Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 16 Juli 2022

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

SABTU PON, 16 JULI 2022

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 5.000,-

Mata Hati Oleh: Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi

Pertaruhan Presisi

D

OR...dor...dor... Suara tembakan itu terdengar ketika Brigadir J tertembak. Tak cukup itu, Brigadir J yang seorang sopir pribadi Putri Candrawathi, istri Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Republik Indonesia (Kadiv Propam) Irjenpol Ferdy Sambo, tewas dengan  Bersambung ke halaman 11 

Natasha Wilona

Pahit dan Manis Natasha Wilona merupakan salah satu artis Indonesia yang memiliki kecantikan yang memukau. Parasnya sendiri sudah terbiasa wara-wiri di televisi dengan berbagai sinetron, program televisi, dan juga kabar yang membahas tentang dirinya.

B

aru-baru ini Natasha Wilona mengunggah foto di mana dirinya tampak sangat menawan. Ketika itu, Wilona mengenakan dress mini dengan warna  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Polisi menggeledah rumah salah satu korban tewas Ari Subagio di Jalan Bronggalan Sawah V.

FENOMENA EMPAT TAHUNAN PESTA MIRAS MAUT

OPLOSAN BUKAN LAGI TIPIRING Tragedi minuman keras (miras) oplosan kembali merenggut korban jiwa. Lima orang tewas dalam pesta miras maut malam takbiran yang digelar di Bronggalan Sawah Gang I. Termasuk penjual miras, Ari Subagio.

F

enomena ini pun memperpanjang jejak kasus miras oplosan maut yang terjadi di Surabaya. Terakhir kejadian pada n 2018, atau empat tahun lalu. Di mana dalam perawa rawatan di RSUD dr Soetomo d dan RSUD Dr Soewandhie, serta di rumah tercatat ada 15 oran orang tewas. L Lalu pada 2014 di makam Mena Menanggal dengan empat korban ttewas. Jejak miras oplosan

maut empat tahunan itu terpatahkan kettika kejadian pada 2013 di kawasan Pakis dengan tujuh korban tewas. (lihat tabel) Dari tiga kejadia an itu, polisi menetapkan tersangka. Baik itu penjual maupun pengoplos miras maut tersebut. Di mana para tersangka dijerat dengan beberapa  Bersambung ke halaman 11 

1. Jalan Bronggalan Sawah Gang I (5 Tewas, 2022)

3. Makam Menanggal (4 Tewas, 2014) 4. Jalan Pakis (7 Tewas, 2013) Diolah dari berbagai sumber

Pemakaman korban Suryadi di TPU Sawentar, Tambaksari.

Hukuman Berat

Pesta Miras Maut di Surabaya

2. Dirawat di RSUD dr Soetomo dan RSUD Dr Soewandhie, serta di rumah (15 Tewas, 20-25 April 2018)

Gencarkan Razia HASI dari penyelidikan secara HASIL kasa kasatmata pascapesta miras, disit beberapa botol miras disita yang dikonsumsi para korban, tida langsung meninggal tidak dun namun sempat dievadunia, kua ke rumah sakit. kuasi Dari proses itulah, polisi m meminta keterangan para ko korban. Diduga miras yang di dikonsumsi tidak hanya mira saja, tapi ditambahkan ras (d (dioplos) suatu bahan yang tid boleh dikonsumsi matidak sy syarakat. “Seperti autan (obat antin tinyamuk) dicampurkan ke da dalam minuman tersebut seh sehingga menimbulkan campur kimia, yang mengakipuran

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Arif Efendi alias Renges diinterogasi petugas di RS Unair sebelum akhirnya tewas setelah tiga hari perawatan.

WAKIL Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati menilai, maraknya peredaran minuman keras (miras) oplosan yang terus menelan korban jiwa lantaran tidak ada tindakan tegas dari pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menindak pelakunya. Di Surabaya, bahkan

elum ada sampai saat ini belum h (perperaturan daerah da) yang secara khusus daran mengatur peredaran miras. Pemerintah Kota baya (Pemkot) Surabaya cu masih mengacu an pada Peraturan  Bersambung ke  halaman 11

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Aning Rahmawati

Kucing-kucingan dengan Produsen KASUS peredaran minuman keras (miras) oplosan di Surabaya nampaknya masih menjadi PR kepolisian dan jajaran terkait. Mes-

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Kombespol Akhmad Yusep Gunawan

batkan kerusakan pada syaraf otak,” ungkap Kapolrestabes Surabaya Kombespol Akhmad Yusep Gunawan.  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

ki razia hingga penyitaan barang bukti gencar dilakukan, terbukti ada saja penjual miras op Bersambung ke halaman 11 

Kapolsek Tambaksari Kompol M Akhyar (tengah) dan Wakapolsek Iptu Satriyono menunjukkan botol miras bekas minum lima korban tewas.

Polrestabes Surabaya Bongkar Sindikat Joki Masuk SBMPTN

Sembunyikan Perangkat di Flanel Surabaya, Memorandum Polrestabes Surabaya membongkar sindikat perjokian ujian tulis berbasis komputer seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (UTBK SBMPTN). Sebanyak delapan orang terduga pelaku diringkus polisi di sebuah hotel di Surabaya, yang dijadikan basecamp selama ujian berlangsung. Mereka berinisial MJ (40), RHB (23), MSN (34), ASP (38), MBBS (29), IB (31), semuanya warga Surabaya. Adapun MSME (26), asal Sulawesi, dan RF (20), perempuan asal Kalimantan. “Sindikat ini tertata rapi. Tiap anggota

sindikat perjokian sudah memiliki peran dan tugas yang berbeda,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombespol Akhmad Yusep Gunawan, Jumat (15/7). Komplotan ini setiap tahunnya meraup keuntungan hingga mencapai Rp 6 miliar dari para peserta ujian yang  Bersambung ke halaman 11  Kapolrestabes Surabaya Kombespol Akhmad Yusep Gunawan menunjukkan barang bukti peralatan yang digunakan sindikat joki.

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Perkawinan Beda Kasta yang Berlayar tanpa Kebahagiaan (2) -

Meng, kata Adhy Karyono: persoalan hukum sudah clear.

Terlibat Geng Motor dan Kecanduan Narkoba

-

Justru persoalan sisanya yang biasanya rumit: persoalan dan lain-lain.

Perbedaan kasta itulah yang selama ini menyebabkan orang tua Miskan tidak merestui hubungan anaknya karena Darsih yang berasal dari keluarga biasa.

Si Mameng (Penjual among-among)

T

ak eloknya, meski memiliki trah darah biru, nasib Miskan tidak begitu baik. Pria bandel dan kurang menjunjung tatakrama kaum priyayi ini sejak remaja sudah dibuang keluarga. Dia ngenger pada kerabat yang juga tersisih.

Kesalahan besar yang dilakukan Miskan adalah menolak masuk pendidikan arahan pinisepuh semasa SMP dan terlibat geng motor. Dia bahkan sempat dibui karena terlibat  Bersambung ke halaman 11 

ILUSTRASI: ISTIMEWA

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO Butuh Biaya Persalinan Istri, Nekat Bunuh Pemuda LA di Musala

SABTU PON, 16 JULI 2022 HALAMAN 2

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro menginterogasi terduga pelaku.

Congkel Rumah Pilang, Residivis Curanmor Dibekuk Sidoarjo, Memorandum Aksi pencurian yang dilakukan AAS (31), residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) asal Surabaya, digagalkan warga Pilang, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo. Setelah berhasil mencuri barang milik korban di dalam rumah, aksi pelaku diketahui warga sekitar saat keluar dari rumah korban. “Saat keluar dari rumah korban, pelaku pencurian dengan pemberatan ini ketahuan warga,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro, Jumat (15/7). Lanjut kapolresta, berdasar laporan dari warga, polisi kemudian segera datang ke lokasi. Hingga akhirnya mengamankan pelaku. Kronologis pencurian yang terjadi pada 5 Juli 2022 lalu itu, AAS berkeliling dengan motornya mencari sasaran rumah sepi. Tepat di kawasan Pilang, Wonoayu, pelaku berhenti setelah mengamati ada sasaran rumah kosong. Dengan menggunakan sebilah pisau ia mencongkel jendela rumah milik Mat, warga setempat. Kemudian pelaku mengambil handphone (HP) milik korban di ruang tamu dan berupaya kabur dari rumah tersebut. Sayang aksinya itu ketahuan warga. Dari hasil pemeriksaan polisi, pelaku merupakan warga Surabaya dan merupakan residivis kasus curanmor di Surabaya pada 2019. “Ancaman hukumannya penjara paling lama 10 tahun,” pungkas Kusumo. (bwo/jok/mik)

Sidoarjo, Memorandum Diduga terdesak biaya persalinan istri yang hamil tua, Yoga Wicaksono (29), asal Desa Nglebeng, Panggul, Trenggalek, nekat membunuh Wahib Adi Saputro (27), lelaki asal Sampangan, Deket, Lamongan, Kamis (14/7) pagi. Kala itu, korban sedang duduk-duduk di teras Musala Desa Ngares Rejo, Sukodono, Sidoarjo, untuk beristirahat. Saat mendatangi korban, Yoga langsung menghujamkan senjata hingga beberapa kali sampai korban tewas bersimbah darah. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, Kamis (14/7) pagi pelaku berjalan kaki dari Bungurasih sampai dengan wilayah Sukodono untuk mencari sasaran. “Tujuannya untuk mencari orang lengah, dengan maksud mengambil barang berharga milik korban,” ujar Kapolresta Kusumo kepada wartawan saat rilis, Jumat (15/7). Lanjut Kapolresta Kusumo, sesampai di Musala Muhajirin, Yoga melihat seorang pria (korban) yang sedang duduk di teras musala. Sedang di dekat korban terparkir motor matic

FOTO: MEMORANDUM/BWO

FOTO: MEMORANDUM/BWO

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Terduga pelaku Yoga Wicaksono digiring petugas polisi dari rutan mapolresta.

milik Wahib. “Dia (Yoga,red) datang dan menghampiri korban. Pelaku langsung menusuk sebanyak empat kali pada dada korban menggunakan sebilah pisau. Mengetahui korban tak berdaya dan bersimbah darah, tersangka engambil barang berharga motor matic, handphone dan dompet berisi KTP, STNK motor dan kartu ATM,” terangnya. Se t e l a h m e n d a p a t k a n barang berharga korban lalu

Sidoarjo, Memorandum Program betonisasi di beberapa ruas jalan desa yang tersebar di Kabupaten Sidoarjo terus dikebut. Ada 17 ruas jalan dengan panjang total keseluruhan 21 kilometer yang akan dibeton dan ditarget akhir 2022 ini tuntas. Melalui program betonisasi, diharapkan jalan yang sebelumnya rusak dan berlubang tidak lagi ada. Dengan begitu akan memperlancar akses mobilitas warga dan juga menunjang aktivitas perekonomian. Kamis (14/07), Wakil Bupati Sidoarjo H Subandi didampingi Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PU BMSDA) Sidoarjo Dwi Eko serta aparat Kecamatan Sukodono dan perangkat desa setempat melakukan sidak. Sidak itu dilakukan karena sebelumnya, kepala Desa Masangan Kulon berkunjung ke kantor Wakil Bupati untuk menjelaskan terkait adanya problem saluran air di sekitar jalan yang akan dilakukan betonisasi. Hal itu direspon wabup dengan sidak di lapangan untuk mencari solusinya. Dari peninjauan jalan Desa Masangan Kulon, Wabup Subandi meminta Dinas PU BMSDA Sidoarjo untuk memperhatikan saluran air di sisi-sisi jalan yang akan dibeton. Bila terdapat pendangkalan,

FOTO: MEMORANDUM/JOKOSAN

Betonisasi 17 Jalan Desa Dikebut, Akhir 2022 Tuntas

Wabup Sidoarjo Subandi sidak jalan yang sedang dalam proses betonisasi.

ia meminta segera melakukan normalisasi seiring dengan pengerjaan betonisasi. Sehingga program betonisasi dan perbaikan saluran air dapat selesai tepat waktu. Salah satunya ruas jalan di Panjunan-Suko. Tepatnya di Desa Masangan Kulon Sukodono yang menjadi salah satu prioritas jalan untuk dibeton. Jalan sepanjang 1,9 kilometer itu menelan anggaran Rp 12,3 miliar. “Jangan kemudian betonisasi sudah bagus, namun saluran drainase dikesampingkan. Dua hal ini harus berjalan beririn-

gan. Program betonisasi selesai begitu juga normalisasi saluran air juga ikut selesai bersamaan,” tegasnya. Setelah itu sidak dilanjutkan ke jalan Desa Jogosatru yang didapati akses jalan yang menyempit dan ada kerusakan serta saluran airnya juga tidak normal. Untuk akses jalan di Desa Jogosatru ini mobilitas masyarakatnya terbilang tinggi. Otomatis bisa memicu permasalahan salah satunya keselamatan pengguna jalan tersebut. Oleh karena itu Wabup meminta kepada Dinas PUBMSDA untuk segera memperbaiki baik itu

jalan maupun saluran airnya. “Untuk akses jalan Desa Jogosatru akan dilakukan penambalan jalan dengan aspal dan sifatnya sementara sembari menunggu program betonisasi yang Insya Allah akan dilakukan pada tahun 2023 nanti,” ungkap Subandi. Lebih lanjut wabup menyampaikan bahwa perbaikan jalan baik itu Desa Masangan Wetan dan Jogosatru ini akan dilakukan penambalan terlebih dahulu sebagai solusi awal supaya pengguna jalan yang melintas tidak terganggu dengan jalan yang kurang nyaman tersebut. Di Sidoarjo sendiri total 17 ruas jalan dengan panjang 21 kilometer yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2022. 17 Ruas jalan yang masuk dalam program betonisasi di Sidoarjo diantaranya ruas Krian – Kemangsen, Pabean – Ngingas, Wonoayu – Candinegoro, Panjunan - Suko melalui DAK, Kemudian Panjunan - Suko di Desa Masangan Kulon Sukodono, Krembung – Kepadangan, Semambung - Sedati Gede Sidorejo – Barengkrajan, Pawindo – Jatikalang, Tulangan – Kepadangan, Kepadangan Bulang Simpang Tiga Tulangan, Betro - Kalang Anyar, Gedangan - Betro Pilang - Tulangan Kebonagung- Kemasan serta Pabean – Wadungasri. (jok/mik)

pelaku kabur. Mendapat informasi tersebut, polisi bergerak cepat untuk mengungkap kasus ini. Berbekal keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian dan kerja sama polres jajaran. Diketahui terduga pelaku membawa motor matic yang dicurigai hasil pencurian masuk ke wilayah Trenggalek. “Dari informasi yang masuk ke kami, segera tim resmob Polresta Sidoarjo bersama Polres

Trenggalek melakukan pengejaran pelaku. Hingga berhasil kami tangkap pukul 8 malam di Desa Nglebeng,” lanjut Kapolresta Sidoarjo. Saat penangkapan, pelaku sempat berupaya kabur dan mengancam keselamatan petugas dengan menggunakan senjata tajam. Sehingga polisi melakukan tindakan tegas dan terukur. Yoga kini diamankan di Pol-

resta Sidoarjo guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dikenai ancaman pasal 339 KUHP hukuman penjara paling lama 20 tahun atau paling berat seumur hidup. “Tambahan pasal lainnya adalah Pasal 365 ayat (3) KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan yang Mengakibatkan Kematian dengan pidana penjara paling lama 15 tahun. (bwo/jok/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA Rintangan Bakal Menghadang Adhy SABTU PON, 16 JULI 2022 HALAMAN 3

Sekdaprov Kurang Paham Kultur Jawa Timur Surabaya, Memorandum Jabatan Sekdaprov Jatim yang resmi diisi Adhy Karyono, mantan staf ahli Kemensos mulai kemarin, Jumat (15/7) bakal mendapatkan banyak tantangan. Sebab, banyak kalangan yang beranggapan bahwa, Adhy yang duduk di kursi Jatim 3 terpilih lantaran faktor Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Sebab, ketika Khofifah menjabat sebagai Menteri Sosial, Adhy adalah mantan staf gubernur wanita pertama di Jatim itu. Aroma kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN) pemilihan Adhi juga bisa dibilang cukup kental. Banyak kalangan berpendapat jika gubernur seolah tidak mempercayai kinerja Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang juga layak menduduki jabatan sekdaprov. Apalagi, Adhi juga mempunyai red notice (catatan merah) yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Sebab, ia pernah tersandung kasus bantuan sosial (Bansos) Covid 19. Pakar kebijakan politik Unesa, Dr Moch Mubarok Muharam menyampaikan, Jawa Timur me-

rupakan wilayah yang sangat luas. Setidaknya mempunyai 38 kabupaten/kota di Jatim. Karena itu, dirinya pesimistis mantan staf Mensos ini, gerak cepat (gercep) berkomunikasi dengan jajaran di bawahnya. “Membutuhkan waktu lama untuk berkomunikasi dengan jajaran OPD, maupun jajaran bupati dan wali kota. Karena Jawa Timur mempunyai kultur tersendiri,” tegas Mubarok. Ia melihat posisi sekdaprov harus mampu mengawal kebijakan  Bersambung ke halaman 4 

Gubernur Khofifah melantik Sekdaprov Jatim Adhy Karyono di Gedung Negara Grahadi, Jumat (15/7).

