memorandumredaksi@gmail.com
FOTO: MEMO RANDUM/DANNY
HARGA Rp 3.500,-
Senam Nusantara
Dirreskrimum Polda Jatim Kombespol Totok Suharyanto bersama Kabidhumas Kombespol Gatot Repli Handoko dan Kasubdit III Jatanras AKBP Lintar menunjukkan barang bukti dan tersangka.
Oleh: Dahlan Iskan
15 Kali Beraksi, Raup Rp 1 Miliar
FOTO: MEMO RANDUM/ALFIN
Bersambung ke halaman 2
FOTO: MEMO RANDUM/DANNY
S
aya bertemu begitu banyak orang di bagian cell cure rumah sakit kepresidenan RSPAD Gatot Subroto Jakarta, kemarin. Sebagian besar adalah relawan entah apa namanya itu --yang dulu sering disebut Vaksin Nusantara. Yang 15 orang di antara mereka adalah relawan dari grup SDI (Senam Dahlan Iskan) Surabaya. Saya lihat ada juga La Nyala Mattalitti, Ketua DPD Indonesia. Juga salah satu pimpinan DPD Silviana Murni. Yang dulu pasangan AHY di Pilkada Jakarta. Terlihat juga Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Halim Gultom. Saya pun kemarin menjalani suntik bukan-vaksin itu. Sebagai pasien biasa. Bukan sebagai objek penelitian fase 2. Saya harus menunjukkan kupon yang diberikan minggu lalu. Nomornya dicocokkan
Eren diinterogasi Kapolsek Sukolilo Kompol Subiyantana didampingi Kanitreskrim Iptu Zainul Abidin di mapolsek, Selasa (27/4).
Polda Gulung Komplotan Spesialis Pecah Kaca Mobil Surabaya, Memorandum Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim menangkap komplotan spesialis pecah kaca mobil. Tiga pelaku dibekuk di rumahnya masing-masing. Mereka, Ahmad Sohibul (31), asal Dusun Krajan, Desa Resongo, Kecamatan Kuripan, Probolinggo; Najib Mahmudi (19), dan Ali (35), keduanya asal Desa Menyono, Kecamatan Kuripan, Probolinggo. Dalam aksinya, komplotan ini tercatat sudah beraksi em di 15 lokasi berbeda. Di antaranya empat lokasi di Probolinggo, dua lokasi di Lumajang dan Pa Pasuruan. Sementara
PEMBUNUHAN ANGGOTA GYM ARAYA FAMILY CLUB
TERNYATA 17 TUSUKAN
Be Bersambung ke halaman 11
AKSI KEJAH KEJAHATAN SOHIBULL CS CS:
Surabaya, Memorandum apat Setelah melalui proses autopsi dan visum et repertum, terdapat usat fakta terbaru dari jenazah Fardy Candra (46). Member (anggota) pusat ukan kebugaran (gym) Araya Family Club itu ternyata mendapat 17 tusukan di beberapa bagian tubuhnya.
Pengusutan Kasus Lamban, Massa Luruk Mapolres KemaƟan Bonek Green Nord Kalimas Baru Surabaya, Memorandum Keluarga besar Tribun Utara atau yang disebut Green Nord menggeruduk Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak. Kedatangan mereka bentuk dari aksi solidaritas pengawalan kasus penegakan hukum pengeroyokan Zainal Fatah (25), warga Jalan Kalimas Baru 2 Buntu. Bersambung ke halaman 11
Polisi hanya Tetapkan 2 Tersangka Mahasiswa SƟkosa AWS Tewas Dikeroyok Surabaya, Memorandum Butuh waktu 8 hari, Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak akhirnya mengungkap kasus pengeroyokan yang menyebabkan Iptu Gananta Zainal Fatah tewas. Kemarin, dua pelaku telah dite-
Meski sempat dirawat di RS Haji Sukolilo, namun nyawa pria warga Jalan Gembong Sawah itu tidak tertolong karena kehabisan darah. Bahkan, akibat tikaman yang dilakukan Eren, pisau yang digenggamnya mengalami bengkok hingga 45 derajat. “Saya lupa berapa kali menikamnya karena gelap mata saat itu,” ujar Eren di Mapolsek Sukolilo, Selasa (27/4). Eren yang tinggal di perumahan Mulyosari Prima Gang I itu mengakui, sebelum memutuskan menghabisi nyawa Fardy, dirinya sudah beberapa kali beritikad baik. Hanya saja, upaya tersebut tidak pernah digubris korban. Hingga akhirnya, tersangka memberikan peringatan terakhir. “Sebenarnya sudah lama saya dibuat bahan bully oleh dia. Fardy itu berulang kali mem-bully dengan kalimat-kalimat yang beda. Dari situlah terjadi persepsi dan saya merasa seperti anak kecil. Saya di tempat latihan (gym) numpang cari makan, bukan dibuat bahan bully-an,” kata Eren. Eren mengaku tidak menyangka jika hari itu merupakan hari terakhirnya bisa latihan di Araya Family Club karena terlibat kasus pidana. Pagi itu, Eren berangkat dari rumah untuk melatih di gym sekitar pukul 07.30. Karena membernya belum datang, dia menunggu sembari melihat pengunjung lain latihan. Termasuk korban. “Saat itu, saya dengar omongan dia (Fardy, red) ayo, ayo tidak usah di sini ngapain di sini kita pindah saja. Saya
Meng, 15 kali beraksi, spesialis pecah kaca mobil raup Rp 1 miliar.
-
Edan! Raup ae oleh sakmilyar, ndah niyo nek adus.
Si Mameng (Mantan tandak ludruk)
EREN Pelaku dengarnya juga tidak enak gitu. Memang awalnya kita sudah tidak begitu cocok.. a Sudah setahun lebih saya iri sakit hati. Saya berdiam diri ggu tidak banyak komen nunggu a. perkembangan,” tandasnya. Ketika Eren ke toilet, dia kembali mendengar ucapan yang alah mengatakan jika dirinya adalah preman. Merasa tersindir, Eren rban kemudian menanyakan ke korban maksud dari ucapan tersebut.. Nauahmun, upaya itu tidak membuahtpun kan hasil. Korban tidak sedikitpun menggubris pertanyaan Eren.. idak “Saya badmood dan tidak urun nyaman latihan lagi. Saya turun moke lantai satu karena sudah emok ada si. Dalam hati, orang ini tidak erinitikad baik. Saya lalu ke superinanya do terdekat beli pisau harganya Rp 28 ribu. Setelah itu saya sim-
ATM di Jalan Gatot Subroto Citrodiwangsan, Lumajang pada 6 Desember 2019, hasil Rp 249 juta.
2
Koperasi Unit Desa (KUD) Sumber Makmur Desa Pasirian, Lumajang pada 3 November 2020, hasil Rp 50 juta.
3
Jalan Cokrosujono, Kelurahan Jogoyudan, Lumajang pada 28 Desember 2020, hasil Rp 40 juta.
4
Toko Bangunan Jaya Jalan Sulawesi, Kecamatan Panggungrejo, Pasuruan pada 29 Januari 2021, hasil Rp 3 juta.
5
Jalan KH Wachid Hasyim, Desa Gunung Sekar, Sampang pada 19 Maret 2021, hasil Rp 36 juta.
6
Jalan Bengawan Solo Timur, Lumajang pada 7 April 2021, hasil Rp 187 juta.
7
Jalan Raya Desa Kedung Dalem, Kecamatan Bangil, Pasuruan pada 12 April 2021, hasil Rp 40 juta.
ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS
Pemuda Islam Abangan Bingung Hen Hendak Nikah vs Mua Mualaf
Bersambung ke halaman 11 Eren
ANTONI (27, bukan nama sebenarnya) tidak bisa men menyembunyikan kegundahan. Pupil matanya berkeliaran ke sana kemari. Tidak fokus. B Brengosnya yang tebal—mirip sapu ijuk— ijuk—bergerak-gerak naik turun. Bersambung ke halaman 11
Bekerja Adalah Ibadah
Bersambung ke halaman 11
-
Sebenarnya sudah lama saya ya dibuat bahan bully oleh dia. Fardy ardy itu berulang kali mem-bully dengan kalimat-kalimat yang beda. eda. Dari situlah terjadi persepsi dan an saya merasa seperti anak kecil.l. Saya di tempat latihan (gym) numpang cari makan, bukan dibuat bahan bully-an.
FOTO: MEMO RANDUM/DANNY
Massa yang tergabung dalam aksi solidaritas kematian Zainal Fatah mendatangi Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Selasa (27/4).
1
Ketua PN Tangerang H Minanoer Rachman SH MH
RAMADAN tahun ini saya berrtugas di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, dengan wilayah Mu M Mutiara uttiia arra hukum meliputi Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dan Kabupaten Tangerang dengan jumlah 7.000 perkara yang harus ditangani 25 Hakim.Tidak ringan tapii merupakan tantangan tersendiri. Rutinitas kegiatan, tetap saya jalan-
ka kan sebagaimana tahun-tahun y yang lalu. Yaitu berpuasa, salat Tarawih dengan istri di rumah karena pandemi, dan tadarus Alquran. “Tahun ini saya menargetkan tiga kali khatam dan membaca surat-surat tertentu dalam Alquran setiap s selesai salat apapun,” ujar Ketua Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
081-2325-2205
GRAFIS: MEMORANDUM/PUNTADEWA
SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id
RABU WAGE, 28 APRIL 2021
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
RABU WAGE, 28 APRIL 2021 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Duka Nanggala 402, Kibarkan Bendera Setengah Tiang dan Salat Gaib Bupati Ahmad Muhdlor mendengarkan penjelasan dari pegawai supermarket pada sidak mamin jelang Idulfitri 1442 H.
Jelang Lebaran, Bupati Sidak Mamin di Supermarket Sidoarjo, Memorandum Bupati Ahmad Muhdlor Ali sidak tiga pusat perbelanjaan besar di wilayahnya. Yakni, Ramayana, Hero Supermarket, dan Hypermart Lippo Plaza, Selasa (27/4). Sidak ini bertujuan untuk memastikan tidak ada makanan dan minuman (mamin) kedaluwarsa yang bisa membahayakan konsumen menjelang hari raya idulfitri. “Sidak kali ini berlangsung dengan kondusif. Tidak ditemukan barang yang expired dan membahayakan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi masalah di kemudian hari,” terang Gus Muhdlor sapaan akrabnya, ketika sidak ke Lippo Plaza. Didampingi Wakapolresta Sidoarjo dan Dandim 0816, bupati mencatat beberapa temuan. Salah satunya kaleng kemasan sedikit bengkok atau cacat. “Selain kaleng yang cacat, hampir semua mamin yang dipajang di supermarket tertib,” ungkapnya. Namun, Gus Muhdlor juga menyanjung tiga supermarket tersebut yang hampir semuanya, tidak memajang produk impor. Ini merupakan arah yang baik untuk masyarakat. “Karena yang biasanya bermasalah itu ialah produk dari luar. Saya tadi juga mengecek parcel paket lebaran. Tapi semuanya aman,” ujarnya. Selanjutnya, bupati mengimbau semua pengelola mal atau supermarket untuk memperketat protokol kesehatan (prokes). Apalagi sejak seminggu terakhir sudah ada kenaikan jumlah pengunjung. “Kami imbau prokesnya diperketat, apalagi nanti setelah THR (tunjangan hari raya) sudah cair, pasti lebih ramai lagi. Sekali lagi, prokesnya wajib diperketat,” pungkasnya. (bwo/jok/epe)
Apel bersama sebelum memulai razia prokes.
Masih Banyak yang Tak Patuhi Prokes
Satgas Covid-19 Taman Gencar Razia Yustisi Sidoarjo, Memorandum Upaya menekan penyebaran Covid-19, Tim Satgas Kecamatan Taman terus gencar melakukan operasi masker. Operasi gabungan yang terdiri dari unsur polsek, koramil, dan satpol PP ini dilaksanakan di Jalan Raya Ngelom, Wonocolo dan Bebekan, Selasa (27/4). “Kami terus lakukan operasi yustisi, karena masih banyak masyarakat yang dijumpai tidak menggunakan masker,” ujar Kapolsek Taman Kompol Hery Setyo Susanto. Operasi masker ini terus dilakukan untuk menekan penyebaran pandemi dan membiasakan warga disiplin memakai masker. “Masih ada pengendara motor yang tertangkap tidak memakai masker dan akhirnya diberi sanksi teguran,” kata Hery. Dari hasil razia ini, petugas menindak warga yang bandel tidak memakai masker. Yakni 5 warga disanksi tipiring 5, 4 sanksi sosial karena masih di bawah umur dengan disarankan beli masker. Sementara, 25 warga ditegur karena membawa masker namun tidak dipakai dengan benar. Nuri, warga Ngelom yang terjaring razia, mengaku terjaring razia kendati membawa masker. Hanya saja, tidak dipakai dengan benar. “Iya mas, sekarang baru tahu kegunaan menggunakan masker dengan baik dan benar,” ujarnya. (fjr/jok/epe)
Sidoarjo, Memorandum Bupati Ahmad Muhdlor Ali menginstruksikan kepada seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), badan usaha milik daerah (BUMD), dan lurah/kepala desa untuk mengibarkan bendera setengah tiang sebagai bentuk penghormatan kepada 53 awak KRI Nanggala 402 yang gugur dalam misi negara di perairan Bali. Apalagi, sebanyak 14 dari 53 awak KRI Nanggala 402 tinggal di Sidoarjo. Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mengibarkan bendera setengah tiang di depan rumahnya masing-masing selama tiga hari (2729 April). Hal tersebut tertuang dalam surat bernomor 180/045/438.1.1.3/2021 yang telah diteken. ”Pemkab Sidoarjo menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya para patriot bangsa dalam tugas mulia di KRI Nanggala 402. Pengibaran bendera setengah tiang ini adalah salah satu bentuk penghormatan kita kepada para patriot bangsa yang gugur menjaga laut kita,” ujar Gus Muhdlor, Selasa (27/4). Selain pengibaran bendera setengah tiang, bupati juga mengajak seluruh jajaran dan masyarakat untuk melakukan salat gaib dan mendoakan arwah para patriot bangsa tersebut mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Gus Muhdlor sendiri telah berkeliling mengunjungi keluarga para awak KRI Nanggala-402 yang tinggal di Sidoarjo. Dia ikut menguatkan para keluarga yang terpukul karena kehilangan orang terkasihnya dalam sebuah tugas negara yang mulia. Upaya-upaya dukungan terbaik dari pemerintah daerah siap diberikan kepada keluarga para patriot bangsa tersebut. ”Apapun yang diperlukan, tinggal disampaikan saja. Pem-
Surat instruksi pengibaran bendera setengah tiang selama tiga hari.
kab Sidoarjo siap memfasilitasi, karena beliau-beliau adalah patriot bangsa. Dukungan kita tidak sebanding dengan dedikasi dan pengabdian yang
tulus dari para awak KRI Nanggala-402, yang tabah hingga akhir menjalankan tugas negara,” paparnya. Menurut Gus Muhdlor, warga
Sidoarjo yang menjadi awak KRI Nanggala-402 adalah kebanggaan seluruh warga kabupaten tersebut, bahkan Indonesia. ”Beliau-beliau bukan hanya kebang-
Pemdes Jati Alun Alun Prioritaskan BK untuk Benahi Infrastruktur Sidoarjo, Memorandum Penggunaan dana Bantuan Keuangan (BK) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, diprioritaskan untuk membiayai pembangunan infrastruktur. Tujuannya, meningkatkan kesejahteraan warga masing-masing desa penerima bantuan. Seperti di Desa Jati Alun Alun, Kecamatan Prambon. Pemdes setempat menggunakan bantuan itu untuk membangun ruangan kantor BPD dan dapur kantor desa. “Anggaran BK ini, kami buat untuk merenovasi ruangan yang nantinya untuk kantor BPD dan dapur kantor desa,” kata Kades Jati Alun Alun Anshori, Selasa (27/4). Selain renovasi, anggaran BK juga untuk membangun gorong-gorong sepanjang 135 meter di wilayah RT 11/RW 03. “Dari total bantuan 100 juta ini kami alokasikan untuk pembenahan dua ruangan dan pembangunan gorong-gorong,” ujar dia. Sekdes Jati Alun Alun Anang menambahkan, manfaat turunnya BK sudah bisa dirasakan warga. “Kini masyarakat Desa Jati Alun Alun lebih bisa merasakan dampak pembangunan infrastruktur menjadi lebih baik dari sebelumnya,” ujar Nanang. (bwo/jok/epe)
Pekerja merenovasi bangunan kantor BPD Jati Alun Alun.
