HARIAN UMUM
KARAWANG BEKASI AKTUAL DAN TERPERCAYA
KAMIS, 29 APRIL 2021
BACA RUBRIK LAPOR NDAN BACA HALAMAN 8 GEMA RAMADAN
KBEONLINE. ID
K A R AWA N G - K o d i m K a r a w a n g Gelar Shalat untuk para korban Nanggala 402 dan mengibarkan bendera setengah tiang. Do’a terpanjatkan atas gugurnya para prajurit angkatan laut
II Satu Res Narkoba, Ipda Andi Sabri mengatakan, tersangka mengaku sudah tiga kali mengambil barang haram dalam waktu satu bulan. Untuk pengambilan ganja dengan secara sistem tempel pada Minggu (14/3/21) pukul 17.00 WIB, sebanyak 3 kilogram dibungkus
SUDUT PANDANG Menjegal Pemudik Nakal Oleh SUGENG WINARNO *) PEMERINTAH telah final memutuskan tahun ini melarang mudik Lebaran. Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 meniadakan mudik Hari Raya Idul Fitri dan upaya pengendalian persebaran Covid-19 selama bulan suci Ramadan 1442 H. Walaupun mobilitas mudik 6 hingga 17 Mei 2021 dilarang, banyak pemudik nakal yang curi start pulang sebelum awal pelarangan mudik dimulai. Tak mudah menjegal para pemudik nakal. Aturan memang telah dibuat superketat. Namun, seperti halnya aturan-aturan sebelumnya, selalu muncul upaya masyarakat menyiasati aturan. Misalnya, saat ini telah terjadi arus mudik di sejumlah stasiun, terminal bus, dan bandara. Secara regulasi memang tak diharamkan mudik sebelum tanggal dimulainya pelarangan. Namun, esensi dari pelarangan mudik untuk mencegah transmisi virus dari kota besar ke daerah menjadi tak terhadang.
HARGA Rp3.000
KARAWANGBEKASIEKSPRES_OFFICIAL
BENDERA SETENGAH TIANG DI KODIM KARAWANG
Ajegile, Maung Punya Ganja 4,4 Kilo KARAWANG- Tersangka KT alias Maung (41) mengaku sudah melakukan satu bulan menjadi kurir narkotika janis ganja. Dalam satu bulan, buruh harian lepas ini sudah mengambil barang haram jenis ganja sebanyak tiga kali di daerah Kecamatan Tempuran. Kasat Res Narkoba, Aji Setiaji melalui Kanit Idik
ONLINEMETRO. ID
SENGKARUT PENGGUNAAN DANA COVID-19 KABUPATEN BEKASI
Nanggala 402, hal itu pula dilakukan Ko d i m 0 6 0 4 Ka raw a n g ya n g g e l a r shalat gaib, dan pemasangan bendera
BACA HALAMAN 3 CIKARANG EKSPRES
BACA HALAMAN 2 METRO KARAWANG
Kosong Regulasi, Kosong Pemasukan DUA PEMAKAMAN ELITE TAK PERNAH SETOR KE KAS DAERAH KARAWANG- Di tengah sulitnya mencari pemasukan KAS daerah, Pemkab Karawang harus membuat terobosan agar para pelaku usaha yang selama ini tak pernah memberikan kontrbusi bagi pemasukan daerah bisa ditagih. Dua di antaranya adalah pemakaman umum komersil elite Sandiego Hills dan Al Azhar. Anggota Komisi III DPRD Karawang, Mahpudin menyebut, Pemkab Karawang tak pernah mendapatkan setoran retribusi sepeser pun daru dua pengelola pemakaman elit itu sejak tahun 2006. Penyebab pemakaman yang dibanderol ratusan juta bahkan milyaran rupiah per kapling setiap kali transaksi tersebut tang memeberikan kontribusi untuk pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena sejak hadir, pemakaman yang dipasarkan lewat slogan “Rumah Masa Depan” itu, belum diikat melalui Peraturan Daerah Tempat Pemakaman Bukan Umum (Perda TPBU) yang secara eksplisit mengaturnya. “Pemakaman ini bukan pemakaman biasa dan TPU seperti pada umumnya, tapi sifatnya memang komersil karena dibanderol dengan harga ratusan juta bahkan miliaran rupiah per kapling, jadi untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD), saya mengajak rekan legislatif dan juga Pemkab, agar segera bikinkan Perda TPBU ini. Karena selama ini sejak awal dibangun terhitung dari 2006 sampai sekarang belum ada retribusi jual beli lahan pemakaman yang masuk ke kas daerah,” kata Mahpudin usai mengunjungi pemakaman komersil di Sandiego Hills, Exit Tol Karawang Barat, Desa Margakarya Kecamatan Telukjambe Barat.
ISTIMEWA
SOROT: Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM Pidum) Kejaksaan Agung telah menerima pelimpahan berkas perkara tahap pertama kasus dugaan tindak pidana pembubuhan enam pengikut Habib Ruzieq Shihab di KM 50 Tol Cikampek Karawang dari Bareskrim Mabes Polri.
Kejagung Terima Berkas Unlawful Killing KM 50 Cikampek JAKARTA- Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM Pidum) Kejaksaan Agung telah menerima pelimpahan berkas perkara tahap pertama kasus dugaan tindak pidana pembubuhan enam pengikut Habib Ruzieq Shihab di KM 50 Tol Cikampek Karawang dari Bareskrim Mabes Polri. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Puspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simajuntak mengatakan pihaknya menerima berkas pembubuhan enam pengikut Habib Ruzieq Shihab pada, Selasa (27/4). Berkas tersebut termasuk dugaan ‘unlawful killing’ terhadap empat anggota mantan Laskar Front Pembela Islam (FPI). “JAM Pidum menerima pelimpahan berkas perkara dugaan tindak pidana pembunuhan atas nama tersangka FR dan MYO dari Bareskrim Polri,” kata Leonard dalam keterangan tertu-
lis, Rabu (28/4). Pelimpahan berkas perkara FR dan MYO dibarengi dengan surat pengantar Nomor B/59/IV/2021/Dittipidum tanggal 23 April 2021 dan diterima di sekretariat JAM Pidum Kejaksaan Agung pada 27 April 2021. “Selanjutnya berkas perkara tersebut akan dilakukan penelitian oleh jaksa peneliti yang ditunjuk dalam jangka waktu tujuh hari untuk menentukan apakah berkas perkara dapat dinyatakan lengkap atau belum,” katanya. Jika berkas dinyatakan lengkap, maka harus memenuhi syarat secara formil maupun materiil. Kemudian jika berkas dinyatakan belum lengkap, jaksa akan mengembalikan berkas dan meminta untuk diperbaiki dengan memberikan petunjuk. Sebelumnya, Kepala Bagian Penerangan Umum
WNA Ilegal asal India Tewas di Hotel Karawang KARAWANG- Seorang Warga Negara (WN) India, M. Yasin (41) ditemukan tewas di salah satu kamar hotel yang berada di Kabupaten Karawang, pada Minggu (25/4) dini hari. Yasin
merupakan suami dari perempuan yang ditemukan tewas di rumah kontrakannya di Perumahan Griya Asri, Desa Sumber Jaya, Kecamat a n Ta m b u n Selatan, Kabupaten Bekasi.
WN India tersebut terekam CCTV meninggalkan rumah beberapa waktu sebelum istrinya, Wulandari (28) ditemukan meninggal dunia dengan kondisi bersimbah darah dan men-
galami sejumlah luka tusuk.Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Oliestha menyampaikan, pihaknya menemukan sesosok mayat WN India di sebuah kamar
Hotel di Karawang. “Itu kita temukan hari Minggu tanggal 25 sekitar jam 1 (dini hari). Korban atas nama M. Yasin, yang n Ke Halaman METRO KARAWANG
Ketika Napi Kasus Korupsi Ikuti Kelas Psikologi di Lapas Sukamiskin
Yang Paling Setia saat Terpuruk Adalah Keluarga Kampanye tentang bahaya korupsi akan lebih ampuh jika disampaikan eks narapidana (napi) kasus korupsi. Karena itu, KPK ingin menjadikan para eks koruptor sebagai agen penyuluh antikorupsi.
Akan datang hari, mulut dikunci Kata tak ada lagi Akan tiba masa, tak ada suara Dari mulut kita DENGAN mata berkacakaca, belasan napi kasus korupsi khidmat mendengarkan lagu berjudul Ketika Tangan dan Kaki Berkata ciptaan Chrisye dan Taufiq Ismail itu. Beberapa napi terlihat menggerakkan bibir seolah ingin ikut bernyanyi. Namun, suara mereka seperti tertahan di tenggorokan. Tak bisa keluar dengan lepas. Lagu yang dirilis pada 1997 tersebut jadi penutup acara
penyuluhan antikorupsi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, akhir bulan lalu. Sebanyak 25 napi yang mendapat program asimilasi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) menjadi peserta. Selama kurang lebih 2,5 jam, para napi tersebut mengikuti kelas khusus tentang psikologi dari Joice Manurung dan tim. Temanya tentang mengenal, menyadari, dan membangun diri. Secara umum, Joice dan timnya mengajak para napi memahami kondisi masing-masing. Dan menyusun langkah-langkah ke depan
Kontak Redaksi: Suhlan: 081806630196, Mahesa: 082298163255. Kontak Iklan: Tohiri: 081279676016, Hayatullah: 085379686339
TEROBOSAN: Psikolog Joice Manurung (tengah) mendampingi warga binaan Lapas Sukamiskin, Bandung, dalam pelatihan antikorupsi bagi warga binaan yang memasuki masa asimilasi pada Rabu (31/3). (MUHAMAD ALI/JAWA POS) Email: karawangbekasiekspres@gmail.com, redaksikarawangbekasi@gmail.com
KAMIS, 29 APRIL 2021
METRO KARAWANG
Kejagung Terima Berkas .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan menyebut penyidik Dittipidum Bareskrim Polri telah menyerahkan berkas tahap I perkara ‘unlawful killing’ empat anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) ke Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Agung. “Senin tanggal 26 April 2021 pukul 13.00 WIB, penyidik Dirtipidum Bareskrim Polri telah melaksanakan
tahap penyidikan, yaitu penyerahan berkas perkara kasus Km 50 meninggalnya empat orang Laskar FPI yang diduga dilakukan saudara F dan Y,” kata di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (27/4/2021). Pasal yang disangkakan terhadap tersangka yakni Pasal 338 KUHP juncto Pasal 56 KUHP. Dalam kasus ini ditetapkan tiga anggota Polda Metro Jaya sebagai
