Page 1

Bintang Baru Warga Karawang Bekasi Purwakarta & Subang www.karawangbekasiekspres.co.id

RABU, 15 MEI 2019

@korankarawangbekasiekspres

HARGA Rp3.000

Pejabat Permainkan Rakyat Hallo Bupati..,, Satpol PP Tolak Tutup Pindo III

KEAMANAN....

hadir ketika jelas-jelas ada kejahatan lingkungan di Karawang ini. Buktinya, Satpol PP Karawang tak berdaya dan m e n o l a k re k o m e n d a s i DLHK Karawang untuk melakukan penyegelan kepada pabrik Pindo Delli Pulp and Mills 3 (Pindo III) setelah memanggil perwakilan manajemen Pindo III ke Mako Pol PP, kemarin (14/5). Alasanya, seperti diungkapkan penyidik PPNS Satpol PP Karawang, Wahyu sebaliknya justru

KARAWANG– Mencari rasa keadilan untuk kelestarian lingkungan di daerah ini ternyata susah. Pemerintah, seperti tidak

mengatakan saat ini Pindo III sedang berusaha memperbaiki jebolnya saluran limbah pabrik anak perusahaan Sinar Mas Group ini yang mengakibatkan tercemarnya Sungai Cikereteg. “Menurut versi mereka, satu hari sebelum sidang Amdal kenapa jebol, mereka tidak tahu seperti itu, intinya mereka saat ini sedang berusaha memperbaikinya,” terang Wahyu kepada KBE. Wahyu tak menyangkal Satpol PP menerima dua buah surat yang isinya berbeda dari Dinas Lingkungan Hidup dan Ke-

bersihan (DLHK) Karawang. Yang pertama surat berisikan tentang biaya paksa sedangkan suarat yang kedua berisi rekomendasi penyegelan pabrik. “Kalau tentang penutupan kami sudah berkirim surat ke LH intinya, bahwa Satpol PP menurut kajian kami, tidak berwenang melakukan penutupan, karena bukan penegakkan perda. Jadi, yang mempunyai ke-

wenangan itu kementrian lingkungan hidup (KLH),” ujarnya. Menurut Wahyu, perihal rekomendasi penutupan Pindo III poin yang dilanggar mengenai belum mengantongi Amdal yang regulasi diatur dalam UU Lingkungan Hidup. Ia berkilah hal ini merupakan kewenangan  penegakan hukum terpadu di kepoli-

Ke Hal...7

ARIE/KBE

RAZIA MIRAS: Suasana Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Lodaya 2019 yang digelar Satuan Narkoba Polres Karawang di beberapa warung miras.

Warung Miras Digerebek KARAWANG- Dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Lodaya 2019, Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Karawang tampaknya tak main-main soal operasi penertiban minuman keras (miras). Kurang dari sepekan sekitar 1.746 botol miras disita di beberapa tempat di Karawang. Kasat Narkoba, AKP Agus Susanto mengatakan, pihaknya menggerebek toko-toko yang kedapatan menjual dan menyimpan minuman keras berbagai merek di beberapa tempat di Karawang. Kegiatan ini merupakan operasi pekat lodaya 2019 di bulan suci Ramadhan 1440 H. “Hasil operasi pekat ini dalam kurun kurang dari satu minggu berhasil menyita sebanyak 1.746 botol miras berbagaj merek. Dari beberapa toko jamu yang kedapatan menyimpan dan memperjualbelikan minuman keras,” kata Agus kepada KBE, kemarin. Lanjut Agus, pihaknya juga berhasil menggagalkan pengiriman ratusan botol minuman keras yang akan dikirim ke wilayah Rengasdengklok. Untuk barang bukti yang diamankan ratusan botol minuman keras yang dibawa dengan menggunakan mobil luxio.

n Menuju Pilbup 2020

Ketua PCNU: Kayanya Cellica Baper

Ke Hal...7

YOGIE/KBE

KASUS ANEH: Ibu salah satu terdakwa kasus pencurian asset Pemda 2 memberi dukungan moril di sela-sela lanjutan sidang.

Kasus Aneh Pemda II, Jaksa Tolak Keberatan Pengacara KARAWANG - Dugaan pencurian asset Gedung Pemda 2 senilai Rp 3 miliar dengan nomor perkara 172/Pid.B/2019/PN.Kwg memasuki sidang ketiga dengan agenda tanggapan dari penuntut umum. Sidang digelar di Ruang Kusuma Atmadja, Pengadilan Negeri Karawang, Selasa (14/04). Jaksa Penuntut Umum, Fa j a r G i g i h W i b o w o membacakan eksepsi menolak keberatan penasihat hukum terdakwa Ayi Sobari, Hambali, dan Muchori karena dinilai

tidak beralasan, dan meminta Pengadilan Negeri Karawang melanjutkan memeriksa dan mengadili perkara ketiga terdakwa. “Surat dakwaan penuntut umum No. Reg. Perkara: PDM-121/KRWNG/04/2019 tanggal 22 April 2019 adalah sah dan memenuhi syarat seperti diatur dalam Pasal 143 ayat 2 KUHAP,” ujarnya.  Sementara itu, tim kuasa hukum terdakwa, Alex Safri Winando setelah sidang mengatakan Jaksa Penuntut Umum ke-

beratan dengan eksepsi pihaknya. “Putusan sela hari Rabu tanggal 23 Mei 2019 nanti, kita kembalikan ke majelis hakim apakah dakwaan itu diterima atau tidak. Yang jelas kami ti da k te r i ma d e nga n dakwaan jaksa penuntut umum, yang menyatakan kerugian Rp 3 miliar, harus dibuktikan. Rp 3 miliar itu berapa barang yang hilang, berapa jumlahnya sehingga dijumlahkan sebesar Rp 3 milyar,” tegasnya. Ke Hal...7

KARAWANG – “Jadi kalau ada deklarasi-deklarasi, tidak pantas dilakukan di bulan ramadan ada deklarasi-deklarasi. Bukan saatnya deklarasi. Benar tidak, Pak?.” Ucapan bernada sindiran itu diucapkan Bupati Karawang Cellica Nurrachadian di hadapa tokoh masyarakat saat tarawih keliling di Desa Sukamerta, Kecamatan Rawamerta, Senin (13/5) dan menuai banyak sorotan. Videonya ramai jadi perbincangan. Kendati tidak menyebutkan pernyataan itu ditunjukkan kepada siapa. Diduga ucapan itu senga-

KH Ahmad Ruhiat Ketua PCNU Karawang

ja dilontarkan menyindir wakilnya, Ahmad “Jimmy” Zamakhsyari setelah seKe Hal...7

Tetap! Hanya 34% Lulusan SMP Masuk SMA Negeri BANDUNG- Dinas Pendidikan Jawa Barat merampungkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 16 Tahun 2019 tentang pedoman penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA. Ditetapkan 91 titik zonasi untuk PPDB di Jabar. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar Dewi Sartika mengatakan PPDB tahun ini tetap merujuk Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018. Formasi PPDB tahun ini, hanya 34 persen lulusan SMP yang

akan diterima SMA negeri. “Kami masih tetap mengacu pada Permendikbud ya. Kita hanya menerima 34 persen untuk SMA negeri, otomatis 66 persen sisanya swasta,” kata Dewi. a menuturkan PPDB tahun ini kuotanya terbagi menjadi tiga yakni jalur zonasi 90 persen, prestasi 5 persen dan perpindahan dinas orang tua 5 persen. Skema tersebut hampir sama dengan tahun lalu. Ke Hal...7

Ketika Pasar Malam Ramadan Dijadikan Arena Perjudian

Kades Dengklok Selatan: Lebih Baik Ibadah di Masjid Perjudian memang tidak mengenal tempat dan waktu. Meski di arena umum dan saat bulan puasa, tetap saja para penjudi bermain tanpa melihat lingkungan sekitar. YOGIE, RENGASDENGKLOK

PADA bulan suci Ramadan banyak pengusaha pasar malam menggelar Bazar Ramadhan atau pasar rakyat. Selain diminati karena menyuguhkan macammacam pakaian sebagai tempat perbelanjaan, juga dilengkapi dengan area permainan (orsel) anak yang murah meriah. Pasar malam memang Kantor Redaksi: Jl. Pepaya No 20. Kelurahan Nagasari Kec. Karawang Barat Telp. / Fax: (0267) 8408492

menjanjikan banyak keuntungan, karena memang lokasinya yang berada di kerumunan banyak oranng. Apapun yang dijual selalu mendapat minat yang banyak dari para pengunjung. Namun apa jadinya, jika ajang pasar malam tersebut dijadikan sebagai tempat judi di malam hari. Seperti Ke Hal...7 email: karawangbekasiekspres@gmail.com,

redaksikarawangbekasi@gmail.com


OPINI

RABU, 15 MEI 2019

2

Maskapai Harus Lebih Kreatif Cari Keuntungan Oleh Alvin Lie Polemik harga tiket masih berlanjut hingga sekarang. Saya sudah mempelajari, jumlah pengguna jasa angkutan udara di Indonesia ini paling hanya 10 persen dari total populasi kita. Dalam satu tahun ada 100 juta penumpang yang diangkut maskapai penerbangan. Tetapi, tidak mungkin penumpang tersebut terbang hanya sekali dalam setahun. Ada yang terbang dua kali, bahkan sampai 20 hingga 30 kali dalam setahun. Nah, rata-rata kalau dihitung, satu penumpang itu terbang 6 kali dalam setahun. Jadi, dari 100 juta penumpang yang diangkut, sebenarnya hanya 16 sampai 17 juta orang yang terbang berkali-kali dalam setahun. Jumlah tersebut tidak sampai 10 persen dari total penduduk Indonesia yang mencapai 260 juta orang. Pengguna jasa penerbangan terbanyak pun berasal dari pegawai pemerintah. Kedua, pegawai BUMN. Ketiga, pegawai swasta atau profesional. Keempat, kalangan pengusaha. Setelah itu, barulah masyarakat dengan kepentingan pribadi. Misalnya, orang tua yang ingin menjenguk anaknya, mahasiswa yang sedang kuliah, atau perantau yang akan pulang ke kampung halaman. Keenam, baru sektor pariwisata. Sumbangan sektor pariwisata itu masih

relatif kecil terhadap jumlah penumpang penerbangan. Apalagi, penumpang sektor pariwisata bersifat musiman dan biasanya sudah direncanakan jauhjauh hari. Penumpang yang paling terdampak oleh kenaikan harga tiket adalah kalangan masyarakat dengan kepentingan pribadi. Mereka biasanya bukan pengguna full service, tetapi LCC (low cost carrier) seperti Lion Air. Kenapa mereka teriak? Karena LCC menaikkan harganya. Selain itu, mereka menerapkan bagasi berbayar. Maskapai penerbangan juga harus kreatif menyiasati harga tiket. Misalnya, untuk yang beli tiket tiga bulan sebelumnya, harganya bisa lebih murah daripada yang beli seminggu sebelum penerbangan. Jadi, semakin dekat hari keberangkatan, harganya semakin mahal. Atau, jika membeli tiket pp (pergi pulang) bisa lebih murah dibandingkan beli sekali jalan. Kalau sekarang kan harganya sama saja, baik PP maupun sekali jalan. Maskapai juga bisa memberikan harga khusus untuk pelajar atau mahasiswa dengan menunjukkan kartu pelajar. Itu belum dilakukan maskapai. Makanya, maskapai perlu kreatif untuk mencari keuntungan. Maskapai bisa mengambil keuntungan dari kalangan pebisnis

atau profesional, tetapi berikan harga khusus untuk mahasiswa atau pelajar. Misalnya, ada membership dengan harga khusus bagi mereka yang sekaligus bisa untuk mengikat pelanggan dari kalangan tersebut. Berbeda dengan kalangan lain yang tidak terlalu terdampak. Misalnya, pegawai pemerintah, pegawai BUMN, profesional, dan pengusaha. Jika memang ada kepentingan bisnis, mereka tetap berangkat

dengan harga tiket berapa pun. Yang perlu diingat, tiket pesawat itu sejak dulu tidak pernah dijadikan moda transportasi yang murah. Ingat, kita dulu kalau kirim surat melalui pos udara dan pos biasa itu kan jauh lebih murah pos biasa. Pos udara itu mahal. Sekarang pun kita kirim barang atau kargo, jika melalui udara juga lebih mahal jika dibandingkan dengan darat dan laut. Kenapa? Karena angkutan

