Page 1

082150002031 085347259955

Pontianak Post

Kamis 25 Oktober 2012 M / 9 Dzulhijjah 1433 H

Eceran Pontianak Rp. 3.000

pertama dan terutama di kalimantan barat

Desak SBY ke Malaysia

SELEBRITAS

Keluarga Frans-Dharry Ngadu ke DPR

AN

PONTIANAK – Keluarga Frans Hiu (22) dan Dharry Frully Hiu (20), mengadu ke DPR, Rabu

Pacaran di Rumah

PONTIANAK - Maesaroh Siti, istri Saleh bin Rambli yang didakwa melakukan perdagangan manusia, mencari bantuan ke Konsulat Malaysia di Pontianak Rabu (24/10). Perempuan asal Sumedang, Jawa Barat ini diterima Konsul Malaysia untuk Pontianak Khairul Nazran Abdurahman di ruang kerjanya. Konsulat Malaysia di Pontianak beralamat di Jalan Perdana Pontianak. Dalam kesempatan itu, Maesaroh Siti meminta bantuan konsulat untuk membantu membebaskan suaminya. “Tolonglah suami saya supaya bebas,” ujar perempuan berusia 27 tahun itu. Siti ditemani pengacara yang membela suaminya Aprin Turnip.

HUBUNGAN Tya Ariestya dan kekasihnya, Muhammad Irfan Ratinggang, sudah berjalan 2,5 tahun. Tya merasa bahagia karena hubungan itu tergolong awet. ’’Sama yang ini awet. Panjang. Ini yang paling lama. Biasanya dua tahun udah kelar,’’ ungkap bintang film I Love You Masbro tersebut uKe Halaman 7 kolom 1

14:42

17: 37

18:43

04:09

SENATOR

Dilantik Sebagai DPD A N G G O TA D e w a n Perwakilan Daerah asal Kalbar kembali lengkap, empat orang. Setelah Sri Kadarwati Aswin mangkat, 31 Juli lalu, satu kursi DPD untuk Kalbar kosong. Baru, kemarin (24/10) Ishaq Saleh dilantik menggantikannya. Ishaq Saleh dilantik melalui mekanisme pergantian antarwaktu karena pada Pemilu 2009, dia menempati urutan Ishaq Saleh suara terbanyak kelima di Kalbar. Sri Kadarwati Aswin meninggal di Rumah Sakit Dharmais Jakarta, pukul 12.00, 31 Juli lalu karena mengidap kanker stadium empat. Istri mantan Gubernur Kalbar Aspar Aswin itu mangkat pada uKe Halaman 7 kolom 1

TIDAK TERBIT PONTIANAK Post pada, Jumat (26/10) besok, bertepatan Hari Raya Iduladha 1433 Hijriyah. Harian ini kembali terbit seperti biasa pada Sabtu (27/10). Harap pembaca dan relasi maklum.

uKe Halaman 7 kolom 1

Siti Minta Bantuan Konsulat Malaysia

Tya Ariestya

11: 31

(24/10). Keluarga meminta DPR bisa bertindak menyelamatkan Frans dan Dharry. “Saya berharap DPR bisa berperan agar anak saya bisa diselamatkan dari hukuman gantung di Malaysia sana,”

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

BERTEMU KONSUL: Siti, istri terdakwa Saleh, warga Malaysia yang dituduh melakukan human trafficking dan ditahan di Rutan Pontianak mengadu kepada Konsul Malaysia, Khairul Nazran di Konsulat Malaysia kemarin. Siti, merupakan orang Indonesia yang menikahi Saleh yang berkewarganegaraan Malaysia delapan tahun lalu.

Siti sudah empat bulan ini berpisah dengan suaminya. Dia harus bolak-balik KuchingPontianak untuk menjenguk suaminya. “Kadang saya naik bis, kadang naik pesawat. Tergantung kondisi keuangan,” ujarnya. Konsul Malaysia untuk Pontianak Khairul Nazran Abdurahman mengatakan konsulat akan membantu Saleh selama menjalani proses hukum di Indonesia. “Kami akan tetap membantu warga Malaysia yang menjalani proses hukum di Indonesia, sebab itu sudah kewajiban kami di sini,” ujarnya. Namun di sisi lain, Konsulat Malaysia, kata Khairul Nazran, tetap menghormati undangundang yang ada di Indonesia. “Kami harus menghormati proses persidangan,” ujarnya. Pihak Konsulat menurut Nazran sudah bertemu dengan Saleh bin Rambli. Mereka juga sudah membicarakan berbagai hal terkait kasus yang menimpa Saleh itu. “Kami akan selalu mendampingi Saleh dalam persidangan dan menyiapkan penerjemah,” tambahnya. uKe Halaman 7 kolom 1

Rumah Sakit Tanpa Kelas Menkes Puji Sistem RSUD Pontianak PONTIANAK – Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi secara langsung meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Pon-

tianak Sultan Syarif Mohammad Alkadrie, Sungai Beliung, Jalan Kom Yos Sudarso, Pontianak, kemarin (24/10). Dia memuji sistem yang akan diterapkan rumah sakit yang dikelola Pemkot Pontianak tersebut. RSUD ini nantinya tidak memakai

sistem kelas dalam melayani pasiennya. “Saya kira rumah sakit ini memiliki sistem yang sangat bauk dengan tidak membedabedakan pasien berdasarkan uKe Halaman 7 kolom 1

Tak Perlu Berpolemik Soal Mabit

Penerbit

Laporan Khusus Bobby Kusumadinata, arafah

SE LURUH jamaah haji, khususnya Kalbar diminta lebih bijak menyikapi adanya kawasan baru Mina, yakni Mina Jadid, yang letaknya bersebelahan dengan Mina. Mereka juga diminta tidak berpolemik soal, apakah kawasan ini sah atau uKe Halaman 7 kolom 1

Online: http://www.pontianakpost.com/

BOBBY KUSUMADINATA/PONTIANAKPOST

LENGANG. Suasana di pintu Babussalam Masjidil Haram yang terlihat lengang. Mulai Minggu (28/10) hingga Senin (29/10) nanti, jamaah calon haji seluruh dunia akan kembali memadati masjid ini untuk melaksanakan tawaf ifadah dan sa’i.

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 3.000 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 4.000 *Ketapang Rp 4.000 *Kapuas Hulu Rp 4.000

Jawa Pos Group Media


opini

2 DALAM politik, etnis senantiasa menjadi perhatian besar terutama dalam hubungannya dengan pengembangan kesadaran kolektif, partisipasi dan keterwakilan politik, kesukuan sampai pada tingkat kebangsaan dan negara bangsa. Namun substansi dan makna yang terkandung dalam kata etnis telah mengalami evolusi perubahan makna yang dilihat dari kondisional dan disiplin ilmu antropologi, berubah seiring dengan perjalanan politik dan interaksi sosiologis. Terlebih lagi dalam paradigma posmodernisme dan globalisme telah terjadi perubahan makna seperti yang dinyatakan Heller (1991), bahwa politik identitas sendiri merupakan milik dari

Pontianak Post

Menanti Kiprah Politik Anak Negeri budaya massa dan erat kaitannya dengan revolusi kebudayaan yang terjadi pada era posmodern. Dengan demikian, politik identitas dapat pula dikategorikan sebagai politik kebudayaan yang akhirnya melahirkan suatu pandangan mengenai politik pribumi dan nonpribumi yang disebabkan oleh adanya wacana relasi antara orang dalam (lokal) dan orang luar (pendatang) suatu wilayah yang erat kaitannya dengan faktor-faktor migrasi dan penguasaan wilayah, sumber-sumber ekonomi dan penghidupan.

Dalam konstelasi ini, politik pribumi merupakan salah satu bentuk upaya proteksi dan penjagaan diri terutama dalam konteks penduduk asli (lokal), yang pada kebanyakan kasus menerima kekalahan dari kaum pendatang. Dengan adanya upaya protektif tersebut, maka politik pribumisme berupaya mendominasi pada wacana politik praktis baik di tingkat legisltaif dan eksekutif lokal. Melalui politik praktis inilah diusahakan suatu rekayasa sosial terhadap pemahaman tentang nasionalisme yang berorientasi poli-

oleh

Ema Rahmaniah tik pribumisme tersebut. Asumsi ini diperjelas dengan pernyataan , Muhaimin (1991) menyatakan bahwa pemikiran dan tingkah laku masyarakat Indonesia yang multietnis ini sebenarnya bukan dipengaruhi oleh campuran nilai budaya berbagai suku bangsa yang banyak tersebut. Sebaliknya, yang benar-benar mempengaruhi hanya nilai-nilai beberapa suku bangsa tertentu. Berdasarkan beberapa pe-

maparan tadi berkaitan dengan tingkat partisipasi dan keterwakilan pribumi dalam hal ini adalah komunitas keturunan Arab/ syarif Pontianak ada beberapa pertanyaan yang menjadi kegundahan penulis, mengapa partisipasi dan keterwakilan politik Syarif Pontianak belum menunjukkan tingkat yang membanggakan bahkan tergolong masih sangat rendah dibandingkan komunitas yang lain seperti etnik Melayu, Madura, Jawa dan Dayak bahkan Tionghoa? Bagaimana budaya politik Syarif Pontianak ini menjadi potensi membangun suatu kekuatan politik sehingga melahirkan figur yang dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat? Ada beberapa asumsi penulis sebagai catatan, mengapa tingkat keterwakilan komunitas Syarif Pontianak di legislative dan eksekutif masih rendah : (1) Belum terdapat profil komunitas Syarif sehingga memungkinkan diketahui persentase populasinya dan pola penyebarannya serta menjelaskan bagaimana sifat dan tingkat pendidikan, pekerjaan dan pendapatan yang mereka miliki. (2). Belum ada deskripsi yang jelas tentang pola-pola partisipasi, sosialisasi, pendidikan dan rekruitmen politik komunitas Syarif Pontianak. Padahal ini dapat menentukan kekuatan politik yang menjadi unggulan mereka untuk menentukan figur dari kalan-

gan mereka yang dapat diterima masyarakat secara umum. Kemudian, (3). Belum terdapat suatu kajian yang bersifat akademik dengan pendekatan yang komprehensif menganalisa hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi komunitas Syarif ini dalam upaya meningkatkan partisipasi dan keterwakilannya dalam politik, baik di tingkat legislatif maupun eksekutif. Hambatan bisa saja terjadi karena faktor internal dan external yang apabila tidak diatasi akan menjadi boomerang dalam meningkatkan kesadaran, partisipasi dan keterwakilan politik mereka. Profil Syarif Pontianak ini memiliki banyak manfaat terutama kaitannya dengan sejarah perpolitikan di kota Pontianak terutama pada masa jaya Kesultanan Pontianak yang membuktikan bahwa ada golongan Syarif Pontianak ini pada masa itu memiliki tingkat sosial ekonomi yang tinggi baik dari aspek pendidikan, pekerjaan dan pendapatan. Palma (1970) menyatakan semakin tinggi tingkat status sosial ekonomi seseorang akan berkorelasi positif terhadap pembentukan orientasi politik yang sesuai dengan sistem politik dan pada gilirannya akan mendorong partisipasi politik. Rendahnya tingkat partisipasi dan keterwakilan politik Syarif Pontianak bukan hanya rendahnya status sosial ekonomi masyarakat ini namun

Kamis 25 Oktober 2012 juga karena masih minimnya orientasi budaya politik mereka. Status sosial ekonomi ini menurut Serman dan Kolker (1987) pada dasarnya memuat tiga komponen penting seperti pendidikan, pekerjaan dan pendapatan. Artinya apabila tingkat pendidikan itu tinggi maka akan semakin tinggi pula status sosial ekonominya, baik pendidikan yang bersifat formal maupun non formal, soft skill dan hard skill. Sedangkan pekerjaan spektrumnya memiliki cakupan yang luas karena pekerjaan mengandaikan sifat dan bagaimana pekerjaan tersebut dilakukan. Dan ada hal yang menarik juga yang belum terkuak yaitu bagaimana budaya politik Syarif Pontianak sebagaimana yang dijelaskan Muhaimin (1991) budaya politik pada hakekatnya berpusat pada imajinasi (fikiran dan perasaan) manusia yang merupakan dasar semua tindakan. Budaya politik ini dalam suatu tingkat yang sangat tinggi mampu mengembangkan inspirasi, harapan, preferensi dan prioritas tertentu dalam menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh perubahan politik. Sementara itu secara antropologi politik mereka masih sangat mempercayai sistem patrilineal sebagai bagian dari sistem kekerabatan yang menjadi katalisator interaksi sosial internal mereka yang bisa jadi memiliki keunikan tersendiri sehingga hubungan internal mereka menjadi lebih solid, yang bisa saja menjadi ruang dan peluang munculnya kekuatan dan budaya politik yang dapat meningkatkan kesadaran, partisipasi dan keterwakilan mereka dalam politik. Inilah beberapa hal yang belum banyak terungkap dari komunitas ini, perlu dikaji lebih mendalam dengan pendekatan yang komprehensif, sehingga figur dan kekuatan politik mereka dapat dikenali dan diterima oleh semua lapisan masyarakat kota Pontianak sebagaimana di zaman kejayaan lampau Kesultanan Pontianak. Penulis, staf pengajar FISIP Untan.

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Per­setujuan Peru­bahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11­September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 760038/575368. Telepon Redak­si: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pema­saran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 741873/766022. Email: redaksi@pon­tianakpost.com. Penerbit: PT.Akcaya PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT Utama Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Komisaris Utama: Tabrani Hadi. Direktur: Untung Sukarti. Pemimpin Re­daksi/Penang­gung Jawab: B Salman. Redaktur Pelaksana: Khairul­rahman, Muslim Minhard, Donatus Budiono, Basilius Sidang Redaksi: Abu Sofian, Surhan Sani, Mela Danisari, Yulfi Asmadi, Andre Januardi, Mursalin, Robert Iskandar, Efprizan. Sekre­taris Redaksi: Silvina. Staf Redaksi: U Ronald, Deny Hamdani, Budianto, Chairunnisya, M Kusdharmadi, Hari Kurniatama, Jawa Pos Group Hendy Irwandi, Pracetak/Artistik: Mochsinin (Koordinator), Grafis: Sigit Prasetyo, Ilustrator: Kessusanto. Fotografer: Timbul Mudjadi, Sando Shafella. Biro Singkawang: Zulkarnaen Fauzi (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Anto Winarno (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Achmad Fachrozi, (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, . Biro Sintang: Wahyu Ismir. Pema­saran/Sirkulasi: Kiki Fredrik S; Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event: Budi Darmawan. Jakarta: Max Yusuf Alkadrie. Harga Lang­ganan per 1 Bulan dalam kota Rp 80.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 40.000,- full colour Rp 50.000,- Iklan baris Rp 15.000,- per baris (minimal 2 baris, mak­­ si­mal 10 baris) pem­bayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Ming­gu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

Pontianak Post


Pontianak Post

pontianak bisnis l Kamis 25 Oktober 2012

lokomotif kemajuan ekonomi kalbar

KAMERA WANITA: Produsen kamera poket digital, Casio kembali meluncurkan produk kamera terbarunya di Indonesia. Kamera ini khusus dirancang untuk digunakan wanita yang selalu ingin mengambil gambar kapan pun mereka inginkan. Kamera seri EX-JE10 didesain elegan, feminin, dan fungsional serta tiga pilihan warna: putih, merah muda, dan hitam. Setiap variasi warna akan dilengkapi dengan jaket (case). Dilengkapi CCD dengan resolusi efektif 16,1 megapixel dan lensa wide-angle 26mm dengan 5x optical zoom, dibanderol dengan harga Rp1.799.000 per unit. RAKA DENNY/JAWAPOS

3

Bank Ekonomi Sasar Nasabah SME Kalbar PONTIANAK – Bank Ekonomi anggota kelompok bank berjaringan terbesar di dunia, HSBC, menyasar nasabah Small Medium Enterprise (SME) di Kalimantan Barat, seiring makin berkembangnya perekonomian di provinsi ini. Menurut Edwin Rudianto, head TSC & PCM PT Bank Ekonomi Rahardja Tbk pusat, di era globalisasi sekarang ini, perusahaan-perusahaan membutuhkan bank devisa berjaringan kuat dan terpecaya yang bisa menyalurkan uang dan kebutuhan financial untuk keperluan perdagangan. “Kita memfokuskan diri pada nasabah SME di Kalbar,” ucapnya , saat acara media gathering, di Hotel Mercure Pontianak, Selasa (23/10) malam. Sebagai bank pembiayaan perdagangan, Bank Ekonomi sudah beroperasi di Pontianak sejak 12 tahun lalu. Sekarang mereka sudah memiliki dua cabang di Pontianak. Disebutkan Edwin, peningkatan yang dicapai mereka cukup tinggi. “Kita optimis tahun ini pertumbuhan kita mencapai 70 persen dibanding tahun lalu,” ungkap dia. Salah satu produk andalan mereka adalah Letter

of Credit yang sistemnya memiliki tingkat keamanan tinggi dan memiliki koneksi luas. Dijelaskan dia, Bank Ekonomi didirikan pada tanggal tahun 1989 dengan nama awal PT Bank Mitra Raharja. Pada tahun yang sama di bulan September, namanya diubah menjadi PT Bank Ekonomi Raharja yang kemudian lebih dikenal sebagai Bank Ekonomi. Dua tahun kemudian status Bank Ekonomi berubah menjadi bank devisa. Pada tahun 2009, Bank Ekonomi diakuisisi grup institusi keuangan internasional, HSBC Holdings yang mengambil alih 98,96 persen saham. Sampai tahun ini, memfokuskan diri pada nasabah perusahaan kecil dan menengah, Bank Ekonomi sudah memiliki 98 kantor di 28 kota di berbagai wilayah Indonesia. Dalam rangka Corporate Social Responsibility, Bank Ekonomi juga melakukan peresmian perpustakaan dan pemberian bantuan perlengkapan untuk murid-murid SDN 19 Pontianak Tenggara, Jalan Parit Haji Husein I, Pontianak. (ars)

Polygon Luncurkan Produk Baru 2013

PONTIANAK—Pameran Eurobike 2012 yang digelar 29 Agustus - 1 September 2012 di Friedrichshafen, Jerman, merupakan momen yang sangat berarti bagi Polygon, dimana pada acara tersebut Polygon memperkenalkan produk terbaru model tahun 2013. Selama ini pameran Eurobike biasanya hanya diikuti oleh pabrikan-pabrikan sepeda dari negara-negara Eropa dan Amerika Serikat serta Taiwan tapi sekarang pabrikan asal Indonesia yakni Polygon ikut serta dalam pameran Eurobike yang digelar beberapa waktu lalu. Keikutsertaan Polygon di Eurobike seolah memberi label kepada pabrikan asal Indonesia ini sebagai leader di sepeda lokal dalam hal kualitas, mengingat kualitas sepeda yang dipamerkan pada ajang Eurobike tersebut, dipastikan harus dari kelas premium. Polygon sekaligus mencatatkan rekor sebagai pabrikan sepeda Indonesia pertama yang berpameran di Eropa. Launching produk Polygon terbaru model tahun 2013 di Indonesia juga dilaksanakan dibeberapa kota di Indonesia, diantaranya di Summarecon Mall Serpong, Tangerang yang digelar 8 - 9 September 2012 dan dilanjutkan di Bukit Ular Citraland Surabaya, Balikpapan, Makassar, Yogyakarta, Semarang, Banjarmasin, Pekanbaru, Bangka, Bali, Manado, yang digelar 23 September 2012 lalu. Model Year 2013 ini, Polygon mengambil tema utama “Redefine Your Riding Experience”, yang merupakan jawaban Polygon sebagai Brand Internasional atas perkembangan dunia sepeda dan kemampuan kompetisi Polygon dengan brand sepeda dunia lainnya. Produk Polygon mampu bersaing dengan produk-produk lain dari luar negeri dan dengan bangga pada Model Year 2013 ini, Polygon memperkenalkan 3 inovasi unggulannya, yaitu: Polygon Helios Aero NEW & Polygon Helios Enduro NEW - ”ROAD RACE REDEFINED”, dimana Polygon Helios Aero didesain lebih aerodinamis dan dikhususkan untuk speed utilc

m

y

k

ity serta Polygon Helios Enduro didesain untuk endurance dan kenyamanan. Polygon Helios Aero dan Enduro telah mendapatkan UCI Approval (sertifikasi untuk mengikuti profesional road bicycle racing di bawah naungan Union Cycliste Internationale) yang berarti dapat digunakan dalam UCI race competition di seluruh dunia. Produk selanjutnya adalah Polygon Cozmic 29er Series NEW LINE UP - “SIZE IS MATTER”, yang memiliki ban dengan diameter yang lebih besar dibandingkan dengan sepeda 26. Hal ini merupakan kelebihan 29er karena dengan diameter ban yang lebih besar dan rear to center yang lebih panjang, tentunya 29er jauh lebih comfort dan lebih stabil. Kelebihannya sangat direkomendasikan di segala medan cross country yang tidak rata, berlubang, dan berbatu-batu. Dan produk yang ketiga adalah Polygon Pave Series NEW LINE UP - ”Sport, Urban and Commuting Within Our Grasp”, merupakan genre baru dalam wujud Sport Utility Bike (SUB), peleburan dari 3 genre sepeda, yaitu Sport, Urban, dan Commuting. Polygon Pave tampil dengan segala keatraktifan dan sisi fashionable-nya untuk aktualisasi diri pengguna. Polygon Pave Series memperkenalkan 3 model yaitu Polygon Pave i3 untuk entry level, Polygon Pave i5 untuk medium level, dan Polygon Pave i7 untuk level spesifikasi yang lebih tinggi dan telah mengadaptasi penggunaan belt drive sebagai ganti conventional chain. Belt drive memiliki sifat low maintenance karena user tidak perlu memberi pelumas maupun resiko putus seperti conventional chain. Benefit lainnya yaitu beltdrive lebih smooth dan noiseless serta memiliki lifetime yang jauh lebih panjang dibandingkan conventional chain. Polygon Pave memiliki desain yang sangat fashionable dan atraktif sehingga cocok digunakan untuk remaja maupun orang dewasa dengan mengutamakan sisi safety dan kenyamanan. (kk)


Pengganti MSG

Tahukah

Anda?

4

T A S T E

Pontianak Post Kamis 25 Oktober 2012

Gadon Kambing

BESOK, seluruh umat Islam merayakan Hari Raya Idul Adha. Biasanya perayaan itu identik dengan tradisi kurban, berupa kambing atau sapi. Beragam olahan dari kedua mamalia itupun menjadi santapan keluarga di hari istimewa tersebut. Dengan racikan berbagai bumbu dan rempah khas nusantara, membuat beragam olahan – khususnya kambing ini memang selalu dinanti. Oleh : Anggita Anggriana

Bagi umat Islam, Idul Adha merupakan hari besar keagamaan yang sangat penting. Pada hari itu sejumlah ritual dilaksanakan, ter­ masuk memotong dan memasak makanan yang berasal dari bahan baku daging kambing. Yang na­ manya mengolah daging kam­ bing, memang bukanlah suatu perkara mudah. Perlu trik agar sajian nantinya tidak memuncul­ kan aroma daging kambing yang menyengat. Senikmat apapun

bumbunya, aroma daging kamb­ ing sanggup merusak cita rasa sajian dalam sekejap. “Bau tajam yang bisa menghilangkan nafsu makan ini berasal dari feromon yang dihasilkan tubuh kambing, terutama yang jantan,” beritahu Executive Chef Hotel Santika, Denny Abd. Aziz. Dengan pengolahan serta bumbu yang tepat, daging kam­ bing bisa dibuat menjadi menu unik yang nikmat dan bergengsi. Namun tak sedikit diantara mer­

Sudah bukan rahasia jika gula pasir bisa menjadi pengganti MSG. Tambahkan sedikit saja gula pasir ke dalam masakan, maka rasa gurih masakan justru akan keluar. Jangan terlalu banyak, agar masakan tidak menjadi manis.

Sate Kambing Bumbu Tongseng

eka yang enggan menyantapnya karena menganggap daging kam­ bing memiliki aroma yang tidak enak, atau bahkan mereka tidak tahu cara mengolah daging hewan pemakan tumbuhan itu. Belum lagi anggapan daging tersebut panas dan bisa membuat tekanan darah menjadi naik. Padahal, hal itu hanya akan terjadi jika daging kambing dikonsumsi secara berlebihan. Jika diolah dengan cara benar dan bumbu yang tepat, daging kambing bisa kok menjadi hidangan yang sangat gurih, nikmat, sekaligus cocok dikonsumsi siapa saja. Menyambut Idul Adha ini, Hotel Santika menjamu For Her dengan beragam olahan daging kambing yang lezat. “Tak hanya disajikan berbentuk gulai atau tongseng saja, tapi Kami juga menghadirkan gadon kambing, sate kambing bumbu tongseng dan soto kamb­

ing dengan jeroan. Menu-menu itu dikombinasikan dengan bumbu serta rempah-rempah pilihan asli Indonesia,” jelas Chef Denny. Kesemuanya i tu a ka n disaji­ k a n secara ekslu­ sive saat Hari Raya Idul Adha, 26 Oktober di Hotel Santika Ponti­ anak. Beda Masakan, Beda Bagian Untuk memilih daging kambing, Chef Denny mengatakan, “beda masakan akan beda juga daging yang dibutuhkan.” Pemi­ lihan bagian daging kambing sangat me­

nentukan kenikmatan masakan. Seperti ingin membuat soto atau gulai daging kambing, baiknya memilih bagian paha atas atau paha bawah yang memudahkan untuk mendapat­ kan tulang-tulang saat diolah. “Kalau bikin sate, pilih bagian has yang teksturnya lebih lunak,” cetusnya. Sementara untuk gadon atau botok kambing, Chef Denny mengatakan tak masalah dalam pemilihan bagian apapun dari kamb­ ing karena sifatnya yang direbus dulu, kemudian disuwir-

Jus Timun

Soto Kambing

suwir dan dikukus. Bau prengus memang menjadi ”kelemahan” kambing yang kerap kali menyebabkan orang enggan mengonsumsi dagingnya. Chef Deny memberikan bocoran cara memasaknya. “Didihkan air di da­ lam panci. Rebusan pertama sekitar 5-10 menit, gunanya untuk mem­ buang kotoran di daging kambing,” beritahunya. Setelah dicuci, kemu­ dian ganti dengan air rebusan yang baru. “Memasak kedua ini sekitar 5 menit yang fungsinya melem­ butkan daging. Siapkan rempah seperti jahe, lengkuas dan sereh yang telah digeprak,” tambahnya. Ini dimaksudkan agar aroma da­ ging kambing bisa ternetralisir oleh rempah-rempah khas Indonesia tersebut. Setelah direbus dengan air mendidih, daging kambing dicuci dengan air bersih dan siap diolah sesuai selera. **

Lezatnya Soto, Manisnya Gadon Anda pasti sudah seringkali mencicipi olahan kambing da­ lam bentuk sate, gulai atau sop. Bosan dengan sajian tersebut tapi tidak dengan daging kamb­ ing? Saatnya mencoba masakan kambing di Hotel Santika ini. For Her merasakan manisnya Gadon

Kambing yang dibungkus dengan daun pisang. Ditambah sentuhan gula Jawanya serta aroma daun salam dan irisan cabe merah, benar-benar membuai lidah. Begitupun sate kambing bumbu tongseng dibalut aroma rempah daun sereh juga terasa empuk

di lidah. Bila biasanya kita lebih sering mencicipi soto ayam atau soto sapi, maka menu soto kambing dengan jeroan di hotel yang berlokasi di Jalan Diponegoro Pontianak ini layak untuk dicoba karena rasanya yang lezat. Dima­

sak ala bumbu putih, soto ini akan membuat Hari Raya Idul Adha akan semakin berkesan dengan menu yang istimewa pula. Biasanya makan daging kam­ bing sambil ditemani segelas teh hijau, teh hitam, ataupun teh china sebagai ‘zat penawar’.

Atau dengan mengunyah bawang bombay seperti tradisi orang Timur Tengah untuk memi­ nimalisir efek negatif daging. Namun Chef Denny punya trik penetral lain yakni minuman jus timun dan perasan air jeruk nipis. “Jus timun yang segar dan

tak terlalu manis atau perasan air jeruk nipis akan membuat kolesterol di daging kambing bisa ternetral dengan baik. Sekaligus menjaga pola hidup sehat dan berimbang,” beber chef yang sudah berpengalaman di bidang kuliner tradisional ini. (ang)

FOTO-FOTO : SHANDO SAFELA / MENU BY : HOTEL SANTIKA PONTIANAK

C

m

y

k


Pontianak Post

Kamis 25 Oktober 2012

SHOW

SELEBRITAS

5

Tasya Beranjak Dewasa Rilis Album Baru Lepas Image Anak-anak

ANGGER BONDAN/JAWA POS

SUDAH GEDE: Tasya saat launching albumnya ‘Beranjak Dewasa’ di Indomaret, Kemang, Jakarta, kemarin (24/10).

JAKARTA—Shafa Tasya Kamila atau Tasya kembali ke dunia olah vokal. Gadis 19 tahun itu membawa citra baru, yakni dirinya yang kini beranjak dewasa. Dia berusaha melepas sosok Tasya Anak Gembala, panggilan yang diberikan sesuai dengan lagu anak-anak yang dulu dipopulerkannya. Sekarang mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia itu hadir dengan album remajanya. Album yang dilabeli Beranjak Dewasa itu hadir sebagai pembuktian Tasya memasuki zona baru. Album tersebut diluncurkan di Indomaret Point, Ampera, Jakarta Selatan, kemarin (24/10). Sebelum peluncuran album itu, Tasya merilis single.

Judulnya Say No. Melihat respons masyarakat yang bisa ’’menerima’’ kehadiran Tasya yang tidak lagi anak-anak, album yang berisi 12 lagu itu pun diluncurkan. ’’Akhirnya, akhirnya, albumnya keluar juga. Senang,’’ kata Tasya antusias. Wajar kalau Tasya terlihat lega dengan dirilisnya album yang didistribusikan di Indomaret itu. Sebab, penggarapan album tersebut sangat lama. Tiga tahun. Album itu digarap sejak 2009. Hadirnya Beranjak Dewasa mengobati kerinduan penggemar akan lagu-lagu Tasya. Kali terakhir dia mengeluarkan album pada 2003. ”Itu tahun 2003 saya masih kecil,” ucap dia. Alasan mengapa penggarapan album itu sangat lama adalah masalah transisi. Perilisan album tersebut harus menunggu waktu yang pas

meski materi dikumpulkan sejak tiga tahun lalu. ”Dulu saya juga terbentur jadwal sekolah. Selain itu, menunggu umur yang pas. Sekarang kan sudah kuliah, umur juga cocok lah untuk menyanyikan lagulagu ini,” jelas Tasya. Mengubah citra penyanyi cilik ke penyanyi remaja bukanlah hal yang mudah. Memilih lagu yang tepat juga hal yang sulit. Semua harus pas. ”Saya juga tidak ingin memaksakan. Biar orang-orang sadar dengan sendirinya,” ucap dia. Melihat sosoknya sekarang, memang orang akan sadar bahwa Tasya kini sudah berubah. Dulu dia berponi sebatas alis, sekarang tidak lagi. Bando-bando lucu yang menghias rambutnya kini ditinggalkan. Tasya pun kini gemar memakai heels. Meski begitu, kepeduliannya terhadap lagu anak-anak tidak hilang. Soal minimnya lagu anak sekarang, dia memiliki pandangan sendiri. Permasalahan itu, kata dia, bisa terpecahkan dengan 4M, yakni man, method, money, dan media. Dengan gamblang dia menjelaskannya. ”Man, ada tidak orang sekaliber Pak A.T. Mahmud yang senantiasa berdedikasi pada dunia anak. Method, pendistribusian lagu kan sekarang banyak berubah. Bisa lewat digital juga,” jelas dia. Untuk money, dia mempertanyakan adakah orang yang mau menginvestasikan uangnya untuk lagu anak. Dan yang terpenting, media. Menurut Tasya, ekspose media terhadap lagu anak tidak sebanyak waktu dia kecil dulu. ”Dulu, waktu saya kecil, di televisi masih banyak acara anak. Sekarang mana” Tidak ada,” tegasnya. (jan/ c13/any)

C

M

Y

K


6

Pontianak Post Kamis 25 Oktober 2012

RSUD Pontianak Siap Layani Masyarakat

+

+

Pengguntingan pita oleh Menteri Kesehatan. Simbol peresmian RSUD Pontianak.

Kondisi Terakhir Pembangunan RSUD Pontianak.