Pastikan Persoalan Hukum Tuntas Surabaya, Memorandum Adhy Karyono resmi menjabat Sekdaprov Jatim menggantikan Pj sekdaprov Wahid Wahyudi melalui serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Jumat (15/7). Pelantikan dan sumpah jabatan

tercatat dalam keputusan presiden Republik Indonesia Nomor 79/TPA tahun 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Pemprov Jatim, tertanggal 24 Juni 2022. Pembacaan disampaikan Kepala BKD Jatim, Indah Wahyuni. Adhy Karyono usai pelantikan me-

ngatakan, berterima kasih kepada tim penilai akhir (TPA) yang memutuskan menunjuk dirinya sebagai Sekdaprov Jatim. Terkait sejumlah persoalan hukum yang mendiskreditkan dirinya, Adhy Karyono menyampaikan bahwa hal itu sudah clear. Karena itu, dirinya masuk di tahapan tim penilai akhir. “InsyaAllah

Didenda Rp 75 Ribu tentang Pengenaan Sanksi Administratif. Untuk sanksi denda, disesuaikan dengan volume sampah yang dibuang oleh pelanggar. Paling sedikit Rp 75 ribu. Kemudian untuk volume sampah yang lebih besar Rp 750 ribu hingga Rp 50 juta atau kurungan enam bulan. Melanjutkan pembicaraannya, Armuji lantas mengimbau agar adanya OTT tersebut menjadi pelajaran berharga bagi warga. Apalagi, ke-22 warga tersebut sudah menerima ganjaran disita KTP dan membayar denda sebesar Rp 75 ribu. “Kalau dibanding dengan dendanya, ya masih repot mengangkut sampahnya. Kalau lain kali diulangi  Bersambung ke halaman 4 

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

dan upaya pencegahan di tingkat permukiman. “Ada 22 orang yang kita panggil. Dari hasil OTT tersebut sebanyak 19 orang merupakan warga ber-KTP Surabaya, lalu 3 orang berasal dari luar kota,” kata Armuji. Pada pertemuan itu, Wawali Armuji memberikan pembinaan secara langsung agar masyarakat memiliki kesadaran. “Bapak-bapak ini kalau depan rumahnya dibuangi sampah oleh orang lain apakah mau,” tanya Armuji dalam forum. Sesaat kemudian, para pelanggar serentak menimpali tidak. Seperti diketahui, buang sampah sembarangan dapat dikenai sanksi denda hingga pidana. Itu tertuang dalam Perda 5/2014 tentang Pengelolaan Sampah dan Perwali 10/2017

“

Adhy Karyono Sekdaprov Jatim

 Bersambung ke halaman 4 

Hingga Juni Kirim 200 ODGJ

Buang Sampah Sembarangan 22 Warga Kena OTT

Surabaya, Memorandum Sejak 11 Juni 2022 hingga awal Juli 2022, ada sebanyak 22 warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan di trotoar Jalan Tenggumung Baru, Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran. Alhasil, mereka terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh petugas yustisi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya. Kini, ke-22 pelanggar itu dipanggil ke Balai Kota, Jumat (15/7). Dalam forum yang dipimpin oleh Wakil Wali (wawali) Kota Surabaya Armuji. Dia didampingi jajaran DLH. Hal ini menindaklanjuti instruksi orang nomor dua di Surabaya itu yang memerintahkan DLH, kecamatan, dan kelurahan untuk lebih intens melakukan yustisi kebersihan

saya bisa bertanggungjawab dan tidak ada persoalan lagi di kemudian hari,” janji Adhy Karyono. Terkait ada sebagian kalangan yang mempersoalkannya, Adhy Karyono menjelaskan, dirinya akan segera men-

“InsyaAllah saya bisa bertanggungjawab dan tidak ada persoalan lagi di kemudian hari,”

Armuji memberi arahan kepada warga yang ketahuan membuang sampah sembarang.

Surabaya, Memorandum Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya memaparkan Indikator Kinerja Operasional (IKO) dalam kontrak kinerjanya. Indikator kinerja tersebut bertujuan untuk mendukung salah satu visi Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya tahun 2022 yakni, mengurangi kemiskinan dan pengangguran. Sejumlah IKO Dinsos pada tahun 2022 tersebut, terdiri dari Rehabilitasi Sosial, pendampingan akreditasi Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), hingga updating data Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Kepala Dinsos Surabaya, Anna Fajriatin menjelaskan, indikator target kinerja Dinsos pada 2022 yang pertama adalah rehabilitasi sosial, berupa pengentasan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang saat ini dibina serta ditangani Dinsos melalui Unit Pelayanan Terpadu Dinas (UPTD). “Jadi memang salah satu IKO kami adalah untuk bagaimana memberikan pelayanan kepada PPKS melalui UPTD. Juga, melalui reunifikasi, bagaimana kita kembalikan (PPKS) ke keluarganya atau kita pulangkan ke daerah asal,” kata Anna saat menggelar konferensi pers di eks Gedung Kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Jumat (15/7). Dalam paparannya, Anna me-

nyebutkan, pada 2021, Dinsos menargetkan rehabilitasi sosial menyasar kepada 530 PPKS. Sedangkan 2022, ditargetkan mencapai 891 PPKS dengan asumsi, yakni reunifikasi sebanyak 795 orang dan 96 lainnya dilakukan pembinaan. “PPKS itu dibina dan ditangani Dinas Sosial melalui sejumlah UPTD,” katanya. Sejumlah UPTD tersebut, kata Anna, data pada tahun 2022 di UPTD Kampung Anak Negeri Kalijudan sebanyak 62 anak dan Wonorejo 34 anak. Kemudian, melalui UPTD Griya Werdha 185 orang dan Babat Jerawat 43 orang. Sedangkan di Liponsos Keputih, sekarang ini ada 672 orang dari sebelumnya tahun 2021 sebanyak 900 jiwa. “Salah satu yang kami lakukan di 2022 adalah mereferalkan (mengirim) 200 ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) dan disabilitas ke berbagai balai rehabilitasi yang ada di luar Jawa Timur. Itu kita dibantu oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI,” jelas Anna. Selain rehabilitasi sosial, Anna juga menjabarkan, bahwa capaian terhadap akreditasi Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) pun menjadi target kinerja Dinsos tahun 2022. Setidaknya ada total 122 LKSA yang sekarang ini telah terdaftar di Dinsos. Sedangkan hingga akhir tahun 2021, sebanyak 62 LKSA di

Anna Fajriatin

Surabaya sudah terakreditasi oleh Kemensos RI. “Pada tahun 2022 kami akan usulkan 20 LKSA untuk proses akreditasi oleh Kemensos,” papar Anna. Data Dinsos Surabaya mencatat, 62 lembaga yang telah terakreditasi Kemensos RI tersebut berkategori A, B dan C. Dengan rincian, 10 LKSA mendapat akreditasi A, 40 LKSA akreditasi B dan 12 LKSA akreditasi C. Untuk mendapat akreditasi tersebut, Anna menyatakan, bahwa Dinsos melakukan pendampingan dan pembinaan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek). Juga, melalui rencana program Atensi tahun 2022 bagi LKSA berupa bantuan  Bersambung ke halaman 4 

KKN Tematik Mahasiswa Untag Surabaya di Paciran

Untuk pertama kalinya, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar kuliah kerja nyata (KKN) Tematik secara luring. Kali ini, mereka melangsungkan KKN di Balai Desa Sendangduwur, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.

Alif Bintang Timur H Ali, wartawan SKH Memorandum Dosen pembimbing lapangan , Hendy Widiastoeti menyampaikan, ada sebanyak 31 mahasiswa yang terlibat KKN Tematik di Paciran. Mereka terdiri dari mahasiswa Fakultas Ilmu Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Fakultas Psikologi. Para mahasiswa Untag Surabaya ini membawa misi mulia. Sedikitnya ada 4 program yang akan diimplementasikan dalam upaya pengembangan Desa Sendangduwur. Di antaranya pengelolaan limbah batik,

pemberdayaan SDM, pemetaan potensi, dan pengembangan UMKM. “Saat ini, kami mengirimkan 31 mahasiswa untuk KKN di Desa Sendangduwur dengan membawa 4 program pengembangan. Salah satunya pengelolaan limbah batik dan pemetaan. Mengingat ini yang pertama, kami berharap bisa menjadi pioneer sehingga dapat dikembangkan secara berkelanjutan dan menjadikan Desa Sendangduwur sebagai mitra,” ucap Hendy, Jumat (15/7).

Kehadiran peserta KKN ini disambut positif warga desa. Selain itu, juga diterima dengan baik oleh Kepala Kecamatan Paciran Agus Hendrawan dan Kepala Desa Sendangduwur Barur Rohim. “Kami sangat berbangga dan juga berbahagia. Apalagi sangat jarang ketika ada KKN seperti ini diantar oleh dosen bahkan didampingi wakil rektor. Semoga silaturahmi kita bisa tetap terjaga dengan baik dan adikadik bisa kerasan serta bisa beradaptasi dengan warga,” ujar Kepala Desa Sendangduwur Barur Rohim. Dengan ragamnya potensi yang dimiliki, Kepala Kecamatan Paciran berharap mahasiswa mampu mengambangkan Desa Sendangduwur menjadi lebih maju dan berkelanjutan. “Manfaatkan waktu sebaik mungkin. Segera beradaptasi dengan

kondisi wilayah sosial budaya, sehingga mampu membantu mengembangkan. Harapannya, nanti akan menjadi sesuatu yang baik tidak hanya I have been here, but I have done something useful here,” tandas Agus. Sementara itu, Wakil Rektor II Untag Surabaya Abdul Halik mengucapkan rasa terima kasih dan menitipkan secara langsung mahasiswa peserta KKN pada Kepala Desa. “Alhamdulillah, terima kasih untuk Bapak Kepala Desa yang sudah bersedia menerima mahasiswa KKN Untag Surabaya di Desa Sendangduwur. Saya titipkan anak-anak untuk bisa dibimbing, sehingga bisa menjadi calon pemimpin bangsa yang berkualitas,” ucap dosen Fakultas Ekonomi ini. Abdul Halik berharap, mahasiswa bisa menyelesaikan masa KKN

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Usung 4 Program Pengembangan Desa

Mahasiswa peserta KKN Tematik Untag Surabaya mendengarkan arahan di Balai Desa Sendangduwur.

dengan sebaik-baiknya. “Karena kampus kita sudah terakreditasi A, maka KKN kita juga harus A. Saya yakin mahasiswa sudah membawa

program, sehingga di sini bisa segera diimplementasikan. Itulah keunikan Untag Surabaya dalam melaksanakan KKN,” tambahnya. (ono)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SABTU PON, 16 JULI 2022 HALAMAN 4

Kloter 1 dan 2 Mendarat di Juanda

Jemaah Haji Wajib Tes PCR Surabaya, Memorandum Jemaah haji kloter satu dan dua yang berasal dari Tuban akan datang dan mendarat di Bandara Juanda pada Minggu (17/7). Isna, humas Emberkasi Surabaya mengatakan, dua kloter tersebut akan datang pada jam yang berbeda. Dengan jumlah jemaah masing-masing sebanyak 450 orang. “Kloter satu berangkat dari ban-

dara Jeddah pada pukul 14.25 waktu setempat. Sedangkan kloter dua pukul 22.05,” ungkapnya kepada Memorandum, Jumat (15/7). Dia menambahkan, estimasi perjalanan dari Tanah Suci ke Bandara

Juanda sekitar lima belas jam. “Nanti setelah mereka sampai di Bandara Juanda akan dilakukan tes suhu badan jika suhu badan mereka di atas 35° akan dilakukan tes PCR,” bebernya. Isna berharap, semua kloter jemaah haji pulang dengan selamat, agar mereka bisa berkumpul kembali dengan keluarga masing-masing. “Kami semua selalu mendoakan keselamatan para jemaah haji, un-

tuk itu kami berharap ketika mereka berangkat dengan selamat tentunya kami ingin mereka pulang dengan selamat juga,” tandasnya. Sebelumnya, setelah memberangkatkan semua kloter jemaah haji, PPIH Emberkasi Surabaya saat ini mempersiapkan kedatangan jemaah haji di Asrama Haji Surabaya, Kamis (14/7). Abdul Haris, Sekertaris PPIH Emberkasi Surabaya mengatakan, setelah

melakukan rapat koordinasi seluruh dengan stakeholder lintas sektor. Dirinya bersama semua sektor yang terlibat sudah mempersiapkan kedatangan jemaah haji. “Setelah melakukan rapat koordinasi bersama dengan pihak yang terkait baik dari Kementrian Agama, Dinas Kesehatan, KKP, dan lain-lain, sudah melakukan persiapan dari segala aspek,” ujarnya.

Haris menambahkan, mulai dari aspek tempat kedatangan, barang bawaan, kesehatan, sudah dikoordinasikan dari segala sektor. “Ketika jemaah haji datang di Bandara Juanda akan dilakukan screening pun juga hasil penguatan yang pertama. Yang suhu badannya melebihi 35° akan dilakukan PCR tes dan juga yang ada gejala-gejala juga akan dilakukan PCR tes,” tandasnya. (x2/ono)

Tak Mau Terjebak Zona Nyaman

Warga Kebraon wadul ke lurah terkait saluran air yang beralih fungsi.

Saluran di Kebraon akan Kembali Diaktifkan Surabaya, Memorandum Warga Kebraon yang terdiri dari sejumlah pengurus kampung dan tokoh masyarakat kembali ngeluruk ke Kelurahan Kebraon, Jumat (15/7) siang. Dalam giat wadul lurah ini, warga masih mengeluhkan persoalan yang sama. Yakni, terkait saluran utama yang beralih fungsi menjadi lahan kosong hingga pertokoan. Warga menagih action dari lurah. Pekan lalu, Kelurahan Kebraon menjanjikan akan menggali informasi terkait masalah itu. Karena itu, warga kembali datang mempertanyakan. Warga mendesak agar fungsi saluran dikembalikan. Terlebih saluran yang diuruk itu tercatat di sistem informasi manajemen barang dan aset daerah (Simbada) Kota Surabaya. Heri, ketua RT 4/RW 1 Kebraon menuturkan, dengan adanya giat wadul lurah sesuai instruksi wali kota ini, sangat membantu persoalan kampung.

Masyarakat dapat berkeluh kesah secara langsung. Menuangkan unek-uneknya untuk dicarikan solusi. “Kita mengapresiasi adanya kegiatan ini. Makanya dengan begitu masalah warga bisa tersampaikan. Seperti masalah saluran yang dialihfungsikan di Kebraon ini. Kita berharap lurah dapat menjembatani dan mencarikan solusi,” ucapnya. Seperti diketahui, saluran air yang memiliki lebar 5 meter dan panjang sekitar 700 meter di sekitar Jalan Kebraon V, Kelurahan Kebraon, Kecamatan Karangpilang, disalahgunakan. Saluran yang menjadi jalur utama pembuangan air masyarakat Kebraon itu diuruk lalu beralih fungsi menjadi lahan kosong hingga pertokoan megah. Akibatnya, selain merugikan negara, pengurukan terhadap saluran tersebut menyebabkan Kebraon dihantui banjir manakala hujan deras. Joko, ketua RT 3/RW 2 yang turut

wadul menegaskan bahwa saluran utama tersebut harus dikembalikan. Saluran menurutnya sangat vital. Apalagi sejak saluran itu dimatikan, warga merasa dirugikan. Karena membuat Kebraon dihantui banjir yang berkepanjangan. “Dalam buku kerawangan kelurahan, lahan itu jelas tergambar saluran, ya kalau begitu harus dikembalikan ke fungsi semula. Lurah harus tegas terhadap pihak-pihak yang menyalahi aturan. Lurah harus berpihak kepada warganya,” kata Joko. Sedangkan ketua LPMK Kebraon Gatot Setiabudi mendorong lurah untuk merespons dan menjawab apa yang menjadi keresahan warga Kebraon. Karena masalah saluran air yang diuruk itu dinilainya menyangkut hajat hidup orang banyak. “Sudah menjadi kewajiban lurah untuk memberikan pengayoman dan peduli terhadap lingkungan dan warganya. Ikut menjaga. Yang keliru

diperbaiki. Karena itu, sebagai ketua LPMK, saya akan tetap mengawal apa yang menjadi aspirasi warga Kebraon ini,” tegas Gatot. Selain itu, Gatot juga menantikan janji Lurah Kebraon yang akan memberikan surat penyelesaian terkait alih fungsi saluran tersebut. “Kata lurah tadi kan ada surat penyelesaian di tahun 2002 mengenai pengurukan saluran sampai jadi lahan kosong dan pertokoan. Lurah menjanjikan akan memberikan surat itu. Ini kita tunggu segera,” tandasnya. Sementara itu, Lurah Kebraon Zainul Abidin menjelaskan, terkait masalah tersebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air Dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya. Soal saluran yang berada di lahan kosong, akan segera dikembalikan ke fungsi semula sebagai sistem drainase. Sedangkan saluran di pertokoan menunggu BPN. (bin/ono)

Surabaya, Memorandum PDI Perjuangan (PDIP)Jawa Timur tidak mau terjebak zona zaman. Meski berbagai lembaga survei terus menempatkan PDI-P sebagai pemenang Pemilu 2024, termasuk di Jawa Timur. Terbaru, hasil survei Charta Politika menyebut elektabilitas PDIP berada di posisi teratas di Jatim dengan capaian 29,8 persen. Sebelumnya, sejumlah lembaga juga konsisten menempatkan PDI-P sebagai partai dengan elektabilitas tertinggi di Jatim. Kepala Badan Pemenangan Pemilu (bapilu) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono mengatakan, capaian elektabilitas partai berlambang banteng tersebut patut disyukuri. Namun sekaligus menjadi pelecut semangat untuk melipatgandakan kerja kerakyatan. Deni menyebut, ada tiga aspek penting dalam menyikapi sebuah hasil survei. “Pertama, hasil survei ini adalah bukti gotong-royong menyatunya seluruh elemen PDI Perjuangan de-

“Pertama, hasil survei ini adalah bukti gotong-royong menyatunya seluruh elemen PDI Perjuangan dengan segenap kekuatan rakyat. Kerja kerakyatan berbasis gotong-royong menemui hasilnya dalam survei yang alhamdulillah selalu berada pada posisi tertinggi. Artinya apa? Artinya hanya dengan kerja gotong royonglah kita akan menyongsong hat-trick kemenangan pada 2024,”

bisa terakreditasi A,” sebutnya. Tak hanya itu, perlindungan dan jaminan sosial juga disebutkan Anna masuk ke dalam kontrak kinerja Dinsos Surabaya tahun 2022. Dalam target

Rintangan Bakal Menghadang Adhy Gubernur Khofifah hingga awal 2024. “Artinya kinerja sekdarov harus lebih berkualitas dan gerak cepat (gercep),” kata dia. Resistensi pertama adalah pembersihan nama Adhy yang sempat tersandung kasus bantuan sosial (Bansos) Covid-19, 2021 silam. Saat itu, ia menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan Kemensos. Diduga ia menerima aliran uang ke kantong pribadinya sebesar Rp 550 juta. Dr Moch Mubarok Muharam juga menjelaskan, potensi resistensi jabatan Sekdaprov Jatim sangat kuat. Karena posisi sekdaprov yang strategis, diisi dari luar aparatur sipil negara (ASN) Pemprov Jatim. Padahal banyak ASN internal Pemprov Jatim mumpuni di posisi tersebut. “Saya melihat resistensinya sangat tinggi,” tegas Dr Moch Mubarok Muharam. Mantan aktivis 98 ini menyebutkan, menghadapi hal ini, Mubarok berpesan agar Adhy harus bisa merangkul semua kepentingan. Termasuk merangkul semua ASN di lingkungan Pemprov Jatim. Tugas pertama adalah memastikan tidak ada ganjalan, saat jabatan sekdaprov diamanahkan kepada Adhy Karyono. Hal itu, menjadi penting, karena sekdaprov harus mampu menjadi dirijen. Artinya menurut Mubarok, Adhy harus mampu mengatur ritme komunikasi antara gubernur/wagub dengan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), forkompimda, jajaran atas dan jajaran di 38 kabupaten/kota se-Jatim. “Kita sekarang hanya bisa mendukung bahwa Adhy Karyono sudah sesuai kreteria yang dikehendaki gubernur,” tegas Mubarok. Terkait munculnya sejumlah protes, saat Adhy Karyono menjabat

staf Kemensos dan diduga terseret kasus bantuan sosial (bansos), Dr Mubarok menegaskan, isu tersebut bakal menjadi tantangan tersendiri bagi Adhy Karyono. “Itu menjadi tantangan pertama yang dihadapi oleh sekdaprov untuk mengatasi problem tersebut,” tegas Mubarok. Mubarok mengingatkan, jika masyarakat terganggu dengan kabar miring itu, bisa mengadukan ke DPRD Jatim. Kemudian lalu wakil rakyat mengklarifikasi ke gubernur. Sementara itu, Sekretaris Fraksi PAN DPRD Jatim, Khulaim Junaidi, mendorong sekdaprov agar mampu gerak cepat menerjemahkan visi dan misi Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur berharap, sekdaprov definitif nantinya berkolaborasi dengan seluruh jajaran. Baik internal maupun eksternal mampu membantu gubernur/wakil gubernur mewujudkan pembangunan di Jawa Timur berjalan sebagaimana mestinya. Khulaim melihat, selama sekdaprov dijabat Pelaksana Harian (Plh) dan Penjabat (Pj), roda Pemerintahan Provinsi Jawa Timur cenderung berjalan kurang baik. Hadi Dediansyah, Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim menyampaikan bahwa, pelantikan Sekdaprov Jatim yang baru memunculkan secercah harapan baru bagi masyarakat Jawa Timur. Konsep dan kebijakan pembangunan yang dicanangkan Gubernur Khofifah Indar Parawansa diyakini bakal berjalan dengan baik. “Saya optimistis dengan dilantiknya Sekdaprov Jatim definitif dapat mengimplementasikan program-program Gubernur Khofifah,” terang Cak Dedi-sapaan