tersangka. Namun, saat proses penyidikan berlangsung salah satu tersangka berinisial EPZ meninggal dunia, karena kecelakaan tunggal. “Untuk tersangka atas nama EPZ berdasarkan Pasal 109 KUHAP yang bersangkutan meninggal dunia maka penyidikan terhadapnya dihentikan, sehingga berkas perkara tersebut mengajukan dua tersangka, yaitu atas nama F dan Y,” kata Ramadhan. (bbs/mhs)
Menjegal Pemudik Nakal .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES Pelarangan mudik dalam rentang waktu 12 hari sepertinya hanya akan efektif untuk pegawai negeri sipil (PNS). Apalagi, cuti bersama Lebaran dipangkas menjadi sehari saja. Di sejumlah daerah, mekanisme pemantauan para PNS sangat ketat. Mereka diwajibkan melaporkan keberadaan terkini (share location). Sanksi berat atas pelanggaran aturan pelarangan mudik juga tak mainmain. Bagi mereka yang nonPNS, pegawai swasta, dan pekerja sektor nonformal lainnya, mudik sangat mungkin dilakukan. Apalagi, pelarangan mudik Lebaran kali ini merupakan pelarangan kali kedua. Kalau tahun lalu sudah tak mudik, tahun ini sepertinya sulit ditahan. Mudik Lebaran sudah menjadi tradisi yang punya dimensi sosial, kultural, dan spiritual bagi masyarakat Indonesia. Dalam upaya menghadang mudik, pemerintah tampaknya mengedepankan pesan yang sifatnya paksaan (koersif ). Pilihan kata yang digunakan adalah pelarangan. Pesan lain yang ditonjolkan adalah sanksi berat atas pelanggaran. Tak banyak yang berwujud pesan-pesan edukasi dan penyadaran tentang potensi melonjaknya persebaran virus. Padahal, pesan koersif hanya akan menjadikan masyarakat bersikap tak simpatik. Beragam pesan komunikasi yang dikeluarkan sejumlah pejabat publik di daerah juga dapat memperburuk keadaan. Penerapan aturan yang terkesan tak konsisten, seperti diperbolehkannya tempat wisata tetap beroperasi sementara mudik dilarang, juga bisa memengaruhi kredibilitas pemerintah di mata masyarakat. Lemahnya wibawa pemerintah bisa berujung pada sikap pembangkangan masyarakat dan tak menggubris sejumlah aturan yang dikeluarkan pemerintah. Saat ini memang ada yang berpikir bahwa pandemi Covid-19 sudah dapat
dikendalikan. Disiplin penerapan protokol kesehatan juga terlihat mulai kendur. Bahkan, di sejumlah daerah, banyak orang yang sudah tak percaya bahwa Covid-19 masih ada. Situasi inilah yang menjadikan tak sedikit masyarakat yang lengah dan abai pada disiplin menjalankan protokol kesehatan. Vaksinasi yang sedang berjalan juga menjadi faktor yang dapat memicu kendurnya penegakan disiplin. Sejumlah orang yang telah divaksin merasa lebih pede dan cenderung bebas beraktivitas di luar rumah. Efek vaksinasi telah menimbulkan euforia di kalangan masyarakat. Tak sedikit masyarakat yang menganggap vaksinasi menjadi garansi orang tak akan tersentuh virus lagi. Melihat kenyataan ini, semestinya pesan-pesan komunikasi tentang pandemi yang belum berakhir harus terus dimasifkan. Munculnya tiga varian virus baru, yakni B117, D164G, dan N439K, juga belum banyak diketahui masyarakat. Ancaman munculnya gelombang ketiga (third wave) Covid-19 perlu dinarasikan terus-menerus. Semua kanal dan media komunikasi perlu digunakan untuk menggemakan pesan agar masyarakat tetap waspada. Jangan sampai ada yang lengah hingga angka Covid-19 melonjak. Kita semua tentu tak mau kerja keras penanganan pandemi selama ini sia-sia. Pemerintah harus belajar dari kasus India dan Eropa yang telah mengalami lonjakan kasus positif dari klaster perayaan hari besar keagamaan dan liburan. India yang awalnya dipuji banyak negara karena berhasil dengan drastis menurunkan angka kasus kini justru mengalami tsunami Covid-19. Pengalaman buruk lonjakan kasus positif Indonesia pada libur Idul Fitri 2020, libur panjang 20–23 Agustus 2020, libur 28 Oktober–1 November 2020, serta libur Natal dan tahun baru 24 Desember 2020–3
Januari 2021 jangan sampai terulang. Pekan lalu Presiden Joko Widodo, melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, telah menyampaikan pelarangan mudik. Pemerintah juga berencana menutup jalan-jalan perbatasan antarkota antarprovinsi. Petugas Polri mulai memelototi arus kendaraan pemudik di sejumlah kota. Di pintu-pintu tol, bandara, stasiun, dan terminal bus disiagakan sejumlah petugas pemantau. Jalan-jalan tikus juga dipastikan dijaga ketat. Di sejumlah titik sudah dipersiapkan skema penyekatan dan skrining pemudik. Masalahnya, banyak pemudik nakal yang saat ini sudah berada di kampung halaman masing-masing. Mereka sudah bertemu sanak saudara, handai tolan, dan keluarga besarnya. Para pemudik yang on the way (OTW) saat ini juga terus bertambah. Bisa jadi saat pelarangan mudik nanti diberlakukan, banyak pemudik yang sudah benarbenar sampai di kampung halaman masing-masing. Membuat regulasi mudik memang urusan yang rumit. Antara pemerintah dan masyarakat perlu satu frekuensi. Kalau pemerintah menganggap situasi saat ini belum aman, sementara masyarakat justru memahami sebaliknya, regulasi pelarangan mudik pasti bertepuk sebelah tangan. Tak tertutup kemungkinan justru banyak orang nekat dengan tetap mudik walaupun dilarang. Salah satu upaya yang perlu dilakukan untuk menjegal para pemudik nakal adalah pengaturan yang keras terhadap para pemudik yang balik ke kota setelah 17 Mei. Tak ada alasan. Para pemudik yang telah balik dari daerah harus dikarantina ketat dengan sanksi yang tegas bila ada yang melanggar. Cara ini juga perlu untuk membuat para pemudik yang coba-coba curi start agar mengurungkan niat. (*) *) Dosen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
BENDERA SETENGAH TIANG .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES setengah tiang. Komandan Kodim 0 6 0 4 K a r a w a n g , L e tkol Inf Medi Hariyo Wibowo mengungkapkan, pengorbanan ABK KRI Nanggala 402 sangat luar biasa, melebihi panggilan tugas, oleh sebab itu Kodim 0604 Karawang selaku bagian dari TNI, turut berdukacita atas musibah ini, dengan berdo’a bersama usai shalat gaib. “Kami semua mendoakan semoga arwah para almarhum diterima di sisi Alloh SW T Tuhan
YME, diampuni segala dosa, diterima amal pahalanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan letabahan kesabaran,” katanya usai shalat gaib, di Masjid Darul Muttaqin, Rabu (28/4). S elain itu, pihaknya juga turut mengibarkan bendera setengah tiang sebagai perwujudan turut berdukacita. “Kami juga kibarkan bendera setengah tiang, sebagai wujud dukacita d a r i s e l u r u h jaja ra n nya,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan, sebagai satuan TNI, penugasan adalah sesuatu kewajiban sebagai wujud bela negara, oleh k a re n a n y a, g u g u r n y a para prajurit Nanggala 402, sudah layak disematkan menjadi pahlawan bagi bangsa ini. “Bagi TNI penugasan adalah suatu kewajiban, yang tidak bisa ditolak, karena sudah menjadi kewajiban dalam wujud bela negara. Dan para prajurit Nanggala 402 yang gugur layak disematkan sebagai pahlawan bagi bangsa ini,” pungkasnya. (bbs/mhs)
KARAWANG BEKASI
2
Pemkab Klaim Kasus Covid-19 di Karawang Alami Penurunan KARAWANG – Penanganan penyebaran covid-19 selama bulan ramadhan menunjukan progres signifikan. Demikian disampaikan Asisten Administrasi Setda Kab. Karawang, H. Samsuri dalam pembahasan rapat evaluasi penanganan covid-19 di Kabupaten Karawang, Senin (26/4/21) siang di Aula Husni Hamid. Samsuri mengatakan, selama bulan Ramadhan ini terjadi penurunan jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19
kasus harian di angka dibawah 100. Semua pihak tetap harus melakukan sosialisasi, penegakan disiplin dan ketaatan terhadap protokol kesehatan yang terus dipertahankan. “Kinerja kita di bulan suci tidak menurun. Baik dari sosialisasi, penegakan disiplin dan ketaatan terhadap protokol kesehatan yang terus dipertahankan,” kata Samsuri. Kedua, progres pelaksanaan vakinasi di minggu kedua kepada lansia sesuai target
yang berhasil mencapai angka 10,18 persen. Sementara pihak melakukan rencana lain untuk pelayanan vaksinasi terhadap lansia ini. “Kalau dikatakan cepat kita memang belum. Selalu ada kendala namun masih bisa diatasi. Sementara kami melakukan rencana lain untuk pelayanan vaksinasi terhadap lansia ini. Dengan pendekatan lewat pelayanan posyandu dan lain sebagainya,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Bupati
Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan bahwa pada prinsipnya, upaya pencegahan dan antisipatif adalah lebih baik untuk bisa membendung peluang efek negatif yang bisa saja terjadi di masa depan. “Walaupun kasus di suatu daerah tidak mengkhawatirkan, namun perlu adanya kesiapsiagaan dan upaya pencegahan, agar kondisi Covid-19 yang terkendali tersebut dapat dipertahankan dengan baik,” pungkasnya. (bbs/rie)
Kosong Regulasi, Kosong Pemasukan .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES Ia menyebut, sejauh ini pihak San Diego Hills maupun tempat pemakaman komersil lainnya tidak bisa disalahkan jika tidak pernah setor retribusi untuk kas daerah Karawang, sebab memang selama ini Pemkab belum membuat regulas-
inya secara khusus yang mengaturnya. ”Pihak San Diego Hills gak bisa disalahkan jika selama ini memang belum banyak berkontribusi pada kas daerah, karena memang kita belum membuat payung hukumnya lewat Perda,” ujarnya.
