Issuu on Google+

25

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

SENIN 5 AGUSTUS TAHUN 2013

ADA APA LAGI

Balita Tenggelam di Sungai Maron GENTENG – Sungguh malang nasib yang menimpa Ali Jewa. Bocah berusia 4,5 tahun itu meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Maron, Desa Genteng Kulon, KecamaG tan Genteng, kemarin malam. Tu Tubuh korban akhirnya ditemukan mengapung di sungai, sekitar 300 meter dari rumahnya. C e r i t a n y a , p u ku l 19.30, orang tua korban, Rohat, 35, dan Anis, 30, sedang wudhu untuk kemudian menunaikan salat tarawih berjamaah. Usai wudhu, keduanya merasa terkejut. Sebab sang anak, Ali Jewa, ternyata sudah tidak ada di rumah. Saat itu juga mereka langsung mencari anak kesayangannya tersebut di sekitar rumah n  Baca Balita...Hal 35

GALIH COKRO/RaBa

BERKABUNG: Peziarah mengangkat jenazah KH Maksum Syafi’i di kompleks Ponpes Darun Najah, Kelurahan Tukangkayu, Banyuwangi, sore kemarin.

Kiai Maksum Syafi’i Berpulang

KECELAKAAN

ABDUL AZIZ/RaBa

BUS NAHAS: Bus Borobudur yang menyenggol Siti Aisyiah diamankan di tepi jalan raya kemarin.

Disenggol Bus, Perempuan Terpental dari Boncengan BANYUWANGI – Ini peringatan kepada para pengemudi bus agar lebih berhati-hati dalam mengemudikan armadanya. Ceroboh bisa mencelakakan penguna jalan lainnya. Seperti yang menimpa Siti Aminatusuhriyah pengemudi sepeda motor Honda bernopol DK 2734 1X yang membonceng Siti Aisyiah. Keduanya disenggol bus Borobudur nopol N 7062 UG di jalan raya Jember, masuk Desa Tegalharjo, kemarin n  Baca Disenggol...Hal 35

AGUSTUSAN

GALIH COKRO/RaBa

CERIA: Anggota Paskibra menumpang truk personel Lanal kemarin.

Refreshing ke Kalibendo BANYUWANGI – Hari Minggu tetap digunakan untuk berlatih bagi calon anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) 2013. Meski hari libur, mereka tetap berlatih setengah hari kemarin (4/8). Setelah menuntaskan latihan setengah hari tersebut, para personel Paskibra mengendurkan ketegangan dengan acara refreshing di kawasan Perkebunan Kalibendo, Kecamatan Glagah, kemarin. Sementara itu sebelumnya, latihan tetap difokuskan pada Pendidikan Baris Berbaris (PBB). Para pelatih mulai menggembleng untuk jalan dengan belok n  Baca Refreshing...Hal 35

BANYUWANGI - Masyarakat Bumi Blambangan kembali kehilangan tokoh panutan. Salah satu kiai sepuh Banyuwangi, KH Maksum Syafi’i, meninggal dunia dalam usia 77 tahun, sekitar pukul 07.15 pagi kemarin (4/8). Pengasuh Pondok Pesantren Darun Najah, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi itu mengembuskan napas terakhir di RSUD Blambangan. Kiai Maksum oleh keluarga dibawa ke rumah sakit milik Pemkab Banyuwangi ini sejak akhir Juni 2013

wartawan online yang biasa disapa Gus Ishom itu. Menurut Gus Ishom, ayahnya meninggal sekitar pukul 07.15. Sebelum menutup mata untuk selamanya, bapak sembilan anak dengan 14 cucu itu tidak meninggalkan wasiat. “Abah hanya pesan pada anak-anak untuk rajin salat dan minta salat tepat pada waktunya,” cetus putra kedelapan dari almarhum ini. Sebelum meninggal, almarhum sempat koma dan pingsan n  Baca Kiai Maksum...Hal 35

Anggota DPRD 1973 hingga 2004 SEMENTARA itu, rasa duka yang menyelimuti warga di Kabupaten Banyuwangi atas meninggalnya KH Maksum Syafii, tampaknya memang bukan tanpa alasan. Hampir separo lebih dari hidupnya, dihabiskan untuk kepentingan masyarakat. Kiai yang lahir pada Maret 1936 itu, banyak menduduki jabatan penting di organisasi ke-Islam-an di Kabupaten Banyuwangi n  Baca Anggota...Hal 35

Sehari, 60 Ribu Pemudik Masuk Jawa KALIPURO - Kedatangan arus mudik Idul Fitri dari Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) di pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, mengalami lonjakan kemarin (4/8). Dalam sehari kemarin, penumpang pejalan kaki dari Gilimanuk menuju Ketapan menembus angka pang 60. 60.864 orang. S Sehari sebelumnya, ju jumlah penumpang peja kaki hanya 34.000 jalan orang. Sedangkan penumpang roda dua (R2) naik menjadi 15.846 unit dari sebelumnya 10.500 unit. Sementara kendaraan roda empat (R4), naik menjadi 5.298 unit naik dari sebelumnya yang hanya 4.939 unit. Untuk penumpang pejalan kaki mengalami peningkatan sekitar 25 persen, kendaraan R2 naik sekitar 50 persen, dan kendaraan R4 naik sekitar tujuh persen. Pada H-5 kemarin, PT ASDP Indonesia Ferry (IF) Ketapang mengoperasikan 32 kapal dengan jumlah 225 trip. Dalam aktivitas penyeberangan kemarin, semua kapal yang datang dari pelabuhan Gilimanuk selalu penuh berisi pemudik. Sedangkan dari pelabuhan Ketapang, arus balik mulai ada peningkatan. Hanya, peningkatan penumpang dari Jawa ke Bali tidak terlalu signifikan. Antrean di pelabuhan Ketapang terjadi pada saat kapal bongkar menurunkan penumpang dari Bali n  Baca Sehari...Hal 35

GALIH COKRO/RaBa

TETAP DICARI: Pedagang menjajakan daging di Pasar Banyuwangi kemarin.

Harga Daging Sapi Tembus Rp 100 Ribu

GALIH COKRO/RaBa

LANCAR: Kendaraan antre normal di halaman Pelabuhan Ketapang kemarin. Sebaliknya, kendaraan dari Bali terus mengalir.

BANYUWANGI - Menjelang Lebaran tahun ini, kalangan konsumen harus semakin mengencangkan ikat pinggang. Karena selain beberapa jenis bumbu, tren peningkatan harga juga terjadi pada harga daging sapi. Tidak hanya itu, di waktu yang nyaris bersamaan, harga daging ayam ras pun ikut-ikutan naik. Penelusuran di lapangan menyebutkan, harga daging sapi kualitas “A” di tingkat pedagang kini tembus Rp 100 ribu per Kilogram (Kg). Dibandingkan

awal Ramadan, harga daging sapi kualitas super, itu mengalami peningkatan sebesar Rp 5 ribu per Kg. Sebab, pada awal bulan puasa yang lalu, para pedagang menjual daging sapi kualitas super “hanya” dengan harga Rp 95 ribu per Kg. Demikian juga dengan daging sapi kualitas “B”. Harga daging sapi yang biasa digunakan untuk bahan baku rawon, tersebut meningkat dari Rp 85 ribu per Kg menjadi Rp 95 ribu per Kg n  Baca Harga...Hal 35

Alm. KH Maksum Syafi’i di Mata Tokoh, Politisi, dan Kiprahnya (1)

Jago Silaturahmi, Ringan Melangkah Penuhi Undangan Ulama kharismatik sekaligus politisi gaek, KH Maksum Syafi’i telah berpulang ke pangkuan illahi rabbi di RSUD Blambangan sekitar pukul 07.15 kemarin. Bagaimana komentar sejumlah tokoh tentang sosok Kiai Maksum? A.F. ICHSAN RASYID, Banyuwangi MENINGGALNYA Kiai Maksum Syafi’i meninggalkan duka yang mendalam bagi umat Islam Banyuwangi. Berbagai elemen masyarakat merasa kehilangan atas meninggalnya sosok kiai se-

http://www.radarbanyuwangi.co.id

lalu. Sebelumnya, kiai yang dikenal dengan murah senyum ini menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Darmo, Surabaya. “Abah menderita kanker dan ginjal,” terang Ishomudin, salah satu putra almarhum. Ayahnya, terang Ishomudin, menderita penyakit komplikasi ini sejak setahun lalu. Beberapa bulan terakhir ini, kondisinya terus melemah dan cukup kritis. “Akhir Mei 2013 hingga akhir Juni 2013, Abah dirawat di RS Darmo, lalu dirujuk ke RSUD Blambangan ini,” kata

puh yang santun dan ramah itu. Di mata Bupati Abdullah Azwar Anas, Kiai Maksum merupakan sosok kiai yang bersahaja, luar biasa, dan bisa memosisikan kedudukan dan peran dalam segala situasi. Sebagai ulama sangat terasa jika beliau hadir, karena ceramahnya yang menenteramkan, DOK.RaBa dan mampu memberikan motivasi umat. BERSAHAJA: KH Maksum Syafi’i (kanan) memimpin doa saat pengajian di halaman Selain itu, Bupati kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi tahun lalu. Anas juga melihat sosok Kiai Maksum merupakan waktu untuk hadir tanpa memilih- sahaja, mengayomi, dan ringan mefigur kiai yang ringan melangkah. memilih forumnya. langkah jika dibutuhkan fatwa-nya Setiap mendapat undangan, jika Karena itu, Bupati Anas merasa oleh seluruh lapisan masyarakat n ada waktu selalu meluangkan kehilangan sosok ulama yang ber Baca Jago...Hal 35