“

DENI WICAKSONO

Kepala Badan Pemenangan Pemilu (bapilu) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur

Hingga Juni Kirim 200 ODGJ modal untuk usaha Toko Kelontong, Hidroponik hingga budidaya kolam ikan. “Monitoring LKSA di Kota Surabaya kita lakukan agar terakreditasi semua. Kita dorong agar semua LKSA

ngan segenap kekuatan rakyat. Kerja kerakyatan berbasis gotong-royong menemui hasilnya dalam survei yang alhamdulillah selalu berada pada posisi tertinggi. Artinya apa? Artinya hanya dengan kerja gotong royonglah kita akan menyongsong hat-trick kemenangan pada 2024,” ungkap Deni. Hal kedua, lanjut Ketua Persatuan Alumni (PA) GMNI Jatim tersebut, adalah menjadikan survei sebagai bahan evaluasi kerja kerakyatan partai ke depan. “Tentu kami berterima kasih atas berbagai hasil survei yang ada. Survei adalah metode ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan. Kami bergerak berdasarkan data dan sains, sebagai bahan evaluasi kerja-kerja kerakyatan ke depan, sehingga hasil survei ini menjadi masukan berharga bagi PDI Perjuangan,” jelas alumnus Universitas Airlangga tersebut. Deni menambahkan, hal ketiga adalah menjadikan survei sebagai pelecut semangat seluruh kader PDI Perjuangan agar terus konsisten hadir membersamai rakyat dalam suka dan duka.(day/ono)

FOTO: MEMORANDUM/R DAYAT

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Hasil Survei PDI-P Teratas

Sambungan dari halaman 3 IKO ini, pihaknya memastikan MBR Surabaya bisa mendapatkan jaminan sosial yang tepat. “Pada target IKO ini kita juga memastikan data masyarakat ber-

Sambungan dari halaman 3 karibnya. Cak Dedi menambahkan, sekda definitif akan membawa Perda Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) berjalan sebagaimana mestinya. Senada, Mathur Husyairi anggota Fraksi Keadilan Bintang Nurani DPRD Jatim mengungkapkan banyak dinamika yang mewarnai proses penetapan Sekdprov Jatim. Mulai dari penetapan pejabat sementara yang nyatanya bikin amburadul pemerintahan. Nah, ia berharap, hal semacam itu jangan ada lagi di Jawa Timur. “Meski begitu saya menghormati keputusan apapun yang dilakukan gubernur, sebab user-nya adalah gubernur,” ujar Mathur. Senada, Anggota Komisi A DPRD Jatim Ubaidillah secara prinsip menyambut positif jika benar pelantikan Sekdaprov Jatim definitif . Politisi PKB itu mengatakan, posisi sekdaprov definitif sangat strategis termasuk dalam berbagai program Pemprov Jatim. Apalagi, sebentar lagi akan ada pembahasan P-APBD Jatim 2022. Sebab, yang terpilih sudah pasti melalui berbagai hasil penilaian dan semacamnya. “Semoga menjadi Sekda terbaik dalam rangka membangun reformasi birokrasi agar Pemprov Jatim menjadi teladan bagi 38 kabupaten/kota,” terangnya. Dia berharap, Sekdaprov Jatim yang baru dapat bersinergi baik dengan kalangan legislatif sebagai bagian dari pemerintahan daerah. “Kami berharap sekda definitif menjadi harapan baru terkait dengan berbagai upaya dan rencana baik jangka pendek, menengah dan panjang di Pemprov Jatim,” pungkas Gus Ubaid. (day/ono)

penghasilan rendah (MBR) dilakukan updating setiap bulan melalui Muskel (Musyawarah Kelurahan),” imbuhnya. Menurut Anna, updating setiap bulan dilakukan karena data MBR bersifat dinamis. Artinya, data tersebut dapat berubah sewaktu-waktu. Hingga Juni 2022, Dinsos mencatat, sebanyak 935.322 jiwa dari 329.145 KK di Surabaya yang telah dilakukan Muskel. Jumlah 329.145 KK tersebut, merupakan hasil dari Muskel yang di-

lakukan sejak bulan Maret - Juni 2022. “Jadi, hasil Muskel itu menjadi dasar Dinsos untuk kami sampaikan updating data ke Kemensos,” kata Mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya ini. Selain melalui Muskel, Dinsos juga melakukan rembug kampung sebelum data dari hasil Muskel disampaikan kepada Kemensos. Melalui rembug kampung, RT/RW, Camat, Lu-

Didenda Rp 75 Ribu lagi, nanti akan diproses dengan sanksi paling berat. Biar nanti yang membina kepolisian,” cetus Armuji. Cak Ji, sapaan lekat Armuji, sangat memberikan perhatian penuh terhadap urusan kebersihan kota. Terlebih semakin bertambahnya jumlah penduduk juga semakin besar sampah yang dihasilkan. Karena itu, masalah sampah perlu diselesaikan secara komprehensif mulai dari hulu ke hilir. “Kesadaran masyarakat terus kita

Sambungan dari halaman 3 bangun. Lalu manajemen pengelolaan sampah juga kita sempurnakan sesuai kebutuhan zaman. Semua tidak boleh lelah untuk kebaikan bersama,” ujar politisi senior PDI Perjuangan (PDI-P) ini. Sementara itu, warga Kedungmangu Andi Afif menyatakan kapok membuang sampah di lokasi. Dia mengaku hal tercela tersebut dilakukan lantaran di kampungnya pengambilan sampah hanya dua

Pastikan Persoalan Hukum Tuntas jalin komunikasi. “Hari ini momentum bagus buat saya sebagai sekda. Karena itu dirinya siap membantu gubernur dan menjalin komunikasi dengan semua pihak,” tegas Adhy Karyono. Mantan staf Kemensos ini juga berjanji akan cepat beradaptasi. Dirinya siap berkoordinasi dengan organnisasi perangkat daerah (OPD) dan membangun kemitraan dengan seluruh stakeholder. “Kami ingin segera bertemu dengan seluruh pimpinan OPD untuk mengetahui progres terbaru,” tutur Adhy Karyono. Sebelumnya, Adhy dilantik Gubernur Khofifah di Gedung Grahadi, Jumat (15/7). Pelantikan dihadiri Pangdam V Brawijaya, Wakajati Jatim, Wakapolda Jatim, Wakil Ketua DPRD Jatim, Ketua Fraksi DPRD Jatim, serta jajaran vertikal di Jatim. Pelantikan sekdaprov juga dihadiri mantan Pj

rah maupun warga bisa mengusulkan data calon MBR. Dari hasil usulan itu, Dinsos selanjutnya melakukan survei door to door ke lapangan untuk memastikan validitas data usulan tersebut. “Jadi kita melakukan berbagai langkah agar mendekati data yang valid. Dari data terpadu masyarakat Surabaya (DTMS) yang merupakan bagian dari Muskel, kita adakan lagi rembug kampung,” pungkasnya. (bin/ono)

sekda, Wahid Wahyudi. “Proses seleksi sekdaprov Jatim telah selesai. Orkestrasi di Jatim harus terharmoni dengan baik. Karena itu menjadi bagian penting dalam penataan di Jawa Timu,” kata Khofifah dalam sambutannya. Koordinasi dengan lembaga strategis menjadi bagian yang bagus untuk menata bagian penting. “Sekda harus membangun pertanggungjawaban dan membangun komunikasi baik dengan stakeholder,” urai dia. Demo Tolak Pelantikan Batal Ancaman aksi demontrasi yang dilakukan Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Indonesia (ILMISPI) terkait penolakan pelantikan Sekdaprov Jatim, Adhy Karyono batal digelar, Jumat (15/7). Tiba-tiba peserta aksi membatalkannya menjelang pelantikan sekda digelar dan meninggalkan lokasi.

hari sekali. “Tapi saya sudah kapok dan tidak akan membuang sampah lagi,” katanya. Begitu pula yang disampaikan Rohemin warga Tenggumung Wetan. Dia memastikan tak akan lagi membuang sampah lagi. “Dendanya juga lumayan walau itu Rp 75 ribu. Jadi ya tidak akan diulangi. Eman duwite,” tandasnya. (bin/ono)

Sambungan dari halaman 3 Salah satu peserta aksi, Kusnan menyampaikan, pembatalan aksi dikarenakan banyak organ lain yang menumpangi aksi mereka. “Peserta aksi dilapangan balik. Karena ada yang nunut aksi,” tegas Kusnan. Kusnan menyampaikan, sebelumnya mereka sudah menyampaikan tembusan ke Sub Bagian Persuratan dan Arsip Biro Umum Setdaprov Jatim. Sebelumnya, mereka berencana menggelar aksi dengan tiga tuntutan. Diantaranya, peserta aksi menolak calon sekda yang terindikasi korupsi dana bansos. Kedua, mendesak Kejati Jatim segera menyelidiki dan membuka kembali kasus dana bansos yang diduga menyeret nama Adhy Karyono. Ketiga, hentikan budaya nepotisme di Jatim. Gubernur harus objektif dan tidak melantik calon sekda yang sudah mengakui menerima suap bansos. (day/ono)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SABTU PON, 16 JULI 2022 HALAMAN 5

BIRO MA MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Sumenep, Memorandum Polres Sumenep bahu membahu untuk menangani penyakit mulut dan kuku (PMK) yang belakangan ini menyerang hewan ternak berkuku genap. Upaya pencegahan dari penyebaran PMK ini dilakukan dengan melibatkan semua jajaran agar penyakit tersebut bisa segera teratasi. Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan, jika saat sekarang wabah PMK ini telah menjadi momok bagi peternak sapi. “Dalam penanganan penyakit menular yang menyerang hewan ternak sapi ini, kita akan melibatkan semua kepolisian setempat,” ujar Widiarti, Jumat (15/7). Salah satu penanganan dilakukan yakni dengan melakukan penyemprotan disinfektan pada kandang hewan ternak milik masyarakat dengan melibatkan bhabinkamtibmas setempat untuk melakukan kegiatan tersebut. Pelibatan seluruh anggota kepolisian sesuai dengan tipoksinya, dalam penanganan PMK sangat efektif sebab selama ini Bhabinkamtibmas mempunyai peranan penting di masyarakat di tingkat desa. “Maka dari itu, baik Pemkab Sumenep maupun jajaran Polres Sumenep akan merespon dengan cepat untuk melakukan berbagai upaya dalam mencegah penyebaran PMK,” sambungnya. Untuk kepolisian sendiri Kapolres Sumenep menginstruksikan agar bhabinkamtibmas di seluruh polsek jajaran untuk melakukan pengecekan kepada hewan ternak masyarakat terutama sapi. “Dengan adanya penanganan melalui penyemprotan disinfektan dapat meminimalisir penyebaran wabah PMK terhadap hewan ternak,” urai Widiarti. Tidak hanya penyemprotan disinfektan dan sosialisasi pencegahan PMK, bhabinkamtibmas juga melakukan imbauan kamtibmas demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah Sumenep. (uri/mik/mik)

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Polres Libatkan Semua Jajaran untuk Cegah PMK

Keributan nyaris terjadi antara pihak tergugat keluarga Sukri dengan penggugat yang menolak tanah tersebut akan disita.

Sengketa Tanah Desa Panempan, Tak Sesuai Gugatan saat Diukur Ulang

Pamekasan, Memorandum Sidang sengketa tanah di Desa Panempan, Kecamatan Kota Pamekasan antara pemilik atas nama Sukriyadi, warga Desa Panempan, yang digugat Syaiful Bahri Maulana, warga desa setempat digelar Pengadilan Agama (PA) Pamekasan di Balai Desa Panempan, nyaris terjadi keributan, Jumat (15/7).

Kegiatan penyemprotan disinfektan di kandang sapi milik warga Sumenep.

Pihak penggugat, merasa tanah itu warisan keluarga dengan bukti leter C yang dimilikki. Kejadian ini terjadi ketika pengukuran ulang oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) dengan didampingi tim PA. Pasca ukur ulang, luas tanah tidak sesuai dengan yang telah digugat oleh pihak penggugat. Dalam data yang digugat ternyata seluas 1.115 M2.

Sementara hasil pengukuran yang dilakukan oleh BPN dengan didampingi tim PA serta tim penggugat dan tergugat hanya seluas 989 M2. Hasil pengukuran tersebut sesuai dengan sertifikat yang dikeluarkan oleh BPN atas nama Sukriyadi, dengan didukung data akta jual beli tanah, sertifikat hak milik tanah, dan SPPT. Setelah melakukan pengukuran, Hakim dari PA

Pamekasan membacakan berita acara penundaan sidang. “Sidang ditunda hari Jumat minggu depan di balai Desa Panempan,” ujar Ketua PA Sugiarto, kemarin. Usai membacakan penundaan, Ketua PA Sugiarto langsung bergegas ke mobil pasca mengumumkan penundaan sidang. Bahkan saat awak media hendak melakukan wawancara, ia mengabaikan permintaan wartawan dan masuk mobil dikawal polisi. Untuk diketahui, pemilik tanah dengan seluas 989 meter persegi atas nama Sukriyadi w a r g a D e s a Pa n e m p a n , Kecamatan Pamekasan digugat oleh Syaiful Bahri Maulana yang juga warga Desa setempat.

Dalam sidang tersebut, nampak sangat tidak menyenangkan bagi pihak keluarga tergugat saat di balai Desa Panempan. Dalam kondisi itu, nyaris terjadi pertengkaran. Pasalnya pihak tergugat menolak penyitaan tanah karena tidak sesuai dengan pengukuran. Untungnya pihak kepolisian dan TNI mengamankan keadaan hingga selesai membacakan putusan. Ironisnya, hakim Pengadilan A g a m a Pa m e k a s a n s a a t ditemui oleh puluhan awak media, enggan memberikan keterangan. “Ya seperti ini yang tambah mencurigakan. Dikhawatirkan ada pengkondisian dalam penanganan kasus tersebut.

Kami ingin menanyakan atas dasar hukum apa sehingga terjadi penyitaan karena tanah tersebut,” ujar wartawan dari salah satu media yang ikut menyaksikan jalannya sidang. Agung Subiantoro, dari keluarga pihak tergugat berharap masalah ini tidak berlarut-larut dan menjadi persoalan yang panjang. “Semoga tidak terjadi perselisihan yang mengakibatkan akan ada korban, karena berebut harta milik tanah yang oleh keluarga kami didapatkan dengan sah. Makanya keluarga tidak mengizinkan saat akan disita, karena tidak sesuai dengan pengukuran,” harap Agung. (sjk/mik)

Pimpinan DPRD bersama Wabup Sumenep menggelar rapat paripurna.

Sumenep, Memorandum DPRD Kabupaten Sumenep menggelar sidang paripurna pengucapan sumpah penggantian antarwaktu (PAW ) anggota DPRD Sumenep masa jabatan 2019-2024 atas nama Moh Washil, Jumat (15/7). Legislator yang dilantik tersebut mengganti anggota DPRD Sumenep sebelumnya atas nama K Moh Salim dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) karena meninggal dunia tahun 2021 silam. Ketua DPRD Sumenep Hamid Ali Munir mengatakan, dengan dilantiknya Moh Washil, maka seluruh kursi di DPRD Sumenep sudah terisi penuh 50 kursi. Dalam struktur DPRD Sumenep, Washil akan menempati Komisi IV sesuai posisi anggota yang digantikannya. “Harapan besar kepada Moh Washil karena cukup pengalaman sebagai mantan anggota DPRD Sumenep periode 2004 - 2009. Beliau dulu

merupakan dewan yang vokal pernah menyuarakan tentang tupoksi anggota DPRD,” ujar Hamid usai pelantikan. Politikus PKB itu beharap, anggota parlemen mampu memahami fungsi dan tugasnya sebagai wakil rakyat. Sehingga, pembangunan di Kabupaten Sumenep lebih terarah dan menguntungkan masyarakat. Hamid juga mengajak seluruh anggota DPRD Sumenep untuk lebih bersinergi dengan pemerintah daerah agar pembangunan di Kabupaten Sumenep sesuai dengan RPJMD. Sementara itu, Ketua DPC PPP Sumenep, Ali Fikri menerangkan, perolehan suara dari Moh Washil pada pemilu legislatif 2019 lalu sebenarnya nomor tiga. Namun karena caleg terbanyak kedua bermasalah di internal partai, sehingga rekomendasi turun kepada Washil. “Moh Washil ini perolehan suaranya nomor tiga. Ahmad Salim terbanyak, disusul Acmad Badri lalu Moh Washil.

Suara beliau hanya 200 sekian, yang Mas Badri 700. Tapi Badri pindah partai,” tutur salah satu pengasuh Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk tersebut. Ali Fikri berharap dengan dilantiknya Moh Washil, bisa meningkatkan peran PPP di DPRD Sumenep. Apalagi ia merupakan majelis pertimbangan partai, dan pernah jadi anggota dewan. “Saya berharap Fraksi PPP solid dan bisa mengantarkan kesuksesan dan mendulang suara pada pilkada mendatang. Targetnya bisa menambah kursi di legislatif,” tukas Ali Fikri. Anggota DPRD Sumenep yang baru dilantik, Moh Washil mengaku masih akan beradaptasi dengan suasana dan tupoksi di DPRD Sumenep. Tapi ia berjanji akan bekerja secara maksimal sesuai amanah rakyat. (aan/mik)

Ketua DPRD Sumenep Hamid Ali Munir berjabat tangan dengan Moh Washil usai dilantik.

FOTO: MEMORANDUM/AAN

DPRD Sumenep Lantik Anggota Hasil PAW PPP


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

SABTU PON, 16 JULI 2022 HALAMAN 6 - 7

Polres Mojokerto Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Ngoro

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menyampaikan ucapan selamat datang kepada pejabat baru dalam upacara sertijab di aula Rupatama Sarja Arya Racana.

