Issuu on Google+

JUMAT 1 NOVEMBER

33

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2013

GALIH COKRO/RaBa

GLOBAL HAND WASHING DAY: Penari gandrung cilik turut serta dalam gerakan masal cuci tangan di Taman Blambangan kemarin. Anak-anak sekolah juga dilibatkan dalam gerakan hidup sehat tersebut (foto kiri).

Cuci Tangan Masal di Taman Blambangan

GALIH COKRO/RaBa

BANYUWANGI - Pemandangan unik tersaji di Taman Blambangan, Banyuwangi, pagi kemarin (31/10). Puluhan penari gandrung cilik mencuci tangan secara serentak di lokasi tersebut. Tidak hanya itu, gerakan masal cuci tangan menggunakan sabun itu juga dilakukan ribuan siswa SD se-Banyuwangi.

Cuci tangan masal itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia atau Global Hand Washing Day yang diperingati setiap 15 Oktober. Tujuannya, mengajak lebih banyak orang mencuci tangan dengan sabun demi meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat n  Baca Cuci...Hal 43

Peserta Wajib Bawa KTP Asli Tes Tulis Honorer K2 Diikuti 3.019 Peserta

Ujian Seleksi CPNS Honorer K2

BANYUWANGI - Peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) honorer kategori dua (K2) tampaknya harus mempersiapkan fisik dalam mengikuti ujian tulis. Sebab, mereka harus mengikuti ujian seleksi secara maraton selama enam jam mulai pukul 08.00 hingga 14.00 Pelaksanaan tes CPNS yang diikuti 3.019 peserta di laksanakan Minggu (3/11) mendatang di beberapa sekolah. Meski tes akan dimulai pukul 08.00, tapi peserta harus sudah stand bay di lokasi ujian pukul 07.30. Ada dua materi yang akan diujikan pada tes CPNS tersebut, yakni tes kemampuan dasar dan tes kemampuan bidang. Tes kemampuan dasar akan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00, dan tes kemampuan bidang akan dimulai pukul 12.30 hingga pukul 14.00 n

Ujian dilaksanakan pada 3 November 2013 mulai pukul 08.00 hingga 14.00 Wib Peserta ujian mengenakan baju warna putih, celana/rok warna gelap (bukan jeans) dan bersepatu. Peserta ujian harap membawa perlengkapan : Pensil 2B Rautan Bolpoin Karet penghapus Alas tulis Nomor peserta KTP asli Jumlah peserta tes 3.019 Orang Lokasi pelaksanaan tes SMA PGRI Banyuwangi SMKN Banyuwangi SMK PGRI SMAN 1 Giri SMAN 1 Glagah SMPN 1 Giri SMPN 1 Glagah

 Baca Peserta...Hal 43

BSM Kerahkan Masa Jalan Sehat

SINERGI TIGA PILAR

Dapat Apresiasi Polda TEGALDLIMO - Pertemuan rutin tiga pilar antara bupati, TNI, dan Polri, di Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, kemarin (31/11) berlangsung cukup istimewa. Selain dihadiri jajaran forpimda, pertemuan itu juga diikuti tiga perwira Polres Mojokerto. Tiga perwira Polres Mojokerto hadir dalam acara rutin Sinergi Tiga Pilar yang berlangsung di lapangan Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam (PHPA) Taman Nasional Alas Purwo itu dalam rangka menimba ilmu tentang pelaksanaan program Sinergi Tiga Pilar n  Baca Dapat...Hal 43

BTDI 2013

GRAFIS: ZAKARIA/RaBa

GALIH COKRO/RaBa

PROTES:Yunus menunjukkan surat perpanjangan penahanan yang menyebut dirinya mengalami gangguan jiwa.

Yunus Dituntut Dua Tahun BANYUWANGI - Sidang lanjutan kasus illegal logging dengan terdakwa Muhamad Yunus Wahyudi bersama enam temannya kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi kemarin. Agenda sidang yang berlangsung menegangkan itu adalah pembacaan tuntutan oleh jaksa penuntut umum (JPU). Dalam tuntutan itu, dibeberkan

bahwa tujuh terdakwa yang terlibat kasus illegal logging di hutan Petak 66 H, RPH Selogiri, BKPH Ketapang, KPH Perhutani Banyuwangi Utara, itu memiliki peran tidak sama. Sehingga, tuntutannya juga berbeda. �Peran dan tugas berbeda,� sebut jaksa Karimudin dalam tuntutannya. Berdasar fakta-fakta di persida-

ngan, Mohamad Imron dan Lutut Widi Hardiyanto terbukti tidak melakukan tindak pidana sesuai Pasal 50 ( 3) huruf e jo Pasal 78 (7) Undang-Undang (UU) RI No. 41 Tahun 1999 yang diubah UU No. 19 Tahun 2004 tentang kehutanan jo Pasal 55 (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 (1) KUHP n  Baca Yunus...Hal 43

BANYUWANGI - Jalan Sehat Ge rakan Ekonomi Syariah (GRES) akan dilaksanakan pada 9 November mendatang. Acara tersebut tampaknya akan berlangsung sangat meriah. Antusiasme berbagai elemen untuk ikut acara tersebut cukup besar. Beberapa pihak sudah menyatakan ikut serta dalam GRES tersebut. Salah satunya adalah Bank Syariah Mandiri (BSM) Ca-

bang Banyuwangi. Selain akan me nge rahkan semua kar yawan, BSM juga akan mengerahkan ke luarga semua karyawan yang ber jumlah se ki tar 200 orang tersebut. Se la ma ja lan sehat, mereka akan menyanyikan lagu diiringi musik tradisional. BSM Cabang Ba nyu wangi sudah berkomitmen menyukseskan acara tersebut n  Baca BSM...Hal 43

Di Balik Pernikahan Mantan PSK, Sakdiah, dan Nuhi di Makoramil Sempu

Sempat Ditahan Mucikari, Polisi Langsung Turun Tangan Pernikahan pasangan suami istri, M. Nuhi, 49, dan Sakdiah, 19, di Makoramil Sempu, mendapat perhatian masyarakat luas. Maklum pengantin putri adalah orang yang pernah terjerumus ke lembah hitam. Bagaimana kisahnya? GALIH COKRO/RaBa

Peserta Mulai Berdatangan Baca RADAR SPORT Halaman 42

http://www.radarbanyuwangi.co.id

ABDUL AZIZ, Sempu PERJAL ANAN hidup Sakdiah hing ga terjerumus ke Lokalisasi Klopoan, Desa Gendoh, Kecamatan Sempu, dan akhirnya menikah dengan duda tiga anak tersebut ibarat sebuah sinetron. Sebulan lalu, wa-

nita asal Patrang, Jember, yang selama ini bingung mencari kerja itu mendadak ditawari pekerjaan oleh seseorang yang dia sendiri sudah lupa namanya. Karena sudah lama ingin mendapatkan pekerjaan, Sakdiah mau saja ketika perempuan tak dikenal tersebut membawanya ke Banyuwangi dan menjanjikan pekerjaan. Di luar dugaan, ketika sampai di Banyuwangi, ternyata dia diajak ke Lokalisasi Klopoan. Layaknya perempuan kebanyakan yang belum pernah menjajakan diri di lokalisasi, Sakdiah merasa takut, sedih, dan dihantui perasaan bersalah. Namun demikian, dia tidak bisa berbuat apa pun, kecuali pasrah menjalani takdir hidupnya di lembah hitam. Dia pun harus rela melayani pria hidung belang yang datang mengumbar

Razia narkoba dapat 4 pasangan mesum Salah sasaran alias salah masuk kamar!

Yunus dituntut dua tahun penjara Masih untung nggak dituntut mati!

ABDUL AZIZ/RABA

BAHAGIA: Pasangan Nuhi dan Sakdiah ketika dinikahkan di Makoramil Sempu Rabu kemarin (30/10).

nafsu. Sebagai perempuan yang tinggal jauh dari keluarga, Sakdiah harus rela menjajakan diri demi memenuhi

kebutuhan hidup, sekaligus setoran uang kepada sang mucikari n  Baca Sempat...Hal 43

email: radarbwi@gmail.com / beritaraba@gmail.com


34

Jumat 1 November 2013

PILEG 2014

897 Atribut Kampanye Langgar Aturan BANYUWANGI - Tingkat kesadaran partai politik (parpol) dan calon anggota legislatif (caleg) dalam menaati aturan kampanye ternyata cukup memprihatinkan. Setidaknya hal itu tergambar dari banyaknya atribut kampanye yang dipasang menyalahi aturan di seantero wilayah Banyuwangi. Bayangkan saja, jumlah atribut kampanye yang melanggar itu nyaris tembus 1.000 unit. Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Banyuwangi, Rorry Desrino Purnama mengatakan, jumlah atribut yang pemasangannya menyalahi aturan hingga saat ini mencapai 897 unit. Angka pelanggaran sebanyak itu didapat dari hasil pemantauan yang dilakukan jajaran Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan Panitia Pengawas Lapangan (PPL). Hal yang lebih mencengangkan, angka pelanggaran pemasangan atribut kampanye sebanyak itu sebenarnya sudah jauh berkurang dibandingkan sebelumnya. Pengurangan itu terjadi berkat sosialisasi yang dilakukan Panwascam se-Banyuwangi. Dalam sosialisi tersebut, Panwascam membentuk forum komunikasi per Daerah Pemilihan (Dapil) dan melibatkan seluruh caleg di wilayah kerjanya. “Sosialisasi itu dilakukan agar caleg memahami peraturan perundang-undangan mengenai pemasangan atribut kampanye,” ujarnya kemarin (31/10). Rorry menjelaskan, pihaknya sudah mengirimkan rekomendasi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar lembaga penyelenggara Pemilu tersebut mengimbau parpol dan caleg mencabut atau memindahkan alat peraga kampanye yang pemasangannya menyalahi aturan. Aturan tersebut adalah Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2013 tentang Kampanye, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu, dan berita acara nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) pemasangan atribut kampanye di Banyuwangi. Dikatakan, upaya penertiban alat peraga kampanye, itu sempat terkendala lantaran berita acara MoU tersebut belum ditandatangani pengurus parpol peserta Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014. Namun beruntung, saat ini berita acara MoU, itu sudah ditandatangani dan distempel pengurus seluruh parpol peserta Pemilu 2014. Meski berita acara MoU pemasangan atribut kampanye sudah ditandatangani, imbuh Rorry, penertiban belum bisa serta-merta dilakukan. Panwaslu akan menunggu apakah imbauan KPU agar parpol dan caleg menertibkan atribut kampanye yang melanggar, itu dilaksanakan atau tidak. “Kalau itu sudah dilakukan, sepekan kemudian kami akan melakukan crosscheck di lapangan. Jika ditemui masih ada atribut yang melanggar, kami akan segera mengirim rekomendasi kepada pemkab dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP untuk menertibkan atribut melanggar tersebut,” pungkasnya. Seperti diketahui, MoU pemasangan atribut kampanye di Banyuwangi sudah diteken oleh KPU, Panwaslu, pemkab, dan parpol Rabu malam yang lalu (16/10). Ada sejumlah poin penting yang berhasil disepakati dalam MoU tersebut. Di antaranya, pemasangan atribut kampanye di pucuk pohon milik pemerintah dilarang. Namun demikian, parpol maupun caleg bisa memasang atribut kampanye di pucuk pohon milik perseorangan yang ditanam di lahan pribadi asalkan mendapat izin dari pemilik pohon tersebut. Kesepakatan penting lain, ketentuan pemasangan baliho sebanyak satu unit di masing-masing desa atau kelurahan untuk parpol dan pemasangan spanduk sebanyak satu unit di satu desa atau kelurahan untuk caleg. Namun demikian, parpol atau caleg masih bisa memasang atribut kampanye yang lain di rumah atau halaman milik pribadi dengan seizin pemilik rumah atau pekarangan tersebut. (sgt/aif)

Karsini Terancam 10 Tahun Penjara Perempuan Asal Wongsorejo yang Mengubur Anaknya BANYUWANGI - Karsini, 42, warga Dusun Krajan, Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo, yang diduga telah mengubur anaknya yang baru dilahirkan hingga meninggal pada Rabu (17/7) lalu, perkaranya mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi kemarin. Sidang perdana dengan majelis hakim yang dipimpin Ketut Sumayasa dengan didampingi dua hakim anggota Gusti Susilawati dan Tenny Erma Suryathi, agendanya adalah pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum (JPU) Heru Sandika. “Silakan saudara jaksa membacakan dakwaannya,” pinta Sumanase. Dalam membacakan dakwaannya

ini, jaksa Heru sempat membeber kronologis Karsini yang telah melahirkan, dan bayinya dikubur dekat kandang sapi yang ada di belakang rumahnya. “Bayinya dikubur sendiri di belakang rumahnya,” terang Heru. Menurut dia, terdakwa melahirkan bayinya itu sekitar pukul 19.00. Saat kejadian, jelas dia, perempuan yang sedang ditinggal Hasan, suaminya, bekerja di Malaysia ini sedang berada di rumah sendirian. “Perutnya merasa mual-mual, segera bergegas ke belakang rumah dan melahirkan,” ungkapnya. Berdasarkan perbuatan terdakwa itu, Heru menyebut perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa ini, dianggap telah melanggar pasal 80 ayat 3 Undang-Undang (UU) RI. No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (PA). “Perbuatan terdakwa melanggar pasal 80 ayat 3 tentang PA,” sebut jaksa

yang biasa disapa Cungit itu. Dengan dakwaan pasal 80 ayat 3 ini, terdakwa harus bekerja keras bila ingin lepas dari jeratan hukum. Sesuai dengan pasal itu, bila dalam persidangan ini terbukti bersalah, terdakwa bisa terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara, dan denda paling banyak Rp 200 juta. Usai pembacaan dakwaan, persidangan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi. Heru mendatangkan delapan warga yang dianggap mengetahui dalam kasus ini. Di antara saksi itu ada Astuti, adik ipar terdakwa; Lilik yang membawa terdakwa ke bidan; dan Misnayan, tetangganya yang mengangkat bayi. Dalam keterangannya, Lilik menyebut kalau terdakwa mulanya tidak mengaku kalau baru melahirkan. Saat dibantu ke rumah bidan karena melahirkan, kondisinya sudah lemas(abi/aif)

AGUS BAIHAQI/RaBa

SEDIH: Karsini sempat menangis saat bertemu dengan Syahwidiye.