Fasilitas Lengkap, Tanpa Diskriminasi

dia pula, peresmian rumah sakit ini adalah kado HUT yang ke-241 tahun Kota Pontianak. RSUD ini merupakan wujud kepeduluan Pemkot Pontianak terhadap pelayanan kesehatan masyarakat Kota Khatulistiwa dan

RUMAH Sakit Umum Daerah Kota Pontianak Sultan Syarif Mo-

hammad Alkadrie, yang diimpikan masyarakat Pontianak akhirnya diresmikan langsung oleh Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi, Rabu, 24 Oktober. Menteri Kesehatan memuji sistem yang akan diterapkan rumah sakit yang tidak memakai sistem

kelas dalam melayani pasiennya. Wali Kota Pontianak Sutarmidji mengatakan RSUD di Jalan Kom Yos Sudarso ini adalah solusi atas keluhan tingginya biaya pengobatan dan layanan kesehatan yang dikeluhkan masyarakat miskin. Disebutkan

sekitarnya, dan diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, tanpa membedakan status masyarakat secara finansial, etnis, kultural, agama dan lainnya. RSUD Sultan Syarief Moham-

FOTO-FOTO: ARISTONO/PONTIANAK POST

mad Alkadrie ini adalah salah satu rumah sakit yang memiliki fasilitas lengkap di Kalbar. Rumah sakit ini akan dimulai operasinya per April 2013. Namun khusus rawat inap persalinan akan dimulai pada awal tahun depan. (ars)

Menteri Kesehatan menandatangani prasasti gedung RSUD Pontianak.

Wali Kota Pontianak memberikan penjelasan kepada Menkes soal RSUD Pontianak.

Menteri Kesehatan ditemani Wali Kota Pontianak meninjau RSUD Pontianak.

+

+

Menteri Kesehatan Melayani pegawai RSUD Pontianak.

Menteri Kesehatan melihat salah satu ruangan.

cmyk

Pelepasan balon oleh Menteri Kesehatan.

Menteri Kesehatan dan Wali Kota Pontianak saat memberikan keterangan pers. C

m

y

k

Menteri Kesehatan berbincang dengan Wali Kota Pontianak.


Pontianak Post

ANEKA

Kamis 25 Oktober 2012

Desak SBY ke Malaysia Sambungan dari halaman 1

kata Bong Jit Min, ayah Frans dan Dharry, di hadapan Komisi IX DPR, Rabu (24/10). Bong Jit Min, yang datang didampingi Anggota Komisi XI DPR daerah pemilihan Kalbar Lim Sui Khiang, itu mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar berkirim surat kepada Raja Malaysia. “Supaya anak saya diampuni,” kata Bong. Ketua Komisi IX Ribka Tjiptaning menegaskan peristiwa seperti ini bukan yang pertama kali. Karenanya, dia mendesak pemerintah   membuat kebijakan yang dapat memberikan perlindungan penuh terhadap TKI di Malaysia. Politisi PDI Perjuangan itu mendesak Presiden SBY mesti turun tangan menemui pemerintah Malaysia untuk membahas persoalan yang sering berulang ini. Ribka menegaskan, kalau cuma Memorandum of Understanding, (MoU) saja tidak akan maksimal. “SBY harus datang langsung ke Malaysia. Kalau cuma menteri ya dikadalin juga,” ujarnya. Anggota Komisi IX Rieke Dyah Pitaloka, meminta agar pemerintah tidak mengeluarkan pernyataan TKI yang tersandung hukum di negeri jiran, salah satu penyebabnya ketidaklengkapan dokumen atau penyalahgunaan dokumen. Menurut dia, persoalan yang menyangkut TKI di negeri jiran merupakan persoalan konstitusi. Sebab, tegas Rieke, tujuan negara adalah melindungi setiap warganya, tidak terkecuali yang berada di luar negeri. “Kalau dokumen tidak lengkap kenapa bisa bekerja di negeri orang,” ujar Rieke. “Saya kira vonis mati ini tidak bisa dibiarkan,” tegasnya. Dia pun menyoroti kerja Kementerian Luar Negeri yang dinilai lamban dalam menangani persoalan warga negara yang kerap tersandung persoalan hukum di luar negeri. Direktur Penempatan TKI di Luar Negeri Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Ros Setiawati mengatakan kasus kakak beradik itu telah masuk ranah hukum. Ia mengatakan, pemerintah Indonesia telah menunjuk tim penasehat hukum untuk melakukan upaya hukum di Malaysia. “Yang jelas pemerintah sudah menunjuk lawyer untuk mendampingi dan berupaya membebaskan keduanya. Ini-

lah upaya kami,” ungkapnya di hadapan Komisi IX DPR. Menurutnya Kemenakertrans juga telah memberangkatkan keluarga korban ke Malaysia agar dapat melakukan pemantauan kepada Frans dan Dharry. Tidak hanya itu, Kemenakertrans tetap melakukan pemantauan lantaran telah masuk ke ranah hukum. Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat bicara soal tenaga kerja Indonesia yang divonis hukuman mati oleh Pengadilan Malaysia. Dia turut prihatin terhadap nasib sejumlah tenaga kerja yang terlibat kasus hukum di negara tempatnya bekerja. Hal ini diungkapkan Jusuf Kalla ketika berkunjung ke Pontianak, Rabu (24/10). “Kalau mereka tidak bersalah, mari kita bela. Namun, pembelaan itu harus dilakukan sesuai dengan prosedur, bukan secara arogan,” kata Kalla. Masalahnya, kata dia, apakah sudah pasti TKI yang bermasalah itu tidak bersalah? Sebab dalam suatu negara, peraturan hukumnya berbeda-beda. Begitu juga dengan Indonesia. “Biar bagaimanapun, kita harus mengikuti peraturan di negara yang kita pijak,” cetusnya. Ketua Palang Merah Indonesia ini mengungkapkan, hukum dalam suatu negara memang harus ditegakkan. Jika mereka bersalah, maka harus mengikuti adat hukum setempat. Serupa dengan Indonesia, apabila ada warga negara asing yang melakukan unsur kesalahan, harus mengikuti hukuman di negara pula. Dilihat dari kasus inilah, sambung JK, perlu penanganan yang serius. “Sekali lagi, jika memang mereka tidak bersalah. Kita sebagai warga Negara Indonesia harus membela rekan-rekan kita. Tentunya, sesuai prosedur,” pungkasnya. Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Jumhur Hidayat meyakini kedua TKI tersebut tidak bersalah dan tidak layak mendapatkan hukuman mati. Pasalnya, tindakan kedua TKI kakak beradik yang tak sengaja membunuh pencuri ini dinilai karena membela diri. “Mereka tidak melakukan kejahatan dan harus dibebaskan. Karena, terutama Frans hanya menangkap seorang pencuri warga Malaysia, Kharti Raja, sewaktu beraksi di mes perusahaan tempat keduanya

menetap pada 3 Desember 2010, yang beralamat di Jalan 4 Nomor 34, Taman Sri Sungai Pelek, Sepang, Selangor, Malaysia. Frans yang membekuk langsung pencuri itu sempat membawa ke lantai bawah, namun tiba-tiba si pencuri mengalami pingsan serta meninggal di lokasi tersebut,” terang Jumhur di Jakarta, Rabu (24/10). Jumhur menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima, kepolisian Malaysia juga sempat menemukan jenis narkoba dari saku celana pencuri. Akhirya, polisi melakukan visum atas kematiannya dengan menyimpulkan Kharti Raja meninggal akibat over dosis. “Saat peristiwa masuknya pencuri itu di tempat kejadian, sebenarnya terdapat satu pegawai lain berkewarganegaraan Malaysia. Hanya saja, dia dan Dharry menjadi panik melihat sosok Kharti yang bertubuh besar, sehingga spontan melarikan diri ke luar. Sebaliknya, Frans berupaya sendirian menangkap sang pencuri,” paparnya. Kasus dua warga Pontianak, Frans Hiu dan Dharry Frully yang divonis hukuman mati oleh pengadilan di Malaysia belum final. Saat ini kasus tersebut masih dalam tahap banding dan menunggu persidangan di Mahkamah Rayuan Putra Jaya atau pengadilan tinggi setempat. “Itu informasi dari Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum, Bapak Tatang Budie Utama Razak. Intinya, kasus ini berada di tingkat banding, menunggu persidangan di Mahkamah Rayuan Putra Jaya,” ungkap anggota Dewan Perwakilan Daerah asal Kalbar Hairiah, Rabu (24/10). Informasi ini diperoleh Hairiah setelah bertemu langsung Direktur PerlindunganWNI dan Bantuan Hukum Kementerian Luar Negeri tersebut kemarin. Pertemuan berlangsung dua jam, dari pukul 10.00 hingga 12.00. Informasi lainnya diperoleh bahwa Kedutaan Besar RI telah menunjuk pengacara Gooi dan Azzura untuk membantu memperjuangkan nasib Frans dan Dharry. Pengacara tersebut dibiayai pemerintah RI. “Pada saat saya di sana (bertemu Direktur Kemenlu), Kemenlu juga menghubungi pengacara Azzura. Menurut pengacaranya kasusnya sedang dalam pendalaman untuk melihat celah-celah dalam pembelaannya nantinya,” ungkap Hairiah.

Hairiah juga meminta Kemenlu segera ke Kalbar untuk bertemu dengan keluarga Frans dan Dharry, serta Pemerintah Provinsi Kalbar. Kedatangan ini untuk berkoordinasi dengan berbagai pihak. “Saya kapasitasnya mendorong kebijakan dan fungsi pengawasan. Hal-hal teknis tentunya Kemenlu yang berperan,” katanya. Selain itu, lanjut Hairiah, Komisi I juga berkunjung ke Malaysia pada Rabu (24/10), dan berencana bertemu dengan Frans dan Dharry. Ia menambahkan saat bertemu pihak Kemenlu juga dilakukan diskusi tentang kasuskasus yang dialami buruh migran. “Ada 101 yang diancam hukuman mati dari berbagai negara. Sebanyak 16 orang sudah bebas dari hukuman mati, dan enam orang yang berubah dari hukuman mati ke seumur hidup,” ujarnya. Sementara, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi memastikan akan memberikan pendampingan hukum bagi Tenaga Kerja Indonesia yang terancam hukuman mati di Malaysia, Frans Hiu dan Dharry Frully Hiu. Pendampingan hukum itu dilakukan melalui pengacara khusus sampai tingkat kasasi untuk membebaskan kedua TKI tersebut. “Pemerintah telah memberikan pendampingan dan pembelaan hukum. Hal ini dilakukan secara maksimal kepada semua TKI yang terlibat dengan masalah hukum di negara-negara mereka bekerja. Apalagi TKI yang terancam hukuman mati, pasti dibela,” kata Kepala Pusat Humas Kemnakertrans, Suhartono di Gedung Kemenakertrans, Jakarta, Rabu (24/10). Suhartono menyebutkan, pihaknya selama ini sudah mengambil langkah-langkah pendampingan dan perlindungan terhadap kasus hukum yang mengakibatkan Frans Hiu dan Dharry Frully Hiu, dua TKI asal Kalimantan Barat yang terancam hukuman mati. “Saat ini kami terus berkoordinasi dengan Perwakilan RI di Malaysia dan BNP2TKI untuk memastikan perlindungan hukum terus dilakukan sampai tahap kasasi sebagai upaya membebaskan 2 orang TKI kita di Malaysia. Pemerntah telah siapkan satu pengacara khusus untuk setiap kasus WNI yang teramcam hukuman mati,” imbuhnya. (boy/ uni/rmn/cha/jpnn)

Indonesia yang menginap di sini. Selebihnya di Mina. Kloter 17 terdiri dari sebagian jamaah Kota Pontianak dan Kabupaten Pontianak. Kloter lainnya berasal dari Bekasi, Lombok, Padang, Palembang dan Jawa Timur. “Insya Allah, Kamis (25/10) lepas tengah malam ini kita bergerak menuju ke sana, sebelumnya mampir dan bermalam sebentar di Muzdalifah,” kata Prof DR Ir H Hidayat, MP, Ketua Rombongan IX Kloter 17 kepada Pontianak Post kemarin. Kamis kemarin, jamaah melakukan wukuf di Arafah. Untuk Kloter 17, kutbah wukuf disampaikan Ustadz H Abdurahman Musa dari Kabupaten Pontianak. Prof Hidayat yang juga dosen dan Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura ini menambahkan, kondisi tenda yang ada cukup layak bagi jamaah. Segala keterbatasan juga harus dimaklumi oleh para jamaah. Sebagai contoh, toilet atau WC, yang jumlahnya sangat terbatas di Mina. Dari surveinya pekan lalu, di tiap titik hanya ada 15 toilet wanita dan 15 toilet pria. Tiap titik tersebut menampung 3000 jamaah. Selama 3 hingga 4 hari jamaah akan berada di sini. Selanjutnya kembali ke Mekkah untuk tawaf ifadah dan sa’i.“Bisa dibayangkan.., tapi

kita semua berdoa, semoga semuanya lancar dan kondisi tubuh dapat menyesuaikan dengan keadaan,” papar Prof Hidayat yang tahun 2008 lalu juga telah berhaji ini. Dia juga mengimbau para jamaah dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah selama perjalanan di Arafah, Muzdalifah, Mina hingga kembali ke Mekkah nanti. “Banyak-banyak bertafakurlah, mohon ampunan kepada Allah,” ucapnya. Sementara itu, kondisi cuaca di Arafah dan Mina, lebih kurang sama dengan cuaca di Mekkah. Sejak adanya hujan beberapa hari lalu, cuaca tak terlalu menyengat. Banyak jamaah berharap kondisi demikian terus berjalan hingga selesainya ibadah haji. “Mudah-mudahan ndak ada angin yang kencang selama mabit nanti, karena kita inikan ada di tenda-tenda. Kita berdoa kepada Allah semuanya berjalan baik, lancar dan selamat,” tambah H Bambang, Ketua Rombongan VIII, Kloter 17. Dijelaskannya, untuk Kloter 17 Kota Pontianak dan Kabupaten Pontianak, setiap tenda berisikan sekitar 180 jamaah. Setiap tenda juga ditempatkan pos kesehatan, dan telah dikavling untuk jamaah KBIH Armina, Bina Mabrur, Assalam, serta jamaah calon haji mandiri. (bob)

tapi tidak dikuasai Tya. Itu justru membuat mereka saling mengisi. Di sela kesibukan dan jadwal kerja yang sering tidak matching, mereka masih bisa memiliki waktu berkualitas untuk berdua. ’’Quality time pasti ada. Biasanya ya buat pacaran, buat sayangsayangan,’’ katanya. Mereka tidak harus berpacaran di tempat yang romantis. Karena lelah setelah bekerja, paling sering mereka berpacaran di rumah.

Biasanya, Irfan menjemput Tya di lokasi syuting. Lalu, dia mengantar Tya ke rumah. ’’Nanti di rumah dia nggak langsung pulang, tapi nonton DVD dulu. Seringnya begitu,’’ tutur Tya. Mereka suka menonton film drama komedi. Film genre tersebut ringan dan bisa membuat fun. ’’Nggak suka sih nonton film yang berat. Udah capek habis kerja, maunya yang santai saja, yang bikin rileks,’’ imbuhnya. (jan/c12/any)

Tak Perlu Berpolemik Soal Mabit Sambungan dari halaman 1

tidak sebagai tempat mabit (menginap). Kawasan ini diperkirakan berdiri sejak tahun 2004, dan diperkirakan pula, baru tahun 2012 ini sebagian jamaah Kalbar ditempatkan di sini sesuai hasil qurah (sistem pengundian) secara nasional. Lepas tengah malam nanti mereka bertolak ke sana, setelah sebelumnya mabit di Muzdalifah. Berdasarkan peta yang dikeluarkan pemerintah setempat, Mina Jadid terletak berdampingan dengan kawasan Mina yang ditandai dengan plang (papan) pemberitahuan dalam ukuran besar. Perkembangan jumlah jamaah haji yang besar, menuntut pemerintah setempat memperluas wilayah Mina, ke arah berbatasan dengan Muzdalifah. Dan menyebutnya dengan Mina Jadid (Mina Baru). Dalam wajib haji, disebutkan bahwa jamaah harus mabit di Mina selama beberapa malam, siang harinya melakukan pelontaran jumrah. Kalau ini tidak dilakukan, maka mud ataupun dam (denda) diberlakukan kepada jamaah, sesuai jumlah malam yang dilewati. Lantas bagaimana dengan mabit di Mina Jadid? Menurut H Fuad Hatta, pembimbing haji dari KBIH Bina Mabrur Kota Pontianak, fatwa ulama –baik Indonesia

maupun Arab Saudi- menyebutkan daerah ini termasuk dalam Mina. Bukan sebagai daerah “abu-abu”. Jadi bukan seperti daerah demarkasi. “Fatwa ulama nya sudah ada. Mereka menerangkan bahwa daerah ini masuk Mina,” tutur H Fuad kepada Pontianak Post, kemarin. Dengan adanya fatwa tersebut, maka Mina Jadid bisa dianggap sebagai tempat mabid. Bahkan dalam buku panduan jamaah haji yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama Indonesia, disebutkan dasardasar penetapan Mina Jadid merupakan bagian Mina, bukan Muzdalifah. Tenda-tenda besar pun sudah disiapkan oleh pemerintah Arab Saudi untuk menampung jamaah haji di Mina Jadid. Pekan lalu, drs H Mustolih,MSi selaku Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia saat berbicara di depan sebagian jamaah Kota Pontianak di Maktab Jiad Sud, juga telah menjelaskan tentang Mina Jadid ini. “Tidak usah menjadi polemik-lah, karena aturannya sudah jelas,” tutur Kabag TU Kementerian Agama Kalbar ini sambil membacakan penjelasan di buku panduan haji. Untuk tahun 2012 ini, sebagian jamaah Kalbar yang tergabung dalam kloter 17 ternyata termasuk jamaah yang mabit di Mina Jadid. Setidaknya terdapat 7 kloter

Pacaran di Rumah Sambungan dari halaman 1

kemarin (24/10) di Hotel Mulia, Jakarta. Keduanya memiliki profesi yang berbeda. Tya merupakan public figure, sementara kekasihnya berbisnis. Keduanya sejauh ini mampu menyelaraskan perbedaan. Tya punya jadwal yang superpadat. Meski demikian, Irfan yang sabar dengan semua itu. Menurut Tya, saling mendukung dan percaya merupakan

resep awet hubungannya. ’’Kami sih saling dukung saja,’’ jelasnya. Presenter Sik Asik tersebut mengungkapkan bahwa di antara mereka ada banyak perbedaan. Selain profesi, hobi mereka beda. Tya adalah mantan atlet taekwondo. Pacarnya sama sekali tidak bisa taekwondo. ’’Dia mah kalem banget. Aku yang lebih beringas,’’ lanjutnya, lalu tersenyum. Meski begitu, banyak kebiasaan yang dikuasai Irfan,

7

Dua Perwira Polisi Menuju Bebas JAKARTA – Dua perwira polisi yang menjadi tersangka kasus korupsi proyek simulator SIM, Kompol Legimo dan AKBP Teddy Rusmawan, makin dekat dengan pembebasan. Masa penahanan mereka habis sepekan lagi (31/10). ”Kami sidik mereka sejak lama, bahkan langsung dilakukan penahanan. Tapi, karena dilimpahkan semua ke KPK, kasus ini sudah bukan wewenang kami,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar di kantornya kemarin. Legimo dan Teddy adalah dua perwira yang terlibat dalam pengadaan alat simulator SIM yang menjerat Irjen Djoko Susilo. Versi Polri, keduanya hanya memalsukan tanda tangan. ”Jadi, kembali ke KPK, kalau memang tindak pidana pemalsuan itu tidak relevan dengan kasus korupsinya, ya silakan saja. Kami sudah tidak mencampuri,” kata Boy. Bagaimana jika Legimo dan Teddy menggugat Polri karena telah ditahan sekian lama? Boy santai-santai saja. ”Kami terbuka dengan proses hukum. Silakan saja, tentu penyidik dulu melakukan

penahanan ada bukti-bukti yang kuat,” ucap mantan Kanit Negosiasi Detasemen Khusus 88 Mabes Polri itu. Legimo dan Teddy hingga kemarin belum bisa dikonfirmasi. Dalam sebuah rekaman video di YouTube, pria yang diduga Teddy terlihat menampar salah seorang tersangka kasus itu, yakni Bambang Sukotjo. Bambang adalah whistle-blower yang ”bernyanyi” soal setoransetoran ilegal ke Korlantas Polri. Saat tender berlangsung, diketahui, Teddy menjadi ketua Primer Koperasi Korlantas Polri. Bambang dalam pengakuannya beberapa kali mengirimkan dana ke koperasi tersebut. Soal video kekerasan itu, Boy lagi-lagi berdalih tak berwenang lagi. ”Sekali lagi, ini sudah ranah KPK. Teman-teman (wartawan, Red) sendiri yang sudah menulis kami angkat bendera putih,” tuturnya, lantas tersenyum. Secara terpisah, aktivis antikorupsi Donal Fariz dari ICW menilai KPK seharusnya mencermati pelimpahan berkas dengan saksama. ”Jangan sampai ada celah yang mengakibatkan kasus ini cacat

hukum,” tandasnya. Donal menilai jalur hukum dalam menetapkan status tersangka kasus simulator SIM antara kepolisian dan KPK sama sekali berbeda. ”KPK dalam menetapkan tersangka (kasus simulator SIM) menggunakan undangundang (UU) KPK, sedangkan kepolisian menggunakan undang-undang KUHP. Jelas beda,” ungkapnya. Menurut Donal, KPK seharusnya hanya menyelidiki kasus yang sesuai dengan UU KPK. Yakni, menangani masalah tindak pidana korupsi. KPK juga jangan secara mentah-mentah memproses tersangka yang jelas-jelas bukan ranahnya. ”Soal Kompol Legimo dan AKBP Teddy, KPK harus cermat. Apakah mereka bisa jadi alur pembuktian korupsi atau tidak. Jika ternyata tak berhubungan, kembalikan saja kepada polisi,” ujarnya. Pada perkembangan yang sama, politikus dari Partai Gerindra Martin Hutabarat menilai kasus simulator sudah berjalan pada rel yang tepat. ”Langkah Polri melimpahkan semuanya ke KPK itu indah dan baik sekali,” katanya. (rdl/c10/ca)

Siti Minta Bantuan Konsulat Malaysia Sambungan dari halaman 1

Kasus yang menimpa Saleh terjadi pada akhir Juni lalu. Dia dituduh melakukan perdagangan manusia (human trafficking) dan ditahan Polda Kalbar selama 83 hari. Setelah itu dia ditahan di Rumah Tahanan Negara Kelas 2A Pontianak. Namun Saleh menolak tegas tuduhan ini. Saleh adalah warga negara Malaysia yang beristri warga Indonesia. Saleh menikahi Siti pada 2005 lalu di kampung halaman Siti di Sumedang, Jawa Barat. Mereka berkenalan di Malaysia ketika siti bekerja di sana. Pasangan ini dikaruniai 2 anak. Anak pertama berusia 6 tahun dan anak kedua baru 4 bulan. Setelah menikah, Siti ikut suaminya dan tinggal di

Kuching, Malaysia. Di Kuching, Saleh membuka usaha warung makan. Siti membantu suaminya mengurus usaha itu. Setahun sekali dia pulang ke kampung halamannya di Sumedang. Saat hamil anak kedua, Siti pulang ke Sumedang ditemani suaminya. “Saya melahirkan di Sumedang,” ujarnya. Karena usaha mereka di Kuching, mereka tidak bisa lama-lama tinggal di Sumedang. “Rumah kami kan di Kuching, jadi ya mesti kembali ke Kuching,” katanya. Siti merasa perlu mencari baby sitter yang bisa membantunya merawat bayinya. “Repot juga kalau tidak ada yang membantu,” ujarnya. Kebetulan ada seorang sepupu yang menawarkan diri. Namanya Ai Ratna. Usianya 18 tahun.

“Dia bilang, teh, boleh nggak saya Bantu mengasuh anak teteh,” kata Siti menirukan ucapan Ai Ratna. Rencananya Ratna hanya akan membantu sementara saja. “Kalau sudah tidak begitu repot dia akan pulang ke Sumedang. Lagian dia juga berencana menikah,” ceritanya. Ratna pun kemudian dibawa ke Pontianak. Karena tidak memiliki paspor, Saleh meminta bantuan kenalannya di Pontianak untuk menguruskan paspor bagi Ratna. Saleh menitipkan Ratna pada kenalannya tersebut, sebab pengurusan paspor memerlukan waktu beberapa hari. Saleh sendiri karena harus mengurus usahanya dia pulang ke Kuching menggunakan bus antar negara. “Saya berangkat malam hari,” ujarnya. (her/ndo)

Rumah Sakit Tanpa Kelas Sambungan dari halaman 1

kelas. RSUD Pontianak hanya satu dari sedikit sekali rumah sakit yang tanpa kelas,” ujarnya saat diwawancarai usai seremoni peresmian. Disebutkan dia, jika sistem tersebut berjalan, maka tidak akan ada lagi hambatan ekonomi dan administratif buat masyarakat miskin di Pontianak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Nafsiah juga mengatakan, Kementerian Kesehatan mendukung penuh pendirian dan pengoperasian RSUD Pontianak. “Kita akan membantu pengadaan peralatan, sarana dan prasarana lainnya. Ke depan, mungkin akan ada bantuan untuk meningkatkan sumber daya manusia di rumah sakit ini. Akan kita lihat nanti,” kata dia. Sementara itu, Wali Kota Pontianak Sutarmidji menyebut, RSUD ini akan beroperasi pada awal Januari tahun 2013

untuk pelayanan persalinan. Sedangkan pelayanan kesehatan umum dan lainlainnya baru berjalan pada April 2013. Namun dia memastikan seluruh pembangunan akan rampung pada tahun ini juga. “Hanya tinggal pagar dan beberapa sarana pendukung lainnya. Akan selesai tahun ini,” ucapnya. Dia meyakini, RSUD Pontianak akan menjadi solusi atas keluhan tingginya biaya pengobatan dan layanan kesehatan yang dikeluhkan masyarakat miskin. Dituturkan dia, dulunya tanah yang menjadi lokasi berdirinya RSUD itu adalah tempat pembuangan sampah. Selain itu wilayah Sungai Beliung merupakan salah satu daerah yang memiliki jumlah penduduk miskin terbanyak. “Itu alasan mengapa kita pilih lokasi di sini,” ucapnya. D i l a n ju t k a n Su t a rmidji, tidak melulu untuk masyarakat Pontianak, RSUD

ini juga akan menjadi pilihan buat warga Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. “Ini akan membantu warga Kakap yang jauh dari akses menuju rumah sakit,” imbuh dia. Disebutkan dia pula, persemian rumah sakit ini adalah kado HUT Pontianak yang 241 tahun. Soal biaya pembangunan, Wali Kota menyebut, total biaya yang digunakan untuk membangun rumah sakit tersebut berjumlah sekitar Rp60 miliar. Dana terbesar berasal dari APBD Kota Pontianak yakni Rp41 miliar. Namun untuk fasilitas dan peralatan, RSUD ini banyak mendapat bantuan dari pemerintah pusat. “Kita mendapat bantuan hampir Rp100 miliar dari pemerintah pusat dan kementerian kesehatan untuk pembangunan dan fasilitas,” sebutnya. Saat ini RSUD Sultan Mohammad Alkadrie memiliki 205 pegawai dari direktur hingga karyawan. (ars)

Dilantik Sebagai DPD Sambungan dari halaman 1

usia 65 tahun. Setelah Kadarwati wafat, tinggal Maria Goreti, Erma Suryani Ranik, dan Hairiah perwakilan Kalbar di DPD. Pergantian antarwaktu Ishaq Saleh dilakukan oleh KPU. KPU Kalbar tidak lagi campur tangan karena hasil Pemilu 2009 untuk DPD dan DPR telah diserahkan ke pusat. “Mekanismenya demikian, KPU Kalbar hanya menyerahkan hasil Pemilu pada 2009,” kata Ketua KPU Kalbar AR Muzammil, kemarin. Ketika Kadarwati meninggal dunia DPD kekurangan anggota. DPD lantas meminta penambahan anggota melalui PAW kepada KPU. “Karena Ishaq Saleh urutan kelima tentu nama itu yang diserahkan KPU,” ujar Muzammil. Berdasarkan hasil Pemilu 2009 untuk DPD asal Kalbar, urutan perolehan suara terbanyak yakni, Maria Goreti dengan 157.915 suara, Sri Kadarwati Aswin 151.602 suara, Hairiah 124.854 suara, Erma Suryani Ranik 118.340 suara dan Ishak Saleh 110.634 suara. Ishaq Saleh dilantik bersama dua senator lainnya,

Afrizal menggantikan senator asal Sumatera Barat, Reza Pahlevi, yang terpilih sebagai Wali Kota Payakumbuh dan Ferdinanda menggantikan senator asal Papua, Tonny Tesar, yang terpilih sebagai Bupati Kepulauan Yapen. Pengucapan sumpah/janji jabatan anggota DPD pengganti antarwaktu itu dipandu Ketua DPD RI Irman Gusman. PAW tersebut sesuai ketentuan Pasal 287 ayat (5) Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, serta Pasal 18 ayat (5) Peraturan Tata Tertib DPD yang menyatakan bahwa sebelum memangku jabatannya maka anggota dewan mengucapkan sumpah/janji yang dipandu pimpinan DPD. Pembacaan petikan keputusan presiden dan pengucapan sumpah/ janji diikuti penandatanganan berita acara di Ruangan Pustakaloka Gedung Nusantara IV Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (24/10). Dihubungi Pontianak Post, Ishaq Saleh mengatakan sebagai pengganti Sri Kadarwati tentu dirinya akan memperjuangkan apa yang telah dirintis istri bekas Gubernur Aspar Aswin itu selama duduk di DPD. “Saya pribadi

kagum dengan almarum Ibu Sri Kadarwati. Dia sosok yang memiliki kredibilitas dan mobilitas tinggi. Saya akan lanjutkan apa yang telah dirintisnya di DPD,” kata Ishaq. Periode Anggota DPD yang disandang Ishaq tinggal dua tahun, sampai 2014. Dia berkomitmen untuk memaksimalkan kinerja, memperjuangkan pembangunan Kalbar. Namun saat ini DPD masih menunggu putusan MK terhadap kewenangan dan tupoksinya. “Mudah-mudahan putusan MK membuat DPD memilih wewenang lebih dari saat ini sehingga kami lebih banyak kekuatan untuk membangun daerah,” ujarnya. Setelah dilantik Ishaq Saleh langsung mengikuti sidang paripurna pertamanya. Dia bertugas di komite I bidang pembangunan daerah sekaligus menjadi Anggota Badan Kehormatan DPD. Dalam siaran pres yang disampaikan Sekjen DPD, Wakil Ketua DPD Gusti Kanjeng Ratu Hemas mengucapkan selamat datang bagi ketiga Anggota DPD yang baru tersebut. “Selamat datang, selamat bertugas, dan selamat berjuang,” katanya. (hen)


Pontianak Post

8

Kamis 25 Oktober 2012

Warkop Corner Jawara Coffee Street Timbalan Jagonya Meriam PONTIANAK— Pelaksanaan Pontianak Oktober Festival berakhir sudah. Berbagai even telah selesai dilaksanakan. Mulai dari Drumb Band dan Fashion Road, Festival Arakan Pengantin, Lomba Meriam Karbit, Coffee Street, dan lainlain. Semua acara yang dilangsung ini dalam rangka memeringati hari jadi ke241 Kota Pontianak yang dilaksanakan Pemerintah Kota Pontianak bekerjasama dengan Pontianak Post.

