Issuu on Google+

RABU 10 APRIL

25

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2013

Plengsengan akan Ditambah 2 Meter LICIN – Kondisi jalan menuju lokasi wisata Gunung Ijen, khususnya di tanjakan Erekerek, tampaknya masih rawan longsor. Pasalnya, kemiringan tebing di kiri-kanan jalan di tepi hutan lindung tersebut curam yakni mendekati 90 derajat. Karena itu, Pemkab Banyuwangi kini tengah berupaya melakukan negosiasi dengan pihak yang berwenang, agar pengeprasan tebing di kawasan hutan

HUKUM

tersebut bisa dilakukan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PU-BMTR) Banyuwangi, Mujiono membenarkan kondisi jalan di tanjakan Erek-erek rawan longsor. “Sebenarnya pemkab ingin tebing di tanjakan Erek-erek ideal, yakni dengan kemiringan sekitar 45 derajat,” ujarnya Senin lalu (8/4) n  Baca Plengsengan...Hal 35

GALIH COKRO /RaBa

TUNDA: Aipda Bambang Purwanto menghampiri Achmad Hasan usai sidang di PN Banyuwangi kemarin.

Pembacaan Putusan Ditunda Sehari BANYUWANGI - Gugatan praperadilan yang diajukan M Yunus Wahyudi bersama 19 tersangka kasus illegal logging lainnya, gagal diputus Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi kemarin (9/4). Sebab, hakim tunggal Afrizal Hadi SH dengan panitera Sukarman SH yang menangani perkara ini, ternyata belum siap untuk membacakan putusan n

GALIH COKRO/RaBa

RAWAN LONGSOR: Kendaraan berhenti di jalan kawasan Erek-erek, Lereng Gunung Ijen, Kecamatan Licin, Banyuwangi, kemarin.

 Baca Pembacaan...Hal 35

I LOVE BWI

Pendonor Harus Isi Formulir BANYUWANGI – Warga masyarakat dan instansi yang berpartisipasi dalam agenda Banyuwangi Peduli terus mengalir. Mereka banyak yyang menanyakan lewat telepon ke kantor Radar Ba nyuwangi mengenai cara berpartisipasi dalam aksi ak kemanusiaan yang melipu liputi donor darah, pemberian santunan kepada anak yatim dan pembagian sembako bagi warga tak mampu. Baik yang ingin daftar jadi peserta pendonor maupun menyalurkan bantuan n

Naskah Unas Datang Besok BANYUWANGI - Persiapan pelaksanaan ujian akhir nasional (Unas) bagi siswa kelas XII sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), dan Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Banyuwangi telah dimatangkan. Hari ini (10/4), panitia akan mengambil naskah unas ke salah satu

Desa Kalirejo Kecamatan Kabat

Kades Kena Kasus Hukum

Kades : Wiwin Zuamaksyah Kasus : Dugaan korupsi dana ADD Status : tahanan kejaksaan negeri Banyuwangi, menunggu dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Surabaya

 Baca Pendonor...Hal 35

Data pendonor dan penyumbang Keluarga besar Kecamatan Purwoharjo dan perangkat desa 95 pendonor Komunitas Gitaris Banyuwangi (Kagebe)15 pendonor dan menghibur pendonor Badan Lingkungan Hidup 12 pendonor dan dana Rp 2 juta PDAM Banyuwangi dana Rp 10 juta GRAFIS: ZAKARIA/RaBa

POLITIK

Nihil Pendaftar di Hari Pertama BANYUWANGI - Hari pertama pendaftaran calon anggota legislatif (caleg) di Bumi Blambangan nihil aksi. Hingga pukul 12.00 kemarin (9/4), belum ada satu pun partai politik (parpol) yang mendaftarkan bakal caleg-nya ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi. Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pencalonan Anggota Legislatif KPU Banyuwangi, Suherman mengatakan, pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 kemarin. Hingga empat jam berselang, ternyata tidak ada satu pun parpol yang datang ke kantor KPU untuk mendaftarkan caleg. “Hingga pukul 12.00, belum ada pendaftar,” ujarnya n  Baca Nihil...Hal 35

Agus Widodo kemarin (9/4). Dalam mengambil naskah unas ini, jelas Agus, selain dari anggota polres juga ada panitia dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi, juga ada panitia dari Perguruan Tinggi. “Soal yang akan kita ambil dari Surabaya ini, langsung kita masukkan ke Aula

Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran Kades : Murwanto Kasus : ijazah palsu Status : Kasasi MA dinyatakan bersalah, divonis 3 bulan. Bebas sekitar 1,5 bulan lagi.

Desa Kedungwungu Kecamatan Tegaldlimo. Kades : Misman Kasus : dugaan korupsi program prona tahun 2011 Status : Tersangka, kini ditahan oleh kejaksaan negeri Banyuwangi, menunggu dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Surabaya GRAFIS: ZAKARIA/RaBa

Pelayanan Dijalankan Sekdes BANYUWANGI- Tiga jabatan kepala desa (kades) di Banyuwangi, saat ini mengalami kekosongan. Kosongnya tiga jabatan kades itu karena pejabatnya terkena kasus hukum. Tiga kades yang kosong itu adalah Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat; Desa Sum-

beragung, Kecamatan Pesanggaran; dan Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo. Kades Kalirejo, Wiwin Zuamaksyah saat ini menjadi tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) dan dititipkan di Lapas Banyuwangi karena terjerat dugaan korupsi bantuan

alokasi dana desa (ADD). Sedangkan kades Sumberagung, Murwanto kini menjalani hukuman di Lapas Banyuwangi karena terbukti menggunakan ijazah palsu n  Baca Pelayanan...Hal 35

Rupa Tama Mapolres Banyuwangi,” katanya sambil melirik Kabag Ops Kompol Sujarwo yang berada di sebelahnya. Menurut Wakapolres Agus, naskah unas yang diambil itu direncanakan sudah harus tiba di Polres Banyuwangi pada Kamis besok (11/4) n  Baca Naskah...Hal 35

Try Out SMP Digeber Kamis BANYUWANGI - Try out tingkat SMP/MTs yang dihelat Jawa Pos Radar Banyuwangi akan digeber secara serentak di seluruh penjuru Bumi Blambangan besok (11/4). Koordinator Tr y Out SMP Jawa Pos Radar Banyuwangi, Benny Siswanto me ngatakan, distribusi soal dan lembar jawaban komputer (LJK) akan dilakukan pada hari H. “Soal dan LJK akan didistribusikan ke sejumlah titik wilayah kerja (wilker) yang telah ditentukan n  Baca Try Out...Hal 35

Melihat Persiapan Panitia Badminton Banyuwangi Open

Siap 2400 Shuttlecocks, Dinding GOR Ditutup Tirai Kejuaraan bulutangkis Banyuwangi Open akan menjadi agenda pertama PBSI Banyuwangi di tahun 2013 ini. Dengan peserta dari Jawa Timur dan Bali, even mendapat perhatian serius publik Bumi Blambangan. Seperti apa persiapannya? NIKLAAS ANDRIES, Banyuwangi ADA yang berbeda dari suasana yang ada di kawasan sekitar Gedung Olahraga (GOR) Tawang Alun selama dua hari belakangan ini. Biasanya, daerah itu hanya di ramaikan oleh hilir mudik pelajar yang lewat atau sekadar nongkrong di pinggir jalan. Tapi saat ini jalanan di

http://www.radarbanyuwangi.co.id

percetakan di Surabaya. Untuk pengambilan naskah ini, akan dikawal secara khusus oleh anggota dari Polres Banyuwangi. “Polres ikut bertanggung jawab atas pelaksanaan unas, besuk (hari ini) kita akan ikut mengambil soal ke Surabaya,” ce tus Wakapolres Banyuwangi Kompol

sekitar gedung olahraga terbesar di Banyuwangi mendadak lebih ramai dari kondisi normal. Adanya denyut keramaian itu se tidaknya tampak dari barisan umbul-umbul dan spanduk yang terpasang hampir melingkar di area GOR. Kondisi serupa juga terlihat jelas di bagian areal dalam gedung. Be berapa orang sedang keluar masuk bangunan tersebut dengan membawa sejumlah barang yang diturunkan dalam mobil. Agenda Pengkab PSBI Banyuwangi ber tajuk Banyuwangi Open ini di jadwalkan mulai 10 hingga 14 April mendatang. Peserta akan memperebutkan Piala Bupati Banyuwangi. Menyadari adanya utusan dan duta olahraga dari luar kota, membuat beberapa bagian GOR Tawang Alun dipercantik n  Baca Siap...Hal 35

Pelayanan di tiga desa dijalankan sekdes Harap maklum, kades masih ikut pendidikan

Desak copot kades, warga Desa Bayeman minta dukungan DPRD Jelas didukung, asalkan ganti didukung saat Pemilu nanti

GALIH COKRO/RaBa

TERUKUR: Panitia memasang net di GOR Tawang Alun kemarin.

email: radarbwi@gmail.com / radarbwi@yahoo.com


26

Rabu 10 April 2013

Belajar Ilmu Pembenihan di Negeri Gajah Putih Oleh: Untung Saptono

SETELAH menjalani perkuliahan selama satu semester di RMUTT, sesuai jadwal yang telah ditentukan, kami diperkenankan mengikuti PKL (Praktek Kerja Lapang). Dari beberapa tempat yang direkomendasikan, kami memilih untuk PKL di Rajamanggala University of Technology Lanna. Rajamangala University of Technology Lanna terletak sekitar 12 jam dari Bangkok. Tepatnya Moo 17 Phaholyothin Road, Kabupaten Muang, Provinsi Lampang. Dengan total luas sekitar 1381 hektar. Selain dibangun untuk kegiatan perkuliahan, dibangun juga pusat pelatihan dan

penelitian yang disebut ATRI (Agriculture Technology Research Institute). Di sinilah kami melaksanakan PKL. Di dalam ATRI dibagi menjadi beberapa sub. Diantaranya vegetable section, agronomi section, crop protection, tissue culture, fruit production, dan terakhir food science. Pada setiap subnya kami belajar selama seminggu. Jadi selama 1,5 bulan kami mempelajari sub tersebut. Alasan kenapa kami praktek di semua sub tersebut adalah, selain untuk menambah wawasan kami, juga untuk bisa memilih mana yang nantinya akan kami pilih untuk melaksanakan mini project. Vegetable section. Di sini kami mempelajari tantang pem-

CERMIN DIRI Jadikan Tonggak Kebangkitan Bulu Tangkis SIANG ini, GOR Tawang Alun Banyuwangi kembali menjadi veneu pertandingan kelas nasional. Setelah bulan lalu di tempat ini digelar pertandingan bola voli Proliga, mulai hari ini hingga lima ke depan, GOR Tawang Alun akan menjadi arena kompetisi pebulu tangkis seJawa Timur dan Bali. Mereka akan beradu untuk menjadi yang terbaik dalam ajang Banyuwangi Open mempersebutkan Piala Bupati Banyuwangi. Banyuwangi Open digelar di tengah krisis prestasi dari pebulu tangkis nasional di kancah internasional. Berbagai even, baik yang digelar di dalam maupun luar negeri, banyak atlet kita yang tercecer di fase-fase awal. Mereka kalah bersaing dengan atlet dari negara-negara lain. Padahal, lima tahun lalu, prestasi bulu tangkis kita selalu nomor wahid. Beragam gelar internasional mampu mereka raih. Tentu saja, menurunnya prestasi bulu tangkis ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pengurus PBSI pusat, provinsi, maupun kabupaten. Tetapi menjadi tanggung jawab seluruh penggemar olahraga tepuk bulu ini. Mulai pemain, klub, pembina, pengurus PBSI, orang tua pemain, penyelenggara even, hingga penonton yang menyaksikan pertandingan. Klub tidak mungkin melakukan pembinaan secara intensif jika tidak ada even. Begitu juga even tidak mungkin terselenggara jika tidak ada atlet yang mendaftar. Karena itu, maraknya sebuah even tidak lepas dari seluruh elemen tersebut. Jika even sudah marak, maka atlet pun kian bersemangat untuk menempa diri. Pembinaan yang baik tidak melulu dengan mengelar latihan rutin. Tetapi harus disertai kesempatan untuk mencicipi pertandingan resmi. Atlet yang sering tampil di sebuah kejuaraan, maka kesempatannya untuk mengalahkan lawan lebih tinggi. Sebab, jam terbang yang tinggi dapat meningkatkan pengalaman, teknik bermain, dan kepercayaan yang tinggi untuk mengalahkan lawan mainnya. Semoga saja, digelarnya Banyuwangi Open yang dimulai hari ini di GOR Tawang Alun, dapat menjadi tonggak kebangkitan olahraga bulu tangkis di Banyuwangi. Saatnya melahirkan talenta badminton dari Bumi Blambangan. (*)

benihan. Di antaranya pembenihan tanaman cabai, mentimun, labu, kacang panjang, sawi, bayam, salad, terong dan masih banyak lagi tanaman sayuran lainnya. Di sini, kami mendapat pengetahuan tentang dasar-dasar pembenihan, melakukan polinasi, bagaimana cara mengambil data, dan lain-lain. Agronomi section merupakan sub yang mempunyai tanggungjawab besar dibandingkan lainnya karena bertanggung jawab untuk tanaman pangan khususnya jagung dan padi di Thailand bagian utara. Sub ini melakukan pembenihan tanaman padi, jagung, kedelai, kacang hijau, dan lain-

istimewa

TIMBA ILMU: Saya dan Ahmad Hadi di sela-sela Praktek Kerja Lapang di ATRI (Agriculture Technology Research Institute) Thailand.

