memorandum.co.id
SABTU PON, 19 SEPTEMBER 2020
memorandumredaksi@gmail.com com
HARGA Rp 3.500,-
WASPADAI PEREDARAN NARKOBA SASAR MAHASISWA SURABAYA SERTIFIKA T
P ER S WAN DE
KEBANYAKAN PENGGUNA AKTIF LAPORAN KHUSUS
Mulai sabu-sabu, ekstasi, ganja, hingga pil koplo. Jumlahnya pun dari kisaran paket hemat (skala kecil) hingga kilogram (skala besar). Tapi upaya pemberantasan Singgih Widi yang dilakukan Pratomo secara maksimal, sampai tindakan tegas menembak mati para bandar ternyata tidak membuat peredaran narkoba surut. Lebih ironis lagi, Indonesia merupakan ladang menggiurkan dalam
MATA HATI Oleh: Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi
Sekolah Daring Bikin Otak Tambah Garing
Bersambung ke halaman 11
P
ILUS T
R AS
ILUSTRASI: ISTIMEWA
I: ME
MOR
AND
U M/
AZIZ
andemi Covid-19 (Corona Virus Desease-19). Kapan akan berakhir? Ungkapan bernada pertanyaan seperti itu jamak terdengar akhir-akhir ini. Sering terlontar dari berbagai kalangan. Rakyat jelata sampai yang kaya. Rakyat kelas atas bahkan ramai-ramai mempertanyakannya. Bersambung ke halaman 2
Beli dan Jual Sabu lewat Medsos
Halusinasi Tinggi, Perasaan Lebih Nyaman FOTO: MEMORANDUM/DANNY
MODUS yang dilakukan mahasiswa dinilai lebih nekat dari para pengedar dan pengguna narkotika jenis sabu. Tanpa canggung, mereka memanfaatkan media sosial (medsos) untuk membeli atau menjual sabu tersebut. “Ada sebagian yang memang berstatus mahasiswa swasta dan negeri. Namun hanya sedikit saja di banding kalangan umum. Mereka (mahasiswa) cenderung memanfaatkan medsos untuk beli maupun jual sabu,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, Kamis (17/9). Bersambung ke halaman 11
Dipaksa hingga Ketagihan
Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian menunjukkan barang bukti sabu.
Rela Lego Motor demi Pil Koplo
RASA penasaran, pelarian masalah, bahkan paksaan dari pengedar merupakan faktor yang banyak menjadi alasan mahasiswa terjerat penggunaan narkoba. “Saya kali pertama mengenal sabu karena dipaksa, tapi setelah mencoba malah ketagihan,” ungkap KF, Bersambung ke halaman 11
PEREDARAN narkoba di kalangan mahasiswa kini menjadi momok bagi pemerintah maupun masyarakat. Undang-undang pun kini terkesan disepelekan. Berita tentang para
pengguna maupun pengedar narkoba sering kita temui lewat pemberitaan media massa. Tidak dapat dipungkiri bahwa narkoba Bersambung ke halaman 11
BERAGAM alasan para mahasiswa terjerumus ke dalam pemakaian narkoba. Seperti yang dituturkan PW (21), seorang mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) di kawasan Surabaya Selatan ini. PW rela membagikan ceritanya kepada Memorandum melalui telepon pada Senin (14/9). Berawal dari jebakan teman, PW terpaksa menenggak minuman yang telah dicampuri pil dobel L. Celakanya ia tidak mengetahui ada campuran di gelas minumannya. Sesaat kemudian, pemuda ini merasakan efek yang membuat badannya menjadi ringan dan sedikit berhalusinasi. Bahkan, dampak dari minuman yang dicampur dengan pil dobel L ternyata bertahan hingga dua hari. “Saya bukan pemakai tetap, awalnya Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/PENDIK
Penyuluhan dan Pemberian Sanksi Bunga Citra Lestari
Pesan Haru KEPERGIAN Ashraf Sinclair memang sangat mendadak. Ashraf meninggal dunia pada 18 Februari 2020. Ternyata suami Bunga Citra Lestari (BCL) diketahui berulang tahun pada 18 September. Bersambung ke halaman 11
+
Meng, kata ketua dewan, kebutuhan dasar warga harus terjamin.
-
Yap. Dijamin makin tidak terjangkau.
Si Mameng (Pedagang sembako)
FOTO: MEMORANDUM/FERRY
lapsus
Crime
Genderang perang melawan narkoba terus dilakukan kepolisian. Hampir setiap hari petugas berseragam cokelat ini menangkap tersangka, mulai pengguna, pengedar, kurir, hingga bandar. Barang bukti yang disita pun semakin beragam.
Suko Widodo
Anggra Ayu Ricitra
BERBAGAI cara pencegahan penggunaan narkoba dilakukan pihak akademik. Seperti yang disampaikan Kepala Unit Komunikasi Publik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Anggra Ayu Ricitra. Bahwanya ITS selalu memberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba sejak masa orientasi mahasiswa baru. Penyuluhan dituangkan dalam materi cerdas intelektual dan
emosional dalam pelatihan spiritual dan kebangsaan (PSB) maba ITS. “Ada beberapa program yang di dalamnya juga mengedukasi tentang narkoba, di antaranya PSB maba ITS dan beberapa web dan seminar (webinar) yang kita selenggarakan,” jelas Anggra. Disinggung terkait sanksi bagi mahasiswa yang didapati menggunakan Bersambung ke halaman 11
AKHIR PERJALANAN MAHASISWI CANTIK PEMUJA IDEOLOGI PANCACINTA Έ5Ή
Gadis atau Janda, Eli Tetap Ditunggu Sakh Rukh Khan KW Orang tua Eli lebih lunak. Selama Eli terus melanjutkan hubungan vs Agus, selama itu pula kesempatan kembali ke keluarga tertutup. Tapi andai mau meninggalkan Agus dan menikah vs Sakh Rukh Khan KW, pintu akan dibuka lagi. “Calon Eli tak peduli Eli masih gadis atau sudah janda, sampai kapan pun ditunggu,” kata As. Yuli Setyo Budi, Surabaya
Eli bergeming. Seberapapun beratnya, rumah tangga vs Agus tetap dipertahankan. Demi Pancacinta. Kekurangan materi yang terjadi hampir setiap waktu dianggap ringan. Kesalahpahaman yang menguras emosi dianggap sebagai bunga-bunga rumah tangga.
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
Gagal meminta bantuan untuk menegakkan kembali usaha mereka, Agus lantas menjual motor. Inilah harta satu-satunya yang masih berharga. Demikian pula, Eli mempreteli satu demi satu perhiasan yang melekat di tubuh. Bersambung ke halaman 11
081-2325-2205
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO
SABTU PON, 19 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 2
KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan, Agus. PEMASARAN/IKLAN: Afin Maulidin, Suprianto. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Diimingi Kerjaan Kenalan Orang Tua
Motor dan Laptop Gadis Tulangan Amblas
Hasil Tes Swab Negatif, Kelana-Dwi Astutik Langsung Tes Kesehatan Sidoarjo, Memorandum Setelah menjalani masa isolasi selama 14 hari, akhirnya kandidat calon wakil bupati (cawabup) yang diusung PDI-P dan PAN, Dwi Astutik sembuh dari paparan virus corona. Kepastian itu didapatkan setelah keluarnya surat hasil uji laboratorium RSUD dr Soetomo Surabaya, Kamis (17/9) malam. “Ya sudah keluar. Alhamdulillah hasilnya negatif,” ujar Liaison Officer (LO) Bakal Pasangan Calon (bapaslon) Kelana Aprilianto-Dwi Astutik, Mundzir Dwi Ilmiawan dihubungi melalui seluler kemarin. Dijelaskannya, hasil uji swab tersebut sebenarnya sudah keluar pukul 21.00. Namun karena harus melewati proses pleno di KPU Sidoarjo, info resminya baru didadapt sekitar pukul 01.00. Dengan begitu, Kelana Aprilianto-Dwi Astutik sudah diperkenankan mengikuti tahapan selanjutnya. “Sekarang ini sedang mengikuti tes psikologi. Yang jelas hari ini (kemarin, red) ikut semua tes kesehatan di RSUD dr Soetomo,” tambahnya. Jika nantinya keduanya dinyatakan sehat oleh tim medis dari rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jatim itu, maka paslon yang mengusung tagline Berkelas itu akan ditetapkan sebagai paslon Pilkada Sidoarjo bersama-sama BHS-Taufik dan Muhdlor-Subandi pada 23 September. Selanjutnya, sesuai dengan tahapan yang disusun sebelumnya, semua paslon yang sudah ditetapkan secara resmi oleh KPU Sidoarjo itu akan mengikuti pengundian nomor urut pada 24 September yang dilanjutkan dengan kampanye mulai 26 September sampai 5 Desember mendatang. “Alhamdulillah sekarang sudah tenang semuanya dan mesin tim pemenangan tinggal digas. Semuanya juga sudah siap untuk melakukan sosialisasi dan menggaet massa pemilih, baik dari unsur partai, fraksi maupun relawan,” pungkas Mundzir. Termasuk pasangan calonnya juga sudah siap untuk turun langsung ke lapangan guna menyapa sekaligus menyampaikan visi, misi serta program-program kerjanya untuk membangun Kabupaten Sidoarjo ke depan. Bahkan kabar yang beredar menyebutkan, Kamis (17/9) malam, Dwi sudah menggelar pertemuan dengan kader-kader Muslimat NU di salah satu rumah makan di kawasan Desa Jati. (lud/jok/epe)
penipuan itu. Korban kenal dengan seseorang pria yang mengaku bernama Agus. Perkenalan itu melalui perantara orang tua korban sendiri. Agus bahkan sempat ke rumah Ika dan menjanjikan pekerjaan sebagai admin di salah satu koperasi. “Agus ini sudah pernah ke rumah korban. Bahkan sudah kenal dengan orang tua korban,” katanya. Beberapa hari sebelum kejadian, Agus meminjam laptop milik Ika melalui ibunya. Dalihnya, untuk diinstal aplikasi guna mendukung program kerja. Tidak
Lokasi pertemuan Ika dengan pelaku yang mengaku bernama Agus.
curiga dan kebetulan Ika tidak di rumah, ibunya menyerahkan laptop begitu saja. Tidak sadar masuk perangkap, Agus bahkan kembali disambut ketika datang untuk membahas pekerjaan yang
akan dimasuki Ika. Lagi-lagi, Ika tidak ada di rumah. Dia ada keperluan di Surabaya. Celah ini dimanfaatkan Agus untuk meminta nomor handphone korban ke ibunya.
Dengan alasan untuk membahas pekerjaan, pelaku menghubungi Ika janjian bertemu di gerai makanan siap saji dekat GOR Gelora Delta. Harapan segera bekerja membuat Ika masuk perangkap tipu daya. Ketika bertemu, Agus menyebut motor untuk mengantarkan laptop, rantainya putus. Pelaku pun meminjam Honda Beat Nopol W 6530 XV milik korban. Dengan alasan untuk menjemput teman pelaku yang mengantarkan Laptop. “Saya tunggu lama kok tidak datang-datang. Baru sadar kalau selama ini Agus itu menipu. Saya langsung lapor ke mapolresta yang lokasinya tidak jauh dari tempat janjian. Kalau ditotal, kerugian saya bisa mencapai Rp 20 jutaan,” sebut Ika dengan nada gemas.(ags/jok/epe)
Gandeng RSUD dr Soetomo, Lapas Kelas 1 Surabaya Gelar Tes Swab Sidoarjo, Memorandum Langkah pencegahan penyebaran virus corona dilakukan Lapas Kelas I Surabaya. Menggandeng RSUD dr Soetomo, Jumat (18/9), digelar tes swab yang diikuti 200 orang dari unsur pegawai dan warga binaan pemasyarakatan (WBP). Tes swab dilakukan di di halaman klinik lapas dipimpin Kabid Pembinaan Hero Sulistiyono. Didampingi Kasi Perawatan Prayogo Mubarak, keduanya memantau langsung tes di lapangan. Hero menjelaskan bahwa tes usap akan dilakukan secara bertahap. Pada kesempatan kali ini, ada 200 orang peserta. “35 orang adalah petugas dan 165 orang WBP Lapas Surabaya,” rincinya. Hero menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai upaya deteksi dini dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 di Lapas Surabaya. Meski sempat ada beberapa pegawai dan WBP yang positif dan dinyatakan sembuh, pihaknya tetap melakukan langkah-langkah deteksi dini secara berkala. “Karena kita tidak tahu dan siapapun bisa tertular serta menjadi spreader, ini harus diantisipasi sedini mungkin,” ucapnya. Sedangkan Prayogo menjelaskan, 35 pegawai yang dites selama ini berhubungan lang-
FOTO: MEMORANDUM/AGS
Dwi Astutik dan Kelana Aprilianto menyerahkan dokumen pendaftaran ke KPU Sidoarjo setelah dinyatakan negatif Covid-19.
Seperti yang menimpa Ika (20), siswi asalTulangan yang baru lulus 2019. Motor dan laptopnya digondol pelaku, dan ditaksir merugi sebesar Rp 20 juta. Penipuan itu akhirnya dilaporkan Polresta Sidoarjo. Kasubbag Humas Polresta Sidoarjo Ipda Tri Novi H mengatakan, pihaknya telah menerima laporan korban dalam kasus penipuan dan penggelapan. “Laporan korban sudah diterima dan kita tindaklanjuti,” katanya, Jumat (18/9). Novi menceritakan awal mula
FOTO: MEMORANDUM/AGS
FOTO: MEMORANDUM/LUD
Sidoarjo, Memorandum Membludaknya pengangguran dan sempitnya peluang kerja sering dimanfaatkan pelaku kriminal untuk beraksi. Modusnya, menjanjikan pekerjaan. Jika kepincut, harta benda korban dibawa kabur.
Tim medis dari RSUD dr Soetomo melakukan uji swab staf dan WBP Lapas Porong.
sung dengan pelayanan. Seperti regu pengamanan, penitipan barang, dan tenaga kesehatan. “Pegawai yang tergolong lansia
juga masuk daftar yang harus dites,” terang Prayogo. Sedangkan 165 WBP yang dites adalah yang tergolong
lansia dan juga ada yang kontak erat dengan pasien sebelumnya. Hingga berita ini ditulis, kegiatan masih berlangsung. Hasilnya
juga belum bisa keluar. “Senin kita ada tes swab lagi, rencananya 200 orang lagi akan dites,” terangnya.(ags/jok/epe)
Sidoarjo, Memorandum Tiga jaringan pengedar narkoba yang biasa beroperasi di wilayah Kecamatan Taman dan sekitarnya, ditangkap Polresta Sidoarjo. Wawang Sugianto (23), warga Desa Jemundo Kecamatan Taman, Abdi Randi (22), warga Desa/Kecamatan Krian, dan M Aji Purnomo (22), warga Desa Sidorejo, Kecamatan Krian, diamankan dengan barang bukti paket sabu siap edar. Ketiganya kini mendekam di tahanan Mapolresta Sidoarjo,
untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kasatresnarkoba AKP Indra Nadjib mengatakan, banyaknya laporan dari masyarakat jadi modal personelnya menangkap trio tersebut. Apalagi di wilayah perbatasan Sidoarjo-Surabaya. Termasuk di Taman dan sekitarnya. Kerja keras selama satu minggu akhirnya bisa mengendus dan menangkap ketiga pengedar tersebut. “Alhamdulillah kita berhasil mengungkap jaringan yang biasa bermain narkoba di
perbatasan Sidoarjo-Surabaya,” katanya, Jumat (18/9). Wawang Sugianto jadi pelaku pertama yang diamankan. Dia ditangkap di di kawasan perumahan elit Taman Pinang Indah. Saat itu tersangka Wawang akan menggelar pesta narkoba dengan teman perempuannya. “Masih persiapan, langsung kita gerebek,” ungkapnya. Dari tangan tersangka Wawang, polisi mendapat barang bukti sabu seberat 0,4 gram beserta handphone. Interogasi singkat asal barang, dida-
pat info lebih penting lagi. “Dari keterangan Wawang muncul nama Abdi Randi,” terangnya. Tim Satreskoba Polresta Sidoarjo kemudian memburu Abdi Randi. Hanya hitungan jam, dia ditangkap. Muncul nama Aji Purnomo ketika diperiksa singkat. Tersangka terakhir ini baru bangun tidur ketika diamankan di rumahnya. Temuan aparat ketika menggeledah kamarnya, terdapat 27 paket sabu siap edar! “Setelah ditimbang berat total 8 gram,” tutup Nadjib.(ags/jok/epe)
FOTO: MEMORANDUM/AGS
Trio Pengedar Sabu Taman Digulung
Wawang, Abdi Randi, dan Aji Purnomo
Sekolah Daring Bikin Otak Tambah Garing Parahnya, berbagai elemen rakyat di Indonesia maupun di negara lain bertanya-tanya hal yang sama, Covid-19 kok gak selesai-selesai? Apa yang sebenarnya terjadi? Berbagai pertanyaan itu memicu pertanyaan tambahan. Bahkan lebih parah; apa mungkin pandemi Covid-19 terjadi akibat perang dagang internasional antara China dan Amerika Serikat? Juga ada yang bertanya, apa benar Covid-19 sengaja diluncurkan agar dagangan vaksin antivirus dibeli semua negara
di seluruh dunia (termasuk Indonesia)? Atau jangan-jangan Covid-19 sengaja disebar agar negara kuat dapat menjadikan negara lemah sebagai “jajahan baru” mengingat perpolitikan internasional kini bergeser pada isu radikalisme. Tanda-tandanya kini mulai terlihat. Di berbagai negara muncul gesekan antarras, antaragama dan keyakinan, atau antarsuku. Bagaimana di Indonesia? Sulit mencari jawabannya meski mulai terlihat gejalanya. Namun yang pasti, kebanyakan masyarakat Indonesia kini
Sambungan dari halaman 1 mulai stres. Mulai muncul rasa saling tidak percaya antarmasyarakat. Stres itu sangat terasa di kalangan emak-emak. Terutama jika bicara soal pendidikan dan perekonomian keluarga. Pendidikan model pembelajaran dalam jaringan (daring) yang diberlakukan sejak ada Covid-19, bagi kebanyakan emak-emak dianggap sebagai ancaman global bangsa Indonesia. Mereka menilai buah hatinya tidak berkecukupan mendapatkan ilmu sebagai modal hidup di masa depannya.