udara itu yang ditawarkan adalah ketepatan dan kecepatan. Dan ketepatan itu tidak pernah murah. Sebenarnya, harga tiket bisa turun seperti tahun-tahun sebelumnya asalkan batas atas naik signifikan. Jadi, pada saat peak season atau lalu lintas puncak seperti sekarang, harganya mungkin bisa naik, lebih mahal dari sekarang. Nah, maskapai bisa mendapatkan laba yang cukup untuk subsidi sehingga saat low season

bisa banting-bantingan harga lagi. Namun, itu syaratnya besaran nilai angkut per penumpang per kilometer direvi s i . S e d a n g k a n kalau TBA (tarif batas atas) diturunkan akan semakin tidak fleksibel dan harga tiket terus bertengger di batas atas terus, tidak akan turun. Sebab, TBA ini kan besarannya sudah sejak 2016 tidak pernah direvisi walaupun asumsi-asumsinya sudah

berubah seperti nilai tukar rupiah, harga avtur, dan harga sewa pesawat. Dulu, pada 2016, nilai tukar rupiah terhadap dolar masih sekitar Rp 13 ribu, tetapi sekarang Rp 14 ribuan. Kemudian, biayabiaya fasilitas pelayanan di bandara juga sudah naik. Sekarang struktur biayanya avtur itu kan 30 persen. Avtur bisa turun tidak sebesar 10 persen, 20 persen, sampai 30 persen lagi? Kalau avtur bisa turun 30 persen, itu biayanya bisa turun 9 persen kan. Nah, avtur bisa turun 10 persen saja sudah hebat. Sekarang harga avtur malah naik lagi. Ini bukannya TBA dinaikkan, malah diturunkan. Saya yakin kalau pemerintah memaksakan TBA diturunkan, maskapai akan tetap berusaha bertahan hidup. Nanti, rute-rute penerbangan yang sebetulnya tidak menguntungkan akan berhenti. Pelayanan penerbangan hanya untuk rute-rute gemuk. Sebab, tidak ada pilihan lain. Kenapa yang ditekan hanya airline. Penyelenggara bandara bagaimana? Komponen besar itu kan nilai tukar sama pengadaan pesawat atau sewa pesawat, perawatan pesawat, avtur kan. Pemerintah juga seharusnya menjaga nilai tukarnya. Kalau maskapai bisa menurunkan harga, mereka pasti juga menurunkan harga kan. (*) * ) P e n g a m a t Penerbangan

CERPEN, ROSYID H. DIMAS Memoar Sebuah Pasola (3/TAMAT)

RUMAH SAKIT 1.

RUMAH SAKIT ISLAM KARAWANG Jl.Pangkal Tanjungan Km. 2 Karawang

0267-414520 0267-414521 0267-414522

2.

RUMAH SAKIT BAYUKARTA Jl.Kertabumi No. 44 Karawang

267-401817 0267-401818 0267-402731 0267-404472 0267-404472

3.

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARAWANG Jl. Galuh Mas Raya No. 1 Karawang

0267-640444 0267-640445 0267-640666

4.

RUMAH SAKIT DEWI SRI Jl.Arif Rahman Hakim NO. 1A Karawang

0267-402855 0267-406445 0267-412246

5.

RUMAH SAKIT CITO Jl. Arteri Tol Karawang Barat

0267-414245 0267-414264 0267-414306

Selama sebulan aku seperti pelepah kelapa tua yang dipermainkan angin dan menunggu waktu jatuh. Namun, saat fajar, saat aku duduk dan mendengar ombak berderu tenang di bawah langit yang remangremang, tiba-tiba orangorang desa berbondong ke pantai. Ya, mereka akan melaksanakan upacara nyale [9]. Dari keramaian itu, seseorang lalu menghampiriku. Kau bisa menebaknya orang itu, Todha. Benar, ia Rato Muana. Rato menghampiriku dan mengatakan sebuah kalimat bijak, “Semuanya sudah ditakdirkan leluhur. Berdamailah dengan keadaanmu.” Saat itu kesadaranku seketika pulih. Aku mulai merasakan kembali waktu yang merambat pelan. Aku mulai merasakan kehadiran diriku sendiri. Lalu aku ingat, bukankah nyale diciptakan leluhur untuk menghilangkan kedukaan terhadap apa yang terjadi kepada Umbu Amahu? Rato kemudian menawarkan tangannya kepadaku. Aku meraihnya dan bangkit. Dibawanya diriku menuju kerumunan orang-orang desa yang dinaungi sukacita dari leluhur. Di pantai yang airnya menyetubuhi mata kakiku, seorang gadis kecil memberikan wadah nyale kepadaku. Kau tahu, gadis itu cantik dan manis sepertimu, Todha. Aku sempat kembali mengingatmu, tapi dengan segera kuenyahkan bayangan wajahmu dari kepalaku. Aku lalu ikut mencari nyale di bawah riak air laut, merasakan keriangan seperti kanakkanak. Tiba-tiba aku merasa seperti dilahirkan kembali dari rahim ibuku yang

sakral. Kau benar-benar kerasukan mamarungu, Todha. Diamlah dan dengarkan aku. Lalu, tibalah saat kita berkumpul di padang untuk melaksanakan pasola. Kami, para pemain, duduk di atas kuda dengan lima sola [10] di tangan dan mengenakan kapauta [11] seperti kesatria. Kau berdiri di sana, di tepi padang di antara ratusan penonton, meneriakkan nama Nono Malo dengan lantang. Aku melihatmu, Todha. Namun, aku sama sekali tidak mengacuhkanmu. Bagiku, kau telah seperti orang asing, seperti turis-turis yang ada di sampingmu saat itu. Sebelum upacara kebanggaan tanah kita dimulai, Rato telah lebih dulu menasihatiku-karena aku akan berhadapan dengan Nono. “Tidak ada dendam di dalam pasola, atau kau akan mendapat murka dari leluhur,” katanya kepadaku. Lalu pasola dimulai. Bunyi gemerincing lonceng kuda segera menggema di bawah langit yang biru. Kuda-kuda meringik dan kaki mereka berderap. Aku memacu kuda dengan hati-hati dan berusaha membidik lawan sembari mengelak dari sola yang mengarah padaku. Dua kali aku berpapasan dengan Nono dan kami saling melempar sola. Pada pertemuan yang pertama, sola kami lepas dari sasaran.

Dan pada yang kedua, sola Nono berhasil mengenai bahuku. Sedangkan, ia berhasil mengelak dari solaku. Setelah itu aku berusaha menghindar dari Nono. Aku tidak ingin sesuatu timbul dalam diriku dan mengakibatkan dendam di antara kami. Namun, suamimu itu justru selalu mengincarku. Ia beberapa kali melemparkan solanya ke arahku, tapi aku selalu berhasil mengelak. Kau tahu, ia seperti sengaja ingin melukaiku, Todha. Aku tidak mengerti apa yang ada dalam pikirannya saat itu. Apakah ia ingin melukaiku karena takut kalau suatu saat kau kembali mencintaiku? Cinta selalu berubah-ubah, bukan? Namun, dalam sorot matanya, aku seperti melihat sesuatu yang jahat. Barangkali mamarungu telah bersarang di dalam tubuhnya. Dan peristiwa itu pun terjadi. Saat itu aku sedang mengambil ancang-ancang untuk melemparkan sola kepada seseorang, Todha. Itu sola terakhir di tanganku sebelum seseorang memberikan yang lain kepadaku. Kau masih bersorak-sorai di sana. Aku mendengar lengkingan suaramu menyebut nama Nono. Lalu kulemparkan sola itu dengan kuat. Tombak kayu itu melesat kencang seperti burung elang ke

arah kepala sasaranku. Tapi ia berhasil mengelak dengan membungkukkan badannya. Dan sungguh, aku tidak tahu bagaimana Nono dan kudanya dengan kebetulan melintas dan berada di balik orang itu. Solaku yang masih melesat kencang akhirnya mengenai Nono dan menancap di tenggorokannya. Ia kemudian terjatuh, sementara kuda yang ditungganginya melarikan diri. Aku melihat Nono berkelejatan memegangi tenggorokannya. Darahnya membuncah. Kau lalu menghambur dari barisan penonton, berlari sambil memekik menghampiri tubuh Nono yang terkapar. Seketika para Rato menghentikan pasola. Orang-orang kemudian mengerubungi tubuh Nono yang sekarat. Para Rato berusaha menyelamatkan nyawanya dengan membaca mantra-mantra. Namun, tak ada yang bisa mencegah k e m a ti a n , To d h a . D a n akhirnya Nono meregang nyawanya saat itu juga. Kau mengingatnya, bukan, Todha? Jangan tanyakan mengapa dan bagaimana sebuah kayu tumpul bisa mengakibatkan luka semacam itu. Yang perlu kauingat bahwa di dalam pasola ada tangan-tangan leluhur yang bekerja. Apa kaupikir aku tidak berbelasungkawa atas kematian suamimu? Jika kau berpikir demikian, kau salah besar. Saat upacara pemakaman Nono, dengan tanpa sepengetahuanmu, aku datang secara sembunyisembunyi. Beberapa kali aku memandangi tubuh Nono bergantian dengan telapak tanganku. Di dalam benakku, aku bertanya-

tanya, mengapa takdir leluhur harus bekerja melalui tanganku? Saat itu aku ketakutan. Aku takut kau berpikir bahwa aku sengaja membunuh Nono dan kau akan membenciku, Todha. Dan ternyata ketakutanku menjadi kenyataan. Kau menyalahkanku atas kematian suamimu itu. Kau menyebutku pembunuh di hadapan orang-orang desa. Tapi orang desa bukan orang bodoh, Todha. Mereka secara turuntemurun telah dididik oleh adat kita yang luhur bahwa semua hal yang terjadi di dalam pasola adalah sebuah takdir. Dan darah seseorang yang mengucur di padang saat pasola, seperti darah suamimu, akan memberikan kesuburan kepada tanah kita ini. Itulah kepercayaan kita, Todha. Lalu, mengapa kau menyalahkanku atas kematian Nono, suamimu? Berhentilah, Todha. Berhentilah menyalahkanku. Kau hanya akan membuat dirimu sendiri terlihat bodoh. Kumohon, berhentilah. Nah, aku sudah selesai. Sekarang kau bisa berbicara sesukamu, Todha. Namun, sebelum itu, aku undur diri dari hadapanmu karena permintaan Rato Muana telah kutunaikan. Aku tidak ingin berlama-lama di depanmu karena itu akan membangkitkan dukaku yang telah kutimbun dalamdalam. Aku akan pergi. Selamat tinggal. *) Rosyid H. Dimas, mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Ia terpilih sebagai salah satu emerging writer Ubud Writers and Readers Festival 2018.

Hubungi : ( 0267 ) 8408492 : ( +62 ) 885710657938 KEHILANGAN T E L A H H I L A N G S AT U ( 1 ) BUNDEL AJB NOMOR: 390/118/US.I/1980 LUAS 2.420 M2 LOKASI DS.KEDUNGWARINGIN KEC.CIKARANG KAB BEKASI A/N R.E.DJARKASIH ROSID SH. HUBUNGI: IRMA (0813-2453-9396)

BUTIK NISAY butk mnyediakn kerudung lukis, sptu mimosabi & brbgai pakaian dr anak hngga dwasa, aksesoris hingga lainnya, Hub: di Jln Raya Galuh Mas City Walk Karawang

DIKONTRAKAN DIKONTRAKAN 1 unt Rmh prmnt lok. jl raya cikalong girang, ds. Cikalong, kec. Cilamaya wetan, karawang luasbangunan 9*15 m, 3 kamar, jetpam, listrik 900 watt, halaman luas. Hub. 081617372163 atau 087786517141 Komar

KEHILANGAN TELAH HILANG SEBUAH BUKU KIR B 9842 KQB.JKT 454674 HUB:081382232360

KEHILANGAN TELAH HILANG SHM NO 0 1 0 2 8 LT 6 3 6 M ² A / N D R S R O S I H A N A N WA R L O K A S I K P R A W A AT U G R T 0 1 / 0 6 DS CIBENING KEC SETU BE K A S I

KEHILANGAN TELAH HILANG SHM NO 00969 LT 2617 M² A/N IJAM BIN NADA LOKASI KP RAWA ATUG RT 01/06 DS CIBENING KEC SETU - BEKASI

LOWONGAN DICARI 1. Admin, wanita, > 22 tahun, min.SMA, 2. Marketing, wanita, > 28 tahun, pengalaman,min. SMA, CV Kirim up: admin alamat : Kampung. Sukamulya No. 1 Rt. 14 Rw. 04, Kel. Cibogo Kec. Cibogo, Kab. Subang, Kode Pos 41285