Senam Nusantara dengan nomor yang ada di tabung kecil yang siap disuntikkan: cocok. Saya difoto. Tangan kanan pegang tabung suntik. Tangan kiri pegang kupon. Nomornya sama. Setelah difoto, saya menyerahkan tabung suntik itu ke dokter Terawan Putranto yang letnan jenderal angkatan darat itu. Ia sudah sejak tadi berdiri di sebelah saya. Ia sudah siap menyuntikkan vaksin itu --atau bukan vaksin itu. Saya salah: kok saya pakai baju lengan panjang. Dokter Terawan harus menaikkan lengan baju saya sampai dekat ketiak. Tidak berhasil. Terlalu ketat. “Tidak apa-apa. Disuntikkan di
gaan keluarga, tapi telah menjadi kebanggaan Sidoarjo dan Indonesia. Mari terus lantunkan doa terbaik untuk beliau-beliau,” tutur Muhdlor. (bwo/jok/epe)
Sambungan dari halaman 1 sini saja,” katanya. “Ini tidak harus disuntikkan di otot. Di sini juga boleh,” katanya. “Di sini” yang dimaksud adalah 8 sentimeter di atas tekukan siku. Semula, saya mengira penyuntikannya sangat pelan. Mirip memasukkan sel dalam stemcell. Ternyata tidak. Cepat sekali. Seperti suntik biasa. Selesai. Saya harus menunggu di ruang sebelah selama 30 menit. Untuk melihat apakah ada reaksi negatif yang perlu diantisipasi. Tidak ada. Saya langsung bisa pulang. Tapi saya tertahan agak lama di situ. Saya diajak ngobrol panjang oleh Pak Nyala dan Bu Silvi. Saya juga
harus menunggu rombongan dari Surabaya selesai salat Asar di musala. Saya ingin melihat rombongan itu berangkat kembali menuju Surabaya --lewat jalan tol. Sampai tadi malam, saya tidak merasakan gejala efek samping negatif. Di ruang tunggu pun saya banyak bertanya kepada yang sudah divaksin minggu lalu. “Tidak ada rasa apa pun,” ujar Halim, dari PBNU itu. Lembaran formulir keluhan ya kosong. Demikian juga Anthony Budi, seorang pengusaha galangan kapal. Ia sudah divaksin 8 hari lalu. Umurnya 70 tahun. “Tidak ada keluhan apa-apa,” katanya. Anang Hermansyah, penyanyi dan
pencipta lagu itu juga mengatakan hal yang sama. “Saya, Ashanti, anak laki-laki saya tidak punya keluhan,” ujar Anang. Ashanti yang dimaksud adalah istri Anang. Saya juga sempat ngobrol dengan dr Terawan. Saya kemukakan apa pun yang dikatakan para pengritiknya. Soal ujicoba di binatang. Soal akan mahalnya biaya vaksinasi nanti --kalau disetujui. Soal disiplin penelitian. Soal apa pun kritik yang keras-keras. Terawan pilih tidak menanggapi itu. Ia tahu semua jawabnya. Ia heran mengapa ada pandangan seperti itu. Tapi semua itu untuk saya saja. Kalau dipublikasikan hanya akan membuat
heboh. Ia memilih lebih baik diam dan bekerja. Ternyata tidak semua yang ada di situ berurusan dengan bukan-vaksin itu. Salah seorang di antaranya terlihat ada tempelan di lengannya. Saya kira ia baru divaksin. “Saya di sini tidak untuk vaksin,” katanya. “Kok ada tempelan di lengan?” tanya saya. “Saya baru disuntik dendritik untuk pengobatan saya,” jawabnya. “Sakit apa?” “Saya menderita auto imun,” katanya. Berarti ia baru saja menjalani terapi cell cure di situ. Yang biayanya
Rp 300 juta itu. Memang baru RSPAD yang punya fasilitas cell cure seperti itu. Meski bukan termasuk objek penelitian, saya akan dimonitor terus oleh tim apa itu. Teman-teman rombongan saya senang bisa jadi objek penelitian. Meski mereka harus bolak-balik ke Jakarta. Mereka kemarin harus sahur di rest area Brebes. Yang bekas pabrik gula zaman Belanda itu. Sampai habis subuh mereka istirahat di situ. Bahkan sempat senam pagi bersama pula di situ. Pakai lagu-lagu yang disetel keras. Mereka membawa pengeras suara. Lalu melanjutkan perjalanan ke Jakarta. (*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
RABU WAGE, 28 APRIL 2021 HALAMAN 3
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEPA
Kapolres Gresik Dukung PTM Gresik, Memorandum Polres Gresik mendukung penuh keberlanjutan pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah pandemi Covid-19. Meski saat ini Kota Pudak zona oranye, korps Bhayangkara yakin kegiatan belajar-mengajar akan berjalan aman dan lancar ketika disiplin protokol kesehatan selalu diterapkan.
FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
Ani Pudjiningrum
Dinkes Siap Talangi Gaji 177 Perawat Bojonegoro, Memorandum Gaji 177 perawat yang bertugas di pondok kesehatan desa (ponkesdes) segera dicairkan. Bahkan Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro siap untuk menalangi gaji mereka. Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, Ani Pudjiningrum, menegaskan, jika sebagian perawat di Bojonegoro sudah menerima gaji meski ada keterlambatan.Gaji perawat ponkesdes tersebut, sharing dari APBD Jatim dan APBD Bojonegoro. “Dari APBD Bojonegoro sudah siap, namun APBD Provinsi belum ada pencairan. Karena provinsi hingga sekarang belum dicairkan maka akan ditalangi dulu,” tegas dia, Selasa (27/4). Masih lanjut dia, setidaknya ada 177 perawat yang akan digaji dari APBD Bojonegoro. Sekarang ini sedang proses administrasi, sambil menunggu pencairan dari Pemprov Jatim. “Sudah disiapkan untuk gaji mereka dari APBD, semoga dari pemprov segera dicairkan,” pungkasnya. (top/har/udi)
Hal itu ditegaskan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto saat ditemui setelah apel gelar pasukan pengamanan larangan mudik 1442 Hijriah. “Pada prinsipnya, kami dari Polres Gresik mendukung sepenuhnya kebijakan PTM. Kami juga melibatkan seluruh jajaran hingga bhabinkamtibmas,” urai dia. Alumnus Akpol 2001 itu menjelaskan, pihaknya terus berkoordinasi hingga tataran desa untuk memastikan PTM berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Di kecamatan, pihaknya mengerahkan anggota polsek dan forkopimcam untuk mengecek sekolah-sekolah. Kemudian mengaktifkan bhabinkamtibmas dan kepala desa untuk di tataran lebih bawah. “Tentu kami tidak berharap kegiatan PTM akan memperburuk penyebaran Covid-19. Untuk itu, disiplin protokol kesehatan sangat penting. Kami yakin, ketika protokol
kesehatan diterapkan dengan baik dan pihak sekolah menjalankan PTM sesuai ketentuan, insyaAllah tidak akan ada klaster baru,” tegas mantan kapolres Ponorogo. Sementara itu Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyebut minggu ini PTM di tengah pandemi sudah memasuki pekan kedua. Dimulai Senin (19/4) lalu. Pihaknya terus mengimbau dan memantau pelaksanaan protokol kesehatan selama kegiatan PTM berlangsung. “Disiplin protokol kesehatan menjadi hal yang wajib. Pihak sekolah harus mengedepankan hal itu, kami akan monitor perkembangannya secara terus menerus,” ungkap Aminatun. Terkait situasi zonasi penyebaran Covid-19, Gresik kembali ke zona oranye. Pihaknya mengaku belum memutuskan PTM akan dilanjutkan atau dihentikan terlebih dahulu menunggu kondisi melandai. “Ter-
kait itu (lanjut PTM atau tidak, red), kami akan lakukan evaluasi terlebih dahulu. Keputusannya setelah hasil evaluasi diperoleh,” pungkasnya. Terpisah, anggota Komisi IV DPRD Gresik M Zaifudin menyebut pembelakuan PTM ini layaknya
buah simalakama. Kondisi belum 100 persen memungkinkan, namun kebanyakan orang tua wali murid mendesak untuk sekolah kembali dibuka. “Yang terpenting menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Semoga tidak terjadi penularan. Ke-
marin saya sempat melihat guru tidak menggunakan masker, murid-murid tidak bermasker dan berkerumun tidak tegur. Hal ini yang nantinya harus dievaluasi sehingga PTM berjalan aman dan nyaman,” pungkas politisi Gerindra itu. (and/har/udi)
Kodim Salat Gaib untuk Awak Kapal Nanggala Lamongan, Memorandum Masjid Al-Arif Kodim 0812/ Lamongan menggelar Salat Gaib, Yasin, dan Tahlil untuk mendoakan 53 awak kapal KRI Nanggala 402, Selasa (27/4). Salat Gaib dilakukan setelah Salat Duhur. Komandan Kodim 0812/ Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono mengungkapkan, tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 bersama 53 kru telah membuat keprihatinan semua pihak termasuk jajaran Kodim Lamongan. Yang bisa pihaknya lakukan dengan mendoakan supaya arwah dari para awak kapal diterima di sisi Tuhan.
“Semoga seluruh korban dengan di-Salat Gaib ini dosa mereka diampuni dan pengabdian serta pengorbanan yang telah mereka berikan kepada bangsa dan negaranya menjadi ibadah. Serta mendapatkan ganjaran pahala yang sebesar-besarnya dari-Nya,” tutur Letkol Inf Sidik Wiyono. Dandim 0812 Lamongan juga mengungkapkan, Salat Gaib dan bacaan surah Yasin serta Tahlil yang dipimpin oleh Serma Basyid, tidak hanya diikuti oleh prajurit TNI AD Kodim 0812 Lamongan, juga masyarakat di sekitar Masjid Al-Arif.
UTBK Gelombang II di UB Terapkan Prokes Ketat Malang, Memorandum Ujian tulis berbasis komputer (UTBK) seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) gelombang ke-2 di Universitas Brawijaya (UB) Kota Malang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. UTBK ini dilaksanakan di tiga laboratorium komputer UPT TIK UB. Gelombang pertama digelar Senin-Minggu (12-18/4) dengan 17.018 peserta. Sementara gelombang kedua, Selasa-Rabu (26-27/4) dengan 186 peserta. Wakil Rektor bidang Akademik Prof Dr Aulanni’am, drh DES, menyampaikan, peserta gelombang kedua di UB tidak sebanyak di gelombang pertama. Sebab, penempatan lokasi tes ditentukan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Ini disesuaikan dengan domisili peserta dikarenakan masa pandemi Covid-19. “Persiapan yang dilakukan sama dengan pelaksanaan UTBK gelombang pertama. Namun ada tambahan peraturan dari LTMPT. Yakni memeriksa peserta dengan metal detector. Ini untuk mencegah adanya peserta yang membawa gadget,” terang Prof. Aulanni’am, Senin (26/4).
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Proses pembelajaran tatap muka di SDN Bedilan 1.
Peserta mengikuti UTBK UB gelombang II dengan menerapkan prokes.
Protokol kesehatan, lanjut Prof Aula, tetap ditaati dalam pelaksanaan UTBK ini. Yakni dengan memakai masker, face shield dan sarung tangan. Selain itu, sterilisasi ruangan, menjaga jarak antar peserta, rapid test untuk pengawas dan pengecekan suhu tubuh. Tidak ketinggalan, menyiapkan ruang isolasi apabila terdapat peserta tes yang terindikasi sakit. “Tingkat kehadiran peserta sejak gelombang pertama, setiap harinya rata-rata di atas 95 persen. UTB gelombang dua Saya harap UTBK berjalan lancar dan aman seperti per gelombang pertama dan tahun lalu,” lanjutnya. mem Untuk memperlancar, UB menyiapkan 17 gedung dengan un 66 ruangan untuk pelaksanaan UTBK kegiatan UTBK-SBMPTN tahun K ini. Ke-17 gedung itu faku fakultas kedokteran, faku fakultas ekonomi dan bisn fakultas ilmu bisnis, kom komputer, fakultas ilm sosial dan ilmu ilmu p politik, unit TIK gedung rektorat, serta gedung Inbis. Selain r uangan, UB menyediakan 1.275 komputer per sesi dan 10 persen komputProf Dr Aulanni’am er cadangan.
Untuk protokol kesehatan, setiap ruangan serta kelengkapan ujian yang digunakan disterilisasi terlebih dahulu dengan melakukan penyemprotan disinfektan. Jarak tempat duduk 1,5 meter antar peserta. Ketua Satgas Covid-19 UB Prof Dr dr Sri Andarini MKes memastikan ruangan tes memiliki sirkulasi udara yang baik, meminimalisir kontak fisik. Antrean peserta akan diatur agar tidak bergerombol. “Apabila ada yang batuk, pilek, atau sakit, kami sudah menyiapkan ruang isolasi di tiap fakultas tempat diadakannya tes UTBK. Sehingga mereka tetap bisa mengikuti tes. Disediakan tim kesehatan dan ambulans, bekerjasama dengan Klinik UB,” terangnya. Alur masuk dan keluar kampus dibedakan untuk menghindarkan kemacetan. Disediakan petugas untuk mengantar peserta sampai lokasi tes menggunakan shuttle bus. Koordinator Bagian Perencanaan, Akademik, dan Kerja Sama Heri Prawoto Widodo SSos MAB melaporkan, jumlah peserta pada gelombang pertama UTBK di UB adalah 17.018 peserta yang digelar pada Senin-Minggu (12-18/4). Hingga gelombang kedua ini total peserta UTBK di UB sebanyak adalah 17.204 peserta. Rincinya adalah 8.526 kelompok ujian saintek, 7.935 soshum dan 743 campuran. (edr/udi)
“Kami juga mendoakan agar seluruh petugas yang sedang melaksanakan pencarian senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran, serta segera membuahkan hasil maksimal,” tutur lulusan Akmil 2001 ini. Tidak hanya anggota TNI, harap Sidiq, ia berharap seluruh masyarakat Indonesia juga mendoakan seluruh awak kapal agar pengabdian untuk bangsa dan negara diterima di sisi tuhan. “Ini duka kita semua. Semoga masyarakat semuanya mendoakan, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran,” pungkas dia. (tri/har/udi)
FOTO: MEMORANDUM/ YOGA
Anggota kodim salat Gaib di Masjid.
Larangan Angkutan Umum Jelang Lebaran Tunggu Pusat Bojonegoro, Memorandum Pemerintah memperpanjang larangan mudik Lebaran tahun ini hingga 24 Mei 2021. Tujuannya, mencegah penyebaran Covid-19 selama Bulan Suci Ramadan dan Idulfitri ini. Di Bojonegoro ada penyekatan jalan. Berdasarkan surat edaran satgas FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO Covid-19, seluruh Andik Soedjarwo angkutan umum juga akan dilarang beroperasi termasuk di Kabupaten Bojonegoro mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021. Pemberlakuan larangan itu menunggu dari kebijakan pemerintah pusat. Kebijakan itu tertuang dalam adendum terbaru yang dikeluarkan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 tahun 2021 bahwa penambahan hari peniadaan mudik dari 6 Mei hingga 17 Mei 2021 menjadi 22 April hingga 24 Mei 2021. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro Andik Sudjarwo menjelaskan, terkait penyekatan dan larangan beroperasinya transportasi umum di Bojonegoro, masih sama dengan rencana sebelumnya. “Pelarangan operasi angkutan umum 6 Mei sampai 17 Mei. Untuk petunjuk teknis masih menunggu aturan terbaru. Sementara, masih sama dengan rencana awal, namun kita tetap menunggu arahan dari pemerintah pusat,” ujar Andik, Selasa (27/4). Ia menambahkan, upaya pengendalian penyebaran Covid-19 selama Ramadan, Dishub Bojonegoro dengan kapolres Bojonegoro telah melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait. Andik mengungkapkan, terkait penyekatan jalan yang akan dilakukan pada 6 Mei hingga 17 Mei, ada tiga titik perbatasan. Yakni, Pos Padangan untuk perbatasan Bojonegoro- Cepu. “Pos Margomulyo untuk perbatasan Bojonegoro-Ngawi, dan Pos Gondang untuk perbatasan Bojonegoro-Nganjuk,” ungkapnya. (top/har/udi)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
RABU WAGE, 28 APRIL 2021 HALAMAN 4
Indisipliner ASN Pemkot Surabaya
Pelanggar Tidak Boleh Diekspos
Rachmad Basari
kuman juga dibagi lagi,” jelasnya. Di PP 53 Tahun 2010 pasal 7 terdiri dari: Hukuman disiplin ringan, yakni teguran lisan, teguran tertulis, dan pernyataan tidak puas secara tertulis. Lalu hukuman disiplin sedang, ancaman sanksi penundaan kenaikan gaji berkala selama satu tahun, penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun, dan penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama satu tahun. Kemudian hukuman disiplin berat, diancam sanksi penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama tiga tahun, pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah, pembebasan dari jabatan, pemberhentian dengan hormat
tidak atas permintaan sendiri sebagai ASN, dan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai ASN. Tambah Rachmad Basari, ini kalau bicara tidak masuk kerja tanpa keterangan. Kalau tidak masuk sekian hari itu (ini perintah PP 53 Tahun 2010, red) harus diberhentikan dengan hormat. “Kalau diberhentikan dengan hormat, begitu SK dikeluarkan bisa saja pegawai itu punya hak untuk banding. Mungkin itu belum selesai-selesai. Banding itu prosesnya panjang. Bisa saja seperti itu,” lanjut Rachmad Basari. Disinggung soal ASN yang indisipliner untuk diumumkan sesuai dengan usulan dari anggota dewan, Rachmad Basari menegaskan, bahwa hal tersebut tidak ada perintah di PP 53 Tahun 2010. Sehingga pihaknya tidak akan mengekspos hal tersebut. “Begini, di PP 53 Tahun 2010 adalah sifatnya pembinaan. Tidak ada perintah di PP 53 Tahun 2010 itu harus diekspos. Karena PP 53 Tahun 2010 itu sifatnya pembinaan dan tidak meng-adjust seseorang, beda kalau tidak pidana umum atau pidana korupsi,” jelasnya. Rachmad Basari mengatakan, bahwa saat ini tren pelanggaran sudah menurun dalam lima tahun terakhir ini. “Trennya sudah menurun. Itu data lima tahun terakhir, belakangan setahun belum tentu ada,” pungkas Rachmad Basari. (fer/tyo)
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Ditegaskan Kepala Inspektorat Kota Surabaya Rachmad Basari, bahwa angka itu tidak bisa dibuat patokan dan sapu rata terhadap pelanggaran ASN. “Penjatuhan hukuman itu dilihat tingkatannya dan kewenangan siapa. Ada kewenangan atasan langsung, ada yang menjadi kewenangan wali kota, atau menjadi kewenangan pimpinan OPD. Jadi itu tidak bisa disapu rata,” jelas Rachmad Basari, Selasa (27/4). Lanjutnya, dari jumlah angka tersebut dilihat dulu, kalau pun statusnya ada bisa saja dia sampai ke pemberhentian dan masih ada upaya banding. “Bisa saja kan, jadi statusnya belum selesai case by case,” tambahnya. Sesuai dengan PP 53 Tahun 2010, tambah Rachmad Basari, bahwa apabila ada seorang ASN tidak masuk sekian hari hukumannya tingkat apa. Dan itu ada tiga tahapan hukuman yaitu ringan, sedang, dan berat. “Masing-masing tahapan hu-
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
Surabaya, Memorandum Pemkot Surabaya melalui inspektorat akhirnya angkat bicara terkait 38 aparatur sipil negara (ASN) yang melakukan indisipliner dengan bolos kerja dalam lima tahun terakhir ini. Dalam hal ini pihaknya akan menindak sesuai aturan, dan tidak diperbolehkan mengekspos pelanggar.
