Page 1

DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

TH E I n flight Magazi n e of Bati k Ai r

DESEMBER 2017

TIDAK DIBAWA PULANG

KARAPAN SAPI

PIKAT BUDAYA MASYARAKAT MADURA MEMBER OF

1


2


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

3


content

56

DESEMBER 2017

REGULAR

58

HOT STUFF

16

4

24

04

Cockpit’s Note

58

Hot Stuff

61

Welcome Aboard

68

Entertainment


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

42

48 TRAVEL 08

Madura, Java’s Alluring Bull Racing Neighbour

16

Lake Toba

DESTINATION 36

Ekskursi Luwuk

48

Salju Desember Rothenburg

36

FASHION & LIFESTYLE 24

BINhouse, Di Sini Pertiwi

28

Beauty Booties

ART 32

Pesan Ikon dari Yuswantoro

AUTOMOTIVE 42

New Rolls-Royce Phantom The Next Chapter of Great Phantoms

CHECK-IN 54

Grand Tjokro Bandung

32 5


{ COCKPIT'S NOTE }

Selamat Datang Armada Pesawat Batik Air ke-51 Tamu kami yang berbahagia, Pada bulan lalu kami kembali menerima kiriman armada pesawat jenis Airbus A320200 langsung dari pabriknya di Prancis. Ini pesawat jenis Airbus A320-200 ke-37 yang kami terima dan menjadi pesawat ke-51 dari seluruh pesawat yang kami operasikan hingga saat ini. Kedepannya jumlah ini akan terus bertambah. Selain terus menambah pesawat baru, kami juga berupaya membuka rute baru baik domestik, regional, maupun internasional. Mulai 1 Desember lalu kami membuka rute Jakarta-Silangit guna membantu meningkatkan kunjungan wisata nasional. Kami berharap dengan semakin luas wilayah yang kami jangkau akan semakin mempermudah mobilitas penumpang sekalian. Faktor perawatan pesawat juga menjadi prioritas kami. Seluruh pesawat Batik Air secara berkala masuk perawatan di Batam Aero Technic, guna menjaga agar pesawat-pesawat tersebut dalam kondisi prima. Pada kesempatan ini juga keluarga besar Batik Air mengucapkan “Selamat Hari Raya Natal 2017 dan Menyongsong Tahun Baru 2018� kepada seluruh penumpang yang merayakannya. Kiranya damai Natal menyertai kita semua. Akhir kata, selamat menikmati penerbangan Anda bersama Batik Air. Salam

Capt. Achmad Luthfie

6


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

7


PRESIDENT DIRECTOR Capt. Achmad Luthfie DIRECTOR OF SAFETY, SECURITY, & QUALITY Capt. Wamildan Tsani DIRECTOR OF OPERATION Capt. I Putu Wijaya DIRECTOR OF TECHNICS M. Asif

COVER HIT KARAPAN SAPI FOTO CAMPBELL BRIDGE

CONTRIBUTORS CAMPBELL BRIDGE

Sehari-hari, Cambell Bridge adalah seorang pengacara di Sidney, Australia. Hobinya pada fotografi telah membawanya pada setiap kesempatan ke pelosok Asia Tengah, Himalaya, hingga Asia Tenggara. Dia sangat terpesona dengan budaya keramahan penduduk Indonesia. Dalam edisi ini, Campbell mengajak pembaca mengunjungi Madura dan menyaksikan karapan sapi. Dua pasang sapi jantan yang dikendalikan joki di atas kereta luncur kayu beradu cepat sejauh 100 meter. Inilah salah satu budaya ikonik Madura.

Valentino Luis

Pria kelahiran Maumere, Flores ini mulai berkelana ke berbagai negara sejak 2007. Pernah berkarir sebagai travel consultant namun memutuskan untuk kembali sebagai petualang dan kontributor untuk majalah wisata dalam dan luar negeri (Nature’s Best Photography, Merian Germany, National Geographic Traveler, Travelxpose, dll). Kali ini Valentino mengajak pembaca berkunjung ke Rothenburg yang berada di negara bagian Bavaria, Jerman selatan untuk merasakan sensasi salju pertama untuk bulan Desember tahun ini. Rothenburg memiliki area yang sangat luas dan tidak tersentuh modernitas, seperti rumah-rumah khas dari kayu berdinding cerah dan menara-menara jalan kuno yang menjulang.

DIRECTOR OF COMMERCE Achmad Hasan DIRECTOR OF GENERAL AFFAIRS & FINANCE Edward Sirait

Inflight Magazine of Batik Air

Publisher & Editor In Chief Makhfud Sappe Editor Ristiyono, Priyanto Sismadi, Faisyal, Riman Saputra N., Dody Wiraseto ART DIRECTOR Gerald Manuel Wang Marketing Fransiska Ririn Tri Astuti, Fernandito Haka (Bali), Illustrator & Designer R. Archie F. Mandagie, M. Saleh Hanif Finance & ADMINISTRATION Ade Kristanti, M. Zaky, M. Solichin

Advertising hotline 0821 10 88 22 00 Fax.: +62(21)3151668 Email: batikair.magazine@gmail.com

CHECK OUR DIGITAL COPY @

www.issuu.com/batikair.magazine

8


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

Serunya Berwisata di

Magelang

RAFTING DI SUNGAI ELO TUBING FUN OFF - ROAD CAMPING DI PUNCAK ANDONG VW TOUR JELAJAH DESA DENGAN SEPEDA KUNO AYO BERLIBUR KE MAGELANG, Ada banyak pilihan wisata seru yang harus kamu coba. Rafting di Sungai Elo dan Tubing mengarungi sungai memberi pengalaman, keseruan dan sensasi tersendiri. Fun Off-road jelajah jejak lahar dingin Merapi akan menguji adrenalinmu. Berburu sunrise di Gunung Andong menjadi keseruan lain menghabiskan liburanmu bersama teman. Dengan ketinggian 1726 mdpl, cukup ringan bagi pendaki pemula. Berkeliling kawasan Borobudur dengan mobil kuno atau sepeda tua. Mengunjugi desa – desa wisata, praktik membuat kerajinan, mencicipi kudapan lokal dan bercengkerama dengan penduduk local menjadi pengalaman yang berkesan dan takkan terlupa.

Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang Jl. Soekarno - Hatta Kota Mungkid Telp. (0293) 789799 / Fax. (0293) 788352) website: pariwisata.magelangkab.go.id Wisata_Magelang

Wisata Magelang

WisataMagelang1

pariwisata.magelang@gmail.com

9


{ TRAVEL }

10


INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

MADURA

JAVA'S ALLURING BULL RACING NEIGHBOUR TEXT & PHOTOS: CAMPBELL BRIDGE

T

he island of Madura lies only 30 minutes from Surabaya by ferry. Crossing the Madura Strait casts you back into a far more traditional Indonesia. Famous for their spectacular bull racing (karapan sapi) and their cuisine, particularly the satays. Madura is 160 kilometres long by about 30 kilometres

wide. A visit to the island is a fascinating excursion for a day or two from the noise, crowds and pace of Surabaya. Life on Madura has never lost its rural feel. It is still centred around the kampung (village), masjid (mosque) and traditions such as carok – a martial art simulating a life and death duel fought using a clurit (a 30-40 centimetre half circle

knife), and Madurese music and dance (remo). Most journeys to Madura begin in the chaos of cars, buses, pedestrians and phalanxes of motor cycles being crammed aboard the ferries at Surabaya’s Tanjung Perak harbour. The south coast road follows the barren landscape of brown earth and salt pans past hundreds of

11


Madurese prau (boats) with their brilliant paintwork and distinctive upturned bow and stern bobbing at anchor in the wind. After passing through the larger towns of Bangkalan, Sampang and Pamekasan and the rugged country where the vegetation alternates between cactus and tobacco plantations, you reach Sumenep, a delightful town at the far end of the island. Out here there is an air which is a strange mix of Asia and the Mediterranean – rich blue skies, picturesque white painted buildings, and the wide tree lined streets of Sumenep. Arriving at the alunalun (town square), the Masjid

12

Jami with its white walls, tiled roof and white and yellow gate sits on the north side of the square. A little further away from the south side of the square is the 18th century kraton (palace) and water garden or taman sari. There is a real feeling of a wealthy colonial outpost here. Sumenep enjoyed a couple of centuries of great prosperity despite or maybe because of its ability to trade outside the Dutch VOC monopoly. I soon find myself the reluctant centre of everyone’s attention. Amid the inevitable cries from all directions of “hello misterrrr”, I come under the predatory gaze the becak (bicycle rickshaw) drivers

who view all pedestrians (particularly foreigners) as some kind of prey. Being set upon by packs of students wishing to practice their English, is the next quintessential Indonesian experience to await me. It is all so relaxed and leisurely out here – one might say gracious compared to the pandemonium of Java. Striking up a conversation with Fitri and a group of her senior high school student friends in the alun-alun, the bombardment of the standard Indonesian “interrogation” of tourists begins with the usual big six or seven Indonesian questions – “what’s your name? Where do you come


DESEMBER 2017

from? Are you married? Do you have children? How old are you? What’s your religion? And do you like Madura?” There is much laughter at the incongruous situation where the girls fire questions in English, and I reply in Indonesian. As we chat about Madura they tell me, with a few coy giggles, that the name of Madura at ‘’comes from madu (honey) and dara (woman)”. The kraton was designed by a Chinese architect and built in 1762. It is worth taking a little time to see the open sided grand hall with its gold wood carving, the old lanterns and the tile floor. The taman sari is adjoins the kraton.

Wandering around the kraton, Yusuf offers his services as a guide but quickly changes the subject from history to food. “You must try Madurese soto, nijak (hot spiced fruit salad) and particularly satay”. When I tell him I have eaten Madurese satays in many parts of Indonesia from Aceh to Flores he insists that it does not really count unless it is actually cooked and eaten on Madura. With great enthusiasm, I soon find myself with Yusuf in a becak and am promptly deposited at Rumah Makan 17 Augustus where, not surprisingly a superb collection of kambing and ayam satays are placed

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

in front of us. As might be expected, it is all enak (delicious). The markets in Sumenep and the other towns will have the batik for which Madura is famous. The main colours of the batik are rich dark indigo blues, maroons and gold. The largely freehand motifs are drawn exuberantly in an unrestrained fashion. Madurese craft, both batik and furniture are much sought after in many other part of Indonesia. Many visitors come to Madura to see the karapan sapi. Starting in July or August most years (depending on Ramadan), the races are held weekly over a couple of months to determine the

13


fastest pair of oxen on the island. A highlight of life on Madura, the races are conducted most weekends over the next 2-3 months. The grand final is held in Pamekasan, usually in early October. Originally held as a means of identifying the best breeding stock, the karapan sapi has now become a huge colourful spectacle, complete with parades of animals, traditional dancers, musicians and a fair bit of gambling to top it all off. The oxen are pampered by their owners, fed all sort of exotic foods and potions to enhance their performance, and even have their own entourage of cheer squads and supporting musicians.

