Page 1

Sosok

12

TITIK BANJIR TAK PERNAH PUTUS

MINGGU 3 NOVEMBER 2013

TANJUNGPINANG POS

untuk pengendali Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeknas) Kabupaten Lingga ini, berpandangan. Menurutnya, meski tidak memiliki jabatan atau kesuksesan, perbuatan baik yang berguna untuk masyarakat banyak bisa dilakukan. Itu juga lah yang diupayakannya untuk terus bisa berbuat baik untuk masyarakat banyak. Tentu, selaku kontraktor, salah satu kebaikan yang bisa dilakukannya adalah berupaya mengerjakan proyek yang didapatkan sesuai dengan harapan masyarakat. “Apapun pekerjaan jika dijalani dengan tekun, tentu akan menghasilkan manfaat. Kita

usahakan bermanfaat untuk orang banyak. Tentu, jika tidak bisa, setidaknya bermanfaat untuk keluarga sendiri,” kata Wahid saat ditemui koran ini, kemarin. Wahid mengaku, kadang kontraktor mendapat penilaian negatif dari segelintir orang. Kontraktor dianggap hanya untuk mengeruk keuntungan dari berbagai proyek yang didapatnya. Padahal, menurut bapak dua anak ini, tidaksemua kontraktor seperti itu. Bahkan, dikatakannya, banyak kontraktor yang menunjukkan tanggungjawab penuh dan berusaha proyek yang dikerjakannya sesuai harapan masyarakat. Tentu, itu tergantung dari pribadi kontraktor bersangkutan. Ada kontraktor yang “nakal”, tapi ada juga kontraktor yang memang menunjukkan tanggung jawab

penuh. Wahid sendiri mengaku berprofesi sebagai kontraktor sudah menjadi pilihan hidupnya. Untuk itu, berbagai pandangan dan tantangan pun harus siap ia hadapi. Selain pandangan negatif yang kadang dialamatkan pada kontraktor, diakuinya tantangan sebagi kontraktor juga bukan tidak berat. Kadang, pekerjaan saja tidak dapat dan terpaksa mencari alternatif pekerjaan lain. “Terkadang memang miris melihat berbagai pembangunan proyek besar di Kabupaten Lingga, jatuh ke tangan kontraktor luar. Kontraktor daerah hanya mendapatkan proyek kecil, namun ini lah kenyataannya,” ucapnya. Meski begitu suami dari Tutik Aditama, ini, tidak dapat me-

4

TANJUNGPINANG POS Minggu

KETUA GAPEKSINDO LINGGA WAHIDUZZAMAN

SEMUA orang punya kesempatan untuk berbuat baik, yang berguna bagi masyarakat. Tak ada melihat pekerjaan, jabatan atau kedudukan, ketika seseorang ingin berbuat baik, kesempatan itu selalu ada. Tentu, kuncinya hanya kemauan. Ketika seseorang mau berbuat baik, apa pun pekerjaannya, mulai dari pekerjaan bergengsi tinggi sampai pekerjaan yang biasa-biasa saja, kesempatan itu sama. Begitulah Wahiduzzaman (42), pria yang kini mendapat amanah

BACA HAL

RP1.800

3 NOVEMBER 2013 / 29 ZULHIJAH 1434 H

Pemko Siapkan Biaya Ganti Rugi Lahan FTZ Dewan Bingung Dimana Titik FTZ Tanjungpinang TANJUNGPINANG - Pemko Tanjungpinang mulai mempersiapkan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) atau Free Trade Zone (FTZ) Tanjungpinang.

nyalahkan siapa-siapa. Baginya, rezeki sudah ada yang mengatur. Siapapun yang dapat mengerjakan proyek pembangunan, asal dikerjakan dengan baik sesuai ketentuan, tentu hasilnya akan dapat dinikmati masyarakat. “Banyak memang anggota Gapeksindo Lingga yang mengeluh. Oknum pegawai dinilai curang, mengondisi-

kan berbagai proyek hanya untuk mencari keuntungan pribadi,” papar mantan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Lingga ini. “Paling tidak jika pekerjaan didapat kontraktor daerah, mereka memiliki tanggung jawab moril, hingga pembangunan yang dilakukan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan,” imbuhnya. (tengku Irwansyah)

ang n i p g n Tanjung Art Painti

KOMUNITAS

BACA HALAMAN 10

Tak Semua Kontraktor Berorientasi Uang

SOSOK

BACA HALAMAN 12

RENCANA pembangunan jalan lingkar yang menghubungkan Bintan, Tanjungpinang dan Pulau Dompak sudah digadanggadang akan dibangun tiga pemerintahan yakni Pemprov Kepri, Pemko Tanjungpinang dan Pemkab Bintan. Sesuai rencananya, feasibility study atau uji kelayakan sudah di-

Bersama keluarga. Wahiduzzaman

BACA HALAMAN 2

H Lis Darmansyah

Siapkan Anggaran Jika Lahan Dibebaskan MARTUNAS-DESI TANJUNGPINANG

zaman do Lingga z u d i h a W eksin p a G a Ketu

rannya,” ujar Wakil Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul saat ditemui di Kantor Gubernur Lama.

Gubernur Batalkan Jalan Lingkar

Data Diri :

Nama : Wahiduzzaman Tempat/Tanggal Lahir : Dabo, 27 Maret 1969 Pendidikan : SD UPTS SMPN 1 Singkep SMAN 1 Singkep Istri : Tutik Aditama Anak : Ochi Hidwani Putri Dwi Ananda Wahdita

Tahun 2014 nanti, Pemko akan menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan FTZ. Belum diketahui berapa nilainya. “Tahun depan kita siapkan angga-

lakukan tahun 2013. Tahun 2014, Detailed Engineering Design (DED) akan dibuat termasuk pembangunan sebagian fisik jalan dan pembangunan jembatan dimulai tahun 2015. Heru Sukmoro, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Kepri, mengatakan, tahun 2014 nanti Pemrov Kepri harusnya memulai pembangunan jalan lingkar Batu 14 - Wacopek dan Batu 14 - Jalur Lintas Barat.

BACA HALAMAN 2

2014, Anggaran Jembatan 1 Dompak Rp220 M

F-MARTUNAS/TANJUNFPINANG POS

TINJAU: Gubernur Kepri HM Sani meninjau pembangunan jalan menuju Bandara RHF, Rabu (30/10) lalu. Lahan ini sempat bermasalah. Gubernur tidak ingin lahan pembangunan jalan lingkar mengalami hal yang sama.

DOMPAK - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kepri akan menggelontorkan anggaran sekitar Rp 220 miliar untuk melanjutkan pembangunan Jembatan 1 Dompak di APBD 2014.

BACA HALAMAN 2

F-ADLY BARA HANANI/TANJUNGPINANG POS

Penumpang Bandara RHF 813 Orang Sehari

Kunjungan Turis Tanjungpinang Hanya 7 Persen TANJUNGPINANG - Kehadiran Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) di Tanjungpinang membawa dampak ekonomi yang sangat besar. Berdasarkan data PT Angkasa Pura, pengelola bandara, jumlah penumpang dari tahun ke tahun terus meningkat. Tahun 2012 lalu, rata-rata jumlah penumpang per hari 813 orang dari 871 seat yang tersedia. Tahun 2013, rata-rata kedatangan per hari 871 orang dari 914 seat yang tersedia. Diperkirakan, tahun 2014 nanti rata-rata penumpang di Bandara RHF 947 orang per hari.

TERBENGKALAI: Pembangunan Jembatan I Dompak hingga kini masih terbengkalai. Jembatan ini akan dilanjutkan pembangunannya awal tahun 2014 nanti.

BACA HALAMAN 2

F-ADLY BARA HANANI/TANJUNGPINANG POS

SEPI: Kunjungan turis asing ke Tanjungpinang masih sepi. Perlu promosi wisata yang lebih gencar lagi.

17 Tahun Setelah Pengungsi Vietnam Pindah dari Batam

Undang Teman Kecil, Menangis Ingat Galang Sudah 17 tahun sejak pengungsi Vietnam yang sempat tinggal di Pulau Galang, Batam dipulangkan ke negaranya. Tepatnya tahun 1996 silam, sekitar 250 ribu jiwa pengungsi Vietnam di Galang dibawa kembali ke negaranya oleh United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) PBB dengan pemerintah Indonesia.

MARTUNAS GALANG

Abu

WEBSITE: www.tanjungpinangpos.co.id

cmyk

TERNYATA, sebagian besar diantara mereka terutama yang lahir dan menghabiskan masa kecilnya di Galang tidak bisa melupa-

EMAIL: redaksi@tanjungpinangpos.co.id

kan kampung kecil yang kini jadi tempat wisata tersebut.

BACA HALAMAN 2

F-IST

LAPUK: Kapal peninggalan pengungsi Vietnam sudah lapuk di Galang. Tempat ini sempat dihuni sekitar 250 ribu jiwa pengungsi.

ADD US ON FACEBOOK Tanjungpinang Pos

FOLLOW US ON TWITTER @TgpinangPos


Pinang Metropolis

2

MINGGU 3 NOVEMBER 2013

TANJUNGPINANG POS

Korupsi Pengadaan Alat Olahraga Disdik

Palsukan Dokumen Disdik, Fredi Tersangka NATUNA - Pasca penetapan tersangka mantan Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Natuna Jasman Harun cs oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Ranai, Rabu (24/

7) silam, kini giliran Fredi, selaku Pemilik Toko Suara Gembira di Ranai dijadikan tersangka oleh Kejari Ranai. Korupsi pengadaan alat-alat

praktik dan peraga sebanyak 26 item untuk seratus sekolah di Dinas Pendidikan senilai Rp 4,4 miliar yang bersumber dari APBD Perubahan Natuna tahun

anggaran 2011. Dibelanjakan tidak sesuai spesifikasi dalam kontrak. Namun dianggap baik dan lengkap oleh panitia penerima barang.

Gubernur Batalkan ........................................ dari halaman 1 “Kita sudah rencanakan anggarannya di APBD Tahun 2014. Tapi pak gubernur meminta ditunda dulu. Mungkin karena lahannya belum dibebaskan,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (1/11) di Gedung Daerah. Gubernur membatalkan pembangunan jembatan tersebut saat meninjau pembangunan jalan menuju Bandara RHF yang sempat bermasalah di Ganet, Tanjungpinang. “Setelah peninjauan itulah saya dipanggil pak gubernur dan meminta penundaan itu. Pak gubernur tak ingin berlarut-larut jika masalah lahan belum dibebaskan. Jadi, sebelum pembangunan dimulai, masalah lahan sudah harus beres dulu,” tambahnya. Heru menjelaskan, sifatnya hanya penundaan. Bukan berarti pembangunan jalan lingkar dibatalkan.

Dijelaskannya, pembangunan jalan lingkar tersebut kemungkinan tidak bisa terealisasi dalam waktu yang cepat. Sebab, Pemprov Kepri juga masih memikirkan pembangunan Jembatan I Dompak yang membutuhkan biaya besar. “Kalau jalan lingkar itu tetap akan dikerjakan. Namun bukan dalam waktu dekat. Mungkin bisa rampung tahun 2019 nanti. Sebab anggarannya itu besar. Apalagi, menyelesaikan pembebasan lahan ini butuh waktu lama. Itu saja (jalan Bandara RHF di Ganet, red) hampir dua tahun. Apalagi jalan lingkar yang begitu panjang,” tambahnya. Sesuai perencanaannya, akan dibangun dua jembatan disana yakni di Madong dan jembatan penghubung Pelantar dengan Kampung Bugis. Tahun 2014, Pemko Tanjungpinang akan membuat DED Jembatan Ma-

dong. Diperkirakan, Jembatan Madong menghabiskan biaya sekitar Rp250 miliar. Diharapkan, untuk membangun Jembatan Madong ini anggarannya dari Pemko Tanjungpinang, Pemprov Kepri dan APBN. Sedangkan Jembatan Kaki Seribu akan dibangun untuk menghubungkan Pelantar-Kampung Bugis. Direncanakan, jembatan ini akan dibangun Pemprov Kepri. Heru sendiri belum bisa memberi keterangan seperti apa gambaran jembatan tersebut. “Bicara itu masih jauh lah. Kita selesaikan dulu Jembatan I Dompak ini,” katanya singkat. Ketika wartawan koran ini melakukan konfirmasi kepada Robet Pasaribu, Kepala Dinas PU Pemko Tanjungpinang, ia mengaku akan menyediakan anggaran pembebasan lahan jalan

lingkar di tahun 2014 nanti. Namun, Undang-Undang No.2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum, waktu yang dibutuhkan untuk membebaskan lahan mencapai 450-500 hari atau setahun lebih. Seperti diberitakan sebelumnya, UU ini akan memperlambat proses pembangunan. UU ini disahkan tahun 2012 lalu dan diterapkan tahun 2013 setelah satu tahun disosialisasikan. Adapun rute dari proyek jalan lingkar ini dimulai dari Tanjungpinang, tepatnya dari depan Ramayana Mall, Masjid Raya Dompak, Jembatan II Dompak (kelang pagi), Vihara Batu 14, Lintas Barat KM 16, Simpang Tembeling, Kampung Mansur, Madong Kampung Bugis hingga berakhir di Pinang Marina, Batu 2, Tanjungpinang.***

Kepala Kejari Ranaim Josia Koni mengatakan, berdasarkan hasil penelusuran tim Kejari Ranai, Fredi Pemilik Toko Suara Gembira di Ranai mendapatkan kepercayaan untuk pembelian alat-alat olahraga dari Jasman Harun dan kontraktor pemenang lelang Asmadi selaku direktur PT Segi Lima Group. Fredi kata Josia, telah memalsukan surat dukungan dari CV Osalamik di Jalan Jembatan Lima Jakarta sebagai salah satu persyaratan untuk bisa mengikuti lelang. “Tim langsung terbang ke Jakarta dan memastikan surat dukungan itu. Ternyata setelah kita periksa, CV Osalamik yang dimaksudkan oleh tersangka tidak pernah mengeluarkan surat dukungan untuk proyek tersebut,” kata Josia di ruang kerjanya, Rabu (30/10). “Tidak hanya itu (syarat dukungan, red). Tapi dia (Fredi) juga memalsukan NPWP. NPWP itu juga bukan milik CV Osalamik,

tapi NPWP milik dia (Fredi),” tambahnya. Kejari Ranai kata Josia, akan terus menelusuri siapa saja yang ikut berperan dalam memuluskan atau turut membantu kejahatan korupsi. Termasuk siapa saja yang telah menerima imbalan atau suap dari para tersangka. “Kita akan dalami terus kasus ini. Saya tidak akan pandang bulu. Siapa saja yang terlibat, kita sikat,” kata mantan anggota Satuan Tugas (satgas) Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) RI ini. Para tersangka, lanjut Josia, telah membelanjakan alat-alat olah raga tidak sesuai spesifikasi dalam kontrak yang telah ditentukan Pemkab Natuna. Sehingga kerugian negara sangat besar. Josia mencontohkan, beberapa alat-alat olahraga yang tidak sesuai spesifikasi seperti, bola baik untuk sepak bola maupun voli, bola hanya di lem. Padahal dalam spek bola tersebut dijahit

rapi menggunakan tali polirutanea. Lempar lembing, katanya lagi, mudah patah dan tidak runcing, namun rata. Timbangan bodi yang seharusnya 150 kilogram yang dibeli hanya 100 kilogram. "Ini sudah keterlaluan. Alatalatnya tidak bisa dipakai oleh sekolah karena mudah rusak. Ini sudah total loss kerugian negara. Artinya, barangnya ada, tapi tidak bisa digunakan," kata mantan JPU Susno Duaji ini. Para tersangka kata Josia, akan dikenakan pasal 2 dan pasal 3 jo pasal 18 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sebagaimana diubah Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Undang-Undang nomor 31 tahun 1999. "Para tersangka akan kita jerat pasal 2 dan pasal 3. Dengan ancaman penjara 20 tahun dan seumur hidup," pungkasnya. (cr16)

TANJUNGPINANG POS

sai, tahun ini kita tinggal menyiapkan sarana prasarananya,” jelasnya. Suparno, Ketua DPRD Kota Tanjungpinang hanya mengetahui lokasi FTZ itu di Dompak dan Senggarang. Namun, dia tak mengetahui titik FTZ itu dimana termasuk berapa luasnya. Untuk itu, ia berniat memanggil Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Tanjungpinang untuk memaparkan dimana saja titik FTZ Tanjungpinang. “Saya sering ke Senggarang karena kantor kita disana. Tapi saya sama sekali tak tahu dimana lokasi FTZ itu,” katanya saat berbincang dengan koran ini di Kantor Gubernur Lama, tiga hari lalu. Setelah meminta BP Kawasan FTZ Tanjungpinang memaparkan data lengkap kawasan FTZ itu, maka pihaknya bersama anggota DPRD yang lain akan turun ke lapangan untuk meninjau lokasi FTZ itu sendiri. “Itu memang perlu. Kita akan tinjau nanti setelah titik-titik FTZ itu sudah ditentukan. Jadi, kita akan turun ke lapangan bersama-sama. Kalau bisa sekalian

saja dibuat patoknya,” harapnya. Terkait permintaan FTZ Tanjungpinang agar menyeluruh, sebelumnya sudah disampaikan Ketua Dewan Kawasan (DK) FTZ Batam Bintan Karimun dan Tanjungpinang ke Dewan FTZ Nasional, Menteri Koordinator Perekonomian. Saat itu, bukan hanya Tanjungpinang yang diusulkan menyeluruh. “Kita usulkan agar Tanjungpinang, Bintan dan Karimun dijadikan FTZ menyeluruh sama seperti Batam. Tapi tak semudah itu. Pusat pasti banyak pertimbangan,” ujar Sani baru-baru ini. Menurut Sani, pusat membutuhkan kajian dari daerah seperti kajian investasi, kajian ketenagakerjaan, kajian infrastruktur, kajian dampak ekonomi termasuk persetujuan DPRD setempat. Lis sendiri berharap agar Ketua DK memanggil mereka dan Bupati Bintan, Ansar Ahmad untuk membicarakan FTZ menyeluruh tersebut. Sebab, jika Pulau Bintan diusulkan FTZ menyeluruh, maka keterkaitan

kedua kabupaten/kota ini tidak bisa lepas. Catatan koran ini, saat ini Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur FTZ Tanjungpinang belum tersendiri dan masih satu paket dengan PP FTZ Bintan. KPBPB melalui Peraturan Pemerintah No.46/2007 untuk KPBPB Batam, PP No.47/2007 untuk KPBPB Bintan dan Tanjungpinang serta PP No.48/2007 untuk KPBPB Karimun. Pemerintah akhirnya menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 5 tahun 2011 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam menggantikan PP No.46 tahun 2007. Yang paling parah, kawasan FTZ Tanjungpinang masuk menjadi kawasan hutan sesuai SK Menhut No.436 Tahun 2013 tentang Penetapan Kawasan Hutan di Kepri. Butuh waktu lagi hingga SK Menhut tersebut diubah. Selain itu, biaya ganti rugi butuh proses yang lama. Sebab, penetapan tarif antara pemerintah dan masyarakat susah didudukkan. (mas)

Undang Teman .............................................. dari halaman 1 Adalah Abu (36), warga Galang yang masa kecilnya bermain dengan anak-anak pengungsi Vietnam. Pengungsian itu terjadi tahun 1979-1996 (7 tahun). Saat itu, usia Abu masih 2 tahun. Selama tujuh tahun, Abu bermain dengan ribuan teman kecilnya pengungsi Vietnam di Galang. Abu tak pernah sedetik pun melupakan Galang yang ini lebih dikenal eks camp Vietnam atau bekas kampung Vietnam tersebut. Bahkan, Abu sendiri sampai saat ini masih ingat ratusan nama teman-temannya yang kini sudah tinggal di Vietnam. Pria yang kini menjadi sekuriti di eks camp Vietnam tersebut selalu mencari keberadaan teman-teman kecilnya. Akhirnya, Abu bisa melampiaskan rasa rindunya di tahun 2012 lalu. Saat itu, seorang mantan warga eks Vietnam Galang mengunjungi tempat itu. “Kami juga disana saat dia berkunjung. Kami masih saling kenal meski sudah lama tak jumpa. Karena saat itu saya masih kecil. Sejak itulah saya komunikasi dengan teman-teman kecil yang kini tinggal di Vietnam. Tak lama kemudian, saya diundang ke Vietnam,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (31/ 10) kemarin di Sijantung, Galang-Batam. Abu liburan di Vietnam selama 7 hari. Ia hanya sempat jumpa 10 orang temannya diantara

ribuan teman kecilnya. Temantemannya berusaha menahannya agar tinggal lebih lama. Namun Abu tak bisa berlama-lama disana lantaran sudah ditunggu 2 anak dan istrinya. Selama di Vietnam, Abu mendapat ‘servis’ yang bagus. Silih berganti teman-temannya mengajak tinggal di rumahnya. Apalagi, sudah banyak temantemannya yang jadi pengusaha di Vietnam saat ini. “Mereka menahan saya. Mereka ingin saya jumpa dengan teman-teman yang lain. Sangat banyak teman kecilku disana, tapi tak sempat jumpa semua. Hanya jumpa 10 orang saja. Itu pun sudah mengobati hati ini,” kisahnya. Menurut Abu, pengungsi Vietnam terutama anak-anak kecil tidak bisa melupakan Galang. “Badan mereka di Vietnam. Kalau hatinya tetap di Galang. Meski mereka tak melihat kondisi kampung Vietnam saat ini, tapi mereka sangat merindukan tempat kecilnya itu. Itulah pengakuan mereka sama saya,” ceritanya. Abu sendiri tidak sulit berkomunikasi dengan teman-temannya karena sejak kecil, dia sudah mahir Bahasa Vietnam. Tahun 2014 nanti, teman-temannya berniat berkunjung ke Batam untuk melihat kampung Vietnam. Ia mengisahkan, ketika temantemannya dikembalikan ke negaranya, Abu sempat stress. Ia

sangat kehilangan. Galang mendadak sepi saat itu. Abu pun berusaha mencari kabar teman-temannya lewat radio. Setelah 17 tahun kemudian, Abu baru bisa bertemu para sahabat kecilnya itu. Pengungsi Vietnam yang sukses di negaranya, sudah banyak yang kembali berkunjung ke tempat itu. Namun, banyak juga yang sedih melihat kondisinya yang saat ini kurang terawat tersebut. Banyak bangunan yang harusnya jadi sejarah, kini sudah lapuk. Sekilas sejarahnya, kem pengungsi Galang adalah tempat pengungsian orang Vietnam pada tahun 1979-1996. Mereka sering dikenal sebagai manusia sampan. Mereka mengungsi ke Galang pakai perahu karena perang saudara di negaranya. Mereka datang ke Kepri dengan perahu dalam kondisi mengkhawatirkan. Sekitar 40 hingga 100 pengungsi berjejal di satu perahu kecil. Mereka menyebar di beberapa tempat seperti Natuna, Terempa, Anambas dan sekitarnya. UNHCR-PBB punmengumpulkan para pengungsi perang Vietnam ini di satu tempat di Galang. Sejak kehadiran mereka di Galang, Pulau Galang tiba-tiba terkenal di berbagai penjuru dunia. Pulau ini menjadi topik diskusi di PBB karena menjadi rumah bagi seratusan ribu manu-

sia perahu Vietnam. Saat menuju Galang, mereka terapung-apung selama berbulan-bulan di Laut China Selatan tanpa tujuan yang jelas. Banyak yang meninggal di tengah laut, tetapi yang lain berhasil mencapai wilayah Indonesia, termasuk Pulau Galang, Tanjungpinang dan pulau-pulau lain di dekatnya. PBB dan pemerintah Indonesia menyatakan Galang tempat yang aman sementara bagi pengungsi sebelum diproses untuk dipindahkan ke negara lain. Banyak orang Vietnam di Amerika, Eropa dan Australia bersyukur ketika mereka akhirnya menemukan kedamaian di Galang. Perkampungan ini dulunya mempunyai beberapa fasilitas, seperti klinik PMI, kantor administrasi dari PBB, tempat pendidikan anak-anak, tempat peribadatan/kuil, dan tempat makam bagi mereka yang meninggal dunia karena terserang penyakit. Selama berada di tempat ini, para pengungsi tersebut mempelajari Bahasa Inggris dan beberapa bahasa lain serta mengikuti berbagai latihan ketrampilan, sambil menunggu keputusan dari pihak PBB. Tempat ini kemudian ditutup oleh PBB secara resmi pada tahun 1997. Pada tahun 2000, kem ini berganti nama menjadi Wisata Sejarah Galang Batam. ***

iPad Air Diluncurkan ke Pasar

F-ADLY BARA HANANI/TANJUNGPINANG POS

ANTRE: Perahu motor di pelantar penyeberangan Tanjungpinang ke Pulau Penyengat mengantre menunggu giliran membawa penumpang.

2014, Anggaran ................... dari halaman 1 Heru Sukmoro, Kadis PU Provinsi Kepri, mengatakan, besarnya anggaran yang dipakai tahun 2014 karena pembangunan tidak jadi dilakukan tahun 2013 yang dianggarkan di APBD Perubahan. Saat itu, Dinas PU menganggarkan Rp72 miliar. Namun, Surat Edaran Kemendagri melarang proyek multiyears dianggarkan di APBDP. Sehingga, anggaran diperbesar di tahun 2014. Lanjutan pembangunan jembatan tersebut tetap multiyears yakni tahun 2014-2015. Total anggaran selama dua tahun nanti sekitar Rp408 miliar. Berarti, tahun 2015 nanti akan dianggarkan lagi sekitar Rp188 miliar. Gubernur Kepri, HM Sani mengatakan, pembangunan akan dimulai Januari 2014 nanti. Pembangunan bisa dilakukan lebih cepat karena proses lelang kegiatan fisik/proyek akan dilakukan Desember 2013 ini. Sehingga, Desember nanti sudah ada pemenang tendernya. Proses administrasi tendernya juga lebih cepat karena gambar atau Design Engineering

Detail (DED)-nya tidak berubah. Meski ada sedikit perubahan ada di bagian pagar agar bernuansa Melayu. Sementara itu, Mangara Simarmata, Kabid Bina Marga Dinas PU Pemprov Kepri, mengatakan, pembangunan jembatan itu harus rampung dua tahun. Diusahakan rampung Juni atau Juli 2015. “Kalau tak bisa rampung pertengahan tahun 2015, kita tetap selesaikan akhir tahun 2015 nanti. Kita yakin bisa rampung dua tahun,” jelasnya kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (30/10) lalu. Adanya keyakinan pihak PU bahwa pembangunan jembatan akan rampung paling lama dua tahun, karena mereka sudah mengadakan konsultasi dengan pakar jembatan dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Pakar dari ITB sudah turun ke lokasi melihat kondisi Jembatan 1 Dompak. Sudah dibuatkan termen-termen proses pembangunan yang akan dilakukan untuk menghemat waktu. Tiang pancang yang sudah

tertancap ke dasar laut masih layak pakai. Sehingga tak perlu dicabut atau dipotong. Hal ini juga salah satu yang mempercepat proses pembangunan nanti. “Makanya kita berani mengatakan dua tahun akan selesai dibangun. Karena kita sudah konsultasi dengan pakar jembatan dari ITB. Dia membedah bagaimana proses pembangunan dilakukan agar hemat waktu,” jelasnya. Jembatan 1 Dompak panjangnya sekitar 900 meter yang menghubungkan Pulau Dompak dengan Tanjungpinang. Jembatan dibangun di bawah Masjid Raya Dompak ke depan Ramayana. Sedangkan jalan penghubung sekitar 600 meter dari ujung jembatan ke jalan raya depan Ramayana. Saat ini, jalan penghubung tersebut sudah ditimbun dan tanahnya dikeraskan. Jembatan tersebut mulai dibangun tahun 2007 lalu dengan anggaran multiyears. Namun dalam perjalanannya, muncul masalah dan pembangunan mangkrak sekitar 3 tahun. (mas)

Kunjungan Turis .................. dari halaman 1 “Artinya, masih ada peluang untuk maskapai penerbangan untuk membuka rute baru atau menambah fligt,” ujar Fery, manajemen Angkasa Pura di Hotel Aston, baru-baru ini. Dilihat dari frekuensi penerbangan, 67 persen yang datang ke Tanjungpinang kurang dari 10 kali. Satu persen penumpang 50 kali bolak balik Tanjungpinang. Berdasarkan hasil survei independen yang diterima pihak pengelola bandara, penumpang yang datang ke Tanjungpinang memiliki kebiasaan yang berbeda-beda. Sekitar 46 persen langsung beli barang. Sekitar 40 persen suka karaoke, 77 persen membelanjakan uang di bawah Rp100 ribu dan 95 persen suka masakan Indonesia. Penumpang

yang dimaksud adalah lokal maupun wisatawan asing. Terkait masakan lokal, saat ini penumpang masih sering mengeluhkan restoran yang layak untuk disinggahi. Padahal, Garuda Indonesia sudah masuk ke Tanjungpinang yang biasanya membawa penumpang kelas menengah ke atas. “Ini juga peluang buat pengusaha makanan lokal. Kalau bisa dibangun restoran dekat bandara ini yang cukup bagus. Jadi, ketika penumpang turun, mereka langsung makan di restoran. Jangan siapkan masakan asing. Sebab, 95 persen turis suka masakan kita,” bebernya lagi. Untuk pembelian barang, penumpang juga masih menemui kendala. Sebab, belum ada tempat penualan souvenir atau

kebutuhan lainnya di dekat bandara. Jika dilengkapi supermarket, dan pusat oleh-oleh, maka akan menambah pelayanan bagi pendatang atau penumpang yang masuk ke Tanjungpinang. Dilihat dari profil penumpang, 32 persen penumpang datang ke Tanjungpinang untuk berbisnis. Sekitar 10 persen untuk pendidikan, 23 persen untuk bertemu dengan keluarganya, 7 persen untuk berwisata dan lainnya. Minimnya tujuan berwisata ke Tanjungpinang menjadi pertanyaan tersendiri. Sebab, di luar daerah, Tanjungpinang dikenal dengan Pulau Penyengatnya. Hal itu dikarenakan wilayah bersejarah dan sering diberitakan koran dalam dan luar negeri. (mas)

CALIFORNIA - Studi baru menunjukkan bagaimana panas yang dihasilkan dari meluncurnya asteroid menembus atmosfer dan menabrak permukaan planet, bisa berpotensi memunculkan kehidupan. Dilansir Astrobio, Jumat (1/11), dampak dari hantaman asteroid bisa menjadi tempat berlindung bagi mikroorganisme atau bahkan melahirkan potensi asal usul kehidupan. Peristiwa asteroid atau komet yang menabrak permukaan

Alamat Redaksi: Komplek Pinlang Mas No.15 Lt 2-3 JL.DI Panjaitan-Batu IX Tanjungpinang, Telepon : (0771) 7447234 (hunting), Fax (0771) 7447085

Chairman Chief Executive Officer Presiden Komisaris Wakil Presiden Komisaris Komisaris Direktur

: : : : : :

Rida K Liamsi. Makmur. Socrates. Asnida Syukur. Hasan Aspahani. Candra Ibrahim.