Untuk itu, , regulasi yang mengatur retribusi pemakaman komersil ini mestinya dibuat di Karawang, sebab ada beberapa kabupaten/ kota lainnya juga sudah memiliki perda tersebut. “Karena jika tidak ada peraturan selain retribusi, mungkin pemakaman mewah ini hanya masuk
kontribusi di Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) saja.” “Harga per kapling memang mahal, terang saja biaya itu dibanderol sepaket dengan perawatan selamanya. Kita coba setiap transaksi jual beli pemakaman mewah itu hadirkan retribusinya, “ pungkasnya. (bbs/mhs)
Ajegile, Maung Punya Ganja .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES menggunakan dus yang disimpan di bawah pohon kelapa. “Tersangka KT mendapat upah sebesar Rp 2 juta setiap kali ambil barang h a r a m t e r s e b u t . Up a h tersebut untuk biaya kebutuhan sehari-hari. Dari hasil pemeriksaan KT mengaku disuruh dan dititipin oleh BSU (DPO),” jelas Andi. Menur ut Andi, s elain mengambil barang haram tersebut, tersangka KT
juga mengedarkan ganja dengan sistem tempel di suatu tempat. Dalam satu kilogram dapat menjadi 24 paket dengan beratan 15 gram, 30 gram dan 35 gram. Sebelumnya, Satnarkoba Polres Karawang ungkap pelaku penyalahgunaan narkotika jenis Ganja di rumah kontrakan, Gang Artis Jalan Kosambi, Desa Duren, Kecamatan Klari, S e l a s a ( 2 2 / 4 / 2 1 ) . Da r i
tangan tersangka berhasil mengamankan barang bukti total 4,4 kilogram, satu timbangan elekrik dan satu buah ponsel. Tersangka berinisial KT alias Maung (41) warga Dusun Pasir Telaga I, Desa Pasir Telaga, Kecamatan Te l a ga s a r i , Ka b u p at e n Karawang. Yang berprofesi sebagai buruh harian lepas. Kasat Res Narkoba, AKP Aji Setiaji menyampaikan, bahwa barang bukti yang diamankan diantara-
nya tiga paket besar yang berlakban coklat, masingmasing berisikan narkotika jenis ganja dengan berat 3 kilogram, 24 bungkus klip bening masing-masing berisikan narkotika jenis ganja dengan berat 1,410 kilogram siap edar. Pasal yang dipersangkakan yaitu Pasal 114 (2) jo 111 (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara. (rie/mhs)
m e n i n g ga l k a r na s a k i t jantung hasil pemeriksaan di rumah sakit,” lanjutnya. Oliestha membenarkan, bahwa M. Yasin WN asal India ini adalah suami dari Wulandari (28) kor-
ban pembunuhan di Tambun Bekasi. “Motor yang ada di TKP itu sekaligus sama STNKnya memang atas nama korban (Wulandari) yang di Bekasi,” jelasnya. (bbs/mhs)
WNA Ilegal asal India .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES bersangkutan WNA ilegal,” jelasnya. Saat pemeriksaan, lanjut Oliestha, pihaknya tidak menemukan tanda-tanda kekerasan terhadap WN
India ini. “Pemeriksaan di lokasi tidak ditemukan tandatanda kekerasan, pintu hotel juga tertutup,” jelasnya. “Diduga korban
Yang Paling Setia saat Terpuruk .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES setelah keluar dari lapas. Penyuluhan antikorupsi untuk para napi kasus korupsi baru pertama digelar KPK di Lapas Sukamiskin. Joice pun baru kali pertama menyampaikan materi psikologi di hadapan para warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang memiliki latar belakang pelaku rasuah tersebut. ”Kita mengajak mereka untuk merasa terpanggil memberantas atau mencegah korupsi,” kata Joice. Menjadikan napi korupsi sebagai penyuluh antikorupsi merupakan program baru KPK di bawah kepemimpinan Komjen Polisi Firli Bahuri, tepatnya di kedeputian bidang pendidikan dan peran serta masyarakat. Targetnya, para napi tersebut dapat membantu KPK untuk menularkan semangat antikorupsi saat bebas dari penjara dan berbaur dengan masyarakat. Upaya menyadarkan pelaku korupsi dengan kelas psikologi terbilang mencuri perhatian para napi. Selama kelas berlangsung, mereka tampak antusias dengan materi yang disampaikan Joice dan kawan-kawan. Satu per satu mengungkapkan rasa penyesalan yang begitu dalam ketika ditanya tentang bagaimana perasaan selama mendekam di Sukamiskin. Misalnya yang diungkapkan Herly Isdiharsono, napi korupsi yang dipidana hukuman 12 tahun penjara terkait kasus suap pajak PT Mutiara
Virgo pada 2013. Dia menggambarkan situasi hatinya selama menjalani masa hukuman. ”Selama ini kita terlalu sibuk melalaikan keluarga dengan alasan pekerjaan, tapi yang paling setia saat kita terpuruk adalah keluarga,” tuturnya. Syamsul Bahri juga mengutarakan rasa penyesalannya. Napi yang dihukum penjara 11 tahun atas perkara korupsi alat kesehatan (alkes) itu mencoba kuat meski karir pekerjaannya harus berujung di lapas. ”Saya berani menerima konsekuensi karena pekerjaan yang salah. Saya jalani karena segala sesuatunya sudah ditakdirkan,” ucapnya. Mendekam di penjara dengan status napi korupsi juga menjadi pelajaran penting bagi Ihwan Agus Salim. Pria yang dipidana penjara 4 tahun 6 bulan itu meyakini bahwa segala sesuatunya telah diatur Tuhan. Dia juga yakin keluarganya tetap akan menunggunya pulang meski berstatus napi korupsi. ”Saya terus melangkahkan hati menuju Tuhan yang saya sembah.” Setelah mendengarkan pengakuan dari para peserta, Joice menangkap pesan bahwa sebenarnya para napi korupsi itu menyadari kesalahannya. Mereka, kata Joice, sangat memahami bahwa kesalahan tersebut membuat perubahan besar dalam hidup masing-masing. ”Sebenarnya yang tahu perasaan
kita ya kita sendiri,” tutur perempuan yang kerap menjadi pembicara pengembangan diri itu. Joice mengaku hanya memfasilitasi para napi untuk memahami kondisi masingmasing dengan menggunakan pendekatan psikologi. Setelah para napi sampai pada titik kepedulian yang diharapkan, barulah Joice membangun kesadaran para napi akan pentingnya mencegah korupsi. ”Kesadaran itu harus dibangun, kemudian akan memicu terbentuknya nilai baru,” paparnya. Joice menyadari, membentuk nilai baru, apalagi pada mereka yang memiliki sejarah pelaku korupsi, tidak mudah. Karena itu, pelan-pelan Joice dkk menanamkan kesadaran kepada para peserta untuk memicu kepedulian terhadap pentingnya memberantas korupsi. ”Nilai (kesadaran, Red) itu akan terbangun oleh sebuah proses dan waktu,” imbuh dia. Yang terpenting, tutur Joice, bagaimana membuat para napi mengenal diri mereka sendiri lebih dulu. Kemudian bagaimana membuat mereka mampu menghadapi stigma napi korupsi yang sangat mungkin muncul di masyarakat. ”Karena pasti label yang diberikan kepada mereka (napi korupsi, Red) adalah hal-hal negatif,” ujarnya. Persoalan stigma yang sangat mungkin muncul di tengah masyarakat itu bisa jadi
akan membuat para napi merasa tidak percaya diri. Untuk menyikapi itu, Joice meyakinkan, para napi yang percaya bahwa mereka punya nilai akan mampu menghadapi stigma tersebut. ”Dan mereka (para napi) itu punya nilai yang belum dimunculkan,” imbuh dia. Meski begitu, Joice menilai program penyuluhan antikorupsi bagi napi korupsi tidak bisa berdiri sendiri. Menurut dia, mesti ada program-program lanjutan yang mendukung. ”Juga dukungan dari sejumlah pihak,” katanya. ”Karena kembali lagi, perilaku itu berubah melalui proses waktu dan harus ada pengulangan,” ucapnya. Ketua KPK Firli Bahuri menambahkan, strategi pendidikan antikorupsi dan peran serta masyarakat bertujuan untuk memahamkan seluruh masyarakat tentang apa itu korupsi. Termasuk bahaya korupsi. Target utamanya, kata dia, agar orang tidak mau korupsi. ”Kita berharap makin banyak agen penyuluh antikorupsi dan rakyat menjadi bagian antikorupsi,” terangnya. Firli meyakini bahwa program penyuluhan yang menyasar mantan pelaku korupsi efektif untuk pemberantasan korupsi secara menyeluruh. Sebab, jelas dia, pada prinsipnya anak bangsa adalah orang-orang baik. ”Dan kalaupun ada yang tersandung persoalan korupsi karena kondisi, ke depan itu tidak boleh terulang,” pungkasnya. (bbs/mhs)
KAMIS, 29 APRIL 2021
HARGA Rp3.000
3
Solusi Longsor Cicadas Belum Ada Kajian Camat: Kalau Ingin Cepat Harus Di ABT Perubahan Tahun 2021 CIKARANG SEL ATAN Penanganan longsor di Kampung Cicadas, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan hingga sampai saat ini belum ada kajian. Hal tersebut dikatakan Camat Cikarang Selatan, Agus Dahlan. Dikatakannya, solusi penanganan longsor di Kampung Cicadas yang mengakibatkan kurang lebih 17 rumah rusak parah ini harus ada kajian terlebih dahulu. “ Kalau belum ada kajian kita juga bingung mau
berbuat apa ?, karenakan penangan longsor ini harus tepat penanganannya. Misal, kita nanam pohon, sekuat apa efektifitas nya dengan kondisi seperti itu, “ ungkap Agus kepada Cikarang Ekspres di Kantornya, Rabu (28/4/21). Ia mengatakan, kalau memang harus di paku bumi itupun harus melalui kajian. “ Harus jelas titik mana aja yang harus di paku bumi, biar tepat sasaran juga. Karena gak mungkin semuanya di paku bumi,” tuturnya. Namun begitu, ia belum bisa menyebut apakah longsor Cicadas ini termasuk klasifiksi besar atau kecial. Kata dia, baik itu musibah besar atau kecil harus di tangani karena menyangkut keselamatan manusia. “ Harus ada penanganan, tapi harus tepat penanganannya,” ujarnya.
PERISTIWA: Seoarang neneknenek sedang menyaksikan sebagian ruamhnya terkena longsor. Dalam peristiwa longsor di kampung cicadas, Desa Sukresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, beberapa hari yang lalau, kurang lebih 17 rumah mengalami kerusakan yang cukup parah. hingga kini belum ada solusi.
KE- METRO CIKARANG
DOKUMEN CIKARANG EKSPRES
Uang Bencana Covid Dinkes Segera Dilaporkan
GURU PGRI Sikapi Aksi Long March FPHI
CIKARANG PUSAT - Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) dalam waktu dekat akan melaporkan Dinkes Kabupaten Bekasi atas dugaan penyelewengan anggaran Covid-19. Hal itu dikatakan, Ketua Umum L AMI, Jonly Nahampun kepada Cikarang Ekspres, Rabu (28/4). “Saat ini LAMI sedang mengumpulkan data atau menyiapkan laporan kepada aparat penegak hukum (APH) dalam waktu dekat, terkait anggaran Covid -19 yang dikelola Dinkes Ka-
CIKARANG PUSAT - Aksi Front Pembela Honorer (FPHI) Korda Kabupaten Bekasi yang melakuan Long March ke Istana Negara, menuai tanggapai Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bekasi. Lewat pernyatan resminya yang ditandatangani Ketua PGRI Asep Saepulloh dan Sekretaris PGRI Kabupaten Bekasi, Hamdani ini ada empat point penting. “Pertama, memohon agar GTK Non ASN yang melakukan kegiatan Long March bisa kembali ke rumahnya masing-masing, agar dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai guru KE- METRO CIKARANG
bupaten Bekasi,” kata Jonly. Diberitakan sebelumnya, Inspektorat Pemerintahan Kabupaten Bekasi merasa risih, atas pernyataan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sry Enny, agar Inspektorat yang melakukan Transparansi penggunaan anggaran Covid-19, Tahun Anggaran 2020. “Sebaiknya Dinas Kesehatan memberikan informasi yang positif yang bagus lah jangan juga melempar (masalah, red) ke Inspektorat,” kata Kepala Inspektur Kabupaten Bekasi, MA.
Supratman kepada Cikarang Ekspres, pada Selasa (20/4/2020) di ruangannya. MA Supratman mengatakan, data penggunaan anggaran Covid-19 yang be-
rada di Inspektorat, bukan sebagai Kepala Pengguna Anggaran (KPA). Sehingga, sifatnya hanya untuk laporan kepada Bupati Bekasi
atau ke pimpinan. “Soal kegiatan-kegiatan dinas itu bisa langsung ditanyakan langsung ke dinas. Bukan ke saya,” jelas pria yang pernah menjabat Kepala Dinas Pendidikan itu. Pria berbadan tambun itu, menyindir Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, agar mempublikasikan penggunaan anggaran Korona itu ke masyarakat. Jika, anggaran yang terealisasi tidak ada masalah. Sehingga tidak ada kecurigaan masyarakat. “Saya berharap Dinas Kesehatan juga, kalau cuma
(anggaran, red) global, apa? berapa?, kemudian untuk kegiatan apa-apa?, itu saya pikir bisa lebih menjelaskan,” ujarnya. “Sehingga tidak ada pikiran-pikiran negatif dari masyarakat, maupun temanteman (sosial kontrol, red). Kenapa sampai ditutup?. Jadi lebih baik di ceritakan bagiamana (anggaran, red) ininya,” sambungnya. Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup itu juga menekankan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, agar segera KE- METRO CIKARANG
ADVERTORIAL
Otda Jadi Momentum Bangkitkan Ekonomi Daerah Pemkab Bekasi Ikuti Peringatan Hari Otda Secara Virtual
C I K A R A N G P U S AT Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengikuti peringatan Hari Otonomi Daerah ke- XXV Tahun 2021 yang digelar secara virtual, pada Senin (26/4/21). Berpusat di Gedung Command Center Diskominfosantik Cikarang Pusat, kegiatan ini dibuka secara
resmi oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, yang juga diikuti oleh seluruh gubernur, wali kota dan bupati se-Indonesia Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXV tahun 2021 bertemakan “Bangun Semangat Kerja & Tingkatkan Gotong Royong dimasa Pandemi Covid-19 untuk
Masyarakat Sehat, Ekonomi Daerah bangkit dan Indonesia Maju” Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengungkapkan, peringatan hari otonomi daerah menjadi momentum yang tepat untuk melihat kembali dinamika dan tantangan yang akan dihadapi pemerintahan daerah di
masa mendatang. “Jadi dengan kebijakan otonomi daerah, pemerintah daerah memiliki keleluasaan menyelenggarakan pemerintahan sendiri atas dasar kreativitas dan peran serta masyarakat, khususnya untuk mengembangkan dan memajukan daerahnya,” ujar dia.
