tidak aktif. Namun, dalam keterangan sebelumnya dia mengungkapkan tidak ada yang namanya pemotongan atau sejenisnya. Kabid Ketenagaan dan Pengawasan Fajarisman mengaku akan menindaklanjuti dugaan pemotongan dana APBN itu. Pihaknya tidak akan mentolerir tindakan yang bisa merugikan negara itu. ”Kami pastikan tidak akan mentolerir tindakan semacam itu. Tapi, kami perlu melakukan klarifikasi,” tuturnya. Pegawai UPT Masalembu diduga memotong dana sertifikasi guru. Tak tanggung-tanggung dana yang dipotong itu mencapai Rp 200 ribu per orang. Jadi, apabila jumlah penerima sebanyak 25, maka total dana yang dipotong Rp 5 juta. Kejadian itu sudah meresahkan sejumlah guru di Kecamatan Masalembu. =MOH. HAYAT

PENUTUPAN DOLLY

Waspadai Migrasi PSK SUMENEP – Rencana penutupan lokalisasi pelacuran Dolly Surabaya perlu dikaji secara matang. Pasalnya, setelah lokalisasi itu ditututp, tidak menutup mungkin para pekerja seks komersial (PSK) akan pindah ke daerah lain. Suryadi Ali Sa’di, tokoh pemuda asal Desa Ellak Daja Kecamatan Lenteng, meminta Pemerinta Kabupaten Sumenep sedini mungkin memikirkan kemungkinan migrasi PSK ke ujung timur Pulau Madura yang dikenal islami. “Apa jadinya kalau PSK itu ramai-ramai ke kabupaten ini. Selain kedatangan PSK itu diyakini akan semakin membuat bobrok moral warga, yakni dengan semakin menyebarnya perilaku seks bebas. Pemerintahan di Sumenep juga

dipimpin oleh Bupati yang notabene masih berstatus kiai. Untuk itu, jika dibiarkan dan tidak ada antisipasi efek dari penutupan Dolly, bisa jadi Sumenep juga terkena imbasnya. Para PSK ibu kota itu akan merambah dan berkeliaran di Kota Sumekar. Selain merusaka moral generasi Sumenep, keberadaan PSK impor itu juga akan membahayakan keselamatan remaja yakni ancaman terjangkit virus HIV/AIDs. Terpisah, Kepala Dinsos Sumenep Heri Koentjoro Sumenep mengaku tidak memiliki solusi alternatif yang disediakan terkait kemungkinan tejadinya migrasi Dolly ke Sumenep. Terlebih, dia menegaskan bahwa langkah antisipasi itu bukan masuk kewenangannya. ”Itu kan bukan kewenangan

kami, seharusnya yang selalu bersikap waspada itu adalah Satpol PP,” katanya. Kewenangan Dinsos adalah memberikan bimbingan mental ketika para PSK sudah terjaring razia oleh pihak-pihak yang berwenang. Setelah ada PSK terjaring razia dan dititipkan ke Dinsos, PSK tersebut akan dikenakan tindak pidana ringan (tipiring). “Baru setelah kita kirim ke tempat rehabilitasi di Sidoarja,” jelasnya. Di tempat itulah para PSK akan dikembangkan kemampuan usahanya, sehingga mereka diharapkan mampu berbisnis mandiri dan tidak mau kembali lagi ke dunianya semula setelah keluar dari tempat rehabilitasi. =ALI RIDHO/MK


KORAN MADURA

Sumenep

KAMIS 22 MEI 2014 | No. 0366 | TAHUN III

E

SENGKETA PEMILU

KPU Gagal Buka Kotak Suara SUMENEP - Rencana KPU Sumenep membuka kotak suara gagal. Itu disebabkan saksi dari Panwaslu Kabupaten Sumenep berhalangan hadir. Berdasarkan Surat Edaran KPU RI, pembukaan kotak suara harus disaksikan panwalu kabupaten dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Komisioner KPU Hidayat Andiyanto mengatakan, tiga anggota Panwaslu Sumenep masih berada di Bawaslu Surabaya. Sementara hari ini (22/5), KPU Sumenep harus menyampaikan data-data yang dimiliki untuk disampaikan ke KPU RI melalui KPU Provinsi Jatim. “Sebagai bahan untuk menjawab gugatan parpol di Mahkamah Konstitusi (MK), kami memastikan mengggunakan data-data yang bersumber di PPK. Soal kepastian buka kotak suara, itu menunggu instruksi MK. Jika MK menginginkan buka kotak suara, KPU akan buka,” tandasnya. Soal validitas perolehan suara akan mengacu pada Berita Acara Perubahan (BAP). Ia mencontohkan dokumen C-1 yang dipegang pemohon, ternyata setelah

dikroscek terjadi salah penempatan. Itu bisa dibuktikan dengan BAP dengan membuka plano saat itu lalu diperbaiki. “Itu sandaran kita,” ujarnya. KPU Sumenep telah menerima salinan berkas dari KPU Provinsi Jatim tentang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK) oleh PAN dan PKB. PHPU yang diajukan PAN, tercatat dengan pemohon Iskandar, caleg DPRD Sumenep nomor urut 7 daerah pemilihan (Dapil) V. Perolehan suara Iskandar hanya selisih 2 dengan caleg nomor urut 6 atas nama Ahmad yang ditetapkan sebagai caleg terpilih DPRD Sumenep Dapil V. Berdasarkan data yang dirilis KPU, dalam gugatannya, Iskandar sebagai pemohon menduga telah

terjadi penggelembungan suara terhadap Ahmad di TPS 2 Desa Bicabbi, Kecamatan Dungkek. Selain itu juga terjadi di TPS 3 dan TPS 7 Desa Dapenda, Kecamatan Batang-batang. Menurut pemohon, di TPS 2 Desa Bicabbi, Ahmad caleg PAN nomor urut 6, perolehan suara berdasarkan form C-1 (di KPPS) sebanyak 3 suara. Namun di form D-1 (di tingkat PPS) perolehan suara menjadi 6. Dengan demikian, diduga kuat ada penggelembungan 3 suara. Sedangkan di TPS 3 dan TPS 7, Desa Dapenda, Kecamatan Batang-batang, perolehan suara Ahmad berdasarkan form C-1 sebanyak 0 suara. Namun dalam form D-1, berubah menjadi 5 suara. Dengan demikian, terjadi penggelembungan 5 suara untuk Ahmad di dua TPS tersebut. Sebaliknya, untuk Iskandar caleg nomor urut 7 di TPS 3 memperoleh 1 suara. Sedangkan di TPS 7 memperoleh 4 suara. Sehinga berdasarkan form C-1, Iskandar memperoleh 5 suara. Namun di form D-1, perolehan suara Iskandar menjadi 0. Dengan

demikian telah terjadi pengurangan 5 suara milik Iskandar. Dari perhitungan tersebut, menurut pemohon, perolehan suara yang sebenarnya untuk caleg Ahmad berdasarkan form C-1 sebanyak 4.001 suara, dan perolehan suara Iskandar 4.009 suara. Namun dalam form DB-1 (rekap di KPU) tertulis perolehan suara Ahmad 4.006 suara dan Iskandar 4.004 suara. Sementara gugatan PHPU yang diajukan PKB Sumenep tercatat dengan pemohon Sukarnaedi, caleg DPRD Sumenep nomor urut 1 Dapil V yang mendapatkan total suara 4.406. Hanya selisih 1 suara dengan caleg nomor urut 7 atas nama Nayatullah Bin Superrang yang memperoleh 4.407 suara. Dalam gugatannya, pemohon mengajukan keberatan karena di TPS 8 Desa Batang-Batang Laok, Kecamatan Batang-Batang, disinyalir telah terjadi perubahan/pemindahan perolehan suara dari caleg nomor urut 6 atas nama Anwariyah ke caleg nomor urut 7 atas nama Nayatullah Bin Superrang.

Dalam gugatan pemohon disebutkan, perolehan suara Anwariyah di model C-1 sebanyak 17 suara, di D-1 tetap 17 suara, namun di form DA-1 berkurang menjadi 7 suara. Sedangkan perolehan Nayatullah Bin Superrang di form C-1 80 suara, di form D-1 tetap 80 suara, namun di form DA-1 menjadi 90 suara. Dengan demikian telah terjadi penggelembungan 10 suara dengan modus memindahkan perolehan suara Anwariyah ke Nayatullah Bin Superrang. Sehingga Nayatullah Bin Superrang memperoleh suara terbanyak dan ditetapkan sebagai caleg terpilih dari Dapil V. Komisioner KPU Sumenep Hidayat Andiyanto menjelaskan, pihaknya diberi kesempatan menyusun jawaban. Karena gugatannya sama, maka jawaban yang akan diberikan juga dijadikan sama. “Kedua partai itu mempersoalkan adanya selisih perolehan 1 suara tapi menentukan. Karena materi gugatannya sama, maka jawaban yang kami susun akan dijadikan satu,” terangnya. =ALI RIDHO/MK

KEKURANGAN TENAGA PENDIDIK

Pemkab Perlu Angkat Guru Kontrak SUMENEP – Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS), M Kamalil Ersyad meminta Pemerintah Kabupaten Sumenep tidak berpangku tangan untuk mengatasi kekurangan guru dari berbagai tingkatan yang mencapai 1.557 orang. Pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan rekrutmen CPNS. Untuk menyiasati kekurangan guru, kata Ersyad, pemkab perlu mengangkat guru kontrak daerah. “Jadi, untuk menyiasati kekurangan jumlah guru di sejumlah sekolah tersebut, sudah saatnya Pemkab mulai memikirkan untuk mengangkat guru kontrak daerah,” terangnya, Rabu (21/5). Mereka yang diangkat menjadi guru kontrak ini berasal dari guru komite setempat. Sementara pengangkatan bisa dilakukan langsung di tempat ketika kepala daerah sedang ada kegiatan di kecamatan-kecamatan. “Sistem pengangkatan tentunya diakomodasi penuh oleh komite atas masukan dari Dinas Pendidikan

Sistem pengangkatan tentunya diakomodasi penuh oleh komite atas masukan dari Dinas Pendidikan Sumenep,”

M Kamalil Ersyad Ketua DPKS

Sumenep,” jelasnya. Namun demikian, dalam hemat Ersyad, pengangkatan itu dilakukan secara bertahap agar proses belajar mengajar dapat berjalan efektif, sehingga upaya ini dapat mengatasi menumpuknya guru-guru berstatus PNS yang berada di kecamatan maupun di tingkat kabupaten. “Guru kontrak komite ini sangatlah penting sekali untuk menjawab kebutuhan akan minimnya tenaga pengajar, terutama di daerah-daerah terpencil,” terangnya. =SYAMSUNI/MK

Pengunjung mengamati foto yang dipamerankan saat acara pameran foto dan lomba foto tingkat pelajar SeTasikmalaya yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Jurnalistik Televisi Tasikmalaya (FKJTT), di Asia Plaza, Tasikmalaya, Jawa Barat. Pameran dan lomba foto yang diikuti 90 peserta dengan tema pendidikan tersebut untuk memperingati hari pendidikan agar para pelajar bisa memahami dan belajar arti sebuah foto jurnalistik.


