Page 1

Keraguan Joe Hart

DIGITAL NE WS PA PER

hal

Spirit Baru Jawa Timur surabaya.tribunnews.com

surya.co.id

2 | SABTU, 04 MEI 2013 | Terbit 2 halaman

Heynckes

BELUM TERLALU TUA join facebook.com/suryaonline

edisi pagi

SURYA Online - Pelatih Bayern Munchen Heynckes (68), sepertinya belum terlalu tua untuk mundur dari rumput bola, apalagi jika dibanding dengan Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson (71). Namun apakah ini hanya strategi atau perang syaraf yang dilancarkan agar dia bisa kembali ke klub yang pernah dibesarkan, Real Madrid? Hanya Heynckes yang tahu. Setelah sukses mengantarkan Bayern Munchen ke semifinal Liga Champions 2013, tiba-tiba santer ditulis Heynckes akan mengundurkan diri dan muncur dari rumput bola. “Aku akan berusia 68 tahun pada 9 Mei nanti. Antara bermain dan melatih, aku telah menghabiskan 50 tahun di sepak bola dan harus ada suatu masa ketika Anda berpikir sudah cukup. Madrid belum mengontak saya,” kata Heynckes kepada Marca, Jumat, 3 Mei 2013. Heunckes sendiri menganggap enteng kemungkinan dirinya kembali ke Santiago Bernabeu. Pria yang sempat melatih Madrid pada 1997-1998 itu sudah merasa sangat tua untuk terus terlibat dalam sepak bola. Heynckes sudah menghabiskan 50 tahun sejak dia menjadi pemain sampai melatih klub-klub top Eropa. Heynckes menganggap sangat wajar kalau media mengaitkannya kembali ke Madrid. Munchen kini menjadi klub kelas dunia. Semua mata melihat Die Roten setelah mengempaskan Barcelona 7 gol tanpa balas di dua pertandingan semifinal Liga Champions. “Tim saya telah menjadi kelas dunia tahun ini sehingga logis mengapa media berpsekulasi tentang masa depan saya, tapi itu tidak akan mempengaruhi keputusan saya setelah 1 Juni,” ujar Heynckes. Namun, pelatih yang memberi gelar Liga Champions buat Madrid pada 1997-1998 itu membantah kalau timnya sekarang, Bayern Munchen, telah melewati Barcelona sebagai klub terbaik di dunia. Ketidakhadiran beberapa pemain Barcelona karena cedera turut membantu kemenangan timnya atas El Blaugrana. “Tidak ada Busquets, Mascherano, atau Puyol, baik bagi kami. Tapi yang jelas kami mampu bermain dengan kecepatan yang luar biasa dan dapat menutup lawan kami dengan sangat cepat. Kami telah melakukan itu dengan sangat baik musim ini,” kata Heynckes. “Saya sangat kagum dengan beberapa pemain Barcelona. Mereka panutan atas sikap olahraga mereka. Banyak dari mereka adalah juara Eropa dan Piala Dunia, tetapi mereka tetap rendah hati karena itu... mengalahkan Barca lebih berarti,” kata Heynckes. Legenda Jerman dan Bayern Munchen Franz Beckenbauer sebelumnya telah menganjurkan agar Heynckes pensiun musim depan. Heynckes tidak akan mendapatkan lebih dari apa yang dia capai di musim ini bersama Munchen. Musim depan, saatnya Heynckes mengucap auf wiedersehen fussball dengan kepala tegak. (yahoo)

follow @portalsurya


2

SABTU, 04 MEI 2013 | surya.co.id | surabaya.tribunnews.com

Rivale 800

GENGSI DAN PRESTISE SURYA Online - Gengsi dan prestise adalah gaya hidup yang menggejala di kalangan berjiwa muda di Indonesia. Kondisi ini pula yang membuat MV Agusta Indonesia, berani merakit motor gede (moge) di Tanah Air. Namanya Rivale 800 dan diperkirakan akan mulai diproduksi atau dirakit di Tanah Air pada bulan Juni dan beredar

September 2013. Pada tahap awal, motor yang di Eropa dipasarkan dengan harga kisaran 10.000 euro (sekitar Rp 129 juta) tersebut, hanya akan hadir 5 unit dalam bentuk terurai. “Motor Rivale 800, estimasi produksi pada bulan Juni. Kami sudah meminta 5 unit, dengan 4

CKD, untuk dibawa ke Indonesia, diproduksi di Indonesia,” ungkap Presiden Direktur PT Moto Arte Indonesia (ATPM MV Agusta di Indonesia) Steven Oentoro. Sekiranya terjadi keterlambatan dari pihak MV Agusta Pusat, maka moge tersebut akan mulai bisa diluncurkan pada September mendatang.

“Estimasi saya, kalau ada keterlambatan dari pihak prinsipal, Rivale 800 akan dilaunch pada bulan September 2013,” tambahnya. Rivale yang hanya berbobot 170 kg ini memiliki mesin tiga silinder segaris bertenaga 125 Hp. Ia sudah dipasangi sistem pengendalian berteknologi MVICS atau Motor & Ve-

KERAGUAN JOE HART SURYA Online - Penjaga gawang Manchester City Joe Hart mendapat sorotan tajam pendukungnya akibat beberapa blunder yang dilakukan sehingga gawangnya harus kebobolan. Kiper tim nasional Inggris itu dikritik lantaran performa tak impresifnya saat City mengalahkan West Ham United, 2-1 pada pentas Liga Primer Inggris. Pekan lalu, City menjamu West Ham di Etihad Stadium. City berpeluang besar untuk mengakhiri pertandingan tanpa kebobolan. Namun di akhirakhir laga, Hart tak mampu menangkap dengan sempurna tendangan lemah Andy Carroll. Bola lolos dari pelukannya

hingga bergulir secara perlahan ke dalam gawang. Itulah yang membuat Hart mendapat cibiran dari The Citizens. Sebab, ini bukan pertama kalinya Hart melakukan blunder. Pada Februari lalu, saat City dikalahkan Southampton, ia juga membuat kesalahan, gagal menangkap tendangan Ricky Lambert sehingga bisa dimanfaatkan Steven Davis menjadi gol. Namun kritikan bertubitubi yang menimpa Hart bikin Kompany gerah. “Jika dia membuat kesalahan atau apa yang ia lihat sebagai blunder, kami tetap memenangi pertandingan,” kata bekas pemain Everton ini, Jumat, 3 Mei 2013. “Saya tahu dia akan men-

join facebook.com/suryaonline

galahkan dirinya sendiri untuk mengatasi hal seperti ini,” sergah Kompany. Hart sudah meraih sarung tangan emas dalam dua musim terakhir. Beberapa kesalahan fatal yang dibuat Hart menyebabkan peluangnya menyabet sarung tangan emas untuk ketiga kalinya kian kecil. Namun, Kompany tetap yakin Hart akan kembali menyabet penghargaan itu. Sebab, ia punya catatan clean sheet apik. “Dia tidak kebobolan dalam 15 pertandingan pada musim ini,” ucap pemain yang dikabarkan bakal dijual pada musim panas nanti. “Dia kembali berada di jalur untuk menerima sarung tangan

emas. Musim lalu, Hart meraih sarung tangan emas setelah mencatatkan 17 laga tanpa

kebobolan. Ia mengalahkan Tim Krul, kiper Newcastle United. (yahoo) follow @portalsurya

Surya Digitalpaper 04 Mei 2013  

Heynckes,BELUM TERLALU TUA, Rivale 800 GENGSI DAN PRESTISE, KERAGUAN JOE HART

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you