: Candra Ibrahim.

Dewan Redaksi

: Candra Ibrahim (Ketua), Arham, Sigik Rahmat, Nurali Mahmudi, Dinir M Sono. : Sutan J Siregar SH.

Ombudsman

: : : :

Arga Permadi. M Nur Hakim. Arham. Sigik Rahmat.

CALIFORNIA - Beberapa toko ritel andalan Apple kabarnya akan mengisi rak-raknya dengan iPad Air hari ini, Sabtu (2/ 11).

Informasi ini berasal dari situs 9to5mac yang menyampaikan bahwa toko-toko besar di Amerika Serikat (AS) akan menerima tablet terbaru besutan

Redaktur Pelaksana: Nurali Mahmudi. Koordinator Liputan: Dinir M Sono. Redaktur: Martunas Situmeang, Abdul Rasyid Daulay. Asisten Redaktur: Martua Butarbutar, Slamet Nofasusanto, Abas. Reporter: , Febrima Surya, Taufik A Habu, Yusfreyendi, Andri Dwi Sasmito, Suhardi, Yuni Astuti, Desi Liza Purba, Adly Hanani (Fotografer). Manajer Adm/Umum/Keuangan/HRD : Arga Permadi Manajer Iklan : M Nur Hakim Manajer Pemasaran & EO : Mider Sinaga Kepala Perwakilan Batam : Zakmi Biro Lingga : Tengku Irwansyah Biro Karimun : Alrion Biro Anambas : Roni Kadep Pracetak/Layout/Perwajahan : Heru Irawan (Pjs) Kabag Layout/Perwajahan : Sakban Hasibuan Kabag Pracetak : Rijon Sitohang Staf Pracetak : Fauziahmadrisa Syafrul Amri Jaringan/IT/Online : Syafrinaldi

Dicetak pada : PT Ripos Bintana Press. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

planet diduga mampu memunculkan kehidupan baru. Akan tetapi, ilmuwan berpikir bahwa tidak semua planet berpotensi memunculkan kehidupan. Ilmuwan Inggris yang melaporkan di European Planetary Science Congress mengungkapkan, planet yang tidak bisa dihuni seperti suhu yang terlalu ekstrem tidak bisa memunculkan kehidupan. Gilmour dari Open University di Inggris menjelaskan, permukaan

yang mengandung es atau air yang dihantam oleh asteroid yang panas, memunculkan kombinasi sistem hydrothermal. Selain itu, munculnya komponen organik mendukung molekul awal untuk kehidupan. Kombinasi tersebut bisa menciptakan bahan yang diperlukan bagi kehidupan seperti yang terjadi di Bumi. Ilmuwan berpikir bahwa dampak hantaman sebagai habitat dari kandidat potensial

Android Kuasai 81 Persen Pasar Smartphone CALIFORNIA - Sistem operasi (OS) Android menguasai 81,3 persen pasar smartphone global pada kuartal III/2013. Menurut perusahaan riset Strategy Analytics, jumlah itu naik dari 75 persen pada kuartal yang sama tahun lalu. Dilansir Cnet, Jumat (1/11), pengapalan ponsel Android tercatat mencapai 204,4 juta unit pada kuartal III/2013, naik dari 129,6 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, Apple (iOS) menempati posisi kedua tapi mengalami penurunan menjadi 13,4 persen dari 15,6 persen dengan total pengapalan smartphone 33,8 juta unit. "Apple mengalami kemerosotan karena absen di pasar smartphone low-end. Android harus mengambil peluang pengapalan dari Apple jika OS itu tetap tumbuh di masa depan, tapi tidak dalam waktu dekat ini mengingat iPhone 5S tengah populer dan akan membantu Apple pada kuartal IV/2013," jelas analis senior Strategy Analytics Scott Bicheno.

Rumah Cantik

Strategy Analytics juga merinci pangsa pasar OS mobile lainnya pada kuartal III/2013 dengan perbandingan pada periode yang sama tahun lalu. Selanjutnya, Windows Phone berada di posisi ketiga dengan pangsa pasar 4,1 persen naik dari 2,1 persen dengan total pengapalan 10,2 juta unit, naik dari 3,7 juta unit. Dengan pencapaian ini, Windows Phone disebut sebagai platform smartphone dengan pertumbuhan paling cepat. Namun OS mobile Microsoft ini masih membutuhkan dorongan besar di sejumlah negara. Pertumbuhan Microsoft hampir sepenuhnya karena Nokia dan perusahaan akan terus menambah portofolio Lumia di Eropa,Asia, dan Amerika Serikat (AS). "Namun Microsoft jelas masih pada tingkat rendah di pasar dunia dan sedang berjuang mendapatkan traksi yang serius di beberapa pasar utama seperti Jepang, Korea Selatan," tutur Executive Director Strategy Analytics Neil Mawston. (net)

Salon Rias Pengantin dan SPA

Sylvi

Jl. D.I Panjaitan No.16 Km.8 Tanjungpinang - Kepri

untuk tempat kelahiran kehidupan di Bumi. Untuk menjaga habitat dalam kawah asteroid tersebut, maka planet harus secara konstan memasok air dan nutrisi. Terdapat kawah asteroid raksasa yang pernah diteliti dan diukur dengan lebar diameter 24 kilometer. Dinamakan Boltysh, kawah asteroid diameter terbesar ini ditemukan di wilayah Ukraina dan ditaksir berusia 65 juta tahun lalu. (net)

CALIFORNIA - Sejumlah perusahaan teknologi termasuk Google, Apple, dan Microsoft, menyerukan kepada Komite Kehakiman Senat Amerika Serikat (AS) agar secara substansial mereformasi praktik pengawasan massa pemerintah AS. Kerjasama perusahaanperusahaan ini merupakan bentuk perlawanan terhadap National Security Agency (NSA). Dilansir Cnet, Jumat (1/11), Google, Apple, Microsoft, Yahoo, Facebook, dan AOL, menulis surat dalam bentuk pdf kepada anggota utama Komite Kehakiman Senat pada Kamis 31 Oktober, untuk mendesak anggota parlemen mereformasi praktik pengawasan

0% 2 n o Diskktober O

DAFTAR HARGA RATA-RATA BAHAN POKOK DAN BARANG STRATEGIS DIWILAYAH KABUPATEN BINTAN

CALFORNIA - Belum lama ini pengguna aplikasi Twitter untuk Android dan iPhone telah melihat perbedaan pada tampilan jejaring sosial tersebut di perangkatnya. Bukan hanya memberikan tautan foto dan video pada sebuah tweet, kini foto dan video tersebut langsung muncul di timeline pengguna, bahkan tanpa harus membuka tautan terlebih dulu. Namun demikian, perubahan yang terjadi dalam tampilan “si burung biru” tersebut tidak selamanya disambut baik. Dalam situs Mashable, disebutkan banyak pengguna yang justru tergganggu dengan adanya tampilan yang lebih banyak foto dan video secara otomatis di timeline mereka. Ada cara sederhana yang disebutkan untuk menghilangkan tampilan tersebut. Anda cukup memilih “Setting” dalam aplikasi, kemudian pilih menu “Image Previews”. Selanjutnya, tandai “Tweet Media” dengan pilihan “Do not inform me before showing media that may be sensitive.” Langkah tersebut akan membuat timeline Anda terbebas dari gambar maupun video yang tidak Anda kehendaki. Seperti diketahui sebelumnya, tampilan baru Twitter ini tak hanya hadir di aplikasi Android dan iPhone tetapi juga Twitter versi web. Kemudahan yang diberikan Twitter kali ini bukan tidak mungkin akan membuat banyak timeline para pengguna dengan foto dan video promosi. Selamatkan timeline Anda seelum merasa terganggu. (net)

5.

- VEGY GETAR - VEGY MULUT - VEGY BULU - VEGY GETAR GOYANG - BONEKA FULL BODY

www.galerikecantikan.com

Jl. A.Yani (Simpang Kuantan No.1 Bt.5 Atas) Samping Kiri KODIM

&

4.

6.

7.

8.

9 10

11

12 13 14 15 16 17 19 20

3

4

JENIS BARANG

SATUAN

BERAS * BULOG * KUALITAS MEDIUM * KW ATAS GULA PASIR * LOKAL * IMPORT MINYAK GORENG * BIMOLI * FORTUNE * CURAH MENTEGA * MENTEGA BLU BAND * MENTEGA KILOAN * TEPUNG TERIGU * SEGITIGA BIRU(kw Medium) * CAKRA KEMBAR DAGING SAPI DAN AYAM * DAGING SAPI IMPORT * DAGING SAPI LOKAL * DAGING AYAM BROILER * DAGING AYAM KAMPUNG TELUR AYAM * A ( BESAR ) * B ( SEDANG ) * C ( KECIL ) * TELUR AYAM KAMPUNG CABE * CABE MERAH * CABE HIJAU * CABE RAWIT BAWANG * BAWANG MERAH * BAWANG PUTIH SUSU KENTAL MANIS (KRIMER) * MERK PRENJAK * MERK INDOMILK * MERK BENDERA BUBUK

* MERK DANCOW * MERK BENDERA * MERK SGM * MERK LACTOGEN GARAM BERYODIUM * KASAR * HALUS KACANG KEDELAI * EKSPOR/IMPOR * LOKAL KACANG HIJAU KACANG TANAH MIE INSTANT IKAN ASIN TERI JAGUNG PIPILAN KERING (bukan untuk pakan unggas) GAS ELPIJI HARGA BARANG STRATEGIS SEMEN - SEMEN TIGA RODA - SEMEN PADANG - SEMEN HOLCIM BATU BATA - BATAKO - BATA MERAH BESI (FULL) - 6 mm - 8 mm - 10 mm - 12 mm PUPUK NON SUBSIDI - UREA - SP

HARGA ( Rp ) PASAR TANJUNG UBAN PASAR KIJANG

1 KG 1 KG 1 KG

Rp Rp Rp

8.000 11.000

Rp Rp Rp

8.000 11.000

1 KG 1 KG

Rp Rp

9.000

Rp Rp

9.000

2 LITER 1 LITER 1 KG

Rp Rp Rp

23.000 11.000 11.000

Rp Rp Rp

23.000 11.000 11.000

1 KG 1 KG

Rp Rp

22.000 12.000

Rp Rp

22.000 11.300

1 KG 1 KG

Rp Rp

7.500 8.000

Rp Rp

10.800 11.800

1 1 1 1

KG KG KG KG

Rp Rp Rp Rp

80.000 120.000 35.000 70.000

Rp Rp Rp Rp

85.000 120.000 31.000 70.000

BUTIR BUTIR BUTIR BUTIR

Rp Rp Rp Rp

1.400 1.300 1.200 2.200

Rp Rp Rp Rp

1.400 1.300 1.200 2.200

1 KG 1 KG 1 KG

Rp Rp Rp

54.000 34.000 26.000

Rp Rp Rp

52.000 28.000 22.000

1 KG 1 KG

Rp Rp

16.000 16.000

Rp Rp

16.000 16.000

KALENG KALENG KALENG

Rp Rp Rp

7.500 8.500 8.500

Rp Rp Rp

7.300 8.700 9.000

Rp Rp Rp Rp

37.000 35.000 30.000 72.000

Rp Rp Rp Rp

39.200 33.300 32.000 71.300

1 KG 1 KG

Rp Rp

3.000 4.000

Rp Rp

3.500 5.000

1 KG 1 KG 1 KG 1 KG BUNGKUS 1 KG 1 KG

Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp

11.000 15.000 17.000 1.800 60.000 -

Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp

11.800 16.400 18.600 1.800 60.000 -

3 KG

Rp

16.000

Rp

16.000

ZAK ZAK ZAK

Rp Rp Rp

65.000 65.000

Rp Rp Rp

64.000 63.000

BUAH BUAH

Rp Rp

2.100 1.700

Rp Rp

2.000 1.700

BATANG BATANG BATANG BATANG

Rp Rp Rp Rp

18.000 32.000 56.000 85.000

Rp Rp Rp Rp

19.000 36.000 58.000 80.000

KG KG

Rp Rp

8.000 6.000

Rp Rp

8.000 6.000

1 1 1 1

400 300 600 750

Gr Gr Gr Gr

Tanjungpinang, September 2013 KEPALA DINAS KOPERASI, UKM PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN BINTAN EDI PRIBADI, SE, MM Pembina Utama Muda NIP.19630616 198909 1 003

Dekor Antik

Cukup 30 Kapsul penghancur lemak untuk melangsingkan perut paha, lengan & tubuh. Dalam 1 Minggu turun 2-6kg. 100% Natural untuk Pria& Wanita

AKSESORIS P / DEWASA

3 .

2

www.galeripelangsing.com KOSMETIK :

Setelah di oles & dipompa langsung tambah besar, panjang kuat & tahan lama dan juga mengobatik ejakulasi dini. Dengan hasil permanen...Cukup 1set untukm selamanya.. Terbukti .. !!!

2 .

1

Show Room : Jl. D.I Panjaitan Km.8 No.16-17 Telp : 0771 443564 / HP : 0812 7083 8055 Tanjungpinang _ Kepulauan Riau email : decorantiq2002@yahoo.com

PIN BB : 26AE32EF

TG.PINANG : 081277454454/081991311555 0812 7745 4454

utama. NSA merupakan salah satu badan pengawas intelijen terbesar dan lembaga penyadap di AS, sekaligus tempat kerja whistleblower Edward Snowden, sebelum ia memutuskan membocorkan sejumlah dokumen penting NSA kepada media pada Juni. Dokumen itu membuka mata publik mengenai pengumpulan data pemerintah kepada warga AS melalui perekaman selular dan metadata dari perusahaan-perusahaan internet. NSA dan pemerintah Barack Obama berdalih bahwa program pengawasan dilakukan untuk melindungi warga Amerika dan melacak teroris asing. (net)

DINAS KOPERASI UKM DAN PERINDUSTRIAN PERDAGANGAN KAB.BINTAN

Tips Hilangkan FotoVideo ‘Mengganggu’ di Twitter

Spesial Kain Gordyn, Vitrage, Kain Sofa, Roman Shades, Karpet Wallpaper, Vertical Blind, Roller Blind, Wood Blind, Service Sofa, dll

JAMAICA OIL + VACUUM

- PENGGELI - PENY GETAR KECIL/BESAR - PENY GETAR GOYANG - PENY TEKUK MANUAL - PENY MAJU MUNDUR

NSA. Selain itu juga meminta pengawasan tambahan dan mekanisme yang dapat dipercaya untuk program mata-mata. "Transparansi merupakan langkah pertama yang penting untuk sebuah debat publik, tapi jelas masih banyak yang harus dilakukan. Kami mendesak pemerintah untuk bekerjasama dengan Kongres dalam menangani reformasi penting yang akan membutuhkan transparansi besar dan membangun kembali kepercayaan dari pengguna internet di seluruh dunia," demikian isi surat yang tersebut. Program pengawsan NSA memang tengah menjadi perhatian

PEMERINTAH KABUPATEN BINTAN

1 .

Interior Rumah - Kantor

Setiap hari : Senin - Jum’at : 11.00 - 19.00/ Sabtu : 08.00 - 20.00

Menerima Rias Pengantin Rias Wisuda Fashion Show Special Event

na dilansir Softpedia, Jumat (1/ 11). Lebih lanjutnya lagi berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Apple akan memberi diskon

untuk tablet tertipis dan teringannya itu selama satu hari saja. Sebagaimana diketahui, iPad Air merupakan tablet andalan terbaru kebanggaan Apple. Bagaimana tidak, selain membentangkan layar seluas 9,7 inci dengan dipacu prosesor A7, seperti pada perangkat iPhone 5S yang resmi memulai debutnya pada bulan lalu. Tak hanya itu, iPad Air juga menawarkan layar Retina yang siap menambah pengalaman penggunaan. iPad Air hadir dalam dua warna yaitu Silver dan Space Gray. Tablet baru Apple ini akan dilepas mulai dari USD499 atau sekira Rp 5,6 juta (kurs Rp 11.272 per dollar) untuk versi 16GB WiFi. (net)

Perusahaan Teknologi Bersatu Lawan NSA

Tarif Iklan Halaman Muka (FC) Rp. 30.000,-/mm kolom. Halaman Muka ( BW) Rp. 25.000,-/ mm kolom. Halaman Dalam,(FC) Rp. 25.000,-/ mm kolom. Halaman Dalam ( BW) Rp. 15.000,-/ mm kolom. Iklan Umum/Display (BW) Rp. 15.000,-/mm kolom. Iklan Ucapan Selamat (FC) Rp. 7.000,-/mm kolom. Iklan Ucapan Selamat (BW) Rp. 3.500,-/ mm kolom. Iklan Dukacita Rp 3.500,-/mm kolom. Sport Color Rp 7.000,/mm kolom. Advertorial Rp. 5.000,-/ mm kolom.

raksasa Cupertino itu. “Beberapa toko ternama di seluruh Amerika Serikat diperkirakan menerima 500-1.000 unit iPad Air,” tulisnya, sebagaima-

NO

PIN BBM 21043C5A

Diterbitkan Oleh: PT Batam Intermedia Pers Terbit sejak tanggal 28 Oktober 2009

Pimpinan Umum/GM/Penjab Wakil GM/Pimpinan Perusahaan Wakil Pimpinan Perusahaan Pemimpin Redaksi Wakil Pemimpin Redaksi

Teknologi Informasi

Potensi Hantaman Asteroid Munculkan Kehidupan di Planet

Telp : 085272751000

TANJUNGPINANG POS

11

Dipacu Prosesor A7

Pemko Siapkan ............................................. dari halaman 1 Saat ini, Pemko sedang mendata kembali titik FTZ Tanjungpinang baik yang di Dompak maupun yang di Senggarang. Ditanya luas FTZ Tanjungpinang, Syahrul menjawab dengan ragu. “Saya tak tahu pasti. Mungkin 1.000 hektare,” katanya singkat. Data base titik dan luas FTZ Tanjungpinang harus dilakukan agar bisa diketahui berapa banyak lahan yang akan dibebaskan. Bukan lahan FTZ saja, namun banyak lahan yang harus dibebaskan nanti seperti pembangunan sekolah, lokasi pengganti Lapangan Pamedan dan lainnya. Sebelumnya, Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah, mengatakan, mengurusi persoalan FTZ Tanjungpinang itu sendiri sangat rumit. Harusnya, saat ini FTZ sudah bisa jalan jika persoalan lahan bisa diselesaikan empat tahun silam. “Makanya kita bingung. Empat tahun perkembangan FTZ di Tanjungpinang ini tak ada perubahan. Jika dulu sudah sele-

MINGGU 3 NOVEMBER 2013

VACUM + CREAM PAYUDARA PENGGEMUK BADAN IDEAL PENINGGI BADAN SUPER VITALITAS A PEMERAH BIBIR SENSUAL B CIALIS 20/50mg OBAT FRIGID PEMITUH MUKA & BADAN E SPRAY TAHAN LAMA LINTAH OIL N V6/VIAGRA ARABIAN OIL SARI RAPET VEGT KESAT G MAXIMUM POWER COBRA OIL PENGHILANG BEKAS LUKA OBAT6499 JERAWAT PATENT BATAM : 0778-750 / 08131113 6499 6663 BATAM : 07781113- 750 / 0813 6663 PENGHILANG CELULITE Perum Golden Land Blok D No.57 Simpang Kara Batam Centre

IKLAN RAGAM CONVERSATION CLUB

TANPA MENGHAFAL & LANGSUNG PRAKTEK! Di Jamin... You Can Speak English!!

Pelatih : Juara Tingkat Nasional, Pengalaman melatih di Perusahaan Swasta & Pemerintah (Tanjungpinang, Batam, Lobam & Lagoi), Gabungan Lulusan Dalam & Luar Negeri. ENGLISH CLINIC : Tanjungpinang & Batam. Call/ SMS : 0813 6472 2149/ 0852 7202 0741/ 0812 2226 0815/ 0856 6828 6736/ FB : eenngglliisshh cclliinniicc

IKLAN BARIS TERIMA PESANAN HOME INDUSTRI ARTHA LANGGENG MENERIMA PESANAN KERIPIK KACANG DANBILIS. ANDA BERMINAT HUBUNGI HANDPHONE : 0 8 5 2 7 2 5 8 5 9 6 4 SENTURY MENERIMA PESANAN ECERAN DAN GROSIR SEMBAKO DAN KEBUTUHAN A N D A S E H A R I - H A R I HUBUNGI SEGERA : EVI 085272116524 MNRIMA PSANAN GITAR LISTRIK BRBGAI MERK & TYPE / KEINGINANMU,HARGA 1,5 S/D 3JT. TRSEDIA JUGA GTR SCHECTER HUBUNGI NOMOR :0 8 7 7 5 9 8 8 8 8 1 6

MENJUAL

TANJUNGPINANG POS

KORAN TERBESAR DI KEPULAUAN RIAU

CALL : 0771 - 7447234

GTR FENDER STRATOCASTER 1,8JT NEGO, IBANEZ GIO 2,4JT NEGO,FX ZOOM G1 700RB NEGO,TERSEDIA JGA MIC SHURE SM,KBEL JACK,SOFT CASE.HUB.085272737257

DIJUAL MOBIL DIJUAL CEPAT TOYOTA KIJANG LSX LONG TH.2000, MULUS. HUB.081270855854 DIJUAL CEPAT TOYOTA KIJANG LGX TH.1998, SANGAT MULUS. HUB.082391461551 TOKO BAJU PINANG FASHION MENJUAL BERBAGAI JENIS PAKAIAN PRIA & WANITA DARI ANAK-ANAK HINGGA DEWASA ALAMAT : JL. BRIGJEN KATAMSO KM.2 TPI AMAN MULIA MENJUAL BERBAGAI TAS, SEPATU KOPER, DAN AKSESORIS LAINNYA. ALAMAT : JALAN D.I PANJAITAN SEBELAH PINANG LESTARI KM.9 BINTANCENTER

MODEL DAN BAHAN-BAHAN TERBARU ALAMAT : JL. MT. HARYONO NO.6 SAMPING KANTOR PM HUBUNGI : 085272502851

DIJUAL RUMAH DIJUAL RUMAH JLN SUTAN SYAHRIR NO.21 YUDOWINANGUN, LT 420M2, HRGA 600JT NEGO, SHM. HUB 081355020110 (TANPA PERANTARA) DIJUAL RMH BRSRTIFIKAT 3KT + 3KM, PAM, FULL KRMIK & TRALIS,PGR,GARASI,LOKASI JL.ST.MAHMUD T.UNGGAT NO.36A HUB. 08117049295(HASYIM),082170689275(BUDHIYAH)

RENTAL MOBIL MENERIMA RENTAL MOBIL, ANTAR JEMPUT, SUPIR BERPENGALAMAN.HUB.085264989945

KEHILANGAN STNK AN.LENI MARLINA NO.0067965/KR/ 2012, PLAT BP5820BM,RNGKA:MH 31KP001CK269353,MESIN 1KP 268674.HILANG DIPERKIRAKAN SKTR PRIMA INDAH

RUMAH KOST MENERIMA KOS PUTRI ALAMAT : PERUMAHAN KIJANG KENCANA IV BLOK F NOMOR : 76 HUB : 081268040789/081372825598

LOWONGAN KERJA SLESMAN,PNGNTAR BRG,SYRAT:DOMISILI DI TPI,JJR,RJN,MMPU BWA MBIL.FSLTS: BNUS,KMISI,GJI,BBM.LMRN LGSG ANTR KE JLN.CMPEDK NO.21 C. HP:085664530123 DICARI ADM KANTOR : PENDIDIKAN MIN SLTA/STM.MAHIR WORD&EXCEL LAMARAN KE : 081991667711


10

MINGGU 3 NOVEMBER 2013

TANJUNGPINANG POS

MINGGU 3 NOVEMBER 2013

TANJUNGPINANG POS

3

Sastra

Kehadiran Doni Terus Membayangi WAJAHNYA LUMAYAN TAMPAN, NAMUN TERLIHAT AGAK BODOH (1) Oleh : Hendy Syk

D ANDA mungkin sering ke Kawasan Kota Lama Tanjungpinang. Kini, di sana, tepatnya di Jalan Pos, ada sesuatu yang beda, dengan adanya sentuhan senimanseniman yang punya kepedulian terhadap kota ini. Ya, beragam lukisan tiga dimensi akan terlihat di sana. Bahkan, tempat ini pun menjadi objek berfoto pengunjung untuk berikutnya diyakini ditempatkan di dunia maya. Ya, karya kualitas luar biasa itu

Tanjungpinang Painting Art

AKSI NYATA, LUKISAN DI JALAN POS dipersembahkan seniman-seniman Tanjungpinang yang tergabung dalam “Tanjungpinang Panting

Art�. Mungkin belum terlalu populer komunitas ini. Ya, usianya juga baru lima bulan. Baru lima bulan terakhir terbentuk. Hanya, komunitasnya muda, bukan berarti anggotanya orangorang baru. Bahkan, ternyata, di antara anggotanya telah berkiprah dalam dunia seni lebih 10 tahun terakhir. Tak hanya itu, jika dilihat perjalanan mereka, bahkan sudah pernah mengikuti berbagai event pameran di luar daerah. Nama Kepulauan Riau telah pernah mereka harumkan di ajang temu karya taman budaya se -nusantara di Jambi beberapa bulan yang lalu. Tentu, untuk kegiatan lokal yang diadakan Pemko Tanjungpinang, mungkin tak terhitung lagi buah karya mereka. “Pada dasarnya seniman yang tergabung, membuat suatu karya untuk komersil dan untuk kepuasan seniman itu sendiri dan untuk dinikmati oleh orang lain,� kata

HOK-KIAN   ďź?



 !

ďź? 

"#



$%



&'



()*



+,ďź?-



./



0



123ďź?456

Junaidi yang saat ini menjadi koordinator komunitas ini. Nah, atas kepedulian mereka, satu karya pun dipersembahkan untuk Kota Tanjungpinang. Kebetulan, saat itu ide pembuatan karya itu atas arahan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Tanjungpinang, Efiyar M Amin. “Kami terkejut, pengunjung sudah berfoto-foto. Padahal pengerjaan belum selesai,� tambah Junaidi. Kini, lukisan tiga dimensi itu sudah selesai. Banyak objek yang bisa dijadikan tempat berfoto untuk diabadikan. Lukisan yang memang dibuat atraktif dan hidup, membuat seolah-olah penumpang bisa berinteraksi dengan yang ada di lukisan itu. “Kami berterima kasih ke Pemko Tanjungpinang khususnya karena memberikan fasilitas untuk berkarya. Tentu, ke depan kami tetap berharap untuk adanya fasilitas lagi yang bisa kita

NO.

NAMA KAPAL

1. KM. BINAIYA

Tanjungpinang Pos, sejak terbit—setiap terbitan hari Ahad—telah menyediakan satu halaman untuk menyiarkan karya sastra, terutama karya sastra kreatif, asli dan tidak plagiat ataupun jiplakan. Dalam kaitan itu, karya-karya anak muda (seusia sekolah dan mahasiswa) demikian diharapkan dapat mengisi hala-

RENCANA BERANGKAT

2013

TUJUAN

JAM

HARI

TANGGAL

JAM

DARI

HARI

TANGGAL

BLINYU

SABTU

2 Nov 13

08.00

KIJANG

SABTU

2 Nov 13

11.00 SERASAN - PONTIANAK - SURABAYA

LETUNG - TAREMPA - NATUNA - MIDAI (PP)

0813 5906 1080

2. KM. SIRIMAU

BLINYU

KAMIS

7 Nov 13

10.00

KIJANG

KAMIS

7 Nov 13

BLINYU-TG.PRIOK-SEMARANG14.00 BATULICIN-MAKASAR-LARANTUKAKALABAHI-KUPANG

0857 8322 3229

3. KM. BINAIYA

LETUNG

SELASA

12 Nov 13

06.00

KIJANG

SELASA

12 Nov 13

09.00

PENGOBATAN HOK-KIAN

4. KM. BINAIYA

BLINYU

SABTU

16 Nov 13

08.00

KIJANG

SABTU

16 Nov 13

11.00 SERASAN - PONTIANAK - SURABAYA

21 Nov 13

BLINYU-TG.PRIOK-SEMARANG23.00 BATULICIN-MAKASAR-LARANTUKAKALABAHI-KUPANG

SOLUSI TEPAT MENUJU SEHAT

Pengobatan Hok-kian sudah Menerima Penghargaan Dari Pusat Pengurus Besar Indonesia Tingkat Nasional

5

KM. SIRIMAU

BLINYU - TG.PRIOK

LETUNG - TAREMPA - NATUNA - MIDAI -

21 Nov 13

19.00

KIJANG

KAMIS

1. PERUBAHAN SCHEDULE TSB DIATAS BILA ADA PERUBAHAN / KOREKSI AKAN KAMI BERITAHUKAN. 2. KEPADA CALON PENUMPANG PEMBELIAN TIKET AGAR SESUAI IDENTITAS. 3. KHUSUS LANSIA (60 TH KEATAS) HARAP LAMPIRKAN FOTO KOPY KTP YG MASIH BERLAKU UNTUK MENDAPATKAN DISCOUNT 20% 4. KETERANGAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI PT. PELNI CABANG TANJUNGPINANG

TELP. 0771 - 21513 dan Website PT.PELNI : www.pelni.co.id 5. 1 (SATU) Jam sebelum kapal tiba sudah dipelabuhan

“Nama saya Doni, Tante.â€? “Doni? Doni‌ Ya Tuhan! Kau benar-benar Doni?â€? Saya langsung tersentak dan bangun. Rasa bersalah, sesal dan berbagai perasaan aneh lainnya menerpa diri saya saat itu juga. Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film yang diputar di kepala saya. Baru sekarang saya menyadari betapa jahatnya perbuatan saya dulu. Rasanya seperti mau mati saja saat itu.

Ya, saya harus mati‌, mati‌, mati‌ Ketika tinggal se-inchi jarak pisau yang akan saya goreskan ke pergelangan tangan, tiba-tiba bayangan Doni melintas kembali di pikiran saya. Ya Doni, Ibu akan menjemputmu

Doni‌ Sore itu saya memarkir mobil biru saya di samping sebuah gubuk, dan Bram dengan pandangan heran menatap saya dari samping. “Lina, apa yang sebenarnya terjadi?â€?