lain. Selain mendapatkan teori tentang bagaimana berocok tanam yang baik, kami juga mempelajari persilangan padi, tes perkecambahan padi dan jagung dan lain-lain. Crop protection s ection berkaitan dengan perlindungan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit, baik tanaman pangan tahunan. Kami mempelajari bagaimana membuat pestisida organik dari daun-daunan, akar tanaman tertentu, dan bahan lainnya dengan cara yang sederhana dan efektif membasmi hama dan penyakit. Tissue culture merupakan metode perbanyakan tanaman dengan menggunakan

Radar Banyuwangi mengundang warga Banyuwangi dan Situbondo yang berada di perantauan untuk menulis pengalamannya. Tulisan kirim ke radarbwi@gmail.com. Sertakan juga foto diri. Maaf, kami tidak menyediakan imbalan apapun bagi tulisan yang dimuat.

jaringan tanaman. Sehingga mendapatkan tanaman dengan jumlah yang banyak. Melakukan perbanyakan tanaman menggunakan jaringan muda tanaman pada media agar, bagian tanaman yanag dapat digunakan seperti tunas, akar dan batang tanaman n  Baca Belajar...Hal 35

Polisi Bidik Pemilik Panti Pijat BANYUWANGI - Penyidik satuan reserse dan kriminal (Satreskrim) Polres Banyuwangi terus mendalami kasus human trafficking dengan korban dua remaja di bawah umur, yang diduga dilakukan Muhamad Ramly, 37, warga Dusun Kalimati, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. Kabar terbaru, polisi tampaknya sedang membidik AN, pemilik seorang pantai pijat di kawasan Pantai Kuta, Bali. AN dianggap ikut bersalah, karena telah mempekerjakan Saritem (nama samaran), 15, asal Desa/Kecamatan Cluring, dan Sarijem (juga nama samaran), 16, warga Desa Sraten, Kecamatan Cluring. “AN layak dianggap bersalah karena mempekerjakan anak di bawah umur,” cetus Kasatreskrim Polres Banyuwangi AKP Bagus Ikhwan Christian. Menurut Kasatreskrim Bagus, unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) yang menangani kasus tersebut

MENUNDUK: Penyidik unit perlindungan perempuan dan anak memeriksa tersangka M. Ramly di Polres Banyuwangi kemarin.

GALIH COKRO/RaBa

masih melanjutkan pemeriksaan. Pemeriksaan lanjutan kali ini dilakukan di rumah korban. “Sekarang (kemarin, Red), penyidik mendatangi rumah ko-

rban untuk pemeriksaan tambahan,” katanya. Dari keterangan korban, AN memang pemilik panti pijat yang ada di kawasan

Pantai Kuta, Bali. Kedua korban menyebut, sebelumnya tidak pernah mengenal bos panti pijat tersebut n  Baca Polisi...Hal 35

Kirim tulisan Anda ke alamat di bawah ini:

SUARA PEMBACA Tulis permasalahan yang Anda hadapi terkait layanan publik. Baik terhadap intansi swasta maupun pemerintah. Sertakan alamat yang lengkap disertai fotokopi identitas dan nomor telepon Anda. Kirim ke artikelradarbwi@gmail.com Atau kirim langsung ke kantor Radar Banyuwangi Jalan Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Biro Genteng: Jalan Raya Jember 47 Genteng, Biro Situbondo: Jalan Wijaya Kusuma 60 Situbondo.

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Nur Hariri (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pemasaran & Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah, W. Nugroho, Mega Dwi P. Desain Iklan: PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/ Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


27

Rabu 10 April 2013

ADA APA LAGI

Riningsih Meninggal Dunia Jelang Operasi MUNCAR – Masih ingat dengan Riningsih, 27, wanita cacat yang hamil ditinggal minggat suaminya beberapa waktu lalu? Wanita asal Desa Blambangan, Muncar itu akhirnya meninggal sebelum menjalani operasi persalinan di RSUD Genteng, kemarin. Ningsih meninggal lantaran menderita sakit batuk. Bahkan, derita tersebut mulai dialami sejak Sabtu lalu (6/4). ‘’Anak saya batuk terus,’’ ungkap Sujoko, 50, bapak Riningsih ditemui di rumahnya kemarin. Rencana operasi beberapa kali ditunda. Sebab, kondisi kesehatan Ningsih tidak memungkinkan untuk dilakukan operasi. ‘’Rencananya Senin mau operasi, tapi ditunda,’’ imbuh Sujoko. Meski begitu, putrinya dipastikan akan menjalani operasi pada Selasa pagi (9/4). Dokter menyarankan, pukul 24.00 putrinya dilarang makan. ‘’Tapi, pagi pukul 04.30, anak saya sudah meninggal dunia. Anak yang ada diperut Ningsih juga ikut meninggal,’’ ujar Sujojo sedih. Diberitakan sebelumnya, malang menimpa Riningsih, 27. Warga Dusun Krajan, Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, itu ditinggal suaminya saat dia sedang hamil. Riningsih sempat menjalani perawatan di RSUD Genteng. Kandungan istri Hariyanto, 25, itu sudah tua. Anak pasangan suami istri Sujoko, 50, dan Juminten, 48, itu sejak sebulan terakhir tergolek lemas di ruang bersalin rumah sakit pelat merah itu. Sujoko, bapak Riningsih, menuturkan bahwa anak perempuannya itu cacat sejak lahir. Sulung tiga bersaudara itu tidak bisa berjalan alias mengalami kelumpuhan. Dia menjelaskan, putrinya itu menikah dengan lelaki asal Dusun Sumberayu, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, dalam kondisi hamil. Tetapi, menantunya itu pergi ke Jayapura setelah sepekan (ton/aif )

DUKUNG PENGERUKAN: Puluhan anggota Hippa Tegaldlimo mengangkat tangan di pintu air Desa/ Kecamatan Tegaldlimo kemarin. Mereka mendesak pemerintah untuk mengeruk endapan sungai.

ALI NURFATONI/RaBa

Hippa Tegaldlimo Bergolak

TEGALDLIMO – Himpunan Petani Pemakai Air (Hippa) Kecamatan Tegaldlimo bergolak. Mereka protes terkait mandeknya pengerukan sedimen Sungai Setail di Dam K, Dusun Wringin Pitu, Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring. Aksi protes dilakukan di kantor Kecamatan Tegaldlimo, kemarin. Mereka mendesak agar pengerukan segera dilaksanakan. Hippa menilai, jika pengerukan distop, debit air akan mengecil pada bulan-bulan tertentu. Sebab itulah,

pengerukan harus secepatnya dilakukan untuk mengantisipasi kekurangan air. ‘’Kalau tidak dikeruk, para petani bisa kekurangan air,’’ tegas Karimun, ketua Gabungan Hippa Purwo Kencono, Sekunder Kedung Gebang. Selama ini air yang mengaliri ribuan lahan pertanian di kawasan Tegaldlimo belum mencukupi pada musim kemarau. Dengan dasar itulah, pengerukan menjadi solusi tepat untuk memenuhi distribusi air. ‘’Kalau dangkal, air tidak lancar,’’ terangnya.

Pada musim hujan memang stok air cukup. Tapi, guyuran hujan kerap kali menimbulkan banjir. ‘’Kalau banjir air meluber kemana-mana. Karena itu, solusinya ya sungai di Dam K harus dikeruk untuk menyimpan air,’’ imbuh Purwo. Ketua Gabungan Hippa Tunggal Purwo Agung Tegaldlimo Ihsanudin menambahkan, para petani sudah merasakan manfaat pengerukan beberapa tahun silam n Baca Hippa...Hal 35

Tangkap Dua Penambang Ilegal PESANGGARAN – Aksi penambangan ilegal di Gunung Tumpang Pitu, Petak 79, Desa/Kecamatan Pesanggaran masih saja marak. Kemarin siang, dua penambang ilegal berhasil diamankan petugas Perhutani Banyuwangi Selatan ketika melakukan penambangan liar di areal biasa disebut sebagai Kampung 56 tersebut. Dua penambang yang kini meringkuk di ruang tahanan Mapolsek Pesanggaran itu adalah Suraji, 48, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, dan Suyitno,49, Seoloagung, Kecamatan Siliragung. Selain menahan kedua tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebuah mesin, karpet, dan tanah yang diduga mengandung

emas seberat 0,5 kilogram. Kapolsek Pesanggaran AKP. Supriyadi mengatakan, bahwa penangkapan kedua tersangka tersebut dilakukan sepenuhnya oleh petugas Perhutani Banyuwangi Selatan. “Kita menerima limpahan, untuk selanjutnya kita lakukan penyidikan,” kata Supriyadi. Terkait tambang emas ini sebelumnya polisi juga menggerebek gudang pengolah material emas di sebuah rumah warga di Dusun/Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo. Tiga pelaku pengolahan material emas berhasil ditangkap. Mereka adalah Muhammad Asrip, 44, warga Dusun Kejoyo, Desa Tambong, Kecamatan Kabat; Yuyun Daniyanto, 34, warga Dusun Mulyoasri, Desa Sumbermu-

lyo, Kecamatan Pesanggaran, dan Rahmad Mutaken, 36, warga Kampung Cijatur, Desa Ragak Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Ketiganya ditangkap saat menggiling limbah material yang diduga mengandung emas. Dari tempat kejadian perkara (TKP), polisi juga mengamankan barang bukti berupa sekarung material tanah. Ada juga dua lembar kain warna hijau, sebuah ember warna hijau, mangkuk hijau, dinamo, bak warna hitam, dan dua tabung gelondong. Selain itu, polisi juga mengamankan tiga buah karet enden, juga as serta empat besi, paralon panjang, karpet, dan satu unit motor Yamaha bernopol P 4165 VT. (azi/aif)

ABDUL AZIZ/RABA

DITAHAN: Kedua tersangka penambangan emas diamankan di Mapolsek Pesanggaran kemarin.

