Skip to main content

Cikarang Ekspres, 24 Oktober 2019

Page 1

Semangat Baru Bekasi

KAMIS, 24 OKTOBER 2019

HARGA Rp3.000

Warga Geruduk PT Andalan Furnindo Limbahnya Resahkan Warga Sekitar TARUMAJAYA - Ribuan w a r g a K e c a m a t a n Ta rumajaya melakukan aksi demonstrasi ke kawasan

industri Marunda Center di desa Segara Makmur, Kecamatan Tarumajaya. Mereka menuntut PT Andalan menghentikan kegiatannya karena limbah Bahan Beracun Berbahaya (B3) perusahaan tersebut menimbulkan bau busuk dan mengganggu warga. Koordinator aksi, Supri

(36) mengatakan, aksi tersebut dilakukan karena pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi tidak merespon keluhan warga. Padahal sangat jelas penampungan limbah B3 itu menimbulkan bau yang berulang-ulang dan berdampak ke tiga desa di wilayah Kecamatan Tarumajaya.

“Mediasi sudah berulang kali dilakukan di desa Segara Makmur, kami menilai perusahaan tidak mengindahkan keluhan kami, dan kolam penampungan limbah B3 milik PT Andalan Furnindo meluap dan menimbulkan bau, kami hanya meminta pengelolaan limbah secara benar, “jelasnya.

Warga juga Nampak bingung harus mengadu kemana lagi. Bahkan berharap ke aparat berwajib yang dinilainya sebagai mata dan telinga warga. “Seharusnya mereka yang bisa peka untuk menanggulangi permasalahan ini,” katanya. Supri menjelaskan limbah yang dihasilkan dari

PT Andalan Furnindo sudah berdampak ke balita, dan anak-anak. Bahkan, warga juga sudah meluapkan emosinya terutama ibu-ibu ke media social. Dia mengaku sudah mendataangi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kabupaten Bekasi Namun saying, sampai saat ini tidak ada

tindakan dan jawaban. “Kami minta tindak perusahaan PT Andalan Furnindo, kalau pihak perusahaan tidak bisa mengelola limbah secara benar, kami minta segera ditutup, karena kami masyarakat di tiga desa sudah capek dengan ulah perusahaan, “ungkapnya. Ke Hal...2

KINERJA DPRD Bakal Sidak TPS Ilegal di Pebayuran CIKARANG PUSAT – Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi dalam waktu dekat ini akan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terkait tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di Desa Karangreja, Kecamatan Pebayuran. Pasalnya, TPS liar tersebut sudah dikeluhkan oleh warga. Anggota Komisi III, H. Kardin mengatakan, dalam waktu dekat ini akan melakukan sidak terkait tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di daerah Pebayuran dan Cibarusah. Pasalnya, TPS liar tersebut sudah disalahgunakan oleh oknum warga dan membiat resah warga. “Kami komisi III akan melakukan sidak TPS ilegal di Pebayuran dan Cibarusah, habis pembahasan KUA-PPAS,” singkat Kardin kepada wartawan, saat ditemui di Kantor DPRD Kabupaten Bekasi. Sebelumnya, warga mengeluhkan sampah rumah tangga yang menumpuk, sampah tersebut bersumber dari perumahan BWI dan TPI yang dibuang setiap harinya dilahan milik pengelola perumahan di Kampung Kobak Rante. Apalagi, mereka sempat mengadu ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi. Menurut informasi, sampah diangkut setiap harinya sebanyak 3 sampai 4 mobil truk dari perumahan BWI dan TPI. Sehingga sampai saat ini, tumpukan sampah hampir melebihi kapasitas lahan Ke Hal...2 yang di sediakan.

Bakesbangpol Minta Gencarkan Siskamling dan Tamu Harap Lapor TA M B U N S E L ATA N Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bekasi sigap lakukan rapat koordinasi (rakor) pasca penangkapan anggota terorisme di Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan. Hal tersebut dilakukan guna kewaspadaan terhadap tindakan radikalisme yang berada di wilayah hukum Kabupaten Bekasi. Rakor dipusatkan di ruang kerja Camat Tambun

Selatan Kabupaten Bekasi pada Kamis (17/10) silam. Menurut Kepala Bakesbangpol Bekasi Aat Barhaty, dengan dilakukan rakor tersebut, tentunya ini menjadi kewaspadaan masyarakat Kabupaten Bekasi terhadap tindakan radikalisme. Hal ini juga menjadi keprihatinan yang sangat mendalam, atas adanya penangkapan warga dari Kecamatan Tambun Selatan yang diduga sebagai anggota teroris. “Ya atas kejadian tersebut

tentunya perlu dilakukan kebijakan atau payung hukum untuk mengatur dan mendata pemilik atau pengusaha rumah kontrakan yang berada di kabupaten bekasi, tujuannya adalah agar adanya keterbukaan indentitas masyarakat kabupaten Bekasi, “ucap Aat kepada Cikarang Ekspres. Namun begitu, menurut dia, perlu ada upaya deteksi dini oleh unsur pemerintah dan keamanan, sehingga adanya penguatan dan pember-

