{' '} {' '}
Limited time offer
SAVE % on your upgrade.

Page 1

FEBRUARI 2020

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

THE INFLIGHT MAGAZINE OF

FEBRUARI 2020

Destinasi Wisata

Romantis MEMBER OF LION AIR GROUP01


02


FEBRUARI 2020

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

1


content

82

FEBRUARI 2019 REGULAR 04 Cockpit’s Note 08 Editor’s Note 10 Spot Destination 56 Hot Stuff

16

60 News 63 Welcome Aboard 66 SSQ

SPECIAL 10

Merajut Kenangan Romantis

TRAVEL 16

Terpesona Labuan Bajo

38

Menguak Sejarah Kota Semarang Lama

48

Saint Thomas Surga di Negeri Bajak Laut

DESTINATION 28

Imajinasi Belaraghi

44

Merawat Budaya Wayang Suket

54

Bersihkan Diri di Kota Suci

56

ART 34

Rindu Lukisan Mata Memandang AUTOMOTIVE 22

Vision AVTR, Terinspirasi Avatar

22 48 2

34


FEBRUARI 2020

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

3


{ COCKPIT'S NOTE }

SELAMAT DATANG AIRBUS A320-200NEO Tamu kami yang berbahagia, Awal tahun ini kami menerima kiriman pesawat Airbus A320-200NEO baru langsung dari pabriknya. Kehadiran pesawat baru ini untuk melengkapi kekuatan armada Batik Air dalam menjawab permintaan penerbangan nasional. Batik Air akan terus melakukan ekpansi domestik, regional, dan internasional. Bulan lalu Batik Air mulai melayani penerbangan dari Batam ke Shenzhen dan Xian, China. Kami berharap dengan terus dibukanya rute baru ini mempermudah lalu lintas kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Langkah ini sejalan program pemerintah khususnya Kementerian Pariwisata untuk mencapai target kunjungan 20 juta wisatawan asing. Dalam melayani tamu sekalian, faktor keselamatan, keamanan, dan kenyamanan selama penerbangan menjadi fokus utama kami. Seluruh pesawat yang kami operasikan merupakan pesawat baru dengan teknologi modern. Demikian juga seluruh sumber daya yang tergabung dalam Batik Air terus kami tingkatkan kualitasnya. Selamat menikmati penerbangan Anda bersama Batik Air.

Salam, Capt. Achmad Luthfie

4


FEBRUARI 2020

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

5


PRESIDENT DIRECTOR Capt. Achmad Luthfie DIRECTOR OF SAFETY, SECURITY, & QUALITY Capt. Wamildan Tsani

COVER HIT GONDOLA FOTO MAKHFUD SAPPE

DIRECTOR OF OPERATION Capt. Zwingly Silalahi DIRECTOR OF TECHNICS Yanto Supriatno DIRECTOR OF COMMERCE Achmad Hasan DIRECTOR OF GENERAL AFFAIRS & FINANCE Edward Sirait

CONTRIBUTORS

CORPORATE LEGAL Dr. Harris Arthur Hedar, S.H., M.H.

VALENTINO LUIS

Pria kelahiran Maumere, Flores ini mulai berkelana ke berbagai negara sejak 2007. Pernah berkarir sebagai travel consultant namun memutuskan untuk kembali sebagai petualang dan kontributor untuk majalah wisata dalam dan luar negeri (Nature’s Best Photography, Merian Germany, National Geographic Traveler, Travelxpose, dll).

DIAN PERMATASARI

Alumni Desain Komunikasi Visual President University yang kecanduan traveling. Mengeksplor dan menulis artikel travel di sela-sela kesibukannya sebagai fotografer kapal pesiar Carnival. Foto-fotonya bisa dilihat di akun Instagram @lovelystrangerin

THE INFLIGHT MAGAZINE OF

PUBLISHER & EDITOR IN CHIEF Makhfud Sappe EDITOR Ristiyono, Priyanto Sismadi, Faisyal, Dody Wiraseto ART DIRECTOR Gerald Manuel Wangsasaputra MARKETING Fransiska Ririn Tri Astuti, Fernandito Haka (Bali) ILLUSTRATOR & DESIGNER R. Archie F. Mandagie, M. Saleh Hanif FINANCE & ADMINISTRATION Ade Kristanti, M. Zaky, M. Solichin

Beragam informasi tentang dunia traveling dan lifestyle di Batikair Magazine ini bisa dibaca di

www.lionmag.net CHECK OUR DIGITAL COPY @

www.issuu.com/batikair.magazine

6

ADVERTISING HOTLINE 0821 10 88 22 00 Fax.: +62(21)3151668 Email: batikair.magazine@gmail.com


FEBRUARI 2020

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

THE FIRST GRAND MERCURE IN SURABAYA

Welcome to Grand Mercure Surabaya City Bringing stories to life with a welcoming blend of local inspira�on and an interna�onal sense of hospitality

www.all.accor.com

7


Foto: Ade Kristanti

Editor’s Note Majalah Batik Air yang senantiasa menyajikan informasi pariwisata dipadu gaya hidup dan perkembangan fashion di Indonesia kian terpacu untuk memberikan yang terbaik untuk menemani penerbangan penumpang bersama maskapai Batik Air. Memasuki Februari kami menyajikan informasi negara-negara yang menjadi destinasi wisata romantis. Negara-negara tersebut kerap jadi pilihan untuk berwisata Bersama pasangan, baik itu untuk berbulan madu atau hanya sekadar berlibur. Edisi ini kami juga membahas tentang Labuan Bajo. Destinasi yang kian populer, apalagi destinasi ini kini dijadikan sebagai destinasi wisata super prioritas Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Bentang alam dan lansekap menawan jadikan tempat ini pilihan tepat untuk berlibur.

8

Selain itu, kami juga memberikan informasi tentang sejarah kota Semarang Lama yang bisa ditelusuri di empat situsnya yang menarik. Yakni Kampung Pecinan, Kampung Melayu, Kampung Kauman dan Oudestad. Dari rubrik automotif kami membahas tentang Vision AVTR, yang akan menjadi kendaraan yang futuristik di masa depan. Informasi-informasi terbaik dan terkini yang kami berikan untuk menemani perjalanan Anda selama berada di pesawat Batik Air. Akhir kata, semoga kesuksesan selalu menyertai setiap perjalanan kita. Bon Voyage!

Makhfud Sappe


FEBRUARI 2020

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

9


{ SPECIAL }

MERAJUT KENANGAN

ROMANTIS

Jalan-jalan ke negara romantis memberikan cerita tersendiri. Terutama bagi pengantin baru. Bulan madu di daerah romantis menyempurnakan catatan hidup. TEKS FAISYAL FOTO MAKHFUD SAPPE

10


INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

MERAJUT CINTA DI VENESIA Italia menjadi salah satu negara romantis. Selain Roma, destinasi wisata lainnya di Italia yang sangat romantis tentu saja Venesia. Kota ini terbilang sangat unik karena dibangun di atas air dan memiliki banyak kanal yang berliku-liku. Itulah mengapa Venesia juga sering disebut ‘Kota Air atau Kota Apung’. Pemandangan kota ini sangat indah dengan arsitektur gedunggedung tua yang unik dan menarik. Mengelilingi kota ini tentu akan menjadi pengalaman yang mengesankan. Apalagi, berkeliling kota menyusuri kanal-kanal yang berliku dengan perahu khas mereka yang dikenal dengan nama gondola. Satu gondola dapat menampung maksimal enam orang. Nah, biasanya bagi pasangan yang sedang berbulan madu tentu akan menjadi pengalaman yang sangat mengesankan berkeliling naik gondola sambil diiringi alunan musik nan romantis.

11


(kiri) Tiga pria berbagi cerita saat sore hari. (kanan) Melawan hawa dingin dengan badan terbungkus sarung tenunan.

KOTA PALING ROMANTIS DUNIA Kota Paris, Perancis adalah kota tujuan wisata paling populer di dunia. Oleh sebagian orang, Paris dikatakan kota paling romantis di dunia. Di sini terdapat tempat-tempat dengan berbagai atraksi menarik. Selain dikenal sebagai kota romantis, Paris juga hadir sebagai surga belanja. Berbagai merek dagang yang terkait dengan gaya hidup ada di kota ini. Begitu pula dengan kulinernya – mampu memberikan suatu kesan.

12

Banyak tempat menarik yang bisa disambangi di Kota Paris. Misalnya Menara Eiffel, Champ de Mars, Louvre Pyramide, Notre Dame, dan Louvre Pont des Arts. Semuanya punya daya tarik dan cerita. Itu yang membuat orang sulit melupakan Paris. Eiffel sebuah menara besi yang dibangun di Champ de Mars di tepi sungai Seine. Menara ini secara tidak langsung menjadi ikon global negara Perancis, sekaligus menjadi salah satu struktur bangunan terkenal di dunia.

Setiap berkunjung ke Paris, orang pasti menyempatkan diri untuk singgah ke Menara Eiffel. Kurang lengkap kalau ke Paris belum ke Menara Eiffel. Menara Eiffel kini menjelma menjadi salah satu menara paling dikagumi di dunia. Eiffel menjadi jati diri Perancis, serta simbol kekuatan. Menara yang dibangun tahun 1889 tersebut bertransformasi jadi ikon romantis dunia. Tak sedikit film, cerita fiksi, dan pagelaran penuh cinta diadakan di sini.


FEBRUARI 2020

KENANGAN DI AMSTERDAM Selain Paris, kota lain di Eropa yang romantis adalah Amsterdam, Belanda. Daerah ini menjadi salah satu kota menarik di Negeri Kincir Angin. Amsterdam kota terbesar sekaligus ibu kota Belanda. Amsterdam termasuk destinasi wisata paling populer di Eropa. Kunjungan ke Amsterdam tidaklah lengkap tanpa menikmati kanal-kanal, yang merupakan simbol kota Amsterdam dan memiliki nilai

FOTO ADE KRISTANTI

budaya dan sejarah nan tinggi. Sampai sekarang Belanda mampu mempertahankan, menjaga dan melestarikan kanal-kanal – hingga UNESCO memasukkan daerahdaerah kanal kedalam daftar warisan dunia. Penjalanan dilanjutkan ke Desa Zaanse Schans, sebuah desa buatan yang dirancang oleh arsitek Jaap Schiper. Letaknya di Distrik Zaans, sebelah utara Amsterdam, dan termasuk Kawasan Old Holland. Di desa ini banyak terdapat kincir angin. Dulunya, alat ini merupakan sumber tenaga yang menyokong kehidupan di Desa Zaanse Schans. Kincir angin digunakan sebagai alat bantu berbagai keperluan industri dan rumah tangga, misalnya menumbuk rempah-rempah, menggergaji kayu, membuat minyak bahkan memproduksi barang lain.

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

BULAN MADU DI GUNUNG ALPEN Swiss merupakan salah satu negara di Eropa yang memiliki objek wisata alam yang memukau. Swiss kerap kali dijadikan daerah untuk bulan madu. Pemandangan salju Pegunungan Alpen menjadi destinasi utama setiap kali melancong ke Swiss. Sebelum membahas tentang hamparan salju di Gunung Alpen. Bagaimana kalau kita melangkah terlebih dahulu ke tempat wisata yang fenomenal di Swiss, yaitu Zurich. Keelokan alamnya, menyebabkan Zurich menjadi tujuan wisata bagi masyarakat dunia, termasuk warga Indonesia. Walau jumlah wisatawan asal Indonesia yang berkunjung ke Zurich tak sebanyak ke Amsterdam, Belanda.

13


Undakan-undakan tanah menyerupai teras sawah.

Ada beberapa lokasi yang bisa disambangi di Zurich, diantaranya Lindenhof, yaitu sebuah bukit yang indah, ditengah-tengah terdapat taman bermain. Dari sini kita bisa melihat kota Zurich dari ketinggian. Yang tak boleh dilewati ketika jalan-jalan Swiss adalah menjelajahi Gunung Alpen. Tidak seperti naik gunung lain – menjelajahi Gunung Alpen menggunakan kereta. Tidak jalan kaki. Gunung Alpen sangat ramah sama wisatawan.

