Page 1

Pontianak Post

Hal 28

Kamis 5 Mei 2011 M / 2 Jumadil Akhir 1432 H

P er t a m a da n Ter ut a m a di Kal im an t an Barat

Ditembak Tanpa Senjata

selebritas

WASHINGTON – Satu per satu ”kebohongan” Gedung Putih soal proses terbunuhnya Osama bin Laden mulai terkuak. Mulai bagaimana pemimpin Al Qaeda itu ditangkap kemudian dihabisi, kesalahan identifikasi korban meninggal lain, sampai penyebab jatuhnya salah satu helikopter yang digunakan oleh pasukan elite Amerika Serikat (AS), Navy Seal, yang melakukan operasi 40 menit tersebut. Mengutip seorang pejabat militer senior Pakistan, jaringan kantor berita Al Arabiya kemarin (4/5) menyatakan bahwa Osama ternyata sama sekali tak bersenjata ketika ditangkap di kediamannya yang berlantai tiga di Abbottabad, Pakistan, Minggu lalu (1/5). Padahal, sebelumnya Gedung Putih mengklaim bahwa lelaki kelahiran Jeddah, Arab Saudi, tersebut memegang senapan AK-47 ketika disergap sehingga harus ditembak. Begitu ditangkap, lanjut Al Arabiya, Osama langsung ditembak di dada dan tepat di atas mata kiri. Jenazahnya kemudian diseret ke salah satu helikopter. Pun, semua itu berlangsung di depan salah seorang anak perempuan Osama yang baru berusia 12 tahun. Total, ada 17–18 orang di kamp Osama di Abbottabad itu ketika penyergapan berlangsung. Enam di antaranya adalah anak-anak Osama. Istrinya, Amah Al Saddah, 27, juga berada di tempat yang terletak tak jauh dari Akademi Militer Pakistan tersebut. Amah-lah yang disebut Gedung Putih dijadikan perisai hidup oleh Osama sehingga akhirnya juga

Ardina Rasti

Batik untuk Anak Muda Ardina Rasti punya kesibukan baru di luar dunia tarik suara dan seni peran. Dia ternyata tengah mempromosikan kain batik, khususnya untuk anak muda. ’’Model batik kan unik-unik. Aku merasa cocok banget untuk anak muda,” ujar dara kelahiran Jakarta, 6 Januari 1986, itu. u

Ke Halaman 7 Kolom 5

TERORIS

NII dengan JI Mulai Menyatu JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mencium gerakan Negarai Islam Indonesia (NII) dan pentolan eks Jamaah Islamiya (JI) bakal kembali bersatu. Jika memang berniat mendirikan negara Islam, bisa melalui jalur politik dan meninggalkan cara-cara kekerasan. Ketua BNPT Ansyaad Mbai menjelaskan, tidak ada yang Ansyaad Mbai salah ketika orang memiliki pemikiran untuk mendirikan negara Islam. “Tidak bisa ditindak secara pidana itu jika masih gagasan,” u

Ke Halaman 7 Kolom 1

Perbatasan

Komitmen Pusat Membangun Lemah

u

Tedy Kroen/Rakyat Merdeka

Ke Halaman 7 Kolom 1

DOA UNTUK OSAMA: Massa umat Islam dari berbagai kelompok melakukan Doa bersama di markas Front Pembela Islam (FPI), Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (4/5) terkait berita kematian Osama Bin Laden. Meskipun masih belum yakin akan berita tersebut karena rekayasa foto yang dilansir AS namun bagi mereka sosok Osama merupakan Mujahid sejati yang sahid berjuang demi membela Islam.

Mujahidin Pakistan-Taliban Sebut Osama Masih Hidup

JAKARTA – Klaim bahwa Amerika telah menewaskan pemimpin Al Qaeda Osama bin Laden mendapatkan bantahan. Menurut komandan Waliur Rahman (mujahidin Pakistan) dan Tehrik-e-Taliban, ikon jihad global tersebut masih hidup dan sehat.

Hal itu diungkapkan oleh Laode Agus Salim, praktisi mujahidin internasional. ”Saya baru dapat kabar dari teman yang mendapatkan kabar dari temannya soal itu,” kata lelaki asal Indonesia yang termasuk paling awal bergabung dengan akademi militer Afghanistan pada 1984

tersebut. Ketua MMI Jakarta itu juga mengatakan belum yakin dengan klaim buatan Amerika tersebut. ”Selalu ada kontak batin. Pun, rasanya ketika Obama merilis syahidnya Syekh Osama, saya kok belum yakin. Rasanya nggak pas,” tutur lelaki yang men-

gaku berinteraksi dengan Osama bertahun-tahun selama berada Afghanistan tersebut. Keyakinan itu diperkuat dengan pesan pendek yang dia terima dari kawan di Pakistan. Isinya: Komandan Waliur Rahman (mujahidin Pakistan) dan Tehrike-Taliban mengonfirmasikan

Syaikhul Mujahid Abu Abdillah Usamah bin Ladin masih hidup dan sehat, foto yang beredar adalah palsu. Allahu Akbar wa makaru wa makarallah wallahu khairul makirin. Shodaqta yaa, Syeikh. Syukron. u

Ke Halaman 7 Kolom 1

Beban Subsidi BBM Melonjak

ENTIKONG-Komitmen pemerintah pusat untuk membangun daerah perbatasan tampak masih lemah. Kemarin, dari tujuh menteri yang dijadwalkan hadir hanya satu yang datang ke perbatasan Entikong, Kabupaten Sanggau Kalbar. u

Eceran Pontianak Rp.2.500

Ke Halaman 7 Kolom 5 H R. Thalib HS SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

BPHTB: Kepala Dispenda Kota Pontianak, Rudi Enggano saat berbicara didepan para pengusaha dan pihak terkait membahas BPHTB di Hotel Gajahmada kemarin (4/5).

BPHTB Tingkatkan PAD, Real Estate Terancam Kolaps PONTIANAK -Penetapan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) hingga kini masih menjadi polemik. Kunci utama adalah pada penetapan nilai, kalau dulu berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak, kini sejak dikelola daerah per 1 Januari 2011 berdasarkan nilai transaksi atau

harga pasar. Inilah menyebabkan beda interpretasi, mengakibatkan nilai BPHTB menjadi tinggi, pengusaha menjerit. Pengurangan tenaga kerja terjadi disektor perumahan. Perbankan minim transaksi kredit perumahan dan sebagainya. Namun keterbukaan dan se-

mangat pihak terkait untuk mencari solusi terus berlangsung. Penentuan berdasarkan harga transaksi atau harga pasar perlu aturan detail. Sehingga pemda mendapatkan PAD, masyarakat tidak terlalu dibebani, u

Ke Halaman 7 Kolom 5

JAKARTA – Ancaman membengkaknya subsidi gara-gara lonjakan konsumsi BBM bersubsidi, sepertinya, bakal sulit dihindari. Sebab, hanya dalam tempo empat bulan pertama, konsumsi premium dan solar sudah melampaui kuota. Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Ibrahim Hasyim mengatakan, konsumsi BBM bersubsidi, khususnya premium dan solar, memang sulit dikendalikan. ”Karena itu, Januari–April, konsumsi premium dan solar sudah over (melampaui, Red) kuota,” ujarnya ketika dihubungi Pontianak Post kemarin (4/5). Ibrahim menyebut, sepanjang periode Januari–April, konsumsi premium sudah menembus 7,9 juta kiloliter (kl) atau 3,6 persen di atas rata-rata kuota harian. Adapun konsumsi solar mencapai 4,5 juta kl atau 5,1 persen di atas rata-rata kuota harian. ”Hanya minyak tanah

yang konsumsinya 17 persen di bawah kuota. Itu terjadi karena konversi ke elpiji,” papar dia.  Menurut Ibrahim, lonjakan konsumsi BBM disebabkan oleh banyak faktor. Selain bertambahnya jumlah kendaraan bermotor, faktor penting lain adalah naiknya harga BBM nonsubsidi, seperti pertamax. ”Disparitas harga yang makin lebar membuat konsumen (yang dulu mengonsumsi pertamax) pindah ke premium. Karena itu, hampir di semua daerah konsumsi premium naik,” ucapnya. Sebagaimana diketahui, April lalu harga pertamax per liter sudah lebih dari Rp 8.500. Artinya, disparitas harga pertamax dengan premium yang dibanderol Rp 4.500 per liter sudah mencapai Rp 4.000. Bahkan, awal Mei ini harga pertamax sudah lebih dari Rp 9.000 per liter. Maka, disparitas harga pun makin menganga.  u

Ke Halaman 7 Kolom 1

Aneh tapi Nyata, Aminah Mendadak jadi Pria Bernama Amin 11:39

15:00

17:42

18:54 04:16

Sumber : Kanwil Kemenag Kalbar

Bertahun-tahun Tersiksa karena Berdandan dan Pakai Rok Sejak lahir dia berjenis kelamin perempuan. Tapi, ketika mulai duduk di bangku MTs (setingkat SMP), dia berubah menjadi pria. Nama pun berganti, dari Aminah menjadi Amin Wahyu Bahtiar. Inilah kisah tentang Aminah alias Amin itu.

BERUBAH: Amin

Wahyu Bahtiar (kanan) yang alat kelaminnya berubah, semula perempuan menjadi laki-laki saat ditemui di Dusun Kepoh, Desa Sembungan, Kecamatan Nogosari, Boyolali, kemarin (4/5). Bandingkan dengan foto saat SD masih bernama Aminah.

GUNAWAN, Boyolali Perubahan jenis kelamin yang dialami Aminah tersebut terkuak ketika keluarganya datang ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Boyolali pada Jumat pekan lalu (29/4). Saat itu petugas di instansi tersebut terkaget-kaget atas maksud kedatangan orang tua Aminah, pasangan Parno, 36, dan Surati, 36.

Kepada petugas, mereka meminta nama anaknya dalam akta kelahiran diganti, yakni dari Aminah menjadi Amin Wahyu Bahtiar. Tentu saja permintaan tersebut tak bisa langsung u

Ke Halaman 7 Kolom 1

GUNAWAN/RADAR SOLO

Online: http://www.pontianakpost.com/

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 3.000 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang & KKU Rp 4.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

Jawa Pos Group Media


POLITIK & HUKUM

2 SOSOK

Serahkan Gratifikasi ke KPK

Tindak Seluruh Pihak yang Terlibat DEWAN Pimpinan Pusat Laskar Anti Korupsi Indonesia berharap pihak kepolisian mampu menuntaskan kasus ilegal logging di Kalbar serta menindak seluruh pihak yang terlibat. Jadi, tidak sebatas terputus menindak penadah. “Kasus ilegal logging yang muncul di Kalbar harus ditangani secara serius. Penanganannya harus secara menyeluruh. Sebab kayu tidak muncul seketika. Terlebih kayu tersebut mengantongi Surat Keterangan Asal usul kayu (SKAU),” kata ketua ketua DPP Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Burhanudin Abdullah, di Pontianak, kemarin. Dia juga menanggapi penangkapan kayu oleh tim gabungan Mabes Polri dan Polda Kalbar di dermaga PT WBA. Sebab kayu tersebut mengantongi SKAU. Namun usai diteliti, tidak sesuai. Jadi, lanjutnya, perlu diselidiki secara mendalam kasus tersebut. Agar tidak sebatas meledak di awal namun proses hukumnya berjalan lamban. Tim Bareskrim Mabes Polri dan Direktorat Serse Khusus Polda Kalbar mengamankan 2000 kubik kayu gelondongan yang bertambat di depan dermaga PT WBA, 11 April lalu. Dan diduga ilegal, karena dokumen dengan barang tidak ada kesesuaian. Kepala Bidang Humas Polda Kalbar AKBP Mukson Munandar mengatakan tim Mabes Polri dan reserse khusus Polda Kalbar sedang turun ke Kapuas Hulu guna menelusuri asal penangkapan kayu tersebut. Serta segera bakal meminta keterangan saksi ahli dalam penyelidikannya yakni Dinas Kehutanan untuk memastikan jenis dan jumlah kayu. “Kita sudah meminta keterangan 15 orang saksi. Kepemilikan kayu masih ditelusuri,” kata Mukson. (stm)

l

Kamis 5 Mei 2011

Tak Semua RUU Wajib Kunker

KETUA Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, Rabu (4/5), menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi. Ia datang untuk menyerahkan gratifikasi yang diterimanya berupa dua buah cincin dan satu kalung yang semuanya diduga berbahan emas. ”Sudah diserahkan tadi ke KPK,” ujarnya sebelum meninggalkan gedung KPK, di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Mahfud tidak merinci apa saja motif dari pemberian barang berharga Mahfud MD tersebut. Dijelaskan bahwa perhiasan itu diberikan oleh sahabat lamanya sewaktu bertemu pada 20 April 2011. ”Undang Undang mengharuskan untuk mengembalikan,” kata dia. Selain menyerahkan gratifikasi, Ketua MK juga berdiskusi dengan Pimpinan KPK yang ditemuinya. ”Tadi kita juga diskusi,” ujarnya tanpa menyebut materi apa saja yang didiskusikan. (mur)

PEMBALAKAN LIAR

Pontianak Post

TEDY KROEN/RAKYAT MERDEKA

GELAR FOTO NUNUN: Massa kader PDIP pendukung tersangka kasus cek perjalanan mantan anggota Komisi IX DPR periode 1999-2004 Panda Nababan CS, mereka membawa puluhan foto saksi kunci Nunun Nurbaetie saat sidang lanjutan dengan agenda sidang putusan sela, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (4/5). Mereka meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan Nunun Nurbaetie sebagai saksi agar proses peradilan sesuai hukm yang berlaku.

Pejabat Bareskrim jadi Bos Penyidik Baru KPK JAKARTA—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya punya Direktur Penyidikan (Dirdik) baru. Kemarin (4/5), Ketua KPK Busyro Muqoddas melantik Kombes Pol Yurod Saleh untuk menjabat posisi tersebut. Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Analis Utama Bareskrim Mabes Polri. Dia dipercaya menggantikan Brigjen Pol Suedi Husein yang kini menjabat sebagai Kapolda Riau. Nama Yurod sendiri sebenarnya tidak asing di lingkungan KPK. Sebab, pada 2004 silam, pria dengan pangkat tiga melati di pundaknya itu pernah bertugas di KPK. Saat itu, dia menjadi penyidik di lembaga antikorupsi itu. Namun pada 2009 Yurod kembali ditarik bertugas di Bareskrim Mabes Polri. ”Tugas Dirdik KPK tidak ringan,” tegas Busyro kepada Yurod saat menyampaikan sambutannya dalam acara pelantikan tersebut. Lebih lanjut, mantan Ketua Komisi Yudisial itu menerangkan selain melaksanakan proses penyidikan kasus-kasus di KPK, dirdik bertugas untuk menjalin

kerja sama dengan para penegak hukum yang lainnya. ”Ini sangat memeras tenga, waktu dan pikiran. Tapi melihat kompetensi yang anda miliki, kami percaya anda bisa melaksanakan tugas ini,” imbuhnya. Selain itu Busyro juga berpesan agar Yurod selalu bersemangat, dan sungguh-sungguh menularkan budaya anti korupsi di lingkungan eksternal dan internal. Dengan wajah sumringah, Yurod mengaku siap menjalankan tugas barunya di KPK. Dia juga berjanji akan menuntaskan kasus-kasus di KPK yang belum selesai. Terutama, untuk kasuskasus yang menyita perhatian publik. ”Besok pagi akan saya kumpulkan anggota. Saya akan minta masukan dan tanya apa kendala-kendala penyidik selama ini,” kata Yurod setelah silantik. Apakah latar belakang Anda sebagai polisi akan memengaruhi sikap KPK terhadap kasus-kasus korupsi yang melibatkan anggota polisi? ”Saya akan menjalankan tugas berdasarkan pembuktian,” jawabnya. Dia lalu menerangkan bahwa kasus yang masuk di KPK akan melalui beberapa tahap. Mulai Direktorat Pengaduan Masyarakat (Ditdumas), Direktorat Penyelidikan (Ditlidik) dan baru masuk pada tahap penyidikan. ”Jadi kan tidak ujug-ujug ada gelar

perkara dan masuk ke penyidikan,” ujarnya. Jadi, Yurod pun mengaku dirinya akan bekerja sebaikbaiknya untuk melaksanakan tugas barunya itu. Selain itu dia meminta agar semua komponen masyarakat juga turut aktif dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Sebelumnya juru bicara KPK Johan Budi mengatakan bahwa beberapa waktu lalu pihaknya dua nama baru calon Direktur Penuntutan dari Kejaksaan Agung. Yakni Wisnu Baroto dan Warih Sadono. Dengan ditambahnya dua nama itu, berarti kini KPK memegang empat nama calon dirtut. Sebab, sebelumnya Kejagung telah mengirim dua nama. Yakni Ali Mukartono dan Jan Maringka. Ali dikenal sebagai jaksa senior yang lama bertugas di Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Sedangkan Jan Maringka saat ini menjabat sebagai Kajari Serang. Wisnu Baroto adalah jaksa senior yang kini menjabat sebagai Aspidum Kejati Sulsel. Sedangkan nama Warih Sadono sebenarnya tidak asing di kalangan KPK. Warih pernah ditugaskan sebagai jaksa pada KPK. Selain itu, Warih juga pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Humas (Kabidhumas) Pusat Penerangan dan Hukum (Puspenkum) Kejaksaan Agung. (kuh/iro)

JAKARTA—Gencarnya kegiatan ‘pelesir’ anggota DPR melalui kunjungan kerja luar negeri, selalu dikaitkan dengan pembahasan Rancangan Undang Undang. Sekretaris Jenderal DPR RI Nining Indra Saleh menyatakan, tidak semua RUU yang direncanakan di program legislasi nasional (prolegnas) harus diikuti dengan kegiatan kunker. “Tahun ini target prolegnas 70 Rancangan Undang Undang. Tapi tidak semua (RUU) bisa kunker,” kata Nining kepada wartawan di gedung parlemen, Jakarta, kemarin (4/5). Menurut Nining, ada beberapa RUU yang tidak bisa dilakukan kunker. Bila RUU dibahas sebagai tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi (MK), maka tidak bisa serta merta bisa dilakukan kunker. “Kalau substansi revisi tidak sampai 50 persen dari isi Undang Undang, maka kebijakan pimpinan itu tidak boleh melakukan kunker,” kata Nining. “Hal teknis lain dimana tidak bisa dilakukan kunker adalah RUU di tingkat lokal. Nining mencontohkan, RUU tentang pemekaran wilayah, atau pembahasan peraturan pemerintah pengganti UU tidak bisa menggelar kunker. “Termasuk RUU yang sifatnya ratifikasi internasional,” jelasnya. Meski anggarannya besar, Nining menyebut tidak semua alokasi dana kunker bisa terserap habis. Pada pengalaman masa anggaran 2010 misalkan, jumlah dana kunker saat itu mencapai Rp107 miliar, ternyata hanya bisa diserap sekitar 50 persen. “Hanya dipakai Rp50 sekian miliar, sisanya dikembalikan,” kata Nining. Meski jumlah yang dihabiskan tidak sedikit, DPR ketika itu hanya mampu menuntaskan delapan RUU di prolegnas 2010. Untuk tahun 2011, Nining menyebut anggaran untuk kunker jauh lebih besar dibandingkan 2010. Nining tidak bisa merinci jumlah pasti anggaran tahun 2011, namun dia memastikan bahwa biaya perjalanan untuk satu kali kunker rata-rata sebesar Rp1,7 miliar. “Itu terdiri dari dua tim, terserah mau membagi ke negara mana,” jelasnya. Ditanya terkait pencekalan Amrun Daulay, salah satu anggota Komisi II DPR saat akan kunker ke India, Nining mengaku pihaknya tidak tahu terkait hal itu. “Tidak ada pemberitahuan kepada kami, saya kira kalau ada pemberitahuan lebih dulu, tidak akan diikutsertakan,” tandasnya.

Dukungan yang sama juga disampaikan Ketua Komisi II Chairuman Harahap. Dia menegaskan, kunjungan kerja ke luar negeri tetap efektif. Tiap-tiap anggota DPR bisa melakukan perbandingan langsung sebuah kebijakan yang diterapkan di luar negeri dengan kondisi di dalam negeri. Selain itu, DPR juga bisa mengambil atau mencontoh sebuah kebijakan yang dirasa baik untuk diterapkan di Indonesia. “Kunjungan kerja ini sangat efektif. Tetapi itu tergantung pada pengaturannya. Kalau kami di India, pengaturan oleh Kedubes cukup baik. Kami bertemu dengan banyak lembaga di sini. Acaranya juga padat sekali,” ujarnya, saat dihubungi. “Bersama Chairuman, ada sembilan anggota Komisi II yang tengah berada di India. Mereka berangkat pada 3 Mei lalu dan dijadwalkan kembali ke tanah air tanggal 7 Mei. Menurut Chairuman, Komisi II banyak belajar mengenai tata kependudukan, reformasi administrasi, sistem pemilu, serta hubungan pusat-daerah. “Kita yakin ada yang bisa diimplementasikan di paket Undang Undang politik nanti,” tandasnya. Di sisi lain, pelaksanaan kunker sejumlah komisi yang terus marak belakangan ini, mendapat dukungan dari internal kalangan dewan. Wakil Ketua Komisi Keuangan Achsanul Qosasi menyatakan, agar berbagai pihak tidak apriori terlebih dulu dengan pelaksanaan salah satu tugas kedewanan tersebut. Achsanul juga menegaskan, kesiapan pihaknya bukabukaan terkait pelaksanaan kunker, khususnya yang ke luar negeri. Ditegaskannya, sebaiknya jangan apriori dulu terhadap kunker DPR ke luar negeri. “Diawasi pun kami siap, kalau perlu diawasi KPK sekalian,” tantang politisi Partai Demokrat itu. Hanya saja, lanjut Achsanul, DPR memang tidak perlu harus laporan terlebih dulu ke kalangan LSM ketika hendak kunker ke luar negeri. “Memangnya kami harus lapor LSM dulu kalau hendak kunker ke luar negeri” sindirnya. Terkait biaya, dia menyatakan, berkaca pada kunker yang dilakukan komisinya beberapa waktu lalu, sejumlah upaya penghematan telah dilakukan. Dia yakin, hal yang sama juga telah dilakukan komisi-komisi lainnya. “Kami sudah padatkan jadwalnya, jika memang memungkinkan sehari selesai, ya kami tuntaskan hari itu juga,” tandasnya. (bay/dyn)

Polda Kantongi Izin BI Kasus PT Benua Indah Group PONTIANAK—Penyelidikan kasus aduan petani terhadap bos PT Benua Indah Group Boediono Tan tengah berjalan. Sebanyak 45 saksi sudah dimintai keterangan. Kepolisian juga sudah mendapatkan surat izin dari Bank Indonesia untuk memperoleh print out Bank Danamon Pusat. “Perkembangan terbaru kita sudah mendapatkan izin dari BI untuk memperoleh print out bank danamon Pusat. Ka-

Pontianak Post

lau sudah mendapatkan print out kita akan minta kesaksian pihak Danamon terkait dugaan penggelapan uang milik petani oleh pihak terlapor,” kata Mukson Munandar, kepala Bidang Humas Polda Kalbar, Rabu (4/5). Menurut dia, pemeriksaan pihak bank merupakan bagian dari penyelidikan. Mengingat, pihaknya membutuhkan banyak bukti jadi membutuhkan keterangan saksi yang diperlukan. Termasuk Boediono. Namun, Mukson belum dapat memastikan agenda untuk memeriksa Boediono. “Tapi tetap akan dimintai keterangan,” katanya.

Mukson menambahkan dari sejumlah saksi yang telah dimintai keterangan terdiri atas petani dan pihak perusahaan. Dengan perincian 40 saksi dari petani dan pihak perusahaan sebanyak lima orang. Tidak sebatas keterangan petani dan pihak perusahaan yang polisi kumpulkan dalam penyelidikan kasus PT BIG. Karena, BPN Ketapang, Dinas Perkebunan Ketapang, dan Bank Mandiri dalam waktu dekat juga bakal dimintai keterangan, termasuk Bank Danamon. Laporan penggelapan ini merupakan sengketa petani dengan Boediono yang sudah berlangsung hampir empat tahun. Yakni diduga uang petani sebesar Rp300 miliar telah digelapkan. Petani mendesak PT BIG segera mambayar hasil panen petani selama 4 bulan (Juni, Juli, Agustus, dan September 2009) sejumlah Rp119 miliar. Serta meminta PT BIG segera mengembalikan uang petani yang tidak disetor ke Bank Mandiri dengan jumlah Rp77 M. Sekaligus mengembalikan uang setoran petani 30% yang diduga digelapkan sejumlah Rp26 M. Adapun uang tersebut disimpan di Bank Danamon cabang Ketapang. (stm)

Mukson Munandar

Perkembangan t e r b a r u k i t a su d a h mendapatkan izin dari BI untuk memperoleh print out bank danamon Pusat. Kalau sudah mendapatkan print out kita akan minta kesaksian pihak Danamon terkait dugaan penggelapan uang milik petani oleh pihak terlapor. Mukson Munandar

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Per­setujuan Peru­bahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11­September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 760038/575368. Telepon Redak­si: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pema­saran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 741873/766022. Email: redaksi@pon­tianakpost.com. Penerbit: PT.Akcaya PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT Utama Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Komisaris Utama: Tabrani Hadi. Direktur: Untung Sukarti. Pemimpin Re­daksi/Penang­gung Jawab: B Salman. Redaktur Pelaksana: Khairul­rahman, Muslim Minhard, Donatus Budiono, Basilius Sidang Redaksi: Abu Sofian, Surhan Sani, Mela Danisari, Yulfi Asmadi, Andre Januardi, Mursalin, Robert Iskandar, Efprizan. Sekre­taris Redaksi: Silvina. Staf Redaksi: Marius AP, U Ronald, Deny Hamdani, Budianto, Chairunnisya, M Kusdharmadi, Hari KurniJawa Pos Group atama, Hendy Irwandi, Pracetak/Artistik: A Riyanto (Koordinator), Grafis: Sigit Prasetyo, Ilustrator: Kessusanto. Fotografer: Timbul Mudjadi, Sando Shafella. Biro Singkawang: Zulkarnaen Fauzi (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Anto Winarno (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Achmad Fachrozi, (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, . Biro Sintang: Wahyu Ismir. Pema­saran/Sirkulasi: Kiki Fredrik S; Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event: Budi Darmawan. Jakarta: Max Yusuf Alkadrie. Harga Lang­ganan per 1 Bulan dalam kota Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 25.000,- spot colour Rp 30.000,- full colour Rp 37.000,- Iklan baris Rp 15.000,- per baris (minimal 2 baris, mak­­si­mal 10 baris) pem­bayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Ming­gu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.


Pontianak Post

Pontianak bisnis

l

Kamis 5 Mei 2011

Lokomotif Kemajuan Ekonomi Kalbar

Harga Susu Bakal Naik

Pabrikan Emas Gencarkan Penjualan SURABAYA—Pabrikan emas terus mendorong konsumsi masyarakat akan perhiasan dari logam mulia.Dengankondisihargaemasinternasionalyang terus menembus rekor tertinggi maka saat ini merupakan saat yang tepat melakukan investasi sekaligus lifestyle. Sebab di prediksi, level psikologis harga emas internasionaldiakhir2011bisamenyentuhUSD1.600 per troy ounce. Harga emas batangan per Selasa (3/5) yang dijual oleh PT Untung Bersama Sejahtera (UBS) mencapai Rp423 ribu per gram. Sementara Manajer Pemasaran PT Untung Bersama Sejahtera (UBS) Catur R Limas mengatakan di awal tahun harga produk yang sama di kisaran Rp380 ribu per gram. Sementara harga perhiasan emas tergantung dari model serta kadar karatnya. ”Harga emas naik terus. Di awal tahun diperkirakan level psikologis harga emas di USD1.500 per troy ounce dan saat ini sudah tembus,” katanya saat dihubungi kemarin. BerdasarkandatadariBloomberg.com,hargakontrak emas 100 ounce berada di posisi USD1.537,700 per troy ounce. Dia mengakui, dengan menanjaknya harga emas memang toko emas lebih memilih melakukan aksi menunggu hingga harga emas stabil sebab perbedaan harga yang mereka bayar pada pabrikan cukup besar. Sementara untuk end user, perbedaan harga Rp100 ribu hingga Rp200 ribu tak terlalu menjadi persoalan. ”Karena itu kami terus melakukan brand building dengan mengadakan pameran serta terus mengeluarkan produk baru.” Sejak Senin hingga Minggu (8/5), UBS mengadakan pameran emas produk barunya langsung dari pabrikan. Dan mulai Kamis hingga Minggu, pabrikan yang menghasilkan15modelbaruperharinyainimengikuti even ASEAN Jewelry Expo di Balai Kartika Jakarta yang diikuti oleh pabrikan emas di wilayah ASEAN.”Dalam waktu dekat ini, kami perkirakan harga emas akan sedikit stabil dengan adanya kabar tewasnya Osama bin Laden. Itu kabar positif.” (aan)

3

NICK HANOATUBUN/RM

EMAS TURUN: Seorang penjaga toko emas sedang merapikan perhiasan dari emas di Cikini, Jakarta, Rabu (4/5). Harga emas untuk perhiasan mengalami penurunan dari hari-hari sebelumnya dari Rp470 ribu menjadi Rp400 ribuan.

JAKARTA—Harga susu berancang-ancang naik. Pasalnya, harga bahan baku pakan ternak mengalami kenaikan. Ketua Umum Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) Pusat Dedi Setiadi mengatakan, keinginan untuk menaikkan harga tersebut sudah disampaikan pada pihak industri pengolahan susu (IPS). Namun sampai sekarang belum ada kesepakatan. “Kami sudah menyampaikan sekitar dua minggu lalu, tapi sampai sekarang belum ada keputusan,” ucapnya kemarin (4/5). Menurut Dedi, permintaan kenaikan harga tersebut masih tahap negosiasi. Namun pihaknya berharap kesepakatan harga antara peternak dan IPS dapat tercapai segera. “Saat ini kondisi para peternak merugi karena harga beli terbilang masih rendah dari harga yang seharusnya,” tukasnya. Disebutkan harga beli ideal susu di tingkat peternak sebesar Rp4.000 per liter. Sedangkan saat ini susu segar hanya dihargai RP3.400-3.700 per kg. Rentang harga tersebut sesuai dengan kualitas susu yang diukur oleh IPS. “Menurut perhitungan kami harga Rp4.000 itu sudah ideal dengan pertimbangan kenaikan harga pakan ternak,” kata Dedi. Dedi menuturkan, mulai

Saat ini kondisi para peternak merugi karena harga beli terbilang masih rendah dari harga yang seharusnya,” Dedi Setiadi, Ketua Umum Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) Pusat

akhir 2010 lalu harga pakan ternak melonjak signifikan. Harga pakan ternak bervariasi antara Rp1.500-1.800 per kg dengan kenaikan rata-rata sebesar 20 persen. Menurut dia hal itu sangat menekan para peternak. “Apalagi kualitas pakan ternak turut mempengaruhi produksi susu segar, sehingga kalau kualitas pakan rendah maka produksi akan turun,” tandasnya. Ditambah selama ini kontribusi susu segar lokal terhadap IPS relatif rendah atau sebesar 25 persen dari total kebutuhan bahan baku industri. Sementara sisa 75 persen kebutuhan baku berasal dari impor dalam bentuk powder. “Nah bagaimana bisa menaikkan produksi

kalau kualitas pakan rendah,” ujar Dedi. Diuraikan, produksi susu nasional per hari masih rendah yakni sekitar 1,5 juta-1,6 juta liter. Bahkan April lalu sempat mengalami penurunan produksi menjadi hanya 1,4 juta liter per hari. Sementara anggota GKSI berjumlah 95 koperasi. Antara lain tersebar di Jabar 23 koperasi, Jateng 23 koperasi dan Jatim 49 koperasi. Sementara itu Ketua Dewan Persusuan Nasional Teguh Boediyana mengatakan tingkat ketergantungan peternak terhadap IPS masih sangat tinggi. Dicontohkan, penghitungan kualitas susu segar petani ditentukan oleh IPS. Sedangkan penghitungan peternak tidak digunakan. “Dalam konteks permintaan menaikkan susu segar harus ada intermediasi oleh pemerintah,” ucapnya. Selain itu, peternak lokal pun tidak menikmati fluktuasi harga susu internasional. Saat ini selisih harga susu lokal dan luar negeri sekitar Rp700 per liter. Memang diakui susu memiliki daya tahan pendek dibandingkan komoditas seperti gula yang harga dalam negerinya berfluktuasi mengikuti harga internasional. “Semestinya ada insentif untuk menaikkan produktivitas susu segar dalam negeri,” ucapnya. (res)


Pontianak Post

4

Kamis 5 Mei 2011

healty

recipe Tamie Seafood BAHAN

Mi tamie 1 lembar

CARA MEMBUAT

Mi tamie direbus tiga menit hingga matang. Dinginkan. Taburkan kanji di atas mi hingga mi terurai. Lalu bentukmi seperti mangkok. Goreng dan tindihkan mangkok, tahan panas di atas mi tamie agar membentuk seperti mangkok.

BAHAN SIRAMAN Wortel ½ buah Daun kol 3 lembar Brokoli 5 biji Jamur kuping 5 lembar Ayam fillet 5 potong Udang putih 3 ekor Bawang putih 2 siung Bawang bombay ¼ siung Merica ¼ sdt Garam ¼ sdt Garam ½ sdt Gula 1 sdt Saus tiram 1 sdt Kecap asin 1 sdt Air secukupnya Maizena secukupnya

CARA MEMBUAT

Tumis bahan siraman dengan memasukkan terlebih dahulu bawang putih dan bawang bombay. Masak keduanya hingga terasa harum. Kemudian masukkan ayam fillet dan udang. Setelah ayam dan fillet terlihat setengah matang, masukkan air secukupnya dan disusul bahan lain yang telah disediakan. Tunggu hingga lima menit dan kentalkan dengan maizena

Aneka Fungsi Mi Tamie BERBAGAI sayur yang ada di dalam mi tamie bisa memenuhi kebutuhan serat dalam tubuh. Serat tersebut juga dapat membantu agar rasa kenyang bertahan lama. Orang yang ingin diet amat dianjurkan mengonsumsi makanan ini. Orang yang mengonsumsinya juga akan terpenuhi kebutuhan karbohidratnya dari mi. Selain itu, protein terkandung di dalam masakan yang dikenal sebagai masakan Tionghoa itu. Kandungan tersebut diperoleh dari bahan udang dan ayam fillet. Ayam fillet dipilih karena kandungan lemaknya tidak terlalu tinggi dibanding daging ayam biasanya. Bagi pemerhati penampilan dan kecantikan, masakan ini juga memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Manfaat tersebut didapatkan dari brokoli serta vitamin A dari wortel. Adapun jamur baik untuk penyakit jantung dan diet. (war/c2/any)

Cek Fisik & Perhatikan Label

Bahaya Mengintip dari Makanan Kaleng S

eiring dengan meningkatnya tingkat kesibukan, masyarakat kini cenderung kurang memperhatikan makanan yang mereka makan. Baik itu dari segi kebersihan, kesehatan, atau kandungan gizi yang terkandung dalam makanan. Kecenderungan orang hanya memikirkan dari segi ekonomis dan kepraktisannya saja. Sehingga keracunan makanan sangat mungkin terjadi karena makanan kaleng yang dikonsumsi. Dikalengkannya berbagai jenis makanan, mulai dari bumbu, olahan daging, ikan, buah dan sayuran dilakukan karena konsumen menginginkan sesuatu hal yang praktis. “Karena itulah perusahaan membuat makanan yang dikalengkan sehingga konsumen lebih gampang mengolahnya,” demikian penjelasan Dra. Yuniarti, Apt, M.Kes. Kepala Bidang Sertikasi Layanan Informasi Konsumen Balai Besar POM Pontianak. Selain itu tujuan lainnya adalah untuk menghindari kebusukan dari makanan yang dikalengkan tersebut. Atiek – biasa ia disapa mengatakan, karena disimpan dalam jangka waktu tertentu, sehingga membuat mau tidak mau makanan ini menggunakan bahan tambahan pangan untuk membantu proses ketahanan dari makanan yang dikalengkan. ”Makanan-makanan ini memang disimpan dalam jangka waktu tertentu, ya bisa dibilang lamalah begitu. Jadi perlu adanya bahan tambahan pangan,” jelasnya lagi. Bahan tambahan pangan itu ada berupa perasa atau penyedap rasa, penguat rasa, pengawet, pengemulsi, antioksidan, antikempal dan sekuestan. ”Ini semua ditambahkan dengan tujuan tadi, semua ini sudah dituliskan di Permenkes RI no 722/Menkes/per/ IX/88,” tambah ibu 3 anak ini.

PULANG kerja badan sudah letih, bingung mau masak apa? Makanan kaleng kerap selalu bisa diandalkan karena kepraktisannya. Makanan kaleng ini adalah produk olahan pangan yang sudah diawetkan agar tahan lama. Tapi baikkah jika kita mengkonsumsi makanan kaleng terus menerus? Jawabannya ada disini...

Dalam PP/69/99 tentang Label, juga diwajibkan pencantuman mengenai kandungan gizi, kandungan atau bahan tambahan pangan apa saja yang diberikan dalam makanan kalengan. Di label, dituliskan berapa berat bersih dari makanan itu, kemudian kandungan pengawet, kandungan lainnya, mungkin lemak, dan untuk kandungan gizi. Tergantung dari makanan itu mengandung gizi apa saja. ”Biasanya terlihat jelas di susu kalengan, lemak berapa, gizi berapa, vitamin berapa, komposisi dari makanan kalengan itu apa saja, itu yang harus selalu kita baca,” ucap Atiek. Namun tak sedikit pula ditemui para produsen makanan yang seringkali tidak memperhatikan kesehatan

Berdasarkan hasil wawancara dengan Dra. Yuniarti, Apt, M.Kes, Alumni Magister Kesehatan Universitas Indonesia ini menerangkan bagaimana konsumen harus pintar-pintar memilih makanan kalengan :

Pertama, cek fisik dari kaleng

makanan tersebut. Jika terlihat penyok, kembung, karat, label rusak atau hilang, jangan dibeli atau diterima.

Kedua, perhatikan label dari

makanan produksinya dan hanya berorientasi pada laba. Hal ini jelas sangat disayangkan karena konsumen Indonesia belum terlalu kritis dan pengawasan pangan yang kurang, sehingga membuat pihak konsumen sangat dirugikan. Atas dasar itulah, Atiek mengimbau khususnya pada ibu-ibu rumah tangga yang lebih sering berurusan dengan dapur agar jangan terlalu sering mengkonsumsi makanan kalengan. ”Memang makanan ini serba praktis, tapi ini khan bukan kebutuhan pokok kita. Yang harus kita waspadai adalah kandungan-kandungan makanan tambahan pangannya tadi yang berbahaya bila terlalu sering dikonsumsi,” bebernya. Jadi manfaatkanlah makanan kalengan ini sesuai tujuannya demi kepraktisan, di waktu-waktu tertentu saja memakannya. Bagaimanapun konsumen harus waspada terhadap banyak efek negatif yang akan ditimbulkan makanan kalengan terhadap kesehatan. Karena produk makanan yang dikemas dalam kaleng, akan hilang kesegaran dan citarasa aslinya. Hal ini disebabkan menurunnya kandungan gizi akibat pengolahan dalam suhu tinggi. “Sebaiknya hindari makanan kalengan. Kalaupun terpaksa, pilih yang kalengnya bagus, tidak penyok atau berkarat agar Anda terbebas dari keracunan,” jelas perempuan kelahiran tahun 1962 ini. (oid)

makanan kaleng tersebut, terlihat nama produk, berat bersih, nama dan alamat produsen/importir/ distributor, lalu nomor pendaftaran, komposisi produk, kode produksi dan tanggal kadaluarsa ini yang paling penting. Bagi makanan kalengan yang mengandung babi, harus mencantumkan label mengandung babi dalam produknya. Jadi, bacalah label secara seksama, dan perhatikan juga tanggal kadaluarsanya. Pilih produk yang belum melampaui tanggal kadaluarsa.

Ketiga, jangan mengkonsumsi makanan kaleng yang dicurigai sudah menunjukkan tandatanda kerusakan, seperti kaleng kembung, berkarat, penyok, dan bocor. Keempat, makanan kaleng yang sudah dibuka harus digunakan secepatnya, karena keawetannya sudah tak sama dengan produk awalnya. Sebaiknya dipanaskan dulu sampai mendidih selama 10 menit sampai 15 menit sebelum dikonsumsi. (oid)


Pontianak Post

Kamis 5 Mei 2011

PONTIANAK LIFE STYLE

5

Permata Famillionaire Berlanjut Periode 2 Mei - 30 Agustus 2011

MUJADI/PONTIANAK POST

PROMO PERMATA : SPG membagikan promosi iklan Permata Famillionaire kepada pengendara di simpang Pasar Flamboyan, Senin (2/5).

MUJADI/PONTIANAK POST

MUJADI/PONTIANAK POST

SIMPANG PASAR FLAMBOYAN : Promosi gencar Permata Famillionaire mendapatkan sambutan hangat dari pengendara mobil di jalan. Mereka tertarik melihat aksi promo dari Bank Permata.

PONTIANAK – Permata Bank senantiasa mengembangkan berbagai program dan kegiatan menarik sesuai dengan kebutuhan nasabah. Itu bertujuan untuk meningkatkan jumlah nasabah dan simpanan dana masyarakat. Setelah sukses dengan Program Permata Famillionaire tahap kedua yang berakhir di akhir Januari 2011, dan menyelenggarakan acara Fun Famillionaire Carnival, acara berformat week end banking dan karnaval yang digelar untuk mendukung Program Familionaire yang diselenggarakan secara serentak di 6 kota di Indonesia, Permata Bank kembali melanjutkan program Permata Famillionaire tahap ketiga yang berlangsung dari tanggal 2 Mei–30 Agustus 2011. Direktur Retail Banking PermataBank, Lauren Sulistiawati mengatakan, kali ini dengan tema untuk anda dan keluarga. Program dirancang secara nasional. Menawarkan tiga program menarik sekaligus seperti undian + bonus bunga/ bagi hasil + hadiah langsung. “Program ini memberikan undian dengan jumlah total Rp2Miliar bagi 1.000 lebih pemenang setiap bulannya + bonus bunga tabungan hingga 4persen pa atau bonus bagi hasil untuk tabungan syariah yang setara hingga 4persen + hadiah langsung paket eksklusif Lock&Lock,”paparnya seraya menjelaskan program tersebut berlaku bagi nasabah baru maupun nasabah existing dan juga dapat dinikmati nasabah konvensional maupun syariah. Dalam program undian uang tunai dengan total Rp2Miliar setiap bulannya, kata Lauren akan dibagikan hadiah bagi total 1008 pemenang masingmasing untuk 1 nasabah sebesar Rp 1Miliar, 2 nasabah @ Rp100 juta, 5 nasabah @Rp10

juta, 500 nasabah @Rp1juta dan 500 nasabah @Rp500ribu. Kata Lauren, undian tersebut bebas pajak dan bisa dimenangkan berkali-kali setiap bulannya. “Program ini dapat diikuti oleh nasabah baru dan semua nasabah lama PermataBank yang memenuhi ketentuan program,”jelas Lauren. Untuk pembukaan rekening baru tambahnya, maka nasabah akan langsung mendapatkan 10 poin. Adapun kategori produk yang diikutsertakan pada undian ini yaitu tabungan, (kecuali Permata Tabungan dan Permata Tabungan KPR Bijak), Giro seluruh mata uang dan deposito seluruh mata uang dengan jangka waktu 1 bulan keatas baik konvensional maupun syariah. Sedangkan untuk bonus bunga hingga 4 persen akan diberikan atas penambahan saldo rata-rata rekening dalam bulan bersangkutan jika saldo rata-rata rekening maupun relationship nasabah lebih besar dari saldo rata-rata bulan sebelum program berjalan. Adapun kategori produk yang diikut sertakan pada bonus bunga tersebut menurut Lauren yaitu Permata Tabungan Bebas, PermataBintang, PermataGiro Rupiah, dan PermataGiro Ganda. Sedangkan untuk produk syariah akan memperoleh bonus bagi hasil yang akan setara hingga 4 persen untuk produk-produk PermataTabungan iB, PermataTabungan iB Bintang, PermataGiro IB dan PermataGiro iB Ganda. ”Yang terbaru di program PermataFamillionaire kali ini dalah hadiah langsung dengan jenis atau varian yang berbeda dari program sebelumnya yaitu produk Lock&Lock yang tersedia dalam 2pilihan berdasarkan setoran awal dari nasabah,” tutur Lauren. Untuk setoran awal tambahnya minimal Rp1juta akan mendapatkan Lock&Lock Sport Bottle (550 ml) dan tersedia dalam 4 pilihan warna yang berbeda sedangkan se-

toran awal minimal Rp5juta akan mendapatkan Lock & Lock Lunch Box Ecolife yang tersedia dalam empat pilihan warna berbeda dan cukup diblokir selama 1bulan. ”Hadiah ini dapat dimiliki hanya dengan membuka rekening Tabungan atau Giro baik konvensional maupun syariah (kecuali PermataBintang/ Permata Tabungan iB Bintang dan PermataMasaDepan),”papar Lauren. Terkait kinerja Permata Bank, Lauren juga mengaku hingga saat ini simpanan dana masyarakat terus meningkat dengan ditopang kinerja yang berkesinambungan. ” Pada kuartal I 2011, PermataBank mencatat laba bersih setelah pajak (konsolidasi-tidak diaudit) sebesar Rp321 miliar atau meningkat 20persen (yoy) dari Rp269 miliar untuk periode yang sama tahun 2010 lalu,” ungkap Lauren. Sementara itu Vice President Head Of Area PermataBank Pontianak, Mariam juga berharap adanya program PermataFamillionaire tahap ketiga ini diharapkan juga dapat semakin memberikan nilai tambah dan kepuasan bagi para masyarakat terutama para nasabah BankPermata sehingga pada akhirnya akan meningkatkan jumlah nasabah dan simpanan dana masyarakat di PermataBank. Promosi Permata Famillionaire, juga dilakukan di lokasi strategis, jalan utama dan persimpangan lampu merah. Seperti di Jalan Ayani Depan Polda Kalbar, Bundaran Tugu Digulis Universitas Tanjungpura, Perempatan Kantor Pajak (jalan AyaniSultan Abdurahman-Ahmad Dahlan-Gst Sulunglelanang), Simpang Pasar Flamboyan (Jl Pahlawan-Budikarya-VeteranGajah Mada). Melibat sales promotion girl dengan membagikan iklan yang bekerjasama dengan koran Pontianak Post. (*) Narasi : Asri Isnaini FOTO : Mujadi, Shando, Haryadi

MUJADI/PONTIANAK POST

HARYADI/PONTIANAK POST

HARYADI/PONTIANAK POST

HARYADI/PONTIANAK POST

SIMPANG POLDA : Persimpangan Polda yang menuju ke kawasan pemukiman penduduk perbatasan Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya tak luput jadi target promosi. Tampak SPG dengan ramah memberikan gratis promo Permata Famillionaire yang dibundling dengan Koran Pontianak Post.

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

HARYADI/PONTIANAK POST

SIMPANG KANTOR PAJAK : Lalu lintas yang ramai di simpang kantor pajak Pontianak menjadi incaran untuk promosi. Di tengah mentari pagi, promo ini memberikan nuansa lain di jalanan kota Pontianak.