Jukir harus selalu tersenyum Boleh menggerutu tapi dalam hati saja

Oknum Satpol PP jualan miras Nanti di akhirat, gantian ditertibkan oleh malaikat

email: radarbwi@gmail.com/beritaraba@gmail.com


26

Senin 5 Agustus 2013

Idul SMS Fitri Lebaran selalu identik dengan ajang silaturrahmi. Namun, apa jadinya bila Anda tidak sempat berkunjung ke rumah sanak saudara? Nah, SMS Idul Fitri adalah salah satu solusinya. Kirim SMS ucapan lebaran Anda ke nomor 081934784068, sertakan nama dan alamat Anda. Kami akan memuatnya saat Idul Fitri nanti.

AGENDA KOTA

Reuni Alumni ’83 SMPN 1 KELUARGA besar alumni SMPN 1 Banyuwangi tahun 1983 menggelar reuni akbar. Pertemuan yang bertema 30 tahun ‘heng kecaruk’ itu digelar di SMPN 1 Banyuwangi Jalan A Yani Banyuwangi pada Sabtu (10/8) pukul 09.00-13.00. Informasi 08123489584 (*)

Reuni Alumni ’93 SMAN 2 Banyuwangi KELUARGA besar alumni SMAN 2 Banyuwangi tahun 1992 melaksanakan Reuni Akbar. Dengan tema “Kecaruk Maning Konco Lawas 20 Tahun” ini digelar Gedung Baru UCL SMAN 1 Giri Jalan HOS Cokroaminoto 78 Banyuwangi pukul 08.30 Sabtu (10/8) mendatang. hubungi Pupung Hariyadi 08123452043 atau sekretariat di Banyuwangi Aquatic di Jalan Kapten Ilyas 43 Banyuwangi 082141925778. (adv)

Biasakan Siswa Jalani Ibadah jasama dengan Baitul Maal Hidyatulloh (BMH). Istianah di ruang kerjanya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Sanlat di sekolah tersebut. Ke depan, kegiatan Sanlat akan ditingkatkan baik dari segi kualitas, kuantitas santunan, hingga kerjasama dengan pihak di luar sekolah. Istianah juga menambahkan, sekolah yang sudah rimbun dengan tanaman peneduh ini akan terus menghijaukan lingkungan sekolah dengan membuat taman-taman kecil di berbagai pojok sekolah. (*/als)

SDN 5 Lateng Gelar Pesantren Kilat BANYUWANGI - Keluarga besar Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 Lateng memperingati malam turunnya Alquran (nuzulul qur’an) di sela-sela acara Pesantren Kilat (Sanlat). Kegiatan yang diikuti siswa kelas I hingga VI itu digelar untuk mengisi bulan suci Ramadan. Acara Sanlat di SDN 5 Lateng yang dimulai pukul 07.00 itu diisi dengan berbagai materi. Di antaranya materi kaidah membaca Alquran, keistimewaan amalan selama bulan Ramadan, doa yang mustajab di bulan puasa, hingga tadarus Alquran. Menjelang waktu berbuka puasa, seluruh siswa dan guru berkumpul di halaman sekolah untuk mendengarkan ceramah agama dengan tema hikmah Nuzulul Quran yang disampaikan oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SDN 5 Lateng, Fathurrohman. Selain materi-materi keagamaan, siswa diajak salat Duhur dan Magrib berjamaah,

ISTIMEWA

BERKUMPUL: Penerima santunan sebelum acara berbuka dilaksanakan di SDN 5 Lateng akhir pekan lalu.

serta salat Duha. “Hal ini untuk membiasakan siswa dalam menjalankan ibadah seharihari di manapun siswa berada,” ujar Hj Istianah, SPd, MPd, kepala SDN 5 Lateng. Setelah acara berbuka dan salat magrib berjamaah, dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan duafa. Dalam pemberian santunan ini, sekolah yang berlokasi di jalan Jawa 38 Banyuwangi itu beker-

BADAN PERTANAHAN NASIONAL

PENGUMUMAN

Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuwangi

(Tentang Sertipikat Hilang) No. 330/300.3.35-10/VIII/2013

Jl. Dr. Sutomo No. 54 Telp. (0333) 421097, 416140, 413388 Banyuwangi Faximile (0333) 416140 Kode Pos 68411

Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai pengganti sertipikat yang hilang berdasarkan ketentuan pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa: No.

Nama / Alamat Pemohon

1 1.

2 SOESANTO WIRAYANG

Jenis dan Nomor Hak

NIB

Terdaftar Atas Nama

Tanggal Pembukuan

3

4

5

6

Hak Milik No. 00325

00303

SOESANTO WIRAYANG dahulu bernama YONG KIANG SONG

02-05-2001

Letak Tanah : a) Jl / Lingk b) Desa / Kel c) Kecamatan

7 a. – b. Tamansari c. Glagah skrg Licin

Keterangan

8 · Surat Pernyataan di bawah sumpah dan janji Hari Rabu Tgl. 24-07-2013

Dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal ini , bagi mereka yang merasa berkeberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat, Jika setelah 30 (tiga puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat diatas, maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertipikat yang dinyatakan hilang tidak berlaku lagi. Banyuwangi, 1 Agustus 2013 KEPALA KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN BANYUWANGI Drs. S O E G I A R T O NIP. 196007131989031003

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pemasaran & Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho. Desain Iklan: Mohammad PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Administrasi Iklan: Widi Ukiyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/ mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


27

Senin 5 Agustus 2013

Semen Bosowa Buka Puasa dengan Mitra Kerja BANYUWANGI - Keluarga Besar Semen Bosowa Banyuwangi menggelar buka puasa bersama dengan mitra distributor dan relasi kerja. Buka bersama digelar di Rumah Makan Istana Gandrung, Kecamatan Kabat, Kamis (1/8). Acara ini dihadiri oleh Direktur GA dan Pro Curment Semen Bosowa Iskandar Adi Koesuma; Sj Julianto owner CV Wijaya; Isman Firdaus Korwil Jatim-Bali; Jufri HZ Head of Flat Storage Banyuwangi, dan Erik Megantara Sales Planing Marketing. Hadir pula, Kapolsek Kabat dan KH Siddiq. Direktur GA dan Prucurment Semen Bosowa Iskandar Adi Koesuma mengucapkan terima kasih atas kehadiran distributor dan mitra PT Semen Bosowa Maros dalam acara buka bersama ini. Kata dia, tujuan acara ini untuk menjalin silaturahmi antara semen Bosowa dan para mitra yang selama ini telah bekerja bersama-sama dalam mengembangkan bisnis semen di Banyuwangi.

FOTO-FOTO: TOHA/RaBa

KHIDMAT: (Dari kiri) Owner CV Wijaya Sj Julianto Isman, Jufri HZ Head of Flat Storage Banyuwangi, KH Siddiq, dan Kapolsek Kabat.

Iskandar mengakui jika selama ini kehadiran semen Bosowa sudah bisa diterima oleh masyarakat luas. Ini terbukti dengan peningkatan kinerja setiap tahunnya. Bahkan saat ini Semen

SILATURAHMI: Owner CV Wijaya Sj Julianto Isman melakukan pembicaraan dengan Direktur GA dan Prucurment Semen Bosowa Iskandar Adi Koesuma.

RAMAH TAMA: Waktu berbuka tiba, ratusan mitra Semen Bosowa berbuka bersama dengan rasa kebersamaan dan kekeluargaan.

Bosowa menjadi market leader di wilayah pemasarannya. “Alhamdulillah berkat kerja keras dan kerjasama antara semen Bosowa, distributor dan mitra posisi leader dapat kita raih,” ungkapnya.

Karena alas an kinerja terus membaik itulah akhirnya Chief Executive Officer (CEO) Bosowa Corporation Erwin Aksa Mahmud membangun pabrik di Banyuwangi yang sekarang dalam proses pengerjaan. Pembangunan ini untuk meningkatkan kapasitas produksi semen Bosowa di Banyuwangi yang mencapai 300 ribu ton setiap tahun. Dengan selesainya pabrik Bosowa nanti, kapasitas produksi akan ditingkatkan menjadi satu juta ton setiap tahun. ”Saat ini, PT Semen Bosowa memiliki dua pabrik semen, yakni di Maros, Makassar, dan Batam. Pabrik semen Bosowa ketiga ada di Banyuwangi,” tegasnya. (adv/aif)

DISKUSI: Mitra kerja Semen Bosowa meluangkan waktu berdiskusi di sela-sela acara buka bersama di RM Istana Gandrung.