14

ASMARA DI KETINGGIAN TOKYO Untuk negara di kawasan Asia, yang tak kalah romantis adalah Tokyo, Jepang. Tokyo selalu menjadi rujukan untuk berbulan madu. Membangun kenangan di ketinggian Tokyo bisa didapat di Menara Tokyo. Menara Tokyo termasuk menara tertinggi di Tokyo, tingginya sekitar 332,6 m. Dari atas Menara Tokyo wisatawan bisa melihat berbagai lokasi di pusat kota Tokyo. Menara Tokyo

terkenal sebagai simbol Tokyo, dan berfungsi sebagai menara pemancar televisi dan radio. Selain Menara Tokyo, di Jepang Anda dapat berkunjung ke Sensoji, situs kuil Budha kuno yang berada di daerah Asakusa, Tokyo, Jepang. Kuil tersebut didedikasikan untuk Bodhisattva Kannon yang dikenal sebagai Guan Yin atau dewa keberkahan. Asakusa adalah daerah wisata paling terkenal di Tokyo. Di daerah itu masih terdapat


FEBRUARI 2020

bangunan-bangunan kuno khas Jepang. Di sana dapat menikmati kerajinan, pemandangan jalanan, dan melahap makanan tradisional Jepang. BUKAN HANYA KOMODO Tak hanya luar negeri, di Indonesia juga banyak daerahdaerah romantis, di antaranya Labuan Bajo, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, Labuan Bajo memiliki tujuan ikonik yaitu Taman Nasional Komodo.

Wisatawan datang ke Labuan Bajo umumnya ingin melihat komodo. Tetapi komodo bukan satu-satunya andalan Labuan Bajo. Daerah ini memiliki pantai-pantai yang luar biasa indah. Pantai Pink misalnya, tak banyak pantai di dunia ini yang memiliki pasir berwarna merah muda atau pink, dan salah satunya ada di Labuan Bajo. Warna pink itu terbentuk dari kumpulan kerang, cangkang,

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

dan beragam biota laut lain yang berwarna merah muda dan menjadi satu. Ada pula Pantai Pede. Pantai ini menjadi salah satu spot terbaik untuk menyaksikan matahari terbenam. Pemandangan alam di Pantai Pede sangat mengagumkan. Ada dua perbukitan yang membentang mengapit pantai ini, yaitu Bukit Pramuka dan Bukit Gorontalo.

15


{ TRAVEL }

TERPESONA

LABUAN BAJO Bukit, laut, kapal, juga matahari membingkai bak mosaik. TEKS & FOTO AHMAD REZA S

16


FOTO RISTIYONO

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

17


A

khir tahun lalu, untuk kali pertama saya menjejak tanah ini. Panas dan meranggas. Begitu kesan yang langsung tertangkap ketika meninggalkan Bandar Udara Internasional Komodo. Desember, kata penduduk sekitar, seharusnya sudah masuk musim hujan. Air langit biasanya baru mereda begitu memasuki bulan kedua. Namun, Desember ini matahari lebih jemawa. Kendati demikian, konsistennya matahari di Labuan Bajo justru anugerah.

18

Lanskap wilayah yang menjadi bagian dari Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, ini langsung terekspos. Bentang kontur daerah teluk, wilayah perbukitan yang dikelilingi pantai dan laut, juga puluhan kapal tradisional yang menambat di dermaga, menjadi pesona tersendiri layaknya mosaik. Nuansa ini langsung membuat saya terkagum. Sebagai “orang kota� yang terbiasa dengan belantara beton, lanskap Labuan Bajo merupakan interpretasi saya tentang surga. Tak ada buah khuldi memang. Namun, pulau-pulau kecil,

juga perbukitan, yang hidup bertetanggaan, sudah cukup membuat saya terperangah. EKSPLORASI DALAM SEHARI Alarm menyalak pukul lima pagi. Suasana kamar yang saya inapi masih gelap. Namun, begitu tirai jendela dibuka, matahari langsung menyapa. Ada alasan kenapa saya bangun pagi sekali. Pukul enam pagi, saya sudah ditunggu kapal cepat KM New Hope 9. Ada empat destinasi yang akan saya jelajahi dalam sehari. Alhasil, saya harus bergegas. Tepat pukul enam pagi, kapal cepat yang biasa disewa untuk


FEBRUARI 2020

beraktivitas di Labuan Bajo angkat sauh dari dermaga resor tempat saya bermalam. Tujuan pertama adalah Pulau Padar. Dari titik keberangkatan, butuh sekitar 1 jam dengan kapal cepat untuk sampai di sana. Satu jam kemudian, kapal kami berlabuh di dermaga Pulau Padar. Eksplorasi kali ini saya tak sendiri. Ada puluhan jurnalis yang terlibat. Padar kini tak kalah populer dengan tetangganya, seperti Pulau Rinca juga Pulau Komodo. Dari sejumlah destinasi wisata di Labuan Bajo, Padar biasanya menjadi lokasi pembuka. Namun, untuk menikmati keindahan Pulau Padar, kita harus mendaki. Kata Listiyono, salah satu anak buah kapal, setidaknya ada 584 anak tangga yang harus didaki untuk sampai di puncak.

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

“Cuma butuh 15 sampai 20 menit lah untuk sampai di puncak,� begitu kata Listiyono yang kelahiran Malang, Jawa Timur, tapi sudah hampir lima tahun menetap di Labuan Bajo. Namun, durasi maksimal 20 menit itu kata Listiyono. Bagi saya, butuh lebih dari 40 menit. Alhasil, butuh usaha, stamina, juga kemauan yang kuat untuk bisa menjejak puncak. Di atas perbukitan, hamparan langit yang berpadu dengan bentangan garis laut, pantai, dan pulau-pulau tetangga jadi pemandangan yang langsung menenangkan mata, juga hati. Pulau Padar adalah pulau dengan bukit-bukit yang membentuk Gunung Padar. Saya akhirnya paham kenapa pemandu wisata menuntun kami ke Padar pagi sekali.

Padar kini tak kalah populer dengan tetangganya, seperti Pulau Rinca juga Pulau Komodo. Dari sejumlah destinasi wisata di Labuan Bajo, Padar biasanya menjadi lokasi pembuka. Namun, untuk menikmati keindahan Pulau Padar, kita harus mendaki setidaknya ada 584 anak tangga untuk sampai di puncak. 19


Karena begitu lewat jam sembilan, posisi kita berdiri akan semakin dekat dengan matahari. Tidak ada rumah warga di Pulau Padar. Wilayah ini hanya dihunikan perbukitan. Jangan pula berharap ada banyak pohon rindang sepanjang perjalanan menuju puncak. Tak heran jika pagi dan sore menjadi dua waktu yang tepat untuk mengunjungi Padar. Tepat pukul sembilan, kapal yang kami tumpangi angkat sauh dari Pulau Padar. Pemandu wisata yang membawa kami berkeliling memberikan tenggat waktu di setiap destinasi. Setelah Padar, kami bergerak ke Pulau Komodo. Dari Padar, perjalanan hanya memerlukan setidaknya 10 hingga 20 menit dengan kapal cepat. “Selamat datang di Pulau Komodo. Perkenalkan saya Yoman yang akan memandu kakak-kakak mencari komodo.”

Berkemeja safari hijau, plus kacamata hitam, Yoman membawa kami berkeliling di Pulau Komodo. Ada beberapa aturan yang harus dipatuhi. Setiap kelompok yang berisikan 10 orang akan dipandu satu ranger. Kelompok saya ditemani Yoman, warga asli Pulau Komodo. Di tangan kanannya, Yoman membawa tongkat sepanjang 1,5 meter yang ujung bercabang dua. “Tongkat ini akan melindungi kita dari komodo. Cabang duanya mirip dengan lidah komodo,” kata Yoman. Tak sampai 10 menit berjalan, akhirnya kami bertemu komodo. Tak besar memang, karena usianya baru 4-5 tahun. Yoman langsung membuat garis di belakang badan komodo yang sedang beristirahat. Jaraknya sekitar 1 meter. Satu per satu, rombongan kami berjongkok di belakang

garis. Yoman lalu mengambil foto. “Penglihatan komodo tidak sampai 180 derajat. Jadi masih aman untuk ambil gambar,” jelasnya. Tak seperti Padar, Pulau Komodo masih banyak ditumbuhi pepohonan. Namun, lantaran hujan sudah lama tak datang, hampir semuanya meranggas. Yang jelas, panasnya tak jauh berbeda. WAJAH SAMUDRA Puas berfoto dan mendapatkan penjelasan tentang rutinitas komodo, kami beralih ke Pink Beach. Dari Pulau Komodo, lokasinya tak terlalu jauh. Kalau

20


INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

FOTO MAKHFUD SAPPE

FEBRUARI 2020

tak salah ingat, kami hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit. Namun, begitu menjejak pantai, warna pasirnya sedang tidak merah muda. Entah apa yang menimpa foraminifera, hewan berukuran mikroskopis yang memberikan pigmen merah pada koral yang akhirnya membuat warna pasir menjadi merah muda. Di Pink Beach, kami tak berlama-lama, tapi sempat berfoto ria. Puas mengambil gambar di Pink Beach, kami beralih ke Pulau Kanawa. Dari Pink Beach,

kapal kami butuh waktu sekitar 60 menit. Begitu berlabuh di dermaga kecil, saya terpesona. Laut biru sebening kaca, pantai dengan pasir putih tanpa noda, terumbu karang yang eksotis dan lanskap yang istimewa, begitu gambaran Pulau Kanawa. Ada banyak cara untuk menikmati Pulau Kanawa. Ingin bersantai di pinggir pantai, silakan. Ingin berkeliling mengitari pulau dan menaiki bukitnya, bisa dilakukan. Yang jelas, di sini Anda harus menikmati pesona bawah

lautnya. Snorkeling dan diving menjadi cara terbaik. Di Pulau Kanawa, beragam terumbu karang tumbuh subur. Tak heran jika banyak ikan berwarna-warni hilir-mudik. Pulau Kanawa merupakan pulau dengan pemandangan bawah laut paling indah se-Asia Tenggara. Jika beruntung, Anda bisa bertemu hiu paus, pari manta, bahkan kuda laut. Namun, Anda harus berhati-hati dengan bulu babi. Banyaknya terumbu karang juga dimanfaatkan landak laut untuk berkembang.

21


{ AUTOMOTIVE }

VISION AVTR

TERINSPIRASI AVATAR Kendaraan konsep ini tidak hanya untuk kolaborasi erat dalam mengembangkan mobil pertunjukan bersama tim Avatar tetapi juga untuk transformasi kendaraan masa depan. Kendaraan konsep ini mewujudkan visi perancang, insinyur, dan peneliti tren Mercedes-Benz untuk mobilitas di masa depan. TEKS RISTIYONO FOTO DOK. MERCEDES-BENZ

22


INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

D

engan empat motor listrik berkinerja tinggi yang dibangun hampir di dekat roda, VISION AVTR mewujudkan implementasi yang sangat gesit dari visi sebuah saloon mewah yang dinamis. Dengan tenaga mesin gabungan lebih dari 350 kW, VISION AVTR menetapkan tolok ukur baru untuk EQ Power. Berkat distribusi torsi yang cerdas dan sepenuhnya variabel, kekuatan empat motor

yang dapat dikontrol secara individual tidak hanya dikelola dengan cara terbaik dalam hal dinamika berkendara, tetapi juga sangat efisien. Penggerak semua roda yang inovatif dengan vektor torsi memungkinkan kebebasan yang sama sekali baru dan menjamin dinamika berkendara di tingkat tertinggi sementara pada saat yang sama memberikan keselamatan aktif sebaik mungkin. Ini berarti bahwa setiap roda dapat digerakkan

secara terpisah dan tergantung pada situasi mengemudi. Karena kemungkinan untuk menggerakkan as roda depan dan belakang secara bersamaan atau dengan cara yang berlawanan, VISION AVTR dapat bergerak ke samping kira-kira 30 derajat, berbeda dengan kendaraan konvensional. Yang disebut “gerakan kepiting� memberi kendaraan konsep ini penampilan seperti reptil bahkan dalam gerakannya.