“Oh, Bram, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal yang telah saya lakukan dulu.� Tetapi aku menceritakannya juga dengan terisak-isak. ..(bersambung)

man dimaksud. Sehingga pada gilirannya daerah ini, Provinsi Kepulauan Riau, khususnya Kota Tanjungpinang lahirlah atau muncullah lagi pengarang-pengarang karya sastra yang mumpuni sebagaimana generasi sebelumnya. Seperti Raja Ali Haji, Haji Ibrahim Datuk Kaya Muda

Riau, dan Aisyah Sulaiman. Berkesinambung dengan generasi Sutardji Calzoum Bachri, Rida K Liamsi, Hasan Junus, dan Ibrahim Sattah. Belanjut sehingga sehingga generasi Husnizar Hood sampai dewasa ini. Adalah karya sastra dari anak-anak muda yang dimuat di halaman sastra koran ini, terutama di masa mendatang per-

lu kiranya diberi sentuhan berupa terokaan, tilikan atau dedahan. Sehingga karya anak-anak muda itu mendapatkan jalan, untuk melahirkan karya yang menjulang dan terbilang di pentas sastra nasional. Untuk itu kita percayakan kepada sastrawan Abdul Kadir Ibrahim, yang mulai dimuat awal bulan November ini. ***

�Taman Kreativitas Sastra� Tanjungpinang Pos

RENCANA TIBA

KAMIS

Sampai suatu malam. Malam di mana saya bermimpi tentang seorang anak. Wajahnya agak tampan namun tampak pucat sekali. Ia melihat ke arah saya. Sambil tersenyum ia berkata, “Tante, Tante kenal mama saya? Saya lindu cekali pada Mommy!â€? Setelah berkata demikian ia mulai beranjak pergi, namun saya menahannya, “Tunggu‌, sepertinya saya mengenalmu. Siapa namamu anak manis?â€?

Pengantar Redaksi

DARI

BLINYU

Saat usia Putri 2 tahun Dimas meninggal dunia. Doni sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk. Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan membuat saya menyesal seumur hidup. Saya pergi meninggalkan kampung kelahiran saya beserta Putri. Doni yang sedang tertidur lelap saya tinggalkan begitu saja. Kemudian saya tinggal di sebuah gubuk setelah rumah kami laku terjual untuk membayar hutang. Setahun, 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun.. telah berlalu sejak kejadian itu. Saya telah menikah kembali dengan Bram, seorang pria dewasa. Usia pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Bram, sifat-sifat buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Putri telah berumur 12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Doni dan tidak ada lagi yang mengingatnya.

ULASAN PUISI

JADWAL KEDATANGAN DAN KEBERANGKATAN KAPAL PENUMPANG PT.PELNI DI PELABUHAN KIJANG, TANJUNGPINANG DAN BATAM NOVEMBER

CHINA

ALAMAT : Bt. 8 Jl. Baru Arah Rumah Sakit Provinsi No.16 Tanjungpinang

fungsikan untuk mempromosikan wisata Tanjungpinang, khususnya di dunia perupa,� pungkas Junaidi. Saat ini, anggota komunitas ini belum banyak, baru 10 orang. Tentu, bukan hal mudah menyatukan satu pemikiran di antara seniman. Terlebih, diketahui pekerjaan seni tidak selalu dinilai dengan uang. (suhardi)

ua puluh tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki, wajahnya lu mayan tampan namun terlihat agak bodoh. Dimas, suamiku, memberinya nama Doni. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain saja untuk dijadikan budak atau pelayan. Namun Dimas mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya membesarkannya juga. Di tahun kedua setelah Doni dilahirkan saya pun melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya menamainya Putri. Saya sangat menyayangi Putri, demikian juga Dimas. Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan dan membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah. Namun tidak demikian halnya dengan Doni. Ia hanya memiliki beberapa pakaian butut. Dimas berniat membelikannya, namun saya selalu melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Dimas selalu menuruti perkataan saya.

(PP)

30 OKTOBER 2013

Oleh: Abdul Kadir Ibrahim SEJUMLAH media masa (koran) yang terbit di Jakarta dan di beberapa daerah di Indonesia, ada yang sudah menutup (menghilangkan) halaman sastra. Apa pasalnya? Terbetik kabar karena halaman sastra rendah (sedikit) pembacanya dan tidak membawa (mendatangkan) keuntungan secara finansial untuk perusahaan penerbitan surat kabar yang mengasuh halaman sastra tersebut. Pada gilirannya halaman sastra itupun ditukar dengan hidangan berita, iklan atau lainnya yang sedikit banyak dapat memberikan pemasukan pundi-pundi keuangan untuk perusahaan. Adalah di Negeri Segantang Lada, Kepulauan Riau, ada antara lain Batam Pos dan Tanjungpinang Pos yang tetap berpendirian dan konsisten: bahwa halaman sastra perlu wujud di antara halaman-halaman lainnya. Niscayalah halaman sastra, itu dapat memberi kepada kebaikan lalu arus kreativitas kepengarangan sastra, dan keberadaan karya sastra di halaman dimaksud tidalah mustahil akan memberi manfaat dan faedah dalam penghalusan budi-bahasa, setidaktidaknya untuk penulis dan pembacanya sendiri. Maka itu mari kita ucapkan “salam sastra untuk Tanjungpinang Pos�. Sahdan, sebagai penggiat sastra yang otodidak sejak lama saya sudah memperhatikan, membaca dan memahami karya-karya sastra yang disajikan di halaman sastra Tanjungpinang Pos, terbit setiap hari Ahad (Minggu). Dapat kita tangkap dan pahami, halaman itu telah dimanfaatkan oleh anak-anak muda untuk menyalurkan bakat kreativitas sastra berupa puisi ataupun cerita pendek. Kemunculan dan kehadiran mereka sungguhlah menjadi penting, karena dengan begitulah kita merasa ada harapan akan masa depan di daerah ini akan lahir lagi sastrawan terbilang dan dibilang. Besar harapan dan maksud kita sudah niscaya Redaksi Tanjungpinang Pos _ agar halaman istimewa ini yang saya katakana sebagai “Taman

Kreativitas Sastra� Tanjungpinang Pos, benar-benar dimanfaatkan dan sekaligus memberi faedah kepada pertumbuh-kembangan aktivitas dan kreativitas anak-anak muda di daerah (khususnya Tanjungpinang, dan umumnya Kepulauan Riau) di dalam menulis karya sastra, terutama puisi. Bila demikian halnya, maka kepada anak-anak muda kita yang sudah menulis puisi dan ternyata sudah pula difublikasikan oleh halaman Sastra Tanjungpinang Pos selama ini, yang mungkin hanya sekedar menulis puisi, belum bersungguh-sungguh, dan mungkin masih setakat curahan hati, tumpahan kegalauan, pengalihan atau pelarian kepedihan dari kegagalan dan semacamnya, karena itu mulai sekarang kita berharap, tulislah puisi yang sebenar-benarnya puisi. Puisi? Pengertian puisi, secara pasti sehingga hari ini belum tuntas. Tetapi sebagai pemahaman kita, setidaktidaknya dapat kita pahami bahwa puisi adalah terbangun, tersusun, terangkai dari kata-kata yang terpilih, indah, tidak telanjang, sebagai perlambangan (metafora), kias, berirama, bersajak yang menyatu dalam jalinan dan untaian kalimat padat, padu-padan. Pusi adalah ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra (bagian yang dipakai dalam penyusunan baris sajak yang berhubungan dengan jumlah, panjang, atau tekanan suku kata), rima (pengulangan bunyi yang berselang, baik di dalam larik sajak maupun pada akhir larik sajak yang berdekatan), serta penyusunan larik dan bait (Kamus Besar Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, 1990). Terpenting perlu diketahui dan dipahami bahwa sebagian besar penyair (penulis puisi) dan juga bentuk sastra yang lainnya, terkadang-kala bukanlah lulusan dari jurusan sastra, melainkan jurusan lainnya, dan bahkan tidak ada kaitan sama sekali dengan pendidikan yang ditekuninya. Tak sedikit orang hanya sekolah sampai menengah atas dan bahkan tamatan SD tetapi mampu menulis puisi dengan baik. Begitu pula jurusan lain, semacam teknik, pertanian, perikanan, kedokteran, pendidikan, filsafat, hukum, administrasi, keuangan, dan sebagainya tetapi berhasil menjadi penulis puisi (penyair). Tegasnya, tidak ada sekolah yang secara khusus melahirkan lulusan sebagai penyair ataupun sastrawan. Bila demikian halnya, untuk menjadi penyair, cerpenis, novelis (sastrawan) sepenuhnya terpulang dan tergantung kepada masing-masing orang (individu) baik dalam mendapatkan pengetahuan, dan pehamanan maupun keterampilan (kemahiran)di dalam melahirkan karya sastra. Banyak membaca karya sastra, belajar sendiri, mencoba menuliskannya secara terusmenerus, membaca ulang berkali-kali dan memperbaiki karya yang sudah

ditulis, senantiasa untuk mendapatkan karya kita itu yang dirasa dan dipandang sudah dapat dikatakan sebagai karya sastra.Dalam kaitan ini tentulah dengan rajin pula membandingkannya dengan karyakarya sastrawan lainnya, yang dalam hal puisi mestilah dengan puisi penyair lainnya. Pada gilran dan akhirnya, sesiapa yang sudah bersungguh-sunguh untuk melahirkan karya sastra, dalam hal ini puisi melalui membaca karya orang lain, belajar sendiri terhadap puisi orang lain, dan membongkar-pasang puisi kita sendiri, mencari pola dan bentuk, yang dalam hal ini bisa saja dikaitkan dengan daerah kita masingmasing (lokal genius), niscayalah akan melahirkan puisi yang baik, mempunyai keunikan, kekhasan dan berbeda bila dibandingkan dengan puisi penyair mana pun. Maka galilah puisi kita sendiri dan galilah khazanah budaya yang mengitari atau melekat pada kehidupan kita. Dengan kiat-kiat semacam itu—antara lainnya—kita suatu saat akan berhasil melahirkan karya puisi, yang diakui oleh orang lain (penyair, kritikus, akademisi, pembaca dan sesiapa saja).Karya kita mesti teruji di tengah masyarakat.Karenanya jangan alergi dan apalagi takut dengan kritikan dari siapa pun. Untuk itu, wahai anak-anak muda di Tanjungpinang khususnya dan Kepulauan Riau umumnya, marilah kita menulis puisi secara bersungguh-sungguh sehingga ianya bernilai sastra, dan sudah barang tentu memanfaatkan secara optimal “gelanggang� halaman yang sudah disediakan oleh Tanjungpinang Pos ini. Sebagai memulai “pengajukan� dan “penganjungan� kita terhadap puisi anak-anak muda di halaman sastra Tanjungpinang Pos, dapat kita baca ulang puisi-puisi yang sudah dimuat Ahad, 13 Oktober 2013 dan Ahad, 20 Oktober 2013. Nama penulis puisi tanggal 13 Oktober 2013, Juwwi Lailani, Asep Veri Mulia Permana, Dila Fitria, Dewi Yani, Bayu Renhaz dan Erni Mirnawati. Sedangkan puisi pada 20 Otober 2013 adalah Ifa Rifa Rafifah Raizkiyah, Reni Sulastri, Wulan Agustin, Windy Azkiya, Cen Rian, Suci Lailatul Jannah, dan Aziz Arlan. Puisi-puisi yang ditulis oleh mereka itu, bertolak dari tema yang sudah beragam. Seandainya kegalauan, kepedihan, keterasingan, kerinduan, kebencian, duka nestapa, ataupun suka-cita dan kegembiraan sekalipun, lalu mereka tulis dalam puisi yang diperas dari keseriusan sebagaimana alamat sebuah puisi yang baik, niscayalah puisinya dapat tampil lebih menarik, dan memukau pembaca. Karena itulah, ada pemahaman kita, bahwa puisi yang kita tulis bukan sepenuhnya sebagai luahan hati yang kita rasakan dengan kata-kata telanjang, lurus, datar. Bukanlah seperti kata-kata mutiara, kata-kata doa

ataupun pidato atau juga jargonjargon, iklan alias propaganda. Dalam kaitan ini, maka kita perhatikan dan benar-benar pahami apa yang dikatakan puisi sebagaimana disinggung di atas. Juwwi Lailani (Arti Do’a-Mu), saya kira sudah mendapatkan rasa puisi, hanya saja pasih perlu memilih dan memilah lalu menampilkan kata-kata yang mengena sebagaimana sebuah puisi ke dalam puisinya. Asep Veri Mulia Permana (Demi Ku), Dilla Fitria (Selamat Jalan Kasih), Dewi Yani (Kau yang terindah), Bayu Renhaz (Maafkan Aku), Erni Mirnawati (Ketakutan atau Motivasi), Ifa Rifa Rafifah Raizkiyah (Kain Sutra), Wulan Agustin (Harapan yang Rapuh), Windy Azkiyah (Ibuku), dan Cen Rian (Sajak Anak Dusun), telah menulis puisi dengan memanfaatkan metafora, kata-kata pilihan, tetapi masih diperlukan upaya yang jenius dan serius di dalam mendapatkan kata-kata yang indah, tidak lurus, tidak langsung, berterus terang, telanjang dan sebagainya. Mestilah dengan kemampuan pemaknaan sebagaimana lazimnya sebuah puisi. Hal terpenting, bahwa mereka itu sudah mendekati rimba-raya kata-kata puisi, yang jika terus diasah dan dilatih, niscayalah akan melahirkan puisi-puisi yang baik dan penentu pada zamannya. Kita patut gembira dan menaruh harapan terhadap nama-nama penulis muda di atas.Semakin gembira dan penuh harapan kita, karena di antara mereka itu sudah ada yang dapat memahami, menangkap, memaknai, dan mewujudkan puisi sebagaimana adanya. Meskipun masih perlu pendalaman-pendalaman, sehingga pada perjalanan dan arusnya nanti menemukan ciri, identitas dan kekhasan, baik dalam pengucapan, metafora, tipografi atau bentuk dan sebagainya.Hanya Aku, Reni Sulastri: Seperti terinjak waktu/ Tanpa arah tanpa tujuan/ Melayang di udara tak tau ujung/ Mengalir di air tak tau tepi. Dalam puisi ini, ada baiknya Reni memperhatikan kata-kata yang arti atau maknanya sama, jangan sampai menggunakan kata yang rancu. Kata “arah� dan “tujuan�.Reni, sayangnya untuk dua bait puisinya lebih lanjut belum memanfaatkan kekuatannya dalam menggunakan kata seperti dalam bait pertama. Kata puisi dua bait terakhir, adalah sebagai keluhan dan kegalauan biasa, belum menamcapkan sebagaimana kata puisi yang sanggam. Kita perhatikan pula puisi Sepenuh Jiwa, Suci Lailatul Jannah: Terlintas indah bayang semu/ meninggalkan bekas luka yang menderu/ meredupkan sinaran rasaku/ hingga diriku termangu/ ketika mengingat indahnya masa lalu// Luka ini mulai semakin dalam/ lantaran hati mereka mulai mendendam/ hanya mengharap sapa dan salam/ tak melihat diriku kian tenggelam. Pemilihan dan penempatan

kata-kata sudah elok, dan padu-padan. Perajakan dan irama, demikian sudah membayangkan indahnya.Tapi lagi-lagi masih perlu diperhatikan, karena untuk kelanjutan puisinya pada bait ketiga dan keempat, masih terlihat, terasa biasa-biasa saja, sebagaimana juga puisi pengalan terakhir puisi Reni Sulastri. Mestinya, Suci Lailatul Jannah dapat memanfaatkan bekalnya yang sudah memadai sebagaimana dua bait penggalan pertama puisinya itu untuk bait-bait selanjut puisnya tersebut. Selanjutnya puisi Kau, Aziz Azlan.Kiranya, Aziz Azlan memang lebih jauh sudah memaknai bagaimana seharusnya puisi ditulis.Meskipun masih seputar “kegalauanâ€? hati dan “cintaâ€?. Tapi bila kita perhatikan katakata, metafora, persajakan dan sebagainya dari puisi Aziz, niscayalah dapat kita katakan ia sudah mempunyai bekal yang berguna untuk mengayuh jongkong kata-kata sehingga berlabuh dalam untaian kalimat menjadi puisi yang lazim dikatakan puisi sebagaimana ciri-ciri dan kaidah-kaidah puisi. Tak kalah penting, Aziz tentulah mempunyai bekal pula untuk nanti menjadikan puisinya berdekatan dengan lingkungannya (lokal genius), kekhasan, keunikan dan sentakan bila dibanding-sandingkan dengan penyair mana pun nantinya. Kau: Setiap kali,/ Aku hanya bisa menunggu sunyi,/ Seperti ini./ Menantiku mendekap mimpi./ Dan aku akan bercerita tentang isi hati,/ untuk kekasih// Saat ini aku teteskan tinta merah dari ujung jari./ Meski aku takut akan rasa sakit,/ Aku relakan ia mengalir sampai terhenti/ sendiri,/ Untuk jejakkan symbol namamu di hati.// Aku tulis berarti diary,/ Aku ucap bukan sebagai puisi, Tapi karna engkau ada di sini,/ Selalu mengalir,/ Selalu denyutkan otot nadi.//‌.. Dan, puisi Aziz, dalam bait terakhir, masih terlihat kata-kata yang sebenarnya bermakna sama atau rancu, sehingga ianya menjadi kurang padat. Bahwa kata-kata yang ia tampilkan, segera terjawab oleh kata berikutnya. Alangkah eloknya kalau jawabannya itu menjadi misteri dan milik para pembaca atau bukan aku lirik.Laksana salju terkadang engkau dingin,/ Namun tak pernah beku tetap mencair,/ Dan selalu nyalakan harapan untuk/ nafas ini. Sekedar misal: “Laksana salju/ engkau/ namun tak pernah beku/ Dan selalu nyalakan harapan nafas ini.â€? Berikut mari kita perhatikan dan ambil pengajaran dari puisi penyair Melayu, Rida K Liamsi, yang sebenarnya dapat kita duga sebagai bertolak adanya dari “cintaâ€? dan mungkin juga “kegalauanâ€?, tetapi alangkah eloknya sebagai puisi! PADA HARI ITU kepada Asmini. Pada hari itu di sungai seputih susu angin peraman menghunjam pusar

mengguncang tebing dan rumpun ilalang butir-butir embun menyaput cadas yang pucat yang kusut Di rahim siang yang kerap gelisah matahari bangkit kembali membakar lembah dan puncak bukit bencah-bencah bening melelehi tebing yang merah yang rekah sementara angin mengemas sisa-sisa panas ke dalam lipatan sepi (1970), “Rose�, Yayasan Sagang, Pekanbaru, 2013:2. Adalah kepada nama-nama yang disebutkan di muka, perlu dipahami, sejatinya untuk menjadi penulis puisi yang baik, tak sebentar, tak sekali jadi. Ianya mesti ulet, dan berteguh hati dengan tiada henti belajar dengan cara membaca dan menulis, terus menulis, perbaiki, perbaharui, dan temukan jatidiri dalam puisi masing-masing. Belajar sendiri memperelok, dan memperkaya puisi niscayalah berproses dalam bentangan masa bertahuntahun.Namun bila sudah menemukan jati-diri puisi kita, maka selanjutnya tinggal melanjutkan, mengembangkan dan memperbaharui. Pada akhirnya, kita akhiri bual-bual ini dengan pendapat Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono, seoerang sastrawan terkemuka di Indonesia, sekaligus sebagai kritikus dan akademisi.Katanya, ketika menulis puisi tidak usah menekankan pada makna, meskipun kalau dicari-cari makanya pasti ada, pasti ketemu.Sebenarnya puisi bukan itu yang dipentingkan.Sebab kalau kita mencari makna, maka puisi itu hanya menjadi wisdom, kata-kata mutiara saja (lihat Raudal Tanjung Banua dalam Mantra Cinta, Abdul Kadir Ibrahim (Akar Indonesia, Yogyakarta, 3013:57).Karenya, wahai anak-anak muda (penulis muda) tulislah puisi dengan bekal kata-kata indah, terpilih dan padu-padan sehingga akhirnya menyergam dan aduhai! Banyak orang bisa menjadi penyair (penulis puisi), dan tidak sekali-kali tersebab pendidikan formal, melalui jenjang pendidikan sekolah.Belajar dan ketekunan sendiri dengan pancaran akal dan hati dari lubuk yang paling dalam dengan tiada temberang, dan tinggi hati. Bertanya, diskusi dengan sesiapa pun adalah suatu perkara tak kalah mustahak pula untuk dilakoni.Sampai jumpa dalam “per-sekataan� puisi berikutnya dalam “Taman Kreativitas Sastra� Tanjungpinang Pos. Terimakasih, tabik, tahniah, dan mohon maaf. ***

Untuk mengasah bakat, minat, dan hobi para pembaca, Tanjungpinang Pos menerima hasil karya sastra untuk diterbitkan di setiap edisi Minggu. Sertakan identitas dan foto penulis, lalu kirimkan ke email tanjungpinangpos@yahoo.com. Redaksi Tanjungpinang Pos hanya menerima karya sastra berupa puisi, prosa, cerpen yang belum pernah terbit di media cetak lain.


Liputan Utama

4

MINGGU 3 NOVEMBER 2013

Sukan Balap Sepeda Akan Jadi Andalan Tanjungpinang

TANJUNGPINANG POS

2014 Butuh Dana Rp 12 Miliar

Titik Banjir Tak Pernah Putus

F-ADLY BARA HANANI/TANJUNGPINANGPOS

MENYUSAHKAN: Banjir sangat menyusahkan warga Tanjungpinang. Dari tahun ke tahun, Tanjungpinang tak pernah bebas banjir.

WALI Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, menjelaskan Pemko Tanjungpinang membutuhkan dana cukup besar untuk mengatasi banjir. Pemerintah membutuhkan dana Rp 8 miliar hingga Rp 12 miliar untuk mengatasi banjir di Ibu Kota Provinsi Kepri ini. Dana tersebut tergolong masih kecil dan tidak ada apa-apanya. “Dana segitu tak ada apaapanya. Biaya untuk mengatasi banjir cukup besar. Kita manfaatkan dana yang ada saja supaya titik banjir terus berkurang,” tegasnya. Kata Lis, titik banjir di Tanjungpinang memang sudah berkurang. Titik banjir yang lama sudah bisa diatasi, tapi setelah titik lama sudah bisa diatasi, timbul lagi titik baru. “Namanya banjir, sudah kita atasi titik banjir yang lama, namun karena Tanjungpinang merupakan kota berkembang, timbul lagi titik banjir baru di beberapa titik. Jadi, titik banjir tidak pernah

putus,” tegas Lis. Menurut Lis, ada beberapa titik banjir yang menjadi prioritas. Salah satunya Jalan Pemuda. Menurut Lis, penyelesaian titik banjir di Jalan Pemuda belum selesai. “Kita masih menunggu bantuan dana dari pusat,” tegasnya. Untuk mengatasi titik banjir di Jalan Pemuda, tidak cukup hanya memperbesar drainase dan meninggikan posisi jalan di depan SMAN 4. Karena, lokasinya dekat dengan laut, jika air laut pasang, air masuk ke pemukiman sekitar Jalan Pemuda. “Kita sedang merancang untuk membuat pintu air. Dananya dari Kementerian Pekerjaan Umum pusat. Tapi belum direstui dari pemerintah pusat,” paparnya. Untuk membebaskan titik banjir di Tanjungpinang, paling tidak dibutuhkan tiga pintu air. Pertama lokasinya di Seijang sekitar Jalan Pemuda, Teluk Kriting dan

Tanjungungat. Pintu air ini bisa dua fungsi. Saat hujan pintu dibuka, pada saat air pasang pintu air bisa ditutup. Tapi, kalau hujan dan disertai pasang, ini juga menjadi masalah. “Jadi, kita harus membuat kolam resapan di sekitar pintu air,” tambahnya. Supaya titik banjir tidak meluas kemana-mana, Lis menegaskan, pengurusan izin developer baik perumahan maupun ruko untuk saat ini dipertegas. Bagi developer yan ingin mendirikan bangunan, benar-benar harus mematahui aturan. Minimal, membuat drainase sesuai aturan. “Sekarang ini kita fokus membuat drainase, salah satu upaya mengurangi banjir. Drainase sudah ada, tapi diameternya kecil. Antara drainase satu dengan yang lain, ada yang tidak terhubung. Jadi, drainase yang paling rendah, disitulah titik banjir,” kata Lis. (abas)

F-ABAS

Raja Rasfiardi

KETUA KONI Tanjungpinang, Raja Rasfiardi menjelaskan, KONI Tanjungpinang sudah menerima surat resmi dari KONI Kepri. Tentang jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan di Porprov Kepri di Karimun 2014. “Dalam surat KONI Kepri ke KONI Tanjungpinang. Ada 23 cabang olahraga yang dipertandingkan termasuk balap sepeda,” kata Raja Rasfiardi, kemarin. Kata dia, karena balap sepeda baru pertama kalinya dipertandingkan dalam sejarah Porprov. KONI Tanjungpinang melihat, atlet balap sepeda yang ada di Tanjungpinang, bisa peluang menjadi cabang andalan. “Kita lihat prestasi atlet ba-

Debit Air Jalan Pramuka Harus Dialihkan TANJUNGPINANG - Persoalan banjir di Jalan Pemuda sudah berkurang sejak pemerintahan Lis-Syahrul menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang. Dua figur ini langsung konsentrasi mengatasi banjir. Sudah dibuatkan juga disana tiga box culvert atau lintasan air yang cukup besar. Jika dilihat perubahan yang terjadi, jalan itu tidak cepat banjir saat hujan deras. Sudah berkurang dibandingkan selama ini. Namun, meski sudah dibuat lintasan air disana, tetap saja jalan tersebut belum bebas banjir. Posisi jalan itu terlalu rendah dibandingkan permukaan air laut yang hanya ber-

jarak sekitar 200 meter saja. Drainase yang cukup besar dari jalan utama ke laut sudah dibangun sejak zamannya Suryatati A Manan sebagai Wali Kota Tanjungpinang. Namun, ketika air laut pasang bersamaan dengan hujan deras, Jalan Pemuda tetap banjir. Sebab, air hujan dan air laut akan terdorong ke Jalan Pemuda. Hal inilah yang membuat air langsung tergenang. Ditambah lagi air dari Jalan Pramuka yang posisinya lebih tinggi, membuat debit air yang masuk ke Jalan Pemuda makin besar. Salah seorang warga sekitar disana yang tak mau namanya disebutkan, mengata-

kan, harusnya air dari Jalan Pramuka dialihkan langsung ke laut. Jalur air yang menuju Jalan Pemuda harus ditutup. Parit di Jalan Pramuka harus diperbaiki dan diperbesar. Jika memang dibutuhkan, box culvert juga harus dibangun di Jalan Pramuka. Sehingga, debit air tidak masuk ke Jalan Pemuda saat hujan turun. Di ujung drainase Jalan Pemuda ke laut, harus dibuat pintu otomatis saluran air. Artinya, jika air laut pasang, pintu tersebut secara otomatis tertutup. Sehingga, air laut tidak masuk ke Jalan Pemuda. "Bila perlu, harus dibuat juga pompa air disana. Saat air laut pasang, pintu otomatis tertutup. Air hujan yang mulai ter-

genang langsung di pompa ke laut. Sehingga, Jalan Pemuda tidak banjir," usulnya. Banjir yang sering melanda Jalan Pemuda, kata dia, sudah terjadi ber tahun-tahun. Belakangan ini sudah mulai berkurang, atau tidak separah dulu lagi. Namun, tetap juga belum bisa dinyatakan bebas banjir. Ini menjadi tugas penting Pemko Tanjungpinang ke depan untuk mengatasinya. Apa yang menjadi usulan warga tersebut sebenarnya sudah pernah dipikirkan pihak Pemko Tanjungpinang, hanya saja anggarannya besar. Sementara APBD Pemko Tanjungpinang sangat terbatas. (martunas)

KETUA Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepri, Nur Syafriadi, minta supaya KONI kabupaten/ Kota sudah bisa mempersiapkan diri, untuk menghadapi event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri tahun 2014 di Karimun. Rencananya akan di Gelar antara Bulan Oktober atau November 2014. “Kita sudah memutuskan ada 23 cabang olahraga yang dipertandingkan. Bowling salah satu cabang yang tidak dipertandingkan. Karena tidak ada lintasan bowling di Karimun,” kata Nur Syafriadi, kemarin. Kata Nur, balap sepeda baru pertama kalinya di pertandingkan. Dua kali perhelatan Porprov tidak pernah digelar. “Kita minta atlet balap sepeda dari kabupaten/kota sudah bisa mempersiapkan diri. Kita harapkan balap sepeda bisa melahirkan atlet berbakat, bakal dipersiapkan

F-ADLY BARA HANANI/TANJUNGPINANGPOS

TINJAU: Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah didampingi Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Suparno saat meninjau drainase, baru-baru ini.

Muncul Titik Banjir Baru di Tanjungpinang Box Culvert Batu 5 Belum Bisa Tangani Banjir box culvert belum bisa menampung debit air yang tinggi. Hasilnya masih ada tetap ada banjir,” singkatnya. Jumat (1/11) kemarin, Kota Tanjungpinang kembali diguyur hujan lebat, sekitar pukul 12.00 WIB. Ternyata ada muncul titik banjir baru, ketika hujan kemarin. Pertama di simpang Batu 8 arang Terminal Sei Carang, atau tepat di depan SPBU Batu 8 yang belum beroperasi. Dari pantauan koran ini, ketinggian air pada saat hujan lebat sudah sama rata dengan median jalan. Titik yang mengalami banjir adalah lajur kanan (dari arah RSUP Batu 8 ke Tanjunguban). Dengan adanya banjir ini, sejumlah kenderaan yang melaju dari arah luar kota menuju Batu 8 atas terpaksa mengambil lajur berlawanan arah. Sebab debit air cukup banyak, dan membuat para pengendara, khususnya roda empat tidak mau

mengambil resiko untuk terjebak di lokasi banjir tersebut. Salah satu penyebab munculnya titik banjir baru di bilangan Batu 8 ini diakibatkan, tidak adanya drainase di wilayah tersebut. Padahal sejumlah bangunan sudah berdiri, termasuk Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) yang baru. Sama halnya dengan kondisi yang terlihat di depan terminal Sei Carang. Tepatnya di simpang jalan yang menuju Batu 8 juga tergenang banjir. Banjir di titik ini juga diakibatkan ketiadaan saluran pembuangan air, padahal sejumlah lahan di lokasi yang dekat dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ini sudah ditimbun. Ketinggian lahan timbunan sudah rata dengan bahu jalan, sehingga air yang tidak tertampung di lokasi itu meluber ke jalan raya. (taufik)

DIPAKSAKAN: Seorang supir lori memaksakan diri melewati lokasi banjir. Inilah salah satu yang membuat warga sangat kesal.

