Skip to main content

Memorandum Edisi 16 Juni 2020

Page 1

memorandum.co.id

SELASA PON, 16 JUNI 2020

memorandumredaksi@gmail.com com

HARGA Rp 3.500,-

RESMOB BEKUK BURON PELAKU SPESIALIS PECAH KACA MOBIL

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

BERAKSI PAKAI PECAHAN BUSI

Surabaya, Memorandum Setelah hampir dua tahun dalam pelarian, Engel alias Abeng (35), akhirnya menyusul dua temannya ke penjara. Pria warga Jalan Kandangan itu, merupakan anggota komplotan spesialis pecah kaca mobil. Abeng dibekuk anggota Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya di rumahnya.  Bersambung ke halaman 11 

Sebelum tepergok warga, kami juga pernah beraksi di Benowo.. Selama bersembunyi, saya selalu pindah-pindah karena takut ditangkap. ENGEL ALIAS ABENG PELAKU SPESIALIS PECAH KACA MOBIL

Tanpa Pemerintahan Oleh: Dahlan Iskan

M

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

aka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni lalu. Yang seperti ini hanya bisa terjadi di Amerika. Yang negara itu didirikan oleh manusia-manusia merdeka. Pribadinya merdeka. Nama wilayah baru itu Capitol Hill Autonomous Zone. Disingkat CHAZ. Luasnya 6 blok. Posisi wilayah itu: di pusat kota Seattle --kota terbesar di negara bagian Washington.  Bersambung ke halaman 5 

Surabaya, Memorandum Pencuri motor tertangkap lantaran dikeroyok korban dan adiknya di Jalan Endrosono III. Kesialan itu dialami Abdul Rohman (24), asal Bangkalan, yang indekos di Jalan Bulak Jaya IV. Saat itu, dia berusaha menggasak Honda Vario milik Helmi Triyanto (26), warga Jalan Endrosono III. Bahkan, melihat pelaku berkelahi, dua rekannya bukan membantu tapi malah melarikan diri.  Bersambung ke halaman 11 

Engel alias Abeng dikawal anggota Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Sangat Bahagia TERNYATA tidak semua orang resah atau bosan selama tinggal di rumah saat masa pandemi Covid-19. Ada kalanya orang justru bersyukur, salah satunya adalah Putri Marino.

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

AKBP MEMO ARDIAN KASATRESKOBA POLRESTABES SURABAYA

1

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

G GRAFIS: MEMORANDUM/AZ MEMORANDUM/AZIZ ZIZ Z

Awalnya Abdul Rohman dan dua rekannya berusaha mencuri motor Helmi. Bahkan, Vario tersebut telah dirusak kunci stirnya.

2 Sialnya, Helmi yang

akan ke pasar kaget melihat motornya dinaiki pria asing. Korban lalu mengejar dan mampu menghentikan pelaku.

Lima budak SS yang ditangkap di gudang Jalan Tambak Dono.

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Putri Marino

Surabaya, Memorandum Seorang pria yang sedang duduk di garasi mobil, Jalan Jojoran I, kaget karena didatangi anggota Unit Reskrim Polsek Rungkut. Padahal saat itu, Junaedi (33), warga Jalan Karang Menjangan III, menggenggam satu poket sabu seberat 0,35 gram. Alhasil saat diperiksa petugas, Junaedi tak dapat menyembunyikan sabu tersebut. Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya,  Bersambung ke halaman 11 

Selama ini, dia (tersangka, red), tinggal di kontrakan saudaranya. Dia sehari-hari menjadi pelatih bola. Meski sempat mengelak, dia terdiam saat kami menemukan barang buktinya..

Efantri Budi Marthana

Gagal Nyabu di Garasi Mobil

Junaedi

Abdul Rohman

KRONOLOGI KEJADIAN

Pelatih Sepak Bola Ketagihan Sabu Surabaya, Memorandum Alasan sebagai penambah stamina masih saja dipakai para pelaku penyalahgunaan narkoba. Seperti yang dilakukan Efantri Budi Marthana (30). Demi meningkatkan semangat, pria yang sehari-hari menjadi pelatih sepak bola antar kampung (tarkam) itu rutin mengonsumsi sabu. Beberapa bulan ketagihan sabu, rahasia Budi akhirnya terendus polisi. Dia dibekuk anggota Unit Idik I Satreskoba Polrestabes Surabaya di sekitar rumah kontrakannya, Jalan Simpang Graha Family VII.  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Maling Motor Keok gegara Dikeroyok

Gudang Digerebek, 5 Budak SS Ditangkap

3 Bahkan, pemilik motor

terlibat baku hantam dengan pelaku. Hingga adik korban membantu dan pelaku berhasil diamankan. Dua pelaku lain memilih kabur.

Surabaya, Memorandum Unit Reskrim Polsek Lakarsantri menggerebek gudang di Jalan Tambak Dono, Asemrowo. Hasilnya, petugas meringkus lima budak narkoba hendak pesta sabu.  Bersambung ke halaman 11 

MEMBURU RESTU ORANG TUA PASCAHAMIL DI LUAR NIKAH Έ2Ή

 Bersambung ke halaman 11 

Baru Sadar Berbuat Khilaf setelah Melihat Bercak Darah di Sprei + Meng, jumlah warga yang reaktif masih tergolong tinggi. -

Jumlah warga yang dompetnya menipis juga semakin tinggi.

Si Mameng (Penjual dompet)

Pertemuan ketiga berlangsung di sebuah kafe. Sekeluar dari kafe itulah terjadi korsleting hawa nafsu. Entah siapa yang mengajak dan siapa yang diajak, kaki mereka melangkah ke hotel yang sekompleks dengan kafe tadi. Yuli Setyo Budi, Surabaya

“Kami baru sadar telah berbuat salah setelah melihat bercak darah di sprei kamar hotel. Aku menjerit histeris,” tulis Sulis. Sulis sangat menyesali kejadian itu. Begitu pula Agus. Mereka berjanji tidak akan mengulangi kesalahan tersebut. Karena itu, mereka sepakat tidak akan saling menghubungi, apalagi bertemu.

Tapi, janji tinggal janji. Baru tiga hari tidak bertemu, Agus menghubungi Sulis. “Kangen,” katanya. Ternyata tidak hanya Agus. Sulis pun merasakan hal yang sama. Meski begitu, mereka menahan diri agar jangan sampai ada ketemuan. Sampai akhirnya Sulis yang sebelum itu secara rutin didatangi tamu  Bersambung ke halaman 11 

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SELASA PON, 16 JUNI 2020 HALAMAN 2

FOTO: MEMORANDUM/WIN

FOTO: MEMORANDUM/WA

KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Agus M, Slamet Wibowo, Ahmad Zaenal Abidin, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Kristion,Afin Maulidin, Suprianto, Iswin Afrizal. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Dibantu aparat kepolisian, penjaga parkir Cafe Kopi Brik sempat bernegosiasi dengan pelaku yang diduga mabuk ketika minta jatah preman.

Warga Jakarta Nyaris Babak Belur Dimassa

Anggota Komisi E DPRD Jatim Adam Rusydi diterima Kepala BPBD Sidoarjo Dwijo Prawito.

Mabuk, Ngotot Minta Jatah Preman

Masuki Masa Transisi New Normal

Rata-Rata Per Hari, 30 Orang Positif Corona

Sidoarjo, Memorandum Ulah Yoshep DA Batoek (39), warga Jalan KH Mas Mansur Nomor 63 RT 16/RW 09 Kebun Melati, Tanah Abang, DKI Jakarta, membuat kesal banyak orang. Dengan kondisi mabuk diduga habis minum-minuman keras, dia hampir dikeroyok warga.

Penyebabnya, dia nekat meminta jatah lahan parkir di Cafe Kopi Brik di Jalan Letjen Suprapto, Dusun Doyong, Desa Kepuhkiriman, Kecamatan Waru, Minggu (14/6) malam. Peristiwa bermula ketika pria yang berdomisili di Desa Tropodo itu

datang ke Cafe Kopi Brik dalam keadaan mabuk. Saat itu, dia bertanya kepada M Ali, juru parkir di Kopi Brik untuk meminta lahan. Namun saat itu dijawab oleh Ketua RW 05, Roni Setiawan. Roni menyebutkan jika lahan parkir sudah ada yang

mengelola. Yakni Karang Taruna Dusun Doyong. Penjelasan itu bukannya meluruhkan niat Yoshep. Dia justru tetap ngotot meminta lahan parkir untuk shif pagi. Roni pun menegaskan jika lokasi tersebut masuk kawasan Desa Kepuhkiriman dan oleh pemuda setempat sudah dikelola.“Kalau dia kan alamatnya diTropodo, maka sama pak RW diarahkan ke Tropodo,” kata Harun, salah seorang saksi kemarin. Korban yang terus ngotot membuat Roni berencana untuk menelepon polisi. Sontak, Yoshep kaget bahkan hendak merampas

handphone Roni. Ketika Roni mengatakan jika hanya ingin ngopi, baru Yoshep mengembalikan handphone-nya. Kesempatan itu dimanfaatkan Roni untuk menghubungi polisi. Kapolsek Waru Kompol Anwar Sudjito menuturkan, Yoshep sempat pergi namun kembali ke lokasi dengan tiga rekannya. Kembali Yoshep meminta jatah lahan parkir sembari memegang baju petugas parkir. Sementara tiga teman yang lain berencana merusak motor pengunjung Kopi Brik. “Karena ada niat untuk merusak motor, maka pengunjung

cafe spontan berteriak,” ujarnya. Mendengar teriakan pengunjung,Yoshep dan ketiga temannya melarikan diri. Nahas, ketika lari dia terjatuh yang membuat bagian telinga kanannya terluka. Saat pengunjung berteriak, rupanya juga bersamaan dengan kedatangan petugas. “Makanya Yoshep kabur sampai terjatuh,” paparnya. Petugas yang datang di lokasi langsung mencatat saksi-saksi. Selain itu, Yoshep dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk divisum. “Saat ini masih proses penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.(wa/jok/epe)

Hadapi New Normal, Singopadu Pertahankan Status Zona Hijau FOTO: MEMORANDUM/WIBOWO

Sidoarjo, Memorandum Pasien positif corona di Kabupaten Sidoarjo masih tinggi jika dibandingan saat PSBB tahap 3. Rata-rata per hari ada sebanyak 30 pasien terkonfirmasi positif covid-19. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (dinkes) Syaf Satriawarman ketika menghadiri inspeksi mendadak (sidak) oleh anggota Komisi E DPRD Jatim di kantor BPBD Sidoarjo, Senin (15/6). “Selama masa transisi ke new normal, kita mendapatkan laporan ada sebanyak 195 tambahan pasien covid-19. Jadi rata-rata 30-32 pasien terkonfirmasi positif,” sebutnya. Jadi bisa dikatakan, di masa transisi normal ini jumlah pasien covid-19 lebih tinggi jika dibandingkan masa PSBB 3 yang hanya 27 orang per hari. Sementara jika dibandingkan PSBB ke 2, per hari pasien positif mencapai 34 orang. “Yang dilakukan di era transmisi ini memang banyak dihasilkan hasil swab, tidak menutup kemungkinan grafik naik terus. Tapi harapan saya setelah grafik naik mulai turun. Akibat dari hasil swab meningkat, diketahui pasien sembuh banyak jika dibandingkan dengan pasien meninggal. Perbandinganya pasien sembuh 123 yang meninggal 63,” tambah Syaf Satriawarman. Adam Rusydi anggota Komisi E DPRD Jatim, menjelaskan sidak merupakan bentuk dukungan pihaknya dalam penanganan covid-19. “Yang kedua kami melakukan kunjungan disini untuk memastikan Pos APBD Provinsi Jatim yang diperuntukan untuk dinas kabupaten atau OPD (organisasi perangkat daerah) tersalurkan dengan baik,” sebutnya. “Terkait dengan penanganan covid-19 untuk ke depan, kami terus berkoordinasi pemenuhan seperti alat-alat APD, hazmat, kesiapan ruang isolasi, dan kampung tangguh ini coba kami inisiasi harus di didukung pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Ternyata Kampung Tangguh Semeru sangat mengedukasi masyarakat,” ucapnya. Hanya saja, dia menyoroti antrean pembagian bantuan di kantor pos. Warga dinilai banyak yang tidak mengindahkan protokol kesehatan. “Bukan terjadi di Kabupaten Sidoarjo saja, hampir semua di daerah di Jatim. Itu menjadi evaluasi kita bersama. Kami mengimbau pihak keamanan untuk lebih disiplin dalam mempersiapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.(win/jok/epe)

Pj Kades Singopadu M Soberi.

Sidoarjo, Memorandum Memasuki masa new normal di tengah pandemi covid-19, Pejabat Kepala Desa (Pj Kades) Singopadu, Kecamatan Tulangan, M Soberi terus berupaya mendahulukan bantuan pada warganya yang terdampak. Seperti halnya dalam penyaluran bantuan, pihaknya terus mengupayakan pemerataan agar semua masyarakat miskin yang terdampak di desanya, tidak ada satupun yang terlewat. “Kami dahulukan kepada ma-

syarakat miskin yang terdampak, kalau ada yang tidak mendapat bantuan maka kami ambil kebijakan meng-cover dengan dana desa (DD),” ujar M Soberi, Senin (15/6). Selain mendahulukan kepentingan warga saat memasuki masa new normal, Pj Kades Singopadu juga melakukan edukasi terkait pencegahan penularan covid-19. Caranya dengan memberikan wawasan dan juga imbauan kepada masyarakat agar jangan sampai ada yang mengabaikan protokol kesehatan. “Kami terus mengim-

bau kepada masyarakat tentang pencegahan dan penanggulangan covid-19 ini lewat RT-nya masing-masing,” ujar dia. Selain itu, dia juga menjelaskan, untuk saat ini Singopadu merupakan satu-satunya desa di wilayah Kecamatan Tulangan yang masih zona hijau. Sampai saat ini tidak ada warga yang terpapar virus corona. Oleh sebab itu, pihaknya dengan segenap warga akan terus mempertahankan dan melakukan pencegahan agar tidak ada yang terjangkit. “Desa

ini satu-satunya yang masih zona hijau, makanya ini akan kami pertahankan,” jelas Soberi. Pencegahan yang dilakukan itu dengan terus melakukan penyemprotan rutin sampai sekarang, membagikan masker kepada setiap warga dari anak kecil hingga orang dewasa, sebagai proteksi diri dari penularan virus melalui pernafasan dan membagikan sabun untuk cuci tangan. “Setiap warga kami berikan masker dan sabun untuk mencuci tangan,” pungkasnya.(bwo/jok/epe)

FOTO: MEMORANDUM/WIN

Mas Iin Dukung Kepala Daerah PKB Fasilitasi Rapid Test Santri

Achmad Amir Aslichin

Sidoarjo, Memorandum Anggota DPRD Jatim, Achmad Amir Aslichin terus berupaya agar santri pondok pesantren (ponpes) terbebas dari penyebaran covid-19. Salah satunya, dengan mendukung instruksi DPW PKB Jatim kepada para kepala daerah dari PKB untuk memfasilitasi rapid test para santri yang akan memulai kegiatan belajar mengajar (KBM). Menurut anggota Komisi B tersebut, dukungan dari PKB dalam pencegahan virus corona di ponpes harus maksimal. Kader PKB harus terjun langsung untuk mengawal proses belajar mengajar di ponpes agar bisa aktif dan sehat seperti semula. “Termasuk memberikan fasilitas rapid test secara gratis itu juga sangat membantu,” bebernya, Senin (15/6). Karena itu, kepala daerah di Jatim khususnya yang berangkat dari PKB, harus menjadi ujung tombak agar santri bisa melaksanakan rapid test. Apalagi, salah satu syarat untuk masuk ponpes di beberapa daerah termasuk di Sidoarjo

mengharuskan santri sehat. Yakni dengan membawa surat bebas covid-19 melalui rapid test. Menurut politisi yang akrab disapa Mas Iin, bantuan dari kepala daerah PKB di masing-masing wilayahnya akan sangat membantu para santri dan pengelola ponpes. Karena itu, diharapkan fasilitas rapid test bisa segera diberikan sambil menunggu jadwal masuk di masing-masing ponpes. “Jika dalam hasil rapid test-nya reaktif maka perlu tindak lanjut karantina dan penanganan kesehatan selanjutnya,” ucap legislator dari daerah pemilihan (dapil) Sidoarjo itu. Sebagai kader PKB, imbuh Mas Iin, instruksi Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar harus ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat sasaran. Ponpes diharapkan tidak menjadi klaster baru dalam penyebaran covid-19. Sehingga butuh peran serta semua stakeholder untuk mencegah mata rantai virus corona. Anggota Panitia Kerja (panja) Penanganan Covid-19 DPRD

Sidoarjo Riza Ali Faizin mengatakan, peran pemerintah daerah sangat penting dalam mengawal penerapan protokol kesehatan di ponpes. Karena itu, dia mendukung penuh instruksi itu. “Kami akan terus mendorong dan mengupayakan pemerintah bisa benar-benar turun tangan dalam fasilitasi rapid test santri,” terangnya. Kepala Dinas Kesehatan (dinkes) drg Syaf Satriawarman mengatakan, Sidoarjo akan memberikan sejumlah fasilitas rapid test bagi santri. Salah satunya santri Ponpes Gontor yang akan dijadwalkan mengikuti rapid test di Sidoarjo secara gratis. “Ada permintaan dari Gontor dan akan kami fasilitasi,” ujarnya. Sementara itu, lanjutnya, untuk santri dari ponpes lain asal Sidoarjo bisa bergabung dengan agenda rapid test yang dilakukan secara umum. Untuk santri dari luar Kota Delta yang akan masuk ke ponpes di Sidoarjo diharapkan juga bisa menunjukkan surat sehat covid-19. (win/jok/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SELASA PON, 16 JUNI 2020 HALAMAN 3

6 Bulan, PAD Baru 30 Persen Surabaya, Memorandum Pandemi Covid-19 berdampak terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kota Surabaya. Memasuki pertengahan tahun atau 6 bulan, capaian PAD baru 30 persen.

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Rapid test di Terminal Bratang.

BIN Perpanjang Rapid Test Massal Surabaya, Memorandum Pemerintah Kota Surabaya bersama Badan Intelijen Negara (BIN) memperpanjang masa rapid test massal di Kota Surabaya hingga satu minggu ke depan. Ini karena Surabaya menjadi episentrum khusus positif corona di Jawa Timur. Selain itu, perpanjangan masa rapid test ini dilakukan lantaran jumlah warga warga yang ingin mengetahui potensi penularan Covid-19 masih cukup tinggi. Terbaru, virus corona di Surabaya hingga Senin 15 Juni 2020 pagi mencapai 3.832 kasus, sementara sebaran Jatim mencapai angka 7.780 kasus dari situs resmi Pemkot Surabaya, lawancovid-19.surabaya.go.id. Sebaran virus corona di Surabaya masih meningkat, sebanyak 2327 pasien dalam perawatan. Kabar baiknya, 1188 pasien dinyatakan sembuh, sementara 317 pasien COVID-19 meninggal dunia. Head of Medical Intelligence, dr Sri Wulandari mengatakan, rapid test dan swab massal akan terus digelar hingga jumlah penderita Covid-19 di Jawa Timur menurun. “Kami ingin sesegera mungkin memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Jatim, khususnya Surabaya,” kata dr Wulan sapaan akrabnya kepada Memorandum, Senin (15/6). Kemarin, upaya untuk menekan angka kasus penularan virus corona salah satunya dilaksanakan di halaman Terminal Bratang dan di Jalan Raya Imam Bonjol, depan Koramil Tegalsari. Terhitung sejak 29 Mei lalu, rapid test massal ini sudah memasuki hari ke-18 tepatnya pada Senin (15/6). Rapid test terus mendapat perhatian warga yang ingin mengetahui potensi penularan Covid-19. Sejak pagi, warga antusias mengikuti proses rapid test massal. Rapid test massal tetap mengikuti protokol kesehatan dengan tetap menjaga jarak dan mencuci tangan. Alur pemeriksaan dimulai dari pengambilan nomor antrian, registrasi, dilanjutkan pemeriksaan rapid test. Jika hasil test no-reaktif, warga diperbolehkan pulang. Jika reaktif, warga harus melakukan swab di tempat yang sama. Tiap warga akan mendapat kartu registrasi berisi tanggal pengambilan rapid test dan hasil tes. Hingga siang, warga masih bergulir berdatangan untuk mengikuti tes gratis tersebut. dr Sri Wulandari menambahkan pelaksanaan rapid test massal secara bergilir. Kegiatan tes cepat massal tersebut didukung tenaga medis, analis laboratorium dan tenaga pendukung. “Satgas lawan Covid-19 BIN membawa langsung mobil laboratorium Covid-19, ambulans, dan peralatan pendukung lainnya di Kota Surabaya dan sekitarnya,” jelasnya. Staf Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Suranaya Riza Adha mengatakan, selain diikuti warga umum, rapid test yang digelar di Terminal Bratang ini juga mendapat antusias sopir angutan kota. “Iya dari sopir angkot juga banyak ikut rapid test,” ujarnya. (alf/rif)

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Forkopimcam Asemrowo bersama warga membersihkan lingkungan.