BUNDARAN UNTAN : Lokasi strategis di Bundaran Universitas Tanjungpura juga menjadi target promosi Permata Famillionaire. Menariknya, Anggota Polisi juga membantu membagikan promo.


opini

6

Mencermati Kegagalan Diversifikasi Pangan Bagi masyarakat Indonesia, masalah pangan adalah materi bahasan yang tidak pernah habis dan selalu aktual untuk diperdebatkan. Setiap terjadi kenaikan harga pangan, pembahasannya akan selalu merembet ke mana-mana karena pangan adalah isu sangat sensitif. Sebabnya, porsi pendapatan untuk belanja pangan masih sangat besar. Tidak mengherankan jika program ketahanan pangan selalu menjadi program unggulan dari rezim ke rezim. Berbagai upaya ditempuh pemerintah untuk mewujudkan program ketahanan pangan. Tiga pilar utama program tersebut adalah intensifikasi, ekstensifikasi dan diversifikasi pangan. Intensifikasi dan ekstensifikasi telah memberi sumbangan nyata melalui pencapaian swasembada beras, walaupun kenyataannya sangat sulit dipertahankan. Sedangkan program diversifikasi pangan tampaknya belum menunjukkan hasil signifikan. Sehingga diantara tiga pilar tersebut, program diversifikasi pangan bisa dianggap merupakan program yang paling kedodoran dan paling sedikit memberikan sumbangan terhadap terwujudnya ketahanan pangan. Kegagalan tersebut menjadi hal yang aneh bagi bangsa Indonesia mengingat kita hidup di daerah tropis yang kaya akan bahan pangan berkualitas. Selain beras, masyarakat daerah tertentu kita juga terbiasa mengkonsumsi sagu, jagung, ubi kayu, ubi jalar bahkan sorgum sebagai sumber utama karbohidrat. Masyarakat kita mempunyai begitu banyak “tabungan” jenis bahan pangan. Tetapi hingga kini, tabungan tersebut sepertinya tidak memberikan manfaat dalam mendukung program ketahanan pangan. Upaya peningkatan kandungan bahan baku lokal dalam bahan pangan yang kini menjadi preferensi masyarakat kita, seperti mi instan misalnya, juga ternyata hanya berhenti di mulut para pemimpin ketika kampanye. Sebetulnya, apa masalah yang menyebabkan program diversifiaksi pangan yang sudah dicanangkan belasan bahkan puluhan tahun begitu sulit diwujudkan? Di mana letak kesulitannya? Atau adakah masalah lain yang menyebabkan difersifikasi pangan hingga kini tidak bisa diwujudkan? Mencermati hal tersebut, setidaknya ada dua dimensi pendekatan yang bisa dijadikan rujukan kuat dalam mengurai kegagalan program diversifikasi pangan di Indonesia, yaitu dimensi politikpemerintahan dan dimensi sosial-kebudayaan. Dua dimensi tersebut menjadi lebih penting dari sekedar masalah teknis pertanian karena tidak bisa dipungkiri bahwa di Indonesia, masalah pangan juga akan selalu menyangkut masalah

tortila, makanan Meksiko), dan tepung Supriyanto sagu (jadi mi instan). Indonesia adalah sumber tepung sagu terbesar dunia, Kebijakan Pangan: Petani separuh hutan sagu dunia ada vs Pedagang di sini. Jika pemerintah memSudah bukan rahasia bahwa bebaskan PPh dan PPN untuk masalah pangan adalah ko- industri tepung beras, tepung moditas politik yang paling laris jagung, tepung ubi, dan tepung untuk dijual. Tetapi sayangnya, sagu, jenis tepung itu akan janji-janji program manis yang berkembang pesat. Apa beselalu dibicarakan tidak tercer- danya membuat 0 persen bea min dalam kebijakan. Politik masuk terigu dengan 0 persen pangan yang diterapkan pemer- PPh dan PPN industri tepung intah kini bahkan disinyalir ban- berbahan baku lokal? Pemerintah selalu cari jalan yak kalangan sebagai salah arah, termasuk di dalamnya dalam pintas, tetapi merugikan bangsa menentukan arah diversifikasi dan negara dalam jangka panpangan. Misalnya, mengutip jang. Pemerintah sebetulnya Siswono Yudohusodo, ketika tahu bahwa kemandirian panpemerintah mengeluarkan gan hanya akan dapat dicapai Peraturan Menteri Keuangan jika sektor pertanian kita bisa (PMK) No 13/2011 yang menu- tumbuh secara mantap. Tetapi runkan bea masuk bagi 57 jenis untuk mewujudkan hal tersekomoditas pangan, termasuk but dibutuhkan kerja sangat gandum, beras, dan jagung keras dan jalan panjang, juga menjadi 0 persen. Melalui pera- biaya yang tidak sedikit. Memturan ini, secara sadar, intens, bangun pertanian tidak cukup dan bertahap, pemerintah telah hanya dengan mengurusi sektor membuat rakyat jadi pemakan pertaniannya, melainkan juga mi dan roti berbahan baku berkaitan dengan sektor-sektor gandum yang tidak bisa kita lainnya. Tetapi bagi pemerintah, tanam sendiri serta mematikan janji politik untuk memberikan diversifikasi pangan berbasis harga pangan yang murah harus bahan baku lokal. Kemudahan segera dipenuhi. Siapa yang dan pemberian berbagai fasili- berani ambil resiko untuk tidak tas untuk mengimpor, itulah populer? Munculnya PMK No jawaban mengapa konsumsi 13/2011 makin menunjukkan gandum kita dari tahun ke ta- bahwa pemerintah sekarang hun justru terus meningkat. Se- belum punya politik pangan bagai ilustrasi, “impor” gandum yang mantap. Kedua, kebijakan yang tidak per kapita per tahun Indonesia meningkat dari 8,4 kg pada 2005 berpihak kepada petani seperti disebutkan di depan menmenjadi 10,3 kg pada 2009. Pertanyaannya, mengapa imbulkan kecurigaan bahwa pemerintah tidak memihak kebijakan pangan kita diatur atau melindungi petani lokal kepentingan dari luar dan atau kita? Ada dua jawaban yang bisa lobi-lobi bisnis untuk mengeruk dikemukakan. Pertama, jawa- keuntungan dengan merugikan ban yang paling mudah adalah kepentingan nasional. Kebikarena kebijakan pemerintah jakan-kebijakan yang berkaitan cenderung dipengaruhi oleh dengan impor, sangat sering psikologi dagang, sebagaimana cukup kental dengan aroma latar belakang para menteri yang kepentingan sekelompok orang menanganinya. Dalam mental dengan dibungkus alasan yang dagang ada adagium, mengapa sangat halus dan populis, untuk harus susah-susah membuat mencukupi stok pangan, menusendiri jika lebih murah mem- runkan harga yang melambung, beli? Mental dagang inilah yang atau sekedar sebagai cadangan selalu melandasi pemikiran pangan menghadapi hari raya. pemerintah kita (bahkan sejak Sudah bukan rahasia bahwa orde baru) ketika membuat proses impor pangan merupasuatu kebijakan. Apapun yang kan sumber penghasilan dan disukai rakyat, kalau kita tak bisa ladang bisnis yang menggiurkan bikin, kita beli. Bukan hanya bagi banyak kalangan, terutama gandum, tapi juga motor, mobil, bagi yang dekat atau yang sejarum bahkan cangkul. Semua dang berkuasa. bisa impor, toh lebih murah dan Pangan adalah Budaya mudah dibanding membuat Pada sisi lain, dalam sebuah atau menanam sendiri! Seperti diketahui, masyarakat iklan televisi, seorang Miss Unimodern gemar makanan cepat verse menyebut bahwa beras saji, seperti mi dan roti, maka adalah simpul budaya Indosemestinya pemerintah men- nesia. Jika dicermati, penilaian dorong tumbuhnya pabrik mi tersebut tidaklah salah. Cobalah berbahan baku lokal, seperti perhatikan, sebagian besar ketepung beras (menjadi kwetiau budayaan kita memang selalu dan bihun), tepung kacang hijau berkaitan dengan ritual yang (menjadi suun), dan tepung di dalamnya menghadirkan ubi (menjadi soba, makanan makanan asal beras sebagai Jepang). Juga roti berbahan pusat perhatiannya. Di Jawa ada baku lokal, seperti tepung be- tumpeng nasi, pamongan, guras, tepung jagung (menjadi nungan, kue apem, atau setiap

sosial-politikkebudayaan dan bahkan juga agama atau kepercayaan.

oleh

ada acara pesta perjamuan selalu menghadirkan makanan asal beras sebagai salah satu pengisi acara. Di Kalimantan Barat, acara “besaprah”, tepung tawar dan juga acara budaya lainnya juga tak lepas dari makanan atau bahan pangan yang berasal dari beras. Pernahkah kita membayangkan acara-acara budaya seperti dikemukakan di depan diganti dengan bahan pangan lain, singkong, kentang atau ubi jalar misalnya? Jadi, beras yang merupakan makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia juga adalah sebuah simbol identitas budaya masyarakat. Sebagai simbol, maka ia akan selalu dipertahankan dengan segala upaya, dan tetap menggunakannya adalah sebuah upaya mempertahankan gengsi. Barangkali itulah sebabnya mengapa masyarakat kita selalu merasa belum makan jika mulutnya belum tersuap nasi walaupun sudah makan 5 buah donat atau 5 potong singkong rebus. Bahkan gerai-gerai makanan cepat saji asal Amerika yang menu awalnya adalah kentang sebagai pendamping ayam goreng, terpaksa menyesuaikan diri mengganti kentang dengan nasi putih karena menyesuaikan budaya. Hal ini dapat dimengerti karena pola makan seseorang atau bahkan sebuah masyarakat sangat dipengaruhi oleh dimensi etis dan dibentuk oleh latar belakang budaya yang dimilikinya dengan berbagai perubahan sosial budaya yang terjadi seperti gaya hidup, rekayasa bioteknologi, ekpresi simbolik dan juga masuknya ideologi-ideologi baru. Pergeseran pola makan dari pangan asal beras menjadi pangan asal gandum masuk dalam konteks ini. Sayangnya, kecenderungan sosial yang berlaku dalam masyarakat kita adalah adanya upaya selalu mengidentifikasikan diri kepada golongan yang dianggap stratanya lebih tinggi. Berubah menjadi sering makan roti atau mi instan akan dianggap lebih baik dibanding berubah menjadi sering makan singkong atau makan ubi jalar. Kesimpulannya, memasukkan sebuah inovasi budaya tampaknya tidaklah semudah memasukkan inovasi teknologi. Jika pemerintah masih tetap serius ingin menjalankan program diversifikasi pangan, maka pemerintah harus bisa melakukan rekayasa sosial agar makan ubi, makan jagung atau makan sagu tidaklah kalah gengsi dibanding makan nasi, roti atau mie. Yang tidak kalah penting, politik pangan pemerintah tidak boleh dikalahkan untuk kepentingan apapun, terlebih sekedar untuk kepentingan sekelompok orang. ** * Penulis, Dosen Fakultas Pertanian

Pendidikan Kita (Tidak) Memerdekakan MESKIPUN di setiap tahunnya, setiap 2 Mei, bangsa kita memperingati Hari Pendidikan Nasional, arah pendidikan nasional kita masih saja tidak jelas yang dituju. Centang perenang kebijakan pendidikan baik karena aktor maupun sistemnya membuat arah pendidikan kita tidak penah jelas yang mau dicapai. Akibatnya, bangsa ini kehilangan daya kreatifitasnya, karena miskin citacita dan gagasan. Politik tidak mampu lagi melahirkan gagasan besar untuk membangun sebuah cita-cita besar bagaimana membawa gerbang Indonesia menuju masa depan ber­ peradaban. Kita semua setuju bahwa pendidikan adalah untuk memerdekakan. Secara teoritik demikian. Tapi dalam praksisnya, sampai saat ini kita tak pernah sampai pada kesadaran bahwa pendidikan merupakan proses menjadikan manusia berpikir merdeka dan dengan demikian diikuti tindakan-tindakan yang mendukungnya. Alih-alih demikian, pendidikan kita tak pernah sampai pada proses pemerdekaan itu sendiri, melainkan sering justru menjadi belenggu. Merdeka bukan berarti liar tanpa aturan atau tidak mau diatur. Berpikir merdeka dalam pengertian ini membuat manusia memiliki daya nalar yang kritis serta mampu menentukan pilihan dalam hidupnya. Di era globalisasi seperti sekarang, saya kira pilihan lebih banyak ditentukan oleh apa yang terlihat oleh pancaindera. Pilihan ini tidak lagi digerakkan daya nalar yang sehat melainkan hanya sekadar pemenuhan akan kebutuhan penyenangan inderawi belaka. Media iklan yang begitu

dahsyat dengan karakter oleh kerapkali individualistik. membuat mata Sayangnya Syamsul Kurniawan yang terjadi kita tidak lagi awas. Ini menciptkan mentalitas justru sebaliknya, pendidikan konsumtif: semua serba kita tidak mengajarkan bagaimana instan. jurang stratifikasi sosial itu Budaya instan (siap saji) dihentikan dan setiap murid bisa membuat manusia tidak lagi menda_patkan perlakuan yang berpikir jangka panjang. Kebijakan sama dan wajar. Pendidikan kita pendidikanpun terpenjara dalam jelas-jelas mengajarkan bagaimana kurungan budaya instan. Hemat diskriminasi dilakukan. saya, pendidikan seperti ini amat Ruang publik kita hanya diisi berbahaya bagi masa depan oleh kaum petualang yang bangsa ini. Cita-cita pendidikan menggunakan gelar hebat tapi yang mencerdaskan rakyat tidak ada isinya. Polemik terushanyalah angan-angan saja. menerus dihadirkan untuk Untuk menjadikan bangsa ini menghiasi publik setiap hari di cerdas diperlukan politik media. Tetapi realitasnya polemik pendidikan yang bervisi jelas, itu tidak mampu menjadi pelecut yaitu: memanusiakan manusia daya cipta untuk mengubah dan menjadikannya sebagai ketidakberdayaan menjadi pribadi merdeka. Merdeka dalam keberdayaan. Ini terjadi karena arti yang mendalam, yaitu kita sebagai bangsa, miskin citamembuat orang tidak tergantung cita dan cinta. kepada hal yang melekat dalam Akar persoalannya bisa dilacak, dirinya. Kelekatan akan harta yaitu pendidikan dalam bangsa benda serta jabatan membuat ini hanya menjadi instrumen orang tidak merdeka secara kekuasaan politik. Pendidikan mendasar. di subordinasikan dalam keku­ Kemerdekaan membuat asaan politik, dan menghasilkan manusia memiliki keluhuran budi manusia yang hanya pamdai serta kemampuan merasakan ikut-ikutan. Mereka bagaikan derita orang lain. Kemerdekaan robot yang dikendalikan oleh akan membuat manusia Indonesia remote control, yaitu pemegang tidak hanya berpikir bagi dirinya kekuasaan dan pemilik modal, sendiri. Prinsip dasar pendidikan melalui ideologi penyeragaman. adalah melahirkan manusia untuk Ini membuat mereka hanya belajar berbagi kepada sesama. mampu menunggu petunjuk dan Prinsip itu dijabarkan dalam pedoman dari “atas”. Kreativitasnya proses menjadi manusia merdeka. minim. Manusia yang berani meloncat Akibatnya birokrasi menjadi dari pemenuhan kebutuhan akan lambat dalam merespon dirinya sendiri menuju pada perubahan. Ketidakmampuan empati dan membantu orang ini disebabkan oleh ketidak­ lain. Proses ini bisa dilampaui berdayaan mereka untuk keluar bila ada kesadaran bersama bahwa dari kultur lama. Di mana kesejahteraan harus diraih untuk kemandirian individu direduksi semuanya. Jadi pendidikan bukan menjadi ketaatan buta yang untuk melahirkan manusia dikendalikan oleh sistem

penyeragaman. Ini membuat gerbang reformasi sampai sekarang terseok-seok, yang disebabkan oleh ketidakberdayaan untuk merespon perubahan yang begitu cepat.   Revolusi Pendidikan Selama revolusi pendidikan tidak dilakukan, jangan berharap lahir manusia Indonesia yang bermutu. Revolusi pendidikan perlu segera dilakukan dengan mengubah orientasi pendidikan dari watak elitis, yaitu hanya mengejar-ngejar pangkat, gelar, kedudukan, tanpa memperhatikan pembentukan karakter manusianya. D engan mengabaikan hal ini, berarti pendidikan hanya sekadar transfer ilmu belaka, akibatnya lepas dari tuntutan mentransformasikan nilai-nilai moralitas. Mengutip Freire, pendidikan yang memerdekakan dan memanusiakan manusia hendaknya tertuju untuk menggugah kesadaran pelaksanaan metode pendidikan yang bukan saja membebaskan tetapi yang terpenting kembali memanusiakan manusia, menghilangkanjejakdehumanisasi yang merasuki dunia pendidikan kita. Bila pemerdekaan sudah tercapai, pendidikan menurut Freire adalah suatu kampanye dialogis sebagai suatu usaha pemanusiaan secara terusmenerus. Pendidikan bukan hanya menuntut ilmu, tetapi bertukar pikiran dan saling mendapatkan ilmu (kemanusiaan) yang merupakan hak bagi semua.*** *) Penulis, Pemerhati pendidikan, tinggal di Pontianak. Menulis buku, Pendidikan di Mata Soekarno.

Pontianak Post

l

Kamis 5 Mei 2011

Wacana Jembatan Layang Kita harus bersyukur karena Pontianak semakin hari semakin berkembang. Ini merupakan wujud nyata dari kedewasaan pola pikir masyarakat itu sendiri. Namun sayangnya kadangkala pembanguna n ha nya dijadikan proyek pribadi dengan membelakangi manfaat serta pantas atau tidaknya pmbangunan itu dibuat. Rencana pembangunan jalan layang di Pontianak merupakan apresiasi betapa seringnya pemerintah kita latah. Yang tujuannya adalah mendapatkan komisi dari berbagai pihak. Coba kita renungkan nasib dari pembangunan jembatan kapuas 2 yang mana hingga sekarang pembangunan tersebut tidak dioptimalkan. Sebaliknya pembangunan tersebut merupakan bentuk dukungan dari pemerintah terhadap para ABG sebagai tempat pacaran dan tragisnya lagi sering terjadi kriminal hingga memakan tumbal disitu. Saya setuju dengan pendapat Ketua Komisi C DPRD, ada baiknya anggaran tersebut digunakan untuk mnyelesaikan wacana klasik tentang tempat pariwisata di tugu khatulistiwa. Apa kita tidak malu karena tidak mempunyai tempat wisata yang bagus seperti daerah-daerah lain? Masih banyak yang harus diurus pemerintah daripada membuat jembatan layang ini. Semoga kedepannya pemerintah kita lebih memperhatikan manfaat dari wacana pembangunan itu sendiri dan lebih tegas atas aturan yang telah dipalukan. (Tyo, 0853 3237 7616)

dan lain sebagainya, sudah sangat mencemaskan masyarakat. Memang perlu adanya agar masyarakat ektra hati-hati pada waktu dimana ada kesempatan oleh pelaku. Di tingkat RT mau RW, sudah semestinya meng-aktifkan kembali Siskamling. Perlu mendapat porsi kehati-hatian kita adalah terhadap orang orang yang berlagak bak pemulung. Karena, biasanya pekerjaan seperti ini mudah sekali lepas dari prediksi warga bahwa ybs adalah oknum pencuri. Sudah banyak kejadian, pada saat oknum pemulung ini memasuki tempat atau lokasi perumahan, sering penduduk mengatakan telah kehilangan sesuatu. Memang tidak semua pemulung itu berhati jahat, namun setidaknya kita patut berhati-hatilah dengan kondisi “aji mumpung” mengambil sesuatu dari orang-orang tak bertanggung jawab. (085245239018)

Antri Solar Mohon kiranya ada pengaturan yang baik, untuk arus masuk kendaraan ke dalam SPBU Imam Bonjol, karena disitu sering terjadi kemacetan jalan akibat banyaknya truk-truk yang mengantri solar. (085345337747)

Pengajaran Etika Buka Parit Pasar Keluhan masyarakat terhadap pelanggar ketertiban umum sudah seringkali disampaikan via media ini. Sekali lagi mohon ada perhatian dari aparatur yang berwenang. Pengendara sepeda motor dengan lampu rem warna putih menyilaukan dan knalpot racing, bukan hanya melanggar UU lalu lintas, tapi jelas - jelas ia beritikad meneror masyarakat umum. Ngobrol santai diatas motor yang sengaja dijejer 2 - 3 motor, ber-HP ria di jalanan, hanya dilakukan oleh orang-orang yang dungu tapi egois, perlu adanya pengajaran etika bermasyarakat. (081256149005)

Aktifkan Siskamling Merebaknya tindakan kejahatan di Kota Pontianak seperti perampokan, pencurian,

Kami masyarakat pasar Bengkayang yang mengalami kebakaran September tahun lalu mengharapkan pemda secepatnya membuka parit di depan dan belakang bangunan baru kami‚ seperti janji yang disepakati bersama. Karena kalau kelamaan dikhawatirkan kotoran-kotoran akan keluar dan mencemari lingkungan sekitar. Mengingat sebagian bangunan sudah didiami. (081256673737)

Jalan Sekura Jalan utama desa Sekura, makin parah. Kondisi yang rusak parah, diresahkan warga, selama pekan ini. Tingkat kecelakaan menjadi besar karena kondisi jalan yang rusak parah. (085252335076)

Surat Pembaca

NUPTK yang ‘Mengganjal’ Sertifikasi Memiliki Sertifikat Profesi adalah dambaan semua guru sebagai tenaga pendidik. Karena selain guru yang semakin memiliki kemampuan profesi, juga berdampak kepada meningkatnya kesejahteraan guru (UU Rl no. 14 th 2005). Namun untuk memiliki Sertifikat Pendidik Profesional, seorang guru harus memenuhi persyaratan sesuai yang termaktub dalam UU Rl No. 14 th 2005 tentang guru dan dosen. Diantaranya adalah memiliki kualifikasi akademik yang didapat melalui pendidikan tinggi program sarjana. Kemudian kompetensi yang meliputi kompetensi pegagogik, kepribadian, sosial dan profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional (pasal 8, 9, dan 10). Apabila semua persyaratan di atas sudah dilaksanakan oleh tenaga pendidik (guru), maka yang bersangkutan berhak atas Sertifikat Pendidik (pasal 11). Namun kemampuan profesi guru akan diuji terlebih dahulu. Untuk menyelenggarakan uji profesi, maka oleh Pemerintah ditunjuklah Perguruan Tinggi Negeri yang terakreditasi, yang pelaksanaannya juga harus secara objektif, transparan, dan akuntabel. Sebelum melangkah ke uji sertifikasi lebih lanjut, maka mulai dari jenjang yang lebih bawah untuk mengusulkan guru yang bersangkutan sebagai calon guru profesional. Maka dilakukan tahap demi tahap, mulai dari jenjang sekolah yaitu kepala sekolah mengusulkan kepada UPT Dinas Pendidikan setempat dengan ketentuan yang telah diisyaratkan, diantaranya melengkapi data umur, masa kerja, ijazah akademik, dsb. Kemudian diajukan ke Dinas Pendidikan Kab/Kota dan seterusnya sampailah kepada Dirjen PMPTK Kementerian Pendidikan.

Namun setelah calon yang diajukan dikirim kembali ke Kab/Kota, ada beberapa calon yang ternyata ter-eleminasi (khususnya di Kabupaten Bengkayang, yaitu dari jumlah tiga ratusan yang diusulkan menjadi dua ratusan yang terdaftar). Padahal daftar awal yang diusulkan oleh Dinas Pendidikan Kab./Kota Bengkayang sudah disosialisasikan oleh UPT Dinas Pendidikan masing-masing kepada guru yang bersangkutan. Dengan rasa bangga dan senang hati karena sudah dianggap memenuhi persyaratan, namun harus diakhiri dengan rasa kekecewaan karena tidak terdaftar di Daftar Usulan Tetap yang dibuat oleh Dirjen PMPTK Kementerian Pendidikan Nasional. Begitu tidak berperankah Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota yang di bawahnya ada UPT dan Kepala Sekolah yang menurut saya sangat berperan daiam menilai prestasi gurunya. Apakah NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan) adalah satu-satunya filter calon guru sertifikasi yang serba canggih karena menggunakan tehnologi, padahal pengendalinya adalah manusia yang juga dibuat oleh manusia. Apakah persyaratan yang sangat lengkap yang merupakan usulan dari bawah, dianggap spekulasi belaka, namun mengapa harus diminta juga. Kalaulah NUPTK memiliki andil yang besar dalam nenentukan calon guru sertifikasi, mengapa harus meminta usulan data guru dari sekolah yang bersangkutan. Begitu pentingkah NUPTK online sehingga banyak guru di Kabupaten Bengkayang harus dibikin kecewa. NUPTK saat ini telah menciptakan ketidakadilan. Kekecewaan guru

adalah kekecewaan bangsa, karena guru adalah pendidik bangsa. Apakah resiko ini yang harus dipikul oleh pemegang ujung tombak. Saya khawatir mutu pendidikan harus diakhiri dengan kekecewaan oleh sang guru. Siapakah yang akan bertanggung jawab? Dengan berbagi rasa, mohon kepada para pembaca juga kepada petinggi pendidikan kiranya dapat memberikan obat terhadap rasa kekecewaan ini. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Sertifikasi telah menciptakan ketidakadilan bagi para guru. Dari lebih kurang 30% guru yang menikmati tunjangan sertifikasi, di Kabupaten Bengkayang khususnya, ternyata masih diatas 80 % yang belum dinikmati oleh guru SD. Sementara jenjang SMA sudah diatas 90 % dan jenjang SMP lebih kurang 50 %. Kepala Sekolah harus memanej dua kelompok yang menurut saya jauh berbeda, dimana satu kelompok menikmati gaji yang besar, sementara satu kelompok lagi harus menikmati gaji apa adanya. Namun dari dua kelompok tersebut harus dituntut untuk melaksanakan kewajiban yang sama. Ditambah lagi dengan banyaknya daftar usulan guru sertifikasi tahun 2011 yang tereleminasi hanya dikarenakan permasalahan pada NUPTK on-line. Harapan saya semoga ada solusi dalam mengentaskan permasalahan ini. Hepni Dusun Siliwangi Sei Duri.


ANEKA

Pontianak Post l Kamis 5 Mei 2011

NII dengan JI Mulai Menyatu Sambungan dari halaman 1

tandasnya di Universitas Paramadina kemarin . Tapi, Ansyaad mengatakan upaya penangkapan yang dilakukan polisi jika gerakan tersebut sudah berbentuk tindakantindakan yang mencelakakan orang lain. Semisal peledakan bom hingga perampokan.

Ansyaad mengatakan, para pentolan-pentolan Islam radikan itu bisa membentuk partai lalu bersaing dalam pemilu untuk masuk Senayan. Jika memang dipilih masyarakat, tandasnya, mereka bisa masuk ke DPR. “Saya siap datang ke kampanye mereka,” ucap pensiunan polisi jendral bintang dua itu.

Khusus tentang gerakan NII, Ansyaad mengatakan sudah mencium mereka mulai nge-link kembali dengan pentolan-pentolan eks JI. Fenomena ini memang cukup terbuka. Pasalnya, Abdullah Sungkar yang disebut mendirikan JI dulunya adalah mantan menteri luar negeri NII. Dalam perkembangan

selanjutnya, muncul fraksifraksi di tubuh NII. Abdullah Sungkar, jelas Ansyaad, lalu berpisah terhadap NII di bawah komando Masduki dan rekan-rekannya. “Meskipun pisah, ideology tetap sama yaitu negara Islam harus berdiri,” terang Ansyaad. Persamaan ideologi itulah yang menjadi penyambung antara

Mujahidin Pakistan-Taliban Sebut Osama Masih Hidup Sambungan dari halaman 1

Laode menyatakan lebih percaya dengan keterangan si kawan tersebut. ”Sebab, mereka (mujahidin, Red) lebih dekat dengan Osama ketimbang Amerika. Jadi, lebih tahu kepastiannya,” ucapnya. Meski percaya dengan kabar itu, lelaki yang akrab dipanggil Syawal tersebut

menyatakan tidak berani memastikannya. ”Sebab, saya tak tahu yang terjadi di lapangan,” papar dia. Apalagi sampai Obama berani merilis kematian Osama kepada dunia, itu pasti didasarkan pada bukti kuat. ”Wallahu’alam,” tambahnya. Diakui Syawal, bila benar Osama sudah meninggal, akan ada pukulan terhadap

pergerakan ikhwan-ikhwan jihadi. ”Sebab, beliau adalah sosok ideal. Dia adalah contoh orang yang benar-benar membaktikan diri secara keseluruhan, termasuk hartahartanya, untuk kepentingan Islam,” jelas dia. Hanya, Laode memprediksi bahwa kematian Osama tidak akan terlalu berpengaruh terhadap perkembangan

tanzhim jihadi di Indonesia. ”Sejak tertangkapnya Hambali, syahidnya Mukhlas, Imam Samudera, praktis sudah tidak ada kontak langsung antara orang-orang Arab dan ikhwan-ikhwan di Indonesia. Tapi, saya tidak tahu lagi bila generasi yang lebih muda mempunyai link sendiri,” ucap dia. (ano/ c11/iro)

lawanan” yang dijadikan alasan untuk menembak Osama itu tidak harus berarti Osama memegang senjata. ”Menolak ditangkap sudah termasuk melakukan perlawanan. Mengenai istri Bin Laden, dia ditembak di kaki karena menyerang (tanpa senjata) pasukan kami. Bin Laden selanjutnya ditembak dan terbunuh,” jelasnya. Carney menegaskan, tentara AS sudah menjalankan tugas secara profesional. Mereka diperintahkan untuk menangkap Osama, bukan membunuhnya. Bahkan, sebelum mendarat di kompleks kediaman tertutup di Abbottabad itu, lewat pantauan satelit mereka sudah tahu bahwa Osama berada di lantai 2 atau 3. Ketika sudah berada di rumah alias kamp tersebut, pasukan AS yang terdiri atas 25 personel Navy Seal itu akhirnya tak perlu sulit-sulit mengidentifikasi Osama. Mereka terbantu teriakan sang istri ketika serdadu AS sudah merangsek ke dalam rumah. Sebelum penyergapan, para tentara tersebut memang dilatih mengucapkan sejumlah frasa dalam bahasa Arab untuk bertanya di mana Osama berada. Tidak konsistennya Gedung Putih tentang versi terbunuhnya Osama tersebut tentu saja mengejutkan. Sebab, serbuan ke Abbottabad itu disaksikan langsung oleh Presiden AS Barack Obama

bersama sejumlah pejabat tinggi Negeri Paman Sam dari Gedung Putih. Sementara itu, Gedung Putih kemarin juga mengklaim bahwa tim penyergap berhasil menyita berbagai dokumen dalam bentuk hard drive, DVD, dan sejumlah file elektronik lain dari rumah Osama. Isinya diyakini akan membantu intelijen AS menangkal aksi-aksi terorisme pada masa depan. Juga, mempermudah upaya memburu orang nomor dua di Al Qaeda yang didukung oleh keluarga Osama untuk menjadi penerusnya, Ayman Al Zawahri. ”Tim kami kini mempelajari semua file itu,” tutur Brennan. Dari Islamabad, Pakistan tak mau disalahkan atas bersarangnya Osama selama enam tahun di kota yang hanya berjarak dua jam perjalanan darat dari Islamabad, tak jauh dari akademi militer mereka, tersebut. ”Itu kegagalan intelijen seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat, bukan hanya Pakistan,” ujar Perdana Menteri Pakistan Yousuf Raza Gilani seperti dikutip Daily Telegraph. Sebelumnya, AS dan sejumlah negara lain menekan Pakistan atas kegagalan mereka mendeteksi pergerakan Osama. Muncul kecurigaan bahwa intelijen Pakistan main mata dengan teroris paling dicari selama satu dekade terakhir itu. (c11/ ttg)

ian, tren tingginya konsumsi premium dan solar itu akan terus berlangsung hingga akhir tahun nanti. ”Jadi, konsumsi 2011 sebesar 40 juta kl hingga 42 juta kl, bahkan bisa lebih tinggi,” ujarnya.  Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Z. Saleh mengatakan, dengan tren konsumsi BBM bersubsidi yang terus naik karena bertambahnya jumlah kendaraan bermotor, jika pemer-

intah tidak menjalankan program pengaturan atau pembatasan konsumsi BBM itu, bisa dipastikan kuota BBM bersubsidi 2011 yang dipatok sebesar 38,5 juta kl bakal terlampaui. ”Jika tidak diatur, minimal konsumsi BBM bersubsidi bakal membengkak hingga 42 juta kl. Artinya, pemerintah harus menanggung tambahan beban subsidi sebesar Rp 7 triliun,” tegas dia. (owi/ c11/iro)

Ditembak Tanpa Senjata Sambungan dari halaman 1

terbunuh. Padahal, Amah hanya ditembak di kaki ketika berusaha menghalangi upaya tentara AS membawa jenazah sang suami yang telah sepuluh tahun menikahinya. Perempuan yang tewas saat operasi itu adalah istri Syekh Abu Ahmed, kurir kepercayaan Osama yang juga terbunuh. Sedangkan Amah dan enam anak Osama kini dirawat di rumah sakit di Rawalpindi. Kondisi mereka kini sudah pulih. Selain Osama, ada tiga lelaki dan seorang perempuan yang juga tewas di tangan Navy Seal. Salah seorang di antara mereka adalah anak lelaki Osama. Tapi, Gedung Putih juga gagal mengidentifikasi anak Osama yang mana. Belakangan, diketahui anak Osama yang terbunuh itu adalah Khalid. Yang pasti, menurut Al Arabiya seperti dikutip Daily Mail, jenazah si anak juga dibawa ke helikopter dan tak jelas dikubur di mana sekarang. Osama, seperti diketahui, diklaim Gedung Putih dimakamkan di laut Afghanistan. Itu dilakukan karena, klaim Gedung Putih, tak ada negara yang mau menerima jenazah tokoh teroris tersebut. ”Tak ada satu peluru pun yang ditembakkan dari dalam rumah (Osama) itu ke arah pasukan AS dan helikopter mereka,” tutur si

pejabat Pakistan tersebut. Kalau kemudian ada satu helikopter AS yang jatuh, kata pejabat Pakistan yang tak disebutkan namanya itu, penyebabnya adalah masalah teknis. Bangkai helikopter tersebut akhirnya tertinggal di kompleks kediaman Osama. Lantas, apa reaksi Gedung Putih? Pusat pemerintahan AS itu ternyata mengakui versi Al Arabiya tersebut. Tapi, Gedung Putih menyebut perbedaan itu sebagai fog combat alias sesuatu yang wajar dalam kondisi konflik yang berlangsung cepat seperti itu. ”Kami berusaha memberikan informasi sebanyak-banyaknya kepada publik dalam waktu secepatnya. Pun, sudah pasti informasi datang tidak secara keseluruhan, melainkan sepotong demi sepotong. Karena itu, harus terus diupdate,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih Jim Carney seperti dikutip Daily Telegraph. Selain itu, Kepala Penasihat Kontraterorisme AS John Brennan mengakui bahwa pasukan AS yang mencari Osama ke seluruh bangunan berlantai tiga dan memiliki 13 kamar tersebut tak menemukan satu senjata pun. Mereka hanya menemukan dua kerbau, seekor sapi, dan 150 ayam. Tapi, Carne y b erkilah bahwa unsur ”adanya per-

Beban Subsidi BBM Melonjak Sambungan dari halaman 1

A n g g o t a Ko m i t e B P H Migas Adi Subagyo mengonfirmasikan bahwa proses migrasi dari premium ke pertamax memang terjadi. Buktinya, April lalu konsumsi premium naik, sedangkan konsumsi pertamax turun sekitar 12 persen. ”Masyarakat kita sensitif dengan harga. Jadi, begitu harga pertamax naik, mereka pindah (ke premium),”

jelasnya. Adi merinci, sepanjang April lalu konsumsi premium mencapai 2,003 juta kl atau di atas kuota April yang dipatok 1,891 juta kl. ”Konsumsi premium pada April 2011 juga naik signifikan jika dibandingkan dengan periode April 2010 yang sebesar 1,86 juta kl,” papar dia.  Adi menambahkan, jika pemerintah tidak mengambil langkah-langkah pengendal-

Bertahun-tahun Tersiksa karena Berdandan dan Pakai Rok Sambungan dari halaman 1

dikabulkan. Sesuai prosedur, dispendukcapil harus memverifikasi yang bersangkutan. Yakni, memeriksa alat kelamin Aminah. Baru kemarin (4/5) tim verifikasi itu mendatangi rumah Aminah di Dusun Kepoh, Desa Sembungan, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali. Rumah tersebut sangat sederhana. Luas bangunannya sekitar 8 x 12 meter. Di depan rumah tampak tumpukan kayu. Siang kemarin, kedatangan tim verifikasi yang dipimpin Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Pencatatan Sipil dan Pengelolaan Dokumen Ahmad Qowim itu disambut keluarga Aminah. Tim lantas mewawancarai Parno dan Surati. Setelah itu, baru mereka memeriksa kondisi Aminah alias Amin. Seusai memeriksa, tim verifikasi menyimpulkan bahwa Aminah memang layak disebut pria. “Kami sempat kaget setelah memeriksa,” kata Qowim. Dia menyatakan, dengan melihat perubahan alat kelamin itu, tidak perlu menerbitkan akta kelahiran baru untuk Amin. “Akta yang lama tetap bisa digunakan, dengan syarat diberi catatan pinggir tentang jenis kelamin dan nama baru. Prosesnya paling hanya sepekan sudah jadi,” jelas Qowim. Jawaban tersebut melegakan Parno dan Surati,

termasuk si Amin. “Saya akhirnya mendapat status baru,” ujar Amin. ABG berumur 15 tahun itu memang lahir dengan jenis kelamin perempuan. Hingga lulus SD, anak pertama di antara dua bersaudara tersebut masih dianggap perempuan. “Ini ijazah saya,” kata Amin kepada Radar Solo (Jawa Pos Group). Tampak dalam ijazah itu, nama Amin masih tercantum Aminah dan berjenis kelamin perempuan. Foto Aminah juga terlihat agak panjang. Lulus SD, Aminah lantas melanjutkan ke MTsN Tinawas, Nogosari. Di sekolah itu, dia pun berperilaku sebagai perempuan. Ke sekolah berjilbab dan berkumpul murid-murid perempuan lain. Surati mencer itakan, sebenarnya ketika Amin kelas tiga SD, ada yang aneh pada alat kelaminnya. Saat itu, di antara celah alat kelamin perempuan muncul semacam tonjolan daging menyerupai penis. “Waktu itu saya langsung membawa anak saya ke rumah sakit di Semarang,” cerita ibu dua anak tersebut. Oleh dokter yang memeriksa, Amin disarankan untuk dioperasi. “Karena biayanya mahal, kami disarankan untuk mengurus surat askes atau jamkesmas untuk minta keringanan biaya,” papar perempuan yang sehari-hari membantu suaminya bek-

erja sebagai pengepul kayu bakar tersebut. Surati menambahkan, pihaknya sebenarnya sudah mengurus jamkesmas. Tapi, sampai sekarang surat itu tak kunjung turun. Saat menunggu kepastian jamkesmas selama bertahun-tahun lamanya itu, terjadi perubahan pada kondisi fisik Aminah. Lambat laun alat kelamin prianya lebih menonjol. Bahkan, dua bulan lalu, alat kelamin pria itu tampak sempurna. “Yang aneh menurut saya, alat kelamin perempuan anak saya seperti nggak ada bekasnya,” tegas Surati. Bersamaan dengan itu, di leher Aminah muncul jakun layaknya seorang pria. Suaranya pun berubah semakin besar. Saat itu Surati dan suaminya kembali memeriksakan anaknya ke dokter di Semarang. Hasilnya, alat kelamin Aminah memang s e mpu r na m e nga ra h ke pria. “Saat itu dia (Aminah) langsung saya khitankan. Namanya kami ganti menjadi Amin Wahyu Bahtiar,” jelasnya. Untuk melengkapi persyaratan administrasi, pihak keluarga mengurus surat penetapan di Pengadilan Negeri (PN) Boyolali. Melalui surat bertanggal 4 April 2011 yang ditandatangani hakim Saiful Anam itu, disebutkan bahwa Aminah yang berjenis kelamin perempuan berubah menjadi pria bernama Amin Wahyu Bahtiar.

“Penetapan mengurus perubahan jenis kelamin itu, kami habis sekitar Rp 3 juta,” ujar Surati. Kepada Radar Solo, Amin menceritakan, sejak duduk di bangku MTsN, dirinya sebenarnya sudah merasakan keanehan. “Saya saat itu sudah merasa sebagai lakilaki. Tapi, karena sejak kecil dianggap perempuan, saya pun terpaksa bertingkah menjadi perempuan. Mulai berdandan, pakai rok, dan pakai pakaian yang serbapanjang. Itu membuat saya tersiksa,” ungkapnya. “Saya pun lebih suka bergaul dengan pria, bermain layang-layang dan sepak bola,” imbuh murid kelas IX MTsN tersebut. Gara-gara lebih suka bermain dengan pria, oleh teman-temannya, Amin saat itu disebut gadis tomboi. “Saya cuek dengan ejeken itu. Syukurlah, saya sekarang sudah menjadi pria seperti yang saya inginkan,” ujarnya. Meski demikian, dia akan menyimpan semua pakaian perempuannya sebagai kenang-kenangan. Ada kisah menarik setelah Aminah “resmi” menjadi Amin. Saat itu adalah hari pertama Amin kembali ke sekolahnya setelah resmi menjadi pria. “Saat masuk ke sekolah, dia (Amin) dianggap murid baru. Teman-temannya pangling,” ungkap Sastro Musrih, 60, kakek Amin. (jpnn/c5/ kum)

7 dua gerakan radikal itu untuk menyatu kembali. Dalam perkembangan selanjutnya, jelas Ansyaad, gerakan radikal JI yang kemudian berubah nama menjadi JAT dikenal dengan radikal terorime. “Diantara upaya-upaya

mereka untuk mendirikan negara Islam adalah dengan bentuk peledakan bom,” tuturnya. Kelompok radikal selanjutnya adalah radikal nonteroris. Menurut Ansyaad, kelompok ini lebih banyak

menggunakan media dakwah untuk mewujudkan impian mendirikan negara Islam. Kelompok radikan ini, disebut identik dengan gerakan NII yang mulai ramai merekrut mahasiswa di perguruan tinggi. (wan)

Batik untuk Anak Muda Sambungan dari halaman 1

Selain didaulat menjadi model kebaya perancang Radith Sirait, Rasti dipercaya menjadi ikon batik. Sebelum menjadi ikon, Rasti memang sudah lama mengenal kain batik. Keluarganya yang ber-

darah Jawa adalah pencinta kain batik. ”Sejak batik bergaya modern mulai booming dan dapat pengakuan dari UNESCO sebagai warisan budaya, jumlah pakaian batikku makin banyak,’’ kata ikon batik termuda setelah Nadine Chandrawinata tersebut.

Rasti menyukai batik bermodel modifikasi. Sebab, batik jenis itu nyaman dikenakan di segala suasana. ’’Sebagai anak Indonesia, tentu bangga memakai produk dalam negeri. Apalagi batik sekarang sudah mendunia,’’ tuturnya. (mug/ c6/agm)

Komitmen Pusat Membangun Lemah Sambungan dari halaman 1

” Ke t i d a k ha d i ra n p a ra menteri tersebut menunjukkan ketidakseriusan pemerintah dalam membuka keterisoliran wilayah perbatasan selama ini,” kata tokoh masyarakat perbatasan H Raden Thalib HS kemarin (4/5), di Entikong. Rencana semua para menteri hadir dalam pencanangan pembangunan kawasan perbatasan darat Indonesia dengan Malaysia. Selain itu melihat langsung rencana pembangunan Bandar Entikong Jaya (BEJ). Yang akan menjadi terminal peti kemas darat dari negara tetangga dan menjadi satu-satunya pelabuhan darat yang siap dioperasikan, dengan peran pihak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) yang mengucurkan dana hingga Rp1,5 Triliun untuk pembangunan BEJ tersebut. ”Ketidakhadiran para menteri tersebut menunjukan lemahnya komitmen pembangunan wilayah perbatasan di En-

tikong Kalbar,”katanya. Enam menteri yang dijadwalkan hadir, menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Menteri Pemberdayaan Perempuan, Menteri Tenaga Kerja, Menteri Kesehatan, Menteri Perdagangan, Menteri Dalam Negeri dan Menko Perekonomian. Jalan Paralel Perbatasan Masih Belum JelasSementara itu Lazarus anggota Komisi V DPR RI asal Kalbar menyorot soal jalan perbatasan. Selama ini persoalan jalan masih terbentur status. “Jalan paralel perbatasan saat ini tanpa status dan hanya muncul di rencana strategis. Ketiadaan status ini, menyulitkan kucuran dana dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara),” ungkap Lazarus. Dia mencontohkan, pada APBN 2011 mengusulkan jalan antara Balai Karangan di Kabupaten Sanggau dan Jasa di Kabupaten Sintang. Pada rancang anggaran, pagu dana masuk. “Tetapi ketika akan disahkan tidak bisa karena tidak ada status,” katanya.