Stadion Gelora 10 November bisa digunakan Persebaya Surabaya jika ingin menggelar latihan.
Persebaya Bisa Latihan di Stadion G10N Surabaya, Memorandum Persoalan sewa Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dan Stadion Gelora 10 November (G10N) telah selesai. Karenanya, Ketua Pansus Retribusi Aset Kekayaan Daerah Mahfudz mempersilakan Persebaya Surabaya jika ingin menggelar latihan di Stadion G10N. Legislator muda dari Fraksi PKB ini ingin Persebaya bisa memulai latihan jelang kompetisi Liga 1 dengan semangat tinggi dan suntikan moral. Seperti yang diketahui, Stadion G10N pernah menjadi saksi bisu kehebatan tim Bajol Ijo sejak dahulu kala. “Karena rapat pansus sudah lama selesai, kami di DPRD ingin Persebaya segera bisa menggunakan stadion untuk latihan atau pertandingan. Salah satunya Stadion Gelora 10 November,”
Razia Prokes Pasar Gersikan
PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Surabaya, Memorandum Tiga pilar Koramil Tambaksari menggelar operasi yustisi protokol kesehatan (prokes) di Pasar Gersikan, Selasa (27/4). Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat tetap disiplin prokes. “Personel yang terlibat dari polsek, koramil, dan kecamatan. Sasaran kami pengguna jalan baik pengendara roda dua dan empat,” ujar anggota Koramil Tambaksari Pelda Abdul Majid. Majid menambahkan, bila razia ini digelar setiap hari dengan sasaran tempat yang rawan dengan kerumunan massa, seperti halnya pasar dan warung. “Hal ini agar menghindari adanya klaster baru lagi di wilayah,” lanjut Majid. Selain menggunakan masker, Majid
kata Mahfudz, Selasa (27/4). Menurutnya, saat ini posisi manajemen Persebaya sudah sangat bagus. Pemerintah Kota Surabaya dengan tangan terbuka sudah mau menurunkan harga sewa stadion demi Persebaya Surabaya. Untuk itu, Mahfudz meminta Persebaya agar segera memanfaatkannya dengan baik. Perihal izin dari dispora, Mahfudz mengaku akan memastikan dispora memberikan izin. Jika ada ganjalan, maka dia akan bersiap pasang badan. “Kalau sudah pengajuan namun ada yang masih susah-susah, kami akan turun tangan. InsyaAllah dispora akan memberikan yang terbaik untuk Persebaya Surabaya. Karena kita semua sudah sepakat bahwa Persebaya itu ikon yang harus dirawat sebaik mungkin,” tuturnya.(mg3/tyo)
Petugas menghentikan pengendara motor yang tidak menggunakan maskes.
juga menekankan pada masyarakat agar berani memberikan teguran bila ada orang disekitarnya tidak memperhatikan prokes.
“Kita harus tetap tingkatkan kewaspadaan, khususnya pada masyarakat di wilayah binaan,” pungkas Majid.(tyo/fer)
Menunjuk Pengumuman Lelang Eksekusi Hak Tanggungan pada harian Memorandum tanggal 5 Maret 2021 serta pelaksanaan Lelang tanggal 22 Maret 2021, maka berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank OCBC NISP, Tbk selaku pemegang Hak Tanggungan akan melaksanakan Lelang Ulang Eksekusi Hak Tanggungan dengan Perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap barang jaminan debitur INDRAWATI JONOWIDJAJA: No Alamat Obyek / Jaminan Harga Limit Uang Jaminan Keterangan Lelang 1 Sebidang tanah seluas Rp. 3.280.000.000,- Rp. 984.000.000,- – Penyetoran Uang Jaminan 300 M2 berikut bangunan Lelang dengan “VA” (Virtual dan turutannya sesuai Account) melalui situs SHGB No.3321/Mulyorejo www.lelang.go.id dan harus atas nama Insinyur LIE, sama dengan Nominal Jaminan TIMOTIUS LISTYO, yang disyaratkan. terletak di Jl. Mulyorejo – Jaminan harus sudah efektif Indah III/05, Blok A-135 diterima oleh KPKNL selambat setempat dikenal sebagai – lambatnya 1 (satu) hari kerja Jl. Mulyorejo Indah III/5 sebelum pelaksanaan lelang. Blok A No. 135 Villa – Segala biaya yang timbul sebagai Galaxy Kel. Mulyorejo Kec. akibat mekanisme perbankan Mulyorejo Kota Surabaya menjadi beban peserta lelang. Syarat Lelang: 0HPLOLNL $NXQ \DQJ WHODK WHUYHUL¿NDVL SDGD ZHEVLWH www.lelang.go.id. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Prosedur Lelang” dan “Syarat dan Ketentuan” pada website tersebut. Obyek Lelang dijual apa adanya (as is) sehingga apabila karena sesuatu hal terjadi gugatan, tuntutan dan pembatalan pelaksanaan lelang terhadap objek lelang tersebut dia atas, pihak-pihak yang berkepentingan/ peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Surabaya dan PT. Bank OCBC NISP, Tbk 2. Apabila sampai dengan waktu yang telah ditentukan pemenang lelang belum melunasi harga lelang, maka pemenang lelang tersebut dinyatakan wanprestasi dan uang jaminan lelang akan disetorkan ke Kas Negara. 3. Peserta lelang diwajibkan melihat, mengetahui, objek lelang dapat melihat barang yang akan dilelang pada alamat objek lelang mulai pengumuman ini terbit sampai dengan 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang dan dianggap menyetujui aspek legal dari objek lelang yang dilelang dengan kondisi apa adanya (as is). 4. Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi, KPKNL Surabaya atau PT. Bank OCBC NISP, Tbk. Telp 02125533888. Pelaksanaan Lelang: 1. Cara Penawaran : Closed Bidding (dengan mengakses situs : www.lelang.go.id). 2. Hari/ Tanggal : Rabu, 5 Mei 2021 3. Batas Akhir Penawaran : Pukul 10.40 Waktu Server (sesuai WIB) 4. Penetapan Pemenang : Setelah batas akhir penawaran 5. Pelunasan harga lelang : 5 (lima) hari kerja setelah lelang. 6. Bea Lelang Pembeli : 2% dari harga lelang. 7. Tempat Pelaksanaan Lelang : Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, Jalan Indrapura Nomor 5, Surabaya. Surabaya, 28 April 2021 Asset Recovery Management Division PT. Bank OCBC NISP, Tbk
KPKNL Surabaya
RUMAH DIJUAL Dijual Rmh 2KT.1KM LT:90m2, PLN, PDAM, SHM Hrg.850Jt Nego Lebak Timur Asri 77. Hub:087854442479.
CV. SETIA JAYA PROPERTI PROMO OPENING TANAH KAVLING Hrg 23 - 25 Juta. Lokasi DS. DELIK SUMBER BENJENG - GRESIK. Resmi 100% Resmi 1 KM dari Jalan Raya LANGSUNG PEMILIK WA/TLP. (081232003191)
RUMAH DIKONTRAKKAN Dikontrakkan Rumah Sutorejo Timur VI RR-2 / 3 KT / 1 KP / 1 KM, Listrik 2200w. Hub:0811320244.
P I J AT K E B U G A R A N
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.
Rico Atletis Massage melayani pijat vitalitas khusus pria ditempat / dipanggil Hub. 085230255020.
Hilang Buku Kir L.9078.UC / SB.262105.K PT.RAJAWALI SURABAYA JAYA PERKASA JL. SURABAYA.
Hilang STNK Spd Mtr Xeon RC125 ‘2013 W-3552-NC An.Dedy Tri Hermanto Jl.Jend Sudirman V/9 Larangan Sda.0895401574709
HILANG STNK HONDA REVO W-4558-TM SITI SA’ADAH 0895336616999.
PA R A N O R M A L
TARIDY Terapi. Sembuhkan Darah Tinggi, Diabetes, Nyeri Sendi, Kanker, Maag, dll. Hub:085337010407.
HILANG BPKB TOYOTA INNOVA VENTURER NoPol L 1553 TJ Noka: MHFAW8EMXII0204799 Nosin: 1TRA233753 An: FAZAR ALFANI.
Hilang Buku Kir L.8175.EN / SB.117845.K SETIO SUBIANTO GONDO SU ROTO JL. SURABAYA.
HILANG STNK HONDA VARIO W-6172-UG ETY NOVIANIS.S.
HILANG STNK HONDA BEAT W-5676-QR RIRIN SULISTYANA 081330011331.
HILANG STNK HONDA BEAT W-4159-NBB MARHATIB 082142494628.
STNK Honda tahun 2019 W 3407 BX an Winarko dwi priadi da Jl. Biduri bulan 2.4/10 Rt. 003
ELEKTRONIK DIJUAL
Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:031-5490592/ 081229729706 (tdk terima SMS).
P E N G O B ATA N
LOWONGAN Toko Jam di Surabaya, cari : 1.Tukang Service Jam tangan, beker, jam dinding ; 2.Karyawan/ wati toko Surat Lamaran bisa dikirim ke jl. Darmo Permai Selatan 8/1 Surabaya.
Hilang STNK Spd Mtr Yamaha Th’2016 W-2516-CB An.Sukardi D/a.Ds. Bringkang Rt.06 Rw.03 Gresik. Hlg STNK Hnd Scoopy Pth L-6796-LV An.Titik Widyasari Jl.Dk Kramat 04/01 Kel. Jajar Tunggal Sby.
Hilang Buku Kir L.8175.UE / SDA.27025 TOKO TENTREM KERTO RAHARDJO JL.KEDUNGDORO SBY. Hilang Buku Kir L.9138.UG / SDA.23805 PT.GARUDA TRANS ABADI JL.BUBUTAN 15 SBY.
Dcr Teknisi (lk) u/ pabrik AMDK, max. 40th, pglm. Lmr : hrd.saewater@gmail.com.
Hilang STNK Mtr Yamaha X Ride standar NoPol. L-6166-JZ a/n: Rina Yunita d/a: Permata Sa¿ra Blok E 6 No.6A Surabaya.
Hilang Buku Kir L.8247.UK/ SB.23753 TOKO TENTREM KERTORAHARDJO JL. KEDUNGDORO SBY.
Dcr Sales (lk) u/ pabrik AMDK, max. 40th, pglm. Lmr : hrd.saewater@gmail.com.
Hilang Buku Kir L.9867.CD RIZKY HIDAH APRILLIANI JL.DUKUH KUPANG BARAT DX/5 SBY.
Hilang Buku Kir L.8753.UP/ SDA.23755 PT. GARUDA TRANS ABADI JL.BUBUTAN 15 SBY.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
RABU WAGE, 28 APRIL 2021 HALAMAN 5
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Mobil Boks Muatan Pembersih Lantai Terbakar
Sempat Jalan Sendiri Sejauh 8 Meter
Bangkalan, Memorandum Bupati R Abdul Latif Amin Imron terus mengeluarkan gagasan untuk memenuhi janji politiknya membangun Bangkalan sejahtera. Termasuk di sektor kesehatan. Melalui dinas kesehatan, pemkab berencana membangun dua rumah sakit (RS) tipe D. Satu di antaranya dibangun di jalur timur. Tepatnya di Kecamatan Blega yang berbatasan dengan Kabupaten Sampang. Kebutuhan dananya bahkan sudah diusulkan ke pusat melalui kementerian kesehatan. “Total anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 58 miliar,” kata Kepala Dinkes Bangkalan H Sudiyo, Selasa (27/4). Plafon dana senilai itu sudah menjadi satu paket dengan sarana-prasana (sarpras) penunjangnya. Termasuk kelengkapan alat kesehatan (alkes). Jika disetujui, Yoyok sapaan akrabnya, optimis pembangunan dimulai pada 2022. Jika sudah rampung, rencana selanjutnya membangun RS tipe D di jalur utara. “Untuk rencana itu, bapak bupati bersama kami masih mencari lahan yang strategis. Kemungkinan, lokasinya di Kecamatan Tanjungbumi,” ungkapnya. Dengan demikian, Pemkab Bangkalan bakal memiliki tiga RS pelat merah. Melengkapi RSUD Syamrabu yang kini sudah menyandang RS tipe B di di Kota Bangkalan. Rencana dua RS baru itu untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, juga diproyeksikan untuk menjawab tantangan masa depan Kabupaten Bangkalan. Utamanya tantangan di bidang layanan kesehatan. Yoyok menjelaskan, ke depan Kabupaten Bangkalan diprediksi menjadi ladang investasi. Baik dari dalam negeri (PMDN) maupun asing (PMA). Prediksi itu berdasar hasil kajian akademi Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Apalagi setelah keluarnya Perpres Nomor 80 Tahun 2019 yang mengamanatkan Kabupaten Bangkalan, Malang, dan Kota Surabaya masuk dalam koridor Wilayah Pembangunan Strategis (WPS) 13 di Jawa Timur. Untuk kepentingan itu Pemkab sudah menyediakan hamparan lahan cukup luas untuk ladang investasi. Di antaranya lahan seluas 320 hektare untuk pemekaran kawan industri dengan estimasi nilai investasi Rp 17,5 triliun. Juga tersedia lahan 115 hektare untuk pengembangan pemukiman dengan nilai investasi Rp 2,86 triliun. Kemudian Lahan seluas 62 hektare juga untuk kawasan bisnis/CDB dengan nilai investasi Rp 2,15 triliun, lahan seluas 40 hektare untuk rest area dengan nilai investasi Rp 618 miliar, serta ketersediaan lahan 20 hektare untuk kawasan wisata pesisir pantai dengan estimasi nilai investasi Rp 663 miliar. “Jadi logis jika bapak bupati berencana membangun dua RS tambahan tipe D, karena ke depan, Kabupaten Bangkalan tidak hanya dibanjiri oleh kalangan investor, tapi juga bisa jadi tempat puluhan ribu pekerja dari dalam dan luar daerah. Nah, mereka itu sudah barang tentu butuh kualitas layanan kesehatan yang memadai. Termasuk kebutuhan tambahan rumah sakit,” pungkasnya. Indikasi itu kian kuat dengan kunjungan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan kemarin. Ia sowan ke pengasuh Pondok Pesantren Nurul Cholil KH Zubair Muntashor. Kendati tidak ada penjelasan agenda apa yang dibahas, namun Luhut kepada wartawan menegaskan jika pertemuan dengan cicit KH Syaichona Kholil tersebut, merupakan silaturahmi penyelenggara negara kepada tokoh agama. Dalam pertemuan tertutup dengan KH Zubair, Luhut didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron. (ras/epe)
Penolakan Pengeboran Migas
Nelayan Desa Tanjung Dirikan Posko Pamekasan, Memorandum Nelayan Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, mendirikan posko penolakan rencana pengeboran migas PT Medco Energy di wilayah perairan mereka. Koordinator posko penolakan pengeboran migas, Moh Rohim mengatakan, warga juga akan menandatangani petisi penolakan. Sikap itu sebagai reaksi atas rencana pengeboran migas yang dinilai akan berdampak pada ekosistem laut dan pendapatan hasil tangkapan nelayan. “Posko tersebut akan didirikan sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” tegasnya, Selasa (27/4). Rohim menjelaskan, wilayah pengeboran dan pengembangan pembangunan blok paus biru yang akan dijadikan titik pengeboran migas, merupakan wilayah tangkap ikan nelayan Tanjung. “Selain itu, dari pemerintah dan juga pihak perusahaan migas tidak pernah ada sosialisasi terhadap nelayan. Jangan rusak ekosistem laut kami,” pintanya. (*/hs/epe)
Kobaran api mobil boks di Bluto sempat membuat panik pengendara yang melintasi jalan nasional itu.