dayaan untuk menciptakan kondusifitas dan stabilitas di wilayah Kabupaten Bekasi. “Ini seharunya nanti perlu adanya mapping data dan lokasi mengenai keberadaan warga masyarakat tertentu, dan perlu dilakukan pendataan ulang terhadap penduduk di Kecamatan Tambun selatan baik yang lama maupun yang baru,”tegasya. Aat menambahkan perlu ditingkatkannya kembali penggalangan kepada warga

untuk melaksanakan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) dan tamu wajib lapor 1 x 24 jam. “Jadi bagi setiap pendatang baru baik secara instensif di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi,” imbuh dia. Acara Rakor tersebut di ketahui dihadiri langsung oleh Kabag Ops Metro Bekasi, Kapolsek Tambun Selatan, Danramil Tambun Selatan, kepala Desa Setia Mekar, dan Unsur Tokoh Masyarakat Tambun Selatan. (inf/ugi/hyt)

ADVERTORIAL

REKTOR IMDS INGATKAN WISUDAWAN BERKONTRIBUSI MEMBANGUN KESEHATAN JAKARTA - Sebanyak 180 mahasiswa Institut Medika Drg. Suherman (IMDS) tahun akademik 2018/2019 resmi diwisuda di Gedung Sasono Langen Budoyo, TMII Jakarta Timur, Kemarin (23/10). Seluruh wisudawan diharapkan mampu memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Rektor IMDS, Dr. Triseu Setianingsih, SKM.,MKM dalam sambutannya mengingatkan para wisudawan untuk terus berjuang dan meningkatkan kompetensi agar tercapai pembangunan kesehatan. “Tujuan pendirian IMDS adalah

untuk mengangkat martabat bangsa di mata dunia, bahwa kita mampu bersaing menyediakan tenaga kesehatan yang profesional. Siap bersaing di kancah internasional,” katanya. Ada empat lulusan yang diwisuda yaitu mahasiswa Program Diploma- III Kebidanan sebanyak 26 lulusan, Diploma III Keperawatan sebanyak 20 lulusan, Strata 1 Keperawatan sebanyak 35 lulu-

san dan Profesi Ners sebanyak 99 lulusan. Ia mengatakan, IMDS terus berupaya mencetak lulusan tenaga kesehatan yang kompeten dan berkualitas sebagai wujud nyata ikut mensukseskan pembangunan kesehatan di Indonesia. Revolusi industri 4.0 menjadi tantangan untuk para mahasiswa. Ia mengatakan, IMDS sudah menyiapkan agar para mahasiswa bersiap menghadapi revolusi industri. “Salah satu cara menghadapi

tantangan era digital, adalah peningkatan kualitas dosen menjadi dosen 4.0. Melalu diklat cara pemanfaatan dan penerapan TIK dalam pembelajaran. Para wisudawan-wisudawati untuk mengabdi dibidang kesehatan sangat terbuka luas. Ia mengatakan, data dari tahun 2015 ada 2.490 rumah sakit dan masih kekurangan tenaga kesehatan. Prosesi wisuda berjalan dengan suasana haru dalam kebahagian. Dalam kegiatan itu memberikan penghargaan kepada mahasiswa terbaik. (dim/adv)

DAFTAR PERINGKAT INDEKS PRESTASI KUMULATIF (IPK) MAHASISWA BERPRESTASI UNTUK WISUDA TAHUN AKADEMIK 2018/2019 PROGRAM STUDI NERS (PROFESI) NAMA MAHASISWA

IPK

PREDIKAT

Erika Santika Atika Sari Karyati Iskak Solih

4.00 4.00 4.00 3.78

Dengan Pujian Dengan Pujian Dengan Pujian Dengan Pujian

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN/NERS (AKADEMIK) NAMA MAHASISWA

PERINGKAT

Friyan Cahaya Wibowo Nunki Pramesti Nugraha Meyti Oktapiani

1 2 3

IPK

PREDIKAT

3.92 Dengan Pujian 3.92 Dengan Pujian 3.89 Dengan Pujian

PROGRAM STUDI DIPLOMA TIGA KEBIDANAN NAMA MAHASISWA

PERINGKAT

Salsabila Fyrdausa Arnih Suryanih Siti Sarah

1 2 3

IPK

PREDIKAT

3.71 Dengan Pujian 3.50 Sangat Memuaskan 3.42 Sangat Memuaskan

PROGRAM STUDI DIPLOMA TIGA KEPERAWATAN NAMA MAHASISWA Faradhita Shafira Hilman Aam Amjani Yulia Rahmadani

PERINGKAT 1 2 3

IPK

PREDIKAT

3.75 Dengan Pujian 3.56 Dengan Pujian 3.52 Dengan Pujian


SAMBUNGAN

KAMIS, 24 OKTOBER 2019

2

Penegak Hukum Didesak Hambat Korupsi Berjamaah TA M B U N S E L ATA N Lembaga Penelitian dan Pengembangan Pemerintahan Daerah (LP3D) B ekasi mendesak p en egak hukum untuk melaksanakan penyelidikan dan penyidikan, terakit proses uang ganti rugi di Kampung Jati, RT001, RT007 RW 007, RW006 dan RW 008 di Kelurahan Jatimu-

lya, Kecamatan Tambun Selatan. Pasalnya, pembebasan uang ganti rugi untuk pembangunan Light Rail Transit (LRT), diduga adanya permainan yang dilakukan oleh oknum panitia pembebasan lahan serta melibatkan oknum aparatur Kelurahan Jatimulya dan Kecamatan Tambun

