KAMIS, 29 AGUSTUS 2019
Semangat Baru Bekasi
HARGA Rp3.000
PEMERINTAHAN Bidik Kabupaten Kota Sehat 2019 CIKARANG BARAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi memutuskan untuk mengikuti penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) dengan output berupa penghargaan Anugerah Swasti Saba di 2019. Ketua Forum Masyarakat Kabupaten Bekasi Sehat (FMKBS), Kholilah Eka Supria Atmaja menuturkan proses verifikasi kabupaten/kota Swasti Saba Padapa yang digulirkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah dilakukan. “Jadi dua dari sembilan tatanan Swasti Saba Padapa yang kami ikuti adalah tatanan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri dan tatanan kawasan pemukiman, sarana dan prasarana umum,” ungkap dia pada tim penilai dari Kemendagri dan Pemprov Jabar di Aula RS. Karya Medika 1, Cikarang Barat, kemarin (28/8). Ke Hal.. 2
OTOMOTIF
Jalan Rusak di Manamana, PUPR Kemana?
Astra Daihatsu Narogong Ajak Penyandang Thalasemia Berlibur
Target Bupati Bekasi Eka Supria Bisa Melenceng
BEKASI - Raut wajah gembira terpancar dari para ratusan anak-anak penyandang Thalassaemia. Betapa tidak, PT Astra International Tbk - Daihatsu Narogong kali ini mengajak mereka berlibur ke Ocean Dream Samudera Ancol Selasa kemarin (27/8). Ke Hal.. 2
CIKARANG PUSAT - Infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Bekasi banyak rusak. Tak hanya ke Kabupaten Bekasi, tapi juga akses
ke Kabupaten Karawang dan Bogor. Target Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja bahwa akan mulus hampir dipastikan bakal melenceng. Sebab, sejauh ini belum terlihat tanda-tanda realisasi di lapangan. Semisal, kerusakan jalan jembatan Cipamingkis di Jalan Raya Cibarusah. Bah-
kan, jalan jembatan yang menghubungkan tiga kabupaten Jabar itu sudah rusak enam bulan lebih. Jalan jembatan dibiarkan begitu saja tanpa ada perbaikan. Padahal, orang nomor satu di Kabupaten Bekasi itu telah memerintahkan untuk melakukan percepatan Jembatan Cipamingkis yang ambruk. Namun hingga
saat ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat belum juga menggarapnya secara maksimal. Selain itu, Jalan Raya Kali Cibitung Bekasi Laut (CBL) yang menghubungkan Babelan dan Cikarang dipinggir sungai CBL juga rusak selama 3 bulan lebih. Jalan itu menjadi salah satu jalan
alternatif warga yang ingin menuju ke Cikarang ataupun Babelan. Setidaknya ada dua titik di jalan itu yang mengalami longsor, selain itu kondisi jalan juga bergelombang dan mengalami rusak parah, dikhawatirkan rusaknya jalan dapat berimbas pada kecelakaan. Ke Hal.. 2
ADVERTORIAL
Kompak Bangun Desa dan Kontribusi Masyarakat Bupati Eka Kukuhkan Forum BPD se-Bekasi
C I K A R A N G P U S AT Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja melantik anggota Forum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Bekasi Periode 2019-2025. Berpusat di Gedung
Wibawa Mukti Cikarang Pusat, kemarin (28/8), orang nomor satu di Kabupaten Bekasi itu mengucapkan selamat kepada Karno sebagai Ketua BPD Bekasi baru menggantikan Zuli Zulkifli. Eka juga meminta kepada para anggota BPD Kabupaten Bekasi agar selalu kompak dengan kepala desa (kades) dalam membangun desa sekaligus berkontribusi ke masyarakat. Karena menurutnya, pembangunan di desa akan berjalan baik dan maju jika
pemerintah desa dan BPD selalu kompak. Sebab, jika kedua lembaga pemerintahan desa ini berbenturan, maka akan berimbas terhambatnya roda pembangunan dalam desa. “BPD dan kades harus menjadi satu kesatuan dalam membangun desanya masing-masing. Jangan jalan sendiri-sendiri, karena akan berimbas pada pembangunan desa,” tegas Eka Sebagai unsur pemerintahan desa, sambung dia,
BPD adalah mitra kerja kepala desa dalam menyukseskan program pembangunan di desa. Sehingga keduanya harus bisa membangun komunikasi yang harmonis dan bersinergi dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat. “Sebagai mitra pemerintah desa, BPD juga merupakan salah satu unsur penyelenggara pemerintahan desa, sehingga wajib menjalin kerja sama yang