Bersama Masyarakat Wujudkan Kampung Tangguh Surabaya, Memorandum Tiga pilar Asemrowo menggelar karya bakti dan bagi Koramil Asemrowo. Ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial komando kewilayahan. Dalam hal ini koramil berada di garda terdepan untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat secara langsung dan untuk membentuk kampung tangguh. “Kami terpanggil dan tergugah untuk menciptakan kampung tangguh yang bebas dari penyebaran pandemi virus corona,” ujar Danramil Tandes Mayor Inf Suwadi. Ikut hadir dalam kegiatan bersama masyarakt selaian Danramil Tandes, juga tampak Kapolsek Asemrowo, Sekcam Asemrowo, Lurah Asemrowo, dan Ketua Kampung Tangguh Asemrowo RW 05. Dalam rangkaian kegiatan tersebut dihadapkan dengan situasi saat ini khususnya masyarakat Asemrowo RW 05 sangat antusias untuk membiasakan dalam hidup bersih untuk memutus penyebaran Covid-19. “Semoga melalui kegiatan karya bakti akan menggugah dan menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan semakin memantapkan komunikasi yang sudah terjalin dengan baik,” lanjut Suwadi. Diharapkan, kegiatan yang melibatkan banyak pihak ini nantinya masyarakat lebih memiliki kepedulian terhadap lingkungan, juga mengimbau untuk selalu hidup bersih agar terhindar dari penyebaran virus corona. (tyo/rif)

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pajak Daerah (BPKPD) Kota Surabaya Yusron Sumartono mengatakan, tahun 2020 target penerimaan secara total untuk pendapatan sebanyak Rp 9,83 triliun. Khusus untuk PAD ditargetkan Rp 5,584 triliun. Namun memasuki pertengahan Juni, capaiannya tidak sesuai dengan harapan. “Hingga hari ini realisasi untuk PAD itu sebesar 30 persen atau Rp 1,7 triliun,” kata Yusron, Senin (15/6). Untuk meningkatkan realisasikan, Yusron melakukan penagihan kepada wajib pajak (WP). Termasuk ke beberapa sektor pajak seperti PBB (pajak bumi dan bangunan) dan BPHTB (bea perolehan hak atas tanah dan bangunan) yang

porsinya paling besar di antara jenis pajak yang dikelola Pemkot Surabaya. “Kami sampaikan SPPT (surat pemberitahuan pajak terutang) PBB, tinggal kewajiban pembayaran. Untuk PBB kami upayakan setiap hari petugas BPKPD mendatangi rumah-rumah untuk melakukan imbauan pembayaran PBB,” ujarnya. Bagi warga yang merasa kesulitan dalam hal ekonomi karena dampak Covid-19, BPKPD telah memberikan fasilitas relaksasi bagi wajib pajak untuk melakukan pembayaran secara mengangsur. Hal ini juga berlaku bagi perusahaan-perusahan yang mengalami kendala dalam pembayaran karena dampak Covid-19. Untuk BPHTB, pihaknya meminta kepada pengembang

“

Kami sampaikan SPPT (surat pemberitahuan pajak terutang) PBB, tinggal kewajiban pembayaran. Untuk PBB kami upayakan setiap hari petugas BPKPD mendatangi rumah-rumah untuk melakukan imbauan pembayaran PBB,”

Yusron Sumartono Kepala BPKPD Kota Surabaya perumahan serta notaris agar segera melakukan pembayaran BPHTB apabila sudah terjadi transaksi. “Kami melakukan upaya penagihan-penagihan

karena memang menjadi kewajibannya untuk membayar pajak,” kata Yusron. Dalam kondisi pandemi saat ini, penerimaan dari pajak tersebut juga dimanfaatkan Pemkot Surabaya dalam menangani dan menanggulangi dampak Covid-19. Salah satunya memberikan bantuan sosial berupa permakanan bagi warga terdampak hingga menyiapkan fasilitas hotel untuk kebutuhan isolasi. Di sisi lain, Yusron menyatakan, Pemkot Surabaya juga harus melakukan kewajiban-kewajiban rutin belanja wajib yang tidak bisa dihindari. Seperti pembayaran PJU untuk penerangan jalan umum, hingga perbaikan infrastruktur jalan. Oleh karena itu, penerimaan pajak ini sangat penting bagi Pemkot Surabaya untuk mendukung pelaksanaan pemenuhan kewajiban tersebut. Di sisi lain, Pemkot Surabaya juga mendapatkan dana perim-

bangan pusat dan pendapatan yang sah seperti dana bagi hasil (DBH) pajak dari pemerintah provinsi. Untuk dana perimbangan dari pusat ditargetkan Rp 2,266 triliun. Kemudian untuk lain-lain pendapatan yang sah yang terbesar dari bagi hasil pajak pemerintah provinsi ditargetkan Rp 950 miliar. “Dana perimbangan itu tercapai Rp 844 miliar atau 37,25 persen. Lalu dari bagi hasil pajak provinsi baru tercapai Rp 116 miliar atau 12,28 persen,” kata Yusron. Dengan melihat bagi hasil pajak provinsi yang sangat kecil, masih lanjut Yusron, pihaknya telah berkirim surat ke pemerintah provinsi agar segera merealisasikan bagi hasil pajak yang memang menjadi hak masing-masing kota atau kabupaten di Jawa Timur. Sampai dengan saat ini, bagi hasil dari pemerintah provinsi yang diterima Kota Surabaya Rp 116 miliar atau 12,28 persen. (udi/rif)

Disiplin Kunci Memutus Mata Rantai Covid-19 Surabaya, Memorandum Banyak hal yang wajib dilakukan di masa transisi menuju new normal ini. Yang paling terpenting dan harus diperhatikan adalah kedisiplinan masyarakat khususnya di Kota Surabaya. Kombespol Jhonny Eddison Isir pun menganggap pandemi covid-19 ini sebagai tantangan baru dalam bertugas. Orang nomor satu di Polrestabes Surabaya itu meyakini dengan semangat gotong royong yang dilakukan masyarakat Surabaya, virus corona jenis baru itu bisa dilawan. “Kuncinya kedisiplinan masyarakat juga, protokol kesehatan terus dilakukan. Seperti menggunakan masker, cuci tangan, dan jaga jarak. Harapannya nanti, Desember, vaksin

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Kombespol Jhonny Eddison Isir didampingi AKBP Sudamiran berfoto bersama para pemimpin SKH Memorandum.

untuk virus ini bisa diproduksi massal. Sehingga, kita bisa kem-

bali ke kehidupan yang normal,” kata Isir.

Lebih lanjut Isir mengungkapkan, upaya percepatan

penanggulangan Covid-19 di Surabaya ini sudah menjadi salah satu prioritas. Misalnya dengan memperkuat Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo yang berada di wilayah hukum Polrestabes Surabaya. Seperti diketahui, program tersebut upaya pemberdayaan masyarakat untuk menekan penyebaran Covid-19 di Surabaya. Namun demikian, pihaknya juga akan tetap fokus menekan angka kriminalitas di Surabaya. “Fokus kami dalam mendukung Pemkot Surabaya dalam penanganan Covid-19, bukan berarti kami tidak fokus untuk menekan angka kriminalitas. Kami akan melakukan tindakan tegas, tepat, terukur kepada pelaku yang meresahkan masyarakat,” pungkas dia. (fdn/rif)

DPRD Surabaya Apresiasi Tim Unair Temukan Kombinasi Obat Covid-19 Surabaya, Memorandum DPRD Kota Surabaya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Universitas Airlangga (Unair) yang selama ini telah berkiprah luar biasa dalam membantu penanganan Covid-19 di Kota Pahlawan. Empat pimpinan DPRD berkunjung ke Kantor Rektorat Uniar, dan berdiskusi dengan Rektor Prof M Nasih tentang penanganan Covid-19, Senin (15/6). Keempat pimpinan tersebut Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono, Wakil Ketua DPRD Laila Mufidah, AH Thony, dan Reni Astuti. ”Unair menjadi salah satu kampus pelopor dalam penanganan Covid-19. Unair membuktikan bahwa kampus ini adalah bagian dari sumber ilmu abadi sebagaimana guci berisi air abadi yang dibawa Garuda Mukti, tunggangan Bhatara Wisnu, dalam lambang Unair,” ujar Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono usai bertemu Rek-

tor Unair Prof M Nasih. Hadir pula dalam pertemuan itu Ketua Senat Akademik (SA) UNAIR Prof Djoko Santoso dan Sekretaris Unair Koko Srimulyo. Di akhir pertemuan, Rektor Unair memberi buku berjudul “Menjaga Nalar Mencari Jalan Keluar” yang berisi tentang berbagai pemikiran dan pengalaman Uniar menangani Covid-19. “Terima kasih Pak Rektor atas bukunya yang inspiratif ini. Mengingatkan kita semua untuk menjaga nalar dalam mencari jalan keluar di masa sulit ini,” kata Adi, politikus PDI Perjuangan. Adi mengatakan, Unair penuh dedikasi dalam membantu pemerintah menangani pandemi Covid-19. Lembaga Penyakit Tropis (LPT) atau Institute of Tropical Disease (ITD) Unair menjadi andalan pengetesan spesimen untuk uji usap (swab) dari berbagai daerah. RS Unair juga menjadi rumah sakit rujukan Covid-19. Bahkan, Unair bahkan telah membuat gedung khusus yakni Rumah Sakit Klinik Infeksi (RSKI) untuk

pasien Covid-19 yang dipisahkan dengan pasien umum, sehingga pengobatan untuk pasien umum tetap lancar. Yang terbaru, Unair menemukan kombinasi regimen dari lima obat untuk penanganan Covid-19. Penemuan kombinasi regimen obat itu, menurut para peneliti Unair, efektif mempercepat pemulihan pasien Covid-19. Penelitian itu didukung BIN dan BNPB. Kombinasi regimen obat itu terdiri atas Lopinavir/ritonavir dengan azithromicyne, Lopinavir/ritonavir dengan doxycycline, Lopinavir/ritonavir dengan chlaritromycine, Hydroxychloroquine dengan azithromicyne, dan Hydroxychloroquine dengan doxycycline. ”Penelitian kombinasi regimen obat ini menjadi harapan baru bagi kita semua untuk mempercepat penyembuhan pasien Covid-19. Apalagi, dalam penelitian itu dikatakan bahwa dosis masing-masing obat lebih kecil dibandingkan dosis tunggalnya. Ini tentu bisa mengurangi efek toksik obat tersebut bila ia jadi

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Empat pimpinan DPRD yang berkunjung ke Kantor Rektorat Unair.

obat tunggal,” ujarnya. Adi menambahkan, Unair juga menemukan formula dalam penelitian stem cell (sel puncak) untuk penanganan Covid-19. Ada dua formula yang ditemukan, yaitu Haematopotic Stem Cells (HSCs) dan Natural Killer (NK) cells. Adi juga mengucapkan selamat kepada Unair yang berhasil menaikkan peringkatnya di jajaran kampus terbaik dunia. Bulan ini, peringkat Unair menurut QS World University Rangkings (QS WUR) melonjak

signifikan menjadi peringkat 521-530 kampus terbaik dunia dari 1.000 kampus dunia. Secara nasional, Unair di posisi keempat kampus terbaik. ”Ini kebanggaan. Seluruh pemangku kepentingan di Surabaya, termasuk DPRD, mendukung Unair terus mendarmabaktikan dirinya bagi dunia riset, pendidikan, dan pengabdian masyarakat sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dicetuskan di era kepemimpinan Presiden Sukarno,” papar Adi yang juga alumnus Unair. (why/rif)

KTM Evakuasi Penderita Cerebral Palsy Dipindah ke Hunian Lebih Layak Surabaya, Memorandum Ingat dengan kisah Nanang Soedarto (53) yang merawat cucunya, Diva Nabila (17 tahun), yang sempat viral, belum lama ini. Diva Nabila selama hampir 17 tahun hanya bisa terbaring lemah tak berdaya di kasurnya yang lusuh akibat penyakit cerebral palsy yang dideritanya sejak berusia 6 bulan. Senin (15/6), Komunitas Tolong Menolong (KTM) akhirnya mengevakuasi Diva Nabila dan Nanang Soedarto ke tempat hunian yang lebih layak dibanding tempat tinggalnya yang sebelumnya di kawasan Ikan Gurami Gang Lebar Nomor 52. KTM sudah mempersiapkan tempat tinggal mereka untuk sementara di Tambak Asri 312A, sembari berharap bantuan rumah susun dari Pemerintah

FOTO: ISTIMEWA

Nanang Soedarto, Diva Nabila, dan Daniel Lukas Rorong, Ketua Komunitas Tolong Menolong (KTM).

Provinsi Jawa Timur atau Pemerintah Kota Surabaya. Sebelum dievakuasi, Nabila sempat dicek kondisi kesehatannya oleh Dokter Sukma Sahadewa. Daniel Lukas Rorong, Ketua Komunitas Tolong Menolong (KTM) menceritakan, proses evakuasi sendiri berjalan dramatis dan mengharukan. Nanang mengalami kesulitan saat

mengangkat cucunya dari ranjangnya menuju ke mobil yang sudah disiapkan, terutama saat keluar melewati lorong yang menjadi akses keluar. Tak hanya itu saja, para tetangga pun melepas kepindahan Nabila dengan penuh haru. “Cepat sembuh ya, nak,” kata Darmi (70) sambil mencium pipi Nabila dan terlihat meneteskan air mata.

Setiba di hunian sementara, Nanang langsung menggendong cucunya tersebut memasuki kamar yang sudah disiapkan dan membaringkan Nabila di ranjang springbed. “Syukurlah, proses evakuasi berjalan lancar. Namun kami masih punya tugas lainnya lagi yakni mengawal administrasi kependudukan Diva Nabila. Seperti akte lahir, kartu keluarga, serta kartu tanda penduduk, mengingat usia Nabila saat ini sudah menginjak 17 tahun,” kata Daniel yang sudah menjadi relawan kemanusiaan sejak 2010 lalu ini. Setelah urusan surat kependudukan selesai, Daniel berharap adanya bantuan pengobatan secara serius dan intensif yang dicover melalui BPJS PBI Kelas 3 yang dibiayai oleh pemerintah. Daniel juga berharap agar pemerintah bisa lebih serius lagi membantu pengobatan Diva Nabila, di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

“Atas nama kemanusiaan, tolong bantu remaja putri ini. Lihat langsung kondisinya. Bayangkan, hampir 17 tahun lamanya, dia hanya terbaring di ranjang. Ditambah dengan kondisi hunian yang sebelumnya sangat tidak layak,” papar Daniel, didampingi Soetjipto Joe Angga, Pembina KTM. Nanang Soedarto sendiri mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan untuk cucunya tersebut. Hal senada juga diungkapkan Anita (39), ibu kandung Diva Nabila yang ikut dalam proses evakuasi anaknya. “Saya terharu dan tidak menyangka, banyak yang peduli terhadap keadaan putri saya, Nabila. Selanjutnya, saya akan sering bolak-balik Gresik-Surabaya untuk ikut memantau kondisinya,” ujar Anita yang baru saja kehilangan anak ketiganya Rosiana Desiani akibat penyakit cerebral palsy juga pada 2019 lalu. (alf/rif)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR Gauli Anak Tiri, Warga Ngampel Dibui

Wali Kota Malang H Sutiaji memberikan arahan di halaman Balai Kota Malang.

Wali Kota Malang Ingatkan Patuhi Protokol Kesehatan Malang, Memorandum Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan menerapkan new normal life bagi pegawai di lingkungannya, Senin (15/6). Ini ditandai dalam gelaran apel di halaman Balai Kota Malang dengan menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Wali Kota Malang H Sutiaji memberikan pengarahan agar sebagai aparatur sipil negara (ASN) wajib memberikan contoh kepada masyarakat. “Kita diwajibkan menjadi panutan menerapkan protokol kesehatan. Itu kita wujudkan pada kegiatan pagi ini, apel kita laksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, menggunakan masker, menjaga jarak, serta mengecek suhu tubuh para ASN,� jelasnya. Meski saat ini masih berada pada masa transisi menuju penerapan tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19, namun perlu menginisiasi lebih dulu dengan pelaksanaan apel pagi ini. Harapannya adalah agar masyarakat pun dapat mengikuti pola kami agar dapat bekerja secara produktif secara aman dan bebas Covid-19. “Jangan sampai saat kita berada di masa pandemi ini kualitas kinerja dan pelayanan pada publik juga ikut menurun, masyarakat tetap harus mendapatkan pelayanan publik yang terbaik dan ASN tetap harus terus berkarya,� paparnya. Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Malang Nurwidianto menyampaikan apel ini merupakan yang pertama usai masa pendemi. “Dalam pelaksanaannya menerapkan protokol kesehatan,� tuturnya. (*/ari/lis)

2020 sekitar jam 14.00. Saat itu korban tidur di kamarnya, didatangi tersangka dan disetubuhi secara paksa. Saat kejadian istrinya sedang memasak di dapur. “Kondisi korban dari hasil pemeriksaan mengalami trauma dan tertekan. Yang bersangkutan membutuhkan pendampingan terkait kondisi kejiwaannya dari RS Bhayangkara Kediri, namun korban tidak sampai hamil,� terang Miko di Mapolres Kediri Kota, Senin (15/6).

Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana memberikan keterangan dan tersangka.

Tanamkan Nilai Pancasila di Ponpes Madiun, Memorandum Sebagai insan penerangan, Paur Produk Penrem 081/DSJ Lettu Inf Erwan senantiasa aktif mengajak dan mengimbau seluruh elemen bangsa untuk bahu membahu dan menunjukkan perannya dalam memajukan dan membangun bangsa Indonesia. “Seperti yang dilakukan saat komsos dengan KH Mizan Basyari yang akrab di-

sapa Gus Mizan di Ponpes Subulul Huda di Desa Rejosari, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun,� tutur Kapenrem 081/DSJ Mayor Hartoyo, Senin (15/6). Hartoyo memaparkan, dengan didampingi anggotanya Peltu Agus Budi, Lettu Inf Erwan mengajak pimpinan Ponpes Subulul Huda untuk dapat meningkatkan perannya dalam membangun karakter para santri yang sesuai de-

ngan kepribadian Pancasila. Dalam kegiatan tersebut Erwan mengatakan, sebagai generasi muda penerus bangsa, para santri tersebut nantinya juga mempunyai kewajiban untuk mengisi pembangunan dan melanjutkan cita-cita perjuangan bangsa Indonesia. Untuk itulah ia menilai, sangat penting untuk dapat membentuk kepribadian mereka dengan menanamkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan Ponpes

Subulul Huda. Sementara itu, Gus Mizan berterimakasih dan menyambut baik ajakan dari Lettu Inf Erwan serta siap mewujudkannya. Ia mengungkapkan, meskipun para santri di lingkungan ponpes yang dipimpinnya lebih banyak belajar dan memperdalam ilmu agama, namun dirinya juga turut berupaya untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan nilai-nilai luhur Pancasila itu sendiri. (alv/lis/*)

PENGUMUMAN LELANG EKSEKUSI HARTA PAILIT

FOTO: MEMORANDUM/ALVIN

Tulungagung, Memorandum Kasus penganiayaan berujung kematian, yang terjadi pada Selasa (12/5) bulan lalu, di wilayah Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban, dengan korban Sarto (54), warga Desa Maron, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, terus berlanjut. Ketika itu korban yang ternyata mengidap gangguan jiwa, diketahui malam hari berjalan sambil membaHery Widodo wa senjata tajam. Setelah beberapa waktu lalu polisi menggelar rekonstruksi dugaan penganiayaan hingga menyebabkan kematian korban, keluarga korban mendatangi Mapolres Tulungagung untuk mencabut laporan atas kasus tersebut, Senin (15/6) kemarin. Kedatangan keluarga korban ini bersama Heri Widodo, pengacara hukum tersangka, dan beberapa saksi. Sarkam, kakak korban mengatakan, dari rekonstruksi diketahui tidak ada unsur kesengajaan dalam kematian adiknya. Dan dirinya bersama keluarga bisa menerima kejadian ini. “Kami keluarga meyakini takdir kematian itu kan bisa bagaiman saja jalannya. Ini sudah menjadi takdir keluarga kami,� kata dia. Sarkam menjelaskan, selama ini korban memang memiliki gangguan kejiwaan dan sering membawa pisau untuk mencari kayu di malam hari. “Kalau gangguan jiwanya sudah itu sudah 27 tahun. Kalau bawa pisau itu untuk cari kayu biasanya,� ucapnya. Pihaknya berharap polisi menghentikan proses kasus ini, dan membebaskan tersangka Agus alias Gaguk (38), warga Desa Sumberdadap, Kecamatan Pucanglaban. Sementara Heri Widodo, kuasa hukum tersangka menyampaikan, kedatangannya ke Polres Tulungagung mengantarkan keluarga dan saksi untuk kasus ini. “Kami datang untuk memfasilitasi keluarga korban, saksi saat kejadian, dan melaporkan pejabat yang dinilai membiarkan kejadian berlangsung,� ujarnya. Heri mengungkapkan, berdasarkan rekonstruksi kepolisian, pihaknya menemukan beberapa kejanggalan yang diduga mengakibatkan kematian korban. Mulai dari pembiaran pascakorban diamankan warga, hingga proses pemulangan korban oleh keluarganya menggunakan sepeda motor. “Kita punya saksi yang melihat langsung kejadian. Jadi dari hasil rekonstruksi diketahui ada pembiaran oleh pejabat setempat untuk tidak segera memberikan pertolongan kepada korban. Dan saat membawa korban pulang menggunakan sepeda motor pun ternyata tidak sesuai dengan keterangan saksi di lapangan,� jelasnya. Dengan fakta rekonstruksi pihaknya juga melaporkan dua pejabat yang memiliki wewenang saat kejadian berlangsung. Yakni kepala Desa Demuk dan seorang anggota Polsek Pucanglaban. (fir/mad/lis)

Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana mengatakan, Mawar dirudapaksa ayah tirinya sudah berulang kali selama setahun, sejak duduk di bangku SD hingga SMP. Perbuatan ini kemudian diketahui pihak keluarga dan dilaporkan ke polisi. Korban selama ini tinggal satu rumah bersama ibu kandung dan ayah tirinya. Kemudian perbuatan itu dilakukan ketika kondisi rumah sepi. Perbuatan terakhir dilakukan pada 4 Juni

Miko menambahkan, motif tersangka merudapaksa untuk melampiaskan nafsu birahinya. Dari penangkapan itu turut diamankan barang bukti berupa baju lengan panjang warna putih, tang top motif angka, celana dalam warna pink, dan celana biru warna kotak. “Tersangka dikenakan pasal 81 (1) Undang-Undang RI No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun,� pungkasnya. Sementara itu, tersangka juga mengakui perbuatannya. “Saya memaksanya untuk melampiaskan nafsu. Biasanya pas istri tidak ada,� ucapnya. (mis/mad/lis)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Keluarga Korban Penganiayaan Cabut Laporan di Polres Tulungagung

Kediri, Memorandum Beberapa hari lalu para tetangga Iswahyudi di Kelurahan Ngampel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, dikejutkan adanya penangkapan pria 38 tahun itu. Sebab, Iswahyudi ditangkap atas dugaan perbuatan cabul yang dilakukan terhadap Mawar (14), anak tirinya.