WEBSITE MENERIMA jasa pembuatan website, space unlimited, pertahun sudah termasuk posting dan domain, soal harga hubungi nomor 081929009212

DIJUAL RUMAH

Luas Tanah 122 m2 Luas Bangunan 70 m2 Harga 1,5 M (Nego) Lokasi : Galuh Mas Metropolis Blok IV No.A1 HUBUNGI : MARYANI 0821 1486 3288


Semangat Baru Urang Subang

RABU, 15 MEI 2019

Tolak Ajakan Kaum Radikal Ketua PCNU: People Power Bisa Timbulkan Bentrokan IMBAUAN BUPATI Berdasarkan Surat Edaran bernomor KS.01/380/Kesra per tanggal 27 februari 2019: Mengistruksikan setiap instansi pemerintahan menggelar penggalangan dana “Peduli Thalsemia” menindaklanjuti data yang dirilis Yayasan Thalasemia Indonesia (YTI/ POPTI) saat ini ada sebanyak 129 penyintas thalasemia yang tersebar di 30 kecamatan se-Subang. Adapun penyerahan bantuan dana dapat diserahkan ke Bagian Kesra Setda Subang atau via transfer ke rekening a/n Peduli bencana Kab.Subang: 0092084965100. Demikan, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. Bupati Subang Ruhimat

SUBANG - Ketua  Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten Subang meminta kepada calon legislatif (caleg) dan calon presiden (capres) serta masyarakat tidak melakukan people power atau mengerahkan kekuatan massa karena akan banyak menimbulkan benturan fisik. Ketua PCNU Kabupaten Subang, KH Moh  Satibi memohon kepada para caleg dan capres, apapun hasil Pemilu oleh KPU

pada 22 Mei 2019 agar menerima dengan lapang dada, sebab dalam kompetisi apapun pasti ada yang menang dan kalah. “Menang kalah adalah keniscayaan yang mencalonkan jadi apapun, termasuk caleg dan calon presiden. Kalau tidak menang, kalah dan kalau tidak kalah, menang,” ucap KH Moh Satibi, Selasa (14/5/2019). Terkait dengan adanya berita akan ada people power atau pengerahan kekuatan massa, dia menolak dengan tegas.“Kami Pengurus PCNU Kabupaten Subang menolak dengan tegas,” tegasnya. Untuk itu, KH Moh Satibi mengajak masyarakat agar tidak ikut-ikutan people

KH Moh  Satibi Ketua PCNU Kabupaten Subang

power karena akan berdampak menimbulkan bentrokan Pisik,bahkan bisa menimbulkan Korban baik korban jiwa, masyarakat,

perekonomian dan sebagainya. Oleh karena itu menurut Kami selaku tokoh masyarakat sekaligus pengurus PCNU Kabupaten Subang, bahwa masyarakat seluruh Kabupaten Subang    supaya menyadari betul, bahwa pemilu itu setiap 5 tahun berjalan terjadi. Hal-hal  di lapangan itu merupakan trik-trik yang terjadi di setiap pesta demokrasi PCNU mengimbau masyarakat tidak terprovokasi oleh ajakan kaum Radikal yang ingin mengubah Pancasila dengan mengadudomb masyarakat. “Kami meminta kepada masyarakat Subang yang tadinya ada niatan untuk berangkat ke Jakarta agar berpikir ulang. Lebih

baik kita mendoakan aja mumpung di bulan suci Ramadan perbanyaklah berzikir mmenyebut Asma-asma Allah,” serunya. “Oleh karena itu, untuk kontestan baik caleg dan capres, apapun hasilnya agar diserahkan kepada nasib kita. Kita jadi apapun sudah ditakdirkan oleh Allah SWT,” katanya lagi. Masyarakat Kabupaten Subang, katanya, agar berdoa mudah-mudahan menghasilkan anggota legislatif amanah dan pimpinan negara yang jujur dan bijaksana, untuk hasil pemilu diserahkan kepada KPU RI,dan Bawaslu, terkait Pengamanan kita Percayakan kepada  TNI dan Polri ,” tambahnya. (hrn)

PERISTIWA

Pasutri Dilaporkan ke Polisi SUBANG- Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu melaporkan dugaan praktek penipuan dan perekrutan perorangan terhadap 17 orang calon PMI ke Taiwan ke Polres Subang. Hal tersebut disampaikan ketua SBMI Indramayu, Juwarih, kepada pers. SBMI juga secara resmi telah melaporkan AR dan Sc, pasutri asal Kabupaten Subang ke Polres Subang. Surat laporan dengan Nomor : 008/DPC.SBMI/IM/V/2019, dengan perihal laporan kasus penipuan calon PMI Taiwan. “SBMI melaporkan pasutri karena diduga telah melanggar Pasal 378 KUHP dan Pasal 69 joncto Pasal 81 UU RI nomor 18 Tahun 2017 tentang PMI,” ucapnya. Juwarih berharap, laporannya dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak Kepolisian Resort Subang. Juwarih menjelaskan, SBMI membuat surat laporan ke Polres Subang setelah beberapa hari lalu, pihaknya telah menerima aduan dari 17 orang laki-laki dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten dan Lampung, mengaku telah direkrut oleh AR dan Sc dan dijanjikan akan dipekerjakan sebagai PMI formal ke Taiwan. “Ketujuh belas orang tersebut mengaku telah direkrut oleh pasutri asal Subang, “ kata dia. Berdasarkan aduan dari para korban, kata Juwarih, awalnya ketujuh belas orang tersebut diiming-imingi sedang ada lowongan kerja pabrik di Taiwan dan dijanjikan dalam waktu 3-4 bulan diberangkatkan. “Calon PMI sudah membayar uang tanda jadi (DP) ke pihak perekrut, namun apa yang dijanjikan tak kunjung ditepati. Bahkan, kini keduanya sulit untuk dihubungi,” tuturnya. SBMI Indramayu mencatat uang pembayaran DP biaya penempatan calon PMI Taiwan dari 17 orang yang diterima pasutri tersebut jumlahnya mencapai Rp 165 juta. (hrn)

PUNGLI: Warga Desa Jatiragas melaporkan pungli ke Polres Subang.

Diduga Pungli, Aparat Desa Jatiragas Hilir Dilaporkan SUBANG - Diduga melakukan pungutan liar (pungli) oknum aparat Desa Jatiragas Hilir Kecamatan Patokbeusi dilaporkan anggota LSM Perak (Perjuangan Ekonomi Anti Korupsi) ke Polres Subang. Laporan itu terkait adanya pungutan prona (proyek operasi nasional agrariya) tahun 2016 dan PTSL (pendaftaran tanah sistematik

Kasus Pengancaman Komisioner KPU Subang SUBANG - Adanya ancaman kepada Komisioner KPU Subang, tokoh pemuda Subang Selatan mendukung pihak kuasa Hukum Ahmad Koncara sebagai korban pengancaman melakukan tindakan hukum. “Saya tidak setuju jika ada ancaman kepada Komisionee KPU. Bahkan secara terang-terangan mengancam Ahmad Koncara via WA ingin mengusir dia dari Subang,” kata Imam Jaelani, Ketua BBC Jerman Kabupaten Subang. “Sepertinya dia sudah kehabisan akal dengan sengaja mengancam seseorang dengan tindakan yang tidak manusiawi,” kata Imam. Padahal menurut Imam, seharusnya seorang aktivis tidak diperbolehkan melakukan ancaman baik fisik atau pun via media,” ujar Iman. Aktifis seharusnya paham dengan jiwa nasionalisnya. “Jangan asal main ancam-ancam aja, apalagi sampai mengusir,” ketus Imam.

Imam Jaelani, Ketua BBC Jerman Kabupaten Subang.

Bahkan Imam mengimbau kepada penegak hukum untuk segera menindak ketika ada laporan warga yang merasa diancam. “ Jika didiamkan b erlarut-larut akan menjadi benalu buat Subang,. Saya perhatikan dari hari ke hari Sodara Warlan tidak p ernah b erhenti membuat pernyataan yang sangat meresahkan masyarakat warga Subang dengan tindakan yang

kurang menyenangkan,” imbuhnya. Imam berharap para aktifis di Subang menonjolkan sisi kegiatan positif. “ Tonjolkan jiwa aktifis yang dampaknya positif. Jangan justru malah mau dijadikan kacung oleh orang lain,” kata Imam lagi. Bahkan Imam mencontohkan, dari kasus PT Sari Ater yang bersangkutan tidak mau mediasi. “Diajak mediasi tidak pernah kelihatan. Maka saya meny i m p u l k a n s i a p a d a lang di balik Warlan ini sehingga seperti seorang jagoan” kata Imam lagi. Pihak aparatur dan pene ga k hu ku m ha r u s nya panggil yang bersangkutan dan berikan sanksi yang tegas agar tidak mengulangi tindakannya lagi. “Jika memang penegak hukum tidak sanggup untuk memanggil sodara Warlan maka kami yang akan menjemput untuk diberikan pembelajaran tentang etika berdemokrasi,” ancam Imam. (hrn)

lengkap) 2016 . Pungutan itu dilakukan Ketua RW atas dasar p e r i n t a h a p a ra t d e s a dengan jumlah pungutan Rp .300 ribu sampai ke Rp.1 juta per orang. “Warga dipungut oleh aparat desa tersebut lewat RW setempat dengan proses pengukuran dimintai Rp 300 ribu dan setelah jadi ser tifikat pihak RW meminta lagi

Rp 200 ribu,” kata Endang. Lanjut Endang, padahal ini adalah program pemerintah dari biaya pengukuran dan sampai ke proses jadi sertifikat itu semua dibiayai pemerintah alias gratis. “Ini jelas sudah masuk pungutan liar yang harus di tindak dan diproses hukum,” kata Ketua LSM Perak Endah Lesmana. Diharapkan dengan adan-

ya laporan dan pengaduan ini pihak kepolisian dapat melakukan tindakan untuk diproses secara hukum dan menegakan hukum dengan seadiladilnya tanpa tebang pilih dan mengusut tuntas kasus ini siapa saja yang terlibat dalam pungutan prona dan PTSL ini. Saat dikonfitmasi salah satu waega s etempat, bernama Suryana War-

ga Desa Jatiragas Hilir Kecamatan Patokbeusi membenarkan adanya pungli di desanya. “Benar pada saat mengurusi tanah darat yang akan  Disertifikatkan saya di mintai uang oleh RW sebesar Rp.500.000 untuk proses pembuatan sertifikat tersebut dengan alasan untuk biaya proses pengurusan sertifikat tanahnya,” kata Suryana. (fri)

Bupati Ruhimat Sudah Berikan Gajinya ke Baznas SUBANG – Ternyata tanpa diketahui publik, sesuai dengan janjinya, Bupati Subang Haji Ruhimat sudah mengamalkan gaji pokoknya sebagai Bupati Subang sejak dia menjabat pada 21 Desember 2018 tahun lalu ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Subang. “Gaji itu sudah jauhjauh hari saya ibadahkan lewat Baznas untuk masyarakat kurang mampu dan tak perlu dipamerkan, kan nanti pahalanya hilang,” kata Bupati Ruhimat saat diwawancarai oleh Me t ro S u b a n g ( K B E Group). Gaji Bupati Subang yang disetorkan ke Baznas dibenarkan oleh Plt Kabag Humas Setda Subang Asep Setia Permana. “Memang sejak gaji pertama sampai bulan ini, gaji pokok Pak Bupati selalu disetor ke Baznas Kabupaten

BERAMAL. Bupati Ruhimat mengaku sudah lama menginfakkan gajinya ke Baznas.

Subang,” kata Asep. Anang mengatakan, pihaknya tidak mengetahui terkait janji politik bupati saat kampanye. Hanya saja setiap bulan gaji pokok bupati selalu dikirim secara langsung ke rekening Baznas. “Terlepas dari adanya

p er tanyaan itu, kita ungkapkan disini bahwa gaji pokok bupati sebesar Rp 6 juta selalu ditransfer ke rekening Baznas setiap bulan, dari bulan Januari 2019,” katanya. Baznas sendiri sangat mengapresiasi orang nomor satu di Kabu-

paten Subang telah menentukan infak secara rutin ke Baznas. “Hal ini tentunya sesuai dengan misi utama Baznas yakni meningkatkan ekonomi dan meringankan kemiskinan masyarakat,” katanya. (hrn)


PENDIDIKAN

RABU, 15 MEI 2019

4

Penuhi Kebutuhan SDM Pemerintah Dorong Industri Buka Pendidikan Vokasi

CIKARANG - Pemerintah mendorong kalangan industry untuk mendirikan pendidikan vokasi. Semakin banyaknya pendidikan vokasi maka SDM handal yang diciptakan juga lebih maksimal. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mendorong p e l a ku i n d u s t r i u n t u k mendirikan pendidikan vokasi. Ia menjelaskan bahwa kunci keberhasilan pendidikan vokasi di suatu negara tidak terlepas dari keterlibatan industri yang turut andil dalam penyelenggaraan pendidikan vokasi. 