baik dengan kepala desa dalam membangun desanya,” ujarnya Eka berharap untuk kedepannya melalui pembinaan atau pelatihan, dirinya akan memposisikan BPD dan kades untuk menjadi satu kesatuan utuh. Sehingga dengan demikian terbangun komunikasi antara BPD dan kades yang nantinya kompak yang akan terbentuk sebuah pedoman dan regulasi dalam membangun desa. “Dengan demikian antara
BPD, Kepala Desa mempunyai tangungjawab masingmasing dalam menjalankan roda pemerintahan disetiap desa. Jadi diharapkan BPD membuat regulasi agar nantinya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” tutupnya. Disinggung dana desa (DD) dan ADD, Eka menambahkan BPD harus dapat mengawasi penggunaan dana desa yang dikelola kades. “Pada prinsipnya kita berharap BPD dan kades kompak dalam berbagai hal seperti penyusunan peren-
canaan pembangunan desa yang bertujuan untuk kemakmuran desa setempat,” imbuh dia. Eka kembali mengatakan BPD j u g a h a r u s s a m a sama bisa dalam menerima aspirasi masyarakat. Hal itu untuk membatu masyarakat jika memang a d a k e l u a ha n at au p u n masukan untuk pemerintah desa sehingga pemerintahaan desa bisa berjalan maksimal untuk merangkul masyarakat setempat. (adv/ugi/hyt)
foto: PEMKAB BEKASI
KAMIS, 29 AGUSTUS 2019
SAMBUNGAN
2
PDIP Pilih Soelaman, Golkar Mengerucut Tiga Nama CIKARANG PUSAT Pelantikan anggota DPRD Kabupaten Bekasi periode 2019-2024 tinggal beberapa pekan lagi. Hal itu menyusul selesainya penyandingan yang diperintahkan Mahkamah Konstitusi (MK). Partai Golkar dan PDIP hampir dipastikan merebut wakil ketua DPRD Bekasi. Di mana, PDIP Kabupaten Bekasi meraih
empat besar perolehan suara pada Pemilu 2019 dengan 7 kursi dibawah Partai Gerindra dan PKS, sehingga kadernya berhak menduduki kursi pimpinan DPRD, yakni wakil ketua DPRD Kabupaten Bekasi. Pun begitu partai pohon beringin yang kini berkuasa dengan memperoleh 7 kursi, perolehan ini turun dari Pemilu 2014 yang mendapat
10 kursi. Informasi yang dihimpun, Ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi, Soleman ditetapkan menjadi wakil ketua DPRD periode 2019-2024 dalam acara workshop 3 pilar yang digelar DPD PDIP Jawa Barat di Kota Bandung, kemarin (28/8). Setelah ditetapkan, Soleman menyebut dalam waktu dekat akan
melakukan konsolidasi terhadap seluruh anggota DPRD terpilih agar menjalankan fungsinya di legislasi. Sementara itu, PDIP menjadi satu-satunya partai yang telah mengumumkan nama pimpinan DPRD, sementara Gerindra belum mengumumkan nama kadernya yang menjadi ketua DPRD, begitu juga
DPMD Maksimalkan Pengadaan BUMDes CIKARANG PUSAT – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi terus maksimalkan pengadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) demi tercipta kestabilan perekonomian tingkat masyarakat desa. Kepala Pemberdayaan Masyarakat Desa, Ida Farida menyebutkan dari 180 Desa di Kabupaten Bekasi baru sekitar 90 desa yang sudah membangun BUMDes di daerahnya masingmasing. “Belum seluruhnya desa di Kabupaten Bekasi memiliki BUMDes. Sekarang baru ada 90 BUMDes yang dimiliki tiap-tiap Desa, dan kita terus lakukan pendorongan bagi Desa yang belum memiliki BUMDes, “kata dia kepada Cikarang Ekspres, kemarin, (28/8). Oleh karena itu untuk saat ini pihaknya akan memaksimalkan dan mendorong agar semua kepala desa dapat mengembangkan BUMDes untuk menggali dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitarnya. “Jadi, kita mau di setiap desa itu ada, baik dari hasil kuliner ataupun pengrajin tangannya, dan jika itu semua desa ada, tentunya kita juga akan bekerjasama dengan dinas terkait untuk membantu pemasaran di luar desa, ya syukur-syukur masyarakat ada kemampuan untuk membuat kerajinan tangan yang nanti menjadi cenderamata untuk Kabupaten Bekasi” ucapnya. Ida Farida juga menegaskan BUMDes, selain untuk membantu perekonomian masyarakat, tentunya masyarakat juga bisa belajar dalam mengelola managemen keuangan, hasil dari BUMDes tersebut, dan tentunya, pihak desa juga harus mengontrol dan terus meningkatkan hasil produk yang dimilikinya. “Intinya, ditingkat desa ini adalah jantung, bagaimana tolak ukur kesejahteraan masyarakat kabupaten Bekasi terhadap masyarakatnya itu sendiri,”jelasnya. Selain itu juga kepala DPMD Kabupaten Bekasi ini, akan berencana membantu untuk menyalurkan hasil karya yang dimiliki masyarakat ke perusahaan besar yang ada di Kabupaten Bekasi, sehingga dapat membatu lebih perekonomian yang di miliki dari masyarakat itu sendiri. (ugi/tom)