Tak hanya itu, model daring dianggap menambah stres kehidupan keluarga. Kesehariannya sulit menjaga emosional, apalagi tugas-tugas yang diberikan kepada siswa cukup berat hingga emak-emak harus berjibaku membantu menyelesaikan tugas-tugas itu. Alhasil, dalam kondisi seperti ini, terjadi pergulatan psikologis bagi emak-emak. Ada yang setuju sistem pembelajaran daring diteruskan. Ada yang minta dikembalikan ke model lama yakni tatap muka di sekolah dengan catatan menggunakan
protokol kesehatan secara ketat. Yang setuju menyebut lebih menyayangi si buah hati sehat daripada terjangkit Covid-19 hingga bisa mengancam jiwa. Yang tidak setuju mengatakan model daring tidak membuat si buah hati tambah cerdas hingga mengancam kehidupan bangsa, mengingat usia anak-anak sekolah saat ini ke depan bakal menjadi pilar generasi penerus bangsa. Apalagi kondisi mal, dan tempat-tempat keramaian lain kini sudah dibuka, makin membuat emak-emak yang tak setu-
ju daring makin gemas karena banyak di antara anak-anak usia sekolah terlihat pula di area seperti itu. Tegasnya, mereka menganggap percuma sekolah model daring jika anak-anak usia sekolah bebas berkeliaran di mal atau tempat-tempat keramaian lain. Belajar dari dua persoalan ini, tidak seharusnya rakyat dibiarkan dalam kondisi bingung dan stres. Sudah waktunya pemerintah memiliki pola baru untuk menjaga generasi bangsa, semisal dengan mengatur sekolah tatap muka dengan jad-
wal ketat dan terstuktur seperti membagi siswa per kelas (tidak lebih dari sepuluh orang) hanya dengan satu jam pelajaran, dan kemudian bergiliran dengan siswa lain menggunakan perlakuan yang sama dan mata pelajaran yang diatur sesuai dengan kebutuhan setiap harinya. Bisa jadi model pembelajaran seperti ini dapat mengikis stres emak-emak di tengah perekonomian keluarga yang morat-marit akibat pandemi Covid-19 yang memporakporandakan perekonomian dunia, termasuk Indonesia.(*)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
SABTU PON, 19 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 3
Dampak Pandemi, APBD 2020 Turun Rp 1,4 Triliun Dewan: Kebutuhan Dasar Warga Harus Terjamin Surabaya, Memorandum Saat ini DPRD Kota Surabaya sedang membahas perubahan APBD tahun anggaran 2020. Pembahasan ini menjadi penting mengingat APBD 2020 banyak penyesuaian, realokasi, dan refokusing akibat pandemi Covid-19. Dijelaskan Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti, dalam dokumen Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan APBD tahun 2020 yang nota keuangannya disampaikan wali kota dalam rapat paripurna, bila kekuatan APBD Surabaya turun Rp 1.440.147.695.259 (Rp 1,4 triliun) dari Rp 10.322.225.556.013, pada APBD murni menjadi Rp 8.882.077.860.754, pada rencana perubahan APBD 2020. Sehingga dapat dikatakan bahwa APBD 2020 turun 13,95 persen. “Dari gambaran kondisi keuangan pemkot, saya memandang bahwa performa fiskal Surabaya di masa pandemi masih cukup aman,” kata Reni. Atas kondisi tersebut, Reni memberikan catatan, pertama terkait dengan pendapatan, pihaknya men-
dorong agar potensi pendapatan yang masih bisa digali harus dioptimalkan, sementara objek pendapatan yang terkait langsung dengan rakyat harus direlaksasi. “Kejar yang tidak berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat,” tegas Reni. Kedua, terkait dengan akses internet dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ), warga harus segera mendapatkan solusi konkret. Serta kebijakan pemkot untuk menjamin akses pendidikan belum sepenuhnya membantu bagi siswa yang tidak memiliki kuota. “Untuk bantuan kuota internet dari Kemendikbud, apakah sudah mencukupi dan telah menjamin kebutuhan warga? Dinas pendidikan harus segera jemput bola fasilitasi bantuan pulsa untuk siswa
“
Dari gambaran kondisi keuangan pemkot, saya memandang bahwa performa fiskal Surabaya di masa pandemi masih cukup aman,”
Reni Astuti Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya dan memastikan siswa yang tidak mendapatkan intervensi program Kemendikbud agar segera terbantu. Inovasi dalam PJJ juga peru terus dilakukan,” papar Reni. Ketiga, sambung Reni, beasiswa kuliah bagi mashasiswa yang diterima di perguruan tinggi PT agar segera direalisasikan. Program beasiswa ini strategis memutus rantai kemiskinan. Apalagi di masa pandemi, warga terdampak juga perlu mendapat perhatian, anggaran bisa dinaikkan
jika alokasi untuk 200 mahasiswa baru sebagaimana yang dianggarkan di APBD murni 2020 masih dirasa kurang mencukupi. Keempat, program perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) harus segera direalisasikan, karena berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Tahun ini terdapat tambahan 100 unit, jadi total 1.100 unit perbaikan rumah layak huni. “Saya mendorong agar anggaran yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat untuk segera direalisasikan,” desak Reni. Kelima, program bantuan sosial agar dikaji untuk dilanjutkan hingga Desember 2020, jika bantuan pusat tidak lagi memenuhi agar ada solusi menggunakan sumber dana APBD atau CSR swasta karena pandemi belum usai. “Pemerintah kota harus memastikan ketersediaan pangan dan kebutuhan pokok warga benar-benar terpenuhi,” imbuh Reni. Keenam, terkait peta jalan pe-
FOTO: MEMORANDUM/DOKUMENTASI
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti memantau pembelajaran daring di balai RW.
nanganan Covid-19, pelan namun pasti harus terus membaik dan berjalan optimal, utamanya penguatan terhadap protokol kesehatan tidak berhenti dilakukan, disamping upaya tracing, test PCR masif dan penanganan yang terus ditingkatkan. Ketujuh, diketahui bersama bahwa masa realisasi anggaran Perubahan APBD 2020 ini berdekatan
waktunya dengan masa konstentasi demokrasi pemilihan calon kepala daerah Kota Surabaya. “Saya menegaskan agar anggaran dan kebijakan mengedepankan pemenuhan kebutuhan dasar serta kesehatan dan keselamatan masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah utamanya dimasa pandemi Covid-19,” pungkasnya. (alf/tyo)
Hindari Kerumunan Massa, Parade Kesenian Digelar Virtual Surabaya, Memorandum Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya menggelar pertunjukan bertajuk Parade Kesenian Budaya Surabaya. Agar tidak menimbulkan kerumunan, acara yang menampilkan beragam kesenian dan budaya itu dikemas melalui virtual. Kepala Disbudpar Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan, acara itu digelar mulai 19 September hingga akhir Desember 2020. Nantinya pertunjukan itu akan digelar mulai tiga hingga lima kali dalam satu pekan. Kesenian tradisi-
FOTO: ISTIMEWA
Pementasan kesenian pada masa sebelum pandemi.
onal seperti wayang orang, karawitan, hingga ketoprak juga bakal disuguhkan dalam parade tersebut. Menurut Antiek, setiap momen dipertunjukkan itu menyajikan tema yang berbeda-beda. Para seniman secara bergantian akan mengisi kegiatan itu. “Artinya dalam tampilan virtual itu seniman kita akan tampil secara bergantian dalam momen dan tema yang berbeda-beda,” terangnya. Untuk meramaikan pertunjukkan yang berlangsung secara virtual tersebut, disbudpar juga menggandeng beberapa tokoh seniman dan budayawan asal Surabaya. Seperti, Cak Kartolo, Cak Lupus, dan Cak Suro.
Sementara masyarakat dapat menyaksikan pertunjukan Parade Seni Budaya Surabaya ini mulai pukul 19.00 melalui virtual di beberapa akun media sosial Instagram dan kanal Youtube milik Pemkot Surabaya. Di antaranya, Sparkling Surabaya, Sapa Warga Surabaya, dan Bangga Surabaya. “Kita juga berkolaborasi dengan beberapa media televisi,” ungkap Antiek. Sebelumnya, pada Agustus lalu disbudpar menggelar pentas kesenian secara live di areal Balai Pemuda. Akibatnya terjadi kerumunan sehingga melanggar protokol kesehatan. Akibatnya, mendapatkan sorotan tajam dari berbagai kalangan.(udi/tyo)
Perketat Protokol Kesehatan, Tinjau Sidang di Tempat Operasi YusƟsi
Gubernur Khofifah Luncurkan Tim Penegak Disiplin Protkes Covid-19 di Desa Edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang disiplin dalam mengenakan masker sudah dimulai sejak Maret 2020. Selama ini, sudah enam bulan masyarakat mendapatkan edukasi dan sosialisasi berbagai informasi pentingnya penggunaan masker di tengah pandemi Covid-19. UNTUK memastikan ketegasan dan konsistensi pemakaian masker yang baik dan benar di masyarakat, maka telah diluncurkan Tim Pemburu (Hunter) Pelanggar Protokol Kesehatan (Protkes) Covid-19 pada Rabu (17/9) sore, di Gedung Negara Grahadi. Hari Jumat (18/9) pagi juga diluncurkan tim penegak protokol kesehatan di desa di Kabupaten Madiun. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, beserta Kapolda Jatim Irjenpol M Fadil Imran, Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah, dan Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono juga mengawal secara langsung baik bersama-sama maupun sendiri-sendiri untuk mengawal penegakan pelanggar protkes Covid-19 oleh Tim Pemburu (Hunter) Pelanggar Prokes di Taman Bungkul, Surabaya, Rabu (16/9) malam, dan di Sidoarjo Kamis (17/9) malam, serta di Kabupaten Madiun, Jumat (18/9) pagi. Dalam setiap operasi yustisi, dalam satu jam puluhan masyarakat terjaring operasi. Ada yang
mendapatkan sanksi sosial, ada yang memilih denda administratif. Selain meninjau lokasi operasi yustisi, Khofifah bersama Forkopimda Kabupaten Madiun meresmikan tim penegak disiplin protokol kesehatan di desa dengan ditandai pemakaian syal merah putih. Mereka akan bertugas bersama babinsa, bhabinkamtibmas, dan kepala desa di Kabupaten Madiun. “Operasi yustisi dilakukan sebagai bagian dari law enforcement dari berbagai regulasi yang diterbitkan baik dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten kota. Tujuannya tidak lain adalah mengajak masyarakat saling melindungi satu sama lain dan gotong royong melawan Covid-19 melalui kepatuhan kepada protokol kesehatan,” jelasnya. Gubernur Khofifah mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi segala regulasi yang dibuat pemerintah. Kebijakan tersebut sudah dikaji, dipertimbangkan secara matang, dan dipastikan bermanfaat baik dari segi kesehatan dan keamanan bagi masyarakat di tengah pandemi Covid-19. “Oleh sebab itu, operasi yustisi akan menjadi penguat penegakan protkes yang lebih tegas dan masif. Yang berada di garda depan ses-
“
Operasi yustisi dilakukan sebagai bagian dari law enforcement dari berbagai regulasi yang diterbitkan baik dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten kota. Tujuannya tidak lain adalah mengajak masyarakat saling melindungi satu sama lain dan gotong royong melawan Covid-19 melalui kepatuhan kepada protokol kesehatan,"
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim ungguhnya adalah masyarakat,” imbuhnya. Ditambahkan, berdasarkan laporan yang ada, hasil operasi yustisi yang sudah dilakukan periode 14 sampai 17 September 2020, telah dilakukan di 1.329 titik dengan 16.917 teguran, dilakukan teguran baik lisan maupun tertulis baik perseorangan maupun korporasi. Sementara, untuk denda berupa kerja di fasilitas umum sebanyak 5.390 kali, dan denda administratif sebanyak 2.382 kali dengan nilai denda 133.141.000. Serta, penutupan sementara tempat usaha sebanyak 13 tempat, dan penyitaan KTP/ passport sebanyak 825 buah. Gubernur perempuan pertama di Jatim itu mengharapkan, dengan
Gubernur Khofifah meresmikan tim penegak disiplin protokol kesehatan bersama Forkopimda Kabupaten Madiun.
ditegakkannya peraturan ditengah pandemi Covid-19 ini, tingkat kepatuhan masyarakat semakin meningkat. Masyarakat diminta agar menggunakan masker kemana saja dan mematuhi protokol kesehatan sebagai bentuk menekan penyebaran Covid-19. “Jadi, masker ini menjadi salah satu solusi yang win-win bagi mereka yang masih harus bekerja dan beraktivitas di luar rumah, namun kesehatannya tetap terlindungi. Masker menjadi kunci untuk tetap produktif dan aman di era pandemi,” tegas Khofifah. Jumlah besaran denda yang diatur dalam Pergub nomor 53 tahun 2020 terkait protokol kesehatan untuk perorangan adalah sebesar Rp 250.000, sedangkan untuk usaha mikro sebesar Rp 1.000.000, usaha kecil sebesar Rp 2.000.000, usaha menengah sebesar Rp 10.000.000 dan usaha besar sebesar Rp 50.000.000. “Pada dasarnya kami tidak menghendaki atas adanya hukuman. Tapi, situasi penyebaran Covid-19 ini sangat berhubungan dengan kedisiplinan. Harapannya, denda menjadi pengingat bahwa dengan menggunakan masker yang kini harganya hanya kisaran 5-10 ribu rupiah, jauh lebih murah dibandingkan besaran denda,” urai orang nomor satu di Pemprov Jatim ini. “Dengan masker, kita bisa melindungi diri dan orang di sekitar, sekaligus menyeiringkan kegiatan ekonomi dan pencegahan Covid-19,” lanjut Khofifah.(yok/tyo)
Peresmian tim penegak disiplin protokol kesehatan di desa ditandai pemakaian syal merah putih.
Gubernur Khofifah meninjau sidang di tempat operasi yustisi.
Khofifah membagikan masker kepada warga Kabupaten Madiun.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
PILKADA 2020
SABTU PON, 19 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 4
Langgar Protokol Kesehatan, Kegiatan Paslon Dihentikan
Opo Jare
Jangan Asal Memilih ERINA Emilia, warga Ngagelrejo, Wonokromo, menegaskan bahwa Pilwali Surabaya bukan hanya sekadar memilih pemimpin. Perempuan 22 tahun ini menegaskan bila pilwali juga merupakan penentu nasib Surabaya ke depan. “Pilwali itu bukan hanya memilih pemimpin, melainkan juga bagaimana kita menentukan nasib Surabaya ke depan. Wali kota itu hanya pejabat yang mengawal pembangunan Surabaya,” jelas Emil. Emil mengajak masyarakat agar jangan sampai asal-asalan memilih pemimpin. Warga Surabaya harus tahu dengan jelas siapa calon wali kotanya, bagaimana track record-nya, apa pengalamannya, dan apa yang telah dilakukan untuk meyakinkan bahwa dia dapat menjadi wali kota yang bisa diandalkan. “Kalau kita mau rekreasi misalnya, ramaiapakah kita -ramai naik bus, memilih sopir yang tidak pengalaman, tidak mungkin kan?” lanjut Emil. (mg1/tyo)
Surabaya, Memorandum KPU Jatim mengingatkan pasangan calon (paslon) dalam pilkada di 19 kabupaten/kota se-Jawa Timur untuk tetap menjalankan protokol kesehatan. Bahkan, bila paslon atau penyelenggara yang melanggar protokol kesehatan, maka sanksi penghentian kegiatan sudah menanti. Penegasan ini disampaikan Komisioner KPU Jatim Gogot Cahyo Baskoro saat menggelar kegiatan sosialisasi penerapan protokol kesehatan pengendali Covid-19, yang digelar secara daring, Jumat (18/9). “Kami mengingatkan agar semua unsur yang terlibat di proses pelaksanaan pilkada langsung untuk tetap menjaga protokol kesehatan,” tegas Gogot.
Karena itu, KPU membatasi jumlah peserta saat digelar kegiatan kampanye. Seperti memakai masker, jaga jarak, dan menggunakan hand sanitizer. “Kegiatan kampanye dibatasi hanya 100 orang, itupun harus tertib protokol kesehatan,” tegas Gogot. Kurang taatnya berbagai pihak terhadap penerapan protokol kesehatan, lanjut Gogot menjadi tantangan penyelenggara. “Pan-
FOTO: MEMORANDUM/DAYAT
Komisioner KPU Jatim Gogot Cahyo Baskoro (kanan) dalam kegiatan webinar sosialisasi protokol kesehatan di pemilukada 2020.
demi belum menunjukkan tren turun, karena itu pelaksanaan pilkada langsung dilakukan secara ketat,” tandas dia. Untuk itu, penyelenggara bisa
memberikan teguran kepada paslon, hingga ketentuan memberikan sanksi pada paslon. “Bisa tindak pidana, peringatan tertulis, sampai penghentian kegiatan,”
tegasnya. Kegiatan daring ini diikuti seluruh KPUD Kabupaten/Kota se Jatim, Bawaslu Jatim, media massa, PPK dan PPS, dan lembaga terkait. Sementara itu, Ketua Bawaslu Jatim M Amin menegaskan pihaknya akan memperketat sanksi khususnya terhadap paslon atau penyelenggara pemilu daerah yang melanggar protokol kesehatan. “Sanksi diberikan, karena pelaksanaan pilkada berjalan di masa pandemi,” tutur M Amin. Amin juga berharap semua paslon dan penyelenggaraan selalu mentaati ketentuan maupun aturan selama pelaksanaan kampanye. (day/tyo)
Tes Kesehatan, Ma-Ju Minta Didoakan agar Lancar Surabaya, Memorandum Setelah sebelumnya menjalani tes swab, calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya, Machfud Arifin-Mujiaman (Ma-Ju) akhirnya menjalani tes psikologi dan kesehatan di RSUD dr Soetomo, Jumat (18/9). Sebelum menjalani tes, Ma-Ju meminta didoakan agar semuanya berjalan lancar. Sebelumnya, tes kesehatan Ma-Ju harus ditunda karena Machfud Arifin pernah dinyatakan orang tanpa gejala Covid-19. Sehingga, KPU menjadwal ulang tes kesehatan Ma-Ju pada tanggal 17 sampai 19 September 2020. “Swab test dilaksanakan kemarin, kalau hasilnya negatif maka tes psikologi dan kesehatan dapat dilangsungkan hari ini dan besok,” ujar Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi saat dikon-
Erina Emilia FOTO: MEMORANDUM/MG1
Menyediakan Lapangan Pekerjaan DESSY Amalia, warga Demak, berharap untuk wali kota kedepan harus lebih baik. Mempunyai akhlak yang baik, jujur, dan pastinya harus berkompeten. Terpenting bisa menyediakan lapangan pekerjaan. “Wali kota ke depan bisa membawa Surabaya lebih baik dan maju dalam segi memberikan layanan pendidikan, ekonomi, kesehatan, pembangunan atau infrastruktur. Transportasi lebih diperbanyak untuk beberapa titik yang tidak terjangkau,” kata Dessy. Mengingat masih di masa pandemi, kedepan masalah kesehatan juga sangat pent penting untuk dibahas. Karena memang masih ban banyak orang yang tidak paham kesehatan. “Eduk “Edukasi soal kesehatan juga point terpenting,” lanjut Dessy. Masih menurut Dessy bila lapan lapangan pekerh jaan juga harusnya ditamb di tengah ditambah pand pandemi. Karena ban banyak lulusan Dessy t di tahun ini Amalia sul mendapat sulit pe pekerjaan. “N “Nantinya baga gaiamana wali ko kedepan kota bisa memberi pelatihan kerja atau memberi lapangan pekerjaan,” pungkasnya. (alf/tyo)
FOTO: MEMORANDUM/MG1
Paslon wali kota dan wakil wali kota Surabaya Machfud Arifin dan Mujiaman menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD dr Soetomo.
firmasi Memorandum. Namun, dirinya mengaku
belum mendapatkan hasil resmi dari pihak rumah sakit terkait
hasil swab test pasangan Ma-Ju. “Kami belum mendapatkan ha-
sil resmi dari rumah sakit, untuk melanjutkan tes kesehatan kami percayakan kepada rumah sakit,” jelas Syamsi. Humas RSUD dr Soetomo Surabaya Dokter Pesta Parulian menjelaskan paslon Ma-Ju yang tengah menjalani tes kesehatan sejak pukul 08.00. “Pemeriksaannya dilanjutkan hari ini dan besok. Semuanya dijadwalkan sampai besok pemeriksaannya,” ujar Pesta. Machfud Arifin yang mengenakan pakaian kebesaran berlabel MA ini kini mengaku makin prima dan bugar. “Saya mau tes psikologi, artinya hasil swab test kemarin baik, doakan saja. Kami selalu patuh pada ketentuan KPU untuk mengikuti tahapan pencalonan,” kata Machfud mantan Kapolda Jatim itu sambil tertawa. (mg1/tyo)
Angkat UMKM, Eri Cahyadi Kembangkan Usaha Rakyat Surabaya, Memorandum Perhatian bakal calon wali kota (bacawali) Eri Cahyadi terhadap UMKM cukup besar. Hal ini terungkap dalam pertemuan dengan pegiat UMKM dan warga di Wisma Penjaringan Sari (WPS), Kamis (17/9) malam. Dalam acara yang dihadiri Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya dan juga Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono ini, Eri Cahyadi mengatakan, setiap produk rintisan UMKM akan selalu dibimbing oleh Pemkot Surabaya. Dari sisi permodalan, proses produksi, hingga pemasaran baik lokal maupun pasar ekspor. Menurutnya, dari sisi pemasaran, pihaknya sudah berkerja-
sama dengan sejumlah hotel di Kota Pahlawan. “Kami wajibkan setiap hotel menggunakan produk UMKM dari Surabaya. Itu akan terus saya pertahankan dan perluas ke depannya,” paparnya. Selama ini, lanjut Eri Cahyadi, Surabaya sudah mempunyai terobosan dalam memberdayakan UMKM. Di antaranya, Bazar Urban Farming, Pahlawan Ekonomi, Pejuang Muda yang digelar sejak 2010 hingga saat ini. Ia berkomitmen melanjutkan berbagai terobosan. Di antaranya melalui penguatan modal, digitalisasi produk, hingga menyalurkan produk-produk tersebut pada industri besar di
Surabaya. Sementara itu, Adi Sutarwijono tak memungkiri bahwa keberhasilan Pemkot Surabaya dalam pengembangan UMKM tak lepas dari peran Eri Cahyadi. Banyak program pemberdayaan lingkungan yang juga digagas Eri kemudian menghasilkan produk UMKM unggulan. “Kepedulian Mas Eri terhadap lingkungan bukan hanya kepada UMKM. Kawasan ini bisa tidak banjir juga tak lepas dari jasa beliau,” ungkap pria yang juga tinggal di kawasan Wisma Penjaringan ini. (udi/tyo) Eri Cahyadi dan Adi Sutarwijono di Penjaringan Sari.