Rabu (24/10), panitia mengumumkan pemenang Festival Meriam Karbit dan Coffee Street. Festival Meriam Karbit berlangsung pada 18-22 Oktober di Alun-alun Kapuas. Sebanyak 28 tim telah mendaftarkan diri untuk berpartisipasi dalam acara ini. “Tahun ini ada 2 kategori yakni pelajar dan umum. Pelajar sebanyak 11 tim dan umum 17 tim,” kata Ketua Panitia Pontianak Oktober Festival Budi Darmawan. Untuk kategori pelajar, pemenang pertama adalah SMA Muhammadiyah 1 Pontianak, sementara juara kedua SMA KI Hajar Dewantara, dan pemenang ketiga SMA Negeri 4 Pontianak. Penampi-

lan peserta dinilai dari sejumlah aspek, yaitu irama, kekompakan, kreatifitas, dan kostum. Pemenang ditentukan berdasarkan jumlah nilai tertinggi dari keempat aspek tersebut. Sementara untuk kategori umum, pemenang pertama adalah Tim Timbalan, Juara Kedua ditempati Tim Resda, dan juara ketiga tim Ambalat. Menurut Budi Darmawan, antusiasme penonton tahun ini lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Untuk Coffee Street, panitia juga telah mengumumkan para pemenangnya. Sebagai pemenang pertama adalah Warung Kopi Corner, pemenang kedua

warung kopi Quenn, dan pemenang ketiga Warung Kopi La Theris. Penilaian pemenang berdasarkan sejumlah aspek, yakni kebersihan warung kopi, penyediaan tempat pembuangan sampah, pelayanan pada pelanggan, bahan baku yang digunakan, kenyamanan, sarana usaha dan keamanan. Tahun depan berbagai acara ini akan kembali diadakan. Panitia mengucapkan terimakasih atas partisipasi semua pihak dalam menyukseskan acara ini. “Semoga di tahun depan kita bisa melaksanakan acara yang lebih bagus lagi,” ujarnya. (her)

Pemenang Meriam karbit Kategori Umum Juara I Tim Timbalan Juara II Tim Resda Juara III Tim Ambalat Kategori Pelajar Juara 1 SMA Muhammadiyah 1 Pontianak Juara II SMA KI Hajar Dewantara, Juara III SMA Negeri 4 Pontianak

Pemenang Coffee Street Juara I Warung Kopi Corner Juara II Warung Kopi Queen Juara III Warung kopi La Theris

+

+

+

+

cmyk

C

m

y

k


Metropolis Pontianak Post

KORAN

KAMIS 25 Oktober 2012 LORONG PASAR

BALAI KOTA

Empat Kado dari Sutarmidji

n Warga melintas da g Pasar berbelanja di loron rin. Lorong Nusa Indah kema menjadi sih sempit ini ma belanja, n ua tuj n da idola rumah u -ib terutama ibu tangga.

WALI Kota Pontianak Sutarmidji memberikan kado spesial kepada warganya di hari jadi ke241 Pontianak. Ada empat kado yang diberikan Sutarmidji kepada warganya. Sebagian dari kado itu baru bisa dirasakan warga Pontianak pada tahun depan. Salah satunya pendidikan gratis dari bangku Taman Kakak-kanak hingga sekolah menengah atas. “Mulai tahun ajaran baru tahun 2013, pendidikan TK, SD, SMP dan SMA gratis. Jadi, tidak ada lagi pungutan biaya pendidikan untuk sekolah negeri mulai tahun ajaran baru,” kata Sutarmidji, kemarin (23/10).

Kado Ultah

• ke halaman 15 kolom 1

1. Sekolah gratis hingga SMA 2. Bangun air mancur di Taman Alun Kapuas 3. Berobat gratis di Puskesmas 4. Peresmian rumah sakit

GRAFIS : SIGIT PONTIANAKPOST

Jangan Hanya Nonton SHANDO SAFELA/PONTIANAKPOST

DOMPET SIMPATIK

Akbarudin Perlu Bantuan AKBARUDIN, remaja 17 tahunmenderitatumordipipisejak lahir. Akbarudin harus dua kali dioperasi. Keluarga tak punya cukup biaya untuk operasi tersebut. Melalui Dompet Simpatik, kami mengajak pembaca Pontianak Post untuk ikut berpartisipasi meringankan biaya operasi Akbarudin. Sumbangan berupa dana bias diserahkan langsung ke bagian redaksi Pontianak Post Lantai 5 Gedung Graha Pena Pontianak. Sumbangan juga bias diserahkan via Bank Kalbar di nomor rekening 1025057887 an Dompet Simpatik Pontianak Post dan Bank BNI di nomor rekening 0202760053 an Dompet Simpatik. Sumbangan hingga Selasa (23/10)

Rp100.000

Sumbangan Rabu (24/10) 1. PWRI Kota Pontianak 2. Majelis Taklim Al-Washilah 3. Harsa dan adik-adik di Sanggau 4. Lidya Salsabila Jumlah Total

Rp100.000 Rp100.000 Rp100.000 Rp 50.000 Rp350.000 Rp450.000

PONTIANAK - Infrastruktur, pendanaan dan perizinan merupakan hal yang masih saja dikeluhkan para pengusaha, terutama pengusaha muda. Hal itu diungkapkan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Raja Sapta Oktohari. Menurutnya, tiga hal itu sesungguhnya kend-

Tolak Keras RUU Kamnas PONTIANAK - Sedikitnya sembilan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pembebasan mendatangi kantorDPRDKalbar,Rabu(24/10)

MENOLAK Gerakan Mahasiswa Pembebasan Kalbar kemarin berunjuk rasa menolak RUU Kamnas. Mereka melakukan aksi di DPRD Kalbar sekaligus menyerahkan surat pernyataan penolakan RUU Kamnas kepada anggota dewan. MUJADI/PONTIANAKPOST

BEKELIT

Tepat satu tahun lima hari terpilih dia baru kembali lagi ke Kalbar. “Ini pertama kalinya saya ke Kalbar setelah terpilih sebagai Ketua Hipmi,” ujarnya. Okto melanjutkan, untuk mengatasi keluhan pengusaha muda tersebut pihaknya memiliki agenda. Memper-

ala klasik pengusaha yang masih saja menjadi batu sandungan untuk mereka memulai usaha. “Itu merupakan keluhan terbanyak para pengusaha muda,” kata Okto, Rabu (24/10). Okto adalah pengusaha nasional asal Kalbar yang terpilih sebagai Ketua Hipmi tahun lalu.

juangkan kepada pengambil kebijakan untuk memprioritaskan pengusaha daerah dan yang muda. “Harus ada kebijakan agar pengusaha pemula tidak terlalu rumit memulai usahanya,” ucapnya. • ke halaman 15 kolom 1

Warga Harus Selektif Pilih Hewan Kurban

pagi. Mereka berorasi dihadapan dewan dan dijaga ketat puluhan aparat kepolisian. Isinya menolak Rancangan Undang-Undang Keamanan Nasional yang dianggap sebagai konspirasi para penguasa. Ketua Pengurus Pusat GerakanMahasiswaPembebasan Dimas Gusti Randa menyampaikan dua persoalan utama terkait RUU Kamnas ini. Pertama, sisi sinkronisasi peraturan. Misalnya ditemukan ketidaksesuaian dalam operasionalnya berupa UU di KUHAP Nomor 8/1981,

PONTIANAK - Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalimantan Barat Abdul Manaf mengimbau warga selektif dalam memilih hewan kurban. Pilihlah hewan yang sehat yang dapat dilihat dari beberapa indikator. Perhatikan bagian mata, mulut, serta hidung hewan kurban. “Pastikan tidak mengeluar lendir atau muncul bintik merah dan luka. Selain itu, hindari hewan kurban dengan cacat fisik,” ujar Manaf kepada Pontianak Post, kemarin (24/10). Imbauan gencar disosialisasikan Dinas Peternakan jelang Iduladha 1433 H yang jatuh pada Jumat (26/10) besok.

• ke halaman 15 kolom 1

• ke halaman 15 kolom 5

Aisyah Nasywa Ula; Pelukis Cilik Kalbar yang Menang di Amerika Serikat

Bikin Lukisan Lebah, Tak Bisa Diganggu Saat Melukis Anak–anak Kalimantan Barat tidak pernah sepi dalam menorehkan prestasi baik tingkat nasional maupun internasional. Satu diantaranya Aisyah Nasywa Ula, putri dari dari pasangan Sugeng Raharjo dan Umi Kurniawati. Baru-baru ini gadis cilik ini memenangi kompetisi melukis di Amerika Serikat. HERIYANTO, Pontianak NASYWA begitu biasa dia dipanggil sangat senang menggambar dan melukis sejak kecil. Ibu Nasywa Umi Raharjo mengatakan, anaknya gemar sekali mencoret-coret di kertas. Jika

sudah melukis dia bisa tak ingat waktu. “Tidak bisa diganggu kalau dia sudah menggambar,” ujarnya. Baru-baru ini gadis cilik berusia 7 tahun ini memperoleh predikat Juara 2 lomba melukis 15th Annual Peace Pals TM di New York, USA dengan tema my hero. Nasywa menggambarkan sosok pahlawannya adalah lebah-lebah, yang dianggapnya sangat berjasa membantu penyerbukan tanaman di seluruh dunia, sehingga tanaman dapat berbunga dan berbuah yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Apa yang diraih Nasywa menunjukkan bahwa anak-anak di belahan dunia manapun memiliki kekuatan melindungi bumi melalui tindakan sederhana seperti menanam pohon. • ke halaman 15 kolom 1

ILUSTRASI : SIGIT

C

m

y

k

ISTIMEWA

LUKISAN

Lukisan burung, salah satu karya Nasywa yang dipamerkan di Commonwealth Education Carnival, Kuching.


METROPOLITAN

10

Pengalihan Tanggungjawab ANGGOTA Komisi XI DPRRI Dolfie OFP, menegaskan bahwa tidak selayaknya rakyat menanggung beban kerugian negara, yang disebabkan pemborosan biaya operasional PT PLN (Persero). Hal tersebut menanggapi rencana pemerintah yang hendak menaikkan tarif dasar listrik (TDL) pada 2013 mendatang.“Audit Badan Pemeriksa Keuangan terhadap PT PLN yang dilakukan pada tahun 2011, menemukan adanya pemborosan dalam biaya operasional PT PLN selama tahun 2009 dan 2010 sebesar

Rp37 triliun. Seharusnya, kerugian negara akibat pemborosan oleh PLN tersebut jangan dibebankan kepada rakyat,” ujar legislator PDI Perjuangan dari daerah pemilihan Kalbar ini. Sebelumnya, diungkapkan dia, pada pembahasan RUU APBN Tahun Anggaran 2013 yang sedang dilakukan oleh pemerintah bersama DPR RI, pemerintah mengusulkan kenaikan TDL pada tahun 2013 mendatang. Pemerintah mengusulkan menaikkan harga TDL sebesar 15 persen dar i Rp729 per-

kWh menjadi Rp814 per-kWh. Berdasarkan hitungan yang dilakukan oleh pemerintah, dengan menaikkan harga TDL pada 2013 mendatag, maka akan terdapat penghematan pengeluaran negara sebesar Rp11,8 triliun. Lebih lanjut, Dolfie mengungkapkan kerugian yang diakibatkan oleh pemborosan biaya operasional PLN disebabkan penggunaan fuel mix yang tidak efisien. “Pemer intah bersama P T PLN harus memperbaiki kinerja PT PLN terlebih dahulu, den-

gan melakukan efisiensi biaya operasional PT PLN, sehingga tidak menaikkan harga TDL tersebut,” terangnya Ia menyarankan agar seharusnya pemerintah dan PLN menindaklanjuti rekomendasai Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Nomor 30/Auditama VII/PDTT/09/2011 atas Pemeriksaan dengan Tujuan Tertentu Sektor Hulu Listrik pada PT PLN (Persero), Badan Pe l a k s a na Ke g i at a n Usa ha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas), dan Kementerian ESDM. (ote)

PANEN LENGKENG: Sutarmidji memamerkan buah lengkeng kepada awak media di Pontianak saat memanen lengkeng di halaman rumahnya. Menurutnya, lengkeng hasil tanam sendiri tak kalah kualitasnya dengan yang dijual di pasar. SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

C

M

Y

K

Pontianak Post

Kamis 25 Oktober 2012

NasDem Siap Dampingi TKI Kalbar SUI RAYA – Kedua TKI TKI yang berlokasi di asal Kota Pontianak yakni Siantan, Kecamatan Frans dan Dharry, dua kakak Pontianak Utara. Diberadik yang divonis hukumana pihak keluarga man gantung sampai mati meminta agar peoleh Hakim Mahkamah merintah RI, dalam Tinggi, Shah Alam, Selangor hal ini pemda Kalbar mendapatkan perhatian mengusahakan agar yang begitu luar biasa dari keluarga mereka masyarakat. Salah satunya tidak di vonis gandatang dari Partai Nasional tung hingga mati. Demokrat (NasDem) Kalim“Melihat kondisi antan Barat pimpinan Syarif ini, partai NasDem Abdullah Alkadrie. melalui sayap partai Menurut Sy Abdullah, Sy Abdullah Alkadrie Bahu NasDem Pusat kedua kakak beradik yang dengan koordinadivonis gantung sampai mati ini tor pengacara, Agus harus segera mendapatkan penSalim Rusdi SH MH dampingan hukum (pengacara) siap membantu pekaitanya dalam persidangan merintah daerah menbanding yang tengah dilakuNamun jika pemerintah dampingi dua kakak kan pemerintah Kalbar melalui pusat telah menerjunkan beradik ini. Namun surat yang dilayangkan kepada jika pemerintah pusat pengacara, maka partai telah menerjunkan presiden RI . “Jika pemerintah meminta NasDem akan memantau pengacara, maka kami membantu dalam menpartai NasDem akan jalanya persidangan dampingi kakak beradik yang memantau jalanya banding nanti divonis gantung ini. Partai Naspersidangan banding Dem melalui Badan Hukum nanti,” terangnya NasDem sebagai sayap partai siap menIa berharap, kasus vonis gantung kedampingi, dalam hal ini menyiapkan tim pada dua TKI Kalbar ini menjadi pelajaran pengacara yang didatangkan dari Jakarta,” pemerintah Kalbar maupun pusat untuk ujar Ketua DPW partai NasDem ini peduli berbagai permasalahan rakyatnya, Diungkapkan Sy Abdullah, pada Kamis terlebih mereka yang bekerja sebagai (18/10) lalu pihaknya bersama Bahu Nas- penghasil devisa negara dalam hal ini TKI Dem Kalbar telah mengunjungi keluarga termasuk TKW. (adg)


Pontianak Post

l

Kamis 25 Oktober 2012

halo publik

11

Menyusutnya Moral Remaja Kondisi remaja saat ini sangat jauh dari harapan kita bersama. Mereka melakukan segala sesuatu sesuai dengan keinginan mere ka tanpa memperhatikan kaidah-kaidah agama dan norma sosial. Namun mereka hanya mementingkan ego dan hasrat untuk mencari jati diri. Seorang anak yang memasuki masa remaja memang saat seorang remaja ingin menunjukkan jati diri mereka, ingin eksis dan lebih dikenal. Namun cara merekalah yang salah yaitu dengan melakukan segala macam cara untuk mencapai tujuan yang diinginkan, tanpa memfilter terlebih dahulu apa efek yang akan terjadi. Sebagai contoh moral yang sudah sangat mengkhawatirkan adalah bebasnya remaja melakukan pergaulan. Faktanya, pembaca bisa melihat sendiri bagaimana pasangan muda mudi tanpa ikatan

perkawinan berdua-duaan, berbonceng-boncengan, berkendara dengan ugalugalan, mabuk-mabukan, dan memanfaatkan teknologi secara tidak tepat. Penulis sangat prihatin terhadap kondisi remaja pada saat ini, perilaku mereka sudah sangat jauh dari normanorma agama. Kalau sudah seperti ini siapa yang selayaknya disalahkan? Tetapi menurut penulis, tidak ada yang perlu disalahkan. Semua pihak wajib bertanggung jawab terhadap kondisi remaja saat ini. Baik itu lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat maupun pemerintah. Namun yang penulis tekankan pada artikel ini adalah lingkungan keluarga. Keluarga merupakan lingkungan yang sangat penting untuk pembentukan kepribadian dan karakter anak sejak kecil. Dimana seorang anak mulai mendapat pen-

didikan sejak kedua orang tuanya bertemu. Orang tua juga harus menjaga sikap ketika berkumpul dengan anak, secara tidak langsung perbuatan mereka akan d i t i r u t a np a m e mp e rd u likan apakah baik untuk pembentukan kepribadiannya ataukah tidak. Sebagai orang tua sudah selayaknya m e mb e r i ka n p e n d i d i ka n yang baik agar kelak tidak menjadi remaja seperti yang digambarkan di atas. Mari kita secara bersama-sama menyelamatkan generasi muda dari segala macam hal buruk yang melanda mereka. Agar Indonesia memiliki kekayaan berupa generasi muda yang beriman dan bertakwa serta jauh dari segala macam seperti telah penulis gambarkan diatas. M. Zuhri Ni’am Mahasiswa STAIN Pontianak.

Jalur Tol untuk Motor Jika kita melintasi jalan Pembangunan Kompleks Kantor Bupati Sambas, pada sore hari dari jam 17.00 Wib, kita melihat para muda-mudi berpasangpasangan nongkrong tanpa mengenal dan menghormati waktu yang ada, para mudamudi ini tidak menghiraukan kumandang Azan Maghrib. MUJADI/PONTIANAKPOST Jadi saya selaku masyarakat kabupaten Sambas merasa risih dengan perilaku muda-mudi ini. Tolong kepada Pemkab Sambas untuk bisa menertibkan perilaku para pemuda-pemudi tersebut. (082156234552)

Mohon Keadilan PLN Kami warga jalan Maluku, Halmahera, Kalimantan sudah 1 minggu ini lampu jalan gelap tanpa dihidupkan. Sedangkan kendaraan yang lewat cukup banyak. Kenapa jalan Irian lampunya tetap hidup, apa tunggu ada korban kecelakaan? Gimana nih PLN? (085252434526)

Bungkus Kertas Bertulisan ANEKA gorengan tradisional seperti pisang goreng, tempe mendoan, tahu isi, onde-onde, dan dadar jagung sering saya jadikan cemilan atau penyembuh lapar. Penjual sering membungkus jajanan itu dengan menggunakan lembaran kertas koran yang disobek atau kadang-kadang berupa kertas-kertas bekas lainnya. Coba kita amati. Kertas koran atau kertas apa pun yang ada tulisan dari tinta dan bolpoin jika tergesek oleh jari kita yang kering saja akan menimbulkan bekas warna hitam. Jika digunakan sebagai alas makanan, kertas

ILUSTRASI JP

C

m

y

k

itu bisa menyerap minyak yang melunturkan tinta dan tinta akan menempel pada makanan. Bisa jadi tinta yang menempel di gorengan itu akan mengganggu kesehatan kita. Tintanya pasti tak dirancang untuk aman dikonsumsi. Alangkah lebih baik para penjual jajanan tersebut menggunakan bungkus daun pisang, plastik yang bersih, atau kertas minyak, dan kertas-kertas lain yang bersih dari tinta dan sisa tulisan demi menjaga kesehatan pembeli. Abidatus Shobiroh


12

Pontianak Post

c

M

y

K

Kamis 25 Oktober 2012


Pontianak Post

Kamis 25 Oktober 2012

KOMUNIKASI BISNIS

Sinshe Hongkong TCM

SEJAK MINUM SUSU KAMBING MILKUMA

Sekarang Maag Saya Sembuh

Pusat Pengobatan Penyakit Kronis

MAAG atau radang lambung atau tukak lambung adalah gejala penyakit menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada lambung yang menyebabkan sakit, mulas dan perih pada perut. Penyebabnya, bisa karena penderita makannya tidak teratur, terdapat mikroorganisme yang merugikan, mengonsumsi obat-obatan tertentu, atau sebab-sebab lainnya seperti mengonsumsi alkohol, pola tidur tidak teratur dan stres. Keluhan maag ini telah bertahun-tahun dirasakan Abdul Kholik yang akrab disapa Kholik, warga Samarinda, Kalimantan Timur. “Kalau maag saya kambuh, perut jadi sering terasa mual dan ulu hati terasa nyeri,” cerita ayah 1 orang anak tersebut. Untunglah, kini ia sudah menemukan cara tepat mengatasi keluhan yang telah dialaminya selama 4 tahun lamanya itu, yakni dengan minum Milkuma, minuman serbuk susu kambing yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu kambing peranakan ettawa segar dan gula aren. Manfaat Milkuma telah dirasakan setelah minum selama 3 bulan. “Dulu saya terbiasa berobat ke dokter, tapi sekarang sudah tidak lagi. Sejak minum Milkuma, Alhamdulillah sekarang maag saya sudah sembuh,” ungkap wiraswasta tersebut. Karena merasakan manfaatnya

Pengobatan Sinshe TCM yang Manjur, Satu-satunya di Pontianak SINSHE Hongkong TCM yang beralamat di Jl. Agus Salim No. 126, Pontianak, merupakan satusatunya pusat pengobatan berbagai penyakit kronis dengan metode eksklusif TCM (Traditional Chinese Medicine), menerapkan resep rahasia turun temurun yang sudah memiliki sejarah 2.000 tahun lebih, resep kuno kekaisaran, resep pengobatan modern, sangat efektif mengatasi berbagai penyakit kronis. Konsultan sinshe ahli TCM ternama yang sudah memiliki banyak pengalaman hadir di Sinshe Hongkong TCM Pontianak, membantu Anda mengobati berbagai penyakit yang sudah lama diobati tetapi belum sembuh juga, bisa diatasi hingga keakar-akarnya, antara lain: Pertama, penyakit kanker/tumor; kanker paru-paru, kanker liver, kanker getah bening, kanker usus, kanker payudara, kanker leher rahim, kanker saluran pencernaan, dan kanker lainnya. Kedua, rematik/nyeri sendi; radang dan pembengkakan sendi, sakit pinggang, radang bahu, sakit ruas tulang leher, dan sakit nyeri lainnya. Ketiga, diabetes (kencing manis), hipertensi, stroke, lumpuh setengah

badan, bronchitis, asma,radang hidung & tenggorokan, telinga mendengung, pendengaran kurang, penyakit mata, radang ginjal, batu ginjal, wasir/ ambeiyen, epilepsy (ayan), penyakit usus & lambung, kulit. Keempat, penyakit reproduksi pria & wanita (herpes, sipilis, gonorrhea), kemandulan, gangguan fungsi seksual pria (impotensi, ejakulasi dini, fungsi seksual menurun, sperma mati, tidak bersperma). Radang prostat yang berakibat sering kencing, kencing terburuburu, kesulitan kencing, kencing tidak tuntas. Kelima, hepatitis (peradangan tipe A, B, C). Keenam, penyakit kewanitaan; radang organ reproduksi, pembesaran kelenjar susu, radang leher rahim, haid tidak lancar, haid terasa sakit. Ketujuh, migrain, pening/pusing, sakit kepala, dan lainnya. Sinshe Hongkong TCM meng-

gunakan obat herbal TCM Tiongkok eksklusif, sekitar 60-an jenis metode/resep pengobatan khusus sangat efektif mengatasi berbagai penyakit kronis, tidak peduli kondisi penyakit parah/ringan, usia penderita tua/muda, riwayat penyakit panjang/pendek, rata-rata setelah diobati 2-7 hari, berbagai gejala penyakit akan berangsur menghilang, setelah diatasi tidak mudah kambuh. Dengan menggabungkan obat herbal TCM mujarab, akupuntur, tuina dan lainnya, sebagian pasien penyakitnya semakin lama akan semakin cepat membaik, hari itu konsumsi obat hari itu juga mulai terasa khasiatnya, rata-rata setelah 2-3 tahap pengobatan bisa diatasi. Dapatkan program promosi khusus bagi yang datang berobat ke Sinshe Hongkong TCM. Untuk konsultasi dan pengobatan, hubungi: Sinshe Hongkong TCM, Jl. Agus Salim No. 126, Pontianak, telpon: 0561733268, 082152797888 (Hari Minggu & libur tetap buka).(a2/biz)

Resep Beras Kencur Segudang Manfaat MINUMAN hangat merupakan padanan yang pas saat tubuh terasa lelah di udara dingin. Salah satunya yakni minuman tradisional seperti beras kencur yang berkhasiat menghilangkan rasa lelah, pegalpegal pada persendian dan otot, dan mencegah masuk angin. Kencur (Kaempferia galanga) termasuk suku tumbuhan Zingiberaceae yang memiliki daging buah lunak dan tidak berserat. Rimpang Kencur mengandung pati (4,14 %), mineral (13,73 %), dan minyak atsiri (0,02 %) berupa sineol, asam metil kanil dan penta dekaan, asam cinnamic, ethyl aster, asam sinamic, borneol, kamphene, paraeumarin, asam anisic, alkaloid dan gom. Di kalangan masyarakat Indonesia, dipadu dengan beras, kencur diolah menjadi minuman penyegar bernama beras kencur. Minuman ini juga digolongkan sebagai

j a m u k a rena diklaim memiliki khasiat meningkatkan nafsu makan dan menghilangkan pegal linu. T i d a k perlu mengonsumsi b e n t u k bubuk yang telah diolah beberapa produsen jamu, Anda juga bis amembuat ramuan yang satu ini sendiri loh. Berikut adalah langkahnya : Bahan yang disediakan: beras 10 gr, kencur segar 15 gr, jahe segar 4 gr, asam jawa 5 gr, kayu manis 0,1 gr, garam secukupnya, air 100 ml. Cara pembuatan: Sangrai beras selama 5-10 menit di api yang

mendapatkan Milkuma di apotek dan toko obat terdekat di kota Anda atau hubungi Kalbar: 081349370858/082112248682. Pontianak : sudah terdapat di seluruh apotek/toko obat di Kota Pontianak. Mempawah: Apt Mempawah (Jl. M Taupik), Apt Nirwana (Jl. M Taupik), Apt Permata Bunda (Jl. M Taupik), TO Sumber Sehat (Jl. Melati), TO Ceria Pinyuh (Mempawah). Singkawang: Apt Merdeka Jl Diponegoro, Apt Singkawang Jl. Sudarso. Sanggau: Apt Mandiri (Jl. Jend. Sudirman), TO Makmur (Jl. H Rpaid), TO Cemara (Bodok), Apt Sawit Farma (Sosok). Sintang: Apt Husada dan TO Setia Budi. Terdaftar di Depkes RI No. PIRT 6.09.3328.01395.(e5/biz)

Raymon Tea Langsingkan Tubuh Dalam Waktu 4 Bulan Turun 8 Kg GEMUK, selain tidak sedap dipandang mata, tidak percaya diri dalam pergaulan, juga rentan terhadap penyakit. Sebagaimana dialami Yuni (17 th), model merangkap mahasiswi sebuah pergurunan tinggi ekonomi di Jakarta Selatan. “Dengan tinggi badan 160 cm, berat badanku pernah mencapai 54 kg. Gemuk sekali. Aku minder dalam pergaulan, prestasi belajarku sempat turun. Parahnya lagi, kondisi kesehatanku pun terganggu. Selain gampang lelah, nafas sesak, tidak fit, bawaannya malas terus, mudah tersinggung dan emosi tinggi. Berbagai upaya penurunan berat badan pernah kutempuh, tak satupun yang cocok, hingga akhirnya ku coba Raymon Tea, teh pelangsing asal China,” ujarnya sembari mengatkan, sejak itulah, secara alami, dalam waktu 4 bulan berat badan ku turun hampir 8 kg. Hebatnya lagi, selain praktis, Raymon Tea juga menyehatkan tubuh. “Waktu check up di rumah sakit dua pekan lalu, hasil laboratorium dan pemeriksaan manual dokter lainnya, menyatakan seluruh fungsi tubuh ku bekerja normal dan akupun dinyatakan sehat dari sebelumnya,” kata Yuni.

kecil. Kemudian tumbuk beras hingga halus. Potong kecil-kecil bahan lainnya dan rebus dalam air yang telah disediakan selama 10-15 menit. Setelah air rebusan siap, tambahkan beras yang telah ditumbuk. Kemudian saring airnya, dan siap untuk dikonsumsi pagi dan sore. (*/mi)

YUNI “Perang melawan kegemukan sudah kulakukan sejak tiga tahun lalu, sejak aku mulai mengerti akan keindahan tubuh. Tapi setiap upaya yang kutempuh, selalu gagal. Mulai dari diet makanan dengan ketat yang mengakibatkan aku terserang sakit lambung, gerak olah tubuh yang membuat selera makan ku malah berlipat ganda, serta mengkonsumsi aneka produk pelangsing, lokal maupun impor. Tak satupun yang membuahkan hasiI.Turun beberapa kilo, beberapa saat kemudian timbangan badan ku malah naik lebih dahsyat dari semula. SeteIah ku konsumsi Raymon Tea sejak akhir November 2010, ku peroleh hasil yang memuaskan. Turunnya memang

tidak drastis, perlahan namun pasti secara alamiah, sehingga tidak merusak sistem tubuh ku, sebagaimana penjabaran dokter, menurunkan berat badan secara perlahan lebih baik ketimbang drastis, karena pasti akan merusak komponen tubuh yang lain. Hasilnya kurasakan kini, selain memiliki berat badan ideal, tubuhku pun lebih sehat, lebih fit, semangat belajar lebih tinggi dan fokus. “Terima kasih Raymon Tea,” kata Yuni yang kini memiliki berat badan 46 kg itu. Raymon Tea yang asli bisa diperoleh di distributor Sinar Mutiara Jl. Gajah Mada No.3 (seberang pemadam kebakaran Budi Pekerti) telpon (0561) 7385667061088 Pontianak. Penyalur: TO Mulia Jl. A Yani No.21 telpon 056422970 Sanggau Kapuas, TO Tiara Jl. Jendral Sudirman No.7-8 telp. 0565-23229 Sintang. TO Swallow Jl. Koper Makmur No. 2 telpon 0562631111 Singkawang. TO Aman Jl. Moh. Hambal Pemangkat telpon (0562) 241618 Singkawang, TO Ceria Jl. Pasar Baru blok D No. 1 telpon 0561-652351 Sei Pinyuh, TO Duri Jl. Raya No. 16 telp. 0562-675151 Sei Duri, TO Tulus Budi Jl. A Yani No. 74C Ketapang telp. 0534-32517, TO Sinar Abadi Jaya Jl. Gajahmada 37/199 telp. 0561-739670 Pontianak.(e3/bn)

Apple Resmi Luncurkan Mini iPad penyebab. Dr Emma Wilmot, tim peneliti, dari Universitas Leicester tersebut, mengatakan bahwa olahraga di pusat kebugaran dan kolam renang setelah bekerja memang lebih baik dari pada duduk kembali di sofa. “Bagaimanapun, tetap saja duduk dalam waktu panjang berdampak buruk bagi kesehatan manusia.”Senada dengan hasil penelitian tersebut, salah satu studi yang dilakukan oleh lembaga diabetes di UK, mengemukakan bahwa orang yang duduk

FO. PRODUSEN Smartphone Apple Inc resmi meluncurkan versi terkecil dari iPad pada Selasa (23/10). Mini iPad ini sekaligus menandai penetrasi Aplle di segmen tablet ukuran kecil. Produk baru yang berukuran 7,9 inchi ini diharapkan mampu meramaikan pasar tablet yang selama ini didominasi pesaing terbesarnya Samsung Electronics. Dengan berat hanya 0,3 kg atau 3 ons, tablet mini tersebut diumumkan secara resmi pada sebuah acara yang digelar di California. Mini iPad Apple memiliki memori internal 16 GB dan dijual seharga £269 atau sekitar Rp4,1 juta di Inggris dan bakal tersedia pada awal November tahun ini. Mini iPad akan bersaing langsung dengan tablet serupa yang baru-baru ini diluncurkan oleh Google, Amazon, Samsung dan produsen lainnya. “Perangkat ini 23 persen lebih tipis dan 53 persen lebih ringan daripada iPad generasi ketiga, yang dirilis pada bulan Maret tahun ini,” ujar Wakil Presiden pemasaran Apple Phil Schiller seperti dikutip BBC, kemarin. Peluncuran Mini iPad ini sekaligus mengakhiri spekulasi selama ini jika perusahaan ini bakal mengeluarkan versi terbaru iPad. Pendiri Apple, Steve Jobs sebelumnya sempat mengungkapkan, smartphone dalam bentuk tablet “terlalu kecil”. Namun, rupanya kebijakan perusahaan berubah ketika menghadapi tekanan dari pesaing terdekatnya yang sudah menawarkan smartphone lebih kecil,

dalam waktu yang lama jelas akan mendapatkan keuntungan jika lebih banyak bergerak. Sebagai tips, jika Anda bekerja di depan komputer selama lebih dari 7 jam. Sebaiknya seringlah untuk bergerak. Seperti melakukan peregangan di sela-sela jam kerja, berjalan di taman kantor saat jam istirahat, dan juga pastikan untuk mencukupi asupan air putih saat bekerja. Imbangi juga dengan aktivitas fisik seperti olahraga paling tidak 30 menit sehari. (*/mi)

Air Putih Ampuh Halau Kepikunan LEBIH dari sekedar menghilangkan dahaga, mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup juga akanmenjaga seseorang dari kepikunan. Sebuah penelitian di Inggris menunjukkan, jika konsumsi air mineral yang mengandungsilikonsebanyaksatuliter per hari dapat mencegah penurunan kognitif. Terutama bagi orang-orang dengan gangguan kognitif Alzheimer atau demensia. peneliti menyebutkan, air mineral mampu menghilangkan atau paling tidak mengurangi alumunium neurotoksin dalam tubuh. Sebagai informasi, alumunium neurotoksim merupakan zat yang terkait dengan Alzheimer atau demensia. Suatu penyakit

secara langsung, sekarang ia menyarankan orang lain untuk mencoba Milkuma. “Mari kita sehat bersama Milkuma,” ajak pria berusia 35 tahun tersebut. Sebenarnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat terkandung dalam Susu Kambing Milkuma. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu kambing memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak mendekati Air Susu Ibu (ASI). Kini, hadir Milkuma yang bermanfaat menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Satu gelas susu kambing memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Selain itu, Fluorine yang terdapat dalam susu kambing bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh, serta membantu pencernaan dan menetralisir asam lambung. Selain diproses secara alami, pakan ternak diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Ditambah dengan kandungan gula aren bemutu tinggi sebagai pemanisnya, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www.milkuma.com. Saat ini, Anda bisa