23


VISION AVTR dirancang sesuai dengan penggerak listriknya yang inovatif. Ini didasarkan pada baterai tegangan tinggi yang sangat kuat dan ringkas. Untuk pertama kalinya, teknologi baterai revolusioner didasarkan pada kimia sel organik berbasis graphene dan dengan demikian sepenuhnya menghilangkan unsur tanah yang langka, beracun dan mahal seperti logam. Dengan demikian, mobilitas menjadi independen dari sumber daya fosil. Revolusi absolut juga dapat didaur ulang dengan pengomposan, yang 100% dapat didaur ulang. Hasilnya, Mercedes-Benz menggarisbawahi relevansi tinggi ekonomi sirkular di masa depan di sektor bahan baku. Selain kepadatan energi yang tinggi secara eksponensial

24

- dibandingkan dengan sistem baterai saat ini hingga 1.200 Wh / liter - teknologi ini juga mengesankan dengan kemampuan pengisian cepat yang luar biasa melalui teknologi pengisian otomatis yang konduktif. Ini berarti baterai akan terisi penuh dalam waktu kurang dari 15 menit. Dengan kapasitas sekitar 110 kWh, VISION AVTR memungkinkan jangkauan listrik lebih dari 700 kilometer. Dengan memulihkan selama roll-out dan pengereman, baterai bertegangan tinggi dapat diisi ulang dengan efisiensi yang lebih tinggi daripada sistem yang ada saat mengemudi dan dengan demikian berkontribusi pada efisiensi energi yang tinggi dari keseluruhan sistem. Di Mercedes-Benz, pertimbangan efisiensi jauh

melampaui konsep drive, karena dengan digitalisasi yang meningkat, kinerja sejumlah besar konsumen sekunder juga menjadi fokus - bersama dengan pasokan energi yang efisien, tanpa mempengaruhi drive secara negatif kekuatan kendaraan itu sendiri. Konsumsi energi per operasi komputasi sudah menjadi target utama dalam pengembangan chip komputer baru. Tren ini akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan pertumbuhan sensor dan kecerdasan buatan di industri otomotif. Pendekatan yang diilhami secara neuro dari VISION AVTR, termasuk yang disebut perangkat keras neuromorfik, berjanji untuk meminimalkan kebutuhan energi sensor, chip, dan komponen


INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

lainnya hingga beberapa watt. Pasokan energi mereka disediakan oleh arus cached dari pelat surya terintegrasi di belakang VISION AVTR. 33 elemen permukaan yang dapat digerakkan multi-arah bertindak sebagai “bionic flaps”. Untuk pertama kalinya, Mercedes-Benz telah bekerja dengan pendekatan desain yang sama sekali baru dalam desain VISION AVTR. Konsep holistik menggabungkan disiplin desain interior, eksterior dan UX dari sketsa pertama. Persepsi manusia adalah titik awal dari proses desain dari dalam ke luar. Proses desain dimulai dengan pengalaman para penumpang dan secara sadar berfokus pada persepsi dan kebutuhan para penumpang. Tujuannya untuk menciptakan

mobil yang memperpanjang persepsi penumpangnya. Itu juga masalah menciptakan ruang pengalaman yang mendalam di mana penumpang terhubung satu sama lain, dengan kendaraan dan daerah sekitarnya dengan cara yang unik. Area besar seperti kulit belakang dudukan dan langit didekorasi dengan kain yang berubah warna yang terinspirasi oleh dunia warna laut. Tergantung pada cahayanya, tekstil mengubah warnanya dari biru tua menjadi biru muda yang halus. Kursikursi ini disempurnakan oleh kulit DINAMICA® vegan. DINAMICA® adalah mikrofibre pertama dan satu-satunya yang menjamin kelestarian lingkungan di seluruh siklus produksi.

Ini adalah bahan daur ulang yang terbuat dari pakaian lama, bendera dan botol plastik PET. Selama produksi, perhatian diberikan pada emisi polutan yang rendah dan konsumsi energi yang rendah. Berkat fleksibilitas, kinerja maksimum, dan kualitas tinggi, DINAMICA® cocok untuk digunakan dalam interior mobil mewah. Ini juga menjamin resistensi selip untuk penumpang di kursi. VISION AVTR telah menanggapi pendekatan penumpang dengan memvisualisasikan energi dan arus informasi lingkungan dengan neuron digital yang mengalir melalui gril melalui roda ke area belakang. Interaksi pertama di interior antara manusia dan kendaraan terjadi

25


sepenuhnya secara intuitif melalui unit kontrol: dengan meletakkan tangan di konsol tengah, interior menjadi hidup dan kendaraan mengenali pengemudi dengan napasnya. Ini dibuat terlihat pada panel instrumen dan di tangan pengguna. VISION AVTR dengan demikian membangun hubungan biometrik dengan pengemudi dan meningkatkan kesadarannya terhadap lingkungan. Neuron digital mengalir dari interior ke eksterior dan memvisualisasikan aliran energi dan informasi. Misalnya, saat mengemudi, neuron mengalir ke bagian luar kendaraan. Saat mengubah arah,

26

energi mengalir ke sisi kendaraan yang sesuai. Koneksi visual antara penumpang dan dunia luar dibuat oleh modul tampilan melengkung, yang menggantikan dashboard konvensional. Dunia luar di sekitar kendaraan dan daerah sekitarnya ditampilkan dalam grafik 3D real-time dan pada saat yang sama menunjukkan apa yang terjadi di jalan di depan kendaraan. Dikombinasikan dengan garis energi, gambar real-time yang detail ini menghidupkan interior dan memungkinkan penumpang untuk menemukan dan berinteraksi dengan

lingkungan secara alami dengan pemandangan berbeda dari dunia luar. Tiga keajaiban alam - Pegunungan Huangshan di Cina, Pohon Hyperion setinggi 115 meter yang ditemukan di Amerika Serikat dan garam merah muda Lake Hillier dari Australia - dapat dieksplorasi secara rinci. Penumpang menjadi sadar akan berbagai kekuatan alam yang biasanya tidak terlihat oleh mata manusia, seperti medan magnet, bioenergi, atau sinar ultraviolet. Ketika batas-batas antara kendaraan dan makhluk hidup terangkat, Mercedes-Benz menggabungkan kemewahan dan keberlanjutan dan bekerja untuk membuat kendaraan sedapat mungkin menghemat sumber daya. Dengan VISION AVTR, merek sekarang menunjukkan bagaimana sebuah kendaraan dapat berbaur secara harmonis dengan lingkungannya dan berkomunikasi dengannya. Dalam ekosistem masa depan, kemewahan pamungkas adalah perpaduan antara manusia dan alam dengan bantuan teknologi. VISION AVTR merupakan contoh kemewahan yang berkelanjutan di bidang desain. Segera setelah Anda masuk, mobil menjadi perpanjangan dari tubuh Anda sendiri dan alat untuk menemukan lingkungan sebanyak dalam film manusia dapat menggunakan avatar untuk memperluas kemampuan mereka. (Sumber: https://media.daimler. com/marsMediaSite)


FEBRUARI 2020

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

27


{ DESTINATION }

IMAJINASI BELARAGHI Kampung tradisional di atas bukit sabana yang terisolir. Keakraban tulus menyambut musafir. TEKS & FOTO VALENTINO LUIS

28


FEBRUARI 2020

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

Senja di punggung bukit sabana yang dilintasi penduduk kembali dari ladang.

29


J

alan menanjak dengan kemiringan cerun membuat nyali gentar. Bukan kenapa-napa sebenarnya bila berjalan kaki. Masalahnya, saya menempuh dengan sepeda motor yang masih sangat baru dan belum begitu lihai saya kendarai. Hari sudah temaram, sedangkan jalur yang saya lalui begitu sepi. Tempat tujuan saya agaknya masih jauh. Inilah tantangannya bila melakukan eksursi sendirian dan memutuskan untuk menempuh rute sepi secara spontan, di luar rencana. Beberapa puluh menit sebelumnya, saya melintasi jalan raya Aimere—Bajawa, Flores, menyusuri pinggiran pantai dengan jejeran rumah yang menjual sopi, minuman alkohol hasil penyulingan lontar. Mata saya tiba-tiba melihat papan di pinggir jalan bertulisan “Kampung Tradisional Belaraghi.”

Saya pernah membaca tentang kampung itu, tetapi setiap melakukan solo trip lintas Flores selalu bingung menemukan jalur menuju ke sana. Pada papan tertera jaraknya, hanya sekitar 4 km dari jalan raya. Dekat bukan? Tanpa berpikir panjang, saya pun memutuskan berbelok. “Jalan sudah bagus. Sepeda motor bisa langsung sampai ke Kampung Belaraghi,” kata seorang warga yang saya tanya. Saya pun berasumsi bisa langsung pulang tidak sampai satu jam. Nyatanya, saya keliru. Jalan ke Belaraghi memang sudah diperbaiki, tapi kelaikannya ditakar menurut standar perdesaan. Bagian beraspal hanya 2 kilometer, sisanya jalan diplesteri semen yang lazim disebut penduduk Flores dengan ‘’Jalan Rabat’’. Empat kilometer pun menjadi berlipat-lipat karena naik-turun bukit. Waktu tempuh berubah panjang lantaran saya

berhenti beberapa kali untuk memotret pemandangan. Rute itu memang fotogenik. Saya membelah bukit yang dimonopoli padang sabana nan luas berwarna keemasan tertimpa matahari sore. Gunung Inerie gagah berdiri di sisi timur, disisipi awan dan kuda-kuda yang merumput leluasa. Di pundak bukit, saya memutuskan mengantar senja. Sejumlah warga yang pulang dari ladang menyapa ramah. Kata mereka, sekarang musim

30


FEBRUARI 2020

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

(kiri) Kunjungan pagi ke rumah kepala kampung. (kanan) Seorang warga dengan kudanya dilatari Gunung Inerie.

membersihkan kebun. Mereka menjunjung kayu bakar di kepala sekembali ke rumah. Anjinganjing piaraan menjadi sahabat perjalanan. Saya sangat suka menyaksikan kebersahajaan seperti ini. TERSEMBUNYI KEPUNGAN POHON Melanjutkan tekad dengan risiko pulang gelap, terus saya lajukan sepeda motor menanjaki bukit. ‘’Kampungnya tidak kelihatan dari sini karena tertutup pepohonan kemiri,”

terang seorang ibu yang berpapasan. Jadi, Belaraghi berada pada batas antara hutan dan padang sabana. Suara percakapan dan gongongan anjing menjadi penanda saya telah mendekati kampung tradisional tersebut. Benar saja. Saya melihat bumbungan rumah-rumah dari balik pepohonan. Kesannya seakan mendapati komunitas tersembunyi serta terisolasi. Usai memarkir sepeda motor di luar pagar, saya disapa dua

warga kampung yang hendak turun ke Aimere. ‘’Masuk saja. Sendirian ya?” tegur mereka. Saya mengangguk. “Biasanya yang datang kemari group atau sejumlah orang,” lanjut salah satunya. Saya membuat beberapa foto dan kami pun bercakap-cakap santai. “Kalau khawatir pulang gelap, nginap saja di sini.” Wah, saya tidak menduga menerima tawaran demikian. ‘’Ya, betul, Nak. Sudah gelap, tidur saja,’’ sekonyong suara seorang nenek

31


Gambaran Belaraghi bagian depan.

terdengar dari rumah paling depan sebelah barat. Saya mendekatinya. “Nama saya Mama Mia. Anak tidur saja di rumah saya. Mama Mia sudah sering menjamu tamu yang mau nginap,” sambutnya dengan tawa berderai, keramahan khas ibu-ibu di kampung tradisional. Bibirnya merah hasil mengunyah sirih pinang. Dipersilakannya saya duduk di pendopo depan rumahnya. Tiga menit ia menghilang ke dalam rumah, lalu kembali hadir sambil membawa nampan dengan dua gelas minuman panas. ‘’Ini Mama Mia buatkan kopi dan teh. Pilih mana, sesuai selera,” katanya, tetap sembari tertawa. “Tadi Mama Mia tidak tanya, karena kadang orang menolak minum air panas, sungkan. Padahal bagi