F-ADLY BARA HANANI/TANJUNGPINANGPOS

TANJUNGPINANG - Tujuan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang untuk membuat sejumlah box culvert di beberapa titik rawan banjir, ternyata belum memberikan dampak yang signifikan. Sebagai contoh, box culvert di Batu 5 Bawah belum dapat menangani masalah banjir. Beberapa waktu lalu, ketika hujan lebat turun, wilayah ini masih digenangi air cukup tinggi. Bahkan sejumlah kenderaan jenis mobil juga tidak bisa lewat. “Kalau sebelum ada box culvert, banjir mungkin sekitar 30 centimeter saja. Tapi sekarang malah lebih naik lagi airnya,” ungkap Edi warga Batu 5 Bawah, kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (1/11). Ia berharap, agar pemerintah daerah bisa memikirkan cara yang lebih baik lagi, supaya daerah Batu 5 bawah ini tidak kebanjiran lagi pada saat hujan lebat mengguyur Kota Tanjungpinang. “Kayaknya

banjir yang ada di Kota Tanjungpinang seperti Jalan Sulaiman Abdullah menuju ke Tepi Laut, Yudo Winangon, Tugu Pahlawan tepatnya Gang Suwadaya, Kampung Kolam Tepi Laut, Pemuda, Batu 7 dan Batu 12 menuju arah Tanjunguban tepatnya di belakang Hanaria. Ia mencontohkan, ada daerah yang biasanya tidak terjadi banjir pada waktu hujan turun. Sekarang sudah mengalami banjir seperti di daerah Sulaiman Abdullah menuju ke Tepi Laut, Kampung Kolam Tepi Laut dan masih banyak lagi tempat yang mengalami banjir. “Kemarin di kampung saya tinggal tepatnya di Jalan Sulaiman Abdullah menuju Tepi Laut mengalami banjir. Air tersebut sampai masuk ke rumah warga yang tinggal di wilayah tersebut. Banyak barang-barang warga yang terendam air. Saya jadi ikut prihatin dengan musibah yang dialami warga sekitarnya,” ungkapnya Daerah tersebut yang mengalami banjir ini, setelah hujan deras turun 15-30 menit saja pasti banjir. Menurutnya, yang menyebabkan terjadinya banjir pada waktu hujan deras turun, karena drainase atau parit yang ada di sekitar daerah tersebut

sudah tidak layak lagi. Ada juga pengaruh masyarakat yang membuang sampah di parit maupun drainase. “Nah ini juga bisa mengakibatkan banjir. Karena sampah ini bisa membuat saluran air tersumbat. Dulu, parit atau drainase yang ada di daerah saya tinggal, kedalamannya bisa mencapai tinggi manusia dewasa. Tapi sekarang, kedalaman tersebut sudah mulai berkurang. Kalau tidak salah, paling sepinggang orang dewasa,” pungkasnya. Ia menambahkan, kalau lamanya surut air banjir tersebut tergantung dengan lama tidaknya hujan turun atau tergantung deras tidaknya hujan yang turun. “Ada sekitar Hedari

satu sampai dua jam, air tersebut baru surut. Bisa juga lebih lama surutnya jika airnya tak mengalir,” tambahnya. (andri)

F_ANDRI DWI S-

F-YUSFREYENDI/TANJUNGPINANGPOS

SEKOLAH BANJIR: Tak hanya di Tanjungpinang, di Bintan juga sering terjadi banjir. Bupati Bintan, Ansar Ahmad dan dan Gubernur Kepri, Hm Sani saat meninjau lokasi banjir di SDN 003 Kangboy, belum lama ini.

lap sepeda di Tanjungpinang cukup baik. Kita targetkan balap sepeda salah satu cabang andalan Tanjungpinang, bisa meraih medali di Porprov mendatang,” paparnya. Secara umum persiapan atlet Tanjungpinang, kata Raja Rasfiardi sudah dalam tahap seleksi. Seluruh pengurus cabang, sudah melakukan seleksi atletnya. Tahapan berikut, April 2014 mendatang,atlet sudah masuk dalam tahap training centre (TC). “Kita juga akan meningkatkan kualitas para pelatih. Bagi pelatih yang belum memiliki sertifikat kepelatihan akan di berikan pelatihan,” tegasnya. Masih kata Raja Rasfiardi, kekuatan atlet di Porprov 2014 merata. Tanjungpinang di Porprov 2010 di Batam, menempati posisi kedua. “Kita coba merebut juara umum, tapi tak muda karena Batam dan Karimun sebagai tuan rumah, tentu juga bertekat menjadi juara umum,” paparnya. Binpres KONI Kepri, Mayfrizon menambahkan, Porprov merupakan ivent terbesar di Kepri, empat tahun sekali. Kedepan, setelah Porprov di Karimun selesai, KONI Kepri berwacana akan mengelar Porprov dua tahun sekali.”DI Daerah lain sudah menerapkan dua tahun sekali pelaksanaan Porprov.Tapi Kenapa kita belum terapkan, dan saya sudah sampaikan ke Ketua KONI dan pemerintah merestuinya,” tegasnya. (ass)

Nur Syafriadi

untuk PON XIX Jawa Barat 2016 mendatang,” kata Nur. Ditegaskan Nur, KONI Kepri saat ini sedang fokus, membahas anggaran di APBD Provinsi Murni 2014.

9

F-ABAS/TANJUNGPINANG POS

ATLET PELAJAR: Inilah atlet pelajar Tanjungpinang yang meraih prestasi di event Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMP tingkat Provinsi Kepri. Atlet pelajar inilah diantaranya akan mewaliki Tanjungpinang di Porprov 2014 sesuai cabang masing-masing.

Porprov Butuh Dana Rp10 Miliar

Pengerjaan Drainase Harus Dikontrol TANJUNGPINANG - Tokoh muda Tanjungpinang, Hedari mengharapkan agar Dinas Pekerja Umum (PU) untuk mengontrol pekerjaan yang berkenaan dengan perbaikan maupun pembangunan drainase baru yang ada di Kota Tanjungpinang. “Karena kalau kita lihat, masih banyak pekerjaan drainase yang dikerjakan tidak sesuai dengan harapan kita bersama. Coba pekerjaan drainase itu dari orang Tanjungpinang, saya rasa bagus,” ujarnya. Alasannya, jika dibangun warga Tanjungpinang sendiri, dia akan ikut merasakan banjir jika hasil pekerjaannya tidak bagus. Sebab, kalau orang asli dari Tanjungpinang tahu keadaan kondisi bagaimana Kota tanjungpinang. Dijelaskan Hedari, boleh saja pekerjaan itu dikerjakan dari pihak luar Kota Tanjungpinang, tetapi harus dikontrol benar-benar pekerjaan drainase itu sendiri. Jangan pula dinas terkait hanya menerima laporan saja, tanpa melihat langsung pekerjaan itu layak apa tidak. Kalau berbicara tentang berapa titik banjir yang ada di Kota Tanjungpinang, pria berbadan besar mengungkapkan, banyak titik

MINGGU 3 NOVEMBER 2013

TANJUNGPINANG POS

Setelah ia menghitunghitung, dibutuhkan dana untuk menyelenggarahkan Porprov sebesar Rp 8-10 miliar. “Saya sedang hitunghitung dan sedang dibahas di DPRD Kepri,” tegasnya. Porprov di Karimun, menurut Nur sebagai ajang untuk melihat sejauh mana kabupaten/kota membina atletnya. Dan, bagi KONI Kepri sebagai ajang, melihat kekuatan atlet Kepri, yang bakal dipersiapkan untuk mengikuti beragam kejuaraan nasional, baik kejurnas, porwil. Hasil Porprov sangat menentukan, berapa kekuatan atlet Kepri yangbakal diturunkan di berbagai event. Termasuk multi event PON XIX Jawa Barat 2016. “Porprov ini sama dengan seleksi atlet. Siapa yang terbaik itulah yang dikirim mewakili Kepri, baik untuk event regional, nasional maupun internasional,” tegasnya.(ass)

Ingin Tampil di PON XIX 2016 Jawa Barat LATIHAN, latihan dan latihan. Itulah ungkapan Almukhlis (20), atlet kayak/kano asal Gurindam Club Tanjungpinang. Memiliki bercita-cita ingin tampil di Pekan Olahraga Nasional Indonesia (PON) XIX 2016 di Jawa Barat. Cita-cita cukup mulia dan perlu didukung. Dua kali Kepri mengikuti PON, pertama PON XVII Kalimantan Timur 2012, atlet kayak/kano tak mampu menyumbangkan medali bagi Kepri. PON XVII Riau 2012 lalu, lagi-lagi gagal meraih medali. “Tak salahnya, saya bercita-cita ingin tampil di PON Jawa Barat nanti,” kata Almukhlis, salah satu mahasiswa UMRAH Tanjungpinang. Sebelum tercapai impiannya, tampil di PON, ia mengaku masih banyak rintangan yang harus dilalui. Pekan Olahraga Provinsi Kepri (Poprov), tak lama lagi di gelar di Karimun 2014. Untuk memastikan tampil di Porprov, ia pasti akan bertarung sesama atlet Tanjungpinang, di babak Almukhlis seleksi nanti. Prestasi terakhirnya, keluar sebagai juara pertama di event Dragon Boat Race (DBR) Tanjungpinang, Oktober 2012 lalu. Cukup mengejutkan, keluar sebagai juara pertama. Lawannya saat itu dari Jakarta, Belawan, Malaysia. “Tak lama lagi akan digelar Pekan Olahraga Provinsi Kepri. Insya Allah saya akan membuktikan yang terbaik nanti,” kata Almukhlis, kini terdaftar salah satu mahasiswa Umrah Tanjungpinang, kemarin. Ia menceritakan, olahraga kayak/kano sudah lama ditekun-

inya. Dan, sejak kecil sudah tak takut dengan air laut. Orang tuanya seorang nelayan. Kadang, saat hari libur, ikut orang tuanya mencari ketam. Hasil ketam setelah dijual, untuk biaya sekolah.”Alhamdulillah saya sudah kuliah. Bonus yang diberikan saat meraih juara. Saya belikan sepeda motor,” paparnya. Hadirnya sepeda motor, yang dibelinya dari hasil keringat, meskipun motor seken, ia manfaatkan mengantur waktu, antara latihan, kuliah dan kerja.”Saya bantu-bantu kakak saya jualan, mencari biaya kuliah sendiri,” tegasnya. Kata dia, untuk saat ini, latihanya memang berkurang. Tapi, kalau sudah dirumah, waktu libur kuliah atau kerja. Tetap melakukan latihan. Karena, latihan adalah yang harus didahulukan.”Latihan fisik kadang dirumah. Kemudian, saya tetap menjaga pola makan,supaya stamina tetap terjaga,” paparnya. Waktu SMA, ia pernah dibilangi orang gila, Kenapa? “Pernah saya dibilangi warga orang gila. Setiap hari saya ambil potongan kayu. Potongan kayu itu ibarat dayung, saya pakai berdayung sambil berjalan,” paparnya. Tinggalnya di Kampung Bugis, dari kampung bugis ke Tanjungpinang pakai motor pompong, turun tak jauh dari pelantar dua. Dari pelantar dua, ia dan teman-temannya jalan kaki ke tepi laut latihan.”Jalan kaki dari pelantar dua ke tepi laut, sama saja dengan latihan fisik.Tapi satu tekat latihan, latihan dan latihan,” tegasnya. (ass)


8

MINGGU 3 NOVEMBER 2013

TANJUNGPINANG POS

MINGGU 3 NOVEMBER 2013

TANJUNGPINANG POS

Potret Fotografi

BERTEKAD HARUMKAN NAMA NATUNA Al Muhassyiby, Atlet Muda Natuna Sarat Prestasi

Rama Satria Claproth, Voodoo Child Cover. Tennis Indoor Senayan Jakarta. Blues International Festival 2010.

FO TO panggung berawal dari sebuah komunitas FOT atas sebuah panggung pertunjukkan dengan beragyang aktif mendokumentasikan apa yang terjadi di am emosi. Kemungkinan-kemungkinan yang munatas panggung. Hingga di belakang panggung, cul tersebut turut didukung dengan cukup berkarena tidak semua orang berkesempatan mengam- kembangnya komunitas foto panggung di Indonesia. bil moment-moment imajinatif tersebut. Momen Dunia panggung merupakan dunia sandiwara. yang diabadikan komunitas fotografer panggung Penuh ekspresi dengan rangkaian emosi yang sendiri tidak terbatas pada hanya satu jenis pertunmengalir berbeda-beda dalam setiap momen yang jukan seperti pertunjukan band musik tercipta. Di samping itu, image seseosaja, namun meluas hingga pertunrang akan makna “panggung” itu jukan tari, pantomim, teater, bisa berbeda-beda. Adly "Bara" Hanani hingga lawak. Pencahayaan Panggung bisa jadi hanya Pulau Sambu, 15 Maret 1983 yang minim serta terbatas, diartikan sebagai sebuah papan Fotografer Jurnalis Di pengaturan kamera, hingga berukuran dua meter dengan penantian momen yang tepat pencahayaan ala kadarnya, Tanjungpinang Pos untuk menekan tombol shutter bahkan bisa dilihat sebagai kamera menjadi tantangan sebuah tempat pertunjukan megah tersendiri bagi para “pemburu” foto dengan sorot lampu yang indah dari berpanggung. bagai sudut. Ketertarikan untuk menangkap serta mengunci Namun, sebuah panggung bisa juga diartikan setiap momen yang ada hingga memiliki nuansa sebagai gesture tubuh seseorang bahkan kehidupan yang berbeda mungkin sedikit banyak menjadi seseorang. alasan kuat mengapa para “pemburu” ini benarItulah letak keunikan fotografi panggung. benar menekuni dunia foto panggung. Dan berikut adalah foto foto panggung musik, Melalui sebuah foto, sebuah model diam pun yang terekam oleh kamera saya. Dan foto foto seolah-olah mampu tampil dengan sangat imajinatif, tersebut memperlihatkan aksi seorang gitaris apalagi dengan momen-momen yang tercipta Indonesia, dan tentunya ekspresi mereka sangat melalui model yang aktif bergerak lepas bebas di menarik untuk di abadikan. ***

BERBEKALl latihan dasar yang diasuh oleh ayahnya, Al Muhassyiby mampu mengharumkan nama Kepri di bidang olahraga tenis meja. Al Muhassyiby, adalah atlet junior tenis meja Kabupaten Natuna yang telah mendapat puluhan juara dari tingkat kabupaten hingga nasional. Saat ini, Al Muhassyiby yang biasa disapa Eby duduk di bangku SMA Negeri 2 Bunguran Timur, Ranai. Remaja ini awalnya rutin bermain futsal dan pada akhirnya cidera. Tapi, cidera itu tidak menyurutkan hati kecilnya untuk kembali ke dunia olahraga. Namun, dia mengubah olahraganya ke cabang tenis meja. Dan, John Paul Ivan, Demo 10 gitaris panggung musik Jakarta International Blues Festival, Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

PROFIL ATLET :

Nama : Al Muhassyiby Ayah : H Elfis SPd (Pegawai Negeri Sipil Disdik Kabupaten Natuna) Ibu : Eva Musyarafah Sekolah : SMA Negeri 2 Bunguran Timur Ranai Natuna Tempat/ Tgl Lahir : Jakarta, 15 Mei 1996 Anak pertama dari dua bersaudara.

Prestasi-prestasi yang pernah di raih 1. 2. nis ber 3. 4. Na 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Surrender, Stevie Morley Item. Andra And The Backbone.

mendapat bimbingan dari ayahnya. Berawal dari latihan yang diterapkan oleh ayahnya dan diperdalam oleh pelatih dari PTMSI Kabupaten Natuna, akhirnya Eby bisa menyabet banyak medali dan piagam penghargaan. "Insyaallah, sekarang saya sudah fokus ke dunia tenis meja, dan ingin sekali membawa nama besar Indonesia ke mata dunia. Sebelum saya mengikuti sebuah kejuaraan, saya selalu bernazar. Apabila menang saya berpuasa 2-3 hari," ujar Eby, seraya mengangkat medali-medali yang pernah diperolehnya. Saat Tanjungpinang Pos

Saharani And Queenfireworks, Didit Saad In Action.

cmyk

Piagam Penghargaan PORPROV II Kepri, Desember 2010 di Batam Piagam juara II Perseorangan Tunggal Putra Liga TeMeja Natun tingkat PTM dan Umum, 26-27 Novem2011 di Ranai, Natuna Piagam juara I Ganda Putra Tenis Meja KONI CUP Na tuna, 24-31 Desember 2011 Piagam Juara I beregu Putra Tenis Meja KONI CUP tuna, 24-31 Desember 2011 Juara II tunggal Putra Tenis Meja KONI CUP Natuna, 24-31 Desember 2011 Piagam juara I Ganda Campuran Tenis Meja KONI CUP Natuna, 24-31 Desember 2011 Piagam Juara II Ganda Putra Tenis Meja POPDA IV, Tanjung Balai Karimun, 2-7 Juli 2012 JUara III Beregu Putra POPWIL I, Medan, 18-24 No vember 2012 Piagam Juara I Tunggal Putra Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten, Natuna, 12 April 2013 Piagam Juara I Tunggal Putra Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi, 29-31 Mei 2013 di Tanjungpinang Piagam Partisipasi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Nasional 30 Juni-6 Juli 2013 di balik Papan, Kaltim Semi Finalis Beregu Putra PORPROV 2010 di Batam Semi Finalis Beregu Putra Kejurda 2011 di Tanjung Balai karimun Semi Finalis Beregu Putra Kejurda 2011 di Batam Piagam Juara III Beregu Putra Tahun 2013 di Batam. (Aldi Nugroho.Z)

mewawancarainya, Eva Musyarafah, ibunda Eby, mengatakan selalu memberikan dukungan penuh kepada Eby. "Kami selalu menemani k emanapun Eby mengikuti kejuaraan. Sampai saat ini Eby adalah kebanggaan kami di keluarga," jelas Eva. Di tempat latihan yang seadanya di Jalan Datuk Kaya Mohd Benteng, Ranai, Eby dilatih oleh Aminuddin Siddiq. "PTMSI Kabupaten Natuna, akan menyosialisasikan ke masyarakat Natuna yang ada di 12 kecamatan. Tapi semua itu butuh biaya, kami berharap ada peran pemerintah untuk ambil peduli. Mereka ini putra bangsa, dan telah mengharumkan nama daerah, dan kami memprioritaskan kepada atlet junior yang kurang

mampu. Agar dapat dana pembinaan, dan Eby memiliki prestasi yang cukup bagus. Walaupun masih junior tapi sudah masuk ke divisi senior. Saya menilai Eby termasuk atlet junior yang cukup bagus, dan apabila diasah

lebih dalam, akan merubah warna olahraga tenis meja di Natuna maupun Kepri nantinya," ujar Aminuddin. Eby yang aktif di OSIS sekolahnya mengatakan, nanti apabila telah tamat sekolah akan melanjutkan studi kuliah ke Universitas Riau ataupun Universitas Islam Riau. "Alangkah baiknya di Kabupaten Natuna ada Gedung Olahraga (GOR) jadi saya bisa konsentrasi pada latihan. Sarana dan prasarana yang memadai, selama ini saya dan teman-teman tetap berlatih. Tapi itu semua memakai dana pribadi saja, dan itu tidak menyurutkan niat saya untuk mengharumkan nama Natuna dan Kepri di mata nasional," ucapnya. (aldi)

5


6

MINGGU 3 NOVEMBER 2013

TANJUNGPINANG POS

MINGGU 3 NOVEMBER 2013

7

Goes to School

Ketua OSIS SMAN 2 Rudi Iswanto (berjaket) berfoto bersama teman-temannya di depan gedung SMAN 2 Tanjungpinang di Jalan Basuki Rachmat.

SMAN 2 TANJUNGPINANG, SEKOLAH UNGGULAN DENGAN SEGUDANG PRESTASI

PULAU Batam cukup d ikenal dengan industrinya dan letaknya yang strategis, berhadapan dengan Singapura dan Malaysia. Namun dalam perjalanannya, Batam tidak hanya d ikenal dengan dunia industrinya. Sejak Pemko Batam lahir, dunia parawisata gencar d ipromosikan. Namun, d iantara potensi wisata d i Batam, ada yang beda d iband ing daerah lain. Di Batam, wisata belanja cukup d ikenal. Bahkan Dinas Pariwisa-

ta Batam, bekerjasama dengan pengusaha mulai dari perhotelan, mal atau plaza, punya program yang d ilakukan dua kal i setiap tahun, Batam Great Sale (BGS). Di Batam, wisatawan atau pelancong, dari Singapura, Malaysia dan negara lain, menikmati wisata belanja. Bahkan, saat BGS berlangsung, seperti 1 Desember - 30 Desember 2013, kunjungan wisatawan mancanegara dan

dalam negeri, meningkat tajam. Pesta d iskon juga d ilakukan pusat-pusat perbelanjaan dan hotel. Tidak heran jika kemud ian, wisata belanja d i Batam, lebih d ikenal d iband ing wisata alam atau laut, d i mata pelancong dari dalam negeri dan mancanegara. Wisata belanja ini yang kemud ian mendorong lahirnya pusatpusat perbelanjaan, seperti mal, plasa hingga toko-toko yang menjual pakaian, tas, sepatu dan

lainnya. Di antara pusat perbelanjaan itu, Panbil Mal, d i Mukakuning, mampu menarik perhat ian wisatawan mancanegara dan dalam negeri. Pusat perbelanjaan d iantara kawasan industri Panbil dan Batamindo ini, selalu ramai pengunjungnya. Selain para pekerja d i Mukakuning, dalam perjalanannya, banyak wisatawan khususnya dari Malaysia dan Singapura, yang berkunjung ke mal ini.

Tidak heran jika Jumat, Sabtu dan Minggu, Panbil Mal selalu ramai. Maklum d i Panbil Mal, semua cukup lengkap, baik untuk kul iner hingga taman-taman tersed ia. Bagi wisatawan yang ingin belanja ponsel, d i lantai dasar ada puluhan konter HP. Dilantai dua, pakaian-pakaian dengan harga beragam dan kual itas menjanjikan, juga tersed ia. Di samping, d i luar samping kiri dan kanan mal, tersed ia

kul iner. Di lantai dua dan tiga, tersed ia pakaian, elektronik dan makanan untuk wisatawan yang ingin menikmati dengan harga murah. Wisatawan atau para pekerja yang ingin menikmati pemandangan d i luar mal, dapat memil ih d iluar. Sementara d i depan, ada taman, yang biasa d ijad ikan tempat bagi warga dan wisatawan untuk nongkrong. Disinilah pengunjung melepas rasa penat sambil menikmati

aktivitas para gad is atau pria pekerja yang keluar masuk mal. Untuk wisatawan dari Singapura, wisata belanja menjad i hal yang rutin d ilakukan d i Batam. Ini d iakibatkan sel isih harga makanan ringan hingga pakaian d i Singapura d iband ing Batam, cukup besar. Jad i jangan heran, kalau banyak wisatawan mancanegara dan dalam negeri, banyak d itemui d i mal-mal d i Batam. (martua)

DI sela-sela aktivitas jam belajar sekolah, Tanjungpinang Pos mengunjungi SMAN 2 Tanjungpinang di Jalan Basuki Rachmat yang dikenal memiliki segudang prestasi dan merupakan salah satu sekolah unggulan di Ibu Kota Kepri, Tanjungpinang. Baik di bidang akademis maupun bidang olah raga. Begitu sampai di sekolah itu, koran ini langsung diarahkan oleh petugas untuk menjumpai bidang Humas. Saat ditemui, ia tampak sedang duduk di luar ruang kerjanya, karena sedang fokus mengawasi salah satu ruang sekolah SMA

yang sedang berbenah karena sudah larut usia. “Maaf ada keperluan apa ya?” sapa Edi Efendi ketika bertemu Tanjungpinang Pos. Edi Efendi merupakan guru olah raga yang juga bertindak sebagai bidang Humas di SMAN 2 Tanjungpinang. Dia mengetahui seluk beluk mengenai perkembangan maupun kekurangan sekolah ini. Dia kemudian menceritakan secara singkat tentang prestasi serta kelebihan sekolah ini. “SMAN 2 tentunya semakin berbenah. Baik tingkat penanaman

ul Hajar MM Drs Encik Abd

KHUSUS untuk wisatawan dalam negeri atau domestik, setiap minggu, sekitar 5ribu masuk Batam, atau sekitar 20ribu. Bahkan, sejak Oktober 2013, jumlah wisatawan domestik itu melonjak. Tidak hanya berbelanja atau singgah sebelum atau setelah dari Singapura atau Malaysi. Banyak juga yang mengikuti agenda d i Batam. Demikian d isampaikan Kabid Sarana dan Objek Wisata, Dinas Pariwisata Batam, Rud i Panjaitan, d i Batam. “Biasanya sekitar 5 ribanu per minggu. Sekarang naik drastis menjelang akhir tahun. Ini biasa terjad i, setiap

tahun, kunjungan wisatawan dalam negeri masuk Batam,” ungkapnya. Di akhir tahun, d iakui Rud i, banyak pertemuan yang berlangsung d i hotel-hotel d i Batam. Tingkat penggunaan hotel d iakhir tahun d iakui sebagai nilai positif dalam perkembangan Batam kedepan. “Diakhir tahun, sejak Oktober, Batam favorit menjad i tempat pertemuan dari luar daerah. Mulai swasta dan pemerintahan lainnya,” beber Rud i. Diakui, tingkat kunjungan itu bukan hanya perkiraan, namun dari hasil pendataan. Diantara mereka yang berkun-

jung ke Batam d iakhir tahun, lebih banyak karena ada pertemuan dan bukan karena ingin menyeberang ke Singapura. “Mereka biasanya long stay. Minimal mereka d i Batam sebelum meninggalkan hotel, baik kembal i ke daerahnya atau nyeberang ke Singapura,” imbuhnya. Sekarang saja, d iakui Rud i, hunian d i Batam sudah sekitar 80 persen. Dia hanya berharap, situasi Batam tetap kondusif. “Tingginya kunjungan wisatawan dalam negeri, menunjukkan Batam primadona,” kata Rud i mengakhiri. (mbb)

nilai kedisiplinan dan penunjang peningkatkan prestasi,” ucapnya. Dari yang disampaikan Effendi secara ringkas, diketahui salah satu prestasi sekolah ini adalah dua kali menang di lomba Seminar Empat Pilar UUD 1945 di tingkat nasional mewakili Provinsi Kepri. Selain dari itu, di bidang lain khususnya olahraga pelajar SMA ini selalu meraih juara I di bidang tenis meja, badminton, lompat jauh, lari 100 meter, serta bidang olah raga lainnya. Sementara di bidang lain, SMAN 2 Tanjungpinang ini, juga unggul di bidang kesenian. Soal menang

Tentunya saat ini kami selalu berbenah dengan meningkatkan mutu kualitas bidang akademis dan non akademis. Ke depan SMAN 2 selain meningkatkan kualitas pendidikan juga tidak lupa prestasi lewat ilmu teknologi juga akan dikembangkan.”

“... tak hanya kreatif dan fokus dengan pelajaran, juga sangat disiplin.” udi Iswanto Ketua OSIS R

cmyk

atau kalah menurut mereka itu urusan nomor dua yang jelas dimana ada perlombaan yang membolehkan pelajar mereka untuk berfartisipasi didalamnya, tidak tertutup kemungkinan selalu meraih juara 1 atau 2. Tidak hanya berprestadi di bidang akademis, SMAN 2 Tanjungpinang juga aktif dengan urusan pendidikan karakter khususnya penanaman nilai keagamaan. Apalagi, sekolah ini yang memiliki fasilitas tempat ibadah masjid di lingkungan sekolah. Karenanya, pelajar di sekolah ini

selalu aktif di kegiatan peringatan hari-hari besar agama. Seperti melaksanakan kegiatan ibadah kurban, dimana dengan berqurban merupakan wujud membentuk karakter jiwa sosial antarsesama. “Sepanjang tahun kami selalu melakukan tradisi pemotongan hewan kurban. Di mana sebagian daging hewan kurban akan diserahkan ke warga yang kurang mampu,” ucapnya. Muhammad Saman, Pembina Rohis dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI), mengatakan banyak yang dilakukan anak-anak selama dia mengajar di sini. “Salah

satunya berprestasi di bidang rohis dan berbagai lomba yang diadakan,” ungkapnya. Muhammad Saman sendiri, mengaku bahwa sebagai pembina Rohis tentu agenda-agenda keagamaan yang memupuk nilai keislaman pelajar di SMA 2 Tanjungpinang ini akan semakin ditingkatkan. Melihat bahwa saat ini satusatunya ada masjid yang tersedia di sekolah, dia menyakini bahwa kedepan anak-anak tidak hanya unggul di bidang akademis dan seni. Tapi juga unggul di bidang akhlak. (suhardi)

Kejar Prestasi Nasional MESKI sudah memiliki banyak prestasi akademis dan non akademis, namun sekolah ini masih terus berbenah untuk meningkatkan prestasinya. Sehingga tak hanya berprestasi di Kota Tanjungpinang saja, tapi juga di tingkat Provinsi Kepri dan bahkan, di tingkat nasional. Hal ini disampaikan Kepala Sekolah SMAN 2 Tanjungpinang Drs Encik Abdul Hajar MM. “Tentunya saat ini kami selalu berbenah dengan meningkatkan mutu kualitas bidang akademis dan non akademis. Ke depan SMAN 2 selain meningkatkan kualitas pendidikan juga tidak lupa prestasi lewat ilmu teknologi juga akan dikembangkan,” ucapnya. Encik menambahkan, dia merasa senang melihat tingkat disiplin dan didukung keramahan para guru-guru dan staf sekolahnya. Karena itu, dia yakin SMA 2 Tanjungpinang

akan mampu berbicara prestasi hingga ke tingkat nasional. Terkait dengan disiplin itu, Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 2 Tanjungpinang Rudi Iswanto, membenarkan pelajar di sekolah ini tak hanya kreatif dan fokus dengan pelajarannya, juga sangat disiplin. Dan, dia bangga dengan hal itu. “Sesuai degan visi misi saya, bahwa hal yang terutama sekali akan kami lakukan utuk mewujudkan anak-anak di SMA ini berjiwa karakter dan berbudaya,” ungkapnya. Rudi menjelaskan banyak hal yang dicapai SMAN 2 Tanjungpinang ini.

Semua itu menjadi motivasi bagi dirinya bersama pengurus untuk memajukan sekolah ini. Sehingga tak hanya unggul di bidang prestasi akademik tapi juga bidang seni dan olahraga. Sementara Ketua Rohis SMAN 2 Tanjungpinang Harits, yang terlihat memaparkan bahwa banyak sekali yang sudah dilakukan rekan-rekannya selama ia menjadi ketua pengurus Rohis. Menurut Harits, soal prestasi temantemannya di sekolah ini dinilainya cukup membanggakan. Apalagi setiap ada event lomba rohis antarsekolah, mereka selalu menang. “Teman-teman selalu menang, kalau tidak juara satu pasti juara dua,” tuturnya sambil tersenyum. (suhardi)

Teman-teman selalu menang, kalau tidak juara satu pasti juara dua,” SMAN 2 Ketua Rohis g Harits. an Tanjungpin


6

MINGGU 3 NOVEMBER 2013

TANJUNGPINANG POS

MINGGU 3 NOVEMBER 2013

7

Goes to School

Ketua OSIS SMAN 2 Rudi Iswanto (berjaket) berfoto bersama teman-temannya di depan gedung SMAN 2 Tanjungpinang di Jalan Basuki Rachmat.