Selatan. Koordinator LP3D Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, ada dugaan permainan data nama penerima yang dilakukan oknum panitia untuk uang ganti rugi pembebasan lahan. Apalagi, pihaknya mensinyalir ada garapan mendadak. “Kami dari LP3D mende-

sak penegak hukum untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan, adanya dugaan nama-nama siluman yang menerima uang ganti rugi,” kata Rahmat kepada media. Dikatakan Rahmat, kurang detailnya namanama yang sehar usnya diterima oleh penggarap tanah, dimanfaatkan oleh

oknum-oknum yang ingin mendapatkan tanah kosong. Apalagi, penggarap mendadak. Dijelaskan Rahmat, banyak nama penggarap mendadak yang dilakukan secara struktur, sistematis dan masif (TSM), yang diduga akan merampok uang negara secara jamaah. Apalagi, sejak awal nama-nama

penggarap yang sudah dilakukan data, ada pembaharuan untuk di manipulasi. “Dengan segera, kami mendesak penegak hukum untuk turun tangan. Agar tidak ada korupsi berjamaah dan negara sangat dirugikan bila itu terjadi,” imbuhnya. “Kami dari LP3D juga mengingatkan untuk oknum kelurahan dan keca-

matan hingga panitia pembebasan lahan, agar tidak memanipulasi data dan memasukkan nama-nama penggarap mendadak yang tidak memenuhi kriteria,” jelas dia. Sementara itu, sejak berita ini diturunkan pihak Kelurahan Jatimulya dan kecamatan Tambun Selatan, tidak bisa dimintai tanggapan. (har)

AGUS NURYADIN/CIKARANG EKSPRES

Foto : Tim Monitoring saat memeriksa langsung hasil pembangunan Jaling di Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, Rabu (23/10).

Ciksel Monitoring Realisasi Pembangunan CIKARANG SELATAN Camat dan Tim Monitoring Kecamatan Cikarang Selatan (Ciksel) menyambangi Desa Ciantra untuk melihat langsung realisasi pembangunan dari sumber Anggaran Dana Desa Tahap dua dan Bantuan Provinsi Tahun 2019. Tim Monitoring tersebut melakukan peranannya sebagai pengawasan sekaligus pembinaan terhadap penyelenggaraan

pemerintahan desa (Pemdes). Camat Cikarang Selatan Sopian Hadi mengatakan, pembangunan yang telah direncanakan harus dilaksanakan. Memang pembangunannya dilakukan secara bertahap sesuai dengan realisasi pencairan dana desa dan dana lainnya melalui APBDes. Kegiatan ini diharapkan sebagai salah satu upaya untuk

memaksimalkan anggaran dalam membangun desa baik fisik maupun non fisik. “Saya ingin kegiatan Monitoring ini bisa dijadikan momentum yang baik dalam membangun desa hingga maksimal,” tuturnya kepada Cikarang Ekspres, Rabu (23/10). Kasi Pemerintahan sebagai K e t u a Ti m M o ni to ri ng Kecamatan Cikarang Selatan Didi menegaskan, tim Monitoring ini terdiri

dari Pihak Kecamatan, PDP, PLD, Bimaspol dan Babinsa, serta dikutsertakan awak media. Tim Monitoring yang melihat langsung hasil pembangunan tahap dua di Desa Ciantra, telah mendapatkan hasilnya sebagai bahan evaluasi. Pembangunan di Desa Ciantra Enam Titik kegiatan, Lima Rabat Beton dan satu TPT. “Saya dan tim menyimpulkan, ternyata pemban-

gunan yang dilaksanakan oleh Pemdes Ciantra sesuai dengan jadwal, perencanaan dan RABnya, tapi hasil ini pun nanti disampaikan kepada tim,” tandasnya. Sekretaris Desa Ciantra Bonin menuturkan, pembangunan yang dilakukan Desa Ciantra dengan merealisasikan APBDes dari anggaran tahap dua yang dikucurkan pemerintah. Tentu saja disesuaikan dengan RPJMDes dan

RKPDes. Yakni membangun enam titik kegiatan. “Kami melakukan pembangunan Tahun 2019, dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan yang direncanakan. Agar warga dapat melihat langsung kegiatan pembangunan didesanya,” tegasnya. PLD Kecamatan Cikarang Selatan Ansori menjelaskan, setelah memonitoring Desa Ciantra, tentu saja hasil pembangunan yang

dilakukan pemdes faktanya dapat dilihat langsung dilapangan. Pasti hasil monitoring tersebut akan dievaluasi, dan menjadi bahan untuk meningkatkan kinerja Pemdes dalam pembangunannya. “Tentunya Kepala Desa dan perangkatnya, harus menerima langsung hasil dari monitoring, jika masih ada kekurangan, ya harus segera diperbaiki,” pungkasnya. (ags)