32

kami pantang terima tamu tanpa memberikan minum air panas.” Saya melihat teh buatanya berwarna menarik, bukan seperti umumnya teh. “Itu kayu manis, dibuat seperti teh, hahaha….” Saya memilih teh kayu manis itu. “Lebih berkhasiat untuk kesehatan ketimbang teh biasa,” puji saya. Mama Mia memanggil tetangganya, juga seorang ibu, bernama Mama Lina. Kami berbagi cerita dan tertawa terbahak. Tidak butuh waktu lama untuk menyukai Belaraghi dan orang-orangnya. SATU KAMPUNG LIMA KLAN Mama Mia dan Mama Lina menyiapkan makan malam. Sembari memotong sayur, Mama Mia menjelaskan tentang kampung mereka. Terdapat 16

rumah tradisional dalam dua jajar yang saling berhadapan. Di Belaraghi, halaman tengah lebih tinggi dari fondasi rumah dan atapnya dari alang-alang. “Tiga tahun lalu masih pakai lampu pelita. Sekarang sudah dipasangkan panel surya. Tidak perlu beli lagi minyak tanah,” katanya. Saya perhatikan, rumah Mama Mia baru selesai direnovasi. Kayu-kayu dan alang-alang belum uzur. ‘’Ya, rumah ini baru pemugaran dua tahun lalu. Dikerjakan bergotong-royong. Selain tenaga, masing-masing rumah juga menyumbang alangalang,” jawabnya. Menurut adat mereka, rumahrumah tradisional memiliki strata. Lima rumah berjuluk Sao Pu’u (Rumah Perdana)


FEBRUARI 2020

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

(kiri) Tiang Ngadu dengan ukiran simbolik. (kanan atas) Mama Mia dan Mama Lia bercerita sembari mengunyah sirih. (kanan bawah) Tanduk kerbau yang dikorbankan saat upacara jadi penghias rumah Mama Mia.

ditandai oleh ornamen rumah kecil di ujung atapnya. Lima rumah lainnya dinamai Sa’o Lobo (Rumah Terakhir) dengan ornamen tubuh manusia di atap. Enam rumah disebut Sa’o Kaka (Berbagi) atau rumah turunan dari Sa’o Puu dan Sa’o Lobo. Karena mereka menganut paham matrilineal, hak atas segala sesuatu dipegang perempuan. Seperti kampung tradisional lainnya di Bajawa, di halaman Kampung Belaraghi dipasangi Ngadu dan Bhaga, simbol laki-laki dan perempuan, berupa rumah payung dan rumah kecil seukuran kulkas. “Kami di Belaraghi berasal dari lima klan. Leluhur kami asli dari pegunungan sini, yang turun pelan-pelan membangun tempat tinggal bersama. Sekarang sudah

ada kampung baru di dekat jalan raya, itu berasal dari Belaraghi. Anak-anak kecil sekolah dan dititipkan di sana. Kalau libur atau ada upacara adat mereka pasti datang,” urai Mama Mia. Bicara soal upacara adat, warga Belaraghi menggelar Reba, semacam perayaan untuk mengumpulkan sanak keluarga dan menapaktilas sejarah leluhur. Reba dilakukan setahun sekali, diisi dengan tarian sepanjang hari serta makan dari rumah ke rumah bergiliran. “Kami di sini melakukan Reba tiap tanggal 22 Februari. Semua orang memakai pakaian adat, termasuk tamu.” Malam itu bulan purnama. Kampung Belaraghi terlihat occult, mendatangkan imajinasi surreal. Di atas rumah panggung Mama Mia, kami menikmati nasi

merah pulen, telur dadar, tumisan sayur, dan sambal tomat segar. Rasanya nikmat sekali. Setelah makan, ceritacerita berlanjut, sambil kami mengupas kemiri yang sudah dipecahkan. Besok hari pasar, Mama Lina berencana menjual kemirinya. Saat hendak tidur, mereka membentangkan karpet dilapisi lagi matras untuk saya. Tidak cukup itu, Mama Mia juga memasangkan kelambu. “Aduh, Mama, ini seperti mau malam pertama,” canda saya. “Besok-besok datang lagi jenguk kami, bawa serta istri, bulan madu di Belaraghi,” balas Mama Mia tak kalah bercanda. Kami kembali tertawa terbahak. Oh, ini seolah menemukan keluarga sendiri. Beruntungnya saya!

33


{ ART }

34


FEBRUARI 2020

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

RINDU LUKISAN MATA MEMANDANG Warna dan komposisi artisik - terutama coratcoretan yang berhubungan dengan kebutuhan hingga memberi kesan, imaji, dan asosiasi simbolik tertentu. TEKS FAISYAL FOTO RISTIYONO

D

alam pameran kali ini, Ugo Untoro mencoba fokus mengenai lukisan. Karya-karya yang dihadirkan dalam pameran tunggal bertajuk Rindu Lukisan Merasuk di Badan, di Galeri Nasional Indonesia, 20 Desember 2019 hingga 12 Januari 2020 – penuh dengan simbol. Ada sekitar 70-an karya yang ditampilkan, dan sebuah ruangan berisi perjalanan Ugo Untoro sebermula menjadi seniman hingga hari ini. Pameran yang disiapkan sejak November 2018

ini, diharapkan akan menjadi diperbincangkan terus menerus, dan dibawa ke berbagai ruang untuk didiskusikan - hingga bisa terus dikembangkan dan melahirkan karya-karya yang fenomenal. Pameran yang diselenggarakan Galeri Nasional Indonesia dengan Obah Mamah dan Museum Tanah Liat ini menampilkan berbagai karya Ugo di antaranya Seri Sleeping Buddha, Seri Lukisan, Seri Hujan, Versi Baru dari lukisan gaya romantik, dan sebagainya.

Semua lukisan mempunyai kisah dan pesan tersendirisendiri. Makna yang tersembunyi dalam lukisan – memberikan kesan dan pemahaman pada setiap pengunjung. Selama dua tahun terakhir, Ugo Untoro kerap melakukan perjalanan pergi-pulang ke kampung halaman, yakni Yogyakarta–Purbalingga. Aktivitas pergi-pulang di kampung mengingatkan Ugo pada banyak peristiwa yang telah dilalui, dan hal-hal yang menurutnya selama ini tercecer.

35


“Ada sesuatu yang memang sering saya lihat dari dulu. Tapi tidak pernah terpikir untuk diwujudkannya, kini saya tuangkan dalam bentuk karya,” ungkap Ugo. Lewat pengalaman itu, ia bermaksud menjadikan sesuatu yang bisa ditumbuhkan dan dihidupkan lewat karya seni rupa. Melalui proses pergipulang, Ugo teringat bahwa dulu ia berangkat dari karya dua dimensi. Ugo ingin kembali menekuninya. Dalam proses berkarya, Ugo banyak meminjam dan mempelajari gagasan ‘romantisme’. Sebagaimana ia sampaikan, “Saya harus mencari atau menandai peristiwa dengan dimulai dari kata atau cara pikir romantis. Saya mencoba untuk

36

mengerti, dan memahami apa itu arti romantisme.” Dari situ lahirkan tema pameran bertajuk Rindu Lukisan Merasuk di Badan. Tema tersebut terinspirasi dari judul lagu karya Ismail Marzuki Rindu Lukisan Mata Memandang, sebab liriknya bisa menjadi salah satu jalan untuk menikmati karya-karya Ugo. KHAZANAH SENI UGO Pameran ini menunjukan kesinambungan tata rupa dalam khazanah seni Ugo selama beberapa dekade ini. Tata rupa dalam khazanahnya datang dari prinsip penyederhanaan atas kesatuan yang utuh, dan lengkap – hingga menjadi bidang, warna, dan komposisi artistik.

Kurator Hendro Wiyanto menjelaskan, pameran Rindu Lukisan Merasuk di Badan menunjukkan kesinambungan tata rupa dalam khazanah seni Ugo selama beberapa dekade. Tata rupa dalam khazanah karya Ugo datang dari semacam prinsip pencerahan. “Warna dan komposisi artisik, terutama corat-coretan yang berhubungan dengan kebutuhan, hingga memberi kesan, imaji, dan asosiasi simbolik tertentu,” ujar Hendro. Hendro menambahkan, yang disajikan Ugo adalah keasyikan permainan bentukbentuk artistik yang penuh pesan, makna atau isi. Dalam arti itulah, rute atau posisi yang ditempuh Ugo sejak 1990an bukanlah sejenis posisi.


FEBRUARI 2020

Melainkan untuk mengatakan, bahwa kata bisa bermakna sebagai “pos-isi”. Seni “posisi atau setelah isi” adalah seni mengabaikan posisi atau membuang isi, dan menolak idea of content. Dengan posisi atau pasca isi, Ugo menggambarkan secara lentur permainan pikiran yang berkelindan antara citra dan bentuk, antara bentuk dan isi, antara yang nyata dan simbol. Itulah seni rupa Ugo. Dalam karyanya, tidak ada tema besar atau kecil. Itu tampak pada pada karya Trimatra berwujud kerudung yang lahir dari hasil kerja bungkus-membungkus beberapa kendaraan roda empat yang melahirkan sensasi.

Ugo melembagakan coretcoret sebagai penyintas di antara gelombang seni-seni baru yang sedang mencari jalan atau identitas. Dengan bahasa puitis Ugo menuturkan, “banyak coret-coret yang menghiasi dinding kota, jembatan penyeberangan, kertas-kertas bekas, torehan di batang-batang pohon yang sering memaksa kita untuk tersenyum, jengkel, jengah, menggerutu, terharu atau pun mengerutkan kening ketika melihatnya, membuat saya tidak merasa sendirian.” Goenawan Mohamad dalam catatannya yang berjudul Ugo, Zen, Dan Delacroix, menuliskan, penyair Archibald MacLeish menuturkan, a poem should not mean, but be: sebuah sajak tak

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

menjadi sajak karena mengemban makna, melainkan karena dia hadir dan tumbuh sebagai dirinya sendiri. Seperti kanvas-kanvas yang dimiliki Ugo, membuat hidup bukanlah pesan yang diemban. Melainkan proses dialektik antara makna dan bukan makna. Dialetika tersebut membuat Ugo semakin sempurna dalam berkarya. Goenawan menambahkan, karya Ugo yang berjudul Sleeping Buddha adalah karya meditatif yang paling plastis dalam seni rupa Indonesia. Tak ada warna dan bentuk yang tegas. Yang terasa hanya ritme yang tenang. Tipe Buddha yang ditampilkan Ugo, bukan Buddha dalam identitas yang utuh. Tak ada sosok kekal yang dipersembahkan Ugo, hanya ujung-ujung kaki.

37


{ TRAVEL }

38


INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

MENGUAK SEJARAH

KOTA SEMARANG LAMA TEKS DODY WIRASETO FOTO RISTIYONO

Kawasan Oudestad yang kini jadi salah satu destinasi wisata utama di Kota Semarang.

39


(kiri) Meriahnya Pasar Imlek Semawis di kawasan Pecinan. (kanan) Interior Masjid Agung Kauman .