RUBRIK PAJAK Pertanyaan : Apabila WP sudah membayar pajak PPh dengan tarif 1%, bagaimana dengan kewajiban PPh pasal 25? Kapankah pelaporan pajak PPh tarif 1%? Jawaban :Terima kasih atas pertanyaan Saudara. Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor SE-42/PJ/2013 tanggal 2 September 2013 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 46 tahun 2013 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu Wajib Pajak (WP) yang hanya menerima atau memperoleh penghasilan yang dikenai PPh yang bersifat final, tidak diwajibkan melakukan pembayaran angsuran pajak Pasal 25 Undang-Undang Pajak Penghasilan (PPh). WP wajib menyetor PPh final tersebut ke kantor pos atau bank yang ditunjuk oleh Menteri Keuangan, dengan menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP) atau sarana administrasi lain yang dipersamakan dengan SSP, yang telah mendapat validasi dengan Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN), paling lama tanggal 15 (lima belas) bulan berikutnya setelah Masa Pajak berakhir *) *) mengisi Kode Akun Pajak 411128 dan Kode Jenis Setoran 420. WP yang melakukan pembayaran PPh menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa PPh paling lama 20 (dua puluh) hari setelah Masa Pajak berakhir. Pelaporan SPT Masa PPh diberlakukan mulai Masa Pajak Januari 2014. WP dengan jumlah PPh Pasal 4 ayat (2) nihil tidak wajib melaporkan SPT Masa PPh Pasal 4 ayat (2). PPh Pasal 25 dapat diajukan Surat Keterangan Bebas (SKB) sesuai Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-1/PJ/2011 tentang Tata Cara Pengajuan Permohonan Pembebasan dari Pemotongan dan/atau Pemungutan Pajak Penghasilan oleh Pihak Lain Permohonan SKB diajukan secara tertulis kepada Kepala KPP tempat WP terdaftar dengan syarat telah menyampaikan SPT Tahunan PPh Tahun Pajak terakhir sebelum tahun diajukan permohonan. Kepala KPP harus memberikan keputusan dengan menerbitkan: Surat Keterangan Bebas; atau surat penolakan permohonan SKB, dalam jangka waktu paling lama 5 (lima) hari kerja sejak permohonan diterima secara lengkap. Apabila melebihi jangka waktu tersebut, Kepala KPP belum memberikan keputusan, permohonan WP dianggap diterima. Informasi lebih lanjut dapat berkonsultasi dengan Account Representative Saudara di Kantor Pelayanan Pajak dimana Saudara terdaftar atau hubungi Kring Pajak bebas pulsa 500200

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pemasaran & Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Gerda Sukarno Prayudha, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Administrasi Iklan: Widi Ukiyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


35

Jumat 1 November 2013

Musim Panen Ikan, Solar Habis MUNCAR - Nelayan di Kecamatan Muncar sedang menikmati euforia panen ikan. Namun, di tengah melimpahnya ikan tangkapan, nelayan dihadapkan pada masalah lain, yaitu stok solar habis. Diduga, solar habis karena kebutuhan nelayan terhadap solar meningkat. SPBU di tempat pelelangan ikan sudah dua hari ini tutup lantaran solar habis. Kondisi itu menyebabkan para nelayan harus memburu solar ke tempat lain. Salah seorang petugas SPBU di Muncar menuturkan, sudah dua hari ini solar dari Pertamina habis. “Sudah dua hari ini kosong,” katanya. Stok solar habis juga diakui tokoh nelayan Muncar, Sudirman.

Dia menuturkan, nelayan kini sulit mendapatkan solar. Diduga, stok solar habis karena aktivitas nelayan sedang tinggi. Apalagi, saat ini musim ikan. Hal itu dibenarkan nelayan lain, Yudi. Dia menuturkan, sebetulnya pihaknya sudah mengajukan permohonan tambahan solar kepada Pertamina. Dua kali permohonan itu dilayangkan, tapi hingga ini belum ada jawaban. Dia menuturkan, kawasan Muncar biasanya membutuhkan solar sekitar 460 kiloliter. Jumlah itu kini dirasa tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar perahu nelayan. “Kita sudah ajukan dua kali permohonan penambahan kuota,” ujarnya. (nic/c1/aif )

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

KEHABISAN STOK: SPBU di kawasan TPI Muncar tutup lantaran solarnya habis.

NIKLAAS ANDRIES/RABA

SILATURAHMI: Hayono Isman memberikan petuah di depan kader, pengurus, dan caleg Partai Demokrat kemarin.

Konvensi Capres Demokrat Beri Nilai Tambah Hayono Isman Temui Pengurus Demokrat BANYUWANGI – Peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat, Hayono Isman, berkesempatan hadir di Banyuwangi, kemarin. Dalam kunjungannya di Bumi Blambangan tersebut, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat ini menggelar silaturahmi dengan kader, pengurus, dan calon anggota legsilatif (caleg) partai berlambang Mercy tersebut. Dalam kegiatan yang dipusatkan di kantor DPC Partai Demokrat Banyuwangi kemarin, Hayono mengenakan stelan baju warna putih. Selain menggelar dialog, Hayono juga menyampaikan visi dan misinya

maju dalam konDalam pertevensi calon presmuan tersebut, iden dari Partai mantan MenDemokrat. teri Pemuda Acara yang berdan Olahraga Siapa pun yang langsung gayini menyatakan, eng tersebut dikonvensi calon memenangkan hadiri sejumlah presiden Partai Konvensi adalah Demokrat mempengurus Partai Demokrat. Di kandidat terbaik beri nilai tambah antaranya Ketua bagi demokrasi. Presiden RI’’ DPC Michael Edi Di dalamnya Heriyanto; Wakil terbebas dari Hayono Isman Ketua Sunarko money politics Peserta Konvensi Capres Wijaya; Sekretaris dan kecurangan. Demokrat Yulis Setyo Puji ”Siapa pun yang Rahayu; Bendamemenangkanhara Supriyadi, dan pengurus nya adalah kandidat terbaik Presilainnya. Hadir juga sejumlah den RI,’’ kata Hayono Isman. caleg Partai Demokrat seperti Sri Siapa pun yang menang telah Utami Faktuningsih, Wiwik Eko memberi jaminan pada rakyat Lestari, Rudi Latif, dan lainnya. tentang kualitas capres Partai

Demokrat. Hayono juga menyampaikan untuk maju dalam bursa presiden dengan bertekad membawa Indonesia maju dan kokoh berlandaskan jiwa gotong-royong. “Indonesia bisa menjadi negara maju dan kokoh bila melakukan pembangunan dengan semangat gotong royong. Dan itu bisa dilakukan mulai sekarang dengan berbenah, maju, dan untuk tingkatkan kesejahteraan,” tegasnya. Selain itu dia juga akan meminta lembaga survei yang nantinya menjadi bagian dalam mengukur elektabilitas calon bisa menjangkau semua wilayah yang ada. Termasuk di antaranya dengan memastikan bahwa Banyuwangi juga akan dimasuki oleh tim suveri tersebut. (nic/adv/aif/*)


36

Jumat 1 November 2013

SEGERA DIGELAR: Tim juri melakukan penilaian terhadap mading 2D di ajang PKP tahun lalu.

Pasang Baru Ledeng, Uang Muka Bisa Dicicil BANYUWANGI - Langkah konkret dilakukan PDAM Banyuwangi. Setelah Rabu (30/10) lalu melakukan teken dengan Bank Bukopin, kali ini BUMD ini membuat program khusus untuk pelanggan barunya. Program ini diyakini akan mampu meningkatkan jumlah pelanggan baru. Direktur Utama PDAM Banyuwangi, Ayub Hidayat mengatakan, program ini khusus untuk masyarakat yang ingin menjadi

DOK.RaBa

Ayub Hidayat

pelanggan baru PDAM. Dimana pihaknya akan memberikan kemudahan dengan mengangsur uang muka sebanyak lima kali. “Program ini sebenarnya sudah kami launching pada tanggal 17 Oktober hingga 21 Desember 2013. Sekaligus menyambut Hari Jadi Banyuwangi ke-242,” tegas Ayub kemarin. (*/als)

Sarasehan Jaring Tiga Gagasan Pemekaran GALIH COKRO/RaBa

Temu Teknik Digeber Hari Ini Pekan Kreativitas Pelajar 2013 BANYUWANGI - Persiapan pelaksanaan Pekan Kreativitas Pelajar (PKP) 2013 terus digeber. Panitia akan menggelar temu teknik di kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi, jalan Yos Sudarso 98-C, pukul 13.00 hari ini (1/11). Temu teknik tersebut khusus untuk peserta lomba majalah dinding dua dimensi (Mading 2 D), majalah dinding tiga dimensi (Mading 3 D), dan Student Journalist (SJ). Aturan lomba akan disampaikan panitia pada temu teknik ini. Khusus peserta SJ, seluruh anggota tim wajib hadir untuk mengikuti diklat jurnalistik oleh tim redaksi Jawa Pos

Radar Banyuwangi. Diklat jurnalistik itu akan dilaksanakan setelah temu teknik digelar. Sedangkan bagi peserta lomba Mading 2 D dan Masing 3 D, bisa diwakili oleh perwakilan masing-masing tim. Sementara itu, gelombang pendaftar berbagai lomba dalam ajang PKP 2013 terus mengalir. Kemarin (31/10), S M A K Hi k m a h Ma n d a l a Banyuwangi mendaftarkan dua tim Mading 3 D, yakni Tim Red Line dan New Create. SMAK Hikmah Mandala juga mendaftarkan tiga tim SJ. Masing-masing adalah Tim Matapena 1, Matapena 2, dan Matapena 3. Panitia PKP 2013, Benny Siswanto mengatakan, pihaknya masih membuka

pendaftaran hingga pelaksanaan temu teknik digelar siang ini. Bagi sekolah yang jauh dari pusat kota, pendaftaran bisa dilakukan via sambungan telepon di nomor 082331102936. “Berbagai lomba yang kami gelar akan memacu kreativitas pelajar di Bumi Blambangan. Bagi kalian yang belum mendaftar, segera mendaftar. Mari berkompetisi adu kreativitas. Tunjukkan kalian mampu berprestasi,” serunya. Sekadar tahu, pada PKP tahun ini, panitia telah menyiapkan berbagai lomba yang mampu mengasah kreativitas pelajar. Untuk pelajar tingkat SMP/sederajat bisa mengadu gagasan kreatif mereka dalam lomba Mading 2 D, sedangkan siswa tingkat SMA/sederajat

bisa menuangkan gagasan kreatif dalam lomba Mading3 D dan student journalist (SJ). Benny mengingatkan, masing-masing tim terdiri dari lima anggota plus satu guru pembimbing. Biaya pendaftaran sebesar Rp 100 ribu per tim. Setiap sekolah boleh mengirim lebih dari satu tim. Selama PKP berlangsung, panitia juga akan menggelar berbagai lomba yang lain. Di antaranya, lomba baca puisi, telling story, dan baca berita. PKP 2013 dipandegani Jawa Pos Radar Banyuwangi dan didukung oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi, Untag Banyuwangi, MPM Honda, Bank Muamalat, Bank Mandiri, PDAM Banyuwangi, dan Desy Education. (sgt/als)

Razia Narkoba Dapat 4 Pasangan Mesum SITUBONDO - Jajaran Reskoba Polres Situbondo menggelar razia peredaran narkoba di sejumlah hotel di Situbondo. Namun, dalam razia tersebut, petugas justru mendapati empat pasangan mesum. Petugas menemukan empat pasangan mesum yang sedang check in di beberapa hotel di siang bolong. “Rencananya melakukan razia narkoba untuk mempersempit ruang gerak para pelaku. Tetapi, di lapangan, kami mendapati empat pasangan mesum,” kata Kasatreskoba Polres Situbondo AKP Priyo Purwandito. Menurutnya, saat razia berlangsung, keempat pasangan tersebut tidak dapat menunjukkan identitas resmi bahwa mereka suami-istri, seperti surat nikah. Petugas pun akhirnya mengamankan empat pasangan mesum tersebut ke Mapolres