SMAN 2 TANJUNGPINANG, SEKOLAH UNGGULAN DENGAN SEGUDANG PRESTASI

PULAU Batam cukup d ikenal dengan industrinya dan letaknya yang strategis, berhadapan dengan Singapura dan Malaysia. Namun dalam perjalanannya, Batam tidak hanya d ikenal dengan dunia industrinya. Sejak Pemko Batam lahir, dunia parawisata gencar d ipromosikan. Namun, d iantara potensi wisata d i Batam, ada yang beda d iband ing daerah lain. Di Batam, wisata belanja cukup d ikenal. Bahkan Dinas Pariwisa-

ta Batam, bekerjasama dengan pengusaha mulai dari perhotelan, mal atau plaza, punya program yang d ilakukan dua kal i setiap tahun, Batam Great Sale (BGS). Di Batam, wisatawan atau pelancong, dari Singapura, Malaysia dan negara lain, menikmati wisata belanja. Bahkan, saat BGS berlangsung, seperti 1 Desember - 30 Desember 2013, kunjungan wisatawan mancanegara dan

dalam negeri, meningkat tajam. Pesta d iskon juga d ilakukan pusat-pusat perbelanjaan dan hotel. Tidak heran jika kemud ian, wisata belanja d i Batam, lebih d ikenal d iband ing wisata alam atau laut, d i mata pelancong dari dalam negeri dan mancanegara. Wisata belanja ini yang kemud ian mendorong lahirnya pusatpusat perbelanjaan, seperti mal, plasa hingga toko-toko yang menjual pakaian, tas, sepatu dan

lainnya. Di antara pusat perbelanjaan itu, Panbil Mal, d i Mukakuning, mampu menarik perhat ian wisatawan mancanegara dan dalam negeri. Pusat perbelanjaan d iantara kawasan industri Panbil dan Batamindo ini, selalu ramai pengunjungnya. Selain para pekerja d i Mukakuning, dalam perjalanannya, banyak wisatawan khususnya dari Malaysia dan Singapura, yang berkunjung ke mal ini.

Tidak heran jika Jumat, Sabtu dan Minggu, Panbil Mal selalu ramai. Maklum d i Panbil Mal, semua cukup lengkap, baik untuk kul iner hingga taman-taman tersed ia. Bagi wisatawan yang ingin belanja ponsel, d i lantai dasar ada puluhan konter HP. Dilantai dua, pakaian-pakaian dengan harga beragam dan kual itas menjanjikan, juga tersed ia. Di samping, d i luar samping kiri dan kanan mal, tersed ia

kul iner. Di lantai dua dan tiga, tersed ia pakaian, elektronik dan makanan untuk wisatawan yang ingin menikmati dengan harga murah. Wisatawan atau para pekerja yang ingin menikmati pemandangan d i luar mal, dapat memil ih d iluar. Sementara d i depan, ada taman, yang biasa d ijad ikan tempat bagi warga dan wisatawan untuk nongkrong. Disinilah pengunjung melepas rasa penat sambil menikmati

aktivitas para gad is atau pria pekerja yang keluar masuk mal. Untuk wisatawan dari Singapura, wisata belanja menjad i hal yang rutin d ilakukan d i Batam. Ini d iakibatkan sel isih harga makanan ringan hingga pakaian d i Singapura d iband ing Batam, cukup besar. Jad i jangan heran, kalau banyak wisatawan mancanegara dan dalam negeri, banyak d itemui d i mal-mal d i Batam. (martua)

DI sela-sela aktivitas jam belajar sekolah, Tanjungpinang Pos mengunjungi SMAN 2 Tanjungpinang di Jalan Basuki Rachmat yang dikenal memiliki segudang prestasi dan merupakan salah satu sekolah unggulan di Ibu Kota Kepri, Tanjungpinang. Baik di bidang akademis maupun bidang olah raga. Begitu sampai di sekolah itu, koran ini langsung diarahkan oleh petugas untuk menjumpai bidang Humas. Saat ditemui, ia tampak sedang duduk di luar ruang kerjanya, karena sedang fokus mengawasi salah satu ruang sekolah SMA

yang sedang berbenah karena sudah larut usia. “Maaf ada keperluan apa ya?” sapa Edi Efendi ketika bertemu Tanjungpinang Pos. Edi Efendi merupakan guru olah raga yang juga bertindak sebagai bidang Humas di SMAN 2 Tanjungpinang. Dia mengetahui seluk beluk mengenai perkembangan maupun kekurangan sekolah ini. Dia kemudian menceritakan secara singkat tentang prestasi serta kelebihan sekolah ini. “SMAN 2 tentunya semakin berbenah. Baik tingkat penanaman

ul Hajar MM Drs Encik Abd

KHUSUS untuk wisatawan dalam negeri atau domestik, setiap minggu, sekitar 5ribu masuk Batam, atau sekitar 20ribu. Bahkan, sejak Oktober 2013, jumlah wisatawan domestik itu melonjak. Tidak hanya berbelanja atau singgah sebelum atau setelah dari Singapura atau Malaysi. Banyak juga yang mengikuti agenda d i Batam. Demikian d isampaikan Kabid Sarana dan Objek Wisata, Dinas Pariwisata Batam, Rud i Panjaitan, d i Batam. “Biasanya sekitar 5 ribanu per minggu. Sekarang naik drastis menjelang akhir tahun. Ini biasa terjad i, setiap

tahun, kunjungan wisatawan dalam negeri masuk Batam,” ungkapnya. Di akhir tahun, d iakui Rud i, banyak pertemuan yang berlangsung d i hotel-hotel d i Batam. Tingkat penggunaan hotel d iakhir tahun d iakui sebagai nilai positif dalam perkembangan Batam kedepan. “Diakhir tahun, sejak Oktober, Batam favorit menjad i tempat pertemuan dari luar daerah. Mulai swasta dan pemerintahan lainnya,” beber Rud i. Diakui, tingkat kunjungan itu bukan hanya perkiraan, namun dari hasil pendataan. Diantara mereka yang berkun-

jung ke Batam d iakhir tahun, lebih banyak karena ada pertemuan dan bukan karena ingin menyeberang ke Singapura. “Mereka biasanya long stay. Minimal mereka d i Batam sebelum meninggalkan hotel, baik kembal i ke daerahnya atau nyeberang ke Singapura,” imbuhnya. Sekarang saja, d iakui Rud i, hunian d i Batam sudah sekitar 80 persen. Dia hanya berharap, situasi Batam tetap kondusif. “Tingginya kunjungan wisatawan dalam negeri, menunjukkan Batam primadona,” kata Rud i mengakhiri. (mbb)

nilai kedisiplinan dan penunjang peningkatkan prestasi,” ucapnya. Dari yang disampaikan Effendi secara ringkas, diketahui salah satu prestasi sekolah ini adalah dua kali menang di lomba Seminar Empat Pilar UUD 1945 di tingkat nasional mewakili Provinsi Kepri. Selain dari itu, di bidang lain khususnya olahraga pelajar SMA ini selalu meraih juara I di bidang tenis meja, badminton, lompat jauh, lari 100 meter, serta bidang olah raga lainnya. Sementara di bidang lain, SMAN 2 Tanjungpinang ini, juga unggul di bidang kesenian. Soal menang

Tentunya saat ini kami selalu berbenah dengan meningkatkan mutu kualitas bidang akademis dan non akademis. Ke depan SMAN 2 selain meningkatkan kualitas pendidikan juga tidak lupa prestasi lewat ilmu teknologi juga akan dikembangkan.”

“... tak hanya kreatif dan fokus dengan pelajaran, juga sangat disiplin.” udi Iswanto Ketua OSIS R

cmyk

atau kalah menurut mereka itu urusan nomor dua yang jelas dimana ada perlombaan yang membolehkan pelajar mereka untuk berfartisipasi didalamnya, tidak tertutup kemungkinan selalu meraih juara 1 atau 2. Tidak hanya berprestadi di bidang akademis, SMAN 2 Tanjungpinang juga aktif dengan urusan pendidikan karakter khususnya penanaman nilai keagamaan. Apalagi, sekolah ini yang memiliki fasilitas tempat ibadah masjid di lingkungan sekolah. Karenanya, pelajar di sekolah ini

selalu aktif di kegiatan peringatan hari-hari besar agama. Seperti melaksanakan kegiatan ibadah kurban, dimana dengan berqurban merupakan wujud membentuk karakter jiwa sosial antarsesama. “Sepanjang tahun kami selalu melakukan tradisi pemotongan hewan kurban. Di mana sebagian daging hewan kurban akan diserahkan ke warga yang kurang mampu,” ucapnya. Muhammad Saman, Pembina Rohis dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI), mengatakan banyak yang dilakukan anak-anak selama dia mengajar di sini. “Salah

satunya berprestasi di bidang rohis dan berbagai lomba yang diadakan,” ungkapnya. Muhammad Saman sendiri, mengaku bahwa sebagai pembina Rohis tentu agenda-agenda keagamaan yang memupuk nilai keislaman pelajar di SMA 2 Tanjungpinang ini akan semakin ditingkatkan. Melihat bahwa saat ini satusatunya ada masjid yang tersedia di sekolah, dia menyakini bahwa kedepan anak-anak tidak hanya unggul di bidang akademis dan seni. Tapi juga unggul di bidang akhlak. (suhardi)

Kejar Prestasi Nasional MESKI sudah memiliki banyak prestasi akademis dan non akademis, namun sekolah ini masih terus berbenah untuk meningkatkan prestasinya. Sehingga tak hanya berprestasi di Kota Tanjungpinang saja, tapi juga di tingkat Provinsi Kepri dan bahkan, di tingkat nasional. Hal ini disampaikan Kepala Sekolah SMAN 2 Tanjungpinang Drs Encik Abdul Hajar MM. “Tentunya saat ini kami selalu berbenah dengan meningkatkan mutu kualitas bidang akademis dan non akademis. Ke depan SMAN 2 selain meningkatkan kualitas pendidikan juga tidak lupa prestasi lewat ilmu teknologi juga akan dikembangkan,” ucapnya. Encik menambahkan, dia merasa senang melihat tingkat disiplin dan didukung keramahan para guru-guru dan staf sekolahnya. Karena itu, dia yakin SMA 2 Tanjungpinang

akan mampu berbicara prestasi hingga ke tingkat nasional. Terkait dengan disiplin itu, Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 2 Tanjungpinang Rudi Iswanto, membenarkan pelajar di sekolah ini tak hanya kreatif dan fokus dengan pelajarannya, juga sangat disiplin. Dan, dia bangga dengan hal itu. “Sesuai degan visi misi saya, bahwa hal yang terutama sekali akan kami lakukan utuk mewujudkan anak-anak di SMA ini berjiwa karakter dan berbudaya,” ungkapnya. Rudi menjelaskan banyak hal yang dicapai SMAN 2 Tanjungpinang ini.

Semua itu menjadi motivasi bagi dirinya bersama pengurus untuk memajukan sekolah ini. Sehingga tak hanya unggul di bidang prestasi akademik tapi juga bidang seni dan olahraga. Sementara Ketua Rohis SMAN 2 Tanjungpinang Harits, yang terlihat memaparkan bahwa banyak sekali yang sudah dilakukan rekan-rekannya selama ia menjadi ketua pengurus Rohis. Menurut Harits, soal prestasi temantemannya di sekolah ini dinilainya cukup membanggakan. Apalagi setiap ada event lomba rohis antarsekolah, mereka selalu menang. “Teman-teman selalu menang, kalau tidak juara satu pasti juara dua,” tuturnya sambil tersenyum. (suhardi)

Teman-teman selalu menang, kalau tidak juara satu pasti juara dua,” SMAN 2 Ketua Rohis g Harits. an Tanjungpin


8

MINGGU 3 NOVEMBER 2013

TANJUNGPINANG POS

MINGGU 3 NOVEMBER 2013

TANJUNGPINANG POS

Potret Fotografi

BERTEKAD HARUMKAN NAMA NATUNA Al Muhassyiby, Atlet Muda Natuna Sarat Prestasi

Rama Satria Claproth, Voodoo Child Cover. Tennis Indoor Senayan Jakarta. Blues International Festival 2010.

FO TO panggung berawal dari sebuah komunitas FOT atas sebuah panggung pertunjukkan dengan beragyang aktif mendokumentasikan apa yang terjadi di am emosi. Kemungkinan-kemungkinan yang munatas panggung. Hingga di belakang panggung, cul tersebut turut didukung dengan cukup berkarena tidak semua orang berkesempatan mengam- kembangnya komunitas foto panggung di Indonesia. bil moment-moment imajinatif tersebut. Momen Dunia panggung merupakan dunia sandiwara. yang diabadikan komunitas fotografer panggung Penuh ekspresi dengan rangkaian emosi yang sendiri tidak terbatas pada hanya satu jenis pertunmengalir berbeda-beda dalam setiap momen yang jukan seperti pertunjukan band musik tercipta. Di samping itu, image seseosaja, namun meluas hingga pertunrang akan makna “panggung” itu jukan tari, pantomim, teater, bisa berbeda-beda. Adly "Bara" Hanani hingga lawak. Pencahayaan Panggung bisa jadi hanya Pulau Sambu, 15 Maret 1983 yang minim serta terbatas, diartikan sebagai sebuah papan Fotografer Jurnalis Di pengaturan kamera, hingga berukuran dua meter dengan penantian momen yang tepat pencahayaan ala kadarnya, Tanjungpinang Pos untuk menekan tombol shutter bahkan bisa dilihat sebagai kamera menjadi tantangan sebuah tempat pertunjukan megah tersendiri bagi para “pemburu” foto dengan sorot lampu yang indah dari berpanggung. bagai sudut. Ketertarikan untuk menangkap serta mengunci Namun, sebuah panggung bisa juga diartikan setiap momen yang ada hingga memiliki nuansa sebagai gesture tubuh seseorang bahkan kehidupan yang berbeda mungkin sedikit banyak menjadi seseorang. alasan kuat mengapa para “pemburu” ini benarItulah letak keunikan fotografi panggung. benar menekuni dunia foto panggung. Dan berikut adalah foto foto panggung musik, Melalui sebuah foto, sebuah model diam pun yang terekam oleh kamera saya. Dan foto foto seolah-olah mampu tampil dengan sangat imajinatif, tersebut memperlihatkan aksi seorang gitaris apalagi dengan momen-momen yang tercipta Indonesia, dan tentunya ekspresi mereka sangat melalui model yang aktif bergerak lepas bebas di menarik untuk di abadikan. ***

BERBEKALl latihan dasar yang diasuh oleh ayahnya, Al Muhassyiby mampu mengharumkan nama Kepri di bidang olahraga tenis meja. Al Muhassyiby, adalah atlet junior tenis meja Kabupaten Natuna yang telah mendapat puluhan juara dari tingkat kabupaten hingga nasional. Saat ini, Al Muhassyiby yang biasa disapa Eby duduk di bangku SMA Negeri 2 Bunguran Timur, Ranai. Remaja ini awalnya rutin bermain futsal dan pada akhirnya cidera. Tapi, cidera itu tidak menyurutkan hati kecilnya untuk kembali ke dunia olahraga. Namun, dia mengubah olahraganya ke cabang tenis meja. Dan, John Paul Ivan, Demo 10 gitaris panggung musik Jakarta International Blues Festival, Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

PROFIL ATLET :

Nama : Al Muhassyiby Ayah : H Elfis SPd (Pegawai Negeri Sipil Disdik Kabupaten Natuna) Ibu : Eva Musyarafah Sekolah : SMA Negeri 2 Bunguran Timur Ranai Natuna Tempat/ Tgl Lahir : Jakarta, 15 Mei 1996 Anak pertama dari dua bersaudara.

Prestasi-prestasi yang pernah di raih 1. 2. nis ber 3. 4. Na 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

Surrender, Stevie Morley Item. Andra And The Backbone.

mendapat bimbingan dari ayahnya. Berawal dari latihan yang diterapkan oleh ayahnya dan diperdalam oleh pelatih dari PTMSI Kabupaten Natuna, akhirnya Eby bisa menyabet banyak medali dan piagam penghargaan. "Insyaallah, sekarang saya sudah fokus ke dunia tenis meja, dan ingin sekali membawa nama besar Indonesia ke mata dunia. Sebelum saya mengikuti sebuah kejuaraan, saya selalu bernazar. Apabila menang saya berpuasa 2-3 hari," ujar Eby, seraya mengangkat medali-medali yang pernah diperolehnya. Saat Tanjungpinang Pos

Saharani And Queenfireworks, Didit Saad In Action.

cmyk

Piagam Penghargaan PORPROV II Kepri, Desember 2010 di Batam Piagam juara II Perseorangan Tunggal Putra Liga TeMeja Natun tingkat PTM dan Umum, 26-27 Novem2011 di Ranai, Natuna Piagam juara I Ganda Putra Tenis Meja KONI CUP Na tuna, 24-31 Desember 2011 Piagam Juara I beregu Putra Tenis Meja KONI CUP tuna, 24-31 Desember 2011 Juara II tunggal Putra Tenis Meja KONI CUP Natuna, 24-31 Desember 2011 Piagam juara I Ganda Campuran Tenis Meja KONI CUP Natuna, 24-31 Desember 2011 Piagam Juara II Ganda Putra Tenis Meja POPDA IV, Tanjung Balai Karimun, 2-7 Juli 2012 JUara III Beregu Putra POPWIL I, Medan, 18-24 No vember 2012 Piagam Juara I Tunggal Putra Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten, Natuna, 12 April 2013 Piagam Juara I Tunggal Putra Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi, 29-31 Mei 2013 di Tanjungpinang Piagam Partisipasi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Nasional 30 Juni-6 Juli 2013 di balik Papan, Kaltim Semi Finalis Beregu Putra PORPROV 2010 di Batam Semi Finalis Beregu Putra Kejurda 2011 di Tanjung Balai karimun Semi Finalis Beregu Putra Kejurda 2011 di Batam Piagam Juara III Beregu Putra Tahun 2013 di Batam. (Aldi Nugroho.Z)

mewawancarainya, Eva Musyarafah, ibunda Eby, mengatakan selalu memberikan dukungan penuh kepada Eby. "Kami selalu menemani k emanapun Eby mengikuti kejuaraan. Sampai saat ini Eby adalah kebanggaan kami di keluarga," jelas Eva. Di tempat latihan yang seadanya di Jalan Datuk Kaya Mohd Benteng, Ranai, Eby dilatih oleh Aminuddin Siddiq. "PTMSI Kabupaten Natuna, akan menyosialisasikan ke masyarakat Natuna yang ada di 12 kecamatan. Tapi semua itu butuh biaya, kami berharap ada peran pemerintah untuk ambil peduli. Mereka ini putra bangsa, dan telah mengharumkan nama daerah, dan kami memprioritaskan kepada atlet junior yang kurang

mampu. Agar dapat dana pembinaan, dan Eby memiliki prestasi yang cukup bagus. Walaupun masih junior tapi sudah masuk ke divisi senior. Saya menilai Eby termasuk atlet junior yang cukup bagus, dan apabila diasah

lebih dalam, akan merubah warna olahraga tenis meja di Natuna maupun Kepri nantinya," ujar Aminuddin. Eby yang aktif di OSIS sekolahnya mengatakan, nanti apabila telah tamat sekolah akan melanjutkan studi kuliah ke Universitas Riau ataupun Universitas Islam Riau. "Alangkah baiknya di Kabupaten Natuna ada Gedung Olahraga (GOR) jadi saya bisa konsentrasi pada latihan. Sarana dan prasarana yang memadai, selama ini saya dan teman-teman tetap berlatih. Tapi itu semua memakai dana pribadi saja, dan itu tidak menyurutkan niat saya untuk mengharumkan nama Natuna dan Kepri di mata nasional," ucapnya. (aldi)

5


Liputan Utama

4

MINGGU 3 NOVEMBER 2013

Sukan Balap Sepeda Akan Jadi Andalan Tanjungpinang

TANJUNGPINANG POS

2014 Butuh Dana Rp 12 Miliar

Titik Banjir Tak Pernah Putus

F-ADLY BARA HANANI/TANJUNGPINANGPOS

MENYUSAHKAN: Banjir sangat menyusahkan warga Tanjungpinang. Dari tahun ke tahun, Tanjungpinang tak pernah bebas banjir.

WALI Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, menjelaskan Pemko Tanjungpinang membutuhkan dana cukup besar untuk mengatasi banjir. Pemerintah membutuhkan dana Rp 8 miliar hingga Rp 12 miliar untuk mengatasi banjir di Ibu Kota Provinsi Kepri ini. Dana tersebut tergolong masih kecil dan tidak ada apa-apanya. “Dana segitu tak ada apaapanya. Biaya untuk mengatasi banjir cukup besar. Kita manfaatkan dana yang ada saja supaya titik banjir terus berkurang,” tegasnya. Kata Lis, titik banjir di Tanjungpinang memang sudah berkurang. Titik banjir yang lama sudah bisa diatasi, tapi setelah titik lama sudah bisa diatasi, timbul lagi titik baru. “Namanya banjir, sudah kita atasi titik banjir yang lama, namun karena Tanjungpinang merupakan kota berkembang, timbul lagi titik banjir baru di beberapa titik. Jadi, titik banjir tidak pernah

putus,” tegas Lis. Menurut Lis, ada beberapa titik banjir yang menjadi prioritas. Salah satunya Jalan Pemuda. Menurut Lis, penyelesaian titik banjir di Jalan Pemuda belum selesai. “Kita masih menunggu bantuan dana dari pusat,” tegasnya. Untuk mengatasi titik banjir di Jalan Pemuda, tidak cukup hanya memperbesar drainase dan meninggikan posisi jalan di depan SMAN 4. Karena, lokasinya dekat dengan laut, jika air laut pasang, air masuk ke pemukiman sekitar Jalan Pemuda. “Kita sedang merancang untuk membuat pintu air. Dananya dari Kementerian Pekerjaan Umum pusat. Tapi belum direstui dari pemerintah pusat,” paparnya. Untuk membebaskan titik banjir di Tanjungpinang, paling tidak dibutuhkan tiga pintu air. Pertama lokasinya di Seijang sekitar Jalan Pemuda, Teluk Kriting dan

Tanjungungat. Pintu air ini bisa dua fungsi. Saat hujan pintu dibuka, pada saat air pasang pintu air bisa ditutup. Tapi, kalau hujan dan disertai pasang, ini juga menjadi masalah. “Jadi, kita harus membuat kolam resapan di sekitar pintu air,” tambahnya. Supaya titik banjir tidak meluas kemana-mana, Lis menegaskan, pengurusan izin developer baik perumahan maupun ruko untuk saat ini dipertegas. Bagi developer yan ingin mendirikan bangunan, benar-benar harus mematahui aturan. Minimal, membuat drainase sesuai aturan. “Sekarang ini kita fokus membuat drainase, salah satu upaya mengurangi banjir. Drainase sudah ada, tapi diameternya kecil. Antara drainase satu dengan yang lain, ada yang tidak terhubung. Jadi, drainase yang paling rendah, disitulah titik banjir,” kata Lis. (abas)

F-ABAS

Raja Rasfiardi

KETUA KONI Tanjungpinang, Raja Rasfiardi menjelaskan, KONI Tanjungpinang sudah menerima surat resmi dari KONI Kepri. Tentang jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan di Porprov Kepri di Karimun 2014. “Dalam surat KONI Kepri ke KONI Tanjungpinang. Ada 23 cabang olahraga yang dipertandingkan termasuk balap sepeda,” kata Raja Rasfiardi, kemarin. Kata dia, karena balap sepeda baru pertama kalinya dipertandingkan dalam sejarah Porprov. KONI Tanjungpinang melihat, atlet balap sepeda yang ada di Tanjungpinang, bisa peluang menjadi cabang andalan. “Kita lihat prestasi atlet ba-

Debit Air Jalan Pramuka Harus Dialihkan TANJUNGPINANG - Persoalan banjir di Jalan Pemuda sudah berkurang sejak pemerintahan Lis-Syahrul menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang. Dua figur ini langsung konsentrasi mengatasi banjir. Sudah dibuatkan juga disana tiga box culvert atau lintasan air yang cukup besar. Jika dilihat perubahan yang terjadi, jalan itu tidak cepat banjir saat hujan deras. Sudah berkurang dibandingkan selama ini. Namun, meski sudah dibuat lintasan air disana, tetap saja jalan tersebut belum bebas banjir. Posisi jalan itu terlalu rendah dibandingkan permukaan air laut yang hanya ber-

jarak sekitar 200 meter saja. Drainase yang cukup besar dari jalan utama ke laut sudah dibangun sejak zamannya Suryatati A Manan sebagai Wali Kota Tanjungpinang. Namun, ketika air laut pasang bersamaan dengan hujan deras, Jalan Pemuda tetap banjir. Sebab, air hujan dan air laut akan terdorong ke Jalan Pemuda. Hal inilah yang membuat air langsung tergenang. Ditambah lagi air dari Jalan Pramuka yang posisinya lebih tinggi, membuat debit air yang masuk ke Jalan Pemuda makin besar. Salah seorang warga sekitar disana yang tak mau namanya disebutkan, mengata-

kan, harusnya air dari Jalan Pramuka dialihkan langsung ke laut. Jalur air yang menuju Jalan Pemuda harus ditutup. Parit di Jalan Pramuka harus diperbaiki dan diperbesar. Jika memang dibutuhkan, box culvert juga harus dibangun di Jalan Pramuka. Sehingga, debit air tidak masuk ke Jalan Pemuda saat hujan turun. Di ujung drainase Jalan Pemuda ke laut, harus dibuat pintu otomatis saluran air. Artinya, jika air laut pasang, pintu tersebut secara otomatis tertutup. Sehingga, air laut tidak masuk ke Jalan Pemuda. "Bila perlu, harus dibuat juga pompa air disana. Saat air laut pasang, pintu otomatis tertutup. Air hujan yang mulai ter-

genang langsung di pompa ke laut. Sehingga, Jalan Pemuda tidak banjir," usulnya. Banjir yang sering melanda Jalan Pemuda, kata dia, sudah terjadi ber tahun-tahun. Belakangan ini sudah mulai berkurang, atau tidak separah dulu lagi. Namun, tetap juga belum bisa dinyatakan bebas banjir. Ini menjadi tugas penting Pemko Tanjungpinang ke depan untuk mengatasinya. Apa yang menjadi usulan warga tersebut sebenarnya sudah pernah dipikirkan pihak Pemko Tanjungpinang, hanya saja anggarannya besar. Sementara APBD Pemko Tanjungpinang sangat terbatas. (martunas)

KETUA Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepri, Nur Syafriadi, minta supaya KONI kabupaten/ Kota sudah bisa mempersiapkan diri, untuk menghadapi event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri tahun 2014 di Karimun. Rencananya akan di Gelar antara Bulan Oktober atau November 2014. “Kita sudah memutuskan ada 23 cabang olahraga yang dipertandingkan. Bowling salah satu cabang yang tidak dipertandingkan. Karena tidak ada lintasan bowling di Karimun,” kata Nur Syafriadi, kemarin. Kata Nur, balap sepeda baru pertama kalinya di pertandingkan. Dua kali perhelatan Porprov tidak pernah digelar. “Kita minta atlet balap sepeda dari kabupaten/kota sudah bisa mempersiapkan diri. Kita harapkan balap sepeda bisa melahirkan atlet berbakat, bakal dipersiapkan

F-ADLY BARA HANANI/TANJUNGPINANGPOS

TINJAU: Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah didampingi Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Suparno saat meninjau drainase, baru-baru ini.

Muncul Titik Banjir Baru di Tanjungpinang Box Culvert Batu 5 Belum Bisa Tangani Banjir box culvert belum bisa menampung debit air yang tinggi. Hasilnya masih ada tetap ada banjir,” singkatnya. Jumat (1/11) kemarin, Kota Tanjungpinang kembali diguyur hujan lebat, sekitar pukul 12.00 WIB. Ternyata ada muncul titik banjir baru, ketika hujan kemarin. Pertama di simpang Batu 8 arang Terminal Sei Carang, atau tepat di depan SPBU Batu 8 yang belum beroperasi. Dari pantauan koran ini, ketinggian air pada saat hujan lebat sudah sama rata dengan median jalan. Titik yang mengalami banjir adalah lajur kanan (dari arah RSUP Batu 8 ke Tanjunguban). Dengan adanya banjir ini, sejumlah kenderaan yang melaju dari arah luar kota menuju Batu 8 atas terpaksa mengambil lajur berlawanan arah. Sebab debit air cukup banyak, dan membuat para pengendara, khususnya roda empat tidak mau

mengambil resiko untuk terjebak di lokasi banjir tersebut. Salah satu penyebab munculnya titik banjir baru di bilangan Batu 8 ini diakibatkan, tidak adanya drainase di wilayah tersebut. Padahal sejumlah bangunan sudah berdiri, termasuk Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) yang baru. Sama halnya dengan kondisi yang terlihat di depan terminal Sei Carang. Tepatnya di simpang jalan yang menuju Batu 8 juga tergenang banjir. Banjir di titik ini juga diakibatkan ketiadaan saluran pembuangan air, padahal sejumlah lahan di lokasi yang dekat dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ini sudah ditimbun. Ketinggian lahan timbunan sudah rata dengan bahu jalan, sehingga air yang tidak tertampung di lokasi itu meluber ke jalan raya. (taufik)

DIPAKSAKAN: Seorang supir lori memaksakan diri melewati lokasi banjir. Inilah salah satu yang membuat warga sangat kesal.