AKRAB: Ratusan mitra Semen Bosowa menghadiri acara buka bersama di RM Istana Gandrung.

DIREKTUR GA DAN PRUCURMENT: Iskandar Adi Koesuma mengucapkan terima kasih kepada distributor dan mitra dalam cara buka bersama Kamis (1/8), kemarin.

Ramadan Lebih Bermakna Bersama PT Bumi Suksesindo

SANTUNAN: Kepala Desa Sumberagung Murwanto memberikan santunan yatim piatu di masjid Pancer.

PESANGGARAN - Pada Bulan Suci Ramadan tahun ini, PT Bumi Suksesindo (BSI) memiliki seabrek acara. Padatnya acara yang sengaja dibuat untuk karyawan, mitra kerja dan masyarakat ternyata mendapat sambutan antusias dari seluruh pemangku kepentingan (stakeholders). Beberapa kegiatan dimaksud seperti Kultum Ramadhan, Safari Ramadhan, Buka Puasa Bersama dan pembagian Seribu Paket Sembako untuk fakir miskin (duafa) di wilayah kecamatan Pesanggaran. Head of CSR and Stakeholders Relation PT. Bumi Suksesindo, Musmin Nuryandi menjelaskan, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk menyemarakkan Ramadan dengan berbagai kegiatan yang positif. BSI berusaha membuat berbagai kegiatan ini penuh kehangatan dan kebersamaan. ”Sehingga tali silaturahmi antara perusahaan, masyarakat dan para pemangku kepentingan khususnya di Kecamatan Pesanggaran dan Banyuwangi semakin lebih dekat,” tutur Musmin. Kultum Ramadan, merupakan inisiatif kegiatan baru berupa majelis taklim yang bertujuan untuk membiasakan salat duhur (fardu) berjamaah di musala atau masjid, menambah

pengetahuan dan pemahaman tetang aqidah Islam. Diselenggarakan dua kali seminggu setiap Senin dan Kamis, pukul 12.00 -13.00 bertempat di musala Al-Ikhlas Pulau Merah. “Program ini diikuti oleh karyawan dan karyawati PT. Bumi Suksesindo serta masyarakat yang tinggal di sekitar perusahaan,” sebutnya. Sementara itu, safari Ramadan dan siraman rohani digelar menjelang berbuka. Acara ini dilanjutkan pemberian santunan untuk yatim, piatu dan dhuafa yang dikemas dalam bentuk keliling (road show) dari satu desa ke desa lain bekerja sama dengan muspika, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Pesanggaran dengan menghadirkan para mubaliqh tingkat Banyuwangi. Selain safari Ramadan, PT BSI juga menyerahkan 1.000 paket sembako kepada mereka yang tidak mampu.

Penyerahan bantuan berlangsung di Balai Desa Sumbermulyo pada Senin (29/7). ”Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban fakirmiskin dan Direktur PT. BSI dhuafa agar Cahyono Seto dapat lebih khusyuk dalam menjalankan ibadah puasa dan menambah keceriaan dalam menyambut datangnya Idul Fitri,’’ jelas Musmin. Sementara itu, Camat Pesanggaran Drs. Danisworo, Msi mengatakan, program-program PT. Bumi Suksesindo nyata dan manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat. Dia berharap program seperti terus dilanjutkan dan semoga dapat memberikan inspirasi dan mendorong lembaga-lembaga lain untuk melakukan hal serupa. ”Jika semuanya kompak perlahan tapi pasti angka kemiskinan di kecamatan Pesanggaran akan terus berkurang,’’ tandas Danisworo. (azi/adv/aif)

TABEL DISTRIBUSI&LIST ISI PAKET SEMBAKO

HUT KE-1: GM Support & Service (Ka Nen) memberikan potongan tumpeng untuk KH. Hisyam Syafa’at menandai 1 tahun BSI.

SIMBOLIS: Penyerahan simbolis 1000 paket sembako oleh Camat Pesanggaran Drs. Danisworo, Msi.

SAMBUTAN: Head of CSR & Stakeholders Relation Musmin Nuryandi memberikan kata sambutan.

BERBAGI : Pembagian paket sembako disaksikan perangkat di masingmasing desa

Desa

Jumlah

Diskripsi

Merk

Jumlah

Satuan

Sumberagung Pesanggaran Sumbermulyo Kandangan Sarongan

350 200 150 150 150

Beras Minyak Goreng Gula Pasir Sirup Kopi Teh

SB Bimoli Gulaku-premium Marjan-squash Kapal api (65 gr) Sariwangi (isi 25)

2,5 1 1 1 1 1

Kg Liter Kg Botol Pcs Pack

Total

1,000

Mie goreng

Indomie

5

Pcs

JADWAL KULTUM RAMADHAN 1434 H. Hari/ Tanggal Senin, 15& 31 Juli 2013 Kamis, 18& 30 Juli 2013 Senin, 22& 29 Juli 2013 Kamis, 25 Juli& 1 Augt 2013

Pembicara K.H. Imam Syafa’at K.H. Masruri K.H. Syukron Makmun K.H. Affandi Musya’fa

Alamat Ringinmulyo-Pesanggaran Ringinsari-Pesanggaran Seloagung-Siliragung Tembakur-Sumbermulyo

Thema Hikmah Ramadhan Puasa dan Kesehatan Fiqih Sholat Kajian Al-Quran

JADWAL SAFARI RAMADHAN 1434 H. Hari/ Tanggal

Pembicara

Alamat

Peserta

Senin, 22 Juli 2013

K.H. Amin Tohari

Tegaldlimo

200 orang

Tempat Masjid Besar Baitussalam-Pesanggaran

Selasa,23 Juli 2013

K.H. Amin Tohari

Tegaldlimo

200 orang

Masjid Al Huda, Tembakur-Sumbermulyo

Jumat, 26 Juli 2013

K.H. Muh. Syakur

Bangorejo

300 orang

Masjid At-Taqwa, Pancer-Sumberagung

Senin, 29 Juli 2013

K.H. Machrus Ali

Cluring

350 orang

Masjid Nurul Islam, Sarongan-Kandangan

Jumat, 2 Augt 2013

K.H. Hisyam S.

Blokagung

200 orang

Masjid Nurul Jadid, Silirbaru-Sumberagung


28

Kamis 25 Juli 2013

Jukir Harus Selalu Tersenyum Imsyak 04.07

Subuh 04.17

Duhur 11.30

Ashar 14.51

Maghrib 17.23

Isyak 18.35

SUMBER: BADAN HISAB RUKYAT (BHR) BANYUWANGI

HIKMAH

Zakat dalam Pikiran Awam PUKUL 06.00 pagi sudah berdesak-desakan ribuan orang. Terutama kaum perempuan, termasuk perempuan renta. Tujuannya satu, ingin mendapat ‘berkah’ pundipundi zakat dari sang dermawan. Sang dermawan yang lebih dikenal dengan Haji Syaikon tampak kualahan ketika pada saatnya masyarakat datang menyerbu kediamannya. ‘Aparat’ kepercayayaannya juga tidak mampu memberikan pengamanan ketika gejala-gejala desak-dasakan mulai terjadi. Semakin lama semakin tidak terkendali, hingga akhirnya tragedipun terjadi ketika 21 orang harus meregang nyawa pada siang hari tanggal 15 September 2008. Sang putra, H. Farouk, sebagai ketua panitia pembagian zakat, kemudian mendapat hukuman penjara selama tiga tahun. Karena dinilai lalai, sehingga menimbulkan korban jiwa. Suatu tragedi yang akan tetap terus kita dikenang sekaligus sebuah ironi. Ingin menjalankan syari’at berujung penjara. Bahkan, pemegang otoritas keulamaan tertinggi di negeri ini (Baca: MUI) perlu memberikan label haram atas ‘kegiatan amal saleh’ sang haji dermawan tersebut. Ilustrasi tersebut sekeOleh: dar mengingatkan kita, H. Asmu’i Syarkowi bahwa implementasi syari’at zakat tampaknya tetap menjadi pemikiran untuk terus diwacanakan. Pengumpulan dan pendistribusiannya sepertinya terus menyisakan sejumlah persoalan, setidaknya sampai saat ini. Sebab, sejatinya pendistribusian zakat ala Haji Syaikhon sampai saat ini masih terjadi. Zakat yang diwajibkan pada tahun ketiga hijriyah merupakan hukum Islam yang sangat penting. Sebab, di samping sebagai salah satu rukun Islam yang berdimensi vertikal (hablun minallah) juga berdomensi horisontal (hablun minannas). Itulah sebabnya, dalam Alquran kata “zakat” diulang-ulang puluhan kali. Menurut Abbas Kararah, dalam kitabnya Al Din Wa al Zakat sebagaimana dikutip oleh Prof. Masjfuk Zuhdi, bahwa di dalam Alquran kewajiban zakat diwajibkan bersama kewajiban salat pada 82 tempat. Ketika rasulullah SAW wafat dan kepemimpinan umat Islam digantikan oleh Abu Bakar as Shiddiq ada sekelompok orang yang oleh khalifah diagendakan untuk diperangi. Mereka itu adalah orang yang ingkar untuk membayar zakat n  Baca Zakat...Hal 35