Untuk memenuhi kebutuhan Industri akan SDM yang kompeten, lulusan politeknik harus memiliki sertifikat kompetensi, sehingga kemampuan lulusan politeknik terjamin. “Saat ini, paling tidak ada sekitar 500 perusahaan besar yang memiliki potensi mendirikan pendidikan vokasi. Jika masing-masing perusahaan mendirikan pendidikan vokasi, masalah tenaga kerja terampil dan sesuai dengan kebutuhan industri akan terpenuhi,” katanya saat peresmian kampus Politeknik Manufaktur (Polman) Astra di Kawasan Industri Delta Silicon II, Cikarang. Mantan rektor Universitas Diponegoro ini mengatakan, Kemenristekdikti telah mewajibkan pendidikan vokasi menerapkan sistem kurikulum berbasis kom-

REGULASI RUU Pesantren Selesai KARAWANG- Komisi VIII DPR RI menargetkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pesantren dan Pendidikan Keagamaan selesai pada Juli 2019. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI TB Ace Hasan Syadzili saat kunjungan kerja Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR RI mengenai RUU tentang Pesantren dan Pendidikan Keagamaan ke Provinsi Jawa Barat (13/5). “Kita memiliki waktu sampai bulan September, dan ditargetkan bulan Juli nanti RUU pesantren dan pendidikan keagamaan ini selesai, kita sangat memahami harapan mayarakat yang menunggu selesainya RUU ini,” kata Ace. Demikian keterangan Kemenag yang dikutip MINA. “Melalui pertemuan ini, diharapkan ada pemikiran dan masukan konstruktif bagi kualitas RUU pesantren dan pendidikan keagamaan yang masih dalam pembahasan,” tuturnya. Ace mengatakan, pesantren memiliki peranan penting dalam proses membangun kualitas pendidikan bangsa. Selain menjadi lembaga yang melakukan pengajaran pendidikan, pesantren menjadi lembaga yang melakukan dakwah terhadap masyarakat, juga sebagai lembaga pemberdayaan masyarakat. “Betapa pentingnya peran pesantren dalam pendidikan kita,  maka DPR memiliki inisiatif agar pesantren menjadi lembaga yang mendapat perhatian serius negara. Keseriusan itu dilihat bagaimana peran negara memberikan kontribusi timbal balik bagi pesantren,” ujarnya. “Secara hukum pesantren sudah masuk dalam UU Sisdiknas, tapi DPR menilai belum cukup, maka perlu ada undang-undang sendiri yang mengatur kehadiran negara mengatur pesantren dan pendidikan keagamaan lainnya,” lanjutnya. Ia menambahkan, pesantren harus mendapat perhatian besar dari negara, pemerintah harus turut andil dalam pembenahan kualitas pendidikan pesantren. “Salah satunya alokasi dana dari APBN dan APBD yang didasarkan pada payung hukum yang jelas dan berkelanjutan,” pungkasnya. (kbe)

Beasiswa Bidikmisi Entaskan Kemiskinan PEMERINTAH menaikkan kembali kuota beasiswa Bidikmisi dari 90.000 menjadi 130.000 tahun ini. Beasiswa ini penting karena bisa memutus rantai kemiskinan. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan, kepada seluruh lulusan sekolah menengah dan sederajat dari kalangan tidak mampu untuk mendaftarkan diri ke perguruan tinggi melalui jalur beasiswa Bidikmisi. Menteri Nasir menyatakan, program beasiswa ini dipastikan dapat memutus rantai kemiskinan di keluarga mereka serta mengurangi angka pengangguran di masa depan. “Kalau seseorang semakin pintar, pasti dia akan mampu menggerakkan ekonomi. Economic capacity and analysis-nya pasti akan lebih baik. SDM yang punya pendidikan lebih baik, dia akan menerima tantangan global dan beradaptasi dengan lebih mudah. Seseorang yang mempunyai latar belakang pendidikan yang semakin tinggi, akan dipastikan mampu berinovasi lebih baik,” katanya. Nasir menyatakan Pemerintah mengalokasikan program beasiswa Bidikmisi bagi mahasiswa dan mahasiswi yang kurang mampu, untuk menekan angka kemiskinan dan angka pengangguran di Indonesia, terutama dalam empat tahun terakhir. “Jangan sampai pada saat Indonesia mendapat bonus demografi, sumber daya manusia (SDM)-nya tidak berkualitas, karena jika hal itu terjadi malah akan menjadi malapetaka di Indonesia. Bukan kemiskinan semakin mengecil, tapi akan melebar. Oleh sebab itu Negara selalu hadir, melalui pemberian program beasiswa,” ungkapya. Ditambahkan, pemerintah telah meningkatkan kuota penerima beasiswa Bidikmisi untuk mahasiswa dan mahasiswi baru dari 90.000 pada tahun 2018 menjadi 130.000 di tahun 2019. (red)

petensi serta tersambung dan sesuai (link and match) dengan industri, upaya ini guna menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil dan profesional, sesuai kebutuhan industri. “Fokus Kemenristekdikti adalah melakukan revitalisasi politeknik atau pendidikan vokasi, mulai dari kurikulum, penguatan kapasitas dan kapabilitas dosen, hingga kompetensi mahasiswa sebagai bentuk peningkatan kualitas pendidikan vokasi ke depannya,” jelas Nasir. Pada kesempatan yang sama, Politeknik Manufaktur Astra juga meluncurkan Program Astra Meister, yaitu kerja sama IndonesiaJerman di bidang vokasi. Kerja sama ini melibatkan Perkumpulan Ekonomi Indonesia Jerman (EKONID). Program ini merupakan

program sertifikasi kompetensi profesi dengan kualifikasi kompetensi lanjut untuk berbagai program profesi yang diakui oleh pemerintah dan industri. Presiden Direktur PT Astra International, Prijono Sugiarto mengatakan, saat ini sepuluh orang lulusan Polman Astra telah mengikuti “Astra Automotive Meister Preparation and Certification Program”. Di kuartal pertama 2020, diharapkan kesepuluh mahasiswa tersebut, dapat menempuh ujian sertifikasi Meister berstandar Jerman. Sertifikasi Jerman Meister yang digagas oleh Polman Astra ini merupakan yang pertama di Asia. Prijono menambahkan, dalam kurun waktu lima tahun terakhir ada sekitar 60% lulusan Polman Astra yang telah diserap langsung oleh

Group Astra. Dia menargetkan tahun depan Polman Astra dapat menerima 2.000 mahasiswa dan sebagian dari lulusan poltek polman akan diterima di berbagai perusahaan grup Astra. Sementara Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Agus Sartono mengungkapkan, sejak tiga tahun terakhir pemerintah fokus pada upaya revitalisasi pendidikan vokasi yang mencakup SMK dan Politeknik. “Persoalan mendasar yang dihadapi, pertama SMK menghadapi kekurangan 100 ribu guru produktif. Kedua, perlunya alignment kurikulum dengan kebutuhan industri. Ketiga, akses magang bagi siswa SMK dan Poltek agar setelah lulus benar-benar memiliki

kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri,” ujarnya. Terkait dengan kekurangan guru produktif, menurut Agus, pemerintah mencoba memenuhi dengan berbagai cara di antaranya; pertama, menggunakan tenaga expert dari industri. Eks pegawai dari industri dihitung pengalaman kerjanya - rekoknisi pengalaman lampaunya sehingga dapat menjadi guru di sekolah. Pendekatan kedua, dengan cara mengirimkan guru-guru untuk mengikuti berbagai pelatihan di luar negeri dan magang di industri. Pendekatan ini tentu memerlukan pembiayaan yang tidak sedikit. “Cara lain yang dapat dilakukan mengadakan training for the trainer. Daripada mengirim guru keluar untuk

pelatihan, maka akan lebih efisien mendatangkan trainer guna melatih guru-guru di Indonesia,” ucapnya. Pendekatan semacam itu biasa dilakukan oleh Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK) melalui sistem exchange program. LPTK selain melakukan pendidikan profesi guru juga melakukan berbagai pelatihan guna meningkatkan kompetensi guru termasuk guru produktif. “Jika cara ini masih belum mampu memenuhi kebutuhan guru produktif, maka bisa saja nanti mengambil dari lulusan poltek. Artinya selama belajar/kuliah di poltek mahasiswa pasti sudah mengikuti magang di industri, tinggal mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) satu tahun,” terangnya. (kbe)

Usai UKK Siswa SMAN 1 Jatisari Langsung Sanlat KARAWANG - Sebagai wadah oraganisasi siswa ya ng t e rgabu ng d a l a m kepengurusan OSIS Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Jatisari berencana akan melaksanakan kegiatan pesantren kilat (Sanlat) yang akan dilaksanakan selama nanti di halaman sekolah. Tak hanya itu dalam kegiatan tersebut sejumlah kegiatan pengajian serta materi tentang sanlat akan memeriahkan kegiatan tersebut. Ketua OSIS SMAN 1 Jatisari, Ananda Nugraha menyampaikan bahwa selain mengisi waktu kosong setelah melaksanakan Ulangan Kenaikan Kelas (UKK) nanti beberapa kegiatan pesantren kilat juga merupakan

suatu bentuk ajang peningkatan iman dan takwa bagi setiap siswa. Nantinya kata dia setiap masing-masing kelas akan akan mengikuti kegiatan tersebut. “Kegiatannya dilaksanakan di sekolah,” katanya. Sementara Sekretaris OSIS, Kartini mengungkapkan bahwa kegiatan pesantren tersebut sangat baik bagi mereka untuk bekal kehidupannya nanti. Karena akan ada pelajaran serta pengalaman dan pengetahuan yang bisa mereka dapatkan di kegiatan nanti. Maka dari itu dia berpesan kepada setiap siswa lainnya untuk bisa ikut dan hadir dalam kegatan nanti. “Banyak manfaatnya yang akan kita dapatkan nantin-

TOYIB/KBE

SANLAT: Para pengurus OSIS SMAN 1 Jatisari siap-siap menggelar pesantren kilat di sekolahnya.

ya, selain bisa sambil ngabuburit juga di sekolah kita isi kegiatan dengan yang

bermanfaat,” ungkapnya. Kepala SMAN 1  Jatisari, Hj.Euis Arwati mengung-

kapkan rasa bangga atas kegiatan yang dilakukan oleh kepengurusan OSIS tersebut dengan memberikan suport serta fasilitas untuk siswa agar terlaksnaanya kegiatan dengan baik dan lancar. Tak hanya itu bahkan bagi kepala sekolah yang kerap mendapatkan prestasi tersebut juga menyampaikan bahwa segala kegiatan sudah diberikan penuh terhadap siswa. “Kita hanya memfasilitasi apa yang dibutuhkan oleh siswa saja, selebihnya untuk pelaksanaan itu sama OSIS, kita juga selalu dukung segala kegiatan yang dilakukan asalkan itu baik buat mereka siswa dan sekolah,” ucapnya. (oib)

Suasana Ramadan di DTA Cerdas Mandiri Kotabaru

Tetap Ceria Belajar dan Beribadah Puasa KARAWANG- Bahagia dan penuh keceriaan terpancar pada setiap wajah siswasiswi Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) Cerdas Mandiri yang berlamat di Desa Sarimulya Kecamatan Kotabaru. Siang itu di halaman sekolah mereka melaksanakan puasa wajib namun itu tidak mengurangi semangat siswa dalam berlatih dan mempersipakan segala kebutuhan untuk pelapasan yang akan diselenggaran nanti. Kepala sekolah DTA Cerdas Mandiri, Priatun menyampaikan bahwa bulan suci ramadan tidak dijadikan sebuah alasan bagi siswa untuk bermalas-malasan. Justr u baginya dengan bertepatan di bulan yang penuh berkah setiap siswa meski lebih banyak lagi dalam melakukan kegiatan yang bermanfaat. Misalnya dengan rutin melaksanakan ibadah serta memperbanyak membaca lantunan ayat suci Alquran baik di sekolah maupun di rumah. “Kalau hari ini kita sedang sibuk mempersiapkan pelepasan nanti tapi kita juga tidak lupa dengan tugas dan kewjaiban sehari-hari seperti memberikan pembelajaran tentang kegamaan buat siswa,” katanya.