Rotasi Pejabat Utama dan Kapolsek Bergulir

Kapolres Gresik: Segera Sesuaikan Lingkungan Tugas yang Baru Gresik, Memorandum Sejumlah posisi pejabat utama (PJU) dan kapolsek jajaran Polres Gresik berganti. Kapolres AKBP Mochamad Nur Azis memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) empat PJU dan empat kapolsek jajaran di aula Rupatama Sarja Arya Racana Mapolres Gresik, Jumat (15/7). Sertijab dimulai dari Kabagren Kompol M Zunaedi menggantikan Kompol Soleh Lukman Hadi yang purnatugas. Kemudian Kasatbinmas AKP Sujiran menduduki kursi yang diting-

galkan Kompol Ach Said lantaran memasuki masa purnatugas. Selanjutnya, posisi Kasatsamapta dijabat AKP Sugeng Sulistiyono. Ia mengisi posisi AKP Herry Moeriyanto Tampake yang dimutasi sebagai Kapolsek Driyorejo menggantikan Kompol Zunaedi. Kasatlantas dari AKP Engkos Sarkosi diserahterimakan AKP Agung Fitriansyah. Sementara Kasatreskoba AKP Iwan Tjatur Priambudi kepada AKP Tatak Sutrisno. Untuk Kapolsek Menganti dijabat AKP Inggit Prasettiyanto yang sebelumnya Kapolsek

Kota diserahterimakan kepada AKP Rachmat Triyanto yang sebelumnya menjabat Kapolsek Tambak. Posisi KapolsekTambak diserahterimakan kepada Iptu Saifudin mantan KBO satbinmas Kapolres Gresik dalam amanatnya menyampaikan bahwa mutasi di lingkungan Polri merupakan hal biasa dalam rangka tour of duty. Sebagai wujud dinamisasi organisasi dan terus berkembangnya tantangan tugas yang harus dihadapi. Selain itu jabatan dan kewenangan merupakan amanah

yang harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, sekaligus sebagai bentuk pengabdian dan ibadah. Nur Azis juga menyampaikan terima kasih kepada pejabat yang lama atas dedikasi dan loyalitasnya dalam melaksanakan tugas, serta ucapan selamat untuk menjalankan tugas di tempat yang baru. “Kepada pejabat yang baru diucapkan selamat datang dan segera menyesuaikan dengan lingkungan tugas yang baru,” tutup kapolres. (and/har/nov)

Kapolres Bondowoso Pimpin Sertijab 5 Perwira Jajaran

AKBP Wimboko: Tetap Kedepankan Presisi dalam Melayani Masyarakat Bondowoso, Memorandum Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko SIK memimpin upacara sertijab 5 perwira jajarannya di halaman mapolres pada Jumat (15/7). Sementara para perwira yang melaksanakan sertijab adalah Kabagops Kompol Agustinus Roby Hartanto SH menempati pos barunya sebagai Kasubag Anev Bagbinopsnal Ditsamapta Polda Jatim. Posisi Agustinus digantikan AKP Raden Heru Wahyudi SH, yang sebelumnya sebagai Kapolsek Kota Bondowoso. Kapolsek Kota Bondowoso yang ditinggalkan Raden digantikan AKP Mardiyanto yang sebelumnya menjabat kasubag faskon. Dua perwira lainnya yang ikut bergeser pos adalah Kapolsek Prajekan AKP Imam Taukit SH yang dipercaya sebagai Kapolsek Cermee. Sedangkan pos yang ditinggalkan Imam digantikan Iptu Yudi Sutristiono yang sebelumnya sebagai Kanitsamapta Polsek Cermee. Kapolres Bondowoso dalam amanatnya menyatakan, bahwa mutasi dalam tubuh Polri adalah hal biasa dalam rangka penyegaran juga sebagai wujud

Sambut Hari Anak Nasional, Polres Kediri Berbagi Kepedulian

Kediri, Memorandum Menyambut Hari Anak Nasional (HAN), Kapolsek Kandangan, Polres Kediri Iptu Wahyu Hariyadi membagikan bantuan alat tulis dan buku kepada anak-anak kurang mampu.

Kegiatan itu dilaksanakan di Dusun Ngrangkok, Desa Klampisan, Kecamatan Kandangan, Kamis (14/7). Kapolsek secara sukarela membagikan alat tulis maupun buku secara door to door ke beberapa rumah. Peringatan HAN yang ini

dimanfaatkan untuk berkontribusi secara nyata kepedulian terhadap anak-anak. Kedatangan Kapolsek bersama anggotanya disambut meriah anak-anak maupun orang tua. Mereka langsung menghampiri untuk bersalaman. Wahyu menyampaikan,

Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko memberi ucapan selamat kepada para personelnya yang mendapat kepercayaan dan amanah dalam mengemban tugas di tempat yang baru.

dinamisasi organisasi sesuai berkembangnya tantangan dan tugas yang harus dihadapi. Selain itu, jabatan dan kewenangan adalah amanah yang harus dijalankan dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, serta sebagai bentuk pengabdian dan dan ibadah.

“Mutasi dalam tubuh Polri adalah hal biasa yang harus diterima seluruh anggota sebagai bagian dari tour of duty, kepada pejabat yang meninggalkan pos lamanya saya ucapkan terima kasih atas dedikasinya dan selamat bertugas bagi yang menempati pos barunya,” beber

Wimboko. Dalam kesempatan tersebut, kapolres juga mengingatkan agar pejabat yang menempati pos barunya untuk segera beradaptasi dan tetap mengedepankan presisi dalam melayani masyarakat, serta dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. (iku/nov)

Duet anggota Polsek Sepulu dan petugas kesehatan hewan dinas peternakan melakukan penyemprotan disinfektan di salah satu kandang ternak milik warga Desa Klabatan.

potong terbesar di Jawa Timur, selain Kabupaten Sumenep, Pamekasan, dan Sampang. Seperti pada Rabu (13/7) dan Kamis (14/7), Erwan kembali menerjunkan penjabat sementara (Pjs) Kanit Binmas Aiptu Elly H, Bripka Dedy Rafi, dan Briptu Sofyan untuk melakukan kegiatan monitoring di Desa Klabetan, salah satu dari 15 desa di Kecamatan Sepulu. Beban tugas mereka tidak hanya mamantau kondisi kesehatan sapi potong piaraan warga. Tetapi harus pula blusukan dari

kampung ke kampung untuk melakukan penyemprotan disinfektan di setiap kandang sapi milik peternak. ”Selain itu, sesuai amanah, kami juga mengedukasi warga tentang seluk beluk wabah PMK,” tutur Elly. Salah satunya, amanah tugas itu diterapkan ketika menyambangi kandang sapi milik Musri di Desa Klabetan. Pantauan soal kondisi kesehatan sapi secara detail dilakukan petugas keswan. Ternyata empat sapi piaraan Musri dalam kondisi sehat. Selanjutnya penyemprotan

disinfektan dilakukan. Tidak hanya di dalam kandang dan tubuh sapi, tetapi juga menyasar di sekitar kandang. Selanjutnya edukasi disisipkan pula. Kepada warga dijelaskan tentang tindak pencegahan yang harus dilakukan. Serta penjelasan gejala klinis jika sapi piaraan mulai terkena suspect (bergejala) atau sudah positif virus PMK. ”Kami tegaskan kepada warga, jika ada sapi yang suspect segera laporkan ke posko keswan di kantor kecamatan agar secepatnya diobati,” pinta Elly. (ras/nov)

Anggota Polsek Ngoro bersama forpimcam melakukan pembongkaran arena judi sabung ayam di Desa Lolawang yang selama ini meresahkan masyarakat.

tempat judi sabung ayam di Dusun Jurangsari. Hingga akhirnya Polres Mojokerto bersama Forkopimcam Ngoro bergerak cepat mendatangi lokasi tersebut. “Setelah mendapat informasi dari masyarakat, kami bersama

Forkpimcam Ngoro mendatangi lokasi yang dijadikan judi sabung ayam. Saat ini sudah kami bongkar dan menutupnya,” imbuh Subiyanto. Di lokasi, lanjut kapolsek, hanya ditemukan kandang ayam dan perangkat judi

sabung ayam. Namun untuk ayam aduan dan barang bukti lainnya tidak ditemukan. Ia mengimbau kepada warga agar tidak berjudi sabung ayam atau terlibat di dalamnya karena hal itu melanggar hukum, serta akan ditindak tegas. (no/nov)

Beri Alat Tulis dan Buku secara Door to Door Seorang anak tampak gembira menerima bantuan buku dan peralatan tulis dari Kapolsek Kandangan Iptu Wahyu Hariyadi.

kegiatan ini untuk menyambut peringatan HAN setiap 23 Juli. Meski peringatan HAN kurang seminggu lebih yang terpenting bisa memberikan kejutan ataupun hadiah kepada anak-anak. “Ada puluhan alat tulis dan buku yang saya bagikan kepada anakanak yang bersekolah,” ucapnya. Lanjut Wahyu, pembagian itu memang dilakukan sesuai rencana dari awal karena untuk lebih dekat dengan masyarakat. “Sebenarnya masih banyak lagi yang kita berikan karena masih

banyak yang banyak membutuhkan bantuan buku tulis,” katanya. Dengan biaya sesuai kemampuan, Wahyu mengaku senang karena bisa membantu dan memberikan kontribusi kepada masyarakat terutama pada peringatan HAN. Untuk itu, kapolsek berharap kepada anak-anak supaya lebih semangat dalam belajar. “Semoga anak-anak bisa lebih maju dan tekun belajar baik pelajaran umum maupun ilmu agama,” harap Wahyu. (iku/nov)

Bhabinkamtibmas Laksanakan Patroli Sambang di Minimarket

Tangkal Virus PMK, Polsek Sepulu Rajin Semprot Disinfektan ke Kandang Ternak Bangkalan, Memorandum Kiat memutus mata rantai sebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang memapar hewan berkuku dua, terus dilakukan Polsek Sepulu dan tim kesehatan hewan (keswan) dinas peternakan setempat. Salah satu upaya yang kini diterapkan adalah melakukan penyemprotan disinfektan atau cairan pembasmi hama dari kandang ke kandang milik pemelihara sapi potong di lini perdesaan. Selain itu, juga disisipi edukasi kepada peternak dan warga sekitar tentang seluk-beluk wabah PMK. “Targetnya agar PMK tidak berkembang masif di Kabupaten Bangkalan. Termasuk di wilayah hukum Polek Sepulu,” kata Kapolsek Sepulu AKP Erwan Kurniawan SH, Jumat (15/7) pagi. Upaya itu, sambung Erwan, harus rajin ditindaklanjuti di lapangan. Sebab selain diamanatkan Kapolres Bangkalan AKBPWiwit Ari Wibisono SIK, kabupaten di ujung barat Pulau Madura itu tergolong lumbung populasi sapi

Kapolsek Kandangan Iptu Wahyu Hariyadi memberikan alat tulis dan buku kepada anak-anak secara door to door untuk lebih dekat dengan masyarakat.

Mojokerto, Memorandum Polsek Ngoro, Polres Mojokerto membongkar arena judi sabung ayam di Dusun Jurangsari, Desa Lolawang, Kecamatan Ngoro, Jumat (19/7). Bersama forkopimcam setempat, petugas membongkar dan menutup lokasi yang kerap meresahkan warga sekitar. Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar SIK membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan pembongkaran tempat yang dijadikan judi sabung ayam. “Pembongkaran lokasi judi ini adalah upaya kami dari jajaran Polres Mojokerto dalam memberantas penyakit masyarakat,” tutur Apip. Sementara Kapolsek Ngoro Kompol Subiyanto yang memimpin di lokasi mengatakan, pembongkaran itu setelah polisi mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai

Bhabinkamtibmas Desa Sendang Bripka Bibit Supono melaksanakan patroli sambang di minimarket untuk memantau prokes di tempat perbelanjaan.

Tuban, Memorandum Bhabinkamtibmas Desa Sendang, Polsek Senori, Polres Tuban Bripka Bibit Supono melaksanakan patroli sambang di minimarket guna memantau pelaksanaan protokol kesehatan (prokes). Di antaranya ketaatan memakai masker dan menerapkan physical distancing saat belanja. Di mana sewaktu melaksanakan patroli sambang di salah satu minimarket yang berada di Jalan Letda Sucipto Senori, Desa

Kapolres p Lumajang Pimpin Sertijab PJU dan Perwira Jajaran

AKBP Dewa Putu Eka: Selamat Bergabung dan Langsung Bekerja Surabaya, Memorandum Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan SIK memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) pejabat utama (PJU) dan perwira jajaran. Kegiatan dilaksanakan di lobi mapolres, Jumat (15/7) pagi. Jabatan kasatlantas yang dikomandoi AKP Bayu Halim Nugroho kini berpindah ke AKP Radyati Putri Pradini yang sebelumnya menjabat Kapolsek Tembelang, Polres Jombang. Kemudian Iptu Samsul Hadi yang sebelumnya menjabat Kapolsek Lumajang Kota dimutasi ke Kasikum Polres Lumajang. Kursi Kapolsek Lumajang Kota diduduki Iptu Andhi Indra Septa yang sebelumnya menjabat Kaurbinopsnal Satintelkam Polres Lumajang. Lalu, Kapolsek Tekung sebelumnya dijabat Iptu Ari Hartono kini diganti Iptu Sujianto yang sebelumnya menjabat KBO Satreskrim Polres Lumajang. Sedangkan Iptu Ari Hartono menempati jabatan baru sebagai Kasubbagstrajemen dan RB Bagren Polres Lumajang. Sedangkan Kapolsek Gucialit digantikan Arie Udiyanto yang sebelumnya menjabat Kaurbinopsnal Satsamapta Polres Lumajang. Dalam proses upacara tersebut, seluruh personel yang mendapat promosi jabatan melakukan penandatanganan pakta

Sendang, Bibit Supono melihat para konsumen menunggu antrean dengan cara berdiri dengan berdekatan dan ada yang belum menggunakan masker sehingga sangat rawan penyebaran virus Covid-19. Kepada para konsumen, aparat keamanan dengan cara yang humanis mengimbau untuk menjaga jarak aman minimal 1 meter untuk mencegah penularan virus yang belum ditemukan obatnya tersebut. Tidak lupa bhabinkamtibmas

juga mengingatkan warga tentang anjuran dari pemerintah bahwa warga masyarakat wajib menggunakan masker di ruang tertutup. Pegawai minimarket pun diingatkan agar selalu mengingatkan para konsumen untuk menerapkan prokes. “Kami dari kepolisian mengimbau agar warga jaga kesehatan serta mentaati imbauan pemerintah untuk menggunakan masker ketika di dalam ruangan,” tutur Bibit. Sementara itu, Kapolres Tuban

AKBP Rahman Wijaya melalui Kapolsek Senori AKP Ali Kanapi mengatakan bahwa setiap saat anggota polsek khususnya bhabinkamtibmas melakukan imbuan dengan turun langsung ke tempat kerumunan massa seperti pusat perbelanjaan, bank, warung kopi, dan fasilitas umum lainnya. “Kegiatan yang dilakukan anggota adalah untuk memberikan imbauan kepada warga dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19,” jelas Ali Kanapi. (top/har/nov)

Pelihara Kamtibmas, Polres Blitar Rutin Gelar Pamor Keris Blitar, Memorandum Polres Blitar masif menggelar patroli pamor keris skala besar dalam rangka antisipasi perkembangan situasi, serta memelihara kamtibmas yang kondusif di kabupaten setempat. Kegiatan pamor keris skala besar itu dipimpin Iptu Mulyono selaku perwira pengendali (padal) dengan melibatkan personel gabungan dari satuan fungsi Polres Blitar, juga TNI, satpol PP dan Dinkes Kabupaten Blitar, Jumat (15/7).

Kasihumas Polres Blitar Iptu Udiono mengatakan, kegiatan ini dilakukan sesuai perintah dari Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom SIK. Patroli tersebut sebagai upaya untuk menjaga dan memelihara situasi kamtibmas khususnya di wilayah Kabupaten Blitar supaya aman dan kondusif. “Kegiatan pamor keris skala besar akan dilakukan setiap hari, khususnya di tempat-tempat rawan dan lokasi keramaian yang menjadi sasaran pelaku

tindak kejahatan maupun terorisme. Tujuannya agar masyarakat merasa aman dan nyaman dengan kehadiran polisi,” ungkap Udiono. Selain itu, patrol itu sebagai upaya preventif Polres Blitar dalam harkamtibmas agar tetap kondusif. Juga untuk mendisiplikan masyarakat dengan cara mengimbau agar selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes).“Sasaran lokasi kegiatan patroli skala besar pagi ini yakni di tempat keramaian dan jalur protokol Kabupaten Blitar,” pungkas Udiono. (iku/nov)

bawah sesuai dengan karakteristik wilayah kita,” lanjut alumnus Akpol 2001 itu. Untuk kasatlantas baru, lanjut Dewa, diharapkan segera melakukan komunikasi dengan baik. Hal ini agar mencapai kinerja yang lebih baik dalam mengorganisasi bidang lalu lintas dari sebelumnya. “Kasatlantas yang lama saya ucapkan terima kasih atas tugas yang dijalankan. Selama bergabung di Polres Lumajang, tentunya tidak sedikit upaya-upaya yang sudah dilaksanakan dalam mengorganisasikan lalu lintas,” tutup Dewa. (fdn/nov)

Polsek Tanggulangin Razia Truk Pengangkut Ternak Sidoarjo, Memorandum Polsek Tanggulangin bersama polsek rayon selatan menggelar razia penyekatan truk atau kendaraan pengangkut ternak, Kamis (14/7). Upaya itu sebagai antisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak terutama sapi di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Razia ini dilakukan di sejumlah titik yang dianggap rawan, dengan

menyasar truk maupun kendaraan dengan bak terbuka yang membawa ternak, baik masuk atau keluar dari wilayah Kecamatan Tanggulangin dan sekitarnya. Personel yang melaksanakan razia pengecekan ternak ini juga memberi informasi tentang PMK yang sekarang sedang menyerang ternak atau hewan peliharaan. Kapolsek Tanggulangin AKP I Putu Angga Feriyana mengata-

kan, jika pelaksanaan check point penyekatan ini bertujuan untuk mengawasi dan membatasi mobilitas distribusi ternak mulai sapi dan kambing. “Sebagai antisipasi terjadinya penyebaran virus PMK,” ujar Angga. Lanjut kapolsek, petugas yang melakukan razia juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak panik terkait wabah PMK pada ternak ini. Juga pemilik ternak untuk

sementara disarankan agar tidak melepas liarkan sapi-sapi miliknya. Jika ada sapi yang terkena PMK, pemilik agar segera melaporkan ke dinas peternakan atau petugas peternakan yang ada di kecamatan. “Dari informasi dari para pakar bahwa PMK pada ternak tidak menyebabkan gangguan kesehatan kepada manusia,” tandasnya. (bwo/jok/nov)

Polsek Baureno Pantau Harga Sembako di Pasar Pasinan

Personel Polsek Baureno mengecek keberadaan migor di pasar untuk mengetahui perubahan harga serta kelangkaan barang di lapangan.