Diabetes yang Terkomplikasi Bisa Berakibat Fatal Penyakit diabetes mellitus alias kencing manis tak mengenal umur. Tapi, yang paling banyak terserang memang mereka yang sudah berumur. Pada mereka itu, gejalanya adalah sering haus, buang air kecil, lemas, kesemutan, berkeringat, gatal-gatal, dan sebagainya. Bila penyakit ini dibiarkan, bertahun-tahun kemudian timbul komplikasi yang fatal, seperti penyakit jantung, terganggunya fungsi ginjal, kebutaan, pembusukan kaki yang kadang memerlukan amputasi, stroke, gangguan saraf, dan impotensi. Karena kadar gula darah meningkat, seorang penderita diabetes biasanya takut mengonsumsi gula. Bahkan, ia juga takut mengonsumsi setiap makanan yang berasa manis. Namun, terkadang hal ini malah membuat pe nya kitnya m a k i n parah. Me ngapa? Kadar gula darahnya akan turun drastis bila ia melakukan diet ketat se perti itu. Akibatnya, ter jadi hipoglikemia, dengan gejala lapar, gemetar, berkeringat, pusing, dada berdebar, dan sering koma. Kadang-kadang, dengan penurunan gula yang drastis itu, tubuh sangat kekurangan insulin. Akibatnya, kebutuhan energi baru terpenuhi setelah sel lemak pecah membentuk keton. Karena keton punya bau khas, kencing juga berbau khas. Akibatnya, terjadi pula gejala akut seperti darah menjadi asam. Untuk itu, bila Anda menderita diabetes, jangan biarkan sampai ke tahap komplikasi. Untuk itu, banyak cara yang bisa dilakukan. Di antaranya mengonsumsi xanthone yang terdapat dalam ekstrak kulit buah manggis. Substansi kimia alami ini tergolong polyphenolic. Moongkarndi et al. (2005) melaporkan, selain mengandung xanthone buah manggis mengandung katekin, potasium, kalsium, fosfor, besi, vitamin B1, Vitamin B2, dan vitamin B6. Kandungan xanthone tertinggi pada buah manggis terdapat pada kulitnya,

yaitu 107,76 mg/100 gram kulit buah (Iswari et al.,2005) atau seberat 70-75%, daging buah 10-15%, dan biji 15-20%. Berdasarkan strukturnya, xanthone tergolong senyawa aromatik sederhana, seperti dibenzofuran, dibenzopyran, dan griseovulvin. Kulit buah manggis juga mengandung antosianin seperti cyndin-3-sophoroside dan cyanidin-3-glucoside. Berdasarkan hasil tes yang dilakukan oleh dr. Purwati, seorang dokter dan praktisi kesehatan di Jakarta, terhadap tujuh pasien penderita kencing manis selama sepuluh hari mengnsumsi esktrak kulit buah manggis, terbukti bahwa esktrak ini mampu menurunkan gula darah tujuh orang pasien dari 205,0 menjadi 119,86 mg/dl. Tapi, tapi penurunan itu bervariasi di antara semua pasien itu. Bervariasinya penurunan kadar gula itu disebabkan oleh berbedanya respons sistem metabolisme tubuh tiap-tiap pasien terhadap ekstrak kulit buah manggis yang dibe rikan. Di samping itu, ia juga tergantung pada gula d a r a h awal. Ka l a u ingin tahu lebih banyak tentang khasiat manggis tersebut, Anda bisa membacanya di buku berjudul Kulit Manggis Berkhasiat Tinggi, yang tersedia di Toko Buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tapi, apakah untuk mendapatkan xanthone itu kita perlu mengimpornya? Tidak. Sekarang, teknologinya sudah ada di Indonesia. Dan produk itu sudah beredar di apotek dan toko-toko obat terkemuka di kota Anda, dalam bentuk kapsul. Namanya Garcia. Anda yang ingin tahu lebih banyak tentang ekstrak kulit manggis pertama di Indonesia itu bisa menghubungi telepon bebas pulsa kami di 08001401430, email info@manggisgarcia. com, atau website www.manggisgarcia. com. Bila ingin mendapatkannya, Anda bisa langsung menghubungi untuk Banyuwangi : 0333-7703239 & 081336445358.


EKONOMI BISNIS

28

Standarisasi Gudep Sambut Kurikulum 2013

PENGEROYOKAN

Pulang Kampung Ditangkap Polisi SEMPU – Setelah sempat buron selama dua tahun dalam kasus pengeroyokan, Hadiono, warga Dusun Klontang, Desa Gendoh, Kecamatan Sempu, akhirnya dijebloskan ke ruang tahanan Mapolsek Sempu, kemarin. Lelaki berusia 31 tahun tersebut ditangkap polisi setelah beberapa hari lalu kedapatan pulang ke rumahnya. Sejak jadi buron polisi, Hadiono kabur ke Denpasar, Bali. Kapolsek Sempu AKP Toha Choiri mengatakan, Hadiono adalah tersangka kasus pengeroyokan dengan korban Leksi Danako, 34 dan Firdaus, 34, warga Dusun Prejengan, Desa/Kecamatan Rogojampi tahun 2011 lalu. Kala itu, dalam kondisi mabuk berat, Hadiono bersama seorang temannya bernama Tekad, memukul Leksi dan Firdaus di Lokalisasi Klopoan, Desa Gendoh, Kecamatan Sempu. “Nggak ada masalah apa-apa, dua pelaku ini memukuli kedua korban,” kata Toha. Tak terima dengan kejadian tersebut, kedua korban langsung melapor ke Mapolsek Sempu. “Saat itu Tekad berhasil kita tangkap, sementara Hadiono kabur,” pungkasnya. (azi/aif)

MEGA/RABA

LAYANAN PRIMA: Pegawai Gajah Travel tengah menjelaskan program yang melayani calon penumpang yang akan pergi keluar kota.

Naik Travel Gajah dapat Kaos

ABDUL AZIZ/RaBa

SEMPAT KABUR KE BALI: Hadiono diamankan di Mapolsek Sempu kemarin.

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Puri Mendut •

• Ruko Gandeng •

Rabu 10 April 2013

BANYUWANGI - Gajah Travel menawarkan fasilitas dan harga khusus selama masa promosi. Untuk pengguna travel selama April-Juni mendatang, Gajah Travel akan memberikan bonus berupa kaos bagi para konsumen. “Caranya, cukup memesan empat tiket untuk empat kursi, maka Anda akan mendapatkan kaos,” ujar Layli, salah seorang pegawai Gajah Travel. Dikatakan, promo spesial dengan harga murah ini berlaku untuk jurusan SurabayaBanyuwangi (PP) dan Banyuwangi-Malang (PP). Karena itu, bagi konsumen yang ber-

BANYUWANGI

minat, silakan datang langsung ke kantor Gajah Travel di Jalan Dr. Soetomo No. 1. Atau bisa menghubungi nomor telepon 0333422800-8900060-7777798. “Ingat, program ini khusus di bulan April-Juni 2013. Kami siap memberikan layanan terbaik bagi konsumen,’’ katanya. Untuk jenis armada, mobil yang digunakan Gajah Travel adalah jenis mobil KIA Pregio dan minibus. Kendaraan yang terkenal andal ini siap mengantar Anda hingga lokasi tujuan. “Jadi tunggu apalagi? Datang dan buktikan sendiri,” pungkasnya. (adv/als)

GERAKAN Pramuka adalah organisasi pendidikan, seperti termaktub dalam UU Gerakan Pramuka. Pendidikan yang dimaksud adalah pendidikan kepramukaan yang pelaksanaannya didasarkan pada nilai dan kecakapan dalam upaya membentuk kepribadian dan kecakapan hidup pramuka. Sedangkan pramuka itu sendiri adalah anggota gerakan pramuka yang merupakan Warga Negara Indonesia yang berusia 7-25 tahun yang disebut Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega. Sekretaris Kwarcab Banyuwangi, Syaiful Ulya mengatakan, dalam penyelenggaraan pendidikan kepramukaan, pemerintah pusat dan pemerintah daerah, dalam hal ini menteri, gubernur, serta bupati/walikota, berwenang melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan pendidikan kepramukaan. Sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalam kewenangan itulah, tugas pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjamin kebebasan berpendapat dan berkarya dalam pendidikan kepramukaan. Kemudian membimbing, mendukung, dan memfasilitasi penyelenggaraan pendidikan kepramukaan secara berkelanjutan dan berkesinambungan. Serta membantu ketersediaan tenaga, dana, dan fasiltas yang diperlukan untuk pendidikan kepramukaan. Syaiful menjelaskan, adanya kebijakan pemerintah mengenai kurikulum pendidikan 2013 yang di dalam-

nya mewajibkan siswa mengikuti ekstrakurikuler pramuka dipandang tepat. Mengingat kepramukaan dapat dijadikan pelengkap sebagai upaya membentuk kepribadian dan kecakapan hidup siswa. ISTIMEWA “ Te n t u n y a, Syaiful Ulya keberhasilan penerapan ekstrakurikuler wajib pramuka tidak terlepas dari kesiapan sekolah/madrasah untuk melakukan standarisasi gugus depan (gudep) nya,” katanya. Standarisasi ini, tambah dia, meliputi pertama standarisasi lembaga, yaitu penomoran ulang gudep melalui registrasi gudep. Kedua, standarisasi pembina, melalui diklat KMD/KML. Ketiga, standarisasi sarana prasarana, melalui penyediaan tempat pengelolaan kegiatan berupa sanggar bakti. Keempat, standarisasi program kegiatan, melalui musyawarah gugus depan. Kelima, standarisasi hasil, melalui progress report atau laporan hasil pembinaan kepramukaan kepada mabigus dan orang tua peserta didik. (adv/als)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Peluang Usaha •

• Toyota Soluna •

• Mercy E200K'05 •

• Chevrolet Aveo ‘04 •

• Chery Tiggo ‘08 •

Ingin punya usaha tanpa ganggu pekerjaan? Modal minimal 10 juta, tidak perlu bayar pegawai, keuntungan pasti 100% dalam 24 bulan. Hubungi: 03337611387

Dijual Toyota Soluna 2003 hitam, metalik, hub: 082141268922 / 087857370701

Mercy E200K'05 full moduf AMG,velg+ban baru, asuransi sd 2015. Pajak baru, ist,dijamin puas, jual cepat.Peminat serius diskon khusus lumayan. Hub 081234587000

Dijual Chevrolet Aveo 1.5L MT tahun 2004 hitam metalik, harga 87,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Chery Tiggo 2.0L Mt tahun 2008 hitam harga 115 juta nego, barang istimewa , bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Mitsubishi Kuda ‘99 •

• Nissan Livina ‘08 •

• Toyota Kijang ‘97 •

Dijual Mits Kuda VB5W GLS (solar) tahun 1999 hijau muda metalik harga 77,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub: (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Nissan Livina 1.5 4x2 MT XR tahun 2008, abu-abu tua metalik, harga 132,5 juta nego, barang istimewa, bisa kash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Toyota Kijang LF80 SPR (solar) tahun 1997 hijau metalik harga 87,5 juta nego, barang istimewa, bisa kash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• Rajah Kijang Kencono • Ush rajah Kijang Kencono mdl sdkit Insya Allah hsilny mmuaskan yg pnting ush; 085236824224 Rumah siap huni di Puri Mendut, Jl. Mendut 88 Banyuwangi (100m dari Kantor Pemda), cash/kredit, bunga ringan. 081336143490, cepetan sisa hanya 5 unit.

Dijual ruko gandeng. L42m2 & 45m2. Lokasi Tengahkota,strtgis.(dpnalun-alun,dekatBank Mandiri, Telkom, Kantor Pos). Hub 081336119000,03337751000.TanpaPerantara.

• Perum Griya Giri Mulya •

SITUBONDO

Djl cpt Perum Griya Giri Mulya WX-01/ WX-02 hrg nego. Hub: 085353574360 SHM

• Rumah+Tanah+Toko • Djl rmh di Bwi L+330, 130 jt & djl tnh+Toko L1200 Sembulung Cluring 300jt. 087755630534

• Jl. Ahmad Yani • Djl Ruko pusat kota + 400m2, Jl. Ahmad Yani 106 A, 081336436864 / 0338671304

• STNK • Hlg STNK Nopol P 5495 ZM, an. Siti Koyimah, Jl. Belimbing D5/32 Kalipuro

BANYUWANGI

Hlg STNK Nopol P 4680 VN, an. H. Siti Mutmainah, Muncar 04/01 Kedungrejo, Muncar

• Tepi Jalan Raya •

Hlg STNK Nopol P 6213 VO, an. Mz. Zainal Arifin, Blokagung 04/04 Karangdoro, Tegalsari

Jual tanah 192m2, uk 16x12m, nangka 1112, Perum Kalirejo Permai. H: 081553553553

• Tepi Jalan Raya • Djl tanah tepi jalan raya, sblh showroom mobil Sraten, L4000m2. Hub:082336199061

BANYUWANGI • Adm Keuangan • 1. Adm Keuangan, pend. min D3 segala jurusan, usia max 28thn, blm menikah, bersedia dtempatkn di sluruh wilayah kerja perusahaan. 2. Satpam, Lk/Pr, pend. min SMA sdrjt, usia max 35thn, bersedia dtempatkn di sluruh wilyah krja. 3. OB, Lk, pend. min SMP/sdrjt, brsedia dtempatkn di sluruh wilayah perusahaan. Kirim lamaran ke PT. DAS, Jl. Boediono No. 42, Bwangi. Telp: 411000

• Marketing • Lowongan Marketing, Pria, min SMA, mempunyai pengalaman Marketing, pekerja keras, mampu kerja ditarget. Lam krm ke: KSU Syirkatul Muamalat Syari’ah, Tegalmojo, Singojuruh, T: 635900

BANYUWANGI

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhatihati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua

Hlg STNK Nopol P 2166 WC, an. Busa, Bayurejo 02/02 Bayu, Songgon. Hlg STNK Nopol P 3665 XB, an. Sanuri Effendi, Jl. Cendrawasih 02/01 Pakis Hlg STNK Nopol P 6042 WE, an. Daliman, Jl. Ikan Mas No.10 01/01 Karangrejo Hlg STNK Nopol P 6384 ZC, an. Riska Dwi Ratnasari, Jl. Ikan Wijinongko 01/03 Sobo