TETAP SEMANGAT. Para guru dan murid DTA Cerdas Mandiri.

Selain memberikan pembelajaran tentang pentingnya melaksanakan ibadah sehari-hari seluruh siswa juga diberikan pemahan sedikit demi sedikit tentang puasa di bulan suci ramadhan. Sebab, masih banyak dari mereka yang belum mengerti tentang bulan suci bulan yang banyak ditunggu-tunggu oleh umat Islam. Maka untuk menanamkan siswa yang berkarakter serta

mempunyai akhlak yang baik, sekolah tidak pernah hentinya untuk memberikan mata pelajaran tentang keagamaan. “Belajar solat taraweh, lathan puasa, sahur juga solat duha,” terangnya. Bahkan untuk memberikan suasana kekeluargaan dalam beribadah dibulan suci ramadhan rencananya dalam pelepasan nanti akan dibarengi dengan kegiatan

buka bersama di sekolah bersama siswa serta guruguru sekolah lainnya. Karena selain memanfaatkan bulan puasa, kegiatan nanti juga akan menjadi salah satu kegiatan dalam menjalin ikatan silaturahmi baik siswa maupun orangtua siswa nantinya. “Oh iya kebetlulan dalam pelepasan nanti kita juga akan melaksanakan buka bersama sekalian di se-

kolah,” akunya. Dia berharap bahwa dengan lulusan sekolah nanti sekolah yang sudah berdiri sejak tahun 2011 itu bisa melahirkan lulusan siswa yang menjadi kebanggan bangsa dan orangtua mereka, serta memiliki siswa yang berkarakter islami. Sebab, kata dia yang dibutuhkan generasi bangsa kedepan adalah pendidikan yang berkarakter, dimana saat ini pendidikan tersebut tengah kritis dalam kehidupan lingkungan siswa maupun pelajar. Sehingga mudah bagi mereka melakukan perbuatan yang tidak diinginkan. “Untuk menjawab krisisnya pendidikan karakter itu, kita sedang terapkan siswa yang berkarakter dengan sebanyak-banyaknya meberikan pelajaran tentang keagamaan dan bisa melahirkan siswa yang bergenerasi baik untuk ke depannya,” harapnya. S ementara salah satu siswi DTA Cerdas Mandiri, Anissa Putri mengaku senang dan bangga bisa mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) selama di sekolah. Karena banyak pengalaman dan pembelajaran yang dia dapatkan untuk bekal dalam kehidupannya nanti. “Seneng sama bangga juga, makasih buat semua guru-guru dan temen-temen,” ucapnya. (oib)


METRO KARAWANG

RABU, 15 MEI 2019

5

DPRD Bela DPUPR, Salahkan Kontraktor Soal Kasus Pencurian di Pemda II KARAWANG - Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Toto Suripto menegaskan, persoalan kerugian yang diderita gedung Pemda II Karawang adalah mutlak bukan kesalahan pemerintah. Menurutnya, seharusnya gedung tersebut dilakukan penjagaan, bukan malah seolaholah gedung tersebut dibiarkan tanpa ada penjagaan. “Saya ingin menyampaikan kepada pihak pemerintah terkait persoalan kejadian pencurian yang menimpa gedung Pemda II, saya pikir ini bukan mutlak kesalahan mereka. Karena jika ada penjaganya, tidak mungkin ada orang yang akan melakukan pencurian di gedung tersebut,” ujar Toto, kemarin (14/5). Terang Toto, pihak kontraktor seolah-olah melakukan pembiaran. Sehingga jelas ini bukan kesalahan mereka, namun ini merupakan kelalaian kontraktor yang tidak menempatkan

pengamanan di sana. “Insya Alalh saya pulang kunjungan kerja akan bersilaturahmi kepada keluarganya, dan Insya Allah saya akan ikut membantu sekuat tenaga,” terangnya. Disinggung apakah pihak DPRD sudah melalukan pemanggilan kepada dinas PUPR, atau mendapat laporan dari komisi terkait, Toto tidak menjawab. Ia hanya mengarahkan agar langsung menanyakan hal itu kepada Ketua Komisi III, Elivia Khrissianna. “Silahkan coba tanyakan kepada ketua Komisi III ibu Elivia” sarannya. Sementara itu, Komisi III ketika dikonfirmasi terkait permasalahan gedung Pemda II Karawang sehingga mengorbankan Hambali dan rekan-rekannya, melalui Wakil Ketua Komisi III, Dedi Rustandi menuturkan, pihaknya sudah berbuat semaksimal mungkin terkait permasalahan gedung megah tersebut. “Sudah kita panggil, sudah kita samperin, sudah kita sampaikan dalam rapat evaluasi banggar dengan TAPD dan dinas terkait dalam pembahasan LKPJ

ISTIMEWA

2018,” tuturnya. Tambah Dedi, secara kewajiban pihaknya sudah tunaikan. Adapun pelaksanaannya ada di dinas terkait. Disinggung soal hasil audit kehilangan gedung tersebut

hingga merugikan hingga miliaran rupiah, Dedi menambahkan tidak lagi ada yang perlu dipertanyakan, karena sebelumnya DPRD sudah melakukan sidak dan Kepala Bidang Bangunan

saat itu sudah menjelaskan apa saja aset-aset yang hilang. “Pas kita sidak, kita liat bersama dan ditunjukan oleh kabid apa-apa saja yang hilang. Yang jelas per-

an dan fungsi kita sudah kita jalan kan,” tambahnya. Sedangkan hal yang menyangkut persoalan hukum yang menimpa Hambali dan rekan-rekannya, Ia meminta harus ada pembuktian secara

hukum. “Itu persoalan hukum. Silahkan buktikan secara hukum. Kalau memang tidak bisa dibuktikan, ya berarti bebas mereka. Atau diputuskan sesuai dengan tingkat kesalahannya,” pungkasnya. (rez)

Perusahaan Wajib Bayarkan THR H-7 Lebaran

ISTIMEWA

INFO MUDIK: Menghadapi musim mudik Lebaran 2019, jalur mudik Tanjungpura-Cilamaya-Cikalong menuju Pantura Cirebon, kondisi jalan masih rusak parah dan rawan kecelakaan lalu linebagian titik kerusakan belum ada perbaikan.

Jalur Mudik Banyak yang Rusak KARAWANG- Menghadapi musim mudik Lebaran 2019, jalur mudik TanjungpuraCilamaya-Cikalong menuju Pantura Cirebon, kondisi jalan masih rusak parah dan rawan kecelakaan lalu linebagian titik kerusakan belum ada perbaikan. Jalan aspal tampak berlubang di beberapa titik dengan ukuran panjang, lebar, dan kedalamannya bervariasi. “Sepanjang jalan Cilamaya-Cikalong rusak, banyak lubang, padahal jalan ini setiap musim mudik lebaran digunakan oleh pemudik dari Jakarta menuju pantura Jawa Tengah,” ungkap Hendi, Warga Jatiragas, Senin (13/5). Hasil pantauan awak media, kondisi aspal jalur mudik di jalur alternatif Tanjungpura-Krasak Cilamaya hingga Cikalong Jatisari dan berakhir di titik perbatasan Karawang-

Subang yang berjarak sekitar 44 kilometer masih banyak yang rusak. Sebagian kondisi aspal dalam kondisi baik dan sudah diperbaki. Jalan yang masih berlubang banyak ditemui di Kecamatan Cilamaya Wetan, Kecamatan Banyusari, dan Kecamatan Jatisari.  Menurut Kasatlantas Polres Karawang, Bariu Bawana, hasil peninjauan di lapangan masih banyak kondisi jalan utama maupun jalan alternatif motor yang akan menjadi perlintasan kendaraan pemudik di Kabupaten Karawang, dalam kondisi rusak. Sehingga menjadi bahan dan belum ada perbaikan rekomendasi kepada pemerintah daerah untuk segera diperbaiki. “Diharapkan pemerintah segera memperbaiki kondisi jalur-jalur yang akan digu-

nakan mudik,” kata Bariu Bawana, saat dikonfirmasi media. Dia menuturkan, jajarannya sudah melakukan peninjauan kondisi jalur alternatif Tanjungpura-TelagasariCilamaya-Cikalong terus ke Pantura Gamon, perbatasan Karawang-Subang yang akan menjadi perlintasan kendaraan pemudik roda dua dari arah Jakarta menuju Pantura Jawa Tengah sepanjang 44 kilometer. Hasil pengecekan jalur itu , terdapat beberapa titik jalan yang kondisinya rusak, bahkan bergelombang, seperti jalan Krasak Cilamaya hingga Cikalong , kondisi jalan belum ada perbaikan.  “Sudah koordinasi dengan Pemerintah Daerah, untuk segera perbaikan jalan jalur mudik,” pungkasnya. (bbs/ mhs)

KARAWANG- Seluruh perusahaan di Karawang diwajibkan membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan paling lambat satu minggu sebelum Lebaran. THR harus diberikan penuh kepada karyawan yang sudah bekerja lebih dari satu bulan. “Surat edaran sudah kami berikan kepada seluruh perusahaan yang ada di kawasan ataupun zona industri agar bisa ditaati. Jika ada perusahaan yang tidak mau atau terlambat membayar THR kami akan jatuhkan sanksi

tegas, salah satunya berupa penundaan pelayanan kami kepada perusahaan tersebut,” kata Kepala Disnakertrans Karawang, Ahmad Suroto, kemarin (14/5). Menurut Ahmad Suroto, berdasarkan catatan terdapat 1.750 perusahaan di Karawang yang memiliki kewajiban membayar gaji THR kepada karyawannya. Sejauh ini, berdasarkan pengalaman masa lalu, jarang terjadi permasalahan THR antara karyawan dengan perusahaan. “Tahun lalu juga hanya

satu perusahaan yang bermasalah, itu juga karena terlambat membayar THR. Perusahaan baru mampu membayar 50% saja dan sisanya dibayarkan habis lebaran. Tapi kami tetap jatuhkan sank-

si,” katanya. Ahmad Suroto mengatakan, berdasarkan pemetaan di lapangan, tidak ada permasalahan untuk masalah THR di setiap perusahaan. Kesanggupan perusahaan untuk memberikan THR dinilai masih tinggi sehingga potensi konflik antara buruh dan perusahaan sangat kecil. “Dari hasil pantauan kita di lapangan tahun ini tidak ada masalah dengan pemberian THR ya, setiap perusahaan sudah memahami kewajibannya,” katanya. (bbs/mhs)

MUI Karawang Minta Umat tak Terpancing “People Power” KARAWANG - Ketua MUI Kabupaten Karawang, Kiai Tajudin Noer mengimbau kepada masyarakat agar tidak terpancing isu people power, terkait perolehan hasil pemilu 2019. Ia meminta masyarakat tidak mengarahkan masa terkait hasil pemilu 2019. Menurutnya, hal itu tidaklah perlu. Sebab dapat mengancam keutuhan bangsa dan negara. Jika memang terjadi kecurangan, ia menyarankan leboh baik menempuhnya secra konstitusional. “Kami menolak dengan adanya pengerahan masa (people power), karena dapat mengganggu ketertiban umum dan keutuhan bang-

sa dan negara. Serta tidak terprovokasi dari pihak mana pun,” jelasnya kepada wartawan, Selasa (14/5). Lanjut Tajudin, ia berharap supaya masyarakat untuk menghindari hal tersebut, dan lebih baik melakukan kegiatan lain. Ia juga memberikan pesanpesan kepada masyarakat untuk lebih erat persatuan dengan kesatuan. Karena di bulan Ramadhan akan diutamakan kebersamaan antar umat beragama. Sementara itu, mantan Ketua KPU Karawang, Emay Ahmad Maehi menuturkan, ia tidak menyetujui dengan adanya people power. Karena persaudaraan yang kita bangun itu lebih baik dan

gunakan dengan konstitusional untuk menyalurkan seluruh aspek. “A l ha m d u l i l l a h, k a m i sangat mengapresiasi kinerja penyelenggara pemilu 2019, baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karawang, yang dinilai telah berhasil menyelenggarakan pesta demokrasi tahun ini secara jujur, adil, dan transparan, serta demokratis,” jelasnya. Menurut Emay,  seluruh rangkaian pemilu tahun ini, merupakan satu fase demokratisasi yang sudah dilalui. Semoga hal ini menjadi peletak dasar  kedaulatan berbangsa dan bernega-

ra, kedaulatan untuk tetap menjaga dan persaudaraan sesama manusia. “Perbedaan pilihan itu hal biasa, tapi tetap harus terjalin hubungan yang baik jangan sampai terpecah belah hanya karena beda pilihan,” tuturnya Lanjut Emay, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI dan Polri serta Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang. “Ucapan yang sama, saya sampaikan kepada segenap anggota Polri dan TNI yang telah mendukung penuh suksesnya pemilu juga kepada Pemerintah Kabuaten Karawang, semoga ini adalah kebaikan semua,” pungkasnya. (rie)