FOTO: MEMORANDUM/MIS

FOTO: MEMORANDUM/ARI

SELASA PON, 16 JUNI 2020 HALAMAN 4

Kurator KOPERASI SERBA USAHA (KSU) ARTA SRIKANDI (Dalam Pailit), yang diangkat berdasarkan Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya No. 7/Pdt.Sus-PKPU/2019/PN.Niaga.Sby. tanggal 24 Mei 2019, berdasarkan ketentuan Pasal 185 ayat (1) Undang-Undang No. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan Dan PKPU, akan melaksanakan penjualan umum secara lelang melalui perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang / KPNL Sidoarjo, terhadap harta pailit KSU ARTA SRIKANDI (Dalam Pailit), dalam keadaan apa adanya /as is. Adapun obyek yang akan dilelang berupa benda bergerak, yaitu : NO.

NAMA BARANG

HARGA LIMIT Dan UANG JAMINAN LELANG

1.

1 (satu) unit Sepeda motor Merek Honda, No.Pol : P 2639 ZW, Tahun : 2014, Warna : Hitam, atas nama LISA HERAWATIE, beserta STNK, BPKB ;

- Harga limit sebesar Rp. 8.000.000,(delapan juta rupiah) ; - Uang Jaminan Lelang sebesar Rp. 3.000.000,(tiga juta rupiah) ;

2.

1 (satu) unit Sepeda motor Merek Honda, No.Pol : P 5889 ZL, Tahun : 2015, Warna : Hitam, atas nama RINDRA NOVIAMANTO, beserta STNK, BPKB

- Harga limit sebesar Rp. 9.000.000,(sembilan juta rupiah) ; - Uang Jaminan Lelang sebesar Rp. 3.500.000,(tiga juta lima ratus ribu rupiah) ;

3.

1 (satu) unit Sepeda motor Merek Honda, No.Pol : P 6468 VA, Tahun : 2015, Warna : Hitam, atas nama SITI MARDYANINGSIH, SE, beserta STNK, BPKB ;

- Harga limit sebesar Rp. 9.000.000,(sembilan juta rupiah) ; - Uang Jaminan Lelang sebesar Rp. 3.500.000,(tiga juta lima ratus ribu rupiah) ;

4.

1 (satu) unit Sepeda motor Merek Honda, No.Pol : P 3092 RW, Tahun : 2018, Warna : Hitam, atas nama IMAM WAHYUDI, beserta STNK, BPKB ;

- Harga limit sebesar Rp. 13.000.000,(tiga belas juta rupiah); - Uang Jaminan Lelang sebesar Rp. 4.000.000,(empat juta rupiah)

5.

1 (satu) unit Mobil Wuling Convero S, No. Pol : P 1703 WC, Tahun : 2018, warna : Putih, No. Rangka : MK3AAAGA1JJ004611, No. Mesin : L2B8J50820598, atas nama KSU ARTA SRIKANDI, beserta STNK, tanpa BPKB ;

- Harga limit sebesar Rp. 95.000.000,(sembilan puluh lima juta rupiah) ; - Uang Jaminan Lelang sebesar Rp. 28.500.000,(dua puluh delapan juta lima ratus ribu rupiah) ;

Paur Produk Penrem 081/DSJ Lettu Inf Erwan berbincang dengan KH Mizan Basyari.

Keterangan : - Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan ; - Jaminan harus sudah efektif diterima KPKNL Sidoarjo selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang ; - Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang ; - Bahwa obyek yang akan dilelang tersebut di atas adalah benar harta pailit debitur pailit yang terdapat asli dokumen, yakni STNK dan BPKB, kecuali untuk Mobil Wuling hanya STNK dan tanpa BPKB, yang mana penguasaan phisik mapun dokumen saat ini berada pada Penjual ; - Saat ini secara phisik harta pailit/boedel pailit (barang) tersebut diamankan, ditempatkan, dan dikuasai oleh Kurator, GL /DZ 2IÂżFH %$1*81 5(.$1 \DQJ EHUDODPDW GL 3XUL 6XU\D -D\D 7DPDQ $WKHQD + 1R *HGDQJDQ 6LGRDUMR ; Syarat-syarat Lelang : 0HPLOLNL DNXQ \DQJ WHODK WHUYHULÂżNDVL SDGD ZHEVLWH https://www.lelang.go.id (closed bidding) ; 2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website di atas; 3. Penerimaan uang jaminan sampai dengan hari Senin, tanggal 29 Juni 2020, pukul 23.59 waktu server (sesuai WIB) dan Penutupan Penawaran Lelang pada hari Selasa, tanggal 30 Juni 2020, pukul 09.59 waktu server (sesuai WIB) dan Pembukaan Penawaran pada hari Selasa, 30 Juni 2020, pukul 10.00 waktu server (sesuai WIB); 4. Peserta lelang wajib melihat dan mengetahui kondisi, letak dan status hukum obyek lelang tersebut di atas dan keadaannya pada hari itu termasuk segala kekurangannya serta segala kewajibannya menjadi kewajiban dan tanggung jawab pembeli, maka peserta yang ditunjuk sebagai pemenang lelang tidak diperkenankan minta ganti kerugian atas sesuatu apapun juga, Kurator menjual dalam kondisi apa adanya /as is ; 5. Segala biaya dan pajak yang timbul, menjadi kewajiban yang harus dibayar oleh Pembeli/Pemenang Lelang ; 6. Karena satu dan lain hal, pihak penjual dan/atau pejabat lelang dapat melakukan pembatalan/penundaan lelang terhadap lelang tersebut di atas, dan pihak-pihak yang berkepentingan/peserta lelang tidak diperkenankan melakukan tuntutan/gugatan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Surabaya dan Kurator KSU ARTA SRIKANDI (Dalam Pailit) ; 7. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo, Jl. Erlangga No. 161, Kec. Sidoarjo, Kab. Sidoarjo, Telp (031) 8057108, 8057109, Fax. (031) 8057101 / Kurator KSU ARTA SRIKANDI (Dalam Pailit) di Perumahan Puri Surya Jaya Taman Athena H1, No. 1 Gedangan, Sidoarjo (08121715896) ; Deskripsi Pelaksanaan Lelang Pertama : Cara Penawaran Batas Akhir Penawaran

: :

Pembukaan Penawaran dan Penetapan Pemenang Lelang Pelunasan Lelang Bea Lelang Pembeli Tempat Pelaksanaan Lelang Tempat dan Jangka Waktu Melihat Barang

: : : : :

Closed Bidding (dengan mengakses alamat domain https://www.lelang.go.id) Hari Selasa, 30 Juni 2020, Pukul 09.59 waktu server Aplikasi Lelang E-Auction (sesuai WIB) Hari Selasa, 30 Juni 2020, Pukul 10.00 waktu server Aplikasi Lelang E-Auction (sesuai WIB) 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang 2% dari harga pokok lelang atau sesuai dengan peraturan yang berlaku Ruang Lelang KPKNL Sidoarjo, Jl. Erlangga No. 161, Kec. Sidoarjo, Kab. Sidoarjo Pada alamat tersebut di atas, sejak pengumuman ini terbit sampai dengan sebelum pelaksanaan lelang

Sidoarjo, 16 Juni 2020 Kurator KOPERASI SERBA USAHA ARTA SRIKANDI (Dalam Pailit) T.T.D DR. BANGUN PATRIANTO, SH.,MH.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SELASA PON, 16 JUNI 2020 HALAMAN 5

Saifullah Tersangka, Kursi Sekda Bondowoso Jadi Incaran Politisi PDI Perjuangan Andi Hermanto yang juga anggota DPRD Bondowoso menjelaskan, partainya tidak akan melakukan intervensi hukum atas kasus itu. Bahkan pihaknya juga menyerahkan sepenuhnya kepada bupati terkait mekanisme selanjutnya setelah polisi menetapkan sekda sebagai tersangka dalam perkara itu. “Bupati lebih tahu bagaimana selanjutnya. Kami tidak ikut ikut. Biar proses hukum ini berjalan dengan baik dan tidak ada pihak manapun

yang ikut campur. Jadi jangan bawa kasus ini ke ranah politik,” tukas Andi. Mengenai kasus yang menimpa sekda, PDI-P juga tidak akan memberikan advis kepada sekda meski PDI-P merupakan salah satu pendukung politik pasangan Salwa Irwan. “Biarlah bupati yang mengurus semuanya,” ujarnya. PDI-P juga tidak akan intervensi terkait pergantian sekda apabila nanti sudah ada ketetapan hukum. “Sekda itu kan jabatan karir. Biarkan saja bupati dan wakil bupati yang mena-

FOTO: MEMORANDUM/LIS

Bondowoso, Memorandum Penetapan Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Saifullah sebagai tersangka kasus dugaan ancaman pembunuhan kepada mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Alun Taufana dipastikan akan mengubah peta politik di Kabupaten Bondowoso.

Sekda Saifullah

ngani,” katanya. Sebelumnya, Polres Bondowoso menetapkan Sekda Kabupaten Bondowoso Saifullah sebagai tersangka dalam

kasus dugaan ancaman pembunuhan kepada mantan kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Alun Taufana. Namun, kendati telah ditetapkan se-

bagai tersangka, polisi tidak melakukan penahanan terhadap tersangka. Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz dikonfirmasi sejumlah wartawan, Senin (15/6), membenarkan pihaknya telah menetapkan sekda sebagai tersangka. Namun kapolres tidak banyak memberikan penjelasan atas penetapan tersangka. “Sudah, sudah jadi tersangka,” katanya singkat. Berdasarkan data yang dihimpun, Saifullah ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat (12/6) kemarin setelah tim penyidik melakukan gelar perkara. Selanjutnya, polisi mengeluarkan surat penetapan Saifullah sebagai tersangka dalam kasus itu. Sebelumnya, mantan Ketua BKD Alun Taufana melaporkan Sekda Sai-

fullah melalui kuasa hukumnya, Eko Saputro, ke Polres Bondowoso atas dugaan ancaman pembunuhan ketika ia masih menjabat sebagai kepala BKD definitif. Saat itu Sekda Saifullah masih dalam proses pelantikan sebagai Sekda Bondowoso. Alun dinilai menghambat proses pelantikan sekda, sehingga Saifullah mengancam Alun melalui saluran telpon dan hal itu direkam oleh Alun. Beberapa bulan kemudian Alun dipecat dan kini menjadi staf biasa. Alun mengaku sudah bersabar, namun kata dia, Sekda Saifullah selalu mengungkit masalah itu diberbagai forum sehingga membuat Alun tak lagi bisa bersabar dan melapor ke polres. (lis/lis)

PDAM Beri Keringanan Pelanggan Bondowoso, Memorandum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bondowoso memastikan tidak ada relaksasi pembayaran bagi para pelanggan. Dirut PDAM April Ariesta Bhirawa, usai pertemuan dengan sekretaris daerah (sekda) di Pemkab Bondowoso menjelaskan, operasional dan gaji karyawan PDAM tidak dibayar oleh pemerintah pusat maupun daerah, melainkan dari pelanggan. ”Jadi mohon maaf. Kalau pelayanan kami tidak bisa seperti PLN, BUMN yang semuanya ditanggung pusat. Kalau PDAM keberlangsungannya dibiayai oleh pelanggan,” tandasnya. Namun dalam beberapa bulan terakhir pihaknya memberikan keringanan bagi pelanggan tidak mampu yang menunggak selama dua bulan tidak ditutup. “Tapi kalau nunggak 3 bulan, kami tetap melaksanakan penutupan,” terang Ariesta. Saat ini, pemerintah daerah akan lebih memperhatikan penertiban Air Bawah Tanah (ABT). Karena pelanggan PDAM di Kabupaten Bondowoso mayoritas dari kalangan tidak mampu yang menyebabkan pemerintah mengeluarkan subsidi. Diharapkan, pemerintah daerah secepatnya menertibkan ABT sehingga para pemilik usaha seperti hotel dan pertokoan menjadi pelanggan PDAM. “Sementara ini pelanggan PDAM 80 persen dari masyarakat ekonomi menengah ke bawah,” tambah Ariesta. Untuk itu, pihaknya terus berupaya melakukan normalisasi perpipaan dan penambahan air baku. Bahkan, sesuai arahan sekda bahwa PDAM harus hadir menjadi perusahaan daerah yang bisa melayani semua lapisan masyarakat. (sw/lis)

Bupati Lumajang Thoriqul Haq bersama Wabup Indah Amperawati dalam acara peletakan batu pertama.

bangunan bumi perkemahan di Desa KandangTepus, Senin (15/6). Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq ini menyampaikan, dengan dibangunnya bumi perkemahan tersebut diharapkan nantinya menjadi salah satu daya dukung pengembangan pariwisata. “Saya bangga karena pembangunannya sejalan dengan program Pemkab Lumajang yang gencar memperkenalkan potensi wisata,” kata dia yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Lumajang. Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati menerangkan, untuk tahap pertama akan dibangun ruang pertemuan dan sarana prasarana yang lain, seperti musala, kamar mandi dan MCK, serta beberapa fasilitas lainnya. Lanjut dia, selain itu nanti-

Pasuruan, Memorandum Masyarakat Kota Pasuruan sudah mulai bisa menggunakan kawasan alun-alun. Itu, setelah Pemkot Pasuruan kembali membuka salah satu ruang terbuka hijau (RTH) yang terletak di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo, pekan ini. Namun, masyarakat tetap harus mematuhi protokol kesehatan selama berada di kawasan tersebut. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pasuruan Kokoh Arie Hidayat mengungkapkan, pemkot mulai melenturkan kebijakan di kawasan alun alun. Sempat ditutup beberapa waktu lalu sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19, kini masyarakat sudah bisa menggunakannya meski belum maksimal. Garis yang sempat menutup alun-alun sudah tidak dipasang lagi. “Sesuai penjelasan dari Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP), kawasan alun-alun sudah mulai dibuka sejak pekan ini. Masyarakat sudah

Alun-alun Kota Pasuruan.

boleh memasuki kawasan setempat. Namun, harus diingat mereka tetap harus mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker,” ungkap Kokoh. Kokoh menjelaskan, masyarakat sudah bisa memanfaatkan alun-alun setempat untuk rekreasi keluarga seperti berolahraga,

duduk di bangku taman untuk menghabiskan waktu atau sekadar jalan-jalan mengitari alun-alun. Namun, khusus untuk areal bermain yang berada di dalam alun-alun masih harus steril dan tidak boleh digunakan untuk sementara waktu. Di luar areal bermain, masyarakat bisa memanfaatkan

Tanpa Pemerintahan Sejak itu 6 blok ini tidak lagi menjadi bagian kota Seattle. Juga tidak di bawah negara bagian Washington. Tapi tetap Amerika Serikat. Proklamasi itu dilakukan oleh warga yang tinggal di 6 blok tersebut. Warga di situ menyatakan bisa mengurus diri sendiri. Tanpa pemerintah perlu ikut mengatur. Mereka tidak memerlukan polisi, lurah, camat, pegawai negeri, dan seterusnya. Instansi-instansi seperti itu dinilai hanya akan merepotkan warga. Juga hanya akan membuat warga tidak merdeka. Mereka akan dan merasa bisa mengatur diri sendiri. Kalau pun mereka perlu listrik atau air, itu bisa lakukan sendiri-sendiri. Lewat transaksi komersial biasa. Sisi lain yang hebat dari proklamasi itu: masyarakat CHAZ akan mengatur kehidupan warga di 6 blok itu berdasarkan demokrasi masyawarah mufakat di antara mereka sendiri. Menyaksikan deklarasi seperti itu saya pun berdebar-debar: jangan-jangan sebentar lagi mereka akan punya Pancasila. Lelucon? Sama sekali bukan. Ini serius. Yang seperti itu sudah banyak di Ame-

Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

nya juga akan dibangun taman anggrek, holtikultura, maupun taman yang dapat menjadi wisata edukasi dengan tanaman jenis pohon langka dari Kabupaten Lumajang. Seperti pohon randuagung, lempeni, pronojiwo, dan beberapa pohon lainya. “Di Bumi Perkemahan Glagaharum ini, nanti juga akan kami dibangun wahana outbond, Glamping (Glemore Camping, red) serta rest area. Bumi perkemahan ini juga dikelilingi tanaman kaliandra dan bambu kuning,” terang Indah yang juga Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lumajang. Diharapkan dengan adanya bumi perkemahan tersebut, perekonomian dapat tumbuh di wilayah desa, sehingga taraf hidup masyarakat desa akan juga meningkat. (kom/tri/lis)

Alun-alun Pasuruan Dibuka, Patuhi Protokol Kesehatan

FOTO: MEMORANDUM/ILUSTRASI

April Ariesta Bhirawa

Lumajang, Memorandum Sebagai upaya pengembangan sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang membangun Bumi Perkemahan Glagaharum di atas lahan seluas sekitar 10 hektare. Nantinya fasilitas tersebut dikelola Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lumajang. “Saya yakin lahan seluas 10 hektare ini akan menjadi sebuah bumi perkemahan yang dapat mendukung upaya pengembangan pariwisata. Untuk meningkatkan perekonomian dan edukasi kepada masyarakat. Karena letak geografisnya sangat mendukung, yakni di wilayah Kecamatan Senduro yang memiliki kawasan destinasi wisata,” ujar Bupati Lumajang Thoriqul Haq usai peletakan batu pertama pem-

FOTO: MEMORANDUM/KOM

FOTO: MEMORANDUM/SW

Pemkab Lumajang Bangun Bumi Perkemahan di Lahan 10 Hektare

fasilitas yang tersedia di RTH tersebut. Untuk kawasan RTH lainnya di Kota Pasuruan seperti taman di GOR Unsur, Taman Kota, dan sebagainya masih belum dibuka untuk umum. Namun, pihaknya memastikan ke depannya RTH ini akan difungsikan kembali secara bertahap. Tak hanya itu, mulai Minggu (14/6) pembatasan yang dilakukan tim gabungan dari Satpol PP, Polres Pasuruan Kota, dan Kodim 0819 di kawasan alun-alun dan Jalan Niaga saat malam hari secara resmi sudah kembali dibuka. Sehingga, toko maupun pusat perbelanjaan bisa beroperasi seperti biasa tanpa pembatasan jam operasional. Kawasan niaga dan sekitarnya yang sempat dilakukan pembatasan, mulai Minggu malam (14/6) sudah kembali dibuka. Namun, kami meminta masyarakat tetap patuh dengan menggunakan protokol kesehatan seperti masker. Untuk areal RTH lainnya di luar alun-alun nanti akan dibuka secara bertahap,” sebut Kokoh. (rul/lis)

Sambungan dari halaman 1 rika. Bahkan banyak sekali. Saya pernah menuliskannya di DI’s Way. Sudah agak lama. Ketika saya keliling Amerika bersama dua teman saya ini: John Mohn yang American dan Robert Lai yang Singaporean. Di sana ada lebih 1.000 wilayah kecil seperti itu. Yang tanpa pemerintahan. Yang kelompok masyarakatnya merasa mampu mengurus diri sendiri. Dalam sistem kenegaraan di Amerika itu disebut ”Unincorporated Community”. Misalnya saat kami berkendara dari Norfolk di Virginia ke Washington DC. Lewat Delaware. Melalui terowongan bawah laut yang amat panjang. Tiba-tiba John melihat ada papan nama ”Unincorporated Community” di dekat sebuah perumahan. ”Itu yang kita diskusikan tadi,” ujar John --sambil menunjuk papan nama itu. Sebetulnya tadi itu bukan diskusi. Lebih pada kuliah privat --tentang sistem pemerintahan dan politik di Amerika. Sepanjang jalan --lima jam sebelum makan dan lima jam setelah makan-- kami memang tidak pernah kehabisan bahan diskusi. Begitu juga keesokan harinya. Lusa-

nya. Dan lusanya lagi. Begitu John menunjuk papan nama itu saya pun menghentikan mobil. Kebetulan saya yang lagi pegang kemudi. Kebetulan lagi ada pompa bensin di dekat situ. Perumahan itu tidak luas. Sekitar 20 rumah. Besar-besar. Sebenarnya tidak tepat juga disebut perumahan. Jarak antarrumah jauh-jauh. Masing-masing rumah dikelilingi pohon-pohon besar yang rindang. Dan semak-semak. Kampung seperti itu tidak tercakup di administrasi desa di situ. Tidak juga di bawah pemda mana pun. Sepengetahuan saya wilayah Unincorporated Community seperti itu semacam peninggalan lama. Wilayah seperti itu sudah ada sebelum ada pemerintahan kota. Bahkan sebelum ada negara bagian. Sewaktu pemerintahan kota/kabupaten dibentuk mereka tidak mau gabung. Pilih tetap independen. Tapi rasanya baru di Seattle ini. Yang di era modern seperti ini masih ada yang mau mendeklarasikan independen. Istilahnya pun tidak mau sama. Tidak Unincorporated Community, tapi CHAZ. Sama saja.