Situbondo untuk dilakukan pendataan dan pembinaan. Dari keempat pasangan mesum itu, tiga pasangan terjaring razia saat berada di kamar Hotel Asri. Mereka berinisial ST, 37, bersama RD, 33. Kedua warga tersebut berasal dari Kecamatan Kapongan. SL, 39, warga Desa Sopet, Kecamatan Jangkar, diketahui bersama SW, 27, warga Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji. Pasangan yang ketiga adalah SO, 21, warga Desa Jetis, Kecamatan Besuki, bersama YD, 32, warga Desa/ Kecamatan Besuki. Sementara itu, satu pasangan lain terjaring di Hotel Pom Panarukan. Dua orang itu berinisial KA, 46, warga Lumajang, dan RA, 40, warga Kecamatan Panji. Menurut Purwandito, sejumlah pasangan mesum yang terjaring razia di siang bolong tersebut akan diberi pem-

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI - Wacana pemecahan wilayah Kabupaten Banyuwangi menjadi dua Kabupaten masih menjadi tema yang hangat. Kali ini, Banyuwangi Center yang pada 29 September lalu menggelar saresehan pemekaran Kabupaten Banyuwangi menghasilkan tiga gagasan. Ketua Banyuwangi Centre, H Ali Sudarji mengatakan, sarasehan yang digelar di Café WW Kabat adalah untuk menjaring aspirasi atau menggali ide-ide, gagasan, serta pemikiran dan inovasi untuk wacana pemekaran Kabupaten Banyuwangi menjadi dua. Sarasehan itu telah berhasil menjaring tiga gagasan yang berasal dari suara masyarakat. Yaitu gagasan dari atau ide yang lahir dari birokrat atau suara eksekutif di bawah komando bupati. Gagasan kedua adalah berasal dari wakil rakyat, rakyat, atau yang

Uang Hasil Jual Sapi Diembat

binaan dan harus menandatangani surat pernyataan. Itu dilakukan agar mereka tidak mengulangi hal serupa. “Setelah mendapat pembi-

naan dan membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi, mereka akan dipulangkan ke rumah masing-masing,” terang AKP Purwandito. (rri/c1/als)

PANARUKAN - Mulyono, seorang kakek berusia 72 tahun, harus gigit jari. Itu karena uang hasil penjualan sapi senilai Rp 4 juta dirampas seseorang. Ceritanya, kakek asal Desa Lumutan, Kecamatan Bo tolinggo, Kabupaten Bondowoso, itu baru saja menjual sapi miliknya kepada seorang pedagang di pasar hewan di Desa Sumber Kolak, Kecamatan Panarukan. Usai menerima uang Rp 4 juta, sang kakek memasukkan uang tersebut ke saku celana. Beberapa saat kemudian, korban perampasan itu memanggil seseorang (tukang ojek) agar mengantarnya ke Desa Lumutan. Nahas, setelah sekitar 800 meter melaju bersama tukang ojek, ada sebuah mobil yang menghentikan mereka. Selanjutnya, para pelaku mengajak

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Grand Livina ‘10 •

• Hyundai Trajet ‘04 •

Dijual Nissan Grand Livina SV tahun 2010 hitam, harga 139,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Hyundai Trajet 68 MT tahun 2004 abu-abu metalik, harga 90 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Innova ‘10 •

• Suzuki Karimun ‘05 •

Dijual Toyota Kijang Innova EXS41 tahun 2010 silver (solar), harga 195 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Suzuki SL410 R-Karimun tahun 2005 hitam, harga 91,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Kijang Krista ‘03 •

• Innova ‘10 •

• Nissan •

Dijual Toyota Kijang Krista UF 81 Grand Lux tahun 2003, hitam metalik, harga 121 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota Innova Tahun 2010 diesel matic, Abu-abu. Barang bagus, Harga 215 juta ( nego ) Hubungi 082265599989

Dapatkan Harga Promo Nissan Banyuwangi DP 40 Jt utk Grand Livina,30 Jt utk Evalia dan 25 Jt utk March Info Lebih Lanjut Hub Adwar 081259550876 Spesial.

NUR HARIRI/RaBa

DIAMANKAN: Empat pasangan mesum diamankan di ruang penyidik Reskoba Polres Situbondo kemarin (31/10).

• Tanah Sawah •

• Tanah Dalam Kota •

• Jl. Yos Sudarso •

• Rumah + Toko •

• Kredit Motor Honda •

Djl tanah sawah luas 10.715, cocok utk homestay, PP, wisata pulau santen,dll. Hrg Rp. 200 ribu/meter. Hub: 0811354614

Djl L 553m2 600jt,372m2 300 jt Nego dlm Kota tepi jln bisa kredit Hub 085232205666

Djl cepat rumah Jl.Yos Sudarso Bwi SHM, LT 1082 m2, Hubungi 081330053988

Djl Sgr Rmh+Toko Strgis Dpn SMK 17 Agst Clring uk 15x15 Ptok Hb 085649209607

Kredit Spd Motor Baru HONDA Proses Cpat,Bs Tukar Tambah. H: 085228657846

• Tanah Muncar •

• Perum AA Regency •

Djl cpt tnh L5.000m, tepi jln rya Brawijaya Muncar. Cck u ush/perum, H: 082330210657.

Djl rmh di Perum AA Regency Blok F no 14-15 Kedungrejo Muncar, TP.Hub. 081336722345.

JUAL BAKSO IKAN MAKAREL, TAHU IKAN TUNA, Olahan Bermacam-

BANYUWANGI • BPKB • Hlg BPKB P 3255 WR an Mustaqim Dsn Setembel RT 01/03 Ds Gambiran, Bwi

• Kebun Lingkar Ketapang •

• Rumah Genteng •

Jual kebun luas 6269m ll Lingkar Ketapang Rp 600 ribu permeter. 085236058438

Dijual Rumah Blkng TK Larasati Gtng L 105m2 SHM strtgs hub 081937689798.

macam Udang, Sambel Pecel Rahma Sari. Juga jual Jus Kulit Manggis untuk Kesehatan. Rp. 1.000.000 (member) Rp. 1.200.000 (Non Member) Temu Putih Kapsul, Teh Marbei, Kopi Kesehatan dan Madu Herbal.

Hub: Sari Agency Stokist

082331100616/ 085646275275

XAMTHONE

• Nissan •

• Grand Livina • Dijual Grand livina 1.5 matic HWS 012 silver stone, mulus, jok kulit harga 180 jt nego hub 08113653169-0811301075

• Body Kijang Kapsul •

• Sales Counter • Bth 8 Sls Counter 4 Op Tlpon Min SMU Penghasilan Diatas 1 Jt Krja Kantoran Elegant Rk Borobudur 5 H:085648662555

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan secara resmi di Radar Banyuwangi.

korban masuk ke dalam mobil dengan alasan akan mengantar korban ke rumahnya. Tawaran pelaku perampasan itu diiyakan korban. Nah, setelah mobil tersebut melintas di jalan raya Desa Kotakan, Situbondo, para pelaku yang melihat korban lengah langsung mengambil uang Rp 4 juta di saku celana korban. Saat di dalam mobil, korban tidak sadar bahwa mereka adalah kawanan pencuri. Korban baru sadar setelah dia diturunkan di jalan raya Keca-

matan Prajekan, Bondowoso. “Saya baru sadar setelah diturunkan. Uang di saku sudah tidak ada,” kata Mulyono. Lantaran uangnya hilang dicuri, korban pun kembali ke Situbondo dan melaporkan kasus tersebut kepada polisi. “Dalam mobil itu ada sekitar tiga orang, tapi saya tidak tahu pelat nomornya,” terang Mulyono saat melapor di Mapolres Situbondo. Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi, membenarkan adanya laporan pencurian itu. Kasus pencurian dengan modus menolong korban itu masih dalam penyelidikan petugas. “Siapa pun harus tetap waspada. Apalagi, kepada orang yang tidak dikenal. Kasus ini sekarang dalam penyelidikan petugas. Semoga pelaku berhasil ditangkap,” terang AKP Wahyudi. (rri/c1/als)

Nissan Bwi year ‘n promo dptkn undn 5 pkt trip ntn P.D Brazil,2 Nissan ElGrand, 3 Nisan Teana, 2 Grand Livina stp test drv/pmblan Nissan Hub Jl. Letj S Parman 147 Tlpon 0333-4460222

Dijual body kijang kapsul 22 juta nego Hubungi 082142194111

BANYUWANGI

kan hasil keputusan komisinya mengenai pemekaran Sarasehan ini untuk Kabupaten menjaring aspirasi, Banyuwangi menyatakan, gagasan, serta kesepakapemikiran terkait tan anggota komisi ini wacana pemekaran berdasarkan Banyuwangi Ali Sudarji hasil studi menjadi dua” Ketua Banyuwangi Centre b a n d i n g yang pernah berasal dari legislatif. Dan dilakukan di sejumlah daerah ketiga gagasan secara spora- yang ada di luar jawa. “Jadi ini bukan ujug-ujug dis yang telah berakumulasi pada organisasi masyarakat di sepakati oleh Komisi I, serta lembaga swadaya ma- pro sesnya sudah panjang. Pemekaran wilayah ini, kata syarakat. Seperti sering diberitakan, dia, bertujuan untuk meninsarasehan pemekaran ini gkatkan pelayanan publik. menjadi hangat ketika para Selain itu, wilayah Kabupaten tokoh hadir dalam satu fo- Banyuwangi yang dibagi ini rum. Ketua Komisi 1 DPRD juga untuk kemakmuran maBanyuwangi H. Abdurrahman syarakat secara menyeluruh,” yang diminta untuk memapar- cetusnya. (adv/als)

Jual Honda Accord VTEC ‘97, harga 85 juta nego Abu-abu tua Metalik, P, BWI, orisinilan, siap pakai.

Hub: 081252862299


41

OPINI

Jumat 1 November 2013

AGENDA KOTA

Pelatihan M2C & Reconnective Healing PENYELARAN frekwensi penyembuhan baru tanpa teknik, tanpa menyentuh pasien, efektif untuk atasi stroke, patah tulang, tulang bengkok, dll. M2C mengoptimalkan kekuatan pikiran, pengaruhi orang lain jarak jauh, menangkan Pilpres, Pileg, dan mengembalikan barang/ orang hilang. Hub kata hati 081358110511. Pelatihan di Situbondo akan digelar tanggal 2 November 2013. (*)

PERJUDIAN

HAFID ASNAN/RADAR JEMBER/JPNN

PERANGI PERJUDIAN: Kapolres Lumajang AKBP Singgamata menunjukkan barang bukti alat judi dari hasil tangkapan.

Satu Polsek Ditarget Dua Tangkapan LUMAJANG – Polres Lumajang semakin intensif menangani kasus perjudian di wilayahnya. Bahkan, bila sebelumnya setiap polsek hanya ditarget minimal tangani satu kasus, mulai bulan November ini ditarget dua tangkapan pelaku judi. Menariknya, dengan target yang telah ditetapkan tersebut, puluhan kasus perjudian berhasil dibongkar. Hal ini diungkapkan dalam jumpa pers kemarin di halaman Mapolres. Terlihat puluhan pelaku perjudian digelandang. Perjudian yang ditangani berjumlah 28 kasus, terdiri dari dua penjudi tjap jie kie dan judi dadu. Lainnya adalah kasus toto gelap (togel). Barang bukti penangkapan juga dibeber di hadapan sejumlah wartawan. Diantaranya seperangkat alat judi dadu, seperangkat alat judi tjap jie kie, uang tunai senilai Rp 4.107.000, handphone 19 buah, dan rekapan 23 bendel. Termasuk barang bukti kupon, karbon, dan bukti judi lainnya. Kapolres Lumajang AKBP Singgamata menjelaskan, pihaknya memang sedang gencar-gencarnya memberantas perjudian. “Sesuai instruksi Mabes Polri, kami terus menyatakan perang terhadap perjudian,” jelasnya kepada sejumlah wartawan, kemarin. Maka dari itulah, dalam waktu seharian kemarin, mapolres memasang target. Pihaknya memberlakukan kepada seluruh jajaran Polsek dan Satreskrim Polres untuk bersama-sama memberantas perjudian. Bahkan, setiap Polsek ditarget menangkap satu penjudi. Sedangkan untuk Satuan Reskrim ditarget menangkap dua penjudi. Dua penjudi yang ditetapkan menjadi target Satreskrim itu, kata dia, berasal dari klasifikasi berbeda. Yakni dari pengepul dan pengecer. Dijelaskan, Polsek dan Reskrim dengan mengirimkan hasil tangkapan ke Mapolres Lumajang. (fid/wnp/jpnn)

ADA APA LAGI

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

TRAGIS: Kondisi kandang sapi tempat ditemukannya jenazah Suliha di belakang rumahnya kemarin menjadi tontonan warga.

