memorandum.co.id
L
Sepe Se pert rtii halnya haln ha lnya ya d wila laya yah h Ke Keca cama mata tan n Se Sema mamp mpir ir, te tepa patn tnya ya d Seperti dii wi wilayah Kecamatan Semampir, tepatnya dii RW 04 Mrutu Kalianyar. Sebelumnya, pada awal pandemi kampung Mrutu lumayan giat soal KTS ini. Namun untuk PPKM mikro, RW yang mengepalai 8 RT ini memilih pasif. Mereka memutuskan absen untuk membuat KTS di Mrutu Kalianyar lantaran tidak adanya anggaran dari pemerintah untuk memberikan kebutuhan yang diharapkan. “S sudah sud dah h ajak ajjak k para ketua ketua RT unt tuk k ngero nda d la lagi gi, bi biki kin posk sko, o “Saya untuk ngeronda lagi, bikin posko, namun para RT sudah lelah mengeluarkan uang kas, karena tidak sedikit untuk memobilisasi hal seperti itu,” beber Ketua RW 04 Mrutu Kalianyar, H Kustana. Tidak hanya itu, Kustana terang-terangan berujar bahwa bantuan pemerintah tidak seberapa, jika dibandingkan pengeluaran swadaya yang digelontorkan oleh warga. “Sejak KTS yang pertama itu, pemerintah membantu lewat sembako yang tidak merata, dan tempat cuci tangan yang bahkan kurang, sehingga kita sampai beli sendiri karena minta juga sulit,” terangnya. Bahkan dinilainya, justru lebih banyak bantuan yang datang dari koramil, Polsek Semampir dan Polres PelabuhanTanjung Perak. Sehingga dirinya beranggapan apapun program pemerintah apabila tidak ada dukungan anggaran tentu saja hal itu akan sia-sia alias omong kosong. Karena dengan kondisi seperti sekarang ini untuk menggalang dana dengan swadaya masyarakat tidak mudah, karena untuk memenuhi kebutuhan hidup saja sudah sulit. Harapannya jika ada pemberlakuan serupa, Kustana meminta pemerintah mau hadir.“Pemerintah melalui satgasnya itu harusnya ha h ad diir di dit d ttengah-tengah en nga ahh-te h tenga e ah ah hk k am m ami am eng gajak kllang gsun gs ng. Jan anga an ha h nya ame m ehadir kami mengajak langsung. Jangan hanya melalui imbauan im mbaua uan dari da ari ri kelurahan. kellur ura ah han. Supaya Sup Su paya yakita sem mang ma ngatt dan an n pemerintah pemerin nta ah lalui kita semangat b sa bi sa tahu tah ahu ah u kendala kenda ke alla yang yan ng tterjadi,” ng erja j dii,” h arap ar pnya. bisa harapnya. H Ha al serupa ser se erupa rupa ru p p un d un irassak ir akan n di ka k amp pun ng R RW W0 5 Ka Kapa pas Lor. Ka pa amam Hal pun dirasakan kampung 05 Kapas Kampu u g tersebut terse ebu ut absen ab b n dalam dala da lam m peran pera an PPKM PP PKM M mikro mik ikro r karena karen ena en a tidak ada ada ad pung an ngg gar aran aran an. anggaran. ““Terus “T Ter eru us tterang erra an ng ka ami m sudah h llelah elah el ah hd eng en gan kebi ijakan--kebijaka an kami dengan kebijakan-kebijakan peme pe me erint nta ah yang ah yan ang g tanpa tanp pa solusi. Apalagi Apa Ap alagi PPKM PP mikroiini ini yang katanya katany ya pemerintah mikro me end ndapat atkan n anggaran anggar an arran an tapi tap api sulit un u tu tuk uk keluar,” jel las Ketua RW 05 mendapatkan untuk jelas Kapa pas Lor, Kelurahan Kel elur ura ahan Gading, Gad ding, g, Kecamatan Kecam amat atan t Tamba aks k arri, Gun nawan. Kapas Tambaksari, Gunawan. Gunawan G unawaan be ber berharap rharap p jikaa PP PPKM PKM m mikro ikro ik o kembalii d diterapkan, iterrapkan, n, peme-rrintah ri n ah nt hh a us m ar en ngupaya yakan n ke kekoso ongan tersebut. harus mengupayakan kekosongan “K Kit itaa tetap t ta te tap berupaya beerupa payaa aktif, akt ktiif, jika jikka ada yang yaang positif po osittif kita kitaa laporkan lap porrkan “Kita kkemudian ke mudi mu dian di-trackin ng. Na Nam mun untuk leb bih m aks k imal kkita ita bu utuh di-tracking. Namun lebih maksimal butuh peme m rintahu u ntukk leb bih ihh h adir kepad ada ujung tomb bak sep perti pemerintah untuk lebih hadir kepada tombak seperti kami ini ka n ssebab ebab m eb elaksanakan el n PPKM M Mikro ikro o membumembu melaksanakan tuhk hkam am SDM DM,” ,” pungkasny ya. (m (mg3/ mg3/ty g3/tyo o) tuhkam SDM,” pungkasnya. (mg3/tyo)
WAKIL Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti mengungkapkan bahwa masih banyak KampungTangguh Semeru (KTS) yang masih aktif, tetapi banyak juga yang mati. Lantaran tidak semua KTS warganya mampu berswadaya. “Yang seperti ini harus diberikan kepastian, karena untuk dana KTS di tahun 2020 juga masih ada yang belum cair. Jadi masih banyak KTS yang rentan, ini butuh
Kalap
S
Meng, kata pakar lingkungan, Surabaya butuh perwali pembatasan plastik sekali pakai.
-
Kata pakar perselingkuhan, kiamat sudah dekat. Tobat. Hindari kondom, meski sekali pakai.
Si Mameng (Ustaz Ahmad)
AWAL terbentuknya Kampung Tangguh Semeru (KTS) sebagai upaya melawan persebaran Covid-19 mulai dari perkotaan hingga lingkup RT/RW. Kemudian atas inisiatif Polda Jatim menjadi program unggulan dengan merangkul TNI dan tiga pilar untuk membuat KTS dalam menangkal virus corona. Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo mengatakan, saat ini di Surabaya terdapat 160 KTS. Terbentuknya KTS berawal dari masyarakat yang ingin lingAKBP Hartoyo kungannya aman dari Covid-19. “Jadi program KTS itu murni dari masyarakat. Sedangkan TNI-Polri bertugas sebagai fasilitator dan menjaga kamtibmas. Jadi semuanya dari masyarakat dan kembali kepada masyarakat,” kata Hartoyo. Dengan terbentuknya KTS, imbuh dia, jelas ada perbedaan. Karena di dalam KTS terdapat satgas yang mempunyai peran masing-masing. Mulai penerapan disiplin protokol kesehatan (prokes) dan keamanan kampung. Ada yang bertugas mengukur suhu, mengingatkan memakai masker, pemberian hand sanitizer, dan rumah isolasi mandiri. Hingga penyediaan lumbung pangan, benih ikan, dan sayur-sayuran. “Dengan adanya KTS, jelas menimbulkan perbedaan dari segi kamtibmas serta banyak yang berkurang karena satgas membuat sistem one gate system jadi lebih aman,” tandas Hartoyo. Peran dari TNI-Polri di KTS, lanjut Hartoyo, sebagai fasilitator dan motivator untuk menjaga warga supaya tetap menjalankan kampung tangguh yang saat ini masih tetap berjalan. Selan itu, penegakan disiplin prokes bagi warga. Mantan Kapolres Sumedang ini menambahkan, selama ini TNI-Polri bersama tiga pilar juga sudah memberikan bantuan meski bukan dalam bentuk uang. Akan tetapi bantuan yang didistribusikan ke KTS dalam bentuk barang. “Tidak ada dalam bentuk dana, tapi dalam bentuk barang,” ujar Hartoyo. Perwira kelahiran Pati, Jawa Tengah ini lantas mencontohkan, bila di KTS terdapat masalah, TNI-Polri turun tangan dalam memecahkan permasalahan tersebut. Semisal untuk memenuhi kebutuhan dalam penerapan prokes di KTS, polisi memberikan hand sanitizer, masker, bahkan hingga memenuhi kebutuhan pokok agar warga bisa mandiri dan saling membantu satu sama lain. KTS ini berbasis pada problem solving untuk memecahkan masalah dengan solusi atau problem oriented policing (POP). Jadi prinsipnya sebuah strategi kolaborasi antara polisi dengan masyarakat, yang fokus pada permasalahan melalui upaya identifikasi, analisis, penentuan aplikasi, pemecahan masalah dan evaluasi. TNI-Polri berupaya agar persoalan yang ada di masa pandemi ini bisa teratasi, tentu tidak lepas dari kolaborasi bersama masyarakat. “Ini adalah publik oriented, jika ada warga yang kurang, maka warga yang mampu disarankan untuk saling membantu dan berbagi untuk memenuhi kebutuhan di KTS tersebut,” katanya. Dengan kekuatan personel yang tersedot dalam kegiatan pemberlakukan pelaksanaan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro ini, ap apakah tidak berdampak pada meningkatnya kriminalitas khusu khususn khususnya kejahatan jalanan dan pengungkapan kasus? Hartoyo mengu ngu mengungkapkan jika semua sudah tertata dan mempunyai tugas masin masing masing-masing. Ada 210 personel yang bertugas di KTS. P Personel yang bertugas di KTS, punya tugas membantu tracing bagi warga yang terpapar Covid-19, membantu puskesmas, dan penegakan prokes. Jadi tidak mengkesampingkan tugas pokok polisi. Sedangkan tugas polisi yang patroli di jalan mengamankan kamtibmas di wilayahnya juga tetap berjalan. Sementara yang di reskrim tetap mengungkap kasus dan m menindak pelaku kriminalitas. Hartoyo mengungkapkan, selama
Bersambung ke halaman 11
Reni Astuti
Ada Anggaran Isolasi, per Kepala Rp 1,5 Juta PROGRAM pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro di Kampung Maspati mendapat apresiasi dari Mabes Polri beberapa waktu lalu. Untuk memaksimalkan giat tersebut, baik pengurus maupun masyarakat tidak serta merta memanfaatkan anggaran dari pemerintah. Untuk memaksimalkan PPKM mikro tersebut, mereka secara berswadaya dan kesadaran Nur Taufik
Pencairan Anggaran Butuh Verifikasi Detail PENERAPAN pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro akan berakhir pada 22 Februari 2021. Dengan wilayah administrasi Pemkot Surabaya yang terdiri dari 31 kecamatan, 154 kelurahan, 1.368 rukun warga (RW) dan 9.118 rukun tetangga (RT), akankah bisa maksimal upaya untuk memutus penyebaran mata rantai Covid-19? Sebab, selama ini anggar-
FOTO: MEMORANDUM/FER
Tidak Mampu Berswadaya, Banyak KTS Mati
Catherine Wilson
-
Angka Kriminalitas Turun, Ungkap Kasus Naik
Bersambung ke halaman 11
Bersambung ke halaman 11
Febriadhitya Prajatara
Bersambung ke halaman 11
Derita Istri Bersuamikan Lelaki Pencemburu (3)
Menjadi Saksi Kasus Penganiayaan sang Mantan Irma mengaku tidak terima atas perlakuan Saiful. Hanya karena cemburu buta, Yudi menjadi korban kekerasannya. Karena itu, dia bersikukuh minta cerai.
Yuli Setyo Budi, Surabaya
ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS
FOTO: MEMORANDUM/IST
GRAFIS: MEMORANDUM/NNG
Bersambung ke halaman 2
FOTO: MEMORANDUM/FDN
SERTIFIKA T
P ER S WAN DE
Surabaya, Memorandum Sejak dicanangkannya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro hingga tingkatan RT/RW pada 8 Februari yang lalu, ternyata tidak sedikit kampung di Surabaya yang tidak melaksanakan. Alasan tidak melaksanakan dengan konsep Kampung Tangguh Semeru (KTS) ini karena terkendala anggaran yang tidak sedikit.
istrik itu baru diingat ketika mati. Apalagi kalau matinya sampai 4 hari. Seperti terjadi di Texas, Amerika Serikat, pekan lalu. Lebih 4 juta orang menderita. Musim dingin, tumben, mencapai Texas dengan saljunya. Tiga keluarga sampai tidur di dalam mobil. Agar dapat heater. Dua di antaranya meninggal –kena racun asap. Satu keluarga lagi selamat. Dengan bayi mereka. Itu karena mereka tidur di mobil listrik Tesla. Yang punya sistem pemanas 12 jam –tanpa mengurangi daya tempuh jarak jauhnya. Amat jarang musim dingin sampai tiba di Texas seburuk ini. Texas adalah wilayah selatan yang panas. Berbatasan dengan Mexico. Karena itu sistem listriknya pun tidak diberi insulasi –pelindung agar tidak beku. Hari itu pipa-pipa gas membeku. Pembangkit listrik dengan bahan baku gas banyak yang mati.
Bersambung ke halaman 11
HARGA Rp 3.500,-
TANPA ANGGARAN, PPKM MIKRO OMONG KOSONG
Mati Lampu
ETELAH menjalani hukumannya atas penyalahgunaan narkoba beberapa waktu lalu, Catherine Wilson akhirnya kembali mengisi acara-acara untuk dunia hiburan Tanah Air. Sekembalinya ke dunia hiburan, ada yang berbeda dari penampilan Catherine Wilson. Ia tampak lebih gemuk dan berisi. Saat ditanya terkait hal tersebut, Keket, sapaannya memiliki beberapa alasan. Catherine mengaku mengalami kenaikan berat badan usai bebas dari tahanan. Hal itu tak terlepas dari rasa
memorandumredaksi@gmail.com
FOTO: MEMORANDUM/RIO
SENIN WAGE, 22 FEBRUARI 2021
“Di kantor polisi, saya bilang sama Saiful. Saya minta cerai. Kalau dia tidak mau menceraikan, saya yang akan menceraikan dia,” katanya. Mendengar permintaan Irma, Saiful hanya bisa tertunduk dan mengaku khilaf. Saiful menyerahkan keputusan kelanjutan rumah tangganya kepada Irma. “ Saiful bilang terserah saya saja. Saat ini dia ga bisa apa-apa. Hanya
bisa menunggu proses hukum yang bakal ia jalani setelah melakukan penganiayaan kepada Yudi,” ujar Irma menirukan ucapan Saiful. Setelah mendengar jawaban Saiful, Irma mengambil keputusan menggugat cerai suaminya itu. Sebenarnya ia tak karena saat ini Saiful menjalani proses hukum. “Sebetulnya saya tidak tega. Tapi
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
Bersambung ke halaman 11
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
SENIN WAGE, 22 FEBRUARI 2021 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan, Agus Sutopo. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Tekan Penyebaran Covid-19
Sidoarjo, Memorandum Polresta Sidoarjo dan jajaran dalam beberapa bulan terakhir ini, terus berupaya menekan penyebaran Covid-19. Satu di antaranya dengan mengetatkan razia protokol kesehatan seperti pemakaian masker. Seperti yang dilakukan Minggu (21/2), Satlantas Polresta Sidoarjo menggelar operasi yustisi penegakan protokol kesehatan (prokes). Operasi gabungan ini dipimpin Kanit Laka Lantas AKP Sugeng Sulistiyono bersama TNI dan Satpol PP di Jalan Simpang 3 Masjid Sumokali, Kecamatan Candi. Sasarannya, pengguna jalan yang
tidak memakai masker. Dari pantauan, sejumlah warga yang tak mengenakan masker ataupun melanggar prokes langsung diberikan sanksi tindak pidana ringan (tipiring). Selanjutnya, mereka diingatkan untuk lebih disiplin memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mencuci tangan setiap selesai beraktivitas.
“Sebanyak 11 pelanggar kami beri surat tipiring, sedangkan yang menggunakan masker tapi tidak benar kami ingatkan untuk menggunakannya dengan baik dan benar,” kata AKP Sugeng Sulistiyono. Untuk sasaran operasi yustisi ini lebih kepada masyarakat yang kurang sadar dengan protokol kesehatan. Aparat meminta mereka tetap memakai masker. Jangan sampai bebas keluar rumah dengan mengabaikan prokes. “Upaya ini akan terus kami galakkan selama pandemi Covid-19 belum mereda,” ujar Sugeng.
FOTO: MEMORANDUM/BWO
Polresta Sidoarjo Masifkan Operasi Yustisi Pelanggar prokes yang terjaring razia diberi surat tipiring.
Lebih lanjut dia berharap, dengan adanya operasi yustisi tersebut, masyarakat dapat
membiasakan diri mengenakan masker di tengah adaptasi kebiasaan baru. Tujuannya
supaya masyarakat tetap sehat, dan pemulihan ekonomi bisa berjalan baik. “Selama
kegiatan ops yustisi berjalan tertib dan kodusif,” tandasnya. (bwo/jok/epe)
Hudiyono Apresiasi Warga Rangkah Kidul
Pemotor Tewas Terlindas Tronton di Balongbendo Sidoarjo, Memorandum Winda Wulandari (42), warga Kemantren wetan RT 08/01 Terusan Gedeg Mojokerto tewas terlindas truk tronton di Jalan Raya Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, tepatnya di depan Masjid Baitussalam, Sabtu (20/2). Kecelakaan ini bermula ketika korban yang mengendarai Honda Vario bernopol S 5621 TE dari arah Mojokerto, melaju beriringan dengan truk tronton Nopol B 9332 UEV yang dikendarai Tukimin, warga Banjarnegara, Jawa Tengah. Tepat di lokasi kejadian, ada penyempitan jalan karena ada perbaikan. Diduga, posisi korban tidak terlihat sehingga truk melaju terlalu ke kiri. Akibatnya fatal, korban yang berusaha menyalip dari kiri terserempet bodi truk. “Kemudian pengendara motor terjatuh dan terlindas ban belakang samping kiri truk,” kata Kanit Laka Lantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono kemarin. Dugaan itu diperkuat hasil olah tempat kejadian perkara (TKP). Disebutkan, penyebab insiden diduga akibat kedua pengendara kurang berhati-hati. Apalagi, kondisi ruas jalan di Sidoarjo di musim hujan banyak yang rusak dan mengalami perbaikan. Sehingga jalur menjadi padat dan menyempit di beberapa titik. Kasus ini kini dalam penanganan Unit Laka Lantas Polresta Sidoarjo. “Pengendara sepeda motor kurang hati-hati dalam mendahului dari kiri,” ujar Sugeng. Sugeng mengimbau pengguna jalan agar berhati-hati. “Jika mengantuk dan lelah menepi dulu untuk istirahat. Agar saat mengendarai bisa fokus dan konsentrasi tentang keselamatan. Ingat, keluarga sedang menunggu di rumah,” pungkasnya.(bwo/jok/epe)
pada pemkab. “Cara-cara seperti ini baik dan bisa ditiru. Dana desa dapat dipergunakan untuk hal-hal seperti ini. Tinggal menunggu kemauan masyarakatnya sendiri,” ucapnya. Kabid Keuangan dan Aset Desa Dinas PMD Andi Sulistiono beberapa waktu lalu, mengatakan salah satu solusi perbaikan jalan rusak dapat dilakukan pihak desa. Namun, ia meminta ada koordinasi dengan pemkab untuk memastikan apakah penanganannya sudah tersentuh apa belum. “Selama peruntukan dana desa jelas, dapat digunakan untuk perbaikan jalan. Alokasi perbaikannya atas dasar kedaruratan setelah berkoordinasi terlebih dahulu dengan Pemkab Sidoarjo,” bebernya. (stp/bwo/jok/epe) Pj Bupati Hudiyono menyambangi warga yang bergotong royong memperbaiki jalan rusak.