KISAH NYATA YUNI:

Ancaman Penyakit bagi Pekerja Kantoran ANCAMAN serius bagi Anda pekerja kantoran. Para ilmuwan di Universitas Leicester dan Universitas Loughborough, Inggris, mengatakan risiko duduk dalam waktu yang lama setiap harinya tidak berkurang meskipun diimbangi dengan olahraga. Hasil studi yang dipublikasikan dalam jurnal kesehatan Diabetologia, menganalisa bahwa mereka yang duduk lebih lama memikiki risiko lebih tinggi untuk kencing manis, penyakit jantung dan kematian dibanding mereka yang duduk lebih sedikit. Hasil studi ini didapat dari 18 penelitian yang melibatkan hampir 800.000 orang. Dalam penelitian tersebut, peneliti melihat kaitan mulai dari duduk sekitar 14 jam seminggu karena menonton TV, duduk kurang dari tiga jam sehari, maupun duduk lebih dari delapan jam sehari. Dari hasil terlihat bahwa duduk tanpa melakukan aktivitas fisik, seperti hanya menonton T V, duduk di dalam mobil, atau duduk dengan menggunakan perangkat komputer, merupakan salah satu

13

Advertorial

yang menyebabkan kepikunan. Diketahui, mengonsumsi air mineral cukup setiap harinya akan membuat zat alumunium neurotoksin akan mengumpul dalam darah, dan selanjutnya akan diekskresikan dalam urin. Profesor Christopher Exley, dari Keele University, yang memimpin penelitian tersebut mengatakan, “Penelitian tersebut memberikan hasil yang mengejutkan sekaligus menjanjikan untuk memerangi penyakit yang disebabkan oleh kerusakan sel-sel tubuh.” Untuk menguji bagaimana manfaat dari air putih dalam menghalau kepikunan, Exley dan tim peneliti lainnya menguji konsumsi satu liter air mineral

selama 13 minggu. Dari hasilnya, dilihat bahwa responden tidak menunjukkan tandatanda penurunan kognitif. Selain itu, mereka juga menunjukkan adanya peningkatan kesehatan mental dan amunium dalam tubuh berkurang bahkan hingga 70 persen. Seperti diketahui sebelumnya, alumunium dan plak merupakan dua jenis kerusakan mikroskopis yang ditemukan pada pasien alzheimer. Sebagai tips, jika Anda kurang menyukai air putih, Anda bisa menambahkan sedikit perasan jeruk lemon untuk memberi aroma dan rasa. Konsumsi air putih paling tidak sebanyak 7-8 gelas per hari.(*/mi) C

M

Y

K

dan yang lebih penting lagi dengan harga lebih murah. Di Inggris sendiri, gadget ini bakal menghadapi produk Amazon terbaru Kindle Fire HD dan Google Nexus 7 yang dijual hanya £159 atau sekitar Rp2,4 juta. “Penting bagi kami sebuah perangkat yang mampu digenggam dengan satu tangan. Ini cara baru untuk Apple untuk menanggapi pesaing,” ungkapnya. Beberapa analisis menilai munculnya iPad Mini merupakan indikator kekhawatiran Apple kehilangan kendalinya atas pasar yang telah mendominasi dalam beberapa tahun terakhir. Apalagi sebelumnya, Apple yang nyaman dengan penetrasi komputer Mac rumahan, menemukan berbaliknya pasar komputer oleh Microsoft yang didukung OS Windows. Kesadaran ini membuat perusahaan untuk menghindarinya di pasar smartphone. Selain pilihan 16 GB, versi IPad Mini wi-fi akan memiliki harga eceran sekitar 349 poundsterling untuk 32 GB atau sekira Rp5,3 juta dan £429 atau Rp6,6 juta untuk 64 GB. Perangkat ini juga mendukung konektivitas data 3G dan 4G. Apple juga mengumumkan generasi keempat iPad ukuran original den-

gan sejumlah perbaikan di bidang grafis dan kecepatan prosesnya, hanya dua hari sebelum Microsoft menampilkan tablet Surface-nya. iPad baru ini dilempar ke pasaran dengan harga USD499.Tablet kecil ini juga menjadi tonggak piranti pertama yang ditambahkan Apple di bawah kepemimpinan Chief Executive baru Tim Cook pasca meninggalnya Steve Jobs. Saingan utama Apple di pasar tablet ukuran kecil adalah Amazon yang telah membuktikan tablet berukuran 7 inchi di kisaran harga USD200 lebih memikat konsumen. Kindle Fire diluncurkan tahun lalu dengan harga USD199 dan menjadi salah satu gagdet terlaris. (jpnn)


14

KUBU RAYA

z

Kamis 25 Oktober 2012

Semburan Gas dan Lumpur Berhenti

BERANTAKAN: Kayu cerucuk dan bekas baliho berantakan di gerbang Kota Pontianak. Pihak pemasang pun tidak mempedulikan lagi, mungkin menganggap kegiatannya sudah usai.

Yudi: Gas Metana Tidak Berbahaya MUJADI/PONTIANAK POST

Transmigrasi Lokal Pembangunan Daerah Terpencil SUI RAYA-Pembangunan daerah terpencil terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. salah satu cara yang dilakukan adalah dengan melakukan perpindahan penduduk lokal melalui transmigrasi, Rabu (24/10). Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengatakan transmigrasi lokal tersebut akan dikombinasikan dengan program transmigrasi pemerintah pusat. Dimana perbandingan persentasnya, 50 persen masyarakat lokal dan 50 persen dari luar pulau Kalimantan. “Kita akan mendorong percepatan pembangunan di daerah terpencil dengan melakukan perpindahan penduduk,” katanya. Menurut Muda, transmigrasi lokal tersebut akan difokuskan pada masyarakat di Kecamatan Sungai Raya yang tergolong padat. Nantinya masyarakat yang tidak memiliki

Pontianak Post

pekerjaan akan menjadi sasaran utama program transmigrasi lokal tersebut. Muda menjelaskan tujuan dari dilaksanakannya program transmirgasi adalah untuk mengatasi pengangguran yang banyak ditemukan di ibukota Kabupaten, Sungai Raya. Banyaknya lahan tidur di Kabupaten Kubu Raya nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat. “Ini akan mengurangi angka pengangguran,” ucapnya. Menggeser penduduk, lanjut Muda dari daerah padat ke daerah yang masih banyak terdapat lahan kosong, merupakan salah satu upaya Pemkab Kubu Raya untuk meningkatkan kualitas standar hidup rumah tangga masyarakat. Jika masyarakat masih tetap bertahan di ibukota kabupaten yang lahannya sudah terbatas, peluang kerja juga sulit, maka tidak akan terjadi perubahan kualitas standar

hidup. Sehingga perlu dilakukan penggeseran masyarakat ke daerah yang masih punya ruang kosong. “Menempati daerah yang memiliki lahan kosong, tentunya akan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bekerja,” ujarnya. Muda menuturkan dalam tahap awal transmirgasi lokal itu nantinya masyarakat akan mengembangkan pertanian, seperti sektor perkebunan, hortikultura, tumpang sari, perikanan, peternakan dan lainnya. Apabila program itu terealisasi dengan baik, selain jumlah pengangguran tidak lagi menumpuk di ibukota kabupaten, masyarakat yang menganggur itu dapat memanfaatkan lahan tidur yang masih banyak di beberapa kecamatan di Kubu Raya. Untuk menyukseskan program tersebut, kata Muda tentu diperlukan kerjasama yang baik dari masyarakat. (adg)

C

M

Y

K

SUI RAYA-Semburan gas dan lumpur yang terjadi di Dusun Melati Desa Teluk Pakedai Dua Kecamatan Teluk Pakedai Kabupaten Kubu Raya beberapa waktu lalu dan sempat menghebohkan masyarakat setempat kini sudah berhenti. Saat ini yang tersisa hanya lumpur dan lubang bekas akibat semburan gas dan lumpur. Kepala Desa Teluk Pakedai Dua Kecamatan Teluk Pakedai, Jupri mengatakan jika saat ini kondisi dua lubang yang sebelumnya menyemburkan gas dan lumpur sudah tidak lagi terjadi. Pemilik tanah pun sudah kembali beraktivitas seperti biasa. “Kondisinya sudah normal aman dan terkendali,” katanya, Rabu (24/10) saat dihubungi melalui telepon. Menurut Jupri, kemarin ia sudah melakukan pengecekan kembali di lokasi ditemukannya semburan gas dan lumpur untuk memastikan kondisi lubang sumur bor yang sempat menggegerkan warga setempat. Dari pengecekan itu, sudah tidak ditemukan

lagi semburan dan getaran dari lubang semburan. “Garis polisi yang terpasang pun sudah dilepaskan. Tapi tidak semuanya hanya garis polisi yang terpasang di halaman belakang rumah,” terangnya. Kendati demikian, tambah Jupri, dinas terkait hingga saat ini belum melakukan peninjauan terkait adanya temuan semburan gas dan lumpur. Petugas yang turun pun baru dari petugas kecamatan. Ia berharap dinas terkait dapat segera melakukan peninjauan dan dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat. Sementara itu, pengamat pertambangan Yudi Ernadi mengatakan jika fenomena alam ini umumnya terjadi ketika ada penggalian sumur yang dilakukan oleh masyarakat di lahan gambut dengan kedalaman puluhan meter. Saat itulah gas dari dalam tanah muncul. “Gas yang keluar ini disebut gas metana,” cetusnya. Menurut Yudi, lahan gambut merupakan jenis tanah yang terbentuk dari akumulasi sisasisa tetumbuhan yang setengah membusuk dalam kurun waktu yang lama. Pembusukan itulah yang menyebabkan timbulnya gas metana. Dan jika menghembus ke luar, semburan akan mencapai ketinggian puluhan meter.

Karena itu masyarakat harus berhati-hati ketika ingin mengebor untuk mencari sumber air bersih di lahan gambut Yudi menegaskan jika gas metana yang menyembur tersebut tidaklah terlalu berbahaya dan fenomena alam itu tidak pernah berlangsung lama. “Karena itu masyarakat harus berhati-hati ketika ingin mengebor untuk mencari sumber air bersih di lahan gambut” imbaunya. Yudi menjelaskan jika semburan gas dan lumpur yang ditemukan di Desa Teluk Pakedai Dua sangat berbeda dengan semburan lumpur Lapindo yang terjadi di daerah Sidoarjo Jawa Timur. Hal itu dikarenakan terdapat perbedaan pada tingkat kedalamannya. “Lumpur Lapindo itu, diduga karena ada gas bumi yang terbentuk pada level yang sangat rendah, sedangkan ini dari gas metana yang terkumpul di lahan gambut dengan kedalaman yang hanya berapa meter saja,” ungkapnya. (adg)


Pontianak Post Kamis 25 Oktober 2012

ANEKA PONTIANAK

15

Canangkan Program Keselamatan Kerja Pelaku Jaringan Pecah Kaca Mobil Dibekuk PONTIANAK - Program keselamatan terbang dan kerja atau zero accident telah dicanangkan Kepala Staf TNI AU Marsekal Imam Sufaat. Itu merupakan kewajiban yang harus ditaati dan laksanakan. “Keselamatan Terbang dan Kerja (Lambangja) bukan hanya merugikan institusi, namun juga merugikan diri sendiri dan keluarga ditinggalkan,” Pjs. Kepala Penerangan Lanud Supadio Kapten Sus Suprih Adryanto menuturkannya kepada Pontianak Post. Meski begitu, lanjutnya, apabila terjadi incident atau accident, sebagai seorang prajurit profesional harus bisa berbuat cepat dan tepat sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing. Untuk menjadi prajurit terampil dan cekatan dalam menghadapi incident atau accident harus selalu berlatih dan mengasah kemampuan. “Dengan begitu apabila terjadi hal-hal tidak diinginkan, personel tersebut sudah mengetahui tugas dan tanggung jawabnya,” ucapnya. Menurut dia berangkat dari pemahaman tersebut, maka Lanud Supadio yang notabene mempunyai Skadron Udara 1 kerap mengasah dan meningkatkan ketrampilan personel. Tujuannya harus siap ketika berhadapan dengan incident

ISTIMEWA

LATIH: Dua orang crew pesawat mengalami luka yang cukup serius akibat terjadinya accident dan langsung diberikan pertolongan pertama oleh personel Rumkit Tingkat III Lanud Supadio. Hal ini merupakan skenario Latihan Crash Team dan Search And Rescue di Lanud Supadio.

atau accident pesawat. Lanud Supadio menggelar Latihan Crash Team dan Search And Rescue (SAR) bertempat di Apron Lanud Supadio, Rabu (24/10). “Latihan Crash Team dan Search And Rescue (SAR) sangat berguna bagi para personel yang terlibat langsung

apabila terjadi incident atau accident pesawat. Ini berguna buat mengurangi kerugian personil atau materil akibat incident atau accident,” lanjut Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Supadio Letkol Pnb Deni H. Simanjutak disela-sela latihan. Di sisi lain,

lanjut Kadisops, latihan ini bertujuan buat encapai koordinasi secara terpadu bagi setiap unsur terlibat. Mereka harus selalu padu dan siap dalam menanggulangi incident atau accident pesawat baik di Lanud Supadio atau di sekitarnya.(den/humas)

khawatirkan RUU Kamnas ialah bisa memperkuat posisi pemerintah. Tentu akan berakibat terhadap pergerakan aktivitas dan masyarakat sipil menjadi terbatas. Ini juga menjadi buah pemikiran DPRD yang merasakan hal sama. ”Jadi aspirasi yang disampaikan para mahasiswa juga sama dipikirkan DPRD Kalbar. Kami juga sama berharap beberapa pasal harus dikritisi dan dievaluasi,” tutur dia. Kenapa beberapa pasal tersebut perlu dikritisi? Ia khawatir kalau RUU Kamnas disahkan tanpa ada revisi, dikhawatirkan akan mengembalikan Indonesia seperti di zaman orde baru dulu. Soalnya beberapa pasal dan ayat yang ditawarkan dan diprotes para aktivitas dan mahasiswa, bunyinya memang begitu. Retno berjanji akan men-

indaklanjuti aspirasi para mahasiswa. Komisi A akan membawanya menjadi agenda pembahasan di lembaga DPRD. Sebagai ketua Komisi A, ia menyampaikan hal ini ke kawan-kawan anggota dewan lainnya. “Ini harus menjadi rekomendasi kalau lembaga DPRD Kalbar juga menyampaikan keluhan para mahasiswa dan aktivis Kalbar ke pemerintah pusat dan DPR terkait RUU Kamnas,” ucapnya. Pantauan Pontianak Post di lapangan, tak berapa lama menyampaikan aksinya, para mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kalbar kemudian membubarkan diri dengan tertib. Sementara, puluhan petugas kepolisian disiagakan sebelum dan selama berlangsungnya aksi demo tersebut. (den)

Tolak Keras RUU Kamnas Sambungan dari halaman 9

UU HAM Nomor 39/1999 dan UU Nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Sisi substansial ada beberapa pasal dan ayat bersifat multitafsir sehingga sangat mungkin dimanfaatkan buat kepentingan pemerintah. ”Ini berpotensi merugikan hak dan privasi publik sekaligus berpotensi digunakan sebagai alat represi pemerintah seperti pasal 54 e pasal 59, pasal 22 jo 23, pasal 17 ayat 1 dan 2,” katanya. Karena bisa memunculkan masalah, Gerakan Mahasiswa Pembebasan sepakat menolak keras RUU Kamnas tersebut. Soalnya RUU Kamnas berpotensi besar dijadikan alat penguasa untuk membentuk negara tiran. Selain itu, kalau RUU Kam-

nas disahkan akan semakin jelas demokrasi pemerintah hanya akan menjadi sebuah sistem utopis. Demokrasi hanya sekedar basa-basi untuk lebih menindas rakyat di tingkat bawah. Keberpihakan kepada rakyat dengan sendiri akan hilang. Kedatangan beberapa mahasiswa tersebut langsung diterima Ketua Komisi A DPRD Kalbar Retno Pramudya. Ia menuturkan protes terkait RUU Kamnas ini sebetulnya sudah menggema secara nasional. Gerakan aktivitas, mahasiswa, NGO dan pemikir jelas tidak berkeinginan RUU ini disahkan. ”Itu karena ada beberapa pasal dan ayat mencuat yang diprotes keras. Itu dirasakan sangat mengkebiri pergerakan masyarakat sipil oleh penguasa,” ujarnya. Selain itu, lanjut dia, protes para mahasiswa yang meng-

Kado kedua yang akan diberikan oleh Sutarmidji adalah akan dibangunnya air mancur yang indah di taman alun-alun Kapuas. Hanya saja, dia meminta agar warga Pontianak untuk menjaga dan melestarikan apa yang telah dibangun oleh pemkot. “Saya minta, jaga dan rawat apa yang sudah diberikan oleh pemkot,” lanjutnya. Kado ketiga yang diberi-

kan Sutarmidji di akhir masa jabatannya adalah membebaskan biaya kesehatan bagi warga Pontianak yang berobat ke puskesmas. “Mulai tahun depan, warga yang berobat ke puskesmas akan digratiskan,” jelas Sutarmidji. Sedangkan kado terkahir yang akan diberikan kepada warga Pontianak adalah diresmikannya Rumah Sakit Kota Pontianak pada hari ini, Rabu (24/10). “Hari ini (kemarin), Ru-

mah Sakit Kota Pontianak akan diresmikan. Jadi Pontianak akan memiliki rumah sakit sendiri,” papar Sutarmidji. Dia juga mengungkapkan, bulan Novemver mendatang, Pemerintah Kota Pontianak akan mengadakan apel akbar dengan masyarakat Pontianak. Tujuannya adalah untuk menjadikan Pontianak bebas dari korupsi. “Mari kita bersamasama membangun Kota Pontianak untuk bebas dari korupsi,”

pintan Sutarmidji. Selain itu, tidak lama lagi Pontianak akan melakukan pemilihan kepala daerah yang baru. Sutarmidji meminta kepada masyarakat untuk bersamasama menjaga ketertiban, keamanan dan kestabilan Pontianak. “Saya meminta kepada seluruh warga Kota Pontianak untuk menjaga ketertiban dan keamanan serta kestabilan Kota Pontianak,” pungkasnya. (afi)

tin-kantinnya dimiliki orang Thailand. Sementara produk makanan yang dijual merek Malaysia. Sedangkan pengaspalan jalan dikerjakan oleh kontraktor Singapura. Kita harus menyiapkan diri agar tidak tertinggal dalam pasar bebas itu,” sebut promotor tinju dunia tersebut. Menurut dia, mahasiswa sekarang harus mulai memiliki mental enterprenuership. Untuk memotivasi para mahasiswa yang hadir dalam kuliah umum tersebut, dia berjanji akan menyiapkan modal dan mengajak join dalam menjalankan usaha. “Sayaratnya harus membuat proposal bisnis dan kirim ke email saya. Lima proposal terbaik akan saya jadikan partner dan kita akan bantu investasi,” tukad dia. Ketua Hipmi Kota Pontianak M Merza Berliandy mengatakan, memang masih

ada kendala yang dihadapi pengusaha muda di kota ini, namun tidak seperti tempat lain. Menurutnya, dunia usaha di Kota Pontianak lebih mudah, baik dari infrastruktur maupun perizinan. “Untuk perizinan di Kota Pontianak jauh lebih mudah karena pemerintah kota telah memperpendek rentang birokrasinya. Banyak perizinan yang dipangkas,” ungkapnya. Untuk pengusaha muda di Pontianak Merza menilai pertumbuhannya sangat pesat. Pengusaha muda menggarap berbagai aspek peluang usaha. “Baik sektor perdagangan maupun properti pengusahan muda di Kota Pontianak sangat bergairah. Para mahasiswa pun banyak yang melirih peluang usaha. Mereka tidak lagi jadi penontot tetapi sebagai pelaku usaha,” ucapnya. (hen/ars)

Jangan Hanya Nonton Sambungan dari halaman 9

Khusus Kalbar, Okto menilai justru memiliki peluang lebih besar dari pada daerah lainnya. Peluang itu terbuka lewat geografis provinsi ini yang berbatasan dengan Malaysia serta memiliki banyak pintu perbatasan. Dia mengajak pengusaha Kalbar untuk proaktif memanfaatkan geografis tersebut. Perbatasan merupakan peluang ekonomi yang sangat besar. “Perbatasan harus dilirik sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi,” katanya. Okto mengimbau para pengusaha Kalbar tidak hanya jadi penonton. Boleh memang pengusaha Malaysia berbisnis di Kalbar, tetapi sebaiknya masyarakat provinsi ini mengambil juga manfaat dari negara tetangga itu. “Jangan hanya kita yang dimanfaatkan, kita juga harus ambil

manfaat di sana,” tegasnya. Okto mengatakan Kalbar perlu memiliki banyak pengusaha untuk memajukan ekonominya. Apalagi pada tahun 2015 nanti, negaranegara Asia Tenggara akan terhubung dalam sistem ASEAN Economic Community (Masyarakat Ekonomi ASEAN), perdagangan bebas antarnegara-negara tersebut mulai dilakukan. “Kita harus menghadapi hal tersebut. Kalau tidak mulai dari sekarang, pasar kita akan diambil,” ujarnya saat memberikan kuliah umum, “Wirausaha Baru Masa Depan Indonesia” di Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura, kemarin (24/10). Okto menyebut ke depan, persaingan akan semakin , karena ‘sekatsekat’ antar-negara Asia Tenggara semakin longgar. “Kelak jangan heran kalau di kampus Untan ini, kan-

Bikin Lukisan Lebah, Tak Bisa Diganggu Saat Melukis Sambungan dari halaman 9

Ada ribuan karya dari berbagai belahan dunia yang diterima panitia. Dari ribuan karya ini disaring menjadi 20 finalis. Nasywa menjadi salah satunya. Peserta adalah anakanak berusia 5-7 tahun. Nasywa juga jagoan membuat komik bergambar, sehingga predikat juara pertama pun digenggamnya pada kompetisi My Arctic Animal Competition untuk kategori usia di bawah 8 tahun. Juri pada kompetisi ini mengomentari komik bergambar yang dibuatnya yaitu

memiliki warna yang hidup. Ia menggambarkan seorang anak menggunakan ponsel untuk meminta bantuan untuk menolong beruang-beruang kutub. Komik Aisyah berhasil menunjukkan semangatnya dalam menyampaikan pesan akan penderitaan beruang kutub. Selama ini Nasywa dibimbing Agus Fitriyono, gurunya di sanggar KhaChiFA (Khatulistiwa Children Fun Art). Sudah cukup banyak prestasi yang diperoleh Nasywa semenjak duduk dibangku TK Al Azhar. Tahun 2012 ini saja

Apabila kondisi dianggap aman, mereka dengan sigap berbagi tugas. Untuk modus memecahkan kaca mobil, Sy beraksi bersama satu rekannya. Dengan membuntuti mobil korban, mereka menebar dan menancapkan paku di ban mobil tersebut. Berpura-pura sebagai penolong, mereka kemudian memberitahu kepada si pengemudi mobil untuk berhenti, bahwa ban mobil itu bocor. “Saat ban mobil korban bocor, kami memberitahu si pengemudi dan memberhentikan mobilnya. Kemudian, berpura-pura untuk menolong. Ketika korban sibuk untuk mengganti ban mobil yang bocor itu, kami pun dengan cepat beraksi,” ungkap pelaku saat diinterogasi petugas. Dia menuturkan, jika pintu mobil korban terkunci, terpaksa memecahkan kacanya dengan busi untuk mengambil

harta benda tersebut. Setelah berhasil, langsung melarikan diri dengan sepeda motor bernomor polisi KB 5072 NE. Menurut Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Puji Prayitno, modus pecah kaca mobil yang dibuntuti dengan tindak pidana curat itu, telah banyak dilakukan pelaku. Dalam laporan korban saja, mereka melakukan hal serupa sebanyak empat kali, dengan total kerugian puluhan juta rupiah. “Di wilayah kota ada tiga TKP. Satu lagi di wilayah Kuburaya,” ujar Kasat, kemarin (24/10). Kini, kata dia, pihaknya sedang memburu jejak rekan pelaku. Terutama, terhadap tersangka yang melakukan tindak curat dengan modus pecah kaca mobil. “Kita sudah mengantongi identitas jaringan ini. Mungkin dalam waktu dekat, kita dapat meringkus semua pelaku,” tegasnya. (rmn)

Warga Harus Selektif Pilih Hewan Kurban Sambungan dari halaman 9

Pasalnya, hasil pemeriksaan ketika digelar razia, petugas masih menemukan hewan kurban berpenyakit. Petugas menemukan sejumlah kambing terluka serta ada dengan kondisi mata berair. Petugas pun memberikan obat tetes mata dan obat lainnya pada kambing yang sakit. “Kami anjurkan ke masyarakat, membeli hewan itu berhati-hati. Jangan kita mau beribadah ternyata malah melanggar syariah-syariah yang ada, percuma juga kan, ikuti aturan yang ada,” pintanya. Ia menjelaskan, hewan ternak yang sakit tidak boleh

masuk ke Kalbar. Karena ada Undang-Undang yang mengaturnya. Karena itu, pemilik diminta jangan menjual hewan yang sakit. Jika ditemukan ada yang sakit maka pisahkan dengan yang sehat. Untuk melakukan pemeriksaan hewan di kota Pontianak dan sekitarnya, Dinas Peternakan telah menyiapkan tim terdiri dari 15 dokter hewan dan 25 paramedis. “Kita bantu pengobatan melalui dinas, saya jamin jasa dokter hewan tidak usah bayar, anda hanya bayar obat saja,” ucapnya. Kendati demikian, lanjut dia, jika hewan ternak diobati harus ada persyaratan tertentu bagi hewan yang mendapat obat antibiotik. Setidaknya, seminggu sesudah

diberi obat baru boleh dipotong dan dimakan dagingnya karena dikhawatirkan antibiotik yang diberikan masih menjadi residu. Manaf menambahkan, pemeriksaan kesehatan hewan penting untuk keselamatan masyarakat. Maka itu, pengiriman hewan harus dilengkapi dokumen dari instansi terkait. “Kalau ada yang kena penyakit antraks siapa yang mau tanggung jawab,” ungkapnya. Tahun ini, kebutuhan hewan kurban di Kalbar diperkirakan mencapai 7.000 ekor. Jumlah tersebut naik dibanding Idul Adha tahun lalu. Sedangkan tahun lalu, ternak sapi untuk kurban tercatat sebanyak 3.798 ekor dan 2.875 ekor kambing. (rmn)

Turunkan Tim Pengawas Sambungan dari halaman 16

Pontianak Selatan ini. Ia juga meminta pedagang kambing tidak mematahkan dahan-dahan pohon. Sebaiknya, kata Utin, pedagang kambing berjualan di halaman rumah mereka ataupun menumpang di pasar tradisional. ”Sebagian penjual itu ada yang berasal dari luar Kota Pontianak. Tetapi ada juga dari Kota Pontianak. Jika ingin berjualan, koordinasi dulu

dengan masyarakat sekitar,” katanya. Utin juga berharap satuan polisi pamong praja juga turun dan melakukan pengawasan. Menur utnya, keter tiban umum terdiri atas beberapa hal, termasuk tertib kebersihan, bangunan, dan polusi. Selain tim pengawas, lanjut Utin, seluruh petugas kebersihan termasuk bagian penyapuan diturunkan. Ia memperkirakan terjadi kenaikan volume sampah saat Iduladha

dari tiga ton pada hari biasa menjadi lima ton. Tetapi kenaikan ini tak sebanyak saat Idulfitri yang mencapai 10 ton. Utin menjelaskan petugas kebersihan diturunkan mulai 24 Oktober hingga tiga hari setelah Iduladha. ”Sebanyak 34 supir kami turunkan. Mereka lembur. Saat hari Iduladha mereka tidak masuk, tetapi malam sebelumnya mereka lembur mengambil sampah,” ungkap Utin. (uni)

Tak Minat Bangun RS

Empat Kado dari Sutarmidji Sambungan dari halaman 9

PONTIANAK - Satu pelaku komplotan pencuri bermodus pecah kaca mobil, berhasil dibekuk polisi. Dia ditangkap di rumahnya Jalan Tanjung Hulu Pontianak Timur, Rabu (24/10) sekitar pukul 05.00. Aparat juga turut menyita barang bukti hasil curian, untuk kepentingan penyelidikan. Sy (35), telah lama menjadi target polisi. Spesialis tindak pidana pencurian dengan pemberatan ini, beraksi di beberapa TKP. Bukan hanya bermodus memecahkan dan mengempiskan mobil untuk menguras harta benda calon korbannya, dia juga pernah membengkas toko dan rumah-rumah warga. Jika beraksi, tersangka bersama komplotannya selalu membekali diri dengan alat perusak. Seperti linggis, busi bekas, dan perkakas lainnya. Sy mengaku, sebelum mencuri terlebih dulu mengintai gerak-gerik calon korbannya.

ada sejumlah prestasi tingkat internasional yang pernah diraihnya. Diantaranya adalah 20 Finalist World Food Day Poster Contest pada Oktober dan Juara 3 The VII Edition of International Art Contest “Rainbow 2012”di Romania. Dia juga juga memenangi sejumlah kompetisi lain. Menurut Eva Dolorosa, Pembina di Sanggar Khachifa, Nasywa memiliki bakat dalam dalam melukis. Nasywa sangat telaten saat melukis. Murid kelas II Bilingual SD Islam Al Azhar 21 Pontianak ini men-

gaku merasa gembira diberi kebebasan untuk mengembangkan bakatnya. Nasywa dan teman-temannya di Khachifa aktif mengikuti pameran lukisan, baru-baru ini Nasywa bersama teman teman di KhaChifa diundang KJRI Kuching mengikuti Commonwealth Education Carnival di Kjuching, Serawak Malaysia dan melakukan kegiatan sosial dengan menyerahkan bukubuku bacaan, peralatan menggambar dan mewarnai, serta mengajarkan cara mewarnai yang baik kepada anak anak di perbatasan Entikong. (*)

Sambungan dari halaman 16

Sebelumnya Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengungkapkan, penguatan pelayanan dari bawah lebih efektif untuk mengatasi problem kesehatan. “Rumah sakit bukan indikator kesehatan itu derajatnya akan naik, tapi hal itu yang kita yakini namun itu salah,” katanya usai mengikuti pertemuan konsolidasi bidan koordinator se-Kalbar, kemarin (24/10). Muda mengungkapkan, justru penguatan dan membuat jaringan ke bawah dengan membuat puskemas dan pelayanan, itu jauh lebih baik dan akan menaikkan derajat kesehatan. “Puskesmas inilah yang harus kita kuatkan,” lanjutnya.