Wali kota Seattle tenang-tenang saja. Tidak ada nada jengkel --apalagi sampai nangis-nangis. Tidak menentang juga tidak menyetujui. Sang wali kota menyadari sepenuhnya: hak tertinggi adalah milik warga. Gubernur Washington juga tidak ambil pusing. Kemerdekaan adalah hak segala warga. Yang kebakaran jenggot justru --siapa lagi kalau bukan-- Presiden Donald Trump. Presiden langsung mengeluarkan perintah. ”Ambil alih. Sekarang juga. Segera,” unggah Trump di Twitter-nya. Pernyataan keras itu ditujukan kepada wali kota Seattle dan Gubernur Washington. ”Kalau kalian tidak melakukan, saya yang akan melakukan,” tulis Trump. Yang diperintah tenang-tenang saja. Tidak sedikit pun acuh. Ketika Trump kian murka --menganggap itu terorisme lokal-- barulah wali kota Seattle bereaksi. Juga keras. Terhadap Presiden Trump. Inilah respons sang wali kota: Baiknya Presiden Trump kembali masuk bunker, biar kami tenang! Itu sekaligus ejekan dari sang wali

kota untuk presidennya. Trump memang diberitakan mengungsi ke bunker - persembunyian di bawah Gedung Putih-- ketika demo besar mulai mendekati rumah presiden awal Juni lalu. Trump sendiri berdalih itu bukan untuk mengungsi. Apalagi takut. Kepergiannya ke bawah tanah itu untuk inspeksi. Mungkin Trump beranggapan deklarasi wilayah CHAZ itu bagian dari protes pada kepresidenannya. Trump memang sangat sensi belakangan ini. Atau sejak dulu. Jangan-jangan Trump juga tidak tahu bahwa di Amerika Unincorporated Community seperti itu diperbolehkan. ”Sensi didemo” itu wajar. Demo antirasialis itu terjadi di mana-mana. Termasuk di Seattle. Akibat terbunuhnya George Floyd di Minneapolis itu. Itulah gelombang demo terbesar sejak tahun 1960. Terjadi di zaman Trump. Lewat CHAZ itu masyarakat Amerika terus memberi pelajaran berharga ke dunia. Termasuk dalam hal berdemokrasi. Justru sikap Presiden Trump yang dikecam sangat luas: itulah cermin sikap seorang diktator. (*)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Noor Arief, Syaifuddin, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu, Indra Anugrah Hardiantoko, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

Kapolrestabes Surabaya Apresiasi Polisi Beri Tindakan Tegas dan Terukur Pelaku Kejahatan

“Korban sempat mendapatkan ancaman dan pukulan oleh

Salah satu yang menjadi sorotan adalah tindakan tegas dan terukur yang dilakukan pihak kepolisian kepada para pelaku kejahatan dan peredaran narkoba. Dari para pemimpin pendahulu, tindakan tegas dan terukur sudah dilakukan untuk membuat efek jera bagi penjahat. Seperti contoh di massa kepemimpinan Brigjen Sandi Nugroho. Sejak pertama kali menjabat, sudah ada lebih dari 15 penjahat dikirim ke akherat. Selain pelaku 3C (curas, curat dan curanmor), para bandar dan pengedar kelas wahid juga tidak luput dari timah panas petugas. Dengan tindakan tegas terukur atau diskresi kepolisian itu, sudah dipastikan nyali para pelaku lain menciut.

Polres Lumajang Distribusikan Bantuan Obat dan APD Anggota

AKBP Deddy Foury Millewa secara simbolis memberikan obat dan APD kepada anggota.

FOTO: MEMORANDUM/AND

Lamongan, Memorandum Personel Polwan (polisi wanita) Polres Lamongan kembali melakukan penegakan protokol kesehatan melalui patroli bersepeda ke tengah masyarakat. Kali ini, para polwan turun langsung blusukan ke sejumlah pasar dan lokasi keramaian lainnya, Senin (15/6). Sejumlah anggota Polwan Polres Lamongan di antaranya Iptu Sri Iswati SM, Bripka Siti Rochma, Briptu Lisa, Briptu Irma Helda, dan Briptu Zellin Avio menyusuri sepanjang Jalan KBP M Duryat, Jalan A Yani, Pasar Tingkat , Jalan Laras Liris, Pasar Ikan Lamongan, Jalan Andansari,

konsumsi obat obatan herbal tersebut, setidaknya imun anggota akan semakin kuat dan lebih semangat lagi dalam melakukan tugas tugas kepolisian,” pungkas Deddy Millewa. (tri/mik)

AKBP Feby DP Hutagalung meninjau pabrik tangguh Raya By Pass Mojokerto.

FOTO: MEMORANDUM/EDR

Pada kesempatan itu, sebanyak 500 paket sembako diberikan kepada m masyarakat. Mulai dari ojol, tukang becak, tenaga medis, dan warga yang membutuhkan. “Masih dalam suasana pendemi virus, semoga kegiatan baksos bisa bermanfaat bagi sesama,” lanjut Leo.

Mojokerto, Memorandum Setelah menyiapkan kampung tangguh di wilayah Hukum Polres Mojokerto, kali ini Kapolres Mojokerto AKBP Feby DP Hutagalung juga melakukan peninjauan pabrik tangguh di Mojokerto, Senin (15/6). Selain kampung tangguh, kali ini kapolres bersama pejabat utama Polres Mojokerto melakukan peninjauan terhadap pabrik tangguh di Kabupaten Mojokerto.Yakni di pabrik tangguh PT. Sunrise Steel Jalan

Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Malang Kota Iptu Ni Made Seruni Marhaeni menjelaskan, teknis pelaksanaan pemberian bantuan tetap dengan protokol kesehatan. “Pelaksanaan baksos, tetap mementingkan protokol kesehatan. Hal itu sudah sesuai anjuran pemerintah,” terangnya. (edr/mik)

Malang, Memorandum Untuk meningkatkan kinerja jajaran, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar memberikan motivasi pada anggota bhabinkamtibmas agar dapat menjalankan tugas dengan baik di tengah pandemi Covid-19 di Aula Sanika Satyawada, Polres Malang, Senin (15/6). Kegiatan ini diikuti oleh Bhabinkamtibmas Rayon Lawang dan Turen sebanyak 95 gan itu, orang. Bersamaan dengan dilakukan rapid test oleh ang. Tim Urkes Polres Malang. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mekanyampaikan, bhabinkan mtibmas merupakan garda terdepan sebagai wujud representatif Polri yang hadirr ditengah masyarakat. “Bhabinkamtibmas ini agar dapat menciptakan hubungan yang baik dengan instansi samping maupun warga sehingga dapat memperlancar dan mendukung semua kegiatan,” harap Hendri, kemarin. Selama ini menurutnya, peran bhabinkamtibmas lebih optimal dalam menghadapi pandemi Covid-19 dan wajib mengetahui situasi kondisi di wilayah terkait warga yang terpapar virus corona. Oleh karena itu, bhabinkamtibmas perlu secara terus

A AKBP Hendri Umar memantau rapid test yang diikuti anggota bhabinkamtibmas polsek. b

m menerus memberikan penyuluhan pada masyarakat. “Bhabinkamtibmas wajib dan sering memberikan himbauan serta edukasi pada masyarakat terkait protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya. Untuk itu, diharapkan jangan sampai terjadi pengambilan secara paksa jenazah korban Covid-19 oleh keluarga maupun penolakan pemakaman di wilayahnya. Masyarakat menurutnya, juga perlu didorong untuk

menjaga lingkungannya. Di antaranya dengan memaksimalkan pembentukan Kampung Tangguh Semeru. Juga perlu melakukan pendampingan melekat terkait pendistribusian bantuan sosial dari pemerintah. Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Malang Iptu Bagus Wijanarko mengatakan, pengarahan tersebut untuk memberikan support pada bhabinkamtibmas. “Ini juga untuk mewujudkan situasi yang aman dan nyaman,” katanya. (*/ari/mik)

Kapolres dan Forkopimda Launching Industri Tangguh Semeru FOTO: MEMORANDUM/PRA

“Semoga dengan pertemuan ini, kita bersama-sama bisa meningkatkan kerja sama antara Polri dan media. Kami juga sudah menganggap media merupakan pilar ke empat,” kata Isir. Isir juga berharap, dengan

Tulungagung, Memorandum Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia bersama pejabat utama polres dan muspika meresmikan Pabrik Tangguh Semeru di pabrik rokok Simustika PT Cahaya Tiga Saudara Sejati dan pabrik rokok Trubus di Kecamatan Pakel, Senin (15/6). Kapolres mengatakan, pabrik tangguh merupakan salah satu wujud peran serta masyarakat dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dengan ditetapkannya kedua perusahaan rokok menjadi pabrik tangguh, secara otomatis manajemen harus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. “Tidak hanya kampung tangguh, sesuai dengan arahan Bapak Kapolda, nanti juga ada pasar tangguh, pondok tangguh dan pabrik tangguh seperti yang kita resmikan hari ini,” ujar Pandia, kemarin. Mulai dari pemeriksaan

silaturahmi yang berjalan ini bisa lebih memantapkan lagi hubungan baik dengan Polri. Hal itu bertujuan agar terciptannya keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas), di Kota Surabaya. (fdn/mik)

Blitar, Memorandum Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela beserta Forkopimda Kota Blitar melaunching Industri Tangguh semeru di PT Karya Dibya Mahardika ( PR Apache ) Cabang Blitar di Jalan Mojo Sawur, Kelurahan Blitar, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Senin (15/6). Terbentuknya industri tangguh semeru tersebut diharapkan kepada pekerja atau karyawan pabrik untuk bersikap disiplin melaksanakan

by pass Mojokerto KM 54 Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Menurut Kapolres, kunjungan ke pabrik tangguh untuk melakukan pengecekan terhadap fasilitas kesehatan yang telah disiapkan oleh pihak pabrik sesuai dengan protokol kesehatan. Termasuk dalam pencegahan penyebaran Covid-19, mulai dari fasilitas pengecekan suhu badan, tempat cuci tangan, bilik disinfektan. “Penyediaan hand sanitizer dan kelengkapan APD berupa sarung tangan, helm dan face

shield sampai dengan ruang isolasi bagi karyawan harus disediakan oleh pabrik,” terang kapolres. Selain itu, termasuk beberapa terobosan yang dilakukan oleh PT. Sunrise Steel adalah penyususnan tim gugus tugas, kerja sama dengan rumah sakit rujukan Covid-19, pemberian vitamin kepada karyawan, penyiapan jalur kerja, dan pengaturan jam kerja bagi karyawan. Lebih lanjut dikatakannya, disiplin dan kerja sama adalah kunci atas keberhasilan dalam pencegahan Covid-19 termasuk

di lingkungan pabrik. Segala upaya dapat dilakukan dan berhasil dengan maksimal apabila dilakukan secara bersama-sama dengan membangun komitmen dan kesamaan persepsi. Bahwa pencegahan penyebaran Covid-19 adalah menjadi tanggungjawab bersama, termasuk di lingkungan pabrik. “Tetap terapkan physical distancing dalam proses produksi. Setiap karyawan yang berkegiatan di pabrik lengkapi dengan sarana penunjang sesuai standart protokol kesehatan yang ada,” tegas kapolres.(war/mik)

protokoler kesehatan. Di samping juga memberdayakan pekerja atau karyawan pabrik untuk berperan secara aktif dalam melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Kapolres juga melakukan pengecekan penerapan protokol kesehatan di tempat produksi, kantin, tempat ibadah, dan ruang kesehatan pabrik tersebut. “Terbentuknya Industri Tangguh Semeru ini, diharapkan kepada pengelola perusa-

a haan maupun pekerja atau karyawan pabrik, untuk disiplin dan berperan aktif dalam protona koler kesehatan guna ahmelakukan pencegahd-19 an penyebaran Covid-19 janya,” di lingkungan kerjanya,” tutur Leonard Sinambela. Dalam kesempatan tersebut, launching ditandai dengan pemotongan pita oleh Kapolres bersama dengan Forkopimda Kota Blitar, dan dilanjut-

Pasuruan, Memorandum Polres Pasuruan Kota berduka. Aiptu Sugeng Mudji Santoso, anggota PS Kanit SPKT Polres Pasuruan Kota meninggal dunia, Senin (15/6). Kapolres Pasuran Kota AKBP Dony Alexander bersama PJU (pejabat utama) memberikan penghormatan terakhir saat prosesi pemakaman di TPU Gadingrejo, Kelurahan/Kecamatan Gadingrejo. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas nama Polres Pasuruan Kota kepada keluarga almahum. “Kami atas nama keluarga besar Polri Polres Pasuruan Kota menyampaikan duka sedalam - dalamnya kepada keluarga al-

ka kan dengan melakukan pengecekan penerapan protokol kesehatan. Sementara itu, Kepala SKT (Sigaret Krerek Tangan) PT Karya Dibya Mahard dika Hendra Gunawan mengu mengucapkan terimakasih sedalam-dalamnya dalam acara launching tersebut. “Industri Tangguh ini dihadiri langsung Bapak Kapolres Blitar Kota bersama jajarannya, kami sangat berterimakasih

AKBP Rama Samtama Putra foto bersama usai membagikan sumplemen kepada para wartawan.

Kapolres Bagikan Suplemen untuk Menambah Imunitas Jurnalis Bangkalan, Memorandum Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra terus memberikan bantuan sosial berupa multi vitamin dan suplemen kepada insan pers sebagai mitra Polres Bangkalan, Sabtu (13/6). Kinerja pers, menurutnya ada di garda terdepan khususnya dalam hal memberikan informasi kepada masyarakat. Seperti polisi dan tim medis, jurnalis berisiko terpapar Covid-19. “Bantuan multi vitamin, suplemen dan hand sanitizer ini nilainya tidak seberapa. Silahkan dikonsumsi dengan teratur, agar imun rekan-rekan jurnalis libih kuat,” ujar Kapolres Rama di sela pembagian suplemen. Sekitar 40 lebih jurnalis media cetak, TV, radio, dan media online di bawah naungan PWI,KWB,AJIB, dan AJB mendapat bantuan multi vitamin, suplemen dan hand sanitizer. Momentum penyerahan bantuan, secara bergilir diserahkan di loby ruang tamu Mapolres yang langsung diserahkan oleh Kapolres. Kemudian secara bergilir dilanjutkan

sekali. Kami akan terus mengikuti aturan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19. Mulai karyawan yang datang harus masuk ke bilik semprot, di cek suhu tubuh dan wajib untuk cuci tangan, pakai masker, serta jaga jarak selama bekerja,” ujar Hendra Gunawan. “Intinya disiplin menggunakan protokol kesehatan akan terus kami giatkan sebagai upaya memutus rantai penyebaran corona di lingkungan karyawan industri,” pungkas Hendra.(pra/mik)

oleh Wakapolres Kompol Dekky Hermansyah, Kasat Lantas AKP Andhika Rzaldy Lubis dan Kasubag Humas AKP M Barudi. Targetnya, agar para wartawan mitra Polres punya modal imun yang tangguh saat berjibaku melaksanakan tugas liputan perkembangan Covid-19 di lapangan. Sebelumnya, Jumat (23/3 ) lalu, bantuan serupa juga sudah terimakan kepada insan pers. Beberapa hari menjlenang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, kapolres juga memberikan parsel sembako kepada wartawan. “Semua mendapat perhatian Bapak Kapolres. Mulai dari PKL, abang becak, sopir taksi dan siapapun wong cilik yang kehilangan pekerjaan harian,” sambung Kasubbag Humas Polres, AKP M Barudi, Senin (15/6). Tidak hanya itu, komunitas mahasiswa perantauan UTM asal Papua juga sudah dua kali mendapat bantuan serupa. Termasuk para penyandang disabilitas (cacat pisik). (ras/mik)

FOTO: MEMORANDUM/MHD

kan membawa KTP/KK. Diwakilkan bisa, tetapi masih dalam satu KK. Yang meninggal dapat digantikan ahli warisnya, namun tetap di satu KK,” kata Bagus. Selain itu, teknis pengambilan BST di Kecamatan Sumberasih dengan tempat duduk yang sudah diatur petugas dengan berjarak

suhu tubuh, pemanfaatkan bilik steriliasi untuk karyawan, bilik kendaraan, kewajiban mencuci tangan, serta memastikan physical distancing selama proses pekerjaan berlangsung harus dilakukan. “Tadi kita periksa kondisi di dalamnya sudah diterapkan protokol kesehatan, saat bekerja juga diterapkan physical distancing,” ungkap kapolres. n, Pandia menjelaskan, a dengan ditetapkannya pabrik tangguh ini, di-k harapkan pabrik-pabrik lain akan mengikuti langkah dua perusahaan rokok di Kecamatan Pakel ini. “Nanti jika ada pabrik lain yang akan mengikuti langkah PR menjadi pabrik tangguh, saya minta agar dimudahkan prosesnya,” pinta Pandia. Sementara itu, perwakilan kedua perusahaan, Purwanto berterimakasih atas arahan

A AKBP Eva Guna Pandia didampingi manajemen PR memotong pita tanda diresmikannya pabrik tangguh. ta

k kapolres dan muspika, ssehingga bisa tetap beroperasi dengan mengedepankan protokol kesehatan. “Saya sampaikan terimakasih kepada Bapak Kapolres dan jajaran muspika yang telah memberikan bimbingan. Dengan adanya bimbingan ini produksi tetap berjalan namun tetap dengan mengedepankan protokol kesehatan,” ucapnya.

Dalam menerapkan physical distancing, Purwanto telah memasang pembatas transparan antar tempat kerja karyawan. Sehingga potensi kontak langsung sangat dikurangi. Begitu juga dengan bus antar jemput karyawan yang kini tak lagi memuat penumpang dalam jumlah maksimal, namun hanya separuh demi menerapkan physical distancing.(fir/mad/mik)

Kapolres Pasuruan Kota Antarkan Aiptu Sugeng ke Peristirahatan Terakhir

Kapolres Malang Beri Motivasi Bhabinkamtibmas

dan seputaran alun-alun. Petugas menertibkan warga masyarakat yang tidak menggunakan masker maupun yang tidak memperhatikan physical distancing. “Ya, kita rutin menerjunkan personel untuk patroli memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu menjaga kesehatan dan kebersihan,” kata Kapolres Lamongan AKBP Harun, kemarin. Melalui patroli imbauan protokol kesehatan ini, diharapkan bisa menumbuhkan budaya disiplin hidup sehat di era new normal (kenormalan baru) saat ini. (and/har/mik)

Kombespol Leonardus H Simarmata membagikan bantuan.

AKBP Leonard M Sinambela memberikan sambutan sebelum me-launching Industri Tangguh Semeru yang ditandai dengan pemotongan pita.

lain untuk menjalin silaturahmi. Kedatangan alumnus terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 itu bertujuan untuk meningkatkan sinergitas serta kerja sama yang selama ini sudah berjalan.

bantuan sosial tunai terdiri dari limas desa masing-masing per KK mendapat uang tunai Rp 600 ribu. Desa yang mendapat bantuan adalah Desa Gili Ketapang sejumlah 21 KK, Desa Ambulu 22 KK, Desa Pesisir 68 KK, Desa Mentor 71 KK, dan Desa Banjarsari 92 KK. “Pengambilan BST diwajib-

AKBP Dony Alexander memberikan penghormatan terakhir kepada (alm) Aiptu Sugeng dalam acara pemakaman.

marhum. Semoga amal ibadah almarhum diterima Allah SWT dan diampuni dosa-dosanya,” ucap Dony, kemarin.

Prosesi Pemakaman (Alm) Aiptu Sugeng Mudji Santoso dilakukan secara militer dipimpin langsung oleh Inspektur Upacara

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander. Sekaligus penimbunan liang lahat secara simbolis oleh Kapolres Pasuruan Kota. “Sebagai gambaran singkat riwayat hidup almarhum. Selama menjadi anggota Polri mempunyai andil yang tidak kecil dalam mengisi kemerdekaan terhadap bangsa dan negara,” tutur Kapolres Dony. “Ucapan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya sebagai contoh teladan. Sebagai kewajiban umat Islam kita harus rela melepas kepergian almarhum,” tambah Dony. (*/rul/mik)

Intensifkan Sosialisasi Protokol Kesehatan, Polres Gresik Sasar Pasar

FOTO: MEMORANDUM/AND

Ya mungkin nanti ada program kita yang namanya Teko (tekan korona). Jadi anggota bisa bahu membahu untuk mengontrol mengensistensi untuk melakukan pengobatan. Dengan meng-

Peringati HUT Bhayangkara Ke-74, Polresta Makota Bagikan 500 Paket Sembako Malang, Memorandum Polresta Malang Kota kembali membagikan paket sembako dalam kegiatan bakti sosial (baksos) kepada masyarakat kurang mampu di halaman Mapolresta Malang Kota, Senin (15/6). p Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus H Simarmata menjelaskan, apel bakti sosial tahap lll ini, sekaligus menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-74 tahun 2020. “Dalam apel bakti sosial HUT Bhayangkara ke-74 ini, kita wujudkan dengan pembagian paket sembako. Mengingat, saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19,” terangnya. Ia menambahkan bakti sosial tahap lll ini juga dilakukan serentak olah jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

hukum ya harus begitu (tegas, red),” kata Pemimpin Redaksi SKH Memorandum, Arief Sosiawan. Pada kesempatan berkunjung di Kantor Surat Kabar Harian (SKH), Memorandum, tidak

Tak Hanya Kampung Tangguh, Kapolres Juga Tinjau Pabrik Tangguh di Mojokerto

Polwan Polres Lamongan Turun Pasar Tegakkan Protokol Kesehatan

Anggota Polwan Polres Lamongan memberikan sosialisasi kepada pedagang pasar.