Penetapan Perda Retribusi Jasa Usaha
Bupati: Untuk Memberi Kepastian Hukum bagi Pelaku Usaha Pamekasan, Memorandum Melalui rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, Hermanto, Selasa (27/5), raperda tentang Retribusi Jasa Usaha akhirnya sah ditetapkan sebagai perda. Bupati Baddrut Tamam didampingi beberapa pejabat eksekutif lainnya, dalam sambutannya menyampaikan, raperda yang telah ditetapkan menjadi perda tersebut merupakan perubahan ketiga atas Perda Nomor 12 Tahun 2014 tentang Retribusi Jasa Usaha. Pembahasan perda tersebut merupakan konsekuensi logis dari ditetapkannya UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. “Filosofi lahirnya undang-undang ini merupakan amanat dari UU Nomor 23 Tahun 2012 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana diubah terakhir dengan UU Nomor 11 Tahun 2020,” terangnya. Menur utnya, undang-
-undang tersebut memberikan kewenangan kepada daerah untuk mengelola daerahnya secara mandiri. Potensi daerah menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah yang penting untuk membiayai pelaksanaan pemerintahan daerah. “Hal itu menjadi instrumen dasar pemikiran perlunya raperda ini untuk ditetapkan,” sambungnya. Dalam perda itu, ada beberapa retribusi dan jasa usaha yang diatur. Di antaranya, retribusi makanan, pemakaian kekayaan daerah, terminal, rumah dan permukiman, tempat rekreasi, penjualan produksi usaha daerah, dan pemakaian laboratorium di lingkungan Pemkab Pamekasan. “Dalam perubahan peruntukan gedung serba guna dan Gedung Islamic Center,” jelasnya. Guna melaksanakan otonomi daerah, peningkatan PAD menjadi keniscayaan. Namun, tetap mempertimbangkan kondisi dan kemampuan masyarakat. Kemudian yang terpenting, pelaksanaan retribusi daerah ti-
FOTO: MEMORANDUM/SUJAK
Pemkab Berencana Bangun 2 Rumah Sakit Tipe D
Bluto,” tutupnya. Slamet Sandiyanto, salah satu penumpang mobil boks, mengaku aroma hangus sudah tercium ketika tiba di jalan nasional, tepatnya Desa Bumbungan. “Selain bau hangus juga mengeluarkan kepulan asap di bagian kap mesin bawah jok kursi,” terangnya. Karena itu, sopir segera menghentikan mesin tepat di depan Masjid Baiturrahman. Sementara seluruh penumpang dan sopir berhamburan keluar sebelum kemudian api membesar. Anehnya, dalam kondisi tanpa sopir, mobil boks sempat berjalan sendiri sekitar 8 meter. “Berhenti setelah menabrak tumpukan pasir depan masjid,” jelasnya. Penyelidikan sementara, kebakaran terjadi diduga akibat korsleting pada kap mesin yang menyambar saluran bahan bakar. Akibat kejadian itu, pemilik mobil diperkirakan merugi sekitar Rp 5 juta karena sebagian mesin dan bodi depan hangus. (*/uri/epe)
Bupati Baddrut Tamam menerima hasil rapat paripurna dari wakil ketua DPRD Pamekasan.
dak boleh bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Bupati juga menegaskan, penetapan perda itu untuk memberikan kepastian hukum
kepada para pelaku usaha. “Karena itu, kebijakan retribusi daerah harus dilaksanakan berdasarkan prinsip demokratis, pemerintahan yang berkeadilan, peran serta masyarakat,
partisipatif, dengan memperhatikan potensi daerah sebagaimana tertuang dalam pokok pikiran yang mendasari lahirnya perda retribusi jasa usaha,” harap bupati. (sjk/epe)
Disparbudpora Siap Buka Objek Wisata setelah Lebaran Ketupat Sumenep, Memorandum Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumenep mulai merencanakan pembukaan tiga objek wisata yang dikelola. Yaitu Museum Keraton Sumenep, Pantai Slopeng, dan Pantai Lombang. “Setelah ada vaksinasi dan Covid-19 mulai melandai kami punya rencana untuk melakukan pembukaan tiga destinasi wisata yang dikelola pemerintah. Namun skemanya itu rencananya kami usulkan dibuka setelah momen perayaan ketupatan karena masih kondisi pandemi,” ujar Kabid Pariwisata Disparbudpora Imam Bukhari, Selasa (27/4). Imam mengatakan, pihaknya telah siap jika sudah ada izin dari Bupati Sumenep untuk membuka destinasi wisata. Karena meski setahun lebih ditutup, perawatan tempat wisata masih terus dilakukan. Bahkan pihaknya mengaku sudah menyiapkan protokol kesehatan (prokes) sejak era new normal beberapa bulan lalu. “Alat cuci tangan, termogun, dan lainnya sudah ada sejak dulu. Persiapan khusus ketika dibuka tidak ada karena
FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR
H Sudiyo
Kapolsek Bluto AKP H Suhaeri menyebutkan, mobil boks yang dikemudikan Djiko Purnomo (42), warga Jalan Kiai Lemah Duwur, Desa Pajagan, Kecamatan Kota Bangkalan tersebut, bermuatan cairan pembersih lantai. “Insiden kebakaran mobil boks tersebut terjadi sekitar pukul 10.55 ketika baru tiba dari Bangkalan,” katanya. Kapolsek menjelaskan kronologi insiden itu. Mobil tersebut diketahui melaju dari arah Bangkalan. Ketika sampai di Bluto, tercium aroma menyengat sehingga pengemudi mobil boks turun sebelum keluar asap serta percikan api hingga terbakar. Mengetahui musibah itu, warga yang kebetulan berada di dekat lokasi bersama personel Polsek Bluto, dan Koramil Bluto mencoba memadamkan. Namun, upaya itu menemui kesulitan sebelum datang mobil pemadam kebakaran. “Mobil boks hangus hanya di bagian depan. Hingga kini mobil boks masih diamankan di Mapolsek
FOTO: MEMORANDUM/IST
Sumenep, Memorandum Sebuah mobil boks milik UD Busana Indah Bangkalan bernopol M 8385 GC, terbakar di Jalan Raya Bluto, Kecamatan Bluto, Selasa (27/4). Beruntung tidak ada korban jiwa. Sopir dan tiga penumpangnya sempat keluar sesaat sebelum api berkobar.
Lokasi wisata Pantai Lombang Sumenep.
kami tetap melakukan pemeliharaan seperti biasa. Tidak hanya prokes, tapi juga membatasi kunjungan 50 persen,” imbuh Imam. Kalau momen lebaran ketupat, Imam mengaku susah
untuk mengatur pembatasan kunjungan sampai 50 persen, karena masyarakat biasanya membanjiri objek wisata di Sumenep. Walaupun diakuinya, saat ini pokdarwis dan karang taruna di Pantai Slopeng dan
Pantai Lombang mengajukan permohonan pembukaan destinasi di lebaran ketupat. Masalah itu pihaknya mengikuti keputusan bupati. “Kalau diizinkan dibuka, kami akan memulainya normal
bukan saat even besar. Kalau ketupatan dibuka biasanya kan langsung meledak kunjungannya, padahal kami sudah lama tidak melayani kami khawatir prokesnya tidak terkendali,” ungkap Imam. Menurut Imam, bupati menekankan objek wisata bisa dibuka apabila memungkinkan secara aturan. Sehingga disparbudpora tinggal menunggu izin dibuka, sejak ditutup pada 16 Maret 2020. “Kami sebenarnya ingin wisata dibuka karena disparbudpora ditarget pendapatannya setiap tahun, tapi kami tidak mendahulukan itu selama ancaman pandemi Covid-19 masih membahayakan. Karena sisi kemanusiaan lebih diutamakan dibanding komersial,” tegas dia. Imam berharap masyarakat belajar ke India, di sana sebelumnya kasus Covid-19 sudah melandai seperti Indonesia. Tapi karena merasa corona bisa teratasi, masyarakat tidak patuh prokes. Kejadiannya sekarang kembali parah. Sehingga walaupun di Sumenep sudah melewati sebagian tahapan vaksin, ia meminta masyarakat jangan mengabaikan prokes, termasuk usaha pariwisata. (adv/aan/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA Polres Jombang Musnahkan
Ratusan Knalpot Brong
Jombang, Memorandum Satlantas Polres Jombang tidak menoleransi segala bentuk pelanggaran dalam berlalu lintas menjelang Idulfitri 1442 H. Selama delapan hari razia metode hunting system, petugas mengamankan ratusan knalpot brong. Beragam sepeda motor tidak sesuai spek dibawa ke Mapolres Jombang. Hasilnya, dari sejumlah ruas jalan yang ada di Kota Santri. Polisi berhasil menggaruk ratusan pemotor dengan beragam pelanggaran. Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho mengatakan, sejumlah ruas jalan yang disasar ra-
Kapolres Jombang Agung Setyo Nugroho memotong knalpot brong hasil razia.
zia petugas berada di dalam kota. “Metode yang digunakan oleh petugas, yakni razia hunting system. Untuk ruas jalan yang dipilih, berada di kawasan jombang kota,” papar Kapolres Agung saat memimpin rilis di mapolres, kemarin. Hasil dari operasi selama delapan hari, sambung Kapolres, petugas menggaruk ratusan pelanggar. Dengan rincian motor dengan
ban kecil sebanyak 14 unit, tidak memenuhi kelengkapan berjumlah 17 unit, serta sepeda motor menggunakan knalpot brong berjumlah 117 unit. “Khusus untuk pelanggaran knalpot brong, kami sita. Karena selain tidak sesuai standar, tingkat kebisingannya sudah melebihi batas ketentuan,” sambungnya. Selain memberikan tindakan tegas, petugas mendatangi sejumlah satuan pendidikan, serta menggandeng klub motor untuk menyosialisasikan larangan memakai knalpot brong. (wan/mik)
Polres Blitar Tindak 72 Remaja Pembalap Liar Kapolres Batu Berbagi dalam Safari Ramadan
Blitar, Memorandum Satlantas Polres Blitar menggelar razia penindakan remaja yang diduga melaksanakan kegiatan balapan liar, Selasa (27/4). Sebanyak 72 remaja terjaring razia di wilayah Gunung Betet, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar. Aksi balap liar selama Ramadan dilakukan pada dini hari. Kasatlantas Polres Blitar AKP I Putu Angga Feriyana mengatakan,selain meresahkan, aksi balap liar tersebut juga sangat membahayakan para pengguna jalan umum lainnya. “Penindakan aksi balap liar a berawal dari laporan warga yang diterima oleh aparat Polres Blitar,” ujar AKP Putu Angga, kemarin. Selain mengamankan 72 remaja, petugas juga mengamankan sejumlah kendaraan roda dua sebanyak 35 unit dari lokasi. “Dari semua remaja yang terjaring tersebut diketahui juga sudah melanggar pro-
Jajaran satlantas bersiap menjelang razia balap liar.
tokol kesehatan, karena berkerumun dan bany yak yang tidak mengunakan masker. Karena kita masih dalam kondisi pandemi Covid-19, masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan guna mengurangi penyebaran virus corona tersebut,” imbuh
kasatlantas. Lanjutnya, untuk ke 72 remaja tersebut berada di Mapolres Blitar untuk dilakukan pembinaan. “Sementara semua kendaraan disita dan diamankan di Mapolres Blitar guna porses hukum lebih lanjut,” pungkas Putu Angga. (pra/mik)
Satpolairud Polres Sumenep berpatroli rutin di atas kapal.
Polres Situbondo dan Banyuwangi Diminta Tutup Jalur Laut ke Sumenep Sumenep, Memorandum a Polres Sumenep berusaha maksimal melakukan pe-k nyekatan di seluruh titik baik m daratan maupun di laut dalam rangka mencegah munculnya kasus baru penyebaran fitri. Covid-19 di masa mudik Idulfi tri. Jika di daratan Polres Sumenep menyiapkan tiga pos penyekatan, maka di pelabuhan juga menyiapkan satu pos di Pelabuhan Kalianget. Tapi geografis Sumenep yang terdiri dari ratusan pulau membuat Polres Sumenep ha-
rus bekerja sama dengan kepo polisian di daerah lain yang m memiliki akses pelabuhan langsung ke Sumenep. “Mudik yang boleh hanya rayon Madura. Saya sudah menyurat ke K Kapolda Jawa Timur untuk memberikan imbauan kepada Kapolres Situbondo dan Banyuwangi agar jadwal keberangkatan kapal laut terutama tanggal 6-22 Mei 2021 ditiadakan yang ke arah kepulauan Sumenep,” ujar Kapolres Darman, Selasa (27/4).
Terkait jalur tikus di lautan, menurut AKBP Darman memang butuh perhatian khusus. Salah satunya ia akan meningkatkan patroli Satpolairud dan polsekpolsek kepulauan di jalur-jalur yang biasa dilintasi perahu motor dari arah pulau Jawa atau Bali. “Kalau jalur tikus di daratan lebih mudah terdeteksi. Saya yakin masyarakat yang mudik menggunakan kendaraan ratarata lewat jalan besar. Jarang ada yang mudik dari Jakarta atau daerah lain bawa motor ke Madura,” tegas Darman. (aan/mik)
Batu, Memorandum Bulan Ramadan menjadi momentum tepat untuk berbagi dan menguatkan silaturahmi. Kapolres Batu AKBP Catur C Widodo juga ikut ambil bagian dalam memberikan santunan kepada masyarakat yang membutuhkan. Seperti pemberian santunan di Musala Al-Ikhlas area kantor Kejaksaan Negeri Kota Batu, Jalan Sultan Agung, Kota Batu, Senin (26/4). Kapolres Batu hadir bersama Wali Kota Batu Hj Dewanti Rumpoko, Ketua DPRD Kota Batu Asmadi, Pabung Kodim 0818 Kab Malang - Batu Kapten CZI Widagdo, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso dan sebagai
Malang, Memorandum Jajaran Polres Malang melakukan penertiban dalam penerapan aturan larangan mudik Lebaran 2021. Kegiatan ini ditandai dengan apel pasukan Kesiapan Pengamanan Larangan Mudik di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengatakan, pihaknya akan memberlakukan pengetatan di wilayah perbatasan. “Kita akan melaksanakan pengamanan di titik penyekatan dan titik keramaian. Dan juga kita akan melaksanakan Operasi Ketupat untuk melaksanakan larangan mudik pada masyarakat,” jelasnya, Selasa (27/4). Untuk menjaga wilayah Ka-
Kapolres Catur memberikan santunan pada acara safari Ramadan di Musala Al Ikhlas.
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Batu Supriyanto menyampaikan terimakasih pada Wali Kota Batu dan forkopim-
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar memimpin apel larangan n mudik lebaran.
bupaten Malang pada masa mudik tersebut, Kapolres Malang menyampaikan akan menu-
k runkan personil di 4 posko penyekatan yaitu di Exit Tol Lawang, Exit Tol Singosari, Exit
aningkat. Menurut Ramadhan Nasution, bukan pelanggarannya, namun lebih kepada anggota yang lebih aktif. “Kami lebih aktiff dalam melakukan im-bauan keselamatan. Sehingga jumlahnya lebih banyak,” lanjut Kasat. Usai operasi Keselamatan Semeru 2021, dilakukan sosialisasikan larangan mudik Lebaran tahun 2021, mulai 26 April sempat 5 Mei 2021. Dengan tujuan melakukan penyekatan di beberapa lokasi perbatasan baik di Kabupaten maupun Kota dan Provinsi. Puncaknya, dilaksanakan Operasi
Tol Pakis dan Karangkates yang berbatasan dengan Kabupaten Blitar. Selain itu, juga melakukan antisipasi di tempat wisata, sehingga pihaknya akan mendirikan pos pelayanan di area JLS di wilayah Kecamatan Bantur. Satu posko layanan lagi akan didirikan di Karangploso. K Kapolres Malang menghara harapkan untuk menyukses seskan larangan mudik leb lebaran ini perlu dilakukan sosi sosialisasi secara berkelanju jutan pada masyarakat. J Juga perlu disampaik untuk saat ini perlu kan menjaga diri dengan mematuhi protokol kesehatan (prokes). (*/ari/mik)
Kasatlantas Kompol Ramadhan Nasution memasangkan masker kepada pengendara dalam Operasi Keselamatan Semeru 2021.
