SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id memo me mora rand ndum um.co co.id id
RABU PAHING, 4 AGUSTUS 2021
memorandumredaksi@gmail.com memo me mora rand ndum umre reda daks ksi@ i@gm gmai aill.co com m
HARGA Rp 3.500,-
VAKSINASI TAHAP 2 DI PUSKESMAS GUNUNG ANYAR RICUH
NOMOR ANTREAN RANCU, TIMBUL KERUMUNAN
Polip 2 T Oleh: Dahlan Iskan
Surabaya, Memorandum Vaksinasi Sinovac tahap 2 di Puskesmas Gunung Anyar berlangsung ricuh, Selasa (3/8). Warga yang khawatir kehabisan jatah vaksin dan hanya dijatah 200 vial itu antre sejak pukul 05.00. Akibatnya terjadi kerumunan warga di depan Puskesmas Gunung Anyar hingga sepanjang Jalan Gunung Anyar Timur 70 untuk mengambil nomor antrean.
S
I CANTIK 5 ‘’i’’ kemarin minta saran saya: apakah perlu mengadukan Heryanti ke polisi. Saya pun menjawab: urusan Anda dengan Heryanti itu sebenarnya sepenuhnya bersifat perdata. Memang kalau dicari-cari bisa saja ditemukan unsur pidana, tapi pada dasarnya yang seperti itu bukan urusan polisi. Si Cantik kemudian mengakui: uang Rp 3 miliar yang dipinjamkan ke Heryanti itu untuk menjalankan bisnis. Heryanti punya bisnis ekspedisi. Juga bisnis pengadaan barang/jasa. Si Cantik, yang pernah jadi remaja paling top se-Indonesia itu, juga mengakui bahwa Heryanti selalu ingkar janji. Ketika uang itu dia minta, Heryanti mengatakan uangnya masih terpakai di tempat lain: untuk mengurus penarikan uang ayahnyi dari Singapura. Awalnya, kata Si Cantik yang punya keahlian khusus ini, bisnis ekspedisi dan pengadaan barang
Warga pun enggan menjauh dari depan puskesmas karen karena Merek cemas tidak bisa divaksin hari ini (kemarin, red). Mereka tetap bergerombol dan menumpuk fotokopi KTP lalu dibe diberi nomor antrean secara lisan dari petugas. berkerumun Namun, di saat warga semakin banyak berkerumun, berhamburan tiba-tiba fotokopian KTP itu jatuh dan berhamburan.
Habiskan vaksin jangan pernah ada stok. Surabaya turuti Pak Presiden harus habis, datang habis, moga-moga baliknya agak cepat. Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya Ratusan warga yang antre vaksin di Puskesmas Gunung Anyar pada Selasa (3/8).
5 Kali Gasak Helm Klasik
D
inar Candy menjadi salah satu selebriti Indonesia yang sempat mengutarakan soal perpanjangan PPKM. Sang DJ pun menuliskan hal tersebut di akun Instagram miliknya. “Bapak Jokowi Yang Terhormat ini PPKM diperpanjang atau tidak? Jangan lama-lama Pak saya stres! Lama-lama saya saking stres pengen turun ke jalan pakai bikini,” tulis Dinar Candy dilihat dari Instagram miliknya. Dalam unggahannya, Dinar Candy mencolek Jokowi. Ia membubuhkan akun Instagram orang nomor satu di Indonesia Bersambung ke halaman 11
-
-
Meng, seorang pria paruh baya mendadak tewas saat tunggu bus di Kedung Cowek. Mungkin orang itu salah lihat. Dikira tempat transit bus, ternyata tempat transit malaikat maut.
Si Mameng (Sopir bus)
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
Surabaya, Memorandum Sepak terjang Ufron (31), menjadi pencuri helm klasik akhirnya terhenti. Warga Jalan Keputran Panjunan Gang III itu diamankan setelah aksinya di SPBU Jalan Ngagel akhir Juli lalu tepergok korbannya. Kesialan Ufron bertambah saat ditinggal temannya berinisial MB yang berperan sebagai joki. “Saat mengetahui tersangka diamankan massa, MB (DPO) langsung melarikan diri,” Bersambung ke halaman 11
ISTRI BOS ROKOK DIGUGAT Rebutan Lahan Puncak Permai Surabaya, Memorandum Sidang perkara gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) yang diajukan Mulya Hadi (penggugat) terhadap Widowati Hartono (tergugat) kembali berlanjut di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Perkara ini digelar terkait pengakuan pemilik sah atas objek tanah seluas 6.850 meter persegi di Puncak Permai III Nomor 5-7. Dalam perkara ini penggugat juga menjadikan Kepala Badan Pertanahan I sebagai turut tergugat. Adidharma Wicaksana, kuasa hukum tergugat, saat dikonfirmasi terkait persidangan perkara ini menjelaskan bahwa pada intinya dirinya mempertahankan hak keperdataan kliennya. “Pada intinya kami mempertahankan hak keperdataannya dari klien kami sesuai dengan sertifikat yang dimiliki,” ujar Adi saat ditemui usai sidang dengan agenda replik di ruang
Sidang gugatan PMH perkara rebutan lahan di PN Surabaya, Selasa (3/8).
Garuda, Selasa (3/8). Menurut Adi, kliennya adalah pemilik sertifikat yang kemudian tiba-tiba digugat. Awalnya, tanah yang diakui milik kliennya tersebut, akan dijual oleh seorang oknum. Sebagai pemilik sertifikat, pihaknya kemudian
Tunggu Bus, Pria Kedinding Mati Surabaya, Memorandum Seorang pria tiba-tiba ambruk dan tewas saat menunggu bus di Jalan Kedung Cowek persis di depan SMA Negeri 19, Selasa (3/8). Korban adalah Edi Suparman (46), indekos di Jalan Kedinding Tengah II. Selanjutnya jenazah Edi dievakuasi ke rumah sakit. Kejadian tersebut bermula ketika korban bersama anak tirinya hendak pulang kampung ke Gunung Kidul, Jogjakarta. Waktu itu, korban bersama anak tirinya menunggu angkutan umum. Sesaat kemudian, anak tiri korban bernama Sarofah meninggalkan Edi ke kantor samsat yang berada di seberang jalan. Tak lama setelah itu, Edi mendadak terjatuh. Anak korban yang mengetahui langsung menghampiri korban dan meminta tolong warga sekitar. Setelah diperiksa, korban ternyata sudah meninggal. Tim Inafis Satreskrim Polres Pelabuhan
memasang plang bahwa tanah milik kliennya tidak djual. “Tahu-tahu kita digugat. Bagaimana ceritanya sertifikat versus keterangan lurah. Kita sebagai tergugat lho, Bersambung ke halaman 11
Kembang Desa Janda 2 Kali (5)
Lihat Suami dengan si Seksi
S
etelah beberapa tahun di Lamongan, Efendi ditarik balik ke Surabaya, memegang jabatan di Benowo. Mereka hidup bahagia. Ketika usianya menginjak 29 tahun, Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/ALVIN
STRES
MENAN MENANGGAPI insiden vaksinasi di Puskesmas Gunung Anyar ricuh dan menimbulkan berkerumun, membuat petugas mengam mengambil kebijakan lain. Mengantisipasi hal seru serupa, proses vaksinasi tahap 2 akan dilaksan dilaksanakan di pendopo Mapolsek Gunungany nunganyar. Selai Selain mengantisipasi adanya kerumunan, kebijakan itu bertujuan untuk Bersambung ke halaman 11
Warga Keputran Panjunan Dibekuk
Ufron
Digelar di Mapolsek
FOTO: MEMORANDUM/JAKA
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Bersambu ung kkee halaman 2 Bersambung
DINAR CANDY
Pengumuman vaksinasi tahap 2 di Puskesmas Gunung Anyar.
Bersambung ke halaman 11
Petugas mengevakuasi jenazah korban yang tergele tergeletak di Jalan Kedung Cowek.
Tanjung Perak juga mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban.
Kanitreskrim Polsek Kenjeran Iptu SurKani men yadi mengatakan, kematian korban diduga sa Selain itu, Edi diketahui juga karena sakit. men menderita diabetes yang membuat ka kakinya sakit. “Korban meninggal d diduga karena sakit. Ia bersama a anak tirinya hendak pulang ke G Gunung Kidul,” jelasnya. (alf/nov) ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS
PENERBIT: PT. Memorandum dum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 03 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
RABU PAHING, 4 AGUSTUS 2021 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Dinkes: Bulan Ini Pasokan Vaksin Covid-19 Lancar Sidoarjo, Memorandum Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo, memastikan sudah tidak ada masalah kesimpangsiuran data lagi jumlah dosis vaksin Covid-19 dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. “Sudah clear koq. Sudah kita sinkronkan datanya antara kami dengan TNI dan juga kepolisian termasuk suplai dari pemprob,” jelas Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Sidoarjo, dr M Atho’illah, Selasa (3/8). Menurutnya, ketidaksesuai data tersebut terjadi lantaran dropping vaksin yang masuk tidak semuanya bermuara ke dinkes. Misalnya, gerakan vaksinasi yang digelar institusi TNI dan Polri langsung mengakses ke pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. “Nantinya, kita akan terus melakukan koordinasi secara intensif agar masalah ini tidak terulang lagi,” katanya. Karena itu, ia memastikan sudah tidak ada kendala lagi terkait dropping vaksin dari pemerintah
pusat ke Sidoarjo. Bahkan kemarin, dijadwalkan ada pengiriman vaksin dari pemprov. Termasuk vaksin khusus untuk remaja sebanyak 1.000 dosis yang akan diberikan pada siswa SMAN 2 Sidoarjo hari ini. “Itu program pemprov. Jadi dilaksanakan serentak untuk para siswa yang berusia antara 12-17 tahun di seluruh Jawa Timur, termasuk di Sidoarjo,” tambahnya. Meski begitu, ia belum bisa memastikan soal agenda penyuntikan vaksin bagi masyarakat umum karena harus menunggu kepastian kiriman dari pusat. Namun berdasarkan informasi yang ia peroleh, pasokan vaksin Sinovac dan AstraZanecca ke Sidoarjo bakal lancar pada Agustus ini. “Begitu turun akan langsung kami distribusikan ke semua puskesmas,”
M Ath Atho'illah 'ill h
janji Atho’illah. Hanya saja ia juga belum berani memastikan apakah akan memprioritaskan pemberian vaksin tahap pertama atau untuk yang dosis kedua. “Kita lihat dulu jumlahnya berapa. Kalau hanya sedikit, mungkin kita akan lebih mendahulukan yang
M Sholeh
belum imun keluarga kita. Maka dari itu, dengan kita menjaga prokes secara otomatis juga menjaga kesehatan keluarga kita,” kata dia.
Selain itu, Sholeh juga meminta warganya untuk mensukseskan program pemerintah untuk melakukan vaksinasi secara nasional. Sebab, dengan mengikuti vaksin akan membentuk herd imunnity di masyarakat, sehingga hal tersebut bisa menekan laju penyebaran Covid-19 lantaran bisa mencegah penularan. “Orang yang sudah divaksin, jika terserang Covid-19 maka imunnya kuat, sehingga tidak sampai parah dan menyebarkan virus ke orang lain,” terangnya. Sholeh berharap, pandemi Covid-19 akan secepatnya berakhir. Sehingga semua masyarakat bisa melakukan aktifitas seperti biasanya. Dan kondisi perekonomian segera membaik seiring pandemi yang melanda negeri ini. (bwo/jok/epe)
4, Bupati Achmad Muhdlor Ali memastikan tidak akan mengeluarkan surat edaran (SE) baru. “Ini kan hanya perpanjangan, jadi tidak ada yang baru. Aturannya masih sama seperti yang kemarin,” katanya seusai membagikan paket bantuan sosial (bansos) kepada warga Desa Siwalanpanji, Kecamatan Buduran kemarin. Namun, pihaknya akan lebih fokus pada gerakan-gerakan sosial berupa pembagian bantuan paket sembako. Karena itu ia berencana menambahkan jumlah paket bansos yang akan dibagikan. “Kemarin sudah kita siapkan 100 ribu paket. Dan nantinya kita akan tambah 35 ribu paket lagi. Termasuk CSR-CSR yang sudah masuk akan saya koordinasikan dengan dinas sosial untuk didistrubusikan pada masyarakat,” tambahnya. Adapun sasaran pemberian bantuan tersebut adalah para warga miskin yang terdampak pandemi Covid-19. “Nomenklaturnya memang
Sidoarjo, Memorandum Kapolda Irjenpol Nico Afinta didampingi pejabat utama Polda Jatim dan Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro, meninjau vaksinasi berbasis pekerja di PT Santos Jaya Abadi, di Kecamatan Taman, Selasa (3/8). Vaksinasi ditargetkan bagi 2.000 pekerja di perusahaan tersebut, yang terselenggara dalam kegiatan Bhakti Kesehatan Bhayangkara Untuk Negeri yang didukung Biddokes Polda Jatim bagi karyawan, keluarga, serta masyarakat sekitar. CEO Kapal Api Global Soedomo Mergonoto, menyampaikan pihaknya menyambut baik dan berterima kasih atas terselenggaranya program ini. “Kegiatan hari ini dilakukan sebagai komitmen dari PT Santos Jaya Abadi untuk vaksinasi karyawan sebanyak mungkin, sebagai upaya menyukseskan program vaksinasi dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Kapolres Sidoarjo mendampingi Kapolda Irjenpol Nico Afinta meninjau vaksinasi pekerja PT Santos Jaya Abadi.