14

On race days in different towns throughout the island, racing is usually from about 10am until early afternoon. There are cries of “siap, siap” (“ready, ready”) as 2 pairs of yoked up beasts are lined up as in a motor vehicle drag race. With dust flying, bells ringing and the crowd erupting, two bulls (and two very brave jockeys precariously standing on a wooden sled) suddenly take a surprisingly fast and frenetic 100 metre dash to the finish. After all this excitement of a day at the races, head out to the vast pretty beaches at Slopeng, not far from Sumenep at the far eastern tip of Madura.

The north coast road back to Bangkalan and Surabaya provides a contrast to the southern route. Even drier and more deserted the south coast, the countryside here comprises spectacular beaches amid the small kampungs. At a few small harbours, prau ride at anchor or hoist their sales and head of into the breeze blasting in off Sulawesi and Kalimantan to the north. For anyone looking for a fascinating excursion from Surabaya, rural Indonesia here on Madura is a complete contrast to the urban mayhem of Surabaya. A two day circuit of Madura perhaps with a trip to the karapan sapi in the middle gives a great insight into a different culture, great cuisine of the friendly Madurese people.


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

Malioboro Yogyakarta

NOW OPEN Start From

IDR 550,000 nett 123 Rooms · Meeting Rooms · Restaurant

0274.2922.999

www.whizprime.com

Jl. Pasar Kembang No. 9 Malioboro, Yogyakarta | E reservation.wphmyogyakarta@whizprime.com Whiz Prime Malioboro Yogyakarta

@whizprimeyogyakarta

whizprimemalioboro 15


PIKAT KARAPAN SAPI MADURA

P

ulau Madura hanya berjarak 30 menit dari Surabaya menggunakan feri dengan menyeberangi Selat Madura. Madura terkenal akan karapan sapi nan spektakuler dan masakan terutama sate. Selain itu, Madura juga kental dengan nuansa perdesaan dengan kegiatan yang banyak berpusat di kampung, masjid, serta tradisi seperti carok –seni beladiri dengan clurit (pisau setengah lingkaran 30-40 cm yang mensimulasikan duel kehidupan dan kematian), musik, serta tarian Madura. Saya memulai petualangan dari Sumenep, berkeliling naik becak mengunjungi alun-alun dan Masjid Jami bertembok putih, serta gerbang kuning di sisi utara. Ke arah selatan, terdapat kraton dan taman sari yang dibangun pada 1762 oleh arsitek asal China. Ukiran kayu emas, lentera tua, dan lantai keramik berpadu indah di dalamnya. Nuansa kolonial begitu terasa di sini. Makanan khas Madura, seperti soto, nijak (salad buah yang pedas), dan sate juga bisa dinikmati di sekitaran alun-alun.

16

Sumenep juga terkenal dengan batiknya yang didominasi warna biru nila gelap, merah marun, dan emas. Motif-motifnya dibuat dengan tangan dan dikerjakan dengan penuh semangat. Namun, jika berkunjung ke Madura, yang paling menarik adalah menyaksikan karapan sapi. Inilah salah satu budaya Madura yang tetap dilakukan hingga kini. Dimulai pada bulan Ramadhan, karapan sapi diselenggarakan mingguan setiap akhir pekan selama beberapa bulan untuk menentukan pasangan sapi jantan tercepat di pulau ini. Awalnya, karapan sapi dilakukan untuk menentukan stok sapi pengembang terbaik. Namun, kini karapan sapi telah menjadi tontonan penuh warna, lengkap dengan parade hewan, penari tradisional, dan pemusik. Sapi jantan yang akan dilombakan begitu dimanjakan oleh sang pemilik, memberinya semua jenis makanan dan ramuan eksotis untuk meningkatkan penampilannya. Bahkan, ia

memiliki suporter dan musisi pendukung sendiri. Balapan saat lomba lazim dimulai sekitar pukul 10.00 hingga sore hari. Teriakan “siap, siap� terdengar saat dua pasang sapi berbaris layaknya pada lomba kendaraan bermotor. Di antara debudebu beterbangan, lonceng kecil berdering, dan gemuruh kerumunan orang, dua pasang sapi jantan (satu pasang dikendalikan seorang joki yang sangat pemberani dan dengan cekatan berdiri di atas kereta luncur kayu) tiba-tiba berlari kencang melesat sejauh 100 meter hingga tiba di garis finish. Setelah merasakan semua kegembiraan di balapan, saya pun mengunjungi pantaipantai cantik di Slopeng, tidak jauh dari Sumenep di ujung timur Madura. Walaupun lebih kering dan sepi dibandingkan pantai selatan, pantai-pantai di utara tampil spektakuler di tengah kampung-kampung kecil nan eksotis. Perahuperahu nelayan menambah cantik sajian visual pantaipantai di daerah utara. Sebuah penutup nan cantik dalam eksplorasi saya di Madura.


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

17


{ TRAVEL }

Spell of Charm

LAKE TOBA

View of Lake Toba from Tongging Village.

18


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

From Parapat, various selfie spots with the background of Lake Toba can be seen along the road to Sipiso-piso. Unquestionably the beautiful scenery invites people to memorialize it. With no doubt Sipiso-piso appear exotic as the waterfall is surrounded by green hills at Tongging Village. This tourist attraction is also known as one of the places to take a glimpse of the breathtaking view of Lake Toba. TEXT & PHOTOS: RIMAN SAPUTRA N.

N

orth Sumatra is known to have tropical scenery and numerous tourist destinations with Lake Toba as its leading one. The largest lake in Southeast Asia has tremendous appeal. The perfect mixture of the beautiful greenish-coloured lake and surrounded hills provide an outstanding visual presentation. Departing from Parapat, I walked down the lane situated at the edge of Lake Toba to reach Sipiso-piso Waterfall. Along the trip, visitors will be made amazed by the view of Lake Toba on one side and lush green hills on the other. And on the way to the final destination there was a lot of interesting spots to see the magnificent view of Lake Toba. Ta n j u n g U n ta (C a p e o f T h e C am e l) The cool morning atmosphere is more suitable to accompany your Lake Toba viewing. Not far from Parapat

City, I stop over a moment to Simalungun’s Tanjung Unta. This place is one of the gorgeous places to take selfie with Lake Toba as your background. In addition, this touristic spot also provided a tower to take pictures. As the name implies, this area has a land that juts into Lake Toba with a form resembling a camel. Apparently the naming of this location has a historic story. Mr. Muhammad Hatta (The First Vice-President of Indonesia) who had visited the tourism spot later named it Tanjung Unta because of its similarity to the back of a camel. The addition of Simalungun to the name is because its actually located at Simalungun regency, North Sumatra. Simalungun’s Tanjung Unta can be an exciting holiday destination with natural scenery, calm atmosphere and fresh air. This place can also be one of the spots to view the sunrise in the area.

B u k it I n d a h S ima r j a r u n j u n g After spending the morning with Simalungun’s Tanjung Unta beautiful scenery, I continue my journey and stop at Bukit Indah Simarjarunjung which is also situated at the Simalungun Regency. This spot is currently the talked about photo spot in Lake Toba with Samosir Island as an astonishing background for your picture. Situated in a tree, a viewpoint greeted my arrival to this spot. Its actually look quite similar with another touristic spot at Kalibiru, Yogyakarta. The scenery is amazingly beautiful. This spot has become a favorite among Bukit Indah Simarjarunjung visitors. In addition to it, there is also a heart-shaped tree house that is often referred to as pohon cinta (love tree), swings for children to play, bike zipline ride, and many other. All the rides can be found situated with Lake Toba panoramic view as a

19


background. To try it visitors will be charged Rp5,000 per person for each of the rides, except for the flying fox which costs Rp30,000. Once I was pleased taking pictures at Bukit Indah Simarjarunjung, I went back to continue my journey. Along the way, almost at every point which shows the view of Lake Toba is available as spot to take pictures. S i p is o -p is o Wat e r fall After spending around 2 hours traveling, I arrived at Tongging Village, where one of the highest waterfall in Indonesia, Sipiso-piso is

20

located. This is the my reason to visit it. Along the road to Tongging Village, my eyes was indulged with lush green hills, which occasionally the view of Lake Toba, although the path is filled with climbs and winding pathway that divide the hill. Arriving at the parking area, I can already see the Sipiso-piso Waterfall. It is not so far from the settlement of Tongging Village people. As soon as I jump out of the car I can immediately felt the brisky air. This breezy atmosphere can be experience considering that Sipiso-piso Waterfall is situated on a hill with an altitude of approximately

800mdpl (meters from sea level) and surrounded by pine forests. The waterfall flows from a height of around 120 meters and kind of look like a sharp knife. That is why this waterfall is called Sipisopiso as ‘Piso’ means knife. This waterfall comes from the Pajanabolon River that flows out between the cliffs and empties into Lake Toba. A great stamina is needed to go down the stairs to the bottom of the waterfall. Hundreds of steep and winding stairs must be passed it takes 30-45 minutes to get to the bottom. As for the return, the time required is longer


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

(left) Tanjung Unta Simalungun. (center ) Bukit Indah Simarjarunjung. (right) Sipiso-piso Waterfall.

due to the uphill track. But the fatigue will be paid off when your reached the bottom of the waterfall where you can find an eternal rainbow. S t u n n i n g V i e ws o f L a k e T o ba Still in the area of Sipisopiso Waterfall, there is a viewing post located on the hill. This field of view must be visited. Personally I find this spot as one of the best location to enjoy the charm of Lake Toba beside Tower Pandang Tele in Samosir. As Tongging village is situated on a hill, the dazzling view of Karo land can be seen

from the viewing post. From this spot you can also look at the enchanting Lake Toba as far as the eye does with green hills on both sides. Moreover, a vast expanse of rice fields and fish farms can also be found in Tongging Village which is cultivated by local people around the lake. To complement the relaxed atmosphere in the middle of the natural beauty, there are several gazebo available for resting visitors. Food vendors and various kinds of booth souvenirs can also be found along the parking area to the gazebo. If you want to taste the local cuisine, try Ikan Mas

Arsik (Arsik Gold Fish) with a recipe that has been past by from one generation to another. The Tongging Village charms does not stop there. For hiking enthusiasts, Sipisopiso Mountain is waiting to be climbed down through paththat passes through the forest area and has a height of approximately 1400mdpl. Waterfall Sidompak is also located not far from the village. For paragliding aficionados, this activity can be done from one of the hills in Tongging Village. Starting on Desember, 1 st 2017, Batik Air flies from: Jakarta (CGK) - Silangit (DTB) 09.35 WIB Silangit (DTB) - Jakarta (CGK) 12.20 WIB

21


RANGKAI PESONA

DANAU TOBA

P

rovinsi Sumatera Utara memang dikenal memiliki pemandangan eksotis dan banyak destinasi wisata. Danau Toba primadonanya. Danau terbesar se-Asia Tenggara ini memiliki daya tarik luar biasa. Bertolak dari Parapat, saya menyusuri pinggiran Danau Toba menuju Air Terjun Sipisopiso. Sepanjang perjalanan, sajian Danau Toba pada satu sisi dan bukit-bukit hijau di sisi lain memanjakan mata. Ta n j u n g U n ta Suasana pagi memang pas menemani sajian Danau Toba. Tak jauh dari Kota Parapat,

22

saya melipir ke Tanjung Unta Simalungun. Salah satu tempat cantik untuk selfie berlatar Danau Toba. Seperti namanya, daerah tersebut memiliki sebuah daratan menjorok ke Danau Toba. Penamaan lokasi ini berawal ketika Muhammad Hatta, mendiang Wakil Presiden RI pertama, berkunjung ke sini, lantas memberi nama Tanjung Unta karena daerahnya berupa tanjung yang menyerupai punggung unta. Tanjung Unta Simalungun bisa menjadi preferensi destinasi wisata liburan menarik dengan sajian panorama alam, ditambah

suasana tenang dan udara segar. Tempat ini juga bisa menjadi salah satu spot sunrise. B u k it I n d a h S ima r j a r u n j u n g Setelah melepas pagi dengan keindahan Tanjung Unta Simalungun, perjalanan berlanjut dengan singgah di Bukit Indah Simarjarunjung, masih di Kabupaten Simalungun. Inilah salah satu spot foto berlatar Danau Toba yang kini sedang nge-hits. Gardu pandang di atas pohon langsung menyambut kedatangan saya. Pemandangan yang disajikan pun luar biasa cantik. Inilah salah satu wahana favorit pengunjung Bukit Indah Simarjarunjung.