“Bagi kita sebagai masyarakat yang merasa tidak aman, menjadi lebih tenang dengan adanya pemberitaan tentang tindakan tegas tersebut. Nantinya, akan tercipta penilaian masyarakat jika sebagai penegak

FOTO: MEMORANDUM/RAS

mencegah dari tertular Covid 19. “Hari ini (kemarin) kita membagikan bantuan APD serta beberapa macam obat-obatan herbal dari Bapak Kapolda Jawa Timur yang jumlahnya mencapai 1000 lebih,” ujar AKBP Deddy Foury Millewa kepada sejumlah awak media usai memimpin apel pendistribusian pagi itu. Menurutnya, hal ini merupakan satu hubungan yang sangat kuat sehingga meningkatkan moral anggota untuk bekerja lebih antisipatif dan energi. Menurutnya, ini adalah bantuan internal dari Polri yang mana beberapa obat herbal itu sudah diteliti dan mampu meningkatkan daya tahan tubuh saat di lapangan. “Contohnya di Lumajang, Alhamdullillah sudah menurun drastis warga terpapar Covid-19 dari 44 orang menjadi 14 orang.

Anggota Polsek Sumberasih memantau kegiatan pembagian BST.

maksimal satu meter. “Polisi akan memasang mata terhadap pendistribusian bansos. Pihak yang mencoba menguntungkan diri sendiri bakal ditindak,” ucap Bagus. Sementara itu, Kapolsek Sumberasih Iptu Suyanto mengatakan, pemerintah telah mengambil berbagai kebijakan untuk percepatan penanganan pandemi Covid-19 dengan memberikan jaring pengaman sosial berupa BST. Lebih lanjut Suyanto dalam pengamanan BST, personel melakukan koordinasi dan bersinergi dengan pemerintah desa dan instansi terkait. “Alhamdulilah berkat kerja sama dari semua elemen masyarakat, penyaluran BST di wilayah Kecamatan Sumberasih berjalan aman dan lancar,” pungkasnya. (mhd/yud/mik)

Kapolres Pandia Resmikan Pabrik Tangguh Pertama di Tulungagung

FOTO: MEMORANDUM/FDR

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Lumajang, Memorandum Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa memimpin apel pendistribusian bantuan obat-obatan herbal Lin Hua serta alat pelindung diri (APD) bantuan dari Polda Jawa Timur di halaman Mapolres Lumajang, Senin (15/6). Bantuan dari Kapolda Jawa Timur tersebut masih ada hubunganya dengan penanganan protokol virus Corona kepada seluruh anggota polisi yang bertugas di Polres Lumajang. Bantuan itu berupa 1.000 lebih i obat herbal Llin Hua, vitamin C, masker medis, masker kain, APD, face shield, sarung tangan, kaca mata, sepatu booth serta pelindung sepatu. Kapolres berharap, bantuan tersebut bisa menjadi penyemangat anggota dalam melaksanakan tugas sehari-hari dan

Kombespol Jhonny Edisson Isir menyerahkan jaket kepada Direktur Utama H Choirul Shodiq dan Pimpinan Perusahaan Yoyok Khayatullah.

FOTO: MEMORANDUM/ARI

Pelaku kemudian mempepet korban.

Surabaya, Memorandum Beberapa hal dibahas Kapolrestabes Surabaya Kombespol Jhonny Eddison Isir bersama para pimpinan dalam kunjungannya di Kantor SKH Memorandum, Senin (15/6).

Probolinggo, Memorandum Pendistribusian bantuan sosial tunai (BST) di Kantor Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, mendapat pengawalan ketat dari Polsek Sumberasih, Polres Probolinggo Kota, Senin (15/6). Pengawalan itu untuk memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, dan tidak salah sasaran. “Pengawalan ini penting, mengingat bantuan sosial disediakan oleh pemerintah. Korps Bhayangkara tidak ingin ada pihak yang mencoba menggagalkan pendistribusian bantuan sosial itu. Program ini harus berjalan dengan baik, lancar, tepat sasaran, dan tepat guna,” ujar Kepala SPKT Polsek Sumberasih Bripka Bagus Suasono, kemarin. Bagus mengatakan, dalam penyaluran bansos kemarin,

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Yakin dan Ilyas.

l k saatt peramke sembilan pelaku pasan motor dan HP korban,” ucap Wimbarda, Senin (15/6). Wimbarda menjelaskan, berawal dari tertangkapnya tersangka Tian oleh massa saat kejadian. Selanjutnya, polisi melakukan penyelidikan dari pengakuan Tian. Kepada petuga, pelaku mengaku banyak TKP disatroni. “Hasil keterangan dari saudara Tian, tim Unit JatanrasVI Polres Pasuruan menangkap pelaku,” sambungnya. Kini kedua pelaku sudah mendekam di ruang tahanan Mapolres Pasuruan. “Masih ada 8 pelaku yang saat ini dilakukan pengejaran atau masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) tim kami. Inisialnya T, S, R, I, R, W, R dan F,” pungkas Wimbarda. (*/rul/mik)

Polsek Sumberasih Kawal Penyaluran BST

FOTO: MEMORANDUM/RUL

FOTO: MEMORANDUM/RUL FOTO: MEMORANDUM/RUL

Jatanras Satreskrim Polres Pasuruan Ringkus Kawanan Begal Purwodadi Pasuruan, Memorandum Unit VI Jatanras Satreskrim Polres Pasuruan meringkus dua pelaku tindak pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Malang – Surabaya, Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Rabu (10/6) sekitar pukul 05.00 di dalam rumah masing-masing pelaku. Kedua pelaku itu adalah Ahmad Haris alias Togis (23), warga Dusun Ngerong, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol dan Krisna Maulana Ainul Yakin (21), warga Dusun Ketanen, Kelurahan Gempeng, Kecamatan Bangil. Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adrian Wimbarda mengatakan, jika saat kejadian pelaku berjumlah sembilan orang. Pelaku ini mengambil sepeda dengan cara berboncengan dengan mengendarai tiga motor.

SELASA PON, 16 JUNI 2020 HALAMAN 6-7

Anggota TNI-Polri mendatangi salah satu pasar di Gresik.

Gresik, Memorandum Memasuki era new normal, jajaran Polres Gresik menggerakkan seluruh potensinya untuk menggeber sosialisasi pro-tokol kesehatan di tengah masyarakat. Ruang-ruang publik seperti warung kopi (warkop), pusat perbelanjaan, terminal, pasar, alunalun, dan lainnya menjadi sasaran utama. Hal itu nampak dilakukan langsung Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto saat sosialisasi kepada masyarakat dan pengemudi Angkot di Warkop Takim Jalan Arif

R Rahman Hakim, Minggu (14/6) sore. “Kita terus mengimb kepada masyarakat bau a disiplin menjalankan agar p protokol kesehatan. Sebab, pola hidup sehat adalah kunci pencegahan virus Covid-19,” kata Arief. Kapolres beserta jajarannya juga melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada pengujung pasar dan pertokoan untuk selalu menggunakan masker serta tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (and/har/mik)

Sambut Hari Bhayangkara Ke-74, Polresta Sidoarjo Bagi Sembako Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji mendistribusikan sembako secara simbolis kepada bhabinkamtibmas polsek jajaran di acara apel pagi. FOTO: MEMORANDUM/WA

Sidoarjo, Memorandum Polresta Sidoarjo melaksanakan bakti sosial (baksos) dengan membagikan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, Senin (15/6) pagi di halaman Mapolresta Sidoarjo. Kegiatan berbagi tersebut dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-74 yang jatuh

pada 1 Juli 2020 mendatang. Kapolresta Sido-a r j o Ko m b e s p o l Sumardji menn gatakan, penyerahan bantuan ini sebagaii n wujud kepedulian bagi Polri dengan berbagi kepada sesama atau warga yang

meme memerlukan. Apel pendistribusian ssembako secara simbolis d dilakukan Kapolresta Sidoa arjo kepada Bhabinkamtibm mas polsek jajaran dengan m memberikan bantuan 31 se sembako masing-masing 5 kilog kilogram beras untuk dibagikan kepada masyarakat Sido-

arjo di beberapa titik di wilayah masing-masing. “Kita harapkan dengan kegiatan bakti sosial menyambut Hari Bhayangkara ke-74 ini, agar anggota Polri, terutama bhabinkamtibmas terus meningkatkan kerja dan lebih dekat dengan masyarakat,” ujar mantan Wakapolres Jombang ini. (wa/bwo/jok/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SELASA PON, 16 JUNI 2020 HALAMAN 8

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Kenal di Medsos, Janji Dinikahi, Ternyata Berniat Menguras Harta tidak sadar masuk perangkap, rela menjemput di Pelabuhan Kalianget. Keesokan harinya, tersangka diantar HM melapor ke pemerintahan desa (pemdes) setempat. Termasuk niat untuk menikah. Aparat desa lantas mendatangi tersangka yang menginap di rumah korban. Tujuannya meminta surat keterangan pindah N1 hingga N6. Oleh tersangka, dijanjikan dipenuhi pada 10 Juni 2020. Hadi juga meminta izin tinggal sementara di Desa Tambaagung Tengah. “Meski tidak tinggal bersama, pihak desa tidak mengizinkan. Pelaku pun pamit pulang,” kata H Zainal, Senin (15/6). Ternyata, malam harinya

H Zainal memiting tersangka yang diamankan setelah menipu warga Desa Tambaagung dengan modus akan dinikahi dan bisa menggandakan uang dan KTP tersangka (inset).

pelaku kembali ke rumah korban. Seiring berjalannya waktu, tersiar jika Hadi Suyitno punya kelebihan bisa menggandakan uang. Korban bujuk rayu pertamanya tentu saja HM dengan memperlihatkan hasil praktiknya. Terlanjur cinta dan percaya janji dinikahi, HM menjual perhiasan senilai Rp 35 juta lalu diserahkan

kepa kepada tersangka. “Ko “Korban percaya begi begitu saja karena Had Hadi gayanya sanga ngat meyakinkan,” ter terang salah satu ke kerabat korban. Untuk mem muluskan aksin nya, tersangka m menaruh uang d atas kardus di m instan. Dua mi jam berselang, isi suda penuh uang. kardus sudah Halitumembuat Hal itu membuat saudara korban ikut tertarik. Dia lantas menyerahkan uang sebesar Rp 28 juta yang janjinya bisa digandakan menjadi Rp 5 miliar. “Ternyata kesempatan selama beberapa jam agar uang bisa digandakan, dimanfaatkan tersangka untuk pamit ke kota. Setelah ditelusuri ternyata uang yang terkumpul ditransfer ke

istri sahnya di Situbondo untuk membeli motor matic. Kami telusuri itu ke kades setempat, kemudian kami bersama aparat desa mendatangi rumah korban,” beber Zainal. Kebetualn Hadi belum menghilang dari rumah HM. Dia lantas diminta menunjukkan tempat uang yang akan digandakan. Keluarga korban pun hanya bisa meradang ketika kotak kardus yang dibuka, hanya menyisakan sedikit uang dan kain bekas. Pelaku langsung ditangkap dan diserahkan ke Polsek Ambuten. Kapolsek Ambuten AKP Junaidi membenarkan peristiwa penipuan dengan modus penggandaan uang. “Kanitreskrim telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk memperjelas hal itu. Saya belum bisa memberikan keterangan karena ada giat,“ tutupnya. (uri/epe)

FOTO: MEMORANDUM/AAN

Beruntung, niat culas Hadi Suyitno (36), warga Kampung Gumuk, Desa Gelung, Kecamatan Panarukan, Situbondo, tercium mantan kepala desa (kades) yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Sumenep, H Zainal. Tersangka diduga menipu HM untuk mendapat keuntungan pribadi. Bahkan demi memuluskan niatnya, dia mengaku bisa menggandakan uang. Kisah ini bermula ketika HM kenal dengan tersangka melalui media sosial (medsos) yang berlanjut dengan jalinan hubungan spesial. Untuk membuktikan niatnya, Selasa (8/6), Hadi datang ke Sumenep dengan menumpang kapal penumpang. Korban yang

FOTO: MEMORANDUM/URI

Sumenep, Memorandum Impian HM (36), warga Desa Tambaagung Tengah, Kecamatan Ambunten, segera melepas status jandanya, buyar seketika. Pujaan hati ternyata seorang penipu ulung.

Kantor KPU Sumenep.

Petani tembakau Pamekasan dibayangi anjloknya harga setelah pabrik yang biasanya menerima hasil panen belum ada sinyal membuka gudang.

Serapan Diprediksi Anjlok

Disperindag Secepatnya Bahas BEP Tembakau Pamekasan, Memorandum Serapan tembakau di Kabupaten Pamekasan tahun ini diprediksi menurun drastis. Kepala Disperindag (dinas perindustrian dan perdagangan) Akhmad Sjaifuddin menyatakan, saat ini baru ada satu pabrik yang akan melakukan pembelian tembakau petani. Itu pun sudah bersifat kemitraan. “PT Sadhana Arif Nusa atau pabrikan mitra Sampoerna konfirmasi akan beli tembakau sekitar 200 ton tembakau dari petani binaannya,” katanya, Senin (15/6). Dia memprediksi, tahun ini pabrikan yang melakukan pembelian tembakau menurun hingga 40 persen. Indikasi itu terlihat dari pembelian PT Sadhana Arif Nusa. Pada 2019, perusahaan membeli 1.500 ton. Bandingkan dengan 2020 yang hanya membeli 200 ton. “Kondisi saat ini merata, bisa saja pabrikan lainnya juga demikian, tapi maaf ini hanya prediksi apalagi saya masih baru sebagai kepala disperindag kurang begitu paham soal tataniaga tembakau,” tambahnya. Dalam waktu dekat, disperindag akan mengumpulkan para pelaku tembukau untuk membahas kebutuhan pokok atau break event point (BEP) tembakau 2020. “Minggu ini atau paling lambat pekan depan kami akan mengumpulkan para stakeholder untuk membahas BEP,” tambahnya. Dia berharap, tidak ada pihak yang sengaja memainkan harga tembakau sehingga petani dapat harga bagus.(sjk/epe)

Bacabup Fattah Jasin saat melamar ke Partai Demokrat.

Fattah Jasin Rahasiakan Kandidat Cawabup Sumenep, Memorandum Bakal calon bupati (bacabup) Sumenep Fattah Jasin masih merahasiakan kandidat calon wakil bupati (cawabup) yang akan mendampinginya di Pilkada Sumenep, 9 Desember 2020 mendatang. Padahal saat ini masyarakat Sumenep mulai penasaran dengan pasangan yang akan mendampingi Fattah Jasin melawan Achmad Fauzi-Nyai Eva yang telah resmi diusung PDI-P dan PAN. Informasi yang beredar,

PKB yang mengusung Fattah Jasin sedang menjalin komunikasi dengan PPP untuk menduetkan dengan pengasuh Ponpes Annuqayah, KH A Salahuddin A Warits (Ra Mamak) yang juga ketua PPP Sumenep. Hal itu dilakukan setelah rencana duet Fattah Jasin dengan ketua BM PAN Sumenep Hairul Anwar, gagal terwujud. Karena DPP PAN mendukung pasangan cabup dan cawabup Fauzi-Nyai Eva. “Kandidat cawabup sudah dibicarakan oleh petinggi par-

tai. Dari beberapa parpol koalisi disepakati kandidat untuk jadi wakil. Saya nggak enak membocorkan biar partai saja,” ujar Fattah Jasin kepada Memorandum, Senin (15/6). Bacabup yang saat ini masih menjabat kepala Bakorwil IV Madura itu mempersilakan wawancara ke partai koalisi kapan bacawabup diumumkan. Menurut Fattah, semua keputusan pemilihan cawabup dipasrahkan ke koalisi. Terkait peluang berpasangan dengan Ra Mamak, Fattah

Jasin masih belum mau menjelaskan. Menurut dia, semua kandidat yang menurut partai koalisi punya potensi pasti diusulkan. “Ya tinggal nunggu waktu saja (pengumuman cawabup, red). Kalau saya inginnya secepatnya,” imbuh Fattah Jasin. Selain itu, Fattah Jasin juga menjelaskan, saat ini ada beberapa partai yang siap memberikan rekomendasi. Selain PKB, ia mengisyaratkan Partai Demokrat juga akan mengusungnya. “Demokrat insya Allah. Partai lain juga sudah ada pendekatan

yang mengarah ke finalisasi,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua DPC P K B Su m e n e p K H Im a m Hasyim menegaskan bahwa rekomendasi partai sudah turun ke Fattah Jasin. Menurut dia, kepastian itu didapat dari DPW Jatim. “Surat rekomendasi akan diumumkan secara resmi bersama calon wakil bupati yang akan mendampingi Fattah Jasin. Termasuk juga partai politik yang akan berkoalisi dengan PKB,” terang Kiai Imam. (aan/epe)

Hindari Puso, Waspadai OPT dan Genangan Banjir pada MK-1 Bangkalan, Memorandum Memasuki pekan ketiga Juni, ribuan petani di Kabupaten Bangkalan tengah memasuki siklus panen raya untuk masa tanam musim kemarau pertama (MK-1). Total luas panen tanaman padi hingga akhir Juni nanti mencapai 12.602 hektare. Mayikapi bentangan masa panen itu, para petani yang tergabung ratusan kelompok tani (poktan), diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman organisme pengganggu tanaman (OPT). Termasuk genangan air berkepanjangan akibat banjir bandang, agar tidak terjadi puso atau gagal panen. “Makanya, kewaspadaan itu penting kami ingatkan. Sebab intensitas OPT itu sering terjadi ketika tanaman padi mulai menguning dan siap panen,” kata

Kabid Produksi Tanaman Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Dispertapahorbun) Moh Teguh, Senin (15/6). Musibah banjir bandang dan genangan air berkepanjangan di areal persawahan tanaman padi, menurut Teguh, juga menjadi ancaman lain yang patut diwaspadai. Sebab menjelang masa panen MK-1. Saat ini, siklus musim hujan masih tinggi dan merata. Teguh menyodorkan data tahun-tahun sebelumnya. “Menjelang masa panen MP-1 2017 lalu, misalnya, serangan hama tikus pernah merusak ratusan hektar tanaman petani di beberapa kecamatan,” kenang Teguh. Kerusakan tanaman di setiap kecamatan rata-rata mencapai 10 sampai 15 hektare. Sebagian di antaranya bahkan menga-

lami puso. Sedang pada 2014 dan 2015, petani diserang keong mas, sundep, kupu-kupu putih, dan wereng coklat. Beruntung, berkat kerja sama PHP, PPL, mantri pertanian, dan poktan, risiko serangan OPT bisa diminimalisir. Sebagian besar tanaman petani bisa diselamatkan. Sedangkan banjir dan genangan pernah melanda 414 hektare sawah di dua kecamatan pada 2014. Kerugian saat itu ditaksir nyaris mencapai Rp 500 juta.“Nah, menjelang masa panen MK-1 Juli nanti, petani harus berupaya semaksimal mungkin agar tidak terulang. Caranya, kita semua harus meningkatkan kewaspadaan,” harap Teguh. Wujud kewaspadaan itu bisa diaplikasikan dalam beberapa bentuk kegiatan. Diantaranya, para petani anggota Poktan di

FOTO: MEMORANDUM/RAS

FOTO: MEMORANDUM/SJK

Sumenep, Memorandum Sejak dibekukan Maret 2020 akibat pandemi covid-19, panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS) sudah diaktifkan lagi oleh KPU Sumenep mulai kemarin, Senin (15/6). Pengaktifan kembali PPK dan PPS berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 Tahun 2020 atas perubahan PKPU Nomor 15 tahun 2019 tentang tahapan, program, dan jadwal penyelenggaran pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota tahun 2020. Komisioner KPU Sumenep, Moh Rofiqi Tanzil mengatakan, peraturan KPU mengenai revisi tahapan pilkada sudah terbit. Sehingga seluruh PPK maupun PPS diaktifkan kembali sejak kemarin. “KPU kabupaten juga diinstruksikan untuk melantik PPS yang belum dilantik. Karena setelah rekrutmen dulu, ada yang belum dilantik soalnya langsung ada edaran pembekuan akibat covid-19. Di Sumenep yang belum dilantik PPS di Kecamatan Masalembu,” ujar Tanzil. Menurut dia, KPU Sumenep juga akan melantik 1 anggota PPK dan 6 anggota PPS pengganti antar waktu (PAW) untuk mengisi kekosongan karena ada yang mengundurkan diri dan berhalangan tetap. Tanzil mengatakan, tugas pertama PPK dan PPS setelah aktif kembali yaitu mempersiapkan proses pencocokan dan penelitian (coklit) dalam rangka pemutakhiran dan penyusunan data pemilih. (aan/epe)

FOTO: MEMORANDUM/AAN

PPK dan PPS Aktif Lagi

Banjir yang melanda persawahan di Desa Telang pada 2017 diprediksi dispertapahorbun berpotensi terulang.

masing-masing kecamatan, harus rajin mengamati sinyal pergerakan OPT. Jika ada indikasi mulai disatroni hama, Tegus meminta segera laporkan ke PHP, PPL, mantri pertanian kecamatan. “Ini penting agar laporan petani itu bisa secepatnya diteruskan ke tingkat kabupaten. Dengan demikian, dispertapahorbun bisa segera melakukan langkah-lang-

kah antisipasi menyelamatkan petani,” tandasnya. Sedangkan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya genangan air berkepanjangan pasca terjadinya musibah banjir bandang, poktan di setiap desa diharapkan rutin melakukan sanitasi lingkungan. Termasuk mengeruk endapan lumpur di setiap saluran air. (ras/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

TRENGGALEK

KABIRO TRENGGALEK: Hamzah Abdillah. WARTAWAN: Agus Purwanto, Ahmad Yulis. ALAMAT : Jalan Wr Supratman Gang Parangjanoko no 4, Kelurahan Sumbergedong, Kec/Kab Trenggalek.