Langkah ini diharapkan segera membawa Indonesia mencapai herd immunity. Agar segera terbebas dari Covid-19, sekaligus membangkitkan perekonomian Indonesia. Selanjutnya, Kapal Api Grup akan terus melakukan langkah-langkah pencegahan
seiring dengan perkembangan yang terjadi, serta selalu berpedoman pada petunjuk-petunjuk tambahan yang akan dikeluarkan Kementerian Kesehatan RI. Kapolda mengapresiasi tingginya animo pekerja untuk mendapatkan vaksinasi
Polip 2 T Heryanti sangat baik. “Sejak pandemi benar-benar hancur,” ujarnyi. Demikian juga bisnis pengadaan barangnyi yang di Jakarta. Si Cantik yang punya anak tiga orang, bersahabat sangat dekat dengan Heryanti yang punya anak satu orang. Silvy, yang terkenal di medsos itu, yang mejeng di pesawat pribadi dengan jam tangan seharga Rp 2,5 miliar itu, bukan anak Heryanti. Dia adalah anak kakak Heryanti–berarti keponakan Heryanti. Sebagai sahabat dekat, Heryanti pernah bercerita bahwa bisnis pengadaan barangnya sukses. Di Jakarta. Sampai menembus Istana –sejak dulu. Maka kalau tahun lalu ada pengusaha yang mengadukan Heryanti ke Polda Metro Jaya tak lain juga terkait dengan proyek pengadaan itu. Nama pengusaha yang mengadu itu: Ju Bang Kioh. Bang Kioh mengadukan Heryanti karena merasa ditipu Rp 6 miliar. Kaitannya dengan proyek pengadaan barang di Istana. Proyek
begitu, tapi kita dahulukan bagi warga yang menjalani isoman Isolasi mandiri),” terang bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor tersebut. Kepala Dinas Sosial Sidoarjo, Tirto Adi menjelaskan, kunjungan ke desa-desa yang dilakukan pemkab dalam beberapa hari terakhir ini untuk memastikan warga isoman sudah mendapatkan bansos. Termasuk vitamin untuk memperkuat daya imun mereka. “Ingat, yang membuat kita sehat adalah makanan bergizi, vitamin yang cukup serta gaya hidup sehat. Dengan begitu akan menimbulkan imun untuk melawan pandemi Covid-19 ini,” katanya. Perkembangan kasus Covid-19 di Sidoarjo, Gus Muhdlor juga menyatakan trennya sudah mulai menurun. Indikasinya tingkat keterisian bed di 19 rumah sakit rujukan telah berada di angka 85-87 persen. Sebelumnya, persentasenya masih berada di kisaran 90 persen. (lud/jok/epe)
Kapolda Tinjau Vaksinasi Pekerja PT Santos Jaya Abadi
Pemdes Simpang Ajak Warga Jaga Prokes Sidoarjo, Memorandum Pemerintah Desa Simpang, Kecamatan Prambon, terus mengingatkan warganya untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes). Hal ini dilakukan lantaran pandemi Covid-19 masih belum berakhir. “Meskipun angka penyebaran Covid-19 sekala nasional mulai ada penurunan, namun masyarakat jangan sampai lengah, tetap patuhi prokes,” ujar Kepala Desa Simpang M Sholeh kemarin. Dia menyebut, pandemi Covid-19 tidak boleh diremehkan. Masyarakat tetap harus mematuhi imbauan dan larangan pemerintah. Meskipun seseorang memiliki imunitas kuat, namun belum tentu keluarga dan kerabatnya juga memiliki. “Mungkin imun kita kuat terhadap Covid-19, namun
d dosis 2 dulu,” imbuhnya. Hingga hari ini sudah lebih dari 5 ribu orang yang mendapatkan 500 v vaksinasi tahap pertama dari 1,6 juta w warga Sidoarjo yang ditargetkan. Dari j jumlah itu lebih 200 ribu lainnya sud mendapatkan dosis kedua. dah Ia juga meminta pada masyarakat u untuk tidak terlalu khawatir terkait hal i “Semuanya pasti akan divaksin. itu. B Begitu juga yang menunggu dosis 2 juga t tidak usah takut meski jadwalnya sedikit m molor. Walaupun telat namun tetap bisa m membentuk kekebalan tubuh terhadap C Covid-19,” tandas Atho’illah. Sementara itu Kades Sidokerto Kec camatan Buduran, Ali Nashikin yang ditemui di ruang kerjanya berharap, gerakan vaksinasi massal bisa segera digelar kembali. Pasalnya sampai saat ini baru 300 orang warganya yang sudah divaksin. “Sedang jumlah total penduduk Desa Sidokerto mencapai 1.200 orang,” sebutnya. Genjot Pembagian Bansos Terkait perpanjangan PPKM Level
Covid-19. “Namun, kami juga mengimbau kepada seluruh sektor industri, untuk dapat mematuhi peraturan pemerintah dalam penanganan Covid-19. Termasuk implementasi disiplin prokes 6M di lingkungan perusahaan,” harap Irjenpol Nico Afinta. (bwo/jok/epe)
Sambungan dari halaman 1 itu ternyata tidak ada, kata pengaduan itu. Uang Rp 6 miliar tersebut, katanya, habis untuk mengurus penarikan dana ayah Heryanti (AkidiTio) di Singapura. Coba tidak pandemi, saya ingin ke Singapura. Ingin menelusuri sendiri dana itu. Saya punya network di sana. Saya sudah tahu ke bank mana Heryanti mengurus dana itu. Saya juga tahu bank tersebut sekarang menjadi anak perusahaan bank yang sangat besar di Singapura. Perkiraan saya: Pak Aki punya bisnis di Singapura –juga di Hongkong. Bagi orang Tionghoa kaya Palembang, punya bisnis di Singapura bukan barang baru. Ada orang Palembang yang sangat terkenal di Palembang dan di Singapura. Juga di Jakarta. Namanya Tong Djou. Saya juga kenal baik dengan Tong Djou–sebelum meninggal dua tahun lalu. Aki adalah pengusaha angkatan Tong Djou. Generasi sekarang tidak kenal nama itu. Tapi di generasi saya,
siapa yang tidak tahu Tong Djou: ia pengusaha minyak yang dibesarkan oleh Dirut Pertamina IbnuSutowo. Perkiraan saya: Aki punya beberapa partner di bisnis itu. Tapi Aki kan sudah meninggal 12 tahun lalu. Berarti selama, setidaknya, 12 tahun terakhir perusahaan itu berjalan tanpa Aki. Setidaknya sudah 12 tahun pula tidak ada yang mewakili Aki dalam setiap RUPS di perusahaan itu. Padahal RUPS adalah lembaga tertinggi di sebuah perusahaan. Bisa memutuskan apa saja. Perkiraan saya: Aki bukan pemegang saham mayoritas di perusahaan itu. Sehingga RUPS selalu sah tanpa kehadiran Aki. Tentu undangan RUPS untuk Aki sudah selalu dikirim. Ke alamat Aki yang didaftarkan ke perusahaan. Tentu Aki memakai alamat di Singapura. Entah di alamat mana. Hanya perusahaan itu yang tahu. Bisa saja Aki memakai alamat kantor pengacara di sana. Biasa se-
perti itu. Kira-kira 30 tahun lalu saya juga punya perusahaan di Singapura –alamat Singapura saya juga di kantor pengacara. Dua belas tahun itu lama sekali. Saya bisa membayangkan apa saja yang terjadi di perusahaan itu selama 12 tahun. Bisa saja saham Aki sudah hilang atau dihilangkan. Itu mudah. Apalagi kalau lewat hostile. Perkiraan saya: salah satu pemegang saham di perusahaan itu juga kecewa. Yang kecewa itulah yang memberi tahu anak-anak Aki: “papamu punya harta di Singapura”. Perkiraan saya: anak-anak Aki lantas mulai mengurus harta itu. Tapi masalahnya tidak sederhana. Lalu enam anak Aki ‘’menyerah’’. Ruwet. Tidak mau lagi mengurusnya. Tinggal Heryanti sendiri yang masih bersemangat. Biar pun perlu biaya mahal. Biaya itu bukan untuk nyogok. Tidak ada budaya sogok di Singapura. Tapi Heryanti harus menyewa
pengacara. Yang biayanya dihitung berdasarkan jam itu. Mereka senang saja Anda minta pandangan sebanyak-banyaknya dari pengacara. Kian lama kian baik –argometernya jalan terus. Penjelasan pengacara itu bisa saja kian membuat Heryanti punya harapan besar. Lalu diuruslah bersama pengacara itu: argometer jalan terus. Perkiraan saya: Heryanti kecewa dengan pengacara yang pertama. Lalu kenal pengacara lainnya. Yang memberi harapan lebih besar. Heryanti pun ganti pengacara. Harus diskusi lagi dengan pengacara baru berjam-jam –argometer jalan terus. Saya tidak berani memperkirakan apakah Heryanti juga kecewa dengan pengacara kedua. Sehingga harus mencari pengacara ketiga dan seterusnya. Yang jelas nasib Heryanti berakhir di kantor polisi, Senin siang lalu. Dia dinyatakan sebagai tersangka. Saya tidak tahu yang mana yang dianggap
kriminal. Apakah orang mau menyumbang, lalu tidak jadi menyumbang itu perbuatan pidana? Senin sore Heryanti tidak jadi berstatus tersangka. Kahumas Polda Sumsel menegaskan Heryanti belum tersangka. Lalu jam 23.00 Heryanti dibolehkan meninggalkan kantor polisi. Kemarin, Selasa pagi, banyak polisi di rumah Heryanti. Juga ada sebuah ambulans di depan rumah itu. Selasa kemarin seharusnya Heryanti kembali ke kantor polisi. Diperiksa lagi. Tapi Heryanti sakit. Sakit polip-nyi kambuh. Mestinya, Selasa kemarin, uang Si Cantik Rp 3 miliar juga cair –sesuai janji terbaru Heryanti lewat telepon sembunyi-sembunyi dari kantor polisi. Karena polip, Heryanti urung diperiksa. Juga karena polip, Heryanti tidak bisa sembunyi-sembunyi lagi menelepon Si Cantik untuk menjanjikan uang itu cair kapan lagi. (*)
RABU PAHING, 4 AGUSTUS 2021
HALAMAN 3
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
RABU PAHING, 4 AGUSTUS 2021 HALAMAN 4
Warga Gembong Sekolahan Bergolak
Tolak Rumah Sehat, Diancam BST Dihapus
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Surabaya, Memorandum Warga Gembong Sekolahan bergolak kompak menolak gedung SDN Kapasan III dijadikan rumah sehat, Selasa (3/8). Bahkan warga mendapatkan ancaman bila tidak akan mendapat bantuan sosial tunai (BST) bila tidak setuju.
Warga Gembong Sekolahan menggelar aksi di depan SDN Kapasan III.
Pengisian 19 Kepala OPD dan Sekdaprov
Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono (paling kanan) menghadiri paripurna di gedung DPRD Jatim.
mumpuni,” tegas dia. Anggota DPR RI Fraksi Golkar ini menegaskan, secara psikologis jabatan pelaksana tygas (Plt), atau pelaksana harian (Plh) berbeda dengan jabatan definitif. “Termasuk psikologi bawahannya. Memang dulu gubernur menunggu.
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Dandim Surabaya Utara Kolonel Inf Sriyono menyerahkan bantuan kepada warga Jalan Dupak.
Dandim Surabaya Utara Bagikan Bansos Surabaya, Memorandum Tidak hanya menerima laporan dari anak buahnya tentang pembagian bantuan sosial (bansos), Dandim Surabaya Utara Kolonel Inf Sriyono turun ke lapangan untuk ikut membagikan. Kali ini sasarannya yakni warga di Jalan Dupak. “Bansos tersebut kami berikan pada PKL, tukang tambal ban, penjual asongan, tukang becak, pedagang warung kopi yang terdampak pan-
demi Covid-19,” ujar Sriyono, Senin (2/8) malam. Ditambahkan Sriyono bila yang dibagikan yakni 50 bingkisan yang berisi beras dan masker. Sedangkan dalam pembagian bansos ini Kodim Surabaya Utara mendapat bagian 5.000 paket yang harus disebar di wilayah teritorialnya “Mudah-mudahan harapannya bantuan ini bisa meringankan beban dari warga yang terdampak Covid-19,” lanjut Sriyono.(tyo/day)
Tetapi saat ini sudah waktunya mengisi kekosongan itu,” tutur Sarmuji. Sementara itu, Kepala BKD Provinsi Jatim Indah Wahyuni menyampaikan, dirinya belum bisa berkomentar tentang kekosongan kepala OPD ini. “Saya baru menjabat,” ujar Indah Wahyuni.
Terpisah Heru Tjahjono yang kini menjabat Plh Sekdaprov Jatim menyampaikan, penentuan terhadap 19 OPD definitif dan Plh sekdaprov saat ini masih dalam proses seleksi. “Dalam proses masih menunggu hasil pansel,” terang Heru Tjahjono singkat.(day/tyo)
Pemkot Terima Bantuan Vitamin dan Alkes Surabaya, Memorandum Dukungan dari berbagai stakeholder dalam bergotong-royong mengatasi pandemi Covid-19 di Kota Surabaya memang tak pernah ada habisnya. Hampir setiap hari berbagai perusahaan yang tersebar se-Surabaya datang ke balai kota untuk menyalurkan berbagai bantuan. Bantuan tersebut mulai dari alat kesehatan (alkes) hingga kebutuhan sembako bagi warga terdampak. Seperti halnya bantuan dari dua perusahaan, Selasa (3/8), berupa masker medis 300 ribu pcs, 5 ribu tablet vitamin C, 3 ribu tablet vitamin D 3, dan seribu botol hand sanitizer. Pada kesempatan itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu Pemkot Surabaya. Ia memastikan, bantuan yang datang tersebut sangat bermanfaat dalam upaya pemutusan mata rantai Covid-19. “Semoga dengan bantuan yang diberikan ini bisa meringankan, me-
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerima bantuan dari stakeholder.
nyembuhkan, dan memutus mata rantai Covid-19 di Surabaya. Semoga ini menjadi amal jariyah,” ujar Eri.
Selain itu, Cak Eri, sapaan Wali Kota Eri menjelaskan, untuk melawan Covid-19 dibutuhkan perju-
angan serta bahu-membahu semua pihak agar Kota Pahlawan segera terbebas dari Covid-19.(fer/tyo)
Kejar Herd Immunity, Unesa Vaksin 5.000 Dosis Raya dan Malang Raya. “Jadi, kita bergerak bersama-sama, kata Bu Gubernur juga begitu,” ujarnya. Oleh karena itu, Wali Kota Eri memastikan bahwa ke depannya akan ada beberapa titik vaksin di Kota Surabaya. “Namun lebih jelasnya kita masih rapatkan lebih lanjut,” tegasnya. Sementara itu, Rektor Unesa Prof Dr Nurhasan MKes mengatakan, dari kuota5.000, rencananya 2.000 kuota untuk masyarakat umum, termasuk driver ojek online yang juga mendapat 250 kuota, dan 3.000 kuota lainnya untuk mahasiswa dan civitas akademika Unesa. “Karena antusiasime yang tinggi dari masyarakat, Unesa juga sempat membuka kuota lagi siangnya sebanyak 150 orang. Kita sosialisasikan dan tidak sampai dua jam, kuota langsung penuh pendaftar. Ini luar biasa,” kata Prof Nurhasan.(fer/tyo)
PEMBERITAHUAN
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Surabaya, Memorandum Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendampingi Forkopimda Jatim meninjau vaksinasi dosis pertama di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Selasa (3/8). Kegiatan dengan kuota 5.000 vaksin jenis AstraZeneca ini dalam rangka Dies Natalis ke-57 Unesa. Selain pemberian vaksin, Unesa juga memberikan bantuan 500 paket sembako untuk masyarakat yang kurang mampu, donor plasma, donor darah, dan menyediaan tabung plus isi oksigen dengan harga terjangkau. “Vaksinatornya sebagian besar berasal dari jajaran Dinas Kesehatan Kota Surabaya,” kata Wali Kota Eri di sela-sela meninjau vaksinasi itu. Ia juga menegaskan, bahwa pihaknya akan terus bergerak bersama-sama untuk mengejar herd immunity di Kota Pahlawan. Bahkan, ia juga memastikan Forkopimda Jatim sepakat untuk mengejar herd immunity di Surabaya
Dan diperuntukkan hanya untuk pasien Covid-19 yang orang tanpa gejala (OTG). “Saya sudah memerintahkan RT dan RW untuk mengumumkan ini kepada warga. Rumah sehat ini semata-mata untuk memberikan penanganan kepada warga sekitar. Daripada di rumah isoman, bisa menulari anggota keluarga yang lain,” jelasnya. Adhari mengaku di wilayahnya tidak ada aset lain untuk dibuat rumah sehat, opsi yang bisa dipakai hanya gedung sekolahan. Sedangkan pemkot minta ada rumah sehat di setiap kelurahan. Adhari menegaskan bila ini terjadi miskomunikasi. Sehingga nanti akan disosialisasikan kembali, bila rumah sehat tentu harus ada. Karena di mana-mana penuh. Rumah sehat ini untuk keselamatan warga sendiri. “Kami akan kembali menggelar pertemuan di kantor kelurahan,” lanjut Adhari. Ketika disinggung tentang ancaman bila warga yang menolak tidak akan mendapatkan BST dari pemerintah, Adhari menegaskan bila hal itu tidak benar. Sebab tidak ada hubunganya antara BST dengan rumah sehat tersebut. “Tidak ada hubunganya antara BST dengan rumah sehat. Bila ada warga yang diancam seperti itu silakan langsung laporkan pada saya,” tegas Adhari.(mg3/tyo)
FOTO: MEMORANDUM/M FERRY
Surabaya, Memorandum Kekosongan 19 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan Sekretaris Daerah Pemprov (Sekdaprov) Jatim, juga mendapat sorotan dari Ketua Partai Golkar Jawa Timur Sarmuji. Sedangkan untuk menentukan pejabat definitif ini, kini pihak pemprov masih menunggu hasil panitia seleksi (pansel). “Gubernur harus segera mengisi jabatan OPD yang kosong dan menetapkan sekdaprov definitif,” terang Sarmuji usai mengikuti pelantikan dan sumpah jabatan anggota DPRD Jawa Timur Sri Hartatik, Selasa (3/8). Disampaikan Sarmuji, kepala OPD dan sekdaprov definitif merupakan posisi yang sangat vital. Ia mengharap gubernur sebagai pengambil kebijakan bisa menempatkan posisi ASN yang baik, piawai, dan sumberdayanya mumpuni. “Kalau terlalu lama kosong maka tidak baik juga, dan tentunya pejabat yang mengisi jabatan tersebut harus
FOTO: MEMORANDUM/M DAYAT
Heru Tjahjono: Menunggu Hasil Pansel
“Kami menolak rumah sehat! Kami tidak mau anak-anak kami dan warga sekitar terpapar Covid-19. Kenapa kami tak diberitahu terkait rencana ini, kenapa warga sekitar tidak dilibatkan,” kata tokoh masyarakat Gembong Sekolahan, H Gufron. Ditambahkan Gufron bila aksi ini murni warga yang menyuarakan aspirasinya. Karena lokasi sekolah tersebut sangat dekat dengan permukiman, sehingga banyak warga yang berlalu-lalang. Sedikitnya 150 warga dari RW 3 dan RW 4, yang menolak rumah sehat tersebut, dan mereka juga menyerahkan fotokopi KTP sebagai bukti dukungan penolakan. “Warga sekitar ini jelas menolak. Tanyakan saja kalau tidak percaya. Bahkan sampai ada yang diancam BST-nya dihapus apabila menolak,” ungkap Gufron. Adanya aksi warga ini, Lurah Kapasan Mochamad Adhari langsung datang menemui massa aksi. Adhari berusaha menjelaskan sembari menenangkan warga. Merasa situasi semakin tak kondusif, Adhari kemudian mengajak warga berembug di aula SDN Kapasan 3. Di sana, Adhari menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyosialisasikan rumah sehat kepada ketua RT/RW setempat, untuk dilanjutkan ke warga bahwa tujuan rumah sehat untuk mencegah klaster keluarga.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendampingi Forkopimda Jatim meninjau vaksinasi di Unesa.