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

23


Dibutuhkan stamina fit untuk menuruni anak tangga menuju dasar air terjun. Ratusan anak tangga yang curam dan berkelok harus dilalui. Diperlukan 30-45 menit untuk sampai di dasar. Sementara untuk kembali, waktu yang diperlukan lebih lama karena treknya menanjak.

(atas) Bukit Indah SImarjarunjung. (bawah) Air Terjun Sipiso-piso.

Selain itu, terdapat pula ‘’pohon cinta’’, ayunan, sepeda gantung, dan banyak wahana lain. Semua wahana tersebut berlatar Danau Toba. Puas berfoto-foto di Bukit Indah Simarjarunjung, saya melanjutkan perjalanan. Sepanjang jalan, hampir pada setiap titik yang memperlihatkan Danau Toba sebagai latar selalu menyediakan wahana berfoto. Air Terjun S i p is o -p is o Setelah menghabiskan waktu sekitar dua jam perjalanan, saya tiba di Desa Tongging, lokasi salah satu air terjun tertinggi di

24

Indonesia, Sipiso-piso. Letak air terjun itu tidak begitu jauh dari permukiman penduduk Desa Tongging. Udara sejuk langsung menyergap setelah saya keluar dari mobil. Bisa dimaklumi karena Air Terjun Sipiso-piso berada di perbukitan dengan ketinggian sekitar 800 meter di atas permukaan laut (mdpl) . Air terjun itu mengalir deras dari ketinggian sekitar 120 meter. Aliran airnya diibaratkan seperti pisau tajam, sehingga dinamai Sipisopiso. Piso berarti ‘’pisau’’. Air terjun ini berasal dari Sungai Pajanabolon yang mengalir keluar di antara tebing dan bermuara ke Danau Toba.

Ham pa r a n Da n a u T o ba Masih di area Air Terjun Sipiso-piso, terdapat gardu pandang di atas bukit yang ‘’wajib’’ disambangi. Saya pribadi menilai spot ini salah satu yang terbaik untuk menyaksikan pesona Danau Toba, selain Menara Pandang Tele, Samosir. Desa Tongging berada di atas bukit sehingga keindahan hamparan Tanah Karo menjadi sajian dari gardu pandang tersebut. Dari sini juga terlihat pesona indah Danau Toba menghampar luas dibatasi bukit-bukit nan hijau pada kedua sisi. Tampak pula hamparan luas sawah serta peternakan ikan di Desa Tongging, budidaya masyarakat setempat di sekitar Danau Toba. Guna melengkapi suasana santai di tengah keindahan alam, tersedia beberapa gazebo untuk pengunjung beristirahat. Penjual makanan dan berbagai macam souvenir banyak pula didapati di sini, mulai dari area parkir hingga sekitar gazebo. Mulai 1 Desember 2017, Batik Air melayani rute penerbangan: Jakarta (CGK) - Silangit (DTB) 09.35 WIB Silangit (DTB) - Jakarta (CGK) 12.20 WIB


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

25


{ FASHION & LIFESTYLE }

BINhouse

Di Sini Pertiwi

Kreasi BINhouse khas Indonesia, wujud bakti kepada Ibu Pertiwi. Semua kreasi kainnya dikerjakan dengan penuh penghayatan tentang negeri nan indah ini. Teks & Foto RIMAN SAPUTRA N.

26


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

27


28


DESEMBER 2017

P

arade cantik bagi Ibu Pertiwi dipersembahkan BINhouse pada perhelatan Jakarta Fashion Week (JFW) 2018. Peragaan busana kreasi BINhouse selalu ditunggu dan selalu memukau mata para pecinta fashion. Josephine Werratie Komara, yang lebih dikenal dengan panggilan Obin, adalah sosok di balik BINhouse. Kecintaannya pada wastra tradisional membuat ia lebih suka disebut ‘Si Tukang Kain’ ketimbang desainer. Kecintaan ini membawa Obin mencari helai-helai kain antik untuk melengkapi koleksinya. Dari titik ini perjalanan Obin di dunia fesyen Indonesia dimulai. Sejak 1970-an, kesadaran pada kekayaan warisan Indonesia dalam bidang tenun, juga proses pencelupan tradisional yang kian tenggelam di tengah produk mesin yang semakin marak, mendorong Obin terus berupaya melestarikan pesona kain tradisional Indonesia yang cantik dan sarat nilai filosofis. Inilah yang menjadi salah satu pertimbangan Obin mengusung tema ‘Di Sini Pertiwi’ pada JFW 2018. Terdapat 116 helai kain Nusantara yang digunakan untuk 48 style busana berbeda. Koleksi tersebut menggambarkan kekayaan Ibu Pertiwi yang luar biasa. BINhouse bertekad menghibur Ibu Pertiwi yang sedang berduka sebagaimana pesan sekaligus inspirasi dari lagu

Ibu Pertiwi ciptaan Ismail Marzuki: Hutan, gunung, sawah, lautan, simpanan kekayaan. Kini ibu sedang lara... “Ini persembahan, bukan pergelaran. Persembahan untuk menghibur hati Ibu Pertiwi,” kata Obin dalam konferensi pers JFW 2018 di Senayan City, Jakarta. Sesaat sebelum parade busana dimulai, kursi panjang berwarna merah disusun berderet sepanjang sisi kiri dan kanan runway. Tata panggung yang, tentu, memicu rasa penasaran penonton. Kursi merah di atas runway putih ternyata menggambarkan Bendera Merah Putih, sesuai konsep ‘Di Sini Pertiwi’ yang diusung BINhouse. Parade dibuka dengan nuansa lampu berwarna merah redup. Yang terlihat hanya sedikit siluet para model yang berjalan, lantas duduk di deretan kursi yang telah ditata. Pemilihan warna lampu tersebut andil meniupkan nuansa syahdu. Lagu-lagu nasional dan daerah selama show juga berperan membawa perasaan penonton larut dalam suasana. Setelah lampu terang, para model berbalut kebaya mulai melenggang di runway. Mereka berjalan melenggok, lalu sembari bergaya mengisi kursi-kursi kosong. Kesan klasik tetapi ceria tercipta. Di tangan Obin, koleksi ragam kain Nusantara dikreasikan menjadi busana yang sangat cantik dan menawan. Dari total 116 helai kain terbaik Nusantara yang

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

digunakan, semuanya handmade, bukan produk mesin pencetak. Proses pembuatannya sejak bahan tersebut belum berbentuk menjadi kain. Proses ini membuat koleksi BINhouse semakin bernilai. Koleksi ‘Di Sini Pertiwi’ merupakan multikreasi, mulai dari gaya kontemporer hingga sporty, dari trousers hingga gaun malam. Parade busana ‘Di Sini Pertiwi’ dibagi dalam empat sesi. Pertama, kebaya klasik nan ceria. Kedua, busana simpel dengan bawahan rok maupun celana panjang yang dibawakan model sambil berjoget lincah. Ketiga, busana-busana yang dominan berwarna putih untuk menyebarkan kesan sedih yang digambarkan dengan para model berjalan datar. Keempat, para model ceria dan segar kembali dengan potongan dan warna lebih beragam. Mereka berjoget dalam busana asimetris, rok A-line, celana panjang, dress atau gaun selutut, hingga rok batik. Semua jadi satu dalam ragam warna, mulai dari tosca, merah, kuning, oranye, hitam, coklat, biru, dan putih. Melalui ‘Di Sini Pertiwi’, semakin kuat predikat BINhouse yang selalu apik dan atraktif dalam parade busana. Pun, tata panggung, koreografi, serta pemilihan lagu sukses melarutkan penonton dalam tema serta, tentu, memori indah dalam dunia fesyen.

29


{ FASHION & LIFESTYLE }

Beauty BOOTIES Untuk berpenampilan anggun maupun feminin, seorang perempuan tidak harus selalu memakai sepatu high heels model bridal maupun evening. Sepatu model boot juga kian merambah dunia fesyen kaum Hawa. Pada awalnya terkesan maskulin jika sepatu boot dipakai perempuan. Namun, kesan tersebut mulai bergeser seiring beragam kreasi baru yang membuat perempuan tetap anggun dan feminin dengan sepatu boot. Bahkan, pemakaian itu bisa memunculkan kesan glamor. Berikut beberapa boot untuk perempuan dengan kreasi unik sekaligus tetap feminin.