SELASA PON, 16 JUNI 2020 HALAMAN 9

Trenggalek, Memorandum Komisi II DPRD Kabupaten Trenggalek prihatin terhadap pelaksanaan proyek 360 Pantai Prigi. Sebab, beberapa bangunan di sana kini sudah rusak. Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Trenggalek Pranoto menjelaskan, beberapa bagian dari proyek yang menelan anggaran Rp 14 miliar tersebut mengalami kerusakan parah. “Ada di sektor taman dan pendestrian yang rusak,” ucapnya, Senin (15/6). Politisi asal PDI Perjuangan ini mengaku harus angkat bicara walaupun kewenangan

terhadap pelaksanaan proyek yang diperuntukkan penunjang infrastruktur pariwisata di Pantai Prigi tersebut ada di tangan pemerintah pusat. “Anggaran itu dari APBN, kami akan menerima dan kemudian merawatnya,”akunya. Dengan kondisi tersebut, diakuinya pula, masyarakat dan pemkab sendiri yang diru-

gikan apabila hal itu dibiarkan sampai diserah terimakan kepada pemkab setempat. “Tentu akan mubazir dan pemkab malah rugi jika harus terus menerus memperbaiki. Padahal, bangunannya jauh dari kualitas,” tegasnya. Untuk itu, pihaknya menekan kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Trenggalek agar segera melaporkan progres pelaksanaan pembangunan itu kepada pusat agar segera diperbaiki. “Dinas harus melakukan laporan rinci kepada pusat, di situ ada PPK dan PPTK-nya,” tutur dia.

Dilanjutkan dia, pihaknya sebenarnya juga telah melakukan peninjauan di proyek tersebut. Sayang, hanya bertemu dengan beberapa pekerja proyek saja, sedangkan pelaksananya tidak ada. “Saat itu kita tanya bagaimana sudah memasuki masa pemeliharaan tanamannya kok belum terlihat tumbuh,”lanjutnya. Jawaban yang diberikan pekerja kepada dirinya, masih kata Pranoto, hanya terjawab jika nantinya dalam beberapa bulan tanaman itu akan tumbuh. Terpisah, Kepala Dinas

Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek Sunyoto mengakui pekerjaan taman, food court, gazebo, dan pendestrian di Tugu 360 Prigi itu masih dalam masa perbaikan. “Hingga Juli nanti masa perbaikannya,”ungkapnya. Dengan begitu, lanjut dia, pihaknya juga akan menunggu penyerahan dari pusat untuk kemudian dikelola Pemkab Trenggalek. “Kami hanya berwenang menerima proyek itu, dan nantinya kami yang kelola,” pungkas dia. (gos/ham/udi)

FOTO: MEMORANDUM/AGUS PURWANTO

Dewan Prihatin Pelaksanaan Proyek 360 Pantai Prigi

Kondisi Taman 360 di Pantai Prigi yang menjadi sorotan dewan.

Bupati H Moch Nur Arifin bersama forkopimda membahas penerapan new normal.

Bupati Siapkan Ponpes dan TPA Hadapi New Normal Trenggalek, Memorandum Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mempunyai alasan kuat untuk menyiapkan pondok pesantren, taman pendidikan AlQuran (TPA), dan madrasah terlebih dahulu dari pada sektor yang lain untuk menghadapi new normal. “New normal di Kabupaten Trenggalek, kami fokus untuk membuka dulu kegiatan di pesantren, TPA dan madrasah. Kemudian juga kegiatan sosial keagamaan masyarakat sekitar,” ujar Bupati Moch Nur Arifin, beberapa waktu lalu. Alasan tersebut tak lain karena mayoritas penduduk di Trenggalek beragama Islam. Da juga banyak pondok pesantren yang tersebar di 14 kecamatan. “Pesantren ada 70-an yang terdaftar di bagian kesejahteraan masyarakat. Belum lagi yang masih dalam proses pendaftaran izin berdirinya,” urai dia.

Sebelumnya, bersama forkopimda dan beberapa tokoh agama, masyarakat, generasi muda, membahas era new normal dengan fokus pada kegiatan pesantren,TPA/TPQ dan kegiatan keagamaan.“Pada prinsipnya di Trenggalek tidak ada penyebaran lokal, sehingga new normal dilakukan secara bertahap,” kata dia. Menurut Arifin dengan status zona kuning (resiko rendah) di Jawa Timur, maka santri lokal bisa segera masuk. Namun hal ini tidak berlaku pada santri dari luar Trenggalek, lebih-lebih santri dari kabupaten/ kota terdampak PSBB. “Untuk santri dari luar kota wajib dan diberlakukan surat sehat yang salah satu syaratnya adalah rapid test. Selain itu pesantren harus mempersiapkan asrama khusus, agar mereka bisa melakukan isolasi mandiri terlebih dahulu,” ujarnya

Sedangkan untuk segala pembelajaran harus mematuhi protokol kesehatan, yaitu jaga jarak, pakai masker.Pengelola pondok pesantren juga wajib menjaga kebersihan pondok. Untuk kegiatan sosial keagamaan yang lain,yang penting sepengetahuan dan dapat izin dari satgas desa dan itu bisa dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Untuk menyambut new normal, Pemkab Trenggalek telah menyiapkan surat edaran untuk dua tatanan itu. Dimaksudkan dengan tatanan ini peribadatan dan segala kegiatan di pesantren dapat berjalan namun protokol kesehatan juga tetap dilakukan. “Dengan begitu risiko penyebaran Covid-19 dapat diminimalisir, sehingga keamanan kiai dan santrinya dapat terjaga,” pungkas Bupati H Moch Nur Arifin.(gos/ham/udi)

RUMAH

ELETRONIK DICARI

PARANORMAL

DIJUAL

AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK- 2PK) 350 watt Hub: 0851009 95098/ 0315012481 Persewaan AC.

Jual Rmh yk.10x12 m2 KT.5 SHM Ada Garasi Mobil. Jl Rajawali No.26 (Perum Rewwin) Sidoarjo. Hrg 1 Milyar (Bs Nego) Listrik 1300 watt. PDAM + AC. Hub: 0813 3222 4306 0822 2351 1599.

SERVICE

DIJUAL TANAH 5X20, SHM. Jl.Tambakwedi Jaya III/70.Rp400Jt. Nego.HP 0812-1770-3657(wa).

CV.TOP Ahli Pendinginan AC Split Cuci 45 Freon 75, Bongkar 125 / Pas 175. Ahli kipas, msn cuci, Central/Chiler, Casetta, Whiter, Dispenser, P.air, TV, DVD, dll.J/B AC bekas. Kjrn:0315150.3333 Rkt:0851.0777.7754 Myjen 031-5150.3332

MALANG

LOWONGAN

TANAH DIJUAL

Dicari Customer Service dan design Kirim lamaran ke Prima Advertising Jl.Ngagel Jaya Selatan No.102 Sby.

TANAH DIJUAL

Jual Tanah Kavling luas 410m2 dekat daerah wisata pasar Lawang.300 Jt AJB terpasang Listrik 1.300 watt WA:081335776262, 081333477677.

Lowongan Tkg Las Dodog Cat Kabin Truk Pglman Domisili Sidoarjo Hub: 081330994567.

PARANORMAL Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:031-5490592/ 081229729706 (tdk terima SMS).

SEDOT WC Jitu Ahli Sedot Saluran Air & Sedot WC Mampet, Tanpa Bongkar Kimia, Terima Kuras Sumur, Tandon, Kolam, Sedot WC, Dorongan. Kenjeran:031-5150.3330 Rungkut: 0851.0877.7759Mayjen: 0851. 0777.7715.

38.10/6-15/07

RATU PENAKLUK CINTA

DJIAJENG S (Mahar 50 rb) Menangani segala problem sulit JODOH, dan Rejeki dan juga SUSUK utk segala keperluan BUKA AURA UTK BISNIS,BEDAK PELET PENGLARIS, dan juga TERAPI segala PENYAKIT. Perum Griya Karya SedaƟ Permai Blok BA No.1 RT 29 RW 12 SedaƟ Gede Juanda

TELP. 087732541691

WORO-WORO!!!

Rumah Pijat 27 sudah buka lagi seperti biasa !!! Tetap ada diskon Mandi uap free Protokol kesehatan . Anda wajib pake masker cuci tangan masuk ke bilik steril suhu badan diukur thermo gun Tangan/ punggung disemprot dengan sanitazi dll Semua sudah kami siapkan agar aman & nyaman ! Hub 031 5465030 38.10/6-10/11

BHN BANGUNAN URUKAN GRAGAL, Buang Gragal, Sertu uruk, Sertu ayak, Pasir Lumajang, Pasir Kediri, Tensia koral, Bata Merah/Bata Pres MRH/Bata Umpak/Bata Kombang Tuban Dll. Percolt Pick up / Borongan Wil Sby Timt. Hub: 081331583815/085102880022.

Trenggalek, Memorandum Tiga titik tanah longsor terjadi di Kecamatan Pule, Trenggalek. Akibatnya dua rumah warga rusak tertimbun material longsor serta satu ruas jalan raya rawan ambrol. Kasubbag Dokpim Setda Trenggalek Benny Wijaya mengatakan, ketiga titik longsor terjadi di rumah Sutinah di Dusun Weru, Desa Joho, rumah milik Darwati di Desa Kembangan, serta penahan jalan utama di Desa Jombok, Kecamatan Pule. Di rumah Sutinah, tebing setinggi lima meter dengan panjang 10 meter yang ada di belakang rumah ambrol. Tim-

bunan material longsor berupa tanah dan batu berukuran besar mengakibatkan tembok rumah jebol. ”Sedangkan di rumah Darwati, tebing yang longsor ketinggiannya 12 meter dengan panjang 15 meter. Kondisinya rumah bagian belakang tertimpa longsor,” kata Benny Wijaya, Minggu (14/6). Sebagaimana dilansir detik.com, di ruas jalan raya di Desa Jombok, penahan jalan sepanjang 9 meter dengan ketinggian lima meter ambrol dan mengancam dua rumah warga yang ada di bawahnya. Selain itu longsornya penahan jalan tersebut juga mengan-

cam ruas jalan utama. “Beberapa kejadian longsor ini dipicu oleh hujan deras yang terjadi semalam dan hampir merata di seluruh kecamatan. Bahkan selain longsor juga sempat terjadi banjir di Kecamatan Panggul, tapi saat ini sudah surut,” ujarnya. Benny menambahkan terkait tanah longsor tersebut, hari ini sejumlah warga sekitar bersama relawan dan unsur TNI, kepolisian dan BPBD bergotong royong membersihkan sebagian material longsor. Sedangkan sisa timbunan material tanah dan batu yang menimpa rumah war-

ga akan dibersihkan Senin besok. “Seperti di rumah Bu Sutinah itu aksesnya lumayan sulit dan bongkahan batu yang menjebol rumah cukup besar. Sehingga tidak bisa selesai hari ini,” imbuhnya. Pemerintah Trenggalek mengimbau masyarakat yang tinggal di lokasi rawan bencana longsor maupun banjir untuk selalu waspada. Sebab meskipun telah memasuki musim kemarau, namun intensitas curah hujan di Trenggalek terkadang masih cukup tinggi.”Seperti yang semalam itu, cukup deras dan lama,” imbuhnya. (*/udi)

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

FOTO: MEMORANDUM/AGUS PURWANTO

Tiga Titik Longsor Terjadi di Kecamatan Pule

Tanah longsor merusak rumah warga di Kecamatan Pule.

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

Hilang STNK Yamaha N-Max Tahun 2019 An.MUKHLIS NoPol:L2453-LC Nosin: 63E4E1527627 Noka: MH3SG3190-KK635746.

HLG STNK HONDA SUPRA 2008 L-5429 VE W.HTM MERAH AN.MOCH DWI KURNIA, SE. MANUKAN KRIDO IV BLK 5H/13 SBY.

Kehilangan Bpkb Mtr Honda L3387-AW a/n:Reynold Vladimir Pieter R d/a:Kapas Gading Madya I/17 Sby.

2937-LA. . NK. MH1KC11186K 032098. NS.KC11E1032309. AN. ABDUL WAHID. D/a: KEL. SIDOKUMPUL RT/RW.02/02 KEC /KAB. LAMONGAN

Hilang BPKB Motor Honda NC11B 3C AT, L-4479-OL Noka: MH1JF5111BK765453, JF51E1757653 a/n Mokhammad Suef, SH Jl.Wiyung Gang Taman Bakti No.2 Sby.

HLG STNK HONDA BEAT 2014 L4740-ZI W.PUTIH AN.HARIYANTO. BIBIS TAMA 5A/71 RT04 RW06 SBY.

Hilang STNK Spd Motor L-5258-TI Vario 2013 a/n MONIYAM Bulak Banteng.

Hilang Buku Kir TEMPELAN SM.69579 PT.AGUNG JAYA SEMESTA JL.RAYA TAMBAK OSOWILANGUN 111 SBY.

HILANG STNK HONDA VARIO W 5840 NO (ARIF BINARDI) 085745553120.

HILANG STNK MTR HND 110A TH.14 W.4924.WG AN.ACHMAD BASYIR MAKKI JL.WONOCOLO KRAJAN RT.15.RW.05 SIDOARJO. Hilang BPKB no.03172974 Noka:MHKA. DB3JDJ001520 Nosin:A010498 L-1897-AH An.Tan. Budyana Chandra D/a.Villa Kalijudan Indah 17/S8 Rw7 Rt 3 Tlp 088989013257.

Hilang Buku Kir TEMPELAN SB.244484.K PT.SINAR JAYA INTIM PERKASA JL.PERAK TIMUR 220 SBY. Hilang Buku SB.121317.K

Kir

L.7909.UD

/

<@Iklan:>PT.MAJU MUDA MANDIRI JL.MANYAR TIRTO MOYO 76 SBY.

HILANG STNK HONDA BEAT W 5531 UJ (FAUZIYATUN NISA M.KES) 081235443349. HILANG STNK YAMAHA VEGA W 3965 SP (DEDY AGUS KRISTIANTO) 085731002912. HILANG STNK HONDA BEAT W 5189 VJ (A ROZIK) 085730520868. HILANG STNK HONDA VARIO W4431-UT (LILIK.S) 085646041460.

Kehilangan STNK W3954CL th. 2019 An. Larasati putri Jayanti Perum Banjarsari Asri Blok LC No. 12 RT 9/1 Ds. Banjarsari Cerme Gresik Kehilangan STNK W6970FR th. 2009 An. Andriono Ds. Tenaru RT 11/4 Driyorejo Gresik Kehilangan STNK W2941GD th. 2006 An. Muhammad Jl. Dr. Wahidin SH RT 2/2 Kebomas Gresik Kehilangan STNK W3371JM th. 2014 An. Suroso Dan. Banggle Dr 2/2 Ds. Tenggor Balong Panggang Gresik Kehilangan STNK, W3547JL th. 2014 An. Siti Nur Asyha Ds. Bringkang RT 6/3 Bringkang Menganti Gresik

Hilang STNK Grand Livina Nopol L.1651.ZT An.Matthew Eksan Gojono d/a.Stanford Place ST-1 No.12 Rt.3 Rw.4 Kel.Jeruk Sby.

Hilang Buku Kir L.9728.UR/267014.K PT. SINAR JAYA INTIM PERKASA JL.PERAK TIMUR 52 SBY.

Hilang BPKB Spd Mtr Honda th’2005 L-2157-FD An.Fransiskus Sudjarwo D/a. Wonorejo Timur B/69 Sby.

Hilang Buku Kir L.9163.UH / SB.205940 PT.EFATA RAHEMA RODANIAGA JL. KEMLATEN 10/18 SBY.

Hilang Buku Kir L.9627.UG / SB.238693.K PT.SBS JL.PERAK TIMUR 229 SBY.

Hlg STNK Ymh Mio GT ‘2013 L5069-JK An. Candra Agitya Pradanna Jl.Bratang Lapangan No.64 Sby.

Hilang STNK mobil Honda thn 2008 nopol L6012AE A/N: Samiyati D/A: JL Medokan Sawah no 85.

Kehilangan STNK W4398LK th. 2015 An. Moch. Bagus Irawan Ds. Sidowungu RT 9/3 Menganti Gresik

Kehilangan STNK W6405KN th. 2011 An. Yulianto Jl. Lamongan 73 GKB 02 RT 5/5 Ds. Yosowilangun Manyar Gresik

HLG STNK YMH MIO 2012 L5308-XW W.BIRU AN.DIDIK IDE HARIYONO MANUKAN MUKTI V BLK 11F/11 SBY.

Hilang STNK Spd Mtr Honda th’2016 merah L-4882-MG An.Indrawan Oktafianto SE D/a. Gunung Sari Indah Blok S/1 Sby.

Kehilangan STNK W2387MM th. 1997 An. Ali Machfud Ds. Sidofajar RT 13/6 Ds. Tanjung Widodo Bungah Gresik

Kehilangan STNK W5839BV th. 2019 An. Danar Panca Yudistira Perum BPH Blok K RT 34 RW 7 Sirnoboyo Benjeng Gresik

Hilang STNK W-6248-WB An.Timotheus Hub: 082143169045.

Kehilangan STNK W4209LB th. 2015 An. Aris Fitriani Ningsih Ds. Karang Semanding RT 4/1 Balong Panggang Gresik


memorandum.co.id

MOJOKERTO-JOMBANG

memorandumredaksi @gmail.com

SELASA PON, 16 JUNI 2020 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

5 Budak Sabu Keok Mojokerto, Memorandum Satreskoba Polres Mojokerto Kota membekuk 5 pengedar narkotika jenis sabu-sabu, Senin (8/6). Mereka, Zanuar Ega Nanda, warga Dusun Segawe Lor, Desa Mojowarno, Kecamatan Kemlagi. Much Tadun Yoffi Ardiansyah, warga Dusun Kemlagi Barat, RT 04/RW 02, Desa/ Kecamatan Kemlagi; Abdul Kholil Anwar alias Kower, warga Dusun Pilang Gowok, RT 02/RW 01, Desa Mojopilang, Kecamatan Kemlagi; Dian Sulistiono alias YY, dan Rudianto alias Pedet. Kasubbag Humas Polres Mojokerto Kota Iptu Katmanto menuturkan, kelima tersangka diamankan berikut sejumlah barang bukti berupa dua paket sabu serta handphone dari tangan Zanuar. Sedang dari tangan Tadun dan Kholil, petugas menyita total 15 gram sabu, handphone, sebuah timbangan elektrik, serta uang tunai hasil penjualan sebesar Rp 300.000,. “Saat diperiksa Polisi, tersangka mengaku ada dua orang lain yang menggelar pesta sabu. berbekal pengakuan itu, petugas bergerak menuju lokasi kedua,” tuturnya, Senin (15/6). Lokasi kedua, yakni berada di kediaman Kholil yang berada di Desa Mojopilang. Selain tanpa kendala membekuk Dian serta Rudianto, kembali diamankan barang bukti berupa sebuah paket sabu dengan berat 0,26 gram, sebuah pipet kaca yang masih terdapat sisa sabu, sebuah alat hisap atau bong, serta sebuah handphone. “Guna kepentingan penyidikan lebih lanjut. Semua tersangka dan barang bukti lalu diamankan ke Mapolres Kota Mojokerto,” terang Kasubag Humas. Kini, selain terus menjalani pemeriksaan intensif penyidik, para tersangka harus mendekam di balik jeruji besi ruang tahanan. Upaya hukum itu dilakukan untuk membongkar jaringan sabu yang melibatka mereka secara tuntas. “Mereka dijerat dengan pasal 114 ayat 2 subs pasal 112 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” tegas Katmanto. (no/rif)

Satu Pasien PDP Kota Mojokerto Meninggal Mojokerto, Memorandum Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) asal Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto meninggal dunia, Minggu (14/6) pukul 19.00. Pasien tersebut sempat dirawat di RS Gatoel lalu dirujuk ke RSUD Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, namun nyawanya tak tertolong. FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR Juru bicara gugus tugas penanganan COVID-19 Kota Gaguk Tri Prasetyo Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo mengatakan, berdasarkan data pasien memiliki riwayat peyakit bawaan yakni diabetes, hipertensi, dan stroke. “Sebelum meninggal sudah dilakukan rapid test dan hasilnya reaktif, swab juga sudah dilakukan dan tinggal menunggu hasil,” ungkap gaguk, Senin (15/6) Meski demikian, untuk proses pemakaman dilakukan dengan protokol penanganan covid -19. “Pemakaman dilakukan dengan dengan standar pemulasaran jenazah sesuai protokol penanganan pasien Covid-19,” kata gaguk. Lebih lanjut dikatakannya, data terbaru kasus Covid-19 di Kota Mojokerto hingga Minggu malam (14/6) yakni, orang dalam resiko (ODR) bertambah menjadi 4.143 orang, orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 560 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 11 orang, serta orang tanpa gejala 52 orang. (war/rif)