Pemdes Kramat Jegu Bentuk Relawan Covid-19 Sidoarjo, Memorandum Pemerintahan Desa (Pemdes) Kramatjegu, Kecamatan Taman membentuk Tim Relawan Siaga Covid-19 di pendopo kantor desa setempat beberapa hari lalu. Pembentukan ini menindaklanjuti SK Gubernur Jawa Timur tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro. Relawan Covid-19 nantinya bermitra dengan bhabinkam-
tibmas dan babinsa, karena satu kesatuan untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah. “Supaya benar-benar bisa mencegah penyebaran Covid-19 di desa kami,” ujar Pj Kepala Desa Kramatjegu Wisnu Wardono, Minggu (21/2). Wisnu mengatakan, tugas utama relawan mendata warga yang rentan. Memantau perkembangan dan membantu sepenuhnya bagi yang terpapar agar tetap di rumah dengan
isolasi atau karantina mandiri. Sekretaris Desa Anwarudin menambahkan, tujuan prmbentukan relawan ini agar masyarakat tetap semangat mematuhi protokol kesehatan demi menghentikan penyebaran virus corona. “Harapan kami selaku pemdes, setelah adanya pembentukan satgas posko Covid-19 tidak ada lagi yang terpapar virus corona,” pungkasnya. (fjr/jok/epe)
FOTO: MEMORANDUM/FJR
Motor korban yang rusak parah dievakuasi aparat.
Sidoarjo, Memorandum Inisiatif warga Desa Rangkah Kidul, Kecamatan Sidoarjo memperbaiki jalan desanya, patut dicontoh. Mereka secara gotong royong menambal jalan berlubang secara sukarela. Penambalan dilakukan dengan aspal yang pembeliannya memakai dana desa (DD) dan sebagian dari sumbangan perusahaan aspal. Kerja bakti ini sampai ditinjau Pj. Bupati Hudiyono, Sabtu (20/2) pagi. Tidak hanya melihat, Cak Hud panggilan akrabnya, menyempatkan ikut berkeringat berpartisipasi menambal. Seluruh perangkat Desa Rangkah Kidul juga hadir dalam kerja bakti tersebut. Cak Hud salud dan mengapresiasi inisiatif warga tersebut yang tidak menggantungkan
FOTO: MEMORANDUM/JOK
FOTO: MEMORANDUM/BWO
Gotong-royong Tambal Jalan Berlubang
Pembentukan relawan Covid-19 Desa Kramatjegu.
Pendopo Pemkab Jadi Pusat Pengawasan Prokes dengan 1.000 CCTV
Pj Bupati Hudiyono menggandeng pelaku usaha dalam gerakan 1.000 CCTV.
Sidoarjo, Memorandum Pemkab Sidoarjo menggandeng pelaku usaha untuk menjaga kondusifitas dengan diminta memasang CCTV di lokasi usahanya. Dengan catatan, 75 persen penempatan kamera pengawas diarahkan ke ruas jalan dan sisanya baru ke dalam. Permintaan itu bagian dari gerakan mewujudkan 1.000 CCTV yang digagas pemkab.
Tidak hanya untuk keamanan, gerakan ini juga bertujuan untuk pengawasan penerapan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran Covid-19. “Juga program mendukung Polri menerapkan e- tilang dan juga untuk mengurangi tingkat kejahatan maupun masalah-masalah sosial di Sidoarjo”, ujar Pj Bupati Hudiyono.
Kamera pengawas yang dipasang pelaku usaha akan terhubung dengan Command Center Pemkab Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa. Selain itu juga akan terhubung dengan Command Center Polresta Sidoarjo. Untuk menyukseskan program ini, sudah diterbitkan surat edaran bupati ke seluruh perusahaan yang ada. (stp/bwo/jok/epe)
Mati Lampu Para penari langit ikut berhenti berputar. Turbin kecil mereka juga tidak diberi pelindung dari kebekuan. Di Texas peran listrik tenaga angin sudah mencapai 10 persen –terbesar di Amerika. Tokoh partai Republik di Texas pun segera menjadikan green energy sebagai kambing hitam. Lalu mereka itu balik dikecam ramai-ramai. “Ini bukan kegagalan kebijakan green energy. Ini kegagalan pemerintahan partai Republik di Texas,” balas tokoh Demokrat. Itu sekaligus pernyataan balas dendam. Tiga tahun lalu, ketika mati lampu 12 jam di California, tokoh Republik dari Texas mengatakan “Itu sebagai kegagalan pemerintahan partai Demokrat di California”. Kegagalan 12 jam melawan kegagalan 4 hari. Seru.
Sambungan dari halaman 1 Pemerintah pusat tenang-tenang saja. Sistem listrik di Texas tidak ada hubungan dengan pusat. Sejak tahun 1980-an Texas menyatakan merdeka dalam hal listrik. Jaringan listriknya dibuat bersifat isolated –tidak terhubung dengan jaringan di negara bagian lain. Maka dalam hal kekurangan listrik –seperti pekan lalu– tidak bisa memanfaatkan kelebihan listrik daerah lain. Mati lampu. Empat hari pula. Kabar baiknya: masih ada orang baik di dalam kesusahan itu. Sebuah supermarket di dekat kota Austin bikin sedekah. Saat listrik kali pertama mati di supermarket itu lagi banyak orang belanja. Mereka antre panjang di kasir. Alat untuk menerima pembayaran itu tidak berfungsi tanpa listrik. Maka,
dalam waktu sekejap, antrean panjang itu berakhir: semua, tanpa kecuali, silakan langsung saja mendorong kereta belanjaannya ke luar. Tanpa harus bayar. Texas memang terlalu pe-de. Mereka selalu bangga disebut sebagai negara bagian terbesar di Amerika –lupa kalau dari segi luasnya wilayah sebenarnya Alaska lebih besar. Tapi produksi listriknya memang yang terbesar. Begitu juga konsumsi listriknya. Hebatnya lagi listrik dari batu baranya tinggal 30 persen. Mayoritas (56 persen) dari gas. Sedang dari tenaga angin mencapai 10 persen. Sisanya dari nuklir. Dominasi gas itu membuat sistem listrik Texas sangat efisien. Bebannya bisa di turun-naikkan dengan lebih fleksibel. Itulah sebabnya Texas berani tidak punya cadangan listrik
dalam jumlah besar. Kapasitas produksi listriknya dimepetkan dengan kebutuhan. Kelemahannya terlihat pekan lalu: begitu ada masalah, langsung kekurangan listrik. Di Jawa tidak berani tidak punya cadangan seperti itu. Kelemahan di Jawa: menjadi kurang efisien. Cadangan itu juga harus dibayar. Padahal tidak dipakai. Di saat listrik baik-baik saja, cadangan itu sering jadi kambing hitam: kok tidak efisien. Tapi di saat mati lampu seperti di Texas cadangan itu baru diingat pentingnya. Maka –ini guyon– sebaiknya sering-sering mati lampu –agar selalu ingat pentingnya cadangan itu. Tentu cadangan itu juga jangan terlalu banyak –sampai masuk kategori kelebihan listrik seperti di Jawa
sekarang ini. Vaksinasi harus sukses –antara lain agar kelebihan listrik itu segera terserap kembali. Keputusan Texas untuk isolated itu tidak salah. Mereka memutuskan itu karena ketakutan. Memang ada kelemahan sistem jaringan listrik yang interconnected. Itu terjadi di tahun 1965. Ketika di Indonesia terjadi G-30-S/PKI di Amerika juga terjadi bencana: listrik mati hampir secara nasional. Dari Seattle di barat sampai New York di timur. Bahkan sampai Kanada. Gangguan jaringan begitu beratnya. Yang terganggu begitu luasnya. Texas tidak mau jadi korban jaringan connected seperti itu. Maka diputuskanlah untuk mengelola jaringan mandiri. Sejak itu sistem listrik
di Amerika terbagi tiga: jaringan Timur (pantai timur sampai Rocky Mountains), jaringan Barat (sebelah barat Rocky Mountain), dan jaringan Texas. Mana yang terbaik? Sistem isolated atau connected? Sebagai orang yang awalnya tidak mengerti listrik saya berkesimpulan: para ahli terbelah di bidang ini. Yang pro isolated sama banyaknya dengan yang anti. Terserah saja. Se b e n a r n y a b a n y a k d e t a i l teknis yang menarik untuk pelajaran dari mati lampu panjang di Texas ini. Tapi pembaca –saya duga– tidak mau ikut ruwet. Bagi pembaca yang penting listriknya jangan mati. Kalau pun sesekali mati janganlah lama-lama. Yang penting jangan byar pet. Kalau pun sesekali terpaksa pet harus segera byar lagi. (*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SENIN WAGE, 22 FEBRUARI 2021 HALAMAN 3
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
Pasar Buah Tanjungsari 77 Jadi PTS
Kunjungan pejabat Polda Jatim di Pasar Buah Tanjungsari 77.
Surabaya, Memorandum Sebagai upaya pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Pasar Buah Tanjungsari 77 resmi sebagai Pasar Tangguh Semeru (PTS). Dengan begitu, pasar tersebut telah menerapkan protokol kesehatan yang benar-benar berjalan sesuai prosedur. Istimewanya, Pasar Buah Tanjungsari 77 mendapat kunjungan langsung dari Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko. Pada kesempatan itu, pihaknya didampingi Dansatbrimob Polda Jatim, Kabag Ops Polres Pelabuhan Tanjung Perak Eko Nur Wahyudiono, Kasatbinmas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Novian Widiyantoro, untuk melihat pelaksanan Pasar Tangguh Semeru di Pasar Buah Tanjungsari 77.
Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko mengatakan, dengan adanya PTS ini, diharapkan strategi dalam upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 dengan berputarnya roda perekonomian dapat berjalan selaras. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas upaya manajemen Pasar Buah Tanjungsari 77 yang turut membantu menekan angka penyebaran virus corona khususnya dilingkup pasar. Ia berharap nantinya seluruh pasar bisa menjadi pasar tangguh. “Kami mengapresiasi Pasar Buah Tanjungsari 77 yang telah menerapkan protokol kesehatan, semua pedagang dan pembeli wajib memakai masker, serta cuci tangan pakai sabun. Semoga n Bersambung ke halaman 4
Kami mengapresiasi Pasar Buah Tanjungsari 77 yang telah menerapkan protokol kesehatan, semua pedagang dan pembeli wajib memakai masker, serta cuci tangan pakai sabun. Semoga protokol kesehatan ini terus digalakkan, hal ini tidak lain demi kebaikan bersama. KOMBESPOL GATOT REPLI HANDOKO KABID HUMAS POLDA JATIM
Menjadi Berkah Dalam Pertumbuhan Ekonomi
PeringaƟ HPSN
FOTO: MEMORANDUM/MIFTAKURROZAQ
Tekan Sampah Plastik, Perlu Perwali “Pengunjung pasar yang memakai tas kresek diedukasi kemudian kresek-nya kita tukar dengan tas kain yang dapat dipakai berulang kali,” tutur Koordinator Nol Sampah Wawan Some, Minggu (21/2). Dengan tetap menerapkan prokes ketat, aksi yang juga diikuti komunitas TransBag serta Karang Taruna Kelurahan Karah dan Fasilitator Lingkungan Kelu-
rahan Karah ini, meminta kresek milik masyarakat yang berbelanja untuk ditukar dengan tas kain. “Selain itu kita juga memberikan edukasi singkat kepada masyarakat selama dua menit bahwa betapa pentingnya mengurangi pemakaian plastik sekali pakai, seperti kresek, sedotan plastik, dan botol n Bersambung ke halaman 4
FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
Surabaya, Memorandum Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada 21 Februari, komunitas Nol Sampah menggelar aksi rampok kresek (kantong plastik,red) dan sedotan plastik di Pasar Karah, Jambangan.
Komunitas peduli sampah plastik memberikan tas kain kepada masyarakat yang masih memakai kresek.
SAMPAH plastik di Surabaya terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Rendahnya angka daur ulang plastik sekali pakai mendesak adanya upaya pengurangan pemakaian sebagai solusi yang tepat. Pakar Hukum Suparto Wijoyo Lingkungan Unair Suparto Wijoyo memandang bahwa sampah dapat menjadi masalah bila masyarakat tidak peduli, tetapi sampah menjadi berkah bila masyarakat mampu mengelolanya. “Jadi, orang yang mengelola sampah harusnya diberi reward, bagaimana sampah-sampah plastik dikelola menjadi barang yang bisa digunakan lagi,” ujarnya. Selain itu, sektor ekonomi Indonesia juga n Bersambung ke halaman 4
Rumit, Izin Operasional Pendidikan Dikeluhkan
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Laila Mufidah
FOTO: MEMORANDUM/MIFTAKURROZAQ
Surabaya, Memorandum Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Laila Mufidah banyak mendapat keluhan masyarakat saat menyerap semua aspirasi konstituennya di daerah pemilihah (Dapil) 3 Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Mulyorejo, Wonocolo, Sukolilo, Gununganyar, dan Rungkut pada reses 9-16 Februari 2021. Selain mendapatkan curhatan warga terkait banjir dan infrastruktur, juga tentang izin operasional pendidikan anak usia dini (PAUD). Pernasalahan tersebut kini menjadi problem yang menyita perhatian Laila. Pihaknya memastikan bahwa tidak hanya PAUD di wilayah dapilnya, melainkan hampir semua menyampaikan permasalahan yang sama. Keluhan terkait rumitnya prosedur daftar ulang surat ijin operasional yang diinstruksikan oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya tidak sesuai dengan sosialisasi yang disampaikan akhir 2020 lalu. Politisi perempuan dari Fraksi PKB ini mendorong agar pembaharuan atau perpanjangan izin operasional PAUD dipermudah, bukan malah dipersulit. Pengelola lembaga PAUD tak perlu lagi harus melapor ke kelurahan. Selain rumit, persyaratan ini cukup memakan waktu. Apalagi surat keterangan dari kelurahan tersebut juga bukan hal prinsipil. Kecuali keberadan PAUD itu baru pindah atau menempati gedung baru. Kecuali ada pergantian pengelola, pindah lokasi, atau menyangkut status kepemilikan lembaga wajib diperbaharui, atau ada perubahan susunan guru dan perubahan jumlah murid. “Prinsip, urusan perpanjangan izin PAUD harus dipermudah,” tegas Laila, Minggu (21/2). Selain direpotkan dengan proses administrasi yang rumit. Mereka dituntut dinas pendidikan membuat laporan online tanpa
FOTO: MEMORANDUM/MIFTAKURROZAQ
Laila Mufidah: Dispendik Harus Permudah dan Fasilitasi IT
Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah menggelar reses bersama masyarakat di Dapil 3.
ditunjang fasilitas. Sehingga, Laila bersama PAUD mendesak agar perpanjangan izin setiap 6 bulan diperpanjang menjadi satu tahun untuk semua lembaga PAUD tanpa memandang akreditasi lembaga. Selain perizinan, sistem laporan online para guru PAUD dan lembaga pendidikan nonformal kepada dinas pendidikan mendapat perhatian Laila. Guru dan PAUD dituntut unggah file melalui online. Kendala IT tidak boleh diabaikan. “Sebaiknya dipermudah saja perpanjangan izin dan semua operasional pendidikan PAUD. Tak perlu lagi minta surat keterangan ke kelurahan. Khusus tuntutan online sebaiknya dinas pendidikan ikut memfasilitasi IT,” terang Laila. Apalagi sebagian besar lembaga PAUD murni berbasis inisiasi warga untuk anak usia dini. Pendidikan ini nonformal. Banyak yang menempati balai RW dengan fasilitas standar. Tidak ada fasilifas
Sebaiknya dipermudah saja perpanjangan izin dan operasional pendidikan PAUD. Tak perlu lagi minta surat keterangan ke kelurahan. Khusus tuntutan online sebaiknya Dindik ikut memfasilitasi. LAILA MUFIDAH WAKIL KETUA DPRD SURABAYA komputer dan internet. PAUD bukan TK yang lembaga formal. Laila memberi catatan bahwa lembaga PAUD dituntut lebih dari kemampuan mereka. Setiap waktu harus melaporkan semua kegiatan dan program secara online. Tentu laporan ini butuh biaya. Sedang-
kan tidak semua dari mereka punya kemampuan yang sama baik finansial dan fasilitas. Sebaiknya dinas pendidikan memberi dukungan fasilifas penunjang. Sebab tidak semua guru atau kepala sekolah PAUD punya laptop. Begitu juga dengan jaringan internetnya. Laila mengapresiasi Balai RW yang sudah terfasilitasi wifi sehingga bisa untuk PAUD juga. Tapi kebanyakan balai RW tidak semua ada fasilitas wifi. Laila mendukung langkah maju dinas pendidikan untuk mengajak lembaga PAUD menerapkan semua laporan by online. Tinggal klik. Tapi harus dilihat bahwa belum semua lembaga PAUD fasilitas terpenuhi. “Sudah sepatutnya kita semua berterima kasih dan mengapresiasi guru PAUD dengan insentif sebulan Rp 450.000 bekerja keras dan membangun karakter anak. Cukup diarahkan saja keberadaan PAUD,” pungkas Laila. (mg1/*/tyo)
Desak Santunan Kematian Covid-19 Rp 15 Juta Dicairkan WAKIL Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah mendesak agar hak korban meninggal karena covid-19 di Surabaya segera dicairkan. Setiap korban meninggal karena pandemi corona ini berhak atas santuan Rp 15 juta dari Kemensos. “Banyak yang menanyakan kapan dana santuan covid ini. Kalau memang sudah ada anggarannya segera dicairkan saja. Setidaknya beban keluarga terkurangi,” ujar Laila. Keluhan santunan covid yang belum cair itu juga mengemuka saat pimpinan DPRD Surabaya dari PKB ini menggelar reses. Banyak warga mempertanyakan kapan hak almarhum saat pendemi itu diberikan. Pentingnya menyegerakan santunan saat anggaran sudah ada itu harus dimaknai sebagai bentuk perhatian. Apalagi keluarga korban juga perlu kebutuhan. Beban mereka harus dibantu. Termasuk harus tilik makam di Keputih atau Babat Jerawat. Tercatat hingga akhir 2020 korban meninggal mencapai 3.629 jiwa yang dimakamkan menggunakan protokol kesehatan covid. Sedangkan Januari 2021 sekitar 706 jenazah. Saat ini sudah ratusan keluarga korban masih proses mengajukan santunan. Untuk mendapatkan bantuan dana dari APBN itu, warga harus melengkapi sejumlah berkas. Ada lima persyaratan yang wajib dipenuhi agar bantuan tepat sasaran. Di antaranya, fotokopi KTP warga yang meninggal dan fotokopi KK ahli waris. Surat kematian dari rumah sakit serta surat hasil pemeriksaan yang menyatakan positif Covid-19. “Aturan pun sudah jelas. Menunggu apalagi untuk direaliasaikan,” katanya. Proses pengajuan ada di Dinsos Kota Surabaya. Tercatat sebanyak 319 laporan penerima santunan kematian karena Covid-19 telah dikirimkan ke pusat. Sedangkan laporan yang masuk mencapai 344. (mg1/*/tyo)
memorandum.co.id
KOTA SURABAYA
memorandumredaksi @gmail.com
SENIN WAGE, 22 FEBRUARI 2021 HALAMAN 4
Selokan Jalan Pagesangan Penuh Sampah Babinsa Dampingi Petugas Posko PPKM Mikro Surabaya, Memorandum Prajurit TNI dalam mendukung penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro diaktualisasikan dengan bersiaga di posko PPKM mikro. Upaya itu guna mendukung pemerintah menanggulangi pandemi Covid-19. Seperti halnya posko PPKM mikro di Perumahan Kertajaya Indah Blok S, RW 09/RT 03, Kelurahan Manyar Sabrangan, Mulyorejo. Untuk memastikan posko tersebut tetap maksimal, babinsa dari Koramil Sukolilo bersama BKO prajurit Marinir Karangpilang melakukan pendampingan lokasi posko. Selain berjaga, prajurit TNI itu pun juga menyosialisasikan protokol kesehatan (prokes) di tengah pandemi bencana nonalam Covid-19. Implementasi prokes itu dijalankan lewat 5M. “5M itu antara lain menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, memakai masker, mengurangi mobilitas, dan menjauhi kerumunan massa,” kata Danramil Sukolilo Mayor Inf Supriyo Triwahono. Di samping cara itu, personel babinsa dan jajaran aparat pemerintahan ikut serta melakukan upaya 3T (tracing, testing, dan treatment) ketika terdapat salah seorang warganya terpapar virus corona. “Kalau 3T juga dilaksanakan saat ada masyarakat di sekitar posko PPKM mikro yang positif Covid-19,” ujar dia. (tyo/fer)
Petugas membersihkan sampah yang menyumbat aliran air.