The Bacari Bootie Booties esensial bagi gadis modern ini dibedakan oleh siluet superramping, yang ditekankan pada bagian jari kaki sedikit membulat, serta blok tumitnya. Bacari Bootie akam memudahkan transisi dari siang ke malam. Sepatu dengan heel setinggi 3,25 inci ini menggunakan zipper pada bagian belakang. Dibuat di Spanyol, Bacari Bootie menggunakan material beludru, sole dalam dari kulit dengan sisipan karet di tengah sehingga membuat kaki lebih nyaman. (foto: www.stuartweitzman.com)

30


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

Python Ankle Boot with Crystals Platform ankle boot dibuat dalam python yang telah dilukis dengan tangan guna mendapatkan efek kromatik warna-warni dan finishing mengkilap. Kristal berkilauan disusun mengelilingi bentuk yang anggun. Kulit python berwarna-warni dan kristal mempercantik boot dengan heel setinggi 4 inci, termasuk platform. Lapisan cetak mawar dan sole kulit bercat merah muda tampil begitu khas untuk koleksi Fall Winter 2017. Ankle boot yang dibuat di Italia ini menggunakan kemasan edisi khusus dengan motif taman dari runway show Fall Winter 2017. (foto: www.gucci.com)

Fireball Ankle Boot

Fireball Ankle Boot terlihat pada fashion show Louis Vuitton Cruise 2018. Sentuhan emas membuatnya tampil begitu elegan dan berkilau. Ankle boot modern ini memadukan boot santiag dengan boot klasik Chelsea. Paduan urban dan alam pun tampak. Boot bermotif api ini menggunakan material kulit anak sapi polos dan kanvas monogram dengan heel setinggi 3,6 inci. (foto: uk.louisvuitton.com)

31


Medieval Embroidered Horn Heel Bootie Kulit lunak kasmir (beda dengan wool halus) dari ankle bootie berwarna hitam superlembut, bersulam dan berenda dari Abad Pertengahan (medieval) tampil begitu anggun. Kreasi Alexander McQueen ini memiliki cuff (manset) yang bisa ditata maupun dilipat ke bawah. Fitur heel (tumit) tanduk melengkung dibuat dengan lukisan tangan. Platform-nya tertutup dari luar, sementara signature Alexander McQueen terdapat pada sole kulit. Tinggi platform-nya 0,8 inci dengan heel setinggi 4,9 inci. Material utama sepatu bootie ini menggunakan kulit kambing.(foto: www.alexandermcqueen.com)

Offisabya Pigmen yang kaya dan tekstur subur di India memiliki tempat khusus dalam hati dan imajinasi Christian. Bagian dari koleksi Calcutta edisi terbatas, “Offisabya� menampilkan sulaman buatan tangan nan sangat indah dengan detail pada manset pergelangan kaki dan heel 85 mm. Diberi aksen menggunakan sistem pipa kulit nappa laminato emas, sepatu boot velvet (beludru) mewah ini menjadi sebuah potongan eksotis. Warna merah marunnya membuat boot ini tampil elegan. (foto: us.christianlouboutin.com)

Hanover 65

Hanover 65 tampil glamor dengan chai shadow coarse glitter fabric booties dilengkapi gesper kristal. Sepatu penuh kemilau ini dibuat dengan tinggi tumit 2,6 inci yang cantik. Desainnya dilapisi gesper kristal melingkar sehingga membuatnya lebih feminin dalam balutan warna perak. Sepatu boot mewah buatan Italia ini bakal membuat pemakainya merasa lebih seksi dan feminin, dari siang hingga malam. (foto: row.jimmychoo.com)

32


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

33


{ ART }

Â

Pesan Ikon dari Yuswantoro Yuswantoro Adi membangkitkan memori atas ikon-ikon yang pernah dan sedang terjadi di tengah masyarakat, termasuk Jojon sebagai ikon pelawak. Teks FAISYAL Foto RISTIYONO

34


DESEMBER 2017

Y

uswantoro Adi menggelar pameran tunggal terjatuk Iconic di Gedung A, Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, 10-22 November 2017. Gelaran ini terselenggara berkat kerja sama Galeri Nasional Indonesia dan Yuswantoro Adi Studio. Yang ditampilkan Yuswantoro tidak semua karya baru, tetapi berasal dari beragam kurun waktu, termasuk Masterpiece of Indonesia yang dibuat pada

1997. Kreasi Yuswantoro 20 tahun silam tersebut memenangi kompetisi seni lukis Philip Morris Art Award 1997 tingkat nasional dan Asia Tenggara. Menilik materi karya dengan beragam tahun pembuatan itu, bisa dikatakan pameran tunggal Yuswantoro ini sebagai pameran mini retrospektif. Pameran yang menelusuri potongan kecil jejak perjalanan kreatif seorang seniman. Karya tertua di pameran ini dibuat Yuswantoro pada 1997.

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

Bagi sang perupa, juga penikmat seni, pameran tunggal Iconic mampu menghadirkan makna tersendiri tentang segala sesuatu yang bersifat atau mengandung unsur ikon (dalam bahasa Indonesia). Ikon mengandung pengertian sebagai gambar, baik berupa logo, tanda, lambang, simbol, atau apa pun yang berupa visual. Bahkan, tempat, gedung, atau wajah manusia yang telah memiliki daya rekat tertentu dari dirinya. Gambar disebut sebagai ikonik jika diakui oleh banyak orang, terlebih lagi terkenal. Misalnya, Menara Eiffel merupakan ikon Prancis, Maradona ikon sepak bola serta ikon Argentina, Yinyang menjadi ikon sekaligus falsafah masyarakat China, dan sebagainya. Pada lukisan Kembar Tiga, Yuswantoro menampilkan tiga ikon, yaitu Charlie Chaplin, Hitler, dan Jojon yang ketiganya memiliki benang merah kumis ‘’sikat gigi’’. Cara Yuswantoro menempatkan ketiga ikon ini secara berdampingan merupakan bentuk humor yang menyentil. Betapa tipisnya perbedaan kejeniusan dan jiwa psikopat bermukim dalam diri manusia. Ada pula Aku Ingin Hidup Seribu Tahun Lagi yang cukup oksimoron. Mau hidup seribu tahun lagi, tapi merokok? Yuswantoro pun memperjelas kondisi ini dengan menempatkan tangan yang

35


memegang rokok di bawah lukisan penyair sohor Chairil Anwar. Karya lain yang menyentil adalah Indonesia Continental, sebuah perandaian Indonesia bukan negara kepulauan, melainkan daratan. Tak hanya penuh sentilan, dalam berkaya Yuswantoro juga melakukan penggalian data. Dalam The Beach of Susi, Yuswantoro melakukan riset khusus untuk namanama terumbu karang yang ditampilkannya dalam lukisan. Seperti dilakoninya ketika menghasilkan Masterpiece of Indonesia, bahwa tidak ada yang bisa melupakan detail luar biasa dari uang Indonesia yang terlukis dalam karya peraih Grand Prize Winner Phillip Morris Asean Art Award di Manila, Filipina, 1997 itu.

36

Dalam pameran ini Yuswantoro tidak sekadar ingin membeberkan ikon-ikon dalam ingatan masyarakat, tetapi lebih dari itu ia berupaya “mengganggu� kebekuan ingatan masyarakat atas masa lalu. Bisa juga menanyakan ulang atau menggiring publik untuk meredefinisikan ikon yang telah ada dan populer. Pada titik itu Yuswantoro mengemukakan gagasan dan opini tentang dunia di sekitar ikon-ikon. Ia seperti ingin memprovokasi penikmat untuk menggoyang pengertian baku tentang ikon yang telah menjadi ikonik dalam ingatan masyarakat. Bagi Yuswantoro, kali ini merupakan pameran tunggal ketiga dalam sejarah

perjalanan kreatifnya. Selain karya-karya pribadi, seniman kelahiran Kota Semarang, 11 November 1966, ini juga menghadirkan puluhan karya lukis anak-anak didiknya yang tergabung dalam program Art For Chldren (AFC). Selama 10 tahun terakhir anak-anak didik Yuswantoro tersebut rutin berlatih tiap Minggu pagi di Taman Budaya Yogyakarta. Artefak karya anak-anak ini bisa menjadi representasi atas meluasnya kerja kreatif Yuswantoro yang tidak saja berkutat pada kesibukan personal, tetapi juga berkontribusi pada perkembangan dunia seni rupa anak di Yogyakarta. Kepala Galeri Nasional Indonesia Tubagus Andre Sukmana menyambut baik dan sangat mendukung Pameran Tunggal Yuswantoro Adi. Pameran ini juga bentuk apresiasi Galeri Nasional Indonesia terhadap kreativitas dan eksistensi seorang Yuswantoro Adi yang sudah lama menggeluti dunia seni rupa Indonesia. “Yuswantoro Adi mencoba mengungkapkan dimensi pengidentifikasian seseorang dalam berbagai karakter, ekspresi dan persepsi yang menghampirinya,� ujarnya.


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

37


{ DESTINATION }

Ekskursi Luwuk Teks & Foto DODY WIRASETO

Lansekap kota Luwuk dari Teluk Lalong.

38


DESEMBER 2017

M

atahari baru terbit dari ufuk timur. Aktivitas warga baru bergeliat. Sepanjang jalan yang berbatasan langsung dengan pantai, mereka mulai menyiapkan kapal. Beberapa membuka warung di tepi jalan raya. Sepanjang jalan utama di pusat Kota Luwuk adalah keindahan. Pantai berpasir putih dengan air laut jernih serta berkilau kala diterpa cahaya matahari. Dari ujung dermaga-dermaga sederhana, bukit-bukit melatari perkampungan warga di pesisir pantai. Suasana pagi yang menyegarkan.

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

Kota Luwuk memang istimewa. Dengan luas mencapai 101,43km persegi, kota ini memiliki bentang alam mulai dari laut yang bening menghadap Teluk Tomini hingga perbukitan serta kawasan hutan penuh pesona alam. Tidak butuh waktu lama untuk mencapai pantai karena Kota Luwuk memiliki pantai berkontur landai dan berbatu. Pilihan akomodasinya kini juga semakin lengkap. Banyak jaringan hotel membuka propertinya, salah satunya Swiss-Belinn Luwuk. Dari lobi hotel ini saya bisa melihat langsung lanskap Kota Luwuk nan eksotik.

39


Air laut Teluk Lalong sangat tenang, menandakan kedalaman air lautnya. Terpaan sinar matahari membuat refleksi Kota Luwuk begitu memikat dari atas kapal cepat yang saya tumpangi. Pada salah satu sudutnya, anak-anak bersampan untuk menaruh bubu pada dasar karang.

Pesona air terjun bertingkat di Desa Salodik.

Namun, hanya melihat dirasa tidak cukup. Menjelajah setiap sudut kota pasti memberikan pengalaman tidak terlupakan. Saya pun memilih bersantai sejenak di Pantai Kilo Lima, terkenal dengan airnya yang biru jernih, duduk di taman sembari menikmati aktivitas masyarakat mencari ikan pada bagian pantai yang agak dalam.

40

Bukan pantai itu saja ikon pariwisata Kota Luwuk. Masih ada Teluk Lalong, akses utama menuju Luwuk lewat jalur laut. Kapal feri dan kapal cepat yang lazim dipakai warga untuk mengitari pantai mendominasi pandangan di teluk tersebut. Tidak ingin ketinggalan, saya turut mengitari teluk ini dengan perahu cepat.

A i r T e r j u n S al o d i k Puas menyusuri pesisir pantai, perjalanan berlanjut menembus kawasan perbukitan yang tampak sebatas latar kala saya berada di Teluk Lalong. Kawasan perbukitan ini menyimpan beragam destinasi khas yang menawan. Salah satunya Air Terjun Salodik. Butuh waktu satu jam perjalanan dari Kota Luwuk untuk mencapai air terjun ini. Akses menuju lokasi sudah cukup baik, beraspal mulus. Air Terjun Salodik terletak di Desa Salodik. Tidak perlu trekking panjang untuk sampai di air terjun tersebut karena letaknya persis di tepi jalan. Debur air sungai terdengar sejak memasuki area air terjun. Suasana sekitarnya masih alami dengan pepohonan besar meneduhkan. Beberapa saung juga bisa digunakan wisatawan untuk bersantai. Beragam akomodasi ini kian melengkapi pesona air terjun sebagai destinasi wisata alam yang memikat.


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

41


Padang sabana di Luwuk yang menyerupai di Selandia Baru.