Bojonegoro, Memorandum Dalam rangka memantau stabilitas sembako di pasar, Polsek Baureno melaksanakan pengecekan harga minyak goreng (migor) di Pasar Pasinan, Kecamatan Baureno, Jumat (15/7). Kapolsek Baureno Iptu Matsuiswanto membenarkan kegiatan pengecekan sembako tersebut. Menurutnya giat itu bertujuan untuk mengetahui perubahan harga serta mengetahui kelangkaan barang di lapangan. “Kita cek apakah ada kendala di lapangan terkait adanya

perubahan harga khususnya migor jangan sampai membuat masyarakat resah,” jelas Matsuiswanto. Kapolsek menambahkan, bahwa Polsek Baureno juga mengecek apakah ada permainan harga migor yang dilakukan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. “Jangan sampai nanti kita mengetahui adanya permainan harga demi keuntungan pribadi baik distributor maupun agen minyak goreng. Kita antisipasi segala macam gangguan kamtibmasnya,” tambah Matsuis. (top/har)

Bhabikamtibmas Banjarsari Helat Kegiatan Sosial untuk Penyandang Disabilitas

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan memimpin sertijab di lobi mapolres sebagai bagian dari siklus manajemen sumber daya manusia.

integritas serta diikuti dengan pengambilan sumpah jabatan. Kapolres Lumajang mengatakan, sertijab di lingkungan Polri merupakan hal yang wajar dan harus terjadi sebagai bagian dari siklus manajemen sumber daya manusia. “Kepada pejabat yang baru kami ucapkan selamat bergabung, segera sesuaikan diri dan langsung bekerja melayani masyarakat,” kata dia. Dewa menyampaikan, upaya apa yang menjadi alasan dari pimpinan bisa dilaksanakan dan harus dilaksanakan. “Karena kita adalah satu komando. Apa perintah dari atas kita jalankan dari

Petugas mencegat truk yang kedapatan mengangkut ternak di Kecamatan Tanggulangin bertujuan untuk mengawasi dan membatasi mobilitas distribusi sapi dan kambing.

Anggota Polres Blitar membagikan masker ke masyarakat dan mengimbau untuk selalu mematuhi prokes.

Madiun, Memorandum Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo SIK melalui Bhabinkamtibmas Banjarsari Aipda Efin Rahmanto bersama kades dan babinsa setempat melaksanakan Jumat Berbagi. Kegiatan sosial kali ini ditujukan ke warga Desa Banjarsari, Kecamatan Madiun yang berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas. Giat yang dilakukan 3 pilar Desa Banjarsari tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat di desa binaannya yang membutuhkan uluran tangan.

Tiga pilar Desa Banjarsari memberikan bantuan sembako kepada warga berkebutuhan khusus dalam Jumat Berbagi.

Efin menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini bertujuan untuk meringankan beban kebutuhan sehari-hari dengan pemberian sembako kepada warga berkebutuhan khusus di desanya. “Sebagai wujud sinergitas, pelindung dan pelayan masyarakat, bhabinkamtibmas bersama babinsa dan pemerintah desa hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman serta nyaman dengan kegiatan sosial Jumat Berbagi untuk meringankan ekonomi keluarga yang menerima,” paparnya. (iku/nov)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU PON, 16 JULI 2022 HALAMAN 8

Cabuli Bocah di Kamar Mandi

Pemuda Tugusari Digelandang ke Mapolsek Panti Jember, Memorandum Polsek Panti mengamankan terduga pelaku pencabulan berinisial JMN (23), warga Desa Tugusari, Kecamatan Bangsalsari. Pria itu diduga telah mencabuli anak yang masih di bawah umur.

Wakil Bupati Lamongan Abdul Rouf foto bersama di rumah almarhum Praka Marinir (Anm) Dwi Miftachul Achyar usai penyerahan penghargaan dari kemensos.

Pengabdian Praka Marinir Anumerta Dwi MiŌachul Achyar

Mensos Berikan Penghargaan Lamongan, Memorandum Gugur dalam menjalankan tugas pada April lalu di sekitar Kalikote, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, karena serangan KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata), putra asli Babat, Lamongan, Praka Marinir (Anm) Dwi Miftachul Achyar dianggap sebagai abdi negara yang benar-benar seluruh hidupnya diserahkan dan diabdikan untuk negara Indonesia. Hadir dalam pemberian santunan yang dilaksanakan Kemeterian Sosial (Kemensos) RI di kediaman almarhum, Wakil Bupati Lamongan Abdul Rouf mengungkapkan kebanggaannya atas pengabdian Praka Marinir (Anm) Dwi Miftachul Achyar, Jumat (15/7). Menurut Abdul Rouf, gugurnya Praka Marinir (Anm) Dwi Miftachul

Achyar dalam menjalankan tugasnya ini termasuk dalam kategori syuhid dunia akhirat. “Kita patut berbangga memiliki anak bangsa yang luar biasa. Para tentara, polisi yang gugur di medan perjuangan, ini termasuk yang mati syahid dunia akhirat,” tuturnya. Abdul Rouf berharap apa yang menjadi perjuangan beliaunya mendapatkan balasan yang setimpal di sisi Allah SWT. Mewakili Pemkab Lamongan, pihaknya mengucapkan terima kasih atas dukungannya. “Semoga ini menjadi ladang ibadah dari kita semua. Untuk keluarga agar bersabar, karena bersabar juga termasuk ibadah,” kata harapnya. Diungkapkan Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana dan Nonalam Kemensos RI Mira Riyanti Kurniasih, sebagaimana

yang disampaikan Menteri Sosial Tri Rismaharini terkait bantuan khusus ahli waris bagi korban penyerangan KKB di Papua untuk yang meninggal dunia. Akan diserahkan sejumlah uang bantuan ahli waris, pemenuhan kebutuhan hidup keluarga, paket sembako, juga piagam penghargaan. Bantuan yang diberikan yakni Rp 15 juta untuk santunan ahli waris, untuk pemenuhan kebutuhan hidup keluarga Rp 100 juta, juga paket sembako, dan tentunya adalah piagam penghargaan “Sebagai wujud dan perhatian yang mendalam maka pemerintah melalui kemensos menyerahkan bantuan santunan kepada ahli waris Praka Marinir (Anm) Dwi Miftachul Achyar yang nanti akan kami berikan dalam bentuk tabungan. Nilai

ini tentunya tidak menggantikan keberadaan almarhum. Kami juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Praka Marinir (Anm) Dwi Miftachul Achyar atas dedikasi sebagai ahli negara,” ungkap Mira Riyanti Kurniasih. Hadir pada kesempatan tersebut, Komandan Pasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Suherlan mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah atas dedikasi dan dharma bakti almarhum. “Saya mewakili Komandan Pasmar mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang perhatian kepada kluarga almarhum, mudah-mudahan Allah SWT memberikan tempat terbaik dan kami yakin gugur sebagai syuhada,” ucapnya. (*/asw/lis)

Kapolsek Panti Iptu Lilik Sukoco menjelaskan, terduga pelaku diamankan petugas Unit Reskrim Polsek Panti di rumahnya, untuk menjalani pemeriksaan intensif. “Kejadian dilakukan terduga pelaku pada Senin (12/7) lalu. Saat itu terduga pelaku merupakan saudara dari ibu sambung korban. Mengaku sakit perut lalu masuk ke dalam rumah korban. Lalu meminta tolong korban untuk menghidupkan pompa air,” ungkapnya, Jumat (15/7). Kemudian, lanjut Lilik Sukoco, terduga pelaku menyuruh korban yang masih berumur 13 tahun untuk masuk ke dalam kamar mandi. Selanjutnya pelaku melepas celana dalam korban dan mencabulinya. “Setelah melakukan aksi bejatnya terduga pelaku menyuruh korban untuk mengenakan kembali celana dalamnya, dan menyuruh korban kebih dahulu dari kamar mandi. luar terlebih tu terduga pelaku Setelah itu an pamit pukeluar dan bernya. lang, “ bebernya. urut Lilik Menurut Sukoco, korban n tidak berjalan seperti biamusanya kemukedian dikeeh tahui oleh a. ayahnya. Setelah ditanya, maka korban menceritakan bis jika habis dicabuli oleh terduga pelaku. Meengakuan ternerima pengakuan ah korban langsung melapor sebut, ayah ke polisi. “Pelaku melakukan tindak pidana perbuatan cabul sebagaimana dimaksud dan diancam dalam pasal

Terduga pelaku JMN.

81 ayat (1) Jo pasal 76D Subs pasal 81 ayat (2) Sub pasal 82 ayat (1) Jo pasal 76E UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan undang pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” paparnya. (edy/lis)

SATLANTAS POLRES TULUNGAGUNG REKAYASA LALIN

Urai Kemacetan di Jembatan Lembu Peteng Tulungagung, Memorandum Jembatan Lembu Peteng yang merupakan aset vital penghubung wilayah Kabupaten Tulungagung dengan Trenggalek, kerap menjadi simpul kemacetan pada jam-jam sibuk. Terutama di waktu pagi dan sore hari. Kondisi ruas jalan yang memiliki simpang empat dan simpang tiga saling berdekatan menjadi salah satu pemicunya. Guna mengantisipasi kemacetan di titik tersebut, Satlantas Polres Tulungagung bersama Dinas Perhubungan, Satpol PP Tulungagung, dan beberapa dinas terkait lainnya telah menggelar rapat koordinasi manajemen rekayasa lalu lintas (lalin). Kemudian hasilnya, sejak Senin (11/7) lalu, mulai diujicobakan rekayasa lalu lintas di Jembatan Lembu Peteng. Hal ini disampaikan oleh Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Mohammad Bayu Agustyan. Bayu mengatakan, rekayasa dilakukan dengan memasang water barrier di median jalan dan memasang tanda larangan putar balik di lokasi tersebut. Sementara itu pada sisi timur jembatan, ditambahkan

Kasatlantas AKP Mohammad Bayu Agustyan.

water barrier yang memecah kendaraan yang akan masuk maupun keluar dari kawasan kuliner Pinka Jogging Track. “Kita pasang water barrier di lokasi dan rambu larangan putar balik, sehingga, pengguna jalan tidak berhenti di tengah jalan untuk putar balik maupun menyeberang ke sini lain di jembatan tersebut,” ujarnya, Jumat (15/7). Rekayasa yang dilakukan ini, menurut Bayu, masih dalam tahap sosialisasi dan ujicoba. Pihaknya juga bakal melakukan evaluasi dan

Petugas siaga di Jembatan Lembu Peteng untuk mengurai kemacetan.

pemantauan tentang efektifitas penerapan rekayasa lalu lintas di titik tersebut. “Kita ujicobakan selama sebulan kemudian kita lakukan evaluasi. Apa kurang lebihnya, bagaimana efektivitasnya seperti itu,” terangnya. Bayu menjelaskan, tidak hanya memasang water barrier dan rambu larangan putar balik. Pada jam-jam sibuk, anggota Satlantas Polres Tulungagung bersama anggota Dinas Perhubungan standby (siaga) di lokasi tersebut untuk mengurai kemacetan, dan memberikan sosialisasi kepada pengguna jalan yang melintas. “Kita tempatkan anggota di jam-jam sibuk, terutama saat pagi dan sore hari. Kita berikan sosialisasi kepada pengguna jalan yang melintas, agar tidak bingung dengan rekayasa yang sedang dilakukan,” paparnya. Bayu berharap, pengguna jalan bisa memahami kondisi ini dan mengikuti peraturan yang ada. Sehingga, potensi kemacetan lalu lintas di Jembatan Lembu Peteng bisa diminimalkan. (adv/fir/mad/lis)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos, Eko Yudiono S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah, Alif Bintang Timur H Ali S I Kom, Jaka Santanu Wijaya. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo Direktur Utama: SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S Choirul Shodiq SH MH M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langganan: Rp. 85.000,- Harga Eceran: Rp. 5.000,-/ Pemimpin Perusahaan: eks. Harga Iklan Pas: Rp. 25.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 20.000,-/mm kolom. Iklan Hitam Putih: Rp.30.000/mm kolom, Spot Warna Hal 1: Rp.50.000/mm kolom, Spot Warna Hal 3: Rp.40.000/mm kolom. Spot Warna: Rp. 39.000,-/ mm kolom. Kreatif Yoyok Khayatullah AMD SE Spot Warna: Rp. 37.000,-/mm kolom. Kreatif Colour/advetorial: Rp.35.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif/advetorial: BW Rp. 25.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU PON, 16 JULI 2022 HALAMAN 9

Ribuan PMI Tulungagung Belum Diberangkatkan

Terkendala Aturan Tulungagung, Memorandum Keberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Tulungagung ke sejumlah negara di Asia dan Eropa mengalami kendala selama pandemi Covid-19 berlangsung. Namun, kini pelonggaran yang dilakukan masing-masing negara membuat minat PMI asal Tulungagung untuk kembali bekerja di luar negeri meningkat. Bahkan PMI yang hendak berangkat dan yang telah diberangkatkan, mendekati jumlah yang berangkat sebelum pandemi Covid-19. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tulungagung Agus Santoso mengatakan, terhitung sejak Januari 2022 sampai Juli 2022 ini, lebih dari 5.000 PMI asal Tulungagung yang diberangkatkan ke luar negeri. “Sudah ada 5.000 lebih yang kita berangkatkan ke berbagai negara, Asia dan Eropa. Kita sudah hampir mendekati kondisi sebelum pandemi,” ujarnya, Jumat (15/7). Agus mengungkapkan, peningkatan tersebut dipengaruhi oleh dibukanya kembali pintu kerja sama pengiriman PMI antara Indonesia dan negara tujuan. Namun, belum semua negara membuka pintu mereka untuk PMI, salah satunya adalah negara Taiwan. Pihaknya menjelaskan, saat ini terdata sudah ada 2.000 PMI asal Tulungagung yang

PMI Tulungagung mengurus administrasi persyaratan di kantor Disnakertrans.

memilih negara Taiwan sebagai tujuan mereka. Namun, mereka belum diberangkatkan karena masih menunggu proses administrasi antarpemerintah yang belum menemukan kata sepakat. “Taiwan ini kan salah satu tujuan favorit PMI asal Tulungagung. Jadi sekarang sudah ada 2.000 orang yang siap berangkat, tapi belum bisa berangkat karena ada kendala yang belum deal antarpemerintah,” jelasnya. Selain negara Taiwan, pihaknya mengaku tidak memiliki masalah dalam keberangkatan PMI ke luar negeri. Termasuk ke negara-negara yang berdekatan dengan Rusia maupun Ukraina yang hubungannya sempat memanas beberapa waktu lalu. (fir/mad/lis)

Kadin Jatim Tawarkan Kerja Sama Peningkatan SDM Surabaya, Memorandum Technical Advisor dVET System Development Swisscontact Josef Tschoep berkunjung ke Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, Jumat (15/7). Selain ingin mengetahui lebih dalam tentang Kadin Jatim, kunjungan juga ditujukan untuk menawarkan kerja sama dalam peningkatan skill atau keahlian Sumber Daya Manusia (SDM) di Jatim. Swisscontact adalah salah satu lembaga swasta asal Swiss yang secara independen konsen mempromosikan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Salah satu program yang dimiliki adalah Skills for Competitiveness (S4C) atau Program Keterampilan untuk Daya Saing. Program tersebut diwujudkan dengan memberikan bantuan teknis penguatan manajemen, penyusunan kurikulum berbasis kebutuhan industri, hubungan industrial, pelatihan untuk pengajar serta bantuan teknis lainnya yang disesuaikan kebutuhan. Josef Tschoep mengungkapkan sejauh ini Swisscontact telah menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan di Indonesia, khususnya dengan politeknik di sejumlah daerah, di antaranya Politeknik Industri Logam di Morowali Sulawesi Tengah, Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu di Kendal Jawa Tengah, Politeknik Negeri Jember dan Politeknik Komunitas Industri manufaktur Bantaeng Sulawesi Selatan.

“Ada dua hal yang berpotensi kami kerjasamakan dengan Kadin Jatim. Pertama pengembangan metode DCUM (Development Curriculum, red) untuk mengembangkan kurikulum berbasis industri. Ini untuk menghasilkan master trainer. Kedua adalah sharing keilmuan dan In Company Training (In CT) yang nantinya akan disesuaikan dengan sektor yang dibutuhkan Kadin Jatim,” ungkap Josef. Harapannya, melalui kerja sama yang akan terjalin nantinya akan bisa mendukung dan membantu Kadin Jatim untuk bisa dan mengembangkam pelatihan vokasi yang berbasis kebutuhan industri. “Karena kami memiliki visi sama, maka akan lebih mudah ketika kerja sama dengan Kadin Jatim sehingga kami tidak harus mendatangi perusahaan satu persatu,” katanya. Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto menyambut baik tawaran kerja sama tersebut. Ia menandaskan selama ini Kadin Jatim telah bekerja sama dengan IHK Trier Jerman dalam mengimplementasikan program vokasi dual system, di antaranya untuk pelatihan pelatih tenaga kerja. “Juga untuk melakukan pelatihan dan uji kompstensi teknis dosen dan guru SMK serta melakukan harmonisasi kurikulum antara industri dengan lembaga pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri,” ungkap Adik. (day/lis)

Satpolairud bersama petugas dinas perikanan bersama-sama mengevakuasi dan mengubur hiu di bibir pantai.

MaƟ Terdampar di Pantai Selatan Jember

Satpolairud Kubur Hiu Tutul Jember, Memorandum Seekor Hiu Tutul terdampar di Pantai Nyamplung Kobong, Dusun Jeni, Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, dalam kondisi mati. Hiu dengan panjang tujuh meter dan lebar satu setengah meter itu diperkirakan berbobot satu setengah ton. Karena ditemukan dalam kondisi mati, maka Satpolairud Jember bekerja sama dengan Polsek Gumukmas dan para nelayan

serta dinas perikanan berupaya mengevakuasi bangkai Hiu tersebut dengan alat berat untuk dikuburkan di sekitar pantai,” beber Kasatpolairut Polres Jember AKP M Na’i, Jumat (15/7). Evakuasi berjalan cukup lama sekitar tiga jam. Sedangkan penyebab matinya Hiu Tutul tersebut dimungkinkan karena kondisi cuaca di Samudra Hindia, khususnya di selatan pantai Kabupaten Jember dalam sepekan terakhirnya cukup ekstrem.