Ketupat Semeru 2021. Dari kegiatan tersebut diharapkan dapat meminimalisir
SWT.,” tandas Didik. Hal yang sama juga diungkap oleh Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron. “Ini adalah duka yang sangat mendalam bagi kita semua. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tandas bupati. (ras/dwi/mik)
kegiatan rencana mudik masyarakat demi mencegah penularan Covid-19. (edr/mik)
Jaga Kondusifitas, Polres Kediri Sidak Petasan Kediri, Memorandum Untuk menjaga kondusifitas menjelang Idulfitri 2021 di wilayah Kecamatan Pare, jajaran Polsek Pare sidak di sejumlah lokasi yang memperjualbelikan petasan. Kapolsek Pare AKP I Nyoman Sugita mengatakan, sidak penjual petasan sebagai antisipasi penggunaan pet-
g asan terutama menjelang Idulfitri. “Sidak ini dilakukan untuk mengantisipasi penjualan petasan yang tidak sesuai standar atau menimbulkan ledakan yang berbahaya,” ujarnya. Selasa (27/4). Sambung Nyoman, bahwa dalam aturan yang diperbolehkan untuk menjual kembang api adalah panjang maksimal dua inci. “Dari hasil sidak yang k a m i temuk a n masih
Forkopimda Bangkalan bertemu istri Serda Eko Prasetiyo, Dewi Nurista, bersama anaknya.
lanal Batuporon, sambung Didik, untuk menjadi anggota Kapal Selam adalah orang orang pilihan. Dan 53 ABK KRI Nanggala 402 itu merupakan prajurit terbaik bangsa. “Semoga mereka yang meninggal mendapat tempat terbaik di sisi Allah
da dan para tokoh agama, tokoh masyarakat dan undangan yang hadir dalam kegiatan ini. (nik/ari/mik)
Satlantas Makota Optimalkan Operasi Keselamatan Semeru Malang, Memorandum Dari hasil monitor dan evaluasi (monev) selama Operasi Keselamatan Semeru 2021, jumlah langkah preventif dan preemtif Satlantas Polresta Malang Kota, didominasi pelanggaran marka jalan, helm, dan rambu lalu lintas. “Untuk preventif, preemtif teguran dengan imbauan untuk tahun lalu sekitar 500 lebih. Sementara untuk tahun ini, sekitar 1.700 teguran dengan imbauan humanis,” terang Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Ramadhan Nasution, Selasa (27/4). Saat disinggung banyaknya teguran himbauan lebih banyak apakah karena pelanggaran me-
Polres Bojonegoro Santuni Keluarga Kapal Selam Nanggala Bojonegoro, Memorandum Peristiwa tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 di Perairan Utara Bali menyebabkan gugurnya 53 awak kapal. Dari ke 53 awak kapal KRI Nanggala 402 tersebut, dua kru berasal dari Bojonegoro. Adalah Serda Setyo Wawan, asal Desa Sukorejo, Kecamatan Tambakrejo, dan Kopda Khoirul Faizin, asal Desa Ngraseh, Kecamatan Dander. li Polres Bojonegoro yang diwakili oleh Kabagsumda Kompol Roro Sri Harwati, Kasubbag Humas AKP Ismawati, dan Kasubbagdal Gar Bag Ren AKP Lilik Puji Rahayu mendatangi rumah duka. Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia melalui Kompol Roro Sri Harwati menyampaikan, bahwa kegiatan ini untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkannya. “Kedatangan kami untuk memberikan nasihat supaya sabar dan Ikhlas atas takdir Allah SWT. Semoga anak dan istri yang ditinggalkan diberikan
Tekan Korban Kecelakaan, Polresta Sidoarjo Perketat Lalin
Perwakilan polres mendatangi rumah Alifatus Zuhria, istri Kopda Khoirul Faizin.
kekuatan dan keikhlasan. Seluruh keluarga besar Polres Bojonegoro menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya,” ucap Kabag Sumda, Kompol Roro Sri Harwati, kemarin. Polres Bojonegoro juga memberikan santunan duka cita serta bantuan
kepada Mellynda Dwi Indah Puspita istri dari Serda Setyo Wawan dan Alifatus Zuhria, istri dari Kopda Khoirul Faizin. “Ini bentuk rasa empati kita dengan mensupport keluarga yang ditinggalkan dan sedikit santunan, semoga bermanfaat,” pungkas Kompol Roro. (top/har/mik)
Polres Probolinggo Kota Ikuti Peringatan Hari Otoda
Polres Malang Dirikan 4 Posko Penyekatan
Kapolres Bangkalan Santuni Keluarga ABK Nanggala 402 Bangkalan, Memorandum Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto bersama Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron bertakziah ke rumah duka Serda Eko Prasetiyo, ABK Kapal Selam KRI Nanggala 402 di Perumahan Pondok Halim 2, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Senin (26/4). Ikut dalam rombongan, Dandim 0829/ Bangkalan Letkol Kav Ari Setiawan W, SSos, dan Danlanal Batuporon Lantamal V Letkol Laut (P) Mahfud Effendi, M Tr Hanla CHRMP. Mereka memberikan santunan kepada Dewi Nurista, istri Serda Eko dan keluarga. Sebagaimana diketahui, Serda Eko meninggalkan dua orang anak, yakni satu putra dan satu putri. “Saya atas nama pribadi dan keluarga besar Polres Bangkalan menyampaikan rasa duka yang mendalam dan turut berbelasungkawa atas musibah ini,” ujar AKBP Didik menahan haru. Seperti yang sudah dijelaskan Dan-
tuan rumah Kajari Kota Batu Supriyanto. Juga hadir tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. Kapolres Batu AKBP Catur C Widodo mengapresiasi Pemkot Batu yang telah melakukan kegiatan kegiatan safari Ramadan bersama Kejari Batu. “Untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Wisata Batu ini memang perlu saling support,” ujarnya. Wali Kota Batu Hj Dewanti Rumpoko menyampaikan, kegiatan religi dan berbagi pada sesama pada bulan puasa Ramadan ini merupakan kegiatan rutin. “Di masa pandemi ini kita harus mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.
RABU WAGE 28 APRIL 2021 HALAMAN 6-7
Kapolsek Pare AKP I Nyoman Sugita memeriksa jenis petasan.
d dibawah 2 inci. Terpanjang ada 1,9 inci untuk panjang kembang api, itu masih diperbolehkan,” sambungnya. AKP Nyoman mengimbau kepada penjual petasan untuk tidak menjual barangnya kepada anak kecil. Karena dikhawatirkan membahayakan dan berakibat fatal untuk anak tersebut. “Kepada pemilik agar tak sembarangan menjual kembang apinya. Tetap harus didampingi oleh orangtua, jika ada yang membeli,” imbau Kapolsek Pare. Sandi Asprilah, salah seorang penjual kembang api di Desa Tertek, Kecamatan Pare, mengatakan bahwa dirinya sudah menjual kembang api sesuai prosedur. “Kita punya surat izin yang jelas, kemudian untuk barang yang kita jual hanya kembang api. Total ada lima jenis kembang api, mulai air mancur, kretekan, betawi, gasing dan flayer,” tandasnya. (mis/mik)
Probolinggo, Memorandum Kapolres Probolinggo Kota AKBP RM Jauhari diwakili Kabag Perencanaan Kompol Toyib Subur menghadiri peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) XXV Tahun 2021 secara virtual, Senin (26/4), dari ruang Command Center Kantor Wali Kota Probolinggo. Peringatan mengangkat tema “Bangun Semangat Kerja dan Tingkatkan Gotong Royong di Masa Pandemi COVID-19 untuk Masyarakat Sehat, Ekonomi Daerah Bangkit, dan Indonesia Maju itu, diikuti bersama Sekdakot dr Nini Ira Wibawati. Dalam laporannya, Menteri Dalam Negeri Muhamad Tito Karnavian menyampaikan, bahwa sedianya Hari Otonomi Daerah diperingati
Kabag Perencanaan Polres Probolinggo Kota mengikuti kegiatan secara daring.
setiap tanggal 25 April tetapi karena jatuh pada hari libur sehingga baru dilaksanakan kemarin. Dalam sambutannya,
Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin mengatakan, dengan adanya kebijakan otonomi daerah, pemerintah daerah memiliki keleluasaan
Sidoarjo, Memorandum Menjelang Idulfitri, Satlantas Polresta Sidoarjo memperketat pengaturan lalu lintas di sejumlah jalur protokol. Hal itu dilakukan untuk menekan korban kecelakaan fatal lalu lintas di wilayah hukum Polresta Sidoarjo. Pengaturan lalin tersebut di antaranya di patung Gedangan, di simpang empat Gedangan, simpang tiga Puri Gedangan, simpang empat Seruni, perum TNI AL, gapura Tebel Maspion II, TL Maspion II, simpang empat TL Buduran, dan simpang tiga Antartika. ta Kanitlaka Satlantas Polresta no Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiono mengatakan, kegiatan pen-g gaturan ini merupakan hal yang a rutin bagi kepolisian terutama Satuan Lalu Lintas dalam melay-n. ani masyarakat disetiap kegiatan. “Pengaturan ini bertujuan memperlancar pengendara dalam berlalu lintas, karena lalu lintas mulai rame,” katanya, Selasa (27/4).
Kanitlaka AKP Sugeng mengatur lalu lintas.
Dia juga mengin ingatkan agar para pengguna jalan lebih meningkatkan kedisiplinan dalam berkendara sehingga dapat mengurangi resiko kecelakaan saat
berkendara dan terapkan selalu protokol kesehatan dalam segala aktifitas. “Tetap disiplin prokes dan patuhi rambu lalu lintas,” ujar dia. (bwo/jok/mik)
Kapolres Gresik Intensifkan Koordinasi Penanganan PMI
dalam menyelenggarakan pemerintahan sendiri atas dasar prakarsa, kreativitas, dan peran serta masyarakat. Usai acara, Kabag Ren Polres Probolinggo Kota Kompol Toyib subur mengucapkan selamat hari ulang tahun otonomi daerah yang ke-25 tahun 2021. Hari OTDA ke-25 ini merupakan momentum bagi semua kepala daerah ketika mereka berhasil keluar dari dampak sosial dan dampak ekonomi pandemi Covid-19. “Semoga ke depan, Kota Probolinggo bisa menjadi Kota yang lebih maju dan warga masyarakatnya bia hidup dengan sejahtera,” pungkasnya. (mhd/mik)
Gresik, Memorandum Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengintensifkan koordinasi bersama pihak terkait untuk mengana tisipasi kedatangan pekerja migran Indonesia (PMI) dari luar negeri. Upaya ini dilakukan untuk aru mencegah timbulnya klaster baru ian Covid-19 dan munculnya varian terbaru dari virus berbahaya itu.. Langkah ini sesuai arahan Kanta polda Jatim Irjenpol Nico Afinta yang memerintahkan seluruh personel yang masuk dalam satgas agar g. didata di satuan masing-masing. nasi Para kapolres harus koordinasi nydengan Forkopimda untuk menyyah iapkan tempat isolasi di wilayah n masing – masing. Serta menyusun SOP Kopdal. AKBP Arief Fitrianto mengatakan akan selalu berkoordinasi dengan Forkopimda
u untuk menyiapkan lokasi karantina bagi para pej migran g kerja Indonesia yang datang ke wilayah y Kabupaten Gresik. K Apalagi saat ini ada kemunculan varian virus Covid-19 baru di India. Untuk itu Gresik harus peka terhadap para pekerja migran di luar negeri yang akan pulang ke Indonesia. “Langkah ini dilakukan untuk menekan kasus positif se-
hingga kurvanya melandai untuk menuju pemulihan kesehatan dan p pemulihan ekonomi nasional,” pungkas mantan Kapolres Ponorogo tersebut. (and/har/ mik) Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto
Rajut Silaturahmi dan Berbagi di Kejari Batu, Wali Kota Batu Safari Ramadan Batu, Memorandum Merajut tali silaturahmi dan menguatkan rasa berbagi terus dilakukan Forkopimda Kota Batu dalam bentuk Safari Ramadan bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu, Senin (26/4) sore. Bersamaan dengan itu diberikan santunan pada puluhan kaum dhuafa dan anak yatim yang dilakukan secara simbolis di Musala Al Ikhlas, area Kantor Kejari Kota Batu, Jalan Sultan Agung, Kota Batu. Hadir dalam kegiatan ini Wali Kota Batu Hj Dewanti Rumpoko, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Batu Supriyanto, Ketua DPRD Kota Batu Asmadi, Kapolres Batu AKBP Catur C. Widodo, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Pabung Kodim 0818 Kab Malang – Batu Kapten CZI Widagdo. Wali Kota Batu Hj Dewanti Rumpoko menyampaikan kegiatan religi dan berbagi pada sesama pada bulan puasa Ramadan ini merupakan kegiatan rutin bersama Forkopimda Kota Batu, tokoh
Wali Kota Batu Hj Dewanti Rumpoko dan Forkopimda Kota Batu bersama-sama melaksanakan Safari Ramadan di kantor Kejari Kota Batu.
agama dan tokoh masyarakat. “Safari Ramadan kali ini tidak sama dengan tahun sebelumnya karena saat ini di masa pandemi ini harus mematuhi protokol kesehatan,” katanya seraya menyampaikan hal ini tidak
Wali Kota Batu Hj Dewanti Rumpoko memberikan santunan.
mengurangi nilai safari Ramadan. Saat ini, Dewanti menyebutkan melakukan safari Ramadan di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Batu. “Di bulan suci Ramadan yang penuh berkah ini sudah semestinya dan kita melakukan kegiatan yang baik dan bermanfaat, “ terangnya seraya mengatakan kegiatan serupa juga digelar di setiap kecamatan hingga akhir bulan Ramadan. Kepala Kejaksaan Negeri Kota Batu, Supriyanto yang juga tuan rumah kegiatan ini menyampaikan terimakasih pada Wali Kota Batu bersama Forkopimda dan para tokoh agama, tokoh masyarakat dan undangan yang hadir dan terlibat dalam safari Ramadan ini. “Di bulan Ramadan ini kita dapat bersama-sama berbagi dan membantu pada yang membutuhkan, dan ini merupakan tugas bersama untuk berbagi. Ini seperti yang yang disampaikan Gus Yayan (Dr KH A Syamsu Madyan, red,” urainya. Ia juga mensyukuri karena di masa
Wali Kota Batu Hj Dewanti Rumpoko dan Forkopimda Kota Batu berbagi bersama di bulan suci Ramadan.
pandemi ini masih dapat melakukan kegiatan yang bermanfaat dan menguatkan jalinan silaturahmi. “Walau kita melakukan secara simbolis karena keterbatasan tempat dan dalam suasana pandemi, semoga safari Ramadan
ini bermanfaat,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Batu H Nawawi mendukung kegiatan safari Ramadan di masa pandemi Covid-19. “Masyarakat tetap semangat menjalankan ibadahnya di
bulan suci ini, jangan mengurangi kewajiban kita sebagai umat untuk menjalankan ibadah dan tetap mematuhi prokes,” urainya seraya mengatakan kegiatan ini memiliki nilai manfaat untuk masyarakat. (adv/nik/ari/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
RABU WAGE, 28 APRIL 2021 HALAMAN 8
Tertibkan PKL, Petugas Gabungan Beri Surat Teguran Kegiatan tersebut dipimpin Kasatpol PP Yanuar Arfiansyah dan Kanit Dikyasa Aipda Breni Raharjo serta diikuti anggota lantas, satpol PP, dan Dishub Kota Pasuruan. Kanit Dikyasa Satlantas Polres Pasuruan Kota Aipda Breni Raharjo menuturkan, penertiban gabungan ini untuk menghindari kemacetan dan laka lantas di Jalan Panglima Sudirman, tepatnya di Depan SMAN 2. “Sebelumnya kami bersama satpol PP dan Dishub Kota Pasuruan sudah memberikan teguran secara lisan
kepada para pedagang kendaraan roda dua maupun roda empat yang berjualan di bahu jalan serta trotoar,” ucap Breni, Selasa (27/4). Pihaknya juga memberikan surat teguran simpatik dan surat pernyataan tentang tidak akan berjualan di bahu jalan dan apabila diulangi sanggup untuk dilakukan penindakan dengan cara ditilang. “Kalau para pedagang masih tetap jualan di bahu jalan dan trotoar, kami akan berikan surat tilang sebagai efek jera agar tidak kembali berjualan di se-
kitaran bahu jalan dan trotoar karena melanggar pasal 275 ayat 1 UU No. 22 Tahun 2009,” tuturnya. Sementara itu, Kasatpol PP Kota Pasuruan Yanuar Arfiansyah menjelaskan, pihaknya juga memberikan surat teguran kepada PKL agar tidak berjualan di trotoar dan bahu jalan. “Para PKL ini telah melanggar Perda Kota Pasuruan No. 5 Tahun 2003 tentang Penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban Umum dan Perda Kota Pasuruan No. 2 Tahun 2013 tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL,” katanya. (rul/lis)
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Pasuruan, Memorandum Guna menciptakan kelancaran lalu lintas, Satlantas Polres Pasuruan Kota bersama dinas perhubungan dan satpol PP menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan trotoar.
Petugas memberikan surat teguran kepada PKL yang bandel.
Disnaker Kabupaten Pasuruan Vaksin Buruh
PENGUMUMAN: (Tentang Sertipikat hilang) Nomor: 910/300-35.80/IV/2021
Jl Krembangan Barat Nomor 57 Surabaya, telp (031)3531476, fax (031)3531477
Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai pengganti Sertipikat yang hilang berdasarkan ketentuan pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa: No
NAMA ALAMAT PEMOHON
1
NGU DOH MING Jl. Bubutan 1-7 Surabaya
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Pasuruan, Memorandum Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pasuruan melakukan vaksin Covid-19 kepada 17 pengurus DPC SP/SB (serikat pekerja/serikat buruh) di Aula Disnaker, Selasa (27/4). Vaksinasi terhadap pengurus DPC SP/SB tersebut dilakukan pada 27 April dan 25 Mei yang diperkirakan untuk 250 pengurus yang hadir dan siap divaksin. Wahyudi, salah satu pengurus DPC SPSI mengatakan, ini merupakan upaya pemerintah melawan Covid-19. Tentunya langkah ini harus kita dukung penuh atas langkah dan inovasinya dalam menekan wabah virus corona. “Kita tahu bahwa virus corona ini sudah mewabah. Upaya ini kita dukung penuh agar virus corona bisa hilang dan kita bisa kembali menjalani aktivitas dengan normal kembali,” ujarWahyudi. Terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja Tri Agus Budiharto mengatakan, ini merupakan program dari bupati memutus rantai penyeberan Covid-19, sekaligus memperingati Hari Buruh. “Pengurus DPC SP/SB kita undang dan kita batasi dengan menerapkan prokes yang ketat dalam melakukan pelaksanaan vaksinasi ini,” tandas Tri Agus. Ia menambahkan, vaksinasi ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap buruh agar pandemi segera berakhir.
KEMENTRIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BADAN PERTANAHAN NASIONAL KANTOR PERTANAHAN KOTA SURABAYA II PROVINSI JAWA TIMUR
LETAK JALAN NIB TERDAFTAR TANGGAL a. JALAN HAK ATAS TANAH JENIS & ATAS NAMA PEMBUKUAN b . DESA/KEL. NOMOR HAK c. KEC. Hak Guna Bangunan No. 809 Kelurahan Bubutan Kecamatan Bubutan Luas: 26178 m2
-
PT. SENTRAL SUPEL PERKASA berkedudukan di Surabaya
18/06/2007
Jl. Koblen Kidul
KETERANGAN
- Surat Pernyataan di Bawah Sumpah / Janji Tanggal 20/04/2021 - Surat Keterangan Tanda Lapor tanggal 21-02-2020 Nomor: SKTLK / B / 775 / II / TUK.7.2.1 / 2020 / SPKT / RESTABES SBY, dari Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Timur Resort Kota Besar Surabaya Jalan Taman Sikatan No.1 Surabaya.
Dalam waktu 30 (Tiga puluh) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (Tiga puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertipikat yang dinyatakan hilang tidak berlaku lagi.
Pengurus DPC Serikat Pekerja/Serikat Buruh Kabupaten Pasuruan menerima vaksinasi Covid-19.
“Vaksinasi ini dilakuakan agar imun tubuh dapat meningkat dan kebal terhadap virus,” ujar Agus. Ia berharap setelah dilakukan vaksina-
si tersebut buruh tetap harus menerapkan prokes yang benar agar mampu menuju Pasuruan Kebal Covid-19 sesuai dengan program bupati. (rul/lis)
Jember, Memorandum Setelah 11 wanita warga binaan pemasyarakatan dan 1 petugas terkonfirmasi positif Covid-19, PMI Cabang Jember langsung melakukan penyemprotan disinfektan di Lembaga Permasyarakatan Klas IIA, Selasa (27/4). Para warga binaan pemasyarakatan positif Covid-19 tersebut berasal dari blok wanita yang sebelumnya sempat mengeluh muntah-muntah hingga akhirnya petugas lapas membawanya ke RSU Dr Soebandi Jember. Mereka langsung menjalani isolasi selama 14 hari sebelum dikembalikan Relawan PMI Jember menyemprotkan disinfektan di seluruh ruangan lapas. ke lapas. “Kami sudah melakukan pe- Klas IIA Jember kini sudah melebihi orang kini jumlahnya telah mencapai nyemprotan secara intensif seming- kapasitas, dari daya tampung 390 790 orang. (edy/lis) gu sekali, dan napi yang positif tersebut berasal dari blok wanita,” tutur Yandi KEMENTRIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ PENGUMUMAN: BADAN PERTANAHAN NASIONAL Suyandi, Kepala Lembaga (Tentang Sertipikat hilang) KANTOR PERTANAHAN KOTA SURABAYA II Permasyarakatan Klas IIA Nomor: 909/300-35.80/IV/2021 PROVINSI JAWA TIMUR Jember, Selasa (27/4) Jl Krembangan Barat Nomor 57 Surabaya, telp (031)3531476, fax (031)3531477 Sebagai langkah antiUntuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai pengganti Sertipikat yang hilang berdasarkan ketentuan pasal 59 ayat (2) sipasi, Lapas Jember langPeraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa: sung melakukan tes swab LETAK JALAN 36 orang termasuk petugas No NAMA ALAMAT NIB TERDAFTAR TANGGAL a. JALAN HAK ATAS KETERANGAN dan hasilnya 11 napi dan 1 PEMOHON TANAH JENIS & ATAS NAMA PEMBUKUAN b . DESA/KEL. NOMOR HAK c. KEC. petugas dari lapas dinyatakan terkonfirmasi positif 1 OEI SURATMAN Hak Milik No. 277 - Surat Pernyataan di Bawah Sumpah - OEI SURATMAN 17/09/1982 WIDJAJA Tanggal 20/04/2021 WIDJAJA WINOTO Kelurahan Covid-19. WINOTO - Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan Simokerto Barang / Surat-surat tanggal 24-11-2020 “Kami siap membantu Jl. Sidoyoso Kecamatan Nomor: SKTLK - BS / 3828 / XI / YAN.2.4 seluruh stakeholder yang Jaya 17 Simokerto / 2020 / SPKT / RESTABES SBY, dari KeLuas: 104 m polisian Negara Republik Indonesia Daerah ada di Jember, termasuk Jawa Timur Resort Kota Besar Surabaya lapas ini kita bantu peJalan Taman Sikatan No.1 Surabaya. nyemprotan disinfektan yang melibatkan 15 relaDalam waktu 30 (Tiga puluh) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan wan. Selain penyemprotdisertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (Tiga puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertipikat yang dinyatakan hilang tidak berlaku lagi. an, PMI Jember juga akan memberi vitamin untuk menjaga imunitas warga binaan di lapas,” tegas EA Zaenal Marzuki, Ketua PMI Jember. Untuk diketahui kondisi Lembaga Permasyarakatan
FOTO: MEMORANDUM/EDY
Cegah Covid-19, PMI Jember Semprotkan Disinfektan di Lapas
2
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Direktur Utama: Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Choirul Shodiq SH MH Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Pemimpin Perusahaan: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/ Yoyok Khayatullah AMD SE mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
RABU WAGE, 28 APRIL 2021 HALAMAN 9
2 Maling Spesialis Rumah Kosong Dibekuk
Safari Ramadan, Pemkot Malang Silaturahmi ke Masjid Surga Malang, Memorandum Ramadan 1442 H ini dimanfaatkan dengan baik oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menguatkan silaturahmi. Salah satunya dengan Safari Ramadan. Ini diawali di Masjid Surya Gemilang yang biasa disebut Masjid Surga, Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru, Senin (26/4). Wali Kota Malang Sutiaji hadir bersama Danlanal Malang Kolonel Laut (P/W) Ni Ketut Prabhawati, Dandim 0833 Letkol Arm Ferdian Primadhona, Wawali Sofyan Edi Jarwoko, Pj Sekda Hadi Santoso serta kepala OPD. Wali Kota Malang yang juga ustaz ini mengapresiasi kontribusi jemaah Masjid Surga dalam membangun karakter masyarakat seutuhnya. “Menjadikan masjid bukan hanya sekadar ibadah mahdhah tapi juga untuk kegiatan-kegiatan sosial,” kata Sutiaji. Disampaikan, 2021 ini akan dibangun Jembatan Tlogomas yang lokasinya tidak jauh dari Masjid Surga ini. Jembatan yang dialokasikan sekitar Rp 44 M ini berada di sebelah barat Masjid Surga yang diharapkan akan mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar. “Nah ini tantangan ketika akses ini sudah luar biasa, fungsi masjid harus makin dikuatkan,” harap Sutiaji. Dalam Safari Ramadan ini disampaikan kejadian luar biasa di India bahwa kasus Covid-19 menelan banyak korban jiwa yang mencapai lebih dari ribuan. Untuk itu, saat ini tetap diperlukan kepatuhan menerapkan protokol kesehatan (prokes). Kota Malang menurut Sutiaji, saat ini sudah membolehkan sekolah tatap muka dengan menerapkan prokes secara ketat. “Harapannya anak-anak ini menjadi viral kebaikan kepada orang tuanya. Kadang yang kurang disiplin orang tuanya,” ujar Sam Sutiaji, panggilan akrab Wali Kota Malang. Bersamaan diserahkan bantuan Rp 15 juta dari Pemkot Malang melalui Baznas Kota Malang kepada takmir Masjid Surya Gemilang. “Dengan kerja sama yang baik antara ulama dan umara, kita semua bisa mengawal, mendampingi, dan mengayomi masyarakat Kota Malang,” kata Pembina Masjid Surga Prof Dr Tobroni. (*/ari/lis)
terbuka. Kemudian barang-barang berharga seperti smartphone, uang, hingga emas 10 gram miliknya hilang. “Total kerugian yang dialami korban adalah Rp 30 juta,” jelasnya. Pudji menambahkan, pihaknya yang menerima laporan ini langsung melakukan pendalaman. Hingga kemudian berhasil menangkap kedua tersangka di tempat berbeda. Dari tangan tersangka diamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya empat buah smartphone, uang tunai sisa penjualan emas, tas punggung kecil, kemudian tang, linggis serta dua unit sepeda motor yang digunakan menjalankan aksi.
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Wali Kota Malang bersama forkopimda di Masjid Surya Gemilang.
Kapolsek Ngantru AKP Pudji Widodo mengatakan, tersangka Koliq ditangkap di Terminal Jombang. Sedangkan tersangka Panji diamankan saat berjualan pentol di Tulungagung. “Keduanya adalah residivis yang saling berkenalan di dalam lapas,” ujarnya, Selasa (27/4). Dijelaskan AKP Pudji, penangkapan kedua tersangka bermula dari laporan korban pencurian, yaitu Wiyono (53), warga Desa Pinggirsari, Kecamatan Ngantru. Rumah korban dibobol maling pada Kamis (15/4) lalu, ketika ditinggal salat Tarawih di masjid. Sekembalinya dari masjid, korban mendapati pintu belakang rumahnya
Kedua tersangka dipamerkan dalam rilis berita.
Sebulan terakhir, dua tersangka itu sudah beraksi di lima TKP. “Empat di Ngantru, ada juga TKP di Keca-
matan Karangrejo. Ini kita sedang koordinasi dengan polsek jajaran,” pungkasnya. (fir/mad/lis)
Bappeda Gelar FGD Sinergi Perencanaan dan Strategi UMKM Tulungagung, Memorandum Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tulungagung bersama dinas lingkungan hidup (DLH) serta dinas koperasi dan usaha mikro, menggelar forum group discussion (FGD) tentang sinergi perencanaan dan strategi UMKM dalam rangka peningkatan produktivitas serta keterampilan bagi pengelola bank sampah, Selasa (6/4) lalu. Dengan menerapkan protokol kesehatan ketat di masa pandemi Covid-19, kegiatan itu menindaklanjuti keluhan Paguyuban Kelompok Pengurus Bank Sampah (Pakubangsa) Tulungagung. Pakubangsa adalah kelompok relawan yang peduli terhadap lingkungan hidup. Mereka merupakan binaan DLH Kabupaten Tulungagung. Awalnya kelompok masyarakat itu menyampaikan, selama ini produk-produk dari bahan daur ulang yang dihasilkan kurang mendapat perhatian, baik dari pemerintah daerah maupun masyarakat. Walaupun produk-produk mereka sudah
FOTO: MEMORANDUM/ADV
FOTO: MEMORANDUM/ARI
Tulungagung, Memorandum Unit Reskrim Polsek Ngantru bersama Reskrim Polsek Kota Tulungagung menangkap dua pelaku pencurian dengan pemberatan (curat). Mereka Koliq (54), warga Sidoarjo, dan Panji Lianto (41), warga Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung.
Suasana FGD yang digelar Bappeda Tulungagung.
kerap diikutsertakan dalam kegiatan promosi dan pameran. “Tujuan FGD itu mencari solusi atau peluang dan memberikan motivasi agar pada masa pandemi Covid-19 ini, pengelola atau pengurus bank sampah dapat bertahan dan tetap berusaha meningkatkan produktivitas serta keterampilannya. Solusi atau peluang tersebut diarahkan berbasis
pada strategi pemasaran dan pengembangan UMKM,” kata Kasubbid Indag, Koperasi dan UM Bappeda Tulungagung Widya Ariyanto. Pada kesempatan itu pihak DLH berharap, pengelola atau pengurus bank sampah mendapatkan perhatian pemerintah terhadap produk-produk yang dihasilkan. Yaitu pemanfaatan produk-produk di ruangan ker-
ja. Seperti tempat tisu, tempat gelas air mineral, asbak, dan lain sebagainya. Sementara dari pihak Dinas Koperasi dan Usaha Mikro memberi motivasi kepada para peserta FGD, bahwa pengelola bank sampah dapat dikategorikan dalam sektor usaha mikro kecil menengah. Hal tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2008. “Motivasi tersebut berupa tips yang berisi 5P. Pertama produk, sebelum produk dihasilkan sebisa mungkin melakukan riset pasar terkait trend/kebutuhan konsumen. Sehingga kualitas yang dihasilkan dapat bersaing berdasarkan standar pasar. Kedua price, menghitung biaya produksi agar pengelola dapat menentukan harga yang tidak merugikan, meskipun keuntungan yang didapatkan tidak banyak. Selanjutnya place, mencari lokasi yang mudah dicari dan dijangkau oleh konsumen, disesuaikan dengan target dari produk yang dijual. Keempat promosi, memilih media untuk pengenalan/promosi produk
yang dihasilkan, baik online maupun offline. Terakhir people, sumber daya manusia yang dipilih bisa menghasilkan produk dan memberikan layanan terbaik. Seleksi sumber daya manusia berdasarkan keahlian,” paparnya. Kemudian kesimpulan yang dihasilkan dari FGD itu adalah pengelola bank sampah merasa kesulitan dalam pemasaran. Dinas Koperasi dan Usaha Mikro diharapkan dapat membantu dengan pemasaran melalui PLUT maupun komunitas seperti Forum UMKM atau lainnya. Pengelola bank sampah diminta melakukan survei pasar untuk menentukan produk yang akan dibuat dan juga penentuan harga. Pengurus koperasi bank sampah dan pengelola berusaha membantu berkoordinasi dengan perangkat daerah yang ada di Kabupaten Tulungagung, agar produk dapat digunakan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan pengelola dan pengurus bank sampah. (adv/an/mad/lis)
memorandum.co.id
MOJOKERTO-JOMBANG
memorandumredaksi @gmail.com
RABU WAGE, 28 APRIL 2021 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Komplotan Maling Kayu Jati Dibui FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Satpol PP Jombang sidak pabrik plastik di Desa Mojowarno.
Produksi Pabrik Plastik Mojowarno Dihentikan Jombang, Memorandum Satpol PP Jombang menghentikan produksi pabrik plastik di Desa/Kecamatan Mojowarno. Masalahnya, pengelola pabrik belum mengantongi izin dan aktivitasnya mengganggu kenyamanan warga sekitar. Kabid Penegakan Perda Satpol PP Jombang, Didit Budi Santoso mengatakan, ada laporan dari pihak Kecamatan Mojowarno, adanya aktivitas pabrik yang mengganggu masyarakat. "Laporan dari kecamatan ada pabrik yang menimbulkan suara bising sehingga mengganggu masyarakat,” ujar Didit Budi Santoso, Senin (26/4). Diungkapkan Didit Budi Santoso, satpol PP menerjunkan tim ke lapangan untuk memastikan aktivitas pabrik. "Ternyata tidak hanya bising. Pabrik juga belum mengantongi izin lengkap untuk kegiatan operasionalnya,” beber Didit. Lokasi perusahaan bekas pabrik sepatu ini beralih fungsi. Sehingga, setelah dilakukan pengecekan izin belum lengkap. Terlebih lagi, seperti UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan – Upaya Pemantauan Lingkungan) tentu harus ada perubahan atau dikaji ulang. Karena menurutnya, jenis limbah yang dihasilkan tentu juga berbeda. "Kami memberikan surat peringatan untuk menghentikan kegiatan operasionalnya,” terangnya. Dikonfirmasi terpisah Camat Mojowarno, Arief Hidajat membenarkan keluhan masyarakat terkait aktivitas pabrik yang baru berproduksi sekitar satu bulan. “Saat ini ditangani Satpol PP Jombang,” pungkas Arief. (wan/day)
Jombang, Memorandum Satreskrim Polres Jombang mengamankan komplotan maling kayu jati, Selasa (27/4). Mereka ditahan di Mapolres Jombang setelah dilaporkan Siswoyo (32), warga Dusun Bangunrejo, Desa Carangwulung, Kecamatan Bareng. Ke tujuh tersangka adalah Miron (56), Suliyadi (51), Suliyono (43), serta Rudi (35), warga Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng. Sutik (44), asal Dusun Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, serta Munif (46), warga Desa/ Kecamatan Bareng. Sementara Sunar (50), asal Desa Pangi, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, masih diburu polisi. “7 tersangka berhasil diamankan berikut sejumlah barang bukti. Satu tersangka dalam pengejaran petugas,” papar Kasatr eskrim Polres Jombang, AKP Teguh Setiawan. Dijelaskan AKP Teguh Setiawan, aksi pencurian dilakukan
Miron cs, baru diketahui korban hari Kamis tanggal 15 April 2020 lalu. Itu setelah, Siswoyo mengetahui kayu jati yang ditanam di tanah kavling miliknya di Dusun /Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, sudah di tebang. “Puluhan batang kayu sudah tidak ada di tempat awal,” jelas kasat reskrim. Sadar menjadi sasaran aksi pencurian, korban pun melaporkan kejadian ke Polres Jombang. Berbekal laporan tadi, polisi memburu komplotan pencuri kayu jati. Hasilnya, Miron cs berhasil diringkus setelah tiga hari laporan. “Tujuh tersangka berikut barang bukti berhasil kami amankan,”
Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Teguh Setiawan menunjukkan barang bukti hasil kejahatan Miron cs. FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
sambung mantan Kanit Tindak Pidana Ekonomi (Tipindek) Satreskrim Polrestabes Surabaya itu. Sementara 15 batang kayu jati, kayu panjang 2 meter sebanyak 21 batang, mobil Isuzu Grandmax, serta satu unit truk
Mitsubhisi sebagai sarana ikut diamankan. Dihadapan polisi, tersangka mengaku saat mencuri kayu jati menggunakan mobil pikap, dan menjual kembali kepada penadah. Akibat pencuri kayu
itu, korban menderita kerugian hingga 25 juta rupiah. “Kesemua tersangka kami kenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (Curat). Ancaman hukuman, maksimal 7 tahun penjara,” pungkas Teguh. (wan/day)
DPRD Kabupaten Mojokerto Tetapkan 3 Raperda Mojokerto, Memorandum DPRD Kabupaten Mojokerto menggelar rapat paripurna penetapan tiga raperda, Senin (26/4). Tiga Raperda yang ditetapkan menjadi peraturan daerah (perda) adalah Raperda tentang Ketahanan Pangan Daerah, Raperda Pencegahan dan Pemberantasan narkoba dan Raperda tentang Fasilitas Pesantren. Paripurna dilanjutkan penandatanganan berita acara kesepakatan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati bersama pimpinan DPRD Kabupaten Mojokerto atas tiga raperda. Paripurna dihadiri Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Forkopimda, pejabat OPD serta pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto. Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh mengatakan, penetapan tiga perda setelah
FOTO: ISTIMEWA
Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto sidang paripurna penetapan tiga raperda.