BALJEBOL

Rabu 10 April 2013

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

33

LUMAJANG

ASUSILA

Ayah Diduga Cabuli Anak KALIWATES – Jika sebelumnya warga Sumberjambe, ditangkap polisi lantaran mencabuli anak kandungnya sendiri, kini giliran warga Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang yang memiliki kasus serupa. Nurul Huda, 33, warga Jalan Manggar, Kecamatan Patrang dilaporkan ST ke Polres Jember, karena dugaan pencabulan terhadap Bunga, 14, anak kandungnya sendiri. Kini kasusnya dalam penanganan. Menurut pengakuan ST di depan petugas kepolisian, dia lupa waktu pasti peristiwa pencabulan yang dilakukan mantan suaminya tersebut. Yang jelas, menurutnya, sekitar setahun lalu. Aksi itu bermula dari retaknya hubungan rumah tangga ST dengan NH, suaminya. Sejak beberapa tahun lalu, ST memang bercerai dengan NH. Kemudian Bunga hidup bersama dengan bapaknya di Jalan Manggar. Saat itu, Bunga masih kelas VI SD (sekarang sudah kelas I SMP, Red). ‘’Saat itu anak saya masih duduk di bangku kelas VI SD,’’ ungkap ST. Suatu siang, Bunga melihat televisi di rumahnya bersama sepupunya. Tak lama kemudian, ayah kandung korban datang. Dan Bunga pun digendong masuk ke dalam kamar. Di dalam kamar itulah, diduga pelaku melakukan aksi pencabulan. Aksi ini terungkap, setelah korban melaporkan kejadian itu ke ibunya. Menurut pengakuan korban kepada ibunya, dugaan aksi pencabulan itu dialami korban bukan hanya sekali, namun berulang kali, sejak korban duduk di bangku SD. Aksi itu baru dilaporkan ke polisi, setelah korban tidak kuat. Ibunya yang tidak terima kemudian melaporkan kejadian ini ke Polres Jember. (rid/hdi)

KESENIAN

EKO SAPUTRO/RADAR JEMBER/JPNN

RUSAK DAN BERLUBANG: Kondisi jalan di terminal Bondowoso yang berlubang membuat penumpang bus menjadi tak nyaman.

Jalanan Terminal Berlubang

BONDOWOSO- Iinfrastruktur jalan di terminal Bondowoso saat ini sangat memprihatinkan. Jalan masuk terminal, berlubang-lubang sehingga tak nyaman bagi para pengguna terminal, seperti bus dan para penumpang yang berlalulalang diterminal itu. “Rusaknya jalan ini sudah lama,” ungkap Hamid, 45, warga Bondowoso yang seringkali ke terminal untuk naik bus dari Bondowoso ke Jember, kemarin (9/4).

Namun sejauh ini, belum ada perbaikan untuk menutup lubang jalan tersebut. Kalau hujan, menurut dia, dipastikan air akan menggenangi jalan itu sehingga membuat pandangan tak nyaman. Oleh sebab itu, saat bus melintas di jalan itu, akan terjadi percikan air kubangan yang berpotensi mengenai orang lain. Untuk itulah beberapa calon penumpang bus, meminta pihak terkait untuk

Dua Tewas Overdosis

SHOLIKHUL HUDA/RADAR JEMBER/JPNN

SELAMATKAN BUDAYA: Anak-anak di Desa Dukuh Dempok Kecamatan Wuluhan sedang berlatih reog Ponorogo.

Pertahankan Reog Ponorogo JEMBER - Walau banyak kesenian Indonesia yang terancam punah karena tergerus arus modernisasi, namun masih ada juga masyarakat yang peduli. Mereka membentuk perkumpulan tetap melestarikan budaya tersebut. Dan, sekitar 30 anak yang ada di Desa Dukuh Dempok, Kecamatan Wuluhan mulai melakukan latihan di Paguyuban Singo Mulang Joyo. Ke-30 anak tersebut berasal dari berbagai paguyuban yang ada di daerah Wuluhan dan Ambulu. Hal tersebut dilakukan, karena masyarakat di dua kecamatan tersebut banyak yang berasal dari Ponorogo. “Masih ada sembilan paguyuban di Ambulu dan Wuluhan. Kemudian, setiap dua minggu sekali, kami melakukan latihan bersama,” kata Edi Santoso, ketua Paguyuban Singo Mulang Joyo. Sementara, para pemuda yang mengikuti latihan tersebut berasal dari berbagai umur dan berbagai daerah. Kebanyakan dari mereka masih duduk di bangku SMA. Keikutsertaan mereka murni karena niatan ingin mempertahankan budaya bangasa. Mereka menilai bangsa Indonesia merupakan bansa yang kaya akan budaya. Maka, dengan mereka belajar, selain mendapat kesenangan karena hobi, tetapi juga dalam rangka mempertahankan budaya bangsa. “Sudah mulai lima tahun yang lalu saya menggeluti kesenian reog. Selain senang, kami juga tidak ingin budaya ini punah atau diaku oleh bangsa lain,” kata Reni, peserta dari Desa Pontang, Kecamatan Ambulu. (mg1/hdi/jpnn)

POLITIK

FOTO EKO SAPUTRO/RADAR JEMBER/JPNN

LONCAT KE PARTAI: Sahlawi yang memilih mundur dari jabatannya sebagai anggota KPU dan memantabkan diri maju menjadi caleg PKB

Sahlawi Mundur dari KPU BONDOWOSO-Dorongan kuat untuk menjadi calon legislatif dari PKB, membuat Sahlawi anggota komisioner KPU Bondowoso memilih mundur dari KPU. Sebab, sudah menjadi konsekuensi ketika menjadi caleg, maka anggota KPU harus mundur.”Saya sudah mundur dari keanggotaan KPU sejak Senin (8/4) lusa kemarin,” ungkap Sahlawi kemarin (9/4). Dia mengaku sudah mantap menjadi caleg dari PKB.”Saya sudah mendaftarkan diri ke DPC PKB, sebagai caleg,” katanya. Bahkan, Sahlawi sudah menghadiri berbagai acara yang diadakan DPC PKB. “Tadi siang (kemarin,Red) saya juga menghadiri acara sosialisasi di kantor PKB. Itu untuk bekal pemantapan bagi para caleg yang akan diusung oleh PKB,” jelasnya. Rencananya dia berangkat sebagai caleg dari dapil atau daerah pilihan 2 yang meliputi kecamatan Cermee, Prajekan, Klabang, Botolinggo dan Tapen.”Saya memilih untuk ditempatkan di dapil 2 karena tempat tinggal saya di Cermee. Jadi, saya akan berusaha dengan sebaiknya untuk menjadi wakil rakyat dari dapil 2 ini,” jelasnya. Alasan dirinya menjadi calon wakil rakyat, karena ingin berkiprah secara nyata menyumbangkan pemikiran, tindakan dan pengabdian kepada masyarakat. “Sehingga, saya merelakan diri mundur dari keanggotaan KPUD,” katanya. Jabatan Sahlawi dari anggota KPU sebenarnya berakhir Juni 2014. ”Masa jabatan saya tinggal 14 bulan lagi. Tetapi, saya tahu konsekuensi yang harus diterima ketika menjadi caleg. Saya harus mundur dari keanggotaan KPU,” jelasnya. (eko/wah/jpnn)

segera menambal jalan yang berlubang itu. Sehingga, kondisi jalan yang memprihatinkan segera bisa teratasi. “Kalau dibiarkan terus, dikuatirkan jalan itu semakin luas tingkat kerusakannya,” katanya. Para calon penumpang bus dari Bondowoso, akan segan untuk naik bus dari terminal Bondowoso dan memilih moda transportasi lain sebagai alternatif pengganti bus umum. (eko/wah/jpnn)

RANGGA MAHARDIKA/RADAR JEMBER/JPNN

BERDIALOG: Komisioner Komnas HAM Dianto Bachriadi (batik putih) saat mengunjungi Lapas Jember kemarin.

Komnas HAM Kunjungi Lapas Sambangi Tahanan Kasus Agraria JEMBER – Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Dianto Bachriadi kemarin (9/4) mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2A Jember. Selain melihat kondisi lapas, Dianto menyambangi empat tahanan kasus agraria dari Kecamatan Panti dan Jenggawah. Ditemani Kasi Pidana Khusus (Pidsus) dan Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember, Dianto Bachriadi tiba di lapas sekitar pukul 11.00. Usai bertemu dengan Kepala Lapas Jember Harun, mereka langsung melihat kondisi tahanan dan langsung menemui empat tahanan. Yakni, Bukhori, Samin, dan Arsid, warga Desa Badean (Panti), yang terkena kasus dugaan perusakan dan pencurian 12 batang kayu Perhutani.

Selain itu, Dianto juga menemui Sarip, warga Desa Mangaran, Jenggawah, yang baru saja dieksekusi oleh kejaksaan karena kasus dugaan menempati tanah dan perusakan di lahan milik PTPN XII Jember pada 2012. Dianto pun langsung disambati dengan kasus yang menjerat para tahanan itu. Untuk kasus Panti, Dianto mengaku masih memantau perkembangannya. Jika memang diperlukan, keterangan Komnas HAM nantinya bisa dihadirkan dalam persidangan. “Bisa saja nanti sebagai pertimbangan di pengadilan,” katanya. Dia meminta semua pihak mengawal kasus itu sesuai dengan peraturan yang ada. Selain itu, Komnas HAM mendapat laporab bahwa proses hukum kasus tersebut lumayan cepat dibandingkan dengan kasus pidana lainnya. Sementara, terkait dengan kasus Mangaran, Dianto masih

meninjau untuk bisa dilakukan peninjauan kembali (PK). Pasalnya, kasus tersebut sudah disidangkan dan diputus PN Jember pada 2011. Setelah diajukan kasasi, Sarip tetap dinyatakan bersalah. Sarip sendiri baru dieksekusi pada akhir Desember 2012, sehingga sudah menjalani penahanan selama lima bulan. “Yang jelas kami hanya memastikan bahwa para tahanan bisa mendapatkan perlakuan baik selama di lembaga pemasayarakatan hingga selesai proses sidang,” jelas Dianto. Dia mengatakan, pihaknya sedang memperjuangkan agar lapas benar-benar sebagai lembaga pelatihan bagi para tahanan sebelum kembali ke masyarakat. “Petugas lapas ini sebagai pembinanya,” terangnya. Menurut dia, para tahanan harus benar-benar mendapatkan hak-haknya. (ram/har/jpnn)

JEMBER – Diduga overdosis usai pesta minuman keras (miras) yang dioplos dengan minuman berenergi, Suliman, 40, warga Lingkungan Sumbersalak, Kelurahan Keranjingan, Sumbersari dan Abdul Rosyid, 36, warga Dusun Besuk RT 2 RW 8, Desa Wirowongso, Ajung, meninggal dunia. Pesta miras berujung maut itu dilakukan Minggu (7/4) pagi. Sekitar delapan orang warga Lingkungan Sumbersalak, Kelurahan Kranjingan, Sumbersari, mengadakan pesta ,iras. Delapan pria yang terlibat pesta miras itu adalah Saliman, Rosyid, Yadi, Saipul, Muamar, Syamsul Arifin, Tosuk, Sugik, dan April. Pesta miras ini digelar kedelapan pemuda untuk merayakan pindahan rumah yang dilakukan April yang tinggal di di Jalan Walter Monginsidi, Kranjingan, Sumbersari. Pesta miras dimulai pukul 09.00 di rumah baru tersebut. Pada pesta tersebut, katanya disediakan empat galon air mineral arak jawa. Biar lebih berasa, mereka mengoplos arak jawa itu dengan minuman energi Kratingdeng.   Kedelapan orang tersebut kemudian bersama-sama menenggak minuman tersebut sampai

habis. Sore harinya, ketujuh warga tersebut mabuk berat karena telah menghabiskan minuman tersebut. “Katanya mereka baru mengakhiri pesta sekitar pukul 16.45 WIB sore hari,” ujar salah satu warga saat ditemui di Puskesmas Gladak kembar kemarin. Usai pesta tersebut, tiga dari delapan warga yang mabuk berat tersebut sampai tidak sadarkan diri. Hal tersebut membuat lingkungan sekitar menjadi geger. Karena kondisinya yang terus menurun, akhirnya ketiganya di bawa ke Puskesmas Gladak Kembar dan Puskesmas Tegal Besar. Suliman dan Saiful dibawa ke Puskesmas Tegal Besar sementara Ariadi Samsul Arifin menyusul di bawa ke Puskesmas Gladak Kembar. Sekitar pukul 18.00 WIB senin malam (8/4), petugas Puskesmas menyatakan jika salah satu dari warga yang overdosis yakni Suliman meninggal dunia. Penyebabnya karena terlalu banyak menenggak minuman keras oplosan itu. “Menurut keterangan petugas medis, korban memang meninggal karena dugaan overdosis,” kata Ipda Suyitno Rahman, Kanit Reskrim Polsek Sumbersari. (mg1/jum/jpnn)