Keunikan Air Terjun Salodik adalah bertingkat lima menawan. Airnya yang dingin dan deras mengucur terasa menyegarkan. Pada beberapa bagian air terjun ini bisa juga untuk direnangi. Kawasan Air Terjun Salodik juga memiliki air terjun lain yang menarik. Namun, akses jangkauannya masih sulit. Maka air terjun lima tingkat itu saja yang baru bisa dinikmati wisatawan. Pa d a n g S aba n a d a n P e r b u k ita n U n i k Perjalanan saya menyusuri Kota Luwuk belum berakhir. Tujuan berikutnya adalah padang sabana yang bisa dicapai dalam satu jam

42

perjalanan dari Air Terjun Salodik. Padang sabana ini terletak di Desa Lenyek, Kecamatan Luwuk. Sebuah desa tersembunyi yang sekilas menyerupai padang sabana di Selandia Baru. Sebuah dataran tinggi dengan bentang rerumputan hijau. Di padang sabana, hewanhewan piaraan masyarakat sekitar bebas berkeliaran mencari makan. Sapi dan kerbau menjadi pemandangan khas. Kontur padang sabana ini bergelombang dengan beberapa pohon mengering. Gerak cepat awan berarak membuat kawasan ini semakin memesona. Tidak cukup di Padang Sabana Lenyek, kontur

perbukitan kecil juga bisa ditemukan di Bukit Teletubbies. Jaraknya memang cukup jauh dari padang sabana tersebut. Butuh waktu dua jam untuk sampai di perbukitan Desa Lumpoknyo. Sebelum mencapai bukit ini, saya dimanjakan oleh lanskap Kota Luwuk dan Teluk Lalong nan ikonik. Bukit Teletubies tersebut juga merupakan akses utama menuju Desa Lampuknyo. Menikmati kabut yang mulai turun seiring matahari terbenam membuat suasana begitu syahdu. Senja semakin menipis dan Luwuk meninggalkan seribu satu pesona alam yang tidak terlupakan.


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

43


{ AUTOMOTIVE }

NEW ROLLS-ROYCE PHANTOM

The Next Chapter of Great Phantoms New Rolls-Royce Phantom menginterpretasikan DNA Rolls-Royce dalam desain kontemporer baru: lebih ringan, lebih kaku, lebih senyap, dan berteknologi tercanggih hingga saat ini. TEKS RIMAN SAPUTRA N. FOTO DOK. ROLLS-ROYCE

44


DESEMBER 2017

N

ew Phantom merupakan RollsRoyce pertama yang dibangun berdasarkan konsep baru kemewahan arsitektur, “Architecture of Luxury’’. Dari konsep ini, lahirlah interpretasi kontemporer baru atas DNA Phantom, membawanya pada tataran lebih elegan dan ikonik, serta secara mengagumkan mempertahankan ketenangan dan stabilitas pada kecepatan tinggi. Sentuhan “Architecture of Luxury” dan proses rekayasa baru menghadirkan bodi

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

presisi, sehingga tampilan New Phantom dari blok aluminium nan kokoh tampak begitu indah. Grille-nya dibuat dari baja stainless polesan tangan untuk memperlihatkan arsitektur modern sekaligus menunjukkan betapa berharganya New Phantom. Dari samping, New Phantom memiliki proporsi 2: 1 ikonik yang digemari banyak generasi Phantom. Frame samping New Phantom terbuat dari lempeng tunggal baja stainless polesan tangan dan menjadikannya yang terbesar ketimbang mobil lain. Pegangan akses pintu

45


belakang ikonik New Phantom juga terbuat dari baja stainless. Sayap meruncing dari aluminium sengaja dibentuk demi memastikan permukaan bebas sendi. Garis bumper-nya menambah keeleganan grafis lampu belakang. Terakhir, ekspresi visual New Phantom bisa didapati pada roda-rodanya. Semua disesuaikan dengan proporsi desain Rolls-Royce untuk memberikan sensasi ‘penerbangan’ di darat melalui velg alloy terbesar yang pernah digunakan Rolls-Royce. Roda 22 inci dengan Seal Technology Tires Rolls-Royce menghadirkan Magic Carpet Ride yang tidak diberikan sejumlah Rolls-Royce sebelumnya.

‘THE EMBRACE’ New Phantom memiliki sensor pada pegangan pintu. Jika sensor tersebut disentuh, pintu akan membuka dan menutup sendiri. Pemakai pun akan merasakan ‘The Embrace (pelukan)’ salah satu item mewah terkemuka di dunia. Dengan material terbaik, ‘The Embrace’ mendefinisikan kembali kenyamanan dan kesempurnaan RollsRoyce dalam menciptakan lingkungan detoksifikasi (mengurangi kadar racun). ‘The Embrace’ merupakan visi Giles Taylor yang terinspirasi oleh kreasinya, 103EX. Ia membangkitkan lagi spirit 103EX dengan desain interior futuristik New Phantom demi

ketenangan maksimal di dalamnya. Selagi belum diperlukan, teknologi tersebut disembunyikan. Di dalam New Phantom, mata dimanjakan serasa di galeri seni oleh ruang serta permukaan bersih. Sebagai pengiring imajinasi, New Phantom juga menghadirkan Starlight Headliner terbesar dari yang pernah ada pada RollsRoyce. Interior pintu, konsol tengah, dasbor, dan meja

46


DESEMBER 2017

piknik bisa dilapisi kayu nan indah. Garis pada bagian depan interior yang condong ke depan menunjukkan sifat progresif. Sedangkan pintu belakang memberikan karakter rileks. Kapal pesiar J-Class menginspirasi rancangan sandaran tangan. Tempat duduk buatan tangan yang lebih nyaman menampilkan elemen horisontal pada bagian atas, sehingga memberikan

kesan lebar dan penuh kenyamanan. Sementara panel kayu pada bagian belakang kursi depan dipengaruhi Eames Lounge Chair, yang terkenal pada 1956, dan menjadikannya bagian dari pajangan permanen New York Museum of Modern Art. Meja piknik dan monitor teater yang beroperasi secara elektrik (tanpa sentuhan tombol) berada di balik panel kayu pada bagian belakang

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

kursi depan. Pemanfaatan konsol tengah belakang ditingkatkan secara signifikan melalui lemari minuman dengan gelas wiski dan decanter, sampanye, dan kotak pendingin. Nuansa sentuhan pada seluruh interior semakin dipuaskan oleh penggunaan material terbaik dan paling autentik. Setiap item switchgear (panel tegangan) terbuat dari logam maupun kaca yang dibungkus kulit berkualitas terbaik.

47


‘THE GALLERY’ Inti estetika desain modern New Phantom adalah ‘The Gallery’, sebuah reinterpretasi kontemporer dan mewah dari dasbor dan panel instrumen. Dasbornya memiliki karakter monolitik dan tegak, seperti pada model Rolls-Royce masa lalu, dengan permukaan simetris serta lapisan fascia (bagian bumper hingga grill) yang menciptakan kesan lebar. Semua elemen dalam ‘The Gallery’ diliputi kaca tebal tidak terputus, membentang sepanjang area dasbor. Di dalamnya, dial digital instrumen dibingkai krom, menambahkan perhiasan pada

48

bagian depan interior. Di balik instrumen krom, Rolls-Royce menerapkan pendekatan yang lebih futuristik pada instrumen pengemudi. Salah satunya adalah layar warna TFT 12,3 inci dengan LED backlighting untuk komunikasi semua informasi berkendara. Selain kecepatan, cadangan daya, bahan bakar, dan suhu, tampilan ini juga bereaksi dalam penyediaan informasi penting mengenai pengaturan cruise control, petunjuk navigasi, sistem bantuan dan informasi lainnya. Di balik kaca ‘The Gallery’ juga terdapat jam analog.

THE ART OF MOVEMENT Art (seni) merupakan inti konsep interior New Phantom. Dengan membebaskan ruang di atas dasbor, Taylor memikirkan pemanfaatan area baru untuk karya seni yang diinginkan, sehingga memperbesar potensi personalisasi pada setiap pemilik New Phantom. Miniatur merupakan salah satu item seni fashionable di atas dasbor untuk menemani selama perjalanan. Pelanggan berkesempatan meminta artis atau desainer favorit yang bekerja dengan Rolls-Royce untuk menciptakan karya seni pada ‘The Gallery’ di New Phantom. Dalam hal ini, RollsRoyce telah bekerja sama dengan sejumlah artis dan desainer. Karya-karya seni tersebut, di antaranya, lukisan minyak yang terinspirasi South Downs of England in Autumn kreasi seniman terkenal China Liang Yuanwei; peta cetak 3D berlapis emas dari pemilik DNA yang dibuat pecandu produk Jerman Thorsten Franck; batang mawar porselen buatan tangan terbaik dari produsen porselen ternama di dunia Nymphenberg; atau desain abstrak sutra seniman muda Inggris Helen Amy Murray.


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

49


{ DESTINATION }

Panorama atap-atap berlumur salju dari menara Rathaus.

50


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

P

Salju Desember Rothenburg

Ke kota Harry Potter bersama bunga-bunga es yang jatuh dari langit TEKS & FOTO VALENTINO LUIS

ension Becker barangkali hanya penginapan kecil dan agak oldfashioned. Namun, inilah akomodasi paling murah yang dapat kami jumpai di bagian dalam tembok benteng Kota Rothenburg. Saya dan Gunther, tandem perjalanan, memang agak kewalahan mencari hotel yang ideal sebagai tempat tetirah. Pasalnya, harga penginapan di kota ini berkisar di atas sejuta rupiah. Mahal nian, bahkan untuk share cost berdua. Rothenburg, lengkapnya Rothenburg Ob der Tauber, merupakan kota incaran saya dalam lawatan ke Negara Bagian Bavaria, belahan selatan Jerman. Dari Frankfurt kami naik kereta selama 4,5 jam melewati jalur yang diapit ladang gandum melompong pada sisi kiri-kanan. Tanpa sehelai daun pun karena sedang musim dingin. Salju belum turun, tetapi prakiran cuaca malam itu untuk wilayah Franconia, tempat Rothenburg berada, akan menikmati salju pertama pada Desember tahun ini. Tentu saya senang. Sama halnya penduduk lain di Jerman. Saya selalu menyukai sensasi salju pertama pada malam hari, apalagi bila hiasan Natal dan pohon-pohon cemara telah dipasang. Elemen yang paling ditunggu adalah salju.

51


Jalan Untere Schmiedgasse yang panjang.

Kota yang cuma dihuni 11.000 penduduk ini meruahkan magnet istimewa untuk didatangi sejak saya menontonnya dalam program dokumenter televisi beberapa tahun silam. Berbeda dari kotakota Abad Pertengahan lainnya di Jerman yang hanya beberapa meter panjangnya, Rothenburg memiliki area sangat luas dan tidak tersentuh modernitas. Rumah-rumah khas dari kayu berdinding warna cerah dan menara-menara jalan kuno yang menjulang. Persis seperti yang sering divisualisasikan dalam film ala Disney. Pada kenyataannya memang sejumlah film fantasi telah memanfaatkan karakter Medieval dari kota berlambang kastil merah ini. Pemilik Pension Becker mengisahkan antusiasme keluarganya ketika

52

film Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 1 & 2 disyuting di Rothenburg. “Anak-anak saya penggemar Harry Potter sejak film itu pertama dibuat. Kami sangat bangga begitu kota kami terpilih sebagai lokasi pembuatan filmnya,” ungkap lelaki itu gembira. Seperti telah diramalkan, malam harinya salju pertama bulan Desember pun turun ke Rothenburg. Orangorang keluar dari rumah dan menengadahkan wajah ke langit demi merasakan butiran putih salju menyentuh kulit muka mereka. “Erste Schnee…!! Erste schnee…!!” teriak sejumlah orang dalam Bahasa Jerman. Anak-anak berhamburan riang seolah sedang diguyuri permen dari langit.