Musim Penghujan, Rumah Kompos Banjir Sampah Perantingan
Rumah Kompos Wonorejo yang mengolah sampah menjadi pupuk.
Menjadi Berkah Dalam Pertumbuhan Ekonomi dihantam oleh pandemi yang mengakibatkan terjadinya pertumbuhan ekonomi negatif, bahkan beberapa sektor mengalami kontraksi seperti industri, perdagangan, konstruksi, pertambangan, transportasi, dan jasa akomodasi makanan minuman. “Namun, di tengah keterpurukan ekonomi tersebut terdapat sektor yang justru mengalami pertumbuhan positif, salah satunya adalah sektor pengelolaan sampah atau limbah, yaitu 6,04 persen,” papar Suparto. Dalam mengatasi persoalan sampah harus melibatkan seluruh komponen masyarakat dalam pengelolaannya. Pemerintah dan pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri, pelibatan seluruh komponen masyarakat dalam pengelolaannya sangat dibutuhkan. “Mengingat persoalan sampah merupakan persoalan serius dan multidi-
“Sudah sering dibersihkan dan dikeruk, tetapi masih tetap sampah-sampah itu mengumpul di sini, sampah-sampah itu terbawa arus air dari arah barat, kalau warga sini tidak membuang sampah di selokan, karena sudah ada tempat penampungan sampah sendiri,” lanjut Misna. Sementara itu, Camat Jambangan Annita Hapsari Oktorina Sesoria, S.STP mengatakan bila pihaknya sudah dikerahkan ke lokasi untuk kerja bakti. “Saya juga mengimbah kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” tegas Annita. (mg4/tyo)
FOTO: MEMORANDUM/HARFAN
Babinsa Koramil Sukolilo di posko PPKM mikro.
Penjaga warkop, Misna, yang lokasinya tepat di sebelah selokan saat ditemui Memorandum, Minggu (21/2), mengatakan bahwa selokan tersumbat karena adanya sampah, sehingga bau menyengat. “Air tidak mengalir karena tersumbat oleh sampah-sampah itu, saya juga jijik melihatnya, apalagi baunya itu lho sangat menyengat,” ujar Misna. Misna juga mengatakan bahwa selokan tersebut sudah sering dibersihkan dan dikeruk, tetapi masih tetap banyak sampah. Sampah-sampah tersebut mengalir dari arah barat dan mengumpul di selokan tersebut.
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Surabaya, Memorandum Selokan di Jalan Pagesangan II dipenuhi sampah dan menimbulkan bau yang menyengat. Mendapat keluhan warga ini petugas segera membersihkan sampah tersebut.
Tekan Sampah Plastik, Perlu Perwali
Sambungan dari halaman 3
mensi sehingga diperlukan resonansi kepedulian persoalan sampah secara terus menerus,” jelas Suparto. Menurutnya, melalui upaya-upaya pengelolaan sampah yang baik dapat memberikan kontribusi nyata dalam pertumbuhan ekonomi. Di antaranya memperkuat komitmen dan peran aktif pemerintah daerah dalam melaksanakan pengelolaan sampah dengan menjadikan sampah sebagai bahan baku ekonomi. “Memperkuat partisipasi publik dalam upaya menjadikan sampah sebagai bahan baku ekonomi melalui gerakan memilah sampah , serta memperkuat komitmen dan peran aktif produsen dan pelaku usaha lainnya dalam implementasi bisnis hijau (green business) dengan menjadikan sampah sebagai bahan baku ekonomi,” terang Suparto.
Surabaya, Memorandum Perantingan pohon di musim penghujan, sampah di rumah kompos yang tersebar di Surabaya ini banjir sampah ranting dan daun. Salah satunya Rumah Kompos Wonorejo, Rungkut. Rumah kompos yang menjadi satu area dengan Kebun Bibit Wonorejo ini hampir setiap hari menerima ranting dan daun. Tidak hanya itu, pengolahan sampah yang dijadikan pupuk itu juga menerima sampah rumah tangga. “Ini tersebar di Surabaya. Kalau rumah kompos ada 23 lokasi, salah satunya di sini,” ujar Ridwan, pengelola rumah kompos saat ditemui, Minggu (21/2). Tambah Ridwan, sejak beroperasi
Sesuai Undang-Undang (UU) Pengelolaan Lingkungan, Suparto mengingatkan bahwa orang yang membuang sampah sembarangan termasuk tindakan kriminal, dan menjadi sebuah kewajiban bagi pelaku usaha untuk mempunyai pengelolaan sampah sendiri. “Produsen bertanggung jawab atas barang yang diproduksi,” katanya. Suparto mencontohkan, tidak menjadi masalah jika pabrik air minum kemasan menaikkan harga barangnya karena ada biaya pengelolaan sampah. Sekarang faktanya kalau kita minum air minum kemasan, hanya minum isinya tapi kemasannya jadi tanggung jawab pemerintah. “Harusnya ini jadi tanggung jawab pabrik atau perusahaan air minum kemasan tersebut,” pungkas Suparto. (mg1/tyo)
air kemasan kecil,” ungkapnya. Lebih dari itu, aksi ini juga sebagai pengingat atas kejadian di TPA Leuwihgajah Bandung tahun 2005. Bahwa pada 16 tahun lalu itu, tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Leuwihgajah meledak dan ribuan ton sampah longsor menimbun ratusan rumah di dua kampung yakni kampung Cilimus, dan kampung Pojok yang kemudian mengakibatkan 157 korban tewas. “Aksi ini juga sebagai pesan kepada wali kota baru, bahwa Surabaya butuh perwali pembatasan plastik sekali pakai,” papar Wawan. Lanjut Wawan, hal itu lantaran sampai saat ini kota-kota di Indonesia, termasuk Surabaya masih bergantung pada TPA. Sebagian besar sampah yang dihasilkan dibuang dan ditimbun di TPA. Adapun di TPA Benowo sendiri menampung sebanyak 1.200-1.600 ton sampah setiap harinya. Catatan Pemkot Surabaya, bilasampah plastik menyumbang sebanyak 17 persen. Sementara itu data terbaru berdasarkan kajian Tim ITS Surabaya selama pademi Covid-19, sampah plastik yang masuk ke TPA Benowo mencapai 21 persen.
Sambungan dari halaman 3 “Walaupun hanya 17-21 persen namun karena sifatnya baru bisa terurai ratusan tahun maka plastik akan mengisi hamper separuh dari TPA. Artinya yang membuat TPA cepat penuh adalah sampah plastik,” beber Wawan. Karena itu, komunitas Nol Sampah yang merupakan bagian dari Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI) menyatakan wali kota baru harus segera membuat perwali. “Karena hal itu sudah diamanatkan dalam Perda Nomor 1 tahun 2019 tentang Pengolahan Sampah yang merupakan perubahan atas Perda Kota Surabaya nomor 5 tahun 2014,” imbuhnya. Terlebih, sampah Kota Surabaya dari tahun ke tahun terus meningkat 5-10 persen. Ditambah rendahnya angka daur ulang plastik sekali pakai menjadikan upaya pengurangan pemakaian menjadi solusi yang tepat. “Pengurangan timbunan sampah akan mempengaruhi timbunan sampah yang masuk ke TPA Benowo dan itu akan memperpanjang umur TPA serta mengurangi biaya pengolahan sampah. Wali Kota Surabaya terpilih punya tanggung jawab tentang pembatasan plastik sekali pakai,” pungkasnya. (mg3/tyo)
Pasar Buah Tanjungsari 77 Jadi PTS protokol kesehatan ini terus digalakkan, hal ini tidak lain demi kebaikan bersama,” katanya. Pantauan Memorandum, mulai dari pintu masuk terlihat poster yang berisi imbauan agar para pedagang dan pengunjung menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19, termasuk disediakan sarana protokol kesehatan, seperti tempat cuci tangan, thermo gun,
TA N A H D I J U A L Tanah Dijual Uk.7x12 Putat Lor Menganti. Harga 132 juta nego. Cocok untuk Investasi. Berminat Hub. Bu Farida HP/Wa 08123406-3242 atau 0822-4564-4564.
JUAL TANAH Lokasi Paras Kec. Lawang, dekat dengan pasar wisata Lawang 2 Menit, dekat dengan Wanawisata pemandian Krabyakan 3 Menit, depan perumahan Sky Park. Luas 410m2, terpasang listrik 1.300 Status AJB. Harga 350 Jt. Minat bisa cek lokasi Sabtu/Minggu, 081335776262
JOMBANG TA N A H D I J U A L Tnh&Bangn LT600 LB462 Jl.Ploso-Babat Kedungdowo Ploso Jombang 081913136487.
Sambungan dari halaman 3
hand sanitizer. Selain itu, para pedagang mematuhi protokol kesehatan. Pengelola Pasar Buah Tanjungsari 77, H Ali mengatakan, dengan terpilih menjadi PTS oleh Polda Jawa Timur, membuat manajemen Pasar Buah Tanjungsari 77 semakin bersemangat dalam meningkatkan penerapan protokol kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19. “Pasar Tangguh Semeru ini bu-
PROMO SUZUKI 2021 PICK DP 2 Jt ERTIGA DP 8 Jt XL 7 DP 8 Jt Proses mudah pasti ACC INFO & PEMESANAN HUB : BEN SUZUKI 0851 0440 9688 WA/TELP AKTIF
kan hanya selogan semata. Justru membuat kami semakin semangat untuk membantu pemerintah dalam mengurangi penyebaran virus yang mewabah ini, dengan cara patuh protokol kesehatan,” kata pria berkacamata ini. Pihaknya juga menjelaskan bahwa sejak pemerintah mengimbau agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan pencegahan penye-
PA R A N O R M A L
baran Covid-19, manajemen Pasar Buah Tanjungsari 77 ini langsung merespons cepat dengan melakukan sosialisasi kepada pedagang maupun pengunjung. Bahkan di tempatnya, telah digagas “Satgas Wani Ngandani”. Ia menyebutkan satuan tugas ini berfungsi untuk memantau dan mengawasi segala aktivitas baik pedagang maupun pengunjung agar tetap mematuhi pro-
P I J AT K E B U G A R A N RICO ATLETIS MASSAGE. Melayani Pria. Khusus dipanggil. Hub: 085230255020.
LOWONGAN Lowongan Mekanik Onderstel Truk Tronton Wingbox Pglman Hub : 081330994567. Lokasi Sidoarjo.
SHOWROOM
tokol kesehatan pencegahan Covid-19. Sehingga satgas ini terus memberikan imbauan kepada para pedagang dan pembeli yang berada di pasar untuk selalu mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker. “Kita libatkan pedagang karena mari bersama-sama menjaga pasar. Untuk menjadi pasar tangguh bukan hanya tugas Satgas Wani Ngandani, tetapi tugas bersama, termasuk pe-
KEHIL ANGAN
KEHIL ANGAN
Hilang STNK Spd Motor Honda 1995 L2941DJA/N: Muningen D/A: Kejawan Putih Tambak 19.
HILANG STNK HONDA BEAT 2015 HITAM W 6706 AY AN.RISKA SULISTIANTI PUTRI 0813358861198.
Hilang STNK Spd Motor Thn’2011 L-2037-PV An.Nanda Ari Rusianti D/a. Pogot 9/78 Sby.
PA R A N O R M A L Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:031-5490592/081229729706 (tdk terima SMS).
pukul 06.00-15.00, dilakukan pemilan kiriman sampah dari perantingan dan rumah tangga, hingga menjadi pupuk. “Ada sepuluh tahapan sebelum sampah itu menjadi pupuk dan siap dibagikan ke seluruh Surabaya,” jelasnya. Lanjutnya, bahwa setelah menjadi pupuk lalu dibagikan ke taman-taman di Surabaya. Tak hanya itu, warga yang membutuhkan pupuk bisa datang dan mengambilnya secara gratis. “Silakan warga yang butuh pupuk untuk datang. Semuanya gratis. Tapi kalau mengambilnya 5-10 karung ada syaratnya. Dan kami tidak menyediakan karung untuk membawa pupuk,” pungkas Ridwan. (fer/tyo)
HILANG STNK HONDA BEAT 2016 HITAM W 6680 QW AN.WIJAYA SETIA 08996580895. Hilang BPKB L9592GE Suzuki Thn 2015 Saiful Bahri Dk Karangan Sby Noka. MHYESL415FJ728704 Nosin. G15A1D1014272. Hilang BPKB L1162AB Toyota Thn 1978 Ir Samuel Mulyanto Bengawan 4 Sby. Noka. FJ40277126. Nosin. 2F267302 Hilang BPKB L1371CH Daihatsu Thn 2008 Telkom Ketintang No 156 Sby Noka. MHKV1AA2J8K032769 Nosin. DN74491.
M O J O K E R TO RUMAH DIJUAL
Hilang STNK Spd Motor Honda Thn’2014 L-6075-TR An.Agus Sugiarto D/a.Kebonsari Tengah No.10 Sby.
Rmh baru LB36/LT60 SHM 200jt/ Tdp 20jt@2jtan tepi exit toll mjkt .wa 081335106941.
Hilang Kwitansi Pengambilan BPKB Spd Motor Nopol L-6016-PT atau L-5323-LU An.Arief Susanto.