Menurut Muda, jika Kubu Raya membangun rumah sakit, otomatis itu harus kompleks. Mulai dari dokter, perawat dan lain sebaginya. “Jika saya membuat rumah sakit, maka saya akan menarik tenaga medis yang bagus-bagus dari kecamatan. Ketika kita menarik tenaga dari kecamatan ini, maka ini akan menjadi masalah di lapangan. Karena prinsip sebaran, akses, dan pelayanan lebih dekat itu jauh lebih penting,” tegasnya. Dia juga mengungkapkan, peran serta masyarakat melalui prosyandu, puskemas dan poskesdes merupakan salah satu cara yang bisa meningkatkan derajat kesehatan. “Namun, puskesmas, puskesdes serta yang lainnya perlu ditingkatkan pelayanan-

nya. Yang belum ada akan kita bangun. Jadi jangkarnya itu yang lebih efektif,” papar Muda. Dia menambahkan, jika pasien memang harus dirawat di RS, maka akan dirujuk dan dirawat di RSUD Soedarso. “Kenapa saya harus repotrepot membangun dan mengurus segala macamnya, kan sudah ada Soedarso. Terlebih untuk menjangkaunya juga tidak terlalu jauh,” imbuhnya. Sementara itu, Kubu Raya sampai saat ini masih kekurangan tenaga medis. “Namun, solusinya kita mengontrak tenaga kesehatan pertahun. Kami terus menambah setiap tahunnya. Karena jika menunggu pembukaan PNS masih lama,” pungkas Muda. (afi)

Diprediksi Hujan Sambungan dari halaman 16

”Hujan yang terjadi beberapa hari kedepan tidak selebat sepekan terakhir,” ungkap Wenny. Pada sepekan terakhir, Kota Pontianak diguyur hujan deras disertai angin kencang dan guntur. Kecepatan angin mencapai 15 knot dan curah hujan di Supadio mencapai 64,9 milimeter perhari. Kondisi ini disebabkan terjadinya daerah putaran Eddy di sebelah barat Kalbar. ”Untuk beberapa hari kedepan, hujan yang terjadi lebih dikarenakan faktor lokal yakni pemanasan di Kota

Pontianak. Kecepatan anginnya juga rata-rata dibawah 10 knot,” kata Wenny. Wenny menjelaskan Pontianak tidak memiliki zona musim. ”Tetapi secara umum musim penghujan terjadi pada November dan Desember,” timpalnya. Hujan juga diperkirakan terjadi di perairan Kalbar. Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Klas IV Pontianak, Erika Mardiyanti mengungkapkan hujan ringan hingga sedang diprediksi terjadi di perairan Singkawang-Sambas, Pontianak, Karimata, dan Ketapang pada 24 Oktober

hingga 28 Oktober mendatang. Tetapi hujan ini tidak disertai dengan tingginya kecepatan angin. Kecepatan angin pada perairan Pontianak, Karimata, dan Ketapang hanya berkisar 4 hingga 8 knot. Sedangkan wilayah perairan Singkawang-Sambas kecepatan angin berkisar 6 hingga 13 knot. ”Gelombang juga tidak tinggi. Pada perairan Singkawang-Sambas ketinggian gelombang berkisar 0,7 meter hingga 1,5 meter, sedangkan perairan Ketapang, Pontianak, dan Karimata berkisar 0,3 meter sampai 0,7 meter,” ungkapnya. (uni)

Biasakan Cuci Tangan Pakai Sabun Sambungan dari halaman 16

Dasawisma untuk bersamasama melakukan komunikasi dan edukasi dan memberikan informasi kepada masyarakat tentang program KB dan Kesehatan,” lanjut Karyanti. Output dari kegiatan diharapkan terwujud pelaksanaan terbaik KB-Kesehatan, Pelaksanaan terbaik Posyandu, Pelaksanaan terbaik PHBS di rumah tangga dan pelaksanaan terbaik lingkungan bersih dan sehat. Kegiatan

pencanangan kesatuan Gerak PKK-KB-KES dirangkai dengan kegiatan Cuci Tangan Pakai sabun sedunia yang jatuh setiap tanggal 15 Oktober. Karyanti menghimbau agar mencuci tangan dijadikan kebiasaan. Karena menurutnya, tangan diyakini merupakan salah satu wahana utama dalam menularkan penyakit khususnya penyakit yang ditularkan melalui mulut. “Sperti diare, ispa, flu burung dan sebagainya. Maka penting

menjaga kebersihan tangan terutama bagi balita dan anakanak,” ungkap Karyanti. Bupati Landak Adrianus Asia Sidot selaku Dewan Penyantun PKK Kab Landak mengatakan, mencuci tangan menggunakan sabun harus menjadi kebiasaan sehari-hari. “Dampak dahsyat mencuci tangan pakai sabun sangat banyak terutama bagi kesehatan diri sendiri. Jadilah contoh dan teladan yang baik dan mulailah dari diri sendiri,” kata Adrianus. (afi)


metropolis

16

Pontianak Post

Tak Minat Bangun RS

KEBERSIHAN

Turunkan Tim Pengawas KEPALA Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pontianak, Utin Srilena mengerahkan tim pengawas dan petugas kebersihan untuk mengantisipasi rusaknya taman dan meningkatnya volume sampah saat Iduladha. ”Tim pengawas dan seluruh petugas kebersihan mulai kita turunkan hari ini (kemarin),” ujar Utin, Rabu (24/10). Utin menjelaskan tim pengawas bertugas memantau keberadaan pedagang kambing yang berjualan di Utin Srilena pinggir jalan. Dikhawatirkan pedagang-pedagang tersebut meletakkan kambingkambingnya di dekat taman ataupun tanaman di sepanjang jalan di Kota Pontianak. ”Di pinggir jalan itu ada yang kami tanam dengan pucuk merah. Saya minta pedagang tidak berjualan di dekat taman. Selain itu, juga jangan mengikat kambingnya di pohon karena gesekan tali bisa merusak kambium pohon,” ungkap mantan Camat Ke Halaman 15 kolom 5

IDULADHA

Diprediksi Hujan BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Pontianak memprediksi hujan akan mewarnai perayaan Iduladha 1433 Hijriah di beberapa daerah di Kalimantan Barat. Hujan tersebut juga berpotensi disertai angin dan guntur. ”Saat Iduladha, Jumat (26/10), diperkirakan terjadi hujan ringan pada siang hari di Pontianak dan sekitarnya. Pagi harinya berawan,” ujar Prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Dasmian Sulviani atau akrab disapa Wenny, Rabu (24/10). Wenny menuturkan tak hanya Kota Pontianak dan sekitarnya, hujan ringan juga diprediksi terjadi di Kalbar bagian utara seperti Sambas, Mempawah, Sintang, Putussibau, dan Singkawang. Kendati hujan ringan, juga berpotensi terjadinya guntur dan angin kencang. Sedangkan Kalbar bagian selatan, secara umum diperkirakan berawan. Ke Halaman 15 kolom 5

Kamis 25 Oktober 2012

MUJADI/PONTIANAKPOST

MAKIN HANCUR: Pertengahan Jalan Perdana hancur berat. Sejumlah kubangan cukup dalam, bermunculan setibanya musim hujan.

PONTIANAK - Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengungkapkan kekagumannya kepada Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan. Karena menurut Nafsiah, kebanyakan permintaan dari bupati/wali kota itu pembangunan rumah sakit. “Untuk Bupati Kubu Raya mendapat pengecualian dari bupati lainnya. Karena sebagian besar bupati, yang diminta pertama adalah rumah sakit. Tapi untuk Kubu Raya saya sangat mendukung,” kata Nafsiah saat berkunjung ke Pontianak, kemarin (24/10). Dia menjelaskan, saat ini yang menjadi kebijakan kementerian kesehatan adalah lebih kepada memperkuat kesehatan dasar. “Puskesmas pembantu dengan seluruh kegiatannya; posyandu, pospindo, sanitasi, dan lain sebagainya itulah yang akan membantu rakyat untuk sehat dan tetap sehat,” lanjutnya. Selain itu, pemberdayaan masyarakat itu sangat penting. Masing-masing individu harus mempunyai motto. “Ksehatanku adalah hartaku, milikku dan tanggung jawabku. Harta yang paling besar adalah kesehatan. Emas dan permata bisa dicuri, tapi kesehatan tidak akan bisa dicuri,” tegasnya. Ke Halaman 15 kolom 5

Biasakan Cuci Tangan Pakai Sabun Cegah Penularan Penyakit LANDAK - Melalui penguatan Dasawisma dan Posyandu diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap pencapaian tujuan pembangunan MDG’S saat ini dan yang akan mendatang. Mengigat tantangan dan masalahnya semakin komplek. Di mana penangannya membutuhkan keseriusan dan kemitraan yang lebih solid. “Oleh karena itu marilah

ISTIMEWA

CUCI TANGAN: Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar Karyanti Sanjaya, saat mendampingi para siswa untuk mencuci tangan menggunakan sabun.

c

M

y

K

kita bersama berkomitmen yang tinggi dalam pelaksanaan kesatuan gerak PKK-KBKesehatan yang akan memberikan daya ungkit terhadap pembangunan MDG’S,” kata Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar, Karyanti Christiandy, pada kegiatan pencanangan kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan Kabupaten Landak tahun 2012, kemarin (23/10). Lebih lanjut Karyanti menjelaskan, melalui kesatuan gerak PKK-KB-KES mampu untuk memperkuat kelompok Dasawisma dan Posyandu dalam pencapaian MDG’S.

Diharapankan juga, melalui basis pembinaan PKK yang terdepan di masyarakat dapat digerakkan atau digalakan kembali. “Sehingga revitalisasi posyandu juga mencakup penggerakan masyarakat beserta institusinya di lapangan,” lanjutnya. Kepada Tim PKK kabupaten serta jajarannya sampai ke desa, diharapkan untuk meningkatkan komitmen dalam melaksanakan kegiatan ini. Agar berhasil guna dan berdaya guna dengan optimal. “Gerakanlah seluruh jajaran kader PKK sampai ke tingkat Ke Halaman 15 kolom 5


pro-kalbar Pontianak Post

Kamis 25 Oktober 2012

3 17

BBM

Non Subsidi WALIKOTA Singkawang, Hasan Karman mengatakan memang alangkah baiknya mobil plat merah menggunakan Bahan Bakar Minyak non subsidi. Hal ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi masyarakat umum. “Sebaiknya mobil plat merah menggunakan BBM nonsubsidi, dan itu bisa sebagai contoh untuk masyarakat umum,” kata Hasan Karman, Hasan Karman kepada wartawan Rabu (24/10) kepada wartawan. Menurut Hasan Karman, dirinya sejak ada kebijakan dari Pemerintah Pusat, juga telah menggunakan BBM non-subsidi.Namun yang menjadi kendala, lanjut Hasan Karman, jika itu diterapkan permasalahannya adalah bahwa Ke Halaman 23 kolom 1

IYD 2012

SUGENG/PONTIANAKPOST

KARNAVAL: Karnaval saat IYD di Sanggau.

2 Ribu Peserta INDONESIAN Youth Day (IYD) 2012, Rabu (24/10) pagi kemarin resmi dibuka. Dalam beberapa waktu sebelum pembukaan, para peserta juga mengikuti live in yang tersebar di paroki-paroki di tiga Keuskupan, yaitu Kauskupan Agung Pontianak, Keuskupan Sintang dan Keuskupan Sanggau. Sabtu lalu, serangkaian acara puncak IYD 2012 diawali dengan Pawai Budaya yang telah dipersiapkan. Seluruh kontingen sebanyak 36 keuskupan dengan peserta keseluruhan sekitar tiga ribu lebih peserta termasuk Keuskupan Agung Pontianak, Keuskupan Ketapang, Keuskupan Sanggau dan Keuskupan Sintang Ke Halaman 23 kolom 1

SDM Rendah

Infrastruktur Minim RENDAHNYA tingkat kualitas maupun kuantitas SDM Perbatasan sangat minim dan cenderung berada di posisi yang paling akhir. Seorang ma­sya­ra­ kat perbatasan En­ t i ko ng, Yo rd a nu s Pinjamin Spd menilai, persoalan Rendahnya kualitas SDM warganya itu, lebih disebabkan keterbatasan sarana dan prasarana penunjang seperti sekolah yang Y Pinjamin Spd memadai. Persoalan kekurangan guru, infrastruktur sekolah yang jauh dari harapan, termasuk lambannya perekembangan pola didik bagi generasi bansa di wilayah beranda Negara ini. Ke Halaman 23 kolom 5

AGUS ALFIAN/KAPUASKPOST

MEMBELAH KAYU: Aktivitas kaum perempuan di perbatasan Entikong – Malaysia. Masih menggunakan kayu bakar untuk memasak sehari-hari. Berita terkait baca halaman 23.

Bentuk Satgas Tangani TKI ENTIKONG- Bagi parah pahlawan devisa negara, tidak semanis julukannya. Kini, para TKI dauber-uber petugas setempat dan siap dipulangkan. Pemulangan TKI deportasi terus berlangsung hingga saat ini. Tercatat, pada tahun 2012 semenjak JanuariOktober sudah mencapai 943 TKI yang di pulangkan Malaysia melalui PPLB Entikong. “Kebanyakan kesalahan dari TKI yang dikirim keluar negeri adalah kurangnya skil dan tak punya ketrampilan, sehingga mereka tidak bisa memenuhi kriteria-kriteria yang dibutuhkan disana. Selain itu, dukungan dokumen sah masih minim.” jelas Plh kepala Kantor Imigrasi kelas II Entikong Yulizar SH kemarin diruang kerjanya. Menurut dia, perlu adanya peran serta instansi terkait dalam menangani pekerja migrant ini. “Banyaknya TKI yang dideportasi dari luar negeri itu di karenakan Ke Halaman 23 kolom 1

Kasus Pembunuhan WTS TKI: Pemeriksaan TKI di pos lintas batas Entikong.

ALFIAN/KAPUASPOST

Ambil Sabu dari Pontianak SANGGAU--Satuan Reserse Narkoba Polres Sanggau terus memburu jaringan tersangka narkoba jenis Sabu di Sanggau, Am (35). Am Selasa kemarin diamankan petugas dalam sebuah transaksi jual beli barang haram tersebut di rumahnya yang berlokasi di Blok M Sanggau. Kepala Reserse Narkoba Polres Sanggau, AKP Hadi Rasa saat dikonfirmasi Pontianak Post, Rabu sore mengatakan

pihaknya masih akan menunggu hasil uji laboratorium di BPOM terkait BB tersebut. Hasilnya baru akan diketahui satu atau dua hari kedepan. “Masih pemeriksaan pelaku, termasuk kita menunggu hasil uji laboratorium yang kemungkinan satu atau dua hari baru bisa diketahui,” ujarnya Rabu (24/10) kemarin. Sebelumnya, Hadi mengungkapkan tersangka Am Ke Halaman 23 kolom 1

OZY/KAPUASPOST

SABU: Barang bukti sabu yang ditemukan dalam razia.

Kapuas Raya Masih Menunggu SINTANG – Pembentukan provinsi baru Kalimantan Utara yang merupakan pecahan Kalimantan Timur sudah disetujui DPR RI. Lantas, bagaimana dengan nasib pembentukan Provinsi Kapuas Raya yang merupakan pemekaran dari Provinsi Kalbar. Pembentukan Provinsi Kapuas Raya memang tidak masuk dalam pembahasan pembentukan daerah otonom baru (DOB) yang dibahas oleh DPR RI. Artinya, pemekaran Provinsi Kapuas Raya memang belum dapat direalisasi-

Terungkap Saat Isteri Hubungi ke Ponsel

kan tahun ini. Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sintang, Yohanes mengatakan meski gagal terealisasi tahun ini, wacana pembentukan Provinsi Kapuas Raya harus terus didorong. Jangan sampai wacana tersebut justru tenggelam. Karena pembentukan Provinsi Kapuas Raya ini merupakan aspirasi seluruh masyarakat di wilayah timur Kalimantan Barat. “Kegagalan pembentukan Provinsi Kapuas Raya harus dijadikan pengalaman yang berharga bagi kita untuk terus mendorong pembentukan provinsi

baru,” tegasnya. Yohanes berharap para pemangku kepentingan membuka hati nuraninya untuk menyerap aspirasi masyarakat di wilayah timur Kalbar ini untuk membentuk provinsi baru. “Mariperbaikikekurangan-kekurangan yang telah terjadi selama proses mendorong terbentuknya Provinsi Kapuas Raya,” ungkapnya. Ia yakin, dengan terbentuknya provinsi baru di wilayah timur Kalbar ini akan dapat mendorong pembangunan di wilayah timur yang selama ini kurang tersentuh. (tan)

KETAPANG – Kematian wanita penghibur Eni Prasetyowati, 25 tahun, Senin (22/10) di kamar sebuah kafe di Sungai Kulan, Kecamatan Tumbang Titi, Ketapang sekitar pukul 13.30 WIB akhirnya terkuak. Sesaat setelah pihak kepolisian Tumbang Titi mengetahui ada pembunuhan WTS, petugas kepolisian langsung ke lokasi kejadian. Di TKP ditemukan sejumlah barang bukti seperti sandal, pakaian, sebilah pisau dan ponsel milik tersangka. “Selang beberapa saat melakukan olah TKP sekitar pukul 17.30 (22/10), istri pelaku menelepon di ponselnya. Pihak kepolisian pun melakukan pelacakan alamat tersangka,” katanya. Setelah dilacak ahirnya diketahui kalau tersangka berinisial R beralamat di desa Pematang Gadung, Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS). Pihak kepolisian pun bergegas menghampiri rumah tersangka. Saat bertandang kerumah tersangka, petugas membawa istri dan ayah mertua tersangka ke rumah kepala desa untuk meminta keterangan. Dirumah Kades, pihak kepolisian menyarankan kapanpun tersangka kembali ke rumah, agar segera bisa menyerahkan diri secara baik-baik ke pihak berwajib. Saat meminta keterangan, istri tersangka mengaku bahwa sang suami memang ada bepergian ke daerah hulu (Tumbang Titi) pada (22/10). Kata Kapolsek Tumbang Titi tadi malam (23/10) skitar pukul 18.00 wib, pihaknya mendapat telepon dari Kades Pematang Gadung dan menginformasikan bahwa tersangka sudah menyerahkan diri ke rumah Kades. Mendengar hal tersebut, anggota kepolisian, bergegas kerumah kades Pematang Gadung dan menjemput tersangka. Sekitar pukul 19.30 WIB, tersangka pun digelandang ke Polres Ketapang. “Saat diminta keterangan R mengaku kalau dirinya memang yang membunuh korban,” kata Kapolsek Tumbang Titi AKP Sumarli. Pelaku mengaku memang berniat merampok harta milik

Empat Ekor Kambing Kurban Diserang Penyakit Mulut

Produksi Sapi Meningkat, RPH Terabaikan Empat ekor kambing untuk hewan kurban di dalam kota Sanggau terpaksa ditunda pemotongannya saat Hari Raya Idul Adha 1433 Hijriah karena terserang penyakit mulut. Namun, keempatnya dinyatakan tidak mengalami sakit parah dan layak dipotong. Sugeng, Sanggau

SUGENG/PONTIANAKPOST

DIBUKA: Indonesian Youth Day (IYD) saat dibuka di Sanggau. Ribuan peserta ambil bagian dalam acara ini.

Ke Halaman 23 kolom 1

NAMUN, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sanggau, Jhon Hendri, Rabu (24/10) siang kemarin mengatakan hanya pemotongan perlu ditunda, sampai penyakit tersebut sembuh. Jhon Hendri dalam kesempatan yang sama juga melakukan peninjauan ke se-

SUGENG/PONTIANAKPOST

PERIKSA: Hewan-hewan ternak yang siap dipotong. Sebelumnya, pemeriksaan diperketat. Khususnya untuk penyakit kuku dan mulut.

c

M

y

K

jumlah tempat penampungan hewan kurban seperti sapi dan kambing. Ia menyebutkan sejauh ini kondisi hewan-hewan tersebut dalam keadaan siap potong. Jhon menyampaikan, Kabupaten Sanggau menjadi salah satu daerah yang masuk dalam program swasembada sapi. Produksi sapi di Sanggau mencapai 10.060 ekor, hal ini melampaui target yang diberikan Pemerintah Propinsi Kalimantan Barat pada April 2012 yang lalu. Daerah yang dianggap sebagai sentra adalah Kecamatan Mukok dengan didukung daerahdaerah lain. Ditanya soal belum adanya Rumah Potong Hewan (RPH), ia menjelaskan bahwa sebenarnya RPHSudah seharusnya ada untuk melindungi konsumen dari pemotongan hewan yang salah dan tidak baik. “Konsep awal dibangun pusat swadaya petani, ada kendala akses jalan dan lokasi pembangunan,” singkatnya. Ia menambahkan bahwa untuk bibit hewan ada yang dari Ke Halaman 23 kolom 1


PINYUH - NGABANG

18 RUMAH SEWA

Jadi Alternatif KEBUTUHAN masyarakat akan rumah sementara atau rumah sewa terus meningkat. Terutama di daerah perkotaan Putussibau dan daerah penyangga kedamin. Pantauan Kapuas Post, di dua kawasan tersebut terus bermunculan rumah sewa maupun rumah kos. Baik itu yang berbentuk rumah satu-satu, kopel maupun berbentuk rumah panjang. Dan hamper seluruh rumah sewa tersebut dipenuhi para penghuni. Anwar, salah seorang penghuni rumah sewa di kawasan kedamin mengatakan, dirinya memilih menyewa rumah untuk belajar hidup mandiri. Walaupun dirinya orang putussibau asli dan rumah orang tuanya di kawasan kota Putussibau, ia lebih memilih ngontrak. “Lebih leluasa kalau tinggal sendiri mas. Susah senang kita yang tanggung sendiri. Karena belum mampu buat rumah, sementara ya ngontrak dulu,” ungkap bapak dua anak ini. Berbeda dengan Pranata, warga pendatang tersebut tinggal di rumah sewa karena ditugaskan kantor di Putussibau. Pegawai swasta pada salah satu perusahaan keuangan itu mengaku memilih menyewa rumah karena tinggal sementara di Putussibau. “Sebab pekerjaan saya ini bersifat tidak menetap. Kita selalu dipindahkan dari satu daerah ke daerah lainnya. Jadi kita memilih rumah sewa untuk tempat tinggal sementara,” katanya. Baik Anwar maupun Pranata mengaku saat mencari rumah sewa sedikit kewalahan. Hamper semua pemilik rumah sewa yang mereka datangi mengaku rumah sewaan mereka telah penuh. Terutama di daerah kota Putussibau. Walaupun cukup jauh di Kedamin, namun Anwar dan Pranata mengaku cukup puas dengan rumah sewaan yang mereka tempati.Sementara itu, Ahmad Pangkas, salah seorang pemilik rumah sewa mengaku bahwa permintaan akan rumah sewa cukup tingg. (w@Nk)

Pontianak Post

Kamis 25 Oktober 2012

Dewan Trenggalek Lihat Pertanian

HAMDAN/PONTIANAKPOST

PERTAN T IAN: Ketua DPRD didampingi Sekda Mempawah menyerahkan cinderamata kepada Ketua Komisi I DPRD Trenggalek, Jawa Timur saat berkunjung ke Mempawah kemarin.

Menggaet Investor Pariwisata PUTUSSIBAU – Salah satu sektor yang menjadi unggulan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah pariwisata. Mengingat Kapuas Hulu memiliki potensi wisata alam dan budaya yang sangat beragam. Namun untuk mendukung semua itu harussegeradibenahiinfrastruktur daerah yang ada. “Pemerintah Kabupaten sudah harus memikirkan pembenahan tersebut.Terutamamulaidarijalan, sarana prasaran pendukung dan pengelolaan pariwisata yang pro-

fessional,” ungkapRobertusRocky, Anggota DPRD Kapuas Hulu. Menurutnya apabila jalan dan fasilitas lainnya telah memadai dipastikan para investor dan turis akan berdatangan ke Bumi Uncak Kapuas ini. Memang mendatangkan wisatawan dalam jangka pendek belum memberikan kontribusi maksimal. Akan tetapi dalam jangka panjang, dipastikan sector ini bias menyumbangkan PAD bagi Daerah. Sehingga diperlukan program jangka panjang yang

didukung dengan infrastruktur yang ada. Paling tidak langkah awal dukungan untuk itu sudah ada dengan dibukanya Pos Lintas Batas (PLB).Pos yangberadadiBadauini biasmenjadipintumasuk.Terlebih wisata yang potensial juga berada di beberapa kawasan di jalur utara Kapuas Hulu. “Enggannya wisatawan masuk juga dipengaruhi akses kita yang sulit. Terutama ruas jalan yang ada kondisinya rusak parah,” ungkapnya.

MEMPAWAH- Meningkatkan potensi pertanian di Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur, 10 anggota Komisi I pada DPRD Trenggalek, lakukan kunjungan kerja di DPRD Kabupaten Mempawah, kemarin. Rombongan DPRD saat tiba di kota Bestari itu diterima H Rahmad Satria Ketua DPRD didampingi Komisi A dan B serta Setda Gusti Ramlana Asisten I Setda, Mochrizal, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksanaan Penyuluh (BKPPP), Ridwan Rusli. “Potensi pertanian sangat besar, sehingga kami melaksanakan kunker ingin mempelajari peran penyuluh pertanian di Kabupaten ini dalam upaya meningkatkan kemajuan sektor pertanian di daerah kami. Selain juga ingin mengetahui peran Satpol PP dalam mengawal Perda,” awal kata Muhammad Husni Tahir, Ketua Rombongan Komisi I DPRD Kabupaten Trenggalek, menyampaikan maksud dan tujuan kehadirannya bersama anggota. Menanggapai persoalan Ridwan Rusli Kepala BKPPP Mempawah menerangkan, dalam melaksanakan peran penyuluhan. BKPPP bekerjasama dengan instansi terkait,diantaranya Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan, serta Dinas Kelautan dan Perikanan, dalam menyampaikan berbagai informasi terkait kemajuan sekk tor pertanian. Selain itu, peran

penyuluh juga ditunjang dengan dana honorer yang didukung melalui dana APBD dan APBN. Rahmad Satria, Ketua DPRD Mempawah, memberikan apresiasi atas kunjungan kerja rombongan DPRD Kabupaten Trenggalek. Selain dapat saling bertukar informasi terkait proses pembangunan daerah masing-masing. Banyak hal yang sempat mereka tanyakan kepada legislatif maujpun eksekutif yang langsung di jelasakan Sekda Mempawah. Sebaliknya dewan Mempawah juga sempat bertanya berbagai hal terkait pelaksanaan program kerja DPRD, diantaranya pelaksanaan PSDM, Bimtek dan urusan lainnya. Dibandingkan Mempawah APBD maupun PAD kabupaten Trengalek jelas jauh lebih besar. Peran Pemkab setemnpat dalam mendukung program kerja DPRD juga terlihat jelas. Setidaknya mereka setiap tahun diakui mengalokasikan sejumlah anggaran untuk kegiatan dewan, baik melakukan kunjungan kerja dalam satu provinsi maupun kunker diluar provisni serta kunker antar pulau. Tak mengehrnakan, jika jumlah DPPRD Trenggalek yang 45 orang itu mendapat alokasi anggaran dari APBD kisaran Rp 4,5 miliar setahun. Jika dibandingkan dengan apa yang diberikan Pemkab terhadap DPRD Kabupaten Mempawah, angkanya jelas dibawahi itu. (ham)

Kurban, Keikhlasan Berbuat di Jalan A l l a h SETIAP tahun umat islam diseluruh dunia termasuk yang ada di Indonesia selalu merayakan hari yara kurban (idul qurban-red). Bagi yang mampu, bentuk qurban hewan sapi, kambing maupun domba, sebagaiaman telah dilaksanakan Nabi Ibrahim AS yang menyembelih putra tunggalnya Nabi Ismail AS.

HAMDAN ABUBAKAR Sui Pinyuh “Hari raya idul adha itu diperingati lantaran adanya semangat rela berqurban nyawa seperti sapi dan kambing. Baik dilakukan secara perseorangan maupun secara berkel-

ompok,” kata H Rahmad Satria SH MH, ketua DPRD dalam perbicangan dengan koran ini. Apa yang sudah dicontohkan nabi Ibarahim itu, hingga kini terus diikuti umat islam diseluruh dunia. Namun, makna penyembelihan hewan qurban itu tidak sama dengan apa yang awalnya dilaksanakan Nabi Ibrahim terhadap putranya Nabi Ismail. “Dalam berkurban itu bukan besar kecil, banyak dan sedikitnya hewan qurban yang disembelih pada 10 Zulhijjah. Namun setinggi apa keichlana dalam melaksanakannya,” kata Rahmad. Menyangkut penyembelihan hewan qurban pada hari hari idul adha, tentu memberikan nilai tambah bagi merkea yang melaksanakan qurban itu sendiri. Selai menjalankan perintah Allah seperti dicontohkan Nabi Ibrahim AS yang

menyebelih putranya Nabi Ismail AS, juga mengisyaratkan kepada orang yang mampu hendaklah mengeluarkan harta bendanya pada hari raya itu untuk dibagikan kepada mereka yang berhak menerimanya. “Itulah pandangan penyembelihan hewan qurban dari sisi sosial,” akunya. Dengan begitu, diharapkan, pada ahri yang penuh suka cita bagi umat islam yang merayakan. Di Mekah, para jemaah haji juga melaksanakan hal serupa. Tentu bagi mereka yang mampu. “Jangan sampai pada hari raya qurban masih ada orang yang berhak menerima hewan qurban, tetapi tidak kebagian,. Sementara mereka yang termasukmampudari sisikehidupan justru meneriam. Tentulah akan sangat daib. Karenanya petugas pembagian hewan qurban selayaknya memiliki data best menyangkut jumlah keluarga yang

miskin dna kurang mampu. “Karena keichlasan dari perintah berharap keridhaan dari Allah SWT, seseorang menyembelih hewan qurban. Kemudian dagingnya dibagikan kepada mereka yang berhak. Tetesan darah dari hewan qurban yang disembelih itu sebelum jatuh kebumi menghapuskan dosa dan kesalahan yang dilakukan. Namun bagi mereka yang mampu, tetapi tidak mampu berqurban, sesungguhnya mereka itu bukanlah dari kaumku, dan tidak berada dalam kumpulanku, sabda Rasul. “Memotong hewan qurban itu sebaiknya dilaksanakan setelah sholat idul adha 10 Zulhijjah. Kemudian bisa dilanjutkan hingga hari ke 11- 12 dan 13 yang disebut hari Tasrik,” terang Rahmad Satria. Dia memberikan apresiasi, atas mun-

ISTIMEWA/PONTIANAKPOST

KAMBING: Kambing popular saat Idul Adha.

culnya keinginan komponen masyarakat dalam melaksanakan ibadah qurban yang dilaksanakan secara kelompok (patungan-red) satu ekor sapi sebagai hewan qurban dipatungi 7 orang. “Layak dijadikan contoh, cara mengelola he-

wan qurban secara patungan yang digerakkan oleh warga Kelurahan Sui Pinyuh. Pada waktunya terkumpul 28 ekor sapi. Bahkan, ada sebagian sapi yang juga diserahkan kepada daerah yang membutuhkan,” ujarnya. (*)


Pontianak Post

Kamis

25 Oktober 2012

HAK PELANGGAN

Diabaikan PLN PLNCabangSingkawangdinilaitidakadil.Bilapelangganmenunggaksampaitigabulan,PLNCabang Singkawang minta Kejaksaan Negeri Singkawang untuk melakukan penagihan sesuai dengan MoU antara PLN dan kejaksaan. Kejadian itu, terjadi pada salah satu pelanggan PLN yang tinggal di Jalan Veteran Kelurahan Roban, Singkawang Tengah. Pelanggan menunggak selama tiga bulan dan kejaksaan sudah memanggil pelanggan tersebut untuk melunasinya. “Kita menyambut baik adanya MoU kejaksaan dengan PLN. Hal itu didasari UU nomor 16 tahun 2004 tentang kejaksaan, dalam rangka menyelesaikan masalah perdata dan tata usaha negara. Ini juga menjaga aset negara dan kewibawaan pemerintah dan bertujuan menyelaraskan antara kewajiban dan hak warga dan pemerintah. Warga negarasudahmemperolehlistrikdariPLNdanwarga harus melunasi tunggakannya,” kata seorang warga MFirdaus,kepadaPontianakPost,kemarin.Namunnya antara hak dan kewajiban haruslah seimbang. “Warga dan PLN harus sama-sama diuntungkan. Jangan kewajiban PLN saja dipenuhi, namun hak warga diabaikan. Dia mencontohkan, pelanggan mengeluhkan adanya pemadaman listrik pada siang dan malam hari tanpa ada pemberitahuan dari PLN. (zrf)

BHAYANGKARI

Jangan KKN

HARI Bhayangkari diperingati istri-istri polisi Polres Singkawang, 24 Oktober 2012 yang dipusatkan di Hotel Dangau Singkawang. Hadir dalam kesempatan ini, Kapolres Singkawang, AKBP Prianto dan Wakapolres Singkawang, Kompol Iman Riadi dan perwira lainnya. Memperingati Hari Bhayangkari, jajaran pengurus Bhayangkari Polres Singkawang menyediakan tumpeng yang diberikan kepada istri polisi paling tua dan termuda. Pemotongan tumpeng ini dilakukan oleh Kapolres Singkawang dan didampingi Ketua Bhayangkari Polres Singkawang, Ny Lia Prianto. Kesempatan ini pula, selain acara hiburan dan pembagian hadiah bagi pemenang berbagai lomba yang digelar sebelumnya, istri-istri polisi juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan orang cacat. Selain itu, istri polisi juga harus mampu mengingatkan kepada seluruh suaminya agar menghindari KKN dan melakukan kekerasan ketika melaksanakan tugas di lapangan. (zrf)

SINGKAWANG

19

Awasi Penerapan Kartu Kendali

ISTIMEWA

TOAPEKONG: Aktivitas di sebuah toapekong di pusat kota Singkawang. Menjadi wisata religius dan berubah menjadi semarak saat Imlek dan Cap Go Meh.