Selain itu, sambung Ma’ruf, otonomi daerah juga meningkatkan daya saing daerah melalui pemberdayaan masyarakat dan pemerintah daerah untuk mencapai tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menanggapi arahan tersebut, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja melalui
Asisten Pemerintahan dan Kesra (Asda 1) Yana Suyatna mengatakan, pihaknya akan berupaya menjadikan Pemkab Bekasi menjadi daerah berdaya saing dan mampu menghadapi berbagai situasi “Bahwa dengan otonomi daerah ini kedepan kita akan membuat suatu formula
atau rumusan bagaimana sistem pemerintahan di Indonesia menjadi lebih baik lagi,” ungkapnya Karena menurut dia, selama ini ada beberapa asas yang diketahui seperti desentralisasi, dekonsentrasi dan ada beberapa urusan yang dilimpahkan kepada daerah. (adv/jio)
FOTO NET
KEGIATAN: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengikuti peringatan Hari Otonomi Daerah ke- XXV Tahun 2021 yang digelar secara virtual, pada Senin (26/4/21).
METRO CIKARANG
KAMIS, 29 APRIL 2021
KARAWANG BEKASI
4
Kadisdik Minta Honorer Balik Dari Aksi Jalan Kaki Cikarang- Istana Presiden CIKARANG PUSAT – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Carwinda, meminta para guru honorer yang jalan ke Istana kembali pulang. “Saya minta teman-teman GTK Non-ASN (guru honorer) yang saat ini melaku-
kan aksi, ayo kembali mengajar, kembali ke sekolah melaksanakan fitrahnya sebagai guru, menjalankan tupoksinya sebagai pengajar,” ucap dia (27/4/2021). Katanya, Dinas Pendidikan membutuhkan guru honorer lantaran keterbatasan guru PNS agar proses kegiatan belajar mengajar (KBM) terus berjalan lancar. “Disdik adalah rumah besar kita tetapi sampai hari ini mereka belum datang ke Disdik. Ibarat orang tua dan
anak kita ingin satu visi dan misi dalam membangun pendidikan di Kabupaten Bekasi,” ucap dia. “Bersama mereka meskipun secara jumlah mayoritas sudah memahami dan bagi temen lain yang mungkin ada perbedaaan dapat diselesaikan secara dialog akan kita akomodir kok,” tambahnya. Dia mengatakan besaran jasa tenaga kerja (jastek) guru honorer terus diperjuangkan agar dapat setera
dengan ASN. Carwinda pun menakui bahwa peningkatan jastek mesti dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Diketahui, guru honorer yang tergabung pada Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI) Kabupaten Bekasi ini menuntut besaran jastek Rp 2,8 juta. Tuntut Keadilan, Guru Honorer Kabupaten Bekasi Jalan Kaki dari Cikarang ke Istana KepresidenanAksi jalan kaki
guru honorer saat melintasi Kota Bekasi (26/4). “Saya informasikan Tahun Anggaran 2021 pemerintah daerah sudah dapat mengalokasikan besaran jastek Rp2.129.500/bulan dan apabila ditambah dengan alokasi dari dana BOS sampai dengan Rp700.000/bulan, maka jika ditotal menjadi Rp2.829.500/bulan sesuai tuntutan mereka,” terangnya. “Kita juga mendorong dan mendukung mereka untuk mengikuti seleksi 1 juta
formasi PPPK yang diluncurkan pemerintah pusat. Kita siap mendampingi mereka dengan harapan bisa lulus semua,” beber Carwinda. Berdasarkan data, kebutuhan pengajar di Kabupaten Bekasi berjumlah 15.000 lebih. Guru PNS tercatat 6.315, sisanya guru honorer. Terkait tuntutan beberapa guru honorer yang belum dibayarkan Jastek selama 3 bulan, dapat ia menjelaskan pembayaran jastek GTK non ASN pada Dinas
Pendidikan telah dilakukan pembayaran terhadap sebanyak 9.156 orang yang sudah memenuhi persyaratan administrasi. Dia mengakui terdapat beberapa orang GTK Non ASN yang perjanjian kerjanya berakhir tanggal 31 Desember 2020. Dan sejak tanggal 1 Januari 2021 Dinas Pendidikan tidak melakukan perjanjian kerja lagi, maka yang bersangkutan bukan GTK Non ASN pada Dinas Pendidikan. (red)
Gunawan Siap Buktikan Tanah Makam Taman Rahayu Miliknya C I K A R A N G P U S AT Agenda sidang kedua perkara pemalsuan yang menyeret Kades Tamanrahayu AW bersama 3 terdakwa lainnya berjalan lancar di Pengadilan Negeri Cikarang (27/4/2021). Saksi Pelapor, Gunawan a l i a s K i w i l , m e m b aw a 5 orang saksi, yaitu ayah Unan, paman Suhi, anak saksi Utar yaitu Achmad Dais dan Sarnan Santika, dan Juhara. Para saksi memberikan keterangan secara bergantian kepada Hakim Kepala Candra Ramadhani. Gunawan membeberkan bukti-bukti bahwa tanah seluas 11.000 meter persegi itu merupakan milik Ontel bin Teran yang tidak lain adalah buyutnya. Dia membeberkan Surat Pemberitahuan Objek Pajak (SPOP) dan Letter C, keduanya atas nama Ontel bin Teran dengan nomor 952 termasuk pada persil 56. Unan dan Suhi mene rangkan bahwa sejak lama tanah itu memang
milik kakek mereka yang bernama Ontel. Keterangan yang sama diberikan oleh Juwara yang mengatakan sejak lama di atas areal permakaman itu terdapat makan Ontel dan keluar ganya. Sementara Achmad Dais dan Sarnan Santika menjelaskan bahwa tanda tangan yang mereka bubuhkan sebagai persetujuan wakaf atas tanah makan itu berawal dari ketidaktahuan. Mereka mengakui ayah m e re k a, Ut a r, s a a t i t u diminta tanda tangan ke KUA d a n Ka n t o r D e s a sebagai pernyataan wakaf untuk pendaftaran tanah. Usai persidangan Gunawan mengaku bersyukur perkara pemalsuan itu sudah disidangkan dan ia yakin hakim akan memberikan hukuman yang berat. “Biar mereka merasakan dapat hukum yang setimpal. Lima tahun penjara kalau bisa,” kata dia. Pada agenda sidang beriktunya, hakim kembali
akan mendengarkan keterangan 5 saksi dari pelapor Gunawan. “Saya belum tahu (untuk saksi berikutnya). Nanti bisa konfirmasi kepada jaksa,” kata dia. Dia menilai pada sidang yang berlangsung itu menunjukkan bukti kepemilikan dan penguasaan fisik atas tanah Ontel bin Teran dilakukan oleh keempat terdakwa. “Bantahan (dari terdakwa, Red) nanti bisa dibuktikan. Ta d i t e r b u k t i d i f a k t a persidangan bahwa itu tanah memang sudah lama dikuasai Ontel bin Teran sampai dengan satat sekarang,” kata dia. Dia mengaku siap untuk membuktikan bantahan para terdakwa soal legalitas yang dimilikinya atas tanah itu. Sidang yang berlangsung di ruang sidang lantai 2, itu dipimpin oleh Hakim Ketua Candra Ramadhani, Hakim Anggota Agus Sutrisno dan Albert Dwi Putra Sianipar, dan Panitera Frans. (dim/red)
SOSIAL: Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi mendukung Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek).
ISTIMEWA
Pegawai Non ASN dan THL Butuh Perlindungan CIIKARANG PUSAT-Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi mendukung Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek). Sekretaris Dinas Perdagangan, Andi Suhandi, menjelaskan non-ASN dan THL memang cukup banyak di lingkungam dinas ini sehingga cukup riskan apabila tidak terlindungi dengan jaminan sosial. “Kita turut menyukseskan Inpres maupun Perbup dan ingin menindaklanjuti perlindungan terhadap
diri pekerja yang ada,” ucap dia ketika sosialisasi Inpres Nomor 2 Tahun 2021, Rabu (28/4) Andi memperkirakan ada sekira 400 orang THL dari seluruh UPTD yang ada. “Termasuk yang magang nanti juga di-cover, tapi di segmen yang berbeda. Itu nanti ranahnya BPJSTK,” kata dia. Kepala Cabang BPJST Cikarang, Ahmad Fathoni, menjelaskan di Dinas Perdagangan adalah organisasi yang tepat untuk meimplementasikan Inpres tersebut karena terbilang lengkap. Di Dinas Perdagangan ter-
sapat THL di tiap-tiap UPTD Pasar, dan juga terdapat pekerja bukan penerima upah yang bekerja dalam lingkup pasar itu, contohnya pedagang, kuli pengangkut barang, petugas kebersihan pasar, dan lainnya. “Kami akan lindungi THL yang ada di Disdag dengan kepesertaan BPJSTK ini. Untuk di UPTD kita akan buat keagenan bagi bukan penerima upah. Jadi, maksud dari menyukseskan Inpres seperti itu,” kata dia. Lanjut Fathoni, pihak BPJST akan menyediakan penanggung jawab (PIC) yang akan berhubungan
dengan tiap-tiap UPTD yang ada. “Mereka yang akan berikan informasi, admiistrasi, pelaporan. Dan nanti ke depan akan bentuk keagenan perisai. Jadi nanti ada PIC di tiap kecamatan dan UPTD,” katanya. Untuk premi bagi THL karena tidak termasuk sektor swasta dan industri, maka sebesar Rp9.720 per bulan. Angka itu diambil dari UMP terendah di Indonesia, yakni Rp1.800.000 dikali dengan 0,54 persen untuk jaminan kecelakaan kerka.(JKK) dan jaminan kematian. (dim/red)
SAMBUNGAN CIKARANG EKSPRES Solusi Longsor Cicadas .. dari halaman Cikarang Ekspres Ia menjelaskan, penanganan longsor Cicadas tidak bisa hanya mengandalkan Kecamatan dan Desa. Karena ini membutuhkan anggaran besar dan harus melibatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui dinas terkait.
“ Engga bisalah anggarannya juga gak ada, alatnya juga kita tidak punya,” cetusnya. Menurutnya, kalau solusi longsor tersebut mengikuti anggaran murni, maka akan susah dan waktunya lama harus menunggu hasil Musrenbang tahun 2023.