Nenek Tewas di Kotoran Sapi JEMBER – Warga Dusun Kalimalang Desa Mayangan, Gumukmas, Jember, selama empat hari terakhir sempat dibingungkan hilangnya Suliha, 70, warga setempat sejak Senin (28/10) lalu. Mereka kembali dihebohkan saat ditemukan, ternyata korban sudah tewas di tumpukan pembuangan kotoran sapi, yang ada di belakang rumah korban. Yang lebih aneh, penemuan ini dikabarkan berkat bisikan gaib pada anak korban. Temo, Ketua RT setempat saat ditemui di Kamar Mayat RSD Dr Soebandi Jember mengatakan, warga sudah mencari korban selama empat hari. ”Bahkan sejumlah warga selama hampir tiga hari belakangan ini tidak tidur karena terus mencari keberadaan Suliha,” katanya. Warga beberapa kali berkeliling kampung di kecamatan Gumukmas untuk mencari keberadaan korban. Sementara Aiptu I Wayan Sudhianta, anggota Polsek Gumukmas mengungkapkan korban terakhir kali bertemu dengan anaknya Suwana alias Usman, 40, Senin pagi (28/10) lalu. Kebetulan memang korban tinggal berdua dengan anaknya. “Anaknya ke sawah untuk mencari rumput, sementara korban mencuci piring,” jelas Wayan kemarin. Saat anaknya pulang, ternyata korban sudah tidak ada di rumah. Kemudian melaporkan kejadian ini ke warga lain. Warga dibarengi dengan aparat pun kemudian melakukan pencarian ke sejumlah tempat. Mulai dari rumah, lingkungan rumah hingga ke sejumlah lokasi yang mungkin didatangi oleh korban. Namun, hasilnya nihil karena korban tidak juga ditemukan. Hingga akhirnya, kejadian aneh terjadi kemarin pagi (31/10) saat anak korban (Suwana) tengah mencari rumput di sawah sejak pagi hari, Suwana ditemui oleh ’makhluk gaib’ di lokasi. “Dia (Suwana, red) mengaku didatangi dua orang dengan tubuh tinggi besar,” jelasnya. Dua makhluk itu seperti membisikkan sesuatu jika ibunya (Suliha) sudah dikembalikan. Bahkan, disebutkan jika korban dikembalikan ke kandang kambing. Suwana yang mendapatkan petunjuk ini pun langsung mendatangi tetangganya Slamet. Bersama dengan Slamet, Suwana langsung mendatangi lokasi yang ditunjukkan oleh makhlus halus itu. Benar saja, saat dikeruk sedikit oleh Slamet, ternyata kaki korban kelihatan. (ram/jum/hdi/jpnn)

Perlawanan PKNU sebagai Integritas Perjuangan BEBERAPA bulan lalu masyarakat dan publik Situbondo terhenyak karena tibatiba muncul prahara politik di partai PKNU Cabang Situbondo. Prahara politik tersebut terasa dahsyat karena muncul dari Partai PKNU yang merupakan partai “berkuasa” di Pemerintahan Kabupaten Situbondo. Kepengurusan DPC PKNU yang dinakhodai Dadang Wigiarto dan Masrur Syam sebagaimana dalam Surat Keputusan Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Nasional Ulama Nomor: SK/046/DPP01/III/2011 Jo. SK/497/DPP01/VIII/2012 tentang perubahan susunan personalia Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Nasional Ulama Situbondo Provinsi Jawa Timur masa khidmat 20102015 tertanggal 29 Agustus 2012 tiba-tiba dibekukan DPP PKNU. Hal itu menimbulkan kegaduhan politik yang sangat dramatis. Berbagai analisis bermunculan, antara lain menganggap bahwa pembekuan secara sepihak lewat Surat Keputusan Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Nasional Ulama No. SK-840/DPP-01/VII/2013 itu sebuah kudeta politik yang mengarah pada penghancuran pemerintahan Dadang Wigiarto selaku Bupati Situbondo. Telah diketahui masyarakat Situbondo, Bupati Dadang Wigiarto sebagai kader murni sekaligus ketua Dewan Syuro PKNU Cabang Situbondo. Dia satu-satunya kader murni PKNU di Indonesia yang dapat menduduki posisi sebagai ke-

pala daerah. Itu suatu prestasi yang spektakuler. Sebuah partai gurem, seperti PKNU, dapat menempatkan kadernya menjadi kepala daerah. Keberhasilan itu tentu tidak lepas dari perjuangan pengurus DPC PKNU versi Dadang Wigiarto dan Masrur Syam dan dukungan kuat para ulama serta massayih besar di Situbondo yang mempunyai grass root di seluruh elemen masyarakat. Sehingga, ketika SK Pembekuan Nomor: SK/046/ DPP-01/III/2011 Jo. SK/497/ DPP-01/VIII/2012 turun dan menunjuk pengurus DPC baru yang asal tunjuk dan tanpa restu para ulama dan massayih serta tanpa dukungan massa grass root, kontan hal tersebut menimbulkan konflik politik di internal partai. Beberapa kader yang menjadi pengurus DPC PKNU baru langsung mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Situbondo karena merasa isi SK Nomor: SK/046/DPP-01/ III/2011 Jo. SK/497/DPP-01/ VIII/2013 tersebut asal comot nama tanpa melalui persetujuan yang bersangkutan. Nama-nama dalam SK tersebut dianggap telah melakukan pengkhianatan dan konspirasi politik terhadap DPC PKNU versi Dadang Wigiarto dan Masrur Syam. Kalkulasi dan perhitungan politik secara nasional, sebenarnya PKNU hanyalah sebuah partai gurem. Itu terbukti pada Pemilu 2014 PKNU tidak lolos verifikasi KPU, sehingga tidak dapat mengikuti Pemilu 2014. Menilik sejarah partai PKNU di Pemilu 2009, sebenarnya partai PKNU hanyalah sebuah

O l e h

Drs. ABUZAIRI, Ec * gerbong kosong melompong tanpa penumpang. Hanya karena dinakhodai Dadang Wigiarto dan Masrur Syam serta didukung para ulama dan massayeh, gerbong tersebut menjadi penuh-sesak, sehingga mendapatkan 10 kursi di DPRD Situbondo. Yang lebih mencengangkan lagi, PKNU juga berhasil menempatkan Ketua Dewan Syuro DPC PKNU Dadang Wigiarto SH sebagai Bupati Situbondo masa bakti 2010–2015. Oleh karena itu, menerbitkan SK pembekuan pengurus DPC PKNU versi Dadang Wigiarto dan Masrur Syam adalah keputusan yang bodoh dan emosional (dalam arti politik) dan tergesa-gesa, sehingga menciptakan blunder politik yang sangat fatal bagi kelangsungan hidup partai PKNU secara nasional di masa mendatang. Sebab, DPP dan DPW PKNU hanyalah sebuah gerbong kosong melompong. Para pengurus DPP dan DPW PKNU tidak mempunyai basis massa di Situbondo. Seluruh massa PKNU adalah milik Pengurus

DPC Dadang Wigiarto dan Masrur Syam yang didukung para ulama dan massayih, sehingga pembekuan pengurus DPC PKNU versi Dadang Wigiarto dan Masrur Syam adalah tindakan mengosongkan gerbong politik. Tidak ada harapan di masa mendatang gerbong politik partai PKNU di Situbondo akan terisi kembali. Yang ada, gerbong politik PKNU justru akan menjadi gerbong kosong dan usang yang tidak akan disinggahi lagi oleh massa. Sebab, kultur para ulama Situbondo dalam kehidupan masyarakat masih sangat kuat. DPC PKNU versi Dadang Wigiarto dan Masrur Syam yang berasal dari partai gurem sampai menjadi partai penguasa adalah perjuangan yang membutuhkan biaya dan perjuangan politik yang sangat besar. Meski partai PKNU tidak lolos verifikasi KPU pusat dan tidak dapat mengikuti Pemilu 2014, para tokoh senior PKNU, baik yang di parlemen maupun di luar parlemen, tetap bertahan dan setia kepada partai PKNU. Para legislator PKNU di DPRD Situbondo pun memilih tidak mencalonkan diri lagi sebagai caleg DPRD. Itu demi legalitas dan eksisnya partai PKNU sebagai partai penguasa di Situbondo. Namun, perjuangan dan pengorbanan tersebut sama sekali tidak dihargai, malah dibalas dengan surat pembekuan. Sungguh tidak beretika politik dan sangat ironis. Siapa pun juga akan dapat menerima bila suatu pengorbanan dan perjuangan tidak dihargai dan tidak

diapresiasi. Sebab, hal tersebut sangat menurunkan harkat, martabat, dan kredibilitas sebagai politisi dalam kehidupan berpolitik. Oleh karena itu, perlawanan pengurus DPC PKNU versi Dadang Wigiarto dan Masrur Syam, juga pengurus DPC baru yang namanya asal dicatut, melalui Pengadilan Negeri Situbondo adalah bentuk perlawanan dalam mempertahankan integritas. Perlawanan tersebut bukanlah jurus usang dalam mempertahankan surga, karena sudah tidak ada lagi surga di partai yang sudah tereliminasi. Upaya itu juga bukan ibarat “berpegangan pada sebuah rumput saat terseret arus”. Sebab, pengadilan adalah lembaga terhormat bagi para pencari keadilan. Ia bukanlah sebuah rumput di pinggir sungai. Yang menjadi pertanyaan besar, kenapa pengurus DPC PKNU versi Dadang Wigiarto dan Masrur Syam yang sedemikian solid dan berbasis massa kuat dibekukan? Akankah benar analisis pemerhati Politik Situbondo bahwa ada skenario politik besar untuk melemahkan legitimasi pemerintahan Dadang Wigiarto lewat partai pengusungnya? Ataukah pembekuan tersebut demi memudahkan proses “gadai” DPC PKNU Situbondo secara transaksional kepada partai besar, karena partai PKNU secara nasional sudah tereliminasi dalam Pemilu 2014? Wallahu a’lam. Dalam politik, semua bisa terjadi. *) Anggota DPRD Situbondo dari PKNU.

Ayo Jadi Pengusaha SAYA bangga menjadi warga Negara Indonesia. Indonesia adalah negara yang tahan terhadap guncangan ekonomi dunia. Siapa pejuang-pejuang dan pahlawan tangguh sebagai penyelamat bangsa dan negara ini? Penyelamat itu adalah entrepreneurs hebat, yaitu Usaha Kecil Menengah (versi pemerintah). Tapi dalam kamus saya UKM adalah Usaha Kecil Miliaran. Kenapa disebut miliaran? Akan saya jelaskan di akhir tulisan ini. Judul tulisan ini sengaja mengajak semua orang agar menjadi entrepreneur alias pengusaha. Why (kenapa)? Betapa bangga dan bahagia kalau kita bisa menjadi penyelamat bangsa ini dari krisis ekonomi. Ingat, pengangguran semakin bertambah setiap tahun. Terlebih, di tahun 2014 era perdagangan bebas dimulai. Semua produk dari luar negeri akan bebas masuk ke negara kita, dan kita juga bebas memasukkan barang ke negara lain. Namun, banyak orang yang berpersepsi bahwa mereka dan anaknya tidak bakat men-

jadi pengusaha. Mereka tidak punya garis keturunan sebagai seorang pengusaha. Bisnis itu hanya kulit putih yang jago, jadi jangan coba-coba jadi pengusaha. Nanti kalau bangkrut bagaimana? Itu sederet argumen yang kerap kita temui. Dalam seminar-seminar, saya selalu menyampaikan bahwa kaya dan menjadi seorang pengusaha (entrepreneur) itu adalah hak siapa saja; yang mau belajar dan action. Jadi, menjadi pengusaha tidak ada kaitannya dengan kulit hitam atau putih. Tidak kenal pula tampan atau jelek, tinggi dan rendahnya postur tubuh, dan kaya atau miskin. Semua manusia bisa kaya dan sukses. Sebab, saya menjadi pengusaha yang punya ratusan karyawan dibesarkan dari keluarga yang serba kekurangan. Ayah saya tukang becak dan ibu saya buruh (kerja serabutan). Saya menjadi anak yatim sejak kelas dua sekolah dasar. Namun, karena saya punya impian, semangat, dan action, maka saya bisa menjadi seorang pengusaha yang punya ratusan karyawan. Jadi,

O l e h

AGUS SUPRIYADI, BSsM * Anda semua bisa kaya dan sukses. Dalam tulisan ini akan saya ajarkan langkah-langkah memulai menjadi pengusaha. Pertama, putuskan urat malu Anda. Banyak orang mau usaha dan mau sukses, tapi tidak mau membayar harganya. Semua usaha itu dimulai dari yang kecil dulu, sehingga ketika besar sudah tahan banting. Contoh, ada mahasiswa yang menyambi jualan es jus dan kini omzetnya per outlet bisa Rp 500.000 per hari. Jika keun-

tungannya per hari minimal Rp 150.000, maka keuntungan satu bulan sebesar Rp 4,5 juta. Kedua, The Power of Kepepet. 97% orang termotivasi karena kepepet. Contoh, ada mahasiswa ingin secepatnya jadi pengusaha dan strateginya adalah minta agar orang tuanya tidak mengiriminya uang lagi. Nah, karena kepepet tidak punya uang, inovasi dan kreativitasnya untuk memulai usaha muncul. Ketiga, berani sukses dan tidak takut gagal. Setiap langkah dalam memulai usaha, tidak boleh takut dicerca atau dimaki orang. Sebab, tidak ada kata gagal, yang ada hanya belajar atau sukses. Banyak orang yang memulai usaha dari nol, bahkan minus. Contoh, pemilik amazon.com. Usaha itu diawali di garasi yang tidak dipakai dan sukses menjadi toko online terbesar di dunia. Keempat, berani gila dan kreatif. Ada penjual fried chicken dan awalnya diketawain orang karena meniru branded besar. Namun, karena kreatif dalam mengemas jualannya, fried chicken itu akhirnya laris ma-

nis, misalnya Rocket FC dan Gama FC. Namun, keempat modal di atas harus dipadu dengan jurus ampuh yang bisa membuat Anda semakin kreatif dan inovatif. Pertama, aktifkan otak kanan. Apa yang disebut otak kanan itu? Otak kanan adalah otak kreativitas. Jika otak kanan aktif, kita akan tampil beda, optimistis, selalu berpikir yang tidak logis, pantang menyerah, nekat, dan action. Menggunakan otak kanan, kita akan cepat menjadi seorang pengusaha. Kedua, belajar dari orang yang sudah sukses; yaitu mengamati, meniru, modifikasi, lalu jualan. Kalau Anda masih bingung dan ragu-ragu mau action? Anda tinggal gunakan konsep tersebut. Tetapi ingat, kita harus mampu dimodifikasi, sehingga produk yang kita hasilkan mempunyai nilai tambah dibanding kompetitor kita. Semoga tulisan ini memberikan inspirasi, sehingga Anda cepat action untuk menjadi seorang pengusaha. *) Owner F1 Printing.