“Perkiraan dari BMKG tinggi gelombang di atas lima meter, angin kencang, dan tentunya gelombang sangat tinggi, sehingga dimungkinkan menyebabkan Hiu ini terbawa arus ke tepi dan terdampar,” pungkas M Na’i. Sementara itu Suprapto, salah satu nelayan setempat, membenarkan dalam sepekan ini gelombang tinggi dan angin kencang sekali, sehingga ikan hiu tersebut terbawa arus ke bibir pantai. (edy/lis)

Proyek Jembatan Ngujang 1 Mulai Jalan Tulungagung, Memorandum Setelah tertunda beberapa kali, nampaknya pembangunan Jembatan Ngujang 1 akhirnya mulai dilaksanakan. Hal itu terlihat adanya beberapa pekerja memasang pengaman di sisi timur Jembatan Ngujang 1. Kegiatan para pekerja ini sempat menjadi perhatian pengguna jalan. Namun demikian tidak sampai menimbulkan kemacetan arus lalu lintas. Sesuai rencana, di timur Jembatan Ngujang 1 lama akan dibangun jembatan baru. Tujuannya untuk memperlancar arus

lalu lintas dari maupun ke arah Tulungagung. Sebab selama ini, arus lalu lintas di jembatan tersebut sering mengalami kemacetan. Terutama di pagi dan sore hari, serta di akhir pekan maupun di hari libur. Dan jika sudah selesai, jembatan lama akan dibongkar dan dibangun kembali menyatu dengan jembatan baru di sisi timurnya. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung Galih Nusantoro mengaku tidak melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar Jembatan Ngujang 1. Apalagi pembangunan

jembatan baru tidak akan menutup akses jembatan yang sudah ada. “Kalau terjadi kemacetan akan kita lakukan rekayasa. Tapi sejauh ini terpantau tidak ada kemacetan di sana,” ujarnya, Jumat (15/7). Informasi dihimpun, tertundanya pembangunan Jembatan Ngujang 1 karena adanya kabel milik PLN dan Telkom. Awalnya direncanakan pada awal 2022 diundur pada akhir Juni 2022. Kemudian mundur lagi hingga akhirnya bisa dimulai pada Juli ini. (fir/mad/lis)

Kapolres Tulungagung Sambangi Anak Yatim Piatu Tulungagung, Memorandum Kapolres AKBP Eko Hartanto bersama Ketua Cabang Bhayangkari Tulungagung mengunjungi Yayasan Yatim Piatu Al Mubarok di Kelurahan Sembung, Kota Tulungagung, Jumat (15/7). Dalam kunjungannya, Eko Hartanto juga didampingi pejabat utama (PJU) polres, Kapolsek Tulungagung Kota Kompol Ernawan, bhabinkamtibmas, babinsa, serta lurah Sembung. Kedatangan rombongan kapolres disambut hangat pengurus yayasan dan puluhan anak yatim. Dalam kesempatan itu, Eko Hartanto mengatakan kun-

jungan ini merupakan program Polres Tulungagung, yaitu Jumat Berkah. “InsyaAllah untuk program Jumat Berkah selanjutnya kami juga akan mengunjungi yayasan sosial atau panti asuhan yang lainnya,” ujarnya. Mewakili jajarannya, Eko Hartanto juga mohon bantuan doa kepada pengurus yayasan dan anak-anak yatim agar selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugasnya di Kabupaten Tulungagung. “Mohon bantuan doanya agar kami dalam menjalankan tugas selalu diberikan kekuatan, kesehatan, serta kelancaran

AKBP Eko Hartanto dan Ketua Bhayangkari Tulungagung bersama anak yatim-piatu di Yayasan Al Mubarok.

guna mewujudkan Tulungagung yang aman kondusif, ayem tentrem mulyo lan tinoto,”

tutur perwira menengah Polri yang ramah ini. Selain memperkenalkan

diri sebagai Kapolres Tulungagung yang baru, dalam kesempatan itu Eko Hartanto beserta istri tak lupa memberikan bingkisan serta cokelat kepada anak-anak yatim. Sementara Pengurus Yayasan Yatim Piatu Al Mubarok, Imam Sanusi sangat berterima kasih kepada Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto beserta jajaran atas kunjungannya hari ini. “Kepada bapak kapolres, saya selaku pengurus dari anak-anak sangat terharu atas keikhlasannya sudi berkunjung di panti kami,” ungkapnya. Selanjutnya, Imam Sanu-

si mendoakan keluarga besar Polres Tulungagung selalu diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas sehari-hari. “Semoga beliau bersama jajar-

annya selalu diberikan kelancaran, dan semoga amal baik yang diberikan kepada kami membawa barokah dunia akhirat,” pungkasnya. (fir/mad/lis)

PENGUMUMAN Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT.JANINDOMAS TRANS UTAMA, berkedudukan di Kota Tangerang Selatan, tertanggal 12 Juli 2022, Nomor 07 dibuat dihadapan Notaris FERRY GUNAWAN, S.H., Notaris di Surabaya. Tentang Pengurangan Modal Dasar Dan Modal Disetor Perseroan. Kepada para pihak yang mempunyai kepentingan atau tagihan terhadap Perseroan, segera mengajukan tagihannya disertai bukti yang sah dalam waktu paling lambat 60 hari sejak tanggal pengumuman ini diumumkan. Demikian pengumuman ini dibuat untuk memenuhi ketentuan Pasal 44 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas.

IKLAN PAS TA N A H D I J U A L Dijual tanah kebun, 1280 m2 srt SHM desa hendrosari menganti gresik. Hub 081245250972

TANAH KAVLING CV. SETIA JAYA PROPERTY OPERLING KAVLING OPP Langsung angsuran 1.060.000 x 47 Bln surat langsung jadi !!! Cukup KTP,KK,Domisili Surabaya- Sidoarjo Legalitas 100% Resmi Lok. Kavling Desa Pulung -Balong Panggang WA /Telp Kantor : 081232003191 08121710740

P E N G O B ATA N

PIJAT KEBUGARAN Kalau Anda Lagi Di Surabaya.

Anda Butuh Teman dan Pijat. Telp SELIN 087756032906. Calling Hotel

ELEKTRONIK AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.

DICARI OPERATOR HEIDELBEREG & POTONG POLAR 085100617779.

KEHILANGAN SORSZ MESIN HUB.

DICARI SEGERA TUKANG SKRAP BESI. HUBUNGI : 031 3818600.

KEHILANGAN Hilang BPKB. spd motor Honda tahun 2012 warna violet putih. NOPOL: L-4893-HG. an/ Sinta putridamayanti. da/ Ketintang barat 03/200-A sby.

RMH DIKONTRAKKABN DIKONTRAKKAN RUMAH. JL KALIJUDAN 14/4A LUAS 7×9M2 2KMR. (15 JT/TH) NEGO. MIN 2TH. HUB SUHADAK 081331616204.

LOWONGAN

VIMAX-HAMMER OF THOR - PENIS GETAR / PUTAR - PENIS MAJU MUNDUR - PENIS IKAT PINGGANG - PENIS MUTIARA - VAGINA GETAR / SUARA HUBUNGI : - VAGINA CENTER, DLL Hp/WA : 0812 3259 8251

- VIAGRA / CIALIS - VIMAX / ARABIAN OIL - PROCOMIL / PERANGSANG - VACUM PENIS / PAYUDARA

HILANG STNK SPD MTR HONDA TH’2016 L-6852-GX AN.NATHANIEL ALEXSANDER ROBERTO D/A.GAYUNGSARI BARAT 08/07 SBY. HILANG STNK SPD MOTOR HONDA L. 4443 OH A/N SETIAGIL ALAMAT: JAMBANGAN NO.163 RT.04 RW.03 JAMBANGAN SBY. HUB. 082143712003.

KEHILANGAN

HILANG BPKB (R2) HONDA VARIO NOPOL L4822YA,WRN HITAM TH 2012 A/N: NURIS ISLAMIYAH.

HLG STNK HONDA BEAT 2011 L-5349-XC HTM AN.MUDJIONO PUTAT JAYA GG.2A/55 KEC. SAWAHAN SBY.

HILANG STNK BEAT 108 CC W NAUFAL SYAHRUL 0895322175925.

HLG STNK MOBIL PICKUP SUZUKI 2019 L-8062-BM PTH AN.AHMAD SOFYAN MANUKAN KRIDO BLOK 5L/25 SBY.

HONDA 4198 PJ JAWARA

HILANG BPKB HONDA BEAT PUTIH W 6933 NAX GINARIS PRIO UTOMO 085856622344. HLG STNK HND VARIO MRH HTM ‘2010 L-4789-WOAN. MUNARI D/A.TAMBAK MAYOR I/20A SBY. HILANG STNK SPD MOTOR YAMAHA MIO L4802A A/N: SITI FATIMAH BAROCHA D/A: BOGEN 1/28-C. HILANG STNK SPD MOTOR YAMAHA MIO L2353HO A/N: MOCH TO’IF D/A: KALIRUNGKUT LOR III/59.

HILANG STNK SPD MTR HONDA TH’2009 L-3122-RA AN.JASILAH D/A.TANAH MERAH UTARA 158 SBY. HILANG STNK SPD MTR HONDA TH’2002 L-2868-C AN.MOHAMMAD RUSLAN HADI IR D/A.KEDUNG RUKEM 2/19-A SBY. HILANG STNK SPD MTR YMH TH’2016 HTM L-6509-WT AN.ACHMAD SAHAL ULUMI D/A.MARGORUKUN 5/67 SBY. HILANG STNK L6974 VM AN.YULIANA GANDE. HUB.085338604560.MARIA.

KEHILANGAN

KEHILANGAN

HILANG STNK HONDA NF 125 W 2204 UP LUKMAN ARIFA.

Hilang Surat Tanah kav.5A.A Kutipan C no.6806 persil: 65 dt.l a/n Agus Sutrisno Kel. Gunung Anyar Tambak Sby

HILANG STNK HONDA REVO W 4992 NR KASMUNI 081230218921. HLG STNK AG.2468.DL AN.JAELANI DS.SEMEN KEC. PAGU KEDIRI. HLG STNK AG.3455.OU AN.JUMANI DS.PELEM KEC. PARE KEDIRI.

KEHILANGAN

Hilang Surat Tanah kav 5.A.B kutipan C no. 6807 Persil: 65.dt.l a/n Triyo Purnomo Kel. Gunung Anyar Tambak Sby

PEMBERITAHUAN Kepada pembaca MEMORANDUM agar berhati-hati dalam melakukan transaksi melalui sarana iklan. Tetap waspada dan selalu cross check. MEMORANDUM tidak bertanggung jawab terhadap semua transaksi penayangan iklan. Atas perhatianya kami sampaikan terimakasih. Ttd. Manager Iklan


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

SABTU PON, 16 JULI 2022 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Warga Geger Jasad Mr X Mengapung di Sungai Brantas FOTO: MEMORANDUM/WAR

Polisi Kesulitan Telusuri Identitas

Bupati Ikfina Fahmawati menyambut langsung atlet Kabupaten Mojokerto yang baru berlaga di Porprov VII Jatim 2022.

Mojokerto, Memorandum Bupati Ikfina Fahmawati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Teguh Gunarko menyambut kedatangan atlet Kabupaten Mojokerto yang baru berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur. Penyambutan digelar di Pendopo Graha Maja Tama (GMT), Pemkab Mojokerto, Jumat (15/7) . Bupati merasa bangga lantaran duta Kabupaten Mojokerto sukses membawa pulang 6 medali emas, 7 perak, 23 perunggu dari 14 cabang olahraga (cabor). Bupati mengatakan, torehan prestasi di multi even itu membuktikan bahwa pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung dua tahun ini tidak mengurangi kekompakan, ketangguhan, dan perjuangan para atlet untuk mendapatkan juara. “Enam emas, 7 perak, dan 23 perunggu, tahun depan semuanya akan menjadi emas untuk Kabupaten Mojokerto,” harapnya. Lanjut Ikfina, menjelang Porprov VIII tahun depan, Kabupaten Mojokerto menjadi tuan rumah bersama tiga daerah lain. Karena itu, Ikfina berharap, kesempatan itu dimaksimalkan para atlet Kabupaten Mojokerto untuk bisa berlatih di tempat yang nantinya menjadi venue resmi. “Bisa sapu bersih semua pertandingan yang dilaksanakan di Kabupaten Mojokerto. Tempat itu adalah milik atlet Kabupaten Mojokerto,” katanya membakar kontingen Kabupaten Mojokerto. Ia juga meminta, para atlet tetap berjuang dan berlatih agar mendapat kesempatan mewakili Jawa Timur ke tingkat nasional. “Dan kalau kalian bisa mempertahan posisi kalian, maka kalian akan mewakili bangsa dan negara untuk menujukan pada dunia bahwa kita adalah bangsa yang berjaya,” tandasnya sembari menyerahkan bonus kepada atlet peraih medali. (war/epe) Cabor Peraih Medali di Porprov VII: -

-

Karate 1 perak Dancesport 1 perunggu Gulat 6 perunggu Atletik 1 perunggu Hoki 1 perak, 1 perunggu Catur 2 perunggu Sepak Takraw 1 perunggu Anggar 1 perunggu Biliar 1 perak

Mayat pria nahas itu berhasil dievakuasi di aliran sungai tepat di bawah jembatan Tol Jombang-Mojokerto ( Jomo), sekitar pukul 11.00. Kondisinya ketika ditemukan dalam posisi telentang. Sebagian besar tubuhnya sudah tampak menghitam. Korban diketahui mengenakan baju lengan panjang warna hitam dan celana lendek warna hijau. “Bau busuknya tidak terlalu menyengat, tapi sudah ada belatungnya,”

ujar Aden, relawan yang ikut mengevakuasi korban. Setelah olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Polsek Jetis dan Satreskrim Polres Mojokerto Kota, jasad korban selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk diidentifikasi. Informasi yang dihimpun, mayat tersebut kali pertama diketahui penambang perahu Desa Keboan, Kecamatan Ngusikan, Jombang, Kamis (14/7) siang. Namun, proses evakuasi

Bau busuknya tidak terlalu menyengat, tapi sudah ada belatungnya. Aden Relawan

Proses evakuasi jasad Mr X yang ditemukan mengambang di Sungai Brantas.

saat itu terkendala arus yang cukup kencang. Sehingga mayat dibiarkan mengambang terba-

wa arus hingga akhirnya dapat dievakuasi dari bawah jembatan Tol Jomo.

Hingga Jumat (15/7) sore, identitas mayat belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan. Termasuk menelusuri asal mula mayat tersebut hanyut. “Belum (diketahui identitas, Red). Masih ditelusuri,” jelas Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota AKP Rizki Santoso. (no/war/epe)

Cegah PMK, Pantau Ketat Pintu Masuk Wilayah Mojokerto, Memorandum Cegah penyebaran penyakit mulut dan kaki (PMK), Polres Mojokerto melakukan penyekatan dan pengecekan kendaraan roda empat dengan bak terbuka atau angkutan hewan ternak yang keluar masuk wilayah Kecamatan Ngoro. Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar mengatakan, pemantauan kendaraan angkutan hewan ternak dilakukan di jalan raya masuk wilayah Kabupaten Mojokerto. “Pe-

mantauan dilaksanakan di pintu masuk Kabupaten Mojokerto tepatnya di Simpang Tiga Ngoro Industri Persada (NIP) serta di wilayah Jalan Raya Trowulan, dengan sasaran penyekatan kendaraan truk boks maupun truk bak kayu serta pikap pengangkut ternak dari luar daerah,” terangnya, Jumat (15/7). Pemantauan dilakukan bersama tim gabungan dari samapta yang dipimpin personel unit lantas dan anggota binmas. Pemantauan itu diharap dapat FOTO: MEMORANDUM/NO

-

Wushu 1 emas Kick Boxing 1 emas, 1 perak, 1 perunggu Judo 1 emas 1 perak, 7 perunggu Menembak 1 emas, 1 perunggu Woodball 2 emas, 2 perak, 1 perunggu.

Mojokerto, Memorandum Sesosok mayat pria ditemukan mengambang di aliran Sungai Brantas, tepat di bawah jembatan tol yang masuk wilayah Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jumat (15/7). Kendati sudah ada laporan temuan sehari sebelumnya, namun hingga kemarin identitas maupun penyebab kematian belum terungkap.

FOTO: MEMORANDUM/NO

Sambut Atlet Porprov, Bupati Minta Tingkatkan Prestasi

Personel Polres Mojokerto memeriksa truk angkutan hewan ternak di Simpang Tiga Ngoro.

memberikan dampak positif bagi masyarakat yang mempunyai hewan ternak.

Sekaligus mencegah perkembangan wabah PMK. “Kegiatan ini dilakukan

sebagai bentuk upaya pencegahan terhadap penyebaran PMK terhadap hewan

ternak di wilayah hukum Polres Mojokerto,” pungkas kapolres. (no/war/epe)

Anggota DPRD Jombang foto bersama di tengah agenda kunker terkait pelayanan administrasi.

Bahas Pelayanan Administrasi, DPRD Jombang Kunker ke Luar Kota Jombang, Memorandum Anggota DPRD Jombang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah. Masing-masing komisi membahas permasalahan berbeda. Di antaranya terkait dengan pelayanan administrasi catatan sipil, wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), prasarana sarana utilitas (PSU), dan education management information system (EMIS). Komisi A kunker ke Disdukcapil Kota Yogyakarta. Sekretaris Komisi A Kartiyono mengatakan, agenda ini membahas pelayanan administrasi catatan sipil dan kependudukan (adminduk). Di mana saat ini ada kebijakan anjungan dukcapil mandiri. ”Tentu di Jombang ini masih banyak yang tidak mengerti dan mengakses anjungan dukcapil mandiri. Karena kurangnya sosialisasi,” terangnya, Jumat (15/7). Di Yogyakarta, layanan anjungan mandiri mudah diakses. Sedangkan, di Jombang ada beberapa daerah terpencil yang tentu tidak bisa mengakses. ”Di Yogyakarta juga mendapat dukungan

pemerintah mulai dari anggaran dan SDM yang mumpuni. Harapan kami untuk hal ini juga dilakukan di Jombang dengan memberikan dukungan anggaran dan SDM untuk memperluas sosialisasi,” tegasnya. Sementara Komisi B kunker ke Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Sleman. Ketua Komisi B Sunardi mengatakan, kunker membahas perihal penanganan wabah PMK. ”Memang populasi sapi di Sleman lebih sedikit dibandingkan dengan Jombang. Tapi penanganan PMK sangat bagus,” katanya. Seperti salah satunya, pemerintah sangat peduli dengan peternak. Bekerja sama dengan jasa asuransi, pemerintah setempat memberikan asuransi bagi sapi yang ada. ”Memang di Jombang sudah ada asuransi tapi tidak masif. Sehingga ini yang nantinya akan kami bahas dengan Dinas Peternakan Jombang agar seluruh sapi peternak bisa terdaftar asuransi,” tegas Sunardi. Sedangkan Komisi C kunker ke DPRD Kota Surakarta. Ketua Komisi C

Choirul Anam mengungkapkan, kunker membahas terkait dengan penyediaan dan pemeliharaan PSU pada kawasan perkotaan. ”Kondisi lingkungan dan PSU yang di bawah standar dapat membuat semakin buruknya kondisi perkotaan,” ungkapnya. Di Surakarta, penyediaan dan pemeliharaan PSU sangat baik. Sehingga kualitas dan kondisi perkotaan di Surakarta sangat baik. ”Di Jombang memang sudah cukup baik akan tetapi harus ditingkatkan,” tutur Choirul Sementara Komisi D kunker ke DPRD Kota Yogyakarta. M Syarif Hidayatullah, wakil ketua komisi D mengatakan, agendanya membahas pengelolaan EMIS. DiYogyakarta, pengelolaan sudah sangat maju. ”Seiring dengan perkembangan digitalisasi, hal ini harus segera ditindaklanjuti di pendidikan Jombang,” terangnya. Sehingga diharapkan, pengelolaan EMIS di Jombang bisa lebih meningkat kembali. ”Keakuratan data menjadi modal penting dalam pengembangan pendidikan,” sebutnya. (adv/wan/war/epe)