FOTO: ISTIMEWA
FOTO: MEMORANDUM/ALFIN
IKLAN PAS
Informasi pasang iklan : Kurnia : 081259584829 PROPERTI RUMAH DIJUAL Jual Rumah SHM LT.128 m2. LB.80. Bangunan 1 lantai dg 2 KT. 2KM + Gudang. Air PDAM 2200watt Telpn. Hrg 1.6M (nego) Hub:089631542404.
PARANORMAL
TANAH DIJUAL Dijual Tanah 8000 m2 dipinggir jalan aspal. Hubungi 081330700794 dari Ngoro menuju Trawas.
ANEKA KEBUTUHAN ELEKTRONIK DICARI AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/031-5012481 Persewaan AC.
BUSANA
Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706(tidak terima SMS)
ANDA TELAT BULAN???
SOLUSI CEPAT 3 JAM LANGSUNG LANCAR AMAN BUAT KESEHATAN DANGARANSISAMPAIKELUAR HUB: 085735777688
38.16/09-20/10 38.11/09-15/10
TANAH KAVLING PROMO murah tanah kavling siap bangun hanya 24jt-25 jt-an Lokasi desa Balong Mojo Benjeng -Gresik Resmi langsung pemilik, Free balik nama!! pemilik hub: Telp/WA 081232003191 (P.Yudi)
SHOWROOM MOTOR
75
38.5/09-9/10 38 23/07 29/08
TOKO DIJUAL Jual Cepat Toko Jln Strategis. Jln Raya Pasar Kembang & Rumah Jln Kupang Krajan LT.330 LB.450 KT.7 Kam.3 SHM. Hub: 081230222797 / 5310794.
MOJOKERTO
MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani
HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104 00.21/07-27/08
LOWONGAN
RUMAH DIJUAL Jual Rmh Raya Petemon Barat No.44 Sby Cocok utk buka sgl usaha, jln bs utk 2 arah brsimpangan LT.498m2 Srt SHM. Jual Villa utk ush rmh penginapan 10 KT+KM, Dkt Pasar Indah & Hotel Surya Tretes. Lok Strategis Hub: 087761330545 ; 031-5354557.
Kebal Bacok (langsung dites), Tumbal Usaha, Bisnis, Penglaris, Memisahkan PIL/WIL, Pacar Lari, Susah Jodoh dll. Sedia: Bulu Perindu,Bedak Cleopatra, Gurah Hidung, Gurah Vagina, dll.
Pijat Refleksi Totok Saraf 38.20/06-24/07
PENGOBATAN
Telp/WA. 085100644266 17/09-22/10
GAAANNN KKEEEHHHIIILLLAAANNNG G K KEHILANGAN Hilang STNK Spd Mtr Suzuki Hilang BPKB Beat Merah Nopol W-5327-US Hilang STNK Spd Mtr Suzuki Hilang STNK Spd Mtr Suzuki Smash '2007 Nopol L-4419-GI Nosin.JF21E1116299 Noka.MH1JF21148KSmash '2007 Nopol L-4419-GI Smash '2007 Nopol L-4419-GI An.Hira Duhita Satyasari D/a. 116365. An. Iin Rahmawati Jl.Cendrawasih An.Hira Duhita Satyasari D/a. An.Hira Duhita Satyasari D/a. KrukahSelatan Selatan 14-B/3Sby. Sby. Krukah Selatan 14-B/3 Sby. Bundaran 68 Waru.14-B/3 Krukah Hilang BPKBSTNK Honda Brio Merah Nopol WHilang STNK Mobil Chevrolet Hilang Mobil Chevrolet Hilang STNK Mobil Chevrolet 1211-NX Nosin.L12B31408054 Noka.MHRDD 1.4L M/T th'2010 L-1664-UX 1.4L M/T th'2010 L-1664-UX 1.4L M/T th'2010 L-1664-UX 1770DJ481958 An.Ida Ediah An.PTCipaganti Cipaganti CitraJl.Cendrawasih GrahaD/a. D/a. An.PT Cipaganti Citra Graha D/a. An.PT Citra Graha Bundaran 68 Waru. Raya Arjuna No.113 Sby. Raya Arjuna No.113 Sby. Raya Arjuna No.113 Sby. Kehilangan BPKB L1976 Daihatsu thn Hilang Buku Buku Kir WC SB.208931.K Hilang Buku Kir SB.208931.K Hilang 2010 Sunarto DarmoKir IndahSB.208931.K Asri AD.42 Sby. Mbl Chevrolet 1.4L M/T th'2010 Mbl Chevrolet 1.4L M/T th'2010 Mbl MHKV3BA3JAK009300 Chevrolet 1.4L M/TNosin. th'2010 Noka. DFL-1664-UX An.PT Cipaganti Citra L-1664-UXAn.PT An.PTCipaganti CipagantiCitra Citra L-1664-UX 82434. Graha D/a.Raya Arjuna No.113 Graha D/a.Raya Arjuna No.113 Graha D/a.Raya Arjuna No.113 Sby. Sby. Kehilangn BPKB L-8304-LJ Frod thn 2003 Sby. Alberet Panca Sidosermo Indah 2/7 Sby. HILANG STNK SPD MOTOR HILANG STNK STNK SPD SPD MOTOR MOTOR HILANG Noka.MNBLSFE403W356135 Nosin.WLATHONDA VARIO PUTIH S-5574HONDA VARIO VARIO PUTIH PUTIH S-5574S-5574HONDA 420825. TG (a.n GALUH) 081217694554. TG(a.n (a.nGALUH) GALUH)081217694554. 081217694554. TG Hlg BPKB no.pol L-3761-ZT a.n Gatot Hilang STNK spd motor Honda Hilangd.a STNK spd motor motor Honda Siswoyo Banjarsugihan 4-B/25 05/04 Hilang STNK spd Honda thn 2009 L5536HX A/N: Thornton thn2009 2009 L5536HXA/N: A/N:Thornton Thornton thn L5536HX Tandes Surabaya. Tanaja D/A: Jemur Andayani Tanaja D/A: D/A: Jemur Jemur Andayani Andayani Tanaja Hilang 12/21. 12/21.Buku Kir L.8404.UC HARTONO 12/21. GUNOHARDJO JL.PUCANG SEWU 8/19 SBY. P E N G U M U M A N PP EE NN G G UU M M UU M M AA NN Kehilangan Surat hak guna bangunan Hilang Buku Kir L.8810.UK / SB.281286.K Kehilangan Surat hak guna guna bangunan Kehilangan Surat bangunan asal dari tanah hakhak opstal verponding No asaldari dari tanahhak hak opstalverponding verponding No PT.JAYA LINGKUNGAN HIDUP asal tanah opstal No 1791, &SAKTI Kwitansi Pelunasan Lelang No.28 1791, Kwitansi Pelunasan LelangNo.28 No.28 1791, &&Kwitansi Pelunasan Lelang th 1972. Kehilangan tersebut telah JL.GRAHA CITRA BLOK E-2/53 SBY. th 1972. Kehilangan tersebut telah th 1972. Kehilangan tersebut telah dilaporkan kepada pihak berwajib. dilaporkanpengumuman kepadapihak pihakini berwajib. dilaporkan kepada berwajib. Demikian utk dpt Hilang Bukupengumuman Kir L.8161.UJ/238025.K PT. Demikian ini utk utk dpt dpt Demikian ini diketahui dgpengumuman baik diketahui dgbaik baik NIAGA TRANS SENTOSA JL.KALIMAS diketahui dg Surabaya 18 september 2020 Surabaya 18september september 2020 surabaya PT.Bank Rakyat Indonesia Cab.Rajawali Surabaya 18 2020 BARAT 18-C SBY. PT.Bank Rakyat IndonesiaCab.Rajawali Cab.Rajawalisurabaya surabaya PT.Bank Rakyat Indonesia
KKEEEHHHIILILLAAANNNGGGAAANNN KKEHILANGAN Kehilangan Stnk W9ZA th.2015 2015 Kehilangan Stnk W9ZA th. 2015 HLG STNK YMH VEGA 2013 L-6713 YJ Kehilangan Stnk W9ZA th. An.Abdus Abdus SalamDs. Ds. Lingkungan An. Abdus Salam Ds. Lingkungan W.HTM AN.TRISGIANOOR ABDIRAKHMAN, An. Salam Lingkungan Gelora RT LOR 1/34D/33 Ds.SBY. Panceng Gelora RT 1/3 Ds. Panceng Gelora RT 1/3 Ds. Panceng SE. MANUKAN Gresik Gresik Gresik Hilang STNK mobil Toyota Sedan thn 2001 L-1286-SV A/N:Tribagus Wahyudi D/A: Kehilangan stnk W6165EG W6165EG th. Kehilangan stnk W6165EG th. Kehilangan stnk th. Nginden 95.Wajib 2007An. An. WajibDs. Ds.Menganti MengantiRT RT 2007 An. Wajib Ds. Menganti RT 2007 33/11STNK Ds.Menganti Menganti Gresik 33/11 Ds. Menganti Gresik Hilang spd motor Gresik Suzuki thn 2003 33/11 Ds. L2639EQ A/N: Asmadi D/A: Semampir Kehilangan stnk W2069MU th. Kehilangan stnk stnk W2069MU W2069MU th. th. Kehilangan Selatan 2-A/141. 2008 An. Basuki Jl. Ir. Ibrahim 2008 An. Basuki Jl. Ir. Ibrahim 2008 An. Basuki Jl. Ir. Ibrahim Hilang STNK spd11B/13 motor Honda 2014Kel. Lzahier GG 11B/13 RTthn 3/4 Kel. zahier GG RT 3/4 zahier GG 11B/13 RT 3/4 Kel. 2818-CX A/N: Diah Purnamawati D/A: Singosari Kebomas Gresik Singosari Kebomas Gresik Singosari Kebomas Gresik Penjaringan Timur XII/PL-23. Kehilangan stnk stnk W1243AP W1243AP th. th. Kehilangan Kehilangan W1243AP th. Hilang spdstnk motor Honda thn 2015 L2007STNK An. Pemerintah Pemerintah Kab. Gresik 2007 An. Kab. Gresik 2007 An. Pemerintah Kab. Gresik 6813-EW Ayuna Silvana Karang Jl. Dr. Dr.A/N: Wahidin SHD.D/A: No. 245 Jl. Wahidin SHD. No. 245 Jl. Dr.25.Wahidin SHD. No. 245 Gayam Kebomas Gresik Kebomas Gresik Gresik Kebomas HILANG STNK HONDAVARIO 2015 HITAM Kehilangan stnk W2271JL W2271JL th. Kehilangan(THOATUL stnk th. W-3749-WW MAR’AH) 0857 Kehilangan stnk W2271JL 2006 An. An. Sawon Sawon Ds. Gredek th. RT 2006 Ds. Gredek RT 3010 1102. 2006 An. Sawon Ds. Gredek 10/3 Duduk Duduk Sampeyan GresikRT 10/3 Sampeyan Gresik 10/3 Duduk HILANG STNKSampeyan HYUNDAI i 10Gresik 2011 HITAM Kehilngan stnk W3702CF th. 2013 W-1082-PT (WINDA KRISTINA KURNIA Kehilngan stnk stnk W3702CF W3702CFth. th.2013 2013 Kehilngan An. Mulyono Mulyono Ds. Glanggang Glanggang RT PUTRI) 081232990806. An. Ds. RT An. Mulyono Ds. Glanggang RT 5/2 Duduk Sampeyan Gresik 5/2 Duduk Duduk Sampeyan Gresik2011 HILANG STNK SUZUKI HAYATE 5/2 Sampeyan Gresik PUTIH BIRUSTNK W-5331-TT ( MTR: M.MUCHTAR ) HILANG SPD S-2402HILANGSTNK STNKSPD SPDMTR: MTR:S-2402S-2402HILANG ID. NK. MH1JM511XJK091825. 085334612251. ID. NK. MH1JM511XJK091825. ID. NK. BPKB MH1JM511XJK091825. NS.JM51E1091779. AN. EFENDI Kehilangan L-1835-BL thn NS.JM51E1091779. AN. Toyota EFENDI NS.JM51E1091779. AN. EFENDI .D/a: DS.BANJAREJO RT/ 2012 Alfianti Wonorejo Sby Noka. .D/a:Betta DS.BANJAREJO RT/ .D/a: DS.BANJAREJO RT/ RW.01/04 KEC.SUKODADI KAB. RW.01/04 KEC.SUKODADI KAB. MHFXW42G5C2216146. Nosin.1TR7261040. RW.01/04 KEC.SUKODADI KAB. LAMONGAN LAMONGAN Hilang STNK Spd Mtr Honda th’2015 Nopol LAMONGAN M A L A N G I/53 Sby. L-6615-KF An.Susiyanti M A L AD/a.Karah NG HLG BPKB M OAG-5973-DF TO R D I J UAN.SUBUR AL M O TO R D I J U A L SASMITO MDS.TRETEK O TOSUPRA R DKEC.PARE IJU L KEDIRI. Jual Honda X A125CC TR JualBPKB Honda SUPRAAN.H X 125CC TR HLG LUKMAN 2014Honda akhirAG-4507-E 9,1 jt/nego plat W/Sda. Jual SUPRA X 125CC TR 2014 DS.NGINO akhir 9,1KEC.PLEMAHAN jt/nego plat W/Sda. HAKIM KEDIRI. Motorakhir ada9,1 di Kota Malang. STNK 2014 jt/nego plat W/Sda. Motor ada di Kota Malang. STNK sampai WA 081 615 089 Hlg STNK Vario W-4732-NJ An.Ima Motor ada2024 di Kota Malang. STNK sampai 2024 WA 081 615 089 666. 2024 Nuknimah D/a.Ketegan 013/003 sampai WA 081 615 089 666. Sda. Taman 666.
KEHILANGAN Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.150862.K ERLIM DHENNY GUNAWAN JL.SURABAYA. Hilang Buku Kir L.8660.UF/SB.138218.KALI MUSTOFA JL.PANDEGILING 1/18 SBY. Hilang Buku Kir L.9397.US/SB.166979.K PT. BHIRAWA.MS JL.HAYAM WURUK 52.A SBY. HILANG STNK HONDA GL PRO 2005 MERAH W 6180 QJ (ASBUDI) 031-8967284. Kehilangan Stnk W3923BM th. 2018 An. Suharno Jl. Intan 2.8/27 KBD RT 5/13 Petiken Driyorejo Gresik
Kehilangan stnk W4187JZ th. 2014 An. Susetyorini Pasar cerme 31 RT 2/1 Cerme lor Cerme Gresik Kehilangan stnk W4223AZ th. 2017 An. Moh. Azar Pamungkas Ds. Sembungan Kidul RT 3/2 Dukun Gresik Kehilangan stnk W6134KX th. 2011 An. David Wahyudi Ds. Dadapkuning RT 3/2 Cerme Gresik Kehilangan stnk W4557LN th. 2015 An. Fatimah Ds. Kawistowindu RT 2/1 Duduk Sampeyan Gresik
LAYANAN IKLAN PAS SURABAYA TENGAH
SURABAYA TIMUR
Wonorejo I/63
5460513
Kedung Baru No. 104 8792004
Jetis Kulon I/32
8289784
Jedong I/ 20
Simo Gunung Baru 24 5685065 Ngagel Dadi III/1 08819504155 Manyar Sabrangan 9i/94
70241128
Semampir Kelurahan 39
0315920722
5039948
Pucangan VII/26 08970324411 Pucang Anom 41
5025002
SURABAYA SELATAN Taman Waru Permai A/67 8550709 Blimbing X/111 P.Candra
8674774
Karang Rejo VI/25
8280245
Jemur Wonosari Lbr 65
8491289
Manukan Tengah 19N/1 7405142
Kutisari Indah Utr 7/48
8481219
Adityawarman 46A
SIDOARJO
SURABAYA BARAT Petemon Barat
70235999 5663195
SURABAYA UTARA Karang Asem IV/47 KedindingTghBaru10/7 Lebak Rejo 34
3894874
Masangan Kulon 6S Buduran Sda
7877390 8969925
3773148
Avia 192 Kwadengan
8964135
38205709
Rembang Sel 41B
3573859
Simolawang I/82 Sby
085100380511
LAMONGAN DIDIK NEWS Kombes Pol M.Duriyat 42 085100711819
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SABTU PON, 19 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 5
FOTO: MEMORANDUM/URI
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Dibantu warga, aparat mengevakuasi bayi yang dibuang orang tuanya.
Polisi mengamankan pelaku pembunuhan Sidik ke Mapolres Bangkalan untuk mengantisipasi aksi balas dendam.
Utang Piutang Berujung Maut di Arosbaya
Cegah Balas Dendam, Pelaku Ditahan di Polres
FOTO: MEMORANDUM/URI
Bangkalan, Memorandum Hubungan pertemanan S (44), warga Dusun Binteng, Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya, dengan Abu Bakar Sidik (40), warga Dusun Pocogan, Desa Lajing, yang masih satu kecamatan, berakhir dengan pertumpahan darah. Abu Bakar Sidik tewas setelah dicelurit S.