HILANG BPKB ASLI M. MITSUBISHI L300DS TH.05 L.8355.Q AN.HERYANTO PRAYOGO JL.KAPASARI III/21 SBY. NK.MHML300DP5RJ37333. SIN4D56CA95964. Kehilangan stnk R2 merk honda thn 2019 nopol W 2978 BU a.n Adithya maharani hadiyanto DA perum KIG no.12 Rt. 08 Rw. 03 Ds. Randu agung kec. Kebomas kab. Gresik Hilang BPKB L 1930 KL MITSUBISHI XPANDER 2019 PUTIH MUTIARA RANDY RIEL H GEBANG KIDUL 43 MK2NCWH ARKJ004526 4A91HH0401
PENGUMUMAN Nama : Abdul Rachem / H. Arief Alamat : Genteng Butulan 38-40 Surabaya Menyatakan sebagai pemilik sah sebidang tanah yang berada di persil 16.s kelas III No.1497 Luas Tnh 99m2 Letak Tnh Bulak Banteng Madya Gg.X / IB Sby. Jika ada yg keberatan dgn rincian tsb, dapat menghubungi Kantor Kelurahan Sidotopo Wetan.
dagang,” tutur Ali. Tak hanya itu, kepedulian manajemen akan kesehatan pedagang dan pengunjung juga diwujudkan dengan menyiapkan fasilitas pendukung seperti wastafel untuk cuci tangan, hand sanitizer dan membagikan masker kepada pedagang dan pengunjung. “Kalau ada pengunjung yang tidak pakai masker kami akan berikan masker secara gratis,” ujarnya. (alf/tyo)
DESAIN RUANGAN BEBAS Virus Covid-19 Menjadikan Ruang Usaha/ Kantor/ Sekolah, Dll Bebas Virus/ Fresh Menggunakan Teknologi Terkini, Budget Terjangkau, Dipandu Team ARSITEK & DOKTER Berpengalaman Minat, Info & Konsultasi 08113088699 / 085772769040 FREE KONSULTASI
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SENIN WAGE, 22 FEBRUARI 2021 HALAMAN 5
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Janjikan Kemudahan, Kelancaran, dan Keamanan
Pemkab Bangkalan Gelar Karpet Merah untuk Investor
Terlebih, pasca beroperasinya Jembatan Suramadu, kabupaten dengan 273 desa n yang terbagi dan 8 kelurahan matan itu, dalam 18 kecamatan ebagai diproyeksikan sebagai trokawasan sub metroya politan Surabaya area, atau pilarr penyangga pemekaran zona ekonomi Kota Surabaya. Karena itu, di masa depan, diproyeksikan sebagai n lokasi pemekaran erindustrialisasi berek. basis mega proyek. “Selain itu, secaasi Pulau ra geologis, lokasi kB k l Madura, termasuk Bangkalan terhindar dari ring of fire. Atau ada di luar area kemungkin terjadinya gempa skala besar,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan PerizinanTerpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bangkalan, Ainul Ghufron Ssos MM, Jumat (19/2). Artinya, sambung Ainul, Kabupaten Bangkalan termasuk kawasan yang aman dan nya-
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Bangkalan, Memorandum Peta wilayah Kabupaten Bangkalan diprediksi pengamat punya potensi untuk tumbuh dan berkembang menjadi zona ekonomi eksklusif. Secara geografis, letak wilayah di ujung barat Pulau Madura dan berdekatan dengan ibu kota provinsi, menempatkan Kabupaten Bangkalan bernilai strategis.
dihadiri puluhan pengusaha, termasuk bos galangan kapal skala besar di acara yang digelar di pendopo agung pemkab tersebut. Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan bagi investor, bupati selain menggandeng ketua DPRD Kabupaten Bangkalan juga mengundang forkopimda dan jajaran birokrasi hingga tingkat desa dengan hadirnya wakil dari Aliasi Kepala Desa (AKD). Dengan gamblang, Ra Latif sapaan akrabnya, menilai investasi di Bangkalan seret lantaran banyak sebab. “Salah satunya karena adanya gesekan politis,” tegas Ra Latif menyebut kondisi
Surabaya, masuk dalam koridor Wilayah Pengembangan Strategis (WPS) 13 di Jawa Timur sebagai payung hukumnya. Sayangnya, kiat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan untuk bisa menjaring investor kakap masih alot. Sejauh ini, baru ada segelintir investor yang mengucurkan dananya di kabupaten dengan populasi mencapai 1.060.377 jiwa itu. Faktanya, hingga awal 2021 setelah beroperasinya Jembatan Suramadu, baru ada lima PMDN dan 3 PMA yang berinvestasi. Total, modal yang dikucurkan mencapai Rp 300 miliar per tahun. “Realita ini sungguh ber-
banding terbalik dengan potensi yang ada. Sebab selain letaknya strategis, Kabupaten Bangkalan kaya kandungan kalsium, fosfat, minyak, dan gas alam yang belum tereksploitasi,” beber Ainur Gufron. Prospek nilai investasinya disebut bisa mencapai puluhan triliun. Kondisi ini menggugah Bupati R Abdul Latif Amin Imron dengan proaktif menggaet investor. Gagasan itu terwujud melalui acara Coffee Morning bertajuk Menciptakan Iklim Investasi Yang Ramah Dan Kondusif di Kabupaten Bangkalan pada 15 Februari 2021. Gayungpun bersambut. Acara itu
jamin premanisme tidak akan terjadi lagi. Semua langkah itu jadi komitmen bersama. “Ke depan, jangan coba-coba ada oknum di tingkat desa, kecamatan bahkan kabupaten yang coba mempersulit masuknya investasi. Siapapun mereka, jika menghambat pasti kami embat,” tegas Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto. ”Jadi ke depan, para investor baik PMDM maupun PMA tidak usah ragu masuk. Jaminan keamanan pasti kami maksimalkan. Proses perizinan juga akan mudah, singkat, cepat, dan tidak bertele-tele. Itu saya jamin,” timpal Ra Latif. (adv/ras/epe)
DPMPTSP Tawarkan KKJSM
Bupati R Abdul Latif Amin Imron ketika memberikan sambutan dan arahan pada coffee morning yang digelar Pemkab Bangkalan dengan mengundang puluhan pelaku dunia usaha.
m a n bagi investasi tasi. Baik untu untuk penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun modal asing (PMA). “Peluang dan kesempatan emas itu diperkuat kajian akademik. Di antaranya dari pakar Universitas Trunojoyo Madura (UTM),” tandas Ainul Gufron. Presiden bahkan sudah mengeluarkan peraturan (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019, yang mengamanatkan Kabupaten Bangkalan, Malang dan Kota
yang terjadi sebelum ia menjabat. Seperti friksi antara pemkab dengan Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS). “Selain itu, mata rantai perijznan yang berbelit, juga menjadi penjegal yang tak kalah krusial. Dampaknya, investor enggan masuk,” ungkapnya. Faktor keamanan juga menjadi penghalang lainnya. Adanya gesekan politik antartokoh di lingkup kecamatan dan desa, serta maraknya intimidasi membuat investor miris. Karena itu, semua kendala itu akan dikikis. Proses perizinan misalnya, administrasinya dipangkas dan cukup melalui DPMPTSP. Begitu juga keamanan, pemkab men-
Ainun Gufron
ADANYA komitmen itu disambut antusias DPMPTSP. Ainun Gufron bahkan menjabarkan potensi yang patut dilirik dan jadi target investor. “Salah satu yang cukup prospektif untuk investasi adalah grand design Kawasan Kaki Jembatan Suramadu Sisi Madura atau KKJSM,” kata Ainun. KKJSM memiliki lahan luas yang menunggu digarap. Di antaranya, lahan seluas 320 hektare untuk pemekaran kawan industri dengan estimasi nilai investasi Rp 17,5 triliun. Juga tersedia lahan 115 hektare untuk pengembangan permukiman dengan nilai investasi Rp 2,86 triliun. Lahan seluas 62 hektare untuk kawasan bisnis dengan nilai investasi Rp 2,15 triliun, 40 hektare untuk rest area dengan nilai investasi Rp 618 miliar, serta ketersediaan lahan 20 hektare untuk kawasan
wisata pesisir pantai dengan estimasi investasi Rp 663 miliar. Selain itu, masih ada lahan untuk proyek raksasa Kawasan Khusus Madura (KKM). Lahan ini dipersiapkan untuk rencana pembangunan mega proyek Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan Post Area di Kecamatan Klampis pada 2025. Setidaknya, sudah tersedia lahan seluas 250 hektare dengan estimasi nilai investasi Rp 17,20 triliun. Terakhir, ada program pembangunan jalan tol sepanjang 15,3 km menuju Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan. Proyek ini diharapkan bisa mengundang investasi sebesar Rp 2,60 triliun.” PMDN maupun PMA yang ingin berinvestasi, silakan ke kantor DPMPTSP di Jalan Kartini Nomor 4 Bangkalan. Atau bisa via email dpmptsp@bangkalankab. co.id,” pungkas Ainun Gufron. (adv/ras/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
SENIN WAGE, 22 FEBRUARI 2021 HALAMAN 6-7
Jambret Spesialis Emak-Emak Dibekuk Polisi Bareng Warga Gresik, Memorandum Jambret yang kerap beraksi di jalanan Kecamatan Bungah, dibekuk polisi bersama warga sekitar. Adalah Mochamad Imron Andi Prasetyo (39), warga Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Selama ini, pelaku dikenal kerap menyasar korban kaum hawa, atau emak-emak. Beruntung, saat ditangkap ia tidak menjadi sasaran amuk masa. Kali ini korbannya Rohmawati (39), seorang guru dari Desa Sembayat - Manyar yang juga tinggal di Desa Sukorejo Bungah. Saat itu, korban hendak pulang ke rumahnya di Sukorejo seorang diri, Jumat (19/2). Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Bungah AKP Sujiran menerangkan, guru perempuan tersebut mengendarai motor matic W 4529 BM. Korban meletakkan dompetnya di dashboard motor sebelah kanan. Tak disangka hal tersebut mengundang niat jahat pelaku. “Memasuki Desa Sukorejo, korban dipepet pelaku yang mengendarai motor matic W 5719 AW. Dengan cepat, pelaku menggasak dompet korban dan membawanya kabur,” ungkap-
Petugas Polsek Temayang tiba di lokasi truk terguling di kawasan hutan Ngabukan, Dusun Sampang.
Truk Muat Pupuk 30 Ton Terguling Bojonegoro, Memorandum Truk bermuatan pupuk terguling di jalan raya jurusan Bojonegoro-Nganjuk, kawasan hutan Ngabukan, Dusun Sampang, Desa Buntalan, Kecamatan Temayang, Bojonegoro, Minggu (21/2). Truk dengan nomor polisi L 9265 DY yang dikemudikan Dasiyono (50), warga Desa Ngambon, Kecamatan Ngambon, Bojonegoro itu, diduga tak mampu me-
Mochamad Imron Andi Prasetyo (tengah) diamankan polisi bersama barang bukti kejahatan.
nya, Minggu (21/2). Sadar menjadi korban penjambretan, sontak Rohmawati berteriak meminta tolong sembari berusaha mengejar Imron. Teriakan korban didengar warga hingga anggota Reskrim Polsek Bungah yang sedang melakukan kring di simpul jalan. “Aksi kejar-kejaran berakhir di sebelah bengkel jalan raya Bungah. Pelaku sempat berpura
pura hendak servis motor hingga menyembunyikan dompet hasil penjambretan di sela-sela bangunan,” jelasnya. Meski licin,imbuh Sujiran, akhirnya pelaku mengakui sudah berkali-kali melakukan perbuatan serupa. Dari tangan pelaku petugas mengamankan satu unit motor Yamaha Mio Soul warna biru coklat Nopol W 5719 AW milik pelaku.
Satu buah dompet merk zahva warna coklat motif bintik putih beserta satu unit Hp merk Redmi 8 warna biru milik korban. Satu buah jaket warna hitam dan uang sebesar seratus sebelas ribu sebagai barang bukti. “Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 362 ayat 1 KUHP,” Pungkas perwira dengan tiga balok di pundak itu. (and/har)
Curi Motor, Warga Dungus Diringkus Polisi Kediri, Memorandum Ari Sulistiyono (19), warga Desa Dungus, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, diringkus petugas Unit Reskrim Polsek Pagu karena mencuri motor di Desa Nanggingan, Kecamatan Kayen Kidul. Kapolsek Pagu AKP Harianto melalui Kasi Humas Polsek Pagu Bripka Erwan Subagyo mengatakan, pelaku diamankan tidak jauh dari tempat pencurian motor milik Mohammad Feri Liya (29), warga Nanggingan. “Korban melaporkan kepada kami bahwa ia kehilangan sepeda motor Vario 125 di rumahnya,” jelas Bripka Erwan. Kejadian itu berawal ia sedang nongkrong di pelataran rumahnya bersama seorang saksi mata bernama Gito. “Waktu korban di ruang tamu, sebetulnya korban mengetahui bahwa sepeda motor miliknya yang ada di depan rumah sedang digeser oleh seseorang,” kata Kasi Humas Polsek Pagu. Bahkan tak hanya menggeser menurut pengakuan korban, saat itu pelaku berusaha menaiki sepeda motor yang hendak dicuri dan menyalakannya. “Pelaku tak berhasil menyalakan motor karena, kuncinya sedang dibawa korban,” imbuh Bripka Erwan Subagyo. Merasa gagal, pelaku kemudian berpura-pura bertamu ke rumah korban, dan pamit untuk menumpang ke kamar mandi. “Setelah gagal nyalakan motor, pelaku pergi. Tapi tiba- tiba kembali ke rumah saya dan minta izin untuk menumpang
Operasi Yustisi, Polres Razia Kafe Karaoke
Selain tes swab untuk mencegah penyebaran Covid-19, petugas juga melakukan tes urine terhadap para
pengunjung tempat karaoke dalam razia tersebut. “Razia ini sebagai pencegahan
peredaran gelap narkoba dan antisipasi pesta miras di tempat hiburan malam,” kata AKP Suryadi, Kasatreskoba Polres Blitar Kota. Suryadi mengatakan, sasaran razia tempat hiburan malam dilakukan secara acak. Petugas melakukan pemetaan terlebih dulu terhadap sejumlah tempat hiburan malam
Dikatakannya, petugas juga melakukan tes urine terhadap para pengunjung tempat karaoke. Ada 21 orang pengunjung tempat karaoke yang menjalani tes urine dan hasilnya semua negatif. “Kami akan melakukan razia tempat hiburan malam lagi pekan depan secara acak,” kata Suryadi. (pra/mik)
Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Taman Jadikan Mobil Pribadi untuk Ambulans Ari Sulistiyono diamankan petugas sesaat setelah melakukan pencurian.
kencing,” tutur Bripka Erwan. Tak berselang lama, pelaku kemudian keluar rumah dan dijemput oleh seseorang yang tak dikenal. Setelah pelaku pamit pulang, korban baru menyadari bahwa sepeda motornya hilang. “Kemudian korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Pagu, alhamdulilah tak berselang lama. Berkat kesigapan tim reskrim Polsek Pagu, pelaku dapat
diamankan tak kurang dari 24 jam pasca laporan,” kata Bripka Erwan Subagyo. Saat ini pelaku sedang diamankan di Mapolsek Pagu untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya di depan hukum. “Pelaku kita kenakan dengan Pasal 362 KUHP dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak enam puluh rupiah,” pungkas Bripka Erwan Subagyo Kasi Humas Polsek Pagu. (mis/mik)
47 Ikan Paus Pilot Mati Terdampar Dikubur Bangkalan, Memorandum Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto menyaksikan proses penguburan massal 47 dari 52 ekor ikan paus pilot yang mati terdampar di pesisir pantai Desa Patereman, Kecamatan Modung, Sabtu (20/2). “Dari 52 ikan yang terdampar mulai hari Kamis (18/2) sampai dengan Jumat (19/2) itu, ada 51 ekor yang mati di pesisir,” kata Didik. Tetapi jasad empat ekor diantaranya hilang. Ada kemungkinan terseret arus. Sebab pada malam harinya sebelum penguburan air laut sempat pasang.
yang diindikasikan menjadi tempat peredaran narkoba dan miras. Dalam razia itu, petugas mendatangi dua tempat karaoke di wilayah Kota Blitar, yaitu, tempat karaoke Djojo dan Next. “Kami menyita 121 botol miras berbagai merek dalam razia itu,” ujar Suryadi.
“Sedangkan satu ikat paus pilot bisa diselamatkan dan dikembalikan tim evakuasi dari Pemprov ke habitatnya di tengah laut,” tandas Kapolres Didik. Lanjutnya, 47 jasad ikan ukuran raksasa itu yag dikubur di tiga lokasi berbeda di kawasan pantai Desa Patereman. Rinciannya, 45 ikan diantaranya dikubur di tepi pantai sisi barat, 41 ikan di pantai sisi Timur dan 1 ekor sisanya dikubur di tepi pantai Desa Sreseh, Kacamatan Srereh, Kabupaten Sampang. Semuanya dikubur dengan kedalaman 7 meter. Proses evakuasi dan penguburan
yang dimulai pukul 0 6 . 0 0 . Se p e n u h n y a menggunakan beberapa unit alat berat ekskavator. Meski begitu prosesnya berjalan alot dan baru tuntas sekitar pukul 13.30. Sebab, 47 bangkai ikan itu rata-ata berukuran besar. Dengan sisaksikan ratusan warga sekitar, proses pengburan itu dikawal ketat oleh aparat gabungan dari Polres dan TNI dari Kodim 0829 serta Dan Lanal Lantamal V.
Proses penguburan ikan paus pilot menggunakan alat berat di pesisir pantai Desa Patereman.
Tak seorang wargapun boleh mendekat. Massa hanya boleh menonton proses pemakaman dari bibir pantai. Jaraknya sekitar 200 meter dari lokasi. Kebijakan itu diterapkan aparat warga tidak mengambil gambar dari jarak dekat, kemudian mengunggah foto yang mereka ambil di konten medsos dengan bumbu komentar yang tidak-tidak. seperti dikait-kaitkan dengan dunia mistis, misalnya. ”Komen seperti Itu bisa bikin keruh situasi,” pungkas Didik Hariyanto. (ras/mik)
Bripka Mochammad Fathurrozi membersihkan mobil APV miliknya yang disulap jadi mobil ambulans.
Sidoarjo, Memorandum Kedermawanan anggota Bhabinkamtibmas Polsek Taman, Polresta Sidoarjo patut diberikan apresiasi. Bripka Mochammad Fathurrozi, anggota Bhabinkamtibmas Desa Krembangan, Taman, Sidoarjo ini, rela menyumbangkan mobil pribadinya untuk kepentingan masyarakat. Selama pandemi Covid-19 ini, bhabin yang bertugas di lingkungan kerja Polsek Taman ini menyumbangkan mobil APV miliknya untuk digunakan sebagai mobil ambulans yang siaga 24 jam secara cumacuma. “Di masa pandemi ini, saya terpikirkan jika banyak mobilitas masyarakat ke rumah sakit, jadi saya sumbangkan mobil saya untuk kegiatan sosial bagi masyarakat yang membutukan,” ujar Mochammad Fathurrozi, kepada Memorandum. Berbekal kepiawaian dan
ng ketrampilannya dibidang g otomotif, bhabin yang akrab dipanggil Ozi ini merubah mobil APV menjadi ambulans. Mobil yang sebelumnya k sering digunakan untuk berlibur bersama keluarganya, disulap menjadi ambulans yang siap siaga. Dengan biaya sendiri dari uang tabungannya, Babin Desa Krembangan Taman-Sidoarjo melengkapi berbagai peralatan medis yang ada di dalam mobil ambulans. “Setiap hari saya stand by kan di rumah maupun di balai desa, dan saya siapkan nomor telepon bagi warga yang membutuhkan,” kata dia. Sementara untuk operasional setiap hari, ambulans tersebut diawaki sendiri. Sebagai Babin, Ozi siap nonstop mengantar warga yang membutuhkan pertolongan transportasi medis. Termasuk mengantar warga yang terpa-
par covid ke rumah sakit a atau tempat Isolasi. Ozi mengaku, dirinya rela menyumbangkan mobil pribadinya untuk digun nakan sebagai mobil ambulans setelah melihat kondisi masyarakat saat ini yang membutuhkan transportasi medis secara cepat. “Saya merasa bangga bisa melayani masyarakat yang membutuhkan, karena memang itulah tugas dan kewajiban saya sebagai seorang bhabinkamtibmas,” tandasnya. Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji menyatakan apresiasinya untuk anggotanya tersebut. “Saya bangga memiliki anggota Babin yang tulus dan ikhlas melaksanakan tugas dan fungsinya di masyarakat. Apalagi ikut menyumbangkan mobil pribadi untuk kepentingan masyarakat,” tegas Kombespol Sumardji. (bwo/jok/mik)
Malang, Memorandum Kapolres Malang AKBP Hendri Umar melakukan pengecekan dan peninjauan Posko PPKM berskala mikro di Dusun Wunutsari, Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Sabtu (20/2). Kapolres menyampaikan, KTS dan Posko PPKM skala mikro di Dusun Wunutsari ini dapat dijaga keberlanjutannya sehingga bermanfaat untuk masyarakat. “Ini agar dapat mencegah penyebaran Covid-19,” harapnya. Sedangkan untuk pendataan terhadap jumlah warga yang terpapar Covid-19 dan isoman (isolasi mandiri) di tingkat RT/ RW agar dapat dilakukan sesuai dengan Instruksi Mendagri Nomor 3 tahun 2021. Kunjungan ini melihat kesiapan fasilitas di KTS PPKM berskala Mikro di DusunWunutsari, Desa Tegalgondo, diantaranya ruang isolasi, posko kesehatan,
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar meninjau posko PPKM mikro di Dusun Wunutsari.