G

enderang pengiring barongsai mengisi sore di Pasar Imlek Semawis 2020, sejurus kemudian tepuk tangan riuh pecah saat kedua barongsai beratraksi dan berinteraksi dengan pengunjung. Dua barongsai kuning dan merah jambu tersebut kemudian menutup penampilannya dengan saling berdekatan. Kemudian suasana Pasar Imlek Semawis 2020 di kawasan Wot Gandul, Semarang kembali cair. Atraksi lainnya seperti Wayang Potehi dan aneka kuliner pun jadi daya tarik pengunjung selanjutnya. Pasar Imlek Semawis 2020 jadi salah satu agenda rutin tahunan di kawasan pecinan Semarang. Kawasan ini adalah salah satu bagian dari sejarah tentang kota Semarang lama. Bersama

40

Kampung Kauman, Kampung Melayu, dan Oudestad, kawasan pecinan ini mewakili perjalanan sejarah kota Semarang sejak abad ke-15 hingga awal abad ke-20. Keempat situs tersebut terbentuk secara struktur yang multi etnis terdiri dari Kampung Kauman dengan kegiatan perdagangan dan permukiman muslim, Kampung Melayu dengan kegiatan perdagangan dan permukiman masyarakat melayu, Kampung Pecinan dengan kegiatan perdagangan dan dan tempat tinggal orangorang Tiongkok serta Oudestad dengan kegiatan perdagangan dan jasa serta bermukimnya orang-orang Eropa yang terletak di sepanjang Kali Semarang sebagai sarana transportasi. Dari keempat situs tersebut, Kawasan Pecinan dan Oudestad

adalah yang paling dikenal saat ini, apalagi kawasan Oudestad baru saja direvitalisasi dan jadi salah satu destinasi utama Kota Semarang. Sedangkan Kampung Kauman dan Kampung Melayu, jejaknya masih bisa ditelusuri walau saat ini kondisinya masih belum sebaik Kampung Pecinan dan Oudestad. Kota Semarang lama ini jadi inti perjalanan saya menikmati kunjungan ke ibu kota Jawa Tengah ini. Setelah memulai perjalanan di Pasar Imlek Semawis 2020, menjelajahi kawasan Pecinan dilanjutkan dengan mengunjungi beberapa kelenteng di daerah ini. Situs Kampung Pecinan memiliki 10 kelenteng di mana salah satunya adalah keberadaan kelenteng Tay Kak Sie di Jalan Gang Lombok. Kelenteng yang berdiri sejak tahun 1746 ini,


FEBRUARI 2020

tertulis nama Tay Kak Sie tepat di pintu masuknya. Pada pintu masuk tersebut, terdapat penjelasan sejarah penamaan kelenteng yang berarti Kuil Kesadaran Agung oleh Kaisar Dao Guang (1821-1850) dari Dinasti Qing. MENYUSURI KAMPUNG KAUMAN Dari kawasan Pencinan, perjalanan dilanjutkan ke Kampung Kauman di kecamatan Semarang Tengah. Kini, tempat ini terkenal sebagai kampung santri dengan segala kenangan budaya yang khas didalamnya. Pelestarian Kampung Kauman dapat digunakan sebagai kawasan wisata budaya yang terintegrasi dengan keempat situs lainnya. Kampung Kauman sendiri dulunya merupakan pemukiman muslim yang terletak di sebelah

barat komplek Kanjengan (pusat pemerintahan Kabupaten Semarang masa VOC). Di kawasan ini terdapat alun-alun sesuai dengan konsep tata kota tradisional Jawa zaman dahulu. Demi mengembalikan wujud aslinya, alun-alun di kawasan Kampung Kauman ini pun sedang dibangun kembali. Namun ada satu bangunan budaya yang tidak lekang dimakan zaman adalah keberadaan Masjid Agung Kauman. Masjid ini didirikan pada 1170 Hijriyah atau 1749 Masehi dan merupakan masjid tertua di Semarang dengan arsitektur bergaya Jawa dan Persia-tradisional tapi modern. Keberadaan masjid ini juga jadi salah satu catatan sejarah kemerdekaan Indonesia di kota

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

Semarang. Di mimbar masjid ini, jadi satu-satunya masjid di Indonesia yang berani umumkan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 tepat satu jam setelah proklamasi oleh Ir. Soekarno. Tata interior masjid ini pun cukup unik dengan didominasi oleh tiang-tiang besar di dalamnya. DARI MASJID HINGGA ARSITEKTUR UNIK DI KAMPUNG MELAYU Menyusuri situs Kota Semarang lama lainnya adalah Kampung Melayu yang merupakan pemukiman masyarakat melayu dan terletak di tepi barat Kali Semarang. Saat ini eksistensi Kampung Melayu ditandai dengan keberadaan Masjid Menara Layur dengan kondisi yang masih terawat.

41


(atas) Arsitektur Masjid Menara Layur. (bawah) Gereja Blenduk di kawasan Oudestad .

Selain itu, masih bisa ditemui bangunan-bangunan khas dengan gaya rumah Indies, yakni rumah Indo-cina dan melayu. Menyusuri Kampung Melayu yang dulunya merupakan tempat mendarat kapal dan perahu yang membawa barang dagangan ini bertitik pusat di Masjid Menara Layur yang hingga kini masih berdiri kokoh. Masjid yang didirikan pada 1802 oleh sejumlah saudagar dari Yaman yang bermukim di ibu kota Jawa Tengah itu, kubahnya tidak menggunakan kubah sirap, tetapi berbentuk tajuk bersusun tiga dan tertutup genteng.

42

Dinding masjid dihiasi ornamen bermotif geometrik dan berwarna-warni. Tetapi karena Kompleks Masjid Menara ini dibatasi oleh tembok tinggi kurang lebih lima meter dengan demikian yang kelihatan dari luar hanya menara saja yang tinggi. Karena adanya menara yang tinggi di Masjid Layur ini maka menyebabkan masjid juga terkenal dengan Masjid Menara. Fungsi menara adalah tempat bilal atau muazin. Tetapi pada masa perang kemerdekaan 1945-1949 fungsi menara sempat berubah sebagai menara pengawas pantai.

IKON KOTA SEMARANG LAMA Oudestad akan jadi puncak perjalanan wisata budaya di Kota Semarang. Disinilah bangunanbangunan peninggalan zaman Belanda dahulu masih terjaga dan terawat dengan baik. Walaupun fungsi dan kepemilikannya telah berubah, tetapi arsitektur dan suasananya masih tetap terasa sama. Apalagi setelah dilakukan revitalisasi yang membuat wajah bangunan-bangunan di kawasan ini semakin rapi dan menarik. Mengunjungi kawasan yang jadi salah satu destinasi utama di Semarang ini serasa berada di luar negeri. Keberadaan Gereja Blenduk yang ikonik serta bangunan-bangunan berarsitektur Eropa memberikan kesan yang kian menawan. Ditambah lagi dengan aneka atraksi lainnya seperti bersepeda, berkeliling menggunakan Vespa hingga bermain otoped. Di kawasan ini juga jadi tempat tepat untuk berwisata kuliner. Beragam restoran hingga coffeeshop modern mengisi bangunan-bangunan bersejarah ini. Untuk yang ingin mencari cendera mata, di kawasan ini terdapat Galeri Industri Kreatif dengan beragam barang kuno dengan kondisi yang baik. Menyusuri Kota Semarang lama ini membuka pemahaman baru tentang sejarah keberadaan Semarang di masa dulu. Sebuah perjalanan wisata budaya yang menyenangkan dengan ragam peninggalan budaya mengagumkan. Perjalanan yang membuat saya lebih dekat untuk mengenang masa lalu Semarang dengan tampilan yang masa kini.


FEBRUARI 2020

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

43


{ DESTINATION }

MERAWAT BUDAYA

WAYANG SUKET TEKS & FOTO DODY WIRASETO

S

eorang pria berpakaian ala tentara zaman dahulu datang menghampiri saya yang sudah menunggu di tokonya, di dalam Galeri Industri Kreatif di kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah. Sembari membawa beberapa helai

44

mendong, sejenis alang-alang yang banyak ditemui di rawa, ia langsung mempersilahkan saya duduk dan kemudian dilanjutkan dengan membuka penjelasan singkatnya tentang wayang suket. Rofik Ahmad (44), adalah satu-satunya pengrajin wayang

suket di Kota Lama Semarang. Karya-karyanya sudah banyak dikirim ke mancanegara dan jadi salah satu cendera mata khas Semarang. Dari membuat satu karakter, seiring permintaannya yang terus meningkat memaksa ia untuk membuat karakter-karakter lainnya. Jadilah kini Wayang


FEBRUARI 2020

Suket Rofik punya beragam karakter seperti Rahwana, Rama, Shinta, Dewi Sri hingga Semar. Bagi Rofik, wayang suket adalah warisan budaya leluhurnya yang kini sudah semakin ditinggalkan. Karena alasan itu yang mendorongnya untuk mengenalkan wayangnya ke lingkup luas di era modern saat ini. Ia kerap diundang untuk mengisi workshop membuat wayang suket bagi wisatawan di Kota Lama. “Wayang suket mulai kepala hingga kaki punya makna dan

filosofi yang mendalam tentang kehidupan,” ujar pria yang juga menjadi pemandu wisata di Kota Lama sejak 2013 ini. Ia kemudian menceritakan kembali bagaimana dirinya saat mengenalkan dan mulai memasarkan wayang suket di 2017. Baginya, di tengah perkembangan zaman saat ini, mengenalkan wayang suket memiliki tantangan tersendiri, apalagi wayang suket tidak setenar wayang golek. Walau begitu, lewat wayang suket, jadi media Rofik untuk mengenalkan kearifan lokal orang Jawa khususnya. Selain secara umum turut mengenalkan Kota Lama Semarang ke wisatawan mancanegara. “Banyak juga turis yang memang tertarik dengan wayang suket ini. Ada dari Perancis, membeli wayang suket. Saya ceritakan kisahnya juga,” jelasnya.

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

KEUNIKAN WAYANG SUKET Wayang suket memang memiliki ciri khas tersendiri. Bahan baku utama pembuatan wayang ini adalah rumput (suket). Untuk jenis rumputnya sendiri beberapa daerah pun berbeda-beda jenis rumput yang digunakan. Tetapi khusus untuk Rofik, wayang suketnya menggunakan jenis ilalang mendong atau rumput purun tikus (Fimbristylis umbellaris). “Wayang suket yang saya buat adalah wayang suket yang paling mudah,” ujar Rofik. Bila melihat sejarahnya, wayang suket ini memang terdapat di beberapa wilayah di pulau Jawa. Selain Semarang di mana Rofik adalah pembuatnya, di Purbalingga pun juga terdapat wayang suket. Keunikan yang membutuhkan ketelitian dalam proses pembuatannya membuat wayang suket ini punya nilai tersendiri.

45


Pada prosesnya, pembuatan wayang suket selalu dimulai dari kepala. Ini adalah bagian tersulit dalam membuat wayang suket. Ketelitian dalam melipat helai demi helai mendong adalah kunci agar wayang suket ini menjadi sempurna. Berbagai teknik lipatan digunakan, bahkan teknik dalam mengepang rambut pun juga diaplikasikan saat membuat rambut wayang suket ini. Setelah terbentuk kepala, baru kemudian dilanjutkan dengan membentuk badan hingga kaki. Baru setelah itu,

46

bagian-bagian tambahan lainnya digunakan, sebelum akhirnya jadi sebuah wayang suket yang siap dipasarkan. Oleh Rofik, wayang suketnya bila ingin dijadikan sebagai hiasan, bisa dikemas dengan cara dibingkai agar lebih menarik dan tahan lama. “Kalau tanpa dibingkai, wayang suket ini sendiri bisa bertahan selama 5 tahun karena mendong yang digunakan sudah kering dan tahan lama,� ungkap pria yang wayang suketnya ini pun juga bisa dilihat di Museum Gubug Wayang Sidoarjo ini.

EDUKASI WAYANG SUKET Semakin populernya wayang suket di Kota Lama Semarang ini pun turut menjadi daya tarik tersendiri bagi atraksi wisata di kawasan ini. Kini mulai banyak rombongan-rombongan wisata yang ingin mempelajari wayang suket ini. Dari kalangan anakanak hingga dewasa, mereka ingin tahu lebih dalam dan bisa membuat wayang suket. Mengingat proses membuatnya yang tidak terlalu sulit, membuat wayang suket ini pun jadi salah satu pengenalan tentang budaya yang tepat ke masyarakat luas. Tidak hanya sekadar atraksi, edukasi-edukasi yang diberikan oleh Rofik pun diharapkan mampu menjaga wayang suket agar tetap eksis. Apalagi ditunjang dengan kemajuan teknologi informasi yang ada saat ini. Membuat arus informasi bisa disampaikan ke media yang lebih luas. Wayang suket adalah salah satu representasi warisan budaya Indonesia yang patut dikenal luas. “Jangan sampai wayang suket ini punah di Indonesia tetapi populer dan diakui oleh negara lain di luar negeri,� ujar Rofik. Kini toko sederhananya jadi salah satu pilihan favorit wisatawan yang ingin mempelajari dan membeli wayang suket untuk cendera mata. Kegigihannya mengenalkan wayang suket diharapkan mampu menjaga warisan budaya ini tetap hidup di era yang sedemikian maju saat ini. Merawat budaya seiring semakin cantiknya Kota Lama Semarang yang sudah direvitalisasi.