PGRI Sikapi .. “ Kalau ingin cepat penanganannya, harus di Anggaran Belanja Tahunan (ABT) perubahan tahun ini. Namun penanganan nya harus tepat, harus di analisis dulu,” urainya. Ia memprediksi, angaran penangan ini bisa mencapai lebih dari Rp 500 Juta. Selain itu, keterkaitan pi-
hak Ejip, Bank Bjb dan BAZNAS soal penanganan longsor Cicadas, kata dia, semua siap membantu. Namun lagi-lagi harus ada kajiannya dulu. “ Nanti peran mereka sebagai apa ?, Pada intinya mereka siap membantu namun harus ada dasarnya dulu,” ujarnya. (mil)
Perlua diketahui, keterbukaan penggunaan anggaran bantuan tidak terduga (BTT) untuk penanganan Covid-19, yang diusulkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi, masih saja tertutup. Meski Sekretaris Dinas Kesehatan, Alamsyah, telah melempar tanggung jawab ke Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) y a n g a g a r t ra n s p a ra n . Kini jejaknya diikuti oleh Kadinkes, Sry Enny melempar untuk publikasi harus persetujuan Inspektorat Kabupaten Bekasi. Hal itu membuat Dinas Kesehatan masih saja tidak tahu malu. Apalagi, puluhan miliar yang sudah digunakan sejak Tahun 2020 itu untuk penanganan Covid-19, patut diduga me-
mang anggaran tersebut menjadi bancakan korupsi oleh pejabat. Pasalnya, anggaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi tidak transparan seperti daerah lain, salahsatunya Kabupaten Karawang, yang menampilkan usulan dan penggunaan anggaran melalui website. Anehnya lagi, penegak hukum di Kabupaten Bekasi seolah bungkam, terkait kurang transparannya anggaran untuk penanganan dan percepatan untuk menghentikan Virus Korona itu, selain membeli perlengkapan untuk pasien rawat inap yang terpapar virus asal China itu, terbagi juga untuk pembuatan banner sosialisasi. Apalagi, sejak Cikarang Ekspres memuat berita terkait penanganan, pence-
Uang Bencana Covid .. dari halaman Cikarang Ekspres mempublikasikan usulan dan penggunaan anggaran Covid-19. Sehingga, masyarakat secara luas mendapatkan informasi yang detail. “Sehingga masyarakat juga bisa menerima informasi yang layak , yang baik dari Dinas Kesehatan, tidak harus dari mana-mana,” tegas dia. Diberitakan sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi masih beralibi, untuk tidak mempublikasikan usulan dan penggunaan anggaran bantuan tidak terduga (BTT) penanganan Covid-19, yang berasal dari APBD Kabupaten Bekasi. Alasannya, harus berkoordinasi dengan Inspektorat.
“Kami (Dinkes) akan tanyakan terlebih dahulu ke yang lain publikasi anggaran dan penggunaan anggaran (Covid-19, red). Saya tanyakan dulu ke inspektorat,” kata Kepala Dinkes, Sry Enny kepada Cikarang Ekspres, Senin (19/4/2021). Dengan nada rendah, perempuan berkacamata itu juga tidak menampik penyerapan anggaran Covid-19 tidak seluruhnya diserap. Kendati demikian, dirinya juga melempar usulan anggaran itu dari kepala bidang masing-masing penanganan Covid-19. “Keperluan (anggaran Covid-19 ada pengadaan, red) alat kesehatan, sarana prasarana. Soal penyerapan minim soal kebutuhan yang kami ajukan,” ujar dia dengan singkat.
dari halaman Cikarang Ekspres atau tenaga kependidikan sebagaimana mestinya,” kata Hamdani dalam keteranganya, kemarin. Untuk tuntutan dari FPHI Korda Kabupaten Bekasi tentang kesejahteraan GTK Non ASN, sambung dia, PGRI Kabupaten Bekasi akan terus memperjuangkan agar bisa setara dengan kesejahteraan ASN. Hal ini sejalan dengan pemikiran dan perjuangan Bupati Bekasi Eka Supria Atmja yang juga menginginkan adanya perbaikan kesejahteraan pegawai GTK Non ASN Kabupaten Bekasi. “Point ketiga, kami mengiimbau kepada GTK Non ASN agar lebih fokus untuk persiapan mengikuti seleksi 1 juta formasi PPPK yang diluncurkan Pemerintah
Pusat dan PGRI bersama dengan Dinas pendidikan Kabupaten Bekasi bersinergi untuk mempersiapkan GTK Non ASN yang akan mengikuti seleksi PPPK dengan memberikan pendampingan berupa kegiatan Bimtek dan try out seleksinya,” jelas Hamdani. Terkait, terhadap SK Penugasan GTK Non ASN yang surat penugasannya oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, ini sudah dapat memenuhi apa yang disyaratkan dalam PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja, dan sesuai dengan Persekjend Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Tekhnis Pengelolaan Nomor Unik Pen-
didik dan Tenaga Kependidikan. “Sehingga kami menjamin bahwa Surat Penugasan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi sudah cukup dan tidak akan merugikan GTK Non ASN untuk keperluan administrasi kepegawaian GTK Non ASN,” urai Hamdani. Ia juga mengajak bersama-sama memberikan perhatian yang besar kepada masa depan pendidikan di Kabupaten Bekasi melalui ketercukupan kesejahteraan dan kualitas guru dan tenaga kependikan, secara arif dan bijaksana. “Demikian sikap PGRI, kepada semua pihak agar memakluminya,” tulis Hamdani dalam peryatan resminya. (tin/yud)
gahan dan korban terkait Covid-19, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi ataupun Bupati Bekasi, sama sekali bungkam dan tidak mau menunjukkan pengajuan dan penggunaan anggaran Covid-19. Padahal, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Helmi mengaku geram terhadap
pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dari kepala dinas hingga kepala bidang. Pasalnya, selain anggaran dinas yang tidak jelas penggunaannya, kinerja juga sangat tidak memuaskan. “Sampai saat ini belum ada kejelasan penggunaan (anggaran Dinas Kesehatan, red),” kata Helmi kepada Cikarang Ekspres, beberapa
waktu lalu. Helmi yang juga bagian dari Badan Anggaran (Bangga r ) D P R D Ka b u p at e n Bekasi disinyalir kurang dihargai oleh pejabat dinas. Pasalnya, selama ini pembahasan anggaran tidak ada penjelasan secara detail soal anggaran belanja tidak terduga (BTT), untuk penggunan Covid-19, pada Tahun 2020. (har/jio)
KARAWANG BEKASI General Manager: Tohiri Alam. Pimpinan Perusahaan: Hayatullah. Pimpinan Redaksi: Suhlan Pribadi. Redaktur: Mahesa Bahagiastra, Arie Firmansyah. Kabupaten Karawang: Agus B, Wahyudi, Ayi Purnama. Kabupaten Bekasi: Dimas Apriyanto, Jiovano Nahampun, Haripan Nahampun, Kota Bekasi: M. Suyudhi R (Kepala Biro), Naldy. Kabupaten Purwakarta: Hasan Kobra (Kepala Biro). Pracetak : Juhadi (Koordinator), Mochamad Diky Darmawan, Almujamil. EDP/IT : Harry Hidayat. Iklan: Gema Parlindra (Manager Jakarta). Hepi Harianto (Manager Bandung). Manager Iklan & Promosi: Hudri Amin (Koordinator), Dimas A. Manager, Eko Prihastanto Pemasaran: Ade Marsin (Koordinator), Ecep, Noviantoro, Melky JS. Sirkulasi & Pengembangan Koran: Jamal (Koordinator), Yanto, Herman Budiono, Lalan, Umbaran, Ambri, Parwoto, Umbaran. Akunting/Keuangani: Administrasi: Asih Setiawati, Kansha Isfaraini Huurun’ein, Yanti Intan Martya Direktur Utama: Mohamad Fauzi. SAg Direktur : Tohiri Alam KomisarisUtama: Dwi Nurmawan Komisaris: H Yanto. Informasi Langganan Iklan & Berlangganan Koran Karawang Bekasi Ekspres Kantor Karawang Bekasi Ekspres
TARIP IKLAN
Jalan Pepaya Nomor 20, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Tlp. (0267) 8408492. Tohiri Alam: 081379974445, Hayatullah 085379686339 Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Bank BJB KK Cabang Karawang a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 0084955078001 Address e-mail redaksi: redaksikarawangbekasi@gmail.com, email iklan:karawangbekasiekspres@gmail.com. Kantor Biro Cikarang Ekspres Ruko Palais De Paris Central Niaga F8/F16 Kawasan Industri Greendland 1 Kota Delatamas (021) 22156619. Kantor Biro Metro Bekasi Ekspres Jalan Kenari Raya, Blok C Nomor 643, Perumahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Perwakilan Iklan Jakarta: Yudi Haryono, Firda. Alamat Perwakilan Jakarta: Kompleks Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No. 353 Jakarta 12210 Tlp. (021) 5330976, 5333321 Fax. (021) 5322629. Perwakilan Bandung: Jl Raya Soekarno-Hatta No. 627 Bandung Telp. (022) 7316634. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia. Alamat: Jalan Perjuangan No. 9 Kota Cirebon. Telp: (0231) 483 531. Isi di luar tanggung jawab percetakan. SEMUA KARYAWAN KARAWANG BEKASI EKSPRES SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL ATAU SURAT TUGAS DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER
Umum/Display BW Halaman 1 : Rp 30.000/mm kolom, Umum/Display Berwarna Halaman 1 : Rp 55.000/mm kolom, Umum/Display Warna Halaman 3,6,8 : Rp 27.500/mm kolom, Sosial/ Keluarga Hitam Putih: Rp 17.500 mm/kolom, Sosial/Keluarga Warna: Rp 20.000 mm/kolom. Iklan Baris: Rp 20.000/baris (min 4 baris mak 7 baris). Harga Eceran: Rp 3.000/eksemplar. Harga langganan: Rp 100.000/bulan.
METRO PURWAKARTA
KAMIS, 29 APRIL 2021
KARAWANG BEKASI
5
Tol Cipali Dipasang CCTV Untuk Mempercepat Penanganan Hambatan PURWAKARTA- Sepanjang Tol Cipali dipasang kamera tersembunyi atau closed circuit television (CCTV). Kepala Departemen Lalu Lintas ASTRA Tol Cipali Prayogi Setyo Pratomo mengatakan, CCTV di ruas Tol Cipali dipasang per satu kilometer. Hal ini dilakukan sebagai upaya percepatan penanganan hambatan yang terjadi di ruas tol. “Meski ada pengetatan pada Lebaran 2021 karena masa pandemi, namun pelayanan terhadap
para pengendara tetap kami maksimalkan,” ujar dia di Purwakarta. Selain pemasangan CCTV, lanjut dia, ASTRA Tol Cipali juga menyiapkan 10 unit armada lalu lintas, 1 kendaraan derek, 5 kendaraan ambulan dan 2 kendaraan resuce yang tersebar di bagian barat dan timur, juga tambahan kendaraan 8 PJR dari Polda Jabar. “Kami juga menyediakan 2 kendaraan sapu bersih,” ujar pria akrab disapa Yogi itu. Disingung antispasi terkait rekayasa lalu lintas, ia mengaku juga dilakukan, seperti di luar rest area terpasang tulisan imbauan kepada para pengendara agar tidak parkir di bahu jalan.
ISTIMEWA
CCTV: Sepanjang Tol Cipali dipasang kamera tersembunyi atau closed circuit television (CCTV). CCTV dipasang per satu kilometer.
“Apabila terjadi lonjakan sebelum dan sesudah masa penyekatan dan kepolisian berlakukan contraflow kami siap dalam hal sarana dan prasarananya,” ujar dia.
Sementara ASTRA Tol Cipali juga mengikuti kebijakan Pemerintah dalam pemberlakuan peraturan larangan mudik pada Lebaran 2021.
Namun, ASTRA Tol Cipali siap memberikan pelayanan maksimal melalui berbagai upaya peningkatan fasilitas dan infrastruktur di berbagai bidang.