Curi Tas, Babak Belur Dimassa SUMBERSARI – Beruntung polisi cepat datang. Jika tidak, mungkin Eka Wahyu Setiawan, 26, warga jalan Wolter Monginsidi, Kecamatan Sumbersari sudah tewas. Betapa tidak, dia tertangkap basah saat mencuri tas milik Siti Dewi Sarah, 22, warga Desa/Kecamatan Semboro. Tak pelak dia pun dihajar hingga babak belur. Peristiwa ini terjadi kemarin sekitar pukul 13,45 di depan Apotik Bima di Jalan Letjen Suprapto, Kecamatan Sumbersari. Informasi dihimpun menyebutkan, sebelum kejadian, korban bersama dengan temannya Ayu Farina, datang ke Jalan Letjen Suprapto untuk membeli pulsa. Kemudian korban memarkir sepeda motornya di depan Apotik Bima. Kemudian korban bersama dengan rekannya masuk ke konter HP yang ada di sebelah apotik tersebut. Saat asyik mengisi pulsa sekitar pukul 13.45, Ayu Farina, teman korban melihat ada lelaki tak dikenal datang. Kemudian mendekati tas milik korban. Tanpa banyak cakap langsung

mengambil tas korban dan kabur. Melihat kejadian ini, korban tidak terima. Dia bangkit dan mengejar pelaku. Saat itu dia juga teriak-teriak maling. ”Karena tas saya diambil,’’ kata korban. Tas itu, menurut korban, berisi surat penting. Selain itu juga beberapa barang berharga, seperti HP Blackberry 9330 serta alat komunikasi lainnya. Tak hanya itu di dalam tas itu juga berisi dompet dimana di dalam dompet itu berisi uang Rp 400 ribu. Korban terus mengejar, hingga berhasil menarik baju pelaku. Namun pelaku terus saja berlari, menyeberang jalan. Hingga akhirnya pelaku menabrak kendaraan yang saat itu melintas di jalan. Dalam kondisi seperti ini, warga yang mendengar teriakan pelaku juga ikut mengejar. Setelah pelaku terjepit, warga langsung datang dan menangkap. Tanpa di komando, pelaku pun dihajar hingga babak belur. Sebagian warga melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Tak lama petugas datang. (rid/ram/hdi/jpnn)

RANGGA MAHARDIKA/RADAR JEMBER/JPNN

SEMPAT DIMASSA: Pelaku saat digelandang ke Polres Jember untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


34

Rabu 10 April 2013

Pakai The Best of Three Games SAJIAN Djarum Badminton Banyuwangi Open 2013 dipastikan bakal berlangsung sengit. Tidak hanya menyajikan persaingan antar sesama tim kuat yang ada di wilayah Jawa Timur dan Bali, ajang ini juga menjadi pertaruhan dan konsentrasi dari peserta yang turut ambil bagian dalam kejuaraan ini. Sekretaris PBSI Banyuwangi, Dedi Susanto mengatakan, ketelitian dan kecermatan pemain sangat dibutuhkan dalam menghadapi setiap pertandingan. Sebab, kesalahan

GALIH COKRO/RaBa

FINISHING: Panitia melakukan persiapan akhir di veneu Djarum Super Badminton Banyuwangi Open di GOR Tawang Alun kemarin.

Spirit Versus Pengalaman Banyuwangi Open Dibuka Siang Ini BANYUWANGI - Persaingan antar kontestan kejuaraan bulu tangkis bertitel Djarum Super Badminton Banyuwangi Open 2013 akan ditabuh siang ini. GOR Tawang Alun sebagai venue penyelenggaraan even ini siap menjadi saksi adu skill para atlet memainkan raket dan shuttlecocks di atas lapangan. Misi yang diemban pun sama, yakni menjadi yang terbaik dan juara dalam kejuaraan yang memperebutkan Piala Bupati Banyuwangi ini. Kejuaraan yang digelar pada 10-14 April tersebut, diikuti sebanyak 320 peserta. Mereka berasal dari 42 klub yang tersebar di sejumlah kota di Jawa Timur dan Bali. Ratusan peserta itu berlaga dalam delapan kelas yang ditandingkan. Kelas yang dipertandingkan tersebut meliputi usia dini putra-putri under 10

tahun, usia anak-anak putra-putri under 12 tahun, pemula putra-putri under 14 tahun, remaja putra-putri under 16 tahun, taruna putra-putri under 18 tahun, dewasa putra, ganda putra, dan ganda veteran putra 45 tahun. Menilik tingginya animo peserta yang turun dalam kejuaraan ini, diprediksi persaingan antar peserta bakal berlangsung sengit. Tim raksasa seperti PB Suryanaga, PB Surya Baja, PB Sama Club akan menjadi sedikit banyak klub besar yang akan berusaha menancapkan kuku dominasinya di kejuaraan ini. Mereka dikenal sebagai rajanya kejuaraan di berbagai ajang sejauh ini. Me s k i b a k a l d i i ku t i s e d e re t t i m raksasa, beberapa klub lainnya menyatakan tidak gentar. PB Sari Agung bersiap menjadi salah satu pembunuh tim raksasa tersebut. Tidak tanggungtanggung untuk mengikuti ajang ini, klub asal Genteng ini menurunkan

sedikitnya 50 pebulutangkisnya. “Kami siap tampil dan memberikan yang terbaik di ajang ini. PB Suryanaga dan lainnya memang tim besar. Tapi kami bertanding di kandang sendiri itu akan menjadi spirit tambahan bagi anak-anak untuk bermain baik dan meraih hasil maksimal disini,” beber Zainul, ofisial PB Sari Agung Genteng. Sementara itu, persiapan menuju gelaran Djarum Super Badminton Banyuwangi Open 2013 terus dikebut kemarin. Rencananya pembukaan ajang ini akan digelar mulai pukul 13.00. Bupati Banyuwangi dan jajaran muspida lainnya, beserta KONI, Dinas Pemuda dan Olahraga, dan PBSI Banyuwangi akan turut hadir menyemarakkan kegiatan ini. “Pembukaan akan dilaksanakan pukul 13.00 dan dilanjutkan pertandingan perdana. Semua kegiatan akan dilaksanakan di GOR Tawang Alun,” ujar Mujiono, Ketua PBSI Banyuwangi. (nic/als)

Misi Juara di Tanah Kelahiran TERJUN dalam kejuaraan Banyuwangi Open menjadi spirit tersendiri bagi Firda Ayu Cahyaningsih. Dara kelahiran Banyuwangi 14 juli 1999 ini mengusung target tinggi dalam kejuaraan bulutangkis yang digelar di GOR Tawang Alun ini. Atlet yang membela panji PB Suryanaga Surabaya ini menargetkan mampu menembus final dan menjadi kampiun di ajang ini. Untuk mewujudkan hal itu Firda, sapaan akrabnya, sudah melakukan persiapan serius. Selain giat menggembleng diri, anak kedua pasangan Hadi Cahyono dan Anik Purwaningsih ini sudah mengasah kemampuannya di berbagai ajang. Tengok saja kiprahnya di awal tahun 2013 ini. Dalam kejuaraan Kenjeran Cup, Firda masuk se-

Tentang Firda Nama : Firda Ayu Cahyaningsih Lahir : Banyuwangi, 14, Juli 1999 Alamat: Desa Karangsari, Sempu Orang tua : Hadi Cahyono-Anik Purwaningsih Klub : - PB Pemda - PB Sari Agung - PB Suryanaga Prestasi : Runner up Piala KONI Surabaya 2012 Semifinalis Piala KONI Bondowoso 2012 Semifinalis Kenjeran Cup 2013

bagai semifinalis. Prestasi yang akan terus ingin ditingkatkannya di ajang Banyuwangi Open kali ini. Meski membela panji klub asal Surabaya, dia mengaku cukup tertantang untuk meraih hasil terbaik di tanah kelahirannya. “Aku target juara,” tegasnya. Meski tidak mudah, dara yang

pernah membela PB Pemda dan PB Sari Agung ini cukup tertantang dengan atmosfer kejuaraan di Banyuwangi. Beberapa klub seperti PB Sama C l u b, Hi Qua Wima, dan lainnya berpotensi menyulitkan dirinya. Hanya saja, baginya tidak ada hal yang mustahil. Dia yakin dengan kerja keras dan latihan yang dilakoninya sejauh ini. Firda bisa mewujudkan tampil sebagai yang terbaik di ajang ini. “Mohon doa dan dukungannya agar saya bisa meraih haisl terbaik di ajang ini,” FIRDA AYU CAHYANINGSIH pintanya. (nic/als) NIKLAAS ANDRIES/RaBa

Bangga Jadi Orang Banyuwangi BELUM genap satu tahun usianya, KaOsing sudah banyak penggemarnya. Bukan hanya orang yang Banyuwangi yang tinggal di Bumi Blambangan. Tapi, orang Banyuwangi yang mukim di luar kota berjuluk Sunrise of Java ini juga sudah mulai menggandrungi kaus produksi tim kreatif KaOsing. Bahkan, orang non Banyuwangi juga sangat menyukai tema-tema yang kaus KaOsing. Ini bisa dilihat dari makin banyaknya orang yang berkunjung ke outlet KaOsing di Jalan Ahmad Yani 93C Banyuwangi (sekitar 50 meter arah selatan kantor Pemkab, persis depan kantor Pengandilan Agama Banyuwangi). Sudah tidak terhitung jumlah dan dari mana asal pengunjung outlet KaOsing. Kondisi tersebut makin melecut tim kreatif KaOsing terus melakukan riset untuk tema-tema baru. Tentu saja, tema yang berakar dari kekayaan budaya Bayuwangi. Tema yang mendorong rasa bangga menjadi orang Banyuwangi. Dan, tema yang menunjukkan bahwa orang Banyuwangi tidak ketinggalan zaman. Maka, dalam beberapa bulan terakhir sudah ada tema-tema baru yang tertulis di kaus KaOsing. Dua diantaranya adalah Banyuwangian Joke: Ojo Pati Ruwet dan

ISTIMEWA

NEW: Dua desain tema baru KaOsing

BORN IN BWI: Sunrise of Java. Tema yang pertama itu tidak asing di telinga orang Banyuwangi (orang Osing). Sedangkan tema yang kedua lebih mengekspresikan kebanggaan sebagai putra daerah Bany-

uwangi. ’’Saatnya orang Banyuwangi tidak boleh minder. Saatnya anak-anak muda Banyuwangi berteriak kepada khalayak: I was bron in Banyuwangi (Born In BWI),’’ tukas Tasya Madina, pengelola outlet KaOsing (adv/als)

kecil saja bisa saja membuat peluang atlet untuk meraih hasil maksimal bisa buyar. Hal itu dipengaruhi oleh sistem pertandingan yang akan digunakan dalam kejuaraan ini.