Perhatian Bupati Memacu Semangat A S S A L A M U ’A L A I K U M Warahmatullahi Wabarakatuh. Teriring saya ucapkan salam hormat untuk Bapak Bupati H. Abdullah Azwar Anas. Semoga bapak serta keluarga akan selalu dilindungi oleh Allah SWT. di setiap langkahnya. Perkenalkan nama saya Nila Sahita. Saya anak SMP kelas 8 yang bersekolah di SMP Muhammadiyah 3 Banyuwangi. Pada kesempatan kali ini saya benar-benar ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak. Karena, dengan diadakannya program Festival Anak Yatim ini, akhirnya anak-anak yatim bisa merasakan sebuah kebahagiaan yang mungkin belum pernah ia rasakan. Saya benar-benar berterima kasih atas semua perhatian yang telah bapak curahkan kepada kami semua. Begitu banyak hal yang telah bapak berikan kepada kami sebagai anak yatim. Sudah banyak berbagai program yang diajukan demi membantu kami agar bisa meraih cita-cita yang kami impikan. Sekarang banyak sekali orang-orang yang begitu me-

rendahkan anak yatim, anak yayasan. Mereka berpikir bahwa anak yatim tidak mungkin bisa seperti mereka-mereka, yang sekarang sukses. Tetapi saya tidak mau memikirkan itu semua. Melihat perhatian bapak yang begitu tulus membantu kami sebagai anak yatim, menjadikan saya bersemangat agar bisa membuktikan bahwa semua anak yatim itu tidak lemah. Saya begitu bangga kepada bapak, karena bapak berbeda dengan bupati-bupati sebelumnya. Sekarang bapak bisa mengetahui betapa banyak anak yatim yang terlantar, dan ternyata mereka sibuk dengan urusan sendiri. Sibuk dengan kepentingan golongannya dan mereka pun sibuk mendapatkan jabatan dan kekuasaan. Namun semua itu bertolak belakang dengan apa yang bapak lakukan sekarang. Saya hanya bisa berharap bahwa itu semua tidak ada pada diri bapak. Kami benar-benar merasa diperhatikan dengan kedatangan bapak sebagai bupati di Banyuwangi ini. Bapak begitu murah hati, tidak

O l e h

NILA SAHITA * sombong, dan bapak begitu mengasihi dan menyayangi anak yatim. Seperti sabda Rasulullah: ”Tidaklah sempurna amalan manusia apabila ia tidak mengasihi dan menyayangi anak yatim di sekitarnya”. Sungguh begitu mulia hati bapak kepada kami semua. Saya selalu berdoa kepada Allah agar semua kebaikankebaikan yang telah bapak berikan kepada kami dibalas dengan balasan yang setimpal. Mungkin menurut saya balasan yang setimpal untuk bapak ialah “surga”. Karena tidak ada lagi hal yang pantas untuk membalas semua kebaikan bapak kepada kami kecuali surga Allah di sana. Surga yang menjadi idaman seluruh umat Islam di dunia. Mungkin salah satu orang yang pantas untuk memasukinya ialah bapak. Seperti sabda Rasulullah: ”Akan diterima suatu amalan manusia dengan balasan yang melimpah

nanti kecuali ia telah berbuat dosa yang begitu besar” (H.R. Bukhari dan Muslim). Jujur dalam pikiran saya sekarang, saya mengikuti lomba menulis surat untuk bupati, hingga akhirnya bisa mencurahkan seluruh isi hati saya kepada bapak bupati. Saya sama sekali tidak mengharapkan sebuah kemenangan dari perlombaan ini. Yang terpikirkan dalam benak saya bahwa saya bangga bisa mengikuti lomba menulis surat untuk bupati yang belum pernah saya ikuti sebelumnya. Saya tidak akan pernah melupakan kejadian ini dalam hidup saya, karena ini adalah s e b u a h k e b a n g gaa n u n tuk saya dan patut untuk

saya ingat selalu seumur hidup saya. Yang terpenting, saya benar-benar mengucapkan banyak terima kasih atas seluruh perhatian, kasih sayang, dan kebaikan Pak Anas kepada kami sebagai anak yatim. Saya begitu bangga kepada bapak bupati. Demikian yang dapat saya sampaikan, saya berharap bapak bisa menjadi contoh bagi pemimpin-pemimpin lainnya di daerah mana pun. Kurang lebihnya saya mohon maaf. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. *) Juara I Menulis Surat Untuk Bupati dalam Festival Anak Yatim Banyuwangi 2013.

ANDA punya artikel? Penjaga gawang rubrik Opini Radar Banyuwangi siap menerima. Tulisan Anda akan dibaca seluruh masyarakat Banyuwangi dan Situbondo. Silakan kirim ke email: artikelradarbwi@gmail.com


34

Jumat 1 November 2013

Peserta mulai Berdatangan BANYUWANGI - Menjelang pelaksanaan Banyuwangi Tour de Ijen (BTDI) jilid II yang dimulai 2 November, sejumlah peserta BTDI sudah menginjakkan kaki di Bumi Blambangan kemarin (31/10). Mereka berasal dari sejumlah tim, baik dari dalam maupun luar negeri. Chairman BTDI Guntur Priambodo menyebut, ada lima tim dari luar negeri yang sudah tiba di Banyuwangi. Semua rombongan peserta BTDI tersebut memilih mendarat di Bandara Ngurah Rai, Bali, sebelum bertolak ke Banyuwangi. Dia menuturkan, semua tim luar negeri menginap di Hotel Mirah. Tujuannya, memudahkan pengamanan peserta BTDI tersebut. “Pengamanan biar lebih fokus di satu titik,” ungkap Guntur. Dia mengungkapkan, para pembalap asing tiba di Banyuwangi beberapa hari jelang pelaksanaan itu dalam rangka adaptasi cuaca. Sebab, cuaca di Banyuwangi berbeda cuaca di negara asal mereka. ‘’Mereka mulai datang kemarin,” terang ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Banyuwangi itu. Dia menyatakan, secara umum BTDI sudah siap digeber. Meski demikian, ada beberapa titik yang perlu mendapat sentuhan, misalnya tikungan berpasir. “Tiga pilar di tingkat kecamatan akan kerja bakti masal untuk membersihkan itu,” katanya. Sementara itu, pada BTDI jilid II ini ada syarat baru yang harus dipatuhi peserta, yakni setiap peserta akan dites doping. ‘’BTDI sekarang ada tes doping. Sebab, even ini sudah menjadi kalender tahunan UCI,” terangnya. Secara teknis, ujar Guntur, urine para peserta akan dites setiap menyelesaikan etape. Menurut dia, tim dari UCI yang akan membawa sample urine setiap peserta. ‘’Jadi, usai balapan, pembalap akan dibuntuti sampai ke toilet untuk mengambil sampel,” tandas ketua terpilih ISSI Jawa timur itu. (ton/c1/als)

ALI NURFATONI/RaBa

MINTA JATAH: Pemain BP saat berlatih di Stadion Diponegoro beberapa waktu lalu. BP Lolos ke putaran II dengan status runner up.

BP-BU Sama-sama Ngotot Tuan Rumah BANYUWANGI - Banyuwangi United (BU) dan Banyuwangi Putra (BP) sama-sama lolos ke putaran II kompetisi Divisi III Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) regional Jawa Timur 2013-2014. Namun, dua tim asal Bumi Blambangan tersebut tampaknya akan bertarung matimatian agar menjadi tuan rumah putaran kedua. Sebagaimana diketahui, dua tim sekota tersebut tidak saling jagal di fase grup putaran pertama lalu. BU menjadi tuan rumah dan bergabung di grup A bersama PSSS Situbondo, Putra Ijen Jember, dan Sindo Jember. Hasilnya, Ahmad Hoirur Ridho dkk menduduki posisi teratas dengan hasil sekali menang dan dua kali seri. Sementara itu, BP terlempar ke Pasuruan dan bergabung ke grup B bersama PSPK Pasuruan, Mitra Surabaya, dan Putras Jombang. Meski bermain di luar kota, tapi pasukan Abdul Karim tersebut mampu membuktikan diri dengan tampil gemi-

2

ALI NURFATONI/RaBa

JANGKA PANJANG: Seorang petenis meja sedang melakukan servis di Gedung Perkasa, Kecamatan Gambiran, kemarin (31/10).

RAMADA KUSUMA/RaBa

JAJAL RUTE: Para pembalap asing saat berada di Mirah Hotel kemarin. Para pembalap dari berbagai negara mulai berdatangan.

Hajatan Diminta Tidak Gunakan Rute BTDI SEMENTARA itu, even balap sepeda kelas dunia bertajuk Banyuwangi Tour de Ijen (BTDI) edisi kedua akan digelar mulai besok (2/10). Pada etape pertama, rute yang bakal dilalui adalah kawasan Banyuwangi kota. Jarak yang akan ditempuh para peserta adalah 128,7 kilometer (km). Selama pelaksanaan, sepanjang rute yang dilalui harus

lang. Pasukan Abdul Karim tersebut menjadi runner up klasemen akhir di bawah tim tuan rumah. Pada putaran pertama, BU menjadi tuan rumah. Nah, di putaran kedua, manajemen BP berambisi besar menjadi tuan rumah. Itu dilontarkan manajer BP, Pebdi Arisdiawan, usai dinyatakan lolos setelah menggebuk Mitra Surabaya dengan skor 3-2 di Stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan, Rabu lalu (30/10). Nah, keinginan kuat BP menjadi tuan rumah tampaknya menemui hambatan. Pasalnya, manajemen BU mempunyai target menjadi tuan rumah untuk kali kedua. “Kita akan mengajukan diri menjadi tuan rumah lagi,” kata manajer BU, Miskawi. Jadi, dua tim tersebut sama-sama berusaha keras agar dipilih menjadi tuan rumah. Tetapi, keputusan tetap berada di tangan Pengprov PSSI Jawa Timur sebagai penyelenggara kompetisi divisi III. (ton/c1/als)

bebas dari segala gangguan. Semua kendaraan dilarang parkir di tepi jalan. Bahkan, demi kelancaran, warga diminta tidak menggunakan jalan sebagai tempat hajatan. Saat ini, pihak keamanan sudah mencium adanya gangguan itu. Dalam mengantisipasi gangguan tersebut, polisi sudah melakukan langkah-langkah antisipatif n

Prediksi Kerawanan Arus lalu lintas macet Penonton memadati jalur Peserta terganggu karena penonton tidak tertib Kejahatan di sepanjang jalur lintasan Curas, curat, dan curanmor meningkat Protes pengguna jalan karena penutupan jalan Protes dari kelompok untuk menggagalkan BTDI 2013 Kelompok tertentu yang menggunakan moment BTDI menciptakan situasi Binatang ternak menyebrang jalan Ranmor besar macet/mogok menghalangi lintasan peserta Kecelakaan antar peserta dan peserta dengan masyarakat/masyarakat dengan masyarakat

 Baca Hajatan...Hal 43

Saran Polisi

Tidak ada sumbangan di sepanjang jalur Tidak ada penutupan sebagian/seluruhnya sepanjang jalur (hajatan) Tidak ada parkir kendaraan di sepanjang jalur (utama di dalam kota dan perumahan) Sosialisasi di desa-desa dengan melibatkan 3 pilar pelaksanaan BTDI 2013 secara maksimal

Persiapan Porprov, mulai Jaring Atlet GAMBIRAN - Puluhan petenis meja berjibaku dalam kejuaraan tenis meja se-Kabupaten Banyuwangi kemarin (31/10). Agenda tersebut dilangsungkan di Gedung Badminton Perkasa, Kecamatan Gambiran. Para peserta bertanding dalam berbagai kelas, antara lain kelas U-19 putra dan putri. Kelas lain adalah U-14 putra dan kategori umum. Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Cabang Banyuwangi, Abdul Sakur mengungkapkan, kejuaraan tersebut bertujuan menjaring pemain potensial. Sebab, dalam even semacam itu,

pemain yang berbakat akan terlihat. ‘’Kita jaring pemain potensial,” ungkapnya. Dia menjelaskan, pemain yang terjaring akan diproyeksikan Porprov 2015 di Banyuwangi. Menurut dia, agar meraih hasil maksimal dalam Porprov 2015, maka persiapan harus dilakukan sejak dini. ‘’Tahun 2014, kita sudah mulai TC jangka panjang,” tekadnya. Sementara itu, para juara sudah diketahui sepanjang pertandingan yang digelar hingga petang kemarin. Di kelas U-14 putra, juara pertama diraih Zein, disusul Anggi, juara ketiga Guntur, dan keempat Faiz. (ton/c1/als)