PT. Bank KB Bukopin, Tbk. Dengan ini memberitahukan dan memberi kesempatan kepada Saudari Camelia Kusnadi untuk segera menyelesaikan fasilitas kredit kepada PT. Bank KB Bukopin, Tbk. Selambatlambatnya 3 (tiga) hari kalender sejak diiklankan, dan apabila sampai dengan batas waktu tersebut telah berakhir dan tidak ada tanggapan dari Saudari, maka kami akan mengalihkan Hak Tagih atau Piutang ini kepada Pihak lain, untuk itu diminta kepada Saudari agar menghubungi PT. Bank KB Bukopin, Tbk. Melalui Cabang dimana Saudari menerima fasilitas kredit tersebut.
memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
RABU PAHING, 4 AGUSTUS 2021 HALAMAN 5
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Kasus Covid-19 Bertambah, Sumenep PPKM Level 4 Selain Sumenep, Bangkalan menjadi daerah lain di Madura yang masuk PPKM Level 4, akibat lonjakan kasus Covid-19 harian masih cukup tinggi. Dari data Satgas Covid-19, sejak awal p a n d e m i s a m p a i 2 6 Ju l i 2021, terdapat 4.274 kasus positif. Sementara pada 2 Agustus sudah melonjak menjadi 4.550 kasus. Sementara kasus sembuh pada 26 Juli mencapai 3.723 kasus, sedangkan kasus sembuh pada 2 Agustus mencapai 4.143 orang. Sedangkan kasus meninggal pada 26 Juli 178 orang, lalu pada 2 Agustus sudah mencapai 232 orang. Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Sumenep, R Abd Rahman Riadi membenarkan peningkatan status itu. Ada beberapa indikator yang menjadi dasar. “Selama penerapan PPKM, jumlah kasus positif dan kematian akibat Covid-19 bertambah.
Bupati (Wabup) Hj Dewi Khalifah, dan Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya kemarin mengecek kesiapan Puskesmas Dasuk yang jadi puskesmas penyangga penanganan Covid-19. Apalagi Puskesmas Dasuk juga meng-cover penanganan untuk Kecamatan Ambunten, Rubaru, dan Pasongsongan. K a -
Indikator itu menjadi pertimbangan untuk menaikkan level PPKM,” ujar Rahman kemarin. Kepala BPBD Kabupaten Sumenep tersebut menegaskan, dengan adanya peningkatan level, maka penerapan PPKM di Su m e n e p a k a n semakin diperketat. Salah satunya terkait pelarangan hajatan atau perayaan pernikahan. “Kebijakan ini pasti sudah melalui berbagai pertimbangan dan telah diForkopimda Sumenep mengecek sejumlah objek wisata. Kapolres bersama wabup memantau persiapan puskesmas yang jadi penyangga perawatan dan penanganan pasien Corapatkan oleh Satgas vid-19. Covid-19 serta Forkonya dilakukan di wilayah yang juga masih rutin melaksa- sebagai langkah penegakan di- lebih disiplin menerapkan pimda Sumenep. Tujuannya polres menilai, penerapan terdampak, sehingga tidak nakan operasi yustisi," kata siplin terhadap protokol kese- prokes serta, mematuhi semua mencegah lonjakan kasus Co- PPKM mikro selama ini efektif mengganggu kegiatan eko- kapolres. hatan (prokes) selama PPKM. aturan sehingga angka kasus vid-19," tandas Rahman. melokalisir pasien Covid-19 nomi secara luas. "Bersama Ia juga menegaskan, ope- Karena itu, selama PPKM Level di Sumenep mengalami penuKarena itu, bersama Wakil berbasis RT. Pembatasan hajajaran lain, Polres Sumenep rasi yustisi menjadi penting 4 seluruh warga diimbau untuk runan. (uri/aan/epe)
Dongkrak Ekonomi
Pamekasan, Memorandum Dampak pandemi Covid-19 kian dirasakan seluruh sektor. Termasuk perekonomian. Bupati Pamekasan H Baddrut Tamam mengungkapkan, akibat pandemi ekonomi mengalami pelambatan. Ia bahkan menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pamekasan saja, berada dalam kondisi negatif, dengan angka -2,5 persen per Juni 2021. Menurut bupati, persentase itu jadi salah satu indikator lumpuhnya laju ekonomi masyarakat Pamekasan saat ini. Ia khawatir, titik minus ini
FOTO: MEMORANDUM/SUJAK
Bupati Pamekasan Dorong Belanja Produk Lokal
Bupati Baddrut Tamam menyambangi salah satu UKM.
Kapolres Bangkalan Apresiasi Ide Kapolsek Kwanyar Bangkalan, Memorandum Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino mengungkapkan rasa salut dan apresiasinya kepada Kapolsek Kwanyar, Iptu Moh Mansur, atas ide kreatifnya membuat dan mengibarkan tiga bendera merah putih ukuran raksasa, menyongsung puncak peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI. Apa lagi gagasan kebangsaan itu dicetuskan bersama dengan komunitas wong cilik dari berbagai elemen. Seperti abang becak, nelayan, pedagang pasar tradisional, dan supoter Kacong Mania. “Ide dan gagasan Kapolsek Kwanyar itu sangat bagus dan positif,” kata AKBP Alith, Selasa (3/8). Alasannya, di balik pengibaran bendera berukuran 4 x 6 meter itu, secara filosofis, menurut Alith, tersirat pembinaan dan pendidikan berbasis wawasan
Kapolres AKBP Alith Alarino mengapresiasi gagasan Kapolsek Kwanyar Iptu Moh Mansur mengibarkan bendera merah putih ukuran raksasa.
moralitas anak bangsa. Di satu sisi, pengibaran bendera raksasa di tiga titik lokasi keramaian publik, secara simbolis memotivasi rakyat di Kecamatan Kwanyar khususnya, tetap teguh menjaga kemerdekaan dan kedaulatan NKRI. “Jadi di balik gagasan kapolsek yang dicetuskan bersama dengan rakyat
kecil itu, tersisip ajakan agar seluruh anak bangsa di republik ini, tetap konsisten menjaga semangat nasionalisme dari masa ke masa,” tandas Alith. Secara tidak langsung, tersirat seruan bahwa keaulatan NKRI harga mati bagi rakyat Indonesia. Khususnya warga Kwanyar. “Cuma alur dan fokus perjuangan
yang harus tetap kita gelorakan konteksnya sudah berbeda,” tandas Alith. Dahulu, perjuangannya mengusir penjajah. Sekarang, perjuangannya mengisi alam kemerdekaan. Caranya, setiap warga negara NKRI, termasuk rakyat di Kecamatan Kwanyar, menurut Alith, mesti ikut menanam andil untuk berkiprah dalam berbagai demensi pembangunan yang diprogramkan pemerintah. “Bagi rakyat Kwanyar yang tersebar di 13 desa, setidaknya mereka ikut andil dalam membangun desa mereka masing-masing,” harap Alith. Tujuannya, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Kapolres bahkan menyaksikan dan mengikuti upacara pengibaran bendera raksasa di simpang tiga Jalan Raya Kwanyar. (ras/epe)
Pamekasan, Memorandum Polres Pamekasan melaksanakan vaksinasi door to door kepada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan, Selasa (3/8). Hal tersebut sebagai upaya percepatan terbentuknya herd immunity melalui serbuan vaksinasi di tengah pandemi Covid-19. Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar mengatakan, gerai vaksin presisi kali ini, bekerja sama dengan PCNU sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam upaya percepatan vaksinasi Covid-19 terhadap masyarakat. “Vaksinasi diberikan sesuai SOP vaksin berupa protokol kesehatan, screening awal, pelaksanaan vaksin, dan observasi selama 15 menit,” katanya. Untuk vaksinator dari Urkes Polres Pamekasan didampingi dr Nanang
FOTO: MEMORANDUM/IST
Serbuan Vaksin Menyasar Kantor PCNU Pamekasan
Seluruh pengurus PCNU Pamekasan mengikuti vaksinasi presisi door to door.
Suswanto dari dinas kesehatan setempat. Kapolres mengimbau kepada masyarakat meskipun sudah divaksin, harus tetap mentaati protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Ketua PCNU Pamekasan RKH TaufikHasyim, mengapresiasi adanya gerai vaksin presisi door to door Polres Pamekasan. Ia juga melakukan vaksinasi dengan didampingi kapolres dan PJU Polres Pamekasan lainnya. (*/sjk/epe)
akan semakin menukik hingga -3 persen jika pademi masih belum bisa diatasi. “Per bulan Juni 2021 ini, kita sudah di posisi minus 2,5 persen dan dimungkinkan akan menjadi minus 3 persen jika berkelanjutan,” ungkap pria yang akrab disapa Mas Tamam tersebut, Selasa (3/8). Karena itu, perlu ada upaya untuk mengangkat laju pertumbuhan perekonomian di Pamekasan. Salah satunya bisa dengan pemberdayaan produk lokal, di samping pembangunan fisik. Dan untuk optimalisasi belanja
produk lokal, semua potensi di masing-masing komponen masyarakat harus dikuatkan. “Kami akan kuatkan di pemberdayaan masyarakat dan membeli produk lokal, di samping pembangunan fisik hingga di pelosok,” ungkapnya. Teknisnya, lanjut Baddrut, dengan mengoptimalkan pembelanjaan dari berbagai kreasi dan produksi berbasis kearifan lokal dan masyarakat. Baik yang berkaitan dengan makanan dan minuman (mamin) maupun produk kreatif sandang lainnya.
“Salah satunya saya menggunakan produk lokal seperti jamu dan minuman lainnya yang memang produksi lokal Pamekasan untuk dibeli dan dibagikan ke masyarakat. Dari pada vitamin dan obat kimia produk pabrik,” terangnya. Dengan upaya sederhana itu, diharapkan dapat menggeliatkan ekonomi masyarakat, yang juga secara tidak langsung akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pamekasan. Dari sedikit demi sedikit akan menjadi posisi positif kembali. (sjk/epe)
FOTO: MEMORANDUM/IST
Sumenep, Memorandum Pemerintah menaikkan status Kabupaten Sumenep dalam penerapan PPKM. Dari level 3 menjadi level 4 untuk penanganan Covid-19, mulai Selasa (3/8). Status ini berlangsung hingga tujuh hari ke depan.
FOTO: MEMORANDUM/RAS
FOTO: MEMORANDUM/IST
memorandum.co.id
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
Anggota Polres Blitar Kawal Pendistribusian Oksigen Medis Blitar, Memorandum Polres Blitar dengan sigap mengawal ketat pengiriman stok oksigen medis untuk persediaan berbagai rumah sakit di Kabupaten Blitar, Selasa (3/8). Sebab, oksigen bagi pasien Covid-19 menjadi kebutuhan yang sangat vital. Di rumah sakit wilayah hukum Polres Blitar ketersediaan oksigen bahkan sempat menipis. Pengawalan tabung oksigen ukuran 6M3 itu dilakukan dengan menggunakan truk raimas dan dikawal tim patroli Polres Blitar. or Bergerak dari PT. Samator Gas Industri di Malang memakan satu hingga dua jam perjalanan menembus kepadatan arus lalin jalan raya. Tak ingin datang terlambat sementara kebutuhan oksigen sangat mendesak di rumah
Petugas patroli mengawal pendistribusian oksigen untuk stok rumah sakit.
sakit rujukan Covid-19 tersebut.
Ketersediaan oksigen yang semakin menipis, dibutuhkan ke-
cepatan agar tidak berakibat fatal. “Alhamdulillah, bersyukur tabung oksigen tiba tepat waktu. Oxygen medis telah kembali tersedia di RS Ngudi Waluyo Wlingi, pengawalan distribusi oxygen berjalan lancar” ungkap Aipda Khusnul didampingi Brigadir Endru yang mengawal pendistribusian oksigen, kemarin. “Setiap kali ada distribusi tabung oksigen akan kami kawal.” ungkap Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela dikonfirmasi, Selasa (3/8). Pihaknya mengaku bertekad mengawal pengeluaran maupun pendistribusian oksigen seperti halnya pengawalan pendistribusian vaksin Covid-19. “Saat ini penggunaan oksigen diutamakan untuk kepentingan medis.” pungkas Kapolres Leonard. (pra/mik)
Vaksinasi Covid Tahap 2 di Desa Tambak Rejo Lancar Sidoarjo, Memorandum Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro meninjau pelaksanaan vaksinasi Presisi untuk suntikan tahap kedua di Desa Tambak Rejo, Waru, Sidoarjo, Selasa (3/8). Kapolresta Kusumo menyampaikan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap dua berjalan lancar. Masyarakat juga begitu antusias mendatangi GeraiVaksin Presisi besutan Polresta Sidoarjo. Sehingga melalui upaya percepatan vaksinasi ini, kapolresta optimis segera terbentuknya herd immunity bagi masyarakat di masa pandemi Covid-19. Dengan demikian dapat segera memutus mata rantai penyebarannya. “Hari ini (kemarin,red) kami gelar kembali untuk vaksinasi tahap kedua di Desa Tambak Rejo, selain di sini untuk suntikan tahap kedua juga diadakan di tempat lainnya. Semoga seiring menurunnya penyebaran Covid-19 di wilayah kita, herd immunity masyarakat juga cepat terbentuk,” ujar Kapolresta Kusumo Wahyu Bintoro.
Kapolresta Sidoarjo meninjau vaksinasi tahap dua di Tambak Rejo, Waru.
Ia juga mengingatkan kepada masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19, agar tetap menerapkan protokol kesehatan dan menjaga kesehatan pribadi masing-masing. Mengenai kepatuhan masyarakat di tengah perpanjangan pelaksanaan PPKM level 4, ia mengatakan masyarakat Kabupaten
Sidoarjo kebanyakan sudah mematuhi peraturan pemerintah dalam rangka menekan laju pertambahan Covid-19. Serta masyarakat juga semakin disiplin protokol kesehatan. Diharapkannya upaya seperti ini terus dipatuhi masyarakat. Sehingga Covid-19 dapat secepatnya teratasi. (bwo/jok/mik)
Forkopimda Launching Posko PPKM Level 4 di Pasar Tuban Tuban, Memorandum Wakapolres Tuban Kompol Priyanto bersama Forkopimda Tuban menghadiri kegiatan launching Posko PPKM Level 4 Pasar Besar Tuban, Selasa (3/8). Tujuan di launching posko tersebut agar masyarakat patuh protokol kesehatan (prokes) yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian warga di masa pandemi Covid-19 tetap berjalan seperti biasa. “Tujuan launching Posko PPKM Pasar Besar Tuban ini guna meningkatkan perekonomian masyarakat di era pandemi Covid-19,” ujar Kompol Priyanto, kemarin.
Jajaran Forkopimda Tuban foto bersama usai launching posko PPKM.
Dalam kegiatan itu hadir Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, Dandim 0811/Tuban Letkol Inf Viliala Romadhon, Kadinkes Kabupaten Tuban dr Bambang Priyo Utomo,
Kasatpol PP Hery Muharwanto, Kadishub Gunadi, dan jajaran perwakilan instansi lainnya. Sekadar diketahui, Presiden Joko Widodo telah memperpanjang PPKM level 4
mulai tanggal 3 hingga 9 Agustus 2021. Harapannya agar Covid-19 di Indonesia segera bisa diatasi dengan pembatasan-pembatasan tersebut. (top/har/mik)
Kapolda Jatim Tinjau Vaksinasi bagi Warga Pesisir dan Nelayan
Barang bukti sangkar yang disita dari lokasi sabung ayam.