RABU, 15 MEI 2019

SEKILAS

6

Koran Kebanggaan Pelaku Bisnis

Pangkalan LPG Beroperasi 24 Jam Pertamina Cegah Kelangkaan Gas Melon di Purwasuka

Idul Fitri Dongkrak Penjulan Mobil Sampai 10% KARAWANG- Prinsipal otomotif berharap p enjualan ro da empat bisa kembali pulih menjelang hari raya Idul Fitri. Berdasar data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), angka penjualan mobil sepanjang Januari-Maret 2019 turun 13 persen jika dibandingkan dengan kuartal I 2018 atau hanya mencapai 253.863 unit. “Pada triwulan pertama, secara nasional terjadi penurunan penjualan yang tajam. Tapi, Daihatsu mampu bertahan, hanya turun 1,6 persen. Semoga ini hanya efek pemilu,” ujar Marketing & CR Division Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso di sela-sela kerja sama branding Daihatsu dengan operator MRT. Dia mengakui, hingga saat ini efek pemilu terasa. Pasca pencoblosan 17 April lalu, penjualan otomotif masih tertekan. Hendrayadi menilai bahwa masyarakat ragu-ragu membeli kendaraan karena khawatir masih terjadi gugatan politik ke MK setelah pengumuman pemilu. “Kalau setelah 22 Mei nanti situasi politik masih kurang kondusif, mungkin bisa terjadi instabilitas ekonomi,” ungkapnya. Kondisi itu mengakibatkan penjualan otomotif susah naik pada April lalu. Bahkan, menjelang hari raya Idul Fitri yang biasanya menjadi masa panen industri otomotif, belum terjadi kenaikan penjualan. “Saat puasa atau mendekati Lebaran, biasanya penjualan naik 5-10 persen. Tapi, melihat kondisi seperti ini, mungkin kenaikannya tidak seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Hendrayadi. Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra berharap momen Idul Fitri bisa kembali menaikkan demand otomotif. Khusus Daihatsu, Amel menyatakan bahwa penjualan tetap terjaga. Bahkan, sebagian produk masih harus inden. “Yang harus inden Terios dan produk lain yang pakai transmisi otomatis. Indennya sekitar dua bulan,” jelasnya. Untuk terus memperkuat penjualan, Daihatsu melakukan kerja sama branding dengan operator MRT. “Kami tidak mau kehilangan momentum untuk mendukung penggunaan transportasi masal di Jakarta. Sejak diresmikan, MRT langsung mendapat sambutan positif dari masyarakat. Setiap hari MRT mampu mengangkut sekitar 200 ribu penumpang,” paparnya. (bbs/mhs)

PROPERTI

Jabar Dimanja Kucuran Terbesar Dana KPR FLPP KARAWANG- Pencairan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan perumahan ( FLPP) pada kuartal I-2019 sebesar Rp 2,66 triliun. Menurut survei Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) kuartal I-2019 yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI), secara tahunan, peningkatan pertumbuhan penyaluran FLPP tahun ini meroket menjadi 1.524 persen dibanding tahun lalu 158,17 persen. Merujuk data yang dikutip dari Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) tersebut, Bi melaporkan realisasi FLPP kuartal ini digunakan untuk membiayai 27.762 unit rumah. “Berdasarkan wilayah, realisasi FLPP terbesar ada di Provinsi Jawa Barat senilai Rp 838 miliar. Dana ini digunakan untuk membiayai 8.415 unit rumah,” tulis BI. Sedangkan urutan terbesar kedua ditempati Provinsi DKI Jakarta, senilai Rp 375,9 miliar digunakan untuk membiayai 4 unit rumah. Lebih lanjut, menurut data Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR, selama Januari hingga April 2019, dana FLPP yang telah tersalurkan sebesar Rp 3,5 triliun yang digunakan untuk membiayai 36.480 rumah. Sementara sejak 2010 hingga 30 April 2019, pemerintah telah menyalurkan total dana sebesar Rp 40,32 triliun. Realisasi ini digunakan untuk membiayai 614.247 unit rumah. (bbs/mhs)

KARAWANG - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III telah menyiagakan 120 Pangkalan LPG PSO (Public Service Obligation/Subsidi) 3 kilogram (Kg) yang beroperasi 24 jam, dari total 432 Pangkalan LPG. Seluruh Pangkalan LPG Pertamina menerapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) di berdasarkan SK Bupati setempat sebesar Rp 16.500 per tabung. Data tersebut termasuk 25 SPBU yang juga ditunjuk sebagai Pangkalan LPG. Selain Pangkalan LPG, Pertamina mengoperasikan 12 Agen PSO Siaga, 5 Agen Non PSO Siaga. “Kami memprediksi pada dua minggu pertama bulan puasa, dan menjelang lebaran, konsumsi LPG khususnya 3 Kg naik seiring dengan meningkatnya aktivitas memasak masyarakat. Bahkan di awal Mei, konsumsi harian di Purwasuka meningkat hingga mencapai 9%. Untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat di bulan suci ini, kami telah menyiapkan pangkalan siaga yang tetap

ARIE FIRMANSYAH/KARAWANG BEKAIS EKSPRES

LAYANAN BISNIS: PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III telah menyiagakan 120 Pangkalan LPG PSO (Public Service Obligation/ Subsidi) 3 kilogram (Kg) yang beroperasi 24 jam, dari total 432 Pangkalan LPG.

beroperasi agar masyarakat mudah mendapatkan LPG, khususnya area Purwakarta, Subang dan Karawang (Purwasuka),” ujar Unit Manager Communication & CSR MOR III Dewi Sri Utami. Dewi mengimbau masyarakat agar membeli LPG Kg di Agen dan Pangkalan sehingga bisa mendapatkan harga sesuai HET di wilayah

setempat. Sebagai informasi, HET LPG 3 Kg di wilayah Purwakarta berdasarkan SK Bupati adalah Rp 16.500 per tabung. Sementara itu, HET di Kabupaten Subang yaitu Rp 16.000 per tabung dan Karawang Rp 16.000 per tabung.  “HET ditentukan berdasarkan SK Bupati setempat dan diterapkan di seluruh

pangkalan dan agen resmi Pertamina,” kata Dewi. Untuk mempermudah akses masyarakat mendapatkan LPG, Pertamina juga bekerja sama dengan Pemda dan Hiswana Migas setempat melalui kegiatan Bazar Murah yang menjual bahan kebutuhan pokok serta LPG 3 Kg. Dalam Bazar tersebut,

Pertamina juga menyediakan LPG non subsidi seperti Bright Gas dan Elpiji 12 kg. “Kami mengimbau masyarakat yang tergolong ekonomi mampu untuk menggunakan Bright Gas 5,5 Kg, Bright Gas 12 kg, dan Elpiji 12 Kg,  sehingga penggunaaan LPG 3 Kg benar-benar tepat sasaran,” jelasnya. (rie)

Sepatu Ardiles Masih Jadi Buruan Pembeli KARAWANG- PT Ardiles Ciptawijaya menargetkan pertumbuhan signifikan pada tahun ini. Apalagi manajemen menyatakan sudah terjadi permintaan yang tumbuh sejak awal tahun ini, yang biasanya baru mulai menanjak di kuartal II-2019. Robert Daud, National Director Ardiles menjelaskan bahwa ada beberapa momentum yang bisa dimanfaatkan oleh perusahaan. Salah satunya adalah Ramadan dan Lebaran, Back to School dan momentum tahun baru. “Januari sampai April itu ada pertumbuhan 20%, itu

ISTIMEWA

PRODUK: PT Ardiles Ciptawijaya menargetkan pertumbuhan signifikan pada tahun ini. Apalagi manajemen menyatakan sudah terjadi permintaan yang tumbuh sejak awal tahun ini, yang biasanya baru mulai menanjak di kuartal II-2019.

sampai akhir tahun normal-

nya penjualan kami akan

tumbuh 30%, tetapi target saya sih sebenarnya naik 40%,” ujarnya. Ia m e n j e l a s k a n p a d a saat Ramadan dan Lebaran biasanya jenis sepatu sekolah masih menjadi penjualan terbesar. Disusul kemudian dengan jenis sandal dan produk lainnya. Sedangkan untuk segmen sepatu sport dan runn i ng   ju ga   d e m a n d - nya stabil. “Sepatu olahraga dan running  memang (Ramadan dan Lebaran) tidak naik signifikan, tetapi nanti menjelang Agustus itu baru akan mengalami peningkatan,” lanjutnya.

Asal tahu saja, untuk segmen sepatu sport Ardiles menggandeng DBL untuk jenis sepatu basket. Demand terhadap produknya terus meningkat sejak 2017 lalu, bahkan dirinya mengatakan saat ini produksinya sudah meningkat tiga kali lipat ketimbang awal kerjasama. “Demand sepatu sport di 2018 sangat besar, tahun 2019 ini karena momen kompetisi basket belum mulai. Tetapi dari tahun 2017 sampai 2018 itu besar, dari awal produksi 10ribu pasang saat ini sudah sampai 30ribu pasang sepatu,” tutupnya. (bbs/mhs)


SAMBUNGAN

RABU, 15 MEI 2019

Data Internal BPN: Prabowo 54,24 Persen, Jokowi 44,14 Persen JAKARTA - Anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Laode Kamaluddin, mengungkapkan, berdasarkan data sistem informasi Direktorat Satgas BPN, perolehan suara pasangan nomor urut 02 itu unggul dari pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Hingga Selasa (14/5/2019), pasangan Prabowo-Sandiaga memperoleh suara sebesar 54,24 persen atau 48.657.483 suara. Sedangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin memperoleh suara sebesar 44,14 persen. “Di tengah banyaknya kecurangan

posisi kita masih ada di 54,24 persen,” ujar Laode saat berbicara dalam acara “Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019” di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019). Laode mengatakan, perolehan angka tersebut berbasis pada penghitungan dokumen C1 dari 444.976 tempat pemungutan suara (TPS). Adapun total TPS yang ada saat hari pemungutan suara berjumlah 810.329 TPS. Sementara data mentah dokumen C1 yang sudah dikumpukan BPN berjumlah 1.411.382. “Posisi ini diambil dari total 444.976 TPS atau 54,91 persen. Sudah melebihi

keperluan dari ahli statistik untuk menyatakan data ini sudah valid,” kata dia. Laode mengatakan, berdasakan data tersebut, BPN yakin pasangan Prabowo-Subianto telah memenangkan Pemilu 2019. Menurut dia, kemenangan PrabowoSandiaga hanya dapat berubah jika terjadi kecurangan, misalnya praktik pencurian perolehan suara paslon nomor urut 02. “Angka ini bisa diubah kalau betul-betul dirampok. Inilah kondisi kita hari ini. Maka kita sampai pada keyakinanbahwaPrabowoSandi adalah pemenang,” ucap Laode. (kbe)

TKN Minta Prabowo Hormati Pilihan Rakyat JAKARTA- Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Ace Hasan Syadzili menilai pernyataan Prabowo Subianto bukan hal baru. Pada 2014, Calon Presiden nomor urut 02 itu juga melakukan hal yang sama. “(Dulu) Prabowo tidak menerima hasil perhitungan KPU yang memenangkan Jokowi-JK. Hal yang sama juga dilakukan dalam Pilpres

2019 ini dimana Prabowo juga menolak hasil rekapitulasi suara yang nanti akan resmi diumumkan KPU pada tanggal 22 Mei 2019,” kata Ace melalui siaran pers yang diterima wartawan, Selasa, 14 Mei 2019. Menurut Ace, tindakan ini merupakan pembelajaran yang buruk dalam kehidupan demokrasi kita. Ini karena dalam demokra-

si ada prinsip dasar yang harus dijunjung tinggi oleh siapapun yakni harus siap menang dan juga harus siap kalah. “Itu prinsip dasar dalam kontestasi berdemokrasi. Kita harus menghormati pilihan rakyat. Mereka telah menentukan pilihannya untuk menjadikan Jokowi-Ma’ruf sebagai Capres-Cawapres 2019 ini,” ucap Ace. (red)