F-ADLY BARA HANANI/TANJUNGPINANGPOS

TANJUNGPINANG - Tujuan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang untuk membuat sejumlah box culvert di beberapa titik rawan banjir, ternyata belum memberikan dampak yang signifikan. Sebagai contoh, box culvert di Batu 5 Bawah belum dapat menangani masalah banjir. Beberapa waktu lalu, ketika hujan lebat turun, wilayah ini masih digenangi air cukup tinggi. Bahkan sejumlah kenderaan jenis mobil juga tidak bisa lewat. “Kalau sebelum ada box culvert, banjir mungkin sekitar 30 centimeter saja. Tapi sekarang malah lebih naik lagi airnya,” ungkap Edi warga Batu 5 Bawah, kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (1/11). Ia berharap, agar pemerintah daerah bisa memikirkan cara yang lebih baik lagi, supaya daerah Batu 5 bawah ini tidak kebanjiran lagi pada saat hujan lebat mengguyur Kota Tanjungpinang. “Kayaknya

banjir yang ada di Kota Tanjungpinang seperti Jalan Sulaiman Abdullah menuju ke Tepi Laut, Yudo Winangon, Tugu Pahlawan tepatnya Gang Suwadaya, Kampung Kolam Tepi Laut, Pemuda, Batu 7 dan Batu 12 menuju arah Tanjunguban tepatnya di belakang Hanaria. Ia mencontohkan, ada daerah yang biasanya tidak terjadi banjir pada waktu hujan turun. Sekarang sudah mengalami banjir seperti di daerah Sulaiman Abdullah menuju ke Tepi Laut, Kampung Kolam Tepi Laut dan masih banyak lagi tempat yang mengalami banjir. “Kemarin di kampung saya tinggal tepatnya di Jalan Sulaiman Abdullah menuju Tepi Laut mengalami banjir. Air tersebut sampai masuk ke rumah warga yang tinggal di wilayah tersebut. Banyak barang-barang warga yang terendam air. Saya jadi ikut prihatin dengan musibah yang dialami warga sekitarnya,” ungkapnya Daerah tersebut yang mengalami banjir ini, setelah hujan deras turun 15-30 menit saja pasti banjir. Menurutnya, yang menyebabkan terjadinya banjir pada waktu hujan deras turun, karena drainase atau parit yang ada di sekitar daerah tersebut

sudah tidak layak lagi. Ada juga pengaruh masyarakat yang membuang sampah di parit maupun drainase. “Nah ini juga bisa mengakibatkan banjir. Karena sampah ini bisa membuat saluran air tersumbat. Dulu, parit atau drainase yang ada di daerah saya tinggal, kedalamannya bisa mencapai tinggi manusia dewasa. Tapi sekarang, kedalaman tersebut sudah mulai berkurang. Kalau tidak salah, paling sepinggang orang dewasa,” pungkasnya. Ia menambahkan, kalau lamanya surut air banjir tersebut tergantung dengan lama tidaknya hujan turun atau tergantung deras tidaknya hujan yang turun. “Ada sekitar Hedari

satu sampai dua jam, air tersebut baru surut. Bisa juga lebih lama surutnya jika airnya tak mengalir,” tambahnya. (andri)

F_ANDRI DWI S-

F-YUSFREYENDI/TANJUNGPINANGPOS

SEKOLAH BANJIR: Tak hanya di Tanjungpinang, di Bintan juga sering terjadi banjir. Bupati Bintan, Ansar Ahmad dan dan Gubernur Kepri, Hm Sani saat meninjau lokasi banjir di SDN 003 Kangboy, belum lama ini.

lap sepeda di Tanjungpinang cukup baik. Kita targetkan balap sepeda salah satu cabang andalan Tanjungpinang, bisa meraih medali di Porprov mendatang,” paparnya. Secara umum persiapan atlet Tanjungpinang, kata Raja Rasfiardi sudah dalam tahap seleksi. Seluruh pengurus cabang, sudah melakukan seleksi atletnya. Tahapan berikut, April 2014 mendatang,atlet sudah masuk dalam tahap training centre (TC). “Kita juga akan meningkatkan kualitas para pelatih. Bagi pelatih yang belum memiliki sertifikat kepelatihan akan di berikan pelatihan,” tegasnya. Masih kata Raja Rasfiardi, kekuatan atlet di Porprov 2014 merata. Tanjungpinang di Porprov 2010 di Batam, menempati posisi kedua. “Kita coba merebut juara umum, tapi tak muda karena Batam dan Karimun sebagai tuan rumah, tentu juga bertekat menjadi juara umum,” paparnya. Binpres KONI Kepri, Mayfrizon menambahkan, Porprov merupakan ivent terbesar di Kepri, empat tahun sekali. Kedepan, setelah Porprov di Karimun selesai, KONI Kepri berwacana akan mengelar Porprov dua tahun sekali.”DI Daerah lain sudah menerapkan dua tahun sekali pelaksanaan Porprov.Tapi Kenapa kita belum terapkan, dan saya sudah sampaikan ke Ketua KONI dan pemerintah merestuinya,” tegasnya. (ass)

Nur Syafriadi

untuk PON XIX Jawa Barat 2016 mendatang,” kata Nur. Ditegaskan Nur, KONI Kepri saat ini sedang fokus, membahas anggaran di APBD Provinsi Murni 2014.

9

F-ABAS/TANJUNGPINANG POS

ATLET PELAJAR: Inilah atlet pelajar Tanjungpinang yang meraih prestasi di event Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMP tingkat Provinsi Kepri. Atlet pelajar inilah diantaranya akan mewaliki Tanjungpinang di Porprov 2014 sesuai cabang masing-masing.

Porprov Butuh Dana Rp10 Miliar

Pengerjaan Drainase Harus Dikontrol TANJUNGPINANG - Tokoh muda Tanjungpinang, Hedari mengharapkan agar Dinas Pekerja Umum (PU) untuk mengontrol pekerjaan yang berkenaan dengan perbaikan maupun pembangunan drainase baru yang ada di Kota Tanjungpinang. “Karena kalau kita lihat, masih banyak pekerjaan drainase yang dikerjakan tidak sesuai dengan harapan kita bersama. Coba pekerjaan drainase itu dari orang Tanjungpinang, saya rasa bagus,” ujarnya. Alasannya, jika dibangun warga Tanjungpinang sendiri, dia akan ikut merasakan banjir jika hasil pekerjaannya tidak bagus. Sebab, kalau orang asli dari Tanjungpinang tahu keadaan kondisi bagaimana Kota tanjungpinang. Dijelaskan Hedari, boleh saja pekerjaan itu dikerjakan dari pihak luar Kota Tanjungpinang, tetapi harus dikontrol benar-benar pekerjaan drainase itu sendiri. Jangan pula dinas terkait hanya menerima laporan saja, tanpa melihat langsung pekerjaan itu layak apa tidak. Kalau berbicara tentang berapa titik banjir yang ada di Kota Tanjungpinang, pria berbadan besar mengungkapkan, banyak titik

MINGGU 3 NOVEMBER 2013

TANJUNGPINANG POS

Setelah ia menghitunghitung, dibutuhkan dana untuk menyelenggarahkan Porprov sebesar Rp 8-10 miliar. “Saya sedang hitunghitung dan sedang dibahas di DPRD Kepri,” tegasnya. Porprov di Karimun, menurut Nur sebagai ajang untuk melihat sejauh mana kabupaten/kota membina atletnya. Dan, bagi KONI Kepri sebagai ajang, melihat kekuatan atlet Kepri, yang bakal dipersiapkan untuk mengikuti beragam kejuaraan nasional, baik kejurnas, porwil. Hasil Porprov sangat menentukan, berapa kekuatan atlet Kepri yangbakal diturunkan di berbagai event. Termasuk multi event PON XIX Jawa Barat 2016. “Porprov ini sama dengan seleksi atlet. Siapa yang terbaik itulah yang dikirim mewakili Kepri, baik untuk event regional, nasional maupun internasional,” tegasnya.(ass)

Ingin Tampil di PON XIX 2016 Jawa Barat LATIHAN, latihan dan latihan. Itulah ungkapan Almukhlis (20), atlet kayak/kano asal Gurindam Club Tanjungpinang. Memiliki bercita-cita ingin tampil di Pekan Olahraga Nasional Indonesia (PON) XIX 2016 di Jawa Barat. Cita-cita cukup mulia dan perlu didukung. Dua kali Kepri mengikuti PON, pertama PON XVII Kalimantan Timur 2012, atlet kayak/kano tak mampu menyumbangkan medali bagi Kepri. PON XVII Riau 2012 lalu, lagi-lagi gagal meraih medali. “Tak salahnya, saya bercita-cita ingin tampil di PON Jawa Barat nanti,” kata Almukhlis, salah satu mahasiswa UMRAH Tanjungpinang. Sebelum tercapai impiannya, tampil di PON, ia mengaku masih banyak rintangan yang harus dilalui. Pekan Olahraga Provinsi Kepri (Poprov), tak lama lagi di gelar di Karimun 2014. Untuk memastikan tampil di Porprov, ia pasti akan bertarung sesama atlet Tanjungpinang, di babak Almukhlis seleksi nanti. Prestasi terakhirnya, keluar sebagai juara pertama di event Dragon Boat Race (DBR) Tanjungpinang, Oktober 2012 lalu. Cukup mengejutkan, keluar sebagai juara pertama. Lawannya saat itu dari Jakarta, Belawan, Malaysia. “Tak lama lagi akan digelar Pekan Olahraga Provinsi Kepri. Insya Allah saya akan membuktikan yang terbaik nanti,” kata Almukhlis, kini terdaftar salah satu mahasiswa Umrah Tanjungpinang, kemarin. Ia menceritakan, olahraga kayak/kano sudah lama ditekun-

inya. Dan, sejak kecil sudah tak takut dengan air laut. Orang tuanya seorang nelayan. Kadang, saat hari libur, ikut orang tuanya mencari ketam. Hasil ketam setelah dijual, untuk biaya sekolah.”Alhamdulillah saya sudah kuliah. Bonus yang diberikan saat meraih juara. Saya belikan sepeda motor,” paparnya. Hadirnya sepeda motor, yang dibelinya dari hasil keringat, meskipun motor seken, ia manfaatkan mengantur waktu, antara latihan, kuliah dan kerja.”Saya bantu-bantu kakak saya jualan, mencari biaya kuliah sendiri,” tegasnya. Kata dia, untuk saat ini, latihanya memang berkurang. Tapi, kalau sudah dirumah, waktu libur kuliah atau kerja. Tetap melakukan latihan. Karena, latihan adalah yang harus didahulukan.”Latihan fisik kadang dirumah. Kemudian, saya tetap menjaga pola makan,supaya stamina tetap terjaga,” paparnya. Waktu SMA, ia pernah dibilangi orang gila, Kenapa? “Pernah saya dibilangi warga orang gila. Setiap hari saya ambil potongan kayu. Potongan kayu itu ibarat dayung, saya pakai berdayung sambil berjalan,” paparnya. Tinggalnya di Kampung Bugis, dari kampung bugis ke Tanjungpinang pakai motor pompong, turun tak jauh dari pelantar dua. Dari pelantar dua, ia dan teman-temannya jalan kaki ke tepi laut latihan.”Jalan kaki dari pelantar dua ke tepi laut, sama saja dengan latihan fisik.Tapi satu tekat latihan, latihan dan latihan,” tegasnya. (ass)


10

MINGGU 3 NOVEMBER 2013

TANJUNGPINANG POS

MINGGU 3 NOVEMBER 2013

TANJUNGPINANG POS

3

Sastra

Kehadiran Doni Terus Membayangi WAJAHNYA LUMAYAN TAMPAN, NAMUN TERLIHAT AGAK BODOH (1) Oleh : Hendy Syk

D ANDA mungkin sering ke Kawasan Kota Lama Tanjungpinang. Kini, di sana, tepatnya di Jalan Pos, ada sesuatu yang beda, dengan adanya sentuhan senimanseniman yang punya kepedulian terhadap kota ini. Ya, beragam lukisan tiga dimensi akan terlihat di sana. Bahkan, tempat ini pun menjadi objek berfoto pengunjung untuk berikutnya diyakini ditempatkan di dunia maya. Ya, karya kualitas luar biasa itu

Tanjungpinang Painting Art

AKSI NYATA, LUKISAN DI JALAN POS dipersembahkan seniman-seniman Tanjungpinang yang tergabung dalam “Tanjungpinang Panting

Art�. Mungkin belum terlalu populer komunitas ini. Ya, usianya juga baru lima bulan. Baru lima bulan terakhir terbentuk. Hanya, komunitasnya muda, bukan berarti anggotanya orangorang baru. Bahkan, ternyata, di antara anggotanya telah berkiprah dalam dunia seni lebih 10 tahun terakhir. Tak hanya itu, jika dilihat perjalanan mereka, bahkan sudah pernah mengikuti berbagai event pameran di luar daerah. Nama Kepulauan Riau telah pernah mereka harumkan di ajang temu karya taman budaya se -nusantara di Jambi beberapa bulan yang lalu. Tentu, untuk kegiatan lokal yang diadakan Pemko Tanjungpinang, mungkin tak terhitung lagi buah karya mereka. “Pada dasarnya seniman yang tergabung, membuat suatu karya untuk komersil dan untuk kepuasan seniman itu sendiri dan untuk dinikmati oleh orang lain,� kata

HOK-KIAN   ďź?



 !

ďź? 

"#



$%



&'



()*



+,ďź?-



./



0



123ďź?456

Junaidi yang saat ini menjadi koordinator komunitas ini. Nah, atas kepedulian mereka, satu karya pun dipersembahkan untuk Kota Tanjungpinang. Kebetulan, saat itu ide pembuatan karya itu atas arahan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Tanjungpinang, Efiyar M Amin. “Kami terkejut, pengunjung sudah berfoto-foto. Padahal pengerjaan belum selesai,� tambah Junaidi. Kini, lukisan tiga dimensi itu sudah selesai. Banyak objek yang bisa dijadikan tempat berfoto untuk diabadikan. Lukisan yang memang dibuat atraktif dan hidup, membuat seolah-olah penumpang bisa berinteraksi dengan yang ada di lukisan itu. “Kami berterima kasih ke Pemko Tanjungpinang khususnya karena memberikan fasilitas untuk berkarya. Tentu, ke depan kami tetap berharap untuk adanya fasilitas lagi yang bisa kita

NO.

NAMA KAPAL

1. KM. BINAIYA

Tanjungpinang Pos, sejak terbit—setiap terbitan hari Ahad—telah menyediakan satu halaman untuk menyiarkan karya sastra, terutama karya sastra kreatif, asli dan tidak plagiat ataupun jiplakan. Dalam kaitan itu, karya-karya anak muda (seusia sekolah dan mahasiswa) demikian diharapkan dapat mengisi hala-

RENCANA BERANGKAT

2013

TUJUAN

JAM

HARI

TANGGAL

JAM

DARI

HARI

TANGGAL

BLINYU

SABTU

2 Nov 13

08.00

KIJANG

SABTU

2 Nov 13

11.00 SERASAN - PONTIANAK - SURABAYA

LETUNG - TAREMPA - NATUNA - MIDAI (PP)

0813 5906 1080

2. KM. SIRIMAU

BLINYU

KAMIS

7 Nov 13

10.00

KIJANG

KAMIS

7 Nov 13

BLINYU-TG.PRIOK-SEMARANG14.00 BATULICIN-MAKASAR-LARANTUKAKALABAHI-KUPANG

0857 8322 3229

3. KM. BINAIYA

LETUNG

SELASA

12 Nov 13

06.00

KIJANG

SELASA

12 Nov 13

09.00

PENGOBATAN HOK-KIAN

4. KM. BINAIYA

BLINYU

SABTU

16 Nov 13

08.00

KIJANG

SABTU

16 Nov 13

11.00 SERASAN - PONTIANAK - SURABAYA

21 Nov 13

BLINYU-TG.PRIOK-SEMARANG23.00 BATULICIN-MAKASAR-LARANTUKAKALABAHI-KUPANG

SOLUSI TEPAT MENUJU SEHAT

Pengobatan Hok-kian sudah Menerima Penghargaan Dari Pusat Pengurus Besar Indonesia Tingkat Nasional

5

KM. SIRIMAU

BLINYU - TG.PRIOK

LETUNG - TAREMPA - NATUNA - MIDAI -

21 Nov 13

19.00

KIJANG

KAMIS

1. PERUBAHAN SCHEDULE TSB DIATAS BILA ADA PERUBAHAN / KOREKSI AKAN KAMI BERITAHUKAN. 2. KEPADA CALON PENUMPANG PEMBELIAN TIKET AGAR SESUAI IDENTITAS. 3. KHUSUS LANSIA (60 TH KEATAS) HARAP LAMPIRKAN FOTO KOPY KTP YG MASIH BERLAKU UNTUK MENDAPATKAN DISCOUNT 20% 4. KETERANGAN LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI PT. PELNI CABANG TANJUNGPINANG

TELP. 0771 - 21513 dan Website PT.PELNI : www.pelni.co.id 5. 1 (SATU) Jam sebelum kapal tiba sudah dipelabuhan

“Nama saya Doni, Tante.â€? “Doni? Doni‌ Ya Tuhan! Kau benar-benar Doni?â€? Saya langsung tersentak dan bangun. Rasa bersalah, sesal dan berbagai perasaan aneh lainnya menerpa diri saya saat itu juga. Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film yang diputar di kepala saya. Baru sekarang saya menyadari betapa jahatnya perbuatan saya dulu. Rasanya seperti mau mati saja saat itu.

Ya, saya harus mati‌, mati‌, mati‌ Ketika tinggal se-inchi jarak pisau yang akan saya goreskan ke pergelangan tangan, tiba-tiba bayangan Doni melintas kembali di pikiran saya. Ya Doni, Ibu akan menjemputmu

Doni‌ Sore itu saya memarkir mobil biru saya di samping sebuah gubuk, dan Bram dengan pandangan heran menatap saya dari samping. “Lina, apa yang sebenarnya terjadi?â€?

“Oh, Bram, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal yang telah saya lakukan dulu.� Tetapi aku menceritakannya juga dengan terisak-isak. ..(bersambung)

man dimaksud. Sehingga pada gilirannya daerah ini, Provinsi Kepulauan Riau, khususnya Kota Tanjungpinang lahirlah atau muncullah lagi pengarang-pengarang karya sastra yang mumpuni sebagaimana generasi sebelumnya. Seperti Raja Ali Haji, Haji Ibrahim Datuk Kaya Muda

Riau, dan Aisyah Sulaiman. Berkesinambung dengan generasi Sutardji Calzoum Bachri, Rida K Liamsi, Hasan Junus, dan Ibrahim Sattah. Belanjut sehingga sehingga generasi Husnizar Hood sampai dewasa ini. Adalah karya sastra dari anak-anak muda yang dimuat di halaman sastra koran ini, terutama di masa mendatang per-

lu kiranya diberi sentuhan berupa terokaan, tilikan atau dedahan. Sehingga karya anak-anak muda itu mendapatkan jalan, untuk melahirkan karya yang menjulang dan terbilang di pentas sastra nasional. Untuk itu kita percayakan kepada sastrawan Abdul Kadir Ibrahim, yang mulai dimuat awal bulan November ini. ***

�Taman Kreativitas Sastra� Tanjungpinang Pos

RENCANA TIBA

KAMIS

Sampai suatu malam. Malam di mana saya bermimpi tentang seorang anak. Wajahnya agak tampan namun tampak pucat sekali. Ia melihat ke arah saya. Sambil tersenyum ia berkata, “Tante, Tante kenal mama saya? Saya lindu cekali pada Mommy!â€? Setelah berkata demikian ia mulai beranjak pergi, namun saya menahannya, “Tunggu‌, sepertinya saya mengenalmu. Siapa namamu anak manis?â€?

Pengantar Redaksi

DARI

BLINYU

Saat usia Putri 2 tahun Dimas meninggal dunia. Doni sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk. Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan membuat saya menyesal seumur hidup. Saya pergi meninggalkan kampung kelahiran saya beserta Putri. Doni yang sedang tertidur lelap saya tinggalkan begitu saja. Kemudian saya tinggal di sebuah gubuk setelah rumah kami laku terjual untuk membayar hutang. Setahun, 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun.. telah berlalu sejak kejadian itu. Saya telah menikah kembali dengan Bram, seorang pria dewasa. Usia pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Bram, sifat-sifat buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Putri telah berumur 12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Doni dan tidak ada lagi yang mengingatnya.

ULASAN PUISI

JADWAL KEDATANGAN DAN KEBERANGKATAN KAPAL PENUMPANG PT.PELNI DI PELABUHAN KIJANG, TANJUNGPINANG DAN BATAM NOVEMBER

CHINA

ALAMAT : Bt. 8 Jl. Baru Arah Rumah Sakit Provinsi No.16 Tanjungpinang

fungsikan untuk mempromosikan wisata Tanjungpinang, khususnya di dunia perupa,� pungkas Junaidi. Saat ini, anggota komunitas ini belum banyak, baru 10 orang. Tentu, bukan hal mudah menyatukan satu pemikiran di antara seniman. Terlebih, diketahui pekerjaan seni tidak selalu dinilai dengan uang. (suhardi)

ua puluh tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki, wajahnya lu mayan tampan namun terlihat agak bodoh. Dimas, suamiku, memberinya nama Doni. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain saja untuk dijadikan budak atau pelayan. Namun Dimas mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya membesarkannya juga. Di tahun kedua setelah Doni dilahirkan saya pun melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya menamainya Putri. Saya sangat menyayangi Putri, demikian juga Dimas. Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan dan membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah. Namun tidak demikian halnya dengan Doni. Ia hanya memiliki beberapa pakaian butut. Dimas berniat membelikannya, namun saya selalu melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Dimas selalu menuruti perkataan saya.

(PP)

30 OKTOBER 2013

Oleh: Abdul Kadir Ibrahim SEJUMLAH media masa (koran) yang terbit di Jakarta dan di beberapa daerah di Indonesia, ada yang sudah menutup (menghilangkan) halaman sastra. Apa pasalnya? Terbetik kabar karena halaman sastra rendah (sedikit) pembacanya dan tidak membawa (mendatangkan) keuntungan secara finansial untuk perusahaan penerbitan surat kabar yang mengasuh halaman sastra tersebut. Pada gilirannya halaman sastra itupun ditukar dengan hidangan berita, iklan atau lainnya yang sedikit banyak dapat memberikan pemasukan pundi-pundi keuangan untuk perusahaan. Adalah di Negeri Segantang Lada, Kepulauan Riau, ada antara lain Batam Pos dan Tanjungpinang Pos yang tetap berpendirian dan konsisten: bahwa halaman sastra perlu wujud di antara halaman-halaman lainnya. Niscayalah halaman sastra, itu dapat memberi kepada kebaikan lalu arus kreativitas kepengarangan sastra, dan keberadaan karya sastra di halaman dimaksud tidalah mustahil akan memberi manfaat dan faedah dalam penghalusan budi-bahasa, setidaktidaknya untuk penulis dan pembacanya sendiri. Maka itu mari kita ucapkan “salam sastra untuk Tanjungpinang Pos�. Sahdan, sebagai penggiat sastra yang otodidak sejak lama saya sudah memperhatikan, membaca dan memahami karya-karya sastra yang disajikan di halaman sastra Tanjungpinang Pos, terbit setiap hari Ahad (Minggu). Dapat kita tangkap dan pahami, halaman itu telah dimanfaatkan oleh anak-anak muda untuk menyalurkan bakat kreativitas sastra berupa puisi ataupun cerita pendek. Kemunculan dan kehadiran mereka sungguhlah menjadi penting, karena dengan begitulah kita merasa ada harapan akan masa depan di daerah ini akan lahir lagi sastrawan terbilang dan dibilang. Besar harapan dan maksud kita sudah niscaya Redaksi Tanjungpinang Pos _ agar halaman istimewa ini yang saya katakana sebagai “Taman

Kreativitas Sastra� Tanjungpinang Pos, benar-benar dimanfaatkan dan sekaligus memberi faedah kepada pertumbuh-kembangan aktivitas dan kreativitas anak-anak muda di daerah (khususnya Tanjungpinang, dan umumnya Kepulauan Riau) di dalam menulis karya sastra, terutama puisi. Bila demikian halnya, maka kepada anak-anak muda kita yang sudah menulis puisi dan ternyata sudah pula difublikasikan oleh halaman Sastra Tanjungpinang Pos selama ini, yang mungkin hanya sekedar menulis puisi, belum bersungguh-sungguh, dan mungkin masih setakat curahan hati, tumpahan kegalauan, pengalihan atau pelarian kepedihan dari kegagalan dan semacamnya, karena itu mulai sekarang kita berharap, tulislah puisi yang sebenar-benarnya puisi. Puisi? Pengertian puisi, secara pasti sehingga hari ini belum tuntas. Tetapi sebagai pemahaman kita, setidaktidaknya dapat kita pahami bahwa puisi adalah terbangun, tersusun, terangkai dari kata-kata yang terpilih, indah, tidak telanjang, sebagai perlambangan (metafora), kias, berirama, bersajak yang menyatu dalam jalinan dan untaian kalimat padat, padu-padan. Pusi adalah ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra (bagian yang dipakai dalam penyusunan baris sajak yang berhubungan dengan jumlah, panjang, atau tekanan suku kata), rima (pengulangan bunyi yang berselang, baik di dalam larik sajak maupun pada akhir larik sajak yang berdekatan), serta penyusunan larik dan bait (Kamus Besar Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, 1990). Terpenting perlu diketahui dan dipahami bahwa sebagian besar penyair (penulis puisi) dan juga bentuk sastra yang lainnya, terkadang-kala bukanlah lulusan dari jurusan sastra, melainkan jurusan lainnya, dan bahkan tidak ada kaitan sama sekali dengan pendidikan yang ditekuninya. Tak sedikit orang hanya sekolah sampai menengah atas dan bahkan tamatan SD tetapi mampu menulis puisi dengan baik. Begitu pula jurusan lain, semacam teknik, pertanian, perikanan, kedokteran, pendidikan, filsafat, hukum, administrasi, keuangan, dan sebagainya tetapi berhasil menjadi penulis puisi (penyair). Tegasnya, tidak ada sekolah yang secara khusus melahirkan lulusan sebagai penyair ataupun sastrawan. Bila demikian halnya, untuk menjadi penyair, cerpenis, novelis (sastrawan) sepenuhnya terpulang dan tergantung kepada masing-masing orang (individu) baik dalam mendapatkan pengetahuan, dan pehamanan maupun keterampilan (kemahiran)di dalam melahirkan karya sastra. Banyak membaca karya sastra, belajar sendiri, mencoba menuliskannya secara terusmenerus, membaca ulang berkali-kali dan memperbaiki karya yang sudah

ditulis, senantiasa untuk mendapatkan karya kita itu yang dirasa dan dipandang sudah dapat dikatakan sebagai karya sastra.Dalam kaitan ini tentulah dengan rajin pula membandingkannya dengan karyakarya sastrawan lainnya, yang dalam hal puisi mestilah dengan puisi penyair lainnya. Pada gilran dan akhirnya, sesiapa yang sudah bersungguh-sunguh untuk melahirkan karya sastra, dalam hal ini puisi melalui membaca karya orang lain, belajar sendiri terhadap puisi orang lain, dan membongkar-pasang puisi kita sendiri, mencari pola dan bentuk, yang dalam hal ini bisa saja dikaitkan dengan daerah kita masingmasing (lokal genius), niscayalah akan melahirkan puisi yang baik, mempunyai keunikan, kekhasan dan berbeda bila dibandingkan dengan puisi penyair mana pun. Maka galilah puisi kita sendiri dan galilah khazanah budaya yang mengitari atau melekat pada kehidupan kita. Dengan kiat-kiat semacam itu—antara lainnya—kita suatu saat akan berhasil melahirkan karya puisi, yang diakui oleh orang lain (penyair, kritikus, akademisi, pembaca dan sesiapa saja).Karya kita mesti teruji di tengah masyarakat.Karenanya jangan alergi dan apalagi takut dengan kritikan dari siapa pun. Untuk itu, wahai anak-anak muda di Tanjungpinang khususnya dan Kepulauan Riau umumnya, marilah kita menulis puisi secara bersungguh-sungguh sehingga ianya bernilai sastra, dan sudah barang tentu memanfaatkan secara optimal “gelanggang� halaman yang sudah disediakan oleh Tanjungpinang Pos ini. Sebagai memulai “pengajukan� dan “penganjungan� kita terhadap puisi anak-anak muda di halaman sastra Tanjungpinang Pos, dapat kita baca ulang puisi-puisi yang sudah dimuat Ahad, 13 Oktober 2013 dan Ahad, 20 Oktober 2013. Nama penulis puisi tanggal 13 Oktober 2013, Juwwi Lailani, Asep Veri Mulia Permana, Dila Fitria, Dewi Yani, Bayu Renhaz dan Erni Mirnawati. Sedangkan puisi pada 20 Otober 2013 adalah Ifa Rifa Rafifah Raizkiyah, Reni Sulastri, Wulan Agustin, Windy Azkiya, Cen Rian, Suci Lailatul Jannah, dan Aziz Arlan. Puisi-puisi yang ditulis oleh mereka itu, bertolak dari tema yang sudah beragam. Seandainya kegalauan, kepedihan, keterasingan, kerinduan, kebencian, duka nestapa, ataupun suka-cita dan kegembiraan sekalipun, lalu mereka tulis dalam puisi yang diperas dari keseriusan sebagaimana alamat sebuah puisi yang baik, niscayalah puisinya dapat tampil lebih menarik, dan memukau pembaca. Karena itulah, ada pemahaman kita, bahwa puisi yang kita tulis bukan sepenuhnya sebagai luahan hati yang kita rasakan dengan kata-kata telanjang, lurus, datar. Bukanlah seperti kata-kata mutiara, kata-kata doa

ataupun pidato atau juga jargonjargon, iklan alias propaganda. Dalam kaitan ini, maka kita perhatikan dan benar-benar pahami apa yang dikatakan puisi sebagaimana disinggung di atas. Juwwi Lailani (Arti Do’a-Mu), saya kira sudah mendapatkan rasa puisi, hanya saja pasih perlu memilih dan memilah lalu menampilkan kata-kata yang mengena sebagaimana sebuah puisi ke dalam puisinya. Asep Veri Mulia Permana (Demi Ku), Dilla Fitria (Selamat Jalan Kasih), Dewi Yani (Kau yang terindah), Bayu Renhaz (Maafkan Aku), Erni Mirnawati (Ketakutan atau Motivasi), Ifa Rifa Rafifah Raizkiyah (Kain Sutra), Wulan Agustin (Harapan yang Rapuh), Windy Azkiyah (Ibuku), dan Cen Rian (Sajak Anak Dusun), telah menulis puisi dengan memanfaatkan metafora, kata-kata pilihan, tetapi masih diperlukan upaya yang jenius dan serius di dalam mendapatkan kata-kata yang indah, tidak lurus, tidak langsung, berterus terang, telanjang dan sebagainya. Mestilah dengan kemampuan pemaknaan sebagaimana lazimnya sebuah puisi. Hal terpenting, bahwa mereka itu sudah mendekati rimba-raya kata-kata puisi, yang jika terus diasah dan dilatih, niscayalah akan melahirkan puisi-puisi yang baik dan penentu pada zamannya. Kita patut gembira dan menaruh harapan terhadap nama-nama penulis muda di atas.Semakin gembira dan penuh harapan kita, karena di antara mereka itu sudah ada yang dapat memahami, menangkap, memaknai, dan mewujudkan puisi sebagaimana adanya. Meskipun masih perlu pendalaman-pendalaman, sehingga pada perjalanan dan arusnya nanti menemukan ciri, identitas dan kekhasan, baik dalam pengucapan, metafora, tipografi atau bentuk dan sebagainya.Hanya Aku, Reni Sulastri: Seperti terinjak waktu/ Tanpa arah tanpa tujuan/ Melayang di udara tak tau ujung/ Mengalir di air tak tau tepi. Dalam puisi ini, ada baiknya Reni memperhatikan kata-kata yang arti atau maknanya sama, jangan sampai menggunakan kata yang rancu. Kata “arah� dan “tujuan�.Reni, sayangnya untuk dua bait puisinya lebih lanjut belum memanfaatkan kekuatannya dalam menggunakan kata seperti dalam bait pertama. Kata puisi dua bait terakhir, adalah sebagai keluhan dan kegalauan biasa, belum menamcapkan sebagaimana kata puisi yang sanggam. Kita perhatikan pula puisi Sepenuh Jiwa, Suci Lailatul Jannah: Terlintas indah bayang semu/ meninggalkan bekas luka yang menderu/ meredupkan sinaran rasaku/ hingga diriku termangu/ ketika mengingat indahnya masa lalu// Luka ini mulai semakin dalam/ lantaran hati mereka mulai mendendam/ hanya mengharap sapa dan salam/ tak melihat diriku kian tenggelam. Pemilihan dan penempatan