Direktur Operasi ASTRA Tol Cipali, Agung Prasetyo di Kabupaten Purwakarta menyatakan pihaknya siap memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan dengan memaksimalkan pengoperasian gardu sebanyak 29 yang akan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas di Gerbang Tol Palimanan Utama. Pengaturan lalu lintas juga dilakukan di gerbang sayap seperti di Gerbang Tol Kalijati, Subang, Cikedung, Kertajati, dan Gerbang Tol Sumberjaya. Selain itu, ASTRA Tol Cipali juga telah menyiapkan manajemen pengaturan arus lalu lintas apabila terjadi lonjakan volume pada H-8 dan H+10
Lebaran 2021, meskipun Pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik. “Dengan berbagai upaya peningkatan kualitas layanan yang dilakukan ASTRA Tol Cipali, diharapkan pengguna jalan dapat berkendara dengan lancar, aman dan nyaman,” kata Agung. ASTRA Tol Cipali sebagai unsur pendukung tetap meningkatkan kesiagaan di sejumlah aspek dalam melayani masyarakat khususnya bagi para pengguna jalan yang harus melakukan aktivitas perjalanan dengan mematuhi protokol kesehatan dan peraturan Pemerintah yang berlaku selama periode masa larangan mudik berlangsung. (red)
ADVERTORIAL
Ingatkan Warga Batasi Mobilitas Bukber Dari Safari Ramadan Bupati Eka di Masjid Jami Al Wathoniyah SUKAWANGI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, mengingatkan kepada masyarakat untuk membatasi mobilitas dalam kegiatan berbuka puasa bersama atau kunjungan ke rumah saudara. Langkah itu diambil agar semua dapat melindungi diri sendiri dan keluarga dari acaman Covid-19. “Mari kita batasi mobilitas untuk berbuka puasa atau kunjungan ke rumah saudara agar kita semua dapat melindungi diri dan keluarga dari Covid-19”,
DIJUAL TANAH SHM LUAS TANAH 1.736 M2, LOKASI Jl. JENDRAL AHMAD YANI. KAMPUNG RANGGAWULUNG KELURAHAN PASIRKAREUMBI. KECAMATAN SUBANG KAB. SUBANG, HUBUNGI : 0812139899. ATAS NAMA ABDUL BANK MANDIRI
PINJAMAN KATERING BUTUH PINJAMAN RP.10 JUTA. DIBERI KEUNTUNGAN RP. 3 JUTA. SMS : 0896.3972.5025
tegas Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja dalam kegiatan Safari Ramadan Kabupaten Bekasi Minggu ke-2 Tahun 2021 di di Masjid Jami Al-Wathoniyah, Kecamatan Sukawangi pada Kamis (22/4). Selain itu, Ia juga mengharapkan para Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan tokoh masyarakat dapat memberikan inovasi dalam menerapkan protokol kesehatan saat beribadah selama masa pandemi. Karena menurut Eka, inovasi tersebut diciptakan untuk dapat memberikan kenyamanan kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah khususnya di
LOWONGAN P PUBLIK BUTUH PRIA ULET S1 IPK >3 T KOMPUTER, M/E, T LINGK, AKT, SKTRS (P) LMR&CV KE HRDDEPT6@ GMAIL.COM 1 MGG
KEHILANGAN TELAH HILANG : AKTA JUAL BELI NOMER : 364/JB-CBT/X/2014 AN. AMAT YANI BERALAMAT KP. UTAN RT 004/008, KELURAHAN WANASARI, CIBITUNG. TELAH HILANG SERTIFIKAT TANAH A/N MUHI BIN KALIM SHM NO 02872, LUAS 464 METER, ALAMAT KP CINYOSOG RT 004 RW 003, DESA BURANGKENG, KECAMATAN SETU, KABUPATEN BEKASI,
bulan suci Ramadan. “Kepada para DKM dan tokoh agama supaya memberikan inovasi dalam menerapkan protokol kesehatan saat beribadah, sehingga masyarakat bisa beribadah dengan lebih nyaman,” terangnya. Bupati Eka juga berharap masyarakat selalu patuh pada protokol kesehatan agar pandemi Covid-19 segera berakhir dan masyarakat dapat beraktivitas dan beribadah secara berjamaah lagi. “Jika kita patuh pada protokol kesehatan, diharapkan Covid-19 segera pergi agar kita bisa beribadah secara jamaah lagi di masjid,” tukas dia. (adv/yud)
JAWA BARAT DENGAN LUAS 148 M2 JIKA MENEMUKAN HUBUNGI : 081311625312. TELAH KEHILANGAN SERTIFIKAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEPELAUTAN YANG DILAKSANAKAN OLEH BALAI BESAR PENDIDIKAN, PENYEGARAN DAN PENINGKATAN ILMU PELAYARAN (BP3IP) ATAS NAMA JIMMI KUNDRAAT DI DAERAH TANJUNG PRIOK, JAKARTA UTARA, DKI JAKARTA. KEHILANGAN BPKP M-01206890, NOPOL D 3575 LY A/N AMIH AHMAD KAMIL, NO RANGKA MH1JB51185K217952, NO MESIN JB51E1214273, HUBUNGI : ABIB 083874404598 KEHILANGAN SERTIPIKAT TANAH. ATAS NAMA : HOTIB BIN OLON, KP.
LEUNGSIR RT. 03/02, DESA JAYASAMPURNA KEC. SERANG BARU-KAB. BEKASI DENGAN LUAS TANAH : 8.633 (DELAPAN RIBU ENAM RATUS TIGA PULUH TIGA METER PERSEGI), HAK MILIK NOMOR 00451/JAYASAMPURNA, NOMOR INDUK BIDANG : 10.05.15.05.00559, NOMOR SURAT UKUR : 10.05.15.05.00559/1997, NOMOR SERI SERTIFIKAT : AJ 965209. HUB BP. AGUS HP : 0855-1701-026 KEHILANGAN BPKP M-01206890, NOPOL D 3575 LY A/N AMIH AHMAD KAMIL, NO RANGKA MH1JB51185K217952, NO MESIN JB51E1214273, HUBUNGI : ABIB 083874404598 DIINFORMASIKAN BAHWA AUTO2000 KEHILANGAN DOKUMEN BERUPA SATU SET SURAT PEMESANAN KEN-
DARAAN NO. T262 - 46136. BERKENAAN DENGAN KEHILANGAN TERSEBUT, AUTO2000 TIDAK BERTANGGUNG JAWAB ATAS PENGGUNAANYA SEJAK TGL. 30 JULI 2020
KEHILANGAN SERTIPIKAT TANAH ATAS NAMA AJID BIN NALIM, KP. LANGKAP LANCAR RT.004/RW.002 DESA SUKARAGAM KECAMATAN SERANG BARU KABUPATEN BEKASI. TANAH SAWAH SELUAS : 2.857
M2 (DUA RIBU DELAPAN RATUS LIMA PULUH TUJUH METER PERSEGI), SERTIPIKAT HAK MILIK (SHM) NOMOR : 00451/SUKARAGAM, SPPT NOMOR : 32.18.021.002.010.0018.0 HUBUNGI : AJO : 0822-1114-3241
ADVERTORIAL
KAMIS, 29 APRIL 2021
KARAWANG BEKASI
6
Ajak Seluruh Komponen Masyarakat ‘Aktif’ Hadapi Bencana PESAN BUPATI EKA PADA PERINGATAN HKBN TAHUN 2021 C I K A R A N G P U S AT Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali menggelar latihan serentak dan apel sebagai peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) Tahun 2021. Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja menuturkan, HKBN pada 26 April dilatarbelakangi 12 tahun ditetapkannya Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penangulangan Bencana yang jatuh pada 26 April 2019. Undang-Undang ini telah melahirkan berbagai kebijakan dan program pemerintah yang mendukung kegiatan kesiapsiagaan terhadap bencana yang merupakan perangkat hukum pertama yang merubah paradigma penanggulangan bencana dari responsif ke preventif (pengelola resiko bencana). “Jadi saya mengajak seluruh
komponen masyarakat Kabupaten Bekasi untuk turut serta dan berpartisipasi aktif pada HKBN 2021 ini,” kata dia, kemarin. Apalagi, sambung Eka, HKBN menjadi wadah dan upaya dalam membangun kesadaran dan partisipasi publik terhadap karakteristik bencana dan resiko bencana, serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman yang ada disekitarnya
“Mari kita bunyikan tanda secara serentak kentungan, sirine dan lonceng. Lalu lakukan evakuasi mandiri menuju tempat aman terdekat, mari kenali bencana di tempat kita dan pahani resiko bencananya serta tingkatkan sadar budaya bencana agar kita bisa mengurangi korban jiwa dan kerugian harta benda,” imbuh dia. Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD, Henri Lincoln menegaskan bahwa sebagai petugas BPBD dituntut untuk siap siaga menghadapi bencana dan melindungi masyarakat Kabupaten Bekasi. Di mana, rangkaian HKBN diisi dengan sejumlah keg-
Eka Supria Atmaja Bupati Bekasi
iatan dari simulasi evakuasi gempa bumi di District I Meikarta Lippo Cikarang hingga apel latihan membunyikan tanda secara serentak, baik itu dengan memukul kentungan, sirene, dan lonceng dipusatkan di BPBD setempat. “Jadi kita diminta untuk menyiapkan vidio simulasi yang akan dikirimkan ke Kabag provinsi dan BNPB dengan tema yaitu evakuasi water rescue dan partikel rescue. Yaitu adanya bencana banjir dan gempa bumi yang dari bangunan proyek,” kata Hendri, kemarin. Artinya, sambung dia,
pemukulan kentungan serenyak untuk latihan evakuasi mandiri segera menuju tempat aman agar semuanya siap dan selamat dari bencana. “Kepala BNPB memin-
ta secara serentak semua kepala daerah mengajak masyarakat untuk membunyikan gentongan, sirine maupun bunyian dalam rangka peringatan HKBN,”
terangnya. Untuk diketahui, BPBD Kabupaten Bekasi menjadi salah satu yang terbaik dari segi pra-sarana dalam mitigasi bencana. (adv/jio)
ISTIMEWA
SOROT: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali menggelar latihan serentak dan apel sebagai peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) Tahun 2021.
ADVERTORIAL
Pemkab Karawang Jadi 5 Kabupaten Terbaik se-Jabar
Bupati Cellica Ingin Vaksinasi Lansia Makin Digenjot PEMERINTAH Kabupaten Karawang terus berupaya mengejar capaian vaksinasi untuk para lansia agar bisa segera diselesaikan sesuai target. Demi memastikan agar program vaksinasi lansia bisa berjalan lancar, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana memimpin langsung rapat capaian vaksinasi bersama seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Karawang dan Dinas Kesehatan Karawang dan perwakilan Grab Karawang, Selasa (27/4) siang di ruang Rapat Dinas PUPR. Bupati Cellica menyatakan pelaksanaan vaksinasi dosis 2 meningkat. Hal tersebut terungkap pada pelaksanaan evaluasi capaian vaksinasi yang dilaksanakan setiap minggunya.”Dari 3 minggu lalu hanya di angka 1,8 persen. Sekarang naik ke angka 10 persen. Tentunya ini merupakan kabar baik atas kerjasama banyak pihak,” kata Bupati. Kelompok lansia, kata dia, menjadi salah satu prioritas vaksinasi oleh Pemkab Karawang. Untuk kelompok lansia, Cellica menyebut memerlukan sosialisasi lebih masif untuk menghilangkan kekhawatiran masyarkat. Selain vaksinasi, Cellica menilai penerapan pemberlakuan
pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) juga berkontribusi menurunkan angka positif Covid-19 di Karawang. Karenanya,mulai bulan depan, karantina di hotel akan dihentikan. “PPKM sangat berpengaruh,” ujar dia. “Alhamdulillah tiga minggu terakhir naiknya 6,5 persen untuk lansia. Untuk lansia 5 besar seJabar,” ujar Cellica. Cellica mengklaim vaksinasi mampu menurunkan tingkat mortalily rate dan positif rate di Karawang. Salah satunya, tingkat keterisian ruang perawatan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang. “Saya tidak berbicara soal epidemologi masyarakat ya. Saya lihat dari sisi nakes ya. Ruang Cikampek RSUD Karawang sekarang kosong,” tambahnya. Sementara itu Plt Kadinkes Karawang, drg. Nanik Djojana menyatakan Pemkab Karawang menduduki peringkat ke-5 besar Kabupaten/Kota se- Jawa Barat mengenai pelayanan publik. “Pelayanan vaksinasi lansia masuk 5 besar, Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan masuk 3 besar dan pelayanan publik juga masuk 5 besar,” ungkap Nanik. (adv/mhs)
Cellica Nurrachadiana Bupati Karawang
ISTIMEWA
SOROT: Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana memimpin langsung rapat capaian vaksinasi bersama seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Karawang dan Dinas Kesehatan Karawang dan perwakilan Grab Karawang, Selasa (27/4) siang di ruang Rapat Dinas PUPR.