Mojokerto, Memorandum Wali Kota Ika Puspitasari menerima penghargaan sebagai “Penggerak Koperasi Terbaik” dari Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin). Penghargaan ini diserahkan oleh Ketua Umum Dekopin Sri Untari Bisowarno dalam acara puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-75 di Denpasar, Bali, Kamis (14/7). “Penghargaan ini menjadi motivasi kita semua untuk lebih memberdayakan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi di segala bidang, khususnya bagi masyarakat Kota Mojokerto,” ujar wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut. Lebih lanjut koperasi sebagai soko guru perekonomian bangsa diharapkan bisa menjadi tonggak pemulihan ekonomi dampak Covid-19. “Konsep koperasi sebagai kekuatan bisnis sudah ter-

FOTO: MEMORANDUM/WAR

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Peduli Koperasi, Kiprah Wali Kota Mojokerto Diganjar Penghargaan

Wali Kota Ika Puspitasari menerima penghargaan bidang koperasi dari Ketua Dekopin.

bukti kokoh teruji berbagai resesi ekonomi, speed recovery paling cepat adalah dari UMKM dan koperasi. Melalui Program Inkubasi Wirausaha dengan 4P (pelatihan, pendampingan, pemberian modal usaha, pembentukan koperasi),” jelasnya. Hal itu dibenarkan Sri Untari. Ia menyebutkan, gerakan koperasi mengambil peran penting dalam usaha-usaha

kemakmuran rakyat. “Orientasi inilah yang akan terus kita

digelorakan bersama untuk mencapai tujuan kebangsaan dan melaksanakan cita-cita Indonesia merdeka,” ujarnya. Terpisah, Menteri Koperasi Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki berpesan kepada seluruh pembina, penggerak, maupun insan koperasi untuk menjadikan koperasi bertransformasi dari citra model lama (konvensional) menjadi model baru dan professional sehingga mampu sejajar dengan badan usaha lain. (war/epe)


memorandum.co.id

HUKUM KRIMINAL Dua Sekawan Gagal Nyabu Surabaya, Memorandum Usai transaksi sabu, dua pemuda diamankan di Jalan Simokerto oleh Unit Reskrim Polsek Pabean Cantikan. Tersangka SB (29), tinggal di Jalan Soponyono, dan RM (23), tinggal di Jalan Bulak Banteng. Dalam penggerebekan itu, keduanya tidak bisa mengelak karena ditemukan barang bukti satu poket sabu dengan berat

0,27 gram. Polisi juga mengamankan motor yang digunakan sarana untuk transaksi sabu. Kanitreskrim Polsek Pabean

Cantikan Iptu M Fauzi mengatakan, petugas menangkap terduga pelaku setelah mendapat informasi ada dua pemuda yang mengendarai motor melaju dari arah Jalan Kunti menuju Simokerto. “Dugaan mereka usai transaksi dan membawa narkoba jenis sabu,” kata Fauzi, Jumat (15/7). Berbekal informasi tersebut,

polisi membuntuti keduanya, hingga akhirnya dihentikan di Jalan Simokerto. “Kami hentikan terduga pelaku di jalan tersebut. Saat kami geledah ditemukan sepoket sabu dan mereka mengakui jika barang itu miliknya,” ungkapnya. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait pengedar

sabu ke terduga pelaku. Hingga saat ini keduanya mengaku tidak tahu pasti pengedarnya . “Kami masih terus selidiki,” imbuhnya. Sementara itu terduga pelaku SB mengaku, sudah dua kali mengonsumsi sabu. Sabu itu didapat dari dua orang yang berbeda dengan harga Rp 150 ribu. Mereka membeli secara

identik dengan tipiring (tindak pidana ringan). Ini yang harus dilakukan pengkajian kembali bahwa miras oplosan yang menimbulkan korban harus ada tindak pidana yang lebih berat. M Sholeh, salah satu advokat Surabaya pun menanggapi hal tersebut. Menurutnya, problemnya adalah yang sering terjadi sampai orang meninggal itu karena minum miras oplosan. “Seperti beberapa waktu lalu orang meninggal akibat menenggak miras jenis cukrik, akhirnya penjual terjerat pidana. Kalau itu bisa kena KUHP, bukan tipiring karena dipenjara. Karena

Gencarkan Razia Untuk itu, Yusep mengimbau dan tidak terjadi lagi kejadian pesta miras yang menyebabkan korban jiwa. Untuk itu, Polrestabes Surabaya dan jajarannya akan melakukan operasi miras, terutama miras yang tidak bercukai maupun izin edar tidak ada dan tidak sesuai dengan kesehatan. Ini akan kami tindaklanjuti dan proses hukum lebih lanjut. Untuk itu bagi masyarakat agar tidak bosan-bosannya agar mengantisipasi hal-hal yang dapat merugikan dirinya, baik itu miras dan narkoba. Dengan begitu kita bisa memperkuat kesehatan dan kondusifitas di Kota Surabaya.

FOTO: ISTIMEWA

patungan kemudian menuju ke sekitar Jalan Kunti. Selanjutnya sabu dibawa untuk digunakan pesta sabu keduanya.

Sembunyikan Perangkat di Flanel menggunakan jasanya. Yusep menjelaskan, masing-masing terduga pelaku punya peran, di antaranya ada yang sebagai pembuat dan perangkat alat kamera dam komunikasi. Perangkat itu dipasangkan kepada peserta pengguna jasa perjokian untuk merekam soal-soal yang diujikan. “Perangkat-perangkat itu dalam bentuk baju (flanel) yang sudah dimodifikasi agar tidak ketahuan pengawas. Bahkan mereka sudah mengujinya di basecamp menggunakan alat detektor,” jelas Yusep. Adapun terduga pelaku lainnya, bertindak sebagai operator mengirim soal-soal ujian yang sudah direkam peserta sebelumnya. Kemudian dikirim ke sejumlah terduga pelaku lain, yang bertindak sebagai master. “Master ini memang ahli untuk menjawab soal-soal yang diujikan,” beber Yusep. Setelah dijawab, jawaban-jawabannya lalu dikembalikan kepada operator untuk didistribusikan kepada para peserta pengguna jasa sindikat perjokian. “Hasilnya diserahkan jawabannya ke operator kem-

bali untuk di bacakan melalui mikrofon yang dipakai para peserta,” kata Yusep. Adapun mekanis tugas pembuat alat atau perangkai alat adalah merangkai kabel di baju yang digunakan peserta, merangkai kamera di kancing lengan baju para peserta hingga perangkat komunikasi mikrofon yang di pasang di telinga peserta maupun modem yang dipasang di kaki para peserta. Sedangkan tugas team briefing adalah memberikan arahan kepada para peserta tentang penggunaan alat yang digunakan serta memasang perangkat di hotel yang disiapkan sebelum berangkat ke lokasi ujian. Sementara operator adalah menscreenshot soal yang diperlihatkan oleh kamera yang dibawa oleh peserta. kemudian di serahkan ke master untuk dikerjakan melalui aplikasi whizaz. Dan setelah dijawab di beritahukan jawabannya ke para peserta ujian dengan melalui mikrofon yang di pakai para peserta. Terungkapnya kasus perjokian ini setelah polisi mendapatkan laporan dari salah satu universitas di Surabaya, bahwa ada salah

Terlibat Geng Motor dan Kecanduan Narkoba mafia narkoba. Juga, menolak menikah dengan gadis pilihan orang tua. Kesalahan sebelumnya yang diharapkan bisa dihapus kepatuhan perjodohan ternyata justru melebarkan jurang pertikaian antara anak dan orang tua itu. Miskan ngeyel kawin dengan gadis pilihan sendiri dan hidup jauh dari kemapanan. “Saya sendiri sebenarnya tidak setuju Miskan menikahi anak saya. Dia itu terkenal bandel dan durhaka. Karena anak saya dan Miskan mengancam akan bunuh diri bersama bila tidak direstui, kami sekeluarga pasrah,” kata Minah. Beberapa teman Darsih menginformasikan bahwa Miskan sering terlihat mesra dengan wanita. Tapi, informasi ini tak dimakan mentah-mentah oleh Minah. Dengan bantuan suami dan beberapa teman anaknya, dia menyelidiki

Miskan. Hasilnya, ternyata lelaki kurus ini memang sedang dekat dengan pemilik warung kopi (warkop) asal Bojonegoro yang membuka usaha di perbatasan Surabaya-Gresik. Sebut saja namanya Sarijem. Berbekal informasi yang didapatkan, Minah segera mengontak Darsih. Dan tidak sampai sebulan, wanita berlesung pipi ini sudah pulang ke tanah air dan muncul di rumah Minah di kawasan Sulolilo. Sebenarnya Darsih sengaja tak langsung pulang karena ingin membuktikan kabar buruk tentang suaminya. Dia ingin melihat sendiri perselingkuhan Miskan. Diakui, dia tidak yakin Miskan bertingkah seperti yang diceritakan ibunya di telepon. Hampir setiap hari Darsih mengintip Miskan. Sejak dari rumah diikuti ke mana pun pergi, baik ke tempat kerja, tempat

“Sudah dua kali ini membeli sabu. Uang untuk beli sabu patungan dan akan diisap bareng,” pungksnya. (alf/fer)

Sambungan dari halaman 1 kelalaian menyebabkan meninggalnya orang,” terangnya. Lanjut Sholeh, untuk kasus di Bronggalan Sawah, informasinya mereka mengoplos sendiri, maka itu murni dari kelalaian mereka atau pengoplos. “Masak yang ngoplos meninggal lalu dihukum,” ujarnya. Terkait beberapa aturan, undang-undang pangan, undang-undang kesehatan yang memang lebih tepat di undang-undang pangan ketika bahan yang diproduksi itu mengandung bahan berbahaya. “Maka itu tidak boleh. Contoh kalu ada orang jualan, tanpa

Sambungan dari halaman 1 Produsen mereknya legal, arak sama bir ditambah autan sama peminum. Jadi salah peminumnya bukan kesalahan penjualnya. “Mirasnya oleh peminum dicampur autan. Ini human error dari orangnya sendiri bukan penjualnya,” tandas Yusep. Sementara itu, Suyitno, korban selamat mengaku, yang ikut pesta miras 7 orang. Miras yang diminum 3 botol cukrik dan 3 bir serta tambul daging sapi. “Saya tidak tahu kalau dioplos etanol atau autan. Ketika saya datang sudah tersedia miras dan saya minum,” jelas Suyitno. Namun, Suyitno mengaku bisa selamat dari pesta miras

SABTU PON, 16 JULI 2022 HALAMAN 11

Kedua terduga pelaku di Mapolsek Pabean Cantikan.

Oplosan Bukan Lagi Tipiring pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal. (pasal 204 ayat (1) dan (2) KUHP, serta pasal 140, 141 dan pasal 142 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara). Namun, dalam kasus di Bronggalan Sawah Gang I, penjual miras tewas. Polisi pun berancang-ancang akan menghentikan kasus tersebut. Harusnya, polisi tidak berhenti begitu saja dan terus memburu produsen miras sehingga ada calon tersangka. Selama ini, ancaman hukuman terkait miras oplosan

memorandumredaksi @gmail.com

maut tersebut karena pintar-pintarnya menjaga kondisi. Ketika beberapa teman-temannya terus menenggak miras, ia menjaga kesehatan tubuhnya. “Saya saat minum, dua kali putaran berhenti, terus ikut lagi. Dan tidak sampai selesai. Meski usai menenggak miras tubuhnya terasa lemas dan kepalanya pusing,” tutur Suyitno. Sementara itu, kata Suyitno, temannya bernama Risky yang juga selamat ikut diperiksa polisi di Mapolsek Tambaksari. Dalam keterangannya juga sama dengannya. “Jadi pintar-pintarnya jaga kesehatan kita,” pungkas Suyitno yang tangannya ditato ini. (rio/fer)

Sambungan dari halaman 1 satu peserta ujian UTBK SBMPTN yang membawa peralatan perekam, mikrofon, dan HP yang diduga melakukan praktik joki yang dikendalikan sindikat joki. Setelah dikembangkan dengan melakukan penyelidikan akhirnya berhasil menemukan titik yang dijadikan basecamp para terduga pelaku di hotel di Surabaya yang digunakan oleh jaringan joki online ini. “Kita lakukan tindakan penangkapan paksa dan penyitaan. Sindikatnya berjumlah delapan orang. Rata-rata pengguna jasanya lolos 100 persen,” tandas Yusep. Sementara itu, koordinator sindikat joki, MJ mengaku sudah beroperasi selama 3 tahun terakhir. Untuk mencari pengguna jasanya peserta ujian melalui broker. “Setiap pengguna jasa kami tarif antara Rp 100 juta hingga Rp 400 juta. Tergantung jurusan program studi dan universitas yang dituju,” terang MJ. MJ berterus terang rata-rata memperoleh 60 pengguna jasa peserta ujian per tahun. Jika diakumulasi omzet sindikat joki ini meraup Rp 2,5 miliar hingga Rp 6 miliar. (rio/fer)

Sambungan dari halaman 1 cangkruk, maupun kemungkinan menemui wanita yang dikabarkan sebagai pemilik warkop. Seminggu lebih mengintip setiap gerak Miskan, faktanya Darsih tidak menemukan hal-hal aneh pada suaminya. Miskan hanya terlihat pulang-pergi dari rumah ke lokasi proyek tempat kerjanya, tak ke mana-mana. Pada hari ketujuh, baru Darsih melihat kedatangan wanita berkulit sawo matang ke rumahnya. Dia membawa sekeranjang buah dan sekresek makanan. “Ternyata Mas Miskan sedang sakit,” kata Darsih. Pada hari-hari selanjutnya, akhirnya Darsih dapat mengumpulkan bukti-bukti kedekatan wanita yang ternyata Sarijem itu dengan suaminya. Hampir setiap hari wanita tersebut datang membawakan makanan untuk Miskan. Sarijem bahkan sering menginap. (jos, bersambung)

ada tidak ada penelitian, kandungan berbahaya,” tegasnya. Dari sekian banyak mereka yang tidak tahu dampaknya jika miras itu dioplos. “Mereka tidak mikir dampak besarnya jika miras itu dioplos, pokoknya happy aja gitu,” tambahnya. Bahkan setahun lalu, Presiden Joko Widodo justru membuat PP melegalkan pendirian pabrik miras lalu diprotes oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) akhirnya dibatalkan. “Akhirnya dibatalkan PP tersebut. Bahkan pemprov DKI punya pabrik bir mulai dulu, BUMD punya pabrik bir. Itukan sama saja ngajak mabuk warganya,” kata Cak Sholeh. Menurut Sholeh secara pribadi, miras itu tidak menguntungkan sama sekali buat masyarakat. “Lebih baik itu dilarang ka-

lau bicara pendapat pribadi. Tetapi kan negara tidak pernah melarang,” tegasnya. Maka ia mendesak agar satpol PP dan polisi gencar melakukan operasi miras yang tidak berizin edar karena pembeli tidak tahu kandungannya itu berbahaya atau tidak. “Kalau produsennya bisa terjerat hukum karena kelalaian menyebabkan orang meninggal,” cakapnya. Pihaknya mendukung adanya rehabilitasi terhadap pecandu miras ini. Seperti di luar negeri. Sebab selama ini di Indonesia hanya rehab narkotika. “Saya mendukung sekali,” pungkas Sholeh. Sementara itu, M Sholehuddin, pakar hukum pidana dari Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya pun menanggapi hal tersebut. Menurutnya,

mengacu pada perda memang peredaran miras dikenai sanksi pidana tipiring. “Mengenai peredaran miras yang dikenai sanksi pidana tipiring karena memang diatur dalam perda yang sistem sanksinya tidak boleh menetapkan pidana penjara,” ujarnya. Menurutnya kalau yang menimbulkan korban jiwa itu bukan salah penjual atau pengedar, tapi salah sendiri mereka yang mengkonsumsi. “Intinya tidak semua persoalan kemanusiaan (masyarakat) itu harus diatur dengan hukum pidana. Karena hukum pidana itu mempunyai keterbatasan, antara lain hak. Pidana hanyalah pengobatan symptomatic bukan kausatif. Kalau semua persoalan kehidupan masyarakat ini harus diatur dengan hukum pidana maka akan terjadi penumpukan

Hukuman Berat Daerah (Perda) Nomor 1 tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Usaha di Bidang Perdagangan dan Perindustrian, yang mana di dalamnya memuat aturan miras. “Perda tersebut hanya mengatur sebatas izin penjualan miras. Masih kurang terperinci,” kata Aning. Begitu pun dengan hukum yang mengatur miras, yang dirasa Aning juga kurang tegas. Pelaku hanya dijerat tindak pidana ringan (tipiring). Akibatnya kurang mencegah dan memberikan efek jera terhadap pelaku.

Sambungan dari halaman 1 Karena itu, politisi PKS ini mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menerapkan hukuman yang setimpal terhadap para pelaku miras oplosan. Aning mendukung dan mengusulkan perubahan pelarangan miras oplosan melalui aturan pemerintah, juga adanya hukuman yang lebih memberatkan.“Ini supaya tidak lagi jatuh korban tewas akibat menenggak miras oplosan. Saya sangat mendukung kalau ada perubahan aturan mengenai peredaran miras ini,” ujarnya.