Menurut dia, tidak mudah memperjuangkan status jalan paralel perbatasan di Pulau Kalimantan. Dia mengusulkan statusnya dijadikan jalan nasional atau jalan strategis nasional. “Itu juga harus dilengkapi dengan surat keterangan,” ujarnya. Peraturan perundang-undangan, lanjutnya, mewajibkan pemerintah mengurus daerah perbatasan. Namun jika jalan paralel perbatasan belum diwujudkan, pembukaan daerah-daerah terisolasi di sepanjang perbatasan Kalimantan juga tidak akan terwujud.Christiandy Sanjaya Wakil Gubernur Kalbar mengatakan, segera menindaklanjuti informasi soal status jalan paralel perbatasan. Dia menyatakan akan langsung melapor kepada Gubernur Kalbar untuk menyurati kementerian terkait penentuan status jalan.“Kalau tidak salah saya, jalan paralel perbatasan sudah masuk ke Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) sebagai jalan strategis nasional,” katanya. (ags)

BPHTB Tingkatkan PAD, Real Estate Terancam... Sambungan dari halaman 1

pengembang real estate dan perumahan tetap membangun serta likuiditas perkreditan di perbankan terus berjalan. Sejak beralih BPTHB dari pusat ke daerah, kata Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Pontianak Rudi Enggano Kenang, ada beberapa hal yang harus disinkronkan. Kalau dalam Undang-undang yang lama (UU nomor 20 tahun 2000 tentang BPHTB) besaran BPHTB fix 5 persen. UU baru (Nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah) dinyatakan, tarif BPHTB paling tinggi 5 persen. Pada UU lama Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak berkisar Rp10Rp60 juta. Sedangkan UU baru NPOPTKP paling rendah Rp60 juta. “Untuk kepentingan investasi bisa diberikan insentif oleh kepala daerah,” kata Rudi Enggano, saat Rapat Koordinasi masalah BPHTB dengan stakeholder terkait di Pontianak, Rabu (4/5). Berdasar UU, BPHTB patokannya harga pasar dan NJOP. “Jika tidak diketahui harga pasar kita gunakan NJOP. Kalau NJOP yang ada di Pontianak, baru 25 persen dari harga pasar. Kalau kemarin kami menetapkan kita pakai NJOP banyak yang loss atau Rp60 juta. Kalau dulu NPOPTKP hanya Rp12 juta,” katanya. Kebijakan Pemkot Pontianak berkenaan dengan BPHTB. Bagi pengembang dalam pembangunan wilayah, permukiman, tanah yang disediakan untuk fasilitas umum dan fasilitas sosial, dapat dibantu Pemkot dalam pembangunannya. Kemudian, Pemkot dapat memberikan insentif buat pengembang yang membangun perumahan di wilayah pemekaran. Selain itu ada beberapa kebijakan, bahwa Kota Pontianak ingin kembangkan daerah biar lebih merata. Karena, ada daerah-daerah yang pembangunan tertinggal dibanding lain. Misal Pontianak Utara. Bila dibandingkan dengan Pontianak Selatan, Pontianak Tenggara atau Pontianak Barat agak sedikit tertinggal infrastrukturnya. Investasi masuk masih sangat terbatas. “Kami membuat konsep harga pasar yang diambil dari NJOP. Memang kalau dilihat antara NJOP dan harga pasar itu empat kali lipat. Kalau kita ambil rata-rata itu berkisar antara tiga kali lipat,” katanya. Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (REI) Kalimantan Barat dan Asosiasi Perumahan dan Permukiman Indonesia (APERSI) Kalbar memberikan berbagai respon. Sebelumnya mereka juga su-

dah menggelar rapat untuk membahas BPHTB. Karena, mereka juga salah satu elemen yang paling merasakan dampak dari beralihnya pengelolaan BPHTB dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah. Ada beberapa hasil rapat mereka. “Kita harus pisahkan dulu, apakah harga ini untuk masa transisi sebelum per Januari 2012, atau seterusnya menjadi acuan NJOP pada 2012,” kata Ketua DPD REI Kalbar Sukiryanto. REI tidak sependapat jika tarif BPHTB ada lima persen maksimal dan minimal. Lebih baik tidak ada atau tak perlu lima persen minimal. Karena, kalau di BPHTB ada minimal, di Pajak Penghasilan saja tidak ada minimal itu. REI mengaku, juga berat di PPH. Karena selain membayar Pajak Pertambahan Nilai perusahaan, di PPH mereka kena pajak lagi. “Kita tidak menghindar dari pajak. Tapi, antara modal dan keuntungan sama kita bayar. Saya melihat BPHTB tidak perlu minimal. Penentuannya saja yang disepakati,” katanya. Dia berpendapat jika PPH lima persen, BPHTB lima persen dan PPN 10 persen, pengusaha atau pengembang akan kolaps. “Saya yakin kawan-kawan tidak akan bisa membangun lagi. Saya berprinsip, pajak tidak perlu dihindari tapi kita kejar biar enak berusaha,” tegasnya. Bila pengembang kolaps perekonomian masyarakat ju ga ko l ap s. Me ng i ngat pengembang itu memakai jasa tenaga kerja dari masyarakat. Diasumsikan satu pengembang menggunakan 50 naker. Kemudian satu naker itu memiliki dua hingga lima tanggungan. Itu untuk satu pengembang. Bila ada seratus pengembang, dikalikan dengan jumlah naker dan tanggungannya, puluhan ribu manusia terancam kelaparan dan kesulitan hidup. Hal ini sebenarnya sudah menjadi perhatian Wali Kota. Notaris pun pasti kalang kabut. Alhasil kredit juga pasti tertahan. Karena, bank manapun tidak akan mau melakukan akad kredit, jika masalah BPHTB tidak beres. “Jangan harap bisa akad kredit,” tegas moderator dalam rakor itu. REI menyarankan, untuk masalah BPHTB harus melihat nilai harga tanah yang sebenarnya. “Kita pada dasarnya sudah proaktif membantu pengembang, kantor Pajak Pratama dan Dispenda. Kami komitmen membantu,” tegas Sukiryanto. Penarikan BPHTB kata dia, bisa dilakukan dengan cara NJOP ditambah nilai pasar kemudian dibagi dua. REI siap melaporkan, dimana saja pengembang membangun,

lengkap dengan data-datang yang diperlukan kepada Dispenda. Pengawasan terhadap kewajiban pelaksanaan BPHTB Pemkot Pontianak, dilakukan pengecekan ke lokasi objek tanah dan bangunan oleh petugas Dispenda Kota Pontianak. Kemudian, audit akan dilaksanakan oleh Bawasko atau BPK terhadap harga transaksi. Sebelumnya sudah digelar rapat pada 25 April 2011 lalu di Pontianak. Usai rapat saat itu, Wali Kota Pontianak Sutarmidji, meminta notulen hasil rapat kepada Dispenda untuk ditindaklanjuti. Wali Kota pun memberikan beberapa arahan kepada Dispenda menyoal BPHTB ini. “Arahan pak Wali BPHTB jangan berorientasi peningkatan pajak daerah yang tinggi. Tapi, untuk pertama-tama, harus bertahap. Ada beberapa kemudahan yang harus diakomodir,” ungkap Rudi. Sekretaris Apersi Kalbar Junaidi Abdillah menilai pertemuan antara Dispenda dan stakeholder itu sangat positif. Artinya, dalam rangka pemecahan masalah tolok ukur perhitungan nilai jual transaksi BPHTB dan PPH yang selama ini menjadi polemik, mulai ada titik terang. “Kita meminta stakeholder bisa melihat secara makro dampak yang ditimbulkan jika masalah ini tidak terselesaikan dengan baik,” katanya. Diharapkan juga, pertemuan ini betul-betul ditindaklanjuti hingga ke hal teknis. Selain itu tolok ukur perhitungan nantinya dapat diterima seluruh pihak yang pada akhirnya pengembang dapat menyukseskan program pemerintah dalam membangun sejuta unit rumah dan meningkatkan PAD. “Apersi sendiri tahun ini mempunyai target 5.000 unit rumah di wilayah Kalbar,” tegasnya. Perwakilan dari Kantor Pajak Pratama, dalam kesempatan itu mengatakan, selama dikelola pemerintah pusat penetapan tarif BPHTB berdasarkan NJOP. Untuk menyelaraskan UU dan meningkatkan PAD, saran dia, Pemkot kalau bisa manggunakan harga transaksi. ”Kenapa harga transaksi dan NJOP menjadi polemik? Karena selisihnya terlalu jauh. Pengalaman saya di kota-kota di Jawa, rata-rata selisih 20-25 persen. Tapi kalau disini selisih 80 persen. Kalau harga Rp100 juta NJOP Rp20 juta. Itu jadi kendala,” katanya. ”Ketika pengelolaan masih di kami, kami gunakan NJOP. Karena, kami tidak tahu transaksi di lapangan. Begitu di Pemkot, kalau bisa pakai harga transaksi. Cuma kalau mau enak berapa standarnya (harga transaksi harus ditentukan),” katanya.(ody)


Pontianak Post

8 hibah sejuta buku

Ayo! Sumbang Buku Anda Bank Indonesia-Pontianak Post bertekad program Pontianak Gemar Membaca harus ada wujud nyata. Sukses meluncurkan hibah koran Pontianak Posttigaharilalu,minggudepangiliran hibah sejuta buku mulai dijalankan. Pemimpin Redaksi Pontianak Post, Salman B mengatakan, ada tiga tahap proses yang harus dilakukan pada program ini. Pertama mengumpulkan buku. Kedua memilah buku. Terakhir distribusi buku. “Pontianak Post dan Bank Indonesia, sudah membentuk tim guna menyukseskan program ini. Sekarang kami lagi mendata jumlah taman bacaan dan perpustakaan yang ada di Kota Pontianak. Target kita sejuta buku. Buku apa saja bolehdisumbangkan.Yangpentingbukubacaan,” kata Salman. Lebih lanjut, kata Salman, saat ini pihaknya mulai menyosialisasikan program hibah sejuta buku kepada masyarakat. Sebab buku yang akan dihibahkan ke taman bacaan dan perpustakaan sekolah, sumbernya berasal dari sumbangan masyarakat dan donator. Tahap kedua, kata Salman, proses pemilahan. Buku yang disumbangkan dan sudah t e rku m pul, tentu sebelum dihibah k a n harus dipilah. Te n t u sumbangan yang warga berbagai jenis buku. Ada buku untuk anakanak dan dewasa. Ada novel, majalah, atau apa saja. Tahapketiga,distribusi.Setelahsemuaterkumpul dan dipilah, tentu buku-buku hasil sumbangan diserahkan ke taman bacaan dan perpustakaan sekolah. Salman menghibau masyarakat, perusahaan penerbit, donator lainnya yang mau menyumbang buku, silakan menghubungi Divisi Event Organizer Pontianak Post di Gedung Graha Pena Jalan Gajah Mada Nomor 2-4, Pontianak, telepon 0561-735071. Ditambahkan Deputi Pemimpin Bidang Ekonomi Moneter Bank Indonesia Pontianak, Purjoko, Bank Indonesia akan mulai mengumpulkan buku-buku minggu depan. “Kita akan memulai dari internal dulu. Seperti karyawan. Kebetulan kita juga banyak buku-buku. Nanti akan kita hibahkan. Yang jelas kami bertekad program ini harus jalan dulu,” kata Purjoko. Tak hanya itu, lanjut Purjoko, Bank Indonesia juga akan melibatkan semua lembaga perbankan di Kalbar untuk menyukseskan program ini. (bud)

Pontianak Post l Kamis 5 Mei 2011

Ikut Sukseskan Pembangunan Kalbar Trah Bugis Tak Pernah Bergeser

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

HANGAT: Suasana hangat begitu terasa saat Silaturahmi Keluarga Besar Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan yang berdomisili di Kalimantan Barat, Rabu (4/5). Keakraban begitu terasa. Masing-masing saling lepas senyum dan tawa, dalam kebersamaan.

Yamaha Piano Forte

Mahir Piano Sekaligus Menyanyi YAMAHA Music School Pontianak membuka kelas baru, Yamaha Piano Forte. Para orang tua cerdas yang memiliki anak berusia 6 tahun ke atas, dapat menjatuhkan pilihan bagi buah hatinya untuk mengikuti kelas ini.

“Kelas PianoForte tidak hanya belajar piano saja, tapi juga sekaligus menyanyi.Jadi murid Yamaha PianoForte mendapatkan dua keunggulan sekaligus, bisa bermain piano sambil bernyanyi sekaligus,” kata Sherly, instructor Senior Yamaha Musik Indonesia. Selain diajarkanmenyanyidengan nada yang tepat (pitch control), murid juga dibimbing untuk memberikan ekspresi lagu yang dimainkannya. Ia optimis, beberapa tahun mendatang, akan bermunculan anak-anak Kalbar yang bertalenta seperti Gita Gutawa. Sementara itu untuk preastasi musik tingkat nasional dan inter-

nasional, AudioSen bertekad untuk meraih itu. Misalnya saja Veli, berhasil meraih Juara I Nasional Yamaha Junior Drum Competition beberapa tahun silam. Juli mendatang, Kevin, drummerremajaasalMelawi,Kalbar, akan berkompetisi tingkat nasional PMC IndieNesia 2011 mewakili Kalimantan,bersaingdengan112sekolah music Yamaha di Indonesia. “Hasil evaluasi, masih sangat dibutuhkan pembangunan musik fundamental pada anak usia dini. Sehingga program lima tahun mendatang, akan ada anak Kalbar yang bertanding di tingkat internasional untuk bidang musik dan membawa nama daerah ini,” kata Sentosa SKom, pimpinan AudioSen Corp. Indonesia. Pantauan Pontianak Post, fasilitas yang telah disediakan juga tidak tanggung-tanggung. Malah bisa dibilang, menjadiSekolahMusikYamahayang terlengkap di Indonesia. Fasilitas mulai panggung latihan untuk murid Yamaha, lighting , live

recording, camera video 3CCD, digital mixer Yamaha, telah disediakan untuk murid Yamaha. Didukung oleh semua Instructor Yamaha Music School Pontianak, yang sangat haus akan prestasi muridnya, membuat suasana belajar musik di Yamaha Music School sangat efektif dan berkualitas. (kjs)

ISTIMEWA

KELAS BARU: Di kelas baru Yamaha Music School Pontianak, Yamaha Piano Forte, anak-anak tidak hanya belajar piano saja, tapi juga sekaligus menyanyi.

PONTIANAK—Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang berdomisili di Kalimantan Barat bertekad untuk ambil bagian menyukseskan pembangunan di provinsi ini. Hal itu ditegaskan Ketua DPW KKSS Kalbar Kadir Ube saat silaturahmi KKS yang berdomisili di Kalimantan Barat, Rabu (4/5) malam. Sekelompok perempuan muda energik tampil membawakan tarian tradisional pada acara itu. Tarian itu merupakan tradisi KKSS ketika menyambut tamu kerabat, sanak saudara, tamu dalam rangka kebersamaan dan persaudaraan. Sebab, dalam Islam diajarkan, jika ingin panjang umur, dimudahkan rezeki, perbanyak silaturahmi. “Dimanapun KKSS berada, sebagai insan harus menyukseskan pembangunan terutama di Kalbar, tapi tidak lupakan kampung halaman,” kata Kadir Ube. Sepanjang 1.000 km pantai yang ada di Kalbar, ini pasti ditemukan orang yang masih menggunakan bahasa Bugis. Namun, Ube menyatakan, bahwa nilai budaya yang masih terpelihara baik di Sulawesi Selatan, sepertinya kurang dihayati oleh kebanyakan keluarga Bugis di Kalbar ini. Maka dari itu perlu kembali diingatkan dan dimotivasi tentang pentingnya memelihara nilai budaya itu. Terutama yang berkaitan dengan budaya dan etos kerja. “Jangan mau didahului orang menginjakkan kaki di titian. Jangan mau didahului orang mendapat rezeki,” kata Ube mengingatkan setelah menyebut petuah dalam bahasa Bugis. Ia juga mengingatkan pentingnya pendidikan. Karena,

menurut dia, secara pendidikan memang masih tertinggal. Ini juga perlu dimotivasi. Sekarang ini memang sudah banyak orang Bugis yang memandang bahwa pendidikan begitu penting. “Orang tua sudah mengajarkan, jangan mau ditinggalkan kepintaran. Orang bisa kenapa kita tidak. Saya mohon agar pendidikan menjadi perhatian kita semua,” tegasnya. Terlihat diantara sejumlah yang hadir pada acara itu, Panglima Kodam XII Tanjungputa Mayjen TNI Andi Geerhan Lantara, Wakapolda Kalbar Kombes Pol Safarudin, Sekda Pontianak M Akip, mantan Bupati Ketapang yang juga Ketua DPD Golkar Kalbar Morkes Effendi, Wakajati Kalbar. Sementara Kombes Pol Safarudin merasa bangga, ketika menjalankan tugasnya datang ke suatu daerah, ada tokoh masyarakat Bugis yang bisa menjamin daerah itu aman. Apalagi, bisa menjadi teladan di manapun berada. Di tempat yang sama, Andi Geerhan Lantara mengatakan, berkaitan dengan keberadaan masyarakat Sulsel di Kalbar, nasihat-nasihat dan petuah dari orang tua masih sangat relevan untuk dijadikan pedoman dalam berkiprah di kehidupan masyarakat Kalbar. “Sehingga bisa bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, lingkungan, bangsa dan negara. Masyarakat Sulsel mewakili karakter saling menghargai, saling menjaga dan saling mendoakan,” tegasnya. Geerhan menegaskan, dalam masyarakat Bugis, zaman dahulu bagi yang melakukan tindakan memalukan, tentunya mendapat hukuman. Dia percaya, sampai saat ini hal itu masih berlangsung. “Saya percaya trah Bugis tidak akan pernah bergeser,” katanya. (ody)


Ketua Pengurus Masjid Raya Kota Singkawang Ruslan Karim renovasi total yang dilakukan kini mencapai sekitar 60-80 persen, dan saat ini renovasi terus berlanjut.

Pontianak Post

17

Kepolisian Resor Sambas didatangi puluhan warga Desa Sempurna Subah. Mereka meminta kepolisian melepaskan dua truk pengangkut kelapa sawit yang sebelumnya ditahan polisi.

20

halaman

Warga Subah Datangi Polres

halaman

Renovasi Masjid Raya 80 persen

halaman

Metropolis

Aturan dibuat untuk memberikan perlindungan kepada petani. Tidak menutup kemungkinan banyak petani yang dirugikan

24

Sukiman Anggota DPR

2

KAMIS 5 Mei 2011

DOMPET SIMPATIK

Bantu Lie Jun San Pengobata n b e k a s luka bakar permanen yang dialami Meri Santika (12) alias Lie Jun San, dapat dilakukan dengan operasi plastik yang tidak dapat dilakukan di Kalimantan Barat. Perlu dana cukup besar untuk kesuksesan operasi dan kesembuhannya. Melalui program Dompet Simpatik, kami mengajak pembaca berpartisipasi membantunya. Sumbangan dapat diserahkan langsung ke Redaksi Pontianak Post Lantai V setiap jam kerja pukul 08.0016.00, khusus Sabtu pukul 08.00 – 13.00, atau via rekening BNI di nomor 0202760053 a.n Dompet Simpatik. dan via Bank Kalbar di nomor rekening 1025057887 a.n Dompet Simpatik Pontianak Post dan Rekening BCA No. 1710763999 a.n Willy Soegiyanto, atau di Sekretariat YBS Pontianak Jl. Gajah Mada No 111.

Harga Los Lima Juta Pasar Flamboyan Bakal Dibangun PONTIANAK – Pembangunan Pasar Flamboyan akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Pontianak pada 2012. Tahun ini sedang persiapan. Satu tahun pembangunan dipastikan selesai, sebelum Wali Kota Pontianak Sutarmidji mengakhiri masa jaba-

tannya. “Kalau maunya saya, pembangunan oleh swasta, design dari kita. Flamboyan sudah final akan dibangun seperti semula, berfungsi seperti semula. Tidak ada hotel. Persiapan tahun ini, dan tahun depan sudah mulai. Saya harap satu tahun selesai,” tegas Sutarmidji di selasela meninjau pembangunan Pasar Teratai, Jalan Kom Yos

Sudarso, Rabu (4/5). Sutarmidji berharap pedagang bisa beli losnya tidak lebih dari Rp5

juta. Jumlah pedagang sedang dipastikan. Pemkot akan membuka tender untuk Pasar Flamboyan.

• ke halaman 15 kolom 2

Kasus Baju Hansip BPKP Simpulkan Ada Penyimpangan

• ke halaman 15 kolom 2

BEKELIT

SHANDO SAFELA/PONTIANAKPOST

NONSUBSIDI ILUSTRASI : KEKES

“Saya tidak mau Pemkot keluar dana. Jadi, ruko yang di depan dibangun, mereka mensubsidi untuk pembangunan kios dan los yang di belakang. Kita sedang pastikan jumlah pedagangnya. Designnya itu harus mundur tiga meter untuk pelebaran jalan, parkir dan dibelakangnya nanti ada jalan,” kata Midji.

Kendaraan memasuki area SPBU Paris II kemarin. SPBU ini menjadi sepi antrean karena memberlakukan harga solar nonsubsidi.

Dua Puluh Kali Masuk Sel Mencuri untuk Membeli Sabu PONTIANAK - Spesialis gembong pencurian handphone kembali diringkus oleh Anggota Reskrim Mapolsek Pontianak Barat, kemarin (3/5). Tanpa bermodalkan alat, pelaku dengan cekatan merampas barang incarannya dari tangan korban. Kini tersangka terjerat kasus pencurian DVD player milik teman serumahnya. Pelaku tertangkap tangan saat

Asal ada barang yang bisa dijadikan uang, pasti disikatnya. Pelaku tidak bisa dibilang lagi, baru keluar, sudah masuk sel lagi Kompol I Gede S. Wahyudi Kapolsek Pontianak Barat sedang bersiteru dengan temannya di kawasan Pontianak Utara, Jalan 28 Oktober. Perkelahian tersebut

diduga karena pelaku melarikan barang milik sobatnya sendiri. Ali (25) sehari-harinya hidup terlantar dan mengaku tidak mempunyai sanak saudara lagi. Dia hanya mengandalkan tindak pencurian untuk bermodalkan hidup di dunia. “Saya tidak punya keluarga lagi bang, sebenarnya sih ada. Cuma semua keluarga sudah tidak menganggap saya lagi sebagai saudaranya,” ujar pria bertubuh kurus ini.

PONTIANAK - Sidang kasus dugaan korupsi dengan terdakwa Cornelius Kimha beragendakan mendengar keterangan saksi kembali digelar di Pengadilan Negeri Pontianak. Jaksa Penuntut umum menghadirkan saksi ahli dari BPKP perwakilan Kalbar, Rabu (4/5). Kesaksian ahli dalam persidangan menyebut, BPKP menyimpulkan pengadaan baju hansip tahun anggaran 2008 terdapat penyimpangan. Sejak mulai proses pengumuman lelang hingga pengadaan berjalan, yakni hasil audit menemukan pengadaan tersebut tidak sesuai dengan pedoman pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah. Norman Rokhmana, saksi dari BPKP mengatakan, terdapat beberapa penyimpangan dalam pengadaan baju hansip, yakni proyek tersebut tidak diumumkan koran nasional. Sesuai Peraturan Presiden Nomor 8/2006. proyek di atas Rp1 miliar mesti diumumkan melalui koran nasional. Norman juga mengungkapkan hasil audit BPKP menemukan proyek baju hansip tanpa melalui penyusunan hasil perkiraan sementara (HPS). Padahal HPS sangat penting, untuk menilai kewajaran pelelangan serta temuan lain yaitu masa sanggah proyek begitu singkat, hanya satu hari. “Kami berkesimpulan pelelangan baju hansip ada penyimpangan. Pelelangan yang kondusif tidak terjadi,” kata Norman seraya menyebut proyek mesti harus mematuhi aturan yang ditetapkan pemerintah. BPKP dalam melaksanakan audit hanya sebatas menghitung kerugian negara. Bukan menetapkan maupun mengeluarkan rekomendasi dengan menyebut pihak yang bertanggung jawab atas dugaan timbulnya kerugian negara di proyek • ke halaman 15 kolom 2

• ke halaman 15 kolom 2

Ketika Guru jadi Profesi Pilihan

Mahasiswa Calon Guru Jangan hanya Mengejar Nilai Guru sebagai harapan bangsa, saat ini kian terkikis. Menjadi guru bukan menjadi guru sejati melainkan mendapatkan rasa aman dan sejahtera di masa depan. Hal ini tidak terlepas dari peran pemerintah meluncurkan program sertifikasi yang justru tidak mengubah kinerja guru. AGUSTINAH, Pontianak

DEMIKIAN diungkapkan Presiden Direktur Pusat Pendidikan Indonesia, Maukuf. Selasa (3/5) saat berkunjung ke Pontianak Post, ia mengatakan perubahan paradigma akan guru telah menjadi tolak ukur bangsa. Apalagi diketahui, guru saat ini seakan tenggelam dalam ketidaksempurnaan. “Seorang guru, sebenarnya yang akan mampu mengubah bangsa ini, lewat pendidikan. Itu guru yang sejati,” kata Maukuf. Seorang guru, harus mampu mencetak pemimpin yang berkarakter. Demi memberikan pencerahan kepada guru, Maukuf menuliskan hasil karyanya dalam sebuah buku yang berjudul “Guru Harapan Bangsa”. Buku tersebut akan

memberikan solusi, serta kapasitas apa yang harus dimiliki seorang guru. Problematika pendidikan saat ini, lanjut Direktur Program dan Jaringan LSM Future Development Institute Jakarta ini merupakan tanggung jawab bersama. Baik dari pemerintah, keluarga, perguruan tinggi serta sekolah dalam hal ini guru. “Saat ini, pendidikan dipengaruhi dari pemerintah dari regulasi anggaran serta perguruan tinggi sebagai pencetak guru terbesar, Perguruan tinggi saat ini menjadi pemasok peng

• ke halaman 15 kolom 2


10

METROPOLITAN

Pontianak Post

Ayani Bebas Sampah

LENSA

Manfaatkan Pekerja KEPALA Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Barat, Jakuri Suni menyatakan ada perusahaan yang menyiasati keuntungan dengan memanfaatkan tenaga kerja. Padahal berdasarkan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan tidak dibenarkan. ”Ada Kepmenaker nomor 220 tahun 2004 tentang Penyerahan Sebagian Pelaksanaan Pekerjaan pada Perusahaan Lain atau outsourcing. Padahal dalam UU 13 Tahun 2003 tidak diatur,” ujar Jakuri di Kantor Gubernur KaJakuri Suni lbar belum lama ini. Outsourcing (alih daya) diartikan sebagai pemindahan atau pendelegasian beberapa proses bisnis kepada suatu badan penyedia jasa, dimana badan penyedia jasa tersebut melakukan proses administrasi dan manajemen berdasarkan definisi serta kriteria yang telah disepakati para pihak. Menurut Jakuri, pengalihan pekerjaan hanya bisa untuk pekerjaan yang tidak terus menerus. Misalnya penyelesaian proyek bangunan. Sedangkan untuk pekerjaan yang dilakukan terus menerus, tidak boleh dikontrakkan. ”Dalam undang-undang diatur, masa percobaan tiga bulan. Selebihnya harus menjadi pekerja tetap. Atau mereka dalam waktu tertentu seperti maksimal kontrak dua tahun, atau tambah satu tahun. Setelah itu harus menjadi pekerja tetap. Kontrak juga tidak sederhana. Ada aturannya,” jelas Jakuri. Saat ini, katanya, banyak pelaku usaha yang memanfaatkan tenaga kerja. ”Padahal menurut aturan tidak diperbolehkan. Semuanya ada aturannya,” katanya. (uni)

makumpala

Daki Puncak TNBBR MAHASISWA Hukum Pencinta Alam Universitas Tanjungpura melakukan pendakian Bukit Baka Bukit Raya, Melawi. Pendakian itu dilakukan oleh Tim Pengembangan Angkatan ke-23 Cakra Buana. “Tim mulai berangkat menuju Serawai, Sintang malam ini (tadi malam),” kata Operasional Lapangan Tim Pendakian Bukit Baka Bukit Raya Makumpala Untan Roby Yangky, tadi malam. Dijadwalkan pendakian mulai dilakukan pada 6 Mei melalui jalur Desa Rantau Malam, Serawai, Sintang. Tujuan tim adalah puncak Raya yang juga termasuk dalam Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBR). Roby mengatakan, dalam kondisi normal pendakian mencapai puncak dan kembali lagi ke titik awal memakan waktu enam hari. “Itu prediksi waktu normal. Mudah-mudahan tidak ada kendala dan tim kembali ke Rantau Malam dalam waktu itu,” harapnya. Selain pendakian, Tim Cakra Buana Makumpala Untan juga bakal melakukan penelitian hukum adat di Desa Rantau Malam. “Penelitian kami lakukan sebagai implementasi disiplin ilmu Fakultas Hukum Untan. Makanya dipilih hukum adat, tentunya yang ada korelasi dengan lingkungan serta kepecintaalaman,” jelasnya. TNBBR berada di perbatasan Kalbar-Kalteng. Khusus Puncak Raya tingginya mencapai 2.278 meter di atas permukaan laut, lebih tinggi dari Puncak Baka 1.627 mdpl. “Tim pendakian sendiri berjumlah 10 orang, terdiri dari delapan anggota inti dan dua pendamping,” tutur Roby. (hen)

HARYADI/PONTIANAK POST

BERI TANDA: Sejumlah kendaraan melintas di antara jalan yang berlubang di Jalan Tanjugpura, Rabu (4/5). Untuk menghindari terjadinya kecelakaan diberi tanda kepada pengguna jalan agar lebih berhati-hati.

Diminta Atur Aktivitas Tronton PONTIANAK-Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia atau Gabungan Forwarder dan Ekspedisi Indonesia Kalimantan Barat, meminta agar pemerintah daerah segera mengatur aktivitas kendaraan berat seperti tronton atau Fuso dari Jawa dan Sumatera. Soalnya, beberapa tahun terakhir, jumlah kendaraan tersebut semakin banyak berkeliaran di Kalbar. “Kendaraan-kendaraan itu sangat merugikan karena memberikan kontribusi paling besar bagi kerusakan jalan,” kata Retno Pramudya, Ketua ALFI/Gafeksi Kalbar, kemarin. Kapasitas kendaraan berat tersebut rata-rata di atas 18 ton. Sementara, kemampuan jalan-jalan yang ada di Kalbar hanya sekitar 8 ton sehingga sangat tidak sebanding. Kendaraan-kendaraan berat itu merupakan alat angkutan barang antar-pulau. Biasanya, tambah Retno, sembari menunggu kapal roro untuk pulang ke daerah asalnya, kendaraan-kendaraan ini juga melayani angkutan lokal ke daerah-daerah lain di Kalbar. Di satu sisi, kendaraan plat luar tersebut tidak menyumbang pendapatan asli daerah, baik untuk Provinsi Kalbar maupun ka-

bupaten/kota. Pajak kendaraan, kir dan izin angkutan, mereka setorkan ke daerah asal masingmasing. “Kalbar hanya menerima kerusakan jalan saja,” ujarnya. Di sisi lain, beroperasinya kendaraan tersebut juga sangat mengganggu pengusaha ekspedisi dan transportasi Kalbar. Sejumlah pengusaha lokal sudah mengeluh. Sebab, tronton atau Fuso dari luar Kalbar itu mengangkut dengan tarif di bawah standar. Sementara, pengusaha lokal tidak mampu untuk mengikuti tarif mereka. Apalagi kendaraan-kendaraan lokal juga dibebani berbagai kewajiban berupa pajak dan retribusi daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota setiap tahun. “Untuk itu, kami minta kepada Dinas Perhubungan Kalbar untuk segera menertibkan kendaraan yang bernomor polisi luar Kalbar tersebut,” katanya. Menurut Retno, sebaiknya kendaraan-kendaraan itu hanya dibenarkan melayani angkutan antarpulau. Pemerintah juga sebaiknya mengenakan retribusi sebagai kompensasi pemeliharaan dan perawatan jalan. ALFI juga menyarankan supaya pemerintah daerah membuat perda khusus tentang Sistem Trans-

Kamis 5 Mei 2011

portasi, Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Hal ini mengingat sistem transportasi di Kalbar dinilai masih semrawut. Indikasi itu terlihat sejak beberapa tahun terakhir, di mana jalan-jalan di Kalbar terutama di Kota Pontianak sering mengalami kemacetan. Angka kecelakaan bertambah dan kerusakan jalan juga terjadi di mana-mana. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kalimantan Barat, DL Denny, mengatakan, pihak yang berwenang untuk mengatur aktivitas truk tronton atau Fuso dari luar Kalbar tersebut adalah Pemkot Pontianak. Soalnya, kata Denny, kendaraan-kendaraan tersebut datang menggunakan kapal dan turun di Kota Pontianak. “Sebaiknya pemkot yang melakukan penertiban, bagaimana supaya aktivitas kendaraan itu dibatasi,” ujarnya. Dengan demikian, kendaraan-kendaraan tersebut tidak sampai berkeliaran sampai ke kabupaten/kota lain. Denny menyambut positif jika kendaraan-kendaraan berat ini ditertibkan mengingat kondisi jalan yang ada di Kalbar tidak memadai. (rnl)

PONTIANAK-Jalan Ahmad Yani Pontianak dicanangkan sebagai kawasan bebas sampah. Pencanangan itu rencananya akan dilakukan oleh Wali Kota Pontianak Sutarmidji, atau Wakil Wali Kota Pontianak Paryadi. “Saat ini, kami tengah berkoordinasi dengan Sat Pol PP Pontianak,” kata Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pontianak, Hj. Utin Srilena Candramidi. Mantan Camat Pontianak Selatan itu menambahkan, nantinya DKP Kota Pontianak dan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak akan terus memantau keliling Jalan A Yani. Jika ada masyarakat yang didapati membuang sampah di jalan, akan ditindak. “Jika yang pakai mobil buka kaca lalu buang sampah di jalan, , maupun yang pakai sepeda motor, kita akan lakukan pembinaan,” kata Utin lagi. Awal-awal pencanangan memang akan dilakukan pembinaan. Tapi, jika sudah tiga hingga empat bulan masih saja tidak dipatuhi, maka akan ditindak tegas. Tindakan yang akan dilakukan sesuai dengan Peraturan Daerah nomor 3 tahun 2004 yang direvisi dengan perda nomor 1 tahun 2010 tentang ketertiban umum. “Kita lihat nanti, kalau tidak dipatuhi kita tindak,” kata mantan Kepala Sat Pol PP Kota Pontianak itu. Penetapan kawasan bebas sampah di Jalan A Yani ini mer-

upakan percontohan untuk kawasan lainnya kelak. Dengan maksud agar masyarakat jangan buang sampah sembarangan dan mematuhi peraturan yang berlaku. Untuk menjaga kebersihan diperlukan peran serta semua pihak. Masyarakat juga diharapkan dapat mematuhi jadwal pembuangan sampah yang sudah ditetapkan. Berdasarkan Perda nomor 3 tahun 2004 yang direvisi menjadi Perda 1 tahun 2010 membuang sampah dimulai pada pukul 18.00 hingga 06.00. Memang masyarakat sudah banyak yang menyadari. Tapi, masih juga ada yang membandel. Misalnya membuang sampah di luar Tempat Pembuangan Sementara. Untuk itu diperlukan lebih kesadaran, untuk menciptakan Pontianak sebagai kota yang sehat, bersih, hijau dan nyaman. DKP Pontianak sejak 2009 lalu sudah menerapkan program bank sampah. Sudah bertemu dengan akademisi, tokoh-tokoh terkait untuk hal itu. Kemudian, akan dilanjutkan untuk sosialisasi dengan kecamatan, kelurahan. Konsepnya, jelas Utin, masyarakat bisa memilah sampah yang bersumber dari masyarakat tersebut. Misalnya sampah anorganik, yang bisa dimanfaatkan dapat dijual kepada penampung. Kalau berminat untuk kerajinan tangan juga bisa dimanfaatkan. (ody)

Listrik Ponbar Diganggu Kawat Layangan PONTIANAK – Listrik di kawasan Kecamatan Pontianak Barat, kerap padam tiap sore. Hal ini tentunya mendapatkan keluhan dari masyarakat. Karena listrik sangat dibutuhkan masyarakat. Gangguan itu disebabkan karena gangguan eksternal. Layang-layang teridentifikasi menjadi penyebab gangguan listrik tersebut. “Gangguan yang terjadi setiap sore di Pontianak Barat, sudah kita lakukan pengecekan. Teridentifikasi penyebabnya karena layang-layang dengan tali kawat,” kata Manajer PLN Cabang Pontianak, Fauzi Arubusman, di Pontianak.

Wilayah Kecamatan Pontianak Barat Panjang jaringannya 70 kilometer sirkuit. Banyak kabel listrik yang tidak berbungkus di sana. Pemain layang-layang dengan tali kawat, ternyata tidak hanya di Pontianak Utara, Timur dan Kubu Raya saja yang banyak. PLN juga menemukan di kawasan Pontianak Barat banyak terdapat pemain layang-layang dengan tali kawat. Tak pelak, banyak kabel listrik PLN yang terkena kawat layangan. Misalnya di Jalan Karet, Kom Yos Sudarso. Karena, di kawasan itu PLN menemukan banyak pemain layangan pakai kawat pada sore

hari. “Kami sudah identifikasi, setiap satu atau dua tiang ada kawat layangan di kabelnya. Bahkan, ada satu gang itu kabel listriknya yang penuh dengan anyaman kawat layangan,” ungkap Fauzi. Berbagai langkah akan dikerjakan PLN untuk mengatasi permasalahan itu. Sosialisasi layangan memang cukup signifikan mengurangi listrik padam. Razia akan digencarkan. Jika biasanya hanya sekedar mengamankan layangan dan tali kawatnya, ke depan tindakan lebih tegas akan diambil. “Kita akan kenakan tindakan pidana ringan untuk pemain layan-

gan dengan tali kawat,” tegas Fauzi. Berikutnya, akan dilakukan konfigurasi jaringan. Ini merupakan langkah yang bersifat teknis yang diambil PLN. Misalnya dengan melakukan perbaikan jumper-jumpernya. Kabel jaringan juga akan bersihkan dari gangguan pohon. “Kami juga harus membersihkan jaringan dari kawat-kawat layangan,” ungkapnya. Secara internal mesin pembangkit milik PLN tidak mengalami permasalahan. “Mesin pembangkit tidak ada masalah. Kalau bermasalah pasti ada black out setiap hari, dan pasti ada jadwal pemadaman yang kita umumkan,” katanya. (ody)


Pontianak Post

Kamis 5 Mei 2011

METROPOLITAN

11

Tindak Tegas Rumah Walet Tanpa Izin

KRIMINAL

Dirampok di Masjid SEORANG pemuda dirampok maling saat sedang berada di masjid, Rabu(4/5) Pukul 09.30. Pelaku tidak pandang bulu atas tindakan tersebut. Walaupun di tempat ibadah, para pelaku ini tidak mengurungkan niatnya untuk mencuri. Rudiansyah (23), warga Dusun Mega Lestari Desa Mega Timur Kecamatan Sungai Ambawang ini tidak mengira bahwa handphone merk Nokia dan helm miliknya dilarikan pencuri. Kejadian bemula saat korban hendak menunaikan ibadah di Masjid Al-Qadarislam Jalan Gusti Situt Mahmud Kelurahan Siantan Hulu Pontianak Utara. Saat itu korban melihat barang miliknya sudah lenyap, dan langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Pontianak Utara. Dengan raut wajah yang terlihat suram, Rudiansyah mengatakan, bahwa pelaku masuk melewati pintu masjid yang tidak terkunci. Dimana, saat itu setelah habis melaksanakan shalat dan berzikir, korban sempat tertidur dengan lelap. “Saya tidak tahu, kalau ada pencuri masuk. Tidak mendengar sama sekali suara yang mencurigakan,” terang korban. Saat itu, lanjut korban, pertama kali turun dari rumahnya dengan bermaksud membeli bahan-bahan yang digunakan untuk membangun kandang ayam. Mengingat matahari sudah tinggi, dan waktunya menunaikan ibadah bergegas untuk melaksanakannya. “Dari rumah saya turun untuk membeli perlengkapan yang digunakan untuk membuat kandang ayam,” ujar korban. Korban yang tidak sadar tersebut, meletakkan barang berharganya tepat disamping. “Saat saya tidur nyenyak. Saking tidak sadarnya, handphone yang berada di dalam saku jacket pun digasak pelaku,” ujar Rudiansyah. Atas kejadian tersebut, korban menderita kerugian sekitar Rp700 ribu. Berdasarkan laporan korban, kasus ini akan ditangani secara intensif, guna melakukan penyelidikan lebih lanjut oleh anggota reskrim Polsek Utara. (rmn)

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

GALIAN: Pekerja tengah bekerja di galian pipa PDAM di Jalan Budi Karya kemarin. Pengguna jalan terpaksa bergiliran untuk melalui jalan tersebut.

Taman Kanak Kanak Dilempari Batu PONTIANAK- Taman Kanak Kanak Karitas Dharma di Jalan Kom Yos Sudarso Gang Rambutan No 1 akhir-akhir ini aktivitasnya menjadi terganggu. Pasalnya atap gedung pendidikan untuk anak usia dini tersebut sering mengalami pelemparan batu oleh orang tidak dikenal. “Anak-anak kami (TK) jadi takut. Kasihan mereka,” ujar Felix Setyawan Hidayat (40 tahun), kepala sekolah TK tersebut. Felix menduga kejadian tersebut berkaitan dengan belum terselesaikannya masalah pembangunan pagar TK Karitas. Tahun 2004 sekolah ingin membangun tempat bermain anak-anak. Untuk itu dibelilah tanah di samping TK tersebut. Ketika area akan dipagari, tetangga keberatan karena menganggap sebagian tanah tersebut miliknya. Menurut Felix Badan Pertanahan Nasional setempat telah

mengukur ulang tanah. Ternyata tanah itu memang benar milik Felix. Anehnya, kasus tersebut belum berakhir hingga sekarang. Beberapa peristiwa menarik malah mewarnai kasus ini. Tahun 2007 Felix kembali memagar tanah itu yang berujung lima pria memukulinya. Orang yang memukul tak ditahan oleh polisi. Hasil lainnya saat mengadukan terhalangnya pembangunan pagar TK itu ke Pemerintah Kota Pontianak pun nihil. Merasa tak juga ada penyelesaian, Felix akhirnya mengirim SMS pengaduan ke Presiden di Nomor 9949 yang isinya kekecewan kepada Wali Kota Pontianak (saat itu) serta oknum kepolisian ikut menghambat pemagaran. Beberapa lama berselang, ia kembali mengirim ke nomor tersebut, kali ini lebih sarkastis. Namun keesokan harinya, Felix dibawa ke markas

Densus 88, di Jalan Urip Sumoharjo, Pontianak. Ia mendekam di penjara kurang lebih sebulan lamanya. Kini setelah beberapa tahun lamanya, masalah sengketa tanah tersebut belum juga terselesaikan. “Saya tetap curiga, mereka (tetangga) membuat permasalahan ini tidak terselesaikan. Bayangkan sduah berapa tahun,” kesalnya. Malahan, tuturnya, bahan-bahan bangunan untuk membangun pagar tersebut sudah banyak yang raib. Setidaknya dua batang kayu belian, batang-batang besi, dan bahan lainnya menghilang dari lokasi penyimpanannya. Tidak hanya itu, Felix dan kerabatnya juga sering mengalami kekasaran psikologis dari tetangganya tersebut. “Saya sering diintimidasi dan diancam. Mereka sering bawa-bawa masalah SARA,” ungkap Felix. (ars)

Hotel Pontura Perlu Pengawasan PONTIANAK-Hotel Pontura, perlu ada pengawasan serius. Pasalnya ada di beberapa titik lokasi hotel sering menjadi lokasi mesum. Dugaan tersebut berdasarkan laporan warga khususnya yang berada di Jalan 28 Oktober. Meski lokasi tersebut strategis tepat di pinggir jalan, namun hotel tersebut disinyalir memberikan dampak negatif. Ada beberapa hotel yang berada di lokasi tersebut, terlihat seperti remang, saat malam malah lampu plang tanda hotel tidak begitu jelas bahwa itu hotel. Bahkan beberapa waktu lalu, di salah satu hotel tersebut ditemukan kasus yang tidak

sewajarnya. Berdasarkan keterangan Mulyadi (41), hotel tersebut memang ada yang tampak dikunjungi anak muda hingga orang dewasa, ada yang memang menginap. Tapi tidak jarang juga terlihat ada yang hanya numpang, karena selang tidak beberapa lama mereka keluar. “Kita tidak melihat jelas. Tapi biasanya yang datang bukan warga sekitar. Kita juga tidak memantau. Memang sebaiknya lokasi hotel atau tempat yang ramai seperti lokasi bilyar perlu ada pengawasan,” ujar Mul Rabu (4/5). Menurut Mulyadi, lokasi hotel memang

perlu ada pengawasan. Pengawasan tersebut dilakukan sebagai cara pencegahan terjadinya maksiat di kalangan remaja dan dewasa. Selain itu, salah satu lokasi yang menjadi tempat mesum biasanya memang hotel serta kos. “Saya harap pihak berwajib bisa seringsering razia lokasi yang memang disinyalir menjadi lokasi mesum. Bukan hanya hotel yang kecil, namun juga besar,” ujar warga Siantan Hilir ini. Hal serupa dikatakan oleh, Sapariyah (39) menurutnya, hotel yang tidak begitu jauh dari pusat kota dan tidak begitu familiyar bisa dimanfaatkan orang yang

berkepentingan. Bisa saja lokasi hotel tanpa pengawasan menjadi lokasi prostitusi. “Tidak bisa dielakkan hotel biasanya memang menjadi lokasi prostitusi. Pihak hotel malah tidak memandang itu benar atau tidak, yang penting untung,” ujar wanita yang biasa disapa Iyah ini. Menurut, Iyah semua pihak harus ikut serta memantau lokasi yang biasanya menjadi tempat perzinahan. Baik dari masyarakat sekitar, aparat keamanan, tokoh masyarakat. “Semua pihak harus bertanggung jawab, dan bisa mengawasi lokasi yang dicurigai sebagai lokasi tempat mesum,” katanya. (tin)

PONTIANAK-Jajaran Anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak kembali mengunjungi warga Pontianak Utara, kemarin (4/5) Pukul 10.00. maksud kunjungan tersebut untuk mendata rumah yang dimanfaatkan sebagai sarang burung walet oleh penduduk setempat. Kunjungan tersebut langsung dikoordinasi oleh Kabid Penegakan Peraturan Perundang-Undangan (P3) Satpol PP Kota Pontianak, Kus Panca Diarto. Anggota langsung menelusuri rumah-rumah walet, dan bertemu langsung dengan RW setempat. Tidak hanya disatu tempat, anggota menelusuri daerah Jalan 28 Oktober, Jalan Kebangkitan Nasional, serta Batu Layang. Inti dari kunjungan ini adalah untuk melanjutkan razia yang sudah pernah dilakukan sebelumnya oleh pihak Satpol PP. Pasalnya, masih banyak warga yang belum mengurus izin untuk membuka usaha walet tersebut. Oleh karena itu, anggota terjun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan. “Kami akan mensinkronkan data-data sebelumnya,” kata Kus Panca Diarto. Saat ini, lanjut Dia, yang terdata melalui Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Kota Pontianak berkisar 223 rumah walet. Sebaliknya, data yang diperoleh dari asosiasi pengusaha rumah walet sebanyak 275. “Jadi semuanya yang terdata sebanyak 498 rumah walet. Sementara target kita setidaknya di Kota Pontianak ada 900 rumah walet,” terangnya. Kus mengatakan, Walet merupakan salah satu potensi untuk pajak daerah. dan diharapkan agar pemilik usaha tersebut turut berpartisipasi dalam pemasukan pajak. Untuk itu pihaknya menargetkan untuk mendata sekitar 900 rumah walet yang berada di Pontianak. “Rumah walet merupakan potensi pemasukan pajak kota Pontianak. Sehingga semua rumah walet yang ada harus terdata,” tambahnya. Untuk sementara anggota Satpol PP masih melakukan imbauan. Para pemilik rumah walet yang belum memiliki izin akan diberikan surat peringatan. Walaupun sudah ada IMB, harus juga didampingi dengan surat izin usaha atas walet tersebut. “Bagi warga yang tidak terdaftar, maka akan diambil tindakan tegas, berupa penyegelan. Sampai yang bersangkutan mengurus semua surat-surat yang menyangkut dengan perizinan itu,” kata Kus. Satpol PP yang dibantu dengan pihak kelurahan setempat beserta RW. Bersama-sama melakukan pendataan. “Daerah sini ada 47 rumah walet, namun yang terdata hanya 25 saja. Yang lain mendaftar melalui pihak asosiasi rumah walet,” ungkap Sinji Shen selaku Ketua RW Jalan Kebangkitan Nasional. Semua bangunan di sini, tambah Sinji, mempunyai IMB. Namun tidak sepenuhnya warga yang mempunyai izin dalam usaha walet ini. “Rata-rata pemilik rumah walet tidak bertempat tinggal di sini. Kebanyakan dari luar kota, seperti, Riau, Jakarta, Jawa, dan lain-lain,” imbuhnya. (rmn)


phone plus

12

Pontianak Post

Perayaan Puncak Pesta Perak SMA Dibuka Ketua Yayasan Gembala Baik PERAYAAN puncak pesta perak SMA Katolik Gembala Baik dibuka secara resmi oleh Ketua Yayasan Gembala Baik PastorDrsPetrusRostandyOFM Cap. Pembukaan ditandai pemukulan gong serta pelepasan balon ke udara, pada Rabu (4/5) pagi dalam upacara bersama para siswa dan dewan guru, sejak berdiri tahun 1986 atau sekitar 25 tahun belakangan ini. SMA Katolik Gembala Baik terus melakukanberbagaiperubahan serta terobosan mewujudkan generasi bangsa yang cerdas dan berkarakter pemimpin. Tak hanya itu, SMA Gembala Baik juga mengkombinasikan

PUKUL GONG: Pastor Drs Petrus Rostandy OFM Cap memukul gong mendakan puncak pesta perak SMA Gembala Baik dibuka.

ilmu sains dan sosial, seni serta kegiataanolahragadalamproses belajar mengajar hingga dalam kaitanya studi lapangan siswa. Ditemui Pontianak Post, Ketua Yayasan Gembala Baik PastorDrs PetrusRostandyOFM

PENETAPAN HARGA TANDAN BUAH SEGAR (TBS) Hasil Rapat Tim Pengkajian dan Kesepakatan Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Petani Kalbar bln APRIL 2011 PATOKAN HARGA / KG TBS KELAPA SAWIT PRODUKSI PETANI KALBAR SBB : • Umur Tanaman 3 tahun Rp. 1.200.18,• Umur Tanaman 4 tahun Rp. 1.290.14,• Umur Tanaman 5 tahun Rp. 1.382.69,• Umur Tanaman 6 tahun Rp. 1.431.14,• Umur Tanaman 7 tahun Rp. 1.481.43,• Umur Tanaman 8 tahun Rp. 1.529.87,• Umur Tanaman 9 tahun Rp. 1.580.16,• Umur Tan. 10 s/d 20 tn Rp. 1.631.09,Harga CPO/ Kg Rp. 7.356.03 Harga Kernel/Kg : (tidak termasuk PPN) Rp. 5.635.23,- (tidak termasuk PPN) Indeks “K” : 88.41 % TIM PENETAPAN HARGA PEMDA TINGKAT I KALBAR

Cap diwakili Kepala Sekolah SMA Gembala Baik Lusiana Boru Tarigan SPd mengatakan, sebelum hari puncak pesta perak SMA ini digelar, pihak sekolah telah melaksanakan berbagai kegiatan. Antara lain:

MINGGU KE 4 APRIL 2011

Harga Rp. 8.000,Rp. 18.000,Rp. 40.000,Rp. 75.000,Rp. 50.000,Rp. 80.000,Rp. 17.000,Rp. 5.700,Rp. 5.600,Rp. 4.500,Rp. 6.000,Rp. 5.800,Rp. 7.500,Rp. 20.000,-

senada juga disampaikan Ketua Panitia Pesta Perak, Anania S.SP, bahwa malam puncak penutupan pihak sekolah akan melakukanmisakudusdiGereja Katolik Santa Sisilia dipimpin Uskup Agung Pontianak Mgr Hieronimus Bumbun OFM Cap pukul 08.00 pagi. Mantan guruguru SMA Gembala Baik hingga pastor juga diundang dalam misa ini. “Disore harinya pukul 16.00 WIB, SMA Gembala Baik akan berkunjung ke Pendopo Gubernur Kalbar Drs Cornelis MH serta menjamunya dengan tarian multietis, pertujukan musik gamelan jawa hingga menyanyikan beberapa lagu untuk menyemarakan puncak pesta perak SMA Gembala Baik sekaligus mendengarkan sambutan Gubernur dipenutupan pesta perak SMA ini,” pungkasnya. (and/ser)

Kartu Khusus Jejaring Sosial TREN sosial media masih terus berlanjut, bahkan berkembang pesat. Situs browser Opera mencatat, akses jejaring sosial lewat ponsel sangat tinggi. Diantara 593 halaman website yang diakses setiap orang per hari lewat ponsel, paling tinggi digunakan untuk membuka Facebook. Situs microblogging Twitter pun menjadi lima besar terbanyak yang diakses masyarakat. Head of Sales East Indonesia PT Smartfren Telecom Tbk F.J. Arianto Utama mengatakan, inovasi itu merupakan salah satu upaya untuk menggenjot pelanggan data pada tahun ini. Jika dibandingkan tahun lalu, pertumbuhan peng-

NO. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

NAMA BARANG BAHAN KEBUTUHAN POKOK Beras Lokal/Kampung Beras IR64 Gula Pasir Minyak Goreng Bimoli Minyak Goreng Curah Daging Sapi Murni Daging Ayam Ras Daging Ayam Kampung Telur Ayam Ras Susu Kental Manis Bendera Susu Bubuk Putih Cap Bendera Jagung Pipilan Kering Garam Beryodium

SATUAN

HARGA

KET.

