

TUGAS FINAL ARSITEKTUR
![]()


TUGAS FINAL ARSITEKTUR
Perancangan arsitektur kota merupakan bagian penting dari proses perancangan kota secara keselurihan. ini melibatkan desain bangunan dan ruang terbuka di dalam kota, serta bagaimana elemen-elemen ini berinteraksi saatu sama lain dan dengan lingkungan sekitarnya. Perancangan kota juga mempertimbangkan kebutuhan penduduk, pelestarian lingkungan, aspek keamanan , serta keberlanjutan ekonomi dan sosial.
Perancangan kota merupakan proses yang kompleks dan memerlukan kolaborasi antara pemerintah, ahli perencana, pemilik lahan, dan masyarakat. Dengan perencanaan yang baik, sebuah kota dapat berkembang secara berkelanjuta, memberikan kualitas hidup yang baik bagi penduduknya, dan mempertahankan keindahan serta fungsi lingkungannya.
Mahasiswa mampu melakukan analisis kondisi eksisting koda berdasarkan teori perancangan koata dan mengajukan gagasan konsep perancangan

Kelurahan Gunung sari merupakan bagian dari Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.
Kelurahan Gunung sari memiliki kode wilayah 73.71.03.1009
Kelurahan ini memiliki luas sekitar 1,05 Km² dan terdiri dari 59 RT dan 9 RW.
Sebelah Utara berbatasan dengan Kelurahan Tidung
Sebelah Selatan berbatasan dengan Kelurahan Gowa
Sebelah Timur berbatasan dengan Kelurahan Karunrung dan Kelurahan Minasa Upa
Sebelah Barat berbatasan dengan Kelurahan Mangasa
Alamat kantor lurah: Jl Tala'salapang II Komp P&K
Kode pos: 90221


Analisis figure ground merupakan analisis yang dapat
digunakan untuk mengidentifikasi tekstur dan pola tata
ruang perkotaan (urban fabric) dan masalah keteraturan massa atau ruang perkotaan. Dalam sistem hubungan dalam tekstur figure ground dikenal dua kelompok elemen yaitu solid dan void.





Berdasarkan teori figure-ground, daerah kelurahan Gunung sari dapat diidentifikasi sebagai heterogen, dimana ada dua pola yang berbenturan. Kelurahan gunung sari memiliki pola campuran antara grid dan organis.
Hal ini dapat dilihat dari polanya yang kotak-kotak(grid) dan sebagian lainnya yang memiliki pola tak beraturan (organis)

Tipologi massa bangunan, figure (lahan terbangun)
Tipologi solid-blok medan
Bentuk Blok Medan tergantung pada lingkungannya, yaitu situasi jalan sebagai pembatas. Bentuknya harus dilihar secara keseluruhan massanya.
Tipologi solid-blok yang mendefinisi sisi
Blok yang mendifinisi sisi berfungsi sebagai pembatas secara linear,

Tipologi ruang, ground (belum terbangun)
Sistem Tertutup Linier
Ruang yang dibatasi oleh massa bangunan yang memanjang dengan kesan terutup
Sistem Tertutup Sentral
Ruang yang dibatas oleh massa bangunan dengan kesan terutup

Tipologi ruang
Sistem Terbuka Sentral
ruang yang dibatasi oleh massa dimana kesan ruang bersifat terbuka namun masih tampak terfokus
Sistem Terbuka Linier
tipologi ruang yang berkesan terbuka dan linear
Teori linkage adalah teori tentang hubungan sebuah tempat dengan yang lain Linkage artinya garis semu yang menghubungkan antara elemen yang satu dengan yang lain, nodes yang satu dengan nodes yang lain, atau distrik yang satu dengan yang lain.
Pada teori linkage perhatian lebih mengarah kepada hubungan sebuah tempat dengan yang lain dari berbagai aspek sebagai suatu generator perkotaan