SETU - Ketua Organisasi Kelembagaan Induk Koperasi Unit Desa (KUD), Toto Iskandar berharap DPR-RI akan segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) perkoperasian menjadi Undang-Undang (UU) . Toto mengatakan, Pengesahan RUU tersebut dinilai sangat penting, karena mengacu pada kebutuhan koperasi, jelasnya. “RUU Perkoperasian sudah berpihak kepada koperasi dan sesuai mengikuti perkembangan jaman. Meskipun ada pihak-pihak yang tidak suka,”kata Toto dihubungi. Toto menyebutkan jika saat ini ada yang menolak RUU Perkoperasian merupakan segilintir pihak yang
mempunyai kepentingan, “Karena yang tidak suka itu, mungkin orang-orang kelompok rentenir yang
kriteria, dan loyal terhadap partai. Namun negitu, proses penentuan posisi wakil ketua akan diserahkan sepenuhnya kepada putusan DPP dan menerima apa yang diputuskan oleh DPP. “Tentu semua pakai proses ya, usulan sudah tinggal penentuan dari DPP saja,” tukaanya. (ugi/jio/ hyt)
mengatasnamakan koperasi, mungkin ya,”paparnya. Saat ini UU yang berlaku adalah Nomor 25 Tahun
1992. Toto menyebutkan UU itu sudah tidak relevan lagi, “Payung hukum itu sudab tidak relevan lagi dan sudah
ketinggalan,”tuturnya. RUU yang baru ini juga telah memiliki prinsip-prinsip yang sangat mencirikan jati diri koperasi, yaitu pasal 6 ayat (4d) yang berbunyi otonomi dan kemandirian, dan menyempurnakan prinsip-prinsip koperasi dalam pasal 6 ayat (4g) yang berbunyi kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan. Kemajuan lain adalah masuknya Koperasi Syariah pada pasal tersendiri,”Sudah sangat komprehensif. Memiliki derajat yang sama dengan usaha lain, termasuk koperasi syariah,”ujarnya. Toto juga menginginkan RUU Perkoperasian disahkan menjadi UU sebelum pergantian Anggota DPR-RI. (dim/tom)
Bantuan Air Bersih di Siapkan Untuk Warga Kekeringan BOJONGMANGU – Kemarau yang berkepanjangan mengakibatkan berbagai daerah dilanda kekeringan dan kekurangan air bersih. Hal tersebut membuat Forum Silaturahim Warga Muslim (FSWM) Lippo Cikarang melakukan kepedulian terhadap daerah yang dilanda kekeringan. Kali ini mereka memfokuskan ke tiga kecamatan untuk pengiriman air bersih yaitu Kecamatan Cibarusah, Bojongmangu, dan Kecamatan Serang Baru. Sepanjang bulan Juli 2019 sudah ada dua kecamatan ya n g s u d a h m e n e r i ma kontribusi air bersih, Kecamatan tersebut adalah Cibarusah dan Bojomangu. Sekretaris Forsil Warga Muslim Lippo Cikarang Fir-
man mengatakan, dirinya bersama rekan pengurus Forsil sepakat untuk menambah bantuan untuk warga masyarakat di tiga kecamatan, setelah setelah sebelumnya dibulan Juli kemarin ada dua kecamatan yang sudah menerima air bersih. Firman menambahkan, dibulan Agustus ini pembe-
Jalan Rusak ... Kerusakan juga terjadi di jalan Gemalapik di Pasir Sari, Kecamatan Cikarang Selatan (Ciksel). Koordinator LAMI, Suganda menegaskan banyak jalan rusak belum tersentuh itu menunjukan Dinas PUPR tak becus bekerja. Terlebih, sudah banyak ditemukan oleh beberapa stakeholder, diduga banyak pekerjaan yang amburadul oleh Dinas PUPR. “Jembatan Cipamingkis sampai sekarang belum ada perbaikan. Itu kan sudah dikerjakan lalu ambrul karena diduga pekerjaannya kurang optimal. Padahal, anggaran yang dikucurkan sudah besar,” kata dia kepada wartawan, kemarin (28/8). Apalagi, sambung Suganda, Bupati Bekasi Eka sudah mengintruksikan agar melakukan percepatan dengan mengalokasikan anggaran kurang lebih Rp1,4 miliar untuk perbaikan jembatan Cipamingkis di Jalan Cibarusah-Loji, Kecamatan Cibarusah, yang ambrol tersebut. “Jelas target Pak Bupati bisa melenceng karena pejabat Dinas PUPR tak becus kerja. Kalau benar mah perbaikan jembatan penghubung Bekasi dan Bogor itu bisa langsung dikerjakan sebelum ada jeritan warga.