penyampaian pendapat akhir dari fraksi-fraksi serta penyampaian laporan Pansus VIII dan Pansus IX. Fraksi-fraksi menyebutkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Cadangan Pangan terdapat pencermatan salah satu fraksi yang memper-
tanyakan bagaimana bentuk konkrit dalam melindungi dan memberdayakan petani dan pelaku usaha pangan. Sebagai produsen pangan yang dalam hal ini merupakan kewajiban dari pemerintah daerah. Berikutnya, anggota DPRD berkomitmen untuk terus
menggalakkan sosialisasi ataupun pembinaan kepada masyarakat termasuk di lingkungan sekolah. Terkait bahaya penyalahgunaan narkotika. Disamping upaya pemberantasan peredaran narkoba juga dilakukan dengan cara meningkatkan peran serta masyarakat termasuk di kalangan pendidikan untuk membentuk relawan dan penggiat anti narkoba yang akan bertugas menciptakan lingkungan bersih narkoba. Terakhir Raperda tentang Fasilitas Pesantren, sebagaimana diamanatkan undang-undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren serta dukungan terhadap lembaga pendidikan keagamaan Islam. Pemerintah daerah perlu memfasilitasi melalui kebijakan dalam bentuk peraturan daerah yang digunakan sebagai landasan huk-
umnya. Untuk itu dalam ruang lingkup peraturan daerah ini diatur pemberian fasilitas dan fasilitasi yang meliputi fasilitasi pendidikan Diniyah non-formal dan fasilitasi pendidikan dan tenaga kependidikan di Kabupaten Mojokerto. Sementara itu Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menyampaikan, terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas seluruh saran masukan serta dukungan dari seluruh fraksi terhadap tiga usulan rancangan peraturan daerah. “Wujud sinergitas yang baik antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan pembentukan peraturan daerah yang sesuai dengan hukum yang ingin dicapai dan demi kemaslahatan masyarakat Kabupaten Mojokerto,” kata bupati. (war/adv/day)
DPRD Surabaya Berbagi Berkah bersama Anak Yatim Piatu Dalam suasana Ramadan dan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas segala hal yang sudah dicapai, pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya menggelar buka puasa dan memberikan santunan anak yatim piatu. Acara buka bersama digelar di lobi lantai dasar gedung DPRD Kota Surabaya, Jalan Yos Sudarso, Senin (26/4). PEMBERIAN santunan berupa bingkisan diawali Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono, selanjutnya diikuti pimpinan DPRD dan beberapa anggota. Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan, buka puasa bersama dengan anak yatim ini sebagai bentuk rasa syukur pimpinan dan anggota DPRD Kota Surabaya atas segala hal yang sudah diterima. “Rasa syukur kami ungkapkan dengan
berbagi berkah bersama anak yatim piatu, dan siapa saja yang sudah berbuat untuk bangsa ini,“ ungkapnya. Politisi yang akrab disapa Awi ini menambahkan, buka puasa bersama adalah tradisi setiap tahun yang digelar DPRD Kota Surabaya. Hanya saja pada tahun lalu, acara buka puasa bersama ini ditiadakan karena penyebaran Covid-19 cukup tinggi. “Kini situasi pandemi Covid-19 mulai
melandai, sehingga kegiatan rutin ini kita adakan dengan mengundang anak yatim,“ kata Awi. Awi juga menegaskan, bahwa bukber perdana pascapandemi Covid-19 ini tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. “Kali ini kami menggelar bukber ini dengan protokol kesehatan, untuk tahun ini hanya 50 anak yatim dan beberapa anggota dewan yang hadir. Kalau sebelumnya 150 anak yatim,” katanya. Tidak hanya sekadar buka puasa bersama, Awi juga meminta Ustaz Muhaimin di akhir acara untuk mengirimkan doa kepada 53 awak kapal selam KRI Nanggala 402 yang telah gugur di perairan Selat Bali agar diterima di sisi-Nya. (tyo/*/day)
Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono secara simbolis menyerahkan bingkisan.
Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono berbincang dengan salah satu anak yatim.
Apresiasi Beasiswa Anak Awak KRI Nanggala 402 KETUA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya yang bergerak cepat menjalankan sejumlah kebijakan untuk keluarga awak KRI Nanggala 402. Di antaranya menyiapkan program beasiswa hingga jenjang mahasiswa untuk anak-anak kru KRI Nanggala 402 yang mengalami kecelakaan di selat Bali. “Kami mengapresiasi Pemkot Surabaya menyiapkan program beasiswa untuk seluruh anak dari awak kapal selam KRI Nanggala 402 yang telah dinyatakan gugur secara resmi oleh
TNI. Beasiswa ini akan diberikan kepada anak dari awak kapal yang merupakan warga Surabaya,” ungkap Adi Sutarwijono, Senin (26/4). Adi Sutarwijono juga menitipkan doa untuk 53 awak KRI Nanggala 402 yang gugur. “Sebelum kita mendengarkan ceramah dari Ustaz Muhaimin. Saya mewakili DPRD ingin menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa KRI Nanggala 402,” kata Awi dalam sambutannya. Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan program beasiswa
untuk seluruh anak dari awak kapal selam KRI Nanggala 402. “Atas nama Pemkot Surabaya, kami menyampaikan rasa duka yang sedalam-dalamnya. Ini duka bagi Surabaya, duka bagi Indonesia. Semoga para awak KRI Nanggala-402 mendapat tempat termulia di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa,” terang Eri. Eri mengatakan, para awak kapal tersebut adalah patriot bangsa dan penjaga kedaulatan negeri. Jika pihak keluarga berkenan, Pemkot Surabaya menyiapkan beasiswa sampai jenjang kuliah untuk anak dari awak KRI Nanggala 402. (tyo/*/day)
Unsur pimpinan DPRD Surabaya foto bersama anak yatim.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM & KRIMINAL
Bekerja Adalah...
Sambungan dari halaman 1
PN Tangerang H Minanoer Rachman SH MH. Akan tetapi, di Ramadan tahun ini, dia melihat ada tantangan tersendiri di Tangerang. “Kalau saya hanya rutinitas menjalani kebiasaan sebagaimana Ramadan di tempat-tempat lain dan di tahun-tahun yang lalu, saya berfikir tidak ada yang beda,” jelas mantan Ketua PN Tuban ini. Minan, sapaan Minanoer Rachman menginginkan semua komponen PN Tangerang bergerak serempak menjadikan seluruh aktivitas dalam bekerja dan yang dilakukan sebagai ibadah. Sejak memimpin PN Tangerang pada Juni 2020, ia mencoba dua hal yaitu membuka pemahaman kepada seluruh komponen PN Tangerang bahwa bekerja adalah ibadah. “Menjalankan pekerjaan, persidangan, memutus perkara yang ditangani tidak hanya sekadar menjalani kewajiban sebagai seorang ASN (aparatur sipil negara) dan hakim, tapi ada nilai-nilai ibadah yang ada di dalamnya, sehingga seluruh komponen PN Tangerang menjalankan seluruh kewajiban dengan ihlas, jujur, transparan dan berkeadilan,” ujarnya. Lalu, memberikan fasilitas dan kenyamanan bagi seluruh komponen PN Tangerang dalam menjalankan kewajibannya, menerima, memeriksa dan memutus perkara. “Dari dua hal yang saya inginkan dan dikerjakan bersama seluruh komponen PN Tangerang tersebut, di Ramadan tahun ini, saya melihat hasil yang sangat luar biasa yang dilakukan oleh seluruh komponen PN Tangerang. Tanpa dikomando dari pimpinan dan atas inisiatif staf dan hakim,” jelas mantan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Sidoarjo ini. Minan melihat selama Ramadan tahun ini, semua komponen PN Tangerang bergerak serempak menjadikan seluruh aktivitas yang dilakukan di kantor menjadi bagian dari ibadah yang dilakukan. “Musala selalu penuh untuk salat berjemaah dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, setiap Jumat pagi selalu ada pembacaan surat Yasin bersama, beramai-ramai bersedekah dengan membagikan takjil dan makanan berbuka bagi masyarakat di sekitar pengadilan dan masyarakat yang membutuhkan. Yang paling menakjubkan ini semua diprakarsai tenaga honorer pengadilan,” tambah Minan. Lanjutnya untuk jam kerja menurut aturan hanya sampai pukul 15.00, akan tetapi dengan semangat ibadah dan banyaknya perkara yang ditangani, tidak ada keluhan tentang jam kerja yang selalu baru bisa diselesaikan oleh hakim serta panitera pengganti sampai menjelang buka puasa. “Dengan semangat ibadah apalagi di bulan Ramadan, PN Tangerang yang setiap bulan selalu menduduki peringkat ke-3 dalam menangani perkara untuk Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA khusus di bawah PN Sidoarjo dan PN Surakarta,” jelas mantan Ketua PN Sungguminasa, Sulawesi Selatan ini. Tambah mantan Ketua PN Bogor ini, karena Ramadan tahun ini bisa memberikan pemahaman dan kesempatan kepada orang lain khususnya seluruh komponen PN Tangerang. Yakni memaknai setiap aktivitas yang dilakukan ada nilai spiritual serta nilai ibadah yang akhirnya menumbuhkan keikhlasan, kejujuran, integritas, dan semangat dalam menjalankan kewajiban sebagai ASN dan hakim. “Maknai Ramadan tahun ini tidak hanya untuk diri sendiri dan keluarga saja, tapi juga beri pemahaman dan kesempatan orang lain untuk menjalankan ibadah. Selamat menjalankan ibadah Ramadan,” pungkas Minan. (fer/nov)
Curi HP Majikan Asal Thailand Surabaya, Memorandum Eka Irawati didakwa mencuri HP milik majikannya asal Thailand, Yuwarre Rattana Wichai. Barang itu lantas dikirim ke kampung halamannya di Trenggalek. Eka mengambil HP itu saat majikannya dirawat di rumah sakit. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Diah Ratri Hapsari dalam dakwaannya menyatakan, HP itu dijarah di kamar Yuwarre. Ketika itu ada anak majikannya. Eka mengatakan kepada anak itu akan meminjam sebentar. “Terdakwa menyimpan beberapa hari di lemari dapur yang selanjutnya terdakwa kirimkan ke Trenggalek melalui travel,” ujar JPU Diah saat membacakan dakwaan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya,
Selasa (27/4). Pencurian itu diketahui setelah Yuwarre tidak menemukan HP miliknya sepulang dari rumah sakit. Dia menanyakan kepada orang-orang di dalam rumahnya. Eka sempat tidak mengaku. Namun, berdasar kesaksian anak majikannya, dia yang mengambilnya dengan berpura-pura meminjam tetapi tidak pernah dikembalikan. Saat dikonfirmasi lagi, Eka akhirnya mengakui.
Terdakwa Eka Irawati.
Yu w a r re m e n y a t a k a n , pembantunya itu tidak hanya mengambil HP. Eka disebut bukan sekali itu saja mencuri barang-barang di rumahnya. “Sebelumnya uang sering hilang juga. Diletakkan di kamar,” kata Yuwarre ketika memberikan keterangan sebagai saksi dalam persidangan. Selain itu, barang-barang lain seperti baju dan perhiasan yang disimpan di rumahnya di Jalan Graha Famili juga kerap hilang. Dia menyebut pernah kehilangan anting seharga Rp 30 juta yang disimpan di lemari kamarnya. Yuwarre menuding Eka sebagai pencurinya. “Tapi, saya tidak punya bukti. Saya hanya melaporkan pencurian HP saja,”
ungkapnya. Meski tanpa bukti, Yuwarre meyakini pembantunya itu yang mencuri. Sebab, di rumahnya hanya ada Eka yang bukan bagian dari keluarganya. Sehingga layak dicurigai. Perempuan itu sudah menanyai semua penghuni rumah, tetapi tidak ada yang mengakuinya. Eka membantah tudingan mantan majikannya tersebut. Dia mengaku tidak pernah mencuri barang-barang lain yang dituduhkan. Perempuan itu dalam persidangan meminta majikannya membuktikan tudingannya. “Saya cuma ambil HP. Yang lain saya tidak tahu. Silakan dibuktikan kalau memang benar,” ujar Eka. (mg5/nov)
Ternyata 17 Tusukan pan dalam tas kemudian saya letakkan di loker yang ada di dalam tempat gym,” lanjut Eren. Eren selanjutnya menunggu korban tepat di bawah tangga. Beberapa menit kemudian, Eren mendapati korban turun. Dia kemudian mendekati Fardy dan meminta untuk tidak lagi mem-bully. “Saya bilang, jaga dan tutup mulutmu. Jangan lagi bully saya. Itu adalah pesan terakhir saya ke kamu,” ucap Eren. Ternyata ucapan Eren itu malah dibalas kalimat kasar dari korban yang mengatakan jika Eren itu bukan siapa-siapa. Bahkan, korban juga sempat mengucapkan jika negara ini merupakan negara hukum. “Saya emosi dan mengambil pi-
Sambungan dari halaman 1
Kompol Subiyantana menunjukkan pisau dapur yang dipakai Eren menusuk Fardy hingga nyawanya melayang.