FEBRUARI 2020

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

Magazine

NEWS

“

Dream & Kanomas Group

Muhammad Umar Bakadam adalah Vice President Dream Group, Beliau merupakan Provider Visa Terbesar di Dunia dan juga PTA untuk maskapai Lion Air Group

Pilihan Umroh dengan harga terbaik, Empat Kota Besar Jakarta, Bandung, Surabaya dan Makassar menjadi kekuatan kami, diluar dari kantor cabang dan perwakilan kami di lebih dari 30 Kota Besar di Indonesia

Kami memberikan pelayanan yang Aman, Nyaman, dan Amanah.

PACKAGE

PAKET UMRAH

Exclusive

from | Rp

09 Days

25,000,000 *Harga Quad Room

PAKET UMRAH

Signature

from | Rp

PAKET UMRAH

Turkey

09 Days

28,000,000

from | Rp

*Harga Quad Room

Hotel Makkah Tower *5 - Makkah Hotel Frontel Al Harithia *5 - Madinah

Hotel Fairmont *5 - Makkah Hotel Shaza *5 - Madinah

Direct Flight to Madinah

Direct Flight to Madinah

38,500,000 *Harga Quad Room

Hotel Fairmont *5 - Makkah Hotel Shaza *5 - Madinah Hotel Pullman *setaraf - Istanbul Hotel Almira *setaraf - Bursa Hotel MDC Cave *setaraf - Cappadocia Direct Flight to Madinah

09 Days

Ramadhan

from | Rp

14 Days

Syawal

39,000,000 *Harga Quad Room

Hotel Dar Al Gufran *5 - Makkah Hotel Shaza *5 - Madinah Direct Flight to Madinah

from | Rp

09 Days

28,500,000 *Harga Quad Room

Hotel Fairmont *5 - Makkah Hotel Shaza *5 - Madinah Direct Flight to Madinah

CONTACT Kantor Pusat : Gedung Dream House Jl. Matraman No.7 , Kebon Manggis Jakarta Timur 13150

call 021 - 2138 1090 Group of

GROUP

Kantor Cabang Makassar : Jl. Sultan Alauddin No.105G, Mannuruki, Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90221

Kantor Cabang Bandung : Gedung Dream Tour Jl. Lengkong Kecil No.7 , Paledang Lengkong, Bandung Jawa Barat 40261

Kantor Cabang Pekanbaru : Jl. Ariin Ahmad No.90 C Tangkerang Tengah Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau

call 0411 - 368 1116

call 022 - 2054 6868

call 0761 -

670 535

Sponsored by

47


{ TRAVEL }

SAINT THOMAS SURGA DI NEGERI BAJAK LAUT

Saint Thomas, sebuah pulau yang dulu sarat dengan aktivitas bajak laut di wilayah Karibia. Waktu bergulir dan zaman berganti. Kini pulau tersebut telah berubah menjadi salah satu destinasi favorit kapal pesiar. TEKS & FOTO DIAN M. PERMATASARI

Kereta gantung menuju Paradise Point.

48


INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

49


PELABUHAN HAVENSIGHT Setiap hari para penumpang kapal pesiar mengunjungi pulau Saint Thomas melalui pelabuhan Havensight. Pelabuhan ini sanggup menampung tiga kapal sekaligus. Tak hanya kapal pesiar saja, banyak kapal layar pribadi juga merapat di sini. Pelabuhan Havensight memiliki area yang terbilang luas. Terdapat beragam jasa tur dan mobil shuttle yang siap

50

sedia mengantar tamu ke berbagai tujuan. Bagi yang tidak mengikuti tur, masih ada opsi lain untuk menikmati liburan di sekitar pelabuhan. Salah satunya adalah berbelanja. Butik-butik dengan brand ternama menawarkan keuntungan bebas pajak. Puluhan restoran tersedia untuk bersantap ria. Mudamudi terlihat memenuhi bar untuk berpesta. Dentuman

musik khas Karibia mengiringi para penari lokal menyambut para tamu. Keceriaan musim panas begitu terasa sejak awal melangkahkan kaki di pulau ini. PARADISE POINT Tempat wisata di kepulauan Karibia tak pernah absen dari viewpoint yang memukau. Begitu pula dengan pulau Saint Thomas yang memiliki Paradise Point. Area dengan ketinggian


FEBRUARI 2020

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

(kiri) Kapal layar yang berlabuh di pelabuhan Havensight. (kanan atas) Banyak sekali butik brand ternama tanpa pajak dan bea cukai di dalam pelabuhan Havensight. (kanan bawah) Indahnya pelabuhan Havensight, tempat singgah para tamu kapal pesiar di pulau Saint Thomas.

700 meter di atas kota Charlotte Amalie ini ramai setiap saat. Paradise Point dapat dilihat dari pelabuhan Havensight. Setelah sepuluh menit berjalan dan lima belas menit dalam kereta gantung, saya disuguhkan oleh pemandangan yang mengundang decak kagum. Saya menuju ke dek observasi, lokasi utama untuk menyaksikan

pesona Paradise Point. Saya hanya diam beberapa saat untuk meneliti setiap sudut pulau ini. Tanpa halangan kaca kereta, kecantikan panorama pulau menjadi begitu nyata. Atap-atap rumah tampak seperti mosaik warna yang merekah di atas perbukitan. Birunya langit dan lautan melengkapi eloknya imaji tersebut. Pantaslah ia dijadikan

foto andalan di kartu pos. Panasnya cuaca di Saint Thomas terasa melebihi pulaupulau Karibia lain yang pernah saya kunjungi. Karena masih ingin menghabiskan waktu lebih lama di sana, saya pun melipir ke salah satu kafe. Penat pun hilang digantikan oleh kesegaran segelas bushwacker, minuman cocktail yang terkenal di area ini.

51


(kiri) Suasana di pintu masuk Blackbeard Castle. (kanan) Tangga spiral kecil menuju puncak menara Blackbeard.

BLACKBEARD CASTLE Siapapun yang pernah menonton film Pirates of the Caribbean pasti familiar dengan tokoh Blackbeard. Tokoh antagonis tersebut terinspirasi dari sesosok bajak laut legendaris bernama asli Edward Teach. Kapten Blackbeard adalah seorang bajak laut dari Inggris yang terkenal di abad ke-18. Awalnya jasanya disewa oleh Ratu Anne untuk berperang dengan kapal dari Spanyol dan Prancis di perairan Hindia Barat. Ia terkenal dengan kebengisannya. Julukan Blackbeard pun melekat karena ciri khas jenggot hitam lebat miliknya yang membuat ia terlihat seram. Ia berhasil merebut sebuah menara pengawas di pulau Saint

52

Thomas yang berperan penting di wilayah perairan tersebut. Kini menara itu telah dijadikan sebagai objek wisata sejarah dan dinamai Blackbeard Castle. Menara ini berada di kota Charlotte Amalie. Untuk mencapainya, wisatawan dapat berjalan kaki dari distrik perbelanjaan di pusat kota melalui sebuah jalan berupa tangga tua bernama 99 Steps. Sesampainya di sana, sebuah patung perunggu dengan sosok Blackbeard menyambut kedatangan. Seorang penjaga mengatur barisan pengunjung yang menunggu giliran untuk masuk ke dalam menara. Mengingat ukuran menara yang sempit dan sudah berusia tua, jumlah dan waktu berkunjung dibatasi.

Di puncak menara saya dapat melihat pusat kota dan pelabuhan. Saya juga menyempatkan diri memasuki beberapa bangunan tua lain di sekitarnya seperti Hotel 1829 yang dikonstruksi oleh pedagang laut dari Prancis. Terdapat pula Pirate Gallery, sebuah bangunan dengan belasan replika para tokoh bajak laut terkenal seukuran tubuh manusia asli. Dan tak ketinggalan adalah kegiatan mencicipi minuman favorit bajak laut, yaitu rum. Perjalanan di Saint Thomas akan membekas di benak para wisatawan. Indahnya alam, kesegaran rum, dan euforia musim panas membuat siapa pun merasa seperti bajak laut yang sedang berpesta.


FEBRUARI 2020

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

13

53


FOTO MAKHFUD SAPPE

{ DESTINATION }

BERSIHKAN DIRI

DI KOTA SUCI Keputusan Batik Air membuka penerbangan ke Jeddah dan Madinah, Arab Saudi semakin memudahkan umat Muslim Indonesia melakukan ibadah umrah ke Kota Suci. TEKS & FOTO FAISYAL

54

K

eputusan maskapai Batik Air membuka penerbangan umrah ke Jeddah dan Madinah – merupakan langkah yang tepat. Mulai 17 Desember 2019, penerbangan perdana dilakukan serentak dari Kota Surabaya, Solo, dan Medan. Corporate Communication Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan, penerbangan perdana Batik Air untuk umrah 2019-2020 atau 1441 Hijriyah. Program umrah dibuka untuk perjalanan 9 hari dan 13 hari. “Kami akan melengkapi permintaan umrah masyarakat Indonesia dalam layanan full

service. Batik Air mengutamakan layanan jamaah dengan konsep premium services dengan ketersediaan layanan hiburan dan makanan dalam pesawat,” kata Danang. TANAH SUCI Umrah merupakan ibadah yang dirindukan umat muslim. Setiap bulan selalu ada rakyat Indonesia berangkat umrah ke Mekkah dan Madinah. Apa lagi sejak Batik Air buka rute ke Kota Suci tersebut. Ada dua ibadah wajib umrah yang harus dialukan, yakni thawaf dan sai. Thawaf adalah mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran, sedangkan sai yaitu berjalan kaki


FEBRUARI 2020

atau berlari-lari kecil bolak-balik tujuh kali dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah, di Masjidil Haram yang berada di Kota Mekkah. Kedua ibadah ini didahului dengan memakai pakaian ihram di miqat (tempat) yang telah ditentukan, dan diakhiri dengan tahallul yang berarti bercukur. Setelah melakukan berbagai ibadah umrah. Kegiatan lain yang bisa dilakukan selama di Kota Mekah adalah menelusuri tempattempat bersejarah. Di antaranya Jabal Rahmah berada di bagian timur Padang Arafah di Kota Mekkah. Sesuai dengan namanya, jabal berarti bukit, sementara Rahmah adalah kasih sayang. Bukit ini diyakini sebagai pertemuan antara Nabi Adam dan Siti Hawa setelah mereka dipisahkan dan diturunkan dari surga oleh Allah SWT. Tempat lain yang bisa dikunjungi adalah Gua Hira yang berada di atas Gunung Jabal Nur. Gua Hira adalah tempat Nabi Muhammad SAW menerima wahyu dari Allah SWT yang pertama kalinya melalui malaikat Jibril. Gua tersebut sebagai tempat Nabi Muhammad

SAW merenung dan menyendiri dari masyarakat yang pada saat itu masih belum mengenal Allah SWT. Tinggi, curam dan terjal. Kesan pertama memandang Gunung Jabal Nur. Gua ini mempunyai kedudukan penting dalam sejarah Islam. Lokasi ini, kerap dipilih sebagai tempat ziarah bagi jemaah haji dan umroh, termasuk dari Indonesia. Ustad Fathan Qoriba, pemandu umrah menuturkan, usai sholat subuh merupakan waktu paling tepat ke Gua Hira. Dengan harapan, hanya rasa lelah yang menghinggapi tanpa disengat terik matahari. SUJUD DI NABAWI Usai melaksanakan ibadah umrah di Mekkah, ibadah dilanjutkan ke Kota Suci Madinah. Jarak antara Kota Mekkah dan Madinah memakan waktu sekitar enam jam perjalanan dengan mengendari mobil. Sampai di Madinah, ibadah dilanjutkan di Masjid Nabawi. Masjid Nabawi, tempat paling suci kedua bagi umat Islam, setelah Masjidil Haram di Mekkah,

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

adalah masjid yang dibangun semasa Nabi Muhammad SAW. Di komplek Masjid Nabawi ini terdapat makan Nabi Muhammad SAW. Di Kota Madinah juga banyak terdapat tempat bersejarah. Salah satunya Jabal Uhud. Jabal Uhud sarat akan nilai dan makna spiritual dan sejarah. Jabal Uhud berada di sebelah utara Kota Madinah, Arab Saudi. Panjangnya sekitar 7 Km, dan terdiri dari batubatuan granit, marmer merah dan batu-batu mulia. Di lokasi ini terdapat Makam Syuhada Uhud. Lokasinya dipagar secara rapat. Tempat ini merupakan pemakaman bagi 70 sahabat Nabi Muhammad SAW yang gugur pada Pertempuran Uhud. Dengan menelusuri situs sejarah Islam, kita akan semakin tahu seperti apa perkembangan Islam di tanah Arab Saudi. “Dan perjuangan Nabi Muhammad SAW merubah ahklak manusia menjadi lebih baik – dan hidup sesuai dengan ajaran Tuhan,� ujar ustad lulusan Universitas Islam Madinah ini.