BANYUWANGI • Dikontrakkan •

BANYUWANGI

HUMAS PEMKAB BWI/RaBa

Bagi yang sudah terkena dan menjadi korban penyeberan virus HIV/AIDS, Bupati Anas minta untuk tidak dikucilkan. Sebab, mereka merupakan korban dan bagian dari keluarga besar yang tidak pantas dikucilkan. “Dari 13 lokalisasi yang ada di Banyuwangi, belum semuanya berhasil ditu-

tup. Saat ini, masih ada tiga lokalisasi yang belum ditutup,” katanya. Pada kesempatan tersebut, Bupati Anas mengaku senang bisa melakukan acara buka puasa bersama dengan jukir, tukang becak, dan THL Satpol PP. Kepada para jukir, Bupati Anas minta agar ramah me-

BPR Wilis Bagi 250 Takjil BANYUWANGI - Keluarga besar BPR Wilis Banyuwangi turut memeriahkan bulan Ramadan. Ini terlihat dari aksi kepedulian mereka terhadap pengguna jalan di sepanjang Jalan PB Sudirman Sabtu (3/8) lalu. Sore itu, puluhan karyawan BPR Wilis melakukan aksi turun jalan membagikan 250 takjil kepada pengguna jalan. Komisaris Bank BPR Wilis, Pa u l i n o K r i s n a Wa h j u e sa  mengatakan, bagi-bagi takjil ini merupakan upaya BPR Wilis untuk turut berbagi kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan. Misi ini sekaligus untuk mengenalkan kepada masyarakat luas bahwa kehadiran BPR Wilis ini telah 30 tahun lebih melayani masyarakat Banyuwangi. “Usia BPR Wilis 30 tahun lebih. Untuk itulah hari ini kami ingin berbagi berbahagia dengan masyarakat,”

BANYUWANGI

TOHA/RaBa

BERBAGI: Karyawan BPR Wilis antusias membagikan takjil kepada pengguna jalan PB Sudirman, Sabtu (3/8).

ujarnya. Dijelaskan, saat ini BPR Wilis masih memberikan program pinjaman dengan bunga menarik. Yaitu bunga satu persen

dengan plafon pinjaman maksimal Rp. 1,25 miliar. “Ini merupakan penawaran yang sangat menarik untuk masyarakat,” jelas Paulino. (adv/als)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Nissan •

• Nissan •

Promo Nissan ready stock, all type, dapatkan diskon terbesar + free aksesoris untuk penawaran terbaik. Hub. ADZAM 081232246632, Nissan Banyuwangi

Promo Nissan ready stock all type daptkan diskon s/d puluhan juta+bonus, pameran sun east & dealer Nissan Bwi, Jl. S. Parman 147 Bwi hub 0333-4460222

• Grand Livina •

• Hyundai Trajet ‘04 •

Dijual Grand Livina XV 1,5 manual silver istimewa, 150 juta nego, cash&kredit tukar tambah, hubungi 082142194111 / 081335897888.

Dijual Hyundai Trajet G8 MT tahun 2004, abu-abu metalik, harga 87,5 juta nego barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• Toyota Avanza ‘10 •

• Nissan Terrano ‘00 •

Dijual Toyota Avanza 1.3 G60 IRM GMMFJJ tahun 2010, abu-abu metalik, harga 139,5 juta nego brg istmw, bs cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Nissan Terrano K.Road FI tahun 2000, hitam silver, harga 115 juta nego barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• Nissan X-Trail ‘05 •

• Isuzu Panther ‘01 •

Dijual Nissan Xtrail 2.5 ST AT tahun 2005, abu-abu metalik, harga 136,5 juta nego barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Isuzu Panther TBR 541 LS25 MT tahun 2001, biru muda metalik, harga 117,5 juta nego barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• Dekat SMANTA •

• Tentor •

• Dosen •

• Great Corolla ‘94 •

Dbthkn sgr Tentor smua mapel utk SD, SMP, SMA di Ganesha Operation dgn srt S1, Lamkir Jl. Brawijaya 8 Bwi telp 410880 / Jl. Wahid Hasim 73 Genteng, plg lmbt gel 1 tgl 18-08-13, gel 2 tgl 31-08-13

Dibutuhkan Dosen Tetap/tdk Tetap: P/W: S1/S2 Manajemen, S1/S2 Akuntansi; S1/ S2 Psikologi; S1/S2 Informatika Komputer; S1/S2 Bahasa Inggris. Bisa mengajar. Kirim CV: HRD Department LP3I BUILDING Jln. MH. Thamrin No. 115 Banyuwangi

Djl santai mobil ksayangan Toyota Great Corolla ‘94. putih. siap pakai. tnpa perantara. kunjungi Jl. MH Thamrin 23 Bwi

• Tanah Kebun 7790m2 •

• Tanah 2 Kapling •

• L300 ‘09 • Dijual L300 th 09, harga 112 juta nego, cash/kredit, tukar tambah 082142194111

• Kuda Grandia ‘97 • Jual Kuda Grandia. Dsl 02ors cokl tua/muda kaleng Vkool ist trawat 97 nego. 8900099

• APV ‘10 •

Dijual 2 tanah Kapling msg2 uk: 10x20 M2, Lokasi Kebalenan, SHM Harga : 75 Juta Hun: 082141060580/083847407631

Jual APV 2010 putih body kaleng, harga nego, H. 03337610345

SITUBONDO

• Prima Mobil •

• Jl. Basuki rahmad •

• Kebun Mangga 1,5Ha •

Djl ruko uk 5X13, 2 lnt, Jl. Basuki Rahmad 183 Stb, Loks strategis. H. 081336156185

Djl kebun mangga dg kebun jati, fas rmh pnjaga, luas 1,5 hektar lok strategis, Ds. Battul, Kec. Panji, 250 jt, juga dijual kebun gamilina 3000 pohon luas +8000 m2, lok pigr jaln 150jt. H. 082333573999

ReadyPU:L300,SSnew,Carry2011,Grdmx2011, 2012, Zebra, ready Avanza G 09,2011, Xenia 06,09,11, Krista 03, Escudo 98, Innova G 2.0, Rush 08,Futurastw03,Zebrastw95,96,bscash/kredit.H. 0811301676/0333-411655(dptknhadiahlgsg!)

SITUBONDO

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhatihati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan secara resmi di Radar Banyuwangi.

• Jl. Raya Pantura • Jual tnh 9600m2, Jl. Ry Pantura KM 215 5B, Lmongan Arjasa @175rb/m2. 082333008871

• Jl. Semeru •

layani masyarakat, serta selalu memberi pelayanan dengan murah senyum, sopan, dan tertib. Untuk para tukang becak, Bupati Anas berpesan agar lebih ramah dan sopan melayani tamu yang datang ke Banyu-

wangi. Dengan pelayanan yang ramah, maka tamu yang datang juga akan senang untuk naik becak. Kalau tamu senang dan nyaman naik becak, maka akan berdampak pada pendapatan tukang becak. “Saya terima kasih pada tukang becak, karena telah berlaku tertib menjaga kebersihan dan keindahan Kota Banyuwangi,” tegasnya. Secara khusus, mantan anggota DPR RI itu juga berpesan pada THL Satpol PP untuk meningkatkan kinerjanya dengan menghadapi masyarakat dengan persuasif. Dalam melaksanakan tugasnya, anggota Satpol PP harus tampil senyum dan ramah serta menghindari kekerasaan. (afi/als)

BERBAGI: Bupati Anas, Wabup Yusuf, dan Sekkab Slamet Kariyono memberikan parsel lebaran kepada para juru parkir, abang becak, dan THL Satpol PP sore kemarin.