ZAKARIA /RaBa

PEROLEHAN SEMENTARA BALLOT TOKOH FAVORIT 2013 TAHAP 3 NO. NAMA 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

HASIL (%) NO. NAMA

Muh Hidayat, drs. H. Eko Susilo Nur Hidayat Sofia Cholisa Handoyo Saputro Ficky Septi Linda Guntur Priambodo,DR. Ir. MM Dadang Wigiarto Wiwik Eko Lestari Fatchan Himami Hasan Faida, dr Sri Utami Faktuningsih Irwan Setiawan Yoyok Mulyadi, Ir Anton Sunartono Mentik Rohimah Kelik Dwi Kuncoro Muslimin Fasyah Nanang Masbudi Taufik Hidayat, dr. Heru Pratista

8.0 5.7 5.6 5.1 4.9 4.6 4.6 4.4 4.1 4.1 4.0 4.0 3.9 3.1 3.0 2.4 2.3 2.0 2.0 2.0

21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40

Sumantri Soedomo Arvy Rizaldy, SE Bintari Wuryaningsih, dr. Samsul Hadi, Ir. Andriani, dr. Teguh Sumarno Rusdi Dziban, dr. SPb Eva Hesty Achmad Musta’in Virda Damayanti Ira Damayanti Umi Kulsum Hadi Widodo Waridjan, drs Joko Triatni Iwan Aziz Siswanto, Ir. Agung Setyo Wibowo Abdullah Azwar Anas Novita Ratnaningtyas Ari Pangesti

HASIL (%) 2.0 1.9 1.6 1.5 1.4 1.2 1.1 1.1 0.9 0.8 0.8 0.7 0.6 0.5 0.5 0.5 0.4 0.3 0.3 0.3

NO. NAMA 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60

Hery Wijatmoko I Made Cahyana Hudori, ST Mafrochatin Nikmah Soekardjo R Bomba Sugiarto Sri Suryani, SE Fajar Isnaini Nanang Nur Ahmadi Irma Noervadila Imam Hudori A Choliq Baya Achmad Dasuki, Drs. Achmad Wahyudi, SH Agus Achmadi, Drs. Andi Mulyo Anie Indriastuti, SE Danny Farda M Diva Rosa Dodik Iwa Kusuma

HASIL (%) 0.3 0.2 0.2 0.2 0.2 0.2 0.2 0.2 0.1 0.1 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0

NO. NAMA 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 74 76 77 78 79 80

Emi Hidayati Endang Suliastuty Faisol Azis Fathurakhman Ferdianto Wellya Hadi Wijono Hapidi Haryanto,dr Husin Matamim Ifuk Fiestiandani Indah Purwantini Ipung Purwadi Ira Stephani Rawung Joko Sutrisno Kundofir, dr Luqman Hakim Maftuha Kiswah Mahmudi, MPDi,drs Maskur Ali Mia Ms

HASIL (%) NO. NAMA 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0

81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100

Michael Edy Hariyanto Ni’amilah,drs Ning Sari Nurlia Viliana Pitoyo Risano M Saleh Slamet Subandi Soenarko Wijaya Sugirah, H, SPd Suminto Supriyanti, SE Syamsul Arifin Syukron M Hidayat Toni Hartono Warang Agung, ST Wendriawanto Yayak Mulyadi, H Yusieni Yustianus S Soetanto Zaenal Arifin, dr.

HASIL (%) 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0


BERITA UTAMA

Jumat 1 November 2013

43

HALAMAN SAMBUNGAN

Disarankan Bawa Bekal Makanan n PESERTA... Sambungan dari Hal 33

“Dalam rentang waktu pukul 08.00 hingga pukul 14.00 ada waktu satu jam untuk is tirahat,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Sih Wahyudi. Karena waktu pelaksanaan tes cukup panjang, Sih Wahyudi meminta semua peserta

tes mempersiapkan semua kebutuhan yang diperlukan selama ujian. Salah satu yang harus dibawa peserta adalah makanan dan minuman. Tujuannya, agar selama mengikuti ujian tidak meninggalkan lokasi untuk membeli makanan dan minuman. Selain itu, beberapa syarat wajib yang harus dibawa selama mengikuti ujian adalah kartu tanda penduduk (KTP), nomor

peserta, pensil 2b, dan alat tulis lain. “KTP asli dan nomor peserta ujian merupakan syarat mu tlak yang harus dibawa peserta,” tegasnya. Sih Wahyudi mengatakan, Banyuwangi sudah siap menggelar tes CPNS bagi honorer K2. Naskah soal ujian akan diambil pada hari Jumat (1/11) atau dua hari sebelum tes dilaksanakan. Pengambilan naskah soal akan dilakukan

tim BKD bersama satu petugas inspektorat dan dua anggota Polri dari Polres Banyuwangi. “Naskah soal kita ambil di Pemprov Jatim,” ungkap Sih. Setelah diambil dari Pemprov Jatim, kata dia, naskah soal ujian itu akan disimpan di gudang Polres Banyuwangi. Nas kah itu akan dikeluarkan pada hari pelaksanaan ujian, yakni Minggu 3 November 2013. (afi/c1/aif)

Dorong Tradisi Hidup Sehat n CUCI... Sambungan dari Hal 33

Sebagaimana diketahui, meskipun terkesan sepele, mencuci tangan menggunakan sabun ber dampak besar terhadap peningkatan kesehatan masyarakat. Sebab, dengan mencuci tangan menggunakan sabun, bak teri yang menempel di tangan dan berpotensi menga-

kibatkan diare dan gangguan pencernaan lain akan mati. Gerakan cuci tangan menggunakan sabun masal itu juga diikuti Bupati Abdullah Azwar Anas, Ketua Tim Penggerak PKK, Ny. Dani Abdullah Azwar Anas, dan sejumlah anggota forum pimpinan daerah (forpimda). “Kegiatan ini sangat strategis demi mendorong tradisi hidup

sehat di masyarakat,” ujar Anas. Dikatakan, meskipun sederhana, mencuci tangan menggunakan sabun akan berdampak luar biasa terhadap kesehatan masyarakat. “Saat ini beberapa sekolah di Banyuwangi sudah menyediakan sarana mencuci tangan. Secara bertahap, setiap sekolah di Banyuwangi akan disediakan keran dan semacam wastafel untuk cuci tangan. Pa-

sar dan beberapa sarana publik lain secara bertahap juga akan kami lengkapi fasilitas serupa,” kata Anas. Dani Anas menambahkan, perilaku hidup sehat diawali dengan cuci tangan dan sikat gigi setiap pagi dan malam. Karena itu, dia berharap para orang tua terlibat dan memberikan contoh positif kepada buah hatinya. (sgt/c1/aif)

Mulai Hari Ini Guntingan Iklan Bisa Ditukar Tiket n BSM... Sambungan dari Hal 33

Selain memeriahkan jalan sehat, BSM juga akan mengisi stand pameran Banyuwangi Inovatif di Gedung Wanita Banyuwangi. Dalam pemeran itu, BSM akan menyuguhkan UMKM binaan. Bahkan, mereka sudah menyiapkan hadiah tabungan haji junior untuk pemenang melukis celengan. ‘’Kita sudah siapkan hadiah itu untuk masyarakat,” ungkap Kepala Cabang BSM Banyuwangi, Muhamad Santoso, ketika berkunjung ke kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Bank BRI Syariah juga tidak mau ketinggalan memeriahkan acara itu. Dalam gebyar itu, Bank BRI Syariah menyiapkan tabungan untuk juara melukis kaus sebesar Rp 1 juta, juara dua Rp 750 ribu, dan juara ketiga Rp 500 ribu.

BENI SISWANTO/RaBa

SUPORT PENUH: Muhamad Santoso (dua dari kiri) bersama Ketua Panitia UMKM dan Bank Expo 2013, Taufik Adi Nugroho, dan Direktur JP RaBa, Choliq Baya, di kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin.

Sementara itu, peserta jalan sehat GRES akan diberangkatkan tepat pukul 06.30 di depan Gedung Wanita, Banyuwangi. Jalan sehat itu digelar secara gratis tanpa

dipungut biaya. Hadiah utama jalan sehat tersebut adalah sebuah motor Honda Revo. Panitia juga menyediakan sebuah lemari es, televisi 21 inc, DVD player, kompor

gas, kipas angin, dispenser, setrika, dan masih banyak door prize lain. Untuk mendapatkan itu, masyarakat hanya pelu menggunting iklan jalan sehat GRES, kemudian tukarkan dengan tiket di Kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi di Jalan Yos Sudarso 89 C, Banyuwangi. guntingan iklan jalan sehat GRES juga bisa ditukar di kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi biro Genteng yang beralamat di Jalan Raya Jember, Setail, Genteng. ‘’Iklan bisa ditukar mulai hari ini,” ujar sekretaris panitia jalan sehat GRES, Ali Nurfatoni. Acara tersebut didukung Bank Indonesia, MPM Motor Honda, JP Books, Temprina, Memo, JTV, MVB TV, TOP, Air Minum AGA, Indosat, Pemkab Banyuwangi, Kencono Elektronik Rogojampi, Untung Elektronik Rogojampi, Indokain Rogojampi, dan Oseng Deles. (ton/c1/aif)

Bupati Minta Para Kades Bersabar n DAPAT... Sambungan dari Hal 33

Sebab, Banyuwangi merupakan satu-satu yang memiliki terobosan Sinergi Tiga Pilar itu. Program Sinergi Tiga Pilar itu mendapat apresiasi Polda Jatim. Sinergi Tiga Pilar itu dinilai sebagai program dan inovasi cerdas dalam menyelesaikan permasalahan pemerintah dan masyarakat. Karena itu, Polres Mojokerto mengirimkan tiga perwira untuk mengikuti Sinergi Tiga Pilar itu. Pertemuan kemarin digunakan Bupati Ab dul lah Azwar Anas untuk mem perkenalkan anggota forpimda baru; Kapolres AKBP Yusuf, Kejari, dan ketua PN baru, kepada jajaran kepala desa, jajaran pol-

sek, dan danramil. Bupati Anas bersama seluruh anggota forpimda menyampaikan paparan tentang perkembangan pembangunan di Banyuwangi. Bupati Anas mengatakan, ada beberapa komitmen Pemkab Banyuwangi yang perlu mendapat du kungan, khususnya di sektor pendidikan, pariwisata, ekonomi, dan pengendalian lokalisasi. Di sektor pendidikan, tidak boleh ada lagi anak yang tidak bisa sekolah. Jangan sampai juga ada anak miskin bersekolah tapi tidak punya buku, tas, dan sepatu. Sebab, sekolah sudah punya dana Siswa Asuh Sebaya (SAS). “Jika ada anak tidak mampu, sampaikan kepada UPTD Pendidikan di wilayah masing-masing. Jika mendesak, bisa langsung menyampaikan

pengaduan ke SMS Center pemerintah daerah,” kata Bupati Anas. Pada kesempatan itu, seperti biasa Bupati Anas membuka sesi tanya jawab. Pada kesempatan itu, beberapa peserta mengajukan pertanyaan tentang jaminan kesehatan kades. Ada juga yang memberi saran terkait persiapan pengamanan Banyuwangi Tour de Ijen (BTDI). Pengelolaan parkir di areal RTH yang dirasa mahal akibat dimanfaatkan oknum tertentu juga menjadi perhatian peserta pertemuan Sinergi Tiga Pilar itu. Yang paling banyak ditanyakan adalah terkait perbaikan jalan rusak. Terkait persiapan pengamanan BTDI, forpimka ikrar bersama untuk mengamankan dae-

rah-daerah yang dilalui peserta BTDI. Forpimka menyatakan siap menjaga agar hewan-hewan ternak tidak berkeliaran. Terkait jalan yang rusak, bupati meminta agar para kades bersabar. Semua sudah didata pe merintah daerah, tinggal menunggu giliran. Sekarang sedang dicek administrasinya di Dinas PU Bina Marga, Cipta Kar ya, dan Tata Ruang. Juga sudah dilakukan survei dan ka jian di lapangan tentang panjang dan lebar jalan, aspal yang dibutuhkan, dan tingkat kerusakannya. Pengiriman aspal akan dilakukan secara bertahap. Jika material dan penanggung jawab di lapangan sudah siap, aspal akan dikirim beserta alat berat dan tenaga ahli. (afi/c1/als)