Petani mengelompokkan lembaran daun tembakau sebelum dirajang dan disetorkan ke gudang pabrikan.
Tiga Gudang Besar Sudah Beli Tembakau Rajangan Sumenep, Memorandum Tiga gudang perusahaan rokok akan segera melakukan pembelian tembakau rajangan. Kepastian itu didapat setelah Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikulutura, dan Perkebunan (dispertahorbun) Sumenep menerima surat dari pengelola ketiga gudang pabrikan tersebut. Pabrikan pembeli tembakau rajangan yakni, PT Gelora Djaja Surabaya, UD Denny Harsono AS Pamekasan, dan PT Giri Dipta Sentosa yang berlokasi di Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep. Perusahaan tersebut telah resmi melakukan pemberitahuan dengan berkirim surat kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, dan sudah melakukan pembelian beberapa waktu lalu. “Saat ini sudah ada tiga gudang resmi melakukan pemberitahuan kepada kami dan sudah melakukan pembelian,” terang Kepala Dispertahorbun Arif Firmanto, Jumat (18/9). Sayangnya, Arif tidak merinci berapa harga tembakau yang dibeli ketiga perusahaan itu. Namun dari sisi stok, jelas ada penurunan di Sumenep lantaran ada pengurangan luas area. Tahun ini luas tanaman diperkirakan hanya 8.595 hektare. Padahal pada 2019, tembakau ditanam di lahan seluas 14.337 hektare. “Iya sekitaran produksi tahun ini masih sekitaran 5 ribuan (ton, red). Tentu berbeda dengan tahun sebelumnya,” imbuhnya. Untuk diketahui harga tembakau tahun ini di petani maksimal Rp 30 ribu/kg. Bahkan ada yang dibanderoll tidak sampai Rp 20 ribu. (uri/epe)
Abu Bakar Sidik ditemukan di tengah kompleks pemakaman umum Desa Tengket dengan sekujur tubuh penuh luka bacok. Hampir seluruh bagian tubuh terkoyak tebasan celurit. Sedangkan S usai melampiaskan emosi, menyerahkan diri ke Polsek Arosbaya. “Keduanya teman dekat. Kejadiannya Kamis (17/9) sekitar pukul 10.30. Demi keamanan wilayah, termasuk kemung-
kinan adanya aksi balasan dari keluarga korban, Polsek Arosbaya mengirim tersangka ke Polres Bangkalan. Pemicunya utang piutang,” terang Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Agus Sobarnapraja, Jumat (18/9). Dari hasil pemeriksaan sementara, terungkap korban berutang Rp 72 juta. Beberapa saat sebelum kejadian, Sidik diantar pamannya bertamu ke
Keduanya teman dekat. Kejadiannya Kamis (17/9) sekitar pukul 10.30. Demi keamanan wilayah, termasuk kemungkinan adanya aksi balasan dari keluarga korban, Polsek Arosbaya mengirim tersangka ke Polres Bangkalan. Pemicunya utang piutang. AKP Agus Sobarnapraja Kasatreskrim Polres Bangkalan
rumah S. Tujuannya, meminta maaf karena belum bisa melunasi. Dialog awalnya berjalan wajar. Namun situasi mulai panas ketika S meminta agar mengupayakan membayar Rp 10 juta dulu. Sisanya bisa dicicil. Alasan S, untuk membeli perahu setelah tidak punya pekerjaan tetap. “Dari sinilah, suasana mulai memanas,” ungkap Agus. Permintaan S ditolak Sidik dengan dalih belum punya uang. Korban justru menyuruh S mencari pinjaman ke orang lain. Jawaban ini yang membuat emosi S memuncak. Sebagai pemberi utang, diduga dia merasa sudah banyak memberi keringanan pada korban. Bergegas, S mengambil
celurit di dalam rumah. Situasi ini memicu kepanikan korban yang sontak kabur namun berhasil dikejar tersangka di di kompleks pemakaman. Sidik pun jadi pelampiasan emosi S hingga tewas. “Saya gelap mata saat itu,” cetus S ketika diperiksa penyidik kemarin. Pelaku akhirnya meninggakan korban dan menyerahkan diri ke Polsek Arosbaya. Namun proses selanjutnya dilimpahkan ke Polres Bangkalan. Langkah ini ditempuh untuk mengantisipasi aksi balas dendam dari keluarga korban. Sementara S terancam dijerat dengan pasal 338 sub pasal 351 KUHP dengan ancaman hukumannya 15 tahun penjara. (ras/epe)
Pemkab Siapkan 3 Mobil Buru Pelanggar Prokes Pamekasan, Memorandum Untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan (prokes) Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menyediakan dua mobil pemburu pelanggaran. Tujuannya untuk mendukung upaya menertibkan warga. “Penyediaan mobil pemburu pelanggar Covid-19 ini, untuk mendukung kinerja tim di lapangan dalam melakukan penertiban dan mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan,” kata Bupati
Baddrut Tamam, Kamis (18/9) malam. Bupati mengatakan, pemkab menyediakan tiga mobil sebagai sarana penunjang tim Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19. Tidak hanya sekedar memburu pelanggaran, mobil juga akan dijadikan sarana untuk edukasi kesadaran masyarakat agar disiplin mematuhi segala aturan prokes yang ditetapkan pemerintah. “Jadi, untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini dibutuhkan disiplin tinggi, selalu
memakai masker, menjaga jarak, dan selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” paparnya. Penyediaan mobil pemburu pelanggar Covid-19 ini juga sebagai bentuk implementasi dari Inpres Nomor 6/2020, Perda Pemprov Jatim Nomor 2/2020, serta Perbup Nomor 50/2020. “Melalui sarana pendukung yang memadai ini, kami berharap jangkauan penegakan disiplin mematuhi protokol kesehatan di kalangan masyarakat akan lebih luas lagi,” tutup bupati.(sjk/epe)
FOTO: MEMORANDUM/SJK
Sumenep, Memorandum Bayi laki-laki ditemukan warga di bawah tembok pagar pembatas Puskesmas Gapura, Dusun Talesek, Desa Gapura Barat, Jumat (18/9). Ketika ditemukan, kondisi bayi malang tersebut dalam keadaan sehat kendati diletakan di dalam kardus bekas air mineral dan hanya dibalut sarung. “Saya kaget pertama kali menemukan bayi dalam kardus lalu saya beritahu suami sebelum dibawa ke rumah,” kata Pusiyah, pencari rumput yang pertama kali menemukan bayi tersebut. Khawatir akan kondisi bayi, Pusiyah bersama aparat membawa ke puskesmas untuk mendapat penanganan medis lebih baik. Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S, membenarkan peristiwa penemuan bayi itu. Aparat langsung mendatangi lokasi untuk olah tempat kejadian perkara (olah TKP). Termasuk meminta keterangan beberapa orang sebagai saksi untuk kepentingan penyelidikan. Sayangnya belum ada penjelasan secara detail bagaimana penanganan selanjutnya penemuan bayi itu. Hanya saja dijelaskan bayi dengan berat 2,8 kg dan tinggi 47 cm itu, masih menyisakan potongan tali pusar. Ciri itu menandakan usianya masih beberapa hari sebelum dibuang. “Penyelidikan akan kami lakukan untuk menemukan siapa orang tua bayi itu, kami terus mengumpulkan keterangan masyarakat,” sebutnya. (uri/epe)
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Bayi Laki-Laki Ditemukan Dalam Kardus
Mobil pemburu pelanggar prokes yang disiagakan 24 jam.
Sumenep, Memorandum Meski kasus pasien positif Covid-19 sudah tidak ada peningkatan di Kabupaten Sumenep, legislatif tetap mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes) agar kasus serupa tidak merebak lagi. “Kami di DPRD Sumenep tidak akan pernah bosan mengingatkan masyarakat agar mematuhi imbauan pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan. Karena sampai saat ini wabah Covid-19 belum berakhir,” ujar Ketua DPRD Sumenep Hamid Ali Munir, Jumat (18/9). Ia menegaskan, wabah akibat virus corona yang terus melanda
di tengah ketidakpercayaan sebagian masyarakat adalah pelajaran nyata bahwa dalam prinsip kesehatan, mencegah lebih baik daripada mengobati. Menurut Hamid, Inpres Nomor 6/2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, adalah langkah pemerintah untuk bersama-sama melawan covid-19 dari tingkat pusat sampai daerah. Apalagi Inpres tersebut ditindaklanjuti dengan terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) Sumenep Nomor 53/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Pene-
gakan Hukum Protokol Kesehatan. Sehingga saat ini setiap hari selalu ada operasi yustisi untuk menindak masyarakat yang tidak menggunakan masker. “Pola hidup new normal perlu dipahami dengan benar oleh masyarakat. Artinya itu tetap beraktivitas dengan berpegang teguh pada protokol kesehatan. Contohnya resepsi pernikahan yang sudah diizinkan digelar dengan syarat menerapkan prokes covid-19,” tegas Hamid. Wakil Ketua DPRD Sumenep Indra Wahyudi juga meminta seluruh lapisan masyarakat menyamakan persepsi dengan pemerintah dalam mencegah
FOTO: MEMORANDUM/AAN
Covid Belum Berakhir, DPRD Sumenep Imbau Warga Patuh Prokes
Pimpinan DPRD Sumenep menggelar paripurna daring.
Covid-19. Ia mengaku turut bertanggung jawab atas pencegahan penyebaran corona di Sumenep karena legislatif menjadi salah satu instansi yang terlibat dalam pembahasan sanksi yang diatur dalam perbup. “Sanksi denda yang diatur perbup tersebut jangan diartikan bahwa pemerintah mencari penghasilan dari masyarakat, tetapi memang pecahan dari Inpres untuk membuat jera masyarakat yang tidak mematuhi prokes. Apalagi Covid-19 di Sumenep belum benar-benar hilang,” urai Indra. Menurut Indra, penerapan new normal tidak memberatkan kepada masyarakat. Karena ma-
syarakat hanya diminta untuk memakai masker, sering cuci tangan dan jangan berkerumun. Apalagi saat ini sudah sering ada bantuan masker dan penyediaan sarana cuci tangan di tempat umum. Selain itu, imbauan mematuhi prokes menurut Indra sebagai bagian dari menghormati tenaga medis yang telah banyak gugur ketika berjuang melawan Covid-19. Bahkan di Sumenep sendiri sudah ada dua orang dokter dan perawat yang meninggal dunia akibat corona. “Ayo kita bangun kesadaran bersama untuk mematuhi protokol kesehatan. Karena wabah ini benar-benar nyata,” tandas Indra. (aan/epe)
HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA
105 Warga Terjaring Team Covid Hunter
Pelanggar Prokes Terjaring Team Mobile Covid Hunter
Kapolres Gresik Diminta Petakan Wilayah Rawan FOTO: MEMORANDUM/RAS
Para pelanggar protokol kesehatan mendapatkan edukasi dari petugas.
KS Tubun, Trunojoyo, Jokotole, Mayjen Sungkono, Letnan Abdullah, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Halim Perdana Kusuma. “Lokasi keramaian publik seperti Taman Paseban dan dua Alun-Alun kota di Jalan A Yani, serta kompleks SGB (Stadion
Gelora Bangkalan) yang bersisian dengan Pumara (Pusat Makanan Rakyat) di Jalan Soekarno-Hatta juga disambangi,” ungkap Bahrudi. Lanjutnya, para pelanggar diamankan. Setelah itu diedukasi, dan dijelaskan apa kesalahan mereka. Mereka yang terjaring razia
langsung disdori blangko pelanggaran yang mereka lakukan. ”Mereka selanjutnya wajib mengikuti sidang kilat di Pengadilan Negeri Bangkalan, untuk menerima vonis Hakim tunggal, serta menjalani sanksi hukum atas kesalahan mereka,” tegas Bahrudi. (ras/mik)
Gresik, Memorandum Dalam rangka analisis dan evaluasi satuan tugas (satgas) nusantara pengamanan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengikuti rapat video conference (vidcon), Jumat (18/9). Kapolres mengikuti vidcon di aula Mapolres Gresik didampingi jajaran PJU Polres Gresik. Dalam kesempatan tersebut, beberapa tahapan pilkada yang sudah berlangsung pun mendapatkan evaluasi. “Salah satunya pelanggaran protokol covid-19 pada masa pendaftaran calon,” ujarnya. Di mana pada masa pendaftaran yang lalu, di beberapa wilayah termasuk kabupaten Gresik masih banyak Paslon yang abai imbauan dari KPU. Yakni masih mengumpulkan masa dalam jumlah yang banyak melebihi ketentuan dan saat
Pelanggar Prokes Sidang di Tempat
mendaftarkan diri membawa rombongan yang melanggar protokol kesehatan Covid-19. Sehingga ke depan penegasan terhadap pelanggaran harus ditingkatkan. Selain protokol kesehatan, perhatian lebih juga diberikan terhadap kerawanan yang terjadi setiap momen pilkada. Untuk itu setiap jajaran Kapolres diminta untuk selalu mengikuti perkembangan dan memantau agar hal-hal yang mengganggu Kamtibmas bisa dihindarkan. “Apabila terjadi keos antar dua kubu, jajaran nantinya akan memetakan untuk melakukan penyekatan,” bebernya. Pihaknya pun diminta untu betul-betul memahami perundang-undangan. Selanjutnya memperkuat koordinasi di setiap wilayah agar jika ada gangguan keamanan bisa diatasi dengan cepat. (and/har/mik)
Pelaksanaan operasi yustisi di Kecamatan Gondanglegi.
Kab Malang. Operasi Yustisi pada pelanggar Trantibum protokol kesehatan dimasa Covid-19 ini, keputusan sidang masih dalam bentuk teguran lisan. Apabila mengulangi akan diberikan sanksi berupa denda atau bahkan kurungan. Mereka melanggar Pasal 20 Perda No 2 tahun 2020. Untuk itu, masyarakat diimbau agar mematuhi protokol kesehatan diantaranya meng-
gunakan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan sehingga dapat bergerak bersama mewujudkan wilayah yang aman dan nyaman. Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Malang Iptu BagusWijanarko menyampaikan, dengan dilakukan operasi Yustisi maka masyarakat akan semakin patuh terhadap protokol kesehatan. “Ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus,” tuturnya. (*/ari/mik)
Pandia menjelaskan, secara rutin pihaknya akan mengevaluasi penerapan penindakan ini. Termasuk melakukan razia serupa di lokasi- lokasi lain, guna memastikan masyarakat bisa mematuhi aturan. Pandia menegaskan, tidak hanya pengendara motor yang tidak memakai masker, pengemudi mobil pun juga akan
didenda jika masih mengabaikan protokol kesehatan. Sementara untuk pengguna masker yang tidak menggunakannya sesuai aturan, tetap akan mendapatkan peringatan. “Makanya sudah kita sampaikan sejak awal, yang beraktifitas di luar rumah harus menggunakan masker, mau pakai motor maupun mobil,” tuturnya. (fir/mad/mik)
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Kasatlantas AKP I Putu Angga Feriyana ikut mendonorkan darahnya.
oleh anggota, TNI dan masyarakat sesuai dengan jadwal absen dan pengisian formulir. “Dalam giat donor da-
rah kali ini, kami mengumpulkan 43 kantong darah yang kemudian semuanya kami serahkan ke pihak PMI Lumajang,” terang AKP I
Putu Angga Feriyana, kemarin. Menurutnya, giat tersebut merupakan hasil kerja sama Tim Kuro Satlantas
Polres Lumajang bersama PMI Lumajang. Giat itu sengaja dilakukan, untuk melengkapi persediaan darah di kantor PMI. Mengingat, pasokan darah pada kantor PMI sudah mulai menyusut . Dijelaskan pula bahwa, giat donor darah itu selalu pihaknya lakukan manakala menjelang hari hari besar atau dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas seperti sekarang ini. “Kami berharap, apa yang sudah kami lakukan itu bermanfaat bagi pasien maupun orang yang sedang membutuhkan asupan darah. Sehingga mereka bisa sehat dan hidup normal kembali,” pungkas perwira asal Pulau Dewata Bali itu. (tri/mik)
Forkopimda disambut Muspika Babat dan pengasuh Ponpes. Kapolres beserta rombongan kemudian menyerahkan bantuan berupa paket sembako yang ditujukan kepada santri yang sedang menjalani masa isolasi covid-19. “Sebanyak 33 santri di Ponpes Al Muthadi’in saat ini mengikuti tes swab, sedangkan untuk 29 santri lainnya telah terkonfirmasi dan menjalani masa isolasi,” beber Harun.
Kapolres beserta Forkopimda berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan dipergunakan sebagaimana mestinya. Selain itu, Kapolres dan Forkopimda juga mendoakan para santri yang terpapar covid-19 agar lekas sembuh dan mengimbau kepada pengasuh Ponpes agar selalu mengingatkan santri supaya disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. (and/har/mik)
FOTO: MEMORANDUM/AND
Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mengawasi penerapan sanksi pelanggar prokes.
Kapolres Salurkan Bantuan ke Ponpes Al Muthadi’in Banaran Lamongan, Memorandum Aksi sosial terus dilakukan jajaran Polres Lamongan bersama Forkopimda Lamongan di tengah pandemi Covid-19. Kali ini, Kapolres Lamongan AKBP Harun melakukan silaturahmi sekaligus bakti sosial (baksos) di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Muthadi’in, Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat, Jumat (18/9). Setibanya di Ponpes Al Muthadi’in, Kapolres beserta
AKBP Harun bersama forkopimda bersilaturahmi dengan pengurus ponpes.
AKBP Arman Hadiri Upacara HUT Ke-1.091 Kabupaten Pasuruan
AKBP Arman menerima penghargaan dari pemkab.