DAM Ajak Tour ke Geopark Ciletuh BANDUNG – PT. Daya Adicipta Motora (DAM) sebagai distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda di Jawa Barat menggelar acara Touring Experience For Wing Sales People Honda Jawa Barat. Acara yang mengusung tema “Wing Sales People Jelajah Jawa Barat 2019”

ini diikuti oleh 50 orang dan dilaksanakan di Ujung Genteng dan Geopark Ciletuh, Sukabumi pada 18-19 Oktober. Wing Sales People merupakan Sales Force yang khusus menjual produk premium sepeda motor Honda, dimana saat ini di Jawa Barat terdapat 33 Wing

Sales People yang tersebar di 33 Jaringan Dealer Wing di Seluruh Jawa Barat. General Manager Motorcycle Sales, Marketing & Logistic DAM Lerri Gunawan mengatakan kegiatan Touring Experience For Wing Sales People Honda Jawa Barat merupakan salah satu bentuk proses pengemban-

gan kompetensi dan ajang menjalin silaturahmi dan komunikasi antara Wing Sales People Dealer sepeda motor Honda yang baru dilaksanakan di tahun 2019 ini. “Wing Sales People Jelajah Jawa Barat 2019 menjadi tema yang selaras dengan tujuan sebagai menciptakan

Warga Geruduk ..

sinergi antar Wing Sales People dalam mencapai target penjualan serta memberikan pengalaman kepada Wing Sales People terkait touring management, yang dimana di dalam kegiatan ini melibatkan teman-teman dari komunitas sepeda motor Honda,” ujar Lerri. Touring Experience For

Wing Sales People Honda Jawa Barat memiliki rangkaian acara yang dimulai dari melakukan perjalanan touring bersama dengan rute Bandung - Ujung Genteng- Geopark Ciletuh. Kemudian dilanjutkan dengan rangkaian team building dan touring management sharing serta fun games.

“Diharapkan pelaksanaan Touring Experience For Wing Sales People Honda dapat menciptakan sinergi antar Wing Sales People se-Jawa Barat, meningkatkan brand image Sepeda Motor Honda dan terus meningkatkan penjualan sepeda motor Honda,” tutup Lerri. (dim/rls)

diangkut tiap hari dari perumahan itu sekitar 4 truk, bayangkan bila itu benar bisa berdampak penyumbatan saluran air sekitar, karena menurut warga tumpukan sampah memang berdekatan dengan saluran air,” ujar dia. Dalam waktu dekat, masih kata Soleman, DPRD Kabupaten Bekasi akan memanggil pihak pengelola perumahan dan Dinas LH. “Dalam waktu dekat ini kami akan panggil keduanya, pihak pengelola dan dinas terkait,” tandasnya. (jio) Andalan diantaranya, warga desa Segara Makmur, warga desa Pantai Makmur, dan warga desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya.(dim)

DPRD Bakal ..

dari halaman 1

dari halaman 1

Menanggapi itu, Kepala Desa Segara Makmur, Agus Sofyan mengatakan, sekitar dua tahun limbah tersebut dibiarkan karena tidak ada yang mengelola. Sejak koperasi Segara Makmur di putus kontrak oleh PT Andalan Furnindo yang berada di kawasan Marunda Center, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. “Dulu tidak seperti ini, pengangkutan limbah pun teratur, sehingga tidak berdampak kepada masyarakat, kalau sekarang, limbah yang tertampung di penampungan milik PT Andalan Furnindo sangat membuat resah warga, karena bau yang ditimbulkan,” ujarnya. Sudah lima kalih mediasi antara pihak perusahaan

Warga sekitar mengeluhkan asap dan bau busuk sampah yang setiap hari bertambah, pihak pengelola sengaja membakar sampah-sampah tersebut agar bisa tetap menampungnya. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Soleman mengatakan, akan menindaklanjuti keluhan warga dan akan segera mencari tahu status tempat pembuangan sampah tersebut. “Keluhan ini akan segera kami tindaklanjuti, salah

satunya kami akan mencari tau status TPS tersebut, kalau statusnya ilegal kami akan meminta dinas terkait untuk menutupnya,” kata dia, saat diwawancarai wartawan di ruangannya. Lanjut dia, wajar bila warga mengeluhkan karena sampah rumah tangga, merupakan sampah yang tidak nilai ekonomisnya yang ada menimbulkan aroma tidak sedap, ditambah lagi timbunan sampah tersebut juga bisa menyumbat aliran air disekitarnya. “Informasinya sampah

mengatakan jika managemen meminta maaf, dan akan melakukan perbaikan ke depan. “Kami akan melakukan

perbaikan kedepannya,” ucapnya singkat. Diketahui, warga yang terdampak dari bau limbah B3 yang dihasilkan dari PT

dengan warga dan pemerintah desa, tapi tidak pernah ada hasilnya. “Mungkin aksi kali ini

adalah luapan kekesalan warga yang diketahui berasal dari tiga desa, di kecamatan Tarumajaya,” terang-

nya. Sementara itu, pihak PT Andalan Furnindo yang sempat menemui warga


KAMIS, 24 OKTOBER 2019

SAMBUNGAN

3

Tito Karnavian: Jangan Panggil Saya Jenderal Polisi Lagi JAKARTA- Tito Karnavian resmi menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Posisi ini merupakan jabatan sipil yang harus diembannya selama lima tahun ke depan dalam pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Dalam sambutan per-

tamanya di Gedung Kemendagri, Tito bercerita telah melepaskan baju kebesarannya sebagai Kapolri pada Selasa (22/10) malam. Dia mengatakan, sejumlah perwira tinggi Polri menemaninya sebelum lepas jabatan sebagai Kapolri. “Tadi malam juga titik

00 masih ada yang temani saya di rumah, karena ini adalah momentum yang tidak pernah terlupakan. Maka saya harus berhenti sebagai Kapolri. Tapi saya harus pensiun, karena ini jabatan sipil,” kata Tito dalam sambutannya di Gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (23/10).