Djl cpt tnh 170m2 srfkat,dkt Smanta bwi, BNI, IKIP PGRI cck utk kos2an H: 08124985056 / 085231734398

Dijual tanah kebun di Bwi kota, SHM a/n sendiri 7790m2 (120m x 70m) Rp 150.000/ m nego lokasi 150m timur Jln Raden Wijaya, selatan perum Djati Khayangan. Hub pemilik: 081239574908 /081999093869 / Bp Edy Ruko&prkantorndjntungkotaPesanggaran,Jl. Suprobo, prmpatn 76 Puskesmas ke brt,sblh BankMandiri,dPsarPsanggaran,strategis,SHM &IMB,06584283752,iinsetyowati44@yahoo.com

BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyerukan para juru parkir (jukir) dan tukang becak untuk menyelamatkan keluarganya dari ancaman penyebaran virus HIV/ AIDS. Penyebaran virus HIV/ AIDS merupakan ancaman serius bagi generasi muda yang menghancurkan masa depannya. Seruan Bupati Anas itu disampaikan dalam acara buka puasa bersama ratusan jukir, tukang becak, dan tenaga harian lepas (THL) Satpol PP di Pendapa Shaba Swagata Blambangan sore kemarin (4/8). Pada kesempatan tersebut, Bupati Anas didampingi Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, Sekkab Slamet Kariyono, dan sejumlah pejabat. Dalam kesempatan itu, Bupati Anas menyampaikan, korban keganasan virus HIV/ AIDS sudah mencapai 1.300 orang. Angka yang cukup besar yang melanda warga Banyuwangi itu diharapkan tidak bertambah melalui peran masyarakat.

• Panther Higrade ‘95 • Dijual Panther higrade asli 1995 cat 90% orsi msh bgus sekali 081336528447 nego

• Colt Diesel FE ‘08 • Jual C Diesel FE 71 th 2008, Taft 93 full audio ban 33. L300 th 2010. H. 08123353223

Djl tnh Jl. Semeru, L 445 M2, fll bngunan, cck utk usaha kantor&siap huni. 08124921333

BANYUWANGI BANYUWANGI

• Rumah Tengah Kota •

• STNK •

Dijual rumah murah tengah kota strategis L 400M2, LB 181M2 Hub 085230634123

Hlg STNK P 2298 VT, an.Yermes Batmalo, Dsn. Cemetuk 03/04 Cluring, Bwi

• Sewa/Jual • Sewa/Jual rmh dpn Stasiun Rogojampi, cck buat usaha cpt hub087823185909

SITUBONDO • Jl. Anggrek • Djl rmh 2Lt Jl. Anggrek 2 No.5 Situbondo, kmr 3, kmr mandi 2, kmr pmbantu, garasi 2 mobil, hrg 400 jt nego, hub: 087822043316

BANYUWANGI • Jual Bak Bekas • Dijual bak bekas L300 datar Rp. 2 Juta Hub 082142194111


33

Senin 5 Agustus 2013

RUBRIK PAJAK PERTANYAAN: Apakah ketentuan untuk mengajukan Surat Keterangan Bebas PPh atas transaksi jual beli rumah WP Badan real estate? JAWABAN: Terima kasih atas pertanyaan Saudara. Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE30/PJ/2013 tanggal 3 Juli 2013 tentang Pelaksanaan Pajak Penghasilan yang Bersifat Final Atas Penghasilan dari Pengalihan Hak Atas Tanah dan/ atau Bangunan yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Usaha Pokoknya Melakukan Pengalihan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan dan Penentuan Jumlah Bruto Nilai Pengalihan Hak Atas Tanah dan/ atau Bangunan oleh Wajib Pajak yang Melakukan Pengalihan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan. 1) Surat Keterangan Bebas (SKB) pembayaran Pajak Penghasilan yang bersifat final dapat diterbitkan kepada Wajib Pajak Badan yang usaha pokoknya melakukan transaksi pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan (WP Badan real estat) apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut: a) pengalihan hak (penjualan) atas tanah dan/ atau bangunan dilakukan sebelum tanggal 1 Januari 2009; b) penghasilan atas pengalihan hak tersebut telah dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Tahun Pajak yang bersangkutan dan Pajak Penghasilan atas penghasilan tersebut telah dilunasi; c) permohonan diajukan oleh WP Badan real estat yang melakukan pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan disertai lampiran berupa daftar tanah dan/atau bangunan sesuai format yang ditetapkan yang diisi dengan lengkap meliputi nama dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) pembeli tanah dan/atau bangunan. 2) Sehubungan dengan nama dan NPWP pembeli yang tercantum dalam SKB sebagaimana dimaksud pada angka 1), ditegaskan bahwa: a) NPWP pembeli wajib dicantumkan dalam permohonan SKB, kecuali berdasarkan ketentuan perpajakan pembeli tersebut tidak wajib memiliki NPWP; b) nama pembeli yang tercantum dalam permohonan SKB adalah pembeli yang tercantum dalam Perjanjian Perikatan Jual Beli (PPJB); c) dalam hal terjadi perubahan PPJB sehingga WP Badan real estat menerima atau memperoleh penghasilan dari perubahan PPJB tersebut, maka SKB hanya dapat diterbitkan apabila WP Badan real estat dapat membuktikan bahwa penghasilan dari perubahan PPJB tersebut telah dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan tahun pajak yang bersangkutan dan Pajak Penghasilan atas penghasian tersebut telah dilunasi. Informasi lebih lanjut dapat berkonsultasi dengan Account Representative Saudara di Kantor Pelayanan Pajak dimana Saudara terdaftar, atau hubungi Kring Pajak bebas pulsa 500200

LAKA LANTAS RUSAK PARAH: Motor yang dikemudikan Sarwi diamankan di Mapolsek Kalibaru kemarin malam.

Oknum Satpol PP Jualan Miras Digeledah Sabhara, Ditemukan Puluhan Botol Arak

ISTIMEWA

DIANGKUT KE POLRES: Kasat Sabhara AKP Sudarmaji mencium bau arak Bali hasil sitaan, kemarin malam.

SONGGON – Peredaran minuman keras (miras) di bulan Ramadan tetap marak saja. Seperti yang dilakukan anggota Sabhara Polres Banyuwnagi kemarin malam. Dalam razia cipta kondisi itu, anak buah Kasat Sabhara AKP Sudarmaji berhasil mengamankan beberapa jeriken miras jenis arak. Yang mengejutkan, salah seorang penjual arak adalah berstatus pegawai negeri sipil (PNS). Dia adalah Kurnia Cahya

Samanhudi, 42, warga Dusun Derwono, Desa Balak Songgon. Sehari-harinya Kurnia tercatat sebagai Satpol PP di Kecamatan Songgon. Namun, saat diperiksa polisi KTP-nya beralamat di Jalan Sekardadu nomor 16 RT 02/RW 02, Kelurahan Temenggungan, Banyuwangi. Dari rumah Kurnia, polisi mengamankan 73 botol kecil kecil arak Bali dan 23 botol besar arak Bali. Saat digeledah, minuman memabukkan itu disembunyikan dalam rumah. Sebagian sudah diedarkan kepada konsumen. “Sungguh keterlaluan, pada saat bulan Ramadan masih ada saja yang menjual minuman keras.

Operasi cipta kondisi ini dalam rangka menciptakan situasi aman jelang Lebaran,’’ jelas Kasat Sabhara AKP Sudarmaji. Selain menggeledah rumah anggota Satpol PP, anggota Sabhara juga menyita arak dari rumah Buani, 48, warga Dusun Pasinan Barat RT 01/RW02, Desa/Kecamatan Singojuruh. Barang bukti yang diamankan berupa 5 jeriken arak Bali; 30 botol kecil arak Bali, dan tiga botol besar arak Bali. “Ada empat tempat yang kita razia. Penjual miras akan kita ajukan dalm sidang tipiring. Berhubung pengadilan negeri saat ini libur, sidang tipiring digelar usai Lebaran,’’ tandas Sudarmaji. (azi/aif)

ISTIMEWA

EDARKAN PIL KOPLO: Arif Triwiyono (kanan) di dalam mobil polisi. Prima Hariyanto (kiri) setelah terjatuh. Barang bukti 2000 pil trex.

Pengedar Pil Koplo Terkapar di Jalan Raya KALIBARU – Kejadian dramatis berlangsung di jalan raya Gumitir, masuk Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru. Dua pengedar pil koplo terjatuh dari sepeda motornya setelah terlibat kejar-kejaran dengan anggota Satnarkoba Polres Banyuwangi, kemarin malam. Pengedar tersebut terkapar di jalan raya karena menolak dihentikan polisi. Polisi terpaksa menendang keduanya hingga terjatuh dari atas sepeda motor Yamaha Mio bernopol DK 7861 DV. Dua pengedar tersebut adalah Arif Triwiyono, 38, dan Prima Hariyanto, 29. Mereka tercatat sebagai warga Dusun Sumberejo, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu. Setelah digeledah, polisi menemukan 2000 butir pil trex yang disembunyikan dalam jok sepeda motor. “Malam itu juga kedua tersangka langsung kita bawa ke polres,’’ kata Kasat

Narkoba AKP Watiyo. Diperoleh keterangan, tertangkapnya dua pengedar pil koplo itu berawal informasi masyarakat. Awalnya polisi mencium gelagat kalau Arif dan Prima kerap mengedarkan pil koplo di wilayah Sempu dan sekitarnya. Untuk menangkap keduanya, polisi akhirnya pasang strategi. Sebagian anggota Satnarkoba menyaru sebagai pembeli. Dalam penyamaran itu, polisi mengaku pembeli dari Jember. Singkat cerita, disepakatilah transaksi di kawasan jalan raya Gumitir. Pukul 22.00, tiga anggota Satnarkoba sudah menunggu di pinggir jalan. Tak lama kemudian, datanglah Arif dan Prima dari arah timur. Keduanya akhirnya berhenti untuk menyerahkan pil koplo sesuai pesanan. Tahu yang membeli adalah polisi, keduanya berusaha kabur dengan tancap gas.