KORAN MADURA

KAMIS 22 MEI 2014|NO. 0366|TAHUN III PROBOLINGGO F KORAN MADURA

Pamekasan

KAMIS 22 MEI 2014 NO. 0366 | TAHUN III

F

PENGGELAPAN MOTOR

Pemuda Berisiko Menanggung Hukum

BAP. Kaur Bin Ops, Satreskrim Polres Pamekasan Iptu Ichwan Rasyidi (kanan) dan Kanit Tipikor Moh Soleh menunjukkan berkas perkara tipikor raskin Bulangan Timur.

Zig-zag Berkas di Raskin Bultim Syarat Formal dan Material Sudah Tercukupi PAMEKASAN - Tim penyidik tindak pidana korupsi (tipikor) Satreskrim Polres Pamekasan sudah melengkapi berkas dugaan tipikor raskin di Desa Bulangan Timur, Kecamatan Pegantenan Pamekasan, sesuai petunjuk Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan. Berkas tersebut sudah dilimpahkan kembali ke Kejari untuk diteliti ulang sebelum dinyatakan P 21 atau lengkap. Semula, berkas perkara itu dinyatakan P 19 atau dikembalikan ke penyidik Polres setempat disertai petunjuk, pada 9 Mei 2014. Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Siti Maryatun, melalui Kaur Bin Ops Satreskrim, Iptu Ichwan Rasyidi mengatakan kekurangan syarat formal dan syarat material sesuai petunjuk Kejari Pamekasan sudah dilengkapi, sehingga dilimpahkan kembali. Penyidik menunggu penetapan status perkara apakah lang-

sung dinyatakan P 21 atau masih ada hal lain yang perlu dilengkapi. Kejari mempunyai waktu selama 14 hari untuk mengkaji ulang berkas perkara itu. Ia menjelaskan tim penyidik akan berupaya dengan maksimal agar kasus tersebut tidak melewati masa penahanan tersangka. Sebab jika melewati masa tersebut, tersangka yang kini ditahan di Mapolres setempat harus dilepas. “Masa penahanan masih tetap berjalan. Makanya tim penyidik berusaha semaksimal mungkin agar kasus ini cepat P21 dan cepat disidangkan, karena penahanannya akan berakhir hingga 9 Juni

nanti,” ungkapnya. Diberitkan sebelumnya, penyidik kembali memerikasa lima tersangka, yaitu Khairul Kalam, Musa Sahlan, Takdirul Amin, Hadi Murtopo, dan Hasan Syamsuri untuk melengkapi berkas tersebut. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap beberapa pihak terkait, seperti Kabag Kesra Pemkab Pamekasan dan Korlap Raskin Kecamatan setempat. Tak ketinggalan dari unsur Ikatan Kepala Desa (IKASA) Kecamatan Pegantenan, Sekretaris Desa (Sekdes) Bulngan Timur yang tidak lain adalah suami kepala desa di sana, dan pihak Bulog subdivre XII Madura juga dimintai keterangan oleh penyidik. Hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Timur dalam perkara ini, Negara dirugikan sebesar Rp 31,2 juta. =ALI SYAHRONI/UZI/RAH

PAMEKASAN - Imron, 22, warga Kelurahan Bugih, Kecamatan Pamekasan (kota), harus berurusan dengan kepolisian, karena menggelapkan motor temannya, Nur Iskandar, 41, warga Desa Nyalabuh Kecamatan Proppo. Modus penggelapan motor, yaitu dengan berpura-pura meminjam. Namun hingga beberapa hari, motor itu tidak dikembalikan kepada pemiliknya. Nur Iskandar beberapa kali meminta pelaku untuk mengembalikan motornya tapi tak dihiraukan. Karena merasa ditipu, ia akhirnya melapor ke Mapolres Pamekasan. Berbekal laporan itu Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pamekasan langsung melakukan upaya penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku di rumahnya. Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Siti Maryatun mengatakan perkara penggelapannya sudah lama. Pada Februari 2014 lalu pelaku meminjam motor milik korban dengan alasan mau bepergian ke suatu tempat. Tanpa menaruh curiga sedikit pun korban langsung menyerahkan motornya kerena pelaku adalah teman dekatnya. Saat meminjam motor itu, pelaku diduga sudah memiliki niat tidak baik. Sebab, motor tersebut langsung digadaikan seharga Rp 5 juta kepada Budi, warga Desa Proppo, Kecamatan Proppo. Budi saat ini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) klas II-A Pamekasan, karena terlibat dalam tindakan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti (BB) berupa

motor honda beat dengan nomor polisi (Nopol) M 4013 AY tahun 2011 warna putih sedang dalam pencarian polisi. Sebab, hingga kini polisi masih belum bisa mengendus keberadaan motor tersebut. “Tersangka kami tangkap di rumahnya tanpa melakukan perlawanan. Saat ini ia masih kami tahan di sel Mapolres Pamekasan, sambil kami mencari sepeda motor yang telah digadaikan oleh tersangka,” katanya.

Barang bukti (BB) berupa motor honda Beat dengan nomor polisi (Nopol) M 4013 AY tahun 2011 warna putih sedang dalam pencarian polisi. Sebab, hingga kini polisi masih belum bisa mengendus keberadaan motor tersebut. Maryatun menjelaskan pihaknya masih melakukan pengembangan kemungkinan pelaku berkaitan dengan kasus pidana lainnya, dengan meminta keterangan tersangka dan pihak lain. Pengembangan ini juga untuk mengetahui keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut. Akibat perbutannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 372 kitab undang-undang hukum pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal kurungan empat tahun penjara. =ALI SYAHRONI/UZI/RAH

DITAHAN. Imron (tengah) warga Jl Pintu Gerbang, Kelurahan Bugih, pelaku penggelapan motor.


Pamekasan

KORAN MADURA

KAMIS 22 MEI 2014 NO. 0366| TAHUN III

G

MPU Gelap Kian Pekat Jalan Tikus Turut Andil Menyelamatkan Sopir Nakal PAMEKASAN - Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Pamekasan, bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres setempat terus menggencarkan penertiban terhadap mobil penumpang umum (MPU) berpelat hitam (taksi gelap). Namun keberadaan taksi gelap masih tetap berkeliaran.

Terbukti, sejak dilakukan operasi bersama, baru dua unit MPU pelat hitam yang berhasil dikuningkan. Sedang sisanya masih berkeliaran dengan pelat hitam, karena selalu lolos dari operasi tersebut. Para sopir seringkali mengecoh petugas yang berjaga di Jl Kabupaten dengan melintasi jalur-jalur alternatif, seperti di Jl Brawijaya melalui Jl Segara Pamekasan. Kepala Dishubkominfo Kabupaten Pamekasan, Moh. Zakir mengatakan segala upaya telah dilakukan untuk menekan jumlah taksi gelap yang berkeliaran. Bahkan menempatkan petugas secara bergiliran di lokasi yang menjadi tempat mangkal taksi gelap. “Sejumlah petugas baik dari kepolisian maupun Dishub berjaga di Jl Kabupaten yang menjadi tempat taksi pelat hitam mencari penumpang. Selama 11 jam yang diatur tiga sift, dari pukul 06.00 sampai pukul 10.00, pukul 10.00 sampai pukul 14.00 dan pukul 14.00 sampai 17.00 sore,” katanya. Pada bulan Mei ini pihaknya bersama Satlantas Polres setempat menjadwalkan khusus untuk menertibkan taksi gelap yang selama ini berkeliaran di dalam kota Pamekasan. Zakir merinci,

Intinya selama tiga kali, maka secara paksa kami harus kandangkan. Baru kami lepas apabila sudah mengurus perizinan trayek ke Dishubkominfo dan

menguningkan pelat nomornya,” katanya. Sejak diadakannya penindakan dalam penertiban taksi gelap yang beroperasi di dalam kota

Pamekasan, Satlantas setempat telah berhasil mengkandang tiga unit mobil pelat hitam yang difungsikan sebagai MPU. =ALI SYAHRONI/UZI/RAH

dari tanggal 5 hingga 11 Mei lalu adalah waktu sosialisasi agar mobilnya dipelat kuningkan. Kemudian dari tanggal 12 sampai 31 Mei mendatang adalah waktu penindakan berupa tilang yang dilakukan oleh pihak kepolisian Sanlantas setempat. Dengan cara seperti itu dharapkan pemilik MPU segera beralih dari pelat hitam ke pelat kuning sehingga lebih aman dalam bekerja. “Kira-kira MPU berpelat hitam yang beroperasi di Pamekasan sekitar 45 unit. Tapi semuanya itu bukan mobil Pamekasan, tapi sebagian mobil dari Sumenep. Dan kami akan memberikan kemudahan surat rekomendasi untuk mengkuningkan mobilnya,” ungkapnya. Sebelumnya, Kapolres Pamekasan, AKBP Nanang Chadarusman, melalui Kasatlantas, AKP Bambang Soegiharto mengatakan tindakan tegas tidak hanya menilang MPU, tetapi juga akan mengkandangkannya, bagi MPU tetap membandel menggunakan mobil pribadi untuk mengangkut penumpang. “Misalkan setiap hari dalam operasi MPU itu kena tilang, terus kemudian besoknya kena tilang lagi pasti kami sita.