Mantan Kapolda Metro Jaya ini menyebut, kini dia merupakan sipil yang tidak lagi mengemban tugas di institusi Polri. Dia meminta agar publik tidak lagi memanggilnya dengan sebutan Jenderal polisi. “Karena saya sudah melepas baju Polri, jadi jangan panggil saya lagi Jenderal

Polisi, tapi plus purnawirawan,” pinta Tito. Tito menyebut, jabatan Mendagri merupakan hal baru yang diembannya. Kini dia harus memimpin jabatan sipil. Menurutnya ini mer upakan tantangan baru yang harus dijalankan. “Ini adalah hal baru bagi

saya, masuk ke dalam lingkungan yang sepenuhnya sipil, mempunyai kultur yang berbeda dengan Kepolisian,” ucap Tito. O l e h k a re na nya, Ti t o berharap mendapat dukungan penuh dari jajaran Kemendagri untuk dapat mengelola pemerintahan dalam negeri selama lima

tahun ke depan. Untuk diketahui, Tito merupakan Jenderal Polisi yang baru pertama kali menduduki jabatan Mendagr i. Penunjukan Ti t o s eb aga i Me n d ag r i setelah adanya pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta. (bbs/mhs)

dan rambu lalu lintas yang ada. Kemudian, Erna meminta agar selalu memeriksa kondisi kendaraanya sebelum digunakan. “Ini kan rata-rata penye-

babnya karena kelalaian. Ini harus jadi perhatian, periksa rem jangan sampai terjadi rem blong. Jika mengantuk atau lelah jangan paksakan untuk jalan,” ungkap Erna. (dhy/mhs)

Sopandi menambahkan, tidak semua dinas realisasi penyerapan anggarannya masih minim. Misalnya saja Rumah Sakit Umum Daerah dr. Chasbullah Abdul Madjid sebesar 78 persen dan Dinas Perhubungan sebesar

70 persen. Seperti yang diketahui, besaran APBD Kota Bekasi 2019 adalah Rp6,6 triliun. Angka tersebut naik Rp300 miliar dibandingkan APBD 2017 sebesar Rp6,3 triliun. (bs/dhy/mhs)

“Jadi seorang ibu juga karir, nenek juga karir. Kemudian bisa juga ke Pandu Laut Nusantara, tetap menjaga laut lah. Itu dunia saya,” kata Susi. Sepak terjang Susi Pudjiastuti selama menjadi M e n t e r i Ke l a u t a n d a n Perikanan menjadikan-

nya menteri yang paling sering disorot media. Kebijakanya kerap menjadi perbincangan masyarakat serta netizen. Mulai p e n e ng g e l a ma n kap a l , pelarangan cantrang, dan lainnya. Tak hanya itu, Susi juga kerap berseteru dengan koleganya sesama menteri pada Kabinet Kerja. Antara

lain dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sur vei terbar u Alvara R e s e a rc h C e nt e r m e n empatkan Susi Pudjiastuti dengan kinerja tertinggi sebesar 91,95 persen. Posisi kedua Basuki Ha d i mu l j o n o ( Me nt e r i PUPR) dengan 84,07 pers-

en dan Sri Mulyani Indrawati (Menteri Keuangan) sebesar 83,39 persen. Survei digelar pada 1231 Agustus 2019 terhadap 1800 responden berusia 14-55 tahun di 34 provinsi di Indonesia. Tingkat kepercayaan terhadap survei 95 persen dan margin of error 2,35 persen. (bbs/ mhs)

sebagai gelandangan. Usai turun ketika memulai prank, ia justru diusir oleh security dan ditangkap Satpol PP. “Aku di hotel itu nyewa

kamar yang paling bagus yang paling mahal. Begitu t u r u n h a b i s m a k e u p, ditangkap sama satpamnya. Bayangin aja,”

Mendengar jawaban tersebut keduanya pun tertawa terbahak-bahak. Ada satu kalimat penutup dari Andika yang cukup

menarik yang ia sampaikan. “Ternyata, peduli sama orang itu berat, kamu gak akan kuat,” tutup Andika Mahesa. (*)