55


{ HOT STUFF }

D-FLY DRAGONFLY

DIBALUT SERAT KARBON DAN ALUMINIUM Beberapa tahun terakhir ini, skuter listrik mengalami gelombang popularitas yang luar biasa. Sebagian besar ia berada di kota-kota, sebab kaum urban sangan menyukainya. Skuter listrik juga ramah sama lingkungan – sebab tak menggunakan bahan bakar. Bahkan beberapa perusahaan transportasi online menyewakan scooter pada publik. Sooter D-Fly Dragonfly sangat praktis bisa dilipat dan ditaruh di dekat meja kerja. Desainnya memancarkan keindahan. Dragonfly memiliki kecepatan tertinggi hanya 40mph – dengan kekuatan 1.800 watt. Baterenya cukup kuat – mampu bertahan cukup lama, bisa menempuh 11 mil. (Dok foto: www.d-fly.com)

SAMSUNG QLED G9 & G7 MONITOR GAMING MELENGKUNG

Samsung mencuri start dengan meluncurkan sepasang monitor gaming QLED baru dengan layar melengkung, yang bernama Samsung Odyssey G9 dan Odyssey G7. Line-up monitor gaming dipercaya akan mengguncang panggung. Karena Odyssey G9 yang baru dibekali panel melengkung raksasa QLED seluas 49 inci, dengan resolusi Dual Quad HighDefinition (DQHD) 5120 x 1440 piksel. Layarnya berbentuk kurva 1000R, dengan mengisi bidang pandang yang kira-kira sama dengan mata manusia, yang artinya kurva pada G9 49 inci. Keunggulan utama G9 dengan monitornya yang super-ultrawide 32:9, tidak ada bezel atau pembatas. (Dok foto: www.samsung.com)

56


FEBRUARI 2020

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

57


SMARTWATCH DILENGKAPI DUA TEKNOLOGI HEALTH MONITORING

Withings memperkenalkan ScanWatch, yaitu smartwatch yang menyimpan dua teknologi health monitoring sekaligus. Satu berfungsi untuk mendeteksi ketidakstabilan detak jantung, dan satu lagi memantau kadar oksigen di darah ketika Anda tidur. ScanWatch membubuhkan layar kecil bundar untuk menampilkan informasi, seperti detak jantung serta jika ada yang melakukan panggilan. Struktur ScanWatch menyerupai jam tangan biasa, sehingga mendukung beragam jenis strap standar. (Dok foto: www.withings.com)

LENOVO THINKPAD X1 FOLD SATU PANEL YANG FLEKSIBEL

Lenovo memamerkan prototipe foldable laptop di tengahtengah semaraknya tren foldable phone. Dihadapan para pengunjung CES 2020, perangkat tersebut sudah diresmikan oleh Lenovo ThinkPad X1 Fold. Layarnya sendiri memiliki bentang diagonal 13,3 inci dengan resolusi 2048 x 1536 pixel (aspect ratio 4:3). Tidak seperti Microsoft Surface Neo, ThinkPad X1 Fold mengusung satu panel poled fleksibel hasil kolaborasi Lenovo bersama LG Display selama sekitar empat tahun. Di samping desain engsel yang unik, bagian belakang layarnya juga dilengkapi lapisan serat karbon guna semakin menjamin durabilitasnya. (Dok foto: www.lenovo.com)

DIOR X AIR JORDAN 1 KOLABORASI DIOR DAN JORDAN

Hasil kolaborasi rumah mode ternama Dior dengan brand Jordan muncul ke muka publik pada bulan Desember lalu dalam sebuah kreasi Dior x Air Jordan 1 high OG. Versi tinggi dari kolaboasi tersebut sempat terlihat pada perhelatan Dior men’s pre-fall 2020 di Miami, Amerika Serikat. Berselang sebulan kemudian, fotografer Paris Karl Hab mengunggah hasil bidikannya di akun Instagram. Foto Hab berisi gambar versi kolaborasi terbaru Dior x Jordan versi low, yang terlihat dalam ekshibisi Daniel Arsham, di Paris. Seperti Dior x Air Jordan 1 versi high, menampilkan motif populer Dior pada bidang swoosh dengan aksen” dior grey”. (Dok foto: news.nike.com)

58


FEBRUARI 2020

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

59


{ NEWS }

BATIK AIR

TERBANG PERDANA SHENZHEN – BATAM

B

atik Air meresmikan penerbangan pertama dari Shenzhen ke Batam yang membawa 140 tamu, pada 28 Desember 2019. Rute baru ini dilayani untuk tanpa henti (non-stop) dengan frekuensi tiga kali dalam sepekan di tahap awal. Penerbangan bernomor ID7618 setiap Selasa, Kamis, Sabtu mengudara dari Bandar Udara Internasional Bao’an Shenzhen di Distrik Bao’an, Guangdong, Tiongkok (SZX) pukul 01.50 waktu setempat (Waktu Standar Tiongkok, GMT+8) dan dijadwalkan tiba di Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (BTH) pada 04.45 WIB (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 7).  Layanan penerbangan dari Batam, Batik Air memiliki jadwal keberangkatan setiap Senin, Rabu dan Jumat. Pesawat bernomor ID7619 lepas landas pukul 19.45 WIB dan diperkirakan mendarat pada 00.40 hari berikutnya di Shenzhen.  Dalam menghubungkan kedua destinasi seiring memberikan pengalaman setiap

60

tamu berkesan selama perjalana udara, Batik Air mengoperasikan salah satu armada terbaru, yaitu Airbus 320-200CEO berkapasitas 12 kursi kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi yang dilengkapi inflight entertainment (audio video on demand) di setiap kursi. Pada penyambutan inaugural flight dilakukan oleh Andi, Manajemen Charter – Eco Indo Tour and Travel; Suwarso, Kepala Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam; Wira Zulfika, Kepala Seksi Pemeriksaan 1, Imigrasi Hang Nadim Batam; Zaini Bire, District Manager Lion Air Group Batam; dan Reddy Hetharia, Station Manager Lion Air Group Batam.  Batik Air mengucapkan terima kasih atas dukungan dari mitra perjalanan, pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara, awak pesawat, seluruh karyawan serta mitra terakit, sehingga penerbangan charter ini dapat berjalan dengan lancar.  Batik Air sangat bangga memperkenalkan Shenzhen sebagai kota tujuan baru internasional. Dengan demikian,

menempatkan kota ini sebagai kota keempat yang dilayani Batik Air di daratan China setelah Guilin, Kunming dan Nanning. Batik Air mengharapkan penerbangan menuju internasional akan terus dikembangkan, Batik Air optimis jika pasar terus tumbuh dan permintaan tinggi, frekuensi terbang dapat ditingkatkan. Hal ini dalam upaya untuk mengakomodir kebutuhan perjalanan udara dari dalam negeri ke luar negeri serta mempermudah lalu lintas kunjungan wisatawan mancanegara guna mengunjungi Indonesia. Langkah ini sejalan program pemerintah khususnya Kementerian Pariwisata untuk mencapai target kunjungan 20 juta wisatawan asing.   BATIK AIR BUKA RUTE BATAM-XIAN Batik Air membuka rute internasional yang menghubungkan Xian di Provinsi Shaanxi, China menuju Batam di Kepulauan Riau mulai 1 Januari 2020. Penerbangan perdana melayani tujuh kru dan 150 tamu di terminal kedatangan Bandara Internasional Hang Nadim Corporate Communication Strategic of Lion Air Group Danang Mandala mengatakan, penerbangan tersebut dilayani setiap Rabu dan Jumat. Batik Air terbang dari Bandara Internasional Xianyang Xian pukul 01.30 waktu setempat dan mendarat di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam pukul 06.00 WIB. Penerbangan dari Batam berangkat setiap Selasa dan Kamis pukul 18.00 WIB, tiba di Xianyang Xian pukul 00.30 pada hari berikutnya. “Perjalanan Batam - Xian berkisar 5 jam dan 30 menit. Batik Air menggunakan Airbus 320-200CEO,” kata Danang.


FEBRUARI 2020

Pesawat ini menawarkan 12 kursi kelas bisnis dan 144 kursi kelas ekonomi yang dilengkapi in-flight entertainment (audio video on demand) di setiap kursi, jarak antarkursi lega, serta sajian makanan (in-flight meals). Rute baru menempatkan Batik Air sebagai maskapai pertama dan satu-satunya saat ini yang menghubungkan tanpa henti Batam ke Xian pulang pergi (PP). Xian menjadi kota keenam jaringan Batik Air di Asia Timur setelah Guilin, Kunming, Nanning, Shenzhen dan Taipei di Taiwan. Rute ini memperkuat destinasi di kancah mancanegara lainnya yakni Singapura, Kuala Lumpur, Chennai India, Perth Australia, dan Bangkok Thailand (DMK). “Wisatawan asing semakin mudah menjelajahi keragaman Indonesia dengan alternatif penerbangan melalui Batam. Tersedia koneksi perjalanan (connecting flight) bersama Lion Air Group ke 10 Destinasi Bali Baru serta 5 Super Prioritas dan destinasi lain, antara lain Medan, Aceh, Pekanbaru, Padang, Palembang, Jambi, Tanjung Pandan, Jakarta, Yogyakarta, Solo, Semarang, Malang, Surabaya, Denpasar, Lombok, Labuan

Bajo, Pontianak, Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, Kendari, Wangi-Wangi di Wakatobi, Manado, Ternate, Morotai. “Batik Air optimistis kehadiran rute Batam - Xian - Batam akan menjawab permintaan pasar terhadap kebutuhan layanan penerbangan,� ujarnya. BATIK AIR AKAN TERIMA A320-200NEO Maskapai Batik Air segera menerima pesawat teknologi terbaru dari Airbus, dengan tipe A320NEO pada akhir Januari 2019. Pesawat tersebut tengah dalam proses dokumentasi oleh pabrikan dan otoritas penerbangan Indonesia, untuk dikirim dalam waktu dekat. Corporate Communication Strategic of Lion Air Group Danang Mandala mengatakan, pesawat itu menjadi yang pertama bagi Lion Air Group dan akan dialokasikan untuk maskapai Batik Air. Pesawat berbadan sedang itu memiliki lorong tunggal dengan teknologi tercanggih di kelasnya. Menurut Danang, kehadiran pesawat teranyar itu untuk melengkapi kekuatan armada Batik Air dalam menjawab

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

permintaan penerbangan nasional. Batik Air akan terus melakukan ekpansi domestik, regional, dan internasional. Pesawat ini didisain futuristik dengan konfigurasi 12 kursi kelas bisnis dan 144 kursi ekonomi. Pesawat akan dilengkapi dengan layar hiburan yang menyediakan konten video animasi, film layar lebar hollywood, bollywood, China, dan Indonesia. Di dalamnya juga ada pilihan konten musik, permainan, dan pantauan penerbangan secara langsung. A320NEO adalah salah satu dari banyak peningkatan teknologi yang diperkenalkan oleh Airbus. Produk ini merupakan keluarga besar lorong tunggal A320 yang tercanggih dan hemat bahan bakar di dunia. Rencananya pesawat ini akan digunakan untuk melayani rute-rute gemuk seperti Jakarta, Denpasar, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Semarang, Medan, hingga Lombok. Tahun ini Maskapai batik Air akan kedatangan tiga unit Airbus A320NEO dan dua unit A321NEO. Pesawat akan dikirim bertahap hingga akhir tahun. Lion Air Group secara keseluruhan sudah memesan 234 unit pesawat Airbus dari keluarga A320 dan A321. Pesawat yang sudah dioperasikan hingga kini mencapai 44 armada dengan jenis A320-200CEO. Sebelumnya maskapai dengan layanan penuh ini telah penerima Airbus A330-900CEO yang digunakan untuk penerbangan umrah. Pesawat berbadan lebar itu telah diterima Batik Air sejak Oktober 2019, dan tahun ini akan kedatangan dua unit pesawat sejenis untuk mengakomodir kebutuhan penerbangan umrah dan internasional.