NO.

NAMA BARANG

12 April2011 SATUAN HARGA KET.

BAHAN KEBUTUHAN POKOK KG KG KG LITER KG KG KG KG KG KLG 400 GR/KTK KG 250 GR/BKS

7.500 8.125 9.625 Luar Negeri 14.000 9.500 71.500 Kualitas A 21.250 42.500 16.375 7.750 26.500 5.675 925

14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Tepung Terigu Segitiga Biru Kacang Kedelai Mie Instan (Indomi Rasa Kaldu Ayam) Cabe Merah Besar (Biasa) Bawang Merah Ikan Asin Teri Kacang Hijau Kacang Tanah Ketelah Pohon Minyak Tanah Telur Ayam Kampung Cabe Keriting Bawang Putih

KG KG BKS KG KG KG KG KG KG LITER KG KG KG

7.000 7.375 1.300 21.250 16.500 46.250 19.000 14.500 2.375 7.000 36.000 30.750 20.250

Sumber Data : Dinas Perindag Prop. Kalbar

guna data mencapai 30 persen. ”Bahkan, kami prediksi data meningkat pesat seratus persen pada tahun ini. Sebab, tahun ini adalah eranya data,” paparnya dalam konferensi pers di Surabaya Town Square, Surabaya, kemarin (3/5). Smartfren Social memungkinkan pelanggan untuk mengakses Facebook dan Twitter secara free. Selain itu, secara bersamaan saat mengakses situs jejaring sosial tersebut, ponsel pelanggan bisa dijadikan modem. ”Fitur Facebook yang builtin ke dalam kartu, tanpa mengunduh aplikasi lagi, meng-upload atau mengunduh foto tidak dikenai biaya,” ujarnya.(gal)

PERKEMBANGAN HARGA KOMUDITI T.PANGAN & HORTIKULTURA BULAN NOVEMBER 20110

PERKEMBANGAN HARGA RATA-RATA BEBERAPA BAHAN POKOK PENTING DI KOTA PONTIANAK

HARGA KOMODITI DAN PAKAN TERNAK DI PONTIANAK Komoditi Doc Broiler FS/Ekor Broiler Hidup/kg Ayam Buras hidup/kg Daging Sapi/Kg Daging Babi/Kg Karkas Kambing/Kg Telur Ayam Ras/Kg Pakan Petelur Stater/Kg Pakan Petelur Grower/Kg Pakan Layer/Kg Pakan Pedaging Starter/ kg Pakan Pedaging Finisher/kg Kulit Sapi / Kg Kulit Kambing / Lembar

studi lapangan ke situs-situs bersejarah di Kalbar, kunjungan kepanti asuhan hingga kegiatan seminar pendidikan SMP/SMA se-Kota Pontianak. Menurut Lusiana, perayaan puncak sekolah akan dimulai dari 4-7 Mei 2011, memperlombakan kompetisi ilmu sains dan sosialantarkelasXdanXI,lomba melukis tingkat TK dan SMA, kompetisi futsal antarkelas, lomba tarian multietnis hingga acara hiburan musik dan olahraga juga siap dipentaskan para siswa. “Harapan kami rangkaian puncak pesta perak SMA Gembala Baik ini dapat berjalan dengan baik, karena pada Sabtu-nya (7/5), pihak sekolah akan melakukan misa kudus dilanjutkan dengan kunjungan ke Pendopo Gubernur Kalimantan Barat,” tambahnya.Hal

Kamis 5 Mei 2011

JENIS KOMODITAS

NO. JENIS SATUAN HARGA KOMODITAS 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

Jeruk Grade A Jeruk Grade B Jeruk Grade C Tomat Aloe Vera K.panjang Buncis Cab rawit lokal Jeruk Sambal Sawi Keriting Jagung Manis Timun Terong

Kg Kg Kg Kg Kg Kg Kg Kg Kg Kg Buah Kg Kg

7000 6000 5000 10000 2500 12000 15000 28000 4000 7000 2500 7000 10000

14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Alpokat Nanas Pepaya Madu Pepaya Kampung Pisang Nipah Pisang Berangan lengkeng Pisang Ambon Semangka Biji Semangka Non Biji Sawo Salak Bers Cehereng

SATUAN HARGA KET Kg Buah Kg Kg Sisir Sisir Kg Sisir Kg Kg Buah Kg Kg

20000 3000 6000 4000 7000 15000 20000 15000 4000 6000 12000 20000 7000


Pontianak Post

Kamis 5 Mei 2011

KOMUNIKASI BISNIS

STMIK Pontianak Terima Mahasiswa Baru Pendaftaran Mulai 1 April STMIK Pontianak merupakan sekolah tinggi pertama, terpercaya dan semua program studi sudah terakreditasi BAN-PT, dalam menghasilkan Ahli Madya (A.Md) dan Sarjana Komputer (S.Kom) di Kalbar. STMIK Pontianak telah melaksanakan 14 kali acara wisuda, dengan jumlah keseluruhan 1.879 lulusan. Setiap lulusan yang dihasilkan selain memiliki keahlian di bidang teknologi informasi juga memiliki jiwa kewirausahawan di bidang ICT (technopreneurship), yang dapat dibanggakan tidak hanya dalam negeri tetapi juga di luar negeri. Kenyataan telah membuktikan semua lulusan dapat diterima dengan baik dalam semua segmen masyarakat, seperti instansi pemerintahan (PNS), BUMN, LSM, kepolisian, perbankan, perusahaan swasta, wirausahawan, guru sekolah, hingga jadi dosen di sejumlah perguruan tinggi untuk bidang sejenis dan bidang lainnya. Kondisi ini mengindikasikan minat masyarakat sangat besar untuk mendapatkan pendidikan di STMIK Pontianak, karena tak hanya sekadar menghasilkan software engineer saja, tapi lebih kepada menghasilkan seorang knowledge engineer yang memiliki keahlian dalam bidang technopreneurship. STMIK menyelenggarakan 3 program studi: (1) Manajemen Informatika (D3) “Terakreditasi” No. 017/BAN-PT/ Ak-VII/Dpl-III/XII/2007 dengan 2 peminatan keahlian yaitu Multi-

media dan Web Mobile Programming. (2) Sistem Informasi (S1) “Terakreditasi” No. 032/BAN-PT/ Ak-X/S1/I/2008, dengan 2 peminatan keahlian: E-Business dan Corporate Information Systems. (3) Teknik Informatika (S1) “Terakreditasi” No. 029/BAN-PT/AK-XI/S1/ XI/2008 dengan 2 peminatan keahlian: Software Engineering dan Artificial Intelligence. STMIK Pontianak telah mengembangkan teknologi e-learning melalui komunitas forum mahasiswa berbasis intranet, fasilitas e-book, teknologi jaringan inherent, kemudahan pertukaran file/data, hotspot (wi-fi), dan STMIK e-learning. Di samping itu, sudah menerapkan metode Student-Centered Learning (SCL). STMIK Pontianak secara rutin memberikan berbagai pelatihan Dibidang software dan hardware terkini. Untuk kemudahan akses informasi akademik dapat menggunakan layanan m-Campus, melalui aplikasi mobile client (handphone) dengan sistem GPRS. Untuk menunjang proses belajar mengajar kondusif disediakan fasilitas ruang kuliah full AC, praktik bebas setiap hari, OHP setiap ruang

13

Advertorial

kuliah, LCD Proyektor, Lab. Komputer berbasis internet, praktik robotika dan penggunaan Wi-Fi gratis untuk seluruh area dalam kampus. Perpustakaan lengkap dengan bukubuku terkini, tabloid komputer, CD progran majalah komputer dapat dipinjam. STMIK juga memberikan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi. Informasi dan pendaftaran hubungi bagian pendaftaran penerimaan mahasiswa baru setiap hari kerja, Jl. Merdeka No. 372, telp: 735555 Pontianak atau kunjungi website:www. stmikpontianak.ac.id.(muji/biz)

Perayaan Paskah PTPN XIII

Bekerja Profesional, Wujud Pengamalan Alkitab PERAYAAN Paskah di lingkungan PT Perkebunan Nusantara XIII yang dipusatkan di Sungai Dekan, Sanggau, Minggu (1/5/2011) berlangsung penuh khidmat. Hadir dalam perayaan tersebut Direktur SDM dan Umum PTPN XIII Wagio Ripto Sumarto beserta pengurus Persekutuan Hari Besar Kristen (PHBK) Kantor Direksi, dan manager Distrik Kalbar I dan II, manajemen kebun dan pabrik, undangan dari tokoh masyarakat serta tokoh agama, juga hadir anggota Dewan Komisaris, Thadeus Yus dan istri. Beberapa kegiatan digelar dalam rangka perayaan Paskah tahun 2011, antara lain Cerdas Cermat Alkitab dan Lomba Paduan Suara. Lomba-lomba tersebut digelar pada tanggal 30 April dan 1 Mei 2011 yang dipusatkan di Kebun Sungai Dekan. Seluruh unit usaha di Distrik Kalbar I dan II ikut berpartisipasi dalam memeriahkan kegiatan tersebut. Puncak dari perayaan ini digelar Minggu, 1 Mei 2011, yang diawali dengan kebaktian. Pada acara ini juga disampaikan renungan paskah oleh Frater Agung Keuskupan Sanggau dan khotbah paskah disampaikan oleh Pendeta Musa Petrus. Disampaikan makna perayaan paskah adalah pelajaran yang terkandung di dalamnya, keberanian berkorban untuk orang lain. Termasuk berkorban dalam

menjalankan kewajiban atau tugas dalam bekerja. Selain itu, dikaitkan dengan tema, diharapkan karyawan dapat bekerja dengan profesional dengan tetap memegang nilai-nilai yang terkandung dalam Alkitab. Pengorbanan seorang karyawan dalam bekerja, merupakan pengalamal nilai yang terkandung dalam Alkitab. Oleh karena itu, bekerja dengan profesional merupakan wujud dari seorang umat yang mengamalkan nilai-nilai yang diajarkan oleh Tuhan Yesus. Sementara itu, Direktur SDM dan Umum PTPN XIII dalam sambutannya mengatakan bahwa apa yang dicanangkan oleh perusahaan untuk mewujudkan target laba Rp 1 triliun di tahun 2014 bukanlah hal yang mustahil. “Bagi orang yang beriman dan percaya adanya Tuhan, tidak ada sesuatu yang mustahil, jika kita bekerja secara

cerdas, kerja keras dan ikhlas,” tutur Wagio. Perayaan yang mengangkat tema: Kebijaksanaan akan memelihara engkau, kepandaian akan memelihara Engkau (Amsal 2:11) dan sub tema Dengan Semangat Paskah, Kita letakkan Tonggak Sejarah Kinerja Unggul Atas Dasar Iman, Kerendahan Hati dan Kebijaksanaan, tampak meriah dengan digelarnya berbagai lomba. Dan keluar sebagai juara untuk Cerdas Cermat Alkitab, yakni Plasma Kebun Rimba Belian sebagai juara pertama, disusul juara kedua dari PMS Gunung Meliau dan juara ketiga dari Sungai Dekan serta juara harapan dari Kebun Gunung Meliau. Untuk lomba Paduan Suara, keluar sebagai juara pertama Kelompok Paduan Suara Kembayan Group, dan juara kedua Kelompok Paduan Suara Rimba Belian Group, serta juara ketiga dari Kelompok Paduan Suara Ngabang Group. (abu/biz)

STKIP Sintang Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Pameran Tanaman Hias di Mal Matahari Kampus Pendidikan Siap Cetak SDM May Exhibition 29 April-8 Mei 2011

Berkualitas & Miliki Daya Saing

WAHYU ISMIR/PONTIANAK POST

CIPTAKAN SDM: Gedung STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, pencipta calon pendidik yang bekualitas dan memiliki daya saing di era global. SEKOLAH Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Persada Khatulistiwa Sintang membuka peluang bagi lulusan SMA, SMU, SMK, MA, D1, D2 atau sederajat untuk didik menjadi tenaga guru atau tenaga kependidikan yang profesional. Perguruan tinggi dengan fasilitas dan tenaga pengajar yang profesional dengan jenjang pendidikan S2 tersebut, membuka pendaftaran tahun akademik 2011/2012 untuk lima program studi (Prodi), diantaranya Program Studi Pendidikan Biologi, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pro-

gram Studi Pendidikan PPKn, Program Studi Pendidikan Ekonomi, dan Program Studi PGSD. Jumlah Mahasiswa yang diterima terbatas. Setiap Prodi akan diterima 200 mahasiswa, terkecuali Prodi PGSD. Waktu dan tempat pendaftaran dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama: 28 April sampai 23 Juli 2011, sedangkan gelombang kedua 28 Juli sampai 20 Agustus 2011. Pendaftaran dibuka Senin-Sabtu pukul 08.00-12.00 WIB, kecuali Jumat jam 08.00-11.00 WIB di Kampus STKIP Persada Khatulistiwa Sintang Jalan Pertamina Km.04 Kotak Pos 126 Sintang Kalimantan

Barat. Untuk tes atau seleksi gelombang pertama dilaksanakan 25 Juli 2011 pukul 07.00 WIB sampai selesai dan gelombang kedua, dilaksanakan 22 Agustus 2011 pukul 07.00 WIB sampai selesai. Sedangkan pengumuman hasil tes untuk gelombang pertama pada 27 Juli 2011 pukul 08.00 WIB, dan gelombang kedua pada 25 Agustus 2011 pukul 08.00 WIB. Untuk syarat pendaftaran berupa Foto copy ijazah SMA/SMU/ SMK/MA/D1/D2 atau Sederajat sebanyak dua lembar yang telah dilegalisir, pas photo ukuran 3x4 cm dan 4x6 cm masing-masing sebanyak tiga lembar, membayar biaya pendaftaran dan seleksi/ tes sebesar Rp200.000, dan berkas pendaftaran dimasukan kedalam stopmap berwarna kuning. Biaya pendidikan untuk semua program studi tahun akdemik 2011/2012 sebesar Rp4. 350.000. Pembayaran biaya pendidikan tersebut dapat dibayar dalam dua tahap, di mana pembayaran tahap pertama Rp3.350.000, dan pembayaran tahap kedua Rp1.000.000. Dibayar bersamaan dengan registrasi semester kedua. Hal-hal lain yang belum jelas dapat ditanyakan langsung ke sekretariat pendaftaran, dengan contac person Rosalia Tuto (085245901985) dan Dessy Triana. R (085345249778).(wah/biz)

BAGI Anda penghobi tanaman hias, Pameran Tanaman Hias Mal Matahari wajib Anda kunjungi dalam pekan ini. Pameran yang telah dimulai 3-8 Mei 2011 menampilkan koleksi tanaman hias favorit seperti aglonema, anggrek dan masih banyak lagi tanaman menarik lainnya. Berbagai jenis pupuk tanaman, aneka pot bunga, bibit tanaman dan buah-buahan juga bisa Anda dapatkan pada pameran ini. Tidak hanya tanaman hias, sajian kuliner khas daerah juga dapat ditemukan dalam pameran ini seperti: Zuppa Soup, Bakso Cinta, Empal Gentong, Kerak Telor dan Kuliner lainya. Selain pameran tanaman Hias Mal Matahari juga menggelar pameran multi produk yang dimulai 29 April-8 Mei 2011. Pameran kali ini menampilkan alat-alat elektronik rumah tangga dari Cartino Elektronik, yang memberikan promo harga khusus untuk produk kompor induksi bebas asap dan bebas gas. Pameran kali ini juga menghadirkan stand ”Sijar Fapsedu Kalbar” sebagai mitra BKKBN Kalbar. Stand ini memberikan informasi tentang kesehatan reproduksi, konseling dan Generasi Berencana (Genre) yang saat ini sedang dicanangkan oleh BKKBN. Berbagai koleksi fashion bisa Anda temukan pada pameran ini seperti, Bali Collection menyedia-

kan koleksi fashion, aksesoris dan perawatan tubuh khas bali, Sister Collection menampilkan koleksi tas exclusive, dompet wanita dengan diskon 20% selama pameran. Stan Yongkis hadir dengan koleksi sandal kreatif dan cincin magnet yang baik untuk kesehatan. Tiffosi Club menampilkan koleksi T-Shirt club bola favorit dengan diskon 20% selama pameran. Reni Collection, Azizah Collection, De’Rosa Collection dan Gisa Collection menyediakan koleksi busana muslim, kerudung cantik dan aksesoris unik. Koleksi kerudung Cantik Faira, pasmina dan aksesoris juga bisa Anda dapatkan

pada stan Yuni’s Faira. Berbagai jenis helicopter remote bisa Anda dapatkan di stan Kim Bersaudara, dengan harga mulai dari Rp230 ribu. Global Ihkwan menawarkan koleksi buku, VCD, MP3 religi dan aksesoris serta diskon khusus selama pameran. Menyambut liburan sekolah pertengahan tahun ini, Mal Matahari kembali akan menggelar lomba mewarnai dan menggambar TK-SD pada 25-26 Juni 2011. Informasi lomba, event, dan pameran dapat menghubungi management Mal Matahari, telpon (0561 ) 766667. Event ini di dukung oleh, Pontianak Infomedia, Speedy, Radio Primadona.(bn/biz)

Kulit Kencang-Tubuh Langsing Cara Insinyur INSINYUR (Ir) Anthoneta M Bhasarie, parasnya cantik, kulit halus dan kencang plus tubuh yang padat langsing. Begitulah profil ibu 3 anak ini di usianya yang ke 41 tahun ketika ditemui metabolisku.com di rumahnya, komplek BTN, Kolhua, Kupang. Tokoh kita yang satu ini pun mengaku jarang sakit. Apa rahasianya? Bagaimana pula caranya merawat kesehatan sehari-hari di tengah kesibukannya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kanwil Deptan, NTT? “Sebenarnya tidak ada rahasia dan tidak ada tips khusus. Saya hanya rajin menjaga pola hidup sehat dan minum susu kedelai Metabolis rutin dua kali sehari, sejak 2 tahun lalu,” tutur Anthoneta. Ditambahkannya, bahwa manfaat susu kedelai Metabolis yang telah dirasakannya bersama keluarganya adalah vitalitas tubuh terjaga, tidak mudah kena flu atau pilek, buang air besar menjadi lebih lancar dan terjaganya berat badan. “Kandungan isoflavon Metabolis juga membantu saya menjaga pola makan. Karena setelah minum selera untuk ngemil bisa berkurang, karena Metabolis mampu memberikan efek menunda lapar. Makanya kalau ingin tetap terjaga kelangsingan dan kulit halus, minum susu kedelai Metabolis adalah lebih baik,” katanya dengan fasih. Sebagai sarjana Teknologi Hasil Pertanian lulusan Universitas Kristen Artawacana, Kupang tak heran bila

sangat paham manfaat sari kedelai. Bagi mereka ingin melakukan diet dianjurkan untuk mengkonsumsi sari kedelai murni 2-3 kali sehari selama waktu tertentu. Isoflavon juga dapat berperan sebagai antioksidan yang mampu melindungi kulit terhadap radiasi sinar UV, mencegah penuaan dini pada kulit manusia. Begitupun untuk mempertahankan sistem imun tubuh diperlukan antioksidan secara optimal dan rutin, karena seiring dengan meningkatnya usia berkaitan erat dengan menurunnya respon imunitas. Metabolis adalah susu kedelai bubuk alami yang diolah dari kedelai berkualitas dan tanpa camapuran bahan kimia apapun. Dengan aroma gurih dan tanpa rasa langu, Metabolis meningkatkan kualitas metabolisme tubuh dan melindungi Anda dari serangan berbagai penyakit degeneratif. Kini Metabolis telah menjadi asupan harian masyarakat berbagai kalangan dan daerah di seluruh Indonesia. Segera dapat-

kan manfaatnya untuk Anda dan keluarga. Segera dapatkan Sari Bubuk Kedelai Murni Metabolis di apotek, toko obat dan mini marke t d i ko ta An da. In f o r ma si hubungi per wakilan kami di Pontianak: 085245711478,05617519506,760216. Ngabang: 085245129138, Sanggau: 08125603982, Putu s i b au : 0 8 1 3 4 5 5 3 5 5 8 2 , Me lawi: 081352131356, Ketapang: 08125633821, Sekadau: 082148248867, Sintang: 085654434051. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan konsumen SMS: 0812 101 50000, Website: www.metabolisku.com.(muji/ biz)


Kubu Raya

14

Pontianak Post

Warga Sui Raya Terbanyak

Puluhan Warga Datangi Komisi B HARYADI/PONTIANAK POST

KONDISI TPS: Terlihat tempat pembuangan sampah yang ada di Jalan Letkol Soegiono komplek GOR Pangsuma,Pontianak. Kondisi bangunannya sudah banyak yang rusak dan tidak berfungsinya mesin pembakar sampah di tempat tersebut, sehingga sampah yang terkumpul harus didistribusikan lagi ke TPS Batulayang.

BKD Tunggu Rekomendasi Kemenpan S U N G A I R AYA — B a d a n Kepegawaian Daerah (BKD) Kubu Raya masih menunggu keputusan Kementeriaan Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait nasib NIP CPNS Kubu Raya tahun 2010/2011. “Kedepannya memang BKD Kubu Raya akan dipanggil. Namun sampai sekarang belum dipanggil. Kita berharap secepatnya persoalan CPNS Kubu Raya ada titik terang positifnya,” ungkap M. Nuh Syaiman, Kepala BKD Kubu Raya, Rabu (4/5). Menurutnya pemberitaan persoalan CPNS dan beritanya diulang, belum perlu dikhawatirkan peserta lulus. Pasalnya, keputusan final Kemenpan

dan RB masih berada di pusat. “Jangan khawatir. Belum pasti CPNS akan diulang. Keputusan tersebut hanyalah sebatas masalah wacana saja. Dan saya pikir warga juga sudah pintar dan bijak menganalisa permasalahan,” ungkap dia. BKD Kubu Raya, sambungnya, belum dapat memastikan kapan permasalahan CPNS Kubu Raya akan selesai. Namun pihaknya berharap dan terus berusaha supaya para peserta lulus segera diangkat menjadi PNS. “CPNS lulus tidak usah resah dengan persoalan terjadi, tunggu saja. Kami belum bisa janji kapan ini akan selesai karena kewenangannya tidak ada

pada kami, kalau kewenangannya ada pada kami sudah kami selesaikan permasalahan dan keluarkan NIP,” katanya. Hanya saja, CPNS Kubu Raya sudah mengikuti proses pelaksanaan seleksi CPNS sesuai prosedur dan aturan berlaku. ”Kalau sudah demikian, sebaiknya semua peserta lulus tenang-tenang saja,” kata dia. Selain itu, Kepala BKD Kubu Raya ini juga memberikan penegasan terkait 9 lembar jawaban komputer yang dituding BKN, adalah tidak benar. ”BKN sudah membantahnya. Tidak ada Lembar Jawaban Komputer (LJK) ilegal, yang ada hanya tidak terbaca atau discan saja,” terangnya. (den)

Inspektorat Kubu Raya Ranking Pertama SUNGAI RAYA—Inspektorat Kubu Raya memperoleh rangking pertama soal pengawasan dan pemuktahiran data tindak lanjut Laporan Hasil Pemeriksaaan (LHP) dari Inspektorat Kalbar. “Tahun ini kita dapat juara pertama dan terbaik. Juara keduanya adalah Kayong Utara. Padahal sebelumnya Kayong Utara memperoleh posisi pertama,” ujar Kepala Inspektorat Kubu Raya, Ardanihans. Menurut dia penilaian Kubu Raya memperoleh

Kamis 5 Mei 2011

Aksi Demo Diduga Disusupi Oknum Perusahaan

CAMPAK

S U N G A I R AYA — D i n a s K e s e h a t a n Kubu Raya mengeluarkan peringatan ke masyarakat untuk mewaspadai penularan penyakit campak, menyusul ditemukannya 14 warga yang sudah terkena penyakit menular ini. Itu dikatakan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya Titus. “Laporan beberapa puskesmas di Kecamatan Sungai Raya, sudah ada 14 warga terkena penyakit campak dari Januari hingga Mei. Untuk itu, kita harapkan warga mewaspadai penularan penyakit tersebut,” ungkapnya di Sungai Raya, Selasa (4/5). Menurut Titus tindakan awal mendapat laporan dari Puskesmas, hanya ada lima orang yang terkena penyakit dan lebih dikenal sebagai penyakit keremut. Namun jumlah penderita campak hingga sekarang bertambah menjadi empat belas orang. “Penderita campak terbanyak berada di Desa Mekar Sari, Kecamatan Sungai Raya. Namun, setelah di rawat di Puskesmas, para penderita campak tersebut saat ini sudah sembuh,” ucapnya. Guna mencegah penularan penyakit tersebut, Dinkes Kubu Raya telah melakukan penyuluhan ke masyarakat. Sementara upaya lain menghindari penularan penyakitnya adalah menjaga kebersihan lingkungan. Pasalnya, penyakit ini sangat cepat menyebar di lingkungan kotor. “Penularan penyakit ini melalui udara, untuk itu kita harapkan jika ada masyarakat yang terkena penyakit campak, dapat segera melakukan pengobatan di puskesmas terdekat,” kata Titus. Titus meminta jika ada masyarakat yang menderita penyakit ini, diharapkan tidak melakukan kontak secara langsung, karena penyakit ini mudah menular. Dinkes juga telah melakukan imunisasi campak yang dilakukan secara rutin di seluruh wilayah Kubu Raya melalui puskesmas, posyandu dan puskesmas pembantu di setiap desa dan kecamatan. “Untuk memberikan imbauan kepada masyarakat, kita telah melibatkan Komite Kesehatan Desa dan tokoh masyarakat. Diharapkan penularan campak ini tidak semakin meluas, dan untuk mencegah hal tersebut, kita telah mengimbau kepada seluruh tenaga kesehatan yang ada di Kubu Raya untuk memberikan pelayanan intensif kepada masyarakat,” ucapnya.(den)

l

tempat pertama karena rekomendasi temuan sudah tuntas dibahas. Dari LHP mulai masalah tuntutan ganti rugi sudah selesai semua. “Jadi sebagai penghargaan provinsi kita memperoleh posisi terbaik dalam soal pengawasan dan pemuktahiran data. Itu berarti kinerja kita diukur sesuai visi bupati terdepan dan berkualitas. Sampai saat ini tidak ada rekomendasi temuan dan kerugian negara,” ungkap dia. Kepala Perwakilan Badan

Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Barat Bambang Wahyudi menerangkan Gelar Pengawasan Daerah (Lawasda) ini merupakan kegiatan rutin Inspektorat Kab/Kota Kalbar yang dilaksanakan setiap 4 bulan sekali atau per caturwulan. Selain itu Larwasda ini juga sebagai proses penyamaan persepsi dan peran aktif dari Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP). Bambang meminta, keberadaan APIP tugasnya tidak

saja sekedar mengaudit data. Akan tetapi lebih berperan kepada tindakan preventif, baik berupa perencanaan, kerja pelaksanaan sampai kepada pelaporan pertanggungjawaban. Bambang menambahkan dengan diadakannya Larwasda juga sebagai upaya untuk mendorong pimpinan suatu kerja yang diperiksa agar menindaklanjuti semua hasil pemeriksaan yang menjadi tanggungjawabnya dan meningkatkan kualitas

aparat pengawas fungsional Pemerintah Daerah Provinsi dan kabupaten atau kota di Kalbar. Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan, Inspektorat harus lebih meningkatkan perannya di dalam melakukan pemutakhiran datanya. Meski demikian, Pemkab tetap melakukan monitoring terhadap datadata yang sudah selesai dan data-data yang belum selesai. ”Dan seandainya belum semua itu harus dikejar,” ungkap dia. Ia menerangkan apabila ada hal-hal yang belum terpenuhi dan belum memadai maka Inspektorat harus bertindak. Dengan Rapat Larwasda dan pemutakhiran data ini, setiap Inspektorat di Kalbar dapat menunjukan kapasitas dan kemampuannya juga mereka benar-benar bisa lebih tajam lagi. (den)

SUNGAI RAYA—Puluhan tokoh masyarakat (tomas) terdiri dari kepala dusun, kepala desa, BPD dan tokoh masyarakat setempat mendatangi kantor DPRD dan Pemkab Kubu Raya. Mereka memberikan klarifikasi terkait aksi demo yang sepenuhnya tidak dilakukan warga tiga desa (OlakOlak Kubu, Mengkalang Jambu dan Pelita Jaya). Diduga aksi kemarin disusupi kepentingan pihak atau perusahaan tertentu. Itu dikatakan Rahman, Ketua RW VIII Desa Olak-Olak Kubu ketika datang ke DPRD Kubu Raya. ”Mungkin 90 persen adalah pendemo susupan. Mereka tidak semuanya mewakili aspirasi masyarakat,” kata dia dihadapan anggota Komisi B DPRD Kubu Raya. Menurut dia dari aksi tersebut hanya kemungkinan warga Desa Mengkalang Jambu, murni menyuarakan hak mereka. Sisanya merupakan warga sisipan dan termasuk pekerja sebuah perusahaan. ”Jadi, aksi kemarin belum sepenuhnya suara masyarakat,” ungkap dia. Junaidi, anggota BPD sendiri merasa masyarakat di tempatnya adem ayem dan tidak pernah dihubungi terkait persoalan demo kemarin. “Jadi, kami sebagai masyarakat di sana tidak tahu menahu mengenai aksi tersebut,” ujarnya.Selain itu, ia juga meminta Pemkab segera mengklarifikasi ada oknum PNS di Kecamatan Kubu lebih prioritas mengurus persoalan kebun daripada satuan dinasnya. ”Ada itu, warga juga resah, kok ngurus perusahaan sawit,” ucap dia. Hamid K, tokoh masyarakat Desa Olak-Olak Kubu merasa aksi sebelumnya sudah sedikit kacau. Padahal warga di daerahnya tidak merasa melancarkan aksi dan menerima kehadiran PT. Sintang Raya dengan terbuka. ”Tidak ada alasan menolak, sebab program mereka juga jelas dan terarah,” terangnya.Dia mengatakan masyarakat transmigrasi saja masuk di daerahnya tahun 1959 sedangkan mereka berada di sana sejak tahun 1940. ”Jadi, kami membuka areal tersebut dan paham masyarakat mana melakukan penolakan,” ungkap dia. Ngatemin dari Desa Pelita Jaya mengatakan kalau aksi tersebut dari warganya, tentulah mereka tahu akan ada aksi ke kantor Bu-

pati Kubu Raya. ”Ini tidak, kami kurang tahu aksinya seperti apa. Kami saja tidak pernah merasa diundang. Makanya tahu ada aksi juga dari berita di media,” ujarnya. Zainuddin Ketua BPD Mengkalang Jambu menerangkan jangan sampai persoalan aksi kemarin justru merusak investasi investor yang sudah benar. “Aksi tersebut jelas tidak mewakili suara masyarakat, namun sudah disusupi pihak tertentu,” urai dia. Kepala Desa Olak-olak Kubu, Edi Mulyadi menerangkan kedatangan mereka bertujuan agar baik DPRD dan Pemkab segera menyelesaikan permasalahan, sehingga tidak berujung ke demo yang mengatasnamakan perwakilan tiga desa, Olak-olak Kubu, Mengkalang Jambu, dan Pelita Jaya. “Kita mau meluruskan masalah yang terjadi demo kemarin (28/4), kita meminta kepada pemda untuk segera menyelesaikan permasalahan yang timbul dari masyarakat,” ujarnya. Edi sendiri membantah demo yang dilakukan puluhan orang tersebut tidak sepenuhnya berasal dari masyarakat di sana. “Kita resah, karena tidak seluruhnya aksi kemarin berasal dari masyarakat. Itu dari kelompok saja,” katanya seraya menambahkan tidak dapat mengikuti perkembangan karena sedang tidak sehat dan izin istirahat.Aksi kemarin juga tanpa sepengetahuan dan izin dirinya, khusus masyarakat Desa Olak-olak Kubu. Sebagian besar kelompok masyarakat yang berkerja salah satu di perusahaan. memang ada masyarakat desa tetapi mereka bekerja di perusahaan itu. “Kita minta agar dewan memanggil kedua perusahaan untuk meluruskan persoalan, karena menyangkut tumpang tindih ini kita tidak tahu persis. Saya tidak membantah secara telak, yang jelas masyarakat awam sepertinya sudah diprovokasi dan adanya kepentingan. Yang penting kita minta dewan dan pemda menetralisir persoalan sehingga menjadi jelas,” ungkap dia. Ketua Komisi B DPRD Kubu Raya, Suprapto menanggapi aksi kemarin berdasarkan keterangan masyarakat sudah disusupi beberapa kepentingan segelintir oknum perusahaan. Pasalanya yang melakukan aksi demo ada tercatat mandor perusahaan, pekerja perusahaan perkebunan tertentu. ”Kita akan panggil. Kalau perlu disikapi aparat kepolisian,” ucapnya. (den)


Pontianak Post

ANEKA PONTIANAK

Kamis 5 Mei 2011

15

Tindakan Posesif Pasangan Sejenis PONTIANAK - Orientasi seksual pasangan sejenis cenderung bersikap posesife dalam menjaga hubungan antara pasangannya. Salah satu faktor penyebab kecenderungan tersebut lantaran mereka sulit mencari pasangan. Maka tidak jarang kaum homo memiliki karakter posesif yang kebablasan dalam menjaga hubungan dengan pasangannya. Demikian kata Psikolog Arminj Ch S. Besman menanggapi kasus pembunuhan Joshua yang bermotif dendam atas pelecehan seksual menyimpang. Namun perlu pemeriksaan mendalam untuk dapat memastikan penyebab tersebut. “Perlu adanya pengkajian lebih dalam. Karena tersangka bisa saja menghindar saat pertama kali mendapat perlakuan

tersebut. Maka bisa saja murni kejahatan dan perampokan yang dilakukan perorangan,” kata dia. Ia menambahkan jika dendam bisa saja menjauh. Maka perlu diketahui hubungan pelaku dengan korban pasangan tetap atau tidak. Karena, pribadi yang memiliki kecenderungan sek menyimpang lebih bersikap tertutup. Sehingga jarang bersikap jujur guna menutupi jati diri sesungguhnya. Menurut dia, lingkungan, pola asuh orang tua dan pendidikan dapat mempengaruhi orientasi seksual seseorang. Mengenai keseharian maupun pengalaman masa lalu sehingga menimbulkan trauma. Hingga membuat pribadi mempunyai orientasi seksual menyimpang. Arminj merinci, seksualitas

memiliki beberapa komponen, orientasi seksual salah satu diantaranya. Dalam orientasi tersebut ditemukan konsep homoseksual dan heteroseksual. Orientasi seksual bersifat kontinum dan memiliki jenjang. Yakni mulai dari heterosexuality (hanya menyukai lawan jenis), sampai ke exclusive homosexuality (hanya menyukai sesama jenis). Tepat ditengah kontinum, terdapat orientasi biseksual. “Orientasi seksual bukan penyimpangan, namun secara sosial merupakan penyimpangan karena belum bisa diterima di lingkungan masyarakat. Maka pasangan sejenis cenderung menutup diri,” kata dia. Ia mengatakan, orientasi seksual seseorang pada umumnya muncul pada awal masa remaja. Terjadinya pe-

nyimpangan prilaku seksual biasanya akibat trauma yang dialami. “Misalkan ayahnya bersikap kasar serta sering memukul ibunya, sementara dia sangat dekat dengan orangtua perempuan. Sehingga dia cenderung bersikap seperti wanita,” katanya. Selain itu, lanjut Armijn, seseorang yang pernah mengalami kekerasan seksual juga dapat berubah menjadi pelaku. Misalkan, awalnya dia menjadi korban penyimpangan sek dari seseorang. Akibat trauma yang dialami, kemudian melakukan hal yang sama pada orang lain. “Untuk itu, korban penyimpangan seksual perlu mendapat penanganan. Baik secara medis maupun pisikologinya agar dapat menghilangkan trauma yang dialami,” kata dia. (stm)

tetap pasar tradisional. Ada yang menyebut pasar tradisional modern, tapi Sutarmidji menegaskan, tidak ada yang seperti itu. Pasar tradisional tetap tradisional. Modern tetap pasar modern. Definisinya sampai saat ini diakui Sutarmidji, belum ditemukannya. “Kalau ada pengusaha yang punya uang, lebih baik bangun di lahan lain. Jangan ganggu lahan pasar tradisional. Selama saya jadi wali kota saya tidak akan berikan pasar tradisional untuk jadi modern atau apapun,” tegasnya. Sebagai pengambil kebijakan di pemkot, orang nomor satu di Pontianak itu menegaskan bahwa pembangunan itu final dilaksanakan. Tidak akan

seperti yang diperjanjikan. Jangan lagi berpikir lain. “Kalau memang masih mau gugat silakan gugat. Apapun keputusan pengadilan, saya anggap itu keputusan yang tidak bisa dieksekusi dan dipaksakan. Percuma saja menggugat habiskan biaya, bayar pengacara” katanya. Jika yang menggugat pun nantinya menang, Pemkot Pontianak, tidak akan pernah memberikan pihak penggugat untuk membangun. “Kita akan tetap bangun. Siapa yang bisa larang Pemda bangun. Memang sudah bangun bisa dia mau bongkar kalau dia menang? Berhadapan dengan pedagang cari penyakit,” tegasnya. (ody)

Harga Los Lima Juta Sambungan dari halaman 9

Sutarmidji yakin pemkot akan mendapatkan pemasukan dari itu. Kemudian pemasukan itu digunakan untuk membuat beton parit di sepanjang Pasar Flamboyan. “Dananya dari penjualan los dan kios,” tegasnya. Sutarmidji menegaskan, kalau pun yang lama mau menuntut silakan saja. Yang Sutarmidji tahu, perjanjian itu tidak mungkin dilaksanakan. “Tidak mungkin orang mau beli dengan hak pakai. Hak pakai itu tidak bisa diagunkan di bank,” katanya. Kalau yang di depan toko, itu tidak dalam perjanjian. Hanya masanya berakhir. Pemkot

akan mengundang mereka, untuk memberitahukan akan ada pembangunan baru. Mungkin nanti mereka membayar 60-70 persen dari harga pasar. “Dana selisih pembangunan itu akan kita jadikan subsidi untuk pembangunan yang belakang. Siapa nawar lebih rasional, lebih representatif, itu yang kita dorong,” ungkapnya. Sekalipun ada gugatan lagi kepada Pemkot Pontianak, Sutarmidji akan biarkan. Pembangunan jalan terus. Dia menyarankan kepada yang lama, lebih bagus tidak usah menggugat segala macam. “Mana mungkin bawahnya pasar ikan 200 meja, di atasnya ada hotel,” tegasnya. Konsep Pasar Flamboyan

Mahasiswa Calon Guru Jangan hanya Mengejar Nilai Sambungan dari halaman 9

gangguran pendidik,” katanya. Menurut, kelahiran Nusa Tenggara Barat ini, saat ini komitmen seorang guru rendah. Seorang guru, saat ini banyak yang memandang hanya dari sisi bayaran saja. Jika seorang guru seperti itu, maka jelas akan berdampak pada moral anak yang diajarkan. “Padahal anggaran pendidi-

kan begitu besar. Saya bingung apa yang terjadi dengan pemerintah. Pemerintah tidak ada komitmen yang besar,” jelasnya. Selain itu, idealisme dalam konsep dari pemerintah sangat bagus. Tapi tidak direalisasinya. Jika karakter harus diubah, jangan hanya dari pihak sekolah saja, namun juga karakter dari pemerintah. Untuk sistem pe-

merintah harus diperbaiki. Ketua Komisariat KAMMI STKIP PGRI Pontianak Riza Affandi yang juga hadir berkunjung ke Pontianak Post, mengatakan sebagai mahasiswa calon guru, perlu ada pembenahan dalam pendidikan. “Selama ini banyak yang ingin menjadi guru hanya untuk cari aman, dapat kerja cepat, tapi tidak ada kontribusinya

untuk pendidikan. Itu jelas sudah banyak yang saya lihat di lapangan,” kata Riza. Selain itu, di lapangan terlihat jelas mahasiswa yang akan menjadi seorang guru, tidak tahu apapun bagaimana bisa mengajar dan hanya mengejar nilai. Bukan hanya itu, bahkan calon guru saat ini kebanyakan tidak menguasai konsep mengajar dan materi yang seharusnya. (*)

Kasus Baju Hansip BPKP Simpulkan ... Sambungan dari halaman 9

baju hansip, kecuali audit investigasi. “Hanya menghitung kerugian negara tidak sampai kesimpulan pihak yang harus bertanggungjawab,” kata Norman. Namun, lanjut dia, sesuai alur pelelangan, panitia pengadaan tetap bertanggungjawab kepada pengguna anggaran. Pengguna berhak menguji untuk merinci

kebenaran dokumen sesuai ikatan dokumen. Adapun kesaksian yang diutarakan Norman sebatas proyek pengadaan baju hansip tahun anggaran 2008. Karena terdakwa merupakan kuasa pengguna anggaran saat itu. Sementara BPKP melakukan atas permintaan dari pihak kejaksaan ketika sedang menyelidiki kasus dugaan korupsi baju hansip, yakni saat peneta-

Sumbangan hingga Selasa (3/5) Sumbangan Rabu (4/5) 1. Mrs. NV

Rp. 33.655.000

Jumlah Total

Rp. Rp

Via YBS Sumbangan hingga Senin (2/5) Rp Sumbangan Terima via BCA Rek 1710763999 1. Yuri Antariksa Rp 2. NN Rp 3. Yulisnur Rp 4. Karnijati Karnadi Rp 5. Yenny Candra Rp 6. Phanky H Rp 7. Leman Rp 8. Tjandra Halim Rp 9. Ronny Pranoto HG Rp 10. Sally Ciuriajaya Rp 11. Liyanto Tanjaya Rp 12. Ng Tjun Kang Rp 13. NN Rp 14. Toni Gouw Rp 15. Willy Heng Rp 16. NN Rp 17. Jandy Amd Rp 18. NN Rp 19. NN Rp 20. Hardi Giarto Rp 21. Bunjit Chung Rp 22. Surya Fati Rp 23. Yulianingsih Rp 24. Sumarsono SE Rp 25. Then Siu Ha BWT Welly S Rp 26. Suryadi Rp 27. Budiono Tjandra Rp 28. William Polim Rp 29. Susanti Rp Jumlah Rp Total Rp

hanya BPK. Sementara kerja BPKP payung hukumnya adalah Keppres. Perdebatan langsung tidak terhindarkan. Saksi ahli dan kuasa hukum terdakwa bersikeras soal argumen tentang pihak yang berhak menetapkan kerugian negara. Sebelum akhirnya majelis hakim turun tangan. mengingatkan kedua belah pihak tidak terlibat adu argumen. (stm)

Dua Puluh Kali Masuk Sel

Dompet Simpatik Rp.

pan tersangka. Hal ini menjadi perdebatan antara saksi ahli dengan kuasa hukum terdakwa, Ambo Mangan. Namun ketua majelis hakim, Yunus Sessa langsung menengahi. Kuasa hukum terdakwa, Ambo Mangan, ketika dalam persidangan mempertanyakan keabsahan hasil audit BPKP. Dengan menyebut sesuai UU BPK, lembaga yang berhak menetapkan kerugian negara

Sambungan dari halaman 9

Kejadian berawal saat pelaku yang sering menginap di tempat temannya tersebut, merasa 300.000 sudah terdesak. Dengan langkah sigap, pelaku tanpa pan33,955,000 dang bulu merampas isi rumah berupa DVD Player beserta handphone milik korban. 51.258.420 Sekitar pukul 06.00, pelaku melarikan barang curian itu 500.000 dari rumah korban. Merasa 200.000 tidak terima atas perbuatan 200.000 tersangka, korban selaku teman 500.000 dekatnya langsung mengejar. 100.000 Selang beberapa menit tepat200.000 nya di persimpangan lampu 500.000 merah Jalan 28 Oktober, korban 1.000.0000 langsung menghampiri. Aksi 50.000 pertarungan antarsahabat pun 50.000 tak terelakkan.     100.000 Korban, lanjut Ali, telah 200.000 melarikan uang. Dia mengam120.000 bil tanpa permisi. Atas kejadian 100.000 tersebut, pelaku berniat untuk 100.000 balas dendam atas perbua50.000 tan korban, dengan mencuri 150.000 DVD miliknya. “Dia mengam100.000 bil uang saya. Makanya saya 200.000 bawa kabur DVD-nya,” ungkap 200.000 pelaku. 50.000 Setelah mencuri, tersangka 500.000 langsung menjual DVD terse50.000 but di kawasan Pasar Dahlia, 200.000 senilai Rp100 ribu. Hasil uang 200.000 pencurian itu digunakan untuk 200.000 membeli sabu oleh pelaku. 100.000 “Uangnya, saya belikan sabu. 500.000 Langsung nyabu di sana (bet50.000 ing),” jelas pelaku. Selain melakukan aksi pen6.470.000 57.728.420 curian, pelaku juga terjebak 300.000

ke dalam dunia obat-obatan terlarang. Jika tidak mengkonsumsi barang haram tersebut selama kurun waktu 24 jam, pelaku akan merasa sakit. “Saya kalau ndak ngobat, sakit bang. Biasanya saya beli sabu itu di daerah Beting,” kata Ali. Dengan tubuh yang mungil, pelaku rela mencuri demi membeli barang haram tersebut. Karena sudah kecanduan, segala cara dihalalkan oleh tersangka. Tindak kriminal yang paling sering dilakukan Ali (pelaku) yaitu mencuri. Tersangka juga telah sering masuk jeruji besi sebanyak 20 kali. Dari aksinya tersebut, dia mengaku tidak menyesali perbuatannya. Untuk menyadarkan pelaku, kini pihak kepolisian berupaya memberikan sanksi hukum yang tegas kepadanya. Kapolsek Pontianak Barat Kompol I Gede S Wahyudi, mengatakan, pelaku sudah sering masuk bui. Dia mencuri akibat efek obat-obatan tersebut. “Asal ada barang yang bisa dijadikan uang, pasti disikatnya. Pelaku tidak bisa dibilang lagi, baru keluar, sudah masuk sel lagi,” terang Kapolsek. Untuk sementara kasus ini akan diproses lebih dalam lagi oleh polisi. Terkait pelaku sudah sering masuk penjara. Akan dilakukan tindakan tegas, agar tersangka jera untuk melakukan aksi pencuriannya tersebut. (rmn)

MUJADI/PONTIANAK POST

HINDARI: Untuk sementara, lebih baik hindari melewati Jalan Budi Karya. Jalur tersebut kini sedang dilakukan pemasangan pipa PDAM.