membicarakan usulan alat kelengkapan dewan terkait posisi wakil ketua DPRD. “Ada tiga nama yang diusulkan untuk duduk sebagai wakil ketua DPRD. Di antaranya Asep Surya Atmaja, Kardin, dan Novi Yasin,” sebut dia. Budiarta menambahkan usulan itu sudah melalui proses rapat, dan kader yang diusulkan memenuhi
Tidak Relevan, Penetapan UU Perkoperasian Harus Dipercepat
INOVASI
dari halaman 1
PKS dan Partai Golkar. “Tiga partai itu masih menunggu rekomendasi dari DPP masing-masing terkait nama yang akan menduduki posisi ketua dan wakil ketua DPRD periode 2019-2024,” ucapnya Sementara itu, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Budiarta mengaku, pihaknya telah menggelar rapat untuk
rian bantuan air bersih akan dilanjutkan, ada sedikitnya 60 truk tangki air bersih dengan kapasitas 8 ribu liter telah disiapkan. “Alhamdulillah kami akan menyuplai air bersih ke Desa Karang Indah Kecamatan Bojongmangu, Cibarusah dan Serang Baru masing-masing 15 truk tangki, sisanya akan kami kirim ke
Desa Karangmulya,” katanya kepada Cikarang Ekspres, Kemarin (28/8). Warga Kampung Cibadak Desa Karang Indah Tedi mengatakan, memang pemerintah dan pihak relawan terus memberikan bantuan. Tapi yang diharapkan warga adalah pembangunan Instalasi air bersih seperti PDAM. “Sehingga warga tercukupinya kebutuhan air bersih di saat musim kemarau tiba seperti lima bulan terkahir ini,” terangnya. Kepala Desa Karang Indah Mistar menjelaskan, bantuan air bersih yang datang dari Forsil warga Muslim Lippo Cikarang sebanyak empat belas tangki di Bulan Juli kemarin akan dilanjutkan di Bulan Agustus. Tentunya pemberian air bersihnya di-
lakukan secara bergiliran. Pasti pengirimannya diprioritaskan kepada warga kampung yang jaraknya jauh dari sumber air. “Bantuan dari Forsil Warga Muslim Lippo Cikarang, saya bagikan di enam kampung. Alhamdulillah bantuan tersebut dimanfaatkan dan sangat berguna bagi warga,” tandasnya. Sementara ditempat berbeda, Kasi Pemerintahan Kecamatan Bojongmangu Rawal menuturkan, perihal kekeringan yang melanda masyarakat semakin meluas. Yang tadinya di Desa Karang Indah saat ini sudah keseluruhan desa di Kecamatan Bojongmangu. Tentunya agar masyarakat secepatnya mendapatkan suplai air bersih. (ags/tom)
kepada orang-orang disekitarnya,” ujar Aji. Menurut Aji, sosialisasi kali ini merupakan pelaksanaan tahun kelima yang dihelat oleh Daihatsu Narogong. SMK Teratai Putih Global 4 Bekasi sengaja dipilih sebagai lokasi sosialisasi karena sekolah ini telah menjalin kerja sama cukup lama dengan perusahaan. “Dengan kerja sama yang sudah terjalin ini, kami mempunyai kewajiban secara moral untuk memberikan edukasi tentang thalassaemia kepada siswa supaya penderitanya tidak bertambah,” katanya. Berdasarkan data POPTI, jumlah penderita T h a l a s s a e m i a d i Ja w a Barat tertinggi, mencapai angka 42 persen dari total penderita Thalassaemia di Indonesia. Untuk menekan penderita Thalassaemia, Astra Daihatsu juga menghelat screening gratis bagi 100 orang, terdiri dari pelajar dan karyawan perusahaan. “Screening ini meliputi pemeriksaan darah untuk m e n g e ta h u i s e s e o r a n g memiliki pembawa sifat Thalassaemia atau tidak. Ketika sudah diketahui pembawa sifat, maka mereka tidak boleh menikah dengan pembawa sifat juga supaya anaknya tidak terkena thalassaemia,” tukasnya. (dim/tom)
menjadi TPSTS. “Di TPSTS Muktiwari, sampah akan dipilah mana yang organik dan anorganik serta dilengkapi dengan mesin pencacah sampah,” tegas dia. (cr10/hyt)
Eka Jamin .. Kami menduga, PUPR selalu menghamburkan uang saja,” jelas Suganda. Dinas PUPR, tambah Suganda, sebelum pekerjaan dimulai untuk perbaikan Jembatan Cipamingkis tersebut, Dinas PUPR berjanji akan memperkejakan teknis pengerjaan dilakukan melalui perbaikan pendukung jembatan agar kuat serta kokoh berdiri setelah diperbaiki. “Janji PUPR yang akan melakukan perbaikan mulai dari turap dan tekhnik ombutmen, wing wall, dan juga penguatan kontruksinya. Ternyata fakta di lapangan tetap saja ambrol,” tukas dia. Diketahui sebelumnya, Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Hasri mengaku pihaknya masih menunggu kajian penelitian kontur tanah di sekitar Jembatan Cipamingkis dari akademisi Universitas Indonesia (UI). ”Terakhir kami perbaiki awal 2018. Namun, Maret lalu kembali longsor. Sampai sekarang belum kami perbaiki karena menunggu hasil kajian,” terang dia. Hasri mengatakan kemungkinan hasil kajian itu akan selesai 1-2 pekan mendatang. ”Kalau kajian tanah sudah ada, akan segera dibangun dengan mengantisipasi agar