61


62


FEBRUARI 2020

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

WELCOME ABOARD Lion Group F leet Safety Information Route Map

63


{ LION GROUP FLEET }

SEMUA PESAWAT BARU, DIKIRIM LANGSUNG DARI PABRIK 2 Units Airbus A330-900 NEO 436 Seats Economy

3 Units Airbus A330-300 440 Seats Economy

67 Units Boeing 737 - 900 ER 215 Seats Economy

37 Units Boeing 737 - 800 NG 189 Seats Economy

11 Units Boeing 737 MAX 8 180 Seats Economy

Lion Air: Total 120 Units 1 Unit AIRBUS A 330-300 Total 392 Seats : 374 Seats Economy - 18 Seats Business

6 Units Boeing 737 - 900 ER Total 180 Seats : 168 Seats Economy - 12 Seats Business

7 Units Boeing 737 - 800 NG Total 162 Seats : 150 Seats Economy - 12 Seats Business

44 Units AIRBUS A 320-200 CEO Total 156 Seats : 144 Seats Economy - 12 Seats Business

Batik Air: Total 58 Units 6 Units Boeing 737 - 900 ER Total 180 Seats : 168 Seats Economy - 12 Seats Business

23 Units Boeing 737 - 800 NG Total 162 : 150 Seats Economy - 12 Seats Business

13 Units ATR 72-600

Malindo Air: Total 42 Units 3 Units Airbus A330-300 440 Seats Economy

17 Units Boeing 737 - 900 ER 215 Seats Economy

11 Units Boeing 737 - 800 NG Total 162 Seats : 150 Seats Economy - 12 Seats Business

3 Units Boeing 737 Max 9 180 Seats Economy

Thai Lion Air: Total 34 Units

19 Units ATR 72-500 72 Seats Economy.

45 Units ATR 72-600 72 Seats Economy.

Wings Air: Total 64 Units 2 Units Hawker 900Xp

64


FEBRUARI 2020

Welcome Aboard

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

Selamat Datang KARTU PETUNJUK KESELAMATAN

What you need to know about the security, comfort and safety in the aircraft Mobile Phones All mobile phones and electronic devices that use radio transmission are not allowed during the flight, as they can disturb system navigation and communication with local control tower. Electronic Devices Laptops and PDAs may be used after the fasten seat belt off and using flight mode. After the fasten seat belt is on in preparation for landing, passengers have to turn off the laptops and PDAs. Dangerous Goods Flammable goods (such as matches), explosives (firecrackers), material containing magnets, battery, gas cylinders, are not allowed to be brought on board. Smoking Government regulations prohibit smoking during flight. There are smoke detectors in all toilets and those who break the rules will be subject to penalties. Life Vest Life vest is one of safety equipment in the aircraft for emergency landing on water. Please do not remove live vest from the aircraft. Passengers who steal the life vest will be punished based on Government regulations. Article 54 of Law No. 1 of 2009 (Pasal 54 undang-undangnomer 1tahun 2009). Alcoholic Beverage Batik Air does not provide alcohol on Batik Air flight service. Passengers are prohibited from consuming alcohol during the flight.

Apa yang harus Anda ketahui tentang keamanan, kenyamanan dan keselamatan Anda di dalam pesawat Ponsel Semua ponsel dan peralatan elektronik yang menggunakan pemancaran radio tidak diperbolehkan selama berada di dalam pesawat, hal ini sangat mengganggu sistem navigasi dan komunikasi dengan menara pengawas setempat. Peralatan Elektronik Untuk penggunaan laptop dan PDA boleh dipergunakan setelah fasten seat belt “OFF” dengan menggunakan flight mode. Setelah fasten seat belt “ON” untuk persiapan mendarat makan penumpang harus mematikan penggunaan laptop dan PDA tersebut. Barang-Barang Berbahaya Lainnya Barang-barang yang mudah terbakar (seperti korek api), meledak (petasan), material yang mengandung magnet, baterai, tabung gas, tidak diperbolehkan untuk dibawa. Merokok Peraturan Pemerintah melarang kegiatan merokok selama dalam penerbangan. Terdapat detektor asap di semua toilet dan akan dikenai sanksi bagi yang melanggar aturan. Baju Pelampung Jaket/baju pelampung merupakan salah satu peralatan keselamatan di pesawat untuk kondisi darurat di atas air, jangan keluarkan jaket/baju pelampung dari tempat dalam kondisi normal dan tidak untuk dibawa pulang. Penumpang akan mendapatkan hukuman bagi yang mencuri jaket/baju pelampung berdasarkan Peraturan Pemerintah Pasal 54 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009. Minuman Beralkohol Batik Air tidak menyediakan minuman beralkohol di seluruh penerbangannya, dan seluruh penumpang Batik Air dilarang mengonsumsi minuman beralkohol selama penerbangan berlangsung.

Pregnant Women Over 28 weeks women pregnant are required to include a medical certificate stating that passengers are medically fit to fly. And fill out the form of risk called Form of Indemnity (FOI).

Wanita Hamil Usia kehamilan di atas 28 minggu diwajibkan menyertakan surat keterangan medis yang menyatakan penumpang sehat secara medis untuk ikut dalam penerbangan. Dan mengisi formulir pertanggungan risiko Form of Indemnity (FOI).

Travelling with Kids Batik Air does not provide baby food for domestic service, diapers are also not provided on the plane. Batik Air only provides hot water for baby milk.

Perjalanan Dengan Anak-Anak Batik Air tidak menyediakan makanan bayi untuk rute domestik dan popok tidak disediakan di pesawat. Batik Air hanya menyediakan air panas untuk susu bayi.

Safety Priority • Seat belts should always be fastened during take-off and landing. It is recommended to always put the seat belt during flight. • Luggage must be placed in the overhead lockers or under the seat in front of you. • Please read the safety instruction card that is present in the seat pocket. In the card you can determine the location of the emergency exit and a life jacket. • Look carefully the safety demonstration and instructions which is given by the cabin crew.

Utamakan Keselamatan • Sabuk pengaman harus selalu terpasang sewaktu take-off dan landing.Dianjurkan untuk selalu memasang seat belt selama penerbangan. • Barang bawaan harus diletakkan di atas kepala atau di bawah kursi di depan Anda. • Silahkan membaca kartu instruksi keselamatan yang terdapat di dalam kantong kursi. Di kartu tersebut Anda bisa mengetahui pintu darurat dan letak jaket pelampung. • Perhatikan baik-baik demo keselamatan dan instruksi yang diberikan oleh cabin crew.

Baggage • Goods or sharp objects should be placed in the check in bags and not allowed to be brought into the cabin. • Bring precious objects in the bag you carry yourself. • Note the weight of your luggage : • Carry-on baggage not more than 7KG • Baggage for domestic & international routes: • Economy class : 20KG - Business class : 30KG

Bagasi Barang atau benda tajam harus dipak dalam bagasi dan tidak diperkenankan untuk dibawa ke dalam bagasi kabin. • Bawalah benda berharga dalam tas yang Anda bawa sendiri. • Perhatikan berat bagasi Anda. • Carry on baggage (Bagasi Kabin) tidak lebih dari 7 kg • Bagasi untuk Rute Domestik & Internasional Kelas Ekonomi : 20 kg - Kelas Bisnis : 30 kg

65


{ SSQ }

Awak Kabin Kami Ada Untuk Memastikan Keselamatan dan Kenyamanan Anda KAMI MENGUTAMAKAN KESELAMATAN ANDA Keselamatan penumpang adalah hal terpenting bagi operasional Lion Air Group. Baik kebijakan internal kami maupun tuntutan regulasi mengharuskan adanya perhatian tertinggi terhadap keselamatan penumpang dan operasi penerbangan. Awak kabin kami telah terlatih dengan baik dan bertanggungjawab untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang ketika terbang bersama kami. Mungkin ada saatnya dimana awak kabin mengingatkan penumpang untuk menaati peraturan yang berlaku, oleh karena itu kami meminta kerjasama dari semua pihak untuk memastikan tingkat keselamatan tertinggi tetap terjaga di penerbangan kami. Dalam setiap keadaan darurat, mohon agar dapat mematuhi instruksi dari Kapten Pilot dan awak kabin.

DEMI KENYAMANAN ANDA Di setiap maskapai anggota Lion Air Group, kami merasa bangga untuk dapat memenuhi kebutuhan dan kenyamanan penumpang, sebagai cerminan keunikan karakter keramahan Indonesia dan pelayanan yang kami miliki. Awak kabin kami bertugas memastikan semua proses keselamatan dan operasional di kabin pesawat telah terpenuhi dan diselesaikan tepat waktu. Kami memohon pengertian Anda apabila; walaupun jarang terjadi; kami tidak segera dapat memenuhi permintaan Anda ketika bertugas. Awak kabin kami juga akan membantu Anda apabila Anda ingin membeli barang yang ada di katalog penjualan kami. Mohon beritahukan terlebih dahulu awak kabin kami barang yang Anda butuhkan agar kami dapat sediakan. Selamat menikmati penerbangan bersama kami.

Capt. Aric Oh Managing Director of Safety & Quality Lion Air Group

66

Our Flight Attendants are Here to Ensure Your Safety and Well Being WE LOOK AFTER YOUR SAFETY Passengers’ safety is of outmost importance to Lion Air Group’s operations. Both our Internal Policies and Regulatory requirements demands the highest level of attention to safety for our passengers and our flight operations. Our flight attendants are well trained and are responsible to ensure each and every passenger’s safety while they are on-board our planes. There may be occasions that our flight attendants will remind passengers on compliance to strict regulatory requirements and we seek everyone’s cooperation to ensure that the highest level of safety is maintained on our flights. In all cases of emergencies, please strictly follow the instructions of your Captain and Flight Attendants.

FOR YOUR COMFORT In Lion Air Group, we take huge pride in ensuring that our passengers’ travel needs are well taken care of, reflecting our special Indonesian hospitality and service. Our Flight Attendants are responsible to ensure that all on-board safety and cabin operational processes are fully complied with in a timely manner. We ask for your understanding in the rare occasion when a request is not immediately responded to. For inflight Sales, our Flights Attendants will assist you if you require any inflight sales items. Please do inform our Flight Attendants in advance of your needs. Have a pleasant flight with us.


FEBRUARI 2020

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

67


68


FEBRUARI 2020

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

69


{ BATIK AIR ROUTE MAP }


72


FEBRUARI 2020

INFLIGHT MAGAZINE 0F BATIK AIR

73


74

Profile for Batik Air Magazine

BATIK FEBRUARI 2020  

Destinasi Wisata Romantis | Labuan Bajo | Kota Semarang Lama | Saint Thomas | Belaraghi | Wayang Suket | Destinasi Umrah | Vision AVTR

BATIK FEBRUARI 2020  

Destinasi Wisata Romantis | Labuan Bajo | Kota Semarang Lama | Saint Thomas | Belaraghi | Wayang Suket | Destinasi Umrah | Vision AVTR

Advertisement