Dedi menuturkan, dalam sistem pertandingan Djarum Badminton Banyuwangi Open 2013 ini, penyelengara menggunakan prinsip the best of three games. Artinya, pertandingan akan mempergunakan skor 3x21 dengan pola. “Sistem ini menuntut pemain cermat dan keseriusan tinggi dalam bermain,” katanya. Sistem pertandingan ini pun sudah disosialisaikan kepada semua peserta. Sosialisasi sistem pertandingan tersebut dilakukan dalam temu teknik yang digelar kemarin. (nic/als)


BERITA UTAMA

Rabu 10 April 2013

35

HALAMAN SAMBUNGAN

Peserta Unas SMA 5.628 Orang n NASKAH... Sambungan dari Hal 25

Setiba di Banyuwangi, panitia dengan pengawasan dari anggota kepolisian akan memeriksa dan mengelompokkan naskah sesuai dengan sub rayon dan sekolahnya. Selama naskah unas ini disimpan di polres itu akan dijaga oleh anggota secara khusus. Ang gota yang akan menjaga soal ujian akhir tersebut juga sudah disiapkan. “Soal unas itu termasuk rahasia negara, anggota akan kita siapkan untuk mengawasi,” ujar Kompol Agus. Untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan, kata dia, pintu yang ada di Aula Rupa Tama akan digembok

tiga. Ketiga gembok ini, kuncinya dibawa oleh polres, panitia dari Dispendik, dan satu kunci lagi disimpan oleh perwakilan dari Perguruan Tinggi. “Tiga gembok ini dibeli oleh tiga lembaga itu,” ungkapnya. Naskah unas disimpan di Mapolres Banyuwangi ini, sebut dia, hingga Sabtu (13/4). Pada Sabtu mendatang, semua naskan yang sudah dikelompokkan berdasar sub rayon dan sekolah dikirim ke sub rayon dan disimpan di polsek setempat. “Selama pengiriman naskah dari polres ke polsek, akan dijaga oleh polisi,” cetusnya. Sementara itu, unas tingkat SMA,SMK dan MA akan berlangsung selama empat hari

mulai 15 April mendatang. Hingga kemarin, jumlah peserta Unas SMA di Banyuwangi tercatat 5.628 orang. Jumlah itu terdiri dari program bahasa sebanyak 1.075 orang, program IPA 2.989 orang dan program IPS sebanyak 2.522 orang. Kepala Dispendik Ba nyuwangi, Sulihtiyono menjelaskan, pada hari pertama pelaksanaan unas, peserta akan mengerjakan naskah soal mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk semua program. Sedangkan untuk hari kedua, naskah soal ujian yang akan dikerjakan siswa adalah mata pelajaran Fisika untuk program IPA, mata pelajaran ekonomi untuk program IPS dan Bahasa Inggris/

asing untuk program bahasa. “Un tuk jam kedua, peserta unas akan menghadapi naskah soal mata pelajaran Bahasa Inggris untuk semua program,” tambah Plt Kabid Pendidikan Menengah Dispendik Banyuwangi, Suratno. Sedangkan untuk Madrasah Aliyah (MA) keagamaan hari kedua naskah ujiannya Tafsir dan Bahasa Inggris. Pada hari ketiga, peserta dari semua program hanya akan mengerjakan satu naskah soal mata pelajaran Matematika. Sementara untuk hari terakhirnya, lanjut Suratno, peserta akan menghadapi dua mata pelajaran. Pada jam pertama, mata pelajaran Kimia dan

Menunggu Keluarnya Izin Pengeprasan n PLENGSENGAN... Sambungan dari Hal 25

Menurut Mujiono, pihaknya tidak bisa serta-merta melakukan pengeprasan tebing di tan jakan Erek-erek, lantaran kawasan tersebut hutan lindung. “Meskipun Pemkab Banyuwangi telah meneken nota kesepahaman bersama (MoU) dengan Perhutani terkait titik Erek-erek, kita tidak sewenang-

wenang melakukan kegiatan di sana. Kita menghormati instansi yang lain,” kata dia. Dijelaskan, pemkab kini tengah mengupayakan dispensasi agar bisa melakukan pengeprasan tebing di kiri-kanan ja lan di tanjakan Erek-erek ter sebut. “Kondisi tersebut ti dak aman, tidak nyaman, juga mengakibatkan cost besar. Pemkab sudah berupaya bernegosiasi agar ada izin melan-

daikan tebing tersebut. Kalau sudah diizinkan, tebing yang curam, itu akan dikepras agar kemiringannya menjadi 45 derajat sehingga potensi longsor semakin kecil,” paparnya. Seraya menunggu izin pengeprasan tebing tersebut keluar, imbuh Mujiono, pihaknya akan menambah tinggi plengsengan di sisi kiri-kanan jalan di tanjakan Erek-erek. Menurut dia, pemkab telah meng-

anggarkan Rp 200 juta, khusus untuk menambah tinggi plengsengan tersebut. Selain itu, ada juga anggaran Rp 200 juta untuk pemeliharaan rutin ruas jalan tersebut. “Saat ini ketinggian plengsengan di Erek-erek hanya sekitar 1,5 meter. Makanya ta hun ini akan kita tambah ke tinggiannya menjadi dua sampai tiga meter supaya titik tersebut tidak terlalu rawan,” pungkasnya. (sgt/bay)

Segera Menunjuk Plt Kades n PELAYANAN... Sambungan dari Hal 25

Dalam proses pengadilan tingkat pertama dan banding, kasusnya tidak terbukti. Namun pada proses pengadilan kasasi di Mahkamah Agung (MA), perkara yang menjerat kades itu terbukti bersalah. Karena itu, Kejari sudah melakukan eksekusi hukuman tiga bulan yang diputuskan MA. Sementara kades Kedungwungu, Misman ditahan kejaksaan karena terlibat dalam dugaan

ko rupsi program nasional agrarian (prona) tahun 2011. Ka sus Kades Kedungwungu dan Kades Kalirejo masih dalam penyidikan Kejari dan me nunggu dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM&PD) Banyuwangi, Peni Handayani menjelaskan, tiga desa yang kosong kepa la de sa itu, kendali peme rintahan desa menjadi tang gung jawab se kretaris

desa (sekdes). Selama pejabat kepala desa menjalani proses h u ku m , m a k a p e l a y a n a n ma syarakat menjadi tanggung jawab sekretaris desa. “Pe layanan harus tetap berlangsung karena sekdes mengambil alih tugas dan tanggung pelayanan,” jelas Peni. Untuk Desa Kalirejo dan Desa Kedungwungu, kata Peni, su dah tidak ada persoalan. Se bab, kedua desa tersebut su dah memiliki sekdes de finitif. Sehingga, tugas-tugas pe layanan langsung diambil

alih sekdes. Peni mengakui, yang masih menjadi persoalan adalah Desa Sumberagung. Hingga saat ini, desa tersebut belum memiliki sekdes definitif karena masih dalam proses di Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD). Untuk memastikan pela yanan tetap berlangsung, kata Peni, pemkab segera menunjuk pelaksana tugas (Plt) atau pejabat kepala desa. Kemungkinan besar, Plt atau Pj akan ditunjuk dari pejabat kecamatan setempat. (afi/bay)

Biologi pada jam kedua untuk program IPA, sosiologi dan geografi untuk program IPS. Program bahasa, mata pelajaran yang diujikan antropologi dan sastra Indonesia. Untuk MA program keagamaan mata pelajaran yang diujikan Fiqih dan Hadis. “Ujian susulan unas SMA dan MA akan berlangsung sejak 22 hingga 25 April 2013,” katanya.

Berbeda dengan unas SMA, pelaksanaan unas SMK hanya berlangsung selama tiga hari mulai 15 hingga 17 April 2013. Pada hari pertama, peserta unas SMK akan mengerjakan naskah soal mata pelajaran Bahasa Indonesia, hari kedua Bahasa Inggris dan hari ketiga Matematika. Untuk ujian susulan SMK,

ungkap Suratno, akan digelar mu lai tanggal 22 hingga 24 April 2013. Sedangkan ujian praktik keahlian kejuruan sudah dilaksanakan pada bulan Maret lalu. Ujian teori keahlian kejuruan akan dilaksanakan pada 18 April 2013. ”Pengumuman hasil UN akan dilaksanakan pada 24 Mei 2013 mendatang,” sebutnya. (abi/afi/bay)

Soal dan LJK Dikirim ke Wilker n TRY OUT... Sambungan dari Hal 25

Titik dropping soal dan LJK di wilker tersebut, mencakup beberapa sekolah di wilayahnya,” jelasnya. Benny menambahkan, waktu pengerjaan soal dimulai pukul 08.00 sampai pukul 12.00. Para peserta diharapkan menggunakan pensil 2B asli dan karet penghapus baru. “LJK tidak boleh kusut, terlipat, basah, maupun berlubang. Sebab, jika tidak, LJK tersebut tidak bisa dikoreksi

oleh komputer,” jelasnya. Dijelaskan, terdapat sembilan digit nomor peserta di LJK, sedangkan nomor ujian para siswa berjumlah delapan digit. Karena itu, para peserta hanya perlu menambahkan angka nol di depan nomor peserta miliknya. Menurut Benny, selain wajib menulis nomor peserta, para siswa yang ikut ambil bagian dalam ajang yang ber fungsi mengukur kesiapan menghadapi ujian nasional (unas), itu juga harus menuliskan empat digit kode sekolah di

LJK. “Kode sekolah terdapat di amplop cokelat LJK yang diserahkan panitia. Jika di amplop tersebut kode sekolah tertulis dua digit, maka tinggal menuliskan dua angka nol di depan. Ingat, jangan sampai tidak me masukkan kode sekolah,” tegasnya. Try out ini di du kung Dinas Pendidikan Banyuwangi, MKKS SMP se-Banyuwangi, Bimbel Sony Sugema College (SSC), Murahkom, Treq, PT BRI Banyuwangi, dan PT Temprina Media Grafik. (sgt/bay)

Hari Ini Pembacaan Putusan n PEMBACAAN... Sambungan dari Hal 25

Meski gagal diputus kemarin, persidangan tetap dilaksanakan. Pengacara dari para tersangka, Achmad Hasan SH, selaku pemohon, dan Aipda Bambang Purwanto SH dari bagian hukum Polres Banyuwangi selaku termohon, hadir lengkap di ruang sidang utama di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi. “Mohon maaf, putusan belum bisa dilaksanakan, dan ditunda besok (hari ini),” kata Afrizal Hadi. Dari raut wajah para pengacara, terlihat mereka seperti ke cewa dengan penundaan putusan siang itu. Mereka berharap, putusan bisa segera dilaksanakan. “Semua memang ter gantung dari majelis hakim, bagaimana pun harus

dipatuhi,” cetus Achmad Hasan SH, pengacara para tersangka ilegal logging. Dari bukti-bukti yang ada, jelas Hasan, pihaknya optimistis gugatannya ini akan dikabulkan, atau pihaknya yang akan menang. Sebab, proses penangkapan, penahanan, dan penyitaan 500 gelondong kayu jati, dianggap tidak sesuai dengan ketentuan yang ada. “Kami menganggap penangkapan tidak sah karena tidak disertai surat perintah penangkapan,” sebutnya. Hasan menyebut, dalam gugatannya ini para pemohon yang menjadi kliennya juga menuntut ganti rugi. Akibat ditangkap dan ditahan oleh polisi, kliennya telah kehilangan mata pencarian dan menuntut kerugian sebesar Rp 75 juta. “Kami juga menuntut kerugian immaterial sebesar Rp

2 miliar,” ujarnya. Sementara itu, penasihat hukum Polres Banyuwangi Aipda Bambang Purwanto SH menyatakan optimistis gugatan akan ditolak oleh hakim. Sebab, yang dilakukan oleh anggota Polres Banyuwangi dengan menangkap para tersangka, menahan, dan menyita 500 gelondong kayu jati sudah sesuai dengan mekanisme yang benar. “Yang dilakukan polres sudah sesuai dengan aturan,” sebutnya. Karena yang dilakukan oleh polres dalam menangani kasus illegal logging ini sudah benar, kata Bambang, maka tuntutan kerugian yang disampaikan oleh para pemohon dianggap tidak mendasar. “Bukti-bukti dalam penanganan kasus illegal logging, sudah kita serahkan pada majelis hakim,” katanya.(abi/bay)

Dihibur Komunitas Gitaris Banyuwangi Penyidik PPA Datangi Rumah Korban n PENDONOR... Sambungan dari Hal 25

Ada beberapa tempat pendaftaran yang disediakan panitia. Masing-masing di kantor Bagian Organisasi Pemkab Banyuwangi Jl Ahmad Yani, Jawa Pos Radar Banyuwangi Jl Yos Sudarso 89C, PMI Banyuwangi Jl Kartini, Dinas Kesehatan Jl Letkol Istiqlah 42, Satpol PP Jl Jaksa Agung Suprapto

97 dan seluruh kecamatan yang ada di Banyuwangi. Saat ini, para peserta donor darah masih dikoordinir oleh beberapa instansi. ‘’Kami berharap, setiap peserta donor darah mengisi formulir untuk memudahkan pendataan peserta dan lancarnya proses kegiatan donor. Sebab, wa ktunya nanti akan diatur agar tidak berjubel dan memu-

dahkan penanganan. Formulir akan didrop ke tempat-tempat pendaftaran atau instansi yang sudah mendaftarkan anggotanya paling lambat besok siang (hari ini, Red),’’ tandas Choiril Ustadi, salah satu panitia. Menurut Ustadi yang juga kepala Satpol PP Pemkab Banyuwangi, para pendonor nantinya akan mendapatkan makanan, vitamin dan pin dari panitia.