kontur tanah tidak kembali amblas,” katanya. Hasri menambahkan, Jembatan Cipamingkis terakhir diperbaiki pada April tahun lalu dengan anggaran Rp1 miliar dari APBD Kabupaten Bekasi. Dana itu untuk membangun permukaan jalan yang ambruk karena longsor. ”Perbaikan jalan tahun lalu sepanjang 30 meter,” katanya. Untuk 2019 ini, kata Hasri juga, anggaran perbaikan kerusakan jalan menuju Jembatan Cipamingkis sudah dialokasikan Rp1 miliar lebih. Dia juga menegaskan, perbaikan bukan pada jembatan tetapi akses menuju jembatan yang longsor. ”Kondisi jembatan tidak ada yang rusak,” cetusnya. Menurut Hasri juga, longsor di kedua sisi jembatan yang dekat bibir sungai seringkali terjadi bila volume air Kali Cipamingkis meluap. Akibatnya, sebagian tanah di badan jalan dekat Jembatan Cipamingkis tergerus air. Akibatnya, jalan jadi longsor karena tergerus luapan air kali. ”Panjang jembatan sekitar 50 meter,” katanya juga. Untuk diketahui, longsor di lokasi yang sama terjadi tiga kali dalam waktu 10 tahun ini. Longsor pertama pada 2009 silam. Setelah diperbaiki, longsor kembali terjadi pada Maret 2018 lalu. Longsor diperbaiki satu
bulan kemudian. Longsor di jalan yang sama kembali terjadi pada Maret 2019. Hingga Agustus ini, perbaikan longsor belum pernah dilakukan. Jembatan Cipamingkis merupakan akses jalan penghubung antarkecamatan, yakni Cibarusah, Bojongmangu dan Cikarang. Biasanya, akses jembatan itu mampu dilintasi dua arah. ”Karena longsor, akses kendaraan jadi terhambat. Kini jembatan hanya dilintasi kendaraan roda dua,” terang Wawan Suwarna, warga sekitar. Sedangkan Camat Cibarusah Enop Chan mengatakan longsor yang terjadi di sekitar tiang penyangga Jembatan Cipamingkis karena abrasi. Penyebabnya, kontur tanah tergerus air luapan Sungai Cipamingkis. ”Ddampak longsor, kendaraan roda empat tidak boleh melintas. Tetapi dialihkan ke jalan alternatif via Jonggol,” katanya. Dia juga mengaku, sudah melaporkan secara tertulis kondisi Jembatan Cipamingkis maupun titik longsor kepada Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMTR) Kabupaten Bekasi. Tujuannya, agar longs or dip erbai ki secara darurat. ”Tapi sampai kini belum diperbaiki,” terangnya. (jio/ ags/hyt)
Melalui Fun Day, kegiatan ini diikuti 93 orang anakanak, 20 orang pendamping, serta 10 orang panitia. yang melibatkan Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalasemia Indonesia (POPTI) Kabupaten Bekasi ini, anak-anak diajak mengunjungi wahana seperti Istana Penguin & Touchpool, Petualangan Lumba-lumba, Scorpion Pirates, Sinema 5D, Tornado Fish, dan Singa Laut & Sahabat. Mereka nampak senang mengunjungi tiap wahana tersebut. General Affair PT Astra International Tbk - Daihatsu Kantor Wilayah DKI 2, Sakti Aji S mengatakan, Fun Day merupakan salah satu implementasi program corporate social responsibility (CSR). “Melalui kegiatan ini, perusahaan ingin berbagi kebahagiaan kepada anak-anak penyintas Thalassaemia,” ujar Aji. Dalam kesempatan yang sama, Ketua POPTI Kabupaten Bekasi, Puspasari mengaku senang Daihatsu Narogong bisa kembali mengajak anak-anak penyintas Thalassaemia. “Ini sudah yang ketiga kali. Sebelumnya pada 2012 anak-anak di ajak nonton bareng di XXI . Kemudian
pada 2017 juga diajak liburan ke Ocean Dream Samudra ini,” tuturnya. Menurutnya, berdasarkan yang terdata, penyinyas Thalassaemia di Bekasi berjumlah 430 orang. Ia berharap, perusahaan lain bisa memiliki kepedulian terhadap Thalassaemia seperti Astra Daihatsu. Sebelumnya pada Rabu (21/8) lalu, PT Astra International Tbk - Daihatsu Narogong menghelat kegiatan bertajuk “Aku Mengerti Thalassaemia” di SMK Teratai Putih Global 4 Bekasi. Kegiatan yang diikuti sekitar 80 siswa serta beberapa guru ini memberikan edukasi seputar Thalassaemia oleh Dokter RS Anna Medika Fenny Rahayu. Dalam kesempatan itu, Aji mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya perusahaan untuk memutus mata rantai penyebaran Thalassaemia di Indonesia. Sosialisasi sengaja diberikan kepada para pelajar yang belum menikah. Pasalnya, Thalassaemia merupakan kelainan darah yang disebabkan oleh faktor genetik dan terjadi akibat pernikahan antar pembawa gen Thalassaemia. “Melalui sosialisasi ini generasi muda bisa tahu mengenai Thalassaemia, setelah tahu selanjutnya bisa menginformasikan
tentang Pedoman Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat. Dalam penghargaan ini, terdapat tiga kategori yaitu Swasti Saba Padapa (pemantapan), Swasti Saba Wiwerda (pembinaan), dan Swasti
Saba Wistara (pengembangan) Sementara itu, Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja menegaskan pihaknya mendukung target penghargaan kabupaten sehat lewat Lomba Swasti Saba Padapa.