Pasuruan, Memorandum BP Kapolres Pasuruan Kota AKBP aArman menghadiri kegiatan upacara peringatan Hari Jadi ke-1.091 Kabupaten Pasuruan di halaman Pendopo Kabupaten Pasuruan, Jumat (18/9). Kegiatan tersebut dipimpin Bupati Pasuruan H. M. Irsyad Yusuf didampingi Wakil Bupati Pasuruan KH. Abdul Mujib Imron serta dihadiri oleh forkompimda, Kapolres Pasuruan Kota, Dandim 0819/ Pasuruan, Kapolres Pasuruan. Dalam sambutannya, Bupati Pasuruan H. M. Irsyad Yusuf mengatakan, upacara dan peringtan hari jadi saat ini dalam kondisi prihatin Covid-19. Ia mengajak untuk tetap semangat dalam mencegah penyebaran Covid-19. “Dalam kesempatan ini kami ucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran, khususnya TNI - Polri, para tokoh masyarakat alim ulama, dan kepala desa yang bersama - sama melakukan
pen pencegahan penyebaran covid. Saat in Kabupaten Pasuruan masih ini be berada di zona merah. Untuk itu s saya berharap bersama - sama bergotong royong untuk terus memotifasi masyarakat kita untuk menerapkan protokol kesehatan,” harap Irsyad. Bupati Pasuruan juga memberikan apresiasi kepada kepada TNI - Polri, tenaga medis, dan seluruh elemen masyarakat yang berjuang melawan Covid-19. “Mari saling bersinergi dan kolaborasi dengan beberapa program - program yang sudah saya canangkan dengan Wakil Bupati Pasuruan. Kita berharap kebal covid ini menjadi satu semangat,” jelas Irsyad. Sementara itu, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman mewakili keluarga besar Polres Pasuruan Kota mengucapkan selamat hari jadi Kabupaten Pasuruan. “Semoga wabah pandemi Covid-19 segera berakhir,” tuturnya. (*/rul/mik)
FOTO: MEMORANDUM/PRA
dengan Melaksanakan Penegakan Hukum Berdasarkan Perda Prov No 2 th 2020 dan pergub No 53 Th 2020, Perwali No 47 th 2020. “Tujuannya untuk mengimbau masyarakat agar lebih sadar dan disiplin menjalankan protokol kesehatan khususnya penggunaan masker di tempat keramaian,”
sahutnya. Setiap pelanggaran diberikan sanksi administrasi berdasarkan Perda Provinsi Jawa Timur No 02 tahun 2020 dengan sanksi berupa teguran lisan maupun tertulis, sanksi penyitaan KTP, hingga sanksi berupa pembayaran denda. (pra/mik)
Malang, Memorandum Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata mengucapkan terimakasih atas kunjungan ulama nasional, Syech Ali Jaber, di Mapolresta Malang Kota, Jumat (18/9). “Kami keluarga besar Polresta Malang Kota menyampaikan terimakasih atas kunjungan Syech Ali Jaber. Kami berikan juga cindera mata sebagai kenang-kenangan,” terang kapolresta, kemarin. Syech Ali Jaber yang melakukan kunjungan ke Malang ini pun menyampaikan terimakasih karena telah diberikan kesempatan singgah ke Polresta Malang Kota. li Selama berada di Malang, kegiatan Ali Jaber berjalan lancer. “Saya haturkan ribuan terimakasih kepada seluruh jajaran Polresta Malang Kota atas pengamanannya. Ini sangat berharga bagi saya. Atas izin Allah SWT, acara berjalan lancer,” kata Syech Ali Jaber. Menurutnya, sambutan masyarakat paska kejadian yang menimpa dirinya, sangat luar biasa. Namun, ia tidak mau menimbulkan pemikiran yang negatif. Justru setelah kejadian ia sengaja turun
Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata menyambut Syech Ali Jaber.
bersama masyarakat, aparat kepolisian menunjukkan ke masyarakat agar tetap tenang. “Sejarah pribadi merasakan, saya bagian dari keluarga besar dari kepolisian. Karena selama saya di Indonesia hampir 80% undangan yang selama 12 tahun semuanya dari Polri,” jelasnya.
Ia berpesan, mendatang tugas kepolisian masih panjang. Pihaknya akan turun membantu agar masyarakat tetap tenang dan menjaga situasi yang kondusif. Usai ramah tamah, Syech Ali Jaber meninggalkan Polresta Malang Kota menuju Bandara Abd Saleh Malang dengan pengawalan dari Polresta Malang Kota. (edr/mik)
Kapolres Mojokerto Ajak Semua Pihak Jaga Kondusifitas
FOTO: MEMORANDUM/AND
Satlantas Lumajang Gandeng TNI dan Warga Donor Darah Lumajang, Memorandum Masih dalam rangkaian memperingati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-65, Tim Kuro Satlantas Polres Lumajang menggandeng TNI dan masyarakat melakukan bakti sosial (baksos) donor darah, di Kantor PMI Lumajang, Kamis (17/9). Kegiatan itu diikuti PJU Polres Lumajang, kasatlantas beserta anggota dan staf Polres Lumajang. Ada-pun dari TNI yaitu dari Dandim 0821/ Lumajang dan masyarakat. Kasatlantas Polres Lumnajang AKP I Putu Angga Feriyana mendapat urutan pertama dalam pengambilan darah. Selanjutnya, diikuti
Malang, Memorandum Operasi yustisi untuk mendisiplinkan masyarakat terhadap protokol kesehatan (prokes) terus digelar di Kabupaten Malang. Seperti dilakukan di wilayah hukum Polsek Gondanglegi, Polres Malang, Jumat (18/9). Hasilnya, 62 orang yang pelanggar protokol kesehatan dan sebagian tidak membawa identitas diri, diamankan. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyampaikan, kegiatan untuk meningkatkan ketan disiplinan protokol kesehatan ru telah dibentuk Tim Pemburu tPelanggar Protokol Kesehatd an atau Team Mobile Covid Hunter Polres Malang. “Ini agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19,” terangnya. Selama operasi melibatkan jajaran Forkopimda Kabupaten Malang ini, petugas menyasar masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, salah satunya tidak menggunakan masker. Bagi pelanggar dilakukan sidang ditempat yang ditangani langsung oleh perangkat sidang dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang dan Pengadilan Negeri
AKBP Arief Fitrianto dan Kompol Dhyno Indra Setiadi mengikuti video conference.
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Tulungagung, Memorandum Tim gabungan Polri, TNI, satpol PP, kejaksaan negeri, dan pengadilan negeri, menggelar razia protokol kesehatan (prokes) di halaman gedung wakil rakyat Tulungagung, Jumat (18/9). Selama satu jam operasi Yustisi, 12 orang pelanggar prokes terjaring. Mereka yang melakukan pelanggaran langsung menjalani sidang di tempat, dan dikenakan denda sebesar Rp 25 ribu. Seorang siswa SMP berinisial LN (14), turut terjaring razia karena melanggar prokes. Dia kedapatan tidak mengenakan masker saat keluar rumah. LN mengaku lupa, meskipun dia sudah mengatahui aturan kewajiban menggunakan masker. “Biasanya ya pakai, tapi ini tadi pas buru-buru” ucapnya pada petugas. Sementara itu, Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, mulai kemarin pihaknya sudah tidak ada kompromi kepada pelanggar prokes. “Sudah kita laksanakan. Mulai hari ini kita berikan penindakan kepada pelaku pelanggaran,” ujarnya, kemarin.
Gencar Operasi Yustisi, Polres Dorong Patuhi Prokes
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Bangkalan, Memorandum Dua hari setelah di-launching Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra, Kamis (17/9) malam, Team Mobile Covid Hunter Satgas Percepatan Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Pemkab Bangkalan tancap gas. Mereka yang terdiri dari personal gabungan Polres, TNI dan Satpol-PP ini berhasil menjaring belasan warga yang melanggar protokol kesehatan (prokes). “Sesuai instruksi Bapak Kapolres, Kamis tadi malam giat operasi perdana, tim lansung berburu pelanggar prokes di wilayah jantung Kota, Kecamatan Bangkalan,” kata Kasubbag Humas Polres AKP Moh Bahrudi, Jumat (18/9). Tim bolak-balik menyusuri sepanjang jalan kembar Soekarno-Hatta, Teuku Umar danKH Moh Kholil, Jalan Sultan Abdul Kadirun, Panglima Sudirman,
dan Kejaksaan Negeri Blitar,” ujar Leonard, Jumat (18/9). Lanjutnya, dalam sidang itu dipimpin Hakim Moh Didik Kusindiardi, Jaksa Krisinita dan Afif Alkab sebagai panitera pengganti. Kapolres menambahkan, pelaksanaan razia yustisi menyasar kafe atau warung kopi
Syech Ali Jaber Kunjungi Mapolresta Malang Kota
FOTO: MEMORANDUM/AGS
Pelanggar protokol kesehatan menjalani sidang di tempat.
Kapolresta Blitar AKBP Leonard Sinambela bersama jajaran merazia kafe.
FOTO: MEMORANDUM/EDR
semua perlengkapan dan administrasi, anggota akan menjalani proses sertifikasi,” pungkas mantan Kasatreskrim Polresta Barelang, Kepulauan Riau itu. (fdn/mik)
suhu tubuhnya dan mencuci ta tangan. “Saya sempat berinteraksi d dengan pelanggar, mereka pun berbagai macam alasan, nya m mulai tidak mengertinya ada at aturan seperti ini atau bawa k tapi tidak dipakai,” kata masker Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah. Kapolda Jatim Irjenpol M Fadil Imran mengatakan pihaknya bersama TNI dan jajaran Forkopimda bahkan hingga tingkat kecamatan juga desa akan terus dimasifkan operasi yustisi penegakan disiplin pelanggaran protokol kesehatan. “Selain upaya Mobile Covid Hunter, keberadaan Kampung Tangguh Semeru guna menekan penyebaran Covid-19 juga terus dimaksimalkan,” imbuh Kapolda Jatim. (ags/her/jok/mik)
Mojokerto, Memorandum Berbagai upaya terus dilakukan Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander bersama jajarannya untuk menjaga harkamtibmas di wilayah Polres Mojokerto. Melalui program unggulan Bubur Sruntul yang dilaksanakan di Masjid Jami Sabilul Huda, Desa Pacing Kecamatan Bangsal, Jumat (18/9), kapolres mengajak semua elemen bekerja sama menjaga kondusifitas wilayah Mojokerto. “Jangan sampai terpecah belah hanya demi kepentingan tertentu. Lebih bijaksana terhadap berita di media sosial, sehingga Pilkada berjalan aman, damai dan sejuk,” pinta kapolres saat berada di Masjid, Jami Sabilul Huda, Jumat (18/9). Lanjutnya, Bubur Sruntul adalah program Polres Mojokerto dalam rangka harkamtibmasdi saat meningkatnya
FOTO: MEMORANDUM/WAR
dan Terpercaya,” tandas dia. Rencananya, hari ini (Sabtu), para personel yang sebelumnya mengikuti pra akan menjalani sertifikasi. “Setelah menyerahkan
Mereka sebagian besar terjaerjaan ring saat berkendara di Jalan n Raya Brigjen Katamso dan jalan Pasar Wadungasri. Se-bagian lagi terjaring dari se-a jumlah warung kopi. Mereka uk yang terjaring dinaikkan truk d untuk dibawa ke lokasi sidang di tempat, di kawasan Perumahan Graha Tirta. Para pelanggar langsung dilakukan sidang ditempat dan dikenai sangsi denda senilai Rp 150 ribu. Operasi yustisi penegakan disiplin prokes ini disaksikan langsung Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji. “OperasiYustisi ini akan terus masif kami lakukan, hingga masyarakat jera dan akhirnya sadar bahwa betapa pentingnya mematuhi protokol kesehatan,” ujar Sumardji. Sebelum masuk lokasi sidang, para pelanggar dicek satu persatu
Blitar, Memorandum Polres Blitar Kota bersama instansi terkait merazia sejumlah kafe di wilayah Blitar Kota dalam rangka operasi yustisi yang dipimpin langsung Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela, Kamis (18/9). Selain pemilik usaha, juga terdapat lebih dari 50 orang yang diberikan teguran tertulis karena tidak menggunakan masker. Delapan pemilik usaha kafe dikenakan tindak pidana ringan (tipiring) dalam operasi yustisi penggunaan masker di wilayah hukum Polres Blitar Kota. Kapolres Blitar Kota mengatakan, pelaksanaan yustisi ini dalam rangka peningkatan disiplin, gakkum protokol kesehatan guna mencegah dan pengendalian Covid 19. “Kegiatan operasi ini gabungan dengan TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Pengadilan Negeri,
FOTO: MEMORANDUM/ARI
FOTO: MEMORANDUM/FDN
Sidoarjo, Memorandum Team Mobile Covid Hunter yang diberangkatkan Kapolda Jawa Timur Irjenpol M Fadil Imran, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah, dan Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Kamis (17/9) malam, berhasil menjaring 105 warga pelanggar protokol kesehatan (prokes).
Anggota penyidik satreskoba menjalani prasertifikasi di Mapolda Jatim.
bisa maksimal dalam menangani perkara pada bidang masingmasing. “Sesuai dengan harapan masyarakat guna menuju Polri yang semakin Profesional, Modern
8 Kafe Terjaring Tipiring Disiplin Protokol Kesehatan
Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander di Masjid Jami, Desa Pacing.
penyebaran Covid-19. Tak kalah berbahayanya dengan penyebaran narkoba. Termasuk juga demi menciptakan pilkada serentak 2020 yang aman, damai, sejuk pada gelaran 9 Desember 2020 mendatang. Pada kesempatan sambang dengan santri di Masjid Sabilul Huda Desa Pacing ini,
adalah salah satu jurus jitu Polres Mojokerto dalam menjalin sinergi. Selain dengan TNI, pemda juga santri, umat dan ulama dalam mewujudkan harkamtibmas. Dalam imbauannya, kapolres mengatakan, dalam memasuki tahapan Pilkada yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember nanti, masyarakat tetap bersatu dan jangan terpe-
cah belah. Termasuk menyoal narkoba di Mojokerto, kapolres minta perhatian masyarakat untuk ikut membantu memberantasnya. “Kami mohon apabila mengetahui informasi di desa agar disampaikan ke Bhabinkamtibmas untuk memutus mata rantai peredaran narkoba,” pungkasnya. (war/mik)
Polres Ajak Banser Edukasi Disiplin Prokes Probolinggo, Memorandum Ja j a r a n Sa t b i n m a s Po l re s Probolinggo Kota mengajak Banser dalam rangka antisipasi harkamtibmas dan sosialisasi penanggulangan penyebaran Covid-19 di Jawa Timur, di ruang Rupatama Mapolres Probolinggo Kota, Jumat (18/9). Kegiatan membangun kemitraan polisi dan masyarakat tentang peran serta banser ini, dihadiri oleh Kasatbinmas AKP Retno Utami, Dr. Norman Urkes Polres Probolinggo Kota dr. Norman, anggota Subdit Binpolmas Ditbinmas Polda Jatim (Bripka Fachrudin dan Brigpol Dicky Ariesmana, serta anggota Banser Kota Probolinggo. Kasatbinmas AKP Retno Utami mengatakan, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan. Apalagi, angka penyebaran Covid-19 masih cukup tinggi. “Langkah yang terus gencar kami lakukan selama ini, kita masifkan imbauan sosialisasi dan edukasi terhadap protokol kesehatan.
FOTO: MEMORANDUM/MHD
Penyidik Satreskoba Polrestabes Ikuti Prasertifikasi Surabaya, Memorandum Sebanyak sembilan penyidik Satreskoba Polrestabes Surabaya menjalani prasertifikasi di Mapolda Jatim, Jumat (18/9) pagi. Kegiatan rutin tahunan ini dilaksanakan oleh Ditreskoba Polda Jatim. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme seorang anggota Polri, yang berhubungan dengan kriminal umum dan narkoba. “Kegiatan sertifikasi kompetensi penyidik ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan Polri di bidang penyidikan. Sehingga personel penyidik maupun penyidik pembantu telah memenuhi kualifikasi sebagai seorang penyidik yang mahir, handal dan terampil,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, kemarin. Memo menegaskan, setelah dilakukan sertifikasi itu, personel
SABTU PON 19 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 6-7
Anggota polres mengedukasi anggota Banser tentang pentingnya protokol kesehatan.
Kita terus kampanyekan 3M, menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” tutur AKP Retno Utami. Lanjutnya, berbagai cara dilakukan untuk memberikan pengertian dan pemahaman mengenai pencegahan dan pengendalian Covid-19. “Yang paling prioritas meng-
gunakan alat pelindung diri berupa masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu, jika harus keluar rumah atau berinteraksi dengan orang lain yang tidak diketahui status kesehatannya” tandas Kasatbinmas. Sementara itu, Urkes Probolinggo Kota dr. Norman Kusworo menjelaskan, ada beberapa cara
untuk memutus penyebaran virus corona ini. “Memakai masker, rajin mencuci tangan, hindari kerumunan, jaga jarak serta menjaga imun kekebalan tubuh merupakan salah satu cara untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19 ini,” pungkasnya. (mhd/yud/mik)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SABTU PON, 19 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 8
Rumah Pengepul Besi Tua Membara Lumajang, Memorandum Kebakaran terjadi di rumah Kudori (72), pengusaha besi tua warga Jalan Prof M Yamin, Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Kota, Lumajang, Jumat (18/9). Akibatnya korban rugi puluhan juta rupiah.
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Pagi itu sekitar pukul 07.00, Kudori melakukan aktivitas menyalakan tungku yang berbahan bakar dari kayu untuk keperluan memasak. Setelah
api menyala, korban pergi ke ruang tengah untuk menonton televisi. Beberapa menit kemudian, korban mengetahui api membesar dan menjalar
Beberapa warga berusaha memadamkan kobaran api.
ke tumpukan besi tua yang terdapat tumpukan karet ban sepeda. Tetangga korban yang mengetahui ada kebakaran, berusaha menolong dngan cara memadamkan kobaran pai yang membesar tersebut dengan air menggunakan alat seadanya. Sementara beberapa warga lainnya berusaha menyelamatkan barang-barang milik korban dengan membawanya ke luar rumah. Tak lama kemudian tiga unit mobil pemadam kebakaran milik (PMK) Pemkab Kabupaten Lumajang tiba di lokasi kejadian dan memadamkan dengan dibantu warga setempat. Tak kurang dari satu jam, kobaran api berhasil dijinakkan. Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah karena sebagian bangunan rumah dan perabotannya turut terbakar. Beruntung, api tidak menjalar ke rumah warga padahal berada di pemukiman padat penduduk. “Kebakaran itu dikarenakan kelalain korban sendiri yang membuat perapian di tungku kemudian ditinggal nonton televisi,” terang Kapolsek Kota Iptu Darmanto di lokasi kejadian. (tri/lis)
Wagub Jatim Kunjungi Lumajang Lumajang, Memorandum Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Lumajang. Kedatangan orang kedua di Jatim tersebut disambut Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan Wakil Bupati Indah Amperwati di rumah dinas Wabup Lumajang, Jalan Alun-Alun Selatan, Kamis (17/9) sore. “Kedatangan saya dalam rangka kunjungan kerja dan silaturahmi serta bertukar pikiran terkait pergerakan-pergerakan kepemudaan yang ada di Kabupaten Lumajang untuk bisa membangun kesadaran masyarakat dalam masa pandemi Covid-19,” ujar Emil Dardak kepada awak media. Dijelaskan Emil, di Jawa Timur jumlah pasien yang dirawat dibandingkan dengan ketersediaan tempat tidur berada pada angka 49 persen. Sedangkan untuk standar badan kesehatan dunia (WHO) yaitu tidak boleh melebihi angka 60 persen. Artinya, Jawa Timur menunjukkan bahwa angka kasus dibandingkan dengan kapasitas untuk merawat masih lebih baik dan relatif masih memasuki standar dari WHO. “Bukan berarti kita kemudian berpuas diri. Kita harus menyadari bahwa untuk bisa stabil kita harus bekerja keras secara bersama dan harus ada pengorbanan, baik itu dari sisi sumberdaya manusia, anggaran maupun kegiatan ekonomi yang harus ditekan, sehingga nantinya akan ketemu satu titik keseimbangan, di sisi lain kegiatan ekonomi juga harus bisa dijaga,” ungkapnya. Dirinya berharap adanya operasi yustisi penerapan Pergub 53 Tahun 2020 dan Perda 2 Tahun 2020 dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengenakan masker dan menjaga jarak, sehingga harapannya dapat mengurangi tingkat penyebaran dan penularan Covid-19 khususnya di wilayah Kabupaten Lumajang. Menurut Bupati Lumajang Thoriqul Haq, dirinya mendapatkan laporan terkait dengan banyaknya tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19, namun sebagian besar tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif dalam keadaan tanpa gejala atau tidak ada gejala yang mengkhawatirkan dan sekarang prosesnya isolasi mandiri. “Kita akan evaluasi. Salah satunya pengetatan terhadap dokter-dokter yang prakteknya trans lokal atau di beberapa Kabupaten/Kota di luar Lumajang. Mekanisme yang bisa kita lakukan ini diharapkan lebih bisa menjaga tenaga kesehatan yang ada di Lumajang tidak mudah terkonfirmasi Covid-19,” ujarnya. Senada dijelaskan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati. Ia berterimakasih kepada wakil gubernur Jatim yang sudah berkenan hadir ke Kabupaten Lumajang. Menurutnya, kedatangan wagub Jatim terkait dengan ketertarikannya terhadap urusan kepemudaan dan rencana Kwarcab Pramuka Lumajang yang saat ini sedang melakukan proses pembangunan bumi perkemahan. (tri/lis)
Bupati Lamongan Fadeli memberikan keterangan terkait produktivitas pertanian.