382 Sapi Siap Dikurbankan SINGKAWANG- Berdasarkan data yang dihimpun Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang hingga hari ini (24/10), jumlah hewan kurban yang tersebar di 116 titik sebanyak 382 sapi dan 17 kambing. Namun jumlah tersebut akan bertambah hingga Hari Raya Idul Adha nanti. “Data tersebut dihimpun dari petugas penyuluh yang ada di lapangan, dan diperkirakan hewan kurban nanti akan mencapai angka 400 lebih,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang, Jawani didampingi Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Singkawang, Marsina M Daris, Rabu (24/10) di ruang kerjanya. Menurut Jawani, jumlah yang ada

sudah melebihi dari pelaksanaan tahun sebelumnya, yakni 321 hewan sapi yang dikurbankan. hal ini menunjukkan meningkatnya kesadaran untuk melaksanakan kurban bagi orang yang mampu. “Jumlahnya meningkat mencapai 61 ekor, padahal itu belum data secara keseluruhan hingga pelaksanaan kurban nanti,” katanya. Selain melakukan pendataan jumlah hewan kurban, lanjut Jawani, Kemenag bekerja sama dengan Dinas Kesehatan melalui Dokter Hewan, Panitia Hari Besar Islam Kota Singkawang juga melaksanakan pengecekan kepada hewan yang akan dikurbankan. “Pemantauan terkait kesehatan

hewan kurban juga telah kita laksanakan,” katanya. Kebanyakan, lanjut Jawani, hewan kurban yang ada, berasal dari para petani ternak di kota ini, diantaranya dari daerah Semelagi, Setapuk, Roban, Marhaban serta Condong. Artinya ini juga bisa menjadi peluang bisnis bagi masyarakat dimana setiap tahunnya kebutuhan hewan kurban terus mengalami peningkatan. Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, dikatakan Jawani, kebanyakan akan dilangsungkan pada Sabtu atau minggu. Lantaran di hari Raya Idul Adha, yang bertepatan dengan hari Jumat sehingga umat muslim akan melaksanakan Solat Jum’at. (fah)

SINGKAWANG- Petugas dari Kepolisian, Pol PP, Dinas Perhubungan dan Disperindag kota Singkawang, akan stand by di setiap SPBU sejak 1 November nanti, hal ini dalam rangka pengawasan penerapan penggunaan kartu kendali BBM bagi kendaraan umum. “Kita akan turun langsung ke SPBU, bersama instansi terkait lainnya untuk mengawasi penerapan Kartu Kendali BBM sejak 1 November nanti,” kata Kepala Seksi Angkutan Darat Dishubkominfo Kota Singkawang, Heri Sutrisno, Rabu (24/10) kepada wartawan. Menurut Heri Sutrisno, sosialisasi atau pemberitahuan kepada masyarakat, pengusaha armada telah dilaksanakan dengan maksimal, termasuk juga dengan mengumumkan dengan mobil keliling ke setiap SPBU di kota ini. Sehingga dalam rangka pengawasan terkait kebijakan tersebut akan dilakukan. “Petugas yang turun ke seluruh SPBU di Kota Singkawang, nantinya juga akan mengecek kepada mobil angkutan yang sedang antri BBM, jika belum memiliki Kartu Kendali dipersilahkan keluar dari antrian karena percuma dan akan disarankan untuk mengurus terlebih dahulu,” katanya. Saatdikonfirmasimengenaijumlahpemilikarmadayang telahmengurusKartuKendali,dikatakanHeri,hinggahariini telah mencapai 60, yakni yang 40 liter (kartu Kendali warna kuning) dan 80 liter (kartu warna merah) “Sementara untuk yang roda enam ke atas maksimal 120 liter (kartu warna hijau), sesuai keputusan rapat akan dipindahkan ke angkutan rute Singkawang – Sintang dan ke atas. bagi yang belum mengurus, masih ada jangka waktu yakni hingga 31 Oktober mendatang, termasuk bagi yang plat luar Singkawang, dipersilahkan mengurus kartu kendali (maksimal 20 liter) atau disarankan diubah menjadi plat Singkawang agar mendapatkan jatah seperti yang lainnya,” katanya. Mengenai jumlah armada yang ada di Singkawang, dikatakan Heri, diperkirakan mencapai 800 unit. Namun diantaranya diperkirakan banyak yang sudah mati baik KIR maupun kelengkapan lainnya. Sehingga tidak bisa mengurus Kartu Kendali. “Kan yang bisa mengurus adalah kendaraan yang hidup atau masih berlaku surat-surat kelengkapannya,” katanya. Namun untuk berapa jumlah Kartu Kendali yang disediakan, lanjut Heri, pihaknya telah berkoordinasi dengan SPBU. Dimana itu semua menyesuaikan dari SPBU. “Pihak SPBU yang menentukan berapa bisa melayani kendaraan umum dengan kartu kendali, tetapi rata-rata 70 unit untuk kartu warna merah (roda enam), kemudian antara 40 sampai 60 unit untuk kartu kendali warna kuning,” katanya. (fah)

Awas Pencurian Rumah Kosong IKLAN Biro SINGKAWANG

(0562) 631912 08125713422

SINGKAWANG- Tiga tersangka pelaku aksi pencurian dengan pemberatan (curat) berinisial Ju alias Jdl, As alias Iz dan Mu alias Tmg berhasil diringkusjajaranReskrimPolres Singkawang, dua diantaranya ditangkap saat sedang santai sambil tidur-tiduran di sebuah kos di sekitar Terminal Bengkayang. Kapolres Singkawang, AKBP Prianto melalui Kasatreskrim, AKP Isbullah menceritakan penangkapan tersangka tersebut, berawal dari penangkapan Saf, yang merupakan tersangka pencuritimbangan yangkemudian dikembangkan. “Saf saat itu mengaku yang mencuri timbangan Iz, dari keteranganinidikembangkansehingga didapatilah nama-nama

tersebut,” kata Isbullah, Selasa (23/10) di ruang kerjanya. Setelah melakukan pengintaian dan penyelidikan, lanjut Kasatreskrim, pada Minggu (21/10) malam, ada informasi bahwa ke tiga pelaku (Ju alias Jdl, As alias Iz dan Mu alias Tmg) sedang singgah di sebuah kos sekitar Terminal Bengkayang, untuk selanjutnya berdasarkan keterangan akan ke Pontianak dan Sambas. “Dari informasi itulah akhirnya kita bekuk tiga tersangka, mereka sedang baring-baring (tidur-tiduran)dikamarsebuah kos, waktu penggerebekan ada lima orang ditempat itu diantaranya adalah seorang perempuan,” katanya. Tanpaadaperlawanan,lanjut Isbullah,ketiganyadigelandang

ke Mapolres untuk dimintai keterangan. Dari sinilah, ternyata dari pelaku yang ditangkap diantaranya merupakan pelaku pencurian sebuah rumah Di Jalan Siaga, Gang Bersama 4, Kelurahan Roban Singkawang Tengah, yang sedang ditinggal pergi pemiliknya. “Pencurian sendiri terjadi pada 16 September 2012, dimana rumah itu ditinggal pemiliknya bekerja, sehingga baru satu minggu setelahnya ketahuan kalau di bobol maling,” katanya. Saat itu, lanjutnya, pemilik rumah mengaku kehilangan televisi warna hitam, kompor gas, panci tiga, dan timbangan, yang sekarang menjadi Bahan Bukti yang diamankan. (fah)


SAMBAS

20

Pontianak Post

Kamis

25 Oktober 2012

Komite Penghapusan Pekerja Anak Terbentuk SAMBAS – Sebagai wujud perhatian Pemkab Sambas terhadap nasib anak-anak di Kabupaten Sambas, dibentuklah komite penghapusan bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk anak di Kabupaten Sambas. Komite ini pun sudah dikukuhkan melalui SK Bupati Nomor 355 tahun 2012. Intinya komite ini berfungsi melayani dan mengkampanyekan anti pekerja anak dibawah umur. Hal tersebut dipaparkan asisten II Setda Pemkab Sambas, Chifni, mewakili Bupati Sambas, saat membuka rapat kerja membahasa tugas dan fungsi komite penghapusan bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk di Kabupaten Sambas di Aula Dinsosnakertrans, Rabu (24/10). Intinya, Chifni mengingatkan

bahwa sangat dilarang melibatkan dan mempekerjakan anak pada bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk anak. Hal ini, menurut dia, diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 pasal 74 ayat 1, yang berbunyi siapa saja dilarang mempekerjakan dan melibatkan anak-anak pada pekerjaan terburuk. “Artinya larangan ini berlaku pada siapa saja, tidak hanya perusahaan, akan tetapi berlaku juga untuk orang tua, perantara/calo, atau pihak-pihak lain,” tegasnya. Dalam komite ini, bertindak sebagai pelindung yakni Bupati Sambas, pengarah (Sekda Sambas), dan ketua (Asisten II Setda), dan seluruh SKPD adalah anggota, termasuk instansi vertikal.

TERIGAS

Siap Mewadahi Mahasiswa SEIRINGberkembangnyakepedulianakan pentingnya pendidikan, maka dari itu minat serta kemampuan seseorang untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi semakin tahunsemakinmeningkat.Initerbuktidengan bertambahnyajumlahmahasiswaKabupaten Sambasyangmelanjutkankeperguruantinggi, baikyangdiKalbarmaupundiluarprovinsiini seperti di Pulau Jawa. “Maka dari itu kami dari Komunitas Mahasiswa dan Pemuda Kabupaten Sambas (KOMPAS) siap menjadi wadah Mahasiswa asal Kabupaten Sambas yang melanjutkan studi di Malang, yang nantinya berfungsi sebagai wadah silaturahmi dan pemersatu, sehingga terciptanya rasa persatuan dan kekeluargaan sesama mahasiswa asal Kabupaten Sambas di Malang dan serta bertujuan untuk mengembangkan kreativitas, kualitas akademis dalam menjalankan program kerja yang sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ungkap Sabdi, ketua Umum KOMPAS. Sementara menurut Wahyu, ketua Devisi PendidikanKOMPAS,walaupunkeberadaan mereka masih baru serta banyak mengalami rintanganolehsekelompokyangtidakmenginginkan berdirinya organisasi ini. (har)

Di tempat sama, kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Sambas, Arsyad, menjelaskan mengenai jenis-jenis pekerjaan terburuk untuk anak. Hal yang dimaksud dia seperti dijadikan pelacur, bekerja di pertambangan, bekerja penyelam mutiara, bekerja di sektor konstruksi, bekerjadijeremal,pemulungsampah, pekerjaan dalam kegiatan menggunakan bahan peledak, kimia, industri, perkebunan, pengolahan kayu, bekerja di jalan, maupun pembantu rumah tangga. Arsyad menambahkan bahwa dampak dari mempekerjakan anak di bawah umur sangat negatif. Di antaranya, menurut dia, tidak memiliki waktu luang bermain, tidak

sempat sekolah atau belajar, proses pertumbuhan anak terganggu, dapat mengganggu kesehatan fisik dan mental anak, rasa rendah diri alias kurang percaya diri pada anak dalam pergaulan, anak rentan pada kecelakaan kerja, perlakuan diskriminatif, serta rentan terhadapap kekerasan, ekploitasi, maupun penganiayaan. “Dan yang juga perlu jadi perhatian adalah jika anak di bawah umur dipekerjakan, maka akan menciptakan generasi miskin. Artinya pekerja anak akan melahirkan pekerja anak pula dan seterusnya,” jelasnya. Ia meminta agar seluruh orang tua, instansi terkait, perusahaan terkait, agar samasama memberikan imbauan untuk tak mempekerjakan anak di bawah umur. (har)

HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

RAPAT KERJA: Asisten II Setda Pemkab Sambas H Chifni didampingi Kepala Dinsosnakertrans Arsyad, saat rapat kerja komite penghapusan bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk anak di Kabupaten Sambas, bersama lintas sektoral, ormas, serta perwakilan perusahaan, kemarin (24/10).

Wujudkan Pelayanan Prima, Anti KKN dan Kekerasan

HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

BERI BINGKISAN: Tampak Kapolres Sambas AKBP Pahala HM Panjaitan menyerahkan bingkisan penghargaan kepada anggota Bhayangkari pada Peringatan Hari Gerak Satuan Bhayangkari di Aula Mapolres, kemarin.

SAMBAS – Anggota Bhayangkari Polres Sambas terus berkomitmen mendukung program kerja Polri dalam mewujudkan pelayanan prima anti KKN dan anti kekerasan. Hal ini diungkapkan ketua Bhayangkari Polres Sambas, Ny Maya Pahala HM Panjaitan, saat menggelar Hari Gerak Kesatuan Bhayangkari di Aula Mapolres Sambas, Rabu (24/10). “Sebagai istri polisi, kami sangat mendukung program Polri dalam rangka peningkatan pelayanan polisi kepada masyarakat yang anti KKN dan anti kekerasan,” ungkap Maya kepada koran ini, kemarin. Sebagai anggota Bhayangkari, kata dia, mereka telah diberi amanah untuk memberikan dukungan moril tak henti-henti

kepada suami yang bertugas sebagai pengayom, pelindung masyarakat, serta karier suami dalam korps Bhayangkara. “Ibu-ibu Bhayangkari ini memiliki peran penting dalam menunjang karier suami, sebagai tempat diskusi sekaligus tumpuan mengurus rumah tangga di kala suami menjalankan tugas negara,” jelasnya. Sementara itu, Kapolres Sambas AKBP Pahala HM Panjaitan, mengungkapkan bahwa keberadaan Bhayangkari sangat penting. “Tanpa mereka, kami tidak ada apaapanya. Karena untuk membentuk polisi yang handal dan profesional dibutuhkan dukungan, motivasi, serta ketenangan, dan itu dimulai dari keluarga,” ungkap-

nya. Bagaimanapun, kata dia, polisi juga manusia, sama halnya dengan orang lainnya yang memiliki profesi, di mana dukungan istri sangat penting dalam menunjang karier suami. “Jadi, semua orang memiliki peran penting dengan masing-masing fungsinya dan kami bersyukur para anggota Bhayangkari mendukung tiap tugas yang dijalankan suami,” katanya. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres dan Ketua Bhayangkari menyerahkan penghargaan kepada mantan anggota Bhayangkari, maupun anggota Bhayangkari yang senantias aktif dan terus meningkatkan kinerja organisasi baik internal maupun eksternal. (har)

Gedung Wanita Sekura Telah Dijual TELUK KERAMAT – Gedung Wanita Sekura kini tinggal kenangan. Bangunan yang sejak tahun 1961 – 1962 tersebut digalang dari anggaran pembangunan

masyarakat, hingga mendatangkan artis Mike Wijaya dan Dicky Zulkarnaen ketika itu, sehingga berhasil membeli tanah dan mendirikan gedung. Bahkan sebagian

pembelian tanah Pemkab Sambas kala itu berpusat di Singkawang, ikut menyumbang. Namun kini gedung tersebut terjual ke pihak ketiga. “Banyak warga mempertanyakan penjualan gedung wanita ini yang dilakukan sekitar tanggal 22 Mei silam, dengan harga ganti rugi Rp300 juga. Meskipun ada indikasi harga jual jauh di atas nilai tertulis yakni Rp800 juta,” ungkap salah satu warga M Tamimi kepada koran ini di Sekura, Senin (22/10). Awalnya dia sama sekali tak menyangka, namun berakhir prahara. Tamimi memperlihatkan sejumlah bukti, termasuk surat pernyataan jual tanah. “Bagaimana mungkin tanah dan gedung wanita yang dulunya gotong royong bersama warga mendirikan Gedung Wanita, lalu tanpa ada musyawarah besar, kini gedung ini terjual?” sesalnya. Iamengakusudahbeberapakalimeikutipertemuan dengan warga. Alhasil, pihak pengurus Gedung Wanita tetap dengan pendiriannya atas penjualan gedung yang berlokasi di Jalan Kesehatan Desa Sekura, Teluk Keramat tersebut. Bahkan, diakui dia bahwa penjualan Gedung Wanita tersebut diketahui oleh Kades Sekura. Sementara itu, dari salah satu warga, Wisno, yang mengroscek ke Zahrah, selaku panitia Gedung Wanita Sekura, terkait alasan penjualan gedung tersebut, beralasan karena gedung sudah reot, kemudian rumput di halaman gedung sudah meninggi, maka mereka menjualnya. Alasan ini, kata Wisno, awalnya disampaikan Hj Suteh ke Zahra selaku pengurus Gedung Wanita Sekura. Dengan alasan inilah, ditambahkan Wisno, pihak pengurus gedung kemudian menjual gedung tersebut.

HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

GEDUNG WANITA: M Tamimi memperlihatkan foto Gedung Wanita Sekura yang kini sudah kepemilikannya berpindah tangan kepada pihak ketiga.

“Saya dan sebagian masyarakat menyesalkan kejadian ini, karena seharusnya gedung ini menjadi aset beharga bagi kaum ibu-ibu di Sekura jika ada kegiatan keramaian,” katanya. Oleh sebab itu, kata dia, penjualan Gedung Wanita Sekura ini harus menjadi perhatian serius pihak terkait. (har)


KETAPANG

Pontianak Post Kamis 25 Oktober 2012

POTRET

Harapkan Pemerataan Pembangunan AGAR pembangunan di Ketapang semain maju dan merata, diharapakan adanya partisipasi masyarakat dalam hal mendorong kemajuan pembangunan di Tanah Kayong. Demikian dikatakan Wakil Bupati (Wabup) Ketapang, Boyman Harun. “Saya kepingin ada masyarakat yang mengkritik pekerjaanpekerjaan saya. Kalau ada yang mengkritik saya, saya terbuka, selama kritik itu membangun,” ungkap Boyman. Berbagai hal mengenai pembangunan Kabupaten Ketapang disampaikan Boyman secara terbuka. Misalnya saja jalan Ketapang – Kendawangan, yang menurut dia, sampai saat ini kerap mengalami kerusakan. Padahal, diakui dia, Kendawangan sendiri telah diprogramkan sebagai daerah industri.“Bagaimana daerah industrinya mau terwujud, kalau sarana transportasinya juga tidak lancar, jalannya rusak terus?” katanya. Tidak hanya mengenai jalan Ketapang – Kendawangan, Boyman juga menyinggung tentang kondisi jalan Pelang – Tumbang Titi yang setiap tahun selalu menjadi masalah. Sebagai putra daerah Ketapang, Boyman berharap agar ke depan, ingin melihat pembangunan di Ketapang semakin maju dan merata. Dia juga berharap agar sarana transportasi jalan di Ketapang mulus ke semua kecamatan. Dia yakin dengan lancarnya arus transportasi jalan, maka kesejahteraan masyarakat pun akan meningkat. “Faktor utama peningkatan kesejahteraan perekonomian masyarakat adalah lancarnya sarana arus transportasi ini. Meskipun telah berkembangnya pembangunan perkebunan dan pertambangan serta sektor-sektor lain di Ketapang, namun jika tidak didukung lancarnya fasilitas sarana transportasi, tidak akan bisa menjamin keberhasilan pembangunan di sektor-sektor itu sendiri,” pungkasnya. (ash)

ALE-ALE

Reorganisasi DAD Delta Pawan PERKUMPULAN masyarakat adat Dayak di Kota Ketapang melakukan musyawarah adat luar biasa (mubeslub) membentuk kepengurusan Dewan Adat Dayak (DAD) Delta Pawan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kolam Tegenang Jalan Betuah Kelurahan Muliabaru Ketapang, akhir pekan lalu. Peserta yang hadir terdiri dari sembilan akaran sungai dan dua perkumpulan, antara lain Ayung Sekadau Pakomoatu, Dayak Kamayatu, Dayak Kandayatan Kabupaten Ketapang, Keluarga Besar Dayak Pesaguan , Perkumpulan Masyarakat Sungai Jelai dan Kendawangan, Perkumpulan Masyarakat Kayong Gerunggang, Perkumpulan Yang Krio, Perkumpulan Masyarakat Randau Jekak, Perkumpulan Masyarakat Tolak Sekayu, Perkumpulan Dayak Sei Laur, Keluarga Kualan Semandan, dan Perkumpulan Dayak Simpang. Ketua DAD terpilih, L Sikat Gudag, mengatakan bahwa pemilihan kepengurusan DAD Delta Pawan dilakukan untuk memperbaiki citra organisasi DAD Ketapang, yang menurutnya, telah terjadi penyimpangan. “Hasil Mubeslub DAD Kecamatan Delta Pawan ini akan dilaporkan ke pengurus DAD Kabupaten dan Provinsi Kalbar dan instansi terkait,” katanya. Sikat juga menjelaskan pengurus DAD Kecamatan Delta Pawan akan melakukan rapat kerja melengkapi struktur kepengurusan, seperti seksi-seksi dan pengurus fungsionaris yang disebut dengan demong. “Akan kita mintakan kepada perwakilan sembilan akaran untuk mengisi formasi tersebut,” ucap Sikat. (ash)

21

Jelang Iduladha, Pemkab Sidak Pusat Perbelanjaan

Barang Kedaluwarsa, Konsumen Diminta Teliti KETAPANG – Setelah inspeksi mendadak (sidak) ke Kecamatan Sandai dan Nanga Tayap pada 18 – 21 Oktober lalu, serta Kecamatan Delta Pawan, 23 Oktober, kembali Tim Pengawas Produk Pangan melakukan hal serupa di Kecamatan Matan Hilir Selatan, kemarin (24/10). Inspeksi tersebut juga dibagi dalam dua kelompok. Mereka menyisir sejumlah ruko-ruko yang ada, untuk mengecek dan menemukan barang-barang kedaluwarsa. Satu persatu ruko didatangi. Kedatangan tim ini didukung kerjasama para pemilik ruko. Mereka sangat sependapat jika dilakukan pengecekan dalam mengantisipasi barangbarang kedaluwarsa. “Kalau ada barang yang sudah melewati batas layak konsumsi, kami pun tidak berani untuk jualnya, pasti tidak laku,” kata seorang pemilik ruko di Matan Hilir Selatan. Mereka mendukung dilakukan pengecekan seperti ini, karena dapat mengantisipasi bahaya yang ditimbulkan. Terutama, makanan yang disenangi anak-anak. Apalagi, anak-anak, tidak jarang, begitu kurang memperhatikan tanggal batas waktu layak konsumsi sebuah produk. Adanya sidak yang dilakukan tim gabungan menjelang Iduladha 1432 H/2012 ini, menindaklanjuti Surat Bupati Ketapang Nomor: 500/2310/Ekon-B tanggal 5 Oktober 2012. Inspeksi mendadak selama satu pekan

ISTIMEWA

DIMUSNAHKAN: Tampak Tim Pengawas Produk Pangan memusnahkan salah satu produk tak layak jual yang ditemukan mereka. Masih ada pertokoan di kabupaten ini yang ternyata menjual produk-produk kedaluwarsa.

terakhir tersebut tujuannya mengantisipasi beredarnya barang kedaluwarsa, tidak terdaftar di BPOM, pengecekan merk ML/ MD, label halal, kosmetik tidak sesuai standar, dan ketersediaan sapi potong dan ayam. Pentingnya antisipasi barangbarang kedaluwarsa tersebut, menurut asisten II Setda Pemkab Ketapang, Gurdani Achmad, sebagai sesuatu yang hendaknya dilakukan secara rutin. Upaya pengawasan yang dilakukan tim gabungan, menurutnya, bertujuan sebagai langkah per-

lindungan terhadap konsumen. “Konsumen harus benar-benar mengawasi barang yang akan dibeli. Perhatikan tanggal penggunaanya, apakah masih layak atau sudah kedaluwarsa?” kata Gurdani. Dalam sidak di dalam Kota Ketapang, sehari sebelumnya, sejumlah produk pangan yang ditemukan telah kedaluwarsa langsung dimusnahkan tim. Pemusnahan barang sudah kedaluwarsa tersebut juga disaksikan para pemilik pusat perbelanjaan. Dalam sidak yang

dilakukan pada saat itu, Tim Pengawasan Peredaran Produk Pangan Menjelang Iduladha 1432 H, dibagi dalam dua kelompok. Setelah melakukan koordinasi di Bagian Perekonomian Setda Pemkab Ketapang, kedua tim tersebut langsung menuju sasaran yang telah ditentukan. Satu tim pengawasan di bawah koordinator staf Ahli Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan, M Torhan, melakukan pengawasan di sekitar Pasar Rangge sentap dan pertokoan di Matan Hilir

Selatan. Sedangkan satu tim di bawah koordinator Gurdani Achmad, asisten II Setda Pemkab Ketapang, langsung menuju sejumlah pusat pembelanjaan yang ada di Kota Ketapang. Keberadaan tim ini, dalam rangka mengantisipasi beredarnya barang kedaluwarsa, tidak terdaftar di BPOM, pengecekan merk ML/ MD, label halal, kosmetik tidak sesuai standar, dan ketersediaan sapi potong dan ayam. Dari sidak di pusat pembelanjaan, ternyata masih ditemukan sejumlah produk, di antaranya sudah kedaluwarsa dan hampir habis masa layak konsumsi. Barang yang ditemukan tersebut langsung disampaikan ke pemiliknya, untuk tidak dijual lagi. Sedangkan yang sudah habis masa berlakunya, langsung dimusnahkan sebagai langkah perlindungan terhadap konsumen. Tim Pengawasan Peredaran Produk Pangan Menjelang Iduladha ini, terdiri dari Polres Ketapang, Pol PP, Dinas Koperasi, Dinas Kesehatan, Bagian Perekonomian Setda, Bagian Humas Setda, Dinas Pertanian dan Peternakan, Bagian Umum Setda, Kementerian Agama, dan Bagian Hukum Setda. Untuk kebutuhan Idul Adha, ketersediaan produk pangan diyakini mereka dalam kondisi stabil, termasuk ketersediaan sapi dan ayam yang dalam keadaan normal. (ash/ads)

Asah Bakat dan Minat Anak sejak Usia Dini KETAPANG – Anak-anak balita cenderung senang bergerak. Seringkali, kita lihat si kecil gemar menirukan gerakan silat dari tokoh favorit mereka. Daripada menendang, melompat, dan meninju tak tentu arahnya, sehingga berisiko cidera, ada baiknya bakat dan minat anak disalurkan sejak dini. Menyalurkan minat dan bakat positif yang dimiliki anak sejak dini, dilakukan pasangan Bagus dan Winda.

Sang buah hati yang bernama Angela Quinsha Tantri (3 tahun), sudah terlihat bergabung dalam latihan taekwondo di Lapangan Mapolres Ketapang. Walaupun masih balita, tentu saja Angela, tidak latihan seperti halnya taekwondoin lainnya. Latihan dasar taekwondo untuk balita, seperti latihan menendang serta m e n a n g k i s, m e r u p a k a n jurus yang masih aman.

Melalui taekwondo, balita dapat bersikap waspada, belajar disiplin, percaya diri, bersosialisasi, dan belajar mematuhi instruksi. Sebagai orang tua, pasangan Bagus dan Winda berharap talenta yang dimiliki anaknya sejak dini bisa terasah. Jika bakat dan minat terus terasah, tidak menutup kemungkinan suatu saat bisa menjadi atlet unggulan sesuai dengan bakat dan minatnya. (PK)

ISTIMEWA

TAEKWONDO: Angela Quinsha Tantri, 3, memulai latihan taekwondo di lapangan Mapolres Ketapang.


kayong utara

22

Pontianak Post Kamis 25 Oktober 2012

DKP Sosialisasi Pengendalian Nelayan Andon

Boleh Beroperasi di Atas 4 Mil dari Daratan SATAI – Republik Indonesia merupakan negara kepulauan bukan berstatus negara daratan, sebagaimana kebanyakan negara-negara di Benua Asia. Status negara kepulauan seperti ini, tentu saja memiliki aturan khusus yang diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Demikian juga Indonesia memiliki aturan nelayan Andon yang dilindungi hukum, namun memiliki aturan ketat dalam beroperasinya. Agar tidak terjadi kesalahpahaman oleh warga nelayan di Kabupaten Kayong Utara, khususnya di Kecamatan Pulau Maya, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kayong Utara menggelar sosialisasi tentang nelayan Andon di Gedung Pertemuan Kecamatan Pulau Maya, Rabu (17/10) lalu. Kegiatan itu sendiri dihadiri nelayan Desa Tanjung Satai dan Kemboja, Penjabat (Pj) Camat Pulau Maya, Danramil, dan tamu undangan lainnya. Kamarudin, kepala Bidang (Kabid) Kelautan DKP Kabupaten Kayong

Utara mengungkapkan bahwa nelayan Andon telah diatur berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) Kelautan dan Perikanan RI Nomor 13 Tahun 2004 tentang Pedoman Pengendalian Nelayan Andon dalam Rangka Pengelolaan Sumberdaya Ikan. Pada pasal 1 ayat 2, nelayan Andon adalah nelayan yang melakukan kegiatan penangkapan ikan di laut, dengan menggunakan kapal perikanan, berukuran tidak lebih dari 30 gross tonnage (GT) atau mesinnya berkekuatan tidak lebih dari 90 daya kuda (DK), dengan daerah penangkapan yang berubahubah atau berpindah-pindah, sehingga nelayan itu berpangkalan atau berbasis sementara waktu atau waktu yang relatif lama di pelabuhan perikanan di luar daerah nelayan itu. “Jadi nelayan dari Kalimantan Selatan yang menangkap di perairan Kalimantan Barat disebut nelayan Andon. Demikian juga sebaliknya, kalau nelayan dari Kalimantan Barat

melakukan penangkapan ikan di perairan provinsi lain, (juga) disebut nelayan Andon,” papar Kama, sapaan akrabnya. Mengutip pasal 3, sambungnya, setiap nelayan Andon yang akan melakukan kegiatan penangkapan ikan di wilayah pengelolaan perikanan Indonesia, wajib terlebih dahulu memiliki izin. Seperti izin usaha perikanan (IUP) yang harus dimiliki perusahaan perikanan, untuk melakukan usaha perikanan dengan menggunakan sarana produksi yang tercantum di izin itu. Kemudian, ditambahkan dia, harus memiliki surat penangkapan ikan (SPI) yang merupakan bagian tak terpisahkan dari IUP. “Kewajiban dan hak nelayan Andon diatur di pasal 10, berkewajiban melaporkan kedatangannya ke instansi kelautan di tempat melakukan penangkapan. Melaporkan ikan hasil tangkapannya, mematuhi adatistiadat setempat dan ketentuan peraturan perundang-undangan

di daerah yang didatangi, serta menjaga hubungan baik dengan nelayan setempat,” tuturnya. Ditegaskannya bahwa nelayan Andon berhak mendapatkan pelayanan yang sama dengan nelayan setempat. “Kemudian mendapatkan bimbingan teknis dari dinas (DKP) provinsi dan kabupaten maupun kota setempat atau dari daerah asal nelayan Andon. Memang nelayan Andon ini dilindungi hukum juga karena negara kita ini kepulauan. Namun nelayan Andon yang beroperasi di perairan Kayong Utara, hanya boleh beroperasi di atas 4 mil dari daratan atau pulau terluar kita,” ucapnya. Kama menjelaskan bahwa pada pertemuan tersebut, warga nelayan Pulau Maya juga meminta kepada DKP untuk melakukan terobosan-terobosan supaya dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan Pulau Maya. “Kita apresiasi usul nelayan Pulau Maya untuk dibahas di DKP KKU,” ujarnya. (mik)

M SURIMIK UNTUK PONTIANAK POST

SOSIALISASI ANDON: Kabid Kelautan DKP Kabupaten Kayong Utara Kamarudin saat memaparkan pedoman dan pengendalian nelayan Andon di Gedung Pertemuan Kecamatan Pulau Maya, Rabu (17/10) lalu.