EKSEKUTOR NENEK

Gangguan Jiwa Ringan Tak Menghalangi Proses Hukum PAMEKASAN - Rudi Hermawan, 27, tersangka pelaku pembunuhan sadis dengan cara menggorok leher korbannya, ternyata waras. Hal ini diketahui dari kesimpulan tim dokter yang memeriksa kejiwaannya selama dua kali, yaitu di RS Bhayangkara Surabaya dan di RSJ Menur Surabaya. Kesimpulan ini diterima penyidik Satreskrim Polres Pamekasan kemarin (21/5), bersamaan dengan kepulangan Rudi dari RSJ Menur. Begitu tiba, Rudi langsung dijebloskan kembali ke

ruang tahanan Polres Pamekasan. Karena rudi dinyatakan waras, maka kasusnya langsung dilanjutkan oleh penyidik, setelah selama tiga minggu dihentikan. Menurut Kasubag Humas Polres Pamekasan AKP Siti Maryatun, yang didampingi KBO Satreskrim Iptu Ichwan Rasyadi, dengan hasil observasi kejiwaan tersangka Rudi dari tim dokter, maka tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Karena itu, ia akan dikenakan pasal 338 KUHP, sub pasal 351 KUHP, atas penganiayaan yang

menyebabkan hilangnya nyawa seseorang, dengan ancaman 15 tahun penjara. Selama satu pekan di RSJ Menur, tim dokter memeriksa seluruh kejiwaan lelaki lajang itu. Pemeriksaan meliputi pemeriksaan fisik, psikologis, laboratorium, dan pemeriksaan EEG. Dari rangkaian pemeriksaan itu, tim dokter dapat menyimpulkan tersangka Rudi Hermawan mengalami gangguan jiwa ringan. “Meski Rudi dinyatakan mengalami gangguan jiwa, tapi bukan gangguan jiwa berat. Karena itu

segala perbuatannya harus dipertanggungjawabkan,” tukas AKP Maryatun kemarin (21/5). Sebagaimana diberitakan, Rudi Hermawan, 27, warga Jl Trunojoyo Gang IV, telah membunuh neneknya sendiri Sutinah, 85, dengan cara menggorok lehernya hingga nyaris putus, pada awal April lalu. Beruntung aksi nekat dan sadis Rudi ini cepat diketahui warga, sehingga langsung ditangkap dan diserahkan ke aparat yang tiba di TKP beberapa saat setelah kejadian. Saat diperiksa pertama kali,

keterangan Rudi ini berubahubah. Seperti ketika ditanya nama, tanggal lahir, dan pekerjaannya. Selain itu, sikap Rudi di depan penyidik terlihat santai dan sering tertawa los, seperti lupa jika dirinya baru saja menyembelih neneknya. Dia juga terlihat tak ada beban, termasuk ketika diancam akan dihukum, Rudi terlihat tak masalah dan santai-santai saja. Karena itu, sebelum penyidik melanjutkan pemeriksaannya, Rudi terlebih dahulu diperiksa kejiwaannya. =SUKMA FIRDAUS/UZ/RAH


H

Pamekasan

KORAN MADURA

KAMIS 22 MEI 2014|NO. 0366|TAHUN III

Bau Kongkalikong di Kampus STAIN Mahasiswa Berencana Bawa Pimpinan Kampus ke BPK PAMEKASAN - Puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Pamekasan yang tergabung dalam Komunitas Mahasiswa Peduli Penindasan (KMPP) mengancam akan melaporkan Pimpinan STAIN Pamekasan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Timur. Ancaman itu disampaikan saat KMPP berunjukrasa di kampusnya Rabu, (21/05) mendesak transparansi penggunaan anggaran untuk fasilitas Kampus dan rehabilitasi Auditorium STAIN serta rehabilitasi ruang kuliah. Dalam aksinya itu para mahasiswa membawa poster yang bertuliskan kecaman terhadap pimpinan STAIN Pamekasan dan desakan agar transparan terhadap penggunaan anggaran.

Menurut para aktivis ini, ada anggaran yang tercantum dalam Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) STAIN 2013 untuk rehabilitasi Aula sebesar Rp 200 juta, tetapi dialihkan untuk rehabilitasi ruang kuliah. Padahal, biaya rehab ruang kuliah itu sudah ada anggaran tersendiri. Mereka juga mempersoalkan fasilitas kampus seperti AC, LCD Proyektor yang ada di beberapa

ruang kuliah dinilai tidak efektif dan kini banyak yang rusak. Koordinator Aksi, Musfiq menyatakan akan melapor ke BPK agar mengaudit penggunaan anggaran di kampusnya. Dengan demikian, dapat diketahui anggaran apa saja yang dialihkan. Menurutnya, pengalihan anggaran dari rehab aula ke ruang kuliah dinilai menyalahi aturan. Karena pengalihan anggaran itu akan memberikan peluang oknom-oknom tertentu untuk melakukan tindak pidana korupsi. Menanggapi hal itu Ketua I STAIN Pamekasan Moh Muhlis mempersilakan mahasiswa untuk melaporkan temuan itu ke BPK. Sebab pelaksanaan kegia-

tan tersebut sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia menilai mahasiswa tidak faham terhadap Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) nomor 32 tentang Tata Cara Revisi Anggaran Tahun 2013, juga tidak mengetahui mekanisme penganggaran di Dirjen Keuangan Kemenag RI. Muhlis membenarkan dalam DIPA terncantum anggaran rehabilitasi Auditorium STAIN Pamekasan senilai Rp 213.360.000. Namun karena anggaran tersebut dinilai terlalu kecil, pihaknya mengajukan revisi kegiatan untuk rehabilitasi ruang kuliah. Sehingga tertangga l 26 Juli 2013, terbitlah notifikasi revisi anggaran dari

UNRAS. Sejumlah mahasiswa STAIN melakukan aksi demostrasi di kampusnya menuntut transparansi penggunaan anggaran.

Dirjen Anggaran Kemenag RI, yang turun ke Kanwil Kemenag Jawa Timur dan ditembuskan ke STAIN Pamekasan. Dari landasan itulah, pekerjaan rehabilitasi ruang kuliah dilaksanakan secara kontraktual. “Kami tidak berani mengerjakan proyek sebesar itu tanpa keluar notifikasi revisi anggaran dari Dirjen Anggaran Kemenag RI, dan anggaran itu secara otomatis ditangguhkan,� kata Muhlis. Ia menambahkan seluruh program yang ada selama tahun 2013 sudah diaudit oleh BPK dan Inspektorat dari Kemenag RI dan semua pekerjaan sudah dinyatakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. =FAKIH AMYAL/UZI/RAH


Pamekasan

KORAN MADURA

KAMIS 22 MEI 2014 NO. 0366| TAHUN III

I

KRITERIA KELULUSAN

Ada Sanksi Penangguhan Kelulusan bagi Siswa Berkonvoi

PANEN BIBIT TEMBAKAU. Petani memanen bibit tembakau jenis rajang di Desa Tobungan, Pademawu, Pamekasan, Jatim, Rabu (21/5). Memasuki musim tanam tembakau tahun ini, harga bibit dijual dengan harga Rp 10.000 - Rp 12.500 per 1000 batang.

Kinerja Timsel Under Cover Nama-nama yang Lolos 10 Besar Beraroma Kepentingan PAMEKASAN - Pengumuman 10 besar nama yang lolos sebagai calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan, melalui telepon, menuai protes dari berbagai kalangan, termasuk peserta seleksi. Proses seleksi dinilai tidak transparan dan nama-nama yang lolos dinilai sarat kepentingan politis. Menurut Alfia Nuris, salah satu peserta seleksi calon anggota KPU Pamekasan, tim seleksi (Timsel) tidak memiliki barometer yang jelas dalam menentukan peserta yang dinyatakan lolos. Barometernya hanya ujian tulis dan wawancara. Setelah itu diumumkan 20 besar dan 10 besar. “Saya menilai Timsel tidak transparan. Bahkan pengumuman nama yang lolos tidak disertai dengan nilai hasil tes tulis dan tes wawancara,” katanya. Mantan anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Pamekasan ini menambahkan, kapasitas dan kapabilitas nama-nama yang lolos 10 besar dinilai masih jauh di bawah beberapa peserta yang tidak lolos. Nuris mencontohkan nama Achmad Mukhlisin yang juga mantan pengacara Bupati Pamekasan, Agus Kasiyanto anggota KPU Pamekasan saat ini dan juga kandidat doktor ilmu hukum, justru tidak lolos. “Antara yang tidak lolos dengan yang lolos bisa diadu keilmuannya secara terbuka. Ini un-

tuk membuktikan kemampuan dan kapasitas calon anggota KPU ke depan,” tandasnya. Hal senada diungkapkan Direktur Eksekutif Raden Mas Celleng Institute (RMCI), Wazirul Jihad. Ia menilai Timsel Komisioner KPU Pamekasan tidak transparan dan tidak profesional dalam melakukan setiap tahapan. Bahkan dalam pengumuman 10 besar tidak ada skor dari hasil tes yang telah dilalui oleh peserta. Wazir mengatakan berdasarkan kajian dan laporan dari masyarakat, banyak kejanggalan yang terjadi dalam tahapan seleksi yang dilakukan oleh Timsel. Diantaranya Timsel terksesan tertutup dan menunda pengumuman 10 besar yang lolos, hingga menjelang pergantian hari, yakni sekitar pukul 23.30 wib. Mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu juga mengatakan dalam pengumuman 10 nama yang dinyatakan lolos, tidak dicantumkan berapa nilai dan skor masing-

masing peserta. “Lalu apa barometer Timsel dalam menentukan kelulusan setiap peserta yang ikut dalam seleksi tersebut, kami membutuhkan informasi itu, sehingga tidak terjadi penafsiranpenafsiran di tengah-tengah masyarakat luas,” katanya. Kata dia, Timsel telah mengabaikan prinsip transparansi dalam melakukan setiap tahapan seleksi, sehingga pihaknya akan meminta penjelasan terhadap setiap tahapan yang telah dilakukan. Menanggapi hal itu, ketua Timsel KPU Pamekasan, Zainullah mengatakan pihaknya telah melakukan setiap tahapan sesuai dengan perundang-undangan dan ketentuan yang dibuat oleh KPU. “Transparansi yang seperti apa yang diinginkan oleh mereka, sebab kami telah bekerja dan melakukan setiap tahapan sesuai dengan perundang-undangan dan ketentuan yang dibuat oleh KPU, dan kami mempertanggungjawabkannya ke KPU Provinsi,” katanya. Pengumuman yang dilakukan hingga malam hari, kata Zainullah, karena ada beberapa anggota Timsel yang sakit sehingga pleno tidak bisa digelar pada Senin (19/5) pagi, dan harus ditunda pada Senin (19/5) malam hari dan langsung mengumumkan namanama yang lolos 10 besar. =SUKMA FIRDAUS/UZI/RAH