lumbung pangan, ruang data, rumah sehat, pasar gantung. Sebagai bentuk apresiasi, Kapolres Malang menyerahkan bantuan pemeliharaan KTS kepada Ketua KTS Dusun Wunutsari, Desa Tegalgondo, Nur
yangan AKP Suharsono didampingi Kanit Diyaksa Satlantas Polres Probolinggo Kota Bripka Arisandy. Sampah yang berserakan dibersihkan dengan cara manual. Yakni, dipungut menggunakan tangan dan dimasukkan tas sampah dari karung plastik. Mulai sampah organik dan anorganik dipilah. Selanjutnya kedua jenis sampah diangkut dengan armada pickup ke tempat pemrosesan akhir (TPA) Bestari, di Jalan Lingkar Utara (JLU) Mayangan. “Ini wujud kepedulian kita untuk pengelolaan sampah yang lebih baik sesuai dengan tema HPSN tahun 2021, yakni Sampah Bahan Baku Ekonomi di Masa Pandemi,” ujar
Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari, melalui Plt Kapolsek Mayangan AKP Suharsono. Komitmen tersebut, lanjut Suharsono, diwujudkan dengan ikut andilnya jajaran Polres Probolinggo Kota ikut andil dengan membersihkan dan memungut sampah. Tak cukup sampai disitu, pihaknya berharap hidup bersih menjadi budaya bagi personil dijajaran. Menurutnya, kegiatan bersihbersih memungut sampah akan berkelanjutan dan menjadi agenda di lokasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro hingga ketempat RT dan RW. “PPKM Berbasis Mikro sampai
Kapolres Sumenep AKBP Darman
Relawan peduli lingkungan memunguti sampah di sekitar Alun-Alun Kota Probolinggo.
ditingkat RT dan RW yang berpotensi menimbulkan penularan Covid-19 diperpanjang dari tanggal 23 Peruari hingga 8 Maret 2021,” jelas Suhar-
sono. Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo, Racmadetta mengapresiasi Polres
Mahmud. Dalam kunjungan itu, Kapolres Malang didampingi Kasatlantas AKP Adi Nugroho, KRI Satlantas Iptu Gana, Kasubbag Humas Iptu Bagus Wijonarko, Kapolsek Karangploso
AKP Bambang Sidik Achmadi, Danramil Karangploso Kapten Inf Joko H, Camat Karangploso Indra Gunawan, Kepala Puskesmas Karangploso dr Izzah M, dan Kades Tegalgondo Nur Mahmud. (*/ari/mik)
Kapolres Sumenep Segera Jalankan Instruksi Kapolri
Peringati Hari Peduli Sampah, Polisi Ikut Punguti Sampah Probolinggo, Memorandum Polisi bersama relawan peduli lingkungan, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dengan memungut sampah di jalan protokol dan AlunAlun Kota, Minggu (21/2). Ratusan peserta pemungut sampah tiba di lokasi pukuk 06.00 di titik kumpul Museum Probolinggo. Mereka mengenakan kostum olahraga dengan tetap disiplin menggunakan protokol kesehatan bermasker sambil membawa tas sampah, banner, spanduk, Disinvektan, dan masker untuk dibagikan kepada warga masyarakat. Aksi pungut sampah tersebut langsung dikawal Plt Kapolsek Ma-
trauma. “Sementara kerugian material ditaksir mencapai Rp 2 juta, “ ujar Kapolsek Temayang Iptu Jatmiko, kemarin. Petugas Polsek Temayang dalam melakukan evaluasi juga dibantu oleh warga setempat dan menggunakan alat berat. Sebab, kondisi badan truk terlalu besar sehingga hanya mampu diangkat dengan alat berat. (top/har/mik)
Kapolres Malang Kunjungi Posko PPKM Mikro Tegalgondo
Petugas meminta pegawai karaoke mengeluarkan miras untuk diperiksa.
Blitar, Memorandum Guna menanggulangi penyalahgunaan narkoba, Satreskoba Polres Blitar Kota menyita ratusan botol minuman keras (miras) berbagai merek dalam razia tempat karaoke, Sabtu (20/2) malam.
naiki tanjakan jalan. Akibatnya, truk bermuatan pupuk seberat 33 ton itu berjalan mundur. Karena kondisi bahu jalan di sebelah kiri tanahnya tidak keras, truk terperosok hingga terguling ke tebing dalam hutan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam kejadian tersebut, Tapi, pengemudi kendaraan tersebut sempat mengalami shock atau
Probolinggo Kota yang turut andil berpartisipasi aksi memungut sampah dalam rangka peringatan HPSN yang jatuh tanggal 21 Pebruari 2021.
“Semoga partisipasi ini menjadi kesinambungan untuk kebersihan Kota Probolinggo dari sampah,” pungkasnya. (mhd/mik)
Sumenep, Memorandum Instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang telah menerbitkan Surat Telegram Nomor: ST/331/II/HUK.7.1/2021 tertanggal 19 Februari 2020, direspons cepat Kapolres Sumenep AKBP Darman. Telegram yang berisi instruksi pelaksanaan tes urine kepada seluruh anggota Polri untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba itu akan segera dilaksanakan di lingkungan Polres Sumenep. “Kami akan patuh instruksi Kapolri. Apalagi pemberantasan narkoba memang menjadi program kami di Sumenep baik masyarakat maupun internal kepolisian,” tegas Darman. Salah satu program Kapolri
Listyo sebelumnya adalah pengajian kitab di lingkungan polisi. Darman mengaku di musala Polres Sumenep rutin digelar pengajian guna pembinaan rohani anggota, sehingga mereka terhindar dari penyalahgunaan narkoba. Darman juga berjanji akan memberikan penghargaan bagi anggota yang berhasil mengungkap jaringan narkoba melibatkan anggota atau PNS Polri. “Sesuai instruksi Kapolri, bagi anggota yang terbukti menjadi pengedar atau bandar narkoba, kami akan mempercepat proses penerbitan rekomendasi untuk keputusan sidang pemberhentian tidak dengan hormat,” tandas Kapolres Darman. (aan/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SENIN WAGE, 22 FEBRUARI 2021 HALAMAN 8
Pasuruan, Memorandum Rianto (41), warga Desa Kranggan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang dan Nur Latifah (46), warga Desa Sumberjaya, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, diamankan anggota unit Reskrim Polsek Nongko Jajar, Kamis (18/2). Sedangkan seorang pelaku warga Probolinggo masih dalam pencarian polisi (DPO). Mereka ditangkap polisi karena tindak pidana mengedarkan uang palsu (upal) di Desa Tlogosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. “Dua pelaku tindak pidana peredaran uang palsu berhasil diamankan. Untuk seorang pelaku lainnya masih dalam pengejaran,” kata Kanitreskrim Polsek Nongko Jajar Bripka Akhdian Pramono, Minggu (21/2) Awalnya pada Rabu (17/2), ketiga
pelaku tersebut berpura-pura membeli paket sembako senilai Rp 1.000.000, yang berupa beras 80 Kg, gula, dan beberapa bungkus rokok. Mereka berdalih untuk dibawa ke pondok pesantren dikarenakan santri dilarang keluar masih pandemi, Kemudian pelaku membayar dengan uang pecahan Rp 50.000 sebanyak 20 lembar. Namun, korban Saiful Rohman, warga Kecamatan Tutur, merasa ragu dengan uang yang dibayarkan. Sebab, terlihat warnanya pudar dan hologram tidak jelas jika diterawang. Akhirnya
diperiksa dengan alat uang dan ternyata uang tersebut palsu. Korban pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Nongko Jajar. “Unit Reskrim Polsek Nongko Jajar bersama dengan anggota Polsek Tumpang, Kabupaten Malang, mengejar ketiga pelaku pengedar upal. Sampai di area kebun tebu Desa Slampar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, tertangkap dua orang pelaku beserta barang buktinya,” imbuhnya. “Kami mengamankan barang bukti berupa 20 lembar uang pecahan Rp 50.000 yang digunakan pelaku untuk membeli paket sembako. Dan satu unit mobil Sigra nopol N 1012 FA. Untuk tersangka dijerat dengan pasal 36 ayat (3) UU No 7 tahun 2011 tentang Mata Uang,” tutup Bripka Dian. (rdh/lis)
FOTO: MEMORANDUM/RDH
Pengedar Upal di Pasuruan Dibekuk
Dua pengedar uang palsu yang diamankan.
PPDI Kabupaten Tulungagung Gelar Rakerda 2021
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Tulungagung, Memorandum Suyono mengatakan, dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia penyelenggaraan rakerda ini membahas (PPDI) Kabupaten Tulungagung beberapa hal terkait rencana kerja PPDI erja daerah (Rakerda) tahun anggaran 2021. menggelar rapat kerja a Waung, Kecamatan “Rakerda kali ini untuk menyusun 2021 di balai Desa 19/2). Boyolangu, Sabtu (19/2). rencana kerja tahun anggaran 2021. ali ini PPDI Kabupaten Masing-masing sekretaris bidang Pada Rakerda kali miliki visi membangun mengajukan rencana kerja, nantinya Tulungagung memiliki sinergi dengan mengedepankan akan disusun oleh tim penyusun m u s y a w a r a h m u f a k a t , d e n g a n menjadi rencana kerja PPDI Kabupaten ua pasti bisa. Hal ini Tulungagung kebersamaan semua en PPDI Kabupaten t a h u n menjadi komitmen ntuk membangun a n g g a r a n Tulungagung untuk da pengurus maupun 2 0 2 1 , ” kepercayaan kepada anggota di tingkat bawah. ibatkan seluruh Rakerda melibatkan en dan pengurus kabupaten atan koordinator kecamatan aten (Korcam) se-Kabubaten Tu l u n g a g u n g . ri Kemudian dihadiri oleh dewan pembina dari Dinass Pemberdayaan sa Masyarakat Desa en (DPMD) Kabupaten Tulungagung Triwantoro. an Di kesempatan itu Ketua PPDI Kabupaten Tu l u n g a g u n g Para pengurus PPDI Tulungagung.
Sosialisasi pembukaan lokasi wisata di masa pandemi.
Satgas Covid-19 Longgarkan Sektor Pariwisata di Tulungagung
untuk misi PPDI yang pertama adalah meningkatkan ketaqwaan perangkat desa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kedua meningkatk meningkatkan kesejahteraan perangkat desa, baik melalui B P J S Ke s e h a t a n m a u p u n B P J S Ketenagakerjaan. “Da “Dan terpenting lagi adalah siltap atau tunj tunjangan perangkat desa bisa naik,” sebutn sebutnya. Suyono berharap se seluruh anggotanya bisa bersinergi de dengan instansi pemerintah maupun n non pemerintah, guna mendukung suksesnya suk program PPDI Kabupaten Tulun Tulungagung. “Kami tekankan kepada selurah kar anggota, karena saat ini wabah Covid-1 belum reda, Covid-19 P maka PPDI bisa menjadi contoh masyarakat yang di siap divaksin. Sehingga masya masyarakat di desa bisa mengi mengikutinya untuk d siap divaksin, guna mendu mendukung pecepatan dalam memutus mata rantai p e n ye b a ra n virus corona,” p u n g k a s Suyono. FOTO: MEMORANDUM/KIN (kin/mad/ lis/*)
Lumajang, Memorandum Lumajang Koi Club (LKC) menggelar lelang ikan koi berkualitas seusai pengukuhan pengurus oleh wakil bupati, Minggu (21/2). Lelang kali ini adalah yang pertama kali dilaksanakan setelah pengukuhan kepengurusan baru LKC periode 2021-2023. “Acara ini kami gelar sekaligus sebagai promosi untuk perekrutan anggota baru. Agar masayarakat bisa tahu bahwa memelihara ikan koi selain untuk hobi juga memberi peluang bisnis dengan penghasilan yang menjanjikan” ujar Ketua Panitia Pelaksana Heru Wahyudi saat dikonfirmasi Memorandum Dalam kesempatan tersebut berbagai jenis ikan koi yang berkualitas dari jenis shiro utsuri ginrin, shusui, sanke doitsu, kohaku ginrin, hi utsuri, dan banyak jenis yang lain dengan berbagi ukuran tersedia dalam lelang dengan segala ukuran “Hari ini lelang tertinggi Rp 16 juta
FOTO: MEMORANDUM/ANI
LKC Lelang Koi Hi Utshuri Terjual Rp 16 Juta
Suasana lelang ikan Koi yang digelar Lumajang Koi Club.
untuk jenis hi utsuri dengan ukuran 60 cm lengkap dengan sertifikat dari Asosiasi Pecinta Koi Indonesia dimenangkan oleh wakil bupati Lumajang, jenis shiro utsuri ginrin terjual Rp 8 juta oleh kepala dinas perikanan, shusui terjual Rp 5 juta, serta
masih banyak yang lain,” tambahnya. Sementara itu, Ketua Lumajang Koi Club Mariya Ulfa mengatakan dengan adanya even seperti ini diharapkan komunitaskoi di Lumajang tidak mati suri. Tentunya dengan kepengurusan
yang baru harus mempunyai semangat baru untuk membesarkan nama dan kualitas per koi an di Kabupaten lumajang. Selain itu dengan adanya dukungan dari pemerintah kabupaten dalam hal ini adalah dinas perikanan, LKC ini bisa menjadi wadah untuk menyalurkan aspirasi dan edukasi bagi para pecinta, penghobi, pedagang, maupun peternak/ breeder yang ada di Lumajang. “Lumajang Koi Club ini sebenarnya sudah terbentuk sejak 2010 tapi baru dikukuhkan 2017 dan sebagai ketuanya yaitu mas Dwi Santoso. Kami berharap dengan terbentuknya kepengurusan yang baru ini, agenda yang sudah tersusun bisa terlaksana. Apalagi sudah ada lampu hijau artinya Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui dinas perikanan sudah mendukung penuh untuk meningkatkan eksistensi per koi an yang ada di Lumajang,” pungkasnya. (ani/lis)
Dandim 0806 Trenggalek dan Kapolres Lepas Ratusan Tukik di Pantai KiliKili-kili kili
FOTO: MEMORANDUM/ALV
Tulungagung, Memorandum Di Tulungagung, penutupan lokasi wisata alam dan buatan di masa pandemi dilakukan pada penghujung 2020 lalu menjelang pelaksanaan libur panjang akhir tahun. Bukan tanpa sebab. Penutupan dilakukan untuk meminimalkan potensi terjadinya kerumunan, interaksi sosial antarmasyarakat, baik dari wilayah Tulungagung maupun dari luar daerah, sehingga berpotensi meningkatkan penyebaran Covid-19. Kini pada penghujung Februari 2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata telah menyampaikan persiapan pembukaan kembali lokasi wisata yang ada di Kota Marmer. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tulungagung Bambang Ermawan yang ditemui usai memberikan sosialisasi relaksasi kepada sejumlah penggiat wisata mengatakan, pembukaan kembali lokasi wisata bisa dilakukan setelah pengelola wisata mengikuti aturan yang berlaku. “Mereka ini kita kumpulkan untuk kita berikan pemahaman, terkait lokasi wisata yang dulu sempat ditutup untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ujar dia kemarin. Nantinya, lanjut Bambang, pengelola wisata diminta mengisi formulir. Di mana di dalamnya harus menunjukkan kesiapan mereka menerapkan aturan protokol kesehatan di lokasi wisata. “Nah nanti ada form-form yang diisi oleh pengelola ini. Di dalamnya ada kelengkapan berkas yang menunjukkan mereka ini siap untuk beroperasi di masa pandemi,” terang Bambang. Sementara anggota Satgas Covid-19 Tulungagung Dedi Eka Purnama yang turut hadir dalam sosialisasi tersebut menyampaikan, selain mengisi formulir dan kelengkapan berkas, penggiat wisata ini juga harus mendapatkan izin buka dari pemerintah desa hingga kecamatan. Kepala desa di masing-masing lokasi wisata harus memberikan persetujuan agar lokasi wisata bisa beroperasi. Kemudian pihak kecamatan juga harus memberikan izin yang sama sebelum berkas tersebut diserahkan ke satgas. “Masing masing pemdes harus memberi izin dulu, kemudian naik ke kecamatan dan bisa diserahkan ke satgas,” jelasnya. Pihaknya berharap, dengan adanya relaksasi ini, bisa dimanfaatkan oleh pengelola wisata untuk mempersiapkan diri agar bisa beroperasi kembali seperti sebelumnya. “Tidak ada kita batasan waktu. Monggo silahkan setelah selesai dan mendapatkan izin dari pemerintah desa, camat, bisa langsung diserahkan ke satgas,” pungkasnya. (fir/mad/lis)
terangnya. Intinya, lanjut Suyono, usulan dari masing-masing sekretaris bidang ingin mewujudkan adanya kantor sekretariatan PPDI kabupaten yang selama ini belum ada. “Selanjutnya nanti akan kami koordinasikan dengan DPMD, dengan mengajukan proposal ke pak Bupati,” jelasnya. Suyono menambahkan, selanjutnya
Pelepasan anak penyu di Pantai Kili-kili.