Selain itu, saat menunggu antrian, para pendonor juga akan dihibur oleh para penyanyi dan Komunitas Gitaris Banyuwangi (Kagebe). Sorenya, menjelang selesainya agenda donor darah, Bupati Banyuwangi beserta jajaran Forpimda akan menyerahkan santunan kepada anak yatim dan bingkisan sembako kepada warga yang tak mampu. (cho)

Caleg Perempuan masih Berpeluang n NIHIL... Sambungan dari Hal 25

Dikatakan, pendaftaran caleg tersebut akan dibuka hingga 22 April mendatang. Setiap hari, pendaftaran akan dilayani sampai pukul 16.00. “Masing-masing parpol boleh mendaftarkan caleg sesuai dengan jumlah kursi di masing-masing dapil (daerah pemilihan),” kata dia. Suherman menegaskan, jika ada parpol yang mendaftar melebihi jumlah kursi di masing-masing dapil, KPU berhak mencoret calon yang berada di nomor urut terbawah. “Misalnya jumlah kursi di dapil II sebanyak

delapan. Jika ada parpol yang mendaftarkan caleg di dapil II tersebut sebanyak sepuluh orang, KPU akan mencoret caleg dengan nomor urut sepuluh dan sembilan,” tegasnya. Di sisi lain, belum adanya satu pun parpol yang mendaftarkan caleg tersebut ditengarai akibat kesulitan me me nuhi kuota perempuan. Sebagaimana diketahui, KPU pusat menetapkan ketentuan per sentase caleg perempuan minimal 30 persen di masing-masing dapil. Dikonfirmasi terkait hak itu, ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Banyuwangi, Ba-

suki Rahmat secara eksplisit membenarkan parpol yang dia pimpin belum memenuhi kuota caleg perempuan. “Kader perempuan Partai Hanura yang memenuhi standar untuk diajukan menjadi bakal caleg sebenarnya lebih dari cukup. Namun mereka terbentur beberapa kendala. Misalnya tidak diizinkan suami, sibuk mengurus anak yang masih kecil, dan beberapa alasan bersifat gender yang lain,” jlentrehnya. Basuki menambahkan, pihaknya masih membuka peluang bagi para perempuan yang ingin berkiprah dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Le-

gislatif 2014 mendatang. “Bagi para perempuan yang punya perhatian di bidang politik dan ingin bersama-sama membangun Banyuwangi, silakan gabung ke Partai Hanura,” ajaknya. Dari lima dapil di Banyuwangi, Partai Hanura masih kekurangan caleg perempuan di empat dapil. Dia merinci, kuota empat perempuan di dapil I sudah terpenuhi. Sedangkan kuota tiga perempuan di dapil II masih kurang satu, kuota empat perempuan di dapil III kurang dua orang, dan kuota masingmasing tiga perempuan di dapil empat dan lima, sama-sama kurang satu orang. (sgt/bay)

Pasang Lampu Tambahan di Luar Gedung n SIAP... Sambungan dari Hal 25

Dari segi sarana pertandingan, panitia pun jauh-jauh mendatangkan karpet lapa ngan berstandar internasional milik Pengprov PBSI Jawa Timur. Karpet berwarna hijau itu rencananya akan digunakan sebagai arena lomba. Jumlahnya ada tiga unit yang akan digunakan sebagai lapangan pertandingan. Selain itu juga tampak papan skor dan kursi untuk wasit yang akan memimpin jalannya pertandingan. “Semua ini sumbangan dari Pengprov PBSI Jawa Timur,” ujar Dedi Susanto, Sekretaris PBSI Banyuwangi. Kelengkapan sarana pertandingan juga ditandai dengan perangkat pertandingan. Untuk menyukseskan kegiatan ini, panitia telah memberikan mandat kepada 36 orang sebagai pendukung kegiatan. Rinciannya enam wasit dari Pengprov PBSI berlisensi nasional, dan 12 orang hakim garis. Sisanya mereka akan bertugas sebagai petugas kebersihan dan penjaga papan skor. Tidak hanya itu, panitia juga menyediakan sarana pendukung utama pertandingan lainnya yaitu shuttlecocks. Di Banyuwangi

Open kali ini, panitia telah menyediakan 200 slop. Ini artinya akan ada 2400 shuttlecocks yang akan dipergunakan untuk mendukung kelancaran pertandingan selama empat hari. Banyuwangi Open direncanakan akan diikuti lebih kurang 320 perserta. Mereka m erupakan utusan dari 42 klub yang tersebar di Jawa Timur dan Bali. Peserta akan dibagi dalam delapan kelas yang dipertandingkan oleh penyelenggara. Kelas tersebut di antaranya usia dini putra-putri under 10 tahun, usia anak-anak putra-putri under 12 tahun, pemula putra-putri under 14 tahun, remaja putra-putri under 16 tahun, taruna putra-putri under 18 tahun, dewasa putra, ganda putra, dan ganda veteran putra 45 tahun. “Kami sebenarnya hanya menargetkan 200 peserta. Nyatanya peserta mampu menembus angka 300. Ini menjadi tantangan bagi panitia dan PBSI Banyuwangi untuk menyukseskan kegiatan ini,” ujar Mujiono, Ketua PBSI Banyuwangi. Demi menjaga kualitas pertandingan, panitia pun sedikit menyulap GOR Tawang Alun. Selain mempercantik indoor venue pertandingan, tempat lomba ini juga

ditambah sejumlah aksesori tambahan. Di antaranya yang tampak mencolok pemasangan tirai yang memanjang di bagian timur dan barat gedung. Pemasangan dari tirai berwarna hijau ini pun bukan tanpa alasan. Panitia sengaja untuk menutup bagian jendela yang menghadap ke bagian timur dan barat, untuk menghalangi sinar matahari. “Pemain biar tidak silau terkena cahaya matahari,” jelas Dedi Susanto. Lebih dari itu, kenyamanan penonton pertandingan pun juga diperhatikan. Untuk menjaga keamanan dan hal yang tidak diinginkan Banyuwangi Open, panitia me masang sejumlah lampu tambahan di empat penjuru GOR Tawang Alun. Penam bahan penerangan ini diharapkan bisa memberikan rasa aman terhadap kendaraan yang ditinggal di luar gedung. Di sisi lain, empat pintu di sisi barat, timur, selatan, dan barat GOR Tawang Alun juga akan dibuka penuh. Ini disebabkan panitia akan menggratiskan tontonan Banyuwangi Open yang dihelat selama empat hari ini. Misi utamanya agar olahraga ini bisa disaksikan dan dinikmati oleh semua lapisan masyarakat Banyuwangi. (bay)

n POLISI... Sambungan dari Hal 26

“Ramly yang menyerahkan kedua korban yang masih di bawah umur itu pada AN,” ujarnya. Sementara itu, Ramly dalam keterangannya pada polisi mengaku mengenal AN melalui ponsel. Kedua korban itu dijemput oleh AN di jalan raya Simpang Tiga Desa Kebaman, Kecamatan Srono. “Saya ketemu AN hanya sekali itu, yakni saat mengantar Saritem dan Sarijem di jalan simpang tiga Srono (Desa Kebaman, Kecamatan Srono,” ungkapnya. Ramly mengaku tidak tahu kalau di lokasi pantai pijat itu, dua

korban harus melayani tamu dengan servis khusus. Sebab, dirinya juga tidak tahu jenis pekerjaan untuk kedua korban. “Saya tidak tahu keduanya digaji berapa,” dalihnya. Berdasar keterangan yang diberikan oleh Ramly dan kedua kor ban, polisi menduga ada keterlibatan AN dalam kasus ini. Tapi sebelum melangkah lebih jauh, Satreskrim Polres Banyuwangi masih melengkapi keterangan dari para saksi. “AN akan kita tangkap, tapi kami masih menyempurnakan keterangan dari saksi,” katanya. Seperti diberitakan se belumnya, diduga terlibat dalam human trafficking pada anak

di bawah umur, Ramly diciduk oleh anggota buru sergab (buser) Polres Banyuwangi. Saat ditangkap, dia sedang berada di rumah saudaranya di Dusun Kalimati, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. Dugaan human trafficking itu terjadi pada 15 Maret 2013 lalu. Kedua korban yang masih berusia belia ini itu kabur dari urmah, kemudian dikirim oleh Ramly untuk bekerja di salah satu panti pijat milik AN di Kuta, Bali. Di tempat itu, keduanya diduga juga ‘melayani’ para tamu. “Saritem dan Sarijem bekerja di panti pijat itu selama dua pekan,” jelas kasatreskrim. (abi/bay)

Tanaman Berbuah di Luar Musim n BELAJAR... Sambungan dari Hal 26

Fruit production; selain menghasilkan produk buah, juga melakukan perbanyakan tanaman dan melakukan perlakuan pada tanaman buah. Sehingga buah dapat berbuah di luar musim. Sehingga produksi buah selalu ada dan dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Buah yang diproduksi dan dilakukan perbanyakan tanaman adalah klengkeng, mangga, nangka, jeruk, jeruk bali, lemon, sweet lemo n, jambu air, dan lain-lain. Food science, di sinilah kami mendapatkan ilmu yang tidak kami duga-duga. Kami mempelajari berbagai macam masakan dan kue serta minuman yang sebenarnya jauh berbeda dengan jurusan yang kami ambil. Kami mempelajari bagaimana membuat taucho, kimchi, butter cake, mulbery juice, koktail. Layaknya chef, memakai celemek dan pegang peralatan dapur dan melakukan semuanya dengan baik dengan bimbingan dosen, dan hasilnya sebagian kami bawa pulang. Setelah kami menjalani semua sub tersebut, kami menentukan di sub mana yang kami minati. Saya, menentukan pilihan di agronomi section dengan judul “Study on Selection of Resistant NCLB Varieties in 6 Populations of Maize in the Field and Greenhouse “.Sedangkan Ahmad Hadi memilih di vegetable section dengan judul

“ Study Holticulture Characteristics of Pepper and Intrespecific Between C. annuum and C. frutecens “. Yaitu menyilangkan antara cabai kecil (C.annum) dengan jumlah 10 varietas dan cabai besar (C.frutecens) dengan jumlah 7 varietas. Dengan tujuan untuk mendapatkan varietas yang lebih baik dari indukannya. Selain itu juga mengamati pertumbuhan vegetatif dan karakter tanaman yang disilangkan. Sampai saat ini, mini project kami masih berjalan dan akan selesai sekitar akhir bulan Februari. Setelah melakukan praktek tidak hanya selesai begitu saja, kami mengolah data menyiapkan presentasi tiga kali dengan materi yang sama. Di ATRI, RMUTT Tanyaburi, dan Untag Banyuwangi, kampus tercinta. Waktu kami di Thailand tidak terasa sudah tinggal 1,5 bulan lagi. Sebelum masa study di Thailand berakhir, kami dimagangkan pada perusahaan pertanian. Semoga dengan kegiatan ini semakin memperkaya khasanah ilmu yang kami dapat di Thailand dan kami akan coba kita terapkan di Untag Banyuwangi khususnya dan Banyuwangi pada umumnya. (*) *) Penulis adalah mahasiswa Untag Banyuwangi. Kini sedang menimba ilmu di Rajamanggala University of Technology Lanna, Thailand.

Petani Jangan Kekurangan Air n HIPPA... Sambungan dari Hal 27

Saat itu, kebutuhan air dirasakan betul kalangan petani pasca pengerukan. ‘’Dulu sudah pernah dirasakan manfaatnya. Kalau sekarang mau dikeruk lagi, kami sangat mendukung sekali,’’ jelasnya.

Ketua Gabungan Hippa Tunggal Purwo Agung, Tegaldlimo, Suyani, menambahkan, para petani sudah merasakan manfaat pengerukan yang terjadi be berapa tahun silam. Saat itu, kebutuhan air dirasakan be tul kalangan petani pasca pengerukan. Ketua Gabungan Hippa Pur-

wo Indah Sekunder Kalipait Su darto menjelaskan, bahwa ali ran Sungai Setail untuk me ngaliri lahan se luas 6.424 hek tare yang be rada di Daerah Irigasi Kali (DIK) K e c a m a t a n Te g a l d l i m o . ‘ ’ U n t u k Ke c a m a t a n P u rwoharjo mencapai 1.889 hektare,’’ jelasnya. (ton/aif )


36

Rabu 10 April 2013

Minta Dukungan DPRD

ASUSILA

Warga Tuntut Kades Bayeman Dicopot

EDY SUPRIYONO/RaBa

SEMBUNYI: Nimo Yuliadi (kiri) di ruang tunggu tahanan Pengadilan Negeri (PN) Situbondo.