Ditabrak Carry, 4 Bablas RS Jombang, Memorandum Ini peringatan bagi pengemudi kendaraan untuk selalu berhati-hati dalam kondisi hujan. Teranyar, sebuah mobil Suzuki Carry L 1549 HB yang disopiri oleh Mujiono (45), seorang perangkat desa, warga Dusun Srapah, Desa Karanglo, Kecamatan Mojowarno, menabrak sepeda motor Yahama Mio S 4926 XU. Lokasinya, di Jalan Irian Jaya Dusun Tebuireng, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Senin (15/6) sekitar pukul 13.31. Kendati tidak sampai mengakibatkan korban jiwa, namun akibat kecelakaan tersebut 4 orang yang masih satu keluarga harus menjalani perawatan tim medis. Korban masing-masing yaitu pengemudi motor Mohammad Nasrudin (44), warga Dusun /Desa Bulurejo, RT/RW : 05/01, Kecamatan Diwek serta tiga penumpang di antaranya Sri Ratnawati (32), Fatimatus Zaroh (6), serta Mohammad Ahsan Binasrillah (4). Dipaparkan Kanitlaka Satlantas Polres Jombang Iptu Sulaiman, kejadian berawal saat Suzuki Carry melaju dari selatan atau dari arah Cukir menuju Jombang Kota. Setibanya di lokasi, tiba-tiba kendaraan oleng dan menabrak motor yang berjalan dari arah

“

Kondisi saat kejadian hujan dan kendaraan roda empat melaju dari arah selatan. Sesampainya di lokasi, tiba-tiba minibus oleng lalu menabrak motor yang berjalan dari arah berlawanan,” Iptu Sulaiman Kanitlaka Satlantas Polres Jombang berlawanan. “Kondisi saat kejadian hujan dan kendaraan roda

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Petugas mengolah TKP kecelakaan.

empat melaju dari arah selatan. Sesampainya di lokasi, tiba-tiba minibus oleng lalu menabrak motor yang berjalan dari arah berlawanan,” paparnya, Senin (15/6). Akibat kerasnya benturan, sambung kanitlaka, Suzuki Carry mengalami kerusakan di bagian kaca dan body depan. Demikian halnya motor matik yang ditumpangi 4 korban. Bahkan posisi terakhir setelah ditabrak, kuda besi

berada di bagian bawah minibus. “Setibanya di lokasi kejadian, kami langsung mengolah TKP. Sekaligus pula, mengevakuasi 4 korban ke rumah sakit untuk secepatnya mendapatkan pertolongan,” sambungnya. Dari hasil pemeriksaan polisi diketahui, penyebab kecelakaan akibat pengemudi minibus kurang fokus memperhatikan kondisi lalu lintas di

bagian depan. Sementara untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, kedua kendaraan yang terlibat diamankan ke Kantor Satlantas Polres Jombang. “Dua korban menjalani perawatan di RSNU, sedang dua sisanya dirujuk ke RSUD Jombang. Perkaranya sendiri, kini sudah ditangani unit laka Satlantas Polres Jombang,” pungkas Sulaiman. (wan/rif)

Bupati Sosialisasikan Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi Mojokerto, Memorandum Bupati Mojokerto Pungkasiadi didampingi Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi serta OPD (organisasi perangkat daerah) menyosialisasikan rancangan pemulihan ekonomi dalam masa pandemi Covid-19. Paparan disertai dengan pemutaran video new normal life, disampaikan Minggu (14/6) pagi di Dusun Seketi, Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang. Guna mendongkrak ekonomi yang cenderung lesu karena dampak pandemi Covid-19, Bupati Pungkasiadi mendorong desa-desa untuk memacu potensi dan inovasi dalam menggerakkan roda ekonomi. Terlebih lagi saat ini telah terbentuk Kampung Tangguh Covid-19 di Kabupaten Mojokerto, sebagai bentuk kemandirian masyarakat dalam menanggulangi pandemi. Namun, meski pandemi sudah berlalu nantinya, bupati ingin kampung-kampung ini tetap berjalan dengan segala macam

potensinya. “Ada atau tidak ada pandemi, Kampung Tangguh Covid-19 di Kabupaten Mojokerto kita harapkan tetap jalan. Potensi desa atau wilayah, bisa dihidupkan kembali. Gali potensi, ciptakan inovasi. Misalnya peternakan, pertanian, badan usaha milik desa (BUMDes),” kata bupati. Bupati juga mengedukasi masyarakat tentang pengertian new normal sebagai adat baru dalam masa pandemi Covid-19. Adat baru tersebut adalah menekankan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dalam aktivitas sehari-hari. Antara lain memakai masker, menjaga jarak, rajin cuci tangan, di rumah saja jika tidak ada kepentingan, penyemprotan disinfektan, serta menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Rencana pelaksanaan new normal pun membutuhkan koordinasi, kolaborasi, dan kerjasama antara pemerintah d a n s t a k e h o l d e r. Un t u k memacu berbagai pemikiran

dan kreatifitas pemerintah daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melaksanakan Lomba Inovasi Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19. Lomba ini juga diikuti oleh Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Ada tujuh sektor yang akan dinilai, yakni pasar (pasar tradisional C-9), pasar modern (mall, minimarket atau pasar modern C-19), restoran (restoran C-19), hotel (hotel C-19), PTSP (PTSP C-19), tempat wisata (tempat wisata C-19), dan transportasi umum (transportasi umum C-19). Meski kalimatnya menyebut kata normal, tapi untuk saat ini kita masih berjuang mengatasi pandemi. Grafik terus meningkat, terakhir sudah ada 90 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto per 13 Juni 2020. “Pandemi ini tidak bisa kita prediksi kapan berakhir. Jadi, new normal kita sepakati sebagai adat baru. Bagaimana kita bisa

FOTO: MEMORANDUM/HUMAS

Bupati Mojokerto Pungkasiadi menyosialisasikan new normal.

hidup normal dan tetap produktif, dengan tetap menegakkan protokol kesehatan. Ini juga bertujuan agar ekonomi segera pulih,” kata bupati. Usai memberi sosialisasi, Bupati Mojokerto Pungkasiadi masih didampingi Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi memantau jalannya rapid test massal yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dengan

Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto di lokasi Bundaran Pacet. Layanan rapid yang mampu melayani hingga 1.000 tes tersebut, merupakan instruksi langsung dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Rapid diikuti oleh warga masyarakat, mulai pedagang sekitar bundaran, hingga pengguna jalan yang melintas. (war/rif)

DPRD Jombang Gelar Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi Jombang, Memorandum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang menggelar Sidang Paripurna Pandangan Umum Fraksi, Senin (15/6). Dalam agenda tersebut, masing-masing fraksi memberikan tanggapan mengenai nota penjelasan bupati atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang RAPBD Kabupaten Jombang Tahun Anggaran 2020 yang disampaikan pada tanggal 5 Februari 2020 silam. Pandangan umum pertama disampaikan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB). Secara umum PKB mengharap melalui raperda dapat dijadikan sebagai sarana pengabdian kita selaku stakeholder Pemkab Jombang. Pada poin pertama, terkait raperda tentang pajak daerah. Untuk memaksimalkan tujuan itu, kalangan eksekutif harus melakukan inovasi melalui perbaikan sistem informasi dan teknologi perpajakan. Langkah tadi sangat penting, karena dapat meningkatkan rasio pertumbuhan ekonomi dalam rangka mengoptimalkan pajak dan retribusi daerah. Maka, Pemkab Jombang harus melakukan kegiatan pemungutan atas pajak dan retribusi daerah, dan pemungutan tersebut merupakan suatu rangkaian kegiatan mulai dari penghimpunan data objek dan subjek pajak dan retribusi. “Penentuan besarnya pajak atau retribusi yang terutang sampai kegiatan penagihan pajak atau retribusi kepada wajib pajak atau wajib retribusi serta pengawasan dalam penyetorannya harus dengan berbasis teknologi,” terang Ketua F-PKB, M. Subaidi, Senin (15/6).

Poin kedua terkait Rapeda Retribusi Jasa Usaha, FPKB berpandangan agar pemkab dapat mengakomodir aset. Agar nantinya, aset tadi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan retribusi. Sekaligus menggali kemungkinan adanya potensi pendapatan baru. Mengacu dalam retribusi jasa usaha ini, hanya diatur 5 jenis usaha dari 11 jenis retribusi Undang-Undang Nomor 28 tahun 2009. “Fraksi PKB melihat ada potensi retribusi jasa usaha yang lain yang juga berpotensi sangat besar. Di antaranya retribusi pasar grosir dan pertokoan, retribusi tempat penginapan/ pesanggrahan/vila, serta retribusi penyeberangan di air,” beber Ketua F-PKB. Poin selanjutnya, tentang Raperda retribusi jasa umum. F-PKB menilai rumusan penetapan besarnya retribusi jasa umum yang telah diperjelas dan dipertegas dalam raperda tersebut. Hendaknya dapat diimplementasikan secara tegas, sehingga berdampak pada peningkatan PAD yang diharapkan. Termasuk dilakukan sosialisasi se-intensif mungkin kepada masyarakat, oleh instansi terkait. “Sehingga masyarakat mendapatkan kejelasan informasi dan tidak menimbulkan kebingungan atau kegaduhan. Sebab mereka mengetahui dan mengerti bahwa telah terjadi perubahan terutama objek retribusi yang baru ditetapkan,” tegasnya. Terakhir, perihal retribusi perizinan tertentu. Fraksi PKB melihat belum maksimalnya tata kelola yang akurat. Baik pelaksanaan dari sisi pendapatan, maupun pengelolan sehingga

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Suasana rapat paripurna pandangan umum fraksi.

banyak kebocoran. “Kami menilai bahwa belum ada tata kelola yang akurat, baik secara pendapatan maupun pengelolaan. Dengan kondisi tersebut dan perlu perbaikan manejemen yang disertai kemudahan pihak obyek restribusi untuk mengakses,” pungkas Subaidi. Sementara itu, berkaitan dengan 3 raperda tahun 2020, Fraksi PKS Perindo melalui Rochmad Abidin memberikan pandangan umum pertama pada poin Raperda Perubahan Kedua atas Perda Kabupaten Jombang Nomer 8 Tahun 2016 Tentang Pembentukan Dan Susunan Perangkat Daerah. Pembentukan perangkat daerah semata-mata didasarkan pertimbangan rasional untuk melaksanakan urusan pemerintahanya yang menjadi kewenangannya secara efektif dan efisien. “Perubahan tipelogi Dinas Kesehatan dari tipe B menjadi Tipe A berdasarkan Permenkes Nomor 49 tahun 2016, tentu

membawa implikasi tersendiri. Mulai dari menambah jumlah unit kerja satu sub bagaian di sekretariat, dan satu bidang dengan tiga seksi dalam Satuan Kerja Dinas Kesehatan,” ujarnya meminta penjelasan. Kedua, terkait raperda Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Jombang Nomor 14 Tahun 2018 Tentang Perusahaan Perseroan Daerah (PD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Jombang. Mengacu pada Surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor s.178/KR.014/2019, agar dilakukan perubahan modal dasar. Untuk memenuhi ketentuan dalam surat tadi, dilakukanlah penambahan modal Rp. 200.000.000.000,. “F P K S Pe r i n d o m e m pertanyakan pertama Bagaimanakah memenuhi Penambahan Modal tersebut yang sebelumnya penetapan Modal dasar sebesar Rp 50.000.000.000. Kedua, kami mempertanyakan berapakah

jumlah yang harus disertakan dari pemkab untuk memenuhi saham 51%,” tegas Ketua F-PKS Perindo. Ketiga, terkait Raperda Pertangungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2019. Sebagaimana diketahui, penyampaian LPJ merupakan agenda Konstitusional Tahunan yang yuridis formal. Dan diatur dalam pasal 69 Ayat 1 Undang-Undang No 23 Tahun 2014. Secara umum, F-PKS Perindo Mengapresiasi Realisasi Anggaran Pendapatan Struktur APBD Jombang 2019. “Dimana ditandai dengan total Realisasi Pendapatan sebesar 100,63% atau Rp 2.672.346.199.409,46. Dari target Pendapatan Anggaran Setelah Perubahan Tahun 2019 sebesar Rp 2.655.590.555.917,39,” bebernya. Namun demikian, F-PKS Perindo meminta penjelasan terhadap kenaikan Realisasi Pajak dan Restribusi. Sebab, pencapaian ini bisa menjadi pembelajaran untuk mening-

katkan pendapatan asli daerah pada Tahun 2020. Termasuk pula, mempertanyakan realisasi belanja terelaisasi sebesar 84,39% atau sebesar Rp 2.653.744.687.028,47. “Sedang Rp 490.788.667.047,22, justru tidak terserap. Artinya bahwa banyak program dan kegiatan yang tidak berjalan dengan baik,” tandas Rochmad. Masih berkaitan dengan pandangan umum, Partai Demokrat melalui Dian Ayunita Prastumi, mempertanyakan pengelolaan pendapatan daerah. Terutama upaya sumber-sumber pendapatan lain nyapada kebijakan pengelolaan pendapatan daerah tahun 2019. “Ini yang perlu diperhatikan. Jangan sampai apa yang dipa-

parkan hanya merupakan klaim tapi tidak didukung data yang sesuai dengan fakta,” terangnya. Sementara perihal target dan realisasi pendapatan daerah, Fraksi Partai Demokrat apresiasi yang setingi-tingginya, karena banyak capaian yang melebihi target yang dicanangkan. Sehingga capaian itu secara keseluruhan melebih target 0.97% dan peningkatan pertumbuhan secara keseluruhan juga mengalami peningkatan mencapai 8.89%. “Namun pada sektor pendapatan lain-lain yang sah mengalami perunurunan yang signifikan yaitu sebesar 25.83% atau Rp 6.346.481.686,. Mohon kiranya dijelaskan sebab-sebab penurunan tersebut,” pungkasnya. (adv/wan/rif)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

SELASA PON, 16 JUNI 2020 HALAMAN 11

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Santriwati dan Pengasuh Ponpes Nurul Hidayah Jalani Rapid Test

Ponpes YIBU Menjadi Pesantren Tangguh Semeru Covid-19 Jember, Memorandum Menyambut tahun ajaran baru 2020/2021, Pondok Pesantren (Ponpes) Yayasan Islam Bustanul Ulum ( YIBU), Kecamatan Pakusari, dijadikan percontohan sebagai Pesantren Tangguh Semeru Covid-19. Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono mengungkapkan Polri dan TNI ikut menguatkan program pencegahan penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan mendukung pembentukan Pesantren Tangguh. “Pesantren Tangguh ini merupakan bagian dari konsep pengembangan Kampung Tangguh yang sudah dilaksanakan sebelumnya di puluhan desa di semua kecamatan di Kabupaten Jember,” kata kapolres. “Model ini dikembangkan sebagai upaya pencegahan Covid-19. Kami tahu ponpes merupakan tempat yang mempunyai kekuatan untuk patuhi protokol kesehatan,” kata Kapolres Jember saat peresmian Pesantren Tangguh, Senin (16/6). Kapolres Jember meminta para santri benar-benar disiplin menerapkan protokol kesehatan. Karena, para santri juga akan keluar dari pondok untuk berinteraksi dengan masyarakat di areal publik. “Kami ingin membangun disiplin di lingkungan ponpes. Kalau sudah disiplin di lingkungan, mereka akan terbiasa disiplin

saat berada di areal publik dan menjadi contoh masyarakat lainnya,” ujarnya. Sedangkan Dandim 0824 Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin yang ikut mendampingi peresmian Ponpes Tangguh menyampaikan ponpes tangguh ini adalah ponpes yang sudah siap untuk melanjutkan proses belajar mengajar. “Kami berharap ini menjadi percontohan Ponpes Tangguh di Kabupaten Jember. Pada prinsipnya, puluhan ponpes di Jember siap menyelenggarakan proses belajar kembali saat pemberlakuan normal baru di masa pandemi Covid-19,” terangnya. Dandim juga menyakini kalau santri ponpes lebih mudah menjalankan protokol kesehatan selama proses belajar berlangsung.Tiap ponpes juga telah menyiapkan tempat karantina untuk para santri yang baru datang. Termasuk mempersiapkan semua kebutuhan untuk protokoler kesehatan dan kedatangan para santri juga bisa dijadwalkan secara bergelombang sehingga menghindari penumpukan saat tiba di pondok. “Santri datang ke ponpes harus dalam kondisi sehat. Sementara ponpes juga memiliki alat ukur suhu, sehingga kedatangan santri terpantau suhu badannya,” kata Ketua Yayasan Islam Bustanul Ulum Moch Hafidi Cholis. (edy/udi)

proses belajar dan mengajar di lingkungan ponpes tidak lagi was-was satu dengan yang lainnya. Karena dipastikan tidak ada yang reaktif,” pungkas Dina. Sementara Kapolsek Kaliwates Kompol Edy Sudarto mengatakan, kegiatan rapid test ini dilakukan serentak di pondok pesantren oleh Pemkab Jember yang melibatkan tiga pilar puskesmas, polsek dan koramil. “Kami dari polsek dan koramil bertugas keamanan sangat mendukung program serentak Pemkab Jember. Ini dalam upaya memutus mata rantai sebaran Covid-19 di Jember agar tidak terjadi kendala,”jelas Kapolsek Kaliwates Kompol Edy Sudarto. (edy/udi)

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono dan Dandim 0824 Jember menghadiri peresmian Pesantren Tangguh Covid-19.

Pemeriksaan ini yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jember untuk menyambut tahun ajaran baru dan persiapan transisi new normal. Kegiatan ini untuk menangkal sejak dini sebaran Covid-19. “Tujuan dari rapid test ini untuk mengetahui hasil diagnosa kandungan darah yang reaktif lebih awal bagi para pengasuh dan santriwati pesantren Nurul Hidayah,” kata Kepala Puskesmas Mangli dr Dina Agustina, Senin (15/6). Masih kata dia, pihaknya melakukan rapid test sebanyak 45 orang dari 82 santriwati yang ada. Untuk yang belum rapid test akan diantar oleh pengasuh pondok di Puskesmas Mangli. “Rapid test ini sangat penting agar dalam

Petugas melakukan rapid test terhadap pengasuh dan santriwati Ponpes Nurul Hidayah.

Dandim Ajak Masyarakat Disiplin Protokol Kesehatan Jember, Memorandum Operasi penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19 adalah bagian dari program Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Jember. Tujuannya, menekan laju sebaran Covid-19. Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin menuturkan untuk mendukung operasi dalam penegakan protokol kesehatan di wilayah Jember, dengan sasaran pasar, pondok pesantren, maupun tempat yang lain. “Keberadaan TNI-POLRI sejatinya dalam mendukung program pemerintah daerah penegakan kedisiplinan masyarakat. Terutama, menyambut transisi new normal agar masyarakat agar tetap aman,”kata Dandim 0824 Jember dalam apel operasi penegakan disiplin protocol kesehatan, Senin

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Jember, Memorandum Pengasuh dan santriwati Ponpes Nurul Hidayah menjalani rapid test, Senin (15/6). Pemeriksaan itu dilakukan di pendopo Kelurahan Mangli, Jalan Ottista 82, Kaliwates.

Apel operasi penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19.