Terasa Istimewa karena Dihadiri Para Pejabat n SEMPAT... Sambungan dari Hal 33

Meskipun menjual diri sangat bertentangan dengan hati nuraninya, dia tetap menjalani itu dengan hati terpaksa. “Rasanya saya ingin segera keluar dari tempat itu,” ujarnya saat ditemui usai melangsungkan akad nikah di Makoramil Sempu Rabu lalu (30/10). Bak gayung bersambut, kegalauan dan doa Sakdiah akhirnya terjawab. Sekitar dua pekan lalu, datanglah Nuhi, duda 49 tahun asal Dusun Tojo Kidul, Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu. Kala itu, Nuhi datang ke Lokalisasi Klopoan seorang diri. Tanpa diduga, dia masuk ke wisma yang ditempati Sakdiah. Sebagaimana umumnya wanita pekerja seks, Sakdiah juga memperlakukan Nuhi sebagaimana pria hidung belang kebanyakan. Namun, di sela-sela itu, kedua nya sempat berdiskusi terkait latar belakang masing-masing. Saat itulah Nuhi menyampaikan bahwa di datang ke lokalisasi itu karena ingin mencari istri. Diskusi itu berlanjut setelah keduanya sa-

ling bertukar nomor hand phone. Akhirnya, keduanya intens berkomunikasi. “Dia sering curhat sama saya, dan cerita kalau sebenarnya dia ingin keluar dari tempat itu (lokalisasi),” kata Nuhi. Keinginan Sakdiah keluar dari lokalisasi dan keinginan Nuhi mencari istri ternyata cocok. Keduanya merasa sama-sama membutuhkan. Kemudian, Sakdiah dan Nuhi mengambil keputusan menikah. Menuju pelaminan bukan perkara mudah. Setelah Nuhi menyampaikan niatnya kepada sang mucikari, dia justru menerima banyak teror dan ancaman dari pihak yang tak bertanggung jawab. Hal sama juga dialami Sakdiah. Saat dirinya menyampaikan niatnya keluar dari lokalisasi dan menikah dengan Nuhi, dia justru ditahan sang mucikari. “Pokoknya nggak boleh keluar,” tutur Sakdiah. Meski demikian, Sakdiah tak putus asa. Kemudian, dia menyampaikan persoalan tersebut kepada Haji Toriq, ketua panitia pem bangunan masjid di eks lokalisasi tersebut. Mendapat cerita dari Sakdiah, Toriq langsung menyampaikannya ke pihak Camat Sempu, Lukman Hakim, dan

Kapolsek Sempu AKP Toha Choiri. Laporan itu langsung ditindaklanjuti polisi dengan mendatangi sang mucikari di lokalisasi. “Jadi, polisi turun tangan. Yang mengeluarkan Sakdiah dari lokalisasi, ya pak polisi,” ungkap Toriq. Setelah Sakdiah berhasil dikeluarkan dari lokalisasi oleh petugas kepolisian, pihak Forum Pimpinan Kecamatan Sempu akhirnya memfasilitasi Nuhi dan perempuan tersebut melangsungkan pernikahan. Pernikahan tanpa dipungut biaya itu juga terasa istimewa. Sebab, dibarengkan dengan acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) di Makoramil Sempu. Saksinya juga tidak tanggung-tangung, yaitu Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi, M. Saiful Alam Sudrajat, Camat Sempu Lukman Hakim, dan Danramil Sempu Kapten Saiful Rohman. “Ini luar biasa. Tidak semua orang menikah saksinya Pak Kepala Dinas Sosial, Pak Danramil, dan Pak Camat,” ujar Camat Sempu Lukman Ha kim saat memberi sambutan yang langsung disambut ger-geran para tamu undangan. (c1/aif)

Wajib Bayar Denda Rp 1 Juta n YUNUS... Sambungan dari Hal 33

Meski demikian, JPU Ka rimudin menyebut kedua terdakwa bersama Sulaeman dan Suyanto ikut mengawasi para pekerja dalam menurunkan kayu. Itu melanggar Pasal 50 (3) huruf h jo Pasal 78 (7) Undang-Undang (UU) RI No. 41 Tahun 1999 yang diubah dengan UU No. 19 Tahun 2004 tentang kehutanan, jo Pasal 55 (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 (1) KUHP. Karena perbuatannya yang

melanggar itu, jaksa meminta ma jelis hakim menghukum empat terdakwa tersebut satu tahun enam bulan (1,5 tahun) pen jara. “Empat terdakwa mem bayar denda senilai Rp 500 ribu subsider dua bulan kurungan,” tegas Karimudin. Terkait tiga terdakwa lain, Muhamad Yunus Wahyudi, Muhamad Gading Setiawan, dan Sudiyono, yang dianggap telah terbuktimengawasidanmelakukan penebanganhutantanpadilengkapi surat yang sah, jaksa menyebut

merekamelanggarPasal50(3)huruf e jo Pasal 78 (7) Undang-Undang (UU) RI No. 41 Tahun 1999 yang diubah dengan UU No. 19 Tahun 2004 tentang kehutanan, jo Pasal 55 (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 (1) KUHP. “Mohon majelis hakim menghukum dua tahun penjara,” pintanya. Selain dua tahun penjara, jaksa juga meminta majelis hakim agar ketiga terdakwa itu diwajibkan membayar denda Rp 1 juta subsider tiga bulan kurungan. (abi/c1/aif)

Protes Surat Perpanjangan Penahanan SEMENTARA itu, usai mendengarkan tuntutan, Yunus langsung mencak-mencak. Warga Dusun Kaliboyo, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, itu mengancam akan menghabisi hakim bila majelis hakim tidak memutus perkara tersebut dengan adil. Dengan nada keras, Yunus menyebut tuntutan dua tahun penjara itu tidak adil. Sebab, tuntutan dan vonis para terdakwa lain yang disidang secara terpisah ternyata tidak ada yang mencapai setahun. “Kami dituntut tahunan, yang lain hanya bulanan,” protes Yunus dengan nada tinggi. Yunus merinci, Imam Gozali oleh jaksa hanya dituntut enam bulan dan divonis lima bulan 10 hari. Sementara itu, 13 terdakwa yang menjadi pekerjanya hanya dituntut tujuh bulan dan divonis enam bulan 10 hari. “Pak Hakim sebagai wakil Tuhan, saya mohon dalam memutus nanti harus menggunakan hati,” pintanya. Di hadapan majelis hakim, Yunus menyebut Lulu Widi Hardiyanto dan Muhamad Imron tidak bersalah, tapi kenapa masih tetap dituntut 1,5 tahun penjara. “Bila Pak Hakim dan Pak Jaksa jagongan sama tukang copet, apa Pak Hakim dan

jaksa juga copet,” sebut Yunus. Selain masalah tuntutan, Yunus juga memprotes surat perpanjangan penahanan. Dalam surat itu, disebutkan bahwa dirinya mengalami gangguan jiwa. “Saya memang pernah periksa di RSUD Blambangan bersama Gading (M. Gading Setiyawan,” katanya. Dalam pemeriksaan itu, lanjut dia, dokter yang memeriksa tidak pernah menyampaikan bahwa dirinya mengalami gangguan jiwa. Anehnya, dalam surat perpanjangan penahanan disebut disebutkan bahwa para terdakwa sakit jiwa. “Saya tidak terima disebut gila,” ungkapnya. Kalau dirinya dianggap gila, Yunus mengancam akan berbuat seperti orang gila. Atas perbuatan gilanya itu nanti, dirinya juga tidak takut bila ditangkap dan dipenjara. “Yunus tidak takut dipenjara. Tolong ini dicatat Pak Hakim, Pak Jaksa, dan wartawan,” cetus Yunus dengan suara tinggi. Menanggapi protes Yunus, ketua majelis hakim Siyoto meminta terdakwa bila tidak terima dengan surat itu mengajukan keberatan secara tertulis kepada ketua PN Banyuwangi. “Keberatan bisa dilakukan secara tertulis,” kata Siyoto. (abi/c1/aif)

Hentikan Peminta Sumbangan di Jalan n HAJATAN... Sambungan dari Hal 42

Polisi merilis, prediksi kerawanan yang akan terjadi selama kegiatan BTDI, antara lain arus lalu lintas macet, penonton memadati sepanjang jalur, peserta terganggu karena penonton tidak tertib, dan terjadi kejahatan di sepanjang jalur lintasan yang dilalui peserta BTDI. Selain itu, adanya curas, curat, dan curanmor, protes pengguna jalan yang terganggu karena penutupan jalan, dan pro tes kelompok garis keras (kelompok yang berseberangan de ngan pemerintah untuk

meng gagalkan pelaksanaan BTDI, serta kelompok tertentu yang memanfaatkan BTDI untuk menciptakan situasi yang tidak kondusif ). Bahkan, polisi juga mewaspadai adanya binatang ternak yang menyeberang jalan saat peserta BTDI me lin tas. Kecelakaan antar peserta dan peserta dengan masyarakat atau masyarakat dengan masyarakat, juga akan diwaspadai aparat. Aparat keamanan juga menya rankan agar masyarakat menghentikan “meminta sumbangan” di sepanjang rute yang bakal dilalui peserta BTDI. ‘’Yang punya hajatan, tolong jangan

sampai menggunakan ja lan yang dilalui BTDI,” seru Kapolres Banyuwangi, AKBP Yusuf. Dia juga menyerukan semua pihak agar menyampaikan hal itu kepada masyarakat luas. Dengan sosialisasi itu, semoga kegiatan BTDI tahun 2013 berjalan lancar tanpa gangguan. ‘’Tiga pilar diharap melakukan sosialisasi kepada masyarakat di desa-desa,” tandas kapolres. Terkait pengamanan, pihaknya su dah menginstruksikan jajarannya all out menjaga dan mengamankan BTDI agar sukses. ‘’Kita sudah sebar ratusan personel di semua titik,” terang Yusuf. (ton/c1/als)

Terpidana Korupsi KUT Dieksekusi SITUBONDO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo mengeksekusi Farid Makruf, tersangka kasus korupsi Kredit Usaha Tani (KUT) tahun 2008 lalu. Direktur Pusat Inkubasi Bis nis Usaha Kecil (Pinbuk) itu di tangkap tim jaksa dibantu polisi saat sedang mengurus perkara di Pengadilan Negeri (PN) Situbondo. Menurut Kasi Intel Kejaksaan Negeri Situbondo, Sugeng Riyadi, penangkapan terhadap terpidana kasus KUT tersebut karena terpidana tidak mengindahkan surat panggilan yang telah dilayangkan tim jaksa Kejari. “Kita telah melayangkan tiga kali surat panggilan, tapi tidak diindahkan dan terpi dana tetap mangkir,” ujar Kasi Intel Kejaksaan Negeri Situbondo Sugeng Riyadi ke-

pada wartawan saat berada di kantornya kemarin (31/10). Upaya paksa penangkapan terpidana kasus KUT tersebut berdasar putusan Kasasi Mahkamah Agung (MA) tahun 2012. Ter pidana divonis kurungan 1,6 tahun karena terbukti dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi. Sehingga, negara mengalami ke ru gian sebesar Rp 156 juta. “Putusan MA itu menguatkan putusan PN Situbondo,” terang Sugeng. Kasus korupsi yang dilakukan Makruf sebenarnya sudah disidangkan pada 2008 hingga 2009. Saat itu terpidana dijerat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1971 Pasal 1 ayat 1 huruf b. Data yang berhasil di kumpulkan, penangkapan di PN Situbondo itu bermula saat

petugas kejaksaan dan pihak kepolisian mengetahui bahwa Makruf hendak mengurus sebuah perkara. Karena terpidana tidak mengindahkan panggilan kejaksaan, petugas langsung menangkap paksa pria tersebut. Usai ditangkap, terpidana kasus KUT itu langsung diserahkan ke pihak Rutan Situbondo untuk menjalani hukuman. “Setelah ditangkap, terpidana langsung dikirim ke rutan untuk menjalani masa tahanan sesuai putusan kasasi itu,” terangnya. Dikatakan, saat penangkapan dilakukan, Makruf sama sekali tidak melakukan perlawanan. Sugeng mengaku, terpidana terlihat pasrah. “Tidak ada. Terpidana terlihat pasrah saat ditangkap tim jaksa dan polisi,” pungkasnya. (rri/c1/als)


44

Jumat 1 November 2013

Jutaan Lalat Serang Satu Kampung PANJI - Jutaan lalat menyerbu satu kampung. Serangan terparah terjadi di RT 2 RW 18, Lingkungan Pengkepeng, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo. Meski warga setempat sudah berusaha membasmi lalat-lalat tersebut, ribuan lalat tetap menyerang kampung tersebut. Lalat-lalat tersebut masuk ke rumah warga dan hinggap di setiap sudut rumah, misalnya di lantai, kursi, kabel listrik, dan tembok. Makanan yang dimiliki warga juga diserang. Yang paling meresahkan, saat warga hendak memasak dan menyantap makanan, bisa dipastikan lalat-lalat tersebut selalu hadir. “Kejadian ini sudah berlangsung lama. Tiga minggu ini warga geram dan sudah tidak kuat dengan adanya lalat ini,” kata Hartono, 25, salah seorang warga setempat. Pantauan koran ini, jutaan lalat yang menyerbu puluhan rumah warga di Lingkungan Pengkepeng itu diduga berasal dari kandang ternak ayam pedaging milik seseorang yang tidak diketahui oleh warga sekitar. Kandang ayam tersebut berlokasi tidak begitu jauh dari permukiman warga. Bahkan, wabah lalat yang menyerang satu kampung itu tidak hanya menyerang rumah-rumah warga di dekat kandang ayam itu. Lalat terse-

but juga menyerang rumah warga yang jaraknya sekitar 100 meter lebih dari kandang ayam tersebut. Warga sekitar sempat mendatangi dan memastikan asal lalat-lalat tersebut dengan mendatangi kandang ayam. Sayang, pemilik kandang ayam tidak pernah berada di lokasi. “Warga tidak tahu siapa pemiliknya. Tetapi, sejak ada kandang ayam itu, rumah warga di sini diserbu jutaan lalat,” terang Hartono. Dikatakan, wabah lalat semakin parah setelah ternak ayam pedaging itu dipanen sang pemilik. Namun, meski banyak lalat, seakan sang pemilik kandang ayam tidak peduli. “Warga di sini hampir setiap malam tidak bisa tidur karena banyak lalat yang hinggap di tubuh mereka,” tegas Hartono. Dengan adanya wabah lalat tersebut, warga meminta pemerintah segera memindahkan kandang ayam tersebut. Warga yang sudah kadung geram itu juga mengancam akan membongkar paksa kandang ayam yang tidak diketahui jelas siapa pemiliknya itu. “Selain menjijikkan, lalat juga berpotensi memunculkan penyakit. Hampir setiap hari warga sibuk mengusir lalat dengan sapu lidi. Karena itu, kami mewakili warga berharap Pemkab Situbondo me-