Tentara AS “Kabur” dari Syria KONVOI kendaraan militer AS melaju cepat di Kota Qamishli Senin lalu (21/10). Konvoi kali ini berbeda saat mereka melewati kota tersebut beberapa tahun lalu. Kali ini, mereka harus pergi dari wilayah timur laut Syria yang bakal dikuasai pasukan Turki. Jenan Moussa, jurnalis AlAan TV wilayah Timur Tengah, mengingat saat konvoi tersebut tiba di wilayah kekuasaan SDF beberapa tahun lalu. Warga lokal menyambut pasukan Negeri Paman Sam dengan bunga dan teriakan antusias. ”Dulu

kaum Kurdi menganggap mereka (tentara AS, Red) sebagai pahlawan,” ungkapnya kepada Washington Post. Jelas, pemandangan sekitar bakal berbeda saat konvoi yang sama berusaha melarikan diri ke Iraq. Warga Kota Qamishli melempar batu atau buah busuk ke arah kendaraan lapis baja yang lewat. Beberapa mencoba untuk menghalangi laju dengan berdiri di tengah jalan. Salah satunya, pria Kurdi pun meneriakkan bahwa keputusan mereka pergi

dari sana merupakan pengkhianatan terbesar dalam sejarah. Kata dia, Kurdi tak akan pernah lupa perlakuan yang didapat dari AS. ”Lelucon macam apa ini?” ujar Adam Harvey, koresponden Timur Tengah ABC, via Twitter. Sudah banyak yang mencoba menghalangi keputusan Donald Trump untuk menarik pasukan dari Syria. Bahkan, Senat o r A S L i n d s e y G ra h a, sekutu terdekat Trump, tak berhenti mengutuk langkah tersebut. Namun, Trump bergeming.

Nofel Siap .... dari halaman 4 Nofel mengaku sudah melakukan sejumlah komunikasi dan akan memilihat dinamika politik di Partai G olkar jelang

Selasa Mencekam: .... Musda mendatang. “Kami komunikasi saja dan lihat dinamika kedepan. serta menghormati segala mekanisme partai,” tegasnya. Perlu diketahui, Nofel merupakan orang kepercayaan dari

tokoh senior Partai Golkar, Bambang Soesatyo yang juga Ketua MPR RI. sehingga, disinyalir Nofel menjadi salah satu kandidat kuat juga didorong kekuatan dari DPP Partai Golkar. (bbs/mhs)

Menanggapi tudingan tersebut, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto membantah, dia mengatakan yang pertama pasti akan diselidiki lebih jauh apakah ada oknum polisi yang seperti itu atau tidak. “Namun sejauh ini dari laporan yang masuk ke saya sama sekali tidak ada yang

membekingi, jadi yang bersangkutan hanya berusaha memproblemplotingkan ada masalah sedikit pada saat itu dan ada yang mau narik parkir,” katanya. Dia menambahkan sebagai seorang polisi yang baik tentunya menjembatani agar ada solusi. Jadi sementara ini saya katakan tidak ada tetapi tetap Propam Polres Metro

Bekasi akan saya minta untuk melakukan penelitian lebih dalam apakah ada indikasi itu atau tidak. “Saya tegaskan pokoknya kalau ada oknum polisi yang melanggar aturan atau polisi yang engga benar saya akan tindak tegas karena saya paling engga suka sama polisi yang seperti itu,” tegas Kapolres Metro Bekasi. (dhy/mhs)

Bikin Prank, .... dari halaman 4 Kejadian bermula ketika ia diundang oleh salah satu pengacara dan diminta datang ke Semarang. Sesampainya di Semarang, Andika pun ditantang oleh salah satu pembuat konten youtube-nya bernma Mbah Eko. “Coba kita prank aja di situ. ‘Kek gimana?’ Udah kita bagi-bagi duit, pinggirin aja dari youtube-mu. ‘Berapa?’ dua juta, tiga juta, empat

juta, yang penting kita kasih orang,” ujar Andika. “Alhamdulillah, mau ngasi orang malah ditangkep. Ditangkep sama Satpol PP,” sambungnya. Ditangkapnya Andika tersebut bukan tanpa sebab. Pasalnya, kala itu ia mencoba prank dengan berdandan sebagai seorang gelandangan. Tak hanya ditangkap, ia juga sempat diludahi oleh seseorang. Dari situ akhirnya ia merasa kapok, dan

dari halaman 4 Dan di Tol Jakarta-Cikampek Km 14 truk bermuatan besi 60 ton terbalik miring disebabkan sopir mengantuk dan overload.

Atas deretan kejadian itu, Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing meminta agar para perusahaan logistik maupun pemilik truk untuk mematahui aturan

Serapan APBD ....

Gara-gara Parkiran .... dari halaman 4

Dia menyatakan, terdapat sebagian kecil pasukan yang bertahan di Syria. Pasukan itu ditugaskan menjaga lapangan minyak di Syria atas permintaan Israel dan Jordania. ”Tapi, mereka menjaga wilayah Syria yang berbeda (dengan wilayah etnis Kurdi, Red),” ungkapnya menurut Agence FrancePresse. Suami Melania itu terus menegaskan bahwa Kurdi bukanlah sekutu yang pantas dibela. Dia mengatakan bahwa AS-lah yang membantu Kurdi untuk melawan ISIS. (bbs/mhs)

i a m e nya d a r i j i ka ja d i gelandangan itu susah. “Dari situ lah tahu, ternyata jadi gelandangan itu gak enak. Diusir, diludahin,” paparnya. Pe n a n g k a p a n A n d i k a dilakukan di salah satu hotel mewah di Semarang. Mantan vokalis Kangen Band ini memesan kamar paling mahal di hotel mewah tersebut. Ia pun memasuki kamar hotel yang sudah ia pesan dan memulai make up-nya

dari halaman 4 diperbaiki dulu dan baru mulai permohonan pencairan dana,” katanya. Proyek-proyek pekerjaan fisik akan mendapat perhatian ekstra karena sebisa

mungkin bisa rampung sesuai batas waktu yang ditetapkan. “Pekerjaan fisik yang masih berjalan pada dari 13 Desember 2019 akan kami peringatkan agar penyerapan juga tidak terlambat,” katanya.