Nimo Bacakan Eksepsi Sendiri SITUBONDO - Sidang lanjutan kasus dugaan persetubuhan atau pencabulan yang dilakukan Nimo Yuliadi, 40, terhadap siswanya sendiri kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Situbondo sore kemarin (9/4). Kali ini, sidang mengagendakan pembacaan ekspeksi atau pembelaan terdakwa. Dalam sidang yang berlangsung tertutup itu, Nimo menyusun dan membacakan sendiri pembelaannya di depan majelis hakim yang diketuai Dewi Iswani. Mantan guru MAN 2 Situbondo tersebut menyusunnya dalam sebuah kertas bergaris. Benda itu kemudian diserahkannya kepada majelis hakim. Sidang kemarin hanya berlangsung sekitar sepuluh menit. Sidang kemudian ditunda pekan depan dengan agenda tanggapan JPU terhadap eksepsi Nimo. “Dalam eksepsinya tadi, intinya Nimo menyangkal semua yang didakwa dalam dakwaan JPU, ya itu hak terdakwa,” kata Bambang Arif, JPU kasus Nimo. Kata dia, Nimo dijerat dengan pasal alterlatif. Yakni pasal 81 (ayat 2) UU RI no 23 tahun 2009 tentang perlindungan anak. Yakni, dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan persetubuhan. “Atau dijerat juga dengan pasal 82; melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan melakukan melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan atau membujuk anak untuk melakukan perbuatan cabul,” jelas Bambang. (pri/als)

SITUBONDO - Desakan pencopotan Yahya Wahyudi, 35 sebagai Kades Bayeman, terus bermunculan. Siang kemarin (9/4), puluhan warga desa yang ada di Kecamatan Arjasa ini mendatangi Kantor DPRD dan Mapolres Situbondo untuk menyampaikan tuntutannya. Mereka ditemui anggota Komisi I dan Ketua DPRD Situbondo, Zeiniye. Kepada para wakil rakyat tersebut, warga Desa Bayeman juga meminta dukungan bagaimana Yahya Wahyudi secepatnya dilengserkan dari jabatannya sebagai kades. “BPD sudah mengirimkan surat usulan pemecatan Kades Bayeman kepada Bupati Situbondo. Mohon dukungan kepada anggota DPRD agar prosesnya tidak bertele-tele. Termasuk proses hukum yang kini dilimpahkan di Polres Situbondo,” terang Supriyono, kuasa hukum warga. Yang menarik, meski telah menuai aib di mata warganya, Kades Bayeman ternyata masih memiliki rasa percaya diri yang besar. Terbukti, kemarin dia masih nekat untuk ngantor di Balai Desa Bayeman. Fakta ini diungkapkan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bayeman, Sukarso. “Apa yang harus saya lakukan kalau begitu, Pak? Saya khawatir masyarakat berbuat yang tidak diinginkan,” kata Sukarso di depan forum. Abdurachman SH, anggota Komisi I DPRD Situbondo men-

egaskan, pihaknya secara kelembagaan akan mem-back up aspirasi warga Bayeman. Sebab, apa yang menjadi keinginan mereka adalah jalan kebenaran. “Ayo kita pantau, kita kontrol bersama-sama. Jika proses di pemkab ataupun di kepolisian ada yang tidak fair, mari kita berontak bersama melalui jalan yang sudah diatur undang-undang,” kata politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut. Tentang Kades Bayeman yang masih ingin ngantor, Abdurachman memberikan usul, agar surat usulan pencopotan Yahya Wahyudi juga dikirimkan kepada yang bersangkutan. Sehingga, Kades Bayeman tahu langkah yang telah diambil BPD. “Jangan sampai warga berbuat anarkis. Urusannya lain nanti,” terangnya. Usai dari gedung dewan, warga bergerak menuju Mapolres Situbondo. Di tempat ini warga mendesak ada ketegasan hukum dari kepolisian terhadap Kades Bayeman. “Jangan sampai warga kehilangan kepercayaan kepada kepolisian. Lalu menggunakan cara sendiri untuk mencari keadilan,” ungkapnya. Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi mengungkapkan, kasus asusila yang dilakukan Kades Bayeman hingga saat ini masih dalam tahap pendalaman. “Yang pasti kita memberikan atensi khusus terhadap kasus ini. Nanti kita akan melakukan gelar perkara dulu. Silakah masyarakat bisa terus memantau perkembangannya,” terang mantan Kapolsek Banyuputih tersebut. (pri/als)

EDY SUPRIYONO/RaBa

TERTIB: Puluhan warga Desa Bayeman, Kecamatan Arjasa, mendatangi gedung DPRD Situbondo kemarin.

BPD Surati Bupati dan Ketua DPRD BADAN Permusyawaratan Desa (BPD) Bayeman menyeriusi langkah pemberhentian kepala desa (Kades) Bayeman. Surat usulan pencopotan Yahya Wahyudi telah dilayangkan kepada Bupati Dadang Wigiarto. Dalam surat tertanggal 8 April 2013 bernomor 147/01/431.541.9.1/2013 tersebut, ditegaskan jika BPD Bay-

eman mengajukan pemberhentian Kades Bayeman, Yahya Wahyudi. Hal ini berdasarkan hasil keputusan musyawarah BPD Bayeman yang dilaksanakan Kamis (4/4) lalu. Keputusan pengusulan pencoptan itu karena Yahya dinilai telah melakukan perbuatan yang bertentangan dengan peraturan perundang-undan-

gan, atau norma-norma yang berkembang di masyarakat Bayeman. “Nah atas atas dasar itulah, BPD Bayeman telah mengusulkan kepada bupati untuk mencopot Kades Bayeman dari jabatannya. Surat ini juga disampaikan kepada Ketua DPRD dan Kabag Pemerintahan,” terang Supriyono, kuasa hukum warga Bayeman. (pri/als)

Teh Pucuk dan Kopikap Gerebek Pasar Besuki Bagi Doorpize, Edukasi Minuman Terbaik BESUKI - Teh Pucuk Harum dan Kopikap menyapa masyarakat Besuki, Situbondo, (9/4) kemarin. Bertempat di Pasar Besuki, kedatangan tim Teh Pucuk Harum dan Kopikap langsung membuat heboh para pengunjung pasar. Suguhan musik elekton dengan musik khas dangdut turut menyemarakkan even gerebek pasar yang dilakukan kemarin. Area Sales & Promotion Head Mayora Beverage, Aries Budiarto mengatakan, Gerebek Pasar Teh pucuk dan Kopikap ini merupakan rangkaian tour yang dilakukan di beberapa daerah. Yaitu di Pasar Muncar pada (6/4), di Pasar Pesanggaran (7/4), Pasar Kota Bondowoso (8/4) dan Pasar Besuki (9/4). Even ini dimulai pada pukul 06.00 hingga 11.00. Selain dihibur dengan musik elekton, pengunjung juga dihibur dengan fun game, direct selling (penjualan langsung ke konsumnen), sampling product, dan pembagian hadiah untuk para pembeli produk kopikap+teh pucuk. “Hadiah yang disediakan barang elektronik. Seperti magic com, kipas angin, setika, uang tunai ratusan ribu, dll,” terang Aries. Dijelaskan, gerebek pasar ini merupakan upaya untuk memperkenalkan Teh pucuk dan Kopikap. Di mana kedua minuman ini jauh lebih praktis ketimbang botol. Selain bisa dibawa kemana-mana, minuman ini tidak perlu sekali minum habis, namun bisa disimpan. Dengan kemasan cup dan botol

BERHADIAH: Pengunjung mendapat hadiah doorprize dari panitia. ISTIMEWA

RAMAI: Pengunjung pasar Besuki antusias melihat even Teh Pucuk dan Kopikap, kemarin. pet, membuat Kopikap dan Teh Pucuk terhindar dari resiko pecah. Serta bisa disimpan di rumah untuk hidangan tamu maupun acaraacara tertentu. Dikatakan Aries, Teh Pucuk Harum diolah dari pucuk daun teh pilihan. Bukan daun teh biasa. Sehingga membuat Teh Pucuk Harum memiliki kualitas rasa teh terbaik dibandingkan teh yang lain. Teh Pucuk mempunyai kemasan produk isi 350 ml. Produk ini mudah didapatkan di toko-toko dan supermarket terdekat. Harganya sangat terjangkau untuk semua kalangan. Mudah untuk dibawa kemana-mana karena menggunakan botol plastik. Sehingga tidak perlu takut pecah. “Rasanya pas, nggak kemanisan,” katanya. Aries menjelaskan, proses pengolahan Teh Pucuk higienis. Pucuk teh

terbaik diekstrasi menggunakan teknologi khusus bersuhu rendah. Agar rasa dan aroma pucuk teh tetap terlindungi. Kandungan nutrisinya pun tetap terjaga. Teh Pucuk Harum dikemas dalam botol satu kali pakai (botol baru) dan diisi secara cepat, otomatis, dan tidak tersentuh tangan. Semuanya ini demi tersajinya rasa teh ternikmat dan terjamin kebersihan higienitasnya. Berbagai sertifikasi pengakuan pun telah diraih oleh Teh Pucuk Harum. Seperti sertifikasi Halal dari MUI dan sertifikasi keamanan pangan ISO 22000 dari Badan Sertifikasi Internasional (SGS). Yaitu pengakuan tertinggi badan internasional akan standar keamanan pangan. “Ini yang membuktikan Teh Pucuk Harum berkomitmen untuk menjaga kualitas produk. Teh Pucuk Harum, rasa teh terbaik ada di pucuknya,”pungkas Aries. (adv/als)

754 Siswa SD/MI Berlaga di POR SITUBONDO - Pekan Olahraga Sekolah Dasar/Madrasah Ibtida’iyah (POR SD/MI) Kabupaten Situbondo 2013 resmi dibuka Senin (7/4) lalu di Alun-alun Kota. Ada sepuluh cabang olah raga (cabor) yang dipertandingkan dalam event dua tahunan tersebut. Acara yang diikuti ratusan peserta ini dibuka Bupati Dadang Wigiarto. Pembukaan ditandai pelepasan puluhan balon ke udara oleh bupati dan wakil bupati. “Dengan pelaksanaan POR SD/ MI tingkat kabupaten ini, saya berharap anak-anak Situbondo bisa lebih kompetitf pada level provinsi,” kata Bupati Dadang dalam sambutannya. Sehingga, dalam jangka panjang, nantinya apa yang mereka raih dapat menunjang prestasi daerah. Bupati juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh UPTD Pendidikan se-Kabupaten Situbondo yang telah berjuang dengan penuh semangat, serta bertisipasi aktif dalam POR SD/ MI 2013. POR SD/MI tingkat kabupaten 2013 diikuiti 754 atlet dan 258 ofisial. Mereka merupakan perwakilan UPTD Pendidikan di tiap kecamatan Kabupaten Situbondo.

FOTO-FOTO: EDY SUPRIYONO/RaBa

BUKA ACARA: Bupati Dadang memberikan sambutan saat membuka POR SD/MI di alun-alun.

Ada sepuluh cabor yang diperlombakan. Yakni, bola voli mini, sepak takraw, tenis meja, bulu tangkis, renang, atletik, tenis lapangan, catur, silat, dan senam. Pertandingan sepuluh cabor tersebut ditempatkan di lokasi yang berbeda. Lomba renang di kolam renang Tirta Padawa. Lomba atletik di Stadion Gelora Mohammad Sholeh (GMS). Tenis di lapangan tennis GMS, sepak takraw, dan senam artistik di alun-alun kota. Lomba catur, silat, dan tenis meja di Aula Disparbudpora. Dan, bulu

tangkis di KPRI Raung. Kepala Disparbudpora, Sugiono mengungkapkan, POR SD/ MI tingkat kabupaten merupakan ajang seleksi para atlet yang dipersiapkan untuk menghadapi pelaksanaan POR provinsi tahun ini di Kabupaten Gresik. Sehingga, melalui seleksi ini, atlet yang dikirim nanti merupakan atlet terbaik. “Dengan kegiatan ini kita harapkan akan mampu menggalang persatuan dan kesatuan antarpelajar. Selain itu juga menanamkan semangat juang untuk meraih prestasi. Sehingga, nantinya terbentuk generasi yang berkarakter,” terangnya. (pri/adv/als)

SIAP BERTANDING: Salah satu kontingen POR SD/MI dari Kecamatan Banyuglugur.

RESMI DIMULAI: Pelepasan balon sebagai tanda dimulainya pelaksanaan POR.


Radar Banyuwangi 10 April 2013