PAMEKASAN - Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan meminta Dinas Pendidikan (Disdik) setempat meninjau ulang penangguhan kelulusan bagi siswa yang berkonvoi saat pengumuman kelulusan. Ketua Komisi D DPRD Pamekasan, Andi Suparto menyatakan Disdik atau pihak sekolah tidak bisa menangguhkan kelulusan peserta UN yang sudah diumumkan kelulusannya hanya karena ikut konvoi. Sebab, ketika sudah diumumkan lulus, otomatis peserta itu sudah memenuhi kriteria penilaian meliputi nilai UN, ujian sekolah, dan lulus berakhlaq mulia. Menurutnya, pihak sekolah bisa digugat apabila menangguhkan kelulusan siswa. Ia menyarankan siswa yang merayakan kelulusan dengan konvoi agar diberi sanksi lain yang bisa memberi efek jera. Sanksi penahanan ijazah juga dinilai tidak baik bagi keberlangsungan pendidikan siswa. Sebab, sanksi semacam itu dapat menghambat kelanjutan pendidikan siswa yang hendak melanjutkan ke jenjang lebih tinggi. “Kasihan dia sekolah 3 tahun, ijazahnya harus ditahan gara-gara konvoi,” katanya. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan, Yusuf Suhartono melalui Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Disdik, Moh Tarsun sudah meminta kepala sekolah untuk menangguhkan kelulusan siswa yang berkonvoi. Karena hal itu sudah melanggar kriteria kelulusan, yakni harus memiliki akhlaq yang mulia. Menurutnya, jauh hari sebelum pengumuman kelulusan Disdik sudah mengumpulkan kepala sekolah dan wali murid agar melarang siswa berkonvoi dan corat-coret baju. Ia meminta agar diarahkan terhadap kegiatan yang positif, misalnya memberikan baju ke adik kelas yang kurang mampu dan melaksanakan kegiatan istigasah sebagai wujud rasa syukur. Dalam kelulusan tingkat SMP/sederajat nanti, pihaknya akan meningkatkan pengawasan terhadap siswa yang merayakan kelulusan. Sehingga tidak ada lagi siswa SMP yang berkonvoi. Sistem kelulusan SMP ini, tidak jauh berbeda dengan SMA, menggunakan pengumuman tertutup. Peserta yang dinyatakan tidak lulus akan mendapat surat keterangan tidak lulus. Surat tersebut akan diberikan kepada orang tuanya, mengantisipasi agar siswa yang tidak lulus tidak panik. Pengumuman kelulusan UN SMP/sederajat akan dilaksanakan pada 3 Juni 2014, serentak di seluruh Indonesia. =FAKIH AMYAL/UZI/RAH

PEJABAT NEGARA

PNS Mengabdi Setengah Hati PAMEKASAN - Komunitas Parlemen Jalanan Mahasiswa (Kopajaa) menemukan sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) berbelanja saat jam kerja efektif di Pasar Kolpajung Pamekasan. Bukti PNS yang berkeliaran saat jam efektif itu diberikan kepada BKD dan meminta untuk ditelusuri. Ketua Kopajaa, I’am Kholil mengaku sering memergoki PNS yang berbelanja di jam efektif Kantor. Padahal mereka bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat, yang menerima gaji dari negara, atas pajak yang diberikan masyarakat. Lebih lanjut diterangkan, seharusnya instansi yang berwenang tidak menunggu laporan untuk melakukan sidak di

jam efektif kantor. Karena jika dibiarkan pasti mengganggu terhadap pelayanan kepada masyarakat di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Sanksi yang diberlakukan kepada PNS yang nakal itu, juga harus disesuaikan dengan pelanggaran yang dilakukan PNS tersebut. Sehingga ada efek jera yang ditimbulkan atas tindakan PNS tersebut. Menanggapi hal itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pamekasan Lukman Hedy Mahdiya berjanji akan menindaklanjuti laporan mahasiswa tersebut. Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Pamekasan dan Inspektorat, secepatnya. =FAKIH AMYAL/UZI/RAH


Sumenep KORAN J KORAN MADURA

Sampang

KAMIS 22 MEI 2014 No. 0366 | TAHUN III

KAMIS 22 MEI 2014 | No. 0366 | TAHUN III

MADURA

J

KPU Buka Kotak Suara SAMPANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang membuka kotak suara untuk mengambil formulir C-1 beserta plano dan D-1 beserta plano, Rabu (21/5). Hal itu menyusul gugatan lima partai politik peserta pemilu di Kota Bahari kepada Mahkamah Konstitusi (MK). Lima partai politik yang melayangkan gugatan ke MK, di antaranya Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Selain dari lima parpol itu, dua calon DPD yakni Dewi Astuti dan Agus Patminto, warga Kota Surabaya, juga melakukan gugatan kepada MK untuk mengecek validitas model C-1 dan D-1, terutama yang terdapat di Kecamatan Tambelangan dan Kecamatan Kedungudung. Pembukaan kotak suara yang disaksikan saksi partai politik, KPU, Panwas, Polres, Kejari, serta Dandim 0828 Sampang, berdasarkan surat rekomendasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Lan-

taran, pelaksanaan pemilihan legislatif (pileg) Rabu 9 April lalu ditengarai terjadi pelanggaran. Komisioner KPU Sampang Miftahur Rozaq mengatakan, proses pembukaan kotak suara untuk menunjukkan formulir C-1 dan D-1 beserta plano tersebut setelah adanya gugatan dari partai politik dan dua calon anggota DPD ke Mahkamah Konstitusi. “Ada gugatan dari dua calon DPD. Yang dipermasalahkan di Kecamatan Kedungdung dan Tambelangan. Untuk DPRD kabupaten yang didugat ke MK adalah dari partai Nasdem di Dapil 2 yang meliputi Kedungdung, Tambelangan, Jrengik, dan Sreseh,” ucapnya. PPP menggungat perolehan suara di Dapil 3, khususnya di Kecamatan Banyuates dan Kecama-

KOMISIONER KPU Sampang Miftahur Rozaq (empat dari kanan) dan Ketua Panwaslu Addy Imansyah (berkacamata) didampingi sejumlah saksi parpol usai mengambil dokumen di dalam kotak suara pemilu di kantor KPU setempat, Rabu (21/5). tan Ketapang. “Untuk gugatan di tingkat DPR RI dilakukan Partai Demokrat karena selama pileg di Sampang ditengarai tidak sesuai aturan dan terjadi secara sitematis,” jelasnya. Terpisah, Addy Imasnyah,

Ketua Panwaslu Sampang, menuturkan, pihaknya hanya melakukan pengawalan dan mengawasi proses pembukaan dokumen yang dilakukan di gedung KPU Jalan Makboel Kelurahan Polagan Kec/ Kota. Dokumen itu dibutuhkan

sebagai bahan keterangan di MK. “Kita hanya lakukan pengawalan agar bisa memenuhi keinginan terlapor untuk menunjukan dokumen yang ada, dimana nantinya bisa sebagai bahan keterangan di MK,” tuturnya. =RYAN HARIYANTO/MK

EUFORIA UN

Dewan Pendidikan-Komisi D Sayangkan Aksi Corat-coret Baju SAMPANG- Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang, Ali Daud Bay sangat menyayangkan tindakan siswa-siswi yang melakukan aksi konvoi dan corat-coret tersebut. Pihaknya menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan aksi yang seharusnya tidak perlu dilakukan sebab aksi tersebut tidak ada manfaaatnya. Para siswa hendaknya juga diarahkan kepada perilaku yang bersifat positif agar supaya budaya seperti tidak dijadikan sebuah tradisi tahunan. “Hal tersebut hendaknya dihindarkan dari kalangan siswa supaya kelak siswa masa kini menjadi siswa yang berkarakter positif, tanpa harus menampakkan karakter yang jelek seperti itu. dan alangkah baiknya para siswa digiring kepada perilaku positif seperti melakukan sumbangan untuk menginfakan kepada masyarakat yang tidak mampu,” sarannya, Rabu (21/5). Sementara Ketua Komisi D DPRD Sampang, Amin Arif Tirtana mengaku akan berusaha maksimal dan tetap mengkoordi-

nasikan kepada Dinas Pendidikan setempat dan lembaga-lembaga pendidikan dalam menyikapi dalam mengantisipasi kepada siswa yang melakukan aksi konvoi dan corat-coret. Akan tetapi dalam mengantisipasi maraknya aksi corat-coret kami menghimbau kepada semua kalangan baik

orang tua maupun masyarakat untuk menuntun dan memeberikan saran kepada para siswa supaya hal tersebut terhindarkan. “Kegembiraan siswa seperti itu sebenarnya sangat sulit untuk dihindarkan. Meskipun nanti pada saat pelulusan orang tua ikut dilibatkan, sebab biasanya

para siswa mempunyai acara tersendiri untuk melakukan aksi tersebut. padahal langkah baiknya wujud kegembiraan tersebut disalurkan dalam bentuk tasyakkur kepada yang tuhan yang kuasa sehingga nantinya dapat mengurangi aksi itu,” ungkapnya. Seperti diberitakan, meskipun

MASIH. Aksi Konvoi dan Coratcoret Siswa Gabungan SMA dan SMK di Jl Samsul Arifin Kota Sampang, Selasa (20/5).