“ Te n t u n y a s a y a b e rharap, Kabupaten Bekasi mendapat predikat Kabupaten Sehat,” imbuh dia. Menurutnya, tatanan yang dilombakan telah dilaksanakan oleh Pemerintah
Kabupaten Bekasi. Misalnya masalah penanggulangan sampah ada upaya Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Sementara (TPSTS) di setiap kecamatan dan menjadikan Desa Muktiwari
dari halaman 1
Bidik Kabupaten ... dari halaman 1 Menurutnya, penganugerahan Swasti Saba sendiri diadakan setiap dua tahun sekali dan merupakan kerja sama antara Men-
teri Dalam Negeri bersama Menteri Kesehatan. Hal itu tetuang dalam Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan Nomor: 34 Tahun 2005, Nomor: 1138/MENKES/PB/VIII/2005
KAMIS, 29 AGUSTUS 2019
SAMBUNGAN
3
70 Persen PDAM Merugi JAKARTA - Me n d ag r i Tjahjo Kumolo menyebutkan, sebanyak 70 persen Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) yang dikelola pemda mengalami kerugian. Hal itu diungkapkan Tjahjo setelah menghadiri acara
Kemendagri dengan tema "Peran Pemerintah Daerah dalam Upaya Peningkatan Pelayanan Publik" di Grand Hotel Paragon, Jakarta Pusat, Rabu (28/8). "Saya selama lima tahun kurang satu bulan (menja-
bat Mendagri), itu sudah menemukan hampir di atas 70 persen BUMD di seluruh Indonesia itu rugi, yaitu air minum PDAM," kata Tjahjo. Tjahjo berujar, pemerintah pusat mendapatkan efek negatif ketika
PDAM mer ugi. Hampir setiap tahun pemerintah p u s at m e n y u nt i k d a na bagi PDAM. "Kami melapor ke presiden, melapor ke menteri keuangan juga, ini kalau enggak disubsidi oleh
pemerintah pusat ini kolaps, karena rugi semua," ujar eks Sekjen PDIP itu. Menurut Tjahjo, pemerintah pusat setidaknya menyuntikkan dana Rp 5 Triliun per tahun agar PDAM tidak tutup buku.
Ke depan, lanjut dia, BUMD diharapkan tidak terus merugi. " Kami ingin, dar i Kemendagri, agar BUMD itu sehat dan untung, supaya pertumbuhan daerah itu maju," tutur dia. (Net)
Tjahjo Kumolo
Mentan Antisipasi Harga Cabai Jelang Tahun Baru JAKARTA - Sesuai perkiraan dan pemetaan yang dilakukan Kementerian Pertanian, harga cabai yang dalam beberapa pekan lalu menguat, kini sudah mulai menurun. Hal tersebut tak lepas dari makin meningkat-
nya pasokan cabai ke pasar. Trend produksi cabai diyakini semakin meningkat dalam beberapa pekan mendatang, seiring masuknya musim panen raya di sentra-sentra utama. Plt Direktur Sayuran dan
Tanaman Obat, Sukarman saat dihubungi memastikan produksi cabai terutama cabai rawit sangat mencukupi bahkan meningkat dalam beberapa pekan ke depan. Trend kenaikan pasokan diperkirakan akan terus
berlangsung hingga memasuki Natal dan Tahun Baru nanti. "Wilayah Jawa Timur Produksi cabai rawit mencukupi bahkan berlebih sampai akhir tahun nanti. Kabupaten sentra besar kita mulai panen akhir bulan ini. Produksi bu-
lan Agustus di Jawa Timur diperkirakan 18.233 ton dan akan terus naik setiap bulannya sampai November mendatang. Perkiraan produksi bulan September 21.791 ton, Oktober 26.638 ton, dan November 30.111 ton," ujar Su-
karman. "Persiapan untuk memenuhi kebutuhan Natal dan Tahun Baru sudah kita petakan dari sekarang. Berdasarkan data yang kami miliki, pasokan cabai saat natal dan tahun baru nanti aman, tak perlu kuatir,"
ujar Sukarman. Ketua Paguyuban Petani Cabai, Suyono saat dihubungi di kediamannya di Kediri mengungkapkan bahwa pasokan cabai yang masuk ke Pasar Pare saat ini sudah berangsur meningkat. (Net)
Anggota Dewan .... dari halaman 4 "Kami akan merumus-
kan program program Bekasi baru, yang penting saya kasih tagline Bekasi
baru untuk tahun 2023," pungkasnya. (Dhy)
diskusi beberapa hal terutama mengenai kehidupan," tambah Beben Jazz Dirinya berharap Alika ter-
us berkarya dalam berbagai hal. "Kita akan tunggu karya karya alika selanjutnya," tandasnya. (Dhy)
Alika .... dari halaman 4 "Alika ini sudah saya anggap sahabat, adik. kita selalu
Manta Dewan .... dari halaman 4 Lili mengaku tak hanya
dirinya yang melakukan protes, melainkan sudah ada 21 anggota dewan de-
misioner yang mendukung usulan pembayaran honor. (Msr)
Ribuan Obat .... dari halaman 4 Eka menambahkan obatobat itu biasa dijual atau dibeli oleh kalangan pelajar.