Susur Menara & G e r ba n g Selain berukuran lebih luas, yang paling membedakan Rothenburg dengan kotakota tua lainnya di Jerman adalah banyak menara jalan serta gerbang kota peninggalan masa Middle Ages yang masih berdiri kokoh. Menatap dari kejauhan pun bayangan tumpang tindih menara-menara jalan itu amat memesona. Saya tidak begitu paham tujuan menara-menara ini dibangun di jalan, tetapi menganggap mungkin ini lebih kurang sebagai marka kebanggaan atas kemakmuran kota masa lampau, sama halnya Menara Eiffel, dalam versi yang lebih kuno pastinya. Salju menciptakan kesan tersendiri bagi Rothenburg.


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

Suasana agak lengang di dekat menara Markusturm.

Ketika pagi menjelang dengan matahari serta langit biru, kota ini berubah menjadi taman khayalan. Saya bergegas ke Rathaus, gedung Wali Kota Rothenburg, yang berada di jantung kota. Tujuan saya, ingin memandangi kota dari menaranya. Sebenarnya, setiap tahun menara setinggi 60 meter tersebut ditutup selama bulan Desember. Namun, pemilik Pension Becker memberitahu saya bahwa hari ini dan besok ada ‘bonus’ bagi pengunjung untuk naik ke menaranya cuma-cuma. Saya tidak mau menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Rupanya banyak wisatawan tahu kabar serupa, sehingga antrean mengular. Beruntung saya datang

lumayan awal, sehingga dapat menikmati panorama kendati hanya diperbolehkan berada di atas selama 15 menit. Turun dari menara, saya beringsut ke arah barat, melewati Gereja Franziskanerkirche menuju Burgtor, sebuah menara sekaligus gerbang bagian barat Rothenburg. Gerbang ini berhiaskan menara berlapislapis yang amat menawan. Ini merupakan lokasi kastil yang menjadi cikal bakal pemerintahan kota, tetapi kastilnya sudah luluh lantak akibat perang. Kastil ini berada di tepi Sungai Tauber yang aliran airnya meliuk-liuk. Dari sinilah nama kota berasal “Rothenburg ob der Tauber” yang berarti ‘’Kastil Merah di Tepi Sungai Tauber’’. Saya yakin saat musim semi lokasi

ini bakalan sangat romantis. Dari sini, saya memutuskan melakukan ekskursi khusus mengitari kota dengan sasaran utama ke menara serta gerbang-gerbangnya. Maka saya lanjut berbelok ke arah selatan. Terdapat Kriminalmuseum, sebuah museum yang memajang benda-benda kriminal masa kerajaan. Saya hanya mampir sejenak, lantas mengarahkan langkah pada dua menara yang berdampingan; Siebersturm (dibuat pada 1385) dan Kobolzeller Tor (1360). Area Siebersturm dan Kobolzeller Tor ini lebih populer disebut Plönlein, telah jadi ikon, dan potretnya sudah tersebar ke penjuru dunia untuk memikat wisatawan selama puluhan tahun.

53


tengah kota yang berimpitan dengan rumah-rumah, saya memfavoritkan Menara Weisserturm dan Markusturm. Tidak terhitung sudah berapa kali saya membidik kamera.

(atas) Hiasan berupa kado-kado Natal di depan bar wine terkenal. (bawah) Keriaan pasar Natal dengan kue khas Jerman Lebkuchenherzen.

Siapa saja yang berpelesir ke Rothenburg sudah pasti berfoto-foto di sini. Jalan yang lurus ke ujung selatan, Spitallgasse, mengantarkan saya hingga ke Spitalbastei, gerbang selatan kota yang bernuansa Romawi. Di sini pengunjung bisa naik ke tembok banteng yang menyerupai koridor antik untuk memandangi kota dari sudut yang berbeda. Menurut warga setempat, awalnya terdapat 42 menara dan gerbang di Kota Rothenburg. Rata-rata didirikan pada abad ke14 tatkala Teutonic Order,

54

suatu perserikatan rahib Katolik Jerman, berkarya dan menata kota ini di bawah perlindungan Holy Roman Emperor. Setelah abad demi abad berlalu dengan berbagai macam perang, termasuk Perang Dunia I dan II, banyak menara roboh sehingga kini hanya sedikit yang tersisa. Saya meneruskan kunjungan ke menara serta gerbang lain. Rodertor di sisi timur dengan atapatap berbentuk piramida, menyusul Galgentor, lalu Klingentor di batas utara. Semua terangkai oleh tembok benteng laiknya kalung. Di

S e ma r a k R e it e r l e stma r k t Sebagai negara dengan tradisi Natal yang kuat, kota-kota di Jerman selalu menggelar pasar Natal yang meriah pada Desember. Mereka menyebutnya ‘Weihnachtsmarkt’, tetapi di Rothenburg dikenal dengan istilah Reiterlestmarkt. Tradisi Reiterlestmarkt di Rothenburg telah berlangsung berabad-abad dan membuat malam di musim dingin yang singkat menjadi panjang oleh suasana semarak. Para perajin souvenir, pembuat kue, pemilik restoran lokal, mendirikan stan-stan mereka di alun-alun Marktplatz. Sembari menyaksikan kelompok pemusik tampil silih berganti menyanyikan lagu-lagu bertema Natal, cinta sesama, dan perdamaian, saya menikmati gluhwein, anggur merah manis yang diminum hangat-hangat. Kue-kue Natal yang tinggi glukosa beredar dari tangan ke tangan, termasuk schneeball, kue khas Rothenburg berbentuk bola salju yang dilumuri cokelat putih. Saya tidak bisa menahan air liur!


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

55


{CHECK IN}

Have fun

di Grand Tjokro Bandung

B

erlibur membawa keluarga memiliki tantangan tersendiri. Karena mencari tempat liburan dengan akomodasi yang ramah bagi seluruh keluarga, terutama anak-anak bukanlah perkara mudah. Grand Tjokro Premiere Bandung, hotel bintang 4 yang terletak di kawasan strategis, Cihampelas Bandung, secara khusus mengakomodir berbagai aktivitas untuk keluarga, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tuanya. Dengan total sebanyak 364 kamar, Anda dapat memilih enam tipe kamar berbeda sesuai

56

dengan kebutuhan. Nah, siap untuk melewati liburan yang menyenangkan? Pengalaman liburan sudah terasa sejak Anda dan keluarga menjejakkan kaki di lobby hotel ini. Suasana hangat dan menyenangkan, serta staf yang ramah akan menyambut Anda. Di lobby hotel ini pula, Anda akan menemui kids’ corner yang lengkap dengan berbagai mainan yang bisa menjadi ‘pemanasan’ liburan bagi anak Anda. Sementara itu, area depan kids’ corner dilengkapi permainan ular tangga berukuran besar dan twister yang bisa Anda mainkan. Terbayang serunya seperti apa?

Pertama, belajar di kelas memasak akan menjadi pengalaman luar biasa. Memasak memang banyak manfaatnya bagi anak. Melalui kelas memasak pizza yang diadakan di restoran kedua hotel Grand Tjokro Premiere Bandung, Street Grill and Friends, anak Anda akan belajar mengikuti perintah dari chef, menghitung takaran, membangun rasa percaya diri, mendorong kemampuan kerja sama dalam tim, mengembangkan kemampuan motorik dan mengasah kepekaan indra. Dan yang pasti, mempererat hubungan emosi dengan Anda. Kelas memasak pizza ini bisa diikuti setiap hari Minggu.


DESEMBER 2017

Kedua, Anda dan keluarga akan dipuaskan di areal lantai 10 North Tower Grand Tjokro Premiere Bandung. Inilah areal wajib bagi liburan Anda dan keluarga. Fitness center dengan turnamen pingpong yang diadakan setiap hari Minggu, spa dengan treatment kecantikan tradisional maupun modern yang sayang untuk dilewatkan, arena bermain pasir, skypool, dan fasilitas terbaru: mini zoo. Jika sebelumnya tamu hotel hanya disuguhkan 4 jenis hewan, kini, di mini zoo Anda akan menemui lebih banyak hewan, seperti anak sapi, domba, kelinci, marmut, hamster, ayam, kura-kura, musang, iguana,

tupai, kalkun, ikan koi, landak mini, dan berbagai jenis burung, hingga melihat areal hijau alias kebun yang diciptakan di area mini zoo tersebut. Ketiga, selain fasilitas yang disebutkan di atas, Anda dan keluarga akan mendapatkan pengalaman sarapan yang luar biasa. Menyajikan lebih dari 100 jenis makanan, saat weekend, Anda juga akan menemui buffet khusus anak. Acara sarapan juga akan terasa lebih menyenangkan dengan adanya badut dan action figure yang berkeliling di areal restoran. Jangan lewatkan juga acara menonton film di mini bioskop yang berlokasi satu lantai dengan restoran.

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

Grand Tjokro Premiere Bandung, salah satu hotel jaringan SAS Hospitality, memang secara khusus mengusung konsep MICE dan keluarga yang ramah lingkungan. Menjawab tantangan bahwa hotel di tengah kota juga bisa menyajikan berbagai rekreasi, termasuk rekreasi alam. Dapatkan harga termurah dengan booking melalui website resmi www. grandtjokro.com. Weekend at Grand Tjokro, have fun! Grand Tjokro Bandung

Jl. Cihampelas No. 211 - 217 T: +62 22 8202 1220 F: +62 22 8202 1213 www.grandtjokrobandung.com

57


58


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

59


{ HOT STUFF}

RED Weapon

Sensor Full Frame Monstro 8K VV Kamera RED Weapon RED kehadiran sensor full frame terbaru bernama Monstro 8K VV yang akan menggantikan sensor DRAGON 8K VV yang digunakan kamera RED Weapon sebelumnya. Sensor full frame RED Monstro 8K VV mampu menangkap gambar di resolusi tinggi hingga resolusi maksimum 35.4 megapixel dengan warna akurat dan cakupan dynamic range hingga 17+ stop. Untuk video bisa merekam hingga resolusi 8K di 60 fps. RED Weapon sensor full frame Monstro 8K VV ini mendukung format REDCODE RAW dan Apple ProRes atau Avid DNxHD/HR dengan kecepatan mengolah data hingga 300mb/detik. Kamera ini tersedia di pasaran awal 2018 dengan kisaran harga US$79,500. (foto: www.red.com)