mohammad muhlis/ koran madura

sebelumnya sudah ada himbauan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang terkait larangan siswa melakukan aksi konvoi dan coratcoret. Namun ketika kelulusan sudah diumumkan para siswa tingkat SMA dan Sederajat tetap tidak menghiraukan dan tetaplah seperti biasanya yaitu siswa tetap mokong melakukan aksi tersebut sebagai bentuk kegembiraannya. Sebagaimana yang telah diungkapkan salah satu siswa yang ikut corat-coret kemarin (20/5). H (18) mengaku bahwa aksi yang dilakukannya murni hanya untuk melampiaskan kegembiraannya setelah tiga tahun mengenyam pendidikan di ruang kelas. Dan aksi ini hanya sebagai kenang-kenangan dan tidak untuk melakukan tindakan yang anarkis yang mengarah pada kenakalan remaja seperti melakukan tindak kriminal, minum-minuman keras dan lainnya. ”Kita ini murni hanya melampiaskan kegembiraan saja tanpa melakukan tindakan yang mengarah pada kriminal,” ungkapnya. =MOHAMMAD MUHLIS/LUM


Sampang

KORAN MADURA

KAMIS 22 MEI 2014 | No. 0366 | TAHUN III

K

Wisata Pemandian

Sumber Otok Tak Terawat SAMPANG- Tempat pemandian Sumber Otok yang berada di Dusun Rabeh Jati, Desa Taddan, Kecamatan Camplong terlihat sepi pengunjung. Pemandian sumber mata air mumi ini memang kerap menjadi tempat wisata alternatif, terutama pada hari libur. Namun sayang, meski tiap tahun mendapat dana perbaikan dari pemerintah, pemandian tersebut terlihat tidak terawat dengan baik. Padahal pemandian tersebut merupakan salah satu pariwisata milik pemerintah. Buradi, aktivis mahasiswa Sampang mengungkapkan bahwa hampir seluruh fasilitas di pemandian Sumber Otok berkarat dan rusak. Akses jalan menuju Sumber Otok layaknya jalan di pedesaan. Banyak lubang sehingga akan sangat kesulitan apabila berpapasan mobil di jalan tersebut. Tidak hanya itu, tembok yang mengelilingi Sumber Otok juga berlumut. “Pariwisata pemandian tersebut sangat disayangkan sebab

kondisinya tidak terawat dengan baik. Coba dirawat dan fasilitas penunjang lainnya dipenuhi, akan lebih banyak pengunjung yang datang ke sana. Padahal tempat pariwisata pemandian tersebut berpotensi untuk peningkatan PAD Kabupaten Sampang. Begitu miris jika melihat kondisi tersebut sebab dana peningkatan sarana dan prasarana pariwisata sudah dianggarkan sebesar Rp 527 juta, kenapa masih ditelantarkan?” ungkapnya dengan nada tanya, Rabu (21/5). Solehuddin, penjaga kolam renang sumber otok yang sudah sembilan belas tahun mengelola juga mengeluhkan dengan adanya fasilitas yang tak kunjung dibenahi. Dirinya juga mengaku sering dikomplain oleh pengunjung karena wahana yang disediakan sudah banyak yang tidak layak pakai. Selain itu, tempat pemandian tersebut tidak disediakan pintu pagar serta untuk ruang karcisnya juga tak bisa difungsikan. Bahkan dirinya juga mengaku

bahwa untuk pengecetan pagar hampir sudah tiga tahun tidak ada pembaharuan padahal untuk pengecetan kaprahnya itu selama setahun diperbaharui. “Kami sudah merawat tempat

RUSAK. Wahana Pemandian Sumber Otok di Desa Taddan Banyak Yang Rusak, Rabu (21/5).

UJIAN SEKOLAH

Sampang dalam Pantauan Dinas Pendidikan Jawa Timur SAMPANG - Kepala Dinas Pendidikan Jatim Harun beserta rombongan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Rabu (21/5) sekitar pukul 08.00 Wib, memantau pelaksanaan Ujian Sekolah Bertaraf Nasional (USBN) di tiga sekolah dasar di wilayah Kec/Kota Sampang. Sekolah yang dikunjungi di antaranya, SDN Gunung Sekar 1 Jalan Wijaya Kusuma Kelurahan Gunung Sekar, Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Kelurahan Dalpenang, dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Negeri Kelurahan Gunung Maddah Kec/Kota. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Harun mengatakan, kedatangannya untuk memantau US di sejumlah sekolah apakah soal ujian sudah sesuai standar. “Kunjugan hari terakhir ujian nasional tingkat SD dan MI, pertama yang saya tanyakan masalah soal ujian (apakah) sesuai standar apa tidak, dan (kedua) pengawasan,” ucapnya. Hasil pantauannya, Kabupaten Sampang dalam prosedur pelaksanaan ujian sudah sesuai dengan Standard Operating Procedures (SOP) Disidik Jatim. Hal ini akan menjadi evaluasi untuk

dilaporkan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Harun menjelaskan, sebelum melakukan kunjungan ke Sampang, dirinya memantau pelaksanaan ujian sekolah di wilayah Surabaya, dan ada beberapa siswa yang tidak mengikuti ujian. Untuk siswa yang tidak hadir pada pelaksanaan ujian bisa mengikuti ujian susulan. “Kalau ada siswa SD yang tidak hadir mengikuti US bisa

ini tapi wahana yang disediakan sudah banyak berkarat dan juga banyak yang rusak. Seperti wahana permainan di taman, payung tempat berteduh sudah berkarat dan protol, bahkan wahana

mengikuti susulan dan tidak perlu diragukan. Biasanya tidak hadir hanya karena sakit. Dan pelaksanaan ujian di Sampang sudah sesuai SOP,” imbuhnya. Pelaksanaan US yang digelar sejak 19 hingga 21 Mei 2014 dengan diikuti sebanyak 13.134 peserta dari SD dan 6.989 peserta dari madrasah ibtidaiyah. Sedangkan jumlah penyelenggara ujian untuk SD sebanyak 552 dan MI sebanyak 478. =RYAN HARIYANTO/MK

KEPALA Dinas Pendidikan Jawa Timur Harun saat memantau Ujian Sekolah Bertaraf Nasional di sebuah sekolah dasar di Kabupaten Sampang, Rabu (21/5).

tempat meluncurnya juga pecah. Sedangkan untuk hasil karcisnya hanya cukup biaya pemeliharan yang ringan saja. Kemarin juga ada pengunjung yang mengeluh terhadap wahana dan fasilitas disini,” ungkapnya sambil menunjukkan wahana yang rusak. Sementara itu, Kabid Pariwisata Dinas Budaya, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sampang, Mahtum saat di konfirmasi ke kantornya tidak ada di meja kerjanya. Namun Abd. Basith, salah satu staf pariwisata menjelaskan bahwa untuk pengembangan pariwisata pemandian Sumber Otok tersebut masih terkendala oleh sertifikasi tanah yang sebagian masih belum sepenuhnya milik pemerintah. “Yang tahu persis itu Pak Mahtum, sebab pak kabid dan Pak Rohim yang turun langsung ke lapangan. Sedangkan untuk masalah sarana yang berhak memberikan jawaban itu juga pak kabid. Besok pak kabid datang dari acara di Malang,” jelasnya. =MOHAMMAD MUHLIS/LUM

BUMD TANPA AKTIFITAS

Komisi B: Apotek Trunojoyo Perlu Direlokasi SAMPANG- Sejumlah badan usaha milik daerah (BUMD) di Kabupaten Sampang disinyalir pengelolaannya tidak berjalan mulus. Salah satu BUMD tersebut yaitu Apotek Trunojoyo yang berada di Jl Wahid Hasyim yang perkembangannya begitu lamban sehingga sampai saat ini apotek tersebut terlihat sepi. Hal tersebut tampak pintu yang tertutup rapatrapat dan sepinya aktivitas yang ada di apotek tersebut. Pantauan Koran Madura, keberadaan apotek tersebut tidak terjangkau oleh konsumen. Sebab, lokasi yang umumnya paling banyak dipenuhi pelanggan yaitu lokasi yang mudah dijangkau oleh kalangan terutama berada di dekat rumah sakit. Sehingga persoalan ini menjadi perhatian masyarakat dan kalangan dewan, sebab keberadaan apotek selain dinilai tidak produktif, juga tidak strategis, sehingga desakan relokasi apotek mulai bermunculan. Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Sampang, Ach. Zahri menjelaskan bahwa persoalan ini ternyata sebelumnya sudah menjadi kajian dari Komisi B. Selama ini apotek trunojoyo dinilai lamban dalam pengelolaannya, bahkan

saat ini lokasinya juga dianggap kurang stategis lagi. Dirinya meminta agar apotek tersebut segera dipindah, karena kondisinya sudah tidak strategis lagi. “Jika dilihat dari segi lokasi, apotek sudah seharusnya dipindah, karena keberadaanya sangat jauh dari rumah sakit, sehingga berdampak pada daya minat pembeli. Dan untuk saat ini masyarakat lebih beralih kepada apotek swasta yang lokasinya berdekatan dengan rumah sakit,” jelasnya. Dirinya juga meminta ada perubahan sistem pengelolaan, sebab selama ini Apotek Trunojoyo kalah bersaing dengan apotek swasta. Dia juga meminta kepada pemkab, agar persoalaan ini ditindak lanjuti dengan serius, sehingga apotek yang awalnya diharapkan bisa membantu masyarakat dalam segi pelayanan kesehatan dan juga sebagai penyumbang PAD. “Kami rasa jika nantinya apotek trunojoyo direlokasi ketempat yang berdekatan dengan rumah sakit, tentu ada peningkatan dari segi pemasukan. Apalagi apotek Trunojoyo pada tahun 2007 sudah mendapat suntikan dana sekitar Rp 400 juta,” terangnya. =MOHAMMAD MUHLIS/LUM


L

Lintas Madura

KORAN MADURA

KAMIS 22 MEI 2014 | No. 0366 | TAHUN III

CORAT-CORET BAJU. Siswa-siswi SMA/ SMK ini melakukan aksi corat-coret baju untuk meluapkan kegembiraannya usai pengumuman kelulusan Ujian Nasional (UN) 2014