Menangis Tinggalkan .... dari halaman 4


Harian Umum

KAMIS, 24 OKTOBER 2019

Koran Kebanggaan Masyarakat Kota Bekasi

HARGA Rp3.000

4

SERAPAN APBD LOYO Sudah Oktober, Baru Terserap 46,5% KOTA BEKASI- Sejumlah instansi pemerintahan di awal triwulan keempat atau memasuki dua bulan akhir penutupan tahun masih tertatih-tahin menyerap

anggaran belanja mereka. Tercatat, total baru 46,5% APBD 2019 yang sudah terserap. Masih rendahnya serapan anggaran hingga awal triwulan keempat ini, diklaim lantaran masih berlangsungnya proyek-proyek pekerjaan, sehingga pencairan anggaran belum banyak

dilakukan. “Utamanya pada dinas yang melakukan pekerjaan fisik, serapannya hingga awal Oktober 2019 masih di bawah 50 persen,” kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Bekasi Sopandi Budiman kepada awak media.

Dinas dimaksud di antaranya Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air yang serapannya baru sekira 24 persen dan Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan yang realisasi serapannya masih di angka 43,71 persen. “Pekerjaan fisik yang dikerjakan kedua

instansi tersebut masih berjalan hingga tenggat waktu 23 Desember 2019. Begitu pekerjaan fisik selesai, hasilnya akan ditinjau dan baru dilakukan pembayaran jika pekerjaannya sesuai spesifikasi baku dokumen kontrak. Lalu bila ada yang tidak sesuai, n Ke Hal... 3

Utamanya pada dinas yang melakukan pekerjaan fisik, serapannya hingga awal Oktober 2019 masih di bawah 50 persen.” Sopandi Budiman Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Bekasi

Kecelakaan truk di Flyover Kranji Bekasi Barat Kejadian: Truk menabak pembatas jalan: diduga rem blong.

Andika Mahesa

Jalan Insinyur Juanda Bulak Kapal Bekasi Timur Kota Bekasi Kejadian: Kecelakaan truk terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, truk bernomor polisi B 9823 DB bermuatan karung berisi gandum dan tepung terbalik karena pecah ban: diduga truk kelebihan mengangkut muatan.

Bikin Prank, Malah Diciduk Satpol PP ANDIKA Mahesa band, atau yang sekarang lebih akrab disapa Babang Tamvan ini ternyata punya kisah lucu dan menarik saat memulai channel youtube-nya. Hal tersebut ia ceritakan saat bertandang ke channel youtube Deddy Corbuzier. Andika menceritakan bagaimana pengalamannya ketika ditangkap Satuan Polisi Pamong Praja, atau Satpol PP ketika mencoba prank jadi gelandangan. “Kenapa lu gak ikut-ikutan yang lain? Bikin prank gitu,” tanya Deddy Corbuzier. “Nah udah, sempat bikin, malah ditangkep Satpol PP,”jawab Andika. Mendengar cerita tersebut pun Deddy semakin penasaran. Ia bertanya kembali, mengapa bisa ia sampai ditangkap Satpol PP? Andika pun akhirnya menceritakan kejadiannya. n Ke Hal... 3

SOROT Menangis Tinggalkan KKP JAKARTA- Acara pisah sambut Menteri Kelautan dan Perikanan dari Susi Pudjiastuti ke Edhy Prabowo berlangsung dengan sederhana dan penuh haru. Susi yang dikenal garang di laut, beberapa kali harus menyeka air matanya saat memberi sambutan di atas podium. “Tadi saya nangis karena lihat anak-anak yang biasa Susi Pudjiastuti di sini. Ada yang selalu buatkan saya kopi. Selama lima tahun ini luar biasa, ada banyak yang terjadi di sini,” kata Susi kepada wartawan di Kantor KKP, Jakarta Pusat, kemarin (23/10). Seelah tidak lagi menjadi menteri, Susi berencana berlibur bersama keluarganya ke tempat yang ia rahasiakan. Selain itu, Bos maskapai penerbangan Susi Air itu akan kembali ke rutinitas awal yaitu sebagai pebisnis di bidang transportasi udara. Rencana lain perempuan kelahiran Pangandaran, Jawa Barat ini bakal aktif di organisasi nirlaba lingkungan Pandu Laut Nusantara. Serta kembali ke dapur menjadi seroang ibu dan nenek. n Ke Hal... 3

Jalan Raya Narogong, Bantargebang, Kota Bekasi. Kejadian: Truk boks tabrakan terlibat tabrakan dengan kontainer terjadi pukul 12.00 WIB: penyebabnya karena menghindari sepeda motor. Kecelakaan truk di Tol Jakarta Cikampek KM 14 Rawalumbu, Kota Bekasi. Kejadian: Truk bermuatan besi 60 ton terbalik miring disebabkan sopir mengantuk dan muatan overload.