Obat itu biasa digunakan untuk obat pengurang rasa ngeri atau obat penenang. "Tapi semua itu harus
a da i z i n re s m i da n resep dari dokter. Kalau ini mereka jual bebas kepada siapapun. (Msr)
Pemindahan Ibu Kota Beres Masa Jabatan Jokowi
Pengurus HIPMI .... dari halaman 4 Saat itu Reny didampingi Kepala OPD, Kepala Kantor Imigrasi, oraganisasi se-Kota Bekasi. BPP dan BPD Himpi beserta jajaran Pemerintah kota bekasi. Ditempat bersamaan
Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bekasi mengatakan, banyak bersyukur karena baginya dalam satu minggu ini sudah dua kali saya dilantik, pertama kemarin dilantik menjadi Anggota DPRD Kota Bekasi
dan sekarang menjadi ketua HIPMI Kota Bekasi. "Tentunya itu semua berkat kepercayaan dan doa, sehingga dapat mengemban amanah ini. Ini semua menjadi sejarah baru dalam hidup saya" ungkapnya. (Dhy)
JA K A R TA - P r e s i d e n Jokowi dinilai telah mengambil langkah berani memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Langkah berani itu semakin meneguhkan komitmen Jokowi mewujudkan harapan Bung Karno.
Langkah berani dinilai diambil dengan perhitungan yang sangat matang, demi Indonesia yang lebih baik. "Saya kira Jokowi bakal meninggalkan legacy tanpa beban terkait kebijakannya memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur," ujar penga-
mat komunikasi politik Ari Junaedi. Ada sejumlah alasan yang mendasar i pengajar di Universitas Indonesia ini memaparkan pandangannya. Antara lain, kebijakan pemindahan ibu kota tidak akan menyandera Jokowi di Pilpres 2024. Mantan guber-
nur DKI Jakarta itu dipastikan tidak lagi dapat maju karena telah menjabat dua periode. "Saya kira dari sisi politik, risiko kebijakan pemindahan ibu kota itu juga sangat minimal. Jokowi kan tidak bisa maju lagi di Pilpres 2024," ucapnya. (Net)
Harian Umum
KAMIS, 29 AGUSTUS 2019
Koran Kebanggaan Masyarakat Kota Bekasi
HARGA Rp3.000
4
Ribuan Obat Keras Disita BEKASI - Pihak Polres Metro Bekasi Kota menyita ribuan butirobat keras hasil penggerebekan dari enam toko obatdi wilayah Kota Bekasi. Ribuan butir obat keras terdiri dari berbagai jenis Eximer, Tramadol dan Trihexphendyl. Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana mengatakan ribuan butir obat keras yang disita merupakan hasil razia Satuan Reserse Narkoba selama periode 19-22 Agustus 2019. Enam lokasi penggerebekan ada di sejumlah wilayah di Bekasi Selatan, Pondok Gede, Bekasi Timur, maupun Mustikajaya. "Ini semua informasi dari
SEKILAS Pengurus HIPMI Anyar Dilantik BEKASI - Sekretaris Daerah Kota Bekasi DR.Hj Reny Hendrawati menghadiri pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bekasi, di Graha Hartika Wulan Sari Bekasi Selatan. Reny juga menjadi saksi atas pelantikan Ketua HIPMI Kota Bekasi Periode 2018-2023, Yogi Kurniawan dan pengurus. Katanya, Atas nama Pemerintah Kota Bekasi mengucapkan Selamat kepada Yogi Kurniawan,S.I.Kom yang terpilih menjadi Ketua HIPMI Kota Bekasi yang patut di jadikan contoh untuk anak muda Kota Bekasi dengan segenap kerja keras dan kreatifitas dan hubungan yang baik terhadap segala lini yang menjadikan yogi seperti sekarang ini ujar reni. Reny pun sangat bangga terhadap para anggota HIPMI yang sudah di lantik dan masih muda jadi harus semangat jiwa muda untuk meningkatkan karir bisnis dan usahanya tidak berhenti di kota bekasi saja dalam berusaha dan berbisnis tetapi bisa sampai tingkat Nasional bahkan Go Internasional yang mengharumkan nama Kota Bekasi dan Indonesia. "Pengusaha muda itu harus berjuang dan berkerja keras agar bisa menjadi sukses, dan tidak lupa di sertai dengan doa dari orang tua terutama Doa Ibunda," tegas Reny. n Ke Hal... 3