BMW Active Hybrid ebike 100km Sekali Isi Ulang Baterai

Active Hybrid ebike ditenagai baterai kapasitas 504Wh yang bisa menempuh jarak hingga 100km untuk sekali isi ulang. BMW juga melengkapinya dengan konektivitas Bluetooh dan port USB. Active Hybrid ebike ditenagai motor elektrik yang bisa menghasilkan tenaga hingga 250 watt dan bisa mendapatkan tenaga tambahan saat mengowesnya. Di mode ECO akan mendapat dorongan tenaga tambahan hingga 50% dan di mode Turbo hingga 275% dengan kecepatan maksimum hingga 25km/jam. BMW menanam komponen motor elektrik dan baterainya ke frame aluminium hydroformed serta dilengkapi penahan lumpur di bagian ban belakang dan lampu LED. BMW Active Hybrid ebike dibanderol US$3990. (foto: www.press.bmwgroup.com)

60


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

DJI Zenmuse X7 Cinematic Vision Rising

Zenmuse X7 dipersenjatai sensor Super 35mm, yang pertama digunakan untuk kamera drone. Zenmuse X7 mampu merekam video hingga resolusi 6K dengan format Cinema DNG RAW atau 5.2K Apple ProRes di hingga 30fps. Cakupan dynamic range-nya hingga 14-stop. DJI juga merancang Zenmuse X7 dengan mount lensa baru yang diberi nama DL-Mount. Lensa yang tersedia diantaranya 16mm, 24mm, 35mm dan 50mm F2.8. Semuanya menggunakan material serat karbon. Semua lensa ini dimensi dan bobotnya sama. DJI juga menggandeng Technicolor untuk mengembangkan profil warna barunya yang diberi nama DJI Cinema Color System. DJI Zenmuse X7 dibanderol US$2700. Lensa 16mm, 24mm, dan 35mm harganya US$1300. Sementara lensa 50mm dibanderol US$1200. Untuk paket dengan semua lensanya dipatok US$4300. (foto: www.dji.com)

Olympus EyeTrek Insight EI-10

Ubah Kacamata Biasa Menjadi Pintar Olympus EyeTrek Insight EI-10 merupakan modul kamera yang bisa dipasang di kacamata apapun dari kacamata baca hingga kacamata proyek. Membidik segmen bisnis, Olympus EyeTrek Insight EI-10 menjalankan sistem operasi Android dan bisa mengambil foto dan video dengan sensor 2.4 megapixel. Olympus EyeTrek Insight EI-10 juga dilengkapi layar OLED mini yang menghasilkan visual tepat di depan mata dengan resolusi 640 x 400 pixel. Sementara navigasinya menggunakan sebuah panel sentuh. Modul kamera ini didukung RAM 1GB, memori internal 8GB, jack audio, Bluetooth, WiFi dan baterai yang bertahan hingga 1 jam. Olympus EyeTrek Insight EI-10 dibanderol US$1500. (foto: www.getolympus.com)

iPhone X Tesla

Tampil Mewah dengan Panel Surya Caviar, perusahaan asal Rusia yang dikenal dengan smartphone mewahnya, meluncurkan iPhone X Tesla dengan panel surya. Spesifikasinya sama persis dengan iPhone X standar. Caviar memodifikasinya dengan membenamkan panel tenaga surya yang mampu mengisi daya baterai dengan sinar matahari. Posisi panelnya ada di cover belakang, sehingga pengguna cukup meletakkannya dengan panel surya menghadap sinar matahari. iPhone X Tesla juga tampil mewah dengan frame emas 24K di sekeliling bodi dan kamera belakang. Untuk varian 64 GB, iPhone X Tesla dibanderol US$4445, sedangkan varian 256 GB dibanderol US$4700. (foto: caviar-phone.ru)

61


62


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

WELCOME ABOARD Lion Group F leet Safety Information Exercises Route Map Entertainment On Board

63


LION GROUP FLEET

1 UNITS Boeing 747 - 400 506 seats ECONOMY

3 UNITs AIRBUS A330-300 440 SEATS ECONOMY

70 UNITS Boeing 737 - 900 ER 215 SEATS ECONOMY

35 UNITS BOEING 737 - 800 NG 189 SEATS ECONOMY Rata-Rata usia pesawat : 3 Tahun 6 Bulan

4 UNITS Boeing 737 MAX 8 180 seats economy

6 UNITS Boeing 737 - 900 ER TOTAL 180 SEATS : 168 seats economy - 12 seats business

8 UNITS Boeing 737 - 800 NG

TOTAL 162 SEATS : 150 seats economy - 12 seats business

37 UNITS AIRBUS A 320-200 CEO TOTAL 156 SEATS : 144 seats economy - 12 seats business Rata-Rata usia pesawat : 7 Bulan

6 UNITS Boeing 737 - 900 ER TOTAL 180 SEATS : 168 seats economy - 12 seats business

23 UNITS Boeing 737 - 800 NG

TOTAL 162 : 150 seats economy - 12 seats business

3 UNITS Boeing 737 MAX 8 180 seats economy

16 UNITS ATR 72-600 Rata-Rata usia pesawat : 1 Tahun

17 UNITS Boeing 737 - 900 ER 215 SEATS ECONOMY

10 UNITS Boeing 737 - 800 NG TOTAL 162 150 seats economy - 12 seats business Rata-Rata usia pesawat : 7 Bulan

1 UNITs AIRBUS A330-300 440 SEATS ECONOMY

20 UNITS ATR 72-500 72 seats economy.

34 UNITS ATR 72-600 72 seats economy. Rata-Rata usia pesawat : 2 Tahun 6 Bulan

2 UNITS HAWKER 900XP Rata-Rata usia pesawat : 2 Tahun 5 Bulan

64


DESEMBER 2017

WELCOME ABOARD

SELAMAT DATANG KARTU PETUNJUK KESELAMATAN

What you need to know about the security, comfort and safety in the aircraft

Mobile phone : All mobile phones and electronic devices that use radio transmission is not allowed during the flight, it can be disturbing system navigation and communication with local control tower.

Electronic devices : For the use of laptops and PDAs may be used after the fasten seat belt off and using flight mode. After the fasten seat belt on in preparation for landing, the passengers have to turn off the laptop and PDA users.

Dangerous goods : The goods are flammable (such as matches), explode (firecrackers), containing material magnets, battery, gas cylinders, are not allowed to be brought.

Smoke : Government regulations prohibit smoking during in-flight activities, there are smoke detectors in all toilets and will be subject to penalties for those who break the rules.

Live vest : Live vest is one of safety equipment in the aircraft for emergency condition on water, please do not remove live vest from the place in normal condition and do not to take home. Passengers will get punishment who stole the live vest based on Government regulations. Article 54 of Law No. 1 of 2009 (Pasal 54 undang-undangnomer 1tahun 2009).

Alcohol beverage : Batik Air does not provide alcohol in lion air flight service, passengers are prohibited from consuming alcohol during the flight.

PREGNANCY WOMEN : A pregnancy age over 28 weeks is required to include a medical certificate stating that passengers are medically fit to participate in the flight. And fill out the form of risk called Form of Indemnity (FOI).

Travelling with kids : Batik Air does not provide baby food for domestic service, diapers are also not provided on the plane. Lion air only provide hot water for baby milk.

Safety Priority : • Seat belts should always be installed during take-off and landing. It is recommended to always put the seat belt during flight. • Luggage must be placed on top of the head or under the seat in front of you. • Please read the safety instruction card that is present in the seat pocket. In the card you can determine the location of the emergency exit and a life jacket. • Look carefully the safety demonstration and instructions which given by the cabin crew

Baggage : • Goods or sharp objects should be placed in the trunk and not allowed to be brought into the cabin baggage. • Bring precious objects in the bag you carry yourself. • Note the weight of your luggage : • Carry-on baggage (bagasi kabin) not more than 7KG ₋₋ Baggage for domestic & international route: Economy class : 20KG - Business class : 30KG

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

Apa yang harus Anda ketahui tentang keamanan, kenyamanan dan keselamatan Anda di dalam pesawat

PONSEL : Semua ponsel dan peralatan elektronik yang menggunakan pemancaran radio tidak diperbolehkan selama berada di dalam pesawat, hal ini sangat mengganggu sistem navigasi dan komunikasi dengan menara pengawas setempat.

PERALATAN ELEKTRONIK : Untuk penggunaan laptop dan PDA boleh dipergunakan setelah fasten seatbelt “OFF” dengan menggunakan flight mode. Setelah fasten seatbelt “ON” untuk persiapan mendarat makan penumpang harus mematikan penggunaan laptop dan PDA tersebut.

BARANG-BARANG BERBAHAYA LAINNYA : Barang-barang yang mudah terbakar (seperti korek api), meledak (petasan), material yang mengandung magnet, baterai, tabung gas, tidak diperbolehkan untuk dibawa.

MEROKOK : Peraturan Pemerintah melarang kegiatan merokok selama dalam penerbangan. Terdapat detektor asap di semua toilet dan akan dikenai sanksi bagi yang melanggar aturan.

BAJU PELAMPUNG : Jaket/baju pelampung merupakan salah satu peralatan keselamatan di pesawat untuk kondisi darurat di atas air, jangan keluarkan jaket/baju pelampung dari tempat dalam kondisi normal dan tidak untuk dibawa pulang. Penumpang akan mendapatkan hukuman bagi yang mencuri jaket/baju pelampung berdasarkan Peraturan Pemerintah Pasal 54 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009.

MINUMAN BERALKOHOL Batik Air tidak menyediakan minuman beralkohol di seluruh penerbangannya, dan seluruh penumpang Lion Air dilarang mengonsumsi minuman beralkohol selama penerbangan berlangsung.

Wanita Hamil Usia kehamilan di atas 28 minggu diwajibkan menyertakan surat keterangan medis yang menyatakan penumpang sehat secara medis untuk ikut dalam penerbangan. Dan mengisi formulir pertanggungan risiko Form of Indemnity (FOI).

PERJALANAN DENGAN ANAK-ANAK Batik Air tidak menyediakan makanan bayi untuk rute domestik dan popok tidak disediakan di pesawat. Lion Air hanya menyediakan air panas untuk susu bayi.

UTAMAKAN KESELAMATAN • Sabuk pengaman harus selalu terpasang sewaktu take-off dan landing. Dianjurkan untuk selalu memasang seat belt selama penerbangan. • Barang bawaan harus diletakkan di atas kepala atau di bawah kursi di depan Anda. • Silahkan membaca kartu instruksi keselamatan yang terdapat di dalam kantong kursi. Di kartu tersebut Anda bisa mengetahui pintu darurat dan letak jaket pelampung. • Perhatikan baik-baik demo keselamatan dan instruksi yang diberikan oleh cabin crew.