Trenggalek, Memorandum Komandan Kodim 0806/ Trenggalek Letkol Arh Uun Samson Sugiharto bersama Kapolres Trenggalek AKBP D o n i Sa t r i a Se m b i r i n g melepas ratusan anak penyu atau tukik di Pantai Kilikili, Kecamatan Panggul, Trenggalek, Sabtu (20/2) sore. Dalam kegiatan ini Dandim 0806/Trenggalek b e r s a m a Ka p o l re s d a n petugas penangkaran penyu melepaskan ratusan tukik di Pantai Kili-kili Kecamatan Panggul Kabupaten
Trenggalek. Sebelumnya, tukik yang dilepas merupakan hasil konser vasi warga yang tergabung dalam Pokdarwis Pantai Kili-kili. Awalnya warga dan pokdarwis mengamankan telur penyu yang didapat dari Pantai Kilikili. Usai ditetaskan tukik dilepas ke alam bebas untuk pengembalian ekosistem laut. Letkol Arh Uun Samson Sugihar to dikonfir masi awak media mengatakan, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk
bersama-sama melestarikan habitat penyu. Dandim juga berharap dengan dilepasnya tukik ke Pantai Kuli-kili ke depannya bisa menjadi penyu dan bisa kembali ke habitatnya. “Dengan melepas tukik yang telah mengalami proses penetasan untuk dikembalikan ke laut, maka diharapkan dapat sebagai sarana edukasi dan warisan k e p a d a g e n e ra s i m u d a untuk lebih mengenal dan memahami ekosistem laut,” ujar Letkol Arh Uun Samson Sugiharto. (*/alv/ack/lis)
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Indra Anugrah Hardiantoko, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH Direktur Utama: MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Choirul Shodiq SH MH Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Pemimpin Perusahaan: Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Yoyok Khayatullah AMD SE Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SENIN WAGE, 22 FEBRUARI 2021 HALAMAN 9
Tipu CJH Diringkus Polisi Pengungkapan kasus penipuan atau penggelapan pemberangkatan haji ini disampaikan Kapolres Malang AKBP Hendri Umar didampingi Kasatreskrim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, Kasubbag Humas Polres Malang Iptu Bagus Wijanarko, dan Kanitreskrim Polsek Tumpang Iptu Heriani, di lobi Mapolres Malang, Jumat (19/2). Kasus ini menimpa dua korban, yaitu Suliono (44) dan Bas (45), warga Desa Pu l u n g d ow o, Ke c a m a t a n Tu m p a n g , Kabupaten Malang. Adapun barang bukti yang diamankan adalah sebuah sarung warna ungu, 2 buah baju koko, jaket, sepasang sepatu, HP Vivo. “Barang bukti sudah diamankan,” terang Hendri Umar. Diperoleh keterangan, pada Juni 2020 tersangka ES mendatangi pengajian Gus Nurul yang mengaku bernama Gus Juan Penatas dan mengaku sebagai musafir dari Pondok Pesantren Martapura Kalimantan. Tersangka juga mengatakan bisa mengobati orang sakit dengan cara memijat. Mendengar
tipu muslihat tersebut, jemaah pengajian bernama Suliyono dan Bas berobat kepada tersangka. u Bas menyampaikan kepada pelaku an jika sudah mendaftar haji dan akan kan berangkat pada 2025, sedangkan istrinya belum mendaftar haji. Mendengar hal itu, dijanjikan bisa k haji mempercepat keberangkatan naik dan mendaftarkan istri Bas agarr bisa simal berangkat bersama-sama maksimal n jika dua tahun. Pelaku mengatakan rian mempunyai teman di Kementrian ku Agama Jakarta. Selanjutnya, pelaku meminta sejumlah uang untuk membeli handphone sebagai alat Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyampaikan hasil ungkap kasus penipuan. komunikasi dan transportasi ke Jakarta. Lalu tersangka ES meminta dokumen Setelah itu pelaku meminta tambahan Pelaku kembali menjanjikan bisa seperti kartu keluarga, kartu tanda penduduk, sejumlah uang untuk mempercepat proses mempercepat pemberangkatan ibadah haji kartu antrian haji atas nama Bas untuk pemberangkatan haji. Selanjutnya tersangka bersama Bas maksimal dua tahun. Pelaku difotokan menggunakan handphone seolah- menemui jamaah lain yang bernama Suliono yang kemudian meminta sejumlah uang kepada olah untuk dikirim ke teman pelaku di juga sudah mendaftar haji keberangkatan 2027. Suliono untuk proses percepatan tersebut. Kementrian Agama Jakarta. Beberapa hari kemudian tersangka
FOTO: MEMORANDUM/ARI
Malang, Memorandum Mengaku sebagai seorang Gus yang dapat membantu pemberangkatan n haji, tersangka ES (40), warga Desa Sumberpasir, Kecamatan Pakis, Kabupaten en Malang kini meringkuk di tahanan Mapolres Malang.
melakukan hal yang sama ke jamaah lain sekitar orang. Setelah dua minggu melakukan penipuan dan berhasil mendapatkan uang, pelaku berpindah-pindah keluar kota untuk bersenangsenang, lalu tersangka menjual handphone di daerah Kabupaten Tuban. (*/ari/lis)
Masyarakat Diminta Tetap Disiplin Terapkan Prokes FOTO: MEMORANDUM/ALV
Surabaya, Memorandum Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro tahap pertama yang diberlakukan di Jatim telah dimulai sejak 9 Februari dan berakhir pada 22 Februari 2021. h Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan, Gubernur Jawa Timurr n Khofifah Indar Parawansa menyatakan tif intervensi PPKM Mikro sangat efektif an untuk menurunkan penyebaran Covid-19 di Jawa Timur. an “Hari ini kita telah melakukan hap evaluasi dari PPKM, baik itu tahap KM pertama maupun kedua maupun PPKM lihat Mikro. Dari data yang ada kami melihat bahwa terdapat banyak hasil yang kator menggembirakan dari berbagai Indikator epidemiologis,” ungkap Khofifah. lama Khofifah menjelaskan, selama nifikan pelaksanaan PPKM mikro, hasil signifi tampak pada penurunan jumlah pasien Covid-19 yang harus dirawat di ruang elama isolasi biasa maupun ICU. Selama PPKM tahap 1 dan 2 serta PPKM Mikro, BOR isolasi biasa di Jatim telah berhasil en turun dari 79 persen menjadi 46 persen. BOR ICU juga telah berhasil turun dari 72 persen menjadi 57 persen. Artinya, keterisian rumah sakit di Jawa Timur sudah sesuai syarat dari WHO yakni dibawah 60 persen. Lebih lanjut disampaikan Khofifah, sebelum dilaksanakan PPKM Mikro terdapat 210 RT zona merah di Jatim sesuai dengan kriteria Gugus Tugas COVID-19 Nasional. Dimana RT Zona merah adalah RT dengan 10 warga yang
Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho mendampingi tim penilai dari Kodam V/Brawijaya meninjau Posko PPKM Desa Ngale.
Desa Ngale Masuk Zona Hijau
Danrem 081/DSJ Ikuti Rakor Satgas Penanganan Covid-19 Madiun, Memorandum Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho mengikuti Rakor (rapat koordinasi) Satuan Tu g a s FOTO: MEMORANDUM/ALV
Madiun, Memorandum Tim Penilai dari Kodam V/Brawijaya yang dipimpin Waaster Letkol Inf Adiarso berkunjung ke Posko PPKM Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Kunjungan mereka dalam rangka melaksanakan penilaian terkait keberadaan posko PPKM berskala mikro di wilayah Kodam V/Brawijaya. Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho yang turut hadir dalam sambutannya mengatakan, jika Desa Ngale saat ini sudah mendapatkan predikat zona hijau dalam penyebaran Covid-19. Pencapaian yang membanggakan itu menurutnya tak terlepas dari adanya upaya dan kerja keras yang telah dilakukan oleh semua pihak terkait dan masyarakat Desa Ngale sendiri. “Atas pencapain itu, Desa Ngale juga telah mendapat perhatian dan dikunjungi langsung oleh Gubernur Jatim bersama Pangdam dan Kapolda beberapa waktu yang lalu,” ujarnya di hadapan tim penilai dari Kodam V/ Brawijaya, Sabtu (20/2) sore. Sementara itu, Letkol Inf Adiarso mengatakan jika pemberlakuan PPKM berskala mikro yang dilaksanakan harus mengacu pada keputusan Mendagri dan Gubernur Jatim. Dirinya turut mengapresiasi upaya inovatif Desa Ngale yang memberlakukan one gate untuk akses keluar masuk maupun pemberian bendera untuk menggolongkan zona penyebaran Covid-19 di tiap-tiap RT. Adiarso juga berharap, sinergitas yang terjalin antara TNI-Polri dan Pemerintah Desa dapat terus terjalin dengan baik, sehingga dapat menekan dan memutus angka penyebaran Covid-19. Tampak dalam kesempatan itu tim penilai dari Kodam V/Brawijaya juga mengecek berbagai sarana dan prasarana yang terdapat di posko PPKM berskala mikro di Desa Ngale. (*/alv/ack/lis)
ma itu, seluruh masyarakat di Jatim jang sampai lengah diharapkan jangan disi dan tetap disiplin menerapkan keseha protokol kesehatan yakni memakai mencu tangan, menjaga masker, mencuci menj jarak, menjuhi kerumunan, membat dan membatasi mobilisasi dan interaksi. “Pelaksa “Pelaksanaan PPKM Mikro per tahap pertama ini memang mampu menurunkan penyebara Covid-19 di Jatim, penyebaran s namun saya berpesan agar masyara masyarakat jangan sampai lengah dan terus tingkatkan disipli dalam menerapkan disiplin protk protkes,” tegas orang nomor satu di Pemprov Jatim ini. K Selain itu, Khofifah /YO UM ND A R juga meminta kepada MO E O: M FOT beberapa kepala daerah yang mampu menekan laju penyebaran Covid-19 di daerah daerahnya untuk memberikan st KM Mikro. rekomendasi strategis. Harapannya agar PP n aa an ks eninjau pela m tim Ja terseb strategi tersebut dapat diadaptasi oleh da rkopim fah bersama fo m e r a h daerah-daerah lainnya. Gubernur Khofi di Jawa Timur hanya tinggal mo “Kami mohon untuk para wali kota menderita 1 Kabupaten saja yaitu Jombang. dan bupati menyampaikan upaya positif Covid-19 dalam 7 hari Menurut Khofifah, PPKM jilid strategis yang telah dilakukan sehingga terakhir. Di akhir PPKM Mikro ini, saat pertama, kedua, dan PPKM Mikro dapat diadopsi di kota dan kabupaten ini RT zona merah sudah tidak ada lagi memang sudah menunjukkan beberapa lain. Hal ini nantinya akan bisa menjadi atau nihil. hasil yang signifikan. Namun masih percontohan dalam pelaksanaan Zona merah di Jawa Timur juga diperlukan upaya yang lebih besar lagi PPKM Mikro tahap selanjutnya di mengalami penurunan yang signifikan, untuk dapat menurunkan penyebaran Jatim. Sehingga hasilnya akan semakin di awal 2021 Jawa Timur masih memiliki 8 Covid-19 di Jawa Timur melalui optimal,” pungkas Gubernur perempuan zona merah Covid-19. Per kemarin, zona perpanjangan PPKM Mikro. Untuk pertama di Jatim ini. (yok/lis)
Suasana Rakor Satgas Penanganan Covid-19 yang diikuti Danrem 081/DSJ.
Penanganan Covid-19 yang diselenggarakan melalui video conference. Didampingi perwira staf, Danrem mengikuti rakor tersebut dari Ruang Binter Makorem 081/DSJ, Kota Madiun, Sabtu (20/2). Ra k o r y a n g diselenggarakan itu membahas tentang perkembangan pelaksanaan PPKM Mikro dan posko
FOTO: MEMORANDUM/RUL
20 Motor Protolan Terjaring Razia
Puluhan motor protolan yang diparkir.
Pasuruan, Memorandum Untuk menekan angka penyebaran Covid-19 dan kecelakaan lalu lintas, Satlantas Palres Pasuruan mengamankan puluhan motor protolan yang berkerumun di Jalan RA Kartini, Minggu (21/2) dinihari. Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Andhika M Lubis menjelaskan, berdasarkan laporan masyarakat ada kerumunan pemuda yang nongkrong didepan rumah makan IBC. “Kami bersama anggota langsung meninjau ke lokasi dan mengamankan 20 motor protolan serta pemiliknya di tengah malam,” ucap Andhika, Minggu (21/2). Puluhan pemuda tersebut didata dan kendaraannya tersebut langsung dibawa ke Mapolres Pasuruan oleh petugas. “20 kendaraan kami bawa ke
Mapolres Pasuruan. Sedangkan pemiliknya kami data dan kami berikan pembinaan agar tidak melakukan kegiatan seperti ini lagi di tengah pandemi Covid-19,” ungkapnya. Andhika menuturkan, dari kedua puluh kendaraan rata-rata pemilik motor tersebut tidak dilengkapi SIM, helm, dan tidak membawa STNK. “Tempat tersebut, setiap hari malam Minggu biasanya digunakan ajang balap liar oleh puluhan pemuda,” ujarnya. “Untuk kendaraan yang saat ini kami amankan dan hendak diambil, harus di sertai surat-suratnya seperti STNK dan BPKB. Dan harus didampingi orang tuanya masing-masing sekaligus kami beri pembinaan. Biar ada efek jera dan tidak mengulanginya lagi,” tutup Andhika. (rul/lis)
Covid-19 di masing-masing desa/kelurahan. Dalam pelaksanaan Rakor tersebut dipimpin langsung Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional, Letjen TNI Doni Monardo. Tampak pada rakor yang berjalan dengan tertib dan banyak paparan yang disampaikan oleh berbagai narasumber itu, diikuti
berbagai instansi dan pihak terkait dalam upaya mempercepat penanganan Covid-19 di Indonesia. Seperti diketahui, sebagai langkah cepat dan tepat dalam penanganan Covid-19, saat ini tengah dilakukan PPKM berskala mikro secara serentak di Jawa-Bali pada 9-22 Februari 2021. (*/alv/ack/lis)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
SENIN WAGE, 22 FEBRUARI 2021 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Sekeluarga Bandar Narkoba Digerebek FOTO: MEMORANDUM/HUMAS
Ika Puspitasari
Wali Kota Libatkan FKP Pulihkan Ekonomi Mojokerto, Memorandum Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari terus melakukan inovasi memulihkan ekononi akibat dampak pandemi Covid 19. Pemkot Mojokerto juga melibatkan Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk menggali aspirasi dan saran dari para stakeholder, akademisi, tokoh masyarakat, anggota organisasi masyarakat serta para pengusaha menggerakkan ekonomi masyarakat. Wali Kota Ika Puspitasari mengatakan, bahwa forum konsultasi publik sebagai salah satu alur yang harus dilakukan sebelum melakukan perubahan RPJMD Kota Mojokerto Tahun 2018-2023. Upaya perubahan RPJMD dilakukan untuk menyesuaikan RPJMD Provinsi Jawa Timur dan RPJMN juga untuk perencanaan pemulihan ekonomi sebagai dampak pandemi Covid-19. Wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini, meminta kepala perangkat daerah agar fokus dan terarah dalam menyusun program. “Kegiatan dan sub kegiatan dalam perubahan renstra perangkat daerah, sehingga rencana pembangunan yang tinggal tersisa 2 tahun ini dapat tercapai sesuai dengan program prioritas dan target 5 tahunan dalam RPJMD,” tandas Ning Ita. Saran dan masukan dari masyarakat juga diharapkan untuk menyempurnakan rancangan awal perubahan RPJMD kota Mojokerto tahun 2018-2023. (war/day)
Jombang, Memorandum Satreskoba Polres Jombang menggerebek satu keluarga yang terlibat jaringan narkoba di Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung. Mereka terdiri atas bapak, ibu, anak, dan menantu. Disita barang bukti 408,93 gram sabu yang disimpan dalam kaleng biscuit. Diamankan juga 128.000 butir pil koplo yang dikemas dalam 128 botol plastik. Kasat Reskoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid mengungkapkan, empat pengedar narkoba yang dibekuk adalah Eko Faris Handryanto (25) dan Valupi Widiawati (22), bersama Joko Hariyanto (46) dan Anik Wijanti (40). “Mereka terdiri bapak, ibu, dan anak asal Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung,” terang AKP Moch Mukid. Disampaikan AKP Moch Mukid, petugas awalnya menangkap mantan pasangan suami istri Joko dan Anik, Rabu (17/2) sekitar pukul 00:30.
Keduanya menjadi pemakai sabu yang sudah menjadi target operasi (TO). “Dari kedua tersangka, kami amankan dua paket sabu dengan berat masing-masing 0,27 gram dan 0,31 gram dibungkus plastik klip,” ungkap AKP Moch Mukid, Minggu, (21/2). Pengakuan Joko dan Anik, bahwa sabu didapat dari Faris dan Valupi. Polisi melakukan pengembangan. Hingga anggota Satreskoba Polres Jombang berhasil membongkar jaringan pengedar barang haram yang dijalankan satu anggota keluarga.
Tersangka Eko Faris Handryanto dan Valupi Widiawati. FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
“Valupi ini anak kandung Anik dan Joko. Sedangkan Eko menantunya. Mereka menjual barang ke orang tuanya,” ujarnya. Kasat Reskoba menegaskan, barang bukti yang berhasil diamankan
diperkirakan bernilai Rp 1 miliar. Diantaranya sabu sebanyak 408,93 gram yang disimpan dalam kaleng biscuit. Serta 128.000 butir okerbaya jenis pil berlogo ‘Y’ yang dikemas dalam 128 botol plastik. Masing botol
berisi 1.000 butir pil koplo. “Barang bukti keseluruhan kami taksir senilai Rp 1 miliar. Sabunya 4 ons. Kalau 1 gram seharga Rp 1,1 juta, jadi Rp 440 juta. Kalau pil Y per butir Rp 5 ribu,” terang AKP Moch Mukid. Keempat pelaku ini, lanjut perwira dengan tiga balok dipundak adalah bandar dari jaringan Lapas Sidoarjo. Kini tersangka mendekam di balik jeruji besi ruang tahanan Mapolres Jombang. “Pelaku dijerat pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009, tentang kesehatan. Ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara, serta denda paling banyak Rp 1 miliar. Pelaku juga diancam pasal 114 ayat 2 Subs Pasal 112 ayat 2 yo Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara,” pungkas Moch Mukid. (wan/day)
Tanggul Sungai Brangkal Longsor Mojokerto, Memorandum Sejumlah tanggul sungai Brangkal mengalami longsor akibat tergerus air. Mengantisipasi agar tidak semakin parah, BPBD Kabupaten Mojokerto memasang 6.000 glangsing berisi pasir sebagai penahan plengsengan yang ambles. Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto, Moch Zaini mengatakan, ada 7 titik tanggul longsor berada diwilayah Desa Jampirogo dan Kedungmaling. Dua titik di lingkungan Kedungpring, tiga titik di Desa Sambiroto. Longsor juga terjadi pada pondasi Jembatan Murukan di Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Moch Zaini mengatakan, menggunakan glangsing, trucuk, dan gedeg sebagai solusi sementara membuat tanggul darurat. “Kami melakukan langkah darurat dengan memasang 6.000 glangsing sebagai penahan di tujuh plengsengan yang ambles,” terang M Zaini, Minggu (21/2). Ia menjelaskan, seharusnya
wilayah sungai menjadi tanggungjawab Jasa Tirta I. “Harusnya Perum Jasa Tirta I yang melakukan pembenahan, hanya saja sampai saat ini belum ada respons nyata,” tegas dia. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Mojokerto Endri Agus Subiyanto menegaskan, Forum Komunikasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Forum LLAJ) Kota Mojokerto bersepakat memberlakukan pembatasan kendaraan angkutan barang roda empat, dan roda enam yang melintasi jembatan Murukan. “Agar kerusakan jembatan tidak semakin parah,” terang Endri Agus Subiyanto.Menurutnya Endri Agus Subiyanto, pemasangan rambu-rambu pembatasan berlaku efektif mulai Senin (22/2) hari ini. Tekait pemasangan rambu-rambu yang akan dipasang Dinas Perhubungan Kota Mojokerto tersebut, Kasatlantas Polresta Mojokerto AKP Fitria Wijayanti akan melakukan sosialisasi secara masif melalui berbagai media maupun secara langsung
Petugas BPBD Kabupaten Mojokerto memasang glangsing berisi pasir untuk menahan pondasi Jembatan Murukan yang ambles. FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR
kepada para pengguna jalan. Selain itu menempatkan personil Lantas Polresta Mojokerto di lokasi jembatan Murukan. “Kendaraan angkutan barang dan kendaraan roda enam kita alihkan. Sedangkan mobil pribadi dan
roda dua akan tetap bisa melintas,” terangnya. Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Permahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kota Mojokerto, Mashudi mengatakan, penanganan ambrolnya
plengsengan menggunakan sak gklangsing berisi pasir sifatnya sementara. “Pemasangan sak-sak berisi pasir sifatnya sementara. Sambil menunggu perbaikan permanen oleh BBWS atau provinsi,” terang Mashudi. (war/day)
PKS Jombang Target 15 Persen Kursi DPRD
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Penyerahan sertifikat bimbingan teknis kepada asosiasi dan penyedia jasa konstruksi Jombang.