kata-kata sudah elok, dan padu-padan. Perajakan dan irama, demikian sudah membayangkan indahnya.Tapi lagi-lagi masih perlu diperhatikan, karena untuk kelanjutan puisinya pada bait ketiga dan keempat, masih terlihat, terasa biasa-biasa saja, sebagaimana juga puisi pengalan terakhir puisi Reni Sulastri. Mestinya, Suci Lailatul Jannah dapat memanfaatkan bekalnya yang sudah memadai sebagaimana dua bait penggalan pertama puisinya itu untuk bait-bait selanjut puisnya tersebut. Selanjutnya puisi Kau, Aziz Azlan.Kiranya, Aziz Azlan memang lebih jauh sudah memaknai bagaimana seharusnya puisi ditulis.Meskipun masih seputar “kegalauanâ€? hati dan “cintaâ€?. Tapi bila kita perhatikan katakata, metafora, persajakan dan sebagainya dari puisi Aziz, niscayalah dapat kita katakan ia sudah mempunyai bekal yang berguna untuk mengayuh jongkong kata-kata sehingga berlabuh dalam untaian kalimat menjadi puisi yang lazim dikatakan puisi sebagaimana ciri-ciri dan kaidah-kaidah puisi. Tak kalah penting, Aziz tentulah mempunyai bekal pula untuk nanti menjadikan puisinya berdekatan dengan lingkungannya (lokal genius), kekhasan, keunikan dan sentakan bila dibanding-sandingkan dengan penyair mana pun nantinya. Kau: Setiap kali,/ Aku hanya bisa menunggu sunyi,/ Seperti ini./ Menantiku mendekap mimpi./ Dan aku akan bercerita tentang isi hati,/ untuk kekasih// Saat ini aku teteskan tinta merah dari ujung jari./ Meski aku takut akan rasa sakit,/ Aku relakan ia mengalir sampai terhenti/ sendiri,/ Untuk jejakkan symbol namamu di hati.// Aku tulis berarti diary,/ Aku ucap bukan sebagai puisi, Tapi karna engkau ada di sini,/ Selalu mengalir,/ Selalu denyutkan otot nadi.//‌.. Dan, puisi Aziz, dalam bait terakhir, masih terlihat kata-kata yang sebenarnya bermakna sama atau rancu, sehingga ianya menjadi kurang padat. Bahwa kata-kata yang ia tampilkan, segera terjawab oleh kata berikutnya. Alangkah eloknya kalau jawabannya itu menjadi misteri dan milik para pembaca atau bukan aku lirik.Laksana salju terkadang engkau dingin,/ Namun tak pernah beku tetap mencair,/ Dan selalu nyalakan harapan untuk/ nafas ini. Sekedar misal: “Laksana salju/ engkau/ namun tak pernah beku/ Dan selalu nyalakan harapan nafas ini.â€? Berikut mari kita perhatikan dan ambil pengajaran dari puisi penyair Melayu, Rida K Liamsi, yang sebenarnya dapat kita duga sebagai bertolak adanya dari “cintaâ€? dan mungkin juga “kegalauanâ€?, tetapi alangkah eloknya sebagai puisi! PADA HARI ITU kepada Asmini. Pada hari itu di sungai seputih susu angin peraman menghunjam pusar

mengguncang tebing dan rumpun ilalang butir-butir embun menyaput cadas yang pucat yang kusut Di rahim siang yang kerap gelisah matahari bangkit kembali membakar lembah dan puncak bukit bencah-bencah bening melelehi tebing yang merah yang rekah sementara angin mengemas sisa-sisa panas ke dalam lipatan sepi (1970), “Rose�, Yayasan Sagang, Pekanbaru, 2013:2. Adalah kepada nama-nama yang disebutkan di muka, perlu dipahami, sejatinya untuk menjadi penulis puisi yang baik, tak sebentar, tak sekali jadi. Ianya mesti ulet, dan berteguh hati dengan tiada henti belajar dengan cara membaca dan menulis, terus menulis, perbaiki, perbaharui, dan temukan jatidiri dalam puisi masing-masing. Belajar sendiri memperelok, dan memperkaya puisi niscayalah berproses dalam bentangan masa bertahuntahun.Namun bila sudah menemukan jati-diri puisi kita, maka selanjutnya tinggal melanjutkan, mengembangkan dan memperbaharui. Pada akhirnya, kita akhiri bual-bual ini dengan pendapat Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono, seoerang sastrawan terkemuka di Indonesia, sekaligus sebagai kritikus dan akademisi.Katanya, ketika menulis puisi tidak usah menekankan pada makna, meskipun kalau dicari-cari makanya pasti ada, pasti ketemu.Sebenarnya puisi bukan itu yang dipentingkan.Sebab kalau kita mencari makna, maka puisi itu hanya menjadi wisdom, kata-kata mutiara saja (lihat Raudal Tanjung Banua dalam Mantra Cinta, Abdul Kadir Ibrahim (Akar Indonesia, Yogyakarta, 3013:57).Karenya, wahai anak-anak muda (penulis muda) tulislah puisi dengan bekal kata-kata indah, terpilih dan padu-padan sehingga akhirnya menyergam dan aduhai! Banyak orang bisa menjadi penyair (penulis puisi), dan tidak sekali-kali tersebab pendidikan formal, melalui jenjang pendidikan sekolah.Belajar dan ketekunan sendiri dengan pancaran akal dan hati dari lubuk yang paling dalam dengan tiada temberang, dan tinggi hati. Bertanya, diskusi dengan sesiapa pun adalah suatu perkara tak kalah mustahak pula untuk dilakoni.Sampai jumpa dalam “per-sekataan� puisi berikutnya dalam “Taman Kreativitas Sastra� Tanjungpinang Pos. Terimakasih, tabik, tahniah, dan mohon maaf. ***

Untuk mengasah bakat, minat, dan hobi para pembaca, Tanjungpinang Pos menerima hasil karya sastra untuk diterbitkan di setiap edisi Minggu. Sertakan identitas dan foto penulis, lalu kirimkan ke email tanjungpinangpos@yahoo.com. Redaksi Tanjungpinang Pos hanya menerima karya sastra berupa puisi, prosa, cerpen yang belum pernah terbit di media cetak lain.


Pinang Metropolis

2

MINGGU 3 NOVEMBER 2013

TANJUNGPINANG POS

Korupsi Pengadaan Alat Olahraga Disdik

Palsukan Dokumen Disdik, Fredi Tersangka NATUNA - Pasca penetapan tersangka mantan Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Natuna Jasman Harun cs oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Ranai, Rabu (24/

7) silam, kini giliran Fredi, selaku Pemilik Toko Suara Gembira di Ranai dijadikan tersangka oleh Kejari Ranai. Korupsi pengadaan alat-alat

praktik dan peraga sebanyak 26 item untuk seratus sekolah di Dinas Pendidikan senilai Rp 4,4 miliar yang bersumber dari APBD Perubahan Natuna tahun

anggaran 2011. Dibelanjakan tidak sesuai spesifikasi dalam kontrak. Namun dianggap baik dan lengkap oleh panitia penerima barang.

Gubernur Batalkan ........................................ dari halaman 1 “Kita sudah rencanakan anggarannya di APBD Tahun 2014. Tapi pak gubernur meminta ditunda dulu. Mungkin karena lahannya belum dibebaskan,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (1/11) di Gedung Daerah. Gubernur membatalkan pembangunan jembatan tersebut saat meninjau pembangunan jalan menuju Bandara RHF yang sempat bermasalah di Ganet, Tanjungpinang. “Setelah peninjauan itulah saya dipanggil pak gubernur dan meminta penundaan itu. Pak gubernur tak ingin berlarut-larut jika masalah lahan belum dibebaskan. Jadi, sebelum pembangunan dimulai, masalah lahan sudah harus beres dulu,” tambahnya. Heru menjelaskan, sifatnya hanya penundaan. Bukan berarti pembangunan jalan lingkar dibatalkan.

Dijelaskannya, pembangunan jalan lingkar tersebut kemungkinan tidak bisa terealisasi dalam waktu yang cepat. Sebab, Pemprov Kepri juga masih memikirkan pembangunan Jembatan I Dompak yang membutuhkan biaya besar. “Kalau jalan lingkar itu tetap akan dikerjakan. Namun bukan dalam waktu dekat. Mungkin bisa rampung tahun 2019 nanti. Sebab anggarannya itu besar. Apalagi, menyelesaikan pembebasan lahan ini butuh waktu lama. Itu saja (jalan Bandara RHF di Ganet, red) hampir dua tahun. Apalagi jalan lingkar yang begitu panjang,” tambahnya. Sesuai perencanaannya, akan dibangun dua jembatan disana yakni di Madong dan jembatan penghubung Pelantar dengan Kampung Bugis. Tahun 2014, Pemko Tanjungpinang akan membuat DED Jembatan Ma-

dong. Diperkirakan, Jembatan Madong menghabiskan biaya sekitar Rp250 miliar. Diharapkan, untuk membangun Jembatan Madong ini anggarannya dari Pemko Tanjungpinang, Pemprov Kepri dan APBN. Sedangkan Jembatan Kaki Seribu akan dibangun untuk menghubungkan Pelantar-Kampung Bugis. Direncanakan, jembatan ini akan dibangun Pemprov Kepri. Heru sendiri belum bisa memberi keterangan seperti apa gambaran jembatan tersebut. “Bicara itu masih jauh lah. Kita selesaikan dulu Jembatan I Dompak ini,” katanya singkat. Ketika wartawan koran ini melakukan konfirmasi kepada Robet Pasaribu, Kepala Dinas PU Pemko Tanjungpinang, ia mengaku akan menyediakan anggaran pembebasan lahan jalan

lingkar di tahun 2014 nanti. Namun, Undang-Undang No.2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum, waktu yang dibutuhkan untuk membebaskan lahan mencapai 450-500 hari atau setahun lebih. Seperti diberitakan sebelumnya, UU ini akan memperlambat proses pembangunan. UU ini disahkan tahun 2012 lalu dan diterapkan tahun 2013 setelah satu tahun disosialisasikan. Adapun rute dari proyek jalan lingkar ini dimulai dari Tanjungpinang, tepatnya dari depan Ramayana Mall, Masjid Raya Dompak, Jembatan II Dompak (kelang pagi), Vihara Batu 14, Lintas Barat KM 16, Simpang Tembeling, Kampung Mansur, Madong Kampung Bugis hingga berakhir di Pinang Marina, Batu 2, Tanjungpinang.***

Kepala Kejari Ranaim Josia Koni mengatakan, berdasarkan hasil penelusuran tim Kejari Ranai, Fredi Pemilik Toko Suara Gembira di Ranai mendapatkan kepercayaan untuk pembelian alat-alat olahraga dari Jasman Harun dan kontraktor pemenang lelang Asmadi selaku direktur PT Segi Lima Group. Fredi kata Josia, telah memalsukan surat dukungan dari CV Osalamik di Jalan Jembatan Lima Jakarta sebagai salah satu persyaratan untuk bisa mengikuti lelang. “Tim langsung terbang ke Jakarta dan memastikan surat dukungan itu. Ternyata setelah kita periksa, CV Osalamik yang dimaksudkan oleh tersangka tidak pernah mengeluarkan surat dukungan untuk proyek tersebut,” kata Josia di ruang kerjanya, Rabu (30/10). “Tidak hanya itu (syarat dukungan, red). Tapi dia (Fredi) juga memalsukan NPWP. NPWP itu juga bukan milik CV Osalamik,

tapi NPWP milik dia (Fredi),” tambahnya. Kejari Ranai kata Josia, akan terus menelusuri siapa saja yang ikut berperan dalam memuluskan atau turut membantu kejahatan korupsi. Termasuk siapa saja yang telah menerima imbalan atau suap dari para tersangka. “Kita akan dalami terus kasus ini. Saya tidak akan pandang bulu. Siapa saja yang terlibat, kita sikat,” kata mantan anggota Satuan Tugas (satgas) Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) RI ini. Para tersangka, lanjut Josia, telah membelanjakan alat-alat olah raga tidak sesuai spesifikasi dalam kontrak yang telah ditentukan Pemkab Natuna. Sehingga kerugian negara sangat besar. Josia mencontohkan, beberapa alat-alat olahraga yang tidak sesuai spesifikasi seperti, bola baik untuk sepak bola maupun voli, bola hanya di lem. Padahal dalam spek bola tersebut dijahit

rapi menggunakan tali polirutanea. Lempar lembing, katanya lagi, mudah patah dan tidak runcing, namun rata. Timbangan bodi yang seharusnya 150 kilogram yang dibeli hanya 100 kilogram. "Ini sudah keterlaluan. Alatalatnya tidak bisa dipakai oleh sekolah karena mudah rusak. Ini sudah total loss kerugian negara. Artinya, barangnya ada, tapi tidak bisa digunakan," kata mantan JPU Susno Duaji ini. Para tersangka kata Josia, akan dikenakan pasal 2 dan pasal 3 jo pasal 18 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sebagaimana diubah Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Undang-Undang nomor 31 tahun 1999. "Para tersangka akan kita jerat pasal 2 dan pasal 3. Dengan ancaman penjara 20 tahun dan seumur hidup," pungkasnya. (cr16)

TANJUNGPINANG POS

sai, tahun ini kita tinggal menyiapkan sarana prasarananya,” jelasnya. Suparno, Ketua DPRD Kota Tanjungpinang hanya mengetahui lokasi FTZ itu di Dompak dan Senggarang. Namun, dia tak mengetahui titik FTZ itu dimana termasuk berapa luasnya. Untuk itu, ia berniat memanggil Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Tanjungpinang untuk memaparkan dimana saja titik FTZ Tanjungpinang. “Saya sering ke Senggarang karena kantor kita disana. Tapi saya sama sekali tak tahu dimana lokasi FTZ itu,” katanya saat berbincang dengan koran ini di Kantor Gubernur Lama, tiga hari lalu. Setelah meminta BP Kawasan FTZ Tanjungpinang memaparkan data lengkap kawasan FTZ itu, maka pihaknya bersama anggota DPRD yang lain akan turun ke lapangan untuk meninjau lokasi FTZ itu sendiri. “Itu memang perlu. Kita akan tinjau nanti setelah titik-titik FTZ itu sudah ditentukan. Jadi, kita akan turun ke lapangan bersama-sama. Kalau bisa sekalian

saja dibuat patoknya,” harapnya. Terkait permintaan FTZ Tanjungpinang agar menyeluruh, sebelumnya sudah disampaikan Ketua Dewan Kawasan (DK) FTZ Batam Bintan Karimun dan Tanjungpinang ke Dewan FTZ Nasional, Menteri Koordinator Perekonomian. Saat itu, bukan hanya Tanjungpinang yang diusulkan menyeluruh. “Kita usulkan agar Tanjungpinang, Bintan dan Karimun dijadikan FTZ menyeluruh sama seperti Batam. Tapi tak semudah itu. Pusat pasti banyak pertimbangan,” ujar Sani baru-baru ini. Menurut Sani, pusat membutuhkan kajian dari daerah seperti kajian investasi, kajian ketenagakerjaan, kajian infrastruktur, kajian dampak ekonomi termasuk persetujuan DPRD setempat. Lis sendiri berharap agar Ketua DK memanggil mereka dan Bupati Bintan, Ansar Ahmad untuk membicarakan FTZ menyeluruh tersebut. Sebab, jika Pulau Bintan diusulkan FTZ menyeluruh, maka keterkaitan

kedua kabupaten/kota ini tidak bisa lepas. Catatan koran ini, saat ini Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur FTZ Tanjungpinang belum tersendiri dan masih satu paket dengan PP FTZ Bintan. KPBPB melalui Peraturan Pemerintah No.46/2007 untuk KPBPB Batam, PP No.47/2007 untuk KPBPB Bintan dan Tanjungpinang serta PP No.48/2007 untuk KPBPB Karimun. Pemerintah akhirnya menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 5 tahun 2011 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam menggantikan PP No.46 tahun 2007. Yang paling parah, kawasan FTZ Tanjungpinang masuk menjadi kawasan hutan sesuai SK Menhut No.436 Tahun 2013 tentang Penetapan Kawasan Hutan di Kepri. Butuh waktu lagi hingga SK Menhut tersebut diubah. Selain itu, biaya ganti rugi butuh proses yang lama. Sebab, penetapan tarif antara pemerintah dan masyarakat susah didudukkan. (mas)

Undang Teman .............................................. dari halaman 1 Adalah Abu (36), warga Galang yang masa kecilnya bermain dengan anak-anak pengungsi Vietnam. Pengungsian itu terjadi tahun 1979-1996 (7 tahun). Saat itu, usia Abu masih 2 tahun. Selama tujuh tahun, Abu bermain dengan ribuan teman kecilnya pengungsi Vietnam di Galang. Abu tak pernah sedetik pun melupakan Galang yang ini lebih dikenal eks camp Vietnam atau bekas kampung Vietnam tersebut. Bahkan, Abu sendiri sampai saat ini masih ingat ratusan nama teman-temannya yang kini sudah tinggal di Vietnam. Pria yang kini menjadi sekuriti di eks camp Vietnam tersebut selalu mencari keberadaan teman-teman kecilnya. Akhirnya, Abu bisa melampiaskan rasa rindunya di tahun 2012 lalu. Saat itu, seorang mantan warga eks Vietnam Galang mengunjungi tempat itu. “Kami juga disana saat dia berkunjung. Kami masih saling kenal meski sudah lama tak jumpa. Karena saat itu saya masih kecil. Sejak itulah saya komunikasi dengan teman-teman kecil yang kini tinggal di Vietnam. Tak lama kemudian, saya diundang ke Vietnam,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (31/ 10) kemarin di Sijantung, Galang-Batam. Abu liburan di Vietnam selama 7 hari. Ia hanya sempat jumpa 10 orang temannya diantara

ribuan teman kecilnya. Temantemannya berusaha menahannya agar tinggal lebih lama. Namun Abu tak bisa berlama-lama disana lantaran sudah ditunggu 2 anak dan istrinya. Selama di Vietnam, Abu mendapat ‘servis’ yang bagus. Silih berganti teman-temannya mengajak tinggal di rumahnya. Apalagi, sudah banyak temantemannya yang jadi pengusaha di Vietnam saat ini. “Mereka menahan saya. Mereka ingin saya jumpa dengan teman-teman yang lain. Sangat banyak teman kecilku disana, tapi tak sempat jumpa semua. Hanya jumpa 10 orang saja. Itu pun sudah mengobati hati ini,” kisahnya. Menurut Abu, pengungsi Vietnam terutama anak-anak kecil tidak bisa melupakan Galang. “Badan mereka di Vietnam. Kalau hatinya tetap di Galang. Meski mereka tak melihat kondisi kampung Vietnam saat ini, tapi mereka sangat merindukan tempat kecilnya itu. Itulah pengakuan mereka sama saya,” ceritanya. Abu sendiri tidak sulit berkomunikasi dengan teman-temannya karena sejak kecil, dia sudah mahir Bahasa Vietnam. Tahun 2014 nanti, teman-temannya berniat berkunjung ke Batam untuk melihat kampung Vietnam. Ia mengisahkan, ketika temantemannya dikembalikan ke negaranya, Abu sempat stress. Ia

sangat kehilangan. Galang mendadak sepi saat itu. Abu pun berusaha mencari kabar teman-temannya lewat radio. Setelah 17 tahun kemudian, Abu baru bisa bertemu para sahabat kecilnya itu. Pengungsi Vietnam yang sukses di negaranya, sudah banyak yang kembali berkunjung ke tempat itu. Namun, banyak juga yang sedih melihat kondisinya yang saat ini kurang terawat tersebut. Banyak bangunan yang harusnya jadi sejarah, kini sudah lapuk. Sekilas sejarahnya, kem pengungsi Galang adalah tempat pengungsian orang Vietnam pada tahun 1979-1996. Mereka sering dikenal sebagai manusia sampan. Mereka mengungsi ke Galang pakai perahu karena perang saudara di negaranya. Mereka datang ke Kepri dengan perahu dalam kondisi mengkhawatirkan. Sekitar 40 hingga 100 pengungsi berjejal di satu perahu kecil. Mereka menyebar di beberapa tempat seperti Natuna, Terempa, Anambas dan sekitarnya. UNHCR-PBB punmengumpulkan para pengungsi perang Vietnam ini di satu tempat di Galang. Sejak kehadiran mereka di Galang, Pulau Galang tiba-tiba terkenal di berbagai penjuru dunia. Pulau ini menjadi topik diskusi di PBB karena menjadi rumah bagi seratusan ribu manu-

sia perahu Vietnam. Saat menuju Galang, mereka terapung-apung selama berbulan-bulan di Laut China Selatan tanpa tujuan yang jelas. Banyak yang meninggal di tengah laut, tetapi yang lain berhasil mencapai wilayah Indonesia, termasuk Pulau Galang, Tanjungpinang dan pulau-pulau lain di dekatnya. PBB dan pemerintah Indonesia menyatakan Galang tempat yang aman sementara bagi pengungsi sebelum diproses untuk dipindahkan ke negara lain. Banyak orang Vietnam di Amerika, Eropa dan Australia bersyukur ketika mereka akhirnya menemukan kedamaian di Galang. Perkampungan ini dulunya mempunyai beberapa fasilitas, seperti klinik PMI, kantor administrasi dari PBB, tempat pendidikan anak-anak, tempat peribadatan/kuil, dan tempat makam bagi mereka yang meninggal dunia karena terserang penyakit. Selama berada di tempat ini, para pengungsi tersebut mempelajari Bahasa Inggris dan beberapa bahasa lain serta mengikuti berbagai latihan ketrampilan, sambil menunggu keputusan dari pihak PBB. Tempat ini kemudian ditutup oleh PBB secara resmi pada tahun 1997. Pada tahun 2000, kem ini berganti nama menjadi Wisata Sejarah Galang Batam. ***

iPad Air Diluncurkan ke Pasar

F-ADLY BARA HANANI/TANJUNGPINANG POS

ANTRE: Perahu motor di pelantar penyeberangan Tanjungpinang ke Pulau Penyengat mengantre menunggu giliran membawa penumpang.

2014, Anggaran ................... dari halaman 1 Heru Sukmoro, Kadis PU Provinsi Kepri, mengatakan, besarnya anggaran yang dipakai tahun 2014 karena pembangunan tidak jadi dilakukan tahun 2013 yang dianggarkan di APBD Perubahan. Saat itu, Dinas PU menganggarkan Rp72 miliar. Namun, Surat Edaran Kemendagri melarang proyek multiyears dianggarkan di APBDP. Sehingga, anggaran diperbesar di tahun 2014. Lanjutan pembangunan jembatan tersebut tetap multiyears yakni tahun 2014-2015. Total anggaran selama dua tahun nanti sekitar Rp408 miliar. Berarti, tahun 2015 nanti akan dianggarkan lagi sekitar Rp188 miliar. Gubernur Kepri, HM Sani mengatakan, pembangunan akan dimulai Januari 2014 nanti. Pembangunan bisa dilakukan lebih cepat karena proses lelang kegiatan fisik/proyek akan dilakukan Desember 2013 ini. Sehingga, Desember nanti sudah ada pemenang tendernya. Proses administrasi tendernya juga lebih cepat karena gambar atau Design Engineering

Detail (DED)-nya tidak berubah. Meski ada sedikit perubahan ada di bagian pagar agar bernuansa Melayu. Sementara itu, Mangara Simarmata, Kabid Bina Marga Dinas PU Pemprov Kepri, mengatakan, pembangunan jembatan itu harus rampung dua tahun. Diusahakan rampung Juni atau Juli 2015. “Kalau tak bisa rampung pertengahan tahun 2015, kita tetap selesaikan akhir tahun 2015 nanti. Kita yakin bisa rampung dua tahun,” jelasnya kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (30/10) lalu. Adanya keyakinan pihak PU bahwa pembangunan jembatan akan rampung paling lama dua tahun, karena mereka sudah mengadakan konsultasi dengan pakar jembatan dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Pakar dari ITB sudah turun ke lokasi melihat kondisi Jembatan 1 Dompak. Sudah dibuatkan termen-termen proses pembangunan yang akan dilakukan untuk menghemat waktu. Tiang pancang yang sudah

tertancap ke dasar laut masih layak pakai. Sehingga tak perlu dicabut atau dipotong. Hal ini juga salah satu yang mempercepat proses pembangunan nanti. “Makanya kita berani mengatakan dua tahun akan selesai dibangun. Karena kita sudah konsultasi dengan pakar jembatan dari ITB. Dia membedah bagaimana proses pembangunan dilakukan agar hemat waktu,” jelasnya. Jembatan 1 Dompak panjangnya sekitar 900 meter yang menghubungkan Pulau Dompak dengan Tanjungpinang. Jembatan dibangun di bawah Masjid Raya Dompak ke depan Ramayana. Sedangkan jalan penghubung sekitar 600 meter dari ujung jembatan ke jalan raya depan Ramayana. Saat ini, jalan penghubung tersebut sudah ditimbun dan tanahnya dikeraskan. Jembatan tersebut mulai dibangun tahun 2007 lalu dengan anggaran multiyears. Namun dalam perjalanannya, muncul masalah dan pembangunan mangkrak sekitar 3 tahun. (mas)

Kunjungan Turis .................. dari halaman 1 “Artinya, masih ada peluang untuk maskapai penerbangan untuk membuka rute baru atau menambah fligt,” ujar Fery, manajemen Angkasa Pura di Hotel Aston, baru-baru ini. Dilihat dari frekuensi penerbangan, 67 persen yang datang ke Tanjungpinang kurang dari 10 kali. Satu persen penumpang 50 kali bolak balik Tanjungpinang. Berdasarkan hasil survei independen yang diterima pihak pengelola bandara, penumpang yang datang ke Tanjungpinang memiliki kebiasaan yang berbeda-beda. Sekitar 46 persen langsung beli barang. Sekitar 40 persen suka karaoke, 77 persen membelanjakan uang di bawah Rp100 ribu dan 95 persen suka masakan Indonesia. Penumpang

yang dimaksud adalah lokal maupun wisatawan asing. Terkait masakan lokal, saat ini penumpang masih sering mengeluhkan restoran yang layak untuk disinggahi. Padahal, Garuda Indonesia sudah masuk ke Tanjungpinang yang biasanya membawa penumpang kelas menengah ke atas. “Ini juga peluang buat pengusaha makanan lokal. Kalau bisa dibangun restoran dekat bandara ini yang cukup bagus. Jadi, ketika penumpang turun, mereka langsung makan di restoran. Jangan siapkan masakan asing. Sebab, 95 persen turis suka masakan kita,” bebernya lagi. Untuk pembelian barang, penumpang juga masih menemui kendala. Sebab, belum ada tempat penualan souvenir atau

kebutuhan lainnya di dekat bandara. Jika dilengkapi supermarket, dan pusat oleh-oleh, maka akan menambah pelayanan bagi pendatang atau penumpang yang masuk ke Tanjungpinang. Dilihat dari profil penumpang, 32 persen penumpang datang ke Tanjungpinang untuk berbisnis. Sekitar 10 persen untuk pendidikan, 23 persen untuk bertemu dengan keluarganya, 7 persen untuk berwisata dan lainnya. Minimnya tujuan berwisata ke Tanjungpinang menjadi pertanyaan tersendiri. Sebab, di luar daerah, Tanjungpinang dikenal dengan Pulau Penyengatnya. Hal itu dikarenakan wilayah bersejarah dan sering diberitakan koran dalam dan luar negeri. (mas)

CALIFORNIA - Studi baru menunjukkan bagaimana panas yang dihasilkan dari meluncurnya asteroid menembus atmosfer dan menabrak permukaan planet, bisa berpotensi memunculkan kehidupan. Dilansir Astrobio, Jumat (1/11), dampak dari hantaman asteroid bisa menjadi tempat berlindung bagi mikroorganisme atau bahkan melahirkan potensi asal usul kehidupan. Peristiwa asteroid atau komet yang menabrak permukaan

Alamat Redaksi: Komplek Pinlang Mas No.15 Lt 2-3 JL.DI Panjaitan-Batu IX Tanjungpinang, Telepon : (0771) 7447234 (hunting), Fax (0771) 7447085

Chairman Chief Executive Officer Presiden Komisaris Wakil Presiden Komisaris Komisaris Direktur

: : : : : :

Rida K Liamsi. Makmur. Socrates. Asnida Syukur. Hasan Aspahani. Candra Ibrahim.

: Candra Ibrahim.

Dewan Redaksi

: Candra Ibrahim (Ketua), Arham, Sigik Rahmat, Nurali Mahmudi, Dinir M Sono. : Sutan J Siregar SH.

Ombudsman

: : : :

Arga Permadi. M Nur Hakim. Arham. Sigik Rahmat.

CALIFORNIA - Beberapa toko ritel andalan Apple kabarnya akan mengisi rak-raknya dengan iPad Air hari ini, Sabtu (2/ 11).