masyakarat terkait aktivitas penjualan obat-obat keras tak berizin itu. Kedoknya sebagai toko obat dan kosmetik," ujar Eka, di Mapolrestro Bekasi Kota. Adapun rincian ribuan obat keras yang disita terdiri dari 8.220 butir jenis Eximer, 8.083 butir Tramadol, Delapan tersangka diantaranya, Syahrullah (22), Irwani (24), Hibral Malasyi (27), Mulyadi (29), Muhamad Ridha (22), Rasyidin (26), Adlil Ikhwana (30) dan Ali Mahari (21). " Kami juga membur u empat tersangka lain, baik dari pemilik, sales obat atau suplier lainnya," jelas dia. n Ke Hal... 3
Mantan Dewan Tuntut Sisa Honor Masa Kerja BEKASI - Pelantikan anggota DPRD Kota Bekasi periode 2019-2024 molor. Padahal, masa jabatan DPRD lama habis pada 11 Agustus 2019. Untuk itu, demisioner dewan mendesak pemerintah daerah agar menghitung sisa masa kerja yang belum dibayar. Mereka menolak selama bekerja di sisa Agustus 2019, gaji mereka tidak dibayar. "Honor kami hanya diberikan sampai 11 Agustus 2019 atau setara 60 bulan," kata anggota dewan demisioner Lili Anggraeni. "Selama kekosongan sam-
pai tanggal 26 Agustus kami tetap masuk kerja sampai anggota dewan yang baru di lantik. Seharusnya kami diberikan honor," imbuhnya. Lili menuturkan, kejadian ini berbanding terbalik dengan anggota DPRD Kota Bekasi yang baru dilantik. Mereka mendapatkan gaji full selama satu bulan. Padahal, mereka baru mulai efektif bekerja pada Senin 26 Agustus 2019. "Mereka hanya bekerja cuma 4 hari dari tanggal 26 Agustus sampai 1 September 2019. Tapi gajinya full," tutur politikus PPP itu. n Ke Hal... 3
Anggota Dewan Gaungkan Tagline Bekasi Baru BEKASI - Belum lama dilantik menjadi anggota DPRD Kota Bekasi untuk periode keduanya, politisi yang juga Ketua DPC PPP Kota Bekasi Sholihin sudah membuat tagline Kota Bekasi kedepan dengan Menuju Bekasi Baru. Pria yang biasa disapa Gushol ini menuturkan bahwa Bekasi Baru adalah desain politik yang akan direncanakan untuk Kota Bekasi kedepan. "Untuk saat ini PPP komitmen berkoalisi dengan G olkar sampai
SOROT Alika Launching Sabda Jalang BEKASI - Salah satu founder Komunitas Teman Ngopi, Alika Khanza melaunching buku pertamanya "Sabda Jalang" yang berlangsung di Kedai Kopi Ente, Bekasi Timur, Kemarin, (28/08). "Ini buku perdana saya, menceritakan segala perjalanan hidup saya dengan jujur. isinya beragam, Tuhan, cinta dan lainnya," Kata mantan jurnalis di Kota Bekasi ini. Dirinya menuturkan buku perdananya tersebut diterbitkan oleh omah aksoro salah. Alhamdulillah, banyak yang mensuport. "Semoga karya yang saya ciptakan bisa memotivasi teman teman semua untuk berkarya, berkaryalah pada kebaikan jangan hanya ingin dikenal dan terkenal. berkarya saja," sambungnya. Agenda launching dan bedah buku dihadiri sejumlah komunitas diantaranya Komunitas Teman Ngopi, Sastra Kalimalang, Komunitas Jazz Kemayoran serta perwakilan rumah penerbit Omah Aksoro. Musisi Jazz, Beben Jazz yang turut hadir diacara launching buku, mengatakan sangat mengenal dekat Alika Khanza. "Awal mengenalnya ketika di kegiatan maiyah kenduri cinta. kita duduk bersama satu meja dengan Cak Nun. disitu saya sudah melihat sosok Alika ini potensi dan penuh tanya," katanya. n Ke Hal... 3
Sholihin Ketua DPC PPP Kota Bekasi
2023, setelah itu kami ingin merumuskan Menuju Bekasi Baru," ucap Sholihin diruang kerjanya, kemarin (28/08). Dalam rumusan Bekasi Baru, lanjut Sholihin dirinya akan lebih mengoptimalkan pemberdayaan lingkungan serta kebutuhan gizi balita dan anak sebagai aset masa depan dalam proses regenerasi yang unggul. "Bekasi baru itu akan menjalankan perubahan yang spektakuler, misalnya bagaimana nanti seperti
yang sudah saya sampaikan tadi, kader kader Posyandu diberikan anggaran setahun 5 juta, supaya Posyandu dapat memberikan makanan sehat agar bayi bayi kita pinter," bebernya. Selain itu, menurutnya perlu adanya penataan regulasi yang baik dalam bidang kesehatan yang ada di Kota Bekasi. Dengan adanya regulasi, kata dia proses pengawasan terhadap pelayanan kesehatan terutama di rumah-rumah sakit swasta bisa berjalan dengan baik. n Ke Hal... 3