Kapolres Salurkan Alat Penanganan Covid Kepada 100 Kampung Tangguh Bojonegoro, Memorandum oro AKBP Eva Kapolres Bojonegoro gi PJU, Guna Pandia didampingi amtibkapolsek, dan bhabinkamtibntuan mas menyerahkan bantuan al kedukungan operasional ngguh pada 100 kampung tangguh egoro, semeru (KTS) di Bojonegoro, Selasa (3/8). Sebab, keberadaan kampung tangguh semeru di Bojonegoro sebagai im-plementasi dan upaya menggugah kesadaran masyarakat secara mandiri, cukup efektif dalam mencegah dan meminimalisir penyebaran Covid-19. Hal ini untuk men-kan dukung dan mewujudkan anKTS sebagai awal penansis ganan Covid-19 berbasis ng problem oriented policing ng (POP) sebagaimana yang da dicanangkan oleh Kapolda ta. Jatim Irjenpol Nico Afinta.
“Paket bantuan dukungan KTS ini dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sejumlah 100 paket, yang terdiri alat penyemprot, bahan lengkap disinfektan, APD, sepatu boot, banner imbauan, peralatan pemulasaraan, masker, handscoon, handsanitizer, kacamata google, alat tulis kantor
AKBP Pandia menyerahkan bantuan ke salah satu warga.
(ATK) dan buku panduan in nantinya ditempatKTS. Perangkat ini a di desa-desa,” ujar kan di KTS yang ada Pandia kemarin. Kapolres Pandia, Kapolres Pandia Pan menambahkan, di Bojon Kabupaten Bojonegoro telah berdiri 430 Ta Kampung Tangguh Semeru. Selain itu juga ada Ponpes Tangguh, Mall tem wisata Tangguh. Tangguh, tempat “Kamp “Kampung Tangguh Semeru meru merupakan deteksi awal bai ditingkat RT maubaik pu desa. Dengan hapun ra rapan tiga pilar yang ad di desa bersinergi ada se pro aktif membina serta da menghidupkan KTS dan dal menangkal penyedalam bara baran Covid-19 di Kabupate paten Bojonegoro benarben benar optimal. Tiga pilar bisa melaksanakan testing tracing dan treating, me untuk memutus ment pen penyebaran Covid-19,” pun pungkas kapolres. (top/har/mik)
132 Paket Sembako untuk Driver Taxi Online Kediri, Memorandum Polres Kediri kembali membagikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat terdampak Covid-19. Kali ini polres membagikan paket sembako kepada pekerja driver taxi online di Kampung Inggris, Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Selasa (3/8). Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono ne mengungkapkan, pekerja driver taxi online merupakan salah satu warga masyarakat yang ikut terdampak dengan adanya pandemi Covid-19. Pendapatan mereka menurun sejak adanya wabah virus corona. “Pekerja driver taxi online ini salah satu warga yang terdampak pandemi Covid-19. Polres Kediri hadir untuk membantu meringankan beban,” ungkap AKBP Lukman Cahyono, kemarin. Kapolres berharap, dengan bantuan
Gresik, Memorandum Pelaksanaan vaksinasi merdeka di lingkungan Satpolairud Polres Gresik, dikunjungi Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta, Selasa (3/8). Sebanyak k 700 dosis vaksin diperuntukkan bagi masyarakatt pesisir dan nelayan. Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Jatim didampingi Kabid Humas Kombespol Gatot Repli Handoko, Dirpolairud Kombespol Arnapi, dan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. Rombongan datang melalui jalur laut dengan menaiki perahu motor. “Terima kasih bapak ibu semua sudah mengikuti program vaksinasi. Keluarga atau tetangganya yang belum vaksin monggo diajak,” ujar Kapolda Nico Afinta menyapa peserta vaksin yang mengantre. Ia menjelaskan, vaksinasi akan lebih memperkuat kekebalan tubuh. Meskipun masih ada potensi terpapar virus, namun risikonya semakin rendah. Imun lebih kuat dan ketika terserang virus semakin cepat penyem-
buhannya. Oleh karenanya, masyarakat diimbau sesegera mungkin mengikuti vaksinasi. Apalagi pemerintah memfasilitasinya secara gratis. Salah satunya program vaksinasi merdeka. Program yang digelar selama bulan Agustus 2021 untuk memeringati HUT Kemerdekaan ke 76. Selain ajakan vaksinasi, Irjenpol Nico Afinta juga meminta warga menggelorakan disiplin protokol kesehatan (prokes). “Selain vaksinasi jangan lupa tetap disiplin protokol kesehatan. Saya titip prokes, karena hal ini penting dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak semakin meluas,” pungkas perwira tinggi Polri ini. (and/har/mik)
Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta didampingi Kapolres Arief melihat proses vaksin merdeka.
Polres Malang Targetkan Ribuan Dosis dalam Vaksinasi Massal Malang, Memorandum Untuk mempercepat herd immunity (kekebalan kelompok), Polres Malang berkolaborasi dengan Pemkab Malang, dan Kodim 0818/Kabupaten MalangBatu menggelar serbuan vaksinasi massal di berbagai tempat. Langkah ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan suntikan vaksin. Vaksinasi massal ini telah memberikan ribuan vaksin pada masyarakat. Di penghujung bulan Juli 2021 lalu, vaksinasi massal digelar di Kecamatan Gondanglegi dan a Kecamatan Pakis. Di kedua tempat ini jumlah masyarakat yang mengikuti vaksinasi cukup banyak. Kapolres Malang AKBP P an, BagoesWibisono mengatakan, k vaksinasi massal ini merupakan bentuk komitmen mendukung program pemerintah pusat dalam melakukan percepatan herd immunity. “Kita melakukan demi tercapainya herd immunity di Kabupaten Malang,” kata Bagoes.
dian, Minggu (1/8) siang, giliran arena judi sabung ayam di Desa Keleyan juga digerebek. Dari penggerebekan di dua lokasi arena tersebut, anggota mengamankan barang bukti (BB) 95 unit motor, 19 tas tempat ayam aduan, dan 13 ekor ayam aduan. “Barang bukti motor yang diamankan total 95 unit dengan rinciannya 93 unit dari Socah dan 2 unit dari Modung,” sam-
Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono meninjau vaksinasi massal Ka di K Kecamatan Pakis.
bung Sigit. Terpisah, Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino menegaskan, penggerebekan judi sabung ayam itu dilakukan usai menerima pengaduan masyarakat. “Saat itu juga, saya langsung instruksikan kasatreskrim dan anggota untuk membubarkan judi sabung ayam di dua lokasi itu,” tegas AKBP Alith. Sayangnya, saat digere-
Kegiatan yang dilakukan bersama Forkopimda Kabupaten Malang ini dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan (prokes) ketat dan dengan layanan prima sehingga masyarakat merasa nyaman. (*/ari/mik)
bek, sambnug Alith, kehadiran aparat sudah terendus para pelaku judi. Mereka bubar dan meninggal motor, ayam dan sangkar. Tak satupun dari puluhan tersangka judi berhasil ditangkap. Selain menyita puluhan BB motor, ayam jago dan sangkarnya, anggota satreskrim merobohkan arena sabung ayam dalam bentuk tenda ukuran jumbo serta memusnahkan peralatan penunjangnya. (dwi/ras/mik)
Aktif Manfaatkan Aplikasi BLC, Kapolres Beri Reward Anggota Probolinggo, Memorandum Sebagai anggota polisi, optimalisasi serta efektivitas kerja sangat diperlukan dalam memberikan pelayanan masyarakat sebagai pelindung, pengayom serta pelayan masyarakat. Pemanfaatan apilkasi Bantu Lawan Covid-19 (BLC) untuk memantau penerapan protokol kesehatan (prokes) oleh anggota Polri, dilakukan dengan maksimal di Polres Probolinggo Kota. Hal tersebut guna menekan potensi penyebaran Covid-19, sehingga harapan masyarakat agar perubahan zona menuju hijau bisa segera terlaksana. Guna memotivasi anggotanya supaya mampu melaksanakan tugasnya secara profesional dan lebih baik kedepannya, Polres Probolinggo Kota memberikan reward atau penghargaan kepada mereka yang berprestasi. Pemberian reward dan diberikan kepada Bagian, Satuan, Seksi dan Polsek jajaran yang berprestasi diserahkan langsung oleh Kapolres AKBP Raden Muhammad Jauhari dalam gelaran apel di lapangan Mapolres Probolinggo Kota,
Kapolres Jauhari menyerahkan bendera merah putih sebagai reward keberhasilan kinerja.
Selasa (3/8). Kapolres AKBP Raden Muhammad Jauhari sendiri cukup intens memacu anggotanya supaya aktif menyosialisasikan pentingnya penerapan protokol kesehatan. Termasuk aktif melaporkannya melalui aplikasi BLC. Begitu juga, anggota yang aktif memanfaatkan aplikasi ini ternyata mendapatkan apresiasi, bahkan reward. “Kita berikan reward diberikan ke-
sosial ini bisa meringankan beban masyarakat. Sebanyak 132 paket sembako dibagikan kepada pekerja driver taxi online. Selain membagikan paket beras juga membagikan masker. Bantuan sosial ini akan terus dilakukan
untuk masyarakat. Kegiatan ini sebagai bentuk bakti Polri kepada masyarakat. “Mari kita berdoa bersama agar pandemi ini segera berakhir sehingga kita bisa beraktifitas seperti biasa secara normal,” ungkap apolres Lukman Cahyono. (mis/mik)
pada Bagian, Satuan, Seksi dan Polsek jajaran yang berprestasi. Termasuk yang aktif memanfaatkan aplikasi BLC yang kita gunakan saat ini,” kata AKBP RM Jauhari. Lebih jauh, Jauhari menjelaskan, reward diberikan untuk memacu semangat anggota agar tetap bekerja dengan maksimal melayani masyarakat. Sekaligus pemicu agar anggota lainnya memiliki keinginan untuk memberikan terbaik kepada masyarakat. (mhd/yud)
Malang, Memorandum Pencegahan dini terhadap pengaruh buruk narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) terus dilakukan oleh jajaran Polresta Malang Kota (Makota). Selasa (3/8), sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polresta Malang Kota menjalani tes urine dadakan. Hasilnya, dari 14 orang yang mengikuti tes urine, tidak ditemukan adanya petugas yang mengonsumsi narkoba alias negatif. Tes ini diikuti mulai dari Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto, Kabagops, Kasat Intelkam, Kasat Sabhara, KBO Satintelkam, Kanit IV Sat-
Sejumlah perwira polisi menyerahkan urine kepada petugas untuk diperiksa.
intelkam, Kasubag Hukum, KBO Satnarkoba, Kanit 1 Satnarkoba,
Kasiwas, ADC Kapolresta, Driver Kapolresta, Spri Kapolresta dan
anggota staf Siwas. Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto menjelaskan, pemberantasan narkoba bisa diawali dari diri sendiri. “Dalam hal ini, di tubuh kesatuan Polresta Malang Kota, dilakukan pemantauan anggota agar tidak terjerumus narkoba,” terangnya. Dikatakan olehnya, pelaksanaan tes urine diawasi ketat oleh Kapolresta Malang Kota. Selain itu, juga anggota Sipropam Polresta Malang Kota. Dalam satu bulan ini Polresta Malang Kota sudah dua kali melaksanakan tes urine pada anggota secara acak dan dilakukan mendadak. (edr/mik)
Kapolres Mojokerto Ajak Elemen Buruh Perangi Covid-19
Kapolres Dony memberikan bansos secara simbolis kepada pengurus FSPMI.
Dengan dilakukan vaksinasi massal di beberapa tempat ini tentunya akan lebih mempercepat capaian target vaksinasi di wilayah Kabupaten Malang. Ini adalah bagian dari upaya mulia menyelamatkan jiwa manusia.
Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono membagikan paket sembako.
Polresta Makota Gelar Tes Urine, Keseluruhan Negatif
Polres Bangkalan Gerebek Judi Sabung Ayam 2 Lokasi Bangkalan, Memorandum Kasatreskrim AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo, memimpin penggerebekan arena judi sabung ayam di Desa Sowa’an, Kecamatan Modung dan Desa Keleyan, Kecamatan Socah. “Awalnya, penggerebekan judi sabung ayam kami lakukan pada hari Sabtu (31/6) siang di Desa Sowa’an, Kecamatan Modung,” ujar AKP Sigit, Selasa (3/8). Lanjutnya, sehari kemu-
RABU PAHING, 4 AGUSTUS 2021 HALAMAN 6 - 7
Mojokerto, Memorandum Mo Aksi pengibaran bendera Me Merah Putih oleh Elemen Bur Buruh KC FSPMI Kabupaten Moj Mojokerto di Kantor Sekretaria tariat Desa Jasem, Kecamatan Ngo Ngoro, Senin (2/8), dihadiri Kap Kapolres Mojokerto AKBP Don Dony Alexander. Kehadiran kapolres dalam kegi kegiatan dukungan program pem pemerintah PPKM Level 4 dan imbauan mengajak me-
merangi Covid-19 tersebut, ia juga sekaligus membagikan bansos kepada elemen buruh. Kapolres Dony mengatakan, untuk melakukan penanganan Covid 19, pemerintah tidak bisa melaksanakan sendirian. Namun membutuhkan peran masyarakat termasuk dari FSPMI. “Kami berkoordinasi dengan kawan-kawan FSPMI tentang penanganan Covid-19 di wilayah hu-
kum Polres Mojokerto,” terang Dony. Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengajak kawan - kawan FSPMI untuk bersama-sama memerangi Covid-19 dan mendukung program pemerintah PPKM level 4. “Menyongsong 17 Agustus harus semangay berjuang bersama dalam rangka membantu pemerintah memerangi Covid 19. Semoga Indonesia segera keluar dari situasi
pandemi covid 19 khususnya di wilayah hukum Polres Mojokerto,” ucap kapolres. Sementara itu, Ketua PC Aneka Industri FSPMI Kabupaten Mojokerto Eka Hernawati mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Mojokerto dan jajarannya yang sudah hadir. “Kami tetap semangat dan berusaha melawan pandemi Covid-19. Kami siap mendukung pemerintah melalui PPKM di Jatim,” tandasnya. (no/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR Edarkan Sabu, Kuli Bangunan Lekok Keok Pasuruan, Memorandum Istamar alias Iis (27), asal Dusun Bandungan, Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, harus berurusan dengan aparat penegak hukum setelah kedapatan menyimpan sabu. Ia diringkus anggota Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota, Minggu (1/8) di rumahnya. Kasatreskoba Polres Pasuruan Kota AKP Nanang Sugiyono menuturkan, berdasarkan informasi dari masyarakat di sekitar wilayah tersebut sering terjadi peredaran narkotika jenis sabu. “Petugas meringkus pelaku di dalam rumahnya. Saat dilakukan penggeledahan patugas mengamankan barang bukti sabu yang dimiliki pelaku di bawah tempat tidur,”
RABU PAHING, 4 AGUSTUS 2021 HALAMAN 8
sedotan, 1 amplop coklat berisi 3 bungkus plastik klip baru, 1 timbangan elektrik, uang tunai Rp 150 ribu, dan 1 HP merk Oppo A5s. “Pelaku ini sehari-harinya bekerja sebagai kuli bangunan. Dia pengedar sabu-sabu sudah lama, kurang lebih 1 tahun,” tuturnya. Kini pelaku serta barang bukti diamankan di Mapolres Pasuruan Kota guna proses lebih lanjut. (rul/lis)
Pelaku Istamar alias Iis (27) dan barang bukti diamankan di Mapolres Pasuruan Kota.
gram, 0,17 gram, 0,18 gram, 0,18 gram dan 0,18 gram, dengan jumlah total 2,28 gram sabu,” Nanang. Petugas juga mengamankan 2
FO TO :
katanya, Selasa (3/8). Dari tangan pelaku petugas menyita 2 kotak warna hitam dan putih berisikan plastik klip yang di dalamnya berisi sabu yang sudah siap diedarkan pelaku. “Dua kotak tersebut masing-masing berisikan 0,21 gram, 0,19 gram, 0,21 gram, 0,20 gram, 0,19 gram, dan 0,21 gram. Sedangkan kotak satunya berisikan sabu 0,18 gram, 0,18
ME
MO
RA
ND
UM
/R U
L
Gubernur Tinjau Vaksinasi di ITS Surabaya, Memorandum Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi hari terakhir yang digelar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Selasa (3/8). Mulai hari kedua hingga hari terakhir vaksinasi ditujukan kepada masyarakat di sekitar lingkungan ITS. Seperti diketahui, dalam rangka Dies Natalis ke-61, ITS bersama Ikatan Alumni (IKA) ITS menyelenggarakan
program vaksinasi dosis pertama untuk mahasiswa, pegawai (dosen dan tenaga kependidikan) beserta keluarga, dan alumni ITS beserta keluarga. Gelaran yang juga menggandeng RS Universitas Airlangga (RSUA) dan RS Husada Utama (RSHU) tersebut berlangsung selama 4 hari sejak Sabtu (31/7) lalu. “Semoga dengan adanya kerja sama ini, pemerintah dan ITS
dapat memberikan perlindungan dan keselamatan kepada seluruh masyarakat Indonesia,” tutur Khofifah. Dalam kunjungannya di ITS, Khofifah didampingi Forkopimda Jatim yakni Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta, Kajati Jatim Jaksa Utama Madya Mohamad Dofir, serta Plh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Heru Tjahjono.