Dinas PUPR Gelar Pembinaan Jasa Konstruksi Berkualitas Jombang, Memorandum Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang melakukan pembinaan pada asosiasi dan penyedia jasa konstruksi di Kabupaten Jombang. Upaya ini dilakukan Pemkab Jombang untuk mewujudkan penyelenggaraan jasa konstruksi yang tertib dan berkualitas. Kepala Dinas PUPR, Miftahul Ulum menyampaikan pembinaan diharapkan bisa menambah wawasan dan pemahaman para pengguna dan penyedia jasa konstruksi di Kabupaten Jombang. Apalagi Dinas PUPR selaku tim lembina jasa konstruksi di Kota Santri. Utamanya, terkait sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2020 yang merupakan peraturan pelaksanaan dari UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. Sosialisasi dilaksanakan di Hotel Yusro tanggal 17 Februari 2021. “Dinas PUPR menekankan kewajiban pemerintah daerah serta partisipasi masyarakat dalam pengawasan jasa konstruksi. Agar terwujud tertib usaha dan tertib penyelenggaraan jasa konstruksi di Kabupaten Jombang,” papar Miftahul Ulum, Minggu (21/2). Dijelaskan Miftahul Ulum, poin penting yang turut dibahas, adalah kewajiban yang harus dipatuhi penyedia jasa konstruksi. Yakni, setiap kegiatan jasa konstruksi harus mempunyai jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerjanya.
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Penyerahan klaim jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan.
“Dinas PUPR juga bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan Jombang,” jelasnya lebih lanjut. Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang, Dr H Akh Jazuli, SH MSi saat membuka kegiatan ini berpesan, hendaknya pendaftaran jaminan sosial ketenagakejaan dilakukan sebelum pekerjaan dimulai. “Agar bisa melindungi pekerjanya secara maksimal,” tegasnya pada 100 peserta yang terdiri asosiasi dan penyedia jasa konstruksi serta beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Jombang. Pada kesempatan itu, Ir Achmad Darmawijaya, MT dari Balai Pelaksana
Pemilihan Jasa Konstruksi Wilayah Jawa Timur, menerangkan pentingnya pengikut sertaan kegiatan jasa konstruksi pada jaminan sosial ketenagakerjaan. Selain kewajiban, juga untuk melindungi tenaga kerja bila terjadi kecelakaan kerja. Pada kegiatan sosialisasi ini, juga dilakukan penyerahan sertifikat bimbingan teknis Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (K3) kepada 86 pelaku jasa konstruksi yang diserahkan secara simbolis. Termasuk penyerahan klaim jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan atas nama Almarhum Supoyo Santoso sebesar Rp. 52.358.470. Ditambah, jaminan pensiun sebesar Rp. 350.700 setiap bulan. (wan/adv/day)
Jombang, Memorandum Ke p e n g u r u s a n De w a n Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jombang periode 2020-2025 menargetkan 15 persen kursi di DPRD Jatim dalam kontestasi pemilu legislatif mendatang. Hal ini disampaikan Ketua DPD PKS Jombang, Didik Darmadi usai dilantik secara virtual oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW ) Jawa Timur, Minggu, (21/2). Didik Darmadi mengatakan, kepengurusan PKS yang dilantik mulai dari Majelis Pertimbangan Daerah (MPD), DPD (Dewan Pengurus Daerah) dan DED (Dewan Etik Daerah) hingga staf di kantor DPD PKS, Jalan Setyo Budi, Jombang. “Pelaksanaan pelantikan dilakukan secara online serentak se Jatim dengan menerapkan protokol kesehatan,” kata Didik Darmadi. Ditegaskan Didik Darmadi, kepengurusan yang dilantik ada 8 DPTD, 11 bidang beserta staf-stafnya. “Kalau sebelumnya hanya pengurus inti, sekarang lebih lengkap lagi, ada bidang dan staf-stafnya. Untuk yang staf-stafnya mengikuti pelantikan di rumah masing masing secara daring, sedang untuk ketua bidang di kantor PKS,” lanjutnya. Ia menyampaikan terima
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Pelantikan DPDT PKS Jombang dilakukan virtual oleh DPW PKS Jatim.
kasih kepada seluruh pihak yang terlibat pelaksanaan pelantikan kepengurusan DPTD PKS Kabupaten Jombang. Setelah pelantikan pengurus PKS Jombang menyampaikan 4 rekomendasi. Pertama, meneguhkan PKS menjadi Partai Islam yang Rahmatan Lil Alamin.Kedua, menargetkan 15 persen kursi DPRD Kabupaten Jombang. “Dalam konstalasi politik, PKS sudah dipandang menjadi partai papan atas. Oleh karena itu PKS harus mampu meyakinkan diri sendiri dan ekspektasi publik layak menargetkan 15 persen,” ujar Didik Darmadi. Ketiga, lanjut Didik Darmadi memperkuat jejaring pelayanan hingga ke tingkat RT sesuai tagline baru yakni bersama
melayani rakyat. Partai politik berlogo bulan sabit kembar inj memperkuat jejaring pengurus hingga ke tingkat RT yang setara dengan 10.314 anggota PKS di Jombang. Ke e m p a t , m e n d o r o n g anggota PKS terbaikmenuju kontestasi politik pilkada Jombang. PKS akan mendorong atau memproyeksikan anggota terbaik untuk ditimbang seluruh elemen masyarakat maju menjadi kepala daerah. Selebihnya, PKS mendorong sebanyak mungkin putra-putri terbaik Jombang mengambil bagian dalam momentum pesta demokrasi agar semakin banyak opsi menghadirkan kepemimpinan di Jombang yang lebih baik. (wan/day)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
DEWI RENGGANIS
SENIN WAGE, 22 FEBRUARI 2021 HALAMAN 11
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
DANRAMIL SILO SOSIALISASIKAN PROGRAM TMMD KEͳ110
Petani Rayakan Tandur dengan Berdoa di Tengah Sawah Jember, Memorandum Berpakaian sederhana sambil duduk diterpa sinar matahari pagi, puluhan petani Desa Sumberrejo, Kecamatan Ambulu, dengan semangat merayakan masa tanam padi atau tandur. Kegiatan yang berlangsung di tengah sawah itu ternyata meneruskan tradisi leluhur yang sempat fakum beberapa tahun belakangan ini, sehingga kini berusaha dihidupkan kembali oleh petani setempat. Selama kegiatan berlangsung, para petani bersila menghadap ke barat sambil membaca lantunan ayat suci Alquran dengan kusyuk dan penuh kekompakan. Selain itu, masing-masing dari peserta membawa bingkisan makanan komplit (berkat) layaknya merayakan Maulid Nabi, setelah acara selesai makanan dibagi-bagikan kepada petani secara acak. Saiful Rohman, Ketua penyelenggara usai menggelar perayaan tandur mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk menguri-uri (merawat) budaya lokal sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil pertanian. “Kegiatan ini dilakukan sejak dulu dan sempat terhenti karena pandemi Covid 19. Alhamdulillah sekarang dapat kembali berjalan,” ujarnya di Sawah Rowogebang, Dusun Krajan Lor, Desa Sumberrejo, Minggu (21/2) Menurut dia, kegiatan itu merupakan inisiatif para petani setempat dan juga tokoh masyarakat. “Ada 100 petani yang ikut dalam acara itu dan didukung oleh Kelompok Tani Harapan Maju,” terang Saiful. Ditambahkan Saiful, yang juga Kepala SMP 2 Islam 45 Tegalsari, Ambulu ini melalui kegiatan tersebut padi petani Desa Sumberrejo dapat memperoleh hasil yang memuaskan serta selama masa pertumbuhannya tidak dilanda kekeringan. “Seperti tahun kemarin yang sempat dilanda kekeringan dan juga diserang hama tikus, oleh karenanya dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT berharap hasil panen bagus dan dapat melimpah ruah,” harapnya. Perayaan tersebut, sambung Saiful, akan digelar setiap tahunnya lantaran hal itu merupakan warisan budaya nenek moyang yang tidak boleh ditinggalkan. “Karena ini juga budaya petani sejak dulu maka akan kita laksanakan rutin setiap tahun khususnya di masa tanam padi,” pungkasnya. (edy/nov)
Kalap
Sambungan dari halaman 1
bahagianya bisa kembali berkumpul bersama keluarga di rumah. “Mungkin karena sekarang udah bebas jadi bisa makan apa aja, jadi kalap juga di rumah,” kata Catherine pada awak media. Tak hanya itu, kondisi selama menjalani 7 bulan hukuman juga menjadi faktor lain yang membuat bobot tubuhnya bertambah. Minimnya kegiatan saat pandemi di tahanan membuatnya banyak makan untuk mengisi waktu luang. “Terus nggak ada kegiatan di sana. Ya ada kegiatan tapi nggak banyak jadinya mungkin karena pandemi nggak ada olahraga dan segala macam nggak diperbolehkan. Kebanyakan makan tidur, makan tidur di sana (di penjara),” lanjutnya. Tak banyak yang bisa dilakukannya selain makan. Itulah yang kemudian membuat bobot tubuhnya semakin bertambah. “Makan adalah salah satu hiburan. Mau hiburan apa lagi? Ketemu keluarga nggak bisa, ketemu sahabat nggak bisa, nggak boleh megang HP, apa lagi hiburannya kalau nggak makan?” tutup Catherine Wilson. (lp6/nov)
Menjadi Saksi...
Sambungan dari halaman 1
perbuatannya terhadap Yudi membuat saya bertekad tetap menceraikannya,” tegasnya. Kini gugatan cerainya telah diputus di pengadilan agama. Irma mengaku siap dengan segala risiko, antara lain menghidupi kedua buah hatinya sendirian. Irma yakin Tuhan akan selalu bersamanya. “Sekarang saya sudah lahir-batin menjalani kehidupan sendiri sama anak-anak saya. Saya yakin Tuhan bersama saya. Dan selalu melindungi saya,” ucapnya. Kata Irma, saat ini Saiful masih berada di tahanan. Ia menjalani proses hukum dan duduk di kursi pesakitan pengadilan negeri. “Saya serahkan sama pihak yang berwenang. Pada waktu sidangnya saya pernah jadi saksi. Dan saya katakan sejujurnya, memang benar Saiful menganiaya Yudi,” jelasnya. Irma sampai saat ini belum mengetahui putusan apa yang dijatuhkan kepada Saiful. Ia seakan tidak mau tahu keadaannya. Sebisa mungkin Irma mengaku ingin melupakan lelaki yang sudah tega menyakitinya dan teman kerjanya itu. “Saya ga mau tahu dia lagi,” pungkasnya. (mg5/jos, habis)
Danramil M Ismuni yang selalu aktif turun ke lapangan mengatakan, pentingnya memanfaatkan waktu luang di sela-sela membantu pekerjaan juga bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat (tomas) dan tokoh agama (toga) untuk mensosialisasikan program TMMD. Titik sasaran TMMD ke-110 di Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo, yakni pembuatan jamban keluarga, renovasi rumah tidak layak huni, dan lain sebagainya.
Sementara sasaran nonfisik meliputi penyuluhan bela negara, kamtibmas, pertanian, perkebunan, kesehatan, kehutanan, dan bahaya narkoba. “Semua sasaran tersebut dilaksanakan dengan cara bergotong-royong antara prajurit TNI, Polri, pemda, dan masyarakat setempat. Karena program TMMD ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan ruang juang, alat juang, kondisi juang, dan memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat,” be-
FOTO: MEMORANDUM/EDY
Puluhan petani Desa Sumberrejo memanjatkan doa di tengah sawah dalam perayaan masa tanam padi.
Jember, Memorandum Peran danramil dan babinsa adalah pelaksana ujung tombak di teritorial kewilayahan. Salah satunya adalah Danramil 0824/07 Silo Kapten Arm M Ismuni sebagai penanggung jawab kegiatan pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 Kodim 0824/Jember.
Danramil 0824/07 Silo Kapten Arm M Ismuni berbincang dengan tokoh agama Desa Harjomulyo Ustaz M Toyib.
ber Ismuni, Minggu (21/2). Kapten Arm M Ismuni didampingi Babinsa Harjomulyo juga bersilaturahmi di kediaman Ustaz M Toyib. Perwira menengah
(pamen) ini mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kekompakan masyarakat setempat dalam mendukung programTMMD. “TMMD ke-110 merupakan
Jember, Memorandum Bolo Miniatur Watu Ulo (BMW) Desa Sumberrejo menggelar festival miniatur truk guna menjalin kebersamaan antar sesama komunitas dan juga pembagian sembako terhadap kaum duafa. Selain itu, acara yang berlangsung di bawah pohon cemara tersebut ada sekitar 20 buah miniatur truk yang dipamerkan, sehingga menambah suasana kemeriahan di akhir peran bagi para pengunjung Pantai Watu Ulo. “Kegiatan ini untuk menjali silaturahim bagi warga Sumberrejo agar tidak terjadi gesekan yang tidak diinginkan,” kata Ketua BMW Bahar Susianto, Minggu (21/2). Menurutnya, kali ini pihaknya bukan hanya sekadar memamerkan miniatur truk saja, tapi juga membagikan sembako bagi warga
Festival miniatur truk mendapat perhatian para pengunjung di Pantai Watu Ulo.
yang tidak mampu. “Supaya kegiatan lebih bermanfaat, kita juga bagi-bagi semabako bagi duafa yang masih hidup di bawah garis kemiskinan,” tambah Pria yang
akrab dipanggil Kang Bahar ini. Kang Bahar menjelaskan, bahwa dalam kegiatan tersebut hanya mengundang empat komunitas miniatur se-Desa Sumberrejo.