Karet Dominasi Ekspor PONTIANAK – Pada Maret 2011 ekspor Kalimantan Barat turun sebesar 20,17 persen dibanding Februari 2011, yaitu dasri US145,89 juta turun menjadi US116 juta, namun untuk periode Januari-Maret 2011 ekspor Kalbar meningkat sebesar 107,71 persen dibanding periode Januari-Maret 2010. “Untuk Maret 2011, komoditas ekspor Kalbar didominsai Karet dan barang dari karet, Biji kerak dan abu logam serta kayu dan barang dari kayu, yang menymbang 94,36 persen dari total, nilai ekspor,”ujar Kepala BPS Provinsi Kalimantan Barat, Iskandar Zulkarnain. Terkait negara tujuan eskpor Kalbar terbesar sambung Iskandar pada Maret 2011 yaitu China, Jepang dan Korea Republik yang memberikan konstribusi sebesar 75,39 persen. Untuk ekspor ke China pada Maret 2010 naik sebesar 0,32

persen dibanding Februari 2011, sedangkan eskpor Jepang turun sebesar 55,82 persen dan ke Korea Republik turun sebesar 73,44 persen. “Pada Maret 2011 negara tujuan eskpor Kalbar masih di dominasi Negara Asia dengan konstribusi sebesar 80,92 persen, sisanya ke Argentina sebesar 3,32 persen, Brazil sebesar 2,94 persen, Amerika Serikat sebesar 2,54 persen, Belanda sebesar 2,27 persen serta Negara lainnya hanya sebesar 8,01 persen,”papar Iskandar. Berbeda dengan ekspor, menurut Iskandar pada Maret 2011 impor Kalbar mengalami peningkatan sebesar 63,48 persen dibanding Februari 2011, dari US13,009 juta naik menjadi US21,39 juta. “Pada periode Januari hingga Maret 2011, impor Kalbar mengalami kenaikan sebesar 53,71 persen jika dibandingkan periode yang sama di Januari hingga Maret 2010,”terangnya.

Adapun empat golongan penyumbang impor terbesar Kalbar pada Maret 2011 yaitu Kapal laut dan bangunan terapung, Bahan Bakar Mineral, mesin-mesin/pesawat mekanik, dan benda-benda dari besi dan baja. Total nilai ekspor ke empat golongan barang tersebut, menurut Iskandar sebesar 77,06 persen atau menyumbang US16,49 juta. “Kali ini Sebagian besar impor Kalbar berasal dari Asia sebesar 94,07 persen, sisanya dari Amerika Serikat sebesar 2,37 persen, Belarus sebesar 1,00 persen serta 2,55 persen kenegara lainnya,” jelas dia sembari menjelaskan Singapura, Malaysia dan Jepang merupakan tiga negara pemsok terbesar impor di Kalbar pada Maret 2011 Untuk neraca perdagangan luar negeri Kalbar, pada Maret 2011 menurut Iskandar mengalami penurunan sebesar 28,42 persen dibanding Februari 2011. (ash)

Selektif Beri Bantuan Sambungan dari halaman 16

koperasi dari rapat anggota tahunan. ”Jika tiga tahun tidak RAT, berarti koperasi itu hidup segan mati tak mau. Bicara pembubaran, ada mekanismenya,” ujar Awang, yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kalbar ini. Ia menyarankan pemerintah tidak langsung membubarkan, tetapi cenderung memperkuat koperasi itu sendiri. ”Misalnya, jika ad persoalan sumber daya manusia, buat pelatihan,” katanya. Wakil Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin),

Khofifah Indar Parawansa mengatakan berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM terdapat 167 ribu koperasi di Indonesia. Dari jumlah tersebut 20 persennya dalam keadaan ’tidur’. ”Perlu ada kebijakan dan komitmen yang kuat dari Menteri Koperasi, Keuangan, dan Bappenas untuk meningkatkan koperasi ini. Saat ini komitmennya lemah sekali,” ungkap Khofifah, kemarin. Lemahnya komitmen ini terlihat dalam rapat pada awal April lalu. Ketika tiga menteri tersebut rapat bersama pelaku ekonomi dan pelaku usaha, tidak sedikit

pun membicarakan peningkatan koperasi. Padahal Presiden menegaskan koperasi menjadi bagian penting dalam perekonomian Indonesia. Selain itu, lemahnya komitmen terlihat dari anggaran di Kementerian Koperasi yang hanya Rp900 miliar dari seluruh APBN sebesar Rp1.136 triliun. Ia menilai saat ini keberpihakan terhadap koperasi banyak tertutup kepentingan kapitalis besar. ”Sebenarnya hal ini perlu dilindungi. Tetapi Menteri Koperasi berjanji akan menyelenggarakan temu pelaku ekonomi lagi dengan mengundang koperasi,” ungkapnya. (uni)

Koperasi Plat Merah Sambungan dari halaman 16

Dekopin mengusulkan peningkatan pencitraan koperasi dengan nama yang lebih keren. ”Saat ini pimpinan koperasi disebut ketua. Kedepannya lebih keren dengan CEO. Ada manager ini, manager itu, dan sebagainya. Lebih prestisius,” ungkapnya.

Hal lain yang diusulkan adalah Dekopin menjadi wadah tunggal. Selain itu, pemerintah wajib memberikan dana pembinaan, pentingnya restrukturisasi, dan meningkatkan peran serta masyarakat. Ia menambahkan berdasarkan Kepres Nomor 6 Tahun 2011 yang terbit pada 10 Maret lalu, disebutkan pemerintah

dan pemerintah daerah dapat memberikan bantuan dana terhadap dewan koperasi. Bantuan pemerintah pusat dibebankan kepada APBN dan bantuan pemerintah daerah dibebankan kepada APBD. ”Dewan koperasi di daerah harus membangun koordinasi efektif dengan pemerintah berkaitan dengan hal tersebut,” ujarnya. (uni)

Jenazah Musrifah Tiba Hari Ini di Pontianak Sambungan dari halaman 16

“Paling banyak tenaga kerja kita disalurkan melalui pengerah swasta,” katanya. Secara terpisah, Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI Kalbar, Christoffel de Haan membenarkan tentang kasus

Musrifah. Pihaknya juga telah mengambil langkah-langkah terkait pemulangan jenazah yang bersangkutan. “Pihak keluarga sudah dihubungi dan siap menjemput di Bandara Supadio Pontianak,” ujarnya. Sementara mengenai 23 WNI asal Kalbar yang lain, sejauh ini BP3TKI belum mendapatkan

informasi jelas. Namun, tambah Christoffel, melihat pengalaman sebelumnya, warga Kalbar yang berangkat ke luar negeri (Arab) biasanya difasilitasi oleh keluarganya di Jakarta atau Surabaya. “Jadi waktu pulang, umumnya juga dijemput keluarga mereka yang ada di Jawa,” katanya. (rnl)

Dorong Bangun Runway Bandara Sambungan dari halaman 16

Apalagi jika mengingat sejumlah maskapai penerbangan segera mengganti pesawat-pesawatnya dengan pesawat baru yang berbadan lebar. Jika runway tidak dibenahi, Supadio tidak dapat lagi didarati oleh pesawat tersebut sehingga maskapai terpaksa meninggalkan Supadio. “Sangat ironis jika maskapaimaskapai itu meninggalkan Kalbar. Pengaruhnya akan sangat luas karena akan merusak citra Kalbar dalam bidang investasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” katanya. Tony

juga menyatakan prihatin karena selama ini pemerintah daerah di Kalbar justru getol memperjuangkan pembangunan bandara alternatif. Mestinya, Bandara Supadio dapat lebih dahulu diperjuangkan sebelum memikirkan bandara alternatif. “Sebaiknya yang ada dulu yang kita benahi. Bagaimana supaya Bandara Supadio fasilitasnya bisa betulbetul bertaraf internasional, tidak sekadar nama,” ujar dia.   Urgensi peningkatan fasilitas dan pembangunan runway baru di Supadio dinilai semakin besar mengingat hal ini juga menyang-

kut keselamatan dan keamanan penumpang. Akibat runway yang tidak memadai, beberapa kali terjadi pesawat tergelincir. Selain itu, karena terminal yang relatif sempit, para penumpang terpaksa berdesak-desakan (sumpek), terlebih lagi ketika ada jadwal penerbangan yang ditunda. “Pemprov juga perlu memikirkan soal embarkasi haji. Bandara Supadio perlu ditingkatkan fasilitasnya supaya kita punya embarkasi sendiri sehingga para jamaah haji tidak perlu repotrepot lagi ke Batam,” tambahnya. (rnl)

Diduga Serobot Tanah Adat Sambungan dari halaman 16

Penilaian rombongan cukup sarkastis tentang orang-orang yang merelakan tanahnya untuk perusahaan sawit. “Hanya orang pemalas dan tidak mau berladang yang seperti itu. Mereka tidak mau susah-susah bekerja tapi malah menjual tanah nenek moyangnya. Padahal di situ ada sejarah adat, kuburan, dan tanah keramat. Mereka juga tidak tahu sedang ditipu perusahaan,” sebut L Edar, kepala Dusun Sungai Garung. Penawaran yang diajukan

oleh pihak perusahaan menurut rombongan jelas tidak adil. Rasionya adalah delapan berbanding dua. “Delapan untuk perusahaan, untuk warga hanya dua saja. Itupun masih diberikan sistem kredit. Setiap bulan harus membayar uang ke perusahaan,” sebut Kepala Dusun Melaku Kanan, F Asam. Rombongan mengaku hanya menjalankan amanat masyarakatnya. Mereka juga sudah melayangkan surat ke Bupati Sintang, meski belum ada jawaban. “Kami tidak ada tujuan apa-apa, hanya mau menyelamatkan tanah adat

kami saja. Kalau ada yang mau jual tanahnya, itu silakan. Tapi jangan paksa orang yang tidak mau menjual. Kami masih memikirkan kehidupan anak cucu,” ungkap Marsianus Tono. Kemarin rombongan menggelar konferensi pers di markas Lembaga Bela Banua Talino, Jalan Budi Utomo, Siantan. Hadir pula sejumlah LSM macam Wahana Lingkungan Hidup, Pemberdayaan Pengelolaan Sumber Daya Alam Kerakyatan. Setelah itu rombongan mengadukan nasib mereka ke Komnas HAM Provinsi Kalbar. (ars)


metropolis

16

Pontianak Post

TERAS METRO

Koperasi Plat Merah WAKIL Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Khofifah Indar Parawansa menyatakan masih ada koperasi plat merah. Keberadaannya dapat merusak citra koperasi. ”Dulu koperasi dijadikan alat politik. Banyak koperasi plat merah. Sekarang ini juga masih ada di provinsi tertentu,” ungkap Khofifah. Koperasi plat merah ini dibentuk untuk Khofifah Indar mendukung memenangkan hasil pemilihan umum di daerah tersebut. Koperasi diberi dana dan modal tanpa melalui verifikasi secara detil. ”Itu yang merusak citra koperasi. Tetapi secara natural koperasi plat merah ini akan mengalami seleksi alam, meskipun ada kebijakan tertentu di daerah,” katanya. Mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan di era Presiden Gus Dur mengatakan Dekopin terus berupaya meningkatkan fungsi dan nilai koperasi saat ini. Salah satu upaya yakni dengan mengusulkan beberapa dalam rancangan undang-undang yang ajukan Kementerian Koperasi dan UKM. Ke Halaman 15 kolom 5

KOPERASI

Selektif Beri Bantuan PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Barat menganggarkan dana pembinaan untuk koperasi sebesar Rp4 miliar pada tahun ini. Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah M Syahaldin Husman menegaskan pemberian bantuan pembinaan tersebut dilakukan selektif. ”Kami sangat selektif memberikan bantuan pembinaan dari APBD. Bantuan hanya diberikan kepada yang eksis,” ujar M Syahaldin seusai Rakerwil dan Pelantikan Badan Khusus Dewan Koperasi Indonesia Kalbar, Rabu (25/4) pagi. Menurut Syahaldin, terdapat 3.800 unit koperasi di Kalbar. Dari jumlah tersebut, 40 persennya dalam keadaan kolaps. Gubernur Kalbar melalui Sekda mengirimkan surat kepada pemerintah daerah kabupaten dan kota untuk menginventarisir koperasi di wilayahnya. Bagi koperasi yang masih bisa dibina, akan dilakukan pembinaan. Tetapi jika sulit dilakukan pembinaan, ada alternatif pilihan. Pertama, dilakukan penggabungan. Kedua, secara bertahap dilakukan pembubaran. Pembubaran koperasi ini bisa dilakukan anggotanya sendiri ataupun pemerintah. ”Koperasi yang betul-betul tidak jelas keberadaanya, silakan dibubarkan. Bisa dilakukan koperasi berangkutan atau pemerintah,” kata Syahaldin. Pembubaran dilakukan bertahap karena memerlukan biaya. Biaya tersebut untuk verifikasi di lapangan maupun mencari keberadaan pengurusnya. ”Sebab banyak koperasi yang akses jangkauannya cukup jauh. Pembinaan dilakukan hingga akhir tahun ini,” ujarnya. Ketua Dekopinwil Kalbar Awang Sofian Rozali mengatakan melihat aktif tidaknya Ke Halaman 15 kolom 5

Kamis 5 Mei 2011

Diduga Serobot Tanah Adat Warga Serawai Tolak Ekspansi Kebun Sawit

MUJADI/PONTIANAK POST

DIKANDANGKAN: Biaya operasional tinggi serta sepinya penumpang, sederet bus kota ini sudah tidak dioperasikan lagi alias dikandangkan. Ditambah sulitnya mendapatkan solar, juga terancam harus menggunakan solar non-subsidi.

Dorong Bangun Runway Bandara PONTIANAK - Anggota Komisi C DPRD Kalimantan Barat, Tony Kurniady mendesak agar pemerintah provinsi segera memperjuangkan pembangunan runway (landasan pacu) baru Bandara Supadio. Momen pembahasan APBN-P 2011 dinilai sebagai kesempatan baik bagi pemprov untuk kembali mengusulkan bantuan anggaran ke pemerintah pusat. “Sebaiknya perjuangan harus dilakukan segera dan gencar. Jangan ditunda-tunda lagi. Di setiap

kesempatan, rencana pembangunan runway ini harus terus disampaikan ke pemerintah pusat,” katanya kemarin. Selain momen APBN-P, tambah Tony, pemprov juga hendaknya menyampaikan usul melalui forum musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) nasional. Dengan demikian, diharapkan pada APBN-P 2001, pemerintah pusat sudah dapat mengucurkan dana yang memadai untuk pembangunan runway tersebut atau paling tidak pada APBN 2012. Komisi C sendiri,

menurutnya sudah berkali-kali menyampaikan tentang pembangunan runway baru dan peningkatan fasilitas di bandara Supadio ini ke pemerintah pusat. “Kita sudah intensif melakukan upaya-upaya. Kita pernah ke Kemenhub dan Angkasa Pura untuk mendorong pembangunan runway ini. Tinggal bagaimana sinergisitas dari kalangan eksekutif,” ujarnya. Tony menyebutkan, pemprov harus lebih serius dalam memperjuangkan masalah ini. Sebab, kebutuhan akan runway dan fasilitas bandara yang lebih baik sudah sangat mendesak.

PONTIANAK - Ekspansi besar-besaran perkebunan kelapa sawit lagi-lagi menuai kontroversi. Kemarin rombongan yang menamakan diri Masyarakat Adat Desa Gurung Sengiang, Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang datang ke Pontianak untuk mengadukan kejadian yang mereka alami ke lembagalembaga terkait. Ceritanya, dua perkebunan skala besar secara sepihak telah memasukan 30 hektar ladang warga dan hutan adat ke dalam rencana proyek sawitnya. Padahal pendirian kebun sawit tersebut telah ditolak oleh sebagian besar masyarakat. “Kami tidak mau menyerahkan wilayah adat kepada pihak perusahaan sawit atau perusahaan lainnya. Kalau kami serahkan, itu sama artinya membuat keturunan kami untuk menjadi kuli,” ujar anggota rombongan, Antonius Maca. Bagi masyarakat setempat, hutan dan ladang adalah pusat aktifitas ekonomi dan sumber air bersih. “Tujuan kami mempertahankan tanah, air, dan hutan adalah kekayaan leluhur. Kalau perkebunan sawit dipaksakan, berarti mereka mau membunuh masyarakat kami. Biarlah tanah kami dikelola sesuai kemampuan. Ini merupakan nafas masyarakat adat,” sambung Marsianus Tono, ketua Adat Gurung Seriang. Rombongan juga mengecam segelintir pejabat dan perangkat desa yang ikut terlibat dalam proyek tersebut. Sebagai informasi, Desa Gurung Seriang terbagi lagi menjadi empat dusun, yaitu Nanga Mentibar, Melaku Kanan, Sungai Gurung, dan Laman Gunung. Di internal warga sendiri terjadi perpecahan soal perkebunan sawit ini. Namun, penuturan rombongan menyebut 80 persen warga menolak pendirian perkebunan sawit. Kepala Desa Gurung Sengiang Yohanes Niko termasuk yang mendukung masuknya perkebunan sawit itu. Sementara dari empat kepala dusun, hanya satu yang pro-kebun sawit yaitu Apin, Kepala Dusun Mentibar. Namun sang kepala desa memecat orangorang yang tidak sepaham dengannya, seperti Kepala Dusun Sungai Garung, L Edar dan anggota BPD, M Ujek. Namun warga mengecam pemecatan tersebut, dan hingga kini keduanya masih menjabat.

Ke Halaman 15 kolom 5

Ke Halaman 15 kolom 5

Jenazah Musrifah Tiba Hari Ini di Pontianak PONTIANAK - Jenazah Musrifah Binti Ahmad Bin Qomar (50), Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kalimantan Barat dijadwalkan tiba di Pontianak, Kamis (5/5). Musrifah merupakan salah satu dari ribuan warga yang dipulangkan dari Arab Saudi karena overstay (izin tinggal habis). Saat ini, jenazah Musrifah sudah tiba di Jakarta. “Jenazahnya akan dipulangkan besok menggunakan pesawat Garuda. Berangkat dari Jakarta pukul 06.00. Ini informasi dari BNP2TKI (Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia),” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalbar, Jakuri Suni didampingi Sekretarisnya, Sy Kamaruzaman dan Kabid PPTK, Sy Yusuf, kemarin. Sebagaimana diberitakan sebelumnya,

Musrifah merupakan salah satu dari 2.351 WNI bermasalah yang dipulangkan menggunakan KM Labobar dari Jeddah. Musrifah meninggal, Sabtu (30/4) sekitar pukul 05.25, lantaran mengidap sakit kuning saat proses pemulangan tersebut. Musrifah Binti Ahmad Bin Qomar diketahui berusia 50 tahun dan beralamat di Desa Sungai Bakau Besar Darat RT11 RW 06, Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Pontianak. Berdasarkan data yang diterima Disnakertrans, Musrifah berangkat umrah ke Arab Saudi sejak 2005 lalu. Sejak saat itu, Musrifah tinggal di sana. Ada kemungkinan yang bersangkutan juga bekerja di Arab. Namun, tidak ada informasi yang akurat mengenai hal itu. Satu hal yang jelas, kata Jakuri, Musrifah tidak memiliki dokumen TKI. Dengan demikian,

pihaknya berkesimpulan bahwa Musrifah bukanlah TKI melainkan WNI yang bermasalah. Meskipun tergolong bermasalah, menurutnya pemerintah tetap memfasilitasi proses pemulangan yang bersangkutan. Bahkan, pemerintah pusat atau provinsi juga menyiapkan ambulans jika diperlukan untuk menjemput jenazah dari bandara. “Tetapi kabarnya pihak keluarga sudah menyediakan,” ujar Jakuri. Berdasarkan informasi dari BNP2TKI, selain Musrifah, masih terdapat 23 WNI bermasalah lain yang juga berasal dari Kalbar dan hingga saat ini masih dalam proses pemulangan. Sayangnya, sampai sekarang belum ada data rinci mengenai puluhan warga tersebut. “Mereka lagi proses pemulangan. Biasanya, mereka akan dipulangkan menggunakan kapal

laut,” jelasnya. Menyikapi kondisi ini, Jakuri mengimbau agar warga yang ingin bekerja ke luar negeri dapat mengikuti prosedur supaya tidak bermasalah. Sebetulnya, prosedur untuk mengurus dokumen tenaga kerja relatif tidak sulit. Sayangnya, sebagian warga cenderung tidak sabar karena ingin segera berangkat dan enggan mengikuti prosedur. Padahal, keberangkatan secara tidak resmi ini dinilai akan merugikan TKI sendiri karena tidak ada jaminan asuransi dan lain-lain. Mekanisme pemberangkatan tenaga kerja ke luar negeri menurutnya bisa melalui beberapa model. Bisa melalui kerjasama pemerintah dengan pemerintah, pemerintah dengan swasta dan dapat pula secara pribadi. Ke Halaman 15 kolom 5


pro-kalbar Pontianak Post

17

3

Kamis 5 Mei 2011

PLN Putus Aliran Listrik ke PDAM

Sekda

Harus Transparan ANGGOTA DPRD Sambas Rahmadi M Imim meminta proses pengangkatan pejabat definitif Seketaris Daerah Kabupaten Sambas harus transparan. Persyaratan jadi sekda haruslah memenuhi aturan yang ada. Mulai soal kepangkatan, golongan hingga mempertimbangkan prestasi yang ada. “Kita minta proses seleksi transparan karena ini menyangkut Rahmadi M optimalisasi pelayanan birokrasi di Kabupaten Sambas,” ungkapnya kepada Pontianak Post kemarin. Tentunya, kata dia, pejabat definitif nantinya merupakan sosok yang diharapkan masyarakat. Dimana sosok yang bisa menjembatani komunikasi antara legislatif dan eksekutif. “Butuh pejabat sekda yang bukan saja banyak pengalaman dan keahlian, tapi mampu menjembatani komunikasi, baik dengan Bupati dan wakil bupati maupun dengan

Nunggak Bayar 5 Bulan

PDAM. Menurutnya, guna menyelesaikan masalah tunggakan ini, diperlukan penyertaan modal oleh pemkab. Karena sekarang ini, pelanggan yang ada sekitar 5.600-an orang. “Namun karena harus ada payung hukum jelas berupa Perda, belum juga kunjung selesai,” katanya. Salah seorang pelanggan Usman, 45, warga komplek Gerbang Permata mengeluhkan kejadian ini. Karena aliran ke rumahnya berhenti total. Diharapkan kepada pemerintah untuk segera menyelesaikannya. Manajer PLN Cabang Ketapang, Yusuf Suyono men-

KETAPANG- Lantaran belum membayar sekitar lima bulan, aliran listrik ke PDAM Ketapang diputus. “Karena selama ini untuk listrik dan bahan kimia untuk meningkatkan kualitas air dari Pemkab.kemudian keuangan PDAM tidak mencukupi. Belum bisa membayar tunggakan sekitar Rp368.998.230,” kata Taufik dari

Ke Halaman 23 kolom 5

Herbal

HARI/PONTIANAKPOST

RAMPUNG: Renovasi Masjid Raya Singkawang mendekati rampung. Rehab sejak tahun 2008 menelan Rp7,4 miliar dan Rp3 miliar dana tambahan.

Renovasi Masjid Raya 80 persen ISTIMEWA

ROSELA: Bunga Rosela bisa dijadikan minuman.

Minuman Rosela ROSELA mempunyai banyak manfaat untuk pencegahan penyakit. Dari berbagai literature bunga rosella, terutama dari tanaman yang berkelopak bunga tebal (juicy), misalnya Rosela Merah atau Bunga Rosela untuk mencegah penyakit kanker dan segala jenis radang. Manfaat Rosela inilah yang diperkenalkan oleh TP-PKK Kabupaten Ketapang, pada pencanangan Hari Gotong Royong Masyarakat ke VII, di Tanjung Belandang, Kecamatan Muara Pawan belum lama ini. Bunga Rosela yang diperkenalkan tersebut sudah dalam bentuk minuman yang dicampur dengan berbagai ramuan tradisional. Rasanya manis dan sedikit asam. Ketika cuaca yang terik, begitu meminum air Rosela, Ke Halaman 23 kolom 5

Lapas

Kesulitan Air Bersih PERSOALAN air bersih kini dikeluhkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) IIB Kota Singkawang. Hal ini tentu saja menjadi kendala pelayanan pihaknya terhadap warga binaan Lapas. ‘’Kendalanya hanya masalah air bersih,” ungkap Kepala Lapas Kota Singkawang Setia Budi Irianto ditemui di tempat kerjanya, kemarin (4/5). Diungkapkannya, permasalahan ketSB Irianto ersediaan air bersih menjadi persoalan utama di Lapas, karena air yang digunakan selama ini tidak layak. “Air untuk mandi anak-anak , waduh, zat besinya tinggi sekali, warna air pun keruh. Jadi banyak warga binaan terserang gatal-gatal,” ujarnya. Ke Halaman 23 kolom 1

SINGKAWANG-- Ketua Pengurus Masjid Raya Kota Singkawang Ruslan Karim renovasi total yang dilakukan kini mencapai sekitar 60-80 persen, dan saat ini renovasi terus berlanjut. “Saat ini kegiatan renovasi terus dilakukan dan harapannya segera diselesaikan karena ini tak terlepas bantuan masyarakat Singkawang,” ungkapnya kepada Koran ini barubaru ini. Masjid tersebut terletak di pusat Kota Singkawang ini. Saat ini tampak telah bangunan bergaya ornamen timur tengah dengan dua menara yang menjulang tinggi dan dikelilingi pagar yang megah dibalut warga hijau, serta diperindah dengan kubah besar berwarna keemasan. Dikatakannya, aktivitas renovasi total terus terlihat di Masjid kebanggaan masyarakat Kota Singkawang tersebut. Apalagi kondisi tempat salat umat Islam ini

sudah jauh lebih ketimbang ratusan tahun silam ketika dibangun etnis tambi. Awalnya, tambah dia, renovasi sudah direncanakan sejak 2008 dengan kebutuhan dana sekitar Rp7,4 miliar. Tetapi seiring perjalanan waktu dan berbagai pertimbangan, akhirnya diproyeksikan renovasi tersebut membutuhkan dana sekitar Rp 3 miliar. Hal ini dikarenakan warga yang membantu banyak dalam bentuk material bangunan bukan dalam bentuk uang tunai. Terkait pembebasan lahan ini sudah ada kesepakatan dengan warga untuk pelunasannya sekitar Mei tahun depan, tentunya sambil menunggu sumbangan dari para dermawan di Kota Singkawang dan daerah lainnya yang sangat diharapkan. “Keberadaan Masjid tertua ini Ke Halaman 23 kolom 5

Larang Beli BBM Gunakan Jerigen MEMPAWAH- Pejabat Pertamina Wilayah V Pontianak Jhon Khaidir sama sekali tidak mengizinkan pembelian bensin maupun solar pada setiap SPBU menggunakan jerigen terlebih tangki siluman. Karena cara-cara yang ditempuh selama ini jelas menyalahi aturan yang berlaku. Namun, karena kebutuhan yang mendesak, semua itu dikesampingkan warga, yang semata-mata berusaha untuk mendapatkan jenis BBM tersebut. Selasa (4/4) kemarin, Jhon Khaidir orang nomor dua Pertamia Wilayah V Pontianak berang saat melihat SPBU Kuala semeawut karena melihat areal pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) itu tidak tertib. Ada bus maupun truk main nyelonong saja masuk dari arah berlawanan, karena alasan ingin cepat mendahului kendaraan yang

HAMDAN/PONTIANAKPOST

DIALOG: Kepala Pertamina Wilayah V Jhon Khaidir bertemu dengan masyarakat soal solar nelayan.

lain. Kebetulan, puluhan warga dan nelayan memang sedang berusaha mendapatkan solar dengan cara

membeli pakai botol plastik. Karena dilarang dan ditertibkan, Ke Halaman 23 kolom 1

gakui sebelum dilakukan pemutusan aliran listrik ek PDAM, pihaknya sudah cukup toleran terhadap perusahaan plat merah tersebut. Beberapa kali surat pun sudah dilayangkan. Namun diabaikan, dan tunggakan yang ada PDAM belum juga melunasinya. “Ada toleransinya memang. Sebab biasanya nunggak tiga bulan sudah diputus. Tetapi ini sudah lima bulan baru kami ambil sikap putus,” katanya. Pihaknya berjanji akan menyambung jika tunggakan sudah dilunasi. Atau paling tidak ada jaminan dari PDAM untuk melunasinya. “Soalnya dari surat direktur PDAM, masih belum ada jaminan secara pasti kapan akan melunasi tunggakan itu. Bukannya tidak ada niat baik dari kami, tapi kami kan ingin ada kepastian,” katanya.(fah)

Dewan Akui Unas Bocor

Panitia Provinsi Menyangkal KETAPANG – Mapolres Ketapang Rabu (4/5) kemarin menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kebocoran soal unas tingkat SMP. Keduanya masing-masing panitiaUnas Yang bisa SMP Disdik, menentukan Suhardi serta Sukron, kebocoran guru tidak ada delapan tetapdiSMU Muhaminstrumen’’ madiyah Ketapang Aloysius Mering (sebelumnya diberitakan guru honorer). “Sement a ra k e d uanya bakal Kenyataan di dikenakan lapangan kepasal 362 KUHP sub bocoran soal 322 KUHP,” menyebar di kata Kapolre s Ke t a siswa” pang, AKBP Gusti Kamboja I Wayan Sugiri, melalui Kasatreskrim, AKP Temangnganro, Rabu (4/5) melalui pesan singkatnya. Akibat dugaan kebocoran Unas ini, Ketua Unas Provinsi, Aloysius Mering turun ke Ke Halaman 23 kolom 1

Lapor Panwaslu, SK KPU Diragukan NGABANG - Pasca penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Landak periode 2011-2016 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Landak beberapa waktu lalu, ternyata tidak memuaskan bagi pasangan calon Bupati dan Wabup Landak, Muda Antartikawan-Siyus (MAS) yang dinyatakan tidak lolos oleh KPU. Tim pemenangan pasangan calon tersebut meragukan dua buah Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh KPU Landak. Penasehat tim pemenangan Muda AntartikawanSiyus, Mansyur mengatakan pihaknya sendiri sudah melaporkan hal tersebut Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Landak pada Kamis (28/4) lalu. “Laporan tersebut terkait dengan SK KPU No. 11/ Ke Halaman 23 kolom 1

Upaya Mengibarkan Musik Keroncong di Tengah Sepi Peminat

Berharap Keroncong Mendunia Layaknya Jazz Prestasi musik keroncong Kalbar awal tahun 80-an memang tak bisa dipandang sebelah mata. Salah satu pengharum nama Kalbar di bidang musik sarat instrument akustik ini Bedy Vourmans. Pensiunan karyawan Pontianak Post ini menyabet juara I tiga kali berturutturut. Walhasil, dia pun dicoret tak boleh ikut lagi di Bintang Radio TV berikutnya. TOING/PONTIANAKPOST

KERAMIK: Keramik China menjadi salah satu pesaing keramik produksi Singkawang.

Laporan Moeslim Minhard

‘’Aturannya demikian. Tiga kali juara, tidak boleh ikutan lagi. Supaya memberi kesempatan pada daerah lainnya,’’ kata Bedy saat dihubungi terpisah. Apa pun alasannya, menang tiga kali berturutturut tingkat nasional adalah prestasi sangat membanggakan. Dan prestasi itu muncul lewat musik keroncong. Meski, Beddy berpendapat bahwa itu tinggal kenangan, tetapi sebaliknya Heny Suzanna, 64 tahun, bosnya OK Kenangan Masa yakin bahwa masih banyak musisi keroncong yang bertebar di Kalbar ini. Hanya kesempatan berkumpul dan bertemu saja yang tidak ada. Dalam obrolannya kemarin misalnya. Tri Wahyudiono menyebutkan, untuk keroncong, selain kota Pontianak adalah Sintang. TOING/PONTIANAKPOST ‘’Beberapa waktu lalu, Pontianak dan Sintang MAIN KERONCONG: Rustam (cello), Yeyen Zaini (bas betot), Totok Carlo (ukulele) dan Suroso (Banjo). Mempertahankan musik keroncong.

Ke Halaman 23 kolom 1


PINYUH - NGABANG

18 dprd

Diah Prahma Pimpin Yon Armed

Evaluasi Kinerja KETUA DPRD Kabupaten H Rahmad Satria mengingatkan kalau Pemerintah Daerah diwajibkan untuk evaluasi atas capaian kinerja pelayanan publik disegala bidang. Sebab, melalui evaluasi penyelenggaraan Pemda hasil kerja SKPD. Semua itu dapat menjadi masukan, kritik dan saran untuk memperbaiki kekuarangan dan kelemahan pelayanan publik. Katanya mensiasati amanat dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pada Peringatan hari Otonomi daerah. “Peringatan Hari Otonomi Daerah dapat dijadikan momentum yang tepat untuk mengevaluasi kinerja yang telah dicapai. Sehingga kualitas penyelenggaraan otonomi daerah dapat terus diperbaiki. Terutama pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” kata Rahmad Satria. Menurut dia, otonomi daerah telah memberikan solusi untuk mendorong kemajuan pembangunan daerah, di mana daerah diberikan kesempatan yang luas mengembangkan kreativitas dan inovasinya. “Selama satu dasawarsa pelaksanaan otda, kita telah melihat penyelenggaraan pemerintahan daerah yang lebih dinamis, ekonomi daerah yang tumbuh dan berkembang lebih maju, dengan berbasiskan potensi sumber daya, dan kearifan lokal masing-masing,” sebutnya. (ham)

polisi

KBPPP Musres II Kapolres Landak, AKBP Firman Nainggolan, Selasa (3/5) berharap organisasi KBPP Polri di Landak ini harus berjalan dengan baik. Selain itu diharapkan juga melalui Musres II tersebut bisa menghasilkan produk kader KBPP-Polri Landak yang prima. “Dengan demikian tentunya KBPP-Polri Landak bisa meningkatkan SDM nya sendiri dan bisa ikut membantu tugas-tugas dikepolisian. Apalagi program kami dikepolisian adalah untuk membangun Firman Nainggolan, komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat. Oleh karena kami sangat mengharapkan kerjasama dari KBPP-Polri Landak untuk mewujudkan itu semua, Sayapun meminta kepada KBPP-Polri bisa membawa misi dari Polri,” katanya. Ia juga berjanji akan siap membantu dan mendukung kegiatan KBPP-Polri Landak. Demikian juga dengan kegiatan yang ada di Polres Landak seperti peringatan HUT Bhayangkara, Polres Landak akan melibatkan KBPP-Polri. “Saya punya mimpi mudah-mudahan saja pengurus KBPP-Polri Landak ini ada yang tampil sebagai pemimpin Polri, baik di Kabupaten, Provinsi maupun Pusat,” harapnya. (sgg)

Pontianak Post

NGABANG - Rabu (4/1) Batalyon Armed menggelar serah terima jabatan Komandan Batalyon Armed 16/105 Tarik dari Letnan Kolonel  Arm Mochamad Erwansjah, S.IP kepada Letkol Arm Diah Prahma Dwi Purnama. Sebagai pembina upacara pada acara tersebut, Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) XII Tanjungpura Brigjend Armyn Alianyang. Dalam sambutannya Brigjen Armyn mengatakan pergantian pejabat baru ditubuh TNI AD merupakan hal yang biasa sebagai penyegaran organisasi.  Sehingga tetap harus dilakukan. ‘’Kepada Danyon yang lama saya ucapkan terima kasih atas pengabdiannya memimpin batalyon armed 16/105 Tarik semoga ditempat yang baru bisa semakin baik karir maupun prestasi. Kepada yang baru diiucapkan selamat, semoga bisa menjalankan tugas dengan sebaikbaiknya ditempat yang baru. Ia juga berpesan agar anggota TNI megakkan disiplin yang tinggi, tetapi juga harus dekat dengan  masyarakat. Armyn juga mengharapkan agar anggota TNI Memahami teknologi. Apalagi teknologi yang berkaitan dengan peralatan tempur terbaru yang sedang berkembang pesat di era modern ini. ‘’Menegakkan disiplin, dekat dengan masyarakat dan mengerti teknologi,’’ demikian singkatnya. Acara tersebut juga menampilkan berbagai atraksi, diantaranya atraksi simapor oleh SUGENG/pontianakpost siswa pramuka, atraksi silat SERTIJAB: Kasdam XII Tanjungpura, Brigjend Armyn Alianyang menyedan lain sebagainya. (sgg) matkan tanda Kepangkatan saat sertijab Danyon Armed Ngabang.

Kamis 5 Mei 2011

Desak Ganti Lambang Daerah MEMPAWAH- Kurun waktu sepuluh tahun, Kabupaten Pontianak sudah melahirkan dua Kabupaten baru, yakni Landak dan Kubu Raya. Dampak dari pemekaran itu, membuat kabupaten induk terkuras penghasilnya. Wilayah mengecil, pendapatan menipis. Lambang Pemkab pun berupa dua orang nelayan yang mengayuh sampan, melambangkan sebagai daerah pesisir pantai yang notabene masyarakatnya sebagai nelayan. Kemudian, menampilkan dua jenis senjata tradisional yang melambangkan keragaman dan keharmonisan berbagai etnis dan suku di masyarakat serta warna merah putih menunjukan simbol bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Lambang daerah ini aneh dan tidak masuk akal. Khususnya lambang dua orang nelayan yang sedang mengayuh sampan. Keduanya saling bertolak belakang dan mengayuh dengan arah yang berlawanan. Hal itu merupakan tindakan yang mustahil,” nilai Iswandi Aktifitas Kota Mempawah. Untuk itu, disarankan pemerintahan (eksekutiflegislatif-red) memperbaiki lambang daerah yang dinilai

kurang masuk akal. Bahkan, dikiaskan lambang itu jadi salah satu faktor kemunduran daerah eks swapraja Mempawah ini. Lantaran Karena, lambang daerah itu jadi simbol yang memiliki nilai histori tersendiri. “Boleh dipercaya, boleh juga tidak. Jika mitos dari lambang itu yang menyebabkan Kabupaten Pontianak mengalami kemunduran. Kalau lambang daerah itu yang jadikan daerah ini sulit untuk maju dan berkembang dibandingkan daerah lainnya. Dua nelayan yang mengayuh dalam satu perahu, justru pada posisi yang berlawanan arah. Maju tidak, mundurpun tidak. Jalan ditempat alias satgnan,” nilai Iswandi. Selain lambang daerah, dia juga mengusulkan agar pemerintah daerah Kabupaten Pontianak mengganti keberadaan patung Pak Tani yang melambangkan bahwa daerah ini kaya akan potensi pertanian. “Dulu sebelum pemekaran dengan Kabupaten Kubu Raya (KKR), mungkin tugu Pak Tani sangat tepat. Produksi pertanian masih cukup besar dan menjadi lumbung padi. Sekarang sudah jauh berbeda, produksi pertanian mengalami penurunan yang cukup tajam. (ham)

Kebersamaan Jadi Sumber Kekuatan PERSIT Kartika Chandra Kirana (KCK), sebagai wadah bagi para istri prajurit TNI AD dan merupakan organisasi kemasyarakatan senantiasa mewujudkan kesatuan perjuangan. Demikian dikatakan Ny Endang Parjiyo selaku Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) LIV Yonif 643 Wanara Sakti pada peringatan HUT ke 65 yang dipusatkan di Mako Yon 643 Moton Tinggi, Anjongan. “Mengalir dari pemahaman itu, melalui rasa kebersamaan, persit KCK senantiasa mengoptimalkan pengabdian sebagai wujud kepedulian terhadap keluarga besar TNI Angkatan Darat,” kata Endang mengutip tema HUT ke-65 tersebut. Untuk itu diharapkan kedepan dapat meningkatkan kepedulian terhadap keluarga prajurit, melalui berbagai kegiatan dan upaya yang dilandasi semangat kebersamaaan. “Ini mengandung makna, kebersamaan dapat dijadikan sumber kekuatan, dalam

melaksanakan tugas-tugas organisasi sehingga menjadi lebih baik dimasa mendatang,” sebut Ketua Persit KCK Yon 643 WNR itu. Ditambahkannya mengingatkan, peran ganda yang menjadi ciri khas anggota Persit KCK, hendaknya tidak dianggap sebagai beban. Melainkan suatu kegormatan dan kebanggaan sebagai istri prajurit, yang tidak dimiliki oleh setiap wanita Indonesia. Danyon 643 WNR, Letkol Inf Parjiyo pembina Persit KCK Yon 643 WNR mengharapkan semua istri prajurit di Persit KCK Yon 643 WNR memiliki kebanggaan menjadi istri tentara, ikhlas melepas suami menjalankan tugas menjaga NKRI. Dengan begitu, semua program yang sudah ditentukan akan dapat dilaksanakan dimedan laga maupun pada pospos pengamanan perbatasan

hamdan pontianakpost

TUMPENG: Pembina Persit KCK Yon 643 Wanara Sakti Letkol Inf Parjiyo memotong tumpeng didampingi Ketua Persit, Ny Endang Parjiyo.

misalnya. Memeriahkandigelarkegiatan lombasepertilombatertiborganisasi kantor Persit sentral, ranting

sejajaran cabang LIV Yon 643. Lombapembawaacara(MC-red), menata taman dalam ruangan depanmeja.Lombameriaswajah

dan peragaan busana muslim, lomba busana PSD muslim dan PSR kebaya serta lmba rumah sehat. (ham)

Tinjau Ulang Penggunaan ADD NGABANG - Anggota DPRD Kabupaten Landak, Syaiful kepada Pontianak Post Selasa (3/5) kemarin mengatakan bahwa pihaknya berharap penggunaan dana ADD untuk menyekolahkan Sekretaris Desa bisa dilakukan peninjauan kembali. Menurutnya penggunaan ADD tersebut digunakan secara bertahap yang dimulai pada tahun 2011. Persemesternya dikeluarkan sebesar Rp1,5 juta untuk 1 orang sekdes yang disekolahkan. Karena itu, Dewan tidak sepakat diambil dari dana ADD.

ingin.........? • Langganan Koran • Pemasangan Iklan • Berita Seremonia, Kombis, Pontianak Society. dll Hubungi :

Biro PINYUH

0561 - 7034456

‘’Aturannya penerimaan dan penggunaan dana ADD tidak sesuai dengan perda nomor 6 tahun 2008. Karena itu perlu ditinjau kembali,’’ ujar legislator dari partai Gerindra tersebut. Untuk tahun 2011 sebanyak 112 sekdes yang disekolahkan. Sisanya 42 sekdes belum diberangkatkan. ‘’Mekanismenya kan kalau pake ADD harus ada musyawarah yang Penggunaan ADD harus sesuai perda nomor 6 thn 2008. Maka harus ditinjau ulang penggunaan dana ADD tersebut. (sgg)


Pontianak Post

SINGKAWANG

Kamis 5 Mei 2011

19

pju

Target Rp5,2 Miliar Tahun2011,PemerintahKotaSingkawangmenargetkan PLN Cabang Singkawang pendapatan dari pajak penerangan jalan (PJU) Rp5,2 miliar. Kepastian itu diungkapkan Manajer PLN Cabang Singkawang, Achmad Ismail, kepada Pontianak Post, kemarin di ruang kerjanya. Menurutnya, naiknya target PJU tersebut, karena adanya pemasangan baru di Kota Singkawang. Selain itu, kenaikkan target PJU tersebut juga karena adanya kenaikkan daya yang dimohon oleh pelanggan. “Setelah kita melakukan sosialisasi kepada masyarakat, ada peningkatan signifikan permintaan. Apalagi penambahan itu gratis,” katanya. Ujarnya secara total pendapatan untuk kabupaten/kota dari PJU sebesar 80 persen. Ismail dalam kesempatan ini juga menyebutkan, Pemkot Singkawang bakal menerapkan Peraturan Daerah Kota Singkawang tentang PJU tersebut. “Semua dibebankan tujuh persen. Sebelumnya industri hanya dikenakan tiga persen,,” katanya. Menurutnya, ada keberatan dari industri soal kenaikkan PJU tersebut. “Mereka sudah sampaikan keberatan kepada kita. Dulu kita tanyakan kepada dewan, mereka bilang itu keputusan dari Jakarta,” kata dia. (zrf)

landak

SD Percontohan KEMENTRIAN Agama Kabupaten Landak, melalui Bimas Kristen mencanangkan Sekolah Dasar percontohan multi agama sebagai salah satu bentuk program strategis kemajuan kerukunan umat beragama di Landak. Kasi Bimas Kristen Kemenag Landak, Hariyanto Uar kepada Pontianak Post mengatakan bahwa program ini dilakukan dalam upaya memberikan contoh dan pembinaan kepada generasi muda sedini mungkin. ‘’Kami sudah canagkan sekolahnya, dalam waktu dekat SDN 9 Ngabang kami anggap layak sebagai sekolah percontohan multi agama di Kabupaten Landak ini,’’ katanya Rabu (4/5) kemarin. Projectpercontohaninidiberikanmelihatpada perayaanharibesarkeagamaan.Sejauhinimelalui pantauannyabahwaSDN9tersebutdikatakannya paling aktif melaksanakan kegiatan keagamaan. ‘’Ada satu hal yang menarik, dalam pengamatan saya baik guru maupun murid dalam perayaanperayaan keagamaan misalnya Perayaan Kristen, Islam, atau Khatolik, mereka selalu bersamasama dan saling membantu dan melengkapi,’’ ujarnya. Sementara itu, kepala sekolah SDN 9 Ngabang, Lukas Pande mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik project percontohan tersebut. ‘’Yang pasti kami senang, dengan demikian kami akan terus berupaya melakukan yang terbaik dalam kehidupan sehari-hari,’’ jelasnya. Pihaknya juga pemerintah daerah agar bisa melihat potensi besar ini, terutama bagi kehidupan berbangsa dan bertanah air. (sgg)

HARI/PONTIANAKPOST

DRUMBAND: Tim drumband Kota Singkawang sedang beraksi. Kegiatan pertama kali, berhasil menyabet pemenang harapan.

Festival Drumband Polnep, Singkawang Juara Harapan   SINGKAWANG - Kota Singkawang yang mengirimkan satu tim drum band, diwakili oleh oleh SMP Pengabdi, meraih juara harapan 3 pada perlombaan Drum Band yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Pontianak, beberapa waktu yang lalu (1/5). Perlombaan ini merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka diesnatalis.   Kategori Drum Band yang diselenggarakan adalah dari TK, SD, SMP,SMA,

sampai Perguruan Tinggi. Peserta kegiatan ini dikuti berasal dari Kabupaten Kuburaya, Kabupaten Sambas, Kota Singkawang dan yang paling banyak mengikuti kegiatan ini adalah yang paling banyak peserta dari Kota Pontianak. Perlombaan ini merupakan perlombaan pertama bagi drum band Kota Singkawang, terutama Drum Band SMP Pengabdi. Ridwan, Pelatih dari SMP Pengabdi mengatakan, mempersiapkan latihan

hanya dalam waktu satu minggu. Namun motivasi siswa untuk mengikuti even ini sangat terlihat bersemangat dan antusias. Dia mengakui untuk yang pertama kali ini, target mereka adalah pengalaman. Ketua TP PKK, Elisabeth Majuyetty sangat mendukung perlombaan ini. Bahkan ditengah padatnya kegiatan mengkomandoi PKK, Dia menyempatkan diri untuk melihat latihan terakhir seraya memberikan motivasi pada pelatih dan

Polres Dukung dan Siap Amankan SINGKAWANG-Polres Singkawang menyambut langkah Pontianak Post menggelar Jalan Sehat Spektakuler yang dilaksanakan, 22 Mei 2011 mendatang. Kapolres Singkawang, Ajun Komisaris Besar Prianto kepada Pontianak Post menjelaskan, kegiatan Jalan Sehat Spektakuler Pontianak Post sangatlah positif dan siap memberikan dukungan. “Kita siap mengamankan ruterute yang dilintasi para peserta yang ditargetkan sebanyak 10 ribu peserta,” kata Prianto, di ruang kerjanya. Selain itu, sejumlah polisi juga siap menjaga tempat dimana dijadikan tempat start dan finish oleh peserta. Selain itu, Kapolres Singkawang yang baru beberapa pekan bertugas di Kota Singkawang ini juga ikut serta dalam jalan sehat.