“Peningkatan kapasitas, kemampuan, ketrampilan, dan pengalaman penyuluh serta petani ini perlu diperkuat dan dilanjutkan. Lamongan harus tetap menjadi andalan dalam produktivitasnya juga, karena
kalau produktivitas Lamongan berkurang, Jatim dan nasional bisa goyah,” ungkapnya. Di kesempatan sama, Bupati Lamongan Fadeli juga mengungkapkan bahwa kondisi SDM penyuluh di Lamong-
an sudah handal, namun perlu terus untuk ditingkatkan. Ia mengungkapkan, petani Lamongan pintar dalam memilih pupuk, dengan beralih menggunakan pupuk organik. “Di Lamongan ada pro-
gram Tersapu Jagat (ternak sapi usaha jagung meningkat) yang ini terkoneksi dengan ketersediaan pupuk Lamongan. Petani Lamongan lebih senang menggunakan pupuk organik dibandingkan pupuk pabrikan,” ujarnya. Fadeli menambahkan, produktivitas pertanian dapat meningkat jika penyuluh dapat diperkuat dalam masalah kepegawaian serta kemampuan dan keterampilan. Selain itu dapat diatasi pula jika kendala kekurangan ternak sebagai pasokan pupuk organik juga dapat tercukupi. Sebagai bentuk tindak lanjut dari Kementan RI, Dedi menyebutkan bahwa akan dilakukan peningkatan kapasitas, kemampuan, ketrampilan, pengalaman, serta masalah kepegawaian. Sebanyak 99 penyuluh yang belum tersejahterakan karena kendala tertentu akan diupayakan agar dapat menerima SK pengangkatan sebagai ASN PPPK. Di saat yang sama, petani juga harus ditingkatkan kapasitasnya, sehingga penyuluh dan petani saat turun ke lapangan sudah memiliki inovasi-inovasi. (*/asw/lis)
Yustisi di Campurdarat, Aparat Beri Sanksi Tegas Tulungagung, Memorandum Kapolsek Campurdarat AKP Maga Fidri Isdiawan bersama tim gugus percepatan penanganan Covid-19 melaksanakan operasi yustisi. Ini dalam rangka menindaklanjuti Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Pergub Jatim Nomor 53 Tahun 2020, dan Perbup Tulungagung Nomor 57 Tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19, Jumat (18/9). “Giat yang dilaksanakan pada saat ops yustisi ini di antaranya memberikan imbauan dan teguran kepada seluruh warga yang melanggar prokes agar tetap mematuhi prokes. Utamanya menggunakan masker sewaktu beraktivitas di luar rumah, untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, serta memberikan sanksi sosial,” terang Maga. Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Jalan Raya Campurdarat kali ini, Maga Fidri menyebutkan melibat-
kan 18 petugas gabungan. “Dari Polri 8 personel, TNI 3 personel, kecamatan 5 personel, dan puskesmas 2 personel,” ujarnya. Maga mengatakan, sasaran operasi adalah warga masyarakat yang melanggar prokes atau tidak memakai masker. Dan hasilnya, 18 orang pelanggar prokes terjaring operasi. Merekapun mendapatkan sanksi tegas dari petugas. “Ada 4 pelanggar mendapatkan teguran. Kemudian 14 lainnya membuat surat pernyataan, yang dilanjutkan sanksi sosial membersihkan Masjid Baitul Makmur Campurdarat,” tutur mantan Kapolsek Ngantru ini. Hingga usai, pelaksanaan kegiatan Operasi Yustisi di Campurdarat berjalan tertib, aman, lancer, dan kondusif. Maga berpesan agar seluruh masyarakat Campurdarat taat protokol kesehatan di masa pandemi. Sehingga wilayah Campurdarat bebas dari penyebaran virus corona. (kin/mad/lis)
FOTO: MEMORANDUM/KIN
Bupati Lumajang bersama wabup menyambut kedatangan wagub Jatim.
Lamongan, Memorandum BPPSDM (Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Kementerian Pertanian Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Lamongan, Jumat (18/9). Kunjungan tersebut dalam rangka penguatan tugas, fungsi, dan peran balai penyuluhan pertanian (BPP) serta pemberdayaan penyuluh pertanian mendukung percepatan program pertanian. Dalam kunjungannya, Kepala BPPSDM Dedi Nursyamsi menyampaikan bahwa Lamongan merupakan sentra produksi pangan nasional yang telah diakui kualitasnya oleh Kementrian Pertanian RI. Dedi mengapresiasi Lamongan yang telah sukses mendongkrak hasil pertanian produktivitas padi mencapai 7,5 ton/Ha dan jagung 9,7 ton/ Ha, serta sukses mentransformasikan petani tradisional yang biasanya hanya tunggal tanam jagung menjadi petani modern yang mengaplikasikan berbagai alat dan mesin pertanian.
FOTO: MEMORANDUM/ASW
FOTO: MEMORANDUM/TRI
Lamongan Sentra Produksi Pangan Andalan
Petugas dari Polsek Campurdarat terjun melaksanakan yustisi.
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Indra Anugrah Hardiantoko, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH Direktur: MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Choirul Shodiq SH MH Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Pemimpin Perusahaan: Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Yoyok Khayatullah AMD SE Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
Anggota baru Penrem 081/DSJ belajar mengoperasikan drone.
Tingkatkan Kemampuan SDM Penrem 081/DSJ Madiun, Memorandum Guna menjawab berbagai tantangan tugas ke depan dan mengoptimalkan hasil pencapaian tugas, Penrem 081/DSJ senantiasa berupaya meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) anggotanya. Seperti yang terlihat saat Bati Alpal Penrem 081/DSJ Serka Ganang Wahyu memberikan atau berbagi ilmunya tentang mengoperasikan atau menerbangkan drone kepada rekan-rekannya yang lain di Lapangan Mojorejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Jumat (18/9). Dengan sabar dan piawai, Serka Ganang Wahyu yang merupakan jebolan dispenad itu memberikan ilmunya tentang dasar-dasar mengoperasikan alat drone. Sertu Demin anggota Penrem 081/DSJ baru yang sebelumnya bertugas di Sopsad Mabesad Jakarta itu juga mengaku senang dan bangga dapat menerima bekal ilmu tersebut. “Sebagai anggota penerangan yang baru, saya harus dapat segera menyesuaikan dan membekali dirinya dengan berbagai ilmu pengetahuan dan keterampilan di bidang penerangan,” katanya. Dikonfirmasi, Kapenrem 081/DSJ Kapten Arm Nurwahyu Sujadmiko menegaskan, jika pembelajaran yang dilakukan itu merupakan salah satu upayanya untuk dapat meningkatkan SDM anggotanya. Ia menilai, selain dihadapkan dengan tantangan tugas ke depan yang harus dapat menyesuaikan dengan adanya kemajuan teknologi. “Setiap personel penerangan tidak boleh gaptek atau tidak paham akan teknologi dan wajib terus berupaya meningkatkan kemampuannya,” ujarnya. (alv/lis)
Kekeringan, Pemkab Siapkan 16 Armada Tangki Air Bersih Lamongan, Memorandum Sebagai bentuk kesiapan menghadapi potensi kekurangan air bersih pada musim kemarau, BPBD (badan penanggulangan bencana daerah) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menyiapkan bantuan air bersih. Beberapa wilayah di Kabupaten Lamongan mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Terdapat 16 desa yang tersebar di 8 kecamatan di Lamongan yang tercatat berpotensi kekurangan air bersih di musim kemarau. Sebagai rangkaian tindak lanjut keputusan bupati Lamongan, serta wujud perlindungan sekaligus bantuan kepada masyarakat yang berpotensi terdampak kekeringan, BPBD bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan telah menyiapkan 16 armada tangki untuk pendistribusian air bersih. Bupati Lamongan Fadeli secara langsung memimpin apel pemberangkatan 16 armada tangki untuk pendistribusian air bersih di depan Pendopo Lokatantra, Jum’at (18/9). “Beberapa wilayah di Lamongan tergolong rawan ben-
cana. Secara serentak hari ini (kemarin) kita salurkan bantuan air bersih untuk masyarakat. Jangan sampai di Lamongan ini kekurangan air bersih,” ucapnya. Delapan kecamatan yang akan menerima bantuan pasokan air bersih yakni Kecamatan Modo (Desa Sidomulyo Dusun Sungaran), Kecamatan Sugio (Desa Bedingin), Kecamatan Kedungpring (Desa Sukomalo), Kecamatan Tikung (Desa Jatijero Dusun Topeng, Desa Wonokromo Dusun Blumbang, Desa Soko Dusun Kebundalem, Desa Tikung Perum Tambora, Desa Bakalan Pule), Kecamatan Sambeng (Desa Nogojatisari Dusun Kasa), Kecamatan Glagah (Desa Wonorejo Dusun Lengkong dan Dusun Menengen, Desa Wangen Dusun Wangen dan Dusun Wokir, Desa Wedoro Dusun Wedoro), Kecamatan Kembang-
FOTO: MEMORANDUM/ASW
FOTO: MEMORANDUM/ALV
JAWA TIMUR
Puluhan armada tangki air bersih yang disiagakan Pemkab Lamongan.
bahu (Desa Kaliwates Dusun Kebalan), Kecamatan Bluluk (Desa Cangkring, Desa Talunrejo, Desa Banjargondang). Adapun 16 armada tangki yang diberangkatkan berasal dari 5 tangki milik BPBD, 4 tang-
Polresta Makota Ajak Siswa SD Tertib Lalin Malang, Memorandum Satuan Lalu Lintas Polresta Malang Kota melakukan pendidikan masyarakat (Dikmas) di kampung tangguh lingkungan RW 05 Glintung, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (17/9). Dikmas ini menyasar anak-anak usia sekolah SD usai belajar secara daring. Selain diberikan materi terkait tertib lalu lintas juga diberikan pengetahuan pembiasaan kehidupan baru dengan protokol kesehatan. “Selain materi tertib dengan berlalu lintas, juga diberikan tata cara protokol kesehatan,” terang Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Ramadhan Nasution. Ia menambahkan, dikmas untuk anak-anak di kampung tangguh ini diikuti 25 anak berusia 6 hingga 10 tahun. Pantauan di lapangan, anak-anak mengikuti arahan satuan lalu lintas dengan senang dan gembira. “Kami berikan menyampaikan materi dengan santai dan menyenangkan. Dilengkapi dengan alat peraga berupa boneka. Mereka sangat senang. Hal ini sangat mungkin dilakukan di kampung tangguh yang lain,” pungkas Rama.
ki dari dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman, 2 tangki PDAM, 4 tangki dari satuan polisi pamong praja, dan 1 tangki dari dinas lingkungan hidup. “Mudah-mudahan dengan
bantuan air bersih ini mampu mencukupi kebutuhan air bersih di Lamongan. Semangat dari kita untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tambah Fadeli. (*/asw/lis)
BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA PENGUMUMAN: KANTOR PERTANAHAN KOTA SURABAYA II (Tentang Sertipikat hilang) PROVINSI JAWA TIMUR JL KREMBANGAN BARAT NOMER 57 SURABAYA, TELP (031)3531476, FAX (031)3531477
Nomor: 1359/300-35.80/IX/2020
Untuk mendapatkan Sertipikat baru sebagai pengganti Sertipikat yang hilang berdasarkan ketentuan pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa: No
NAMA ALAMAT PEMOHON
1
BUANINTA GRASIANI Jl. Komp. AD Bulak Rantai G-93, Jakarta Timur. ASIMILYA SARWIASTUTI Jl. Komp. AD Bulak Rantai G-93, Jakarta Timur. Berdasarkan Surat Keterangan Ahli Waris tanggal 14-112017 yang diketahui Lurah Tengah No. 200/1.711.312 tanggal 17 November 2017 dan Camat Kramat Jati No. 0863/1711.312 tanggal 24 November 2017
2
LETAK JALAN NIB TERDAFTAR TANGGAL a. JALAN HAK ATAS TANAH JENIS & ATAS NAMA PEMBUKUAN b . DESA/KEL. NOMOR HAK c. KEC. Hak Milik No. 1709 Kel. Gading Kec. Tambaksari Luas: 1930 m2
-
SARWONO
22-06-1964 a. Setro Gang V b. Gading c. Tambakksari
KETERANGAN - Surat Pernyataan di Bawah Sumpah/Janji Tanggal 07-09-2020 - Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan Tanggal 24-07-2019 Nomor: SKTLK / B / 2867 / VII / TUK.7.2.1 / 2019 / SPKT / RESTABES SBY, dari Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Timur Resort Kota Besar Surabaya Jalan Taman Sikatan No.1 Surabaya. - Surat Keterangan Ahli Waris tanggal 14-11-2017 yang diketahui Lurah Tengah No. 200/1.711.312 tanggal 17 November 2017 dan Camat Kramat Jati No. 0863/1711.312 tanggal 24 November 2017
Dalam waktu 30 (Tiga puluh) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi mereka yang merasa keberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (Tiga puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertipikat tersebut diatas maka sertipikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertipikat yang dinyatakan hilang tidak berlaku lagi.
Dikmas Satlantas Polresta Makota di kampung tangguh Glintung.
Sementara itu, Kasubbag Humas Polresta Malang Kota Iptu Ni made Seruni Marhaeni menyampaikan sejak dini anak-anak
perlu diberikan pengetahuan mengenai tertib lalu lintas. “Agar nantinya mematuhi aturan lalu lintas,” katanya. (edr/lis)
Jelang Hari Jadi Ke-1091 Kabupaten Pasuruan
FOTO: MEMORANDUM/RUL
Gelar Istigasah Kubra dan Tahlil Pasuruan, Memorandum Sehari menjelang Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1091, pemkab menggelar istigasah kubro dan tahlil, Kamis (18/9) malam. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf, Wakil Bupati KH Abdul Mujib Imron, dan forkopimda, serta undangan lainnya. Istigasah dilaksanakan melalui video conference. Dalam sambutannya, Bupati Irsyad mengatakan, tujuan digelarnya istighosah secara daring (dalam jaringan) adalah sebagai bagian dari protokol kesehatan, guna meminimalisir adanya kerumunan. Meski begitu, semata-mata bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Serta mendoakan para masyayikh, alim ulama, dan para mantan bupati dan wakil bupati Pasuruan yang masih ada agar diberi kesehatan dan keselamatan di masa pandemi Covid-19. “Kita tetap memakai protokol kesehatan. Semua yang hadir wajib memakai masker dan dalam kondisi sehat,” singkatnya. Dijelaskan Irsyad, peringatan hari jadi Kabupaten Pasuruan tahun ini diperingati secara sederhana karena masih dalam situasi pandemi Covid-19. “Kalau biasanya kita selalu mengagendakan banyak acara untuk menyemarakkan, maka untuk tahun ini kita ganti dengan istigasah dan tahlil. Memohon doa kepada Alah SWT agar pandemi ini segera berakhir,” katanya. Meski terbilang sederhana, Irsyad menegaskan justru tidak mengurangi kekhidmatan dan cara untuk memperingati hari jadi. Terlebih tema hari jadi Kabupaten Pasuruan ke-1091 adalah Mewujudkan Keluarga Berdaya Lawan Covid-19, maka Irsyad mengajak seluruh masyarakat untuk bisa menjadikan keluarga semakin tangguh, kuat, dan berdaya dalam memerangi corona. (rul/lis)
SABTU PON, 19 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 9
Suasana istigasah dan tahlil dalam rangka hari jadi ke-1091 Kabupaten Pasuruan.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
SABTU PON, 19 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 10
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
Muhammad Muhaimin
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Perjalanan Dinas DPRD Rp 1,5 M Dikepras Jombang, Memorandum Evaluasi Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah (P-APBD) 2020, dari Pemerintah Provinsi akhirnya jelas. Sedikitnya Rp 1,5 miliar anggaran perjalanan dinas Anggota DPRD Jombang harus dikepras dan dialokasikan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang. ”Tidak banyak yang dievaluasi terkait P-APBD,” ujar Muhammad Muhaimin, Ketua Bapemperda DPRD Jombang, Jumat (18/9). Muhammad Muhaimin menegaskan, anggaran perjalanan dinas anggota DPRD sebesar Rp 1,5 miliar dialokasikan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang sebesar Rp 1,3 miliar, dan masing-masing Rp 100 juta bergeser ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Inspektorat. Politikus PKB ini menyebutkan, untuk dana cadangan persiapan Pilkada langsung 2002 tidak ada masalah. “Karena pilkada nanti membutuhkan anggaran yang cukup besar mencapai Rp 60 miliar, jadi harus dipersiapkan dari sekarang,” tegasnya. Sementara Achmad Jazuli Sekdakab Jombang menambahkan, evaluasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur sudah selesai. Meski begitu tidak banyak anggaran P-APBD 2020 direvisi. ”Evaluasi sudah selesai,” ungkapnya. Bahkan, diakuinya untuk P-APBD 2020 sudah diundangkan pada 11 September kemarin. ”Tanggal 4 Oktober 2020 nanti bisa langsung dijalankan,” pungkas Jazuli. (wan/day)
Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi menunjukkan tersangka dan barang bukti.
24 Budak Narkoba Digulung Mojokerto, Memorandum Sedikitnya 24 budak narkoba dengan barang bukti 79,6 gram sabu digulung Satreskoba Polres Mojokerto Kota, Jumat (18/9). Mereka adalah pengguna, pengedar dan bandar.
Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi mengatakan, 24 tersangka ini ditangkap dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2020, terdiri dari beragam profesi. Mulai dari
Jombang, Memorandum 50.093 keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM PKH) bisa bernafas lega. Karena bantuan sosial (bansos) beras yang sempat tersendat 3 bulan, kini ada harapan segera cair. Per kepala keluarga bakal menerima 15 kilogram (kg) beras selama tiga bulan. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) M Saleh mengatakan, bansos beras tersebut dari dari pemerintah pusat melalui program pemulihan ekonomi nasional (PEN) Kemensos. Di Jombang sendiri, total ada 50.093 yang masih aktif terdata sebagai KPM PKH. ”Nanti akan diberikan selama tiga bulan, mulai Agustus sampai Oktober. Namun untuk bulan Agustus akan diberikan bulan ini juga,’’ terang M Soleh, Jum’at (18/9). Sebelumnya KPM PKH sudah mendapat bantuan syarat bertunai dari Kemensos. Seperti bantuan tanggungan pendidikan, kesehatan, disabilitas dan lainnya. ”Besaran masing-masing bantuan yang diterima KPM PKH juga tak sama. Kalau uang tunai misalnya Rp 750 hingga Rp 1 juta,’’ imbuhnya. Selain itu, ada juga KPM PKH yang mendapat bantuan pangan non tunai berupa sembako. Dijelaksan, untuk beras sebanyak 15 kg ini diluar bantuan tersebut. ”Ini tambahan,’’ jelas dia. Bantuan tersebut, lanjut Saleh akan diberikan September ini diantar ke rumah masing-masing KPM PKH. Penyaluran sendiri menurut Saleh dilakukan pihak ketiga dan Bulog. ”Pelaksana teknisnya adalah Bulog dan pihak ketiga, kami hanya sebagai pengawas dan monitoring, mengenai kualitas beras yang diberikan ke KPM,’’ tambahnya. Dalam waktu bersamaan, lanjutnya, Kemensos juga memberikan bantuan tambahan Rp 500 ribu kepada KPM non PKH sebagai stimulus pemulihan ekonomi. Data yang dikantongi Dinsos, di Jombang ada 60.200 KPM non PKH yang sudah mulai proses menerima. ”Untuk yang KPM non PKH sudah diproses oleh bank penyalur,’’ jelas dia. Bedanya, pencairan bantuan sosial tunai sebesar RP 500 ribu tersebut hanya sekali pencairan. ”Satu tahap saja dan sekarang sudah diberikan. berbeda dengan bansos KPM PKH diberikan tiga kali,’’ pungkasnya. (wan/day)
di setiap kalangan dengan cara melalui kurir hingga sistem ranjau,” tutur dia. Ditegaskan Deddy, pelaku yang diamankan diancam hukuman 5 tahun penjara, sesuai Pasal 112 dan 114 UU No 35 tahun 2009, Tentang Narkotika. “Sementara pengedar pil koplo, akan dijerat UU kesehatan, pasal farmasi dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun kurungan penjara,” tutup Debby. (no/day)
FOTO: MEMORANDUM/ANWAR
Bupati Mojokerto Pungkasiadi menyerahkan sembako kepada Lansia di Desa Sidorejo.
80 Lansia Terima Sembako Mojokerto, Memorandum 80 orang lanjut usia (lansia) Desa Jetis dan Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, menerima bansos paket sembako dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Program Peduli Lansia “Merpati Putih”. Paket diserahkan Bupati Mojokerto Pungkasiadi didampingi Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi, Jumat (18/9) pagi di Kantor Desa Jetis. Tri Cahyo Harianto Plt. Camat Jetis menyampaikan, kegiatan ini merupakan aktivitas rutin setiap tahun. “Bansos ini sudah dua tahun berjalan, Kami berharap dapat memberi manfaat bagi semuanya, khususnya dalam masa pandemi Covid-19,” kata Tri. Sementara itu, Bupati Pungkasiadi kembali mengingatkan masyarakat menjaga kesehatan dengan disiplin protokol kesehatan.”Satukan pemahaman wabah Covid-19 ini ada, dan belum selesai sampai hari ini. Mohon dipatuhi semua pro-
tokol kesehatan dimulai dari diri masing-masing. Ini akan sangat membantu gerak kami, dalam usaha memutus mata rantai Covid-19 lebih cepat. Kita usaha bareng-bareng, tidak boleh putus asa dan lelah,” kata bupati. Sebelumnya, bupati juga menekankan pentingnya protokol kesehatan yang harus ditaati, demi percepatan pemutusan mata rantai Covid-19. Hal tersebut disampaikannya pada kunjungan kerja di PT Ajinomoto Indonesia - PT Ajinex Internasional. Bupati Pungkasiadi mengapresiasi perusahaan raksasa yang sudah eksis di Indonesia selama 51 tahun, karena sangat ketat dan serius dalam mengaplikasikan protokol kesehatan di lingkungan industri. “Saya rasa protokol kesehatannya sudah cukup baik dan komplit, terlihat sejak dari pintu masuk tadi. Di dalam perusahaan juga demikian ya, tinggal kondisi pulang ke rumah nantinya seperti apa. Itu
juga harus diperhatikan betul. Mohon dijaga betul protokol ini, karena kita tidak ada yang tahu siapa yang membawa virus,” kata bupati. Direktur Ajinomoto Yudho Kusbandriyo, saat mendampingi kunker bupati turut menginformasikan bahwa perusahaan ini telah membentuk tim khusus pencegahan Covid-19. Yakni terbagi dalam tiga unsur meliputi manajemen, perwakilan karyawan dan dokter kesehatan. Tim khusus ini juga sudah berkolaborasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Kab/ Kota Mojokerto. Tim bertugas melakukan sosialisasi 3M (Menggunakan masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak) lalu disempurnakan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Selain itu, disiapkan tim penegakan disiplin sebanyak 16 orang, yang melakukan patroli dengan menyemprotkan disinfektan dan memastikan sirkulasi udara berjalan baik. (war/day)
Mojokerto, Memorandum Slamet Rifa’i alias Bawen (35), juru parkir (jukir) salah satu bank di Kabupaten Mojokerto, dan Akhmad Rizal Asy’hari alias Blanco (32), warga Dusun Panjer Kidul, Desa Tunggal Pager, Kecamatan Pungging, ditangkap Satreskoba Polres Mojokerto. Keduanya diringkus karena menjadi pengedar sabu. Kasat Reskoba Polres Mojokerto, AKP Yogig Krish Tanto menjelaskan, terbongkarnya jaring sabu ini, diawali diamankannya Slamet yang saat itu menjadi juru parkir, Kamis (17/9) sekitar pukul 11.30. “Tersangka menyebut ada jaringan yang terlibat peredaran narkotika,” ungkap Yogig Krish Tanto, Jum’at (18/9). Slamet yang juga warga Dusun Ketok, Desa Tunggal
Pager, Kecamatan Pungging ini, hanya pasrah dikeler polisi untuk menunjukkan keberadaan Rizal. Tanpa kesulitan anggota Reskoba Polres Mojokerto membeku Rizal. “Dari kedua tersangka, diamankan sejumlah barang bukti satu paket sabu, sebuah amplop, serta dua unit handphone yang digunakan sebagai sarana melakukan transaksi,” sambung Kasat Reskoba. Dihadapan penyidik, kedua tersangka mengaku memperoleh serbuk kristal haram dari Tilam (25) yang sampai berita ini ditulis polisi masih memburu keberadaan yang bersangkutan. “Kedua tersangka kami jerat dengan pasal 114 ayat 1 subs 112 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009, tentang narkotika,” jelasnya. (no/day)
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
Bansos Beras Dijanjikan Cair
tuk sabu warna hijau masih kita dalami, kita juga belum memastikan apakah itu sabu jenis baru atau bukan ini masih kita dalam termasuk memburu pelaku,”terangnya. Lanjut Deddy saat pengerebekan, petugas menemukan sabu warna hijau dengan berat 32 gram sebuah rumah di kawasan Magersari, sementara pelaku berhasil melarikan diri. “Hasil pemeriksaan, 24 pelaku menjadi pengedar sabu
Jukir Bank Ketagihan Sabu
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN
M Saleh
sopir, satpam pabrik, pekerja leasing hingga pembuat sepatu. “Mereka dari jaringan berbeda-beda, dan rata-rata pengedar,”ungkap Deddy Supriadi dalam jumpa pers di Mako
Polres Mojokerto Kota. Dalam gelar itu, polisi juga menunjukkan barang bukti 79,6 gram sabu, 7 ribu butir pil koplo, 3 ekstasi, 24 telepon gengam berbagai merek, serta uang tunai sebesar Rp 1,2 juta. “Termasuk didalamnya terdapat sabu berwarna hijau yang kini masih dalam proses pendalaman,” sebut dia. Ia menegaskan, barang bukti sabu yang diamankan senilai Rp 10,2 juta. “Sedangkan un-
Seorang dari dua pelaku kasus narkoba.
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
DEWI RENGGANIS
SABTU PON, 19 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 11
MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739
Jember, Memorandum Bupati Jember dr Faida MMR mengajak petani Puger dan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Jember ke Jakarta. Tujuannya, menyelesaikan masalah irigasi. “Saya meminta perwakilan PMII dan petani mendampingi dinas terkait untuk ikut ke Jakarta. Untuk menyampaikan secara langsung ke pemerintah pusat sebagai pihak yang paling berwenang untuk tindak lanjut kasus ini,” jelas Bupati Faida di hadapan ratusan mahasiswa dan petani yang berunjuk rasa di depan Kantor Pemkab Jember, Kamis (17/9).
Untuk kesekian kali petani dan mahasiswa berunjuk rasa meminta saluran irigasi yang dibuat oleh perusahaan semen tersebut segera dikembalikan ke saluran semula. Saluran yang dibuat perusahaan itu merupakan uji coba, namun gagal karena aliran air tidak sampai ke hilir yang mengakibatkan sawah milik petani kekurangan air. Petani pun meminta saluran dikembalikan. Kepada petani dan mahasiswa yang konsisten dengan perjuangannya itu, Bupati Faida bersemangat untuk menyelesaikan bersama dengan satu langkah hingga tuntas. Pemerintah pusat pun telah berkomitmen untuk memfasilitasi penyelesaian masalah tersebut. “Kita tunggu jadwal dari pusat,
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Demo, Petani dan Mahasiswa Diajak ke Jakarta
Bupati Jember Faida menandatangani kesepakatan dengan mahasiswa soal saluran irigasi.
Bupati Lantik 728 ASN
tah sudah melakukan reformasi birokrasi sedemikian rupa. Tidak ada pungutan dalam perekrutan hingga pelantikan. Maka tidak ada alasan bagi mereka ini untuk melakukan korupsi dan pungli sekecil apapun. “Tidak semua orang mendapat kesempatan dan kesempatan ini adalah kesempatan bagi sedikit orang. Jalannya roda pemerintahan sangat dipengaruhi oleh abdi negara
Sambungan dari halaman 1
anak yang awalnya rajin kuliah tiba-tiba protol, uang SPP juga tidak dibayar. Dari kecurigaan ini, akhirnya orangtua memilih lapor ke BNNK Surabaya. “Setelah kita jemput klien tersebut dan tes urine hasilnya positif,” ujar Kasi Rehabilitasi BNNK Surabaya Singgih Widi Pratomo. Lanjutnya, narkotika yang paling banyak dikonsumsi di kalangan mahasiswa adalah jenis sabu. Termasuk juga ganja, dan ekstasi. Namun, untuk ekstasi
Beli dan Jual Sabu lewat Medsos Memo menjelaskan, ada beberapa kode atau istilah yang digunakan mahasiswa untuk membeli dan menjual barang haram itu. Istilah tersebut antara lain, bahan, gula, atau yang lebih ekstrem adalah ubas. “Istilah-istilah tersebut yang digunakan secara terang-terangan dalam medsos,” lanjut dia. Alumni Akpol 2002 itu mengakui, siapa saja bisa menikmati narkotika khususnya sabu. Seperti yang pernah diungkap beberapa waktu lalu. Anggota unit idik III mengamankan Taufan Nikmawan Putra (24). Mahasiswa perguruan tinggi swasta (PTS) di Surabaya Selatan itu terindikasi mengedarkan ganja. Dari tangan Taufan, petugas menyita satu paket berisi daun ganja kering seberat 79,95 gram dan empat poket berisi daun ganja siap edar dengan berat masing-masing 1,47 gram, 2,41 gram, 2,48 gram dan 2,29 gram. Dalam bisnisnya, warga Jalan Jambangan Baru itu mencampur ganja dengan tembakau rokok.
Rela Lego Motor demi Pil Koplo telah menyasar di kalangan mahasiswa dan lingkungan kampus. Salah satu mantan pengguna yang mengamini hal tersebut adalah AR (21). Diwawancarai melalui telepon, mahasiswa aktif di perguruan tinggi negeri kawasan Surabaya Selatan ini mengatakan bahwa pengguna maupun pengedar narkoba di kampus nyata adanya. Secara umum, untuk masuk ke dalam kelompok pengguna narkoba ini sangatlah mudah, tanpa syarat dan terjamin keamanannya. Alasan pribadi saat ditanya mengapa menggunakan barang ini awalnya karena ditawari. Setelah mengetahui efeknya, ia lalu mulai mencoba-coba hingga akhirnya kecanduan. AR mengaku bahwa dirinya telah berhenti menggunakan barang haram tersebut melalui fase yang cukup berat. Selain menyiapkan mental dan psikis untuk
Pesan Haru Di hari ulang tahunnya, Bunga Citra Lestari menuliskan pesan haru. Hal itu terlihat dalam instagram milik Bunga Citra Lestari. “Thank you for making me believe that i am worthy of love.. Since you’re gone I need to be you.. Someone who loves me, someone who believes in me..,” buka Bunga Citra Lestari dalam instagram miliknya. “Your words are powerful, and I finally see it..I am going to love me, like you love me..Happy birthday sayang..,” sambung Bunga Citra Lestari lagi.
yang ada pada hari ini sebagai kader di masa yang akan datang,” harap Faida. Masih menurut Bupati Faida, sebanyak 728 orang dilantik tersebar di berbagai titik. Ada yang di puskesmas, rumah sakit, kantor kecamatan. “Kami berbagi tugas dengan Wabup Kiai Muqit dan pejabat lain untuk menyerahkan SK sebagai tindak lanjut dari pengambilan sumpah dan jabatan,” kata dia. (jun/udi)
saat ini mulai jarang mungkin karena tutupnya tempat hiburan malam dan pembatasan jam malam sejak Covid-19. “Kenapa dipilih narkotika golongan stimulan (sabu dan ekstasi) itu memang cirinya membuat seseorang merasa tidak capai, kuat melek, semangat luar biasa,” ujarnya. Kalau jaringan kampus, Singgih tidak membantah karena kemungkinan semuanya ada. Sebab, pengguna narkotika tidak mengenal usia, tidak mengenal
Sambungan dari halaman 1 Kemudian, pada Mei 2020 lalu, giliran anggota unit idik II mengamankan lima pengedar sabu. Seorang mahasiswa PTS di Surabaya Timur yakni Shihab Afrizal Manna (24), diamankan bersama rekannya Vio Saputra (21). Kedua warga Jalan Mulyorejo Tengah V itu nekat mengedarkan sabu dengan dalih tergiur keuntungan. Tidak sekadar menjual, Shihab dan Vio tidak jarang menyediakan tempat untuk para pelanggannya menikmati sabu. “Kalau penjual kayak mereka, memang rata-rata alasannya keuntungan. Selain untung uang, juga untung pakai,” tandas Memo. Pertengahan Januari 2020 lalu, Satreskoba Polrestabes Surabaya mengamankan Nono Supriyadi (52), warga Jalan Semolowaru Bahari Blok X. Nono merupakan dosen PTS di kawasan Jalan Semolowaru. “Kami amankan tersangka bersama barang bukti satu poket sabu di dalam mobilnya,” pungkas Memo. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1 benar-benar terlepas dari obat-obatan terlarang, ia juga mengatakan bahwa dirinya disiksa secara fisik. Hal ini untuk menghindari terjadinya kebocoran informasi terkait rantai para pengguna dan pengedarnya. Pembelian narkoba ini secara langsung lewat beberapa pengedar sesama mahasiswa. Beberapa jenis yang pernah ia cicipi yakni pil koplo dan ganja. “Uang untuk membeli kadang dari hasil patungan,” tambahnya Saat ditanya mengenai penggunaan narkoba di kalangan kampus, AR menjawab lumayan banyak. AR juga bercerita, bahwa ia pernah menemui kasus pengguna lain yang rela hingga melego motornya hanya untuk membeli pil koplo tersebut. Kisaran harganya pun beragam. “Yang paling jelek kualitasnya dan pernah saya konsumsi harganya Rp 30 ribu. Paling mahal sekitar Rp 300 ribu,” tutupnya. (x1/nov)
Sambungan dari halaman 1 Tidak hanya itu dalam instagram miliknya, Bunga Citra Lestari juga memposting kenangan kebersamaan dengan Ashraf Sinclair. Di sana, sang suami terlihat sedang memainkan gitar. Seketika postingan itu langsung banyak mendapatkan komentar dari banyak orang. Banyak orang yang mengaku sedih dengan postingan Bunga Citra Lestari ini. “Just read his DM on twitter. Gosh Ash. We missed u bro. So powerful nge. beautiful caption indeed,” tutur Didiet Maulana. (dtc/nov)
Tawarkan Nuansa Asri di Tengah Pandemi Jember, Memorandum Kebun anggrek di Desa/Kecamatan Kencong, menjadi destinasi wisata di tengah pandemi Covid-19. Selain pengunjung bisa menikmati indahnya bunga anggrek, mereka juga bisa membeli aneka bunga hias di sana. Pengelola kebun anggrek Dira Kencong, Kristian Andi Kurniawan, menerangkan, beragam jenis anggrek tersedia. Seperti anggrek catlea, anggrek macan, anggrek dendrobium, anggrek bulan. Selain itu ada tanaman hias lainnya tersedia di kebun yang berada di komplek pusat perbelanjaan Dira Shopping Center. “Layaknya berbelanja di pasar swalayan, pengunjung dengan bebas memilih tanaman bunga yang diinginkan, tentunya dengan harga cukup terjangkau. Khusus tanaman bunga anggrek, harga yang ditawarkan mulai dari Rp 60 ribu hingga Rp 100 ribu,” ungkap Kristian Andi Kurniawan
pendidikan, dan tidak mengenal profesi. “Kalau kita lihat, hampir semuanya ada. Mulai profesor, sampai yang tidak pernah se-
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Bupati Jember Faida menyerahkan SK kepada mereka yang dilantik menjadi ASN.