Dunia Pendidikan Dusun Besar Naik Signifikan SATAI – Berdirinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara ternyata membawa angin segar bagi berkembangnya dunia pendidikan, khususnya di Desa Dusun Besar, Pulau Maya. Saat ini, ada tiga sekolah dasar negeri (SDN), satu sekolah menengah pertama negeri (SMPN), dan satu sekolah menengah negeri (SMAN) di sana. “Di desa Dusun Besar terdapat enam dusun, rinciannya Dusun Selatan Jaya 1, Selatan Jaya 2, Selatan Jaya 3, Budi Nelayan, Mulia Usaha, dan Mulia Tani. Angkat putus sekolah di

enam dusun di Desa Dusun Besar berhasil ditekan selaras dengan bergulirnya program pendidikan gratis dan kesehatan gratis saat ini,” ungkap Bukhori, mantan Kepala Desa (Kades) Dusun Besar masa khidmat 2006 – 2012, kemarin (23/10). Dikatakannya, saat dia masih menjabat sebagai Kades Dusun Besar, hanya berdiri SDN 05 Dusun Besar. Melihat respon yang besar terhadap dunia pendidikan di Kayong Utara, akhirnya dibangun SDN 16 Dusun Besar di tahun 2010. Sedangkan saat ini sedang dibangun SDN 18

Dusun Besar. “Alasan pembangunan SDN 18 Dusun Besar dikarenakan jumlah muridnya yang membeludak mencapai 600 siswa. Untuk efektivitas pembelajaran dalam satu kelas, akhirnya ditambah satu gedung SD lagi, yaitu SDN 18 Dusun Besar yang sedang dibangun,” papar figur yang kini berpolitik dan menjadi Wakil Ketua I DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kayong Utara ini. Sedangkan untuk SMP, sambungnya, saat ini hanya ada SMPN 02 Dusun Besar yang dibangun tahun 2000. Kemudian untuk

SMA, dia menambahkan, terdapat satu SMAN 1 Pulau Maya yang dibangun tahun 2010. “Sebenarnya SMAN 1 Pulau Maya akan dibangun di ibukota kecamatan Pulau Maya, tepatnya di Desa Tanjung Satai. Akan tetapi, kami warga desa Dusun Besar, menghadap ke Bupati H Hildi Hamid dan Kepala Dinas Pendidikan KKU Dra Hilaria Yusnani, kalau SMAN itu lebih layak di Desa Dusun Besar. Alasannya, tidak melanjutkan sekolah dari murid-murid lulusan SMP cukup besar karena budaya pernikahan dini. Akhirnya dis-

etujui dan SMAN 1 Pulau Maya diletakkan di Desa Dusun Besar,” kenang Bukhori yang istrinya menjadi bidan Poliklinik Desa (Polindes) Dusun Besar yang berada di bawah Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara tersebut. Selain menggeliatnya pembangunan sekolah-sekolah formal di Desa Dusun Besar yang memiliki 4 ribu jiwa lebih tersebut, ternyata juga terdapat sekolah informal, yaitu sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Maya Lestari. “Perkembangan pesat dunia pendidikan di Dusun Besar ini

karena peran aktif semua pihak, salah satunya karena komitmen Bupati H Hildi Hamid dalam memperkuat dunia pendidikan warga kepulauan khususnya, dan Kayong Utara pada umumnya. Diharapkan juga penguatan dunia pendidikan di desa Dusun Besar khususnya dan Kayong Utara pada umumnya, dapat membuahkan sumber daya manusia (SDM) andalan. Sekaligus penjagaan regenerasi SDM KKU dalam mendukung percepatan pembangunan kawasan,” yakinnya. Selain program pendidikan

Pemkab Kayong Utara yang berhasil signifikan, dia juga mengungkapkan bagaimana program kesehatan gratis yang berdaya guna, di mana warga Desa Dusun Besar mengakui kalau program kesehatan Pemkab Kayong Utara menjadikan semangat masyarakat dalam menjaga kesehatan, serta lingkungan yang baik di berbagai hunian warga. “Kita harapkan program pendidikan dan kesehatan Pemkab Kayong Utara, khususnya dalam mendukung SDM Kayong Utara yang berkualitas dapat dilanjutkan,” pinta Bukhori. (mik)


Pontianak Post

SANGGAU

Kamis 25 Oktober 2012

23

Perempuan Perbatasan Harus Lebih Maju BALKAR- Salah satu yang menjadi hambatan bagi kaum perempuan untuk lebih maju adalah jika derajat kaum hawa ini dianggap lebih rendah daripada kaum lelaki. Untuk itu, undang - undang mengamanatkan agar ada pengalokasian dana untuk pembangunan pemberdayaan perempuan.Demikian beberapa hal yang disampaikan oleh Endang Rosmiati tokoh perempuan Sekayam kemarin. Menurutnya, ada beberapa

pola pikir dalam melihat kaum perempuan. Pertama, perempuan mempunyai hak dan kewajiban yang sama dengan kaum laki-laki dalam pembangunan. Perempuan harus dilihat sebagai aset dan potensi, bukan dianggap sebagai beban dan hambatan. Perempuan memiliki sifatsifat khusus yang jarang dimiliki oleh kaum laki-laki sehingga sifat-sifat khusus tersebut merupakan aset perempuan

yaitu perempuan lebih teliti, terampil, sabar dan lebih suka berkorban dibanding laki-laki. Oleh sebab itu, jika perempuan memiliki kemampuan untuk mencari nafkah maka penghasilannya akan diutamakan untuk kesejahteraan keluarga. Pola pikir kedua, jumlah perempuan di Indonesia adalah melebihi setengah dari total populasi di Indonesia. Dari jumlah perempuan yang sangat besar tersebut, set-

Infrastruktur Minim Sambungan dari halaman 17

Selain itu, khusus bagi daerah terpencil dan pelosok perbatasan, sarana penunjang vital bagi pembagunan daerah seperti infrastruktur jalan sangat berpengarus terhadap kehidupan sosial masyarakat setempat.

“Bahwa dampak ganda dari tidak tersedianya infrastruktur jalan bagi dunia pendidikan ini sagat terasa bagi warga perbatasan,” kata Pinjamin. Kualitas SDM lulusan tingkat SD, SMP hingga SMA, sangat rendah sehingga sulit bersaing saat penjaringan tenaga kerja.

Bahkan yang lebih parah lagi, para anak didik lulusan sekolah dari daerah perbatasan, sangat sulit masuk kwalifikasi tes pendaftaran ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi di kota, baik tingkat SMA Negeri maupun perguruan tinggi negeri di Pontianak. (ags)

iyd disambut antusias oleh warga masyarakat kabupaten sanggau hal tersebut meskipun gerimis namun masyarakat tetap memadati sepanjang jalan dimana rute pawai tersebut dilaksanakan. Usai pawai budaya para peserta IYD bersama para umat katolik setempat mengikuti misa bersama, dimana Tujuh Uskup dan 75 Imam telah membuka Misa Perayaaan Indonesian Youth Day 2012. Indonesian Youth Day (IYD) 2012, dibuka langsung oleh Ketua Konfrensi Wali Gereja Indonesia (KWI), Mgr. Martius D. Situmorang di Mega Tenda Gereja Katedral Keuskupan Sanggau dengan ditandainya pemukulan Kentongan yang terbuat dari bambu besar usai tarian kolosal. Dalam sambutannya, Martius mengatakan

dilaksanakannya IYD 2012 ini dapat dijadikan sarana dan kesempatan untuk menhargai harga diri, harkat dan martabat Gereja Khatolik. “Kepada mu kaum muda, kami titipkan Gereja. Sekarang ini dan di masa depan, anda adalah bagian yang tak terpisahkan,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Panitia IYD, Paolus Hadi mengatakan peserta yang mengikuti IYD sekitar 1914 orang dari 35 Keuskupan dengan total 37 Keuskupan. Kegiatan IYD mulai dilaksanakan sejak tanggal 20 Oktober 2012. Namun setelah tiga hari peserta mengikuti Live In yang tersebar di paroki-paroki di tiga Keuskupan, yaitu Kauskupan Agung Pontianak, Keuskupan Sintang dan Keuskupan Sanggau. (sgg)

secara persis, apakah apakah APBD Perubahan 2012 ini sudah mengakomodir. “Syukur jika sudah, tapi kalau belum, memang agak merepotkan,” katanya.Hasan Karman juga menyebutkan, mengenai apa yang diumumkan Pemerintah Pusat yang cukup mendadak terkait kebijakan ini. “Adanya pengurangan subsidi secara

bertahap dan drastis, memang harus segera disiasati dalam batas-batas yang dibenarkan ketentuan,” katanya. Mengenai apakah dalam APBD Perubahan telah diakomodir, ketika dikonfirmasi, Ketua DPRD Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban.(fah)

2 Ribu Peserta Sambungan dari halaman 17

serta yang ada di Kalimantan Barat dan Nasional. Pelaksanaan pawai budaya digelar dari halaman Kantor Bupati Sanggau menuju komplek mega tenda Gereja Katedral Keuskupan Sanggau pada pukul 16.00 WIB, Selasa lalu. Pawai budaya sepanjang 1 km di awali oleh kelompok drumband, kelompok sepeda hias, mobil pembawa salib IYD, kontingen keuskupan dan di akhiri para tamu dan undangan vip lainnya, kemudian pawai tersebut dilepas langsung oleh Bupati Sanggau, Setiman H Sudin yang didamping Bupati Sekadau Simon Petrus dan Wakil Bupati Sanggau, Paolus Hadi serta para uskup dan pastor. Selanjutnya pawai budaya

Non Subsidi Sambungan dari halaman 17

APBD setiap tahun sudah ditetapkan pagu-nya, jadi tidak boleh melampauinya. “Jika terjadi perubahan harus segera diakomodir dalam APBD Perubahan. Kalau tidak, maka tidak bisa dibiayai,” katanya. Dirinya belum mengetahui

Ambil Sabu dari Pontianak Sambungan dari halaman 17

diketahui sering melakukan transaksi narkoba di rumahnya tersebut. Polisi kemudian melakukan penyamaran sebagai pembeli. Anggota yang saat itu sudah melakukan kontak dengan tersangka kemudian ke rumah tersangka dan melakukan transaksi pembelian dengan memesan sabu sebanyak seperempat gram. Tersangka kemudian mengambil BB di

kamar mengambil BB sabu dan menyerahkan satu klip plastik berisi sabu. Diceritakannya, saat itu, anggota yang bersangkutan langsung mengamankan tersangka dibantu dengan anggota lainnya yang sudah stanby di lokasi. Anggota kemudian langsung menggeledah di rumah tersebut dan ditemukan satu lagi kotak plastik warna orange diatas lemari pakaian dalam kamar tidur.

BB yang diketemukan kemudian diamankan oleh anggota dengan disaksikan oleh RT setempat dan beberapa warga di tkp tersebut. Selanjutnya tsk dan barang bukti dibawa ke Mapolres Sanggau untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pria kelahiran Pontianak tersebut saat ini mendekam di tahanan Mapolres Sanggau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (sgg)

mereka illegal dan tidak mempunyai dokumen-dokumen yang sah.“ ungkap Yulizar. Di sampaikannya, Pemerintah Kalbar sudah membentuk satuan tugas khusus untuk

penangangan TKI bermasalah dari Malaysia. Sedangkan untuk satgas ini terdiri dari beberapa kelompok, yaitu kelompok ketenagakerjaan, dari pihak Sosial, kelompok dari sektor perhubungan, dari pihak Dinas

Kesehatan dan juga dari Pihak Kepolisian. Sejauh ini peranan masingmasing dari satgas ini telah berjalan, dan penanganan pemulangan TKI juga tidak pernah bermasalah, pungkasnya. (ags)

Terungkap Saat Isteri Telepon ke Ponsel Sambungan dari halaman 17

korban berupa perhiasan. “Semula mereka melakukan hubungan seks kemudian istirahat sejenak, setelah itu saat akan kembali melakukan hubungan seks, saya pun berusaha merampok korban. Namun gagal, karena korban teriak, dan akhirnya panic saya pun menusuk pundak korban,” papar R seperti ditirukan oleh Kapolsek. Atas kejadian ini, tersangka akan

dikenakan pasal 340 KUHP, dengan hukuman maksimal hukuman mati. Sebelumnya, diberitakan kalau sebuah kafe di Sungai Kulan, Kecamatan Tumbang Titi, heboh atas kematian seorang perempuan penghibur yang tewas di pundak bagian kirinya. Diduga pelaku adalah salah satu pelanggannya yang berinisial R, 30 tahun. Bahkan, karena panik, usai membunuh korban pelaku langsung kabur tanpa berpakaian (telanjang,

red). Dalam sekejap suasana kafe geger. Warga berdatangan untuk melihat kejadian tersebut. Warga kemudian melaporkannya ke polesek setempat. “Korban sempat dibawa ke puskesmas setempat. Tapi nyawa korban sudah tidak tertolong. Korban sudah tewas ketika di kamar itu,” ucapnya AKP Sumarli mewakili Kapolres Ketapang, AKBP Wayan Sugiri. (ash)

Produksi Sapi Meningkat, RPH Terabaikan Kota Sanggau, seperti Bengkkayang dan daerah lain, serta ada juga yang didatangkan dari Semarang sebanyak 50 ekor. Terkait RPH Semboja yang dibangun awal tahun 2000 terkendala transportasi, tempat limbah, jarak dan sarana yang minim. “Sekarang paling tidak menyiapkan Tempat Pemotongan Hewan, sebelum mempersiapkan RPH. Syaratnya kalau wajib RPH itu biasanya perhari pemotongan 10-12 ekor. Ka-

lau di Sanggau baru 2-3 ekor perhari. Kalau TPH tipe C biasanya untuk bangunan saja anggarannya 500 juta,” jelasnya di dampingi Kabid Peternakan dan Keswan Distankanak Sanggau, Syamsul Bachri. Salah seorang peternak Kambing di Sanggau, Sulisno menyampaikan bahwa pihaknya juga membenarkan bahwa ada dua hewan kurbannya yang terkena penyakit mulut, namun tidak parah karena sudah mulai membaik setelah dilakukan pengobatan. Ia mendatangkan sedikitnya

namun kesetaraan gender ini tidak berarti bahwa perempuan harus mutlak mendapatkan perlakuan yang sama persis seperti laki-laki. Perempuan akan mengalami hambatan untuk maju jika dianggap lebih rendah dari lelaki. (ags)

Pajak Tetap Dipungut BALKAR- Tokoh masya­ rakat perbatasan Yordanus Pinjamin Spd merasa resah lantaran di sepanjang jalan di perbatasan gelap gulita tanpa adanya penerangan jalan. “Setiap bulan, pajak dipungut melalui PLN sebesar 10 persen dari seluruh tagihan setiap pelanggan PLN. Sehingga diduga dana pajak yang dibayar masyarakat dalam setahun mencapai ratusan juta rupiah bahkan mungkin

miliaran rupiah. Kenyataannya, sampai sekarang ruas jalan baik di dalam kota maupun di jalur perbatasan masih gelap gulita. Tak ada yang menerangi jalan, kecuali beberapa unit lampu jalan yang masih tersisa di beberapa lokasi,” ungkap Pinjamin dengan nada kesal. Menurutnya, harus ada keberpihakan Pemkab dalam menyediakan lampu penerangan jalan. Karena setiap bulan kewajiban

pajak terus dipungut, tapi hak masyarakat akat penerangan jalan tak diberikan. ”Masalah lampu jalan sangat meresahkan. Pajaknya selalu saja dipungut, tapi penerangannya tidak ada,” katanya. Lebih jauh, Pinjamin mengatakan masyarakat perbatasan, hanya menginginkan pemberian hak atas kewajiban telah dipungutnya pajak secara terus-menerus itu. (ags)

202 Ekor Hewan Qurban Siap Potong SANGGAU--Sedikitnya 180 ekor sapi dan 22 ekor kambing akan di sembelih pada Hari Raya Idul Adha pada 26 Oktober 2012 atau bertepatan 10 Dzulhijah 1433hijriah.Demikiandatahasil rapat koordinasi yang diselenggarakan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Sanggau dengan pemerintah daerah dan seluruh pengurus pemotongan hewan qurban baik yang berada di masjid-masjid maupun di lingkungan RT/RW, kantor dan

instansi pemerintah dan swasta digedung BAZ Sanggau, Selasa (23/10). Ketua PHBI Kabupaten Sanggau, H. Ade Umar Saleh,BcHk mengatakan bahwa rapat koordinasi tersebut bukanlah sebagai bentuk interpensi PHBI tetapi bertujuan agar diketahui secara pasti jumlah dan tempattempat pemotongan hewan qurban. Selain itu, yang lebih penting lagi menurutnya adalah agar distribusi hewan qurban

bisa tepat sasaran dan terarah. Bupati Sanggau yang diwakili asisten II pemkab Sanggau, Jamilah MM menyampaikan bahwa sangat menyambut baik rapat koordinasi tersebut. Menurutnya, memang tidak ada maksud PHBI sebagai penyelenggara untuk mengintervensi pelaksanaan pemotongan hewan qurban tapi lebih kepada dorongan agar distribusi daging hewan qurban bisa tepat sasaran.(sgg)

Aparat Desa Harus Proaktif Sambungan dari halaman 24

APBD Desa, merupakan rencana keuangan tahunan pemerintahan desa yang dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintahan desa dan BPD, yang ditetapkan dalam peraturan desa. Oleh karena itu, pada pelatihan ini sudah tepat apabila peserta terdiri dari unsur BPD sebagai badan pengawas dan unsur pemerintahan desa. Mantan dosen Fakultas Hukum Untan ini melanjutkan, setiap aparat desa juga harus mempersiapkan diri untuk memiliki kemampuan dalam menerapkan setiap kebijakan baru, baik dari pemerintah pusat maupun daerah. Untuk itu jadilah aparat paling terdepan yang siap melaksanakannya. “Tanpa adanya peran dari aparat di desa, programprogram pembangunan yang telah ditetapkan dan dilaksanakan tidak akan mungkin tercapai. Kabupaten Melawi yang anggarannya terbatas tentu memerlukan kreativitas setiap penyelenggara pemerintahan, termasuk penyelenggara pemerintahan desa untuk menggali potensi pendapatan desa, sehingga tidak terus menerus menunggu bantuan keuangan dari daerah,” tandas

Sambungan dari halaman 24

yang akan tembus ke Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Di luar itu, jalan paralel perbatasan dari Kecamatan Puring hingga ke Kabupaten Sintang juga akan dibangun. Ini semuanya akan dibangun dengan bertahap,” papar

Firman. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintah Desa, Kesatuan Bangsa dan Politik (BPMPD dan Kesbangpol) Kabupaten Melawi, Junaidi mengatakan, APBDesa disusun sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan dan kemampuan keuangan desa, termasuk disesuaikan juga dengan Anggaran Dana Desa (ADD) yang didapat dari pemerintah daerah setiap tahunnya. Dan penyusunannya berpedoman kepada rencana kerja dan anggaran pemerintah desa, yang merupakan perencanaan pemerintah desa untuk periode satu tahun. “Kegiatan itu tentu didasarkan pada upaya mewujudkan pelayanan masyarakat, pemberdayaan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan,” pungkasnya. Namun bukan berarti pemerintah daerah tidak memberikan perhatian, untuk peran Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) mandiri pedesaan sangat besar bagi pembangunan Melawi. Pasalnya, semenjak tahun 2007 hingga tahun ini, PNPM telah membangun Melawi mencapai Rp68,637 miliar.

Angka ini jelas sangat berdampak luar biasa bagi pembangunan di desa-desa di Melawi, lantaran pembangunan yang melibatkan peran serta warga desa ini lebih efektif dan sangat minim kebocoran. “Dari 11 kecamatan dengan total 169 desa yang ada di Melawi, semuanya sudah merasakan dari program PNPM mandiri pedesaan. Baik itu dalam bentuk pembangunan fisik ataupun simpan pinjam,” ungkapnya. Pada 2007 total anggaran PNPM yang masuk mencapai Rp4,5 miliar. Selanjutnya, pada 2008 yang dicairkan dari program ini mencapai Rp8 miliar. Pada 2009 lebih besar lagi, dana PNPM mencapai Rp9,9 miliar. Dana tersebut terus membesar di tahun 2010, angkanya hingga Rp15,187 miliar. Selanjutnya pada 2011 dan 2012, masing-masing dana PNPM yang dapat dirasakan warga Melawi mencapai Rp16 miliar dan Rp15,050 miliar. Kendati begitu, sumber dana PNPM bukan hanya dari APBN, tapi ada juga dari sharing APBD Pemkab Melawi. Dia pun mengungkapkan sejak 2007 hingga 2012, Pemkab Melawi sudah mencairkan dana sharing sekitar Rp12 miliar lebih. (nov)

50 ekor kambing jantan asal Semarang untuk kebutuhan penjualan hewan kurban di dalam Kota Sanggau. Sejauh ini kambing-kambingnya sudah terjual separuh dari jumlah semula yang didatangkan. “Ada dua yang terkena penyakit mulut, tapi tidak parah dan sudah mulai sembuh karena sudah saya obati sejak beberapa hari lalu. Dengan kondisi ini, kita belum berani menjual demi alasan kesehatan dan kelayakan konsumsinya,” ujarnya. (*)

Agus. Tidak hanya ini saja, lanjut Wabup, kita juga telah sepakat dengan Bupati Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah untuk mengusulkan ke pemerintah pusat untuk membangunan jalan ke penghubung, karena kabupaten ini berbatasan langsung dengan Kecamatan Kalis. “Kalau

ini terealisasi, posisi kita semakin bagus. Terlebih, Pos Lintas Batas (PLB) Nanga Badau sudah soft launching. Diharapkan semua peningkatan infrastruktur ini bisa menumbuhan kembangkan ekonomi Kapuas Hulu kearah yang lebih baik kedepannya,” ungkap Agus optimis. (wank)

Pasang Tidak Kewenangan PLN Wilayah Sambungan dari halaman 24

sudah ada kegiatan pengukuran dan pendataan calon pelanggan oleh PLN Sekadau seperti di Sekonau dan Tinting Boyok. Upaya itu bertujuan untuk memberikan pertimbangan bagi pemegang

kewenangan, dalam memutuskan program. “Tentunya, kita tetap berupaya membantu masyarakat. Namun, kembali lagi keputusan ada di wilayah,” katanya lagi. Yudi berharap kepada masyarakat di sejumlah tempat yang belum dialiri listrik,

agar bersabar. Ia juga meminta masyarakat tidak putus asa dan terus berupaya mengajukan pemasangan. “Kalau belum saat ini, mungkin lain waktu. Sabar saja dan tetap berkomunikasi dengan pihakpihak terkait,” pungkasnya. (nie)

PTPN XIII Gelar Sunatan Massal Sambungan dari halaman 24

Sambungan dari halaman 17

tidak akan sanggup menerima beban tersebut. Pola pikir ketiga, bahwa kesetaraan gender dapat dijadikan strategi dalam memberikan perempuan peranan dan kesempatan yang sama mengenai hak dan kewajiban dalam mengisi pembangunan,

Diposisi Strategis

Bentuk Satgas Tangani TKI Sambungan dari halaman 17

engahnya berada dalam usia produktif. Berdasarkan fakta tersebut maka jika perempuan tidak diberi peranan dan kesempatan untuk lebih produktif dalam mengisi pembangunan maka perempuan hanya akan menjadi beban yang sangat besar bagi lelaki dan kaum lelaki

mengkedepankan rasa sosial dan kebersamaan antara PTPN XIII dengan masyarakat disekitarnya, baik sekarang maupun kedepannya. Kami juga berharap kegiatan ini dapat berlangsung setiap tahunnya, dan menjadi agenda rutin bagi

PTPN XIII Nanga Jetak,” harapnya.Ia berharap kegiatan ini benar-benar bisa bermanfaat untuk masyarakat serta di ridoi oleh yang Maha Kuasa. Karena, keberadaan PTPN XIII Nangga Jetak Kabupaten Sintang selama ini bertujuan, untuk maju dan berkembang bersama masyarakat dengan lancarnya

produksi dari hasil kebun akan berdampak positif dengan meningkatnya taraf kehidupan masyarakat sekitarnya. “Semua ini bisa terpenuhi jika semua sektor berjalan dengan lancer, baik itu dari sisi hubungan sosial, keamanan dan lain-lain,” ungkapnya. (pms/ser)

Terancam Kekeringan Sambungan dari halaman 24

perkebunan sawit segera dievaluasi. Kawasan hutan yang tersisa, terutama kawasan hutan adat harus dipertahankan den-

gan berbagai cara agar tidak dialihfungsikan. “Bila perlu, kawasan hutan adat segera ditetapkan oleh pemerintah. Penetapan perlu dilakukan agar hutan itu tetap terjaga,” imbuhnya.

Jika hal itu tidak segera dilakukan, politisi Partai Pakar Pangan itu yakin, dampaknya akan semakin parah. “Kabupaten Sekadau akan kesulitan mendapatkan air bersih,” pungkasnya. (nie)


PRO-KALBAR 24

Kamis 25 Oktober 2012

Pontianak Post

SEKADAU

Terancam Kekeringan PEMBUKAAN kawasan hutan untuk areal perkebunan kelapa sawit membuat luas hutan di Sekadau berkurang. Kondisi ini jelas memberikan dampak negatif bagi lingkungan. Anggota DPRD Sekadau, Nobertus mengatakan, saat ini dampak minimnya hutan di Kabupaten Sekadau sudah mulai terasa. Dampak paling berat dirasakan masyarakat di kawasan Kayu Lapis, salah satu kawasan di Kecamatan Sekadau Hulu. “Saat kemarau yang dimulai Juli lalu, masyarakat di Kayu Lapis Nobertus kesulitan air bersih. Mereka terpaksa mengambil air bersih ke daerah Sungai Kerabat yang berjarak sekitar 4 kilometer dari kediaman mereka,” katanya kepada wartawan, belum lama ini. Aliran anak Sungai Kerabat yang melintas hingga ke kawasan Kayu Lapis sudah kering. “Sumur-sumur masyarakat yang biasa digunakan untuk mengambil air bersih juga sudah kering,” ungkapnya. Atas dasar itu, Nobertus mendesak izin-izin

Animo Warga Langganan Listrik Tinggi

Pasang Tidak Kewenangan PLN Wilayah SEKADAU--Sampai saat ini, beberapa daerah dan wilayah di Kabupaten Sekadau belum merasakan setruman Perusahaan Listrik Negara (PLN). Hal ini tampak dari masih tingginya Animo masyarakat untuk berlangganan. Sayangnya, keterbatasan jaringan membuat realisasi pemasangan listrik, terutama untuk daerah pedalaman terhambat. Atas dasar itu, sangat wajar jika banyak masyarakat yang mengeluh. Mereka sangat ingin daerahnya

dialiri listrik, namun setelah ditunggu bertahun-tahun, jaringan saja belum terpasang. Menanggapi keluhan masyarakat tentang pengajuan permohonan pemasangan jaringan dan instalasi listrik di sejumlah wilayah Bumi Lawang Kuari yang tak kunjung dikabulkan, Kepala PLN Sekadau Yudi Yanto mengatakan, PLN di rayon maupun cabang tidak diberikan kewenangan untuk menentukan apakah pengajuan dari masyarakat dapat direalisasikan atau

tidak. “Kewenangan dalam menentukan prioritas pemasangan jaringan listrik ada pada PLN Wilayah yang berkedudukan di Pontianak,” jelas Yudi, kemarin. Sejauh ini, PLN Rayon Sekadau memang sudah acap kali didatangi masyarakat yang meminta daerah mereka dialiri listrik. Meski kebanyakan berasal dari daerah pedalam, warga rela menyisihkan waktunya datang ke kantor PLN di Sekadau, karena aliran listrik PLN sangat mereka butuhkan.

Ke Halaman 23 kolom 5

Aparat Desa Harus Proaktif Gali Potensi Desa

Ke Halaman 23 kolom 5

PUTUSSIBAU

Diposisi Strategis KAPUAS Hulu, saat ini masih menjadi kabupaten terujung di Kalimantan Barat. Namun, kedepan Kapuas Hulu diupayakan untuk menjadi kabupaten yang menempati posisi strategis di Kalimantan. “Berbagai kegiatan pembangunan infrastruktur kedepan akan membuat Kapuas Hulu menempati posisi strategis di Kalimantan, karena kita akan berada diposisi tengah,” kata Wakil Bupati Kapuas Hulu, Agus Mulyana. Hal ini dikatakan Agus, lantaran kedepan Kabupaten Agus Mulyana Kapuas Hulu akan mendapat peningkatan infrastruktur jalan yakni pembangunan jalan jalur lintas timur, jalur lintas selatan dan jalan paralel perbatasan. “Kita bersyukur jalan lintas selatan mendapat respon yang baik. Di samping itu pemerintah pusat juga merespon jalan lintas timur

“Terimakasih sebelumnya, karena masyarakat selalu kooperatif mempertanyakan perihal pengajuan pemasangan. Perlu kami jelaskan, kewenangan dalam menentukan daerah mana yang diprioritaskan merupakan domain di tingkat wilayah di Pontianak,” tegas Yudi. Diakui Yudi, PLN Sekadau bukannya lepas tangan, meskipun tidak memiliki otonomi dalam memutuskan prioritas pemasangan. Di beberapa daerah,

FOTO IST

SUNATAN MASSAL: Manager PTPN XIII Nanga Jetak, H Jondi beserta ibu menghadiri acara sunantan masal yang dilaksanakan, kemarin.

PTPN XIII Gelar Sunatan Massal SINTANG--Pada tahun ini PTPN XIII kebun Nanga Jetak melaksanakan sunatan missal, khususnya bagi anak-anak di 3 desa dan 5 dusun yang ada di sekitar perkebunan dengan jumlah anak yang disunat 47 orang.