Kita siap mengamankan rute-rute yang dilintasi para peserta yang ditargetkan sebanyak 10 ribu peserta. Prianto “Kita siap ikut,” kata dia. Panitia Pelaksana Kegiatan, Unggul Yudistira dari Trend Communication mengatakan, rute yang akan dilintasi yakni mulai dari Stadion Kridasana menuju ke Jalan Gusti

Sulung Lelanang dan berbelok ke Jalan Diponegoro. Sampai di Jalan Diponegoro, belok ke kanan menuju Jalan Pisang masuk ke Hotel Prapatan dan menuju ke Stadiun Pontianak. Selanjutnya, kata dia, masuk ke Jalan GM Situt dan masuk kembali ke Stadion Kridasana. Setelah sampai ke di Stadion Kridasana, peserta akan dihibur oleh band lokal Singkawang, sembari menunggu pembagian hadiah doorprize yang hadiah utamanya satu unit sepeda motor Yamaha. Kepada masyarakat atau intansi yang hendak mengikuti kegiatan tersebut bisa menghubungi Trend Communication dengan nomor kontak person (0562 636472), 083151277555 (Unggul Yudistira) atau 083151127666 (Safri). ”Silahkan mendaftar dan langsung diberikan perdana Axisnya,” kata Unggul. (*)

siswa yang akan bertanding. Emma mengatakan, sebagai pengalaman pertama, meraih Juara Harapan III adalah permulaan yang baik, diharapkan tahun depan akan lebih baik lagi. Sama halnya dengan prestasi yang di raih oleh Tim Basket SMA Ignatius yang melesat berhasil meraih Juara II untuk putra/putri. “Tentu hal ini sangat membanggakan, Saya berharap prestasi-prestasi dari sekolah lain menyusul,” harapnya. (har)

Harga Makanan Dorong Deflasi SINGKAWANG—Kota Singkawang April 2011 mengalami deflasi sebesar 0.03 persen. Hal ini disebakan terjadinya penurunanhargatigakelompok pengeluaran, yakni bahan makanan, kelompok makanan jadi, minuman rokok dan tembakau, kelompok air, listrik, gas, dan bahan bakar. Sementara peningkatan indeks terjadi pada kelompok sandang, kesehatan, pendidikan , rekreasim dan olahraga,s erta kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan. Dari 66 kota, inflasi Singkawang menempati ranking 15. “Deflasi April tahun 2011 ini, karena terjadinya penurunan harga komoditas pengeluaran bahan makanan 0,28 persen, seperti kacang panjang, minyak goring, gula pasir, sawi hijau, tongkol, cabe rawit, bawang merah, sawi putih, telur ayam ras, semen, keramik, dan tarif angkutan laut,” ungkap Badan Pusat Statistik Kota Singkawang KasiIPDSSugengJunedikepada Pontianak Post, kemarin. Ditambah lagi penurunan

Ingin pasang Iklan Contact person:

BiroSINGKAWANG

(0562) 631912 -08125713422

indeks kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,31 persen, disebabkan turunnya indeks 2 sub kelompok, yakni sub kelompok makanan jadi dan sub kelompok minuman tak beralkohol, sedangkan untuk kelompok tembakau dan minuman beralkohol mengalami kenaikan indeks. Kelompok ini memberikan sumbangan inflasi -0,0517 persen. Sedangkan Komoditi yang memberikan sumbangan negatif pada kelompok ini adalah biskuit 0,0012 persen dan gula pasir 0,00588 persen. Di Kelompok air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,06 persen, dengan andil negatif 0.0143 persen. Komoditi yang memberikan andil negatif adalah keramik, semen, besi beton, alat-alat listrik dan kayu lapis. Jika ditinjau laju inflasi di Kota Singkawang tahun 2011 yang sudah berjalan empat bulan sebesar 2,28 persen. Dibandingkan bulan yang sama ditahun 2010 “year on year” inflasi Kota Singkawang 5,87 persen. (har)


SAMBAS

20

Pontianak Post

Kamis 5 Mei 2011

terigas

Antisipasi Balasan Osama KEPOLISIAN Resor (Polres) Sambas tidak melakukan kegiatan khusus mengantisipasi aksi teroris yang mungkin saja terjadi sebagai dampak kematian pimpinan Al Qaida, Osama bin Laden. Namun polisi tetap waspada dengan meningkatkan kegiatan rutin. “Tidak ada antisipasi khusus, hanya kegiatan rutin ditingkatkan. Misalnya patroli,” tutur Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sambas AKBP Pahala HM Panjaitan, Pahala HM Panjaitan kemarin. Terpenting, menurut Pahala, adalah peran masyarakat. Pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala desa di Sambas untuk terlibat mentantisipasi setiap kejahatan yang mungkin saja terjadi termasuk terorisme. “Diharapkan kepada kepala desa dan tokoh masyarakat proaktif membantu polisi dalam hal ini,” pintanya. Pahala sendiri saat ini tengah bersafari melakukan kunjungan kerja ke polsek-polsek. Beberapa pekan menjabat, dia sudah melakukan kunjungan kerja ke Polsek Selakau dan Teluk Keramat. “Teluk Keramat kunjungan kerja saya lakukan hari ini (kemarin, Red). Semua kepala desa diundang untuk mengadakan dialog,” jelasnya. Terdapat 15 polsek pada 19 kecamatan di wilayah kerja Polres Sambas. Rencananya Pahala akan melakukan kunjungan kerja ke semua polsek tersebut untuk meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan masyarakat. (hen)

tilik

Peserta Sudah Diseleksi SEBANYAK 80 siswa SMP telah terpilih sebagai peserta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) se-Kabupaten Sambas yang akan dihelat 19 Mei mendatang. Seleksi tersebut dilakukan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Sambas.  Peserta akan terbagi menjadi 10 kelompok, masingmasing kelompok delapan orang. Mereka akan bertanding pada cabang olahraga (cabor) renang, silat, tenis meja, atletik, karate, dan bulutangkis. “Pembukaan O2SN akan digelar di Lapangan Gabsis. Setelah itu para siswa itu akan bertanding terpisah sesuai cabang olahraga masing-masing,” kata Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas Yusniar. Dia menjelaskan, cabang olahraga yang dipertandingkan akan dipisah antara putera dan puteri. Siswa putera dipertandingkan cabor karate, bulutangkis, dan tenis meja. Sedangkan puteri bertanding di pencak silat. “Ada juga cabor gabungan putera-puteri, yakni atletik dan renang. Kedua cabor ini dipertandingkan kelas putera dan puteri,” jelas Yusniar. (hen)

HENDY ERWINDI/PONTIANAK POST

BERPELUKAN: Wakapolres MM Sitepu berpelukan dengan warga usai berdialog dengan mereka. Sebelumnya warga mendatangi Mapolres dan meminta dua truk pengangkut TBS dilepaskan. Polisi melepaskan truk tersebut karena tidak melanggar tindak pidana.

Bantu Siswa, KMKS Buka Posko SAMBAS – MinimSambas yang ingin nya sosialisasi tenkuliah, KMKS telah tang cara mendaftar membentuk tim. Tim keperguruan tingini akan menyosialgi menggunakan isasikan tatacara mesistem online memmasuki perguruan buat siswa-siswi ketinggi. Tim tersebut bingungan untuk telah diterjunkan ke mendaftar ke persekolah-sekolah. guruan tinggi negeri “Tim juga telah di Indonesia. Hal menempel famplet itu juga terjadi di dan membagikan Sambas. selebaran ke sekolah“Ini terlihat setsekolah, melakukan elah KMKS melakupertemuan dengan Eko Sanjaya kan jejak pendapat siswa dan berdiskusi dengan siswa-siswi yang be- tentang pentingnya kuliah. rada di Sambas. Melihat hal itu, Ini dilakukan untuk meKMKS berinisiatif untuk membuka motivasi siswa bahwa penposko, guna membantu regis- didikan sangat penting untuk trasi memasuki perguruan tinggi,” mengejar cita-cita,” ujar Eko. kata Ketua Komite Mahasiswa Posko yang akan dibuat pada 18 – Kabupaten Sambas (KMKS) Eko 24 Mei nanti bekerjasama dengan Sanjaya. Koperasi Mahasiswa Untan. Eko meUntuk memaksimalkan infor- negaskan, posko yang dibuat bukan masi kepada siswa Kabupaten sekadar untuk membantu registasi

calon mahasiswa, namun ada pembekalan khusus yang diberikan kepada siswa untuk menyiapkan diri mengikuti seleksi nasional memasukiperguruantingginegri(SNMPTN). Selainmembanturegistasidanpembekalan kepada calon mahasiswa, KMKS juga melakukan uji coba (try out) SNMPTN kepada siswa. Ini dilakukan untuk melihat seberapa besar kemampuan dan peluang mereka lolos menjadi mahasiswa. Uji coba diharapkan dapat menjadi acuan untuk mengoreksi materi apa yang kurang dimengerti. “Untuk try out, kita akan bekerjasama dengan lembaga bimbingan belajar yang ternama dan memiliki kualitas untuk menyiapkan soal yang standar dan berpotensi keluar dalam ujian seleksi SNMPTN nanti. Try out ini akan dilakukan pada 25 Mei setelah pendaftaran SNMPTN selesai. Insyaallah try out ini gratis,” janji Eko. (hen)

Pemerintah Diminta jadi Provokator SAMBAS – Pemerintah diminta memprovokasi masyarakat Sambas untuk siap menjalani konsekuensi dari dibukanya perbatasan Aruk – Sajingan. Hal itu menjadi bagian dari hasil diskusi tiga asrama mahasiswa Sambas di Pontianak beberapa waktu lalu. “Tipe masyarakat Kabupaten Sambas (itu) dipanasi dulu baru timbul kreativitasnya. Mungkin pemerintah harus jadi pemanas masyakakat supaya bersemangat menghadapi perdagangan global yang sudah di depan mata?” kata Divisi Pengembangan Sumber Daya Asrama Asrama Mahasiswa Kabupaten Sambas (AMKS) Sukalminsos, kemarin. Apapun alasannya, masyarakat Sambas, terutama di perbatasan, menurut dia, harus siap menghadapi persaingan global ini. Pemerintah diminta untuk memotori masyarakat. Pasalnya tanpa campur tangan pemerintah, dia yakin masyarakat akan bingung dengan apa yang harus disiapkan. “Fakta yang ada saat ini, masyarakat Sambas belum siap mengedepankan aspek apa yang harus dijual. Baik Infrastruktur, wisata, pasar, ekonomi. Karena dengan dibukanya Border Sajingan, bukan hal yang mainmain. Masyarakat Kabupaten Sambas harus mempunyai kemampuan di ber-

bagai aspek,” ungkapnya. “Masyarakat Sambas tidak boleh membeli buah di kebun sendiri,” timpalnya. Tiga asrama mahasiswa Kabupaten Sambas di Pontianak telah mengikuti diskusi yang dilaksanakan pada 30 April lalu. Masing-masing asrama tersebut mewakili Asrama Pantai Utara, Asrama Sultan Muhammad Tsafiuddin, dan Asrama Muare Ulakan, serta berbagai organisasi kemahasiswaan Kabupaten Sambas. Narasumbernya adalah Hasanusi, mantan Kepala Bappeda Sambas yang juga calon Wakil Bupati Sambas pada Pemilukada 2011, Maret lalu. “Sangat banyak pertanyaan yang disampaikan peserta diskusi. Karena memang mahasiswa dituntut untuk menjadi insan intelektual yang mampu mengkritisi hal-hal menyangkut kepentingan masyarakat. Pertanyaan besarnya adalah dapatkah masyarakat kita bersaing pada pasar global yang sangat sengit? Apakah masyarakat kita menjadi pemain atau jadi penonton di negeri sendiri?” Tanya Sukalminsos. Sukalminsos meminta seluruh mahasiswa asal Kabupaten Sambas turut memikirkan masalah ini. Tantangan nyata bagi Kabupaten Sambas, menurut dia, jangan sampai masyarakatnya tidak dapat menjadi tuan tanah di neg-

HUMAS

PERBATASAN: Pinta lintas batas (PLB) Aruk – Sajingan yang telah resmi dibuka pada tahun ini menjadi konsekwensi bagi Sambas sebagai lintasan antarnegara.

eri sendiri. Sangat ironis, ditambahkan dia, apabila warga Sambas hanya menjadi penonoton dan bertepuk tangan melihat orang lain yang menjadi pemain di rumahnya.

“Semoga hal ini dapat menjadi rekomendasi untuk Pemerintah Kabupaten Sambas. Tidak ada yang mustahil kita ubah walau dalam aspek apapun,” tegasnya. (hen)

Warga Subah Datangi Polres Minta Dua Truk Sawit Dilepas

pihak PT MISP 2 dan Pemkab Sambas melalui instansi terkait. “Ternyata tidak ada diatur dalam undang-undang kalau SAMBAS – Kepolisian Resor petani plasma tidak boleh (Polres) Sambas didatangi pu- menjual sawit ke perusahaan luhan warga Desa Sempurna lain,” ujarnya. Subah, kemarin (4/5) siang. Perwakilan warga, Rizal, Mereka meminta kepolisian mengatakan bahwa penjualan melepaskan dua truk pen- TBS ke perusahaan lain tersegangkut kelapa sawit yang but dilakukan karena petani sebelumnya ditahan polisi. merasa dirugikan dengan Setelah melakukan pemer- sistem grading atau sortir TBS iksaan, polisi akhirnya me- yang dilakukan PT MISP 2. lepaskan dua truk dengan Pemotongan timbangan TBS muatan tandan buah segar dapat mencapai 5 – 6 persen. (TBS) itu karena memang Padahal, ditambahkan dia, tidak terdapat unsur pidana dalam Peraturan Menteri Peryang dilanggarnya. tanian Nomor “Truk itu 17 Tahun 2010 kami lepaskan tentang Penkarena ternyata etapan Harga tidak ada unsur Pembelian TBS pidana yang diKelapa Sawit Truk itu kami lepaslakukan,” tegas Produksi PerkeWakil Kapolres kan karena ternyata bunan, angka ( Wa k ap o l re s ) tidak ada unsur pi- maksimal gradSambas AKP ing hanya 3,5 M M S i t e p u . dana yang dilakukan persen. Tr uk dengan “Di perusanomor polisi haan lain gradSitepu KB 9388 AF dan ingnya tidak KB 9202 P yang sebesar PT MISP bermuatan masing-masing 2, makannya kami jual ke sekitar 6 ton TBS itu ditangkap luar. Apakah ini salah, kalau di Jalan Pembangunan Sam- petani ingin cari pembeli yang bas, dini hari kemarin (4/5). lebih mahal?” ungkapnya kesal. Penangkapan dilakukan atas Warga yang notabene petani laporan PT Mitra Inti Sejati plasma akhirnya bersepakat Plantations (MISP) 2 atas du- untuk menjual TBS nya ke PT gaan penggelapan TBS oleh Patiware di Kota Singkawang. masyarakat. Mengetahui hal itu, PT “ Pe na ngk ap a n k a m i MISP 2 kemudian melapor ke lakukan untuk kepentingan kepolisian. Petani juga telah penyelidikan atas laporan mengeluarkan surat pada 20 masyarakat,” kata Sitepu. April untuk berdialog dengan Mengetahui penangkapan perusahaan tentang hal ini. truk yang membawa TBS “Upaya dialog telah didari kebun plasma afdeling lakukan pada 25 April antara Sempurna tersebut, warga ke- petani dan perusahaan, tapi mudian mendatangi Mapolres tidak hasilnya,” tutur Rizal. Sambas. Menyikapi ini, WakapolMereka menegaskan bahwa res menyatakan siap sebagai tidak ada tindak pidana yang penengah antara perusahaan dilanggar. Wakapolres yang dan petani untuk menghindari menyambut baik kedatangan konflik berkepanjangan. “Kami warga, lantas mengadakan siap sebagai mediator,” tegas dialog dengan menghadirkan Sitepu. (hen)


Pontianak Post

KETAPANG

Kamis 5 Mei 2011

potret

130 Pembalap SEBANYAK 130 pembalap dijadwalkan akan melakukan ‘uji nyali’ di Sirkuit Alam Pantai Batu Begendang Kendawangan, 7 – 8 Mei mendatang. Para pembalap handal itu tak hanya dari Kabupaten Ketapang, tetapi juga berasal dari Kalteng, Kota Pontianak, Kayong Utara, Singkawang, dan lainlain. Diagendakan kejuaraan akan dihadiri Bupati Henrikus dan Wakil Bupati Boyman Harun. “Para pembalap ini akan tampil pada lima kelas seperti kelas bebek standar pemula, kelas bebek modifikasi 2 langkah, kelas bebek modifikasi,” kata Marzuki. Ramainya peminat yang ambil bagian dalam pertandingan itu tak hanya berusaha maksimal untuk merebut hadiah total sekitar Rp22 juta, tapi dalam kejuaraan itu juga mendapat dukungan dari perusahaan yang ada di Kendawangan. Tidak tanggung-tanggung, dua unit kendaraan akan diserahkan kepada pemenang. Menurut Marzuki, dukungan perusahaan yang ada di Kendawangan kepada pemenang lomba itu rencananya akan disampaikan oleh Sulianto Harun. Kejuaraan grasstrack di Sirkuit Alam Pantai Batu Begendang Kendawangan itu merupakan kali pertaMarzuki ma digelar. Selain memperkenalkan keindahan alam Kendawangan, juga memberikan hiburan kepada masyarakat. Tak kalah penting adalah sebagai media penyaluran bakat dan minat kalangan muda pada olahraga ‘kuda besi.’ Apalagi, selama beberapa bulan terakhir, latihan grasstrack gencar dilakukan kawula muda Kendawagan. Adanya ajang penyaluran bakat dan minat kalangan muda Kendawangan itu didukung oleh Uti Kusmawadi alias Ujang Bulan. Menurutnya, dengan lomba ini diharapkan kawula muda bisa menoreh prestasi. Harapan yang sama juga disampaikan Ramses Sitorus, pemilik Sirkuit Alam Batu Begendang. Ia mendukung sepenuhnya ajang gresstrack ini dalam mendorong kalangan muda berkreasi positif di bidang olahraga. Harapannya dengan lomba seperti itu tak hanya mengukir prestasi, tetapi dapat memperkenalkan keindahan alam Kendawangan kepada masyarakat luar. (ads)

21

Dominasi Pembalap Junior Grasstrack Open KMC – Win Mild Siap Digelar KEJUARAAN Grasstrack yang diselenggarakan Ketapang Motor Club (KMC) siap digelar. Kejuaraan yang disponsori oleh Win Mild ini mengambil tema Winner Of Grasstrack Beach Challenge 2011 dan akan berlangsung pada Sabtu – Minggu mendatang (7 – 8 Mei) di Sirkuit

Alam Pantai Batu Begendang, Kendawangan, Ketapang. Pada kejuaraan ini ada lima kelas yang diperlombakan, yakni kelas bebek standar pemula, kelas bebek modifikasi 2 langkah, kelas bebek modifikasi 4 langkah, kelas bebek open dan free for all. Ketua panitia penyelenggara, Marzuki dari KMC mengatakan bahwa Sejumlah pembalab senior dan yunior dipastikan akan ikut serta pada kelas yang dipertandingkan. Mereka tidak hanya berasal dari kota Ketapang sendiri namun juga berasal dari keca-

matan-kecamatan di luar kota Ketapang seperti dari Sandai, Kendawangan, Manis Mata, Nanga Tayab dan bahkan pembalabpembalab luar Kabupaten ketapang juga tidak melepaskan kesempatan ini seperti dariKKU,Pontianak,Singkawang dan Sambas, katanya. Dia menambahkan bahwa sebanyak 70-an perserta telah mendaftarkan diri dan ini kemungkinan terus bertambah

gota yang tidak mengenakan seragam sesuai kegiatan yang sedang dilaksanakan. Dalam rapat kali ini, DPRD menetapkan mekanisme pembahasandelapan raperda dengan membentuk tiga panitia khusus (pansus). Pansus-pansus tersebut yakni pansus yang mengurusi pajak, pajak parkir, pajak penerangan jalan, dan pajak sarang burung walet. Kemudian pansus yang menangani pembentukan lembaga penyiaran lokal radio dan mengurusi pembangunan jangka

sor mengatakan bahwa selain untuk meningkatkan pretasi pembalab, dari kejuaraan ini diharapkan juga dapat memperkenalkan kawasan wisatawisata baru yang ada di Kab. Ketapang seperti Sirkuit Alam Pantai Batu Begendang, Kendawangan yang merupakan kawasan pantai alam yang indah, ungkapnya. Untuk infomasi lebih lanjut mengenai kejuaraan tersebut dapat ditanyakan langsung ke sekretariat pantia Jl. S. Parman No. 180 Ketapang dengan No. HP 085252153628 tambahnya. (biz)

Bukan PTT SMP Muhammadiyah

ISTIMEWA

APRESIASI: Rosela yang diolah TP-PKK Ketapang menjadi minuman, mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Christiady Sanjaya dan Wakil Bupati Boyman Harun. Minuman tersebut ditampilkan dalam pencanangan bulan bhakti gotong royong masyarakat (BBGRM) yang berlangsung di Desa Sungai Awan Kiri Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, 28 April lalu.

Seragam Dewan Dapat Teguran K E TA PA N G – U n s u r pimpinan DPRD Ketapang tidak hanya memberikan kritikan terhadap eksekutif atau permasalahan lainnya di Kabupaten ini. Tetapi perilaku dari anggotanya sendiri jika memang terjadi kesalahan atau pelanggaran juga akan diperingatkan. Hal tersebut terkuak dalam Rapat Paripurna Mekanisme Pembahasan Delapan Raperda, minggu lalu. Di mana Wakil Ketua DPRD Ketapang Budi Mateus selaku pimpinan rapat menegur sejumlah ang-

sampai hari ini. Adapun kelas yang diprediksi akan terjadi persaingan yang keras terjadi pada kelas 2 tak modifikasi karena pada kelas ini terdapat point untuk memperebutkan 2 unit sepeda motor sebagai hadiah utama. Sedangkan para juara nantinya akan diseleksi untuk mengikuti Jurda yang akan berlangsung pada Juni mendatang, tambahnya. Sementara itu, Rahmat, JPR PT NIM selaku pihak spon-

menengah di Kabupaten Ketapang. Terakhir adalah pansus penyertaan modal Pemda dalam PDAM dan penyertaan modal Pemda di BPD Kalimantan Barat. “Mengenakan pakaian sesuai agenda, itu sudah diatur dalam tata tertib. Diharapkan ke depannya, semua mengenakan pakaian yang sesuai,” kata Budi. Anggota DPRD Ketapang Abdul Sani mengatakan terkait dengan pakaian yang dikenakan anggota DPRD, sudah diatur dalam pasal 113

tata tertib DPRD Ketapang. Di mana dalam aturannya, anggota dewan mengenakan pakaian sipil harian (PSH), jika menghadiri rapat yang tidak mengambil keputusan DPRD. Kemudian diharuskan menggunakan pakaian sipil resmi (PSR), jika ada rapat mengambil keputusan DPRD dan atau penyampaian nota keuangan, serta pemberian persetujuan terhadap APBD. “Kalau untuk menggunakan rapat istimewa, anggota dan pimpinan dewan harus

memakai pakaian pakaian sipil lengkap (PSL) dan juga mengenakan peci,” kata Sani. Saat ditanya tentang banyaknya anggota dan pimpinan dewan tidak mengenakan seragam sesuai acara, Sani menyatakan tidak mengetahuinya. Apakah disengaja atau tidak? “Jadi sebagai pimpinan dewan, memberikan teguran itu hal yang wajar, karena pakaian untuk anggota dewan, sudah dianggarkan,” kata Sani. (fah)

KETAPANG – Kepala SMP Muhammadiyah Ketapang Lilik Triyanto mengelarifikasi bahwa Suk yang dituduh terlibat dalam kebocoran soal Unas SMP, bukan merupakan honorer di sekolahnya. “Tidak ada namanya Suk, yang ada hanya Yus. Dia (Yus, Red) hanya sebagai pegawai tata usaha saja, jadi bukan di sekolah kami,” kata Lilik, Rabu (4/5) kepada wartawan. Seperti pemberitaan sebelumnya, dua tersangka dalam kasus dugaan Unas SMP membidik dua calon tersangka yang ditetapkan penyidik Polres Ketapang. Mereka adalah Suh dari panitia Unas SMP dan Suk, yang disebut sebagai tenaga honorer di SMP Muhammadiyah Ketapang. Karena pemberitaan tersebut, Lilik mengaku sontak memberikan dampak negatif bagi sekolahnya. “Yus pun sampai ditanya orang, disangka dia yang melakukan,” katanya. Terkait dengan adanya kebocoran soal, dikatakan Lilik, dia sama sekali tidak mengetahuinya. Padahal apa yang dilakukan dalam pelaksanaan diyakini sudah sesuai dengan prosedur. Yakni sebanyak 38 peserta, dibagi menjadi dua

ruangan dengan pengawalan tiga petugas kepolisian dan dua dari Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang. “Kami sudah melaksanakan sesuai dengan prosedur,” katanya. Sementara itu, Kepala SMU Muhammadiyah Ketapang A Yani HS membenarkan adanya guru yang bernama Suk di sekolahnya. Yang bersangkutan merupakan pegawai tidak teta[ (PTT). Suk sudah mengajar di sekolah tersebut kurang lebih enam bulan lamanya. “Selain mengajar di SMU Muhammadiyah, juga menjadi pengajar di MTs,” kata Yani, saat ditemui wartawan di ruangannya, Rabu (4/5). Atas kejadian tersebut, pihaknya merasa prihatin sekali. Dia masih mempertanyakan apa motivasi dari Suk melakukan itu. “Saya pun belum pernah ketemu lagi dengan Suk, apa motivasinya dia melakukan itu?” kata Yani. Saat ditanya apa tindakan yang akan diambil, pihaknya masih menunggu arahan dari ketua majelis. “Kalau tindakan itu nanti diputuskan oleh majelis, dan kalau pun sudah di ranah hukum, kita serahkan ke pihak berwenang,” kata Yani. (fah)

Ajarkan Sikap Peduli Sosial kepada Siswa

Melalui Kegiatan PMR, Bantu Panti Sosial Manusia, selain sebagai makhluk individu, juga sebagai makhluk sosial. Namun jiwa sosial itu perlu ditanamkan sejak dini sebagai pemangku pendidikan. Sekolah adalah salah satu sarana untuk mengembangkan rasa

kepedulian terhadap sesama. FAHROZI, Ketapang

BARU saja berlalu peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), namun sebagai insan pendidikan, bagaimana

memberikan sesuatu kepada orang yang membutuhkan adalah sesuatu tindakan terpuji. Sepertihalnya dilakukan siswa SMAN 2 Ketapang dalam memperingati Hardiknas, di mana mereka mengadakan aksi sosial ke Panti Sosial Tresan Werdha Mustika Dharma. Dalam kunjungan tersebut tercipta suasana sangat akrab. Penghuni panti jompo pun menyambut hangat, bahkan ada sambutan berupa pantun. Di mana dalam syair tersebut diceritakan tokoh cerdik Abu Nawas. Kemudian interaksi antara siswa dengan penghuni serta pengurus panti sosial, sehingga keceriaan pun nampak menghiasi seluruh penghuni panti jompo. Pengurus PMR SMAN 2 Ketapang, Karlina, dalam kunjungan ini juga menyerahkan bantuan

berupa obat-obatan, buah-buahan, kue, dan pakaian pantas untuk penghuni panti sosial. Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai bentuk rasa cinta kasih dan kepedulian sebagai sesama manusia. “Dengan memberikan bantuan kepada orang yang memerlukan perhatian kasih sayang tanpa membeda-bedakan mereka berdasarkan ras, agama, dan tingkatan sosial,” katanya. Setelah melakukan pertemuan di aula, dilanjutkan dengan berkeliling tempat penghuni Panti Sosial. Bahkan siswa sempat wawancara dengan beberapa penghuni, di mana mereka mengatakan layanan dan fasilitas yang ada sudah cukup baik dan mendapat perhatian pemerintah daerah, sejak otonomi daerah saat ini. Hal ini

juga sejalan dengan UUD 1945 pasal 34 bahwa: Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Dari pengurus Panti Jompo tentu saja merasa senang atas kegiatan ini. Ia pun menjelaskan mengenai syarat menjadi penghuni panti. Di mana mereka harus memenuhi syarat di antaranya berumur di atas 55 tahun, sehat jasmani rohani, tidak ada penyakit yang menularkan atau berbahaya dan ada persetujuan keluarga, serta ada rekomendasi dari desa atau kelurahan. Terlihat dalam kunjungan tersebut, siswa yang tergabung dalam PMR, didampingi oleh pengurus PMR, Tengku Nurmawardi dan Asrob, yang juga merupakan guru senior di SMAN 2 Ketapang. (*)


22

KAYONG UTARA

Pontianak Post

Kenaikan Kuota Belum Mencukupi

TOKOH

Raskin Kurang, Laporkan MASYARAKAT Desa Asam Besar Manis Mata melalui Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Ketapang, Rabu (4/5), melaporkan dugaan pengurangan jatah beras bagi keluarga miskin (raskin) di desa tersebut. Anggota LAKI Dengan melihat kejadian Ketapang, Abdul ini, dengan persetujuan Karim, mengatakan tokoh masyarakat serta bahwa jatah raskin masyarakat Desa Asam Be- yang dikirim Pemerintah Kabupaten sar, mengharapkan untuk Ketapang kepada dilaporkan Desa Asam Besar, pada 25 Januari 2010, sesuai dengan surat jalan angkutan raskin Perum Bulog Sub Divre Wilayah II Ketapang. Angkutan disebutkan menggunakan motor air KM Surya Jaya, di mana diperintahkan mengangkut raskin untuk alokasi Januari hingga Desember Abdul Karim 2010. “Di mana dalam surat tersebut, dikirim sebanyak 31.110 kilogram raskin yang diterima oleh Kepala Dusun (Kadus) Asam Besar, dengan bukti tanda tangan,” katanya, Rabu (4/5). Namun dari jumlah tersebut, lanjutnya, hanya diterima sebanyak 7 ribu kilogram. Hal tersebut sesuai dengan keterangan kepala dusun. Namun saat ditanya sisanya, sebanyak 21.110 kilogram lainnya, yang bersangkutan tidak mengetahuinya. Maksud dari laporan yang disampaikan ke Polres Ketapang, pihaknya mengahrapkan adanya pengusutan tentang kejadian ini. Dia berharap, jika memang terjadi pelanggaran, bisa dilanjutkan ke ranah hukum. “Dengan melihat kejadian ini, dengan persetujuan tokoh masyarakat serta masyarakat Desa Asam Besar, mengharapkan untuk dilaporkan,” kata Karim. (fah)

kilas

PKK Turun Lapangan TIM penggerak PKK Kabupaten Sekadau membangun kecintaan masyarakat terhadap lingkungan yang bersih dan sehat. Upaya tersebut lansung dipraktikkan sejumlah pengurus inti TP PKK Kabupaten Sekadau dengan menggelar Jumat bersih dibundaran tugu PKK Jumat (15/4) pagi kemarin. Ketua TP PKK Sekadau Ny Scolastika Simon Petrus, bekerjasama dengan kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Sekadau, Erna Yulita, bersama seluruh pegawai PPL mengadakan kegiatan gotong royong di bundaran tugu PKK Sekadau Pekan lalu. Ketua TP PKK yang terjun lansung ke lapangan saat disambangi di lokasi mengatakan bahwa kegiatan Jumat bersih dimulai dari sekarang.Yakni sebagai upaya dalam rangka megubah cara hidup yang bersih serta merubah pola pikir masyarakat di ‘Bumi Lawang Kuari’ agar cinta kebersihan dan keindahan dilingkungan sekitar. Hal itu kata dia, sesuai dengan slogan PKK Sekada.“Hatinya PKK, Halaman, Asri, Teratur, Indah dan Nyaman,” terang Tika. Cinta lingkungan bersih tersebut, telah dilakukan pihaknya khusus di jalur sutra beberapa hari lalu. Tujuannya, agar dalam pelaksanaan PKK di tingkat desa untuk dapat memulai melakukan kegiatam Jumat bersih.(nie)

Kamis 5 Mei 2011

ISTIMEWA

JERMAL: Jermal-jermal tempat penangkapan ikan bertebaran di perairan Pulau Maya Karimata, menjadikannya tampak indah berpadu dengan pemandangan saat sunset.

Perusahaan Abaikan Tenaga Lokal SEKADAU – Kehadiran sejumlah perusahaan di Sekadau merupakan mitra pemerintah daerah dalam membangun serta meningkatkan tarap hidup masyarakat. Namun terkadang hal tersebut banyak diabaikan. Pemanfaatan tenaga kerja lokal seperti yang di harapkan semua pihak sejauh ini belum terealisasi dengan baik. “Padahal sewaktu perusahaan datang dan sosialisasi, mereka selalu berjanji akan menggunakan tenaga kerja setempat sesuai dengan skill masing-masing,” kata Rupinus, wakil Bupati (Wabup) Sekadau ketika melepaskan siswa SMK Negeri Sekadau pada PT Aperna Agro Mas (APM), belum lama ini. Saat itu, Wabup menyesalkan ketidakhadiran perusahaan dalam undangan yang begitu penting. Padahal tenaga kerja yang ada di Sekadau semua berbakat, sesuai

dengan pendidikan. Misalnya di Sekadau sudah lama berdiri sekolah pembangunan pertanian (SPP) dan sekarang ditambah lagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). “Pastinya siswa-siswa tamatan sekolah tersebut sudah siap diterjunkan ke lapangan, sesuai dengan bidangnya masing-masing,” ungkap Wabup. Perusahaan hendaknya dapat menampung siswasiswi jika selesai sekolah yang orangtuanya tidak mampu melanjutkan anaknya ke penguruan tinggi. Hal ini dimaksudkan agar angka pengangguran tidak lagi membengkak setiap tahun. Inilah salah satu keinginan pemerintah daerah kepada perusahaan dalam hal penyerapan tenaga kerja. “Jika melihat jumlah sekolah kejuruan, perusahaan tidak perlu lagi mengimpor tenaga kerja dari luar, karena anak Sekadau cukup banyak yang selesai sekolah tapi

masih belum bekerja,” kata Rupinus. Ia berharap, agar perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan di Sekadau melihat celah ini, karena memang visi perusahaan yang berinvestasi di Sekadau bertujuan meningkatkan taraf hidup serta mengurangi angka pengangguran. “Jika hal ini tidak diperhatikan oleh perusahaan, maka perusahaan tersebut kurang membantu pemerintah daerah, dalam hal memerangi pengangguran,” pintanya. Selain itu, bagi anak-anak yang sudah selesai sekolah dan kemudian terjun di tengah-tengah masyarakat, hendaknya kembangkan ilmu yang didapat dari sekolah dengan membuka usaha sendiri. “Tidak harus monoton menjadi pegawai negeri saja, karena penerima pegawai setiap tahunya sangat terbatas,” tutur Wabup. (nie)

PONTIANAK – Gubernur Kalbar didesak untuk segera meminta penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM), mengingat saat ini di DPR sedang membahas APBD Perubahan 2011. Momentum itu dinilai sangat tepat bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar untuk menyuarakannya. “Kita minta Gubernur meayangkan surat kepada Menteri ESDM dan DPR terkait penambahan kuota BBM di Kalbar. Karena kuota yang ada saat ini belum cukup untuk memenuhi konsumsi BBM yang terus meningkat,” ujar anggota Komisi C DPRD Kalbar M Ali Akbar AS di ruang kerjanya, Rabu (4/5). Dia yakin pada prinsipnya pusat tidak mempermasalahkan hal ini. Yang terpenting adalah administrasi atau data rill kebutuhan konsumsi BBM di Kalbar sekarang ini. Apalagi, berdasarkan keterangan dari BPH Migas sekitar 14 persen peningkatan jumlah kendaraan di Kalbar pada tahun 2011 ini. Sementara kuota BBM Kalbar pada tahun 2011 naik sebesar lima persen menjadi 404.360 kiloliter. Tahun sebelumnya, kuota premium untuk Kalbar hanya sebesar 385.469 kiloliter. “Terutama BBM jenis solar, dimana hampir semua SPBU di Kota Pontianak masih terjadi antrian cukup panjang. Tahun ini kuota BBM solar mencapai sebanyak 227.408 kiloliter, sedangkan tahun lalu sekitar 218.575 kiloliter. kenaikan kuota itu juga belum cukup,” jelas legislator PPP ini.

Ali menegaskan agar Pemrov mengupayakan dengan maksimal dan terus melobi dan mendorong pusat, agar usulan itu dapat diterima. “Daerah lain saja bisa, mengapa Kalbar tidak bisa mengajukan penambahan kuota? Apalagi Kalbar juga dalam bingkai NKRI, tentunya harus menjadi perhatian pemerintah juga, jangan buat masyarakat susah,” tandasnya. Selain itu, Ali juga menyarankan kepada Pemprov untuk mengirim utusan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan Pertamina, serta melobi ke DPR. “Perlu ada utusan yang ke pusat untuk melakukan koordinasi dan melobi,” ucapnya. Penegasan itu juga disampaikan anggota DPRD Kalbar lainnya, Nofal Rusman Ali. Dia menilai tidak mencukupinya kuota BBM yang diberikan pemerintah sudah terjadi setiap tahun dan hal itu fakta. Apalagi sekarang ini jumlah kendaraan di Kalbar semakin bertambah. Untuk itu, legislator PBR ini meminta kepada pemerintah pusat untuk meninjau ulang jatah kuota BBM Kalbar, karena kuota yang ada sudah tidak mampu memenuhi konsumsi BBM di provinsi ini. Nofal meningatkan, kelangkaan premium maupun solar akan kembali mengancam Kalbar, jika tidak ada permintaan tambahan kuota dari pemerintah daerah. Sebab, meski terjadi peningkata kuota BBM pada tahun 2011 ini, belum mampu mengimbangi laju pertumbuhan kendaraan yang terus meningkat. (*/ote)

WPR Emas Masih Krusial

Batu Bara dan Bauksit Belum Digarap SEKADAU – Berdasarkan peta geologi, di daerah Kabupaten Sekadau banyak memendamn potensi kandungan bahan tambang yang bernilai tinggi. Meski belum begitu jelas mengani jumlah dan kandunganya, namun dua potensi besar yakni bauksit dan batu bara sudah terdeteksi. Belum lagi kandungan emas dan pasir yang sudah banyak ditambang oleh masyarakat, baik sesuai aturan maupun tidak. “Adapun yang sudah diketahui saat ini adalah potensi bauksit dan batu bara, berdasarkan peta geologi dari Kementerian Sumber Daya

Mineral adalah. Namun keberadaan jenis tambang belum dapat dipastikan secara perinci berapa kadar yang terkandung di dalam perut Bumi Lawang Kuari ini,” kata Mawardi Nur Hasibuan, kepala Bidang Pertambangan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sekadau, kemarin. Hasibuan menyebutkan, sesuai peta tersebut ada beberapa potensi tambang, yakni bauksit di Kecamatan Nanga Taman dan Mahap. Sedangkan untuk batu bara berpotensi di Kecamatan Belitang Hulu. Namun mengenai jumlah yang pasti, untuk sementara belum dapat di-

pastikan karena masih harus disurvei secara detail. Dijelaskan Nur di arah Selatan didalam peta Geologi memang menunjukan potensi bauksit dan beberapa waktu lalu sudah beberapa perwakilan perusahan datang dan memohon ijin ke Pertambangan untuk melakukan survey mengenai jumlah dan kandungan isi bumi di sana.“Beberapa tahun terakhir sudah ada perwakilan perusahaan yang datang dan mensurvey,” terangnya. Sementara itu untuk potensi batu bara di daerah Belitang di katakan Nur, berada tepat di jalur lempengan

mulai dari Kabupaten Sintang melintasi Sekadau sampai di Kabupaten Sanggau.“ Berdasarkan peta geologi bisa dikatakan sejalur dengan daerah Sintang, kita dan Kabupaten Sanggau,”sambungnya. Mengenai tambang zircon, saat ini sudah perusahaan yang mengelola, bahkan sudah berjalan baik. “Hanya saja saat ini pihaknya masih kesulitan mengecek keberadaan penambang pasir, karena jenis ini dikelola perorangan,” ungkapnya. Sama dengan tambang emas, lanjutnya, kebanyakan penambang emas bekerja di lokasi milik pribadi. Hal ini juga

menjadi masalah tersendiri untuk mengarahkan mereka ke lokasi Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Kendatipun begitu, dalam waktu dekat pihaknya akan mendatangi satu-satu para penambang untuk mensosialisasikan mengenai perizinan. Alasannya jika di luar WPR secara aturan tidak bisa diterbitkan izin. “Maka untuk memindahkan para penambang, kita harus menyiapkan lokasi WPR dulu. Setelah siap baru para penambang tersebut diarahkan ke lokasi tersebut. Setelah berada di lokasi WPR, baru izin bisa diterbitkan,” tuturnya. (nie)


Pontianak Post

aneka

Kamis 5 Mei 2011

Premium Eceran Rp6 Ribu Per Liter

Pemkab Rp5.000-Rp. 5.500 NGABANG-Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pre-

mium di tingkat eceran di Kota Ngabang Kabupaten Landak naik menjadi Rp6.000 per liter. Naiknya harga premium ditingkat eceran tersebut sudah berlangsung sejak beberapa har ini.

Para pemilik kios eceran beralasan bahwa naiknya harga premium tersebut dikarenakan mereka ikut antri ketika mengambil premium di SPBU. Padahal Bupati Landak Adrianus Asia Sidot sudah menge-

Kesulitas Air Bersih Sambungan dari halaman 17

Untuk konsumsi, pihaknya terpaksa harus membeli dari luar, agar para petugas dan penghuni Lapas tidak terserang penyakit. “Selama ini kita membeli air pakai tangki dari pihak luar, kita tidak ada mengambil air

leding,” jelasnya. Kalau memasang air ledeng, kata Budi, ongkosnya tidak sedikit karena harus memasang pipa dan lainnya. Sementara anggaran untuk membeli air tidak bisa dialihkan untuk memasang pipa PDAM ke Lapas. “Untuk memasang pipa PDAM butuh biaya tak sedikit,”

timpalnya. Hanya persoalan ketersediaan air bersih itulah yang menjadi permasalahan di Lapas Kota Singkawang. Sementara kegiatan pemasyarakatan tidak tidak ada masalah termasuk pada pembinaan terhadap warga binaan lapas, , kegiatan olahraga, kesenian,

keagamaan dan kegiatan rutin lainnya seperti kunjungan ke panti-panti asuhan. Dia mengungkapkan Lapas Kota Singkawang dihuni 282 orang terdiri atas 34 wanita, 13 anak dan sisanya laki-laki dewasa. “Itu berdasarkan data terakhir kita,” tutup Budi. (har)

menjadi salah satu potensi dan peluang yang dapat digarap. Saat ini, TP-PKK sudah menfaatkannya untuk air serbat Rosela. “Informasinya Rosela bisa menyembuhkan 40 macam jenis penyakit,” kata Drs H.Sahrani. Dari berbagai literature, Rosella Merah mengandung gosipetin, antosianin, dan glukosid hibiscin. Pada pengobatan tradisional sering dipercaya untuk men-

gatasi atau mencegah penyakit Kanker dan Radang, mengendalikan tekanan darah, melancarkan peredaran darah, menurunkan kekentalan darah, menurunkan tekanan darah, dan menstimulasi gerakan usus, penyakit jantung, hipertensi, sakit saraf, sakit pencernaan. Selain itu, dapat mencegah terbentuknya batu ginjal dan melancarkan buang air besar atau sebagai peluruh air seni. (ads)

Selain itu, sekda yang diharapkan juga mampu menegakkan kewibawaan para aparatur dan loyalitas agar mampu mendukung percepatan pembangunan Sambas. Wakil rakyat dari PPD ini kedepan pejabat definitif sekda juga mampu menyatukan pemahaman dan pemikiran para pelayan masyarakat agar tampil lebih maksimal melayani masyarakat. “Intinya

Sekda kedepan benar-benar bisa menempatkan tugas pokok dan fungsinya,” timpalnya. Harapan lain, tambahnya, calon sekda bisa menggenjot para satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lebih serius menyerap anggaran. Sehingga alokasi anggaran yang ada dapat dimaksimalkan untuk kepentingan pembangunan masyarakat. (har)

kepolisian. Namun saya tidak tahu sama sekali, masalah penyimpanan dokumen, sehingga ada yang mengambil,” kata Mering. Itu sesuai dengan Peraturan Menteri, yakni penyelenggara unas wajib menjaga dokumen Unas. Adanya soal yang disebar oleh Suhardi, dikatakan Mering akan menyelidiki terlebih dahulu. Yakni dengan mengecek kertasnya. Berapa ketebalan dan ukuran kertasnya. Karena memang, fungsi dari soal cadangan adalah sebagai antisipasi jika ada yang rusak atau kekurangan.

nyesalkan terkait dengan penyimpanan. Sebagai leading sektor pelaksanaan unas di Kabupaten. Dinas Pendidikan kan tidak hanya sekali ini saja menjadi penyelenggara. Namun hingga sekarang memang belum ada tempat khusus guna menyimpan dokumen Unas. “Apakah memang terbatas dianggaran atau seperti apa. Kan mereka (Disdik) sudah berpengalaman dalam penyelenggaraan ini,” katanya. Kemudian juga, lanjutnya, Disdik dianggap terlalu biroktratis. Sehingga tujuan dari pendidikan tidak tercapai.”DPRD dalam hal pengawasan, sudah mengungkapkan fakta, tinggal pemerintah daerah menyelesaikan permasalahan ini, terutama Disdik,” kata Gusti. Tetapi dalam kasus ini, jangan sampai peserta didik menjadi korban. Sementara Wakil Ketua DPRD Ketapang, Budi Mateus menyatakan dalam kasus ini. Lebih melihat bagaimana efek dari kejadian ini.dampak psikologi bagi siswa itu harus diperhatikan.(fah)

Minuman Rosela Sambungan dari halaman 17

dahaga pun langsung sirna. “Manfaatnya bisa mengobati berbagai macam jenis penyakit,” kata Ny.Ayu, anggota TP-PKK Kabupaten Ketapang. Minuman yang dihidangkan itu, diakuinya memang disediakan untuk menjamu para pejabat yang menghadiri pencanangan Hari Gotong Royong Masyarakat ke VIII.

Selain manfaat yang terkandung dalam Rosela, cita rasa air Rosela itu sempat mendapat pujian dari Drs Cristiandy Sanjaya SE MM Wakil Gubernur Kalbar dan Boyman Harun SH, Wakil Bupati Ketapang. Kepala Dinas Koperasi UKM, dan Perindag Kabupaten Ketapang, Drs H.Sahrani membenarkan Rosela sangat bermanfaat bagi kesehatan. Suburnya pertumbuhan Rosela di Kabupaten Ketapang

Harus Transparan Sambungan dari halaman 17

unsur pimpinan dan anggota DPRD Sambas,” ujar anggota Komisi D DPRD Sambas ini. Oleh sebab itu, lanjut Rahmadi, diharapkan aspirasi ini menjadi pertimbangkan kepala daerah dan pejabar berwenang menentukan jabatan sekda ini. Hal sama diungkapkan anggota Komisi B H Hasadi,

sosok sekda kedepan haruslah memiliki tingkat keahlian yang baik untuk mengkomunikasikan program-program pembangunan. “Kemampuan manajerial, dan mampu menggenjot sumber-sumber pendapatan daerah, serta melahirkan inovasi-inovasi dalam membantu kepala daerah mewujudkan percepatan pembangunan,” jelasnya.