Asta Jokotole Mulai Terlupakan SUMENEP - Objek wisata religi Asta Jokotole mulai terlupakan. Belakangan ini, tak banyak wisatawan yang mengunjungi tempat wisata religi yang menyimpan sejuta makna dan sejarah itu. Pengunjung mengaku enggan untuk mendatanginya karena infrastruktur jalan menuju objek wisata tersebut rusak. Marhum, warga setempat, menuturkan, sudah beberapa bulan ini asta yang terletak di Desa Sa’asa Kecamatan Manding itu sepi. Tak seperti dulu yang biasanya setiap hari Jum’at banyak orang berkunjung. “Biasanya setiap hari Jumat banyak peziarah (datang) berkunjung ke sini. Bahkan tiap hari kadang ada. Namun, beberapa bulan ini mulai menyusut,” ucapnya, Rabu (21/5) kepada Koran Madura. Menurutnya, beberapa waktu lalu, pengunjung dari Bangkalan bertandang ke Asta Jokotole. “Setelah sampai di sini, peziaarah itu bercerita kalau jalannya rusak, bahkan sempat hendak muter balik untuk kembali melihat akses jalan tidak hanya berlubang, tetapi mengalami rusak parah. Makanya, saya kita

tidak hanya gara-gara jauh, tetapi mungkin karena akses jalan,” terang bapak dua anak tersebut. Pantauan Koran Madura, akses jalan yang mengalami kerusakan bukan hanya 100 atau 500 meter, tetapi dari awal masuk hingga ke tempat lokasi Asta Jokotole jalan mengalami kerusakan. Bahkan sangat sulit untuk dilewati kendaraan. “Dan beberapa hari yang lalu, jalan rusak itu memakan korban. Ada banyak pengendara pengunjung terperosok hingga kakinya patah,” sambung Asy’ari, warga lainnya. Jalan itu memang sudah lama belum mendapat jatah perbaikan. “Kira-kira sudah satu tahun lebih, jalan yang rusak ini belum ada perbaikan pak, dan kini tambah rusak, apalagi saat hujan deras yang kemarin, kian membuat

jalan rusak para,” pungkasnya. Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep Edi Rasiadi menjelaskan, pihaknya sudah melakukan inventarisir terhadap jalan dan jembatan yang rusak. “Kerusakan jalan khususnya poros desa itu tersebar di beberapa titik meliputi Kecamatan Gapura, Kalianger, Kota, Manding, BatangBatang dan termasuk Pasongsongan dan Dungkek,” sebutnya. Edi mengaku sudah membuat rencana. Ia merencanakan, perbaikan jalan itu baru bisa dilakukan setelah musim hujan dinyatakan berakhir. “Itupun tidak keseluruhan, melainkan secara bertahap sesuai kekuatan APBD 2014,” jelasnya Karena menurut Mantan PU Pengairan itu, perbaikan jalan rusak itu pada sejatinya belum dianggarkan di APBD, termasuk jembatan rusak seperti di Gapura, Batang-Batang, dan Manding, sehingga perlu diusulkan di Perubahan APBD 2014 “Untuk sementara, jembatan rusak itu bisa melalui dana tanggap darurat di BPBD walaupun hanya jembatan alternatif yang terbuat dari bambu,” tambahnya. =SYAMSUNI /MK

KASEK BOCORKAN KUNCI JAWABAN

Disdik Jatim Tunggu Hasil Penyidikan Polisi Sampang - Dinas Pendidikan Jawa Timur masih menunggu hasil penyidikan polisi terkait bocornya kunci jawaban soal ujian nasional yang dilakukan salah seorang oknum kepala sekolah di Sampang. “Kita tunggu dulu polisi melaksanakan tugasnya. Kasus tersebut saat ini sedang disidik Polda Jatim,” kata Kepala Disdik Jatim Dr Harun saat memantau pelaksaan ujian akhir sekolah di sejumlah sekolah dasar (SD) di Sampang, Rabu (21/5). Kadisdik Jatim Harun mengemukakan hal ini menanggapi adanya salah seorang kepala SMP Negeri di Kabupaten Sampang yang tertangkap tangan petugas membocorkan kunci jawaban soal kepada para siswanya saat pelaksanaan UN. Kasus bocornya kunci jawaban soal itu selanjutnya ditangani langsung oleh Polda Jatim, bahkan kini tim penyidik Polda telah memeriksa sejumlah saksi yang juga diduga terlibat dalam kasus itu. “Sanksi internal itu pasti ada, tapi tunggu dulu proses di kepolisian,” katanya menambahkan. Kepala Disdik Jatim Dr Harun meninjau pelaksanaan UAS

di tiga sekolah di Kabupaten Sampang, yakni di SD Negeri I Kelurahan Gunung Sekar, SDLB Kelurahan Dalpenang, dan Madrasan Ibtidaiyah Negeri (MIN) Gunung Maddah, Kecamatan Kota, Sampang. Dalam kunjungannya itu, Kadisdik Jatim, didampingi Wakil Bupati Sampang Fadilah Budiono, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Achmad Mudjalli, dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Sampang Heri Purnomo. Usai melakukan kunjungan ke sejumlah lembaga pendidikan itu, Harun menyatakan, pelaksanaan UAS sudah sesuai dengan ketentuan, yakni telah memenuhi standar operasional prosedural (SOP) yang telah ditetapkan. “Kalaupun ada yang tidak bisa mengikuti UAS, semisal karena sakit, mereka bisa mengikuti ujian susulan nantinya,” kata Harun. Di Kabupaten Sampang, jumlah siswa SD/MI peserta UAS sebanyak 20.123 orang siswa, dengan perincian, siswa SD sebanyak 13.134 orang, sedangkan sisanya sebanyak 6.989 orang merupakan siswa MI. =ABDUL AZIZ/ANT


KORAN Bangkalan MADURA

Laporan Khusus

Bangkalan M M

KORAN MADURA KAMIS 22 MEI 2014

KAMIS 22 MEI 2014||TAHUN No. 0366 |IIITAHUN III No. 0366

Dari Jogja, Mitos Bupati Sumenep 2015 Menganga Pemilihan Bupati Sumenep 2015 – 2010 memang masih akan berlangsung tahun depan. Tetapi gemanya, mulai menggema tidak saja dari Sumenep. Tetapi, dialog tentang Sumenep 2015 ini juga menjadi perhatian anak-anak muda Sumenep, di Jogjakarta. Mereka yang tergabung dari KMSY (Keluarga Mahasiswa Sumenep Yogyakarta) menorehkan rasa keperihatinan yang dalam karena metamorfosa Sumenep serupa dengan perkembangbiakan yang terjadi dalam asbak. Suatu malam, di alun-alun selatan Ngajogjakarta Hadiningrat, pendiri KMSY (Anwar Anggasoeta) menyampaikan rasa simpati terhadap perkembangan Sumenep. Ditemani teh poci dan jadah bakar, malam itu menyengat aroma dupa. Permainan yang terkenal di alunalun kidul Jogjakarata adalah berjalan melewati dua pohon beringin dengan keadaan mata tertutup. Sesuai mitos, siapa yang lolos atau bisa melewati tengah-tengah antara dua pohon beringin besar itu, pertanda orang itu jujur dan akan terkabul cita-citanya. Permainan yang banyak diminati pengunjung, yang kadang bisa bikin

gelak tawa karena jarang sekali orang yang bisa lolos melewati tengah-tengah ke dua pohon tersebut. Tak terbayangkan bila para kandidat calon bupati Sumenep 2015 mencoba menjajal mitos ini. Versi Aristoteles, politik merupakan cerminan sikap solidaritas yang membuat orang mau berkumpul dan hidup bersama. Bidikan zoon politikon adalah kebahagiaan kolektif. Begitu mulianya politik itu sampai-sampai Aristoteles dalam kekagumannya mengatakan bahwa politik adalah seni tertinggi untuk menggapai kebaikan bersama sebagai sebuah negara (comoon and highest good). Semua ilmu lain mengabdi dan dikondisikan oleh ilmu politik. Semua ilmu lain bisa bergerak dan bertumbuh kalau ilmu politik bekerja secara maksimal. Politik sebenarnya terletak pada keberpihakannya bagi rakyat. Tokoh Nelson Mandela telah menjadi ikon bukan hanya untuk rakyat Afrika Selatan, tetapi juga untuk semua orang yang merindukan figur seorang pemimpin yang berpihak pada rakyat. Ia telah mendapat tempat di hati rakyat Afrika Sela-

tan. Sepanjang pemerintahannya, ia tunduk pada kepentingan rakyat demi menjunjung tinggi semangat demokrasi yang menjadi simpul dari pencapaian kesejahteraan. Demikian pun Presiden Bolivia, Evo Morales, yang memahami politik sebagai ilmu melayani rakyat dan bukan hidup dari rakyat. Di republik ini, Indonesia, Bung Hatta telah menjadi inspirasi bagi para politisi yang mau berpihak pada rakyat, bukan pada diri, kelompok atau golongan tertentu saja. Komitmennya untuk menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi

Sama atau Orang yang Berbeda

Anwar Anggasoeta Pendiri KSMY

yang mengutamakan rakyat menjadikannya sebagai pemimpin dan pahlawan yang besar dalam sejarah Indonesia. Ia mundur dari wakil presiden ketika ia merasa bahwa posisi itu tidak membuatnya mampu menyuarakan dan memperjuangkan kepentingan rakyat. Bung Hatta telah mewariskan kemuliaan politik dalam memperjuangkan kesejahteraan kolektif. Baik Nelson Mandela, Evo Morales maupun Bung Hatta adalah figur pemimpin yang tahu diri. Mereka tahu bahwa posisi yang dimiliki bukanlah sebuah kesem-

patan untuk menggapai cita-cita dan ambisi pribadi. Mereka adalah pemimpin yang punya prinsip, yang teguh memperjuangkan kepentingan rakyat. Politik bagi mereka adalah melayani rakyat. Rakyat adalah kata kunci dalam politik itu sendiri. Mereka telah membuktikan bahwa mitos politik yang demikian itu naïf dan mudah difalsifikasi. Mereka telah memasung mitos politik itu. Lalu, sanggupkah bersama-sama memasung mitos durhaka ini dalam penentuan pemimpin Sumenep 2015 mendatang? = ABE

Meski masih tinggal satu tahun lagi, tetapi anak-anak muda, mahasiswa di Jogjakarta, juga membincang soal pilkada Sumenep 2015. Di kota budaya ini, mahasiswa asal Sumenep menimangnimang kandidat calon. Lebih dari delapan nama juga menganga di Jogja. Kandidat Pilkada Sumenep 2015 yang termitoskan di Jogja antara lain, A Busyro Karim, Soengkono Sidik, Azasi Hasan, Unais Ali Hisyam, Sahnan, Ilyasi Siradj, dan dimungkinkan nama lain.