Mereka meninjau langsung proses vaksinasi dari tahap pemberkasan hingga penyuntikan vaksin. Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan apresiasi kepada ITS yang terus membangun sinergi dan kolaborasi untuk mendukung program pemerintah melalui vaksinasi Covid-19. Pada kesempatan ini, Khofifah juga menyempatkan diri berkomunikasi dengan beberapa peserta vaksin yang sedang duduk menunggu antrean untuk divaksin. Bahkan Khofifah sempat mengecek proses entry data peserta vaksin yang dilakukan sejumlah petugas dari ITS di lokasi kegiatan. Wakil Rektor IV Bidang Riset,
Inovasi, Kerja Sama, dan Kealumnian ITS Bambang Pramujati, yang menyambut langsung kunjungan tersebut turut mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemprov Jatim dan seluruh pihak yang ikut terlibat dalam program vaksinasi ini. “Vaksinasi ini dapat terlaksana atas dukungan Pemprov Jatim yang telah memberikan 6.000 dosis vaksin untuk disalurkan kepada sivitas akademika beserta keluarga, alumni beserta keluarga, dan masyarakat di sekitar lingkungan ITS,” papar Bambang. Bambang mengatakan jika 6.000 dosis vaksin tersebut dialokasikan sebanyak 2.000 dosis untuk pegawai beserta keluarga, 1.150 dosis untuk
mahasiswa, 1.350 dosis untuk alumni beserta keluarga, dan 1.500 dosis bagi masyarakat di sekitar lingkungan ITS. “Karena pada hari pertama, kedua, dan ketiga target vaksin belum terpenuhi sebesar 1.500 dosis setiap harinya, maka pada hari keempat ini diharapkan jumlah peserta vaksinasi mencapai 2.500 peserta,” imbuhnya. Dosen Departemen Teknik Mesin ini mengatakan jika ITS akan terus berpartisipasi aktif dalam program pemerintah untuk mempercepat tercapainya herd immunity melalui program vaksinasi Covid-19. “ITS siap untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk kembali mengadakan vaksinasi Covid-19,” tandas Bambang. (mg6/lis)
FOTO: MEMORANDUM/MG6
Bupati Jember Janjikan Difabel Dapat Beras dan Vaksinasi
Gubernur Khofifah bersama Forkopimda Jatim meninjau vaksinasi di Graha Sepuluh Nopember.
Bu p a t i m e m i n t a k e p a d a seluruh masyarakat Jember untuk terus menerus bahu membahu agar upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 bisa cepat diselesaikan. Sementara Sekretaris Organisasi Disabilitas Khusus Olahraga National Paralympic Co m m u n i t t y ( N P C ) Je m b e r Rio Pradani, merasa bersyukur para penyandang disabilitas dapat perhatian dan bantuan sembako dari pemerintah di masa PPKM. “Bagi teman teman dampaknya sangat terasa sekali. Memang kami kelompok rentan, apalagi dengan PPKM darurat ini,” ucapnya. (jun/lis)
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman didampingi kasatlantas memberikan bansos kepada tukang becak.
76 Republik Indonesia. Bendera merah putih merangkum nilainilai kepahlawanan, patriotisme, dan nasionalisme serta kecintaan terhadap NKRI. “Dalam situasi pandemi ini, mari bersama-sama menanggani dan menanggulangi penyebaran Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan. Sehingga, dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Pasuruan ini. Indonesia Tangguh
Indonesia Tumbuh,” jelasnya. Ia berharap bantuan tersebut bisa meringankan beban masyarakat, khususnya para komunitas pengayuh becak wisata religi Kota Pasuruan selama pelaksanaan PPKM level 4. “Kegiatan bansos ini dilakukan untuk mereka yang perlu dibantu, khususnya masyarakat yang terdampak pandemic yang mengakibatkan pendapatan ekonomi menurun,” tutup Arman. (rul/lis)
FOTO: MEMORANDUM/JUN
Pasuruan, Memorandum Ro m b o n g a n t u k a n g b e c a k mendatangi lapangan Wicaksana Laghawa. Mereka menghias becaknya dengan bendera merah putih layaknya karnaval 17 Agustus. Kedatangan rombongan becak hias dengan tujuan untuk mengelilingi Kota Pasuruan guna menunjukkan jiwa nasionalisme para tukang becak yang bersyukur dengan kemerdekaan Indonesia. Ke s e m p a t a n t e r s e b u t mendapat perhatian khusus dari Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman serta PJU polres. Puluhan tukang becak juga mendapatkan paket sembako dari Polres Pasuruan Kota. AKBP Arman menyampaikan, pemberian bantuan paket sembako sebagai bentuk kepedulian Polri di tengah pandemi Covid-19 untuk para pengayuh becak wisata di Kota Pasuruan. “Kita salurkan bantuan sosial (bansos) sejumlah 100 paket sembako kepada para tukang becak yang terdampak PPKM level 4,” ucap Arman sembari memberikan paket bantuan. Saat menyalurkan bansos, pihaknya juga mengapresiasi kegiatan para tukang becak. Karena mereka dengan kesadaran sendiri memasang bendera merah putih menjelang momentum Hari Kemerdekaan ke-
pendataannya dibantu saudara Kusbandono, termasuk untuk target vaksinasi,” katanya. Selebihnya bupati berjanji akan meyiapkan swab untuk seluruh masyarakat Jember secara gratis dan ber harap semuanya bersedia di-swab di seluruh puskesmas. “Kami akan buka di seluruh puskesmas menerima swab gratis mulai jam 08.00-12.00 setiap hari,” ungkap Hendy. He n d y b e r h a r a p w a r g a difabel tetap semangat dan kepada seluruh warga Jember membantu pemerintah melawan virus corona dengan disiplin protokol kesehatan serta patuh terhadap peraturan pemerintah dalam penanganan Covid-19.
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Puluhan Tukang Becak Terima Bansos
Jember, Memorandum B u p a t i He n d y Si s w a n t o didampingi Plt Kepala Dinas Sosial Jember Widi Prasetyo secara simbolis menyalurkan bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial RI kepada perwakilan warga penyandang difabel Kusbandono di Jalan KH Wahid Hasyim, Senin (2/8) sore. Hendy menyampaikan, Pemkab Jember memberikan bansos kepada warga terdampak Covid-19 termasuk warga difabel. Bansos tersebut berupa paket beras seberat 5 kilogram yang berasal dari Kemensos RI. “Kita akan salurkan bantuan kepada seluruh warga difabel di Kabupaten Jember, tinggal menunggu datanya ini berapa,
Rombongan Bupati Hendy Siswanto berbincang dengan penyandang difabel.
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Direktur Utama: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III Choirul Shodiq SH MH No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Pemimpin Perusahaan: Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
Petugas memeriksa kesehatan warga yang telah sembuh.
Warga Kabupaten Pasuruan Terpapar Covid-19 Turun Drastis Pasuruan, Memorandum Semakin hari jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang terpapar Covid-19 makin menurun. Sebaliknya, orang-orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 mencapai ratusan dalam sehari. Sebagai buktinya, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan mencatat mulai Senin (2/8) ada 110 orang yang dinyatakan bebas dari virus corona. Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan Syaifudin Ahmad mengatakan, dari 110 orang yang sembuh, 39 orang sembuh setelah menjalani isolasi mandiri (isoman) di beberapa faskes di Pasuruan, Malang, Surabaya, Palembang, dan Palangkaraya. Ada pula 31 orang sebelumnya dirawat di RSUD Bangil hingga sembuh. Berikutnya ada 16 orang dari RS Prima Husada Sukorejo, 6 orang dari RSUD Grati, dan sisanya sembuh dari perawatan di RS luar daerah seperti Kota Pasuruan, Malang, Sidoarjo dan Surabaya. “Khusus hari ini (kemarin, red) kami mendapatkan informasi ada 110 warga Kabupaten Pasuruan yang sembuh dari Covid-19. Dan ini lebih banyak jumlahnya ketimbang yang terpapar. Bahkan tiga kali lipat dari jumlah yang terinfeksi,” kata Syaifudin, Selasa (3/8). Dengan semakin banyaknya orang yang sembuh, Syaifudin meminta masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap Covid-19 varian delta yang lebih berbahaya. “Virus ini berbahaya karena banyak yang kena dan tidak sedikit pula yang meninggal. Maka dari itu harus terus waspada dan berhati-hati,” pungkasnya. Menurut Syaifudin, Pemkab Pasuruan tak hentihentinya menyosialisasikan pentingya menerapkan 5M sebagai cara untuk menghindarkan diri dari penyebaran Covid-19. Yakni memakai masker saat keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sesering mungkin, menjaga jarak aman, meningkatkan imun tubuh serta memperbanyak berdoa. “Pak bupati dan wakil bupati gencar mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat akan pentingnya disiplin menerapkan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19,” harapnya. Sementara itu, dengan bertambahnya 110 orang sembuh, maka jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang dinyatakan bebas dari Covid-19 mencapai 5.722 orang. Di sisi lain jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang terpapar Covid-19 hinga kemarin 34 orang. (rsk/lis)
Tersangka Perusakan Ambulans di Silo Bertambah Jember, Memorandum Tersangka perusakan ambulans dan pengambilan paksa jenazah Covid-19 di Dusun Sukmo Ilang, Desa Pace, Kecamatan Silo, Jember, pada Jumat (23/7) lalu bertambah. Setelah mengamankan 3 tersangka, kini jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jember kembali menangkap pelaku kasus tersebut, Senin (2/8) malam. “Dua orang tambahan yang ditangkap adalah berinisial IM (24) dan MRA (23 ). Mereka warga Dusun Sukmo Ilang, Desa Pace, Kecamatan Silo. Keduanya ditangkap petugas Senin (2/8) malam,” kata Kasatreskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna, Selasa (3/8). Total pelaku yang ditangkap 5 orang dan telah ditetapkan
sebagai tersangka. “Diduga pelaku IM yang memukul kaca ambulans dengan tangan kosong. Sementara MRA beraksi menggembosi dan melepas cover ambulans tersebut,” ungkapnya. Diberitakan sebelumnya, pada Minggu (1/8) lalu, polisi telah menangkap tiga pelaku yaitu ME (30), ES (35), dan AR
(26). Mereka ditangkap karena disangkakan sebagai pelaku perusakan ambulans. Kejadian itu dipicu setelah warga terpancing informasi hoax saat ada yang menyebut organ jenazah hilang, sehingga pelaku merusak ambulans. Untuk itu warga diimbau tidak mudah terpancing informasi yang belum tentu kebenarannya yang kemudian justru terpancing emosi dan melakukan perbuatan melanggar hukum. (edy/lis)
Kedua tersangka IM (24) dan MRA (23).
FOTO: MEMORANDUM/EDY
Gandeng Ormas dan Mahasiswa
Polres Tulungagung Salurkan Bansos Tulungagung, Memorandum Di masa PPKM ini, Polres Tulungagung tak hentinya berbagi kepada masyarakat terdampak dengan cara menyalurkan bantuan sosial (bansos). Untuk mempercepat p e n y a l u ra n n y a , p i h a k p o l re s melibatkan organisasi masyarakat (ormas) dan mahasiswa. Kali ini bansos berupa ratusan paket beras disalurkan kepada pimpinan daerah Muhammadiyah, PCNU, PSHT, Bank Sampah Manfaat Desa Bolorejo Kecamatan Kauman, PSNU Pagar Nusa, Paguyuban Pedagang Kaki Lima Welas Asih, IKSPI Kera Sakti, dan AMTI. Atas partisipasi berbagai elemen masyarakat itu, Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto melalui Paur Subbag Humas Iptu Nenny Sasongko menyampaikan apresiasi dan terima kasih. “Bansos diberikan kepada warga yang memang benar-benar terdampak
dan membutuhkan. Tujuannya adalah meringankan beban masyarakat di masa pandemi,” ujar dia, kemarin. Untuk prioritas penerima bansos, kata Nenny, adalah warga terdampak Covid-19 maupun penerapan PPKM yang belum menerima bantuan apapun. Bansos berupa beras juga diberikan polsek jajaran bersinergi dengan TNI dan pemerintah setempat secara door to door untuk menghindari kerumunan. “Di tengah masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini kita harus saling berbagi dan bersama sama membantu warga yang membutuhkan,” ajaknya. Pihaknya mengimbau pada seluruh elemen masyarakat agar s e n a n t i a s a m e n a a t i p ro t o k o l kesehatan dengan selalu memakai masker saat di luar rumah, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta menerapkan hidup bersih dan sehat. (nn95/mad/lis)
FOTO: MEMORANDUM/NN95
FOTO: MEMORANDUM/RSK
JAWA TIMUR
RABU PAHING, 4 AGUSTUS 2021 HALAMAN 9
Anggota ormas membantu menyalurkan bansos kepada warga.
Tim Kecamatan Karangrejo Evaluasi Pengelolaan Keuangan Desa Tulungagung, Memorandum Tim Monitoring Evaluasi (Monev) Kecamatan Karangrejo terdiri dari kasi pemberdayaan masyarakat pendamping kecamatan dan pendamping desa, memonitor dan mengevaluasi pengelolaan keuangan Desa Sukowiyono, Selasa (3/8). Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Karangrejo Husain mengatakan, pihaknya memonitor dan mengevaluasi kegiatan desa yang bersumber dari dana desa (DD) serta alokasi dana desa (ADD). “ Ti m k e c a m a t a n t e l a h selesai melaksanakan monev di 8 dari 13 desa di Kecamatan Karangrejo untuk semester 1.
Tim Kecamatan Karangrejo melaksanakan monev hasil proyek. FOTO: MEMORANDUM/KIN
RUMAH DIJUAL Jual Cpt Rmh Besar Kupang Krajan Bebas Banjir, Strategis, Garasi 4 mobil & juga toko sudah jalan. Jalan Raya Pasar kembang. Hub : 081230222797.
PA R A N O R M A L Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung e ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0812 29729706/08 5785938383. (tdk terima SMS).
Sedangkan untuk semester 2 dijadwalkan pada Desember mendatang,” terangnya. Sa s a r a n m o n e v, l a n j u t Husain, yaitu bendahara desa dalam laporan administrasi keuangan desa dan sarpras di lapangan. “Setelah kita survei hasilnya bagus dan sudah memenuhi RAB,” katanya. Husain berharap agar desa lain di Kecamatan Karangrejo yang belum dimonev bisa mencontoh Desa Sukowiyono. Di kesempatan sama, Kepala Desa Sukowiyono Moch Syahrul Wafa menyampaikan terima kasih kepada tim kecamatan atas terlaksananya monitoring dan evaluasi di desanya. “Ha r a p a n s a y a s e t e l a h dimonev ini, ke depannya akan kami jadikan bahan evaluasi untuk menata Desa Sukowiyono agar lebih baik lagi,” pungkasnya. (kin/mad/lis)
KEHILANGAN Hlg STNK Honda 2015 L-6477-DX An.Goemono Drs D/a.Rangkah 3/20 Sby.
ELEKTRONIK DIJUAL
Hlg STNK Spd Motor Honda Thn 2018 L-6880-FG An.Lie Poi Leng D/a.Kutisari Indah Utara VI/27 Sby.
AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.
Hlg BPKB Truck Box Mitsubishi Th 2009 L-9443-BS An.Lie Poi Leng D/a.Kutisari Indah Utara VI/27 Sby.
PROMO TOYOTA Juli Special AGYA 1.2 Dp. 8jt angs 3.7xx CALYA 1.2 Dp. 8jt angs 3.8xx AVANZA Dp. 21jt angs 4.4xx YARIS Dp. 35jt angs 5.8xx Bonus : - Cover Jok - Karpet Dasar - Kaca Film - Payung - dll
* Terima tukar tambah dan KTP luar kota Hubungi : 0813 4333 8030
Hlg STNK Spd Motor Honda W-3560-KY An.Lea Sutarsih N k . M H 1 J B G 11 0 J K1 4 0 9 8 7 Ns.JBG1E1139776. Hilang STNK Motor Honda Vario Atas Nama: Wiratno, NoPol: L-5028-UG, Nosin: JM41E1059209, Noka: MH1JM4119JK059460
PEN NGUMUMA AN TENTANG SERTIPIKAT S T HILANG Nomor :11,,12/STP.HL//V/2021 Untukmen ndapatkanSertipikatbaruPenggantiSertipikatHilang, Berdasa arkanketentuan nPasal 59 ayat ((2) PP. No. 24 Th T 1997 tentangPe endaftaran Tanah denganinidiumumkanbahw wa : No
1 1
2.
NamadanAlamatPem oho on
HakAtas Tanah danJenis No. Hak
NIB GS/SU
Terdaftarat asNama/Al amat
TanggalPem
Letak Tanah a.Desa/Kel. b.Kecamatan
Keterangan
bukuan
2
3
4
5
6
7
8
N NIB.12.31.05 SUPAH A.Warujing APID YUNA AIDI H HakMilik 23-12Suratperny yataandibawa ahsump .1 10.00307 berdasarka ansuratke N No.70/ 1982 ah/janji go N No.1210/ teranganw waristgl. W Warujing Tgl.27-05-2 2021 1982 30-12-2020 0) g go Surattanda alaporankehilangan B.Leces Tg gl.02-11Dsn.Triwun ng Tgl.02-02-2 2021 1982 RT.005/RW W.002 Ds No..SKTLKLu uas1.247 Warujinggo oKec.Lece BS/73/II/YAN.2.4/2021//SPKT m m2 s, Kab.Prob bolinggo PolsekLece es HERAJI SARIMO N NIB.(berdasarkansuratk H HakMilik 03-01Suratperny yataandibawa ahsump a.Muneng N No.1247/ Bin eteranganw waris N No.35 / 1987 ah/janji 1986 SOENAR b.Sumbera tgl.16-02-2 2021) M Muneng Tgl.27-05-2 2021 Tg gl.12-05Jl.Kelud, Gg g.Sukun, Surattanda alaporankehilangan sih 1986 RT.003/RW W.002 Tgl.09-04-2 2021 Lu uas4.709 DesaPesisirr, No..SKTLK-m m2 Kec.Sumbe erasihKab. BS/89/IV/Y YAN.2.4/2021 1/SPKT Probolingg go PolresProb bolinggo Kota Dalamwa aktutigapuluh (30) harisejjaktanggalini, bagimereka yang merasakeberatanda apatmengajuk kankeberatan-keberatankepada k kami deng gandisertaiala asan-alasandanbukti ng kuat.Jik kasetelahtigap puluh (30)) yan kadakeberatan nterhadappermohonanpen nggantiansertipikattersebuttdiatas, haritidak makaserttipikatpenggantiakanditerb bitkandanberlakusahmenurrut ho okum danSertipikatt yang g hilangdin nyatakantidak kberlakulagi. Prob bolinggo, 27-5-2 2021 KEPA ALA KANTOR PE ERTANAHAN KABU UPATEN PROBO OLINGGO
Ir.Bu udi DoyoM.S Si. NIP. 196404041 1995031001
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
Hlg BPKB L-2884-YJ Honda Thn 2017 Kiki Chusnul Kupang Krajan Masjid 24 Sby. Noka MH1JFU113HK978449 Nosin JFU1E1993541.
HILANG STNK P 2265 RS NK. 1237 NS. 1119 AN. EVA RAHMAWATI D/A DSN PAREBALAN SILO JBR
HILANG STNK P 6497 PN NK. 8948 NS. 6111 AN. SUPRIANTO D/A JL SULTAN AGUNG TANGGUL JBR
Hilang STNK spd Motor Honda Beat W 5905 QB A/N: SUPARDI. D/A: Ds Jambangan 05/11. HILANG STNK HONDA BEAT 2016 W 2604 NB RIZQI YANUAR RAMADAN HLG BPKB SPD MOTOR 2014 L-6499 ZS W.WHITE RED AN.LISANIA INDAH.S GRIYA CITRA ASRI RM 27/15 RW07 RT06 BENOWO SBY. HILANG STNK HONDA SUPRA FIT W 2890 ZG SUPRIYONO 085852775021.
HILANG STNK P 2898 PT NK. 8497 NS. 1559 AN. HARIK D/A JL RENGGANIS RAMBIPUJI JBR HILANG STNK P 2641 QW NK. 6709 NS. 4039 AN. ACHMAD YUNUS D/A JL NUSA INDAH PATRANG JBR
HLG STNK Mtr Honda BEAT Th’2013 S-4068-LS an.SUYATEMI Dsn Keputran Desa Dinoyo RT 04/ RW 01 Kec.DEKET LMG.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
RABU PAHING, 4 AGUSTUS 2021 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
POLSEK JOMBANG GULUNG SINDIKAT NARKOBA
Disergap di Lokasi Berbeda Jombang, Memorandum Unit Reskrim Polsek Jombang menggulung jaringan narkotika jenis sabu-sabu, Minggu (1/8) siang. Selain mengamankan sejumlah barang bukti kristal haram, polisi juga meringkus penggunanya di dua lokasi berbeda. Mereka yang diamankan Ilham Ma’arif (22), Qoyum Efendi (25), dan FAP (17), semuanya warga Desa/ Kecamatan Peterongan. Seorang lagi Refan Nur Febriyanto (20), asal Dusun Ngrawe, RT 04/RW 02, Desa Morosunggingan, Kecamatan Peterongan. Dipaparkan Kapolsek Jombang AKP Bambang Setiyobudi, awalnya pihaknya meringkus dua pelaku di Jalan Dr Setiabudi atau tepat berada di depan SDN Jombatan 1 Kecamatan Jombang. Di lokasi ini, polisi membekuk Ilham dan Refan. Termasuk, mengamankan dua unit handphone (HP)
yang digunakan sebagai sarana transaksi, sebuah pipet kaca yang masih terdapat sisa sabu dengan berat 1,62 gram, sebuah alat hisap atau bong, serta sebuah paket sabu seberat 0,44 gram. “Berbekal penangkapan pertama, kami langsung melakukan upaya pengembangan. Hasilnya, dua tersangka berikut barang bukti berhasil kami amankan,” paparnya, Selasa (3/8). Dua tersangka yang berhasil diamankan saat pengembangan adalah Qoyum serta FAP. Lokasi penangkapan keduanya di sebuah rumah yang ada di Desa/Kecamatan Peterongan. Di lokasi kedua petugas kembali
Tersangka Ilham dan Refan diapit petugas di Mapolsek Jombang. FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
mengamankan dua unit HP, sebuah pipet yang terdapat narkotika sabu dengan berat 1,71 gram, serta sebuah bong. “Guna kepentingan penyidikan
lebih lanjut. Keempat tersangka berikut barang bukti langsung diamankan ke Mapolsek Jombang,” sambung Kapolsek.
Kini, selain terus menjalani pemeriksaan intensif penyidik, tersangka harus mendekam dibalik jeruji besi ruang tahanan Mapolsek Jombang.
Upaya serius tadi dilakukan untuk membongkar jaringan narkotika yang melibatkan mereka secara tuntas. (wan/yok)
Puskesmas Bandarkedungmulyo Disegel Kades
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Olah TKP petugas di lokasi kejadian.
Pemotor Sentul Meregang Nyawa Jombang, Memorandum Seorang pemotor dilaporkan meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Sentul, Kecamatan Tembelang, Selasa (3/8) sekitar pukul 14.30. Korban adalah Mahfuzh Yunus (43), warga setempat. Dipaparkan Kasatlantas Polres Jombang AKP Rudi Purwanto melalui Kanit Laka Iptu Sulaiman, kejadian berawal saat korban yang mengendarai Yamaha Vixion nopol S 6232 ZC melaju dari arah utara ke selatan. “Korban melaju dari arah utara ke selatan. Setibanya di lokasi, ia berniat mendahului kendaraan yang ada didepannya,” paparnya, Selasa (3/8). Nahas, saat hendak mendahului korban tidak memperhatikan kondisi lalu lintas didepannya. Akibatnya, kuda besi yang dikemudikan bertabrakan dengan dump truck nopol AG 8207 YI yang dikemudikan Joko Budi Artha (36), asal Dusun Petungombo, RT 04/RW 01, Desa Sepawon, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. “Akibat jarak yang terlalu dekat, benturan keras tidak dapat dihindari,” sambung Kanit Laka. Tak ayal, suara benturan keras antara kedua kendaraan mengagetkan warga yang tengah berada di sekitar lokasi. “Hasil olah TKP diketahui penyebab kecelakaan akibat pemotor kurang memperhatikan kondisi lalu lintas dari arah depan. Guna kepentingan penyelidikan, kedua kendaraan yang terlibat kami amankan sebagai barang bukti,” pungkas Sulaiman. (wan/yok)
Jombang, Memorandum Dianggap tidak kooperatif, Puskesmas Bandarkedungmulyo disegel oleh kepala desa (kades). Aksi ini dilakukan sebagai ungkapan kekecewaan, lantaran pimpinan fasilitas kesehatan (faskes) yang berada di samping Jalur Nasional Surabaya-Madiun itu dituding kurang tanggap. Aksi penyegelan ditandai dengan dirantainya pintu masuk Puskesmas. “Akhirnya saya memberanikan diri mewakili rekan-rekan kepala desa (se-Kecamatan Bandarkedungmulyo) untuk menyegel. Supaya Pemkab, Dinkes mengerti apa yang saya inginkan,” ujar Kades Bandarkedungmulyo Zainul Arifin, Selasa (3/8). Dijelaskan, salah satu tidak kooperatifnya pimpinan puskesmas saat ada warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman), tidak sekalipun tim medis melakukan pengecekan. Demikian halnya saat ada program rumah sehat, keperluan alat medis juga tidak diinventarisir.
Kondisi Puskesmas Bandarkedungmulyo yang terkunci pintu gerbangnya.
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
“Sampai kemarin saya rinci dan segala macam, tabung oksigen katanya kosong semua. Ini kalau masyarakat saya butuh mendadak kalau kosong terus bagaimana?. Sampai detik ini pun kalau diajak bicara selalu pakai standar,” jelasnya. Arifin menegaskan, boleh
pakai standar, tapi nyawa masyarakat ini rentan. Kalau tidak segera ditolong, segera ditangani, masyarakat bisa meninggal. Padahal, tidak ada pasien rawat inap di Puskesmas. “Hari ini memang Covid, tapi yang tidak Covid ya jangan dirujuk ke Jombang (RSUD, red) dong. Ka-
lau dirujuk ke Jombang semua penuh, akhirnya masyarakat ketakutan,” tegasnya. Tuntutan yang diinginkan, papar Arifin, pihaknya sudah menelpon Kadinkes, agar minta diganti kepala Puskesmas yang bisa bekerjasama dengan pihak desa. Jadi ini antara seluruh
kepala desa dengan kepala Puskesmas. “Bukan untuk menutup rumah sehat, tidak. Rumah sehat kita back-up semuanya, fasilitas kita fasilitasi, silakan dicek. Semuanya ada, dan kebutuhan apapun walaupun anggaran belum turun, kita siapi,” paparnya. Menurut Arifin, memang ada standar untuk infus, ada standar untuk oksigen. Tetapi kalau kebutuhan itu mendesak, misalnya orang itu sudah parah di rumah, paling tidak pihaknya mengajak kepala Puskesmas untuk berbicara. “Sementara di oksigen dulu disana, terus tarik di rumah sakit kan bisa. Jangan standar-standar terus, bisa mati semua rakyat saya,” tukasnya. Sementara saat hendak dikonfirmasi, Kepala Puskesmas Bandarkedungmulyo tidak berada di tempat. Saat awak media menemui Kepala Dinas Kesehatan Jombang Subandriyah, pihaknya akan identifikasi terkait persoalan ini. “Saya akan identifikasi dulu ya,” pungkasnya. (wan/yok)
Dewan Kebut Tuntaskan Perubahan Perda RTRW Jombang, Memorandum Ko m i s i C D P R D Jo m bang menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Jombang. Dalam agenda ini, khusus untuk membahas perubahan Perda 21/2009 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW), yang ditargetkan harus bisa dituntaskan pada 25 Agustus mendatang. ”Untuk perencanaan Bappeda terkait dengan RTRW kami sudah menyetujui dan hampir sepemikiran dengan Komisi C,” ujar Miftahul Huda, Wakil Ketua Komisi C DPRD Jombang, Selasa (3/8). Seperti pada poin zonasi untuk industri, dimana semua kecamatan di Kabupaten Jom-
bang diperuntukkan industri kecuali tiga kecamatan. ”Jadi Kecamatan Wonosalam, Megaluh, dan Kecamatan Ngusikan tidak diperbolehkan untuk industri,” katanya. Hanya saja, memang untuk zona industri masih tetap di Kecamatan Kabuh, Ploso, dan Kecamatan Bandarkedungmulyo. "Ini sangat memudahkan investor untuk masuk ke Jombang. Akan tetapi juga tidak merusak lingkungan yang ada di Jombang,” terangnya. Kendati demikian, wakil rakyat mengaku memang ada beberapa yang harus dipertimbangkan. Seperti penambahan wisata budaya untuk Sumber Penganten Jogoroto. Selain itu, membuka exit tol di Kecamatan Kesamben untuk memudahkan masyarakat mengakses ke jalan tol.
“
Ini sangat memudahkan investor untuk masuk ke Jombang. Akan tetapi juga tidak merusak lingkungan yang ada di Jombang,” FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
MIFTAHUL HUDA Wakil Ketua Komisi C DPRD Jombang "Karena itu juga mendapat dukungan dari masyarakat untuk membuka exit tol. Untuk selebihnya, kami sudah menyetujui Perda RTRW,” ungkapnya. Sedangkan, dirinya menargetkan pada 25 Agustus mendatang perda RTRW harus
Hearing yang digelar Komisi C dengan sejumlah OPD.
bisa segera diselesaikan. ”Sehingga pada 25 September sudah bisa diundangkan dan mendapat nomor dari Pemerintah Provinsi,” pungkasnya. Sementara itu, Budi Nugroho Kepala Bappeda Jombang, mengatakan untuk persetujuan dari Dirjen Agraria sudah turun. ”Karena PPKM kita tidak bisa
mengambil kesana, tapi yang jelas kita melakukan komunikasi terus dan sudah bisa dilakukan pembahasan dengan DPRD,” ujarnya usai RDP kemarin. Dirinya menambahkan, sebentar lagi sudah dilakukan paripurna pertama. ”Penyampaian nota segera dilakukan paripurna,” pungkas Budi. (wan/adv/yok)
Hadapi Pandemi Covid-19
Disdik Jatim Kembangkan Alat Terapi Penguapan Indra Penciuman
FOTO: MEMORANDUM/DAYAT
UPT Pengembangan Teknis Keterampilan Kejuruan Disdik Jatim mengembangkan alat terapi penguapan indra penciuman dan perasa bagi pasien Covid-19.