NUR HARIRI/RaBa

MENYENGAT: Puluhan warga menduga kandang ayam di Kelurahan Mimbaan ini menjadi penyebab penyebaran wabah lalat. Warga meminta kandang ini ditutup.

mindahkan atau menutup kandang ayam tersebut. Jika permintaan kami itu tidak dihiraukan, jangan salahkan warga jika membongkar paksa kandang ayam itu,” tegas Hartono. Menurut Pandiono, 35, warga lain, terkait wabah lalat tersebut sudah dilaporkan kepada pihak Kelurahan Mimbaan. Namun, sampai saat ini belum ada tanggapan. “Setelah dilaporkan, Pak Lurah Mimbaan bersama beberapa staf mendatangi kandang ayam itu. Namun, setelah itu tidak ada tindakan konkret,” kata Pandiono. Sementara itu, Lurah Mimbaan Sigit Raharjo mengatakan, pihaknya sudah pernah mempertemukan pemilik kandang dan warga yang dekat kandang ayam itu. Pihaknya juga pernah melakukan penyemprotan. “Warga yang dekat kandang tidak mempersoalkan, tapi warga RT lain yang agak jauh dari lokasi yang mempersoalkan,” kata Sigit kepada wartawan. Dia berjanji akan kembali memanggil dan mempertemukan warga dua RT itu. Pihaknya juga akan mendatangkan petugas dari Lingkungan Hidup dan petugas Dinas Peternakan. “Biar kita tahu, batas minimal jarak kandang dan lingkungan warga itu berapa meter, dan bagaimana penanganan kebersihannya,” tegasnya. (rri/c1/als)

Sapi 1,14 Ton Juara Kontes Ternak SITUBONDO - Seekor sapi kereman milik Jamali, 38, warga Desa Tanjung Kamal, Kecamatan Mangaran, meraih juara pertama dalam kontes hewan ternak. Sapi berbobot 1.14 ton itu menyingkirkan sapisapi milik peternak lain yang tersebar di 17 kecamatan di Kabupaten Situbondo. Kemenangan itu merupakan kemenangan kedua bagi sapi milik Jamali itu. “Ini dari kecil sudah menang. Sekarang berat sapi saya 1,14 ton dan umurnya masih dua tahun,” kata Jamali saat ditemui wartawan koran ini di lapangan eks markas 514 di Desa Kotakan. Kepala Dinas Peternakan Situbondo, Gaguk Murdjianto mengatakan, setelah dilakukan penilaian, pihak panitia dan juri langsung menentukan juara kontes sapi dan kambing berdasar kategori yang telah ditentukan. Menurutnya, dari peternak 17 kecamatan yang ikut kontes, juara umum diraih peternak Kecamatan Panji. Kategori sapi kereman diraih sapi milik peter-

AJANG PROMOSI: Bupati Dadang Wigiarto (kiri) menyentuh sapi milik salah satu peserta usai membuka kontes dan pameran ternak se- Situbondo. NUR HARIRI/RaBa

JUARA BERTAHAN: Sapi berbobot 1.14 ton saat dinaikkan untuk diarak keliling Kota Santri kemarin (31/10).

nak asal Kecamatan Mangaran. Sementara itu, Bupati Situbondo Dadang Wigiarto mengatakan, peternak Situbondo memiliki peluang besar menjadi juara di tingkat provinsi dan nasional. Kontes ternak itu digelar karena di Situbondo banyak peternak yang memiliki semangat mengikutkan ternaknya dalam kontes. “Paling tidak kontes ini bisa dijadikan ajang evaluasi Dinas Peternakan, sehingga mereka men-

getahui sejauh mana program yang selama ini dilakukan secara gratis di masyarakat,” kata Dadang. Menurut Dadang, jumlah sapi di Situbondo semakin banyak. Bahkan, jumlah sapi di Situbondo hampir separo dari jumlah penduduk. “Tidak menutup kemungkinan, dengan populasi sapi yang padat itu, Situbondo merupakan kabupaten penyuplai daging sapi terbesar di Jatim,” pungkasnya. (rri/c1/als)

Kampanye Dialogis Cakades Bantal Dihadiri Ribuan Orang SITUBONDO - Pantia Pemilihan Kepala Desa Bantal, Kecamatan Asembagus, menggelar kampanye dialogis. Kegiatan yang ditempatkan di balai Desa Bantal itu diikuti dua calon kepala desa (cakades) Bantal Marjoso dan H. Sahijo didampingi istri masing-masing. Kampanye dialogis sesuai dengan PP Nomor 72 tahun 2005 pasal 49 ayat 2, Perda Situbondo no 10 Tahun 2006 pasal 21 ayat 3 dan Perbup No. 14 Tahun 2013 pasal 10 ayat 1. Tujuannya, agar masyarakat betul-betul tahu program calon kepala desa yang mana yang paling baik dan layak dipilih sebagai Kades Bantal. Untuk menjaga netralitas, panitia menghadirkan para panelis dari Muspika Asembagus. Tugasnya bertanya dan melakukan pendalaman terhadap program yang disampaikan para cakades.“Bidang pemerintahan panelisnya adalah Camat Asembagus, bidang keamanan dan ketertiban masyarakat, oleh Kapolsek dan Danramil Asembagus,” terang Ketua Panitia Pilkades, Rasyid Hamidi. Sedangkan penelis bidang Kesehatan adalah Kepala Puskesmas Asembagus; bidang pendidikan Kepala UTD Pendidikan Asembagus, bidang Keagamaan oleh Kepala KUA Asembagus dan bidang PKK oleh Ketua TP.PKK kecamatan Asembagus. Untuk moderator dihadirkan orang luar Desa Bantal, yaitu Ayu salah seorang penyiar radio swasta di Situbondo. Mohammad Makruf, Camat Asembagus mengatakan, semula pihaknya khawatir dengan pelaksanaan kampanye dialogis. Sebab, takut terjadi serang menyerang antar calon yang berakibat pada keributan para pendukung. Tapi, karena panitia sudah mengatur dan mengemas format kampanye dialogis ini, acara dapat berjalan dengan baik. “Alhamdulillah terlaksana dengan baik, aman, dan lancar. Kampanye model ini satu-satunya di Kecamatan Asembagus. Walau-

Istimewa

ERA BARU: Ketua Panitia Pilkades Bantal, Rasyid Hamidi (tengah) bersama cakades Marjoso dan H. Sahijo (songkok putih). pun massa yang hadir lebih dari seribu orang, dialog berjalan seru tapi masyarakatnya bisa tertib. Saya angkat jempol untuk panitia dan masyarakat Desa Bantal,” kata Camat Asembagus. Saat membuka acara, moderator menjelaskan aturaan main kampanye. Pertama, masingmasing calon dibolehkan membawa masuk pendukungnya ke arena kampanye maksimal 25 orang, pendukung calon dibolehkan membuat yel-yel dan memberikan aplaus saat calon yang didukungnya menjawab pertanyaan panelis. “Tapi, pendukung calon dilarang menghina calon kades lain. Bagi pendukung yang melanggar, maka panitia berhak mengeluarkan pendukung dari arena kampanye. Kedua, yang berhak bertanya kepada para calon hanya panelis saja. Selain panelis tidak diperkenankan bertanya,” terang Ketua Panitia Pilkades, Rasyid Hamidi. Di akhir acara kampanye dialogis, panitia meminta kedua calon untuk foto bersama di depan ribuan massa yang hadir. “Ini sebagai simbol kekompakan antar calon dan ajakan untuk menciptakan situasi yang kondusif dalam pelaksanaan pilkades,” imbuh Rasyid. Dia menambahkan, dalam

pelaksanaan Pilkades Bantal, panitia mengatur kampanye menjadi tiga model. Pertama, kampanye dialogis. Kedua kampanye kreatif, dalam kampanye ini masing-masing calon diberi kebebasan berkreasi menciptakan model kampanye sendiri. Ketiga kampanye monologis. Sementara itu, pelaksanaan Pilkades sendiri akan digelar secara serentak pada 7 November 2013 mendatang. Selain Desa Bantal, Desa Talkandang dan sejumlah desa lainnya juga menggelar pesta demokrasi tingkat desa tersebut. (pri/adv/*/als)

Demi Terwujudnya Swasembada Daging Pemkab Situbondo Gelar Kontes dan Pameran Ternak SITUBONDO - Untuk memberikan motivasi kepada para petani dalam meningkatkan nilai tambah melalui budidaya ternak dan menambah wawasan agribisnis berbasis peternakan, Pemkab Situbondo melalui Dinas Peternakan menggelar kontes dan pameran ternak. Acara yang digelar sebagai sarana promosi dan pemasaran komoditas produk peternakan itu digelar selama dua hari dari tanggal 30-31 Oktober 2013 bertempat di Lapangan Kodim 0823 Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo. Acara tersebut dibuka Bupati Dadang Wigiarto yang ditandai dengan pelepasan burung merpati yang diikuti oleh jajaran Muspida, Ketua TP PKK dan pimpinan SKPD Pemkab Situbondo. Dalam sambutannya, Bupati Dadang Wigiarto mengungkapkan, bahwa Situbondo yang dikenal dengan populasi sapi yang cukup padat hampir sepertiga dari jumlah penduduk. Ini adalah salah satu indiakator bahwa kepadatan jumlah sapi yang ada di kota ini merupakan kekuatan tersendiri bagi untuk bisa terus dikembangkan tidak cukup hanya kita banggakan. “Yang lebih penting lagi adalah mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Situbondo,”ungkap Bupati Dadang. Perlu diketahui, kata Dadang, beberapa waktu yang lalu harga sapi memang sempat turun. Tetapi ternyata tidak membuat semangat para peternak yang ada di Situbondo surut.“Bahkan kalau kita melihat pemandangan setiap minggu sekali di pasar sapi Sabtuan dan di pasar sapi yang lain, betapa kita bisa menyaksikan sebuah kenyataan populasi sapi di Situbondo menjadi sebuah kekuatan ekonomi masyarakat,” imbuh Dadang. Oleh karena itu, imbuhnya, melalui pembinaan yang terus menerus dilakukan oleh Dinas Peternakan, benar-benar

PEMBUKAAN: Bupati melepaskan burung Merpati sebagai tanda dimulainya kontes dan pameran ternak.

dapat meningkatkan kesejahteraaan para peternak itu sendiri. Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan, Drh. Gaguk menambahkan, pembangunan peternakan mempunyai peranan penting dalam memenuhi kebutuhan pangan asal ternak yang sangat dibutuhkan untuk kesehatan dalam membentuk bangsa yang cerdas, tangguh, dan mandiri. Hal ini selaras dengan tema kontes dan pameran ternak tahun 2013. Yaitu, “melalui kontes dan pameran ternak kita wujudkan swasembada daging, menuju masyarakat situbondo cerdas, berprestasi dan sejahtera” maka dengan semakin meningkatnya pertumbuhan penduduk, tingkat pendidikan dan kesejahteraan masyarakat, semakin meningkat pula standar kualitas pangan dan kebutuhan konsumsi pangan yang berasal dari hewan, khususnya daging yang berasal dari unggas maupun dari sapi potong. “Dengan kegiatan kontes dan promosi produk hasil peternakan ini dapat menggugah semangat dan gairah masyarakat peternak untuk terus mengembangkan sumberdaya lokal sekaligus sebagai sarana tukar informasi sesama insan peternakan dalam mendukung pembangunan

Kabupaten Situbondo dan meningkatkan koordinasi dan kerjasama antara perangkat pemerintah dengan segenap pelaku usaha peternakan,” harap Gaguk. Adapun sasaran dari kegiatan kontes dan pameran ternak ini adalah untuk peningkatan produksi produktivitas dan kualitas genetik ternak, peningkatan pendapatan dan kesejahteraan tani ternak dan peningkatan peran kegiatan usaha peternakan sebagai penggerak perekonomian di pedesaan serta percepatan swasembada daging (PSDSK) tahun 2014. “Peserta dari kegiatan ini sebanyak 204 ternak yang terdiri dari ternak sapi IB 85 ekor, ternak sapi lokal /PO 51 ekor, ternak kambing PE 34 ekor dan ternak DEG sebanyak 34 ekor,” terang Gaguk. Sedangkan kategori ternak kontes yang diperebutkan terbagi menjadi 12 kategori antara lain kereman hasil IB, calon kereman hasil ib, sapi jantan lokal PO/brahman, sapi induk lokal PO/Brahman, calon induk sapi lokal PO/brahman, induk hasil IB, calon induk hasil IB, pedet betina hasil IB, pejantan kambing peranakan ettawa, induk kambing peranakan etawa, pejantan domba ekor gemuk dan induk domba ekor gemuk. (adv/als)


Radar Banyuwangi 1 November 2013