Dari 3 minggu lalu hanya di angka 1,8 persen. Sekarang naik ke angka 10 persen. Tentunya ini merupakan kabar baik atas kerjasama banyak pihak.”
KAMIS, 29 APRIL 2021
PENDIDIKAN & OLAHRAGA
7
KARAWANG BEKASI
Penguatan Perpustakaan Berbasis Digital MTsN 2 Genjot Kompetensi Para Pustakawan KARAWANG - Perpustakaan digital Madrsah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Karawang terus eksis memberikan pelayanan kepada pemustaka di lingkungan madrsah. Untuk meningkatkan pelayanan, madrsah yang beralamat di Kecamatan Jatisari ini aktif menggenjot kompetensi para pustakawan yang dimiliki melalui kegiatan pelatihan. Kepala MTsN 2 Karawang, Suparwoto, mengatakan, perkembangan teknologi yang terus meningkat harus mampu diikuti dan dimaksimalkan dalam berbagai bidang, tak terkecuali dunia pendidikan. Oleh karena itu, MTsN 2 mencoba mengikuti perkembangan zaman dengan mengoperasikan perpustakaan digital. Perkembangan teknologi perpustakaan, lanjut Suparwoto, dilatarbelakangi oleh kebutuhan informasi yang cepat dengan tujuan memberikan pelayanan yang optimal kepada pemustaka. Perkembangan tersebut didukung dengan adanya teknologi perangkat lunak (software) berbasis Open Source. Salah satu Open Source Software (OSS) yang banyak digunakan adalah Senayan Library Management System (SLIMS), di
ISTIMEWA
DIGITAL LIBRARY: Tim perpustakaan MTsN 2 Karawang saat mengikuti pelatihan dalam rangka penguatan perpustakaan digital.
antaranya SLIMS 8 Akasia. “MTsN 2 Karawang telah menggunakan aplikasi SLIMS 8 Akasia sejak Juli 2018. Alhamdulillah perpustakaan digital milik kami terus berjalan hingga sekarang,” ujar Suparwoto, kepada KBE, Rabu (28/4). Suparwoto menegaskan, perpustakaan memainkan peran penting dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, mandiri,
dan berdaya saing di tingkat global. “Maka dari itu, keberadaan perpustakaan digital ini kami harapkan mampu memenuhi kebutuhan para pemustaka, terlebih di masa pandemi covid-19 seperti saat ini,” harapnya. Kepala Perpustakaan MTsN 2 Karawang, Dewi Wardamayanah menambahkan, kualitas peningkatan layanan tentunya harus bersamaan den-
gan peningkatan kompetensi para pustakawan, khususnya dalam meningkatkan keterampilan dan wawasan dalam mengaplikasikan SLIMS 8 Akasia. “Untuk itu, kami menyelenggarakan pelatihan penguatan digital library yang telah dilaksanakan pada awal April. Kegiatan diikuti tiga orang peserta yang merupakan tim perpustakaan MTsN 2 Karawang dengan narasumber Pak Taufik Luthfi yang
merupakan Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Arab STAI DR KHEZ Muttaqien Purwakarta,” jelasnya. “Mengenai materi yang disampaikan dalam pelatihan adalah proses import data buku ke aplikasi SLIMS 8 Akasia, proses import data anggota pada aplikasi SLIMS 8 Akasia, membuat pelaporan, dan management aplikasi digital library,” katanya. (ayi/mhs)
LAPORAN KEUANGAN PUBLIKASI PT. BPR NUSANTARA BONA PASOGIT 32 Peroiode 31 Desember 2020 Jl.Syeh Quro Blok A-3 Komp.Johar Indah Kab.Karawang Jawa Barat 41313 Telp. (0267) 8452846, Website: www.bprnbp32.com Email: bprkarawang@gmail.com LAPORAN NERACA PUBLIKASI PT.BPR NUSANTARA BONA PASOGIT 32 TANGGAL 31 DESEMBER 2020 ASET Kas dalam Rupiah Kas dalam Valuta Asing Surat Berharga Penempatan pada Bank Lain Penyisihan Penghapusan Aset Produktif Jumlah Kredit yang diberikan a. Kepada BPR b. Kepada Bank Umum c. Kepada non bank - pihak terkait d. Kepada non bank - pihak tidak terkait Penyisihan Kerugian -/Jumlah Agunan yang diambil alih Aset tetap dan inventaris a. Tanah dan bangunan b. -/- Akumulasi penyusutan dan penurunan nilai c. Inventaris d. -/- Akumulasi penyusutan dan penurunan nilai Aset tidak berwujud -/- Akumulasi Amortisasi Aset lain-lain Total Aset LIABILITAS Liabilitas segera Simpanan a. Tabungan b. Deposito Simpanan dari bank lain Pinjaman diterima Dana setoran modal-kewajiban Liabilitas lainnya Total Liabilitas EKUITAS Modal Disetor a. Modal dasar b. Modal yang belum disetor -/Tambahan modal disetor Modal sumbangan a. Agio (Disagio) b. Modal Sumbangan c. Dana Setoran Modal-Ekuitas d. Tambahan Modal Disetor Lainnya Ekuitas Lain a. Keuntungan (Kerugian) dari perubahan nilai Aset Keuangan dalam kelompok tersedia untuk dijual b. Keuntungan Revaluasi Aktiva Tetap c. Lainnya d. Pajak Penghasilan terkait dengan Ekuitas Lain Cadangan a. umum b. tujuan Laba (Rugi) a. Tahun Lalu b. Tahun Berjalan Total Ekuitas Total Kewajiban dan Ekuitas
CONTACT PERSON: - 0821 1258 7177 - 0857 8290 3338
LAPORAN LABA RUGI PUBLIKASI PT.BPR NUSANTARA BONA PASOGIT 32 TANGGAL 31 DESEMBER 2020
DESEMBER 2020 162,016 6,553,367 6,553,367
DESEMBER 2019 124,473 5,452,413 896 5,451,517
48,345 18,914,475 159,898 18,802,922 439,666
39,221 22,603,678 312,839 22,330,060 439,666
2,073,734 352,489 1,158,166 838,398 146,739 104,211 942,538 28,984,050 DESEMBER 2020 453,955
1,562,134 273,718 971,953 719,129 130,239 83,221 1,120,538 31,054,512 DESEMBER 2019 160,488
9,580,802 5,528,500 3,500,000 1,221,155 285,659 20,570,071 DESEMBER 2020
11,153,946 6,359,800 900,000 3,111,317 606,130 22,291,681 DESEMBER 2019
10,000,000 7,500,000 -
3,500,000 1,489,629 -
-
-
740,000 4,308,005
740,000 4,308,005
865,974 8,413,979 28,984,050
1,704,455 8,762,831 31,054,512
POS-POS PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL Pendapatan Bunga a. Bunga kontraktual b. Provisi Kredit c. Biaya Transaksi -/Jumlah pendapatan bunga Pendapatan Lainnya JUMLAH PENDAPATAN OPERSIONAL Beban Bunga a. Beban Bunga kontraktual b. Biaya Transaksi Beban Kerugian Restrukturisasi Kredit Beban Penyisihan Penghapusan Aset Produktif Beban pemasaran Beban Penelitian dan pengembangan Beban Administrasi dan Umum Beban Lainnya JUMLAH BEBAN OPERASIONAL LABA (RUGI) OPERASIONAL PENDAPATAN DAN BEBAN NON OPERASIONAL Pendapatan Non Operasional Beban Non Operasional Kerugian Penjualan/ Kehilangan Lain-lain LABA (RUGI) NON OPERASIONAL LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN SEBELUM PAJAK PENGHASILAN TAKSIRAN PAJAK PENGHASILAN JUMLAH LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN
LAPORAN INFORMASI LAIN PT.BPR NUSANTARA BONA PASOGIT 32 TANGGAL 31 DESEMBER 2020
DESEMBER 2020
DESEMBER 2019
KETERANGAN
6,921,803 311,795 7,233,598 1,401,618 8,635,216 1,396,178 79,035 39,490 6,071,424 16,337 7,602,464 1,032,752
8,008,610 452,454 8,461,064 1,430,919 9,891,983 1,484,526 124,454 29,256 6,134,365 12,000 7,784,601 2,107,382
35,637
34,678
38,562 (2,925) 1,029,826 163,852 865,974
21,759 12,919 2,120,300 415,845 1,704,455
Penempatan pada bank lain Kredit yang diberikan a. Kepada BPR b. Kepada bank umum c. Kepada non bank - pihak terkait d. Kepada non bank - pihak tidak terkait Jumlah aset produktif Rasio - rasio a. KPMM b. KAP c. PPAP d. NPL (neto) e. ROA f. BOPO g. LDR h. Cash Ratio
L 6,553,367
48,861 15,962,067 22,564,295
ANGGOTA DIREKSI DAN PENGURUS
DPK
KL
DESEMBER 2020 D
2,062,388 2,062,388
65,471 65,471
390,440 390,440
M 1,020,864 1,020,864
Jumlah 6,553,367 48,861 19,501,230 26,103,458
-
-
-
-
60.28 6.31 100.00 6.81 3.43 88.04 70.30 33.12
PEMEGANG SAHAM
ULTIMATE SHAREHOLDERS
Direksi
1. PT.NUSANTARA BONA PASOGIT
(53,10%) Pemegang Saham Pengendali
1. DYAH EKOWATI P. (Direktur Utama)
2. YAN WALTER LUMBAN GAOL
(14.00%) PT.NUSANTARA BONA PASOGIT
2. Matius Perangin Angin (Direktur)
3. VIRGO SINAGA
(10.40%)
4. MARGARETHA TOBING
(9.32%)
Dewan Komisaris
5. YENITA ELZA
(4.95%)
1. RS. FITRA YOGA SAPUTRA (Komut)
6. I WAYAN SUANDA
(4.13%)
2. Drs. YAN WALTER L GAOL (Komisaris)
7. CESAR PETRUS HASIBUAN
(4.10%)
LAPORAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI PUBLIKASI PT.BPR NUSANTARA BONA PASOGIT 32 TANGGAL 31 DESEMBER 2020 POS-POS TAGIHAN KOMITMEN a. Fasilitas pinjaman yang diterima yang belum ditarik b. Tagihan Komitmen Lainnya
DESEMBER 2020
KEWAJIBAN KOMITMEN a. Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum ditarik b. Penerusan Kredit c. Kewajiban Komitmen Lainnya TAGIHAN KONTIJENSI a. Pendapatan bunga dalam penyelesaian b. Aset Produktif yang dihapus buku c. Agynan dalam proses penyelesaian kredit d. Tagihan kontijensi Lainnya KEWAJIBAN KONTIJENSI REKENING ADMINISTRATIF LAINNYA
Kantor Pusat: Jl.Syeh Quro Blok A-3 Komp. Johar Indah Kab.Karawang Jawa Barat 41313 Kantor Kas : - Kantor Kas Rengasdengklok: Jl.Perintis Kemerdekaan No.187 Blik Kraton RT/RW 025/005
DESEMBER 2019
20,000
20,000
20,000
20,000
-
-
-
-
986,365 803,088 183,277 -
593,604 459,835 133,769 -
-
-
- Kantor Kas Kosambi: Jl.Raya Kosambi Klari Karawang (Depan Masjid Al-Mujahidin) - Kantor Kas Cikampek: Jl.Ir.H. Juanda No.65 B Cikampek Timur
* Nama Kantor Akuntan Publik * Akuntan Publik yang Menandatangani Laporan
KAP Hendro, Busroni, Alamsyah Hendro Wibowo. SE., M.Ak,. Ak. CA., CPA