Dalam linkage yang visual dua atau lebih fragmen kota dihubungkan menjadi satu kesatuan yang secara visual.–Yang menghubungkan 2 daerah secara netral– Yang menghubungkan 2 daerah dengan mengutamakan 1 daerah.
Linkage visual memiliki lima elemen, yaitu Garis, koridor, sisi, sumbu, dan irama
Pada gambar pohon berperan sebagai garis atau penghubung

Fungsi linkage struktural di dalam kota adalah sebagai
stabilisator dan koordinator di dalam lingkungannya, karena setiap kolase perlu diberikan stabilitas tertentu serta distabilisasikan lingkungannya.
Disini jalan Talasalapang yang berperan sebagai stabilitor atau penyeimbang untuk membentuk sebuah struktur lingkungan.

Teori linkage memperhatikan susunan dari hubungan bagian bagian kota satu dengan lainnya. Linkage memperhatikan dan mempertegaskan hubunganhubungan dan pergerakan-pergerakan sebuah tata ruang perkotaan

Pada daerah gunung sari termasuk ke dalam compositional form, dengan hubungan ruang yang jelas walaupun secara tidak langsung




Teori Place berkaitan dengan space terletak pada pemahaman atau pengertian terhadap budaya dan karakteristik manusia terhadap ruang fisik. 3.
‘Place’ merupakan‘ ruang’ (space) yang memiliki suatu ciri khas, kekhasan, keunikan tertentu dan memiliki karakter,memiliki ‘arti’ kekuatan, keunggulan terhadap lingkungan alami dan budaya setempat.

Path adalah suatu garis penghubung yang memungkinkan orang bergerak dengan mudah. Paths berupa Jalan, jalur pejalan kaki, kanal dan lainnya
Permasalahan pada jalur di area gunung sari adalah kurangnya area pedestrian disamping jalan bagi pejalan kaki
Path

Edges adalah bagian memanjang yang bukan merupakan paths yang berfungsi sebagai elemen pembeda2 jenis fase kegiatan, bisa berupa dinding, pantai, hutan dll
Pada lokasi terdapat beberapa edges berupa dinding

Distrik pendidikan
Distrik perbelanjaan
Distrik hanya bisa dirasakan ketika orang memasukinya atau bisa dirasakan dari luar jika meiliki kesan visual. Distrik dikenal dengan karakteristik wilayahnya
Distrik pendidikan: area dalam kota yang terbuka untuk pendidikan dan pembelajaran
Distrik perbelanjaan: area yang terbuka untuk hiburan, perdagangan. berisi pasar, toko, bioskop

Nodes adalah titik dimana seseorang memiliki pilihan untuk memasuki distrik yang berbeda. sebuah titik konsentrasi dimana transportasi terpecah, paths menyebar dan tempat mengumpulnya karakteer fisik
titik nodes pada area gunung sari adalah persimpangan jalan


Landmark adalah titik pedoman obyek fisik, baik berupa obyek natural maupun obyek buatan sehingga orang lain bisa dengan mudah mengorientasikan diri berada di distrik mana
Landmark yang menonjol dari area Gunung sari ialah Gedung Iqra kampus universitas muhammadiyah makassar, di jalan sultan alauddin
Landmark
Berdasarkan tipologi void diidentifikasi banyaknyavoid linear, hal ini bisa dikembangkan sebagai pedestrian yang walkbility, yakni berada di antara bangunan-bangunan. hal ini akan mengefisienkan penggunaan kendaraan



Pada area Gunung sari masih kurang tersedianya area untuk pejalan kaki, pada pinggir jalan seringkali menjadi tempat berdagang. akses disabilitas
Pedestrian yang dijadikan tempat berjualan
Area pedestrian

Pedestrian dengan pepohonan
sudah semakin tingginya kepadatan wilayah dan kurangnya tempat untuk olahraga dan rekreasi juga tempat bagi anakanak bermain
Melihat tingkat kepadatan wilayah yang sudah sangat tinggi, maka tiap lahan harus dimanfaatkan sebaik mungkin, salah satunya dengan membah rth dibeberapaa titik wilayah.

Tempat refreshing sekaligus mencari udaraa segar

Taman bisa menjadi tempat olahraga