ISTIMEWA

BB: 2000 butir trex disembunyikan di jok motor.

Rupanya, polisi tak mau kehilangan sasaran tangkap. Maka dikejarlah dua orang tadi. Keduanya akhirnya bisa ditaklukkan setelah sepeda motornya ditendang dari arah belakang. Arif dan Prima pun terjatuh hingga menderita luka lecet di wajahnya. “Setelah kita geledah, di jok sepeda motornya ditemukan 2000 butir pil trek,’’ kata Watiyo. Ketika diinterogasi, keduanya mengaku kalau 2000 pil trihexyphidyl itu merupakan titipan seseorang asal Jember bernama Dombleh. Barang tersebut akan diambil Dombleh setelah tersangka berada di Banyuwangi. “Karena perbuatannya itu tersangka kita jerat Pasal 196 sub 197 UU nomor 36 tahun 2009. Keduanya dengan sengaja dan tanpa keahlian memiliki dan mengedarkan sediaan farmasi tanpa izin edar,’’ tandas Watiyo. (azi/aif)

Bintang Timur dan Perintis Lolos ke Divisi Utama ABDUL AZIZ/RaBa

Tabrakan Motor, 1 Tewas GLENMORE – Kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan seorang korban meninggal dunia terjadi di jalan raya Pasar Glenmore, Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore, Sabtu kemarin (3/8). Korban meninggal dunia adalah Sarwi, 55, warga Dusun Sidodadi, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore. Pengemudi motor Suzuki bernopol P 4478 UC itu mengalami luka parah di bagian kepala, kedua tangan dan kakinya patah. Sedang yang dibonceng, Sunamo,60, juga warga Dusun Sidodadi, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, mengalami luka robek di pipi kiri, serta patah tulang pipi. Sesaat setelah kejadian, dia langsung dibawa ke Rumah Sakit Bakti Husada Krikilan, Glenmore. Lawan kecelakan adalah Lukman Hakim, 21, pengemudi Honda GL bernopol P 3534 WA, asal Dusun Sepanjang Kulon, Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore. Pria berstatus mahasiswa tersebut mengalami luka patah tulang hidung dan bibirnya robek. Berdasarkan keterangan para saksi di tempat kejadian perkara menyebutkan, kecelakaan itu bermula ketika Sarwi yang mengemudikan motor Suzuki melaju dari arah selatan. Ketika sampai di jalan raya Pasar Glenmore, masuk Desa Sepanang, dia hendak mendahului sebuah kendaraan yang ada di depannya. Namun saat bersamaan dari arah berlawanan meluncur kendaraan yang dikemudikan Lukman. “Karena jaraknya berdekatan dan kedua pengemudi kendaraan sama-sama tak bisa menguasai setir, akhirnya terjadilah kecelakaan tersebut,” kata Kanitlantas Kalibaru Ipda Yulianto. (azi/aif)

Kompetisi Internal PSSI Banyuwangi SEMPU - Perjalanan panjang kompetisi internal Pengkab PSSI Banyuwangi mencapai endingnya, Sabtu (3/8) lalu. Rampungnya seluruh pertandingan ditandai dengan digelarnya partai final Divisi I di Lapangan Karangsari, Kecamatan Sempu, Banyuwangi. Dua tim, yakni PS Bintang Timur Kedungrejo Muncar dan PS Perintis Srono menjadi laga penutup. Dalam laga yang disaksikan ratusan pasang mata tersebut, tim asal Muncar, PS Bintang Timur, memastikan diri menjadi kampiun di ajang Divisi I. Kepastian itu diperoleh usai menundukkan rival utamanya, PS Perintis Srono, dengan skor tipis 1-0. Hasil ini juga bermakna ganda bagi kedua tim. Setidaknya, musim depan

mereka akan menggenggam tiket promosi untuk berlaga di level Divisi Utama Pengkab PSSI Banyuwangi. Sementara itu, rampungnya kompetisi Divisi I juga dilengkapi dengan level di bawahnya, Divisi II. Dalam pertandingan final Divisi II, PS Argen Genteng menjadi kampiun di level ini usai menundukkan PS Porwing Wringinpitu. Hasil ini membuat kedua tim memastikan tiket promosi ke Divisi I musim depan. Ketua PSSI Banyuwangi, Mohamad Kayun Rosyid Sholeh menuturkan, kompetisi internal ini akan menjadi pemantauan bagi pemain sepak bola di Banyuwangi. Sejumlah agenda menjadi bidikan pihaknya. Di antaranya Liga Remaja, hingga kompetisi

Divisi III Jatim yang diikuti oleh tim Persewangi Muda. Selain itu, Kayun menambahkan, dengan rampungnya

kompetisi Divisi I dan II, pIhaknya segera dalam waktu dekat akan mempersiapkan kompetisi level pamungkas,

yakni di strata Divisi Utama. “Insyaallah bulan Oktober mendatang Divisi Utama bisa digelar,” ujarnya. (nic/als)

ENDING KOMPETISI: Pemain Bintang Timur (merah) berebut bola dengan pemain Perintis di Lapangan Karangsari, Sabtu (3/8) lalu. NIKLAAS ANDRIES/RaBa


34

Senin 5 Agustus 2013


Senin 5 Agustus 2013

35

HALAMAN SAMBUNGAN

Pemakaman Diiringi Pembacaan Asmaul Husna n KIAI MAKSUM... Sambungan dari Hal 25

Bahkan, beberapa hari terakhir, sudah tidak bisa melakukan komunikasi dengan keluarga. Untuk komunikasi, hanya bisa dilakukan dengan isyarat kedipan mata. Sementara itu, jenazah almarhum langsung dibawa dari RSUD Blambangan menuju

ke rumah duka di Jalan Cut Nya Din nomor 6 Banyuwangi sekitar pukul 09.00. Baru pada pukul 14.00, jenazah disemayamkan di masjid di kompleks Pondok Pesantren Darun Najah, Kelurahan Tukangkayu. “Saya ikut menunggu ketika Abah meninggal,” kata Gus Ishom. Meninggalnya Kiai Maksum itu tampaknya membuat warga

Banyuwangi berduka. Sejak berita kiai sepuh ini wafat, para pelayat terlihat memadati kompleks Pondok Pesantren Darun Najah dan rumah duka di Jalan Cut Nyak Din. Warga yang ingin melakukan salat jenazah, harus rela bergantian. Saking banyaknya petakziah yang ingin menghormati almarhum, salat jenazah harus dilakukan hingga bela-

san kali. “Untuk salat jenazah selanjutnya, yang akan menjadi imam adalah Kiai Hasan Daelami Ahmad,” cetus salah satu keluarga almarhum melalui pengeras suara. Setelah belasan kali dilakukan salat jenazah, pada pukul 15.45, keranda jenazah mulai dikeluarkan dari masjid menuju pemakaman keluarga di kompleks pesantren dengan

Disebut Kader Terbaik PPP n ANGGOTA... Sambungan dari Hal 25

Seperti ketua Rabitah Ma’had Islamiyah (RMI) Kabupaten Banyuwangi, Penasihat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyuwangi, dan Mustasyar PCNU Kabupaten Banyuwangi. “Kiai Maksum adalah kiai sepuh NU Banyuwangi,” cetus

Rais Syuriah PCNU Banyuwangi KH Ahmad Hisyam Syafaat. Menurut Kiai Hisyam, NU dan masyarakat Banyuwangi sangat kehilangan tokoh panutan yang memiliki ilmu cukup luas. Almarhum, jelas dia, dikenal sangat ikhlas dalam melakukan dakwah. “Kiai Maksum dikenal istiqomah dalam dakwahnya,” katanya.

Salah satu bukti dari sikap istiqomah yang ditunjukkan adalah dengan tetap bertahannya di Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Sejak 1973 hingga saat ini, almarhum masih menjadi tokoh PPP Banyuwangi. “Sejak PPP lahir hingga sekarang, almarhum tetap di PPP,” cetus ketua DPC PPP Banyuwangi, H Fauzan.