Laporan Publikasi ini sudah diaudit Kantor Akuntan Publik Catatan: *BPR dengan total aset Rp10 miliar atau lebih wajib mencantumkan nama Kantor Akuntan Publik dan nama Akuntan Publik yang bertanggung jawab terhadap audit (partner in-charge
Informasi keuangan di atas telah disusun untuk memenuhi Peraturan OJK No.48/POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang Transparansi Kondisi Keuangan BPR, Surat Edaran OJK No.39 /SEOJK.03/2017 tanggal 19 Juli 2017 tentang Laporan tahunan dan laporan Keuangan Publikasi BPR, dan Surat Edaran OJK No.16 /SEOJK.03/2019 tanggal 29 Agustus 2019 tentang Perubahan Surat Edaran OJK No.39/SEOJK.03/2017 tentang Laporan tahunan dan laporan Keuangan Publikasi BPR
- Kantor Kas Wadas Dsn Krajan I RT/RW 004/002 Lemahabang Kab.Karawang Depan pasar Wadas
Karawang, 15 April 2021 Direksi PT. BPR NUSANTARA BONA PASOGIT 32
Dyah Ekowati P
Matius Perangin Angin
KAMIS, 29 APRIL 2021
JADWAL IMSAKIYAH KARAWANG 1442 H / 2021 M IMSAK 04:24 WIB
SUBUH 04:34 WIB
MAGHRIB 17:48 WIB
KARAWANG BEKASI
8
Gundogan Bagikan Takjil Gratis Selama Ramadan JAKARTA – Gelandang Manchester City, Ilkay Gundogan membagikan takjil gratis di Indonesia selama bulan Ramadan. Setelah berkerja sama dengan komunitas Manchester City Supporters Club Indonesia (MSCI). Belasan anggota komunitas MCSCI keliling Jakarta untuk membagikan takjil di berbagai tempat seperti jalanan hingga panti asuhan. Kegiatan ini dilakukan selama satu bulan penuh
setiap harinya sebelum waktu berbuka puasa. “Awalnya kami tak menyangka mendapatkan kesempatan mengadakan aktivitas ini. Apalagi Gundogan langsung yang menghubungi via email sebelum bulan Ramadan dan persiapan dengan pihak Gundogan, dengan meeting via zoom,” ujar Ketua Umum MCSCI, Endri Waluyo, Rabu (28/4). “Saya pikir hanya dengan perwakilannya tetapi
ternyata sang pemain yaitu Gundogan sendiri yang ikut meeting via zoom,” sambungnya. Menurut Endri, bahwa Gundogan memberikan pesan agar komunitas MSCI dapat membantu program yang murni keluar dari kantong pribadi gelandang asal Jerman tersebut. “Dia berkata saya punya program Ramadan untuk membagikan makanan iftar di Jakarta. Tolong dibantu
kegiatan ini ya, selebihnya kamu bisa berkomunikasi dengan manajer saya begitu katanya,” jelasnya. Lanjut Endri, awalnya kegiatan hanya berlangsung di Jakarta dan sekitarnya. Namun, Endri dengan izin dari perwakilan Gundogan membagikan beberapa kuota bagi-bagi takjil gratis ke chapter di daerah lain seperti Makassar, Lamongan hingga Sampit. “Biasanya kami bagi-bagi
takjil di pinggir jalan. Namun di beberapa kesempatan kami juga menyusuri perkampungan, masjid dan yayasan panti asuhan untuk membagikan takjil,” ujarnya. Total tiga ribu makanan dibagikan selama program ini. Selain bagi-bagi takjil, kata Endri, ada juga program membagikan makanan sahur. “Tiga hari setelah berpuasa kami juga masih meneruskan program bagi-bagi makanan ini
sesuai amanah dari pihak Gundogan,” ungkapnya. “Selain makanan, Gundogan juga membagi-bagikan jersey asli Manchester City yang didistribusikan MCSCI di yayasan sosial dan panti asuhan,” tuturnya. Dapat diketahui, meski berpaspor Jerman, Gundogan yang sempat bermain untuk Borussia Dortmund punya darah Turki dan beragama Islam. “Dia salah satu pemain favorit kami
dan semoga kebaikan ini menjadi berkah untuknya. Di setiap program kami selalu mendoakan kesuksesannya dan tentunya tim Manchester City,” imbuhnya. (bbs/rie)
LAPOR NDAN...!
Satres Narkoba Polres Karawang Ringkus Kurir Narkotika Mengamankan 4,4 Kilogram Ganja Siap Edar K A R AWA N G – S a t r e s Narkoba Polres Karawang ungkap pelaku penyalahgunaan narkotika jenis Ganja di sebuah rumah kontrakan di Gang Artis Jalan Kosambi, Desa Duren, Kecamatan Klari, Selasa (22/4). Dari tangan tersangka berhasil mengamankan barang bukti total 4,4 kilogram, satu timbangan elekrik dan satu
buah ponsel. Tersangka berinisial KT alias Maung (41) warga Dusun Pasir Telaga I, Desa Pasir Telaga, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang. Yang berprofesi sebagai buruh harian lepas. Kap o l re s Karawang, AKBP Rama Samtama Putra melalui Kasat Narkoba, AKP Aji Setiaji menyampaikan, bahwa barang bukti yang diamankan diantaranya tiga paket besar yang berlakban coklat, masing-masing berisikan narkotika jenis ganja dengan berat 3 kilogram, 24 bungkus klip bening masing-masing berisikan narkotika jenis ganja dengan berat 1,410 kilogram siap edar. “Barang bukti yang kita amankan secara keseluruhan
sekira 4,410 kilogram, satu unit timbangan elektrik dan satu unit ponsel. handphone merk oppo warna hitam, ujarnya. Tersangka ditangkap pada Kamis (22/4) pukul 13.00 wib, di rumah kontrakan di Gang Artis Jalan Kosambi Desa Duren, Kecamatan Klari,” ujar Aji. Menurut Aji, penangkapan tersangka bermula petugas mendapat informasi dari masyarakat tentang orang yang menggunakan dan mengedarkan narkotika jenis Ganja. Setelah diselidiki akhirnya petugas berhasil mengamankan pelaku yang ketika itu sedang menggunakan narkoba. Lanjut Aji, kemudian dilakukan penggeledahan terhadap badan serta di
rumah. Ditemukan barang bukti berupa tiga paket besar yang berlakban coklat masing-masing berisikan narkotika jenis ganja dengan berat 3 kilogram dan 24 bungkus klip bening, masing-masing berisikan narkotika jenis ganja dengan berat 1,410 kilogram milik tersangka. Setelah diintrogasi kemudian tersangka mengakui mendapatkan narkotika jenis ganja tersebut dengan cara dititipi dari BSU (DPO). Setelah itu tersangka dan barang bukti dibawa ke Sat Res Narkoba Polres Karawang. Aji mengatakan, bahwa dalam kejadian ini ditindak lanjuti dengan melengkapi mindik tertib administrasi, riksa saksi-saksi dan tersangka, melaksanakan tes urine dan hasilnya positif THC serta kumpulkan alat
ISTIMEWA
PENGALANGGUNAAN NARKOBA : (kanan), Kanit Idik 2 Satres Narkoba Polres Karawang, Ipda Andi Sabri dan tersangka KT kurir ganja yang ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Gang Artis Jalan Kosambi, Desa Duren, Kecamatan Klari, Selasa (22/4).
bukti lain. Pasal yang dipersangkakan yaitu Pasal 114 (2) jo 111 (2) UU No 35 Tahun 2009
tentang narkotika. Dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara. (red)
ADIKARYA PARLEMEN JABAR
Kejar Target Pendapatan Pemprov Jawa Barat Gina Swara Minta Sarana Prasarana Samsat Ditingkatkan K A R A WA N G – Dalam rangka melakukan evaluasi pencapaian pendapatan daerah Provinsi Jawa Barat. Komisi III DPRD Jawa Barat gencar melakukan kunjungan kerja ke se-
Hj. Gina Fadlia Swara, SE., MM
jumlah instansi keuangan di Jawa Barat. Sejak awal Februari lalu, para anggota dewan terus berkeliling daerah untuk memantau kinerja perusahaan keuangan. Khususnya, tempat pelayanan penerimaan pajak kendaraan bermotor (P3D) atau Samsat, di beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat. Menjadi fokus Komisi lll DPRD Jawa Barat, yaitu peningkatan sarana dan prasarana di semua cabang Samsat. Guna memberikan pelayanan yang maksimal untuk masyarakat. Seperti diungkapkan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Gina Fadlia Swara. Menurutnya, sarana dan prasarana P3D di semua cabang perlu ditingkatkan. Menu-
rutnya, aspirasi masyarakat menginginkan tempat pembayaran pajak yang aman, nyaman, dan tidak berdesakan. “Seperti yang kit lihat di Kabupaten Cianjur ini. Komisi lll melihat bahwa Samsat Cianjur belum memiliki gedung yang representatif. Sehingga perlu diperbaiki agar wajib pajak merasa aman dan nyaman saat membayar pajak kendaraan bermotor mereka,” ujar Gina kepada KBE, Rabu (28/4). Gina mengatakan, P3D ini perlu melakukan kerja sama dengan berbagai pihak. Untuk melakukan penelusuran terhadap para wajib pajak. Agar target pendapatan daerah di Provinsi Jawa Barat tercapai sesuai yang direncanakan. “Utamanya di Kabupaten Cianjur ini, mengingat wilayah Cianjur yang sangat luas dan minimnya sarana prasarana
pembayaran pajak kendaraan bermotor disini,” katanya. Di Kabupaten Karawang, lanjut Gina, pihaknya sudah lebih dulu mendorong Pemprov Jawa Barat untuk memperbanyak fasilitas Samsat Masuk Desa (Samades). Sejauh ini, kata dia, Kabupaten Karawang dengan luas 30 kecamatan. Baru memiliki satu fasilitas Samades di Kecamatan Lemahabang Wadas. Menurutnya, idealnya Samades ini hadir satu unit di satu kecamatan. “Memang saat ini sudah ada mobil Samsat keliling, tapi itu sangat terbatas karena jadwalnya hanya sebulan sekali di setiap kecamatan,” ujar angg ota dewan asal Dapil X Jabar ini. “Maka kita dorong untuk memperbanyak Samades ini, agar mempercepat serapan pajak kendaraan bermotor yang masuk dalam PAD Pemprov Jawa Barat,” tutupnya. (adv/wyd)
WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES
KUNJUNGAN KERJA : Anggota Komisi lll DPRD Jawa Barat, Gina Fadlia Swara, saat kunjungan kerja ke P3D Cianjur, Jawa Barat.