(15/6). Pekan kemarin, masih lanjut dia, sudah dilaksanakan apel di Pasar Tanjung dengan mengecek protokol kesehatan di pasar tradisional bersama Forkopimda Jember. Minggu kedua melaksanakan apel pagi untuk memberikan arahan kepada para babinsa agar dalam melaksanakan penegakan protokol kesehatan. “Anggota kami dibagi di ber-

bagai titik pos untuk bisa meningkatkan peran masyarakat. Seperti menegur dan mengingatkan secara bertahap serta persuasif dan humanis. Agar masyarakat memiliki kesadaran mengunakan masker dan cuci tangan, serta mematuhi protokol kesehatan,” beber lulusan Akmil 2001. Dengan melaksanakan patroli di dalam pasar, melihat para pedagang para pembeli yang apabila

tidak menggunakan masker, maka pihaknya memerintahkan untuk menggunakan masker. Juga memasang imbauan di depan pintu masuk agar keluar masuk di areal tersebut harus menggunakan masker . Menyambut transisi new normal, ia menambahkan pihaknya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran, menjaga kesehatan. Caranya, menggunakan masker, menjaga jarak, dengan rajin rajin mencuci tangan. “Target kami untuk Jember yang sekarang memasuki zona orange ini, dengan meningkatkan keseriusan di dalam penegakan disiplin kesehatan. Dengan kondisi yang kami harapkan bisa beralih ke kuning dan dibutuhkan kesadaran masyarakat,” tambah mantan Dandim 0831 Surabaya Timur. (edy/udi)

Beraksi Pakai Pecahan Busi mobil Innova milik Hartonigio (48), warga Jalan Rungkut Mapan Tengah. Tak butuh waktu lama, barang berharga di kendaraan yang sedang diparkir di Jalan Raya Made tersebut, berhasil digondol. “Ya benar, dia (Abeng, red), merupakan buron kasus pecah kaca. Dua tersangka lain sudah diamankan lebih dulu,” kata

Gagal Nyabu di Garasi Mobil

Sangat Bahagia Meski harus berdiam di rumah selama masa pandemi, Putri Marino merasa nyaman karena 24 jam bisa berkumpul dengan keluarga tercintanya. “Bisa kumpul sama keluarga 24 jam di rumah, terus bisa kerja dari rumah, bikin aku bersyukur,” ujar Putri Marino dalam acara Silaturahmi Akbar Virtual Pekerja Seni, Film dan Kreatif ‘Satu Hari Satu Kebaikan’, Minggu (14/6). Putri Marino pun merasa sangat bahagia karena makin punya banyak waktu untuk sang suami, Chicco Jerikho dan putrinya, Surinala Carolina Jarumillind. Banyak kegiatan yang mereka lakukan bersama-sama setiap hari mulai dari masak hingga mengajak anjing peliharaannya jalan-jalan. “Yang bikin aku bahagia banget, aku bisa

Kelima tersangka yang kini mendekam di Mapolsek Lakarsantri adalah Agus (38), Muhammad (29), Nanang (24), Muslim (30), dan Farid (30). Semuanya tinggal di Jalan Sumberejo, Pakal. Di tempat kejadian perkara (TKP), petugas juga menyita barang bukti seperanglat alat isap sabu dan 1 poket sabu seberat 0,45 gram. “Kelimanya kami tangkap saat akan pesta sabu di gudang,” kata Kapolsek Lakarsantri Kompol Palma F didampingi

Sambungan dari halaman 1

kukan aksi pencurian dengan modus pecah kaca. “Sebelum tepergok warga, kami juga pernah beraksi di Benowo,” aku Abeng. Selama menjadi buron dan masuk sebagai daftar pencarian orang (DPO), Abeng selalu ner-

pindah-pindah lokasi. Bahkan, dia mengatakan tidak pernah tenang saat menjalankan kesibukan sehari-hari. “Selama bersembunyi, saya selalu pindah-pindah karena takut ditangkap,” ujar Abeng. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1

Kanitreskrim Ipda Suwono, Senin (15/6). Penggerebekan dilakukan menyusul informasi yang masuk ke anggota, bahwa di gudang Jalan Tambak Dono hendak berlangsung pesta sabu. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata benar bila mereka sedang mempersiapkan peralatan sabunya. Tidak menunggu lama anggota kemudian menggerebek. Saat dilakukan penggeledahan terhadap para tersangka, petugas menemukan satu poket

sabu. “Barang bukti kami sita dari tangan Ahmad,” ungkap Palma. Guna pengembangan lebih lanjut, para tersangka selanjutnya digelandang ke Mapolsek Lakarsantri untuk dilakukan interogasi. Sementara, Ahmad mengaku sabu dibeli secara patungan sebesar Rp 100 ribu. “Saya yang membeli sabu di Jalan Kunti seharga Rp 400 ribu per poketnya,” ujar Ahmad kepada petugas. (rio/nov)

Maling Motor Keok gegara Dikeroyok

Barang bukti sabu yang diamankan dari tangan Junaedi

Pelatih Sepak Bola Ketagihan Sabu Dari tangan tersangka, petugas juga menyita barang bukti satu poket seberat 0,3 gram sabu, tiga pipet kaca yang masih berisi sisa sabu. Jika ditotal, pipet berikut sabu itu memiliki berat lebih dari 4 gram. Oleh tersangka, barang bukti tersebut disimpan dalam kotak kacamata. “Selama ini, dia (tersangka, red), tinggal di kontrakan saudaranya. Dia sehari-hari menjadi pelatih bola,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, Senin (15/6). Memo menjelaskan, pengungkapan kasus itu bermula dari informasi masyarakat yang menyebut tentang adanya penyalahgunaan narkoba

but. “Mereka belajar kejahatan itu (pecah kaca) dari teman-temannya di Sumatera. Lalu dipakai beraksi di Surabaya,” lanjut Arief. Di hadapan penyidik, Abeng mengaku sudah dua kali mela-

Gudang Digerebek, 5 Budak SS Ditangkap

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Junaedi kemudian dibawa petugas ke Mapolsek Rungkut. “Kami tangkap tersangka pada Sabtu (6/11) dini hari. Saat itu, dia hendak mengonsumsi sabu di garasi mobil, Jalan Jojoran,” kata Kanitreskrim Polsek Rungkut Iptu Djoko Soesanto, Senin (15/6). Djoko menjelaskan, penggerebekan yang dilakukan pihaknya tersebut, bermula dari adanya laporan masyarakat bila di lokasi sering dipakai sebagai tempat pesta narkoba.. “Dari informasi itu kita kembangkan dan hasilnya satu pengguna kita tangkap. Saat ini, masih kami lakukan pengembangan untuk mencari penjualnya,” tutur Djoko. Sementara itu, di hadapan penyidik, Junaedi berdalih bahwa dirinya mengonsumsi sabu tersebut agar staminanya kuat. “Biar menambah stamina saat bekerja dan tidak mudah mengantuk Pak,” kata Junaedi di mapolsek. (iah/nov)

Dalam melancarkan aksinya, komplotan ini hanya berbekal pecahan busi motor untuk memecahkan kaca mobil. Setelah berhasil, mereka menguras barang berharga yang ada di kendaraan terse-

Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky, Senin (15/6). Arief menjelaskan, penjahat yang dikenal sebagai komplotan Sumatera ini memang selalu menggunakan modus pecah kaca. Sebelum tertangkap, tiga dari empat pelaku ini sudah berhasil melakukan aksinya di Jalan Benowo.

Sambungan dari halaman 1

jenis sabu di Surabaya Barat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas berhasil mengantongi identitas yang bersangkutan. “Kami kemudian melakukan pengejaran hingga berhasil mengamankan tersangka tidak jauh dari rumahnya. Meski sempat mengelak, dia terdiam saat kami menemukan barang buktinya,” lanjut alumni Akpol 2002 itu. Di hadapan penyidik, Efantri mengaku baru beberapa bulan mengonsumsi barang haram tersebut. Tanpa sabu, dia mengaku kerap lemas saat melatih sepak bola. “Saya mengisap sabu hanya untuk stamina saja Pak,” ucapnya. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 apa ya, bisa spend waktu lebih sama kamu (Chicco) dan Suri. Kita bisa masak bareng, ngajak anjing kita jalan setiap pagi dan sore,” ungkap Putri Marino. “Dan lakuin hal-hal lucu sama Suri, kita nyanyi, joget-joget, mengenali Suri sama dirinya,” timpal Chicco Jerikho. Walaupun belum bisa berkegiatan di luar rumah dan banyak pekerjaan yang harus tertunda tidak membuat Putri Marino merasa stres. Hal yang terpenting saat ini adalah seluruh anggota keluarganya dalam keadaan sehat. “Melihat kamu sehat, melihat Suri sehat, melihat semua keluarga kita sehat menurut aku itu sesuatu hal yang nggak akan pernah terganti,” tutup Putri Marino. (kpl/nov)

Kini kedua pelaku yang kabur ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) Polsek Semampir. “Tersangka tertangkap karena korbannya melawan dibantu adiknya,” kata Kapolsek Semampir Kompol Aryanto Agus didampingi Kanitreskrim AKP Tritiko, Senin (15/6). Keberanian yang ditunjukkan korban dilakukan setelah ia berjualan nasi goreng keliling dan pulang pada Minggu (14/6) pukul 02.30. Sesampai di rumah, Helmi lebih dulu menaruh rombongnya. Kemudian ia bersiap-siap hendak membeli bahan baku nasi goreng ke pasar untuk dagangan esok hari. Saat akan mengambil motornya yang diparkir di depan rumah, Helmi kaget karena kendaraannya

Sambungan dari halaman 1

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Sementara itu, dua teman Abeng, yakni Kiki Romli (25), dan Bakar Usin (39), terlebih dulu dibekuk anggota Polsek Lakarsantri pada Februari 2018 lalu. Keduanya asal Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, dibekuk ketika beraksi di kawasan Surabaya Barat. Di kejahatan terakhirnya yang menjadi sasaran adalah

Sambungan dari halaman 1

Honda Vario milik Helmi Triyanto

dinaiki orang asing. Korban pun berteriak dan berupaya mengejarnya. Setelah berhasil mendapatkan motornya, pelaku berusaha kabur tapi dihalang-halangi korban. Helmi dan pelaku akhirnya terlibat baku hantam. Adik korban yang mendengar suara gaduh, bergegas keluar rumah untuk mengecek.

Melihat kakaknya berkelahi, pria itu tidak tinggal diam dan segera membantunya. Sampai akhirnya maling motor tersebut berhasil dibekuk. “Setelah mampu mengalahkan tersangka, korban segera memanggil tetangganya dan menghubungi polisi,” kata Aryanto. Mendapatkan laporan itu, petugas bergegas ke lokasi dan

Baru Sadar Berbuat Khilaf setelah Melihat Bercak Darah di Sprei bulanan, kali ini terlambat. Terpaksalah mereka bertemu. “Aku yang nemui. Aku menuntut tanggung jawab Agus,” tulis Sulis. Sulis sempat kecewa mendengar respons Agus yang menggampangkan masalah. Dan kini, setelah lewat tenggat empat pekan dan dirinya belum menstruasi, Sulis memaksa Agus mengantarnya memeriksakan diri ke dokter. Ternyata hasilnya positif. Sulis spaneng. Agus nyleleng. “Kita gugurkan saja,” kata Agus kemudian. Ia mengulangi pendapatnya. “Tidak. Aku tidak akan membunuh anak ini,” kata Sulis sampai mengelus perut yang masih terlihat rata. “Lalu, apa yang harus kita lakukan?” “Kita harus segera menikah.” “Itu tidak akan mudah. Harus meli-

batkan orang tua. Masalahnya, setujukah mereka?” “Harus kita coba.” Hari itu juga keduanya menemui orang tua Sulis. Setelah memperkenalkan diri, Agus perlahan-lahan menjelaskan apa yang terjadi dan mengutarakan maksud kedatangannya. “Saya bertanggung jawab dan akan menikahi Sulis,” kata Agus di depan orang tua Sulis. Tapi, apa tanggapan ayah dan ibu Sulis? Ibunya, sebut saja Linda, spontan berteriak histeris. Guru SMA itu kemudian pingsan. Sedangkan ayahnya yang pejabat pemerintah, sebut saja Triyoko, marah-marah. Dia mengusir Sulis dan Agus. “Aku tidak pernah merasa punya anak pendosa seperti kamu,” katanya sambil menjambak rambut anaknya dan menyeret keluar, “Pergi kamu!”

mengamankan pelaku sebelum diamuk massa berikut menyita barang buktinya. Sementara itu, Abdul Rohman mengaku beraksi bersama dua temannya inisial IM dan IQ. Sewaktu mencari sasaran di Jalan Endrosono, Abdul Rohman cs mendapati motor korban diparkir. “Saya turun kemudian mencuri motor itu dengan merusak kunci stirnya memakai kunci T,” ujar Abdul Rohman kepada petugas. Abdul juga berterus terang, bahwa pencurian yang dilakukannya baru kali pertama. Tapi polisi masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti-bukti laporan untuk mengungkap aksi kejahatan yang dilakukan komplotan tersebut. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1

Tangisan Sulis dan rengekan permintaan maaf Agus tidak mampu meluluhkan hati pria paruh baya itu. “Jangan pernah kembali,” kata Triyoko sambil menutup pintu. Sulis tidak pernah menduga ayah yang selama ini sangat menyayangi bisa bersikap seperti itu. Dia yakin bakal dimarahi, tapi tidak diperlakukan semacam itu. Apalagi sampai diusir. Lantas, akan ke manakah Sulis? (bersambung)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SELASA PON, 16 JUNI 2020 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Sup Supardi (Hardy). GRESIK:Timotius devan nugradikha, Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Siswi SMP Diperkosa 4 Pemuda Bojonegoro, Memorandum Aksi empat pemuda asal Kecamatan Kanor dan Balen, benar-benar bejat. Mereka yaitu Ahmad Syahroni alias Roni, Muhammad Abdul Aziz, Luqman Khotibi, dan Muhammad Roem Asidiq tega memerkosa siswi SMP asal Kecamatan Sumberrejo, secara bergiliran. Akibat perbuatannya para pemuda ini diamankan di Mapolsek Kanor. pemuda itu terjadi pada Senin (8/6) malam. Korban kali pertama berkenalan dengan salah satu tersangka melalui media sosial (medsos) facebook. Kemudian mereka bertukar nomor HP. Lalu, salah satu tersangka dan korban janjian ketemuan di SPBU Medalem, Sumberrejo, sekitar pukul 19.50. Kemudian, tersangka bernama Roni

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Kapolsek Kanor Iptu Hadi Waluyo saat dikonfirmasi Memorandum membenarkan kejadian ini. Tapi, kasusnya dilimpahkan ke Polres Bojonegoro. “Iya, sekarang sudah dilimpahkan ke polres. Pelaku juga sudah diamankan,” singkat kapolsek, Senin (15/6). Seperti informasi yang dihimpun, aksi bejat keempat

menjemput korban dan mengajaknya berjalan-jalan sementara tiga tersangka lain mengikutinya dari belakang. Setelah jalan-jalan di wilayah Sumberrejo dan Kanor, lalu korban dibawa keempat tersangka di tanggul sungai dekat penyeberangan perahu di Desa Piyak, Kecamatan Kanor, yang waktu itu kondisinya sepi. Di situ korban diperkosa secara bergiliran oleh para tersangka. Korban sempat berontak dan mendorong tersangka, namun tidak berdaya. (top/har/fer)

Penyidik Polsek Kanor memeriksa salah satu tersangka.

Muftafilatul Jannah alias Mita dan M Jawahir Adi Pradana

Dua Remaja Edarkan Sabu

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Gresik, Memorandum Kondisi pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) tidak berpengaruh pada peredaran narkotika di Gresik. Buktinya, anggota Satreskoba Polres Gresik berhasil meringkus M Jawahir Adi Pradana alias MJ (23), di rumahnya di Desa Watestanjung, Kecamatan Wringinanom, Gresik, dan Muftafilatul Jannah alias Mita (19) di Jalan Ruko Bukit Citra Mas, Kota Baru, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo. “Dari penggeledahan di rumah tersangka MJ ditemukan barang bukti sabu seberat 1,44 gram,” ujar Kasatreskoba Polres Gresik AKP Hery Kusnanto, Senin (15/6). Tambah Hery, kristal putih itu ditemukan di dalam pipet kaca kecil yang dibawa tersangka. Dan penangkapan tersangka MJ adalah hasil pengembangan dari kasus sebelumnya. “Dari pengakuan tersangka IM, kami akhirnya meringkus MJ,” jelasnya. Lanjutnya, untuk tersangka Mita diamankan di di depan Toko Sami Jaya Elektronik. Saat digeledah, gadis asal Desa Bongso, Kecamatan Menganti, Gresik, kedapatan membawa satu klip sabu seberat 0,39 gram dan HP. “Kedua tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Pihaknya masih mengembangkan ke pelaku lainnya,” pungkas Hery. (and/har/fer)

Bupati Anna Muawanah dan Kapolres AKBP M Budi Hendrawan meresmikan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Rosyid sebagai Ponpes Tangguh.

Api yang meluluhlantakkan rumah Wakiran.

Ditinggal ke Sawah, Rumah Terbakar Bojonegoro, Memorandum Gegara korsleting, rumah Wakiran (65), warga Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, ludes terbakar, Senin (15/6). Kebakaran juga menghanguskan perabotan rumah tangga dan ditaksir kerugian mencapai Rp 60 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian meliputi rumah semi permanen dengan ukuran 8 x 8 meter, 15 karung, dan perabotan rumah tangga. Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro Sukirno mengatakan kebakaran disebabkan korsleting. Saat kebakaran, korban berada di sawah. Kali pertama kebakaran diketahui tetangga korban yang kemudian melaporkan kepada kepala desa. “Dan kemudian disampaikan ke Pos Damkar Padangan,” jelasnya. Namun, saat petugas tiba di lokasi, api sudah membesar. Karena rumah terbuat dari kayu dan dinding sebagian dari bambu. Sehingga api mudah menjalar dan menghanguskan rumah beserta isinya. Menurut Sukirno, petugas damkar mengerahkan dua unit armada dari Pos Padangan dan satu unit armada dari pos kota berserta 10 personel. “Barang yang berhasil diselamatkan lima karung gabah, dan rumah tetangga korban, “ ujar Sukirno. (top/har/fer)

Bojonegoro, Memorandum Bupati Bojonegoro Anna Muawanah dan Kapolres AKBP M Budi Hendrawan bersama forkopimda meresmikan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Rosyid di Kecamatan Dander, sebagai Ponpes Tangguh, Senin (15/6). Turut hadir juga Dandim 0813 Bojonegoro diwakili Pasi Intel, Kajari Bojonegoro Sutikno, Kepala Bakorwil Bojonegoro Dyah Wahyu Ermawati, dan pengasuh Ponpes Al-Rosyid KH Alamul Huda, Forkopimka Dander, dan tamu undangan.

Bupati Bojonegoro Anna Muawanah mengatakan, bahwa ponpes tangguh ini bisa meminimalisir penyebaran dan memutus mata rantai coronavirus disease 2019 (Covid-19) di lingkungan ponpes. “Pada prinsipnya dalam menyelenggarakan proses belajar kembali saat pemberlakuan normal baru (new normal) di masa pandemi Covid-19 tetap memperhatikan protokol kesehatan bagi semua santri,” ujar Bupati Anna. Sementara itu, Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan

menyampaikan, bahwa jajaran Forkopimda Kabupaten Bojonegoro ikut menguatkan program pencegahan penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan mendukung pembentukan Ponpes Tangguh. Ponpes Tangguh ini, merupakan bagian dari konsep pengembangan Kampung Tangguh Semeru yang sudah dilaksanakan sebelumnya di puluhan desa di semua kecamatan di Bojonegoro. Apalagi Bojonegoro untuk saat ini sebagai role model Kampung Tangguh Semeru berbasis aplikasi “BoSe” (Bojonegoro Sehat).

“Dengan diresmikannya Ponpes Tangguh ini sebagai role model ponpes-ponpes lainnya untuk memutus mata rantai persebaran virus,” jelas kapolres. Kapolres Bojonegoro meminta para santri benar-benar disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Karena, para santri juga akan keluar dari pondok untuk berinteraksi dengan masyarakat di area publik. Pengasuh Ponpes Al-Rosyid KH Alamul Huda menjelaskan, selama ini Ponpes Al-Rosyid sudah menerapkan protokol

kesehatan bagi semua santri saat proses belajar berlangsung. Pondok juga menyiapkan tempat isolasi atau karantina. Juga diberlakukan bagi semua santri dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dengan thermo gun sehingga para santri terpantau suhu badannya. Di samping itu dalam proses belajar mengajar kita lakukan dengan bergiliran untuk menghindari kerumunan santri. “Ponpes Al-Rosyid siap menjadi role model Pondok Pesantren Tangguh,” ucap Gus Huda. (top/har/fer)

264 Anggota PPS Dilantik Gresik, Memorandum Tahapan Pilkada Kabupaten Gresik kembali dilanjutkan, Senin (15/6). Sebanyak 264 anggota panitia pemungutan suara (PPS) di empat kecamatan dilantik. Semenjak pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) merebak di Indonesia, tahap persiapan pilkada serentak untuk memilih bupati dan wali kota terpaksa terhenti. Di Gresik sendiri ketika tahapan tersebut terhenti, sudah dilakukan pelantikan petugas PPS dan PPK di 14 kecamatan dari 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Gresik. Sementara kemrin tahap persiapan itu pun kembali dilanjutkan dengan melantik petugas PPS di empat kecamatan yang tersisa. Komisioner KPU Gresik Makmum menjelaskan, tahapan kali ini berbeda dari sebelumnya. “Dengan adanya tatanan new normal, tahapan

kali ini pun dilakukan secara bergelombang. Hari ini (kemarin, red) sekitar pukul 14.00 dilakukan pelantikan serentak di 4 kecamatan. Tiap pelantikan hanya boleh dihadiri 20 orang per gelombangnya,” kata Makmum. Sementara itu, Ketua KPU Gresik Ahmad Roni menjamin jika pelantikan PPS di empat kecamatan tersebut berjalan lancar. Apalagi sebelum pelantikan, pihaknya sudah mengimbau kepada calon peserta pelantikan untuk mentaati protokol kesehatan. “Dalam proses pelantikan ini kami juga bekerja sama dengan pihak petugas medis dari dinas kesehatan. Mereka yang akan memeriksa kondisi peserta yang hendak masuk ruangan pelantikan,” tuturnya. Kemudian dalam laporan yang diterima, setidaknya ada 6 anggota PPS yang mengundurkan diri. Alasanya karena

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ DEVAN

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Bupati dan Kapolres Resmikan Ponpes Tangguh

Pelantikan anggota panitia pemungutan suara di empat kecamatan.

mendapatkan pekerjaan lain. “Beberapa PPS yang mundur di antaranya dari kecamatan Wringinanom, Cerme, Kebomas, Bungah, dan segera kita tindaklanjuti dengan mekanisme pergantian antarwaktu (PAW),” tuturnya. Perlu diketahui, enam an-

ggota PPS yang mengundurkan diri itu ada di enam kecamatan. Yakni Desa Indro, Kecamatan Kebomas; Desa Gurunganyar, Kecamatan Cerme; D e s a Pegundan, Kecamatan Bungah; Desa Serah, Kecamatan Pan-

ceng; Desa Peromaan, Kecamatan Tambak; dan Desa Randu Padangan, Kecamatan Menganti. (dev/har/fer)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Memorandum Edisi 16 Juni 2020 by memorandum - Issuu