Surabaya, Memorandum UPT Pengembangan Teknis Keterampilan Kejuruan (PTKK) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Timur mengembangkan alat terapi penguapan indra penciuman dan perasa bagi pasien Covid-19. Saat ini, alat terapi dengan bahan herbal itu masih dalam tahap uji coba. Kepala UPT PTKK Disdik Jatim, Wahyu Suryo Herminoko mengatakan, alat terapi penguapan ini dibuat untuk membantu masyarakat terbebas dari gejala Covid-19, yakni anosmia. Alat penguapan ini sebenarnya bisa dibuat sendiri oleh masyarakat dengan cara yang sederhana. “Kita gunakan modifikasi untuk alat terapi ini. Bahan-bahan yang kita gunakan rempah-rempah, jadi masyarakat yang ingin mencoba membuatnya bisa dengan direbus di rumah sampai menguap, uapnya itu yang nanti bisa dihirup perlahan,” ujar Wahyu Suryo Herminoko,
Selasa (3/8). Disampaikan Wahyu Suryo Herminoko bahan rempah yang dipakai mulai dari daun kayu putih yang dibuang pucuknya, daun sirih temuros, bunga kenanga, daun cengkeh kering, dan jahe yang diambil kulitnya. “Semua bahan dicampur ke dalam panci yang berisi air, tunggu hingga proses penyulingan dan terapi uap kemudian bisa dihirup secara perlahan,” tutur dia. Dinas Pendidikan Jawa Timur, temuan seperti ini setidaknya bisa untuk menghilangkan kekhawatiran yang berlebih akan Covid-19. “Karena gejala awal hilang indra penciuman dan perasa. Mudah-mudahan ini bisa membantu,” katanya. Menurut Wahyu Suryo Herminoko, terapi penguapan bisa dilakukan selama 15 menit. Lebih lanjut, terapi penguapan ini bisa dilakukan selama 15 menit dengan jarak 10 cm. “Alat terapinya bisa bekerja hingga 5
jam untuk penguapan meski dalam kondisi kompor mati,” tutur dia. Wahyu Suryo Herminoko menyampaikan alat terapi yang masih uji coba ini akan dikembangkan kran penguapan dengan menyesuaikan tinggi badan pengguna secara otomatis. Biaya produksi alat terapi yang mencapai Rp 2,5 juta ini dikerjakan selama tiga hari. “Pernah ada yang bergejala, kemudian mencoba menggunakan alat ini selama satu hari penuh. Awalnya hilang indra penciuman. Kemudian setelah pakai alat ini, perlahan bisa pulih kembali,” beber dia. Selain pembuatan alat terapi penguapan ini, Wahyu Suryo Herminoko menyarankan agar masyarakat juga mengonsumsi ramuan rempahrempah untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Ramuan itu dari daun mint, jahe merah, kunyit, jinten hitam, kayu manis, dan jeruk lemon. (day/hs/*/yok)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM & KRIMINAL
RABU PAHING, 4 AGUSTUS 2021 HALAMAN 11
Terdakwa melakukan aksinya bersama Alex dan Jefri (keduanya DPO) di gudang Jalan Kalianak 55 nomor 53-RR. “Mengadili, menjatuhkan pidana kepada terdakwa Setiyo Warsono dengan pidana penjara selama 2 tahun dikurangi selama terdakwa dalam tahanan,” tutur hakim Tatas saat
Digelar di Mapolsek
membacakan amar putusannya di PN Surabaya, Selasa (3/8). Majelis menyatakan sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Irene Ulfa dari Kejari Tanjung Perak Surabaya bahwa terdakwa terbukti bersalah sebagaimana pasal dalam dakwaan JPU. “Menyatakan terdakwa telah
Sambungan dari halaman 1
menghindari adanya calon penerima dosis vaksin yang berebut nomor antrean. “Menyusul kejadian tadi pagi (kemarin, red), kami bersama tiga pilar menarik kegiatan itu ke mapolsek,” kata Kapolsek Gunung Anyar Iptu Biadi, Selasa (3/8). Menurut Biadi, proses vaksinasi di pendopo dinilai lebih aman. Selain bisa menampung cukup banyak penerima vaksin, keamanan di polsek juga terjamin. “Artinya, kami bersama TNI dan Satpol PP, bersiaga agar kegiatan vaksin itu berjalan lancar,” tegas Biadi. Untuk kelancaran vaksinasi, pihaknya juga sudah koordinasi dengan kepala puskesmas (kapus) setempat, dan jajaran terkait untuk mengatur jadwal penerima vaksinasi. “Kita sudah atur nanti bisa masuk minimal 10 orang dan maksimal 20 orang. Untuk yang lain bisa menunggu di halaman mapolsek,” pungkas Biadi. (fdn/nov)
Warga Keputran...
Sambungan dari halaman 1
kata Kanitreskrim Polsek Wonokromo Ipda Arie Pranoto, Selasa (3/8). Arie menjelaskan, dalam beraksi tersangka dan temannya secara mobile mencari lokasi sasaran. Setelah mengincar helm calon korban, keduanya kemudian berbagi tugas. Rata-rata, MB berperan sebagai joki. “Ufron menjadi eksekutornya,” lanjut Arie. Di lokasi pencurian terakhir, helm yang dicuri merupakan milik karyawan SPBU yang saat itu diletakkan di spion motor. Saat hendak beraksi, tersangka tidak menyadari jika gerak geriknya sudah dipantau dari jauh. “Ketika sudah mangangkat helm, korban meneriaki tersangka maling hingga didengar oleh pengunjung SPBU dan warga sekitar. Beruntung, anggota kami sedang patroli di sekitar lokasi. Tersangka langsung diamankan,” pungkas Arie. Sementara itu, dihadapan penyidik Ufron mengaku sudah lima kali melakukan aksi pencurian helm. Rata-rata, dia mengincar helm berjenis klasik. Helm itu jika dijual harganya antara Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu. “Tergantung merek dan kondisinya rusak apa masih bagus,” aku Ufron. (fdn/nov)
Stres
Sambungan dari halaman 1
itu. Postingan tersebut langsung banyak mendapatkan tanggapan dari netizen. “Coba berani gak tar gw ikutin @dinar_candy,” ungkap Elly Sugigi dalam kolom komentar Instagram milik Dinar Candy. “Dinar Candy mah enak stressnya ke Bali,” tutur akun avan****. “Whahahahahay emang emang lu mah nar,” beber akun Dustin. “Gih jalaaan pke bikini,” ungkap Uci Sucita. “Segeraa neenggg!!!! Biar masyarakat yang stresss perpanjangan PPKM dapat hiburan.... #LOL,” kata Danang. Kepada detikcom, Dinar Candy mengaku stres karena PPKM diperpanjang. Ia mengatakan bingung soal pekerjaannya. “Aduh saya stres kak diperpanjang, bingung kerjanya,” ungkap Dinar Candy, Selasa (3/8). Tapi saat ditanya lebih lanjut soal turun ke jalan memakai bikini, Dinar Candy belum menjawab lebih lanjut. Ia hanya mengatakan pusing dengan perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Seperti diketahui, Presiden Jokowi menjelaskan PPKM Level 4 diperpanjang hingga 9 Agustus 2021. “Perpanjangan PPKM. Kebijakan PPKM dari tanggal 26 Juli - 2 Agustus kemarin telah membawa perbaikan dalam hal konfirmasi kasus harian Covid-19, tingkat kasus aktif, tingkat kesembuhan, dan keterisian tempat tidur di rumah-rumah sakit,” buka Jokowi dalam Instagram miliknya. “Dan dengan berbagai pertimbangan, pemerintah memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM Level 4 dari tanggal 3 - 9 Agustus 2021 di sejumlah kabupaten/kota dengan beberapa penyesuaian,” ungkap Jokowi. (dth/nov)
terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam dalam pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP dan ke-5 KUHP,” katanya. Hal yang memberatkan dalam pertimbangan majelis hakim yaitu perbuatan terdakwa telah merugikan korban S.G. Handoko Margono A. Selain itu, terdakwa telah menikmati hasil kejahatannya. “Sedangkan hal yang meringankan terdakwa mengakui perbuatannya dan bersikap sopan dalam persidangan dan belum pernah
dihukum,” ucap Tatas. Atas putusan tersebut, JPU dan terdakwa Setiyo Warsono, sama-sama menyatakan pikir-pikir. “Pikir-pikir,” ujar terdakwa. Sebelumnya, JPU menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 3 tahun. Untuk diketahui, perkara ini bermula pada 20 April 2021, terdakwa Setiyo Warsono yang berada di rumahnya didatangi Alex dan Jefri untuk mengajak mengambil tembaga yang berada di dalam dinamo mesin genset di gudang Jalan Kalianak.
Ketua Majelis Hakim Taufik Tatas membacakan putusan di PN Surabaya, Selasa (3/8).
Atas ajakan tersebut terdakwa menyetujuinya, selanjutnya sekira pukul 03.45 Alex dan Jefri menuju ke gudang tersebut. Kemudian mereka bersama-sana masuk melalui celah samping pagar pintu gerbang di lokasi. Alex dan Jefri lalu membuka terpal yang menutupi mesin genset, dan membongkar
serta merusak dinamo untuk mengambil tembaga yang ada di dalamnya. Sekira pukul 16.00 datang saksi S.G. Handoko Margono A ke lokasi. Ia curiga dengan keadaan gudang dan melapor kepada anggota Polsek Asemrowo. Selanjutnya korban bersama
Tepergok, Diamuk Massa Curi Jam Tangan di Parkiran Minimarket Bronggalan Surabaya, Memorandum Beragam modus para pelaku kejahatan dalam melancarkan aksinya. Seperti yang dilakukan Mohammad Hasan Ashari (26), warga Dusun Labang Baru, Desa Labang, Kecamatan Labang, Bangkalan. Alih-alih ingin bercermin di spion mobil milik Sutriyono yang terparkir di minimarket Jalan Bronggalan, Hasan malah menggondol jam tangan. Namun, perbuatan pengangguran itu tidak berjalan mulus. Korban yang bekerja sebagai supervisor di minimarket itu memergoki ulah tersangka. Akibatnya, selain menahan sakit akibat dihajar massa, pria ini juga digiring ke Mapolsek Tambaksari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Benar Mas, kami mendapat laporan jika di lokasi ada warga yang mengamankan pelaku pencurian jam tangan. Setiba di sana, anggota segera membawa tersangka ke mapolsek guna diinterogasi,” kata Kapolsek Tambaksari Kompol Muhammad Akhyar, Selasa (3/8). Akhyar menjelaskan, kejahatan tersangka terjadi pada Minggu (1/8) sekitar pukul 14.30. Saat itu, korban baru saja datang untuk meninjau situasi minimarket di lokasi. Seperti biasa, Sutriyono memarkir mobilnya jenis Suzuki Carry di halaman minimarket. Beberapa menit kemudian, Hasan datang dengan mengendarai motor dengan modus hendak belanja. Bukannya masuk minimarket, tersangka malah
berpura-pura bercermin di spion mobil korban. “Sembari berkaca, dia mengintip isi mobil yang diparkir,” lanjut Akhyar. Mendapati jam tangan milik korban di kotak dekat persneling, muncul niat jahat Hasan. Dia kemudian mencoba membuka pintu depan sebelah kiri. “Korban ternyata lupa mengunci pintu mobilnya hingga membuat tersangka sukses melancarkan aksinya,” tandas Akhyar. Meski sudah berhasil membawa jam tangan, ulah tersangka tepergok korban dan salah satu karyawan minimarket.“Karyawan itu kebetulan keluar untuk tukar uang receh. Saksi memergoki tersangka berada di dalam mobil,” lanjut Akhyar. Sempat jadi bulan-bulanan
Mohammad Hasan Ashari di Mapolsek Tambaksari berikut jam tangan yang dicurinya.
warga, Hasan akhirnya berhasil diamankan anggota setelah menerima laporan kejadian tersebut. “Ada beberapa orang yang emosi dengan perbuatan tersangka, namun mampu kami redam,” pungkas mantan Kaur Bin Ops (KBO) Satreskrim Polrestabes Surabaya itu.
Nomor Antrean Rancu, Timbul Kerumunan Warga semakin panik, lalu nomor antrean yang sekadar lisan itu tidak berguna lagi. Sekitar pukul 07.00, petugas kembali membagikan nomor antrean yang baru secara tertulis (resmi dari puskesmas). “Tadi saya datang pukul 05.00 dan dapat antrean nomor 118. Tapi panitia kayaknya tidak siap sehingga waktu tumpukan KTP jatuh, akhirnya diberi nomor antrean baru lagi,” ujar pemuda yang tidak mau disebutkan namanya itu. Lain halnya dengan Slamet, warga Gunung Anyar Sawah. Ia yang datang pagi mendapatkan nomor antrean 114, sempat pulang dan kembali lagi ke puskesmas ternyata tidak dapat jatah vaksin. “Tadi waktu menumpuk fotokopi KTP dan bukti vaksin disampaikan nomor antrean 114 secara lisan. Saya catat di kertas, dan sekarang tidak dapat jatah karena tidak dapat
nomor antrean baru,” jelasnya. Padahal, hari ini izin kantor tidak masuk kerja karena ikut vaksinasi. “Kalau sekarang tidak vaksin, besok masak izin vaksin lagi,” ujar pria yang datang diantar istrinya itu. Sementara itu, Kepala Puskesmas (Kapus) Gunung Anyar drg. Ni Made Sariyani Dusak ditemui tidak bisa karena sedang melayani vaksinasi. “Maaf, kepala kapus lagi melayani vaksinasi. Nanti waktu jam istirahat bisa datang lagi,” ujar Hanim, staf Puskesmas Gunung Anyar. Sementara itu, Camat Gunung Anyar Maria Agustin Yuristina yang mengetahui adanya kerumunan langsung membubarkan warga dan memintanya untuk menjaga protokol kesehatan sembari menunggu nama dipanggil berdasarkan nomor antrean. “Kita bubarkan semua. Sekarang sudah tidak ada kan,” ujar Maria. Lanjutnya, sempat terja-
di kesalahpahaman antara petugas puskesmas dengan masyarakat. “Puskesmas di-push habiskan vaksin mungkin mendadak perintahnya. Kasihan puskesmas, kita bubarkan semua,” jelasnya. Tambah Maria, untuk vaksin berikutnya, ia (Kecamatan Gunung Anyar) akan mengambilalih dan di puskesmas hanya yang bagian menyuntiknya saja. “Kalau ada lagi, saya ambil alih. Puskesmas hanya suntik, kita pakai aplikasi dan warga mendapatkan undangan agar tidak ada kerumunan,” pungkas Maria. Sedangkan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, bahwa pihaknya mendapat tambahan 9.075 vial vaksin Sinovac dosis 2 yang diserahkan ke masing-masing-masing puskesmas. “Di puskesmas sudah ada antrean. Kalau 500-700 vial per puskesmas, maka dengan 154
puskesmas sudah habis dalam sehari,” ujar Cak Eri, sapaan Eri Cahyadi. Tambah Cak Eri, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar datang secara bergantian di puskesmas. “Di puskesmas orang takut habis dan teko geruduk, gentian ae (datang bersamaan, gantian saja) kan dekat dengan rumahnya,” tegasnya. Cak Eri juga menambahkan, untuk tambahan vaksin tidak hanya ribuan tapi ratusan ribu agar bisa melakukan secara masif lagi agar seluruh warga Surabaya tervaksin seperti yang diinginkan Jokowi. “Habiskan vaksin jangan pernah ada stok. Surabaya turuti Pak Presiden harus habis, datang habis, moga-moga baliknya agak cepat,” jelasnya. Lanjut Cak Eri, bahwa untuk keterlambatan vaksin Sinovac dosis dua, warga tidak usah khawatir. “Kalau ada vaksin, FainsyaAllah kita vaksinkan.
Istri Bos Rokok Digugat padahal klien kami memiliki tanah tersebut dari tahun 1995,” tambah Adi. Sedangkan saat ditanya perihal status tergugat Widowati apakah benar isteri dari pemilik salah satu perusahaan rokok di Indonesia, Adi mengelak. ”Ya menurut Mas bagaimana, sudah ya,” tukasnya. Sementara itu, Johanes Dipa Widjaja, kuasa hukum Mulyo Hadi (penggugat) ketika dikonfirmasi terkait perkara itu menyebutkan bahwa perkara kliennya ini diibaratkan semut melawan gajah. Sebab, dia menilai banyak kejanggalan selama menangani perkara ini.