Sebab kata dia, hal tersebut untuk menghargai aturan pemerintah yang membatasi mobilitas. “Jadi kita tidak mengundang secara luas hanya komunitas
Ada Anggaran Isolasi, per Kepala Rp 1,5 Juta sendiri mengumpulkan dana dari masing-masing warga. Selain itu, juga memanfaatkan budidaya lele serta sayur dengan sistim hidroponik sebagai ketahanan pangan. Warga Kampung Maspati juga dinilai sudah melaksanakam PPKM mikro secara maksimal. Mulai dari pelaksanaan pencegahan yang telah dilakukan selama ini dengan dilakukannya edukasi dan sosiali-
sasi protokol kesehatan (prokes). Sementara untuk tracing (pelacakan) dilakukan oleh tiga pilar dan Puskesmas Gundih, dan segera dilakukan pemblokingan wilayah pada RT atau gang yang terkonfirmasi positif 2 pasien atau lebih. Bahkan penempatan isolasi bagi warga yang terkonfirmasi positif, tiap RT dengan program PPKM berbasis mikro mempunyai
ruang isolasi sendiri. Hanya saja, fasilitas ini dipergunakan jika dalam kondisi darurat dan tetap diutamakan isolasi di Asrama Haji maupun RS lapangan Indrapura sesuai anjuran pemerintah kota. Penanganan dan pencegahan Covid-19 telah dilakukan tiga pilar Bubutan sejak awal pandemi. Upaya itu dimantapkan de-
ngan program Kampung Tangguh Semeru (KTS) yang digagas Kapolda Jatim. PPKM mikro saat ini lebih mengedepankan penanganan dan pencegahan Covid-19 lebih maksimal kembali di lingkup terkecil tingkat RT. “Kami melibatkan warga untuk lebih berperan aktif dalam mencegah dan menanggulangi penyebaran Covid-19,” kata Ketua RT 04 Mas-
Pencairan Anggaran Butuh Verifikasi Detail an yang pernah diterima kampung tangguh tidak cukup untuk operasional. Namun, selama ini Pemkot Surabaya sudah berupaya semaksimal mungkin untuk me-recofusing anggaran untuk membantu masyarakat yang peduli terhadap kegotongroyongan dalam Covid-19. “Kalau semua bilang kurang, (maaf) yang pasti bilangnya kurang. Kami sudah mempermudah semaksimal mungkin, namun, terkadang kebutuhan dari kampung tangguh bervariasi, tergantung apa kebutuhannya mereka,” ujar Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara. Disinggung soal besaran anggaran, bahwa tidak jauh berbeda dengan anggaran tahun lalu yaitu maksimal Rp 5 juta. Lanjut Febri, sapaan Febriadhitya Prajatara bahwa krite-
ria untuk pengajuan kampung tangguh yaitu di sana masih ada aktivitas dan berjalan terus, tanpa sekadar mendirikan tapi tidak ada aktivitas. “Jadi kami pun juga akan memverifikasi dari teman-teman kelurahan maupun kecamatan, apakah ini akan berkelanjutan. Jangan hanya saat gebyar saja, selanjutnya tidak ada,” tambahnya. Untuk lingkup kampung tangguh, tambah Febri, sudah sampai bawah. Ada yang secara wilayah tidak memungkinkan untuk dibangun kampung tangguh, ada yang memungkinkan. “Kadang satu RT, kampung tangguh-nya banyak untuk ngeblok satu gang, RT ini RW ini,” jelasnya. Soal keefektifan kampung tangguh, tambah Febri, bahwa sangat efektif kampung tangguh
Covid-19 melalui KTS. Selain itu, Ganis juga terus melakukan peninjauan KTS di beberapa wilayah yang ada di hukumnya untuk memastikan berjalan optimal. Ditambahkan kapolres, pemerintah memberlakukan kebijakan PPKM mikro dengan konsep
mulihkan ekonomi,” bebernya. Reni merasa bahwa sekiranya Pemkot Surabaya dapat memberikan apresiasi kepada kampung yang memberikan partisipasi aktif dalam upaya menekan penyebaran Covid-19. “Kampung yang dari zona merah berubah jadi hijau, itu perlu diberi apresiasi dengan memberikan penghargaan untuk kampungnya sehingga warganya
pati Nur Taufiq. Taufik mengharapkan, penerapan PPKM mikro ini terus dilakukan dengan baik dan tanpa bosan hingga pandemi Covid-19 segera berakir. “Kami dan warga sudah ada anggaran untuk biaya isolasi selama 14 hari. Per kepala Rp 1,5 juta. Itu kami peroleh dari kesadaran warga kami,” pungkasnya. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1 itu terhadap salah satu upaya untuk mendukung pemutusan mata rantai Covid-19. “Karena ada juga rekan-rekan kampung tangguh dia aktif secara gotong royong dari warga bagus, dan kepedulian untuk saling menjaga lingkungannya juga bagus untuk Covid-19 tetapi mereka tidak mengajukan dana kampung tangguh. Namun ada juga yang mengajukan,” ujarnya. Terkait anggaran yang diserahkan terakhir atau bahkan setelah kegiatan selesai, Febri menegaskan bahwa masalah di belakang atau tidak, APBD ini kan tentunya uang rakyat. Dan setiap pengeluaran harus bisa dipertanggungjawabkan. “Pemerintah support, namun dalam support itu tentunya ada sesuatu hal yang harus diperhatikan. Terutama yang berurusan
dengan APBD, karena rekan-rekan dari pemeriksa (BPK) memberikan arahan juga. Tidak bisa serta merta, berdiri ada surat keputusan (SK) kampung tangguh terus kemudian dananya seperti ini dan dana cair,” tegas Febri. Ini yang perlu diwaspadai, bukan berarti tidak percaya namun harus ada proses verifikasi yang tentunya sangat detail. “Maksud pemerintah menolong, mohon maaf yang menolong nanti malah diperiksa. Ini kan ga enak. Kita maunya menolong dan sama-sama bermanfaat. Masyarakat dapat bantuan pemberdayaan, pemerintah juga memberikan apresiasi secara aman,” bebernya. Soal PPKM mikro percontohan, ditegaskan Febri bahwa itu ada standarnya, ketika di daerah tersebut dilakukan PPKM mikro. Salah satunya
Angka Kriminalitas Turun, Ungkap Kasus Naik berlangsungnya PPKM angka kriminalitas di Surabaya terjadi penurunan sebanyak 1 persen, sedangkan pengungkapan kasus naik 6 persen. Terpisah, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum juga terus mengoptimalkan penanganan pandemi
miniatur di Sumberrejo, yakni komunitas miniatur BMW, Krajan Lor, Krajan Kidul, dan Bregoh saja. Karena kita menghargai aturan protokol kesehatan, makanya teman-teman tadi saya minta untuk wajib memakai masker juga,” imbuhnya. Sementara itu, Aisyah, seeorang pengunjung Pantai Watu Ulo mengaku senang dengan pameran tersebut, sebab dapat menambah hiburan tambahan selain menikmati keindahan pantai dan laut. “Soalnya sejak pandemi ini, wisata Pantai Watu Ulo terlihat sepi. Dengan adanya pameran miniatur truk di sini mampu menambah kemeriahan liburan di akhir pekan. Apalagi bentuk dan warna miniatur truknya juga bagus-bagus persis seperti aslinya. Sungguh sangat kreatif,” kata Aisyah. (edy/nov)
Sambungan dari halaman 1
kampung tangguh maka apa yang diupayakan itu akan semakin kuat dalam mengatasi Covid-19 khususnya di level RT/RW. Perlu diketahui di wilayah Polres Pelabuhan Tanjung Perak telah tersebar KTS. Salah satunya ibentuk oleh tokoh masyarakat RW IV Bulak
sesuai dengan keputusan wali kota, jika ada satu positif atau dua lebih maka dilakukan PPKM mikro. “Kalaupun seandainya ada kasus di sana namun kemudian yang berkasus dibawa ke asrama haji dan sterilisasi maka tidak perlu pelaksanaan PPKM mikro. Jadi jangan berharap dan berlomba-lomba, kita membuat PPKM mikro dan mendapatkan dana, itu malah menyusahkan tetangga,” tegas Febri. Jika setiap RT ada PPKM mikro dan berlomba-lomba, berarti berharap ada Covid-19 di wilayahnya. “Alangkah baiknya menghindari PPKM mikro dengan meningkatkan kesadaran protokol kesehatan. Otomatis, disiplin dari manusian ditingkatkan. Karena penyakit ini sangat bergantung dengan pergerakan manusia,” pungkas Febri. (fer/tyo)
Sambungan dari halaman 1 Banteng Kidu,l Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran. Ganis juga terus menyampaikan kepada para anggota tim KTS supaya tetap semangat dalam melaksanakan tugas sebagai relawan demi kepentingan masyarakat. “Harus terus semangat da-
Tidak Mampu Berswadaya, Banyak KTS Mati di-support,” tegas Reni. Namun, menurut Reni, bagi KTS yang masih bertahan juga harus tetap di-support demi memaksimalkan partisipasi masyarakat. “Di KTS itu juga kan ada yang jaga kampung bergantian, itu juga harus diperhatikan. Mereka pasti butuh makan dan sebagainya. Pemerintah bisa melibatkan pelaku UMKM disekitarnya sekalian me-
peran serta seluruh komponen masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar lokasi untuk saling bekerja sama dan bergotong-royong. Tujuannya agar sasaran TMMD yang telah ditentukan dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas yang baik, serta hasilnya nanti dapat dirasakan masyarakat, “ ungkap Ismuni. Imbuh danramil, bahwa dilaksanakannya TMMD ini dalam rangka memelihara kegotongroyongan warga. Dari situ akan tumbuh rasa memiliki, kebersamaan, kepedulian sosial melalui potensi kekuatan masyarakat yang sadar akan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia. Dalam mewujudkan sistem pertahanan semesta (sishanta) sebagai pertahanan NKRI. (edy/nov)
BMW Sumberrejo Gelar Festival Miniatur Truk
FOTO: MEMORANDUM/EDY
FOTO: MEMORANDUM/EDY
Silaturahmi ke Tokoh Agama
lam pencegahan virus ini sebab belum berakhir. Artinya penerapan prokes dalam pencegahan Covid-19 tetap harus dilakukan. Mulai di kampung, pasar, maupun tempat-tempat lainnya yang banyak dikunjungi orang,” ungkapnya. (rio/alf/nov)
Sambungan dari halaman 1 lebih bersemangat,” papar Reni. Disamping itu, pihaknya juga melihat bahwa upaya memaksimalkan 3T (testing, tracing, treatment) cukup berjalan baik. Setiap harinya, kelurahan memiliki notifikasi terkait data jumlah kasus aktif kasus Covid-19. Sehingga zona di perkampungan dapat diketahui. “Beberapa hari lalu saya bertemu dengan dinas kesehatan, menyampaikan bahwa RT dan
RW di Surabaya tidak ada zona oranye atau bahkan merah. Jadi, trend PPKM ini membawa penurunan jumlah aktif kasus Covid-19 di rentang waktu setiap 7 hari,” ungkap Reni. Namun, tak lepas dari beberapa catatan, di antaranya adalah perlu disampaikan publikasi update zona di setiap RT/RW sehingga masyarakat dapat mengetahui perkembangan penanganan Co-
vid-19 di lingkungannya. “Sebenarnya data itu ada, tetapi hanya sampai di kelurahan tidak sampai ke RT dan RW. Kalau bisa tersampaikan pada tingkat terbawah lebih bagus,” ujar Reni. Sementara itu, Pakar Psikologi Uinsa Soffy Balgies mengatakan, bahwa penerapan PPKM mikro di Surabaya belum efektif menekan penyebaran Covid-19, lantaran
masih banyak masyarakat yang belum tertib dalam menjalankan kebijakan tersebut. “Masih banyak warga ngumpul aktivitas setiap malam ketika tidak hujan, bermain tenis meja, dan sekedar nongkrong. Ngeri, mulai banyak yang tidak memakai masker, penjual-penjual pun sama. Mungkin karena di kampung,” beber Soffy. Menurutnya, PPKM mikro
lebih dipatuhi oleh lapisan masyarakat menengah ke atas. Terdapat perbedaan tingkat kesadaran pada lapisan masyarakat. “Fenomena work from office (WFO) di kalangan menengah ke atas pun menjadi trend biasa seakan tidak ada PPKM lagi. Karena pabrik itu juga full time. Ya karena ada tuntutan memenuhi kebutuhan hidup,” pungkas Soffy. (mg1/tyo)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
SENIN WAGE, 22 FEBRUARI 2021 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEPA
Cuci Baju, Ibu Rumah Tangga Tewas Bojonegoro, Memorandum Ibu rumah tangga tersengat listrik hingga tewas kembali terjadi di Kabupaten Bojonegoro. Kali ini menimpa Nur Qomariyah (29) asal Desa Simorejo, Kecamatan Kanor. Kepala Desa Simorejo Suwanto mengatakan, waktu itu korban mencuci baju dengan menggunakan mesin cuci, Sabtu (20/2). Setelah korban merendam baju dengan posisi
tangan basah korban mencolokkan stop kontak dan kemudian korban mengolor kabel stop kontak tersebut. “Tanpa disadari oleh korban ternyata ada kabel yang
terkelupas yang mengakibatkan korban tersengat arus listrik hingga berteriak,” beber dia, Minggu (21/2). Warga setempat setelah mendengar teriakan korban, berusaha menolong Nur Qomariayah dengan membawanya ke puskesmas setempat. Namun, dalam perjalanan korban menghembuskan nafas terakhir.
Kapolsek Kanor AKP Hadi Waluyo mengungkapkan, di tubuh korban terdapat bekas luka bakar akibat tersengat aliran listrik di ibu jari dan jari telunjuk sebelah kanan. “Dari hasil visum tidak ada tanda bekas penganiayaan,” tegas Hadi Waluyo. Ia menghimbau kepada kepada warga masyarakat khususnya wilayah Kanor agar
berhati-hati dengan adanya peristiwa itu. Sebelumnya Jumilah, warga Kecamatan Kanor meninggal dunia setelah tersengat listrik saat hendak menjemur nasi aking di genteng rumahnnya, Rabu (17/2). Korban tak sengaja menyenggol papan seng yang tanpa sepengetahuan korban menempel dengan kabel yang terkelupas. (top/har/udi)
FOTO: ILUSTRASI
Truk Ekspedisi Terbakar Gresik, Memorandum Truk ekspedisi terbakar di Jalan Raya Dusun Brak, Desa Tebaloan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, Sabtu (20/2) malam. Api diduga muncul dari salah satu paket kiriman sehingga merambat dan menghanguskan sebagian besar barang. Truk warna merah dengan nopol AG 8746 UA itu melaju dari arah timur menuju barat. Berangkat dari area Rungkut Industri (Brebek) hendak menuju Semarang dan berlanjut ke Pontianak, Kalimantan Barat. Informasi yang dihimpun Memorandum, truk tersebut dikemudikan Romadhon (36), warga Desa Gayam, Kecamatan Mojoroto Kediri. Saat melintas di lokasi, sekitar pukul 23.00, sopir melihat kepulan asap keluar dari bak kendaraan yang dikemudikannya. Truk yang penuh dengan muatan tersebut akhirnya berhenti di bahu jalan. Sedangkan api sudah mulai berkobar melahap paket kiriman yang ada. Kasubbag Humas Polres Gresik AKP Bambang Angkasa mengungkapkan, tidak semua barang hangus terbakar. Hanya
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Gus Yani: Demo Boleh, Jangan Lupakan Akademis Gresik, Memorandum Bupati Gresik terpilih Fandi Akhmad Yani memberikan wejangan kepada kalangan aktivis khususnya pemuda dan mahasiswa. Aktivis yang identik dengan demonstrasi dan kritik, harus berimbang dengan prestasi akademis. Tidak boleh jomplang. Ringkasnya begitu kata Gus Yani, sapaan akrabnya, ketika menghadiri acara pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Gresik di aula PCNU, Sabtu (20/2) malam. Ia memberikan apresiasi terhadap aktivis, khususnya kader PMII yang gencar turun jalan dan menyuarakan aspirasi. Namun demikian, prestasi di ranah akademis tidak boleh dilupakan. “Tentunya, demo menjadi kewajiban. Sebab, modal menjadi mahasiswa adalah kritik. Tetapi kita tidak boleh melupakan prestasi akademis,” kata Gus Yani. Ketika menjadi ketua DPRD Gresik, sangat sering Gus Yani menjumpai para pendemo. Mendengarkan aspirasi dan berdiskusi mencari jalan keluar untuk kemajuan bersama. Kiranya ia paham betul dengan dunia aktivis. Selain pernah mengenyam penempaan diri sebagai mahasiswa, bupati muda yang masih berusia 35 tahun tersebut hingga kini masih aktif di berbagai organisasi kepemudaan. Salah satunya di Gerakan Pemuda (GP) Ansor. Pria dengan dua orang anak itu juga menyoal terkait perkembangan teknologi informasi. Ia mewanti-wanti, di tengah zaman yang serba cepat, aktivis jangan sampai tenggelam dalam digitalisasi. Apalagi zaman yang semakin maju menuntut gerakan perubahan yang nyata. “Jangan sampai lupa, demo setiap hari, tapi digitalisasi tak nguasai. Catatan bagaimana kita mengelola data. Jangan sampai hanya sebagai slogan,” tegas mantan ketua DPRD Gresik itu. Sementara itu Wakil Bupati Gresik terpilih Aminatun Habibah yang turut mendampingi Gus Yani mengatakan, sebagai kader PMII harus mandiri dalam hal ekonomi. Sebagai aktivis diharapkan dapat membantu memikirkan bagaiamana rakyat tidak terpukuruk secara ekonomi. Ning Min, sapaan akrabnya, juga bercerita bahwa dulu pernah berporses d PMII. (and/har/udi) di
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah.
Petugas berusaha memadamkan api yang membakar truk ekspedisi.
sebagian. Beruntung si jago merah belum sempat melahap badan truk. “Apinya diduga berasal dari barang. Mungkin gesekan atau bagaimana,” tutur Bambang Angkasa, Minggu (21/2). Diketahui, truk tersebut milik perusahaan jasa pengiriman barang PT Lintas Samudra Jaya yang memuat banyak paket konsumen. Di antaranya suku cadang motor, rokok, dan paket kiriman lainnya. “Api berhasil dipadamkan setelah tiga mobil damkar diterjunkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pemilik truk langsung datang lalu membawa truk dan paketan yang terbakar tersebut,” imbuh perwira dengan tiga balok di pundak itu. Kepala UPT Pemadam Kebakaran kabupaten Gresik Eka Prapangasta mengungkapkan, butuh waktu sekitar dua jam untuk menjinakkan si jago merah. Petugas menyemprotkan air ke titik-titik api di badan truk dan mengurai tumpukan paketan. Api dipastikan padam setelah petugas melakukan pembasahan. Akibat kejadian ini, PT Lintas Samudra Jaya megalami kerugian jutaan rupiah. Meski demikian, masih beruntung kejadian ini tidak memakan korban jiwa. (and/har/udi)
Pesta Miras, Belasan Pemuda Karanggeneng Diamankan
FOTO: MEMORANDUM/ YOGA
Belasan Pemuda dihukum push up di Mapolsek Karanggeneng.
Lamongan, Memorandum Belasan pemuda dari beberapa desa di Kecamatan Karanggeneng harus berurusan dengan petugas kepolisian. Mereka diamankan petugas usai menggelar pesta miras jenis tuak di warung, Minggu (21/2) dini hari. Kapolsek Karanggeneng Iptu Raksan mengungkapkan, penangkapan para pemuda yang pesta miras ini dilakukan usai mendengar laporan warga yang merasa resah dengan adanya pesta miras di warung milik Sripin (60), Desa Sumberwudi. Setelah mendapat laporan warga, lanjut Raksan, petugas kepolisian kemudian mendatangi lokasi. Ketika penggerebekan, tambah Raksan, pihaknya juga mengamankan sedikitnya 60 liter miras jenis tuak dan beberapa botol miras kosong yang
sudah terpakai. Dan sebanyak 17 pemuda yang berasal dari berbagai desa di Kecamatan Karanggeneng juga diamankan. “Barang bukti berupa tuak dan belasan pemuda ini kemudian kami bawa ke Mapolsek Karanggeneng guna melakukan pendataan lebih lanjut,” lanjutnya. Di Mapolsek Karanggeneng, jelas Raksan, para pemuda ini didata dan mendapatkan pembinaan dari polisi. Dan, juga mendapatkan hukuman fisik berupa push up di halaman mapolsek agar tidak mengulangi perbuatan mereka lagi. “Belasan pemuda ini sudah kami serahkan ke orang tua dan kepala desa masing-masing untuk mendapat pembinaan lebih lanjut,” pungkasnya. (tri/har/udi)
Sempat Surut, Enam Desa Kembali Diterjang Banjir Lamongan, Memorandum Enam desa di dua kecamatan Kabupaten Lamongan kembali diterjang banjir. Sebelumnya, banjir beberapa desa yang terletak di sekitar Bengawan Njero ini sudah surut. Desa yang banjir tersebut adalah Bojoasri, Tiwet, dan Gambuhan Blajo di Kecamatan Kalitengah. Sedangkan di Kecamatan Turi, ada di Desa Pomahan Janggan, Kemlagi lor, dan Desa Kepudi Bener. Warga Kecamatan Kalitengah, Mahmud mengakui, banjir di daerahnya kembali meninggi setelah sempat surut selama beberapa hari. “Sempat surut, namun banjir lagi karena curah hujan tinggi,” kata Mahmud, Minggu (20/2). Jalan dusun, ucap Mahmud, jalur desa dan jalur poros kecamatan juga terendam banjir. Selain itu tambak dan ratusan rumah warga juga kembali ter-
genang. Padahal, aku Mahmud, warga baru saja merasakan surutnya banjir. Kini aktivitas warga pun kembali terbatas karena ketinggian air 30 hingga 50 cm. Hal yang sama juga dirasakan Sri, warga Kecamatan Turi. Ia menyebut, jalan depan Pasar Kiringan juga sudah terendam banjir setelah sempat surut beberapa hari lalu. Akibatnya, kata Sri, banyak motor warga terutama motor matic mogok karena nekat menerjang banjir. Warga lainnya, Tohari berharap banjir di Lamongan yang kerap terjadi setiap tahun ini segera mendapat solusi. Sebab, warga terutama petani juga dihadapkan kerugian yang tidak sedikit. “Tambak-tambak terendam banjir, tentu saja petani merugi. Semoga nanti ada penanggulangan,” harapnya. (tri/har/udi)
FOTO: MEMORANDUM/ YOGA
Banjir kembali melanda permukiman warga.