Pejabat Permainkan .... dari halaman 1 sian atau Kemanterian Lingkungan Hidup. “Kemarin kami sudah rapat juga dengan DLHK Karawang, hasil rapat itu kesimpulannya DLHK akan mengirim surat ke Direktur penindakan hukum di kementrian lingkungan hidup.  Bahwa Satpol PP tidak berwenang melakukan penutupan Pindo III. Kewenangan penutupannya dari LH pusat,” terangnya.  Masih kata Wahyu, dasar hukumnya sesuai dengan UU Nomor 32 tahun 2009 Tentang Perlindungam dan

Pengelolaan Lingkungan Hidup, Pasal 94 ayat 1. “Menyebutkan selain penyidik pejabat polisi Negara Republik Indonesia, pejabat pegawai negeri sipil tertentu di lingkungan instansi pemerintah yang lingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup diberi wewenang sebagai penyidik. Sebagaimana dimaksud dalam Hukum Acara Pidana untuk melakukan penyidikan tindak pidana lingkungan hidup,” tuturnya.  A k a n t e t a p i , d i l a n ju t Wahyu, Satpol PP Karawang

sudah menegaskan Peraturan Daerah berupa penerapan biaya paksa kepada Pindo III serta memberikan surat peringatan untuk segera memperbaiki bocornya saluran limbah. “Kami melakukan pemanggilan sesuai dengan permintaan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup, tindak lanjut dari dugaan pencemaran lingkungan.  Karena ada Peraturan Bupati Karawang Nomor 25 Tahun 2016 Tentang Tata Cara pembebanan Biaya Paksa, yang nantinya akan langsung masuk ke kas daerah,” ucapnya. (gie/mhs/shln)

itu, sedangkan terdakwa sendiri tidak mengambil dengan jumlah Rp 3 miliar,” ucapnya. Kalau yang merusak instalasi ac itu, pada bulan Januari para terdakwa datang ke Pemda itu keadaannya memang sudah rusak, keadaan instalasi AC itu sudah rusak “Ini sudah upaya hukum, dan minggu depan sudah pokok perkara. Kalau pendapat kami selaku kuasa hukum, itu tidak mung-

kin klien kami mencuri senilai Rp 3 miliar. Karena barangnya masih terpasang sebagian, kalau jaksa penuntut umum terbukti dipotong-potong berarti bukan Rp 3 miliar, kan masih ada sisa, “ tuturnya. “Kita tinggal menunggu saja putusan ini, apakah terbukti atau tidak, dalam dakwaan ini, jika tidak terbukti kami berpikir ada indikasi korupsi. Kami yakin klien kami bebas,” pungkasnya. (gie) 

Kasus Aneh .... dari halaman 1 Lanjut pria yang akrab disapa Roby itu, di dalam dakwaan JPU kemarin, bahwa asumsi, jaksa penuntut umum tidak mengurai berapa banyak barang yang hilang dan berapa banyak jumlahnya, sehingga ditotalkan sebesar Rp 3 miliar. “Kalau menurut kami, dalam eksepsi kami kemarin, bahwa Rp 3 miliar itu tidak jelas, bahwa siapa yang mengambil Rp 3 milyar

dari halaman 1 “Tersangka yang membawa minuman keras tersebut berinisial WHY (40) warga Cikampek. Dengan modus yang digunakan yaitu mengantarkan dan membawa atau mengedarkan minuman beralkohol tersebut di Wilayah Kabupaten Karawang,” ungkapnya. Menurut Agus, pihaknya

Dewan Cecar Pertamina Soal Elpiji 3 Kg Langka JAKARTA- Rapat dengar pendapatan (RDP) Komisi VII dengan Dire kt u r Je n d e ra l Mi ga s Djoko Siswanto dan Dire kt u r Ut a m a P T P e rtamina (Persero) Nicke Widyawati berlangsung cukup panas. Pemicunya, Wakil Ketua Komisi VII DPR Muhammad Nasir mencecar pihak Pertamina soal kelangkaan Elpiji 3 kg. Nasir mengatakan, dalam temuannya ada satu desa dengan 17 pangkalan, tapi kesulitan mencari Elpiji 3 kg. “Saya dapat 1 desa 17 pangkalan tapi masih langka

Elpiji 3 kg,” ujar politikus Partai Demokrat itu di Komisi VII DPR RI, Jakarta, Selasa (14/5/2017). Dia pun mempertanyakan hal ters ebut pada pihak Pertamina. Bahkan, pertanyaan itu juga ditujukan pada General Manager (GM) Marketing Operation Region (MOR) yang turut serta dalam rapat. “Apa yang anda kerjakan?”ujar Nasir. “Yang saya tanya kelangkaan Elpiji ke mana, satu desa 17 pangkalan tapi belum cukup, kemana itu?” tambahnya. “Ini memang pekerjaan cukup panjang,” kata seorang

GM MOR. “Ngapain kaya gini jadi GM. Jadi Anda ngapain kalau jadi kelangkaan. Apa yang Anda lakukan sebagai GM. Apa?”potong Nasir. Nasir mengatakan, kelangkaan Elpiji membuat harganya meroket. Dia bilang, harga Elpiji 3 kg bahkan mencapai Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu. Ironisnya, lanjut Nasir, ada sebuah perusahaan memiliki banyak agen. “Ada satu perusahaan, 7 agennya. Sementara mau ngurus 1 agen 1-2 tahun nggak keluar-keluar. PT Tirta,” ujarnya.

Pada kesempatan, Anggota Komisi VII Fraksi Gerindra Ramson Siagian berharap agar ada pergantian direksi. Sebab, hal seperti itu saja tak bisa diatasi. “Kita putuskan rapat, D i re kt u r R i t e l s u p a y a d i g a n t i , i t u a ja n g g a k bisa dikelola masa itu aja nggak bisa dijawab,” ujarnya. “Jadi langsung keputusan rapat hari ini, merekomendsikankan Direktur Ritel diganti, jangan d i m u n d u r - m u n d u r. Keputusan rapat ketua, saya usulkan nanti,” paparnya. (kbe)

penunjukan dari PKB untuk pencalonan Jimmy di Pilbup 2020. “Haji Jimmy belum deklarasi kok. Dia Cuma ditunjuk oleh Ketua DPW PKB Jabar untuk menyalonkan diri jadi bupati pada Pilbup mendatang,” katanya. Di tempat terpisah, melaui keterangan tertulis Ahamd “Jimmy” Zamakhsyari menuturkan sampai saat ini ia belum melakukan deklarasi. Adapun yang sudah di lakukan dan diketahui publik yakni meminta restu dan pendapat kepada keluarganya. “Saya minta maaf jika niata saya nyalon bupati kurang

berkenen. Sekali lagi mohon maaf lahir dan batin,” tulis Jimmy. Sebelumnya, pada video yang beredar itu, di hadapan para ustaz dan tokoh masyarakat Cellica menuturkan, pada bulan ramadan ini, seyogianya terlebih dahulu mengurusi masyarakat sebelum mengurusi urusanurusan politik. “Selesaikan dahulu urusan masyarakat Karawang. Setelah itu baru ngomongin politik. Karena ini bulan ramadan, memperbaiki ucapan dan perbuatan, menjadikan akhlak pribadi lebih baik lagi. Betul gak,” ucapnya. (mhs/shln)

alnya ada yang harus muter itu dihitung seperti apa jaraknya,” ujarnya. Menurutnya, petunjuk teknis PPDB tahun ini sudah diupayakan mendekati adil. Salah satunya dengan mengakomodir siswa-siswa yang tinggal di wilayah tidak memiliki sekolah SMA. “Pak gubernur sudah me-

wanti-wanti harus mendekati adil. Kita sudah berupaya mengakomodir kekurangan tahun-tahun sebelumnya,” ucap Dewi. Pendaftaran PPDB tahun ini tetap menggunakan sistem online melalui websiteppdb. disdik.jabarprov.go.id. Pendaftaran dimulai dari tanggal 17 - 22 Juni 2019.(bbs/mhs)

mang sangat beralasan. Apalagi saat ini bulan puasa dan arena pasar malam i t u d i ku n j u n g i b a n y a k anak. “Hal itu akan berdampak tidak baik. Harus aparat setempat segera bertindak,” ujarnya lagi. Ironisnya, kata dia, lokasi judi unyeng mudah terlihat karena dekat keramaian. “Apalagi dekat kantor kecamatan,” ujarnya lagi. Hal senada dikatakan

Kepala Desa Rengasdengklok Selatan, Darim. Dirinya mengimbau agar semua pihak dapat menjaga kesucian bulan Ramadhan ini dan mempergunakannya dengan kegiatan positif. “Lebih baik mengisi bulan Ramadhan ini dengan kegiatan-kegiatan ibadah, baik di masjid-masjid, di musola-musola,” pungkasnya. (*)

Ketua PCNU: Kayanya .... dari halaman 1 harisebelum bulan ramadan pada acara “Ngawangkong Para Inohong Bareng Kang Jimmy”,di Desa Ciwulan, Kecamatan Telagasari, Karawang, Sabtu (5/5) lalu, Ketua PCNU Karawang, Kiai Ahmad Ruhiat menyatakan NU bakal mendukung Jimmy jika menyalonkan diri di Pilbup 2020 mendatang. “Kalau NU (Nahdlatul Ulama), bulat dukung jimmy,” ujar pada saat itu. Merespons ucapan bernada sindiran dari Cellica, Ketua PCNU Karawang KH Ahmad Ruhiat atau yang

kerap disapa Kang Uyan menilai penyataan yang diucapakan Cellica lebih pantas ditujukan kepada Cellica sendiri. “Sangat tidak tepat dan ngaco. Kayanya dia baper. Pernyataanya justru seharusnya untuk dia , di bulan puasa tidak usah nuduhnuduh orang yang mancing panas nya suhu politik,” kata Kiai Uyan yang diketahui merupakakKakak Kandung Jimmy. Selain itu Uyan menuturkan, sampai saat ini belum ada deklarasi dari sang adik. Adapaun yang sudah ramai berupa dukungan dari pihak keluarga, NU dan

Tetap! Hanya 34%.... dari halaman 1 “Dari yang 90 persen zonasi itu, 20 persennya untuk keluarga ekonomi tak mampu. Sementara kuota perpindahan kalau tidak sampai 5 persen realisasinya, bisa dialihkan ke kuota prestasi,” ucap Dewi. Dewi menjelaskan pihaknya sudah menetapkan 91 titik

zonasi untuk PPDB di 27 kabupaten dan kota di Jabar. Zonasi tersebut tidak hanya mempertimbangkan jarak saja melainkan ketersediaan sekolah di wilayah tersebut. “Itu kan masukan dari bawah penetapan titiknya. Yakni, dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). Sehingga titik-titik jalan mis-

Kades Dengklok Selatan ....