Dewan Akui Unas Bocor Sambungan dari halaman 17

Kabupaten Ketapang kemarin. Mering menyatakan bahwa kejadian tersebut belumlah bisa dikatakan kebocoran. Namun, kalau memang disengaja, lebih pada ke upaya menggagalkan pelaksanaan Unas. Sehingga, kalau terbukti siapapun pelakunya. Tetap akan dilakukan tindakan hukum. Sementara itu, jika kejadian yang masuk dalam indikasi kebocoran, menurutnya, bisa dilihat dari lembar jawaban. Disamping itu, harus ada proses pembuktiannya yang hanya dilakukan delapan instrumen sebagai pihak yang membuat Berita Acara (BA). “Yang bisa menetukan apakah itu kebocoran ada delapan instrument,” kata Mering, Rabu (4/5), usai menghadap Wakil Bupati Ketapang, di Kantor Pemkab. Ke delapan instrument tersebut diantaranya, laporan dari Dinas Pendidikan, Kemenag. Penyelenggara unas dari Kabupaten atau kota. Kemudian ada laporan dari pihak penyelenggara, laporan

pengawas dari Perguruan Tinggi. Harus ada laporan dari Tim Monitoring Provinsi, Inspektorat pusat, serta pihak BSNP. “Jika memang ada laporan, akan dilokalisir daerah mana yang ada indikasinya, kemudian dari lembar soal dibawa ke Pusat. Dari sinilah akan di tes untuk diketahuinya,” katanya. Namun sampai hari ini, pihaknya tidak menerima laporan dari delapan instrumen yang dimaksud. “Laporan dari Dinas Pendidikan bagus-bagus saja kok. Jadi saya belum mengetahui secara persisnya,” kata Mering.Terkait dengan pengakuan panitia Unas dari Dinas Pendidikan Ketapang, Suhardi, bahwa lembar soal diambil dari ruang penyimpanan dokumen, Mering berkilah. Menurutnya, dia sampai sekarang belum mendapatkan laporan masalah itu dari Dinas. “Kalau sesuai dengan prosedur, memang soal ujian atau dokumen lainnya. Harus dijaga selama 24 jam. Baik dari penyelenggara ataupun aparat

DPRD Akui Bocor Meski dari Ketua Penyelenggara Unas Provinsi belum tidak mengatakan bahwa itu sebuah kebocoran. Ketua DPRD Ketapang, Gusti Kamboja menyatakan itu tetaplah sebuah kebocoran. “Secara sistem boleh dikatakan tidak bocor, tetapi kenyataan di lapangan ada kebocoran soal yang menyebar di siswa,” kata Gusti, ditemui di kantor DPRD Ketapang, Rabu (4/5). Bahkan Gusti masih me-

Lapor Panwaslu, SK KPU Diragukan Sambungan dari halaman 17

K e p t s / K P U kab/019.45682/2011 tahun 2011 tentang penetapan calon Bupati dan Wabup menjadi peserta Pemilu Bupati dan Wabup Landak tahun 2011 dan No. 12/Kpts/KPUKab/019.435682/2011 tanggal 20 April 2011 tentang penetapan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wabup dalam Pemilu Bupati dan Wabup Landak tahun 2011,” ujar Mansyur ketika menggelar jumpa pers, Rabu (4/5) di Ngabang.Dijelaskannya ada beberapa permasalahan yang dinilai dalam SK KPU Landak tersebut yakni

tentang penomoran surat. Pada SK KPU Landak, nomor surat tersebut yakni No. 11/Kepts/ KPU-Kab/019.45682/2011. Tetapi pada lampiran, nomor SK tertulis No. 12/Kpts/KPUKab/019.435682/2011. “Jadi di SK KPU pertama ada nomor 3, tapi dilampiran tidak ada nomor 3. Kemudian, pada SK KPU No. 12/Kpts/ KPU-Kab/019.435682/2011 tentang penetapan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wabup. Pada lampiran hanya tertulis No. 12 tahun 2011 tanggal 27 April 2011,” jelas Mansyur yang didampingi balon Wabup Landak, Siyus.

Permasalahan lainnya kata Mansyur, pada lampiran keputusan KPU No. 11/Kepts/ KPU-Kab/019.435682/2011, telah dengan jelas dan terang kiranya dalam kolom partai yang mengusung nama pasangan calon Bupati dan Wabup Landak SupriantoSujarni yakni PDS, PNBKI, Partai Kedaulatan, Partai Buruh, PKS, PAN, PBR, PKDI, PPI, PKB, PPDI dan Partai Karya Pembangunan. “Selanjutnya, dapat kita lihat bersama pada lampiran Keputusan KPU No. 12 tahun 2011, pada kolom partai politik/gabungan partai politik yang mencalonkan nama

selalu kejar-kejaran. Biasanya, kalau Pontianak nomor satu. Sintang nomor dua. Itu artinya potensi daerah tidak bisa diabaikan,’’ ujarnya. Sedangkan Heny menambahkan, dulunya ada semacam wadah yang memayungi musisi dan penyanyi musik keroncong.l Namanya HAMKRI (Himpunan Musisi Keroncong). Tetapi sekarang tidak ada gaungnya. Namun, dia percaya, peminat musik ini masih ada. Karenanya, dia ingin suatu saat bisa membikin sebuah pertemuan dirangkai dengan festival untuk mengumpulkan musisi-musisi jalur ini. Heny tak menampik, bahwa anak-anak muda sekarang hanya memandang sebelahmata terhadap keroncong.

Namun, dia bersyukur juga ada anak-anak muda yang punya perhatian lebih terhadap keroncong ini. ‘’Siapa sih sekarang yang tak kenal dengan keroncong Potrol-nya Bondan Prakoso feat Fead2 Black? Bagus kan? Malah lagu itu bisa pula masuk ke club-club musik dan selalu dinyanyikan di sana,’’ katanya. Namun, jika hanya seorang Bondan saja untuk mengangkat kembali pamor keroncong jelas tak cukup. Dia berharap, anak-anak muda pun punya kegemaran terhadap keroncong. Minimal sebagai pendengar. Jangan baru diputarkan keroncong sudah kabur. Nikmati dulu. Nanti juga ketemu aksinya. Kesimpulannya, untuk kembali menaikkan keroncong, secara keseluru-

han. Rame-rame. Jangan sendiri-sendiri. Pemerintah juga harus punya perhatian. Herannya,keroncong malah berkibar di luar negeri seperti Jepang. Kok, di sini malah malas-malasan. Padahal, keroncong membawa idetitas budaya, sebagai salah satu musik khas tanah air, ujarnya, Demikian juga media. Dia berharap tidak anti terhadap keroncong. Mungkin, kurang menjual atau laku, tetapi ya karena sebagai identitas budaya, cobalah berpikir sedikit. Khususnya media elektronik. Seperti dan TV dan radio. Sebaiknya memberikan porsi, minimal setengah jam saja sepekan untuk musik keroncong ini. ‘’Kebanyakan yang diangkat adalah jazz, rock atau pun musik-musik luar. Sedang yang ‘’produk’’ dalam negeri

luarkan Surat Edaran (SE) yang mengatur harga premium eceran khusus di Kota Ngabang. Dalam SE tersebut disebutkan bahwa harga premium eceran khusus di Kota Ngabang sebesar Rp5.000 hingga Rp5.500 per liter.

Namun untuk saat ini harga premium dieceran naik menjadi Rp. 6000 per liter. Sementara itu di SPBU 64.783.12 di KM 3 arah Ngabang-Pontianak, masih diwarnai dengan antrian kendaraan yang panjang.(wan)

KH Percontohan Pengembangan SID PUTUSSIBAU – Secara nasional, Pemerintah Republik Indonesia memilih Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, untuk dijadikan sebagai daerah percontohan dalam tahap pengembangan Sistem Inovasi Daerah (SID), karena Kabupaten Kapuas Hulu merupakan daerah perbatasan darat dengan negara lain. Sedangkan untuk daerah perbatasan perairan, pemerintah pusat memilih Kabupaten Kepulauan Anabas, Provinsi Kepulauan Riau sebagai daerah percontohan program pengembangan SID, karena Kabupaten Anabas berbatasan dengan laut Malaysia, Singapura dan Vietnam. Demikian dikatakan Direktur Pusat Pengkajian Kebijakan Peningkatan Daya Saing, Drs. Dharmawan, Msc.“Sepatutnya Kabupaten Kapuas Hulu berbangga hati karena nasional memilih Kabupaten Kapuas Hulu sebagai daerah perbatasan untuk percontohan pengembangan program SID,” ujar Dharmawan, ketika menghadiri Rapat Koordinasi dan Focus Group Disscusion Penguatan Sistem Inovasi Daerah, di aula Kantor Bupati Kapuas Hulu, Selasa (3/5), yang dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Kapuas Hulu, Agus Mulyana, SH dan dihadiri oleh beberapa kepala SKPD, kepala bagian dilingkungan pemerintah kabupaten Kapuas Hulu.

Seiring dengan terpilihnya kabupaten Kapuas Hulu sebagai daerah percontohan, maka Dharmawan beserta rombongannya yang terdiri dari Kepala Program Development Pusat Teknologi Informasi dan Komukasi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Ir. Samangi, M,Eng, Asisten Deputi Kekayaan Intelektual dan Standarisasi IPTEK Kementerian Riset dan Teknologi Alvini Pranoto, Kepala Bidang Asdep Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) Antonia Lestariani, Kepala Bidang Daya Saing Industri BPPT Atang Sulaeman, Peneliti Perekayasa Wenny Oktaviani dan Auditor Manajemen/Teknologi BPPT Koento H. Baiquni, datang langsung ke ibukota Kabupaten Kapuas Hulu guna mendiskusikan pengembangan SID di Kabupaten Kapuas Hulu agar semua stakeholder memiliki persepsi dan pemahaman yang sama terkait pengembangan SID yang akan dikembangkan di Kabupaten Kapuas Hulu. Secara singkat Dharmawan menjelaskan yang dimaksud dengan system inovasi daerah ialah sehimpunan lembaga/ aktor yang secara bersamasama melaksanakan ide-ide pembaharuanyangmempunyai manfaat sosial ekonomi (inovasi) melalui proses pembelajaran untuk disebarluaskan ke masyarakat. Dharmawan men-

gatakan BPPT ketika masih dalam tahap pembelajaran sudah melakukanprogramSIDdengan daerah percontohan di Kabupaten Tegal, Kota Surakarta dan Kota Pekalongan.“Sedangkan secara nasional, SID ini baru diadopsi pada tahun 2011 dan presiden RI sudah membentuk komite inovasi nasional dan komite ekonomi nasional sehingga dalam rangka pengembangan maka tahun 2011 adalah tahun inisiasi, maka mengambil daerah percontohan daerah perbatasan darat ialah Kabupaten Kapuas Hulu dan daerah perbatasan air Kabupaten Kepulauan Anabas, Provinsi Kepolisian Riau,” jelas Dharmawan.“Dengan harapan 500 daerah otonom di Indonesia bisa mengembangkan dan menerapkan sistem inovasi daerah sesuai dengan kondisi dan karakteristik daerah-nya masing-masing,” tambah Dharmawan. Dharmawan memaparkan ada beberapa indikator yang menunjukkan bahwa suatu daerah sudah mengembangkan dan menerapkan sistem inovasi daerah didaerahnya. Yakni, indikator yang paling kental ialah adanya kerjasama dengan pendekatan sistemik. Dalam artian sistem berjalan secara alamiah dan sinergi antara pemerintah kabupaten , pelaku bisnis, intelektual dan akademisi. (wank)

Larang Beli BBM Gunakan Jerigen Sambungan dari halaman 17

dialogpun terjadi langsung dengan Jhon Khaidir yang terpaksa memberikan penjelasan kepada warga. “Memang tidak diperbolehkan, membeli BBM pakai jerigen di SPBU. Sebab, SPBU untuk melayani kendaraan umum,” katanya saat dialog dengan warga di SPBU Kuala. Atas pelarangan itu warga minta kebijakan Pertamina demi kebutuhan nelayan untuk melaut. “Silakan rembugkan dengan pengelola SPBU dan Dinas Perikanan setempat. Namun, kendaraan tetap harus dikedepankan pelayanannya,” minta Jhon Khadir didampingi Aiptu Marjuni dan Brigadir Imam dari Polres. Dia juga minta pihak SPBU

untuk tidak membolehkan kendaraan masuk dari arah berlawanan (pintu keluarred). Jangan biasakan kendaraan karena alasan mau cepat. Kecuali ambulance yang bersifat emergency maupun Mobil Pemadam Kebakaran. Yang lainnya harus masuk mengikuti antrian. “Tolong tertibkan kendaran yang masuk seperti ini, agar tidak. menghalangi jalan keluar serta terciptanya tertib pelayanan,” pintanya kepada warga. Daeng Bacok, yang berdialog dengan Jhon Khaidir demi pemenuhan keinginan nelayan akan kebutuhan solar minta, adanya kebijakan pihak SPBU untuk melayani pembelian. “Aturlah yang baik, jangan rebutan dan

saling desak-desakan. SPBU tetap utamakan pelayanan pada kendaraan umum. Baru melayani warga yang membeli pakai botol plastik atau jerigen 5 liter. Tapi musti diatur dan tidak diperbolehkan warga menampung solar untuk dijual kepada pihak industri,” terang Jhon Khaidir. Untuk hal itu dia minta koordinasi dengan pihak Dinas Perikanan dan kelautan Kabupaten Pontianak. Dia secara tegas menyebutkan, suplai kebutuhan untuk nelayan sebenarnya sudah disiapkan melalui SPBN yang dikelola oleh koperasi nelayan. “Pertamina sudah siapkan solar. Tapi, ada pengelola SPBN yang tidak menebus, lantaran tidak punya uang,” terangnya kepada nelayan. (ham)

Renovasi Masjid Raya 80 persen Sambungan dari halaman 17

merupakan kebanggga masyarakat muslim di Kota Singkawang. Tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi sebagai sarana untuk memperat tali

silaturrahmi dengan berbagai kegiatan yang dilakukan,” katanya. Menurut salah seorang warga sekitar masjid yang juga jemaah Masjid tersebut, Karim, , dengan direnovasinya tempat ibadah ini merupakan

salah satu bukti kalau Kota Singkawang sangat dinamis dan harmonis. “Selesai direnovasi nantinya, harapannya menjadi motivasi umat Islam untuk merangkul satu sama lain,” katanya. (har)

Indonesia Tak Bisa Urus Perbatasan pasangan calon Bupati dan Wabup Landak SupriantoSujarni yakni PDS, PNPKI, PBR, PAN, PKS, PAN, PBR, PKDI, PPI, PKPB, PPDI dan Partai Karya Pembangunan,” katanya. Namun katanya lagi, pada partai politik nomor urut dua tertulis PNPKI bukan PNBKI. “Nah, pertanyaan kita apakah PNPKI ini ada di Landak. Kemudian, PBR dua kali tercantum yakni pada nomor 3 dan nomor 7. Demikian juga dengan PAN yang ditulis dua kali yakni pada nomor 4 dan 6. Jadi apakah Keputusan KPU ini bisa dijadikan pegangan,” ungkapnya. (sgg)

Berharap Keroncong Mendunia Layaknya Jazz Sambungan dari halaman 17

23

ini siapa yang hendak mengangkatnya? Okelah kalau jazz di sini pun banyak yang menyenangi. Tetapi, kita kan tak bisa mengklaim kalau jazz itu sebagai musik khas kita. Kok bisa juga jenis musik latin (Spanyol) atau reggae merambah dunia dan ternyata kita bisa menikmatinya. Keroncong kan juga demikian. Padahal, musik kan universal yang bisa masuk ke segala strata dan negeri,’’ katanya. Padahal, aneka lagu mulai mandarin, latin, dangdut sampai pop barat pun bisa dinyanyikan dengan balutan keroncong. Buat yang muda-muda jangan dulu antipati terhadap keroncong. Karena, keroncong pun bisa dikolaborasikan dengan lagu-lagu yang tengah naik daun. (*)

Sambungan dari halaman 24

Fakta selama ini, menurut dia, menunjukan kegagalan pemerintah membangun kawasan perbatasan, yang dampaknya sudah puluhan tahun membuat bangsa ini diremehkan oleh jirannya sendiri. “Bagaimana mau dihargai, mengurusi beranda rumah sendiri saja kita tak mampu,” timpalnya.

Ia kemudian juga menilai wajar akumulasi dari berbagai rasa tidak puas dan seringnya masyarakat dibohongi pemerintah, sehingga memicu demonstrasi dan turun drastisnya kepercayaan publik pada pemerintah. “Sayangnya tak banyak jawaban oleh pemerintah Sintang yang bisa memuaskan masyarakat perbatasan atas tuntutan pemenuhan janji,” tukasnya.

Oleh karena itu, ia juga menyatakan dukungan atas keberangkatan 5 orang perwakilan masyarakat ketungau menggugat yang berencana menemui Gubernur Kalbar Cornelis, untuk meminta kejelasan mengenai pembangunan kawasan perbatasan. “Kita tunggu saja, apakah pemerintah masih sanggup melupakan janjinya kepada masyarakat.” pungkasnya. (bdy)

Pernyataan Andel Tak Beralasan Sambungan dari halaman 24

diungkapkan Andel kepada harian ini, Endi menegaskan pernyataan sekelompok orang dengan cara-cara melanggar hukum perlu digaris bawahi. Sebab, tidak diketahui sekelompok orang yang mana, siapa dan apa bentuk pelanggaran hukum yang dilakukan oleh

sekelompok orang tersebut. “Jika sekelompok orang yang dimaksud adalah Fordem Kalbar, maka perlu saya pertegas bahwa Fordem Kalbar adalah Ormas yang keberadaanya telah mendapat pengakuan dari pemerintah lewat dikeluarkannya sertifikat legalisasi Kesbanglinmas Provinsi Kalbar. Jika bicara

cara-cara melanggar hukum, maka perlu diketahui bahwa kegiatan aksi damai oleh PP Fordem Kalbar pada 18 April 2011 telah memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini dibuktikan dengan Surat yang ditujukan kepada Kepala Kepolisian Resort Sintang,” pungkasnya. (wah)

Pimpinan Tentukan Disiplin Bawahan Sambungan dari halaman 24

memberikan pembinaan kepada pegawai tersebut supaya tidak bandel. Karena pegawai itu akan menjadi baik semua tergantung bagaimana kepala SKPD itu melakukan pendekatan, sekaligus menciptakan kondusivitas kerja yang baik di dalam lingkungan SKPD bersangkutan,” jelas dia. Oleh sebab itu, Zulkifli menuturkan, dengan adanya peraturan ini diharapkan bisa menciptakan pegawai negeri yang handal dan memiliki tanggung jawab serta loyali-

tas terhadap pekerjaannya. Karena dalam peraturan terbaru ini, apabila pegawai tidak masuk kerja selama 45 hari kerja, maka pegawai tersebut bisa langsung diberhentikan. Sedangkan bagi PNS yang terlambat masuk kerja mendapat sanksi tunjanganya dipotong 1 persen, tidak hadir tanpa pemberitahuan dipotong 5 persen. Begitu juga tidak hadir selama beberapa kali tanpa pemberitahuan mendapat teguran satu sampai tiga kali. Perhitungan tingkat ketidakhadiran pun tak lagi dihitung secara berturut-turut, namun dihitung

secara akumulatif. Jadi, bagi PNS yang masih memiliki kebiasaan buruk yaitu bolos kerja, perlu membaca dan memahami peraturan ini dengan baik apabila tidak ingin mendapatkan sanksi atau diberhentikan sebagai PNS. “Dengan adanya PP No 53 tahun 2010, peraturan kepegawaian akan menjadi lebih jelas dan lengkap, dengan sanksi yang dapat diberikan. Tetapi sekali lagi saya tegaskan, peran kepala SKPD sangat penting untuk membentuk PNS yang berkualitas dan taat aturan,” tuntasnya.(wah)


pro-kalbar Pontianak Post

24

SINTANG

Pimpinan Tentukan Disiplin Bawahan SALAH satu faktor yang mempengaruhi kinerja seorang pegawai adalah kedisiplinan. Masalah  ini memang perlu menjadi perhatian, terutama dikalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebagai pelayan masyarakat, PNS dituntut memiliki tanggung jawab terhadap pekerjaannya, serta bisa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah Zulkifli Kabupaten Sintang, Zulkifli, belum lama ini. Menurut dia, mengingat masih banyaknya sorotan masyarakat terkait disiplin kerja PNS, pemerintah pun semakin serius untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai negeri dalam bekerja. Hal ini ditunjukkan dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. “Salah satu hal yang diatur dalam peraturan tersebut adalah mengenai tingkat kehadiran pegawai. Dalam PP No. 53 Tahun 2010 ini disiplin pegawai dalam hal tingkat kehadiran diatur dengan lebih ketat serta pemberian sanksi yang lebih tegas,” kata dia. Namun demikian, Sekda definitif yang baru dilantik beberapa waktu lalu ini mengatakan, pengawasan kedisiplinan PNS harus dilaksanakan dari pimpinan di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Sebab, pengawasan tersebut merupakan tanggung jawab pimpinan SKPD. “Bagaimana kepala SKPD Ke Halaman 23 kolom 5

SANGGAU

Kirim 3 Calon Dokter BUPATI Sanggau H Setiman H Sudin mengatakan, bahwa atas dasar kerjasama yang baik antara civitas akademika Universitas Tanjungpura (Untan) dengan pihak Pemkab Sanggau dalam hal ini eksekutif dan legislatif, maka program beasiswa untuk mahasiswa kedokteran dapat terselenggara dengan baik. Dikatakan Setiman, pada tahun 2011 ini, tambah bupati, merH. Setiman H Sudin upakan tahun ke-7 Pemkab Sanggau mengirimkan 3 orang siswa dan siswi terbaiknya untuk menempuh studinya di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Untan Pontianak. “Secara matematika, artinya sudah 21 mahasiswa calon dokter muda yag kelak akan mengabdi di setiap penjuru wilayah di Sanggau. Tentunya jumlah tersebut belum sebanding dengan pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi setiap tahunnya. Namun melalui program beasiswa tersebut, diharapkan akan lahir para dokter muda yang siap mengabdikan dirinya melayani masyarakat dan menjadi pioner dalam mewujudkan Sanggau sehat,” pesan Setiman. Bupati juga menyampaikan beberapa pesan kepada peserta seleksi mahasiswa kedokteran Untan dari Kabupaten Sanggau dalam mengikuti ujian tertulis yaitu berdoa, teliti, jujur,  percaya diri dan selalu berserah diri kepada Tuhan. ”Meskipun kita sudah berusaha dengan segala daya dan upaya serta bertindak benar dan jujur, namun hasil akhirnya yang memutuskan tetaplah Tuhan Yang Maha Kuasa. Untuk itu, apapun hasilnya, hendaklah diterima dengan lapang dada dan berfikir positif serta berjiwa besar,” pesannya.(nto)

Kamis 5 Mei 2011

Perlu Libatkan Swasta Tangani Pertanian PUTUSSIBAU--Gerakan Sejuta Ton (Gentaton) merupakan salah satu solusi yang terbaik, yang dapat dijadikan acuan bagi pemerintah untuk mengantisipasi rawan pangan. Akan tetapi keberhasilan program ini tentu diperlukan dukungan semua pihak. Salah satunya adalah dengan dilibatkannya pihak swasta dalam program ini. “Gerakan ini merupakan program yang dilakukan menyikapi kondisi ketahanan

pangan. Namun dalam perjalanannya perlu dilibatkan pihak swasta dalam penanganannya,” ungkap anggota DPRD Kapuas Hulu Cosmas Priya Utama. Lebih lanjut Cosmas mengatakan, bahwa konsep ini harus melibatkan tiga unsur penting yaitu pemerintah, petani dan pihak swasta. Tiga unsur ini dapat bekerjasama mulai dari penanganan produksi pertanian mulai dari pra panen hingga paska panen. Strategi yang dapat dilaksanakan yaitu dengan sys-

tem corporate farming. Yaitu semacam bentuk kerjasama agribisnis antara petani dan pihak swasta yang difasilitasi pemerintah, di mana dalam konsolidasi pengelolaan lahan tetap menjamin kepemilikan pada masing-masing petani. “Swasta di sini perannya seperti lembaga yang menjadi penyedia sarana dan prasana peningkatan produksi pertanian dengan sistem subsidi yang dijamin pemerintah,” tambah Cosmas.

FOTO WANK

BANYAK BERLUBANG: Meski terhitung sebagai kota cukup tua di Kapuas Hulu, namun infrastruktur di kota Semitau, ibukota Kecamatan Semitau masih kurang maksimal. Salah satunya jalan dalam kota banyak berlubang.

Pernyataan Andel Tak Beralasan SINTANG--Penilaian bahwa Lebih lanjut Endi mengatakan, mendesak pejabat mundur diang- desakan dari Massa Fordem Kalgap tidak beralasan oleh praktisi bar dan Forum Pembawa Aspirasi  hukum Kalbar Andel, Masyarakat Kecamatan mendapat sorotan tajam Serawai dan Ambalau dari PP Fordem Kalbar. yang menurut Andel, Ketua Umum Fordem praktisi hukum dinilai Kalbar, Erasmus Endi tidak beralasan justru Dacosta menegaskan menimbulkan tanda setiap warga negara retanya besar, apanya yang publik Indonesia bertidak beralasan? Karena hak untuk mengemusudah jelas bahwa Kapakakan pendapat dimuka sitas Fordem-Kalbar dan umum, sepanjang tidak Forum Pembawa Aspiberbenturan dengan rasi Masyarakat Serawai peraturan perundangdan Ambalau, pada saat Erasmus Endi undangan yang ada dan itu bukan merupakan berlaku. lembaga yang bisa memberhentikan “Ini zaman Reformasi bukan za- atau mengangkat Kepala Pengadilan man Orde Baru. Sebab itu, setiap Negeri Sintang. warga negara memiliki hak untuk “Tetapi apa yang disampaikan mengemukakan pendapatnya, pada saat aksi damai tersebut merunamun penyampaian pendapat ini pakan aspirasi murni serta pesan mesti dilakukan dengan cara yang el- moral yang ditujukan kepada pihakegan dan dibenarkan demi hukum,” pihak yang dianggap berkompeten, tegas mantan aktivis mahasiswa era dan terkait dengan pesan moral yang 1998 ini.  disampaikan” kata Endi

Dia menambahkan, Undanundang nomor 39 Tahun 1999 sebagaimana diatur di dalam pasal 25 dan pasal 44 jelas mengatur hakhak yang melekat di dalam setiap individu atau warga negara untuk mengajukan pendapat, permohonan, pengaduan, dan usulan baik secara lisan maupun tertulis di muka umum. “Ini adalah Hak Asasi Manusia (HAM), dan bila ada oknum atau pihak manapun yang diduga melarang atau membatasi ruang gerak masyarakat untuk menyampaikan pendapatnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan, maka jelas ada indikasi bahwa yang bersangkutan atau oknum tersebut diduga melanggar HAM,” tegas Endi dengan nada tinggi. Menyoal pernyataan sekelompok orang dengan cara-cara melanggar hukum tidak bisa sewenang-wenang menuntut seseorang agar mundur dari jabatannya, sebagaimana

Nantinya petani akan menggunakan sarana tersebut dan pada akhirnya hasil produksinya dijual ke pihak swasta sesuai kesepakatan. Sementara itu, swasta yang menyediakan dana bagi petani perlu digiatkan. Terutama dukungan pendanaan dengan pola kredit ringan, seperti Kredit Ketahanan Pangan (KKP), kredit Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (PER) atau pun kredit khusus yang dibiayai pemerintah dengan sistem bergulir. (wank)

Indonesia Tak Bisa Urus Perbatasan SINTANG--Tudingan gagal kepada pemerintah Republik Indonesia, dari kabupaten hingga ke pemerintah pusat kini mewacana dikalangan masyarakat perbatasan. Apalagi sejak meredeka 65 tahun silam, masyarakat perbatasan konon lebih sering dieksploitasi ketimbang menikmati hasil kemerdekaan. “Sejarah sudah membuktikan bahwa masyarakat perbatasan kerap dimanfaatkan ketimbang dibiarkan menikmati pembangunan dan kemerdekaan,” kata anggota Hery Jamri Komisi II DPRD Sintang Hery Jamri, belum lama ini. Heri Jamri merunut pada sejumlah periode perang membela RI yang melibatkan Bagaimana mau masyarakat perbatasan secara dihargai, menguaktif puluhan tahun lalu, dian- rusi beranda rumah taranya pemberontakan PGRS sendiri saja kita tak Paraku dan Konfrontasi denmampu” gan Malaysia di era Soekarno memimpin Indonesia. Meski aktif mempertahankan setiap jengkal bumi Indonesia, ia mengatakan berbagai ketimpangan dan kesenjangan pembangunan kini masih saja mencolok antara kecamatan perbatasan di Kabupaten Sintang, dengan kecamatan dan distrik di negara tetangga. “Wajar kemudian kalau masyarakat perbatasan mulai jenuh dengan segala janji dan iming-iming pembangunan yang dilontarkan pemerintah,” timpalnya.

Ke Halaman 23 kolom 5

Ke Halaman 23 kolom 5

Buat Aturan Perlindungan Terhadap Petani SINTANG--Banyaknya perkebunan dan pertambangan di Indonesia, khususnya Kalimantan Barat yang termasuk di dalamnya Kabupaten Sintang, memang sangat menguntungkan. Namun demikian, disisi lain sebagian besar juga bermasalah terhadap petani. Untuk itu, Dewan Perwakilan Rakyat menyusun aturan mengenai perlindungan terhadap petani di sekitar kawasan perkebunan. “Aturan itu akan dibuat untuk memberikan perlindungan kepada petani. Sebab, tidak menutup kemungkinan banyak petani yang dirugikan,” ungkap anggota Komisi IV DPR RI asal

Kalbar Sukiman, Selasa (3/5) malam di Sintang. Upaya pembuatan aturan tersebut, kata Sukiman, merupakan salah satu usaha pemerintah untuk mendukung program swasembada pangan, di mana saat ini kondisi pangan di dunia mengalami krisis, sehingga impor bahan pangan semakin menurun. “Jangankan untuk memenuhi kebutuhan kita, untuk negara pengimpor saja saat ini mengalami krisis pangan. Untuk itulah kita berupaya meningkatkan swasembada pangan. Salah satunya dengan perlindungan terhadap petani,” jelasnya.

Namun demikian, lanjut Sukiman, sengketa antara masyarakat petani dengan perusahaan tersebut seharusnya dapat diselesaikan, di mana sebelumnya dilaksanakan sosialisasi dan melibatkan masyarakat dalam pekerjaan di perusahaan tersebut. “Bahkan kita menganjurkan untuk membentuk, sehingga kita menyarankan perkebunan kerakyatan, dimana masyarakat juga turut memiliki lahan, namun dalam hal ini tentunya terlebih dahulu harus dikomunikasikan,” ucapnya. Oleh sebab itu, Sukiman berharap peran aktif pemerin­

tah daerah untuk mengatasi permasalahan tersebut. Sebab, sebagai pengendali suatu daerah Pemkab mempunyai wewenang penuh baik dari pemberian izin perusahaan sampai pengaturan tata ruang wilayah bagi investasi yang akan masuk. “Pemerintah dalam hal ini harus berperan aktif, jangan sampai persoalan di lapangan sampai menjadi besar. Namun demikian, kami dari komisi empat berencana akan terjun langsung ke lapangan, guna melihat kondisi yang sebenarnya, termasuk salah satunya di Kabupaten Sintang ini,” tukas Sukiman. (wah)

Sukiman


LFP

Pontianak Post

Kamis 5 Mei 2011

Barcelona

1 v 1

Soccer

25

Real Madrid

MENUJU WEMBLEY SELEBRASI : Para pemain Barcleona melakukan selebrasi setelah pemain depannya Pedro Rodriguez (bawah) mencetak gol ke gawang Real Madrid. AFP PHOTO / Siu Wu

BARCELONA - Berakhir sudah lima episode el clasico musim ini. Dalam bentrok terakhir Barcelona versus Real Madrid di second leg semifinal Liga Champions, kedua tim bermain imbang 1-1 (0-0) di Nou Camp, kemarin dini hari. Dengan hasil itu, Barca yang berhak melaju ke final Liga Champions di Wembley, London, 29 Mei nanti, karena unggul agregat 3-1 atas rival abadinya. Penyebabnya, pada first leg semifinal (27/4), klub berjuluk Blaugrana tersebut menang 2-0 di Santiago Bernabeu. “Terlewati sudah 18 hari yang berat. Kami menyingkirkan klub hebat, sangat hebat,” kata Josep Guar- d i o l a ,

entrenador Barca, seperti dilansir AFP. Ya, dalam 18 hari terakhir, empat el clasico dilakoni di Liga Primera Spanyol, final Copa del Rey, dan dua leg semifinal Liga Champions. Hasil dari empat el clasico itu adalah Barca menang sekali, Real menang sekali, dan seri dua kali. Bagi Barca, inilah final Liga Champions kedua mereka dalam tiga musim terakhir. Pada 2009 lalu mereka menembus final dan bersua dengan Manchester United. Ketika itu, Barca menang 2-0 dan merebut gelar ketiga di Liga Champions. Nah, musim ini, dengan komposisi tim yang tidak jauh berbeda, tim asuhan Josep Guardiola itu memiliki peluang menambah koleksi gelarnya. Sebelumnya, Barca menjuarai Liga Champions pada 1992 di tangan Johan Cruyff dan 2006 di tangan Frank Rijkaard. “Ini momen yang unik. Faktanya kami mencapai final dengan menang atas lawan yang sangat tangguh seperti Real Madrid.

Josep Guardiola

Teringat Kenangan Wembley 1992 BEGITU memastikan tiket lolos ke final Liga Champions musim ini, entrenador Barcelona Josep Guardiola langsung teringat memori 19 tahun lalu. Saat itu, Guardiola masih bermain dan mempersembahkan gelar Liga Champions kali pertama buat Barcelona. Ya, sama seperti 19 tahun lalu, final Liga Champions kali ini digelar di Wembley, London. “Momen luar biasa tatkala kami memenangkan gelar Liga Champions untuk kali pertama di Wembley lama dan kini kami bakal tampil di Wembley baru,” kata Guardiola, kepada Marca. Ketika final Liga Champions 1992, Guardiola menjadi pemain vital di lini tengan Barca. Bersama Jose Mari Bakero dan Eusebio Sacristan, mereka menjaga keseimbangan di lini tengah Barca. Hasilnya, Barca menang 1-0 atas Sampdoria lewat gol Ronald Koeman. Sekarang Guardiola kembali lagi ke Wembley, sebagai pelatih dan ini menjadi final keduanya di Liga Champions. Sebelumnya pada 2009, dia juga membawa Barca ke final dan tampil sebagai juara dengan menundukkan Manchester United 2-0. Bagi Guardiola, Wembley memiliki arti yang amat penting bagi sepak bola. Sebab, selama ini Inggris disebut sebagai tempat lahirnya sepak bola modern. “Sangat bangga bisa mencapai final. Apalagi, sepak bola kem-

bali ke rumahnya (Inggris),” kata Guardiola. Sekarang Blaugrana, julukan Barca, tinggal menunggu lawan. Apakah Manchester United ataukah Schalke 04, tergantung hasil laga dini hari tadi. Namun, peluang terbesar dimiliki United yang menang 2-0 pada first leg semifinal (26/4). Bila benar dimenangkan Setan Merah, julukan United, maka laga final adalah ulangan dari final 2009. “Kami menunggu dan bersiap. Kalau yang menang United, saya yakin akan berbeda situasinya dengan 2009 lalu,” ujar pelatih berusia 40 tahun itu. Guardiola menambahkan, United sekarang adalah tim yang berbeda dengan dua musim lalu. “Mereka punya striker yang berbeda sekarang dan sangat berbahaya,” bilang Guardiola merujuk kepada striker belia Javier “Chicarito” Hernandez. Musim ini, duet Chicarito dan Wayne Rooney menjadi momok bagi benteng pertahanan lawan. Rooney juga siap bermain lebih ke tengah untuk menyokong Chicarito. Mereka juga masih memiliki pemain berpengalaman dalam diri Ryan Giggs dan Paul Scholes. “Mereka adalah tim hebat dan salah satu yang terbaik. Saya tidak tahu apakan nanti di Wembley, semua orang lebih banyak mendukung United atau tidak. Kami tetap akan bermain dengan gaya kami mengatasi mereka,” kata Guardiola. (ham)

Tapi, masih ada lawan berat di depan. Kami berselebrasi karena mencapai final melalui perjuangan yang sangat berat,” kata Andres Iniesta, kepada Eurosport. Pernyataan Iniesta beralasan. Pertarungan melawan Real benar-benar menguras energi dan mental para pemain Barca. Sebab, instrik bukan hanya berlangsung di dalam, melainkan juga di luar lapangan. Dan, akhirnya Barca yang melaju ke final. Tapi, gelandang Barca lainnya Javier Mascherano menilai ini bukan saatnya bagi Barca untuk berpesta. “Kami belum memenangkan apapun. Kami masih punya tugas di Liga Primera dan final Liga Champions,” tutur Mascherano, seperti dikutip Goal. Melawan Real kemarin dini hari, Barca menghadapi perlawanan yang berat. Beberapa perubahan dilakukan Real. Seperti dimainkannya Kaka di lini tengah dan Gonzalo Higuain di lini depan. Hasilnya, Higuain mencetak gol di awal babak kedua, tapi dianulir wasit Frank De Bleeckere.

Itu terjadi karena Cristiano Ronaldo dianggap melakukan pelanggaran terhadap Mascherano. “Saya pikir, setelah apa yang terjadi sepanjang pekan ini, semua orang bisa melihat apa yang terjadi di lapangan,” kata Aitor Karanka, asisten pelatih Real. Memang, bila melihat rekaman pertandingan, Ronaldo terjatuh akibat dilanggar Gerard Pique dan kemudian dia menimpa Mascherano. “Tidak ada lagi yang bisa dikatakan, jutaan orang menyaksikan kejadian itu,” ungkap Karanka. Setelah itu, berkat kejelian Iniesta mengirim umpan terobosan yang diakhiri dengan eksekusi Pedro membawa Barca unggul pada menit ke-54. Namun, Real mampu menyamakan skor pada menit ke-64 melalui sepakan Marcelo. “Mourinho benar. Setelah laga kami di first leg, dia mengatakan tidak mungkin bagi kami melaju dengan cara seperti ini. Dia mengatakan selamat kedua semuanya. Wajar dia marah setelah apa yang dilakukan wasit kepada kami dalam beberapa laga terakhir,” kata Karanka. (ham)

Kado Final Buat Abidal TUMOR liver sempat mengancam hidup bek Barcelona asal Prancis Eric Abidal. Demi menjaga keselamatannya, operasi pun dilakukan pada 17 Maret lalu. Sejak itu, pemain berusia 31 tahun tersebut absen dari lapangan hijau. Setelah dua bulan menjalani pemulihan paskaoperasi, Abidal akhirnya menjalani comeback ke lapangan hijau. Entrenador Barca Josep Guardiola memainkannya di second leg semifinal Liga Champions kontra Real Madrid, kemarin dini hari. Abidal turun lapangan menggantikan Carles Puyol pada menit ke-90. Ketika masuk lapangan, mantan pemain Olympique Lyon itu mendapat sambutan meriah dan juga standing ovation dari fans Barca yang memadati Nou Camp, markas Barca. Memang, Abidal belum sempat memberikan banyak kontribusi buat Barca pada laga el clasico pemungkas musim ini tersebut. Namun, dia tetap mendapatkan sambutan yang luar biasa dari rekan-rekannya. Usai laga, dia dilempar ke udara oleh rekanrekannya. “Ini benar-benar momen yang

spesial. Saya bekerja keras agar segera pulih dan kembali ke lapangan. Saya menjalani tiga pekan yang berat. Itulah yang terjadi dalam hidup ini. Yang penting tidak berhenti berusaha,” ungkap Abidal, seperti dikutip Goal. Pemulihan Abidal memang tergolong cepat. Hanya dalam waktu tidak lebih dari dua bulan, dia sudah bisa kembali bermain. “Setiap orang punya target pribadi dan target saya adalah bermain di pertandingan ini. Perasaan saya berkecamuk saat masuk lapangan,” kata Abidal. Lebih bahagia lagi karena kembalinya Abidal ke lapangan dihadiahi tiket lolos ke final Liga Champions di Wembley, 29 Mei nanti. Hadiah yang diimpikannya. “Bila kami menang, tentu akan sangat menyenangkan,” ujar Abidal. Guardiola memutuskan me-

mainkan Abidal lantaran dinilai sudah siap kembali. “Kami mendiskusikannya dengan Abidal dan dokter. Dia siap bermain selama 10-20 menit. Dia sangat dicintai rekan-rekannya, karena punya hati yang besar,” kata Guardiola. Sejak divonis terkena tumor liver pada 15 Maret lalu, dukungan dari berbagai pihak. Bahkan, rival berat Barca, Real juga ingin menunjukkan rasa simpatinya dengan berencana mengenakan kaus dukungan ketika melawan Olympique Lyon pada babak 16 besar. Tapi, gagasan itu ditolak UEFA. Abidal merupakan sosok vital di bek kiri Barca sejak bergabung ke klub kebanggaan Catalan tersebut pada 2007. Dia menjadi bagian penting dari tim yang merebut treble winners dua musim lalu. (ham)

Eric Abidal (atas)

Menonton dari Televisi di Hotel TIDAK ada Jose Mourinho di bench pemain Real Madrid ketika laga el clasico pada second leg semifinal Liga Champions, kemarin dini hari. Dia memang sedang terkena skorsing akibat diusir dari pinggir lapangan di first leg semifinal (27/4). Lalu di mana Mourinho” Sebab, tactician asal Portugal itu juga tidak tampak di tribun VIP Nou Camp, markas Barcelona. Mourinho tidak bergabung dengan 1.500 fans Real yang memberikan dukungan langsung kepada Iker Casillas dkk. Pelatih yang menyebut dirinya The Special One itu ternyata menonton el clasico pemungkas musim ini tersebut melalui layar televisi di hotel. Dia menginap di Hotel Rey Juan Carlos dengan pengawalan yang ketat supaya tidak menjadi sasaran fans Barca. Ya,alasankeamanan yang menjadi salah satu penyebab utama mantan pemain Inter Milan itu Jose Mourinho tidak datang ke Nou Camp. Sebab, dia ditempatkan di box VIP yang letaknya dekat dengan tribun untuk pendukung tim berjuluk Blaugrana itu. Lagipula bila dia berada di box VIP, tetap saja tak bisa berkomunikasi dengan asistennya Aitor Karanka ataupun dengan para pemainnya. Sebab, sesuai dengan aturan UEFA, dilarang melakukan komunikasi via telepon atau pesan singkat saat berada di bench pemain. Karanka mengakui bosnya tidak datang ke stadion. Namun, dia memastikan bahwa Mourinho akan berbicara langsung dengan pemainnya usai pertandingan yang berkesudahan 1-1 tersebut. Real gagal lolos karena kalah agregat 1-3. Boleh saja UEFA melarang adanya komunikasi, tapi Mourinho selalu punya cara untuk mengatasinya. Dia pernah mengalami situasi serupa ketika masih melatih Chelsea, enam tahun lalu. Saat itu dia diskorsing gara-gara ribut dengan pelatih Barca Frank Rijkaard dan wasit Anders Frisk. Mourinho mengakalinya dengan menyaksikan laga dari televisi di ruang ganti Chelsea. Kemudian, untuk menjalin komunikasi dengan asisten pelatih Rui Faria, dia menugaskan pelatih kiper Sylvinho Lauro untuk bolak-balik dari bench ke ruang ganti. Entrenador Barca Josep Guardiola bersimpati pada situasi yang dihadapi Mourinho. “Saya lebih senang bila pelatih lawan berada di tempatnya. Tapi, dia harus menjalani sanksi karena sebelumnya diusir,” kata Guardiola kepada Eurosport. Tanpa Mourinho, Karanka yang menggantikan posisinya belum menghadirkan kemenangan buat Real. Namun, dari sisi permainan, Real bermain lebih menyerang dan berani menguasai bola lebih lama ketimbang di first leg semifinal. (ham)


26 Milan Solid, Roma Tak Komplit

+

ROMA - Misi AS Roma untuk menunda pesta juara AC Milan di Olimpico Minggu (8/5) nanti rasanya sulit terwujud. Pasalnya, Milan yang hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan scudetto, dipastikan tampil dengan skuad yang lebih solid. Terutama di lini depan. Di mana, pada sektor ini Milan berpeluang menurunkan bomber Alexandre Pato. Pemain asal Brazil itu bahkan sudah mengikuti sesi latihan bersama skuad inti Rossoneri-julukan AC Milan. Sepanjang pekan ini, pelatih Milan Massimiliano Allegri memang terus memonitor perkembangan Pato. Allegri memang ingin segera mendapat kepastian tentang perkembangan proses pemulihan cedera Pato. Selain Pato, bomber jangkung Zlatan Ibrahimovic juga dipastikan bisa tampil setelah menuntaskan masa skors. Nah, jika Milan bisa turun dengan kekuatan penuh, Roma justru sebaliknya. Kekuatan tim asuhan Vincenzo Montella itu bakal tereduksi menyusul sanksi yang diterima Simone Perrotta dan Daniele Rossi. Keduanya bahkan harus mengakhiri kompetisi lebih cepat, karena harus menjalani skors selama tiga laga akibat kartu merah yang diterima ketika lawan Bari Minggu lalu (1/5). De Rossi menerima kartu merah setelah menyikut pemain Bari, Simone Bentivoglio. Sedangkan Perrotta juga dihadiahi kartu merah setelah memukul Andrea Masiello. Tapi, kubu Roma menilai sanksi yang dijatuhkan untuk De Rossi dan Perotti tidak sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan. “Itu sebabnya, kami siap mengajukan banding,” demikian pernyataan yang disampaikan juru bicara Roma kepada Tuttosport. Sementara itu dengan usia yang sudah tidak muda lagi, Massimo Ambrosini ingin bertahan di AC Milan. Kapten Rossoneri ini pun berharap pihak klub segera memberi perpanjangan kontrak untuknya. Kontrak Ambrosini akan habis pada akhir musim ini. S e ja u h i n i , p i h a k k l u b b e l u m mengajak gelandang 33 tahun ini untuk berdiskusi membahas kontrak baru. Meski demikian, Ambrosini mengaku ingin tetap di Milan. Dia pun berharap proses negosiasi segera dimulai. ”Sayaakantinggal,tapiiniadalahsesuatuyang harus didiskusikan di antara dua belah pihak,” kata Ambrosini, seperti dilansir Football-Italia. “Ketika tiba saat yang tepat maka Milan akan berkewajiban menjelaskan maksud mereka kepada saya,” tambahnya. (ren/bas)

+

all soccer

Pontianak Post

l

Kamis 5 Mei 2011

Braga v Benfica

Terusik Prediksi Final Klasik Braga - Duel klasik Porto versus Benfica diprediksi bakal terjadi di final Europa League yang berlangsung di Dublin pada 18 Mei mendatang. Prediksi itu tak berlebihan. Pasalnya, bekal berharga telah dikantongi dua raksasa Portugal itu pada leg pertama semifinal. Porto menang telak 5-1 atas Villarreal, sementara Benfica menaklukkan rival senegara SC Braga 2-1. Skenario pertemuan Porto v Benfica di final jelas membuat kubu Braga meradang. Sebab, dibanding Villarreal, kans Braga untuk membalik keadaan pada leg kedua semifinal memang masih terbuka. Braga bisa lolos jika bisa menaklukkan Benfica dengan selisih dua gol. “Jelas, kami masih bisa mengatasi defisit 2-1. Kami memiliki semua yang kami butuhkan dan semua fans berada di belakang kami,” tandas Leandro Salino, gelandang Braga kepada AFP. Salino yang hanya memiliki tinggi badan 168 cm itu, dan merupakan pemain paling pendek di skuad Braga menyatakan, suporter akan lebih total dalam memberikan dukungan pada leg kedua di Municipal de Braga dini hari nanti. Selain itu, rekor kandang Braga di kancah Eropa musim ini cukup mengesankan. Dari delapan laga kandang, Braga hanya sekali menelan kekalahan dan baru kemasukan tiga gol. Dua klub raksasa Premier League, yakni Arsenal dan Liverpool pun pernah dihajar dua gol tanpa balas di Municipal de Braga. Tapi, performa Benfica juga tak kalah mentereng. Benfica mampu menembus semifinal setelah menumbangkan sejumlah klub besar. Yakni VfB Stuttgart, Paris Saint-Germain (PSG), dan PSV Eindhoven. Rekor pertemuan lawan Braga juga lebih berpihak kepada Benfica. Total, dari 111 laga, Benfica telah memenangkan 73 laga dan baru kalah 11 kali. “Kami ingin meraih kemenangan lagi. Kami sebetulnya bisa menang dua gol tanpa kemasukan di Lisbon,” papar Fabio Coentrao, bek Benfica kepada situs resmi UEFA. “Tapi, kami hanya menang 2-1. Itu akan menyulitkan tugas kami di Braga,” ujarnya. (uan/bas)

Viana

Cardozo

+

Perkiraan Pemain : Braga (4-4-2): 1-Artur (g); 2-Rodriguez, 3-Paulao, 15-Garcia, 18-Lima; 19-Meyong, 25-Salino, 28-Silvio, 30-Alan; 88-Vandinho, 45-Viana Pelatih : Domingos Pacicia Benfica (4-3-1-2): 12-Roberto (g); 2-Airton, 4-Luisao, 6-J. Garcia, 18-Coentrao; 7-Cardozo, 25-Peixoto, 14-Pereira; 10Aimar; 30-Saviola, 33-Jardel Pelatih : Jorge Jesus Bursa Asian Handicap Braga v Benfica 0: 0 Over Under/Total Gol 2 1/4

+

cmyk


27

Pontianak Post ● Kamis 5 Mei 2011

MOVIE FREAK

Film Inspiratif, Kagumi Sosok Utama Film SANG MURABBI memang sangat berbeda dari film-film Indonesia lainnya. Meskipun hanya sebuah film dokumenter yang mungkin tidak banyak ditonton orang, tapi justru membuat seorang Mulyo Widodo sangat terinspirasi untuk menjadi seperti apa yang diceritakan di dalam tokohnya.