Pihaknya sendiri, di Komisi C DPRD Surabaya sedang menggodok dan menyempurnakan Raperda tentang Penyelenggaraan Usaha di Bidang Perdagangan dan Perindustrian. Aning menjelaskan, nantinya akan ada banyak pasal tambahan yang mengatur peredaran miras. Mulai dari sanksi, hingga larangan meracik dan mengoplos miras. “Perda yang disempurnakan itu akan lebih komplit mengatur. Salah satunya mengatur jenis mihol yang boleh dijual dan meniadakan miras oplosan,”

Kucing-kucingan dengan Produsen losan dan produsen rumahan yang melancarkan bisnis haram tersebut. Padahal, tidak terhitung lagi nyawa yang menjadi korban dari miras tersebut. Pada 2018, Surabaya dibuat geger dengan kasus pemabuk miras oplosan yang tewas. Mayoritas, korban merupakan warga asli Kecamatan Tambaksari dan sekitarnya. Pascakejadian tersebut, polisi tak hentinya menggelar razia penjual hingga produsen arak oplosan dan miras lain. Sayang, upaya itu tak diimbangi dengan kesadaran pemabuk miras itu. Mereka masih saja menenggak miras ketika momen tertentu. Hingga insiden yang tak diinginkan terjadi. Lima dari tujuh

orang pemabuk di Jalan Bronggalan Sawah tewas setelah dua hari berturut-turut menenggak miras oplosan. “Kita ketahui bahwa kemarin dari tujuh orang yang menggelar pesta miras. Total sudah lima orang meninggal. Mudah-mudahan jumlahnya tidak bertambah lagi. Yang dua orang sekarang kondisinya sudah pulih sudah sehat,” kata Kapolsek Tambaksari Kompol Muhammad Akhyar, Jumat (15/7). Dalam kasus tersebut, ada satu pelaku yang memiliki peran atau tanggungjawab besar yakni Ari Subagiyo. Hanya saja, ia merupakan salah satu korban yang tewas akibat kasus itu. Ia yang berperan menyediakan

miras hingga kuat dugaan juga yang mengatur oplosan atau campuran miras disana. “Pemilik barang ini ternyata memang si Ari almarhum. Dia yang punya peran besar. Dia memang penyedia (miras). Dari keterangan istrinya juga membenarkan jika Ari sudah tiga bulan yang lalu menjual minuman ini,” imbuh perwira kelahiran Pulau Dewata itu. Dari rumah Ari, polisi menemukan barang bukti tempat untuk menyimpan cairan arak dan miras lain. Hanya saja, istri Ari tak tahu pasti kesibukan sang suami. “Tapi dia tidak tahu selama ini kalau suaminya itu meracik atau mengoplos arak. Saat ini masih kami tunggu hasil

labfor,” tegas Akhyar. Ia mengimbau, agar masyarakat ikut andil memberikan laporan ke aparat jika mendapati adanya pesta miras. “Bagi masyarakat agar tidak terjadi lagi. Saya juga mengimbau ke masyarakat manakala ada hal-hal aneh di masyarakat tolong diberitahukan,” tandas Akhyar. “Mungkin karena tempo hari pas Iduladha. Kemudian situasinya sepi mereka juga tak membuat keributan hanya awalnya empat orang. Mereka minum secara santai ya tapi tidak dilihat orang saya mengimbau jangan dilakukan tidak ada manfaatnya,” pungkas Akhyar. (fdn/fer)

Sambungan dari halaman 1 analisa di ranah masyarakat menyikapi kasus ini. Beraneka ragam cuitannya. Ada yang percaya keterangan dan penjelasan aparat kepolisian. Ada yang meragukan. Bahkan ada yang sama sekali tidak percaya keterangan kepolisian. Alhasil berkembang informasi dan opini liar di masyarakat terhadap kasus ini. Sehingga memercikkan sorotan tajam terhadap aparat berbaju cokelat ini. Salah langkah, salah menganalisa kasus ini, mbleset, pasti akan menjadi cibiran dan bully masyarakat luas. Apalagi di era digitalisasi seperti saat ini, transparansi informasi akan menjadi kunci ma-

syarakat (baca: netizen) memberi penilaian terhadap apa pun kasus dan siapa pun pelakunya. Artinya, kasus adu tembak oknum prajurit di rumah dinas kadiv propam di kawasan Duren Tiga Jakarta itu menjadi pertaruhan kepolisian yang kini mengusung program inti, presisi. Tegasnya, kata presisi kini menjadi pertaruhan baik buruk citra polisi akibat kasus ini. Kok bisa? Pertanyaan ini mudah dijawab. Menurut KBBI kata presisi memiliki arti dan makna ketepatan dan ketelitian. Sehingga, hasil pencarian fakta dari tim pimpinan wakapolri sangat menentukan kepercayaan masyarakat terhadap institusi yang dipimpin Jenderal Listyo

Pahit dan Manis cerah. Mantan kekasih Verrel Bramasta ini menampakkan kulit tubuhnya yang terlihat sangat terawat. Natasha Wilona memadukan penampilannya dengan sepatu berwarna putih. Sementara itu, rambutnya yang sudah terlihat panjang, digerainya. Rambutnya yang lurus tersebut pun menjuntai indah sampai pada bagian punggungnya.

ucap Aning, yang juga anggota pansus Raperda tentang Penyelenggaraan Usaha di Bidang Perdagangan dan Perindustrian. Dengan aturan yang lebih terperinci mengenai miras tersebut, Sekretaris Fraksi PKS ini berharap dapat mengurangi banyaknya kasus penyalahgunaan miras yang masih marak terjadi. “Kita sedang menggodok agar raperda tersebut segera tuntas. Sehingga adanya raperda itu dapat mencegah korban lebih banyak yang disebabkan oleh miras oplosan,” tuntas Aning. (bin/fer)

Sambungan dari halaman 1

Pertaruhan Presisi lima butir peluru tembakan pistol setelah terlibat baku tembak rekan sejawat, Bharada E, ajudan sang jenderal. Berita itu menggelegar dan ramai dibicarakan khalayak umum. Mulai dari tukang parkir sampai Menkopolhukam Mahfud MD bersuara nyaring mendayu. Tak hanya itu, gelegar “aksi koboi” oknum polisi itu sampai membuat Presiden Joko Widodo memberi atensi hingga Kapolri membentuk tim pencari fakta yang dipimpin Wakapolri Komjenpol Gatot Eddy Pramono. Istimewa... Kata ini paling pas disematkan dalam kasus adu tembak oknum polisi busuk yang memantik berbagai

beban. Baik terhadap penegak hukumnya maupun hukum pidana itu sendiri. Itulah yang disebut over belasting,” paparnya. Terkait di luar negeri ada rehabilitasi terhadap korban miras ini. Pihaknya menyampaikan itu harus dilakukan.”Itu mestinya merupakan tugas Pemda,” ujarnya. Disinggung apakah penjual miras bisa dikenakan pasal 204 KUHP dan/atau Pasal 146 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan/atau pasal 196 UU nomor 36/2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun penjara, itu bisa disangkakan terhadap produsen. “Ya bisa menggunakan itu asal sesuai dengan perbuatan materiilnya,” pungkas Sholehuddin. (alf/fer)

Sigit Prabowo baik untuk saat ini hingga kemudian hari. Jadi wajar, masyarakat akan menanti sekaligus menunggu temuan dan capaian kerja tim pencari fakta. Presisi atau tidak dalam menangani kasus ini. Teliti dan tepat atau tidak menyelesaikan kasus ini. Yang pasti, kecerdasan dan kepiawaian tim pencari fakta pun bakal menghadapi kepandaian masyarakat yang kini hampir semua melek hukum dan digital. Sekali salah menganalisa dan menginformasikan kepada masyarakat, sepanjang sejarah akan memberi pengaruh terhadap citra dan pamor kepolisian. (*)

Sambungan dari halaman 1 Sementara di bagian caption, Natasha Wilona menuliskan tentang sebuah filosofi dalam kehidupannya. Menurutnya, hidup sebagaimana secangkir kopi. Di mana ada rasa pahit dan manis yang bercampur menjadi satu. Berkaca pada kehidupan Natasha Wilona yang di masa kecilnya sangat sederhana, lalu ia bisa sukses mengarungi

kariernya sebagai seorang entertainer. Layaknya sebuah kehidupan yang pahit kemudian berganti dengan manisnya hidup. “Hidup seperti secangkir kopi, di mana pahit dan manis bertemu dalam kehangatan,” tutur Natasha Wilona di laman Instagramnya, natashawilona12, baru-baru ini seperti dikutip fimela.com.

Netizen yang mendapati unggahan Natasha Wilona pun memberikan tanggapannya. Kebanyakan dari mereka justru salah fokus pada body goals yang dimiliki oleh Wilona. “Cantik banget kak wiloo,” ujar akun bernama azahratussyifa2. “Makin seksi banget sekarang baby wilo,” paparakun bernama arga6543_. (*/fer)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SABTU PON, 16 JULI 2022 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Mapol-

Terpidana Korupsi ADD Eks Kades Dooro

Mangkir, Bakal Dijemput Paksa

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

AKBP Rahman Wijaya dan AKBP Darman melewati prosesi pedang pora.

AKBP Rahman Siap Lanjutkan Program Terbaik Tuban, Memorandum Prosesi pisah sambut kapolres dari AKBP Darman kepada AKBP Rahman Wijaya berlangsung haru di Mapolres Tuban, Jumat (15/7). Tradisi penyambutan diawali dengan pengalungan bunga oleh AKBP Darman didampingi istri kepada AKBP Rahman Wijaya beserta istri yang resmi menjadi Ketua Bhayangkari Cabang Tuban Merlin Rahman di pintu gerbang Mapolres Tuban. Dilanjutkan dengan tradisi memasuki

gerbang pora. AKBP Darman berpesan kepada seluruh personel Polres Tuban untuk selalu mendukung program dan kebijakan pimpinan yang baru. “Saya harapkan rekan-rekan bisa memberikan dukungan kepada kapolres yang baru, seperti dukungan yang rekan-rekan berikan kepada saya kalau perlu berikan yang lebih untuk Pak Rahman,” ucap AKBP Darman. AKBP Darman yang akan menjabat Wadir Binmas Polda Jatim itu mengucap-

kan permohonan maaf kepada jajaran jika selama 13 bulan kepemimpinannya ada yang kurang berkenan. “Mohon dimaafkan begitu sebaliknya, tetap jaga silaturrahmi tetap kita saling berkomunikasi,” terangnya. Sementara itu, AKBP Rahman Wijaya memberikan pujian kepada AKBP Darman yang sukses menjaga situasi kamtibmas di Polres Tuban. “Apa yang telah berjalan baik di Polres Tuban akan saya pertahankan,” ujarnya. (top/har/epe)

Ribuan Jemaah Banjiri Rouhah Haul Al Qutb Habib Abubakar Assegaf

Kasi Pidsus Alifin Nurahmana Wanda anda yah dan Kasi Intelijen Deni Niswansyah rmemberikan keterangan pers terkait mantan Kades Dooro Mat Jaii (inset) yang tersandung kasus korupsi ADD.

kesempatan kepada terpidana untuk datang sendiri dan yang bersangkutan sudah berjanji datang hari ini (kemarin, red). Namun hingga saat ini tidak kunjung datang dan tidak ada komunikasi,” kata Alifin didampingi Kasi Intelijen Deni Niswansyah. Oleh karena itu, pihaknya bakal melakukan eksekusi dengan penjemputan paksa. “Untuk eksekusi sebenarnya tidak perlu surat pemanggilan. Namun semangat kita hari ini kan lebih pada humanis, kita mencoba mengakomodir itikad baik dari terpidana. Karena tidak datang, kami akan lakukan penjempu-

tan pakpatnya ” patnya,”

sece sa secetegas dia. Sebagai catatan, kasus penyelewengan ADD ini berlangsung selama dua tahun. Mulai 2016 hingga 2017. Nilai kerugian yang ditanggung negara pun ditaksir mencapai Rp 253 juta. Terpidana sudah mengembalikan kerugian negara tersebut. Sekarang, Mat Jai harus menjalani masa tahanan sesuai vonis hakim. (and/har/epe)

Kejar PAD

PDAM Perluas Jaringan dan Pelanggan Bojonegoro, Memorandum PDAM Bojonegoro terus berupaya meningkatkan kinerja dan pelayanan untuk memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD). Salah satunya dengan cara memperluas jaringan untuk memperbanyak pelanggan. Direktur Umum (Dirut) PDAM Bojonegoro Khairul Anwar menjelaskan, saat ini ada 14 kecamatan yang terjangkau pelayanan. “Total ada 42.901 pelanggan. Atau 29 persen (dari jumlah penduduk). Jika cakupan administrasi 18 persen,” terangnya kemarin. Meski belum memenuhi target pelanggan 80 persen dari jumlah penduduk dan tidak

Khairul Anwar

dibebani untuk menyetorkan PAD, tetapi Khairul mengaku akan terus berupaya memperoleh pendapatan lebih. Sehingga nantinya tetap bisa menyetorkan dividen (bagi hasil

keuntungan) ke pemkab. “Pada 2021 kita setor PAD Rp 2,6 miliar. Tahun ini hingga semester pertama, kita sudah setor Rp 3,3 miliar. Setoran PAD 2021 adalah hasil keuntungan 2020 dan setoran PAD 2022 adalah hasil keuntungan di 2021,” terang pria yang baru menjabat dirut PDAM per April 2022 itu. Ia punya strategi untuk mendongkrak pendapatan. Yakni memangkas biaya pendaftaran langganan baru yang selama ini kerap dikeluhkan kemahalan. “Itu untuk menarik minat pelanggan baru dengan mengurangi biaya pendaftaran,” tutupnya. (top/har/epe)

Jelang Liga 2

Gresik United Terganggu Konsistensi

Ribuan jemaah memadati ruas Jalan KH Zubair untuk mengikuti rouhah sebelum Haul Al Qutb Al Habib Abubakar Assegaf.

merupakan keluarga dan warga sekitar,” ujar cicit dari Habib Abu Bakar Assegaf itu. Untuk menjamu ribuan jemaah itu, pihaknya menyediakan 4 ton nasi kebuli dan olahan daging kambing. Bahkan, warga sekitar juga membuka rumahnya untuk disinggahi. Meski demikian, Habib Ali berharap jemaah tidak perlu berebut untuk berada di barisan terdepan saat acara berlangsung. “Semua mendapat berkah, tetap mengedepankan akhlak yang mulia,” harapnya.

Rouhah dan khatm Ihya Ulumuddin ini merupakan rangkaian acara sebelum puncak Haul Al Qutb Al Habib Abubakar Assegaf yang digelar hari ini. Kemarin, kegiatannya berupa pembacaan nasihat, khataman kitab karangan Imam Al Ghazali, hadrah hingga zikir. Sementara pada puncak haul ke-67, dimulai dari salat subuh berjemaah. Dilanjut pembacaan maulid, ceramah agama, arak-arakan menuju Masjid Jami’ sebagai tempat utama haul. Ziarah makam

Habib Abubakar Assegaf di kompleks masjid, dilanjutkan ceramah agama dan doa bersama. “Kami perkirakan yang datang puluhan ribu. Tentu kami sangat senang bisa mengadakan lagi setelah dua tahun Covid-19. Yang utama utama untuk silaturahmi, Gresik ini Kota Tamu. Kerinduan bagi umat utamanya yang dari luar Gresik. Semoga membawa keberkahan bagi umat,” tutup pria berusia 30 tahun ini. (and/har/epe)

Gresik, Memorandum Menjelang kompetisi Liga 2, Gresik United masih memiliki pekerjaan rumah (PR). Persoalan komunikasi hingga konsistensi pemain menjadi catatan skuat asuhan head coach Khusairi itu. Pasalnya, dari sejumlah laga persiapan, inkonsitensi terlihat ketika menerapkan pola permainan. Terbaru, kelemahan Gresik United terlihat dalam laga uji coba melawan FC Bekasi City di Stadion Gelora Joko Samudro (14/7). Meski sempat unggul dua gol, kemenangan gagal diraih. Tim tamu berhasil menyamakan kedudukan dalam kurun waktu kurang dari lima menit. Asisten pelatih Agus Indra Kurniawan menyampaikan ada beberapa poin yang menjadi pekerjaan rumah. “Mental pemain pada saat leading sedikit terlena, tempo turun. Ini tidak boleh terjadi. Bagaimana kita konsisten. Babak kedua tidak konsisten seperti babak pertama,” ujarnya. Kemudian terkait komunikasi antarlini. Terutama di

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Gresik, Memorandum Ribuan jemaah membanjiri gelaran Rouhah Haul Al Qutb Al Habib Abubakar Assegaf di Jalan KH Zubair, Kecamatan Gresik Kota, Jumat (15/7). Sempat vaksum selama dua tahun lantaran Covid-19 memicu tingginya antusiasme jemaah. Bahkan banyak yang rela datang jauhjauh dari luar pulau bahkan luar negeri. Rouhah dan khatm Ihya Ulumuddin berlangsung sejak pukul 16.00. Namun, sebelum dan usai salat asar, jemaah sudah mulai memadati sekitaran Jalan KH Zubair. Panitia menyediakan sejumlah tempat parkir di sepanjang jalan yang ada di sekitar pusat rouhah. Berkolaborasi dengan pemuda karang taruna setempat. Ketua Panitia Habib Ali Abubakar Assegaf, mengakui antusiasme tinggi jemaah. “Dari berbagai daerah di seluruh Indonesia mengkonfirmasi hadir. Bahkan, sebagian juga datang dari luar negeri,” tuturnya kemarin. Diprediksi, jumlah jemaah yang datang membludak hingga puluhan ribu. Habib Ali menyebut telah mematangkan segala persiapan. Termasuk berkoordinasi dengan pihak keamanan dan aparat berwajib. “Dari panitia sendiri ada 300 orang, yang

Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin Nurahmana Wanda menjelaskan, Mat Jai telah diputus bersalah dan terbukti melakukan korupsi alokasi dana desa (ADD) senilai Rp 253 juta. Vonis hukuman pidana 1 tahun 6 bulan penjara. Pada sidang tingkat pertama, terpidana divonis 1 tahun. Namun pada tingkat banding dan kasasi, hakim menetapkan vonis 18 bulan. Setelah putusan itu, dua pekan lalu Mat Jai sempat mendatangi Kantor Kejari Gresik. Namun jaksia tidak langsung melakukan eksekusi karena terpidana mengaku sakit dengan membawa bukti surat keterangan sakit. Mat Jai berjanji bakal menyerahkan diri ke jaksa kemarin. Namun ditunggu hingga Jumat (15/7) sore, tidak kunjung muncul. “Kami nilai ini mangkir. Sebelumnya, kami sudah mengedepankan upaya humanis dengan memberikan

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Gresik, Memorandum Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik bakal mengeksekusi atau menjemput paksa terpidana kasus korupsi, Mat Jai. Mantan Kepala Desa (Kades) Dooro, Kecamatan Cerme itu telah mangkir dan mengingkari janji untuk datang sendiri ke kantor Korps Adhyaksa.

Pemain Gresik United yang diturunkan dalam laga uji coba dinilai masih inkonsisten jelang Liga 2 bergulir.

barisan belakang. Tim pelatih menurunkan duet Arifin dan Heri Setiawan di jantung pertahanan selama 90 menit. Di babak kedua, sejumlah pemain diganti. Mulai Gusti Rustiawan, I Gede Sukadana, Ghozy. Namun tidak bisa mengamankan kemenangan Gresik United yang sudah di depan mata. “Dari awal problem komunikasi, jenderal lini belakang kurang komunikasi. Jarak ku-

rang antarlini kurang terjaga menjadi PR kita. Meskipun begitu, kemarin ada progres transisi proses gol. Ini yang tidak terjadi di uji coba pertama,” tutup Agus. Agenda selanjutnya, Gresik United berencana menjajal kekuatan Persela Lamongan di Stadion Gelora Joko Samudro. Publik tentu berharap para pemain bermain konsisten sebagai modal menatap kompetisi Liga 2. (and/har/epe)

Petugas mengevakuasi jasad AHL yang dilaporkan tenggelam setelah berenang di Bengawan Solo.

FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Dua Hari Pencarian, Remaja Semanding Ditemukan Tewas Bojonegoro, Memorandum Setelah pencarian selama dua hari menyusuri Bengawan Solo, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan AHL (13) remaja asal Desa Semanding, Kecamatan Kota Bojonegoro dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (15/7). Korban sebelumnya tenggelam saat berenang di Bengawan Solo. Musibah itu berdasarkan informasi, bermula ketika korban bersama

temannya berinisial B berenang di pinggir Bengawan Solo tak jauh dari rumah. Turut menemani orang tua B. Ketika terpeleset, B sempat diselamatkan orang tuannya. Nahas, AHL yang memiliki berat badan lebih, menyulitkan penyelamatan hingga akhirnya terhanyut aliran sungai. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro Agus Purnomo mengatakan, korban ditemukan

setelah proses pencarian yang melibatkan 52 personel selama 2 hari. “Ditemukan sekitar 500 meter turut Desa Bogo, Kecamatan Kapas dari lokasi akhir korban tenggelam,” ujarnya. Menurutnya, setelah ditemukan dan dievakuasi, korban langsung dibawa ke puskesmas setempat untuk menjalani visum luar setempat sebelum dimakamkan keluarga. (top/har/epe)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 16 Juli 2022 by memorandum - Issuu