BAGASI : • Barang atau benda tajam harus dipak dalam bagasi dan tidak diperkenankan untuk dibawa ke dalam bagasi kabin. • Bawalah benda berharga dalam tas yang Anda bawa sendiri. • Perhatikan berat bagasi Anda. • Carry on baggage (Bagasi Kabin) tidak lebih dari 7 kg ₋₋ Bagasi untuk Rute Domestik & Internasional Kelas Ekonomi : 20 kg - Kelas Bisnis : 30 kg

65


{ SSQ}

Anda Bisa Menjadi Bagian Penting dari Keselamatan Penerbangan Tahukah Anda bahwa setiap penerbangan mungkin memiliki penumpang dengan peran penting dalam keselamatan? Misalnya, dalam setiap penerbangan kita mungkin memiliki penumpang yang duduk di jalur keluar darurat. Banyak penumpang suka memesan tempat duduk di jalur darurat ini untuk menikmati lebih banyak ruang dan ruang kaki pun juga lebih lega. Para penumpang yang duduk dalam jalur darurat akan mendapatkan briefing keselamatan khusus dan akan ditanya tentang tanggung jawab mereka terkait penggunaan pintu darurat. Anda bisa berkontribusi terhadap keselamatan penerbangan dengan secara khusus memperhatikan briefing, setelah penumpang setuju mengambil alih tanggung jawab. Jika duduk dalam jalur darurat, Anda harus memutuskan dengan cara bertanggung jawab jika merasa memenuhi syarat untuk melakukan tugas yang dijelaskan selama briefing. Jika diminta melakukannya dan Anda meragukan kemampuan pribadi Anda untuk bekerja sama dengan awak kabin, jangan ragu untuk meminta awak kabin mengganti tempat duduk Anda. Kerja sama Anda dalam hal ini akan sangat vital bagi keselamatan penumpang lain. Kerja sama terhadap peraturan penerbangan yang aman juga akan sangat penting saat menyimpan barang bawaan Anda. Pastikan berat dan ukurannya sesuai dengan tempatnya baik yang di atas atau di bawah tempat duduk di depan Anda. Dalam kasus turbulensi, koper kelebihan berat bisa jatuh dan bisa menghalangi jalur atau pintu keluar jika terjadi evakuasi. Sekali lagi, hubungi kru kami jika Anda tidak dapat menyimpan barang bawaan Anda dengan benar. Awak kabin akan menemukan tempat yang tepat di dalam kabin atau akan mengirim barang bawaan Anda ke bagasi pesawat terbang. Kepedulian dan perhatian penumpang kami adalah peran terpenting keselamatan mereka. Awak kabin kami akan berusaha menarik perhatian Anda selama beberapa menit. Perhatian Anda sangat penting untuk keselamatan Anda dan keselamatan penumpang lainnya. Bagi Anda yang sering bepergian, jangan remehkan rekomendasi ini, karena setiap pesawat yang Anda tumpangi mungkin memiliki prosedur yang berbeda. Tetap perhatikan prosedur keselamatan, Anda juga merupakan bagian penting dari keselamatan penerbangan Anda. Selamat menikmati penerbangan Anda Capt. Jose Fernandez Corporate Safety Director Lion Group

You May Be an Important Part of The Flight Safety Do you know that every flight might have passengers with an important a role in safety? For instance, in every flight we might have passengers seated in the emergency exit rows. Many passengers like to book their seats on emergency rows to enjoy more space and leg room. The passengers seated in emergency rows, will have a special safety briefing and will be asked about their responsibility regarding the use of the emergency exits. You may contribute to the safety of the flight paying especial attention to the briefing, once the passenger agreed on taking the responsibility. If you are seated in an emergency row, you have to decide in a responsible way if you feel qualified to perform the tasks described during the briefing. If you have serious doubts about your personal ability to cooperate with the Crew if you are required to do so, please do not hesitate to request your crew members to change your seat. Your cooperation on this matter will be vital for the safety of other passengers. Your cooperation to the safe conduction of the flight will be also very important when stowing your carry-on luggage. Make sure the weight and the size can in fit the overhead bins or below the seat in front of you. Overweight luggage can fall down in case of turbulence and could obstruct the aisles or exits in case of evacuation. Once again, contact our crew in case you cannot stow your luggage properly. The crew will to find a proper place in the cabin or will send your luggage to the aircraft cargo holds. Concern and attention from our passengers is their most important safety role. Our crew will try to attract your attention for some minutes. Your attention is crucial for your safety and the safety of rest of passengers. For those of you who may have traveled often, do not underestimate this recommendation, because every plane you ride may have a different procedures. Keep care and watch out the safety procedures, you are also an important part of the Safety of your flight. Have a safe and pleasant flight


ROUTE MAP LION AIR GROUP

68


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

69


ENTERTAINMENT ON BOARD

THE DARK KNIGHT

IN THE HEART OF THE SEA

LEGEND OF THE GUARDIAN

THE SOUND OF MUSIC

152 min - Drama | Action | Crime

122 min - Adventure | Biagraphy | Action

97 min - Animation | Adventure

174 min - Drama | Family

Bruce menjadi Batman untuk melawan

Kisah tentang tenggelamnya sebuah

Ketika burung hantu muda, Soren

Di awal abad ke-20, Maria, seorang

berbagai kejahatan. Batman memiliki

kapal perburuan paus dari New England

diculik oleh burung hantu jahat St.

calon biarawati, dikirim biara sebagai

musuh baru, Joker, otak kriminal yang

akibat ulah ikan paus raksasa pada

Aegolious, yang ingin mengubahnya

pengasuh untuk merawat 7 anak

berambisi menghancurkan Gotham

tahun 1820 - sebuah peristiwa yang

menjadi prajurit. Kini, nasibnya

yatim. Selalu ceria, mencintai dengan

City. Bersama Gordon dan Harvey

kemudian menginspirasi novel terkenal

tergantung pada upaya penyelamatan

tulus untuk menjinakkan hati mereka,

Dent, Batman harus berjuang untuk

Moby-Dick.

teman-temannya.

termasuk ayah mereka.

Sutradara: Ron Howard

Sutradara: Zack Snyder

Sutradara: Robert Wise

Pemain:Chris Hemsworth, Cillian

Pemain: Jim Sturgess, Hugo Weaving,

Pemain: Julie Andrews, Christopher

Sutradara: Christoper Nolan

Murphy, Brendan Gleeson

David Wenham

Plummer, Eleanor Parker |

Pemain: Christian Bale, Heath Ledger,

Rated: PG-13

Rated: PG

Rated: G

3 IDIOTS

NAAM HAI AKIRA

FAN

BAIRAVAA

190 min - Adventure | Comedy | Drama

137 min - Drama | Action | Crime

142 min - Adventure | Action | Drama

169 min - Action

Di kampus, Farhan dan Raju terlihat

Akira, gadis mandiri, pindah ke Mumbai

Delhiite Gaurav adalah penggemar dari

Seorang perwira bank yang baik hati

sangat akrab dengan Rancho. Bertahun-

dan menuntut ilmu di perguruan tinggi.

superstar Bollywood Arya Khanna,

memutuskan untuk masuk ketika

tahun kemudian, sebuah taruhan

Tanpa sadar dia diincar oleh empat

yang mirip dengannya. Ia ke Mumbai

seorang pengusaha yang tidak bermoral

akhirnya memberi mereka kesempatan

petugas polisi korup, dan harus berjuang

untuk bertemu dengan Khanna, namun

mencoba menghentikan seorang

untuk mencari kembali teman yang telah

untuk membuktikan bahwa dirinya tak

diremehkan. Akhirnya ia memutuskan

mahasiswa untuk mengungkapkan

lama hilang.

bersalah.

untuk merusak hidupnya.

kebenaran tentang aktivitas amoralnya.

Sutradara: Rajkumar Hirani

Sutradara: A.R. Murugadoss

Sutradara: Maneesh Sharma

Sutradara: Bharathan

Pemain: Aamir Khan, Madhavan,

Pemain: Sonakshi Sinha, Anurag

Pemain: Shah Rukh Khan, Sayani Gupta,

Pemain: Joseph Vijay, Keerthi Suresh,

Mona Singh

Kashyap, Konkona Sen Sharma

Manoj Anand

Jagapathi Babu

Rated: PG-13

Rated: PG-13

Rated: PG-13

Rated: PG-13

menghentikannya sebelum semuanya terlambat.

Morgan Freeman, Aaron Eckhart Rated: PG-13

70


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

KUNGFU JUNGLE

CHINESE ZODIAC

MALAIKAT TANPA SAYAP

LASKAR PEMIMPI

100 min - Action | Drama

109 min - Comedy | Action

104 min - Drama

95 min - Comedy | Musical | War

Seorang instruktur seni bela diri akan

Seorang pria menjelajahi dunia untuk

Calo menawari Vino menjadi pendonor

Anggota-anggota baru militer dengan

dipenjara setelah membunuh seorang

sebuah buku yang berkaitan dengan

jantung karena ada resipien yang

pengalaman minim, datang untuk

pria secara tak sengaja. Tapi ketika

peristiwa-peristiwa besar dalam sejarah

golongan darahnya sama. Di rumah

menyelamatkan temannya yang

seorang pembunuh keji beraksi, ia

China. Di dalamnya terdapat prediksi

sakit itu Vino berkenalan dengan

ditangkap pasukan militer Belanda, tidak

menawarkan membantu polisi dengan

mengerikan beberapa kejadian yang

Mura. Sejak itu Vino merasa hidupnya

menyadari bahwa pihak musuh sudah

imbalan kebebasan.

telah terjadi dan yang akan terjadi ia

berwarna. Vino yang awalnya sempat

menanti kedatangan mereka.

menyadari bahwa dirinya telah terlibat

putus asa, mulai goyah. Ia tidak mau

Sutradara: Teddy Chan

dalam peristiwa-peristiwa yang akan

mendonorkan jantungnya namun hal itu

Sutradara: Monty Tiwao

Pemain: Donnie Yen, Baoqiang Wang,

terungkap di masa depan

membuat Calo marah besar

Pemain: Project Pop, Dwi Sasono,

Sutradara: Jackie Chan

Sutradara: Rako Prijanto

Anastasia, Candil

Pemain: Jackie Chan, Qi Shu,

Pemain: Adipati Dolken, Maudy

Rated: PG-13

Xingtong Yao

Ayunda, Ikang Fawzi

Rated: PG-13

Rated: PG-13

Charlie Yeung Rated: PG-13

Shanty, Gading Marten, Masayu

JUST FOR LAUGH GAGS TV SERIES 30 min - Comedy Sebuah reality show dari Kanada bergenre komedi merekam reaksi orang-orang yang tidak menaruh curiga pada kejutan prank yang telah dsediakan melalui hidden camera. Pertunjukkan ini tidak memiliki dialog, hanya musik latar, gelak tawa dan sound effect lainya. Just For Laugh Gags siap mengocok perut Anda. Pemain: Denis Levasseur, Marie Pierre Bouchard, Dany Many, Jean-Pierre Alarie, Denise Jacques, MarieĂˆve Larivière, Jacques Drolet Rated: PG

Bagi Anda yang ingin menikmati fasilitas entertainment dalam kabin jangan lupa membawa earphone yang biasa digunakan untuk Blackberry maupun smartphone lainnya dengan jack audio berukuran 3,5 mm. Atau silahkan membelinya dengan menghubungi awak kabin.

71


72


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

73


74


DESEMBER 2017

INFLIGHT MAGAZINE OF BATIK AIR

75


76

BATIK DESEMBER 2017  

batik air, batik, travel, leisure, lion air, karapan sapi, madura, danau toba, luwuk, rothenburg, BINhouse, booties, iconic, new rolls-royce...

BATIK DESEMBER 2017  

batik air, batik, travel, leisure, lion air, karapan sapi, madura, danau toba, luwuk, rothenburg, BINhouse, booties, iconic, new rolls-royce...

Advertisement