Menurut Fauzan, almarhum adalah salah satu kader terbaik partai berlambang Kakbah tersebut. Sikap konsisten dan keseriusannya dalam berdakwah, Kiai Maksum terpilih menjadi anggota DPRD Banyuwangi sejak tahun 1973 hingga 2004. “KIai Maksum salah satu kiai PPP yang bisa diterima oleh semua kalangan,” ungkapnya. (abi/bay)

Zakat Tidak Bisa Diabaikan n ZAKAT... Sambungan dari Hal 28

Keadaan tersebut menjadi bukti bahwa zakat merupakan bagian ajaran agama Islam yang sangat penting dan karenanya tidak dapat diabaikan oleh setiap kaum muslimin. Karenanya pula, di negaranegara Islam zakat dijadikan sebagai salah sarana untuk memajukan kesejahteraan rakyatnya, di samping wakaf. Di negara kita, sebagai negara yang berpenduduk muslim terbesar di dunia, meskipun bukan negara Islam, juga telah menaruh kepedulian terhadap salah satu aspek syari’at yang diwajibkan sejak tahun ketiga hijriyah itu. Kepedulian tersebut, sebagai puncaknya, adalah ketika diundangkan Undang-Undang (UU) Nomor 38 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat yang kemudian diganti dengan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011. Sebagai implementasi dari UU tersebut, kini telah menjamur lembaga-lembaga amil-amil yang siap menerima dan konon siap menyalurkannya sesuai syari’at. Lembaga-lembaga itu, beberapa di antaranya memang bonafit. Cara penerimaannyapun telah menggunakan media modern seperti membuka

rekening di berbagai lembaga keuangan. Tetapi, apakah hal ini dapat menaikkan animo masyarakat untuk menyetor zakat lewat media tersebut? Memang, belum ada penelitian terbuka mengenai hal ini. Akan tetapi, dengan masih banyaknya muzakki yang lebih suka membagikan zakatnya secara langsung, setidaknya menjadi parameter bahwa di mata muzakki, kredibilitas lembaga kolektor zakat masih dipertanyakan. Masyarakat masih gamang terhadap akurasi penyaluran yang mereka lakukan. Pada saat yang sama, kaum kerabat dan tetangga sekitar muzakki, guru ngaji, ustad madrasah diniyah, para janda, yayasan yatim piatu, telah lama menanti aliran zakat dari muzakki. Pada saat demikian muzakki-pun berfikir kemana harta zakat akan disalurkan? Ke lembaga amil dengan resiko para kerabat dan tetangga tidak mendapat bagian atau secara langsung dengan resiko bisa menimbulkan insiden? Pikiran yang bersifat pragmatis tersebut juga tidak bisa disalahkan. Sebab, Alquran juga tegas-tegas menyatakan bahwa penyaluran sedekah (termasuk zakat) harus lebih diprioritaskan untuk sanak kerabat dan tetangga dekat. Maksud ini

pasti tidak mungkin terpenuhi jika zakat disetor via rekening milik lembaga amil tertentu yang keberadaannya biasanya di luar kota setempat. Di samping itu juga terdapat doktrin kitab fikih, yaitu adanya larangan memindahkan zakat dari negeri muzakki, apabila di daerah muzakki masih terdapat mustahiq (orang yang berhak menerima). Dalam konteks sekarang, hal ini dimaknai larangan memindahkan zakat dari kampung halamannya. Sebenarnya, hal ini bisa dijembatani dengan meningkatkan pemberdayaan peran masyarakat setempat melalui pembentukan Lembaga Amil Zakat (LAZ) sebagaimana maksud Pasal 17 UU Nomor 21 Tahun 2011 di bawah kontrol aparat pemerintah setempat. Akan tetapi, secara formil lembaga ini sangat sulit diwujudkan. Sebab, di samping persyaratannya yang ketat (Pasal 18 UU Nomor 21 Tahun 2011) juga akan menimbulkan highcost. Semakin banyak yang terlibat akan semakin banyak biaya yang dikeluarkan. Muzakki juga berfikir jangan sampai harta zakat bernasib seperti dana Bandes (Bantuan Desa), Raskin (beras untuk rakyat miskin), atau dana untuk masyarakat sejenis lainnya.

Dengan demikian dalam pikiran muzakki awam, menyetor zakat ke Lembaga Amil Zakat resmi dirasa kurang aman. Sabaliknya, menyerahkan zakat secara langsung ke mustahiq dirasa lebih aman dan nyaman. Aman, karena dana zakat tidak berkurang sepeserpun, dan nyaman karena dapat bersilaturrahmi secara langsung dengan saudara-saudara yang kurang beruntung. Kalaupun kemudian terjadi insiden seperti insiden H. Syaikhon, hanyalah sebuah musibah yang bisa menimpa siapa saja yang apabila telah saatnya tidak seorangpun bisa menolaknya. Terlepas setuju atau tidak, itulah pikiran masyarakat (baca: muzakki) awam, namun terlihat realistis. Hal ini jelas merupakan tantangan bagi para pembuat kebijakan baik pemerintah maupun para pemuka agama untuk terus mencari formula yang tepat mengenai pengumpulan dan pendistribusian zakat yang di samping memenuhi standar syari’at juga akuntabel. Walluhu A’lam. (*) *) Hakim Pengadilan Agama Banyuwangi Klas I A. Tinggal di Pandan RT 01 RW 04 Kembiritan, Genteng, Banyuwangi.

Tiada Hari tanpa Baca Kitab Kuning n JAGO... Sambungan dari Hal 25

“Masyarakat Banyuwangi, saya secara pribadi maupun sebagai bupati sangat kehilangan, dan menyampaikan duka yang sangat mendalam,” tutur Bupati Anas. Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi, H Masykur Ali juga merasa kehilangan atas kepergian Kiai Maksum untuk selamanya. Di mata NU, Kiai Maksum adalah sosok kiai kharismatik, sederhana, teduh, dingin, dan tutur katanya sangat santun. Sebagai bukti kesantunan itu, Kiai Maksum sangat disegani dan dihormati oleh semua kalangan. “NU merasa kehilangan atas kepergian sosok Kiai Maksum. Kehidupan beliau patut diteladani,’’ ujar Masykur Ali. Sikap santun itu juga dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Melihat kesantunan itu, masyarakat yang hendak mengadukan persoalan kepada Kiai Maksum, masalah itu akan hilang saat melihat wajahnya saja, tanpa harus mendengarkan tausyiah. Selain santun, Kiai Maksum juga sangat istiqomah dalam berbagai hal, mulai pendidikan dan pekerjaan. ”Meskipun usianya sudah sepuh, Kiai Maksum masih aktif sebagai dosen di Ma’had Aly Ponpes Salafiyah Syafiiyah, Sukorejo, Situbondo,’’ jelas Masykur Ali. Sikap istiqomah itu juga ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari. Beliau juga rajin memberikan tausiyah lewat pengajian rutin. Inilah yang membuat kagum semua orang. “Selama hidupnya beliau juga rajin melakukan silaturahmi kepada kolega dan handai taulan,’’ kata Masykur Ali yang ikut mengantarkan jenazah almarhum Kiai Maksum di pemakaman keluarga Ponpes Darunnajah, Kelurahan Tukangkayu, Banyuwangi, sore kemarin. Di bidang politik, almarhum juga dike-

nal istiqomah. Di saat tokoh-tokoh NU berbeda pandang aliran politiknya, Kiai Maksum tetap bertahan di PPP hingga akhir hayatnya. Sikap istiqomah ini justru menjadikan Kiai Maksum diterima di semua kalangan, baik kawan maupun lawan. ”Dengan gaya dan sikap istiqomah tersebut, Kiai Maksum bisa diterima oleh siapa saja. Kita patut meneladani kiprah beliau,’’ tandas Masykur. Begitu juga saat beberapa kiai NU berkonflik secara politis, Kiai Maksum hadir sebagai penengah untuk menyelesaikan konflik secara lugas. “PCNU Banyuwangi mengimbau kepada warga Nahdliyin untuk mendoakan agar amal dan perbuatannya diterima di sisi Allah SWT. Diimbau juga agar warga NU melakukan salat gaib, membaca tahlil, dan surat Yasin,” pinta Masykur. Mantan Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, yang juga mantan Ketua DPD Partai Golkar Banyuwangi, HM Eko Sukartono memiliki kesan yang mendalam terhadap sosok Kiai Maksum. Eko Sukartono cukup lama berinteraksi dengan Kiai Maksum sebagai sesama anggota DPRD. Selama 12 tahun, Eko bersama Kiai Maksum sebagai anggota DPRD dari partai politik yang berbeda. Eko berasal dari Partai Golkar, sedangkan Kiai Maksum berasal dari PPP. “Walau beda partai, namun tidak menghalangi interaksi saya dengan beliau,” tutur politisi gaek yang saat ini menyeberang ke PDIP itu. Bagi Eko, Kiai Maksum merupakan sosok tokoh kharismatik yang patut diteladani sepanjang masa. Saat berada di DPRD, Kiai Maksum merupakan sosok politisi senior yang memiliki pengalaman politik di beberapa rezim kekuasaan. Walau tergolong politisi senior, tapi tidak menghalangi interaksi dengan para politisi junior. Sebagai politisi senior, Kiai Mak-