sau di loker. Kemudian saya selipkan di balik baju,” tuturnya. Sewaktu hendak menuju
mobil, korban kembali melontarkan kata-kata kasar ke Eren. Salah satu ucapan itu bernada
ancaman akan menghabisi keluarganya. Mendengar ucapan itu, tersangka memutuskan untuk menghabisi nyawa korban. “Di dekat mobil, dia bilang saya di sini (gym) cuma seorang pitik (ayam). Cuma cari makan jangan macam-macam. Dan terakhir dia mengancam akan menghabisi keluarga saya. Dari situ saya reflek memitingnya dan menusuk korban dengan pisau hingga berkali-kali,” tandasnya. Sementara itu, Kapolsek Sukolilo Kompol Subiyantana mengatakan, Fardy tewas dengan 17 tusukan di punggung, leher belakang, dan pinggang. Selain itu, tersangka juga menikam perut hingga paha kanan dan kiri korban. Akibatnya korban
kehabisan darah. Sehingga langsung dilarikan ke RS Haji. “Setiba di rumah sakit, korban sempat dilakukan perawatan dan pertolongan pertama. Tapi akhirnya tidak tertolong nyawanya. Kemungkinan besar karena kehabisan darah,” terang Subiyantana. Subiyantana menyebut, tersangka akan dijerat pasal berlapis. Antara lain pasal 340, 338, 351 ayat 3 dengan ancaman hukuman masing-masing pasal adalah 20 tahun, 15 tahun, dan 7 tahun. “Selain itu, juga terkena UU nomor 12 tahun 1951 tentang Senjata Tajam yang dipakai tersangka dalam kejadian tersebut,” pungkasnya. (fdn/nov)
15 Kali Beraksi, Raup Rp 1 Miliar untuk tempat kejadian perkara (TKP) lain masing-masing di Bondowoso, Ngawi, Bojonegoro, Batu, dan Sampang. “Sembilan wilayah di Jatim itu yang sudah disasar ketiga pelaku. Mereka kerap berganti lokasi setiap kali berhasil melancarkan aksinya,” kata Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko, kemarin Selasa (27/4). Gatot menyebut, aksi yang dilakukan ketiga tersangka merupakan modus lama. Setelah mengincar calon korban, mereka mengikuti mobil korban hingga ke lokasi yang dirasa aman. Selanjutnya, mereka memecahkan kaca mobil menggunakan pecahan busi motor. “Dari keterangan para ter-
sangka, mereka mengincar kendaraan roda empat yang terparkir di mal atau minimarket. Namun, rata-rata mereka juga menguncar nasabah bank yang menarik uang di mesin ATM maupun bank,” lanjut Gatot. Gatot menilai ketiga tersangka ini merupakan sindikat yang dapat dibilang kawakan. Terbukti, sejak awal beraksi 2019 lalu, mereka sudah 15 kali beraksi dengan hasil hampir Rp 1 miliar. “Selama tiga tahun mereka beraksi mendapat uang sebesar Rp 1 miliar lebih,” tambah Gatot. Dari hasil pengungkapan kasus itu, petugas juga menyita tiga motor tidak sesuai nomor rangka (noka) dan nomor mesin (nosin). Selain itu, turut
Sambungan dari halaman 1
FOTO: MEMO RANDUM/DANNY
tapkan tersangka atas kematian pemuda Jalan Kalimas Baru 2 Gang Buntu tersebut. Rencananya hari ini, Rabu (28/4) polres akan menggelar rilis. Hal itu disampaikan Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Gananta Prawitra Thalib setelah menemui massa aksi solidaritas di depan mapolres. Ia mengatakan, setelah kejadian itu pihaknya telah memeriksa 7 orang lebih. “7 saksi kami periksa untuk mencari pelakunya,” kata Gananta. Gananta juga menuturkan, bahwa polisi berlaku profesional dalam mengungkap kasus tersebut. “Sementara 2 orang telah ditetapkan tersangka dan 1 orang masih dalam pengejaran. Besok (hari ini, red) akan kami rilis,” jelasnya. Menurutnya, alat bukti dan keterangan saksi yang dianggap kurang kuat tersebut membuat proses penyelidikan dan penetapan tersangka memakan waktu yang cukup panjang. “Tapi semuanya (saksi) juga tidak bisa memberi keterangan yang mengarah,” ungkap Gananta. Disinggung terkait bukti video pengeroyokan terhadap Zainal, kasatreskrim menerangkan belum bisa jadi bukti kuat siapa-siapa pelaku yang terlibat dalam kejadian tersebut. “Sementara dari bukti video sampai kita nge-zoom ke forensik tetap tidak kelihatan (membelakangi kamera),” katanya. Dia juga berpesan, bagi siapapun yang memiliki informasi soal keberadaan pelaku serta mengetahui pasti ketika pengeroyokan terjadi, bisa segera diinformasikan ke pihaknya. “Justru kalau ada informasi, silakan kami diberi tahu. Nanti kita sinkronkan dari beberapa keterangan saksi-saksi,” pungkasnya. Sementara itu, keluhan keluarga korban terhadap lambatnya kepolisian menentukan tersangka dalam menangani perkara pengeroyokan yang menewaskan Zainal Fatah menuai tanggapan dari pakar kriminologi. Kaprodi Magister Kajian Ilmu Kepolisian (MKIK) Pascasarjana Unair Prawitra Thalib mengatakan, bahwa berdasarkan Peraturan Kapolri nomor 12/2009 pasal 66, setiap penanganan kasus harus memiliki 2 alat bukti yang cukup serta harus dilakukan dengan gelar perkara. “Dalam kasus ini, kita tidak boleh men-judge dan berpandangan bahwa kepolisian dalam menangani perkara itu lambat. Karena dalam pasal 1 angka 4 KUHAP, kepolisian juga perlu mencari dan menemukan suatu peristiwa yang diduga sebagai tindak pidana guna menentukan dapat atau tidaknya dilakukan penyidikan terlebih dahulu,” jelas Prawitra kepada Memorandum, Selasa (27/4/2021). Pihaknya menyebutkan bahwa perintah penangkapan harus ditujukan kepada mereka yang benar-benar melakukan tindak pidana, sehingga polisi harus mencari dan mengumpulkan bukti sebagai penerangan dalam menemukan atau menetapkan tersangka. “Penangkapan tidak dapat dilakukan dengan sewenang-wenang, sesuai pasal 1 angka 2 KUHP harus ada bukti dulu. Dalam KUHAP juga dengan tegas menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan bukti permulaan yang cukup ialah bukti permulaan untuk menduga adanya tindak pidana sesuai dengan bunyi pasal 1 butir 14 KUHAP,” terangnya. “Memang harus sabar, dengan situasi di tempat kejadian perkara yang tidak kondusif, polisi perlu dan harus memeriksa semua saksi. Dengan hasil pemeriksaan dan penemuan bukti di lokasi polisi baru bisa menetapkan tersangka sesuai ketentuan yang berlaku,” sambung Prawitra. (alf/mg1/nov)
FOTO: MEMO RANDUM/JAKA
Sambungan dari halaman 1
FOTO: MEMO RANDUM/DANNY
Polisi hanya...
RABU WAGE, 28 APRIL 2021 HALAMAN 11
Tiga pelaku spesialis pecah kaca digiring petugas ke ruang penyidik Ditreskrimum Polda Jatim.
Pengusutan Kasus Lamban, Massa Luruk Mapolres Sebab terhitung sejak pelaporan yang dilayangkan pada 19 April hingga genap 8 hari kemarin, polisi tidak kunjung menetapkan pelaku kekerasan yang menyebabkan mahasiswa semester 4 Stikosa AWS itu tewas pada 23 April di RS Al Irsyad setelah dirawat 5 hari. Kedatangan massa tersebut diawali dengan berjalan kaki (long march) kurang lebih 200 meter dimulai dari Jalan Perak Barat. Peserta juga memampang spanduk bertulis usut tuntas dan tangkap pengeroyokan saudara kami, aksi solidaritas untuk saudara kami almarhum Zainal Fatah, keadilan bukan hanya dijalankan tapi juga dinyatakan dan tampak dijalankan. Setiba di depan mapolres, salah satu orator dengan alat bantu pengeras suara menyampaikan tujuan aksi yang spontan
dilakukan karena solidaritas tersebut. Mereka meminta agar polisi mengusut tuntas aksi kekerasan yang menyebabkan korbannya meregang nyawa akibat dikeroyok dan dihajar. Dalam kesempatan itu, doa bersama kepada almarhum juga dilakukan. Tidak lama kemudian Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Gananta menemui massa yang sudah berkumpul di depan gerbang mapolres. Dalam kesepatan itu, ia menyampaikan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas kasus tersebut dengan seadil-adilnya. “Setelah kejadian itu, kami langsung bergerak. Selain telah memanggil saksi-saksi juga mengumpulkan sejumlah barang bukti,” tegas Gananta. Sementara itu, Husin Ghozali atau yang akrab disapa Cak Cong
selaku koordinator aksi menegaskan bahwa akan mengawal proses hukum kasus kekerasan terhadap Zainal Fatah. “Tetap kita kawal proses hukumnya, biarlah polisi yang bekerja, kita menunggu apa yang telah dilakukan pihak-pihak kepolisian untuk menangkap pelaku dan akan kita kawal sampai proses di pengadilan,” kata Cak Cong. Pria 46 tahun itu berharap supaya aparat penegak hukum dapat segera menetapkan tersangka. Lantaran dari keterangan saksi-saksi sudah jelas siapa-siapa pelaku pengeroyokan terhadap Zainal. “Saya harap pihak kepolisian bekerja secara profesional untuk mengungkap kasus ini. Siapa pelakunya, siapa tersangkanya agar diproses,” tegas pria berambut gondrong itu. Pihaknya menegaskan, bahwa
Sambungan dari halaman 1 teman-teman Zainal Fatah siap membantu kepolisian mencari keberadaan para pelaku yang masih dalam pencarian orang (DPO). “Kalau pencarian mungkin teman-teman susah paham ya. Biarpun kepolisian sudah melakukan kerjanya, masih ada tersangka belum tertangkap. Teman-teman juga membantu mencari info keberadaan pelaku ini di mana. Jika ada informasi akan kita serahkan ke pihak berwajib. Bukan kita melakukan main hakim sendiri. Kita pasrahkan ke pihak kepolisian,” bebernya. Kembali ditegaskan Cak Cong, bahwa tujuan aksi adalah bentuk dari solidaritas. “Kita merasa perlu turun ini sebagai bentuk pengawalan, agar kasus ini tidak masuk angin dan kasus ini tetap diproses. Jangan sampai kasus ini bias dan tidak jalan. Kita akan ka-
Pemuda Islam Abangan Bingung Hendak Nikah vs Mualaf Kepada Memorandum yang duduk di sampingnya, dia bertanya, “Kalau mau tanya-tanya soal nikah, di sini atau di KUA ya?” tanyanya di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Surabaya, Jalan Ketintang Madya, beberapa waktu lalu. “Memangnya yang mau menikah siapa?” “Aku.” “Oh… di sini bisa. Di KUA juga bisa.” Antoni menjelaskan bahwa dia berasal dari keluarga Islam, tapi Islam abangan. Istilah kerennya Islam KTP! Tidak pernah salat, apalagi puasa. Hidup mengalir begitu saja dari bayi. Mengucapkan dua kalimat
syahadat saja, seingat Antoni, belum pernah. “Aku lahir di keluarga Islam. Itu saja yang menandai aku beragama Islam. Jadi, bagaimana ya?” kata pemuda semikekar ini. “Masalahnya?” Masalahnya, sahut dia, ya itu tadi. Ketidakpercayaan diri. Apalagi, perempuan yang bakal dia nikahi seorang mualaf dan berasal dari keluarga nonmuslim. Antoni ingin memperjelas: dalam pernikahan, mempelai putri kan harus ada walinya, yaitu ayah, atau paman, atau kakak laki-laki dst. Lha kalau calon istrinya itu nonmuslim, apakah walinya boleh dari golongan juga nonmuslim? Ada kakak calon
istrinya yang mau jadi wali. Kalau tidak, bagaimana seharusnya? Antoni juga ingin tanya begini: dia selama ini kan masih Islam abangan. Adakah syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi orang-orang semacam dia sebelum menikah? “Pokoknya, banyaklah yang ingin aku tanyakan. Intinya, aku tak ingin pernikahan kami tidak sah. Percuma saja kan kalau tidak sah? Sudah repot-repot, ternyata gak berfaedah.” Antoni menjelaskan, calon istrinya, sebut saja Kristi (26), diperkenalkan temannya yang aktif mengikuti pengajian di Masjid Al-Falah. Dia juga seorang mualaf yang baru setengah
diamankan tiga motor sebagai sarana, sembilan ponsel, dan uang tunai Rp 1,5 juta. “Motor sarana juga tidak sesuai dengan surat-surat,” pungkas Gatot. Sementara itu, Dirreskrimum Polda Jatim Kombespol Totok Suharyanto mengatakan, kasus pencurian itu masih dalam tahap penyelidikan. Sebab, anggotanya masih melakukan pengejaran terhadap beberapa pelaku yang masih buron. “Masih ada enam pelaku yang masih buron, ini masih kami kembangkan dan dalam pengejaran timsus subdit jatanras. Mudah-mudahan terungkap. Untuk perkembangan lebih lanjut, akan kami sampaikan lagi,” jelas Totok Suharyanto. (fdn/nov)
wal sampai proses di pengadilan,” pungkasnya. Sementara di lokasi yang sama, Andie Kristanto yang disapa Andie Peci mengatakan, bahwa aksi kali ini murni solidaritas. Ia menegaskan tidak ada kaitannya dengan sepak bola.“Ini bagian dari solidaritas teman-teman semua atas meninggalnya kawan kami, Zainal Fatah. Kebetulan ini tak ada kaitannya dengan sepak bola sama sekali,” tegas Peci. Peci menyebut, bahwa siap membantu pihak kepolisian untuk membantu mencari keberadaan pelaku yang kabur. “Harapannya kalau memang dibutuhkan informasi keberadaan dan sebagainya, kami siap membantu. Apalagi kalau sudah jadi tersangka tapi ternyata belum ditangkap. Nanti kami akan adukan ke kepolisian,” tutupnya. (alf/nov)
Sambungan dari halaman 1 tahun mendapat hidayah. Antoni sendiri baru menyadari ke-abangan-an Islamnya dari temannya itu. Walau begitu, dia malu bertanya soal tetek bengek soal keagamaan kepada dia. “Soalnya, di hadapan dia, selama ini aku menampilkan diri seperti orang yang paham tentang Islam, walau setiap diajak beribadah bersama, aku selalu menghindar.” Pernah suatu kali Antoni dipaksa temannya itu mengimami salat Magrib di kantor. Dia didorong-dorong maju. “Lha mana mungkin aku jadi iman? Wong cara salat saja tidak mengerti, apalagi bacaan-bacaannya. Aku langsung surut ke belakang jadi makmum.
Sejak itu aku selalu menghindar setiap dekat waktu salat.” Antoni berjanji bakal menekuni Islam setelah menikah nanti. Agar tidak seperti bapaknya yang tidak membimbing anak-anak dan istri dalam beragama. Agar mampu menjadi wali ketika putrinya menikah nanti. Agar memiliki bekal saat menghadap sang Khaliq sesudah mati. “Aku tak ke kantor depag saja,” katanya sambil bangkit dari duduk dan berniat meninggalkan tempat. “Di depan Al-Akbar ya?” tanyanya, “Aku tak ke sana dulu.” Memorandum hanya bisa lholak-lholok memandang Antoni melangkah ke tempat parkir kendaraan, (jos/nov)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
PROFIL
RABU WAGE, 28 APRIL 2021 HALAMAN 12
Cakades Ba’engas Nomor Urut 1
Mu’i Pemimpin Menuju Perubahan Calon Kepala Desa (Cakades) Ba’engas, Kecamatan Labang, Bangkalan, Madura, Mu’i (53), akan totalitas dalam kontestasi pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahap l di Bangkalan pada 2 Mei 2021 ini. Misi cakades nomor urut 1 ini ingin membuat perubahan desanya untuk menjadi lebih baik. Dalam keseharian pria kelahiran 1967 ini, merupakan tipikal sederhana yang terlihat jelas dari cara berbicara dan penampilannya. Namun, dibalik kesederhanaannya itu, jelas sekali tergurat sisi tegas dan amanah dari raut wajahnya.
Di tahun 2011, lulusan Universitas Darul Ulum Jombang itu telah menyandang gelar pendidikan yang cukup mumpuni sebagai sarjana ekonomi. Ayah dari empat orang anak itu mengatakan semula tak pernah terpikirkan mencalonkan diri se-
Mu’i SE bersama istri dan tiga di antara empat anaknya.
I S I M N VISI DA MU’I, SE VISI
Bersama-sama meningkatkan pembangunan desa untuk kemajuan dan perubahan Desa Ba’engas lebih unggul.
MISI
Gratis pelayanan administrasi desa. Program Sertifikat tanah dan lain-lainnya dengan biaya murah. Pembagian bantuan secara adil dan merata. Pemerataan pembangunan fisik dengan skala prioritas. Peningkatan infrastruktur yang lebih baik untuk mendorong peningkatan ekonomi msyarakat. Perbaikan tata kelola bidang pertanian dan distribusi produk pertanian. Meningkatkan fungsi poliklinik desa dengan menyiapkan ambulans untuk keperluan masyarakat Pengelolaan lahan tidur untuk menambah pendapatan masyarakat dengan mengembangkan pola tanam produktif.
bagai cakades. Dia hanya anya ingin fokus menjalankan bisnisnya isnisnya membuka toko bangunan unan yang sudah digelutinya sejak jak tujuh tahun silam. “Ketika tahapan pilkades bergulir, banyak masyarakat yarakat yang mendorong agar ar saya maju
sebagai calon,” ujar suami dari Sariyah itu. Alasan dari masyarakat Desa Ba’engas, tersebut adalah karena menginginkan adanya perubahan signifikan untuk desanya agar lebih maju. Adanya kondisi itu, warga yang mendukung Mu’i semakin menguat. Anak pasangan almarhum Thabrani, dan Satini itu tak begitu saja memberi jawaban. Dia hanya mengatakan akan memenuhi dorongan warga jika orang tua memberi restu. “Melihat dorongan warga masyarakat Ba’engas yang sangat besar dan juga orang tua saya memberi restu, saya lalu mendaftar sebagai cakades,” kata Mu’i. Dengan dukungan itu, Mu’i akhirnya dengan mantap maju sebagai cakades. Bahkan, sesepuh, pemuda,
dan masyarakat turut mendorongnya agar tata kelola pemerintahan desa menjadi lebih baik. Mu’i lalu merumuskan program yang dinilainya bisa langsung benar-benar menyentuh masyarakat, seperti pembangunan balai desa untuk melayani masyarakat Ba’engas. Ia juga merencanakan penyediaan air untuk pertanian dan memastikan kebutuhan air bagi pertanian mencukupi. “Selain itu, akan ada program pengembangan usaha kecil menengah (UKM) untuk mengurangi angka pengangguran yang tinggi di desa ini,” jelasnya. Program itulah yang kemudian ditawarkan Mu’i kepada warga desa Ba’engas. “Alhamdulillah, program-program saya disambut baik,” tandasnya.(mg5/tyo)
BIODATA
Nama: Mu’i SE Tempat dan Tanggal Lahir : Bangkalan, 02-06-1967 Jenis Kelamin: Laki-Laki Alamat: Dusun Basek, Desa Ba’engas, Kecamatan Labang, Bangkalan, Madura. Agama: Islam Status Perkawinan: Menikah Pekerjaan: Wiraswasta