Warung Miras .... mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa akan ada pengiriman minuman keras. Tersangka diamankan di Jalan Lingkar Luar (Jalan Baru) sekitar pukul 19.30 WIB yang di kirim ke daerah Rengasdengklok. “Kita mendapatkan informasi dari masyarakat adanya pengiriman minuman keras dan kami tindak lanjuti, ternyata

7

semua informasi tersebut benar,” jelasnya. Menurut Agus, selanjutnya tersangka berikut barang bukti dibawa ke Polres Karawang guna dilakukan penyidikan lebih lanjut. “Pasal yang disangkakan yaitu melanggar Perda No 39 tentang larangan mengedarkan minuman keras di Wilayah Hukum Polres Karawang,” imbuhnya. (rie)

dari halaman 1 halnya, pasar malam yang berada di dekat Kantor Kecamatan Remgasdengklok, yang diduga menjadi lokasi judi unyeng pada malam hari. “Tempatnya berada di pojok Pak, biasanya kalau malam Minggu rame. Saya pernah lihat pengunjung pasar ikut masang disana,” ucap Kohar, salah seorang

warga Desa Rengasdengklok Selatan kepada KBE, Selasa (14/05). Dikatakan, memang pasar malam itu ramai dikunjungi, apalagi malam hari disertai hiburan wahana permainan, tetapi di bulan Ramadan ini kegiatan judinya masih tetap jalan. “Saya khawatir mengganggu kesucian bulan Ramdhan,” ujarnya. Kekhawatiran warga me-


8

Semangat Baru Purwakarta

RABU, 15 MEI 2019

Kadisdik: Kita Serahkan ke Kepolisian Kasus OTT Pungli SK Pensiunan Guru PURWAKARTA- Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta Purwanto menyerahkan kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang melibatkan aparatur sipil negara Dinas Pendidikan ke pihak kepolisian. “Kita serahkan ke pihak kepolisian,” katanya, di Purwakarta, kemarin (14/5). Ia menegaskan, seluruh pelayanan di lingkungan Dinas Pendidikan Purwakarta tidak dimintai pungutan. Hal itu sudah sering ia in-

gatkan kepada para aparatur sipil negara di lingkungan Dinas Pendidikan Purwakarta. Namun tetap saja ada oknum yang nekat memungut uang layanan. “Saya sering menyampaikan, tidak ada pungutan apapun untuk semua jenis pelayanan di Dinas Pendidikan Purwakarta. Termasuk dalam hal pengurusan SK pensiun,” ujar Purwanto. Sesaat sesudah adanya OTT, ia pun menyampaikan sangat kecewa. Sebab, se-

lama ini dia sudah mewantiwanti kepada seluruh pegawai, untuk tidak melakukan perbuatan yang melawan hukum. “Kasus ini, sudah mencoreng nama baik instansi. Akan tetapi, kami menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum,” ujar Purwanto. Sementara itu, Pokja Penindakan Satgas Saber Pungli Polres Purwakarta menangkap aparatur sipil negara Dinas Pendidikan Purwakarta,

pada Senin (13/5). Oknum pegawai UPTD Kecamatan Pur wakarta itu ditangkap atas dugaan pungli untuk pengurusan SK pensiun guru-guru sekolah dasar. Dia menjanjikan memberikan kemudahan dengan meminta imbalan uang. Oknum aparatur sipil negara berinisial MS itu ditangkap di tempat kerjanya, di Jalan Veteran, Gang Beringin, Purwakarta. Sebelumnya Satgas saber

pungli Polres Purwakarta, melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap oknum ASN yang bekerja di lingkungan UPTD Disdik Kecamatan Purwakarta. Oknum tersebut, yakni MS. Adapun modus yang digunakannya, yaitu melakukan pungli terhadap pensiunan guru-guru SD. Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Handreas Ardian mengatakan, oknum pegawai UPTD Kecamatan Purwakarta itu,

diduga melakukan pungli pada administrasi pensiun guru-guru sekolah dasar. MS, diamankan di tempat kerjanya, yakni di Jl Veteran, Gang Beringin. “Dia menjanjikan kemudahan dengan meminta imbalan uang kepada para pensiunan tersebut,” ujar Handreas, kepada awak media Senin (13/5). Handreas menuturkan, MS tertangkap tangan berikut barang bukti uang yang disimpan di dalam amplop

sebanyak Rp 800 ribu. Saat ini, pelaku masih dalam pemeriksaan. Termasuk, dimintai keterangan siapa yang terlibat dalam kasus ini. Dari hasil gelar perkara pokja yustisi nantinya, dapat diambil sejumlah tindakan. Pertama, mengembalikan pelaku kepada intansi terkait dan pengenaan dengan administrarif. Kemudian, langkah terakhirnya adalah penegakan hukum. (bbs/ mhs)

Polres Usulkan Biaya Tol Digratiskan PURWAKARTA- Kep o l i s i a n R e s o r P u rwakarta mengusulkan pembebasan biaya ma su k t o l p a d a a r u s mudik Lebaran 2019. Hal itu untuk mengantisipasi dampak kemacetan dari pemberlakuan sistem satu arah di ruas jalan tol dan pemindahan pintu tol ke wilayah hukum Purwakarta. “(Kemacetan bisa terjadi) bila oneway dilakukan namun pembayaran tol tetap dilakukan juga. (Dampaknya) ini yang perlu diantisipasi,” kata Kepala Polres Pur wakar ta Ajun Komisa-

RAMADANIA Baznas Tetapkan Zakat Fitrah Sebesar 32 Ribu PURWAKARTA- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Purwakarta, menetapkan besaran konversi zakat fitrah tahun 1440 H/2019 M sebesar Rp 32 ribu per jiwa. Besaran tersebut, dinilai setara dengan jumlah kewajiban setiap orang yang mampu untuk mengeluarkan zakat fitrah seberat 2,5 kilogram beras.   Ketua Baznas Kabupaten Purwakarta, Saparudin, mengatakan tahun ini besaran nilai zakat fitrah sebesar Rp 32 ribu atau setara 2,5 kilogram beras. Penentuan besaran zakat fitrah ini, merujuk pada harga umum beras saat ini. Yakni, jika disetarakan dengan 2,5 kilogram beras, maka harganya mencapai Rp 32 ribu. Besaran zakat fitrah tahun ini, jika dibagi dengan berat beras maka 1 kilogram beras seharga Rp 12.800.  “Besaran zakat ini, ada kenaikan dibanding tahun lalu. Tahun lalu, besarannya hanya Rp 30 ribu per jiwa,” ujar Saparudin, kepada sejumlah media, Selasa (14/5).   Secara keseluruhan, lanjutnya, Baznas menargetkan penghimpunan zakat, infak, dan sedakah sebesar Rp 3 miliar. Target tersebut, optimistis terealisasi.   Apalagi, merujuk pada penghimpunan zakat, infak, dan sedakah 2018 lalu, besarannya mencaapi Rp 3,5 miliar. Dari target Rp 3 miliar. Karena itu, target tahun ini tidak akan jauh berbeda dari tahun lalu. Dengan harapan, bisa terealisasi lebih dari yang ditargetkan. “Adapun pendistribusian zakat didominasi untuk fakir miskin dan fisabilillah,” ujarnya. (bbs/mhs)

ris Besar Matrius saat ditemui di markasnya, kemarin (14/5). Sistem satu arah kendaraan rencananya d i l a ku k a n s e l a ma tiga hari mulai 31 Mei hingga 2 Juni 2019 yang diperkirakan menjadi puncak arus mudik. Pemberlakuannya akan dimulai dari kilometer 25 tol Jakarta-Cikampek hingga pintu keluar tol Brebes Barat di kilometer 263. “Sistem satu arah ini a ka n m e l e wat i p i ntu tol Cikarang Utama yang dipindahkan ke kilometer 70 di sekitar wilayah Pur wakarta,” kata Matrius. Ia khawatir, kedua faktor itu bisa m e n i mbu l ka n ke macetan panjang di ruas

jalan tol. Tidak hanya ruas jalan tol yang mengarah ke Jawa Tengah, pemindahan pintu tol juga dilakukan untuk arah Bandung. Dari semula di Cikarang Utama, pintu tol tersebut dialihkan ke kilometer 67 jalan tol Purwakarta-BandungCileunyi. “Di kilometer 67 ini bilamana terjadi antrean mengekor ke belakang hingga kilometer 66 bisa menghambat kend a raa n ya ng ke a ra h Trans Jawa atau Cipali,” ujar Matrius. Selain itu, ia menilai kondisi jalan di sekitar pintu tol yang b a r u i t u ju ga d i n i l a i akan menghambat laju kendaraan. Matrius menjelaskan

kondisi di lokasi terdapat tanjakan atau turunan dari arah sebaliknya yang disusul dengan belokan. Selain itu, lebar jalan juga menyempit ditambah keberadaan tempat peristirahatan setelahnya. Berbagai langkah strategis akan dibahas dalam rapat bersama seluruh pemangku kebijakan di tingkat pusat pada Rabu, 15 Mei 2019. Termasuk, langkah antisipasi gangguan lalu lintas pada arus balik yang d i p e rk i ra k a n mencapai puncaknya pada 8-9 Juni 2019. (bbs/ mhs)

Lalam tak Dapat Restu Anak Buah PURWAKARTA – Lalam Martakusuma batal menginggalkan jkursi Sekretaris DPD Golkar Purwakarta. Pengunduran diri Lalam tak direstui oleh seluruh peserta rapat pleno pengunduran diri Lalam. Hal ini membuat kader penting partai berloambang pohon beringin di Purwakarta ini membatalkan niat pengunduran diri. Pengunduran diri Lalam

tak hanya membuat para kader Golkar terkejut. Tapi juga membuat politisi partai lain bingung. Sebab langkah yang diambilnya sangat mendadak. Meski pada akhirnya urung dilakukan karena dicegah oleh parat kader DPD Golkar Purwakarta. Salah satu Anggota DPRD Purwakarta Fraksi Partai Golkar, Nenela Rohan menjadi sala satu sosok yang

paling mencegah Lalam meninggalkan jabatannya sebagai sekretaris DPD Holkar Purwakarta. “ Saya minta Pa Lalam Martakusumah mengurungkan niatnya mengundirkan diri dari Sekertaris Golkar,karena kami selaku Kader masih butuh pigur Lalam sebagai kader yang bisa membawa Golkar semakin baik khusunya di Purwakarta. (bbs/mhs)

Pendamping PKH Dituding Ambil Alih Kartu BPNT WANAYASA- Sejumlah keluarga penerima manfaat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Wanayasa Purwakarta mengeluh lantaran kartu ATM kombo diambil alih oleh pendamping PKH. Badan Permusyawaratan Desa Taringgul Tonggoh, Asep Faturohman mengatakan keluhan warga KPM tersebut disampaikan kepada pemerintahan desa. Karenannya dia pun meminta agar pihak terkait dan penegak hukum turut mengawal langsung dalam permasalahan tersebut. Menurutnya sesuai dengan Pedoman Umum BPNT disebutkan bahwa pengelolaan kartu ATM kombo dipegang langsung oleh keluarga penerima manfaat. “Aturannya kan ATM itu dipegang oleh warga penerima manfaat bukan disita oleh PKH, ini menyalahi aturan,” tutur Asep. Di Kecamatan Wanayasa sendiri jumlah warga penerima manfaat BPNT berjumlah sebanyak 2.983 orang. Setiap bulannya warga tersebut menerima bantuan sosial dalam bentuk uang sebesar Rp110.000 yang ditransfer pemerintah pusat ke masing-masing rekening warga penerima manfaat. Jika dihitung secara total pemerintah menyalurkan bantuan sebesar Rp328,1 juta setiap bulannya di Kecamatan Wanayasa. Bantuan tersebut dimanfaatkan

untuk pembelian beras atau telur yang dilakukan langsung oleh warga penerima manfaat. Menanggapi hal tersebut, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Wanayasa, membantah tudingan mengambil alih Kartu ATM Kombo Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diperuntukan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah tersebut. “Kami tidak pernah mengumpulkan ATM milik KPM PKH, akan tetapi pendamping hanya mengintrusikan kalau ATM Kombo yang dimiliki KPM tidak boleh

berpindah tangan kepada siapapun terkecuali kepada keluarga, itupun atas dasar kuasa pemilik ATM,” ujar salah satu Pendamping PKH Kecamatan Wanayasa, Rivan Widiana, Selasa (14/5) Menurutnya, dari penuturan warga, diduga ada pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab menginginkan ATM tersebut karena mengetahui jika bantuan pangan nontunai telah ada dalam rekening masingmasing KPM. “Secara teknis, kami mengantisipasi dan mencegah hal-hal yang bakal merugikan KPM,” kata Rivan. Lebih jauh, Rivan menga-

takan, tugas Pendamping PKH tidak hanya sebatas mencatat dan menfasilitasi penyaluran bantuan. Yang lebih pokok lagi adalah membina KPM menjadi keluarga mandiri. Sehingga kedepannya KPM bisa memperbaiki perekonomiannya sendiri. Menurutnya, saat melaksanakan fungsinya, pend a m p i n g b u k a n ha n ya mendata, kemudian memfasilitasi proses penyaluran. Namun harus mampu mentransformasikan semangat keluarga miskin bermental kaya. “Pendamping PKH juga harus bisa membantu ke-

luarga penerima manfaat supaya kondisi perekonomiannya terangkat dari tingkat prasejahtera. Sebagai pendamping kita dituntut untuk bisa mengarahkan KPM agar dapat mengelola keuangan keluarga secara tepat,” ucapnya. Bahkan, diusahakan untuk diarahkan pada hal yang produktif. Karena itu, Pendamping PKH diharapkan dapat melakukan hal-hal kreatif dan inovatif dalam melaksanakan bisnis proses program keluarga harapan. “Sehingga tujuan kemandirian dan kesejahteraan keluarga penerima manfaat dapat tercapai,” pungkasnya. (san/mhs)

Profile for Karawang Bekasi Ekspres

Karawang Bekasi Ekspres, 15 Mei 2019  

Karawang Bekasi Ekspres, 15 Mei 2019  

Advertisement