sum mampu mengayomi politisi muda dari beberapa parpol yang berbeda-beda. Selama bersama di DPRD, kata Eko, Kiai Maksum tidak pernah bosan untuk memberikan saran dan nasihat pada juniornya sesama anggota DPRD. “Yang paling saya berkesan, beliau itu telaten silaturahmi ke rumah anggota DPRD sambil membawa oleh-oleh,” tuturnya. Selain itu, Kiai Maksum merupakan sosok ulama dan politisi yang mudah mendengar pendapat orang lain. Dia juga mudah untuk diajak diskusi dengan siapa saja. “Beliau sosok tokoh bersahaja, kita yang muda patut meneladani tindak tanduk perjuangannya. Kita sangat kehilangan,” tuturnya lagi. Komentar yang sama juga disampaikan mantan Bupati Samsul Hadi. Samsul melihat, Kiai Maksum merupakan sosok ulama dan politisi yang sangat jenaka tapi serius. Di mata Samsul Hadi, sosok Kiai Maksum merupakan figur ulama yang on call dan selalu berada di tengah umat, khususnya di bidang politik. Meski sampai akhir hayatnya, masih istiqomah di satu partai politik, tapi beliau jagoan silaturahmi. “Saat silaturahmi, beliau pasti bawa kurma atau roti,” ungkap Samsul Hadi. Walau dirinya berada di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Banyuwangi, kata Samsul, Kiai Maksum tetap melakukan silaturahmi dengannya. Hanya, silaturahmi itu tidak dilakukan di LP, namun dilakukan pada saat Samsul keluar menjalani perawat kesehatan. “Kata beliau, gak tega jenguk saya di LP,” tuturnya. Samsul juga melihat, sosok Kiai Maksum merupakan figur yang sangat alim. Selama hidupnya, Kiai Maksum selalu belajar dan mengaji agama. “Beliau sangat alim, tiada hari tanpa kitab kuning, semoga Allah mengampuni dosa-dosanya,” katanya. (bay/bersambung)

iringan pembacaan tahlil. Tepat pukul 16.00, jenazah almarhum diturunkan ke liang lahat dengan iringan pembacaan Asmaul Husna. Sejumlah tokoh terlihat hadir untuk takziah hingga pemakaman. Tampak hadir Bupati Abdullah Azwar Anas, Wakil

Bupati (Wabup) Yusuf Widyatmoko, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Slamet Karyono, Wakapolres Kompol Agus Widodo, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Banyuwangi. Selain itu, juga hadir Rais Syuriah PCNU Banyuwangi KH Ahmad Hisyam Syafaat, Ketua

Tanfidziyah PCNU Banyuwangi H Masykur Aly, ketua DPC PPP Banyuwangi KH Fauzan. Ketua Yayasan Masjid Agung Baiturrahman (MAB) Habib Mahdi Hasan, sekretaris MAB Iwan Azis Siswanto, dan banyak kiai dari Banyuwangi dan sekitarnya.(abi/bay)

Pasokan Broiler Agak Seret n HARGA... Sambungan dari Hal 25

“Harga daging api naik signifikan sejak Sabtu (3/8),” ujar Poniah, 50, seorang pedagang yang menjajakan dagangan di Pasar Banyuwangi kemarin (4/8). Kecenderungan serupa terjadi pada harga daging ayam ras. Sejak dua hari terakhir, harga daging ayam broiler di pasar tradisional tersebut naik dari

Rp 30 ribu per Kg menjadi Rp 34 ribu per Kg. Ironisnya, saat kebutuhan daging ayam meningkat, pasokan daging ayam ras yang diterima pedagang dari tangan pengepul turun. Tak pelak, pedagang pun memprediksi harga daging ayam ras akan terus merangkak naik hingga menjelang hari “H” Lebaran mendatang. Seperti diutarakan Bu Karso, 45, seorang pedagang daging

ayam ras di Pasar Banyuwangi. menurut dia, biasanya dia mendapat pasokan daging ayam sebanyak seratus Kg dalam sehari. Namun, perempuan yang satu ini mengaku hanya mendapatkan pasokan sebanyak 50 Kg daging ayam ras kemarin. “Jadi, jika kejadian seperti ini terus berlanjut, kemungkinan harga daging ayam akan kembali naik,” tuturnya. (sgt/bay)

Proses Bongkar Muat Agak Lama n SEHARI... Sambungan dari Hal 25

Proses bongkar kapal cukup lama, karena penumpang dari Bali meningkat tajam. “Arus mudik dari Ketapang memang mulai meningkat, namun tidak terlalu besar,” ungkap Pemimpin Cabang PT ASDP IF Ketapang, Waspada Heruwanto melalui Manager

Operasional, Saharuddin Koto. Arus mudik dari Ketapang hingga pukul 08.00 kemarin , jumlah penumpang tercatat sekitar 21.369 orang, kendaraan R2 1479 unit, dan kendaraan R4 sebanyak 3.479 unit. Jika dibandingkan dengan hari sebelumnya, pada H-5 penumpang pejalan kaki terjadi peningkatan 17 persen. Sebelumnya, jumlah penum-

pang 18.262 orang pada H-5 naik menjadi 21.369 orang. Kendaraan R4 naik lima persen dari 3.323 unit menjadi 3.479 unit). Sementara untuk kendaraan R2 mengalami penurunan sekitar 73 persen dari 5.457 unit turun menjadi 1.479 unit. Jumlah trip dari Ketapang juga mengalami penurunan sekitar sembilan persen dari 246 trip turun menjadi 224 trip. (afi/bay)

Sandal Korban Tertinggal di Jembatan n BALITA... Sambungan dari Hal 25

Selama beberapa lama mencari bersama para tetangga, ternyata balita tersebut tak kunjung ditemukan. Sebaliknya, mereka menemukan sandal milik anaknya tertinggal di

jembatan dekat rumah Rohat. Menemukan sandal tersebut, Rohat dan warga langsung mencari ke sungai. Hasilnya, sekitar 300 meter kemudian mereka menemukan tubuh Ali Jewa mengapung di sungai. Saat itu juga mereka langsung mengambil tubuh Ali dan

membawanya ke Rumah Sakit Al-Huda, Gambiran. “Namun tak lama kemudian, korban meninggal dunia,” kata Kapolsek Genteng Kompol Riamun melalui Kanitreskrim Iptu Abdul Jabar. Dugaan sementara korban meninggal dunia murni karena tenggelam di sungai. (azi/aif)

Dahi Korban Langsung Memar n DISENGGOL... Sambungan dari Hal 25

Siang itu, Siti Aminatussuhriyah dan Siti Aisyiah, warga Dusun Krajan, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, melaju arah barat. Ketika sampai tempat kejadian perkara, dari arah belakang meluncur bus Borobudur yang dikemudikan Hadi Katari, warga Jember dan menyalip

kendaraan dua wanita itu. Sialnya, saat mendahului, bodi bus bagian belakang menyenggol motor yang dikemudikan Sati Aminah hingga menyebabkan Aisyiah terpental dari atas kendaraan dan terjatuh ke tepi jalan. Akibat kejadian tersebut, Aisyiah mengalami luka bengkak pada mata kanan. Dahi korban juga memar. Wanita itupun menga-

lami gegar otak ringan. Aisyiah harus dilarikan ke Rumah Sakit Bakti Husada Krikilan, Glenmore. Sementara Siti Aminah meski sempat terjatuh, hanya mengalami luka ringan di beberapa bagian tubuhnya. “Sekarang pengemudi bus dan bisnya kita amankan di Polsek Kalibaru,” kata Kanitlantas Kalibaru Ipda Yulianto. (azi/aif)

Satu Menit 88 Langkah n REFRESHING... Sambungan dari Hal 25

Selain itu, mereka juga masih terus dilatih untuk menyamakan langkah. “Menyamakan langkah dan jalan belok, masih perlu dimaksimalkan,” cetus Wakil Ketua Pelatih Paskibra 2013, Peltu Apang Suprahman. Untuk latihan menyamakan langkah ini, jelas Apang, dilakukan dalam rangka seleksi yang akan dipakai dalam menyusun formasi. Dari 75

anggota Paskibra 2013 ini, kata dia, nantinya akan dipilih untuk pasukan 17, pasukan 8, dan pasukan 45. “Kita sedang menyeleksi,” katanya. Sesuai dengan jadwal yang ada, kata dia, untuk seleksi dalam penyusunan formasi ini, rencananya akan dilakukan pada 6 Agustus 2013 mendatang. “Kita masih belum bisa menentukan personal yang akan masuk dalam formasi itu,” sebutnya. Menurut Apang, dalam la-

tihan menyamakan langkah ini, semua anggota juga mulai dilatih untuk berjalan sesuai kondisi yang ada di lapangan. Melihat medan yang ada, jelas dia, anggota Paskibra 2013 ini harus bisa berjalan 88 langkah dalam satu detik. Untuk bisa jalan satu menit dengan 88 langkah, tentu juga tidak mudah untuk dilakukan. Tapi, sebut dia, para pelatih masih terus berjuang agar target yang telah ditetapkan bisa tercapai.(abi/bay)



Radar Banyuwangi 5 Agustus 2013