Informasi ini berasal dari situs 9to5mac yang menyampaikan bahwa toko-toko besar di Amerika Serikat (AS) akan menerima tablet terbaru besutan

Redaktur Pelaksana: Nurali Mahmudi. Koordinator Liputan: Dinir M Sono. Redaktur: Martunas Situmeang, Abdul Rasyid Daulay. Asisten Redaktur: Martua Butarbutar, Slamet Nofasusanto, Abas. Reporter: , Febrima Surya, Taufik A Habu, Yusfreyendi, Andri Dwi Sasmito, Suhardi, Yuni Astuti, Desi Liza Purba, Adly Hanani (Fotografer). Manajer Adm/Umum/Keuangan/HRD : Arga Permadi Manajer Iklan : M Nur Hakim Manajer Pemasaran & EO : Mider Sinaga Kepala Perwakilan Batam : Zakmi Biro Lingga : Tengku Irwansyah Biro Karimun : Alrion Biro Anambas : Roni Kadep Pracetak/Layout/Perwajahan : Heru Irawan (Pjs) Kabag Layout/Perwajahan : Sakban Hasibuan Kabag Pracetak : Rijon Sitohang Staf Pracetak : Fauziahmadrisa Syafrul Amri Jaringan/IT/Online : Syafrinaldi

Dicetak pada : PT Ripos Bintana Press. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

planet diduga mampu memunculkan kehidupan baru. Akan tetapi, ilmuwan berpikir bahwa tidak semua planet berpotensi memunculkan kehidupan. Ilmuwan Inggris yang melaporkan di European Planetary Science Congress mengungkapkan, planet yang tidak bisa dihuni seperti suhu yang terlalu ekstrem tidak bisa memunculkan kehidupan. Gilmour dari Open University di Inggris menjelaskan, permukaan

yang mengandung es atau air yang dihantam oleh asteroid yang panas, memunculkan kombinasi sistem hydrothermal. Selain itu, munculnya komponen organik mendukung molekul awal untuk kehidupan. Kombinasi tersebut bisa menciptakan bahan yang diperlukan bagi kehidupan seperti yang terjadi di Bumi. Ilmuwan berpikir bahwa dampak hantaman sebagai habitat dari kandidat potensial

Android Kuasai 81 Persen Pasar Smartphone CALIFORNIA - Sistem operasi (OS) Android menguasai 81,3 persen pasar smartphone global pada kuartal III/2013. Menurut perusahaan riset Strategy Analytics, jumlah itu naik dari 75 persen pada kuartal yang sama tahun lalu. Dilansir Cnet, Jumat (1/11), pengapalan ponsel Android tercatat mencapai 204,4 juta unit pada kuartal III/2013, naik dari 129,6 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, Apple (iOS) menempati posisi kedua tapi mengalami penurunan menjadi 13,4 persen dari 15,6 persen dengan total pengapalan smartphone 33,8 juta unit. "Apple mengalami kemerosotan karena absen di pasar smartphone low-end. Android harus mengambil peluang pengapalan dari Apple jika OS itu tetap tumbuh di masa depan, tapi tidak dalam waktu dekat ini mengingat iPhone 5S tengah populer dan akan membantu Apple pada kuartal IV/2013," jelas analis senior Strategy Analytics Scott Bicheno.

Rumah Cantik

Strategy Analytics juga merinci pangsa pasar OS mobile lainnya pada kuartal III/2013 dengan perbandingan pada periode yang sama tahun lalu. Selanjutnya, Windows Phone berada di posisi ketiga dengan pangsa pasar 4,1 persen naik dari 2,1 persen dengan total pengapalan 10,2 juta unit, naik dari 3,7 juta unit. Dengan pencapaian ini, Windows Phone disebut sebagai platform smartphone dengan pertumbuhan paling cepat. Namun OS mobile Microsoft ini masih membutuhkan dorongan besar di sejumlah negara. Pertumbuhan Microsoft hampir sepenuhnya karena Nokia dan perusahaan akan terus menambah portofolio Lumia di Eropa,Asia, dan Amerika Serikat (AS). "Namun Microsoft jelas masih pada tingkat rendah di pasar dunia dan sedang berjuang mendapatkan traksi yang serius di beberapa pasar utama seperti Jepang, Korea Selatan," tutur Executive Director Strategy Analytics Neil Mawston. (net)

Salon Rias Pengantin dan SPA

Sylvi

Jl. D.I Panjaitan No.16 Km.8 Tanjungpinang - Kepri

untuk tempat kelahiran kehidupan di Bumi. Untuk menjaga habitat dalam kawah asteroid tersebut, maka planet harus secara konstan memasok air dan nutrisi. Terdapat kawah asteroid raksasa yang pernah diteliti dan diukur dengan lebar diameter 24 kilometer. Dinamakan Boltysh, kawah asteroid diameter terbesar ini ditemukan di wilayah Ukraina dan ditaksir berusia 65 juta tahun lalu. (net)

CALIFORNIA - Sejumlah perusahaan teknologi termasuk Google, Apple, dan Microsoft, menyerukan kepada Komite Kehakiman Senat Amerika Serikat (AS) agar secara substansial mereformasi praktik pengawasan massa pemerintah AS. Kerjasama perusahaanperusahaan ini merupakan bentuk perlawanan terhadap National Security Agency (NSA). Dilansir Cnet, Jumat (1/11), Google, Apple, Microsoft, Yahoo, Facebook, dan AOL, menulis surat dalam bentuk pdf kepada anggota utama Komite Kehakiman Senat pada Kamis 31 Oktober, untuk mendesak anggota parlemen mereformasi praktik pengawasan

0% 2 n o Diskktober O

DAFTAR HARGA RATA-RATA BAHAN POKOK DAN BARANG STRATEGIS DIWILAYAH KABUPATEN BINTAN

CALFORNIA - Belum lama ini pengguna aplikasi Twitter untuk Android dan iPhone telah melihat perbedaan pada tampilan jejaring sosial tersebut di perangkatnya. Bukan hanya memberikan tautan foto dan video pada sebuah tweet, kini foto dan video tersebut langsung muncul di timeline pengguna, bahkan tanpa harus membuka tautan terlebih dulu. Namun demikian, perubahan yang terjadi dalam tampilan “si burung biru” tersebut tidak selamanya disambut baik. Dalam situs Mashable, disebutkan banyak pengguna yang justru tergganggu dengan adanya tampilan yang lebih banyak foto dan video secara otomatis di timeline mereka. Ada cara sederhana yang disebutkan untuk menghilangkan tampilan tersebut. Anda cukup memilih “Setting” dalam aplikasi, kemudian pilih menu “Image Previews”. Selanjutnya, tandai “Tweet Media” dengan pilihan “Do not inform me before showing media that may be sensitive.” Langkah tersebut akan membuat timeline Anda terbebas dari gambar maupun video yang tidak Anda kehendaki. Seperti diketahui sebelumnya, tampilan baru Twitter ini tak hanya hadir di aplikasi Android dan iPhone tetapi juga Twitter versi web. Kemudahan yang diberikan Twitter kali ini bukan tidak mungkin akan membuat banyak timeline para pengguna dengan foto dan video promosi. Selamatkan timeline Anda seelum merasa terganggu. (net)

5.

- VEGY GETAR - VEGY MULUT - VEGY BULU - VEGY GETAR GOYANG - BONEKA FULL BODY

www.galerikecantikan.com

Jl. A.Yani (Simpang Kuantan No.1 Bt.5 Atas) Samping Kiri KODIM

&

4.

6.

7.

8.

9 10

11

12 13 14 15 16 17 19 20

3

4

JENIS BARANG

SATUAN

BERAS * BULOG * KUALITAS MEDIUM * KW ATAS GULA PASIR * LOKAL * IMPORT MINYAK GORENG * BIMOLI * FORTUNE * CURAH MENTEGA * MENTEGA BLU BAND * MENTEGA KILOAN * TEPUNG TERIGU * SEGITIGA BIRU(kw Medium) * CAKRA KEMBAR DAGING SAPI DAN AYAM * DAGING SAPI IMPORT * DAGING SAPI LOKAL * DAGING AYAM BROILER * DAGING AYAM KAMPUNG TELUR AYAM * A ( BESAR ) * B ( SEDANG ) * C ( KECIL ) * TELUR AYAM KAMPUNG CABE * CABE MERAH * CABE HIJAU * CABE RAWIT BAWANG * BAWANG MERAH * BAWANG PUTIH SUSU KENTAL MANIS (KRIMER) * MERK PRENJAK * MERK INDOMILK * MERK BENDERA BUBUK

* MERK DANCOW * MERK BENDERA * MERK SGM * MERK LACTOGEN GARAM BERYODIUM * KASAR * HALUS KACANG KEDELAI * EKSPOR/IMPOR * LOKAL KACANG HIJAU KACANG TANAH MIE INSTANT IKAN ASIN TERI JAGUNG PIPILAN KERING (bukan untuk pakan unggas) GAS ELPIJI HARGA BARANG STRATEGIS SEMEN - SEMEN TIGA RODA - SEMEN PADANG - SEMEN HOLCIM BATU BATA - BATAKO - BATA MERAH BESI (FULL) - 6 mm - 8 mm - 10 mm - 12 mm PUPUK NON SUBSIDI - UREA - SP

HARGA ( Rp ) PASAR TANJUNG UBAN PASAR KIJANG

1 KG 1 KG 1 KG

Rp Rp Rp

8.000 11.000

Rp Rp Rp

8.000 11.000

1 KG 1 KG

Rp Rp

9.000

Rp Rp

9.000

2 LITER 1 LITER 1 KG

Rp Rp Rp

23.000 11.000 11.000

Rp Rp Rp

23.000 11.000 11.000

1 KG 1 KG

Rp Rp

22.000 12.000

Rp Rp

22.000 11.300

1 KG 1 KG

Rp Rp

7.500 8.000

Rp Rp

10.800 11.800

1 1 1 1

KG KG KG KG

Rp Rp Rp Rp

80.000 120.000 35.000 70.000

Rp Rp Rp Rp

85.000 120.000 31.000 70.000

BUTIR BUTIR BUTIR BUTIR

Rp Rp Rp Rp

1.400 1.300 1.200 2.200

Rp Rp Rp Rp

1.400 1.300 1.200 2.200

1 KG 1 KG 1 KG

Rp Rp Rp

54.000 34.000 26.000

Rp Rp Rp

52.000 28.000 22.000

1 KG 1 KG

Rp Rp

16.000 16.000

Rp Rp

16.000 16.000

KALENG KALENG KALENG

Rp Rp Rp

7.500 8.500 8.500

Rp Rp Rp

7.300 8.700 9.000

Rp Rp Rp Rp

37.000 35.000 30.000 72.000

Rp Rp Rp Rp

39.200 33.300 32.000 71.300

1 KG 1 KG

Rp Rp

3.000 4.000

Rp Rp

3.500 5.000

1 KG 1 KG 1 KG 1 KG BUNGKUS 1 KG 1 KG

Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp

11.000 15.000 17.000 1.800 60.000 -

Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp

11.800 16.400 18.600 1.800 60.000 -

3 KG

Rp

16.000

Rp

16.000

ZAK ZAK ZAK

Rp Rp Rp

65.000 65.000

Rp Rp Rp

64.000 63.000

BUAH BUAH

Rp Rp

2.100 1.700

Rp Rp

2.000 1.700

BATANG BATANG BATANG BATANG

Rp Rp Rp Rp

18.000 32.000 56.000 85.000

Rp Rp Rp Rp

19.000 36.000 58.000 80.000

KG KG

Rp Rp

8.000 6.000

Rp Rp

8.000 6.000

1 1 1 1

400 300 600 750

Gr Gr Gr Gr

Tanjungpinang, September 2013 KEPALA DINAS KOPERASI, UKM PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN BINTAN EDI PRIBADI, SE, MM Pembina Utama Muda NIP.19630616 198909 1 003

Dekor Antik

Cukup 30 Kapsul penghancur lemak untuk melangsingkan perut paha, lengan & tubuh. Dalam 1 Minggu turun 2-6kg. 100% Natural untuk Pria& Wanita

AKSESORIS P / DEWASA

3 .

2

www.galeripelangsing.com KOSMETIK :

Setelah di oles & dipompa langsung tambah besar, panjang kuat & tahan lama dan juga mengobatik ejakulasi dini. Dengan hasil permanen...Cukup 1set untukm selamanya.. Terbukti .. !!!

2 .

1

Show Room : Jl. D.I Panjaitan Km.8 No.16-17 Telp : 0771 443564 / HP : 0812 7083 8055 Tanjungpinang _ Kepulauan Riau email : decorantiq2002@yahoo.com

PIN BB : 26AE32EF

TG.PINANG : 081277454454/081991311555 0812 7745 4454

utama. NSA merupakan salah satu badan pengawas intelijen terbesar dan lembaga penyadap di AS, sekaligus tempat kerja whistleblower Edward Snowden, sebelum ia memutuskan membocorkan sejumlah dokumen penting NSA kepada media pada Juni. Dokumen itu membuka mata publik mengenai pengumpulan data pemerintah kepada warga AS melalui perekaman selular dan metadata dari perusahaan-perusahaan internet. NSA dan pemerintah Barack Obama berdalih bahwa program pengawasan dilakukan untuk melindungi warga Amerika dan melacak teroris asing. (net)

DINAS KOPERASI UKM DAN PERINDUSTRIAN PERDAGANGAN KAB.BINTAN

Tips Hilangkan FotoVideo ‘Mengganggu’ di Twitter

Spesial Kain Gordyn, Vitrage, Kain Sofa, Roman Shades, Karpet Wallpaper, Vertical Blind, Roller Blind, Wood Blind, Service Sofa, dll

JAMAICA OIL + VACUUM

- PENGGELI - PENY GETAR KECIL/BESAR - PENY GETAR GOYANG - PENY TEKUK MANUAL - PENY MAJU MUNDUR

NSA. Selain itu juga meminta pengawasan tambahan dan mekanisme yang dapat dipercaya untuk program mata-mata. "Transparansi merupakan langkah pertama yang penting untuk sebuah debat publik, tapi jelas masih banyak yang harus dilakukan. Kami mendesak pemerintah untuk bekerjasama dengan Kongres dalam menangani reformasi penting yang akan membutuhkan transparansi besar dan membangun kembali kepercayaan dari pengguna internet di seluruh dunia," demikian isi surat yang tersebut. Program pengawsan NSA memang tengah menjadi perhatian

PEMERINTAH KABUPATEN BINTAN

1 .

Interior Rumah - Kantor

Setiap hari : Senin - Jum’at : 11.00 - 19.00/ Sabtu : 08.00 - 20.00

Menerima Rias Pengantin Rias Wisuda Fashion Show Special Event

na dilansir Softpedia, Jumat (1/ 11). Lebih lanjutnya lagi berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Apple akan memberi diskon

untuk tablet tertipis dan teringannya itu selama satu hari saja. Sebagaimana diketahui, iPad Air merupakan tablet andalan terbaru kebanggaan Apple. Bagaimana tidak, selain membentangkan layar seluas 9,7 inci dengan dipacu prosesor A7, seperti pada perangkat iPhone 5S yang resmi memulai debutnya pada bulan lalu. Tak hanya itu, iPad Air juga menawarkan layar Retina yang siap menambah pengalaman penggunaan. iPad Air hadir dalam dua warna yaitu Silver dan Space Gray. Tablet baru Apple ini akan dilepas mulai dari USD499 atau sekira Rp 5,6 juta (kurs Rp 11.272 per dollar) untuk versi 16GB WiFi. (net)

Perusahaan Teknologi Bersatu Lawan NSA

Tarif Iklan Halaman Muka (FC) Rp. 30.000,-/mm kolom. Halaman Muka ( BW) Rp. 25.000,-/ mm kolom. Halaman Dalam,(FC) Rp. 25.000,-/ mm kolom. Halaman Dalam ( BW) Rp. 15.000,-/ mm kolom. Iklan Umum/Display (BW) Rp. 15.000,-/mm kolom. Iklan Ucapan Selamat (FC) Rp. 7.000,-/mm kolom. Iklan Ucapan Selamat (BW) Rp. 3.500,-/ mm kolom. Iklan Dukacita Rp 3.500,-/mm kolom. Sport Color Rp 7.000,/mm kolom. Advertorial Rp. 5.000,-/ mm kolom.

raksasa Cupertino itu. “Beberapa toko ternama di seluruh Amerika Serikat diperkirakan menerima 500-1.000 unit iPad Air,” tulisnya, sebagaima-

NO

PIN BBM 21043C5A

Diterbitkan Oleh: PT Batam Intermedia Pers Terbit sejak tanggal 28 Oktober 2009

Pimpinan Umum/GM/Penjab Wakil GM/Pimpinan Perusahaan Wakil Pimpinan Perusahaan Pemimpin Redaksi Wakil Pemimpin Redaksi

Teknologi Informasi

Potensi Hantaman Asteroid Munculkan Kehidupan di Planet

Telp : 085272751000

TANJUNGPINANG POS

11

Dipacu Prosesor A7

Pemko Siapkan ............................................. dari halaman 1 Saat ini, Pemko sedang mendata kembali titik FTZ Tanjungpinang baik yang di Dompak maupun yang di Senggarang. Ditanya luas FTZ Tanjungpinang, Syahrul menjawab dengan ragu. “Saya tak tahu pasti. Mungkin 1.000 hektare,” katanya singkat. Data base titik dan luas FTZ Tanjungpinang harus dilakukan agar bisa diketahui berapa banyak lahan yang akan dibebaskan. Bukan lahan FTZ saja, namun banyak lahan yang harus dibebaskan nanti seperti pembangunan sekolah, lokasi pengganti Lapangan Pamedan dan lainnya. Sebelumnya, Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah, mengatakan, mengurusi persoalan FTZ Tanjungpinang itu sendiri sangat rumit. Harusnya, saat ini FTZ sudah bisa jalan jika persoalan lahan bisa diselesaikan empat tahun silam. “Makanya kita bingung. Empat tahun perkembangan FTZ di Tanjungpinang ini tak ada perubahan. Jika dulu sudah sele-

MINGGU 3 NOVEMBER 2013

VACUM + CREAM PAYUDARA PENGGEMUK BADAN IDEAL PENINGGI BADAN SUPER VITALITAS A PEMERAH BIBIR SENSUAL B CIALIS 20/50mg OBAT FRIGID PEMITUH MUKA & BADAN E SPRAY TAHAN LAMA LINTAH OIL N V6/VIAGRA ARABIAN OIL SARI RAPET VEGT KESAT G MAXIMUM POWER COBRA OIL PENGHILANG BEKAS LUKA OBAT6499 JERAWAT PATENT BATAM : 0778-750 / 08131113 6499 6663 BATAM : 07781113- 750 / 0813 6663 PENGHILANG CELULITE Perum Golden Land Blok D No.57 Simpang Kara Batam Centre

IKLAN RAGAM CONVERSATION CLUB

TANPA MENGHAFAL & LANGSUNG PRAKTEK! Di Jamin... You Can Speak English!!

Pelatih : Juara Tingkat Nasional, Pengalaman melatih di Perusahaan Swasta & Pemerintah (Tanjungpinang, Batam, Lobam & Lagoi), Gabungan Lulusan Dalam & Luar Negeri. ENGLISH CLINIC : Tanjungpinang & Batam. Call/ SMS : 0813 6472 2149/ 0852 7202 0741/ 0812 2226 0815/ 0856 6828 6736/ FB : eenngglliisshh cclliinniicc

TANJUNGPINANG POS

KORAN TERBESAR DI KEPULAUAN RIAU

CALL : 0771 - 7447234

IKLAN BARIS TERIMA PESANAN HOME INDUSTRI ARTHA LANGGENG MENERIMA PESANAN KERIPIK KACANG DANBILIS. ANDA BERMINAT HUBUNGI HANDPHONE : 0 8 5 2 7 2 5 8 5 9 6 4 SENTURY MENERIMA PESANAN ECERAN DAN GROSIR SEMBAKO DAN KEBUTUHAN A N D A S E H A R I - H A R I HUBUNGI SEGERA : EVI 085272116524 MNRIMA PSANAN GITAR LISTRIK BRBGAI MERK & TYPE / KEINGINANMU,HARGA 1,5 S/D 3JT. TRSEDIA JUGA GTR SCHECTER HUBUNGI NOMOR :0 8 7 7 5 9 8 8 8 8 1 6

MENJUAL GTR FENDER STRATOCASTER 1,8JT NEGO, IBANEZ GIO 2,4JT NEGO,FX ZOOM G1 700RB NEGO,TERSEDIA JGA MIC SHURE SM,KBEL JACK,SOFT CASE.HUB.085272737257

DIJUAL MOBIL DIJUAL CEPAT TOYOTA KIJANG LSX LONG TH.2000, MULUS. HUB.081270855854 DIJUAL CEPAT TOYOTA KIJANG LGX TH.1998, SANGAT MULUS. HUB.082391461551 TOKO BAJU PINANG FASHION MENJUAL BERBAGAI JENIS PAKAIAN PRIA & WANITA DARI ANAK-ANAK HINGGA DEWASA ALAMAT : JL. BRIGJEN KATAMSO KM.2 TPI AMAN MULIA MENJUAL BERBAGAI TAS, SEPATU KOPER, DAN AKSESORIS LAINNYA. ALAMAT : JALAN D.I PANJAITAN SEBELAH PINANG LESTARI KM.9 BINTANCENTER

MODEL DAN BAHAN-BAHAN TERBARU ALAMAT : JL. MT. HARYONO NO.6 SAMPING KANTOR PM HUBUNGI : 085272502851

DIJUAL RUMAH DIJUAL RUMAH JLN SUTAN SYAHRIR NO.21 YUDOWINANGUN, LT 420M2, HRGA 600JT NEGO, SHM. HUB 081355020110 (TANPA PERANTARA) DIJUAL RMH BRSRTIFIKAT 3KT + 3KM, PAM, FULL KRMIK & TRALIS,PGR,GARASI,LOKASI JL.ST.MAHMUD T.UNGGAT NO.36A HUB. 08117049295(HASYIM),082170689275(BUDHIYAH)

RENTAL MOBIL MENERIMA RENTAL MOBIL, ANTAR JEMPUT, SUPIR BERPENGALAMAN.HUB.085264989945

KEHILANGAN STNK AN.LENI MARLINA NO.0067965/KR/ 2012, PLAT BP5820BM,RNGKA:MH 31KP001CK269353,MESIN 1KP 268674.HILANG DIPERKIRAKAN SKTR PRIMA INDAH

RUMAH KOST MENERIMA KOS PUTRI ALAMAT : PERUMAHAN KIJANG KENCANA IV BLOK F NOMOR : 76 HUB : 081268040789/081372825598

LOWONGAN KERJA SLESMAN,PNGNTAR BRG,SYRAT:DOMISILI DI TPI,JJR,RJN,MMPU BWA MBIL.FSLTS: BNUS,KMISI,GJI,BBM.LMRN LGSG ANTR KE JLN.CMPEDK NO.21 C. HP:085664530123 DICARI ADM KANTOR : PENDIDIKAN MIN SLTA/STM.MAHIR WORD&EXCEL LAMARAN KE : 081991667711


Sosok

12

TITIK BANJIR TAK PERNAH PUTUS

MINGGU 3 NOVEMBER 2013

TANJUNGPINANG POS

untuk pengendali Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeknas) Kabupaten Lingga ini, berpandangan. Menurutnya, meski tidak memiliki jabatan atau kesuksesan, perbuatan baik yang berguna untuk masyarakat banyak bisa dilakukan. Itu juga lah yang diupayakannya untuk terus bisa berbuat baik untuk masyarakat banyak. Tentu, selaku kontraktor, salah satu kebaikan yang bisa dilakukannya adalah berupaya mengerjakan proyek yang didapatkan sesuai dengan harapan masyarakat. “Apapun pekerjaan jika dijalani dengan tekun, tentu akan menghasilkan manfaat. Kita

usahakan bermanfaat untuk orang banyak. Tentu, jika tidak bisa, setidaknya bermanfaat untuk keluarga sendiri,” kata Wahid saat ditemui koran ini, kemarin. Wahid mengaku, kadang kontraktor mendapat penilaian negatif dari segelintir orang. Kontraktor dianggap hanya untuk mengeruk keuntungan dari berbagai proyek yang didapatnya. Padahal, menurut bapak dua anak ini, tidaksemua kontraktor seperti itu. Bahkan, dikatakannya, banyak kontraktor yang menunjukkan tanggungjawab penuh dan berusaha proyek yang dikerjakannya sesuai harapan masyarakat. Tentu, itu tergantung dari pribadi kontraktor bersangkutan. Ada kontraktor yang “nakal”, tapi ada juga kontraktor yang memang menunjukkan tanggung jawab

penuh. Wahid sendiri mengaku berprofesi sebagai kontraktor sudah menjadi pilihan hidupnya. Untuk itu, berbagai pandangan dan tantangan pun harus siap ia hadapi. Selain pandangan negatif yang kadang dialamatkan pada kontraktor, diakuinya tantangan sebagi kontraktor juga bukan tidak berat. Kadang, pekerjaan saja tidak dapat dan terpaksa mencari alternatif pekerjaan lain. “Terkadang memang miris melihat berbagai pembangunan proyek besar di Kabupaten Lingga, jatuh ke tangan kontraktor luar. Kontraktor daerah hanya mendapatkan proyek kecil, namun ini lah kenyataannya,” ucapnya. Meski begitu suami dari Tutik Aditama, ini, tidak dapat me-

4

TANJUNGPINANG POS Minggu

KETUA GAPEKSINDO LINGGA WAHIDUZZAMAN

SEMUA orang punya kesempatan untuk berbuat baik, yang berguna bagi masyarakat. Tak ada melihat pekerjaan, jabatan atau kedudukan, ketika seseorang ingin berbuat baik, kesempatan itu selalu ada. Tentu, kuncinya hanya kemauan. Ketika seseorang mau berbuat baik, apa pun pekerjaannya, mulai dari pekerjaan bergengsi tinggi sampai pekerjaan yang biasa-biasa saja, kesempatan itu sama. Begitulah Wahiduzzaman (42), pria yang kini mendapat amanah

BACA HAL

RP1.800

3 NOVEMBER 2013 / 29 ZULHIJAH 1434 H

Pemko Siapkan Biaya Ganti Rugi Lahan FTZ Dewan Bingung Dimana Titik FTZ Tanjungpinang TANJUNGPINANG - Pemko Tanjungpinang mulai mempersiapkan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) atau Free Trade Zone (FTZ) Tanjungpinang.

nyalahkan siapa-siapa. Baginya, rezeki sudah ada yang mengatur. Siapapun yang dapat mengerjakan proyek pembangunan, asal dikerjakan dengan baik sesuai ketentuan, tentu hasilnya akan dapat dinikmati masyarakat. “Banyak memang anggota Gapeksindo Lingga yang mengeluh. Oknum pegawai dinilai curang, mengondisi-

kan berbagai proyek hanya untuk mencari keuntungan pribadi,” papar mantan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Lingga ini. “Paling tidak jika pekerjaan didapat kontraktor daerah, mereka memiliki tanggung jawab moril, hingga pembangunan yang dilakukan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan,” imbuhnya. (tengku Irwansyah)

ang n i p g n Tanjung Art Painti

KOMUNITAS

BACA HALAMAN 10

Tak Semua Kontraktor Berorientasi Uang

SOSOK

BACA HALAMAN 12

RENCANA pembangunan jalan lingkar yang menghubungkan Bintan, Tanjungpinang dan Pulau Dompak sudah digadanggadang akan dibangun tiga pemerintahan yakni Pemprov Kepri, Pemko Tanjungpinang dan Pemkab Bintan. Sesuai rencananya, feasibility study atau uji kelayakan sudah di-

Bersama keluarga. Wahiduzzaman

BACA HALAMAN 2

H Lis Darmansyah

Siapkan Anggaran Jika Lahan Dibebaskan MARTUNAS-DESI TANJUNGPINANG

zaman do Lingga z u d i h a W eksin p a G a Ketu

rannya,” ujar Wakil Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul saat ditemui di Kantor Gubernur Lama.

Gubernur Batalkan Jalan Lingkar

Data Diri :

Nama : Wahiduzzaman Tempat/Tanggal Lahir : Dabo, 27 Maret 1969 Pendidikan : SD UPTS SMPN 1 Singkep SMAN 1 Singkep Istri : Tutik Aditama Anak : Ochi Hidwani Putri Dwi Ananda Wahdita

Tahun 2014 nanti, Pemko akan menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan FTZ. Belum diketahui berapa nilainya. “Tahun depan kita siapkan angga-

lakukan tahun 2013. Tahun 2014, Detailed Engineering Design (DED) akan dibuat termasuk pembangunan sebagian fisik jalan dan pembangunan jembatan dimulai tahun 2015. Heru Sukmoro, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Kepri, mengatakan, tahun 2014 nanti Pemrov Kepri harusnya memulai pembangunan jalan lingkar Batu 14 - Wacopek dan Batu 14 - Jalur Lintas Barat.

BACA HALAMAN 2

2014, Anggaran Jembatan 1 Dompak Rp220 M

F-MARTUNAS/TANJUNFPINANG POS

TINJAU: Gubernur Kepri HM Sani meninjau pembangunan jalan menuju Bandara RHF, Rabu (30/10) lalu. Lahan ini sempat bermasalah. Gubernur tidak ingin lahan pembangunan jalan lingkar mengalami hal yang sama.

DOMPAK - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kepri akan menggelontorkan anggaran sekitar Rp 220 miliar untuk melanjutkan pembangunan Jembatan 1 Dompak di APBD 2014.

BACA HALAMAN 2

F-ADLY BARA HANANI/TANJUNGPINANG POS

Penumpang Bandara RHF 813 Orang Sehari

Kunjungan Turis Tanjungpinang Hanya 7 Persen TANJUNGPINANG - Kehadiran Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) di Tanjungpinang membawa dampak ekonomi yang sangat besar. Berdasarkan data PT Angkasa Pura, pengelola bandara, jumlah penumpang dari tahun ke tahun terus meningkat. Tahun 2012 lalu, rata-rata jumlah penumpang per hari 813 orang dari 871 seat yang tersedia. Tahun 2013, rata-rata kedatangan per hari 871 orang dari 914 seat yang tersedia. Diperkirakan, tahun 2014 nanti rata-rata penumpang di Bandara RHF 947 orang per hari.

TERBENGKALAI: Pembangunan Jembatan I Dompak hingga kini masih terbengkalai. Jembatan ini akan dilanjutkan pembangunannya awal tahun 2014 nanti.

BACA HALAMAN 2

F-ADLY BARA HANANI/TANJUNGPINANG POS

SEPI: Kunjungan turis asing ke Tanjungpinang masih sepi. Perlu promosi wisata yang lebih gencar lagi.

17 Tahun Setelah Pengungsi Vietnam Pindah dari Batam

Undang Teman Kecil, Menangis Ingat Galang Sudah 17 tahun sejak pengungsi Vietnam yang sempat tinggal di Pulau Galang, Batam dipulangkan ke negaranya. Tepatnya tahun 1996 silam, sekitar 250 ribu jiwa pengungsi Vietnam di Galang dibawa kembali ke negaranya oleh United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) PBB dengan pemerintah Indonesia.

MARTUNAS GALANG

Abu

WEBSITE: www.tanjungpinangpos.co.id

cmyk

TERNYATA, sebagian besar diantara mereka terutama yang lahir dan menghabiskan masa kecilnya di Galang tidak bisa melupa-

EMAIL: redaksi@tanjungpinangpos.co.id

kan kampung kecil yang kini jadi tempat wisata tersebut.

BACA HALAMAN 2

F-IST

LAPUK: Kapal peninggalan pengungsi Vietnam sudah lapuk di Galang. Tempat ini sempat dihuni sekitar 250 ribu jiwa pengungsi.

ADD US ON FACEBOOK Tanjungpinang Pos

FOLLOW US ON TWITTER @TgpinangPos


Epaper Tanjungpinangpos 3 November 2013  

3 November 2013

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you