FOTO: DOC: DISHUB KOTA BEKASI.

Selasa Mencekam: Empat Truk Kecelakaan di Lokasi Berbeda KOTA BEKASI- Selasa (22/10) kemarin banyak peristiwa mencekam di jalur lalu lintas Kota Bekasi. Tak kurang dari empat truk terlibat kecelakaan di lokasi berbeda. Faktor penyebabnya beragam, mulai dari

rem blong hingga muatan berlebih atau overload. Berdasarkan data yang dihimpun awak media, baik dari lapangan maupun media sosial, kecelakaan truk terjadi di Flyover Kranji Bekasi

Barat, Jalan Insinyur Juand a Bu l a k Kap a l B e k a s i Timur Kota Bekasi, Jalan Raya Narogong, Bantargebang, Kota Bekasi, dan Tol Jakarta Cikampek KM 14 Rawalumbu, Kota Bekasi. Untuk di Flyover Kranji,

truk itu menabrak pembatas jalan dengan penyebab rem blong. Di Bulak Kapal kecelakaan truk terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, truk bernomor polisi B 9823 DB bermuatan karung berisi gandum dan tepung terbalik

karena pecah ban. Kemudian di Jalan Narogong truk boks tabrakan terlibat tabrakan dengan kontainer terjadi pukul 12.00 WIB, penyebabnya karena menghindari sepeda motor. n Ke Hal... 3

n Jelang Musda

Nofel Siap Pimpim Golkar Bekasi KOTA BEKASI- DPD Partai Golkar Kota Bekasi, dalam waktu dekat ini bakal menggelar Musyawarah Daerah (Musda). Agenda utamanya adalah, memilih ketua baru yang saat ini masih dijabat Rahmat Effendi. Sejumlah nama mulai bermunculan berniat maju mencalonka n d i r i maju m e n ja d i ke tu a

par tai b e rlo g o b e r i ng i n i n i . Salah satu nama yang cukup santer adalah Ketua Bhaladika Karya, Nofel Saleh Hilabi. “Ketika akar rumput mempercayakan saya maju pada Musda, saya akan maju. semua itukan berdasarkan keinginan dari bawah. Ketika kader

di bawah menginginkan saya. Ya, saya harus siap,” kata Ketua Bhaladika Karya, Nofel Saleh Hilabi, kepada awak media. Dirinya menuturkan, jika dipercayakan menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi, ia berjanji akan merekrut semua elemen organ-

isasi pendiri Partai Golkar seperti SOKSI, Kosgoro Dan MKGR. “Yang pasti ketika ketuanya berasal dari kalangan milenial, sekretaris ya harus yang berpengalaman. saya akan sinergikan antara muda dan senior. Juga merekrut sejumlah elemen baik dari Soksi, MKGR juga Kosgoro,” tuturnya. n Ke Hal... 3

Gara-gara Parkiran Alfamart-Indomart Aliansi Ormas Tutup Jalan Narogong-Siliwangi KOTA BEKASI- Aliansi ormas Kota Bekasi yang dinisasi Ormas Gibas dan FBR melakukan aksi demo memboikot jalan raya Narogong - Siliwangi Kelurahan Sepanjang Jaya Kecamatan Rawalumbu, kemarin (23/10). Aksis ini menyuarakan protes aliansi ormas terhadp izin parkir manajemen Indomaret dan Alfamart. Salah satu aliansi Ormas, Ketua Gibas Resort Kota Bekasi Muhammad Deni Ali mengungkapkan, aliansi ormas menuntut semua pengusaha Alfamaret dan Indomaret yang tidak mengikuti intruksi wali kota terkait parker, agar izinnya dicabut. “Badan Pendapatan Daerah Kota Bekasi telah bermain dua kaki dengan para pengusaha yang tidak memberikan kontribusi terhadap Pemerintah Kota Bekasi dan adanya bekingin aparat

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto

kepolisian kepada para pengusaha,” tuduhnya. Sementara itu Kepala Bappenda Kota Bekasi Aan Suhanda menyampaikan bahwa ada sekitar 606 titik alfamaret dan Indomaret serta alfamidi di Kota Bekasi. “Jadi dalam UU 28 No 10 Tahun 2009 bahwa alfamaret itu sudah masuk katagori wajib pajak dan tidak lagi retribusi,” kata Aan saat menemui pen-

ARIF NALDHY/METRO BEKASI

AKSI MASSA: Aliansi ormas Kota Bekasi yang dinisasi Ormas Gibas dan FBR melakukan aksi demo memboikot jalan raya Narogong - Siliwangi Kelurahan Sepanjang Jaya Kecamatan Rawalumbu, kemarin (23/10).

demo di lokasi. Di tempat yang sama manajemen Indomaret Narogong

mengatakan akan bekerjasama dengan ormas di Kota Bekasi. “Kami siap beker-

jasama dengan teman teman ormas terkait pengelolaan parkir,” singkatnya. n Ke Hal... 3


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Cikarang Ekspres, 24 Oktober 2019 by Karawang Bekasi Ekspres - Issuu