EKSPLOR WILAYAH PERBATASAN Tingkatkan Nasionalisme JUDUL : Batas  PEMAIN : Marcella Zalianty, Arifin Putra, Ardina Rasti, Jajang C Noer, Piet Pagau, Marcell Domits, Alifyandra SUTRADARA : Rudi Soedjarwo  PENULIS : Slamet Rahardjo Djarot  PRODUSER : Marcella Zalianty PRODUKSI : Keana Production  GENRE : Drama  TANGGAL RILIS : 12 Mei 2011

FILM karya sutradara Rudi Soedjarwo berjudul BATAS ini mencoba mengeksplorasi kondisi di sebuah wilayah perbatasan yang selama ini nyaris tidak mendapat perhatian. Film yang juga berlokasi syuting di daerah perbatasan Kalbar ini mencoba memperlihatkan batas wilayah antara Indonesia dan Malaysia tidak hanya bermakna geografis, tetapi juga secara psikologis. Film yang diproduseri dan dimainkan oleh Marcella Zalianty ini bukan hanya sebagai tontonan, tapi juga memberikan pesan kepada masyarakat Indonesia agar tetap menjaga nasionalisme karena banyak sekali kasus warga setempat yang merasa tidak diperhatikan pemerintah, kemudian pindah mencari peruntungan menjadi warga negara tetangga yaitu Malaysia. Ide film muncul ketika dirinya diundang ke Kalimantan Barat untuk membahas

KUNJUNGAN : Marcella Zalianty sewaktu mengunjungi Graha Pena (Mabes X-presi), Februari lalu setelah merampungkan syuting di daerah perbatasan Kalbar-Malaysia.

masalah perbatasan. Setelah meninjau langsung ke dusun-dusun, ia melihat penduduk setempat mempunyai masalah akses, terutama akses sosial dan pendidikan. SINOPSIS: JALESWARI, dengan ambisi dan kepercayaan diri penuh, mengajukan diri untuk mengambil tanggungjawab memperbaiki kinerja program pendidikan yang terputus tanpa kejelasan. Dia menyanggupi masuk ke daerah perbatasan di pedalaman Kalimantan dan menjanjikan dalam 2 minggu ketidakjelasan itu dapat diatasi. Ternyata suatu kehendak belum tentu sejalan dengan kenyataan. Daerah perbatasan di pedalaman Kalimantan memiliki pola kehidupannya sendiri. Mereka memiliki titikpandang yang berbeda dalam memaknai arti garis perbatasan. Konflik batin terjadi ketika dia terperangkap pada masalah kemanusiaan yang jauh lebih menarik dan menyentuh perasaan dibanding data perusahaan yang sangat teoritis. JALESWARI berada dalam tapal batas pilihan. Karisma hutan dan pola hidup masyarakat telah menyadarkan dirinya bahwa upaya memperbaiki kehidupan masyarakat tidak bisa dipisahkan dengan adat istiadat setempat. Jaleswari

sangat memahami ADEUS, seorang guru yang dipercaya menjalankan program pendidikan, kini menjadi pribadi pendiam dan apatis, karena sistem pendidikan yang diinginkan perusahaan di Jakarta, tidak sesuai dengan keinginan masyarakat. Masyarakat lebih memilih untuk jadi tenaga kerja yang dijanjikan jadi kaya oleh penjual jasa bernama OTIK. Salah satu korbannya adalah UBUH, pekerja TKI yang melarikan diri dari negeri tetangga. Oleh masyarakat Dayak disana, UBUH tak hanya beroleh perlindungan namun juga kehangatan dan keramahan yang perlahan membuatnya berangsur pulih dari trauma Tragedi kemanusiaan ini, merubah pemikiran JALESWARI. Jiwanya goncang dan PANGLIMA ADAYAK, kepala suku menuntunnya memahami "Bahasa Hutan" yang mengetengahkan rasa hormat dan cinta untuk tidak merusak dan sebaliknya malah menjaga dan meningkatkan harkat manusia dan lingkungan kehidupannya. Langkah JALESWARI sangat membantu ARIF sebagai instrumen negara yang dalam penyamaran ditugaskan di wilayah perbatasan. Mampukah JALESWARI bangkit, melewati batasnya dan terus berjuang untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik? (int)

hasil ujian ini, hampir semua bagian cerita ini menarik terutama adegan ketika Ust.Rahmat Abdullah mengajak sekumpulan orang yang tengah mabuk untuk datang ke pengajian, serta ketika Ust.Rahmat Abdullah sedang tabayun (konfirmasi) ketika ajarannya dianggap sesat oleh para kyai dan warga sekitar daerahnya. Karena itulah, cowok yang akrab disapa Edo ini sangat mengidolakan sosok Ust.Rahmat By : Ghea Lidyaza Safitri Abdullah. Dari cerita ini kita dapat memetik beberapa Film “Sang Murabbi” sangat sifat keteladanan Ust.Rahinspiratif dan membangun mat Abdullah yang selalu jiwa, tidak seperti film-film semangat, penuh keikhlasan, Indonesia yang kebanyakan perjuangan, pengorbanan, hanya bercerita tentang ilusi istiqamah (konsisten), dan cinta dan horor. “Terkadang mempunyai komitmen. Selain untuk membuat film agama itu pesan yang dapat diambil seperti halnya agama Islam, adalah kita harus selalu senansang pembuat cerita, protiasa menegakkan kebenaran duser, dan sutradara tidak walaupun rintangan datang mengetahui jelas tentang menghadang. syariat, justru lebih banyak Well, doski mengaku sangat menyusupi pemikiran liberal, termotivasi untuk memerankberbeda dengan film Sang an dan membuat film seperti Murabbi yang memberi warna Sang Murabbi. Karena baginya dan inspirasi untuk perfilman film ini memberi pencerahan Indonesia,” ungkap cowok terhadap film-film Indonesia MULYO WIDODO yang lahir 24 Agustus ini sambil yang ia fikir kebanyakan sudah tersenyum. lari dari nilai-nilai agama. ”Semoga aja film-film Untuk alur cerita sendiri, Sang Murabbi seperti halnya film Sang Murabbi ini dapat menmenceritakan tentang kisah perjalanan dak- ginspirasi orang banyak untuk menghasilkan wah seorang murabbi (guru) bergelar Syaikh karya yang sama dalam format yang berbeda,” Tarbiyah yang bernama Ust. Rahmat Abdullah. tutup cowok yang bercita-cita menjadi orang Bagi cowok yang sedang deg-degan menunggu yang sukses di dunia dan akhirat ini. **

RESENSI FILM SOURCE CODE :

Percobaan untuk Memecahkan Misteri Saat pertama terjaga, Captain Colter Stevens (Jake Gyllenhaal) tak sadar apa yang sedang terjadi. Ia tak lagi mengenali tubuhnya. Colter yakin kalau ia terjebak dalam tubuh orang lain, namun tak lama kemudian Colter teringat bahwa ia saat itu sedang dalam sebuah tugas berbahaya. Colter harus mencari tahu pelaku pemboman kereta api yang saat itu sedang ia tumpangi. Captain Colter Stevens sebenarnya adalah bagian dari percobaan yang dilakukan pemerintah. Pada dasarnya, percobaan yang disebut Source Code ini memungkinkan Colter masuk ke dalam tubuh orang lain. Saat ini Colter sedang

berada di tubuh seorang pria bernama Sean Fentress yang menjadi penumpang sebuah kereta api naas yang meledak akibat bom. Colter bisa mengulangi kecelakaan maut yang menimpa kereta api itu sampai ia berhasil menemukan siapa pelaku pemboman itu agar ia bisa mencegah terulangnya peristiwa tragis itu. Setiap kali Colter mengulangi peristiwa naas itu, semakin kuat pula ikatan batin antara dirinya dengan para penumpang yang mengalami nasib sial hari itu. Apa yang akan dilakukan Colter? Akankah ia berusaha menyelamatkan mereka yang seharusnya mati mengenaskan ini? (kpl)

PEMAIN: Jake Gyllenhaal, Vera Farmiga, Michelle Monaghan, Jeffrey Wright, Russell Peters  SUTRADARA: Duncan DISTRIBUTOR: Summit Entertainment  GENRE: Science Fiction


gemar membaca

28

Pontianak Post

l

Kamis 5 Mei 2011

Langkah Awal Cerdaskan Bangsa SD Islam Al-Azhar 21 Pontianak sejak dua tahun lalu telah melakukan Program Koran Dinding. Koran yang dipajang di teras sekolah itu selain dibaca siswa juga para orangtua yang datang menjemput anaknya. Membaca koran sejak dini merupakan langkah awal mencerdaskan anak bangsa. +

AGUSTINAH Pontianak Post

BACA KORAN: Murid SD Islam Al-Azhar 21 Pontianak sudah terbiasa membaca koran dinding yang dipajang di teras sekolah.

+

Hariadi/Pontianak Post

Saya suka baca koran. Kalau di rumah hanya baca halaman depannya saja. Baca halaman dalamnnya di sekolah bersama teman-teman saat waktu istirahat dan waktu luang.

Saya memang baca koran. Apalagi ada halaman perempuannya. Dengan membaca koran, kita tidak gagap informasi. Jika baca di rumahkan terbatas, makanya bisa baca di sekolah.

Saya senang ada koran dinding. Kita tak susah lagi membolak balik lembar koran. Setiap pagi baca koran dinding saja. Dengan membaca koran, kita jadi banyak mengetahui informasi apapun.

Alif Aulia Nugraha

Djihan Islahiyah F

Karans Zimiawan

PROGRAM Hibah Koran dalam Gerakan Pontianak Gemar Membaca mendapat dukungan dari Pengamat Pendidikan DR Aswandi. Apalagi jika koran-koran yang diberikan hingga sampai ke pelosok desa. “Program kerjasama BI Pontianak, BMPD Kalbar dan Pontianak Post sangat bagus. Ini sebagai langkah awal untuk mencerdaskan anak bangsa lewat koran,” ujar Dekan FKIP Untan, Rabu (4/5). Menurutnya, membaca koran, khususnya koran daerah, memberikan wawasan yang luas untuk anak-anak. Mengingat anak-anak daerah terkadang jauh dari jangkauan informasi. Anak-anak bisa mengetahui terkait berita nasionalnya dan informasi terbaru yang diberitakan di koran. “Saya sangat mendukung adanya program ini. Selain bisa meningkatkan minat baca anak-anak, kita juga

bisa mengetahu berita dari negara kita dan provinsi kita sendiri,” jelas Aswandi. Begitu juga dengan Program Hibah Sejuta Buku. Buku-buku bekas atau baru yang dikumpulkan kemudian disalurkan ke taman bacaan dan sekolah-sekolah yang membutuhkan, menurut Aswandi, sangat mengena ke masyarakat. Dia sendiri akan menyumbangkan buku-bukunya. “Saya akan ikut menjadi penyumbang buku. Beberapa buku saya akan saya berikan,” ujarnya. Waka Kurikulum SD Al Azhar Pontianak, Anita Ekasari mengatakan Koran Dinding sudah lama dilakukan pihaknya. “Awalnya, karena banyak orangtua murid yang menjemput anaknya. Maka untuk mengusir kejenuhan mereka, kita pajang koran di depan. Jadi orang tua juga bisa baca,” ujar Anita di SD Al Azhar kemarin. Selain untuk menghilangkan kejenuhan orangtua, Koran Dinding juga bermanfaat untuk membiasakan anak membaca sejak dini. Memberikan wawasan yang luas kepada anak akan informasi yang terus berkembang baik sosial, ekonomi dan politik. “Koran Dinding juga menambah minat baca anak-anak. Seorang guru saat di dalam kelas, juga kadang menyinggung isi koran saat berada di dalam kelas,” katanya.(tin)

+

+

cmyk


&

show

Pontianak Post l Kamis 5 Mei 2011

Selebritas

Jessica Iskandar

Tertarik Bisnis Properti

MENJADI presenter, penyanyi dan pemain film belum membuat Jessica Iskandar berpuas diri. Jessica masih menyimpan obsesi lain dalam hidupnya. Dia ingin menekuni bisnis properti. “Saya ingin terjun ke bisnis properti, karena saya suka mengamati perumahan sambil berusaha bangun rumah sendiri sebagai tempat yang nyaman untuk ditinggal,” kata Jessica ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, kemarin. Kebetulan dara kelahiran Jakarta, 23 tahun lalu itu pernah mengambil kuliah jurusan desain interior. Ayah Jessica juga menggeluti bisnis properti. Makanya, Jessica yakin bisnis properti bakal menguntungkan meski semuanya harus diperhitungkan secara matang. “Saya tidak takut rugi karana harga tanah setiap tahunnya naik. Tapi, lihat dulu potensi daerahnya. Tidak rawan banjir, perairan bagus, suasananya nyaman dan aman tinggal disana,” cerita Jessica serius. Sebagai percobaan, Jessica tengah membangun rumah di daerah Ciganjur. Ia menggunakan konsep minimalis dengan lingkungan yang asri. Kini rumah Jessica sedang dalam tahap penyelesaian. “Dari kecil aku udah cita-cita punya rumah sendiri. Aku pengennya punya KTP udah ada rumah. Cuma kemarin udah ada KTP tapi belum punya rumah,” tuturnya. (cr/4)

Laudya Chintya Bella, Dari Awal Kita Serius LAUDYA Chintya Bella kini tengah sibuk syuting film di tujuh kota. Mantan kekasih Raffi Ahmad itu pun kini makin jarang bertemu dengan kekasihnya, Chico Jericho. “Sekarang Chico lagi syuting stripping. Bagi waktunya ya, kan aku lagi syuting film di tujuh kota dan kotanya beda-beda. Kemarin kan

Chico lagi syuting dan aku coba datang ke lokasi syuting. Cuma nggak mungkin Chico datang ke lokasi aku, karena di luar kota,” ujar Bella saat ditemui di FX, Senayan, Jakarta, Rabu (4/5). Meski begitu, Bella mengakui jika hubungannya dengan sang kekasih serius. Apalagi, dirinya sudah berpacaran dengan Chico su-

dah 2 tahun lamanya. “Kita memang sudah dua tahun lebih. Kalau serius sih dari awal kita serius, karena setiap kali menjalani hubungan kita selalu serius. Masa main-main. Kalau main film aja kita serius, masa pacaran kita mainmain? Pokoknya demi kebahagiaan saja,” pungkasnya. (kpl/adt/bun)

29

Titi Kamal

Berebut Dekor Rumah dengan Suami JAKARTA - Meski sudah memiliki rumah sendiri, pasangan selebriti Titi Kamal dan Christian Sugiono memilih untuk tinggal di apartemen. Supaya rumah tersebut tetap terawat, keduanya memberlakukan jadwal tinggal di dua tempat, apartemen dan rumah. Apartemen milik mereka berdua memang berada di tempat yang strategis di Jakarta. Sementara itu, rumah mereka, meski masih berada di Jakarta, agak jauh dari pusat kota. Namun, tampaknya, Titi dan Tian sudah tidak telaten kalau harus mondar-mandir. Pasangan yang menikah pada 6 Februari 2009 di Perth, Australia, itu akhirnya memutuskan untuk pindah ke rumah. “Iya nih, sekarang lagi repot. Sedang banyak pekerjaan, lagi pindahan rumah juga. Agakagak stres nih,” ungkap Titi di Planet Hollywood, Selasa malam (3/5).

Yang membuat bintang film Ada Apa Dengan Cinta? itu repot, antara lain, karena harus menunggu barang datang. Terkadang barang yang sudah dijadwalkan datang, seperti furnitur, tiba-tiba molor. “Terkadang barangnya sudah dipesan, tapi ketika datang tidak sesuai dengan yang diinginkan. Kan harus dibalikin lagi, pesan lagi, nungguin lagi,” lanjutnya berkeluh kesah. Sebagaimana diketahui, Titi juga termasuk artis yang gemar berbisnis. Salah satu bisnisnya adalah properti. Biasanya dia membeli rumah atau apartemen, didesain dan didekor sedemikian rupa, lalu dijual lagi. Mendesain rumah merupakan hal yang disukai perempuan yang identik dengan rambut panjang hitamnya itu. Namun, kali ini dia harus rela berbagi dengan suami dalam hal dekorasi. “Saya cuma kebagian mendekor ruang baju

doang nih. Hanya ruangan itu yang boleh saya apa-apain. Bisa saya pilih wallpaper yang saya suka. Sisanya dia (Tian, Red) semua yang dekor,” ungkap pelantun Resah Tanpamu itu. Kesibukan pindah rumah tersebut memang cukup merepotkan buat pemilik nama lengkap Kurniaty Kamalia itu karena berbarengan dengan kesibukannya mempersiapkan sinetron Ramadan, layar lebar, promo iklan, dan single baru. “Makanya harus mempersiapkan mental. Harus banyak minum madu dan air putih supaya tidak kecapaian. Padat banget sih jadwalnya. Senin sampai Kamis syuting stripping. Khusus weekend promosi iklan. Pertengahan Mei syuting klip video single baru. Lalu, nanti Juni persiapan layar lebar. Tapi, alhamdulillah, banyak kerjaan banyak pemasukan,” tuturnya lantas tersenyum. (jan/c5/ib)


WORLD SOCCER

30

Trio Porto Jadi Rebutan PERFORMA gemilang FC Porto musim ini membuat sederet bintang mereka menjadi incaran klub-klub elite Eropa. Yang paling banyak diminati adalah duo striker Hulk dan Radamel Falcao serta bek tengah Rolando. Beberapa klub yang secara terbuka menyatakan ketertarikan adalah Liverpool, Arsenal, dan Tottenham Hotspur. Presiden Porto Pinto dan Costa sendiri menyatakan siap bernegosiasi dengan peminat tiga bintang Porto itu. Hanya, para peminat ketiga pemain itu harus membayar dengan harga tinggi. Pasalnya, pasaran Falcao, Hulk, dan Ronaldo dengan bagus seiring dengan prestasi Porto yang mengkilap. Semula Porto memasang label not for sale kepada tiga bintangnya itu. Tapi, seiring dengan terus meningkatnya harga di pasaran, membuat mereka mulai berubah pikiran. “Bila ada klub yang mendatangi kami, maka kami akan mempelajari tawarannya. Apalagi kalau mereka mau membayar sesuai dengan klausul penjualan para pemain itu,” kata Da Costa, seperti dikutip Metro.co.uk. Da Costa menambahkan, kalau tidak sesuai dengan harga yang mereka patok, maka dengan senang hati ketiga pemain itu akan bertahan di Estadio Do Dragao, markas Porto. “Mereka semua masih terikat kontrak dan kami menginginkan mereka,” lanjutnya. Dari ketiga nama itu, yang paling mahal adalah Falcao. Striker yang telah mencatat 15 gol dalam 15 laga di Europa League itu dipatok dengan harga 25 juta pounds atau setara Rp 493,9 miliar. Kemudian, Ronaldo sedikit lebih murah. Bek timnas Portugal itu dihargai senilai 20 juta pounds atau setara Rp 282,8 miliar. Yang paling ringan harganya adalah Hulk, hanya sekitar 9 juta pounds atau setara Rp 127 miliar. Makanya, bos Tottenham Harry Redknapp sangat menginginkan Hulk. Masalahnya, dia harus bersaing dengan AC Milan. Bahkan, wakil presiden Milan Adriano Galliani sendiri yang menyatakan ketertarikan kepada Hulk. “Operasi transfer kami baru dimulai 30 Mei nanti, tapi saya akui sangat menyukai Hulk,”bilang Galliani, seperti dilansir Football Italia. Pemain yang bernama lengkap Givanildo Vieira de Souza tersebut disiapkan sebagai pelapis Zlatan Ibrahimovic pada musim depan. Sebab, Milan punya rencana besar di Liga Champions, setelah musim ini di ambang scudetto. Hulk menjadi incaran Milan setelah mendapat rekomendasi dari direktur olahraga Milan Ariedo Braida. Sebab, Hulk memiliki fisik yang tangguh seperti Ibrahimovic. (ham)

Pontianak Post Kamis 5 Mei 2011 VILLARREAL

V

FC PORTO

Kapal Selam Butuh Keajaiban

VILLARREAL

(4-4-2)

27

8

Mario

Cazorla

FC PORTO

(4-3-3)

8 12

Moutinho

Hulk

13 Diego Lopez

4

20

7

Mussachio

Valero

Nilmar

5

21

22

Marchena

Bruno

Rossi

14

9

26

Falcao

Ruben Micael

19

Giuseppe Rossi (kiri) dan Maicon Roque

Pelatih

20

Catala

Cani

: Juan Carlos Garrido

Rolando

24 30

Beto

Otamendi

Rodriguez

6 Guarin

15

2 Sapunaru

5 A. Pereira

Pelatih: Andre Villas Boas

VILLARREAL - Terlalu sulit bagi Villarreal untuk membendung langkah FC Porto menuju final Europa League. Kekalahan 1-5 di first leg semifinal (28/4) membuat tugas mereka di second leg dini hari nanti sangatlah berat (siaran langsung RCTI pukul 02.05 WIB). Ya, klub berjuluk Kapal Selam Kuning itu setidaknya membutuhkan kemenangan dengan selisih empat gol. Bila tak mampu mencapainya maka sejarah akan tercatat pada final Europa League. Sebab, musim ini menjadi kali pertama all-Portuguese final terjadi. Meski tertinggal jauh, tapi kubu Villarreal ternyata belum menyerah. “Di sepak bola segalanya bisa terjadi. Kami harus tetap berjuang dan masih ada peluang di luar sana. Pertandingan belum berakhir,” kata Nilmar, striker Villarreal, di situs resmi UEFA. Menurut dia, sekarang lebih baik mereka fokus untuk mendapat gol cepat di awal pertandingan. Dengan begitu akan meningkatkan motivasi tanding mereka. “Selama wasit belum meniup peluit panjang, maka Porto belum bisa rileks,” koar Nilmar. Ancaman striker timnas Brazil itu bukan tanpa alasan. Di El Madrigal, markas Villarreal, mereka memiliki rekor 100 persen menang dalam tujuh laga di pentas Eropa. Mereka mencetak 20 gol dan hanya kebobolan tiga gol. Mereka juga kerap mendapat agregat gol besar. Ketika lolos dari babak 16 besar,

Villarreal unggul agregat 5-3 atas Bayer Leverkusen. Di perempat final mereka menang agregat 8-2 atas FC Twente. “Kami hanya harus turun lapangan dan menunjukkan kualitas permainan yang kami tampilkan musim ini,” lanjut Nilmar. Masalahnya, lawan mereka sedang berada dalam kondisi on fire pada musim ini. Mereka mencatat rekor tak terkalahkan di Liga Portugal dan di laga away Europa League, tim besutan Andre VillasBoas itu juga belum pernah kalah. Tim berjuluk Dragoes itu juga memiliki barisan penyerang yang haus gol. Mereka mengandalkan Radamel Falcao, top scorer sementara Europa League yang mencatat 15 gol dalam 15 laga. Dia akan berduet dengan top scorer Liga Portugal Hulk dengan 22 gol. Performa duet Falcao-Hulk musim ini memang sangat dahsyat. Dalam tujuh laga terakhir mereka sudah menyarangkan 28 gol. Termasuk empat gol yang dilesakkan Falcao ke gawang Villarreal pada first leg semifinal lalu di Estadio do Dragao (28/4). Falcao sendiri telah menyamai rekor Juergen Klinsmann yang bertahan selama 15 tahun, yakni mencetak empat gol dalam satu laga di Europa League (dulu Piala UEFA). “Yang lebih penting bagi saya adalah tim ini melaju ke final dan juara,” kata striker asal Kolombia itu. Di atas kertas, akan sulit bagi Villarreal untuk membendung langkah Porto ke final. Namun, Boas enggan jemawa. “Kami harus tetap tenang dan tidak boleh melakukan kesalahan. Apalagi BURSA ASIAN HANDICAP bermain di El Madrigal,” bilang Villarreal v Porto 0:0 Boas, seperti dikutip Soccernet. Over Under/Total Gol 3 (ham)


cmyk

Pontianak Post

METRO SPORT

Kamis 5 Mei 2011

31

BASKET

Timnas Putri ke Filipina

+

TIMNAS basket putri proyeksi SEA Games 2011 mendapat kesempatan emas unjuk gigi di level internasional. Wulan Ayu Ningrum dkk bakal menjalani try out di Filipina 9-15 Mei mendatang. Nantinya, mereka bakal melakoni lima uji coba kontra tim wanita universitas Filipina. Di antaranya ialah kontra Far Eastern University (2 kali), Adamson University (2 kali) serta University of Santo Tomas. Kesempatan emas tersebut bakal dimanfaatkan untuk mengetahui kemampuan para pemain setelah menjalani training center (TC) di Indonesia selama tiga bulan. Para elemen timnas pun bakal berjuang keras untuk memetik kemenangan, meski laga tersebut hanya bersifat uji coba. “Kalau bisa kami ingin sapu bersih. Tentunya menang dengan menunjukkan permainan yang bagus. Kalau menang tapi mainnya jelek ya sama saja,” terang Wahyu kemarin (4/5). Try out di Filipina merupakan agenda pertama bagi tim racikan Bill McCammon tersebut. Nantinya, mereka juga bakal mengagendakan beberapa uji coba lainnya untuk Wulan dkk. Di antaranya kejuaraan Fiba Asia di Jepang Agustus mendatang. “Kami juga sudah memiliki program try in Juni mendatang. Selain itu anak-anak juga akan melakukan road show di Surabaya Juli nanti,” tambah Hasan Gozali, manajer timnas basket putri. Bill menambahkan, laga tersebut akan menjadi ajang yang tepat menilai fisik dan teknik anak asuhnya. Menurutnya, anak asuhnya sudah menunjukkan perkembangan yang signifikan selama menjalani TC di Kompleks Olahraga Ragunan, Jakarta Selatan (Jaksel). “Kami mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi laga uji coba ini. Fisik dan mental para pemain terus kami matangkan,” tegas Bill. Pelatih asal Amerika Serikat (AS) tersebut juga menyatakan bahwa anak asuhnya memiliki peluang besar untuk merebut medali di SEA Games nanti. “Semangat anak-anak saat berlatih membuat saya selalu optimistis bahwa tim ini bisa memberikan kejutan di SEA Games nanti,” tandas Bill. (ru)

Budianto/Pontianak Post

Ajak Masyarakat Majukan Olahraga dan Bersepeda PONTIANAK--Duniaolahragasangat penting, karena keberhasilan olahraga akan membuat satu negara dapat disegani dan dikenal bangsa lain. Oleh sebab itu, Gubernur Kalimantan Barat mengajak masyarakat untuk selalu giat dan gemar berolahraga. “Mari kita menciptakan iklim cinta olahraga dikalangan masyarakat. Gemar dan giat olahraga harus ditingkatkan. Pemerintah sebagai pelopor, masyarakat, pelajar serta generasi muda untuk mengikutinya. Dengan demikian akan tercipta masyarakat yang sehat, cerdas dan berkualitas,” ungkapnya kepada wartawan disela-sela kegiatan Kejurnas Balap Sepeda Bank Kalbar di Sungai Pinyuh beberapa waktu lalu. Pentingnya dunia olahraga berbarengan dengan pentingnya dengan bidang seni budaya yang harus selalu dijaga, dilestarikan serta dikembangkan. Menurutnya, jika olahraga

berkembang dengan baik di Indonesia khususnya di Kalbar, maka semua masyarakat hidup dalam kondisi yang baik, sehat jasmani dan rohani. “Ini adalah modal dalam kita membangun masyarakat Kalbar yang sejahtera, harmonis dan sehat,” kata Cornelis. Menurutnya, hal tersebut juga merupakan visi dan misi Pemerintah Kalbar, salah satunya untuk menciptakan masyarakat Kalbar yang sehat, beriman, cerdas dan berbudaya. Cornelis juga berharap, KONI Kalbar serta para pengurus semua cabang olahraga yang ada, untuk dapat bekerja serta mendorong majunya olahraga yang ada di Bumi Kalimantan Barat ini. “Banyak potensi olahraga dari generasi muda, tinggal kita sebagai insan olahraga daerah ini untuk memberikan pembinaan dan arahan kepada mereka untuk maju dan berprestasi,” harapnya.

Salah satu cabang olahraga yang direkomendasikan orang nomor satu di Bumi Kalimantan Barat ini adalah sepeda. Menurutnya, bersepeda itu murah, sehat dan bisa dilakukan dimana saja. Selain itu, dengan bersepeda masyarakat bisa menjadi sehat. “Jika masyarakat sehat, fikiran jernih dan semuanya bekerja dengan enak. Jika semua sudah seperti itu, maka pembangunan akan berjalan dengan baik di semua bidang,” katanya. Menurut Cornelis, dirinya ingin saja bersepeda setiap hari, namun, karena rutinitasnya sebagai Gubernur Kalbar yang sangat menyita waktu sehingga kegiatan tersebut jarang dia lakukan. “Namun jika ada kesempatan saya suka bersepeda. Siapa yang tidak mau bersepeda. Sepeda itu murah, tidak pake BBM dan tentunya kita menjadi sehat. Ayo kita bersepeda,” ajaknya. (bdi)

Akhir Mei Digelar Perpani Kalbar PONTIANAK--Pelaksanaan Pra PON cabang panahan masih cukup lama yakni Desember mendatang di Jakarta. Namun Pengprov Perpani Kalbar tidak mau kecolongan. Induk organisasi panahan ini menargetkan untuk lolos PON XVIII. Sejumlah atlet yang telah diseleksi pada Porprov tahun 2010 lalu akan dipanggil kembali untuk mengikuti seleksi atlet Pra PON 2011. Binpres Perpani Kalbar Basaril Abu Sama menjelaskan akhir Mei ini sebanyak 25 atlet dari berbagai Pengcab Perpani kabupaten kota akan segara dipanggil untuk mengikuti seleksi. “Dari jumlah tersebut sekitar 16 atlet akan dipilih untuk menjadi tim panahan Kalbar yang akan mengikuti nomor nasional, Pita dan Kompon pada Pra PON kelak,” ungkapnya. Namun demikian, dibalik target yang dicanangkan tersebut, Basaril Abu Sama mengakui ada kendala yang selalu dihadapi pihaknya saat mengikuti kejuaraan di tingkat nasional. Terutama fasilitas yang kurang memadai saat latihan apalagi jika akan berlaga pada Pra PON. Karena menurutnya fasilitas seperti busur harus sesuai standar yang telah ditetapkan. “Namun dengan minimnya sarana dan prasarana kami akan tetap berusaha untuk memberikan yang terbaik. Dukungan dan doa dari masyarakat Kalbar juga kami harapkan agar meraih target tersebut,” ungkap Abu Sama. Ditambahkannya, sesuai dengan ketentuan dari KONI Kalbar yang memberikan waktu selama tiga bulan untuk melakukan persiapan Pra PON, Perpani akan melaksanakannya. Namun, menurut dia, waktu tiga bulan tersebut masih sangat singkat dalam mempersiapkan atlet. “Maka kami akan melaksanakan persiapan selama kurang lebih 6 bulan. Dengan persiapan yang lumayan lama, kami cukup optimis bisa meraih target yang diusung,” tandasnya. (bdi)

+

PTMSI Siap Laksanakan Selekda dan Pelatda

PONTIANAK-Menjelang pelaksanaan Pra PON tenis meja yang akan digulirkan pada Oktober mendatang di Pekanbaru Riau, PTMSI telah mempersiapkan atletnya yang akan diterjunkan. Diantaranya akan melakukan Seleksi Atlet Daerah (Selekda) dan Pemusatan Pelatihan Daerah (Pelatda). Ketua Umum Pengprov PTMSI Kalbar, Drs Firdaus Zar'in menjelaskan, Selekda akan dilaksanakan pada awal Juni sedangkan Pelatda dilaksanakan selama tiga bulan mulai Juli hingga September. "Persiapan ini seperti yang diamanahkan KONI bahwa tiga bulan sebelum Pra PON mesti mempersiapkan atletnya dengan menggelar Selek-

+

SELEKSI: Akhir Mei ini Perpani Kalbar akan memanggil sebanyak 25 atlet yang pada Poprov X lalu meraih peringkat. Mereka akan diseleksi kembali dan dikerucutkan menjadi 16 atlet.

Seleksi Atlet Pra PON

da dan Pelatda. Selekda kita lakukan awal Juni untuk mengantisipasi dana yangbelumkeluar.Jadikitalaksanakan jauh hari," tuturnya. Disebutkan Firdaus, saat ini mereka masih berlatih di masing-masing Pengcab. Setelah itu pada awal Juni akan mengikuti Selekda yang diambil dari hasil Porprov dan pemantauan dengan jumlahnya lebih dari 20-an orang. Kemudian akan dikerucut menjadi 12 orang atlet, 6 putra 6 putri yang akan menjalani Pelatda. Hasil dari Pelatda inilah yang akan dikirimkan untuk Pra PON memperkuat tim Kalbar. "Kita optimis tim tenis meja Kalbar bisa lolos Pra PON mengingat

beberapa prestasi berhasil dicetak di sejumlah kejuaraan. Apalagi kita pernah lolos di Pra PON waktu lalu di Kaltim," kata pria yang juga Ketua Nasdem Kota Pontianak ini. Pun demikian, ia mengharapkan tim Kalbar tetap mewaspadai potensi kekuatan atlet provinsi lain. Karena Pra PON tenis meja selain diikuti 33 provinsi juga sejumlah daerah menggunakan atlet luar. Sementara Kalbar sendiri tetap menggunakan pemain asli daerah. "Jadi kita harus bersaing dengan daerah lainnya. Apalagi untuk bisa lolos Pra PON melihat dari ranking. Misalnya, hanya ranking 1 hingga 16 saja yang dinyatakan lolos Pra PON

maka kita harus bisa masuk dalam ranking tersebut agar bisa lolos Pra PON," jelasnya. Firdaus juga mengungkapkan alasan pihaknya tidak menggunakan atlet daerah lantaran merasa khawatir atlet tersebut akan pindah atau mutasi ke daerah lain lagi. Ini sudah menjadi pengalaman ketika Asep Usman asal Jabar yang memperkuat Sintang dan Kalbar ketika akan diperlukan untuk event nasional tidak bisa lagi karena mutasi ke daerah lain. "Tapi kita tidak bisa salahkan atlet tersebut karena dia belum ada pekerjaan tetap sehingga ketika ada daerah lain yang siap menampungnya maka dia pun pindah," ujar Firdaus. (bdi)

Budianto/Pontianak Post

SELEKDA: PTMSI Kalbar optimis lolos PON XVIII Riau tahun 2012 mendatang, untuk meraih target tersebut, induk organisasi tenis meja ini mempersiapkan Selekda dan Pelatda lebih awal.

+

cmyk


TOTAL sport

32

Pontianak Post Kamis 5 Mei 2011 l

MVP Termuda NBA CHICAGO-RumorperaihgelarMVP(MostValuable Player) NBA musim ini terjawab. z Point guard Chicago Bulls Derrick Rose akhirnya terpilih menjadi Pemain Terbaik NBA. Rose berhak mendapatkan trofi Maurice Podoloff untuk gelarnya tersebut. Gelar tersebut makin istimewa bagi Rose, karena dia menjadi MVP termuda. Saat ini, Rose baru berusia 22 tahun 191 hari. Dia menggeser tempat Wes Unseld (Baltimore Bullets) yang sebelumnya memegang rekor termuda saat berusia 23 tahun pada edisi 1969. Rose terpilih setelah mengumpulkan angka tertinggi dalam penilaian yang dilakukan oleh panel dari media peliput NBA. Pemain yang sudah dua kali memperkuat tim NBA All-Star itu mengumpulkan 1.182 angka setelah menjadi pilihan pertama dari 113 pemilih. Di pemilihan tahun ini, Rose memecundangi para pemain yang lebih senior. Di bawah Rose, di tempat kedua adalah center Orlando Magic Dwight Howard, dengan 643 poin. Di posisi ketiga LeBron James (Miami Heat), disusul Kobe Bryant (Los Angeles Lakers) dan Kevin Durant (Oklahoma City Thunder) di posisi berikutnya. Di sepanjang musim reguler lalu, Rose mencatat rata-rata 25 angka per pertandingan dan 7,7 assist per game. Berkat kontribusi Rose, Bulls berhasil merebut peringkat teratas musim reguler dengan jumlah 62 kemenangan. Rose menjadi pemain Bulls kedua setelah Jordan yangpernahmenjadiMVP.TapiRosesendirimengakui bahwa ia masih jauh bila dibandingkan dengan Jordan yang sudah pernah lima kali jadi MVP dan punya enam cincin juara NBA. “Saya bahkan tidak bisa menyentuh dia (Jordan). Saya masih terlalu jauh untuk dibandingkan dengan dia. Bisa mendekati saja sudah bagus. Ini tim yang berbeda di era yang berbeda pula,” kata Rose seperti dikutip Associated Press. Rose berada di peringkat ketujuh untuk kategori rata-rata poin tertinggi dan di posisi kesepuluh untuk rata-rata jumlah assist terbanyak. Catatan tersebut menempatkannya sebagai satu-satunya pemain yang berada dalam daftar sepuluh besar di dua kategori tersebut. Pada musim 1998-1999, Jordan juga melakukannya, dengan berada di posisi teratas poin tertinggi dan kesepuluh untuk assist. “Sangat bangga. Dia pantas mendapatkannya. Dia adalah pemain yang bisa anda minta, sekaligus sebagai pemimpin, pemain dan dia memperlakukannya dengan lebih baik,” kata Tom Thibodeau, pelatih Bulls. Dua hari sebelumnya, Thibodeau meraih gelar sebagai Coach of the Year alias pelatih terbaik musim ini. Dua gelar yang diraih Rose dan Thibodeau itu membuat mereka menjadi pasangan dalam satu tim yang ke-12 meraih gelar secara bersamaan dalam satu musim. (ady)

Tim Ferrari

REUTERS/Aly Song

Jangan Sisihkan Ferrari Tiga balapan perdana di musim 2011belummemberikanhasilyang baik bagi Ferrari. Jangankan meraih kemenangan, duo pembalap Ferrari Fernando Alonso dan Felipe Massa gagal meraih podium. Evaluasi besar di markas tim yang berlokasi di Maranello, Italia, menghasilkan beberapa perubahan menuju Grand Prix Turki akhir pekan ini. Pertanyaan besar menyelimuti kubu Ferrari setelah balapan di Australia, Malaysia dan Tiongkok. Masalah besar terdapat pada downforce yang dihasilkan tak sebagus kala tes di terowongan angin (wind tunnel). Hasil analisis tersebut membawa beberapa perubahan dalam penampilan mobil

di Istanbul, Turki. Ferrari akan memperkenalkan sayap depan dan samping baru serta modifikasi saluran pengereman pada balapan selanjutnya. Perubahandesaininidiharapkan akan meminimalisasi masalah downforce. Kepala Desainer Ferrari, Nikolas Tombazis, mengatakan perubahan-perubahan tersebut memang belum akan membuat Ferrari meraih hasil yang mengesankan. Namun, dia optimistis modifikasi pada F150 ini akan membawa Ferrari kembali ke jalur kemenangan. “Kami melakukan pengembangan di kedua bagian depan mobil, tapi masih banyak yang harus dilakukan.

Saya pikir kami akan memotong kesenjangan di Turki. Tapi, kami belum akan berada di posisi yang kami inginkan,” kata Tombazis kepada media Italia, Corriere della Sera, seperti dilansir Autosport. Ferrari gagal bersaing dengan Red Bull-Renault dan McLaren-Mercedes pada tiga balapan sebelumnya. Pembalap Red Bull Sebastian Vettel meraih dua kemenangan di Australia dan Malaysia, sementara pembalap McLaren Lewis Hamilton menang di Tiongkok. Posisi terbaik didapatkan Ferrari ketika menempatkan Alonso finis di urutan keempat pada seri pembuka Australia. BuruknyaperformaFerrariitutak menyurutkan optimisme Alonso. Pembalap Spanyol itu mem-

berikan peringatan kepada semua rival Ferrari. Dia menegaskan, tim Kuda Jingkrak akan bangkit untuk bertarung memperebutkan gelar juara dunia. Saat ini Alonso berada di peringkat lima klasemen sementara dengan raihan 26 poin, terpaut 42 dari pembalap Vettel, yang berada di puncak. Sementara rekan setim Alonso, Felipe Massa, hanya setingkat di bawah Alonso dan tertinggal 44 poin dari Vettel. “Di masa lalu, saya telah mendapatkanpengalaman,pertamasebagai lawan dan kemudian menjadi orang dalam, bagaimana kemampuan Scuderia untuk kembali,” ujar Alonso. “Saya juga ingat dengan baik, ketika saya masih di Renault pada

2006, saat pada paro pertama musimsayasudahjauhmemimpin. Tapi, kemudian Ferrari melakukan pekerjaan bagus dalam pengembangan mobil sehingga (Michael) Schumacherbisabangkit,melewati saya saat tersisa dua balapan,” lanjutnya. Alonso juga menambahkan bahwa penampilannya pada musim lalu menjadi bukti bahwa apa pun bisa berubah. Ketika itu Ferrari seperti tersisih dalam daftar juara, tetapi mereka bisa membalikkan fakta dan nyaris menjadi juara. Pada musim ini pun, McLaren tak diperhitungkan karena tampil buruk selama pramusim. Tapi kenyataannya,McLarenmembuatkejutan dan bisa menang di Shanghai, Tiongkok, tiga pekan lalu. (ady)

Daud Pasti Ganti Pelatih Bakal Berlatih di Luar Negeri

Derrick Rose 2000-01 - 2001-02 - 2002-03 - 2003-04 - 2004-05 - 2005-06 - 2006-07 - 2007-08 - 2008-09 - 2009-10 - 2010-11 -

Allen Iverson, Philadelphia 76ers Tim Duncan, San Antonio Spurs Tim Duncan, San Antonio Spurs Kevin Garnett, Minnesota Timberwolves Steve Nash, Phoenix Suns Steve Nash, Phoenix Suns Dirk Nowitzki, Dallas Mavericks Kobe Bryant, LA Lakers LeBron James, Cleveland Cavaliers LeBron James, Cleveland Cavaliers Derrick Rose, Chicago Bulls

JAKARTA- Bakal ada perubahan dari Daud “Cino” Yordan. Dia dipastikan memiliki pelatih baru. Manajemen baru Daud, Mahkota Promotion, menilai kemampuan petinju asal Kalimantan Barat (Kalbar) tersebut perlu ditingkatkan. Salah satunya dengan bantuan pelatih yang lebih berpengalaman. Owner Mahkota Promotion, Raja Sapta Oktohari menjelaskan, pihaknya sudah melakukan diskusi tentang masa depan Daud. Karena itu, lanjut Okto, sapaan karib Raja Sapta Oktohari, petinjunya mau tidak mau harus menerima pertimbangan dari manajemen. “Akan kami diskusikan lagi siapa orangnya. Tapi, sudah pasti kalau pelatih kepala Daud akan diganti. Perubahnnya dalam waktu dekat, sebelum persiapan dia dimulai,” katanya kemarin (4/5).

Posisi pelatih Daud selama ini, DamianusYordan,pihaknya,lanjut Okto, tidak akan melupakan pelatih yang masih kakak kandung Daud tersebut. Dia meyakinkan apabila pelatih kepala Daud telah terpilih, maka Damianus akan menjadi pendamping pelatih yang ditunjuk oleh Mahkota Promotion itu. Menurut Okto, Daud masih bisa dikembangkan dan dipoles hingga menjadi salah satu petinju terbaik dunia di kelasnya. Dengan begitu, kesempatan Indonesia untuk memiliki juara dunia kembali terbuka lebar setelah Chris John, juara kelas bulu (57,1 kg) versi WBA dan M. Rachman, juara kelas terbang mini (47,6 kg)versi WBA. Keseriusan promotor berusia 35 tahun tersebut untuk meningkatkan performa Daud bukan hanya dengan menyiapkan pelatih yang berpengalaman. Okto juga telah mengatur program latihan Daud yang bakal dilakukan di luar negeri, seperti program yang telah dijalankan oleh Chris sebelumnya. “Kami akan kirim dia ke luar

negeri. Selain fasilitas dan suasana latihan yang baru, Daud akan mendapatkan sparring partner yang lebih bagus juga,” terang duda satu anak tersebut. Sesuai jadwal, rencananya Daud akan kembali naik ring pada Juli mendatang. Namun, untuk lawan yang akan dihadapi masih belum dipastikan sampai saat ini. Hanya, Okto menegaskan bahwa mengincar lawan dari badan tinju WBA atau WBO. Itu sebagai langkah awal dari Daud untuk kembali menantang juara dunia.“Pertarungan dia selanjutnya, sangat penting untuk kelanjutan karirnya. Kalau berhasil bisa semakin mudah dia kedepannya. Kalau tidak, bisa jadi semakin berat,” ucap lelaki yang beprofesi sebagai pengusaha tersebut. Sementara itu, Daud merespons positif keinginan Okto. Dia siap mengikuti keputusan dari manajemen Mahkota. Tetapi, dia berharap agar Damianus tidak langsung dilepas begitu saja. BagiDaud,keberadaankakaknya itu tetap perlu untuk terus men-

Daud “Cino” Yordan dan promotornya Raja Sapta Oktohari

dampingi dirinya karena harus diakui jika dia yang paling paham dengan kondisinya. Petinju asal Kalimantan Barat itu juga menilai bahwa kerjasama antara pelatih barudanpelatihlamanyatentubisa memberikan hasil maksimal. Daud menagaskan bahwa tak boleh dipungkiri jika torehan

prestasi yang telah digapainya selama ini juga berkat tangan dingin Damianus. “Saya yakin Pak Okto sudah paham. Tak mungkin lah langsung dilepas. Mungkin Damianus bisa mendampingi saya sekaligus menjadi partner pelatih baru saya nanti,” ucap petinju berusia 24 tahun tersebut.(aam/diq)


Pontianak Post  

5 Mei 2011

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you