“Klien saya ini ibaratnya semut. Kabar yang saya terima, tergugat Widowati Hartono ini adalah isteri dari pemilik perusahaan rokok di Indonesia,” jelas Johanes saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp (WA), kemarin. Diterangkan Johanes, sengketa ini bermula saat dari kliennya yang merupakan ahli waris dari Randim P Warsiah dilaporkan oleh Widowati Hartono ke Polda Jatim. Lalu dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya dengan sangkaan melanggar pasal 167 KUHP tentang Penyerobotan. Perkara ini kemudian digelar perka-
da Sukana ini. Apa tujuan Efendi? Menurut pengacara tersebut, sejak tahu dirinya hamil, Sukana jadi perempuan yang overprotektif terhadap Efendi. Setiap langkah Efendi selalu dinilai salah. Sukana juga menjadi istri yang super pencemburu. Contoh, Efendi pernah diamuk entek ngamek kurang golek gara-gara tepergok menerima semangkuk nasi soto dari tetangga.
Dari hasil pemeriksaan, Hasan mengaku baru satu kali melakukan pencurian di dalam mobil. Dia berdalih, uang hasil penjualan jam tangan nantinya dipakai untuk kebutuhan di kampung halamannya.“Uangnya buat jajan di desa Pak,” aku Hasan. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1 Jeda waktu masih ada, dulu Sinovac 14 hari, disuntik lagi. Ternyata lebih efektif 28 hari. Dicek 14 hari imun 8-10, jeda 28 hari jauh lebih tinggi imunnya sehingga terlambat 1-2 hari masih dalam batas ketentuan kaidah kedokteran,” beber Cak Eri. Pihaknya juga sudah koordinasi dengan gubernur, pangdam, kapolda, pangkoarmada II, terkait dosis tahap dua tersebut. “Disampaikan gubernur seminggu dua kali pengirimannya. Jatah Surabaya dari gubernur, pangdam, kapolda, pangkoarmada II akan di-collect-kan berapa yang belum divaksin,” ujarnya. Tambah Cak Eri, untuk vaksin dosis dua itu lebih mudah karena berdasarkan undangan. “Kita telepon untuk datang, jadi vaksin kedua tidak semua orang datang. Vaksin kedua massal itu lebih mudah dan sesuai dengan undangan,” pungkas Cak Eri. (fer/nov)
Sambungan dari halaman 1 ranya secara khusus pada 20 April 2021 dipimpin Dirreskrimum Polda Jatim Kombespol Totok Suharyanto. “Diperoleh kesimpulan dan rekomendasi bahwa perkara ini ditangguhkan. Tapi anehnya kok penyidik Polrestabes Surabaya malah mengajukan surat permintaan izin penyitaan khusus ke PN Surabaya,” terangnya. Lebih lanjut, kata Johanes, berdasarkan pertimbangan adanya putusan PTUN No 280/P/15/PTUN.Sby serta gugatan perdata No 374/Pdt.G/2021/PN.Sby, PN Surabaya akhirnya menolak surat per-
mintan penyitaan tersebut. “Jadi kepemilikan atas objek sengketa harus menunggu adanya putusan perdata atas tanah tersebut,” sambung Johanes. Kemudian, lanjut Johnes, tiba-tiba datang beberapa orang ke obyek sengketa yang melakukan perusakan tembok dan memasukkan kontainer serta menempatkan oknum aparat. “Selain itu, ada penyidik bersama sekitar 30 orang datang ke lokasi dan mengatakan bahwa tanah dalam keadaan status quo. Lalu disampaikan kepada pihak serta ahli waris agar datang menghadap Kasat-
Lihat Suami dengan si Seksi Sukana dinyatakan positif hamil oleh dokter. Kehamilan Sukana tak hanya membawa perubahan fisik pada perempuan sedep tersebut. Jiwanya juga berubah menjadi melemah dan mudah goyah. Dia sering kehilangan kepercayaan diri. “Ini saya ketahui dari Efendi. Dia diam-diam beberapa kali menemui saya,” kata pengacara yang seharusnya berpihak kepa-
saksi Hendro Dayanto dan saksi Novriandi Ong Yusuf masuk ke gudang dan membuka terpal yang menutupi mesin genset. Ternyata terdakwa bersama Alex dan Jefri sedang tidur di bawah terpal tersebut. Saat dilakukan penangkapan Alex dan Jefri berhasil melarikan diri. (mg5/nov)
FOTO: MEMO RANDUM/DANNY
Surabaya, Memorandum Setiyo Warsono dihukum selama 2 tahun penjara oleh majelis hakim yang diketuai Taufik Tatas. Ia dinyatakan bersalah melakukan pencurian tembaga di dalam dinamo mesin genset milik S.G. Handoko Margono A senilai Rp 300 juta.
FOTO: MEMO RANDUM/JAKA
Curi Tembaga Divonis 2 Tahun Penjara
reskrim Surabaya untuk mediasi pada 6 Juli 2021,” lanjutnya. Karena ada kebijakan PPKM Darurat, maka pertemuan dengan kasatreskrim pun ditunda. Ternyata meski dalam masa PPKM, ada ratusan orang datang lagi ke objek sengketa. “Ada yang merampas HP, ada juga yang mencopot dan merusak papan nama yang dipasang oleh ahli waris dan mengusirnya. Awalnya datang 50 orang yang diduga sekelompok preman, kemudian datang massa tambahan yang jumlahnya sekitar 150 orang. Kejadian itu diketahui oleh aparat kepolisian,” tandasnya. (mg5/nov)
Sambungan dari halaman 1 Tetangga tersebut memang cantik, seksi, dan tubuhnya masing kenceng. Wong memang baru menikah awal 2020 lalu. Dia bukan memberi Efendi, melainkan menitipkan nasi soto tersebut untuk Sukana, yang kabarnya nyidam nasi soto. Dijelaskan model apa pun, Sukana nggak mau mengerti. Intinya, dia cemburu kepada tetangganya tersebut. Sukana lebih sewot lagi ketika melihat Efendi
berbincang-bincang dengan perempuan tadi pada suatu sore. “Ceritanya, sore itu Efendi keluar kompleks perumahan untuk membeli bohlam. Kebetulan mereka berpapasan di depan rumah. Sekadar basa-basi, ngobrollah mereka. Begitu,” tambah dia. Itu cerita Efendi kepada sang pengacara. Bagaimana versi Sukana? “Berbeda. Versi Sukana, suaminya tepergok sedang
memeluk tetangganya. Mesra dan agak lama. Baru dilepas setelah ketahuan dia,” katanya, disambung senyum penuh arti. Kecemburuan tersebut akhirnya mengantarkan Sukana pada puncak emosi. Dia menggugat cerai suaminya. Tentu saja Efendi terkejut ketika menerima surat panggilan dari PA. Usai sidang pertama, diam-diam sang pengacara memanggil Efendi. Dia mengaku merasa-
kan keanehan pada kasus yang sedang ditanganinya ini. Setelah mendengar penjelasan Efendi, sadarlah pengacara tersebut bahwa Sukana kemungkinan sedang dilanda kegalauan tak berdasar akibat kehamilannya. “Bisa dimaklumi. Ini adalah kehamilan pertamanya setelah dia dilanda banyak persoalan pada pernikahan-pernikahan sebelumnya. Intinya, Efendi minta tolong saya agar gugatan
Sukana dibatalkan atau agar mereka didamaikan. Aslinya kan tidak ada apa-apa di antara mereka,” tutur pengacara murah senyum ini. Ketika Memorandum hendak pamit, tiba-tiba telepon pengacara tadi berdering. “Apa?” katanya terkejut. Kemudian dia mendengarkan dengan serius suara di seberang sana. “Sukana keguguran,” tuturnya. Lirih. (jos, habis)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
RABU PAHING, 4 AGUSTUS 2021 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
Kapolda Minta Semua Pihak Patuh Prokes Gresik, Memorandum Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 resmi diperpanjang hingga 9 Agustus. Agar berjalan optimal, Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta meminta masyarakat dan semua pihak untuk patuh prokes. Hal itu disampaikan saat meninjau vaksinasi merdeka bagi masyarakat pesisir dan nelayan yang dilakukan Polres Gresik, Selasa (3/8). “Untuk PPKM Level 4 sudah ada Irmendagri 27/2021. Kami akan terus melaksanakan kebijakan ini. Yang paling penting adalah tujuan dari PPKM level 4 untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19,” katanya. Di hulu, imbuh Nico Afinta, seluruh masyarakat bersama pemangku kepentingan harus melaksanakan patuh prokes. Menurutnya, virus corona sudah menyebar dan akan terus ada. Antisipasi penularannya,
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Agung Jabat Kepala Bakorwil Bojonegoro Bojonegoro, Memorandum Agung Subagyo resmi menjabat sebagai kepala Bakorwil Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur (Jatim). Agung Subagyo menggantikan Dyah Wahyu Ermawati yang dimutasi sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim. Sebelumnya Agung Subagyo menjabat sebagai kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Jawa Timur. Agung dimutasi oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama 15 pimpinan tinggi pratama aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jatim lainnya beberapa waktu lalu. Mutasi itu berdasarkan SK Gubernur Jawa Timur Nomor 821.2/3583/204/2021 tanggal 26 Juli 2021. Kepala Bakorwil Bojonegoro Agung Subagyo enggan berkomentar banyak terkait jabatan barunya itu. Yang jelas ia akan segera melaksanakan amanah yang diemban itu. “ Ya mengalir saja,” ujar Agung Subagyo, ditemui di Kantor Bakorwil Bojonegoro, Selasa (3/8). Sementara itu Dyah Wahyu Ermawati mengucapkan terima kasih dan memohon maaf apabila selama menjabat sebagai kepala Bakorwil Bojonegoro ada salah. “Mohon maaf ya jika ada salah. Terima kasih ucapan dan doanya. Semoga tali silaturahmi tetap dijaga,” ucap Dyah. (top/har/udi)
Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta meninjau vaksinasi merdeka di Gresik.
bersama-sama disiplin prokes dan vaksinasi. “Penyakit ini bisa dicegah dengan mematuhi prokes. Selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan. Dan apabila masyarakat yang belum divaksin silakan datang untuk vaksin,” tegas perira tinggi Polri dengan dua bintang di pundak itu. PPKM Level 4 sudah sangat jelas mengatur kegiatan masyarakat. Mulai dari peribadatan, kegiatan pernikahan hingga ketentuan membuka usaha saat pandemi Covid-19. “Oleh karenanya, titip kepada masyarakat ayo patuhi prokes. Karena sampai kapan pun kita bisa menghadapi ini dengan patuh prokes,” tegasnya. Dalam kesempatan tersebut, Nico Afinta juga memastikan pelaksanaan vaksinasi merdeka selama Agustus 2021. Program ini terus digenjot untuk mencapai minimal 70 persen herd immunity. 700 sudah disiapkan dan akan disebar ke sejumlah titik.
Masyarakat tidak perlu khawatir. Mereka yang belum divaksin bisa mendaftar secara online atau datang ke layanan publik terdekat. Polsek, puskesmas, koramil atau mendaftar ke anggota babinsa dan bhabinkamtibmas. Untuk diketahui, dalam peninjauan vaksinasi yang berlangsung di Satpolairud Polres Gresik tersebut, Kapolda Jatim didampingi Kabid Humas Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Dirpolairud Kombes Pol Arnapi dan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. Salah seorang peserta vaksin, Wahidah (48) mengaku berterima kasih atas program vaksinasi gratis. Meskipun sempat dihantui rasa ketakutan, ia bersama suaminya berangkat mengikuti vaksinasi tersebut. “Awalnya sempat takut karena berita-berita di HP. Tapi setelah divaksin ternyata tidak apa-apa, malah dapat bingkisan. Terima kasih,” katanya sembari menyantap soto ayam gratis yang disediakan Polres Gresik. (and/har/udi)
Kecelakaan, Begal Motor Patah Tulang Gresik, Memorandum Pelarian Fani Indarto (24), warga Desa Mancarmalang, Kecamatan Peterongan, Jombang, yang membawa kabur motor hasil rampasan berujung apes. Pelaku mengalami kecelakaan di Jalan Tenger, Kecamatan Manyar, Gresik. Akibatnya, pemuda yang belakangan diketahui seorang begal itu mengalami patah tulang. Ia langsung diboyong polisi lantaran tidak bisa menunjukkan bukti kepemilikan motor yang dikendarai. Masih beruntung, Fani tidak menjadi bulan-bulanan warga. Kejadian itu bermula saat Fani dan temannya, Joko (30), mengendarai motor dari arah Surabaya, Senin (2/8). Sampai di Jalan Desa Gulomantung, Kecamatan Kebomas, keduanya memeras pengendara yang melintas. Bermodal senjata tajam be-
rupa pisau, dua bandit tersebut memaksa korban untuk memberi uang. Namun korban ngotot tidak menuruti permintaan pelaku. Akhirnya, Fani mengambil paksa motor korban dan membawanya kabur. “Usai melakukan aksinya, para pelaku kabur dan terlibat kecelakaan di pertigaan Tenger, Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Kebomas Iptu Yoyok Mardi, Selasa (3/8). Atas kejadian ini polisi baru mengamankan satu pelaku. Satu orang pelaku lain masih dalam pengejaran. Fani Indarto
akhirnya dibawa ke Mapolsek Kebomas bersama motor yang gagal digondolnya sebagai barang bukti. Yoyok Mardi menjelaskan, pelaku mengendarai Honda Beat W 4612 BU melaju dengan kecepatan tinggi. Setibanya di lokasi, pelaku kurang memperhatikan arah depan. Alhasil ia menabrak kendaraan lain Honda Scoopy nopol L 4342 LO yang dikendarai oleh Dwi Santoso. “Fani Indarto mengalami luka patah tangan kanan dan sudah dibawa ke RSUD Ibnu Sina. Pelaku beserta barang bukti motor Beat yang dicurinya sudah kami amankan,” pungkas mantan kanit Reskrim Polsek Gresik Kota itu. (and/har/udi) Tersangka Fani Indarto menjalani perawatan medis didampingi aparat kepolisian.
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Lawan Pandemi Covid-19
Ketua DPRD dan PKL Kibarkan Merah Putih Lamongan, Memorandum Ketua DPRD Lamongan Abdul Ghofur bersama dengan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) mengibarkan bendera Merah Putih di sepanjang Jalan Kusuma Bangsa Kota Lamongan, Selasa (3/8). Mereka mengibarkan bend-
era Merah Putih tanda pantang menyerah akibat PPKM dan sebagai simbol perlawanan terhadap pandemi yang kian memukul para pelaku usaha. Juga menjadi momentum bangkit bersama melawan Covid
-19 di bulan kemerdekaan. Para pedagang PKL terlihat antusias mengibarkan bendera. Mereka juga memasang bendera di masing-masing lapaknya. Melihat kondisi para
FOTO: MEMORANDUM/ NASIH
Ketua DPRD Lamongan Abdul Ghofur bersama PKL mengibarkan bendera Merah Putih.
PKL itu menyulut Ketua DPRD Lamongan Abdul Ghofur ikut berpartisipasi dalam aksi tersebut. “Ini termasuk wujud kepatuhan para pelaku usaha dalam menerapkan PPKM dan perjuangan. Bukannya menyerah dengan keadaan, mereka malah bersemangat tetap berjualan namun masih tetap manjaga kesehatan dan prokes,” terang Ghofur. Ia mendukung penuh para pelaku usaha dan seluruh sektor yang terdampak pandemi untuk terus menanamkan spirit perjuangan para pahlawan di hari kemerdekaan sebagai senjata melawan wabah. “Ini adalah salah satu gerakan yang bagus oleh para PKL Jalan Kusuma Bangsa yang kebetulan berada di depan RSUD dr Soegiri,” ucap politikus fraksi PKB tersebut. Sementara itu, Ketua Paguyuban PKL Makam Tumenggungan Nursalim mengungkap-
kan, aksi tersebut berawal dari rasa prihatin para PKL di Lamongan saat melihat fenomena aksi pengibaran bendera putih tanda menyerah yang dilakukan di banyak wilayah di Indonesia. “Kami ingin warga Indonesia tak lupa kalau ini bulan kemerdekaan. Selanjutnya kami miris kalau semua sektor ramai-ramai kibarkan bendera putih tanda menyerah,” ujarnya. Ia turut berterima kasih kepada ketua DPRD Lamongan yang telah bersedia ikut aksi dan mendengarkan keluh kesah para pedagang PKL yang terdampak Covid-19 khususnya PPKM level 4 di Lamongan. “Kami berterima kasih kepada ketua DPRD Lamongan yang mau bersama-sama PKL untuk memberikan contoh dan teladan memperingati hari kemerdekaan. Dengan mengibarkan bendera Merah Putih di sini,” pungkasnya. (nas/har/udi)