Kebanyakan Pengguna Aktif menjalankan bisnis haram tersebut karena keuntungan yang didapat sangatlah besar. Yang mencengangkan dan membuat semua pihak wajib cemas, kebanyakan mahasiswa di Surabaya ternyata sebagai pengguna aktif narkoba. Dari kasus yang pernah ditangani Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya, ada beberapa klien yang berasal dari mahasiswa atas kepedulian orangtua yang curiga atas perubahan sikap anaknya. Gejala itu terlihat karena sang
perjuangkan nasib petani, tanpa ada kepentingan yang lain. Bupati memegang komitmen itu, sebagimana memegang komitmen untuk menolak tambang di Silo. “Saya percaya kalian melaksanakan ini sebagai satu idealisme anak muda, idealisme mahasiswa dalam mengambil peran dalam pembangunan,” ucap Bupati Faida. Menurut Bupati Faida, ada kewenangan yang harus dibagi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat dalam menyelesaikan masalah itu.“Yang kita perjuangkan adalah satu saja, yaitu petani harus dapat air, sampai di sawah paling ujung,” seru perempuan pertama yang menjadi Bupati Jember itu. (edy/udi)
Kebun Anggrek Dira Kencong
FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO
Jember, Memorandum Bupati Jember dr Faida MMR melantik 728 aparatur sipil negara (ASN) yang dilaksanakan secara daring dan luring di Pendopo Wahya Wibawa Graha, Kamis (17/9). Mereka sebelumnya berstatus CASN. “Sebanyak 731 CASN yang lolos di Jember. Ada tiga orang meninggal dunia sehingga tinggal 728 orang. Setelah satu tahun masa percobaan dan melakukan diklat, kini dilantik dan diambil sumpahnya resmi menjadi aparatur sipil negara di Kabupaten Jember ,” ucap Bupati Faida. Ia berpesan kepada semua yang dilantik, bahwa pemerin-
karena memang kewenangan pusat. Kita hadiri bersama-sama, dan apa yang disampaikan didengar dan dilakukan bersama sama,” tutur Bupati Faida. Pada unjuk rasa PMII sebelumnya, Bupati Faida juga dengan cepat merespon aspirasi mereka dengan mengirim surat ke pemerintah pusat yang ditembuskan ke sejumlah instansi pemerintah lainnya, termasuk Gubernur Jawa Timur. Pengiriman surat tersebut sebagai bagian dari sikap pemerintah saat ini. “Kami tidak ingin huru hara, tetapi solusi yang tuntas. Kami tunggu jadwal dari kementerian,” tegas Bupati Faida. Pada pertemuan di bawah terik matahari itu, Bupati Faida mengapresiasi PMII, karena telah mem-
Pengunjung melihat beragam bunga anggrek yang bermekaran.
yang juga seorang anggota DPRD Kabupaten Jember, Jum’at (18/9). Lanjut, Andi panggilan akrabnya, wisata kebun anggrek ini merupakan wahana wisata baru di Kabupaten Jember. Selain dapat berbelanja bunga pengunjung juga dapat menikmati suasana asri di tengah kebun.
kolah pun. Mulai dari mantan hakim mahkamah konstitusi, orang tidak punya pekerjaan juga ada. Jadi narkotika itu sebuah proxy war yang bisa
mengancam semua kalangan,” tambah Singgih. Di seksi rehabilitasi sendiri, untuk jumlah pengguna narkotika di kalangan mahasiswa
Dipaksa hingga Ketagihan seorang mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) di wilayah Surabaya Timur, saat ditemui Memorandum, beberapa waktu lalu. KF mengaku, bahwa ia dan mahasiswa lainnya yang mendapat tawaran mengonsumsi sabu adalah pilihan. Artinya dirinya sudah ditargetkan pengedar yang nantinya
dijadikan sebagai pelanggan tetap. Terlebih, KF kuliah sambil bekerja. Pemuda ini akhirnya terjerumus dan rutin memakai sabu karena merasa mendapatkan tambahan tenaga untuk aktivitasnya sehari-hari. “Saya kan kuliah sambil kerja, selama makai sabu jadi lebih percaya diri
mahasiswa secara permanen dan diserahkan kepada pihak berwajib. Anggra menambahkan, bahwa keputusan pemberian sanksi harus melewati Tim Penyelesaian Pelanggaran (TPP) ITS sebelum diputuskan oleh rektor. “Pelanggaran mahasiswa akan diproses dulu oleh TPP ITS, lalu TPP akan merekomendasikan keputusan kepada rektor. Biasanya kalau pelanggaran pidana termasuk narkoba pasti pencabutan status mahasiswa dan penyerahan kepada pihak berwajib,” pungkas Anggra. Di lain sisi, Kepala Humas Universitas
Halusinasi Tinggi, Perasaan Lebih Nyaman dijebak dari minuman hingga saya kepingin mencoba barang itu saat ada masalah besar. Awalnya bingung cara mendapatkan pil tersebut lalu memberanikan diri meminta teman yang menjebak,” ucap PW dengan nada lirih. Ia menganggap permasalahan besar bisa diselesaikan dengan mengkonsumsi barang haram tersebut. Bermodal pengalaman sudah pernah mencicipi, PW merasa yakin bahwa pil tersebut menjadi penolong untuknya. Bagi PW mendapatkan barang tersebut terbilang cukup mudah. Mengandalkan teman dekat di lingkungannya, ia dengan mudah meminta 3 sampai 5 butir pil. Tingkat halusinasi yang tinggi membuat perasaannya lebih nyaman. Membayangkan hal yang menyenangkan mampu menenangkan pikirannya. Bahkan, masalah yang ia hadapi sedikit bisa terlupakan. “Kalau kecanduan nggak, terakhir pakai dua bulan lalu, ya gara gara ada masalah lagi. Lebih
dari satu jenisnya. Tujuanku satu Mas biar merasakan nge-fly,” ucapnya. Peristiwa dua bulan lalu sangat berbeda dengan masalah awal yang sudah diceritakan. Masalah yang menurutnya lebih berat datang menghampiri hidupnya. Tidak pikir panjang ia kembali mengkonsumsi pil dobel L dengan tambahan barang haram jenis baru yakni ganja. Berbeda dari sebelumnya, kali ini PW membeli ganja dengan uang sendiri melalui temannya di dalam kampus sendiri ataupun di kampus luar. PW mengaku dengan uang Rp 30 ribu, ia mendapatkan pil dobel L sebanyak lima belas butir. Bahkan, ia tidak segan membeli pil koplo tersebut meski merogoh kocek uang ratusan ribu rupiah. “Lantaran cocok, saya beli pil dobel L hingga ratusan ribu rupiah. Memang awalnya nyobain Mas dan rasanya kok enak. Terus saya pingin beli tapi gak ingin sendirian. Saya lalu patungan dengan teman demi
Gadis atau Janda, Eli Tetap Ditunggu Sakh Rukh Khan KW Upaya itu pun ternyata tidak banyak membantu. Usaha makin bangkrut, sementara tagihan datang silih berganti. Eli yang terbiasa hidup susah, meski hidup di tengah orang tua kaya, masih mampu bertahan. Hidup di pondok pesantren yang penuh keprihatinan menempa Eli menapaki penderitaan yang entah kapan akan berakhir. “Aku sekuat tenaga terus bertahan,” tekad Eli, yang diungkapkan As. Nyaris di titik nadir, Eli merasakan adanya perubahan. Sedikit demi sedikit usaha yang mereka jalankan mulai menanjak. Mulai ada hasil yang bisa dinikmati. Ini sangat disyukuri.
fluktuatif. Seperti pada 2015 (16 orang), 2016 (16 orang), 2017 (10 orang), 2018 (9 orang), 2019 (7 orang), dan 2020 hingga Juli (nihil). (fer/nov)
Sambungan dari halaman 1
Penyuluhan dan Pemberian Sanksi narkoba, Anggra mengatakan bahwa sanksi sudah tertera jelas dalam peraturan Rektor ITS nomor 16 tahun 2019. “Dalam peraturan Rektor ITS nomor 16 tahun 2019 pasal 7 d bahwa menolak penggunaan narkotika, psikotropika, zat adiktif, dan minuman beralkohol. Itu sudah jelas tertulis dan dilarang,” tandas Anggra. Pengelompokan sanksi, lanjutnya, di ITS terbagi dalam 3 jenis yakni ringan, sedang, dan berat. Sanksi untuk pelanggaran yang berkaitan dengan tindak pidana dan perdata adalah sanksi berat berupa pencabutan status
Seorang pengunjung, Mila Ayunisti, asal Kecamatan Balung mengatakan, kebun bunga anggrek yang dilengkapi dengan kafe ini cocok untuk menghilangkan rasa jenuh.”Harganya terjangkau dan lebih murah dari tempat yang pernah saya kunjungi,” kata Mila Ayunisti. (edy/udi)
Eli menganggap ini adalah keajaiban yang turun dari langit. Betapa tidak, Eli menyadari sebenarnya usaha mereka berjalan seperti biasa, seperti hari-hari sebelumnya, namun rezeki seakan mengalir tanpa ada sumbatan. Setiap diminta menutup suatu kebutuhan, Agus sudah tak pernah lagi mengelak dan berjanji esok atau lusa. Agus selalu bisa spontan menutup kebutuhan tersebut. “Agus menyatakan ini mukjijat dari Tuhan,” kata Siti seperti ditirukan As. Lambat laun Eli mulai bisa menikmati perubahan positif dalam keluarga. Namun, itu tak lama. Kejadian Minggu pagi itu kem-
dan tidak kenal lelah,” ucapnya. Dirinya juga mengatakan, tetap ada efek samping setelah menggunakan kristal putih tersebut. Efek sabu akan hilang setelah empat sampai lima hari, kemudian ia berubah gampang emosional dan akhirnya drop yang membuat tubuhnya lemas.(mg2/nov)
Sambungan dari halaman 1 Airlangga (Unair) Suko Widodo menjelaskan bahwa Unair mempunyai tim relawan antinarkoba dari mahasiswa. “Di Unair ada relawan antinarkoba, mereka adalah mahasiswa yang bertugas mengedukasi mahasiswa lainnya tentang bahaya menggunakan narkoba,” kata Suko. Suko mengatakan, sanksi bagi mahasiswa yang memakai narkoba adalah dikeluarkan dari kampus. “Sanksinya pasti dikeluarkan, itu sudah pasti. Selanjutnya masalah hukum kita serahkan ke pihak yang berwenang,” pungkasnya. (mg1/nov)
Sambungan dari halaman 1 mendapatkan pil itu. Pernah saya menghabiskan uang jutaan rupiah agar punya banyak stok dan gak kebingungan,” ucapnya. Harapan tinggi akan rasa senang yang tidak terbatas sudah terbayang dibenaknya. Ia menganggap dengan mengkonsumsi banyak pil koplo, hidupnya yang penuh masalah akan dibarengi rasa senang terus menerus. Sampai akhirnya hal itu menjadi momok baginya. Keinginan teler dengan rasa senang berubah menjadi cemas dan takut yang luar biasa. “Terakhir pakai ganja dua bulan lalu Mas. Untuk mengonsumsi dobel L sudah tidak lagi. Kalau ada yang ngajak patungan saya tidak menolak. Namun kalau beli sendiri saya memilih tidak. Sebenarnya selain saya banyak teman-teman kampus yang pakai narkoba. Tapi tidak tahu di mana makainya. Lebih aman di rumah daripada di kampus,” tutupnya. (x2/nov)
Sambungan dari halaman 1 bali memutar roda rumah tangga ke titik terbawah dalam perjalanannya. Ceritanya, hari itu Eli dapat undangan pengantin dari sahabat. Ketika hal itu disampaikan ke Agus, ternyata suaminya minta maaf karena tidak bisa menemani Eli. Agus beralasan sakit perut dan khawatir kambuh di tengah pesta. Siti pun berangkat sendirian dan terpaksa mengajak kerabat. Dia menjemput sang kerabat ke arah berlawanan dengan yang dituju. Setelah itu, baru Siti memutar jalan menuju tempat undangan. Apa yang kemudian terlihat? (bersambung)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
SABTU PON, 19 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Sup Supardi (Hardy). GRESIK: Timotius Devan Nugradikha, Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
Pasutri Pelaku Curas Dibekuk Gresik, Memorandum Pasangan suami-istri (pasutri) Suparman (42) dan Likha (32), warga perumahan Cerme Apsari, Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme, dibekuk jajaran Reskrim Polsek Cerme. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka atas kasus percobaan pencurian dengan kekerasan (curas) terhadap anak di bawah umur, RAH (16), asal Desa Danyang RT 04/RW 09 Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobokan, Jawa Tengah, yang terjadi Sabtu (12/9). Pasutri tersebut ditangkap dalam waktu yang berbeda. Suparman ditangkap terlebih dahulu pada Selasa (15/9), kemudian istrinya menyusul ditangkap Kamis (17/9). Kapolsek Cerme AKP Nur Amin membeberkan, penangkapan pasutri itu bermula dari adanya percobaan pencurian dengan kekerasan di rumah Teguh Heru Yuwono (45) yang merupakan tetangga tersangka. Rumah Teguh disatroni oleh kedua tersangka yang berniat untuk merampok. Tersangka melancarkan aksinya dengan memanjat atap rumah. Sampai di lantai dua,
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Bojonegoro, Memorandum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bojonegoro menertibkan bangunan liar di Jalan Raya Provinsi Bojonegoro-Nganjuk, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Jumat (18/7). Bangunan untuk berjualan itu berada di tanah milik negara. Kasat Pol PP Arief Nanang mengatakan, pihaknya membantu penertiban bangunan liar di atas sarana pengairan milik Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Bojonegoro. Menurut dia, warga yang mendirikan bangunan tanpa izin itu sudah diberi surat peringatan hingga 3 kali. Sebagian dari mereka mbongkar sendiri bangunan miliknya. “Ini pembersihan sisa bangunan yang sulit dilakukan oleh tenaga manusia. Kami menerjunkan alat berat agar efektif dan efisien,” ujar dia. Total ada 78 bangunan berdiri di atas irigasi yang dibongkar. Rencananya, setelah penertiban dilanjut pembersihan saluran air tersebut, tujuannya agar tidak terjadi banjir. (top/har/udi)
Para pelanggar protokol kesehatan didata satpol PP.
Bupati Minta Warga Patuhi Protokol Kesehatan Gresik, Memorandum Jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Gresik terus bertambah. Jumlahnya menembus 3.030 kasus, Jumat (18/9). Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyebut penyebaran Covid-19 di wilayahnya masih terus terjadi, namun angkanya terus menurun. Ia pun mengajak masyarakat agar bersama-sama mematuhi protokol kesehatan supaya mata rantai penyebaran virus ini bisa diputus. “Kami telah mengumpulkan satgas Covid-19 di kabupaten Gresik untuk merumuskan langkah penanganan. Salah satunya peningkatan peran satuan tugas mulai tingkat desa, RT/RW, babinsa, Bhabinkamtibmas serta tiga pilar dan melibatkan TNI-Polri untuk melakukan pengawasan,” ujar dia. Bupati dua periode tersebut menambahkan, pihaknya juga terus mengalakan pembagian maskser gratis kepada masyarakat. Hal itu untuk memastikan semua masyarakat yang berada di wilayah kota Pudak memakai maskser. “Sebanyak 50 ribu masker gratis kita bagikan kepada masyarakat. Semoga masyarakat di Gresik tidak ada yang tidak memakai masker,” tegasnya. Selain itu, phaknya pun terus mendorong instansi-instansi terkait untuk melakukan penindakan tegas bagi pelanggar prokes. Salah satunya melalui operasi yustisi. (and/har)
Likha dan Suparman diapit petugas di Mapolsek Cerme.
keduanya mencongkel jendela kamar yang digunakan sebagai tempat istirahat korban Risma yang merupakan asisten rumah tangga Teguh. Risma yang sedang istirahat pun terbangun. Melihat ada dua orang masuk ke kamarnya, Risma kaget dan ketakutan yang membuatnya berteriak kencang. Sontak hal itu membuat tersangka kalap lalu membekap dan menganiaya korban meng-
Petani Dapatkan Pupuk Subsidi
Bojonegoro, Memorandum Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mempermudah petani mendapatkan pupuk subsidi. Hal itu dilakukan setelah terjadi kelangkaan pupuk di masyarakat (petani) menjelang musim tanam yang jatuh pada Oktober. Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro Helmy Elisabeth menjelaskan, upaya pemkab mempermudah para petani setelah sebelumnya banyak petani mengutarakan keluhan. Mereka merasa keberatan jika untuk mendapatkan pupuk bersubsidi harus menggunakan kartu tani. Padahal, kartu tani dari pemkab belum bisa dibagikan ke semua petani. Oleh karenanya, para petani untuk sementara waktu diberi kemudahan tanpa menggunakan kartu tani sudah bisa mendapatkan pupuk secara manual. “Penyebab kelangkaan pupuk salah satu faktornya juga karena masa tanam yang bersamaan di hampir seluruh wilayah,”Helmy, Jumat (18/9). Helmy menambahkan jika kartu tani belum selesai sampai waktu yang ditargetkan, maka petani bisa membeli pupuk secara manual dengan syarat yang berlaku. Persyaratan yang harus dilalui yaitu petani harus mempunyai rekom dari dinas pertanian lewat KUPT di BPP kecamatan agar dapat diproses dengan cepat. Selanjutnya, ketua kelompok tani dapat meminta pengajuan sesuai dengan kebutuhan anggotanya ke PPL setempat lalu diteruskan ke kios distribusi terkait. “Dari 193.614 orang yang mendaftar, baru 148.281 kartu yang tercetak. Kartu yang teraktivasi sudah 31.554, namun belum ada yang terinjek,” jelas mantan kepala dinas sosial ini. Helmy menekankan kepada pihak ketiga yaitu BNI untuk segera memproses kartu tani agar segera dipakai oleh petani untuk membeli pupuk bersubsidi. (top/har/udi)
Helmy Elisabeth menjelaskan kartu tani.
“Semuanya harus transparan. Urine langsung diserahkan untuk kemudian dicek oleh petugas,” kata Kasi Intel Kolonel Inf Andi Gus Wulandri. Dengan di kawal ketat oleh provost, para anggota diminta menuju kamar mandi, untuk diambil sampel urine. Andi juga menyosialisasi bahaya peredaran gelap narkoba dan
narkotika. “Sambil menunggu hasil urine, kami berikan pemahaman dan sosialisasi terkait nakortika yang sekarang mulai merajalela dan menyerang berbagai kalangan,” lanjut Abdi. Hasilnya, mereka dinyatakan negatif semua. “Ini kegiatan rutin dan sudah masuk dalam program tetap satuan maupun komando atas,” pungkas Andi.(tyo/udi)
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ARISTYOAJI
Personel Korem Bhaskara Jaya dites urine.
mengetahui bahwa jendela kamar atas tidak bisa dikunci. “Di lokasi kejadian ditemukan barang bukti berupa satu buah linggis. Dan berdasarkan keterangan saksi, linggis tersebut milik tersangka Suparman,” ungkap Nur Amin. Korban Risma pun membenarkan hal tersebut. Bahwa yang masuk ke rumah majikannya dan menganiaya dirinya hingga terkapar adalah Suparman. “Ber-
Pemkab Permudah
Pastikan Bebas Narkoba, Prajurit Jalani Tes Urine Surabaya, Memorandum Usai mengikuti apel pagi, 74 personel Korem 084/Bhaskara Jaya diminta untuk tidak meninggalkan lapangan apel, Jumat (18/9). Sebab, mereka harus menjalani tes urine untuk memastikan bebas narkoba.
gunakan besi linggis. Akibat kejadian tersebut, Risma mengalami luka berat di bagian leher, bahu dan tangan. Dia pun harus mendapatkan perawatan intensif petugas medis lantaran beberapa bagian tubuh mengalami patah tulang dan mengeluarkan banyak darah. Kepada kepolisian, Teguh mengatakan bahwa Suparman pernah bekerja membersihkan rumahnya. Sehingga tersangka
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
78 Bangunan Liar Dibongkar
FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Satpol PP menertibkan bangunan liar.
dasarkan keterangan saksi dan korban, serta didukung barang bukti yang kuat,jajaran Polsek Cerme menangkap Suparman di rumahnya,” beber dia. Di hadapan penyidik, Suparman mengaku beraksi dengan dibantu istrinya yang bernama Likha. Tidak buang waktu, polisi langsung meringkus perempuan 32 tahun itu di Jalan Raya Cerme Kidul, Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme. “ Pe n y e b a b n y a f a k t o r ekonomi, tersangka terlilit hutang. Sehingga berniat merampok,” pungkas perwira dengan tiga balok di pundak itu. Sabagai barang bukti, polisi mengamankan satu linggis yang digunakan untuk menganiaya korban, satu buah bantal milik korban, hasil rongent kondisi korban dan hasil visum et repertum. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pasutri yang juga tinggal di Jalan Gundih Rel, RT 02/RW 01, Kecamatan Bubutan, Surabaya itu dijerat pasal berlapis dan harus mendekam di balik jeruji besi penjara. Di antaranya pasal 365 juncto 53 KUHP dan atau UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau pasal 170 juncto 351 ayat (2) KUHP.(and/har/udi)