Menurut pendiri KSMY Anwar Anggasoeta, siapa saja bisa menjadi kandidat lalu naik tingkat menjadi calon dan akhirnya terpilih menjadi bupati Sumenep 2015 – 2020. Tetapi masalahnya, siapapun bupati Sumenep pada akhirnya, Anwar ingin mendengar visi-visinya terutama menyangkut ekonomi, kesehatan, pendidikan dan layanan publik. “Ini penting, siapapun bupatinya,” kata Anwar lalu menarik nafas. = ABE


KORAN MADURA KORAN Bangkalan N MADURA Bangkalan

Bangkalan N

KAMIS 22 MEI 2014 No. 0366 | TAHUN III

KAMIS 22 MEI 2014 | No. 0366 | TAHUN III

KASUS BANSOS

Berkas P21 untuk Terduga Korupsi

syaiful islam/koran madura

MELINTAS. Seorang pengendara motor sedang melintas di depan paviliun Kartini RSUD Syamrabu Bangkalan, Rabu (21/5).

Pelayan Medis ‘Menangis’ Sejak Januari Belum Dibayar BANGKALAN - Aroma tak sedap menyelimuti Rumah Sakit Umum Daerah Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Kabupaten Bangkalan. Bagaimana tidak, informasinya honor jasa pelayanan (Jaspel) bagi para karyawan yang bekerja di sana belum cair. Tak tanggung-tanggung honor yang belum cair, kabarnya sudah enam bulan. Honor jaspel sudah tidak cair sejak Januari 2014 lalu. Akibatnya, banyak para karyawan RSUD Syamrabu mengeluh. Namun, mereka tidak berani lakukan protes atau memperjuangkan haknya kepada manajemen RSUD Syamrabu. Para karyawan hanya bisa diam saja mendapat perlakuan tidak adil tersebut. Sebab, jika berani menanyakan honor jaspel terancam dimutasi. Kondisi ini sangat tidak bagus, melainkan harus segera diakhiri. Di sisi lain para karyawan harus ditingkatkan dalam memberikan pelayanan medis terhadap pasien, tetapi hak-hak mereka diduga tidak dipenuhi. “Hal semacam ini berbalik lurus dengan keadaan. Para karyawan dipacu untuk meningkatkan pelayanan pada pasien, namun di sisi lain honor japelnya mereka tidak cair-cair sampai enam bulan,” kata Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Bang-

kalan, Muhyi, saat dikonfirmasi kemarin. Ia menjelaskan informasi tersebut valid, karena karyawan RSUD Syamrabu sendiri yang menceritakan. Tapi, yang bersangkutan mewanti-wanti supaya namanya dirahasiakan kepada orang lain. Bila diketahui manajemen, posisinya bakal terancam. “Terus terang, kami tidak bisa memberitahu nama karyawan RSUD yang bercerita. Tapi, saya pastikan informasi ini valid dan saya siap menjamin kebenarannya. Bahkan, siap bertanggung jawab atas informasi yang saya sampaikan,” ujarnya. Menurut Muhyi, setiap karyawan RSUD Syamrabu besaran honor japel tidak sama, antara yang satu dengan lain. Itu tergantung posisi, golongan, dan jabatan. Jika golongan lebih

tinggi, maka honor jaspelnya lebih besar. Sedangkan perawat yang masih status Tenaga Harian Lepas (THL), nilai jaspel yang diterima lebih kecil. Ironisnya, dana jaspel yang ditunggutunggu hingga detik ini belum juga cair. Padahal, anggaran 2014 sudah berjalan. “Ini ada apa? Kenapa uang jaspel tidak cair sampai sekarang, apa permasalahannya. Kasihan para perawat yang masih status THL, kalau yang PNS masih mendingan. Namun, itu hak karyawan, ya harus diberikan,” paparnya. Disinggung apa yang akan dilakukan DKR jika dana japel tidak segera cair, ia mengaku akan melakukan langkah-langkah untuk memperjuangkan hak para karyawan RSUD Syamrabu. Salah satunya akan beraudiensi dengan manajemen RSUD untuk mempertanyakan dana jaspel. “Dulu saat audiensi dengan manajemen RSUD, ketika disinggung persoalan japel, mereka memang terkesan emosi. Mereka menyatakan itu urusan internal,” paparnya. Di tempat terpisah, Direktur RSUD Syamrabu Bangkalan, Drg Yusro membantah adanya informasi tersebut. Ia menyatakan dana jasa pelayanan terhadap karyawannya sudah cair dan tidak ada masalah. “Gak benar mas, jangan mau dimanfaatin orang. Sudah (cair), Mas,” ujar Yusro melalui pesan singkat ketika dikonfirmasi. Sebab, saat wartawan mendatangi ruang kerjanya untuk dikonfirmasi tidak ada di tempat. = SYAIFUL ISLAM/RAH

BANGKALAN Kasus tidak sesuai dengan program dugaan korupsi terkait ban- kerja sebagaimana aturan tuan sosial (Bansos) yang me- yang ada. Akibatnya, Negara nyeret oknum pejabat di ling- mengalami kerugian sebesar kungan pemkab Bangkalan Rp 186 juta. terus didalami tim penyidik Total dana bansos sendiri dari polres Bangkalan. Terba- senilai Rp 340 juta pada tahun ru, berkasnya sudah P21 alias anggaran 2011 lalu. Angka kerutelah sempurna. Rencananya, gian tersebut diketahui berJumat (23/5) besok berkasnya dasarkan hasil audit dari BPKP. bakal dilimpahkan kepada Ke- Para tersangka akan dijerat jaksaan Negeri (Kejari) setem- dengan pasal 2 atau pasal 3 dan pat untuk disidangkan. Sekali- pasal 9 UU RI Nomor 31, junto gus penyerahan dua tersangka UU RI Nomor 20 tahun 2001 terhadap JPU. tentang Pemberantasan Tindak Identitas kedua tersangka Pidana Korupsi, junto pasal 55 masing-masing berinisial JS ayat 1 ke 1 KUHP. dan AMR. JS dianggap paling “Ancaman hukuman minibertanggung jawab atas dugaan mal 4 tahun penjara, maksimal penyelewengan pelaksana- ancaman hukuman 20 tahun an baksos itu, lantaran saat itu penjara. Kami sudah menganmenjabat sebagai PPK di Dinas tongi sejumlah barang bukti Pertanian dan Peternakan (Dis- diantaranya seperti dokumen, pertanak) Bangkalan. Sedang- keterangan saksi, hasil audit kan AMR sebagai tim teknis BPKP, dan keterangan saksi (Mantri). ahli,” ungkapSebenarnnya. ya, dalam Disingk a s u s gung apakah dugaan kopara tersangrupsi yang ka dijeblomenyebabskan dalam kan Negara tahanan, ia rugi menmengaku picapai Rp haknya tidak 186 juta melakukan itu, polisi penahanan telah meterhadap ternetapkan sangka. Andi tiga terberdalih, para sangka, setersangka kolain AMR operatif saat dan JS. dimintai ketSelain erangan. itu, inisial “Kami meMS bermang tidak AKP Andi Purnomo peran semelakukan Kasat Reskrim Polres Bangkalan p e n a h a n a n bagai Ketua Kel ompok pada tersangTani Sumber Pahala. Namun, ka, karena orangnya koperatif untuk tersangka MS prosesnya dan selalu hadir ketika dipanggil lebih cepat, dibandingkan dua penyidik untuk diperiksa,” tantersangka lain. MS sudah me- das Andi. masuki tahapan persidangan di Seperti diketahui, pemerinPengadilan Negeri (PN). tah telah mengucurkan dana “Berkasnya sudah P21 (sem- sebesar Rp 340 juta pada tahun purna) untuk dugaan korupsi 2011. Dana tersebut untuk banbansos dengan tiga tersangka. sos pengadaan sapi di Desa Batu Yang satu sudah tahap sidang, Korogan, Kecamatan Kokop, sedangkan dua tersangka lain Bangkalan. akan diserahkan barang bukti Anggaran ini untuk pengJumat (23/5) besok, pada JPU,” adaan sapi sebanyak 35 ekor. terang Kapolres Bangkalan Tetapi, fakta di lapangan berAKBP Sulistiyono, yang dikon- beda dengan petunjuk yang firmasi melalui Kasat Reskrim ada. Penerima anggaran hanya Polres Bangkalan, AKP Andi membelikan 6 ekor sapi. Hal itu Purnomo, kemarin. sangat menyalahi aturan yang Andi menjelaskan pihak- ada, sehingga menyebabkan nya menetapkan tiga orang kerugian Negara sampai ratusan sebagai tersangka lantaran juta rupiah. dalam melaksanakan kegiatan = SYAIFUL ISLAM/RAH


Bangkalan

KORAN MADURA

KAMIS 22 MEI 2014 | No. 0366 | TAHUN III

O

Berkas Persidangan Disiapkan Tersangka Illegal Logging Digiring Menuju Kursi Pesakitan BANGKALAN - Polres Bangkalan terus berupaya menyelesaikan kasus-kasus yang ditangani. Salah satunya kasus illegal logging atau penebangan pohon liar milik Perhutani, saat ini berkas kasus illegal logging tersebut dinyatakan sudah rampung. Bahkan berkasnya telah dikirim kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk dilanjutkan pada persidangan. Polres masih menunggu petunjuk dari JPU. Apakah berkas yang sudah diserahkan perlu dilengkapi atau diperbaiki. Maka, pihaknya siap melengkapi berkas yang kurang, sesuai petunjuk dari Kejaksaan. Dalam kasus ini, polisi

menetapkan satu tersangka berinisial ST (50), warga Desa Patenteng, Modung. Saat ini tersangka sudah mendekam di balik jeruji besi mapolres Bangkalan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan.