“Sedangkan untuk tim medisnya dalam membantu mensukseskan kegiatan ini kami minta bantuan dari Puskesmas Kecamatn Dedai,” kata H Jondi, selaku Maneger PTPN XIII Nanga Jetak Kabupaten Sintang. Dia mengatakan, dalam rang-

ka bakti sosial dan menyambut Hari Raya Iduladha, kegiatan ini baru pertama kali dilakukan di PTPN XIII, khususnya di Nanga Jetak. “Pada prinsipnya kami sangat perduli dengan kepentingan warga, dan berupaya Ke Halaman 23 kolom 5

MELAWI--Otonomi desa yang berlaku di Indonesia sejauh ini dianggap belum mampu dijalankan dengan benar oleh jajaran aparatur desa. Padahal filosofi otonomi desa, membuka kesempatan luas bagi desa untuk mengatur rumah tangga desa sendiri, bukan hanya mengandalkan dana dari pemerintah kabupaten yang sangat terbatas. “Aparatur desa harus berupaya keras dan Firman Muntaco bekerja sama dengan jajaran dalam menggali potensi-potensi yang ada, untuk meningkatkan pendapatan asli desa. Jangan selalu mengandalkan anggaran dari pemerintah kabupaten saja,” kata Bupati Melawi, Firman Muntaco, belum lama ini. “Sebenarnya sesuai konten filosofi otonomi desa yang merupakan kewenangan penuh yang diberikan bagi pemerintahan di desa, dapat diterapkan dalam sejumlah agenda menggali potensi pendapatan untuk kemandirian desa.” Dari 169 desa yang ada di Melawi, bupati berharap akan muncul dan lahir desa-desa mandiri di Kabupaten Melawi yang memiliki sumbersumber pendapatan asli bagi desanya. Ke Halaman 23 kolom 5

Ke Halaman 23 kolom 5

c

M

y

K


Pontianak Post

Soccer

Kamis 25 Oktober 2012

SHAKTAR DONETSK

Hasil Kemarin (24/10) Grup E Nordsjaelland v Juventus 1-1 (Beckmann 50/Vucinic 81) Shakhtar Donetsk v Chelsea 2-1 (Teixeira 3, Fernandinho 52/Oscar 88) Klasemen Sementara 1. Shakhtar Donetsk 3 2 1 2. Chelsea 3 1 1 3. Juventus 3 0 3 4. Nordsjaelland 3 0 1

0 1 0 2

5-2 7-4 4-4 1-7

7 4 3 1

Grup F BATE Borisov v Valencia (Soldado 45+1-pen, 55, 69) Lille v Bayern Munchen (Mueller 20-pen) Klasemen Sementara 1. BATE Borisov 3 2 2. Bayern Munchen 3 2 3. Valencia 3 2 4. Lille 3 0

1 1 1 3

6-5 4-4 6-2 1-6

6 6 6 0

0-3 0-1

0 0 0 0

Grup G Spartak Moskow v Benfica 2-1 (Rafael Carioca 3, Jardel 43-og/Lima 33) Barcelona v Celtic 2-1 (Iniesta 45, Jordi Alba 90+4/Samaras 18) Klasemen Sementara 1. Barcelona 3 3 0 0 2. Celtic 3 1 1 1 3. Spartak Moskow 3 1 0 2 4. Benfica 3 0 1 2 Grup H Man United v Braga 3-2 (Chicharito 25, 75, Evans 62/Alan 2, 20) Galatasaray v CFR Cluj 1-1 (Yilmaz 77/Nounkeu 19-og) Penalti gagal: Melo 35 (Galatasaray) Kartu merah: Aguirregaray 28 (Cluj) Klasemen Sementara 1. Man United 3 3 0 0 2. CFR Cluj 3 1 1 1 3. Braga 3 1 0 2 4. Galatasaray 3 0 1 2

25

7-3 4-4 6-7 1-4

6-3 4-3 4-5 1-4

9 4 3 1

9 4 3 1

Keterangan : Matchday keempat digelar 7 November 2012

Juara Bertahan Kalah DONETSK- Chelsea dan Juventus merupakan dua tim yang difavoritkan lolos ke fase knockout (babak 16 besar) dari grup E. Secara kualitas dan track record musim lalu, Chelsea juara bertahan dan Juve tak terkalahkan di Serie A, kedua tim memang unggul ketimbang dua kontestan lainnya, Shakhtar Donetsk (Ukraina) dan Nordsjaelland (Denmark). Tapi, setelah fase grup Liga Champions musim ini menyelesaikan putaran pertama atau seusai matchday ketiga kemarin, peta persaingan berubah. Shakhtar kini justru memimpin klasemen dengan 7 angka atau mengungguli Chelsea (4 angka) dan Juve (3 angka). Shakhtar bahkan memiliki peluang mengunci tiket lolos lebih dini apabila mengalahkan Chelsea di Stamford Bridge (7/11). Seri pun juga menguntungkan bagi jawara

edisi terakhir Piala UEFA (pada 2009 atau sebelum berganti nama menjadi Europa League) tersebut. Sebab, Shakhtar diuntungkan dengan head to head seandainya finis dengan angka yang sama dengan Chelsea. Shakhtar sudah mengantongi modal itu seiring kemenangan 2-1 di Donbass Arena kemarin. Hirnyky - sebutan Shakhtar -pun tercatat sebagai tim kedua yang menaklukkan Chelsea musim ini setelah Atletico Madrid (4-1) dalam ajang Piala Super Eropa (31/8). Dari tiga gol yang terjadi di Donbass Arena, semuanya menjadi milik pemain asal Brasil. Alex Teixeira dan Fernandinho dari Shakhtar, sedangkan dari Chelsea dicetak pemain yang sudah membukukan tiga gol di Liga Champions musim ini, Oscar. “Kami tidak bermain bagus,” dalih defender Chelsea yang juga asal Brasil, David Luiz,

2 v 1

CHELSEA

SUKSES: Fernandinho (kanan) dari Shakhtar Donetsk sukses menjebol gawang Chelsea yang dikawal Petr Cech. REUTERS/Valery Belokryl

kepada Sky Sports. Pelatih Chelsea Roberto di Matteo sependapat dengan anak asuhnya itu. Tapi, Di Matteo menjanjikan Chelsea tidak mengulang kesalahan dalam bentrok di Stamford Bridge bulan depan. Apalagi Chelsea dituntut harus menang demi memelihara peluang lolos sekaligus mengeram laju Shakhtar. “Kami sangat tangguh di kandang sendiri dan situasinya akan berbeda di London. Kami harus memastikan dua laga home tersisa

menjadi milik kami,” tegas pelatih berkebangsaan Italia itu seperti dilansir AFP. Chelsea boleh mengusung misi revans. Tapi, Shakhtar masih belum tersentuh kekalahan sepanjang musim ini, bahkan masih sempurna dalam 12 laga di liga domestik. Secara keseluruhan, dari 17 laga yang dimainkan sepanjang musim ini, Shakhtar hanya sekali gagal meraih hasil absolut. Itu pun juga tidak bisa disebut gagal karena menahan seri 1-1 Juventus di Juventus Stadium dalam

matchday kedua (2/10) adalah capaian luar biasa. “Para pemain semakin memiliki kepercayaan diri seusai mengalahkan Chelsea. Begitu pula fans kami yang berharap kami bisa bertahan lebih lama di ajang ini (Liga Champions, Red),” kata kapten Shakhtar Darijo Srna di situs resmi UEFA. “Laga melawan Chelsea mungkin pertandingan terbaik kami sejak awal musim. Kami seharusnya mencetak lebih banyak gol. Skor akhir seharusnya 4-1,” sahut pelatih Shakhtar Mircea Lucescu. (dns)

Makin Merana karena Lampard Cedera MELAWAN Shakhtar Donetsk memiliki arti penting bagi Frank Lampard. Gelandang senior Chelsea itu genap memainkan laga keseratusnya di ajang antarklub Eropa. Lampard yang membela Chelsea sejak 2001 itu merupakan permain pertama The Blues - sebutan Chelsea - yang mencapainya. Namun, catatan spesial itu sepertinya tidak bisa dirayakan dengan manis oleh Lampard. Selain gagal membawa hasil positif bagi Chelsea, pemain 34 tahun itu malah sudah harus meninggalkan lapangan sejak menit ke-18 karena cedera betis. Cedera itu merupakan cedera yang sama yang membuat Lampard gagal membela Inggris di kualifikasi Piala Dunia 2014 kontra San Marino (12/10)

dan Polandia (17/10). Itulah sebabnya, muncul kekhawatiran Lampard bakal absen panjang. “Itu memang cedera kambuhan. Kami belum bisa membuat kesimpulan sebelum scan dilakukan (hari ini WIB, 25/10, Red),” kata pelatih Chelsea Roberto di Matteo seperti dilansir Daily Mail. Di Matteo juga menegaskan bahwa Lampard sudah pulih dari cedera sebelumnya. Itu sekaligus bantahan dirinya terlalu cepat menurunkan Lampard. “Dia berlatih dengan baik dan tidak adalah alarm bahaya (peringatan dari tim medis, Red) sebelum laga. Dia telah dinyatakan layak turun,” jelasnya. Kendati belum memastikan seberapa parah cedera Lampard, Di Matteo tidak memung-

C

M

Y

K

kiri jika pemain bersangkutan bakal melewatkan big match Premier League pekan ini kontra Manchester United di Stamford Bridge (28/10). Chelsea saat ini merupakan pimpinan klasemen dengan 22 angka, sedangkan United membayangi di urutan kedua dengan selisih empat

angka. Lampard sebenarnya mulai tergusur dari starting eleven Chelsea. Itu karena Di Matteo mulai sreg dengan kombinasi Juan Mata-Oscar- Eden Hazard sebagai trio gelandang serang dibelakang target man Fernando Torres. Tapi, seiring kapten tim

John Terry juga absen karena menjalani skors, The Blues bakal minim pemain berpangalaman. “Saya percaya apabila tim ini memiliki karakter untuk bangkit setelah kalah. Itulah yang saya harapkan terjadi akhir pekan ini,” tandas Di Matteo. (dns)

Juara Bertahan Kalah Duluan TERJUNGKAL di penampilan ketiga tak membuat Chelsea berstatus sebagai juara bertahan Liga Champions yang paling cepat kalah. Sejak Liga Champions menggunakan format babak 16 besar (2003-2004), AC Milan dan FC Porto pernah kalah lebih cepat. Edisi 2004-2005 2007-2008 2003-2004 2006-2007 2009-2010 2012-2013

Juara Bertahan FC Porto AC Milan AC Milan Barcelona Barcelona Chelsea

Kalah Matchday kedua fase grup Matchday kedua fase grup Matchday ketiga fase grup Matchday ketiga fase grup Matchday ketiga fase grup Matchday ketiga fase grup

Keterangan 1-3 Chelsea (away) 1-2 Celtic (away) 0-1 Brugge (home) 0-1 Chelsea (away) 1-2 Rubin Kazan (home) 1-2 Shakhtar Donetsk (away)


All Soccer

26 Nyonya Tua Kembali Kecewa

+

MASIH ada kabar gembira bagi Chelsea meskipun kalah di kandang Shakhtar Donetsk. Itu karena pada saat bersamaan, rival utama Chelsea di grup E, Juventus, kembali gagal meraih kemenangan. Untuk kali ketiga beruntun, Juve hanya bermain seri. Juve harus puas dengan skor 1-1 saat bertandang ke Parken Stadium, kandang Nordsjaelland. Juve bahkan nyaris kalah seandainya Mirko Vucinic tidak mencetak gol balasan sembilan menit jelang bubaran. Gol tuan rumah dicetak Mikkel Beckmaan lewat free kick pada menit ke-50. Kegagalan meraup tiga angka jelas membuat kubu Nyonya Tua “ sebutan Juve “ kecewa. Itu mengingat Nordsjaelland selalu kalah dalam dua laga sebelumnya plus scoreless. Kiper sekaligus kapten Juve Gianluigi Buffon bahkan tidak bisa menahan amarahnya seusai laga. “Saya tidak hanya kecewa dengan hasil akhir, melainkan juga cara kami kebobolan,” kata Buffon seperti dilansir Football Italia. “Free kick itu terlalu mudah menerobos pertahanan kami. Yang membuat kesal, itu adalah satu-satunya peluang terbaik lawan,” imbuh kiper yang musim ini sudah kebobolan empat gol dari tiga laga di Liga Champions itu. Buffon juga mengatakan apabila timnya mungkin terlalu menganggap remeh Nordsjaelland. Sekadar mengingatkan, Nordsjaelland merupakan satu dari tiga klub debutan di fase grup Liga Champions musim ini selain Malaga dan Montpellier. “Kami mampu mendominasi babak kedua, tapi sebuah insiden (gol Nordsjaelland) mengubah situasi. Ini menjadi pelajaran apabila tidak ada laga mudah di Liga Champions,” jelas Buffon. “Sekarang, kami tidak punya pilihan lain (untuk lolos) selain memenangi tiga laga tersisa,” jelas Buffon lagi. (dns)

Pontianak Post

l

Kamis 25 Oktober 2012

Ngos-Ngosan Tembus Victory Ke-100 Penentu: Pemain bertahan Barcelona Jordi Alba (kedua dari kiri) disambut rekan-rekannya setelah mencetak gol penentu kemenangan atas Celtic pada pertandingan ketiga Group G Liga Champions yang digelar di Stadion Camp Nou, Barcelona (23/10). AFP PHOTO/ JOSEP LAGO

BARCELONA-Barcelonamenyusul Real Madrid dan Manchester United dalam daftar klub peraih kemenangan ke-100 di era Liga Champions (sejak musim 19921993). Namun, Barca - sebutan Barcelona - harus bersusah payah menorehkan victory centurian tersebut. Itu karena gol kedua dari ke-

menangan 2-1 Barca atas Celtic di Nou Camp kemarin baru tercipta di pengujung laga. Yakni, ketika bek kiri Jordi Alba yang menusuk jauh sampai ke dalam kotak penalti sukses membelokkan crossing Adriano Correia. Gol Alba memecah ketegangan publik Nou Camp yang sempat dikejutkan gol -pemain tanpa

+

selebrasi- Georgios Samaras pada menit ke-18. Gol Samaras baru dibalas jelang turun minum melalui pemain terbaik Eropa sekaligus Euro 2012, Andres Iniesta. Dengan kemenangan kemarin, Barca memuncaki klasemen grup G dengan nilai sempurna (9 angka) dari tiga laga. Skuad asuhan Tito Vilanova itu pun berpotensi men-

gunci juara grup apabila kembali mengalahkan Celtic di matchday keempat (7/11). Itu dengan catatan Spartak Moskow (3 angka) tidak menang atas Benfica (1 angka) di saat bersamaan. Hanya,menilikperlawananyang diberikan Celtic kemarin, Barca harus mencari strategi lebih jitu lagi dalam bentrok di Skotlandia

bulan depan. “Saya tidak tahu apa yang dimakan pemain Celtic. Tapi, mereka sangat kuat dalam bola udara, juga dalam merebut dan mempertahankan bola,” kata Alba seperti dilansir Marca. “Celtic nyaris menutup semua area di pertahanan mereka dan tidak memberi kami ruang sedikit pun. Hanya, kami pernah tidak putus asa mengkreasi peluang,” sambungnya. Alba tak ketinggalan menjelaskan proses golnya. Sebelum kontra Celtic, Alba mencetak gol pertamanya bagi Barca ke gawang Deportivo La Coruna di ajang Primera Division (20/10). “Setiap pemain dalam tim selalu bergerak dan saya hanya beruntung berada di posisi yang tepat,” tutur mantan pemain Valencia itu. Albabukansatu-satunyapemain yangbanyakmenuaisorotandalam kemenangan Barca. Bek tengah 21 tahun Marc Bartra juga mencuri perhatian karena bermain lumayan tidak mengecewakan saat ditandemkan dengan Javier Mascherano di jantung pertahanan Barca. Laga kemarin menjadi debut Bartra musim ini atau penampilan keempatnya sejak dipromosikan dari Barcelona B empat musim lalu. Bartra mendapat kesempatan seiring cederanya Carles Puyol dan Gerard Pique, sedangkan Sergio Busquets menjalani skors. (dns)

+

+

cmyk

C

m

y

k


HUGH JACKMAN “We fight smart, be patient and pray. Seriously, pray!�

DANGEROUS LUPA memang hal yang biasa. Tetapi, kalau kamu mengalami lupa yang dialami para tokoh dalam ÂżOPÂżOPGLEDZDKLQLNDPX KDUXVGREHOZDVSDGD Ya, penyebab lupa bisa juga karena trauma otak, misalnya terbentur atau terserang penyakit. Ini banyak membuat orang menderita. Seperti apa?

ANTEROGRADE AMNESIA 50 First Date (2004) Film komedi romantis ini populer banget! Pemerannya adalah Drew Barrymore yang berperan sebagai Lucy Whitmore. Lucy menderita anterograde amnesia. Karakteristik penyakit amnesia jenis itu adalah seseorang sering melupakan kejadian yang baru saja dia lalui. Misalnya, yang dialami Lucy. Dia baru saja menemui seorang dokter hewan laut, Henry Roth. Sayangnya, Lucy lupa dan tidak mengingat Henry keesokannya. Memori Lucy tidak pernah bertambah kembali sejak dia mengalami amnesia. Penggantinya, Henry selalu merekam.

FORGET DISEASE

THE BOURNE IDENTITY

Cerita Sederhana Penuh Aksi

%DJL movie freak NLWD \DQJ VDWX LQL ÂżOP DFWLRQ PHUXSDNDQJHQUHIDYRULWQ\D'DQVDODKVDWXÂżOP yang direkomendasiin buat para sobat X tonton nih, HPDQJEHQHUEHQHUÂżOP\DQJNHQWDOEDQJHWGHQJDQ DNVLDNVLNHUHQDODÂżOP+ROO\ZRRG1JJDNFXPDLWX ÂżOPLQLSXQGLSHUDQNDQROHKDNWRU+ROO\ZRRG\DQJ memang terkenal pada genre ini. BY: ZANIA NISSA DESTRIANY

Film yang dimaksud ini adalah Taken 2. Buat yang belom nonton film pertamanya, jangan takut nggak bakal ngerti jalan cerita film kedua ini. Karena menurut Amalia Putri Id Adha, pada akhirnya kita bakal ngerti juga jalan cerita film Taken 2 ini kok. “Waktu itu aku memang cuma nonton sepintas aja film pertamanya jadi nggak terlalu ingat. Tapi buat film yang kedua ini aku tonton benar-benar, jadi ya ngerti lah sama jalan ceritanya,� ujar cewek berambut panjang tersebut. Film Taken 2 ini bener-bener kental unsur action-nya. Jadi buat para penggemar dengan alur cerita yang sederhana namun kaya akan adegan menakjubkan, tonton deh film yang satu ini. “Full action dari awal hingga

untuk mengingat. Nah, penyakit itu dialami si aktor ganteng Matt Damon saat berperan sebagai Jason Bourne. Di tengah mengalami amnesia, Jason Bourne berupaya menemukan identitas aslinya dalam persekongkolan CIA. Banyak peristiwa bahaya yang dialaminya, bahkan sampai mengancam kematiannya.

akhir cerita. Dan cerita di film kedua ini aksi yang paling keren. Terutama saat tentang ayah yang ingin balas dendam Bryan berhasil mencapai kedubes ke sang pemeran utama film ini, Bryan Amerika yang ada di Turki untuk Mills, yang udah ngebunuh anaknya mengamankan diri dari kejaran orangpada film pertama. Jadi dia nyuruh orang yang memburu mereka tersebut. orang yang ia bayar untuk ngejar-ngejar “Bryan Mills yang diperankan oleh Bryan dengan keluarganya yang emang Liam Neeson ini pokoknya bikin lagi liburan di Istanbul, Turki. Mereka aku kagum. Selain cerdas, dia juga bahkan sempat berhasil nyulik Bryan merupakan orang yang sangat detail,� dan mantan istrinya namun ia berhasil ungkap Amalia. “Dari film ini aku bisa ngambil keslolos. Tapi istrinya itu masih ditahan impulan. Misalnya aja kita jangan samsama penculik mereka,� jelasnya. pai deh jadi orang yang Film action yang suka balas dendam. mumpuni biasanya Soalnya balas dendam juga turut didukung itu nggak ada gunanya dengan adegan-adegan dan malah semakin yang keren. Misalnya menambah panjang aja ketika Bryan bermasalah yang ada. Jadi hasil meloloskan diri kita harus belajar jadi terlebih dahulu dari orang yang pemaaf. para penculik tersebut, Kita juga harus hatiada sebuah adegan di hati setiap saat untuk mana mereka melakumenghadapi hal-hal kan aksi kejar-kejaran diluar dugaan kayak di jalan raya yang keren. yang dialami Bryan,� Dan menurut Amalia, tutup cewek yang juga sapaan akrabnya, aksi AMALIA PUTRI ID ADHA anggota cheers ini.** tersebut merupakan

C

M

Y

K

kecelakaan di tempat pekerjaan yang membuat kawannya buntung. Dia pun dijauhi oleh teman sekantor. Depresi membuat dia secara perlahan-lahan melupakan semua kejadian yang baru dialaminya.

PSYCHOGENIC AMNESIA The Machinist (2004) Psychogenic amnesia disebabkan mengalami depresi atau stres psikologis. Jadinya, memorinya hilang perlahan-lahan karena adanya kerusakan sistem kerja otak. Pemeran psychogenic amnesia di film ini adalah Christian Bal, yang berperan sebagai Trevor Reznik. Awalnya, Reznik terjebak sebagai pelaku

RETROGRADE AMNESIA The Bourne Identity (2002) Berbeda dengan anterograde amnesia, karakteristik retrograde amnesia adalah tidak dapat mengingat seluruh peristiwa yang terjadi sebelum amnesia. Semacam lupa total. Kadang ada harapan ingatannya kembali. Misalnya, dengan dipancing-pancing THE MACHINIST

50 FIRST DATES

MOVIE FREAK

27

- Charlie Kenton, Real Steel -

Pontianak Post Ę Kamis 25 Oktober 2012

A MOMENT TO REMEMBER

ALZHEIMER A Moment to Remember (2004) Film asal Korea Selatan ini menceritakan seorang istri, Kim Su-jin, yang memiliki kelainan Alzheimer. Penyakit itu membuat otak mengerut dan mengecil. Hal-hal sepele bisa menjadi lupa. Misalnya, lupa jalan pulang bahkan lupa mencampurkan gula dalam minuman. Dalam film tersebut, daya ingat Kim Su-jin lambat laun hilang. Namun, suaminya, Choi Ceol-su, masih tetap setia dan berusaha mengembalikan kenangan indah mereka. Penderita Alzheimer lama kelamaan seperti orang linglung dan harus dirawat karena dia melupakan segalanya. (*/det)

Pil Ajaib yang Mengeblok Protein untuk Mengingat '$/$0ÂżOP0HQLQ%ODFN\DQJGLELQWDQJL:LOO6PLWKDJHQLWXVHODOXPHPEDZDQHXUDO\]HU XQWXNPHQJKDSXVPHPRULRUDQJRUDQJJXQDPHQXWXSLDNWLYLWDVPDNKOXNOXDUDQJNDVD\DQJ WUDQVLWGLEXPL6HNDOLGLQ\DODNDQMODDEVHNHORPSRNRUDQJ\DQJPHOLKDWNLODWDQFDKD\DPHQMDGL lupa sama sekali. 6HSHUWLQ\DLGHEHUPDLQGHQJDQPHPRULEXNDQODJLNKD\DODQ+ROO\ZRRG.DULP1DGHUVHRUDQJ LOPXZDQGDUL1RUWKZHVWHUQ8QLYHUVLW\ berupaya mengembangkan obat atau pil yang dapat menghapus memori. Post-traumatic stress disorder (PTSD) atau stres yang disebabkan trauma akan kejadian tertentu bisa dihilangkan. Misalnya nih, prajurit SHUDQJ \DQJ WHUED\DQJED\DQJ terus bagaimana temannya mati kena bom. +PPELVDMDGLLQJDWDQPHQ\D NLWNDQZDNWXSDFDUNHJHSVHOLQJNXK bisa dihilangkan juga, he he. Pil \DQJ GLNHPEDQJNDQ 3URI 1DGHU itu kita sebut saja pil lupa. Pil lupa tersebut bertujuan untuk memblokir isyarat ketakutan dari kenangan buruk yang pernah terjadi. ,DWLGDNKDQ\DPHQJKDSXVWUDXPDGHQJDQFHSDWWDSLMXJDPHQJKLODQJNDQHPRVL\DQJWHUNDLW di dalamnya. (*/det)


28

Pontianak Post

z

Kamis 25 Oktober 2012

+

+

+

+

C cmyk

M

Y

K


Pontianak Post

z

29

Kamis 25 Oktober 2012

+

+

+

+

C cmyk

M

Y

K


world Soccer

30

Liverpool

Inter Milan v Partizan

Antisipasi Tragedi Marassi

+

MILAN - Bukan Partizan Belgrade yang paling ditakuti Inter Milan jelang matchday ketiga fase grup Europa League dini hari nanti, melainkan suporter mereka. Sekitar 4 ribu suporter Partizan diperkirakan akan membanjiri kota Milan. Publik Italia belum lupa dengan insiden di Luigi Ferraris pada kualifikasi Euro 2012 di grup C, 13 Oktober tahun lalu, yang dikenal dengan insiden Marassi. Ketika itu, Italia menjamu Serbia. Suasana berlangsung panas dan terpaksa pertandingan dihentikan. WasitCraig Thompson terpaksa menghentikan pertandingan karena dinilai tidak aman. Apalagi kembang api terus dilemparkan. Para suporter juga sudah saling serang. Serbia pun akhirnya disanksi kalah 0-3 dari Gli Azzurri, julukan Italia. Nah, di Serbia, suporter Partizan termasuk kategori suporter yang berbahaya dan sering bikin onar. Ini adalah kali pertama pertandingan antara klub Italia melawan Serbia setelah kerusuhan yang digalang fans garis keras Red Star Belgrade Ivan Bogdanov itu.

“Kami menyadari, ini pertandingan yang berrisiko tinggi. Kami sudah mengontak kepolisian Serbia yang berpengalaman menangani masalah seperti ini. Kami juga meminta bantuan kepolisian Roma,” kata Pietro Ostuni, kepala polisi Milan, seperti dikutip AP. Sejatinya, bukan 4 ribu pendukung bertiket yang berbahaya, yang lebih berbahaya adalah mereka yang datang dari Beograd, Serbia, tanpa tiket. Diperkirakan lebih dari 300 pendukung tanpa tiket untuk nekat berangkat ke Milan. Berdasarkan laporan La Gazzetta dello Sport, potensi rusuh bukan terjadi antara para pendukung Inter dengan tamunya, melainkan antara para suporter tamu. Di Serbia, kelompok-kelompok suporter itu dikenal kurang akur satu sama lainnya. Dari dalam lapangan, Inter berambisi meraih kemenangan supaya mereka lebih dekat dengan tiket lolos ke babak berikutnya. Saat ini mereka berada di posisi kedua di grup H dengan empat angka. Sama banyak dengan Rubin Kazan yang memimpin klasemen. (ham)

Pontianak Post

l

Kamis 25 Oktober 2012

Anzhi Makhachkala

Harus Piawai Atur Rotasi LIVERPOOL - Lupakan dulu derby Merseyside di akhir pekan nanti (28/10), kini fokus Liverpool harus tertuju pada matchday ketiga fase grup Europa League. Mereka menjamu klub kaya Rusia Anzhi Makhachkala, dini hari nanti (tayangan langsung SCTV pukul 02.00 WIB). Kekalahan dari Udinese di Anfield pada matchday sebelumnya (4/10) harus menjadi pelajaran. Ketika itu rotasi Liverpool tidak berjalan mulus. Saat Steven Gerrard, Luis Suarez, dan Raheem Sterling hanya sebagai pengganti, mereka kesulitan. Dengan cedera yang menerpa Pepe Reina, Martin Kelly, dan Fabio Borini, membuat opsi semakin menipis. Tetapi, pemain seperti Gerrard, Daniel Agger, Martin Skrtel, Joe Allen, dan Sterling kemungkinan tetap diistirahatkan. Berbeda dengan sebelumnya, tidak semua bintang diistirahatkan manajer Brendan Rodgers. Kali ini dia tetap memasang Luis Suarez seba-

gai ujung tombak yang akan ditopang Stewart Downing dan winger muda Oussama Assaidi. Tidak akan mudah bagi The Reds, julukan Liverpool, pada dini hari nanti. Anzhi memang minim reputasi dan prestasi di level Eropa. Tetapi dengan kekuatan uang, coba tengok jajaran pemain mereka. Sejumlah pemain kelas dunia ada di skuad mereka. Samuel Eto”o menjadi ujung tombak andalan bersama Lacina Traore. Di tengah, mereka memiliki Lassana Diarra. Lalu di belakang ada Yury Zhirkov dan Christoper Samba. Tetapi, Diarra kemungkinan absen karena tidak fit. “Tim ini dibangun bukan hanya bermotivasi uang, tetapi juga memiliki proyek jangka panjang yang hebat,” kata Samba kepada BBC Sport.Ya, proyek jangka panjang mereka adalah menerobos persaingan di Eropa. Itulah yang membuat Anzhi penasaran untuk bisa melewati fase grup. Saat ini, mereka masih memimpin klasemen

+

grup A dengan empat angka, sama banyak dengan Udinese di posisi kedua. Liverpool berada di posisi ketiga dengan tiga poin. Performa Anzhi juga sedang gemilang. Di bawah arahan Guus Hiddink, mereka tampil memimpin di Liga Rusia. Berbeda dengan Liverpool yang sedang jeblok di Premier League. Liverpool juga mengerti Anzhi sangat penasaran. Makanya, mereka tidak boleh lengah. “Kami memiliki skuad yang cukup untuk bermain Perkiraan pemain + Liverpool (4-3-3) Pemain : 1-Jones (g); 47-Wisdom, 23-Carragher, 16-Coates, 3-Enrique; 14-Henderson, 4-Sahin, 33-Shelvey; 19-Downing, 7-Suarez, 11-Assaidi Pelatih : Brendan Rodgers Anzhi Makhachkala (4-3-3) Pemain : 1-Gabulov (g); 7-Agalarov, 4-Samba, 13-Tagirbekov, 18-Zhirkov; 8-Jucilei, 14-Shatov, 16-Carcela-Gonzales; 6-Bousouffa, 19-Traore, 9-Eto’o Pelatih : Guus Hiddink

Suarez

di kompetisi berbeda. Saya harus mencari cara agar para pemain tidak kelelahan,” kata Rodgers.Soal rotasi yang dilakukan Rodgers, mendapat dukungan dari Reina yang

sedang cedera. “Kondisi saya mulai membaik. Tetapi, saya pikir Brad (Jones) bisa mengatasinya. Begitu juga dengan para pemain lainnya,” kata Reina. (ham)

+

cmyk

C

m

y

k


Pontianak Post

+

z

Kamis 25 Oktober 2012

METRO SPORT

31

Beberapa Sekolah Pastikan Tampil

KONI Freestyle BMX Siap Dihelat

PONTIANAK—Selain antusias tim umum dan instansi untuk bisa berlaga dalam Open Tournament Bolavoli AJS-KONI Cup bertajuk Liga Voli Umum dan Pelajar (Livomar) 10-23 Desember di GOR Pangsuma, tim-tim pelajar ternyata juga sudah mempersiapkan diri. Beberapa sekolah bahkan jauh-jauh hari sudah menyatakan siap tampil dalam even bergengsi berhadiah total 55 juta rupiah tersebut. Beberapa sekolah yang siap berjibaku di turnamen tersebut berasal dari kota Pontianak, Rasau Jaya, Sungai Raya, Singkawang dan Kabupaten Pontianak. “Sudah sekitar delapan sekolah yang menyatakan siap tampil di even ini. Mereka bahkan siap turun dengan tim putra dan putri mereka. Ini akan menjadi semakin menarik karena laga ini kita helat di akhir tahun ini,” ungkap Rio Febrian, panitia pelaksana dari Aliansi Journalist Sport. Diyakini Rio, bahwa Livomar akan menjadi suatu turnamen yang akan mendapat perhatian dari seluruh insan bolavoli Kalimantan Barat. Selain menyuguhkan sport di dalam turnamen

Diikuti Rider Malaysia

tersebut, panitia juga menyuguhkan sisi entertainment yang dikemas dalam nuansa Kreasi Nusantara, seperti layaknya even-even AJS terdahulu. “Kami selalu tampil berbeda dengan menyuguhkan sesuatu yang baru di olahraga. Tak heran slogan kami adalah Sportainment,” kata dia seraya mengatakan untuk informasi pendaftaran bisa menghubungi panitia di nomor 085650807088 atau di nomor 085750221997. Selain antusias pelajar, persaingan di tim umum diprediksi juga akan berlangsung sengit. Beberapa tim asal kota Pontianak menyatakan siap tampil dengan memboyong beberapa pemain luar Kalbar. Begitu juga beberapa tim daerah yang juga sudah memastikan satu tiket peserta. Empat tim luar kota yang siap berjibaku dalam turnamen ini berasal Jawai Sambas, Kabupaten Kayong Utara, Singkawang dan Kubu Raya. “Akan sangat menarik dengan hadirnya para pemain nasional di ajang ini. Insan bolavoli tentu sudah tidak sabar untuk bisa menyaksikan laga-laga menarik tersebut,” ungkap dia. (bdi)

PONTIANAK- Masih Memeriahkan HUT Kota Pontianak yang ke-241, KONI Kota Pontianak menggulirkan kejuaraan ekstrem bertajuk KONI Freestyle BMX Open di kawasan outdoor GOR Pangsuma jalan Ahmad Yani Pontianak, Minggu (28/10) mendatang.Senin (22/10) kemarin, Ketua KONI Kota Pontianak,H Fachrudin D Siregar beserta jajaran pengurus mengadakan technical meeting bersama panitia pelaksana dari Organisasi BMX Pontianak. Dalam pertemuan tersebut juga hadir dua rider bmx freestyle dari Jakarta dan Bandung. Nantinya kedua rider level nasional dan asia ini akan menjadi juri dalam KONI Freestyle BMX Open. Menariknya dalam technical meeting kemarin juga hadir rider internasional asal Canada. “Kami sengaja menggelar kejuaraan terbuka ini untuk mewadahi aktifitas anak muda kota ini dan Kalbar secara umum dalam bidang BMX Freestyle. Apalagi peralatan sebelumnya juga sudah kami fasilitasi. Mudah-mudahan

apa yang akan dilaksanakan ini akan memunculkan bibitbibit baru untuk menjadi atlet di cabang sepeda,” ungkap Fachrudin kepada media. Dia juga mengingatkan kepada para remaja kota ini untuk tidak mudah meniru gaya freestyle dalam loma tersebut. Freetsyle yang tampil nanti tentunya memiliki kemampuan dengan latihan khusus.Dia menyarankan jika tertarik bisa bergabung dengan komunitas khusus freestyle di kota ini. “Olahraga ini tergolong ekstrem jadi perlu latihan khusus. Boleh mencoba tapi bagi yang sudah mahir,” katanya. Sementara itu, Mirza selaku Ketua Panitia Pelaksana yang kesehariannya adalah pengurus dan riders dari Organisasi BMX Pontianak (OBP)mengatakan, segala persiapan sudah matang, termasuk teknis kejuaraan dengan menghadirkan juri bertaraf nasional dan Asia. “Rider nasional dan asia akan unjuk kebolehan sebelum kejuaraan dimulai dan bertugas sebagai juri nantinya.Bahkan kita kedatangan peninjau dari Canada.Peserta yang mendaftar sudah datang dari Sambas, Singkawang dan

+

+

Foto Budianto/Pontianak Post

TERIMA PANITIA: Ketua KONI Kota Pontianak Fachrudin Siregar bersama pengurus KONI lainnya saat menerima panitia pelaksana dan kunjungan rider BMX Freestyle Internasional asal Canada.

Pemangkat, tentunya rider dari Pontianak diharapkan

akan jauh lebih banyak lagi. Bahkan sudah mengabari

untuk ikut serta tiga rider dari Malaysia,” paparnya.(bdi)

+

C cmyk

M

Y

K


32

Pontianak Post

C

M

Y

K

Kamis 25 Oktober 2012


Pontianak Post

z

A1

Kamis 25 Oktober 2012

+

+

+

+

C cmyk

M

Y

K


A2

Pontianak Post

z

Kamis 25 Oktober 2012

+

+

+

+

C cmyk

M

Y

K


Pontianak Post

A3

Kamis 25 Oktober 2012

C

M

Y

K


A4

Pontianak Post

C

M

Y

K

Kamis 25 Oktober 2012

Pontianak Post  

25 Oktober 2012

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you