Sebab, perbuatan yang dilakukan tersangka dinilai melanggar hukum. Tersangka akan dijerat dengan pasal 82 ayat 1 huruf a Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan, Pemberantasan, dan Pengrusakan Hutan. Pelaku terancam hukuman minimal 1 tahun, maksimal 5 tahun. “Untuk kasus illegal logging, berkasnya sudah rampung untuk tahap satu. Dimana berkasnya sudah dikirim kepada JPU (Jaksa Penuntut Umum),” ucap Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP

Andi Purnomo, saat dikonfirmasi kemarin. Andi menjelaskan saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk dari Kejari. Bila nanti dari Kejari ada instruksi berkas harus dilengkapi karena ada yang kurang, maka akan dilengkapi. Sesuai dengan petunjuk dari Kejari. “Berkasnya sudah lengkap, tersangka ada satu dan barang buktinya juga ada. Barang bukti berupa puluhan gelondongan kayu yang sudah ditebang telah diamankan di sini (polres),” kata mantan Anggota Polsek Kamal itu.

Ia menambahkan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat supaya tidak menebang pohon sembarangan. Sebab bila menebang pohon bukan miliknya, maka bakal berurusan dengan aparat penegak hukum. Seperti diberitakan sebelumnya, polres Bangkalan mengamanatkan ST, karena diketahui menebang pohon jati dan akasia di area milik Perhutani. Barang bukti yang diamankan sedikitnya ada 50 gelondongan kayu. Kini, puluhan kayu tersebut berada di halaman polres Bangkalan. = SYAIFUL ISLAM/RAH

TUNJANGAN GURU

Pencairan Sertifikasi Perlukah Diguncang? BANGKALAN - Hingga saat masih belum masuk data pokok ini anggaran tunjangan sertifipendidik (Dapodik). kasi masih belum kunjung diSecara aturan gaji guru cairkan. Padahal dana tersebut sertifikasi wajib dicairkan per sudah siap untuk direalisasikan. 25 April lalu. Hal itu mengacu Kenyataannya Dinas Pendidikan pada instruksi Kementerian (Disdik) Bangkalan mengakui Pendidikan yang mengancam kendala di bagian operator yang akan melaporkan daerah yang belum rampung menyangkut belum mencairkan gaji serdata pokok pendidik (Dapodik). tifikasi tersebut. Kenyataan"Dananya sudah ada. Kita nya, gaji sertifikasi di daerah siap untuk memang belum mencairkan, cair, meskipun tinggal meanggarannya nunggu Disdik sudah ada di saja," kata daerah. Dananya sudah ada. Kepala Badan Menurut Kita siap untuk mencair- Kepala Dinas Pengelolaan kan, tinggal menunggu Pendidikan Keuangan dan Aset Daerah Bangkalan, Disdik saja,” Bangkalan, Mohni menyaAhmat Hafid, takan KementeAhmat Hafid saat dikonfirrian Pendidikan Kepala Badan Pengelolaan tidak mengemasi kemarin Keuangan dan Aset Daerah tahui kondisi (21/5). Bangkalan Dia menjelangsung di laskan jumlah lapangan. dana yang Instruksinya dicairkan sesuai memang wajib dengan pengajuan yang diberidicairkan secepatnya. Padakan dinas pendidikan. Sampai hal, kesulitan di bawah sangat saat ini, pihaknya mengaku berpengaruh terhadap proses masih menunggu jumlah yang pencairan, karena masingdiajukan. masing sekolah punya operator Seperti yang diketahui, yang ditunjuk untuk memasukpencairan tunjangan sertifikasi kan data. guru rupanya molor dari jadwal. Dengan kondisi yang terjadi Penyebab belum turunnya gaji di lapangan, Disdik pun metersebut diakui lantaran belum ngaku akan mengambil resiko rampungnya pendataan yang untuk mencairkan gaji sertifidilakukan operator terhadap kasi, meski ada bebarap guru penerima sertifikasi. Bahkan, penerima yang belum masuk. dari jumlah guru penerima Hal itu untuk mengurangi sebanyak 4.200 orang, ada 300 dugaan publik. guru penerima sertifikasi yang = MOH RIDWAN/RAH

doni heriyanto/koran madura

DIAMANKAN. Kendaraan roda dua yang terlibat kecelakaan dievakuasi petugas Satuan Lalu Lintas Polres Bangkalan.

KRIMINAL

Kecelakaan di Jalan Masih Tinggi BANGKALAN - Dalam empat bulan terkahir selama 2014 telah terjadi 73 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Bangkalan. Dari jumlah tersebut sebanyak 27 pengendara tewas di jalan dan 45 orang mengalami luka berat serta 56 jiwa menderita luka ringan. Rata-rata korban kecelakaan itu menimpa pengguna kendaraan roda dua. Diduga penyebab kecelakaan karena kurang hati-hati dalam berkendara. Berdasarkan data Satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Bangkalan, pada bulan Januari 2014 telah terjadi 22 kecelakaan. Korban tewas sebanyak 8 orang dan 9 orang mengalami luka berat. Sedangkan 20 orang menderita

luka ringan. Kerugian materi mencapai Rp 97.000.000. Selanjutnya, bulan Februari terdapat 17 kecelakaan, dengan korban tewas 9 orang dan 10 orang luka berat serta 9 orang mengalami luka ringan. Kerugian materi yang ditimbulkan sebanyak Rp 48.250.000. Kemudian bulan Maret, peristiwa kecelakaan sebanyak 18 kejadian. Akibatnya, 5 pengendara tewas, 18 mengalami luka berat dan 13 luka ringan. Kerugian materi Rp 45.500.000. Berikutnya bulan April, 16 insiden kecelakaan yang mengakibatkan 5 orang tewas sia-sia, 8 menderita luka berat, dan 8 luka ringan. Kerugian mencapai Rp 112.000.000.

Menanggapi begitu tingginya angka kecelakaan yang terjadi, Kanit Laka Lantas Polres Bangkalan, Ipda Puji Purnomo SH berdalih karena kelalaian pengendara. Apalagi seringkali mengabaikan keselamatan dan tidak memperhatikan rambu-rambu saat berkendara. "Jika pengendara mengutamakan keselamatan, kemungkinan kecelakaan dapat diantisipasi," terangnya. Sementara itu, jenis kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut, didominasi kendaraan doa dua sebanyak 103 unit. Untuk kendaraan roda empat 21 unit dan 6 unit kendaraan roda enam. = DONI HERIYANTO/RAH


KORAN MADURA PKORAN PROBOLINGGO

O

22 MEI 2014 KAMIS 22 MEI 2014 | No. 0366 | TAHUNKAMIS III

MADURA

No. 0366 | TAHUN III

AISYAH ZUBAIRA

Bidan Profesional Jadi Impian KIKY ELSHE

Kasihi Orangtua Selagi Masih Ada embahagiakan kedua orangtua yang telah melahirkannya ke dunia dengan mewujudkan impiannya menjadi harapan semua orang. Sebab hal itu merupakan sebuah gambaran betapa berharganya kehadiran orangtua dalam hidup. Apalagi saat kedua orangtua masih ada di tengah-tengah keluarga. Pastinya akan berupaya sekuat tenaga mengejar mimpi itu. Bagi Kiky Elshe orangtua adalah segalanya. Tidak ada harta paling berharga selain keduanya. Segala pengorbanan telah diberikan oleh orangtua, itulah yang menjadi alasan utama dalam mewujudkan keinginan orangtuanya yang menginginkan Kiky menjadi perempuan mandiri dan menjadi panutan bagi keempat adik-adiknya. Bukan hal mudah untuk meraih itu semua, akan tetapi selagi nafas berhembus bukankan suatu keniscyaan dalam menggapai keinginan tersebut. "Sebagai anak sulung aku harus bisa membanggakan kedua orangtua aku yang telah membesarkan aku penuh kasih sayang," kata gadis yang hobi berpetualang itu. Intinya, kata gadis kelahiran 24 tahun lalu ini, jangan pernah mengecewakan orangtua, apa pun keadaannya. Buatlah mereka tersenyum, jangan pernah mengukur tangis kesedihan. Akan tetapi, tangis kebahagiaanlah yang harus ditorehkan. Memanfaatkan waktu sebaik mungkin, menjadi salah satu jalan untuk meraih apa yang diinginkan. "Aku rela menderita demi senyum kedua orangtua. Pastinya, ini sangat berharga bagi kehidupan aku. Mumpung kedua orangtua masih sehat," tekatnya. =DONI HERIYANTO/RAH

Aisyah Zubaira adalah salah satu dari ribuan bidan yang memiliki tekat tinggi untuk menjadi bidan profesional. Agar bisa memberikan pelayanan yang baik kepada ibu hamil hingga melahirkan.

FAKIH AMYAL

Wartawan Koran Madura

B

agi Ira, sapaan akrabnya, sosok bidan tidak hanya mampu memberikan pelayanan medis, melainkan dapat pula menjadi guru bagi masyarakat yang menjadi binaannya. Sehingga diharapkan masyarakat mendapatkan pendidikan kesehatan yang bisa diterapkan di dalam keluarganya. Selama ini, ia sudah berhasil menjadi komunikator antar sesama masyarakat. Ia terbiasa

berinteraksi dengan siapa pun yang ada di sekitarnya. Sehingga mampu mengetahui kondisi dan kebiasaan masyarakat sekitarnya. Perempuan yang baru menyelesaikan pendidikan di Akbid Ngudia Husada, Bangkalan ini, memiliki prinsip bahwa bidan sebagai tenaga profesional harus bertanggung jawab dan akuntabel, bekerja sebagai mitra perempuan. Dari prinsip ini, ia mampu mengarahkan masyarakat binaannya untuk memahami halhal yang berkaitan dengan masa kehamilan, kelahiran, nifas, hingga memberikan asuhan kepada bayi yang baru lahir. Meski demikian, ia masih tetap rendah hati dan merasa banyak kekurangan dan menuntut dirinya untuk terus belajar dan menambah pengetahuan. Ia selalu mengupdate informasi sebagai salah satu upaya u n t u k

mengembangkan keterampilan dan kemahiran agar bertambah luas serta men-

cakup semua aspek peran seorang bidan. Ia juga terus berupaya mengenali batas-batas pengetahuan, keterampilan pribadinya, dan tidak berupaya melampaui wewenangnya dalam praktik klinik. Menerima tanggung jawab untuk mengambil keputusan dan selalu bertanggung jawab atas konsekuensi dari setiap keputusannya.=


e Paper Koran Madura 22 Mei 2014